Back to announcement
20240430_JECC_Laporan Informasi dan Fakta Material_31632336_lamp3.pdf
Financial statement Text extracted JECCSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 58
Page 1
LAPORAN KEUANGAN
TRIWULAN I
Maret 2024
PT JEMBO CABLE COMPANY, Tbk
JL. Pajajaran Kel. Gandasari,
Kec. Jatiuwung, Tangerang 151347
Indonesia
Phone : +62 21 591.9442
Page 2
Head Office and Factory :
!. Pajajam Kel. Gmdasai, Kec. Jatiuwmg, Tmgermg 15137 - Indonesia
Phone: +62 21 591 9,142 (IJutirg)
Fil : +622L 5565 0466
Office:
TOGETHER WE GROW Mega Glodok Kemayoran Office Tower B 6th floor
fl. Argkasa Kav. B - 6 Kemayorm Jakarta Pusat - bdonesia
Phone : + 62 2L 2937 1))2 ,6570 1511 (H*ti.g)
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbl(. Fa : + 6221 6570 1,488,65701556
Website : http://mjembo.co.id
SURAT PERNYATAAN DIREKSI
TENTANG
TANGGUNG JAWAB ATAS LAPOMN KEUANGAN KONSOLIDASIAN UNTUK PERIODE TIGA BULAN
YANG BEMKHIR 31 MARET 2024
PT lembo Cable Company, Tbk dan Entitas Anak
Kami yang bertanda tangan di bawah ini;
1. Nama MaryAng Santoso
Alamat kantor ]1. Pajajaran, Kel. Gandasari, Kec. Jatiuwung Tangerang tSL37
Alamat domisili sesuai KTP ]1. Gading Kirana TMR IV Blok G-4l3, RT.009 RW008
Kel. Kelapa Gading Barat, Kec. Kelapa Gading fakarta Utara
Nomor telepon (02 1) 29 3 7 L222, 59 L9 4 42
fabatan Presiden Direktur
2. Nama Antonius Benady
Alamat kantor f l. Pajajaran, Kel"Gandasari, Kec.fatiuwung, Tangerang L5137
Alamat domisili sesuai KTP Jl. Taman Kosambi Timur F L/63, RT.005 RW.009, Kel. Duri
Kosambi, Kec. Cengkaren& Iakafta Barat
Nomor telepon (02L) 2937 L222, 59 79 4 42
fabatan Direktur
Menyatakan bahwa:
1. Bertanggung jawab atas penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian
Perusahaan dan Entitas Anah
2. Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan StandarAkuntansi
Keuangan di Indonesia dan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
'(Bapepam-LK) dan Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang
dikeluarkan oleh Bapepam-Llt
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian telah dimuat secara lehgkap dan
benar;
b. Laporan keuangan konsolidasian tidak mengandung informasi atau fakta material yang
tidak benar, dan tidak menghilangkan informasi atau fakta material;
4. Bertanggung jawab atas sistem pengendalian intern dalam Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Marv Ans Santoso Antonius Benadlt
Direktur Direktur
*
Page 3
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 MARET 2024
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
ASET
31 Des 2022/
KETERANGAN Catatan 31 Mar 2024 31 Des 2023 1 Jan 2023
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 4 148,295,401 158,098,144 148,583,501
Bank garansi 5 3,258,643 3,258,643 3,258,643
Piutang usaha : 6
Pihak-pihak berelasi 30 295,544,821 294,301,387 414,345,069
Pihak ketiga
569,025,676 644,197,352 424,838,712
Piutang lain-lain 7
Pihak ketiga
8,339,638 12,574,301 13,105,782
Pihak berelasi 30 - - 143,476
Persediaan 8 554,340,429 429,872,712 565,153,909
Pajak dibayar dimuka 26 7,051,462 22,376,495 25,380,772
Uang muka 10 14,033,487 17,621,138 13,370,884
Biaya dibayar dimuka 9 6,663,611 11,271,617 4,519,180
Jumlah Aset Lancar 1,606,553,168 1,593,571,789 1,612,699,928
ASET TIDAK LANCAR
Taksiran klaim pajak penghasilan 27 10,368,286 10,945,752 16,267,813
Investasi 11 9,720,000 9,720,000 9,720,000
Aset tetap 12 507,281,796 508,469,454 504,358,486
Aset pajak tangguhan 27 39,187,571 38,857,141 56,020,163
Aktiva tidak lancar lainnya 13 731,251 731,251 731,251
Jumlah Aset Tidak Lancar 567,288,904 568,723,598 587,097,713
JUMLAH ASET 2,173,842,072 2,162,295,387 2,199,797,641
1
Page 4
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 MARET 2024
(Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain)
LIABILITAS DAN EKUITAS
KETERANGAN Catatan 31 Mar 2024 31 Des 2023
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek 14 561,674,145 735,678,554
Utang usaha 15
Pihak-pihak berelasi 31 85,801,306 83,866,695
Pihak ketiga 446,207,751 330,278,446
Utang lain-lain – pihak ketiga 16 6,293,755 11,131,830
Utang pajak 27 18,552,367 10,015,505
Uang muka penjualan - Pihak-pihak berelasi 31 5,466,099 92,349
Pihak ketiga 17 154,395,056 99,502,728
Beban akrual 18 4,236,056 20,424,372
Liabilitas imbalan kerja 30 10,536,822 10,276,045
Utang jangka panjang yang jatuh tempo satu tahun: 14
Utang bank 343,543 458,057
Utang sewa pembiayaan 19 1,495,071 2,077,772
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1,295,001,971 1,303,802,353
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang – setelahdikurangi bagian yang 14
jatuh tempo dalam waktu satu tahun
Utang bank 267,200 267,200
Utang sewa pembiayaan 19
1,782,776 1,862,001
Liabilitas imbalan kerja 30
63,515,730 63,515,730
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 65,565,706 65,644,931
JUMLAH LIABILITAS 1,360,567,677 1,369,447,284
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp 500,- per saham
Modal dasar - 600.000.000 saham
Modal ditempatkan dan disetor -151.200.000 saham 20 75.600.000 75.600.000
Agio saham 21 3.900.000 3.900.000
Saldo laba- ditentukan penggunaannya 27,500,000 27,500,000
Tidak ditentukan penggunaannya 416,882,470 396,456,276
Komprehensif lainya 289,385,404 289,385,404
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik
entitas induk 813,267,894 792,841,680
Kepentingan non pengendali 6,521 6,423
Jumlah Ekuitas 813,274,395 792,848,103
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 2,173,842,072 2,162,295,387
2
Page 5
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
31 MARET 2024
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
KETERANGAN Catatan 2024 2023
PENJUALAN BERSIH 22,31 706,249,345 682,068,747
BEBAN POKOK PENJUALAN 23,24,31 634,476,235 654,888,543
LABA KOTOR 71,773,110 27,180,204
Beban penjualan 25 (22,798,669) (13,912,578)
Beban umum dan administrasi 25 (21,397,121) (11,666,748)
Keuntungan atas penjualan asset tetap 12 14,776 776,577
Penjualan barang rusak 704,549 11,288,727
Penghasilan bunga 438,881 278,342
Beban bunga 26 (3,723,957) (9,031,523)
Provisi dan administrasi bank - (3,684,733)
Laba nilai tukar mata uang asing – bersih (1,018,643) 351,623
Lain - lain bersih 2,224,320 147,522
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT (BEBAN) PAJAK 26,217,246 1,727,413
MANFAAT (BEBAN) PAJAK 27
Pajak kini (5,967,648) (329,403)
Pajak tangguhan 176,694 108,359
Beban Pajak – Bersih (5,790,954) (221,044)
LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 20,426,292 1,506,369
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi :
Perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual 11 - -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 20,426,292 1,506,369
Laba yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 20,426,194 1,506,286
Kepentingan non-pengendali 98 83
Jumlah 20,426,292 1,506,369
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 20,426,194 1,506,286
Kepentingan non-pengendali 98 83
Jumlah 20,426,292 1,506,369
LABA (RUGI) PER SAHAM *) 28 135.09 9.96
*) Dalam rupiah penuh
3
Page 6
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk.DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
31 MARET 2024
( Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
Saldo laba (rugi) Jumlah ekuitas
yang
Disajikan kembali - Catatan 2 diatribusikan
Cadangan
KETERANGAN Modal Agio tersedia Penghasilan Pendapatan Ditentukan Tidak ditentukan kepada pemilik Kepentingan Jumlah
Komprehen Komprehensif non
disetor saham untuk dijual sif lain lainnya penggunaannya penggunaannya entitas induk pengendali Ekuitas
Saldo 31 Desember
2022 75,600,000 3,900,000 - 295,277,719 4,365,205 25,000,000 348,445,662 748,223,381 5,579 748,228,960
Penyesuaian porsi
kepentingan non
pengendali - - - (5,630,610) - (146) (146) 496 350
Transfer ke saldo
laba (1,240,625) 1,240,625 - - -
Cadangan umum - 2,500,000 (2,500,000) - - -
Laba bersih tahun
berjalan 64,390,135 64,390,135 348 64,390,483
Pengukuran
kembali imbalan
pasca kerja (5,963,705) - (5,963,705) - (5,963,705)
Dividen - (15,120,000) (15,120,000) - (15,120,000)
Dampak pajak
tangguhan 1,312,015 - 1,312,015 - 1,312,015
-
Saldo 31 Des 2023 75,600,000 3,900,000 289,385,404 - 27,500,000 396,456,276 792,841,680 6,423 792,848,103
-
Laba bersih tahun
berjalan - - - - - 20,426,194 20,426,194 98 20,426,292
Cadangan umum - - - - -
Dividen tunai - - - - -
-
Saldo 31 Mar 2024 75,600,000 3,900,000 296,543,123 (1,265,405) 27,500,000 416,882,470 813,267,874 6,521 813,274,395
4
Page 7
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR
31 MARET 2024
(Disajikan dalam ribuan rupiah, kecuali dinyatakan lain )
KETERANGAN 2024 2023
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 926,303,346 894,608,354
Pembayaran kas kepada pemasok (704,810,685) (852,084,288)
Pembayaran kas kepada karyawan (43,539,070) (32,295,477)
Kas dihasilkan dari operasi 177,953,591 10,228,589
Pembayaran bunga dan beban operasi (12,091,201) (16,612,794)
Pembayaran pajak dan lainya 5,476,424 (14,891,998)
Restitusi pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan - 13,522,663
Arus kas bersih digunakan dari aktivitas operasi 171,338,814 (7,753,540)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penerimaan bunga 438,881 278,342
Perolehan aset tetap (6,814,365) (4,915,999)
Hasil penjualan aset tetap 14,776 776,577
Arus kas bersih (digunakan untuk) diperoleh dari (6,360,708) (3,861,080)
aktifitas investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang bank jangka pendek - (190,212,687)
Penambahan utang bank jangka pendek (174,004,409) 125,212,853
Penambahan utang bank jangka panjang - -
Pembayaran utang bank jangka panjang (114,514) (114,514)
Penambahan utang sewa guna usaha (661,926) 1,797,868
Arus kas bersih dihasilkan untuk aktivitas pendanaan (174,780,849) (63,316,480)
PENURUNAN BERSIH DALAM KAS DAN SETARA KAS (9,802,743) (74,931,100)
KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL TAHUN 158,098,144 148,583,501
KAS DAN SETARA KAS AKHIR PERIODE 148,295,401 73,652,401
5
Page 8
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
1. UMUM
a. Pendirian dan Informasi Umum
PT Jembo Cable Company Tbk (“Perusahaan”) didirikan dalam rangka Undang-Undang
Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 Tahun 1968 juncto Undang-Undang No. 12 Tahun
1970 berdasarkan akta Notaris No. 51 tanggal 17 April 1973 dari Lody Herlianto, S.H., Notaris
di Jakarta.
Anggaran dasar Perusahaan beserta perubahannya telah mendapat pengesahan dari Menteri
Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. Y.A.5/106/17 tanggal 30 Maret
1974 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 35 tanggal 3 Mei
1983, Tambahan No. 490 dan No. 491.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir diubah
dengan akta Notaris No. 07 tanggal 18 Februari 2021 dari Pratiwi Handayani, S.H., Notaris di
Jakarta.
Akta perubahan ini telah mendapat persetujuan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia sebagaimana penerimaan laporan akta perubahan anggaran dasar
perusahaan dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0109899 tanggal 19 Februari 2021
dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 20 tanggal 09 Maret 2021,
tambahan No. 009310.
Perusahaan berdomisili di Tangerang, Banten, dengan pabrik berlokasi di Jl. Pajajaran,
Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Kantor pemasaran beralamat di
Mega Glodok Kemayoran, Office Tower B Lantai 6, Jl. Angkasa Kav B-6, Kemayoran, Jakarta
Pusat – Indonesia.
Sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah
bergerak dalam bidang usaha industri kabel listrik dan telekomunikasi. Kegiatan usaha
komersial Perusahaan dimulai sejak tahun 1974.
Entitas induk langsung adalah PT Monaspermata Persada.
Berdasarkan akta Notaris No. 34 tanggal 12 Juni 2023 Pratiwi Handayani, S.H, Notaris di
Jakarta, telah dilakukan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan adalah
sebagai berikut
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Santoso
Komisasis : Tommy Wijaya
Komisaris Independen : Drs. Agus Kristiyono, AKT, MBA
Dewan Direksi
Direktur Utama : Mary Ang Santoso
Direktur : Antonius Benady
Direktur : Jimmy Wijaya Joeng
Direktur : Ignatius Nugraha Widiyanta
Direktur : Bambang Pramadi Pramusinto
6
Page 9
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Jembo Cable Company Tbk No.
004/SKP/JCC/08/23 yang berlaku efektif 1 Agustus 2023, tentang Pengangkatan Ketua dan
Para Anggota Komite Audit PT Jembo Cable Company Tbk dimana susunan komite audit
perusahaan adalah sebagai berikut:
Komite Audit
Ketua : Drs. Agus Kristiyono, Ak, MBA
Anggota : Erwindiawan
Anggota : Joni Pathibang
Kepala SPI : Nur Hidayat
Sekretaris Perusahaan per 31 Maret 2024 dan tahun 2023 adalah Antonius Benady.
Jumlah karyawan Perusahaan rata-rata sejumlah 853 karyawan selama tahun 2024 (2023: 861
karyawan) (Tidak diaudit).
Personel manajemen kunci Perusahaan adalah orang-orang yang mempunyai kewenangan dan
tanggung jawab untuk merencanakan, memimpin dan mengendalikan aktivitas Perusahaan.
Seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi dianggap sebagai manajemen kunci Perusahaan.
b. Entitas Anak
Perusahaan memiliki penyertaan saham sebesar 99,96% pada PT Jembo Energindo, entitas
anaknya yang berkedudukan di Jakarta dengan bidang usaha industri pembangkit tenaga listrik,
industri pembuatan, perakitan, penyediaan, pemasangan dan penjualan solar panel dan light
emitting diode (LED). PT Jembo Energindo, entitas anak didirikan pada tanggal 17 Juni 2001.
Entitas anak tersebut mulai berproduksi secara komersial pada tanggal 5 Agustus 2002.
Pada tanggal 31 Maret 2023, jumlah aset entitas anaknya sebesar Rp 37.703.788 (2022:
Rp 36.891.918)
Pada tanggal 27 Februari 2020, Perseroan telah melakukan penambahan penyertaan modal
sebesar Rp 47.000.000.000 pada PT Jembo Energindo dengan cara konversi utang PT Jembo
Energindo sebagai Perusahaan Terkendali, dimana perseroan memegang 99,96% saham pada
PT Jembo Energindo. Adapun komposisi susunan pemegang saham sebelum dan sesudah
dilakukan perubahan adalah sebagai berikut:
Sebelum Sesudah
Nama Pemegang saham Jumlah saham Jumlah saham
Lembar Nilai (Rp) % Lembar Nilai (Rp) %
PT Jembo Cable Company Tbk. 55,940,000 27,970,000,000 99.89% 149,940,000 74,970,000,000 99.96%
Koperasi Karyawan PT JCC 60,000 30,000,000 0.11% 60,000 30,000,000 0.04%
Total 56,000,000 28,000,000,000 100.00% 150,000,000 75,000,000,000 100.00%
Tujuan Perseroan melakukan penambahan penyertaan modal saham pada PT Jembo Energindo
adalah untuk restrukturisasi modal, memperkuat posisi keuangan perusahaan terkendali dan
perbaikan kinerja keuangan PT.Jembo Energindo.
7
Page 10
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Keterbukaan informasi atas transaksi afiliasi tersebut telah disampaikan kepada otoritas jasa
keuangan berdasrkan No. 0.PS/007/LGL-CSO/01/2020 pada tanggal 29 Januari 2020.
Perusahaan dan entitas anak secara bersama-sama di sebut Grup.
Berdasarkan akta Notaris Eira Aurelia Hollanda, S.H. Sesuai dengan salinan akta No. 05
Tanggal 07 Maret 2022 tentang Perubahan Anggaran Dasar PT Jembo Energindo tanggal 09
Maret 2022 nomor AHU-0016810.AH.01.02. Tahun 2022 tentang Persetujuan Perubahan
Anggaran Dasar Perseroan Terbatas PT Jembo Energindo.
c. Penawaran Umum Efek
Pada tanggal 9 Oktober 1992, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dengan suratnya
No. S-1676/PM/1992 untuk melakukan penawaran umum kepada masyarakat melalui pasar
modal sejumlah 10.000.000 saham dengan nilai nominal Rp 500 (angka penuh) per saham.
Pada tanggal 18 Nopember 1992, saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek.
Pada tanggal 31 Maret 2024, seluruh saham atau sejumlah 151.200.000 saham telah dicatatkan
pada Bursa Efek Indonesia (dahulu Bursa Efek Jakarta).
d. Penerbitan Laporan Keuangan konsolidasi
Dewan Direksi bertanggung jawab terhadap penyusunan dan penyajian laporan keuangan
konsolidasian yang telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan pada tanggal 29 April
2024.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
a. Kepatuhan Terhadap Standar Akuntansi Keuangan (SAK)
Laporan keuangan konsolidasian Grup telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan di Indonesia yang meliputi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang diterbitkan oleh DSAK –
IAI, serta Peraturan No. KEP-347/BL/2012 tentang “Penyajian dan Pengungkapan Laporan
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik” yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan
(“OJK”). Kebijakan ini telah diterapkan secara konsisten terhadap seluruh tahun yang
disajikan, kecuali jika dinyatakan lain.
b. Dasar Penyusunan dan Pengukuran Laporan Keuangan
Dasar pengukuran laporan keuangan konsolidasian ini adalah konsep biaya perolehan
(historical cost), kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain,
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan
keuangan ini disusun dengan metode akrual, kecuali laporan arus kas.
8
Page 11
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode langsung dengan mengelompokkan
arus kas dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan adalah mata
uang Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan.
Seluruh angka dibulatkan menjadi Ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain.
Perlu dicatat bahwa estimasi akuntansi dan asumsi yang digunakan dalam penyusunan laporan
keuangan, meskipun perkiraan ini didasarkan pada pengetahuan terbaik manajemen dan
penilaian dari peristiwa dan tindakan saat ini, peristiwa yang sebenarnya mungkin akhirnya
berbeda dengan estimasi. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang
lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi berdampak signifikan terhadap laporan
keuangan diungkapkan di Catatan 3.
c. Penerbitan Amandemen PSAK dan ISAK Baru
Perubahan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) yang berlaku
efektif pada tahun 2022
Penerapan dari amendemen standar relevan berikut yang berlaku efektif pada tahun 2022 tidak
menimbulkan perubahan substansial atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan tidak memiliki
pengaruh yang material atas jumlah yang dilaporkan atas tahun berjalan atau tahun sebelumnya
adalah sebagai berikut:
- Penyesuaian tahunan PSAK 71 “Instrumen keuangan”
- Penyesuaian tahunan PSAK 73 “Sewa”
- Amendemen PSAK 57 ”Provisi, Liabilitas Kontinjensi dan Aset Kontinjensi” (Kontrak
memberatkan – biaya memenuhi kontrak)
Siaran Pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode Jasa” yang diterbitkan
pada bulan April 2022
Pada bulan April 2022, Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia
(“DSAK IAI”) mengeluarkan siaran pers mengenai “Pengatribusian Imbalan pada Periode
Jasa” sebagai bahan penjelasan terhadap persyaratan yang relevan dari PSAK 24, “Imbalan
Kerja”, yang secara khusus menjelaskan cara mengatribusikan imbalan pensiun pada periode
jasa program pensiun dengan pola tertentu berdasarkan Undang-undang yang berlaku di
Indonesia.
Setiap perubahan kewajiban imbalan pascakerja setelah penerapan atribusi imbalan
sebagaimana dijelaskan dalam siaran pers ini dianggap sebagai perubahan kebijakan akuntansi.
Berdasarkan siaran pers, setiap perusahaan perlu menilai waktu yang wajar untuk mengubah
kebijakan akuntansinya terkait hal ini, yang dampaknya harus diperhitungkan secara
retrospektif pada saldo awal periode komparatif paling awal, jika material.
9
Page 12
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Perusahaan telah menerapkan persyaratan dari siaran pers dan telah melakukan perikatan
dengan aktuaris independen untuk menghitung dampak dari perubahan kebijakan akuntansi ini
sejak awal periode komparatif yang disajikan.
Perubahan pada PSAK yang berlaku efektif pada tahun 2023
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan dan berlaku efektif untuk tahun
buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 adalah sebagai berikut:
Efektif pada 1 Januari 2023:
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” (Klasifikasi liabilitas jangka pendek
atau panjang)
- Amendemen PSAK 1 “Penyajian laporan keuangan” (Pengungkapan kebijakan akuntansi)
- Amendemen PSAK 16 “Aset tetap” (Hasil sebelum penggunaan yang diintensikan)
- Amendemen PSAK 25: "Kebijakan akuntansi, perubahan estimasi akuntansi, dan
kesalahan" tentang "Definisi estimasi akuntansi"; dan
- Amendemen PSAK 46 “Pajak penghasilan” (Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal)
Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2024
Amendemen standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif untuk
tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024 adalah sebagai berikut:
- Amendemen PSAK 1: “Penyajian laporan keuangan" tentang "Liabilitas jangka panjang
dengan kovenan"; dan
- Amendemen PSAK 73: “Sewa tentang liabilitas sewa" tentang "Jual dan sewa balik".
Pada tanggal otorisasi laporan keuangan konsolidasian ini, Perusahaan masih mengevaluasi
dampak penerapan standar-standar yang relevan di atas terhadap laporan keuangan
konsolidasian.
d. Dasar Konsolidasian
Apabila Perusahaan mengendalikan investee, maka hal tersebut diklasifikasikan sebagai
entitas anak. Perusahaan mengendalikan investee jika tiga elemen berikut terpenuhi:
kekuasaan atas investee, eksposur atau hak atas imbal hasil variable dari keterlibatannya
dengan investee, dan kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk
mempengaruhi jumlah imbal hasil investor. Pengendalian dapat dikaji kembali ketika fakta
dan kondisi mengindikasikan bahwa terdapat kemungkinan adanya perubahan pada elemen
pengendalian tersebut.
Pengendalian de facto terjadi pada situasi dimana Perusahaan memiliki kemampuan praktis
untuk mengarahkan aktivitas relevan atas investee tanpa memiliki hak suara mayoritas.
Untuk menentukan apakah pengendalian de facto terjadi, maka Perusahaan
mempertimbangkan beberapa fakta dan keadaan berikut ini:
- Ukuran kepemilikan hak suara entitas relatif terhadap ukuran dan penyebaran
kepemilikan pemilik suara lain;
10
Page 13
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
- Hak suara potensial yang substantif yang dimiliki oleh perusahaan dan para pihak lain;
- Pengaturan kontraktual lain;
- Pola historis dalam penggunaan hak suara.
Laporan keuangan konsolidasian menyajikan hasil Perusahaan dan entitas anaknya seolah-
olah merupakan satu entitas. Transaksi antar entitas dan saldo antara entitas Perusahaan dan
entitas anaknya oleh karena itu dieliminasi secara penuh.
Laporan keuangan konsolidasian menggabungkan hasil kombinasi bisnis dengan
menggunakan metode akuisisi. DaIam laporan posisi keuangan, aset dan liabilitas
teridentifikasi, dan liabilitas kontinjensi pada awalnya diakui pada nilai wajar pada tanggal
akuisisi. Hasil tersebut dimasukkan dalam laporan pendapatan komprehensif konsolidasian
sejak tanggal pengendalian diperoleh. Hasil tersebut tidak dikonsolidasi sejak pada tanggal
pengendalian hilang.
e. Kepentingan Non-Pengendali
Untuk bisnis kombinasi yang terjadi sebelum tanggal 1.Januari 2011, Perusahaan pada
awalnya mengakui adanya kepentingan non-pengendali pada pihak yang diakuisisi pada
bagian proporsional milik kepentingan non-pengendali dari aset net milik pihak yang
diakuisisi. Untuk bisnis kombinasi yang terjadi setelah tanggal 1 Januari 2011, Perusahaan
memiliki pilihan, atas dasar transaksi per transaksi, untuk pengakuan awal kepentingan non-
pengendali atas pihak yang diakuisisi yang merupakan kepentingan kepemilikan masa kini
dan memberikan kepada pemegangnya sebesar bagian proporsional atas aset neto milik entitas
ketika dilikuidasi pada baik nilai wajar tanggal akuisisi atau, pada bagian proporsional
kepemilikan instrumen masa kini sejumlah aset neto teridentifikasi milik pihak yang
diakuisisi. Komponen lain kepentingan nonpengendali seperti opsi saham beredar secara
umum diakui pada nilai wajar.
Perusahaan dan entitas anaknya tidak memilih untuk menggunakan opsi nilai wajar pada
tanggal akuisisi yang telah selesai saat ini.
f. Mata Uang Asing
Transaksi yang terjadi pada Perusahaan dan entitas anaknya dalam mata uang selain mata uang
lingkungan ekonomi utama di mana entitas Perusahaan tersebut beroperasi (mata uang
fungsional) diakui dengan menggunakan kurs ketika transaksi tersebut terjadi. Aset dan
liabilitas moneter dalam mata uang asing ditranslasikan dengan menggunakan kurs pada
tanggal pelaporan.
Perbedaan nilai tukar yang terjadi ketika mentranslasikan ulang aset dan liabilitas moneter yang
belum diselesaikan diakui langsung dalam laba rugi, kecuali pinjaman dalam mata uang asing
yang digunakan sebagai lindung nilai terhadap investasi neto pada operasi luar negeri, yang
mana perbedaan nilai tukar ini diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi
dalam cadangan nilai tukar asing bersama dengan perbedaan nilai tukar yang terjadi karena
pentranslasian ulang operasi luar negeri.
11
Page 14
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Keuntungan dan kerugian nilai tukar yang terjadi karena pentranslasian ulang aset keuangan
moneter tersedia untuk dijual diperlakukan sebagai komponen terpisah dari perubahan nilai
wajar dan di akui dalam laba rugi. Keuntungan dan kerugian nilai tukar atas aset keuangan
non-moneter tersedia untuk dijual membentuk secara keseluruhan keuntungan atau kerugian
yang diakui terkait instrumen keuangan tersebut.
Ketika dikonsolidasi, hasil dari aktivitas usaha di luar negeri ditranslasikan dalam unit mata
uang dengan menggunakan kurs yang mendekatisaat transaksi tersebut terjadi. Seluruh aset
dan liabilitas yang terjadi dari aktivitas usaha di luar negeri, termasuk goodwill yang terjadi
karena pengakuisisian operasi tersebut, ditranslasikan dengan menggunakan kurs pada tanggal
pelaporan. Perbedaan nilai tukar yang terjadi ketika mentranslasikan aset neto awal padakurs
awal dan hasil operasi usaha luar negeri pada kurs aktual diakui dalam penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasi dalam cadangan nilai tukar asing.
Keuntungan atau kerugian dari perbedaan nilai tukar diakui dalam laporan keuangan tersendiri
milik Perusahaan atas translasian item moneter jangka panjang yang membentuk investasi neto
milik Perusahaan pada operasi luar negeri yang direklasifikasikan pada penghasilan
komprehensif lain dan diakumulasikan dalam cadangan nilai tukar asing dalam konsolidasian.
Ketika aktivitas usaha luar negeri dilepaskan, kumulatif perbedaan nilai tukar diakui dalam
cadangan nilai tukar asing terkait dengan operasi tersebut sampai dengan tanggal pelepasan
dialihkan dalam laporan penghasilan komprehensif konsolidasian sebagai bagian dari
keuntungan atau kerugian pelepasan.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 kurs yang digunakan (angka penuh) adalah
sebagai berikut:
Mata uang 31-Mar-24 2023
1 Poundsterling Inggris/Rupiah 20,021 19,760
1 Euro Eropa/Rupiah 17,161 17,140
1 Dolar Amerika Serikat/Rupiah 15,853 15,416
1 Dolar Australia/Rupiah 9,906 10,565
100 Yen Jepang (JPY) 10,450 10,955
1 Dolar Singapore/Rupiah 11,765 11,712
1 Yuan China/Rupiah 2,193 2,170
g. Pihak-Pihak Berelasi
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas yang menyiapkan laporan
keuangannya.
12
Page 15
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
i. Orang atau anggota keluarga dekatnya mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang
tersebut:
- memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
- memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
- merupakan personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk dari entitas
pelapor.
ii. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu dari kondisi berikut:
- Entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas
induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lain);
- Satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas
asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu Perusahaan, yang mana
entitas lain tersebut adalah anggotanya);
- Kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;
- Satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas
asosiasi dari entitas ketiga;
- Entitas tersebut adalah suatu program imbalan pascakerja untuk imbalan kerja dari salah
satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan entitas pelapor. Apabila entitas
pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor
juga berelasi dengan entitas pelapor;
- Entitas dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
huruf (i).
- Orang yang diidentifikasi dalam huruf (i)(a) memiliki pengarug signifikan atas entitas atau
merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas)
- Entitas, atau anggota dari kelompok di mana entitas merupakan bagian dari kelompok
tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada
entitas induk dari entitas pelapor.
h. Aset Keuangan
Perusahaan dan entitas anaknya mengklasifikasikan aset keuangannya ke dalam kategori yang
dijelaskan di bawah ini, tergantung pada tujuan pengakuisisian aset. Perusahaan dan entitas
anaknya tidak mengklasifikasikan aset keuangannya sebagai dimiliki hingga jatuh tempo.
Selain daripada aset keuangan untuk tujuan lindung nilai, kebijakan akuntansi Perusahaan
dikategorikan sebagai berikut:
Pinjaman dan Piutang
Aset pinjaman dan piutang merupakan aset keuangan non-derivative dengan pembayaran tetap
atau yang telah ditentukan yang tidak memiliki kuotasi di pasar aktif. Aset tersebut pada dasarnya
terjadi melalui cadangan barang dan jasa kepada pelanggan (misalnya, piutang dagang), namun
juga memasukkan jenis aset moneter kontraktual lain. Pengakuan awal aset tersebut pada nilai
wajar ditambahkan dengan biaya transaksi yang langsung diatribusikan pada akuisisi atau
penerbitannya, dan selanjutnya dicatat pada biaya amortisasi dengan menggunakan metode
tingkat suku bunga efektif, dikurangi dengan cadangan untuk penurunan nilai.
13
Page 16
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Cadangan penurunan nilai diakui ketika ada bukti objektif (seperti kesulitan keuangan signifikan
pada pihak lawan atau gagal bayar atau penundaan pembayaran signifikan) bahwa Kelompok
Usaha tidak dapat menagih seluruh jumlah yang jatuh tempo berdasarkan persyaratan piutang,
jumlah cadangan berbeda antara jumlah tercatat neto dan nilai kini arus kas masa depan yang
diharapkan dari piutang yang mengalami penurunan nilai tersebut. Untuk piutang usaha, yang
dilaporkan secara neto, cadangan seperti ini dicatat dalam akun pencadangan terpisah dengan
kerugian diakui dalam beban administrasi dalam laporan penghasilan komprehensif
konsolidasian. Ketika terkonfirmasi bahwa piutang usaha tidak dapat ditagih, nilai tercatat bruto
dari aset tersebut dihapus terhadap cadangannya.
Dari waktu ke waktu, Perusahaan dan entitas anaknya memilih untuk menegosiasi kembali
persyaratan jatuh tempo piutang usaha dari pelanggan yang memiliki transaksi historis yang baik.
Negosiasi ulang seperti ini dapat mengubah jangka waktu pembayaran daripada perubahan jumlah
terutang dan, sebagai akibatnya, arus kas baru yang diharapkan terdiskonto pada tingkat suku
bunga efektif dan perbedaan yang dihasilkan untuk nilai wajar diakui dalam laporan penghasilan
komprehensif konsolidasian (laba operasi).
Pinjaman dan piutang Perusahaan dan entitas anaknya meliputi piutang usaha dan piutang lainnya
dan kas dan setara kas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
i. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas terdiri dari kas, deposito jangka pendek, investasi jangka pendek yang
tingkat likuidasinya sangat tinggi dengan jatuh tempo dalam waktu kurang dari tiga bulan, dan
untuk tujuan laporan arus kas – rekening giro. Rekening giro disajikan dalam liabilitas jangka
pendek dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.
Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, simpanan yang
sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasilikuid jangka pendek lainnya dengan yang jatuh
tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi keuangan
konsolidasian, cerukan disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek.
j. Piutang Usaha dan Piutang Non-Usaha
Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dagangan
atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu
satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang
diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak,piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.
Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman
yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan. Piutang usaha dan piutang non-
usahapadaawalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan
signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.
14
Page 17
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Kolektibilitas piutang usaha dan piutang non-usaha ditinjau secara berkala. Piutang yang
diketahui tidak tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun
penyisihan digunakan ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Kelompok Usaha tidak dapat
menagih seluruh nilai terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang. Kesulitan keuangan
signifikan yang dialami debitur, kemungkinan debitur dinyatakan pailit atau melakukan
reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Jumlah penurunan nilai adalah
sebesar selisih antara nilai tercatat aset dan nilai kini dari estimasi arus kas masa depan pada
tingkat suku bunga efektif awal.
Arus kas terkait dengan piutang jangka pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak
material.
Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laporan laba rugi dan disajikan dalam “beban
penurunan nilai”. Ketika piutang usaha dan piutang non-usaha, yang rugi penurunan nilainya
telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang tersebut
dihapusbukukan dengan mengurangi akun penyisihan. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih
kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap “beban
penurunan nilai” pada laporan laba rugi.
k. Persediaan
Persediaan pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, dan selanjutnya sebesar mana yang
lebih rendah antara biaya dan nilai realisasi neto. Biaya meliputi seluruh biaya pembelian,
biaya konversi, dan biaya lain yang timbul dalam membawa persediaan hingga berada pada
lokasi dan kondisi kini.
Biaya rata-rata tertimbang digunakan untuk menentukan biaya perolehan dari item yang dapat
dipertukarkan.
l. Biaya Dibayar Dimuka
Biaya dibayar dimuka dibebankan selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan
metode garis lurus.
m. Aset Tetap
Aset tetap pada awalnya diakui pada biaya. Sama halnya dengan harga pembelan, biaya
termasuk yang langsung diatribusikan ke biaya dan perkiraan nilai kini pada biaya yang tidak
dapat di hindari di masa depan untuk dibongkar atau dilepas. Liabilitas diakui dalam cadangan.
Sejak tahun 2015 untuk aset tetap tanah, bangunan dan mesin disajikan sebesar nilai wajar,
berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh penilai independen eksternal yang telah terdaftar di
Otoritas Jasa Keuangan, dikurangi penyusutan untuk bangunan dan mesin. Revaluasi ini
dilakukan dengan tingkat keteraturan yang memadai untuk menjamin bahwa jumlah tercatat
tidak berbeda secara material dari nilai wajar yang ditentukan pada periode pelaporan.
15
Page 18
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Perubahan pada nilai wajar diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan diakumulasi dalam
cadangan revaluasi kecuali untuk penurunan nilai yang melebihi saldo kredit pada cadangan
revaluasi, atau pembalikan untuk transaksi tersebut, diakui dalam laporan laba rugi.
Peralatan pabrik, peralatan laboratorium, peralatan kantor, kendaraan bermotor dan instalasi
listrik disajikan sebesar harga perolehan dikurangi dengan penyusutan. Harga perolehan
termasuk pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung atas perolehan aset tersebut.
Tanah tidak disusutkan. Penyusutan untuk aset dalam konstruksi tidak dapat dilakukan kecuali
aset tersebut telah selesai atau siap digunakan. Penyusutan diterapkan untuk seluruh aset tetap
sehingga telah di hapuskan dengan nilai tercatat selama masa manfaat ekonomi yang
diharapkan.
Penyusutan menggunakan metode garis lurus, selama taksiran masa manfaat ekonomis.
Estimasi masa manfaatnya adalah sebagai berikut:
Tahun/
Years
Bangunan 8 - 20
Instalasi listrik 5
Mesin 5 - 15
Peralatan pabrik 4 - 15
Peralatan laboratorium 4-5
Peralatan kantor 4
Kendaraan bermotor 4
Pada tanggal revaluasi, akumulasi penyusutan atas bangunan dan mesin yang direvaluasi
dieliminasi terhadap jumlah tercatat bruto dari aset dan jumlah neto disajikan kembali terhadap
jumlah revaluasi aset. Selisih penyusutan atas revaluasi bangunandan mesin terhadap jumlah
yang akan dibebankan pada biaya historikal, dialihkan dari cadangan revaluasi ke saldo laba
ketika tanah, bangunan dan mesin dibebankan melalui laporan penghasilan komprehensif lain
konsolidasi (misalnya melalui penyusutan, penurunan nilai). Pada pelepasan aset, saldo
cadangan revaluasi akan dialihkan ke saldo laba.
Perusahaan dan entitas anaknya menerapkan model biaya di dalam pengakuan selanjutnya bagi
aset tetap kecuali tanah, bangunan dan mesin. Perusahaan dan entitas anaknya melakukan
perubahan kebijakan akuntansi atas aset tetap tanah, bangunan dan mesin dari model biaya
menjadi model revaluasi sejak tanggal 31 Desember 2015. Hal ini dilakukan dengan mengacu
kepada PSAK 16 “Aset Tetap” yang menyatakan bahwa “entitas harus memilih menggunakan
model biaya atau model revaluasi dalam kebijakan akuntansinya” dan diterapkan secara
prospektif.
16
Page 19
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
n. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (selain persediaan dan aset pajak tangguhan)
Perusahaan dan entitas anaknya menilai pada tiap tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi
penurunan nilai pada aset. Apabila terdapat indikasi penurunan nilai, atau ketika penilaian
penurunan nilai bagi aset secara tahunan disyaratkan, Perusahaan dan entitas anaknya
membuat estimasi nilai terpulihkan aset.
Suatu nilai terpulihkan aset lebih tinggi dibandingkan nilai wajar dikurangi biaya untuk
menjual aset atau Unit Penghasil Kas dan nilai pakainya dan ditentukan sebagai suatu aset
individual, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar
independen dari aset lain. Di dalam menilai nilai pakai, estimasi arus kas yang diharapkan
diperoleh dari aset didiskontokan terhadap nilai kininya dengan menggunakan suku bunga
diskon sebelum pajak yang mencerminkan penilaian pasar kini terhadap nilai waktu uang dan
risiko spesifik aset. Di dalam menilai nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, dibutuhkan
model penilaian yang tepat.
Ketika nilai tercatat aset melebihi nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dicatat sebesar nilai
terpulihkan. Kerugian penurunan nilai diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian kecuali aset yang relevan dinilai pada jumlah yang direvaluasi, yang dalam hal
ini kerugian penurunan nilai diperlakukan sebagai penurunan revaluasi.
Suatu penilaian dilakukan pada setiap tanggal pelaporan sebagaimana apabila terdapat segala
indikasi bahwa kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya sudah tidak ada lagi atau
mengalami penurunan. Suatu kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya, dibalikkan
nilainya jika terdapat perubahan estimasi yang digunakan untuk menentukan nilai terpulihkan
aset sejak pengakuan terakhir kerugian penurunan nilai. Apabila demikian kondisinya, nilai
tercatat aset meningkat pada jumlah terpulihkannya. Kenaikan tersebut tidak dapat melebihi
nilai tercatat yang telah ditentukan, penyusutan bersih, tidak ada kerugian penurunan nilai yang
diakui sebelumnya. Pembalikkan nilai tersebut diakui di dalam laporan laba rugi komprehensif
konsolidasian kecuali aset tersebut diukur pada jumlah revaluasian, yang dalam hal ini
diperlakukan sebagai kenaikan revaluasi.
o. Instrumen Keuangan
Instrumen keuangan adalah kontrak yang menimbulkan aset keuangan bagi suatu entitas dan
liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas bagi entitas yang lain.
1. Aset keuangan
Pengakuan awal
Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan harus didasarkan pada bisnis model dan arus kas
kontraktual apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.
Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
o Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
17
Page 20
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
o Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal dan tidak
bisa melakukan perubahan setelah penerapan awal tersebut.
Semua aset keuangan pada awalnya diakui sebesar nilai wajarnya ditambah dengan biaya-
biaya transaksi, kecuali aset keuangan dicatat pada nilai wajar melalui laba rugi.
Aset keuangan Perusahaan meliputi kas dan setara kas, piutang usaha - pihak ketiga,
piutang lain-lain - pihak ketiga, investasi jangka pendek dan uang jaminan yang merupakan
aset keuangan tidak lancar dan dicatat pada aset tidak lancar lainnya.
Aset keuangan diklasifikasikan sebagai aset lancar, jika jatuh tempo dalam waktu 12 bulan,
jika tidak maka aset keuangan ini diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Pengukuran aset keuangan setelah pengakuan awal tergantung pada klasifikasinya sebagai
berikut:
1. Aset keuangan yang diukur pada biaya diamortisasi;
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi selanjutnya diukur dengan
menggunakan metode suku bunga efektif (Effective Interest Rate) (“EIR”), setelah
dikurangi dengan penurunan nilai. Biaya perolehan yang diamortisasi dihitung dengan
memperhitungkan diskonto atau premi atas biaya akuisisi atau biaya yang merupakan
bagian integral dari EIR tersebut. Amortisasi EIR dicatat dalam laporan laba rugi.
Kerugian yang timbul dari penurunan nilai juga diakui pada laporan laba rugi.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi terdiri dari kas dan setara kas,
piutang usaha - bersih, piutang lain-lain - pihak ketiga dan uang jaminan yang
merupakan aset keuangan tidak lancar dan dicatat pada aset tidak lancar lainnya.
2. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain.
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
komprehensif lain selanjutnya disajikan dalam laporan posisi keuangan sebesar nilai
wajar, dengan perubahan nilai wajar yang diakui dalam laporan laba rugi atau
penghasilan komprehensif lain.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023, Perusahaan memiliki aset keuangan yang diukur
melalui laba rugi yaitu investasi jangka pendek berupa saham dan aset keuangan yang
diukur melalui penghasilan komprehensif lain.
Penghentian pengakuan
Aset keuangan (atau mana yang berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari
kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat:
18
Page 21
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
1. Hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset tersebut telah berakhir; atau
2. Perusahaan telah mentransfer hak mereka untuk menerima arus kas yang berasal dari
aset atau berkewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa
penundaan yang material kepada pihak ketiga dalam perjanjian “pass-through” dan
salah satu diantara (a) Perusahaan telah mentransfer secara substansial seluruh risiko
dan manfaat dari aset, atau (b) Perusahaan tidak mentransfer atau mempertahankan
secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset, namun telah mentransfer
kendali atas aset tersebut.
2. Liabilitas keuangan
Pengakuan awal
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai berikut:
o Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi.
o Liabilitas keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui
penghasilan komprehensif lain.
Perusahaan menentukan klasifikasi liabilitas keuangan mereka pada saat pengakuan awal.
Pada tanggal 31 Desember 2021 dan 2020, Perusahaan hanya memiliki liabilitas keuangan
yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi terdiri dari utang usaha - pihak ketiga, beban
masih harus dibayar, utang bank, utang sewa dan utang lain-lain.
Pengukuran setelah pengakuan awal
Setelah pengakuan awal, yaitu pada nilai wajar ditambah biaya transaksi, Perusahaan
mengukur seluruh liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi dengan
menggunakan metode bunga efektif.
Penghentian pengakuan
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan telah dilunasi atau
dibatalkan atau kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas yang lain pada keadaan
yang secara substansial berbeda, atau berdasarkan suatu liabilitas yang ada yang secara
substansial telah diubah, maka pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai
penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru, dan perbedaan nilai
tercatat masing-masing diakui dalam laporan laba rugi.
3. Instrumen keuangan disalinghapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapus dan jumlah netonya dilaporkan pada
laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan
saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum tidak boleh tergantung pada kejadian di masa yang akan
datang dan harus dapat dilaksanakan dalam kondisi bisnis yang normal dan dalam keadaan
lalai, tidak dapat membayar atau kebangkrutan perusahaan atau pihak lawan.
19
Page 22
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
4. Penurunan nilai aset keuangan
Perusahaan mengakui penyisihan kerugian kredit ekspektasian (ECL) atas aset keuangan
yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi dan investasi pada instrumen utang di
FVOCI. ECL adalah perkiraan kerugian kredit tertimbang probabilitas. Kerugian kredit
diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan kas (yaitu, perbedaan antara arus kas
yang jatuh tempo kepada Perusahaan sesuai dengan kontrak dan arus kas yang diharapkan
akan diterima Perusahaan), didiskontokan dengan suku bunga efektif dari aset keuangan,
dan mencerminkan informasi yang wajar dan dapat didukung yang tersedia tanpa biaya
atau upaya yang tidak semestinya tentang peristiwa masa lalu, kondisi saat ini, dan
prakiraan kondisi ekonomi masa depan.
Perusahaan mengakui penyisihan penurunan nilai berdasarkan ECL 12 bulan atau seumur
hidup, tergantung pada apakah terdapat peningkatan yang signifikan dalam risiko kredit
sejak pengakuan awal.
Saat menentukan apakah risiko kredit aset keuangan telah meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal dan saat mengestimasi ECL, Perusahaan mempertimbangkan
informasi yang wajar dan dapat didukung yang relevan dan tersedia tanpa biaya atau upaya
yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif,
berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit yang diinformasikan dan
termasuk informasi berwawasan ke depan.
Perusahaan mengakui ECL seumur hidup untuk piutang yang tidak mengandung
komponen pembiayaan yang signifikan. Perusahaan menggunakan matriks provisi yang
didasarkan pada pengalaman kerugian kredit historis Perusahaan, disesuaikan dengan
faktor-faktor yang bersifat wawasan ke depan yang spesifik untuk peminjam dan
lingkungan ekonomi.
Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai apakah aset keuangan tersebut pada
biaya perolehan diamortisasi dan investasi pada instrumen utang di FVOCI mengalami
penurunan nilai kredit. Aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit ketika satu atau
lebih peristiwa yang berdampak merugikan pada estimasi arus kas masa depan dari aset
keuangan telah terjadi. Bukti aset keuangan mengalami penurunan nilai kredit mencakup
data yang dapat diobservasi tentang peristiwa berikut:
o Kesulitan keuangan signifikan yang dialami penerbit atau peminjam.
o Pelanggaran kontrak, seperti wanprestasi atau peristiwa lewat jatuh tempo.
o Pemberi pinjaman dari peminjam, karena alasan ekonomi atau kontrak yang berkaitan
dengan kesulitan keuangan peminjam, setelah memberikan kepada peminjam suatu
konsesi yang tidak akan dipertimbangkan oleh pemberi pinjaman.
o Terdapat kemungkinan bahwa peminjam akan dinyatakan pailit atau reorganisasi
keuangan lainnya.
o Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan tersebut karena kesulitan keuangan.
o Pembelian atau asal mula aset keuangan dengan diskon besar yang mencerminkan
kerugian kredit yang terjadi.
20
Page 23
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Perusahaan menganggap aset keuangan mengalami gagal bayar ketika pihak lawan gagal
membayar kewajiban kontraktualnya, atau terdapat pelanggaran persyaratan kontraktual
lainnya, seperti jaminan.
Perusahaan secara langsung mengurangi jumlah tercatat bruto dari aset keuangan ketika
tidak ada ekspektasi yang wajar untuk memulihkan arus kas kontraktual atas aset keuangan,
baik sebagian atau seluruhnya. Hal ini umumnya terjadi ketika Perusahaan menentukan
bahwa peminjam tidak memiliki aset atau sumber pendapatan yang dapat menghasilkan
arus kas yang cukup untuk membayar kembali jumlah yang dikenakan penghapusan
tersebut.
Namun, aset keuangan yang dihapus bukukan masih dapat dikenakan aktivitas penegakan
hukum untuk mematuhi prosedur Perusahaan untuk pemulihan jumlah yang jatuh tempo.
ECL atas aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi diakui sebagai cadangan
kerugian penurunan nilai terhadap nilai tercatat bruto aset keuangan, dengan kerugian
penurunan nilai (atau pembalikan) yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain. ECL atas investasi dalam instrumen utang di FVOCI diakui
sebagai akumulasi kerugian penurunan nilai dalam pendapatan komprehensif lain, dengan
kerugian penurunan nilai (atau pembalikan) yang dihasilkan diakui dalam laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain.
p. Sewa
Perusahaan menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak
merupakan, atau mengandung, sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk
mengendalikan penggunaan aset identifikasian selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan
dengan imbalan.
Liabilitas sewa
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai
kini pembayaran sewa yang harus dilakukan selama masa sewa. Pembayaran sewa mencakup
pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara substansi) dikurangi piutang insentif
sewa, pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, dan jumlah yang
diharapkan akan dibayar di bawah jaminan nilai sisa. Pembayaran sewa juga mencakup harga
pelaksanaan dari opsi pembelian yang secara wajar pasti akan dilaksanakan oleh Perusahaan
dan pembayaran denda untuk penghentian sewa, jika jangka waktu sewa mencerminkan
Perusahaan melaksanakan opsi untuk mengakhiri.
Sewa jangka pendek
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
mulai dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek
diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.
Perusahaan menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka
pendeknya (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal
21
Page 24
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
mulai dan tidak mengandung opsi pembelian). Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek
diakui sebagai beban dengan menggunakan metode garis lurus selama masa sewa.
q. Program Imbalan Pasti
Surplus dan deficit program imbalan pasti diukur pada:
- Nilai wajar dari aset yang direncanakan pada tanggal pelaporan, dikurangi
- Liabilitas yang direncanakan dihitung dengan menggunakan metode projected unit credit
yang di diskonto ke nilai kinidengan menggunakan imbal hasilobligasi perusahaan yang
berkualitas tinggi yang tersedia yang memiliki tanggal jatuh tempo yang mendekati
persyaratan liabilitas; ditambah
- Biaya servis masa lalu yang tidak diakui, dikurangi
- Dampak persyaratan pendanaan minimum yang disetujui dengan skema perwakilan.
Pengukuran kembali kewajiban pasti neto diakui langsung dalam ekuitas. Pengukuran kembali
tersebut termasuk :
- Keuntungan dan kerugian aktuaris
- Imbalan atas aset (tidak termasuk bunga)
- Dampak batas tertinggi asset (tidak termasuk bunga)
Biaya servis diakui dalam laba atau rugi, dan termasuk biaya servis saat ini dan masa lalu, serta
kurtailmen keuntungan dan kerugian.
Beban bunga neto (pendapatan) diakui dalam laba rugi dan dihitung dengan menerapkan
tingkat diskonto untuk mengukur kewajiban imbalan pasti (aset) pada awal periode tahunan
hingga pembayaran manfaat selama periode.
Keuntungan atau kerugian yang timbul dari perubahan manfaat skema atau kurtailmen diakui
secara langsung dalam laba rugi.
Penyelesaian skema manfaat pasti diakui dalam periode dimana penyelesaian tersebut terjadi.
r. Perpajakan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laba rugi, kecuali
jika berkaitan dengan item yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain atau secara
langsung dalam ekuitas. Dalam kasus ini, pajak di akui dalam penghasilan komprehensif lain
atau langsung dalam ekuitas.
Pajak kini
Beban pajak penghasilan kini dihitung dengan dasar hukum pajak yang berlaku pada tanggal
pelaporan. Aset atau liabilitas pajak penghasilan kini terdiri dari kewajiban kepada atau klaim
dari otoritas pajak yang berhubungan dengan periode pelaporan kini atau sebelumnya, yang
belum di bayar pada akhir periode tanggal pelaporan. Pajak penghasilan diperhitungkan
berdasarkan tarif pajak dan hukum pajak yang berlaku pada periode fiskal terkait, berdasarkan
laba kena pajak untuk periode tersebut. Seluruh perubahan pada aset atau liabilitas pajak kini
diakui sebagai komponen biaya pajak penghasilan dalam laba atau rugi.
22
Page 25
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui ketika jumlah tercatat dari aset atau liabilitas dalam
laporan posisi keuangan konsolidasian berbeda dari dasar perpajakannya, kecuali jika perbedaan
itu terjadi karena:
- Pengakuan awal goodwill
- Pengakuan awal aset atau liabilitas pada saat transaksi yang bukan merupakan bisnis
kombinasi dan pada saat transaksi terjadi tidak mempengaruhi akuntansi atau laba kena
pajak, dan
- Investasi pada entitas anak dan pengendalian bersama entitas dimana Perusahaan mampu
mengendalikan waktu pembalikan perbedaan dan kemungkinan besar bahwa perbedaan
tersebut tidak akan dibalik pada masa yang akan datang.
Pengakuan dari aset pajak tangguhan terbatas pada saat dimana terdapat kemungkinan besar
bahwa laba kena pajak akan tersedia terhadap perbedaan yang dapat digunakan.
Dalam hal aset pajak tangguhan yang terjadi karena properti investasi diukur pada nilai wajar,
maka asumsi bahwa pemulihan akan terjadi melalui penjualan daripada penggunaan yang masih
belum dibantah.
Jumlah aset atau liabilitas ditentukan dengan menggunakan tarif pajak pada saat tanggal
pelaporan dan diharapkan akan digunakan ketika liabilitas pajak tangguhan/ (aset) telah
diselesaikan/(dipulihkan).
Pajak tangguhan
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disaling hapus ketika hak hukum untuk saling hapus aset
dan liabilitas pajak kini yang berhubungan dengan pungutan oleh otoritas pajak yang sama atas:
- Perusahaan yang dikenakan pajak adalah sama, atau
- Kelompok entitas yang berbeda yang bertujuan untuk menyelesaikan aset pajak kini secara
neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas, pada periode masa depan
dimana jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan signifikan diharapkan untuk diselesaikan
atau dipulihkan.
Sesuai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ("Perppu") I tahun 2020, Pemerintah
telah menurunkan tarif pajak penghasilan badan dari sebelumnya sebesar 25% menjadi 22%
untuk tahun pajak 2020 dan 2021, dan menjadi 20% mulai tahun 2022.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan
Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan
bentuk usaha tetap sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, dan
pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam negeri yang memenuhi syarat
tertentu. Dengan demikian, penetapan tarif pajak sebelumnya sebesar 20% menjadi tidak
berlaku setelah Undang-Undang ini disahkan.
s. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Dalam menentukan pengakuan pendapatan, Perusahaan melakukan analisa transaksi melalui
lima langkah analisa berikut:
23
Page 26
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
1. Mengindentifikasi kontrak dengan pelanggan, dengan kriteria sebagai berikut:
- Kontrak telah disetujui oleh pihak-pihak terkait dalam kontrak.
- Perusahaan bisa mengidentifikasi hak dari pihak-pihak terkait dan jangka waktu
pembayaran dari barang atau jasa yang akan dialihkan
- Kontrak memiliki substansi komersial
- Besar kemungkinan entitas akan menerima imbalan atas barang atau jasa yang dialihkan
2. Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak, untuk menyerahkan barang atau
jasa yang memiliki karakteristik yang berbeda ke pelanggan.
3. Menentukan harga transaksi, setelah dikurangi diskon, retur, insentif penjualan, pajak
penjualan barang mewah, pajak pertambahan nilai dan pungutan ekspor, yang berhak
diperoleh suatu entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya barang atau jasa yang
dijanjikan ke pelanggan.
4. Mengalokasikan harga transaksi kepada setiap kewajiban pelaksanaan dengan
menggunakan dasar harga jual dari setiap barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak.
5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (sepanjang waktu atau
pada suatu waktu tertentu).
Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dengan cara sebagai berikut:
- Suatu titik waktu (umumnya janji untuk menyerahkan barang ke pelanggan); atau
- Suatu periode waktu (umumnya janji untuk menyerahkan jasa ke pelanggan). Untuk
kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi dalam suatu periode waktu, Perusahaan memilih
ukuran penyelesaian yang sesuai untuk penentuan jumlah pendapatan yang harus diakui
karena telah terpenuhinya kewajiban pelaksanaan.
Suatu kewajiban kinerja dipenuhi pada suatu titik waktu kecuali jika memenuhi salah satu
kriteria berikut, dalam hal ini dipenuhi dari waktu ke waktu:
- Pelanggan secara bersamaan menerima dan menggunakan manfaat yang diberikan oleh
kinerja Perusahaan sebagaimana yang dilakukan Perusahaan ;
- Kinerja Perusahaan menciptakan atau meningkatkan aset yang dikendalikan pelanggan
saat aset itu dibuat atau ditingkatkan; dan
- Kinerja Perusahaan tidak menciptakan aset dengan penggunaan alternatif untuk
Perusahaan dan Perusahaan memiliki hak yang dapat diberlakukan atas pembayaran
untuk kinerja yang diselesaikan hingga saat ini.
Penjualan lokal diakui pada saat penyerahan barang kepada pelanggan, sedangkan penjualan
ekspor diakui pada saat barang dikapalkan (F.O.B. Shipping Point) dan hak kepemilikan
berpindah ke pelanggan.
Beban diakui sesuai manfaatnya pada tahun yang bersangkutan (accrual basis).
t. Biaya Pinjaman
Bunga yang timbul dari pinjaman bank yang di gunakan untuk membiayai pembangunan
dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya, penerimaan bunga neto atas penarikan dibebankan.
Perusahaan tidak dikenakan beban bunga lain yang dapat dikapitalisasikan.
u. Laba per saham
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih residual dengan jumlah rata-rata
tertimbang saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
24
Page 27
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
v. Informasi Segmen
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan akuntansi yang dianut dalam penyusunan
dan penyajian laporan keuangan konsolidasian. Bentuk primer pelaporan segmen adalah
segmen usaha sedangkan segmen sekunder adalah segmen geografis.
Segmen usaha adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan produk
atau jasa (baik produk atau jasa individual maupun kelompok produk atau jasa terkait) dan
komponen itu memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan segmen
lain.
Segmen geografis adalah komponen perusahaan yang dapat dibedakan dalam menghasilkan
produk atau jasa pada lingkungan (wilayah) ekonomi tertentu dan komponen itu memiliki risiko
dan imbalan yang berbeda dengan risiko dan imbalan pada komponen yang beroperasi pada
lingkungan (wilayah) ekonomi lain.
Aset dan liabilitas yang digunakan bersama dalam satu segmen atau lebih dialokasikan kepada
setiap segmen jika, dan hanya jika, pendapatan dan beban yang terkait dengan aset tersebut
juga dialokasikan kepada segmen-segmen tersebut.
w. Dividen
Dividen diakui ketika secara hukum menjadi terutang. Dalam hal dividen interim atas ekuitas
pemegang saham, maka dividen diumumkan oleh Direksi. Dalam hal dividen final, maka
dividen disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham.
x. Modal saham
Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh Perusahaan diklasifikasikan sebagai ekuitas hanya
sebatas ketika instrumen keuangan tersebut tidak memenuhi definisi liabilitas keuangan atau
liabilitas aset.
Saham biasa Perusahaan diklasifikasikan sebagai instrumen ekuitas.
y. Provisi
Provisi diakui ketika Perusahaan dan entitas anaknya memiliki liabilitas legal maupun
konstruktif sebagai hasil peristiwa lalu, yaitu kemungkinan besar arus keluar sumber daya
ekonomi diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban dan suatu estimasi terhadap jumlah dapat
dilakukan.
Provisi diriview pada akhir tiap periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan
estimasi terbaik. Apabila tidak ada lagi kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi
diperlukan untuk menyelesaikan liabilitas, maka provisi tersebut dicadangkan.
Apabila dampak nilai waktu uang adalah material, maka provisi didiskontokan dengan
menggunakan tarif sebelum pajak, jika lebih tepat, untuk mencerminkan risiko spesifik
25
Page 28
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
liabilitas. Ketika pendiskontoan digunakan, kenaikan provisi terkait dengan berlalunya waktu
diakui sebagai beban keuangan.
z. Kontinjensi
Liabilitas kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas
kontinjensi diungkapkan di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian kecuali
kemungkinan arus keluar sumber daya ekonomi adalah kecil.
Aset kontinjensi tidak diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian, namun diungkapkan
di dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika terdapat kemungkinan suatu arus
masuk manfaat ekonomis mengalir ke dalam entitas.
3. ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN
a. Pengukuran Nilai Wajar
Sejumlah aset dan liabilitas yang termasuk dalam laporan keuangan milik Perusahaan
mensyaratkan pengukuran pada, dan/atau pengungkapan atas nilai wajar.
Pengukuran nilai wajar aset dan liabilitas keuangan dan non keuangan milik Perusahaan
menggunakan input dan data pasar yang dapat diobservasi sejauh mungkin. Input digunakan
dalam menentukan pengukuran nilai wajar dikategorikan ke dalam beberapa tingkat yang
berbeda berdasarkan pada bagaimana input yang dapat diobservasi tersebut digunakan dalam
teknik penilaian (‘hirarki nilai wajar’):
- Tingkat 1: Harga kuotasian dalam pasar aktif untuk item yang identik (tidak disesuaikan)
- Tingkat 2: Input yang dapat diobservasi langsung atau tidak langsung selain dari pada input
Tingkat 1
- Tingkat 3: Input yang tidak dapat diobservasi (yaitu tidak berasal data pasar).
Pengklasifikasian item pada tingkat di atas didasarkan pada tingkat terendah dari input yang
digunakan yang memiliki efek signifikan dalam pengukuran nilai wajar atas item. Pengalihan
item antara tingkatan diakui pada periode terjadinya.
Perusahaan mengukur sejumlah item pada nilai wajarnya.
- Tanah, gedung dan mesin revaluasian –Aset tetap (Catatan 11)
b. Asumsi Skema Imbalan Pasti
Biaya, aset dan liabilitas skema imbalan pasti yang dilakukan oleh Perusahaan ditentukan
dengan menggunakan metode yang bergantung pada estimasi dan asumsi aktuarial. Rincian dari
asumsi utama terdapat dalam Catatan 29. Perusahaan menjalankan masukan dari aktuaris
independen terkait dengan kesesuaian asumsi. Perubahan pada asumsi yang digunakan
mungkin memiliki efek yang signifikan pada laporan penghasilan komprehensif konsolidasian
dan laporan posisi keuangan konsolidasian.
26
Page 29
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
c. Proses Hukum
Perusahaan meninjau perkembangan kasus hukum yang masih berjalan dalam proses hukum
dan pada setiap tanggal pelaporan, guna untuk menilai kebutuhan provisi dan pengungkapan
dalam laporan keuangannya. Di antara faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam membuat
keputusan provisi litigasi adalah sifat litigasi, klaim atau penilaian, proses hukum dan tingkat
potensi kerusakan dijurisdiksi di mana litigasi, klaim atau penilaian tersebut berada,
perkembangan dari kasus (termasuk perkembangan setelah tanggal pelaporan keuangan namun
sebelum laporan tersebut dikeluarkan), pendapat atau pandangan penasihat hukum, pengalaman
dalam kasus serupa dan keputusan dari manajemen Perusahaan tentang bagaimana Perusahaan
akan merespon terhadap litigasi, klaim atau penilaian.
d. Pajak Penghasilan
Perusahaan dikenakan pajak penghasilan dan pertimbangan yang signifikan dipersyaratkan
dalam menentukan provisi pajak penghasilan. Dalam kegiatan bisnis normal, ada transaksi dan
perhitungan yang mana penentuan pajaknya tidak pasti. Sebagai akibatnya, perusahaan
mengakui adanya liabilitas pajak berdasarkan estimasi apakah akan ada tambahan pajak dan
bunga yang akan jatuh tempo.
Liabilitas pajak ini diakui ketika, meskipun perusahaan berkeyakinan bahwa posisi
pengembalian pajak terdukung, perusahaan yakin bahwa posisi tertentu sangat mungkin
tertantang dan mungkin tidak dapat dipertahankan setelah ditinjau oleh otoritas pajak.
Perusahaan berkeyakinan bahwa akrual untuk liabilitas pajak telah cukup untuk seluruh tahun
audit berdasarkan pada penilaian atas banyak faktor termasuk pengalaman masa lalu dan
interpretasi atas hukum pajak. Penilaian ini tergantung pada estimasi dan asumsi dan mungkin
melibatkan beberapa pertimbangan yang kompleks mengenai kejadian masa depan. Bila hasil
pajak berbeda dengan jumlah yang dicatat, maka perbedaan ini akan berdampak pada beban
pajak penghasilan pada periode saat keputusan tersebut dibuat.
4. KAS DAN SETARA KAS
2024 2023
(Rp'000)
(Rp'000)
Kas 251,702 232,044
Bank
Pihak ketiga
Rupiah
Bank Mandiri 90,463,923 51,664,898
Bank Central Asia 10,946,350 469,905
Bank Rakyat Indonesia 102,002 102,398
Bank Negara Indonesia 93,966 598,474
27
Page 30
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Bank Pan Indonesia Tbk. 18,813 21,785
Bank OCBC NISP 18,053 18,116
101,643,107 52,875,576
Dolar Amerika Serikat
Bank Mandiri 2,742,920 4,670,703
Dolar Singapura
Bank Mandiri 183,416 180,185
Euro
Bank Mandiri 308,711 56,469
Poundsterling Inggris
Bank Mandiri - -
Chinese Yuan
PT Bank Central Asia Tbk. 2,522,117 -
Dolar Australia
Bank Mandiri - -
Jumlah bank 107,400,271 57,782,933
Deposit– pihak ketiga
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. 40,643,428 100,083,167
Jumlah 148,295,401 158,098,144
Setara kas termasuk deposito dengan jatuh tempo kurang dari tiga bulan. Tingkat bunga setara
kas sebesar 2,25% (2023 : 2.25% - 2,45%) per tahun.
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 rekening di PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk. digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari bank yang sama
namun tidak dibatasi penggunaannya (Catatan 13). Oleh karenanya, saldo rekening bank
tersebut disajikan sebagai bagian dari kas dan setara kas.
5. BANK GARANSI
Bank garansi atas jaminan atas proyek yang dibatasi penggunaanya pada tanggal 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 3.258.643 dan Rp 3.258.643
6. PIUTANG USAHA
Jumlah piutang usaha berdasarkan pelanggan adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Pelanggan dalam negeri 529,478,287 522,066,301
28
Page 31
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Pelanggan luar negeri - 1,028,845
Jumlah 529,478,287 523,095,146
Cadangan kerugian (62,380,068) (62,380,068)
Jumlah 467,098,219 460,715,078
Tagihan yang belum difakturkan 101,927,457 183,482,274
Pihak –pihak berelasi (Catatan 30) 295,544,821 294,301,387
Jumlah 864,570,497 938,498,739
Jumlah piutang usaha berdasarkan umur (hari) adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Lancar 128,820,333 418,547,467
Jatuh tempo :
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 183,468,831 162,205,721
Lewat jatuh tempo 31 - 60 hari 163,594,017 71,592,150
Lewat jatuh tempo 61 - 90 hari 56,058,354 16,689,180
Lewat jatuh tempo 91 - 120 hari 187,131,323 29,752,318
Lewat jatuh tempo 1 - 30 hari 105,950,250 118,609,697
Sub jumlah 825,023,108 817,396,533
Cadangan kerugian penurunan nilai (62,380,068) (62,380,068)
Tagihan yang belum difakturkan 101,927,457 183,482,274
Jumlah 864,570,497 938,498,739
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan yang dibentuk cukup untuk menutupi penurunan
nilai dari piutang usaha.
Jumlah piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Rupiah 825,023,108 816,367,688
Dolar Amerika Serikat - 1,028,845
Jumlah 825,023,108 817,396,533
Cadangan kerugian penurunan nilai - 62,380,068 - 62,380,068
Tagihan yang belum difakturkan 101,927,457 183,482,274
Bersih 864,570,497 938,498,739
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
29
Page 32
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Saldo awal tahun 62,380,068 62,380,068
Penghapusan piutang - -
Penambahan provisi tahun berjalan - -
Saldo akhir 62,380,068 62,380,068
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian penurunan nilai atas piutang pada pihak
ketiga adalah cukup untuk menutupi kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya
piutang tersebut, sedangkan terhadap piutang pada pihak berelasi tidak diadakan penurunan
nilai piutang usaha karena manajemen berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih.
Manajemen juga berpendapat bahwa tidak terdapat risiko yang terkonsentrasi secara signifikan
atas piutang kepada pihak ketiga.
Piutang usaha digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 14).
7. PIUTANG LAIN-LAIN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Karyawan 6,682,143 10,905,205
Lain-lain 1,657,495 1,669,096
8,339,638 12,574,301
Pihak berelasi - -
Jumlah 8,339,638 12,574,301
8. PERSEDIAAN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Barang jadi 293,072,481 258,408,331
Bahan baku 138,552,775 99,565,566
Barang dalam proses 125,425,674 74,609,316
Sub jumlah 557,050,930 432,583,213
Dikurangi :
Penyisihan penurunan nilai persediaan (2,710,501) (2,710,501)
Jumlah 554,340,429 429,872,712
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2022, seluruh persediaan telah diasuransikan
terhadap segala risiko kepada konsorium asuransi yang dikoordinasi oleh PT Estika Jasatama
dengan jumlah pertanggungan sebesar Rp 500.000.000 dan Rp 450.000.000.
30
Page 33
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutup kemungkinan
kerugian yang dialami Perusahaan dan entitas anaknya.
Perusahaan dan entitas anaknya telah membentuk penyisihan penurunan nilai persediaan dan
berpendapat bahwa seluruh persediaan mencerminkan nilai realisasi netonya.
Persediaan digunakan sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (Catatan 13).
9. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Lisensi dan uji coba produk 5,216,934 10,130,647
Sewa kantor 725,502 -
Asuransi 719,652 667,556
Provisi 1,523 473,414
Jumlah 6,663,611 11,271,617
10. UANG MUKA
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga
Pembelian bahan baku dan bahan pembantu 8,846,684 6,526,338
Pembelian aset tetap 4,281,021 5,308,853
Uang muka impor - 5,729,138
Uang muka lain-lain 905,782 56,809
Jumlah 14,033,487.0 17,621,138
11. INVESTASI
Akun ini terdiri dari investasi sebesar 1,6% di PT Tembaga Mulia Semanan Tbk. atau 6 (enam)
juta lembar saham dengan nilai pasar 31 Maret 2024 per lembar Rp 1.625,- ( 2023 : Rp 1.625,-)
dengan kategori Nilai Wajar melalui Laba Rugi (FVTPL).
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Investasi 9,720,000 9,720,000
12. ASET TETAP
1-Jan-24 31-Mar-24
(Rp'000) Penambahan Pengurangan Reklasifikasi (Rp'000)
31
Page 34
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Biaya perolehan:
Pemilikan langsung
Tanah
278,720,000 - - - 278,720,000
Bangunan
68,029,736 2,885,001 - - 70,914,737
Instalasi listrik
8,289,362 - - - 8,289,362
Mesin
237,899,965 138,976 542,437 - 237,496,504
Peralatan pabrik
84,656,960 661,152 - - 85,318,112
Peralatan laboratorium
12,813,113 - - - 12,813,113
Peralatan kantor
18,984,057 1,835,673 - - 20,819,730
Kendaraan bermotor
14,697,327 - - - 14,697,327
Sewa pembiayaan
Mesin
21,522,965 - - - 21,522,965
Kendaraan bermotor
8,300,849 - - - 8,300,849
Jumlah 753,914,334 5,520,802 542,437 - 758,892,699
Aktiva dalam penyelesaian
Mesin 16,778,493 2,863,833 - - 19,642,326
Peralatan pabrik 231,000 - - - 231,000
Peralatan laboratorium - - - - -
Jumlah 17,009,493 2,863,833 - - 19,873,326
Jumlah biaya perolehan 770,923,827 8,384,635 542,437 - 778,766,025
Akumulasi penyusutan:
Pemilikan langsung
Bangunan
29,988,260 1,460,016 - - 31,448,276
Instalasi listrik
7,220,016 86,501 - - 7,306,517
Mesin
108,193,331 795,013 225,858 - 108,762,486
Peralatan pabrik
64,664,583 1,628,726 - - 66,293,309
Peralatan laboratorium
11,702,479 95,099 - - 11,797,578
Peralatan kantor
15,479,122 328,511 - - 15,807,633
Kendaraan bermotor
12,608,573 185,481 - - 12,794,054
Sewa pembiayaan
Mesin
10,159,253 4,190,337 - - 14,349,590
Kendaraan bermotor
2,438,756 486,030 - - 2,924,786
Jumlah
262,454,373 9,255,714 225,858 - 271,484,229
Nilai tercatat 508,469,454 507,281,796
1-Jan-23 31-Des-23
(Rp'000) Penambahan Pengurangan Reklasifikasi (Rp'000)
32
Page 35
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Biaya perolehan:
742,913,494 27,214
Pemilikan langsung
Tanah
284,787,000 2,656,000 8,723,000 - 278,720,000
Bangunan
66,621,296 3,079,500 1,671,060 - 68,029,736
Instalasi listrik
7,314,364 - - 974,998 8,289,362
Mesin
230,266,598 362,632 3,228,610 10,499,345 237,899,965
Peralatan pabrik
80,314,064 10,098,635 6,364,223 608,484 84,656,960
Peralatan laboratorium
12,274,339 538,774 - - 12,813,113
Peralatan kantor
19,671,137 3,128,543 3,815,623 - 18,984,057
Kendaraan bermotor
17,576,349 1,614,788 4,493,810 - 14,697,327
Sewa pembiayaan
Mesin
21,177,448 345,517 - - 21,522,965
Kendaraan bermotor
2,910,899 5,389,950 - - 8,300,849
Jumlah 742,913,494 27,214,339 28,296,326 12,082,827 753,914,334
Aset dalam penyelesaian
Instalasi listrik - 974,998 - - 974,998 -
Mesin 6,422,748 20,855,090 - - 10,499,345 16,778,493
Peralatan laboratorium - 231,000 - - 231,000
Peralatan pabrik 181,168 427,316 - - 608,484 -
Jumlah 6,603,916 22,488,404 - (12,082,827) 17,009,493
749,517,410 49,702,743 28,296,326 - 770,923,827
Akumulasi penyusutan:
Pemilikan langsung
Bangunan
24,995,782 5,445,057 452,579 - 29,988,260
Instalasi listrik
7,093,564 126,453 - - 7,220,017
Mesin
92,623,062 17,332,109 1,761,841 - 108,193,330
Peralatan pabrik
65,051,588 5,977,218 6,364,223 - 64,664,583
Peralatan laboratorium
11,394,924 307,555 - - 11,702,479
Peralatan kantor
18,705,261 589,485 3,815,623 - 15,479,123
Kendaraan bermotor
16,412,128 627,755 4,431,310 - 12,608,573
Sewa pembiayaan
Mesin
8,042,667 2,116,585 - - 10,159,252
Kendaraan bermotor
839,949 1,598,807 - - 2,438,756
Jumlah 245,158,925 34,121,024 16,825,576 - 262,454,373
Nilai tercatat 504,358,485 508,469,454
Perusahaan dan entitas anaknya memiliki beberapa bidang tanah yang terletak di Jakarta,
Tangerang dan Pulau Batam dengan hak legal berupa Hak Guna Bangunan yang berjangka waktu
20-30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2020 – 2028. Manajemen berpendapat tidak
terdapat masalah dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh tanah diperoleh secara sah
dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.
33
Page 36
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Pada tahun 2020, Perusahaan dan entitas anaknya melakukan assessment terhadap nilai tercatat
aset tetap tanah, bangunan dan mesin, atas assessment tersebut manajemen berkeyakinan tidak ada
perubahan nilai wajar yang signifikan.
Dalam melakukan penilaian wajar, Penilai Independen menggunakan metode penilaian dengan
mengkombinasikan 3 (tiga) pendekatan yang terdiri dari pendekatan data pasar, pendekatan biaya
dan pendekatan pendapatan. Sehubungan dengan penerapan metode revaluasi pada aset tetap tanah
dan bangunan, pendekatan yang digunakan adalah sebagai berikut:
- Pendekatan Pasar (Market Approach) adalah pendekatan penilaian yang menggunakan data
transaksi atau penawaran atas properti yang sebanding dan sejenis dengan obyek penilaian yang
didasarkan pada suatu proses perbandingan dan penyesuaian. Pendekatan pasar digunakan
untuk mendapatkan Nilai Wajar tanah, kendaraan dan alat berat, yaitu dengan membandingkan
beberapa data jual beli dari obyek penilaian yang sejenis dan sebanding, yang akhirnya dapat
ditarik suatu kesimpulan.
- Pendekatan pendapatan (Income Approach) adalah pendekatan penilaian yang didasarkan pada
pendapatan dan biaya dari obyek penilaian, yang kemudian dikapitalisasikan.
- Konsep dasar pendekatan biaya adalah suatu pendekatan yang digunakan untuk mendapatkan
indikasi nilai dengan perkiraan biaya yang diperlukan untuk menggantikan, memperbaiki atau
membangun kembali property kekondisi yang secara substansial sama dengan, tapi tidak lebih
baik atau lebih ekstensif dari kondisi baru yang meliputi biaya/ harga bahan, upah buruh, biaya
supervisi, biaya tetap kontraktor , termasuk keuntungan, biaya tenaga ahli teknik termasuk
semua pengeluaran yang berkaitan seperti biaya angkutan, asuransi, biaya pemasangan, bea
masuk, pajak pertambahan nilai (PPN) bila ada, tetapi tidak termasuk biaya upah lembur dan
premi/ bonus. Pendekatan biaya digunakan untuk mendapatkan Nilai Wajar bangunan, sarana
pelengkap, Peralatan Kantor, Mesin Produksi, Peralatan Laboratorium, Peralatan Bengkel dan
Peralatan Pabrik dengan melakukan metode biaya penggantian baru disusutkan dikurangi
penyusutan-penyusutan yang terjadi dan juga menghitung meter persegi dari unit terpasang.
Perusahaan mencatat keuntungan atas penjualan aset tetap sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Harga jual 331,347 776,577
Dikurangi:
Harga perolehan 542,430 2,014,550
Akumulasi penyusutan 225,859 (2,014,550)
Jumlah tercatat 316,571 -
Keuntungan atas penjualan aset 14,776 776,577
Penyusutan dialokasikan kepada :
2024 2023/Des
(Rp'000) (Rp'000)
Pemilikan langsung:
Beban produksi tidak langsung 6,933,944 26,918,706
Beban umum dan administrasi 2,013,371 6,643,305
Beban penjualan 308,399 559,013
34
Page 37
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Jumlah 9,255,714 34,121,024
Pada periode tiga bulan tahun 2024 dan tahun 2023, seluruh aset tetap kecuali tanah telah
diasuransikan terhadap segala risiko kepada konsorsium asuransi yang dikoordinasi oleh PT Estika
Jasatama, dengan jumlah pertanggungan sebesar masing-masing Rp 477.000.000 Rp 452.000.000.
Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan
kerugian atas aset yang dipertanggungkan.
Aset tetap dijadikan jaminan atas utang PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.(Catatan 11).
13. ASET TIDAK LANCAR LAINYA
Aset tidak lancar lainnya atas uang jaminan berlangganan listrik PLN pada tanggal 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023 sebesar Rp 731.251
14. UTANG BANK
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Bank Mandiri
Rupiah - 79,292,608
Dolar Amerika Serikat 28,995,889 25,168,831
US$ 1.829.047 (2023: 1.632.643)
Letter of credit :
Rupiah 494,761,314 550,038,852
Dolar Amerika Serikat 33,293,947 81,178,263
US$ 2.100.167 (2023: 5.265.844)
Chinese Yuan 4,622,995 -
CNY 2.108.069 (2023: - )
Jumlah 561,674,145 735,678,554
Kredit investasi jangka panjang
Jatuh tempo dalam waktu satu tahun 343,543 458,057
Jatuh tempo lebih dari satu tahun 267,200 267,200
562,284,888 736,403,811
35
Page 38
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Saldo pada tanggal/ Saldo pada tanggal/
Tipe Jumlah fasilitas/ Periode Tingkat suku Outstanding Outstanding
fasailitas/ Total facility Periode pembayaran bunga per tahun/ balance at balance at
Type of (dalam ribuan/ pinjaman/ bunga/ Interest Per annual Jaminan/
facility in thousand) Loan term payment period interest rate Collateral 31 Mar 2024 31 December 2023
Kredit jangka pendek
Kredit Modal Kerja- 15 Juni 2023 - 14 Piutang usaha,
1/ Working Capital Rp 93.000.000 Juni 2024 / 15 Bulanan/monthly 8.5%-9% persediaan dan - 39,292,608
Facility-1 June 2023 - 14 aset tetap/ trade
June 2024 receivables,
Bulanan/monthly 8.5%-9% - -
inventories and
property, plant
and equipment
Kredit Modal Kerja -2 Rp 300.000.000 15 Juni 2023 - 14 Bulanan/monthly 8,5-9% - 40,000,000
Juni 2024 / 15
June 2023 - 14
June 2024
Credit and USD 53.000 15 Juni 2023 - 14 Bulanan/monthly - Piutang usaha, 532,678,256 631,217,115
Juni 2024 / 15 persediaan dan
Trust Receipt (2019: USD 53.000)
June 2023 - 14 aset tetap/ trade
June 2024 receivables,
Bank Guarantee USD 14.000 Bulanan/monthly - - -
inventories and
(2019: USD 14.000) property, plant
and equipment
Treasury line USD 5.000 Bulanan/monthly - - -
Bill purchasing USD 1.600 Bulanan/monthly - - -
line
Kredit Modal
Kerja-3/Working
Capital facility-3 USD 2.125 Bulanan/monthly 6% - 7,25% 28,995,889 25,168,831
Jumlah/ Total 561,674,145 735,678,554
Kredit jangka panjang
Obyek investasi
Kredit Investasi/ 15 Januari 2021 -
yang dibiayai
Investment Credit USD 1,315 14 Juli 2025 KI/investment
object funded by
15 Januari 2021 -
investment credit
14 July 2025 - Bulanan/monthly 8,5% - 9%
Jatuh tempo dalam satu tahun 343,543 458,057
Jangka panjang 267,200 267,200
Jumlah/ Total 562,284,888 736,403,811
Rincian jaminan atas fasilitas pinjaman yang diperoleh Perusahaan adalah sebagai berikut:
1) Persediaan yang telah diikat fidusia sebesar Rp 607.973.000.
2) Piutang dagang yang telah diikat fidusia sebesar Rp 566.104.000
3) Tanah dan bangunan yang terletak di Jl. Pajajaran, Desa Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota
Tangerang terdiri dari:
a. Tanah seluas 54.555 m2 SHGB No. 48 atas nama Perusahaan sebesar Rp 130.564,08 juta.
b. Tanah seluas 45.650 m2 SHGB No. 61, 62, 63, 68 atas nama Perusahaan dengan jumlah
sebesar Rp 111.371,92 juta.
c. Tanah seluas 37.837 m2 SHGB No. 105 atas nama Perusahaan sebesar Rp 90.553,62 juta.
36
Page 39
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
4) Mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 113.942.230.
5) Alat-alat berat (11 unit forklift) yang telah diikat fidusia sebesar Rp 2.523.000.
6) Ruang kantor di Menara Batavia atas nama PT Monaspermata Persada (SHMSRS
No. 1624/XXVI) sebesar Rp 33.208.520.
7) Mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 33.000 juta.
8) Agunan mesin-mesin dan peralatan pabrik yang telah diikat fidusia sebesar Rp 44.507 juta.
Berdasarkan perjanjian pinjaman dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Perusahaan harus
mempertahankan rasio-rasio keuangan tertentu sebagai berikut:
- Current ratio minimal 100%
- Leverage maksimal 500%
- EBITDA to interest minimal 120%
- Debt service coverage minimal 110%
Pada tanggal 31 Maret 2024 Perusahaan telah memenuhi rasio-rasio keuangan seperti yang
dipersyaratkan oleh bank.
Dalam perjanjian dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terdapat pembatasan kepada Perusahaan
yang mewajibkan Perusahaan untuk mendapatkan pemberitahuan tertulis dari PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk apabila semua perkara perdata maupun pidana serta permasalahan lain yang dapat
mempengaruhi usaha Perusahaan maupun harta kekayaan/aset Perusahaan dan setiap ada kejadian
kelalaian yang dapat mempengaruhi pelaksanaan kewajiban Perusahaan kepada Bank.
Selama kredit belum lunas, tanpa persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Mandiri,
Perusahaan tidak diperkenankan:
- Memindahtangankan barang jaminan;
- Memperoleh fasilitas kredit atau pinjaman dari bank atau pihak ketiga kecuali fasilitas kredit
yang ada;
- Mengikatkan diri sebagai penjamin utang atau menjaminkan harta kekayaan Perusahaan ke
pihak lain;
- Melunasi utang Perusahaan kepada pemilik saham
- Mengambil bagian modal untuk kepentingan diluar usaha dan kepentingan Perusahaan;
- Melakukan pembagian dividen kecuali seluruh financial covenant terpenuhi, cukup melaporkan
kepada Bank Mandiri selambat-lambatnya 14 hari keja setelah dilaksanakan.
Kredit Investasi
Berdasarkan perjanjian kredit tanggal 10 Juni 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas kredit
investasi dengan limit kredit maksimal Rp 52.212.150 dengan suku bunga 9% per tahun. Jangka
waktu kredit sampai bulan 14 Juli tahun 2025 atau selama 5 (lima) tahun. Pinjaman ini digunakan
untuk pembelian mesin dan peralatan.
Angsuran pokok dilakukan secara triwulanan dan disesuaikan dengan realisasi penarikan kredit.
Jaminan atas pinjaman ini adalah aset tetap yang dibiayai kredit investasi. Jaminan bersifat cross
collateral dan cross default dengan seluruh fasilitas yang diberikan bank.
37
Page 40
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
15. UTANG USAHA
Akun ini merupakan kewajiban kepada pemasok atas pembelian bahan baku, suku cadang dan
bahan pembantu dengan rincian sebagai berikut:
a. Jumlah utang usaha berdasarkan pemasok, adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga 446,207,751 330,278,446
Pihak berelasi 85,801,306 83,866,695
Jumlah 532,009,057 414,145,141
b. Jumlah utang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Rupiah 435,395,788 364,044,168
Dolar Amerika Serikat 86,560,581 71,503,338
Yuan China 10,052,688 -
Yen - 2,023,221
Euro - 353,336
Jumlah 532,009,057 437,924,063
Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian bahan baku utama dan pembantu, baik dari
pemasok dalam maupun luar negeri berkisar 30 sampai dengan 180 hari.
16. UTANG LAIN-LAIN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pembelian aset tetap 3,169,722 1,583,287
Lain-lain 3,124,033 9,548,543
Jumlah 6,293,755 11,131,830
17. UANG MUKA PENJUALAN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Pihak ketiga 154,395,056 99,502,728
Pihak berelasi 5,466,099 92,349
Jumlah 159,861,155 99,595,077
38
Page 41
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
18. BEBAN AKRUAL
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Komisi 2,230,044 16,757,335
Listrik dan air 2,006,012 1,835,948
Pengangkutan - 63,603
Lain-lain - 1,767,486
Jumlah 4,236,056 20,424,372
19. UTANG SEWA PEMBIAYAAN
Pembayaran utang sewa pembiayaan minimum di masa yang akan datang berdasarkan perjanjian
sewa pembiayaan ini adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Dalam satu tahun 1,495,071 2,077,772
Antara satu sampai lima tahun 2,021,514 2,142,205
Jumlah sewa pembiayaan 3,516,585 4,219,977
Dikurangi bagian bunga 238,738 280,204
Jumlah sewa pembiayaan – bersih 3,277,847 3,939,773
Dikurangi bgn yang jatuh tempo dlm satu tahun 1,495,071 2,077,772
Bagian jangka panjang 1,782,776 1,862,001
Manajemen Perusahaan dan entitas anaknya menetapkan kebijakan untuk membeli kendaraan
melalui sewa pembiayaan. Jangka waktu sewa adalah 3-5 tahun dengan tingkat bunga berkisar 6%
- 10% flat per tahun. Semua utang sewa pembiayaan didenominasi dalam Rupiah yang dibayar
setiap bulan dalam suatu jumlah tetap. Utang ini dijamin dengan aset tetap pembiayaan yang
bersangkutan (Catatan 12).
20. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham dan pemiliknya pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut:
2024 dan 2023
Jumlah Persentase Jumlah
Nama Pemegang Saham Saham Pemilikan Modal Disetor
PT Monaspermata Persada 79.485.000 52,57% 39.742.500
PT Indolife Pensiontama 26.578.300 17,58% 13.289.150
Fujikura Ltd, Japan 20.430.000 13,51% 10.215.000
Fujikura Asia Ltd, Singapore 9.810.000 6,49% 4.905.000
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%) 14.896.700 9,85% 7.448.350
39
Page 42
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Jumlah 151.200.000 100,00% 75.600.000
Sesuai dengan Undang-undang No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Perusahaan
disyaratkan membuat cadangan penyisihan laba bersih paling sedikit 20% dari jumlah modal yang
ditempatkan. Sampai dengan tanggal 31 Maret 2023 Perusahaan telah membentuk dana cadangan
sebesar Rp 27.500.000 (2023: Rp 27.500.000).
21. AGIO SAHAM
Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 akun ini merupakan agio saham sehubungan
dengan penjualan saham Perusahaan pada penawaran umum kepada masyarakat tahun 1992.
Rupiah
Tahun 1992 :
Jumlah yang diterima untuk pengeluaran 10.000.000 saham 47.500.000
Jumlah yang dicatat sebagai modal disetor (10.000.000)
Saldo agio saham-bersih sebelum kapitalisasi 37.500.000
Kapitalisasi menjadi saham pada tahun 1994 (33.600.000)
Saldo agio saham 3.900.000
22. PENJUALAN BERSIH
Rincian penjualan bersih menurut kelompok langganan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Kabel listrik 658,053,581 616,923,646
Kabel telekomunikasi 39,795,938 44,222,393
Lainnya 8,399,826 20,922,708
Jumlah penjualan bersih 706,249,345 682,068,747
Rincian penjualan bersih menurut kelompok langganan adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Penjualan :
Lokal 705,557,678 651,843,078
Ekspor 691,667 30,225,669
Jumlah penjualan 706,249,345 682,068,747
Persentase penjualan kepada pihak berelasi pada periode tiga bulan tahun 2024 dan 2023 adalah
sebesar 35,6% dan 40,5%.
Berikut ini adalah rincian penjualan yang melebihi 10% dari penjualan bersih masing-masing pada
periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.
40
Page 43
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
RDMP Balikpapan 97,369,823 96,904,125
PT PLN Persero 70,275,663 29,827,166
PT Sinarmonas Industries 237,092,002 177,115,526
PT Monaspermata Persada 82,668,981 87,988,064
Jumlah 487,406,469 391,834,881
23. BEBAN POKOK PENJUALAN
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
Persediaan bahan baku
Awal tahun 99,565,566 158,018,442
Pembelian 683,076,523 641,591,840
Tersedia untuk dipakai 782,642,089 799,610,282
Akhir tahun (138,552,775) (170,513,676)
Bahan baku yang digunakan 644,089,314 629,096,606
Upah langsung 26,106,774 20,170,071
Beban produksi tak langsung 21,358,039 24,358,835
Jumlah beban produksi 691,554,127 673,625,512
Persediaan barang dalam proses
Awal tahun 74,609,316 115,460,645
Akhir tahun (125,425,674) (102,369,423)
Beban Pokok Produksi 640,737,769 686,716,734
Persediaan barang jadi
Awal tahun 258,408,331 288,939,291
Pembelian 28,402,616 25,604,678
Akhir tahun (293,072,481) (346,372,160)
Beban Pokok Penjualan 634,476,235 654,888,543
Persentase pembelian bahan baku kepada pihak-pihak berelasi pada periode tiga bulan tahun 2024
dan 2023 sebesar 21,3% dan 21%
Berikut ini adalah rincian pembelian bahan baku yang melebihi 10% dari jumlah pembelian bersih
masing-masing pada periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.
2024 2023
(Rp'000) (Rp'000)
PT Sinarmonas Industries 70,724,179 106,565,990
PT Tembaga Mulia Semanan 286,437,274 147,658,975
PT Karya Sumiden Indonesia 185,275,144 156,978,743
Jumlah 542,436,597 411,203,708
41
Page 44
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
24. BEBAN PRODUKSI TIDAK LANGSUNG
2024 2023
(Rp'000) Rp'000)
Listrik, air dan gas 7,648,311 8,871,550
Penyusutan aktiva tetap 6,933,944 6,535,864
Perbaikan dan pemeliharaan 5,965,034 7,858,045
Bahan bakar dan pelumas 380,039 417,183
Pengangkutan 174,422
Pengepakan 133,378 196,287
Laboratorium/pengujian 39,698 114,251
Alat tulis kantor 34,787 72,307
Perjalanan dinas 15,131 14,370
Sewa gedung 14,000 78,165
Asuransi 10,809 20,688
Komunikasi 8,456 9,683
Pertemuan dan pergaulan - 68,560
Lain-lain 30 1,882
Jumlah beban produksi tidak langsung 21,358,039 24,258,835
25. BEBAN USAHA
2024 2023
(Rp'000) Rp'000)
Beban penjualan
Komisi penjualan 8,604,580 2,515,409
Pengangkutan 5,323,979 5,944,007
Gaji, upah dan tunjangan 4,714,222 2,545,831
Administrasi bank 1,036,862 919,758
Pengepakan 778,026 382,723
Laboratorium/pengujian 555,200 532,865
Contoh kabel 490,372 109,923
Penyusutan aktiva tetap 308,399 97,299
Pertemuan dan pergaulan 212,492 194,373
Asuransi 139,703 24,035
Perbaikan dan pemeliharaan 128,867 247,982
Perjalanan dinas 125,003 59,670
Advertensi dan promosi 100,895 2,951
Bahan bakar dan pelumas 73,349 70,463
Komunikasi 60,499 29,142
Alat tulis dan cetakan 57,421 47,351
Representasi dan sumbangan 44,300 -
Denda keterlambatan 10,977 165,392
Tender 10,055 -
Perijinan 4,500 12,874
Pendidikan dan latihan 179 -
42
Page 45
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Lain-lain 18,789 10,530
Jumlah beban penjualan 22,798,669 13,912,578
2024 2023
(Rp'000) Rp'000)
Beban umum dan administrasi
Gaji, upah dan tunjangan 11,321,356 6,672,980
Administrasi bank 3,593,349 -
Penyusutan aktiva tetap 2,013,371 1,542,075
Perbaikan dan pemeliharaan 1,024,820 1,378,190
Biaya pajak 632,984 30,971
Laboratorium/pengujian 630,337 89,462
Perijinan 372,542 414,877
Jasa profesional 270,071 172,477
Pendidikan dan latihan 266,399 87,032
Asuransi 191,790 188,904
Alat tulis dan cetakan 148,467 67,431
Perjalanan dinas 123,598 69,307
Representasi dan sumbangan 112,280 126,975
Sewa 111,940 58,255
Listrik, air dan gas 105,933 26,663
Komunikasi 96,621 108,682
Bahan bakar dan pelumas 92,396 117,340
Pertemuan dan pergaulan 34,382 91,519
Pengepakan 4,100 363,977
Lain-lain 250,385 59,631
Jumlah 21,397,121 11,666,748
Jumlah beban usaha 44,195,790 25,579,326
26. BEBAN BUNGA
Akun ini meliputi bunga atas pinjaman-pinjaman sebagai berikut :
2024 2023/Mar
(Rp’000) (Rp’000)
Pinjaman bank 3,662,967 8,839,221
Sewa pembiayaan 60,990 192,302
Jumlah 3,,723,957 9,031,523
27. PERPAJAKAN
a) Pajak dibayar dimuka
2024 2023/Mar
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak Pertambahan Nilai – Restitusi 7,051,462 22,376,495
Pajak Pertambahan Nilai - 23,179,332
43
Page 46
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Jumlah 7,051,462 22,376,495
Pada tahun 2021, Perusahaan menerima Surat Keputusan Direktur Jendral Pajak tentang
Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Pertambahan Nilai No. KEP-
00035/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Januari.2021 sebesar Rp11.053.023, No.
KEP-00069/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak April.2021 senilai Rp3.535.416, No.
KEP-00081/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Mei.2021 senilai Rp4.705.031, No.
KEP-00088/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Juni.2021 senilai Rp3.073.634, No.
KEP-00104/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak Juli.2021 senilai Rp5.828.824, serta
No. KEP-00118/SKPPKP/WPJ.07/KP.0803/2021 masa pajak September.2021 senilai
Rp4.022.194 dan Perusahaan telah menerima atas kelebihan tersebut.
Pada tahun 2020, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar Pajak
Pertambahan Nilai Barang dan Jasa (SKPLB) No. 00001/407/18/054/20 masa pajak April 2018
sebesar Rp26.824.539 , No. 00001/407/19/054/20 masa pajak Januari2019 senilai
RP12.038.421 , No.00006/407/19/054/20 masa pajak April 2019 senilai Rp15.392.523
No.00012/407/19/054/20 masa pajak Mei 2019 senilai Rp7.318.954 serta
No.00025/407/19/054/20 masa pajak 2019 senilai Rp8.672.830 dan Perusahaan telah
menerima atas kelebihan tersebut.
b) Taksiran klaim pajak penghasilan
2024 2023/Mar
(Rp’000) (Rp’000)
Taksiran klaim pajak penghasilan
Tahun 2022 10,368,286 -
Tahun 2021 - 5,639,952
Jumlah 10,368,286 5,639,962
c) Utang pajak
2024 2023/Mar
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak Penghasilan :
PPh Pasal 29 8,502,155 8,502,155
Pajak Pertambahan Nilai - Bersih 5,251,171 45,966
Taksiran utang pajak penghasilan 2024 2,432,785 -
PPh Pasal 21 1,946,220 1,365,038
PPh Pasal 23 407,577 102,346
PPh Pasal 4 (2) 12,459 -
Jumlah 18,552,367 10,015,505
44
Page 47
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
d) Pajak penghasilan
Beban (penghasilan) pajak Perusahaan terdiri dari:
2024 2023/Mar
(Rp’000) (Rp’000)
Pajak kini 5,967,648 329,403
Pajak tangguhan (176,694) (108,359)
Jumlah 5,790,955 221,044
e) Pajak kini
Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak menurut laporan laba rugi dengan laba kena pajak
adalah sebagai berikut:
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Laba (Rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba
rugi konsolidasi 26,217,246 1,727,413
Rugi (Laba) Entitas Anak (246,158) (66,316)
Laba perusahaan 25,971,088 1,661,097
Perbedaan temporer :
Penurunan nilai persediaan - -
Penyusutan aktiva tetap 1,049,311 558,860
Jumlah 1,049,311 558,860
Perbedaan tetap :
Beban pergaulan dan pertemuan 367,508 284,339
Penghasilan bunga (410) (235,035)
Penghasilan sewa gedung pbrik (78,165) (52,110)
Biaya kantin dan tunjangan lainnya 108,616 8,330
Representasi dan sumbangan 162,580 62,975
Biaya asuransi 4,868 25,223
Biaya komunikasi 18,012 94,687
Biaya bensin dan pemeliharaan kendaraan 5,435 4,922
Cicilan sewa pembiayaan (483,169) (916,000)
Jumlah 105,275 (722,669)
Taksiran laba (rugi) kena pajak 27,125,674 1,497,288
Akumulasi rugi fiskal tahun 2021 - -
Laba (rugi) fiskal belum dikompensasi 27,125,674 1,497,288
Perhitungan beban dan utang pajak kini adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Beban pajak kini - 329,403.00
5,967,648 -
45
Page 48
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Jumlah 5,967,648 329,403.00
Dikurangi pembayaran pajak dimuka :
Pajak penghasilan pasal 22 3,459,385 2,816,011
Pajak penghasilan pasal 23 75,478 26,494
Pajak penghasilan pasal 25 - 409
Taksiran utang (klaim) pajak penghasilan 2,432,785 (2,513,511)
f) Pajak Tangguhan
Rincian dari aset dan kewajiban pajak tangguhan perusahaan dan entitas anak adalah sebagai
berikut:
Dikreditkan
(dibebankan)
01-Jan ke laporan 31-Mar
2024 laba rugi 2024
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan:
Imbalan kerja 16,234,190 - 16,234,190
Rugi (laba) fiskal - -
Sewa pembiayaan (5,618,475) - (5,618,475)
Penyusutan aktiva tetap 12,318,066 230,848 12,548,914
Penyisihan penurunan nilai persediaan 596,310 - 596,310
Cadangan piutang tak tertagih 14,062,861 - 14,062,861
Aset pajak tangguhan entitas anak 1,417,930 (54,155) 1,363,771
Aktiva (kewajiban) pajak tangguhan 39,010,878 176,693 39,187,571
Dikreditkan
(dibebankan)
01-Jan ke laporan 31-Mar
2023 laba rugi 2023
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan:
Imbalan kerja 14,501,000 - 14,501,000
Rugi fiskal 14,386,734 - 14,386,734
Sewa pembiayaan (3,967,031) - (3,967,031)
Penyusutan aktiva tetap 15,142,334 122,949 15,265,283
Penyisihan penurunan nilai persediaan 630,075 - 630,075
Cadangan piutang tak tertagih 14,062,862 - 14,062,862
Aset pajak tangguhan entitas anak 1,264,189 (14,590) 1,249,599
Aset (Liabilitas) pajak tangguhan- Bersih 56,020,163 108,359 56,128,522
Rekonsiliasi antara penghasilan pajak dan hasil perkalian laba akuntansi sebelum pajak,
dengan tarif pajak yang berlaku adalah sebagai berikut :
46
Page 49
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
2024 2023
Rp’000 Rp’000
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut
laporan laba rugi 25,971,088.00 1,661,097
Tarif pajak yang berlaku :
22% x Rp 25.971.088 5,713,639 -
22% x Rp 1,661,097 - 365,441
Jumlah 5,713,639 365,441
Pengaruh pajak atas penghasilan (beban) yang tidak dapat
diperhitungkan menurut fiscal :
Beban pergaulan dan pertemuan 80,851.8 62,554.6
Penghasilan bunga (90.1) (51,708.2)
Penghasilan sewa gedung pbrik (17,196.3) (11,464.2)
Biaya kantin dan tunjangan lainnya 23,895.5 1,832.6
Representasi dan sumbangan 35,767.6 13,854.5
Biaya asuransi 1,071.1 5,549.1
Biaya komunikasi 3,962.7 20,831.1
Biaya bensin dan pemeliharaan kendaraan 1,195.6 1,082.8
Cicilan sewa pembiayaan (106,297.3) (201,520.0)
Jumlah 23,160.6 - 158,987.7
Beban (Penghasilan) Pajak Perusahaan 5,736,799.9 206,453.3
Beban (penghasilan) pajak entitas anak 54,154.8 14,590.0
Jumlah beban (penghasilan) pajak 5,790,954.7 221,043.3
28. LABA PER SAHAM
Pada periode sembilan bulan tahun 2023 dan tahun 2022 laba bersih yang digunakan Perusahaan
untuk perhitungan laba per saham dasar masing-masing adalah laba Rp 20.426.292 dan Rp
1.506.369 rata-rata saham yang beredar untuk tahun 2023 dan 2022 adalah 151.200.000 saham.
Laba per saham (angka penuh) 2024 Rp135.09 dan tahun 2023 Rp9.96
29. DIVIDEN
Berdasarkan akta risalah Rapat Umum Pemegang Saham No.34 tanggal 12 Juni 2023, menetapkan
pembagian dividen final untuk tahun buku 2022 sebesar Rp 100,00 per lembar saham atau sebesar
Rp 15.120.000.000
Berdasarkan akta risalah Rapat Umum Pemegang Saham No.6 tanggal 07 Juli 2022, tidak ada
pembagian dividen final untuk tahun buku 2021.
Berdasarkan akta risalah Rapat Umum Pemegang Saham No.6 tanggal 31 Juli 2021, tidak ada
pembagian dividen final untuk tahun buku 2020.
47
Page 50
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
30. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Liabilitas imbalan pasca kerja per 31 Desember 2023 dan 2022 dihitung oleh aktuaris independen
yaitu Arya Bagiastra dan Yusi dan Rekan, dengan nomor laporan
410/PSAK/KKA.AB/WS/II/2024 pada tanggal 19 Februari 2024 dan 1996/KYR/III/23 pada
tanggal 20 Maret 2023, dengan menggunakan metode "Projected Unit Credit” dan asumsi-asumsi
sebagai berikut:
2023 2022
Tingkat Diskonto 7,00% 7,55%
Tingkat kenaikan gaji 7% 6%
Tingkat kematian TMI 2019 TMI 2019
Tingkat cacat 5% dari/ of TMI 2019 5% dari/ of TMI 2019
Tingkat pengunduran 4% menurun pada usia 2 tahun 4% menurun pada usia 2 tahun
diri sebelum usia normal/decrease at sebelum usia normal/decrease at the
the age of two years before age of two years before normal
normal retirement age retirement age
Tingkat pensiun normal 58 tahun/ years 58 tahun/ years
Beban imbalan pascakerja yang diakui dalam laporan laba rugi:
2023 2022
Beban jasa kini 4,222,270 3,987,668
Beban jasa lalu - (9,348,529)
Beban bunga 4,399.061 3,861,076
Pengukuran kembali atas imbalan kerja - (664,926)
Jumlah 8,621,331 (2,164,711)
Liabilitas imbalan kerja di laporan posisi keuangan konsolidasian, adalah sebagai berikut:
2023 2022
Liabilitas imbalan kerja-bersih 73,791,775 65,913,636
Dikurangi yang akan dibayar dlm satu tahun 10,276,045 6,852,002
Liabilitas imbalan kerja-jangka panjang 63,515,730 59,061,634
Mutasi liabilitas bersih di laporan posisi keuangan, konsolidasian adalah sebagai berikut:
48
Page 51
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
2023 2022
Saldo awal 65,913,637 67,897,506
Pembayaran manfaat (6,706,897) (7,037,889)
Jumlah yang diakui dalam penghasilan
komprehensif lain 8,621,331 7,218,731
Beban tahun berjalan 5,963,705 (2,164,711)
Jumlah 73,791,775 65,913,637
(Keuntungan) Kerugian yang diakui pada pos penghasilan komprehensif tahun berjalan:
2023 2022
Saldo awal 2,029,440 (5,189,291)
Pengukuran kembali atas keuntungan
nilai kewajiban bersih 5,963,705 7,218,731
Jumlah 7,993,145 2,029,440
Analisis sensitivitas liabilitas imbalan kerja untuk perubahan asumsi aktuarial pokok pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
2022 2022
Kenaikan 1% tingkat diskonto 64,339,623 62,442,644
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 3,466,306 3,727,374
Biaya jasa kini
Penurunan 1% tingkat diskonto 85,786,164 69,776,740
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 4,621,742 4,282,878
Biaya jasa kini
Kenaikan 1% tingkat kenaikan gaji masa
depan
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 87,330,315 69,701,929
Biaya jasa kini 4,704,933 4,285,296
Penurunan 1% tingkat kenaikan gaji masa depan
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 63,026,570 62,444,015
Biaya jasa kini 3,395,565 3,721,020
Analisa sensitivitas diatas didasarkan pada perubahan atas satu asumsi aktuarial dimana semua
asumsi lainnya dianggap konstan. Dalam prakteknya, hal ini jarang terjadi dan perubahan beberapa
asumsi mungkin saling berkorelasi.
Dalam perhitungan sensitivitas liabilitas imbalan kerja atas asumsi aktuarial utama, metode yang
sama (projected unit credit) telah diterapkan seperti dalam perhitungan liabilitas imbalan kerja
yang diakui dalam laporan posisi keuangan.
Pada periode tiga bulan tahun 2024 dan 2023 perusahaan belum menghitung beban imbalan pasca
kerja. Perusahaan akan menghitung beban imbalan pasca kerja tersebut pada akhir tahun yang akan
dihitung oleh aktuaris independen.
49
Page 52
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
31. PIHAK-PIHAK BERELASI
Sifat Berelasi:
a. PT Monas Permata Persada, Fujikura Ltd dan Fujikura Asia Limited adalah pemegang saham
Perusahaan.
b. Pemegang saham mayoritas Perusahaan juga merupakan pemegang saham PT Multi Tembaga
Utama, PT Aluminametal Utama dan PT Sinarmonas Industries.
c. Perusahaan dimana pengurusnya merupakan keluarga dari pengurus Perusahaan adalah
CV Sarihon Elektrik dan PT Ryu Ei Kogyo.
d. Perusahaan menyewa bangunan kantor di Mega Glodok Kemayoran milik PT Monas Permata
Persada. Beban sewa tahun 2023 dan 2022 sebesar Rp 652.529
e. PT Solusi Energi Terbarukan dan Koperasi Karyawan adalah pihak berelasi dengan manajemen
yang sama.
Saldo piutang dan utang pada pihak pihak berelasi:
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Piutang usaha
PT Sinarmonas Industries 285,394,076 240,744,095
PT Monaspermata Persada 10,150,745 17,466,705
PT Aluminametal Utama - 32,465,659
PT Solusi Energi Terbarukan - 49,395
PT Trans Indonesia Superkoridor - 3,575,533
Jumlah 295,544,821 294,301,387
Berdasarkan penelaahan terhadap kondisi keuangan pihak-pihak berelasi, manajemen
Perusahaan dan entitas anaknya berpendapat seluruh piutang tersebut dapat ditagih sehingga atas
piutang kepada pihak tersebut tidak diadakan penyisihan penurunan nilai piutang usaha.
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Utang usaha
PT Sinarmonas Industries 45,195,501 48,246,667
PT Monaspermata Persada 2,536,890 2,859,809
PT Aluminametal Utama 34,213,708 24,110,395
PT Ryu Ei Kogyo 3,484,645 8,337,123
Koperasi Karyawan PT JCC 370,562 295,274
PT Qualis Indonesia - 17,427
Jumlah 85,801,306 83,866,695
50
Page 53
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
2024 2023
(Rp’000) (Rp’000)
Uang muka penjualan
PT Sinarmonas Industries - -
PT JJ-Lapp SMI - 92,349
Jumlah - 92,349
Transaksi-transaksi Pihak berelasi:
Dalam kegiatan usahanya, Perusahaan melakukan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi,
yang meliputi antara lain :
a. 45,2% dan 40,5% dari jumlah penjualan masing-masing pada periode tiga bulan tahun
2024 dan 2023, merupakan penjualan kepada pihak yang berelasi dimana menurut
manajemen dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya
bila dilakukan dengan pihak ketiga. Pada tanggal neraca, piutang atas penjualan tersebut
dicatat sebagai bagian dari piutang usaha, yang meliputi 18,3% dan 18,6% dari jumlah aset
lancar masing-masing pada tanggal 31Maret 2024 dan 2023.
Rincian penjualan kepada pihak berelasi adalah sebagai berikut :
2024 2023
(Rp 000) (Rp 000)
PT Monaspermata Persada 82,668,981 87,988,064
PT Alumina Metal Utama - 11,391,735
PT Sinarmonas Industries 237,092,002 177,115,526
Jumlah 319,760,983 276,495,325
b. 20,4% dan 21% dari jumlah pembelian masing-masing pada periode tiga bulan tahun 2024
dan 2023, merupakan pembelian dari pihak berelasi, dimana menurut pendapat manajemen
dilakukan dengan tingkat harga dan syarat-syarat normal sebagaimana halnya bila dilakukan
dengan pihak ketiga. Pada tanggal neraca, utang atas pembelian tersebut dicatat sebagai
bagian dari utang usaha yang meliputi 6,6% dan 11,7 % dari jumlah kewajiban lancar
masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.
Rincian pembelian dari pihak berelasi sebagai berikut:
2024 2023
(Rp 000) (Rp 000)
PT Sinarmonas Industries 70,724,179 106,565,990
PT Aluminametal Utama 61,091,558 26,326,118
PT Monaspermata Persada 8,798,575 2,801,360
PT Ryu Ei Kogyo 4,755,498 5,088,375
51
Page 54
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Jumlah 145,369,810 140,781,843
32. INFORMASI SEGMEN
31 Mar 2024 Kabel Listrik Kabel Telepon Lain-lain Jumlah
% Rp'000 % Rp'000 % Rp'000 % Rp'000
Penjualan 93 658,054 6 39,796 1 8,400 100 706,250
Beban pokok penjualan 590,536 36,462 7,478 634,476
Laba kotor 67,518 3,334 922 10 71,774
Beban usaha yang tidak dapat dialokasikan 44,196
Laba dari usaha 27,578
Penghasilan lain-lain yang tidak dapat dialokasikan ( 1,361)
Laba sebelum pajak 26,217
Pajak penghasilan (5,791)
Laba tahun berjalan 20,426
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual -
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 20,426
Laba yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 20,426
Kepentingan non-pengendali 1
Jumlah. 20,427
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk 20,426
Kepentingan non-pengendali 1
Jumlah. 20,427
31 Mar 2023 Kabel Listrik Kabel Telepon Lain-lain Jumlah
% Rp'000 % Rp'000 % Rp'000 % Rp'000
Penjualan 90 616,924 6 44,319 4 20,825 100 682,068
Beban pokok penjualan 597,040 38,580 19,268 654,888
Laba kotor 19,884 5,739 1,557 4 27,180
Beban usaha yang tidak dapat dialokasikan 25,579
Laba dari usaha 1,601
Beban lain-lain yang tidak dapat dialokasikan 126
Laba sebelum pajak 1,727
Pajak penghasilan (221)
Laba tahun berjalan 1,506
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Perubahan nilai wajar investasi tersedia untuk dijual -
52
Page 55
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Jumlah laba komprehensif tahun berjalan 1,506
Laba yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk
Kepentingan non-pengendali -
Jumlah. 1,506
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada :
Pemilik entitas induk
Kepentingan non-pengendali -
Jumlah. 1,506
33. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING
Pada tanggal 31Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan dan entitas anak mempunyai aset
dan kewajiban moneter dalam mata uang asing sebagai berikut :
31 Mar 2024 31 Des 2023
Mata Uang Ekuivalen Mata Uang Ekuivalen
Asing (Rp'000) Asing (Rp'000)
Aset
Kas dan setara kas US$ 373,223 5,794,656 319,000 5,016,185
SG$ 15,569 176,457 16,000 181,877
EUR 3,309 54,281 3,000 56,023
GBP - - - -
INR - - - -
AUD - - - -
CNY 74,078 157,375 415,000 936,561
Piutang usaha :
- Pihak-pihak berelasi US$ - -
- -
- Pihak ketiga US$ 579,541 8,997,956 1,147,000 18,049,641
EUR - - -
-
-Uang jaminan - - -
USD -
EUR - - -
-
Jumlah aset 15,180,725 24,240,287
Liabilitas
Utang bank US$ 8,140,265 126,385,749 6,260,000 98,472,522
Utang usaha :
- Pihak-pihak berelasi SG$ - - - -
US$ - - - -
- Pihak ketiga US$ 5,575,202 86,560,581 5,546,000 87,249,673
EUR 3,512 57,616
CNY 4,731,879 10,052,688
SGD - - - -
53
Page 56
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Utang lain-lain US$ 475,020 7,375,157 475,020 7,472,540
Jumlah Liabilitas 230,431,791 193,194,734
Jumlah Liabilitas - Bersih (215,251,066) (168,954,447)
Pada tanggal 30 September 2023 dan 31 Desember 2022, kurs konversi yang digunakan
Perusahaandan entitas anak sebagai berikut :
31 Mar 2024 31 Des 2023
Mata Uang
1 EUR 16,404 17,140
1 USD 15,526 15,416
1 SGD 11,334 11,712
1 GBP 18,861 19,760
1 AUD 9,906 10,565
1 CNY 2,124 2,170
1 INR 185
Pada masa mendatang, nilai kurs masih mungkin berubah-ubah, dan mata uang Rupiah mungkin
mengalami depresiasi atau apresiasi secara signifikan terhadap mata uang lainnya.
34. KOMITMEN DAN KONTINJENSI
Bank Garansi
Dalam rangka kontrak penjualannya, Perusahaan telah menyerahkan bank garansi sebagai jaminan
pelaksanaan yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk kepentingan
langganannya terutama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), tender dan ekspor.
Pada tanggal 31 Maret 2024, jumlah bank garansi yang masih berlaku adalah sebesar Rp 3.258.643
(2023 : 3.258.643)
35. MANAJEMEN RISIKO
Grup menghadapi risiko kredit, risiko mata uang asing dan risiko likuiditas yang timbul dalam
kegiatan usaha normal. Manajemen terus menerus memantau proses manajemen risiko Perusahaan
untuk memastikan tercapainya keseimbangan yang memadai antara risiko dan kontrol. Kebijakan
manajemen risiko dan sistem ditinjau secara berkala untuk mencerminkan perubahan dalam
kondisi pasar dan kegiatan Perusahaan.
a. Risiko kredit
Risiko kredit adalah risiko kerugian keuangan pada instrumen keuangan yang beredar jika
pihak ketiga gagal dalam memenuhi liabilitasnya.
Untuk piutang usaha dan piutang lain-lain, kebijakan Grup adalah untuk bertransaksi dengan
pihak lain yang layak kredit dan atau mendapatkan uang muka yang memadai, bila perlu, untuk
menekan risiko kredit. Selain itu, piutang dipantau ketat secara berkelanjutan.
54
Page 57
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
Kas dan setara kas ditempatkan pada lembaga keuangan yang resmi dan terpercaya.
b. Risiko mata uang asing
Risiko maksimal dari risiko kredit dicerminkan dalam jumlah tercatat pada masing-masing
golongan aset keuangan dalam laporan posisi keuangan.
Risiko mata uang adalah risiko bahwa nilai instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat
perubahan nilai tukar mata uang asing. Risiko mata uang muncul ketika transaksi dalam mata
uang asing. Perusahaan tidak memiliki kebijakan lindung nilai mata uang asing. Namun,
manajemen memantau risiko mata uang asing dan akan mempertimbangkan lindung nilai
risiko mata uang asing yang signifikan jika diperlukan.
c. Risiko likuiditas
Risiko likuiditas adalah risiko bahwa Perusahaan mungkin menghadapi kesulitan dalam
memenuhi liabilitas keuangan karena kurangnya dana.
Perusahaan memantau likuiditasnya dengan memantau ketat jadwal pembayaran utang untuk
liabilitas keuangan dan arus kas keluar untuk kegiatan sehari-hari, serta memastikan
ketersediaan pendanaan melalui jumlah fasilitas kredit yang cukup, baik yang mengikat dan
tidak mengikat.
Tabel di bawah ini merupakan rangkuman jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan Perusahaan
berdasarkan pembayaran kontraktual yang tidak didiskontokan pada tanggal 31 Maret 2024
dan 31 Desember 2023.
2024 Jatuh tempo
2024 dan seterusnya
2023 Nilai wajar
Aset
Kas dan setara kas 148,295,401 - 148,295,401
Piutang usaha 864,570,497 - 864,570,497
Piutang lain-lain 8,339,638 - 8,339,638
Aset tidak lancar lainya 731,251 - 731,251
Jumlah aset 1,021,936,787 - 1,021,936,787
Liabilitas
Utang bank 562,284,888 267,200 562,552,088
Utang usaha 532,009,057 - 532,009,057
Utang lain-lain 6,293,755 - 6,293,755
Beban akrual 4,236,056 - 4,236,056
Utang sewa pembiayaan 1,495,071 1,782,776 3,277,847
Jumlah liabilitas 1,106,318,827 2,049,976 1,108,368,803
Jumlah liabilitas bersih 84,382,040 2,049,976 86,432,016
2023 Jatuh tempo
55
Page 58
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbk. DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
UNTUK PERIODE TIGA BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 31 MARET 2024
2023 dan seterusnya
2022 Nilai wajar
Aset
Kas dan setara kas 158,098,144 - 158,098,144
Piutang usaha 938,498,739 - 938,498,739
Piutang lain-lain 12,574,301 - 12,574,301
Aset tidak lancar lainya 731,251 - 731,251
Jumlah aset 1,109,902,435 - 1,109,902,435
Liabilitas
Utang bank 736,136,611 267,200 736,403,811
Utang usaha 414,145,141 - 414,145,141
Utang lain-lain 11,131,830 - 11,131,830
Beban akrual 20,424,372 - 20,424,372
Utang sewa pembiayaan 2,077,772 1,862,001 3,939,773
Jumlah liabilitas 1,183,915,726 2,129,201 1,186,044,927
Jumlah liabilitas bersih 74,013,291 2,129,201 76,142,492
d. Risiko operasional
Risiko operasional adalah risiko kerugian yang diakibatkan oleh kurang memadainya atau
kegagalan dari proses internal, faktor manusia dan sistem atau dari kejadian-kejadian eksternal.
Risiko ini melekat dalam semua proses bisnis, kegiatan operasional, sistem dan produk
Perusahaan.
Risiko operasional terjadi antara lain mesin berhenti proses produksi karena putus pasokan
listrik. Demikian pula mesin berhenti karena kekurangan bahan baku, Perusahaan membentuk
stok penyangga bahan baku. Jika mesin berhenti karena kerusakan mesin, perusahaan selalu
melakukan pemeliharaan secara rutin. Apabila mesin berhenti beroperasi karena pemogokan
karyawan, perusahaan telah menjalin hubungan industrial yang baik dengan serikat buruh.
-------------------
56
Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT JEMBO CABLE
p.1
unresolved
org
PT JEMBO CABLE COMPANY Tbl
p.2
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
Bapepam-LK
p.2 ×4
unresolved
org
Bapepam
p.2 ×2
unresolved
person
Lody Herlianto
p.8
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
Pratiwi Handayani
p.8 ×2
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.8
unresolved
person
AKT
p.8
unresolved
org
PT Jembo Energindo
p.9 ×7
unresolved
org
PT Jembo Energindo. Adapun
p.9
unresolved
org
PT JCC
p.9 ×2
unresolved
person
Eira Aurelia Hollanda
p.10
unresolved
org
PT Estika Jasatama
p.32 ×2
unresolved
—
Fujikura Ltd, Japan
p.41
unresolved
org
Fujikura Asia Ltd, Singapore
p.41
unresolved
—
Masyarakat (masing-masing dibawah 5%)
p.41
unresolved
org
PT PLN Persero
p.43
unresolved
org
PT Sinarmonas Industries
p.43 ×8
unresolved
org
PT Karya Sumiden Indonesia
p.43
unresolved
org
PT Monas Permata Persada
p.52
unresolved
org
PT Multi Tembaga Utama
p.52
unresolved
org
PT Aluminametal Utama
p.52 ×4
unresolved
org
PT Ryu Ei Kogyo.
p.52 ×3
unresolved
org
PT Monas Permata Persada. Beban
p.52
unresolved
org
PT Trans Indonesia Superkoridor
p.52
unresolved
org
PT Qualis Indonesia
p.52
unresolved
org
PT JJ-Lapp SMI
p.53
unresolved
org
PT Alumina Metal Utama
p.53
unresolved
org
Bank Garansi
p.56
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.