Skip to content
Back to announcement

20240507_FLMC_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31635886_lamp2.pdf

Asset transaction Needs review FLMC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 35

Page 1
          PENDAPAT KEWAJARAN

          Transaksi Penjualan Aset Tetap

                            Oleh

      PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk.
Jalan Padalarang No.289 KM 15.3 Kelurahan Cimareme, Kecamatan
        Ngamprah, Kabupaten bandung Barat, Jawa Barat.
Page 2

          
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11

          
Page 12
                                                   BAB I
                                               PENDAHULUAN
1.1       Uraian Mengenai Penugasan

          Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No: 00071/2.0131-09/KJPPSPR-
          PRO/APP/II/2024 tertanggal 20 Februari 2024 Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan
          Rekan (selanjutnya disebut “KJPP SPR” atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT. Falmaco
          Nonwoven Industri, Tbk. untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan Rencana
          transaksi penjualan aset tetap perusahaan oleh PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk.
          (selanjutnya disebut “Perseroan”) sebagai penjual dengan PT. Inti Cakrawala Citra sebagai
          pembeli. Rangkaian kegiatan ini selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”.

1.2       Identitas Pemberi Tugas

          Pemberi tugas dalam hal ini adalah sebagai berikut:

           Nama Perusahaan                        : PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk
           Bidang Usaha                           : Bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun,
                                                    industri pengolahan lainnya
           Alamat                                 : Jalan Padalarang No.289 KM 15.3 Kelurahan Cimareme,
                                                    Kecamatan Ngamprah, Kabupaten bandung Barat, Jawa
                                                    Barat.
           No. Telepon                            : 022-6866808
           Email                                  : corporate@falmaco.com
           Website                                : https://www.falmaco-nonwoven.com/

1.3       Tanggal Pendapat Kewajaran (Cut Off Date)

          Pendapat kewajaran dilaksanakan per tanggal 31 Desember 2023, parameter dan laporan
          keuangan yang digunakan dalam analisis menggunakan data per 31 Desember 2023.

1.4       Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran

          Maksud dan tujuan penyusunan Pendapat kewajaran adalah untuk memenuhi ketentuan
          peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dahulu Badan Pengawas Pasar Modal dan
          Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) terkait dengan peraturan perusahaan publik (terbuka).

1.5       Objek Analisis Pendapat Kewajaran

          Objek transaksi dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas Rencana penjualan
          aset tetap perusahaan oleh PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. sebagai penjual dengan PT. Inti
          Cakrawala Citra sebagai pembeli.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                      11
                                                                                                       11
Page 13
1.6       Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Rencana Transaksi

         Rencana Transaksi dilakukan dengan pertimbangan:

         1. Sebelum utang dialihkan kepada Pak Handoyo, Perseroan perlu membayarkan bunga yang
            mencapai kurang lebih Rp 1 Milliar per bulan yang harus dibayarkan oleh Perseroan yang
            secara operasional sangat membebani Perseroan, di mana bunga tersebut pada prinsipnya
            bahkan lebih besar dibandingkan dengan bunga yang timbul dari pinjaman bank, dimana
            secara umum bunga tersebut terlampau tinggi jika dibandingkan dengan bunga bank dengan
            ilustrasi sebagai berikut :

               a) Jika pinjaman Rp60.000.000.000 bunga 10% maka bunga yang harus dibayarkan
                  sebesar Rp500.000.000 /bulan.

               b) Pinjaman Rp60.000.0000.000 bunga 17% maka bunga yang harus dibayarkan sebesar
                  Rp850.000.000 /bulan

         2. Perjanjian utang piutang bawah tangan antara Perseroan dengan pak Handoyo pada tanggal
            18 Maret 2024 perihal Konfirmasi Pernyataan terkait Pengalihan Hak atas Piutang. dalam poin
            2 menyebutkan bahwa jangka waktu perjanjian utang piutang tersebut berlangsung selama 1
            (satu) tahun sejak tanggal Surat Konfirmasi dan Pernyataan tersebut ditandatangani, yang
            dimana jatuh tempo pada 18 Maret 2025. Mengingat hal tersebut langkah manajemen
            Perseroan dalam Rencana Transaksi tersebut dinilai paling memungkinkan untuk
            menyelesaikan utang piutang perseroan.

         3. Apabila perusahaan tetap melakukan sewa tanah di Bandung Barat, maka biaya sewa yang harus
            dibayarkan sebesar Rp360.000.000 per bulan atau Rp4.300.000.000 per tahun dengan luas
            bangunan 9.000 m2, maka biaya sewa selama 8 tahun sebesar Rp34.400.000.000.

         4. Apabila sewa di Boyolali, maka sewa yang harus dibayarkan sebesar Rp150.000.000 per bulan
            atau Rp1.800.000.000 per tahun dengan luas bangunan yang sama, dengan demikian sewa
            selama 8 tahun sebesar Rp14.280.000.000.

         5. Dapat disimpulkan bahwa selisih antara sewa di bandung barat dan di boyolali sebesar
            Rp20.120.000.000, hal inilah yang menjadi pertimbangan management melanjutkan kegiatan
            usaha di Boyolali

         6. Karena Perseroan mempertimbangkan untuk di kemudian hari membeli aset di Boyolali maka
            kontrak sewa ditambahkan option to buy, pertimbangan lainnya mengacu pada harga tanah di
            boyolali Rp. 1.000.000/m2 x 20.000m2 = Rp20.000.000.000 sedangkan di Bandung Barat
            Rp5.000.000/m2 x 20.000m2 = Rp100.000.000.000. Dengan demikian harga tanah di Boyolali dan
            Bandung Barat memiliki selisih sebesar Rp80.000.000.000. Margin tersebut dapat Perseroan
            gunakan untuk kegiatan usaha.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                  12
                                                                                                  12
Page 14
1.7       Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran

          Sehubungan dengan Peraturan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang tentang transaksi afiliasi dan
          benturan kepentingan transaksi tertentu, Peraturan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
          Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dan Peraturan POJK
          No. 35/POJK.04/2020, tertanggal 2 Juli 2020, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
          Bisnis di Pasar Modal, maka dalam penugasan laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana
          Transaksi Perseroan ini, kami telah melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur pendapat
          kewajaran atas Rencana Transaksi yang mencakup hal hal sebagai berikut:

              1. Melakukan analisis Rencana Transaksi Perseroan.
              2. Melakukan analisis kualitatif dari Rencana Transaksi Perseroan.
              3. Melakukan analisis kuantitstif dari Rencana Transaksi Perseroan.
              4. Melakukan analisis kewajaran dari Rencana Transaksi Perseroan.
              5. Memberikan kesimpulan opini terhadap kewajaran Rencana Transaksi Perseroan.

1.8       Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Perundang-undangan

          ▪     Undang-Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
          ▪     Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
          ▪     Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang tentang Transaksi Material
                dan Perubahan Kegiatan Usaha.
          ▪     Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
                Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
          ▪     Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 Tentang Tentang Transaksi Afiliasi
                dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.
          ▪     Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi
                Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik.

1.9       Sumber Data dan Informasi

         1. Laporan Keuangan PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. Untuk tahun-tahun yang berakhir
            pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
            Richard, Risambessy & Budiman dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut
            disajikan secara wajar dengan pengecualian.

         2. Laporan Keuangan PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. Untuk tahun-tahun yang berakhir
            pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
            Richard Risambessy & Budiman dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut disajikan
            secara wajar dengan pengecualian.

         3. Laporan Keuangan PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. Untuk tahun-tahun yang berakhir
            pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
            Morhan & Rekan dengan opini tidak menyatakan pendapat.

         4. Proforma Perseroan dengan dan tanpa Rencana Transaksi.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                    13
                                                                                                    13
Page 15
         5. Hasil wawancara dengan manajemen Perseroan dan pihak lain yang kami anggap layak dan
            relevan guna mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi untuk keperluan proses
            pendapat kewajaran.

         6. Data dan informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal baik dari media cetak maupun
            media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.

1.10      Metodologi Analisis Kewajaran Transaksi

          Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
          analisis melalui pendekatan dan prosedur pendapat kewajaran Rencana Transaksi yang mencakup
          hal – hal sebagai berikut:
           1. Analisis atas Rencana Transaksi
           2. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
           3. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
           4. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
1.11      Pernyataan Independensi Penilai

          Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP SPR bertindak secara independen
          tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun pihak pihak
          lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP SPR juga tidak memiliki kepentingan ataupun
          keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan
          untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang Kami terima sama
          sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.

1.12      Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran

          Dalam pemahaman terbaik kami berdasarkan informasi publik yang tersedia, kami berpendapat
          tidak ada kejadian penting setelah tanggal pendapat kewajaran yang dapat secara signifikan
          mempengaruhi hasil kewajaran.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                      14
                                                                                                       14
Page 16
                                        BAB II
                           TINJAUAN DAN ANALISIS TRANSAKSI

2.1       Latar Belakang Transaksi

          Perseroan pada tahun 2020 memiliki utang kepada Bank Danamon senilai Rp49.905.916.253. Namun
          utang tersebut sampai dengan jatuh tempo belum dapat dibayarkan oleh Perseroan akibat dari efek
          pandemi covid-19 yang menyebabkan menurunnya cash flow Perseroan. Pada bulan September
          tahun 2022 PT. Delta Investama Indonesia sebagai pihak ketiga melakukan pengambilalihan tagihan
          yang dimiliki oleh Bank Danamon kepada Perseroan.

          Pada 8 Mei 2023 piutang milik PT. Delta Investama Indonesia kemudian dialihkan kembali haknya
          kepada bapak Handoyo melalui akta jual beli putang No. 7 yang dibuat di hadapan Emmyra Fauzia
          Kariana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.

          Perjanjian utang piutang bawah tangan antara Perseroan dengan bapak Handoyo pada tanggal 18
          Maret 2024 perihal Konfirmasi Pernyataan terkait Pengalihan Hak atas Piutang pada poin 2
          menyebutkan bahwa jangka waktu perjanjian utang piutang tersebut berlangsung selama 1 (satu)
          tahun sejak tanggal Surat Konfirmasi dan Pernyataan tersebut ditandatangani, yang dimana jatuh
          tempo pada 18 Maret 2025. Mengingat hal tersebut langkah manajemen perseroan dalam Rencana
          Transaksi tersebut dinilai paling memungkinkan untuk menyelesaikan utang piutang perseroan


2.2       Maksud dan Tujuan Transaksi

          Maksud dan tujuan dari dilakukan transaksi ini karena Perseroan ingin melakukan pembayaran
          utang kepada bapak Handoyo Guntoro sebagai bentuk restrukturasi untuk menunjang
          keberlangsungan usaha Perseroan yang lebih optimal dan berkelanjutan.


2.3       Objek Transaksi

         Objek transaksi dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas Rencana transaksi
         penjualan aset tetap oleh PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. sebagai penjual dan PT. Inti Cakrawala
         Citra sebagai pembeli.

2.4       Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi

 2.4.1. PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk (“Perseroan”)

        a. Riwayat Singkat
           PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tanggal 23 Juli 1996 berdasarkan
           Akta Notaris No. 9 yang dibuat dihadapan Lina Rachmawati, S.H. Akta pendirian tersebut telah
           disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
           No. C2-373.HT.01.01.Th 1998 tanggal 26 Januari 1998. Anggaran Dasar Perusahaan telah
           mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris No. 16 tanggal 29 Juli 2021 yang
           dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh
           Perusahaan. Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi
           Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU.AH.01.03-0432581
           tanggal 29 Juli 2021.


Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                        15
                                                                                                        15
Page 17
           Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
           menjalankan usaha dalam bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun, industri pengolahan
           lainnya, memasarkan serta menjual hasil dari kegiatannya, usaha yang ditunjuk untuk mewakili
           penjualan atas nama dan tanggungan dari pihak lain, serta kegiatan penjualan dan pembelian
           bersama atau melakukan transaksi atas nama Perusahaan.

           Kantor pusat Perusahaan terletak Jl. Raya Padalarang No. 289, Cimareme, Kec. Ngamprah,
           Bandung Barat. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1996. Pengendali
           Perusahaan adalah individu yaitu Theresia Indra Wirawan.

        b. Alamat Kantor Perusahaan
           Perusahaan didirikan dan berdomisili di Indonesia dengan kantor berkedudukan di Jalan Padalarang
           No.289 KM 15.3 Kelurahan Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten bandung Barat, Jawa
           Barat.

        c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
           Perusahaan melakukan penawaran umum perdana atas 156.250.000 saham-saham barunya dengan
           nilai nominal Rp80 per saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga penawaran Rp200
           per saham dinyatakan efektif pada tanggal 28 Juni 2021.

                                                                      Jumlah       Persentase
                  Pemegang Saham                   Jabatan                                       Nilai Nominal
                                                                      Saham        Kepemilikan
             Theresia Indra Wirawan            Komisaris Utama       308.477.875       39,48%     24.678.230.000
             Falmaco Pte. Ltd                                        197.100.000       25,22%     15.768.000.000
             Daniel Muljadi Hanafi             Presiden Direktur      39.807.375        5,10%      3.184.590.000
             Rosalina Indra Wirawati                                  39.807.375        5,10%      3.184.590.000
             Irvan Hanafi                                             39.807.375        5,10%      3.184.590.000
             Masyarakat                                              156.250.000       20,00%     12.500.000.000
             Total                                                   781.250.000         100%     62.500.000.000

        d. Susunan Pengurus Perusahaan
           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama : Theresia Indra Wirawan
           Komisaris : Michelle Evangeline Hanafi
           Komisaris Independen: Tsun Tien Wen Lie

           Direksi
           Direktur Utama : Daniel Muljadi Hanafi
           Direktur : Freddy Hanafi

        e. Kegiatan Usaha
           Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
           dalam bidang Bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun, industri pengolahan lainnya.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                               16
                                                                                                             16
Page 18
 2.4.2. PT. Inti Cakrawala Citra (“Pembeli”)

        a. Riwayat Singkat
           PT Inti Cakrawala Citra didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 17 tanggal 2 November 1982
           dibuat di hadapan Ridwan Suselo, Notaris di Jakarta yang dahulu bernama PT Inti Cakrawala
           Corporation yang diubah menjadi PT Inti Cakrawala Citra berdasarkan Risalah Rapat No. 3 tanggal
           4 September 2000 dibuat di hadapan Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., Notaris di
           Jakarta. Saat ini PT Inti Cakrawala Citra masih beroperasi dan bergerak di bidang perdagangan
           grosir.

        b. Alamat Kantor Perusahaan
           Perusahaan berkedudukan di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Menara Indomaret Jl. Pantai
           Indah Kapuk Blvd, No.1 Pantai Indah Kapuk, Jakarta 14470.

        c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
                  Pemegang Saham                Jumlah Saham Persentase Kepemilikan      Nilai Nominal
             PT Indomarco Perdana                        298.999             87,96%     298.999.000.000
             PT Indotracosakti Sempurna                   20.536              6,04%      20.536.000.000
             Axton Salim                                  20.384              6,00%      20.384.000.000
             Total                                       339.919             100,0%     339.919.000.000

        d. Susunan Pengurus Perusahaan
           Dewan Komisaris`
           Komisaris Utama : Wiwiek Yusuf
           Komisaris       : Dattaputra Yasa
                             Jimmy Irawan Pualamsyah

           Direksi
           Direktur Utama : Sinarman Jonatan
           Direktur       : Samuel Nugroho Haditanojo
                            Hantoro

        e. Kegiatan Usaha
           Perusahaan bergerak dalam bidang perdagangan grosir




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                       17
                                                                                                     17
Page 19
                                     BAB III
                     ANALISIS TENTANG KEWAJARAN TRANSAKSI
3.1       Pendekatan dan Metode Analisis yang Digunakan

          Dalam menilai kewajaran Transaksi, kami menggunakan metodologi analisis sebagai berikut:
          1. Analisis atas Rencana Transaksi
          2. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
          3. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
          4. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

3.2       Analisis atas Rencana Transaksi

          3.2.1      Pihak - pihak yang melakukan transaksi dan hubungan keterkaitan antar pihak

                  a. Pihak - pihak yang melakukan transaksi
                     Sebagaimana disampaikan pada bab sebelumnya, bahwa pihak-pihak yang melakukan
                     transaksi dalam Rencana Transaksi ini adalah PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk.
                     sebagai penjual dengan PT. Inti Cakrawala Citra sebagai pembeli.

                  b. Hubungan dari segi kepemilikan saham
                     Berdasarkan struktur kepemilikan saham dari pihak-pihak yang akan melakukan Rencana
                     Transaksi yaitu antara penjual dan pembeli, tidak ada keterkaitan dari segi kepemilikan
                     saham di antara pihak-pihak tersebut.

                  c. Hubungan dari segi kepengurusan
                     Berdasarkan struktur kepemilikan saham dari pihak-pihak yang akan melakukan Rencana
                     Transaksi yaitu antara penjual dan pembeli, tidak ada keterkaitan dari segi kepengurusan
                     di antara pihak-pihak tersebut.

                     Ditinjau dari hubungan dari segi kepemilikan saham dan segi kepengurusan, berdasarkan
                     Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 transaksi ini bukan termasuk
                     kepada transaksi afiliasi.

                     Rencana Transaksi transaksi ini juga tidak mengandung benturan kepentingan
                     sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020
                     tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

                     Memperhatikan definisi Benturan kepentingan di atas (yang merugikan perusahaan) dan
                     alasan yang telah dikemukakan serta harga transaksi yang akan dilaksanakan, maka
                     Rencana Transaksi bukan merupakan transaksi benturan kepentingan, karena
                     memberikan solusi kelangsungan usaha bagi Perseroan dan diselenggarakan sesuai
                     aturan perundang-undangan yang berlaku dan menguntungkan Perseroan.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                        18
                                                                                                        18
Page 20
          3.2.2     Perjanjian dan Persyaratan yang disepakati

                   Sehubungan adanya Rencana Transaksi perjanjian yang disepakati para pihak adalah
                   draft perjanjian jual beli antara PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. sebagai penjual
                   dengan PT. Inti Cakrawala Citra sebagai pembeli.

          3.2.3     Analisis Manfaat Transaksi

                   Perseroan dapat melakukan pembayaran utang kepada pihak ketiga dan mendapatkan
                   tambahan modal kerja untuk mendukung operasional Perseroan.

          3.2.4     Analisis Risiko Transaksi Bagi Perseroan

                    Berikut adalah risiko yang mungkin muncul sehubungan dengan Rencana Transaksi:
                    ▪ Perseroan harus merelokasi pabriknya ke tempat lain.
                    ▪    Risiko pemindahan tenaga kerja (Pemberian pesangon bagi karyawan yang sudah
                         waktunya pensiun dan penambahan expenses bagi karyawan yang ikut)
                    ▪    Risiko pemenuhan stock penjualan selama masa transisi ke lokasi baru (pemindahan
                         mesin yang double dipindahkan dulu satu dan running di tempat baru, setelah di boyolali
                         running mesin di bandung baru dipindahkan. Karena kapasitas yg terpakai masih kurang
                         dari 30% maka untuk produksi dan pengiriman masih bisa teratasi. Untuk mesin yang
                         tunggal Perseroan akan menyiapkan buffer stok untuk 2 bulan)
                    ▪    Perseroan akan mencatatkan kerugian dari transaksi sebesar Rp31.238.885.436
                    ▪    Keberlangsungan Perseroan karena skema menyewa pabrik di lokasi baru (8 tahun + 8
                         tahun)

3.3       Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi

          3.3.1     Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha

                    PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk, untuk selanjutnya dapat disebut juga sebagai "Falmaco"
                    atau "Perseroan", bergerak dalam bidang industri yang berhubungan dengan produk
                    nonwoven, tisu basah, dan berbagai perlengkapan kebersihan lainnya.

                    Dedikasi dan kerja keras selama bertahun-tahun membuat Perseroan berkembang menjadi
                    pelopor dalam pasar produksi tisu, dengan Sertifikat Halal serta Sertifikasi GMP & ISO
                    9001:2015 dalam Manajemen Kualitas untuk pembuatan tisu berkualitas premium.

                    Perseroan berkomitmen untuk menyediakan produk dengan kualitas terbaik dengan
                    berinvestasi ke peralatan mesin yang canggih. Perseroan senantiasa menerapkan kontrol
                    kebersihan yang ketat dalam setiap proses produksi.

                    Semua produk Perseroan telah diuji di laboratorium untuk memenuhi persyaratan
                    keselamatan dan standar internasional. Produk-produk berkualitas Falmaco terus meningkat
                    dan kini telah didistribusikan secara Nasional.

                    Pada tahun 2021, Perseroan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public
                    Offering/IPO) kepada masyarakat sebanyak 156.250.000 saham biasa atas nama atau
                    sebesar 20,00% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan harga penawaran
                    tercatat senilai Rp200 per saham.

Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                           19
                                                                                                           19
Page 21
                     Berdasarkan surat pengumuman pencatatan dari Bursa Efek Indonesia No. S-
                     04547/BEI.PP1/07-2021 tanggal 2 Juli 2021, PerusahaanPerseroan telah mencatatkan
                     seluruh sahamnya sebanyak 781.250.000 saham pada tanggal 8 Juli 2021.

                     Anggaran Dasar Perseroan
                     Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
                     Notaris No. 18 tanggal 11 September 2023 yang dibuat dihadapan Mayasari Soegiharto, S.H.,
                     tentang Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan atas
                     perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dengan penunjukkan Komisaris Independen.
                     Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
                     Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU.AH.01.09-0169581
                     tanggal 30 September 2023.

                     Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah
                     menjalankan usaha dalam bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun, industri
                     pengolahan lainnya, memasarkan serta menjual hasil dari kegiatannya, usaha yang ditunjuk
                     untuk mewakili penjualan atas nama dan tanggungan dari pihak lain, serta kegiatan penjualan
                     dan pembelian bersama atau melakukan transaksi atas nama Perseroan.

                     Kegiatan Usaha Utama dan Produk yang Dihasilkan
                     Kegiatan usaha utama yang dijalankan berfokus dalam manufaktur produk tisu dan kain
                     nonwoven. Hasil produksi tisu dan kain nonwoven kemudian diolah menjadi berbagai produk
                     diantaranya produk sanitasi rumah tangga dan produk higienis. Seluruh produk yang
                     dihasilkan Perseroan telah diuji dan memenuhi standar kesehatan internasional. Perseroan
                     juga melakukan pemeriksaan dan audit berkala untuk menjaga tingkat kesehatan dan
                     kebersihan sehingga tidak memengaruhi kualitas produk yang dibuat dengan produk:

                     1.   Tisu basah sachet 1s
                     2.   Tisu basah pocket 10s
                     3.   Tisu basah travel pack 24s
                     4.   Tisu basah family pack 50s
                     5.   Alcohol swab
                     6.   Kassa steril
                     7.   3ply masker
                     8.   Handsanitizer
                     9.   Disposable cleaning cloth

          3.3.2      Analisis Industri

                  a. Kondisi Perekonomian Indonesia
                     Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global. Data
                     Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2023 tumbuh
                     sebesar 5,04% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan
                     sebelumnya sebesar 4,94% (yoy). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi
                     Indonesia secara keseluruhan tahun 2023 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,05% (yoy). Pada
                     2024, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5% didukung oleh
                     permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak
                     positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan
                     dengan berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) termasuk Ibu Kota
                     Nusantara (IKN). Sementara itu, kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai dampak
                     ekonomi global yang belum kuat dan harga komoditas yang menurun. Bank Indonesia akan
                     terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank
                     Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik.

Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                           20
                                                                                                           20
Page 22
                   Pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada triwulan IV 2023 didukung oleh hampir seluruh
                   komponen PDB. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,47% (yoy) seiring dengan
                   kenaikan mobilitas terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun
                   Baru, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang meningkat.
                   Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh tinggi sebesar
                   18,11% (yoy) didorong peningkatan aktivitas persiapan pemilu. Konsumsi Pemerintah
                   meningkat dengan tumbuh sebesar 2,81% (yoy) didorong oleh belanja barang dan belanja
                   pegawai. Investasi tumbuh sebesar 5,02% (yoy) terutama ditopang oleh investasi bangunan
                   seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas penanaman
                   modal. Sementara itu, ekspor tumbuh sebesar 1,64% (yoy) ditopang oleh permintaan mitra
                   dagang utama yang tetap tumbuh positif di tengah penurunan harga komoditas ekspor
                   unggulan, serta membaiknya ekspor jasa seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan
                   mancanegara.
                   Pertumbuhan ekonomi yang meningkat juga tecermin dari sisi Lapangan Usaha dan spasial.
                   Secara Lapangan Usaha (LU), seluruh LU pada triwulan IV 2023 menunjukkan kinerja positif
                   dengan pertumbuhan yang tinggi tercatat pada sektor terkait mobilitas terutama Transportasi
                   dan Pergudangan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, serta Perdagangan Besar dan
                   Eceran. LU Industri Pengolahan sebagai kontributor utama pertumbuhan juga tumbuh baik
                   seiring kuatnya permintaan domestik dan global. Sementara itu, secara spasial, pertumbuhan
                   ekonomi triwulan IV 2023 di sebagian besar wilayah Indonesia lebih tinggi dibandingkan
                   dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2023 tertinggi
                   tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Kalimantan, Jawa, Bali-Nusa
                   Tenggara (Balinusra), dan Sumatera.
                b. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)
                   Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV 2023 membaik sehingga
                   menopang ketahanan eksternal Indonesia. NPI pada triwulan IV 2023 mencatat surplus 8,6
                   miliar dolar AS, meningkat signifikan dibandingkan dengan kinerja triwulan sebelumnya yang
                   mencatat defisit 1,5 miliar dolar AS. Surplus NPI tersebut ditopang oleh surplus transaksi
                   modal dan finansial yang meningkat serta defisit transaksi berjalan yang tetap rendah.

                   Transaksi berjalan mencatat defisit rendah didukung oleh perbaikan permintaan dan harga
                   komoditas global di tengah peningkatan ekonomi domestik. Transaksi berjalan mencatat
                   defisit 1,3 miliar dolar AS (0,4% dari PDB), sedikit meningkat dibandingkan dengan defisit 1,0
                   miliar dolar AS (0,3% dari PDB) pada triwulan sebelumnya. Kinerja transaksi berjalan yang
                   terjaga tersebut bersumber dari surplus neraca perdagangan barang yang meningkat,
                   didukung oleh kenaikan ekspor barang sejalan dengan perbaikan permintaan global dan
                   harga komoditas. Di sisi lain, impor barang juga meningkat sejalan dengan naiknya kebutuhan
                   masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.
                   Selain itu, defisit neraca jasa dan neraca pendapatan primer juga tercatat lebih tinggi, sejalan
                   dengan peningkatan aktivitas domestik dan pola pembayaran bunga pada periode laporan.

                   Kinerja transaksi modal dan finansial meningkat sejalan dengan meredanya ketidakpastian
                   pasar keuangan global. Transaksi modal dan finansial mencatat perbaikan signifikan, dari
                   defisit 0,1 miliar dolar AS pada triwulan III 2023 menjadi surplus 9,8 miliar dolar AS pada
                   triwulan IV 2023. Kinerja positif ini terutama ditopang oleh aliran investasi portofolio yang
                   kembali masuk ke pasar keuangan domestik sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan
                   global yang mulai mereda. Investasi langsung tetap kuat dengan membukukan surplus yang
                   relatif stabil sejalan dengan optimisme investor terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi
                   domestik yang terjaga. Transaksi investasi lainnya juga mencatat surplus didorong penarikan
                   pinjaman luar negeri pemerintah dan swasta.

Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                              21
                                                                                                              21
Page 23
                   Perkembangan NPI secara keseluruhan tahun 2023 menunjukkan ketahanan sektor eksternal
                   yang tetap kuat di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global. NPI keseluruhan
                   2023 membukukan surplus sebesar 6,3 miliar dolar AS, meningkat dari tahun sebelumnya
                   yang mencatat surplus 4,0 miliar dolar AS, terutama didukung kuatnya kinerja transaksi modal
                   dan finansial. Transaksi berjalan tahun 2023 mencatat defisit yang terkendali sebesar 1,6
                   miliar dolar AS (0,1% dari PDB), setelah membukukan surplus sebesar 13,2 miliar dolar AS
                   (1,0% dari PDB) pada tahun 2022. Perkembangan ini dipengaruhi oleh penurunan surplus
                   neraca perdagangan barang, seiring kondisi perlambatan ekonomi global dan penurunan
                   harga komoditas, serta permintaan domestik yang kuat. Di sisi lain, defisit neraca jasa
                   berkurang sejalan dengan kenaikan jumlah wisatawan mancanegara seiring pemulihan sektor
                   pariwisata yang terus berlangsung. Transaksi modal dan finansial tahun 2023 mencatat
                   perbaikan signifikan dengan membukukan surplus 8,7 miliar dolar AS, dibandingkan dengan
                   defisit 8,7 miliar dolar AS pada tahun 2022, ditopang oleh surplus investasi langsung dan
                   investasi portofolio di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi
                   cadangan devisa pada akhir Desember 2023 naik mencapai 146,4 miliar dolar AS dari 137,2
                   miliar dolar AS pada akhir Desember 2022. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan
                   pembiayaan 6,5 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar
                   kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

                                                  Grafik Neraca Pembayaran Indonesia




                                                         Sumber: Bank Indonesia

                c. Inflasi
                   Perkembangan pada Desember 2023 menunjukkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK)
                   terjaga dalam kisaran sasaran 3,0±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi
                   IHK pada Desember 2023 tercatat rendah sebesar 0,41% (mtm) sehingga inflasi IHK 2023
                   menjadi 2,61% (yoy). Perkembangan inflasi 2023 ini lebih rendah dibandingkan dengan inflasi
                   tahun 2022 yang tercatat sebesar 5,51% (yoy). Inflasi yang terjaga dalam kisaran sasarannya
                   merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi
                   antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi
                   Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian
                   Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap
                   terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2024.

                   Inflasi IHK yang rendah secara bulanan pada Desember 2023 dipengaruhi oleh terkendalinya
                   inflasi inti dan inflasi volatile food. Inflasi inti tercatat sebesar 0,14% (mtm), tidak berbeda jauh
                   dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,12% (mtm), terutama disumbang
                   oleh komoditas emas perhiasan, gula pasir, dan rekreasi. Inflasi kelompok volatile
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                                   22
                                                                                                                   22
Page 24
                   food menurun dari 1,72% (mtm) pada bulan November 2023 menjadi 1,42% (mtm), didukung
                   oleh pasokan yang membaik di daerah sentra produksi. Sementara itu,
                   kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,39% (mtm), meningkat dari inflasi
                   bulan sebelumnya sebesar 0,08% (mtm) dipengaruhi faktor musiman kenaikan inflasi
                   angkutan udara di periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta dampak kenaikan aneka
                   rokok akibat kenaikan tarif cukai tembakau.

                   Secara tahunan, inflasi IHK 2023 yang telah kembali dalam kisaran sasaran ditopang oleh
                   terjaganya berbagai komponen inflasi. Inflasi inti 2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy),
                   sejalan dengan konsistensi kebijakan suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank
                   Indonesia. Inflasi volatile food juga relatif terkendali sebesar 6,73% (yoy). Hal ini didukung
                   oleh eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan TPIP dan TPID melalui
                   GNPIP di berbagai daerah dalam mengendalikan harga pangan, termasuk beras dan
                   komoditas pangan strategis lainnya, dari dampak El Nino. Inflasi kelompok administered
                   prices tercatat sebesar 1,72% (yoy), sejalan minimalnya kebijakan penyesuaian harga
                   komoditas yang diatur oleh Pemerintah.

                                                     Grafik Inflasi Tahunan Indonesia




                                                         Sumber: Bank Indonesia
                d. Nilai Tukar Rupiah
                   Dibandingkan akhir tahun 2022, indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY)
                   pada 18 Oktober 2023 tercatat tinggi di level 106,21 atau menguat 2,60% (ytd). Sangat
                   kuatnya dolar AS ini memberikan tekanan depresiasi mata uang hampir seluruh mata uang
                   dunia, seperti Yen Jepang, Dolar Australia, dan Euro yang melemah masing-masing 12,44%,
                   6,61% dan 1,40% (ytd), serta depresiasi mata uang kawasan, seperti Ringgit Malaysia, Baht
                   Thailand, dan Peso Filipina masing-masing 7,23%, 4,64% dan 1,73% (ytd). Dalam periode
                   yang sama, dengan langkah-langkah stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia, nilai tukar
                   Rupiah terdepresiasi 1,03% (ytd), relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata
                   uang sejumlah negara di kawasan dan global tersebut. Ke depan, sejalan dengan masih
                   tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan
                   stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya
                   pengendalian imported inflation. Di samping intervensi di pasar valuta asing, Bank Indonesia
                   mempercepat upaya pendalaman pasar uang Rupiah dan pasar valuta asing, termasuk
                   optimalisasi SRBI dan penerbitan instrumen-instrumen lain untuk meningkatkan mekanisme
                   pasar baik dalam meningkatkan manajemen likuiditas institusi keuangan domestik dan
                   menarik masuknya aliran portofolio asing dari luar negeri.



Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                            23
                                                                                                            23
Page 25
                     Koordinasi dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha terus ditingkatkan dan diperluas
                     untuk implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
                     (DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.

                  e. Suku Bunga
                     Kebijakan suku bunga diperkuat dengan penerbitan instrumen moneter SRBI (kontraksi)
                     yang pro-market, dalam rangka memperkuat upaya pendalaman pasar uang dan mendukung
                     upaya menarik portfolio inflows, dengan mengoptimalkan aset SBN yang dimiliki Bank
                     Indonesia sebagai underlying. Pasar menyambut baik penerbitan SRBI yang tecermin pada
                     tingginya penawaran dibandingkan dengan target (oversubscribed). Hingga 17 Oktober 2023,
                     lelang SRBI telah dilakukan sembilan kali dengan outstanding mencapai Rp113,70 triliun.
                     Perkembangan tersebut juga diikuti dengan transaksi di pasar sekunder. Selain itu,
                     penerbitan SRBI juga mendukung masuknya aliran investasi portofolio asing seperti tecermin
                     pada net beli SRBI oleh investor nonresiden sebesar Rp9,81 triliun. Berbagai perkembangan
                     ini secara umum menunjukkan SRBI dapat menggantikan peran Reverse Repo (RR) SBN
                     sebagai instrumen moneter kontraksi dan sekaligus dapat menarik aliran modal masuk untuk
                     memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak rambatan global.

                  f. Perkembangan Industri non-woven
                     Industri non-woven di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan. Produk non-
                     woven digunakan dalam berbagai aplikasi seperti material pembangunan infrastruktur jalan
                     tol, agro-textiles, medis, industri makanan dan minuman, otomotif, serta manufaktur konsumsi
                     lainnya. Industri ini juga telah memperluas pasar dan meningkatkan daya saing di tingkat
                     nasional.

                     Selain itu, terdapat peningkatan ekspor yang menunjukkan potensi pertumbuhan industri non-
                     woven di Indonesia. Perseroan-Perseroan yang berhubungan dengan produk non-woven,
                     seperti tisu basah, perlengkapan medis (masker, alat pelindung diri), telah mulai melirik
                     potensi pasar lainnya di seluruh wilayah Indonesia.

          3.3.3      Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
                     Pemanfaatan kapasitas mesin yang dimiliki oleh Perseroan baru mencapai kurang dari 30%
                     dari kapasitas yang terpasang. Perseroan masih mampu memperluas pasar dengan
                     menambah customer tanpa memerlukan tambahan investasi mesin baru.

          3.3.4      Alasan dilakukannya Rencana Transaksi
                     Melakukan pembayaran utang kepada Pak Handoyo Guntoro selaku pihak yang melakukan
                     pengambilalihan tagihan yang sebelumnya dimiliki oleh PT Delta Investama Indonesia
                     kepada PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (Perseroan) dimana pengambilalihan tersebut
                     telah dilakukan berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dan Pengalihan Hak atas
                     Piutang tertanggal 17 Maret 2023 antara PT Delta Investama Indonesia dengan Pak Handoyo
                     Guntoro yang telah ditandatangani dalam bentuk akta jual beli piutang No. 7 tertanggal 8 Mei
                     2023, dibuat di hadapan Emmyra Fauzia Kariana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Pelunasaan
                     utang ini dilakukan dengan mekanisme set-off atau perjumpaan antara utang dan aset yang
                     dimiliki oleh Perseroan.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                            24
                                                                                                            24
Page 26
          3.3.5      Keuntungan dan Kerugian Rencana Transaksi Secara Kualitatif
                     Keuntungan: Perseroan dapat melakukan pembayaran utang kepada pihak ketiga
                                 sehingga Perseroan menjalankan bisnis secara ringan, tanpa beban bunga
                                 dan cash flow Perseroan dapat difokuskan untuk kegiatan usaha.

                     Kerugian:                    Perseroan diharuskan melakukan relokasi pabrik ke lokasi yang baru dan
                                                  harus menyediakan buffer stock selama proses perpindahan.

3.4       Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi

          Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi merupakan analisis yang dilakukan terhadap kinerja
          keuangan Perseroan secara historis yang meliputi analisis terhadap kinerja keuangan dan analisis
          rasio keuangan Perseroan, serta analisis terhadap proforma laporan keuangan Perseroan.

          3.4.1      Analisis Kinerja Neraca Perseroan

                                                           2016         2017          2018          2019          2020          2021          2022          2023
                                                         Jan-Des      Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des
                     Balance Sheet
                     Kas dan Setara Kas                     404.198      310.779        119.111       619.439       386.098        73.765       138.794    17.564.551
                     Piutang Usaha                        7.480.169    9.331.826      9.371.776    17.792.856     7.312.702     5.785.441     6.910.120     2.897.658
                     Aset Lancar Lain                     6.639.814    5.143.444      5.850.509     8.296.136    17.111.989    10.910.160    10.577.822     9.004.956
                     Jumlah Aset Lancar                  14.524.180   14.786.049     15.341.396    26.708.430    24.810.789    16.769.366    17.626.736    29.467.165
                     Aset Tetap                          69.513.166   78.713.773     91.265.410    88.070.414    85.135.724   173.819.310   160.077.528   148.883.891
                     Aset Tidak Lancar Lain               1.008.875    1.167.865      1.799.225       942.316     7.308.832     6.321.064     6.371.025     6.802.822
                     Jumlah Aset Tidak Lancar            70.522.041   79.881.639     93.064.635    89.012.731    92.444.556   180.140.374   166.448.553   155.686.713
                     Jumlah Aset                         85.046.221   94.667.687    108.406.031   115.721.161   117.255.345   196.909.740   184.075.289   185.153.878
                     Utang usaha                          4.138.317    4.768.174      7.027.038    11.072.811     3.488.413     4.208.889     5.238.293     3.347.468
                     Liabilitas Jangka Pendek Lain       54.696.163   41.617.946     75.710.038    75.079.397    62.084.695    81.052.891    93.861.407    90.273.316
                     Jumlah Liabilitas Jangka Pendek     58.834.480   46.386.121     82.737.076    86.152.208    65.573.108    85.261.780    99.099.700    93.620.784
                     Utang bank                                   0   26.884.919      9.767.535     8.385.390     6.837.797     5.108.504             0             0
                     Liabilitas jangka panjang lain      11.893.547    9.484.547      9.431.785     9.720.261    11.172.651    11.105.341     7.578.619     6.827.547
                     Jumlah Liabilitas Jangka Panjang    11.893.547   36.369.466     19.199.320    18.105.652    18.010.449    16.213.845     7.578.619     6.827.547
                     Jumlah Liabilitas                   70.728.027   82.755.587    101.936.396   104.257.860    83.583.557   101.475.625   106.678.319   100.448.331
                     Jumlah Ekuitas                      14.318.194   11.912.101      6.469.635    11.463.301    33.671.788    95.434.115    77.396.970    84.705.547
                     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas       85.046.221   94.667.687    108.406.031   115.721.161   117.255.345   196.909.740   184.075.289   185.153.878

                                                                                (dalam ribu Rupiah)

                  a. Jumlah Aset
                     Jumlah aset Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik dengan
                     rata-rata kenaikan CAGR 11,76% per tahun dan selama tahun historis rata-rata jumlah asset
                     Perseroan berada di angka Rp135.904.419.012

                  b. Aset Lancar
                     Jumlah aset lancar Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
                     dengan rata-rata kenaikan CAGR 10,63% dan selama tahun historis rata-rata jumlah aset
                     lancar Perseroan berada diangka Rp20.004.264.061.

                     Posisi kas setara kas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
                     dengan rata-rata kenaikan CAGR 71,40% dan selama tahun historis rata-rata jumlah kas
                     setara kas Perseroan berada diangka Rp2.452.091.822.

                     Posisi piutang usaha Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan yang baik
                     dengan rata-rata penurunan CAGR -12,67% dan selama tahun historis rata-rata jumlah
                     piutang usaha Perseroan berada diangka Rp8.360.318.396.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                                                                                  25
                                                                                                                                                              25
Page 27
                  c. Aset Tidak Lancar
                     Jumlah aset tidak lancar Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
                     dengan rata-rata kenaikan CAGR 11,98% dan selama tahun historis rata-rata jumlah asset
                     tidak lancar Perseroan berada di angka Rp115.900.154.951.

                     Posisi aset tetap Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik dengan
                     rata-rata kenaikan di 11,49% dan selama tahun historis rata-rata jumlah aset tetap Perseroan
                     berada diangka Rp111.934.901.988.

                  d. Total Liabilitas
                     Jumlah liabilitas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
                     kenaikan CAGR 5,14% dan selama tahun historis rata-rata jumlah liabilitas Perseroan berada
                     diangka Rp93.982.962.702.

                  e. Liabilitas Jangka Pendek
                     Jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan
                     dengan rata-rata kenaikan CAGR 6,86% dan selama tahun historis rata-rata jumlah liabilitas
                     jangka pendek Perseroan berada di angka Rp77.208.157.161.

                     Posisi utang usaha Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan rata-
                     rata penurunan CAGR -2,98% dan selama tahun historis rata-rata jumlah utang usaha
                     Perseroan berada di angka Rp5.411.175.361.

                  f. Liabilitas Jangka Panjang
                     Jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan
                     dengan rata-rata penurunan CAGR -7,62% dan selama tahun historis rata-rata jumlah
                     liabilitas jangka panjang Perseroan berada di angka Rp16.774.805.541.

                  g. Ekuitas
                     Jumlah ekuitas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
                     kenaikan CAGR 28,91% dan selama tahun historis rata-rata jumlah ekuitas Perseroan berada
                     di angka Rp41.921.456.310.

          3.4.2      Analisis Kinerja Laba Rugi Perseroan

                                                                2016         2017          2018         2019         2020          2021         2022         2023
                                                              Jan-Des      Jan-Des       Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des       Jan-Des      Jan-Des      Jan-Des
                               Income Statement
                     Pendapatan Usaha                           47.897.059 51.249.787 48.139.351 84.134.466 91.169.283 49.213.152 58.039.051 46.081.971
                     Beban Pokok Penjualan                     (34.548.777) (37.941.587) (37.265.828) (58.040.915) (60.473.561) (43.122.850) (48.156.898) (40.963.422)
                     Laba Bruto                                 13.348.282 13.308.200 10.873.523 26.093.551 30.695.722 6.090.302 9.882.153 5.118.549
                     Beban administrasi dan umum                (8.000.730) (7.524.396) (7.733.441) (8.875.188) (10.572.049) (11.535.899) (13.202.924) (12.250.107)
                     Beban penjualan                            (2.387.089) (2.155.149) (2.330.475) (3.091.834) (2.828.767) (1.630.106) (3.926.701) (4.202.538)
                     EBIT                                        2.960.464 3.628.655         809.607 14.126.529 17.294.906 (7.075.703) (7.247.472) (11.334.097)
                     Pendapatan (beban) keuangan                (4.023.584) (5.401.071) (6.539.164) (6.360.014) (6.722.203) (8.615.069) (5.882.778) (2.847.512)
                     Pendapatan (beban) lain-lain, bersih          (70.768)      88.205     (661.374)     173.830       83.886 (39.024.337) (5.780.830) 20.681.439
                     EBT                                        (1.133.888) (1.684.211) (6.390.931) 7.940.345 10.656.590 (54.715.109) (18.911.080) 6.499.830
                     Manfaat (beban) pajak penghasilan, bersih      34.092     (317.907)     710.636 (2.819.745) (3.188.444) (1.087.876)         694.056      378.885
                     EAT                                        (1.099.795) (2.002.118) (5.680.295) 5.120.599 7.468.146 (55.802.985) (18.217.024) 6.878.715
                                                                             (dalam ribu Rupiah)




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                                                                                 26
                                                                                                                                                                26
Page 28
                  a. Pendapatan
                     Jumlah pendapatan Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan
                     rata-rata penurunan CAGR -0,55% dan selama tahun historis rata-rata jumlah pendapatan
                     Perseroan berada di angka Rp61.146.722.813.

                  b. Beban Pokok Penjualan
                     Jumlah beban pokok penjualan Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan
                     dengan rata-rata kenaikan CAGR 2,46% dan selama tahun historis rata-rata jumlah beban
                     pokok penjualan Perseroan berada di angka Rp46.566.437.181.

                  c. Laba Bruto
                     Jumlah laba bruto Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan rata-
                     rata penurunan CAGR di -12,80% dan selama tahun historis rata-rata jumlah laba bruto
                     Perseroan berada di angka Rp14.580.285.632.

                  d. EBIT
                     Jumlah EBIT Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan rata-rata
                     penurunan CAGR -221,14% dan selama tahun historis rata-rata jumlah EBIT Perseroan
                     berada di angka Rp1.457.489.293.

                  e. EAT
                     Jumlah EAT Perseroan selama tahun historis berfluktiasi, pada tahun 2016 s/d 2018
                     Perseroan mencatatkan rugi bersih, sedangkan pada tahun 2019 dan 2020 Perseroan
                     mencatatkan laba bersih, namun pada tahun 2021 dan 2022 Perseroan kembali mencatatkan
                     rugi bersih sedangkan pada tahun 2023 Perseroan mampu mencatatkan laba bersih. Secara
                     umum dari tahun 2016 s/d 2023 Perseroan mengalami penurunan laba dengan CAGR -
                     229,94% per tahun.

          3.4.3      Analisis Arus Kas

                                                            2018        2019        2020        2021        2022       2023
                                                          Jan-Des     Jan-Des     Jan-Des     Jan-Des     Jan-Des    Jan-Des
                                  Cash Flow
                      Arus Kas Dari Kegiatan Operasi       2.869.927 12.216.244 14.776.887 (30.011.565) 12.256.453 18.064.890
                      Arus Kas Dari Kegiatan Investasi   (16.624.785) (3.712.118) (7.210.639) (3.089.337) 1.380.940   (147.864)
                      Arus Kas Dari Kegiatan Pendanaan    13.563.190 (8.003.799) (7.799.588) 32.788.569 (13.572.364)  (491.268)
                      Kenaikan Kas Setara Kas               (191.668)    500.327    (233.340)   (312.333)    65.029 17.425.757
                                                               (dalam ribu Rupiah)
                  a. Arus Kas dari Aktivitas Operasi
                     Secara umum Perseroan mampu menghasilkan arus kas operasi yang positif kecuali
                     pada tahun 2021. Selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
                     kenaikan CAGR 144,48% dan selama tahun historis rata-rata aktivitas operasi Perseroan
                     berada diangka Rp5.028.805.823.

               b. Arus Kas dari Aktivitas Investasi
                  Dari aktivitas investasi selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
                  kenaikan di 38,89% dan selama tahun historis rata-rata aktivitas investasi Perseroan
                  berada diangka Rp(4.900.633.894).


Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                                          27
                                                                                                                          27
Page 29
                  c. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
                     Dari aktivitas pendanaan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-
                     rata penurunan di (51,50%) dan selama tahun historis rata-rata aktivitas pendanaan
                     Perseroan berada diangka Rp2.747.456.761.

          3.4.4      Analisis terhadap Proyeksi Keuangan Perseroan

                                                                     Sebelum Transaksi     Setelah Transaksi
                                                                      Desember 2023         Desember 2024
                     Balance Sheet
                     Kas dan Setara Kas                                  17.564.551.030       11.992.984.254
                     Piutang Usaha                                        2.897.658.123        1.847.124.218
                     Aset Lancar Lain                                    14.906.816.750       26.137.149.804
                     Jumlah Aset Lancar                                  35.369.025.903       39.977.258.276
                     Aset Tetap                                         148.501.026.788       30.876.887.373
                     Aset Tidak Lancar Lain                               1.283.825.260          900.961.154
                     Jumlah Aset Tidak Lancar                           149.784.852.048       31.777.848.527
                     Jumlah Aset                                        185.153.877.951       71.755.106.800
                     Utang usaha                                          3.347.468.122        3.463.761.099
                     Liabilitas Jangka Pendek Lain                       90.273.315.877       22.078.689.326
                     Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                     93.620.783.999       25.542.450.425
                     Utang bank                                                     -                    -
                     Liabilitas jangka panjang lain                       6.827.547.095        6.617.497.095
                     Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                     6.827.547.095        6.617.497.095
                     Jumlah Liabilitas                                  100.448.331.094       32.159.947.520
                     Jumlah Ekuitas                                      84.705.546.856       39.595.159.280
                     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                      185.153.877.950       71.755.106.800

                     Berdasarkan proyeksi yang diberikan oleh Perseroan, Rencana Transaksi dari sisi neraca
                     akan menyebabkan penurunan pada aset tetap dan liabilitas Perseroan.

                                                                     Sebelum Transaksi     Setelah Transaksi
                                                                      Desember 2023         Desember 2024
                              Income Statement
                     Pendapatan Usaha                                        46.081.971           64.775.540
                     Beban Pokok Penjualan                                  (40.963.422)         (47.662.050)
                     Laba Bruto                                               5.118.549           17.113.490
                     Beban administrasi dan umum                            (12.250.107)         (17.059.801)
                     Beban penjualan                                         (4.202.538)          (3.011.205)
                     EBIT                                                   (11.334.097)          (2.957.516)
                     Pendapatan (beban) keuangan                             18.096.030           (2.241.821)
                     Pendapatan (beban) lain-lain, bersih                      (262.103)         (30.927.463)
                     EBT                                                      6.499.830          (36.126.801)
                     Manfaat (beban) pajak penghasilan, bersih                  378.885             (183.586)
                     EAT                                                      6.878.715          (36.310.388)

                     Pada laba rugi, Rencana Transaksi pada jangka panjang mampu menurunkan rasio beban
                     pokok penjualan. Pada tahun 2023 sebelum transaksi, beban pokok penjualan adalah
                     sebesar 88,89% dari pendapatan, sedangkan pada tahun 2024 setelah transaksi
                     dilakukanrasio beban pokok penjualan adalah 73,58% dari pendapatan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                         28
                                                                                                          28
Page 30
                                                              Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
                                  Rasio Likuiditas
                                                               Desember 2023     Desember 2024
                             Rasio Likuiditas
                             Rasio Lancar                                       0,38                     1,57
                             Quick Rasio                                        0,28                     1,10
                             Rasio Aktivitas
                             Perputaran Aset Tetap                              0,31                     2,14
                             Perputaran Total Aset                              0,25                     0,92
                             Rasio Solvabilitas
                             Debt to Equity Ratio                               1,19                     0,81
                             Debt to Assets                                     0,54                     0,45
                             Rasio Profitabilitas
                             Net Profit Margin                                   15%                    -55%
                             Rasio HPP                                           89%                     74%
                             Return on Asset                                      4%                    -51%
                             Return On Equity                                     8%                    -92%

                  Berdasarkan rasio-rasio keuangan Perseroan, sebelum dan sesudah Rencana Transaksi,
                  terlihat bahwa dengan dilakukannya Rencana Transaksi tersebut akan memperbaiki rasio
                  likuiditas, rasio aktivitas, dan rasio solvabilitas Perseroan. Dari sisi rasio profitabilitas net profit
                  margin, return on asset, dan return on equity dari Perseroan menjadi negatif hal ini
                  diakibatkan karena perseroan mencatatkan keruigan transaksi pada tahun 2024. Dari rasio
                  HPP Perseroan mampu melakukan efisiensi dari 89% pada tahun 2023 menjadi 74% pada
                  tahun 2024 dikarenakan UMK Kabupaten Boyolali yang lebih rendah.

         3.4.5    Analisis Laporan Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi Dilakukan

                  Posisi proforma Laporan Keuangan Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi,
                  yang disampaikan manajemen Perseroan, diuraikan sebagai berikut:

                                                            Sebelum Transaksi       Penyesuaian      Setelah Transaksi
                                                                Juni 2024                                Juni 2024
                   Balance Sheet
                   Kas dan Setara Kas                              14.289.938.667  28.800.000.000  43.089.938.667
                   Piutang Usaha                                    3.475.690.091             -     3.475.690.091
                   Uang Muka Pembelian                              5.879.307.454             -     5.879.307.454
                   Persediaan                                       9.275.857.062             -     9.275.857.062
                   Piutang Lain-lain                                8.127.000.000             -     8.127.000.000
                   Piutang Pemegang Saham                             331.395.315             -       331.395.315
                   Biaya dibayar di muka                              199.646.244             -       199.646.244
                   Pajak dibayar di muka                              190.192.792             -       190.192.792
                   Jumlah Aset Lancar                              41.769.027.625  28.800.000.000  70.569.027.625
                   Aset Tetap                                    142.931.909.857 (109.238.885.436) 33.693.024.421
                   Aset Lain-lain                                     900.961.154                     900.961.154
                   Jumlah Aset Tidak Lancar                      143.832.871.011 (109.238.885.436) 34.593.985.575
                   Jumlah Aset                                   185.601.898.636 (80.438.885.436) 105.163.013.200
                   Pinjaman bank jangka pendek                                  -               -                -
                   Bagian Lancar kredit Investasi Bnak INA          3.023.557.386               -   3.023.557.386
                   Utang Usaha                                      3.598.688.300               -   3.598.688.300
                   Utang lain-lain                                    314.895.981               -     314.895.981
                   Utang Pembelian Kendaraan                           34.548.774               -      34.548.774
Laporan Pendapat Kewajaran milik
                   Utang Pajak   PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk  8.040.652.316  10.800.000.000  18.840.652.31629
                   Uang Muka Penjualan                              3.421.432.604               -   3.421.432.604
                                                                                                               29
                   Utang pembiayaan konsumen                                    -               -                -
                   Accrued Payable                                  1.532.314.673               -   1.532.314.673
Page 31
                    Pajak dibayar di muka                            190.192.792              -        190.192.792
                    Jumlah Aset Lancar                            41.769.027.625   28.800.000.000   70.569.027.625
                    Aset Tetap                                   142.931.909.857 (109.238.885.436) 33.693.024.421
                    Aset Lain-lain                                   900.961.154                       900.961.154
                    Jumlah Aset Tidak Lancar                     143.832.871.011 (109.238.885.436) 34.593.985.575
                    Jumlah Aset                                  185.601.898.636 (80.438.885.436) 105.163.013.200
                    Pinjaman bank jangka pendek                                -                -                -
                    Bagian Lancar kredit Investasi Bnak INA        3.023.557.386                -    3.023.557.386
                    Utang Usaha                                    3.598.688.300                -    3.598.688.300
                    Utang lain-lain                                  314.895.981                -      314.895.981
                    Utang Pembelian Kendaraan                         34.548.774                -       34.548.774
                    Utang Pajak                                    8.040.652.316   10.800.000.000   18.840.652.316
                    Uang Muka Penjualan                            3.421.432.604                -    3.421.432.604
                    Utang pembiayaan konsumen                                  -                -                -
                    Accrued Payable                                1.532.314.673                -    1.532.314.673
                    Uang Muka Customer                               205.183.613                -      205.183.613
                    Utang kepada Pihak Ketiga                     76.186.436.095 (60.000.000.000) 16.186.436.095
                    Pinjaman Bank Jk Panjang bag lancar                        -                -                -
                    Jumlah Liabilitas Jangka Pendek               96.357.709.742 (49.200.000.000) 47.157.709.742
                    Utang Bank Jangka Panjang                                  -                -                -
                    Imbalan Kerja                                  6.276.960.595                -    6.276.960.595
                    Utang Kepada Pemegang Saham                      340.536.500                -      340.536.500
                    Jumlah Liabilitas Jangka Panjang               6.617.497.095                -    6.617.497.095
                    Modal Disetor                                 62.500.000.000                -   62.500.000.000
                    Tambahan modal disetor                        16.798.020.000                -   16.798.020.000
                    Laba Ditahan                                 (83.387.291.190)               - (83.387.291.190)
                    Selisih Penilaian Kembali Aset Tetap          90.771.031.230                -   90.771.031.230
                    Amortisasi Surplus Revaluasi                  (1.410.500.329)               -   (1.410.500.329)
                    Employee Benefit Tahun Lalu - Liabilities       (565.712.855)               -     (565.712.855)
                    Laba Tahun Berjalan                           (2.078.855.059) (31.238.885.436) (33.317.740.495)
                    Jumlah Ekuitas                                82.626.691.797 (31.238.885.436) 51.387.806.361
                    Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                185.601.898.634 (80.438.885.436) 105.163.013.198

                    Berdasarkan proforma Neraca Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, terlihat
                    bahwa dengan dilakukannya penjualan aset tetap Perseroan Aset Lancar mengalami
                    kenaikan menjadi Rp70.569.027.625 hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan kas dan
                    setara kas, sedangkan Aset Tidak Lancar Perseroan mengalami penurunan menjadi
                    Rp34.593.985.575 hal ini disebabkan oleh adanya penjualan dari aset tetap.

                    Dari sisi Liabilitas, terjadi penurunan liabilitas menjadi Rp47.157.709.742 dikarenakan
                    adanya pembayaran utang kepada bapak Handoyo sebesar Rp60.000.000.000, sedangkan
                    pada Liabilitas Jangka Panjang tidak mengalami perubahan.

                    Dari sisi Ekuitas, terjadi penurunan pada Laba Tahun berjalan yang diakibatkan oleh adanya
                    kerugian penjualan aset sehingga Ekuitas Perseroan mengalami penurunan menjadi
                    Rp105.163.013.198.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                               30
                                                                                                               30
Page 32
                                                              Sebelum Transaksi     Penyesuaian        Setelah Transaksi
                                                                  Juni 2024                                Juni 2024
                               Income Statement
                    Pendapatan                                    29.889.976.014                  -       29.889.976.014
                      Penjualan House Brand                       14.746.217.419                  -       14.746.217.419
                      Penjualan Private Label                     14.860.489.675                  -       14.860.489.675
                      Penjualan Spunlace                             182.622.418                  -          182.622.418
                      Penjualan Lain-lain                              5.201.452                  -            5.201.452
                      Penjualan Bantal                                95.445.050                  -           95.445.050
                      Penjualan Aktiva                                         -                  -                    -
                    Potongan Penjualan                            (1.397.124.351)                 -       (1.397.124.351)
                      Discount                                    (1.397.124.351)                 -       (1.397.124.351)
                    Total Pendapatan Opersional                   28.492.851.663                  -       28.492.851.663
                    Beban Pokok Penjualan                        (22.616.450.209)                 -      (22.616.450.209)
                    Laba Bruto                                     5.876.401.454                  -        5.876.401.454
                    Biaya Penjualan                               (1.369.575.280)                 -       (1.369.575.280)
                    Biayha Umum dan Administrasi                  (5.242.146.325)                 -       (5.242.146.325)
                    Depresiasi Adm Umum                             (174.579.842)                 -         (174.579.842)
                    EBIT                                            (909.899.992)                 -         (909.899.993)
                    Pendapatan Jasa Giro                               6.422.561                  -            6.422.561
                    Pendapatan Bunga                                           1                  -                    1
                    Pendapatan Lain-lain                               2.425.523                  -            2.425.523
                    Biaya Adm Bank & Buku Cek/Giro                   (41.898.992)                 -          (41.898.992)
                    Bunga Leasing Kendaraan                           (6.271.669)                 -           (6.271.669)
                    Bunga Leasing Mesin                               (7.390.868)                 -           (7.390.868)
                    Bunga Kredit Bank INA                           (106.708.197)                 -         (106.708.197)
                    Bunga Kredit Koinwork                           (277.880.830)                 -         (277.880.830)
                    Bunga Kredit Lainnya                            (856.712.083)                 -         (856.712.083)
                    Pembulatan                                           (26.522)                 -              (26.522)
                    Selisih Kurs                                       2.202.352                  -            2.202.352
                    Biaya Selisih Pembayaran                             (15.000)                 -              (15.000)
                    Biaya Cadangan Kerugian Piutang                     (932.000)                 -             (932.000)
                    Putang Tak Tertagih dll                                    -                  -                    -
                    Biaya Selisih rugi(laba) Penjualan Aset          301.416.937    (31.238.885.436)     (30.937.468.498)
                    EBT                                           (1.895.268.779)   (31.238.885.436)     (33.134.154.215)
                    Pajak                                           (183.586.280)                 -         (183.586.280)
                    EAT                                           (2.078.855.059)   (31.238.885.436)     (33.317.740.495)


                    Berdasarkan proforma Laba Rugi Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi,
                    terlihat bahwa dengan dilakukannya penjualan aset tetap Perseroan mengakibatkan
                    penurunan pada EAT Perseroan menjadi (Rp33.317.740.495) diakibatkan oleh adanya
                    kerugian dari penjualan aset.

                    Kerugian yang diakibatkan dari penjualan aset diuraikan sebagai berikut:

                                Keterangan                                                  Nominal
                                Tanah                                                     93.809.000.000
                                Bangunan dan sarana Pelengkap (Nilai Buku)                15.429.885.436
                                Total Tanah, Bangunan, dan Sarana Pelengkap              109.238.885.436
                                Nilai Penjualan                                           80.000.000.000
                                Selisih                                                  (29.238.885.436)
                                PPh Jual Beli                                             (2.000.000.000)
                                Rugi Transaksi                                           (31.238.885.436)



Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                                    31
                                                                                                                     31
Page 33
          3.4.6     Analisis Nilai Tambah Rencana Transaksi (Incremental)

                    a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi yang akan
                       dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan perusahaan;

                         Dengan dilakukannya transaksi ini akan mengakibatkan total aset Perseroan menurun
                         dikarenakan adanya penjualan aset tetap sebesar Rp80.000.000.000. Kas yang diterima
                         dari penjualan aset tetap tersebut kemudian akan dibayarkan sebesar Rp60.000.000.000
                         kepada bapak Handoyo sebagai pemegang Cessie, Pembayaran utang ini juga akan
                         mengurangi beban bunga bagi Perseroan. Terdapat sisa kas sebesar Rp20.000.000.000
                         yang dapat dimanfaatkan oleh Perseroan untuk keperluan Perseroan.

                    b) Biaya atau pendapatan yang relevan;

                         Dari sisi biaya distribusi, jika dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk
                         mendistribusikan produk dari lokasi Bandung dengan biaya distribusi yang diperlukan
                         dari lokasi Boyolali, biaya distribusi di lokasi Boyolali lebih rendah 0,49%.

                         Perpindahan lokasi pabrik dari Kabupaten Bandung Barat ke Kabupaten Boyolali juga
                         memberikan dampak positif bagi Perseroan karena UMK Boyolali sebesar Rp2.250.327
                         lebih rendah jika di Bandung Barat yang sebesar Rp3.508.677, terdapat penghematan
                         upah sebesar Rp1.258.350 atau 35,86% sehingga beban upah akan menjadi lebih
                         rendah.

                    c) Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
                       transaksi dengan memperhatikan alternatif lain;

                         Mengingat tenggat waktu 1 tahun untuk membayarkan kewajiban dan Perseroan tidak
                         memiliki sumber dana yang mencukupi untuk memenuhi kewajiban tersebut, maka
                         Perseroan memutuskan untuk menjual aset tetap untuk memenuhi kewajiban tersebut.

3.5       Analisis Kewajaran Nilai Transaksi

          a) Perbandingan antara rencana nilai transaksi dengan hasil Penilaian atas transaksi yang akan
             dilakukan;

               Berdasarkan Laporan Penilaian yang diterbitkan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto
               Prasodjo Dan Rekan dengan nomor: 00173/2.0131-06/PI/10/0531/1/III/2024 tanggal 26 Maret
               2024, Nilai Pasar dari objek transaksi adalah senilai Rp79.863.889.000 dengan rincian sebagai
               berikut:

                                         Keterangan                     Nilai Pasar
                                         Tanah                         65.444.250.000
                                         Bangunan                      13.004.653.000
                                         Sarana dan Prasarana           1.414.986.000
                                         Jumlah                        79.863.889.000

               Berdasarkan informasi dari Perseroan, rencana nilai transaksi dari objek transaksi adalah sebesar
               Rp80.000.000.000


Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                           32
                                                                                                           32
Page 34
          b) Analisis untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi
             yang akan dilakukan;

               Rencana nilai transaksi yang di bawah Nilai Pasar akan memberikan nilai tambah bagi Perseroan

          c) Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk meyakini bahwa rencana nilai transaksi berada
             dalam kisaran Nilai yang didapatkan dari hasil Penilaian

               Berdasarkan peraturan No.35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan
               Penilaian Bisnis Di Pasar Modal, suatu transaksi dikategorikan wajar apabila transaksi tersebut
               berada pada kisaran batas atas dan batas bawah sebesar 7,5% dari Nilai Pasar. Perbandingan
               nilai Rencana Transaksi dengan batas atas dan batas bawah disajikan sebagai berikut:

                                         Keterangan                     Nominal
                                         Nilai Pasar                  79.863.889.000
                                         Batas Atas                   85.853.680.675
                                         Batas Bawah                  74.291.989.767
                                         Nilai Rencana Transaksi      80.000.000.000

               Dengan mempertimbangkan batas atas dan batas bawah pada tabel di atas, maka nilai dari
               Rencana Transaksi tersebut adalah wajar.

3.6       Kesimpulan

          Secara kualitatif, dapat diketahui bahwa pihak–pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi ini
          adalah Perseroan dan Pembeli. Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang
          mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
          Keuangan No. 42/POJK.04/2020, karena Perseroan dan Pembeli tidak memiliki beberapa
          pengurus ayau pemegang sahamyang sama. Rencana Transaksi yang akan dilakukan bukan
          merupakan transaksi benturan kepentingan karena memberikan solusi kelangsungan usaha bagi
          Perseroan dan diselenggarakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dan
          menguntungkan Perseroan.

          Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp80.000.000.000 sedangkan jumlah ekuitas Perseroan
          berdasarkan laporan keuangan Audited per 31 Desember 2023 adalah sebesar
          Rp84.705.546.857 dengan demikian Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material
          sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020, karena
          nilai transaksi lebih dari 20% ekuitas Perseroan. Secara umum, manfaat dari dilakukannya
          Perseroan dapat melakukan pembayaran utang kepada pihak ketiga dan mendapatkan tambahan
          modal kerja untuk mendukung operasional Perseroan.

          Secara kuantitatif Rencana Transaksi dapat memperbaiki rasio likuiditas, aktivitas, dan
          solvabilitas Perseroan. Rencana Transaksi juga memberikan manfaat efisiensi pada beban pokok
          penjualan Perseroan.

          Berdasarkan analisis batas wajar atas dan bawah nilai Rencana Transaksi penjualan ini dimana batas
          atas adalah Rp85.853.680.675 sedangkan batas bawah adalah Rp74.291.989.767 sedangkan nilai
          Rencana Transaksi adalah Rp80.000.000.000, dapat disimpulkan Rencana Transaksi tersebut masih
          berada pada batas wajar.


Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                         33
                                                                                                         33
Page 35
          Dengan demikian, hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
          terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif, kuantitatif, dan kelayakan dari
          Rencana Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
          yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah Wajar.




Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk                                      34
                                                                                                      34

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.64 MB
Published7 May 2024
Pages35
Characters90,777
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Falmaco Nonwoven Industri · Nama Perusahaan p.1 ×80
linked org Bank Danamon p.16 ×3
linked org Delta Investama p.16 ×4
linked person Rosalina Indra Wirawati p.17
linked — Irvan Hanafi p.17
linked person Theresia Indra Wirawan · Komisaris Utama p.17 ×4
linked person Tsun Tien Wen Lie · Komisaris Independen p.17
linked person Daniel Muljadi Hanafi · Direktur Utama p.17 ×3
linked org Pantai Indah Kapuk p.18
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.12 ×9
possible org Bursa Efek Indonesia p.17 ×2
possible org Falmaco Pte. Ltd p.17
possible person Axton Salim p.18
possible person Jimmy Irawan p.18
possible person Samuel Nugroho p.18
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan Rekan p.12
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo p.12
unresolved org KJPP SPR p.12 ×3
unresolved org PT. Inti Cakrawala Citra p.12 ×9
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.12
unresolved org BAPEPAM-LK p.12 ×2
unresolved person Handoyo p.13
unresolved org Morhan & Rekan p.14
unresolved org PT. Delta Investama Indonesia p.16 ×4
unresolved person Emmyra Fauzia Kariana · Notaris p.16 ×3
unresolved person Lina Rachmawati p.16
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.16
unresolved person Rini Yulianti p.16
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.16 ×2
unresolved person Michelle Evangeline Hanafi · Komisaris p.17
unresolved person Freddy Hanafi · Direktur p.17
unresolved person Ridwan Suselo · Notaris p.18
unresolved org PT Inti Cakrawala Corporation p.18
unresolved person Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto · Notaris p.18
unresolved org PT Indomarco Perdana p.18
unresolved org PT Indotracosakti Sempurna p.18
unresolved person Wiwiek Yusuf · Komisaris Utama p.18
unresolved person Sinarman Jonatan · Direktur Utama p.18
unresolved person Mayasari Soegiharto p.21
unresolved org Pusat Statistik p.21 ×2
unresolved org Kota Nusantara p.21
unresolved org Bank Indonesia p.21 ×12
unresolved org Bank Indonesia. Inflasi p.24
unresolved person Handoyo Guntoro p.25 ×2
unresolved org Bank Jk Panjang p.31
unresolved org Bank INA p.32

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.364 3658 ms 12 Sep 2026 23:04
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'dalam hal ini adalah memberikan pendapat '
                            'kewajaran atas Rencana penjualan'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas '
                'Rencana penjualan',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result