Back to announcement
Laporan Keuangan IAR Mar 2024 Lengkap.pdf
Financial statement Text extracted IIKPSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 32
Page 1
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk
DAN ENTITAS ANAK
Laporan Keuangan Konsolidasian
untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Direksi tentang Tanggung Jawab atas Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1-2
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian 3
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 4
Laporan Arus Kas Konsolidasian 5
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 6 - 29
Page 3
Page 4
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2024 31 Desember 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan Setara Kas 2.e,r,v, 4 144.646.516 250.209.585
Piutang Usaha 2.f,g,r,v, 5
- Pihak Ketiga 1.980.000 32.383.700
Piutang Lain-Lain 2.f,g,r,v, 6
- Pihak Ketiga 3.979.000.000 5.309.000.000
Persediaan 2.h,l,7 44.096.786.846 44.170.395.906
Uang Muka 8 185.775.000 74.000.000
Biaya Dibayar Di Muka 2.j,9 6.528.224 9.209.192
Pajak Dibayar Di Muka 2.q,17 4.033.460 6.717.747
Jumlah Aset Lancar 48.418.750.046 49.851.916.130
Aset Tidak Lancar
Penyertaan Saham 2.i,10 194.936.527 194.936.527
Aset Pajak Tangguhan 2.q,17 15.083.886.608 14.278.620.194
Aset Tetap -
setelah dikurangi akumulasi penyusutan sebesar Rp.128.030.003.739
dan Rp.126.283.628.493 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023
2.k,11 53.016.619.583 54.762.994.827
Persediaan Ikan Indukan -
setelah dikurangi akumulasi deplesi sebesar Rp.37.320.384.611 dan
Rp.36.701.104.611 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan
31 Desember 2023 2.h,l,12 90.077.615.389 90.779.395.389
Aset Lain-Lain 13 3.979.985.665 5.277.529.888
Jumlah Aset Tidak Lancar 162.353.043.772 165.293.476.825
JUMLAH ASET 210.771.793.818 215.145.392.955
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
1
Page 5
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN - LANJUTAN
31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Hutang Usaha
- Pihak Ketiga 2.f,r,v, 14 89.632.400 33.645.000
Hutang Lain-Lain 2.f,r,v, 15 249.402.000 246.520.000
Biaya Yang Masih Harus Dibayar 16 432.242.488 484.667.459
Hutang Pajak 2.q,17 3.742.189 5.714.184
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 775.019.077 770.546.643
Liabilitas Jangka Panjang
Hutang Lain-Lain 2.f,r,v,15 21.648.797.086 21.648.797.086
Liabilitas imbalan pasca kerja 2.o, 27 1.228.489.235 1.228.489.235
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 22.877.286.321 22.877.286.321
Jumlah Liabilitas 23.652.305.398 23.647.832.964
EKUITAS
Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk
Modal Saham
Nilai nominal Rp 100 per saham untuk saham seri A dan Rp 10 per
saham untuk saham seri B
Modal Dasar
320.000.000 saham seri A dan 142.720.000.000 saham seri B
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
320.000.000 saham seri A dan 33.280.000.000 saham seri B 18 364.800.000.000 364.800.000.000
Tambahan Modal Disetor 19 9.303.333.059 9.303.333.059
Beban komprehensif lain 418.259.090 418.259.090
Saldo Laba (Defisit)
Belum ditentukan penggunaannya (187.616.773.596) (183.242.917.867)
Sudah ditentukan penggunaannya 50.000.000 50.000.000
Jumlah Ekuitas Yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk 186.954.818.553 191.328.674.282
Kepentingan Nonpengendali 20 164.669.867 168.885.709
Jumlah Ekuitas 187.119.488.420 191.497.559.991
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 210.771.793.818 215.145.392.955
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
2
Page 6
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2024 31 Maret 2023
PENJUALAN BERSIH 2.m, 21 709.206.576 3.792.930.143
BEBAN POKOK PENJUALAN 2.m, 22 3.756.892.100 5.102.680.791
RUGI KOTOR (3.047.685.524) (1.309.750.648)
BEBAN USAHA
Beban Penjualan 2.m, 23 118.229.710 289.533.164
Beban Umum dan Administrasi 2.m, 24 2.016.052.495 1.074.976.681
Jumlah Beban Usaha 2.134.282.205 1.364.509.845
RUGI USAHA (5.181.967.729) (2.674.260.493)
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN 2.m, 25 (1.370.256) (2.837.872)
RUGI SEBELUM MANFAAT PAJAK PENGHASILAN (5.183.337.985) (2.677.098.365)
MANFAAT (BEBAN) PAJAK PENGHASILAN
Pajak Tangguhan 2.q,17 805.266.414 518.739.808
RUGI BERSIH PERIODE BERJALAN (4.378.071.571) (2.158.358.557)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Keuntungan (kerugian) imbalan kerja 2o,27 - -
Jumlah (Beban) Penghasilan Komprehensif Lain - -
RUGI BERSIH KOMPREHENSIF LAIN TAHUN BERJALAN (4.378.071.571) (2.158.358.557)
RUGI BERSIH PERIODE BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA
Pemilik Entitas Induk (4.373.855.729) (2.131.324.655)
Kepentingan Nonpengendali 20 (4.215.842) (27.033.902)
Jumlah (4.378.071.571) (2.158.358.557)
RUGI KOMPREHENSIF PERIODE BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA
Pemilik Entitas Induk (4.373.855.729) (2.137.303.691)
Kepentingan Nonpengendali 20 (4.215.842) (21.054.867)
Jumlah (4.378.071.571) (2.158.358.557)
RUGI BERSIH PER SAHAM DASAR 2.s,26 (1,30) (0,64)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
3
Page 7
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Modal Ditempatkan Tambahan Modal Beban Saldo Laba (Defisit) Jumlah Kepentingan Jumlah
dan Disetor Penuh Disetor Komprehensif Belum Sudah Nonpengendali Ekuitas
Lain Ditentukan Ditentukan
Penggunaannya Penggunaannya
Saldo 1 Januari 2023 364.800.000.000 9.303.333.059 521.701.973 (148.506.955.763) 50.000.000 226.168.079.269 190.639.294 226.358.718.563
Reklasifikasi - - - - - -
Rugi Bersih Tahun Berjalan - - - (2.157.332.354) - (2.157.332.354) (1.026.203) (2.158.358.557)
Laba Komprehensif Lain - - - - - - - -
Saldo per 31 Maret 2023 364.800.000.000 9.303.333.059 521.701.973 (150.664.288.117) 50.000.000 224.010.746.914 189.613.091 224.200.360.005
Saldo per 31 Desember 2023 364.800.000.000 9.303.333.059 418.259.090 (183.242.917.867) 50.000.000 191.328.674.282 168.885.709 191.497.559.991
Rugi Bersih Periode Berjalan - - - (4.373.855.729) - (4.373.855.729) (4.215.842) (4.378.071.571)
Laba Komprehensif Lain - - - - - - - -
Saldo per 31 Maret 2024 364.800.000.000 9.303.333.059 418.259.090 (187.616.773.596) 50.000.000 186.954.818.553 164.669.867 187.119.488.420
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
4
Page 8
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 2024 31 Maret 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan Kas Dari Pelanggan 742.492.276 3.073.127.143
Pembayaran Kepada Pemasok (1.315.133.360) (1.953.134.020)
Pembayaran Beban Usaha (860.969.202) (1.296.331.351)
Penerimaan Kegiatan Usaha Lainnya 1.327.778.293 (4.712.878)
Pembayaran Pajak (6.582.527) (10.238.345)
Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Operasi (112.414.520) (191.289.451)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI - -
Pengembalian Uang Jaminan Aset Lain - Lain 6.000.000 -
Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Investasi 6.000.000 -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN - -
Kas Bersih Digunakan Untuk Aktivitas Pendanaan - -
Penurunan Bersih Kas dan Setara Kas (106.414.520) (191.289.451)
Kas dan Setara Kas Awal Periode 250.209.585 358.091.601
Pengaruh perubahan kurs mata uang asing 851.451 (1.274.994)
Kas dan Setara Kas Akhir Periode 144.646.516 165.527.156
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan
bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian
5
Page 9
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan
PT. Inti Agri Resources Tbk (selanjutnya disebut "Perusahaan") didirikan pada tanggal 16 Maret 1999 dengan nama PT. Inti Indah Karya Plasindo
berdasarkan Akta Notaris Ruth Karliena, SH., No. 17 dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam
Surat Keputusan No. C-14036. TH. 1999 tanggal 2 Agustus 1999.
Anggaran dasar Perusahaan mengalami beberapa kali perubahan antara lain berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. Inti Kapuas Arowana Tbk No. 21 tanggal 21 April 2008 oleh Muhammad Hanafi, S.H., Notaris di Jakarta dimana
para pemegang saham memutuskan beberapa hal, antara lain merubah nama Perusahaan yang semula bernama PT. Inti Kapuas Arowana Tbk
menjadi PT. Inti Agri Resources Tbk, menambah maksud dan tujuan Perusahaan menjadi berusaha dalam bidang perikanan, perdagangan,
industri dan perkebunan dan peningkatan modal dasar Perusahaan yang semula sebesar Rp 384.000.000.000 (tiga ratus delapan puluh empat
milyar Rupiah) menjadi Rp 1.200.000.000.000 (satu triliun dua ratus milyar Rupiah). Akta perubahan anggaran dasar tersebut telah mendapatkan
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-25891.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 16 Mei 2008.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT. Inti Agri Resources Tbk No. 52 tanggal 20 Juni 2008 oleh Muhammad Hanafi S.H., Notaris di
Jakarta, para pemegang saham memutuskan beberapa hal antara lain peningkatan modal dasar Perusahaan yang semula sebesar Rp
1.200.000.000.000 (satu triliun dua ratus milyar Rupiah) menjadi Rp 1.459.200.000.000 (satu triliun empat ratus lima puluh sembilan milyar dua
ratus juta Rupiah). Akta perubahan anggaran dasar tersebut telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia No. AHU-44870.AH.01.02.Tahun 2008 tanggal 25 Juli 2008.
Anggaran dasar Perusahaan mengalami perubahan terakhir berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT. Inti Agri Resources Tbk No. 32
tanggal 25 April 2017 oleh Muhammad Hanafi S.H., Notaris di Jakarta dimana para pemegang saham memutuskan perubahan anggaran dasar
Perusahaan untuk perubahan nilai nominal saham dengan cara pemecahan nilai nominal saham (stock split) Perusahaan dengan rasio 1:10
dengan mengubah ketentuan dalam Pasal 4 ayat 1 dan 2 Anggaran Dasar Perusahaan. Akta perubahan anggaran dasar tersebut telah
memperoleh pengesahan dari Menteri Hulum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.01.03-0134106 tanggal 8 Mei 2017.
Perusahaan berkedudukan di Jakarta Barat dan lokasi utama kegiatan usaha perusahaan di Kompleks Ruko Puri Britania Blok T.7 No. B 27-29,
Puri Kembangan, Jakarta Barat. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2005.
Nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha adalah PT Maxima Agro Industri.
b. Kegiatan Usaha Perusahaan
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT. Inti Agri Resources Tbk No. 48 tanggal 30 Juni 2015 oleh Muhammad Hanafi, S.H, maksud
dan tujuan Perusahaan ialah berusaha dalam bidang perikanan, perdagangan dan perkebunan.
c. Penawaran Umum Efek Perusahaan
Pada tanggal 28 September 2002, Perusahaan memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif atas Pendaftaran Emisi Saham No. S-2117/PM/2002
dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal untuk mengadakan Penawaran Umum Perdana kepada masyarakat sejumlah 60.000.000 Saham Biasa
Atas Nama dengan harga nominal Rp 200 per saham dan dengan harga penawaran Rp 450 per saham dan sejumlah 48.000.000 (empat puluh
delapan juta) waran seri 1 yang menyertai Saham Biasa Atas Nama yang diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang
saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan Penawaran Umum. Setiap pemegang 5 (lima) saham memperoleh 4 (empat) Waran
Seri 1 dimana setiap 1 (satu) Waran Seri 1 memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli 1 (satu) saham baru yang dikeluarkan dari
portepel. Waran Seri 1 yang dikeluarkan mempunyai jangka waktu 3 (tiga) tahun yaitu mulai tanggal 14 Oktober 2002 sampai dengan tanggal 14
Oktober 2005.
Pada tanggal 14 Oktober 2002, untuk pertama kali Perseroan mencatatkan sahamnya pada PT Bursa Efek Indonesia (d/h PT Bursa Efek Jakarta)
Pada tanggal 18 Maret 2005, Perusahaan telah mendapatkan penyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dengan Surat No. S-
68/PM/2005 mengenai Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas I Hak Memesan Efek terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya
832.000.000 saham seri B dengan nilai nominal sebesar Rp 100 per saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 100 per saham.
Pada tanggal 23 Desember 2005, Perusahaan telah mendapatkan penyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dengan Surat No. S -
3477/PM/2005 mengenai Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas II Hak Memesan Efek terlebih Dahulu (HMETD) sejumlah
2.688.000.000 saham seri B dengan nilai nominal Rp 100 per saham.
6
Page 10
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM - Lanjutan
d. Susunan Perusahaan dan Entitas Anak
Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 , Entitas Anak yang dikonsolidasi meliputi :
31 Maret 2024
Entitas Anak Tempat Operasi Kegiatan Usaha Persentase Jumlah Aset
Kedudukan Komersial Kepemilikan (Dalam Rupiah)
PT. Inti Kapuas International Pontianak Januari 2005 Penangkaran ikan 99,84% 157.413.072.324
arowana
PT. Bahari Istana Alkausar Pontianak Desember 2005 Penangkaran ikan 99,98% 262.769.577
arowana
31 Desember 2023
Entitas Anak Langsung Tempat Operasi Kegiatan Usaha Persentase Jumlah Aset
Kedudukan Komersial Kepemilikan (Dalam Rupiah)
PT. Inti Kapuas International Pontianak Januari 2005 Penangkaran ikan 99,84% 158.966.686.586
arowana
PT. Bahari Istana Alkausar Pontianak Desember 2005 Penangkaran ikan 99,98% 262.919.577
arowana
Berdasarkan Akta Jual Beli Saham No. 11 tanggal 18 Juni 2007 oleh B. Andy Widyanto S.H., Notaris di Tangerang disebutkan bahwa PT. Inti
Kapuas International telah menjual seluruh kepemilikan sahamnya pada PT. Bahari Istana Alkausar sejumlah 700 saham kepada PT. Inti Kapuas
Arowana Tbk.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT. Bahari Istana Alkausar No. 6 tanggal 8 Juni 2007 oleh
B. Andy Widyanto S.H., Notaris di Tangerang disebutkan para pemegang saham memutuskan beberapa hal antara lain peningkatan modal
ditempatkan dan disetor penuh dari semula sebesar Rp. 1.000.000.000 menjadi Rp. 4.000.000.000. Adapun setoran tersebut dilakukan oleh PT.
Inti Agri Resources Tbk.
Atas dasar akta tersebut di atas, penyertaan saham Perusahaan pada PT. Bahari Istana Alkausar pada tanggal 31 Desember 2007 adalah
sebesar Rp. 3.999.000.000 yang terbagi atas 3.999 saham atau sebesar 99,98%.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Inti Kapuas International No. 284 tanggal 31 Desember 2012 oleh B. Andy Widyanto, SH.,
Notaris di Tangerang disebutkan para pemegang saham memutuskan beberapa hal antara lain peningkatan modal dasar dari semula Rp
68.000.000.000 menjadi Rp 224.225.000.000 dan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh dari semula sebesar Rp 38.500.000.000
menjadi Rp 224.225.000.000. Adapun setoran tersebut dilakukan oleh PT Inti Agri Resources Tbk.
Atas dasar akta tersebut di atas penyertaan saham Perusahaan pada PT Inti Kapuas International pada tangal 31 Desember 2012 adalah sebesar
Rp 223.875.000.000 yang terbagi atas 223.875 saham atau sebesar 99,84%.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Karya Persada Katulistiwa No. 07 tanggal 01 Agustus 2016 oleh Harra Mieltuani Lubis, SH.,
Notaris di Tangerang disebutkan telah menjual nominal saham sebesar Rp 1.000.000,- per saham atau dengan nilai saham Rp 1.000.000,- kepada
PT Bahari Istana Alkausar.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Prima Cakrawala Abadi No. 24 tanggal 12 Agustus 2016 oleh Harra Mieltuani Lubis, SH.,
Notaris di Tangerang disebutkan para pemegang saham memutuskan beberapa hal antara lain penempatan modal disetor 28,572% atau
sejumlah 14.286 saham dengan nilai Rp 14.286.000.000 dari modal dasar 50.000 saham masing-masing bernilai nominal Rp 1.000.000,- atau
sebesar Rp 50.000.000.000. Adapun setoran tersebut dilakukan oleh PT Bahari Istana Alkausar sebesar Rp 9.286.000.000,-, Tuan Raditya
Wardhana sebesar Rp 2.250.000.000, PT Strategic Management Services sebesar Rp 1.750.000.000,-, dan Tuan Dwi Anggoro Ramadhan
sebesar Rp 1.000.000.000,-.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Prima Cakrawala Abadi (PCA) No. 32 tanggal 24 Agustus 2017 oleh Harra Mieltuani
Lubis, S.H., Notaris di Tangerang disebutkan bahwa para pemegang saham memutuskan beberapa hal antara lain :
- Mengalihkan seluruh saham milik Tuan Raditya Wardhana yaitu sebanyak 2.250 saham, mengalihkan seluruh saham milik Tuan Dwi Anggoro
yaitu sebanyak 1.000 saham, mengalihkan seluruh saham milik PT Strategic Management Services yaitu sebanyak 1.750 saham, ketiganya
kepada PT Cakrawala Kharisma Mulia (CKM) sehingga total saham yang dimiliki CKM sebanyak 5.000 saham
- Meningkatkan modal dasar PCA dari sebesar Rp 50.000.000.000 menjadi sebesar Rp 250.000.000.000
- Meningkatkan modal ditempatkan/modal disetor PCA dari sebesar Rp 14.286.000.000 menjadi sebesar Rp 70.000.000.000
- Masuknya PT Marindo Pasifik Indonesia (MPI) sebagai pemegang saham PCA sebesar Rp 55.714.000.000
7
Page 11
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM - Lanjutan
e. Susunan Pengurus
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Inti Agri Resources Tbk No. 17 tanggal 16 Maret 2022 oleh Muhammad Hanafi, SH., notaris di
Jakarta, susunan pengurus Perusahaan adalah sebagai berikut:
Komisaris
Komisaris Utama : Bambang Setiawan
Komisaris Independen : Lay Thiam Siong
Direksi
Direktur Utama : Susanti Hidayat
Direktur Tidak Terafiliasi : Kwee Jen Ping / Yenny Wijaya
Susunan Komite Audit berdasarkan Keputusan Sirkular Dewan Komisaris Perusahaan adalah sebagai berikut:
Ketua : Lay Thiam Siong
Anggota : Veny Indrawati
Anggota : Tuty Santosa
Jumlah karyawan Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebanyak 86 dan 86 orang
karyawan.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Pernyataan Kepatuhan
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun
sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan ("SAK") yang mencakup pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI), dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik
No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Nomor KEP.-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan
Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK). Peraturan tersebut sekarang merupakan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan ("OJK").
b. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan konsep akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang
disebutkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah biaya perolehan (historical cost) , kecuali persediaan sebesar
nilai yang lebih rendah antara harga perolehan dan nilai realisasi bersih (the lower cost or net realizable value) dan investasi pada perusahaan
asosiasi yang dinyatakan berdasarkan metode ekuitas.
Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak telah disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK)
No. 1 (Revisi 2013) "Penyajian Laporan Keuangan".
PSAK No. 1 (Revisi 2013) mengatur penyajian laporan keuangan yaitu antara lain, tujuan pelaporan, komponen laporan keuangan, penyajian
secara wajar, materialistas dan agregasi akun, saling hapus, perbedaan aset lancar dan tidak lancar dan liabilitas jangka pendek dan jangka
panjang, informasi komparatif, konsistensi penyajian dan memperkenalkan pengungkapan baru, antara lain, estimasi dan pertimbangan penting,
pengelolaan permodalan, pendapatan komprehensif lainnya, penyimpangan dari standar akuntasi keuangan dan pernyataan kepatuhan.
Laporan arus kas konsolidasian disusun menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pembayaran kas dan setara kas yang di
klasifikasikan sebagai aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak adalah Rupiah, yang merupakan
mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan seluruh Entitas Anak yang di kendalikan oleh Perusahaan. Pengendalian dianggap ada ketika
Perusahaan memiliki secara langsung atau tidak langsung melalui Entitas Anak lebih dari setengah kekuasaan suara suatu entitas, kecuali dalam
keadaan yang jarang dapat ditunjukan secara jelas bahwa kepemilikan tersebut tidak diikuti dengan pengendalian.
Pengendalian juga ada ketika Perusahaan memiliki setengah atau kurang kekuasaan suatu suara entitas jika terdapat:
(1). Kekuasaan yang melebihi setengah hak suara sesuai dengan perjanjian dengan investor lain;
(2). Kekuasaan untuk mengatur kebijakan keuangan dan operasional entitas berdasarkan anggaran dasar atau perjanjian;
(3). Kekuasaan untuk menunjuk atau mengganti sebagian besar dewan direksi dan dewan komisaris atau badan pengatur setara dan
mengendalikan entitas melalui dewan atau badan tersebut; atau
(4). Kekuasaan untuk memberikan suara mayoritas pada rapat dewan direksi dan dewan komisaris atau badan pengatur setara dan
mengendalikan entitas melalui dewan atau badan tersebut.
Kepentingan nonpengendali merupakan proporsi atas laba atau rugi dan aset neto yang tidak dimiliki Kelompok Usaha dan disajikan secara
terpisah dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian dan ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, dipisahkan dengan ekuitas
yang dapat diatribusikan kepada Entitas Induk.
8
Page 12
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - Lanjutan
c. Perubahan Kebijakan Akuntansi
Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
Diterapkan pada tahun 2022
Penerapan standar akuntansi keuangan revisi berikut, yang berlaku efektif 1 Januari 2022, relevan bagi Grup namun tidak menyebabkan
perubahan signifikan atas kebijakan akuntansi Grup dan tidak berdampak material terhadap jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan
keuangan konsolidasian:
- Amendemen PSAK No. 22: Kombinasi Bisnis tentang Referensi ke Kerangka Konseptual.
- Amendemen PSAK No. 57: Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi tentang Kontrak yang Memberatkan - Biaya
- Pemenuhan Kontrak.
- Amandemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan.
- Penyesuaian Tahunan PSAK No. 73: Sewa.
Amandemen atas PSAK yang telah diterbitkan yang bersifat wajib untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah:
1 Januari 2023
Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang Pengungkapan Kebijakan Akuntansi yang Mengubah Istilah “Signifikan”
-
menjadi “Material” dan Memberi Penjelasan mengenai Kebijakan Akuntansi Material.
- Amandemen PSAK No. 16, Aset Tetap: Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan.
- Amandemen PSAK No. 25, Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi.
- Amandemen PSAK No. 46, Pajak Penghasilan: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal.
1 Januari 2024
- Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” terkait Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan.
Sampai dengan tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian, Grup masih mempelajari dampak yang mungkin timbul dari penerapan
amandemen PSAK tersebut dan dampak dari penerapan amandemen PSAK tersebut pada laporan keuangan konsolidasian belum dapat
ditentukan.
d. Dasar Konsolidasian
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan aset dan liabilitas pada akhir periode pelaporan dan hasil usaha untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal tersebut dari Perusahaan dan entitas di mana Perusahaan memiliki kemampuan untuk mengendalikan entitas
tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kepentingan non-pengendali atas jumlah laba rugi komprehensif entitas anak diidentifikasi sesuai proporsinya dan disajikan sebagai bagian
dari jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan pada laporan laba rugi dan penghasilan lain komprehensif konsolidasian.
Kepentingan non-pengendali atas aset neto entitas anak diidentifikasi pada tanggal kombinasi bisnis yang selanjutnya disesuaikan dengan
proporsi atas perubahan ekuitas entitas anak dan disajikan sebagai bagian dari ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian.
Bila pengendalian atas suatu entitas diperoleh dalam tahun berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sejak tanggal pengendalian dimulai. Bila pengendalian berakhir dalam tahun
berjalan, hasil usaha entitas tersebut dimasukkan ke dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk
bagian tahun dimana pengendalian masih berlangsung.
Kebijakan akuntansi yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian dalam semua hal yang material telah diterapkan
secara konsisten oleh entitas anak, kecuali dinyatakan lain. Seluruh transaksi dan saldo yang material antara perusahaan-perusahaan yang
dikonsolidasikan telah dieliminasi dalam penyajian laporan keuangan konsolidasian.
Kepentingan non-pengendali merupakan proporsi atas hasil usaha dan aset bersih entitas anak yang tidak diatribusikan pada Grup.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatat sebagai
transaksi ekuitas. Ketika pengendalian atas entitas anak hilang, bagian kepemilikan yang tersisa di entitas tersebut diukur kembali pada nilai
wajarnya dan keuntungan atau kerugian yang dihasilkan diakui dalam laba rugi.
e. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu 3 bulan atau kurang. Kas dan setara kas
yang dibatasi penggunaannya, disajikan dalam akun aset lain-lain.
f. Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor:
(a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:
- memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
- memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
- personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.
9
Page 13
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - Lanjutan
f. Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi (Lanjutan)
(b) Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
- memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari kelompok usaha
yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
- Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya).
- Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
- Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga.
- Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait
dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi
dengan entitas pelapor.
- Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf (a).
- Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau entitas
induk dari entitas).
g. Piutang dan Penyisihan Kerugian
Pada saat pengakuan awal piutang usaha diakui sebesar nilai wajarnya dan selanjutnya diukur pada nilai yang diamortisasi setelah dikurangi
dengan cadangan kerugian penurunan nilai piutang. Cadangan penyisihan kerugian dibentuk apabila terdapat bukti yang obyektif bahwa
Perusahaan tidak dapat menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Piutang dihapusbukukan pada saat piutang
tersebut dipastikan tidak akan tertagih.
h. Persediaan
Dalam industri peternakan, persediaan meliputi antara lain hewan ternak tersedia dijual, hewan ternak dalam proses pertumbuhan dan barang
atau material yang akan digunakan secara langsung dalam proses produksi.
Persediaan hewan ternak tersedia untuk dijual dan hewan ternak dalam proses pertumbuhan disajikan dengan menggunakan harga perolehan
atau net realizable value mana yang lebih rendah apabila memenuhi kriteria yaitu (1). Mempunyai harga pasar yang dapat diandalkan; (2).
Mempunyai cost of disposal yang relatif rendah dan dapat diperkirakan; dan (3). Tersedia untuk dijual dengan cepat. Jika tidak memenuhi kriteria
tersebut di atas, maka penilaian berdasarkan biaya (cost).
Perusahaan menerapkan metode biaya (cost) dengan pertimbangan antara lain: 1) tidak adanya harga pasar aktif, tidak adanya harga pasar
terakhir (market determined prices) karena tidak adanya harga pasar aktif, 3) belum ditemukan metode perhitungan arus kas terkait data yang
tidak mencukupi untuk melakukan estimasi arus kas.
Hewan ternak dalam proses pertumbuhan merupakan hewan ternak yang belum mencapai umur produktif. Aktiva ini dinilai berdasarkan
akumulasi biaya perolehan dan pemeliharaan sampai umur produktif. Jika telah sampai umur produktif akan dipindahkan pada akun hewan ternak
telah menghasilkan. Biaya perolehan dan pemeliharaan dikapitalisasi berdasarkan jangka waktu sampai mencapai umur produktif.
Persediaan Ikan Indukan
Persediaan ikan indukan merupakan hewan ternak yang telah mencapai umur produktif atau yang telah berumur 5 tahun dan dengan ukuran lebih
dari 50 senti meter (50cm) yang dipelihara untuk menghasilkan barang konsumsi.
Persediaan ikan indukan tersebut diamortisasi (deplesi) sepanjang umur produktif ekonomisnya menggunakan metode garis lurus.
Perusahaan melakukan perubahan atas estimasi umur ekonomis dan perhitungan deplesi persediaan ikan indukan yang dimulai sejak tanggal 1
Januari 2013 dan berlaku prospektif. Perubahan umur ekonomis tersebut berdasar atas analisa mengenai kemampuan hidup ikan arwana sampai
dengan umur 65 – 70 tahun jika dipelihara di kolam, Perusahaan mempertimbangkan umur ekonomis sampai dengan 50 tahun dari umur produktif
atau telah berumur 5 tahun.
Adapun perubahan estimasi umur ekonomis dan perhitungan deplesi persediaan ikan indukan adalah sebagai berikut:
No. Keterangan Sebelum Sesudah
1 Umur ekonomis 12 tahun 50 tahun
2 Perhitungan deplesi Dihitung berdasarkan nilai persediaan ikan Dihitung berdasarkan nilai seluruh
jantan yang sudah panen persediaan ikan indukan baik ikan jantan
maupun ikan betina
i. Penyertaan Saham
Investasi pada suatu perusahaan asosiasi dimana kepemilikan saham kurang dari 20% dicatat dengan metode biaya (cost method) , sedangkan
yang kepemilikannya lebih dari 20% namun tidak lebih dari 50% dicatat dengan metode ekuitas (equity method) . Investasi dengan kepemilikan
lebih dari 50% dikonsolidasikan.
10
Page 14
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - Lanjutan
j. Biaya Dibayar Di Muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi berdasarkan taksiran masa manfaat dari masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.
k. Aset Tetap dan Penyusutan
Aset tetap pemilikan langsung, kecuali tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan setelah dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan
nilai, jika ada. Tanah tidak disusutkan dan dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada.
Biaya perolehan awal aset meliputi harga perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian yang tidak dapat dikreditkan dan biaya-biaya yang
dapat diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan penggunaan yang
ditetapkan.
Beban-beban yang timbul setelah aset tetap digunakan, seperti beban perbaikan dan pemeliharaan, dibebankan ke laba rugi pada saat terjadinya.
Apabila beban-beban tersebut menimbulkan peningkatan manfaat ekonomis di masa datang dari penggunaan aset tetap tersebut yang dapat
melebihi kinerja normalnya, maka beban-beban tersebut dikapitalisasi sebagai tambahan biaya perolehan aset tetap. Penyusutan dihitung
berdasarkan metode garis lurus (straight line method) selama masa manfaat aset tetap tersebut sebagai berikut:
Jenis Aset Tetap Taksiran masa manfaat Persentase
Bangunan Pabrik 20 tahun 5%
Sarana dan instalasi 20 tahun 5%
Mesin dan peralatan 4 - 8 tahun 25-12,5%
Inventaris pabrik 4 tahun 25%
Peralatan dan perabot kantor 4 tahun 25%
Kendaraan 4 - 8 tahun 25-12,5%
Nilai tercatat aset tetap ditelaah kembali dan dilakukan penurunan nilai apabila terdapat peristiwa atau perubahan kondisi tertentu yang
mengindikasikan nilai tercatat tersebut tidak dapat dipulihkan sepenuhnya.
Dalam setiap inspeksi yang signifikan, biaya inspeksi diakui dalam jumlah tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian apabila memenuhi
kriteria pengakuan. Biaya inspeksi signifikan yang dikapitalisasi tersebut diamortisasi selama periode sampai dengan saat inspeksi signifikan
berikutnya.
Aset tetap yang dijual atau dilepaskan, dikeluarkan dari kelompok aset tetap berikut akumulasi penyusutan serta akumulasi penurunan nilai yang
terkait dengan aset tetap tersebut.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya (derecognized) pada saat dilepaskan atau tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang
diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset tetap ditentukan sebesar
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan jika ada dengan jumlah tercatat dari aset tetap tersebut, dan diakui dalam laporan laba rugi pada
periode terjadinya penghentian pengakuan.
Nilai residu, umur manfaat, serta metode penyusutan ditelaah setiap akhir periode dan dilakukan penyesuaian apabila hasil telaah berbeda
dengan estimasi sebelumnya.
Aset dalam penyelesaian merupakan aset tetap dalam pembangunan yang dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak disusutkan. Akumulasi
biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat selesai secara substansial dan siap digunakan
sesuai tujuannya.
l. Aset Biologis
Aset biologis yang diatur dalam PSAK 69 adalah aset (hewan atau tanaman hidup) yang dapat menghasilkan produk agrikultur (contohnya sapi
menghasilkan susu), dapat menjadi produk agrikultur (contohnya sapi menjadi daging), atau bahkan dapat menghasilkan aset biologis lain
sebagai produknya (misalnya sapi menghasilkan anak sapi).
Aset biologis terdiri atas aset ikan indukan dan aset ikan anakan hasil panen.
m. Pengakuan Pendapatan dan Beban
PSAK 72 yang mensyaratkan pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah analisa sebagai berikut:
- Identifikasi kontrak dengan pelanggan;
- Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan barang
atau jasa yang memiliki karakteristik berbeda ke pelanggan;
- Penetapan harga transaksi. Harga transaksi merupakan jumlah imbalan yang berhak diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas
diserahkannya barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan. Jika imbalan yang dijanjikan di kontrak mengandung suatu jumlah yang bersifat
variabel, maka Perusahaan membuat estimasi jumlah imbalan tersebut sebesar jumlah yang diharapkan berhak diterima atas diserahkannya
barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan dikurangi dengan estimasi jumlah jaminan kinerja jasa yang akan dibayarkan selama periode
kontrak;
- Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau
jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan
biaya yang diharapkan ditambah marjin;
- Pengakuan pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi dengan menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan ke pelanggan
(ketika pelanggan telah memiliki kendali atas barang atau jasa tersebut).
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
11
Page 15
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - Lanjutan
n. Sewa
PSAK 73 yang mensyaratkan pengakuan liabilitas sewa sehubungan dengan sewa yang sebelumnya diklasifikasikan sebagai ‘sewa operasi’.
Kebijakan ini berlaku untuk kontrak yang disepakati atau berubah, pada atau setelah 1 Januari 2020.
Sebagai penyewa
Pada tanggal permulaan kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau
mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk
dipertukarkan dengan imbalan.
Pada tanggal permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa. Aset hak-guna diukur pada biaya perolehan, dimana
meliputi jumlah pengukuran awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal
permulaan.
Aset hak-guna kemudian disusutkan menggunakan metode garis lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir umur
manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan dengan menggunakan suku
bunga implisit dalam sewa atau jika suku bunga tersebut tidak dapat ditentukan, maka menggunakan suku bunga pinjaman inkremental. Pada
umumnya, Perusahaan menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat bunga diskonto.
Sebagai pesewa
Apabila aset disewakan melalui sewa pembiayaan, nilai kini pembayaran sewa diakui sebagai piutang. Selisih antara nilai piutang bruto dan nilai
kini piutang tersebut diakui sebagai penghasilan sewa pembiayaan tangguhan.
Penghasilan sewa diakui selama masa sewa dengan menggunakan metode investasi neto yang mencerminkan suatu tingkat pengembalian
periodik yang konstan.
Apabila aset disewakan melalui sewa operasi, aset disajikan di laporan posisi keuangan sesuai sifat aset tersebut. Penghasilan sewa diakui
sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
o. Imbalan Kerja
Perusahaan menerapkan PSAK No. 24 "Imbalan Kerja". Berdasarkan PSAK No. 24 "Imbalan Kerja", biaya imbalan kerja dihitung berdasarkan UU
No. 13 dengan menggunakan metode perhitungan aktuarial projected unit credit. Keuntungan atau kerugian aktuarial diakui sebagai penghasilan
atau beban apabila akumulasi keuntungan atau kerugian aktuarial bersih yang belum diakui untuk masing-masing program pada akhir tahun
pelaporan sebelumnya melebihi jumlah 10% dari kewajiban imbalan pasti pada tanggal tersebut.
Keuntungan atau kerugian aktuarial ini diakui selama rata-rata sisa masa kerja karyawan dengan menggunakan metode garis lurus. Biaya jasa
lalu yang timbul akibat pengenalan program imbalan pasti atau perubahan kewajiban imbalan kerja dari program sebelumnya harus diamortisasi
sampai imbalan kerja tersebut telah menjadi hak karyawan. Jumlah yang diakui sebagai kewajiban imbalan pasti di laporan posisi keuangan
merupakan nilai kini kewajiban imbalan pasti disesuaikan dengan keuntungan dan kerugian aktuarial yang belum diakui, biaya jasa lalu yang
belum diakui dan nilai wajar aset program.
Efektif sejak 2 Februari 2021, besarnya imbalan pasca-kerja dihitung berdasarkan UU Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah (PP) No. 35 Tahun
2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu.
p. Biaya Emisi Saham Ditangguhkan
Sesuai dengan Keputusan Ketua Bapepam No. KEP-06/PM/2000 mengenai Perubahan Peraturan No. VIII.G.7 tentang "Pedoman Penyajian
Laporan Keuangan", biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum perdana Perusahaan kepada masyarakat akan disajikan
sebagai pengurang hasil emisi dan dicatat pada akun Tambahan Modal Disetor - Agio Saham.
Perusahaan telah menerapkan peraturan ini setelah penawaran umum perdana saham Perusahaan yaitu pada saat Perusahaan dinyatakan
efektif pada tanggal 24 September 2002 dan setelah Penawaran Umum Terbatas I Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dinyatakan
efektif pada tanggal 18 Maret 2005 serta pada saat Penawaran Umum Terbatas II Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dinyatakan
efektif pada tanggal 23 Desember 2005.
q. Perpajakan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui di dalam laba rugi, kecuali sepanjang pajak tersebut terkait dengan unsur-
unsur yang terkait di dalam pendapatan komprehensif lain atau terkait langsung di dalam ekuitas. Dalam hal ini, pajak juga diakui masing-masing
di dalam pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui di dalam ekuitas.
Pajak Kini
Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan dasar peraturan perpajakan yang berlaku atau secara substantif berlaku pada periode pelaporan.
Aset dan/ atau liabilitas pajak penghasilan kini terdiri dari kewajiban kepada maupun tagihan dari, fiskus terkait dengan periode pelaporan kini
atau sebelumnya, yang belum dibayar pada akhir setiap periode pelaporan.
Aset dan atau liabilitas pajak penghasilan kini tersebut dihitung berdasarkan tarif pajak dan peraturan perpajakan yang berlaku pada periode fiskal
terkait berdasarkan laba kena pajak periode tersebut. Seluruh beban aset atau liabilitas pajak kini, diakui sebagai unsur beban pajak penghasilan
di dalam laba rugi.
12
Page 16
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - Lanjutan
q. Perpajakan (Lanjutan)
Pajak Tangguhan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode laporan posisi keuangan, pada perbedaan temporer antara dasar
pengenaan pajak aset dan liabilitas dan nilai tercatatnya di dalam laporan keuangan konsolidasian. Aset pajak tangguhan diakui bagi seluruh
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang terdapat kemungkinan laba kena pajak di masa depan akan timbul di mana perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan dapat diutilisasi. Liabilitas kena pajak diakui bagi seluruh perbedaan temporer kena pajak. Manfaat pajak di
masa depan, seperti akumulasi kerugian pajak yang belum dikompensasi, juga diakui selama realisasi manfaat tersebut kemungkinan terjadi.
Nilai tercatat aset pajak tangguhan dikaji ulang setiap periode pelaporan dan dikurangkan selama tidak terdapat kemungkinan laba kena pajak
yang cukup akan timbul untuk mengutilisasi sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang tidak diakui, dinilai ulang
setiap periode pelaporan dan diakui sepanjang terdapat kemungkinan penghasilan kena pajak di masa depan akan memulihkan aset pajak
tangguhan.
Jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan ditentukan dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku atau secara substansial berlaku pada
tanggal pelaporan dan diharapkan berlaku pada saat liabilitas pajak tangguhan/ (aset) diselesaikan/ (dipulihkan).
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disalinghapus ketika Perusahaan dan entitas anaknya memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum
untuk mengsaling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini dan ketika aset dan liabilitas pajak penghasilan ditangguhkan terkait dengan
pajak penghasilan yang dikenakan oleh otoritas perpajakan maupun entitas kena pajak yang sama atau entitas kena pajak yang berbeda di mana
terdapat intensi untuk menyelesaikan saldo pada basis yang sama.
r. Transaksi dan Penjabaran Mata Uang Asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan terhadap mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anaknya dengan nilai tukar pada tanggal
transaksi.
Aset dan liabilitas moneter yang didenominasikan dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional dengan nilai tukar pada setiap
akhir periode pelaporan. Nilai tukar yang digunakan sebagai tolak ukur adalah nilai tukar yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Aset dan liabilitas
non-moneter yang diukur pada nilai wajar di dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional pada nilai tukar ketika nilai wajar
ditetapkan.
Keuntungan dan kerugian nilai tukar mata uang asing yang timbul akibat penyelesaian unsur-unsur moneter atau dari translasi unsur-unsur
moneter yang didenominasi di dalam mata uang asing pada akhir periode pelaporan, diakui di dalam laba rugi, kecuali ketika ditangguhkan di
dalam ekuitas sebagai instrumen yang memenuhi kualifikasi sebagai lindung nilai arus kas dan intrumen yang memenuhi lindung nilai investasi
bersih, dalam hal selisih mata uang asing diakui di dalam pendapatan komprehensif lain. Ketika investasi bersih yang dilindung nilai dijual, maka
jumlah yang relevan di dalam penghasilan komprehensif lainnya dialihkan ke laba rugi sebagai bagian keuntungan atau kerugian penjualan.
Keuntungan dan kerugian nilai tukar mata uang asing yang berkaitan dengan utang dan kas dan bank, disajikan di dalam laba rugi sebagai
“pendapatan keuangan” atau “biaya keuangan”. Keuntungan dan kerugian bersih lainnya nilai tukar mata uang asing disajikan di dalam laba rugi,
sebagai “keuntungan (kerugian) bersih lainnya”.
Perubahan nilai wajar instrumen keuangan tersedia untuk dijual yang didenominasi di dalam mata uang asing dianalisis antara selisih translasi
yang timbul dari perubahan di dalam biaya perolehan diamortisasi aset dan perubahan lainnya di dalam nilai tercatat aset. Selisih translasi terkait
dengan perubahan di dalam biaya perolehan diamortisasi diakui di dalam laba rugi dan perubahan nilai tercatat diakui di dalam penghasilan
komprehensif lain.
Selisih translasi aset dan liabilitas keuangan non moneter yang dinilai pada nilai wajar, dilaporkan sebagai bagian dari keuntungan atau kerugian
nilai wajar, misalnya selisih translasi aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi sebagai bagian keuntungan atau kerugian nilai wajar dan
selisih translasi aset keuangan tersedia untuk dijual, diakui di dalam penghasilan komprehensif lain dalam hal selisih nilai tukar asing yang telah
diakui di dalam pendapatan komprehensif lain direklasifikasi ke dalam laba rugi.
Mata uang asing yang digunakan 31 Maret 2024 31 Desember 2023
Dolar Amerika Serikat (USD) Rp 15.853 Rp 15.416
Yuan China (RMB) Rp 2.193 Rp 2.169
s. Laba Per Saham
Sesuai dengan PSAK No. 56 “Laba per Saham”, laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba yang diatribusikan kepada pemegang
ekuitas entitas induk dengan menghitung jumlah rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar selama periode berjalan.
Laba per saham dilusian dihitung dengan menyesuaikan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar untuk mengasumsikan konversi
semua saham biasa yang berpotensi dilutif yang dimiliki oleh Perusahaan, yang merupakan obligasi konversi dan opsi saham.
Untuk tujuan penghitungan laba per saham dilusian, laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang ekuitas entitas induk, akan
disesuaikan dengan dampak setelah pajak bunga yang diakui selama periode obligasi konversi.
t. Provisi, Liabilitas Kontijensi, dan Aset Kontijensi
Berdasarkan PSAK No. 57 (Revisi 2020), pernyataan ini bertujuan untuk mengatur pengakuan dan pengukuran liabilitas diestimasi, liabilitas
kontijensi dan aset kontijensi serta untuk memastikan informasi memadai telah diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
13
Page 17
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN - Lanjutan
u. Pelaporan Segmen
Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan internal yang diberikan kepada pengambil keputusan operasional
yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan sumber daya, menilai kinerja segmen operasi dan membuat keputusan strategis.
Segmen operasi meliputi penjualan ikan dan asesoris, penjualan lokal dan ekspor. Pelaporan segmen tersebut bertujuan untuk mengetahui nilai
realisasi masing-masing segmen, tetapi sebagai satu kesatuan dalam laporan laba rugi.
v. Aset dan Liabilitias Keuangan
Aset Keuangan
Perusahaan melakukan penerapan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait klasifikasi dan pengukuran, penurunan
nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung nilai. Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori: (i) aset
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain, (ii) aset keuangan yang diukur
dengan biaya diamortisasi. Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah
semata dari pembayaran pokok dan bunga. Manajemen menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak bisa
melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Perusahaan memiliki aset keuangan yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan yang
diukur dengan biaya diamortisasi meliputi kas dan setara kas, piutang usaha, aset kontrak, piutang lain-lain dan aset lain-lain. Aset keuangan
diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak
lancar.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortiasi pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi dan
selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Penurunan nilai aset keuangan
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak
pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan
usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan
membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang
terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa
biaya atau usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi ekonomi di masa
depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Perusahaan menggunakan model kerugian kredit ekspektasian untuk menilai penurunan nilai aset keuangan. Perusahaan menerapkan metode
yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan penyisihan kerugian kredit ekspektasian sepanjang
umurnya untuk semua piutang usaha dan aset kontrak. Oleh karena itu, Perusahaan tidak mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit,
melainkan mengukur penyisihan berdasarkan kerugian kredit ekspektasian sepanjang kepemilikan aset pada tanggal pelaporan.
Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha dan aset kontrak telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik risiko kredit
bersama dan hari lewat jatuh tempo. Aset kontrak terkait dengan jasa yang belum tertagih dan secara substansial memiliki karakteristik risiko
yang sama dengan piutang usaha. Oleh karena itu, Perusahaan menilai bahwa tingkat kerugian ekspektasian untuk piutang usaha adalah
perkiraan yang wajar dari tingkat kerugian untuk aset kontrak.
Tingkat kerugian ekspektasian didasarkan pada profil pembayaran penjualan dan kerugian kredit historis terkait selama periode penjualan
tersebut. Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk mencerminkan informasi terkini dan informasi forward-looking mengenai faktor-faktor makro
ekonomi yang memengaruhi kemampuan pelanggan untuk melunasi piutang.
Perusahaan menggunakan model penilaian individual untuk menilai penurunan nilai kas dan setara kas, piutang lain-lain dan investasi bersih
dalam sewa pembiayaan. Perusahaan menilai kredit kerugian ekspektasian yang harus diakui dari kas dan setara kas, piutang lain-lain dan
investasi bersih dalam sewa pembiayaan tidak signifikan.
Liabilitas Keuangan
Tidak terdapat perubahan dalam klasifikasi dan pengukuran liabilitas keuangan.
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK 71 diklasifikasikan sebagai berikut: (i) liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, (ii)
liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain. Perusahaan menentukan
klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Perusahaan memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan dalam liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Seluruh
liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan
secara langsung dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Amortisasi suku
bunga efektif termasuk di dalam biaya keuangan dalam laporan laba rugi.
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi antara lain utang usaha dan utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar,
pinjaman, sukuk ijarah, utang obligasi dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh tempo
melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.
Pemberhentian pengakuan atas liabilitas keuangan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya jika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada keadaan yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan
suatu liabilitas yang ada yang secara substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian
pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai tercatat masing-masing diakui dalam laporan laba rugi.
14
Page 18
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI - Lanjutan
w. Instrumen Keuangan Disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika memiliki hak yang
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan berniat untuk menyelesaikan secara neto atau
untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan. Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan
dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau kebangkrutan
Perusahaan atau pihak lawan.
x. Penurunan Nilai Aset Non Keuangan
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya setiap tahun, atau lebih sering apabila
terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika
terdapat indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat aset melebihi jumlah terpulihkan.
Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan
penurunan nilai, aset dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas yang dapat diidentifikasi. Aset non keuangan
selain goodwill yang mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan
penurunan nilai.
Pemulihan rugi penurunan nilai, untuk aset selain goodwill, diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang digunakan dalam
menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali. Pembalikan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam
laba rugi, kecuali aset yang disajikan pada jumlah revaluasian sesuai dengan PSAK lain.
y. Penggunaan Estimasi, Pertimbangan dan Asumsi Manajemen Atas Instrumen Keuangan
Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan
Dalam penyusunan laporan keuangan, manajemen diminta untuk melakukan pengukuran aset keuangan dan liabilitas keuangan tertentu pada
nilai wajarnya, dan penyajian ini mengharuskan penggunaan estimasi dan pertimbangan akuntansi. Komponen pengukuran nilai wajar yang
signifikan ditentukan berdasarkan bukti obyektif yang dapat diverifikasi (seperti nilai tukar, suku bunga), sedangkan saat dan besaran perubahan
nilai wajar dapat menjadi berbeda karena penggunaan metode penilaian yang berbeda.
z. Selisih Lebih Antara Biaya Perolehan Dengan Nilai Wajar Aset Bersih
Selisih tersebut merupakan akibat selisih lebih antara bagian atas nilai wajar aset bersih yang dapat diidentifikasi dengan biaya perolehan. Selisih
lebih tersebut diamortisasi dengan metode garis lurus (straight line method) selama 5 tahun.
3. PERUBAHAN KEGIATAN BIDANG USAHA
Berdasarkan Akta Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Inti Kapuas Arowana Tbk No. 16 tanggal 23 Maret 2005 oleh Mardiah
Said, SH., para Pemegang Saham memutuskan beberapa hal antara lain menyetujui untuk melaksanakan perubahan kegiatan usaha utama dari
semula dibidang industri kantong plastik serbaguna menjadi ke bidang perdagangan dan penangkaran ikan arowana dan perubahan nama
Perusahaan yang semula bernama PT Inti Indah Karya Plasindo Tbk menjadi PT Inti Kapuas Arowana Tbk. Akta perubahan tersebut telah
mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-07983 HT.01.04.TH.2005 tanggal 24 Maret 2005.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT. Inti Agri Resources Tbk No. 48 tanggal 31 Desember 2015 oleh Muhammad Hanafi, S.H,
maksud dan tujuan Perusahaan ialah berusaha dalam bidang perikanan, perdagangan dan perkebunan.
Sesuai dengan PSAK No. 58 "Operasi dalam Penghentian", laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023 dan posisi aset bersih pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 telah disajikan secara terpisah operasi dilanjutkan dan
operasi dalam penghentian.
15
Page 19
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. KAS DAN SETARA KAS
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kas
Rupiah 18.643.040 18.555.300
Bank
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk 11.517.484 11.032.859
PT Bank Central Asia Tbk 83.598.007 190.295.379
Dolar Amerika Serikat
PT Bank CIMB Niaga Tbk 30.887.985 30.326.047
Jumlah 144.646.516 250.209.585
Tingkat suku bunga giro dalam mata uang rupiah berkisar antara 0,25% sampai dengan 1,75% per tahun dan untuk mata uang asing adalah sebesar
0,10% sampai dengan 0,15% per tahun masing-masing untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
5. PIUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Piutang Usaha :
Pihak ketiga
Lokal - Rupiah 1.980.000 32.383.700
Jumlah Piutang Usaha Pihak ketiga 1.980.000 32.383.700
Analisis umur dari piutang Perusahaan adalah sebagai berikut :
Umur piutang 31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kurang dari 30 hari 1.980.000 32.383.700
Jumlah 1.980.000 32.383.700
Pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tidak ada piutang yang dijadikan jaminan dan piutang kepada pihak berelasi.
6. PIUTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Piutang Lain-Lain :
Pihak Ketiga
Piutang Lain-lain - Entitas Induk 3.979.000.000 5.309.000.000
Piutang Lain-lain - Entitas Anak 96.600.000.000 96.600.000.000
Cadangan kerugian penghapusan piutang (96.600.000.000) (96.600.000.000)
Jumlah 3.979.000.000 5.309.000.000
Piutang lain-lain - Entitas induk sebesar Rp5.309.000.000 tersebut merupakan piutang atas penjualan aset tetap - bangunan
Piutang lain-lain - Entitas anak sebesar Rp96.600.000.000 tersebut merupakan penjualan sebagian kepemilikan saham di PT Prima Cakrawala Abadi Tbk melalui
mekanisme pasar saham.
Manajemen masih berusaha untuk melakukan penagihan piutang tersebut. Dalam mengantisipasi kemungkinan tidak tertagihnya piutang tersebut,
manajemen membentuk cadangan kerugian penghapusan piutang selama 4 tahun atau 25% per tahun sejak tahun 2020 hingga 2023.
7. PERSEDIAAN
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Persediaan usaha penangkaran ikan
Persediaan ikan arowana
Super red 43.975.752.049 44.030.750.894
Green 10.000.000 10.000.000
Asesoris ikan arowana 111.034.797 129.645.012
Jumlah 44.096.786.846 44.170.395.906
16
Page 20
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
8. UANG MUKA
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Lain-Lain 185.775.000 74.000.000
Jumlah 185.775.000 74.000.000
Uang muka lain-lain merupakan pembayaran atas pembelian microchip dan perlengkapan kantor.
9. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Asuransi 6.528.224 9.209.192-
Jumlah 6.528.224 9.209.192
10. PENYERTAAN SAHAM
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Prima Cakrawala Abadi 193.936.527 193.936.527
PT Karya Persada Khatulistiwa 1.000.000 1.000.000-
Jumlah 194.936.527 194.936.527
Penyertaan saham merupakan saham yang dimiliki entitas anak sebagai kepentingan nonpengendali.
Persentase kepemilikan saham entitas anak di PT Prima Cakrawala Abadi Tbk adalah sebesar 5%, dengan jumlah lembar saham sebanyak
58.360.000 lembar saham dengan nilai per lembar saham sebesar Rp50 pada saat penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada akhir
Maret 2024 atau sebesar Rp2.918.000.000.
Penyertaan tersebut dicatat dengan metode biaya, sebagaimana diungkapkan pada catatan 2.i.
Domisili / Kegiatan Mulai beroperasi Persentase Jumlah Aset
Entitas Anak
Usaha komersial kepemilikian 31 Maret 2024 31 Desember 2023
Semarang /
PT Prima Cakrawala Abadi Pengolahan/ Januari 2014 5% 111.754.408.989 108.846.384.074
produksi hasil laut
11. ASET TETAP
31 Maret 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
01 Januari 2024 31 Maret 2024
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 22.792.635.510 - - - 22.792.635.510
Bangunan 134.580.961.326 - - - 134.580.961.326
Sarana dan instalasi 1.003.796.068 - - - 1.003.796.068
Mesin dan peralatan 10.638.771.332 - - - 10.638.771.332
Peralatan dan perabot kantor 8.734.789.086 - - - 8.734.789.086
Kendaraan 3.295.670.000- - - - 3.295.670.000
Jumlah 181.046.623.322 - - - 181.046.623.322
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan 103.319.417.353 1.682.262.018 - 105.001.679.371
Sarana dan instalasi 664.771.286 12.547.455 - 677.318.741
Mesin dan peralatan 10.585.278.735 5.215.626 - 10.590.494.360
Peralatan dan perabot kantor 8.693.491.076 5.100.147 - 8.698.591.223
Kendaraan 3.020.670.045 41.250.000 - - 3.061.920.044
Jumlah 126.283.628.495 1.746.375.246 - - 128.030.003.739
Nilai Buku 54.762.994.827 53.016.619.583
17
Page 21
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP - Lanjutan
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
01 Januari 2023 31 Desember 2023
Biaya Perolehan
Kepemilikan Langsung
Tanah 22.792.635.510 - - - 22.792.635.510
Bangunan 137.667.045.652 - 3.086.084.326 - 134.580.961.326
Sarana dan instalasi 992.921.068 10.875.000 - 1.003.796.068
Mesin dan peralatan 10.889.844.532 - 200.000.000 (51.073.200) 10.638.771.332
Peralatan dan perabot kantor 8.729.739.086 5.050.000 51.073.200 51.073.200 8.734.789.086
Kendaraan 3.295.670.000 - - 3.295.670.000
Jumlah 184.367.855.848 15.925.000 3.337.157.526 - 181.046.623.322
Akumulasi Penyusutan
Kepemilikan Langsung
Bangunan 99.166.287.513 6.857.634.923 2.704.505.083 - 103.319.417.353
Sarana dan instalasi 614.853.338 49.917.948 - - 664.771.286
Mesin dan peralatan 10.811.366.522 24.985.413 251.073.200 - 10.585.278.735
Peralatan dan perabot kantor 8.671.767.447 21.723.629 - - 8.693.491.076
Kendaraan 2.855.670.045 165.000.000 - - 3.020.670.045
Jumlah 122.119.944.865 7.119.261.913 2.955.578.283 - 126.283.628.495
Nilai Buku 62.247.910.983 54.762.994.827
Beban penyusutan yang dibebankan pada operasi adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Beban pokok penjualan 1.610.382.282 6.574.842.968
Beban penjualan 2.542.818 10.751.479
Beban umum dan administrasi 133.450.146 533.667.466
Jumlah 1.746.375.246 7.119.261.913
Pengurangan aset tetap pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Harga Perolehan - 3.337.157.526
Akumulasi Penyusutan - (2.955.578.283)
Nilai buku - 381.579.243
Harga jual - 7.400.000.000
Laba (Rugi) Penjualan Aset Tetap - 7.018.420.757
Perusahaan mengasuransikan 0,18% dan 0,41% aset tetapnya berupa bangunan dan kendaraan terhadap risiko yang ditimbulkan dari bencana
alam dan risiko lainnya masing-masing untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Nilai pertanggungan atas
asuransi tersebut adalah sebesar Rp.55.000.000 dan Rp.131.500.000 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Jangka
waktu asuransi tersebut adalah satu tahun sampai dengan jatuh tempo pada berbagai tanggal pada tahun 2024 dan 2023.
Pihak manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan atas asuransi tersebut telah mencukupi untuk menutup kerugian yang ditimbulkan oleh
risiko-risiko tersebut di atas.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, nilai perolehan aset tetap Perusahaan dan Entitas Anak yang telah disusutkan penuh namun
masih digunakan adalah sebesar Rp 20.564.121.082 dan Rp 20.561.771.082.
Manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat seluruh aset tetap perusahaan dan entitas anak dapat dipulihkan, sehingga tidak diperlukan penurunan
nilai atas aset tetap tersebut untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
18
Page 22
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. PERSEDIAAN IKAN INDUKAN
Akun ini merupakan persediaan induk ikan arowana yang dipelihara dengan tujuan untuk menghasilkan bibit-bibit ikan arowana yang menjadi produk
dari usaha penangkaran ikan Perusahaan dan Entitas Anak. Persediaan induk ikan arowana tersebut terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Persedian Ikan Arowana
Super Red 127.035.000.000 127.035.000.000
Green 363.000.000 445.500.000
Jumlah 127.398.000.000 127.480.500.000
Akumulasi Deplesi
Saldo awal 36.701.104.611 36.945.854.610
Deplesi 637.264.997 2.618.687.501
Pengurangan (17.984.997) (2.863.437.500)
Jumlah 37.320.384.611 36.701.104.611
Nilai Bersih 90.077.615.389 90.779.395.389
Mutasi Ikan Indukan
01 Jan - 31 Maret 2024
Jenis Ikan Saldo Awal Pembelian Ikan Ikan Mati Reklasifikasi Saldo Akhir
Perolehan
Super Red 127.035.000.000 - - - 127.035.000.000
Green 445.500.000 - (82.500.000) - 363.000.000
Jumlah 127.480.500.000 - (82.500.000) - 127.398.000.000
01 Jan - 31 Desember 2023
Jenis Ikan Saldo Awal Pembelian Ikan Ikan Mati/Dijual Reklasifikasi Saldo Akhir
Perolehan
Super Red 135.495.000.000 - (8.460.000.000) - 127.035.000.000
Green 539.000.000 - (93.500.000) - 445.500.000
Jumlah 136.034.000.000 - (8.553.500.000) - 127.480.500.000
Perusahaan menerapkan metode biaya (cost) dalam menilai persediaan ikan indukan. (Lihat catatan 2.h).
Atas akun persediaan ikan indukan tersebut diamortisasi (deplesi) menggunakan metode garis lurus (Straight Line Method) sesuai umur
ekonomisnya yaitu selama 50 (lima puluh) tahun (Lihat catatan 2.h). Sampai dengan tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 akumulasi
deplesi atas persediaan ikan indukan masing-masing adalah sebesar Rp.37.320.384.611 dan Rp.36.701.104.611. Beban terkait yang dialokasikan
pada laporan laba rugi konsolidasian untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp.637.264.997 dan Rp.2.618.687.501.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, persentase kematian ikan indukan masing-masing sebesar 0,69 % dan 7,19 % dari total
persediaan ikan indukan. Seluruh persediaan ikan indukan berada di tambak Perusahaan di wilayah Pontianak, Kalimantan Barat.
Manajemen tidak melakukan penyisihan atas persediaan ikan yang mati atau hilang dimana persediaan ikan yang mati atau hilang langsung
dibebankan pada harga pokok ikan. Persediaan belum diasuransikan karena masih dalam proses negosiasi dengan perusahaan asuransi yang
kompetitif.
Pengurangan persediaan ikan indukan disebabkan karena ikan tersebut mati dan dijual.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2023, tidak ada persediaan ikan indukan yang dijadikan jaminan.
13. ASET LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Aset Pajak Tangguhan 25.830.884.440 25.830.884.440
Uang jaminan 105.353.000 111.353.000
25.936.237.440 25.942.237.440
Akumulasi amortisasi (21.956.251.775) (20.664.707.552)
Jumlah 3.979.985.665 5.277.529.888
19
Page 23
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. ASET LAIN-LAIN - Lanjutan
Uang jaminan merupakan deposit kepada pihak ketiga sehubungan dengan penggunaan aset pihak ketiga tersebut oleh Perusahaan.
Manajemen melakukan reklasifikasi aset pajak tangguhannya yang telah lebih dari 5 tahun (Lihat catatan 17.b). Terhadap reklasifikasi aset pajak
tangguhan tersebut diamortisasi selama 5 tahun atau 20% per tahun sejak tahun 2020.
14. HUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari: 31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga - Rupiah
Pakan ikan 89.632.400 -
Aksesoris dan akuarium - 33.645.000
Jumlah 89.632.400 33.645.000
Hutang usaha merupakan hutang Perusahaan kepada pemasok atas pembelian pakan ikan, aksesoris dan akuarium.
15. HUTANG LAIN-LAIN
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Hutang lain-lain jangka pendek :
Uang muka penjualan - pihak ketiga
- Yuan China (RMB) - 1.875.000
- Rupiah (IDR) 4.757.000 -
Hutang lainnya
- Lain-lain 244.645.000 244.645.000
249.402.000 246.520.000
Hutang lain-lain jangka panjang :
- Pihak berelasi
PT Maxima Agro Industri 21.648.797.086 21.648.797.086
21.648.797.086 21.648.797.086
Jumlah 21.898.199.086 21.895.317.086
Hutang lainnya kepada PT Maxima Agro Industri merupakan hutang dalam rangka kegiatan operasional Perusahaan. Hutang tersebut tidak
dikenakan bunga dan tidak ada jaminan yang diserahkan.
16. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Jamsostek karyawan 298.733.270 306.934.640
Gaji dan tunjangan 93.996.718 108.585.944
Program pensiun dan pesangon 39.512.500 69.146.875
Jumlah 432.242.488 484.667.459
17. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Akun ini terdiri dari :
Pajak Penghasilan Pasal 21 4.033.460 6.717.747
Jumlah 4.033.460 6.717.747
20
Page 24
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. PERPAJAKAN - Lanjutan
b. Hutang Pajak
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pajak penghasilan pasal 21 1.536.790 634.100
Pajak penghasilan pasal 23 153.514 65.275
Pajak Pertambahan Nilai 2.051.885 5.014.809
Jumlah 3.742.189 5.714.184
c. Perhitungan Pajak
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Operasi yang Operasi Dalam Operasi yang Operasi Dalam
Dilanjutkan Penghentian Dilanjutkan Penghentian
Pajak Penghasilan
Manfaat pajak penghasilan terdiri dari :
Pajak kini Nihil Nihil Nihil Nihil
Pajak tangguhan 805.266.414 - 518.739.808 -
Jumlah 805.266.414 - 518.739.808 -
Pajak kini
Pajak kini untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing adalah sebesar "Nihil". Rekonsiliasi
antara rugi sebelum pajak penghasilan dengan taksiran penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Operasi yang Operasi Dalam Operasi yang Operasi Dalam
Dilanjutkan Penghentian Dilanjutkan Penghentian
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi konsolidasian (5.183.337.985) - (2.677.098.365) -
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi Entitas Anak 3.242.514.523 - 825.016.244 -
Rugi sebelum pajak penghasilan Perusahaan (1.940.823.462) - (1.852.082.121) -
Koreksi fiskal
Beda tetap
Amortisasi 552.636.893 - - -
Beban pajak 152.284 - 3.390.000 -
Jumlah beda tetap 552.789.177 - 3.390.000 -
Beda waktu
Penyusutan aset tetap - - (937.491) -
Cadangan pesangon - - - -
Jumlah beda waktu - - (937.491) -
Jumlah koreksi fiskal 552.789.177 - 2.452.509 -
Rugi fiskal periode berjalan (1.388.034.285) - (1.849.629.612) -
Penghasilan kena pajak
Perusahaan - - - -
Entitas Anak - - - -
21
Page 25
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. PERPAJAKAN - Lanjutan
c. Perhitungan Pajak - lanjutan
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan
dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Rincian dari aset dan liabilitas pajak tangguhan Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai
berikut :
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Operasi yang Operasi Dalam Operasi yang Operasi Dalam
Dilanjutkan Penghentian Dilanjutkan Penghentian
Perusahaan
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Rugi fiskal disesuaikan 263.726.514 - 351.429.626 -
Penyusutan aset tetap - - (178.123) -
Cadangan pesangon - - - -
Manfaat pajak tangguhan 263.726.514 - 351.251.503 -
Saldo tahun sebelumnya 6.158.964.120 - 4.948.977.110 -
Penyesuaian - - - -
Saldo aset pajak tangguhan 6.422.690.634 - 5.300.228.613 -
Entitas Anak
Aset (liabilitas) pajak tangguhan
Manfaat pajak tangguhan 541.539.900 - 167.488.305 -
Saldo tahun sebelumnya 8.119.656.074 9.162.754.382
Penyesuaian - - -
Saldo aset pajak tangguhan 8.661.195.974 - 9.330.242.687 -
Jumlah 15.083.886.608 - 14.630.471.300 -
Manajemen Perusahaan menilai kembali aset pajak tangguhan yang telah lebih dari 5 tahun untuk dilakukan penyesuaian. Pada tahun 2020 aset
pajak tangguhannya yang telah lebih dari 5 tahun direklasifikasi ke aset lain-lain dan diamortisasi.
18. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024
Pemegang Saham Saham Ditempatkan Persentase Jumlah
dan Disetor Penuh Kepemilikan Rp.
Seri A Seri B
PT ASABRI ( PERSERO) - DAPEN - 4.139.225.400 12,32% 41.392.254.000
Kejaksaan Agung - 3.306.907.460 9,84% 33.069.074.600
PT Maxima Agro Industri - 2.117.686.040 6,30% 21.176.860.400
Masyarakat 320.000.000 23.716.181.100 71,54% 269.161.811.000
Jumlah 320.000.000 33.280.000.000 100% 364.800.000.000
31 Desember 2023
Pemegang Saham Saham Ditempatkan Persentase Jumlah
dan Disetor Penuh Kepemilikan Rp.
Seri A Seri B
PT ASABRI ( PERSERO) - DAPEN - 4.139.225.400 12,32% 41.392.254.000
Kejaksaan Agung - 3.306.907.460 9,84% 33.069.074.600
PT Maxima Agro Industri - 2.117.686.040 6,30% 21.176.860.400
Masyarakat 320.000.000 23.716.181.100 71,54% 269.161.811.000
Jumlah 320.000.000 33.280.000.000 100% 364.800.000.000
22
Page 26
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. TAMBAHAN MODAL DISETOR
Berdasarkan surat efektif yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM) No. S-2117/PM/2002 tanggal 28 September 2002
Perusahaan telah melakukan penawaran umum saham kepada masyarakat sejumlah 60.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp. 200 per
saham dan dengan harga penawaran Rp. 450 per saham. Sesuai dengan Surat Keputusan BAPEPAM No. KEP-06/PM/2000 tanggal 13 Maret 2000,
bahwa biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran umum saham kepada masyarakat tersebut dicatat sebagai pengurang tambahan
modal disetor yang berasal dari agio saham, biaya-biaya tersebut sebesar Rp. 3.492.098.579 merupakan jumlah biaya emisi yang terjadi dalam
rangka penawaran umum saham kepada masyarakat dicatat sebagai pengurang agio saham, sehingga jumlah agio saham pada tanggal setelah
tanggal efektif adalah sebesar Rp. 11.507.901.421 dan dicatat dalam akun " Tambahan Modal Disetor ".
Pada tanggal 18 Maret 2005, Perusahaan telah mendapatkan penyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dengan Surat No. S-68/PM/2005
mengenai Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas I Hak Memesan Efek terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 832.000.000
saham seri B dengan nilai nominal Rp. 100 per saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp. 100 per saham. Sampai dengan tanggal efektif, biaya
emisi saham atas Penawaran Umum terbatas I Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) adalah sebesar Rp. 1.095.140.117.
Pada tanggal 23 Desember 2005, Perusahaan telah mendapatkan penyataan efektif dari Badan Pengawas Pasar Modal dengan Surat No. S -
3477/PM/2005 mengenai Pernyataan Pendaftaran Penawaran Umum Terbatas II Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sejumlah
2.688.000.000 saham seri B dengan nilai nominal Rp. 100 per saham dengan harga pelaksanaan sebesar Rp. 100 per saham. Sampai dengan
tanggal efektif tersebut, biaya emisi saham ditangguhkan adalah sebesar Rp. 1.140.428.245 dan dicatat sebagai pengurang atas agio saham.
Rincian tambahan modal disetor pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Agio saham 15.000.000.000 15.000.000.000
Biaya emisi saham penawaran umum saham perdana (3.492.098.579) (3.492.098.579)
Biaya emisi saham penawaran umum terbatas I HMETD (1.095.140.117) (1.095.140.117)
Biaya emisi saham penawaran umum terbatas II HMETD (1.140.428.245) (1.140.428.245)
Tax Amnesty 58.000.000 58.000.000
Reklasifikasi (27.000.000) (27.000.000)
Jumlah 9.303.333.059 9.303.333.059
20. KEPENTINGAN NONPENGENDALI
Rincian atas akun ini adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kepentingan nonpengendali atas aset bersih
Saldo awal 168.231.814 189.823.680
Penyesuaian / reklasifikasi - -
Laba (rugi) bersih tahun berjalan (4.215.842) (21.591.866)
Saldo akhir 164.015.972 168.231.814
Kepentingan non pengendali pada penghasilan (rugi) komprehensif
Saldo awal 653.895 815.614
Penyesuaian / reklasifikasi - -
Pendapatan komprehensif lain tahun berjalan - (161.719)
Saldo akhir 653.895 653.895
Saldo akhir Kepentingan nonpengendali 164.669.867 168.885.709
21. PENJUALAN - BERSIH
Akun ini terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Penjualan Ikan dan Asesoris
Penjualan ikan arowana
Lokal
Super Red 99.350.000 220.370.000
Green - -
Ekspor
Super Red 568.980.000 3.515.325.000
Penjualan asesoris akuarium 6.169.369 14.194.595
Jasa perawatan ikan 34.707.207 43.040.548
Jumlah 709.206.576 3.792.930.143
23
Page 27
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PENJUALAN BERSIH - Lanjutan
Tidak ada penjualan kepada pelanggan yang melebihi 10% dari total penjualan baik yang dilakukan oleh Perusahaan maupun oleh Entitas Anak
untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.
Seluruh penjualan dilakukan kepada pihak ketiga.
22. BEBAN POKOK PENJUALAN
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Akun ini terdiri dari :
Beban Pokok Penjualan Ikan dan Asesoris
Ikan
Persediaan awal - Siap jual 44.040.750.894 40.876.751.144
Persediaan awal - Indukan 127.480.500.000 136.034.000.000
171.521.250.894 176.910.751.144
Penambahan (Pembelian) - -
Ikan siap jual 171.521.250.894 176.910.751.144
Persediaan akhir - Siap jual (43.985.752.049) (42.101.000.203)
Persediaan akhir - Indukan (127.398.000.000) (132.919.000.000)
Pengurangan deplesi indukan dijual dan mati (17.984.997) (1.059.854.167)
Harga pokok ikan 119.513.848 830.896.774
Asesoris
Persediaan awal 129.645.012 111.156.437
Penambahan (14.031.711) (152.911)
Asesoris siap jual 115.613.301 111.003.526
Persediaan akhir (111.034.797) (101.840.126)
Harga pokok asesoris 4.578.504 9.163.400
Beban Langsung
Beban penyusutan aset tetap 1.610.382.282 1.650.485.188
Beban gaji dan tunjangan 559.253.181 870.927.758
Beban deplesi 637.264.997 673.032.501
Beban pakan dan obat 384.150.800 336.412.525
Beban utilitas 119.356.941 196.706.210
Beban konsumsi 137.118.200 145.742.500
Beban transportasi dan perjalanan dinas 88.244.500 150.525.000
Beban perlengkapan 47.756.127 84.440.196
Beban pengiriman 10.046.700 93.610.390
Beban perawatan aset tetap 1.804.720 11.972.378
Beban lain-lain 37.421.300 48.765.971
Jumlah beban langsung 3.632.799.748 4.262.620.617
Jumlah 3.756.892.100 5.102.680.791
Tidak ada pembelian kepada pihak pemasok yang melebihi 10% dari total penjualan baik yang dilakukan oleh Perusahaan maupun oleh Entitas Anak
untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.
Seluruh pembelian dilakukan kepada pihak ketiga.
24
Page 28
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. BEBAN PENJUALAN
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Akun ini terdiri dari :
Beban pengiriman 59.653.778 240.032.775
Beban listrik dan air 22.531.065 18.688.280
Beban transportasi dan perjalanan dinas 10.450.000 3.080.000
Beban perlengkapan kantor 9.568.340 1.718.500
Beban pemakaian peralatan akuarium 7.609.684 286.000
Beban asuransi 2.680.968 2.215.251
Beban penyusutan aset tetap 2.542.818 2.918.859
Beban komunikasi 1.905.057 2.130.482
Beban pemeliharaan aset tetap 800.000 2.768.200
Beban perijinan 400.000 -
Beban iuran 88.000 90.000
Beban komisi penjualan pihak ketiga - 14.277.960
Beban promosi, iklan dan pameran - 1.179.000
Lain-lain - 147.857
Jumlah 118.229.710 289.533.164
24. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Akun ini terdiri dari :
Beban amortisasi 1.291.544.223 -
Beban gaji dan tunjangan 478.910.602 397.539.533
Beban penyusutan aset tetap 133.450.146 133.385.148
Beban asuransi 27.749.278 39.163.169
Beban listrik dan air 23.874.016 18.343.754
Beban konsultan 14.457.693 125.748.730
Beban perlengkapan kantor 11.082.300 6.154.935
Beban pajak 7.294.819 17.217.515
Beban kendaraan dan transportasi 6.820.000 10.901.200
Beban iuran 6.050.000 296.100.074
Beban pemeliharaan inventaris kantor 5.915.000 13.594.400
Beban perjalanan dinas 4.773.700 -
Beban telekomunikasi 3.404.118 3.995.538
Beban konsumsi 726.600 2.704.685
Beban perijinan - 8.024.000
Beban kantor lain - 1.104.000
Beban sumbangan - 1.000.000
Jumlah 2.016.052.495 1.074.976.681
25. PENDAPATAN ( BEBAN) LAIN-LAIN
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Akun ini terdiri dari :
Pendapatan lain-lain
Pendapatan jasa giro 56.116 137.571
Laba penjualan aset tetap - -
Laba (rugi) selisih kurs - bersih - -
Lain-lain - bersih -
Jumlah pendapatan lain-lain 56.116 137.571
Beban lain-lain
Lain-lain - bersih (570.371) (50.644)
Beban administrasi bank (1.711.624) (1.639.724)
Laba (rugi) selisih kurs - bersih 855.623 (1.285.075)
Jumlah beban lain-lain (1.426.372) (2.975.443)
Jumlah (1.370.256) (2.837.872)
25
Page 29
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. LABA (RUGI) PER SAHAM
Rugi Usaha dan Rugi Bersih
Rugi bersih untuk tujuan penghitungan rugi per saham (pembilang) adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Laba (Rugi) periode berjalan dari operasi yang
dilanjutkan yang dapat diatribusikan kepada entitas
induk (4.378.071.571) - (2.158.358.557) -
Laba (Rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk - (4.378.071.571) - (2.158.358.557)
Laba (Rugi) bersih per saham dasar
Laba (Rugi) periode berjalan dari operasi yang
dilanjutkan yang dapat diatribusikan kepada entitas
induk per saham dasar (1,30) (0,64)
Laba (Rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan
kepada entitas induk per saham dasar (1,30) (0,64)
Jumlah saham berdasarkan rata-rata saham beredar
(penyebut) untuk tujuan penghitungan rugi per saham 3.360.000.000 3.360.000.000 3.360.000.000 3.360.000.000
Perhitungan rata-rata saham beredar
Jumlah saham Jumlah hari Jumlah
beredar
Tahun 2024
1 Januari - 31 Maret 3.360.000.000 365 1.226.400.000.000
Jumlah rata-rata saham beredar 3.360.000.000
Tahun 2023
1 Januari - 31 Maret 3.360.000.000 365 1.226.400.000.000
Jumlah rata-rata saham beredar 3.360.000.000
27. CADANGAN IMBALAN PASCA KERJA KARYAWAN
Imbalan kerja dihitung sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja No. 11 Tahun 2020 dan Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan mencatat akrual manfaat kesejahteraan karyawan berdasarkan perhitungan
aktuaris independen yang dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dan asumsi-
asumsi sebagai berikut:
Asumsi 31 Maret 2024 31 Desember 2023
Tingkat diskonto 7,4% per tahun 7,4% per tahun
Tingkat kenaikan gaji tahunan 8% 8%
Usia pensiun 58 tahun 58 tahun
Mutasi kewajiban imbalan kerja dalam laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
Saldo awal 1.228.489.235 1.265.794.666
Manfaat Pembayaran - (379.574.659)
Penambahan selama periode berjalan - 238.664.626
Pendapatan komprehensif lain - 103.604.602
Saldo akhir 1.228.489.235 1.228.489.235
Beban yang diakui di laporan laba rugi komprehensif adalah sebagai berikut :
Biaya jasa kini - 144.995.821
Biaya bunga - 93.668.805
Koreksi biaya tahun lalu - -
Saldo akhir - 238.664.626
Perhitungan aktuaris independen Kantor Konsultan Aktuaria Agus Susanto dengan laporan nomor: 361/PSAK/KKA-AS/II/2024 tertanggal 15 Februari
2024 dan 468/PSAK/KKA-AS/III/2023 tertanggal 15 Maret 2023.
Perusahaan menyertakan karyawannya pada program pensiun yang dikelola oleh PT Jamsostek (Persero), dengan membayar iuran Jaminan Hari
Tua (JHT) sebesar 5,7% dari gaji karyawan.
Pendanaan program pensiun disetor setiap bulan oleh perusahaan kepada PT Jamsostek (Persero).
26
Page 30
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. ASET DAN LIABILITAS DALAM MATA UANG ASING
31 Maret 2024
Mata uang asing Rupiah
Aset
Bank Dolar Amerika Serikat 1.948,40 30.887.985
Jumlah 30.887.985
Liabilitas
Uang Muka Penjualan Yuan China - -
Jumlah -
Aset (liabilitas) bersih dalam mata uang asing 30.887.985
31 Desember 2023
Mata uang asing Rupiah
Aset
Bank Dolar Amerika Serikat 1.967,18 30.326.047
Jumlah 30.326.047
Liabilitas
Uang Muka Penjualan RMB (864,45) (1.875.000)
(1.875.000)
Aset (liabilitas) bersih dalam mata uang asing 28.451.047
29. INFORMASI SEGMENTASI USAHA
Informasi segmen Grup berdasarkan segmentasi jenis produk adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Penjualan - Operasi Dilanjutkan
Penjualan ikan Arowana
Lokal
Super Red 99.350.000 220.370.000
Green - -
Ekspor
Super Red 568.980.000 3.515.325.000
Penjualan asesoris dan jasa
Penjualan asesoris 6.169.369 14.194.595
Jasa perawatan ikan 34.707.207 43.040.548
Jumlah 709.206.576 3.792.930.143
Pembuat keputusan operasional adalah Dewan Direksi. Direksi melakukan penelaahan terhadap pelaporan internal Perseroan untuk menilai kinerja
dan mengalokasikan sumber daya. Manajemen menentukan operasi segmen berdasarkan laporan ini. Direksi mempertimbangkan bisnis dari sudut
pandang imbal hasil dari modal yang diinvestasikan. Total aset dikelola secara tersentralisasi dan tidak dialokasikan. Perseroan mengelola bisnis
dalam satu segmen penjualan ikan arowana dan komponen pendukungnya kepada para pelanggan (lihat Catatan 21).
30. LIABILITAS KONTINJENSI
Perusahaan tidak memiliki liabilitas kontinjensi yang signifikan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
27
Page 31
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
Tabel berikut menyajikan aset keuangan dan liabilitas keuangan Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023.
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Aset keuangan
Kas dan setara kas 144.646.516 250.209.585
Piutang usaha 1.980.000 32.383.700
Piutang lain-lain 3.979.000.000 5.309.000.000
Jumlah 4.125.626.516 5.591.593.285
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 nilai wajar aset keuangan tidak terdapat perbedaan material dengan nilai tercatatnya.
Beban dibayar di muka dan uang muka, pajak dibayar di muka dan aset pajak tangguhan tidak diklasifikasikan sebagai aset keuangan.
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Liabilitas keuangan
Liabilitas lainnya
Hutang usaha 89.632.400 33.645.000
Hutang lain-lain 249.402.000 246.520.000
Biaya yang masih harus dibayar 432.242.488 484.667.459
Jumlah 771.276.888 764.832.459
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, nilai wajar liabilitas keuangan tidak berbeda material dengan nilai tercatatnya.
Liabilitas pajak dan liabilitas diestimasi (kesejahteraan karyawan) tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan.
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Risiko-risiko yang timbul dari instrumen keuangan yang dimilik Perusahaan dan Entitas Anak adalah risiko bunga, risiko nilai tukar, risiko kredit dan
risiko likuiditas.
Risiko Bunga
Risiko bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat
perubahan suku bunga pasar. Eksposur Perusahaan dan Entitas Anak yang terpengaruh risiko bunga terutama terkait dengan hutang lembaga
pembiayaan dan hutang sewa.
Tabel berikut adalah nilai tercatat berdasarkan jatuh temponya atas aset dan liabilitas keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak yang
terkait risiko bunga:
Suku bunga Jatuh tempo Jatuh tempo Jatuh tempo Jumlah
dalam satu tahun pada tahun ke-2 pada tahun ke-3
Aset
Kas dan setara kas
Bank 0,1% - 1,75% 126.003.476 - - 126.003.476
Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas kontraktual masa datang dari suatu instrumen keuangan akan terpengaruh akibat
perubahan nilai tukar. Perusahaan memiliki eksposur dalam mata uang asing yang timbul dari transaksi operasionalnya. Eksposur tersebut timbul
karena transaksi yang bersangkutan dilakukan dalam mata uang selain mata uang fungsional unit operasional atau pihak lawan.
Posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta kurs konversi yang digunakan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
diungkap dalam catatan No. 2r dan No. 28 atas laporan keuangan.
Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan akibat gagal memenuhi
liabilitas kontraktualnya. Manajemen berpendapat bahwa tidak terdapat risiko kredit yang terkonsentrasi secara sigifikan. Perusahaan
mengendalikan risiko kredit dengan cara melakukan penelaahan secara berkala atas piutang untuk mengurangi jumlah piutang tak tertagih.
Eksposur Perusahaan yang terpengaruh risiko kredit terutama terkait dengan piutang usaha.
Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko kerugian yang timbul karena Perusahaan tidak memiliki arus kas yang cukup untuk memenuhi liabilitasnya. Berikut
adalah jadwal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Maret 2023.
28
Page 32
PT. INTI AGRI RESOURCES Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
32. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN - Lanjutan
Sampai 1 tahun 1 - 2 tahun 2 - 3 tahun Jumlah
Aset
Kas dan setara kas 144.646.516 - - 144.646.516
Piutang usaha pihak ketiga 1.980.000 - - 1.980.000
Piutang lain-lain 3.979.000.000 - - 3.979.000.000
Jumlah 4.125.626.516 - - 4.125.626.516
Liabilitas
Hutang usaha pihak ketiga 89.632.400 - - 89.632.400
Biaya yang masih harus dibayar 432.242.488 - - 432.242.488
Hutang lain-lain 249.402.000 - 21.648.797.086 21.898.199.086
Jumlah 771.276.888 - 21.648.797.086 22.420.073.974
Selisih 3.354.349.628 - (21.648.797.086) (18.294.447.458)
33. KONDISI EKONOMI DAN KELANGSUNGAN HIDUP (GOING CONCERN) PERUSAHAAN
Dalam beberapa tahun terakhir, Perusahaan terus mengalami kerugian. Dalam hal tersebut, Perusahaan menyusun analisa kendala-kendala serta
langkah-langkah untuk menjaga kelangsungan hidup (going concern ) sebagai berikut:
Kendala Pemasaran
- Variasi stok arowana yang masih terbatas disebabkan karena kemampuan produksi yang belum maksimal.
- Jaringan pemasaran masih terbatas. Pasar potensial seperti Balik Papan, Banjarmasin, Palembang dan daerah-daerah lain belum terjangkau
jaringan pemasaran secara kontinyu. Demikian juga untuk pasar ekspor.
- Disparitas harga yang cukup tinggi disebabkan masih banyaknya ikan arowana ilegal di pasaran.
- Hambatan dalam perijinan peredaran arowana, sehingga membuat proses distribusi ikan lebih lama juga biaya yang dikeluarkan untuk
distribusi ikan lebih mahal.
- Kompetitor dalam penjualan ikan arowana semakin banyak, baik domestik maupun eksport. Untuk ekspor setiap tahun pemegang CITES di
Indonesia semakin banyak.
Strategi Pemasaran
Strategi Perseroan untuk tetap berusaha meningkatkan penjualan, yaitu:
a. Marketing domestik
- Menjalankan paket-paket program marketing seperti program bundling (misal ikan besar dengan accessories), program discount, dll.
- Menanamkan brand ShelookRED melalui promosi, iklan, pameran dan roadshow sebagai pemain ikan arwana super red terbesar.
- Menambah variasi aksesoris.
- Memperbanyak pelanggan di luar kota.
- Penjualan produk unggulan ke pelanggan.
- Meningkatkan jumlah pelanggan produk jasa perawatan luar.
b. Marketing ekspor
- Mempergencar promosi via web untuk menanamkan image ShelookRed sebagai pemain ikan arwana super red terbesar.
- Mencari pelanggan (buyer ) baru diberbagai Negara.
- Mengembangkan penjualan ke China dengan grade spesial.
34. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan ini telah diotorisasi untuk diterbitkan oleh Dewan Direksi Perusahaan, selaku pihak yang bertanggung jawab atas penyusunan
dan penyelesaiaan laporan keuangan pada tanggal 30 April 2024
29
Names mentioned 38 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT. Inti Indah Karya Plasindo
p.9 ×3
unresolved
person
Akta Notaris Ruth Karliena
p.9
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.9
unresolved
org
Inti Kapuas Arowana Tbk
p.9 ×10
unresolved
person
Muhammad Hanafi
· Notaris
p.9 ×6
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-
p.9 ×2
unresolved
org
Menteri Hulum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH.
p.9
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal
p.9 ×7
unresolved
org
PT. Inti Kapuas International Pontianak
p.10 ×2
unresolved
org
PT. Bahari Istana Alkausar
p.10 ×6
unresolved
org
PT. Inti Kapuas International
p.10 ×3
unresolved
person
B. Andy Widyanto
· Notaris
p.10 ×3
unresolved
org
PT Karya Persada Katulistiwa
p.10
unresolved
person
Harra Mieltuani Lubis
· Notaris
p.10 ×5
unresolved
org
PT Bahari Istana Alkausar. Berdasarkan Akta
p.10
unresolved
person
Raditya Wardhana
p.10 ×2
unresolved
person
Dwi Anggoro Ramadhan
p.10 ×2
unresolved
org
PT Cakrawala Kharisma Mulia
p.10
unresolved
org
PT Marindo Pasifik Indonesia
p.10
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.11 ×2
unresolved
org
Bapepam
p.15 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.16
unresolved
person
Mardiah Said
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-
p.18
unresolved
org
PT Karya Persada Khatulistiwa
p.20
unresolved
org
PT Jamsostek (Persero)
p.29 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.