Back to announcement
20240430_CBRE_Laporan Informasi dan Fakta Material_31632606_lamp6.pdf
Financial statement Text extracted CBRESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 51
Page 1
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT) 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023 DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
Page 2
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
31 MARET 2024 DAN 2023
Halaman
Pernyataan Direksi
Laporan Keuangan
- Laporan Posisi Keuangan 1-2
- Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 3
- Laporan Perubahan Ekuitas 4
- Laporan Arus Kas 5
- Catatan Atas Laporan Keuangan 6-48
Page 3
Page 4
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2024 31 Desember 2023
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas 3f, 5 8.571.708.291 173.585.482.379
Piutang usaha
Pihak ketiga 3g, 6 12.516.345.280 6.877.294.000
Piutang lain-lain
Pihak berelasi 3c, 7, 29 2.298.458.035 2.157.360.622
Pihak ketiga 3c, 7 581.990.546 616.160.546
Biaya dibayar dimuka 3h, 8 1.269.736.220 263.557.149
Uang muka 9 3.520.894.942 3.387.250.001
Deposit sewa 10 3.478.200.000 3.503.200.000
Jumlah Aset Lancar 32.237.333.314 190.390.304.697
Aset Tidak Lancar
Uang muka pembelian aset tetap 9 - 42.343.802.366
Aset tetap - neto 3i, 11 303.497.675.615 96.500.448.603
Aset hak guna - neto 3c, 3j, 12 21.194.096.913 22.506.038.924
Deposit sewa 9, 29 1.225.000.000 1.225.000.000
Jumlah Aset Tidak Lancar 325.916.772.528 162.575.289.894
JUMLAH ASET 358.154.105.842 352.965.594.590
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan secara keseluruhan 1
Page 5
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Maret 2024 31 Desember 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha
Pihak ketiga 3k, 13 831.332.259 1.607.706.500
Utang lain-lain
Pihak ketiga 11.750.189 11.750.189
Utang jaminan 17 8.371.600.000 8.282.500.000
Utang pajak 20a 602.625.159 146.205.334
Biaya yang masih harus dibayar 14 1.772.854.500 799.100.000
Pendapatan diterima dimuka 16 829.920.000 829.920.000
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun:
Pinjaman bank 21 17.636.333.756 13.319.600.072
Liabilitas sewa 3c, 3j, 18, 29 4.978.909.408 4.894.372.221
Utang pembiayaan 15 158.919.416 149.630.257
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 35.194.244.688 30.040.784.573
Liabilitas Jangka Panjang setelah bagian jatuh tempo
dalam waktu satu tahun:
Utang bank 21 129.847.879.654 135.154.159.928
Utang lain-lain
Pihak berelasi 31 4.500.000.000 -
Liabilitas sewa 3c, 3j, 18, 29 17.635.234.596 18.691.274.869
Utang pembiayaan 15 126.780.582 174.075.600
Liabilitas imbalan pasca kerja 3o, 19 222.405.028 222.405.028
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 152.332.299.860 154.241.915.425
JUMLAH LIABILITAS 187.526.544.548 184.282.699.998
EKUITAS
Modal saham
Nilai nominal Rp25 per saham, modal dasar
8.000.000.000 saham, modal ditempatkan dan
disetor penuh 4.538.031.621 saham dan
3.800.000.000 saham pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022.
22a 113.450.790.525 113.450.790.525
Tambahan modal disetor 22b 59.480.725.336 59.480.725.336
Penghasilan komprehensif lain 23 (115.041.646) (115.041.646)
Akumulasi defisit 24 (2.188.912.921) (4.133.579.622)
JUMLAH EKUITAS 170.627.561.294 168.682.894.593
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 358.154.105.842 352.965.594.591
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan secara keseluruhan 2
Page 6
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 2024 31 Maret 2023
(Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)
PENDAPATAN 3p, 25 15.098.281.935 12.735.000.000
BEBAN POKOK PENDAPATAN 3p, 26 (7.294.971.396) (4.857.710.901)
LABA BRUTO 7.803.310.539 7.877.289.099
BEBAN USAHA
Beban umum dan administrasi 3p, 27 (2.151.777.607) (3.419.215.102)
Penghasilan (beban) lain-lain-neto 3p, 28 30.030.143 1.148.000
LABA USAHA 5.681.563.074 4.459.221.997
Beban keuangan 3p, 29 (3.555.716.990) (39.770.606)
LABA SEBELUM PAJAK 2.125.846.084 4.419.451.391
BEBAN PAJAK PENGHASILAN 20b (181.179.383) (152.820.000)
LABA NETO TAHUN BERJALAN 1.944.666.701 4.266.631.391
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi:
Pengukuran kembali imbalan pasca kerja
jangka panjang 19 - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
TAHUN BERJALAN - NETO 1.944.666.701 4.266.631.391
Laba Per Saham Dasar dan Dilusian 30 0,43 1,95
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan secara keseluruhan 3
Page 7
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Tambahan Modal Penghasilan
Catatan Modal Saham Disetor Komprehensif Lain Akumulasi Defisit Total Ekuitas
Saldo 31 Desember 2022 95.000.000.000 1.366.357.603 (3.052.750) (5.038.025.892) 91.325.278.961
Penerbitan saham atas penawaran
umum perdana saham - neto 22b 18.450.000.000 58.107.000.040 - - 76.557.000.040
Laba neto tahun berjalan - - - 4.266.631.391 4.266.631.391
Saldo 31 Maret 2023 113.450.000.000 59.473.357.643 (3.052.750) (771.394.501) 172.148.910.392
Saldo 31 Desember 2023 113.450.790.525 59.480.725.336 (115.041.646) (4.133.579.622) 168.682.894.593
Laba neto tahun berjalan - - - 1.944.666.701 1.944.666.701
Penghasilan komprehensif
lain 19 - - - - -
Saldo 31 Maret 2024 113.450.790.525 59.480.725.336 (115.041.646) (2.188.912.921) 170.627.561.294
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan secara keseluruhan 4
Page 8
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
LAPORAN ARUS KAS INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Maret 2024 31 Maret 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 9.441.403.242 11.088.963.662
Pembayaran kepada pemasok dan operasional lainnya (4.601.783.330) (6.838.164.715)
Pembayaran kepada direksi dan karyawan (1.194.601.986) (2.427.998.337)
Pembayaran bunga (2.594.392.990) -
Penerimaan lain-lain 14.859.143 -
Pembayaran pajak (181.179.383) (133.217.418)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi 884.304.696 1.689.583.192
ARUS KAS UNTUK AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (168.362.748.383) (7.610.912.596)
Pembayaran uang muka pembelian kapal - (13.000.000.000)
Pembayaran deposit sewa - neto - (5.500.000.000)
Kas Neto Digunakan Untuk Aktivitas Investasi (168.362.748.383) (26.110.912.596)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan penawaran saham perdana - 76.557.000.040
Pembayaran hutang bank (1.000.000.000) -
Penerimaan utang lain - lain pihak berelasi 4.500.000.000 -
Pembayaran liabilitas sewa (1.035.330.401) (1.605.000.000)
Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan Untuk)
Aktivitas Pendanaan 2.464.669.599 74.952.000.040
KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS (165.013.774.088) 50.530.670.636
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 173.585.482.379 2.526.388.016
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 8.571.708.291 53.057.058.652
Lihat catatan atas laporan keuangan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan
dari laporan keuangan secara keseluruhan 5
Page 9
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
PT Cakra Buana Resources Energi, Tbk (“Perusahaan”) didirikan di Jakarta berdasarkan Akta Notaris Bonifasius
Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn No. 5 tanggal 17 Juni 2016. Akta Pendirian Perusahaan telah mendapat pengesahan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0029831.AH.01.01. tanggal 21 Juni 2016. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan,
terakhir dengan Akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022.
Sehubungan dengan penawaran umum perdana saham, Akta tersebut telah diterima dan dicatat oleh Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan No. AHU-0066859.AH.01.02. Tahun 2022.
Berdasarkan akta Notaris No. 55 dari Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022,
sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, lingkup usaha Perusahaan melakukan kegiatan usaha dalam
bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang umum. Kegiatan usaha Perusahaan saat ini antara lain
penyediaan kapal tongkang dan kapal tunda untuk domestik dan luar negeri.
Kantor Pusat Perusahaan berlokasi di Sahid Sudirman Centre Lantai 42, unit 42B Jl. Jend. Sudirman Kav. 86,
Jakarta Selatan. Sebelumnya, kantor pusat Perusahaan berlokasi di Sona Topas Tower Lt. 5A Jl. Jenderal
Sudirman Kav.26. Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. Perusahaan mulai beroperasi
secara komersial pada tahun 2016.
Pemegang saham pengendali dan pemilik manfaat Perusahaan adalah Suganto Gunawan dan Suminto Husin
Giman melalui PT Omudas Investment Holdco dengan kepemilikan langsung pada saham Perusahaan.
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
sebagai berikut:
31 Maret 2023 31 Desember 2023
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Suganto Gunawan Suganto Gunawan
Komisaris : Suwito Suwito
Komisaris : H.R. Agung Laksono -
Komisaris Independen : Rivolinggo Pamudji Rivolinggo Pamudji
Komisaris Independen : George Samuel -
Direksi
Direktur Utama : Suminto Husin Giman Suminto Husin Giman
Direktur : Amanda Octania Amanda Octania
Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang - orang yang mempunyai kewenangan dan tanggung jawab
untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan. Seluruh anggota Komisaris dan Dewan
Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan.
6
Page 10
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, Internal Audit serta Karyawan (Lanjutan)
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0001/SKDK/CBRE/IX/2022 tanggal 8 September
2022 tentang Penunjukan Komite Audit Perusahaan yang berlaku efektif pada tanggal 19 September 2022,
susunan anggota sebagai berikut:
Ketua : Rivolinggo Pamudji
Anggota : Raditia Christine Senjaya
Anggota : Saka Marlinang Nainggolan
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris Perusahaan No. 0006/SKDD/CBRE/IX/2022 tanggal 16
September 2022 tentang Pengangkatan/Penunjukan Kepala Unit Audit Internal Perusahaan yang berlaku efektif
pada tanggal 16 September 2022, menunjuk Oktaviana Magdalena sebagai Kepala Unit Audit Internal Perusahaan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah karyawan tetap pada Perusahaan sebanyak 10
karyawan (tidak diaudit).
c. Penawaran umum saham Perusahaan
Berdasarkan Keputusan Para Pemegang Saham, disetujui penawaran umum perdana saham Perusahaan dan
dituangkan dalam Akta No. 55 Notaris Dr. Sugih Haryati, SH., M.Kn, pada tanggal 16 September 2022.
Pada tanggal 20 September 2022, Perusahaan menyampaikan surat No. 0100/LO-CBRE/JKT/IX/2022 untuk
pendaftaran Penawaran Umum Perdana Saham Perusahaan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan
memperoleh surat No. S-278/D.04/2022 tanggal 29 Desember 2022 perihal Pemberitahuan Efektif Pernyataan
Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham Perusahan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
Perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham sebanyak 738.000.000 saham baru dengan nilai
nominal sebesar Rp25 per saham dan harga perdana sebesar Rp108 per saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Serta penerbitan 1.328.400.000 Waran Seri I yang diberikan kepada setiap 1 saham baru dengan nilai nominal
sebesar Rp25 dan harga pelaksanaan sebesar Rp258 per saham, periode pelaksanaan mulai tanggal 10 Juli 2023
sampai dengan 08 Januari 2025. Apabila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis masa berlakunya, maka
Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Berdasarkan surat No. Peng-P-
00021/BEI-PP1/01-2023 tanggal 9 Januari 2023 dari BEI, bahwa saham Perusahaan dengan Kode Saham CBRE
efektif diperdagangkan di BEI pada tanggal 9 Januari 2023.
d. Persetujuan laporan keuangan
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan ini yang telah diotorisasi oleh
Direksi untuk diterbitkan pada tanggal 28 Maret 2024.
7
Page 11
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (“PSAK”) DAN INTERPRETASI STANDAR
AKUNTANSI KEUANGAN (“ISAK”) BARU DAN REVISI
Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang Diterbitkan
namun belum Berlaku Efektif (pada atau setelah 1 Januari 2023)
- Amendemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek
- Amendemen PSAK No. 25: Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan Terkait
Definisi Estimasi Akuntansi.
- Amandemen PSAK No. 46: Pajak penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang timbul
dari Transaksi Tunggal.
- PSAK No. 74: Kontrak Asuransi. (efektif pada atau setelah 1 Januari 2025)
- Amandemen PSAK No. 74: Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No. 71 -
Informasi Perbandingan. (efektif pada atau setelah 1 Januari 2025)
Beberapa dari SAK dan ISAK termasuk amendemen dan penyesuaian tahunan yang berlaku dalam tahun berjalan dan
relevan dengan kegiatan Perusahaan telah diterapkan sebagaimana dijelaskan dalam “Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
yang Penting”.
Beberapa SAK dan ISAK lainnya yang tidak relevan dengan kegiatan Perusahaan atau mungkin akan memengaruhi
kebijakan akuntansinya di masa depan sedang dievaluasi oleh manajemen potensi dampak yang mungkin timbul dari
penerapan standar-standar ini terhadap laporan keuangan.
Mulai tanggal 1 Januari 2024, referensi penomoran terhadap masing-masing PSAK dan ISAK telah diubah
sebagaimana diumumkan oleh DSAK-IAI.
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Keuangan ("SAK")
Laporan keuangan Perusahaan telah disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia yang meliputi
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang
diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan - Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK-IAI”), serta Peraturan No.
VIII.G.7 yang diterbitkan oleh BAPEPAM-LK, tentang Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik, yang terlampir dalam surat keputusan No. KEP-347/BL/2012 dari Ketua BAPEPAM-LK
tanggal 25 Juni 2012.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan
Laporan keuangan disusun berdasarkan asumsi kelangsungan usaha dan biaya perolehan, kecuali untuk akun
tertentu yang diukur berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi terkait.
Laporan keuangan juga disusun dengan menggunakan basis akrual, kecuali untuk laporan arus kas yang disusun
berdasarkan basis kas. Laporan arus kas disusun berdasarkan metode langsung dengan mengelompokkan arus
kas atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan ini adalah konsep biaya perolehan (historical cost ), biaya
perolehan kini (current cost) , nilai realisasi neto (net realizable value) , Nilai Wajar (fair value) , kecuali untuk
beberapa akun tertentu yang didasarkan pengukuran lain sebagaimana yang diungkapkan pada kebijakan
akuntansi dalam masing-masing akun tersebut.
8
Page 12
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan (Lanjutan)
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan SAK di Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi penerapan kebijakan akuntansi dan jumlah aset, liabilitas,
pendapatan dan beban yang dilaporkan. Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik
manajemen dan pertimbangan atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil yang sebenarnya mungkin berbeda dari
jumlah yang diestimasi. Hal-hal yang melibatkan pertimbangan atau kompleksitas yang lebih tinggi atau hal-hal
dimana asumsi dan estimasi adalah signifikan terhadap laporan keuangan diungkapkan dalam Catatan 4 atas
laporan keuangan.
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
c. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi
Perusahaan memiliki transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana yang didefinisikan dalam PSAK No. 7,
“Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Perusahaan yang menyiapkan laporan
keuangannya, yaitu:
(a) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan jika orang tersebut:
i. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan;
ii. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan; atau
iii. Personil manajemen kunci Perusahaan atau entitas induk Perusahaan.
(b) Suatu entitas berelasi dengan Perusahaan jika memenuhi salah satu hal berikut:
i. Entitas adalah anggota dari Perusahaan (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya
terkait dengan entitas lain);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau
ventura bersama yang merupakan anggota Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
iii. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang diidentifikasi dalam huruf (a);
iv. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil
manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas);
v. Entitas, atau anggota dari Perusahaan dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari
Perusahaan tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Perusahaan atau kepada
entitas induk dari Perusahaan.
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi telah diungkapkan dalam Catatan 29 atas laporan
keuangan.
9
Page 13
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
d. Penjabaran mata uang asing
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Rupiah dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
tanggal transaksi. Pada tanggal laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
dijabarkan dengan kurs yang berlaku saat itu.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain.
Kurs utama yang digunakan, berdasarkan kurs tengah yang diterbitkan Bank Indonesia, adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Mata uang
Dolar Amerika Serikat ("USD") 15.853 15.416
e. Instrumen Keuangan
Aset Keuangan
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal. Klasifikasi dan pengukuran
aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran
pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam kategori berikut:
- Aset keuangan yang diukur dengan biaya amortisasi; dan
- Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan komprehensif lain.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-biaya transaksi, kecuali
aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang ditetapkan
oleh peraturan atau kebiasaan yang berlaku di pasar (perdagangan yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan,
yaitu pada tanggal Perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan hanya memiliki aset keuangan diklasifikasikan
sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi. Aset keuangan Peruahaan meliputi kas dan bank,
piutang usaha, deposit sewa, dan piutang lain-lain (instrumen keuangan yang memiliki dan tidak memiliki kuotasi
harga). Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, jika tidak maka
aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku
bunga efektif (Effective Interest Rate ) (“EIR”), setelah dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang
diamortisasi dihitung dengan memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laba rugi. Kerugian yang timbul dari penurunan nilai
juga diakui pada laba rugi.
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset tersebut telah berakhir
atau telah ditransfer dan Perusahaan telah secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat
kepemilikannya.
10
Page 14
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Liabilitas Keuangan
Liabilitas keuangan dalam lingkup PSAK No. 71 diklasifikasikan sebagai berikut:
- Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamoritsasi; dan
- Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Seluruh liabilitas keuangan diakui pada awalnya sebesar nilai wajar dan, dalam hal pinjaman dan utang, termasuk
biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan yang diukur
dengan biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Perusahaan meliputi utang usaha, utang lain - lain, utang
jaminan, akrual dan liabilitas sewa. Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang jika jatuh
tempo melebihi 12 bulan dan sebagai liabilitas jangka pendek jika jatuh tempo yang tersisa kurang dari 12 bulan.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut berakhir atau dibatalkan atau
kedaluwarsa.
Dalam hal suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang
sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas persyaratan
dari suatu liabilitas yang ada, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas diakui dalam
laba rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset dan liabilitas keuangan dapat saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan posisi keuangan jika,
dan hanya jika, 1) Perusahaan saat ini memiliki hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling
hapus atas jumlah yang telah diakui dan 2) berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
Perusahaan menerapkan model kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk pengukuran dan pengakuan kerugian
penurunan nilai.
Pada setiap periode pelaporan, Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat
secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas
risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah
kerugian kredit ekspektasian.
Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen
keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau
usaha pada saat tanggal pelaporan terkait dengan kejadian masa lalu, kondisi terkini dan perkiraan atas kondisi
ekonomi di masa depan, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.
Perusahaan menerapkan metode yang disederhanakan untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian tersebut
terhadap piutang usaha dan lain-lain tanpa komponen pendanaan yang signifikan.
11
Page 15
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
e. Instrumen Keuangan (Lanjutan)
Penentuan Nilai Wajar
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar (market participants )
pada tanggal pengukuran di pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang paling
menguntungkan dimana Perusahaan memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilitas mencerminkan
risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Perusahaan mengukur nilai wajar instrumen keuangan dengan menggunakan harga kuotasi di pasar
aktif untuk instrumen tersebut. Jika harga kuotasi tidak tersedia di pasar aktif, Perusahaan menggunakan teknik
penilaian dengan memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi dan relevan serta meminimalkan
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. Teknik penilaian mencakup penggunaan transaksi pasar terkini
yang dilakukan secara wajar oleh pihak-pihak yang berkeinginan dan memahami (recent arm’s length market
transactions ), penggunaan nilai wajar terkini instrumen lain yang secara substansial sama, analisa arus kas yang
didiskonto, atau model penilaian lain.
f. Kas dan setara kas
Kas dan setara kas termasuk kas, kas di bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu 3
bulan atau kurang pada saat penempatan yang tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak dibatasi
penggunaannya.
g. Piutang usaha dan piutang lain-lain
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya
perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, kecuali jika efek diskontonya tidak
material, setelah dikurangi penyisihan penurunan nilai yang diukur berdasarkan kerugian kredit ekspektasian
dengan menelaah kolektibilitas saldo piutang secara individual atau kolektif dan mempertimbangkan informasi
makro ekonomi yang berorientasi ke masa depan dan relevan yang dilakukan pada setiap akhir periode pelaporan.
Penyisihan penurunan nilai dihapuskan pada saat piutang tersebut dipastikan tidak tertagih. Pemulihan dari jumlah
yang disisihkan sebelumnya dikreditkan ke akun yang sama.
h. Biaya dibayar di muka
Biaya dibayar di muka diamortisasi sesuai masa manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode
garis lurus.
12
Page 16
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
i. Aset Tetap
Manajemen Perusahaan memilih model biaya (cost model ) sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap.
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan (kecuali tanah), dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi
penurunan nilai jika ada. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method )
selama umur manfaat aset. Taksiran masa manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun Persentase
Aset tetap
Kapal (tongkang / tunda) 20 5,0%
Kendaraan 8 12,5%
Perabot dan instalasi bangunan kantor 8 12,5%
Peralatan kantor 4 25,0%
Peralatan kapal 4 25,0%
Docking 5 20,0%
Pada setiap akhir tahun buku, manajemen mengkaji ulang nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan, dan
jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada
saat terjadinya. Biaya penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya, dan jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke Entitas, dan
biaya perolehan aset dapat diukur secara andal.
Aset dalam pembangunan disajikan dalam “Aset Tetap” dan dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
perolehan untuk aset dalam pembangunan akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan
pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan dan kerugian yang timbul dari
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat
dari aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.
j. Sewa
Perusahaan sebagai Penyewa
Pada insepsi kontrak, Perusahaan menilai apakah kontrak adalah, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak adalah
atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang
identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan.
13
Page 17
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
j. Sewa (Lanjutan)
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset yang identifikasian,
Perusahaan menilai apakah:
- Perusahaan memiliki hak untuk mendapatkan secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan
aset identifikasian selama periode penggunaan; dan
- Perusahaan memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Perusahaan memiliki hak ini
ketika Perusahaan memiliki hak pengambilan keputusan yang paling relevan untuk mengubah cara dan tujuan
penggunaan aset telah ditentukan sebelumnya:
a. Perusahaan memiliki hak untuk mengoperasikan aset identifikasian;
b. Perusahaan telah mendesain aset identifikasian dengan cara yang telah ditentukan sebelumnya bagaimana
dan untuk tujuan apa aset itu akan digunakan.
Pada insepsi atau penilaian kembali kontrak yang berisi komponen sewa, Perusahaan mengalokasikan imbalan
dalam kontrak untuk setiap komponen sewa atas dasar harga tersendiri relatif dan harga tersendiri agregat dari
komponen nonsewa.
Pada saat permulaan sewa, penyewa mengakui aset hak-guna. Aset hak-guna awalnya diukur pada harga
perolehan, yang terdiri dari jumlah awal liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan
pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah biaya langsung awal yang timbul dan estimasi biaya untuk
membongkar dan memindahkan aset pendasar atau merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh
syarat dan ketentuan sewa, dikurangi insentif sewa yang diterima.
Setelah tanggal permulaan, Perusahaan mengukur aset hak-guna dengan menggunakan model biaya yang
berkaitan aset tetap sesuai PSAK No. 16.
Berdasarkan model biaya, aset hak-guna diukur pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan
akumulasi penurunan nilai. Jika sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada Perusahaan pada akhir
masa sewa atau jika biaya perolehan aset hak-guna mencerminkan bahwa penyewa akan mengeksekusi opsi beli,
Perusahaan mendepresiasi hak-guna sejak tanggal permulaan hingga akhir umur manfaat aset pendasar. Jika
tidak, Perusahaan mendepresiasi aset hak-guna dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara
akhir umur manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa.
Sewa Jangka-Pendek
Perusahaan memutuskan untuk tidak mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang
memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang. Perusahaan mengakui pembayaran sewa atas sewa tersebut sebagai
beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan sebagai Pesewa
Ketika Perusahaan bertindak sebagai pesewa, maka setiap sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi atau sewa
pembiayaan.
14
Page 18
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
j. Sewa (Lanjutan)
Perusahaan sebagai Pesewa (lanjutan)
Sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa mengalihkan secara substansial semua risiko dan
manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika tidak, sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi.
Sebagai bagian dari penilaian ini, Perusahaan mempertimbangkan indikator-indikator tertentu seperti:
a. Sewa mengalihkan kepemilikan aset pendasar kepada penyewa pada akhir masa sewa;
b. Penyewa memiliki opsi untuk membeli aset pendasar dengan harga yang diperkirakan cukup lebih rendah dari
nilai wajar pada tanggal opsi tersebut dapat dieksekusi sehingga menjadi cukup pasti, pada tanggal insepsi,
bahwa opsi tersebut akan dieksekusi;
c. Masa sewa adalah untuk sebagian besar umur ekonomik aset pendasar meskipun hak milik tidak dialihkan;
d. Pada tanggal insepsi, nilai kini dari pembayaran sewa setidaknya mencakup secara substansial seluruh nilai
wajar aset pendasar;
e. Aset pendasar bersifat khusus sehingga hanya penyewa yang dapat menggunakannya tanpa modifikasi
signifikan.
Pada permulaan sewa, Perusahaan mengakui aset yang dimiliki dalam sewa pembiayaan sebagai piutang pada
jumlah yang sama dengan investasi neto sewa.
Investasi neto sewa adalah investasi sewa bruto yang didiskontokan pada tingkat bunga implisit dalam sewa.
Investasi bruto dalam sewa adalah jumlah dari:
1. Piutang pembayaran sewa oleh Perusahaan dalam sewa pembiayaan; dan
2. Nilai residual yang tidak dijamin yang diperoleh Perusahaan. Nilai residual yang tidak dijamin adalah bagian
dari nilai residual aset pendasar yang realisasinya oleh Perusahaan tidak diyakini atau dijamin hanya oleh satu
pihak yang terkait dengan Perusahaan.
Perusahaan mengakui pendapatan keuangan selama masa sewa dari sewa pembiayaan, berdasarkan pola yang
mencerminkan tingkat pengembalian investasi neto periodik yang konstan. Hal ini dicapai dengan mengalokasikan
sewa yang diterima (setelah dikurangi biaya jasa, dan lain-lain) oleh Perusahaan antara pendapatan keuangan
(bunga) kepada Perusahaan dan pembayaran kembali saldo debitur (pokok), yaitu metode biaya perolehan
diamortisasi.
Perusahaan mengakui pembayaran sewa operasi sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus atau, jika lebih
merepresentasikan pola manfaat dari penggunaan aset pendasar yang menurun, maka dengan dasar sistematis
lain.
k. Utang Usaha
Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari
pemasok.
Utang usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Utang usaha dan non-usaha diklasifikasikan sebagai liabilitas
jangka pendek jika pembayaran jatuh tempo dalam satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal
bisnis jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.
15
Page 19
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
l. Pinjaman
Pada saat pengakuan awal, pinjaman diakui sebesar nilai wajar, dikurangi dengan biaya-biaya transaksi yang
terjadi. Selanjutnya, pinjaman diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi; selisih antara penerimaan kas
(dikurangi biaya transaksi) dan nilai pelunasan dicatat pada laba rugi selama periode pinjaman dengan
menggunakan metode bunga efektif.
Biaya yang dibayar untuk memperoleh fasilitas pinjaman diakui sebagai biaya transaksi pinjaman sepanjang besar
kemungkinan sebagian atau seluruh fasilitas akan ditarik. Dalam hal ini, biaya memperoleh pinjaman ditangguhkan
sampai penarikan pinjaman terjadi. Sepanjang tidak terdapat bukti bahwa besar kemungkinan sebagian atau
seluruh fasilitas akan ditarik, biaya memperoleh pinjaman dikapitalisasi sebagai biaya dibayar dimuka untuk jasa
likuiditas dan diamortisasi selama periode fasilitas yang terkait.
Biaya pinjaman yang terjadi untuk konstruksi aset kualifikasian dikapitalisasi selama periode waktu yang
dibutuhkan untuk menyelesaikan konstruksi aset dan mempersiapkannya sampai dapat digunakan sesuai tujuan
yang dimaksudkan atau untuk dijual. Biaya pinjaman lainnya dibebankan pada laba rugi.
Pinjaman diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek kecuali Perusahaan memiliki hak tanpa syarat untuk
menunda pembayaran liabilitas selama paling tidak 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
m. Penurunan Nilai Aset Non - keuangan
Aset yang diamortisasi ditelaah untuk penurunan nilai apabila terjadi kondisi atau perubahan yang mengindikasikan
bahwa jumlah tercatat aset tidak dapat diperoleh kembali. Kerugian penurunan nilai diakui sebesar jumlah tercatat
aset yang melebihi jumlah terpulihkannya. Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih tinggi dari nilai wajar aset
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pemakaian. Untuk tujuan pengujian penurunan nilai, aset dikelompokkan
hingga unit terkecil yang menghasilkan arus kas terpisah teridentifikasi (unit penghasil kas). Aset non-keuangan
yang mengalami penurunan ditelaah untuk kemungkinan pembalikan dari penurunan nilai tersebut pada setiap
tanggal pelaporan.
n. Provisi dan Kontinjensi
Provisi diakui apabila Perusahaan memiliki kewajiban hukum atau konstruktif masa kini sebagai akibat peristiwa
masa lalu dan terdapat kemungkinan besar penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber
daya dan jumlah kewajiban tersebut dapat diestimasi secara andal. Provisi tidak diakui untuk kerugian operasi
masa depan.
Provisi diukur sebesar nilai kini dari estimasi terbaik manajemen atas pengeluaran yang diharapkan diperlukan
untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan. Tingkat diskonto yang digunakan untuk
menentukan nilai kini adalah tingkat diskonto sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar atas nilai waktu
uang dan risiko yang terkait dengan kewajiban. Peningkatan provisi karena berjalannya waktu diakui sebagai
beban bunga.
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan. Liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam
laporan keuangan, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil.
Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan, jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat
ekonomis akan diperoleh.
16
Page 20
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
o. Imbalan Kerja
Sesuai dengan PSAK 24 (Revisi 2013) tentang “Imbalan Kerja”, Perusahaan-Perusahaan diwajibkan untuk
mengakui seluruh imbalan kerja yang diberikan melalui program atau perjanjian formal dan informal, peraturan
perundang - undangan atau peraturan industri, yang mencakup imbalan pasca-kerja, imbalan kerja jangka pendek
dan jangka panjang lainnya, pesangon pemutusan hubungan kerja dan imbalan berbasis ekuitas.
Berdasarkan PSAK ini, perhitungan liabilitas imbalan kerja karyawan dihitung berdasarkan ketentuan di dalam
Undang-Undang Cipta Kerja No. 11/2020 dan PP No. 35/2021 dengan menggunakan metode aktuarial “Projected
Unit Credit”.
Pesangon yang akan diberikan kepada karyawan pada saat pemutusan hubungan kerja diakui pada saat
pesangon tersebut dibayarkan kepada karyawan. Peningkatan jumlah pesangon terutang seiring dengan
meningkatnya masa kerja karyawan, tidak diakui sebagai beban tahun berjalan.
Liabilitas neto Perusahaan atas program imbalan pasti dihitung dari nilai kini liabilitas imbalan kerja pasti pada
akhir periode pelaporan dikurangi nilai wajar aset program, jika ada. Perhitungan liabilitas imbalan kerja dilakukan
dengan menggunakan metode Projected Unit Credit dalam perhitungan aktuaria yang dilakukan setiap akhir
periode pelaporan.
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja, meliputi a) keuntungan dan kerugian aktuarial, b) imbal hasil atas aset
program, tidak termasuk bunga, dan c) setiap perubahan dampak batas atas aset, tidak termasuk bunga, diakui di
penghasilan komprehensif lain pada saat terjadinya. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi pada
periode berikutnya.
Ketika program imbalan berubah, atau terdapat kurtailmen atas program, bagian imbalan yang berubah terkait
biaya jasa lalu, atau keuntungan atau kerugian kurtailmen, diakui di laba rugi pada saat terdapat perubahan atau
kurtailmen atas program.
Perusahaan menentukan (penghasilan) beban bunga neto atas (aset) liabilitas imbalan kerja neto dengan
menerapkan tingkat bunga diskonto pada awal periode pelaporan tahunan untuk mengukur liabilitas imbalan kerja
selama periode berjalan.
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Perusahaan mengakui pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK No. 72, Perusahaan mengakui pendapatan
pada saat dan sejauh pengalihan barang atau jasa kepada pelanggan akan mencerminkan jumlah yang
diharapkan akan diterima Perusahaan dalam pertukaran untuk barang atau jasa tersebut. Dalam menerapkan
Standar ini, Perusahaan mempertimbangkan syarat-syarat kontrak dan semua fakta dan keadaan yang relevan.
Pendapatan diakui menggunakan penilaian lima langkah:
1. Identifikasi Kontrak dengan Pelanggan
Kontrak adalah kesepakatan antara dua pihak atau lebih yang menciptakan hak dan kewajiban yang dapat
dipaksakan.
2. Identifikasi Kontrak Pelaksana dalam Kontrak
Kewajiban pelaksanaan adalah janji kepada pelanggan untuk mengalihkan barang atau jasa (atau sekumpulan
barang atau jasa) yang bersifat dapat dibedakan; atau serangkaian barang atau jasa bersifat dapat dibedakan
yang secara substansial sama dan memiliki pola pengalihan yang sama kepada pelanggan. Bersifat dapat
dibedakan artinya dapat dipisahkan, atau dapat diidentifikasi secara terpisah.
17
Page 21
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
p. Pengakuan Pendapatan dan Beban (Lanjutan)
3. Penetapan Harga Transaksi
Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diperkirakan menjadi hak Perusahaan dalam pertukaran untuk
mengalihkan barang atau jasa kepada pelanggan, tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga
(misalnya, pajak pertambahan nilai). Jika imbalan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel,
Perusahaan mengestimasi jumlah imbalan yang diharapkan menjadi haknya dalam pertukaran untuk
mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi estimasi jumlah variabel yang akan
dibayar selama kontrak.
4. Alokasi Harga Transaksi untuk Kewajiban Pelaksanaan
Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan berdasarkan harga jual berdiri sendiri relatif
dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara
langsung, harga jual berdiri sendiri relatif perlu diestimasi.
5. Pengakuan Pendapatan ketika Kewajiban Pelaksanaan Dipenuhi
Pendapatan dari penjualan diakui sebagai representasi penyerahan barang atau jasa dengan jumlah yang
secara tepat mewakili kewajiban yang dilakukan dan hak untuk menerima imbalan sebagai imbalan atas barang
dan/atau jasa tersebut. Pengakuan pendapatan tergantung pada apakah pengalihan diselesaikan sepanjang
waktu atau pada waktu tertentu. Pengalihan kendali diperhitungkan.
Untuk setiap kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, pendapatan diakui dengan mengukur
kemajuan penyelesaian kewajiban pelaksanaan tersebut berdasarkan pengukuran kemajuan yang tepat baik
“Metode Keluaran” atau “Metode Masukan”.
Pendapatan dari time charter dan ship management diakui secara proporsional selama periode yang dicakup
sesuai dengan kontrak.
Penghasilan bunga
Penghasilan bunga diakui atas dasar proporsi waktu dengan menggunakan metode suku bunga efektif.
Biaya Mendapatkan Kontrak
Biaya inkremental untuk mendapatkan kontrak dengan pelanggan diakui sebagai aset jika Perusahaan
mengharapkan untuk memulihkan biaya tersebut. Biaya inkremental tersebut adalah biaya yang timbul untuk
mendapatkan kontrak dengan pelanggan yang tidak akan terjadi jika kontrak tersebut tidak berhasil diperoleh.
Biaya Pemenuhan Kontrak
Suatu aset diakui untuk biaya yang timbul untuk memenuhi kontrak hanya jika biaya tersebut memenuhi semua
kriteria berikut:
a. biaya terkait langsung dengan kontrak atau kontrak yang diantisipasi yang secara spesifik dapat diidentifikasi
oleh Perusahaan;
b. biaya menghasilkan atau meningkatkan sumber daya Perusahaan yang akan digunakan untuk memenuhi (atau
terus memenuhi) kewajiban pelaksanaan di masa depan; dan
c. biaya diharapkan dapat dipulihkan.
Aset yang dihasilkan akan diamortisasi secara sistematis selama periode kontrak. Ketika biaya yang timbul dalam
memenuhi kontrak dengan pelanggan berada dalam lingkup Pernyataan lain, biaya tersebut diperhitungkan sesuai
dengan Pernyataan lainnya.
18
Page 22
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
q. Pajak Penghasilan
Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak
tangguhan. Pajak penghasilan diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi
atau kejadian yang diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak
tersebut masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau ekuitas.
Pajak kini
Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari
atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung
jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substansial telah berlaku pada tanggal pelaporan.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila dilakukan banding,
ketika hasil banding sudah diputuskan.
Pajak penghasilan final
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 416/ KMK.04/1996 tanggal 14 Juni 1996
dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. 29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996, pendapatan dari jasa
pengangkutan dan sewa kapal yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri dikenakan pajak bersifat final sebesar
1,2% dari pendapatan yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri, serta biaya sehubungan dengan kegiatan di atas
tidak dapat dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak penghasilan.
Beban pajak penghasilan tahun berjalan sehubungan dengan penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan final
diakui secara proporsional dengan total pendapatan yang diakui pada periode berjalan untuk tujuan akuntansi.
Selisih lebih (kurang) antara jumlah pajak penghasilan final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan
sebagai beban pajak penghasilan final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain diakui sebagai
pajak dibayar di muka (utang pajak).
Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak yang bersifat final. Pajak
final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi
mengalami kerugian. Pajak penghasilan final dihitung pada jumlah total tagihan untuk nilai kontrak yang
dikumpulkan selama setahun.
Pajak tangguhan
Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan antara dasar
pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan. Liabilitas
pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dengan beberapa pengecualian. Aset pajak
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan rugi fiskal apabila terdapat kemungkinan
besar bahwa jumlah laba kena pajak pada masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan
temporer dan rugi fiskal.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan jumlah tercatat aset pajak
tangguhan tersebut diturunkan apabila laba kena pajak mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian
atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang belum diakui dinilai kembali pada setiap
tanggal pelaporan dan diakui sepanjang kemungkinan besar laba kena pajak di masa depan akan memungkinkan
aset pajak tangguhan untuk dipulihkan.
19
Page 23
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
q. Pajak Penghasilan (Lanjutan)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung berdasarkan tarif yang akan dikenakan pada periode saat aset
direalisasikan atau liabilitas tersebut diselesaikan, berdasarkan undang-undang pajak yang berlaku atau berlaku
secara substantif pada akhir periode laporan keuangan. Pengaruh pajak terkait dengan penyisihan dan/atau
pemulihan semua perbedaan temporer selama tahun berjalan, termasuk pengaruh perubahan tarif pajak,
dikreditkan atau dibebankan pada periode operasi berjalan, untuk transaksi-transaksi yang sebelumnya telah
langsung dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan secara saling hapus saat hak yang dapat dipaksakan secara hukum
ada untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak kini, atau aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak
tangguhan berkaitan dengan entitas kena pajak yang sama, atau Perusahaan bermaksud untuk menyelesaikan
aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto.
r. Informasi Segmen
Segmen adalah bagian khusus dari Perusahaan yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa (segmen
usaha), maupun dalam menyediakan produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis),
yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya.
Pendapatan, beban, hasil, aset dan liabilitas segmen termasuk akun-akun yang dapat diatribusikan langsung
kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai kepada segmen tersebut.
s. Laba Per Saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham Perusahaan
dengan menggunakan jumlah saham beredar sesuai dengan jumlah modal saham pada saat laporan keuangan
diterbitkan.
t. Dividen
Pembagian dividen final diakui sebagai liabilitas ketika dividen tersebut disetujui Rapat Umum Pemegang Saham
Perusahaan. Pembagian dividen interim diakui sebagai liabilitas ketika dividen disetujui berdasarkan keputusan
rapat Direksi, disetujui oleh Dewan Komisaris, serta sudah diumumkan kepada publik.
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
Pertimbangan, Estimasi dan Asumsi
Penyusunan laporan keuangan mengharuskan manajemen Perusahaan untuk membuat pertimbangan, estimasi dan
asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan
atas liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan.
Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki
risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk periode berikutnya
diungkapkan di bawah ini.
20
Page 24
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Perusahaan mendasarkan estimasi dan asumsi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan disusun.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar
kendali Perusahaan. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.
Pertimbangan, estimasi dan asumsi berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
Perusahaan yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
Menentukan Mata Uang Fungsional
Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana Perusahaan beroperasi. Manajemen
mempertimbangkan mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan dan harga pokok penjualan dan indikator
lainnya dalam menentukan mata uang yang paling sesuai mewakili dampak ekonomi yang mendasari transaksi,
peristiwa dan kondisi.
Menentukan Klasifikasi Aset Keuangan dan Liabilitas Keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan
dengan mempertimbangkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan seperti diungkapkan pada Catatan 3e atas
laporan keuangan.
Menentukan dan Menghitung Penyisihan Kerugian
Ketika mengukur kerugian kredit ekspektasian (“ECL”). Perusahaan menggunakan informasi berwawasan ke depan
yang wajar dan dapat didukung yang didasarkan pada asumsi untuk pergerakan masa depan dari berbagai ekonomi
dan bagaimana akan saling memengaruhi.
Probabilitas default merupakan input utama dalam mengukur ECL. Probabilitas gagal bayar (default) adalah estimasi
kemungkinan gagal bayar (default) selama jangka waktu tertentu, yang perhitungannya mencakup data historis,
asumsi, dan ekspektasi kondisi masa depan.
Menentukan Apakah Suatu Kontrak adalah atau Mengandung Sewa
Penentuan apakah suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa memerlukan pertimbangan yang cermat untuk
menilai apakah kontrak tersebut memberikan hak untuk memperoleh secara substansial semua manfaat ekonomik dari
penggunaan aset selama periode penggunaan dan hak untuk mengarahkan penggunaan aset, bahkan jika kontrak
tersebut hak tidak secara eksplisit ditentukan dalam kontrak.
Menentukan Opsi Masa Sewa
Masa sewa merupakan komponen signifikan dalam pengukuran aset hak-guna dan liabilitas sewa. Pertimbangan
dilakukan dalam menentukan apakah terdapat opsi untuk memperpanjang sewa atau membeli aset pendasar cukup
pasti akan dieksekusi, atau opsi untuk mengakhiri sewa tidak akan dieksekusi, ketika memastikan periode yang akan
disertakan dalam masa sewa. Dalam menentukan masa sewa, semua fakta dan keadaan yang menciptakan insentif
ekonomi untuk menggunakan opsi perpanjangan, atau tidak untuk menggunakan opsi penghentian, dipertimbangkan
pada tanggal insepsi sewa.
Faktor-faktor yang dipertimbangkan dapat mencakup pentingnya aset untuk operasi Perusahaan; perbandingan syarat
dan ketentuan dengan harga pasar yang berlaku; timbulnya penalti yang signifikan; adanya perbaikan hak penyewaan
yang signifikan; dan biaya serta masalah gangguan untuk mengganti aset. Perusahaan menilai kembali apakah cukup
pasti untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau tidak mengeksekusi opsi penghentian, jika terdapat peristiwa
signifikan atau perubahan keadaan yang signifikan.
21
Page 25
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 Desember 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
4. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (Lanjutan)
Menentukan Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap
Perusahaan mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap berdasarkan utilisasi dari aset yang diharapkan dan
didukung dengan rencana dan strategi usaha dan perilaku pasar.
Estimasi dari masa manfaat aset tetap adalah berdasarkan penelaahan Perusahaan terhadap praktik industri, evaluasi
teknis internal dan pengalaman untuk aset yang setara.
Estimasi masa manfaat ditelaah minimal setiap akhir tahun pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda dari
estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau komersial dan
hukum atau pembatasan lain atas penggunaan dari aset serta perkembangan teknologi.
Namun demikian, adalah mungkin, hasil di masa depan dari operasi dapat dipengaruhi secara material oleh
perubahan-perubahan dalam estimasi yang diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang disebutkan di atas, dan
karenanya biaya penyusutan masa depan mungkin direvisi.
Estimasi Beban Pensiun dan Imbalan Pasca Kerja
Penentuan liabilitas atas pensiun dan kewajiban imbalan pasca kerja Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi
yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut.
Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian dan tingkat pengembalian aset program
yang diharapkan.
Meskipun Perusahaan berkeyakinan bahwa asumsi pada tanggal pelaporan tersebut wajar dan telah sesuai,
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan dapat
mempengaruhi secara material liabilitas dan beban imbalan pascakerja. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam
Catatan 19 atas laporan keuangan.
22
Page 26
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. KAS DAN SETARA KAS
Kas dan setara kas terdiri dari :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
Kas di Bank
Rupiah
PT Bank CIMB Niaga, Tbk 31.692.710 29.793.316
PT Bank Central Asia, Tbk 943.095.020 2.538.278.936
PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk 1.004.298 1.129.298
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk 7.595.916.263 3.290.200.829
Dollar Amerika Serikat
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2023:USD
10.880) - 167.726.080.000
Jumlah 8.571.708.291 173.585.482.379
Per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo kas dan setara kas di bank Mandiri sebesar USD 10.880.000 ditempatkan pada giro
escrow bank mandiri yang diperuntukan untuk pembiayaan 1 (satu) unit Kapal Bulk Carrier "SEACON DALIAN" (Catatan 21).
6. PIUTANG USAHA
Rincian piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
Rupiah
PT Wistara Internasional Maritim 6.375.000.000 5.627.294.000
PT Habco Trans Maritima Tbk 3.615.100.280 -
PT Halmahera Jaya Feronikel 1.317.600.000 -
PT Singa Lautan Indonesia - 1.250.000.000
PT Obi Nickel Cobalt 1.208.645.000 -
Jumlah 12.516.345.280 6.877.294.000
Rincian piutang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Rupiah
Belum jatuh tempo 3.550.437.249 1.359.174.000
Jatuh tempo
< 30 hari 1.528.395.727 839.800.000
31 - 60 hari 1.528.395.727 839.800.000
61 - 90 hari 1.528.395.727 839.800.000
91 - 120 hari 4.380.720.848 2.998.720.000
Jumlah 12.516.345.280 6.877.294.000
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang usaha dapat ditagihkan sehingga tidak diperlukan penyisihan atas piutang
ragu-ragu.
23
Page 27
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. PIUTANG LAIN-LAIN
Rincian piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak berelasi (Catatan 31) 2.298.458.035 2.157.360.622
Pihak ketiga
PT Wistara Internasional Maritim 231.605.000 231.605.000
PT Fortuna Samudera 229.202.500 229.202.500
PT Obi Nickel Cobalt 57.602.500 57.602.500
PT Halmahera Jaya Feronikel 37.700.000 37.700.000
PT Halmahera Persada Lygend 9.600.000 9.600.000
PT Nusantara Terminal Terpadu 9.524.500 9.524.500
PT Karunia Karya Nasional 2.204.660 2.204.660
Piutang Karyawan 4.551.386 38.721.386
Subjumlah 581.990.546 616.160.546
Jumlah 2.880.448.581 2.773.521.168
Piutang lain-lain adalah piutang yang timbul dari transaksi diluar kegiatan usaha normal Perusahaan yang merupakan pinjaman yang
diberikan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga yang tidak dikenakan jaminan dan bunga serta dapat dibayarkan sewaktu-waktu.
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat ditagihkan sehingga tidak diperlukan penyisihan atas
piutang ragu-ragu.
8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA
Rincian biaya dibayar di muka dan uang muka adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Asuransi 1.180.130.503 210.296.652
Sewa kantor 33.108.001 33.108.001
Keanggotaan 42.497.716 20.152.496
Lain-lain 14.000.000 -
Jumlah 1.269.736.220 263.557.149
Biaya profesional dan iklan merupakan biaya terkait proses penawaran umum perdana saham Perusahaan.
9. UANG MUKA
Rincian uang muka adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Uang muka lancar
Bahan bakar 3.480.932.976 3.387.250.001
Uang muka operasional 39.961.966 -
Subjumlah 3.520.894.942 3.387.250.001
Uang muka tidak lancar
Pembelian aset tetap - 42.343.802.366
Jumlah 3.520.894.942 45.731.052.367
Uang muka sebesar Rp42,34 miliar merupakan biaya uang muka dan pra-operasional untuk perolehan 1 (satu) unit
kapal masing-masing pada tanggal 31 Desember 2023.
24
Page 28
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. DEPOSIT SEWA
Rincian deposit sewa adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Berelasi (Catatan 31) 1.225.000.000 1.225.000.000
Pihak ketiga
PT Wistara Internasional Maritim 2.655.600.000 2.680.600.000
PT Nusantara Terminal Terpadu 640.000.000 640.000.000
PT Fortuna Samudera 175.000.000 175.000.000
Deposit lainnya 7.600.000 7.600.000
Sub-jumlah 3.478.200.000 3.503.200.000
Jumlah 4.703.200.000 4.728.200.000
Deposit sewa kepada pihak berelasi merupakan deposit untuk masa sewa lebih dari satu tahun.
11. ASET TETAP
31 Maret 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Kepemilikan langsung
Biaya Perolehan
Kapal 60.655.658.030 210.777.266.116 - - 271.432.924.146
Perabot dan instalasi
bangunan kantor 1.777.711.596 - - - 1.777.711.596
Peralatan kantor 251.044.156 - - - 251.044.156
Kendaraan 592.400.000 - - - 592.400.000
Perlengkapan kantor 862.825.233 - - - 862.825.233
Peralatan kapal 6.571.699.124 38.611.262 - - 6.610.310.386
Docking 26.457.204.193 517.057.121 - - 26.974.261.314
Aset dalam
pembangunan 24.128.754.008 81.000.000 - - 24.209.754.008
Jumlah 121.297.296.340 211.413.934.499 - - 332.711.230.839
Akumulasi Penyusutan
Kapal 9.782.564.324 2.514.672.943 - - 12.297.237.267
Perabot dan instalasi
bangunan kantor 294.698.674 55.553.487 - - 350.252.161
Peralatan kantor 203.727.822 13.891.923 - - 217.619.745
Kendaraan 74.368.750 18.592.187 - - 92.960.937
Perlengkapan kantor 235.053.682 53.343.202 - - 288.396.884
Peralatan kapal 3.074.940.817 381.533.388 - - 3.456.474.205
Docking 11.131.493.668 1.379.120.357 - - 12.510.614.025
Jumlah 24.796.847.737 4.416.707.487 - - 29.213.555.224
Nilai buku neto 96.500.448.603 303.497.675.615
25
Page 29
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (Lanjutan)
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Kepemilikan langsung
Biaya Perolehan
Kapal 49.224.120.000 1.391.768.728 - 10.039.769.302 60.655.658.030
Perabot dan instalasi
bangunan kantor 1.777.711.596 - - - 1.777.711.596
Peralatan kantor 184.003.160 67.040.996 - - 251.044.156
Kendaraan 592.400.000 - - 592.400.000
Perlengkapan kantor 671.833.233 190.992.000 - - 862.825.233
Peralatan kapal 6.172.794.024 398.905.100 - - 6.571.699.124
Docking 19.933.847.629 6.523.356.564 - - 26.457.204.193
Aset dalam
pembangunan 31.089.989.810 3.078.533.500 - (10.039.769.302) 24.128.754.008
Jumlah 109.054.299.452 12.242.996.888 - - 121.297.296.340
Akumulasi Penyusutan
Kapal 7.273.726.916 2.508.837.408 - - 9.782.564.324
Perabot dan instalasi
bangunan kantor 72.484.724 222.213.950 - - 294.698.674
Peralatan kantor 153.080.095 50.647.727 - - 203.727.822
Kendaraan 74.368.750 - - 74.368.750
Perlengkapan kantor 25.716.769 209.336.913 - - 235.053.682
Peralatan kapal 1.517.360.725 1.557.580.092 - - 3.074.940.817
Docking 6.051.590.057 5.079.903.611 - - 11.131.493.668
Jumlah 15.093.959.286 9.702.888.451 - - 24.796.847.737
Nilai buku neto 124.148.258.738 96.500.448.603
Harga perolehan kapal per 31 Desember 2023 sebesar Rp60.655.658.030 terdiri dari 5 (lima) kapal Tongkang.
Rincian aset dalam pembangunan pada 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Aset dalam pembangunan
Kapal tugboat 24.209.754.008 24.128.754.008
Kapal tongkang - -
Jumlah 24.209.754.008 24.128.754.008
Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa tidak terdapat kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan
nilai atas aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
Beban penyusutan dialokasikan sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Beban pokok pendapatan (Catatan 26) 4.275.326.688 2.177.166.781
Beban administrasi dan umum (Catatan 27) 141.380.800 135.092.087
Jumlah 4.416.707.488 2.312.258.868
Manajemen Perusahaan telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir
periode pelaporan.
26
Page 30
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
11. ASET TETAP (Lanjutan)
Perusahaan mengasuransikan 5 (lima) unit tongkang sebesar Rp55.000.000.000 dan USD35.000.000 untuk marine hull dan protection
& indemnity. Manajemen berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut cukup untuk menutup semua kemungkinan kerugian
atas aset tetap yang diasuransikan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, sebagian aset tetap digunakan sebagai jaminan atas Pinjaman bank dan utang
pembiayaan (Catatan 21 dan 15).
Perusahaan tidak memiliki hubungan afiliasi terhadap Perusahaan asuransi.
Berdasarkan akta No. 3 Notaris Yunita Elysabeth Nainggolan, S.H.,M.Kn tanggal 7 Februari 2022, Perusahaan melakukan penjualan
atas 1 (satu) unit kapal tugboat kepada PT Pelayaran Asia bagus. Pada saat dilakukan penjualan, manajemen menilai aset tersebut
belum siap untuk beroperasi secara optimal dan masih diklasifikasikan sebagai aset dalam pembangunan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 tidak terdapat aset yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan oleh
Perusahaan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 tidak terdapat aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
12. ASET HAK GUNA
31 Maret 2024
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Bangunan kantor 9.949.236.502 - - - 9.949.236.502
Kapal 20.020.567.420 - - - 20.020.567.420
Sub-jumlah 29.969.803.922 - - - 29.969.803.922
Akumulasi Penyusutan
Bangunan kantor 1.761.843.963 310.913.641 - 2.072.757.604
Kapal 5.701.921.034 1.001.028.371 - 6.702.949.405
Sub-jumlah 7.463.764.998 1.311.942.012 - - 8.775.707.009
Nilai Buku 22.506.038.924 21.194.096.913
27
Page 31
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. ASET HAK GUNA (Lanjutan)
31 Desember 2023
Saldo Awal Penambahan Pengurangan Reklasifikasi Saldo Akhir
Biaya Perolehan
Bangunan kantor 9.949.236.502 - - - 9.949.236.502
Kapal 20.020.567.420 - - - 20.020.567.420
Sub-jumlah 29.969.803.922 - - - 29.969.803.922
Akumulasi Penyusutan
Bangunan kantor 518.189.401 1.243.654.562 - - 1.761.843.963
Kapal 1.668.380.618 4.033.540.416 - - 5.701.921.034
Sub-jumlah 2.186.570.019 5.277.194.979 - - 7.463.764.998
Nilai Buku 32.156.373.941 22.506.038.924
Aset hak guna bangunan kantor merupakan sewa kantor Perusahaan yang berlokasi di Gedung Sahid Sudirman Center dengan masa
sewa selama 8 (delapan) tahun (Catatan 31).
Aset hak guna kapal merupakan sewa kapal kepada PT Mandala Armada Nusantara dengan masa sewa selama 5 (lima) tahun (Catatan
31).
Beban penyusutan aset hak guna dialokasikan sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Beban pokok pendapatan (Catatan 24) 1.001.028.371 4.033.540.416
Beban administrasi dan umum (Catatan 25) 310.913.641 1.243.654.562
Jumlah 1.311.942.011 5.277.194.979
13. UTANG USAHA
Rincian utang usaha berdasarkan pemasok adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga
Rupiah
PT Profesional Coating Sejati 310.264.063 542.063.446
PT Nusantara Samudera Gemilang 521.068.196 524.062.840
CV Mandiri Jaya - 187.836.274
PT Multi Putra Bersaudara - 100.633.598
PT Pratama Vriesindo Lestari - 68.592.000
Lain - Lain (di bawah 50 juta) - 184.518.342
Jumlah 831.332.259 1.607.706.500
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 tidak terdapat jaminan yang diberikan kepada pihak berelasi maupun pihak ketiga
atas utang usaha Perusahaan.
28
Page 32
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. UTANG USAHA (Lanjutan)
Rincian utang usaha berdasarkan umur adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak ketiga
Belum jatuh tempo 255.066.084 493.270.165
Jatuh tempo
1 - 30 hari 344.782.261 666.771.529
31 - 90 hari 64.381.937 124.507.689
> 90 hari 167.101.978 323.157.117
Jumlah 831.332.259 1.607.706.500
14. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Beban bunga pinjaman bank 1.072.996.000 111.672.000
Sewa 675.000.000 675.000.000
Lainnya 24.858.500 12.428.000
Jumlah 1.772.854.500 799.100.000
15. UTANG PEMBIAYAAN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT BCA Finance 285.699.998 323.705.857
Jumlah 285.699.998 323.705.857
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 158.919.416 149.630.257
Bagian jangka panjang 126.780.582 174.075.600
Berdasarkan Perjanjian Pembiayaan No. 9768002024-PK-001, tanggal 9 Januari 2023, Entitas mengadakan perjanjian pembiayaan
dengan PT BCA Finance untuk pembelian 1 (satu) unit mobil Toyota Fortuner 2.8 VRZ 4x2 A/T GR Sport sebesar Rp592.400.000
dengan jangka waktu 36 bulan. Fasilitas pinjaman ini dibebani bunga tetap sebesar 7,09% per tahun. Fasilitas ini dijaminkan dengan aset
terkait (Catatan 11).
16. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
Rincian pendapatan diterima dimuka adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Halmahera Jaya Feronikel 829.920.000 829.920.000
Jumlah 829.920.000 829.920.000
29
Page 33
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. UTANG JAMINAN
Rincian utang jaminan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pihak Ketiga
Rupiah
PT Wistara Internasional Maritim 2.612.500.000 2.612.500.000
PT Obi Nickel Cobalt 2.150.000.000 2.150.000.000
PT Singa Lautan Indonesia - 1.250.000.000
PT Halmahera Jaya Feronikel 1.200.000.000 1.200.000.000
PT. Sinar Wandiole Balikpapan 800.000.000 -
PT. Sentosa Laju Maritime 1.409.100.000 -
PT Halmahera Persada Lygend - 870.000.000
PT Vama Samudera Jaya 200.000.000 200.000.000
Jumlah 8.371.600.000 8.282.500.000
Utang jaminan merupakan jaminan deposit dari pelanggan atas sewa kapal kepada Perusahaan dengan masa sewa kurang dari atau
sama dengan satu tahun.
18. LIABILITAS SEWA
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Kapal
PT Mandala Armada Nusantara 14.313.672.967 15.025.703.294
Bangunan kantor
PT Catur Dharma Anugerah Surya 8.300.471.037 8.559.943.796
Jumlah 22.614.144.004 23.585.647.090
Dikurangi : bagian jangka pendek (4.978.909.408) (4.894.372.221)
Bagian jangka panjang 17.635.234.596 18.691.274.869
Liabilitas sewa kapal dan bangunan kantor merupakan transaksi dengan pihak berelasi (Catatan 12 dan 31).
Pembayaran liabilitas sewa minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum liabilitas sewa pada tanggal 31
Desember 2023 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Sampai dengan satu tahun 6.362.400.000 6.362.400.000
Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun 19.926.440.889 20.231.340.016
Lebih dari 5 tahun - 1.064.859.984
26.288.840.889 27.658.600.000
Dikurangi :
Beban bunga yang belum jatuh tempo (3.674.696.885) (4.072.952.910)
Nilai kini atas pembayaran
minimum liabilitas sewa 22.614.144.004 23.585.647.090
Dikurangi :
Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (4.978.909.408) (4.894.372.221)
Bagian jangka panjang 17.635.234.596 18.691.274.869
30
Page 34
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mencatat liabilitas imbalan pasca kerja berdasarkan perhitungan aktuaris
independen, yaitu KKA Bambang Sudradjad. Liabilitas imbalan pasca kerja dihitung dengan menggunakan metode “Projected Unit
Credit ” dan asumsi - asumsi utama sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Umur pensiun normal 57 tahun 55 Tahun
Kenaikan gaji tahunan 9,00% 5,00%
Tingkat diskonto tahunan - Permanen 7,25% 7,36%
Tingkat diskonto tahunan - Kontrak 6,57% 5,29%
Tingkat mortalitas TMI - 2019 TMI - 2019
Mutasi nilai kini liabilitas imbalan kerja jangka panjang adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 222.405.028 81.701.347
Biaya imbalan pasti yang diakui pada laba rugi - 62.214.785
Biaya yang diakui pada penghasilan komprehensif lain - 111.988.896
Pembayaran manfaat - terminasi - (13.500.000)
Pembayaran manfaat - normatif - (20.000.000)
Jumlah 222.405.028 222.405.028
Mutasi penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut :
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 115.041.646 3.052.750
Biaya yang diakui pada penghasilan
komprehensif lain - 111.988.896
Jumlah 115.041.646 115.041.646
20. PERPAJAKAN
a. Utang Pajak
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Pajak Penghasilan
Pasal 21 7.990.641 117.055.830
Pasal 23 6.607.572 4.396.620
Pasal 15 2.400.000 5.400.000
Pasal 4 ayat 2 15.000.000 15.000.000
Pajak Pertambahan Nilai 570.626.946 4.352.884
Jumlah 602.625.159 146.205.334
31
Page 35
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (Lanjutan)
b. Pajak Penghasilan Badan - Final
Perusahaan bergerak di bidang pelayaran yang dikenakan PPh pasal 15 final sebesar 1,2% dari peredaran bruto sesuai Keputusan
Menteri Keuangan No. 416/KMK.04/1996 tanggal 14 Juni 1996 dan SE-29/PJ.4/1996 tanggal 13 Agustus 1996.
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Pendapatan yang berhubungan dengan persewaan kapal 15.098.281.935 12.735.000.000
Beban pajak penghasilan final (1,2%) 181.179.383 152.820.000
Perhitungan pajak di atas menjadi dasar dalam pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (“SPT”) yang disampaikan kepada Kantor
Pajak.
c. Perubahan Tarif Pajak dan Insentif Pajak Penghasilan
Pada tahun 2022, terdapat penyesuaian tarif pajak disertai dengan berlakunya Undang - Undang Nomor 7 tahun 2022 tentang
Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) Pasal 17 ayat (1) huruf b yang ditetapkan tarif pajak penghasilan badan untuk tahun
pajak 2022 sebesar 22%. Dengan berlakunya UU HPP ini, maka ketentuan berdasarkan UU No. 2 tahun 2020 mengenai penurunan
tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar 20% yang mulai berlaku pada tahun pajak
2022 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Insentif Pajak
Pada tanggal 16 Juli 2020, Pemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan
(“PMK”) No.86/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak Bagi Wajib Pajak yang terkena dampak Covid-19. Berdasarkan peraturan
tersebut, pajak yang diberikan insentif adalah PPh Pasal 21, PPh Final berdasarkan atas PP No. 23 Tahun 2018, impor PPh Pasal
22, Angsuran PPh Pasal 25 dan Pajak Pertambahan Nilai. Peraturan mengenai insentif perpajakan bagi wajib pajak yang terkena
dampak Covid-19 telah beberapa kali diubah, terakhir melalui PMK No. 9/PMK.03/2022 yang diubah dengan PMK Nomor
149/PMK.03/2022 yang berlaku efektif mulai tanggal 26 Oktober 2022 hingga 2 Februari 2022.
32
Page 36
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
20. PERPAJAKAN (Lanjutan)
Peraturan Pemerintah untuk Undang Undang Cipta Kerja
Pada tanggal 02 Februari 2022, Peraturan Pemerintah (“PP”) No. 9 Tahun 2022 telah diterbitkan perlakuan perpajakan untuk
mendukung kemudahan berusaha serta mendukung percepatan implementasi kebijakan strategis di bidang perpajakan sebagaimana
telah diatur dalam UU Cipta Kerja. Ruang lingkup pengaturan dalam PP ini meliputi perlakuan perpajakan untuk:
a. Perlakuan perpajakan di bidang Pajak Penghasilan antara lain pengaturan dividen atau penghasilan lain yang dikecualikan dari
objek Pajak Penghasilan berlaku untuk yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak orang pribadi dan badan dalam negeri
sejak diundangkannya Undang-Undang Cipta Kerja;
b. Perlakuan perpajakan di bidang Pajak Pertambahan Nilai atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang
Mewah antara lain pengaturan kedudukan nomor induk kependudukan dipersamakan dengan Nomor Pokok Wajib Pajak dalam
rangka pembuatan Faktur Pajak dan pengkreditan Pajak Masukan bagi Pengusaha Kena Pajak pembeli orang pribadi; dan
c. Perlakuan perpajakan di bidang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan antara lain perubahan sanksi administrasi dalam
pengungkapan ketidakbenaran pengisian Surat Pemberitahuan pada saat Pemeriksaan dari 50% (lima puluh persen) menjadi
tarif bunga berdasarkan suku bunga acuan dengan jangka waktu maksimal 24 (dua puluh empat) bulan, dan pengungkapan
ketidakbenaran perbuatan dari 150% (seratus lima puluh persen) menjadi 100% (seratus persen), serta permintaan penghentian
Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Perpajakan dari denda sebesar 4 (empat) kali jumlah pajak menjadi 3 (tiga) kali jumlah
pajak.
Pada tanggal 17 Februari 2022, sebagai ketentuan lebih lanjut, Pemerintah Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Menteri
Keuangan (PMK) Nomor 18/PMK.03/2022 mengenai Pelaksanaan UU No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja di Bidang Pajak
Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, Serta Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.
21. PINJAMAN BANK
31 Maret 2024 31 Desember 2023
PT Bank Mandiri (Persero), Tbk 147.896.000.000 148.896.000.000
Jumlah 147.896.000.000 148.896.000.000
Biaya perolehan pinjaman yang
belum diamortisasi (411.786.590) (422.240.000)
Jumlah 147.484.213.410 148.473.760.000
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 17.636.333.756 13.319.600.072
Bagian jangka panjang 129.847.879.654 135.154.159.928
Pada tanggal 09 November 2023, Perusahaan memperoleh fasilitas Kredit dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berdasarkan Akta No.
35.Notaris Toki Thomas. S.H., M.Kn., dengan ketentuan sebagai berikut:
Limit kredit : Maksimal Rp166.000.000.000
Jenis kredit : Kredit investasi
Sifat kredit : Non-Revolving , committed , dan Advised
Tujuan penggunaan : Pembiayaan 1 unit Kapal bulk Carrier "Seacon Dalian"
Jangka waktu : 87 bulan terhitung mulai tanggal penandatangan perjanjian kredit termasuk grace
period selama 3 bulan.
Suku bunga : 9% per tahun, dibayar efektif setiap bulan pada tanggal 5 dan suku bunga dapat
berubah sewaktu-sewaktu.
Provisi & structuring fee : 0,25% dari limit kredit yang ditarik
Annual servicing fee : 0,15% dari nominal oustanding fasilitas kredit
Biaya administrasi : Rp50.000.000
Perusahaan telah menggunakan fasilitas pinjaman ini sebesar Rp148.896.000.000.
33
Page 37
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. PINJAMAN BANK (Lanjutan)
Agunan yang diberikan adalah sebagai berikut:
a. 1 unit kapal MV. Secon Dalian, dengan bukti grosse akta a.n PT Cakra Buana Resources Energi Tbk, yang akan diikat hipotik
sebesar Rp222.227.000.000 atau sebesar nilai realisasi transaksi yang tercantum dalam MoA.
b. 4 kapal eksisting yakni TK. Cakrawala 3009, TK. Cakrawala 3010, TK. Matahari 3016 dan TK. GTO 395 yang akan diikat hipotek
dengan total nilai pengikatan sebesar Rp64.316.000.000
c. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 2.774.000.000 lembar saham yang dimiliki oleh PT Omudas
Investment Holdco.
d. Gadai Saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk sebesar 513.000.000 lembar sahamyang dimiliki oleh PT Republic Capital
Indonesia.
e. Tanah & Bangunan yang berada di JI. Kol. MT. Haryono, Desa Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah
akan dikat Hak Tanggungan dengan nilai Rp8.000.000.000, paling lambat 3(tiga) bulan setelah penandatanganan Perjanjian
Kredit.
f. Personal Guarantee an. Suminto Husin Giman.
g. Personal Guarantee an. Suganto Gunawan.
Syarat Kredit/Covenant Pinjaman Bank antara lain :
1. PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. Mengikatkan diri kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, bahwa selama kredit belum
dinyatakan lunas oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, berjanji dan menyanggupi untuk menjaga rasio keuangan PT Cakra
Buana Resources Energi Tbk sebagai berikut:
- DSCR = EBITDA/(Interest expense + Current Portion Long Term Debt Liabilities ) = min. 1 x (sejak tahun 2023 dan
- DER = Total Interest Bearing Debt /Equity = max. 3,0 x
- Debt Capacity = Total Interest Bearing Debt /EBITDA = max. 7,0 x
- Cash Flow Positif
2. Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terlebih dahulu PT Cakra Buana
Resources Energi Tbk. Tidak diperkenankan (negative covenant) :
a. Melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan, kecuali melakukan perubahan pengurus Perusahaan, perubahan
pemegang saham, permodalan dan nilai saham dengan tetap mempertahankan porsi kepemilikan PT Omudas Investment
Holdco maka cukup memberitahukan secara tertulis kepada Bank maksimum 30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal
keputusan RUPS.
b. Memindahtangankan barang agunan kecuali barang dagangan.
c. Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman lain dari bank atau lembaga keuangan lain, termasuk namun tidak terbatas pada
transaksi derivatif.
d. Mengikatkan diri sebagai penjamin hutang atau menjaminkan harta kekayaan kepada pihak lain kecuali kepada entitas anak
usaha yang mendapatkan fasilitas di Mandiri Group.
e. Melunasi hutang kepada pemegang saham.
f. Membuat suatu perikatan, perjanjian, atau dokumen lain yang bertentangan dengan Perjanjian Kredit dan atau dokumen
agunan.
g. Membuat dan/atau melakukan langkah-langkah atau kebijakan bersifat strategis bagi perusahaan yang pada akhirnya dapat
mengakibatkan terganggunya operasional Perusahaan dan/atau terganggunya kelancaran pembayaran kewajiban kepada
bank dan/atau pihak ke-tiga lainnya dan/atau melanggar ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Pada tanggal 31Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan dan pembatasan sesuai
dengan perjanjian-perjanjian diatas.
34
Page 38
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR
a. Modal Saham
Susunan pemegang saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Jumlah Saham Persentase Kepemilikan Jumlah Modal Saham
PT Omudas Investment Holdco 2.774.000.000 61,13% 69.350.000.000
PT Republik Capital Indonesia 513.000.000 11,30% 12.825.000.000
Herlienna Qisthi 342.000.000 7,54% 8.550.000.000
PT Bima Harsa Rahardja 171.000.000 3,77% 4.275.000.000
Masyarakat 738.031.621 16,26% 18.450.790.525
Jumlah 4.538.031.621 100% 113.450.790.525
Tahun 2023
Sejak tanggal 11 Juli 2023 sampai dengan 31 Desember 2023, sebanyak 31.621 Waran seri I telah dikonversi menjadi 31.621 lembar
saham.
Tahun 2022
Sesuai dengan akta No. 09 tanggal 28 Juni 2022 Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., dengan SK Kemenkumham No. AHU-
0044547.AH.01.02 tahun 2022 para pemegang saham menyetujui:
1. Peningkatan modal dasar Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp50.000.000.000 menjadi Rp200.000.000.000.
2. Peningkatan modal disetor dan/ atau modal ditempatkan Perusahaan dari sebelumnya sejumlah Rp12.500.000.000 menjadi
Rp95.000.000.000.
3. Penerbitan 82.500 lembar saham baru dengan nilai nominal masing - masing saham sebesar Rp1.000.000 dengan nilai nominal
seluruhnya sebesar Rp82.500.000.000 yang diambil bagian oleh dan berasal dari:
a. Konversi utang Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd sebesar Rp78.225.000.000 yang timbul sehubungan
dengan kewajiban pembayaran Perusahaan kepada West Ocean International Pte., Ltd berdasarkan Perjanjian
Pinjaman no. 0001/CBRE-WOI/JKT/VI/2016 tanggal 30 Juni 2016, dimana konversi utang tersebut seluruhnya telah dialihkan
kepada pihak ketiga sebagai berikut :
- Tuan Chan Kern Ngee sebesar Rp4.370.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-WOI/JKT/IV/2022
tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 4.370 lembar saham
- Tuan Sufrizal khairi Bin Jumahad sebesar Rp2.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 2.850 lembar saham
- Ace International Marine Ltd sebesar Rp21.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 21.850 lembar saham
- Water Wheel Renewables Pte., Ltd sebesar Rp17.480.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No.0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 17.480 lembar saham
- PT Republik Capital Indonesia sebesar Rp12.825.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 12.825 lembar saham
- PT Omudas Investment Holdco sebesar Rp18.850.000.000, berdasarkan Perjanjian Novasi No. 0003/LOA/CBRE-
WOI/JKT/IV/2022 tanggal 18 April 2022 atau sebanyak 18.850 lembar saham
35
Page 39
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan)
a. Modal Saham (lanjutan)
b. Pengambilan bagian oleh PT Bima Harsa Rahardja atas 4.275 saham baru dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
Rp4.275.000.000
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham Di Luar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Cakra Buana
Resources Energi Nomor: 02 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di
Kabupaten Cianjur, akta mana telah diterima dan dicatat dalam Database Sisminbakum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU-AH.01.03-0290847 tanggal 13 September 2022 perihal
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dan Nomor: AHU-AH.01.09-0054324 tanggal 13 September 2022
perihal Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perusahaan serta telah didaftarkan dalam Daftar Perusahaan Nomor: AHU-
0181676.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 13 September 2022 (selanjutnya disebut “Akta No. 02 tanggal 13 September 2022”), para
pemegang saham Perusahaan telah menyetujui penjualan saham yang dimiliki oleh:
i. Charn Kern Ngee kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 4.370 (empat ribu tiga ratus tujuh puluh) lembar saham dengan
nilai nominal sebesar Rp4.370.000.000,00 (empat miliar tiga ratus tujuh puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT
Cakra Buana Resources Energi Nomor: 04 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H.,
M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;
ii. Sufrizal Khairi kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 2.850 (dua ribu delapan ratus lima puluh) lembar saham dengan
nilai nominal sebesar Rp2.850.000.000,00 (dua miliar delapan ratus lima puluh juta rupiah), berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT
Cakra Buana Resources Energi Nomor: 05 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H.,
M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur;
iii. Ace International Marine Ltd kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 21.850 (dua puluh satu ribu delapan ratus lima puluh)
lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp21.850.000.000,00 (dua puluh satu miliar delapan ratus lima puluh juta rupiah),
berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 03 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di
hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur; dan
iv. Water Wheels Renewables Pte. Ltd. kepada PT Omudas Investment Holdco sebanyak 17.480 (tujuh belas ribu empat ratus delapan
puluh) lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp17.480.000.000,00 (tujuh belas miliar empat ratus delapan puluh juta rupiah),
berdasarkan Akta Jual Beli Saham PT Cakra Buana Resources Energi Nomor: 06 tanggal 13 September 2022, yang dibuat di
hadapan Bonifasius Sulistiyo Wibowo, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan keputusan tersebut di atas, tidak terdapat perubahan pada struktur permodalan Perusahaan.
Sehubungan dengan pengalihan dan penjualan saham, para pemegang saham Perusahaan juga menyetujui untuk mengubah status dan
jenis Perusahaan dari sebelumnya Penanaman Modal Asing (PMA) menjadi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Berdasarkan Akta Notaris No. 55 tertanggal 16 September 2022 sehubungan rencana Penawaran Umum Perusahaan yang dibuat
dihadapan Dr. Sugih Haryati. SH., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan dan telah disetujui oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan No. AHU-0066859.AH.01.02 tahun 2022, para pemegang saham menyetujui:
1. Penurunan nilai nominal setiap saham (stock split 1:40.000) dari sebesar Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah) menjadi sebesar
Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
2. Pengeluaran saham dalam simpanan (portepel) Perusahaan untuk ditawarkan kepada masyarakat melalui Penawaran Umum
sebanyak-banyaknya 738.000.000 (tujuh ratus tiga puluh delapan juta) saham baru yang mewakili 16,26 % (enam belas koma dua
enam persen) dari seluruh modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah Penawaran Umum.
3. Penerbitan Waran Seri I Perusahaan, sebanyak-banyaknya 1.328.400.000 (satu miliar tiga ratus dua puluh delapan juta empat ratus
ribu) yang merupakan sekitar 34,96% (tiga puluh empat koma sembilan enam persen) dari total jumlah saham ditempatkan dan
disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum, yang diberikan secara Cuma-Cuma sebagai
insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada Tanggal Penjatahan.
4. Modal dasar sebesar Rp200.000.000.000,00 (dua ratus miliar rupiah), yang terbagi atas 8.000.000.000 (delapan miliar) saham,
dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
5. Modal ditempatkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
6. Modal disetorkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominal masing- masing saham sebesar Rp25,00 (dua puluh lima rupiah).
36
Page 40
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
Modal disetorkan sebesar Rp95.000.000.000,00 (sembilan puluh lima miliar rupiah), yang terbagi atas 3.800.000.000 (tiga miliar
delapan ratus juta) saham, dengan nilai nominaldalam
(Disajikan Rupiah,
masing- masingkecuali
saham dinyatakan lain) (dua puluh lima rupiah).
sebesar Rp25,00
22. MODAL SAHAM DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR (Lanjutan)
b. Tambahan Modal Disetor
Tambahan modal disetor, merupakan selisih antara nilai kini dan nilai tercatat utang lain-lain sebagaimana disyaratkan dalam PSAK
50 Instrumen Keuangan. Mutasi tambahan modal disetor adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 1.366.357.603 1.366.357.603
Selisih nilai nominal dengan
penerimaan setoran modal - neto biaya emisi saham 58.107.000.040 58.107.000.040
Pelaksanaan waran 7.367.693 7.367.693
Saldo Akhir 59.480.725.336 59.480.725.336
23. PENGHASILAN KOMPERHENSIF LAIN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal 115.041.646 3.052.750
Pengukuran kembali liabilitas imbalan
pasca kerja (Catatan 19) - 111.988.896
Saldo Akhir 115.041.646 115.041.646
24. DEFISIT
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Saldo awal (4.133.579.622) (5.038.025.892)
Laba (rugi) tahun berjalan 1.944.666.701 904.446.270
Saldo Akhir (2.188.912.921) (4.133.579.622)
25. PENDAPATAN
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Time Charter 6.757.770.477 5.700.000.000
Ship Management 8.340.511.458 7.035.000.000
Jumlah 15.098.281.935 12.735.000.000
Persentase pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 berdasarkan pelanggan dengan
nilai pendapatan diatas 10% (sepuluh persen) dari jumlah pendapatan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 % 31 Maret 2023 %
PT Sinar Wandiole Balikpapan 4.200.000.000 28% - -
PT Habco Trans Maritima Tbk 3.743.040.000 25% - -
PT Halmahera Jaya Feronichel 2.955.241.935 20% 3.600.000.000 28%
PT Wistara Internasional Maritim 2.550.000.000 17% 1.275.000.000 10%
PT Halmahera Persada Lygend - - 7.860.000.000 62%
Pada tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 seluruh pendapatan berasal dari pihak ketiga.
37
Page 41
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
26. BEBAN POKOK PENDAPATAN
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Sewa kapal 1.677.867.588 984.946.666
Penyusutan 4.275.326.688 2.177.166.781
Penyusutan aset hak guna (Catatan 27) 1.001.028.371 1.013.186.610
Perbaikan dan Pemeliharaan 31.960.000 103.322.595
Perlengkapan kapal 74.200.000 187.456.500
Legalitas dan profesional 122.291.916 121.500.000
Sertifikat 110.296.833 120.188.018
Ekspedisi 2.000.000 -
Lain - lain - 149.943.731
Jumlah 7.294.971.396 4.857.710.901
Pada tahun yang berakhir 31 Maret 2024 dan 2023, pembelian dari pemasok yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan merupakan
beban sewa kapal dengan rincian sebagai berikut:
2024 % 2023 %
Pihak ketiga
PT Nusantara Terminal Terpadu 5.002.897.186 69% 3.829.800.050 79%
PT Fortuna Samudera 3.715.406.667 51% -
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Gaji dan tunjangan 1.198.389.054 2.422.766.770
Penyusutan aset hak guna (Catatan 27) 310.913.641 310.913.640
Penyusutan aset tetap 141.380.800 135.092.087
Perjalanan dinas 159.193.603 31.159.457
Representasi dan jamuan - 128.787.909
Sewa 15.000.000 115.550.470
Legalitas dan profesional 209.000.000 47.726.941
Operasional kantor 12.950.000 26.836.426
Transportasi - 27.966.900
Imbalan kerja 18.829.452 34.762.969
Utilitas 14.017.962 54.319.957
Medis 7.275.132 -
Lainnya 64.827.963 83.331.576
Jumlah 2.151.777.607 3.419.215.102
38
Page 42
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN-NETO
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Lainnya 15.171.000 1.148.000
Jumlah 30.030.143 1.148.000
29. BEBAN KEUANGAN
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Beban bunga liabilitas sewa 98.496.949 39.770.606
Beban bunga Pinjaman bank 3.451.707.000 -
Beban bunga utang leasing 5.513.041 -
Jumlah 3.555.716.990 39.770.606
30. LABA PER SAHAM
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Laba neto tahun berjalan 1.944.666.701 4.266.631.391
Jumlah rata - rata tertimbang saham 4.521.835.645 4.538.000.000
Laba per saham dasar dan dilusi 0,43 0,94
Tidak ada dilusi laba per saham dari waran yang diterbitkan per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 karena harga pelaksanaan waran
lebih besar dibandingkan pasar saham.
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI
a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak-pihak yang berelasi. Sifat transaksi dan hubungan
dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
Pihak Berelasi Sifat Hubungan Sifat Transaksi
PT Republik Capital Indonesia Pemegang saham Piutang lain - lain
PT Omudas Investment Holdco Pemegang saham Hutang lain - lain
PT Bima Harsa Raharja Entitas afilliasi Piutang lain - lain
PT Karunia Karya Nasional Entitas afilliasi Piutang lain - lain
PT Mandala Armada Nusantara Entitas afilliasi Sewa kapal
PT Catur Dharma Anugerah Surya Entitas afilliasi Sewa kantor
Entitas afiliasi adalah entitas di bawah pengendalian pemegang saham yang sama dan/atau memiliki dewan direksi atau komisaris
yang sama dengan Perusahaan.
39
Page 43
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (Lanjutan)
b. Transaksi pihak berelasi
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Piutang lain - lain (Catatan 7)
Bagian lancar
PT Mandala Armada Nusantara 2.295.958.035 2.154.860.622
PT Bima Harsa Raharja 1.400.000 1.400.000
PT Karunia Karya Nasional 1.100.000 1.100.000
Jumlah 2.298.458.035 2.157.360.622
Deposit (Catatan 10)
Bagian tidak lancar
PT Mandala Armada Nusantara 825.000.000 825.000.000
PT Catur Dharma Anugerah Surya 400.000.000 400.000.000
Jumlah 1.225.000.000 1.225.000.000
Aset hak guna (Catatan 12)
Bagian tidak lancar
PT Mandala Armada Nusantara 14.092.832.078 15.025.703.294
PT Catur Dharma Anugerah Surya 8.300.471.037 8.559.943.796
Jumlah 22.393.303.115 23.585.647.090
Jumlah aset - pihak berelasi 25.916.761.150 26.968.007.712
Persentase terhadap jumlah aset 7,24% 7,64%
Liabilitas 31 Maret 2024 31 Desember 2023
Utang lain-lain
PT Omudas Investment Holdco 4.500.000.000 -
Liabilitas sewa (Catatan 18)
Bagian jangka pendek
PT Mandala Armada Nusantara 3.895.420.593 3.829.280.024
PT Catur Dharma Anugerah Surya 1.083.488.816 1.065.092.197
Bagian jangka panjang
PT Mandala Armada Nusantara 10.418.252.375 11.196.423.270
PT Catur Dharma Anugerah Surya 7.216.982.221 7.494.851.599
Jumlah 22.614.144.004 23.585.647.090
Jumah liabilitas - pihak berelasi 27.114.144.004 23.585.647.090
Persentase terhadap jumlah liabilitas 14,46% 12,80%
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Beban pokok pendapatan (Catatan 26)
PT Mandala Armada Nusantara 1.001.028.371 1.013.186.610
Jumlah 1.001.028.371 1.013.186.610
Jumah beban pokok pendapatan - pihak berelasi 1.001.028.371 1.013.186.610
Persentase terhadap jumlah beban pokok pendapatan 13,72% 20,86%
40
Page 44
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK - PIHAK BERELASI (Lanjutan)
b. Transaksi pihak berelasi (lanjutan)
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Beban administrasi dan umum (Catatan 27)
PT Catur Dharma Anugerah Surya 310.913.641 1.243.654.562
Jumlah 310.913.641 1.243.654.562
Jumah beban administrasi dan umum - pihak berelasi 310.913.641 1.243.654.562
Persentase terhadap jumlah beban administrasi dan umum 14,45% 36,37%
31 Maret 2024 31 Maret 2023
Pendapatan (biaya) keuangan (Catatan 27)
PT Catur Dharma Anugerah Surya (165.775.267) (280.284.002)
PT Mandala Armada Nusantara (263.013.752) (556.894.603)
Jumlah (428.789.019) (837.178.605)
Jumah pendapatan (biaya) keuangan - pihak berelasi (428.789.019) (837.178.605)
Persentase terhadap jumlah pendapatan (biaya) keuangan 12% 2105%
Personel manajemen kunci Perusahaan meliputi seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi (namun tidak termasuk Komisaris
Independen). Manajemen kunci tersebut memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin, dan
mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Total gaji dan kompensasi lainnya yang diterima Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan masing-masing pada 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
2023 2022
Komisaris 2.880.000.000 645.000.000
Direksi 1.620.000.000 405.000.000
Jumlah 4.500.000.000 1.050.000.000
32. NILAI WAJAR ASET DAN LIABILITAS KEUANGAN
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Aset keuangan
Kas dan setara kas 8.571.708.291 173.585.482.379
Piutang usaha 12.516.345.280 6.877.294.000
Piutang lain - lain 581.990.546 2.773.521.168
Jumlah aset keuangan 21.670.044.117 183.236.297.547
Liabilitas keuangan
Utang usaha 831.332.259 1.607.706.500
Utang lain-lain 11.750.189 11.750.189
Liabilitas sewa 22.614.144.005 23.585.647.090
Jumlah liabilitas keuangan 23.457.226.453 25.205.103.779
Metode dan asumsi yang digunakan untuk estimasi nilai wajar adalah sebagai berikut:
Nilai wajar kas dan setara kas, piutang usaha, deposit sewa, biaya dibayar dimuka dan uang muka, piutang lain-lain, utang usaha, utang
lain-lain, utang jaminan dan uang muka penjualan mendekati nilai tercatat karena jangka waktu jatuh tempo yang singkat atas instrumen
keuangan tersebut.
Liabilitas sewa adalah liabilitas dengan suku bunga tetap, sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut mendekati nilai wajarnya.
41
Page 45
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan
Liabilitas sewa adalah liabilitas dengan suku bunga dalam Rupiah, nilai
tetap, sehingga kecuali dinyatakan
tercatat liabilitas lain)
keuangan tersebut mendekati nilai wajarnya.
33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Perusahaan terekspos risiko suku bunga, risiko kredit dan risiko likuiditas yang timbul dalam kegiatan usahanya. Manajemen secara
berkesinambungan memantau proses manajemen risiko Perusahaan untuk memastikan tercapainya keseimbangan yang memadai
antara risiko dan pengendalian. Sistem dan kebijakan manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk menyesuaikan dengan perubahan
kondisi pasar dan aktivitas Perusahaan.
Direksi Perusahaan menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang dirangkum di bawah ini:
a. Risiko Suku Bunga
Risiko suku bunga adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi
akibat perubahan suku bunga pasar. Risiko ini sebagian besar timbul dari pinjaman bank.
Untuk meminimalkan risiko suku bunga, manajeman menelaah berbagai suku bunga yang ditawarkan kreditur untuk mendapatkan
suku bunga yang paling menguntungkan sebelum melakukan perikatan utang.
Perusahaan tidak memiliki aset dengan tingkat bunga signifikan, pendapatan dan arus kas dari operasi Perusahaan secara
substansial bebas dari pengaruh perubahan tingkat suku bunga pasar. Perusahaan tidak memiliki eksposur signifikan terhadap risiko
suku bunga karena tidak memiliki pinjaman dengan tingkat bunga mengambang.
b. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko bahwa pihak lain tidak dapat memenuhi kewajiban atas suatu instrumen keuangan atau kontrak
pelanggan, yang menyebabkan kerugian keuangan. Tujuan Perusahaan adalah untuk mencapai pertumbuhan pendapatan yang
berkelanjutan seraya meminimalkan kerugian yang timbul atas eksposur peningkatan risiko kredit. Perusahaan melakukan transaksi
penjualan hanya dengan pihak ketiga yang memiliki nama baik dan terpercaya.
Kebijakan Perusahaan mengatur bahwa seluruh pelanggan yang akan melakukan transaksi penjualan secara kredit harus melalui
proses verifikasi kredit. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus dengan tujuan untuk memastikan bahwa eksposur
Perusahaan terhadap risiko kredit macet tidak signifikan.
Piutang usaha dan piutang lain-lain yang belum jatuh tempo ataupun penurunan nilai adalah dengan debitur kredit dengan catatan
pembayaran yang baik. Kas dan setara kas serta aset keuangan lainnya yang belum jatuh tempo ataupun mengalami penurunan
nilai ditempatkan pada lembaga keuangan yang resmi dan memiliki reputasi baik.
Tabel berikut ini menunjukkan informasi mengenai eksposur risiko kredit berdasarkan evaluasi penurunan nilai pada aset keuangan
Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
31 Maret 2024
Belum jatuh Telah jatuh tempo
tempo dan tidak tetapi tidak Mengalami Penyisihan
mengalami mengalami penurunan penurunan
penurunan nilai penurunan nilai nilai nilai Jumlah
Kas dan setara kas 8.571.708.291 - - - 8.571.708.291
Piutang usaha dan lain-lain 3.550.437.249 11.846.356.611 - - 15.396.793.861
Jumlah 12.122.145.540 11.846.356.611 - - 23.968.502.151
31 Desember 2023
Belum jatuh Telah jatuh tempo
tempo dan tidak tetapi tidak Mengalami Penyisihan
mengalami mengalami penurunan penurunan
penurunan nilai penurunan nilai nilai nilai Jumlah
Kas dan setara kas 173.585.482.379 - - - 173.585.482.379
Piutang usaha dan lain-lain 1.359.174.000 8.291.641.168 - - 9.650.815.168
Jumlah 174.944.656.379 8.291.641.168 - - 183.236.297.547
42
Page 46
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
33. KEBIJAKAN DAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
c. Risiko Likuiditas
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat arus kas Perusahaan menunjukkan bahwa pendapatan jangka pendek tidak cukup
untuk menutupi pengeluaran jangka pendek.
Manajemen risiko yang telah diterapkan Perusahaan adalah sebagai berikut:
1. Secara periodik melakukan penagihan kepada pelanggan agar melakukan pembayaran tepat waktu.
2. Mengusahakan pembelian secara kredit dan mengurangi pembelian secara tunai.
Tabel di bawah merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak
didiskontokan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
31 Maret 2024
Kurang dari 1 tahun 1 sampai 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah
Utang usaha 255.066.084 576.266.175 - 831.332.259
Utang lain-lain 11.750.189 - - 11.750.189
Pinjaman bank 17.636.333.756 105.975.302.785 23.861.142.857 147.472.779.398
Utang pembiyaan 158.919.416 126.780.582 - 285.699.998
Liabilitas sewa 4.978.909.408 17.635.234.596 - 22.614.144.004
Jumlah 23.040.978.853 124.313.584.138 23.861.142.857 171.215.705.848
31 Desember 2023
Kurang dari 1 tahun 1 sampai 5 tahun Lebih dari 5 tahun Jumlah
Utang usaha 493.270.165 1.114.436.335 - 1.607.706.500
Utang lain-lain 11.750.189 - - 11.750.189
Liabilitas sewa 13.319.600.072 106.068.964.147 29.085.195.781 148.473.760.000
Utang pembiyaan 156.135.007 167.570.850 - 323.705.857
Liabilitas sewa 4.894.372.221 17.767.547.515 923.727.354 23.585.647.090
Jumlah 18.875.127.654 125.118.518.847 30.008.923.135 174.002.569.636
Manajemen Permodalan
Tujuan utama Perusahaan dalam mengelola permodalan adalah melindungi kemampuan Perusahaan dalam mempertahankan
kelangsungan usahanya. Dengan demikian, Perusahaan dapat memberikan imbal hasil yang memadai kepada para pemegang saham
serta juga sekaligus memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan lainnya.
Dalam mengelola permodalan tersebut, manajemen senantiasa memperhatikan pemeliharaan rasio modal yang sehat antara jumlah
liabilitas dan ekuitas. Penyesuaian terhadap struktur keuangan dilakukan berdasarkan perubahan kondisi ekonomi dan karakteristik risiko
aset yang mendasari. Di samping itu, kebijakan diarahkan untuk mempertahankan struktur permodalan yang sehat guna mengamankan
akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.
Rasio pengungkit pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024 31 Desember 2023
Total Liabilitas 187.526.544.548 184.282.699.998
Dikurangi :
Kas dan setara kas 8.571.708.291 173.585.482.379
Liabilitas neto 178.954.836.257 10.697.217.619
Total ekuitas 170.627.561.294 168.682.894.593
Rasio pengungkit 1,05 0,06
43
Page 47
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
34. SEGMEN OPERASI
Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan laporan yang ditelaah oleh Direksi, yang telah diidentifikasikan sebagai
pengambil keputusan operasional utama Perusahaan dalam mengambil keputusan strategis. Informasi segmen yang diberikan kepada
Direksi untuk pelaporan segmen berdasarkan jenis jasa dalam kegiatan usaha Perusahaan adalah sebagai berikut:
31 Maret 2024
Time charter Ship management Jumlah
Aset
Aset segmen 314.211.043.736 43.943.062.105 358.154.105.841
Liabilitas
Liabilitas segmen 158.428.661.600 29.097.882.982 187.526.544.582
Pendapatan 6.757.770.477 8.340.511.458 15.098.281.935
Beban pokok pendapatan (4.502.878.978) (2.792.092.418) (7.294.971.396)
Laba kotor 2.254.891.499 5.548.419.040 7.803.310.539
Beban umum dan administrasi (2.151.777.607) - (2.151.777.607)
Penghasilan (beban)
usaha lainnya - neto 30.030.143 - 30.030.143
Laba usaha 133.144.035 5.548.419.040 5.681.563.075
Biaya keuangan (3.457.220.041) (98.496.949) (3.555.716.990)
Laba usaha per segmen (3.324.076.006) 5.449.922.091 2.125.846.085
31 Maret 2023
Time charter Ship management Jumlah
Aset
Aset segmen 186.637.117.904 21.636.720.449 208.273.838.353
Liabilitas
Liabilitas segmen 32.315.118.223 3.809.809.738 36.124.927.961
Pendapatan 6.716.388.799 6.018.611.201 12.735.000.000
Beban pokok pendapatan (2.086.363.527) (2.771.347.374) (4.857.710.901)
Laba kotor 4.630.025.272 3.247.263.827 7.877.289.099
Beban umum dan administrasi (3.419.215.102) - (3.419.215.102)
Penghasilan usaha
lainnya - neto 1.148.000 - 1.148.000
Laba (rugi) usaha 1.211.958.170 3.247.263.827 4.459.221.997
Biaya keuangan (28.292.311) (11.478.295) (39.770.606)
Laba (rugi) usaha per segmen 1.183.665.858 3.235.785.533 4.419.451.391
Perusahaan berdomisili di Indonesia dan tidak terdapat aktivitas signifikan di luar negeri sehingga tidak terdapat klasifikasi berdasarkan
segmen geografis pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
44
Page 48
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERIKATAN
1. PT Catur Dharma Anugerah Surya
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kantor No. 0003/LOA/CDAS-CBRE/VII/2022 tanggal 04 Juli 2022, Perusahaan
mengadakan Perjanjian dengan PT Catur Dharma Anugerah Surya mengenai Pemanfaatan dan sewa aset berupa ruangan seluas
269,90 sqm yang terletak di Gedung Sahid Sudirman Center Lantai 42 ruang B yang digunakan sebagai kantor Perusahaan. Atas
sewa tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk membayar biaya sewa sebesar Rp150.000.000 (diluar ketentuan perpajakan) dan
deposit sebesar Rp350.000.000 yang akan dikembalikan pada saat akhir masa sewa. Perjanjian dimulai sejak tanggal berita acara
serah terima dengan masa sewa selama 8 (delapan) tahun.
2. PT Halmahera Persada Lygend
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/CBRE-HPL/II/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 29 Agustus 2022, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 (satu) unit Kapal Tugboat dan 1 (satu) unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik
mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp880.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp880.000.000. Perjanjian berlaku
selama 1 (satu) tahun sejak tanggal 05 September 2022 sampai dengan 04 September 2023 dan dapat diperpanjang sesuai dengan
kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/CBRE-HPL/II/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen III tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend dan PT Obi
Nickel Cobalt mengenai peralihan sewa menyewa kapal ke pihak PT Obi Nickel Cobalt, Perjanjian berlaku tanggal 5 maret 2023 dan
akan diterbitkan perjanjian sewa menyewa kapal dengan pihak PT OBI Nickel Cobalt.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0002/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen I tanggal 05 September 2022, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 (satu) unit Kapal Tugboat dan 1 (satu) unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik
mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp870.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp870.000.000. Perjanjian berlaku
selama 1 (satu) tahun sejak tanggal 01 November 2022 sampai dengan 31 Oktober 2023 dan dapat diperpanjang sesuai dengan
kesepakatan kedua belah pihak.
45
Page 49
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERIKATAN (Lanjutan)
2. PT Halmahera Persada Lygend (lanjutan)
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0002/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend dan PT Obi
Nickel Cobalt mengenai peralihan sewa menyewa kapal ke pihak PT Obi Nickel Cobalt, Perjanjian berlaku tanggal 1 maret 2023 dan
akan diterbitkan perjanjian sewa menyewa kapal dengan pihak PT OBI Nickel Cobalt.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen I tanggal 29 Agustus 2022, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan
penyewa membayar sewa sebesar Rp870.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp870.000.000. Perjanjian berlaku selama 1 tahun
sejak tanggal 30 September 2022 sampai dengan 29 September 2023 atas kapal.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-HPL/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen II tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Persada Lygend dan
PT Obi Nickel Cobalt mengenai peralihan sewa menyewa kapal ke pihak PT Obi Nickel Cobalt, Perjanjian berlaku tanggal 1 maret
2023 dan akan diterbitkan perjanjian sewa menyewa kapal dengan pihak PT OBI Nickel Cobalt.
3. PT Wistara Internasional Maritim
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 006/SM-TC/CBRE-WIM/XII/2022 yang telah dibuat dan ditandatangani para
pihak tertanggal 26 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim mengenai
pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit kapal Tug Boat yang bernama Tb. Anugerah Bersama 3. PT Wistara Internasional
Maritim mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp4.800.000.000 selama setahun dan diabayarkan seliruhnya dimuka dan
deposit senilai Rp400.000.000. Perjanjian berlaku selama Perjanjian berlaku sejak tanggal 02 Januari 2023 sampai dengan 01
Januari 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 005/TC/CBRE-WIM/XI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 10 Desember 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa
sebesar Rp425.000.000 perbulan. Perjanjian berlaku sejak tanggal 15 Desember 2023 sampai dengan 14 Februari 2024 dan dapat
diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0017/TC/CBRE-WIM/XI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen IV tanggal 10 Oktober 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim
mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik
mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp850.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp425.000.000. Perjanjian berlaku
sejak tanggal 07 Oktober 2023 sampai dengan 06 Januari 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah
pihak.
4. PT Halmahera Jaya Feronikel
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-HJF/XII/2022 tanggal 12 Desember 2022, Perusahaan
mengadakan Perjanjian dengan PT Halmahera Jaya Feronikel mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat
dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp1.200.000.000 perbulan
dan deposit sebesar Rp1.200.000.000. Perjanjian berlaku selama 1 tahun sejak BAST On Hire dan dapat diperpanjang sesuai
kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-FS/VI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 29 November 2023, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Fortuna Samudera mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboa dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan
sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp1.200.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp1.200.000.000.
Perjanjian berlaku selama 1 tahun dimulai tanggal 22 Desember 2023 sampai dengan 23 Desember 2024.
46
Page 50
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa
CATATAN KapalATAS
No. 0003/TC/CBRE-FS/VI/2022
LAPORAN KEUANGANsebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 29 November 2023, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Fortuna Samudera mengenai
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboa dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp1.200.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp1.200.000.000.
DANselama
Perjanjian berlaku UNTUK PERIODE
1 tahun dimulai TIGA
tanggalBULAN YANG2023
22 Desember BERAKHIR 31 MARET
sampai dengan 2024 DAN
23 Desember 2024.2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERIKATAN (Lanjutan)
5. PT Fortuna Samudera
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-FS/VI/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 28 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Fortuna Samudera mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan diwajibkan untuk
membayar sewa sebesar Rp350.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp175.000.000. Perjanjian berlaku selama 1 bulan sejak
tanggal 29 Desember 2022 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
6. PT Mandala Armada Nusantara
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 001/TC/MAN-CBRE/V/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen II tanggal 30 Desember 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Mandala Armada Nusantara mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan
diwajibkan untuk membayar sewa sebesar Rp412.500.000 perbulan dan deposit sebesar Rp825.000.000 serta seluruh biaya
perbaikan dan pemeliharaan serta biaya perizinan. Perjanjian berlaku selama 5 tahun dimulai tanggal 01 Agustus 2022 sampai
dengan 31 Juli 2027.
7. PT Nusantara Terminal Terpadu
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 016/NTT-CBRE/TC/I/2022 sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Amandemen I tanggal 28 Juli 2022, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Nusantara Terminal Terpadu mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat . Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan diwajibkan membayar
sewa sebesar Rp380.000.000 perbulan dan deposit sebesar Rp760.000.000. Perjanjian berlaku selama 6 bulan sejak tanggal 02
Agustus 2022 sampai dengan 01 Februari 2023.
8. PT Wistara Internasional Maritim
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0005/TC/CBRE-WIM/XI/2022 tanggal 07 Desember 2022, Perusahaan
mengadakan perjanjian dengan PT Wistara Internasional Maritim mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal
Tugboat. Atas pemanfaatan aset tersebut, Perusahaan diwajibkan membayar sewa sebesar Rp425.000.000 perbulan. Perjanjian
berlaku selama 1 tahun sejak Berita Acara On Hire dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
9. PT Obi Cobalt Nickel
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-ONC/III/2023 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen II tanggal 10 Februari 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Obi Nickel Cobalt mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan
penyewa membayar sewa sebesar Rp. 870.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp. 870.000.000. Perjanjian berlaku sejak tanggal
01 Maret 2023 sampai dengan 29 September 2023 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. 0003/TC/CBRE-ONC/III/2023 sebagaimana telah diubah terakhir kali
dengan Amandemen II tanggal 23 Oktober 2023, Perusahaan mengadakan Perjanjian dengan PT Obi Nickel Cobalt mengenai
Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat dan 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan
penyewa membayar sewa sebesar Rp1.075.000.000 perbulan dan deposit senilai Rp1.075.000.000. Perjanjian berlaku sejak tanggal
29 September 2023 sampai dengan 30 September 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
10 PT Vama Samudera Jaya
.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No.0004/TC/CBRE-VSJ/VIII/2023 tanggal 07 Agustus 2023. Perusahaan
mengadakan Perjanjian dengan PT Vama Samudera Jaya mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tongkang.
Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah perbulan dan
deposit senilai Rp.200.000.000,- (dua ratus juta rupiah). Perjanjian berlaku sejak tanggal 07 November 2023 sampai dengan 06
November 2024 dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
47
Page 51
PT CAKRA BUANA RESOURCES ENERGI TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN INTERIM (TIDAK DIAUDIT)
31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
DAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2024 DAN 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
35. PERIKATAN (Lanjutan)
11 PT Srikandi Indah Sentosa
.
Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No.089/SIS-CBRE/X/2023 tanggal 27 Oktober 2023. Perusahaan mengadakan
Perjanjian dengan PT Srikandi Indah Sentosa mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tongkang. Perusahaan
sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar Rp.450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah) perbulan dan
deposit senilai Rp.450.000.000,- (empat ratus lima puluh juta rupiah). Perjanjian berlaku selama 6 bulan sejak Berita Acara On Hire
ditandatangani dan dapat diperpanjang sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.
12 PT Habco Trans Maritima Tbk
. Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa Kapal No. TC/001-HTM-CBRE/VI/2023 tanggal 16 Juni 2023, Perusahaan
mengadakan Perjanjian dengan PT Habco Trans Maritima Tbk mengenai Pemanfaatan dan Sewa Aset berupa 1 unit Kapal Tugboat
dan 1 unit Kapal Bulk Carrier . Perusahaan sebagai pemilik mewajibkan penyewa membayar sewa sebesar USD 8.000/hari diluar
sharing profit. Perjanjian berlaku selama 10 tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah
pihak.
48
Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Akta Notaris Bonifasius Sulistiyo Wibowo
· Notaris
p.9 ×11
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9
unresolved
person
Dr. Sugih Haryati
p.9 ×8
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.9 ×2
unresolved
org
PT Omudas Investment Holdco
p.9 ×11
unresolved
—
Oktaviana Magdalena
· Kepala Unit Audit Internal
p.10
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.11 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.13
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.22
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.22
unresolved
org
PT Wistara Internasional Maritim
p.26 ×10
unresolved
org
PT Singa Lautan Indonesia
p.26 ×2
unresolved
org
PT Fortuna Samudera
p.27 ×6
unresolved
org
PT Halmahera Persada Lygend
p.27 ×10
unresolved
org
PT Nusantara Terminal Terpadu
p.27 ×4
unresolved
org
PT Karunia Karya Nasional
p.27 ×3
unresolved
person
Yunita Elysabeth Nainggolan
p.30
unresolved
org
PT Pelayaran Asia
p.30
unresolved
org
PT Mandala Armada Nusantara
p.31 ×11
unresolved
org
PT Profesional Coating Sejati
p.31
unresolved
org
PT Nusantara Samudera Gemilang
p.31
unresolved
org
PT Multi Putra Bersaudara
p.31
unresolved
org
PT Pratama Vriesindo Lestari
p.31
unresolved
org
PT BCA Finance
p.32 ×2
unresolved
org
PT. Sinar Wandiole Balikpapan
p.33 ×2
unresolved
org
PT. Sentosa Laju Maritime
p.33
unresolved
org
PT Vama Samudera Jaya
p.33 ×3
unresolved
org
PT Catur Dharma Anugerah Surya
p.33 ×9
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.35 ×4
unresolved
person
Toki Thomas. S.H.
p.36
unresolved
org
PT Republic Capital Indonesia.
p.37
unresolved
org
PT Bima Harsa Rahardja
p.38 ×4
unresolved
person
Chan Kern Ngee
p.38
unresolved
person
Sufrizal
p.38
unresolved
org
Ace International Marine Ltd
p.38 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.39
unresolved
org
Water Wheels Renewables Pte. Ltd.
p.39
unresolved
org
PT Halmahera Jaya Feronichel
p.40
unresolved
—
Entitas afilliasi
p.42 ×4
unresolved
org
PT Catur Dharma Anugerah Surya Berdasarkan Surat Perjanjian
p.48
unresolved
org
PT Halmahera Persada Lygend Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.48
unresolved
org
PT OBI Nickel Cobalt. Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.48 ×2
unresolved
org
PT Wistara Internasional Maritim Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.49 ×2
unresolved
org
PT Halmahera Jaya Feronikel Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.49
unresolved
org
PT Fortuna Samudera Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa Menyewa
p.50
unresolved
org
PT Mandala Armada Nusantara Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.50
unresolved
org
PT Nusantara Terminal Terpadu Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.50
unresolved
org
PT Obi Cobalt Nickel Berdasarkan Surat Perjanjian Sewa
p.50
unresolved
org
PT Srikandi Indah Sentosa
p.51 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.