Skip to content
Back to announcement

Lap.Keu.31 Maret 2024 MDRN.pdf

Financial statement Text extracted MDRN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 42

Page 1

          
Page 2

          
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9
                                                      6


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM

     a. Pendirian Perusahaan

       PT Modern Internasional Tbk (“Perusahaan”) didirikan pada tanggal 12 Mei 1971
       berdasarkan Akta Notaris Djojo Muljadi, S.H. No. 47. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri
       Kehakiman dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/205/2 tanggal 23 Agustus 1972 serta
       diumumkan dalam Berita Negara No. 99 tanggal 12 Desember 1972.

       Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan
       Akta Notaris Kumala Tjahyadi Widodo S.H., M.H.,M.Kn, No.11 tangal 20 Februari 2023 terkait
       dengan perubahan susunan komisaris dan direksi. Perubahanhan tersebut telah disetujui
       oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan
       No.AHU-AH.01.09.0099375 tanggal 10 Maret 2023

       Perusahaan mulai kegiatan komersialnya pada tahun 1971.

       Perusahaan berkedudukan di Jalan Sultan Hasanudin No.72 Melawai, Kebayoran Baru
       Jakarta 12160.

        Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
        meliputi operasi di bidang perdagangan dan perindustrian pada umumnya. Saat ini Operasi
        perusahaan meliputi bisnis industri peralatan Kesehatan dan bisnis solusi dokumen dengan
        mengusung beberapa merk dan jasa yang meliputi alat teknik/mekanikal/elektrikal/mesin
        fotokopi dan suku cadangnya.

     b. Penawaran Umum dan tindakan Perusahaan yang mempengaruhi modal saham yang
        ditempatkan dan disetor penuh.

       Tindakan Perusahaan yang mempengaruhi modal saham yang ditempatkan dan disetor
       penuh sejak tanggal penawaran umum perdana sampai dengan tanggal 31 Maret 2024
       adalah sebagai berikut:

                                                                               Ditempatkan Nilai Nominal
        Tanggal             Tindakan perusahan                                  Dan disetor per Saham
        16 Juli 1991        Penawaran umum perdana sejumlah 4.500.000 saham       4,500,000         1000
        16 Juli 1991        Pecatatan sahamsejumlah5.500.000 saham               10,000,000         1000
        26 Juni 1992        Pecatatan sahamsejumlah34.120.000 saham              44,120,000         1000
                            Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
        26 Juni 1992                                                             44,500,000
                            dahulu sejumlah 380.000 saham                                           1000
        18 Agustus 1992     Penawaran umum terbatas 8.853.980 saham.             53,353,980         1000
                            Saham bonus sejumlah 3 saham bonus untuk setiap
        30 Maret 1994                                                           133,384,950         1000
                            kepemilikan 2 saham
                            Perubahan nominal saham dari Rp1.000 per saham
        22 September 1997                                                       266,769,900          500
                            menjadi Rp 500 per saham (pemecahan saham)
                            Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
        18 Desember 2006                                                        639,817,902          500
                            dahulu sejumlah 373.048.002 saham
                            Perubahan nominal saham,dari Rp.500 per saham
        30 Mei 2012                                                            3,199,089,510         100
                            menjadi Rp.100 per saham (pemecahan saham)
Page 10
                                                                      7


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                                                               Ditempatkan Nilai Nominal
        Tanggal                  Tindakan perusahan                                                             Dan disetor per Saham
                                 Penawaran umum terbatas dengan hak memesan efek
        18 Oktober 2012                                                                                        4,158,816,363                   100
                                 terlebih dahulu sejumlah 959.726.853 saham.
                                 Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
        31 Oktober 2014                                                                                        4,574,697,999                   100
                                 dahulu sejumlah 415.881.636 saham
                                 Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
        09 Agustus 2018                                                                                        5,032,167,798                   100
                                 dahulu sejumlah 457.469.799 saham.
                                 Penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih
        20 Desember 2019
                                 dahulu sejumlah 2.600.000.000 saham seri B
                                 1. Saham Seri A                                                               5,032,167,798                   100
                                 2. Saham Seri B                                                               2,600,000,000                    50

       Seluruh saham Perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia.

    c. Struktur Perusahaan dan Entitas Anak

       Persentase kepemilikan Perusahaan, baik secara langsung maupun tidak langsung, dan total
       aset Entitas Anak per 31 Maret 2024 adalah sebagai berikut :

                                                                                             Tahun
                                                                                              Mulai   Persentase   Jumlah Aktiva     Jumlah Aktiva 31
                  Entitas Anak            Lokasi              Kegiatan Pokok
                                                                                             Operasi Pemilikan     31 Maret 2024      Desember 2023
                                                                                            Komersial
        PT Modern Pangan Indonesia (MPI) Jakarta Perdagangan makanan dan minuman              1990       100         1,352,077,985      1,352,077,985
        PT Modern Sevel Indonesia (MSI)   Jakarta Usaha bidang perdagangan terutama
                                                   dalam perdagangan impor/ekspor,
                                                                                              1993       100          539,340,053         539,340,053
                                                    toko serba ada, dan supermarket
                                                            (Gerai 7-Eleven)
        PT Modern Data Solusi (MDS)       Jakarta Usaha bidang perdagangan dan jasa,
                                                       khususnya di bidang jasa yang
                                                   meliputi alat fotografi/sinematografi,
                                                   alat rumah tangga/barang elektronik,       1990       100       160,043,776,007    159,168,052,898
                                                           alat teknik/mekanikal
                                                    elektrikal/mesin fotokopi dan suku
                                                                  cadangnya



       PT Modern Pangan Indonesia (MPI)

       Berdasarkan Akta Notaris No.2 tanggal 26 September 2017 MPI menyetujui penjualan seluruh
       saham atas PT Fresh Food Indonesia (FFI) sebanyak 7.175.000 saham kepada Kho Boga
       Food (KBF). Sehingga, kepemilikan MPI atas FFI menjadi nihil. Sejak sat itu, MPI tidak
       mempunyai operasi komersial.

       PT Modern Sevel Indonesia (MSI)

       Berdasarkan akta R.M Indiarto Budioso, S.H. No. 1 tanggal 6 Mei 2020, MSI melakukan
       peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari Rp.910.000.000.000 menjadi
       Rp.1.300.859.400.000 yang diambil seluruhnya oleh MDS melalui konversi dari puitang
       lain-lain menjadi investasi. Kepemilikan saham MDS di MSI menjadi 4.61%. Akta tersebut
       telah mendapatkan persetujuan Menteri Hukum dan Hask Asasi Manusia Republik
       Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0079317.AH.01.11. Tahun 2020 tanggal 8 Mei
       2020.
Page 11
                                                8


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       Pada tanggal 11 September 2017, pengadilan Negeri atau Niaga memberikan “penundaan
       Kewajiban Pembayaran Utang” (PKPU) kepada MSI karena permohonan yang diajukan
       oleh kreditor tertentu. Pada tanggal 26 Oktober 2017, proses PKPU selesai dan rencana
       perdamaian, yang disetujui oleh mayoritas kreditur MSI, telah dilaksanakan.

       PT Modern Data Solusi (MDS)

       Berdasarkan Akta Notaris No.6 tanggal 26 Juli 2022 yang dibuat oleh Notaris R.M Indiarto
       Budioso, S.H., para pemegang saham MDS menyetujui peningkatan modal ditempatkan
       dan disetor MDS menjadi sebesar Rp.102.350.000.000 dari Rp.70.000.000.000.
       Penambahan modal disetor sebesar Rp.32.350.000.000, seluruhnya dikonversikan dari
       hutang MDS pada Perusahaan sehingga kepemilikan saham perusahaan pada MDS
       menjadi 100,00%

    d. Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit serta Karyawan

       Susunan Dewan Komisaris, Direksi (manajemen kunci)Perusahaan pada tanggal 31 Maret
       2024 adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris                                   : Martino
        Komisaris Independen                        : Ign. Alit Himawan
        Direksi
        Direktur Utama                              : Sungkono Honoris
        Direktur                                    : Laurentius Linggodigdo
        Sekretaris Perusahaan                       : Martino
        Komite Audit
        Ketua                                       : Ign. Alit Himawan
        Anggota                                     : Ahmad Fauzi
        Anggota                                     : Rosalina

       Susunan Dewan Komisaris, Direksi (manajemen kunci)Perusahaan pada tanggal       31
       Desember 2023, adalah sebagai berikut:

        Dewan Komisaris
        Komisaris                                   : Martino
        Komisaris Independen                        : Ign. Alit Himawan
        Direksi
        Direktur Utama                              : Sungkono Honoris
        Direktur                                    : Laurentius Linggodigdo
        Sekretaris Perusahaan                       : Martino
        Komite Audit
        Ketua                                       : Ign. Alit Himawan
        Anggota                                     : Ahmad Fauzi
        Anggota                                     : Rosalina
Page 12
                                                 9


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan dan Entitas anak
       (secara bersama-sama disebut sebagai (“Kelompok Usaha”) memiliki masing-masing 28 dan
       31 karyawan tetap (tidak diaudit).

        Perusahaan memiliki unit audit internal yang disyaratkan oleh Peraturan No. IX.I.7 dan telah
        memiliki Piagam Unit Audit Internal sebagaimana disyaratkan oleh Peraturan No. IX.I.7.
        Ketua unit audit internal Perusahaan per tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
        adalah Ahmad Fauzi

     e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

        Laporan keuangan konsolidasian ini telah diselesaikan dan diotorisasi untuk terbit oleh
        Direksi Perusahaan pada tanggal 29 April 2024.

2.   INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTASI MATERIAL

     a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian Kepatuhan

        Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan
        di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”)
        dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar
        Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) serta Peraturan-peraturan dan
        Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang dikeluarkan Badan
        Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) bagi perusahaan Publik.

        Selain laporan arus kas konsolidasian, laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan
        asas akrual, dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali untuk beberapa akun
        tertentu yang disajikan berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan
        akuntansi masing-masing akun tersebut.

        Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung yang
        menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan bank yang dikelompokkan ke dalam
        aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

        Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian
        adalah Rupiah (Rp), yang merupakan mata uang fungsional Kelompok Usaha.

     b. Prinsip-prinsip Konsolidasian

       Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Kelompok Usaha seperti yang
       disebutkan pada Catatan 1c yang dimiliki oleh Perusahaan (secara langsung atau tidak
       langsung) dengan kepemilikan saham lebih dari 50%.

       Laporan keuangan (konsolidasian) Entitas-entitas Anak disusun untuk periode pelaporan
       yang sama dengan Perusahaan, menggunakan kebijakan akuntansi yang konsisten.

        Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar perusahaan yang signifikan, dan
        laba atau rugi hasil transaksi dari intra-Kelompok Usaha yang belum direalisasi telah
        dieliminasi.

        Entitas-entitas Anak dikonsolidasi secara penuh sejak tanggal akuisisi, yaitu tanggal
        Kelompok Usaha memperoleh pengendalian, sampai dengan tanggal pada saat entitas induk
        kehilangan pengendalian. Pengendalian dianggap ada ketika Perusahaan memiliki, secara
        langsung atau tidak langsung melalui Entitas-entitas Anak, lebih dari setengah hak suara
        entitas. Pengendalian didapat ketika Perusahaan terekspos atau memiliki hal atas imbal hasil
Page 13
                                               10


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
       imbal hasil tersebut melalui kekuasaannyta atas investee.
       Secara spesifik, Kelompok Usaha mengendalikan investee jika dan hanya jika Kelompok
       Usaha memiliki seluruh hal berikut ini :
       - Kekuasaan atas investee (misal, hak yang ada memberi kemampuan kini untuk
           mengarahkan aktivitas relevan investee);
       - Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee, dan;
       - Kemampuan untuk menggunakan kekuasaanya atas investee untuk mempengaruhi
           jumlah imbal hasil investor.

       Ketika Kelompok Usaha memiliki kurang dari hak suara mayoritas, Kelompok Usaha dapat
       mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan dalam menilai apakah memiliki
       kekuasaan atas investee, termasuk :
       - Pengaturan kontruktual dengan pemilik hak suara yang lain.
       - Hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain.
       - Hak suara dan hak suara potensial Kelompok Usaha

       Kelompok Usaha menilai kembali apakah investor mengendalikan investee jika fakta dan
       keadaan mengindikasikan adanya perubahan terhadap satu atau lebih dari tiga elemen
       pengendalian. Konsolidasi atas anak perusahaan dimulai ketika Kelompok Usaha memiliki
       pengendalian atas anak perusahaan dan berhenti ketika Kelompok Usaha kehilangan
       pengendalian atas anak perusahaan. Aset, liabilitas, penghasilan dan beban atas anak
       perusahaan yang diakuisisi atau dilepas selama tahun tertentu termasuk dalam laporan laba
       rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dari tanggal Kelompok Usaha
       memperoleh pengendalian sampai dengan tanggal kelompok Usaha menghentikan
       pengendalian atas anak perusahaan.

       Laba atau rugi dan setiap komponen atas penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada
       pemegang saham entitas induk Kelompok Usaha pada kepentingan non pengendali (“KNP”),
       walaupun hasil di KNP mempunyai saldo defisit. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada
       laporan keuangan anak perusahaan agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan
       akuntansi Perusahaan. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas
       berkaitan dengan transaksi antar anggota Kelompok Usaha akan dieleminasi secara penuh
       dalam proses konsolidasi.

       Perubahan kepemilikan di anak perusahaan, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung
       sebagai transaksi ekuitas. Jika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas anak
       perusahaan, maka Perusahaan :

       -   Menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak;
       -   Menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
       -   Menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, jika ada;
       -   Mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
       -   Mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
       -   Mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam
           laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian; dan
       -   Mereklasifikasikan ke laba rugi proporsi keuntungan dan kerugian yang telah diakui
           sebelumnya dalam penghasilan komprehensif lain atau saldo laba, begitu pula menjadi
           persyaratan jika Kelompok Usaha akan melepas secara langsung aset atau liabilitas
           yang terkait.

       Kepentingan non pengendali (KNP) mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto
       dari entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh
       Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
Page 14
                                               11


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan
       konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

    c. Kas dan Bank

       Kas dan bank terdiri dari kas dan bank yang tidak dijaminkan serta tidak dibatasi dalam
       penggunaan nya.

    d. Piutang usaha dan piutang lain-lain

       pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
       diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pensidkontoan
       signifikan , dikurangi provisi atas penurunan nilai.

       Kolektibilitas piutang usaha dan piutang non-usaha ditinjau secara berkala. Piutang yang
       diketahui tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langusng mengurangi nilai tercatatnya.
       Akun penyisihan digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Group tidak dapat
       menagih seluruh jumlah piutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.

    e. Transaksi dengan pihak berelasi

       Grup mengungkap hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi, termasuk komitmen,
       dalam laporan keuangan konsolidasian dan laporan keuangan tersendiri entitas induk, dan
       juga diterapkan terhadap laporan keuangan secara individual.

    f. Persediaan

       Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai
       realisasi neto dimana biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata bergerak, kecuali
       untuk persediaan yang dijual secara eceran. Penyisihan persediaan usang dan penurunan
       nilai persediaan ditentukan berdasarkan penelaahan terhadap keadaan persediaan pada
       akhir tahun untuk mengurangi nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi neto.

    g. Biaya Dibayar di Muka

       Biaya dibayar di muka dibebankan pada operasi selama masa manfaat masing-masing biaya.

    h. Aset Tetap

       Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
       penyusutan dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian
       aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada
       saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat
       (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan.
       Semua biaya perbaikan dan pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan diakui
       sebagai laba rugi pada saat terjadinya.

       Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan dan dihitung dengan
       menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomis sebagai
       berikut:
                                                                           Tahun
       Bangunan dan prasarana                                               2–20
       Mesin dan peralatan                                                  4–10
       Inventaris                                                           4–5
       Alat-alat pengangkutan                                               4–5
Page 15
                                               12


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       Tanah dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dan tidak disusutkan, karena manajemen
       berpendapat     bahwa     kemungkinan      besar  hak    atas    tanah   tersebut    dapat
       diperbaharui/diperpanjang pada saat jatuh tempo.
       Biaya pengurusan legal hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai
       bagian dari biaya perolehan tanah pada akun “Aset Tetap” dan tidak diamortisasi. Sementara
       biaya pengurusan atas perpanjangan atau pembaruan legal hak atas tanah diakui sebagai
       bagian dari aset tak berwujud dan diamortisasi sepanjang mana yang lebih pendek antara
       umur hukum hak dan umur ekonomi tanah.
       Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak
       ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya.
       Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan
       antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) diakui sebagai laba rugi
       pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

       Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, umur manfaat dan metode penyusutan ditelaah
       kembali dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara prospektif.

       ● Aset tetap dalam penyelesaian

          Aset tetap dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan. Akumulasi biaya
          perolehanakan dipindahkan ke masing-masing akun aset tetap yang bersangkutan pada
          saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan.

       ● Sewa

          Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan, atau mengandung, sewa, adalah
          berdasarkan substansi dari perjanjian tersebut pada penetapan awal. Perjanjian dievaluasi
          apakah pemenuhannya tergantung kepada penggunaan aset atau aset-aset tertentu
          secara spesifik atau perjanjian mengalihkan hak untuk menggunakan aset atau aset-aset,
          walaupun hak tersebut tidak secara eksplisit disebutkan dalam perjanjian.

          Sewa Pembiayaan - sebagai Lessee

          Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan
          secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewa.
          Sewa tersebut dikapitalisasi sebesar nilai wajar aset sewa pembiayaan atau sebesar nilai
          kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar.
          Pembayaran sewa minimum dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan
          dan bagian yang merupakan pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan
          suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan
          dibebankan langsung ke operasi tahun berjalan.

          Jika terdapat kepastian yang memadai bahwa lessee akan mendapatkan hak kepemilikan
          pada akhir masa sewa, aset sewa pembiayaan disusutkan selama masa penggunaan aset
          yang di estimasi berdasarkan umur manfaat aset tersebut. Jika tidak terdapat kepastian
          yang memadai bahwa Kelompok Usahaakan mendapatkan hak kepemilikan pada akhir
          masa sewa, maka aset sewa pembiayaan disusutkan selama periode yang lebih pendek
          antara umur manfaat aset sewa pembiayaan atau masa sewa. Laba atau rugi yang timbul
          dari transaksi jual dan sewa-balik kembali ditangguhkan dan diamortisasi selama sisa
          masa sewa.

          Sewa Operasi - sebagai Lessee
Page 16
                                                13


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

          Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara
          substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan
          demikian, pembayaran sewa diakui sebagai beban pada operasi dengan metode garis
          lurus (straight-line method) selama masa sewa.

          Sewa Operasi - sebagai Lessor

          Sewa dimana Kelompok Usaha tidak mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan
          manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset diklasifikasikan sebagai sewa operasi.

    i. Investasi pada entitas asosiasi

       Investasi Kelompok Usaha pada entitas asosiasi diukur dengan menggunakan metode
       ekuitas. Entitas asosiasi adalah suatu entitas dimana Kelompok Usaha mempunyai pengaruh
       signifikan. Sesuai dengan metode ekuitas, investasi pada entitas asosiasi pada laporan posisi
       keuangan konsolidasian diakui sebesar biaya perolehan dan yang selanjutnya disesuaikan
       dengan perubahan pasca perolehan dalam bagian Kelompok Usaha atas aset neto dari
       entitas asosiasi tersebut.

       Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian mencerminkan bagian
       atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Bila terdapat perubahan yang diakui langsung pada
       ekuitas dari entitas asosiasi, Kelompok Usaha mengakui bagiannya atas perubahan tersebut
       dan mengungkapkan hal ini, jika dapat diterapkan, dalam laporan perubahan ekuitas
       konsolidasian. Laba atau rugi yang belum direalisasi yang timbul dari transaksi antara
       Kelompok Usaha dengan entitas asosiasi dieliminasi pada jumlah yang sesuai dengan
       kepentingan Kelompok Usaha dalam entitas asosiasi.

       Kontribusi aset non-moneter kepada entitas asosiasi yang dipertukarkan dengan kepentingan
       dalam entitas asosiasi diperlakukan sebagai transaksi antara Kelompok Usaha dengan
       entitas asosiasi sehingga laba atau rugi yang belum direalisasi yang timbul dari transaksi
       tersebut dieliminasi pada jumlah yang sesuai dengan kepentingan Kelompok Usaha dalam
       entitas asosiasi.

       Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas periode pelaporan yang sama dengan
       Kelompok Usaha.

       Kelompok Usaha menentukan apakah diperlukan untuk mengakui tambahan rugi penurunan
       nilai atas investasi Kelompok Usaha dalam entitas asosiasi. Kelompok Usaha menentukan
       pada setiap tanggal pelaporan apakah terdapat bukti yang obyektif yang mengindikasikan
       bahwa investasi dalam entitas asosiasi mengalami penurunan nilai. Dalam hal ini, Kelompok
       Usaha menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan selisih antara jumlah terpulihkan atas
       investasi dalam entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan mengakuinya dalam laba atau rugi.

    j. Penurunan nilai aset non-keuangan

       Pada setiap akhir periode pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi suatu
       aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, atau pada saat pengujian
       penurunan nilai aset yaitu aset tak berwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, atau
       goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis diperlukan, maka Kelompok Usaha
       membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.

       Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi
       antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas (“UPK”) dikurangi biaya untuk menjual dengan
       nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
       independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada
Page 17
                                                 14


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan
       nilai tercatat aset diturunkan nilainya menjadi sebesar nilai terpulihkannya.
       Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laporan laba rugi
       komprehensif konsolidasian sebagai “Rugi Penurunan Nilai”. Dalam menghitung nilai pakai,
       estimasi arus kas masa depan bersih didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat
       diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan
       risiko spesifik atas aset.

       Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran
       pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Kelompok Usaha
       menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan
       tersebut digabungkan dengan penilaian atau indikator nilai wajar lainnya.
       Kelompok Usaha melakukan penilaian pada setiap akhir periode pelaporan apakah terdapat
       indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset
       selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud
       ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Kerugian penurunan
       nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika
       terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan
       aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset
       dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat
       aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, setelah dikurangi
       penyusutan, seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut
       pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi
       komprehensif konsolidasian. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan aset tersebut
       disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi,
       dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa umur manfaatnya.

    k. Pengakuan Pendapatan dan Beban

       Group malakukan 5 langkah penilaian sebelum mengakui pendapatan sebagai berikut :

       1. Indentifikasi kontrak dengan pelanggan
       2. Indentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji
          dalam kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
       3. Tentukan harga transaksi. Haraga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan
          menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan
          kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mancakup jumlah
          variabel, Group memperikirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai
          imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan dikurangi
          perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.
       4. Alokasi harga transaksi untu setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
          sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal
          ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatf siestimasi
          berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin.
       5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentrasfer barang
          atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali
          atas barang atau jasa tersebut).

       Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut :

       a. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan)
          atau kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut :
       b. Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan layanan pada pelanggan ).
          Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Group memilih ukuran
Page 18
                                                15


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

           kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika
           kewajiban pelaksanaan dipenuhi.

       Kewajiban pelaksanaan dan waktu pengakuan pendapatan

       Pendapatan dari penjualan lokal dan jasa perbaikan diakui pada saat penyerahan barang
       kepada pelanggan atau pada saat jasa perbaikan telah selesai. Pendapatan dari jasa lainnya
       diakui pada saat jasa telah dilaksanakan.

       Pendapatan / Beban Bunga
       Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi,
       pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif
       (”SBE”), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau
       penerimaan kas di masa yang akan datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan,
       atau jika lebih tepat, selama periode yang lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset
       keuangan atau liabilitas keuangan.

       Menentukan harga transaksi

       Sebagian besar pendapatan Group berasal dari kontrak harga tetap dan oleh karena itu
       jumlah pendapatan yang akan diperoleh dari setiap kontrak ditentukan dengan mengacu
       pada harga-harga tetap itu.

       Mengalokasikan jumlah untuk kewajiban pelaksanaan

       Untuk sebagian besar kontrak, ada harga satuan tetap untuk setiap barang atau jasa yang
       dijual. Oleh karena itu, tidak ada pertimbangan dalam mengalokasikan harga kontrak
       tersebut.Jika pelanggan memesan lebih dari satu barang atau jasa, Group dapat menentukan
       pemisahan dari total harga kontra antara setiap barang atau jasa dengan mengacu pada
       harga jual masing-masing barang atau jasa (semua barang atau jasa mampu untuk dijual
       terpisah).

       Biaya untuk memperoleh kontrak jangka panjang dan biaya untuk memenuhi kontrak

       Komisi tambahan yang dibayarkan kepada agen dan staf penjualan untuk pekerjaan dalam
       memperoleh kontrak dengan periode lebih dari sarutahun dicacat dalam pembayaran dimuka
       dan dibebankan berdasarkan pola yang sama dengan pendapatan yang diakui.

       Tidak perlu penilaian untuk mengukur jumlah biaya untuk mendapatkan kontrak karena
       jumlahnya sama dengan komisi yang dibayarkan.

       Biaya untuk memperoleh         kontrak   jangka   panjang   dan   biaya   untuk   memenuhi
       kontrak(lanjutan)

       Biaya untuk memnuhi kontrak tidak menghasilkan pengakuan aset yang terpisah karena:

       -   biaya tersebut termasuk dalam jumlah tercatat persediaan untuk kontrak yang melibatkan
           penjualan barang;dan
       -   untuk layanan kontrak, pendapatan diakui sepanjang waktu dengan mengacu pada tahap
           penyelesaian yang berarti bahwa pengendalian aset (layanan desain) dialihkan ke
           pelanggan secara terus menerus saat pekerjaan dilakukan. Akibatnya, tidak ada aset
           untuk pekerjaan dalam penyelesain yang diakui.
       -   Tidak memperhitungkan komponen pembiayaan yang signifikan dimana perbedaan
           waktu antara menerima pertimbangan dan mengalihkan kendali barang atau jasa kepada
           pelanggan adalah satu tahun atau kurang; dan
Page 19
                                                 16


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

       -   Beban biaya tambahan untuk mendapatkan kontrak ketika periode amortisasi aset yang
           diakui akan satu tahun atau kurang.

       Beban

       Beban diakui saat terjadinya (accrual basis)

    l. Perpajakan

       Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang
       saat ini dan pajak tangguhan.

       Pajak Kini

       Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan dan lalu diukur sebesar jumlah yang
       diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan
       peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku
       atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

       Koreksi terhadap liabilitas perpajakan dicatat saat surat ketetapan pajak diterima atau apabila
       dilakukan banding, ketika hasil banding sudah diputuskan. Kekurangan/kelebihan
       pembayaran pajak penghasilan disajikan sebagai bagian dari “Beban Pajak – Tahun
       Berjalan” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.
       Perusahaan dan entitas anak juga menyajikan bunga/denda, jika ada, sebagai bagian dari
       “Beban Pajak – Tahun Berjalan”.

       Pajak Final

       Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenakan pajak
       yang bersifat final. Pajak final yang dikenakan atas nilai bruto transaksi tetap dikenakan
       walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

       Pajak Tangguhan

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui pada setiap tanggal pelaporan sebesar perbedaan
       temporer aset dan liabilitas untuk tujuan akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga
       mengharuskan pengakuan manfaat pajak di masa akan datang, jika kemungkinan realisasi
       manfaat tersebut di masa mendatang cukup besar (probable).

       Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak.
       Pajak tangguhan diukur dengan metode liabilitas atas beda waktu pada tanggal pelaporan
       antara dasar pengenaan pajak untuk aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya untuk tujuan
       pelaporan keuangan. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer
       kena pajak dengan beberapa pengecualian.

       Aset pajak tangguhan direview pada setiap tanggal pelaporan dan jika diperlukan, dilakukan
       penyesuaian pada tanggal tersebut. Efek pajak tangguhan yang timbul dari akuisisi bisnis
       disajikan sebagai bagian dari akun “Aset atau Liabilitas Pajak Tangguhan”.

       Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan di laporan posisi keuangan konsolidasian atas
       dasar saling hapus (offset), kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan untuk entitas yang
       berbeda, sesuai penyajian aset dan liabilitas pajak kini masing-masing entitas tersebut.
       Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur berdasarkan tarif pajak yang diharapkan akan
       dipakai pada tahun saat aset direalisasikan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan peraturan
       perpajakan yang berlaku atau yang telah secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan.
Page 20
                                                   17


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)


       Pajak Pertambahan Nilai (PPN)

       Penjualan, beban dan aset diakui neto terhadap nilai pajak penjualan (yaitu pajak
       pertambahan nilai dan pajak lainnya, jika ada), kecuali :

       ● Situasi dimana PPN yang timbul dari pembelian aset atau jasa tidak terpulihkan dari
         otoritas pajak, dalam situasi tersebut PPN terkait diakui sebagai bagian dari nilai
         perolehan aset atau bagian dari beban.
       ● Piutang dan hutang yang diakui termasuk PPN terkait

       Nilai dari PPN neto yang dipulihkan atau terhutang ke otoritas pajak dicatat sebagai bagian
       dari piutang atau utang dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

    m. Imbalan Kerja

       Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat terutang kepada karyawan,

       Group mengakui liabilitas imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Undang-Undang
       No. 11/2020 tanggal 2 Februari 2021 tentang Cipta Kerja dan Undang-Undang
       Ketenagakerjaan No. 12/2003.

       Penyisihan tersebut diestimasi berdasarkan perhitungan akturia independen dengan
       menggunakan metode “Projected-Unit-Credit”.

       Liabilitas atau asset imbalan kerja neto adalah agreget dari nilai kini liabilitas imbal kerja pasti
       pada akhir periode pelaporan dikurangi dengan nilai wajar asset program (jika ada),
       disesuaikan dengan dampak yang membatasi asset imbalan pasti bersih terhadap batas atas
       asset.

       Batas atas asset adalah nilai sekarang dari manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
       pengembalian dana dari program atau pengurangan iuran masa mendatang tersebut.

       Biaya imbalan pasti terdiri dari biaya jasa kini diakui dalam laba rugi, biaya jasa lalu dan
       keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, diakui dalam laba rugi, bunga neto atas
       liabilitas (asset) imbalan pasti neto, diakui dalam laba rugi, dan pengukuran kembali liabilitas
       (asset) imbalan pasti neto dalam penghasilan komprehensif lain.

    n. Laba (rugi) per saham

       Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat
       diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang
       beredar pada tahun yang bersangkutan.

    o. Transaksi dan saldo dalam mata uang asing

       Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam mata uang fungsional berdasarkan kurs yang
       berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada akhir periode pelaporan, aset dan liabilitas
       moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang fungsional Kelompok Usaha
       berdasarkan rata-rata kurs jual dan kurs beli yang diterbitkan oleh Bank Indonesia pada
       tanggal terakhir transaksi perbankan pada tahun tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi
       dikreditkan atau dibebankan pada operasi tahun berjalan.
       Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
       adalah sebagai berikut:
Page 21
                                                   18


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                 31 Maret 2024      31 Desember 2023    31 Maret 2023

        Dollar Amerika Serikat            15,853              15,416             14,572
        Yen Jepang                           105                110                 132

    p. Instrumen Keuangan

       Group mengakui asset keuangan atau liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan
       konsolidasian jika, dan hanya jika, Group menjadi salah satu pihak dalam ketetuan kontrak
       instrumen keuangan tersebut.

       i.   Aset Keuangan

            Asset keuangan diklasifikasikan sebagai alat keuangan yang diukur pada nilai wajar
            melalui laba rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi dimiliki hingga jatuh
            tempo, asset keuangan tersedia untuk dijual, aatau sebagai derivative yang ditetapkan
            sebagai instrument lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif.

            Group menentukan klasifikasi asset keuangannya pada saat pengakuan awalnya,
            sepanjang diperbolehkan, mengevaluasi penentunan klasifikasi asset keuangan pada
            setiap akhir tahun.

            Pengakuan awal dan pengukuran

            Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi, pinjaman yang
            diberikan dan piutang, investasi dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia
            untuk dijual, mana yang sesuai. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi aset keuangan
            pada saat pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali
            pengklasifikasian aset tersebut pada setiap akhir tahun pelaporan.

            Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal
            investasi tidak diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah
            dengan biaya transaksi yang dapat didistribusikan secara langsung.

            Pada tanggal 31 Maret 2024 , aset keuangan Kelompok Usaha mencakup kas dan bank,
            kas yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain, setoran jaminan dan
            aset keuangan lainnya, yang seluruhnya dikategorikan sebagai pinjaman yang diberikan
            dan piutang.

            Pengukuran setelah pengakuan awal

            Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non-derivatif dengan
            pembayaran tetap atau telah ditntukan, yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif.
            Aset keuangan tersebut dicatat sebesar biaya perolehan diamortasi dengan
            menggunakan metode suku bunga aktif. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan
            laba-rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat pinjaman dan
            piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, maupun pada saat
            proses amortisasi.

            Penghentian pengakuan

            Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
            kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat : (1) hak untuk
            menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau (2) Kelompok
Page 22
                                                 19


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

            Usaha telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari aset
            atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa
            penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through”, dan
            salah satu diantara (a) Kelompok Usaha telah mentransfer secara substansial seluruh
            risiko dan manfaat dari aset, atau (b) Kelompok Usaha tidak mentransfer atau
            mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun telah
            mentransfer kendali atas aset tersebut.

            Penurunan nilai

            Pada setiap akhir periode pelaporan Kelompok Usaha mengevaluasi apakah terdapat
            bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami
            penurunan nilai. Penurunan nilai atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan
            dianggap telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti yang obyektif mengenai
            penurunan nilai tersebut sebagai akibat dari salah satu atau lebih peristiwa yang terjadi
            setelah pengakuan awal aset tersebut (peristiwa yang merugikan), dan peristiwa yang
            merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan
            atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi secara handal.

            Bukti penurunan nilai dapat meliputi indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak
            peminjam mengalami kesulitan keuangan signifikan, wanprestasi atau tunggakan
            pembayaran bunga atau pokok, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan
            dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan pada saat data
            yang dapat diobservasi mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas
            estimasi arus kas masa datang, seperti meningkatnya tunggakan atau kondisi ekonomi
            yang berkorelasi dengan wanprestasi.

            Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan
            diamortisasi, Kelompok Usaha pertama kali menentukan apakah terdapat bukti obyektif
            mengenai penurunan nilai secara individual atas aset keuangan yang signifikan secara
            individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang jumlahnya tidak signifikan
            secara individual.Jika Kelompok Usaha menentukan tidak terdapat bukti obyektif
            mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas
            aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka aset tersebut dimasukkan ke dalam
            kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan
            menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif.

            Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual, dan untuk itu kerugian penurunan
            nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara
            kolektif.

            Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian
            tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus
            kas masa datang (tidak termasuk ekspektasi kerugian kredit masa datang yang belum
            terjadi).

            Nilai tercatat aset tersebut dikurangi melalui penggunaan akun penyisihan dan jumlah
            kerugian tersebut diakui sebagai laba rugi. Penghasilan bunga tetap diakui berdasarkan
            nilai tercatat yang telah dikurangi, berdasarkan suku bunga efektif awal aset keuangan
            tersebut. Pinjaman yang diberikan dan piutang, bersama-sama dengan penyisihan
            terkait, akan dihapuskan pada saat tidak terdapat kemungkinan yang realistis atas
            pemulihan di masa mendatang dan seluruh agunan, jika ada, telah direalisasi atau telah
            dialihkan kepada Kelompok Usaha.Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian
            penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang karena suatu peristiwa yang
            terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang sebelumnya
Page 23
                                                   20


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

              diakui ditambah atau dikurangi (dipulihkan) dengan menyesuaikan akun penyisihan.
              Pemulihan tersebut tidak boleh mengakibatkan nilai tercatat aset keuangan melebihi
              biaya perolehan diamortisasi yang seharusnya jika penurunan nilai tidak diakui pada
              tanggal pemulihan dilakukan.Jumlah pemulihan aset keuangan diakui sebagai laba rugi.
              Jika penghapusan kemudian dipulihkan, maka pemulihan tersebut diakui sebagai laba
              rugi.

       ii.    Liabilitas Keuangan

              Pengakuan awal dan pengukuran

              Instrumen utang dan ekuitas dikelompokkan sebagai liabilitas keuangan atau sebagai
              ekuitas sesuai dengan substansi pengaturan kontraksi.

              Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan diukur pada nilai wajar dan, dalam hal
              liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi, termasuk biaya transaksi
              yang dapat diatribusikan secara langsung.

              Liabilitas keuangan Kelomppok usaha meliputi pinjaman bank jangka pendek, utang
              usaha, utang lain-lain, utang pihak berelasi, biaya masih harus dibayar dan pinjaman
              bank jangka panjang dan utang pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan.

              Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi
              yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
              menggunakan metode suku bunga efektif.

              Keuntungan atau kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
              lain konsolidasian pada saat liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui
              proses amortisasi.

              Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat liabilitas tersebut dihentikan
              atau dibatalkan atau kadaluarsa.

              Ketika liabilitas keuangan awal digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi
              pinjaman yang sama dengan persyaratan yang berbeda secara substansial, atau
              modifikasi secara substansial atas persyaratan liabilitas keuangan yang saat ini ada,
              maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan
              liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai
              tercatat masing-masing liabilitas keuangan diakui dalam laba atau rugi.

       iii.   Biaya perolehan diamortisasi dari instrumen keuangan

              Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode SBE dikurangi
              cadangan atas penurunan nilai dan pembayaran pokok atau nilai yang tidak dapat
              ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat
              perolehan dan termasuk biaya transaksi dan fee yang merupakan bagian yang tidak
              terpisahkan dari SBE.

       iv.    Saling hapus instrumen keuangan

              Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam
              laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, memiliki hak yang
              berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atau jumlah yang telah diakui dan
              terdapat maksud untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan
              menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
Page 24
                                                 21


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        v.   Nilai wajar instrumen keuangan

             Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan secara aktif di pasar keuangan
             yang terorganisasi ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga penawaran atau
             harga yang diminta pada penutupan bisnis pada akhir tahun pelaporan. Untuk instrumen
             keuangan yang tidak memiliki pasar aktif , nilai wajar ditentukan dengan menggunakan
             teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut mencakup penggunaan transaksi-transaksi
             pasar yang wajar antara pihak-pihak yang mengerti dan berkeinginan (arm’s length
             market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara
             substansial sama, analisa arus kas yang didiskontokan, atau model penilaian lainnya.

             Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat
             ditentukan secara handal, aset keuangan tersebut diakui dan diukr pada nilai
             tercatatnya.

     q. Informasi Segmen

        Untuk tujuan manajemen, Kelompok Usaha dibagi menjadi lima segmen operasi berdasarkan
        produk yang dikelola secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang
        bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen
        melaporkan secara langsung kepada manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji
        laba segmen sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya ke masing-masing segmen
        dan untuk menilai kinerja segmen. Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen
        terdapat dalam Catatan 23, termasuk faktor yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen
        yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi segmen.

2.   SUMBER ESTIMASI KETIDAKPASTIAN

     Penyusunan laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha mengharuskan manajemen
     untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan
     dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada
     akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat
     mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas yang terpengaruh
     pada periode pelaporan berikutnya.

     Pertimbangan

     Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi
     Kelompok Usaha yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam
     laporan keuangan konsolidasian:

     Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai atas Piutang Usaha - Evaluasi Individual

     Kelompok Usaha mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang
     bersangkutan tidak dapat memenuhi kewajiban keuangannya. Dalam hal tersebut, Kelompok
     Usaha mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak
     terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan
     berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk
     mencatat penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang
     yang diharapkan dapat diterima oleh Kelompok Usaha. Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali
     dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan
     penurunan nilai atas piutang usaha.
Page 25
                                                22


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

    Penentuan Mata Uang Fungsional

    Mata uang fungsional dari Kelompok Usaha adalah mata uang dari lingkungan ekonomi primer
    dimana entitas beroperasi. Mata uang tersebut adalah mata uang yang mempengaruhi
    pendapatan dan beban dari penjualan barang dan jasa yang diberikan.

    Berdasarkan substansi ekonomi dari kondisi mendasari yang relevan, mata uang fungsional dan
    penyajian Kelompok Usaha adalah Rupiah.

    Estimasi dan Asumsi

    Asumsi utama masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal
    pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat
    aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya, diungkapkan dibawah ini. Kelompok usaha
    mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan
    konsolidasian disusun. Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa depan, mungkin
    berubah akibat perubahan pasar atau situasi diluar kendali Kelompok usaha. Perubahan
    tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

    Penyisihan Penurunan Nilai atas Piutang Usaha - Evaluasi Kolektif

    Bila Kelompok Usaha memutuskan bahwa tidak terdapat bukti obyektif atas penurunan nilai
    pada evaluasi individual atas piutang usaha, baik yang nilainya signifikan maupun tidak,
    Kelompok Usaha menyertakannya dalam kelompok piutang usaha dengan risiko kredit yang
    serupa karakteristiknya dan melakukan evaluasi kolektif atas penurunan nilai. Karakteristik yang
    dipilih mempengaruhi estimasi arus kas masa depan atas kelompok piutang usaha tersebut
    karena merupakan indikasi bagi kemampuan pelanggan untuk melunasi jumlah terutang.

    Arus kas masa depan pada kelompok piutang usaha yang dievaluasi secara kolektif untuk
    penurunan nilai diestimasi berdasarkan pengalaman kerugian historis bagi piutang usaha
    dengan karakteristik risiko kredit yang serupa dengan piutang usaha pada kelompok tersebut.

    Imbalan Kerja

    Penentuan liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung pada pemilihan asumsi yang
    digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut
    termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri
    karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Hasil aktual yang
    berbeda dari asumsi yang ditetapkan Kelompok Usaha langsung diakui dalam laba atau rugi
    pada saat terjadinya. Sementara Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah
    wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam
    asumsi yang ditetapkan Kelompok Usaha dapat mempengaruhi secara material liabilitas
    diestimasi atas imbalan kerja dan imbalan kerja neto.

    Penyusutan Aset Tetap
    Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan garis lurus berdasarkan taksiran
    masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap
    antara 4 sampai 20 tahun Ini adalah umur secara umum diharapkan dalam insudtri dimana group
    menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
    mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan
    masa depan mungkin direvisi.
Page 26
                                                 23


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

      Pajak Penghasilan

      Estimasi signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
      transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang
      kegiatan usaha normal. Kelompok Usaha mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan
      berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan, Kelompok
      Usaha menerapkan pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan dalam menentukan
      jumlah cadangan yang harus diakui sesuai dengan PSAK No. 57, “Provisi, Liabilitas Kontijensi,
      dan Aset Kontijensi”. Kelompok Usaha membuat analisa untuk semua posisi pajak terkait
      dengan pajak penghasilan untuk menentukan jika liabilitas pajak untuk manfaat pajak yang
      belum diakui harus diakui.

      Aset Pajak Tangguhan

      Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar
      kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut
      dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen diisyaratkan dalam menentukan jumlah
      aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan
      kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan.

      Penyisihan Persediaan Usang dan Penurunan Nilai

      Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan
      situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang
      dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk
      penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang
      mempengaruhi jumlah yang diestimasi.

3.    KAS DAN SETARA KAS

       Kas dan setara kas terdiri dari :
                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023
       Kas - Rupiah                                    29,539,966           29,500,000
       Bank
       Pihak ketiga
       Rekening Rupiah
          PT Bank Central Asia Tbk                    1,044,472,528        293,012,920
          PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                  21,793,951         94,849,713
          PT Bank Sinarmas Tbk                          402,672,942        402,672,942
          PT Bank Permata Tbk                            20,243,184         33,246,783
          PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.                  73,585,200         73,585,200
       Rekening Dolar Amerika Serikat
          PT Bank Central Asia Tbk                       26,896,871         30,737,191
       Sub- Total Kas dan Bank                        1,589,664,676        928,104,749
       Total Kas dan Setara Kas                       1,619,204,642        957,604,749

     4. PIUTANG USAHA

      Akun ini merupakan piutang yang timbul dari penjualan barang dagangan dan jasa serta jasa
      perbaikan dan perakitan kepada :
Page 27
                                                 24


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                              31 Maret 2024         31 Desember 2023
     Pihak ketiga
        Dalam Rupiah                             9,691,843,581             8,512,901,737
     Dikurangi penyisihan kerugian
     Penurunan nilai
         Pihak ketiga                            (2,309,161,827)          (2,309,161,827)
     Neto                                         7,382,681,754            6,203,739,910


     Rincian umur piutang usaha – pihak ketiga adalah sebagai berikut :

                                              31 Maret 2024         31 Desember 2023

     Lancar dan belum mengalami                  3,253,174,155            2,437,789,148
        penurunan nilai
     Telah jatuh tempo namun tidak
        mengalami penurunan nilai
        1 - 30 hari                              1,515,131,535            1,546,705,156
        31 - 90 hari                               359,415,377              749,403,298
        91 - 120 hari                              295,485,572               84,425,592
        121 - 365 hari                           1,032,091,924            1,044,397,125
        lebih dari 365 hari                        927,383,191              341,019,591
     Lewat jatuh tempo dan mengalami
     penurunan nilai                              2,309,161,827            2,309,161,827
     Total                                        9,691,843,581            8,512,901,737
     Penyisihan kerugian penurunan nilai         (2,309,161,827)          (2,309,161,827)

     Neto                                        7,382,681,754            6,203,739,910

     Berdasarkan hasil penelaahan akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa penyisihan
     penurunan nilai yang dibentuk adalah cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas tidak
     tertagihnya piutang usaha.

5.   TRANSAKSI DAN SALDO DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

     Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Anak perusahaan melakukan transaksi usaha
     dengan pihak-pihak berelasi, terutama yang berhubungan dengan transaksi penjualan dan
     pembelian berdasarkan pada tingkat harga yang disepakati.

     Ringkasan pihak-pihak berelasi, sifat hubungandan jenis transaksinya adalah sebagai berikut:

     Pihak-pihak berelasi   Sifat dan hubungan              Sifat dari transaksi

     Sungkono Honoris       Direktur Utama Perusahaan       Utang lain-lain dan
                                                            Jaminan pribadi pinjaman bank Grup
     Penjualan dan pembelian dari pihak-pihak berelasi dilakukan pada harga yang disepakati
     tergantung jenis produk terkait dan/atau berdasarkan harga pasar. Saldo terkait pada akhir tahun
     adalah tanpa jaminan, tanpa bunga dan penyelesaian dilakukan dalam bentuk tunai.
Page 28
                                                  25


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
                                                31 Maret 2023         31 Desember 2023
     Pihak Ketiga
     Lain-lain (di bawah Rp. 1.000.000.000)         1,053,232,607            926,119,213
     Total                                          1,053,232,607            926,119,213
     Penyisihan kerugian penurunan nilai                        -                      -
     Piutang lain-lain, neto                        1,053,232,607            926,119,213


     Akun ini terdiri dari piutang pihak ketiga dalam mata uang rupiah sebagai berikut :

     Pada periode 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, berdasarkan evaluasi manajemen Group
     tidak terdapat pencadangan kerugian penurunan nilai atas piutang ini.

 7. PERSEDIAAN

     Persediaan terdiri dari :
                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023
     Perdagangan
     Produk fotokopi                               21,982,447,059          22,204,369,322
     Penyisihan Persediaan Usang dan
                                                    (3,458,665,895)        (3,458,665,895)
     Penurunan Nilai
     Persediaan, neto                              18,523,781,164          18,745,703,427


     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada
     tanggal pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk
     menutup kemungkinan kerugian dari keusangan dan penurunan nilai pasar persediaan.

     Persediaan digunakan sebagai jaminan untuk pinjaman jangka pendek dan pinjaman jangka
     panjang.

     Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan Kelompok Usaha dengan nilai
     tercatat sebesar Rp. 21.982.447.059 dan Rp. 22.204.369.322 dan diasuransikan dengan nilai
     pertanggungan Rp.18.591.942.641 yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutupi
     kemungkinan kerugian atas persediaan yang ditanggungkan.

8.   PENYERTAAN SAHAM

     Investasi pada saham merupakan 15% kepemilikan Perusahaan atas PT Saison Modern
     Finance (SMF) sebesar 29.766.540.000 dan 29.766.540.000 pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
     Desember 2023.

     Pada 11 November 2022, Perusahaan dan SMF menandatangi nota kesepahaman mengenai
     skema pembayaran utang. Berdasarkan perjanjian tersebut para pihak menyepakati hal-hal
     sebagai berikut.
      a. Perusahaan akan menjual kepemilikannya atas 30.000 saham SMF kepada SMF (atau
         nomineenya) dengan nilai per saham Rp.992.218 atau sejumlah Rp.29.766.540.000.
      b. Nilai jual yang jatuh tempo dan terutang oleh SMF akan dihapuskan seluruhnya terhadap
         sisa pinjaman Perusahaan dan MSI
      c. Setelah penghapusan seperti diatas, saldo sisa pinjaman Perusahaan dan MSI akan
         dilakukan secara negosiasi dan disepakai melalui itikad baik antara para pihak termasuk
Page 29
                                                             26


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        opsi yang dapat dilaksanakan oleh SMF untuk menghapus saldo sisa pinjaman sehingga
        dianggap lunas oleh Perusahaan.
     d. Perusahaan diberikan opsi untuk membeli kembali seluruh atau sebagian saham yang telah
        dijual dengan harga pembelian yang disetujui oleh Perusahaan dan SMF. Opsi akan
        tersedia dalam 3 tahun sejak tanggal eksekusi.

    Pada tahun 2022, Group dan SMF sepakat untuk menghapus sisa utang jangka panjang PT
    Modern Sevel Indonesia, entitas anak, sebesar Rp.21.814.664.087.

    Pada tahun 2022, Group juga melakukan penilaian kembali penyertaan saham SMF yang dicatat
    sebagai asset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
    sehingga diperoleh “Penghasilan dari pengukuran kembali investasi pada saham” yang dicatat
    dalam penghasilan komprehensif lain sebesar Rp 10.483.440.863.

9. ASET TETAP
                                                                                 31 Maret 2024
                                                                     Penambahan /       Pengurangan /
                                               Saldo Awal            Reklasifikasi      Reklasifikasi            Saldo Akhir

   Biaya Perolehan - Pemilikan Langsung
   Tanah                                            99,583,025,257                -                     -             99,583,025,257
   Bangunan dan Prasarana                           19,998,965,611                -                     -             19,998,965,611
   Mesin dan Peralatan                             186,091,106,557      2,623,220,763        (1,010,934,565)         187,703,392,755
   Peralatan dan Inventaris Kantor                 135,308,033,247        161,842,532                   -            135,469,875,779
   Alat-alat Pengangkutan                            7,787,528,037                -                     -              7,787,528,037
   Total                                           448,768,658,709      2,785,063,295        (1,010,934,565)         450,542,787,439
   Aset Dalam Pembangunan
   Mesin dan Peralatan                               2,811,074,653      1,847,420,395        (3,230,937,541)           1,427,557,507
   Total                                             2,811,074,653      1,847,420,395        (3,230,937,541)           1,427,557,507

   Total Biaya Perolehan                           451,579,733,362      4,632,483,690        (4,241,872,106)         451,970,344,946
   Akumulasi Penyusutan - Pemilikan Langsung       143,954,552,161
   Bangunan dan Prasarana                           14,327,001,667        106,331,497                     -           14,433,333,164
   Mesin dan Peralatan                             150,751,680,397      2,157,430,308            (157,958,530)       152,751,152,175
   Peralatan dan Inventaris Kantor                 134,758,971,100         59,949,616                     -          134,818,920,716
   Alat-alat Pengangkutan                            7,787,528,037                -                       -            7,787,528,037
   Total                                           307,625,181,201      2,323,711,421            (157,958,530)       309,790,934,092
   Total Akumulasi Penyusutan                      307,625,181,201      2,323,711,421            (157,958,530)       309,790,934,092
   Nilai Tercatat Neto                             143,954,552,161                                                   142,179,410,854


   Aset tetap terdiri dari:
                                                                                 31 Desember 2023
                                                                       Penambahan /       Pengurangan /
                                                   Saldo Awal          Reklasifikasi      Reklasifikasi            Saldo Akhir
   Biaya Perolehan - Pemilikan Langsung
   Tanah                                            99,738,025,257                    -         (155,000,000)       99,583,025,257
   Bangunan dan Prasarana                           20,097,666,542                    -          (98,700,931)       19,998,965,611
   Mesin dan Peralatan                             187,985,360,126                    -       (1,894,253,569)      186,091,106,557
   Peralatan dan Inventaris Kantor                 135,121,215,049            186,818,198                -         135,308,033,247
   Alat-alat Pengangkutan                            7,787,528,037                    -                  -           7,787,528,037
   Total                                           450,729,795,011            186,818,198     (2,147,954,500)      448,768,658,709
   Aset Dalam Pembangunan
   Mesin dan Peralatan                                2,536,695,442         6,173,267,571     (5,898,888,360)         2,811,074,653
   Total                                              2,536,695,442         6,173,267,571     (5,898,888,360)         2,811,074,653

   Total Biaya Perolehan                           453,266,490,453          6,360,085,769     (2,147,954,500)      451,579,733,362
Page 30
                                                       27


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                                           31 Desember 2023
                                                                 Penambahan /       Pengurangan /
                                               Saldo Awal        Reklasifikasi      Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Akumulasi Penyusutan - Pemilikan Langsung
   Bangunan dan Prasarana                       14,168,619,044         257,083,554       (98,700,931)    14,327,001,667
   Mesin dan Peralatan                         149,918,812,370       8,526,395,154    (7,693,527,127)   150,751,680,397
   Peralatan dan Inventaris Kantor             134,523,820,535         235,150,565               -      134,758,971,100
   Alat-alat Pengangkutan                        7,787,528,037                 -                 -        7,787,528,037
   Total                                       306,398,779,986       9,018,629,273    (7,792,228,058)   307,625,181,201
   Total Akumulasi Penyusutan                  306,398,779,986       9,018,629,273    (7,792,228,058)   307,625,181,201
   Nilai Tercatat Neto                         146,867,710,467                                          143,954,552,161


    Berdasarkan penilaian manajemen Kelompok Usaha, tidak ada kejadian-kejadian atau
    perubahan-perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada
    tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

10. PINJAMAN BANK DAN NON BANK JANGKA PENDEK

    Pinjaman non bank jangka pendek merupakan pinjaman dari:

                                                       31 Maret 2024             31 Desember 2023
     Non-Bank
     Perusahaan
        PT Saison Modern Finance                            24,573,240,881              24,573,240,881
     Bagian Jangka Pendek                                   24,573,240,881              24,573,240,881

    Pinjaman non-bank

    Perusahaan

    PT Saison Modern Finance (SMF)

    Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, jumlah saldo pinjaman sebesar
    Rp.24.573.240.881.

11. UTANG USAHA

    Akun ini merupakan utang kepada pemasok luar negeri dan lokal untuk transaksi pembelian
    barang dagang dan transaksi lainnya dengan rincian sebagai berikut:

                                                         31 Maret 2024               31 Desember 2023
    Pihak Ketiga
       Dalam Rupiah                                           1,408,875,210              1,550,585,442
       Dalam Dollar AS                                        2,338,151,757              2,478,678,826
    Total utang usaha                                         3,747,026,967              4,029,264,268

    Akun-akun tersebut di atas merupakan utang dari pembelian mesin fotokopi.
Page 31
                                                  28


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. PERPAJAKAN
                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023

     Pajak Penghasilan
        Pasal 21                                       10,009,050,515        9,566,481,834
        Pasal 23                                           37,174,203           37,844,234
        Pasal 25                                          796,817,989          796,817,989
        Pasal 4 (2)                                        87,484,623           87,484,623
     Pajak Pertambahan Nilai                           12,039,284,846       11,451,296,782
     Total                                             22,969,812,176       21,939,925,462

    Pengaruh pajak tangguhan atas beda temporer antara pelaporan komersial dan pajak adalah
    sebagai berikut:
                                            31 Maret 2024      31 Desember 2023
    Perusahaan
    Liabilitas pajak tangguhan
    Pengukuran kembali investasi pada saham            (2,306,356,990)      (2,306,356,990)
    Entitas Anak
    Liabilitas imbalan kerja karyawan                     352,731,500          352,731,500
    Piutang usaha dan piutang lain-lain                   334,118,484          334,118,484
    Aset tetap                                         (6,848,618,046)      (6,848,618,046)
    Utang sewa pembiayaan                                    (905,373)            (905,373)
    Rugi fiskal                                         6,860,495,629        6,860,495,629
    Liabilitas pajak tangguhan                            697,822,194          697,822,194
    Aset Pajak Tangguhan konsolidasian                 (1,608,534,796)      (1,608,534,796)

    Untuk penyajian dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, klasifikasi aset atau liabilitas
    pajak tangguhan untuk setiap perbedaan temporer di atas ditentukan berdasarkan posisi pajak
    tangguhan neto (aset neto atau liabilitas neto) setiap entitas.

13. PINJAMAN BANK DAN NON BANK JANGKA PANJANG

    Pinjaman bank jangka panjang terdiri dari :
                                                  31 Maret 2024          31 Desember 2023
     Pihak Ketiga
     Entitas Anak
        PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               89,471,338,129          89,607,838,132
        PT Bank Permata Tbk                          9,471,767,311           9,471,767,311
        PT Bank Sinar Mas Tbk                       24,563,367,291          24,563,367,291
     Total                                         123,506,472,731         123,642,972,734
     Dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu
     tahun                                          (1,679,602,986)         (1,816,102,989)
     Bagian Jangka Panjang                         121,826,869,745         121,826,869,745
Page 32
                                                 29


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     Pinjaman non bank jangka panjang terdiri dari :
                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2024
     Non-Bank
     Perusahaan
     Pihak ketiga
         PT Transpasific Finance                     172,795,724,998       172,795,724,998
         PT Paramitra Multifinance                    39,094,459,374        39,094,459,374
         PT Equity Finance Indonesia                  25,190,178,431        25,190,178,431
     Entitas anak
     Pihak ketiga
         PT Transpasific Finance                      19,725,843,644        19,725,843,644
         PT BFI Finance Indonesia                        428,155,790           731,045,868
         PT Artha Asia Finance                         5,950,750,342         5,950,750,342

      Bagian Jangka Panjang                           263,185,112,579      263,488,002,657

      Dikurangi bagian jangka pendek                   (3,953,846,220)      (3,953,846,220)

      Bagian Jangka Panjang                           259,231,266,359      259,534,156,437

    PT Modern Sevel Indonesia
.
    Bank Mandiri

    Pada bulan September 2018, berdasarkan surat No. SAW/LW02.05/2018, PT Bank Mandiri (
    Persero) Tbk telah setuju untuk melakukan restrukturisasi Pinjaman MSI dengan rincian
    sebagai berikut :
        -       fasilitas kredit modal kerja;
        -       fasilitas pinjaman transaksi khusus a; dan
        -       fasilitas pinjaman transaksi khusus 2.

    Jumlah pokok pinjaman yang di restrukturisasi adalah sebesar Rp.164.691.634.247 yang akan
    dibagi     antara MSI dan MDS masing-masing sebesar               Rp.104.691.634.247 dan
    Rp.60.000.000.000.

    Pinjaman yang direstrukturisasi MSI dengan jumlah pokok sebesar Rp.104.691.634.247 akan
    jatuh tempo 120 bulan sejak tanggal perjanjian kredit ditandatangani dan dengan suku bunga
    sebesar 4% per tahun dibayar setiap bulan dan dapat berubah sewaktu-waktu. Bunga selama
    dua tahun akan ditangguhkan dan akan dibayarkan pada saat jatuh tempo pinjaman.

    Pokok pinjaman sebesar Rp.50.000.000.000 akan dibayar dari penjualan agunan dalam waktu 2
    tahun sejak tanggal perjanjian kredit. Setelah 2 tahun, jumlah yang tersisa akan dibayarkan
    sesuai dengan skema.

    Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman ini adalah
    Rp.84.786.553.132 dan Rp.84.786.553.132 MSI saat ini sedang dalam proses restrukturisasi
    persyaratan pinjaman.
Page 33
                                               30


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

   Entitas Anak – PT Modern Data Solusi
   Bank Permata
   Pinjaman yang di restrukturisasi Term Loan - 4

   Pada tanggal 25 Mei 2018, PT Bank Permata Tbk telah setuju melakukan restrukturisasi selurus
   sisa fasiliats MDS menjadi Term Loan 4 (TL4) dengan jumlah limit pinjaman sebesar
   Rp.22.900.000.000. Fasilitas dikenakan suku bunga tahunan sebesar 9,00%. Jangka waktu
   fasilitas ini adalah 60 bulan.
   Seluruh fasilitas Pinjaman ini dijamin dengan mesin yang dibiayai oleh tiap fasilitas dan juga
   dijamin dengan tanah dan bangunan PT Modern Internasional Tbk.

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman ini adalah
   Rp.9.471.767.311 dan Rp.9.741.767.311.

   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri)

   Berdasarkan perjanjian No. SAM.SA1/LW02.06/2018, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyetujui
   novasi sebagian fasilitas kredit PT Modern Sevel Indonesia kepada PT Modern Data Solusi
   sebesar Rp.60.000.000.000 dengan suku bunga sebesar 9% per tahun dan berjangka waktu 10
   tahun.

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman ini adalah
   Rp.4.684.784.997 dan Rp.4.821.285.000.

   PT Bank Sinarmas Tbk.

   Pada 10 Maret 2021, PT Bank Sinarmas Tbk telah setuju melakukan restrukturisasi pinjaman
   bank jangka pendek MDS. Jumlah pokok pinjaman yang direstrukturisasi adalah sebesar
   Rp.25.665.29.937 dan jangka waktu pinjaman diperpanjang sampai 20 Februari 2025 dengan
   suku bunga 12% per tahun.

   Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman ini adalah
   Rp.24.563.367.291 dan Rp.24.563.367.291.

   Pinjaman non-bank
   Perusahaan
   PT Transpasific Finance

   Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 17 November 2016, PT Transpasific Finance setuju
   untuk memberikan pinjaman kepada Perusahaan sebesar Rp.120.000.000.000. Pinjaman ini
   terdiri dari 2 fasilitas. Fasilitas pertama dan kedua sebesar masing-masing Rp.50.000.000.000
   dan Rp.70.000.000.000.

   Fasilitas pinjaman pertama sebesar Rp.50.000.000.000 dikenakan bunga sebesar 19,00% dan
   berjangka waktu 4 tahun dan akan jatuh tempo tanggal 17 November 2020.

   Fasilitas pinjaman kedua sebesar Rp.70.000.000.000 dikenakan bunga sebesar 21,00% dan
   berjangka 2 tahun atau akan jatuh tempo pada tanggal 17 November 2018.

   Kedua fasilitas tersebut telah direkstrurisasi pada bulan Juli 2018 dengan jangka waktu 9 tahun
   dari tanggal perjanjian dan dikenakan suku bunga 5,00% per tahun untuk tahun pertama dan
   akan bertambah 1,00% setiap tahunnya.

   Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 25 Juli 2018, PT Transpasific Finance setuju untuk
   memberikan fasilitas pinjaman tambahan sebesar Rp.37.000.000.000 yang dikenakan suku
Page 34
                                                 31


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

    bunga sebesar 13,50% per tahun dan berjangka waktu 5 tahun. Fasilitas ini digunakan untuk
    melunasi utang Perusahaan ke Bank CIMB Niaga.

    Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo fasilitas pinjaman ini adalah masing-
    maisng sebesar Rp.172.795.724.998 dan Rp.172.795.724.998

    PT Paramitra Multifinance

    Pinjaman jangka pendek Perusahaan dan utang sewa pembiayaan MSI dari PT Paramitra
    Multifinance telah direkstrurisasi pada bulan Juli 2018 dengan jangka waktu 9 tahun dari tanggal
    perjanjian dan dikenakan suku bunga 5,00% per tahun untuk tahun pertama dan akan bertambah
    1,00% setiap tahunnya.

    Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 25 Juli 2018, PT Paramitra Multifinance setuju untuk
    memberikan fasilitas pinjaman tambahan sebesar Rp.9.400.000.000 yang dikenakan suku bunga
    sebesar 13,50% per tahun dan berjangka waktu 5 tahun. Fasilitas ini digunakan untuk melunasi
    utang Perusahaan ke Bank CIMB Niaga.

    Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo fasilitas pinjaman ini adalah masing-
    maisng sebesar Rp.39.094.459.374 dan Rp.39.094.094.374.

    PT Equity Finance Indonesia

    Pinjaman jangka pendek Perusahaan PT Equity Finance Indonesia telah direkstrurisasi pada 10
    Oktober 2018 dengan pokok sebesar Rp.25.476.000.000 dan jangka waktu 10 tahun dari tanggal
    perjanjian dan dikenakan suku bunga 4,00% per tahun akan mulai dibayarkan pada tahun kedua
    sampai dengan tahun kesepuluh.

    Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo fasilitas pinjaman sebesar
    Rp.25.190.178.431 dan Rp.25.190.178.431.

    PT Artha Asia Finance

    Pada Bulan Mei 2018, PT Artha Asia Finance telah setuju untuk melakukan restrukturisasi
    pinjaman MSI.

    Jumlah pokok pinjaman yang direstrukturisasi sebesar Rp.5.590.750.342 dengan jangka waktu 10
    tahun dari tanggal perjanjian dan kenakan suku bunga 4% per tahun.
.
    PT Modern Data Solusi
    PT Transpasific Finance

    Berdasarkan perjanjian pinjaman tanggal 25 Juli 2018, PT Transoasific Finance setuju untuk
    memberikan fasilitas pinjaman dengan jumlah maksimum sebesar Rp.30.000.000.000. Jangka
    waktu fasilitas ini adalah 3 tahun dikenakan suku bunga sebesar 15,00% per tahun.

    Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo fasilitas pinjaman adalah
    Rp.19.725.843.644 dan Rp.19.725.843.644.

    PT BFI Finance Indonesia Tbk

    Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo fasilitas pinjaman adalah
    Rp.428.155.790 dan Rp.731.045.868.
Page 35
                                               32


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

14. MODALSAHAM

    Susunan pemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 berdasarkan catatan yang
    dibuat oleh PT EDI Indonesia, Biro Administrasi Efek, adalah sebagai berikut:
                                           31 Maret 2024
                                                Jumlah Saham
     Pemegang Saham                           Ditempatkan dan Persentase          Jumlah
                                                Disetor Penuh

     Sungkono Honoris                            2,689,080,200       35.23%    138,908,020,000
     PT Bukit Hedama Permai                      1,608,446,427       21.07%    160,844,642,700
     Asialink Electronics Pte., Ltd.                602,931,700       7.90%     60,293,170,000
     CIMB Private Equity SDN BHD (Slurpee)          473,640,818       6.21%     47,364,081,800
     Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)      2,258,068,653       29.59%    225,806,865,300
     Total                                       7,632,167,798     100.00%     633,216,779,800


                                         31 Desember 2023
                                               Jumlah Saham
     Pemegang Saham                           Ditempatkan dan Persentase          Jumlah
                                               Disetor Penuh

     Sungkono Honoris                            2,689,080,200       35.23%    138,908,020,000
     PT Bukit Hedama Permai                      1,608,446,427       21.07%    160,844,642,700
     Asialink Electronics Pte., Ltd.                602,931,700       7.90%     60,293,170,000
     CIMB Private Equity SDN BHD (Slurpee)          473,640,818       6.21%     47,364,081,800
     Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)      2,258,068,653       29.59%    225,806,865,300
     Total                                       7,632,167,798     100.00%     633,216,779,800


    Berdasarkan akta Notaris Kumala Tjahjani Widodo, S.H., M.Kn., No. 60 tanggal 20 Desember
    2019, para pemegang saham menyetujui untuk melakukan perubahan anggaran dasar sebagai
    berikut :
    a. Perubahan klasifikasi modal dasar dari yang semula semua saham seri A menjadi sebagai
        berikut :
        1. Saham seri A sebanyak 10.700.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham
        2. Saham seri B sebanyak 2.600.000.000 saham degan nilai nominal Rp 50 per saham

    b. Perubahan modal ditempatkan dan disetor penuh dari 5.032.167.798 saham menjadi
       7.632.167.798 saham dengan klasifikasi sebagai berikut :
       1. Saham seri A sebanyak 5.032.167.798 saham
       2. Saham seri B sebanyak 2.600.000.000 saham

    Pengelolaan Modal

    Tujuan utama pengelolaan modal Perusahaan adalah untuk memastikan terpeliharanya debt to
    equity ratio yang dipersyaratan oleh pihak kreditur.

    Perusahaan mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, berdasarkan
    perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan,
Page 36
                                                33


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

    Perusahaan dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, menerbitkan
    saham baru atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas
    tujuan, kebijakan maupun proses selama periode penyajian.

    Kebijakan Perusahaan adalah mempertahankan struktur permodalan yang sehat untuk
    mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.

15. TAMBAHAN MODAL DISETOR

    Selisih lebih kas yang diterima dari penerbitan saham atas jumlah nilai nominal saham dan
    selisih lebih harga teoritis atas jumlah nilai nominal saham yang didistribusikan sebagai dividen
    saham disajikan sebagai tambahan modal disetor. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
    Desember 2023, tambahan modal disetor sebasar Rp.671.395.823.551.

16. DIVIDEN

    Pada 31 Maret 2024, tidak ada pembagian dividen tunai kepada pemegang saham oleh
    Perusahaan.

17. LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PANJANG

    Berikut ini merupakan rangkuman komponen beban imbalan kerja neto yang diakui pada laporan
    laba rugi komprehensif konsolidasian dan liabilitas atas imbalan kerja yang diakui di laporan
    posisi keuangan konsolidasian yang dihitung oleh aktuaris independen, Biro Pusat Aktuaria,
    untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 berdasarkan laporannya
    tanggal 20 Maret 2024 dengan menggunakan metode “Projected Unit Credit” dengan asumsi
    sebagai berikut:

    Tingkat diskonto                       :      6.37% - 7,09%
    Tingkat kematian                       :      100% TMI 1
    Kenaikan gaji dan upah                 :      3,00 %
    Tingkat sakit atau cacat               :      10% TMI 1
    Tingkat pengunduran diri               :      0 - 10% p.a
    Usia pensiun                           :      55 tahun

18. PENDAPATAN NETO

    Penjualan bersih merupakan pendapatan yang diperoleh dari sumber-sumber sebagai berikut :

                                                  31 Maret 2024          31 Maret 2023
     Pihak Ketiga
     Barang Dagangan dan Jasa
        Produk Industrial                            11,847,825,395        14,743,324,862

     Total                                           11,847,825,395        14,743,324,862

19. BEBAN POKOK PENJUALAN

    Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai berikut :
Page 37
                                                34


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                                 31 Maret 2024          31 Maret 2023
    Pihak Ketiga
    Barang Dagangan dan Jasa
       Produk Industrial                             3,801,254,233        6,936,915,358
    Total                                            3,801,254,233        6,936,915,358

20. BEBAN USAHA

    a. Beban penjualan terutama terdiri dari iklan dan promosi, gaji, upah dan kesejahteraan
       karyawan, sewa, penyusutan, pengepakan dan pengiriman barang, perjalanan dan
       transportasi, dan pemeliharaan dan perbaikan.

    b. Beban umum dan administrasi terutama terdiri dari gaji, upah dan kesejahteraan karyawan,
       penyusutan, pemakaian listrik, air, dan telepon , jasa professional, perjalanan dan
       transportasi, sumbangan dan representasi, pemeliharan dan perbaikan.

21. PENDAPATAN OPERASI LAIN

    Rincian pendapatan operasi lain adalah sebagai berikut :

                                                  31 Maret 2024         31 Maret 2023

     Lain-lain                                            100,137,603        108,709,521

     Total                                                100,137,603        108,709,521


22. BEBAN OPERASI LAIN

    Rincian beban operasi lain adalah sebagai berikut :

                                                  31 Maret 2024         31 Maret 2023

     Lain-lain                                             35,770,747            23,621
     Total                                                 35,770,747            23,621

23. INFORMASI SEGMEN

    Informasi segmen berikut ini dilaporkan berdasarkan informasi yang digunakan oleh manajemen
    untuk mengevaluasi kinerja setiap segmen dan menentukan alokasi sumber daya.

    Segmen Usaha

    Kegiatan Kelopmpok usaha dikelompokkan dalam divisi usaha yang terdiri dari produk-produk
    industrial, dan lain-lain.
    Informasi segmen Kelompok Usaha adalah sebagai berikut :
Page 38
                                                                    35


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

     31 Maret 2024
                                                      Ricoh               Medical         Other            Total
     Pendapatan
     Penjualan                                     11,210,012,783          637,812,612            -     11,847,825,395
     Penjualan, neto                               11,210,012,783          637,812,612            -     11,847,825,395
     Hasil (Beban) yang tidak dapat Dialokasikan
     Hasil Segmen                                                                                        8,046,571,161
     Beban Penjualan                                                                                    (6,560,634,082)
     Beban Umum dan Administrasi                                                                        (1,440,172,867)
     Beban Keuangan                                                                                        (27,704,466)
     Pendapatan Keuangan                                                                                       239,838
     Pendapatan Operasi Lain                                                                               100,137,603
     Beban Operasi Lain                                                                                    (35,770,747)
     Laba Tahun Berjalan                                                                                    82,666,442
                                                      Ricoh               Medical         Other             Total
     Aset dan Liabilitas
     Aset Segmen                                   33,162,329,526        1,356,605,594            -     34,518,935,120
     Aset yang Tidak dapat Dialokasikan                                                                176,027,174,364
     Total Aset                                                                                        210,546,109,484


    31 Maret 2023
                                                     Ricoh               Medical          Other            Total
    Pendapatan
    Penjualan                                      13,956,895,002         765,103,187     21,326,673    14,743,324,862

    Penjualan, neto                                13,956,895,002         765,103,187     21,326,673    14,743,324,862
    Hasil (Beban) yang tidak dapat Dialokasikan
    Hasil Segmen                                                                                         7,806,409,504
    Beban Penjualan                                                                                     (6,169,675,707)
    Beban Umum dan Administrasi                                                                         (1,348,684,733)
    Beban Keuangan                                                                                         (78,584,285)
    Pendapatan Keuangan                                                                                      1,597,345
    Pendapatan Operasi Lain                                                                                108,709,521
    Beban Operasi Lain                                                                                         (23,622)
    Laba Tahun Berjalan                                                                                    319,748,024
    Aset dan Liabilitas
    Aset Segmen                                    34,913,508,738        1,469,834,531            -     36,383,343,269
    Aset yang Tidak dapat Dialokasikan                                                                 188,268,120,969
    Total Aset                                                                                         224,651,464,238


   Segmen Geografis

   Segmen geografis ditentukan berdasarkan lokasi aset atau operasi Perusahaan, yakni Pulau
   Jawa, Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, Pulau Kalimantan, Pulau Bali, Pulau Batam dan lainnya.
   Informasi berdasarkan geografis adalah sebagai berikut :

    Penjualan
                                                                         31 Maret 2024            31 Maret 2023
    Pulau
    Jawa                                                                 11,253,507,593           13,210,900,733
    Bali                                                                    112,000,229              376,953,894
    Batam                                                                   432,396,968              600,527,857
    Sumatera                                                                  6,400,000              312,681,824
    Sulawesi                                                                 43,520,605              242,260,554
    Penjualan. neto                                                      11,847,825,395           14,743,324,862
Page 39
                                                     36


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

    Aset
                                                          31 Maret 2024           31 Maret 2023
    Pulau
    Jawa                                                   30,828,303,741          38,637,180,587
    Bali                                                      209,323,414                     -
    Batam                                                     422,263,900                     -
    Sumatera                                                   66,897,050             354,832,000
    Sulawesi                                                  174,554,266             106,822,247
    Total                                                  31,701,342,371          39,098,834,834
    Aset yang tidak dapat dialokasikan                    178,844,767,112         207,786,467,411
    Total Aset                                            210,546,109,484         246,885,302,245

24. PERJANJIAN-PERJANJIAN PENTING DAN IKATAN
     Perusahaan

   Berdasarkan notarial cersificate pada tanggal 12 September 2023, perusahaan mangadakan
   perjanjian dealer dengan Samsung Electronics Co.,Ltd dimana Perusahaan ditunjuk sebagai
   dealer non-eksklusif untuk memasarkan dan/atau menjual produknya di Indonesia. Perjanjian
   kerjasama ini berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun, terhitung sejak tanggal 1 September
   2023 sampai dengan tanggal 31 Agustus 2028.

    Entitas Anak – MDS

    Efektif tanggal 1 April 2012, MDS mengadakan perjanjian distribusi dengan Ricoh Asia Pacific
    Operations Limited (Ricoh), dimana Ricoh menunjuk MDS sebagai distributor non-eksklusif atas
    produknya di Indonesia. Perjanjian kerjasama ini berlaku sejak perjanjian ditanda tangani dan
    tidak mempunyai batas waktu, kecuali saat kedua pihak sepakat mengakhiri perjanjian.

25. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN

    Tabel berikut menyajikan nilai tercatat dan estimasi nilai wajar dari instrumen keuangan
    Kelompok Usaha pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 :

                                             31 Maret 2024                    31 Desember 2023
                                  Nilai Tercatat   Nilai Wajar       Nilai Tercatat   Nilai Wajar

     Aset
      Aset keuangan yang diukur
                                   29,766,540,000   29,766,540,000    29,766,540,000   29,766,540,000
             pada FVOCI

     Biaya yang diamortisasi
     Kas dan bank                   1,863,795,662    1,863,795,662       928,104,748      928,104,748
     Piutang Usaha                  7,782,181,754    7,782,181,754     6,203,739,910    6,203,739,910
     Piutang lain-lain              1,053,232,607    1,053,232,607       926,119,213      926,119,213
     Total                         40,465,750,023   40,465,750,023    37,824,503,871   37,824,503,871
Page 40
                                                      37


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

                                              31 Maret 2024                  31 Desember 2023
                                   Nilai Tercatat   Nilai Wajar     Nilai Tercatat   Nilai Wajar

     Liabilitas
     Utang jangka pendek               24,573,240,881 24,573,240,881 24,573,240,881 24,573,240,881
     Utang Usaha                        3,747,026,967   3,747,026,967   4,029,264,268   4,029,264,268
     Utang lain-lain                   27,732,134,966 27,732,134,966 19,216,322,858 19,216,322,858
     Beban yang masih harus dibayar 27,732,134,966 27,732,134,966 26,745,594,103 26,745,594,103
     Utang lain-lain - jangka panjang   8,731,584,543   8,731,584,543   8,731,584,543   8,731,584,543
     Utang jangka panjang             386,691,585,310 386,691,585,310 387,130,975,391 387,130,975,391
     Liabiltas Sewa                     3,236,956,366   3,236,956,366   3,250,031,323   3,250,031,323
     Total Liabilitas Keuangan        482,444,663,999 482,444,663,999 473,677,013,367 473,677,013,367



    Nilai tercatat instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan
    konsolidasian dicatat sebesar nilai wajar atau pada biaya perolehan diamortisasi, atau disajikan
    sebesar jumlah tercatat baik karena jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya
    atau karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal. Penjelasan lebih lanjut diberikan
    pada paragraf-paragraf berikut.

    Instrumen keuangan dengan nilai tercatat yang kurang lebih sebesar nilai wajarnya

    Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat (berdasarkan jumlah nasional) kas dan setara kas,
    piutang usaha, piutang lain-lain, setoran jaminan, pinjaman jangka pendek, utang usaha, utang
    lain-lain, utang pihak berelasi, biaya masih harus dibayar dan utang jangka panjang jatuh tempo
    dalam satu tahun kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena instrumen keuangan tersebut
    berjangka pendek.

    Aset lancar lainnya dicatat pada biaya perolehan karena tidak praktis untuk memperkirakan nilai
    wajar dari setoran jaminan, karena tidak memiliki jangka waktu pembayaran yang tetap
    mesikipun tidak diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah
    tanggal laporan posisi keuangan.

    Instrumen keuangan yang dicatat sebesar nilai wajar atau biaya perolehan diamortisasi

    Liabilitas jangka panjang disajikan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan
    metode suku bunga efektif, dan tingkat diskonto yang digunakan mengacu kepada suku bunga
    pinjaman pasar saat itu bagi pinjaman yang serupa. Nilai wajar dari pinjaman jangka panjang
    kurang lebih sebesar nilai tercatatnya karena dinilai secara terus menerus.

26. KEBIJAKAN DAN TUJUAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

    Kebijakan manajemen risiko keuangan Group bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis
    risiko-risiko keuangan yang dihadapi Group, menetapkan batasan risiko dan pengenadalian yang
    sesuai serta untuk mengawasi kepatuhan terhadap batasan yang telah ditetapkan.

    Dewan Direksi memiliki tanggung jawab keseluruhan untuk menetapkan dan mengawasi
    kerangka manjemen risiko. Dewan Direksi telah menetapkan fungsi keuangan yang bertabggung
    jawab untuk mengembangkan dan mamantau kebijakan manajemen risiko Group.

    Sedang fungsi internal audit memiliki tanggung jawab untuk memantau kepatuhan terhadap
    kebijakan dan prosedur manajemen risiko dan untuk menelaah kecukupan kerangka manajemen
    risiko yang terkait dengan risiko-risiko yang dihadapi oleh Group dengan memberikan
    laporannya kepada Dewan Direksi.
Page 41
                                               38


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

    Direksi Kelompok Usaha menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola risiko-risiko yang
    dirangkum di bawah ini.

    a. Risiko suku bunga

       Risiko suku bunga atas nilai wajar atau arus kas adalah risiko dimana nilai wajar atau arus
       kas masa datang dari suatu instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan suku
       bunga pasar. Eksposur Kelompok Usaha terhadap risiko perubahan suku bunga pasar
       terutama terkait dengan pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman jangka panjangnya.
       Fluktuasi suku bunga mempengaruhi biaya atas pinjaman baru dan bunga atas saldo
       pinjaman Kelompok Usaha yang dikenakan suku bunga mengambang.

       Kebijakan Kelompok Usaha terkait dengan risiko suku bunga adalah dengan mengelola biaya
       bunga melalui kombinasi pinjaman dengan suku bunga tetap dan variabel. Kelompok Usaha
       mengevaluasi perbandingan suku bunga tetap terhadap suku bunga mengambang dari
       pinjaman bank jangka panjang sejalan dengan perubahan suku bunga yang relevan di pasar
       uang. Berdasarkan penilaian manajemen, pembiayaan baru akan ditentukan harganya pada
       suku bunga tetap atau mengambang.

    b. Risiko mata uang

       Risiko mata uang adalah risiko dimana nilai wajar atau arus kas masa datang dari suatu
       instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.
       Eksposur Kelompok Usaha terhadap fluktuasi nilai tukar terutama berasal dari utang usaha
       dari pembelian dalam mata uang asing dan pinjaman bank dalam mata uang asing.

       Apabila terjadi penurunan/penguatan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata uang asing
       yang berlaku pada tanggal 31 Maret 2024, mata uang dalam mata uang asing akan
       meningkat/berkurang dalam mata uang Rupiah.

    c. Risiko kredit

       Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan akan gagal
       memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Risiko
       kredit yang dihadapi Kelompok Usaha berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan.

       Kelompok Usaha melakukan hubungan usaha hanya dengan pihak ketiga yang diakui dan
       kredibel. Kelompok usaha memiliki kebijakan untuk semua pelanggan yang akan melakukan
       perdagangan secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit. Sebagai tambahan,
       jumlah piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko piutang yang tidak
       tertagih. Tidak ada risiko kredit yang terpusat secara signifikan.

    d. Risiko likuiditas
       Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko saat posisi arus kas Kelompok Usaha
       menunjukkan bahwa pendapatan jangka pendek tidak cukup menutupi pengeluaran jangka
       pendek.

       Kebutuhan likuiditas Kelompok Usaha secara historis timbul dari kebutuhan untuk membiayai
       aktivitas bisnis Kelompok Usaha.
       Dalam mengelola risiko likuiditas, Kelompok Usaha memantau dan menjaga tingkat kas dan
       setara kas yang dianggap memadai untuk membiayai operasional Kelompok Usaha dan
       untuk mengatasi dampak dari fluktuasi arus kas. Kelompok Usaha juga secara rutin
       mengevaluasi proyeksi arus kas dan arus kas aktual, termasuk jadwal jatuh tempo pinjaman
       jangka panjang mereka, dan terus menelaah kondisi pasar keuangan untuk memelihara
       fleksibilitas pendanaan dengan cara menjaga ketersediaan komitmen fasilitas kredit.
Page 42
                                                          39


PT MODERN INTERNASIONAL Tbk DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

        Kegiatan ini meliputi pinjaman bank dan pinjaman pihak-pihak berelasi. Kelompok Usaha
        menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengelola risiko likuiditas dengan menjaga saldo
        kas yang cukup.

27. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING

    Pada tanggal 31 Maret 2024 Kelompok usaha memiliki aset dan liabilitas moneter dalam
    mata uang asing sebagai berikut:
                                                                        31 Maret 2024
                                                                                    (Tanggal Laporan
                                                                                     Posisi Keuangan
                                                                Mata Uang Asing       Konsolidasian)
     Aset Moneter
     Kas dan setara kas
      Dalam Dollar Amerika Serikat                                        1,697            26,896,870
     Total Aset Moneter Dalam Mata Uang Asing                                              26,896,870
     Liabilitas Moneter
     Utang Usaha
       Dalam Dollar Amerika Serikat                                     147,490         2,149,217,650
       Dalam Euro                                                           -                     -
     Total Liabilitas Moneter Dalam Mata Uang Asing                                     2,149,217,650
     Liabilitas Moneter Neto Dalam Mata Uang Asing                                     (2,122,320,780)

28. LABA PER SAHAM

    Laba per saham dihitung dengan membagi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
    pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar pada tahun
    bersangkutan.

                                                                  31 Maret 2024        31 Maret 2023
     Laba per saham :
     Laba rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada
                                                                       82,666,441          319,748,024
     pemilik entitas induk
     Rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar - dasar         7,632,167,798         7,632,167,798
     Laba per saham - dasar (dalam satuan rupiah)                            0.01                  0.04

    Laba per saham dilusian adalah sama dengan Laba perusahaan dasar karena Perusahaan tidak
    memiliki efek berpotensi dilusian.

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.32 MB
Published30 Apr 2024
Pages42
Characters119,665
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 36 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MODERN INTERNASIONAL Tbk p.9 ×107
linked person Sungkono Honoris · Direktur Utama p.11 ×5
linked org Bank Central Asia Tbk p.26 ×5
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.26 ×18
linked org Bank Permata Tbk p.26 ×9
linked org Sinar Mas p.31
linked org PT BFI Finance Indonesia p.32 ×4
linked org Bank CIMB Niaga. p.34 ×3
linked — Bukit Hedama p.35 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.10
possible org Bank Sinarmas Tbk p.26 ×6
possible org Bank Rakyat Indonesia Tbk. p.26 ×2
unresolved person Akta Notaris Djojo Muljadi p.9
unresolved org Menteri Kehakiman p.9
unresolved person Akta Notaris Kumala Tjahyadi Widodo S.H. p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9
unresolved org PT Modern Sevel Indonesia p.10 ×5
unresolved org PT Fresh Food Indonesia p.10
unresolved person Indiarto Budioso p.10 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hask Asasi Manusia Republik Indonesia p.10
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.12
unresolved org BAPEPAM-LK p.12 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.20
unresolved org PT Saison Modern Finance p.28 ×3
unresolved org Bank Sinar Mas Tbk p.31 ×2
unresolved org PT Transpasific Finance p.32 ×6
unresolved org PT Paramitra Multifinance p.32 ×3
unresolved org PT Artha Asia Finance p.32 ×2
unresolved org PT Modern Data Solusi Bank Permata Pinjaman p.33
unresolved org PT Paramitra Multifinance Pinjaman p.34
unresolved org PT Artha Asia Finance Pada Bulan p.34
unresolved org PT Transoasific Finance p.34
unresolved org PT Bukit Hedama Permai p.35 ×2
unresolved person Kumala Tjahjani Widodo p.35
unresolved org Samsung Electronics Co.,Ltd p.39
unresolved org Ricoh Asia Pacific Operations Limited p.39

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-I-MDRN.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result