Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 38
Page 1
Page 2
Page 3 OCR 0.494
KIBIP - Rx PT ESTIKA TATA TIARA Tbk N AND ANALY: Sudah makan KIBIF 1? belum hari ini: 1 NA 5 i' 1 KN KIA IN Ke Pegat NE « NS t N N , » - ! 1 AN AN N NN | , N NG, K NT N 3 . $ N & 2 HEROMFARMERYO TABLE I Report”) 8 C N 3 N " TAU
Page 4 OCR 0.878
T LL NUNOE TTL gann ba - - - - » IN MANAJEMEN IBIp & TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI ECONOMIC AND INDUSTRY REVIEW Dinamika ekonomi dunia yang berubah cepat dengan diikuti oleh meruncingnya ketegangan geopolitik memperburuk prospek ekonomi serta meningkatkan ketidakpastian pasar keuangan global. Hal ini ditandai dengan mengemukanya 5 lima) tantangan yang secara Umum telah menurunkan prospek perekonomian dunia, meningkatkan — divergensi investasi dan perdagangan antara negara maju dan negara berkembang, serta mendorong makin tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Berbagai tantangan tersebut menuntut penguatan kerja sama internasional baik skala multilateral maupun regional untuk memitigasi risiko sedini mungkin, dampak rambatannya pada ketahanan perekonomian dan memperkuat pemulihan ekonomi global. The rapidly changing dynamics of the global economy, coupled with escalating geopolitical tensions, worsen economic prospects and increase uncertainty in the global financial markets. This is characterized bytheemergence of 5 (five) challenges that have generally dampened the prospects of the world economy, increased investment and trade divergence between developed and developing countries, and further raised the level of uncertainty in the global financial markets. These various challenges reguire strengthening of international cooperation both at multilateral and regional scales to mitigate risks as early as possible, thereby reducing the ripple effects on economic resilience and reinforcing global economic recovery. PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 87
Page 5 OCR 0.942
KIBIp K3) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk Proses pemulihan ekonomi global juga dipengaruhi oleh permasalahan perubahan iklim, struktur demografi, dan digitalisasi. Cuaca ekstrem dingin di Eropa pada awal tahun demografi dari kalangan muda belum tentu dapat memanfaatkannya karena keterbatasan lapangan kerja maupun kemampuan teknis bekerja. kecepatan digitalisasi di satu sisi memberikan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi seperti melalui digitalisasi UMKM, perbankan digital dan financial technology (FinTech), kerja sama pembayaran antarnegara, teknologi blockchain dalam perdagangan internasional, hingga penggunaan Artificial Intelligence (Al) dalam berbagai aktivitas ekonomi-keuangan. Akan tetapi, di sisi lain, akselerasi digitalisasi juga menimbulkan permasalahan dengan maraknya perdagangan aset kripto, penggunaan Al dalam perdagangan pasar keuangan, hingga makin tingginya serangan siber. Sementara itu, MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS The global economic recovery process is also influenced by issues of climate change, demographic structure, and digitalization. Extreme cold weather in Europe at the beginning of the year, coupled with demographic shifts towards a younger population, may not necessarily be fully utilized due to job market limitations and technical work capabilities. Meanwhile, the pace of digitalization, on one hand, presents opportunities to drive economic growth through initiatives such as digitalization of SMEs, digital banking, financial technology (FinTech), cross-border payment technology in international trade, and the use of Artificial Intelligence (Al) in various economic and financial activities. However, on the other hand, the acceleration of digitalization also brings about with cryptocurrency trading, the use of Al in financial market trading, and the increasing freguency of cyberattacks. collaborations, blockchain challenges the proliferation of KINERJA DAN PROSPEK EKONOMI NASIONAL NATIONAL ECONOMIC PERFORMANCE AND PROSPECTS Kinerja dan prospek ekonomi Indonesia tetap terjaga, di tengah makin tingginya ketidakpastian global. Stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan Indonesia tetap terjaga dan pemulihan ekonomi terus berlanjut, meskipun saat bersamaan dinamika global berubah cepat dan memburuk. Inflasi telah lebih cepat kembali ke kisaran sasarannya dan terkendali rendah, sementara pertumbuhan ekonomi juga tetap baik. Kinerja positif tersebut tidak terlepas dari kuatnya sinergi respons bauran kebijakan ekonomi nasional yang prudent dan konsisten untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan. Sinergi kebijakan fiskal-moneter dan juga Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memainkan peran yang sangat krusial. Ke depan, Bank Indonesia optimis bahwa prospek perbaikan ekonomi nasional terus berlanjut dengan stabilitas yang terjaga dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Meskipun demikian, sejumlah risiko dari dinamika ketidakpastian global yang tinggi tetap perlu diwaspadai dan diantisipasi dengan respons bauran kebijakan ekonomi nasional yang tepat untuk memitigasi dampak rambatannya terhadap ekonomi nasional. 88 FROM FARMER TO TABLE The performance and prospects of Indonesia's economy remain intact amidst increasing global uncertainty. The macroeconomic stability and financial system of Indonesia remain preserved, and economic recovery continues, despite rapidly changing and worsening global dynamics. Inflation has returned faster to its target range and remains controlled at low levels, while economic growth also remains robust. This positive performance is attributed to the strong synergy of prudent and consistent national economic policy responses to maintain stability and growth. The synergy between fiscal and monetary policies, as well as the Financial System Stability Committee (KSSK), plays a crucial role. Moving forward, Bank Indonesia is optimistic that the prospects for national economic improvement will continue with maintained stability and sustainable economic growth. However, several risks from the dynamics of high global uncertainty still need to be monitored and anticipated with the appropriate blend of national economic policy responses to mitigate their spillover effects on the national economy. Annual Report 2023
Page 6 OCR 0.941
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Optimisme pemulihan pada awal 2023 berangsur meredup. Kenaikan permintaan, khususnya di sektor jasa, setelah pulihnya mobilitas manusia pasca-Covid-19 menghadapi keterbatasan sisi penawaran karena dampak luka memar (scarring effect) di sisi korporasi maupun pembatasan imigrasi dari kebijakan politik di sejumlah negara maju (Advanced Economies, AEs). Fragmentasi geopolitik ekonomi juga meningkat dengan berlangsungnya perang Rusia di Ukraina yang menyebabkan keterbatasan pasokan serta tetap tingginya harga energi dan pangan global. Berlanjutnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berdampak pada penurunan tidak hanya ekspor-impor kedua negara tersebut, tetapi juga volume perdagangan dunia. Ketegangan dan Palestina sejak awal Oktober 2023 menambah ketegangan geopolitik di Kawasan Timur Tengah dan juga dunia. Hal ini mengakibatkan proses pemulihan ekonomi global melambat, disertai dengan berlanjutnya tekanan inflasi karena harga energi dan pangan dunia, serta keketatan pasar tenaga kerja di sejumlah negara maju. Israel Perlambatan ekonomi dunia juga disebabkan oleh pengetatan moneter yang harus ditempuh bank-bank sentral untuk menurunkan inflasi, dengan kenaikan suku bunga yang sangat tinggi di negara maju, khususnya AS. Melonjaknya utang pemerintah untuk membiayai ekspansi kebijakan fiskal di negara maju, khususnya AS, makin mendorong suku bunga dan kuatnya dolar AS di pasar keuangan global sehingga menarik aliran modal dunia dalam jumlah besar. Di negara Emerging Market and Developing Economies (EMDEs), otoritas moneter diharuskan memperkuat respons kebijakan untuk menjaga stabilitas eksternal dari dampak negatif rambatan global tersebut, termasuk pembalikan aliran investasi portofolio dan tingginya tekanan pelemahan nilai tukar. Laporan Tahunan 2023 IBIp & Optimism for recovery in early 2023 gradually fades. The increase in demand, particularly in the services sector, following the recovery of human mobility post-Covid-19, faces supply-side constraints due to the scarring effects on corporations and immigration restrictions resulting from political policies in several Advanced Economies (AEs). Geopolitical-economic fragmentation also intensifes with the ongoing Russia-Ukraine war, supply constraints and persistently high global energy and food causing prices. Continued trade tensions between the United States (US) and China have impacted not only the exports and imports of both countries but also global trade volumes. Tensions between Israel and Palestine since early October 2023 add to the geopolitical tensions in the Middle East region and the world. This has led to a slowdown in global economic recovery, accompanied by continued inflationary pressures due to global energy and food prices, as well as tight labor markets in several advanced economies. The global economic slowdown is also caused by monetary tightening measures adopted by central banks to curb inflation, with a sharp rise in interest rates in advanced economies, particularly the US. The surge in government debt to finance fiscal expansion in advanced economies, especially the US, further drives up interest rates and strengthens the US dollar in the global financial markets, attracting large capital inflows. In Emerging Market and Developing Economies (EMDEs), monetary authorities are reguired to strengthen policy responses to maintain external stability from the adverse effects of global contagion, including portfolio investment reversals and high exchange rate pressures. PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 89
Page 7 OCR 0.946
KIBIp K3) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk Secara spasial, pertumbuhan ekonomi di hampir seluruh wilayah Indonesia juga tetap baik. Hingga triwulan III 2023, pertumbuhan ekonomi tertinggi terjadi di wilayah Sulawesi, Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Jawa, Kalimantan, Sumatera, dan Bali-Nusa Tenggara (Balinusra). Tingginya pertumbuhan ekonomi Sulampua terutama bersumber dari ekspor sejalan dengan kemajuan hilirisasi minerba, di samping juga didukung konsumsi swasta yang tetap kuat. Ekonomi wilayah Jawa juga tumbuh kuat didukung oleh konsumsi dan investasi bangunan seiring dengan terus berlanjutnya penyelesaian PSN di tengah terhadap ekspor manufaktur. Di wilayah Kalimantan, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh investasi bangunan terkait dengan pembangunan IKN dan konsumsi swasta yang tetap kuat, di tengah kinerja ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA) yang melemah akibat penurunan permintaan dari negara mitra dagang utama, terutama Tiongkok. Ekonomi wilayah Sumatera juga tumbuh baik karena ditopang konsumsi swasta dan investasi bangunan. tekanan PROSPEK KEBANGKITAN EKONOMI MENUJU INDONESIA MAJU Prospek perbaikan ekonomi nasional akan terus berlanjut dengan stabilitas yang tetap terjaga sehingga mendukung kebangkitan ekonomi nasional menuju Indonesia Maju. Indonesia akan terus membaik ditopang oleh konsumsi swasta yang meningkat sejalan dengan terjaganya daya beli, dukungan kebijakan fiskal dan moneter, serta makin besarnya peran generasi muda milenial. Investasi akan meningkat seiring dengan peningkatan ekspor dan juga berlanjutnya PSN. Kinerja ekspor juga akan makin meningkat seiring dengan perbaikan prospek ekonomi global dan makin maraknya program hilirisasi di berbagai sektor. Konsistensi implementasi reformasi struktural, termasuk melalui pembangunan infrastruktur, implementasi UU Cipta Kerja, berbagai program hilirisasi, akselerasi digitalisasi, dan penguatan sumber daya manusia akan mampu memperkuat kapasitas perekonomian sehingga ekonomi dapat tumbuh lebih tinggi tanpa memberikan tekanan yang signifikan pada stabilitas. Sejumlah risiko dari dinamika ketidakpastian global yang tinggi perlu diwaspadai dan diantisipasi dengan respons bauran kebijakan nasional yang tepat untuk memitigasi dampak rambatannya pada ekonomi domestik. 90 FROM FARMER TO TABLE MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Spatially, economic growth in almost all regions of Indonesia remains strong. Until the third guarter of 2023, the highest Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) region, followed by Java, Kalimantan, Sumatra, and Bali-Nusa Tenggara (Balinusra). The high economic growth in Sulampua is mainly driven by exports in line with the advancement of economic growth occurred in the downstreaming mineral resources, supported by strong private consumption The economy of the Java region also grew strongly supported by consumption and construction investment, as the completion of National Strategic Projects (PSN) continued amidst pressure on manufacturing exports. In the Kalimantan region, economic growth is supported by construction investment related to the development of the National Capital Integrated Coastal Area (IKN) and strong private consumption, despite the weakening performance of natural resource commodity exports due to declining demand from major trading partners, especially China. The economy of the Sumatra region also grew well due to strong private consumption and construction investment. PROSPECTS FOR ECONOMIC REVIVAL TOWARDS AN ADVANCED INDONESIA Prospects for the improvement of the national economy will continue with maintained stability, supporting the national revival Advanced Indonesia. Indonesia's improvement will persist, buoyed by increasing private consumption in line with sustained purchasing power, fiscal and monetary policy support, and the growing role of the millennial generation. economic towards an Investments will rise alongside export growth and the ongoing National Strategic Projects (PSN). Export performance will also improve with the global economic outlook and the proliferation of downstreaming programs across various sectors. Consistent implementation of structural reforms, including infrastructure development, the Omnibus Law, various downstreaming programs, digitalization acceleration, and human resource strengthening, will enhance economic capacity, allowing for higher growth without significant the implementation of pressure on stability. Several risks from the dynamics of high global uncertainty need to be monitored and addressed with appropriate national policy responses to mitigate their impact on the domestic economy. Annual Report 2023
Page 8 OCR 0.942
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Respons bauran kebijakan Bank Indonesia yang tersinergi dengan bauran kebijakan nasional saat ini terbukti mampu menjaga stabilitas dari dampak rambatan gejolak global sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. Ke depan, bauran kebijakan yang berhati-hati dan konsisten tersebut diyakini akan mampu untuk makin memperkuat ketahanan dan pemulihan ekonomi Indonesia. Dalam jangka menengah panjang, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus membaik ditopang oleh konsumsi swasta yang meningkat sejalan dengan terjaganya daya beli, dukungan kebijakan fiskal dan moneter, serta makin besarnya peran generasi muda milenial. Investasi akan meningkat seiring dengan peningkatan ekspor dan juga berlanjutnya PSN. Kinerja ekspor juga akan makin meningkat seiring dengan perbaikan prospek ekonomi global dan makin maraknya program hilirisasi di berbagai sektor. Konsistensi implementasi reformasi struktural, termasuk melalui pembangunan infrastruktur, implementasi UU Cipta Kerja, berbagai program hilirisasi, digitalisasi, dan penguatan sumber daya manusia akan mampu memperkuat kapasitas perekonomian sehingga ekonomi dapat tumbuh lebih tinggi tanpa memberikan tekanan yang signifikan pada stabilitas. akselerasi Industri peternakan menjadi salah satu sektor bisnis yang menjanjikan dan menarik perhatian banyak entrepreneur. Dengan perkembangan teknologi dan kesadaran akan keberlanjutan, ide bisnis di bidang peternakan semakin beragam dan inovatif. Keberlanjutan menjadi kata kunci, di mana konsep ramah lingkungan dan kesejahteraan hewan menjadi fokus utama. Dalam menghadapi tantangan global terkait pangan dan sumber daya alam, terdapat berbagai peluang baru untuk menciptakan model bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dari peternakan organik, peternakan insektaria, hingga teknologi pemantauan kesehatan hewan secara digital, ide-ide inovatif ini membuka peluang besar bagi para pengusaha yang ingin terlibat dalam industri peternakan yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi pada tahun 2023. Laporan Tahunan 2023 IBIp (C3) The synergized policy mix of Bank Indonesia with national policies has proven effective in maintaining stability amidst global turbulence while supporting economic growth. Going forward, this cautious and consistent policy mix is believed to further strengthen Indonesia's economic resilience and recovery. In the medium to long term, Indonesia's economic growth will continue to improve, supported by increasing private consumption alongside sustained purchasing power, fiscal and monetary policy support, and the growing role of the millennial generation. Investments will increase alongside export growth and the continuation of National Strategic Projects (PSN). Export performance will also improve with the global economic outlook and the increasing proliferation of down streaming programs across various sectors. Consistent implementation of structural reforms, including infrastructure development, the implementation of the Omnibus — Law, downstreaming digitalization — acceleration, and human strengthening, will enhance economic capacity, allowing for higher growth without significant pressure on stability. Various programs, resource The livestock industry has become one of the promising sectors attracting the attention of many entrepreneurs. With technological sustainability, business ideas in the livestock sector are becoming increasingly diverse and innovative. Sustainability advancements and awareness of is the key, where environmentally friendly concepts and animal welfare become the main focus. In facing global challenges related to food and natural resources, there are various new opportunities to create business models that are not only financially profitable but also have a positive impact on the environment and society. From organic farming, insect farming, to digital animal health monitoring technology, these innovative ideas open up significant opportunities for entrepreneurs who want to engage in the sustainable and highly competitive livestock industry in 2023. PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 91
Page 9 OCR 0.936
KIBIp K3) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk Dan di Tahun 2023, berbagai peluang bisnis di bidang peternakan, terutama dengan peningkatan kesadaran akan keberlanjutan dan kesejahteraan hewan. Pengusaha yang mampu menggabungkan inovasi, teknologi, dan tanggung jawab sosial dalam model bisnis mereka akan dapat mengambil keuntungan dari perkembangan positif dalam industri ini. Dengan memilih salah satu atau menggabungkan beberapa ide bisnis di atas, para pelaku bisnis dapat berkontribusi pada pembentukan masa depan yang berkelanjutan dan berhasil dalam industri peternakan. TINJAUAN BISNIS BUSINESS REVIEW PT Estika Tata Tiara Tbk, merupakan Perusahaan yang menjalankan aktivitas usahanya di pembibitan dan budidaya sapi potong untuk menghasilkan ternak bibit sapi potong dan peternakan (termasuk kegiatan penggemukan untuk menghasilkan sapi bakalan dan sapi potong. Juga melaksanakan kegiatan di Industry pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dengan cara pengalengan, pengasapan, penggaraman, pembekuan, pemanisan dan sebagainya. Kegiatannya mencakup produksi daging beku dalam bentuk carcase, produksi daging beku yang telah dipotong, produksi daging beku dalam porsi tersendiri, produksi daging yang dikeringkan, daging yang diasinkan atau daging yang diasapkan, produksi produk-produk daging, seperti sosis, salami, puding, “andovillettes”, saveloy, bologna, patc, rillet dan daging ham. Perseroan memiliki cold storage, usaha penyimpanan barang yang memerlukan pendinginan dalam jangka waktu pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak, sebelum barang tersebut dikirimkan ke tujuan akhir. Gudang pembekuan cepat (blast freezing). Juga adanya penunjang angkutan lainnya yang mencakup usaha pengiriman dan pengepakan barang dalam volume besar lainnya. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Ekonomi Indonesia tahun 2023 menurun hingga 5,054, lebih rendan dibanding capaian tahun 2022 yang mengalami penurunan sebesar 0,277. 92 FROM FARMER TO TABLE MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS And in the year 2023, various business opportunities in the field of livestock, especially with the increasing awareness of sustainability and animal welfare. Entrepreneurs who are able to combine innovation, technology, and social responsibility in their business models will be able to take advantage of positive developments in this industry. By choosing one or combining several business ideas above, business players can contribute to shaping a sustainable future and succeed in the livestock industry. PT Estika Tata Tiara Tbk is a company engaged in cattle breeding and cultivation activities to produce breeding cattle and livestock (including fattening activities to produce feeder cattle and slaughter cattle. It also carries out activities in the processing and preservation industry of meat and poultry products through canning, smoking, salting, freezing, sweetening, and others. Its activities include the production of frozen meat in carcass form, production of pre-cut frozen meat, production of frozen meat in individual portions, production of dried meat, cured meat, or smoked meat, and the production of meat products sausages, salami, pudding, "andovillettes" saveloy, bologna, pate, rillet, and ham. such as The company has cold storage facilities, a business for storing goods that reguire cooling for a certain preservation period based on fees or contracts, before the goods are delivered to their final destination. There is alsoa rapid freezing warehouse (blast freezing). Additionally, there are other transportation support services that include the business of shipping and packaging large volumes of goods. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS), Indonesia's economy in 2023 decreased by 5.056, lower than the achievement in 2022 which experienced a decrease of 0.274. Annual Report 2023
Page 10 OCR 0.943
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Sementara itu, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH Kementan), pemenuhan ketersediaan daging sapi dan kerbau dari produksi lokal di Indonesia mengalami defisit sebesar 374,1 ribu ton. Defisit ini disebabkan oleh lebih rendahnya produksi daging sapi dan kerbau lokal yakni sebesar 442,69 ribu ton dibandingkan dengan kebutuhan daging sapi dan kerbau sebesar 816,79 ributon. Atas pemenuhan kebutuhan untuk ketersediaan daging sapi dan kerbau dengan mempertahankan kelangsungan usaha serta mempertahankan eksistensinya di pasar sepanjang tahun 2023, Perseroan memanfaatkan peluang tersebut dengan optimal. Perseroan secara berkala melakukan inovasi dan mengoptimalkan berbagai peluang untuk terus bertumbuh. Perseroan akan terus meningkatkan kinerja dan menghasilkan produk - produk terbaik yang siap memanjakan seluruh pelanngan. Pada tahun 2023, Perseroan telah memproduksi produk daging dan olahan terbaik, diantaranya, sebagai berikut: Laporan Tahunan 2023 IBIp & Meanwhile, the Directorate General of Animal Husbandry and Health of the Ministry of Agriculture (Ditjen PKH Kementan) stated that the fulfilment of beef and buffalo meat from local production in Indonesia experienced a deficit of 374.1 thousand tons. This deficit is caused by the lower production of local beef and buffalo meat, which amounted to 442.69 thousand tons compared to the demand for beef and buffalo meat of 816.79 thousand tons. In meeting the demand for the availability of beef and buffalo meat while maintaining its business sustainability and presence in the market throughout 2023, the Company maximized these opportunities. The Company periodically innovates and optimizes various opportunities to continue growing. The Company will continue to improve its performance and produce the best products ready to satisfy all customers. In 2023, the Company has produced the best meat and processed products, including the following: PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 93
Page 11 OCR 0.935
PT ESTIKA TATA TIARA Tbk OPERATIONAL REVIEW PER BUSINESS SEGMENT PT Estika Tata Tiara Tbk Tbk yang bergerak di bidang usaha Peternakan, Olahan, Cold Storage, Distribusi. Berdasarkan laporan keuangan diaudit Perusahaan per 31 D t 2023, segmen usaha Perseroan terbagi menjadi yaitu Penjualan dan Distribusi, Pengolahan Makanan, dan Eliminasi. Ketiga segmen usaha tersebut akan dijelaskan secara rinci dalam uraian sebagai berikut: MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS PT Estika Tata Tiara Tbk Tbk, which operates in the Livestock, Processing, Cold Storage, Distribution business. Based on the audited financial report of the Company as of December 31, 2023, the Company's business segments are divided into 3 (three), namely Sales and Distribution, Food Processing, and Elimination. The three business segments will be explained in detail in the following description:
Page 12 OCR 0.900
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ecam “Boss FABSI THINGS FIRST YURAT9 - SA OHAYO Uraian ipt Distribusi dan Penjualan / Distribution and Sales Pengolahan Makanan / Food Processing Eliminasi / Elimination IBIp & A KIBIF 604.104.214.319 994 1.458.402.201 29 (3.791.192.753) AK Total Penjualan/ Total Sales DISTRIBUSI DAN PENJUALAN Segmen usaha Distribusi dan Penjualan berkaitan dengan Distribusi dan Penjualan Sapi Hidup (Sapi yang telah diternak dan digemukan), Daging Sapi dan Daging Karkas. Pada tahun 2023 penjualan yang diperoleh dari segmen usaha distribusi dan penjualan sebesar Rp 593 Miliar, mengalami peningkatan dibandingkan perolehan pada tahun 2022 sebesar Rp 16 Miliar. Laba bruto segmen ini adalah sebesar Rp 106 Miliar mengalami peningkatan dibandingkan dari tahun 2022 sebesar Rp 4,3 Miliar. Sementara itu laba usaha yang diperoleh dari segmen usaha Distribusi dan Penjualan sebesar Rp 30,2 Miliar mengalami peningkatan dibandingkan rugi usaha tahun 2022 sebesar minus 38,1 Miliar. Pengolahan Makanan Segmen usaha Pengolahan Makanan berkenaan dengan kegiatan usaha jasa olahan makanan. Pada tahun 2023, penjualan yang diperolah dari segmen Pengolahan Makanan sebesar Rp 11,4 Miliar, mengalami penurunan dibandingkan perolehan pada tahun 2022 sebesar 23 Miliar. 611.771.423.767 1004 THE DISTRIBUTION AND SALES BUSINESS Segment pertains to the distribution and sales of live cattle (cattle that have been raised and fattened), beof, and carcass beef. In 2023, the sales obtained from the distribution and sales business segment amounted to Rp 593 billion, experiencing anincrease compared to the earnings in 20220f Rp 16 billion. The gross profit of this segment amounted to Rp 106 billion, showing an increase compared to Rp 4.3 billion in 2022. Meanwhile, the operating profit obtained from the Distribution and Sales business segment amounted to Rp 30.2 billion, experiencing an increase compared to the operating loss in 2022 of minus Rp 38.1 billion. Food ProcessingThe Food Processing business segment pertains to the-business activities of food processing services. In 2023, the sales obtained from the Food Processing segment amounted to Rp 11.4 billion, experiencing a decrease compared to the earnings in 2022 of Rp 23 billion.
Page 13 OCR 0.929
KIBIp (BW )) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk TINJAUAN KEUANGAN FINANCIAL REVIEW Kinerja keuangan Perusahaan tahun 2023 disusun berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit. Posisi keuangan konsolidasian PT Estika Tata Tiara Tbk telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia. LAPORAN POSISI KEUANGAN Laporan posisi keuangan Perseroan pada tahun 2023 disajikan dengan uraian pos-pos keuangan yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas. Pos-pos keuangan tersebut menjadi tolak ukur tingkat keberhasilan pengelolaan suatu perusahaan. The Company's financial performance in Indonesia. STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION The Company's statements of financial position are presented through description o namely j lities, and eguity, These financial items serve as the hmark ompany man: 96 FROM FARMER TO TABLE MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS ASSET Assets Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) ASSET TIDAK LANCAR Non-Current Assets Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) LIABILITAS JANGKA PANJANG Non:Current Liabilities Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) Ekuitas Eguity Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) ASSET LANCAR Current Assets Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) LIABILITAS JANGKA PENDEK Current Liabilities Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) LIABILITAS Liabilities Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) LIABILITAS & EKUITAS Liability & Eguity Rp. Miliar (2023) Rp. Miliar (2022) Annual Report
Page 14 OCR 0.935
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN TINJAUAN KEUANGAN FINANCIAL REVIEW Kinerja keuangan Perusahaan tahun 2023 disusun berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit. Posisi keuangan konsolidasian PT Estika Tata Tiara Tbk telah sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia. LAPORAN POSISI KEUANGAN Laporan posisi keuangan Perseroan pada tahun 2023 disajikan dengan uraian pos-pos keuangan yaitu aset, liabilitas, dan ekuitas. Pos-pos keuangan tersebut menjadi tolok ukur tingkat keberhasilan pengelolaan suatu perusahaan. Aset @ Total Aset Aset merupakan seluruh kekayaan yang dimiliki Perusahaan yang berwujud maupun tidak berwujud, serta Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan total aset sejumlah Rp.690.658. 507.985, mengalami peningkatan sebesar 127 dari tahun 2022 sebesar Rp.615.017.828.200. Total aset tersebut terdiri dari 1996 a set lancar dan 814 aset tidak lancar. Perubahan komposisi aset Perusahaan terjadi disebabkan oleh adanya peningkatan jumlah Aset tetap setelah dikurangiakumulasi penyususan sejumlah Rp375 miliar meningkat sebesar 24 dari tahun 2022 dan Aset Pajak Tangguhan sejumlah Rp 141 Miliar. memiliki nilai ekonomi. @ Aset Lancar Hingga 31 Desember 2023, aset lancar Perusahaan sejumlah Rp.133.101.244.776, mengalami peningkatan sebesar 2414 dibandingkan tahun 2022 yang tercatat berjumlah Rp.39.055.344.194. Dengan peningkatan aset lancar yang terjadi di tahun 2023, Perusahaan berkeyakinan dengan mempertahankan jumlah aset lancar tersebut. Perusahaan mempunyai likuiditas yang baik dalam mengantisipasi kondisi di masa yang akan datang. Laporan Tahunan 2023 IBIp & The Company's financial performance in 2023 was prepared based on the audited consolidated financial statements. The consolidated financial position of PT Estika Tata Tiara Tbk is in accordance with the financial accounting standards in Indonesia. STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION The Company's statements of financial position in 2023 are presented through description of financial items, namely assets, liabilities, and eguity. These financial items serve as the benchmark of a company management success. Assets @ Total Assets Assets are all the wealth owned by the Company, tangible orintangible, and have economic value. As of December 31, 2023, the Company recorded total assets amounting to Rp.690,658,507,985, an increase of 124 from the 2022 balance of Rp. 615,017,828,200. Total assets consist of 194 current assets and 814 noncurrent assets. The change in the Company's asset composition was due to an increase in the number of fixed assets after deducting accumulated depreciation amounting to Rp 375 billion, an increase of 274 from 2022, and Deferred Tax Assets amounting to Rp 141 Billion. @ Current Assets As of December 31, 2023, the Company's current assets amounted to Rp.133.101.244.776, improved by 2414 compared to that of 2022 at Rp.39.055.344.194. With such an improvement in 2022, the Company believes that maintaining this amount of current assets will provide decent liguidity to anticipate future conditions. PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 97
Page 15 OCR 0.933
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk Seluruh kas dan setara kas Perusahaan berada dalam bentuk mata uang Rupiah. Perusahaan menggunakan dana tersebut untuk untuk operasional dan pengelolaan usaha. Seluruh rekening bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya. Sementara itu, sebagian kas dan setara kas Perusahaan ditempatkan dalam bentuk deposito berjangka dengan tingkat kesehatan yang baik. @ Piutang Usaha Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki piutang usaha sejumlah Rp23.521.927.448 Miliar. Piutang usaha mengalami peningkatan sebesar 37754, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp606.990.884Juta. Piutang usaha berasal dari pihak ketiga sebesarRp23,1 miliar dan pihak berelasi sebesar Rp 346 juta. @ Piutang Lain-lain Hingga 31 Desember 2023, piutang lain-lain Perusahaan tercatat sejumlah Rp34.131.732.221 Miliar. Piutang lain -lain Perusahaan mengalami penurunan sebesar 0 ?e, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp34.120.431.188 Miliar dengan selisih penurunan sejumlah Rp 11,301,033 Juta. @ Pajak Dibayar Dimuka Hingga 31 Desember 2023, pajak dibayar di muka yang dicatatkan oleh Perusahaan sejumlah Rp1 .390.571.437 Miliar. Pajak dibayar di muka mengalami penurunan sebesar 44, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp1.341.638. 154 miliar. Pajak ini berasal dari pajak penghasilan sebesar Rp2,8 miliar dan Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp4, 1 miliar. @ Uang Muka Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan uang muka sejumlah Rp19.994.343.466 miliar. Uang muka mengalami peningkatan sebesar 99375 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp1.829.219.681 miliar. Uang muka digunakan untuk Pembelian tanah, Pembelian Persediaan, Perbaikan Kandang Sapi, Perbaikan dan Pemeliharaan Gedung, Pembelian Aset Tetap dan lain-lain. 98 FROM FARMER TO TABLE MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS All of the Company's cash and cash eguivalents are denominated in Rupiah. The Company used the funds for its business operations and management. All bank accounts were placed with third parties and there was no cash and cash eguivalents balance used as collateral or with restricted use. Meanwhile, a portion of cash and cash eguivalents were placed in time deposits with a good soundness level. @ Accounts Receivable As of December 31, 2023, the Company's accountreceivable was recorded at Rp23.521.927.448 billion,increase of 37754 from that of 2022 at Rp606.990.884 Million. Account receivable from third parties amounted to Rp23.1 billion and from related parties amounted to Rp346 million @ Others Receivable As of December 31, 2023, the Company's others receivable was recorded at Rp34.131.732.221 Billion, a decrease of 04 compared to that of 2022 at Rp34.120.431.188 Billion, with a difference of Rp11.301.033 Million. @Prepaid Taxes As of December 31, 2023, the Company's prepaid taxes were recorded at Rp1.390.571.437 billion, an decrease of 44X from that of 2022 at Rp1 .341.638.154 billion. The taxes include income tax of Rp2,8 billion and Value Added Tax of Rp 4.1 billion. @Advances As of December 31, 2023, the Company's advances were recorded at Rp19.994.343.466 billion, an increase of 9934 from that of 2022 at Rp1.829.219.681 billion. Advances used for Land Purchases, Inventory Purchases, Cattle Pen Repairs, Building Repairs and Maintenance, Fixed Asset Purchases, and others. Annual Report 2023
Page 16 OCR 0.926
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Seluruh kas dan setara kas Perusahaan berada dalam bentuk mata uang Rupiah. Perusahaan menggunakan dana tersebut untuk untuk operasional dan pengelolaan usaha. Seluruh rekening bank ditempatkan pada pihak ketiga dan tidak terdapat saldo kas dan setara kas yang digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya. Sementara itu, sebagian kas dan setara kas Perusahaan ditempatkan dalam bentuk deposito berjangka dengan tingkat kesehatan yang baik. @ Piutang Usaha Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki piutang usaha sejumlah Rp23.521.927.448 Miliar. Piutang usaha mengalami peningkatan sebesar 37754, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp606.990.884 Juta. Piutang usaha berasal dari pihak ketiga sebesar Rp23, 1 miliar dan pihak berelasi sebesar Rp 346 juta @ Piutang Lain-lain Hingga 31 Desember 2023, piutang lain-lain Perusahaan sejumlah Rp34.131.732.221 Miliar. Piutang lain-lain Perusahaan mengalami penurunan sebesar O ?e, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp34.120.431.188 Miliar dengan selisih penurunan sejumlah Rp 11,301,033 Juta. tercatat @ Pajak Dibayar Dimuka Hingga 31 Desember 2023, pajak dibayar di muka yang dicatatkan oleh Perusahaan sejumlah Rp1 .390.571.437 Miliar. Pajak dibayar di muka mengalami penurunan sebesar 44, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp1.341.638.154 miliar. Pajak ini berasal dari pajak penghasilan sebesar Rp2,8 miliar dan Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp4, 1 miliar. @ Uang Muka Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan uang muka sejumlah Rp19.994.343.466 miliar. Uang muka mengalami peningkatan sebesar 99375 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp1.829.219.681 miliar. Uang muka digunakan untuk Pembelian tanah, Pembelian Persediaan, Perbaikan Kandang Sapi, Perbaikan dan Pemeliharaan Gedung, Pembelian Aset Tetap dan lain-lain. Laporan Tahunan 2023 IBIp & All of the Company's cash and cash eguivalents are denominated in Rupiah. The Company used the funds for its business operations and management. All bank accounts were placed with third parties and there was no cash and cash eguivalents balance used as collateral or with restricted use. Meanwhile, a portion of cash and cash eguivalents were placed in time deposits with a good soundness level. @ Accounts Receivable As of December 31, 2023, the Company's accountreceivable was recorded at Rp23.521.927.448 billion,increase of 37754 from that of 2022 at Rp606.990.884 Million. Account receivable from third parties amounted to Rp23.1 billion and from related parties amounted to Rp346 million @ Others Receivable As of December 31, 2023, the Company's others receivable was recorded at Rp34.131.732.221 Billion, a decrease of 04 compared to that of 2022 at Rp34.120.431.188 Billion, with a difference of Rp11.301.033 Million. @Prepaid Taxes As of December 31, 2023, the Company's prepaid taxes were recorded at Rp1.390.571.437 billion, an decrease of 44X from that of 2022 at Rp1 .341.638.154 billion. The taxes include income tax of Rp2,8 billion and Value Added Tax of Rp 4.1 billion. @Advances As of December 31, 2023, the Company's advances were recorded at Rp19.994.343.466 billion, an increase of 9934 from that of 2022 at Rp1.829.219.681 billion. Advances used for Land Purchases, Inventory Purchases, Cattle Pen Repairs, Building Repairs and Maintenance, Fixed Asset Purchases, and others. PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 99
Page 17 OCR 0.905
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk @ Biaya Dibayar Di Muka Hingga 31 Desember 2023, biaya dibayar di muka yang dicatatkan oleh Perusahaan sebesar Rp498.127.500 Juta. Biaya dibayar di muka mengalami Kenaikan sebesar 134, dibandingkan tahun 2022 sejumlah Rp439.368.233 Juta. Biaya dibayar dimuka digunakan untuk sewa Eguity Tower @Aset Tidak Lancar Hingga 31 Desember 2023, asset tidak lancar Perusahaan tercatat sejumlah Rp557.229.289.331 Miliar. Aset tidak lancar Perusahaan mengalami penurunan sebesar 356, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp575.962.494.006 miliar. Perubahan nilai dari aset lancar diakibatkan oleh komponen aset tak berwujud dan aset pajak tangguhan yang menurun sebesar 8X atau sejumlah Rp (12,898,716, 196.00) Miliar. MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS @ Prepaid Expense As of December 31, 2023, the Company's prepaid expenses were recorded at Rp498.127.500 million, down of 134 from that of 2022 at Rp439.368.233 million. Prepaid expenses It is used for upfront payment of rent for Eguity Tower office space. @ Non-Current Assets As of December 31, 2023, the non-current assets of the Company amounted to Rp557,229,289,331 billion. The Company's non-current assets decreased by 34x, compared to 2022 which amounted to Rp575,962,494,006 billion. The change in the value of non-current assets was caused by a decrease in the components of intangible assets and deferred tax assets amounting to 84 or Rp12,898,716,196.00 billion. Tabel Perbandingan Aset Tidak Lancar Tahun 2023 - 2022 Table of Non-Current Assets Comparison2023 - 2022 Uraian Des Idalam juta Rp/in milions of Rp Perubahan 2022 - 2023 Change 2022 - 2023 Nominal Value kl Aset tetap - neto/ Fixed assets - net 375.807.389.107 368.570.176.165 7.237.212.942 29 Aset hak guna / Right-of-use assets -.13.071.691.421 Piutang lain-lain / others receivable 33.813.366.611 — 33.813.366.611 o o Aset pajak tangguhan / Deferred tax assets 142.995751.966 154.931.658.791 11,935.906.825 (896) Aset lain-lain / Othor assets 703.857.296 1.666.666.667 (962.809.371) (584) Total Aset Tidak Lancar / Total Non-Current Assets 557.220.289.331 575.962.484006 (5.661.503.254) (6414) @ Aset Hak guna Usaha Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan tidak mencatatkan asset aset guna usaha. Pada tahun sebelumnya sebesar Rp13.071.691.421 Miliar. @Asettetap- neto Hingga 31 Desember 2023, aset tidak lancar Perusahaan berdasarkan nilai aset tetap sejumlah Rp375.807.389.107 miliar, mengalami kenaikan sebesar 24 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp368.570.176.165 Miliar. 100 FROM FARMER TO TABLE @ Assets for Business Use As of December 31, 2023, the Company unrecorded fixed assets for business use. TFrom the previous year at Rp13.071.691.421 Billion. @Fixed assets -net As of December 31, 2023, the Company's current assets based on the value of fixed assets amounted to Rp375.807.389.107 billion, increased by 24 from that of 2022 at Rp368.570.176.165 billion. Annual Report 2023
Page 18 OCR 0.890
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN LIABILITAS Liabilitas merupakan utang atau kewajiban yang harus dilunasi berupa uang yang harus dibayarkan pada masa kini ataupun masa yang akan datang kepada pihak lain. Liabilitas terbagi menjadi liabilitas jangka pendek dan jangka panjang. Hingga 31 Desember 2023, total liabilitas yang dicatatkan Perusahaan sejumlah Rp549.791.851.137 miliar. Nilai liabilitas Perusahaan mengalami penurunan sebesar 384, dibandingkan tahun 2022 sejumlah Rp881.306.165.566 miliar dengan selisih perubahan sejumlah Rp (331,514,314,429.00) miliar. Berikut liabilitas Perusahaan di tahun 2023. rincian Uraian Description Liabilitas Jangka Pendek / Curent Liabilities IBIp (C3) LIABILITIES Liabilities are debt or monetary obligations that must be repaid in the present or future period to other parties. are divided liabilities and Liabilities into current non-current liabilities. The Company's total liabilities as of December 31, 2023 were recorded at Rp549.791.851.137 billion, decreased by 384 compared to that of 2022 at Rp881.306.165.566 billion, with a difference of Rp(331,514,314,429.00)billion. The Company's liabilities in 2023 are elaborated as follows. Perubahan 2022 - 2023 Change 2022 - 2023 Nominal Value si Utang usaha - pihak ketiga / Accounts payable - third parties 160.763.360.733 130.613.543.338 30.149 817.395 23K Utang pajak / Taxes payable 7.156.660.798 1.762.243.884 (4.605.583.086) “39116 Beban yang masih harus dibayar / Accrued expenses 8.141.083.004 16.544.874.952 (8.403.791.948) 511 Uang muka penjualan / Sales advances 32.672.B74.213 644.855.139 32.028.019.074 49671 Utang lain-lain - pihak ketiga / Others payable - third parties 96,718,130,470 120,383,049,584 (23.664.919.114) “201 Total Liabilitas Jangka Pendek / Total Current Liabilities 323.061.683.055 299.265.301.028 23.796.382.027 81 Liabilitas Jangka Panjang / Non-Current Liabilities Utang pihak berelasi / Due to related parties 221.217.999.557 577.888.449.328 (356.670.449.771) (621) Liabilitas pajak tangguhan / Deferred tax liabilities 677.551.828 556.779.790 120.772.038 (221) Liabilitas imbalan kerja / Employee benefis liability 4.834.616.697 3.595.635.420 1.238.980.662 3416 Total Liabilitas Jangka Panjang / ” Total Non-Current Liabilities 226.730.168.082 582.040.364.538 (355.310.696.456) (-6176) Total Liabilitas / Total Liabilities 549.791.851.137 881.306.165.566 331.514.314.429 “38? @ Liabilitas Jangka Pendek Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan liabilitas jangka pendek sejumlah Rp323,061.683.055 miliar, mengalami peningkatan sebesar 84 dibandingkan tahun 2022 sejumlah Rp299.265.301.028 miliar. Nilai ini memiliki komposisi liabilitas jangka pendek yang didominasi oleh utang usaha sebesar 234, uang muka penjualan sebesar 49674, Laporan Tahunan 2023 @ Current Liabilities As of December 31, 2023, the Company recorded current liabilities at Rp323,061.683.055 billion, an increase of 89 compared to that of 2022 at Rp299.265.301.028 billion. The current liabilities composition was dominated by accounis payable by 23X, sales advances by 49674, PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 101
Page 19 OCR 0.928
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk @ Utang Usaha Hingga 31 Desember 2023, utang usaha yang dicatatkan sejumlah Rp160.761.360.733 mi liar. Utang usaha mengalami peningkatan sebesar 2344, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp130.613.543.338 miliar dengan selisih Rp 30,149,817,395 miliar. @ Utang Pajak Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan utang pajak sejumlah Rp7.156.660.798 miliar. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 394, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp11.762.243.884 miliar. Penurunan tersebut disebabkan Perseroan telah membayarkan pajak penghasilan. @ Beban yang Masih Harus Dibayar Hingga 31 Desember 2023, beban yang masih harus dibayar Perusahaan sejumlah Rp8.141.083.004 Miliar. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 514, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp16.544.874.952 Miliar. Penurunan ini disebabkan oleh menurun nilai beban pajak, imbalan kerja serta beban lainnya di tahun 2023. @ Uang Muka Penjualan Hingga 31 Desember 2023, uang muka penjualan yang dicatatkan Perusahaan sejumlah Rp32.672.874.213 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 496796, dibandingkan tahun 2022 sejumlah Rp644.855.139 juta. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya Piutang dari pihak ketiga atas penjualan dari Perseroan @ Liabilitas Jangka Panjang Hingga 31 Desember 2023, liabilitas jangka Panjang yang tercatat sejumlah Rp226.730.168.082 Miliar. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 61 X4, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp582.040.864.538 miliar. Secara keseluruhan, penurunan ini terjadi karena berkurangny utang kepada pihak berelasi. Sehingga komposisi liabilitas jangka panjang pada akhir tahun 2023 didominasi oleh pos utang pihak berelasi dengan porsi sebesar 6256. 102 FROM FARMER TO TABLE MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS @ Accounts Payable As of December 31, 2023, the accounts payable was recorded at Rp160.761.360.733 billion, improved by 954 compared to that of 2022 at Rp130.613.543.338 billion, with a difference of Rp30, 149,817,395 billion. @Taxes Payable As of December 31, 2023, the Company recorded a taxes payable at Rp7.156.660.798 billion, an decrease of 394 from that of 2022 at Rp11.762.243.884 billion. The decrease is due to the Company having paid income tax. @ Accrued Expenses As of December 31, 2023, accrued expenses were recorded at Rp8.141.083.004 billion, increased by 394 compared to that of 2022 at Rp16.544.874.952 billion. This decrease is caused by the decrease in the value of tax expenses, employee benefits, and other expenses in 2023. @ Sales Advances As of December 31, 2023, the sales advances recorded by the Company amounted to Rp32,672,874,213 billion. This value experienced an increase of 49674 compared to 2022, amounting to Rp644,855,139 million. The increase is mainly due to the increase in receivables from third parties for sales by the Company. @ Non-Current Liabilities As of December 31, 2023, the non-current liabilities were recorded at Rp226.730.168.082 million, decreased by 614 compared to that of 2022 at Rp582.040.864.538 billion. In general, such decrease was caused by the decrease in related parties liabilities components. Therefore, the non-current liabilities composition at the end of 2023 was dominated by due to related parties by 624. Annual Report 2023
Page 20 OCR 0.867
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN EKUITAS Pada tahun 2023, Perusahaan mencatatkan ekuitas sejumlah Rp140.538.682.970 miliar, nilai mengalami kenaikan sebesar 1534 dibandingkan dengan tahun 2022 sejumlah minus Rp/266.288.337.366) miliar. Peningkatan nilai ekuitas disebabkan oleh Modal dasar yang ditempatkan sejumlah 14.705.882.353 lembar saham Seri B8 dengan nominal Rp 68. IBIp (C3) EOUITY In 2023, the Company recorded a total eguity of Rp 140.538.682.970 billion, which increased by 1534 compared to that of 2022 at minus Rp1266.288.337.366) billion, The increase in eguity value is due to the issuance of 14,705,882,353 Series B shares with a nominal value of Rp68. Tabel Perbandingan Ekuitas Tahun 2023 - 2022 Table of Eguity Comparison2023 - 2022 Uraian Description Idalam juta Rp/in milions of Ap) Perubahan 2022-2023 Change 2022-2023 Nominal Value Li Modal saham / Share capital 538.431.259.500 188.431.259500 350.000.000.000 1862 Tambahan modal disetor / Additional paid-in capital 88.584.905.202 88.584.905.202 Oo (01) Cadangan Umum / General reserves 6.271.589.469 6.271.589.489 fo) 01 Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitasinduk/ Eguity attributable to owners of the parent” 492:177.767.764 (548.933.944.039) 56,756,176,275 108 Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non pengendali / Eguity attributable to 1571303.437) (642.147.498) 70844061 1 non-controlling interest Total Ekuitas / Total Eguity 140.538.682.970 (266.288.337.366) 406,827,020,336 1534 Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Tahun 2023 - 2022 Table of Consolidated Statements of Profit or Loss and Other Comprehensive Income 2023 - 2022 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Uraian Description CONSOLIDATED STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (dalam juta Rp/in millionsof Rp) Perubahan 2022-2023 Change 2022-2023 Nominal Value K3) Penjualan / Sales 611.711.423.767 39.116.821.863 572,654,601,904 14646 Beban Pokok Penjualan / Cost of Sales (503.563.411.162) (34.773.998.703) (468,789,412,460) (13481) Laba (Rugi) Bruto/ Gross Profit (Loss) 108.208.012.605 4.342.823.160 103,865,189,444 239214 Beban Usaha / Operating Expenses (77.917.721.920) (42501.854.214) (35,415,867,706) 8396 Laporan Tahunan 2023 PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 103
Page 21 OCR 0.868
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Tahun2023 - 2022 Table of Consolidated Statements of Profit or Lo Uraian Description nd Other Comprehensive Income 2023 - 2022 Idalam juta Rp/in milions of Rp) Perubahan 2022-2023 Change 2022-2023 Nominal Value Cs) Laba (Rugi) Usaha / Operating Profit (Loss) 30.290.290.685 — 38159.031.053 68,449,321,738 -1794 Benastan (PebaBi LAIN 38.785.465.413 (83.401.750.063) 1221187,215476 1479) Laba bo Sebel Man Ga (Baba Gak Fenohaslan 61.274791.326 (121.560.781.116) 190,636,537,214 — -1574 ea At (12004729.193) 27873541934) (39878271127) -1434 Laba Neto/Net Income 56.827.020.336 (91.928.104.666) 148,755,125,002 1624 La penyant-Mnrwakh nda 56.827.020.336 (91.928.104.666) 148,755,125,002 1624) Selama tahun 2023 Perseroan memiliki kinerja baik, Throughout 2023, the Company has good penjualan mengalami kenaikan sebesar 1464 4, Laba bruto Perusahaan mengalami kenaikan sebesar 23924, Laba neto Perusahaan mengalami peningkatan sebesar 1624. Pencapaian ini mencerminkan kinerjabaik yang dicatatkan oleh Perusahaan, serta kebangkitan industri peternakan dan daging serta daging olahan di tahun 2023 pasca pandemi Covid-19. Kebutuhan atas pangan yang sangat tinggi, sehingga mobilitas masyarakat kembali normal dan perlahan terjadi pemulihan perekonomian nasional setelahpandemi yang berdampak ke berbagai sektor industri. Penjualan Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan perolehan hasil penjualan sejumlah Rp611,771,423,767 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 14644 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp39.116.821.863 miliar atau selisih Rp572,654,601,904 miliar. Peningkatan nilai penjualan disebabkan oleh meningkatnya penjualan dan distribusi Daging, Karkas Daging, Sapi melalui distributor, penjual langsung, agen dan lainnya. Rincian ini dapat dilihat pada tabel berikut: 104 FROM FARMER TO TABLE performance, sales have increased by 14644, the Company's gross profit has increased by 23924, the Company's net profit has increased by 16296. This achievement reflects the good performance recorded by the Company, as well as the development of the livestock industry and meat and processed meat in 2023 after the Covid-19 pandemic. The need for food is very high, so that people's mobility returns to normal and there is a slow recovery of the national economy after the pandemic which has an impact on various industrial sectors. Sales As of December 31, 2023, the Company recorded sales proceeds of IDR 611,771,423,767 billion. This value has increased by 14644 compared to 2022 of IDR 39,116,821,863 billion or a difference of IDR 572,654,601,904 billion. The increase in sales value was caused by the increase in sales and distribution of Meat, Meat Carcasses, Cattle through distributors, direct sellers, agents and others. These details can be seen in the table: Annual Report 2023
Page 22 OCR 0.869
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Tabel Penjualan Table of Sal Uraian Description Penjualan / Sales IBIp (C3) Tahun 2023 - 2022 les 2023 - 2022 (dalam juta Rp /in millions of Rp) Perubahan 2022-2023 Change 2022-2023 Nominal Value (2) Daging / Beef 489, Sapi / Catile 100, Olahan / Processed food 12. Makloon 6. Sewa bangunan / Building rental Lain - lain/ Others 21 222,912,643 0 489.222.912.643 1002 823,720,300 0 100.823.720.300 10096 173.525.688 — 32.146.893.041 (19,973,367,353) (625) .281.821849 4.265.125.676 2,016,696,173 471 639.572.000 783.763.437 (144 191,437) (189) 629.871.285 1.921.039.709 708,832,140 37 Total 611,771,423,765 39.116.821.863 572,654,601,904 14644 Di tahun 2023, pendapatan Perseroan dihasilkan dari penjualan yang berasal dari komponen penjualan Daging sejumlah Rp489,22 miliar, penjualan Sapi sejumlah Rp100,82 miliar, penjualan olahan dari produk daging sejumlah Rp12,17 miliar, makloon sejumlah Rp 6,2 miliar, sewagudang - kandang sejumlah Rp 639 juta dan lainnya sejumlah Rp1,05miliar Beban Pokok Penjualan Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan beban pokok penjualan sejumlah Rp129,88 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 174, dibandingkan dari tahun 2021 sejumlah Rp110,76 miliar. Peningkatan ini disebabkan oleh peningkatan nilai amortisasi aset film, beban operasional gedung, dan beban sewa alat. Berikut perincian mengenai beban pokok penjualan: The Company's sales in 2023, the Company's revenue will begenerated from sales derived from meat sales of IDR 489.22 billion,cattle sales of IDR 100.82 billion, processed sales of meatproducts of IDR 12.17 billion, makloon of IDR 6.2 billion, rental ofwarehouses of IDR 639 million and others of IDR 1.05 billion Costof Sales Asof December 31, 2023, the Company recorded a cost of Sales sold ofIDR (503,563) billion. This value has increased by 13484, compared to2022 of IDR (34,773) billion. This increase is due to an increase in thepurchase of raw materials, wages and purchases of finished goods, manufacturing, depreciation, Tabel Beban Pokok Penjualan Tahun 2023 - 2022 Table of Cost of f Sales 2023 - 2022 Idalam juta Rp in milions of Rp) Perubahan 2022-2023 Ikalan Change 2022-2023 Description Tea (9 Value Pemakaian Bahan Baku / Use of raw and auxiliary materials” 31,980,544,384 54600,382145 (22,669,837,761) — -4216 Beban pabrikasi / Cost of manufacturing 47,153,978,011 71,206,057,406 (24,052.079,305) — -34X Beban pembelian barang jadi/ Costoffinishing goods. 499,979,753,391 0 499979753.391 130016 Beban Pokok Penjualan / Cost of Sales 503,563,411,162 34,773,998,702 468,789,412,460 13484 Laporan Tahunan 2023 PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 105
Page 23 OCR 0.897
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk Hingga 31 Desember 2023, beban pokok penjualan berasal dari bahan baku sejumlah Rp31,93 miliar atau menurun sebesar 424, nilai beban pabrikasi sejumlah Rp47,1 miliar atau menurun sebesar 345, dan nilai beban pembelian barang jadi sejumlah Rp499,9 miliar atau meningkat sebesar 130096. Laba Bruto Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan laba bruto sejumlah Rp108.208.012.605 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 23924, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp4.342.823.161 miliar. Kenaikan perolehan laba bruto disebabkan oleh meningkatnya penjualan di tahun 2023. Beban Usaha Hingga 31 Desember 2023, beban usaha Perusahaan sejumlah Rp77.917.721.920 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 83X dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp42.501.854.214 miliar. Perubahan nilai beban usaha ini diakibatkan oleh meningkatnya pendapatan selaras dengan meningkatnya biaya promosi, dan meningkatnya keperluan untuk umum dan administrasi Perusahaan di tahun 2023. MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS As of December 31, 2023, the cost of sales came from raw materials amounting to Rp31.93 billion or a decrease of 42”, the value of manufacturing expenses amounting to Rp47.1 billion or a decrease of 344, and the value of the cost of purchasing finished goods amounting to Rp499.9 billion or an increase of 13004. Gross Profit As of December 31, 2023, the Company recorded gross profit of Rp108.208.012.605 billion, an increase of 23924 compared to that of 2022 at Rp4.342.823.161 billion. Such increase was due tothe increase sales in 2023. Operating Expenses As of December 31, 2023, the Company recorded operating expenses of Rp77.917.721.920 billion, an increase of 834 compared to that of 2022 at Rp42.501.854.214 billion. Such change was caused by the increase in revenues, in line with the increase in promotional expenses as well as the Company's general and administrative needs in 2023. Tabel Penghasilan (Beban) Lain-lain Tahun 2023 - 2022 Table of Other Income (Expenses 2023 - 2022) Uraian Description Pendapatan Lain-lain / Other Income Idalam juta Rp /in milions of Rp) Perubahan 2022-2023 Change 2022-2023 Nominal Value K) Penyesuaian PKPU / PKPU Adjustment 41.422.200.332 41.422.200.332 1001 Keuntungan Nilai Wajar Aset Biologis / Gain in fair value of biological assets 310.279 621 6.310.279.621 10096 Pemulihan penyisihan putang / Recovery of allowance 3.010.274.465 3.010.274.465 Pendapatan Lainnya / Others income 1.004.648.739 1.249.799.437 (245,150,698) (201) Beban penyisihan utang tak tertagih / Allowance for receivable losses (10.021.398.025) (26.886.087.973) 16,864,689,948 (6326) Beban penyesuaian utang / Payable adjustment expense (1.850.572.389) T (1.850.572.389) (10086) Beban-lainnya / Others Expenses (909.313.150) (1.435,450.332) 526,137,182) (3792) Sub total 38.785.465.413 (83.401.750.063) 122,187,215,476 (1474) 106 FROM FARMER TO TABLE Annual Report 2023
Page 24 OCR 0.929
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Di tahun 2023, Perusahaan mencatatkan penghasilan lain-lain sejumlah Rp38,78 miliar, mengalami kenaikan sebesar 1474, dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah minus Rp(83.401 miliar. Perubahan nilai ini berasal dari penghasilan yang diperoleh dari Penyesuaian PKPU, Keuntungan nilai wajar aset Biologis, pemulihan penyisihan piutang dan dan lain-lain. Laba Neto Hingga 31 Desember 2023, laba neto yang dicatatkan Perusahaan sejumlah Rp57.071.026.905 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 1614 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah minus Rpl-93.687.239.182) miliar. Perubahan dari pencatatan rugi menjadi laba di tahun 2023 sejalan dengan kenaikan penjualan dan perolehan laba bruto. Laba (Rugi) per Saham Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan laba (rugi) per saham sejumlah Rp8,12 Nilai ini mengalami peningkatan sebesar -19.43X, dibandingkan tahun 2022 sejumlah minus Rp(49,72) terhitung dari saham yang beredar. IBIp (C3) In 2023, the Company recorded other income of IDR 38.78 billion, an increase of 14796, compared to 2022 of minus IDR (83,401 billion). This change in value comes from income obtained from PKPU Adjustment, Biological asset fair value gains, recovery of receivables allowance and others. Net Profit As of December 31, 2023, the Company recorded a net profit of Rp57.071.026.905 billion, increased by 16194 compared to that of 2022 at minus Rp(-93.687.239.182) bilion. The upturn from loss to profit in 2022 was supported by the increase in sales and gross profit. Profit (Loss) per Share As of December 31, 2023, the Company recorded profit (loss) pershare at Rp8.12, an increase of-19,439c compared to that of 2022 at Rp/49,72) based on the number of outstanding shares.
Page 25 OCR 0.872
KIBIp ( RX ) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Tabel Arus Kas Konsolidasian Tahun 2023 - 2022 Table of Consolidated Statements of Cash Flows 2023 - 2022 LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Uraian Description CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOWS (dalam juta Rp/in millons of Rp Perubahan 2022-2023 Change 2022-2023 Nominal Value ta) Arus Kas Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi / Cash Flows Provided by (Used in) Operating 99.709563.242 (96.334123.211) 188,043686,453 2154 Activities Arus Kas Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Investasi/Cash Flows Providedby (Usedin) Investing —— (84.203.719.350) (22.749.443.238) (61454276112) (2701) Activities Arus Kas Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan/ Cash Flows Provided by (Used in) Financing — (8.520.708.768) 110.945.927.412) (119,466,636,180) 1086 Activities Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas/ Net Increase (Decrease) in Cash and Cash Eguivalents 6.985.136.124 1.862.360.963) 5122,774161 27514 Kas dan Setara Kas Awal Tahun / , Gasa Gen Kolonial Sainninoofiheaar 3.082.243.215 1219882252 — 1,862,360,963 1534) Kes dani Setard Kas Akhir Tehuni/ 10.067.378.339 3.082.243.215 — 6,985135124 2274 Cash and Cash Eguivalents at End of the Year @ Arus Kas dari Aktivitas Operasi Hingga 31 2023, Perusahaan berhasil mencatatkan arus kas dari aktivitas operasi sejumlah Rp99.709.563.242 miliar. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 21594 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp(86.334.123.211) miliar atau dengan selisih sejumlah Rp186,043,686,453 miliar. Desember @ Arus Kas dari Aktivitas Investasi Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan berhasil mencatatkan arus kas dari aktivitas investasi sejumlah Rp(84.203.719.350) miliar. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2704 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp(22.749.443.238) miliar atau dengan selisih sejumlah Rp (61,454,276,112) miliar. @ Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan berhasil mencatatkan arus kas dari aktivitas pendanaan sejumlah Rp/8.520.708.768) miliar. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 1084 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah minus Rp110.945.927.412 miliar atau dengan selisih sejumlah Rp(119,466,636,180) miliar. 108 FROM FARMER TO TABLE @ Cash Flows Provided by Operating Activities As of December 31, 2023, the Company recorded cash flows provided by operating activities of Rp99.709.563.242 billion, an increase of 2154 compared to 2022 at Rp/(86.334.123.211)billion, with a difference of Rp186,043, 686,453billion. @ Cash Flows Provided by Investing Activities As of December 31, 2023, the Company recorded cash flows provided by investing activities of Rp(84.203. 719.350) billion, a Increase of 27044 compared to that of 2022 at Rp(22.749.443.238) billion, with a difference of Rp/61,454,276,112) billion. @ Cash Flows Provided by Financing Activities As of December 31, 2023, the Company recorded cash flows provided by financing activities of Rp(8.520.708.768) billion, an increase of 1084 compared to 2022 at minus Rp/8.520.708.768)billion, with a difference of Rp110.945. 927.412 billion. Annual Report 2023
Page 26 OCR 0.925
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN @ Kas Awal dan Akhir Tahun Sehingga Perusahaan mencatatkan kas akhir tahun 2023 sebesar Rp10.067.378.339 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 2774 dari kas diawal tahun sejumlah Rp3.082.243.215 miliar. IBIp & @ Cash at the Beginning and End of the Year The Company recorded cash at the end of 2023 of Rp10.067.378.339 billion, an increase of 2774 from cash in the beginning of the year at Rp3.082.243.215 billion. KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG DAN TINGKAT KOLEKTABILITAS PIUTANG ABILITY TO PAY DEBT AND RECEIVABLES COLLECTABILITY RATE Hingga tahun 2023, Perusahaan memiliki kemampuan dalam membayar utang dan memiliki tingkat kolektabilitas baik terhadap piutang. Kemampuan membayar hutang Perusahaan dihitung dengan menggunakan beberapa komponen rasio, diantaranya rasio likuiditas dan rasio solvabilitas. Perusahaan senantiasa berupaya untuk menjaga kualitas tingkat pemenuhan kewajibannya dalam rangka menjaga kelangsungan usaha secara berkelanjutan. Perusahaan menggunakan rasio likuiditas untuk mengukut kemampuan dalam melunasi utang. Sedangkan untuk mengukur kemampuan Perseroan dalam memenuhi seluruh kewajiban jangka panjang dilakukan melalui rasio solvabilitas dengan perbandingan seluruh kewajiban terhadap seluruh aktiva dan perbandingan seluruh kewajiban terhadap ekuitas. As of 2023, the Company had the ability to pay debt and good receivables collectability rate. The Company's ability to pay the debt is calculated using several financial ratios, including Liguidity Ratio and Solvency Ratio. The Company strives to maintain the guality of its obligation fulfillment for sustainable business continuity. The Company uses liguidity ratio to observe its ability to pay debt. Meanwhile, the Company's ability to pay all long term obligations is measured using solvency ratio through the comparision of all obligations to all assets and the comparison of all obligations to eguity. Tabel Kemampuan Membayar Utang Tahun 2023 - 2022 Table of Ability to Pay Debt 2023 - 2022 Rasio Likuiditas / Liguidity Ratio Rasio Lancar / Current Ratio 41.201 24,351 Rasio Kas/ Cash Ratio 3124 1,031 Rasio Solvabilitas / Solvency Ratio Debt to Assets Ratio (DAR) 79,416 143,301 Debt to Eguity Ratio (DER) 391,201 (330,964 Imbal Hasil Aset (Return on Asset) 8274 (15,2396) Imbal Hasil Ekuitas (Return on Eguity) 40,614 35,181 Laporan Tahunan 2023 PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 109
Page 27 OCR 0.930
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk Dalam menghitung kemampuan membayar utang jangka pendeknya, Perusahaan menggunakan rasio likuiditas yang terdiri dari Rasia Lancar dan Rasia Kas. Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan mencatatkan rasio likuiditas yang terdiri dari rasio lancar dan rasio kas masing-masing sebesar 41,20x dan 3,126. mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2022 dengan nilai rasio lancar dan rasio kas masing-masing sebesar 24,354, dan 1, 034. Hal tersebut menunjukkan bahwa Perusahaan memiliki kecukupan aset lancar untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya di tahun 2023. Nilai ini Perusahaan juga memiliki rasio solvabilitas yang terdiri dari Rasia Liabilitas terhadap Aset (Debt to Assets Ratio/ DAR) dan Rasia Liabilitas terhadap Ekuitas (Debt to Eguity Ratio/DER). Rasia solvabilitas digunakan untuk mengukur besarnya jumlah aset yang dibiayai oleh utang. Rasia Liabilitas terhadap Aset (DAR) dan Rasia Liabilitas terhadap Ekuitas (DER) sampai dengan akhir tahun 2023 tercatat sebesar 79/44 dan 391,204. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan Perusahaan untuk membayar kewajibannya dengan menggunakan aset dan ekuitas masih terjaga dengan baik di tahun 2023. Perusahaan juga mencatatkan nilai terhadap imbal hasil terhadap aset dan ekuitas. Pada tahun 2023, nilai imbal hasil aset Perusahaan sebesar 8,274, dan nilai imbal hasil ekuitas sebesar 40,61 96. Hal ini menunjukkan perolehan margin laba bersih Perusahaan yang meningkat jika dibandingkan dengan aset dan ekuitas di tahun 2022. Tingkat Kolektibilitas Piutang Tahun 2022 - 2023 Tingkat kolektibilitas piutang adalah durasi dan jumlah piutang yang dapat ditagih oleh Perseroan kepada pembeli sebagai akibat dari transaksi penjualan secara kredit, tempo atau surat-surat berharga. Berikut adalah tabel perbandingan tingkat kolektibilitas piutang Perseroan tahun 2022 dan 2023. NO FROM FARMER TO TABLE MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS In measuring its ability to pay shortterm debts, the Company uses liguidity ratio which consists of Current Ratio and Cash Ratio. As of December 31, 2023, liguidity ratio consisting of current ratio and cash ratio of 41.204 and 3.124, respectively. cash ratio of 41.204 and 3.124, respectively. This value has increased compared to 2022 with current ratio and cash ratio of 24.354 and 1.034, respectively. respectively amounted to 24.354, and 1, 0356. the Company recorded This shows that the Company has sufficient current assets to meet its short-term obligations in 2023. The Company also has a solvency ratio consisting of Debt to Assets Ratio/DAR and Debt to Eguity Ratio/DER. Solvency Ratio is used to measure the amount of assets funded by debt. Debt to Assets Ratio (DAR) and Debt to Eguity Ratio (DER) by the end of 2023 were recorded at 7944 and 391,204. This shows that the Company was capable of paying its obligations using assets and eguity in 2023. The companyalso recorded a value to return against assets and eguity. In 2023, the value of returns the Company's asset yield is 8.274, and the value of the return eguity of 40.614. This indicates an acguisition The Company's increased net profit margin if compared to assets and eguity in 2022. Receivables Collectability Rate 2022 - 2023 Receivables collectability is the duration and amount of receivables that can be collected by the Company from buyers as a result of sales transactions on credit, maturity, or marketable The Company's receivables collectability rate in 2021 and 2022 is shown in the following table. securities. comparison of the Annual Report 2023
Page 28 OCR 0.917
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN IBIp & Tabel Perbandingan Tingkat Kolektibilitas Piutang Tahun 2023 - 2022 Table of Receivables Collectability Rate Comparison 2023 - 2022 ian iption Belum jatuh tempo ataupun mengalami penurunan nilai / (dalam juta Rp in milions of Rp) Perubahan 2022-2023 Change 2022 23 Nominal Value ea) Neither past due norimpaired 6,056,004,824 15,131,185,566 (9,075,180,742) (6026) Telah jatuh tempo namun tidak mengalami penurunan nilai / Past due but not impaired 1-30 hari/1-30 days 33,818,786,520 2,080,545,000 31,738,241,520 15254 31-60 hari/ 31 - 60 days 21,053,885,115 301,183,266 20,752,701,849 68904 Lebih dari 60 hari / Over 60 days 117.229.740.581 130.231.815.072 (13.002.074.491) (10356) Subtotal 172,102,412,216 132,613,543,338 39,488,868,878 3074 STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL CAPITAL STRUCTURE AND MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL STRUCTURE KEBIJAKAN MANAJEMEN ATAS STRUKTUR MODAL Perusahaan memiliki kebijakan terkait struktur modal. Perusahaan melakukan pengelolaan permodalan dengan tujuan untuk melindungi sekaligus mengetahui kemampuan Persusahaan dalam menjalankan operasional bisnis secara berkelanjutan. Selain itu juga dapat memberikan nilai tambah dan manfaat bagi pemangku kepentingan. Perusahaan melakukan penetapan sejumlah modal dengan memperhatikan proporsi risiko perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik risiko aset yang mendasari. Perusahaan secara berkala meninjau terhadap struktur modal yang dimiliki, dan melakukan perhitungan dasar terkait rasio utang terhadap modal yang disesuaikan. Rasio ini dihitung dengan membagi utang neto dengan modal yang disesuaikan. Utang neto merupakan total utang dikurangi Kas dan Setara Kas. Laporan Tahunan 2023 MANAGEMENT POLICY ON CAPITAL STRUCTURE The Company has a policy on capital structure. The Company manages capital to protect and understand its ability to carry out business operations sustainably, in order to provide results and added value for shareholders and benefits for other stakeholders. The amount of capital is determined by considering the proportion of the risk of changes in economic conditions and the risk characteristics of the underlying assets. The Company periodically reviews its capital structure and performs basic calculations regarding the adjusted debt-to-eguity ratio. This ratio is calculated by dividing net liabilities by adjusted capital. Net liabilities are the total liabilities minus Cash and Cash Eguivalents. PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 11
Page 29 OCR 0.926
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk STRUKTUR MODAL Perusahaan mencatatkan struktur modal Perusahaan sebanyak 1.884.312.595 saham dengan nominal Rp100 per saham seriA dan 14.705.882.353 saham dengan nominal Rp 68 per saham seri B. Modal ditempatkan dan disetor penuh sebanyak 7.031.371.419 saham dengan nilai Rp538.431.259.500 miliar. Perusahaan berhasil mempertahankan tingkat utang terhadap modal dengan baik. Adapun informasi mengenai rasio utang terhadap modal pada tahun 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS CAPITAL STRUCTURE The Company listed its capital structure as 1,884,312,595 shares with a nominal value of Rp100 per series A share and 14,705,882,353 shares with a nominal value of Rp68 per seriesB share. The issued and fully paid capital amounted to 7,031,371,419 shares with a value of Rp538,431, 259,500 billion. The Company also managed to maintain the level of debt to eguity ratio. Information regarding the debt to eguity ratioin 2023 and 2022 is as follows: (dalam juta Rp in millions of Rp) Total Aset / Total Assets 690,330,534,107 615.017.828.200 Total Liabilitas / Total Liabilities 549,791,851,137 881.306.165.566 Total Ekuitas / Total Eguity 140,538,682,970 (266.288.337.366) Rasio Utang terhadap Modal (Debt to Eguity Ratio) 391,201 (330,961) Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki struktur modal yang kuat dan sehat sesuai dengan kebijakan manajemen atas struktur modal. As of December 31, 2023, the Company's capital structure was healthy and in accordance with the management policy on capital structure. IKATAN MATERIAL UNTUK INVESTASI BARANG MODAL MATERIAL COMMITMENTS FOR CAPITAL GOODS INVESTMENT Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan tidak melakukan ikatan material untuk investasi barang modal. Sehingga informasi terkait ikatan material untuk investasi barang modal tidak disajikan dalam Laporan Tahunan ini. As of December 31, 2023, the Company did not enter into material commitments for capital goods investment. Therefore, information regarding material commitments for capital goods is not presented in this Annual Report. INVESTASI BARANG MODAL CAPITAL GOODS INVESTMENT Hingga 31 Desember 2023, investasi barang modal yang dimiliki oleh Perusahaan berbentuk aset tetap, yaitu berupa bangunan, perabotan dan perlengkapan kantor, kendaraan, mesin, peralatan studio, dan peralatan shooting. Perusahaan mencatatkan total investasi barang V2 FROM FARMER TO TABLE The Capital goods investment of the Company as of December 31, 2023, consisted of fixed assets in the form of buildings, office fixtures and eguipment, vehicles, machineries, studio eguipment, and shooting eguipment. As of the end of 2023, the Company recorded a total of Annual Report 2023
Page 30 OCR 0.848
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN modal Perseroan sampai dengan akhir tahun 2023 sejumlah Rp375.807.389.107miliar. Nilai ini mengalami peningkatan dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp368.570.176.165 miliar. IBIp (C3) capital goods investment of Rp375.807.389.107 billion, which increased compared to that of 2022 at Rp368.570.176.165 billon. Tabel Investasi Barang Modal 2023 - 2022 Table of Capital Goods Investment in 2023 - 2022 Saldo Awal Initial Bal. Penambahan Addition (dalam juta Rp/in milions of Rp) Saldo Akhir Biaya Perolehan / Acguisition Cost Tanah/ Land 206.862.890.363 Bangunan / Building 137.784.149.881 Mesin dan peralatan / 4.245.947.010 " 206.862.890.363 142.030.096.891 Maoninartes and agufbiniant 67.189.150.279 125.550.950 16:060.668.901 83.325.370.130 Kendaraan / Vehicle 21097.050.000 382.800.000 496.000.000 - 1.983.850.000 Peralatan Kantor/ Ofics Egulpmant 1700922042 150.826.118 - - 4.851.748.160 Temannya Perolehan 418.584.162.565 4.905.124.078 496.000.000 16.060.668.901 439.053.955.544 Total Acguisition Cost Akumulasi Penyusutan / Accumulated Depreciation Bangunan / Building 24.471.444.902 5.592.274.107 (483.621.622) 20.580.097.387 Mesin dan Peralatan / Machinery & Egulpmanit 20143538.684 4598072642 496.000.000 3.472599102 28.214.205428 Kendaraan / Vehicle 1.432.544.792 87.925.000 1.024.469.792 Perabotan dan perlengkapan kantor / Office fixture and eguipment 3.966.463.022 461.330.808 4.427.793.830 Total Akumolasi Penyusitan 50.013.986.400 10.739.602.557 496.000.000 2.988.977.480 63.246.566.437 Total Accumulated Depreciation Jumlah Tercatat / Carrying Amount 368.570.176.165 375.807.389.107 INFORMASI DAN FAKTA MATERIAL SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN MATERIAL INFORMATION AND FACTS AFTER ACCOUNTANT REPORT DATE Pada tahun 2023, tidak terdapat informasi dan/atau fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan akuntan. Sehingga informasi mengenai fakta material setelah tanggal pelaporan akuntan tidak disajikan di dalam laporan ini. Laporan Tahunan 2023 In 2023, there was no material information and/or fact that occurred after the accountant report date. Therefore, such information is not presented in this report. PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 113
Page 31 OCR 0.939
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk PROSPEK USAHA BUSINESS OUTLOOK Sesuai hukum ekonomi, begitu ekonomi tumbuh maka kebutuhan terhadap produk ternak ikut terdongkrak. Jika pendapatan masyarakat meningkat maka mereka ingin mengkonsumsi daging. Kondisi itu bisa dilihat, pada pandemi Covid-19 permintaan terhadap produk ternak menurun. Namun pasca pandemi pada 2022, pada saat ekonomi berangsur pulih maka permintaan terhadap produk ternak ikut naik. Pada tahun 2023 terjadi peningkatan permintaan terhadap produk ternak, baik sapi maupun unggas. MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS According to economic laws, once the economy grows, the need for livestock products is boosted. If people's incomes increase then they want to consume meat. This condition can be seen, during the Covid-19 pandemic, the demand for livestock products decreased. However, after the pandemic in 2022, when the economy gradually recovered, the demand for livestock products also increased. In 2023 there will be an increase in demand for livestock products, both cattle and poultry.
Page 32 OCR 0.939
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN Salah satu komoditas strategis adalah peternakan. Sapi menjadi komoditas penting, meskipun sektor peternakan hanya mampu memenuhi kebutuhan 754 sapi potong dan 254 sapi perah. Sektor peternakan sapi memiliki potensi besar untuk pengembangan. Terlebih lagi jumlah permintaan terhadap komoditas ini terus bertambah seiring peningkatan jumlah penduduk dan taraf hidup. Pencapaian yang didapat Perseroan di tahun 2023 menjadi pijakan untuk terus semangat untuk melompat lebih tinggi setelah dihantam pandemi yang sempat menghentikan industri di Indonesia. Perseroan menjadi salah satu Perusahaan Peternak Sapi terbaik yang listing di Bursa Efek Indonesia dengan nama BEEF. Selain itu Perseroan telah menyiapkan berbagai strategi untuk menghasilkan produk produk terbaik dan berkualitas di tahun berikutnya. TARGET 2024 2024 TARGET Di tahun 2023, Perusahaan telah meraih pencapaian kinerja yang baik dari pada tahun sebelumnya. Berbagai strategi dan upaya akan terus dioptimalkan untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja Perusahaan. Perseroan telah membuat target dan rencana kerja untuk tahun 2024, hal ini sebagai dasar pelaksanaan seluruh aktivitas Perusahaan di tahun 2024. Manajemen menargetkan kinerja Perusahaan di tahun 2024 akan lebih baik dibandingkan tahun 2023, dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal Perusahaan. Perusahaan telah memproyeksikan berbagai kemungkinan bisnis berdasarkan indikator dan ekspektasi eksternal di tahun 2024. Perusahaan optimis untuk meraih pertumbuhan dan meningkatnya profitabilitas serta mampu memberikan manfaat kepada seluruh pemegang saham dan pemangku jan di tahun mendatang. One of the strategic commodities is livestock farming. Cattle are becoming an important commodity, although the livestock sector can only meet 754 of the demand for beef and 2596 for dairy cattle. The cattle farming sector has great potential for development. Moreover, the demand for this commodity continues to increase with the growth of the population and living standards. The achievements accomplished in 2023 became the foundation that motivates the Company to bounce higher following the impacts of the pandemic in the Indonesian industry. Company's is one of the best Livestock Farming production houses listed on the Indonesia Stock Exchange under the ticker code BEEF. In addition, Company's has prepared various strategies to produce the best and high-guality products in the following year. In 2023, the Company achieved a stronger performance than the previous year. Nonetheless, the Company will continue to optimize various strategies and efforts to improve the Company's growth. Company prepared work targets and plans for 2024 as the 'basis for the implementation of all operational activities in 2024. The management targeted a better performance'in 2024 than 2023 by taking into account relevant einternal and external conditions. The company has possibilities Business based on externallindicators and expectations in in 2024. The company is optimistic to achieve growth and increased profitability and able to provide benefits to all holders shares and Stakeholders in the folowing year. projected various
Page 33 OCR 0.951
PT ESTIKA TATA TIARA Tbk MARKETING ASPECT Meski para ekonom memprediksi pada 2023 Indonesia bakal memasuki resesi, namun khususnya sektor peternakan bakal tetap tumbuh. Pasalnya, untuk sapi dan kerbau masih defisit. Artinya peningkatan produksi jauh tertinggal dibandingkan permintaan. Apalagi ketika ekonomi masih tumbuh walaupun terjadi penurunan angka pertumbuhan, maka kebutuhan terhadap daging sapi bakal tetap meningkat. Ini tentu menjadi peluang bagi Perseroan untuk terus mengembangkan usaha. Melihat perkembangan yang terjadi serta potensi pertumbuhan yang ada, Perusahaan berfokus pada MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Although economists predict that in 2023 Indonesia will enter a recession, especially the livestock sector will continue to grow. The reason is, for the livecattle and buffaloes there is still a deficit. This means that the increase in production is far behind demand. Especially when the economy is still growing despite a decline in growth rates, the need for beef will still increase. This is certainly an opportunity for the Company to continue to develop its business. Considering the developments and existing growth potentials, the company focuses on strengthening the
Page 34 OCR 0.938
ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN penguatan pemasaran dan distribusi Daging, Daging Karkas, Sapi Hidup dan Prodak Daging Olahan. Distrisbusi atas penjualan produk produk memudahkan Perusahaan untuk mendistribusikan produk produk selain melalui langsung ke pasar tradisional, pasar modern juga melalui distributor online. Selain itu, eCommerce dapat membuka peluang bagi Perusahaan untuk melakukan penetrasi ke pasar internasional dan pengenalan merek yang lebih luas bagi konsumen. Hingga 31 Desember 2023, Perusahaan melalui pendistribusian dan penjualan berhasil membawa perubahan yang signifikan dengan menghasilkan pendapatan sejumlah Rp611.771 miliar. Nilai ini mengalami peningkatan sebesar 14644 dibandingkan dari tahun 2022 sejumlah Rp39,116 miliar. marketing and distribution of Meat, Carcass Meat, Live Cattle, and Processed Meat Products. Distributing the sales of these products facilitates the company in distributing products not only through direct channels to traditional markets but also through modern markets and online distributors. Additionally, eCommerce presents opportunities for the company to penetrate international markets and introduce the brand to a wider consumer base. As of December 31, 2023, the Company through distribution and sales has succeeded significant changes by generating revenue of IDR 611,771 billion. This value has increased by 14644 compared to 2022 of IDR 39,116 billion. in bringing | TI
Page 35 OCR 0.943
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk KEBIJAKAN DIVIDEN DIVIDEND POLICY Perusahaan dalam pemenuhan terhadap para pemangku kepentingan, telah menetapkan kebijakan pembagian dividen. Upaya tersebut sebagai bentuk perhatian dalam hal pemberian manfaat kepada seluruh pemangku kepentingan tanpa mengabaikan kondisi keuangan Perusahaan. Keputusan pembagian dividen Perusahaan senantiasa mempertimbangkan laba bersih yang didapat pada menyisihkan dana cadangan sesuai dengan aturan yang berlaku serta kondisi keuangan Perusahaan. Sela in itu, Perusahaan juga telah mempertimbangkan tingkat dan proyeksi pertumbuhan ke depan dan rencana ekspansi dalam keputusan pembagian dividen. tahun buku. Perusahaan berkewajiban untuk Pada tahun buku 2023, Perusahaan tidak melakukan pembagian dividen kepada seluruh pemagang saham ataupun pemangku kepentingan, Sehingga mengenai pembagian dividen tidak disajikan di dalam Laporan Tahunan ini. informasi MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS The Company strives to fulfll the rights of the shareholders by establishing a dividend distribution policy. This is the manifestation of the Company's concerns towards providing benefits for all shareholders, without neglecting the Company's financial condition. The Company's dividend payment decision always considers the net profit earned during the fiscal year. The Company is obliged to save reserve funds in accordance with applicable regulations and the Company's financial condition. In addition, the Company also takes into account the level of future growth projection and expansion plans in making dividend payment decisions. In 2023, the Company did not distribute dividends to all shareholders or stakeholders, and thus the information regarding dividend distribution is not presented in this Annual Report. PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM OLEH KARYAWAN/MANAJEMEN (MESOP) EMPLOYEE/MANAGEMENT SHARE OWNERSHIP PROGRAM (MESOP) Hingga tahun 2023, Perusahaan belum memiliki program kepemilikan saham oleh manajemen dan/atau karyawan. Sehingga informasi terkait hal tersebut tidak ditampilkan dalam laporan ini. 18 FROM FARMER TO TABLE By 2023, the Company did not have any share ownership program for the management and/or employees so that this information is unavailable. Annual Report 2023
Page 36 OCR 0.878
gIBIp. ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN ( Rx ) REALISASI PENGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM REALIZATION OF USE OF PUBLIC OFFERING PROCEED Pada tanggal 10 Januari 2019 , On January 10, 2019, the Company Perseroan melakukan Penawaran — conducted an Initial Public Offering Umum Perdana (IPO) dimana — (IPO), with the details of the keterangan penggunaan hasil utilization of the IPO proceeds as penawaran umum perdana — follows: adalah sebagai berikut: Rp12 (417) Dana Terkumpul Harga Penawaran Raised Funds Offered Price Total Saham Terdaftar Total Registered Shares DM MD OM SY mem 1.884.312.500 PE Anwumised Peram 2584 9558 Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/ Peleburan Usaha, Akuisisi, dan Restrukturisasi Utang/Modal Material Information on Investment, Expansion, Divestment, Business Merger/Consolidation, Acguisition, and Debt/Capital Restructuring Sampai dengan 31 Desember 2023, Perusahaan melakukan — Until December 31, 2023, the Company made investments investasi yang diwujudkan dengan kepemilikan langsung — through direct and indirect ownership of the following dan tidak langsung atas entitas-entitas anak berikut: subsidiaries: Laporan Tahunan 2023 PT ESTIKA TATA TIARA Tbk 119
Page 37 OCR 0.943
KIBIp Ke) PT ESTIKA TATA TIARA Tbk Entitas sepengendali merupakan entitas yang memiliki pemegang saham dan/atau anggota direksi dan dewan komisaris yang sama dengan Perusahaan atau Entitas Anak. Entitas asosiasi adalah entitas yang mana Grup memiliki pengaruh signifikan dan bukan merupakan entitas anak maupun bagian partisipasi dalam ventura bersama. MANAGEMENT DISCUSSION AND ANALYSIS Entities under common control are entities that have the same shareholders and/or members of the board of directors and commissioners as the Company or its Subsidiaries. Associates are entities over which the Group has significant influence and are neither subsidiaries nor participating interests in joint ventures. PERUBAHAN KETENTUAN PERUNDANG- UNDANGAN YANG BERPENGARUH SIGNIFIKAN CHANGES IN LAWS WITH SIGNIFICANT IMPACT Sepanjang tahun 2023, ketentuan tidak terdapat perubahan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan bagi Perusahaan. Sehingga informasi tersebut tidak disajikan dalam Laporan Tahunan ini. In 2023, there were no changes in laws with significant impacts on the Company. Therefore, such information is not available in this Annual Report. PERUBAHAN KEBIJAKAN AKUNTANSI CHANGES IN ACCOUNTING POLICIES Hingga 31 Desember 2023, tidak terdapat perubahan terkait kebijakan akuntansi yang diterapkan di Perusahaan. Perusahaan telah menetapkan standar dan interpretasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), yang dan efektif terhadap operasional bisnis Perusahaan. relevan 120 FROM FARMER TO TABLE As of December 31, 2023, there were no changes in the accounting policies implemented in the Company. The Company has established standards and interpretations of Statements of Financial Accounting Standards (PSAK), which are relevant and effective for the Company's business operations. Annual Report 2023
Page 38
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.5 ×4
unresolved
org
Pusat Statistik
p.9
unresolved
org
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian
p.10
unresolved
org
Directorate General of Animal Husbandry and Health
p.10
unresolved
org
Ministry of Agriculture
p.10
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.32
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.