Back to announcement
20240507_FLMC_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31635886_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review FLMCSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 35
Page 1
PENDAPAT KEWAJARAN
Transaksi Penjualan Aset Tetap
Oleh
PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk.
Jalan Padalarang No.289 KM 15.3 Kelurahan Cimareme, Kecamatan
Ngamprah, Kabupaten bandung Barat, Jawa Barat.
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
Page 11
Page 12
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Uraian Mengenai Penugasan
Berdasarkan persetujuan atas surat penawaran No: 00071/2.0131-09/KJPPSPR-
PRO/APP/II/2024 tertanggal 20 Februari 2024 Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan
Rekan (selanjutnya disebut “KJPP SPR” atau “Kami”) mendapat penugasan dari PT. Falmaco
Nonwoven Industri, Tbk. untuk memberikan pendapat kewajaran sehubungan dengan Rencana
transaksi penjualan aset tetap perusahaan oleh PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk.
(selanjutnya disebut “Perseroan”) sebagai penjual dengan PT. Inti Cakrawala Citra sebagai
pembeli. Rangkaian kegiatan ini selanjutnya disebut “Rencana Transaksi”.
1.2 Identitas Pemberi Tugas
Pemberi tugas dalam hal ini adalah sebagai berikut:
Nama Perusahaan : PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk
Bidang Usaha : Bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun,
industri pengolahan lainnya
Alamat : Jalan Padalarang No.289 KM 15.3 Kelurahan Cimareme,
Kecamatan Ngamprah, Kabupaten bandung Barat, Jawa
Barat.
No. Telepon : 022-6866808
Email : corporate@falmaco.com
Website : https://www.falmaco-nonwoven.com/
1.3 Tanggal Pendapat Kewajaran (Cut Off Date)
Pendapat kewajaran dilaksanakan per tanggal 31 Desember 2023, parameter dan laporan
keuangan yang digunakan dalam analisis menggunakan data per 31 Desember 2023.
1.4 Maksud dan Tujuan Pemberian Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan penyusunan Pendapat kewajaran adalah untuk memenuhi ketentuan
peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dahulu Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) terkait dengan peraturan perusahaan publik (terbuka).
1.5 Objek Analisis Pendapat Kewajaran
Objek transaksi dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas Rencana penjualan
aset tetap perusahaan oleh PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. sebagai penjual dengan PT. Inti
Cakrawala Citra sebagai pembeli.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 11
11
Page 13
1.6 Pertimbangan Bisnis yang Digunakan oleh Manajemen Terkait dengan Rencana Transaksi
Rencana Transaksi dilakukan dengan pertimbangan:
1. Sebelum utang dialihkan kepada Pak Handoyo, Perseroan perlu membayarkan bunga yang
mencapai kurang lebih Rp 1 Milliar per bulan yang harus dibayarkan oleh Perseroan yang
secara operasional sangat membebani Perseroan, di mana bunga tersebut pada prinsipnya
bahkan lebih besar dibandingkan dengan bunga yang timbul dari pinjaman bank, dimana
secara umum bunga tersebut terlampau tinggi jika dibandingkan dengan bunga bank dengan
ilustrasi sebagai berikut :
a) Jika pinjaman Rp60.000.000.000 bunga 10% maka bunga yang harus dibayarkan
sebesar Rp500.000.000 /bulan.
b) Pinjaman Rp60.000.0000.000 bunga 17% maka bunga yang harus dibayarkan sebesar
Rp850.000.000 /bulan
2. Perjanjian utang piutang bawah tangan antara Perseroan dengan pak Handoyo pada tanggal
18 Maret 2024 perihal Konfirmasi Pernyataan terkait Pengalihan Hak atas Piutang. dalam poin
2 menyebutkan bahwa jangka waktu perjanjian utang piutang tersebut berlangsung selama 1
(satu) tahun sejak tanggal Surat Konfirmasi dan Pernyataan tersebut ditandatangani, yang
dimana jatuh tempo pada 18 Maret 2025. Mengingat hal tersebut langkah manajemen
Perseroan dalam Rencana Transaksi tersebut dinilai paling memungkinkan untuk
menyelesaikan utang piutang perseroan.
3. Apabila perusahaan tetap melakukan sewa tanah di Bandung Barat, maka biaya sewa yang harus
dibayarkan sebesar Rp360.000.000 per bulan atau Rp4.300.000.000 per tahun dengan luas
bangunan 9.000 m2, maka biaya sewa selama 8 tahun sebesar Rp34.400.000.000.
4. Apabila sewa di Boyolali, maka sewa yang harus dibayarkan sebesar Rp150.000.000 per bulan
atau Rp1.800.000.000 per tahun dengan luas bangunan yang sama, dengan demikian sewa
selama 8 tahun sebesar Rp14.280.000.000.
5. Dapat disimpulkan bahwa selisih antara sewa di bandung barat dan di boyolali sebesar
Rp20.120.000.000, hal inilah yang menjadi pertimbangan management melanjutkan kegiatan
usaha di Boyolali
6. Karena Perseroan mempertimbangkan untuk di kemudian hari membeli aset di Boyolali maka
kontrak sewa ditambahkan option to buy, pertimbangan lainnya mengacu pada harga tanah di
boyolali Rp. 1.000.000/m2 x 20.000m2 = Rp20.000.000.000 sedangkan di Bandung Barat
Rp5.000.000/m2 x 20.000m2 = Rp100.000.000.000. Dengan demikian harga tanah di Boyolali dan
Bandung Barat memiliki selisih sebesar Rp80.000.000.000. Margin tersebut dapat Perseroan
gunakan untuk kegiatan usaha.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 12
12
Page 14
1.7 Ruang Lingkup Pendapat Kewajaran
Sehubungan dengan Peraturan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang tentang transaksi afiliasi dan
benturan kepentingan transaksi tertentu, Peraturan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang
Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama, dan Peraturan POJK
No. 35/POJK.04/2020, tertanggal 2 Juli 2020, tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
Bisnis di Pasar Modal, maka dalam penugasan laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana
Transaksi Perseroan ini, kami telah melakukan analisis melalui pendekatan dan prosedur pendapat
kewajaran atas Rencana Transaksi yang mencakup hal hal sebagai berikut:
1. Melakukan analisis Rencana Transaksi Perseroan.
2. Melakukan analisis kualitatif dari Rencana Transaksi Perseroan.
3. Melakukan analisis kuantitstif dari Rencana Transaksi Perseroan.
4. Melakukan analisis kewajaran dari Rencana Transaksi Perseroan.
5. Memberikan kesimpulan opini terhadap kewajaran Rencana Transaksi Perseroan.
1.8 Keterkaitan Rencana Transaksi Dengan Peraturan Perundang-undangan
▪ Undang-Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.
▪ Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
▪ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020 tentang tentang Transaksi Material
dan Perubahan Kegiatan Usaha.
▪ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian
Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal.
▪ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 Tentang Tentang Transaksi Afiliasi
dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu.
▪ Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi
Atau Fakta Material Oleh Emiten Atau Perusahaan Publik.
1.9 Sumber Data dan Informasi
1. Laporan Keuangan PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. Untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Richard, Risambessy & Budiman dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut
disajikan secara wajar dengan pengecualian.
2. Laporan Keuangan PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. Untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2022 dan 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Richard Risambessy & Budiman dengan pendapat bahwa laporan keuangan tersebut disajikan
secara wajar dengan pengecualian.
3. Laporan Keuangan PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. Untuk tahun-tahun yang berakhir
pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP)
Morhan & Rekan dengan opini tidak menyatakan pendapat.
4. Proforma Perseroan dengan dan tanpa Rencana Transaksi.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 13
13
Page 15
5. Hasil wawancara dengan manajemen Perseroan dan pihak lain yang kami anggap layak dan
relevan guna mengumpulkan dan menganalisis data dan informasi untuk keperluan proses
pendapat kewajaran.
6. Data dan informasi pendukung lainnya dari pihak eksternal baik dari media cetak maupun
media elektronik mengenai kondisi pasar dan industri.
1.10 Metodologi Analisis Kewajaran Transaksi
Dalam menyusun Laporan Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi ini, kami telah melakukan
analisis melalui pendekatan dan prosedur pendapat kewajaran Rencana Transaksi yang mencakup
hal – hal sebagai berikut:
1. Analisis atas Rencana Transaksi
2. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
3. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
4. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
1.11 Pernyataan Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini, KJPP SPR bertindak secara independen
tanpa adanya benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan Perseroan maupun pihak pihak
lainnya yang terafiliasi dengan Perseroan. KJPP SPR juga tidak memiliki kepentingan ataupun
keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini tidak dilakukan
untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang Kami terima sama
sekali tidak dipengaruhi oleh kewajaran nilai yang dihasilkan dari proses analisis kewajaran ini.
1.12 Kejadian Penting Setelah Tanggal Pendapat Kewajaran
Dalam pemahaman terbaik kami berdasarkan informasi publik yang tersedia, kami berpendapat
tidak ada kejadian penting setelah tanggal pendapat kewajaran yang dapat secara signifikan
mempengaruhi hasil kewajaran.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 14
14
Page 16
BAB II
TINJAUAN DAN ANALISIS TRANSAKSI
2.1 Latar Belakang Transaksi
Perseroan pada tahun 2020 memiliki utang kepada Bank Danamon senilai Rp49.905.916.253. Namun
utang tersebut sampai dengan jatuh tempo belum dapat dibayarkan oleh Perseroan akibat dari efek
pandemi covid-19 yang menyebabkan menurunnya cash flow Perseroan. Pada bulan September
tahun 2022 PT. Delta Investama Indonesia sebagai pihak ketiga melakukan pengambilalihan tagihan
yang dimiliki oleh Bank Danamon kepada Perseroan.
Pada 8 Mei 2023 piutang milik PT. Delta Investama Indonesia kemudian dialihkan kembali haknya
kepada bapak Handoyo melalui akta jual beli putang No. 7 yang dibuat di hadapan Emmyra Fauzia
Kariana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Perjanjian utang piutang bawah tangan antara Perseroan dengan bapak Handoyo pada tanggal 18
Maret 2024 perihal Konfirmasi Pernyataan terkait Pengalihan Hak atas Piutang pada poin 2
menyebutkan bahwa jangka waktu perjanjian utang piutang tersebut berlangsung selama 1 (satu)
tahun sejak tanggal Surat Konfirmasi dan Pernyataan tersebut ditandatangani, yang dimana jatuh
tempo pada 18 Maret 2025. Mengingat hal tersebut langkah manajemen perseroan dalam Rencana
Transaksi tersebut dinilai paling memungkinkan untuk menyelesaikan utang piutang perseroan
2.2 Maksud dan Tujuan Transaksi
Maksud dan tujuan dari dilakukan transaksi ini karena Perseroan ingin melakukan pembayaran
utang kepada bapak Handoyo Guntoro sebagai bentuk restrukturasi untuk menunjang
keberlangsungan usaha Perseroan yang lebih optimal dan berkelanjutan.
2.3 Objek Transaksi
Objek transaksi dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas Rencana transaksi
penjualan aset tetap oleh PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. sebagai penjual dan PT. Inti Cakrawala
Citra sebagai pembeli.
2.4 Identifikasi Pihak-Pihak yang Bertransaksi
2.4.1. PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk (“Perseroan”)
a. Riwayat Singkat
PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tanggal 23 Juli 1996 berdasarkan
Akta Notaris No. 9 yang dibuat dihadapan Lina Rachmawati, S.H. Akta pendirian tersebut telah
disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
No. C2-373.HT.01.01.Th 1998 tanggal 26 Januari 1998. Anggaran Dasar Perusahaan telah
mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris No. 16 tanggal 29 Juli 2021 yang
dibuat dihadapan Rini Yulianti, S.H., tentang peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh
Perusahaan. Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU.AH.01.03-0432581
tanggal 29 Juli 2021.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 15
15
Page 17
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
menjalankan usaha dalam bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun, industri pengolahan
lainnya, memasarkan serta menjual hasil dari kegiatannya, usaha yang ditunjuk untuk mewakili
penjualan atas nama dan tanggungan dari pihak lain, serta kegiatan penjualan dan pembelian
bersama atau melakukan transaksi atas nama Perusahaan.
Kantor pusat Perusahaan terletak Jl. Raya Padalarang No. 289, Cimareme, Kec. Ngamprah,
Bandung Barat. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1996. Pengendali
Perusahaan adalah individu yaitu Theresia Indra Wirawan.
b. Alamat Kantor Perusahaan
Perusahaan didirikan dan berdomisili di Indonesia dengan kantor berkedudukan di Jalan Padalarang
No.289 KM 15.3 Kelurahan Cimareme, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten bandung Barat, Jawa
Barat.
c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Perusahaan melakukan penawaran umum perdana atas 156.250.000 saham-saham barunya dengan
nilai nominal Rp80 per saham melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga penawaran Rp200
per saham dinyatakan efektif pada tanggal 28 Juni 2021.
Jumlah Persentase
Pemegang Saham Jabatan Nilai Nominal
Saham Kepemilikan
Theresia Indra Wirawan Komisaris Utama 308.477.875 39,48% 24.678.230.000
Falmaco Pte. Ltd 197.100.000 25,22% 15.768.000.000
Daniel Muljadi Hanafi Presiden Direktur 39.807.375 5,10% 3.184.590.000
Rosalina Indra Wirawati 39.807.375 5,10% 3.184.590.000
Irvan Hanafi 39.807.375 5,10% 3.184.590.000
Masyarakat 156.250.000 20,00% 12.500.000.000
Total 781.250.000 100% 62.500.000.000
d. Susunan Pengurus Perusahaan
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Theresia Indra Wirawan
Komisaris : Michelle Evangeline Hanafi
Komisaris Independen: Tsun Tien Wen Lie
Direksi
Direktur Utama : Daniel Muljadi Hanafi
Direktur : Freddy Hanafi
e. Kegiatan Usaha
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
dalam bidang Bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun, industri pengolahan lainnya.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 16
16
Page 18
2.4.2. PT. Inti Cakrawala Citra (“Pembeli”)
a. Riwayat Singkat
PT Inti Cakrawala Citra didirikan berdasarkan Akta Pendirian Nomor 17 tanggal 2 November 1982
dibuat di hadapan Ridwan Suselo, Notaris di Jakarta yang dahulu bernama PT Inti Cakrawala
Corporation yang diubah menjadi PT Inti Cakrawala Citra berdasarkan Risalah Rapat No. 3 tanggal
4 September 2000 dibuat di hadapan Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto, S.H., Notaris di
Jakarta. Saat ini PT Inti Cakrawala Citra masih beroperasi dan bergerak di bidang perdagangan
grosir.
b. Alamat Kantor Perusahaan
Perusahaan berkedudukan di Jakarta dengan kantor pusat beralamat di Menara Indomaret Jl. Pantai
Indah Kapuk Blvd, No.1 Pantai Indah Kapuk, Jakarta 14470.
c. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham
Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Nilai Nominal
PT Indomarco Perdana 298.999 87,96% 298.999.000.000
PT Indotracosakti Sempurna 20.536 6,04% 20.536.000.000
Axton Salim 20.384 6,00% 20.384.000.000
Total 339.919 100,0% 339.919.000.000
d. Susunan Pengurus Perusahaan
Dewan Komisaris`
Komisaris Utama : Wiwiek Yusuf
Komisaris : Dattaputra Yasa
Jimmy Irawan Pualamsyah
Direksi
Direktur Utama : Sinarman Jonatan
Direktur : Samuel Nugroho Haditanojo
Hantoro
e. Kegiatan Usaha
Perusahaan bergerak dalam bidang perdagangan grosir
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 17
17
Page 19
BAB III
ANALISIS TENTANG KEWAJARAN TRANSAKSI
3.1 Pendekatan dan Metode Analisis yang Digunakan
Dalam menilai kewajaran Transaksi, kami menggunakan metodologi analisis sebagai berikut:
1. Analisis atas Rencana Transaksi
2. Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
3. Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
4. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
3.2 Analisis atas Rencana Transaksi
3.2.1 Pihak - pihak yang melakukan transaksi dan hubungan keterkaitan antar pihak
a. Pihak - pihak yang melakukan transaksi
Sebagaimana disampaikan pada bab sebelumnya, bahwa pihak-pihak yang melakukan
transaksi dalam Rencana Transaksi ini adalah PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk.
sebagai penjual dengan PT. Inti Cakrawala Citra sebagai pembeli.
b. Hubungan dari segi kepemilikan saham
Berdasarkan struktur kepemilikan saham dari pihak-pihak yang akan melakukan Rencana
Transaksi yaitu antara penjual dan pembeli, tidak ada keterkaitan dari segi kepemilikan
saham di antara pihak-pihak tersebut.
c. Hubungan dari segi kepengurusan
Berdasarkan struktur kepemilikan saham dari pihak-pihak yang akan melakukan Rencana
Transaksi yaitu antara penjual dan pembeli, tidak ada keterkaitan dari segi kepengurusan
di antara pihak-pihak tersebut.
Ditinjau dari hubungan dari segi kepemilikan saham dan segi kepengurusan, berdasarkan
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020 transaksi ini bukan termasuk
kepada transaksi afiliasi.
Rencana Transaksi transaksi ini juga tidak mengandung benturan kepentingan
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 42/POJK.04/2020
tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Memperhatikan definisi Benturan kepentingan di atas (yang merugikan perusahaan) dan
alasan yang telah dikemukakan serta harga transaksi yang akan dilaksanakan, maka
Rencana Transaksi bukan merupakan transaksi benturan kepentingan, karena
memberikan solusi kelangsungan usaha bagi Perseroan dan diselenggarakan sesuai
aturan perundang-undangan yang berlaku dan menguntungkan Perseroan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 18
18
Page 20
3.2.2 Perjanjian dan Persyaratan yang disepakati
Sehubungan adanya Rencana Transaksi perjanjian yang disepakati para pihak adalah
draft perjanjian jual beli antara PT. Falmaco Nonwoven Industri, Tbk. sebagai penjual
dengan PT. Inti Cakrawala Citra sebagai pembeli.
3.2.3 Analisis Manfaat Transaksi
Perseroan dapat melakukan pembayaran utang kepada pihak ketiga dan mendapatkan
tambahan modal kerja untuk mendukung operasional Perseroan.
3.2.4 Analisis Risiko Transaksi Bagi Perseroan
Berikut adalah risiko yang mungkin muncul sehubungan dengan Rencana Transaksi:
▪ Perseroan harus merelokasi pabriknya ke tempat lain.
▪ Risiko pemindahan tenaga kerja (Pemberian pesangon bagi karyawan yang sudah
waktunya pensiun dan penambahan expenses bagi karyawan yang ikut)
▪ Risiko pemenuhan stock penjualan selama masa transisi ke lokasi baru (pemindahan
mesin yang double dipindahkan dulu satu dan running di tempat baru, setelah di boyolali
running mesin di bandung baru dipindahkan. Karena kapasitas yg terpakai masih kurang
dari 30% maka untuk produksi dan pengiriman masih bisa teratasi. Untuk mesin yang
tunggal Perseroan akan menyiapkan buffer stok untuk 2 bulan)
▪ Perseroan akan mencatatkan kerugian dari transaksi sebesar Rp31.238.885.436
▪ Keberlangsungan Perseroan karena skema menyewa pabrik di lokasi baru (8 tahun + 8
tahun)
3.3 Analisis Kualitatif atas Rencana Transaksi
3.3.1 Riwayat Perusahaan dan Sifat Kegiatan Usaha
PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk, untuk selanjutnya dapat disebut juga sebagai "Falmaco"
atau "Perseroan", bergerak dalam bidang industri yang berhubungan dengan produk
nonwoven, tisu basah, dan berbagai perlengkapan kebersihan lainnya.
Dedikasi dan kerja keras selama bertahun-tahun membuat Perseroan berkembang menjadi
pelopor dalam pasar produksi tisu, dengan Sertifikat Halal serta Sertifikasi GMP & ISO
9001:2015 dalam Manajemen Kualitas untuk pembuatan tisu berkualitas premium.
Perseroan berkomitmen untuk menyediakan produk dengan kualitas terbaik dengan
berinvestasi ke peralatan mesin yang canggih. Perseroan senantiasa menerapkan kontrol
kebersihan yang ketat dalam setiap proses produksi.
Semua produk Perseroan telah diuji di laboratorium untuk memenuhi persyaratan
keselamatan dan standar internasional. Produk-produk berkualitas Falmaco terus meningkat
dan kini telah didistribusikan secara Nasional.
Pada tahun 2021, Perseroan melakukan Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public
Offering/IPO) kepada masyarakat sebanyak 156.250.000 saham biasa atas nama atau
sebesar 20,00% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan harga penawaran
tercatat senilai Rp200 per saham.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 19
19
Page 21
Berdasarkan surat pengumuman pencatatan dari Bursa Efek Indonesia No. S-
04547/BEI.PP1/07-2021 tanggal 2 Juli 2021, PerusahaanPerseroan telah mencatatkan
seluruh sahamnya sebanyak 781.250.000 saham pada tanggal 8 Juli 2021.
Anggaran Dasar Perseroan
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta
Notaris No. 18 tanggal 11 September 2023 yang dibuat dihadapan Mayasari Soegiharto, S.H.,
tentang Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan atas
perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dengan penunjukkan Komisaris Independen.
Perubahan tersebut telah diberitahukan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU.AH.01.09-0169581
tanggal 30 September 2023.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah
menjalankan usaha dalam bidang industri tekstil seperti industri bukan tenun, industri
pengolahan lainnya, memasarkan serta menjual hasil dari kegiatannya, usaha yang ditunjuk
untuk mewakili penjualan atas nama dan tanggungan dari pihak lain, serta kegiatan penjualan
dan pembelian bersama atau melakukan transaksi atas nama Perseroan.
Kegiatan Usaha Utama dan Produk yang Dihasilkan
Kegiatan usaha utama yang dijalankan berfokus dalam manufaktur produk tisu dan kain
nonwoven. Hasil produksi tisu dan kain nonwoven kemudian diolah menjadi berbagai produk
diantaranya produk sanitasi rumah tangga dan produk higienis. Seluruh produk yang
dihasilkan Perseroan telah diuji dan memenuhi standar kesehatan internasional. Perseroan
juga melakukan pemeriksaan dan audit berkala untuk menjaga tingkat kesehatan dan
kebersihan sehingga tidak memengaruhi kualitas produk yang dibuat dengan produk:
1. Tisu basah sachet 1s
2. Tisu basah pocket 10s
3. Tisu basah travel pack 24s
4. Tisu basah family pack 50s
5. Alcohol swab
6. Kassa steril
7. 3ply masker
8. Handsanitizer
9. Disposable cleaning cloth
3.3.2 Analisis Industri
a. Kondisi Perekonomian Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan ekonomi global. Data
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2023 tumbuh
sebesar 5,04% (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan
sebelumnya sebesar 4,94% (yoy). Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi
Indonesia secara keseluruhan tahun 2023 tercatat tumbuh kuat sebesar 5,05% (yoy). Pada
2024, pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-5,5% didukung oleh
permintaan domestik utamanya berlanjutnya pertumbuhan konsumsi, termasuk dampak
positif penyelenggaraan pemilu, serta peningkatan investasi khususnya bangunan sejalan
dengan berlanjutnya pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) termasuk Ibu Kota
Nusantara (IKN). Sementara itu, kinerja ekspor diprakirakan belum kuat sebagai dampak
ekonomi global yang belum kuat dan harga komoditas yang menurun. Bank Indonesia akan
terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah dengan stimulus makroprudensial Bank
Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya dari sisi permintaan domestik.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 20
20
Page 22
Pertumbuhan ekonomi yang meningkat pada triwulan IV 2023 didukung oleh hampir seluruh
komponen PDB. Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,47% (yoy) seiring dengan
kenaikan mobilitas terutama pada Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun
Baru, daya beli masyarakat yang stabil, serta keyakinan konsumen yang meningkat.
Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) tumbuh tinggi sebesar
18,11% (yoy) didorong peningkatan aktivitas persiapan pemilu. Konsumsi Pemerintah
meningkat dengan tumbuh sebesar 2,81% (yoy) didorong oleh belanja barang dan belanja
pegawai. Investasi tumbuh sebesar 5,02% (yoy) terutama ditopang oleh investasi bangunan
seiring berlanjutnya pembangunan infrastruktur dan meningkatnya aktivitas penanaman
modal. Sementara itu, ekspor tumbuh sebesar 1,64% (yoy) ditopang oleh permintaan mitra
dagang utama yang tetap tumbuh positif di tengah penurunan harga komoditas ekspor
unggulan, serta membaiknya ekspor jasa seiring dengan peningkatan jumlah wisatawan
mancanegara.
Pertumbuhan ekonomi yang meningkat juga tecermin dari sisi Lapangan Usaha dan spasial.
Secara Lapangan Usaha (LU), seluruh LU pada triwulan IV 2023 menunjukkan kinerja positif
dengan pertumbuhan yang tinggi tercatat pada sektor terkait mobilitas terutama Transportasi
dan Pergudangan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, serta Perdagangan Besar dan
Eceran. LU Industri Pengolahan sebagai kontributor utama pertumbuhan juga tumbuh baik
seiring kuatnya permintaan domestik dan global. Sementara itu, secara spasial, pertumbuhan
ekonomi triwulan IV 2023 di sebagian besar wilayah Indonesia lebih tinggi dibandingkan
dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2023 tertinggi
tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Kalimantan, Jawa, Bali-Nusa
Tenggara (Balinusra), dan Sumatera.
b. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI)
Kinerja Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada triwulan IV 2023 membaik sehingga
menopang ketahanan eksternal Indonesia. NPI pada triwulan IV 2023 mencatat surplus 8,6
miliar dolar AS, meningkat signifikan dibandingkan dengan kinerja triwulan sebelumnya yang
mencatat defisit 1,5 miliar dolar AS. Surplus NPI tersebut ditopang oleh surplus transaksi
modal dan finansial yang meningkat serta defisit transaksi berjalan yang tetap rendah.
Transaksi berjalan mencatat defisit rendah didukung oleh perbaikan permintaan dan harga
komoditas global di tengah peningkatan ekonomi domestik. Transaksi berjalan mencatat
defisit 1,3 miliar dolar AS (0,4% dari PDB), sedikit meningkat dibandingkan dengan defisit 1,0
miliar dolar AS (0,3% dari PDB) pada triwulan sebelumnya. Kinerja transaksi berjalan yang
terjaga tersebut bersumber dari surplus neraca perdagangan barang yang meningkat,
didukung oleh kenaikan ekspor barang sejalan dengan perbaikan permintaan global dan
harga komoditas. Di sisi lain, impor barang juga meningkat sejalan dengan naiknya kebutuhan
masyarakat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.
Selain itu, defisit neraca jasa dan neraca pendapatan primer juga tercatat lebih tinggi, sejalan
dengan peningkatan aktivitas domestik dan pola pembayaran bunga pada periode laporan.
Kinerja transaksi modal dan finansial meningkat sejalan dengan meredanya ketidakpastian
pasar keuangan global. Transaksi modal dan finansial mencatat perbaikan signifikan, dari
defisit 0,1 miliar dolar AS pada triwulan III 2023 menjadi surplus 9,8 miliar dolar AS pada
triwulan IV 2023. Kinerja positif ini terutama ditopang oleh aliran investasi portofolio yang
kembali masuk ke pasar keuangan domestik sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan
global yang mulai mereda. Investasi langsung tetap kuat dengan membukukan surplus yang
relatif stabil sejalan dengan optimisme investor terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi
domestik yang terjaga. Transaksi investasi lainnya juga mencatat surplus didorong penarikan
pinjaman luar negeri pemerintah dan swasta.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 21
21
Page 23
Perkembangan NPI secara keseluruhan tahun 2023 menunjukkan ketahanan sektor eksternal
yang tetap kuat di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global. NPI keseluruhan
2023 membukukan surplus sebesar 6,3 miliar dolar AS, meningkat dari tahun sebelumnya
yang mencatat surplus 4,0 miliar dolar AS, terutama didukung kuatnya kinerja transaksi modal
dan finansial. Transaksi berjalan tahun 2023 mencatat defisit yang terkendali sebesar 1,6
miliar dolar AS (0,1% dari PDB), setelah membukukan surplus sebesar 13,2 miliar dolar AS
(1,0% dari PDB) pada tahun 2022. Perkembangan ini dipengaruhi oleh penurunan surplus
neraca perdagangan barang, seiring kondisi perlambatan ekonomi global dan penurunan
harga komoditas, serta permintaan domestik yang kuat. Di sisi lain, defisit neraca jasa
berkurang sejalan dengan kenaikan jumlah wisatawan mancanegara seiring pemulihan sektor
pariwisata yang terus berlangsung. Transaksi modal dan finansial tahun 2023 mencatat
perbaikan signifikan dengan membukukan surplus 8,7 miliar dolar AS, dibandingkan dengan
defisit 8,7 miliar dolar AS pada tahun 2022, ditopang oleh surplus investasi langsung dan
investasi portofolio di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Posisi
cadangan devisa pada akhir Desember 2023 naik mencapai 146,4 miliar dolar AS dari 137,2
miliar dolar AS pada akhir Desember 2022. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan
pembiayaan 6,5 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar
kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Grafik Neraca Pembayaran Indonesia
Sumber: Bank Indonesia
c. Inflasi
Perkembangan pada Desember 2023 menunjukkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK)
terjaga dalam kisaran sasaran 3,0±1%. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi
IHK pada Desember 2023 tercatat rendah sebesar 0,41% (mtm) sehingga inflasi IHK 2023
menjadi 2,61% (yoy). Perkembangan inflasi 2023 ini lebih rendah dibandingkan dengan inflasi
tahun 2022 yang tercatat sebesar 5,51% (yoy). Inflasi yang terjaga dalam kisaran sasarannya
merupakan hasil dari konsistensi kebijakan moneter serta eratnya sinergi pengendalian inflasi
antara Bank Indonesia dan Pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam Tim Pengendalian Inflasi
Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) melalui penguatan Gerakan Nasional Pengendalian
Inflasi Pangan (GNPIP) di berbagai daerah. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap
terkendali dalam kisaran sasaran 2,5±1% pada 2024.
Inflasi IHK yang rendah secara bulanan pada Desember 2023 dipengaruhi oleh terkendalinya
inflasi inti dan inflasi volatile food. Inflasi inti tercatat sebesar 0,14% (mtm), tidak berbeda jauh
dibandingkan dengan inflasi bulan sebelumnya sebesar 0,12% (mtm), terutama disumbang
oleh komoditas emas perhiasan, gula pasir, dan rekreasi. Inflasi kelompok volatile
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 22
22
Page 24
food menurun dari 1,72% (mtm) pada bulan November 2023 menjadi 1,42% (mtm), didukung
oleh pasokan yang membaik di daerah sentra produksi. Sementara itu,
kelompok administered prices mencatat inflasi sebesar 0,39% (mtm), meningkat dari inflasi
bulan sebelumnya sebesar 0,08% (mtm) dipengaruhi faktor musiman kenaikan inflasi
angkutan udara di periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta dampak kenaikan aneka
rokok akibat kenaikan tarif cukai tembakau.
Secara tahunan, inflasi IHK 2023 yang telah kembali dalam kisaran sasaran ditopang oleh
terjaganya berbagai komponen inflasi. Inflasi inti 2023 terjaga rendah sebesar 1,80% (yoy),
sejalan dengan konsistensi kebijakan suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank
Indonesia. Inflasi volatile food juga relatif terkendali sebesar 6,73% (yoy). Hal ini didukung
oleh eratnya sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia dan TPIP dan TPID melalui
GNPIP di berbagai daerah dalam mengendalikan harga pangan, termasuk beras dan
komoditas pangan strategis lainnya, dari dampak El Nino. Inflasi kelompok administered
prices tercatat sebesar 1,72% (yoy), sejalan minimalnya kebijakan penyesuaian harga
komoditas yang diatur oleh Pemerintah.
Grafik Inflasi Tahunan Indonesia
Sumber: Bank Indonesia
d. Nilai Tukar Rupiah
Dibandingkan akhir tahun 2022, indeks nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama (DXY)
pada 18 Oktober 2023 tercatat tinggi di level 106,21 atau menguat 2,60% (ytd). Sangat
kuatnya dolar AS ini memberikan tekanan depresiasi mata uang hampir seluruh mata uang
dunia, seperti Yen Jepang, Dolar Australia, dan Euro yang melemah masing-masing 12,44%,
6,61% dan 1,40% (ytd), serta depresiasi mata uang kawasan, seperti Ringgit Malaysia, Baht
Thailand, dan Peso Filipina masing-masing 7,23%, 4,64% dan 1,73% (ytd). Dalam periode
yang sama, dengan langkah-langkah stabilisasi yang ditempuh Bank Indonesia, nilai tukar
Rupiah terdepresiasi 1,03% (ytd), relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata
uang sejumlah negara di kawasan dan global tersebut. Ke depan, sejalan dengan masih
tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, Bank Indonesia terus memperkuat kebijakan
stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan nilai fundamentalnya untuk mendukung upaya
pengendalian imported inflation. Di samping intervensi di pasar valuta asing, Bank Indonesia
mempercepat upaya pendalaman pasar uang Rupiah dan pasar valuta asing, termasuk
optimalisasi SRBI dan penerbitan instrumen-instrumen lain untuk meningkatkan mekanisme
pasar baik dalam meningkatkan manajemen likuiditas institusi keuangan domestik dan
menarik masuknya aliran portofolio asing dari luar negeri.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 23
23
Page 25
Koordinasi dengan Pemerintah, perbankan, dan dunia usaha terus ditingkatkan dan diperluas
untuk implementasi instrumen penempatan valas Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
(DHE SDA) sejalan dengan PP Nomor 36 Tahun 2023.
e. Suku Bunga
Kebijakan suku bunga diperkuat dengan penerbitan instrumen moneter SRBI (kontraksi)
yang pro-market, dalam rangka memperkuat upaya pendalaman pasar uang dan mendukung
upaya menarik portfolio inflows, dengan mengoptimalkan aset SBN yang dimiliki Bank
Indonesia sebagai underlying. Pasar menyambut baik penerbitan SRBI yang tecermin pada
tingginya penawaran dibandingkan dengan target (oversubscribed). Hingga 17 Oktober 2023,
lelang SRBI telah dilakukan sembilan kali dengan outstanding mencapai Rp113,70 triliun.
Perkembangan tersebut juga diikuti dengan transaksi di pasar sekunder. Selain itu,
penerbitan SRBI juga mendukung masuknya aliran investasi portofolio asing seperti tecermin
pada net beli SRBI oleh investor nonresiden sebesar Rp9,81 triliun. Berbagai perkembangan
ini secara umum menunjukkan SRBI dapat menggantikan peran Reverse Repo (RR) SBN
sebagai instrumen moneter kontraksi dan sekaligus dapat menarik aliran modal masuk untuk
memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak rambatan global.
f. Perkembangan Industri non-woven
Industri non-woven di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan. Produk non-
woven digunakan dalam berbagai aplikasi seperti material pembangunan infrastruktur jalan
tol, agro-textiles, medis, industri makanan dan minuman, otomotif, serta manufaktur konsumsi
lainnya. Industri ini juga telah memperluas pasar dan meningkatkan daya saing di tingkat
nasional.
Selain itu, terdapat peningkatan ekspor yang menunjukkan potensi pertumbuhan industri non-
woven di Indonesia. Perseroan-Perseroan yang berhubungan dengan produk non-woven,
seperti tisu basah, perlengkapan medis (masker, alat pelindung diri), telah mulai melirik
potensi pasar lainnya di seluruh wilayah Indonesia.
3.3.3 Analisis Operasional dan Prospek Perusahaan
Pemanfaatan kapasitas mesin yang dimiliki oleh Perseroan baru mencapai kurang dari 30%
dari kapasitas yang terpasang. Perseroan masih mampu memperluas pasar dengan
menambah customer tanpa memerlukan tambahan investasi mesin baru.
3.3.4 Alasan dilakukannya Rencana Transaksi
Melakukan pembayaran utang kepada Pak Handoyo Guntoro selaku pihak yang melakukan
pengambilalihan tagihan yang sebelumnya dimiliki oleh PT Delta Investama Indonesia
kepada PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (Perseroan) dimana pengambilalihan tersebut
telah dilakukan berdasarkan Perjanjian Pengikatan Jual Beli dan Pengalihan Hak atas
Piutang tertanggal 17 Maret 2023 antara PT Delta Investama Indonesia dengan Pak Handoyo
Guntoro yang telah ditandatangani dalam bentuk akta jual beli piutang No. 7 tertanggal 8 Mei
2023, dibuat di hadapan Emmyra Fauzia Kariana, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta. Pelunasaan
utang ini dilakukan dengan mekanisme set-off atau perjumpaan antara utang dan aset yang
dimiliki oleh Perseroan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 24
24
Page 26
3.3.5 Keuntungan dan Kerugian Rencana Transaksi Secara Kualitatif
Keuntungan: Perseroan dapat melakukan pembayaran utang kepada pihak ketiga
sehingga Perseroan menjalankan bisnis secara ringan, tanpa beban bunga
dan cash flow Perseroan dapat difokuskan untuk kegiatan usaha.
Kerugian: Perseroan diharuskan melakukan relokasi pabrik ke lokasi yang baru dan
harus menyediakan buffer stock selama proses perpindahan.
3.4 Analisis Kuantitatif atas Rencana Transaksi
Analisis kuantitatif atas Rencana Transaksi merupakan analisis yang dilakukan terhadap kinerja
keuangan Perseroan secara historis yang meliputi analisis terhadap kinerja keuangan dan analisis
rasio keuangan Perseroan, serta analisis terhadap proforma laporan keuangan Perseroan.
3.4.1 Analisis Kinerja Neraca Perseroan
2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Balance Sheet
Kas dan Setara Kas 404.198 310.779 119.111 619.439 386.098 73.765 138.794 17.564.551
Piutang Usaha 7.480.169 9.331.826 9.371.776 17.792.856 7.312.702 5.785.441 6.910.120 2.897.658
Aset Lancar Lain 6.639.814 5.143.444 5.850.509 8.296.136 17.111.989 10.910.160 10.577.822 9.004.956
Jumlah Aset Lancar 14.524.180 14.786.049 15.341.396 26.708.430 24.810.789 16.769.366 17.626.736 29.467.165
Aset Tetap 69.513.166 78.713.773 91.265.410 88.070.414 85.135.724 173.819.310 160.077.528 148.883.891
Aset Tidak Lancar Lain 1.008.875 1.167.865 1.799.225 942.316 7.308.832 6.321.064 6.371.025 6.802.822
Jumlah Aset Tidak Lancar 70.522.041 79.881.639 93.064.635 89.012.731 92.444.556 180.140.374 166.448.553 155.686.713
Jumlah Aset 85.046.221 94.667.687 108.406.031 115.721.161 117.255.345 196.909.740 184.075.289 185.153.878
Utang usaha 4.138.317 4.768.174 7.027.038 11.072.811 3.488.413 4.208.889 5.238.293 3.347.468
Liabilitas Jangka Pendek Lain 54.696.163 41.617.946 75.710.038 75.079.397 62.084.695 81.052.891 93.861.407 90.273.316
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 58.834.480 46.386.121 82.737.076 86.152.208 65.573.108 85.261.780 99.099.700 93.620.784
Utang bank 0 26.884.919 9.767.535 8.385.390 6.837.797 5.108.504 0 0
Liabilitas jangka panjang lain 11.893.547 9.484.547 9.431.785 9.720.261 11.172.651 11.105.341 7.578.619 6.827.547
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 11.893.547 36.369.466 19.199.320 18.105.652 18.010.449 16.213.845 7.578.619 6.827.547
Jumlah Liabilitas 70.728.027 82.755.587 101.936.396 104.257.860 83.583.557 101.475.625 106.678.319 100.448.331
Jumlah Ekuitas 14.318.194 11.912.101 6.469.635 11.463.301 33.671.788 95.434.115 77.396.970 84.705.547
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 85.046.221 94.667.687 108.406.031 115.721.161 117.255.345 196.909.740 184.075.289 185.153.878
(dalam ribu Rupiah)
a. Jumlah Aset
Jumlah aset Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik dengan
rata-rata kenaikan CAGR 11,76% per tahun dan selama tahun historis rata-rata jumlah asset
Perseroan berada di angka Rp135.904.419.012
b. Aset Lancar
Jumlah aset lancar Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
dengan rata-rata kenaikan CAGR 10,63% dan selama tahun historis rata-rata jumlah aset
lancar Perseroan berada diangka Rp20.004.264.061.
Posisi kas setara kas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
dengan rata-rata kenaikan CAGR 71,40% dan selama tahun historis rata-rata jumlah kas
setara kas Perseroan berada diangka Rp2.452.091.822.
Posisi piutang usaha Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan yang baik
dengan rata-rata penurunan CAGR -12,67% dan selama tahun historis rata-rata jumlah
piutang usaha Perseroan berada diangka Rp8.360.318.396.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 25
25
Page 27
c. Aset Tidak Lancar
Jumlah aset tidak lancar Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik
dengan rata-rata kenaikan CAGR 11,98% dan selama tahun historis rata-rata jumlah asset
tidak lancar Perseroan berada di angka Rp115.900.154.951.
Posisi aset tetap Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan yang baik dengan
rata-rata kenaikan di 11,49% dan selama tahun historis rata-rata jumlah aset tetap Perseroan
berada diangka Rp111.934.901.988.
d. Total Liabilitas
Jumlah liabilitas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan CAGR 5,14% dan selama tahun historis rata-rata jumlah liabilitas Perseroan berada
diangka Rp93.982.962.702.
e. Liabilitas Jangka Pendek
Jumlah liabilitas jangka pendek Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan
dengan rata-rata kenaikan CAGR 6,86% dan selama tahun historis rata-rata jumlah liabilitas
jangka pendek Perseroan berada di angka Rp77.208.157.161.
Posisi utang usaha Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan rata-
rata penurunan CAGR -2,98% dan selama tahun historis rata-rata jumlah utang usaha
Perseroan berada di angka Rp5.411.175.361.
f. Liabilitas Jangka Panjang
Jumlah liabilitas jangka panjang Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan
dengan rata-rata penurunan CAGR -7,62% dan selama tahun historis rata-rata jumlah
liabilitas jangka panjang Perseroan berada di angka Rp16.774.805.541.
g. Ekuitas
Jumlah ekuitas Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan CAGR 28,91% dan selama tahun historis rata-rata jumlah ekuitas Perseroan berada
di angka Rp41.921.456.310.
3.4.2 Analisis Kinerja Laba Rugi Perseroan
2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Income Statement
Pendapatan Usaha 47.897.059 51.249.787 48.139.351 84.134.466 91.169.283 49.213.152 58.039.051 46.081.971
Beban Pokok Penjualan (34.548.777) (37.941.587) (37.265.828) (58.040.915) (60.473.561) (43.122.850) (48.156.898) (40.963.422)
Laba Bruto 13.348.282 13.308.200 10.873.523 26.093.551 30.695.722 6.090.302 9.882.153 5.118.549
Beban administrasi dan umum (8.000.730) (7.524.396) (7.733.441) (8.875.188) (10.572.049) (11.535.899) (13.202.924) (12.250.107)
Beban penjualan (2.387.089) (2.155.149) (2.330.475) (3.091.834) (2.828.767) (1.630.106) (3.926.701) (4.202.538)
EBIT 2.960.464 3.628.655 809.607 14.126.529 17.294.906 (7.075.703) (7.247.472) (11.334.097)
Pendapatan (beban) keuangan (4.023.584) (5.401.071) (6.539.164) (6.360.014) (6.722.203) (8.615.069) (5.882.778) (2.847.512)
Pendapatan (beban) lain-lain, bersih (70.768) 88.205 (661.374) 173.830 83.886 (39.024.337) (5.780.830) 20.681.439
EBT (1.133.888) (1.684.211) (6.390.931) 7.940.345 10.656.590 (54.715.109) (18.911.080) 6.499.830
Manfaat (beban) pajak penghasilan, bersih 34.092 (317.907) 710.636 (2.819.745) (3.188.444) (1.087.876) 694.056 378.885
EAT (1.099.795) (2.002.118) (5.680.295) 5.120.599 7.468.146 (55.802.985) (18.217.024) 6.878.715
(dalam ribu Rupiah)
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 26
26
Page 28
a. Pendapatan
Jumlah pendapatan Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan
rata-rata penurunan CAGR -0,55% dan selama tahun historis rata-rata jumlah pendapatan
Perseroan berada di angka Rp61.146.722.813.
b. Beban Pokok Penjualan
Jumlah beban pokok penjualan Perseroan selama tahun historis mengalami tren kenaikan
dengan rata-rata kenaikan CAGR 2,46% dan selama tahun historis rata-rata jumlah beban
pokok penjualan Perseroan berada di angka Rp46.566.437.181.
c. Laba Bruto
Jumlah laba bruto Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan rata-
rata penurunan CAGR di -12,80% dan selama tahun historis rata-rata jumlah laba bruto
Perseroan berada di angka Rp14.580.285.632.
d. EBIT
Jumlah EBIT Perseroan selama tahun historis mengalami tren penurunan dengan rata-rata
penurunan CAGR -221,14% dan selama tahun historis rata-rata jumlah EBIT Perseroan
berada di angka Rp1.457.489.293.
e. EAT
Jumlah EAT Perseroan selama tahun historis berfluktiasi, pada tahun 2016 s/d 2018
Perseroan mencatatkan rugi bersih, sedangkan pada tahun 2019 dan 2020 Perseroan
mencatatkan laba bersih, namun pada tahun 2021 dan 2022 Perseroan kembali mencatatkan
rugi bersih sedangkan pada tahun 2023 Perseroan mampu mencatatkan laba bersih. Secara
umum dari tahun 2016 s/d 2023 Perseroan mengalami penurunan laba dengan CAGR -
229,94% per tahun.
3.4.3 Analisis Arus Kas
2018 2019 2020 2021 2022 2023
Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des Jan-Des
Cash Flow
Arus Kas Dari Kegiatan Operasi 2.869.927 12.216.244 14.776.887 (30.011.565) 12.256.453 18.064.890
Arus Kas Dari Kegiatan Investasi (16.624.785) (3.712.118) (7.210.639) (3.089.337) 1.380.940 (147.864)
Arus Kas Dari Kegiatan Pendanaan 13.563.190 (8.003.799) (7.799.588) 32.788.569 (13.572.364) (491.268)
Kenaikan Kas Setara Kas (191.668) 500.327 (233.340) (312.333) 65.029 17.425.757
(dalam ribu Rupiah)
a. Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Secara umum Perseroan mampu menghasilkan arus kas operasi yang positif kecuali
pada tahun 2021. Selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan CAGR 144,48% dan selama tahun historis rata-rata aktivitas operasi Perseroan
berada diangka Rp5.028.805.823.
b. Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Dari aktivitas investasi selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-rata
kenaikan di 38,89% dan selama tahun historis rata-rata aktivitas investasi Perseroan
berada diangka Rp(4.900.633.894).
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 27
27
Page 29
c. Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Dari aktivitas pendanaan selama tahun historis mengalami tren kenaikan dengan rata-
rata penurunan di (51,50%) dan selama tahun historis rata-rata aktivitas pendanaan
Perseroan berada diangka Rp2.747.456.761.
3.4.4 Analisis terhadap Proyeksi Keuangan Perseroan
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
Desember 2023 Desember 2024
Balance Sheet
Kas dan Setara Kas 17.564.551.030 11.992.984.254
Piutang Usaha 2.897.658.123 1.847.124.218
Aset Lancar Lain 14.906.816.750 26.137.149.804
Jumlah Aset Lancar 35.369.025.903 39.977.258.276
Aset Tetap 148.501.026.788 30.876.887.373
Aset Tidak Lancar Lain 1.283.825.260 900.961.154
Jumlah Aset Tidak Lancar 149.784.852.048 31.777.848.527
Jumlah Aset 185.153.877.951 71.755.106.800
Utang usaha 3.347.468.122 3.463.761.099
Liabilitas Jangka Pendek Lain 90.273.315.877 22.078.689.326
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 93.620.783.999 25.542.450.425
Utang bank - -
Liabilitas jangka panjang lain 6.827.547.095 6.617.497.095
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 6.827.547.095 6.617.497.095
Jumlah Liabilitas 100.448.331.094 32.159.947.520
Jumlah Ekuitas 84.705.546.856 39.595.159.280
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 185.153.877.950 71.755.106.800
Berdasarkan proyeksi yang diberikan oleh Perseroan, Rencana Transaksi dari sisi neraca
akan menyebabkan penurunan pada aset tetap dan liabilitas Perseroan.
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
Desember 2023 Desember 2024
Income Statement
Pendapatan Usaha 46.081.971 64.775.540
Beban Pokok Penjualan (40.963.422) (47.662.050)
Laba Bruto 5.118.549 17.113.490
Beban administrasi dan umum (12.250.107) (17.059.801)
Beban penjualan (4.202.538) (3.011.205)
EBIT (11.334.097) (2.957.516)
Pendapatan (beban) keuangan 18.096.030 (2.241.821)
Pendapatan (beban) lain-lain, bersih (262.103) (30.927.463)
EBT 6.499.830 (36.126.801)
Manfaat (beban) pajak penghasilan, bersih 378.885 (183.586)
EAT 6.878.715 (36.310.388)
Pada laba rugi, Rencana Transaksi pada jangka panjang mampu menurunkan rasio beban
pokok penjualan. Pada tahun 2023 sebelum transaksi, beban pokok penjualan adalah
sebesar 88,89% dari pendapatan, sedangkan pada tahun 2024 setelah transaksi
dilakukanrasio beban pokok penjualan adalah 73,58% dari pendapatan.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 28
28
Page 30
Sebelum Transaksi Setelah Transaksi
Rasio Likuiditas
Desember 2023 Desember 2024
Rasio Likuiditas
Rasio Lancar 0,38 1,57
Quick Rasio 0,28 1,10
Rasio Aktivitas
Perputaran Aset Tetap 0,31 2,14
Perputaran Total Aset 0,25 0,92
Rasio Solvabilitas
Debt to Equity Ratio 1,19 0,81
Debt to Assets 0,54 0,45
Rasio Profitabilitas
Net Profit Margin 15% -55%
Rasio HPP 89% 74%
Return on Asset 4% -51%
Return On Equity 8% -92%
Berdasarkan rasio-rasio keuangan Perseroan, sebelum dan sesudah Rencana Transaksi,
terlihat bahwa dengan dilakukannya Rencana Transaksi tersebut akan memperbaiki rasio
likuiditas, rasio aktivitas, dan rasio solvabilitas Perseroan. Dari sisi rasio profitabilitas net profit
margin, return on asset, dan return on equity dari Perseroan menjadi negatif hal ini
diakibatkan karena perseroan mencatatkan keruigan transaksi pada tahun 2024. Dari rasio
HPP Perseroan mampu melakukan efisiensi dari 89% pada tahun 2023 menjadi 74% pada
tahun 2024 dikarenakan UMK Kabupaten Boyolali yang lebih rendah.
3.4.5 Analisis Laporan Keuangan Sebelum dan Sesudah Rencana Transaksi Dilakukan
Posisi proforma Laporan Keuangan Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi,
yang disampaikan manajemen Perseroan, diuraikan sebagai berikut:
Sebelum Transaksi Penyesuaian Setelah Transaksi
Juni 2024 Juni 2024
Balance Sheet
Kas dan Setara Kas 14.289.938.667 28.800.000.000 43.089.938.667
Piutang Usaha 3.475.690.091 - 3.475.690.091
Uang Muka Pembelian 5.879.307.454 - 5.879.307.454
Persediaan 9.275.857.062 - 9.275.857.062
Piutang Lain-lain 8.127.000.000 - 8.127.000.000
Piutang Pemegang Saham 331.395.315 - 331.395.315
Biaya dibayar di muka 199.646.244 - 199.646.244
Pajak dibayar di muka 190.192.792 - 190.192.792
Jumlah Aset Lancar 41.769.027.625 28.800.000.000 70.569.027.625
Aset Tetap 142.931.909.857 (109.238.885.436) 33.693.024.421
Aset Lain-lain 900.961.154 900.961.154
Jumlah Aset Tidak Lancar 143.832.871.011 (109.238.885.436) 34.593.985.575
Jumlah Aset 185.601.898.636 (80.438.885.436) 105.163.013.200
Pinjaman bank jangka pendek - - -
Bagian Lancar kredit Investasi Bnak INA 3.023.557.386 - 3.023.557.386
Utang Usaha 3.598.688.300 - 3.598.688.300
Utang lain-lain 314.895.981 - 314.895.981
Utang Pembelian Kendaraan 34.548.774 - 34.548.774
Laporan Pendapat Kewajaran milik
Utang Pajak PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 8.040.652.316 10.800.000.000 18.840.652.31629
Uang Muka Penjualan 3.421.432.604 - 3.421.432.604
29
Utang pembiayaan konsumen - - -
Accrued Payable 1.532.314.673 - 1.532.314.673
Page 31
Pajak dibayar di muka 190.192.792 - 190.192.792
Jumlah Aset Lancar 41.769.027.625 28.800.000.000 70.569.027.625
Aset Tetap 142.931.909.857 (109.238.885.436) 33.693.024.421
Aset Lain-lain 900.961.154 900.961.154
Jumlah Aset Tidak Lancar 143.832.871.011 (109.238.885.436) 34.593.985.575
Jumlah Aset 185.601.898.636 (80.438.885.436) 105.163.013.200
Pinjaman bank jangka pendek - - -
Bagian Lancar kredit Investasi Bnak INA 3.023.557.386 - 3.023.557.386
Utang Usaha 3.598.688.300 - 3.598.688.300
Utang lain-lain 314.895.981 - 314.895.981
Utang Pembelian Kendaraan 34.548.774 - 34.548.774
Utang Pajak 8.040.652.316 10.800.000.000 18.840.652.316
Uang Muka Penjualan 3.421.432.604 - 3.421.432.604
Utang pembiayaan konsumen - - -
Accrued Payable 1.532.314.673 - 1.532.314.673
Uang Muka Customer 205.183.613 - 205.183.613
Utang kepada Pihak Ketiga 76.186.436.095 (60.000.000.000) 16.186.436.095
Pinjaman Bank Jk Panjang bag lancar - - -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 96.357.709.742 (49.200.000.000) 47.157.709.742
Utang Bank Jangka Panjang - - -
Imbalan Kerja 6.276.960.595 - 6.276.960.595
Utang Kepada Pemegang Saham 340.536.500 - 340.536.500
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 6.617.497.095 - 6.617.497.095
Modal Disetor 62.500.000.000 - 62.500.000.000
Tambahan modal disetor 16.798.020.000 - 16.798.020.000
Laba Ditahan (83.387.291.190) - (83.387.291.190)
Selisih Penilaian Kembali Aset Tetap 90.771.031.230 - 90.771.031.230
Amortisasi Surplus Revaluasi (1.410.500.329) - (1.410.500.329)
Employee Benefit Tahun Lalu - Liabilities (565.712.855) - (565.712.855)
Laba Tahun Berjalan (2.078.855.059) (31.238.885.436) (33.317.740.495)
Jumlah Ekuitas 82.626.691.797 (31.238.885.436) 51.387.806.361
Jumlah Liabilitas dan Ekuitas 185.601.898.634 (80.438.885.436) 105.163.013.198
Berdasarkan proforma Neraca Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi, terlihat
bahwa dengan dilakukannya penjualan aset tetap Perseroan Aset Lancar mengalami
kenaikan menjadi Rp70.569.027.625 hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan kas dan
setara kas, sedangkan Aset Tidak Lancar Perseroan mengalami penurunan menjadi
Rp34.593.985.575 hal ini disebabkan oleh adanya penjualan dari aset tetap.
Dari sisi Liabilitas, terjadi penurunan liabilitas menjadi Rp47.157.709.742 dikarenakan
adanya pembayaran utang kepada bapak Handoyo sebesar Rp60.000.000.000, sedangkan
pada Liabilitas Jangka Panjang tidak mengalami perubahan.
Dari sisi Ekuitas, terjadi penurunan pada Laba Tahun berjalan yang diakibatkan oleh adanya
kerugian penjualan aset sehingga Ekuitas Perseroan mengalami penurunan menjadi
Rp105.163.013.198.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 30
30
Page 32
Sebelum Transaksi Penyesuaian Setelah Transaksi
Juni 2024 Juni 2024
Income Statement
Pendapatan 29.889.976.014 - 29.889.976.014
Penjualan House Brand 14.746.217.419 - 14.746.217.419
Penjualan Private Label 14.860.489.675 - 14.860.489.675
Penjualan Spunlace 182.622.418 - 182.622.418
Penjualan Lain-lain 5.201.452 - 5.201.452
Penjualan Bantal 95.445.050 - 95.445.050
Penjualan Aktiva - - -
Potongan Penjualan (1.397.124.351) - (1.397.124.351)
Discount (1.397.124.351) - (1.397.124.351)
Total Pendapatan Opersional 28.492.851.663 - 28.492.851.663
Beban Pokok Penjualan (22.616.450.209) - (22.616.450.209)
Laba Bruto 5.876.401.454 - 5.876.401.454
Biaya Penjualan (1.369.575.280) - (1.369.575.280)
Biayha Umum dan Administrasi (5.242.146.325) - (5.242.146.325)
Depresiasi Adm Umum (174.579.842) - (174.579.842)
EBIT (909.899.992) - (909.899.993)
Pendapatan Jasa Giro 6.422.561 - 6.422.561
Pendapatan Bunga 1 - 1
Pendapatan Lain-lain 2.425.523 - 2.425.523
Biaya Adm Bank & Buku Cek/Giro (41.898.992) - (41.898.992)
Bunga Leasing Kendaraan (6.271.669) - (6.271.669)
Bunga Leasing Mesin (7.390.868) - (7.390.868)
Bunga Kredit Bank INA (106.708.197) - (106.708.197)
Bunga Kredit Koinwork (277.880.830) - (277.880.830)
Bunga Kredit Lainnya (856.712.083) - (856.712.083)
Pembulatan (26.522) - (26.522)
Selisih Kurs 2.202.352 - 2.202.352
Biaya Selisih Pembayaran (15.000) - (15.000)
Biaya Cadangan Kerugian Piutang (932.000) - (932.000)
Putang Tak Tertagih dll - - -
Biaya Selisih rugi(laba) Penjualan Aset 301.416.937 (31.238.885.436) (30.937.468.498)
EBT (1.895.268.779) (31.238.885.436) (33.134.154.215)
Pajak (183.586.280) - (183.586.280)
EAT (2.078.855.059) (31.238.885.436) (33.317.740.495)
Berdasarkan proforma Laba Rugi Perseroan sebelum dan sesudah Rencana Transaksi,
terlihat bahwa dengan dilakukannya penjualan aset tetap Perseroan mengakibatkan
penurunan pada EAT Perseroan menjadi (Rp33.317.740.495) diakibatkan oleh adanya
kerugian dari penjualan aset.
Kerugian yang diakibatkan dari penjualan aset diuraikan sebagai berikut:
Keterangan Nominal
Tanah 93.809.000.000
Bangunan dan sarana Pelengkap (Nilai Buku) 15.429.885.436
Total Tanah, Bangunan, dan Sarana Pelengkap 109.238.885.436
Nilai Penjualan 80.000.000.000
Selisih (29.238.885.436)
PPh Jual Beli (2.000.000.000)
Rugi Transaksi (31.238.885.436)
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 31
31
Page 33
3.4.6 Analisis Nilai Tambah Rencana Transaksi (Incremental)
a) Kontribusi nilai tambah terhadap perusahaan sebagai akibat dari transaksi yang akan
dilakukan, termasuk dampaknya terhadap proyeksi keuangan perusahaan;
Dengan dilakukannya transaksi ini akan mengakibatkan total aset Perseroan menurun
dikarenakan adanya penjualan aset tetap sebesar Rp80.000.000.000. Kas yang diterima
dari penjualan aset tetap tersebut kemudian akan dibayarkan sebesar Rp60.000.000.000
kepada bapak Handoyo sebagai pemegang Cessie, Pembayaran utang ini juga akan
mengurangi beban bunga bagi Perseroan. Terdapat sisa kas sebesar Rp20.000.000.000
yang dapat dimanfaatkan oleh Perseroan untuk keperluan Perseroan.
b) Biaya atau pendapatan yang relevan;
Dari sisi biaya distribusi, jika dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk
mendistribusikan produk dari lokasi Bandung dengan biaya distribusi yang diperlukan
dari lokasi Boyolali, biaya distribusi di lokasi Boyolali lebih rendah 0,49%.
Perpindahan lokasi pabrik dari Kabupaten Bandung Barat ke Kabupaten Boyolali juga
memberikan dampak positif bagi Perseroan karena UMK Boyolali sebesar Rp2.250.327
lebih rendah jika di Bandung Barat yang sebesar Rp3.508.677, terdapat penghematan
upah sebesar Rp1.258.350 atau 35,86% sehingga beban upah akan menjadi lebih
rendah.
c) Prosedur pengambilan keputusan oleh perusahaan dalam menentukan rencana dan nilai
transaksi dengan memperhatikan alternatif lain;
Mengingat tenggat waktu 1 tahun untuk membayarkan kewajiban dan Perseroan tidak
memiliki sumber dana yang mencukupi untuk memenuhi kewajiban tersebut, maka
Perseroan memutuskan untuk menjual aset tetap untuk memenuhi kewajiban tersebut.
3.5 Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
a) Perbandingan antara rencana nilai transaksi dengan hasil Penilaian atas transaksi yang akan
dilakukan;
Berdasarkan Laporan Penilaian yang diterbitkan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Sugianto
Prasodjo Dan Rekan dengan nomor: 00173/2.0131-06/PI/10/0531/1/III/2024 tanggal 26 Maret
2024, Nilai Pasar dari objek transaksi adalah senilai Rp79.863.889.000 dengan rincian sebagai
berikut:
Keterangan Nilai Pasar
Tanah 65.444.250.000
Bangunan 13.004.653.000
Sarana dan Prasarana 1.414.986.000
Jumlah 79.863.889.000
Berdasarkan informasi dari Perseroan, rencana nilai transaksi dari objek transaksi adalah sebesar
Rp80.000.000.000
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 32
32
Page 34
b) Analisis untuk memastikan bahwa rencana nilai transaksi memberikan nilai tambah dari transaksi
yang akan dilakukan;
Rencana nilai transaksi yang di bawah Nilai Pasar akan memberikan nilai tambah bagi Perseroan
c) Analisis kewajaran nilai transaksi dilakukan untuk meyakini bahwa rencana nilai transaksi berada
dalam kisaran Nilai yang didapatkan dari hasil Penilaian
Berdasarkan peraturan No.35/POJK.04/2020 Tentang Penilaian Dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis Di Pasar Modal, suatu transaksi dikategorikan wajar apabila transaksi tersebut
berada pada kisaran batas atas dan batas bawah sebesar 7,5% dari Nilai Pasar. Perbandingan
nilai Rencana Transaksi dengan batas atas dan batas bawah disajikan sebagai berikut:
Keterangan Nominal
Nilai Pasar 79.863.889.000
Batas Atas 85.853.680.675
Batas Bawah 74.291.989.767
Nilai Rencana Transaksi 80.000.000.000
Dengan mempertimbangkan batas atas dan batas bawah pada tabel di atas, maka nilai dari
Rencana Transaksi tersebut adalah wajar.
3.6 Kesimpulan
Secara kualitatif, dapat diketahui bahwa pihak–pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi ini
adalah Perseroan dan Pembeli. Rencana Transaksi ini bukan merupakan transaksi yang
mengandung unsur transaksi afiliasi sebagaimana didefinisikan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 42/POJK.04/2020, karena Perseroan dan Pembeli tidak memiliki beberapa
pengurus ayau pemegang sahamyang sama. Rencana Transaksi yang akan dilakukan bukan
merupakan transaksi benturan kepentingan karena memberikan solusi kelangsungan usaha bagi
Perseroan dan diselenggarakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku dan
menguntungkan Perseroan.
Nilai Rencana Transaksi adalah sebesar Rp80.000.000.000 sedangkan jumlah ekuitas Perseroan
berdasarkan laporan keuangan Audited per 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp84.705.546.857 dengan demikian Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/POJK.04/2020, karena
nilai transaksi lebih dari 20% ekuitas Perseroan. Secara umum, manfaat dari dilakukannya
Perseroan dapat melakukan pembayaran utang kepada pihak ketiga dan mendapatkan tambahan
modal kerja untuk mendukung operasional Perseroan.
Secara kuantitatif Rencana Transaksi dapat memperbaiki rasio likuiditas, aktivitas, dan
solvabilitas Perseroan. Rencana Transaksi juga memberikan manfaat efisiensi pada beban pokok
penjualan Perseroan.
Berdasarkan analisis batas wajar atas dan bawah nilai Rencana Transaksi penjualan ini dimana batas
atas adalah Rp85.853.680.675 sedangkan batas bawah adalah Rp74.291.989.767 sedangkan nilai
Rencana Transaksi adalah Rp80.000.000.000, dapat disimpulkan Rencana Transaksi tersebut masih
berada pada batas wajar.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 33
33
Page 35
Dengan demikian, hasil kajian dan analisis yang telah dilakukan terhadap seluruh aspek yang
terkait dalam rangka menentukan dampak positif secara kualitatif, kuantitatif, dan kelayakan dari
Rencana Transaksi yang akan dilakukan, maka kami berpendapat bahwa Rencana Transaksi
yang akan dilakukan oleh Perseroan adalah Wajar.
Laporan Pendapat Kewajaran milik PT Falmaco Nonwoven Industri, Tbk 34
34
Names mentioned 46 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo dan Rekan
p.12
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Sugianto Prasodjo
p.12
unresolved
org
KJPP SPR
p.12 ×3
unresolved
org
PT. Inti Cakrawala Citra
p.12 ×9
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.12
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.12 ×2
unresolved
person
Handoyo
p.13
unresolved
org
Morhan & Rekan
p.14
unresolved
org
PT. Delta Investama Indonesia
p.16 ×4
unresolved
person
Emmyra Fauzia Kariana
· Notaris
p.16 ×3
unresolved
person
Lina Rachmawati
p.16
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16
unresolved
person
Rini Yulianti
p.16
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16 ×2
unresolved
person
Michelle Evangeline Hanafi
· Komisaris
p.17
unresolved
person
Freddy Hanafi
· Direktur
p.17
unresolved
person
Ridwan Suselo
· Notaris
p.18
unresolved
org
PT Inti Cakrawala Corporation
p.18
unresolved
person
Popie Savitri Martosuhardjo Pharmanto
· Notaris
p.18
unresolved
org
PT Indomarco Perdana
p.18
unresolved
org
PT Indotracosakti Sempurna
p.18
unresolved
person
Wiwiek Yusuf
· Komisaris Utama
p.18
unresolved
person
Sinarman Jonatan
· Direktur Utama
p.18
unresolved
person
Mayasari Soegiharto
p.21
unresolved
org
Pusat Statistik
p.21 ×2
unresolved
org
Kota Nusantara
p.21
unresolved
org
Bank Indonesia
p.21 ×12
unresolved
org
Bank Indonesia. Inflasi
p.24
unresolved
person
Handoyo Guntoro
p.25 ×2
unresolved
org
Bank Jk Panjang
p.31
unresolved
org
Bank INA
p.32
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.364
3658 ms
12 Sep 2026 23:04
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'dalam hal ini adalah memberikan pendapat '
'kewajaran atas Rencana penjualan'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'dalam hal ini adalah memberikan pendapat kewajaran atas '
'Rencana penjualan',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}