Skip to content
Back to announcement

20240502_AXIO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31633810_lamp2.pdf

Other Text extracted AXIO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 92

Page 1
YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Business & Property Valuers
LICENSE NUMBER : 2 . 20. 0170
AREA SERVED      : INOONESIA & WORLDWIDE




                                           LAPORAN STUDI KELAYAKAN
                                           PT TERA DATA IN DON USA Tbk
                                                        ("AXIO")

                                           Tanggal Penilaian : 31 Desember 2023




                                                           Lokasi:
                                            Wisma Exa
                    Jalan lnspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Barat,
                                   Cakung, Jakarta Timur - 13910




                  NO. FILE: 00010/2.0170-00/BS/NB-01/0044/1/IV/ 2024




                                                  rrrusted <Business <Partner
Page 2
YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Butlnnt&Pn)pffty"Vlfuen
UCINII NUMNA : J , Jt . t170




No. File : 00010/2.0170-00/BS/N B-01/0044/1/IV/2024

Jakarta, 30 April 2024


Kepada Yth.
DIREKSI
PT Tera Data lndonusa Tbk
Wisma Exa
Jalan ln speksi PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Barat,
Cakung, Jakarta Timur - 13910

Perihal             : Laporan Studi Kelayakan PT Tera Data lndonusa Tbk atas Penambahan Kegiatan
                      Usaha

Dengan Hormat,

PT Tera Data lndonusa Tbk ("AXIO") ada lah perusa haan yang bergerak dibid ang usaha manufaktur
dan perdagangan besar komputer serta suku cadang komputer. AXIO didirikan pada 17 September
2007 dan mulai beroperasi secara komersial pada ta hun yang sama. Saat ini, pemegang saham
mayoritas AXIO ada lah PT EXA Nu sa Persada dengan kepemilikan sebesar 59,25%. Kantor pusat AXIO
berlokasi di Wi sma Exa, Jalan ln speks i PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Barat, Cakung, Jakarta
Timur - 13910.

Sej alan dengan penerapan Revolusi lndustri 4.0. di Indonesia, Pemerintah Indonesia tengah
melaksanakan langkah-langkah yang diberi nama Roadmap Making Indonesia 4.0. dan peningkatan
kua litas Sumber Daya Manusia merupakan salah satu yang diprioritaska n.

Untuk memanfaatkan adanya teknologi atas Revo lusi lndustri 4.0 tersebut, AXIO berencana untuk
melakukan penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indones ia ("KBLI") yang tidak terka it dengan
KBLI sebelumnya, terdiri dari KBLI 72102, 58200, 62090, 62029, 62019, 30300, 46594, 26513, 46499 dan
26420, selanjutnya disebut "Penambahan Kegiatan Usaha".

Berikut adalah uraian dari KBLI terka it rencana Penambahan Kegiatan Usaha diatas:
 a. 72102: Penelitian dan Pengembangan Tekno logi dan Rekayasa;
 b. 58200: Penerbitan Piranti Lunak (Software);
 c. 62090: Aktivitas Tekno logi lnformas i dan Jasa Komputer Lainnya;
 d. 62029: Aktivitas Konsu ltas i Komputer dan Manajemen Fasi litas Komputer Lainnya;
 e. 620 19: Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya;
 f. 30300: lndu stri Pesawat Terbang dan Perlengkapannya;
 g. 46594: Perdagangan Besar Alat Transportasi Udara, Suku Cadang dan Perlengkapannya;
 h. 26513: lndu stri Alat Ukur dan Alat Uji Elektro ni k;
 i. 46499: Perdagangan Besar Berbagai Barang dan Perlengkapan Ru mah Tangga Lainnya YTDL; dan
j.   26420: lndu stri Peralatan Perekam, Penerima dan Pengganda Audio dan Vid eo, bukan lndustri
            Televisi.




                                                                               KANTOR JASA PENH.AI PUBLIK
                                                                              YANUAR, ROSYE DAN REKAN
                                                                                             Business & Property Valuers
                                                                                        The M an hattan Square Bui lding
                                                                                             Mid Tower 15th Floor Unit F
                                                                          J I. TB . Simatupang Kav. I S, Cilandak Timur
                                                                                                  Jakarta Selata n 12560
                                                                                          T: +62- 21 2940 688O(Hunting)
                                                                                                         E: info@yr.co.id
                                                                                                             www.yr.co.id

                                           Trusted" <Business Partner                       Branch Office : Begor (P)
Page 3
 YANUAR, ROSYE DAN REKAN
 Business & Property Valuers
 LICENSE NUMBER: 2. 20 . 0170
 AREA SERVED     ; INDONESIA & WORLDWIDE




Penambahan Kegiatan Usah a atas KBLI 72102, 58200, 62090, 62029, 62019 akan berada dibawah Divi si
Pengembangan R&D Software dan Hardware, KBLI 30300 dan 46594 akan berada di bawah Divisi Drone,
KBLI 46591, 46599 dan 46499 akan berada di bawah Divi si Robotik sedangkan KBLI 26420 akan berada
di bawah Divisi Closed Circuit Television ("CC1V").

Sehubungan dengan hal tersebut, AXIO membutuhkan pihak independen untuk melakukan kajian dan
anal isis kelayakan atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha.

Untuk penyusunan studi kelayakan tersebut, AXIO telah menunjuk KJPP Yanuar, Rosye dan Rekan
("Y&R") yang dih arapkan dapat melakukan kajian secara obyektif dan independen sesuai dengan
kesepakatan yang tertuang dalam persetujuan atas Surat Penawaran No. PR.Y&R-
00/Y/BS/TDI/Vll/2023/ARK/0136 tanggal 11 Juli 2023 dan Surat Adendum Penawaran Jasa Studi
Kelayakan No. PR.Y&R-00/Y/BS/TDI/X/2023/ARK/0215 tangga l 26 Oktober 2023.



1. Status Penilai Publik

     Penilai Publik ada lah Pemimpin Rekan dari Y&R dengan kualifikasi sebagai berikut:

     Nama Penilai Publik : Yanuar Bey S.E., M.M., MAPPI (Cert.)
     No. lzin Penilai Publik : B-1.08.00044
     STTD                    : STTD.PB-37/Pj-1/PM .02/2023
     Klasifikasi lzin        : Penilaian Bisnis (B)
     No . MAPPI              : 99-S-01230

     Y&R ada lah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal
     serta memiliki kompetensi untuk melakukan Studi Kelayakan ini.

     Y&R bertindak secara independen dalam penyusunan laporan ini tanpa adanya benturan
     kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Studi Kelayakan ataupun pihak-
     pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Studi Kelayakan . Y&R juga tidak memiliki
     kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini .

     Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
     manapun . lmbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan .



2. ldentitas Pemberi Tugas

       •        Nama Perusahaan              PT Tera Data lndonusa Tbk
       •        Alamat                     : Wisma Exa,Jalan lnspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Barat,
                                             Cakung, Jakarta Timur - 13910
       •        Telepon                    : (021) 22461 001
       •        Situs Web                  : www.terra.co.id



3. ldentitas Pengguna Laporan / Report User Identity

       •        Nama Perusahaan            : PT Tera Data lndonusa Tbk
       •        Alamat                     : Wis ma Exa, Jalan lnspeksi PAM No. 168, RT/RW 0171004, Cakung Ba rat,
                                             Cakung, Jakarta Timur - 13910
       •        Te lepon                   : (021) 22461001
       •        Situs Web                  : www.terra.co .id




                                               <J'rusted <Business Partner
Page 4
YANUAR, ROSYE DAN REKAN
Businoss & Proporty Valuors
LICENSE NUMBER : 2 . 20 . 0170
AREA SERVED       : INDONESIA & WORLDWIDE




4. Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

      Maksud dari Laporan Studi Kelayakan adalah untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan
      atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha milik AXIO .

      Tujuan disusunnya laporan ini adalah dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
      ("OJK") Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang "Transaksi Material dan Perubahan
      Kegiatan Usaha" ("POJK 17 Tahun 2020"). Peraturan tersebut mensyaratkan adanya Laporan Studi
      Kelayakan atas penambahan kegiatan usaha yang disusun oleh Penilai. Penilaian tidak digunakan
      di lu ar konteks atau tujuan Stud i Kelayakan tersebut.

      Tinjauan dari Laporan Stud i Kelayakan mencakup berbagai aspek yang meliputi aspek makro, aspek
      pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen dan aspek keuangan.



5. Dasar Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

      Laporan Studi Kelayakan bertujuan untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan atas
      Penambahan Kegiatan Usaha. Tinjauan dari Laporan Studi Kelayakan mencakup berbagai aspek
      yang meliputi aspek makro, aspek pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen,
      dan aspek keuangan.



6. Objek Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

       Berikut ada lah uraian dari KBLI terkait rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan
       dilaksanakan oleh AXIO:
        a. 72102: Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa;
        b. 58200: Penerbitan Piranti Lunak (Software);
        c. 62090: Aktivitas Teknologi lnformasi dan Jasa Komputer Lainnya;
        d. 62029: Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer Lainnya;
        e. 62019: Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya;
        f. 30300: lndustri Pesawat Terbang dan Perlengkapannya;
        g. 46594: Perdagangan Besar Alat Transportasi Udara, Suku Cadang dan Perlengkapannya;
        h. 26513: lndustri Alat Ukur dan Alat Uji Elektronik;
        i.   46499: Perdagangan Besar Berbagai Barang dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya VTOL;
                   dan
         j.        26420: lndustri Pera Iatan Perekam, Penerima dan Pengganda Audio dan Video, bukan lndustri
                          Televisi.



7. Tanggal Studi Kelayakan

       Tanggal efektif Studi Kelayakan adalah 31 Desember 2023, dimana batas tersebut diambil atas
       dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan Studi Kelayakan.

        Masa berlaku laporan ada lah sampa i dengan 30 Juni 2024.



8. Jen is Mata Uang yang Digunakan

        Stud i Kelayakan ini dinyatakan dalam mata uang Rupiah.




                                            rrrusted <Business <Partner
Page 5
      YANUAR, ROSYE DAN REKAN
      Business & Proporty Valuers
      LI CE NSE NUMBER : 2 . 20 . 0170
      AREA SERVED         : INDONESIA & WORLDWIDE




 9. Tingkat Kedalaman lnspeksi

         Dalam Stud i Kelayakan ini, kami telah melakukan inspeksi untuk mendapatkan keyakinan yang
         memadai diantaranya dengan melakukan site visit terhadap fasilitas milik AXIO yang berlokasi di
         Wisma Exa,Jalan lnspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Ba rat, Cakung,Jakarta Timur. Berita
         Acara wawancara yang menjelaskan mengenai kondisi proyek dan hal-hal lain yang relevan untuk
         proses penyusunan Stud i Kelayakan telah dibuat saat wawancara dilakukan.



10.       Sumber dan Data lnformasi yang Dapat Dihandalkan

           Dalam melakukan Studi Kelayakan ini, Y&R juga menggunakan informasi dari beberapa sumber
           informasi yang relevan dan handal tan pa perlu melakukan verifikasi, yaitu:

            •       Dokumen hukum terkait dengan Studi Kelayakan;
            •       Data-data ekonomi yang diperoleh dari S&P Capital IQ, Damodaran;
            •       Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari instansi
                    terkait, seperti Bank Indonesia;
            •       Data-data laporan keuangan audit histori s.


11. Asumsi dan Kondisi Pembatas

                   Asumsi

                   Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini adalah:

                     •          Y&R menghasilkan Laporan Studi Kelayakan yang bersifat non-disclaimer opinion.
                     •          Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
                                studi kelayakan.
                     •          Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi
                                yang disediakan oleh AXIO dan / atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia
                                untuk publik dan informasi lainnya yang kami anggap relevan.
                     •          Pemberi tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut
                                penugasan studi kelayakan telah diungkapkan seluruhnya kepada Y&R dan tidak ada
                                pengurangan atas fakta -fakta yang penting.
                     •          Y&R menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan
                                kewajaran proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan
                                pencapaiannya (fiduciary duty).
                      •         Y&R bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan
                                yang telah disesuaikan.
                      •         Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informa si yang bersifat
                                rahasia, yang dapat mempengaruhi operasional AXIO.
                      •         Y&R bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan kesimpulan yang dihasilkan.
                      •         Y&R telah memperoleh informasi atas status hukum objek Studi Kelayakan dari pemberi
                                tugas.
                      •         Laporan Studi Kelayakan ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal dan
                                pemenuhan aturan OJK dan tidak untuk kepentingan perpajakan.
                      •         Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
                                bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Penambahan
                                Kegiatan Usaha yang akan dilakukan pada tanggal pendapat ini diterbitkan.
                      •         Dalam penyusunan Studi Kelayakan ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
                                terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban AXIO dan semua pihak yang terlibat dalam
                                studi kelayakan serta keakuratan informasi mengenai studi kelayakan yang diungkapkan
                                oleh manajemen AXIO.




                                                      rtrustecf <Business Partner
Page 6
 YANUAR, ROSYE DAN REKAN
 Business & Proporty Valuors
 LI CE NSE NUMBER : 2 . 20 . 0170
 AREA SERVED          : IN DO NESIA & WORLDWIDE




                 •          Y&R mengasumsikan bahwa AXIO merupakan perusahaan yang berkelanjutan usahanya
                            dimasa mendatang dan dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten (going
                            concern).
                 •          Studi Kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari
                            analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara
                            utuh sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang
                            menyesatkan atas proses yang mendasari Studi Kelayakan. Penyusunan Studi Kelayakan
                            ini merupakan suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis
                            yang tidak lengkap.
                 •          Kami juga mengasumsikan bahwa penerbitan Studi Kelayakan tidak terjadi perubahan
                            apapun yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam
                            penyusunan studi kelayakan ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali
                            atau melengkapi, memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan
                            kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.

                Batasan-batasan dalam pelaksanaan penugasan

                 •           Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
                             kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
                             yang diberikan kepada kami oleh AXIO atau yang tersedia secara umum yang pada
                             hakekatnya adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan kami tidak bertanggung
                             jawab untuk melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut.
                             Kami juga bergantung kepada jaminan dari manajemen AXIO bahwa mereka tidak
                             mengetahui fakta-fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada
                             kami menjadi tidak lengkap atau menyesatkan.
                  •          Analisis Studi Kelayakan ini dipersiapkan menggunakan data dan informasi sebagaimana
                             diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat
                              mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Oleh karenanya, kami tidak
                              bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan kami dikarenakan
                             adanya perubahan data dan informasi tersebut.
                  •           Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Studi Kelayakan ini . Jasa-
                             jasa yang kami berikan kepada AXIO hanya merupakan pemberian Studi Kelayakan atas
                              objek yang akan dilakukan dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami
                              tidak melakukan penelitian atas keabsahan dari aspek hukum dan implikasi aspek
                              perpajakan tersebut.
                  •           Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Stud i Kelayakan ini tidak merupakan dan tidak
                              dapat ditafsirkan merupakan dalam bentuk apap un, suatu penelaahan atau audit atau
                              pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut
                              juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian
                              internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran
                              hukum. Selain itu, kami tidak mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi
                              untuk mendapatkan dan menganalisa suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya diluar aksi
                              korporasi yang ada dan mungkin tersedia untuk AXIO serta pengaruh dari transaksi -
                              transaksi tersebut terhadap aksi korporasi in i.


12. Persyaratan atas Persetujuan Untuk Publikasi

         Laporan Studi Kelayakan beserta lampiran yang ada pada laporan ini hanya ditujukan kepada
         Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan Studi Kelayakan sebagaimana dimaksud pada lingkup
         penugasan ini. Penggunaan Laporan di luar dari ketentuan yang disebutkan dalam lingkup
         Penugasan Laporan ini harus mendapatkan persetujuan tertulis dari Y&R serta Pemberi Tugas.




                                                  rtrusted (Business Partner
Page 7
  YANUAR, ROSYE DAN REKAN
  Busin ess & Property Valuors
  LICENSE NUMBER : 2 . 20 . 0170
  AREA SERVED       : INDONE SIA & WORLDV.,DE




13.    Konfirmasi bahwa Penuga san dilakukan berdasarkan Peraturan

       Analisis, opini, dan kesimpu lan yang dibuat oleh Penilai, serta laporan studi kelayakan yang telah
       dibuat dengan memenuhi POJK No. 35/P OJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis Di Pasar Modal, SEOJK 17/ 2020 tentang Pedoman Penilai an dan Penyajian Laporan
       Penilaian Bisnis di Pasar Modal, POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
       Penambahan Kegiatan Usaha dan Kode Etik Penilai Indonesia ("KEPI") serta Standar Penila ian
       Indonesia ("SPI") Edisi Vll-2018 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku di Ind ones ia.



14. Analisis Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha

        Berdasarkan ana li sis kelayakan berupa Penambahan Kegiatan Usaha dengan mempertimbangkan
        asumsi-asumsi yang telah dibuat, diperoleh hasil perhitungan sebagai berikut:

       Net Present Value                                     : Rp593.981 Juta
       Break Even Point                                      : Rp30 .065 Juta
       Profitability Index                                   : 18,78% (Tahun 2028)
       Return on Investment                                  : 34,66% (rata-rata selama periode proyeksi)



15. Pendapat Mengenai Kelayakan Rencana Penambahan Kegiatan Usaha

        Berdasarkan kajian, evaluasi aspek pasar, teknis, pola bisnis, ke layakan model manajemen dan
        ana li sa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah
        ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpu lkan bahwa rencana Penambahan Kegiatan Usaha
        yang akan dilaksanakan oleh AXIO adalah LAYAK.



  Demikian hasil penilaian yang kami lakukan dengan tetap mengacu pada kode etik dan standar
  penilaian yang berlaku .




                                                . M. MAPPI Cert.
  Pemimpin Rekan

  No. lzin Penilai Publik                            : B-1 .08.00044
  No. STTD                                           : STTD.PB-37 /PJ -1/PM .02/2023
  Klasifikasi lzin                                   : Penilaian Bisnis (B)
  No. MAPPI                                          : 99-S-01230




                                                             erusted <Business <Partner
Page 8

          
Page 9

          
Page 10
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)




                                                               DAFTAR ISI
                                                                                                                                                          Halaman

SERTIFIKAT
PERNYATAAN PENILAI
DAFTAR ISI
DAFTAR FIGUR
DEFINISI DAN ISTILAH

BAB I  7
PENDAHULUAN ................................................................................................................................................7
1.1    Latar Belakang ........................................................................................................................................ 7
1.2    Status Penilai Publik ............................................................................................................................... 8
1.3    Identitas Pemberi Tugas ........................................................................................................................ 8
1.4    Identitas Pengguna Laporan ................................................................................................................. 8
1.5    Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan ................................................................................................... 8
1.6    Tanggal Studi Kelayakan ........................................................................................................................ 9
1.7    Metode Studi Kelayakan ........................................................................................................................ 9
1.8    Asumsi dan Kondisi Pembatas .............................................................................................................. 9
1.9    Konfirmasi Bahwa Objek Studi Kelayakan Tidak Sedang atau Telah Dinilai Dalam Jangka Waktu
       Tidak Lebih dari 2 (Dua) Bulan ............................................................................................................ 10
1.10   Jenis Mata Uang yang Digunakan ....................................................................................................... 11
1.11   Sumber Data dan Informasi yang Dapat Dihandalkan .................................................................... 11
1.12   Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli ................................................................................... 11
1.13   Penjelasan mengenai Kejadian Penting setelah Tanggal Studi Kelayakan .................................... 11

BAB II 12
GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN ..............................................................................................................12
2.1    Profil PT Tera Data Indonusa Tbk ....................................................................................................... 12
2.1.1  Pendirian................................................................................................................................................ 12
2.1.2  Aktivitas Usaha ...................................................................................................................................... 12
2.1.3  Produk dan Layanan ............................................................................................................................ 13
2.1.4  Struktur Organisasi............................................................................................................................... 14
2.1.5  Struktur Permodalan ............................................................................................................................ 14
2.1.6  Susunan Pengurus AXIO ...................................................................................................................... 15
2.2    Legalitas dan Perizinan yang dimiliki AXIO ........................................................................................ 15
2.3    Tinjauan Kinerja Keuangan.................................................................................................................. 16
2.4    Informasi Inspeksi terhadap Objek Studi Kelayakan........................................................................ 20

BAB III 21
ASPEK MAKRO EKONOMI INDONESIA DAN INDUSTRI ..............................................................................21
3.1     Makro Ekonomi Indonesia ................................................................................................................... 21
3.1.1   Pertumbuhan Ekonomi Indonesia ...................................................................................................... 21
3.1.2   Inflasi ...................................................................................................................................................... 21
3.1.3   Nilai Tukar Rupiah ................................................................................................................................ 23
3.1.4   Tingkat Suku Bunga .............................................................................................................................. 23
3.2     Industri Drone ........................................................................................................................................ 24
3.3     Industri Robotik .................................................................................................................................... 26
3.4     Industri CCTV ......................................................................................................................................... 28

BAB IV 30
KBLI BARU .......................................................................................................................................................30

                                                                                                                                                       Halaman - 1
Page 11
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



4.1            Bisnis AXIO (Eksisting) .......................................................................................................................... 30
4.2            Rencana Penambahan KBLI AXIO ....................................................................................................... 32
4.3            Aspek Pasar ........................................................................................................................................... 33
4.3.1.         Kondisi Pasar Saat Ini ........................................................................................................................... 33
4.3.2.         Pangsa Pasar ......................................................................................................................................... 34
4.3.3.         Persaingan Usaha ................................................................................................................................. 36
4.3.4.         Potensi Pasar dan Sasaran Pasar ....................................................................................................... 38
4.3.5.         Inovasi dalam Menghadapi Persaingan Usaha ................................................................................. 39
4.3.6.         Strategi Pemasaran .............................................................................................................................. 39
4.4            Aspek Teknis Terkait dengan Perubahan Layanan dan Produk ..................................................... 40
4.4.1.         Kapasitas................................................................................................................................................ 40
4.4.2.         Ketersediaan Sumber Daya termasuk Bahan Baku, Pekerja dan Tim Ahli .................................... 41
4.4.3.         Proses Operasional Penambahan Kegiatan Usaha AXIO................................................................. 42
4.5            Pola Bisnis.............................................................................................................................................. 42
4.5.1.         Keunggulan Kompetitif ........................................................................................................................ 42
4.5.2.         Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk ..................................................................................... 43
4.5.3.         Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai .............................................................................................. 43
4.5.4.         Perjanjian-Perjanjian yang dimiliki Terkait Penambahan Kegiatan Usaha .................................... 43
4.6            Aspek Model Manajemen .................................................................................................................... 44
4.6.1.         Ketersediaan Tenaga Kerja .................................................................................................................. 44
4.6.2.         Tenaga Ahli terkait Penambahan Kegiatan Usaha Baru .................................................................. 44
4.6.3.         Manajemen Kekayaan Intelektual ...................................................................................................... 45
4.6.4.         Manajemen Risiko ................................................................................................................................ 45
4.6.5.         Kapasitas dan Kemampuan Manajemen ........................................................................................... 46
4.6.6.         Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen ............................................................................ 46

BAB V  47
SWOT DAN ANALISIS RISIKO.........................................................................................................................47
5.1    Analisis SWOT ........................................................................................................................................ 47
5.2    Analisis Risiko ........................................................................................................................................ 49

BAB VI 52
ASPEK KEUANGAN .........................................................................................................................................52
6.1     Rencana AXIO ........................................................................................................................................ 52
6.2     Biaya Pendirian, Modal Kerja dan Sumber Pembiayaan Penambahan Kegiatan Usaha ............. 52
6.3     Asumsi–Asumsi ..................................................................................................................................... 52
6.4     Tanggal Penilaian dalam Studi Kelayakan ......................................................................................... 54
6.5     Ringkasan Proyeksi Keuangan Proyek ............................................................................................... 54
6.6     Dampak Perubahan atas Penambahan Kegiatan Usaha terhadap Keuangan AXIO .................... 55
6.7     Rasio Keuangan Penting atas Penambahan Kegiatan Usaha.......................................................... 55
6.8     Penetapan Tingkat Diskonto ............................................................................................................... 56
6.9     Tingkat Pertumbuhan pada Nilai Terminal ....................................................................................... 62
6.10    Analisis Kelayakan Proyek ................................................................................................................... 62
6.11    Analisis Break Even Point ...................................................................................................................... 63
6.12    Analisis Profitabilitas ............................................................................................................................ 64
6.13    Analisis Tingkat Imbal Balik Investasi ................................................................................................. 64
6.14    Analisis Sensitivitas ............................................................................................................................... 64
6.15    Kesimpulan ............................................................................................................................................ 65

BAB VII 66
KUALIFIKASI PENILAI BISNIS ........................................................................................................................66
7.1     Kualifikasi Penilai Bisnis ....................................................................................................................... 66

●      Lampiran - Lampiran

                                                                                                                                                         Halaman - 2
Page 12
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)




                                                   DAFTAR FIGUR
                                                                                                                                                      Halaman

Figur 1.      Service Center AXIO di Indonesia ..................................................................................................13
Figur 2.      Struktur Organisasi AXIO ................................................................................................................14
Figur 3.      Struktur Permodalan AXIO .............................................................................................................14
Figur 4.      Laba (Rugi) AXIO ..............................................................................................................................16
Figur 5.      Pertumbuhan Penjualan, Laba (Rugi) Usaha dan Laba (Rugi) Komprehensif ..........................16
Figur 6.      Posisi Keuangan ...............................................................................................................................17
Figur 7.      Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas ....................................................................................17
Figur 8.      Arus Kas ............................................................................................................................................18
Figur 9.      Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan .........................18
Figur 10.     Rasio Keuangan ...............................................................................................................................19
Figur 11.     Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha ........................21
Figur 12.     Inflasi IHK dan Komponen ..............................................................................................................22
Figur 13.     Inflasi Gabungan Kota di Provinsi (%, yoy) ...................................................................................22
Figur 14.     Rupiah vs Negara Kawasan ............................................................................................................23
Figur 15.     Suku Bunga Perbankan...................................................................................................................24
Figur 16.     Total Anggaran Tahun 2015 - 2022 ...............................................................................................25
Figur 17.     Total Pendapatan berdasarkan Segmen ......................................................................................27
Figur 18.     Pertumbuhan Pendapatan berdasarkan Segmen .......................................................................27
Figur 19.     Proyeksi Pertumbuhan Pasar CCTV Dunia (Juta USD) .................................................................28
Figur 20.     Proyeksi Pertumbuhan Pasar CCTV Asia Pasifik (Juta USD) ........................................................29
Figur 21.     Merek-merek Produksi AXIO yang Telah Mendunia dan Diakui Secara Global .......................30
Figur 22.     KBLI Eksisting ...................................................................................................................................31
Figur 23.     KBLI atas Penambahan Kegiatan Usaha .......................................................................................32
Figur 24.     KBLI Baru Berdasarkan Produk dan Industri ...............................................................................33
Figur 25.     Market Share Pasar Drone ...............................................................................................................35
Figur 26.     Market Share Pasar Robotik ............................................................................................................35
Figur 27.     Market Share Pasar CCTV ................................................................................................................36
Figur 28.     Potensi dan Sasaran Pasar untuk Penambahan Kegiatan Usaha .............................................38
Figur 29.     Contoh Layanan dan Proyek atas Penambahan Kegiatan Usaha AXIO ....................................40
Figur 30.     Kapasitas Produksi Penambahan Kegiatan Usaha ......................................................................40
Figur 31.     Manajemen Risiko ...........................................................................................................................46
Figur 32.     Rincian Investasi ..............................................................................................................................52
Figur 33.     Proyeksi Laba (Rugi) ........................................................................................................................54
Figur 34.     Proyeksi Posisi Keuangan ...............................................................................................................54
Figur 35.     Proyeksi Arus Kas ............................................................................................................................54
Figur 36.     Rasio Keuangan Penting atas Penambahan Kegiatan Usaha ....................................................55
Figur 37.     Beta Levered dan Un-Levered Perusahaan Pembanding ..............................................................57
Figur 38.     DER Market ........................................................................................................................................58
Figur 39.     Beta Levered dan Un-Levered Perusahaan Pembanding ..............................................................58
Figur 40.     DER Market ........................................................................................................................................59
Figur 41.     Beta Levered dan Un-Levered Perusahaan Pembanding ..............................................................59
Figur 42.     DER Market ........................................................................................................................................59
Figur 43.     Biaya Modal Ekuitas ........................................................................................................................60
Figur 44.     Biaya Modal Ekuitas ........................................................................................................................60
Figur 45.     Biaya Modal Ekuitas ........................................................................................................................60
Figur 46.     WACC Industri Drone .......................................................................................................................61
Figur 47.     WACC Industri Robotik ....................................................................................................................61
Figur 48.     WACC Industri CCTV ........................................................................................................................61
Figur 49.     WACC Penambahan Kegiatan Usaha ............................................................................................62

                                                                                                                                                   Halaman - 3
Page 13
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



Figur 50.     Analisis Kelayakan Proyek ..............................................................................................................62
Figur 51.     Analisis Break Even..........................................................................................................................63
Figur 52.     Analisis Profitabilitas .......................................................................................................................64
Figur 53.     Analisis Tingkat Imbal Balik Investasi ............................................................................................64
Figur 54.     Analisis Sensitivitas (Penjualan yang Menurun)...........................................................................64
Figur 55.     Analisis Sensitivitas (Beban Pokok Pendapatan yang Meningkat) .............................................65
Figur 56.     Analisis Sensitivitas..........................................................................................................................65




                                                                                                                                              Halaman - 4
Page 14
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)




                              DEFINISI DAN ISTILAH
 Arus Kas Bersih                    :    a. Jumlah kas yang tersedia setelah terpenuhinya kebutuhan kas
                                             untuk kegiatan operasional;
                                         b. Jumlah kas yang merupakan arus kas yang tersedia bagi
                                             penyedia modal yang terdiri dari utang dan ekuitas; dan
                                         c. Jumlah kas yang telah bebas dari kewajiban untuk
                                             mempertahankan operasi saat ini dan untuk mengantisipasi
                                             pertumbuhan Perusahaan.
 Asumsi                             :   Sesuatu yang dianggap akan terjadi termasuk fakta, syarat, atau
                                        keadaan yang mungkin dapat mempengaruhi objek Studi Kelayakan
                                        atau pendekatan Studi Kelayakan dan kewajarannya telah dianalisis
                                        oleh Penilai Bisnis sebagai bagian dari proses Studi Kelayakan.
 AXIO                               :   PT Tera Data Indonusa Tbk.
 KBLI                               :   Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia.
 Kelangsungan Usaha / Going         :   Suatu kondisi yang mencerminkan usaha yang sedang beroperasi
 Concern                                atau dalam konstruksi, atau suatu premis dalam Penilaian, dimana
                                        Penilai Bisnis menganggap suatu perusahaan akan terus
                                        melanjutkan operasinya secara berkelanjutan.
 KEPI & SPI Edisi VII – 2018        :   Kode Etik Penilai Indonesia (“KEPI”) dan Standar Penilaian Indonesia
                                        (“SPI”) 2018 Edisi VII – 2018.
 Kominfo                            :   Kementerian Komunikasi dan Informatika.
 Laporan Studi Kelayakan            :   Laporan tertulis berisi suatu Penugasan Penilaian Profesional yang
 Bisnis                                 diberikan oleh Penilai Bisnis berupa pendapat untuk menyatakan
                                        kelayakan suatu usaha atau proyek.
 MAPPI                              :   Masyarakat Profesi Penilai Indonesia.
 Metode Studi Kelayakan             :   Suatu cara atau rangkaian cara tertentu dalam melakukan Studi
                                        Kelayakan.
 Nilai Terminal                     :   Nilai dari jumlah arus kas untuk periode setelah periode waktu tetap,
                                        dimana arus kas yang diterapkan dapat menggunakan model ekuitas
                                        atau Modal Investasi.
 Objek Studi Kelayakan              :   Studi Kelayakan atas Perubahan Kegiatan Usaha
 OJK                                :   Otoritas Jasa Keuangan.
 Penilai                            :   Orang perseorangan yang dengan keahliannya menjalankan kegiatan
                                        Penilaian di pasar modal.
 Penilai Bisnis                     :   Penilai yang melakukan kegiatan penilaian bisnis sebagaimana
                                        dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai Penilai
                                        yang melakukan kegiatan di pasar modal.
 Permen                             :   Peraturan Pemerintah.
 Pihak                              :   Orang perseorangan, perusahaan, usaha bersama, asosiasi, atau
                                        kelompok yang terorganisasi.
 POJK 17 Tahun 2020                 :   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.
                                        17/POJK.04/2020 tentang "Transaksi Material dan Perubahan
                                        Kegiatan Usaha.
 POJK 35 Tahun 2020                 :   Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No.
                                        35/POJK.04/2020 tentang " Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian
                                        Bisnis di Pasar Modal”.
 Penilai Publik                     :   Penilai yang telah memperoleh izin dari Menteri Keuangan untuk
                                        memberikan jasa penilaian (Perpres 71 / 2012, pasal l butir 12).
 Premis                             :   Asumsi yang berhubungan dengan suatu kondisi transaksi yang
                                        dapat digunakan pada objek Studi Kelayakan.
 Tanggal Laporan                    :   Tanggal ditandatanganinya Laporan oleh Penilai Bisnis.

                                                                                                   Halaman - 5
Page 15
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



 Tanggal Studi Kelayakan            :   Tanggal pada saat Studi Kelayakan dinyatakan.
 Tenaga Ahli                        :   Orang yang mempunyai keahlian dan kualifikasi pada suatu bidang
                                        tertentu di luar ruang lingkup kegiatan Penilaian dan tidak bekerja
                                        pada Kantor Jasa Penilai Publik.
 Tingkat Diskonto                   :   Suatu Tingkat Imbal Balik untuk mengkonversikan nilai di masa
                                        depan ke nilai sekarang yang mencerminkan nilai waktu dari uang
                                        dan ketidakpastian atas terealisasinya pendapatan ekonomi.
 Tingkat Imbal Balik                :   Jumlah laba atau rugi dan/atau perubahan nilai yang direalisasikan
                                        atau diharapkan dari suatu investasi yang dinyatakan dalam
                                        persentase.
 Y&R                                :   Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar, Rosye dan Rekan.




                                                                                                 Halaman - 6
Page 16
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                       BAB I

                                                 PENDAHULUAN


1.1    Latar Belakang

       PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”) adalah perusahaan yang bergerak dibidang usaha
       manufaktur dan perdagangan besar komputer serta suku cadang komputer. AXIO didirikan pada
       17 September 2007 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun yang sama. Saat ini,
       pemegang saham mayoritas AXIO adalah PT EXA Nusa Persada dengan kepemilikan sebesar
       59,25%. Kantor pusat AXIO berlokasi di Wisma Exa, Jalan Inspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004,
       Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur - 13910.

       Sejalan dengan penerapan Revolusi Industri 4.0. di Indonesia, Pemerintah Indonesia tengah
       melaksanakan langkah-langkah yang diberi nama Roadmap Making Indonesia 4.0. dan peningkatan
       kualitas Sumber Daya Manusia merupakan salah satu yang diprioritaskan.

       Untuk memanfaatkan adanya teknologi atas Revolusi Industri 4.0 tersebut, AXIO berencana untuk
       melakukan penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (“KBLI”) yang tidak terkait
       dengan KBLI sebelumnya, terdiri dari KBLI 72102, 58200, 62090, 62029, 62019, 30300, 46594,
       26513, 46499 dan 26420, selanjutnya disebut “Penambahan Kegiatan Usaha”.

       Berikut adalah uraian dari KBLI terkait rencana Penambahan Kegiatan Usaha diatas:
       a. 72102: Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa;
       b. 58200: Penerbitan Piranti Lunak (Software);
       c. 62090: Aktivitas Teknologi Informasi dan Jasa Komputer Lainnya;
       d. 62029: Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer Lainnya;
       e. 62019: Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya;
       f. 30300: Industri Pesawat Terbang dan Perlengkapannya;
       g. 46594: Perdagangan Besar Alat Transportasi Udara, Suku Cadang dan Perlengkapannya;
       h. 26513: Industri Alat Ukur dan Alat Uji Elektronik;
       i. 46499: Perdagangan Besar Berbagai Barang dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya YTDL;
           dan
       j. 26420: Industri Peralatan Perekam, Penerima dan Pengganda Audio dan Video, bukan Industri
                  Televisi.

       Penambahan Kegiatan Usaha atas KBLI 72102, 58200, 62090, 62029, 62019 akan berada dibawah
       Divisi Pengembangan R&D Software dan Hardware, KBLI 30300 dan 46594 akan berada di bawah
       Divisi Drone, KBLI 46591, 46599 dan 46499 akan berada di bawah Divisi Robotik sedangkan KBLI
       26420 akan berada di bawah Divisi Closed Circuit Television (“CCTV”).

       Sehubungan dengan hal tersebut, AXIO membutuhkan pihak independen untuk melakukan kajian
       dan analisis kelayakan atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha.

       Untuk penyusunan studi kelayakan tersebut, AXIO telah menunjuk KJPP Yanuar, Rosye dan Rekan
       (“Y&R”) yang diharapkan dapat melakukan kajian secara obyektif dan independen sesuai dengan
       kesepakatan yang tertuang dalam persetujuan atas Surat Penawaran No. PR.Y&R-
       00/Y/BS/TDI/VII/2023/ARK/0136 tanggal 11 Juli 2023 dan Surat Adendum Penawaran Jasa Studi
       Kelayakan No. PR.Y&R-00/Y/BS/TDI/X/2023/ARK/0215 tanggal 26 Oktober 2023.




                                                                                         Halaman - 7
Page 17
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



1.2    Status Penilai Publik

       Penilai Publik adalah Pemimpin Rekan dari Y&R dengan kualifikasi sebagai berikut:

       Nama Penilai Publik             : Yanuar Bey S.E., M.M., MAPPI (Cert.)
       No. Izin Penilai Publik         : B-1.08.00044
       STTD                            : STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
       Klasifikasi Izin                : Penilaian Bisnis (B)
       No. MAPPI                       : 99-S-01230

       Y&R adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang terdaftar di Kementerian Keuangan dan Pasar Modal
       serta memiliki kompetensi untuk melakukan Studi Kelayakan ini.

       Y&R bertindak secara independen dalam penyusunan laporan ini tanpa adanya benturan
       kepentingan dan tidak terafiliasi dengan Pemberi Tugas, Objek Studi Kelayakan ataupun pihak-
       pihak yang terafiliasi dengan Pemberi Tugas dan Objek Studi Kelayakan. Y&R juga tidak memiliki
       kepentingan ataupun keuntungan pribadi terkait dengan penugasan ini.

       Laporan Studi Kelayakan ini tidak dilakukan untuk memberikan keuntungan atau merugikan pihak
       manapun. Imbalan jasa yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh nilai yang dihasilkan.


1.3    Identitas Pemberi Tugas

       •    Nama Perusahaan : PT Tera Data Indonusa Tbk
       •    Alamat          : Wisma Exa, Jalan Inspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Barat,
                              Cakung, Jakarta Timur - 13910
       •    Telepon         : (021) 22461001
       •    Situs Web       : www.terra.co.id



1.4    Identitas Pengguna Laporan

       •    Nama Perusahaan : PT Tera Data Indonusa Tbk
       •    Alamat          : Wisma Exa, Jalan Inspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Barat,
                              Cakung, Jakarta Timur - 13910
            Telepon         : (021) 22461001
       •    Situs Web       : www.terra.co.id



1.5    Maksud dan Tujuan Studi Kelayakan

       Maksud dari Laporan Studi Kelayakan adalah untuk memberikan pendapat mengenai kelayakan
       atas rencana Penambahan Kegiatan Usaha milik AXIO.

       Tujuan disusunnya laporan ini adalah dalam rangka memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
       (“OJK”) Republik Indonesia No. 17/POJK.04/2020 tentang “Transaksi Material dan Perubahan
       Kegiatan Usaha” (“POJK 17 Tahun 2020”). Peraturan tersebut mensyaratkan adanya Laporan Studi
       Kelayakan atas perubahan kegiatan usaha yang disusun oleh Penilai. Penilaian tidak digunakan di
       luar konteks atau tujuan Studi Kelayakan tersebut.

       Tinjauan dari Laporan Studi Kelayakan mencakup berbagai aspek yang meliputi aspek makro, aspek
       pasar, aspek teknis, aspek pola bisnis, aspek model manajemen dan aspek keuangan.


                                                                                            Halaman - 8
Page 18
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



1.6    Tanggal Studi Kelayakan

       Tanggal efektif Studi Kelayakan adalah 31 Desember 2023, dimana batas tersebut diambil atas
       dasar pertimbangan kepentingan dan tujuan Studi Kelayakan.

       Masa berlaku laporan adalah sampai dengan 30 Juni 2024.



1.7    Metode Studi Kelayakan

       Metode yang digunakan dalam menyusun laporan studi kelayakan ini adalah:

        •    Pengumpulan data-data primer dari AXIO yang terkait dengan rencana Penambahan Kegiatan
             Usaha yang meliputi data-data identitas, perizinan, rencana usaha serta data-data lainnya.
        •    Analisis makro ekonomi, analisis industri untuk mengevaluasi pengaruh dari faktor tersebut
             terhadap kinerja AXIO di masa mendatang.
        •    Melakukan analisis kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha AXIO dengan menggunakan
             indikator Net Present Value (NPV), Break Even Point (BEP), Profitability Index (PI) dan Return on
             Investment (ROI).



1.8    Asumsi dan Kondisi Pembatas

       Asumsi

       Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan studi kelayakan ini adalah:

        •    Y&R menghasilkan Laporan Studi Kelayakan yang bersifat non-disclaimer opinion.
        •    Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen-dokumen yang digunakan dalam proses
             studi kelayakan.
        •    Dalam menyusun laporan ini, Y&R mengandalkan keakuratan dan kelengkapan informasi yang
             disediakan oleh AXIO dan / atau data yang diperoleh dari informasi yang tersedia untuk publik
             dan informasi lainnya yang kami anggap relevan.
        •    Pemberi tugas menyatakan bahwa seluruh informasi material yang menyangkut penugasan
             studi kelayakan telah diungkapkan seluruhnya kepada Y&R dan tidak ada pengurangan atas
             fakta-fakta yang penting.
        •    Y&R menggunakan proyeksi keuangan yang telah disesuaikan yang mencerminkan kewajaran
             proyeksi keuangan yang dibuat oleh manajemen dengan kemampuan pencapaiannya
             (fiduciary duty).
        •    Y&R bertanggung jawab atas pelaksanaan Penilaian dan kewajaran proyeksi keuangan yang
             telah disesuaikan.
        •    Laporan yang dihasilkan terbuka untuk publik kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia,
             yang dapat mempengaruhi operasional AXIO.
        •    Y&R bertanggung jawab atas Laporan Studi Kelayakan dan kesimpulan yang dihasilkan.
        •    Y&R telah memperoleh informasi atas status hukum objek Studi Kelayakan dari pemberi
             tugas.
        •    Laporan Studi Kelayakan ini ditujukan untuk memenuhi kepentingan Pasar Modal dan
             pemenuhan aturan OJK dan tidak untuk kepentingan perpajakan.
        •    Studi Kelayakan ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum
             bisnis dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah terkait dengan Penambahan
             Kegiatan Usaha yang akan dilakukan pada tanggal pendapat ini diterbitkan.
        •    Dalam penyusunan Studi Kelayakan ini, kami menggunakan beberapa asumsi, seperti
             terpenuhinya semua kondisi dan kewajiban AXIO dan semua pihak yang terlibat dalam studi


                                                                                                  Halaman - 9
Page 19
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



             kelayakan serta keakuratan informasi mengenai studi kelayakan yang diungkapkan oleh
             manajemen AXIO.
        •    Y&R mengasumsikan bahwa AXIO merupakan perusahaan yang berkelanjutan usahanya
             dimasa mendatang dan dikelola oleh manajemen yang profesional dan kompeten (going
             concern).
        •    Studi Kelayakan ini harus dipandang sebagai satu kesatuan dan penggunaan sebagian dari
             analisis dan informasi tanpa mempertimbangkan informasi dan analisis lainnya secara utuh
             sebagai satu kesatuan dapat menyebabkan pandangan dan kesimpulan yang menyesatkan
             atas proses yang mendasari Studi Kelayakan. Penyusunan Studi Kelayakan ini merupakan
             suatu proses yang rumit dan mungkin tidak dapat dilakukan melalui analisis yang tidak
             lengkap.
        •    Kami juga mengasumsikan bahwa penerbitan Studi Kelayakan tidak terjadi perubahan apapun
             yang berpengaruh secara material terhadap asumsi-asumsi yang digunakan dalam
             penyusunan studi kelayakan ini. Kami tidak bertanggungjawab untuk menegaskan kembali
             atau melengkapi, memutakhirkan pendapat kami karena adanya perubahan asumsi dan
             kondisi serta peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah tanggal surat ini.

       Batasan-batasan dalam pelaksanaan penugasan

        •    Dalam melaksanakan analisis, kami mengasumsikan dan bergantung pada keakuratan,
             kehandalan dan kelengkapan dari semua informasi keuangan dan informasi-informasi lain
             yang diberikan kepada kami oleh AXIO atau yang tersedia secara umum yang pada hakekatnya
             adalah benar, lengkap dan tidak menyesatkan, dan kami tidak bertanggung jawab untuk
             melakukan pemeriksaan independen terhadap informasi-informasi tersebut. Kami juga
             bergantung kepada jaminan dari manajemen AXIO bahwa mereka tidak mengetahui fakta-
             fakta yang menyebabkan informasi-informasi yang diberikan kepada kami menjadi tidak
             lengkap atau menyesatkan.
        •    Analisis Studi Kelayakan ini dipersiapkan menggunakan data dan informasi sebagaimana
             diungkapkan di atas. Segala perubahan atas data dan informasi tersebut dapat
             mempengaruhi hasil akhir pendapat kami secara material. Oleh karenanya, kami tidak
             bertanggungjawab atas perubahan kesimpulan atas Studi Kelayakan kami dikarenakan
             adanya perubahan data dan informasi tersebut.
        •    Kami tidak memberikan pendapat atas dampak perpajakan dari Studi Kelayakan ini. Jasa-jasa
             yang kami berikan kepada AXIO hanya merupakan pemberian Studi Kelayakan atas objek yang
             akan dilakukan dan bukan jasa-jasa akuntansi, audit, atau perpajakan. Kami tidak melakukan
             penelitian atas keabsahan dari aspek hukum dan implikasi aspek perpajakan tersebut.
        •    Pekerjaan kami yang berkaitan dengan Studi Kelayakan ini tidak merupakan dan tidak dapat
             ditafsirkan merupakan dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit atau pelaksanaan
             prosedur-prosedur tertentu atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat
             dimaksudkan untuk mengungkapkan kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan,
             atau penyimpangan dalam laporan keuangan atau pelanggaran hukum. Selain itu, kami tidak
             mempunyai kewenangan dan tidak berada dalam posisi untuk mendapatkan dan menganalisa
             suatu bentuk transaksi-transaksi lainnya diluar aksi korporasi yang ada dan mungkin tersedia
             untuk AXIO serta pengaruh dari transaksi-transaksi tersebut terhadap aksi korporasi ini.

1.9    Konfirmasi Bahwa Objek Studi Kelayakan Tidak Sedang atau Telah Dinilai Dalam Jangka
       Waktu Tidak Lebih dari 2 (Dua) Bulan

       AXIO menjamin untuk memberikan konfirmasi bahwa objek studi kelayakan tidak sedang atau telah
       dinilai oleh Penilai Publik lainnya untuk maksud, tujuan, pengguna laporan dan tanggal studi
       kelayakan yang sama atau berdekatan (dalam jangka waktu tidak lebih dari dua bulan).

       Bahwa Penilai dibebaskan dari segala bentuk tuntutan/klaim, gugatan ganti rugi yang mungkin
       timbul dari pihak ketiga atau pihak lainnya atas konfirmasi objek studi kelayakan yang tidak benar

                                                                                             Halaman - 10
Page 20
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       dari AXIO dan AXIO akan bertanggung jawab atas segala kerugian dan/atau kewajiban yang dialami
       oleh Penilai dan Y&R.



1.10   Jenis Mata Uang yang Digunakan

       Studi Kelayakan ini dinyatakan dalam mata uang Rupiah.



1.11   Sumber Data dan Informasi yang Dapat Dihandalkan

       Dalam melakukan Studi Kelayakan ini, Y&R menggunakan data dan informasi dari beberapa
       sumber yang relevan dan handal tanpa perlu melakukan verifikasi, yaitu:

       •   Data-data laporan keuangan audit historis:

                                          Nama Akuntan Publik dan Nomor
              Tahun         Auditor                                                     Nomor dan Tanggal              Opini
                                               Izin Akuntan Publik
             31 Des
             2019                         Henri Martha dengan Izin Akuntan
                                                                                    No: 00081/3.0428/AU.1/          Wajar, dalam
             31 Des     Hadori Sugiarto   Publik No. AP.1691 serta telah tedaftar
                                                                                    1691-1/1/IV/2022 tanggal 13      semua hal
             2020       Adi & Rekan       di OJK dengan No. STTD.AP-
                                                                                    April 2022                      yang material
             31 Des                       52/NB.122/2021
             2021
                                          Henri Martha dengan Izin Akuntan
                                                                                    No: 00047/3.0428/AU.1/05/       Wajar, dalam
             31 Des     Hadori Sugiarto   Publik No. AP.1691 serta telah
                                                                                    1725-1/1/III/2023 tanggal 29     semua hal
             2022       Adi & Rekan       tedaftar di OJK dengan No. STTD.AP-
                                                                                    Maret 2023                      yang material
                                          60/PM.223/2021
                                          Tsun Tien Wen Lie, CPA dengan Izin
                                                                                    No: 00354/2.0459/AU.1/05/       Wajar, dalam
             31 Des     Heliantono    &   Akuntan Publik No. AP.1441 serta
                                                                                    1441-1/1/III/2024 tanggal 28     semua hal
             2023       Rekan             telah tedaftar di OJK dengan No.
                                                                                    Maret 2024                      yang material
                                          STTD.AP-03/PM.223/2022


       •   Proyeksi keuangan atas Penambahan Kegiatan Usaha AXIO sejak Januari 2024 - 2028 yang
           disiapkan oleh Manajemen AXIO;
       •   Laporan Tahunan AXIO Tahun 2023;
       •   Legalitas perusahaan dan perijinan terkait;
       •   Data-data ekonomi yang diperoleh dari S&P Capital IQ, Damodaran;
       •   Data-data ekonomi baik yang bersifat makro ataupun mikro yang diperoleh dari instansi terkait,
           seperti Bank Indonesia;
       •   Diskusi dengan Manajemen AXIO.




1.12   Tenaga Ahli dan Hasil Pekerjaan Tenaga Ahli

       Dalam melakukan Studi Kelayakan, Y&R tidak menggunakan tenaga ahli dan hasil pekerjaan tenaga
       ahli.



1.13   Penjelasan mengenai Kejadian Penting setelah Tanggal Studi Kelayakan

       Berdasarkan informasi dari manajemen, tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal Studi
       Kelayakan.




                                                                                                                   Halaman - 11
Page 21
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                       BAB II

                                     GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN


2.1     Profil PT Tera Data Indonusa Tbk

2.1.1    Pendirian

         PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”) didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 60, tanggal
         17 September 2007 oleh Agnes Ninik Mutiara Widjaja, S.H., Notaris di Surabaya. Akta Pendirian
         ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
         Keputusan No. AHU-03442.AH.01.01.Tahun 2008, tanggal 24 Januari 2008 serta didaftarkan dalam
         Daftar Perseroan No. AHU0005237.AH.01.09.Tahun 2008, tanggal 24 Januari 2008 serta
         diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia (“BNRI”) No. 6016, tanggal 24 Januari 2008
         serta Tambahan BNRI No. 39, tanggal 13 Mei 2008.

         Anggaran Dasar AXIO telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta
         Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa AXIO No. 22, tanggal 10
         November 2023 oleh Miki Tanumiharja, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan, yang
         telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat
         Keputusan No. AHU-AH.01.09.0186666, tanggal 20 November 2023.

         AXIO mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2007. AXIO merupakan entitas induk dengan
         2 (Dua) Entitas Anak, dimana PT Exa Nusa Persada merupakan Entitas Induk Akhir. Pihak yang
         bertindak sebagai Ultimate Beneficial Owner dari AXIO adalah Michael Sugiarto, Sulistiari, Liesi
         Jenny Nurjani dan Linda Caroline Tjokro.

         Berdasarkan Surat Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. S-125/D.04/2022 tanggal 13 Juli 2022, AXIO
         telah memperoleh pernyataan umum atas 1.040.126.500 saham dengan nilai nominal Rp25 per
         saham dan harga penawaran Rp140 per saham. AXIO telah mencatatkan seluruh sahamnya pada
         Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 19 Juli 2022.

         AXIO berkedudukan di Wisma Exa, Jalan Inspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004, Cakung Barat,
         Cakung, Jakarta Timur - 13910.



2.1.2    Aktivitas Usaha

         Sesuai dengan Pasal 3 Akta Pendirian AXIO, maksud dan tujuan dari AXIO adalah berusaha dalam
         bidang Perdagangan dan Jasa. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut diatas, AXIO dapat
         melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut:
         a. Menjalankan usaha dalam bidang perdagangan umum, termasuk lokal, interinsulair, ekspor,
             impor, baik untuk tanggungan sendiri maupun atas perhitungan pihak lain secara komisi
             (bertindak sebagai konisioner, leveransir, supplier/pengadaan, agen/perwakilan, grosir dan
             distributor/penyalur);
         b. Menjalankan usaha dalam bidang jasa, kecuali jasa dalam bidang hukum dan pajak.

         Saat ini AXIO menjalankan usaha manufaktur dan perdagangan besar komputer serta suku
         cadang komputer.




                                                                                             Halaman - 12
Page 22
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



2.1.3    Produk dan Layanan

         Produk yang dimiliki AXIO terdiri dari 2 (Dua) merek utama yaitu Merek Axioo untuk komputer,
         laptop, tablet dan lainnya yang telah memasuki pasar pada tahun 2004 dan Merek Visipro yang
         dirintis pada tahun 1997 dengan berfokus pada produksi PC RAM (DIMM).

         Axioo
         -   Axioo Notebook & PC;
         -   Tablet, Router, Thermosafe; dan
         -   Axioo Display.

         Visipro
         -   Dekstop Memory;
         -   Notebook Memory;
         -   Server Memory; dan
         -   SSD+.

         Selain memasarkan produk-produk diatas, AXIO juga memiliki layanan yang menjadi sarana
         pemasaran melalui Axioo Class Program (“ACP”). AXIO bekerja sama dengan SMK-SMK di seluruh
         Indonesia dengan mengadakan pelatihan dan menyelenggarakan Praktek Kerja Industri
         mengenai fundamental software, hardware, perakitan, perbaikan dan softskill/keahlian seperti
         kewirausahaan, pemasaran, public speaking dan lain-lain. Dengan demikian siswa-siswa SMK
         seluruh Indonesia sudah mengenal secara mendalam Merek Axioo, dimana tujuannya membuat
         Axioo selalu in heart and mind dalam diri mereka. Program ini juga menggandeng merek lain yang
         tidak berkompetisi langsung dengan AXIO untuk mendukung dari sisi biayanya. Penyelenggaraan
         ACP dengan biaya relatif kecil, namun memberikan dampak yang besar untuk pemasarannya (big
         impact low-cost marketing) dan membekali siswa-siswa binaan ACP untuk masa depan mereka
         masing-masing.

         Layanan lainnya yaitu After Sales Service/Layanan Purna Jual yang tersebar di seluruh wilayah
         Indonesia, baik yang dikelola langsung oleh AXIO maupun yang bekerja sama dengan Dealer,
         untuk memberikan layanan terbaik pada pelanggan. Saat ini, AXIO memiliki program layanan
         yang dinamakan same day service dan menyediakan fasilitas peminjaman unit pengganti laptop
         (mobile care unit) bila perbaikan laptop tidak bisa diselesaikan di hari yang sama. Layanan ini
         dibagi menjadi 2 (Dua) jenis yaitu Axioo Care Platinum dan Axioo Care Gold dengan total 151 service
         center yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh sampai dengan Papua.

         Figur 1. Service Center AXIO di Indonesia




         Sumber : https://www.axiooworld.com/commercial




                                                                                               Halaman - 13
Page 23
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



2.1.4    Struktur Organisasi

         Berikut Struktur Organisasi AXIO per 31 Desember 2023:

         Figur 2.     Struktur Organisasi AXIO




         Sumber: Laporan Tahunan AXIO, 2023



2.1.5    Struktur Permodalan

         Struktur permodalan AXIO per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

         Figur 3.     Struktur Permodalan AXIO
                                                                                                    Persentase
                                                                                  Jumlah
                       Pemegang Saham              Jumlah Lembar Saham                             Kepemilikan
                                                                           (Dalam Rupiah Penuh)
                                                                                                        (%)
           PT Exa Nusa Persada                             3.460.240.000          86.506.000.000       59,25%

           PT Primitias Ikota Jaya                          972.610.400           24.315.260.000       16,65%

           Anny Suhalim                                     120.000.000            3.000.000.000        2,05%

           PT Cicecu Sukses Digital                          53.200.000            1.330.000.000        0,91%

           PT Mabito Karya                                    8.000.000             200.000.000         0,14%

           PT Jatim Pratama                                   5.120.000             128.000.000         0,09%

           Publik                                          1.220.956.100          30.523.902.500       20,91%

           Jumlah                                         5.840.126.500          146.003.162.500      100,00%

         Sumber: Laporan Keuangan Konsolidasian Audit AXIO per 31 Desember 2023


                                                                                                      Halaman - 14
Page 24
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



2.1.6    Susunan Pengurus AXIO

         Struktur permodalan AXIO berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Audit per 31 Desember
         2023 adalah sebagai berikut:

         Dewan Direksi
         Direktur Utama                : Michael Sugiarto
         Direktur                      : Luhur Budiman
         Direktur                      : Alex

         Dewan Komisaris
         Komisaris Utama               : Sugiyanto Sutikno
         Komisaris                     : Jessica Hartono
         Komisaris Independen          : Alpino Kianjaya



2.2     Legalitas dan Perizinan yang dimiliki AXIO

        Legalitas, perizinan dan informasi keuangan yang telah dimiliki AXIO adalah sebagai berikut:
        1. Akta Pendirian No. 60 tanggal 17 September 2007 yang dibuat dihadapan Agnes Ninik Mutiara
            Widjaja, S.H., Notaris di Surabaya. Akta pendirian ini diumumkan dalam Tambahan Berita
            Negara Republik Indonesia No. 39 tanggal 13 Mei 2008.
        2. Akta Perubahan Anggaran Dasar Terakhir AXIO dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat
            Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 22 pada 10 November 2023 yang dibuat di hadapan
            Miki Tanumiharja, S.H. Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan yang telah mendapatkan
            persetujuan melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
            No. AHU-AH.01.09-0186666 dan telah ditandatangani a.n Menteri Hukum dan Hak Asasi
            Manusia Republik Indonesia Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum pada tanggal
            20 November 2023.
        3. Nomor Pokok Wajib Pajak (“NPWP”) AXIO No. 02.706.870.9-056.000.
        4. Nomor Induk Berusaha (“NIB”) AXIO No. 8120203840874.
        5. Laporan Keuangan Audit AXIO per 31 Desember 2018 dengan angka pembanding per
            31 Desember 2017 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Ishak, Saleh, Soewondo &
            Rekan dengan No. 00119/2.0565/AU.1/05/1234-1/1/VI/2019 tanggal 21 Juni 2019 dengan opini
            wajar dalam semua hal yang material.
        6. Laporan Keuangan Konsolidasian Audit AXIO untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal –
            Tanggal 31 Desember 2021, 2020 dan 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik
            Hadori Sugiarto Adi & Rekan dengan No. 00081/3.0428/AU.1/04/1691-1/1/IV/2022 pada
            13 April 2022 dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
        7. Laporan Keuangan Audit AXIO per 31 Desember 2022 dengan angka pembanding per
            31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan
            dengan No. 00047/3.0428/AU.1/05/1725-1/1/III/2023 tanggal 29 Maret 2023 dengan opini wajar
            dalam semua hal yang material.
        8. Laporan Keuangan Audit AXIO per 31 Desember 2023 dengan angka pembanding per
            31 Desember 2022 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan dengan
            No. 00354/2.0459/AU.1/05/1441-1/1/III/2024 tanggal 28 Maret 2024 dengan opini wajar dalam
            semua hal yang material.




                                                                                          Halaman - 15
Page 25
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



2.3    Tinjauan Kinerja Keuangan

       Tinjauan Laba (Rugi)

       Figur 4.       Laba (Rugi) AXIO
                                                                                   (Dalam Jutaan Rupiah)
                                           2019        2020         2021*        2022*         2023
                  Keterangan
                                           Audit       Audit        Audit        Audit         Audit

         Pendapatan Bersih                   167.058    329.218     1.454.146    1.491.553     1.272.200

         Laba Kotor                           38.136     52.928      264.977      245.012       250.253
         Laba Sebelum Beban Pajak
                                               3.187     15.927      177.469      114.944       162.254
         Penghasilan
         Laba Tahun Berjalan                   1.972     11.681      135.135       89.933       127.043
         Jumlah Laba Komprehensif
                                               1.976     68.030      137.077       88.629       124.160
         Tahun Berjalan
       Sumber: Laporan Keuangan Audit AXIO
       *) Angka Pembanding Laporan Keuangan perode berikutnya

       Pendapatan AXIO mayoritas bersumber dari penjualan komputer dan suku cadang komputer
       dengan pengelompokan commercial dan retail. Kemudian terdapat juga pendapatan dari sewa dan
       jasa pemeliharaan. Figur di atas menunjukkan bahwa total pendapatan mengalami tren yang
       meningkat. Peningkatan tertinggi tercatat pada 31 Desember 2021 yaitu meningkat sebesar 341,70%
       atau setara dengan Rp1.124.928 Juta dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan adanya
       upaya     AXIO     untuk    merangkul      partner-partner   strategis  yang     baru    seperti
       PT Aneka Sakti Bakti, PT Gamma Persada Sinergi dan PT Indo Mega Vision. Pada 31 Desember 2023
       tercatat AXIO telah membukukan pendapatan sebesar Rp1.272.200 Juta, menurun sebesar 14,71%
       dibandingkan periode sebelumnya. Namun, laba tahun berjalan AXIO pada tahun 2023 meningkat
       sebesar 41,26% yang mayoritas disebabkan oleh meningkatnya pendapatan atas selisih kurs.

       Figur 5.       Pertumbuhan Penjualan, Laba (Rugi) Usaha dan Laba (Rugi) Komprehensif




       Sumber: Laporan Keuangan Audit AXIO (Diolah Y&R)
       *) Angka Pembanding Laporan Keuangan perode berikutnya




                                                                                              Halaman - 16
Page 26
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Tinjauan Posisi Keuangan
       Figur 6.        Posisi Keuangan
                                                                                 (Dalam Jutaan Rupiah)
                                           2019          2020       2021*      2022*          2023
                   Keterangan
                                           Audit         Audit      Audit      Audit          Audit

         Aset Lancar                         168.503      175.493    498.984     853.983        663.062

         Aset Tidak Lancar                   111.209      159.010    197.918     236.770        276.699

         Jumlah Aset                         279.712      334.502    696.901    1.090.753       939.761

         Liabilitas Jangka Pendek            162.545      165.295    394.612     554.609        373.880

         Liabilitas Jangka Panjang            44.694       27.526     35.263      38.898         32.067

         Jumlah Liabilitas                   207.238      192.822    429.875     593.507        405.947

         Ekuitas                              72.474      141.680    267.027     497.246        533.814

         Liabilitas dan Ekuitas              279.712      334.502    696.901    1.090.753       939.761

       Sumber: Laporan Keuangan Audit AXIO
       *) Angka Pembanding Laporan Keuangan perode berikutnya

       Berdasarkan figur di atas, Total Aset dan Total Liabilitas AXIO mengalami tren yang meningkat
       sampai dengan tahun 2022 kemudian terjadi penurunan pada tahun 2023. Peningkatan Total Aset
       tertinggi terjadi pada tahun 2021 yaitu sebesar 108,34% dibandingkan tahun sebelumnya.
       Peningkatan tersebut terutama disebabkan adanya kenaikan nilai piutang usaha, persediaan dan
       uang muka pembelian yang sejalan dengan peningkatan penjualan. Pada 31 Desember 2023, Total
       Aset AXIO tercatat sebesar Rp939.761 Juta, menurun sebesar 13,84% dibandingkan tahun
       sebelumnya yang mayoritas disebabkan oleh menurunnya kas dan setara kas serta aset
       takberwujud AXIO.

       Peningkatan liabilitas tertinggi tercatat pada tahun 2021 sebesar 122,94% yang terutama
       disebabkan adanya peningkatan liabilitas jangka pendek, diantaranya yaitu kenaikan utang bank
       jangka pendek, utang usaha dan utang pajak. Pada 31 Desember 2023 Total Liabilitas AXIO tercatat
       sebesar Rp405.947 Juta, mengalami penurunan sebesar 31,60%. Hal ini mayoritas disebabkan oleh
       berkurangnya utang bank jangka pendek.

       Ekuitas AXIO mengalami tren meningkat sampai dengan tahun 2023. Peningkatan Ekuitas tertinggi
       tercatat pada tahun 2020 yaitu sebesar 95,49% dibandingkan tahun sebelumnya, hal ini
       dikarenakan meningkatnya laba yang dibukukan AXIO pada periode ini dan adanya surplus
       revaluasi aset tetap. Pada 31 Desember 2023 Total Ekuitas AXIO tercatat sebesar Rp533.814 Juta,
       menigkat sebesar 7,35% sejalan dengan laba yang diperoleh AXIO pada periode tersebut.
       Figur 7.        Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas




       Sumber: Laporan Keuangan Audit AXIO (Diolah Y&R)
       *) Angka Pembanding Laporan Keuangan perode berikutnya


                                                                                            Halaman - 17
Page 27
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Tinjauan Arus Kas

       Figur 8.     Arus Kas
                                                                                              (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                       2019         2020          2021*       2022*          2023
                       Keterangan
                                                       Audit        Audit         Audit       Audit          Audit
         Kas Bersih yang Diperoleh dari
                                                         28.011       54.315        32.484     (73.422)        250.055
         (Digunakan untuk) dari Aktivitas Operasi
         Kas Bersih yang Diperoleh dari
                                                       (21.863)       (7.139)      (71.846)    (44.256)        (62.590)
         (Digunakan) untuk Aktivitas Investasi
         Kas Bersih yang Diperoleh dari
                                                         (4.269)    (46.333)        41.048     197.434        (226.837)
         (Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan
         Kenaikan (penurunan) kas dan setara
                                                          1.879          843         1.686      79.756         (39.371)
         kas
         Dampak Perubahan Kurs Terhadap Kas
                                                               20           (3)           -           -              0
         Dan Setara Kas
         Kas dan setara kas awal tahun                   14.405       16.304        17.143      18.829          98.585

         Kas dan setara kas akhir tahun                  16.304       17.143        18.829      98.585          59.214

       Sumber: Laporan Keuangan Audit AXIO
       *) Angka Pembanding Laporan Keuangan perode berikutnya

       Dari Laporan Keuangan Audit yang diperoleh, aktivitas arus kas AXIO pada periode yang berakhir
       31 Desember 2023 adalah:

         •   Arus kas bersih yang diperoleh dan digunakan untuk aktivitas operasi tercatat kas masuk
             sebesar Rp250.055 Juta, yang merupakan penerimaan kas dari pelanggan dan bunga serta
             digunakan untuk pembayaran kas kepada pemasok, operasional, karyawan, pajak dan bunga.
         •   Arus kas bersih yang diperoleh dan digunakan untuk aktivitas investasi tercatat kas keluar
             sebesar Rp62.590 Juta, yang merupakan hasil penjualan aset tetap, penambahan investasi
             deposito dan perolehan aset tetap.
         •   Arus kas bersih yang diperoleh dan digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat kas keluar
             sebesar Rp226.837 Juta yang merupakan penerimaan dan pembayaran atas utang bank
             jangka pendek dan utang bank jangka panjang akrual, setoran modal kepentingan non
             pengendali, penambahan dan pembayaran utang pihak berelasi, pembayaran utang
             pembiayaan konsummen serta pembayaran dividen.

       Figur 9.     Komposisi Arus Kas Bersih Dari Aktivitas Operasi, Investasi dan Pendanaan




       Sumber: Laporan Keuangan Audit AXIO (Diolah Y&R)
       *) Angka Pembanding Laporan Keuangan perode berikutnya

                                                                                                          Halaman - 18
Page 28
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Rasio Keuangan

       Figur 10. Rasio Keuangan
                                                        2019      2020      2021*     2022*      2023
                            Keterangan
                                                        Audit     Audit     Audit     Audit      Audit

         RASIO LIKUIDITAS

         Rasio Kas                                      10,03%    10,37%     4,77%    17,78%     15,84%

         Rasio Lancar                                  103,67%   106,17%   126,45%   153,98%    177,35%

         Rasio Cepat                                    29,95%    24,80%    45,18%    53,20%     57,84%

         AKTIVITAS RASIO

         Perputaran Piutang                                 49        26        38        47         44

         Perputaran Persediaan                             309       156        81       116        124

         Perputaran Utang                                   53        58        52        83         89

         RASIO SOLVABILITAS

         Rasio Total Utang terhadap Ekuitas            285,95%   136,10%   160,99%   119,36%    76,05%

         Rasio Total Utang terhadap Aset               74,09%    57,64%    61,68%    54,41%     43,20%

         RASIO PROFITABILITAS

         Margin Laba Bersih                             22,39%    22,83%    16,08%    18,22%     16,43%

         Tingkat Pengembalian Aset                       0,58%     1,18%     3,55%     9,29%      6,03%

         Tingkat Pengembalian Ekuitas                    0,48%     0,70%     3,49%    19,39%      8,24%

       Sumber: Laporan Keuangan Audit AXIO (Diolah Y&R)

       Rasio Likuiditas

       Figur diatas menunjukkan AXIO memiliki rasio likuiditas yang positif dimana AXIO memiliki
       kemampuan membayar seluruh utang jangka pendeknya melalui aset lancar. Pada
       31 Desember 2023, sebagian besar rasio likuiditas mengalami kenaikan. Hal ini dikarenakan
       menurunnya liabilitas jangka pendek sebesar 32,59%.



       Rasio Aktivitas

       Semakin rendah nilai activity ratio maka semakin cepat perputarannya, begitu pula sebaliknya. Pada
       31 Desember 2023, activity ratio AXIO mengalami peningkatan dari tahun 2022 yaitu pada
       perputaran piutang usaha dan persediaan, sedangkan perputaran utang usaha relatif berfluktuatif.
       Hal ini menunjukkan piutang usaha yang lebih lama tertagih dan persediaan yang lebih besar
       dibanding dengan tahun sebelumnya.

       Rasio Solvabilitas

       Secara umum dapat dikatakan semakin kecil rasio solvabilitas adalah baik, karena semakin kecil
       peranan utang sebagai sumber pembiayaan yang berarti juga semakin besar debt capacity-nya.
       Pada 31 Desember 2023, rasio solvabilitas AXIO mengalami penurunan, hal ini dikarenakan
       Liabilitas pada AXIO yang menurun sebesar 31,60%.

       Rasio Profitabilitas

       Rasio profitabilitas menunjukkan kemampuan AXIO dalam menghasilkan laba. Pada
       31 Desember 2023, AXIO menghasilkan laba bersih sebesar 9,99% dari total pendapatan.
       Sedangkan tingkat pengembalian atas aset dan ekuitas masing-masing tercatat sebesar 6,03% dan
       8,24%.

                                                                                               Halaman - 19
Page 29
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



2.4    Informasi Inspeksi terhadap Objek Studi Kelayakan

       Kami telah melakukan inspeksi terhadap objek studi kelayakan dalam rangka memperoleh
       informasi yang relevan dalam penugasan Penambahan Kegiatan Usaha AXIO.

       Berikut informasi terkait pelaksanaan inspeksi studi kelayakan:

       Surat Tugas                                 :   No. ST.Y&R-00/BS/TDI/XII/2023/ARK/0078
       Lokasi                                      :   Wisma Exa, Jalan Inspeksi PAM No. 168, RT/RW 017/004,
                                                       Cakung Barat, Cakung, Jakarta Timur - 13910.
       Tanggal                                     :   20 Desember 2023
       Pelaksana                                   :   1. M. Adriansyah
                                                       2. Septi Widiani
       Pendamping                                  :   1. Alex
                                                       2. Irvan

       Hasil dokumentasi inspeksi lapangan:




                   Kantor AXIO tampak depan                                  Service Center AXIO




                  Proses Perakitan Produk AXIO                          Proses Packing Produk AXIO

       Berdasarkan hasil diskusi/wawancara yang telah kami lakukan, diketahui bahwa saat ini AXIO
       bergerak dalam bidang manufaktur dan perdagangan besar komputer serta suku cadang
       komputer. Dimana AXIO telah memiliki merek-merek seperti Axioo dan Visipro. Selanjutnya, AXIO
       berencana untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha dengan beberapa kelompok industri
       yaitu Drone, Robotik dan CCTV. Penambahan KBLI baru tersebut merupakan KBLI yang tidak terkait
       dengan KBLI sebelumnya. Hal ini dilakukan AXIO dalam memanfaatkan adanya teknologi atas
       Revolusi Industri 4.0.




                                                                                                   Halaman - 20
Page 30
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                       BAB III

                        ASPEK MAKRO EKONOMI INDONESIA DAN INDUSTRI


3.1     Makro Ekonomi Indonesia

3.1.1    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

         Perekonomian Indonesia tetap tumbuh baik didukung oleh permintaan domestik. Konsumsi
         rumah tangga dan investasi tetap tumbuh sejalan dengan keyakinan masyarakat dan
         berlanjutnya penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). Perkembangan ini dikonfirmasi oleh
         sejumlah indikator utama hingga bulan Desember 2023, seperti keyakinan konsumen, penjualan
         eceran, dan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur. Sementara itu, kinerja ekspor
         cenderung lebih baik, seiring dengan peningkatan permintaan beberapa mitra dagang utama,
         seperti AS dan India. Berdasarkan Lapangan Usaha (LU), kinerja perekonomian terutama
         didorong oleh Perdagangan Besar dan Eceran, Industri Pengolahan, serta Konstruksi. Bank
         Indonesia memprakirakan pertumbuhan ekonomi 2023 berada dalam kisaran 4,5-5,3%. Pada
         2024, kinerja konsumsi, baik swasta maupun Pemerintah, dan investasi diprakirakan terus
         meningkat sejalan dengan keyakinan konsumsi masyarakat yang tetap kuat, dampak positif
         pelaksanaan Pemilu, serta keberlanjutan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan
         perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan meningkat dalam kisaran 4,7-
         5,5%. Ke depan, Bank Indonesia akan terus memperkuat sinergi stimulus fiskal Pemerintah
         dengan stimulus makroprudensial Bank Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,
         khususnya dari sisi permintaan.

         Figur 11.    Pertumbuhan PDB Domestik dan Komponen Berdasarkan Lapangan Usaha




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023



3.1.2    Inflasi

         Inflasi tetap terjaga dalam kisaran sasaran. Inflasi IHK November 2023 terkendali pada 2,86% (yoy)
         sehingga diprakirakan inflasi IHK tahun 2023 akan berada dalam kisaran 3,0±1%. Perkembangan

                                                                                               Halaman - 21
Page 31
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



         ini dipengaruhi oleh inflasi inti yang tetap rendah sebesar 1,87% (yoy) sejalan dengan konsistensi
         kebijakan suku bunga dan stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia. Inflasi administered
         prices juga rendah sebesar 2,07% (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok volatile food naik menjadi
         7,59% (yoy) dipengaruhi oleh faktor musiman yang memengaruhi produksi beberapa komoditas
         hortikultura. Bank Indonesia akan terus mencermati sejumlah risiko yang dapat mengganggu
         terkendalinya inflasi, terutama yang bersumber dari harga pangan. Untuk itu, Bank Indonesia
         tetap memperkuat bauran kebijakan moneter dan mempererat sinergi dengan Pemerintah (Pusat
         dan Daerah) dalam TPIP dan TPID melalui penguatan GNPIP di berbagai daerah untuk
         memastikan inflasi terkendali dalam kisaran 2,5±1% pada 2024.

         Figur 12.     Inflasi IHK dan Komponen




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023

         Figur 13.     Inflasi Gabungan Kota di Provinsi (%, yoy)




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023




                                                                                               Halaman - 22
Page 32
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



3.1.3    Nilai Tukar Rupiah

         Bank Indonesia terus memperkuat inovasi untuk meningkatkan efektivitas kebijakan moneter
         dalam memastikan terkendalinya inflasi dan tetap stabilnya nilai tukar Rupiah. Dalam kaitan ini,
         Bank Indonesia mengoptimalkan instrumen moneter SRBI, SVBI, dan SUVBI yang pro-market
         dalam rangka memperkuat upaya pendalaman pasar uang dan mendukung upaya menarik
         portfolio inflows, dengan memanfaatkan aset SBN dan surat berharga valas yang dimiliki oleh Bank
         Indonesia sebagai underlying. Lelang SRBI dan SVBI hingga 19 Desember 2023 masing-masing
         telah mencapai Rp229,95 triliun dan 421,50 juta dolar AS. Instrumen SRBI telah secara aktif
         diperdagangkan di pasar sekunder tecermin dari kepemilikan nonresiden yang mencapai Rp52,87
         triliun. Sementara itu, posisi nonresiden di SVBI tercatat sebesar 6 juta dolar AS. Selain itu, Bank
         Indonesia juga menerbitkan SUVBI sebagai instrumen moneter valas yang hingga 19 Desember
         2023 telah mencapai 129 juta dolar AS. Berbagai inovasi instrumen ini diharapkan dapat
         mendukung strategi operasi moneter yang pro-market dan dapat menarik aliran modal masuk
         untuk memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak rambatan global.

         Figur 14.    Rupiah vs Negara Kawasan




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023



3.1.4    Tingkat Suku Bunga

         Likuiditas perbankan memadai sehingga memperkuat lending capacity perbankan. Pada
         November 2023, rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tetap terjaga tinggi, yaitu
         26,04%. Likuiditas perbankan yang tetap memadai tersebut didukung oleh kebijakan
         makroprudensial akomodatif, antara lain implementasi Kebijakan Insentif Likuditas
         Makroprudensial (KLM). Total tambahan likuiditas dari insentif KLM mencapai Rp163,3 triliun per
         Desember 2023 atau meningkat sebesar Rp55 triliun sejak penerapan KLM pada 1 Oktober 2023.
         Perkembangan likuiditas tersebut berdampak positif terhadap suku bunga perbankan, dengan
         suku bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada November 2023 tetap terjaga, masing-
         masing di 4,46% dan 9,29%. Likuiditas yang memadai juga didukung oleh keberadaan SRBI yang
         diperdagangkan di pasar sekunder sehingga meningkatkan fleksibilitas perbankan dalam
         mengelola likuiditas dan turut mendukung terjaganya lending capacity perbankan. Bank Indonesia
         akan terus meningkatkan efektivitas implementasi KLM untuk mendorong penyaluran
         kredit/pembiayaan perbankan yang lebih tinggi pada sektor-sektor yang memiliki daya ungkit
         besar dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
                                                                                                Halaman - 23
Page 33
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



         Figur 15.      Suku Bunga Perbankan




         Sumber: Bank Indonesia Triwulan IV 2023



3.2    Industri Drone

       Pada tahun 2024, pasar Drone di Indonesia diproyeksikan akan menghasilkan pendapatan sebesar
       USD7,0 juta. Pasar ini diantisipasi akan mengalami tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 6,57%
       (CAGR 2024-2028). Dibandingkan dengan negara lain, China diperkirakan akan menghasilkan
       pendapatan tertinggi di pasar Drone, mencapai USD1.526,0 juta pada tahun 2024.

       Mempertimbangkan jumlah total populasi, pendapatan per orang di Indonesia diperkirakan
       mencapai USD0,03 pada tahun 2024. Pada tahun 2028, volume pasar Drone di Indonesia
       diproyeksikan mencapai 22,5 juta unit. Selain itu, pertumbuhan volume sebesar 7,7% diperkirakan
       akan terjadi pada tahun 2025. Volume rata-rata per orang di pasar Drone di Indonesia diperkirakan
       menjadi 0,0 buah unit pada tahun 2024. Pasar drone di Indonesia mengalami pertumbuhan yang
       signifikan, didorong oleh meningkatnya permintaan untuk fotografi udara dan pengawasan di
       lanskap negara yang beragam.

       Asosiasi Sistem & Teknologi Tanpa Awak (“ASTTA”) memperkirakan hingga tahun 2028 potensi pasar
       pesawat tanpa awak atau drone mencapai USD93 Juta atau setara Rp1,47 Triliun (kurs Rp15.875 per
       USD). Sementara itu, untuk pasar dunia angkanya diproyeksikan mencapai USD48,6 Miliar.

       Untuk menangkap peluang tersebut, Kementerian Perindustrian (“Kemenperin”) memfasilitasi
       ASTTA ikut serta dalam pameran bergengsi skala internasional, yaitu Industrial Transformation
       ASIA-PACIFIC (ITAP) 2023 di Singapura. Ajang ini, selain menunjukan kemampuan teknologi, riset
       dan pengembangan industri drone di Tanah Air, juga membuka peluang membangun hubungan
       kerja sama internasional.

       Kemenperin menjelaskan industri drone merupakan bagian dari kelompok industri alat angkutan
       yang mengalami pertumbuhan signifikan di atas pertumbuhan ekonomi nasional sejak kuartal II
       tahun 2021. Pada kuartal II tahun 2023, pertumbuhan industri alat angkutan mencapai 9,66%.
       Pertumbuhan positif ini disebabkan oleh pengaruh berbagai kebijakan pemerintah yang strategis
       dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, serta mengimplementasikan program Making
       Indonesia 4.0. Industri drone di Indonesia telah mampu mengembangkan dan memproduksi

                                                                                            Halaman - 24
Page 34
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       teknologi tanpa awak yang dapat dimanfaatkan di beragam sektor, seperti perkebunan, militer dan
       pengawasan.

       Berdasarkan data tender yang tersedia di opentender.net, terdapat Rp1.533.516.043.999 total
       anggaran pengadaan barang dan jasa yang berhubungan dengan drone, dengan tahun 2016
       sebagai tahun dengan total anggaran tertinggi yaitu Rp802.403.755.407.

        Figur 16.      Total Anggaran Tahun 2015 - 2022




       Sumber : https://astta.id/2022/11/24 - Outlook Industri Drone Indonesia 2023

       Anggaran pengadaan barang dan jasa didominasi oleh 3 (Tiga) kementerian/lembaga, masing-
       masing dilengkapi dengan 3 pengadaan dengan nilai terbesar, yaitu:
        1. Kepolisian Republik Indonesia (total Rp866.502.679.191)
            1. Pengadaan Nano Tactical Drone APBN TA. 2018 sebesar Rp103.606.800.000.
            2. Pesawat Tanpa Awak Penginderaan sebesar Rp98.990.250.000.
            3. Pengadaan Drone Pemantau Samapta Program APBN T.A. 2022 sebesar
                 Rp89.621.250.000.
        2. Badan Keamanan Laut (total Rp571.747.082.307)
            1. Pengadaan 2 Sistem Unmanned Air System/Drone yang Terintegrasi dengan BIIS sebesar
                 Rp571.747.082.307.
        3. Kementerian Perhubungan (total Rp16.985.924.909)
            1. Navigation Aids Inspection Drones For Safety Audit, Monitoring and Evaluation sebesar
                 Rp8.030.000.000.
            2. Pengadaan Sistem Digitalisasi Pemetaan dan Pengendalian Pesawat Udara Tanpa Awak
                 sebesar Rp5.763.312.500.
            3. Pengadaan Drone dan LIDAR untuk Survei Obstacle Sebagai Bahan Validasi Instrument
                 Flight Procedure (IFP) (Tender Tidak Mengikat) sebesar Rp2.038.756.409.

       Terdapat peluang yang sangat besar di berbagai sektor antara lain:
        •  Minyak dan gas dalam hal pengawasan jalur pipa, pengawasan wilayah, pendaftaran aset,
           inspeksi, dan lain-lain. Saat ini perusahaan migas besar seperti Conocophillips, Exxonmobil,
           Medco, BP, serta Pertamina sudah mulai memiliki program rutin menggunakan drone untuk
           keperluan tersebut.
        •  Pertambangan dalam hal survei eksplorasi, survei topografi, pengawasan tambang, progress
           kemajuan tambang, dan lain-lain. Drone mulai sangat populer untuk digunakan pada tahap
           eksplorasi, khususnya di wilayah-wilayah dengan topografi yang sulit untuk mempercepat

                                                                                           Halaman - 25
Page 35
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



             proses survei. Drone juga telah menjadi peralatan standar bagi surveyor di pertambangan.
             Kementerian ESDM sudah mulai memperkenalkan aturan yang mewajibkan perusahaan
             tambang melaporkan kemajuan tambang berdasarkan output dari drone. Peluang besar bagi
             perusahaan drone karena saat ini terdapat ~ 4,000 konsesi tambang dengan luas total sebesar
             10 juta hektar.
        •    Konstruksi & infrastruktur dalam hal survei pre-konstruksi, progress kemajuan konstruksi, dan
             lain-lain. Kementerian PU sudah mewajibkan pembangunan infrastruktur jalan dan jalan tol
             agar kontraktor menggunakan drone dalam aktivitas studi kelaikan dan pembebasan lahan,
             serta dokumentasi progress kemajuan konstruksi. Peluang besar bagi perusahaan drone
             karena saat ini terdapat banyak proyek infrastruktur berupa jalan dan jalan tol yang masuk ke
             proyek strategis nasional (total ~ 1,500 km selesai per tahun 2024).
        •    Perkebunan kelapa sawit dalam hal sensus pokok, monitoring kesehatan tanaman dan lain-
             lain. Peluang besar bagi perusahaan drone karena saat ini terdapat > 1,000 perusahaan kelapa
             sawit dengan total luas konsesi sebesar setidaknya 15 juta hektar di seluruh Indonesia,
             utamanya di pulau Sumatera dan Kalimantan.
        •    Hutan industri dalam hal sensus pokok, monitoring kesehatan tanaman, penyemprotan, dan
             lain-lain. Saat ini semakin banyak perusahaan besar kehutanan yang memanfaatkan teknologi
             drone spraying untuk kegiatan penyemprotan di kebun mereka, karena telah terbukti solusi
             drone tersebut lebih efisien secara biaya dan waktu, serta lebih baik secara kualitas, sehingga
             dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan kebun secara menyeluruh. Luas konsesi total
             sebesar 11 juta hektar hutan industri dan 27 juta hektar hutan konversi bisa menjadi peluang
             yang baik. Kementerian KLHK juga sudah mulai mewajibkan perusahaan kehutanan untuk
             menggunakan teknologi pencegah dan tanggap darurat terhadap kebakaran hutan seperti fire
             tower, CCTV dan drone.
        •    PLN dalam hal inspeksi jalur transmisi. Kantor pusat PLN telah menerbitkan aturan mengenai
             penggunaan drone untuk inspeksi jalur transmisi, serta road map penyelesaian program
             tersebut. Ditargetkan tahun 2024, 100% jalur transmisi yang dianggap kritikal telah dapat
             selesai disurvei menggunakan drone.
        •    Tata ruang dan pertanahan dalam hal penyelesaian program Pendaftaran Tanah Sistematis
             Lengkap (PTSL) yang mana drone mulai dipersyaratkan untuk digunakan agar dapat
             mempercepat kegiatan pengambiland ata lapangan.



3.3    Industri Robotik

       Proyeksi pendapatan untuk pasar Robotik Industri di Indonesia diperkirakan akan mencapai
       USD93,28 Juta pada tahun 2024. Segmen pasar yang dominan dalam industri ini adalah robotik
       industri lainnya, yang diproyeksikan memiliki volume pasar sebesar USD46,24 Juta pada tahun
       2024.

       Pendapatan di pasar ini diantisipasi tumbuh pada tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 6,19%
       (CAGR 2024-2028), menghasilkan volume pasar sebesar USD118,60 Juta pada tahun 2028.
       Dibandingkan dengan negara lain secara global, China diperkirakan akan menghasilkan
       pendapatan tertinggi, mencapai USD1.440.000,00 pada tahun 2024.

       Sektor manufaktur Indonesia yang sedang berkembang mendorong peningkatan permintaan
       untuk robotik industri, karena perusahaan-perusahaan berusaha untuk meningkatkan efisiensi dan
       produktivitas.




                                                                                               Halaman - 26
Page 36
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Figur 17. Total Pendapatan berdasarkan Segmen




       Sumber : https://www.statista.com/outlook/tmo/robotics/industrial-robotics/indonesia#revenue

       Figur 18. Pertumbuhan Pendapatan berdasarkan Segmen




       Sumber : https://www.statista.com/outlook/tmo/robotics/industrial-robotics/indonesia#revenue

       Revolusi industri saat ini didorong oleh beberapa teknologi baru, dengan robotik industri sebagai
       salah satu elemen kuncinya.

       Hubungan antara robotik, data besar, komputasi awan, keamanan siber, Internet of Things, dan
       inovasi teknologi lebih lanjut akan membentuk ekonomi saat ini. Hal ini memungkinkan Industri 4.0
       untuk memanfaatkan sifat mesin, proses, dan produk yang saling terhubung untuk merampingkan
       dan mengotomatiskannya. Oleh karena itu, kombinasi tren Industri 4.0 meningkatkan permintaan
       akan robotik industri.

       Namun, pada tahun 2020, 2021, dan 2022, pertumbuhan segmen Robotik Industri melambat
       karena rantai pasokan yang terganggu dan kekurangan semikonduktor, yang disebabkan oleh
       pandemi COVID-19 dan perang Rusia-Ukraina. Pemulihan tingkat pertumbuhan semua segmen
       industri ke tingkat yang positif diperkirakan baru akan terjadi pada tahun 2023.


                                                                                            Halaman - 27
Page 37
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Dalam hal distribusi pendapatan saat ini dalam segmen Robotik Industri, dua subsegmen terbesar,
       Robotik Industri Otomotif dan Robotik Industri Listrik/Elektronik, menyumbang lebih dari 50% dari
       segmen tersebut. Namun, Robotik Industri Lainnya diperkirakan akan menjadi subsegmen terbesar
       kedua pada tahun 2026 dan subsegmen terbesar pada tahun 2027. Hal ini menunjukkan potensi
       yang sangat besar untuk kasus penggunaan baru otomatisasi di industri yang belum menggunakan
       robot.


3.4    Industri CCTV

       CCTV atau kamera pengawas merupakan perangkat elektronik yang digunakan pada berbagai
       tempat untuk mengamati kegiatan yang terjadi pada tempat tersebut yang tidak bisa selalu diawasi
       oleh pengawas biasa seperti pihak security. Penggunaan CCTV pun juga membantu mengawasi
       selama 24 jam sehingga pada waktu malam hari, tempat tersebut masih tetap di bawah
       pengawasan. Penggunaan CCTV utamanya adalah untuk mengantisipasi adanya tindakan yang
       tidak diinginkan seperti tindakan kriminal baik pada perkantoran maupun di rumah pribadi.

       Prospek Industri CCTV

       Secara global, pasar penjualan CCTV diperkirakan akan bertumbuh dengan pesat hingga beberapa
       tahun ke depan. Hal ini dinyatakan berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh Persistence Market
       Research yang mengatakan bahwa pertumbuhan pasar CCTV di dunia akan tumbuh dengan rata-
       rata pertumbuhan sebesar 15,7% per tahun hingga tahun 2025 dengan total sebesar USD29,8
       Miliar pada akhir tahun 2025. Meskipun rantai pasok industri CCTV sempat terganggu akibat
       pembatasan antar negara sejak Covid-19, pandemi ini dipercaya dapat menjadi katalis untuk
       perkembangan Industri CCTV kedepannya. Hasil riset pasar dari Market Research Future (MRFR)
       menunjukkan bahwa Covid-19 justru memperluas kesempatan bagi Industri CCTV untuk
       bertumbuh secara signifikan. Hal ini didasarkan oleh tingginya kebutuhan pengawasan dan
       pemantauan mulai dari sektor perumahan, pemerintahan hingga industri diprediksi akan
       meningkat tajam secara global. Peningkatan kebutuhan pada pemerintahan diprediksi akan terus
       meningkat dan menjadi tinggi pada tahun 2025-2026. Sedangkan, pada sektor perumahan dan
       industri, kebutuhan CCTV sudah cukup tinggi dalam waktu dekat dan akan meningkat signifikan
       mulai dari tahun 2022. Pemain lama pada industri ini diprediksi akan terus berinvestasi pada riset
       dan pengembangan, sementara pemain baru pada industri ini akan menawarkan harga yang
       agresif.

       Figur 19. Proyeksi Pertumbuhan Pasar CCTV Dunia (Juta USD)




       Sumber      : https://www.daya.id/usaha/artikel-daya/pengembangan-diri/gambaran-dan-prospek-
                   industri-cctv-di-indonesia-bagian-4-

       Riset pasar dari Persistence juga menunjukkan bahwa wilayah yang dipertimbangkan akan memiliki
       pertumbuhan di atas rata-rata adalah wilayah Asia Pasifik, yang mana Indonesia termasuk ke dalam
       negara yang berada di wilayah Asia Pasifik. Pertumbuhan pada wilayah ini diperkirakan akan
       meningkat sebesar 17,1% setiap tahunnya dengan nilai pasar mencapai USD11,8 Miliar, yang juga
                                                                                             Halaman - 28
Page 38
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       diperkirakan kurang lebih sebesar 40% dari total pangsa pasar CCTV di dunia. Sejalan dengan
       prediksi ini, Asosiasi Teknologi dan Industri Sekuriti Indonesia (ATISI) mengatakan bahwa selama
       ini, pasar CCTV di Indonesia cenderung stabil dengan pertumbuhan yang tidak pernah di bawah
       10% setiap tahunnya. Pertumbuhan ini pun bisa terus bertambah mengingat saat ini, kebutuhan
       CCTV mulai meningkat dengan mulai dipasangnya CCTV di berbagai daerah untuk memantau
       wilayah tertentu. Pertumbuhan ini juga didasari oleh kesadaran masyarakat dan juga pemerintah
       untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

       Figur 20. Proyeksi Pertumbuhan Pasar CCTV Asia Pasifik (Juta USD)




       Sumber      : https://www.daya.id/usaha/artikel-daya/pengembangan-diri/gambaran-dan-prospek-
                   industri-cctv-di-indonesia-bagian-4-

       Di Indonesia sendiri, CCTV digunakan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya.
       CCTV di Ibu Kota umumnya digunakan untuk memantau aktivitas yang terjadi di jalanan serta untuk
       memantau berbagai wilayah untuk dapat memberikan penanganan yang lebih cepat dan efektif,
       seperti pemantauan untuk daerah banjir sehingga apabila terjadi banjir, penanganan bisa
       dilakukan lebih cepat. CCTV juga banyak digunakan di berbagai lampu merah dan jalanan seperti
       jalan tol untuk memantau kegiatan kendaraan bermotor yang mana selain untuk memantau
       aktivitas yang melanggar peraturan, dapat juga digunakan untuk memantau traffic jalanan secara
       langsung. Pemantauan CCTV di Jakarta tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi
       dapat diakses juga secara umum oleh masyarakat melalui website lewatmana.com yang memantau
       berbagai wilayah di Jakarta. Sehingga, dapat dilihat bahwa kedepannya pasar CCTV di Indonesia
       masih terbuka lebar dan memiliki prospek yang cukup cerah, baik produk lokal maupun produk
       impor.




                                                                                           Halaman - 29
Page 39
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                        BAB IV

                                                       KBLI BARU


4.1    Bisnis AXIO (Eksisting)

       AXIO telah menjalankan bisnis komponen IT sejak tahun 1993 dan telah mengembangkan jaringan
       distribusi yang luas di seluruh Indonesia, dengan pengalaman lebih dari 30 tahun dalam
       membangun serta meningkatkan infrastruktur IT yang solid.

       Merek Visipro didirikan pada tahun 1997 di mana AXIO menjadi pelopor Garansi Seumur Hidup
       untuk RAM hanya dalam waktu 3 tahun sejak diluncurkan, penjualan tahunan telah meroket,
       menjadikan AXIO sebagai RAM nomor 1 di Indonesia dari tahun 2000 hingga 2007.

       Merek Axioo sendiri dibentuk pada tahun 2004 di mana AXIO adalah merek pertama di Indonesia
       yang meluncurkan notebook di Indonesia. Sejak saat itu penjualan AXIO telah tumbuh dengan kuat
       dari tahun ke tahun dan telah menambahkan jajaran produk baru seperti tablet, AIO, desktop, 2 in
       1 dan smartphone.

       AXIO mengoperasikan 31 perwakilan di kota-kota besar di Indonesia, dengan lebih dari 151 pusat
       layanan di seluruh Indonesia. AXIO juga memiliki kapasitas produksi kapasitas produksi hingga
       200.000 unit/bulan dengan 12 jalur perakitan.

       AXIO juga berfokus pada peningkatan keberlanjutan Axioo, yang merupakan satu-satunya merek
       Indonesia yang memiliki industri sekolah yang komprehensif dan bermitra dengan lebih dari 800
       Pendidikan Kejuruan di Indonesia sejak tahun 2009 yang dirancang untuk mempersiapkan tenaga
       kerja terampil sesuai dengan kebutuhan industri.

       Figur 21. Merek-merek Produksi AXIO yang Telah Mendunia dan Diakui Secara Global




       Sumber: Manajemen AXIO

       Dengan lini produk utama terdiri dari notebook, smartphone, tablet, serta PC desktop dan periferal,
       AXIO adalah produsen perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (“TIK”) kelas dunia dengan
       kemampuan desain internal dan fasilitas produksi yang terintegrasi di Indonesia.




                                                                                              Halaman - 30
Page 40
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Kondisi bisnis yang ada saat ini sesuai dengan KBLI yang dimiliki diantaranya yaitu:

       Figur 22. KBLI Eksisting

          No.       Kode KBLI                          Judul KBLI                               Uraian Kegiatan

                                                                                            Kelompok ini mencakup usaha
                                    Perdagangan Besar Komputer dan Perlengkapan
           1          46511                                                              perdagangan besar komputer dan
                                                     Komputer
                                                                                                pelengkapan komputer
                                                                                        Kelompok ini mencakup usaha jasa
                                                                                         reparasi dan perawatan komputer
                                                                                       dan peralatannya, seperti komputer
                                                                                       desktop, laptop, disk drive magnetik,
                                                                                       flash drives dan media penyimpanan
                                                                                      lain, disk drive optik (CD-RW, CD-ROM,
                                                                                     DVD-ROM, DVD-RW), printer, monitor,
                                                                                            keyboard, mouse, joysticks dan
                                                                                       trackball, modem komputer internal
                                                                                         dan eksternal, terminal komputer,
           2          95110          Reparasi Komputer dan Peralatan Sejenisnya
                                                                                        server komputer, scanner termasuk
                                                                                     scanner bar code, pembaca smart card,
                                                                                         virtual reality helmet dan proyektor
                                                                                         komputer. Termasuk jasa reparasi
                                                                                        dan perawatan terminal komputer
                                                                                           seperti automatic teller machine
                                                                                      (“ATM”), terminal point of sale (“POS”),
                                                                                           yang tidak dioperasikan secara
                                                                                          mekanik dan komputer genggam
                                                                                                          (PDA)
                                                                                       Kelompok ini mencakup pembuatan
                                                                                           semi konduktor dan komponen
                                                                                       elektronik lainnya, seperti transistor
                                                                                       dan peralatan semi konduktor yang
                                                                                          sejenis, integrated circuits, printed
                                                                                       circuits, induktor, resistor, kapasitor
                                                                                        dan berbagai komponen elektronik
                                                                                              lainnya. Termasuk industri
                                                                                            mikroprosesor, induktor jenis
                                                                                       komponen elektronik (misalnya cok,
                                   Industri Semi Konduktor dan Komponen Elektronik   gulungan, trafo), kristal elektronik dan
           3          26120
                                                       Lainnya                          crystal assemblies, solenoida, switch
                                                                                             dan transducer untuk aplikasi
                                                                                        elektronik, interface cards (misalnya
                                                                                          sound (kartu suara), video (kartu
                                                                                          video), kontroler, kartu jaringan,
                                                                                        modem), komponen layar (plasma,
                                                                                         polimer, LCD), light emitting diodes
                                                                                           (“LED”), IC atau integrated circuit
                                                                                       (analog, digital, maupun hibrid) dan
                                                                                      dioda. Termasuk juga pembuatan sel
                                                                                            fotovoltaik dan chip smartcard
                                                                                            Kelompok ini mencakup usaha
                                                                                        pembuatan berbagai macam mesin
                                                                                     komputasi, seperti komputer desktop,
                                                                                             komputer laptop, komputer
           4          26210         Industri Komputer dan/atau Perakitan Komputer
                                                                                      mainframe, komputer ukuran tangan
                                                                                         (misal PDA), komputer tablet, dan
                                                                                      server komputer. Termasuk kegiatan
                                                                                                  perakitan komputer
                                                                                            Kelompok ini mencakup usaha
                                                                                       perdagangan besar berbagai macam
                                                                                       barang yang tanpa mengkhususkan
           5          46900          Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang
                                                                                              barang tertentu (tanpa ada
                                                                                           kekhususan tertentu) termasuk
                                                                                                       perkulakan
                                                                                       Kelompok ini mencakup usaha yang
           6          52101                Pergudangan dan Penyimpanan                  melakukan kegiatan penyimpanan
                                                                                        barang sementara sebelum barang


                                                                                                                Halaman - 31
Page 41
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)




          No.       Kode KBLI                          Judul KBLI                                     Uraian Kegiatan

                                                                                             tersebut di kirim ke tujuan akhir,
                                                                                                   dengan tujuan komersil
                                                                                              Kelompok ini mencakup usaha
                                                                                           perdagangan besar macam-macam
                      46594        Perdagangan Besar Alat Transportasi Udara, Suku          alat transportasi udara, termasuk
           7
                   (Pendukung)             Cadang dan Perlengkapannya                      usaha perdagangan besar macam-
                                                                                                  macam suku cadang dan
                                                                                                      perlengkapannya.
                                                                                          Kelompok ini mencakup pembuatan
                                                                                               alat-alat transmisi komunikasi
                                                                                             lainnya, peralatan Private Branch
                                                                                                 Exchange (“PBX”), peralatan
                                                                                              komunikasi data (bridge, router,
                                                                                             gateway), pesawat telepon tanpa
                                                                                             kabel, peralatan TV kabel, antena
                                                                                                  transmisi (pemancar) dan
                                                                                           penerima, peralatan studio televisi
                                                                                              dan radio dan peralatan siaran
           8          26399             Industri Peralatan Komunikasi Lainnya
                                                                                            termasuk kamera televisi, modem
                                                                                              peralatan carrier, sistem alarm
                                                                                          kebakaran dan pencurian, transmitor
                                                                                                radio dan televisi, peralatan
                                                                                           infrared (misalnya remote kontrol),
                                                                                                EDC (Electronic Data Capture)
                                                                                                dan lainnya. Termasuk juga
                                                                                               pembuatan set top box untuk
                                                                                                           terestrial
                                                                                                          dan satelit.
       Sumber: Manajemen AXIO



4.2    Rencana Penambahan KBLI AXIO

       AXIO menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan teknologi informasi dan komunikasi serta
       instansi – instansi pemerintah. AXIO terus mengalokasikan sumber daya yang dimiliki untuk
       mencari, mengembangkan dan menghasilkan bisnis yang inovatif yang baru dan menjanjikan,
       sehingga mengakselerasi transformasi digital dan Revolusi Industri 4.0. di Indonesia. Oleh karena
       itu, AXIO berencana untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha dalam rangka memanfaatkan
       adanya teknologi terkait Revolusi Industri 4.0. tersebut. Berikut adalah rincian Penambahan
       Kegiatan Usaha yang akan dilakukan oleh AXIO:

       Figur 23. KBLI atas Penambahan Kegiatan Usaha

          No.       Kode KBLI                                               Judul KBLI

           1          72102                            Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa

           2          58200                                     Penerbitan Piranti Lunak (Software)

           3          62090                         Aktivitas Teknologi Informasi dan Jasa Komputer Lainnya

           4          62029                Aktivitas Konsultasi Komputer dan Manajemen Fasilitas Komputer Lainnya

           5          62019                                 Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya

           6          30300                               Industri Pesawat Terbang dan Perlengkapannya

           7          46594              Perdagangan Besar Alat Transportasi Udara, Suku Cadang dan Perlengkapannya

           8          26513                                  Industri Alat Ukur dan Alat Uji Elektronik

           9          46499            Perdagangan Besar Berbagai Barang dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya YTDL
                                      Industri Peralatan Perekam, Penerima dan Pengganda Audio dan Video, bukan Industri
           10         26420
                                                                            Televisi
       Sumber: Manajemen AXIO

                                                                                                                  Halaman - 32
Page 42
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Rencana Penambahan Kegiatan Usaha tersebut telah dipetakan dalam beberapa industri yang
       akan dijalan AXIO dengan rincian sebagai berikut:

       Figur 24. KBLI Baru Berdasarkan Produk dan Industri

          No.       Kode KBLI                      Judul KBLI                      Produk             Industri Terkait

                                    Penelitian dan Pengembangan Teknologi
           1          72102
                                                 dan Rekayasa
           2          58200           Penerbitan Piranti Lunak (Software)
                                    Aktivitas Teknologi Informasi dan Jasa                             Pengembangan
           3          62090
                                               Komputer Lainnya                                  R & D Software dan Hardware
                                     Aktivitas Konsultasi Komputer dan
           4          62029
                                    Manajemen Fasilitas Komputer Lainnya
           5          62019        Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya
                                        Industri Pesawat Terbang dan
           6          30300
                                               Perlengkapannya                   Axioo Sekar
                                                                                                           Drone
                                     Perdagangan Besar Alat Transportasi             Asri
           7          46594
                                   Udara, Suku Cadang dan Perlengkapannya
           8          26513         Industri Alat Ukur dan Alat Uji Elektronik
                                                                                 Axioo Robotik       Robotik Alat Peraga
                                    Perdagangan Besar Berbagai Barang dan
           9          46499
                                  Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya YTDL
                                   Industri Peralatan Perekam, Penerima dan
                                                                                    Axioo
           10         26420       Pengganda Audio dan Video, bukan Industri                                 CCTV
                                                                                 Surveillance
                                                     Televisi
       Sumber: Manajemen AXIO

       Saat ini, AXIO secara berkesinambungan terus mempersiapkan segala hal terkait dengan rencana
       Penambahan Kegiatan Usaha, antara lain sumber daya internal AXIO dan strategi pemasaran yang
       jelas atas rencana dimaksud.


4.3    Aspek Pasar

4.3.1. Kondisi Pasar Saat Ini

       Pasar Drone

       Pasar Drone di Indonesia menunjukkan potensi yang menjanjikan. Ukuran Pasar Drone di Indonesia
       pada tahun 2024 adalah sebesar USD7 juta. Asosiasi Sistem dan Teknologi Tanpa Awak (ASTTA)
       menyebutkan potensi pasar drone atau pesawat tanpa awak di Indonesia akan mencapai USD93
       juta pada 2028, dari total USD48,6 miliar potensi pasar drone dunia.

       Tren pasar drone diperkirakan selalu naik dari 2023 sampai dengan 2028 sebesar 8.1% setiap
       tahunnya. Namun, masih mengandalkan sperparts import sehingga masih tergantung dengan
       kebijakan pemerintah setempat.

       Menurut Statista Market Forecast, pendapatan di segmen ‘Drones’ di pasar elektronik konsumen di
       Indonesia diperkirakan akan terus meningkat antara 2023 dan 2028 sebesar total USD2,9 juta
       (+47,15%). Setelah delapan tahun berturut-turut mengalami peningkatan, indikator ini diperkirakan
       akan mencapai USD9,08 juta dan mencapai puncak baru pada tahun 2028.




                                                                                                               Halaman - 33
Page 43
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Pasar Robotik

       Ukuran Pasar Robotik di Indonesia diperkirakan mencapai pendapatan sebesar USD198 juta pada
       tahun 2024. Segmen dominan di pasar ini adalah robotik layanan, yang diproyeksikan memiliki
       volume pasar sebesar USD107.50 juta pada tahun yang sama. Tingkat Pertumbuhan pendapatan
       di pasar Robotik diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 3,30%
       (CAGR 2023-2028), menghasilkan volume pasar sebesar USD225.70 juta pada tahun 2028.

       Pasar Robotik dibentuk oleh berbagai tren, seperti Internet of Things Industri, robot otonom mobile,
       robot kolaboratif, dan atau perangkat lunak open-source. Khususnya kecerdasan buatan (AI) yang
       mendorong inovasi lebih lanjut dalam bidang otomatisasi.

       Terdapat dua hambatan utama yang menghambat adopsi robot di kelas diantaranya yaitu biaya
       dan pelatihan guru. Sekolah sering memiliki anggaran yang terbatas, membuatnya sulit untuk
       berinvestasi dalam peralatan robotik yang mahal. Selain itu, guru mungkin tidak memiliki waktu
       dan pelatihan yang diperlukan untuk secara efektif mengintegrasikan robotik ke dalam kurikulum
       mereka.

       Dengan semua tren ini yang mendorong pasar Robotik, diharapkan akan terus tumbuh di masa
       depan, menghasilkan tingkat pertumbuhan pendapatan positif dalam periode perkiraan.
       Mengingat faktor-faktor ini, kelayakan investasi di pasar pendidikan robotik di Indonesia
       tampaknya menjanjikan. Namun, penting untuk melakukan analisis pasar yang menyeluruh dan
       mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi pasar lokal sebelum membuat keputusan investasi.



       Pasar CCTV

       Menurut data Statista Market Forecast pendapatan pasar Security di Indonesia mencapai USD88,5
       juta di tahun 2024. Angka rata-rata pertumbuhan pertahun CAGR adalah sebesar 12,46%, yang
       diproyeksikan mencapai volume market sampai dengan 2028 sebesar USD141,6 Juta.

       Prospek kedepan, dengan semakin meningkatnya kebutuhan perangkat CCTV, seiring dengan
       perkembangan kebutuhan di bidang manukfatur, penegakan hukum, infrastruktur dan kesehatan.



4.3.2. Pangsa Pasar

       Pangsa Pasar Drone

       Beberapa pemain utama dalam pasar Drone yaitu DJI, CARRERA, FORCE1, PARROT, YUNEEC, HOLY
       STONE dan lainnya. Dari pemain-pemain tersebut, DJI menjadi pemain terunggul dengan
       mengambil pangsa pasar sebanyak 74%, sedangkan HOLY STONE menjadi pemain terendah
       dengan mengambil pangsa pasar sebesar 2%.




                                                                                               Halaman - 34
Page 44
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Figur 25. Market Share Pasar Drone




       Sumber: Drones – Indonesia | Statista Market Forecast

       Dengan rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan, AXIO memiliki strategi untuk
       memasuki pasar Drone dengan mengambil pangsa pasar DJI. Hal ini dikarenakan AXIO percaya
       bahwa produk miliknya memiliki harga yang lebih kompetitif dan spesifikasi yang dapat disesuaikan
       dengan kebutuhan. Selain itu, untuk beberapa bagian proses produksi sudah dapat dibuat 35ndus
       di Indonesia seperti bahan kerangka dan badan kerangka.

       Pangsa Pasar Robotik

       Dalam pasar Robotik, terdapat beberapa pemain utama yang telah menyediakan jasa layanan
       maupun produk diantaranya yaitu OMRON, FANUC, ABB, KAWASAKI, MITSHUBISHI, YASKAWA,
       DENSO, SHIBAURA, EPSON, STAUBLI dan lainnya. Pemain utama yang memiliki pangsa pasar
       tertinggi adalah OMRON, sedangkan terendah adalah STAUBLI.

       Figur 26. Market Share Pasar Robotik




       Sumber: Robotics – Indonesia | Statista Market Forecast
                                                                                            Halaman - 35
Page 45
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Dengan rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan, AXIO memiliki strategi untuk
       memasuki pasar Robotik dengan mengambil mengambil peluang apda pemain lainnya (Other).
       Sasarannya agar pada siswa dan mahasiswa bisa mempunyai pengalaman pembelajaran Industri
       Robotik yang nantinya dapat diterapkan pada saat mereka terjun ke dunia industri.

       Pangsa Pasar CCTV

       Dalam pasar CCTV, terdapat beberapa pemain yang telah menyediakan jasa layanan maupun
       produk diantaranya yaitu MOEN, REALME, TPLINK, ZACO, NANIT, RING, GOOGLE, TAPO, INFINIX,
       dan BLINK. Pemain-pemain tersebut baru memiliki pangsa pasar sekitar 2,00% - 5,00%.

       Figur 27. Market Share Pasar CCTV




       Sumber : https://www.statista.com/outlook/cmo/smart-home/security/indonesia

       Dengan rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan, AXIO memiliki strategi untuk
       memasuki pasar CCTV dengan mengambil peluang apda pemain lainnya (Other). Pasar CCTV masih
       banyak peluang yang dapat diambil karena pertumbuhan UMKM di Indonesia cukup besar dan
       pemerintahan, BUMN serta BUMND juga sedang banyak melakukan upgrade infrasruktur
       khususnya CCTV untuk peningkatan keamanan.



4.3.3. Persaingan Usaha

       Dalam menjalankan kegiatan usahanya, AXIO senantiasa terus meningkatkan kinerjanya, salah
       satunya dengan mencari dan menambah jumlah mitra setiap tahun. Persaingan usaha yang
       dihadapi AXIO umumnya berbasis pada kapasitas produksi, bahan baku dan efisiensi biaya serta
       kehandalan/reputasi AXIO dalam industri. Untuk proses alat – alat TIK di area domestik, kondisi
       kompetisi pasar yang dihadapi adalah adanya beberapa perusahaan yang juga bergerak dalam
       ranah produk–produk dan alat–alat TIK baik untuk merek lokal ataupun merek global. Dalam
       menghadapi persaingan tersebut, AXIO selalu mengutamakan kepuasan pelanggan, sehingga
       kedepannya pelanggan tetap menggunakan pelayanan jasa yang disediakan oleh AXIO untuk
       melayani kebutuhan pembelian atau pun lainnya. Selain itu, hubungan baik dengan pemasok juga
       tetap dijaga guna menggelola ketersediaan pasokan bahan baku.




                                                                                          Halaman - 36
Page 46
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Persaingan Usaha di Pasar Drone

       Persaingan di pasar Drone dibidang agrikultur sangatlah menantang, dimana penjualan drone saat
       ini lebih banyak ke Petani dan Perusahaan swasta yang memiliki bisnis dibidang agrikultur.
       Penjualan drone juga membutuhkan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (“TKDN”) sebagai
       persyataran penjualan drone ke lembaga Pemerintah, BUMN dan Instansi. Berikut merupakan
       beberapa pesaing dalam Drone Agrikultur di Indonesia:

        •    Terra Drone Indonesia: Perusahaan yang bergerak di bidang drone dan teknologi terkait,
             dengan kantor pusat di Jakarta.
        •    Halo Robotics: Authorized distributor dan Service Center resmi DJI Enterprise di Indonesia.
        •    PT Famindo Innovation Technology: Perusahaan yang bergerak di bidang teknologi drone
             dan terus berinovasi di sektor drone.

       Persaingan Usaha di Pasar Robotik

       Persaingan di bidang Robotik edukasi di Indonesia cukup menarik. Peluang bisnis untuk pendidikan
       robotik dilihat sebagai unik dan sangat diminati, terutama oleh generasi muda. Hampir semua anak
       menyukai robot dan ini telah dialami oleh pelopor bisnis pendidikan robotik di Indonesia. Berikut
       merupakan beberapa pesaing dalam pasar Robotik di dunia Pendidikan:

        •    Rakindo
        •    Otodidac
        •    Duta Nusantara
        •    Richmind
        •    Lucas Nuele
        •    Festo

       Persaingan Usaha di Pasar CCTV

       Persaingan di pasar Drone di Indonesia sudah cukup menantang. Selain permintaan yang semakin
       tinggi, jumlah pemain dalam bidang ini juga terus meningkat, sehingga masing-masing pemain
       perlu adanya spesifikasi yang khas untuk dapat bersaing dalam pasar Drone. Berikut merupakan
       beberapa pemain besar dalam pasar Drone di Indonesia:

        •    CCTV Hikvision
        •    CCTV Dahua
        •    CCTV Samsung
        •    CCTV Panasonic
        •    CCTV IMOU
        •    CCTV Uniarch
        •    CCTV TVT

       Namun, perlu dicatat bahwa persaingan bisnis secara keseluruhan di Indonesia telah meningkat
       pada tahun 2021, menurut laporan tahunan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (“KPPU”). KPPU
       mengukur Indeks Persaingan Usaha (“IPU”) dengan sistem penilaian pada skala 1-7, di mana skor 1
       menunjukkan persaingan rendah, dan skor 7 menunjukkan persaingan tinggi. Pada tahun 2021,
       indeks persaingan bisnis di Indonesia dinilai sebesar 4,81, tertinggi dalam empat tahun terakhir.




                                                                                            Halaman - 37
Page 47
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



4.3.4. Potensi Pasar dan Sasaran Pasar

       Dalam melakukan bisnisnya, AXIO telah memiliki daftar potensi dan sasaran pasar untuk
       Penambahan Kegiatan Usaha yaitu sebanyak 7 proyek dengan total nilai proyek sebesar
       Rp121.876.760.000 dengan rincian sebagai berikut:

       Figur 28. Potensi dan Sasaran Pasar untuk Penambahan Kegiatan Usaha
         No.          Nama Proyek                              Keterangan (Layanan)              Nilai Proyek
                Hunian Hankam (WP1A) 60
                                                         CCTV,VMS,ACS ,Server & Videowall         72.000.000.000
          1     Tower
                Pertamina Hulu Rokan
          2     (NORTH) Phase 1                        FR CCTV ,Server , Dashboard, Videowall      2.779.000.000
                (Implementasi AI-PSIM)
                Pertamina Hulu Rokan
                Phase 2 (Implementasi AI -
          3                                            FR CCTV ,Server , Dashboard, Videowall      3.850.000.000
                PSIM-Bigdata (Medical
                Records)
                Pertamina Hulu Rokan
          4                                                 VMS Integrated with FR CCTV            8.000.000.000
                (SOUTH) Phase 3 PSIM
          5     SMK2 Yogyakarta                        ⁠Axioo Robotik colaborative 6 axis 9pcs     5.400.000.000

          6     SMTIK Padang                               Axioo Robotik manipulator 4 axis         447.760.000

          7     Project Drone PDIP                 Pengadaaan 300 unit drone Penyemprotan         29.400.000.000

                                                   Total                                         121.876.760.000

       Sumber: Manajemen AXIO

       Dari 7 potensi pasar yang sedang menjadi taget AXIO tersebut, proyek terbesar yaitu untuk pasar
       CCTV dengan nilai proyek sebesar Rp86.629.000.000. Dalam proyek CCTV tersebut, AXIO
       mengggandeng Hankam dan Pertamina Hulu Rokan dengan beberapa jenis layanan seperti
       Videowall, FR CCTV, Server dan lainnya.

       Dalam potensi pasar Robotik, AXIO memiliki sasaran pasar pada Sekolah Menengah Kejuruan
       dengan total nilai proyek sebesar Rp5.847.760.000. AXIO menggandeng SMK 2 Yogyakarta dan
       AMTIK Padang dengan memberikan layanan Axioo Robotik colaborative 6 axis dan Axioo Robotik
       Manipulator 4 Axis.

       Sedangkan pada pasar Drone, AXIO baru memiliki 1 (satu) potensi pasar yaitu dengan layanan
       Pengadaaan 300 unit drone Penyemprotan kepada Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan
       nilai proyek sebesar Rp29.400.000.000.

       Kedepannya, AXIO berkeyakinan untuk terus berkembang dengan memanfaatkan peluang yang
       ada. Hal ini diyakini AXIO karena seiring berjalannya waktu, Pemerintah terus menunjukkan
       dukungannya pada digitalisasi UMKM dan digitalisasi sektor pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP,
       SMA, hingga tingkat Universitas.

       Selain itu, adanya Peraturan Presiden Perpres No. 12/2021 yang di dalamnya menyatakan bahwa
       seluruh Kementerian dan Lembaga Pemerintahan wajib menggunakan produk dalam negeri
       apabila terdapat produk dalam negeri yang memiliki nilai TKDN dan BMP tinggi menjadikan AXIO
       semakin yakin bahwa produk AXIO dapat bersaing dalam pasar dalam negeri. Produk AXIO
       sebelumnya juga telah digunakan pada beberapa Kementerian seperti Kementerian Pendidikan,
       Kebudayaan dan Riset Teknologi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Kementerian
       Perindustrian dan Pemerintah Daerah.




                                                                                                   Halaman - 38
Page 48
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



4.3.5. Inovasi dalam Menghadapi Persaingan Usaha

       Untuk menghadapi persaingan usaha AXIO tentu telah merencanakan inovasi-inovasi untuk
       kedepannya baik dari segi tenaga ahli maupun sistem dan produk yang dibangun. Terkait industri
       Drone, AXIO melakukan riset dan pengembangan terkait dengan metode spray yang lebih efektif
       terkait dengan timing penyemprotan, kapasitas tangki dan jumlah nozle yang dipakai untuk
       penyemprotan supaya hasilnya bisa lebih efektif dan efisien sehingga menjadi daya jual yang lebih
       kompetitif dibandingkan dengan kompetitor. Salah satu inovasi Drone yang dimiliki AXIO adalah
       “Axioo Drone Sekar Agri”.

       Pada industri Robotik, AXIO akan fokus dalam bidang robotik edukasi. Dengan adanya kerjasama
       antara AXIO dengan sekolah SMK maupun Unversitas sebelumnya, dapat mempermudah AXIO
       dalam menjalankan kegiatan usaha baru dalam bidang robotik edukasi. Inovasi yang direncanakan
       AXIO diantaranya yaitu:

        1.   Penggunaan Robot Tutor: Salah satu inovasi terbaik di bidang pendidikan adalah
             penggunaan robot tutor. Misalnya, Van Robotics ABii, sebuah robot tutor yang dirancang
             untuk menutup kesenjangan kemampuan matematika dan membaca siswa sekolah
             dasar. Inovasi ini menggunakan kamera untuk mendeteksi perubahan perhatian siswa dan
             mengoptimalkan pendekatan bimbingan belajarnya agar sesuai dengan masing-masing siswa.

        2.   Pengembangan Aplikasi Pembelajaran: Duolingo ABC adalah aplikasi pembelajaran bahasa
             yang dirancang untuk anak prasekolah hingga kelas satu. Aplikasi ini seperti segmen Sesame
             Street interaktif yang mengajarkan anak-anak tentang dasar-dasar membaca dengan pelajaran
             yang menyenangkan dan sederhana.

       Sistem-sistem edukasi seperti ini diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri dan menjadi
       inovasi baru dalam pembelajaran di Indonesia.

       Selain itu, dengan memiliki tenaga ahli yang kompeten dibidangnya, AXIO secara berkelanjutan
       mengembangkan produk CCTV baik dari segi spesifikasi dan fungsi untuk memenuhi kebutuhan
       pasar di Indonesia. Pengembangan terkait dengan software yang digabungkan dengan teknologi
       Artificial Intellegent (“AI”) sehingga secara fungsional CCTV bisa lebih maksimal.



4.3.6. Strategi Pemasaran

       Strategi Pemasaran Industri Drone

       Strategi pemasaran memainkan peran penting dalam menghadapi persaingan bisnis, termasuk di
       bidang drone agrikultur. Berikut beberapa strategi yang telah diterapkan dalam industri Drone yang
       akan dilaksanakan AXIO:
        -   Dengan melakukan pengembangan produk Drone Sprayer dilengkapi dengan AI untuk
            mengoptimalkan penyemprotan sehingga bisa lebih efektif dan efisien.
        -   Melakukan Event Marketing dengan bekerja sama dengan Kementerian Perindustian dan
            Pertanian untuk melakukan penyuluhan dan pengenalan terkait dengan transisi teknologi
            dalam bidang Pertanian dan Perkebunan untuk produktivitas yang lebih baik.

       Strategi Pemasaran Industri Robotik

       Strategi pemasaran yang telah diterapkan dalam industri Robotik yang akan dilaksanakan AXIO
       diantaranya yaitu dengan bekerjasama dengan 900 Sekolah Menengah Kejuruan (“SMK”) yang
       bekerja sama dengan Axioo Class Program untuk menjadi perluasan layanan Purna Jual Axioo
       diseluruh Indonesia.

                                                                                             Halaman - 39
Page 49
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Strategi Pemasaran Industri CCTV

       Strategi pemasaran yang akan dilakukan khususnya untuk produk commercial adalah dengan
       melakukan:
        -   Mengikuti Bussiness Matching yang diselenggarakan oleh instansi dan pemerintah pusat dan
            daerah.
        -   Melakukan roadshow sosialiasi produk dan solusi ke daerah-daerah yang potensial dengan
            menggandeng system integrator didaerah tersebut.

        Selain melakukan strategi-strategi pemasaran tersebut, AXIO juga telah memiliki 151 service center
        di seluruh Indonesia untuk mendukung penjualannya.


4.4    Aspek Teknis Terkait dengan Perubahan Layanan dan Produk

       Penambahan Kegiatan Usaha AXIO mencakup KBLI baru yang bertujuan untuk mengakomodir
       peluang bisnis baru yang tidak terkait dengan KBLI sebelumnya serta untuk memanfaatkan adanya
       penerapan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia yang dilakukan oleh Pemerintah. Dari kelompok KBLI
       diatas, berikut adalah gambaran layanan yang terkait:

       Figur 29. Contoh Layanan dan Proyek atas Penambahan Kegiatan Usaha AXIO
          No             Kategori KBLI          Kategori Layanan                                   Proyek

                                             Modul Alat Peraga Robotik
          1.      46591, 46599, 46499                                             Laboratorium Sekolah SMK dan Universitas
                                                     Industri

                                             Drone Penyemprotan untuk        Swasta dan pemerintah Agribisnis dan konversi
          2.      30300, 46594
                                             Pertanian dan Perkebunan                   pertanian konvensional

                                                                             Pemerintah & Transportasi, Banking, Commercial
          3.      26420                       CCTV Surveilannce system      office building, Hospitality & Healthcare, Resindential,
                                                                                          Industrial & Manufacturing

       Sumber: Manajemen AXIO


4.4.1. Kapasitas

       Sebelumnya AXIO memiliki fasilitas produksi terintegrasi untuk produk Axioo dan Visipro dengan
       kapasitas 200.000 unit per bulan dan terdiri dari 12 lini produksi untuk notebokk, dekstop, AIO,
       smart screen dan tablet. Selain itu, AXIO memiliki proses end-to-end yang terintegrasi, mulai dari
       pengembangan produk, pasokan & manufaktur, saluran & distribusi, dukungan purna jual, hingga
       proses pemasaran yang terintegrasi, sehingga membuat proses operasional bisnis AXIO berjalan
       lancar. Hal tersebut mendukung juga proses operasional yang akan dijalankan untuk Penambahan
       Kegiatan Usaha. Berikut adalah kapasitas produksi untuk masing-masing industri dalam 5 (lima)
       tahun kedepan:

       Figur 30. Kapasitas Produksi Penambahan Kegiatan Usaha
                                                                                                                    (Dalam Unit)
          Nama Produk                2024              2025              2026                   2027                   2028

               Drone                 250               350                400                   450                     500

               Robotik               600               600                800                   900                    1.200

                CCTV                27.000          35.000               42.000                50.000                 60.000

       Sumber: Manajemen AXIO




                                                                                                                     Halaman - 40
Page 50
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



4.4.2. Ketersediaan Sumber Daya termasuk Bahan Baku, Pekerja dan Tim Ahli

       Penambahan Kegiatan Usaha AXIO merupakan kegiatan perakitan produk yang dalam
       pelaksanaannya membutuhkan adanya bahan baku yaitu berupa part/komponen yang dibeli baik
       secara impor maupun lokal. Selain itu, yang menjadi penentu dalam keberhasilan dalam produksi
       produk-produk Penambahan Kegiatan Usaha adalah adanya pekerja dan tenaga ahli.

       Berikut adalah pekerja dan tenaga ahli yang diperlukan masing-masing industri Penambahan
       Kegiatan Usaha:

       Industri Drone

       Dalam 5 (lima) tahun kedepan jumlah karyawan yang dibutuhkan AXIO yaitu Operator sebanyak 9
       orang dan SPV produksi sebanyak 1 orang.

       Peralatan yang dibutuhkan dalam produksi drone diantaranya yaitu:
        -   Meja produksi
        -   Obeng elektrik
        -   Solder
        -   Avometer
        -   Komputer
        -   Scanner
        -   Obeng manual.

       Industri Robotik

       Selama tahun 2024 sampai dengan tahun 2025, AXIO akan menyiapkan Operator produksi
       sebanyak 10 orang dan SPV produksi sebanyak 1 orang. Dan pada tahun 2026 dan 2028 akan
       dilakukan penambahan masing-masing sebanyak 3 orang Operator.

       Peralatan yang dibutuhkan dalam produksi robotik diantaranya yaitu:
        -   Meja kursi
        -   Obeng elektrik
        -   Solder
        -   Avometer
        -   Komputer
        -   Scanner
        -   Obeng manual.

       Industri CCTV

       Untuk industri CCTV, AXIO akan menyediakan Operator sebanyak 32 orang dan SPV produksi
       sebanyak 1 orang untuk tahun 2024 sampai dengan 2026. Pada tahun 2027 sampai dengan 2028
       akan ada penambahan Operator sebanyak 25 orang. Untuk peralatan yang dibutuhkan dalam
       produksi drone akan ditambah pada tahun 2027.

       Peralatan yang dibutuhkan dalam produksi CCTV diantaranya yaitu:
        -   Line produksi
        -   Obeng elektrik
        -   Solder
        -   Avometer
        -   Komputer
        -   Scanner
        -   Obeng manual
        -   Network switch.


                                                                                        Halaman - 41
Page 51
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



4.4.3. Proses Operasional Penambahan Kegiatan Usaha AXIO

       Proses kegiatan usaha pada Penambahan Kegiatan Usaha merupakan kegiatan usaha terkait
       dengan kegiatan produksi Drone, Robotik dan CCTV.

       Alur proses produksi atas Penambahan Kegiatan Usaha terdapat pada Lampiran Proses Produksi.



4.5    Pola Bisnis

4.5.1. Keunggulan Kompetitif

       Sebelumnya, AXIO telah memiliki keunggulan-keunggulan yang kompetitif dengan produk yang
       telah dimiliki, beberapa diantaranya yaitu:
        1. Melalui Visipro, sebuah merek yang telah diluncurkan AXIO pada tahun 1997, AXIO berhasil
            menjadi Global Pioneer sebagai produk RAM pertama yang memberikan lifetime guarantee
            kepada konsumen.
        2. Melalui Axioo menjadi salah satu merek pertama yang meluncurkan prosesor INTEL CORE i7
            (2nd gen) di dunia dan merek pertama yang meluncurkan Phablet, Netbook dan Windroid di
            Indonesia.
        3. Pada tahun 2021, Axioo kembali membuat inovasi terbarunya dengan mengeluarkan notebook
            dengan layar resolusi 2.5K dengan harga yang terjangkau dengan jargon “Layar Sultan Harga
            Teman” dan telah memenangkan lebih dari 40% proyek nasional pengadaan Chromebook di
            Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
        4. Axioo kembali memenangkan proyek nasional pengadaan Chromebook di Kementerian
            Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan telah dipercayakan untuk proyek - proyek
            pengadaan Notebook, AIO, dan PC.

       Dengan pengalaman dan kepercayaan yang dimiliki AXIO sebelumya, dapat menjadi peluang dan
       keunggulan kompetitif dalam menjalankan Penambahan Kegiatan Usaha yang baru.

       Selain itu, salah satu produk yang akan dikeluarkan AXIO yaitu “Drone Axioo Sekar Agri” diproduksi
       secara lokal sehingga spesifikasi dapat diubah disesuaikan dengan keinginan pelanggan seperti
       kapasitas tangki penampung, jenis motor dan kapasitas battery, serta atas perubahan tersebut
       dapat cepat dilakukan karena merupakan produksi lokal. Kemudian, system kendali pada drone
       tidak mudah diakses oleh orang lain dan tidak mudah ditiru. Manfaat atas pemakaian produk ini
       juga akan menambah keunggulan kompetitif dimana dapat membantu Petani dari penyakit yang
       disebabkan karena kontak langsung dengan pestisida, mempercepat proses penyemprotan dan
       menghemat biaya pertanian.

       AXIO telah memiliki sertifikat TKDN, sehingga dapat menjadi keunggulan tersendiri untuk
       peluncuran produk baru di industri robotik. Kemudian, adanya kurikulum pembelajaran, module
       training yang lengkap serta sertifikasi robotik akan semakin menambah keunggulan kompetitif
       AXIO.

       Untuk produk CCTV yang akan dikeluarkan AXIO, baik produk dan teknologi akan sama dengan
       yang ada di pasar. Namun AXIO akan memiliki spesialisasi dalam integrasi dengan software dengan
       memanfaatkan partner-partner yang dimiliki, sehingga akan lebih mudah dalam penjualan dan
       implementasi dalam proyek pelanggan.




                                                                                             Halaman - 42
Page 52
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



4.5.2. Kemampuan Pesaing untuk Meniru Produk

       Kemampuan pesaing untuk meniru produk Drone terdapat pada bagian spesifikasi umum, baik
       berupa battery, motor dan tangki. Namun dalam pengembangan drone, bukan hanya 3 komponen
       tersebut yang akan diperhatikan, melainkan juga terkait dengan desain kerangka drone yang juga
       menentukan stablitas terbang dari drone tersebut. Disamping itu, setting parameter yang di input
       pada sistem drone juga akan menentukan kemampuan drone untuk dapat berfungsi lebih efektif
       dan efisien.

       Kemampuan pesaing dalam meniru Produk Axioo Robotic hanya pada sebatas hardware saja, tetapi
       yang tidak dapat ditiru adalah metode pemasaran dan paket penjualan yang ditawarkan kepada
       konsumen sehingga konsumen tidak hanya membeli produk saja melainkan sudah termasuk
       dengan training dan metode pembelajaran robotik yang baik dan efisien agar proses pembelajaran
       menjadi lebih mudah.

       Kemampuan pesaing dalam meniru Produk CCTV milik AXIO hanya sebatas pada produk dan
       teknologi, namun pengembangan software yang diterapkan AXIO akan mampu membuat produk
       CCTV AXIO dapat bersaing di pasar.

       Dengan didukung kondisi-kondisi tersebut, beberapa pesaing AXIO dalam bisnis yang akan
       dijalankankan terkait Penambahan Kegiatan Usaha memiliki peluang untuk masuk ke dalam bisnis
       tersebut seperti Drone, Robotik dan CCTV. Namun, mengingat AXIO memiliki inovasi tersendiri
       dengan spesifikasi tertentu, maka diperkirakan AXIO dapat bersaing di pasar.



4.5.3. Kemampuan Untuk Menciptakan Nilai

       Dalam menjalankan operasional bisnisnya, AXIO memiliki posisi yang unik 43ertic kepemilikan
       merek dan distribusi diperankan dalam satu 43ertical43n yang sama. AXIO memiliki kemampuan
       untuk dapat menciptakan produk yang dapat beradaptasi dengan cepat dengan pasar di Indonesia.
       Selain itu, AXIO memiliki jaringan distribusi yang mampu mendistribusikan produk sesuai dengan
       prioritas secara cepat, luas dan merata. AXIO mendapatkan informasi pasar lebih akurat dan real
       time untuk mengoptimalkan penjualan. Selain itu, AXIO memilik hubungan secara langsung owner
       to owner dengan dealer yang sudah terbangun dari tahun ke tahun. Pada akhirnya, dengan adanya
       proses operasional yang terintegrasi secara 43ertical AXIO memiliki kesempatan untuk dapat
       menekan biaya dengan melakukan efisiensi proses yang efektif.

       Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan oleh AXIO juga akan disiapkan dengan
       operasional bisnis yang sebelumnya telah dijalankan serta dikembangkan dengan proses-proses
       tambahan sesuai dengan kualifikasi masing-masing produk. Hal ini akan menciptakan nilai dari
       produk-produk baru yang akan dikeluarkan AXIO.



4.5.4. Perjanjian-Perjanjian yang dimiliki Terkait Penambahan Kegiatan Usaha

       Saat ini, AXIO belum memiliki perjanjian-perjanjian terkait dengan Penambahan Kegiatan Usaha
       yang akan dilaksanakan.




                                                                                           Halaman - 43
Page 53
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



4.6    Aspek Model Manajemen

4.6.1. Ketersediaan Tenaga Kerja

       Sumber Daya Manusia (”SDM”) adalah komponen penting untuk memastikan keberlanjutan bisnis
       AXIO. AXIO secara konsisten memberikan pelatihan, fasilitas, dan kinerja dengan review remunerasi
       untuk meningkatkan kualitas. SDM AXIO yang diatur dalam peraturan yang berlaku. Berikut
       beberapa upaya yang dilakukan AXIO dalam meningkatkan kualitas SDM:

        1.   Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia
             AXIO senantiasa memberikan program pendidikan dan pelatihan untuk seluruh karyawan
             sesuai dengan tugas, fungsi dan tanggung jawab karyawan dalam AXIO. Materi pelatihan
             mencakup antara lain pelatihan keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan serta sistem
             manajemen mutu.

        3.   Fasilitas Dan Kesejahteraan Karyawan
             AXIO menyediakan beberapa macam tunjangan, fasilitas dan program kesejahteraan bagi
             karyawan. Fasilitas dan program kesejahteraan tersebut diperuntukkan bagi karyawan AXIO
             dengan kualifikasi tertentu.

       Untuk mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada, Penambahan Kegiatan Usaha akan
       didukung oleh tenaga ahli yang ada pada AXIO. Walaupun dalam pelaksanaannya, AXIO juga tetap
       akan melakukan penambahan tenaga kerja pada level operator dan SPV.



4.6.2. Tenaga Ahli terkait Penambahan Kegiatan Usaha Baru

       Dalam pelaksanaan Penambahan Kegiatan Usaha, AXIO akan menggunakan sumber daya manusia
       eksisting yang disesuaikan dengan spesifikasi jenis proyek yang akan dilaksanakan. Kondisi ini
       memberikan keuntungan bagi AXIO karena sumber daya manusia merupakan salah satu kunci
       utama untuk mendapatkan proyek yang ditargetkan. Selain itu, AXIO bekerja sama dengan supplier
       untuk transfer knowledge terkait dengan spesifikasi masing-masing produk yang akan dihasilkan.

       Dari segi industri, belum ada kewajiban adanya sertifikasi khusus untuk tenaga ahli dalam
       menjalankan Penambahan Kegiatan Usaha ini, namun untuk kedepannya apabila diperlukan AXIO
       akan memenuhi syarat sertifikasi tersebut ataupun uji kelayakan untuk produk sesuai ketentuan
       dari Kementerian Perhubungan.

       Berikut adalah CV dari tenaga ahli yang dapat mendukung Penambahan Kegiatan Usaha:

       Robotik

                                            Nama          : Alward Jevon Sumitro Putra, M.Sc
                                            NIK           : A1995
                                            Jabatan       : Product Manager
                                            Unit Bisnis   : Notebook
                                            Lokasi        : Jakarta




                                                                                               Halaman - 44
Page 54
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



             Pengalaman:
              1. Product Manager Notebook 2022 - Present
              2. Account Manager 2021 – 2022

       CCTV dan Drone

                                             Nama            : Rubi Sutanto
                                             NIK             : R4640
                                             Jabatan         : Business Development Manager
                                             Unit Bisnis     : RAM, Storage Solution & Peripheral
                                             Lokasi          : Jakarta




             Pengalaman:
              1. Business Development Manager 2023 - Present
              2. Deputy General Manager - PT Alcomexindo - 2021-2022
              3. Sales and Business Development Director - CV Inter Digital Solutions - 2014 – 2021
              4. Product Manager & Project Manager - PT Tera Data Indonusa - 2013-2014



4.6.3. Manajemen Kekayaan Intelektual

       Dengan fokus bisnis perusahaan yang mengembangkan business solution, manajemen kekayaan
       intelektual dilakukan bersama mitra teknologi khusus dan mitra khusus untuk jasa-jasa yang
       bekerja sama dengan mitra teknologi seperti:

        1.    Bekerja sama dengan SMK binaan AXIO untuk memperluas jaringan layanan purna jual (after
              sales service)
        2.    Managed ICT (layanan berupa Cloud and Digitalitation, Cyber Security, Managed IT and Data
              Center, Training and Consultation Services dan Advanced Managed Connectivity).
        3.    Bekerjasama dengan software solution untuk menciptakan satu Solusi baru untuk
              pengembangan perangkat hardware yang sudah ada.

       Dengan Penambahan Kegiatan Usaha, AXIO akan memiliki beberapa merek baru seperti Axioo
       Drone Sekar Agri dan beberapa merek untuk Axioo Robotik. Oleh karena itu, AXIO akan
       mendaftarkan nama merek-merek tersebut sebagai kekayaan intelektual, agar tidak disalah
       gunakan oleh pihak lain.



4.6.4. Manajemen Risiko

       Seluruh jajaran manajemen AXIO bertanggung jawab atas berjalannya sistem manajemen risiko
       yang memadai di unit bisnisnya, diantaranya dengan melaksanakan proses identifikasi dan tata
       kelola risiko sesuai dengan wewenang yang melekat pada masing-masing unit terkait.

       AXIO mengidentifikasi risiko utama yang berpotensi memiliki dampak terhadap operasional bisnis,
       serta dirumuskan langkah mitigasi yang bertujuan mengendalikan dampak dari risiko yang
       dihadapi. Untuk mengelola dan meminimalkan risiko dalam menjalankan kegiatan usahanya, AXIO
       dan Entitas Anak AXIO menggunakan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG). Hal ini
       sejalan dengan visi AXIO yaitu menjembatani jurang di dunia teknologi dengan menyediakan solusi
       produk−produk inovativ dan terjangkau. (Bridging the world technology gap through
       innovative−yet−affordable (IYA) solutions), dengan misi melakukan akselerasi dalam distribusi
                                                                                                      Halaman - 45
Page 55
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       produk−produk IYA melalui para partner yang sinergis (Accelerating broad−based distribution of IYA
       products via our synergistic partnership), mengadopsi strategi−strategi yang relevan dalam
       meluncurkan produk ke pasar dan selalu menggunakan data dalam mengambil keputusan
       (Adopting relevant go−to−market strategies & data driven decision making disciplines), menyediakan
       produk yang tepat, pada saat yang tepat dan dengan harga yang sesuai (Delivering the right product,
       at the right time, at the right price).

       AXIO juga menetapkan Risk & Compliance Department yang akan membantu Direksi dalam
       mengelola risiko korporasi, serta mengimplementasikan manajemen risiko dalam tata kelola AXIO.

       Terkait dengan Penambahan Kegiatan Usaha AXIO, berikut adalah Manajemen Risiko yang ada:

       Figur 31.      Manajemen Risiko
           Industri              Nama Aset                           Risiko                            Mitigasi

        Robotik         Memiliki kemampuan untuk          Belum memiliki KBLI terkait      Bekerja sama dengan rekan bisnis
                        menghasilkan produk baru,         bisnis Robotik.                  yang sudah memiliki KBLI.
                        namun      tidak     memenuhi
                        persyaratan tender dan tidak
                        sesuai dengan peraturan.
        Drone           Memiliki kemampuan untuk          Persaingan drone yang semakin    Melakukan inovasi layanan after
                        menghasilkan produk baru,         ketat dengan banyak merk luar    sales    service   yang  dapat
                        dengan harga yang competitive     yang mulai melirik pasar drone   menjadikan nilai tambah produk
                        namun      tidak     memenuhi     untuk segmen pertanian dan       yang dijual.
                        persyaratan tender dan tidak      perkebunan.
                        sesuai dengan peraturan.
        CCTV            Memiilki kemampuan untuk          Keterbatasan penjualan hanya     Bekerja sama dengan rekan bisnis
                        menghasilkan produk, namun        mengandalkan hardware saja       dalam pengembang software
                        memiliki keterbatasan dalam       sehingga     jadi     kurang     untuk menciptakan nilai tambah
                        pengembangan           software   kompetitif.                      produk.
                        sebagai satu solusi.
       Sumber: Manajemen AXIO



4.6.5. Kapasitas dan Kemampuan Manajemen

       Manajemen dan Tenaga Ahli yang digunakan dan dipilih dalam Penambahan Kegiatan Usaha
       merupakan sumber daya manusia eksisting dengan kemampuan yang mumpuni. Tenaga ahli
       dipilih dengan kriteria telah memiliki pengalaman yang sesuai dengan masing-masing KBLI dan
       sertifikasi terkait dengan kompetensi tenaga ahli dibidang AI. Selain itu, AXIO memerlukan tenaga
       ahli yang mampu dan paham terkait dengan penyusunan kurikulum guna menunjang Axioo
       Robotik untuk edukasi.



4.6.6. Kesesuaian Struktur Organisasi dan Manajemen

       Penambahan Kegiatan Usaha menggunakan sistem yang ada pada AXIO, termasuk struktur
       organisasi dan tenaga ahli. Pada Penambahan Kegiatan Usaha ini, AXIO tidak memiliki manajemen
       khusus. Kegiatan usaha tersebut dikerjakan oleh tenaga ahli yang memiliki kemampuan terkait
       pengetahuan Drone, Robotik dan CCTV.




                                                                                                                  Halaman - 46
Page 56
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                       BAB V

                                         SWOT DAN ANALISIS RISIKO


5.1    Analisis SWOT

       Analisis SWOT (strength, weakness, opportunity and threat) terdiri atas faktor internal yang bisa
       dikontrol dan faktor eksternal atau lingkungan yang mungkin sulit dikontrol. Kedua sisi dianalisis
       supaya dapat disusun suatu strategi sehingga tercapai keberhasilan dan mempunyai daya saing.
       Dari faktor internal bisa diidentifikasi kekuatan dan kelemahan (strength and weakness) sedangkan
       dari faktor eksternal berupa peluang dan ancaman (opportunity and threat). Berikut adalah analisis
       SWOT AXIO dalam menjalankan kegiatan usaha baru:

       Strengths

       Drone
        •  AXIO telah memiliki merek yang kuat dan sudah dianggap sebagai perusahaan IT besar
           di Indonesia, sehingga memiliki brand image yang sudah dikenal dengan baik.
        •  Kemampuan penyediaan produk dan layanan purna jual/after sales service yang cepat.
        •  Memiliki tenaga ahli yang kompeten di bidangnya.
        •  AXIO memiliki 151 service center di seluruh indonesia.
        •  Sasaran pasar produk drone milik AXIO adalah Niche Market, sehingga memiliki strategi
           pemasaran yang fokus pada segmen pasar yang spesifik.

       Robotik
        •  AXIO sudah memiliki jalur distribusi penjualan di pasar pendidikan yang terstruktur.
        •  Axioo Robotik memberikan solusi alat peraga yang full solution yaitu akan dilengkapi dengan
           kurikulum, pelatihan dan sertifikasi robotik.
        •  Konsep bisnis Axioo Robotik tidak mudah ditiru oleh kompetitor alat peraga pendidikan.
        •  AXIO sudah memiliki CSR Pendidikan yaitu Axioo Class Program yang bisa dijadikan sarana
           untuk memperkenalkan produk Axioo Robotik secara massive.

       CCTV
        •  Brand image Axioo yang telah dikenal dengan baik.
        •  Kemampuan penyediaan produk dan layanan purna jual/after sales service yang cepat.
        •  AXIO memiliki 151 service center di seluruh indonesia.
        •  Memiliki tenaga ahli yang kompeten dibidang IT.



       Weakness

       Drone
        •  Memiliki target pasar yang kecil dikarenakan dipasarkan pada Niche Market.
        •  Diperlukan usaha agar produk drone yang dihasilkan dapat bersaing dengan produk impor
           baik dari sisi harga maupun desain.
        •  Kapasitas produksi yang direncanakan masih relatif rendah.
        •  Dibutuhkan upaya panjang untuk mengedukasi pasar sebelum proses order.
        •  Keikutsertaan event besar yang belum banyak dilakukan untuk memperkenalkan produk
           drone AXIO ke pasar.

        Robotik
        •  Produk Axioo Robotik hanya ditawarkan pada segmen pendidikan dan pelatihan.


                                                                                             Halaman - 47
Page 57
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



        •    Tim sales distributor Axioo Robotik belum memiliki product knowledge yang mumpuni di
             bidang pemasaran alat peraga robotik.
        •    Dibutuhkan upaya ekstra untuk mengedukasi pasar mengenai pasar terkait Robotik.

        CCTV
        •  Brand baru untuk produk CCTV.
        •  Line up masih terbatas untuk produk CCTV.



       Opportunities

       Drone
        •  Kebutuhan pangan yang terus meningkat sedangkan tenaga kerja pertanian yang semakin
           menurun sehingga dibutuhkan teknologi untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi
           pertanian.
        •  Penggunaan drone sprayer untuk pertanian di Indonesia semakin lama semakin meningkat,
           seiring dengan meningkatknya pemahaman masyarakat terkait teknologi drone.
        •  Potensi pasar yang terus meningkat mulai dari pemerintahan, pertanian, perusahaan
           perkebunan dan perusahaan pupuk.
        •  Drone masih terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitasnya, baik dari segi design
           maupun fungsi.

        Robotik
        •  Kebutuhan akan alat peraga pendidikan yang memiliki standar industri meningkat
           dikarenakan arahan dari Pemerintah untuk dunia pendidikan mempersiapkan SDM industri
           yang sesuai dengan perkembangan teknologi 4.0, salah satunya teknologi robotik.
        •  AXIO melalui CSR Axioo Class Program sudah memiliki kerja sama dengan Kementerian
           Peridustrian dan Kementerian Pendidikan.
        •  AXIO melalui CSR Axioo Class Program sudah melakukan kerja sama dengan Maspion IT yang
           memiliki database sekolah vokasi di Indonesia.
        •  Program Pemerintah “Roadmap Making Indonesia 4.0” membuat pendidikan vokasi berbenah
           melengkapi laboratorium robotik dan peningkatan kompetensi robotik.

        CCTV
        •  Kebutuhan akan produk CCTV dan Surveillance yang meningkat dikarenakan kemajuan
           industri dan proyek Pemerintah dibidang infrastruktur dan pengamanan.
        •  Dengan berkembangnya industri manufaktur, infrastruktur dan kesehatan, memungkinkan
           perkembangan kebutuhan akan Camera dan Storage untuk penyimpanan data.



       Threats

       Drone
        •  Kompetitor lokal menyusul dengan sertifikat TKDN dan Test Report.
        •  Masih mengandalkan sperpart impor sehingga masih tergantung dengan kebijakan
           pemerintah setempat.
        •  Persaingan terbuka yang berdampak pada harga yang ditawarkan.



        Robotik
        •  Terdapat pemain alat peraga pendidikan yang berpengalaman dalam menjual produk
           berTKDN.
        •  Kecepatan distributor Axioo Robotik bersaing dengan kompetitor.
        •  Regulasi Pemerintah.

                                                                                      Halaman - 48
Page 58
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



        CCTV
        •  Persaingan tenaga ahli dengan perusahaan kompetitor.
        •  Perubahan peraturan Pemerintah dan kelangkaan tenaga ahli.
        •  Beberapa komponen masih diperoleh secara impor, sehingga ketergantungan dengan
           produsen komponen luar negeri.



5.2    Analisis Risiko

       Dalam menjalankan usahanya, AXIO dihadapkan pada berbagai macam risiko, untuk
       meminimalkan risiko−risiko tersebut, maka AXIO melakukan pengelolaan risiko. Berikut adalah
       beberapa jenis risiko yang dihadapi oleh AXIO:

        1.   Risiko Terkait Ketergantungan Terhadap Penyediaan Komponen dan Ketersediaan
             Komponen

             AXIO melakukan eksplorasi dari para distributor dan dealer mengenai produk−produk yang
             dibutuhkan pasar industri teknologi informasi dan komunikasi. Dengan demikian AXIO dapat
             melakukan proyeksi jenis produk dan komponen−komponen yang dibutuhkan dan
             merencanakan pembelian komponen−komponen secara efektif dan efisien sesuai kebutuhan
             pasar.

             Selain itu, AXIO melakukan assessment terhadap para supplier dan menjaga hubungan bisnis
             yang baik dengan mereka, serta membagi pembelian komponen dengan tujuan untuk
             meminimalkan ketergantungan kepada supplier tertentu.



        2.   Risiko Persaingan Usaha
             AXIO akan secara konsisten meningkatkan daya saing melalui peningkatan kompetensi inti
             AXIO yang didasarkan pada perluasan jaringan distribusi yang sudah dimiliki di seluruh
             wilayah Indonesia untuk mendistribusikan produk−produknya secara merata dengan cepat.

             Selain itu AXIO secara terus menerus menawarkan produk−produk inovatif dengan harga yang
             terjangkau. Hal−hal ini dilakukan untuk menghindarkan risiko persaingan usaha dan risiko
             menurunnya daya beli pelanggan.



        3.   Risiko Tidak Dapat Mengimbangi Perubahan Teknologi dan Perubahan Standard atau
             Preferensi Pelanggan.

             AXIO berbekal pengalaman 30 tahun dan kompetensi dalam melakukan pengembangan
             produk yang dibangun bersama partner−partner utama dalam industri seperti Intel dan AMD
             untuk merencanakan roadmap produk yang relevan dengan perkembangan teknologi global
             sambil mengakomodasi kebutuhan pelanggan lokal.

             AXIO juga memiliki fasilitas perakitan di Indonesia yang memberikan fleksibilitas untuk
             melakukan transisi produk dengan lebih cepat.

        4.   Risiko Kondisi Ekonomi dan Kemampuan Daya Beli Pelanggan Mempengaruhi Kinerja
             AXIO

             AXIO akan beradaptasi dengan penurunan daya beli pelanggan untuk menciptakan
             peluang−peluang baru untuk meningkatkan pangsa pasar karena umumnya pelanggan akan
             lebih mencari produk yang memberikan nilai lebih baik dengan anggaran yang dimiliki.
                                                                                         Halaman - 49
Page 59
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



             Dimana hal ini sesuai dengan visi AXIO untuk menghadirkan produk−produk Innovative Yet
             Affordable (“IYA”).



        5.   Risiko Kehilangan Kontrak dan Kepastian Mendapatkan Kontrak Dimasa Mendatang

             AXIO tidak bergantung pada satu kontrak utama saja, melainkan memiliki peluang untuk
             mendapatkan multiple kontrak dari banyak pihak.



        6.   Risiko Ketergantungan Pada Para Distributor dan Dealer

             AXIO memiliki jaringan distribusi (jumlah distributor dan dealer) yang luas di seluruh wilayah
             Indonesia sehingga meminimalkan risiko ketergantungan pada distributor dan dealer
             tertentu.



        7.   Risiko Kegagalan Dalam Melindungi Nama Merek dan Kekayaan Intelektual Lainnya

             AXIO menyadari arti penting kepemilikan kekayaan intelektual dan nama merek sebagai
             identitas produk milik AXIO. Oleh karena itu, AXIO sudah mendaftarkan nama merek sebagai
             kekayaan intelektual, agar tidak disalah gunakan oleh pihak lain. AXIO selalu melakukan
             perpanjangan merek sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan.



        8.   Risiko Kegagalan Dalam Menjalankan Strategi Pertumbuhan

             AXIO melakukan evaluasi berkala mengenai operasional dan pelaksanaan strategi
             pertumbuhan, serta melakukan perubahan−perubahan yang diperlukan untuk mengikuti
             perkembangan pasar.



        9.   Risiko Terkait Investasi atau Aksi Korporasi Yang Dilakukan Oleh AXIO

             AXIO selalu mempertimbangkan dan menggunakan prinsip kehati−hatian terkait rasio−rasio
             keuangan penting dalam strategi pengembangan baik organic maupun unorganic dalam
             bentuk akuisisi dan lain −lain.



        10. Risiko Ketidakcukupan Asuransi Yang Dimiliki AXIO

             AXIO melakukan peninjauan secara berkala asuransi yang ada dan menilai apakah diperlukan
             penyesuaian pertanggungan asuransi untuk meminimalkan kerugian yang muncul dengan
             biaya yang efektif.




        11. Risiko Kenaikan Biaya Tenaga Kerja di Indonesia Dapat Mengurangi Laba AXIO

             AXIO akan selalu mengevaluasi rasio produktivitas karyawan sehingga bisa meminimalisasi
             risiko penurunan laba atas kenaikan biaya tenaga kerja.




                                                                                               Halaman - 50
Page 60
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



        12. Risiko Atas Kondisi Perekonomian Makro Dan Global

             AXIO berusaha meminimalkan biaya tetap (General Administration dan overhead) sehingga
             dimasa−masa tekanan ekonomi makro dan global, AXIO dapat bertahan dan lebih sehat
             sehingga berpotensi untuk tumbuh lebih cepat saat perekonomian meningkat kembali.



        13. Risiko Perubahan Nilai Tukar Mata Uang Asing

             Untuk meminimalkan risiko perubahan nilai tukar mata uang asing, AXIO berusaha melakukan
             pengelolaan risiko antara jumlah hutang dalam mata uang asing dengan jumlah inventory yang
             seimbang. Pada umumnya harga pasar akan mengikuti fluktuasi nilai mata uang asing.



        14. Risiko Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan yang Berlaku Terkait
            Dengan Bidang Usaha

             AXIO menjalankan prinisip Good Corporate Government dengan senantiasa taat pada
             peraturan perundang−undangan yang berlaku dalam menjalankan operasional AXIO dengan
             melakukan review jika terdapat peraturan perundang−undangan yang baru dan dampaknya
             terhadap AXIO untuk kemudian menyesuaikan kebijakan AXIO dan taat pada peraturan
             perundang−undangan yang berlaku.



        15. Risiko Terkait Tuntutan atau Gugatan Hukum

             AXIO menjalankan prinisip Good Corporate Government, AXIO senantiasa taat dan melengkapi
             dokumen−dokumen hukum yang dibutuhkan baik untuk pemenuhan kewajiban hukum
             terhadap pemerintah, pelanggan, supplier maupun stakeholder lainnya. Untuk itu AXIO
             memiliki departemen hukum yang membuat dokumen−dokumen pendukung yang akan
             melindungi AXIO dari tuntutan atau gugatan hukum.




                                                                                           Halaman - 51
Page 61
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                           BAB VI

                                               ASPEK KEUANGAN


6.1    Rencana AXIO

       AXIO adalah perusahaan yang bergerak dibidang usaha manufaktur dan perdagangan besar
       komputer serta suku cadang komputer. Dengan adanya teknologi atas Revolusi Industri 4.0., AXIO
       berencana untuk melakukan penambahan KBLI baru yang tidak terkait dengan KBLI sebelumnya,
       terdiri dari KBLI 72102, 58200, 62090, 62029, 62019, 30300, 46594, 26513, 46499 dan 26420.


6.2    Biaya Pendirian, Modal Kerja dan Sumber Pembiayaan Penambahan Kegiatan Usaha

       Untuk melakukan Penambahan Kegiatan Usaha ini, AXIO memerlukan adanya tambahan investasi.
       Total investasi yang dibutuhkan diperkirakan sebesar Rp2.288 Juta, dengan rincian jenis investasi
       per tahun sebagai berikut:

       Figur 32. Rincian Investasi
                                                                                       (Dalam Jutaan Rupiah)
                 Keterangan                 2024               2025       2026         2027           2028

         Equipment                                 1.084              0          181          903            0

         Other                                       60               0          60             0            0

                     Total                         1.144              0          241          903            0

       Sumber: Manajemen AXIO

       Investasi yang dibutuhkan oleh AXIO dalam menjalankan Penambahan Kegiatan Usaha adalah
       equipment dan other berupa inventaris laptop, scanner, obeng elektronik, avometer, network
       switching dan meja produksi.

       Sumber dana yang digunakan atas investasi terkait Penambahan Kegiatan Usaha untuk tahun 2024
       berasal dari dana sendiri dan untuk periode proyeksi selanjutnya menggunakan dana hasil kegiatan
       operasional atas Penambahan Kegiatan Usaha. Berdasarkan Laporan Keuangan Audit
       Konsolidasian per 31 Desember 2023, tercatat kas dan setara kas AXIO sebesar Rp59.214 Juta,
       sedangkan kebutuhan capex pada tahun 2024 sebesar Rp1.144 Juta atau setara dengan 1,93%
       terhadap posisi kas dan setara kas.


6.3    Asumsi–Asumsi

       Berdasarkan informasi terkait keberadaan AXIO yang didukung oleh pernyataan dan keyakinan
       Manajemen AXIO tentang kelangsungan usahanya, analisis Studi Kelayakan atas Penambahan
       Kegiatan Usaha didasarkan atas premis “going concern”.

       Proyeksi keuangan yang digunakan merupakan proyeksi keuangan atas Penambahan Kegiatan
       Usaha yang telah disiapkan oleh Manajemen AXIO dan telah disusun berdasarkan data pasar
       maupun rata-rata historikal untuk layanan yang sejenis dengan Penambahan Kegiatan Usaha yang
       akan dilaksanakan.

       Adapun asumsi-asumsi utama yang digunakan dalam analisis ini terkait Penambahan Kegiatan
       Usaha adalah:
        • Jangka waktu periode proyeksi adalah 01 Januari 2024 sampai dengan
           31 Desember 2028.


                                                                                                    Halaman - 52
Page 62
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



             Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 35/POJK.04/2020
             tentang Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal Pasal 87 “Periode
             proyeksi pendapatan ekonomis wajib dilakukan dalam jangka waktu paling singkat 5 (lima)
             tahun ke depan atau disesuaikan dengan sisa umur dari fasilitas produksi utama objek
             Penilaian”. Berdasarkan peraturan tersebut, maka proyeksi keuangan yang digunakan adalah
             mulai tahun 2024 sampai dengan tahun 2028.

         •   Penjualan diperoleh atas jual beli drone, robotik, dan CCTV, dengan rincian sebagai berikut:
               - AXIO menetapkan targeted market share berdasarkan peluang atas market yang ada dan
                 keunggulan kompetitif dari produk yang akan dijual oleh AXIO.
               - Penjualan atas drone didasarkan pada Total Available Market (”TAM”) Agriculture dengan
                 pertumbuhan diasumsikan sebesar 7% selama periode proyeksi. Target pasar Penjualan
                 atas drone adalah TAM Agriculture dikarenakan drone yang akan dipasarkan berupa drone
                 sprayer yang digunakan untuk penyemprotan pada industri Agriculture. AXIO menargetkan
                 Penjualan drone terhadap TAM Agriculture sebesar 10%-12% selama periode proyeksi.
               - Penjualan atas robotics berdasarkan atas TAM Industrial Robotics dengan pertumbuhan
                 diasumsikan sebesar 6% selama periode proyeksi. AXIO menargetkan Penjualan robotics
                 terhadap TAM Industrial Robotics sebesar 3%-4% per periode proyeksi.
               - Penjualan atas CCTV berdasarkan atas TAM CCTV dengan pertumbuhan diasumsikan
                 sebesar 12% selama periode proyeksi. AXIO menargetkan Penjualan CCTV terhadap TAM
                 CCTV sebesar 10% selama periode proyeksi.
         •   Beban pokok penjualan merupakan beban atas bahan baku, beban produksi, barang dalam
             proses dan barang jadi, dengan asumsi rata-rata beban pokok penjualan terhadap penjualan
             sebesar 73% selama periode proyeksi. Hal ini didasarkan oleh historikal HPP AXIO selama ini
             pada segmen commercial yaitu sekitar 79%. Penjualan terkait Penambahan Kegiatan Usaha
             merupakan bisnis yang terkait Solusi, sehingga akan terdapat nilai tambah yang bisa diperoleh
             pelanggan. Oleh karena itu, AXIO optimis untuk menekan historis HPP yang ada menjadi rata-
             rata sebesar 73% selama periode proyeksi.
         •   Beban penjualan diasumsikan dengan memperhatikan kondisi historis yang ada pada AXIO,
             dengan asumsi sebagai berikut :
              - Komisi                   : 0,5% (terhadap penjualan)
              - Gaji dan tunjangan       : 5% (pertumbuhan)
              - Promosi                  : 0,55% (terhadap penjualan)
              - Pengiriman               : 0,13% (terhadap penjualan)
              - Perjamuan                : 0,1% (terhadap penjualan)
              - Perjalanan Dinas         : 0,08% (terhadap penjualan)
              - Garansi Produk           : 0,6% (terhadap penjualan)
              - Perlengkapan             : 0,14% (terhadap penjualan)
              - Lain-lain                : 0,1% (terhadap penjualan)
         •   Beban umum dan administrasi diasumsikan mengalami pertumbuhan sebesar 5% selama
             periode proyeksi sedangkan beban perjalanan dinas pada beban umum dan administrasi
             diasumsikan sebesar 0,04% selama periode proyeksi.
         •   Pajak yang diterapkan sebesar 22% sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia
             Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan Pasal 17 ayat (1) butir b.
         •   Asumsi perputaran modal kerja ditentukan berdasarkan rencana kontrak dengan distributor
             dan supplier. Perputaran modal kerja setiap tahun selama periode proyeksi rata-rata
             diasumsikan sebagai berikut:
             Piutang Usaha
               - Drone     : 30 Hari
               - Robotik : 30 Hari
               - CCTV      : 30 Hari
             Persediaan
               - Drone     : 30 Hari
               - Robotik : 90 Hari


                                                                                              Halaman - 53
Page 63
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



              - CCTV     : 15 Hari
             Utang Usaha
              - Drone    : 30 Hari
              - Robotik : 30 Hari
              - CCTV     : 30 Hari


6.4    Tanggal Penilaian dalam Studi Kelayakan

       Dalam melakukan analisis Studi Kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha ini, kami menggunakan
       tanggal penilaian per 31 Desember 2023, dimana batas tersebut diambil atas dasar pertimbangan
       kepentingan dan tujuan dilaksanakan studi kelayakan Penambahan Kegiatan Usaha.



6.5    Ringkasan Proyeksi Keuangan Proyek

        Berdasarkan asumsi-asumsi yang disampaikan diatas, berikut adalah ringkasan proyeksi keuangan
        proyek untuk Penambahan Kegiatan Usaha adalah:

       Figur 33. Proyeksi Laba (Rugi)
                                                                                                                  (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                   2024               2025                    2026                  2027               2028
                       Keterangan
                                                 Jan-Des            Jan-Des                 Jan-Des               Jan-Des            Jan-Des
         Penjualan                                 169.662                186.270             227.921                249.763           273.911

         Beban Pokok Penjualan                     125.303                136.925             166.082                181.850           199.276

         Laba (Rugi) Kotor                             44.359              49.344              61.839                 67.913            74.635

         Laba (Rugi) Usaha                             37.354              41.814              53.129                 59.433            65.966

         Laba (Rugi) Sebelum Pajak                     37.354              41.814              53.129                 59.433            65.966

         Laba (Rugi) Tahun Berjalan                    29.136              32.615              41.441                 46.358            51.454

         Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif               29.136              32.615              41.441                 46.358            51.454

        Sumber: Manajemen AXIO

       Figur 34. Proyeksi Posisi Keuangan
                                                                                                                  (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                  2024               2025                 2026                      2027               2028
                       Keterangan
                                                Jan-Des            Jan-Des              Jan-Des                   Jan-Des            Jan-Des
         Aset Lancar                                   50.478             85.836              131.397               180.537           235.654

         Aset Tidak Lancar                               858                 572                 467                    798               512

         Jumlah Aset                                   51.336             86.408              131.864               181.335           236.166

         Liabilitas Jangka Pendek                      22.200             24.657               28.672                31.786            35.163

         Liabilitas Jangka Panjang                         0                   0                      0                      0                 0

         Jumlah Liabilitas                             22.200             24.657               28.672                31.786            35.163

         Ekuitas                                       29.136             61.751              103.192               149.549           201.003

         Liabilitas dan Ekuitas                        51.336             86.408              131.864               181.335           236.166

        Sumber: Manajemen AXIO

       Figur 35. Proyeksi Arus Kas
                                                                                                                  (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                             2024              2025               2026                  2027             2028
                             Keterangan
                                                           Jan-Des           Jan-Des            Jan-Des               Jan-Des          Jan-Des
         Kas Bersih Yang Diperoleh Dari (Digunakan
                                                                25.408             33.092             38.250                46.950       51.842
         Untuk) Dari Aktivitas Operasi
         Kas Bersih Yang Diperoleh Dari (Digunakan
                                                                (1.144)                0                  (241)              (903)                 0
         Untuk) Untuk Aktivitas Investasi

                                                                                                                                 Halaman - 54
Page 64
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                               2024             2025             2026                  2027             2028
                             Keterangan
                                                             Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des               Jan-Des          Jan-Des
         Kas Bersih Yang Diperoleh Dari (Digunakan
                                                                       0                0                0                     0               0
         Untuk) Aktivitas Pendanaan
         Kenaikan (Penurunan) Bersih Kas dan Setara
                                                                24.264           33.092              38.009             46.047          51.842
         Kas
         Kas dan Setara Kas Awal Tahun                                 0         24.264              57.356             95.365         141.412

         Kas dan Setara Kas Akhir Tahun                         24.264           57.356              95.365            141.412         193.253

        Sumber: Manajemen AXIO



6.6     Dampak Perubahan atas Penambahan Kegiatan Usaha terhadap Keuangan AXIO

        Dampak terhadap kinerja keuangan atas Penambahan Kegiatan Usaha adalah sebagai berikut:

        1.    Rata-rata penjualan atas Penambahan Kegiatan Usaha selama tahun 2024-2028 sebesar 17%
              terhadap pendapatan AXIO per 31 Desember 2023. Pendapatan tersebut akan menjadi nilai
              tambah bagi AXIO secara Konsolidasi.
        2.    Rata-rata net profit margin atas Penambahan Kegiatan Usaha tahun 2024-2028 sebesar 18%.
              Laba tersebut akan menjadi nilai tambah bagi AXIO secara Konsolidasi.
        3.    Nilai kas dan setara kas atas Penambahan Kegiatan Usaha pada akhir periode proyeksi
              tercatat sebesar 326% terhadap kas dan setara kas AXIO per 31 Desember 2023. Kas dan
              setara kas tersebut akan menjadi nilai tambah bagi AXIO secara Konsolidasi.
        4.    Nilai total aset atas Penambahan Kegiatan Usaha pada akhir periode proyeksi tercatat sebesar
              25% terhadap total aset AXIO per 31 Desember 2023. Total aset tersebut akan menjadi nilai
              tambah bagi AXIO secara Konsolidasi.



6.7    Rasio Keuangan Penting atas Penambahan Kegiatan Usaha

       Beberapa Rasio Keuangan Penting adalah sebagai berikut:

       Figur 36. Rasio Keuangan Penting atas Penambahan Kegiatan Usaha
                                                    2024               2025             2026                  2027                  2028
                        Keterangan
                                                   Jan-Des         Jan-Des           Jan-Des              Jan-Des                  Jan-Des

         Rasio Likuiditas

         Rasio Lancar                                227,38%           348,12%          458,27%               567,98%                670,18%

         Rasio Kas                                   109,30%           232,61%          332,60%               444,89%                549,59%

         Rasio Solvabilitas

         Rasio total Liabilitas terhadap Ekuitas       76,19%           39,93%              27,79%             21,25%                 17,49%

         Rasio total Liabilitas terhadap Aset          43,24%           28,54%              21,74%             17,53%                 14,89%

         Rasio Profitabilitas

         Gross Profit Margin                           26,15%           26,49%              27,13%             27,19%                 27,25%

         Net Profit Margin                             17,17%           17,51%              18,18%             18,56%                 18,78%

         Rate of Return on Investments                 56,76%           37,74%              31,43%             25,56%                 21,79%

       Sumber: Manajemen AXIO (Diolah oleh Y&R)

       Rasio Likuiditas

       Figur diatas menunjukkan AXIO memiliki rasio likuiditas yang positif dimana AXIO memiliki
       kemampuan membayar seluruh utang jangka pendeknya melalui aset lancar. Pada tahun 2028,
       rasio lancar dan rasio kas tercatat masing-masing sebesar 670,18% dan 549,59%.

                                                                                                                               Halaman - 55
Page 65
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Rasio Solvabilitas

       Secara umum dapat dikatakan semakin kecil rasio solvabilitas adalah baik, karena semakin kecil
       peranan utang sebagai sumber pembiayaan yang berarti juga semakin besar debt capacity-nya.
       Periode proyeksi 2028, mengalami rasio solvabilitas yang tercatat atas rasio total liabilitas terhadap
       ekuitas dan rasio total liabilitas terhadap aset masing-masing sebesar 17,49% dan 14,89%.

       Rasio Profitabilitas

       Figur di atas menunjukkan bahwa Penambahan Kegiatan Usaha mampu mencatatkan
       kemampulabaanya dengan profitability ratio yang positif. Pada tahun 2024 tercatat net profit margin
       sebesar 17,17%, kemudian meningkat hingga tahun 2028 menjadi sebesar 18,78%.



6.8    Penetapan Tingkat Diskonto

       Dalam menentukan tingkat diskonto untuk Penambahan Kegiatan Usaha AXIO, akan terkait dengan
       beberapa industri yaitu Pengembangan R&D Software dan Hardware, Drone, Robotik dan CCTV.
       Namun, untuk industri Pengembangan R&D Software dan Hardware sudah tercakup dalam masing-
       masing industri lainnya, sehingga dalam penentuan tingkat diskonto akan mengacu pada industri
       Drone, Robotik dan CCTV. Masing-masing tingkat diskonto dari industri tersebut akan dibobot
       dengan porsi pendapatan sesuai dengan proyeksi keuangan yang telah disiapkan Manajemen AXIO.

       Biaya Modal Untuk Ekuitas (Cost of Equity)

       Mengacu pada ketentuan-ketentuan yang tercantum di POJK 35 Tahun 2020, penentuan biaya
       modal untuk ekuitas wajib mengaplikasikan model Capital Asset Pricing Model (“CAPM”). Model ini
       menyatakan bahwa biaya ekuitas adalah bunga bebas risiko ditambah premium untuk menutup
       risiko sistimatis dari sekuritas saham, dengan formula sebagai berikut:

                                              Ke = Rf + ß (Rm-Rf) + α

       Dimana :
       Rf       = tingkat kembalian untuk investasi bebas risiko
       ß        = risiko sistimatis
       Rm       = tingkat kembalian yang diharapkan oleh pasar ekuitas
       Rp       = selisih antara Rm dengan Rf
       α        = risiko spesifik

       Rf (Risk free rate), adalah tingkat suku bunga untuk instrumen-instrumen yang dianggap tidak
       memiliki kemungkinan gagal bayar. Untuk kasus Indonesia, instrumen bebas risiko yang dapat
       dipilih adalah yield obligasi Pemerintah untuk jangka panjang.

       Terkait dengan tanggal penilaian yang jatuh pada 31 Desember 2023, maka instrumen bebas risiko
       yang dipilih didasarkan pada obligasi Pemerintah dengan bunga tetap yang dikeluarkan oleh
       Pemerintah, yaitu SUN dalam mata uang Rupiah dengan tenor 30 tahun, yield sebesar 6,89% yang
       merujuk pada S&P Capital IQ. Angka tersebut akan digunakan sebagai tingkat kembalian bebas
       risiko (Rf).

       Rp (Equity Risk Premium-ERP), adalah selisih antara tingkat bunga investasi bebas risiko dengan
       tingkat kembalian investasi dalam bentuk penyertaan. Penentuan equity market risk premium
       memasukkan premi untuk risiko spesifik negara (country-specific risk premiums) seperti volatilitas
       harga saham untuk menghasilkan base equity market risk premium. Dengan mengikutkan risiko-



                                                                                                Halaman - 56
Page 66
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       risiko ini, dihasilkan tingkat diskonto yang mengakomodasi perubahan-perubahan sentimen jangka
       pendek di sekuritas pada pasar negara berkembang (emerging market).

       Premi risiko pasar (Rm-Rf) ditentukan dengan menggunakan rujukan dari hasil Penelitian
       Damodaran yang dimutakhirkan pada 01 Januari 2024 dengan risk premium untuk pasar negara
       berkembang seperti Indonesia adalah sebesar 7,38% untuk Risk Premium Market dan sebesar
       2,07% untuk Country Default Spread.

       ß (Beta), Beta merupakan pengukur tingkat kepekaan pengembalian saham terhadap
       pengembalian pasar saham secara keseluruhan (seperti index yang dikeluarkan oleh S&P 500 atau
       IHSG). Koefisien beta kemudian digunakan dalam menghitung CAPM yang selanjutnya menjadi
       dasar penentuan discount factor. Koefisien beta tersebut berasal dari data rata-rata industri yang
       sejenis, yaitu industri Drone, Robotik dan CCTV.

       Beta dari perusahaan-perusahaan pembanding digunakan untuk menghitung cost of equity, dimana
       beta tersebut dihitung dari rata-rata unlevered beta. Cara ini dilakukan untuk menetralisir pengaruh
       leverage yang ada di masing-masing perusahaan terhadap beta. Perusahaan yang sama dengan
       leverage yang berbeda akan memiliki cost of equity yang berbeda pula, oleh karena itu pengaruh
       leverage yang ada di tiap perusahaan perlu dinetralisir dengan cara menghitung unlevered beta.

       Unlevered beta dihitung dengan formula sebagai berikut :

                                                                 βL
                                                      βu =
                                                             1 + (1-T) x DER

       Dimana :

       T              =     Tarif Pajak Penghasilan Badan
       DER            =     Debt to equity ratio
       βL             =     Beta levered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara
                            objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
                            pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan portofolio pasar
                            dengan pengaruh utang
       βu             =     Beta unlevered, yaitu ukuran risiko sistematis dari suatu saham yang diukur secara
                            objektif dari responsivitas pengembalian perusahaan terhadap pergerakan
                            pengembalian portofolio pasar apabila dibandingkan dengan portofolio pasar
                            tanpa pengaruh utang.

       Adapun Beta perusahaan pembanding Industri Drone adalah sebagai berikut:

       Figur 37. Beta Levered dan Un-Levered Perusahaan Pembanding
                                                                                         Effective
                                                              Beta        Total Debt/                  Beta
         No.                    Perusahaan                                               Tax Rate
                                                             Levered      Market Cap                 Unlevered
                                                                                         (5 years)
            1   Zhejiang Dahua Technology Co., Ltd.               1,39            4,5%        5,0%          1,21

            2   Beijing BDStar Navigation Co., Ltd.               0,98            0,2%      17,2%           0,99

            3   Shanghai Huace Navigation Technology Ltd          1,18            1,5%      11,0%           1,11

            4   Drone Volt SA                                     0,69           30,8%      23,2%           0,64

            5   Skymoons technology, Inc.                         0,20            0,0%        0,0%          0,46

            6   VSTECS Holdings Limited                           0,57          137,1%      18,9%           0,34

            7   DroneShield Limited                               1,23            1,2%      12,0%           1,14

            8   ACSL Ltd.                                         0,16           17,4%        0,0%          0,38

                                                                                                        Halaman - 57
Page 67
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                                                                Effective
                                                                  Beta           Total Debt/                    Beta
         No.                     Perusahaan                                                     Tax Rate
                                                                 Levered         Market Cap                   Unlevered
                                                                                                (5 years)
               Universal Scientific Industrial (Shanghai)
          9                                                           1,31              25,7%      12,1%              0,98
               Co., Ltd.
          10   JCH Systems, Inc.                                      1,26              16,3%      27,6%              1,05

                                                       Average                                                        0,83

       Sumber : S&P Capital IQ

       Figur 38. DER Market
                                                                  Market Capitalization               Total Debt
         No.                     Perusahaan
                                                                 (Dalam Ribuan Rupiah)          (Dalam Ribuan Rupiah)
          1      Zhejiang Dahua Technology Co., Ltd.                         131.391.998.338                 5.901.074.880

          2      Beijing BDStar Navigation Co., Ltd.                          37.320.762.748                   72.830.925
                 Shanghai Huace Navigation Technology
          3                                                                   36.663.043.833                  540.700.250
                Ltd
          4      Drone Volt SA                                                  255.945.667                    78.955.695

          5      Skymoons technology, Inc.                                      299.833.734                               0

          6      VSTECS Holdings Limited                                      12.154.702.759                16.658.104.560

          7      DroneShield Limited                                           2.379.837.922                   27.585.533

          8      ACSL Ltd.                                                     1.323.916.070                  230.725.586
                Universal Scientific Industrial (Shanghai)
          9                                                                   71.821.909.147                18.426.229.837
                Co., Ltd.
          10     JCH Systems, Inc.                                             1.101.250.481                  178.974.339

                Total                                                        294.713.200.700                42.115.181.605

                DER Market                                                                                         14,29%

       Sumber : S&P Capital IQ

       Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini adalah
       sebesar 0,83 kemudian di-relever dengan tingkat leverage yang berlaku dipasar yaitu sebesar
       14,29% dengan formula sebagai berikut:
                                       βL = βu x (1 + (1-T) x DER)
                                       βL = 0,83 x (1 + (1 – 22,00%) x 14,29%)
                                          = 0,92

       Adapun Beta perusahaan pembanding Industri Robotik adalah sebagai berikut:

       Figur 39. Beta Levered dan Un-Levered Perusahaan Pembanding
                                                                                                Effective
                                                                  Beta           Total Debt/                    Beta
         No.                     Perusahaan                                                     Tax Rate
                                                                 Levered         Market Cap                   Unlevered
                                                                                                (5 years)
          1     Kinpo Electronics, Inc.                               1,05             195,6%      50,7%              0,52

          2     Rainbow Robotics Co.,Ltd.                             1,65               0,0%      22,4%              1,43

          3     Yuil Robotics Co., Ltd.                               1,61               3,3%        5,0%             1,36

          4     Shape Robotics A/S                                    0,61              14,5%        2,8%             0,65

          5     ROBOTIS Co., Ltd.                                     1,46               2,4%      75,9%              1,30

          6     Ecovacs Robotics Co., Ltd.                            1,34               7,2%      10,4%              1,15

          7     iRobot Corporation                                    0,76              21,7%      17,7%              0,71

          8     Doosan Robotics Inc.                                  2,30               0,1%        0,0%             1,86

                                                       Average                                                        1,12

       Sumber : S&P Capital IQ


                                                                                                                 Halaman - 58
Page 68
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Figur 40. DER Market
                                                                 Market Capitalization               Total Debt
         No.                   Perusahaan
                                                                (Dalam Ribuan Rupiah)          (Dalam Ribuan Rupiah)
          1     Kinpo Electronics, Inc.                                      12.107.592.481                23.676.652.614

          2     Rainbow Robotics Co.,Ltd.                                    40.910.772.001                      650.753

          3     Yuil Robotics Co., Ltd.                                       2.848.662.248                   94.162.175

          4     Shape Robotics A/S                                             948.739.740                   137.201.383

          5     ROBOTIS Co., Ltd.                                             4.630.086.744                  111.068.356

          6     Ecovacs Robotics Co., Ltd.                                   51.928.391.461                 3.759.087.687

          7     iRobot Corporation                                           16.681.472.053                 3.611.900.964

          8     Doosan Robotics Inc.                                         90.526.115.890                   61.821.758

                Total                                                       220.581.832.618                31.452.545.690

                DER Market                                                                                        14,26%

       Sumber : S&P Capital IQ

       Unlevered beta median perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini adalah
       sebesar 1,12 kemudian di-relever dengan tingkat leverage yang berlaku dipasar yaitu sebesar
       14,26% dengan formula sebagai berikut:
                                      βL = βu x (1 + (1-T) x DER)
                                      βL = 1,12 x (1 + (1 – 22,00%) x 14,26%)
                                          = 1,25

       Adapun Beta perusahaan pembanding Industri CCTV adalah sebagai berikut:

       Figur 41. Beta Levered dan Un-Levered Perusahaan Pembanding
                                                                                               Effective
                                                                 Beta           Total Debt/                    Beta
         No.                   Perusahaan                                                      Tax Rate
                                                                Levered         Market Cap                   Unlevered
                                                                                               (5 years)
          1      HannStar Display Corporation                        1,20              11,9%        1,4%             1,02

          2      OPTRONTEC Inc.                                      1,40             156,9%      40,4%              0,66

          3      SNS Network Technology Berhad                       0,56              14,3%      25,2%              0,64

          4      Ranjeet Mechatronics Limited                        0,01              47,0%      26,5%              0,25

          5      EverFocus Electronics Corporation                   0,54               9,9%        8,3%             0,64

          6      SD SYSTEM Co., Ltd                                  0,19               0,2%        0,5%             0,46
                 Innovative Ideals and Services (India)
          7                                                         -0,14              58,5%      25,4%              0,17
                Limited
          8      AV TECH Corporation                                 0,54               0,0%      24,5%              0,69

                                                      Average                                                        0,56

       Sumber : S&P Capital IQ

       Figur 42. DER Market
                                                                 Market Capitalization               Total Debt
         No.                   Perusahaan
                                                                (Dalam Ribuan Rupiah)          (Dalam Ribuan Rupiah)
          1      HannStar Display Corporation                                 2.462.010.157                  355.197.700

          2      OPTRONTEC Inc.                                               3.664.446.493                 8.667.886.777

          3      SNS Network Technology Berhad                                 298.181.194                   292.685.252

          4      Ranjeet Mechatronics Limited                                13.791.317.426                 1.314.244.678

          5      EverFocus Electronics Corporation                             595.265.274                   854.550.000

          6      SD SYSTEM Co., Ltd                                         380.243.358.799                82.216.664.000




                                                                                                                Halaman - 59
Page 69
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                               Market Capitalization           Total Debt
         No.                       Perusahaan
                                                              (Dalam Ribuan Rupiah)      (Dalam Ribuan Rupiah)
                     Innovative Ideals and Services (India)
           7                                                            72.268.933.524             32.667.401.144
                    Limited
           8        AV TECH Corporation                                  4.069.116.699                   11.849.555

                    Total                                               21.830.143.727                 4.004.728.812

                    DER Market                                                                               18,34%

       Sumber : S&P Capital IQ

       Unlevered beta rata-rata perusahaan pembanding yang diperoleh dari perhitungan ini adalah
       sebesar 0,56 kemudian di-relever dengan tingkat leverage yang berlaku dipasar yaitu sebesar
       18,34% dengan formula sebagai berikut:
                                       βL = βu x (1 + (1-T) x DER)
                                       βL = 0,56 x (1 + (1 – 22,00%) x 18,34%)
                                          = 0,65

       α (Alpha), Faktor alpha merupakan risiko spesifik perusahaan yang mungkin mencerminkan jenis
       properti, perusahaan dan premi risiko lainnya. Pada penilaian ini, faktor Alpha atau risiko spesifik
       perusahaan adalah nol disebabkan telah dilakukan penyesuaian pada asumsi proyeksi AXIO.

       Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas Industri Drone adalah:

       Figur 43.         Biaya Modal Ekuitas
                                          Keterangan                                      Persentase

         Risk Free Rate (Rf)                                                                                  6,89%

         Risk Premium Market (Rpm)                                                                            7,38%

         Country Default Spread (CDS)                                                                         2,07%

         β (Beta)                                                                                              0,92

         Alpha                                                                                                0,00%

         COST OF EQUITY                                                                                     11,62%

       Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)

       Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas Industri Robotik adalah:

       Figur 44.         Biaya Modal Ekuitas
                                          Keterangan                                      Persentase

         Risk Free Rate (Rf)                                                                                  6,89%

         Risk Premium Market (Rpm)                                                                            7,38%

         Country Default Spread (CDS)                                                                         2,07%

         β (Beta)                                                                                              1,25

         Alpha                                                                                                0,00%

         COST OF EQUITY                                                                                     14,04%

       Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)

       Berdasarkan uraian di atas, maka biaya modal ekuitas Industri CCTV adalah:

       Figur 45.         Biaya Modal Ekuitas
                                          Keterangan                                      Persentase

         Risk Free Rate (Rf)                                                                                  6,89%

         Risk Premium Market (Rpm)                                                                            7,38%


                                                                                                           Halaman - 60
Page 70
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                        Keterangan                                          Persentase

         Country Default Spread (CDS)                                                                         2,07%

         β (Beta)                                                                                              0,65

         Alpha                                                                                                0,00%

         COST OF EQUITY                                                                                       9,58%

       Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)

       Biaya Utang (Cost of Debt)

       Sesuai dengan AKB yang digunakan, yaitu arus kas bersih untuk perusahaan (free cash flow to firm),
       maka tingkat diskonto yang digunakan adalah tingkat diskonto yang merupakan rata-rata
       tertimbang biaya modal, baik yang berasal dari kreditor (pinjaman) maupun yang berasal dari
       (investor) penyertaan. Penentuan posisi tingkat leverage yang optimal adalah mencari titik dimana
       tambahan penghematan pajak yang berasal dari tambahan utang akan sama dengan tambahan
       biaya bunga sebagai akibat dari risiko gagal bayar yang diantisipasi dari keberadaan keseluruhan
       utang.

       Dalam penilaian ini, untuk biaya bunga untuk utang digunakan tingkat bunga pinjaman rata-rata
       dalam mata uang IDR yang berlaku yang bersumber dari pinjaman kredit investasi (Perusahaan)
       Bank Indonesia Desember 2023. Berdasarkan biaya bunga tersebut maka diperoleh biaya modal
       dengan perhitungan sebagai berikut:

           Kd      = i x (1-T)
           Kd      = 9,41% x (1 – 22,00%)
       Biaya Modal =
                   Tertimbang
                     7,34%

       Berikut adalah perhitungan WACC untuk Industri Drone per 31 Desember 2023:

       Figur 46.         WACC Industri Drone
                    Jenis Modal                  Biaya Modal                Komposisi           Tertimbang

         Biaya Utang                                               7,34%          12,50%                       0,92%

         Biaya Ekuitas                                         11,62%             87,50%                      10,17%

         WACC                                                                                                 11,09%

       Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)

       Berikut adalah perhitungan WACC untuk Industri Robotik per 31 Desember 2023:

       Figur 47.         WACC Industri Robotik
                    Jenis Modal                  Biaya Modal                Komposisi           Tertimbang

         Biaya Utang                                               7,34%          12,48%                       0,92%

         Biaya Ekuitas                                         14,04%             87,52%                      12,29%

         WACC                                                                                                 13,21%

       Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)

       Berikut adalah perhitungan WACC untuk Industri CCTV per 31 Desember 2023:

       Figur 48.         WACC Industri CCTV
                    Jenis Modal                      Biaya Modal            Komposisi            Tertimbang

         Biaya Utang                                                7,34%          15,50%                       1,14%



                                                                                                         Halaman - 61
Page 71
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                   Jenis Modal                 Biaya Modal             Komposisi              Tertimbang

         Biaya Ekuitas                                        9,58%             84,50%                       8,10%

         WACC                                                                                                9,24%

       Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)

       Berdasarkan masing-masing WACC Industri Drone, Robotik dan CCTV di atas, berikut hasil
       pembobotan atas WACC berdasarkan rata-rata porsi pendapatan selama periode proyeksi
       keuangan:

       Figur 49.         WACC Penambahan Kegiatan Usaha
                    Industri                      WACC                 Komposisi               Tertimbang

         Drone                                                9,24%             55,42%                        5,12%

         Robotik                                             11,09%             18,03%                        2,00%

         CCTV                                                13,21%             26,55%                        3,51%

         WACC Penambahan Kegiatan Usaha                                                                      10,62%

       Sumber : S&P Capital IQ (Diolah Y&R)

       Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas dan kekuatan atau kelebihan serta risiko yang
       dihadapi, kami berpendapat bahwa tingkat diskonto untuk Penambahan Kegiatan Usaha AXIO per
       31 Desember 2023 sebesar 10,62% adalah wajar.


6.9    Tingkat Pertumbuhan pada Nilai Terminal

       Untuk melakukan penilaian suatu bisnis dengan premis going concern dimana terdapat proyeksi
       untuk periode waktu tetap dan periode waktu kekal, Penilai Bisnis perlu menghitung nilai bisnis
       untuk periode waktu tetap dan periode waktu kekal. Nilai bisnis tersebut adalah jumlah dari nilai
       periode waktu tetap dan periode waktu kekal yang disebut sebagai nilai terminal. Metode yang
       digunakan untuk mengestimasi nilai terminal adalah Metode Kapitalisasi Pendapatan.

       Dalam hal ini, asumsi yang digunakan terhadap Objek Studi Kelayakan adalah perusahaan yang
       bersifat going concern, dimana perusahaan diperkirakan akan berjalan terus untuk jangka waktu
       yang tidak terhingga, meskipun terjadi pergantian pemilik atau manajemen. Dalam studi kelayakan
       ini, kami menggunakan nilai terminal sebesar 3,55% berdasarkan pada Dataset: Economic Outlook
       No. 103 – July 2018 – Longterm baseline projections.



6.10   Analisis Kelayakan Proyek

       Berdasarkan asumsi-asumsi yang telah disampaikan diatas, maka analisis kelayakan akan dilakukan
       dengan menggunakan parameter Net Present Value (“NPV”). NPV merupakan selisih antara nilai sekarang
       dari arus kas yang masuk dengan nilai sekarang dari arus kas yang keluar pada periode waktu tertentu.
       NPV positif terjadi jika bisnis yang dipilih layak untuk dijalankan dan mendatangkan keuntungan,
       sehingga bisnis yang dianalisis termasuk kedalam rekomendasi untuk segera dimulai, begitu pula
       sebaliknya. Berikut adalah hasil perhitungan NPV atas Penambahan Kegiatan Usaha:
       Figur 50. Analisis Kelayakan Proyek
                                                                                     (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                          2024         2025          2026      2027          2028
                    Keterangan
                                                         Jan-Des      Jan-Des       Jan-Des   Jan-Des       Jan-Des

         PROJECT ANALYSIS



                                                                                                        Halaman - 62
Page 72
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                         2024          2025          2026           2027            2028
                      Keterangan
                                                        Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des        Jan-Des         Jan-Des

         Laba Bersih                                      29.136        32.615        41.441         46.358          51.454

         Bunga * (1-Pajak)                                        -             -             -              -               -

         Depresiasi                                          286           286           346            572             286

         Capital Expenditures                             (1.144)               -      (241)           (903)                 -

         Perubahan Modal Kerja                            (4.014)          191        (3.537)               20          102

         Terminal Value                        3,55%                                                                753.640

         TOTAL                                            24.264        33.092        38.009         46.047         805.482

         Discount Factor                      10,62%        0,90          0,82          0,74           0,67            0,60

         Present Value                                    21.934        27.041        28.076         30.746         486.184



         Net Present Value                   593.981



       Besaran NPV yang diperoleh dari Penambahan Kegiatan Usaha adalah sebesar Rp593.981 Juta
       (Lima Ratus Sembilan Puluh Tiga Miliar Sembilan Ratus Delapan Puluh Satu Juta Rupiah).



6.11   Analisis Break Even Point

       Untuk mengetahui sebuah titik dimana biaya atau pengeluaran dan pendapatan adalah seimbang
       sehingga tidak ada kerugian atau keuntungan, maka dilakukan analisis Break Even Point. Apabila
       nilai Break Even Point lebih rendah dibandingkan dengan pendapatan yang diperoleh, maka dapat
       disimpulkan proyek tersebut layak. Berikut adalah hasil perhitungan Break Even Point atas
       Penambahan Kegiatan Usaha:

       Figur 51. Analisis Break Even
                                                                                                  (Dalam Jutaan Rupiah)
                                                         2024          2025          2026            2027            2028
                      Keterangan
                                                        Jan-Des       Jan-Des       Jan-Des        Jan-Des          Jan-Des
         FIXED COST

         Expenses                                           7.005        7.531          8.710          8.481           8.669

         Interest                                                 0             0             0              0                   0

         Subtotal Fixed Cost                                7.005        7.531          8.710          8.481           8.669



         VARIABEL COST                                   125.303       136.925       166.082         181.850         199.276

         REVENUE                                         169.662       186.270       227.921         249.763         273.911



         BREAK EVEN (2024-2028)

         In Rupiah                             30.065     26.791        28.427         32.102         31.189          31.815

         In % to Revenue                      13,85%      15,79%        15,26%        14,08%         12,49%           11,61%



       Penambahan Kegiatan Usaha menghasilkan Break Even Point rata-rata selama tahun 2024-2028
       sebesar Rp30.065 Juta (Tiga Puluh Miliar Enam Puluh Lima Juta Rupiah).




                                                                                                                 Halaman - 63
Page 73
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



6.12   Analisis Profitabilitas

       Rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari
       keuntungan atau laba dalam suatu periode tertentu. Untuk mengukur kemampuan perusahaan
       dalam menghasilkan laba, berikut hasil analasisis profitabilitas atas Penambahan Kegiatan Usaha:

       Figur 52. Analisis Profitabilitas
                                                            2024                2025                 2026              2027               2028
                         Keterangan
                                                       Jan-Des              Jan-Des                 Jan-Des           Jan-Des           Jan-Des

         Penjualan                                          169.662             186.270               227.921           249.763            273.911

         Laba (Rugi) Bersih                                  29.136              32.615                41.441            46.358             51.454

         Net Profit Margin                                   17,17%              17,51%               18,18%            18,56%             18,78%


       Rasio profitabilitas di atas menunjukkan kemampuan menghasilkan laba atas Penambahan
       Kegiatan Usaha selama periode proyeksi. Penambahan Kegiatan Usaha, menghasilkan laba bersih
       pada akhir periode proyeksi sebesar 18,78% dari total pendapatan.



6.13   Analisis Tingkat Imbal Balik Investasi

       Return on Invesment merupakan rasio yang menunjukan seberapa banyak laba bersih yang bisa
       diperoleh dari seluruh kekayaan yang dimiliki perusahaan. Untuk mengukur hal tersebut, berikut
       Return on Invesment yang dihasilkan:

       Figur 53. Analisis Tingkat Imbal Balik Investasi
                                                               2024               2025                 2026             2027              2028
            Analisa Tingkat Imbal Balik Investasi
                                                             Jan-Des             Jan-Des              Jan-Des          Jan-Des           Jan-Des
         Total Aset                                                51.336              86.408           131.864          181.335           236.166
         Laba (Rugi) Bersih                                        29.136              32.615            41.441           46.358            51.454
         Rate of Return on Invesment                           56,76%              37,74%               31,43%           25,56%            21,79%


       Return on Invesment di atas menunjukkan angka positif, dengan imbal hasil atas investasi pada akhir
       periode proyeksi sebesar 21,79% dan rata-rata sebesar 34,66%.



6.14   Analisis Sensitivitas

       Untuk menguji kepekaan suatu proyek terhadap berbagai faktor ekonomi, maka berikut ini
       disajikan analisa sensitivitas terhadap rencana Penambahan Kegiatan Usaha yang akan dilakukan
       oleh AXIO:


       Figur 54. Analisis Sensitivitas (Penjualan yang Menurun)
                Analisis Sensitivitas        Normal                1,00%           2,00%                3,00%            4,00%            5,00%

         Penurunan Penjualan

         Net Present Value (NPV)              593.981               568.805            543.630           518.454          493.279          468.103

         Return On Investment (ROI)            34,66%               34,22%              33,76%              33,27%         32,74%           32,18%

         Profitability Index (PI)                   76,91             73,69              70,47                67,26           64,04          60,82

         Break Even Point (BEP)                                             -                   -                 -                -               -

            In Rupiah (Average)                 30.065               30.915             31.833              32.829         33.912           35.094

            In % to Revenue (Average)          13,85%               14,38%              14,97%              15,59%         16,28%           17,03%


                                                                                                                                       Halaman - 64
Page 74
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



       Figur 55. Analisis Sensitivitas (Beban Pokok Pendapatan yang Meningkat)
                Analisis Sensitivitas             Normal            1,00%           2,00%        3,00%         4,00%                 5,00%
         Peningkatan         Beban      Pokok
         Penjualan
         Net Present Value (NPV)                   593.981           575.641         557.300      538.960       520.620              502.280

         Return On Investment (ROI)                 34,66%           34,34%          34,01%        33,67%       33,31%                32,93%

         Profitability Index (PI)                       76,91          74,57            72,22       69,88            67,53             65,19

         Break Even Point (BEP)                                             -               -            -               -                   -

            In Rupiah (Average)                     30.065            30.906          31.796       32.739           33.739            34.802

            In % to Revenue (Average)               13,85%           14,24%          14,65%        15,08%       15,55%                16,04%



       Figur 56. Analisis Sensitivitas

                                                                Analisis Sensitivitas

          700.000

          600.000

          500.000

          400.000

          300.000

          200.000

          100.000

                 -
                            Normal              1,00%               2,00%             3,00%           4,00%                  5,00%

                                        Penurunan Pendapatan                    Peningkatan Beban Pokok Penjualan



       Dari analisis sensitivitas yang dilakukan, terlihat bahwa rencana AXIO relatif lebih sensitif terhadap
       penurunan penjualan.



6.15   Kesimpulan

       Berdasarkan kajian, evaluasi aspek pasar, teknis, pola bisnis, kelayakan model manajemen dan
       analisa keuangan serta proyeksi-proyeksi lainnya dengan syarat asumsi-asumsi yang telah
       ditetapkan dapat terpenuhi, maka dapat disimpulkan bahwa rencana Penambahan Kegiatan Usaha
       yang akan dilaksanakan oleh AXIO adalah LAYAK.




                                                                                                                              Halaman - 65
Page 75
KJPP YANUAR, ROSYE & REKAN
Studi Kelayakan – PT Tera Data Indonusa Tbk (“AXIO”)



                                                       BAB VII

                                        KUALIFIKASI PENILAI BISNIS


7.1    Kualifikasi Penilai Bisnis


       Kami adalah Kantor Jasa Penilai Publik yang secara resmi telah ditetapkan berdasarkan
       Keputusan Menteri Keuangan No. 365/KM.1/2020 tanggal 27 Juli 2020, dengan nama KANTOR JASA
       PENILAI PUBLIK YANUAR, ROSYE DAN REKAN (“Y&R”) dengan Izin KJPP No. 2.20.0170.

       Penilai Bisnis yang menandatangani laporan penilaian bisnis ini merupakan Penilai Bisnis
       bersertifikat MAPPI dengan perizinan sebagai berikut:

       No. Izin Penilai Publik         : B-1.08.00044
       STTD                            : STTD.PB-37/PJ-1/PM.02/2023
       Klasifikasi Izin                : Penilaian Bisnis (B)
       No. MAPPI                       : 99-S-01230




                                                                                      Halaman - 66
Page 76
LAMPIRAN - LAMPIRAN
Page 77
LAMPIRAN KEUANGAN
Page 78
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Asumsi
Dalam Jutaan Rupiah                                        1,0                 2,0                 3,0                 4,0                 5,0


                                                          2024                2025                2026                2027                2028
                    Keterangan
                                                         Jan-Des             Jan-Des             Jan-Des             Jan-Des             Jan-Des


   Jumlah Hari Dalam Setahun                                        366                 365                 365                 365                 366
   Jumlah Bulan Dalam Setahun                                           12                  12                  12                  12                  12


   Total Available Market ("TAM") Industrial
                                                                 20.000              21.238              22.553              23.949              25.431
   Robotics (Nasional)
   Target AXIO                                   %                  3%                  3%                  4%                  4%                  4%
                                                Unit               600                 637                 902                 958                1.017
   Nilai Proyek Per Unit                       IDR MN             71,90               71,90               71,90               71,90               71,90


   TAM Agriculture (Nasional)                                     2.500               2.664               2.839               3.026               3.225
   Target AXIO                                   %                 10%                 10%                 12%                 12%                 12%
                                                Unit               250                 266                 341                 363                 387
   Nilai Proyek Per Unit                       IDR MN            124,08              124,08              124,08              124,08              124,08


   TAM CCTV (Nasional)                                       270.000             303.642             341.476             384.024             431.873
   Target AXIO                                   %                 10%                 10%                 10%                 10%                 10%
                                                Unit             27.000              30.364              34.148              38.402              43.187
   Nilai Proyek Per Unit                       IDR MN              3,54                3,54                3,54                3,54                3,54


   Penjualan                                   IDR MN        169.662             186.270             227.921             249.763             273.911


   Beban Pokok Penjualan
      Bahan Baku
      Saldo Awal
         Drone                                 Rp Juta              -                  756                 810                1.020               1.085
         Robotics                              Rp Juta              -                 4.894               5.103               7.146               7.585
         CCTV                                  Rp Juta              -                  253                 281                 303                 327
      Pembelian
         Drone                                 Rp Juta           22.270              21.940              28.421              29.894              31.850
         Robotics                              Rp Juta           36.000              30.607              46.014              46.143              48.965
         CCTV                                  Rp Juta           69.834              75.550              84.953              95.538          107.428
      Saldo akhir
         Drone                                 Rp Juta             (756)               (810)             (1.020)             (1.085)             (1.148)
         Robotics                              Rp Juta           (4.894)             (5.103)             (7.146)             (7.585)             (8.018)
         CCTV                                  Rp Juta             (253)               (281)               (303)               (327)               (341)
      Pemakaian Bahan Baku                     Rp Juta       122.201             127.049             156.304             170.026             186.650


      Pemakaian Bahan Baku
        Drone                                   66%              21.514              21.886              28.211              29.828           31.788
        Robotics                                66%              31.106              30.398              43.972              45.704           48.533
        CCTV                                    70%              69.581              75.521              84.931              95.514          107.415


      Biaya Pabrikasi
         Drone                                   2%                620                 661                 846                 901                 960
         Robotics                                3%               1.294                916                1.297               1.378               1.463
         CCTV                                    2%               1.910               2.148               2.416               2.717               3.055
      Gaji dan Tunjangan
         Drone                                                     829                 871                 914                 960                1.008
         Robotics                                                  846                 888                 933                 979                1.028
         CCTV                                                     4.007               4.207               4.417               4.638               4.870
      Penyusutan Aset Tetap
         Drone                                                      -                   -                   -                   -                   -
         Robotics                                                   -                   -                   -                   -                   -
         CCTV                                                       -                   -                   -                   -                   -
      Sub-Jumlah Beban Produksi                Rp Juta       131.708             137.497             167.937             182.618             200.120


      Barang Dalam Proses
      Saldo Awal
         Drone                                                      -                  427                 455                 581                 619
         Robotics                                                   -                 1.780               1.890               2.676               2.841
         CCTV                                                       -                 1.393               1.566               1.761               1.981
      Saldo Akhir
         Drone                                                     (427)               (455)               (581)               (619)               (660)
         Robotics                                                (1.780)             (1.890)             (2.676)             (2.841)             (3.017)
         CCTV                                                    (1.393)             (1.566)             (1.761)             (1.981)             (2.228)


      Jumlah Beban Produksi                    Rp Juta       128.109             137.185             166.829             182.195             199.656
Page 79
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Asumsi
Dalam Jutaan Rupiah                                          1,0                 2,0                 3,0                 4,0                 5,0


                                                            2024                2025                2026                2027                2028
                       Keterangan
                                                           Jan-Des             Jan-Des             Jan-Des             Jan-Des             Jan-Des


         Barang Jadi
         Saldo Awal
            Drone                                                     -                  614                 655                 837                 892
            Robotics                                                  -                  854                 907                1.284               1.364
            CCTV                                                      -                 1.337               1.504               1.691               1.902
         Pembelian
            Drone                                                     -                   -                   -                   -                   -
            Robotics                                                  -                   -                   -                   -                   -
            CCTV                                                      -                   -                   -                   -                   -
         Saldo Akhir
            Drone                                                    (614)               (655)               (837)               (892)               (951)
            Robotics                                                 (854)               (907)             (1.284)             (1.364)             (1.448)
            CCTV                                                   (1.337)             (1.504)             (1.691)             (1.902)             (2.139)


         Jumlah Beban Pokok Penjualan           Rp Juta        125.303             136.925             166.082             181.850             199.276


         Beban Penjualan
         Komisi                                 to Sales           848,31              931,35         1.139,60            1.248,81            1.369,56
         Gaji dan Tunjangan                     to Sales      1.017,97            1.068,87            1.122,31            1.178,43            1.237,35
         Promosi                                to Sales           933,14         1.024,48            1.253,56            1.373,70            1.506,51
         Pengiriman                             to Sales           220,56              242,15              296,30              324,69              356,08
         Perjamuan                              to Sales           169,66              186,27              227,92              249,76              273,91
         Perjalanan Dinas                       to Sales           135,73              149,02              182,34              199,81              219,13
         Garansi Produk                         to Sales      1.017,97            1.117,62            1.367,53                 380,96              275,94
         Perlengkapan                           to Sales           237,53              260,78              319,09              349,67              383,48
         Lain-Lain                              to Sales           169,66              186,27              227,92              249,76              273,91
         Jumlah Beban Penjualan                               4.750,53            5.166,80            6.136,57            5.555,60            5.895,87
                                                                   2,80%               2,77%               2,69%               2,22%               2,15%
      Beban Umum dan Administrasi
         Gaji dan Tunjangan                     Rp Juta              1.035              1.087                1.141              1.198                1.258
         Penyusutan Aset Tetap                  Rp Juta               286                 286                 346                 572                 286
         Outsourcing                            Rp Juta               526                 552                 580                 609                 639
         Perjalanan Dinas                       Rp Juta                   68                  75                  91              100                 110
         Jasa Profesional                       Rp Juta               170                 178                 187                 196                 206
         Perawatan dan Pemeliharaan             Rp Juta               170                 186                 228                 250                 274


      Pertumbuhan Beban Umum dan Administrasi
         Gaji dan Tunjangan                     Growth                                  5,00%               5,00%               5,00%               5,00%
         Outsourcing                            Growth                                  5,00%               5,00%               5,00%               5,00%
         Perjalanan Dinas                       To Sales            0,04%               0,04%               0,04%               0,04%               0,04%
         Jasa Profesional                       Growth                                  5,00%               5,00%               5,00%               5,00%


Tax                                                                  22%                 22%                 22%                 22%                 22%


Turn Over
      Piutang Usaha
            Drone                                Hari                     30                  30                  30                  30                  30
            Robotics                             Hari                     30                  30                  30                  30                  30
            CCTV                                 Hari                     30                  30                  30                  30                  30
      Persediaan
            Drone                                Hari                     30                  30                  30                  30                  30
            Robotics                             Hari                     90                  90                  90                  90                  90
            CCTV                                 Hari                     15                  15                  15                  15                  15
      Utang Usaha
            Drone                                Hari                     30                  30                  30                  30                  30
            Robotics                             Hari                     30                  30                  30                  30                  30
            CCTV                                 Hari                     90                  90                  90                  90                  90


Capex
      Modal Sendiri / Cash                      Rp Juta             1.144                      -              241                903                       -
Page 80
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Penjualan
Dalam Jutaan Rupiah


                                              2024            2025            2026              2027            2028
                   Keterangan
                                             Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des           Jan-Des         Jan-Des


Penjualan                                        169.662         186.270          227.921          249.763          273.911




Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Beban Pokok Penjualan
Dalam Jutaan Rupiah


                                              2024            2025            2026              2027            2028
                   Keterangan
                                             Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des           Jan-Des         Jan-Des


Beban Pokok Penjualan                            125.303         136.925          166.082          181.850          199.276



Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Beban Usaha
Dalam Jutaan Rupiah


                                              2024            2025            2026              2027            2028
                   Keterangan
                                             Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des           Jan-Des         Jan-Des


Beban Usaha
   Beban Penjualan                                   4.751           5.167             6.137           5.556             5.896
   Beban Umum dan Administrasi                       2.254           2.364             2.573           2.925             2.773
   Total Beban Usaha                                 7.005           7.531             8.710           8.481             8.669




Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Aset Tetap
Dalam Jutaan Rupiah


                                              2024            2025            2026              2027            2028
                   Keterangan
                                             Jan-Des         Jan-Des         Jan-Des           Jan-Des         Jan-Des


Penambahan
   Equipment                                         1.084              0               181              903                0
   Other                                                60              0                60               0                 0
Total Penambahan                                     1.144              0               241              903                0


Nilai Perolehan
   Equipment                                         1.084           1.084             1.265           2.168             2.168
   Other                                                60              60              120              120              120
Total Nilai Perolehan                                1.144           1.144             1.385           2.288             2.288


Penyusutan
   Equipment                                           271             271              316              542              271
   Other                                               15              15                30              30                15
Total Penyusutan                                       286             286              346              572              286


Akumulasi Penyusutan
   Equipment                                           271             542              858            1.400             1.671
   Other                                               15              30                60              90               105
Total Akumulasi Penyusutan                             286             572              918            1.490             1.776


Nilai Buku
   Equipment                                           813             542              407              768              497
   Other                                               45              30                60              30                15
Total Nilai Buku                                       858             572              467              798              512
Page 81
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Utang
Dalam Jutaan Rupiah


                                                  2024              2025             2026              2027             2028
                     Keterangan
                                                 Jan-Des           Jan-Des          Jan-Des           Jan-Des          Jan-Des


Bank
   Saldo Awal                                                 0                0                 0                0                 0
   Penarikan                                                  0                0                 0                0                 0
   Bunga                                                 0,00%             0,00%            0,00%             0,00%            0,00%
   Beban Bunga                                                0                0                 0                0                 0
   Pembayaran Bunga                                           0                0                 0                0                 0
   Pembayaran Pokok                                           0                0                 0                0                 0
   Saldo Akhir                                                0                0                 0                0                 0


Pemegang saham
   Saldo Awal                                                 0                0                 0                0                 0
   Penarikan                                                  0                                                   0                 0
   Bunga                                                 0,00%             0,00%            0,00%             0,00%            0,00%
   Beban Bunga                                                0                0                 0                0                 0
   Pembayaran Bunga                                           0                0                 0                0                 0
   Pembayaran Pokok
   Saldo Akhir                                                0                0                 0                0                 0




Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Laba (Rugi)
Dalam Jutaan Rupiah


                                                  2024              2025             2026              2027             2028
                     Keterangan
                                                 Jan-Des           Jan-Des          Jan-Des           Jan-Des          Jan-Des


Penjualan                                            169.662           186.270           227.921          249.763           273.911
                                                                           9,79%         22,36%               9,58%            9,67%
Beban Pokok Penjualan                                125.303           136.925           166.082          181.850           199.276
                                                      73,85%           73,51%            72,87%           72,81%            72,75%
Laba (Rugi) Kotor                                        44.359            49.344           61.839            67.913           74.635
                                                      26,15%           26,49%            27,13%           27,19%            27,25%
Beban Usaha                                               7.005             7.531             8.710            8.481             8.669
                                                         4,13%             4,04%            3,82%             3,40%            3,16%
Laba (Rugi) Usaha                                        37.354            41.814           53.129            59.433           65.966
                                                      22,02%           22,45%            23,31%           23,80%            24,08%
Penghasilan (Beban) Lain-Lain
   Pendapatan Lainnya                                         0                0                 0                0                 0
   Bunga Bank                                                 0                0                 0                0                 0
   Beban Lainnya                                              0                0                 0                0                 0
Total Penghasilan (Beban) Lain-Lain                           0                0                 0                0                 0


Laba (Rugi) Sebelum Pajak                                37.354            41.814           53.129            59.433           65.966


Pajak
   Pajak Kini                                            (8.218)        (9.199)         (11.688)          (13.075)         (14.513)
Total Pajak                                              (8.218)        (9.199)         (11.688)          (13.075)         (14.513)


Laba (Rugi) Bersih                                       29.136            32.615           41.441            46.358           51.454
                                                      17,17%           17,51%            18,18%           18,56%            18,78%
Penghasilan (Beban) Komprehensif Lain                         0                0                 0                0                 0
Jumlah Laba (Rugi) Komprehensif Tahun Berjalan           29.136            32.615           41.441            46.358           51.454
                                                      17,17%           17,51%            18,18%           18,56%            18,78%
Page 82
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Posisi Keuangan
Dalam Jutaan Rupiah


                                              2024               2025               2026               2027               2028
                      Keterangan
                                             Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des


Aset
Aset Lancar
      Kas dan bank                                   24.264             57.356             95.365         141.412             193.253
      Piutang Usaha                                  13.907             15.310             18.733             20.528             22.452
      Persediaan                                     12.307             13.170             17.299             18.597             19.949
      Aset Lancar Lainnya                                   0                  0                  0                  0                  0
Total Aset Lancar                                    50.478             85.836          131.397           180.537             235.654


Aset Tidak Lancar
      Aset tetap                                        858                572                467                798                512
Total Aset Tidak Lancar                                 858                572                467                798                512


Total Aset                                           51.336             86.408          131.864           181.335             236.166


Liabilitas dan Ekuitas


Liabilitas Lancar
      Utang Usaha                                    22.200             24.657             28.672             31.786             35.163
      Utang Lain-Lain                                       0                  0                  0                  0                  0
Total Liabilitas Lancar                              22.200             24.657             28.672             31.786             35.163


Liabilitas Tidak Lancar
      Utang Jangka Panjang > 1 Tahun                        0                  0                  0                  0                  0
      Utang Pemegang Saham                                  0                  0                  0                  0                  0
      Imbalan Kerja                                         0                  0                  0                  0                  0
Total Liabilitas Tidak Lancar                               0                  0                  0                  0                  0


Total Liabilitas                                     22.200             24.657             28.672             31.786             35.163


Ekuitas
      Modal Saham                                           0                  0                  0                  0                  0
      Tambahan Modal                                        0                  0                  0                  0                  0
      Saldo Laba                                     29.136             61.751          103.192           149.549             201.003
Total Ekuitas                                        29.136             61.751          103.192           149.549             201.003


Total Liabilitas dan Ekuitas                         51.336             86.408          131.864           181.335             236.166


Cek                                                     -                  -                  -                  -                  -


Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Proyeksi Arus Kas
Dalam Jutaan Rupiah


                                              2024               2025               2026               2027               2028
                      Keterangan
                                             Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des            Jan-Des


Arus Kas dari Aktivitas Operasi
      Laba Bersih                                    29.136             32.615             41.441             46.358             51.454
      Depresiasi dan Amortisasi                         286                286                346                572                286
      Piutang Usaha                              (13.907)            (1.403)               (3.423)         (1.795)               (1.923)
      Persediaan                                 (12.307)                 (863)            (4.129)         (1.298)               (1.352)
      Utang Usaha                                    22.200              2.457               4.015             3.114               3.377
Total Arus Kas dari Aktivitas Operasi                25.408             33.092             38.250             46.950             51.842


Arus Kas dari Aktivitas Investasi
      Aset Tetap                                     (1.144)                   0             (241)              (903)                   0
Total Arus Kas dari Aktivitas Investasi              (1.144)                   0             (241)              (903)                   0


Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
      Utang Bank                                            0                  0                  0                  0                  0
      Utang Lain (pihak ketiga)                             0                  0                  0                  0                  0
      Modal Saham                                           0                  0                  0                  0                  0
Total Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                     0                  0                  0                  0                  0


Kenaikan (Penurunan) Kas Berjalan                    24.264             33.092             38.009             46.047             51.842


Saldo Kas Awal                                              0           24.264             57.356             95.365          141.412


Saldo Kas Akhir                                      24.264             57.356             95.365         141.412             193.253
Page 83
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Analisis
Dalam Jutaan Rupiah
                                                           1,0               2,0               3,0               4,0               5,0
                                                          2024              2025              2026              2027              2028
                     Keterangan
                                                         Jan-Des           Jan-Des           Jan-Des           Jan-Des           Jan-Des


Analisis
   Laba Bersih                                                   29.136            32.615            41.441            46.358          51.454
   Bunga * (1-Pajak)                                                -                 -                 -                 -               -
   Depresiasi                                                       286               286               346               572             286
   Capital Expenditures                                          (1.144)              -                (241)             (903)            -
   Perubahan Modal Kerja                                         (4.014)              191            (3.537)               20             102
   Terminal Value                            3,55%                                                                                    753.640
   TOTAL                                                         24.264            33.092            38.009            46.047         805.482
   Discount Factor                           10,62%                 0,90              0,82              0,74              0,67            0,60
   Present Value                                                 21.934            27.041            28.076            30.746         486.184


   Cash In                                                       26.596            26.885            30.867            31.336         486.122
   Cash Out                                                      (4.662)              156            (2.791)             (589)             62

   Analisis
   Free Cash Flow                                                24.264            33.092            38.009            46.047         805.482



   Net Present Value                                         593.981 Positive                                  >>>>>>      FEASIBLE
   Profitability Index                                         76,91                                           >>>>>>      FEASIBLE
   Return On Investment                                       56,76%               37,74%            31,43%         25,56%               21,79%
   Average Rate of Return on Investment                          34,66%



Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Break Even Point
Dalam Jutaan Rupiah
                                                           1,0               2,0               3,0               4,0               5,0
                                                          2024              2025              2026              2027              2028
                     Keterangan
                                                         Jan-Des           Jan-Des           Jan-Des           Jan-Des           Jan-Des


Fixed Cost
 ž Expenses                                                       7.005             7.531             8.710             8.481            8.669
 ž Interest                                                            0                 0                 0                 0                0
      Subtotal Fixed Cost                                         7.005             7.531             8.710             8.481            8.669

Variabel Cost                                                125.303            136.925          166.082           181.850            199.276
Sales                                                        169.662            186.270          227.921           249.763            273.911

Break Even
 ž In Rupiah (Average)                          30.065           26.791            28.427            32.102            31.189            31.815
 ž In % to Revenue (Average)                    13,85%           15,79%            15,26%            14,08%            12,49%            11,61%
Page 84
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Rasio Keuangan
                                                           1,0              2,0               3,0              4,0              5,0
                                                          2024             2025              2026             2027             2028
                      Keterangan
                                                         Jan-Des          Jan-Des           Jan-Des          Jan-Des          Jan-Des


Rasio Likuiditas
Rasio Lancar                                                 227,38%          348,12%           458,27%          567,98%          670,18%
Rasio Kas                                                    109,30%          232,61%           332,60%          444,89%          549,59%

Rasio Solvabilitas
Rasio total Liabilitas terhadap Ekuitas                          76,19%           39,93%            27,79%           21,25%           17,49%
Rasio total Liabilitas terhadap Aset                             43,24%           28,54%            21,74%           17,53%           14,89%

Rasio Profitabilitas
Gross Profit Margin                                              26,15%           26,49%            27,13%           27,19%           27,25%
Net Profit Margin                                                17,17%           17,51%            18,18%           18,56%           18,78%
Rate of Return on Investments                                    56,76%           37,74%            31,43%           25,56%           21,79%



Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak
Analisis Sensitivitas



                                                                                           Perubahan
                      Keterangan             Normal
                                                         1,00%            2,00%              3,00%           4,00%            5,00%


Penurunan Pendapatan                                          99,00%           98,00%            97,00%           96,00%           95,00%
   Net Present Value (NPV)                     593.981       568.805          543.630           518.454          493.279          468.103
   Return On Investment (ROI)                   34,66%        34,22%           33,76%            33,27%           32,74%           32,18%
   Profitability Index (PI)                      76,91         73,69            70,47             67,26            64,04            60,82
   Break Even Point (BEP)                                        -                -                 -                -                -
   In Rupiah (Average)                         30.065         30.915           31.833            32.829           33.912           35.094
      ž to Revenue (Average)
   In %                                        13,85%         14,38%           14,97%            15,59%           16,28%           17,03%

Peningkatan Beban Pokok Penjualan                            101,00%          102,00%           103,00%          104,00%          105,00%
   Net Present Value (NPV)                     593.981       575.641          557.300           538.960          520.620          502.280
   Return On Investment (ROI)                   34,66%        34,34%           34,01%            33,67%           33,31%           32,93%
   Profitability Index (PI)                      76,91         74,57            72,22             69,88            67,53            65,19
   Break Even Point (BEP)                                        -                -                 -                -                -
   In Rupiah (Average)                         30.065         30.906           31.796            32.739           33.739           34.802
   žIn % to Revenue (Average)                  13,85%            14,24%           14,65%            15,08%           15,55%           16,04%
Page 85
Cost of Capital : Weighted Average Cost of Capital Calculation - Drone
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak


CAPITAL TYPE                                        Cost of Capital                Composition                           Weighted
COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                              7,34%                         12,50%                                 0,92%
COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm) * Beta                   11,62%                          87,50%                                10,17%
Weighted Average Cost of capital (WACC)                                                                                        11,09%



COST OF EQUITY CALCULATION                                               COST OF DEBT CALCULATION
Risk Free Rate (Rf)                                        6,89%         a         Bank Interest Rate                                    9,41%
Risk Premium Mark et (Rpm)                                 7,38%         b         Tax                                                  22,00%
Country Default Spread (CDS)                               2,07%
β (Beta)                                                    0,92
Alpha                                                     0,00%
COST OF EQUITY                                           11,62%          COST OF DEBT                                                    7,34%



Unleverage Beta                    ==========>              0,83                   BU             =       BL
                                                                                                          1 + (( 1 - t ) x (Kd/Ke))




Leverage Beta Valuation Object     ==========>              0,92                   BL                 =   BU x (1+(1-T) x (Kd/Ke))



Description :
 Rf                       :        Risk Free Rate
 Rpm                      :        Mark et Risk Premium (Rm - Rf)
 β                        :        Beta
 Rs                       :        Company Specific Risk
Page 86
Cost of Capital : Weighted Average Cost of Capital Calculation - Robotics
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak


CAPITAL TYPE                                         Cost of Capital                  Composition                           Weighted
COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                              7,34%                            12,48%                                 0,92%
COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm) * Beta                   14,04%                             87,52%                                12,29%
Weighted Average Cost of capital (WACC)                                                                                           13,21%



COST OF EQUITY CALCULATION                                                  COST OF DEBT CALCULATION
Risk Free Rate (Rf)                                        6,89%            a         Bank Interest Rate                                    9,41%
Risk Premium Mark et (Rpm)                                 7,38%            b         Tax                                                  22,00%
Country Default Spread (CDS)                               2,07%
β (Beta)                                                    1,25
Alpha                                                     0,00%
COST OF EQUITY                                           14,04%             COST OF DEBT                                                    7,34%



Unleverage Beta                    ==========>              1,12                      BU             =       BL
                                                                                                             1 + (( 1 - t ) x (Kd/Ke))




Leverage Beta Valuation Object     ==========>              1,25                      BL                 =   BU x (1+(1-T) x (Kd/Ke))



Description :
 Rf                       :        Risk Free Rate
 Rpm                      :        Mark et Risk Premium (Rm - Rf)
 β                        :        Beta
 Rs                       :        Company Specific Risk
Page 87
Cost of Capital : Weighted Average Cost of Capital Calculation - CCTV
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak


CAPITAL TYPE                                         Cost of Capital              Composition                           Weighted
COST OF DEBT (Kd = I X (1-T))                              7,34%                        15,50%                                 1,14%
COST OF EQUITY (Ke = Rf + (Rpm) * Beta                     9,58%                        84,50%                                 8,10%
Weighted Average Cost of capital (WACC)                                                                                        9,24%



COST OF EQUITY CALCULATION                                              COST OF DEBT CALCULATION
Risk Free Rate (Rf)                                        6,89%        a         Bank Interest Rate                                    9,41%
Risk Premium Mark et (Rpm)                                 7,38%        b         Tax                                                  22,00%
Country Default Spread (CDS)                               2,07%
β (Beta)                                                    0,65
Alpha                                                      0,00%
COST OF EQUITY                                             9,58%        COST OF DEBT                                                    7,34%



Unleverage Beta                    ==========>              0,56                  BU             =       BL
                                                                                                         1 + (( 1 - t ) x (Kd/Ke))




Leverage Beta Valuation Object     ==========>              0,65                  BL                 =   BU x (1+(1-T) x (Kd/Ke))



Description :
 Rf                       :        Risk Free Rate
 Rpm                      :        Mark et Risk Premium (Rm - Rf)
 β                        :        Beta
 Rs                       :        Company Specific Risk
Page 88
Weighted Average Cost of Capital Calculation - Gabungan
Penambahan dan Perubahan Kegiatan Usaha
PT Tera Data Indonusa Tbk dan Entitas Anak


                     Tingkat Diskonto per
      Industri                                 Komposisi           Weighted
                           Industri
Drone                             11,09%                  18,03%          2,00%
Robotik                           13,21%                  26,55%          3,51%
CCTV                                9,24%                 55,42%          5,12%
                                                                         10,62%
Page 89
        LAMPIRAN
   Alur Proses Produksi
Penambahan Kegiatan Usaha
Page 90
Alur Proses Produksi - Drone
Proses Order             Proses
Produksi

                N
                o

           Ye
           s
Page 91
Alur Proses Produksi - Robotik
Proses Order             Proses



                    N
                    o


               Ye
               s
Page 92
Alur Proses Produksi -CCTV
Proses Penjualan & Produksi

SALES            Warehouse      Production                Delivery                  Customer
• Sales Order    • Check Stok   • Production Order        • Delivery Finished       • Receive Products
• Invoicing                     • Production Process        Goods




SALES            Warehouse      Purchasing                Production                Warehouse
• Sales Order    • Check Stok   • Purchase process        • Production Order        • Store Finished Goods
• Invoicing                     • Only for out of stock   • Production Process
                                  components              • Quality Control Check
                                                          • Cleaning Packaging

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.25 MB
Published2 May 2024
Pages92
Characters296,009
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 82 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Tera Data Indonusa Tbk p.10 ×274
linked org PT EXA Nusa Persada p.16 ×5
linked person Tsun Tien Wen Lie p.20
linked org PT Primitias Ikota Jaya p.23
linked — Anny Suhalim p.23
linked org PT Cicecu Sukses Digital p.23
linked org PT Mabito Karya p.23
linked org PT Jatim Pratama p.23
linked person Luhur Budiman p.24
linked person Sugiyanto Sutikno p.24
linked person Alpino Kianjaya p.24
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.4 ×5
possible person Henri Martha p.20 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.21 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.21
possible person Jessica Hartono p.24
unresolved org TERA DATA IN DON USA Tbk p.1 ×2
unresolved org PT Tera Data p.2 ×5
unresolved org PT EXA Nu p.2
unresolved org KJPP Yanuar p.3 ×68
unresolved org Rosye dan Rekan p.3 ×3
unresolved person Yanuar Bey S.E. p.3 ×2
unresolved org Kementerian Keuangan dan Pasar Modal p.3 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.5 ×19
unresolved org ROSYE & REKAN p.10 ×66
unresolved org Kementerian Komunikasi dan Informatika. p.14
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.14 ×3
unresolved org Menteri Keuangan p.14 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Yanuar p.15
unresolved org Adi & Rekan p.20 ×2
unresolved person Agnes Ninik Mutiara Widjaja · Notaris p.21 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.21 ×3
unresolved person Miki Tanumiharja · Notaris p.21 ×3
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-AH. p.24
unresolved org Kantor Akuntan Publik Ishak p.24
unresolved org Soewondo & Rekan p.24
unresolved org Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi & Rekan p.24 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Hadori Sugiarto Adi p.24 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono & Rekan p.24
unresolved org Kantor Akuntan Publik Heliantono p.24
unresolved org PT Aneka Sakti Bakti p.25
unresolved org PT Gamma Persada Sinergi p.25
unresolved org PT Indo Mega Vision. p.25
unresolved org Bank Indonesia Triwulan IV p.30 ×5
unresolved org Bank Indonesia. Inflasi p.31
unresolved org Kementerian Perindustrian p.33
unresolved org Keamanan Laut p.34
unresolved org Kementerian Perhubungan p.34
unresolved org Kementerian ESDM p.35
unresolved org Kementerian PU p.35
unresolved org Kementerian KLHK p.35
unresolved org PT Famindo Innovation Technology p.46
unresolved org Komisi Pengawas Persaingan p.46
unresolved org KPPU p.46 ×2
unresolved org Kementerian Pendidikan p.47 ×3
unresolved org Kementerian Kesehatan Republik Indonesia p.47
unresolved org Kementerian Perindustrian dan Pemerintah Daerah. Halaman p.47
unresolved org Kementerian Perindustian p.48
unresolved org Kementerian Perhubungan. Berikut p.53
unresolved person Alward Jevon Sumitro Putra p.53
unresolved — NIK p.53 ×2
unresolved org PT Alcomexindo p.54
unresolved org Kementerian Peridustrian dan Kementerian Pendidikan. p.57
unresolved org DER p.66
unresolved org Zhejiang Dahua Technology Co., Ltd. p.66 ×2
unresolved org Beijing BDStar Navigation Co., Ltd. p.66 ×2
unresolved org Shanghai Huace Navigation Technology Ltd p.66
unresolved org VSTECS Holdings Limited p.66 ×2
unresolved org DroneShield Limited p.66 ×2
unresolved org ACSL Ltd. p.66 ×2
unresolved org Rainbow Robotics Co.,Ltd. p.67 ×2
unresolved org Yuil Robotics Co., Ltd. p.67 ×2
unresolved org ROBOTIS Co., Ltd. p.67 ×2
unresolved org Ecovacs Robotics Co., Ltd. p.67 ×2
unresolved org Doosan Robotics Inc. p.67 ×2
unresolved org HannStar Display Corporation p.68 ×2
unresolved org OPTRONTEC Inc. p.68 ×2
unresolved org Ranjeet Mechatronics Limited p.68 ×2
unresolved org EverFocus Electronics Corporation p.68 ×2
unresolved org SD SYSTEM Co., Ltd p.68 ×2
unresolved org AV TECH Corporation p.68 ×2
unresolved org KJPP p.75

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result