Skip to content
Back to announcement

20240503_DGNS_Laporan Informasi dan Fakta Material_31634431_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review DGNS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 117

Page 1
Kusnanto & rekan
 Independent Business Appraisers
License : 2.19.0162
Indonesia
Page 2
No. : 00053/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024                                    30 April 2024



Kepada Yth.

PT DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk
Gedung Graha Anam
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 11 A – C
Gondangdia, Menteng
Jakarta Pusat 10350

U.p. : Direksi

Hal : Ringkasan Penilaian 100,00% Saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk


Dengan hormat,

Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya
disebut “KR” atau “kami”) mendapat penugasan dari manajemen PT Diagnos Laboratorium
Utama Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”) untuk memberikan pendapat sebagai penilai
independen atas nilai pasar 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk.
Penugasan kami tersebut sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.

Selanjutnya, kami sebagai KJPP resmi berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan
No. 2.19.0162 tanggal 15 Juli 2019 dan terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar
modal di Otoritas Jasa Keuangan (selanjutnya disebut “OJK”) dengan Surat Tanda Terdaftar
Profesi Penunjang Pasar Modal dari OJK No. STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023 (penilai bisnis),
menyatakan bahwa kami telah meneliti dan menilai nilai pasar 100,00% saham Perseroan
(selanjutnya disebut “Objek Penilaian”) dengan tujuan untuk mengungkapkan pendapat
mengenai nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2023.

Sebelumnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan penilaian 100,00% saham
Perseroan dengan No. 00017/2.0162-00/BS/10/0153/1/III/2024 tanggal 8 Maret 2024. Namun
demikian, sehubungan dengan adanya pengungkapan yang masih perlu ditambahkan ke
dalam laporan penilaian 100,00% saham Perseroan, maka dengan ini, kami menerbitkan
kembali laporan penilaian 100,00% saham Perseroan. Perubahan-perubahan tersebut antara
lain adalah sebagai berikut:

•   Penambahan pengungkapan pada analisis laporan keuangan historis; dan

•   Penambahan pengungkapan pada penilaian.

Perubahan-perubahan tersebut tidak mengubah kesimpulan laporan penilaian 100,00%
saham Perseroan.
Page 3
Selanjutnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan penilaian 100,00% saham
Perseroan dengan No. 00034/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 3 April 2024. Namun
demikian, sehubungan dengan adanya penyesuaian yang masih perlu ditambahkan ke dalam
laporan penilaian 100,00% saham Perseroan, maka dengan ini, kami menerbitkan kembali
laporan penilaian 100,00% saham Perseroan. Perubahan-perubahan tersebut antara lain
adalah sebagai berikut:

•   Penyesuaian pengungkapan pada ringkasan hasil penilaian;

•   Penyesuaian pengungkapan pada kesimpulan penilaian;

•   Penyesuaian pengungkapan pada ringkasan eksekutif; dan

•   Penyesuaian pengungkapan pada penilaian.

Perubahan-perubahan tersebut merubah kesimpulan penilaian atas 100,00% saham
Perseroan secara tidak signifikan dari sebelumnya sebesar Rp 624,98 miliar menjadi sebesar
Rp 618,08 miliar.

Selanjutnya, kami telah menyusun dan menerbitkan laporan penilaian 100,00% saham
Perseroan dengan No. 00039/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 8 April 2024. Namun
demikian, sehubungan dengan adanya penyesuaian dan pengungkapan yang masih perlu
ditambahkan ke dalam laporan penilaian 100,00% saham Perseroan, maka dengan ini, kami
menerbitkan kembali laporan penilaian 100,00% saham Perseroan. Perubahan-perubahan
tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

•   Penyesuaian pengungkapan pada ringkasan hasil penilaian;

•   Penyesuaian pengungkapan pada kesimpulan penilaian;

•   Penyesuaian pengungkapan pada ringkasan eksekutif;

•   Penambahan pengungkapan pada tinjauan industri laboratorium kesehatan;

•   Penyesuaian pengungkapan pada penilaian; dan

•   Perubahan laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 31 Desember 2023 yang disusun
    oleh KJPP KR dari sebelumnya No. 00041/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal
    17 April 2024 menjadi No. 00052/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 30 April 2024.

Perubahan-perubahan tersebut merubah kesimpulan penilaian atas 100,00% saham
Perseroan secara tidak signifikan dari sebelumnya sebesar Rp 618,08 miliar menjadi sebesar
Rp 618,04 miliar.




                                            ii
Page 4
ALASAN DAN LATAR BELAKANG RENCANA TRANSAKSI

Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan pelayanan penunjang
kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium
pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata, bank darah, bank sperma, bank
transplantasi organ, dan pelayanan penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan
juga bergerak dalam menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung
Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat
10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan email: info@diagnos.co.id.

Industri laboratorium kesehatan merupakan salah satu industri yang memiliki peranan penting
untuk kesehatan dalam rangka mendeteksi penyakit yang dimiliki. Berbagai macam solusi
penyakit turunan seperti kanker, diabetes, dan penyakit lainnya sangat berbahaya apabila
tidak terdeteksi sedini mungkin dan dapat menyebabkan penyakit yang fatal. Pencegahan dan
deteksi lebih awal merupakan cara yang lebih baik agar penyakit dapat ditanggulangi lebih
cepat dan tidak menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Perseroan melihat bahwa peluang
tersebut terus dapat dimanfaatkan untuk memperkuat keseimbangan model bisnisnya agar
mampu memberikan pelayanan yang tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin
melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki
Diagnos Genomics yang dapat memberikan fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan
untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain
memberikan dukungan pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya
mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan
fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha
secara seimbang agar mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.




                                            iii
Page 5
Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 lembar atau setara
dengan 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari para pemegang
saham ARSG (selanjutnya disebut “Investor”), yang seluruhnya merupakan pihak ketiga yang
tidak terafiliasi dengan Perseroan dengan rincian sebagai berikut:

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham atau setara
    dengan 9,80% saham ARSG dari Investor (selanjutnya disebut “Rencana Pembelian
    Saham”); dan

•   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham atau setara
    dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham ARSG”) dari Investor dengan
    (selanjutnya disebut “Rencana Akuisisi”).

ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Singapura. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang penelitian dan pengembangan
eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan
yang diperoleh dari manajemen Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG memiliki
penyertaan saham pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”) dengan
kepemilikan sebesar 99,99%.

ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup (privately-held
company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang lingkup
kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang informasi dan komunikasi, aktivitas
profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan manusia dan aktivitas sosial.

Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk melakukan
penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu atas saham dalam
portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang “Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka
Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut
“POJK 14/2019”), dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju
mengikatkan diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang
(inbreng) (selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Pembelian
Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu kesatuan transaksi
yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan selanjutnya secara bersama-sama
disebut “Rencana Transaksi”.




                                           iv
Page 6
Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja
keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan salah satu
bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang
kesehatan yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat
meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan
diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha Perseroan pada
masa yang akan datang.

Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan
tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta
menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan keuangan
konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital dan
kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.

Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan
    optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan
    dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
    fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi
    perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap
    pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang tangkas
    dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar mampu meningkatkan
    kinerja pendapatan Perseroan.

•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus meningkatkan
    kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan genetik merupakan
    salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem layanan
    penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan
    untuk melakukan Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi
    tersebut dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
    kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan
    usaha Perseroan pada masa yang akan datang.




                                             v
Page 7
•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan dengan tujuan
    bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang kesehatan yang lebih
    terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan dan ARSG secara konsolidasian
    serta menciptakan sinergi perusahaan yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan
    perusahaan sejenis lainnya sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif
    terhadap kinerja keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
    tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam melakukan
    pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan melalui pertumbuhan
    anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham ARSG dan menjalankan
    Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran modal dalam bentuk lain selain uang
    (inbreng) yang diyakini akan memberikan kemudahan atas perolehan sumber pendanaan,
    efisiensi atas biaya transaksi dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai tambah yang
    dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG terhadap laporan
    keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat meningkatkan struktur kapital
    dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana Transaksi
tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan”.

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan harus memenuhi
Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020 tentang “Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut “POJK 17/2020”).

Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas saham dilakukan
dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain selain uang dimaksud wajib
memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk menentukan nilai wajar dari bentuk lain
selain uang yang digunakan sebagai penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas
saham dalam bentuk lain selain uang.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran atas saham
dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019 mensyaratkan adanya
laporan penilaian saham dan laporan pendapat kewajaran (fairness opinion) atas transaksi
tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka Perseroan
menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas Objek Penilaian.

Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat diperjualbelikan di
pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.




                                            vi
Page 8
PREMIS PENILAIAN

Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis penilaian
bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.


TUJUAN DAN MAKSUD PENILAIAN

Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai
pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya
pada tanggal 31 Desember 2023.

Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari Objek
Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan pertimbangan oleh
manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi serta untuk memenuhi
POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.

Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam Peraturan OJK
No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK 35/2020”) serta Standar Penilaian
Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.


DEFINISI NILAI YANG DIGUNAKAN

Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka, maka
dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk digunakan dalam
penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK 35/2020, nilai pasar didefinisikan
sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau
liabilitas pada tanggal penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang
berminat menjual, dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara
layak, di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.


INDEPENDENSI PENILAI

Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa adanya
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun pihak-pihak yang
terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan ataupun keuntungan pribadi
terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk
memberikan keuntungan atau merugikan pihak manapun. Imbalan yang kami terima adalah
sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan
KR hanya menerima imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.




                                              vii
Page 9
TANGGAL EFEKTIF PENILAIAN

Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal 31 Desember 2023.
Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan penilaian serta dari data
keuangan Perseroan yang kami terima. Data keuangan tersebut berupa laporan keuangan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 yang menjadi dasar
penilaian ini.

JENIS LAPORAN

Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ini merupakan
laporan terinci.


KEJADIAN PENTING SETELAH T ANGGAL PENILAIAN (SUBSEQUENT EVENTS)

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal penilaian,
yaitu tanggal 31 Desember 2023, sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian
100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk tidak terdapat kejadian penting setelah
tanggal penilaian (subsequent events) yang secara signifikan dapat mempengaruhi penilaian
nilai pasar Objek Penilaian.


DATA DAN INFORMASI YANG DIGUNAKAN

Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian, kami telah
menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan prosedur atas data dan
informasi sebagai berikut:

1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun oleh
   manajemen Perseroan;

2. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
   yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya disebut “KAP”) Tanubrata
   Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya disebut “TSFBR”) sebagaimana tertuang
   dalam laporannya No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal 27 Februari 2023
   dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
   yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021
   yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal 28 Maret 2022 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;




                                            viii
Page 10
5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020
   yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi, Tjahjo & Rekan
   (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan pendapat
   wajar tanpa pengecualian;

6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
   sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
   pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP KNMTR sebagaimana
   tertuang dalam laporannya No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal
   22 Maret 2021 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

7. Proyeksi laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
   31 Desember 2024 – 2033 yang disusun oleh manajemen Perseroan;

8. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 31 Desember                        2023 yang
   disusun    oleh   KJPP     KR     sebagaimana      tertuang     dalam       laporannya
   No. 00052/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 30 April 2024;

9. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta Notaris
   No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H., mengenai perubahan
   mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang Rencana Kerja Tahun
   buku dan Laporan Tahunan;

10. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard dengan
    posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal lain yang terkait
    dengan Rencana Transaksi;

11. Tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah berdasarkan laba kena pajak dalam
    periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku umum,
    yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2033;

12. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan untuk
    penugasan;

13. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

14. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain website
    Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;

15. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara lain
    website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek Indonesia, dan
    Bloomberg;




                                            ix
Page 11
16. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan

17. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik dan hasil
    analisis lain yang kami anggap relevan.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan dan
kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain yang diberikan
kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung
jawab atas kebenaran informasi-informasi tersebut.

Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Perseroan. Jasa-jasa yang
kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas Objek Penilaian dan bukan
jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian
tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu
penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi
keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan
keuangan, atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan Perseroan.


KONDISI PEMBATAS DAN ASUMSI-ASUMSI POKOK

Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan
keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai dengan tanggal
penerbitan laporan penilaian ini.

Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan pada
proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam
penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja
Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa
yang akan datang. Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan
tersebut agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai pada
saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai dan telah
mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty). Kami bertanggung jawab atas
pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi laporan keuangan berdasarkan kinerja historis
Perseroan dan informasi manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan
Perseroan tersebut. Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan
kesimpulan nilai akhir.

Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi dan
kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal penilaian sampai
dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi perubahan apapun yang
berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam penilaian. Kami
tidak bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan
(update) pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta
peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini.




                                            x
Page 12
Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang tersedia secara umum yang pada
hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab
untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
bergantung kepada jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui
fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat
mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami tidak bertanggung jawab atas
perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun segala kehilangan, kerusakan, biaya,
ataupun pengeluaran apapun yang disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga
data yang kami peroleh menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi yang
mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar akan mengubah
hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa perubahan terhadap data
yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil penilaian dan bahwa perbedaan yang
terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan
dengan itikad baik dan dengan cara yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung
jawab atas kemungkinan terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya
analisis tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan analisis
transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai dasar penilaian.
Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion dan merupakan laporan
yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia, yang dapat
mempengaruhi operasional Perseroan.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan dan tidak
dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan
atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami
juga telah memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan anggaran dasar
Perseroan.


TINGKAT KEDALAMAN INVESTIGASI

Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan untuk
melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian Objek Penilaian.




                                            xi
Page 13
PENDEKATAN PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis internal
akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis historis atas laporan
posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif Perseroan, pengkajian atas kondisi
operasi dan manajemen serta sumber daya yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di
masa yang akan datang kami evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan
keuangan yang diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan
konsistensinya. Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor
eksternal yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar suatu
“business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi keuangan dan
laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya diperlukan penyesuaian
terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan normalisasi keuntungan laporan laba rugi
komprehensif yang biasanya disusun oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun
nilai buku suatu perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan
laba rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis yang
dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian tersebut.


METODE PENILAIAN YANG DIGUNAKAN

Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode diskonto
arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding perusahaan tercatat
di bursa efek (guideline publicly traded company method).

Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang dilaksanakan oleh
Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai dengan perkiraan atas
perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan penilaian dengan metode ini, operasi
Perseroan diproyeksikan sesuai dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan.
Arus kas yang dihasilkan berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat
diskonto yang sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
tersebut.

Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian ini karena
walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi mengenai
perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun diperkirakan data
saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai data perbandingan atas nilai
saham yang dimiliki oleh Perseroan.

Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai untuk
diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak manajemen Perseroan.
Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya pendekatan dan metode penilaian lain
yang dapat memberikan hasil yang berbeda.




                                              xii
Page 14
Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi dengan
melakukan pembobotan.

RINGKASAN HASIL PENILAIAN

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah sebagai
berikut:

I.     Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas

       Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
       100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
       Rp 729,26 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
       100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,34 miliar. Dengan demikian, nilai
       pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas adalah
       sebesar Rp 656,34 miliar.

II.    Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Pembanding
       Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

       Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh hasil
       bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar
       adalah sebesar Rp 303,73 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%,
       maka nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 273,36 miliar. Dengan
       demikian, nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode pembanding
       perusahaan tercatat di bursa efek adalah sebesar Rp 273,36 miliar.

III.   Rekonsiliasi Nilai

       Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian yang
       digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan pembobotan
       terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut, masing-masing
       dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan 10,00% untuk metode
       pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

       Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan 10,00%
       untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena data dan
       informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami gunakan untuk
       menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan informasi yang memiliki
       tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan dengan data dan informasi yang
       digunakan pada metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

       Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
       Penilaian adalah sebesar Rp 618,04 miliar.




                                            xiii
Page 15
Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang dihitung
dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi mengenai tingkat
pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan yang dikembangkan pihak
manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja historis dan pernyataan manajemen
Perseroan mengenai rencana-rencana untuk masa yang akan datang sebelum Rencana
Transaksi. Kami melakukan penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat
kami, asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini akan
mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian bahwa
dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat memberikan
jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.


KESIMPULAN PENILAIAN

Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima dan dengan
mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi penilaian, maka menurut
pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar
Rp 618,04 miliar.

Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi yang kami
peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang relevan dengan
penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut adalah benar dan bahwa tidak
ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut
secara material.

Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab kami
kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum kepemilikan,
kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan pula bahwa kami tidak
memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini maupun di masa mendatang dan
imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian Perseroan tidak tergantung pada nilai yang
dilaporkan.




                                            xiv
Page 16
DISTRIBUSI LAPORAN PENILAIAN

Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam kaitannya dengan
Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip untuk tujuan lain tanpa adanya
izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan oleh pihak lain.

Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami karena peristiwa-peristiwa yang terjadi
setelah tanggal laporan ini. Walaupun demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan,
mengubah atau melengkapi hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang
relevan setelah tanggal laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan
terhadap hasil penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
dipergunakan untuk tujuan lainnya.

Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan bersama
dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian analisis dan
informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan analisis dapat menyebabkan
pandangan yang menyesatkan.

Penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan pihak yang berwenang dan stempel
perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.


Hormat kami,
KJPP KUSNANTO & REKAN




Willy D. Kusnanto
Pimpinan Rekan

Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996




                                            xv
Page 17
                          ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS


1. KR sama sekali tidak memiliki kepentingan keuangan atau apapun terhadap Perseroan
   untuk sekarang dan masa yang akan datang.

2. Biaya untuk penilaian ini tidak tergantung pada besarnya nilai yang diperoleh atau yang
   tercantum dalam laporan.

3. Nilai dicantumkan dalam mata uang Rupiah dan/atau ekuivalensinya atas permintaan
   pemberi tugas.

4. Laporan disajikan hanya untuk maksud dan tujuan seperti tertulis di dalam laporan serta
   ditujukan terbatas kepada klien dimaksud.

5. Baik seluruh maupun sebagian dari isi laporan ini tidak diizinkan untuk dipublikasikan
   melalui iklan atau media lainnya tanpa seizin dari KJPP Kusnanto & rekan.

6. Laporan penilaian ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan KR dan stempel
   perusahaan (corporate seal) dari KJPP Kusnanto & rekan.




                                           xvi
Page 18
                       PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI


1. KR tidak memiliki benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan perusahaan yang
   dinilai.

2. KR tidak memiliki kepentingan atau keuntungan pribadi terkait dengan usaha/saham
   perusahaan yang dinilai.

3. KR tidak memiliki pinjaman dengan perusahaan yang dinilai.

4. Laporan penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
   manapun.

5. KR hanya menerima imbalan jasa sesuai dengan surat penugasan KR.


Tim Penilai:



Willy D. Kusnanto                                               .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                  .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Kurnia Nugraha Chahyana                                         .....................................
No. MAPPI     : 20-P-10335



Aldrich Valerian Budhimulja                                     .....................................
No. MAPPI       : 23-A-11992




                                          xvii
Page 19
                                 SURAT PERNYATAAN


Dalam batas kemampuan dan keyakinan kami sebagai penilai, kami yang bertanda tangan di
bawah ini menerangkan bahwa:

1. Pernyataan dalam laporan ini, yang menjadi dasar dari analisis, pendapat, dan kesimpulan
   yang diuraikan di dalamnya adalah benar. Laporan ini menjelaskan semua syarat-syarat
   pembatasan yang mempengaruhi analisis, pendapat, dan kesimpulan yang tertera dalam
   laporan ini dan laporan ini telah disusun sesuai dengan dan tunduk pada
   ketentuan-ketentuan dari Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35/POJK.04/2020
   tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal” dan Standar
   Penilaian Indonesia (SPI) 2018 serta telah dibuat dengan memenuhi Kode Etik Penilai
   Indonesia (KEPI).

2. KR bertanggung jawab atas laporan penilaian.

3. Semua pernyataan dan data yang tercantum dalam laporan adalah benar adanya dan
   sesuai dengan pengetahuan dan itikad baik KR.

4. Penugasan penilaian profesional telah dilakukan terhadap Objek Penilaian pada tanggal
   penilaian yang ditentukan, yaitu 31 Desember 2023.

5. Penugasan penilaian profesional telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan
   perundang-undangan yang berlaku.

6. Analisis telah dilakukan untuk tujuan sebagaimana diungkapkan dalam laporan penilaian.

7. Perkiraan nilai yang dihasilkan dalam penugasan penilaian profesional telah disajikan
   sebagai kesimpulan nilai.

8. KR tidak memiliki kepentingan pribadi atau kecenderungan untuk berpihak berkenaan
   dengan subjek dari laporan ini maupun pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

9. KR telah memenuhi pendidikan profesional yang ditentukan dan/atau diselenggarakan
   oleh Asosiasi Penilai yang diakui oleh Pemerintah.

10. Lingkup pekerjaan dan data yang dianalisis telah diungkapkan.

11. KR telah memiliki pemahaman mengenai Objek Penilaian yang dinilai.

12. Imbalan jasa yang diterima oleh KR tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan dari
    proses analisis Objek Penilaian.

13. Analisis dan kesimpulan nilai telah sesuai dengan asumsi-asumsi dan kondisi pembatas.




                                           xviii
Page 20
14. Data ekonomi dan industri dalam laporan penilaian ini diperoleh dari berbagai sumber
    yang diyakini KR dapat dipertanggungjawabkan.

15. Tidak seorangpun selain yang disebutkan dalam laporan penilaian ini telah menyediakan
    bantuan profesional dalam menyiapkan laporan penilaian ini.

16. KR telah melakukan inspeksi dan wawancara dengan manajemen Perseroan terkait
    dengan operasional, kinerja, dan prospek dari Perseroan.


Tim Penilai:



Willy D. Kusnanto                                              .....................................
Izin Penilai     : B-1.09.00153
STTD             : STTD.PB-01/PJ-1/PM.223/2023
Klasifikasi Izin : Penilai Bisnis
MAPPI            : 06-S-01996



Erric Reynaldi                                                 .....................................
No. MAPPI      : 13-P-04625



Kurnia Nugraha Chahyana                                        .....................................
No. MAPPI     : 20-P-10335



Aldrich Valerian Budhimulja                                    .....................................
No. MAPPI       : 23-A-11992




                                           xix
Page 21
                                      DAFTAR ISI

                                                                            HALAMAN

OPINI                                                                              i

ASUMSI DAN SYARAT PEMBATAS                                                      xvi

PERNYATAAN INDEPENDENSI PENILAI                                                 xvii

SURAT PERNYATAAN                                                               xviii

DAFTAR ISI                                                                       xx

DAFTAR TABEL                                                                   xxiii

DAFTAR GRAFIK                                                                  xxvi

LAMPIRAN                                                                       xxvii

I.      RINGKASAN EKSEKUTIF

        A. Alasan dan Latar Belakang                                              1
        B. Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian                                5
        C. Premis Penilaian                                                       5
        D. Independensi Penilai                                                   5
        E. Tanggal Efektif Penilaian                                              5
        F. Profil PT Diagnosa Laboratorium Utama Tbk                              6
        G. Definisi Nilai yang Digunakan                                          7
        H. Pendekatan Penilaian yang Digunakan                                    7
        I. Metode Penilaian yang Digunakan                                        8
        J. Ringkasan Hasil Penilaian                                              9
        K. Kesimpulan Penilaian                                                  10

II.     DESKRIPSI PENUGASAN

        A. Alasan dan Latar Belakang                                             11
        B. Tujuan dan Maksud Penilaian                                           14
        C. Definisi Nilai yang Digunakan                                         15
        D. Tanggal Efektif Penilaian                                             15
        E. Data dan Informasi yang Digunakan                                     15
        F. Informasi Non-Keuangan                                                17
        G. Jenis Ekuitas                                                         19
        H. Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok                              19
        I. Tingkat Kedalaman Investigasi                                         21
        J. Distribusi Laporan Penilaian                                          21
        K. Jenis Laporan                                                         21
        L. Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)        21




                                           xx
Page 22
                                                                          HALAMAN

III.   PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

       A. Latar Belakang PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                      22
       B. Kegiatan Usaha                                                        22
       C. Manajemen                                                             22
       D. Kepemilikan Saham                                                     23
       E. Data Keuangan Historis                                                23

IV.    KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

       A. Tinjauan Ekonomi Dunia                                                26
       B. Tinjauan Ekonomi Indonesia                                            29
       C. Proyeksi Ekonomi Indonesia                                            29
       D. Tingkat Suku Bunga                                                    30
       E. Inflasi                                                               31
       F. Nilai Tukar Rupiah                                                    32

V.     TINJAUAN INDUSTRI LABORATORIUM KESEHATAN

       A. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia                     34
       B. Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia                 37

VI.    ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

       A. PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                     40
       B. Analisis atas Common Size PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk           53
       C. Analisis atas Common Size Industri Laboratorium                       55

VII.   ANALISIS RISIKO

       A. Risiko Ketergantungan terhadap Pihak Ketiga sebagai Penyedia
          Peralatan Pemeriksaan Laboratorium dan Bahan Baku Reagen               60
       B. Risiko terhadap Kegagalan untuk Mematuhi Peraturan
          Perundangan-undangan yang Berlaku Terkait Industri Pelayanan Kesehatan 60
       C. Risiko Ketersediaan Sumber Daya Manusia sebagai Pendukung Kegiatan
          Usaha                                                                  61
       D. Risiko Melambatnya melakukan Penerapan Perkembangan Tekonologi
          pada Layanan Kesehatan yang Tersedia                                   61
       E. Risiko Gugatan Hukum                                                   61
       F. Risiko Kebijakan Pemerintah                                            62




                                          xxi
Page 23
                                                                                 HALAMAN

VIII.   METODE PENILAIAN

        A. Metode-Metode Penilaian                                                    63
        B. Metode Penilaian yang Digunakan                                            64
        C. Premis Penilaian                                                           65
        D. Aplikasi Diskon dan Premi                                                  65
        E. Prosedur Penilaian                                                         66
        F. Independensi Penilai                                                       66

IX.     PENILAIAN

        A. Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
           (Discount for Lack of Control) dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
           Lack of Marketabilities)                                                   67
        B. Metode Diskonto Arus Kas                                                   68
        C. Terminal Value dan Tingkat Pertumbuhan                                     76
        D. Penentuan Arus Kas Bersih                                                  76
        E. Tingkat Diskonto                                                           77
        F. Perhitungan Nilai Pasar Perseroan                                          80
        G. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan
           Berdasarkan Metode Diskonto Arus Kas                                       82
        H. Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan
           Berdasarkan Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek            82
        I. Rekonsiliasi Nilai                                                         85
        J. Kesimpulan Penilaian                                                       86




                                            xxii
Page 24
                                   DAFTAR TABEL

                                                                 HALAMAN

Tabel 1    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                          6

Tabel 2    Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                         23

Tabel 3    Laporan Posisi Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 31 Desember 2019 – 2023                               24

Tabel 4    Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                   25

Tabel 5    Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia                   26

Tabel 6    Pertumbuhan Inflasi                                       27

Tabel 7    Pertumbuhan Suku Bunga Bank Sentral                       28

Tabel 8    Kontributor Inflasi Terbesar Berdasarkan Provinsi         31

Tabel 9    Laporan Posisi Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 31 Desember 2019 – 2023                               40

Tabel 10   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                   44

Tabel 11   Laporan Arus Kas
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                   47

Tabel 12   Rasio-rasio Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 31 Desember 2019 – 2023                               51

Tabel 13   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 31 Desember 2019 – 2023                               53




                                          xxiii
Page 25
                                                                          HALAMAN

Tabel 14   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2019 – 2023                            54

Tabel 15   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasia
           PT Prodia Widhyahusada Tbk
           Per 30 September 2023 dan 31 Desember 2018 – 2022                  55

Tabel 16   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           PT Prodia Widhyahusada Tbk
           Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada
           tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2018 – 2022                            56

Tabel 17   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           Australian Clinical Labs Ltd.
           Per 30 Juni 2019 – 2023                                            57

Tabel 18   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           Australian Clinical Labs Ltd.
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 30 Juni 2019 – 2023                                58

Tabel 19   Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
           Sonic Healthcare Limited
           Per 30 Juni 2019 – 2023                                            58

Tabel 20   Analisis Common Size Laporan Laba Rugi
           dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
           Sonic Healthcare Limited
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 30 Juni 2019 – 2023                                59

Tabel 21   Proyeksi Pendapatan Neto
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033                            70

Tabel 22   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033                            71




                                        xxiv
Page 26
                                                                     HALAMAN

Tabel 23   Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033                       73

Tabel 24   Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 31 Desember 2024 – 2033                                   74

Tabel 25   Proyeksi Arus Kas Bersih
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033                       76

Tabel 26   Indikasi Nilai Kini Operasi
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 31 Desember 2023                                          80

Tabel 27   Nilai Pasar 100,00% Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Metode Diskonto Arus Kas
           Per 31 Desember 2023                                          81

Tabel 28   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 1                 83

Tabel 29   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 2                 83

Tabel 30   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 3                 83

Tabel 31   Uraian Perusahaan Pembanding – Kriteria No. 4 dan No. 5       83

Tabel 32   Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                             84

Tabel 33   Nilai Pasar 100,00% Saham
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
           Per 31 Desember 2023                                          85

Tabel 34   Rekonsiliasi Nilai
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Per 31 Desember 2023                                          86




                                        xxv
Page 27
                                 DAFTAR GRAFIK

                                                                      HALAMAN

Grafik 1   Perkembangan Suku Bunga Bank Indonesia                         30

Grafik 2   Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen
           di Indonesia                                                   32

Grafik 3   Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing       33

Grafik 4   Ukuran Pasar Layanan Laboratorium Klinis
           Tahun 2022 – 2030                                              34

Grafik 5   Jumlah Kematian di Indonesia Berdasarkan Penyebabnya
           Tahun 2017 – 2022                                              37

Grafik 6   Pendapatan Pasar Perawatan Rawat Inap Di Indonesia
           Tahun 2023 – 2028                                              38

Grafik 7   Proyeksi Pendapatan Neto
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Tahun 2024 – 2033                                              71

Grafik 8   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Tahun 2024 – 2033                                              72




                                        xxvi
Page 28
                                    LAMPIRAN

                                                                   HALAMAN

Lampiran A   Nilai Pasar 100,00% Saham
             PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
             Metode Diskonto Arus Kas
             Per 31 Desember 2023                                      87

Lampiran B   Nilai Pasar 100,00% Saham
             PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
             Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
             Per 31 Desember 2023                                      88

Lampiran C   Rekonsiliasi Nilai
             PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
             Per 31 Desember 2023                                      89




                                       xxvii
Page 29
I.     RINGKASAN EKSEKUTIF

I.A.   Alasan dan Latar Belakang

       PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (selanjutnya disebut “Perseroan”)
       merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka (publicly-held
       company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di Indonesia. Ruang
       lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
       pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
       diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata,
       bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan penunjang
       medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam menyediakan
       aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku
       Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan
       nomor telepon: (021) 1500 358 dan email: info@diagnos.co.id.

       Industri laboratorium kesehatan merupakan salah satu industri yang memiliki
       peranan penting untuk kesehatan dalam rangka mendeteksi penyakit yang dimiliki.
       Berbagai macam solusi penyakit turunan seperti kanker, diabetes, dan penyakit
       lainnya sangat berbahaya apabila tidak terdeteksi sedini mungkin dan dapat
       menyebabkan penyakit yang fatal. Pencegahan dan deteksi lebih awal merupakan
       cara yang lebih baik agar penyakit dapat ditanggulangi lebih cepat dan tidak
       menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Perseroan melihat bahwa peluang
       tersebut terus dapat dimanfaatkan untuk memperkuat keseimbangan model
       bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan optimal kepada
       para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan
       akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
       fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
       mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan
       pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan
       pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas,
       adaptasi, dan respon yang tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha
       secara seimbang agar mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

       Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.926.750 lembar atau
       setara dengan 97,96% saham Asa Ren Pte. Ltd. (selanjutnya disebut “ARSG”) dari
       para pemegang saham ARSG (selanjutnya disebut “Investor”), yang seluruhnya
       merupakan pihak ketiga yang tidak terafiliasi dengan Perseroan dengan rincian
       sebagai berikut:

       •   Perseroan merencanakan untuk melakukan pembelian atas 392.674 saham
           atau setara dengan 9,80% saham ARSG dari Investor (selanjutnya disebut
           “Rencana Pembelian Saham”); dan

       •   Perseroan merencanakan untuk melakukan akuisisi atas 3.534.076 saham
           atau setara dengan 88,17% saham ARSG (selanjutnya disebut “Saham
           ARSG”) dari Investor dengan (selanjutnya disebut “Rencana Akuisisi”).




                                        1
Page 30
ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Singapura. Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang
penelitian dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan
ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG memiliki penyertaan saham
pada PT Asa Ren Global Nusantara (selanjutnya disebut “ARGN”) dengan
kepemilikan sebesar 99,99%.

ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang
informasi dan komunikasi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan
manusia dan aktivitas sosial.

Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk
melakukan penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek terlebih dahulu
atas saham dalam portepel Perseroan sebagaimana diatur dalam Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan No. 14/POJK.04/2019 tanggal 30 April 2019 tentang
“Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015
tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Memberikan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu” (selanjutnya disebut “POJK 14/2019”), dimana
dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan diri
untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan diperhitungkan
sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain uang (inbreng)
(selanjutnya disebut “Rencana PMDHMETD”).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Pembelian Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu
kesatuan transaksi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan
selanjutnya secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan
genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam
memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi,
dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan
sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan
diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha
Perseroan pada masa yang akan datang.




                                  2
Page 31
Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi
sejalan dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar
Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan
yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai tambah
bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan
datang.

Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang
    tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan
    terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos
    Genomics yang dapat memberikan fasilitas pemeriksaan genetik yang
    digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan
    kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap pasien,
    Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang
    tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar
    mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
    meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
    pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
    penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
    dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
    Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut
    dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
    kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
    kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang
    kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan
    dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang
    lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
    sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
    keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
    tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.




                                   3
Page 32
•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham
    ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran
    modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini akan memberikan
    kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi
    dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
    terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
    meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang
    akan datang.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam
Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tanggal 1 Juli 2020 tentang “Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan” (selanjutnya disebut “
POJK 42/2020”).

Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan
harus memenuhi Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tanggal 20 April 2020
tentang “Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha” (selanjutnya disebut
“POJK 17/2020”).

Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas
saham dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain
selain uang dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk
menentukan nilai wajar dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai
penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas saham dalam bentuk lain
selain uang.

Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran
atas saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019
mensyaratkan adanya laporan penilaian saham dan laporan pendapat kewajaran
(fairness opinion) atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
Perseroan menunjuk penilai independen, Kantor Jasa Penilai Publik (selanjutnya
disebut “KJPP”) Kusnanto & rekan (selanjutnya disebut “KR” atau “kami”) untuk
melakukan penilaian atas nilai pasar 100,00% saham Perseroan.

Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat
diperjualbelikan di pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.




                                   4
Page 33
I.B.   Objek serta Tujuan dan Maksud Penilaian

       Objek yang dinilai dalam penilaian ini adalah nilai pasar 100,00% saham
       Perseroan (selanjutnya disebut “Objek Penilaian”).

       Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
       tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
       dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023.

       Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
       Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
       pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
       Transaksi serta untuk memenuhi POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.

       Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
       Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 tentang “Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal” tanggal 25 Mei 2020 (selanjutnya disebut “POJK
       35/2020”) serta Standar Penilaian Indonesia (selanjutnya disebut “SPI”) 2018.

I.C.   Premis Penilaian

       Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
       penilaian bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.

I.D.   Independensi Penilai

       Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
       adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
       pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan
       ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan
       penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
       manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
       nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan KR hanya menerima
       imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
       15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.

I.E.   Tanggal Efektif Penilaian

       Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
       31 Desember 2023. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
       tujuan penilaian serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima. Data
       keuangan tersebut berupa laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
       pada tanggal 31 Desember 2023 yang menjadi dasar penilaian ini.




                                         5
Page 34
I.F.     Profil PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

         Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007 dalam
         rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968
         berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si.,
         Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
         Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
         No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.

         Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
         Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
         Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui
         oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
         Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.

         Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro
         Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet
         diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
         Padang, Batam dan Makassar.

I.F.1.   Struktur Permodalan

         Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
         tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

         Tabel 1
         PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                               (Dalam Rupiah)
                                                                           Persentase
                     Pemegang Saham                    Jumlah Saham                          Jumlah Modal
                                                                           Kepemilikan
         PT Bundamedik Tbk                                  515.000.000            41,20%      12.875.000.000
         PT Bunda Investama Indonesia                       485.000.000            38,80%      12.125.000.000
         Masyarakat                                         250.000.000            20,00%       6.250.000.000
         Jumlah                                            1.250.000.000          100,00%      31.250.000.000



I.F.2.   Struktur Pengurus

         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                               Perseroan        pada    tanggal
         31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama                               :    Ivan Rizal Sini
         Komisaris                                     :    Nurhadi Yudiantho
         Komisaris Independen                          :    Martinus Eliatulo Zega




                                                   6
Page 35
         Direksi
         Direktur Utama                         :   Mesha Rizal Sini
         Direktur                               :   Renobulan Rizal Sini
         Direktur                               :   Fergus Richard
         Direktur                               :   Dennis Jacobus
         Direktur                               :   Dilly Dwiasri

I.F.3.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
         menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
         pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
         bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
         penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
         menyediakan aktivitas klinik swasta.

I.G.     Definisi Nilai yang Digunakan

         Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
         terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

         Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
         digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK
         35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
         diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
         antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
         dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
         di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
         dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.

I.H.     Pendekatan Penilaian yang Digunakan

         Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
         internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
         historis atas laporan posisi keuangan, dan laporan laba rugi komprehensif
         Perseroan, pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya
         yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di masa yang akan datang kami
         evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan keuangan yang
         diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
         Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal
         yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
         singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.




                                            7
Page 36
       Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
       suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
       keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
       diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
       normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
       oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
       perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
       rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
       yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
       tersebut.

I.I.   Metode Penilaian yang Digunakan

       Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
       diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding
       perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).

       Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
       dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
       dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan
       penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan
       perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Arus kas yang dihasilkan
       berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang
       sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
       tersebut.

       Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
       ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
       mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
       diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
       data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.

       Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
       untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
       manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya
       pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang
       berbeda.

       Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
       dengan melakukan pembobotan.




                                          8
Page 37
I.J.     Ringkasan Hasil Penilaian

         Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ringkasan hasil penilaian kami adalah
         sebagai berikut:

I.J.1.   Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus
         Kas

         Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
         100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
         Rp 729,26 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
         100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,34 miliar. Dengan demikian,
         nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
         adalah sebesar Rp 656,34 miliar.

I.J.2.   Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Perusahaan
         Tercatat di Bursa Efek

         Berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, diperoleh
         hasil bahwa indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon
         likuiditas pasar adalah sebesar Rp 303,73 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar
         sebesar 10,00%, maka nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar
         Rp 273,36 miliar. Dengan demikian, nilai pasar 100,00% saham Perseroan
         berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
         sebesar Rp 273,36 miliar.

I.J.3.   Rekonsiliasi Nilai

         Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
         yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
         pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
         masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
         10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

         Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
         10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena
         data dan informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami
         gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan
         informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
         dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
         tercatat di bursa efek.

         Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
         Penilaian adalah sebesar Rp 618,04 miliar.




                                           9
Page 38
       Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang
       dihitung dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi
       mengenai tingkat pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan
       yang dikembangkan pihak manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja
       historis dan pernyataan manajemen Perseroan mengenai rencana-rencana untuk
       masa yang akan datang sebelum Rencana Transaksi. Kami melakukan
       penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat kami,
       asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
       pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini
       akan mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian
       bahwa dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat
       memberikan jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.

I.K.   Kesimpulan Penilaian

       Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
       dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi
       penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
       31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 618,04 miliar.

       Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
       yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
       relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut
       adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap
       yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut secara material.

       Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
       kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
       kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan
       pula bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
       maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
       Perseroan tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.




                                        10
Page 39
II.     DESKRIPSI PENUGASAN

II.A.   Alasan dan Latar Belakang

        Perseroan merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
        (publicly-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam
        menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
        pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
        bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
        penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
        menyediakan aktivitas klinik swasta. Perseroan berdomisili di Gedung Graha
        Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng,
        Jakarta Pusat 10350, dengan nomor telepon: (021) 1500 358 dan
        email: info@diagnos.co.id.

        Industri laboratorium kesehatan merupakan salah satu industri yang memiliki
        peranan penting untuk kesehatan dalam rangka mendeteksi penyakit yang dimiliki.
        Berbagai macam solusi penyakit turunan seperti kanker, diabetes, dan penyakit
        lainnya sangat berbahaya apabila tidak terdeteksi sedini mungkin dan dapat
        menyebabkan penyakit yang fatal. Pencegahan dan deteksi lebih awal merupakan
        cara yang lebih baik agar penyakit dapat ditanggulangi lebih cepat dan tidak
        menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Perseroan melihat bahwa peluang
        tersebut terus dapat dimanfaatkan untuk memperkuat keseimbangan model
        bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang tepat dan optimal kepada
        para pasien yang ingin melakukan pengecekan terhadap kesehatan dengan
        akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos Genomics yang dapat memberikan
        fasilitas pemeriksaan genetik yang digunakan untuk mendeteksi dan
        mengidentifikasi perubahan genetik dan kromosom. Selain memberikan dukungan
        pelayanan terhadap pasien, Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan
        pendapatan dari bisnis utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas,
        adaptasi, dan respon yang tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha
        secara seimbang agar mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

        Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Pembelian Saham dan
        Rencana Akuisisi.

        ARSG merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
        (privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
        Singapura. Ruang lingkup kegiatan usaha ARSG adalah bergerak dalam bidang
        penelitian dan pengembangan eksperimental pada bioteknologi, kehidupan dan
        ilmu kedokteran. Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen
        Perseroan, pada tanggal 31 Desember 2023, ARSG memiliki penyertaan saham
        pada ARGN dengan kepemilikan sebesar 99,99%.




                                        11
Page 40
ARGN merupakan suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan tertutup
(privately-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
Indonesia. Ruang lingkup kegiatan usaha ARGN adalah bergerak dalam bidang
informasi dan komunikasi, aktivitas profesional, ilmiah dan teknis, dan kesehatan
manusia dan aktivitas sosial.

Sehubungan dengan Rencana Akuisisi tersebut, Perseroan merencanakan untuk
melakukan Rencana PMDHMETD sebagaimana diatur dalam POJK 14/2019,
dimana dalam rangka pelaksanaan Rencana Akuisisi, Investor setuju mengikatkan
diri untuk mengalihkan Saham ARSG kepada Perseroan, yang akan
diperhitungkan sebagai penyetoran modal oleh Perseroan dalam bentuk lain selain
uang (inbreng).

Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
Pembelian Saham, Rencana Akusisi dan Rencana PMDHMETD merupakan satu
kesatuan transaksi yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya dan
selanjutnya secara bersama-sama disebut “Rencana Transaksi”.

Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas pemeriksaan
genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran penting dalam
memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang dimiliki Perseroan.
Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan Rencana Transaksi,
dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut dapat meningkatkan
sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus kendali yang akan
diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat kelangsungan usaha
Perseroan pada masa yang akan datang.

Selanjutnya, manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi
sejalan dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan
penunjang kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar
Perseroan dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan
yang lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai tambah
bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang akan
datang.




                                 12
Page 41
Alasan dilakukannya Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:

•   Rencana Transaksi memberikan peluang bagi Perseroan untuk memperkuat
    keseimbangan model bisnisnya agar mampu memberikan pelayanan yang
    tepat dan optimal kepada para pasien yang ingin melakukan pengecekan
    terhadap kesehatan dengan akurat. Saat ini, Perseroan memiliki Diagnos
    Genomics yang dapat memberikan fasilitas pemeriksaan genetik yang
    digunakan untuk mendeteksi dan mengidentifikasi perubahan genetik dan
    kromosom. Selain memberikan dukungan pelayanan terhadap pasien,
    Perseroan tetap berupaya mengoptimalkan perolehan pendapatan dari bisnis
    utama Perseroan. Untuk itu, dibutuhkan fleksibilitas, adaptasi, dan respon yang
    tangkas dalam mengelola seluruh kegiatan usaha secara seimbang agar
    mampu meningkatkan kinerja pendapatan Perseroan.

•   Sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam upayanya untuk terus
    meningkatkan kinerja keuangannya, Perseroan memandang fasilitas
    pemeriksaan genetik merupakan salah satu bagian yang memiliki peran
    penting dalam memperkuat ekosistem layanan penunjang kesehatan yang
    dimiliki Perseroan. Dalam hal ini, Perseroan merencanakan untuk melakukan
    Rencana Transaksi, dimana Perseroan berharap Rencana Transaksi tersebut
    dapat meningkatkan sinergi Perseroan dan ARSG sehubungan dengan fokus
    kendali yang akan diperoleh Perseroan terhadap ARSG dan memperkuat
    kelangsungan usaha Perseroan pada masa yang akan datang.

•   Manajemen Perseroan berkeyakinan bahwa Rencana Transaksi sejalan
    dengan tujuan bersama untuk menciptakan perusahaan pelayanan penunjang
    kesehatan yang lebih terintegrasi dan memperluas pangsa pasar Perseroan
    dan ARSG secara konsolidasian serta menciptakan sinergi perusahaan yang
    lebih kuat dan lebih mampu bersaing dengan perusahaan sejenis lainnya
    sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja
    keuangan konsolidasian Perseroan yang pada akhirnya memberikan nilai
    tambah bagi seluruh pemegang saham Perseroan.

•   Rencana Transaksi merupakan salah satu strategi Perseroan dalam
    melakukan pengembangan portofolio bisnis yang akan didapat Perseroan
    melalui pertumbuhan anorganik, yaitu dengan melakukan akuisisi atas Saham
    ARSG dan menjalankan Rencana PMDHMETD dengan skema penyetoran
    modal dalam bentuk lain selain uang (inbreng) yang diyakini akan memberikan
    kemudahan atas perolehan sumber pendanaan, efisiensi atas biaya transaksi
    dan waktu.

•   Setelah Rencana Transaksi menjadi efektif, Perseroan memiliki potensi nilai
    tambah yang dihasilkan dengan mengkonsolidasikan kinerja keuangan ARSG
    terhadap laporan keuangan konsolidasian Perseroan yang diharapkan dapat
    meningkatkan struktur kapital dan kapitalisasi pasar Perseroan di masa yang
    akan datang.




                                  13
Page 42
        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, Rencana
        Transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi, sebagaimana diatur dalam
        POJK 42/2020.

        Selanjutnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan,
        Rencana Transaksi tersebut merupakan transaksi material, sehingga Perseroan
        harus memenuhi POJK 17/2020.

        Berdasarkan POJK 14/2019 pasal 9 butir (2).b., “Dalam hal penyetoran atas
        saham dilakukan dalam bentuk lain selain uang, penyetoran dengan bentuk lain
        selain uang dimaksud wajib memenuhi ketentuan menggunakan Penilai untuk
        menentukan nilai wajar dari bentuk lain selain uang yang digunakan sebagai
        penyetoran dan kewajaran transaksi penyetoran atas saham dalam bentuk lain
        selain uang.

        Untuk transaksi yang tergolong dalam kategori transaksi material dan penyetoran
        atas saham dalam bentuk lain selain uang, POJK 17/2020 dan POJK 14/2019
        mensyaratkan adanya laporan penilaian saham dan laporan pendapat kewajaran
        (fairness opinion) atas transaksi tersebut, yang disiapkan oleh penilai independen.

        Dengan demikian, dalam rangka pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, maka
        Perseroan menunjuk penilai independen, KR untuk melakukan penilaian atas
        Objek Penilaian.

        Mengingat Perseroan adalah perusahaan terbuka yang sahamnya dapat
        diperjualbelikan di pasar modal, maka saham Perseroan bersifat likuid.

II.B.   Tujuan dan Maksud Penilaian

        Tujuan penilaian adalah untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen
        tentang nilai pasar dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah
        dan/atau ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023.

        Maksud dari penilaian adalah untuk memberikan gambaran tentang nilai pasar dari
        Objek Penilaian yang selanjutnya akan digunakan sebagai rujukan dan
        pertimbangan oleh manajemen Perseroan dalam rangka pelaksanaan Rencana
        Transaksi serta untuk memenuhi POJK 17/2020 dan POJK 14/2019.

        Penilaian ini dilaksanakan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan dalam
        POJK 35/2020 serta SPI 2018.




                                          14
Page 43
II.C.   Definisi Nilai yang Digunakan

        Mengingat Perseroan adalah suatu perseroan terbatas berstatus perusahaan
        terbuka, maka dasar nilai yang kami gunakan mengacu pada POJK 35/2020.

        Untuk keperluan penilaian Objek Penilaian, dasar nilai yang sesuai untuk
        digunakan dalam penilaian ini adalah nilai pasar, dimana berdasarkan POJK
        35/2020, nilai pasar didefinisikan sebagai “estimasi sejumlah uang yang dapat
        diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal penilaian,
        antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual,
        dalam suatu transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak,
        di mana kedua pihak masing-masing bertindak atas dasar pemahaman yang
        dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan”.

II.D.   Tanggal Efektif Penilaian

        Nilai pasar Objek Penilaian dalam penilaian diperhitungkan pada tanggal
        31 Desember 2023. Tanggal ini dipilih atas dasar pertimbangan kepentingan dan
        tujuan penilaian serta dari data keuangan Perseroan yang kami terima. Data
        keuangan tersebut berupa laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
        pada tanggal 31 Desember 2023 yang menjadi dasar penilaian ini.

II.E.   Data dan Informasi yang Digunakan

        Dalam melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar Objek Penilaian,
        kami telah menelaah, mempertimbangkan, mengacu, atau melaksanakan
        prosedur atas data dan informasi sebagai berikut:

        1. Keterbukaan Informasi sehubungan dengan Rencana Transaksi yang disusun
           oleh manajemen Perseroan;

        2. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2023 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (selanjutnya
           disebut “KAP”) Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan (selanjutnya
           disebut    “TSFBR”)     sebagaimana      tertuang     dalam     laporannya
           No. 00008/3.0423/AU.1/10/1042-2/1/III/2024 tanggal 27 Februari 2023 dengan
           pendapat wajar tanpa pengecualian;

        3. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00030/3.0423/AU.1/10/1836-1/1/III/2023 tanggal
           29 Maret 2023 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

        4. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
           31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh KAP TSFBR sebagaimana tertuang
           dalam laporannya No. 00032/3.0423/AU.1/10/1042-1/1/III/2022 tanggal
           28 Maret 2022 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian dengan hal lain;




                                         15
Page 44
5. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2020 yang telah diaudit oleh KAP Kosasih, Nurdiyaman, Mulyadi,
   Tjahjo & Rekan (selanjutnya disebut “KNMTR”) sebagaimana tertuang dalam
   laporannya     No.      00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021     tanggal
   22 Maret 2021 dengan pendapat wajar tanpa pengecualian;

6. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
   31 Desember 2019 sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan
   untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 yang telah diaudit
   oleh    KAP    KNMTR       sebagaimana     tertuang  dalam    laporannya
   No. 00158/2.1051/AU.1/10/0518-1/1/III/2021 tanggal 22 Maret 2021 dengan
   pendapat wajar tanpa pengecualian;

7. Proyeksi laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
   tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 yang disusun oleh manajemen
   Perseroan;

8. Laporan penilaian 97,96% saham ARSG per 31 Desember 2023 yang
   disusun oleh KJPP KR sebagaimana tertuang dalam laporannya
   No. 00052/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 30 April 2024;

9. Anggaran dasar Perseroan yang terakhir sebagaimana dinyatakan dalam Akta
   Notaris No. 34 tanggal 19 Juni 2023 yang dibuat oleh Rahayu Ningsih S.H.,
   mengenai perubahan mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar
   Perseroan tentang Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan;

10. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan, yaitu Fergus Richard
    dengan posisi sebagai Direktur, mengenai alasan, latar belakang, dan hal-hal
    lain yang terkait dengan Rencana Transaksi;

11. Tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah berdasarkan laba kena
    pajak dalam periode yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak
    yang berlaku umum, yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2033;

12. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
    relevan untuk penugasan;

13. Data dan informasi industri berdasarkan media cetak maupun elektronik,
    antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
    Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;

14. Data dan informasi pasar berdasarkan media cetak maupun elektronik, antara
    lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website Bursa Efek
    Indonesia, dan Bloomberg;

15. Data dan informasi ekonomi berdasarkan media cetak maupun elektronik,
    antara lain website Aswath Damodaran, website Bank Indonesia, website
    Bursa Efek Indonesia, dan Bloomberg;




                                 16
Page 45
          16. Dokumen-dokumen lain yang berhubungan dengan Rencana Transaksi; dan

          17. Berbagai sumber informasi baik berdasarkan media cetak maupun elektronik
              dan hasil analisis lain yang kami anggap relevan.

          Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
          keakuratan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
          informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang
          tersedia secara umum dan kami tidak bertanggung jawab atas kebenaran
          informasi-informasi tersebut.

          Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Perseroan.
          Jasa-jasa yang kami berikan kepada Perseroan hanya merupakan penilaian atas
          Objek Penilaian dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Pekerjaan
          kami yang berkaitan dengan penilaian tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
          merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan
          prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak
          dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
          internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan, atau
          pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak
          mencoba mendapatkan bentuk transaksi-transaksi lainnya yang dilakukan
          Perseroan.

II.F.     Informasi Non-Keuangan

II.F.1.   Produk dan/atau Jasa yang Dihasilkan

          Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam menyediakan
          pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan, pusat gambar
          diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi, bank mata,
          bank darah bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan penunjang
          medik lainnya. Saat ini, Perseroan memiliki total sebaran sebanyak 30 outlet
          diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
          Padang, Batam dan Makassar. Perseroan mulai beroperasi secara operasional
          sejak tahun 2008. Dengan demikian, jasa yang dihasilkan oleh Perseroan adalah
          layanan penunjang kesehatan sebagai berikut:

          •   Laboratorium X-Ray;
          •   Laboratorium pemeriksaan darah;
          •   Pemeriksaan kesehatan homecare;
          •   Laboratorium patologi klinik;
          •   Laboratorium patologi anatomi; dan
          •   Laboratorium genetik.




                                           17
Page 46
II.F.2.   Pasar Geografis

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pasar geografis Perseroan meliputi Pulau
          Sumatera, Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Pulau Sulawesi.

II.F.3.   Pemasok Utama dan Pelanggan Kunci

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pemasok utama Perseroan adalah
          sebagai berikut:

          •   PT Roche Indonesia;
          •   PT Pandu Biosains;
          •   PT Saba Indomedika;
          •   PT Anugrah Pharmindo Lestari; dan
          •   PT Anugrah Agron Medika.

          Selanjutnya, dalam menjalankan kegiatan usahanya, pelanggan kunci Perseroan
          adalah sebagai berikut:

          •   PT Bundamedik Tbk;
          •   PT Morula Indonesia;
          •   Institusi Pemerintah seperti Kementerian Sekretariat Presiden, Kementerian
              Luar Negeri, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan; dan
          •   Korporasi Swasta.

II.F.4.   Pesaing Usaha

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, pesaing usaha Perseroan adalah sebagai
          berikut:

          •   PT Prodia Widyahusada Tbk;
          •   PT Simponi Sigmanera; dan
          •   PT Bio Medika.




                                           18
Page 47
II.F.5.   Strategi dan Rencana Masa Depan (Business Plan)

          Dalam menjalankan kegiatan usahanya, strategi dan rencana masa depan
          Perseroan adalah sebagai berikut:

          •   Mengoptimalkan layanan Lab Genomic dan laboratorium medik yang tersedia;
          •   Memperbanyak dan memperluas jangkauan wilayah layanan Perseroan
              dengan menambah outlet dan jejaring Perseroan;
          •   Mengembangkan produk layanan laboratorium yang baru dengan bekerja
              sama dengan fasilitas-fasilitas Kesehatan;
          •   Melakukan kegiatan akreditasi terhadap mutu dan kualitas layanan Perseroan;
          •   Terbuka dan menerapkan perkembangan teknologi dalam layanan
              laboratorium; dan
          •   Melakukan kerjasama dengan penyedia layanan kesehatan, untuk
              mempercepat tumbuhnya jaringan Perseroan.

II.G.     Jenis Ekuitas

          Saham yang dimiliki Perseroan merupakan saham biasa, dimana setiap
          pemegang saham Perseroan memiliki 1 hak suara per lembar saham.

II.H.     Kondisi Pembatas dan Asumsi-Asumsi Pokok

          Penilaian ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
          bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah yang berlaku sampai
          dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini.

          Penilaian Objek Penilaian yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas
          didasarkan pada proyeksi laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh
          manajemen Perseroan. Dalam penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai
          asumsi dikembangkan berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun
          sebelumnya dan berdasarkan rencana manajemen di masa yang akan datang.
          Kami telah melakukan penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut
          agar dapat menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai
          pada saat penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada
          penyesuaian yang signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan
          yang dinilai dan telah mencerminkan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty).
          Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian dan kewajaran proyeksi
          laporan keuangan berdasarkan kinerja historis Perseroan dan informasi
          manajemen Perseroan terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan tersebut.
          Kami juga bertanggung jawab atas laporan penilaian Perseroan dan kesimpulan
          nilai akhir.




                                           19
Page 48
Dalam penugasan penilaian ini, kami mengasumsikan terpenuhinya semua kondisi
dan kewajiban Perseroan. Kami juga mengasumsikan bahwa dari tanggal
penilaian sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi
yang digunakan dalam penilaian. Kami tidak bertanggung jawab untuk
menegaskan kembali atau melengkapi, memutakhirkan (update) pendapat kami
karena adanya perubahan asumsi dan kondisi serta peristiwa-peristiwa yang
terjadi setelah tanggal laporan ini.

Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada
keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan
informasi-informasi lain yang diberikan kepada kami oleh Perseroan atau yang
tersedia secara umum yang pada hakekatnya adalah benar, lengkap, dan tidak
menyesatkan dan kami tidak bertanggung jawab untuk melakukan pemeriksaan
independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga bergantung kepada
jaminan dari manajemen Perseroan bahwa mereka tidak mengetahui fakta-fakta
yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
lengkap atau menyesatkan.

Analisis penilaian Objek Penilaian dipersiapkan menggunakan data dan informasi
sebagaimana diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi
tersebut dapat mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Kami
tidak bertanggung jawab atas perubahan kesimpulan atas penilaian kami maupun
segala kehilangan, kerusakan, biaya, ataupun pengeluaran apapun yang
disebabkan oleh ketidakterbukaan informasi sehingga data yang kami peroleh
menjadi tidak lengkap dan/atau dapat disalahartikan.

Karena hasil dari penilaian kami sangat tergantung dari data serta asumsi-asumsi
yang mendasarinya, perubahan pada sumber data serta asumsi sesuai data pasar
akan mengubah hasil dari penilaian kami. Oleh karena itu, kami sampaikan bahwa
perubahan terhadap data yang digunakan dapat berpengaruh terhadap hasil
penilaian dan bahwa perbedaan yang terjadi dapat bernilai material. Walaupun isi
dari laporan penilaian ini telah dilaksanakan dengan itikad baik dan dengan cara
yang profesional, kami tidak dapat menerima tanggung jawab atas kemungkinan
terjadinya perbedaan kesimpulan yang disebabkan oleh adanya analisis
tambahan, diaplikasikannya hasil penilaian sebagai dasar untuk melakukan
analisis transaksi ataupun adanya perubahan dalam data yang dijadikan sebagai
dasar penilaian. Laporan penilaian Objek Penilaian bersifat non-disclaimer opinion
dan merupakan laporan yang terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang
bersifat rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan.

Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian Objek Penilaian tidak merupakan
dan tidak dapat ditafsirkan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit,
atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan
tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam
pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
atau pelanggaran hukum. Selanjutnya, kami juga telah memperoleh informasi atas
status hukum Perseroan berdasarkan anggaran dasar Perseroan.




                                  20
Page 49
II.I.   Tingkat Kedalaman Investigasi

        Dalam menyusun laporan penilaian Objek Penilaian, KR diberikan kesempatan
        untuk melakukan inspeksi guna mendukung proses penyusunan laporan penilaian
        Objek Penilaian.

II.J.   Distribusi Laporan Penilaian

        Penilaian ini hanya ditujukan untuk kepentingan Direksi Perseroan dalam
        kaitannya dengan Rencana Transaksi serta tidak dapat digunakan atau dikutip
        untuk tujuan lain tanpa adanya izin tertulis dari KR dan/atau tidak untuk digunakan
        oleh pihak lain.

        Penilaian ini juga disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi
        umum bisnis dan keuangan, serta peraturan yang ada pada saat ini. Kami tidak
        bertanggung jawab untuk menegaskan kembali atau melengkapi pendapat kami
        karena peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal laporan ini. Walaupun
        demikian, kami memiliki hak untuk, jika diperlukan, mengubah atau melengkapi
        hasil dari laporan ini jika terdapat tambahan informasi yang relevan setelah tanggal
        laporan ini yang kami anggap dapat berpengaruh secara signifikan terhadap hasil
        penilaian kami. Laporan penilaian ini hanya dipersiapkan untuk dapat
        dipergunakan sesuai dengan tujuan yang telah disebutkan di atas dan tidak dapat
        dipergunakan untuk tujuan lainnya.

        Pendapat yang kami sampaikan di sini harus dipandang sebagai satu kesatuan
        bersama dengan laporan lengkap yang telah kami siapkan. Penggunaan sebagian
        analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan keseluruhan informasi dan
        analisis dapat menyebabkan pandangan yang menyesatkan.

II.K.   Jenis Laporan

        Jenis laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk ini
        merupakan laporan terinci.

II.L.   Kejadian Penting Setelah Tanggal Penilaian (Subsequent Events)

        Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari manajemen Perseroan, dari tanggal
        penilaian, yaitu tanggal 31 Desember 2023, sampai dengan tanggal diterbitkannya
        laporan penilaian 100,00% saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk tidak
        terdapat kejadian penting setelah tanggal penilaian (subsequent events) yang
        secara signifikan dapat mempengaruhi penilaian nilai pasar Objek Penilaian.




                                          21
Page 50
III.     PENJELASAN SINGKAT MENGENAI OBJEK PENILAIAN

III.A.   Latar Belakang PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

         Perseroan didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 29 Agustus 2007 dalam
         rangka Undang- Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968
         berdasarkan Akta No. 17 tanggal 29 Agustus 2007, dari Martinef, S.H., M.Si.,
         Notaris di Bekasi. Akta pendirian tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan
         Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
         No. C-02387 HT.01.01-TH.2007 Tahun 2007 tanggal 6 November 2007.

         Anggaran dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir
         dengan Akta No. 34 tanggal 19 Juni 2023 dari Rahayu Ningsih, S.H. Notaris di
         Jakarta, mengenai perubahan Pasal 17 Anggaran Dasar Perseroan tentang
         Rencana Kerja Tahun buku dan Laporan Tahunan. Perubahan ini telah disetujui
         oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
         Keputusan No. AHU-AH.01.03-0084623 tanggal 27 Juni 2023.

         Kantor pusat Perseroan beralamat di Gedung Graha Anam, Jalan Teuku Cik Ditiro
         Nomor 11 A – C, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat 10350, dengan 30 outlet
         diantaranya termasuk 5 kantor cabang yang berlokasi di Ciputat, Denpasar,
         Padang, Batam dan Makassar.

III.B.   Kegiatan Usaha

         Ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah bergerak dalam bidang
         menyediakan pelayanan penunjang kesehatan, seperti laboratorium kesehatan,
         pusat gambar diagnosa lainnya, laboratorium pemeriksaan darah, gudang farmasi,
         bank mata, bank darah, bank sperma, bank transplantasi organ, dan pelayanan
         penunjang medik lainnya serta sejak Juli 2022, Perseroan juga bergerak dalam
         menyediakan aktivitas klinik swasta.

III.C.   Manajemen

         Susunan Dewan Komisaris dan Direksi                Perseroan    pada    tanggal
         31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama          :      Ivan Rizal Sini
         Komisaris                :      Nurhadi Yudiantho
         Komisaris Independen     :      Martinus Eliatulo Zega

         Direksi
         Direktur Utama           :      Mesha Rizal Sini
         Direktur                 :      Renobulan Rizal Sini
         Direktur                 :      Fergus Richard
         Direktur                 :      Dennis Jacobus
         Direktur                 :      Dilly Dwiasri




                                          22
Page 51
III.D.   Kepemilikan Saham

         Susunan pemegang saham Perseroan berikut dengan kepemilikannya pada
         tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

         Tabel 2
         PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
         Daftar Kepemilikan dan Struktur Pemegang Saham

                                                                                             (Dalam Rupiah)
                                                                          Persentase
                     Pemegang Saham                  Jumlah Saham                          Jumlah Modal
                                                                          Kepemilikan
         PT Bundamedik Tbk                                 515.000.000            41,20%     12.875.000.000
         PT Bunda Investama Indonesia                      485.000.000            38,80%     12.125.000.000
         Masyarakat                                        250.000.000            20,00%      6.250.000.000
         Jumlah                                           1.250.000.000          100,00%     31.250.000.000



III.E.   Data Keuangan Historis

         Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
         31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa
         pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
         tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
         tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
         pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat
         wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan Perseroan untuk
         tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP
         KNMTR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
         Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
         sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
         berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan
         pendapat wajar tanpa pengecualian.




                                                  23
Page 52
Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel 3
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Posisi Keuangan
Per 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                     Keterangan            31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

ASET
ASET LANCAR
Kas dan bank                                  10.245      28.011      44.720      16.538          1.393
Investasi jangka pendek                        1.696       2.543       6.507           -              -
Piutang usaha
  Pihak berelasi - neto                       28.551      29.909      16.971      26.594          7.414
  Pihak ketiga - neto                          9.729      12.513      24.759      24.222             19
Piutang lain-lain                              6.972       7.033      32.209      30.457             18
Persediaan                                     5.142       6.567       7.760       5.813          2.123
Biaya dibayar di muka dan uang muka           25.467      31.737      20.938       1.530            452
Pajak dibayar di muka                              3          61           -           -              -
Jumlah Aset Lancar                            87.805     118.373     153.864     105.154         11.420
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan                           1.031       1.020       1.012         763              -
Investasi saham                               12.951       8.445           -           -              -
Beban dibayar dimuka jangka panjang            1.233       1.342           -           -              -
Aset tetap - neto                            140.443     106.387      80.360      15.079         16.365
Aset hak guna usaha - neto                    23.806       2.832       6.747       5.028              -
Aset tak berwujud - neto                         720         681           -           -              -
Aset tidak lancar lainnya                      3.486         857           -       6.550              -
Piutang lain-lain - pihak berelasi                 -           -           -           -         28.138
Beban tangguhan                                    -           -           -           -          3.300
Jumlah Aset Tidak Lancar                     183.670     121.563      88.119      27.421         47.802
JUMLAH ASET                                  271.475     239.936     241.983     132.575         59.222




                                      24
Page 53
                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                              31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                     346           390            92             -              -
  Pihak ketiga                                                     5.744         2.688         4.432        15.825          2.035
Utang lain-lain                                                        -           149             -         1.117          1.590
Utang pajak                                                          269           675        16.013        12.763          4.535
Beban akrual                                                       3.178         1.556         3.125           140            393
Uang muka pelanggan                                                  652           894             -             -              -
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                         546           628           576           132            169
  Liabilitas sewa                                                  3.710         1.811         2.390           635            393
  Utang bank                                                           -         1.701             -             -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                   14.444        10.492        26.628        30.612          9.116
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                                     2.156         1.686         3.103           708            512
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                       1.505           787           589           237            343
  Liabilitas sewa                                                 21.004           409         2.888         1.273          2.584
  Utang bank                                                      30.000         9.358             -             -              -
Utang lain-lain - pihak berelasi                                   6.776         6.776         6.974           678            201
Liabilitas pajak tangguhan                                             -             -             -             -              7
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  61.441        19.016        13.554         2.896          3.646
JUMLAH LIABILITAS                                                 75.885        29.508        40.182        33.508         12.763
EKUITAS
Modal saham                                                       31.250        31.250        31.250        25.000         25.000
Tambahan modal disetor                                            36.707        36.707        36.707            29             29
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                          (3.884)       (2.702)        1.335          (168)           (88)
Saldo laba                                                       131.518       145.173       132.509        74.205         21.519
JUMLAH EKUITAS                                                   195.590       210.428       201.800        99.066         46.459
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    271.475       239.936       241.983       132.575         59.222



Tabel 4
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                              31/12/23      31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19

Pendapatan neto                                                  145.696       192.886       302.182       183.171         51.338
Beban pokok pendapatan                                            85.899        97.881       151.681        96.461         31.330
Laba bruto                                                         59.797        95.006      150.500         86.710        20.008
Beban penjualan dan pemasaran                                      (9.745)      (12.994)     (13.078)        (1.974)       (1.085)
Beban umum dan administrasi                                       (64.161)      (66.574)     (56.195)       (17.750)       (5.749)
Pendapatan (beban) lain-lain - neto                                   535         1.895        2.052            (11)         (531)
Laba (rugi) sebelum pajak                                         (13.573)      17.333         83.279        66.975        12.643
Beban pajak                                                           (83)      (4.669)       (18.975)      (14.289)       (3.369)
Laba (rugi) tahun berjalan                                        (13.656)      12.665        64.304        52.687          9.275
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                               (1.182)      (4.037)        1.503           (80)           (81)
Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan                    (14.838)       8.628        65.806        52.607          9.194




                                                          25
Page 54
IV.       KONDISI DAN TINJAUAN EKONOMI

IV.A.     Tinjauan Ekonomi Dunia

          Pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan lebih baik dari proyeksi sebelumnya di
          tengah ketidakpastian pasar keuangan yang masih tinggi. Berdasarkan laporan
          yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) yang berjudul Tinjauan Kebijakan
          Moneter Februari 2024, ekonomi di dunia diperkirakan tumbuh sebesar 3,10% dan
          3,00% masing-masing pada tahun 2023 dan 2024 dimana, presentase tersebut
          lebih tinggi dibandingkan dengan proyeksi sebelumnya yaitu masing-masing
          sebesar 3,00% dan 2,80%. Pertumbuhan ekonomi terutama ditopang menguatnya
          kinerja ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India yang juga sejalan dengan
          konsumsi dan investasi yang tinggi.

IV.A.1.   Produk Domestik Bruto
          Tabel 5
          Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Dunia

                                                                                                                   (Dalam %)
                                                                   Aktual                               Proyeksi
                         Keterangan
                                                    2020       2021      2022      2023       2024        2025      2026
          Dunia                                       (2,80)     6,30      3,50      3,10       2,80        2,90        3,10
          Negara Maju
           Amerika Serikat                            (2,20)     5,80      1,90      2,50       2,00        1,70        2,00
           Hong Kong                                  (6,50)     6,40     (3,70)     3,20       2,70        3,00        2,30
           Inggris                                   (10,40)     9,60      4,50      0,30       0,40        1,20        1,60
           Jepang                                     (4,20)     2,70      1,00      1,90       0,70        1,10        0,90
           Kanada                                     (5,00)     5,50      3,80      1,10       0,60        1,70        2,00
           Kawasan Eropa                              (6,10)     5,90      3,40      0,50       0,50        1,40        1,40
           Singapura                                  (4,10)     9,10      3,90      1,10       2,30        2,60        2,70
           Taiwan                                      3,40      6,60      2,60      1,40       3,10        2,60        2,50
           Korea Selatan                              (0,70)     4,30      2,60      1,40       2,10        2,20        2,00
          Negara Berkembang
           Argentina                                  (9,90)    10,70      5,00      (1,30)     (2,0)       2,20        2,50
           India                                       3,90     (5,80)     9,10       7,20      6,80        6,30        6,50
           Indonesia                                  (2,00)     3,70      5,30       5,10      5,00        5,10        5,10
           Kolombia                                   (6,80)    11,00      7,50       0,60      1,50        2,60        3,10
           Malaysia                                   (5,60)     3,10      8,70       3,70      4,30        4,50        4,50
           Meksiko                                    (8,00)     4,70      3,90       3,20      2,30        2,00        2,10
           Mesir                                       3,60      3,30      6,70       3,80      3,70        4,70        4,50
           Tiongkok                                    2,20      8,40      3,00       5,20      4,60        4,40        4,20

          Sumber: Bloomberg


          Salah satu indikator pertumbuhan ekonomi adalah Produk Domestik Bruto (PDB).
          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 PDB di dunia
          mengalami penurunan sebesar 0,40% dibandingkan denga tahun 2023. Negara
          maju yang memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan PDB yaitu Inggris,
          Kanada, Kawasan Eropa, dan Singapura masing-masing dengan sebesar 4,20%,
          2,70%, 2,90%, dan 2,80%. Selain itu, untuk negara berkembang yaitu Argentina,
          Kolombia, dan Malaysia masing-masing sebesar 6,30%, 6,90%, dan 5,00%.
          Namun demikian, PDB di negara maju seperti Hong Kong mengalami
          pertumbuhan sebesar 6,90% sedangkan, PDB di negara-negara berkembang
          seperti Tiongkok mengalami pertumbuhan sebesar 2,20%.




                                                        26
Page 55
          Secara keseluruhan, pertumbuhan PDB di dunia pada tahun 2024 diperkirakan
          mengalami penurunan sebesar 0,30% dibandingkan 2023 dimana, AS, Hong
          Kong, Jepang, dan Kanada memberikan kontribusi terbesar terhadap penurunan
          yaitu masing-masing sebesar 0,50%, 0,50%, 1,20%, dan 0,50%.

IV.A.2.   Inflasi

          Inflasi merupakan salah satu indikator pertumbuhan ekonomi yang juga
          memegang peranan penting dalam menentukan perekonomian suatu negara.
          Inflasi yang moderat dianggap normal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,
          tetapi inflasi yang tinggi dapat menjadi penghalang stabilitas ekonomi serta
          mengurangi daya beli masyarakat.
          Tabel 6
          Pertumbuhan Inflasi

                                                                                                   (Dalam %)
                                                       Aktual                           Proyeksi
                         Keterangan
                                        2020       2021      2022     2023     2024       2025      2026
          Dunia                           3,20       4,70      8,70     6,80     4,10       3,40       3,20
          Negara Maju
           Amerika Serikat                 1,20       4,70     8,00     4,10     2,70       2,40       2,30
           Hong Kong                       0,30       1,60     1,90     2,10     2,10       2,20       2,00
           Inggris                         0,90       2,60     9,10     7,40     2,60       2,10       2,10
           Jepang                          0,00      (0,30)    2,50     3,30     2,20       1,70       1,70
           Kanada                          0,70       3,40     6,80     3,90     2,50       2,10       2,00
           Kawasan Eropa                   0,30       2,60     8,40     5,50     2,30       2,10       2,00
           Singapura                      (0,20)      2,30     6,10     4,80     3,10       2,00       1,70
           Taiwan                         (0,20)      2,00     3,00     2,50     1,80       1,50       1,90
           Korea Selatan                   0,50       2,50     5,10     3,60     2,40       2,00       2,00
          Negara Berkembang
           Argentina                     42,70      48,10     70,70   130,70   262,70      77,80        N/A
           India                          6,60       5,10      6,70     5,70     5,40       4,60       4,50
           Indonesia                      2,00       1,60      4,20     3,70     2,90       3,00       3,00
           Kolombia                       2,50       3,50     10,20    11,80     6,30       4,00       3,30
           Malaysia                      (1,10)      2,50      3,40     2,50     2,50       2,40       2,40
           Meksiko                        3,40       5,70      7,90     5,60     4,20       3,70       3,50
           Mesir                          5,70       4,50      8,50    33,80    28,00      14,70        N/A
           Tiongkok                       2,50       0,90      2,00     0,20     1,00       1,70       1,90

          Sumber: Bloomberg


          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 inflasi di dunia
          mengalami penurunan sebesar 1,90%. Negara maju yang memberikan kontribusi
          terbesar terhadap penurunan inflasi yaitu AS, Kanada, dan Kawasan Eropa
          masing-masing sebesar 3,90%, 2,90%, dan 2,90%. Selain itu, untuk negara
          berkembang yaitu India, Meksiko, dan Tiongkok masing-masing sebesar 1,00%,
          2,30%, dan 1,80%. Namun demikian, inflasi di negara berkembang seperti
          Argentina dan Mesir mengalami kenaikan sebesar 60,00% dan 25,30%.

          Selanjutnya, dalam beberapa tahun terakhir, inflasi negara-negara di dunia
          mengalami fluktuasi. Secara keseluruhan, inflasi dunia pada tahun 2024
          diproyeksikan mengalami penurunan sebesar 2,70% dibandingkan dengan tahun
          2023 dimana, Inggris dan Kawasan Eropa memberikan kontribusi terbesar
          terhadap penurunan yaitu masing-masing sebesar 4,80% dan 3,20%.




                                            27
Page 56
IV.A.3.   Suku Bunga

          Suku bunga merupakan tingkat biaya atas keuntungan dari penggunaan uang
          yang biasanya dinyatakan sebagai presentase dari jumlah uang yang dipinjam
          maupun diinvestasikan sehingga berdampak yang signifikan pada berbagai aspek
          ekonomi maupun keuangan.
          Tabel 7
          Pertumbuhan Suku Bunga Bank Sentral

                                                                                             (Dalam %)
                                                             Aktual                     Proyeksi
                         Keterangan
                                                2020     2021      2022     2023     2024      2025
          Negara Maju
           Amerika Serikat                        0,25     0,25      4,50     5,50      4,50      3,35
           Hong Kong                              0,50     0,50      4,75     5,75       N/A       N/A
           Inggris                                0,10     0,25      3,50     5,25      4,30      3,15
           Jepang                                 0,00     0,00      0,00     0,00      0,10      0,20
           Kanada                                 0,25     0,25      4,25     5,00      4,00      3,00
           Kawasan Eropa                          0,00     0,00      2,50     4,50      3,50      2,80
           Taiwan                                 1,13     1,13      1,75     1,88      1,75      1,60
           Korea Selatan                          0,50     1,00      3,25     3,50      2,85      2,40
          Negara Berkembang
           Argentina                               N/A      N/A       N/A      N/A     93,35     30,00
           India                                  4,00     4,00      6,25     6,50      6,00      5,75
           Indonesia                              3,75     3,50      5,50     6,00      5,25      4,75
           Kolombia                               1,75     3,00     12,00    13,00      8,65      6,10
           Malaysia                               1,75     1,75      2,72     3,00      2,95      2,90
           Meksiko                                4,25     5,50     10,50    11,25      9,38      7,50
           Mesir                                  8,25     8,25     16,25    19,25       N/A       N/A
           Tiongkok                               3,85     3,80      3,65     3,45       N/A       N/A



          Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, pada tahun 2023 negara maju
          dengan kenaikan suku bunga tertinggi yaitu AS, Hong Kong, Inggris, dan Kawasan
          Eropa masing-masing sebesar 1,00%, 1,00%, 1,75%, dan 2,00%. Selain itu, untuk
          negara berkembang yaitu Kolombia dan Mesir masing-masing sebesar 1,00% dan
          3,00% dibandingkan dengan tahun 2022.

          Selanjutnya, pada tahun 2024 diperkirakan negara berkembang yang mengalami
          penurunan suku bunga tertinggi dibandingkan dengan negara-negara lainnya yaitu
          Kolombia dan Meksiko masing-masing sebesar 4,35% dan 1,87%.




                                                28
Page 57
IV.B.   Tinjauan Ekonomi Indonesia

        Pada triwulan IV/2023, perekonomian di Indonesia mengalami pertumbuhan yang
        lebih baik dari yang diperkirakan yaitu sebesar 5,04% year over year (yoy).
        Pertumbuhan tersebut dipicu oleh kenaikan ekspor, peningkatan investasi
        bangunan, dan dampak positif pelaksanaan lapangan usaha yang terkait mobilitas
        seperti perdagangan besar dan eceran, transportasi dan pergudangan, informasi
        dan komunikasi, serta penyediaan akomodasi dan makanan maupun minuman.
        Pertumbuhan ekonomi di Indonesia menguat di beberapa wilayah di Sulawesi,
        Maluku, Papua, Kalimantan, dan Jawa.

IV.C.   Proyeksi Ekonomi Indonesia

        Neraca Perdaganan Indonesia (NPI) pada bulan Januari 2024 adalah sebesar
        USD 2,00 miliar dipicu oleh menguatnya ekspor nonmigas. Meskipun adanya
        ketidakpastian terhadap pasar keuangan di dunia yang masih tinggi, aliran masuk
        modal asing di pasar keuangan domestic masih berlanjut, tercermin dari investasi
        portofolio yang mencatat net inflows sebesar USD 3,10 miliar. Secara keseluruhan,
        NPI pada tahun 2024 diperkirakan mencatat surplus didukung oleh berlanjutnya
        surplus neraca transaksi modal dan keuangn yang sejalan dengan positifnya aliran
        masuk modal asing dipengaruhi oleh persepsi positif investor terhadap
        perekonomian domestik yang lebih baik.

        Selanjutnya, untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 diperkirakan sekitar
        4,70% - 5,50% karena membaiknya ekspor sejalan dengan peningkatan
        pertumbuhan ekonomi di dunia serta membaiknya permintaan domestik didukung.
        Konsumsi rumah tangga dan investasi, khususnya nonbangunan perlu
        ditingkatkan agar dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.




                                         29
Page 58
IV.D.   Tingkat Suku Bunga

        Kenaikan dan penurunan suku bunga perbankan dapat disebabkan oleh berbagai
        faktor salah satunya kondisi perekonomian sehingga memiliki pengaruh yang
        siginifikan terhadap aktivitas pinjaman, investasi, dan konsumsi.

        Grafik 1
        Perkembangan Suku Bunga BI

         6,00%                                                            5,55%
                                                           5,50%
         5,00%

         4,00%                            3,50%
                            3,75%
         3,00%

         2,00%

         1,00%

         0,00%
                        2020          2021             2022             2023

        * Proyeksi
        Sumber: Bloomberg


        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, suku bunga terus mengalami
        kenaikan. Pada akhir tahun 2023 suku bunga BI adalah sebesar 5,55% dimana
        mengalami kenaikan sebesar 0,91% dibandingkan dengan tahun 2023.

        Selanjutnya, untuk suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tercatat 6,62%,
        6,70%, dan 6,82% masing-masing untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan pada
        pertengahan Februari 2024 sehingga menjadi salah satu faktor pendukung
        efektivitas SRBI sebagai instrumen moneter yang pro-market. Sementara itu,
        untuk suku bunga perbankan tetap rendah dipengaruhi oleh likuiditas perbankan
        yang memadai serta kebijakan transparansi Suku Bunga Dasar Kredit yang
        meningkatkan efisiensi suku bunga perbankan.




                                        30
Page 59
IV.E.   Inflasi

        Berdasarkan Tinjauan Kebijakan Moneter yang dikeluarkan oleh BI per
        Februari 2024, kontributor inflasi terbesar di Indonesia terbagi di beberapa provinsi
        yaitu Papua Tengah, Papua Selatan, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua
        Pegunungan, dan Sulawesi Utara masing-masing sebesar 4,80%, 4,50%, 4,40%,
        4,30%, 4,10%, 3,90%, dan 3,80%.

        Tabel 8
        Kontributor Inflasi Terbesar
        Berdasarkan Provinsi

                                             (Dalam %)

         No.         Keterangan              Inflasi

          1    Papua Tengah                       4,80
          2    Papua Selatan                      4,50
          3    Gorontalo                          4,40
          4    Maluku Utara                       4,30
          5    Maluku                             4,10
          6    Papua Pegunungan                   3,90
          7    Sulawesi Utara                     3,80
          8    Kepulauan Riau                     3,40
          9    Sumatera Selatan                   3,40
         10    Kalimantan Tengah                  3,40
         11    Lampung                            3,30
         12    Jambi                              3,00

         Sumber: Tinjauan Kebijakan Moneter, Bank Indonesia


        Selanjutnya, untuk Indeks Harga Konsumen (IHK) Januari 2024 tercatat sebesar
        2,57% yoy dimana mengalami penurunan sebesar 2,61% yoy, penurunan terjadi
        pada inflasi inti 1,80% yoy menjadi 1,68% yoy dibandingkan dengan
        Desember 2023 yang dipengaruhi oleh imported inflation yang rendah. Sementara
        itu, inflasi administered prices relatif stabil yaitu sebesar 1,74% yoy dan inflasi
        volatile food meningkat menjadi 7,22% yoy, terutama karena faktor musiman dan
        bergesernya musim tanam




                                                   31
Page 60
        Grafik 2
        Perkembangan Inflasi Berdasarkan Indeks Harga Konsumen di Indonesia

         5,00%                                 4,20%
                                                        3,90%
         4,00%                                                     3,10%
                                                                                 3,10%
         3,00%
                      2,00%
         2,00%

         1,00%                 1,60%

         0,00%
                     2020       2021       2022        2023        2024*       2025*

        * Proyeksi
        Sumber: Bloomberg


        Berdasarkan data yang diperoleh dari Bloomberg, diperkirakan inflasi pada tahun
        2024 adalah sebesar 3,90 dimana, mengalami penurunan sebesar 0,80%
        dibandingkan dengan tahun 2023. Namun demikian, pada tahun 2025 jumlah
        inflasi adalah tetap dari tahun 2024.

IV.F.   Nilai Tukar Rupiah

        Pada bulan Januari 2024, nilai tukar rupiah menguat 0,77% point to point (ptp)
        yang didorong oleh kebijakan stabilisasi yang ditempuh oleh Bank Indonesia, aliran
        masuk modal asing ke pasar keuangan domestic yang sejalan dengan persepsi
        positif investor terhadap propsek ekonomi yang tetap baik dengan stabilitas yang
        terjaga dan imbal hasil aset keuangan domestik.




                                          32
Page 61
Grafik 3
Perkembangan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Mata Uang Asing

   18.000
   17.000
   16.000
   15.000
   14.000
   13.000
   12.000
   11.000
   10.000
    9.000
    8.000      Q1/2024*   Q2/2024*   Q3/2024*   Q4/2024*   2025*    2026*    2027*
         EUR    16.740     16.913     16.900     16.800    16.675   16.881   17.205
         SGD    11.654     11.648     11.622     11.450    11.197   11.137   11.029
         USD    15.500     15.375     15.225     15.000    14.500   14.367   14.338



* Proyeksi
Sumber: Bloomberg


Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap Euro pada Q1/2024 – 2027 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 16.740, Rp 16.913, Rp 16.900, Rp 16.800,
Rp 16.675, Rp 16.881, dan Rp 17.205.

Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap SGD pada Q1/2024 – 2027 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 11.654, Rp 11.648, Rp 11.622, Rp 11.450,
Rp 11.197, Rp 11.137, dan Rp 11.029.

Proyeksi nilai tukar Rupiah terhadap USD pada Q1/2024 – 2027 secara
berturut-turut diperkirakan sebesar Rp 15.500, Rp 15.375, Rp 15.225, Rp 15.000,
Rp 14.500, Rp 14.367, dan Rp 14.338.




                                       33
Page 62
V.     TINJAUAN INDUSTRI LABORATORIUM KESEHATAN

V.A.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Dunia

       Industri laboratorium kesehatan merupakan sektor yang terus berkembang seiring
       dengan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan.
       Industri ini meliputi berbagai jenis layanan mulai dari pemeriksaan kesehatan
       dasar seperti tes darah dan urin hingga pemeriksaan lanjutan seperti tes genetik
       dan radiologi. Selain itu peningkatan jumlah kasus penyakit menular dan
       non-menular seperti penyakit tuberculosis, kardiovaskular, kanker, dan diabetes
       terus meningkat diseluruh dunia sehingga meningkatkan permintaan akan layanan
       laboratorium yang diperlukan untuk diagnosis dan pengobatan.

       Grafik 4
       Ukuran Pasar Layanan Laboratorium Klinis
       Untuk Tahun 2022 - 2030
       (Dalam miliar USD)

               300,00

               250,00

               200,00

               150,00

               100,00

                50,00

                     -
                         2022   2023   2024   2025   2026   2027   2028   2029   2030
             Miliar USD 210,00 216,72 223,87 231,48 239,59 248,21 257,39 267,18 277,59

       Sumber : Precedence Research


       Berdasarkan data yang didapat dari Precedence Research dalam laporannya
       dengan judul Clinical Laboratory Services Market (By Test Type: Human and
       Tumor Genetics, Clinical Chemistry, Medical Microbiology and Cytology, Genetic
       Testing, Drug of Abuse Testing, Other Esoteric Tests; By Service Provider:
       Hospital based laboratories, Standalone laboratories, Clinic based laboratories; By
       Application) - Global Industry Analysis, Size, Share, Growth, Trends, Regional
       Outlook, and Forecast 2023 – 2032, ukuran pasar layanan laboratorium klinis
       mencapai angka USD 210,00 miliar pada tahun 2022, dan akan mencapai angka
       USD 277,59 miliar pada tahun 2030. Hal yang menjadi faktor dalam pertumbuhan
       industri ini adalah meningkatnya prevalensi penyakit secara global. Penyakit
       seperti kanker, diabetes, dan HIV harus dilakukan diagnosis dan diobati dengan
       alat dan teknologi terkini, maka dari itu permintaan dan kebutuhan akan diagnosis
       penyakit dini meningkat di seluruh dunia. Selain itu perkembangan teknologi juga
       membuat industri ini semakin cepat berkembang.


                                         34
Page 63
Salah satu faktor lain yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan pasar
layanan laboratorium klinis global adalah pertumbuhan populasi geriatri atau
populasi lanjut usia yang meningkat dengan cepat di negara-negara maju dan
berkembang. Orang tua mudah terkena gangguan kronis dan kadang-kadang
terinfeksi penyakit baru. Oleh karena itu, permintaan akan layanan laboratorium
klinis tumbuh dengan cepat. Dampak pandemi COVID-19 terhadap pertumbuhan
pasar layanan laboratorium klinis global bersifat moderat. Wabah COVID-19
mengakibatkan peningkatan permintaan uji klinis di seluruh industri layanan
kesehatan. Akibat wabah virus corona, pentingnya layanan laboratorium klinis
telah meningkat secara signifikan. Ini berdampak positif pada pertumbuhan pasar
layanan laboratorium klinis.

Kawasan Asia-Pasifik diperkirakan akan berkembang paling cepat. Tiongkok dan
India menjadi negara yang mendominasi pasar layanan laboratorium klinis di
Asia-Pasifik. Kegiatan penelitian dan pengembangan yang sedang berlangsung
dikombinasikan dengan inisiatif Pemerintah menciptakan peluang baru bagi
pertumbuhan pasar layanan laboratorium klinis di wilayah tersebut. Selain itu, ada
faktor seperti urbanisasi yang pesat dan peningkatan pendapatan yang dapat
dibelanjakan juga mendorong pertumbuhan pasar layanan laboratorium klinis di
Asia-Pasifik.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Technavio, dengan judul laporannya yaitu
Clinical Laboratory Services Market by End-user, Application, and
Geography – Forecast and Analysis 2023 – 2027, Ukuran pasar untuk pasar
layanan laboratorium klinis diperkirakan akan tumbuh dengan pertumbuhan
majemuk tahunan (CAGR) sebesar 10,25% antara tahun 2022 – 2027. Ukuran
pasar ini diperkirakan akan meningkat sebesar USD 147,44 miliar. Faktor yang
mendukung pertumbuhan industri ini adalah pertumbuhan populasi geriatri,
peningkatan prevalensi penyakit kronis, dan munculnya otomatisasi dan robotika
laboratorium.

Otomatisasi dan robotika laboratorium mendorong pertumbuhan pasar. Prosedur
diagnostik dan pengujian kini lebih efektif dan efisien berkat adanya robotika. Hal
ini membuat laboratorium klinis yang sepenuhnya otomatis dapat menawarkan
hasil dengan kualitas yang tinggi dengan harga yang pantas. Laboratorium klinis
otomatis yang canggih dapat meningkatkan keluaran, meningkatkan kualitas data
eksperimen, dan mempersingkat waktu siklus untuk proses laboratorium.




                                  35
Page 64
Berdasarkan data yang diperoleh dari dari Research and Markets, dengan laporan
nya yang berjudul Medical and Diagnostic Laboratory Services Global Market
Report 2024, pangsa pasar layanan laboratorium dan diagnostik telah
berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pangsa pasar industri ini akan
tumbuh dari USD 189,45 miliar pada tahun 2023 menjadi USD 207,50 miliar pada
tahun 2024 atau setara dengan 9,50%. Faktor yang membuat industri ini terus
berkembang akibat penyakit global yang sedang mengalami transformasi karena
banyaknya faktor seperti prevalensi pekerjaan menetap, gaya hidup sibuk, dan
perubahan preferensi konsumen. Penyakit yang semakin sering ditemui adalah
kanker, diabetes, dan penyakit kardiovaskular, yang disebabkan oleh jam kerja
yang panjang, berkurangnya aktivitas fisik, serta pola makan dan minum yang tidak
sehat.

Berdasarkan data yang didapat dari Grand View Research, Pasar pengujian
genetik bernilai USD 7.421,08 juta pada tahun 2022 dan didiperkirakan akan
meningkat dengan CAGR sebesar 22,00%. Faktor yang membuat pasar
mengalami pertumbuhan adalah meningkatnya kesadaran akan skrining bayi baru
lahir dan meningkatnya prevalensi kelainan genentik. Lalu ada juga faktor seperti
peningkatan program pemetaan genom, peningkatan pengeluaran layanan
kesehatan, kemajuan teknologi dan peningkatan akan penerapan pengurutan
generasi berikutnya. Teknologi pengurutan DNA semakin banyak digunakan untuk
identifikasi dan karakterisasi berbagai jenis kanker dan beberapa kelainan genetik.

Pengujian atau pembuatan profil genetik dengan penerapan pengurutan DNA
tumor mengidentifikasi perubahan DNA yang unik. Pengetahuan tentang
perubahan genetik selanjutnya membantu dalam menentukan rencana
pengobatan yang ditargetkan secara spesifik. Oleh karena itu, peningkatan
kejadian kanker dan kelainan genetik mendorong permintaan akan pengujian
genetik di lingkungan klinis dan penelitian.

Tes diagnostik seperti tes HbA1c untuk pemantauan diabetes, biopsi, tes penanda
tumor, pemindaian tulang, dan teknik pencitraan tingkat lanjut seperti magnetic
resonance imaging dan computed tomography (CT) scan untuk diagnosis kanker,
serta elektrokardiogram, rontgen dada, CT scan jantung, dan tes stres untuk
mendeteksi penyakit kardiovaskular, sangat diminati. Karena penyakit yang
berhubungan dengan gaya hidup terus meningkat, permintaan akan tes diagnostik
untuk mengidentifikasi dan mengelola kondisi ini diperkirakan akan mendorong
pasar layanan laboratorium medis dan diagnostik ke depannya.




                                  36
Page 65
V.B.   Tinjauan Industri Laboratorium Kesehatan di Indonesia

       Laboratorium kesehatan memegang peranan penting dalam menunjang industri
       pelayanan kesehatan di setiap negara. Karena kontribusi dari setiap laboratorium
       kesehatan, para tenaga medis di rumah sakit atau klinik bisa mendiagnosis suatu
       penyakit atau gejala penyakit dengan tepat. Karena layanan yang beragam
       sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan industri laboratorium kesehatan dan
       diperkirakan akan terus mengalami peningkatan pada masa mendatang.

       Grafik 5
       Jumlah Kematian di Indonesia Berdasarkan Penyebabnya
       Untuk Tahun 2017 - 2022
       (Dalam ribu kasus)

                   Lainnya

                Keracunan

        Kecelakaan lainnya

           Kecelakaan lalin

          Penyakit menular

       Penyakit tak menular

                              -   1.000,00     2.000,00    3.000,00     4.000,00   5.000,00   6.000,00    7.000,00     8.000,00

                   Penyakit tak                                             Kecelakaan
                                  Penyakit menular   Kecelakaan lalin                         Keracunan              Lainnya
                    menular                                                   lainnya
        Kasus       7.040,00          231,72              131,99               95,68            13,01                565,98

       Sumber: Databoks

       Selanjutnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Databoks, jumlah kematian di
       Indonesia pada tahun 2017 - 2022 berdasarkan penyebab nya paling banyak
       disebabkan oleh penyakit yang tidak menular sebanyak 7,04 juta kasus dari data
       sebanyak 8,08 juta kasus. Untuk hal itu menurut Menteri Kesehatan, menyatakan
       bahwa penyakit tidak menular kini mendominasi di kalangan pasien. Program yang
       dilakukan adalah skrining kesehatan menggunakan alat berteknologi terbaru pada
       14 penyakit, antara lain terhadap penyakit stroke, diabetes, hipertensi, kanker,
       jantung, TBC, dan lainnya, yang dimana penyakit tersebut perlu dilakukan
       diagnosa terlebih dahulu dan memerlukan laboratorium kesehatan untuk
       melakukannya.

       Indonesia saat ini sendiri menempati posisi ke empat dalam negara dengan
       pengidap diabetes terbanyak di dunia. Berdasarkan data dari divisi Endokrin,
       Metabolik dan Diabetes Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Dr Cipto
       Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, diperkirakan saat ini
       di seluruh dunia, lebih dari 500 juta orang yang berusia 20 – 79 tahun yang
       menderita diabetes dan diperkirakan akan mencapai 650 juta pada tahun 2030
       sehingga mendorong industri laboratorium kesehatan sendiri terus untuk
       memenuhi kebutuhan konsumen dengan menyediakan jasa yang berkualitas
       dalam rangka menangani penyakit tersebut mengingat untuk melakukan diagnosa
       atas penyakit tersebut diperlukan melalui deteksi atas tes darah.


                                                          37
Page 66
Grafik 6
Pendapatan Pasar Perawatan Rawat Inap Di Indonesia
Untuk Tahun 2023 - 2028
(Dalam miliar USD)

          20,00

          18,00

          16,00

          14,00

          12,00

          10,00

           8,00

           6,00

           4,00

           2,00

                -
                    2023    2024         2025    2026    2027      2028
      Miliar USD    14,39   15,16        15,94   16,77   17,61     18,44

Sumber : Statista


Berdasarkan data yang didapat dari Statista, pendapatan untuk pasar perawatan
rawat inap di Indonesia pada tahun 2023 mencapai angka USD 14,39 miliar, dan
akan bertumbuh sebesar USD 0,77 miliar atau setara dengan 5,35% pada tahun
2024 sehingga mencapai angka USD 15,16 miliar. Industri perawatan rawat inap
memiliki CAGR sebesar 5,05% sehingga pada tahun 2028 diproyeksikan
pendapatan untuk pasar perawatan rawat ini ini mencapai angka USD 18,44 miliar.
Faktor utama pertumbuhan industri ini adalah pertumbuhan populasi sehingga
menyebabkan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, lalu terjadinya
lonjakan permintaan pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan investasi
Pemerintah dalam infrastruktur layanan kesehatan. Selanjutnya, faktor lain yang
membuat pasar ini berkembang adalah meningkatnya jumlah lansia di Indonesia
sehingga membuat permintaan terhadap lansia yang memerlukan rawat inap dan
perawatan khusus lebih tinggi.




                                    38
Page 67
Berdasarkan data yang diperoleh dari GRG Health, pasar layanan laboratorium di
Indonesia telah tumbuh dengan CAGR sebesar 12,00% selama beberapa tahun
terakhir dan diperkirakan akan terus tumbuh pada tingkat yang sama di tahun-
tahun mendatang. Pertumbuhan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti
meningkatnya jumlah penyedia layanan kesehatan swasta, meningkatnya
pengeluaran layanan kesehatan, dan meningkatnya kesadaran akan pentingnya
deteksi dini penyakit. Faktor utama dalam pertumbuhan industri ini adalah
meningkatnya adopsi teknologi digital seperti telemedis dan kesehatan seluler.
Tren lain dalam industri ini adalah meningkatnya fokus pada pengobatan yang
dipersonalisasi. Penyedia layanan laboratorium berinvestasi dalam teknologi baru
seperti genomik dan proteomik untuk memberikan solusi diagnostik dan
pengobatan yang dipersonalisasi kepada pasien.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Ken Research 2022 mengenai Indonesia
Clinical Laboratory Market Outlook to 2026F, industri kesehatan di seluruh dunia
telah mengalami pertumbuhan positif yang didorong oleh berbagai faktor termasuk
perkembangan teknologi, peningkatan kesadaran masyarakat akan kesehatan,
pertumbuhan penyakit tidak menular dan penyakit kronis, dan perubahan
demografis. Fenomena ini juga tercermin dalam pertumbuhan pasar laboratorium
klinik yang mencatatkan jumlah pasar laboratorium klinik sudah mencapai
USD 2,06 juta dan diproyeksikan akan meningkat menjadi USD 3.709,8 juta di
tahun 2026.

Dengan jumlah penduduk Indonesia yang sangat tinggi dan risiko akan penyakit
kronis yang diderita penduduk usia lanjut, maka kebutuhan akan laboratorium
kesehatan sebagai pendeteksi awal akan penyakit menjadi penting. Dengan
demikian, industri laboratorium kesehatan akan terus berkontribusi bagi layanan
kesehatan dan perekonomian Indonesia.




                                 39
Page 68
VI.       ANALISIS LAPORAN KEUANGAN HISTORIS

VI.A.     PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

          Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar tanpa
          pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal 31 Desember 2022 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat wajar
          tanpa pengecualian. Laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2021 telah diaudit oleh KAP TSFBR dengan pendapat
          wajar tanpa pengecualian dengan hal lain. Laporan keuangan Perseroan untuk
          tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP
          KNMTR dengan pendapat wajar tanpa pengecualian. Laporan keuangan
          Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019
          sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 telah diaudit oleh KAP KNMTR dengan
          pendapat wajar tanpa pengecualian.

          Ikhtisar data keuangan penting Perseroan adalah sebagai berikut:

VI.A.1.   Laporan Posisi Keuangan
          Tabel 9
          PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
          Laporan Posisi Keuangan
          Per 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                             (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan            31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20     31/12/19

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan bank                                  10.245      28.011      44.720      16.538          1.393
          Investasi jangka pendek                        1.696       2.543       6.507           -              -
          Piutang usaha
            Pihak berelasi - neto                       28.551      29.909      16.971      26.594          7.414
            Pihak ketiga - neto                          9.729      12.513      24.759      24.222             19
          Piutang lain-lain                              6.972       7.033      32.209      30.457             18
          Persediaan                                     5.142       6.567       7.760       5.813          2.123
          Biaya dibayar di muka dan uang muka           25.467      31.737      20.938       1.530            452
          Pajak dibayar di muka                              3          61           -           -              -
          Jumlah Aset Lancar                            87.805     118.373     153.864     105.154         11.420
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset pajak tangguhan                           1.031       1.020       1.012         763              -
          Investasi saham                               12.951       8.445           -           -              -
          Beban dibayar dimuka jangka panjang            1.233       1.342           -           -              -
          Aset tetap - neto                            140.443     106.387      80.360      15.079         16.365
          Aset hak guna usaha - neto                    23.806       2.832       6.747       5.028              -
          Aset tak berwujud - neto                         720         681           -           -              -
          Aset tidak lancar lainnya                      3.486         857           -       6.550              -
          Piutang lain-lain - pihak berelasi                 -           -           -           -         28.138
          Beban tangguhan                                    -           -           -           -          3.300
          Jumlah Aset Tidak Lancar                     183.670     121.563      88.119      27.421         47.802
          JUMLAH ASET                                  271.475     239.936     241.983     132.575         59.222




                                                40
Page 69
                                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                                 Keterangan                              31/12/23     31/12/22     31/12/21    31/12/20     31/12/19

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          LIABILITAS JANGKA PENDEK
          Utang usaha
            Pihak berelasi                                                     346          390           92           -              -
            Pihak ketiga                                                     5.744        2.688        4.432      15.825          2.035
          Utang lain-lain                                                        -          149            -       1.117          1.590
          Utang pajak                                                          269          675       16.013      12.763          4.535
          Beban akrual                                                       3.178        1.556        3.125         140            393
          Uang muka pelanggan                                                  652          894            -           -              -
          Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
            Utang pembelian aset tetap                                         546          628          576         132            169
            Liabilitas sewa                                                  3.710        1.811        2.390         635            393
            Utang bank                                                           -        1.701            -           -              -
          Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                   14.444       10.492       26.628      30.612          9.116
          LIABILITAS JANGKA PANJANG
          Liabilitas imbalan pasca kerja                                     2.156        1.686        3.103         708            512
          Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
            jatuh tempo satu tahun:
            Utang pembelian aset tetap                                       1.505          787          589         237            343
            Liabilitas sewa                                                 21.004          409        2.888       1.273          2.584
            Utang bank                                                      30.000        9.358            -           -              -
          Utang lain-lain - pihak berelasi                                   6.776        6.776        6.974         678            201
          Liabilitas pajak tangguhan                                             -            -            -           -              7
          Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  61.441       19.016       13.554       2.896          3.646
          JUMLAH LIABILITAS                                                 75.885       29.508       40.182      33.508         12.763
          EKUITAS
          Modal saham                                                       31.250       31.250       31.250      25.000         25.000
          Tambahan modal disetor                                            36.707       36.707       36.707          29             29
          Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                          (3.884)      (2.702)       1.335        (168)           (88)
          Saldo laba                                                       131.518      145.173      132.509      74.205         21.519
          JUMLAH EKUITAS                                                   195.590      210.428      201.800      99.066         46.459
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    271.475      239.936      241.983     132.575         59.222




VI.A.2.   Aset

          Jumlah aset Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
          2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 271,48 miliar, Rp 239,94 miliar,
          Rp 241,98 miliar, Rp 132,58 miliar, dan Rp 59,22 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 31,54 miliar atau setara dengan 13,14% dibandingkan dengan jumlah
          aset pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan aset tetap – neto sebesar Rp 34,06 miliar. Kenaikan aset tetap – neto
          terutama disebabkan oleh kenaikan perbaikan dan sarana serta peralatan
          laboratorium masing-masing sebesar Rp 14,78 miliar dan Rp 18,26 miliar.




                                                                    41
Page 70
Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah aset Perseroan mengalami penurunan
sebesar Rp 2,05 miliar atau setara dengan 0,85% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
penurunan kas dan bank serta piutang lain-lain masing-masing sebesar
Rp 16,71 miliar dan Rp 25,18 miliar yang disertai dengan kenaikan piutang usaha
– pihak berelasi dan aset tetap – neto masing-masing sebesar Rp 12,94 miliar dan
Rp 26,03 miliar. Penurunan kas dan bank terutama disebabkan oleh penurunan
kas dan bank – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebesar Rp 30,44 miliar.
Penurunan piutang lain-lain – PT Bunda Investama Indonesia terutama
disebabkan oleh penurunan piutang lain-lain pihak berelasi sebesar
Rp 25,01 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan
oleh piutang usaha – PT Bundamedik Tbk dan PT Jonlin Sapta Medika
masing-masing sebesar Rp 20,40 miliar dan Rp 6,77 miliar. Kenaikan aset tetap –
neto terutama disebabkan oleh kenaikan perbaikan dan prasarana sebesar
Rp 5,04 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 109,41 miliar atau setara dengan 82,53% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan kas dan bank, biaya dibayar di muka dan uang muka serta aset tetap –
neto masing-masing sebesar Rp 28,18 miliar, Rp 19,41 miliar, dan Rp 65,28 miliar.
Kenaikan kas dan bank terutama disebabkan oleh kenaikan kas dan bank –
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk masing-masing
sebesar Rp 23,05 miliar dan Rp 1,77 miliar. Kenaikan biaya dibayar di muka dan
uang muka terutama disebabkan oleh kenaikan uang muka pembelian
perlengkapan kantor sebesar Rp 18,68 miliar. Kenaikan aset tetap – neto terutama
disebabkan oleh kenaikan aset tetap – tanah sebesar Rp 43,66 miliar.

Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah aset Perseroan mengalami kenaikan
sebesar Rp 73,35 miliar atau setara dengan 123,86% dibandingkan dengan jumlah
aset pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
kenaikan piutang usaha – pihak berelasi, piutang usaha – pihak ketiga, dan piutang
lain-lain masing-masing sebesar Rp 19,18 miliar, Rp 24,20 miliar dan
Rp 30,44 miliar yang disertai dengan penurunan piutang lain-lain – pihak berelasi
sebesar Rp 28,14 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama
disebabkan oleh kenaikan piutang usaha – PT Bundamedik dan PT Morula
Indonesia masing-masing sebesar Rp 14,82 miliar dan Rp 2,92 miliar. Kenaikan
piutang usaha – pihak ketiga terutama disebabkan oleh kenaikan piutang usaha –
PT Dawa Daya Kahuripan dan lain-lain masing-masing sebesar Rp 2,16 miliar dan
Rp 14,11 miliar. Kenaikan piutang usaha – pihak berelasi terutama disebabkan
oleh kenaikan piutang lain-lain – PT Bundamedik sebesar Rp 19,31 miliar.




                                  42
Page 71
VI.A.3.   Liabilitas

          Jumlah liabilitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
          2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 75,89 miliar, Rp 29,51 miliar,
          Rp 40,18 miliar, Rp 33,51 miliar, dan Rp 12,76 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 46,38 miliar atau setara dengan 157,17% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan liabilitas sewa dan utang bank masing-masing sebesar Rp 22,49 miliar
          dan Rp 18,94 miliar. Kenaikan liabilitas sewa terutama disebabkan oleh kenaikan
          liabilitas sewa – PT Bunda Investama Indonesia sebesar Rp 22,57 miliar. Kenaikan
          utang bank terutama disebabkan oleh kenaikan utang bank – PT Bank Mandiri
          (Persero) Tbk sebesar Rp 30,00 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah liabilitas Perseroan mengalami
          penurunan sebesar Rp 10,68 miliar atau setara dengan 26,57% dibandingkan
          dengan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama
          disebabkan oleh penurunan utang pajak sebesar Rp 15,34 miliar. Penurunan
          utang pajak terutama disebabkan oleh penurunan pajak kini sebesar
          Rp 15,52 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 6,67 miliar atau setara dengan 19,92% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan utang lain-lain jangka panjang – pihak berelasi sebesar Rp 6,30 miliar.
          Kenaikan utang lain-lain jangka panjang terutama disebabkan oleh kenaikan utang
          lain-lain jangka panjang – PT Bundamedik Tbk dan PT Citra Ananda
          masing-masing sebesar Rp 5,37 miliar dan Rp 1,43 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah liabilitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 20,75 miliar atau setara dengan 162,55% dibandingkan dengan jumlah
          liabilitas pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan utang usaha – pihak ketiga dan utang pajak masing-masing sebesar
          Rp 13,79 miliar dan Rp 8,23 miliar. Kenaikan utang usaha – pihak ketiga terutama
          disebabkan oleh kenaikan utang usaha – PT Tridinamika Jaya Instrument sebesar
          Rp 8,59 miliar.




                                           43
Page 72
VI.A.4.   Ekuitas

          Jumlah ekuitas Perseroan pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021,
          2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 195,59 miliar, Rp 210,43 miliar,
          Rp 201,80 miliar, Rp 99,07 miliar, dan Rp 46,46 miliar,

          Pada tanggal 31 Desember 2023, jumlah ekuitas Perseroan mengalami
          penurunan sebesar Rp 14,84 miliar atau setara dengan 7,05% dibandingkan
          dengan jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini terutama
          disebabkan oleh rugi tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar
          Rp 13,66 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2022, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 8,63 miliar atau setara dengan 4,28% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2021. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar Rp 12,67 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2021, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 102,73 miliar atau setara dengan 103,70% dibandingkan dengan
          jumlah ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama
          disebabkan oleh kenaikan tambahan modal disetor dan laba tahun berjalan yang
          dibukukan oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp 36,68 miliar dan
          Rp 64,30 miliar.

          Pada tanggal 31 Desember 2020, jumlah ekuitas Perseroan mengalami kenaikan
          sebesar Rp 52,61 miliar atau setara dengan 113,23% dibandingkan dengan jumlah
          ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          laba tahun berjalan yang dibukukan oleh Perseroan sebesar Rp 52,69 miliar.

VI.A.5.   Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Tabel 10
          PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
          Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                                   (Dalam jutaan Rupiah)

                                 Keterangan                        31/12/23        31/12/22      31/12/21      31/12/20      31/12/19

          Pendapatan neto                                             145.696        192.886       302.182       183.171         51.338
          Beban pokok pendapatan                                       85.899         97.881       151.681        96.461         31.330
          Laba bruto                                                    59.797         95.006      150.500         86.710        20.008
          Beban penjualan dan pemasaran                                 (9.745)       (12.994)     (13.078)        (1.974)       (1.085)
          Beban umum dan administrasi                                  (64.161)       (66.574)     (56.195)       (17.750)       (5.749)
          Pendapatan (beban) lain-lain - neto                              535          1.895        2.052            (11)         (531)
          Laba (rugi) sebelum pajak                                    (13.573)       17.333         83.279        66.975        12.643
          Beban pajak                                                      (83)       (4.669)       (18.975)      (14.289)       (3.369)
          Laba (rugi) tahun berjalan                                   (13.656)       12.665        64.304        52.687          9.275
          Penghasilan (rugi) komprehensif lain                          (1.182)       (4.037)        1.503           (80)           (81)
          Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan               (14.838)        8.628        65.806        52.607          9.194




                                                             44
Page 73
VI.A.6.   Pendapatan Neto

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
          31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar,
          Rp 145,70 miliar, Rp 192,89 miliar, Rp 302,18 miliar, Rp 183,17 miliar, dan
          Rp 51,34 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 mengalami penurunan sebesar Rp 47,19 miliar atau setara
          dengan 24,47% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan
          pendapatan referensi dokter dan klien korporasi – pihak ketiga masing-masing
          sebesar Rp 14,07 miliar dan Rp 23,89 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 109,30 miliar atau setara
          dengan 36,17% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan
          pendapatan klien korporasi – pihak ketiga dan pendapatan referensi dokter - pihak
          ketiga masing-masing sebesar Rp 59,84 miliar dan Rp 32,04 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 119,01 miliar atau setara
          dengan 64,97% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang berakhir
          pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan
          pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien korporasi -
          pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 11,32 miliar dan Rp 65,34 miliar.

          Pendapatan neto Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 131,83 miliar atau setara
          dengan 256,80% dibandingkan dengan pendapatan neto untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan
          pendapatan referensi dokter – pihak berelasi dan pendapatan klien korporasi -
          pihak ketiga masing-masing sebesar Rp 63,05 miliar dan Rp 20,73 miliar.




                                           45
Page 74
VI.A.7.   Laba (Rugi) Tahun Berjalan

          Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 13,66 miliar. Laba tahun berjalan
          Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022,
          2021, 2020, dan 2019 masing-masing adalah sebesar Rp 12,67 miliar,
          Rp 64,30 miliar, Rp 52,69 miliar, Rp 9,28 miliar.

          Rugi tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2023 mengalami kenaikan sebesar Rp 26,32 miliar atau setara
          dengan 207,82% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2022. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan, beban pokok
          pendapatan, dan pendapatan lain-lain masing-masing sebesar Rp 47,19 miliar,
          Rp11,98 miliar, dan Rp 1,36 miliar.

          Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2022 mengalami penurunan sebesar Rp 51,64 miliar atau setara
          dengan 80,30% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2021. Penurunan ini terutama disebabkan
          oleh penurunan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban
          pokok pendapatan masing-masing sebesar Rp 109,30 miliar dan Rp 53,80 miliar.

          Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2021 mengalami kenaikan sebesar Rp 11,62 miliar atau setara
          dengan 22,05% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban pokok
          pendapatan masing-masing sebesar Rp 119,01 miliar dan Rp 55,22 miliar.

          Laba tahun berjalan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal
          31 Desember 2020 mengalami kenaikan sebesar Rp 43,41 miliar atau setara
          dengan 468,07% dibandingkan dengan laba tahun berjalan untuk tahun yang
          berakhir pada tanggal 31 Desember 2019. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh
          kenaikan pendapatan neto yang dibukukan oleh Perseroan dan beban pokok
          pendapatan masing-masing sebesar Rp131,83 miliar dan Rp 65,13 miliar.




                                          46
Page 75
VI.A.8.   Laporan Arus Kas
          Tabel 11
          PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
          Laporan Arus Kas
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023

                                                                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)

                               Keterangan                              31/12/23      31/12/22       31/12/21      31/12/20      31/12/19

          ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
          Penerimaan kas dari pelanggan                                  149.595        193.088        311.268      137.605         51.905
          Pembayaran kas kepada pemasok dan beban usaha                  (73.187)      (117.796)      (185.778)     (83.116)       (27.033)
          Pembayaran kas kepada karyawan                                 (63.132)       (61.203)       (52.746)     (21.473)       (11.516)
          Pembayaran beban keuangan                                         (475)          (772)             -            -              -
          Penerimaan penghasilan keuangan                                    392            750          2.317          167             29
          Pembayaran pajak penghasilan                                       (10)       (20.082)       (16.185)      (6.955)        (2.190)
          Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
           Aktivitas Operasi                                              13.184         (6.016)       58.875        26.228         11.196
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
          Penjualan aset tetap                                                650             -              -             -             -
          Perolehan aset tetap                                            (38.324)      (34.096)       (67.841)       (5.864)       (2.782)
          Perolehan aset tak berwujud                                        (208)         (757)             -             -             -
          Penerimaan (pembayaran) atas pemberian pinjaman
           kepada pihak berelasi                                                -       25.354          (1.219)      28.138        (26.457)
          Peningkatan investasi jangka panjang                             (4.506)      (7.195)              -            -              -
          Peningkatan aset keuangan lancar lainnya                              -         (857)         (6.507)           -              -
          Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
           Aktivitas Investasi                                            (42.389)      (17.550)       (75.568)      22.274        (29.239)
          ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
          Pembayaran liabilitas sewa                                       (2.042)      (3.202)           (646)       (2.563)       (1.755)
          Pembayaran dividen                                                    -            -          (6.000)            -             -
          Pembayaran utang pembelian aset tetap                            (3.810)        (715)         (4.254)         (370)       (5.096)
          Penerbitan modal saham                                                -            -           6.250             -             -
          Penerimaan pinjaman bank                                         38.978       11.606               -             -             -
          Pembayaran pinjaman bank                                        (21.686)        (833)              -             -             -
          Penerimaan hasil penerbitan saham pada penawaran                      -
           umum perdana saham                                                   -               -      43.228              -             -
          Pemberian (pembayaran) pinjaman kepada pihak berelasi                 -               -       6.296        (30.424)            -
          Penerimaan modal disetor                                              -               -           -              -        24.750
          Kas Bersih Diperoleh dari (Digunakan untuk)
           Aktivitas Pendanaan                                            11.439          6.857        44.874        (33.358)       17.899
          KENAIKAN (PENURUNAN) BERSIH KAS DAN
           SETARA KAS                                                     (17.766)      (16.709)       28.182        15.145           (144)
          KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN                              28.011        44.720         16.538         1.393          1.537
          KAS DAN SETARA KAS PADA AKHIR TAHUN                             10.245        28.011         44.720        16.538          1.393




                                                                  47
Page 76
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Operasi

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2021, 2020, 2019, dan 2018
masing-masing adalah sebesar Rp 13,18 miliar, Rp 58,88 miliar, Rp 26,23 miliar,
dan Rp 11,20 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 adalah
sebesar Rp 6,02 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 13,18 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 149,60 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 73,19 miliar dan Rp 63,13 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas operasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,02 miliar terutama
berasal dari pembayaran kas kepada pemasok, pembayaran kas kepada
karyawan, dan pembayaran pajak penghasilan masing-masing sebesar
Rp 117,80 miliar, Rp 61,20 miliar, dan Rp 20,08 miliar yang disertai dengan
penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 193,09 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 58,88 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 311,27 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 185,78 dan Rp 52,75 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 26,23 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 137,61 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 83,12 miliar dan Rp 21,47 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 11,20 miliar terutama
berasal dari penerimaan kas dari pelanggan sebesar Rp 51,91 miliar yang disertai
dengan pembayaran kas kepada pemasok dan pembayaran kas kepada karyawan
masing-masing sebesar Rp 27,03 miliar dan Rp 11,52 miliar.




                                 48
Page 77
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 42,39 miliar, Rp 17,55 miliar, Rp 75,57 miliar,
dan Rp 29,24 miliar. Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah
sebesar Rp 22,27 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 42,39 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka panjang
masing-masing sebesar Rp 38,32 miliar dan Rp 4,51 milar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 17,55 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap dan peningkatan investasi jangka panjang
masing-masing sebesar Rp 34,10 miliar dan Rp 7,20 miliar yang disertai dengan
penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 25,35 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 75,57 miliar terutama
berasal dari perolehan aset tetap sebesar Rp 67,84 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas investasi Perseroan untuk tahun yang
berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 22,27 miliar terutama
berasal dari penerimaan atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 28,14 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 29,24 miliar terutama
berasal dari pembayaran atas pemberian pinjaman kepada pihak berelasi sebesar
Rp 26,24 miliar.




                                  49
Page 78
Arus Kas dari (untuk) Aktivitas Pendanaan

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, dan 2019
masing-masing adalah sebesar Rp 11,44 miliar, Rp 6,86 miliar, Rp 44,87 miliar,
dan Rp 17,90 miliar. Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan
Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 adalah
sebesar Rp 33,36 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp 11,44 miliar terutama
berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 38,98 miliar yang disertai
dengan pembayaran pinjaman bank sebesar Rp 21,69 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp 6,86 miliar terutama
berasal dari penerimaan pinjaman bank sebesar Rp 11,61 miliar yang disertai
dengan pembayaran liabilitas sewa sebesar Rp 3,20 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 sebesar Rp 44,87 miliar terutama
berasal dari penerimaan hasil penerbitan pada penawaran umum perdana saham
sebesar Rp 43,23 miliar.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp 33,36 miliar terutama
berasal dari pembayaran pinjaman kepada pihak berelasi sebesar Rp 30,42 miliar.

Arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas pendanaan Perseroan untuk tahun
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar Rp 17,90 miliar terutama
berasal dari penerimaan modal disetor sebesar Rp 24,75 miliar.




                                50
Page 79
VI.A.9.    Rasio-rasio Keuangan
           Tabel 12
           PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
           Rasio-rasio Keuangan
           Per 31 Desember 2019 - 2023



                                   Keterangan            31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

           Rasio Likuiditas
           Lancar                                             6,08       11,28        5,78        3,44        1,25
           Rasio Pengelolaan Aset
           Perputaran jumlah aset                             0,54        0,80        1,25        1,38        0,87
           Ekuitas terhadap jumlah aset                       0,72        0,88        0,83        0,75        0,78
           Rasio Solvabilitas
           Jumlah liabilitas terhadap jumlah aset             0,28        0,12        0,17        0,25        0,22
           Jumlah liabilitas terhadap ekuitas                 0,39        0,14        0,20        0,34        0,27
           Rasio Profitabilitas
           Marjin laba bruto                                41,04%      49,25%      49,80%      47,34%      38,97%
           Marjin laba (rugi) tahun berjalan                -9,37%       6,57%      21,28%      28,76%      18,07%
           Imbal hasil aset                                 -5,03%       5,28%      26,57%      39,74%      15,66%
           Imbal hasil ekuitas                              -6,98%       6,02%      31,86%      53,18%      19,96%




VI.A.10.   Pengelolaan Aset

           Rasio perputaran jumlah aset mencerminkan kemampuan Perseroan dalam
           menghasilkan pendapatan dari jumlah investasi Perseroan. Pada tanggal-tanggal
           31 Desember 2023, 2022 2021, 2020, dan 2019, rasio perputaran jumlah aset
           masing-masing adalah 0,54; 0,80; 1,25; 1,38; dan 0,87.

           Rasio ekuitas terhadap jumlah aset menunjukkan perbandingan ekuitas Perseroan
           terhadap jumlah aset Perseroan. Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022,
           2021, 2020, dan 2019, rasio ekuitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah
           0,72; 0,88; 0,83; 0,75; dan 0,78.




                                                    51
Page 80
VI.A.11.   Solvabilitas

           Solvabilitas menunjukkan kemampuan Perseroan untuk memenuhi seluruh
           liabilitasnya, yang diukur dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu melalui
           perbandingan antara jumlah liabilitas dan jumlah aset dan melalui perbandingan
           antara jumlah liabilitas dengan ekuitas.

           Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019, rasio
           jumlah liabilitas terhadap jumlah aset masing-masing adalah 0,28; 0,12; 0,17; 0,25;
           dan 0,22, sedangkan rasio jumlah liabilitas terhadap ekuitas masing-masing
           adalah 0,39; 0,14; 0,20; 0,34; dan 0,27.

VI.A.12.   Profitabilitas

           Tingkat imbal hasil aset menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
           menghasilkan laba bersih dari aset yang dimilikinya. Imbal hasil aset untuk tahun
           yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, dan 2019,
           masing-masing adalah 5,28%, 26,57%, 39,74%, dan 15,66%.

           Tingkat imbal hasil ekuitas menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
           menghasilkan laba bersih dari ekuitas yang ditanamkan. Imbal hasil ekuitas untuk
           tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, dan
           2019 masing-masing adalah 6,02%, 31,86%, 53,18%, dan 19,96%.




                                             52
Page 81
VI.B.   Analisis atas Common Size PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk

        Berikut adalah analisis common size Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
        tanggal-tanggal 31 Desember 2023, 2022, 2021, 2020, dan 2019.

        Ikhtisar common size Perseroan adalah sebagai berikut:
        Tabel 13
        PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
        Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan
        Per 31 Desember 2019 - 2023



                             Keterangan                     31/12/23    31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19

        ASET
        ASET LANCAR
        Kas dan bank                                            3,77%      11,67%      18,48%      12,47%       2,35%
        Investasi jangka pendek                                 0,62%       1,06%       2,69%       0,00%       0,00%
        Piutang usaha
          Pihak berelasi - neto                                10,52%      12,47%       7,01%      20,06%      12,52%
          Pihak ketiga - neto                                   3,58%       5,22%      10,23%      18,27%       0,03%
        Piutang lain-lain                                       2,57%       2,93%      13,31%      22,97%       0,03%
        Persediaan                                              1,89%       2,74%       3,21%       4,38%       3,59%
        Biaya dibayar di muka dan uang muka                     9,38%      13,23%       8,65%       1,15%       0,76%
        Pajak dibayar di muka                                   0,00%       0,03%       0,00%       0,00%       0,00%
        Jumlah Aset Lancar                                     32,34%      49,34%      63,58%      79,32%      19,28%
        ASET TIDAK LANCAR
        Aset pajak tangguhan                                    0,38%       0,43%       0,42%       0,58%       0,00%
        Investasi saham                                         4,77%       3,52%       0,00%       0,00%       0,00%
        Beban dibayar dimuka jangka panjang                     0,45%       0,56%       0,00%       0,00%       0,00%
        Aset tetap - neto                                      51,73%      44,34%      33,21%      11,37%      27,63%
        Aset hak guna usaha - neto                              8,77%       1,18%       2,79%       3,79%       0,00%
        Aset tak berwujud - neto                                0,27%       0,28%       0,00%       0,00%       0,00%
        Aset tidak lancar lainnya                               1,28%       0,36%       0,00%       4,94%       0,00%
        Piutang lain-lain - pihak berelasi                      0,00%       0,00%       0,00%       0,00%      47,51%
        Beban tangguhan                                         0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       5,57%
        Jumlah Aset Tidak Lancar                               67,66%      50,66%      36,42%      20,68%      80,72%
        JUMLAH ASET                                           100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%




                                                       53
Page 82
                       Keterangan                              31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20    31/12/19

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak berelasi                                                   0,13%        0,16%        0,04%        0,00%       0,00%
  Pihak ketiga                                                     2,12%        1,12%        1,83%       11,94%       3,44%
Utang lain-lain                                                    0,00%        0,06%        0,00%        0,84%       2,69%
Utang pajak                                                        0,10%        0,28%        6,62%        9,63%       7,66%
Beban akrual                                                       1,17%        0,65%        1,29%        0,11%       0,66%
Uang muka pelanggan                                                0,24%        0,37%        0,00%        0,00%       0,00%
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                       0,20%        0,26%        0,24%        0,10%       0,29%
  Liabilitas sewa                                                  1,37%        0,75%        0,99%        0,48%       0,66%
  Utang bank                                                       0,00%        0,71%        0,00%        0,00%       0,00%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    5,32%        4,37%       11,00%       23,09%      15,39%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan pasca kerja                                     0,79%        0,70%        1,28%        0,53%       0,86%
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                       0,55%        0,33%        0,24%        0,18%       0,58%
  Liabilitas sewa                                                  7,74%        0,17%        1,19%        0,96%       4,36%
  Utang bank                                                      11,05%        3,90%        0,00%        0,00%       0,00%
Utang lain-lain - pihak berelasi                                   2,50%        2,82%        2,88%        0,51%       0,34%
Liabilitas pajak tangguhan                                         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%       0,01%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                  22,63%        7,93%        5,60%        2,18%       6,16%
JUMLAH LIABILITAS                                                 27,95%       12,30%       16,61%       25,28%      21,55%
EKUITAS
Modal saham                                                       11,51%       13,02%       12,91%       18,86%      42,21%
Tambahan modal disetor                                            13,52%       15,30%       15,17%        0,02%       0,05%
Penghasilan (kerugian) komprehensif lain                          -1,43%       -1,13%        0,55%       -0,13%      -0,15%
Saldo laba                                                        48,45%       60,51%       54,76%       55,97%      36,34%
JUMLAH EKUITAS                                                    72,05%       87,70%       83,39%       74,72%      78,45%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    100,00%      100,00%      100,00%      100,00%     100,00%



Tabel 14
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2019 - 2023



                       Keterangan                              31/12/23     31/12/22     31/12/21     31/12/20    31/12/19

Pendapatan neto                                                  100,00%      100,00%      100,00%      100,00%     100,00%
Beban pokok pendapatan                                            58,96%       50,75%       50,20%       52,66%      61,03%
Laba bruto                                                         41,04%       49,25%       49,80%      47,34%       38,97%
Beban penjualan dan pemasaran                                      -6,69%       -6,74%       -4,33%      -1,08%       -2,11%
Beban umum dan administrasi                                       -44,04%      -34,51%      -18,60%      -9,69%      -11,20%
Pendapatan (beban) lain-lain - neto                                 0,37%        0,98%        0,68%      -0,01%       -1,03%
Laba (rugi) sebelum pajak                                          -9,32%        8,99%      27,56%       36,56%      24,63%
Beban pajak                                                        -0,06%       -2,42%      -6,28%       -7,80%      -6,56%
Laba (rugi) tahun berjalan                                         -9,37%        6,57%      21,28%       28,76%      18,07%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                               -0,81%       -2,09%       0,50%       -0,04%      -0,16%
Jumlah laba (rugi) komprehensif tahun berjalan                    -10,18%       4,47%       21,78%       28,72%      17,91%




                                                          54
Page 83
VI.C.     Analisis atas Common Size Industri Laboratorium

          Berikut adalah analisis common size untuk perusahaan sejenis dengan Perseroan,
          yaitu PT Prodia Widhyahusada Tbk untuk periode sembilan bulan yang berakhir
          pada tanggal 30 September 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
          tanggal-tanggal 31 Desember 2022, 2021, 2020, 2019, dan 2018, serta Australian
          Clinical Labs Ltd. dan Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
          masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 Juni 2023,
          2022, 2021, 2020, dan 2019.

          Ikhtisar common size untuk PT Prodia Widhyahusada Tbk, Australian Clinical Labs
          Ltd., dan Malaysian Genomics Resources Centre Berhad masing-masing adalah
          sebagai berikut:

VI.C.1.   PT Prodia Widhyahusada Tbk
          Tabel 15
          PT Prodia Widhyahusada Tbk
          Analisa Common Size
          Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 30 September 2023 dan 31 Desember 2018 - 2022



                                  Keterangan                  30/09/23*     31/12/22    31/12/21    31/12/20    31/12/19    31/12/18

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                       20,42%      26,16%      22,49%      16,47%       4,57%       5,31%
          Deposito berjangka                                       16,71%      18,73%      33,30%      34,73%      45,75%      43,26%
          Piutang usaha
            Pihak ketiga - neto                                    6,06%        6,53%       6,69%       6,25%       7,31%       8,52%
            Pihak berelasi                                         0,01%        0,29%       0,19%       0,04%       0,00%       0,00%
          Persediaan                                               1,25%        1,69%       1,72%       3,08%       1,62%       1,76%
          Pajak dibayar di muka                                    0,00%        0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Beban dibayar di muka                                    0,20%        0,23%       0,87%       0,30%       2,65%       3,00%
          Aset lancar lainnya                                      4,20%        1,24%       0,21%       0,51%       0,48%       0,43%
          Jumlah Aset Lancar                                       48,84%      54,88%      65,47%      61,37%      62,38%      62,27%
          ASET TIDAK LANCAR
          Beban dibayar di muka                                     0,02%       0,01%       0,01%       0,02%       8,62%       7,49%
          Investasi pada reksa dana                                 5,57%       3,75%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Aset pajak tangguhan - neto                               0,94%       0,94%       0,86%       1,23%       2,47%       2,36%
          Piutang dari pihak berelasi                               0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%       0,00%
          Aset tetap - neto                                        26,10%      25,63%      22,06%      25,63%      25,75%      26,93%
          Aset takberwujud - neto                                   7,36%       4,47%       1,10%       0,63%       0,61%       0,80%
          Aset hak guna - neto                                     11,10%      10,13%      10,31%      10,90%       0,00%       0,00%
          Aset tidak lancar lainnya                                 0,05%       0,20%       0,20%       0,22%       0,17%       0,14%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                 51,16%      45,12%      34,53%      38,63%      37,62%      37,73%
          JUMLAH ASET                                            100,00%      100,00%     100,00%     100,00%     100,00%     100,00%

          *) Tidak Diaudit




                                                              55
Page 84
                       Keterangan                         30/09/23*     31/12/22     31/12/21      31/12/20     31/12/19     31/12/18

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha
  Pihak ketiga                                                 2,25%        2,02%         2,21%        3,58%        2,09%        2,45%
  Pihak berelasi                                               0,00%        0,03%         0,03%        0,13%        0,07%        0,04%
Utang pajak                                                    1,41%        2,11%         3,24%        2,34%        1,31%        1,22%
Beban akrual                                                   1,84%        2,08%         2,08%        1,46%        1,82%        1,98%
Pendapatan diterima di muka                                    0,11%        0,04%         0,04%        0,02%        0,02%        0,01%
Liabilitas jangka pendek lainnya
  Pihak ketiga                                                 1,10%        1,74%         1,77%        0,94%        1,12%        1,60%
  Pihak berelasi                                               0,00%        0,07%         0,08%        0,04%        0,09%        0,05%
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam waktu
  satu tahun:
  Utang bank                                                   0,00%        0,06%         0,13%        0,15%        0,51%        1,07%
  Utang pembiayaan konsumen                                    0,06%        0,04%         0,02%        0,04%        0,07%        0,06%
  Utang sewa hak guna                                          1,39%        0,43%         0,36%        0,79%        0,00%        0,00%
  Utang sewa pembiayaan                                        0,00%        0,00%         0,00%        0,00%        0,02%        0,04%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                8,17%        8,62%         9,95%        9,48%        7,14%        8,51%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang
  jatuh tempo dalam waktu satu tahun:
  Utang bank                                                   0,00%        0,00%         0,06%        0,23%        0,43%        0,97%
  Utang pembiayaan konsumen                                    0,07%        0,06%         0,01%        0,02%        0,06%        0,06%
  Utang sewa hak guna                                          0,65%        0,59%         0,64%        0,74%        0,00%        0,03%
Liabilitas jangka panjang lainnya - pihak ketiga               0,02%        0,02%         0,02%        0,03%        0,03%        0,03%
Liabilitas imbalan kerja                                       3,97%        4,13%         3,81%        6,23%        9,82%        9,47%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               4,71%        4,80%         4,54%        7,25%       10,33%       10,56%
JUMLAH LIABILITAS                                              12,88%      13,43%        14,50%       16,73%       17,47%       19,07%
EKUITAS
Modal saham                                                     3,48%       3,51%         3,47%        4,23%        4,66%        4,86%
Tambahan modal disetor                                         42,84%      43,20%        42,67%       52,04%       57,34%       59,74%
Pembayaran berbasis saham                                       0,04%       0,04%         0,18%        0,78%        0,86%        0,84%
Saldo laba                                                     40,65%      39,72%        39,18%       26,22%       19,66%       15,49%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  induk                                                        87,01%      86,46%        85,50%       83,27%       82,53%       80,93%
Kepentingan non-pengendali                                      0,10%       0,11%         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
JUMLAH EKUITAS                                                 87,12%      86,57%        85,50%       83,27%       82,53%       80,93%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                100,00%      100,00%        100,00%     100,00%      100,00%      100,00%

*) Tidak Diaudit



Tabel 16
PT Prodia Widhyahusada Tbk
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 dan
untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 31 Desember 2018 - 2022



                       Keterangan                         30/09/23*     31/12/22     31/12/21      31/12/20     31/12/19     31/12/18

Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                     100,00%      100,00%        100,00%     100,00%      100,00%      100,00%
Beban pokok pendapatan                                        39,32%       39,17%         38,44%      44,15%       40,32%       41,07%
Laba bruto                                                    60,68%        60,83%        61,56%       55,85%       59,68%       58,93%
Beban usaha                                                  -43,90%       -40,80%       -33,03%      -39,81%      -47,44%      -48,16%
Pendapatan lainnya                                             0,51%         0,52%         0,16%        0,15%        0,34%        0,71%
Beban lainnya                                                 -0,08%        -0,06%        -0,08%       -0,08%       -0,20%       -0,24%
Laba usaha                                                     17,21%      20,49%        28,61%       16,11%       12,39%       11,25%
Pendapatan keuangan                                             1,57%       1,19%         1,26%        2,27%        2,99%        2,98%
Beban keuangan                                                 -0,20%      -0,13%        -0,13%       -0,28%       -0,19%       -0,37%
Laba sebelum pajak penghasilan                                 18,59%      21,56%        29,73%       18,10%       15,18%       13,86%
Beban pajak penghasilan                                        -3,98%      -4,53%        -6,24%       -3,75%       -3,13%       -2,89%
Laba tahun berjalan                                            14,61%      17,03%        23,50%       14,35%       12,05%       10,97%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain setelah pajak              1,31%      -0,04%         0,12%       -1,84%       -1,49%        4,95%
Jumlah penghasilan komprehensif tahun berjalan                 15,92%      16,99%        23,62%       12,51%       10,56%       15,92%
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                        14,62%      17,04%        23,50%       14,35%       12,05%       10,97%
  Kepentingan non-pengendali                                   -0,01%       0,00%         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%

*) Tidak Diaudit




                                                          56
Page 85
VI.C.2.   Australian Clinical Labs Ltd.
          Tabel 17
          Australian Clinical Labs Ltd.
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 30 Juni 2019 - 2023



                                 Keterangan                              30/06/23*    30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan setara kas                                                  3,45%       4,20%        7,28%        9,52%        2,69%
          Piutang usaha dan piutang lain-lain                                12,73%      14,51%       13,01%       17,29%       30,27%
          Persediaan                                                          2,61%       3,20%        2,76%        2,87%        6,30%
          Aset lainnya                                                        1,03%       0,84%        1,17%        0,94%        2,90%
          Aset pajak kini                                                     0,22%       0,00%        0,00%        0,00%        0,03%
          Jumlah Aset Lancar                                                 20,03%      22,75%       24,22%       30,62%       42,19%
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset tetap                                                          8,69%       9,26%        8,74%       10,54%       27,21%
          Aset hak guna                                                      41,14%      40,13%       40,50%       42,47%        0,00%
          Aset tak berwujud                                                  28,53%      26,34%       23,32%        9,77%        0,00%
          Aset lainnya                                                        0,19%       0,02%        0,00%        0,27%        0,24%
          Aset pajak tangguhan                                                1,42%       1,50%        3,23%        6,33%        7,09%
          Goodwill                                                            0,00%       0,00%        0,00%        0,00%       23,27%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                           79,97%      77,25%       75,78%       69,38%       57,81%
          JUMLAH ASET                                                       100,00%     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%

          *) Tidak Diaudit




                                 Keterangan                              30/06/23*    30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

          LIABILITAS DAN EKUITAS
          LIABILITAS
          LIABILITAS JANGKA PENDEK
          Utang usaha dan utang lainnya                                       7,15%       9,42%        8,77%        8,95%       18,38%
          Liabilitas sewa                                                    17,46%      15,09%       14,46%       17,33%        0,00%
          Provisi                                                             7,83%       8,56%       10,05%       10,23%       24,84%
          Deffered consideration                                              0,03%       1,63%        0,14%        0,00%        0,00%
          Utang pajak lancar                                                  0,00%       0,89%        0,83%        0,49%        0,00%
          Utang lain-lain                                                     0,00%       0,25%        0,00%        0,00%        0,00%
          Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    32,46%      35,85%       34,24%       37,01%       43,22%
          LIABILITAS JANGKA PANJANG
          Liabilitas sewa                                                    25,83%      26,69%       27,75%       26,69%        0,00%
          Pinjaman                                                           11,35%       0,00%       20,56%       16,41%       36,46%
          Provisi                                                             0,53%       0,43%        0,53%        1,04%        2,47%
          Aset pajak tangguhan                                                0,00%       0,00%        0,00%        0,00%        0,01%
          Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   37,71%      27,12%       48,84%       44,15%       38,93%
          JUMLAH LIABILITAS                                                  70,17%      62,97%       83,08%       81,15%       82,15%
          EKUITAS
          Modal saham                                                       136,83%      126,27%      164,84%       40,02%       95,37%
          Cadangan modal                                                   -133,87%     -123,69%     -160,77%      -32,45%        0,78%
          Saldo laba (defisit)                                               26,82%       34,43%       12,85%       11,27%      -78,31%
          Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
            induk                                                            29,78%      37,01%       16,92%       18,85%       17,85%
          Kepentingan non-pengendali                                          0,04%       0,02%        0,00%        0,00%        0,00%
          JUMLAH EKUITAS                                                     29,83%      37,03%       16,92%       18,85%       17,85%
          JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                     100,00%     100,00%      100,00%      100,00%      100,00%

          *) Tidak Diaudit




                                                                    57
Page 86
          Tabel 18
          Australian Clinical Labs Ltd.
          Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
          Untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 30 Juni 2019 - 2023



                                 Keterangan                              30/06/23*    30/06/22    30/06/21    30/06/20     30/06/19

          Pendapatan                                                        100,00%     100,00%     100,00%     100,00%       100,00%
          Pendapatan (beban) lain-lain                                        1,10%       0,16%      -0,31%       5,90%         0,00%
          Beban usaha                                                       -92,21%     -73,38%     -82,90%     -96,24%      -101,29%
          Laba (rugi) usaha                                                   8,89%      26,78%      16,78%        9,67%       -1,29%
          Beban keuangan                                                     -1,96%      -1,18%      -3,39%       -3,37%       -0,87%
          Share of losses from equity accounted investments                   0,00%       0,00%       0,00%       -0,01%        0,00%
          Laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan               6,93%      25,60%      13,40%       6,28%        -2,16%
          Manfaat (beban) pajak penghasilan                                  -1,76%      -7,68%      -4,06%       2,13%        -0,18%
          Laba (rugi) tahun berjalan                                          5,17%      17,92%       9,34%       8,41%        -2,35%
          Rugi komprehensif lain setelah pajak                                0,00%       0,00%       0,00%       0,00%         0,02%
          Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan               5,17%      17,92%       9,34%       8,41%        -2,33%
          Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
            Pemilik entitas induk                                             5,15%      17,90%       9,34%       8,41%        -2,35%
            Kepentingan non-pengendali                                        0,02%       0,02%       0,00%       0,00%         0,00%

          *) Tidak Diaudit



VI.C.3.   Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
          Tabel 19
          Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
          Analisis Common Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
          Per 30 Juni 2019 - 2023



                                 Keterangan                              30/06/23     30/06/22    30/06/21    30/06/20     30/06/19

          ASET
          ASET LANCAR
          Kas dan bank                                                        5,48%      48,98%      49,64%      54,86%       11,70%
          Persediaan                                                          1,41%       0,92%       1,35%       0,76%        4,28%
          Piutang usaha dan piutang lain-lain                                61,92%      21,75%      17,53%      26,63%       20,37%
          Aset lancar lainnya                                                 0,44%       0,00%       0,00%       0,49%        0,03%
          Pajak dibayar di muka                                               0,15%       0,12%       0,24%       0,30%        0,55%
          Jumlah Aset Lancar                                                 69,40%      71,76%      68,75%      83,04%       36,92%
          ASET TIDAK LANCAR
          Aset tetap                                                         12,38%      10,28%      16,77%       0,32%       38,68%
          Aset takberwujud                                                   14,59%      11,82%       7,69%      16,63%       24,39%
          Aset hak guna                                                       3,63%       3,56%       6,79%       0,00%        0,00%
          Aset pajak tangguhan                                                0,00%       2,58%       0,00%       0,00%        0,00%
          Jumlah Aset Tidak Lancar                                           30,60%      28,24%      31,25%      16,96%       63,08%
          JUMLAH ASET                                                       100,00%     100,00%     100,00%     100,00%      100,00%




                                                                    58
Page 87
                        Keterangan                             30/06/23     30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha dan utang lainnya                                      4,29%        2,97%       14,06%        7,47%        8,29%
Liabilitas kontrak                                                 0,24%        0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
Liabilitas sewa                                                    1,26%        0,87%        1,53%        0,00%        0,00%
Provisi untuk pajak                                                0,00%        0,12%        0,00%        0,00%        0,00%
Pinjaman                                                           0,00%        0,00%        0,00%        0,00%       10,81%
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                    5,80%        3,97%       15,59%        7,47%       19,10%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas sewa                                                    2,81%        3,00%        5,71%        0,00%        0,00%
Pinjaman                                                           0,00%        0,00%        0,00%        0,00%       35,86%
Liabilitas pajak tangguhan                                         0,00%        0,00%        0,00%        0,00%        1,99%
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                   2,81%        3,00%        5,71%        0,00%       37,85%
JUMLAH LIABILITAS                                                  8,61%        6,98%       21,30%        7,47%       56,95%
EKUITAS
Modal saham                                                      183,36%      125,62%       178,71%      256,99%       76,99%
Defisit                                                          -96,59%      -37,18%      -100,01%     -164,45%      -33,94%
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
  induk                                                           86,77%       88,44%       78,70%       92,53%       43,05%
Kepentingan non-pengendali                                         4,62%        4,59%        0,00%        0,00%        0,00%
JUMLAH EKUITAS                                                    91,39%       93,02%       78,70%       92,53%       43,05%
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%



Tabel 20
Malaysian Genomics Resources Centre Berhad
Analisis Common Size Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal - tanggal 30 Juni 2019 - 2023



                        Keterangan                             30/06/23     30/06/22     30/06/21     30/06/20     30/06/19

Penjualan                                                        100,00%      100,00%      100,00%      100,00%      100,00%
Beban pokok penjualan                                             39,02%       51,16%       32,00%       34,49%      141,63%
Laba (rugi) kotor                                                  60,98%       48,84%       68,00%       65,51%      -41,63%
Pendapatan lain-lain                                                0,73%        0,92%        7,61%        1,07%       12,46%
Beban umum dan administrasi                                      -115,85%      -26,62%     -290,06%     -660,61%    -1586,10%
Beban penjualan dan distribusi                                     -1,15%       -0,98%      -21,02%      -41,51%      -60,89%
Beban keuangan                                                    -17,05%       -0,36%       -5,23%      -41,63%     -130,41%
Beban lain-lain                                                                  0,00%        0,00%        0,00%        0,00%
Laba (rugi) sebelum beban pajak penghasilan                       -72,35%      21,80%      -240,70%     -677,18%    -1806,57%
Manfaat (beban pajak penghasilan)                                 -13,79%       3,62%         0,00%        0,75%        3,48%
Laba (rugi) tahun berjalan                                        -86,13%      25,42%      -240,70%     -676,43%    -1803,09%
Penghasilan (rugi) komprehensif lain                                0,00%       0,00%         0,00%        0,00%        0,00%
Jumlah penghasilan (rugi) komprehensif tahun berjalan             -86,13%      25,42%      -240,70%     -676,43%    -1803,09%
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
  Pemilik entitas induk                                           -86,13%      25,43%      -240,70%     -676,43%    -1803,09%
  Kepentingan non-pengendali                                       -0,01%       0,00%         0,00%        0,00%        0,00%




                                                          59
Page 88
VII.     ANALISIS RISIKO

         Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan tidak terlepas dari berbagai
         risiko usaha yang dihadapi. Analisis risiko usaha terhadap Perseroan adalah
         sebagai berikut:

VII.A.   Risiko Ketergantungan terhadap Pihak Ketiga sebagai Penyedia Peralatan
         Pemeriksaan Laboratorium dan Bahan Baku Reagen

         Bahan baku utama yang digunakan oleh Perseroan adalah Reagen dan disertai
         bahan kimia lainnya yang digunakan untuk proses pemeriksaan. Bahan
         pendukung lainnya adalah bahan dan alat medis habis pakai yang digunakan
         untuk pengambilan spesimen dalam proses pemeriksaan seperti tube, sarung
         tangan, jarum, dan lain-lain. Semua bahan baku tersebut diambil dari pihak ketiga
         baik buatan lokal maupun hasil produksi luar negeri. Beberapa bahan baku
         terutama Reagen memiliki jangka waktu pemakaian, sehingga Perseroan tidak
         bisa mengambil terlalu banyak untuk menghindari habis masa pakainya sebelum
         digunakan untuk keperluan pemeriksaan. Namun, Perseroan juga tidak dapat
         mengambil dalam jumlah sangat sedikit untuk menghindari kekurangan bahan
         ketika dibutuhkan untuk pengambilan sample pelanggan Perseroan. Oleh sebab
         itu, Perseroan memperkirakan jumlah pemesanannya dengan jumlah yang
         moderate atau tidak terlalu banyak namun ditambahkan sedikit sebagai buffer
         stock.

VII.B.   Risiko   terhadap    Kegagalan      untuk      Mematuhi       Peraturan
         Perundangan-undangan yang Berlaku Terkait Industri Pelayanan Kesehatan

         Pelayanan kesehatan seperti yang dijalankan oleh Perseroan memiliki banyak
         aturan yang dikeluarkan oleh Pemerintah dan mengalami perubahan seiring
         berjalannya waktu. Perseroan tunduk pada peraturan undang-undang, namun
         tidak hanya terbatas pada perizinan operasional tetapi juga inspeksi fasilitas yang
         dilakukan oleh dinas terkait seperti dinas kesehatan, kementerian lingkungan
         hidup, dan ketenagakerjaan. Selain itu, Perseroan wajib mendapatkan persetujuan
         dari instansi berwenang lainnya untuk melakukan kegiatan usahanya seperti
         izin-izin korporasi umum, izin pendirian dan izin penyelenggaraan laboratorium
         klinik. Apabila izin-izin yang dimiliki Perseroan telah berakhir, maka Perseroan
         akan memperbaharuinya dengan izin yang baru termasuk ketika menawarkan
         layanan baru atau menambah jumlah klinik di lokasi baru. Selain itu, terdapat
         kemungkinan bahwa izin yang diajukan oleh Perseroan dapat tidak tepat waktu
         karena tertunda atau sedang dalam proses walaupun izinnya akan segera
         berakhir.




                                           60
Page 89
VII.C.   Risiko Ketersediaan Sumber Daya Manusia sebagai Pendukung Kegiatan
         Usaha

         Adanya risiko tenaga profesional tidak dapat dihindari seperti kekurangan sumber
         daya manusia yang dibutuhkan jika mengalami sakit (tidak masuk), cuti, pindah ke
         Perseroan lain yang memungkinkan pada saat sibuk menyebabkan kekurangan
         sumber daya manusia pada masa itu. Perseroan memiliki afiliasi dengan Yayasan
         Pendidikan Kesehatan, Karya Husada Jakarta, yang dapat bekerja sama dengan
         Perseroan di masa depan sehingga akan meminimalisir risiko Perseroan
         kekurangan sumber daya yang berkualitas.

VII.D.   Risiko Melambatnya melakukan Penerapan Perkembangan Tekonologi pada
         Layanan Kesehatan yang Tersedia

         Terdapat persaingan dengan laboratorium lain yang memberikan pelayanan sama
         dengan Perseroan yang dapat menyebabkan melambatnya dalam melakukan
         pengunaan terhadap teknologi terbaru, apabila alat yang sebelumnya telah
         tersedia masih dapat digunakan dan belum habis masa pakainya. Sedangkan,
         terdapat kemungkinan laboratorium pesaing yang telah melakukan pembaharuan
         alat dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Oleh karena itu, Perseroan
         mengatasi hal tersebut dengan selalu mencari informasi terbaru terhadap
         teknologi kesehatan laboratorium. Perseroan menargetkan adaptasi teknologi
         baru dalam enam bulan setelah teknologi tersebut diterapkan.

VII.E.   Risiko Gugatan Hukum

         Dalam kegiatan usahanya, Perseroan terikat dengan pelanggan maupun pemasok
         melalui kontrak, surat perintah kerja, atau dokumen lainnya yang dibuat dengan
         mengikuti ketentuan-ketentuan yang diatur oleh hukum untuk mengatur hak dan
         kewajiban setiap pihak yang telah disetujui oleh kedua belah pihak. Adanya
         pelanggaran atau perbedaan (dispute) dapat mengakibatkan salah satu pihak
         akan mengajukan tuntutan atau gugatan hukum kepada pihak lainnya. Setiap
         tuntutan atau gugatan hukum tentu saja berpotensi untuk menimbulkan kerugian
         bagi pihak-pihak yang terlibat, salah satunya adalah Perseroan. Risiko terkait
         dengan gugatan hukum yang dapat terjadi antara lain gugatan dari pemasok yang
         diakibatkan oleh keterlambatan pembayaran oleh Perseroan atau gugatan dari
         pihak pelanggan dikarenakan kualitas yang didapatkan oleh pelanggan tidak
         sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati




                                          61
Page 90
VII.F.   Risiko Kebijakan Pemerintah

         Dalam melakukan kegiatan usaha, adanya perubahan kebijakan Pemerintah yang
         dapat mempengaruhi kegiatan usaha di dalam negeri, tentu juga akan membawa
         konsekuensi bagi Perseroan. Kebijakan yang dapat sangat berpengaruh pada
         Perseroan antara lain terkait secara langsung dengan industri layanan kesehatan.
         Perubahan tersebut dapat meningkatkan kewajiban dari Perseroan yang pada
         akhirnya dapat berdampak negatif kepada kegiatan operasional Perseroan.

         Berdasarkan peraturan menteri kesehatan, sebagai operator laboratorium klinik
         maupun khusus, Perseroan harus memperoleh izin penyelanggaraan laboratorium
         klinik dan Perseroan memastikan bahwa izin penyelanggaraan laboratorium klinik
         tersebut masih berlaku sampai dengan waktu harus diperpanjangnya izin tersebut.
         Selain itu, Perseroan yang bergerak dalam industri kesehatan dengan memiliki
         banyak regulasi yang diatur oleh pemerintah harus dapat mengatasi
         perubahan-perubahan terhadap regulasi pemerintah diterapkan di industri. Oleh
         karena itu, Perseroan senantiasa untuk update terhadap regulasi terbaru
         pemerintah, sehingga Perseroan dapat cepat dalam mengambil keputusan dan
         menentuhkan strategi bisnisnya ketika terdapat regulasi yang memiliki dampak
         signifikan terhadap kegiatan usaha Perseroan.




                                          62
Page 91
VIII.       METODE PENILAIAN

VIII.A.     Metode-Metode Penilaian

VIII.A.1.   Metode Penyesuaian Aset Bersih

            Metode ini merupakan metode penilaian yang berdasarkan pada pendekatan aset
            (asset based approach). Dengan metode ini, nilai dari semua komponen aset dan
            liabilitas (liabilities) harus disesuaikan menjadi nilai pasarnya, kecuali untuk
            komponen-komponen yang telah menunjukkan nilai pasarnya (seperti kas/bank
            atau utang bank).

            Aset lancar (current assets) harus dinilai ulang, misalnya untuk piutang dengan
            mengurangkan jumlah yang tak dapat ditagih secara normal. Aset tetap seperti
            tanah, bangunan, dan mesin-mesin perlu dinilai dengan konsep penilaian properti
            yang berlaku umum.

            Selain aset berwujud, nilai pasar aset tak berwujud (intangible assets) seperti hak
            paten, lisensi, biaya riset dan pengembangan, karyawan yang telah terlatih dan
            siap bekerja (pool of employees), dan daftar langganan (pool of captive customer),
            juga harus dihitung. Nilai pasar aset tak berwujud tersebut diperoleh dengan
            melakukan penilaian terhadap tiap-tiap aset tersebut secara terpisah. Nilai pasar
            ekuitas (net worth) kemudian diperoleh dengan menghitung selisih antara nilai
            seluruh aset dan liabilitas (liabilities) yang telah disesuaikan.

VIII.A.2.   Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

            Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek merupakan metode
            penilaian yang didasarkan pada pendekatan pasar (market based approach).
            Dengan metode ini, nilai pasar saham ditetapkan berdasarkan harga yang telah
            atau pernah terjadi dari perusahaan sejenis yang sebanding dan sepadan. Nilai
            pasar dari perusahaan pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan
            publik/terbuka).

            Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
            sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
            variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
            (leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.

            Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, nilai pasar saham
            perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
            perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
            seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
            equity) dan sebagainya.




                                              63
Page 92
VIII.A.3.   Metode Diskonto Arus Kas

            Metode diskonto arus kas ini merupakan metode penilaian yang didasarkan pada
            pendekatan pendapatan (income based approach).

            Untuk menggunakan metode ini, sebelum melakukan proses diskonto
            (discounting), terlebih dahulu harus diproyeksikan pendapatan mendatang berupa
            arus kas bersih untuk ekuitas (net cash flow to equity) atau arus kas bersih untuk
            kapital (net cash flow to invested capital) sesuai dengan sifat dan jenis usaha yang
            dinilai. Setelah proyeksi dibuat, langkah berikutnya adalah menetapkan tingkat
            diskonto (discount rate) yang tepat.

            Proses selanjutnya adalah mendiskonto nilai-nilai arus kas bersih yang telah
            diproyeksikan, termasuk nilai periode kekal (continuing value), dengan faktor
            diskonto (discount factor) yang diperoleh dari tingkat diskonto sesuai dengan
            periode proyeksinya. Jika yang didiskonto adalah arus kas bersih untuk ekuitas,
            maka nilai kini (present value) dari keseluruhan pendapatan di masa mendatang
            tersebut merupakan nilai ekuitas, sedangkan jika yang didiskonto adalah arus kas
            bersih untuk kapital, jumlah nilai kini tersebut merupakan nilai perusahaan
            (corporate value), yang masih harus dikurangi dengan nilai liabilitas untuk
            mendapatkan nilai ekuitas.

VIII.B.     Metode Penilaian yang Digunakan

            Penilaian Objek Penilaian didasarkan pada analisis internal dan eksternal. Analisis
            internal akan berdasarkan pada data yang disediakan oleh manajemen, analisis
            historis atas laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif
            Perseroan, pengkajian atas kondisi operasi dan manajemen serta sumber daya
            yang dimiliki Perseroan. Prospek Perseroan di masa yang akan datang kami
            evaluasi berdasarkan rencana usaha serta proyeksi laporan keuangan yang
            diberikan oleh manajemen yang telah kami kaji kewajaran dan konsistensinya.
            Analisis eksternal didasarkan pada kajian singkat terhadap faktor-faktor eksternal
            yang dipertimbangkan sebagai penggerak nilai (value drivers) termasuk juga kajian
            singkat atas prospek dari industri yang bersangkutan.

            Dalam mengaplikasikan metode penilaian untuk menentukan indikasi nilai pasar
            suatu “business interest” perlu mengacu pada laporan keuangan (laporan posisi
            keuangan dan laporan laba rugi komprehensif) yang representatif, oleh karenanya
            diperlukan penyesuaian terhadap nilai buku laporan posisi keuangan dan
            normalisasi keuntungan laporan laba rugi komprehensif yang biasanya disusun
            oleh manajemen berdasarkan nilai historis. Betapapun nilai buku suatu
            perusahaan yang direfleksikan dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba
            rugi komprehensif adalah nilai perolehan dan tidak mencerminkan nilai ekonomis
            yang dapat sepenuhnya dijadikan acuan sebagai nilai pasar saat penilaian
            tersebut.




                                              64
Page 93
          Metode penilaian yang digunakan dalam penilaian Objek Penilaian adalah metode
          diskonto arus kas (discounted cash flow [DCF] method) dan metode pembanding
          perusahaan tercatat di bursa efek (guideline publicly traded company method).

          Metode diskonto arus kas dipilih mengingat bahwa kegiatan usaha yang
          dilaksanakan oleh Perseroan di masa depan masih akan berfluktuasi sesuai
          dengan perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Dalam melaksanakan
          penilaian dengan metode ini, operasi Perseroan diproyeksikan sesuai dengan
          perkiraan atas perkembangan usaha Perseroan. Arus kas yang dihasilkan
          berdasarkan proyeksi dikonversi menjadi nilai kini dengan tingkat diskonto yang
          sesuai dengan tingkat risiko. Indikasi nilai adalah total nilai kini dari arus kas
          tersebut.

          Metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek digunakan dalam penilaian
          ini karena walaupun di pasar saham perusahaan terbuka tidak diperoleh informasi
          mengenai perusahaan sejenis dengan skala usaha dan aset yang setara, namun
          diperkirakan data saham perusahaan terbuka yang ada dapat digunakan sebagai
          data perbandingan atas nilai saham yang dimiliki oleh Perseroan.

          Pendekatan dan metode penilaian di atas adalah yang kami anggap paling sesuai
          untuk diaplikasikan dalam penugasan ini dan telah disepakati oleh pihak
          manajemen Perseroan. Tidak tertutup kemungkinan untuk diaplikasikannya
          pendekatan dan metode penilaian lain yang dapat memberikan hasil yang
          berbeda.

          Selanjutnya nilai-nilai yang diperoleh dari tiap-tiap metode tersebut direkonsiliasi
          dengan melakukan pembobotan.

VIII.C.   Premis Penilaian

          Kami telah melakukan penilaian atas nilai pasar Objek Penilaian dengan premis
          penilaian bahwa Perseroan adalah suatu perusahaan yang “going-concern”.

VIII.D.   Aplikasi Diskon dan Premi

          Diskon dan premi merupakan hal-hal yang tak terpisahkan dari proses penilaian
          perusahaan tertutup. Diskon dan premi terkait dengan ada/tidaknya tingkat kendali
          serta tingkat kemampuan untuk dipasarkan dari saham yang dinilai. Diskon adalah
          potongan yang diberikan kepada suatu indikasi nilai dari business interest atau
          saham yang berhasil diperkirakan. Pemberian diskon terkait dengan tidak adanya
          unsur kendali dalam saham yang dinilai dan disebut dengan Discount for Lack of
          Control – DLOC (Diskon Tanpa Pengendalian). Diskon juga terkait dengan tingkat
          kesulitan saham tersebut untuk dikonversi secara cepat menjadi uang tunai yang
          disebut dengan Discount for Lack of Marketabilities – DLOM (Diskon Likuiditas
          Pasar). Sedangkan, premi adalah tambahan nilai yang diberikan kepada indikasi
          nilai yang berhasil diperoleh dalam proses penilaian. Pemberian premi terkait
          dengan adanya unsur kendali dalam saham perusahaan yang dinilai dan disebut
          dengan Premium for Control (Premi Pengendalian).




                                             65
Page 94
VIII.E.   Prosedur Penilaian

          Berdasarkan pendekatan dan metode penilaian yang telah dipilih untuk
          menentukan indikasi nilai pasar Objek Penilaian, kami telah melakukan
          langkah-langkah sebagai berikut:

          1. Melakukan tinjauan atas faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi
             operasi Perseroan.
          2. Melakukan tinjauan atas laporan keuangan historis dari Perseroan.
          3. Melakukan penelaahan atas data operasional Perseroan.
          4. Melakukan tinjauan atas proyeksi laporan keuangan Perseroan yang telah
             disiapkan oleh pihak manajemen Perseroan.
          5. Melakukan diskusi dengan manajemen atas proyeksi laporan keuangan
             tersebut.
          6. Melakukan penilaian Objek Penilaian dengan mengaplikasikan metode
             diskonto arus kas dengan pendekatan pendapatan dan metode pembanding
             perusahaan tercatat di bursa efek dengan pendekatan pasar.

VIII.F.   Independensi Penilai

          Dalam mempersiapkan laporan penilaian, KR bertindak secara independen tanpa
          adanya benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Perseroan ataupun
          pihak-pihak yang terafiliasi dengan Perseroan. KR juga tidak memiliki kepentingan
          ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini. Selanjutnya, laporan
          penilaian ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
          manapun. Imbalan yang kami terima adalah sama sekali tidak dipengaruhi oleh
          nilai yang dihasilkan dari proses analisis penilaian ini dan KR hanya menerima
          imbalan sesuai dengan surat penugasan No. KR/240115-001 tanggal
          15 Januari 2024 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan.




                                           66
Page 95
IX.     PENILAIAN

        Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode penilaian yang digunakan
        untuk menilai Objek Penilaian adalah metode diskonto arus kas dan metode
        pembanding perusahaan tercatat di bursa efek. Dalam bab ini, terlebih dahulu
        akan dibahas penentuan nilai pasar dengan metode diskonto arus kas, baru
        kemudian dilanjutkan dengan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa
        efek.

IX.A.   Premi Pengendalian (Premium for Control), Diskon Tanpa Pengendalian
        (Discount for Lack of Control), dan Diskon Likuiditas Pasar (Discount for
        Lack of Marketabilities)

        Berdasarkan POJK 35/2020, premi pengendalian didefinisikan sebagai “suatu
        jumlah atau persentase tertentu yang merupakan penambah dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari tingkat pengendalian atas objek penilaian”.

        Berdasarkan POJK 35/2020, diskon tanpa pengendalian didefinisikan sebagai
        “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari nilai suatu
        ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya tingkat pengendalian atas objek
        penilaian”.

        Premi pengendalian dan diskon tanpa pengendalian mencerminkan penambahan
        terhadap nilai dari penyertaan minoritas atau pengurangan terhadap nilai dari
        penyertaan mayoritas dalam entitas anak yang dinilai sebagai pengaruh dari
        ketiadaan pengendalian dari pemilik yang berada dalam posisi minoritas atau
        dibatasi pengendaliannya.

        Pengurangan diperhitungkan karena pemilik yang dalam kondisi tidak memiliki
        kemampuan untuk mengendalikan akan memperoleh manfaat yang berbeda dari
        pemilik yang memiliki kemampuan untuk mengendalikan karena adanya
        keleluasaan dari pemilik yang mengendalikan untuk mengoptimalkan manfaat
        dengan:

        •   Menentukan arah perkembangan jangka panjang perusahaan.
        •   Memilih pengurus inti perusahaan.
        •   Menentukan hak dan fasilitas untuk pengurus inti.
        •   Menentukan kebijakan investasi.
        •   Menentukan dengan pihak mana kegiatan usaha akan dilakukan.
        •   Menentukan besarnya dividen yang akan dibayarkan.
        •   Menolak usulan-usulan di atas yang berasal dari pemegang saham minoritas.




                                         67
Page 96
          Berdasarkan Peraturan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar didefinisikan
          sebagai “suatu jumlah atau persentase tertentu yang merupakan pengurang dari
          nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas objek penilaian”.

          Diskon likuiditas pasar mencerminkan pengurangan terhadap nilai dari
          perusahaan yang dinilai sebagai pengaruh dari tidak likuidnya saham perusahaan
          tersebut untuk diperdagangkan.

          Untuk penilaian atas Perseroan, sesuai dengan tujuan penilaian yang dilakukan,
          yaitu untuk memperoleh pendapat yang bersifat independen tentang nilai pasar
          dari Objek Penilaian yang dinyatakan dalam mata uang Rupiah dan/atau
          ekuivalensinya pada tanggal 31 Desember 2023 yang didasarkan pada proyeksi
          laporan keuangan Perseroan yang disusun oleh manajemen Perseroan, maka
          diperkirakan telah dilakukan penyesuaian atas proyeksi laporan keuangan
          tersebut, oleh karena itu atas indikasi nilai yang dihasilkan, dilakukan atau
          diaplikasikan penyesuaian terhadap kondisi ketidakmampuan untuk dipasarkan
          dengan cepat (diskon likuiditas pasar), dikenakan diskon sebesar 10,00%, dengan
          pertimbangan sebagai berikut:

          •   Berdasarkan POJK 35/2020, diskon likuiditas pasar untuk perusahaan terbuka
              bagi pemegang saham mayoritas paling besar adalah 20,00%.
          •   Perseroan merupakan perseroan terbatas berstatus perusahaan terbuka
              (publicy-held company), didirikan dan menjalankan kegiatan usahanya di
              Indonesia.

IX.B.     Metode Diskonto Arus Kas

IX.B.1.   Proyeksi Laporan Keuangan

          Penilaian Perseroan yang dilakukan dengan metode diskonto arus kas didasarkan
          pada proyeksi laporan keuangan yang disusun oleh manajemen Perseroan. Dalam
          penyusunan proyeksi laporan keuangan, berbagai asumsi dikembangkan
          berdasarkan kinerja Perseroan pada tahun-tahun sebelumnya dan berdasarkan
          rencana manajemen di masa yang akan datang. Di samping itu, berbagai informasi
          dan saran yang relevan diberikan oleh manajemen Perseroan sehubungan
          dengan perubahan-perubahan pada setiap faktor dalam jangka waktu yang telah
          ditetapkan juga turut menjadi bahan pertimbangan. Kami telah melakukan
          penyesuaian terhadap proyeksi laporan keuangan tersebut agar dapat
          menggambarkan kondisi operasi dan kinerja Perseroan yang dinilai pada saat
          penilaian ini dengan lebih wajar. Secara garis besar, tidak ada penyesuaian yang
          signifikan yang kami lakukan terhadap target kinerja Perseroan yang dinilai.




                                           68
Page 97
            Berikut adalah penjelasan mengenai hal-hal pokok dalam proyeksi laporan
            keuangan yang digunakan dalam penilaian atas Perseroan.

IX.B.1.a.   Umum

            •   Tidak akan ada perubahan yang material mengenai kondisi politik, ekonomi,
                hukum, atau undang-undang yang akan mempengaruhi aktivitas Perseroan,
                industri, atau negara di mana Perseroan beroperasi.
            •   Tidak akan ada perubahan yang material mengenai tarif pajak, bea cukai, nilai
                tukar mata uang, dan suku bunga yang dipergunakan dalam proyeksi laporan
                keuangan yang dapat mempengaruhi kinerja Perseroan selain yang telah
                diproyeksikan.
            •   Tidak akan ada perubahan yang material pada struktur dan aktivitas utama
                Perseroan atau pada sumber utama penghasilan Perseroan selain yang telah
                diproyeksikan.
            •   Tidak akan ada perubahan yang material pada manajemen Perseroan.
            •   Tidak akan ada hambatan-hambatan yang berarti yang berasal dari
                perselisihan industri atau pengadaan tenaga kerja atau hal-hal lain yang dapat
                mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan.
            •   Tidak akan ada hambatan-hambatan yang berarti atas penawaran bahan baku,
                bahan-bahan lainnya, produk-produk, serta jasa-jasa yang dijual kepada
                Perseroan.
            •   Tidak akan ada perubahan yang material terhadap harga bahan baku, bahan-
                bahan lainnya, produk-produk, serta jasa-jasa yang dijual, beban tenaga kerja,
                beban pabrikasi, dan beban-beban lain seperti yang berlaku sekarang ini dan
                yang diproyeksikan.
            •   Tidak akan ada pembelian aset tetap yang material selain yang diproyeksikan.
            •   Tidak ada pengecualian atas pencadangan yang harus dibuat oleh Perseroan
                atas kewajiban kontijen atau arbritase, ancaman atau sebaliknya, piutang tak
                tertagih yang luar biasa, kontrak, atau aset lain yang belum dipenuhi.
            •   Tidak ada perubahan yang material terhadap perjanjian-perjanjian dan
                ketentuan-ketentuan yang ada.
            •   Sesuai dengan sifat industri, manajemen Perseroan mempersiapkan proyeksi
                laporan keuangan untuk tahun 2024 sampai dengan 2033.




                                              69
Page 98
IX.B.1.b. Asumsi-asumsi yang Digunakan Dalam Penyusunan Proyeksi Laporan
          Keuangan

        1. Proyeksi Pendapatan Neto

           Pendapatan neto dalam penilaian ini terutama terdiri dari pendapatan
           hematologi hemostasis, imunologi serologi, dan genomic.

           Asumsi-asumsi proyeksi pendapatan neto adalah sebagai berikut:
            Tabel 21
            PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
            Proyeksi Pendapatan Neto
            Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                         31/12/24        31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28

            Pendapatan Neto
             Hematologi hemostasis                                       18.618         20.913      23.438      26.310         29.116
             Kimia                                                       15.878         17.956      20.247      22.862         25.405
             Imunologi serologi                                          76.060         84.462      93.705     104.148        114.432
             Urin feses cairan tubuh napza obat                           2.674          2.999       3.359       3.768          4.168
             Mikrobiologi                                                 2.867          3.140       3.438       3.771          4.103
             Patologi anatomi                                             7.692          8.288       8.935       9.644         10.368
             Medical check up                                             5.606          6.515       7.492       8.617          9.699
             Molecular                                                   17.109         19.458      21.986      24.877         27.684
             Genomic                                                     17.001         19.637      22.680      26.196         29.568
            Jumlah Pendapatan Neto                                      163.506        183.369     205.280     230.194        254.542



                                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan                         31/12/29        31/12/30    31/12/31    31/12/32     31/12/33

            Pendapatan Neto
             Hematologi hemostasis                                       31.720         34.568      37.684      41.094         44.826
             Kimia                                                       27.747         30.314      33.128      36.211         39.593
             Imunologi serologi                                         124.121        134.680     146.190     158.742        172.432
             Urin feses cairan tubuh napza obat                           4.540          4.946       5.390       5.877          6.408
             Mikrobiologi                                                 4.423          4.770       5.147       5.555          5.998
             Patologi anatomi                                            11.092         11.871      12.707      13.607         14.574
             Medical check up                                            10.676         11.751      12.935      14.240         15.677
             Molecular                                                   30.263         33.091      36.191      39.593         43.324
             Genomic                                                     32.599         35.941      39.625      43.686         48.164
            Jumlah Pendapatan Neto                                      277.182        301.932     328.999     358.604        390.996




                                                           70
Page 99
   Grafik berikut menunjukkan proyeksi pendapatan neto Perseroan untuk tahun
   2024 – 2033.

   Grafik 7
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Pendapatan Neto Tahun 2024 – 2033
   (Dalam miliar Rupiah)

                                                 Pendapatan Neto
           450
           400
           350
           300
           250
           200
           150
           100
            50
               -
                      2024      2025      2026       2027      2028         2029       2030      2031     2032       2033




2. Proyeksi Beban Pokok Pendapatan

   Beban pokok pendapatan Perseroan terutama terdiri dari bahan baku serta gaji
   dan tunjangan. Beban pokok pendapatan untuk tahun 2024 – 2033
   diproyeksikan sebesar 46% – 56% dari pendapatan neto.

   Asumsi-asumsi proyeksi beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut:
   Tabel 22
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan
   Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan                          31/12/24        31/12/25     31/12/26       31/12/27     31/12/28

   Beban Pokok Pendapatan
    Bahan baku                                                  55.726         60.662          67.397      75.001         82.298
    Gaji dan tunjangan                                          19.446         20.419          21.440      22.512         23.637
    Bahan pembantu                                               1.920          2.153           2.410       2.702          2.988
    Rujukan pihak ketiga                                         4.454          4.996           5.593       6.271          6.935
    Penyusutan aset tetap                                        4.135          4.943           4.893       3.185          3.080
    Amortisasi aset hak guna                                     2.807          2.832           2.853       2.884          2.847
    Lain-lain                                                    2.423          2.717           3.042       3.411          3.772
   Jumlah Beban Pokok Pendapatan                                90.911         98.721         107.627     115.967        125.556




                                                  71
Page 100
                                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)

                        Keterangan                   31/12/29    31/12/30     31/12/31       31/12/32     31/12/33

   Beban Pokok Pendapatan
    Bahan baku                                          88.925      96.110         104.726     114.150        124.461
    Gaji dan tunjangan                                  24.819      26.060          27.363      28.731         30.168
    Bahan pembantu                                       3.254       3.545           3.862       4.210          4.590
    Rujukan pihak ketiga                                 7.551       8.226           8.963       9.770         10.652
    Penyusutan aset tetap                                2.582       2.226           2.335       2.307          2.213
    Amortisasi aset hak guna                             2.900       2.925           2.959       2.983          3.035
    Lain-lain                                            4.107       4.474           4.875       5.313          5.793
   Jumlah Beban Pokok Pendapatan                       134.139     143.565         155.082     167.464        180.912




   Grafik berikut menunjukkan proyeksi beban pokok pendapatan Perseroan
   untuk tahun 2024 – 2033.

   Grafik 8
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Beban Pokok Pendapatan Tahun 2024 – 2033
   (Dalam miliar Rupiah)

                                      Beban Pokok Pendapatan
           200
           180
           160
           140
           120
           100
            80
            60
            40
            20
               -
                      2024     2025   2026    2027      2028     2029       2030      2031     2032       2033




3. Beban Usaha

   Beban usaha Perseroan terutama terdiri dari beban gaji dan tunjangan,
   penyusutan aset tetap dan reward pemasaran. Beban usaha untuk tahun
   2024 – 2033 diproyeksikan berkisar antara 23% – 37% dari pendapatan neto.

4. Pajak

   Mengingat Perseroan adalah perusahaan yang berdomisili di Indonesia, maka
   tarif pajak yang diberlakukan atas Perseroan adalah tarif pajak yang berlaku
   umum di Indonesia, yaitu sebesar 22,00% untuk tahun 2024 – 2033.




                                             72
Page 101
5. Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif

   Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi laporan laba rugi komprehensif
   Perseroan   untuk    tahun    yang    berakhir   pada    tanggal-tanggal
   31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
   Tabel 23
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Laporan Laba Rugi Komprehensif
   Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan                         31/12/24        31/12/25      31/12/26      31/12/27     31/12/28

   Pendapatan bersih                                           163.506        183.369       205.280       230.194        254.542
   Beban pokok pendapatan                                       90.911         98.721       107.627       115.967        125.556
   Laba kotor                                                    72.595         84.648        97.654      114.227        128.986
   Beban usaha                                                  (59.913)       (64.937)      (68.191)     (67.898)       (71.234)
   Laba usaha                                                   12.683         19.711        29.463        46.329         57.752
   Beban lain-lain                                              (2.338)        (2.223)       (2.060)       (1.885)        (1.697)
   Laba sebelum beban pajak                                     10.345         17.487        27.403        44.444         56.055
   Beban pajak                                                    (606)        (3.847)       (6.029)       (9.778)       (12.332)
   Laba tahun berjalan                                           9.739         13.640        21.374        34.666         43.723



                                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan                         31/12/29        31/12/30      31/12/31      31/12/32     31/12/33

   Pendapatan bersih                                           277.182        301.932       328.999       358.604        390.996
   Beban pokok pendapatan                                      134.139        143.565       155.082       167.464        180.912
   Laba kotor                                                  143.043        158.367       173.916       191.141        210.083
   Beban usaha                                                 (73.586)       (76.583)      (80.967)      (85.347)       (89.918)
   Laba usaha                                                   69.457         81.784        92.949       105.794        120.165
   Beban lain-lain                                              (1.495)        (1.277)       (1.043)         (792)          (522)
   Laba sebelum beban pajak                                      67.962         80.507        91.905      105.002        119.643
   Beban pajak                                                  (14.952)       (17.711)      (20.219)     (23.100)       (26.321)
   Laba tahun berjalan                                          53.010         62.795        71.686        81.901         93.321




6. Kas dan Bank

   Kas dan bank dipertahankan pada tingkat tertentu untuk menutupi kebutuhan
   operasi. Kelebihan kas yang timbul dari operasi akan tetap ditempatkan pada
   setara kas.

7. Piutang Usaha

   Perputaran piutang usaha diasumsikan sekitar 75 – 95 hari selama periode
   proyeksi.

8. Persediaan

   Perputaran persediaan diasumsikan sekitar 28 hari untuk bahan baku dan
   116 – 216 hari untuk bahan pembantu selama periode proyeksi.




                                                  73
Page 102
9. Utang Usaha

   Perputaran utang usaha diasumsikan sekitar 43 hari selama periode proyeksi.

10. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan

   Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan posisi keuangan
   sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan
   pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
   Tabel 24
   PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
   Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
   Per 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan          31/12/24    31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28

   ASET
   ASET LANCAR
   Kas dan bank                                 13.668      37.330      70.531     105.582        149.028
   Investasi jangka pendek                       1.696       1.696       1.696       1.696          1.696
   Piutang usaha                                42.960      43.085      42.531      47.693         52.738
   Piutang lain-lain                             6.972       6.972       6.972       6.972          6.972
   Persediaan                                    5.620       5.989       6.473       7.002          7.465
   Pajak dibayar di muka                             3           3           3           3              3
   Jumlah Aset Lancar                           70.919      95.075     128.206     168.948        217.902
   ASET TIDAK LANCAR
   Aset pajak tangguhan                          1.031       1.031       1.031       1.031          1.031
   Biaya dibayar dimuka dan uang muka            1.233       1.233       1.233       1.233          1.233
   Investasi saham                              12.951      12.951      12.951      12.951         12.951
   Aset tetap - neto                           160.537     147.451     134.534     127.346        120.512
   Aset hak guna - neto                         21.926      21.614      22.170      23.698         20.851
   Aset tak berwujud - neto                        552         383         214          46              -
   Aset tidak lancar lainnya                     3.486       3.486       3.486       3.486          3.486
   Jumlah Aset Tidak Lancar                    201.715     188.149     175.619     169.791        160.065
   JUMLAH ASET                                 272.634     283.224     303.825     338.739        377.967



                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)

                         Keterangan          31/12/29    31/12/30    31/12/31    31/12/32     31/12/33

   ASET
   ASET LANCAR
   Kas dan bank                                200.080     259.065     326.631     403.536        490.770
   Investasi jangka pendek                       1.696       1.696       1.696       1.696          1.696
   Piutang usaha                                57.428      62.556      68.164      74.298         81.009
   Piutang lain-lain                             6.972       6.972       6.972       6.972          6.972
   Persediaan                                    8.058       8.702       9.464      10.297         11.208
   Pajak dibayar di muka                             3           3           3           3              3
   Jumlah Aset Lancar                          274.237     338.994     412.930     496.802        591.658
   ASET TIDAK LANCAR
   Aset pajak tangguhan                          1.031       1.031       1.031       1.031          1.031
   Biaya dibayar dimuka dan uang muka            1.233       1.233       1.233       1.233          1.233
   Investasi saham                              12.951      12.951      12.951      12.951         12.951
   Aset tetap - neto                           115.348     111.381     107.048     102.809         98.883
   Aset hak guna - neto                         25.091      22.166      21.961      22.594         22.396
   Aset tak berwujud - neto                          -           -           -           -              -
   Aset tidak lancar lainnya                     3.486       3.486       3.486       3.486          3.486
   Jumlah Aset Tidak Lancar                    159.140     152.247     147.710     144.104        139.980
   JUMLAH ASET                                 433.377     491.241     560.640     640.906        731.638




   Penambahan aset tetap diproyeksikan sebesar Rp 3,50 miliar sampai dengan
   Rp 8,50 miliar selama periode proyeksi.




                                        74
Page 103
                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                         31/12/24       31/12/25       31/12/26       31/12/27       31/12/28

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                   6.875          7.473          8.314          9.254         10.143
Utang pajak                                                     269            269            269            269            269
Beban akrual                                                  3.178          3.178          3.178          3.178          3.178
Uang muka pelanggan                                             652            652            652            652            652
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                  1.514             79                 -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                              12.488         11.651         12.413         13.352         14.241
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian
  yang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                     79              -              -              -              -
  Liabilitas sewa                                            23.135         23.029         23.678         25.338         22.487
  Utang bank                                                 29.310         27.137         24.802         22.291         19.592
Liabilitas imbalan pasca kerja                                2.293          2.437          2.588          2.747          2.914
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                             54.817         52.603         51.068         50.376         44.992
JUMLAH LIABILITAS                                            67.305         64.254         63.481         63.728         59.234
EKUITAS
Modal saham                                                  31.250         31.250         31.250         31.250         31.250
Tambahan modal disetor                                       36.707         36.707         36.707         36.707         36.707
Kerugian komprehensif lain                                   (3.884)        (3.884)        (3.884)        (3.884)        (3.884)
Saldo laba                                                  141.257        154.897        176.271        210.937        254.660
JUMLAH EKUITAS                                              205.329        218.970        240.344        275.010        318.733
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               272.634        283.224        303.825        338.739        377.967



                                                                                                           (Dalam jutaan Rupiah)

                       Keterangan                         31/12/29       31/12/30       31/12/31       31/12/32       31/12/33

LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha                                                  10.973         11.864         12.934         14.098         15.372
Utang pajak                                                     269            269            269            269            269
Beban akrual                                                  3.178          3.178          3.178          3.178          3.178
Uang muka pelanggan                                             652            652            652            652            652
Pinjaman jangka panjang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                         -              -              -              -              -
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                              15.072         15.962         17.033         18.197         19.471
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Pinjaman jangka panjang - setelah dikurangi bagian
  yang jatuh tempo satu tahun:
  Utang pembelian aset tetap                                      -              -              -              -              -
  Liabilitas sewa                                            26.782         23.895         23.697         24.298         24.096
  Utang bank                                                 16.691         13.572         10.220          6.616          2.743
Liabilitas imbalan pasca kerja                                3.089          3.272          3.465          3.668          3.881
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                             46.561         40.740         37.382         34.583         30.720
JUMLAH LIABILITAS                                            61.633         56.703         54.415         52.780         50.191
EKUITAS
Modal saham                                                  31.250         31.250         31.250         31.250         31.250
Tambahan modal disetor                                       36.707         36.707         36.707         36.707         36.707
Kerugian komprehensif lain                                   (3.884)        (3.884)        (3.884)        (3.884)        (3.884)
Saldo laba                                                  307.671        370.466        442.152        524.053        617.375
JUMLAH EKUITAS                                              371.743        434.539        506.225        588.126        681.447
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                               433.377        491.241        560.640        640.906        731.638




                                                     75
Page 104
IX.C.   Terminal Value dan Tingkat Pertumbuhan

        Sebagai dasar dalam menentukan terminal value atau nilai pada periode kekal
        (perpetuity period), kami menggunakan proyeksi tahun 2024 sampai tahun 2033
        sebagai periode tetap (fixed period), sedangkan tahun 2034 dianggap sebagai
        awal periode kekal. Dalam penilaian ini, pertumbuhan arus kas bersih (AKB) pada
        tahun 2034 atau periode kekal diasumsikan sebesar 3,00%.

        Untuk mendapatkan terminal value, kami mengkapitalisasikan AKB tahun 2034
        dengan menggunakan tingkat diskonto yang digunakan pada tahun 2033.

IX.D.   Penentuan Arus Kas Bersih

        Untuk penilaian dengan menggunakan metode diskonto arus kas, terdapat 3 (tiga)
        pilihan arus kas untuk didiskonto, yaitu dividen, AKB untuk ekuitas (free cash flow
        to equity) dan AKB untuk kapital (free cash flow to invested capital) atau AKB untuk
        perusahaan (free cash flow to firm).

        Dalam penilaian ini, arus kas yang akan didiskonto untuk dijadikan indikasi nilai
        bisnis adalah AKB untuk kapital.

        Pengertian AKB berarti bahwa arus kas yang diperoleh sudah bebas dari
        kewajiban penyediaan pengeluaran barang modal (capital expenditure), baik untuk
        mempertahankan operasi perusahaan saat ini maupun penyediaan cadangan
        untuk penggantian (reserve for replacement), modal kerja dan untuk pertumbuhan
        melalui penyediaan dana tambahan pengeluaran barang modal, yang dihitung
        dengan cara langsung.

        Berdasarkan asumsi-asumsi untuk proyeksi laporan posisi keuangan dan proyeksi
        laporan laba rugi komprehensif sebagaimana dijelaskan di atas, proyeksi AKB
        untuk kapital Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal
        31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
        Tabel 25
        PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
        Proyeksi Arus Kas Bersih
        Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 - 2033

                                                                                                               (Dalam jutaan Rupiah)

                            Keterangan                           31/12/24        31/12/25     31/12/26     31/12/27      31/12/28

        Penerimaan kas dari pelanggan                               158.827        183.244      205.834       225.032       249.498
        Pembayaran kas kepada pemasok                               (83.662)       (90.716)     (99.525)     (109.487)     (119.203)
        Pembayaran beban usaha                                      (49.869)       (52.982)     (56.347)      (60.068)      (63.769)
        Pembayaran beban pajak penghasilan                             (606)        (3.847)      (6.029)       (9.778)      (12.332)
        Pembayaran liabilitas sewa                                   (2.676)        (2.796)      (2.928)       (2.922)       (3.021)
        Penambahan aset tetap                                        (8.500)        (3.500)      (3.500)       (3.500)       (3.500)
        Arus kas bersih                                              13.515         29.403       37.506       39.277         47.673




                                                           76
Page 105
                                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)

                              Keterangan                   31/12/29      31/12/30      31/12/31      31/12/32      31/12/33

          Penerimaan kas dari pelanggan                       272.491       296.804       323.391       352.470       384.285
          Pembayaran kas kepada pemasok                      (128.418)     (138.168)     (149.480)     (161.843)     (175.302)
          Pembayaran beban usaha                              (67.329)      (71.157)      (75.276)      (79.712)      (84.493)
          Pembayaran beban pajak penghasilan                  (14.952)      (17.711)      (20.219)      (23.100)      (26.321)
          Pembayaran liabilitas sewa                           (3.014)       (3.056)       (3.122)       (3.184)       (3.209)
          Penambahan aset tetap                                (3.500)       (3.500)       (3.500)       (3.500)       (3.500)
          Arus kas bersih                                     55.278        63.212        71.793        81.131         91.460



IX.E.     Tingkat Diskonto

          Untuk mendiskonto AKB untuk kapital, tingkat diskonto yang digunakan adalah
          biaya modal rata-rata tertimbang (WACC/weighted average cost of capital) yang
          ditentukan dengan menggunakan persamaan sebagai berikut:

          WACC          =    (ke x We) + (kd [1-t] x Wd)

          Dimana:

          ke            =    Biaya modal ekuitas/saham biasa
          kd            =    Biaya modal utang
          We            =    Bobot ekuitas dalam struktur ekuitas
          Wd            =    Bobot utang dalam struktur kapital
          t             =    Pajak penghasilan perusahaan

IX.E.1.   Biaya Modal untuk Ekuitas

          Sebelum dapat menetapkan WACC, terlebih dahulu harus dihitung biaya modal
          ekuitas, yang ditentukan dengan capital asset pricing model (CAPM) dengan
          menggunakan persamaan sebagai berikut:

          ke            =    Rf + (β x RPm) – RBDS

          Dimana:

          ke            =    Tingkat balikan yang diharapkan dari suatu sekuritas tertentu atau
                             biaya modal ekuitas/saham biasa
          Rf            =    Tingkat balikan yang tersedia untuk suatu sekuritas bebas risiko (risk
                             free rate)
          β             =    Beta
          RPm           =    Premi risiko ekuitas untuk pasar secara keseluruhan (equity risk
                             premium)
          RBDS          =    Rating-based default spread




                                                    77
Page 106
Rf adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak
memiliki kemungkinan gagal bayar. Di Indonesia, instrumen bebas risiko yang
dapat dipilih adalah tingkat bunga Obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.
Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada tanggal 31 Desember 2023,
maka instrumen bebas risiko yang dipakai, yaitu obligasi Indonesia berjangka
panjang dalam mata uang Rupiah dengan jangka waktu 30 tahun dengan tingkat
yield rata-rata sebesar 6,89% yang diperoleh dari Indonesia Bond Pricing Agency
(IBPA) dan angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat balikan bebas risiko.

RPm adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan tingkat
balikan investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk premium
memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums)
seperti volatilitas harga saham untuk menghasilkan base equity market risk
premium. Dengan mengikutsertakan risiko-risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto
yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka pendek di sekuritas
pada pasar negara yang bersangkutan. Untuk penilaian ini, kami menggunakan
tingkat premi risiko sebesar 7,38%, yang diperoleh dari riset Aswath Damodaran
(New York University Business School) tahun 2023 yang dikeluarkan pada bulan
Januari 2024.

Dalam penilaian ini juga digunakan RBDS untuk melakukan penyesuaian terhadap
biaya modal ekuitas, mengingat dalam perhitungan biaya modal ekuitas ini
digunakan RPm yang berasal dari hasil riset Aswath Damodaran, dimana RBDS
sebesar 2,07% digunakan untuk mengurangi besaran biaya modal ekuitas.

Beta (β) adalah faktor untuk meliput risiko sistematis dari suatu ekuitas. Beta akan
dikalikan dengan market risk premium untuk mendapatkan equity risk premium.

Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding diperoleh dari riset Aswath
Damodaran (New York University Business School) sampai dengan tahun 2023
sebesar 0,74 yang kemudian di-relever dengan tingkat leverage yang berlaku di
pasar untuk memperoleh beta yang sesuai untuk mendiskonto AKB Perseroan
tersebut dengan formula sebagai berikut:

βL         =    βU x (1 + (1-T) x DER)

Dalam penilaian ini, kami menggunakan rata-rata debt to equity ratio (DER) dari
perusahaan-perusahaan publik sejenis sebesar 29,87% untuk memperoleh beta
Perseroan. Tarif pajak yang digunakan untuk Perseroan sesuai dengan tarif pajak
yang berlaku umum adalah sebesar 5,85% untuk tahun 2024 dan sebesar 22,00%
untuk tahun 2025 – 2033. Dengan demikian, maka diperoleh beta Perseroan
sebesar 0,95 untuk tahun 2024 dan sebesar 0,92 untuk tahun 2025 – 2033 dengan
rincian perhitungan sebagai berikut:

βL2024      =   0,74 x (1 + (1 – 5,85%) x 29,87%) = 0,95
βL2025-2033 =   0,74 x (1 + (1 – 22,00%) x 29,87%) = 0,92




                                   78
Page 107
          Berdasarkan nilai beta tersebut, maka dengan menggunakan persamaan CAPM
          dengan memperhitungkan rating-based default spread sebesar 2,07%, diperoleh
          biaya modal atas ekuitas Perseroan sebagaimana tampak dalam perhitungan di
          bawah ini:

          Ke2024      =   6,89% + 0,95 x 7,38% – 2,07% = 11,85%
          Ke2025-2033 =   6,89% + 0,92 x 7,38% – 2,07% = 11,59%

IX.E.2.   Biaya Modal untuk Utang

          Karena perhitungan nilai ekuitas Perseroan dilakukan dengan mendiskonto tingkat
          balikan terhadap keseluruhan modal (AKB untuk kapital atau free cash flow to
          invested capital), maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto
          yang merupakan rata-rata tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari
          pinjaman jangka panjang (biaya modal untuk utang) maupun yang berasal dari
          ekuitas (biaya modal untuk ekuitas).

          Dalam penilaian ini, biaya modal untuk utang yang digunakan adalah suku bunga
          pinjaman dalam mata uang Rupiah yang diambil dari suku bunga kredit investasi
          bank Persero untuk bulan Desember 2023 yang dipublikasikan oleh Bank
          Indonesia sebesar 9,41%.

IX.E.3.   Weighted Average Cost of Capital

          Berdasarkan biaya modal untuk ekuitas, biaya modal untuk utang, bobot ekuitas
          sebesar 77,00%, dan bobot utang sebesar 23,00%, yang diolah dari data rata-rata
          DER dari perusahaan-perusahaan publik yang sejenis dengan tarif pajak yang
          berlaku untuk Perseroan sesuai dengan tarif pajak yang berlaku umum adalah
          sebesar 5,85% untuk tahun 2024 dan 22,00% untuk tahun 2025 – 2033, maka
          weighted average cost of capital (WACC) adalah sebagai berikut:

          WACC          = (ke x We) + (kd [1-t] x Wd)
          WACC2024      = (11,85% x 77,00%) + (9,41% x [1 – 5,85%] x 23,00%) = 11,17%
          WACC2025-2033 = (11,59% x 77,00%) + (9,41% x [1 – 22,00%] x 23,00%) = 10,61%




                                           79
Page 108
IX.F.   Perhitungan Nilai Pasar Perseroan

        Berdasarkan AKB sebagaimana dijelaskan di atas, indikasi nilai kini operasi
        Perseroan   untuk    tahun     yang     berakhir  pada     tanggal-tanggal
        31 Desember 2024 – 2033 adalah sebagai berikut:
        Tabel 26
        PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
        Indikasi Nilai Kini Operasi
        Per 31 Desember 2023

                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan        31/12/24    31/12/25    31/12/26    31/12/27     31/12/28

        Arus kas bersih                                13.515      29.403      37.506      39.277         47.673
        Faktor diskonto                                0,9485      0,8575      0,7752      0,7008         0,6336
        Nilai kini arus kas bersih                     12.819      25.213      29.075      27.525         30.205



                                                                                            (Dalam jutaan Rupiah)

                                  Keterangan        31/12/29    31/12/30    31/12/31    31/12/32     31/12/33

        Arus kas bersih                                55.278      63.212      71.793      81.131         91.460
        Faktor diskonto                                0,5728      0,5178      0,4681      0,4232         0,3826
        Nilai kini arus kas bersih                     31.663      32.731      33.606      34.335         34.993
        Jumlah nilai kini arus kas bersih             292.165
        Nilai kekal                                   449.241
        Indikasi nilai kini operasi                   741.406



        Keseluruhan jumlah nilai kini AKB adalah sebesar Rp 741,41 miliar untuk tingkat
        diskonto sebesar 11,17% untuk tahun 2024 dan 10,61% untuk tahun 2025 – 2033.
        Nilai tersebut merupakan indikasi nilai Perseroan dari hasil operasi berdasarkan
        metode diskonto arus kas.

        Setelah diperoleh indikasi nilai saham dari hasil operasi, langkah selanjutnya
        adalah menjumlahkan aset non-operasi dan mengurangkan liabilitas jangka
        panjang serta liabilitas lainnya, jika ada, kepada indikasi nilai dari hasil operasi
        tersebut untuk mendapatkan indikasi nilai pasar Perseroan.

        Pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan memiliki aset non-operasi berupa:

        •    Kas dan bank sebesar Rp 10,24 miliar;
        •    Investasi jangka pendek sebesar Rp 1,70 miliar;
        •    Piutang lain-lain sebesar Rp 6,97 miliar; dan
        •    Investasi saham yang dihitung dengan menggunakan metode penyesuaian
             aset bersih sebesar Rp 2,16 miliar; dan
        •    Investasi saham pada ARSG sebagaimana tertuang dalam laporan penilaian
             97,96% saham ARSG per 31 Desember 2023 yang disusun oleh
             KJPP        KR       sebagaimana          tertuang dalam   laporannya
             No. 00052/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 30 April 2024
             sebesar Rp 5,61 miliar.

        Dengan demikian, jumlah aset non-operasi yang dapat ditambahkan pada indikasi
        nilai saham dari hasil operasi adalah sebesar Rp 26,68 miliar.



                                               80
Page 109
Selanjutnya, pada tanggal 31 Desember 2023, Perseroan memiliki liabilitas jangka
panjang berupa:

•   Utang lain-lain jangka panjang – pihak berelasi sebesar Rp 6,78 miliar;
•   Utang pembelian aset tetap sebesar Rp 2,05 miliar; dan
•   Utang bank sebesar Rp 30,00 miliar.

Dengan demikian, jumlah liabilitas jangka panjang yang dapat dikurangkan pada
indikasi nilai saham dari hasil operasi adalah sebesar Rp 38,83 miliar.

Dengan menambahkan aset non-operasi dan mengurangkan liabilitas jangka
panjang tersebut pada indikasi nilai operasi Perseroan dari hasil operasi, maka
berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
Rp 729,26 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,34 miliar. Dengan demikian,
nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
adalah sebesar Rp 656,34 miliar.

Perincian perhitungan nilai pasar 100,00% saham Perseroan                                    dengan
menggunakan metode diskonto arus kas adalah sebagai berikut:

Tabel 27
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Diskonto Arus Kas
Per 31 Desember 2023

                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)

                                 Keterangan                                    Jumlah

Indikasi nilai kini operasi                                                       741.406
Aset non-operasi dan liabilitas jangka panjang:
  Kas dan bank                                                                     10.245
  Investasi jangka pendek                                                           1.696
  Piutang lain-lain                                                                 6.972
  Investasi saham                                                                   7.768
  Utang lain-lain jangka panjang - pihak berelasi                                  (6.776)
  Utang pembelian aset tetap                                                       (2.050)
  Utang bank                                                                      (30.000)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                729.261
Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                  (72.926)
Nilai pasar 100,00% saham                                                         656.335




                                               81
Page 110
IX.G.   Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Diskonto Arus
        Kas

        Berdasarkan metode diskonto arus kas, diperoleh hasil bahwa indikasi nilai pasar
        100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah sebesar
        Rp 729,26 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar sebesar 10,00%, maka nilai pasar
        100,00% saham Perseroan adalah sebesar Rp 656,34 miliar. Dengan demikian,
        nilai pasar 100,00% saham Perseroan berdasarkan metode diskonto arus kas
        adalah sebesar Rp 656,34 miliar.

IX.H.   Nilai Pasar 100,00% Saham Perseroan Berdasarkan Metode Pembanding
        Perusahaan Tercatat di Bursa Efek

        Sebagaimana telah diuraikan sebelumnya, metode yang digunakan untuk
        menentukan nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah metode pembanding
        perusahaan tercatat di bursa efek. Metode ini merupakan metode penilaian yang
        didasarkan pada pendekatan pasar. Dengan metode ini, indikasi nilai pasar saham
        ditetapkan berdasarkan harga yang telah atau pernah terjadi dari perusahaan
        sejenis yang sebanding dan sepadan. Indikasi nilai pasar dari perusahaan
        pembanding diambil dari pasar modal (perusahaan publik/terbuka).

        Syarat utama dari penggunaan metode ini adalah perusahaan pembanding harus
        sebanding dan sepadan dengan perusahaan yang akan dinilai dalam berbagai
        variabel pembanding, antara lain perputaran penjualan, ekuitas, struktur modal
        (leverage), aset dan komposisi aset, tingkat laba, dan rasio-rasio keuangan.

        Jika telah diperoleh perusahaan yang sebanding dan sepadan, indikasi nilai pasar
        saham perusahaan yang dinilai diperoleh dengan cara mengalikan pendapatan
        perusahaan dengan beberapa rasio yang diperoleh dari perusahaan pembanding,
        seperti rasio P/E (price/earnings), P/S (price/sales), P/BV (price/book value of
        equity) dan sebagainya.




                                         82
Page 111
Berdasarkan data yang kami peroleh dari laporan keuangan yang tersedia di
publik, berikut adalah uraian kriteria perbandingan yang digunakan sebagai dasar
penentuan perusahaan pembanding:
Tabel 28
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 1

                                                                                                                                                                 Sejenis
                Keterangan                      Industri          Kegiatan Usaha                        Produk                    Risiko Usaha
                                                                                                                                                                   (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk                     Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Australian Clinical Labs                        Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Integral Diagnostics Limited                    Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Capitol Health Limited                          Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Cordlife Group Limited                          Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Laboratory Corporation of America Holdings      Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Kindstar Global Limited                         Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
Sonic Healthcare Limited                        Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √
PT Prodia Widyahusada Tbk                       Kesehatan   Penyediaan pelayanan kesehatan     Laboratorium Kesehatan    Terkait dengan Industri kesehatan           √




Tabel 29
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 2

                                                                  Rata-rata Pertumbuhan                                                             Sejenis
                   Keterangan                                                                                            DER
                                                            Pendapatan                  Laba Bersih                                                   (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk                                     -24,47%                      -207,82%                   38,80%
Australian Clinical Labs                                        -29,99%                       -79,80%                   235,27%                          –
Integral Diagnostics Limited                                    22,12%                        71,47%                    124,91%                          –
Capitol Health Limited                                          13,81%                       -202,78%                   130,44%                          √
Cordlife Group Limited                                            7,91%                       17,69%                    72,07%                           √
Laboratory Corporation of America Holdings                        2,17%                       -63,50%                   114,48%                          –
Kindstar Global Limited                                         -25,28%                       -31,22%                   28,32%                           √
Sonic Healthcare Limited                                        -12,54%                       -53,29%                   64,29%                           –
PT Prodia Widyahusada Tbk                                        -1,46%                       -15,51%                   14,79%                           √



Tabel 30
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 3

                                                            Rata-rata Margin                                                                           Sejenis
                Keterangan                                                                               ROA                    ROE
                                                        EBIT                    EAT                                                                      (√ / -)
PT Diagnos Laboratorium Tbk                            -0,84%                 -1,40%                    -5,03%                 -6,98%
Australian Clinical Labs                               17,84%                 11,54%                     6,23%                20,87%                         –
Integral Diagnostics Limited                           95,01%                  4,86%                     2,98%                 6,71%                         –
Capitol Health Limited                                 36,77%                  0,29%                    -3,54%                -8,16%                         √
Cordlife Group Limited                                  2,44%                  7,55%                     1,90%                 3,28%                         √
Laboratory Corporation of America Holdings             14,75%                  9,15%                     3,47%                 7,44%                         –
Kindstar Global Limited                                10,71%                  9,21%                     2,31%                 2,96%                         √
Sonic Healthcare Limited                               40,55%                 12,45%                     5,44%                 8,94%                         –
PT Prodia Widyahusada Tbk                              16,70%                 15,82%                    11,67%                13,39%                         √




Tabel 31
Uraian Perusahaan Pembanding - Kriteria No. 4 dan No. 5

                                                                                                     Sejenis                                             Sejenis
                       Keterangan                                         Total Aset                                     Pangsa Pasar
                                                                                                        (√ / -)                                              (√ / -)
 PT Diagnos Laboratorium Tbk                                              271.475.135.991                                    656.375.149.632
 Australian Clinical Labs                                              6.116.432.937.375                   –              6.122.153.623.906                      –
 Integral Diagnostics Limited                                          8.864.465.844.125                   –              4.690.191.063.997                      –
 Capitol Health Limited                                                3.726.583.698.825                   √              2.927.063.128.142                      √
 Cordlife Group Limited                                                2.740.873.939.050                   √                944.342.849.135                      √
 Laboratory Corporation of America Holdings                          260.314.576.000.000                   –            297.481.334.136.000                      –
 Kindstar Global Limited                                               7.836.907.935.335                   √              3.341.499.485.570                      √
 Sonic Healthcare Limited                                            137.504.435.870.875                   –            159.573.621.854.428                      –
 PT Prodia Widyahusada Tbk                                             2.691.544.000.000                   √              5.062.500.000.000                      √




                                                                    83
Page 112
Dalam metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, digunakan angka
pengali P/S(price/sales) sebesar 1,50 dengan perincian sebagai berikut:
Tabel 32
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
Data Angka Pengali Perusahaan Pembanding

                                                                      (Dalam jutaan Rupiah)
                                             Kapitalisasi
                      Perusahaan                             Pendapatan         P/S
                                               Pasar
Australian Clinical Labs                         6.122.154      7.364.827             0,83
Integral Diagnostics Limited                     4.690.191      4.656.816             1,01
Capitol Health Limited                           2.927.063      2.454.665             1,19
Cordlife Group Limited                             944.343        663.183             1,42
Laboratory Corporation of America Holdings     297.481.334    187.629.164             1,59
Kindstar Global Limited                          3.341.499      2.046.934             1,63
Sonic Healthcare Limited                       159.573.622     86.307.999             1,85
PT Prodia Widyahusada Tbk                        5.062.500      2.149.817             2,35
Median                                                                                1,50




Untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, karena angka
pengali di atas diperoleh dari perusahaan tercatat di bursa efek, sehingga
mencerminkan angka pengali untuk transaksi minoritas yang bersifat likuid, maka
di dalam penilaian ini, perlu ditambahkan premi pengendalian yang besarnya
menurut pendapat kami adalah sebesar 35,00%.

Dalam penilaian ini, rasio yang digunakan adalah rasio ekuitas. Berdasarkan POJK
35/2020 pasal 65 ayat (1) huruf c, “dalam hal Penilai Bisnis menggunakan rasio
ekuitas (equity multiple) maka dapat mempergunakan rasio price to earnings ratio
(rasio P/E), price to sales (rasio P/S), dan/atau price to book value ratio (rasio
P/BV). Sesuai dengan kegiatan usaha Perseroan dalam bidang pelayanan
penunjang kesehatan, maka rasio ekuitas yang sesuai digunakan dalam penilaian
Perseroan adalah P/S(price/sales).

Berdasarkan laporan keuangan Perseroan untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023, pendapatan bersih Perseroan adalah sebesar
Rp 145,70 miliar. Dengan demikian, indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan
yang mencerminkan nilai minoritas adalah sebesar Rp 219,23 miliar. Selanjutnya,
dengan premi pengendalian sebesar 35,00%, maka diperoleh hasil bahwa indikasi
nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon likuiditas pasar adalah
sebesar Rp 295,96 miliar. Selanjutnya, pada tanggal 31 Desember 2023,
Perseroan memiliki indikasi nilai pasar investasi saham yang dihitung dengan
menggunakan metode penyesuaian aset bersih sebesar Rp 2,16 miliar dan
investasi saham pada ARSG sebagaimana tertuang dalam laporan penilaian
97,96% saham ARSG per 31 Desember 2023 yang disusun oleh
KJPP         KR        sebagaimana        tertuang        dalam      laporannya
No. 00052/2.0162-00/BS/10/0153/1/IV/2024 tanggal 30 April 2024 sebesar
Rp 5,61 miliar. Dengan menambahkan indikasi nilai pasar investasi saham
tersebut, maka indikasi nilai pasar 100,00% saham Perseroan sebelum diskon
likuiditas pasar adalah sebesar Rp 303,73 miliar. Dengan diskon likuiditas pasar
sebesar 10,00%, maka nilai pasar 100,00% saham Perseroan adalah sebesar
Rp 273,36 miliar. Dengan demikian, nilai pasar 100,00% saham Perseroan
berdasarkan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
sebesar Rp 273,36 miliar.




                                             84
Page 113
        Perincian perhitungan nilai pasar 100,00% saham Perseroan dengan
        menggunakan metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek adalah
        sebagai berikut:

        Tabel 33
        PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
        Nilai Pasar 100,00% Saham
        Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
        Per 31 Desember 2023

                                                                                         (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                         Angka       Variabel
                               Keterangan                                                        Nilai Pasar
                                                                         Pengali     Ekonomi
        P/S                                                                   1,50      145.696       219.231
        Indikasi nilai pasar 100,00% saham - minoritas                                                219.231
        Premi kendali (35,00%)                                                                         76.731
        Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                            295.962
        Investasi saham                                                                                 7.768
        Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                            303.730
        Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                              (30.373)
        Nilai pasar 100,00% saham                                                                     273.357



IX.I.   Rekonsiliasi Nilai

        Untuk mendapatkan nilai pasar yang mewakili nilai dari kedua metode penilaian
        yang digunakan, dilakukan rekonsiliasi dengan terlebih dahulu melakukan
        pembobotan terhadap nilai pasar yang dihasilkan dari kedua metode tersebut,
        masing-masing dengan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
        10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek.

        Alasan kami memberikan bobot 90,00% untuk metode diskonto arus kas dan
        10,00% untuk metode pembanding perusahaan tercatat di bursa efek, yaitu karena
        data dan informasi yang digunakan pada metode diskonto arus kas yang kami
        gunakan untuk menentukan nilai pasar Objek Penilaian merupakan data dan
        informasi yang memiliki tingkat kehandalan yang lebih memadai dibandingkan
        dengan data dan informasi yang digunakan pada metode pembanding perusahaan
        tercatat di bursa efek.




                                                           85
Page 114
        Berdasarkan hasil rekonsiliasi tersebut, diperoleh hasil bahwa nilai pasar Objek
        Penilaian adalah sebesar Rp 618,04 miliar.

        Tabel 34
        PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk
        Rekonsiliasi Nilai
        Per 31 Desember 2023

                                                                                     (Dalam jutaan Rupiah)

                          Metode Penilaian                    Nilai Pasar    Bobot             Nilai

        Metode Diskonto Arus Kas                                   656.335      90,00%            590.702
        Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek        273.357      10,00%             27.336
        Nilai Pasar                                                            100,00%            618.037



        Sehubungan dengan penilaian ini, kami ingin menekankan bahwa nilai pasar yang
        dihitung dengan metode diskonto arus kas didasarkan atas asumsi-asumsi
        mengenai tingkat pendapatan, beban, dan akun-akun laporan posisi keuangan
        yang dikembangkan pihak manajemen Perseroan melalui analisis atas kinerja
        historis dan pernyataan manajemen Perseroan mengenai rencana-rencana untuk
        masa yang akan datang sebelum Rencana Transaksi. Kami melakukan
        penelaahan atas asumsi-asumsi tersebut dan menurut pendapat kami,
        asumsi-asumsi tersebut wajar. Akan tetapi, kami tidak bertanggung jawab atas
        pencapaian asumsi-asumsi tersebut. Setiap perubahan dari asumsi-asumsi ini
        akan mempengaruhi perhitungan nilai Objek Penilaian. Karena tidak ada kepastian
        bahwa dasar-dasar dan asumsi-asumsi tersebut akan terealisasi, kami tidak dapat
        memberikan jaminan bahwa hasil-hasil yang diproyeksikan akan tercapai.

IX.J.   Kesimpulan Penilaian

        Berdasarkan hasil analisis atas seluruh data dan informasi yang telah kami terima
        dan dengan mempertimbangkan semua faktor yang relevan yang mempengaruhi
        penilaian, maka menurut pendapat kami, nilai pasar Objek Penilaian pada tanggal
        31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 618,04 miliar.

        Nilai pasar Objek Penilaian tersebut kami tentukan berdasarkan data dan informasi
        yang kami peroleh dari pihak manajemen Perseroan serta pihak-pihak lain yang
        relevan dengan penilaian. Kami menganggap bahwa semua informasi tersebut
        adalah benar dan bahwa tidak ada keadaan atau hal-hal yang tidak terungkap
        yang akan mempengaruhi nilai pasar tersebut secara material.

        Kami tidak melakukan penyelidikan dan juga bukan merupakan tanggung jawab
        kami kemungkinan terjadinya masalah yang berkaitan dengan status hukum
        kepemilikan, kewajiban utang dan/atau sengketa atas Perseroan. Kami tegaskan
        pula bahwa kami tidak memperoleh manfaat atau keuntungan apapun baik saat ini
        maupun di masa mendatang dan imbalan jasa yang telah disetujui atas penilaian
        Perseroan tidak tergantung pada nilai yang dilaporkan.




                                                     86
Page 115
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                                                Lampiran A
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Diskonto Arus Kas
Per 31 Desember 2023

                                                                                       (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                      Faktor             Nilai Kini
            Tahun                        Arus Kas Bersih
                                                                     Diskonto         Arus Kas Bersih
             2024                                           13.515          0,9485                   12.819
             2025                                           29.403          0,8575                   25.213
             2026                                           37.506          0,7752                   29.075
             2027                                           39.277          0,7008                   27.525
             2028                                           47.673          0,6336                   30.205
             2029                                           55.278          0,5728                   31.663
             2030                                           63.212          0,5178                   32.731
             2031                                           71.793          0,4681                   33.606
             2032                                           81.131          0,4232                   34.335
             2033                                           91.460          0,3826                   34.993
Nilai kini arus kas bersih                                                                          292.165
Normalisasi arus kas bersih                                                  94.204
Nilai kekal                                                               1.237.578
Faktor diskonto                                                              0,3630
Indikasi nilai kini dari nilai kekal                                                                449.241
Aset non-operasi dan liabilitas jangka panjang:
  Kas dan bank                                                                                        10.245
  Investasi jangka pendek                                                                              1.696
  Piutang lain-lain                                                                                    6.972
  Investasi saham                                                                                      7.813
  Utang lain-lain jangka panjang - pihak berelasi                                                     (6.776)
  Utang pembelian aset tetap                                                                          (2.050)
  Utang bank                                                                                         (30.000)
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                                  729.306
Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                                    (72.931)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                           656.375




                                                             87
Page 116
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                                          Lampiran B
Nilai Pasar 100,00% Saham
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Per 31 Desember 2023

                                                                                 (Dalam jutaan Rupiah)
                                                                 Angka       Variabel
                       Keterangan                                                        Nilai Pasar
                                                                 Pengali     Ekonomi
P/S                                                                   1,50      145.696       219.231
Indikasi nilai pasar 100,00% saham - minoritas                                                219.231
Premi kendali (35,00%)                                                                         76.731
Indikasi nilai pasar 100,00% saham                                                            295.962
Investasi saham                                                                                 7.768
Indikasi nilai pasar 100,00% saham sebelum diskon likuiditas pasar                            303.730
Diskon likuiditas pasar (10,00%)                                                              (30.373)
Nilai pasar 100,00% saham                                                                     273.357




                                                    88
Page 117
PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk                                                           Lampiran C
Rekonsiliasi Nilai
Per 31 Desember 2023

                                                                                  (Dalam jutaan Rupiah)

                  Metode Penilaian                         Nilai Pasar    Bobot             Nilai

Metode Diskonto Arus Kas                                        656.335      90,00%            590.702
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek             273.357      10,00%             27.336
Nilai Pasar                                                                 100,00%            618.037




                                                      89

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.23 MB
Published3 May 2024
Pages117
Characters320,153
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 66 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org DIAGNOS LABORATORIUM UTAMA Tbk p.2 ×197
linked person Menteng Jakarta Pusat p.2 ×6
linked person Ivan Rizal Sini p.34 ×2
linked person Mesha Rizal Sini p.35 ×2
linked — Renobulan Rizal Sini p.35 ×2
linked person Dennis Jacobus p.35 ×2
linked person Dilly Dwiasri p.35 ×2
linked org Prodia Widyahusada Tbk p.46 ×17
linked org Negara Maju p.54 ×3
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.70 ×8
linked org Bank Central Asia Tbk p.70 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×6
possible org Kosasih p.10 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10 ×6
possible org Bundamedik Tbk p.34 ×12
possible org PT Bunda Investama Indonesia p.34 ×7
unresolved org Menteri Keuangan p.2
unresolved org KJPP KR p.3 ×2
unresolved org Asa Ren Pte. Ltd. p.5 ×2
unresolved org PT Asa Ren Global Nusantara p.5 ×2
unresolved org Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.9 ×2
unresolved org TSFBR p.9 ×10
unresolved org Tjahjo & Rekan p.10 ×2
unresolved org KNMTR p.10 ×5
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×12
unresolved org KJPP Kusnanto p.16 ×4
unresolved org KJPP KUSNANTO & REKAN p.16
unresolved person Willy D. Kusnanto · Pimpinan Rekan p.16
unresolved org Diagnosa Laboratorium Utama Tbk p.21 ×2
unresolved person H. Kondisi Pembatas p.21
unresolved org Bank Sentral p.24 ×2
unresolved org Prodia Widhyahusada Tbk p.25 ×14
unresolved org Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Australian Clinical Labs Ltd. p.25
unresolved org Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Australian Clinical Labs Ltd. p.25
unresolved org Size Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Sonic Healthcare Limited p.25
unresolved org Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Sonic Healthcare Limited p.25
unresolved person Martinef p.34 ×2
unresolved org Menteri p.34 ×2
unresolved person Rahayu Ningsih p.34 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.34 ×2
unresolved org PT Roche Indonesia p.46
unresolved org PT Pandu Biosains p.46
unresolved org PT Saba Indomedika p.46
unresolved org PT Anugrah Pharmindo Lestari p.46
unresolved org PT Anugrah Agron Medika. Selanjutnya p.46
unresolved org PT Morula Indonesia p.46 ×2
unresolved org Kementerian Sekretariat p.46
unresolved org Kementerian Luar Negeri p.46
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.46
unresolved org PT Simponi Sigmanera p.46
unresolved org PT Bio Medika. p.46
unresolved org Menteri Kesehatan p.65
unresolved org Departemen Ilmu Penyakit Dalam Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo-Fakultas Kedokteran Universitas p.65
unresolved org PT Jonlin Sapta Medika p.70
unresolved org PT Dawa Daya Kahuripan p.70
unresolved org PT Citra Ananda p.71
unresolved org PT Tridinamika Jaya Instrument p.71
unresolved org Australian Clinical Labs Ltd. p.83 ×5
unresolved org Yayasan Pendidikan Kesehatan p.89
unresolved org Diagnos Laboratorium Tbk p.111 ×8
unresolved org Integral Diagnostics Limited p.111 ×5
unresolved org Capitol Health Limited p.111 ×5
unresolved org Cordlife Group Limited p.111 ×5
unresolved org Laboratory Corporation p.111 ×5
unresolved org Kindstar Global Limited p.111 ×5
unresolved org Sonic Healthcare Limited p.111 ×5

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.091 19907 ms 12 Sep 2026 23:05
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'MATERIAL_FACT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': '',
 'object_truncated': False,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': None,
 'value': None}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result