Skip to content
Back to announcement

20240514_CNMA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31638564_lamp2.pdf

Other Text extracted CNMA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
SIARAN PERS

            Kuartal I 2024 Pendapatan Cinema XXI Meningkat 47,6% dan
                        Mencatatkan Laba Bersih Rp154 Miliar

•   Jumlah penonton Cinema XXI meningkat dari 13,5 juta penonton di kuartal-1 2023 menjadi 21,1 juta
    penonton di kuartal-1 2024.
•   Sepanjang kuartal-1 2024, Cinema XXI membuka 4 bioskop baru dengan 19 layar, sehingga total
    bioskop yang dioperasikan mencapai 244 bioskop dengan 1.301 layar di 61 kota/kabupaten.


Jakarta, 29 April 2024 – PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (Cinema XXI, kode saham: CNMA) berhasil
mencatatkan kinerja yang positif di kuartal-1 2024. Sepanjang tiga bulan pertama ini, Cinema XXI meraih
pendapatan Rp1,3 triliun, atau meningkat 47,6% dibanding kuartal-1 2023 sebesar Rp883,3 miliar (year
on year/yoy). Peningkatan pendapatan tersebut menghasilkan peningkatan EBITDA sebesar 107,2% atau
sebesar Rp382,5 miliar, dan laba bersih Perusahaan sebesar Rp154,0 miliar, atau meningkat sebesar
701,7% dari periode yang sama pada 2023.

Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman mengatakan pencapaian ini merupakan sinergi dari strategi
Perusahaan untuk meningkatkan penjualan dan dukungan konten film yang membantu menarik penonton
datang ke bioskop. Pemilihan lokasi bioskop yang tepat dalam ekspansi usaha juga menjadi salah satu
kunci peningkatan penjualan Perusahaan, di samping inovasi di sektor F&B. Sepanjang tiga bulan pertama
tahun ini, Cinema XXI telah membuka 4 lokasi bioskop baru dan menambah 19 layar baru. Dengan
demikian, hingga akhir Maret 2024, Cinema XXI mengoperasikan 244 bioskop dengan total 1.301 layar di
61 kota/kabupaten yang tersebar di seluruh Indonesia.

Perolehan jumlah penonton naik dari 13,5 juta di kuartal-1 2023 menjadi 21,1 juta di kuartal-1 2024.
Kenaikan penjualan tiket ini mendorong angka pendapatan tiket naik menjadi Rp825,8 miliar, naik dari
Rp530,3 miliar pada periode yang sama tahun 2023. “Pendapatan dari penjualan tiket bioskop masih
menjadi kontributor paling besar, yakni mencapai 63,4% terhadap total pendapatan, diikuti oleh
pendapatan dari lini bisnis makanan dan minuman yang berkontribusi sebesar 33%.” kata Suryo.

Direktur Cinema XXI Dody Suhartono menambahkan, peningkatan jumlah penonton turut mendorong
pertumbuhan pendapatan lini usaha produk makanan dan minuman, yang mengalami peningkatan
sebesar 38,3% menjadi Rp429,7 miliar dari Rp310,7 miliar pada kuartal-1 2023. “Ke depan, perusahaan
akan terus melahirkan inovasi produk makanan dan minuman berkualitas tinggi untuk semakin
melengkapi kenyamanan menikmati film di bioskop Cinema XXI,” tambah Dody.

Sebagai kelompok bioskop terbesar di Indonesia yang memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di industri
pertunjukan film, lanjut Suryo, Cinema XXI akan terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan yang
positif ini ke depannya. Cinema XXI akan terus memperluas pelayanannya melalui pembukaan bioskop
baru termasuk penambahan layar dan terus melakukan peningkatan kualitas sinematik serta inovasi
produk makanan dan minuman.
Page 2
“Cinema XXI memastikan untuk selalu memberikan pengalaman menonton terbaik dan tanpa kompromi
dengan harga terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Kami menargetkan penambahan sekitar 100 layar
baru pada tahun 2024 yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Kami berharap
Cinema XXI dapat menjadi rumah kedua untuk menikmati waktu berkualitas bersama keluarga dan
teman,” kata Suryo.

Secara khusus, Suryo tidak lupa memberikan apresiasinya kepada sineas Indonesia yang terus berkembang
dan menghasilkan karya yang semakin diminati penonton.


                                                             ***



Tentang Cinema XXI
Cinema XXI berada di bawah naungan PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk, merupakan kelompok bioskop terbesar di Indonesia
dengan pengalaman lebih dari 35 tahun di industri pertunjukan film. Cinema XXI berkomitmen untuk senantiasa memberikan
pengalaman dan kenyamanan menonton dengan kualitas terbaik untuk masyarakat Indonesia. Sampai dengan 31 Maret 2024,
Cinema XXI telah menghadirkan 1.301 layar di 244 lokasi bioskop yang tersebar di 61 kota/kabupaten di seluruh Indonesia.

Di tahun 2006, Cinema XXI melahirkan m.tix untuk memfasilitasi pemesanan tiket bioskop melalui pesan teks yang kemudian
dikembangkan menjadi aplikasi berbasis seluler. Di tahun 2012, Cinema XXI menghadirkan pengalaman menonton dengan
teknologi revolusioner, yaitu teater IMAX. Untuk menyempurnakan pelayanan kepada penonton, telah hadir juga bioskop dengan
sistem audio mutakhir "Dolby Atmos" yang kini ada di 75 layar Cinema XXI.

Bukan hanya tempat untuk menonton film, tetapi juga rumah kedua untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga
dan teman. Cinema XXI menghadirkan pengalaman menonton yang tak terlupakan untuk hari ini dan esok. Selama tiga tahun
berturut-turut pada 2017, 2018, 2019 Cinema XXI telah dianugerahi "World Branding Award" di Kensington, London sebagai
Merek Terbaik dalam Kategori Bioskop Hiburan (skala Nasional). Di awal 2019, Cinema XXI juga telah dianugerahi "Millennials Top
Brand Awards" oleh salah satu media pilihan generasi muda Indonesia sebagai pilihan pertama millenials untuk kategori jaringan
cinema terkemuka di Indonesia. Tidak berhenti di sana, terlepas dari kondisi pandemi yang dialami, di tahun 2020, Cinema XXI
telah dinobatkan sebagai “Industry Champion of The Year” oleh Asia Corporate Excellence and Sustainability (ACES) Awards dan
“Indonesia Best Managed Company” oleh Deloitte di tahun 2023.

https://www.cinema21.co.id/
https://21cineplex.com/

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.2 MB
Published14 May 2024
Pages2
Characters5,545
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Nusantara Sejahtera Raya Tbk p.1 ×5
linked person Suryo Suherman p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result