Skip to content
Back to announcement

20240513_LPCK_Rencana Transaksi Perubahan Kegiatan Usaha_31638024_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review LPCK

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 39

Page 1
             kantor jasa penilai publik
             febriman siregar dan rekan
             Ijin Kementrian Keuangan RI No. 2.12.0109




                           LAPORAN STUDI KELAYAKAN
L APORAN K AJIAN PENAMBAHAN KEGIATAN USAHA
P ERHITUNGAN A TAS J ANGKA W AKTU D AN J UMLAH
K ONTRIBUSI A TAS KPTERJASAMA
                          LIPPO CIKARANG TBK
                                              P EMANFAATAN A SET
                         Easton Commercial Center
P EMERINTAH P ROVINSI
                Jalan Gn. PandermanG   ORONTALO
                                     Kav. 05, Lippo Cikarang G UBERNUR
D ENGAN B ENTUK BGSKab.(B   Bekasi, Jawa Barat 17550
                              ANGUNAN               G UNA S ERAH )
                    No Laporan : 00411/2.0109-05/BS/03/0069/1/V/2024
Page 2
           Ijin Kementerian Keuangan RI No. 2.12.0109




Bogor, 13 Mei 2024
No. Laporan : 00411/2.0109-05/BS/03/0069/1/V/2024

Kepada Yth. :
DIREKSI DAN KOMISARIS
PT LIPPO CIKARANG TBK
Easton Commercial Centre
Jl. Gn. Panderman Kav. 05, Lippo Cikarang
Kab. Bekasi, Jawa Barat 17550

Perihal         :     Ringkasan Laporan Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha
                      Penunjang

Dengan hormat,
Sesuai dengan surat kesepakatan kerja Nomor 0310A/PNW/PB-BGR-FSR/III/2024, tertanggal
20 Maret 2024 kami Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan (“FSR” atau “Penilai” atau
“Kami”) telah memperoleh izin usaha dari Menteri Keuangan berdasarkan surat keputusannya No.
459/KM.1/2020 tanggal 17 September 2020 dan telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
berdasarkan Surat No. S-838/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019 dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi
Penunjang Pasar Modal (Pendaftaran Ulang) No. STTD.PPB-41/PM.223/2019 tanggal 31 Juli 2019
sebagai Penilai Properti/Aset dan Bisnis di Pasar Modal. Mengeluarkan laporan studi kelayakan
Penambahan Kegiatan Usaha PT Lippo Cikarang Tbk.

Identifikasi Status Penilai
Dalam mempersiapkan Laporan Studi kelayakan ini kami bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang terafiliasi dengan
Perseroan. KJPP Febriman Siregar & Rekan juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan
pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan Penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan
keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak
dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.

Identifikasi Klien (Pemberi Tugas)
Nama                            : PT LIPPO CIKARANG TBK.
Bidang Usaha                    : Real Estat dan Kawasan Industri
Alamat                          : Easton Commercial Centre
                                  Jl. Gn. Panderman Kav. 05, Lippo Cikarang
                                  Kab. Bekasi, Jawa Barat 17550                          Kantor Cabang Bogor
Telepon                         : (021) 8972484                           Jl. Perumahan Bogor Baru Blok D-I No.19
                                                                                                   RT.007, RW.001, Kel. Tegallega
                                                                                                  Kec. Bogor Tengah, Kota Bogor
                                                                                                                  Jawa Barat 16129
                                                                                                               Telp. : 0251-8397671
                                                                                                        Email : fsr.bogor@fsr.co.id
                                                                                                            Website : www.fsr.co.id
                                         Cabang : Pekanbaru (P) ; Medan (PS) ; Surabaya (B) ; Sidoarjo (P) ; Bandar Lampung (PS) ;
                                                                               Bogor (PB) ; Makassar (PS) ; Tangerang Selatan (P)
Page 3
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


Identifikasi Pengguna Laporan
Laporan Ditujukan kepada                  : PT Lippo Cikarang Tbk
Laporan Diserahkan kepada                 : PT Lippo Cikarang Tbk

Identifikasi Obyek

Obyek adalah penambahan kegiatan usaha penunjang Perseroan yaitu pengelolaan lahan parkir.

Jenis Mata Uang Yang Digunakan

Dalam penugasan ini Nilai Pasar Wajar dinyatakan dalam mata uang Rupiah.

Maksud dan Tujuan Penilaian

Rencana Pemberi Tugas dalam kaitannya dengan penugasan adalah mengetahui kelayakan penambahan
kegiatan usaha penunjang Perseroan yaitu pengelolaan lahan parkir per tanggal 31 Desember 2023.

Tingkat Kedalaman Investigasi

      Inspeksi
       Inspeksi telah dilakukan terhadap Perseroan, sesuai dengan penugasan yang diberikan. Dalam
       melakukan inspeksi kami tidak mengalami keterbatasan untuk mengamati kegiatan operasional
       Perseroan.
      Penelaahan
       Dari hasil inspeksi dan data/informasi yang diterima maka setelah dilakukan penelaahan, kami
       tidak menemui data atau informasi yang tidak jelas dan tidak dapat diverifikasi kepada pihak
       manajemen Perseroan atau pihak terkait lainnya.

Sifat Dan Sumber Informasi Yang Dapat Diandalkan

Informasi yang relevan yang digunakan dalam proses penilaian, seperti data yang dipublikasikan, data
riset atau data yang diperoleh dari Pemerintah (antara lain data dari website data beta industri, data dari
website Damodaran berupa data Equity Risk Premium dan Rating-based Default Spread, data dari Bank
Indonesia berupa data ekonomi makro, data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari asosiasi terkait
berupa data pasar serta data publikasi terkait lainnya) digunakan tanpa verifikasi dan disetujui oleh
Pemberi Tugas.

Asumsi Umum dan Asumsi Khusus

Studi Kelayakan ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:

1.    Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.


Laporan Studi Kelayakan
PT Lippo Cikarang Tbk                                                                                ii
Page 4
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


2.    Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
      penilaian.
3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya.
4.    Proyeksi keuangan yang digunakan telah disesuaikan dan mencerminkan kewajaran proyeksi
      keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya.
5.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan dan kewajaran proyeksi
      keuangan.
6.    Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
      yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
7.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan Kesimpulan Akhir.
8.    Penilai Usaha telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Studi Kelayakan dari Pemberi
      Tugas.

Analisa Makro Ekonomi dan Pasar

1.    Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2023, pertumbuhan
      ekonomi global diprakirakan tumbuh sebesar 3,0% pada 2023 dan melambat menjadi 2,8% pada
      2024 dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%,
      didorong oleh konsumsi dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir
      tahun dan percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).
2.    Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat surplus sehingga mendukung
      ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember 2023 yang tercatat 3,3
      miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama Indonesia yang tetap kuat,
      seperti batu bara serta besi dan baja.
3.    Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy), menurun dari tahun sebelumnya sebesar
      5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi oleh terjaganya
      berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan moneter Bank Indonesia yang
      pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia dengan Pemerintah Pusat dan Daerah.
4.    Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya melemah 1,24% dari akhir Desember
      2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia dan kembali masuknya aliran portofolio asing,
      sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil aset keuangan domestik dan tetap positifnya prospek
      ekonomi Indonesia.

Analisa Kelayakan Aspek Keuangan

1.    Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam mata uang
      Rupiah. Tingkat bunga pinjaman dalam mata uang Rupiah untuk kredit investasi berdasarkan data
      Bank Indonesia bulan Desember 2023 untuk bank Persero adalah sebesar 9,41%.

Laporan Studi Kelayakan
PT Lippo Cikarang Tbk                                                                             iii
Page 5
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan



2.     Analisis Kelayakan Proyek adalah sebagai berikut:
       Net Present Value yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
         Rp. 7.246.278.237,-.
       Internal Rate of Return yang diperoleh sebesar 66,25% lebih besar dari discount factor yang
         digunakan.
       Profitability Index yang diperoleh adalah sebesar 1,85 yang berarti lebih besar dari 1.
       Payback Period selama 3 tahun 5 bulan.
       Break Even Point yang diperoleh adalah sebesar 43,40%.


Kesimpulan

Berdasarkan kajian, evaluasi keuangan dan analisis keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan
syarat asumsi-asumsi yang telah ditetapkan dapat terpenuhi, maka rencana penambahan kegiatan usaha
penunjang tersebut di atas dapat memberikan kontribusi yang positif dan layak.


KANTOR JASA PENILAI PUBLIK
FEBRIMAN SIREGAR DAN REKAN




Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc., MAPPI (Cert.)
Rekan
Penilai Properti dan Bisnis (PB)
Ijin Penilai Publik No. PB-1.08.00069
MAPPI No. 92-S-00252
STTD No. PPB-41/PM.223/2019




Laporan Studi Kelayakan
PT Lippo Cikarang Tbk                                                                        iv
Page 6
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      Penilaian Saham - PT Lippo Cikarang Tbk.


                                   PERNYATAAN PENYUSUN

      Dalam batas kemampuan dan keyakinan serta pemahaman kami sebagai penilai, yang bertanda
      tangan dibawah ini menyatakan bahwa :

      1. Kami telah mematuhi persyaratan pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau
         diselenggarakan oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.
      2. Keterangan-keterangan dan pernyataan dalam laporan ini, sebatas pengetahuan kami adalah
         benar dan akurat.
      3. Analisis dan kesimpulan dalam laporan ini hanya dibatasi dan telah sesuai dengan asumsi-asumsi
         dan syarat-syarat pembatas serta kondisi yang dilaporkan.
      4. Penilai telah melaksanakan ruang lingkup penilaian meliputi : identifikasi masalah, inspeksi
         lapangan, pengumpulan data & wawancara, analisis data, estimasi nilai menggunakan pendekatan
         penilaian dan penulisan laporan.
      5. Penilai memiliki pengetahuan yang memadai sehubungan dengan properti dan/atau jenis industri
         yang dinilai.
      6. Kami tidak mempunyai kepentingan apapun terhadap obyek yang dinilai dan imbalan jasa yang
         kami terima tidak terkait dengan hasil penilaian yang dilaporkan.
      7. Laporan ini disusun mengacu pada Standar Penilaian Indonesia (SPI EDISI VII-2018) dan telah
         memenuhi ketentuan Kode Etik Penilai Indonesia (KEPI).
      8. Penunjukan dalam penugasan ini tidak berhubungan dengan opini Penilaian yang telah disepakati
         sebelumnya dengan Pemberi Tugas.
      9. Tidak seorang pun, kecuali yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
         bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian.

      Selanjutnya laporan ini menjelaskan semua asumsi dan syarat-syarat pembatasan yang
      mempengaruhi analisa, pendapat dan kesimpulan yang tertera dalam laporan ini.




      Pernyataan Penyusun                                                                            ii
Page 7
JL febriman siregar dan
                  kantor jasa penilai publik
                                                        rekan
ET
 ll
                  penilai aset, bisnis dan konsultan


      Penilaian Saham - PT Lippo Cikarang Tbk.

      NAMA                                                KUALIFIKASI                    TANDA TANGAN

      Penangggung Jawab Proyek :


      Ir. Yohn PS Napitupulu, M.Sc. MAPPI (Cert.) Penilai Bisnis Bersertifikat ..............................
      Rekan
      Ijin Penilai Publik : PB-1.08.00069
      MAPPI No.           : 92-S-00252
      STTD No.            : STTD.PPB-41/PM.223/2019



      Pemeriksa :


      Didiek Agus Priatmiko, S.Komp.                      Penilai Bisnis                 ..............................
      MAPPI              : 11-T-03266




      Penilai :


      Yaumil Husna Khair, S.Si., M.M                      Penilai Bisnis                  ..............................
      MAPPI              : 11- P-03270




      Pernyataan Penyusun                                                                                                  iii
Page 8
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan




                                               PENDAHULUAN                          1
      1.1   IDENTITAS PEMBERI TUGAS DAN PENGGUNA LAPORAN

      Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam hal ini adalah

      Nama                       : PT LIPPO CIKARANG TBK
      Bidang Usaha               : Real Estat dan Kawasan Industri
      Alamat                     : Easton Commercial Centre
                                   Jl. Gn. Panderman Kav. 05, Lippo Cikarang
                                   Kab. Bekasi, Jawa Barat 17550
      Telepon                    : (021) 8972484

      1.2   LATAR BELAKANG

      PT Lippo Cikarang Tbk yang selanjutnya disebut “Perseroan” adalah perusahaan yang
      bergerak dalam bidang industri Real Estat dan Kawasan Industri.

      Perseroan bermaksud untuk melakukan penambahan kegiatan usaha penunjang, yaitu
      Pengelolaan Lahan Parkir. Penambahan kegiatan usaha ini selanjutnya dalam laporan ini
      disebut dengan “Proyek”.

      Sehubungan dengan rencana tersebut di atas, untuk mengetahui kelayakan atas Proyek
      tersebut, maka Perseroan membutuhkan studi kelayakan untuk memenuhi Peraturan OJK
      No.17/POJK.04/2020 tentang transaksi material dan perubahan kegiatan usaha. Untuk
      mengetahui kelayakan atas usaha Perseroan tersebut, maka Perseroan memerlukan Kajian
      dari Pihak Independen, untuk melakukan analisa dan kajian serta menyusun dalam Laporan
      Studi Kelayakan. Selanjutnya manajemen Perseroan menunjuk KJPP Febriman Siregar dan
      Rekan (“KJPP”) sebagai pihak independen dalam penyusunan laporan studi kelayakan
      tersebut.

      1.3   DASAR PENUGASAN

      Berdasarkan Surat Penawaran yang telah disepakati Bersama antara KJPP Febriman
      Siregar dan Rekan dengan PT Lippo Cikarang, Tbk. Nomor : 0310A/PNW/PB-BGR-
      FSR/III/2024 tanggal 20 Maret 2024 perihal Jasa Konsultan Pekerjaan Studi Kelayakan.




                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                               1-1
Page 9
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      1.4    TUJUAN PENUGASAN

      Penyusunan kajian kelayakan ini bertujuan untuk memberikan opini yang independen
      mengenai kelayakan penambahan kegiatan usaha penunjang Perseroan yaitu Pengelolaan
      Lahan Parkir.


      1.5    OBJEK KAJIAN

      Objek studi berupa Proyek atas penambahan kegiatan usaha penunjang yaitu Pengelolaan
      Lahan Parkir.

      1.6    TANGGAL PENILAIAN (CUT OFF DATE)

      Tanggal penilaian laporan studi kelayakan ini adalah per 31 Desember 2023 yang
      disesuaikan dengan jangka waktu dalam POJK No. 35/POJK.04/2020 untuk pemenuhan
      transaksi penambahan kegiatan usaha.

      1.7    METODOLOGI

      Metodologi yang digunakan untuk penyusunan kajian ini adalah sebagai berikut:
      1. Metode Pengumpulan Data dan Kajian Kepustakaan
         Data yang diperoleh dari berbagai instansi dan berbagai macam data pendukung lainnya.
         Dari data yang terkumpul, selanjutnya diolah dan dianalisa secara sistematis sehingga
         menghasilkan informasi yang relevan dengan tujuan kajian kelayakan.

      2. Survey Lapangan
         Survey lapangan dilakukan dengan maksud untuk memperoleh data yang dapat
         dipertanggung jawabkan dengan tujuan antara lain:
         -    Mengetahui rencana pembangunan.
         -    Mengetahui aksesibiltas dan daya dukung sarana dan prasarana yang sudah ada di
              lokasi proyek.
         -    Mengetahui lebih lanjut potensi pasar yang ada dan selain yang sudah ada.

      3. Metode Analisa
      3.1 Metode analisa yang digunakan secara bertahap yaitu sebagai berikut:
            a. Analisis situs :
               -   Lokasi
               -   Karakteristik lokasi
               -   Infrastruktur, utilitas & fasilitas publik
               -   Aksesibilitas
               -   Kondisi lingkungan sekitar
            b. Analisis Ekonomi dan Demografi Makro



                                                      Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                        1-2
Page 10
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


               -   Pertumbuhan ekonomi
               -   Tingkat inflasi
               -   Nilai tukar rupiah
               -   Perkiraan pertumbuhan ekonomi
            c. Market Analysis
               -   Analisis Industri
               -   Analisis Pesaing
               -   Analisis Potensi Pasar
            d. Financial Analysis
               -   Asumsi umum dan dasar asumsi, meliputi asumsi yang berhubungan dengan
                   komponen pendapatan maupun biaya yang mempengaruhi operasional proyek.
               -   Asumsi investasi, mengenai nilai investasi yang diperlukan untuk proyek.
               -   Asumsi keuangan, meliputi penetapan tingkat suku bunga pinjaman investasi,
                   debt to equity ratio, tingkat diskonto (weight average cots of capital/WACC) dan
                   asumsi lain yang diperlukan dalam perhitungan finansial.
            e. Analisis Kelayakan Proyek
               Parameter analisis kelayakan proyek yang digunakan terdiri dari Analisis Internal
               Rate of Return (IRR), Net Present Value (NPV), Profitabilty Index (PI) dan Payback
               Period (PBP).


      1.8    SUMBER DATA

      Dalam mempersiapkan Laporan Studi Kelayakan, kami menggunakan data dan informasi
      dari manajemen Perseroan dan dari publikasi sebagai berikut:

      1.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00596/2.1030/AU.1/03/1115-1/1/V/2020 tanggal 20 Mei 2020 Akuntan Publik Tjun Tjun.
      2.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00558/2.1030/AU.1/03/1115-2/1/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 Akuntan Publik Tjun Tjun.
      3.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00168/2.1030/AU.1/03/1169-1/1/III/2022 tanggal 23 Maret 2022 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
      4.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang, Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir



                                                 Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                      1-3
Page 11
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00244/2.1030/AU.1/03/1169-2/1/III/2023 tanggal 30 Maret 2023 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
      5.    Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00203/2.1030/AU.1/03/1169-3/1/III/2024 tanggal 20 Maret 2024 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
      6.    Wawancara dengan pihak manajemen Perseroan.
      7.    Berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, kondisi pasar dan
            lainnya, baik berdasarkan media cetak, elektronik dan hasil analisis lain dari pihak
            independen yang kami anggap relevan.

      1.9    ASUMSI-ASUMSI DAN KONDISI PEMBATAS

      Studi Kelayakan ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:

      1.    Studi Kelayakan ini bersifat non-disclaimer opinion.
      2.    Penilai Usaha telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan
            dalam proses penilaian.
      3.    Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya
            keakuratannya.
      4.    Proyeksi keuangan yang digunakan telah disesuaikan dan mencerminkan kewajaran
            proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya.
      5.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas pelaksanaan Studi Kelayakan dan kewajaran
            proyeksi keuangan.
      6.    Laporan Studi Kelayakan ini terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
            bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.
      7.    Penilai Usaha bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan Kesimpulan Akhir.
      8.    Penilai Usaha telah memperoleh informasi atas status hukum Obyek Studi Kelayakan
            dari Pemberi Tugas.

      1.10 INDEPENDENSI PENILAI

      Dalam mempersiapkan laporan Studi Kelayakan ini kami telah bertindak secara independen,
      tidak ada benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat
      rencana Penambahan Kegiatan Usaha Penunjang ini. Kami juga tidak mempunyai
      kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Laporan Studi
      Kelayakan ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
      manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh kesimpulan yang
      dihasilkan.




                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                   1-4
Page 12
JL febriman siregar dan
             kantor jasa penilai publik
                                                  rekan
ET
 ll
             penilai aset, bisnis dan konsultan




               GAMBARAN UMUM PERSEROAN                                               2
      2.1   RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

      PT Lippo Cikarang Tbk ("Perseroan") didirikan berdasarkan Undang-Undang Penanaman
      Modal Dalam Negeri pada tanggal 20 Juli 1987 dengan Akta No. 43 dari Hendra Karyadi,
      S.H., yang diubah dengan Akta No. 63 dari Notaris yang sama pada tanggal 22 April 1988.
      Akta pendirian tersebut disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat
      Keputusan No. C2-4701.HT.01.01.TH.88 tanggal 30 Mei 1988 dan diumumkan dalam Berita
      Negara No. 94 tanggal 23 November 1990, Tambahan No. 4719.

      Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
      Akta No. 49 tanggal 15 Juni 2023 yang dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di
      Jakarta Selatan, mengenai perubahan Direksi dan Komisaris, Pengangkatan Kembali, dan
      Alamat Lengkap Perseroan. Perubahan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
      Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Suratnya No. AHU-0125711.AH.01.11.Tahun
      2023 tanggal 5 Juli 2023.

      Perseroan berlokasi di Easton Commercial Centre, Jalan Gn. Panderman Kav. 05, Lippo
      Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17550.

      Entitas induk Perseroan adalah PT Kemuning Satiatama dan entitas induk utama Perseroan
      adalah PT Inti Anugerah Pratama.

      2.2   LINGKUP USAHA PERSEROAN

      Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan usaha
      Perusahaan adalah bidang real estat, termasuk namun tidak terbatas pada real estat yang
      dimiliki sendiri atau disewa, yaitu meliputi usaha pembangunan, pembelian, penjualan,
      persewaan dan pengoperasian real estat seperti tanah, bangunan apartemen, bangunan
      tempat tinggal dan bangunan bukan tempat tinggal (seperti tempat pameran, fasilitas
      penyimpanan pribadi, mall, pusat perbelanjaan, rumah sakit, gedung pertemuan, rumah
      ibadah, perhotelan, pusat sarana olahraga, dan sarana penunjang, termasuk tetapi tidak
      terbatas pada lapangan golf, klub, restoran, tempat hiburan, laboratorium medik, apotek,
      beserta fasilitasnya, gedung perkantoran, aktivitas pemakaman, penyelenggaraan
      perparkiran dan sarana penunjang lainnya) serta penyediaan rumah dan flat atau apartemen
      dengan atau tanpa perabotan untuk digunakan secara permanen, baik dalam bulanan atau
      tahunan. Termasuk kegiatan penjualan tanah, perdagangan real estat (meliputi penjualan
      dan pembelian bangunan-bangunan rumah, gedung perkantoran, gedung rumah sakit,

                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                 2-1
Page 13
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                           rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      gedung pusat perbelanjaan, gedung hotel, unit-unit ruangan apartemen, ruangan
      kondominium, ruangan kantor, ruangan pertokoan), baik secara langsung maupun tidak
      langsung melalui penyertaan (investasi) ataupun pelepasan (divestasi) modal dalam
      perusahaan lain sehubungan dengan kegiatan real estat, pengembangan perkotaan,
      pengembangan gedung untuk dioperasikan sendiri (untuk penyewaan ruang-ruang di
      gedung tersebut), pembagian real estat menjadi tanah kaveling tanpa pengembangan lahan
      dan pengoperasian kawasan tempat tinggal untuk rumah yang bisa dipindah-pindah. Dalam
      bidang Kawasan Industri, yaitu perusahaan yang menguasai lahan sekurang-kurangnya 50
      (lima puluh) hektar dalam hamparan yang dijadikan kawasan tempat pemusatan kegiatan
      industri yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana penunjang yang dikembangkan
      dan/atau menguasai lahan. Termasuk pengusahaan lahan Kawasan Industri untuk Usaha
      Mikro, Kecil, dan Menengah paling rendah 5 (lima) hektar dalam satu hamparan.

      2.3      SUSUNAN PEMEGANG SAHAM

      Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan pemegang saham
      Perseroan adalah sebagai berikut:

      Tabel 2.1          Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                                              Jumlah            Nilai Saham
                  Nama Pemegang Saham                                                          Komposisi (%)
                                                              Saham              @ Rp 500,-
       PT Kemuning Satiatama                             2.165.811.178     1.082.906.000.000           80,83
       Publik (masing-masing kurang dari 5%)              513.788.822        256.894.000.000           19,17
       Total                                             2.679.600.000     1.339.800.000.000              100


      2.4      SUSUNAN PENGURUS PERSEROAN

      Berdasarkan Laporan Keuangan Audit per 31 Desember 2023, susunan Dewan Komisaris
      dan Direksi Perseroan adalah sebagai berikut:

      Dewan Komisaris
      Presiden Komisaris Independen            : Didik Junaedi Rachbini
      Komisaris Independen                     : Hadi Cahyadi
      Komisaris                                : Anand Kumar
      Komisaris                                : George Raymond Zage III

      Dewan Direksi
      Presiden Direktur                        : Ketut Budi Wijaya
      Direktur                                 : Maria Clarissa Joesoep *)
      Direktur                                 : Marshal Martinus Tissadharma
      Direktur                                 : Gita Irmasari
      *) meninggal dunia pada tanggal 29 Oktober 2023




                                                        Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                                2-2
Page 14
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      2.5    LEGALITAS USAHA PERSEROAN

      Legalitas usaha Perseroan yang dimiliki sampai dengan Penyusunan Laporan Studi
      Kelayakan ini antara lain:

      1) Akta Pendirian No. 43 tanggal 20 Juli 1987 oleh Notaris Hendra Karyadi, S.H. diubah
         dengan Akta No. 63 tanggal 22 April 1988.
      2) Pengesahan Akta Pendirian oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-
         4701.HT.01.01.TH.88 tanggal 30 Mei 1988 serta diumumkan dalam Berita Negara No.
         94 tanggal 23 November 1990, Tambahan No. 4719.
      3) Akta Perubahan Terakhir No. 10 tanggal 5 Oktober 2023 oleh Notaris Aulia Taufani,
         S.H., tentang perubahan Direksi dan Komisaris.
      4) Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
         0172978 tanggal 12 Oktober 2023.
      5) Nomor Induk Berusaha No. 9120003101236 tanggal 13 Januari 2019.
      6) Nomor Pokok Wajib Pajak No. 01.438.224.6-431.001.

      2.6    KINERJA KEUANGAN PERSEROAN

      Analisa kinerja keuangan Perseroan merujuk pada laporan keuangan audited berikut ini:
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00596/2.1030/AU.1/03/1115-1/1/V/2020 tanggal 20 Mei 2020 Akuntan Publik Tjun Tjun.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00558/2.1030/AU.1/03/1115-2/1/V/2021 tanggal 5 Mei 2021 Akuntan Publik Tjun Tjun.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00168/2.1030/AU.1/03/1169-1/1/III/2022 tanggal 23 Maret 2022 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00244/2.1030/AU.1/03/1169-2/1/III/2023 tanggal 30 Maret 2023 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.
           Laporan keuangan konsolidasian PT Lippo Cikarang Tbk dan Entitas Anak untuk tahun
            yang berakhir 31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Amir
            Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan dengan opini tanpa modifikasian, No. Laporan :
            00203/2.1030/AU.1/03/1169-3/1/III/2024 tanggal 20 Maret 2024 Akuntan Publik Jul Edy
            Siahaan.

                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                  2-3
Page 15
JL febriman siregar dan
                    kantor jasa penilai publik
                                                              rekan
ET
 ll
                    penilai aset, bisnis dan konsultan


      Berikut gambaran mengenai perkembangan kinerja Perseroan berdasarkan Laporan Posisi
      Keuangan untuk setiap tanggal yang berakhir 31 Desember 2019, 31 Desember 2020, 31
      Desember 2021, 31 Desember 2022 dan 31 Desember 2023.


      Tabel 2.1.                    Historikal Keuangan Perseroan (Dalam Juta Rupiah)
                       Deskripsi                2019          2020         2021          2022         2023

          Aset Lancar                          6.298.071     6.755.890     6.226.638    6.341.540    6.841.039

          Aset Tidak Lancar                    5.921.157     2.963.680     2.907.899    3.008.073    2.840.686

          Total Aset                          12.219.228     9.719.570     9.134.537    9.349.613    9.681.725

          Liabilitas Lancar                     950.785      2.158.098     1.966.681    1.878.838    1.852.774

          Liabilitas Tidak Lancar               385.921        982.310      760.910      775.604     1.037.625

          Total Liabilitas                     1.336.706     3.140.408     2.727.591    2.654.442    2.890.399

          Ekuitas                             10.882.522     6.579.162     6.406.946    6.695.171    6.791.326

          Total Liabilitas & Ekuitas          12.219.228     9.719.570     9.134.537    9.349.613    9.681.725

          Pendapatan Neto                      1.658.434     1.802.557     1.805.184    1.243.608    1.048.645

          Beban Pokok Pendapatan               1.013.749     1.138.339     1.154.219     595.238      548.621

          Laba (Rugi) Kotor                     644.685        664.218      650.965      648.370      500.024

          Laba (Rugi) Sebelum Pajak             422.293     (3.604.406)     175.972      339.216      142.267

          Laba (Rugi) Bersih                    384.032     (3.646.386)     140.369      302.814      108.583


      Tabel 2.2.                    Pertumbuhan Kinerja Keuangan Perseroan                                    (%)
                       Deskripsi                2019          2020         2021          2022         2023

          Aset Lancar                                  -          7,27         -7,83         1,85            7,88

          Aset Tidak Lancar                            -        -49,95         -1,88         3,44        -5,56

          Total Aset                                   -        -20,46         -6,02         2,35            3,55

          Liabilitas Lancar                            -        126,98         -8,87        -4,47        -1,39

          Liabilitas Tidak Lancar                      -        154,54        -22,54         1,93        33,78

          Total Liabilitas                             -        134,94        -13,15        -2,68            8,89

          Ekuitas                                      -        -39,54         -2,62         4,50            1,44

          Total Liabilitas & Ekuitas                   -        -20,46         -6,02         2,35            3,55

          Penjualan                                    -          8,69          0,15       -31,11       -15,68

          Beban Pokok Penjualan                        -         12,29          1,40       -48,43        -7,83

          Laba (Rugi) Kotor                            -          3,03         -2,00        -0,40       -22,88

          Laba (Rugi) Sebelum Pajak                    -       -953,53       -104,88       92,77        -58,06

          Laba (Rugi) Bersih                           -      -1.049,50      -103,85      115,73        -64,14


             Total Aset dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami penurunan
              dengan rata-rata sebesar 5,14% per tahun. Per 31 Desember 2023 total aset tercatat
              sebesar Rp9,68 triliun.




                                                           Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                                    2-4
Page 16
JL febriman siregar dan
            kantor jasa penilai publik
                                                 rekan
ET
 ll
            penilai aset, bisnis dan konsultan


         Total Liabilitas dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami peningkatan
          dengan rata-rata sebesar 32,00% per tahun. Per 31 Desember 2023 total liabilitas
          tercatat sebesar Rp2,89 triliun.

         Total Ekuitas dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami penurunan
          dengan rata-rata sebesar 9,06% per tahun. Per 31 Desember 2023 total ekuitas tercatat
          sebesar Rp6,79 triliun.

         Pendapatan dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami penurunan
          dengan rata-rata sebesar 9,49% per tahun. Per 31 Desember 2023 pendapatan tercatat
          sebesar Rp1,04 triliun.

         Laba (Rugi) Kotor dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami
          penurunan dengan rata-rata sebesar 5,56% per tahun. Per 31 Desember 2023 laba
          kotor tercatat sebesar Rp500,02 miliar.

         Laba (Rugi) Sebelum Pajak dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami
          penurunan dengan rata-rata sebesar 255,93% per tahun. Per 31 Desember 2023 laba
          sebelum pajak tercatat sebesar Rp142,26 miliar.

         Laba (Rugi) Bersih dalam 5 periode laporan keuangan (2019-2023) mengalami
          penurunan dengan rata-rata sebesar 275,44% per tahun. Per 31 Desember 2023 laba
          bersih tercatat sebesar Rp108,58 miliar.




                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                  2-5
Page 17
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan




      ANALISA MAKRO EKONOMI & PASAR                                                      3
      3.1     ANALISA MAKRO EKONOMI

      3.1.1   Pertumbuhan Ekonomi Global

      Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2023, pertumbuhan
      ekonomi global diprakirakan tumbuh sebesar 3,0% pada 2023 dan melambat menjadi 2,8%
      pada 2024. Ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India tetap kuat didukung konsumsi rumah
      tangga dan investasi. Sementara itu, ekonomi Tiongkok melambat seiring dengan tetap
      lemahnya konsumsi rumah tangga dan investasi sebagai dampak lanjutan dari pelemahan
      kinerja sektor properti, serta terbatasnya stimulus fiskal.


      Penurunan inflasi di negara maju, termasuk AS, berlanjut, meski masih berada di atas
      sasaran, sementara inflasi Tiongkok menurun dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang
      melambat. Siklus kenaikan suku bunga kebijakan moneter negara maju, termasuk Fed
      Funds Rate (FFR), diprakirakan telah berakhir meskipun masih bertahan tinggi pada
      semester I 2024, dengan kemungkinan akan mulai menurun pada semester II 2024. Yield
      obligasi Pemerintah negara maju, termasuk US Treasury, menurun secara gradual tapi
      masih berada di level tinggi sejalan dengan premi risiko jangka panjang (term-premia) terkait
      besarnya pembiayaan fiskal dan utang pemerintah AS.


      Tekanan penguatan nilai tukar dolar AS terhadap berbagai mata uang dunia juga berkurang.
      Perkembangan tersebut mendorong berlanjutnya aliran masuk modal asing dan mengurangi
      tekanan pelemahan nilai tukar di emerging market, termasuk Indonesia. Ke depan, beberapa
      risiko global tetap perlu dicermati karena dapat memengaruhi ketidakpastian perekonomian
      dunia, seperti berlanjutnya ketegangan geopolitik, pelemahan ekonomi di sejumlah negara
      utama, termasuk Tiongkok, serta kepastian waktu dan besarnya penurunan suku bunga
      moneter negara maju, khususnya FFR.


      3.1.2   Pertumbuhan Ekonomi Nasional

      Berdasarkan Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia Triwulan IV-2023, pertumbuhan
      ekonomi Indonesia tahun 2023 diprakirakan dalam kisaran 4,5-5,3%, didorong oleh
      konsumsi dan investasi sejalan dengan akselerasi belanja Pemerintah pada akhir tahun dan
      percepatan penyelesaian beberapa Proyek Strategis Nasional (PSN).



                                                  Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                      3-1
Page 18
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan




      Pada 2024, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5% didukung
      oleh permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak
      positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan
      dengan berlanjutnya pembangunan PSN termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Sementara itu,
      kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai dampak perlambatan ekonomi global dan
      penurunan harga komoditas.


      Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), prospek LU Industri Pengolahan, Perdagangan Besar
      dan Eceran, Informasi dan Komunikasi, Konstruksi, serta Transportasi dan Pergudangan
      diprakirakan tetap tumbuh baik. Sementara secara spasial, pertumbuhan yang baik
      diprakirakan terjadi di seluruh wilayah, terutama Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua)
      sejalan dengan dampak positif hilirisasi mineral, serta Jawa akibat permintaan domestik
      yang masih kuat. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal
      Pemerintah    dengan    stimulus   makroprudensial    Bank   Indonesia    untuk   mendorong
      pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik.


      3.1.3   Neraca Pembayaran Indonesia

      Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2023 diprakirakan mencatat surplus sehingga
      mendukung ketahanan eksternal. Surplus neraca perdagangan berlanjut pada Desember
      2023 yang tercatat 3,3 miliar dolar AS dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama
      Indonesia yang tetap kuat, seperti batu bara serta besi dan baja.


      Perkembangan ini mendukung transaksi berjalan 2023 tetap sehat dan diprakirakan dalam
      kisaran surplus 0,4% sampai dengan defisit 0,4% dari PDB. Aliran masuk modal asing
      dalam bentuk investasi portofolio ke pasar keuangan domestik juga terus berlanjut dengan
      net inflows hingga akhir tahun 2023 tercatat sebesar 5,4 miliar dolar AS dan pada Januari
      2024 (hingga 15 Januari 2024) tercatat sebesar 3,0 miliar dolar AS.


      Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 tercatat meningkat menjadi
      146,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan
      pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan
      internasional sekitar 3 bulan impor.


      Pada tahun 2024, NPI diprakirakan tetap surplus dengan defisit transaksi berjalan yang
      rendah dalam kisaran defisit 0,1% sampai dengan defisit 0,9% dari PDB. Sementara itu,
      surplus neraca transaksi modal dan finansial diprakirakan berlanjut didukung oleh aliran



                                                Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                    3-2
Page 19
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian
      domestik yang lebih baik dan imbal hasil investasi yang menarik.
      3.1.4   Tingkat Inflasi

      Inflasi IHK Desember 2023 tercatat sebesar 2,61% (yoy), menurun dari tahun sebelumnya
      sebesar 5,51% (yoy) sehingga berada dalam kisaran 3,0±1%. Penurunan inflasi dipengaruhi
      oleh terjaganya berbagai komponen inflasi sebagai hasil nyata konsistensi kebijakan
      moneter Bank Indonesia yang pro-stability serta sinergi erat kebijakan Bank Indonesia
      dengan Pemerintah Pusat dan Daerah. Inflasi inti 2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy)
      dipengaruhi oleh imported inflation yang rendah, ekspektasi inflasi yang terjangkar dalam
      sasaran, dan kapasitas perekonomian yang masih besar dan dapat merespons permintaan
      domestik. Inflasi volatile food juga terkendali sebesar 6,73% (yoy) didukung oleh eratnya
      sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dengan TPIP dan TPID melalui
      penguatan GNPIP di berbagai daerah dalam mengendalikan harga pangan, termasuk dari
      dampak El Nino.


      Inflasi kelompok administered prices tercatat sebesar 1,72% (yoy), sejalan minimalnya
      kebijakan penyesuaian harga komoditas yang diatur oleh Pemerintah. Ke depan, Bank
      Indonesia terus memperkuat kebijakan moneter yang pro-stability dan mempererat sinergi
      kebijakan dengan Pemerintah guna memastikan inflasi 2024 berada dalam kisaran 2,5±1%.


      3.1.5   Nilai Tukar Rupiah

      Stabilitas nilai tukar Rupiah terjaga, sejalan dengan konsistensi kebijakan moneter yang
      ditempuh Bank Indonesia. Nilai tukar Rupiah hingga 16 Januari 2024 relatif stabil, hanya
      melemah 1,24% dari akhir Desember 2023, dengan kebijakan stabilisasi Bank Indonesia
      dan kembali masuknya aliran portofolio asing, sejalan dengan tetap menariknya imbal hasil
      aset keuangan domestik dan tetap positifnya prospek ekonomi Indonesia. Perkembangan
      nilai tukar Rupiah tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan mata uang regional lainnya,
      seperti Ringgit Malaysia, Baht Thailand, dan Won Korea Selatan yang masing-masing
      tercatat melemah sebesar 1,95%, 2,82%, dan 3,24%.


      Ke depan, nilai tukar Rupiah akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat didukung
      oleh meredanya ketidakpastian global, kecenderungan penurunan yield obligasi negara
      maju, dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS. Positifnya perkembangan nilai tukar
      Rupiah ke depan didukung oleh kebijakan stabilisasi Bank Indonesia serta penguatan
      strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI
      dalam rangka menarik aliran masuk portofolio asing dan pendalaman pasar uang.
      Koordinasi erat Bank Indonesia dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha terus


                                                Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                       3-3
Page 20
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      diperkuat untuk mendukung implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor
      Sumber Daya Alam (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.


      3.2     TINJAUAN INDUSTRI PROPERTI

      3.2.1   Kondisi Saat Ini

      Knight Frank Indonesia membagikan outlook properti di tahun 2024 sekaligus kewaspadaan
      dalam pertumbuhan properti di Indonesia. Risiko geopolitik dari kondisi global terus
      membayangi terakumulasi dengan berbagai tantangan domestik, kondisi ini berdampak
      pada pergerakan investor, baik untuk properti komersial maupun properti residensial, yang
      cenderung wait and see hingga ada kepastian hasil pemilu. Pemulihan ekonomi setelah
      pandemi yang digulirkan juga harus melalui berbagai tantangan, mulai dari peningkatan
      inflasi, peningkatan suku bunga dan kenaikan BBM.


      Di tengah tantangan tersebut pemerintah menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga
      pertumbuhan industri properti, salah satunya insentif PPN DTP yang dirilis kembali akhir
      tahun lalu, mampu memberikan pesan dukungan untuk pertumbuhan properti yang positif.


      Knight Frank Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan properti di tahun 2024 akan
      diwarnai dengan tumbuhnya tren-tren baru yang menyesuaikan dengan dinamika pasar
      properti, seperti kehadiran green building dan digitalisasi pemasaran yang semakin marak
      untuk menangkap konsumen milenial. Sejalan dengan itu, pengembangan infrastruktur di
      luar Pulau Jawa mendorong pertumbuhan properti yang lebih baik di luar Pulau Jawa, diikuti
      dengan inovasi dan diversifikasi produk yang menjadi navigasi yang terus diperlukan untuk
      memenuhi kebutuhan pasar properti.


      Knight Frank Indonesia juga melakukan survei untuk mendapatkan pandangan dari para
      pemangku kepentingan dalam menatap pertumbuhan sektor properti di tahun 2024. Hasil
      survei menunjukkan, pada tahun 2024 pertumbuhan ekonomi diperkirakan stabil dengan
      potensi terus tumbuh, meski tetap harus waspada ditengah kondisi ekonomi dan geopolitik
      global saat ini. Beberapa risiko utama di tahun 2024 yang perlu diantisipasi dalam menjaga
      pertumbuhan ekonomi, di antaranya dampak pemilu, potensi kenaikan suku bunga, dan
      kenaikan inflasi. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan prediksi pertumbuhan properti
      tahun 2024 diwarnai dengan asumsi tetap akan tumbuh. Sementara itu, insentif PPN DTP
      dinilai memberi dampak positif dalam pertumbuhan properti di akhir tahun 2023.


      Subsektor residensial (rumah tapak) diperkirakan akan terus tumbuh walaupun ada
      kekhawatiran terhadap suku bunga. Sebaran perkembangan tren dari subsektor properti



                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                   3-4
Page 21
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      yang ditemukan yakni Rumah Tapak, Industri dan Pergudangan diprediksi akan meningkat,
      sektor ritel dan hotel diperkirakan stabil dan sektor Apartement Strata, Resor Vila dan
      Perkantoran akan stagnan. Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kota Jakarta, Ibu
      Kota Nusantara (IKN), Bali, Surabaya dan Tangerang menjadi “Top 5 Cities” yang dinilai
      akan memiliki prospek untuk pertumbuhan properti tahun 2024. Sementara itu, sektor Energi
      Terbarukan, Logistik, dan E-commerce dipercaya sebagai sektor bisnis yang memiliki daya
      ungkit positif terhadap pertumbuhan properti tahun 2024.


      3.2.2   Perkembangan Permintaan Properti Komersial

      Properti memiliki konrtibusi sebagai salah satu sektor unggulan untuk menggerakkan
      perekonomian Indonesia. Industri properti juga turut memberikan multiplier effect bagi
      industri pendukung serta mempengaruhi perkembangan sektor keuangan sekaligus
      menyerap tenaga kerja secara signifikan. Pembangunan berkelanjutan dalam konteks kota
      ramah lingkungan sangat penting. Pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang
      akan dibangun dengan visi kota hijau merupakan salah satu konsep yang terwujud.
      Indonesia telah menjadi tujuan investasi properti terbaik di dunia. Dengan jumlah penduduk
      terbesar keempat di dunia yakni sekitar 273 juta jiwa, dan bonus demografi yang akan terjadi
      sampai beberapa tahun ke depan, permintaan properti di Indonesia khususnya untuk smart
      and green city, akan semakin meningkat pula.


      Indeks Permintaan Properti Komersial untuk kategori sewa pada Triwulan III 2023 secara
      tahunan tumbuh sebesar 6,22% (yoy), lebih tinggi dibandingkan 5,87% (yoy) pada Triwulan
      II 2023. Peningkatan indeks permintaan untuk kategori sewa terutama terjadi pada segmen
      hotel didorong pelaksanaan international event di Jakarta. Selain itu, kenaikan indeks
      permintaan untuk kategori sewa juga terjadi di Banten, Makassar, Semarang, Balikpapan,
      dan Palembang sejalan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE)
      yang semakin meningkat. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial untuk
      kategori jual pada Triwulan III 2023 tumbuh sebesar 0,39% (yoy), meningkat dibandingkan
      0,36% (yoy) pada Triwulan II 2023 terutama didorong peningkatan permintaan segmen
      lahan industri di Semarang dan segmen warehouse complex di Palembang.




                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                     3-5
Page 22
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      Grafik 3.1. Pertumbuhan Tahunan Indeks Demand Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                      Tahunan Indeks Demand Kategori Jual (yoy)




      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023
      Sejalan dengan perkembangan tahunan, secara triwulanan Indeks Permintaan Properti
      Komersial Triwulan III 2023 pada kategori sewa turut meningkat sebesar 2,48% (qtq), lebih
      tinggi   dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,69% (qtq). Peningkatan permintaan
      terjadi pada mayoritas segmen kategori sewa terutama pada segmen apartemen sewa di
      Jakarta. Sementara itu, Indeks Permintaan Properti Komersial Triwulan III 2023 pada
      kategori jual tumbuh sebesar 0,08%(qtq), melambat dibandingkan 0,13% (qtq) pada
      Triwulan II 2023. Berdasarkan segmenya, perlambatan disebabkan oleh pertumbuhan
      permintaan pada segmen perkantoran jual di Surabaya dan Jakarta Triwulan III 2023 yang
      lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.


      Grafik 3.2. Pertumbuhan Triwulan Ind eks Demand Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                  Triwulan Indeks Demand Kategori Jual (%yoy)




        Sumber: Data Industri Research



      3.2.2    Nilai Ekspor Industri Makanan dan Minuman



      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023


      3.2.3    Permintaan Pasokan Properti Komersial

      Pada Triwulan III 2023, Indeks Pasokan Properti Komersial untuk kategori sewa tumbuh
      sebesar 1 ,03% (yoy), lebih rendah dibandingkan Triwulan Il 2023 yang sebesar 1,63% (yoy).
      Hal ini disebabkan oleh perlambatan indeks pasokan pada seluruh segmen pada kategori



                                                      Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                        3-6
Page 23
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      sewa. Selanjutnya, Indeks Pasokan untuk kategori jual melambat dari 0,25% (yoy) pada
      triwulan sebelumnya menjadi 0,19% (yoy). Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh turunnya
      pasokan perkantoran jual di Surabaya dan warehouse complex di wilayah Bodebek.
      Grafik 3.3. Pertumbuhan Tahunan Indeks Supply Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                  Tahunan Indeks Supply Ka tegori Jual (%yoy)


      Industri makanan dan minuman merupakan salah satu sektor strategis dan memiliki peran
      penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan
      kontribusi sektor tersebut terhadap PDB industri nonmigas sebesar 39,10 persen dan
      menyumbang 6,55 persen terhadap PDB nasional pada tahun 2023.
      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023
      Secara triwulanan, Indeks Pasokan Properti Komersial kategorl sewa pada Triwulan III 2023
      terkontraksi sebesar 0,03% (qtq), lebih rendah dibandingkan kondisi triwulan sebelumnya
      yang tumbuh 0,66% (qtq). Kondisi ini terutama disebabkan oleh penurunan indeks pasokan
      pada segmen ritel sewa dan convention hall di Jakarta serta segmen apartemen sewa di
      Denpasar. Selanjutnya, Indeks Pasokan Properti Komersial kategori jual juga terkontraksi
      sebesar 0,02% (qtq) disebabkan oleh penurunan pasokan perkantoran jual di Surabaya.


      Grafik 3.4. Pertumbuhan Triwulan Indeks Supply Kategori Sewa (%yoy) dan Pertumbuhan
                      Triwulan Indeks Supply Kategori Jual (%yoy)




      Indeks Permintaan Properti Komersial yang meningkat di tengah perlambatan Indeks
      Pasokan Properti Komersial mendorong peningkatan pada Indeks Harga Properti Komersial
      balk untuk kategori sewa maupun jual Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa
      pada Triwulan III 2023 sebesar 3,57% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada
      triwulan sebelumnya sebesar 2,33% (yoy). Hal ini terutama didorong peningkatan harga
      sejalan kenaikan permintaan pada segmen hotel di Jakarta, Makassar, Semarang, Surabaya,
      Balikpapan, dan Denpasar. Selanjutya, perkembangan Indeks Harga Properti Komersial
      untuk kategori jual pada Triwulan I II 2023 mengalami kenaikan sebesar 0,48% (yoy)
      bandingkan Triwulan II 2023 yang meningkat sebesar 0,31 %. Hal Ini seiring akselerasi




                                                      Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                        3-7
Page 24
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                          rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      harga segmen perkantoran jual di Surabaya dan segmen lahan industri di wilayah Bodebek
      dan Semarang.

      3.2.4    Perkembangan Harga Prope rti Komersial

      Secara triwulanan, Indeks Harga Properti Komersial untuk kategori sewa pada Triwulan III
      2023 meningkat sebesar 1,79% (qtq) dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 1,25%
      (qtq). Peningkatan harga tersebut sejalan dengan permintaan pada segmen hotel
      dibeberapa kota yaitu Jakarta, Maka ssar, Surabaya, dan Balikpapan. Di sisi lain, Indeks
      Harga Properti Komersial untuk kategori jual pada Triwulan III 2023 melambat sebesar
      0,19% (qtq) dari triwulan sebelumnya sebesar 0,21% (qtq). Hal ini dipengaruhi oleh indeks
      harga pada segmen warehouse complex di Jakarta yang tumbuh melambat.


      Grafik 3.5.       Perkembangan Indeks Harga Kategori Sewa Triwu lan (%yoy) dan
                      Perkembangan Indeks Harga Kategori Jual Triwulan (%yoy)


           Merupakan perusahaan multinas ional terbesar di Indonesia yang bergerak diberbagai
           bidang, termasuk makanan ataupun minuman kemasan. PT Unilever Indonesisa Tbk.
           Memproduksi berbagai produk, seperti makanan pembuka, saus, es krim hingga
           minuman teh. Beberapa merk terkenal yaitu, Bango, Harum, Walls, Buavita, Royco
           serta Lipton.
      1.   PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
           Merupakan salah satu perusahaan swasta produsen makanan dan minuman terbesar di


      Sumber: Perkembangan Properti Komersial (PPKOM), Triwulan III-2023


      Prospek sektor properti di Indonesia s ampai dengan akhir tahun 2023 diprediksi masih akan
      bergerak positif sejalan dengan proyeksi pemerintah dan IMF yang memperkirakan
      pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai angka sekitar 5 persen. Meskipun suku
      bunga acuan Bank Indonesia (BI) telah mengalami kenaikan sebesar 225 basis poin selama
      7 bulan terakhir, sektor properti tetap menjadi primadona karena tingginya kebutuhan akan
      properti untuk hunian maupun keperluan komersial. Pandemi COVID-19 adalah tantangan
      terbesar ketiga yang dihadapi setelah Krisis Moneter 1998 dan Krisis Keuangan Global 2008.
      Namun pada masa pandemi, berhasil menjual propeti yang sebelumnya dianggap sebagai
      hal yang tidak mungkin dilakukan.




                                                      Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                        3-8
Page 25
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan




                                                    ASPEK TEKNIS                        4
      Dalam kajian kelayakan ini dilakukan penjelasan terhadap aspek teknis Proyek sebagai
      berikut:

      4.1 RUANG LINGKUP PROYEK
      Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang Real Estat dan Kawasan
      Industri. Perseroan bermaksud untuk melakukan penambahan kegiatan usaha penunjang,
      yaitu pengelolaan lahan parkir.


      4.2     JADWAL PELAKSANAAN PROYEK

      Secara umum pelaksanaan perkerjaan direncanakan akan dimulai tahun 2024.

      4.3    AREA PARKIR
      Area parkir Perseroan terdiri dari beberapa lokasi sebagai berikut:

      4.3.1    Ruko Easton




      4.3.2    Ruko Robson




                                                 Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                   4-1
Page 26
JL febriman siregar dan
              kantor jasa penilai publik
                                                   rekan
ET
 ll
              penilai aset, bisnis dan konsultan


      4.3.3   Ruko Roxy




      4.3.4   Orange County




      4.3.5   Central Park Meikarta




                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                               4-2
Page 27
JL febriman siregar dan
                   kantor jasa penilai publik
                                                        rekan
ET
 ll
                   penilai aset, bisnis dan konsultan




             KELAYAKAN MODEL MANAJEMEN                                                  5
      5.1    KETERSEDIAAN TENAGA KERJA & PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA

      Jumlah karyawan Perseroan tahun 2023 sejumlah 263 orang, terdiri dari 162 karyawan pria
      dan 101 karyawan wanita:


      Tabel 5.1.     Jumlah Tenaga Kerja Tahun 2023




      Sumber: Annual Report Tahun 2023


      Perseroan meyakini Sumber Daya Manusia (“SDM”) yang mumpuni merupakan ujung
      tombak dalam upaya mewujudkan visi dan misi Perseroan. Untuk itu, Perseroan secara
      berkesinambungan menjalankan program pendidikan dan pengembangan kompetensi
      karyawan agar lebih kompetitif dalam menghadapi perubahan dan perkembangan yang
      begitu pesat serta meningkatkan efektivitas dan produktivitas kinerja. Perseroan begitu
      memperhatikan dengan baik kualitas, profesionalitas dan efektivitas SDM dalam menjaga,
      serta menumbuhkan loyalitas dan produktivitas SDM setiap tahunnya.

      5.2    MANAJEMEN RISIKO

      Risiko usaha Perseroan dipengaruhi oleh faktor-faktor internal maupun eksternal. Risiko-
      risiko yang mungkin timbul tersebut antara lain seperti:

      5.2.1 Risiko Umum

      Perubahan kondisi perekonomian merupakan hal yang lumrah dalam dinamika
      perekonomian global. Perekonomian suatu negara cenderung memiliki tren siklus, di mana
      akan ada periode pertumbuhan dan kontraksi ekonomi.
      Pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian
      kondisi perekonomian global. Pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 4,5 –




                                                 Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                   5-1
Page 28
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      5,3%, jauh lebih baik dibanding negara-negara lain. Pertumbuhan ini didukung oleh
      permintaan domestik, baik konsumsi swasta dan Pemerintah, maupun investasi.
      Konsumsi rumah tangga tumbuh seiring dengan kenaikan mobilitas yang terus berlanjut,
      daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang masih tinggi.
      Pertumbuhan investasi juga meningkat seiring dengan berlanjutnya pembangunan
      infrastruktur Pemerintah di berbagai wilayah Indonesia. Berakhirnya pandemi COVID-19
      juga memberi kontribusi terhadap kenaikan kunjungan wisatawan mancanegara.
      Seluruh hal ini menunjukkan kondisi Indonesia masih relatif resilien dan perekonomian
      Indonesia masih tetap bertumbuh, didukung oleh neraca perdagangan, konsumsi rumah
      tangga, dan investasi sebagai penopang utama. Perseroan meyakini seluruh program dan
      kebijakan pemerintah tersebut ditambah dengan kebijakan internal Perseroan untuk
      meningkatkan efisiensi biaya operasional dan strategi penjualan yang sesuai dengan
      kebutuhan pasar akan berdampak positif terhadap kinerja Perseroan di masa mendatang.

      5.2.2 Risiko Pasar

      1.   Fluktuasi Pasar Properti
           Risiko menjadi semakin kompleks seiring dengan semakin kompleksnya industri
           properti dan semakin besarnya aset Perseroan. Salah satu risiko eksternal utama
           adalah fluktuasi pasar properti, yang secara langsung mempengaruhi hasil operasi
           bisnis Perseroan selama beberapa tahun terakhir. Industri properti di Indonesia
           mengalami siklus dan terkait erat dengan perubahan kondisi makroekonomi nasional.
           Setiap perubahan pada inflasi, tingkat suku bunga acuan, pertumbuhan ekonomi
           nasional, dan nilai tukar akan berdampak pada kemampuan Perseroan untuk
           mendapatkan pendanaan dengan suku bunga yang mendukung serta permintaan
           terhadap produk properti Perseroan. Fluktuasi kegiatan dan kondisi pasar properti
           dapat memengaruhi secara negatif kegiatan usaha, prospek pertumbuhan dan kondisi
           keuangan Perseroan.

      2.   Risiko Persaingan
           Properti yang dikembangkan Perseroan di masa yang akan datang akan menghadapi
           kompetisi dari pengembang lainnya dalam hal lokasi, fasilitas, infrastruktur pendukung,
           pelayanan, dan harga. Meningkatnya kompetisi antara pengembang properti dapat
           meningkatkan harga akuisisi lahan serta mengakibatkan kelebihan pasokan properti
           yang dapat memengaruhi profitabilitas. Di sisi lain demografi Indonesia yang masih
           bertumbuh akan memberikan dampak positif bagi permintaan properti nasional.

           Terkait risiko pasar, Perseroan melakukan riset pasar dan riset pesaing untuk
           memastikan bahwa produk yang dikembangkan dan dijual oleh Perseroan memiliki
           keunggulan kompetitif bagi pembeli.




                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                     5-2
Page 29
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


      5.2.3 Risiko Finansial

      1.   Nilai Tukar Mata Uang Asing
           Perseroan terpapar risiko fluktuasi Rupiah terhadap mata uang asing seperti USD di
           mana laba atau rugi selisih kurs akan memengaruhi laba bersih Perseroan. Agar
           dapat mengambil langkah-langkah dalam memitigasi risiko yang mungkin timbul dari
           pergerakan nilai tukar, Perseroan memonitor secara ketat fluktuasi dari nilai tukar
           mata uang asing dan ekspektasi ke depan dari pasar. Selain itu, Perseroan juga aktif
           melakukan analisis sensitivitas baik pada pelemahan maupun penguatan mata uang
           Rupiah dan dampaknya terhadap laba Perseroan.

      2.   Tidak Tersedianya Pendanaan
           Guna membiayai modal kerja atau belanja modal untuk ekspansi usaha, Perseroan
           membutuhkan pendanaan eksternal. Kemampuan Perseroan untuk memperoleh
           pendanaan tergantung pada kondisi ekonomi dan pasar modal, tingkat suku bunga,
           ketersediaan dana dari bank atau kreditur lainnya, kebijakan Bank Indonesia dan
           Otoritas Jasa Keuangan dalam penyaluran kredit ke sektor properti, dan faktor-faktor
           lainnya.

      3.   Risiko Kredit
           Risiko kredit adalah risiko di mana Perseroan akan mengalami kerugian yang timbul
           dari pelanggan, klien, atau pihak rekanan yang gagal memenuhi liabilitas kontraktual
           mereka. Pengelolaan risiko kredit dilakukan melalui penetapan batasan jumlah risiko
           yang dapat diterima untuk masing-masing pelanggan dan bersikap lebih selektif
           dalam pemilihan bank dan institusi keuangan, yaitu hanya memilih bank-bank dan
           institusi keuangan ternama dan yang berpredikat baik. Selain itu, Perseroan juga
           secara berkala melakukan pengawasan terhadap proses realisasi pencairan
           (disbursement) dari bank dan institusi keuangan lainnya serta proses penagihan ke
           konsumen.

      4.   Risiko Suku Bunga
           Risiko suku bunga terutama karena adanya pinjaman dengan suku bunga
           mengambang. Pengelolaan risiko suku bunga dilakukan melalui kombinasi pinjaman
           dengan suku bunga tetap dan mengambang yang tepat dan pengawasan terhadap
           dampak pergerakan suku bunga guna meminimalisir dampak negatif terhadap
           Perseroan. Di sisi lain, perubahan suku bunga acuan menjadi salah satu hal yang
           penting untuk tingkat penjualan di sektor properti karena beberapa pembeli
           melakukan pembelian dengan menggunakan cara bayar kredit.

           Sepanjang tahun 2023, suku bunga acuan Bank Indonesia berada pada level cukup
           tinggi sekitar 5,75% hingga 6%. Hal ini terkait dengan kebijakan The Fed untuk
           menaikkan suku bunga di Amerika Serikat untuk mengendalikan inflasi. Walaupun
           level inflasi Indonesia masih terkendali, Bank Indonesia tetap menaikkan tingkat suku



                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                   5-3
Page 30
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


           bunga di Indonesia untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dari
           dampak ketidakpastian global.

           Meskipun demikian, kenaikan suku bunga acuan ini tidak serta merta menaikkan suku
           bunga kredit. Beberapa bank masih berhati-hati dalam menjaga dan mengelola nilai
           suku bunga kredit untuk kredit pemilikan rumah dengan mempertimbangkan faktor
           likuiditas, nilai simpanan, dan kemampuan nasabah. Dalam hal ini, Perseroan tetap
           menjalin kerja sama dengan lembaga perbankan agar dapat menyediakan tingkat
           suku bunga yang kompetitif bagi para konsumen.

           Selain itu pemerintah juga menerapkan kebijakan dan menerbitkan peraturan baru
           yang berdampak positif pada industri properti seperti pelonggaran rasio Loan to
           Value/Financing to Value (“LTV/FTV”) untuk kredit/pembiayaan properti dan Peraturan
           Menteri Keuangan (“PMK”) Nomor 120/2023 tentang Pajak Pertambahan Nilai atas
           Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun yang Ditanggung Pemerintah (“PPN DTP”)
           tahun buku 2023. Melalui aturan ini, Pemerintah memberikan dukungan berupa PPN
           Ditanggung Pemerintah untuk pembelian rumah tapak, baik yang digunakan sebagai
           tempat tinggal maupun toko atau kantor, serta rumah susun, yang berfungsi sebagai
           tempat hunian dengan harga jual paling tinggi Rp5 miliar di mana PPN DTP yang
           ditanggung Pemerintah, paling banyak atas bagian harga jual sampai dengan Rp2
           miliar.

      5.   Risiko Likuiditas
           Risiko likuiditas adalah risiko di mana posisi arus kas Perseroan menunjukkan
           pendapatan jangka pendek tidak cukup untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
           Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan mempertahankan kas dan setara kas
           yang mencukupi dalam memenuhi komitmen Perseroan untuk operasi normal
           Perseroan, serta secara rutin mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual,
           serta jadwal tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

      6.   Risiko Harga
           Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat
           perubahan harga pasar. Risiko ini timbul terutama karena investasi yang
           diklasifikasikan dalam kelompok tersedia untuk dijual. Pengelolaan risiko harga
           dilakukan dengan secara rutin melakukan evaluasi terhadap kinerja keuangan dan
           harga pasar atas investasinya, serta selalu memantau perkembangan pasar global.

      5.2.4 Risiko Hukum

      1.   Perubahan Peraturan dan Regulasi
           Kegiatan usaha Perseroan sangat bergantung pada peraturan Pemerintah, dan
           membutuhkan persetujuan dan perizinan dari Pemerintah. Perseroan berkomitmen
           untuk mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, baik di tingkat pusat maupun daerah.



                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                 5-4
Page 31
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan



      2.   Risiko Perizinan
           Masing-masing unit bisnis Perseroan memerlukan perizinan tertentu untuk bisa
           menjalankan kegiatan usaha. Apabila Perseroan gagal memperoleh izin yang
           diperlukan maka berisiko terkena sanksi dari Pemerintah berupa penutupan, denda,
           atau hukuman kurungan. Oleh karena itu, Perseroan memitigasi risiko tersebut
           dengan melakukan kajian komprehensif terhadap peraturan dan ketentuan tentang
           izin usaha dan persyaratan untuk memastikan Perseroan memperoleh izin yang
           diperlukan tepat waktu.

      3.   Risiko Sengketa Hukum
           Perseroan dapat menghadapi sengketa hukum dari pihak eksternal seperti dari
           pelanggan, vendor, pihak ketiga, atau mantan karyawan. Untuk memitigasi risiko ini,
           Perseroan memastikan seluruh ketentuan dari semua perjanjian hukum tunduk
           kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melindungi kepentingan
           Perseroan.

      5.2.5 Risiko Operasional

      1.   Risiko Tidak Tercapainya Sasaran Proyek
           Konstruksi memiliki risiko tertentu, seperti tertundanya perizinan, kurangnya pasokan
           bahan baku atau tenaga kerja yang berkualitas, masalah teknis, lingkungan atau
           geologis. Risiko lain yang juga harus dipertimbangkan antara lain pemogokan, litigasi,
           cuaca, banjir atau kenaikan biaya yang tidak terantisipasi dan dapat memperlambat
           penyelesaian proyek, lonjakan biaya, serta isu terkait QHSE (Quality, Health, Safety,
           Environment). Untuk mitigasi risiko proyek, Perseroan melakukan perencanaan
           proyek secara komprehensif untuk mengantisipasi risiko yang dapat mempengaruhi
           durasi pekerjaan dan biaya, melakukan evaluasi berkala dan monitor realisasi proyek
           dibandingkan dengan perencanaan awal; serta melakukan rencana percepatan jika
           terjadi keterlambatan proyek.

      2.   Risiko Ketergantungan Kepada Para Kontraktor
           Perseroan menunjuk kontraktor pihak ketiga untuk mengerjakan proyek urban
           development, residensial, dan ritel, yang antara lain terdiri dari pekerjaan konstruksi,
           pilling dan fondasi, pembangunan dan instalasi, dekorasi interior, instalasi pendingin
           ruangan, elevator, taman dan landscaping. Dalam hal ini, terdapat risiko bahwa
           kontraktor mengalami kesulitan keuangan atau hal lainnya, yang dapat memengaruhi
           kemampuannya untuk menyelesaikan pekerjaan, sehingga berakibat pada terjadinya
           keterlambatan penyelesaian proyek atau terjadinya tambahan biaya yang harus
           ditanggung Perseroan.




                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                      5-5
Page 32
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                    rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan


           Untuk mitigasi risiko ini, Perseroan menerapkan proses kualifikasi vendor untuk
           memastikan kontraktor yang ditunjuk memiliki kualifikasi untuk mengerjakan proyek
           dan memonitor performa pekerjaan kontraktor selama proyek berlangsung.

      3.   Risiko Teknologi Informasi
           Kinerja sistem dan teknologi informasi Perseroan sangat penting bagi operasi bisnis
           Perseroan. Kegagalan sistem yang menyebabkan gangguan dalam layanan atau
           ketersediaan sistem Perseroan dapat memengaruhi operasional atau pendapatan
           Perseroan. Terjadinya risiko ini dapat mengakibatkan interupsi, penundaan,
           kehilangan, atau kerusakan data, yang semuanya dapat memiliki efek merugikan
           material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha dan merugikan reputasi bisnis
           Perseroan. Untuk mencegah terjadinya hal ini, Perseroan menerapkan sistem
           keamanan informasi termasuk firewall untuk keamanan jaringan dan memastikan
           bahwa instalasi antivirus dilakukan dan diperbarui secara berkala.

      4.   Risiko Iklim
           Seiring dengan semakin intensifnya dampak perubahan iklim, Perseroan menyadari
           semakin pentingnya mengidentifikasi dan mengelola risiko iklim yang memengaruhi
           bisnis Perseroan. Perseroan menghadapi berbagai risiko iklim seperti banjir dan
           kekurangan air. Perusahaan telah menerapkan kombinasi tindakan pencegahan dan
           tanggap darurat untuk memitigasi risiko iklim yang dituangkan di Laporan
           Keberlanjutan.

           Tindakan yang dilakukan antara lain dengan mengadakan simulasi keadaan bencana
           alam, memonitor alat-alat tanggap darurat senantiasa berfungsi dengan baik
           melakukan uji sondir, memperkuat dinding pembatas tanah untuk area yang rawan
           terjadi longsor, dan memonitor masa berlaku asuransi masih aktif.

      5.   Risiko Pencemaran lingkungan
           Perseroan tunduk kepada hukum dan peraturan yang mengatur lingkungan hidup,
           yang antara lain mewajibkan pemilik real estat untuk memeriksa dan membersihkan
           limbah berbahaya dalam lahan properti. Sesuai peraturan, pemilik properti harus
           menanggung biaya pembersihan limbah beracun, dan biaya yang dikeluarkan
           sehubungan dengan itu kemungkinan akan signifikan. Dalam hal ini, Perseroan telah
           secara aktif mengelola risiko dengan penerapan prosedur standar operasi yang ketat.
           Selain itu, Perseroan juga memastikan bahwa Perseroan mematuhi peraturan dalam
           pengolahan dan pembuangan air limbah.

      6.   Risiko Usaha Yang Tidak Dapat Dikendalikan
           Terdapat beberapa risiko usaha yang tidak dapat dikendalikan seperti kebakaran,
           terorisme, dan bencana alam. Perseroan mengelola risiko ini dengan melindungi aset-
           aset Perseroan melalui asuransi dan melakukan simulasi penanganan bencana.




                                             Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                 5-6
Page 33
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


      5.3   SEGMEN USAHA

      Perseroan menjalankan kegiatan usaha dibidang real estat yang terbagi menjadi 4 (empat)
      segmen, yaitu:

      1.    Residensial
            Pada tahun 2023, Lippo Cikarang (LPCK) meraih pra-penjualan sebesar Rp1.301
            miliar. Pra-penjualan tersebut ditopang oleh proyek-proyek residensial LPCK yaitu
            Waterfront Uptown, Newville, Cendana Spark, serta permintaan yang tinggi untuk
            lahan industri (Delta Silicon 3). Lippo Cikarang memberikan variasi tipe rumah yang
            dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Dari rumah yang
            terjangkau hingga rumah mewah, tersedia pilihan yang menarik bagi setiap calon
            pembeli. Sampai dengan tahun 2023, Perseroan telah melakukan serah terima 365
            unit Klaster Waterfront Estates dan 28 unit apartemen Orange County.
      2.    Industrial
            Kawasan Industri Lippo Cikarang berada di lokasi yang strategis serta memiliki
            dukungan infrastruktur modern dan jaringan transportasi yang baik, sehingga dapat
            memudahkan dalam mengelola rantai pasokan bisnis. Lippo Cikarang juga memiliki
            berbagai fasilitas umum yang telah beroperasi di sekitar kawasan industri. Fasilitas
            seperti mall atau pusat perbelanjaan, area komersial yang ramai dengan berbagai
            kuliner. Selain itu juga area residensial untuk tempat tinggal berupa rumah dan
            apartemen. Kantor bank, kantor kepolisian, sekolah, fasilitas kesehatan rumah sakit,
            tempat hiburan dan masih banyak lagi.

            Selain menjual lahan kawasan industri, Perseroan juga menyediakan bangunan siap
            pakai untuk menunjang aktivitas produksi dan pergudangan. Pada tahun 2023,
            Perseroan mencatat angka pra-penjualan kawasan industrial sebesar Rp318,3 miliar
            yang diperoleh melalui penjualan tanah. Realisasi pra-penjualan tersebut
            menunjukkan 63,7% pencapaian dari target yang ditetapkan di awal tahun.

      3.    Komersial
            Produk komersial bertujuan untuk membangun kawasan perkotaan yang lengkap dan
            menciptakan lingkungan yang kondusif untuk tinggal, bekerja dan membangun
            lifestyle. Dengan pertumbuhan perkotaan yang pesat dan permintaan akan ruang
            komersial yang terus meningkat. Investasi produk komersial menawarkan berbagai
            keuntungan yang menarik. Nilai properti diperkirakan akan terus mengalami kenaikan
            di masa depan.

            Sampai dengan tahun 2023, Perseroan telah berhasil melakukan serah terima 36 unit
            ruko The Hive @Uptown dari total 38 unit yang terjual.




                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                   5-7
Page 34
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                     rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan


      4.    Pengelolaan Kota
            Perseroan mengembangkan kawasan kota mandiri yang aman, nyaman dan ramah
            lingkungan bagi penghuni dan pengunjung. Segmen usaha pengelolaan kota secara
            rutin melakukan sejumlah kegiatan yang meliputi pengelolaan infrastruktur, perawatan
            lingkungan, layanan keamanan, kebersihan lingkungan, utilitas, penerangan umum,
            kebutuhan air bersih dan pengelolaan air limbah industri.

            Perseroan telah menerapkan sertifikasi di bidang Manajemen Lingkungan berupa
            Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah (POPAL) dan Penanggung
            Jawab Pengendalian Pencemaran Air (PPPA). Sertifikasi tersebut untuk mengelola
            sampah domestik (Non B3 dan limbah B3 yang meliputi kain majun, minyak pelumas
            bekas, kemasan bekas B3, aki/baterai bekas, limbah elektronik, dan sludge WWTP.
            Saat    ini,  LPCK      juga  telah     mengantongi     izin     TPS    B3  No.
            660.3/Per.TPLB3.057/II/P3LH/DLH/2020      (2020-2025)        dan     IPLC   No.
            503.9/029/DPMPTSP/ IPAL/2020 (2020-2025).


      5.4   STRATEGI PEMASARAN

            Selama 10 tahun terakhir, koridor timur yang meliputi Kawasan Bekasi, Karawang
            hingga Cikarang mengalami pertumbuhan yang cukup pesat yang ditunjang dengan
            infrastruktur yang sangat memadai. Sejumlah Kawasan tersebut diperkirakan menjadi
            pusat ekonomi baru Indonesia sehingga permintaan hunian, komersial, pusat gaya
            hidup akan meningkat. Dengan adanya perkembangan tersebut, Perseroan tetap
            konsisten mengadopsi konsep ramah lingkungan dan berbagai fitur cerdas yang
            didukung oleh teknologi modern sehingga menjadi referensi utama sebagai tempat
            tinggal, bekerja, dan membangun gaya hidup di Koridor Timur Jakarta.

            Berikut ini adalah beberapa strategi pemasaran yang secara konsisten dilakukan
            Perseroan untuk memperkuat branding di kalangan investor dan mendorong kinerja
            bisnis, antara lain:
            1. Meluncurkan cluster baru yang berkualitas.
            2. Fokus terhadap keunggulan operasional, memperbaiki tata kelola dan transparansi.
            3. Meningkatkan penjualan produk komersial untuk mendukung penjualan rumah
               tapak.
            4. Mengembangkan dan menjalankan strategi segmentasi industri.
            5. Penyiaran iklan di media cetak dan media siar.
            6. Bekerja sama dengan sales channel untuk memperluas jangkauan pemasaran.
            7. Memanfaatkan jejaring sosial sebagai media informasi digital yang efektif.




                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                   5-8
Page 35
JL febriman siregar dan
               kantor jasa penilai publik
                                                       rekan
ET
 ll
               penilai aset, bisnis dan konsultan




                                            ASPEK KEUANGAN                               6
      6.1   RENCANA BIAYA INVESTASI

      Berdasarkan informasi manajemen untuk penambahan kegiatan usaha ini Perseroan
      menggunakan aset operasional eksisting.
                                                                              Rp Juta
                                                                          JUMLAH
                             U R A I A N
                                                                           BIAYA

                  INVESTASI
                      Ruko Easton                                                 691
                      Ruko Robson                                                1.001
                      Ruko Roxy                                                  1.128
                      Orange County                                                955
                      Central Park                                               1.269
                      Subjumlah                                                  5.044




      6.2   ASUMSI PROYEKSI KEUANGAN

      Asumsi Proyeksi selama 5 tahun berdasarkan tingkat keyakinan manajemen, dalam
      proyeksi business plan yang disusun oleh manajemen sudah terlihat perkembangan bisnis
      yang diharapkan, terhitung mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2028.



                  NO               Lokasi            Luas Parkir

                   1           Ruko Easton                1.975
                   2           Ruko Robson                2.860
                   3            Ruko Roxy                 3.224
                                                          8.059




                  NO               Lokasi            Luas Parkir


                   1          Orange County              12.735
                   2        Central Park Meikarta        50.743
                                                         63.478




                                                Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                  6-1
Page 36
JL febriman siregar dan       kantor jasa penilai publik
                                                                                      rekan
ET
 ll
                              penilai aset, bisnis dan konsultan


      6.3           PENDAPATAN

                     Tabel 6.2              Pendapatan
                                                                     2024                      2025                    2026               2027               2028
      U R A I            A N
                                                                         1                       2                      3                     4               5




      PENJUALAN

                    Ruko Easton                                               225                       232                      239                 246              254

                    Ruko Robson                                              1.864                     1.920                  1.977                 2.037           2.098

                    Ruko Roxy                                                 862                       888                      915                 942              970

                    Central Park                                             2.692                     2.772                  2.856                 2.941           3.030

                    Orange Country                                           3.218                     3.314                  3.414                 3.516           3.622

      JUMLAH PENJUALAN                                                       8.861                     9.127                  9.401                 9.683           9.973




      6.4           PROYEKSI LABA RUGI


                          Tabel 6.3           Proyeksi Laba Rugi
                                                          2024                       2025                      2026                    2027                 2028
      U R A I            A N
                                                           1                          2                         3                       4                    5

      PENJUALAN                                                  8.861                        9.127                     9.401                   9.683                9.973
                                                         #DIV/0!                              3,00%                     3,00%                   3,00%                3,00%
      HARGA POKOK PENJUALAN                                     (1.772)                      (1.825)                   (1.880)                 (1.937)              (1.995)
                                                         #DIV/0!                              3,00%                     3,00%                   3,00%                3,00%
      LABA (RUGI) KOTOR                                          7.089                        7.301                     7.520                   7.746                7.978
                                                                 0,00%                      80,00%                    80,00%                  80,00%               80,00%
      BIAYA OPERASIONAL                                         (2.658)                      (2.738)                   (2.820)                 (2.905)              (2.992)
                                                                 0,00%                      30,00%                    30,00%                     -38%              30,00%
      LABA (RUGI) OPERASI                                        4.430                        4.563                     4.700                   4.841                4.987

      Penyusutan                                                     0                        (562)                     (562)                     (562)              (562)

      LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK                                 4.430                     4.001                     4.138                   4.279                   4.424
          Pajak Pendapatan                                       (975)                     (880)                     (910)                   (941)                   (973)
                                                              -22,00%                   -22,00%                   -22,00%                 -22,00%                 -22,00%
      LABA (RUGI) SESUDAH PAJAK                                 3.456                     3.121                     3.228                   3.338                   3.451




      6.5           PROYEKSI NERACA
                         Tabel 6.4  Proyeksi Neraca
                                                           2024                      2025                      2026                    2027                 2028
       U    R   A    I    A    N
                                                            1                         2                         3                       4                    5

       AKTIVA LANCAR
           Kas dan Setara Kas                        0            3.848                       7.419                   11.221                  15.133               19.160
           Piutang Usaha                                            728                         750                      773                     796                  820
           Persediaan                                                 -                           -                        -                       -                    -
           Biaya dan Pajak Dibayar Dimuka                             -                           -                        -                       -                    -
             Subjumlah Aktiva Lancar                              4.576                       8.169                   11.994                  15.929               19.979
       AKTIVA TETAP
           Nilai Perolehan                     246.785            5.044                       5.044                     5.044                  5.044                5.044
           Akumulasi Penyusutan                                       -                        (562)                   (1.124)                (1.687)              (2.249)
             Nilai Buku Aktiva Tetap           246.785            5.044                       4.482                     3.920                  3.358                2.796


       JUMLAH AKTIVA                           246.785            9.620                     12.651                    15.914                  19.287               22.775


       HUTANG JANGKA PENDEK
           Hutang Usaha                                             146                         150                      155                        159               164
           Hutang Pajak                                             975                         880                      910                        941               973
           Hutang Bank KI (Porsi Jk Pendek)                           0                           0                        0                          0                 0
           Hutang Sewa Guna Usaha                                     0                           0                        0                          0                 0
             Subjumlah Hutang Jangka Pendek                       1.120                       1.030                    1.065                      1.101             1.137

       EKUITAS
           Modal Saham                               0            5.044                      5.044                     5.044                   5.044                5.044
           Laba Tahun Lalu                                            0                          0                         0                       0                    0
           Laba (Rugi) Ditahan                      0             3.456                      6.577                     9.804                  13.142               16.593
             Subjumlah Ekuitas                       -            8.500                     11.621                    14.849                  18.187               21.638

       JUMLAH HUTANG DAN EKUITAS                     0            9.620                     12.651                    15.914                  19.287               22.775




                                                                     Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                                                                                              6-2
Page 37
JL febriman siregar dan
                kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
                penilai aset, bisnis dan konsultan



      6.5   PENENTUAN BIAYA MODAL UNTUK EKUITAS

      Dengan mempertimbangkan arus kas bersih yang digunakan dalam penilaian ini adalah arus
      kas bersih untuk ekuitas, maka tingkat diskonto yang kami gunakan dalam penilaian ini
      menggunakan metode Capital Asset Pricing Model (CAPM) dengan formula sebagai berikut:

                                      Ke = Rf + ß (Rm-Rf) – CDS
                                        Ke = Rf + ß Rp – CDS
      Dimana:
      Rf              : Tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
      ß               : Risiko sistematis
      Rm              : Tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
      Rp              : Selisih antara Rm dan Rf
      CDS             : Country Default Spread

      Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap
      tidak memiliki kemungkinan gagal bayar. Dalam penilaian ekuitas Perusahaan, instrumen
      bebas risiko yang kami gunakan adalah Indeks Surat Utang Negara (Index Government
      Bond Yield) dengan jangka waktu 10 tahun.

      Rp (Risk premium), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat
      kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan
      dengan menggunakan rujukan dari Damodaran.

      CDS (Country Default Spread), adalah tingkat (rating) gagal bayar obligasi yang dikeluarkan
      pemerintah berdasarkan Damodaran.

      ß(Beta), merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap
      pengembalian pasar saham secara keseluruhan (seperti indeks yang dikeluarkan oleh S&P
      500 atau IHSG). Beta diperoleh dari rata-rata unlevered beta dari perusahaan pembanding
      sejenis yang kemudian di re-levered kembali untuk menghasilkan levered beta dengan
      formula sebagai berikut:

                                      ßL = ßU x (1+ (1-t) x DER)

      Dimana:
      ßL              : Beta Levered
      ßU              : Beta Unlevered
      DER             : Debt to Equity Ratio
      t               : Pajak




                                               Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                     6-3
Page 38
JL febriman siregar dan     kantor jasa penilai publik
                                                                                         rekan
ET
 ll
                            penilai aset, bisnis dan konsultan



      6.6           KESIMPULAN BIAYA MODAL

      Biaya modal untuk hutang diasumsikan setara dengan tingkat bunga pinjaman dalam mata
      uang Rupiah. Tingkat bunga pinjaman dalam mata uang Rupiah untuk kredit investasi
      berdasarkan data Bank Indonesia bulan Desember 2023 untuk bank Persero adalah
      sebesar 9,41%.

      6.7           PERHITUNGAN WACC
                                                                        Retail (Automotive)


                                                           Equation BETA Relevered = BU*(1+(1‐T)*DER


      Beta Unlevered                               BU                                               54,06%     Beta Damodaran
      Tax                                           T                                               22,00%
      Debt of Equity Ratio                       wd / we                                           185,71%
      SekiBulananPemerintah                                                                         8,49%
      Beta Relevered                                                                             1,323820054

                                                              Equation Ccost Of Equity = Rf + ß (rPM)


      Risk Free Rate
      Beta Relevered
      Equity Risk Premium Market
      RBDS Indonesia
      Premium Market Risk
      RBDS Indonesia
                                                Page 1
                                                   Rf
                                                   ß
                                                   (+)
                                                   (‐)
                                                 (rPM)
                                                  (Rs)
                                                                                                    6,590%
                                                                                                     1,32
                                                                                                    7,38%
                                                                                                    2,07%
                                                                                                    5,31%
                                                                                                    0,00%
                                                                                                               Yield Pasar 31 Desember 2023

                                                                                                               Premium Market Risk (rPM) Damodaran
                                                                                                               Rating Based Default Spread Damodaran




                                                           Equation Discount Rate = (ke x we ) + (kd x wd )


      Cost of Equity                              Ke                                               13,62%      Rf + ß (rPM)
      Weighted of Equity                          We                                               35,00%      Proporsi Dana Sendiri
      Cost of Debt                                Kd                                                6,62%      Suku Bunga Kredit Investasi Bank Pemerintah
      Weighted of Debt                            Wd                                               65,00%      Proporsi Pinjaman

                                                              Discount Rate =                       9,07%




      6.8           ANALISIS KELAYAKAN PROYEK

      Analisis ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan proyek diuji dengan menggunakan
      beberapa parameter dengan hasil sebagai berikut :

                          Net Present Value yang dihasilkan menunjukkan angka yang positif yaitu sebesar
                           Rp. 7.246.278.237,-.
                          Internal Rate of Return yang diperoleh sebesar 66,25% lebih besar dari discount
                           factor yang digunakan.
                          Profitability Index yang diperoleh adalah sebesar 1,85 yang berarti lebih besar dari
                           1.
                          Payback Period selama 3 tahun 5 bulan.
                          Break Even Point yang diperoleh adalah sebesar 43,40%.




                                                                          Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                                                                             6-4
Page 39
JL febriman siregar dan
                 kantor jasa penilai publik
                                                      rekan
ET
 ll
                 penilai aset, bisnis dan konsultan



      6.9   KESIMPULAN

      Berdasarkan Kajian Keuangan dengan asumsi-asumsi yang telah disampaikan bahwa
      rencana penambahan kegiatan usaha penunjang tersebut di atas dapat memberikan
      kontribusi yang positif dan layak.




                                              Laporan Studi Kelayakan – PT Lippo Cikarang Tbk
                                                                                                6-5

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.19 MB
Published13 May 2024
Pages39
Characters107,826
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 41 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org LIPPO CIKARANG p.1 ×175
linked person Amir Abadi Jusuf p.10 ×9
linked org PT Kemuning Satiatama p.12 ×3
linked org Inti Anugerah p.12
linked person Didik Junaedi Rachbini p.13
linked person Hadi Cahyadi p.13
linked person Anand Kumar p.13
linked person George Raymond Zage III p.13
linked person Ketut Budi Wijaya p.13
linked person Marshal Martinus Tissadharma p.13
linked person Gita Irmasari p.13
linked org Indofood Sukses Makmur Tbk. p.24 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×2
unresolved org K ONTRIBUSI A TAS KPTERJASAMA LIPPO CIKARANG TBK p.1
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar dan Rekan p.2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Febriman Siregar p.2
unresolved org Menteri Keuangan p.2 ×2
unresolved org KJPP Febriman Siregar & Rekan p.2
unresolved org KJPP Febriman Siregar p.2 ×3
unresolved — Kab. Bekasi, Jawa Barat 17550 p.2
unresolved org Bank Indonesia p.3 ×22
unresolved org Pusat Statistik p.3
unresolved org Bank Indonesia Triwulan IV- p.4 ×3
unresolved org SIREGAR DAN REKAN Ir. Yohn PS Napitupulu p.5
unresolved person Ir. Yohn PS Napitupulu p.5 ×3
unresolved person Didiek Agus Priatmiko, S.Komp. p.7
unresolved person Yaumil Husna Khair p.7
unresolved org KJPP Febriman Siregar dan Rekan p.8 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir Abadi Jusuf p.10 ×9
unresolved org Mawar & Rekan p.10 ×10
unresolved org Kantor Akuntan Publik Amir p.10
unresolved person Hendra Karyadi p.12 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.12
unresolved person Aulia Taufani · Notaris p.12 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.12
unresolved org PT Inti Anugerah Pratama. p.12
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C p.14
unresolved org Kota Nusantara p.18 ×3
unresolved org Unilever Indonesisa Tbk. p.24 ×2
unresolved org Bank KI p.36

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 13380 ms 12 Sep 2026 23:03
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result