Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 46
Page 1
Nomor Surat 013/CORSEC-SOCI/IV/2024
Nama Emiten PT Soechi Lines Tbk.
Kode Emiten SOCI
Perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim Yang Tidak Diaudit
Perseroan dengan ini menyampaikan laporan keuangan untuk periode 3 Bulan yang berakhir pada 31/03/2024 dengan ikhtisar sebagai berikut :
Informasi mengenai anak perusahaan Perseroan sebagai berikut :
No Nama Kegiatan Lokasi Tahun Status Jumlah Aset Satuan Mata Persentase
Usaha Komersil Operasi Uang (%)
1 PT Sukses Pelayaran Jakarta 1999 Beroperasi 109.298 RIBUAN USD 99.8
Osean
Khatulistiwa
Line
2 PT Armada Pelayaran Jakarta 1981 Beroperasi 72.383 RIBUAN USD 99.91
Bumi Pratiwi
Lines
3 PT Inti Energi Pelayaran Jakarta 2008 Beroperasi 48.507 RIBUAN USD 99.93
Line
4 PT Putra Pelayaran Jakarta 2010 Beroperasi 68.116 RIBUAN USD 99.99
Utama Line
5 PT Armada Pelayaran Jakarta 2011 Beroperasi 47.704 RIBUAN USD 99.99
Maritime
Offshore
6 PT Multi Galangan Jakarta 2012 Beroperasi 239.134 RIBUAN USD 99.99
Ocean Kapal
Shipyard
7 Success Pelayaran Singapura 2012 Beroperasi 16.140 RIBUAN USD 99.99
International
Marine Pte.
Ltd.
8 PT Sukses Pelayaran Jakarta 2013 Beroperasi 55.345 RIBUAN USD 99.99
Maritime Line
9 PT Selaras Pelayaran Jakarta 2014 Beroperasi 51.734 RIBUAN USD 99.93
Pratama
Utama
10 PT Lintas Pelayaran Jakarta 2016 Beroperasi 20.624 RIBUAN USD 99.98
Samudra
Maritim
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Soechi Lines Tbk. yang tidak memerlukan tanda tangan karena dihasilkan secara elektronik. PT
Soechi Lines Tbk. bertanggung jawab penuh atas informasi tertera di dalam dokumen ini.
Page 2
[1000000] General information
Informasi umum General information
2024-03-31
Informasi umum General information
Nama entitas PT Soechi Lines Tbk. Entity name
Penjelasan perubahan nama dari akhir periode laporan sebelumnya Explanation of change in name from the end of the preceding reporting period
Kode entitas SOCI Entity code
Nomor identifikasi entitas AA697 Entity identification number
Industri utama entitas Umum / General Entity main industry
Standar akutansi yang dipilih PSAK Selected accounting standards
Sektor A. Energy Sector
Subsektor A1. Oil, Gas & Coal Subsector
Industri A11. Oil & Gas Industry
Subindustri A112. Oil & Gas Storage & Distribution Subindustry
Informasi pemegang saham pengendali National Corporation Controlling shareholder information
Jenis entitas Local Company - Indonesia Jurisdiction Type of entity
Jenis efek yang dicatatkan Saham / Stock Type of listed securities
Jenis papan perdagangan tempat entitas tercatat Utama / Main Type of board on which the entity is listed
Apakah merupakan laporan keuangan satu entitas atau suatu kelompok entitas Entitas grup / Group entity Whether the financial statements are of an individual entity or a group of entities
Periode penyampaian laporan keuangan Kuartal I / First Quarter Period of financial statements submissions
Tanggal Surat Pernyataan Direksi April 29, 2024 Date Of Board Of Directors' Statement Letter
Tanggal awal periode berjalan January 01, 2024 Current period start date
Tanggal akhir periode berjalan March 31, 2024 Current period end date
Tanggal akhir tahun sebelumnya December 31, 2023 Prior year end date
Tanggal awal periode sebelumnya January 01, 2023 Prior period start date
Tanggal akhir periode sebelumnya March 31, 2023 Prior period end date
Tanggal akhir 2 tahun sebelumnya December 31, 2022 Prior 2 year end date
Mata uang pelaporan Dollar Amerika / USD Description of presentation currency
Kurs konversi pada tanggal pelaporan jika mata uang penyajian selain rupiah 15,852.88523 Conversion rate at reporting date if presentation currency is other than rupiah
Pembulatan yang digunakan dalam penyajian jumlah dalam laporan keuangan Satuan Penuh / Full Amount Level of rounding used in financial statements
Jenis laporan atas laporan keuangan Tidak Diaudit / Unaudit Type of report on financial statements
Jenis opini auditor Type of auditor's opinion
Hal yang diungkapkan dalam paragraf pendapat untuk penekanan atas suatu masalah atau paragraf penjelasan lainnya, jika ada Matters disclosed in emphasis-of-matter or other-matter paragraph, if any
Hasil penugasan review Result of review engagement
Opini Hal Audit Utama Any Key Audit Matters Opinion
Jumlah Hal Audit Utama Total Key Audit Matters
Paragraf Hal Audit Utama Key Audit Matters Paragraph
Tanggal laporan audit atau hasil laporan review Date of auditor's opinion or result of review report
Auditor tahun berjalan Current year auditor
Nama partner audit tahun berjalan Name of current year audit signing partner
Lama tahun penugasan partner yang menandatangani Number of years served as audit signing partner
Auditor tahun sebelumnya Prior year auditor
Nama partner audit tahun sebelumnya Name of prior year audit signing partner
Kepatuhan terhadap pemenuhan peraturan OJK Nomor: 75/POJK.04/2017 tentang Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan Ya / Yes Whether in compliance with OJK rules No. 75/POJK.04/2017 concerning responsibilities of board of directors on financial statements
Kepatuhan terhadap pemenuhan independensi akuntan yang memberikan jasa audit di pasar modal sesuai dengan POJK Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik dalam Ya / Yes Compliance to the independency of Accountant that provide services in Capital Market as regulated in OJK rules No. 13/POJK.03/2017 concerning The Use of Public Accountant and Auditing Firm in
Kegiatan Jasa Keuangan Financial Services Activities.
Page 3
[1210000] Statement of financial position presented using current and non-current - General Industry
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
2024-03-31 2023-12-31
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Aset Assets
Aset lancar Current assets
Kas dan setara kas 14,417,509 23,829,683 Cash and cash equivalents
Wesel tagih Notes receivable
Investasi jangka pendek 63,080 64,868 Short-term investments
Dana yang dibatasi penggunaannya lancar 9,076,849 8,815,524 Current restricted funds
Aset keuangan lancar Current financial assets
Aset keuangan lancar yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Current financial assets at fair value through profit or loss
Aset keuangan lancar nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya Current financial assets fair value through other comprehensive income
Aset keuangan biaya perolehan diamortisasi lancar Current financial assets amortized cost investments
Aset keuangan lancar lainnya 10,902,705 9,982,435 Other current financial assets
Aset keuangan derivatif lancar Current derivative financial assets
Piutang usaha Trade receivables
Piutang usaha pihak ketiga 14,915,344 9,804,800 Trade receivables third parties
Piutang usaha pihak berelasi 19,625 3,039 Trade receivables related parties
Piutang sewa pembiayaan lancar Current finance lease receivables
Piutang retensi Retention receivables
Piutang retensi pihak ketiga Retention receivables third parties
Piutang retensi pihak berelasi Retention receivables related parties
Tagihan bruto pemberi kerja Unbilled receivables
Tagihan bruto pemberi kerja pihak ketiga Unbilled receivables third parties
Tagihan bruto pemberi kerja pihak berelasi Unbilled receivables related parties
Piutang subsidi Receivables on subsidy
Piutang nasabah lancar Current customer receivables
Piutang nasabah lancar pihak ketiga Current customer receivables third parties
Piutang nasabah lancar pihak berelasi Current customer receivables related parties
Piutang margin Margin receivables
Piutang dari lembaga kliring dan penjaminan Receivables from clearing and settlement guarantee institution
Piutang premi dan reasuransi Premium and reinsurance receivables
Piutang dividen dan bunga Dividends and interest receivables
Piutang lainnya Other receivables
Piutang lainnya pihak ketiga 219,050 234,363 Other receivables third parties
Piutang lainnya pihak berelasi Other receivables related parties
Persediaan lancar Current inventories
Persediaan hewan ternak lancar Current livestock inventories
Aset real estat lancar Current real estate assets
Persediaan lancar 12,444,154 12,529,375 Current inventories
Aset biologis lancar Current biological assets
Biaya dibayar dimuka lancar Current prepaid expenses
Jaminan lancar Current guarantees
Uang muka lancar Current advances
Uang muka lancar atas investasi Current advances on investments
Uang muka lancar atas pembelian aset tetap Current advances on purchase of property, plant and equipment
Uang muka lancar lainnya 931,088 1,425,802 Other current advances
Pajak dibayar dimuka lancar 2,172,797 2,527,516 Current prepaid taxes
Klaim atas pengembalian pajak lancar Current claims for tax refund
Biaya pengupasan tanah yang ditangguhkan lancar Current deferred stripping costs
Biaya mobilisasi yang ditangguhkan lancar Current deferred mobilisation costs
Aset pengampunan pajak lancar Current tax amnesty assets
Aset non-keuangan lancar lainnya 7,377,674 5,684,441 Other current non-financial assets
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale
Aset tidak lancar atau kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk didistribusikan kepada pemilik Non-current assets or disposal groups classified as held-for-distribution to owners
Jumlah aset lancar 72,539,875 74,901,846 Total current assets
Aset tidak lancar Non-current assets
Piutang sewa pembiayaan tidak lancar Non-current finance lease receivables
Dana yang dibatasi penggunaannya tidak lancar Non-current restricted funds
Dana cadangan perawatan pesawat Aircraft maintenance reserve funds
Piutang dari pihak berelasi Receivables from related parties
Piutang dari pemegang saham Receivables from stockholders
Piutang nasabah tidak lancar Non-current customer receivables
Piutang nasabah tidak lancar pihak ketiga Non-current customer receivables third parties
Piutang nasabah tidak lancar pihak berelasi Non-current customer receivables related parties
Piutang tidak lancar lainnya Other non-current receivables
Piutang tidak lancar lainnya pihak ketiga Other non-current receivables third parties
Piutang tidak lancar lainnya pihak berelasi Other non-current receivables related parties
Investasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas Investments accounted for using equity method
Investasi pada ventura bersama dan entitas asosiasi Investments in joint ventures and associates
Investasi pada entitas ventura bersama Investments in joint ventures
Investasi pada entitas asosiasi Investments in associates
Jaminan tidak lancar Non-current guarantees
Uang muka tidak lancar Non-current advances
Uang muka tidak lancar atas investasi Non-current advances on investments
Uang muka tidak lancar atas pembelian aset tetap Non-current advances on purchase of property, plant and equipment
Uang muka tidak lancar lainnya Other non-current advances
Aset keuangan tidak lancar Non-current financial assets
Aset keuangan tidak lancar yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Non-current financial assets at fair value through profit or loss
Aset keuangan tidak lancar nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya Non-current financial assets fair value through other comprehensive income
Aset keuangan tidak lancar biaya perolehan diamortisasi Non-current financial assets amortized cost
Aset keuangan tidak lancar lainnya Other non-current financial assets
Aset keuangan derivatif tidak lancar Non-current derivative financial assets
Biaya dibayar dimuka tidak lancar Non-current prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka tidak lancar Non-current prepaid taxes
Aset pajak tangguhan 139,608 143,565 Deferred tax assets
Persediaan tidak lancar Non-current inventories
Persediaan hewan ternak tidak lancar Non-current livestock inventories
Aset real estat tidak lancar Non-current real estate assets
Persediaan tidak lancar lainnya Non-current inventories
Hewan ternak produksi Livestock production
Hutan tanaman industri Industrial timber plantations
Hutan tanaman industri menghasilkan Industrial timber plantations mature
Hutan tanaman industri belum menghasilkan Industrial timber plantations immature
Tanaman perkebunan Plantation assets
Tanaman perkebunan menghasilkan Plantation assets mature
Tanaman perkebunan belum menghasilkan Plantation assets immature
Aset biologis tidak lancar Non-current biological assets
Perkebunan plasma Plasma plantations
Aset reasuransi Reinsurance assets
Properti investasi Investment properties
Tanah Belum Dikembangkan Undeveloped land
Aset tetap 504,838,939 510,003,891 Property, plant, and equipment
Aset hak guna Right of use assets
Aset ijarah Ijarah assets
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
Aset minyak dan gas bumi Oil and gas assets
Aset eksplorasi dan evaluasi Exploration and evaluation assets
Hak konsesi jalan tol Toll road concession rights
Properti pertambangan Mining properties
Biaya pengupasan tanah yang ditangguhkan tidak lancar Non-current deferred stripping costs
Biaya mobilisasi yang ditangguhkan tidak lancar Non-current deferred mobilisation costs
Beban tangguhan Deferred charges
Beban tangguhan hak atas tanah dan bangunan Deferred charges on landrights and buildings
Beban tangguhan atas biaya eksplorasi dan pengembangan Deferred charges on exploration and development expenditures
Beban tangguhan atas biaya pengelolaan hak pengusahaan hutan Deferred charges on cost on forest
Beban tangguhan atas biaya pengelolaan dan reklamasi lingkungan hidup Deferred charges on environmental and reclamation expenditures
Beban tangguhan lainnya Other deferred charges
Klaim atas pengembalian pajak tidak lancar Non-current claims for tax refund
Aset imbalan pasca kerja Post-employment benefit assets
Goodwill Goodwill
Aset takberwujud selain goodwill Intangible assets other than goodwill
Aset pengampunan pajak tidak lancar Non-current tax amnesty assets
Aset tidak lancar non-keuangan lainnya 20,310,232 19,254,263 Other non-current non-financial assets
Jumlah aset tidak lancar 525,288,779 529,401,719 Total non-current assets
Jumlah aset 597,828,654 604,303,565 Total assets
Liabilitas dan ekuitas Liabilities and equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas jangka pendek Current liabilities
Utang bank jangka pendek Short term bank loans
Utang trust receipts Trust receipts payables
Utang usaha Trade payables
Page 4
Utang usaha pihak ketiga 7,654,346 7,750,684 Trade payables third parties
Utang usaha pihak berelasi 170,984 371,014 Trade payables related parties
Utang lainnya Other payables
Utang lainnya pihak ketiga 820,365 727,496 Other payables third parties
Utang lainnya pihak berelasi Other payables related parties
Uang muka pelanggan jangka pendek Current advances from customers
Uang muka pelanggan jangka pendek pihak ketiga Current advances from customers third parties
Uang muka pelanggan jangka pendek pihak berelasi Current advances from customers related parties
Utang dividen Dividends payable
Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya Other current financial liabilities
Beban akrual jangka pendek 9,001,771 8,028,023 Current accrued expenses
Liabilitas imbalan pasca kerja jangka pendek Short-term post-employment benefit obligations
Utang pajak 139,696 130,867 Taxes payable
Utang cukai Excise payable
Utang proyek Project payables
Utang kepada lembaga kliring dan penjaminan Payables to clearing and settlement guarantee institution
Utang nasabah Payables to customers
Utang nasabah pihak ketiga Payables to customers third parties
Utang nasabah pihak berelasi Payables to customers related parties
Utang koasuransi Coinsurance liabilities
Utang reasuransi Reinsurance payables
Liabilitas anjak piutang Factoring payables
Uang jaminan jangka pendek Current deposits
Pendapatan diterima dimuka jangka pendek 88,000 Current unearned revenue
Liabilitas bruto kepada pemberi kerja Due to customers
Liabilitas bruto kepada pemberi kerja pihak ketiga Due to customers third parties
Liabilitas bruto kepada pemberi kerja pihak berelasi Due to customers related parties
Pendapatan ditangguhkan jangka pendek Current deferred revenue
Provisi jangka pendek Current provisions
Provisi jangka pendek pelapisan jalan tol Current provisions for overlay
Provisi jangka pendek biaya pengembalian dan pemeliharaan pesawat Current provisions for aircraft return and maintenance funds
Provisi jangka pendek pembangunan prasarana, fasilitas umum, dan sosial Current provisions for infrastructure development, public and social facilities
Provisi jangka pendek biaya pembongkaran aset tetap Current provisions for asset dismantling costs
Provisi jangka pendek restorasi dan rehabilitasi Current provisions for restoration and rehabilitation
Provisi jangka pendek lainnya Other current provisions
Liabilitas pembayaran berbasis saham Share-based payment liabilities
Kontrak liabilitas jangka pendek Current contract liabilities
Liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual atau dimiliki untuk didistribusikan kepada Liabilities directly associated with non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale or as held-for-distribution to owners
pemilik
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun Current maturities of long-term liabilities
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang bank 40,403,755 40,050,686 Current maturities of bank loans
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang keuangan keuangan non bank Current maturities of non-bank financial insitutions loan
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas pinjaman beragunan Current maturities of secured loans
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas pinjaman tanpa agunan Current maturities of unsecured loans
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas penerusan pinjaman Current maturities of step loans
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas pinjaman dari pemerintah republik Indonesia Current maturities of loans from government of the republic of indonesia
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas pinjaman subordinasi Current maturities of subordinated loans
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas liabilitas kerja sama operasi Current maturities of joint operations liabilities
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas liabilitas pembebasan tanah Current maturities of land acquisition liabilities
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang pembiayaan konsumen 67,927 84,678 Current maturities of consumer financing payables
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas liabilitas sewa pembiayaan 1,284,423 1,262,727 Current maturities of finance lease liabilities
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang listrik swasta Current maturities of electricity purchase payables
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang retensi Current maturities of retention payables
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas wesel bayar Current maturities of notes payable
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas surat utang jangka menengah Current maturities of medium term notes
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang obligasi Current maturities of bonds payable
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas sukuk Current maturities of sukuk
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas obligasi subordinasi Current maturities of subordinated bonds
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas pinjaman lainnya Current maturities of other borrowings
Utang pihak berelasi jangka pendek Current due to related parties
Utang pemegang saham jangka pendek Current due to stockholders
Liabilitas keuangan derivatif jangka pendek Short-term derivative financial liabilities
Liabilitas pengampunan pajak lancar Current tax amnesty liabilities
Liabilitas non-keuangan jangka pendek lainnya 1,865,334 1,815,960 Other current non-financial liabilities
Jumlah liabilitas jangka pendek 61,408,601 60,310,135 Total current liabilities
Liabilitas jangka panjang Non-current liabilities
Liabilitas keuangan derivatif jangka panjang Long-term derivative financial liabilities
Liabilitas pajak tangguhan Deferred tax liabilities
Utang pihak berelasi jangka panjang Non-current due to related parties
Utang pemegang saham jangka panjang Non-current due to stockholders
Kontrak liabilitas jangka panjang Non-current contract liabilities
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun Long-term liabilities net of current maturities
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 140,624,498 150,860,914 Long-term bank loans
Utang lembaga keuangan non-bank Long term non-bank financial insitutions loan
Liabilitas jangka panjang atas penerusan pinjaman Long-term step loans
Liabilitas jangka panjang atas pinjaman beragunan Long-term secured loans
Liabilitas jangka panjang atas pinjaman tanpa agunan Long-term unsecured loans
Liabilitas jangka panjang atas pinjaman dari pemerintah republik Indonesia Long-term loans from government of the republic of indonesia
Liabilitas jangka panjang atas pinjaman subordinasi Long-term subordinated loans
Liabilitas jangka panjang atas liabilitas kerja sama operasi Long-term joint operations liabilities
Liabilitas jangka panjang atas liabilitas pembebasan tanah Long-term land acquisition liabilities
Liabilitas jangka panjang atas utang pembiayaan konsumen 7,551 19,368 Long-term consumer financing payables
Liabilitas jangka panjang atas liabilitas sewa pembiayaan 6,656,797 6,991,527 Long-term finance lease liabilities
Liabilitas jangka panjang atas utang listrik swasta Long-term electricity purchase payables
Liabilitas jangka panjang atas utang retensi Long-term retention payables
Liabilitas jangka panjang atas wesel bayar Long-term notes payable
Liabilitas jangka panjang atas surat utang jangka menengah Long-term medium term notes
Liabilitas jangka panjang atas utang obligasi Long-term bonds payable
Liabilitas jangka panjang atas sukuk Long-term sukuk
Liabilitas jangka panjang atas obligasi subordinasi Long-term subordinated bonds
Liabilitas jangka panjang atas pinjaman lainnya Long-term other borrowings
Obligasi konversi Convertible bonds
Pendapatan diterima dimuka jangka panjang Non-current unearned revenue
Uang jaminan jangka panjang Non-current deposits
Uang muka pelanggan jangka panjang Non-current advances from customers
Uang muka pelanggan jangka panjang pihak ketiga Non-current advances from customers third parties
Uang muka pelanggan jangka panjang pihak berelasi Non-current advances from customers related parties
Pendapatan ditangguhkan jangka panjang Non-current deferred revenue
Liabilitas kontrak asuransi Insurance contract liabilities
Provisi jangka panjang Non-current provisions
Provisi pelapisan jalan tol jangka panjang Non-current provisions for overlay
Provisi biaya pengembalian dan pemeliharaan pesawat jangka panjang Non-current provisions for aircraft return and maintenance funds
Provisi pembangunan prasarana, fasilitas umum, dan sosial jangka panjang Non-current provisions for infrastructure development, public and social facilities
Provisi biaya pembongkaran aset tetap jangka panjang Non-current provisions for asset dismantling costs
Provisi restorasi dan rehabilitasi jangka panjang Non-current provisions for restoration and rehabilitation
Provisi jangka panjang lainnya Other non-current provisions
Biaya pengupasan tanah yang masih harus dibayar Accrued stripping costs
Liabilitas kepada pemegang polis Liabilities to policyholders
Kewajiban imbalan pasca kerja jangka panjang 1,495,247 1,537,633 Long-term post-employment benefit obligations
Liabilitas pengampunan pajak tidak lancar Non-current tax amnesty liabilities
Liabilitas keuangan jangka panjang lainnya Other non-current financial liabilities
Liabilitas non-keuangan jangka panjang 1,562,678 2,061,143 Other non-current non-financial liabilities
Jumlah liabilitas jangka panjang 150,346,771 161,470,585 Total non-current liabilities
Jumlah liabilitas 211,755,372 221,780,720 Total liabilities
Ekuitas Equity
Ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk Equity attributable to equity owners of parent entity
Saham biasa 65,774,670 65,774,670 Common stocks
Saham preferen Preferred stocks
Tambahan modal disetor 102,234,442 102,233,949 Additional paid-in capital
Saham treasuri Treasury stocks
Uang muka setoran modal Advances in capital stock
Opsi saham Stock options
Cadangan revaluasi Revaluation reserves
Cadangan selisih kurs penjabaran Reserve of exchange differences on translation
Cadangan perubahan nilai wajar aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya Reserve for changes in fair value of fair value through other comprehensive income financial assets
Cadangan keuntungan (kerugian) investasi pada instrumen ekuitas Reserve of gains (losses) from investments in equity instruments
Cadangan pembayaran berbasis saham Reserve of share-based payments
Cadangan lindung nilai arus kas Reserve of cash flow hedges
Cadangan pengukuran kembali program imbalan pasti Reserve of remeasurements of defined benefit plans
Cadangan lainnya Other reserves
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Entitas Anak/Asosiasi Difference Due to Changes of Equity in Subsidiary/Associates
Komponen ekuitas lainnya ( 1,368 ) ( 1,368 ) Other components of equity
Saldo laba (akumulasi kerugian) Retained earnings (deficit)
Saldo laba yang telah ditentukan penggunaannya 9,200,000 9,200,000 Appropriated retained earnings
Saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya 208,606,854 205,058,958 Unappropriated retained earnings
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk 385,814,598 382,266,209 Total equity attributable to equity owners of parent entity
Proforma ekuitas Proforma equity
Page 5
Kepentingan non-pengendali 258,684 256,636 Non-controlling interests Jumlah ekuitas 386,073,282 382,522,845 Total equity Jumlah liabilitas dan ekuitas 597,828,654 604,303,565 Total liabilities and equity
Page 6
[1311000] Statement of profit or loss and other comprehensive income, OCI components presented net of tax, by function - General Industry
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
2024-03-31 2023-03-31
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Statement of profit or loss and other comprehensive income
Penjualan dan pendapatan usaha 38,411,152 46,462,525 Sales and revenue
Beban pokok penjualan dan pendapatan ( 28,655,542 ) ( 36,216,370 ) Cost of sales and revenue
Jumlah laba bruto 9,755,610 10,246,155 Total gross profit
Beban penjualan Selling expenses
Beban umum dan administrasi ( 2,669,244 ) ( 2,578,448 ) General and administrative expenses
Pendapatan keuangan 52,182 85,236 Finance income
Pendapatan dividen Dividends income
Pendapatan bunga Interest income
Pendapatan investasi Investment income
Beban bunga dan keuangan ( 3,266,799 ) ( 4,279,247 ) Interest and finance costs
Keuntungan (kerugian) selisih kurs mata uang asing ( 76,396 ) ( 655,473 ) Gains (losses) on changes in foreign exchange rates
Bagian atas laba (rugi) entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas Share of profit (loss) of associates accounted for using equity method
Bagian atas laba (rugi) entitas ventura bersama yang dicatat menggunakan metode ekuitas Share of profit (loss) of joint ventures accounted for using equity method
Keuntungan (kerugian) perubahan nilai wajar efek Gains (losses) on changes in fair value of marketable securities
Keuntungan (kerugian) dari transaksi perdagangan efek yang telah direalisasi Realised gains (losses) on trading of marketable securities
Keuntungan (kerugian) atas instrumen keuangan derivatif Gains (losses) on derivative financial instruments
Beban pajak final Final tax expenses
Pendapatan lainnya 219,495 54,338 Other income
Beban lainnya Other expenses
Keuntungan (kerugian) lainnya Other gains (losses)
Jumlah laba (rugi) sebelum pajak penghasilan 4,014,848 2,872,561 Total profit (loss) before tax
Pendapatan (beban) pajak ( 464,411 ) ( 529,725 ) Tax benefit (expenses)
Jumlah laba (rugi) dari operasi yang dilanjutkan 3,550,437 2,342,836 Total profit (loss) from continuing operations
Laba (rugi) dari operasi yang dihentikan Profit (loss) from discontinued operations
Jumlah laba (rugi) 3,550,437 2,342,836 Total profit (loss)
Pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak Other comprehensive income, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas keuntungan (kerugian) hasil revaluasi aset tetap, setelah pajak Other comprehensive income for gains (losses) on revaluation of property, plant and equipment, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya atas pengukuran kembali kewajiban manfaat pasti, setelah pajak Other comprehensive income for remeasurement of defined benefit obligation, after tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other adjustments to other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Total other comprehensive income that will not be reclassified to profit or loss, after tax
Pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Keuntungan (kerugian) selisih kurs penjabaran, setelah pajak Gains (losses) on exchange differences on translation, after tax
Penyesuaian reklasifikasi selisih kurs penjabaran, setelah pajak Reclassification adjustments on exchange differences on translation, after tax
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar aset keuangan melalui penghasilan komprehensif lain, setelah pajak Unrealised gains (losses) on changes in fair value through other comprehensive income financial assets, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak Reclassification adjustments on fair value through other comprehensive income financial assets, after tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai arus kas, setelah pajak Gains (losses) on cash flow hedges, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai arus kas, setelah pajak Reclassification adjustments on cash flow hedges, after tax
Nilai tercatat dari aset (liabilitas) non-keuangan yang perolehan atau keterjadiannya merupakan suatu prakiraan transaksi yang kemungkinan besar terjadi yang dilindung nilai, setelah pajak Carrying amount of non-financial asset (liability) whose acquisition or incurrence was hedged on highly probable forecast transaction, adjusted from equity, after tax
Keuntungan (kerugian) lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, setelah pajak Gains (losses) on hedges of net investments in foreign operations, after tax
Penyesuaian reklasifikasi atas lindung nilai investasi bersih kegiatan usaha luar negeri, setelah pajak Reclassification adjustments on hedges of net investments in foreign operations, after tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas asosiasi yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, setelah pajak Share of other comprehensive income of associates accounted for using equity method, after tax
Bagian pendapatan komprehensif lainnya dari entitas ventura bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas, setelah pajak Share of other comprehensive income of joint ventures accounted for using equity method, after tax
Penyesuaian lainnya atas pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Other adjustments to other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya yang akan direklasifikasi ke laba rugi, setelah pajak Total other comprehensive income that may be reclassified to profit or loss, after tax
Jumlah pendapatan komprehensif lainnya, setelah pajak Total other comprehensive income, after tax
Jumlah laba rugi komprehensif 3,550,437 2,342,836 Total comprehensive income
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan Profit (loss) attributable to
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke entitas induk 3,547,896 2,338,229 Profit (loss) attributable to parent entity
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali 2,541 4,607 Profit (loss) attributable to non-controlling interests
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan Comprehensive income attributable to
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke entitas induk 3,547,896 2,338,229 Comprehensive income attributable to parent entity
Laba rugi komprehensif yang dapat diatribusikan ke kepentingan non-pengendali 2,541 4,607 Comprehensive income attributable to non-controlling interests
Laba (rugi) per saham Earnings (loss) per share
Laba per saham dasar diatribusikan kepada pemilik entitas induk Basic earnings per share attributable to equity owners of the parent entity
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dilanjutkan 0.00050 0.00030 Basic earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dasar dari operasi yang dihentikan Basic earnings (loss) per share from discontinued operations
Laba (rugi) per saham dilusian Diluted earnings (loss) per share
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dilanjutkan Diluted earnings (loss) per share from continuing operations
Laba (rugi) per saham dilusian dari operasi yang dihentikan Diluted earnings (loss) per share from discontinued operations
Page 7
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 65,774,670 102,233,949
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela
Koreksi kesalahan periode lalu
Penyesuaian lainnya
Posisi ekuitas, awal periode 65,774,670 102,233,949
Laba (rugi)
Pendapatan komprehensif lainnya
Penjabaran laporan keuangan
Pembentukan cadangan umum
Distribusi dividen kas
Distribusi dividen saham
Penerbitan saham biasa
Penerbitan saham preferen
Biaya emisi efek
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi
Pelaksanaan waran
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi
Pelaksanaan opsi saham
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya 493
Posisi ekuitas, akhir periode 65,774,670 102,234,442
Page 8
[1410000] Statement of changes in equity - General Industry - Prior Year
Laporan perubahan ekuitas
Reserve for changes in fair value
Reserve of exchange differences of fair value through other Reserve of gains (losses) from Reserve of remeasurements of
Common stocks Preferred stocks Additional paid-in capital Treasury stocks Advances in capital stock Stock options Translation adjustment Revaluation reserves Reserve of share-based payments Reserve of cash flow hedges Other reserves
on translation comprehensive income financial investments in equity instruments defined benefit plans Equity
assets
Cadangan perubahan nilai wajar aset
Cadangan keuntungan (kerugian) Cadangan pengukuran kembali program Selisih
Saham biasa Saham preferen Tambahan modal disetor Saham treasuri Uang muka setoran modal Opsi saham Penjabaran laporan keuangan Cadangan revaluasi Cadangan selisih kurs penjabaran keuangan nilai wajar melalui Cadangan pembayaran berbasis saham Cadangan lindung nilai arus kas Cadangan lainnya
investasi pada instrumen ekuitas imbalan pasti
pendapatan komprehensif lainnya
Laporan perubahan ekuitas [baris komponen]
Posisi ekuitas
Saldo awal periode sebelum penyajian kembali 65,774,670 102,233,949
Penyesuaian
Penerapan awal standar akuntansi baru dan revisi
Perubahan kebijakan akuntansi secara sukarela
Koreksi kesalahan periode lalu
Penyesuaian lainnya
Posisi ekuitas, awal periode 65,774,670 102,233,949
Laba (rugi)
Pendapatan komprehensif lainnya
Penjabaran laporan keuangan
Pembentukan cadangan umum
Distribusi dividen kas
Distribusi dividen saham
Penerbitan saham biasa
Penerbitan saham preferen
Biaya emisi efek
Penerbitan instrumen yang dapat dikonversi
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi saham tresuri
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi pembayaran berbasis saham
Pelaksanaan instrumen yang dapat dikonversi
Pelaksanaan waran
Kenaikan (penurunan) ekuitas melalui transaksi dengan pemilik ekuitas
Setoran modal dari kepentingan non-pengendali
Perubahan kepentingan non-pengendali atas akuisisi entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pendirian entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan entitas anak
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan operasi yang dihentikan
Perubahan kepentingan non-pengendali atas pelepasan sebagian kepemilikan pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian
Perubahan kepentingan non-pengendali atas transaksi lainnya dengan kepentingan non-pengendali
Eliminasi defisit dalam rangka kuasi reorganisasi
Pelaksanaan opsi saham
Dampak penerapan psak no. 70 atas aset pengampunan pajak
Saldo penyesuaian dampak penerapan retrospektif atas PSAK
Transaksi ekuitas lainnya
Posisi ekuitas, akhir periode 65,774,670 102,233,949
Page 9
[1510000] Statement of cash flows, direct method - General Industry
Laporan arus kas Statement of cash flows
2024-03-31 2023-03-31
Laporan arus kas Statement of cash flows
Arus kas dari aktivitas operasi Cash flows from operating activities
Penerimaan kas dari aktivitas operasi Cash receipts from operating activities
Penerimaan dari pelanggan 29,393,387 35,800,596 Receipts from customers
Penerimaan dari penjualan/penurunan modal atas investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya Proceed from sales/capital deduction of investments in shares and other equity
Penerimaan subsidi Receipts of subsidy
Penerimaan dari royalti, fees, komisi, dan pendapatan lain Receipts from royalties, fees, commissions and other revenues
Penerimaan dari kontrak yang dimiliki untuk tujuan diperdagangkan atau diperjualbelikan Receipts from contracts held-for-dealing or trading purposes
Penerimaan dari perusahaan efek Receipts from securities company
Penerimaan kas lainnya dari aktivitas operasi Other cash receipts from operating activities
Pembayaran kas dari aktivitas operasi Cash payments from operating activities
Pembayaran kepada pemasok atas barang dan jasa ( 22,365,439 ) ( 25,878,365 ) Payments to suppliers for goods and services
Pembayaran gaji dan tunjangan ( 1,946,193 ) ( 1,960,089 ) Payments for salaries and allowances
Pembayaran beban umum dan administrasi Payments for general and administrative expense
Pembayaran royalti dan iuran eksploitasi Payments for royalties and exploitation fees
Pembayaran kepada kontraktor Payments to contractors
Pembayaran jasa manajemen Payments for management fees
Pembayaran kas lainnya untuk beban operasi Other cash payments for operating activities
Pembayaran dari kontrak yang dimiliki untuk tujuan diperdagangkan atau diperjualbelikan Payments from contracts held-for-dealing or trading purposes
Kas diperoleh dari (digunakan untuk) operasi 5,081,755 7,962,142 Cash generated from (used in) operations
Penerimaan bunga, hasil investasi, provisi, dan komisi Interest, investment income, fees and commissions received
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan komisi Payments Of Interest And Bonus Fees And Commissions
Penerimaan dari penyertaan saham dalam klasifikasi biaya perolehan diamortisasi dan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya Proceeds from equity investments classified as amortized cost and fair value through other comprehensive income
Penerimaan dari penjualan atas investasi pada efek Proceeds from sales of investment in securities
Penempatan investasi pada efek Purchases of investment in securities
Penerimaan dividen dari aktivitas operasi Dividends received from operating activities
Pembayaran dividen dari aktivitas operasi Dividends paid from operating activities
Penerimaan bunga dari aktivitas operasi 52,182 85,236 Interests received from operating activities
Pembayaran bunga dari aktivitas operasi ( 3,064,973 ) ( 4,105,115 ) Interests paid from operating activities
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas operasi Income taxes refunded (paid) from operating activities
Pembayaran utang cukai Payments for excise payable
Pengembalian (penempatan) uang jaminan Repayment (placement) of refundable deposits
Pembayaran pajak penghasilan badan ( 3,226 ) ( 8,312 ) Payments for corporate income tax
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas operasi Other cash inflows (outflows) from operating activities
Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 2,065,738 3,933,951 Net cash flows received from (used in) operating activities before changes in assets and liabilities
Penurunan (kenaikan) aset operasi Decrease (increase) from operation assets
Penurunan (kenaikan) efek-efek Decrease (increase) from securities
Penurunan (kenaikan) kredit Decrease (increase) from credit
Penurunan (kenaikan) aset lainnya Decrease (increase) from other assets
Kenaikan (penurunan) liabilitas Increase (decrease) from liabilities
Kenaikan (penurunan) simpanan dan simpanan dari bank lain Increase (decrease) from deposits and deposits from other banks
Kenaikan (penurunan) liabilitas lainnya Increase (decrease) from other liabilities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi 2,065,738 3,933,951 Total net cash flows received from (used in) operating activities
Arus kas dari aktivitas investasi Cash flows from investing activities
Pembayaran biaya pengupasan tanah ditangguhkan Payments for deferred stripping costs
Pembayaran biaya mobilisasi ditangguhkan Payments for deferred mobilisation costs
Pembayaran biaya ditangguhkan Payments for deferred charges
Penerimaan dari (pengeluaran untuk) dana pemeliharaan pesawat Receipts from (payments for) aircraft maintenance funds
Pembayaran uang muka pembelian aset tetap Payments for advances for purchase of property, plant and equipment
Penerimaan dari penjualan persediaan hewan ternak produksi Proceeds from disposal of livestock production
Pembayaran untuk perolehan persediaan hewan ternak produksi Payments for acquisition of livestock production
Penerimaan dari penjualan hutan tanaman industri Proceeds from disposal of industrial timber plantations
Pembayaran untuk perolehan hutan tanaman industri Payments for acquisition of industrial timber plantations
Penerimaan dari penjualan tanaman perkebunan Proceeds from disposal of plantation assets
Pembayaran untuk perolehan tanaman perkebunan Payments for acquisition of plantation assets
Penerimaan dari penjualan perkebunan plasma Proceeds from disposal of plasma plantations
Pembayaran untuk perolehan perkebunan plasma Payments for acquisition of plasma plantations
Penerimaan dari penjualan properti investasi Proceeds from disposal of investment properties
Pembayaran untuk perolehan properti investasi Payments for acquisition of investment properties
Penerimaan dari penjualan aset tetap Proceeds from disposal of property, plant and equipment
Pembayaran untuk perolehan aset tetap ( 334,842 ) ( 310,537 ) Payments for acquisition of property, plant and equipment
Penerimaan dari penjualan aset agunan yang diambil alih Proceeds from disposal of foreclosed assets
Penerimaan dari penjualan aset minyak dan gas bumi Proceeds from disposal of oil and gas assets
Pembayaran untuk perolehan aset minyak dan gas bumi Payments for acquisition of oil and gas assets
Penerimaan dari penjualan aset eksplorasi dan evaluasi Proceeds from disposal of exploration and evaluation assets
Pembayaran untuk perolehan aset eksplorasi dan evaluasi Payments for acquisition of exploration and evaluation assets
Penerimaan dari penjualan hak penguasaan jalan tol Proceeds from disposal of toll road concession rights
Pembayaran untuk perolehan hak penguasaan jalan tol Payments for acquisition of toll road concession rights
Penerimaan dari penjualan properti pertambangan Proceeds from disposal of mining properties
Pembayaran untuk perolehan properti pertambangan Payments for acquisition of mining properties
Penerimaan dari penjualan aset takberwujud Proceeds from disposal of intangible assets
Pembayaran untuk perolehan aset takberwujud Payments for acquisition of intangible assets
Penerimaan dari penjualan tanah dalam pengembangan Proceeds from disposal of land for development
Pembayaran untuk perolehan tanah dalam pengembangan Payments for acquisition of land for development
Penerimaan dari penjualan aset non-keuangan lainnya Proceeds from disposal of other non-financial assets
Pembayaran untuk perolehan aset non-keuangan lainnya Payments for acquisition of other non-financial assets
Pencairan (penempatan) investasi jangka pendek Withdrawal (placement) of short-term investments
Pencairan (penempatan) aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Withdrawal (placement) of financial assets at fair value through profit or loss
Pencairan (penempatan) aset keuangan nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya Withdrawal (placement) of financial assets fair value through other comprehensive income
Pencairan (penempatan) dana yang dibatasi penggunaannya dari aktivitas investasi Withdrawal (placement) of restricted funds from investing activities
Pencairan (penempatan) obligasi dan (atau) sukuk Withdrawal (placement) of bonds and (or) sukuk
Penempatan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi Placement of financial assets amotized cost investments
Pencairan aset keuangan biaya perolehan diamortisasi Withdrawal of financial assets amortized cost investments
Penerimaan dari penjualan aset keuangan Proceeds on sale of financial assets
Pembayaran untuk perolehan aset keuangan Payments to acquire financial assets
Penerimaan dari future contracts, forward contracts, option contracts, dan swap contracts Receipts from future contracts, forward contracts, option contracts and swap contracts
Pembayaran untuk future contracts, forward contracts, option contracts, dan swap contracts Payments for future contracts, forward contracts, option contracts and swap contracts
Pembayaran uang muka investasi Payments for advances on investments
Penerimaan pembayaran piutang dari pihak berelasi Receipts from receivables from related parties
Pembayaran pemberian piutang kepada pihak berelasi Payments of receivables from related parties
Penerimaan pembayaran piutang dari pemegang saham Receipts from receivables from stockholders
Pembayaran pemberian piutang kepada pemegang saham Payments of receivables from stockholders
Uang muka dan pinjaman diberikan kepada pihak lain, selain institusi keuangan Cash advances and loans made to other parties, other than financing institutions
Penerimaan pengembalian uang muka dan pinjaman diberikan kepada pihak lain Cash receipts from the repayment of advances and loans made to other parties
Penerimaan dari pelepasan entitas anak Proceeds from disposal of subsidiaries
Pembayaran untuk perolehan entitas anak Payments for acquisition of subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan kepentingan di entitas anak tanpa hilangnya pengendalian dari kegiatan investasi Proceeds from sales of interests in subsidiaries without loss of control from investing activities
Pembayaran untuk perolehan tambahan kepemilikan pada entitas anak Payments for acquisition of additional interests in subsidiaries
Penerimaan dari pelepasan kepemilikan pada entitas ventura bersama Proceeds from sales of interests in joint ventures
Pembayaran untuk perolehan kepemilikan pada entitas ventura bersama Payments for acquisition of interests in joint ventures
Penerimaan dari pelepasan kepemilikan pada entitas asosiasi Proceeds from sales of interests in associates
Pembayaran untuk perolehan kepemilikan pada entitas asosiasi Payments for acquisition of interests in associates
Penerimaan dari pelepasan aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual dan operasi yang dihentikan Proceeds from disposal of non-current assets or disposal groups classified as held-for-sale and discontinued operations
Penerimaan dividen dari aktivitas investasi Dividends received from investing activities
Penerimaan bunga dari aktivitas investasi Interests received from investing activities
Pembayaran bunga dari aktivitas investasi Interests paid from investing activities
Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas investasi Income taxes refunded (paid) from investing activities
Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas investasi Other cash inflows (outflows) from investing activities
Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas investasi ( 334,842 ) ( 310,537 ) Total net cash flows received from (used in) investing activities
Arus kas dari aktivitas pendanaan Cash flows from financing activities
Penerimaan pinjaman bank Proceeds from bank loans
Pembayaran pinjaman bank ( 10,029,021 ) ( 10,327,777 ) Payments of bank loans
Penerimaan pinjaman dari lembaga keuangan non-bank Proceeds from non-bank financial institution loan
Pembayaran pinjaman kepada lembaga keuangan non-bank Payments of non-bank financial institution loan
Penerimaan pinjaman beragunan Proceeds from secured loans
Pembayaran pinjaman beragunan Payments of secured loans
Penerimaan pinjaman tanpa agunan Proceeds from unsecured loans
Pembayaran pinjaman tanpa agunan Payments of unsecured loans
Penerimaan pinjaman penerusan Proceeds from step loans
Pembayaran pinjaman penerusan Payments of step loans
Penerimaan utang dari bantuan pemerintah republik Indonesia Proceeds from loan from government of the republic of indonesia
Pembayaran utang bantuan dari pemerintah republik indonesia Payments of loan from government of the republic of indonesia
Penerimaan pinjaman subordinasi Proceeds from subordinated loans
Pembayaran pinjaman subordinasi Payments of subordinated loans
Penerimaan liabilitas kerjasama operasi Proceeds from joint operation liabilities
Pembayaran liabilitas kerjasama operasi Payments of joint operation liabilities
Penerimaan utang pembiayaan konsumen Proceeds from consumer financing payables
Pembayaran utang pembiayaan konsumen ( 28,568 ) ( 36,827 ) Payments of consumer financing payables
Penerimaan liabilitas sewa pembiayaan Proceeds from finance lease liabilities
Pembayaran liabilitas sewa pembiayaan ( 320,240 ) ( 293,099 ) Payments of finance lease liabilities
Page 10
Penerimaan utang listrik swasta Proceeds from electricity purchase payables Pembayaran utang listrik swasta Payments of electricity purchase payables Penerimaan utang retensi Proceeds from retention payables Pembayaran utang retensi Payments of retention payables Penerimaan wesel bayar Proceeds from notes payable Pembayaran wesel bayar Payments of notes payable Penerimaan dari surat utang jangka menengah Proceeds from medium term notes Pembayaran dari surat utang jangka menengah Payments of medium term notes Penerimaan dari penerbitan obligasi Proceeds from bonds payable Pembayaran utang obligasi Payments of bonds payable Obligasi subordinasi yang diterbitkan Subordinated bonds issued Pembayaran obligasi subordinasi Payments of subordinated bonds Penerimaan sukuk Proceeds from sukuk Pembayaran sukuk Payments of sukuk Penerimaan pinjaman lainnya Proceeds from other borrowings Pembayaran pinjaman lainnya Payments of other borrowings Penerimaan dari penerbitan obligasi konversi Proceeds from convertible bonds issuance Pembayaran obligasi konversi Payments of convertible bonds Pembayaran biaya emisi penerbitan obligasi Payments of bonds issuance costs Pencairan (penempatan) dana yang dibatasi penggunaannya dari aktivitas pendanaan Withdrawal (placement) of restricted funds from financing activities Penerimaan utang pihak berelasi Proceeds from due to related parties Pembayaran utang pihak berelasi Payments of due to related parties Penerimaan utang pemegang saham Proceeds from due to stockholders Pembayaran utang pemegang saham Payments of due to stockholders Penerimaan dari penerbitan saham biasa Proceeds from issuance of common stocks Penerimaan dari penerbitan saham preferen Proceeds from issuance of preferred stocks Penerimaan dari penerbitan instrumen ekuitas lainnya Proceeds from issuing other equity instruments Pembayaran biaya emisi saham Payments of stock issuance costs Penerimaan dari penjualan (pembelian) saham tresuri Proceeds from sales (purchases) of treasury stocks Penerimaan dari program opsi saham karyawan Proceeds from employee stock options program Penyelesaian (penempatan) transaksi derivatif Settlement (placement) of derivative transactions Penerimaan dari pelepasan kepentingan di entitas anak tanpa hilangnya pengendalian dari kegiatan pendanaan Proceeds from sales of interests in subsidiaries without loss of control from financing activities Penerimaan dari penambahan kepemilikan dari non-pengendali Proceed from increase of non-controlling interest Pembayaran untuk perolehan kepentingan pihak non-pengendali pada entitas anak Payments for acquisition of non-controlling interests in subsidiaries Pembayaran dividen dari aktivitas pendanaan Dividends paid from financing activities Penerimaan bunga dari aktivitas pendanaan Interests received from financing activities Pembayaran bunga dari aktivitas pendanaan Interests paid from financing activities Penerimaan pengembalian (pembayaran) pajak penghasilan dari aktivitas pendanaan Income taxes refunded (paid) from financing activities Penerimaan (pengeluaran) kas lainnya dari aktivitas pendanaan ( 503,916 ) Other cash inflows (outflows) from financing activities Jumlah arus kas bersih yang diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas pendanaan ( 10,881,745 ) ( 10,657,703 ) Total net cash flows received from (used in) financing activities Jumlah kenaikan (penurunan) bersih kas dan setara kas ( 9,150,849 ) ( 7,034,289 ) Total net increase (decrease) in cash and cash equivalents Kas dan setara kas arus kas, awal periode 32,645,207 43,401,003 Cash and cash equivalents cash flows, beginning of the period Efek perubahan nilai kurs pada kas dan setara kas Effect of exchange rate changes on cash and cash equivalents Kas dan setara kas dari entitas anak yang didekonsolidasikan Cash and cash equivalent of deconsolidated subsidiaries Kenaikan (penurunan) kas dan setara kas lainnya Other increase (decrease) in cash and cash equivalents Kas dan setara kas arus kas, akhir periode 23,494,358 36,366,714 Cash and cash equivalents cash flows, end of the period
Page 11
[1610000] Explanation for Significant Accounting Policy - General Industry
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
2024-03-31
Kebijakan akuntansi signifikan Significant accounting policies
Dasar penyusunan laporan keuangan konsolidasian Laporan keuangan konsolidasian telah disusun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK”) Basis of preparation of consolidated financial statements
dan Peraturan-peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Grup memilih menyajikan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam satu laporan dan
menyajikan tambahan pengungkapan sumber estimasi ketidakpastian pada Catatan 3 serta pengelolaan modal pada Catatan 28. Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah selaras dengan kebijakan akuntansi yang
diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022, kecuali bagi penerapan SAK yang telah direvisi efektif sejak tanggal 1 Januari 2023 seperti yang telah diungkapkan pada Catatan ini. Grup
telah menyusun laporan keuangan konsolidasian dengan dasar bahwa Grup akan terus mempertahankan kelangsungan usahanya. Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun berdasarkan dasar akrual dengan menggunakan
konsep harga perolehan, kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masingmasing akun tersebut. Laporan arus kas konsolidasian yang disusun dengan menggunakan metode langsung,
menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas yang diklasifikasikan dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan dan penyajian laporan keuangan konsolidasian adalah Dolar AS (AS$), yang juga merupakan
mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak. Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen untuk membuat
pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Grup. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap laporan keuangan konsolidasian diungkapkan di
Catatan 3. The consolidated financial statements have been prepared and presented in accordance with Indonesian Financial Accounting Standards (“SAK”), which comprise the Statements and Interpretations issued by the Financial Accounting Standards Board of the
Indonesian Institute of Accountants (“DSAK”) and the Regulations and the Guidelines on Financial Statement Presentation and Disclosures issued by Financial Services Authority (OJK). The Group elected to present one single consolidated statement of profit or loss and
other comprehensive income and disclosed source of estimation uncertainty in Note 3 and capital management in Note 28. The accounting policies adopted in the preparation of the consolidated financial statements are consistent with those made in the preparation of the
Group’s consolidated financial statements for the year ended December 31, 2022, except for the adoption of several amended SAKs effective January 1, 2023 as disclosed in this Note. The Group has prepared the consolidated financial statements on the basis that it will
continue to operate as a going concern. The consolidated financial statements, except for the consolidated statement of cash flows, have been prepared on the accrual basis using the historical cost basis of accounting, except for certain accounts which are measured on
the bases described in the related accounting policies for those accounts. The consolidated statements of cash flows, which have been prepared using the direct method, present cash receipts and payments classified into operating, investing and financing activities. The
reporting currency used in the preparation and presentation of the consolidated financial statements is US Dollar (USD), which is also the functional currency of the Company and its Subsidiaries. The preparation of consolidated financial statements in conformity with
Indonesian Financial Accounting Standards requires the use of certain critical accounting estimates. It also requires management to exercise its judgement in the process of applying the Group’s accounting policies. The areas involving a higher degree of judgement or
complexity, or areas where assumptions and estimates are significant to the consolidated financial statements are disclosed in Note 3.
Prinsip-prinsip konsolidasi Laporan keuangan konsolidasian meliputi akun-akun Perusahaan dan Entitas Anak seperti disebutkan dalam Catatan 1d, dimana entitas anak tersebut dikendalikan secara langsung ataupun tidak langsung oleh Perusahaan. Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk Principles of consolidation
entitas yang terstruktur) dimana Grup memiliki kontrol. Grup memiliki kontrol atas entitas anak apabila Grup memiliki dampak dari, atau memiliki hak atas, penerimaan variabel dari hubungannya dengan entitas anak dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi
penerimaan tersebut melalui kuasa atas entitas anak. Entitas anak secara utuh dikonsolidasikan dari tanggal dimana kontrol dialihkan ke Grup. Entitas anak tidak lagi dikonsolidasikan dari tanggal ketika kontrol tidak lagi dimiliki. Laba atau rugi dan setiap komponen atas
penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada pemegang saham Perusahaan dan pada kepentingan non pengendali (“KNP”), walaupun hasil dikepentingan non-pengendali mempunyai saldo defisit. Bila diperlukan, penyesuaian dilakukan pada laporan keuangan anak
perusahaan agar kebijakan akuntansinya sesuai dengan kebijakan akuntansi Grup. Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan, beban dan arus kas berkaitan dengan transaksi antar anggota Grup akan dieliminasi secara penuh dalam proses konsolidasi. Transaksi
antar perusahaan, saldo dankeuntungan serta kerugian yang belumdirealisasi dari transaksi antar Grup dieliminasi.Semua aset dan liabilitas, ekuitas, penghasilan,beban dan arus kas berkaitan dengan transaksiantar anggota Grup juga akan dieliminasisecara penuh dalam
proses konsolidasi. Biladiperlukan, penyesuaian dilakukan padalaporan keuangan entitas anak agar kebijakanakuntansinya sesuai dengan kebijakanakuntansi Grup. Seluruh saldo akun dan transaksi yang signifikan antara Perusahaan dengan Entitas Anak telah
dieliminasi. Perubahan kepemilikan pada entitas anak, tanpa kehilangan pengendalian, dihitung sebagai transaksi ekuitas. Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Grup: • menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas
anak; • menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP; • menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, jika ada; • mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima; • mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya; • mengakui
setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi; dan • mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba, begitu pula menjadi persyaratan jika Grup akan melepas secara langsung aset atau liabilitas yang terkait. KNP mencerminkan bagian atas laba atau rugi dan aset neto dari Entitas-entitas Anak yang tidak
dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang masing-masing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian
yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Transaksi dengan KNP yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian dicatatsebagai transaksi ekuitas. Selisih antara nilai wajar imbalan yang dialihkan dengan bagian relatif atas nilai tercatat aset bersih
entitasanak yang diakuisisi dicatat di ekuitas.Keuntungan atau kerugian dari pelepasan kepada KNP juga dicatat di ekuitas. The consolidated financial statements include the accounts of the Company and Subsidiaries mentioned in Note 1d, in which the Company has the
ability to directly or indirectly exercise control. Subsidiaries are all entities (including structured entities) over which the Group has control. The Group controls an entity when the Group is exposed to, or has rights to, variable returns from its involvement with the entity and
has the ability to affect those returns through its power over the entity. Subsidiaries are fully consolidated from the date on which control is transferred to the Group. They are deconsolidated from the date that control ceases. Profit or loss and each component of other
comprehensive income (OCI) are attributed to the equity holders of the Company and to the non-controlling interest (“NCI”), even if this results in the NCI having a deficit balance. When necessary, adjustments are made to the financial statements of subsidiaries to bring
their accounting policies in line with the Group’s accounting policies. All intragroup assets and liabilities, equity, income, expenses and cash flows relating to transactions between members of the Group are eliminated in full on consolidation. Inter-company transactions,
balances, and unrealized gains and losses on transactions between Group companies are eliminated. All intra-group assets and liabilities, equity, income, expenses and cash flows relating to transactions between members of the Group are also eliminated in full on
consolidation. When necessary, adjustments are made to the financial statements of subsidiaries to bring their accounting policies in line with the Group’s accounting policies. All significant intercompany accounts and transactions between the Company and Subsidiaries
have been eliminated. A change in the ownership interest of a subsidiary, without a loss of control, is accounted for as an equity transaction. In case of loss of control over a subsidiary, the Group: • derecognizes the assets (including goodwill) and liabilities of the subsidiary;
• derecognizes the carrying amount of any NCI; • derecognizes the cumulative translation differences, recorded in equity, if any; • recognizes the fair value of the consideration received; • recognizes the fair value of any investment retained; • recognizes any surplus or
deficit in profit or loss; and • reclassifies the parent’s share of components previously recognized in other comprehensive income to the consolidated profit or loss and other comprehensive income or retained earnings, as appropriate, as would be required if the Group had
directly disposed of the related assets or liabilities. NCI represents the portion of the profit or loss and net assets of the Subsidiaries not attributable, directly or indirectly, to the Company, which are presented in the consolidated statements of profit or loss and other
comprehensive income and under the equity section of the consolidated statements of financial position, respectively, separately from the corresponding portion attributable to the owners of the parent entity. Transactions with NCI that do not result in loss of control are
accounted for as equity transactions. The difference between the fair value of any consideration paid and the relevant share acquired of the carrying value of net assets of the subsidiary is recorded inequity. Gains or losses on disposals to NCI are also recorded in equity.
Kas dan setara kas Kas dan setara kas terdiri dari saldo kas dan bank serta deposito berjangka yang lainnya yang dapat segera dikonversikan menjadi kas dalam jumlah yang dapat yang ditentukan dan memiliki risiko perubahan nilai yang tidak signifikan. Rekening bank dan deposito Cash and cash equivalents
berjangka yang dibatasi penggunaannya sehubungan dengan persyaratan perjanjian pinjaman disajikan sebagai “Kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 6). Untuk tujuan laporan arus kas
konsolidasian, kas dan setara kas terdiri dari kas dan setara kas dan kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya. Cash and cash equivalents consist of cash on hand and in banks and time deposits that are readily convertible to known amounts of
cash and are subject to an insignificant risk of changes in value. Cash in banks and time deposits which is restricted for use as stipulated under the terms of the loan agreement is presented as “Restricted cash in banks and time deposits” in the consolidated statements of
financial position (Note 6). For purposes of consolidated statements of cash flows, cash and cash equivalents consist of cash and cash equivalents and restricted cash in banks and time deposits.
Piutang usaha dan piutang lain-lain Grup melakukan pencadangan ECL/ penurunan nilai berdasarkan PSAK No. 71. Piutang Grup dihapuskan dalam periode dimana piutang tersebut dipastikan tidak dapat tertagih. The Group provides allowance for ECL/impairment in accordance with the provision of PSAK Trade and other receivables
No. 71. The Group’s accounts receivables are written-off in the period in which those receivables are determined to be uncollectible.
Persediaan Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai realisasi neto, mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang. Penyisihan untuk penurunan nilai persediaan ditetapkan untuk mengurangi nilai tercatat persediaan ke Inventories
nilai realisasi neto. Nilai realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha biasa setelah dikurangi dengan estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penyisihan persediaan usang dilakukan atas dasar hasil penelaahan
secara periodik terhadap kondisi persediaan. Inventory is measured at the lower of cost or net realizable value. Cost is determined using the weighted-average method. Allowance for decline in the value of the inventory is provided to reduce the carrying value of inventory
to its net realizable value. Net realizable value is the estimated selling price in the ordinary course of business less the estimated costs of completion and estimated cost necessary to make the sale. Allowance for inventory obsolescence is provided based on the periodic
review of the condition of inventory.
Tanaman produktif Bearer plants
Aset tetap Grup memilih model biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetap. Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi. Setelah penerapan PSAK No. 73, Grup menganalisa fakta dan keadaan untuk masing masing jenis hak atas tanah dalam Fixed assets
menentukan akuntansi untuk masing-masinghak atas tanah tersebut sehingga dapatmerepresentasikan dengan tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomik yangmendasarinya. Jika hak atas tanah tersebuttidak mengalihkan pengendalian atas asetpendasar kepada
Grup, melainkanmengalihkan hak untuk menggunakan asetpendasar, Grup menerapkan perlakuanakuntansi atas transaksi tersebut sebagai sewaberdasarkan PSAK No. 73, “Sewa”. Jika hakatas tanah secara substansi menyerupaipembelian tanah, maka Grup
menerapkanPSAK No. 16 “Aset tetap”. Aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan rugi penurunan nilai, jika ada. Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika
memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam jumlah nilai tercatat (“carrying amount”) aset tetap sebagai suatu penggantian jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan
perbaikan yang tidak memenuhi kriteria pengakuan dibebankan langsung pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian pada saat terjadinya. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus (straight-line method) berdasarkan
estimasi masa manfaat ekonomis aset tetap. Penyusutan untuk kapal dihitung menggunakan nilai residu dari nilai perolehannya. Estimasi nilai residu merupakan estimasi terbaik manajemen berdasarkan data historis atas laba penjualan kapal yang dimiliki oleh Grup,
setelah memperhitungkan biaya biaya yang dikeluarkan agar kapal tersebut dapat dijual, untuk lebih mencerminkan periode pengakuan pendapatan dan biaya yang lebih baik. Nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan aset ditelaah dan disesuaikan secara
prospektif, apabila diperlukan, pada setiap akhir tahun buku. Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul
dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai defisit antara jumlah neto hasil pelepasan dan nilai tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi konsolidasian pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya. Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya
perolehan dan disajikan sebagai bagian dari “Aset Tetap” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Akumulasi biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai
dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan tujuannya. Penyusutan dimulai pada saat aset tersebut siap untuk digunakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan manajemen. The Group has chosen the cost model as a measurement of its fixed assets accounting policy.
Land is stated at cost and not amortized. Upon adoption of PSAK No. 73, the Group analyzes the facts and circumstances for each type of land rights in determining the accounting for each of these land rights so that it can accurately represent an underlying economic
event or transaction. If the land rights do not transfer control of the underlying assets to the Group, but gives the rights to use the underlying assets, the Group applies the accounting treatment of these transactions as leases under PSAK No. 73, “Leases”. If land rights are
substantially similar to land purchases, the Group applies PSAK No. 16, “Property, plant and equipment”. Fixed assets, except for land, are stated at cost less accumulated depreciation and impairment losses, if any. Such cost includes the cost of replacing part of the fixed
assets when that cost is incurred, if the recognition criteria are met. Likewise, when a major inspection is performed, its cost is recognized in the carrying amount of the fixed assets as a replacement if the recognition criteria are satisfied. All other repairs and maintenance
costs that do not meet the recognition criteria are charged directly in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income as incurred. Depreciation is computed using the straightline method over the estimated useful lives of the assets.
Depreciation of vessels is computed using residual value of its original acquisition cost. The estimated residual value of the original acquisition cost is based on management's best estimate of the historical data related to gain on sale of vessels owned by the Group, after
taking into account the costs incurred in order for the vessels to be ready for sale, to properly reflect the period of recognition of revenues and expenses. The residual values, useful lives and methods of depreciation are reviewed and adjusted prospectively, if appropriate,
at each financial year end. An item of fixed assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset (calculated as the difference between the net disposal
proceeds and the carrying amount of the asset) is included in the consolidated statement of profit or loss in the year the asset is derecognized. Construction in progress is stated at cost and presented as part of “Fixed Assets” in the consolidated statements of financial
position. The accumulated costs will be reclassified to the appropriate fixed asset accounts when the construction is substantially completed and the constructed asset is ready for its intended use. Depreciation is charged from the date the assets are ready for use in the
manner intended by management.
Tanah belum dikembangkan Undeveloped land
Aset biologis Biological assets
Perkebunan plasma Plasma plantations
Penurunan nilai aset nonkeuangan Pada setiap akhir tanggal pelaporan, Grup menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset (seperti aset takberwujud dengan umur manfaat tidak terbatas, aset Impairment of non-financial assets
takberwujud yang belum dapat digunakan, atau goodwill yang diperoleh dalam suatu kombinasi bisnis) diperlukan, maka Grup membuat estimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. Berdasarkan penilaian manajemen, tidak ada kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan
keadaan yang mengindikasikan penurunan nilai aset non-keuangan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. The Group assesses at each reporting dated whether there is an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when
annual impairment testing for an asset (i.e., an intangible asset with an indefinite useful life, an intangible asset not yet available for use, or goodwill acquired in a business combination) is required, the Group makes an estimate of the asset’s recoverable amount. Based on
the evaluation of the management, there are no events or changes in circumstances which may indicate impairment in the value of non-financial assets as at March 31, 2024 and December 31, 2023.
Beban tangguhan Deferred charges
Utang usaha dan liabilitas lain-lain Klasifikasi Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai: (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus Trade payables and other liabilities
dibayar, pinjaman jangka panjang dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengakuan dan pengukuran Liabilitas
keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangannya pada saat pengakuan awal. Instrumen keuangan yang
diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan
kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Seluruh liabilitas keuangan Grup
diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diklasifikasikan sebagai FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode
SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan
mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE. Amortisasi metode SBE diakui sebagai beban keuangan pada laporan laba rugi konsolidasian. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman
berbunga dan pinjaman lainnya. Penghentian pengakuan Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan
liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai
penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Classification The Group
classifies its financial liabilities as: (i) financial liabilities measured at FVTPL or (ii) financial liabilities measured at amortized cost. The Group’s financial liabilities consist of trade payables, other payables, accrued expenses, long-term loans and lease liabilities classified as
financial liabilities measured at amortized cost. The Group has no financial liabilities measured at fair value through profit or loss. Recognition and measurement Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair value through profit or loss or financial liabilities at
amortized cost. The Group determines the classification of its financial liabilities at initial recognition. Issued financial instruments or their components, which are not classified as financial liabilities at FVTPL are classified as other financial liabilities, where the substance of
the contractual arrangements results in the Group having an obligation either to deliver cash or another financial asset to the holder, or to satisfy the obligation other by the exchange of a fixed amount of cash or another financial asset for a fixed number of own equity
shares. All the Group’s financial liabilities are classified as financial liabilities at amortized cost. The Group has not desigated any financial liabilities at FVTPL. After initial recognition, interest-bearing loans and borrowings are subsequently measured at cost using the EIR
method. Gains and losses are recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income when the liabilities are derecognized as well as through the amortization process using the EIR method. Amortized cost is calculated by taking into
account any discount or premium on acquisition and fees or costs that are an integral part of the EIR. The EIR amortization is included as finance costs in the consolidated statement of profit or loss. This category generally applies to interest-bearing loans and other
borrowings. Derecognition A financial liability is derecognized when the obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expired. When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of
an existing financial liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as derecognition of the original financial liability and recognition of a new financial liability, and the difference in the respective carrying amounts is recognized in the
consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income.
Pengakuan pendapatan dan beban Pendapatan diukur berdasarkan imbalan yang Grup perkirakan menjadi haknya dalam kontrak dengan pelanggan dan tidak termasuk jumlah yang ditagih atas nama pihak ketiga. Jasa pelayaran/angkutan laut Grup mengakui pendapatan sewa berdasarkan kontrak waktu Revenue and expense recognition
(time charter) dengan dasar garis lurus selama masa sewa yang dicakup dalam kontrak charter. Grup mengakui pendapatan dari jasa pengangkutan berdasarkan spot ketika mengalihkan jasa kepada pelanggan. Jasa perbaikan kapal Grup mengakui pendapatan dari jasa
perbaikan kapal ketika mengalihkan jasa kepada pelanggan. Jasa konstruksi kapal Grup membangun dan menjual kapal berdasarkan kontrak jangka panjang dengan pelanggan. Kontrak tersebut disepakati sebelum pembangunan kapal dimulai. Berdasarkan syarat
kontrak, Grup dibatasi secara kontraktual untuk mengalihkan kapal kepada pelanggan lain dan memiliki hak yang dapat dipaksakan untuk pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan. Grup mengekspektasi bahwa pengendalian akan dialihkan sepanjang waktu.
Dengan demikian, pendapatan terkait akan diakui sepanjang waktu hingga seluruh kewajiban pelaksanaan telah terpenuhi. Grup berhak menagih pelanggan atas pembangunan kapal berdasarkan pencapaian serangkaian titik pelaksanaan. Pada saat suatu titik
pelaksanaan tercapai, pelanggan akan dikirimkan laporan penyelesaian pekerjaan yang terkait dan tagihan untuk pembayaran titik pelaksanaan terkait. Grup akan terlebih dahulu mengakui aset kontrak untuk setiap pekerjaan yang dilaksanakan. Setiap jumlah yang
sebelumnya diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang usaha pada saat ditagihkan ke pelanggan. Jika pembayaran pekerjaan melebihi pendapatan yang diakui pada tanggal tersebut berdasarkan metode input berdasarkan biaya, Grup akan mengakui liabilitas
kontrak atas perbedaan tersebut. Berdasarkan panduan praktis dalam PSAK No. 72 untuk komponen pendanaan signifikan, Grup tidak perlu menyesuaikan jumlah imbalan yang dijanjikan terhadap dampak komponen pendanaan signifikan jika Grup memperkirakan, pada
Page 12
insepsi kontrak, bahwa periode antara ketika Grup mengalihkan barang yang dijanjikan kepada pelanggan dan ketika pelanggan membayar barang atau jasa tersebut dalam setahun atau kurang dari setahun. Pada tanggal pelaporan, pendapatan yang sudah diakui namun
belum ditagihkan dicatat sebagai “Pendapatan yang Masih Harus Ditagih” pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Beban diakui pada saat terjadinya. Revenue is measured based on the consideration to which the Group expects to be entitled in a contract with a
customer and excludes amounts collected on behalf of third parties. Shipping/marine transportation services The Group recognizes time charter revenue on a straight-line basis over the term of the relevant lease in accordance with the charter contract. The Group
recognizes revenue from freight operations based on spot when it transfers control of service to customer. Marine ship repair services The Group recognizes revenue from marine ship repair services when it transfers control of service to customer. Ship construction
services The Group constructs and sells ship/vessels under long-term contracts with customers. Such contracts are entered into before construction of the ship begins. Under the terms of the contracts, the Group is contractually restricted from redirecting the ship to another
customer and has an enforceable right to payment for work done. The Group expects that control will transfer over time. Hence, the related revenue will be recognized over time until all performance obligations are completely satisfied. The Group becomes entitled to
invoice customers for construction of ship based on achieving a series of performance-related milestones. When a particular milestone is reached, the customer is sent a relevant work progress statement and an invoice for the related milestone payment. The Group will
previously have recognized a contract asset for any work performed. Any amount previously recognized as a contract asset is reclassified to trade receivables at the point at which it is invoiced to the customer. If the milestone payment exceeds the revenue recognized to
date under the cost based input method then the Group recognizes a contract liability for the difference. Based on the practical expedient in PSAK No. 72 for the significant financing component, the Group do not need to adjust the promised amount of the consideration for
the effects of significant financing component in contracts, if the Group expects, at contract inception, that the period between the Group transfers that promised goods to the customer and when the time the customer pays for the good or service will be one year or less. As
at reporting dates, revenues earned but not yet billed to customer are recorded as “Unbilled Revenues” in the consolidated statements of financial position. Expenses are recognized when incurred.
Penjabaran mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Dolar AS berdasarkan kurs tengah yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Dolar Foreign currency translation
AS berdasarkan kurs pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi, dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan. Transactions involving foreign currencies are recorded in US Dollar at the middle rates of exchange prevailing at the time the transactions
are made. At consolidated statements of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated to US Dollar based on the exchange rates at such date. The resulting gain or losses are credited or charged to current
operations.
Transaksi dengan pihak berelasi Pihak-pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan Grup: a. Orang atau anggota keluarga dekatnya yang mempunyai relasi dengan Grup jika orang tersebut: (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan Transactions with related parties
atas Grup; atau (iii) personil manajemen kunci Grup atau entitas induk Grup. b. Suatu entitas berelasi dengan Grup jika memenuhi salah satu hal berikut: (i) entitas dan Grup adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, dan entitas
anak berikutnya saling berelasi dengan entitas lainnya). (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha, yang mana entitas lain tersebut adalah
anggotanya). (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama. (iv) satu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga. (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan
pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas yang terkait dengan Grup. (vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam huruf a). (vii) orang yang diidentifikasi dalam huruf a) 1) memiliki pengaruh
signifikan atas entitas atau merupakan personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas). (viii) entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil manajemen kunci kepada Grup
atau kepada entitas induk dari Grup. Seluruh transaksi dan saldo dengan pihakpihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian. A related parties is a person or entity that is related to the Group: a. A person or a close member of that
person's family is related to the Group if that person: (i) has control or joint control over the Group; (ii) has significant influence over the Group; or (iii) is a member of the key management personnel of the Group or of a parent of the Group. b. An entity is related to the Group
if any of the following conditions applies: (i) the entity and the Group are members of the same group (which means that each parent, subsidiary and fellow subsidiary is related to the others). (ii) one entity is an associate or joint venture of the other entity (or an associate or
joint venture of a member of a group of which the other entity is a member). (iii) both entities are joint ventures of the same third party. (iv) one entity is a joint venture of a third entity and the other entity is an associate of the third entity. (v) the entity is a post-employment
defined benefit plan for the benefit of employees of either the reporting entity or an entity related to the Group. (vi) the entity is controlled or jointly controlled by a person identified in a). (vii) a person identified in a) 1) has significant influence over the entity or is a member of
the key management personnel of the entity (or of a parent of the entity). (viii) the entity, or any member of a group of which it is a part, provides key management personnel services to the Group or to the parent of the Group. All significant transactions and balances with
related parties are disclosed in the relevant notes to the consolidated financial statements herein.
Pajak penghasilan Peraturan perpajakan di Indonesia mengatur beberapa jenis penghasilan dikenai pajak yang bersifat final. Pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian. Berdasarkan Surat Income taxes
Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 416/ KMK.04/1996 tanggal 14 Juni 1996 dan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pajak No. 29/PJ.4/ 1996 tanggal 13 Agustus 1996, pendapatan dari jasa pengangkutan dan sewa kapal yang diterima Wajib Pajak Dalam
Negeri dikenakan pajak bersifat final sebesar 1,2% dari pendapatan yang diterima Wajib Pajak Dalam Negeri, serta biaya sehubungan dengan kegiatan di atas tidak dapat dikurangkan untuk tujuan perhitungan pajak penghasilan. Beban pajak tahun berjalan sehubungan
dengan penghasilan yang dikenakan pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan total pendapatan yang diakui pada periode berjalan untuk tujuan akuntansi. Selisih lebih (kurang) antara jumlah pajak final yang telah dibayar dengan jumlah yang dibebankan
sebagai beban pajak final pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian diakui sebagai pajak dibayar dimuka (utang pajak). Tax regulation in Indonesia determined that certain taxable income is subject to final tax. Final tax is applied to the gross
value of transactions, even when the parties carrying the transaction recognizing losses. Based on the Decision Letters No. 416/ KMK.04/1996 dated June 14, 1996 of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia and Circular Letter No. 29/PJ.4/ 1996 dated August
13, 1996 of the Directorate General of Taxes, revenues from freight operations and charter of vessels are subject to final income tax computed at 1.2% of the revenues for domestic companies, and the related costs and expenses are considered non-deductible for income
tax purposes. Tax expense related to income subject to final income tax is recognized in proportion to total income recognized during the current period for accounting purposes. The positive (negative) difference between the final tax paid and the amount charged as final
tax expense in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income is recognized as prepaid tax (tax payable).
Pinjaman Borrowings
Provisi Provisi diakui jika Grup memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan Provisions
estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat. Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan
besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian. Liabilitas kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian, kecuali arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi
kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian, jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan diperoleh. Provisions are recognized when the Group has a present obligation (legal or constructive) where,
as a result of a past event, it is probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable estimate can be made of the amount of the obligation. Provisions are reviewed at each end of reporting period and
adjusted to reflect the current best estimate. If it is no longer probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation, the provision is reversed. Contingent assets and liabilities are not recognized in the consolidated
financial statements. Contingent liabilities are disclosed in the consolidated financial statements, unless the possibility of an outflow of resources embodying economic benefits is remote. Contingent assets are disclosed in the consolidated financial statements where an
inflow of economic benefits is probable.
Imbalan kerja karyawan Imbalan kerja jangka pendek Imbalan kerja jangka pendek adalah imbalan kerja yang jatuh tempo dalam jangka waktu dua belas bulan setelah akhir periode pelaporan dan diakui pada saat pekerja telah memberikan jasa kerjanya. Kewajiban diakui ketika karyawan Employee benefits
memberikan jasa kepada Perusahaan dimana semua perubahan pada nilai bawaan dari kewajiban diakui pada laba rugi. Imbalan pasca kerja Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul dari penyelesaian dan perubahan asumsi aktuaria dibebankan atau dikreditkan
ke ekuitas pada penghasilan komprehensif lainnya pada periode/tahun di mana terjadinya perubahan tersebut. Manfaat imbalan pasti Grup mengakui kewajiban imbalan kerja yang tidak didanai sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 35/2021 yang menerapkan
pengaturan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No. 2/2022 tentang Cipta Kerja. Perppu Cipta Kerja 2/2022 telah ditetapkan menjadi Undang-Undang pada tanggal 31 Maret 2023 berdasarkan UndangUndang No.6 Tahun 2023. Pengukuran
kembali, terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, perubahan dampak batas atas aset (jika ada) dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), yang tercermin langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang dibebankan atau dikreditkan
ke penghasilan komprehensif lain periode terjadinya untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit dan surplus program. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan komprehensif lain tercermin segera dalam saldo laba dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi. Seluruh
biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen/ kurtailmen terjadi atau ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Bunga neto dihitung dengan menggunakan tingkat diskonto terhadap liabilitas atau aset imbalan pasti
neto. Biaya imbalan pasti dikategorikan sebagai berikut: • Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian) • Beban atau pendapatan bunga neto • Pengukuran kembali Grup menyajikan dua komponen
pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi. Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai biaya jasa lalu. Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan defisit atau surplus aktual dalam program imbalan pasti
Grup. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas program. Short-term employee benefits Short term employee benefits are
employee benefits which are due for payment within twelve months after the reporting period and recognized when the employees have rendered this related service. Liabilities are recognized when the employee renders services to the Company where all changes in the
carrying amount of the liability are recognized in profit or loss. Post-employment benefits Actuarial gain and losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions are charged or credited to equity in other comprehensive income in period/year in
which they arise. Defined benefit plan The Group recognized unfunded employee benefits liability in accordance with Government Regulation No. 35/2021 that implement the provisions of Government Regulation in Lieu of Law (“Perppu”) No. 2/2022 on Job Creation.
Perppu Cipta Kerja 2/2022 has been enacted into law on March 31, 2023, based on Law No.6 of 2023. Remeasurement, comprising actuarial gains and losses, the effect of the changes to the asset ceiling (if applicable) and the return on plan assets (excluding interest), is
reflected immediately in the consolidated statement of financial position with a charge or credit recognized in other comprehensive income in the period in which they occur in order for the net pension asset or liability recognized in the consolidated statement of financial
position to reflect the full value of the plan deficit and surplus. Remeasurement recognized in other comprehensive income is reflected immediately in retained earning and will not be reclassified to profit or loss. All past service costs are recognized at the earlier of when the
amendment or curtailment occurs and when the related restructuring or termination costs are recognized. Net interest is calculated by applying the discount rate to the net defined benefit liability or asset. Defined benefit costs are categorized as follows: • Service cost
(including current service cost, past service cost, as well as gains and losses on curtailments and settlements) • Net interest expense or income • Remeasurement The Group presents the first two components of defined benefit costs in profit or loss. Curtailment gains and
losses are accounted for as past service costs. The retirement benefit obligation recognized in the consolidated statement of financial position represents the actual deficit or surplus in the Group’s defined benefit plans. Any surplus resulting from this calculation is limited to
the present value of any economic benefits available in the form of refunds from the plans or reductions in future contributions to the plans.
Laba per saham Laba per saham dasar dihitung dengan membagi total laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan. Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi Earnings per share
saham biasa yang bersifat dilutif pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Basic earnings per share amounts are
computed by dividing the total profit for the year attributable to owners of the parent entity by the weighted average number of ordinary shares outstanding during the year. The Company has no outstanding dilutive potential ordinary shares as at March 31, 2024 and
December 31, 2023, and accordingly, no diluted earnings per share is calculated and presented in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income.
Dividen Dividends
Pelaporan segmen Segmen adalah bagian khusus dari Grup yang terlibat baik dalam menyediakan produk dan jasa (segmen usaha), maupun dalam menyediakan produk dalam lingkungan ekonomi tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda dari segmen Segment reporting
lainnya. Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan ukuran yang dilaporkan kepada pengambil keputusan operasional untuk tujuan pengambilan keputusan untuk mengalokasikan sumber daya kepada segmen dan menilai kinerjanya. Pendapatan, beban, hasil,
aset dan liabilitas segmen termasuk item-item yang dapat diatribusikan langsung kepada suatu segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan dasar yang sesuai terhadap segmen tersebut. Segmen ditentukan sebelum saldo dan transaksi antar Grup dieliminasi
sebagai bagian dari proses konsolidasi. A segment is a distinguishable component of the Group that is engaged either in providing certain products (business segment), or in providing certain products within a particular economic environment (geographical segment),
which is subject to risk and rewards that are different from those of other segments. The amount of each segment item reported shall be the measure reported to the chief operating decision maker for the purposes of making decisions about allocating resources to the
segment and assessing its performance. Segment revenue, expenses, result, assets and liabilities include items directly attributable to a segment as well as those that can be allocated on a reasonable basis to that segment. They are determined before intra-group
balances and intra-group transactions are eliminated in the consolidation process.
Instrumen keuangan derivatif Derivative financial instruments
Penerapan standar akutansi baru Amendemen dan standar akuntansi baru dan interpretasi baru yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 namun tidak berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup The implementation of new statements of accounting standards
adalah sebagai berikut: - Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”; - Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan”; - Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi”; - PSAK 46 (Amendemen), “Pajak Penghasilan”: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah
diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2023 yang mungkin berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2024: - Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian
Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”; - PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan; - Amandemen PSAK No. 2 dan PSAK No. 60: Pengaturan Pembiayaan
Pemasok; - PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik; - Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2025: - Amendemen PSAK No. 10: Kekurangan
Ketertukaran; - PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”. Grup sedang menganalisa dampak penerapan amendemen dan standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup. New and amendments on accounting
standards and new interpretations issued and effective for the financial year beginning on January 1, 2023 which do not have a material impact to the consolidated financial statements of the Group are as follows: - Amendment to PSAK No. 1, “Presentation of Financial
Statements: Disclosure of Accounting Policies”; - Amendment to PSAK No. 16, “Fixed Assets: Proceeds before Intended Use”; - Amendment to PSAK No. 25, “Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting Estimates”; - PSAK
46 (Amendment), “Income Taxes”: Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction. New standards, amendments and interpretations issued but not yet effective for the financial year beginning January 1, 2023 that may have certain impact on
the consolidated financial statements are as follows: Effective on or after January 1, 2024: - Amendment to PSAK No. 1, “Presentation of Financial Statements: Classification of Liabilities as Current or Non-current”; - PSAK 1 (Amendment), “Presentation of Financial
Statements”: Non-current Liabilities with Covenants; - Amendments to PSAK No. 2 and PSAK No. 60: Supplier Finance Arrangements; - PSAK 73 (Amendment), “Lease”: Lease Liability in a Sale and Leaseback; - Changes in the Numbering of PSAK and ISAK in
Indonesian Financial Accounting Standards. Effective on or after January 1, 2025: - Amendment to PSAK No. 10: Lack of Exchangeability; - PSAK No. 74, “Insurance Contract”. The Group is assessing the impact of these new and revised accounting standards, and new
interpretations to the Group’s consolidated financial statements.
Kombinasi bisnis Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi Business combination
bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung pada laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi
dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan melalui laba atau rugi. Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya
diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto
entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui sebagai laba atau rugi konsolidasian. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi
bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika
goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu dalam UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian
dari penjualan operasi. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan. UPK adalah kelompok aset terkecil teridentifikasi yang menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari arus
kas masuk dari aset atau kelompok aset lain. Selisih antara biaya kepemilikan saham tambahan dan bagian proporsional dari nilai buku aset bersih entitas anak pada tanggal transaksi yang disebabkan oleh penerbitan saham tambahan yang mengakibatkan persentase
kepemilikan entitas induk bertambah sedangkan persentase kepemilikan nonpengendali dalam entitas anak berkurang dicatat pada ekuitas. Business combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an acquisition is measured as the aggregate of
the consideration transferred, measured at acquisition date fair value and the amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the acquirer measures the NCI in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the acquiree’s identifiable net
assets. Transaction costs incurred are directly charged to the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income. When the Group acquires a business, it assesses the financial assets acquired and liabilities assumed for appropriate classification and
designation in accordance with the contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as at the acquisition date. If the business combination is achieved in stages, the acquisition date’s fair value of the acquirer’s previously held equity interest in the
acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date and recognize gain or loss through profit or loss. Any contingent consideration to be transferred by the acquirer will be recognized at fair value at the acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the
contingent consideration which is deemed to be an asset or liability will be recognized either in profit or loss or as other comprehensive income. If the contingent consideration is classified as equity, it should not be remeasured until it is finally settled within equity. At
acquisition date, goodwill is initially measured at cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for NCI over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. If this consideration is lower than the fair value of
the net assets of the Subsidiary acquired, the difference is recognized in the consolidated profit or loss. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any impairment losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination is
allocated from the acquisition date, to each of the Group’s Cash-Generating Units (“CGU”) that are expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the acquired entity are assigned to those CGUs. Where goodwill forms part of a
CGU and part of the operation within that CGU is disposed of, the goodwill associated with the operation disposed of is included in the carrying amount of the operation when determining the gain or loss on disposal of the operation. Goodwill disposed of in this
circumstance is measured based on the relative values of the operation disposed of and the portion of the CGU retained. CGU is the smallest identificable group of assets that together have cash inflows that are largely independent of that cash inflows from other assets or
group of assets. The difference between the cost of additional equity interest and its proportionate share of the book value of net assets of subsidiaries at the transaction date caused by the issuance of additional shares which resulted in percentage ownership of the parent
entity increases while non-controlling percentage ownership in subsidiaries decreases are recorded at equity.
Penentuan nilai wajar Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal pelaporan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar pada akhir periode pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidak Determination of fair value
memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian yang diizinkan oleh PSAK No. 68, “Pengukuran Nilai Wajar” mengasumsikan bahwa aset atau liabilitas dipertukarkan dalam transaksi teratur antara pelaku pasar untuk menjual aset atau
mengalihkan liabilitas pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini. The fair value of financial instruments that are traded in active markets at each reporting date is determined by reference to quoted market prices at the end of the reporting period, without any
deduction for transaction costs. For financial instruments where there is no active market, the fair value is determined using appropriate valuation techniques permitted by PSAK No. 68, “Fair Value Measurement” assumes that the asset or liability is exchanged in orderly
transaction between market participants to sell the asset or transfer the liability at the measurement date in current market conditions.
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing Transaksi dalam mata uang asing dicatat dalam Dolar AS berdasarkan kurs tengah yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Dolar Foreign currency transactions and balances
AS berdasarkan kurs pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang terjadi, dikreditkan atau dibebankan pada usaha tahun berjalan. Transactions involving foreign currencies are recorded in US Dollar at the middle rates of exchange prevailing at the time the transactions
are made. At consolidated statements of financial position date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated to US Dollar based on the exchange rates at such date. The resulting gain or losses are credited or charged to current
operations.
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain Current accounts with Bank Indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks
Page 13
Efek-efek Securities
Investasi jangka pendek Short-term investment
Aset hak guna Grup sebagai lessee Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian Right of use assets
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup harus menilai apakah: - Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian - ini dapat
ditentukan secara eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substansial seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi; - Grup memiliki
hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan; dan - Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling
relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, Grup memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika: i. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau ii. Grup mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akandigunakan. Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu
kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa. Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa.
Aset hakguna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan,
dan estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar atau lokasi aset berada, dikurangi insentif sewa yang diterima. Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur dengan model biaya. Aset hak-guna
selanjutnya disusutkan dengan menggunakan metode garis-lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir masa manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Selain itu, aset hak-guna secara berkala dikurangi dengan kerugian penurunan nilai,
jika ada, dan disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku bunga
tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman inkremental Grup. Umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat diskonto. Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimasi Grup atas jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau jika Grup
mengubah penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau penghentian. Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat
aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini: • pembayaran tetap termasuk pembayaran tetap secara-substansi; • pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks
atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; • jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; • harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk
mengeksekusi opsi tersebut; dan • penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal. Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. “Aset Hak-Guna” dan “Liabilitas Sewa” disajikan sebagai pos terpisah pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Transaksi jual dan sewa-balik Jika
Grup (penjual-lessee) mengalihkan aset kepada entitas lain (pembeli-lessor) dan menyewa aset tersebut kembali dari pembeli/lessor, maka baik penjual-lessee maupun pembeli-lessor mencatat kontrak pengalihan dan sewa dengan menerapkan persyaratan penentuan
kapan kewajiban pelaksanaan berdasarkan PSAK 72 telah terpenuhi untuk menentukan apakah pengalihan aset dicatat sebagai penjualan. Jika pengalihan aset oleh penjual-lessee tidak memenuhi persyaratan dalam PSAK 72 untuk dicatat sebagai penjualan aset, maka
penjuallessee melanjutkan pengakuan aset alihan dan mengakui liabilitas keuangan sebesar hasil pengalihan. Pembeli-lessor tidak mengakui aset alihan dan mengakui aset keuangan sebesar hasil pengalihan. Sewa jangka-pendek dan sewa aset bernilairendah Grup
memilih untuk tidak mengakui aset hakguna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas aset bernilairendah. Grup mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar
garis-lurus selama masa sewa. Grup sebagai lessor Ketika Grup bertindak sebagai lessor, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi atau sewa pembiayaan. Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan
atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak, maka merupakan sewa operasi.
Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset. Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa. The
Group as lessee At the inception of a contract, the Group assesses whether the contract is, or contains, a lease. A contract is or contains a lease if the contract conveys the right to control the use of an identified asset for a period of time in exchange for consideration. To
assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset, the Group shall assess whether: - The contract involves the use of an identified asset - this may be specified explicitly or implicitly and should be physically distinct or represent
substantially all the capacity of a physically distinct asset. If the supplier has the substantive substitution right, then the asset is not identified; - The Group has the right to obtain substantially all the economic benefit from use of the asset throughout the period of use; and -
The Group has the right to direct the use of the identified asset. The Group has this right when it has decision-making rights that are most relevant to change how and what purpose the asset is used. In certain circumstances where all the decisions about how and for what
purpose the asset is used are predetermined, the Group has the right to direct the use of the asset if either: i. The Group has the right to operate the asset; or ii. The Group designed the asset in a way that predetermines how and for what purpose the asset will be used. At
the inception or on reassessment of a contract that contains a lease component, the Group allocates the consideration in the contract to each lease component on the basis of their relative stand-alone price. The Group recognizes a right-of-use asset and a lease liability at
the lease commencement date. The right-of-use asset is initially measured at cost, which comprise the initial amount of the lease liability adjusted for any lease payment made at or before the commencement date, plus any initial direct costs incurred and an estimate of
costs to dismantle and remove the underlying asset or to restore the underlying asset or the site on which it is located, less any lease incentive received. After commencement date, right-of-use asset is measured using cost model. The right-of-use asset is subsequently
depreciated using the straight-line method from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the end of the lease term. In addition, the right-of-use asset is periodically reduced by impairment losses, if any, and adjusted for
certain remeasurements of the lease liability. The lease liability is initially measured at the present value of the lease payments that are not yet paid at the commencement date, discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
determined, the Group’s incremental borrowing rate. Generally, the Group uses its incremental borrowing rate as the discount rate. The lease liability is measured at amortized cost using the effective interest method. It is remeasured when there is a change in future lease
payments arising from a change in an index or rate, if there is a change in the Group’s estimate of the amount expected to be payable under a residual value guarantee, or if the Group changes its assessment of whether it will exercise a purchase, extension or termination
option. When the lease liability is remeasured in this way, a corresponding adjustment is made to the carrying amount of the right-of-use assets, or is recorded in profit or loss if the carrying amount of the right-of-use asset has been reduced to zero. Lease payments include
in the measurement of the lease liability comprise of the following: • fixed lease payments including in-substance fixed payments; • variable lease payments that depend on an index or rate, initially measured using the index or rate at the commencement date; • amount
expected to be payable by the lessee under residual value guarantee; • the exercise price under a purchase option that the Group is reasonably certain to exercise; and • penalties for early termination of a lease unless the Group is reasonably certain not to terminate early.
Each lease payment is allocated between the liability and finance cost. The finance cost is charged to profit or loss over the lease period to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period. The “Right-of-Use Assets” and
“Lease Liabilities” are presented as separate line items in the consolidated statement of financial position. Sale and leaseback transaction If the Group (seller-lessee) transfers the asset to another entity (buyer-lessor) and leases back the asset from buyer-lessor, then both
the seller-lessee and buyer-lessor records the transfer contract and lease applying the requirements for determining when the performance obligation under PSAK 72 is satisfied to determine whether the transfer of an asset is accounted for as a sale. If the transfer of an
asset by the seller-lessee does not satisfy the requirements of PSAK 72 to be accounted for as a sale of the asset, then the seller-lessee shall continue to recognise the transferred asset and shall recognise a financial liability equal to the transfer proceeds. The
buyer-lessor shall not recognise the transferred asset and shall recognise a financial asset equal to the transfer proceeds. Short-term lease and lease of low-value asset The Group has elected not to recognize rightof-use assets and lease liabilities for shortterm leases that
have a lease term of 12 months or less and for leases of low-value assets. The Group recognizes the leases payments associated with these leases as an expense on a straight-line basis over the lease term. The Group as lessor When the Group acts as a lessor, it shall
classify each of its leases as either an operating lease or a finance lease. To classify each lease, the Group makes an overall assessment of whether the lease transfer substantially all of the risk and rewards incidental to ownership of the underlying asset. If this the case,
than the lease is classified as finance lease; if not, then it is an operating lease. As part of this assessment, the Group considers certain indicators such as whether the lease term is for the major part of the economic life of the asset. Rental income from operating leases is
recognized on a straight-line basis over the term of the relevant lease.
Properti investasi Investment properties
Goodwill Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi Goodwill
bisnis, pihak pengakuisisi mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar ataupun pada proporsi kepemilikan KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul dibebankan langsung pada laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Ketika melakukan akuisisi atas sebuah bisnis, Grup mengklasifikasikan dan menentukan aset keuangan yang diperoleh dan liabilitas keuangan yang diambil alih berdasarkan pada persyaratan kontraktual, kondisi ekonomi
dan kondisi terkait lain yang ada pada tanggal akuisisi. Dalam suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap, pihak pengakuisisi mengukur kembali kepentingan ekuitas yang dimiliki sebelumnya pada pihak yang diakuisisi pada nilai wajar tanggal akuisisi dan
mengakui keuntungan atau kerugian yang dihasilkan melalui laba atau rugi. Imbalan kontinjensi yang dialihkan oleh pihak pengakuisisi diakui pada nilai wajar tanggal akuisisi. Perubahan nilai wajar atas imbalan kontinjensi setelah tanggal akuisisi yang diklasifikasikan
sebagai aset atau liabilitas, akan diakui pada laba rugi atau penghasilan komprehensif lain. Jika diklasifikasikan sebagai ekuitas, imbalan kontinjensi tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas. Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya
diukur pada harga perolehan yang merupakan selisih lebih nilai agregat dari imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap KNP atas selisih jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas yang diambil alih. Jika imbalan tersebut kurang dari nilai wajar aset neto
entitas anak yang diakuisisi, selisih tersebut diakui sebagai laba atau rugi konsolidasian. Setelah pengakuan awal, goodwill diukur pada jumlah tercatat dikurangi kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan uji penurunan nilai, goodwill yang diperoleh dari suatu kombinasi
bisnis, sejak tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Grup yang diharapkan akan bermanfaat dari sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari apakah aset atau liabilitas lain dari pihak yang diakuisisi ditetapkan atas UPK tersebut. Jika
goodwill telah dialokasikan pada suatu UPK dan operasi tertentu dalam UPK tersebut dihentikan, maka goodwill yang diasosiasikan dengan operasi yang dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah tercatat operasi tersebut ketika menentukan keuntungan atau kerugian
dari penjualan operasi. Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur berdasarkan nilai relatif operasi yang dihentikan dan porsi UPK yang ditahan. UPK adalah kelompok aset terkecil teridentifikasi yang menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari arus
kas masuk dari aset atau kelompok aset lain. Selisih antara biaya kepemilikan saham tambahan dan bagian proporsional dari nilai buku aset bersih entitas anak pada tanggal transaksi yang disebabkan oleh penerbitan saham tambahan yang mengakibatkan persentase
kepemilikan entitas induk bertambah sedangkan persentase kepemilikan nonpengendali dalam entitas anak berkurang dicatat pada ekuitas. Business combinations are accounted for using the acquisition method. The cost of an acquisition is measured as the aggregate of
the consideration transferred, measured at acquisition date fair value and the amount of any NCI in the acquiree. For each business combination, the acquirer measures the NCI in the acquiree either at fair value or at the proportionate share of the acquiree’s identifiable net
assets. Transaction costs incurred are directly charged to the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income. When the Group acquires a business, it assesses the financial assets acquired and liabilities assumed for appropriate classification and
designation in accordance with the contractual terms, economic circumstances and pertinent conditions as at the acquisition date. If the business combination is achieved in stages, the acquisition date’s fair value of the acquirer’s previously held equity interest in the
acquiree is remeasured to fair value at the acquisition date and recognize gain or loss through profit or loss. Any contingent consideration to be transferred by the acquirer will be recognized at fair value at the acquisition date. Subsequent changes to the fair value of the
contingent consideration which is deemed to be an asset or liability will be recognized either in profit or loss or as other comprehensive income. If the contingent consideration is classified as equity, it should not be remeasured until it is finally settled within equity. At
acquisition date, goodwill is initially measured at cost being the excess of the aggregate of the consideration transferred and the amount recognized for NCI over the net identifiable assets acquired and liabilities assumed. If this consideration is lower than the fair value of
the net assets of the Subsidiary acquired, the difference is recognized in the consolidated profit or loss. After initial recognition, goodwill is measured at cost less any impairment losses. For the purpose of impairment testing, goodwill acquired in a business combination is
allocated from the acquisition date, to each of the Group’s Cash-Generating Units (“CGU”) that are expected to benefit from the combination, irrespective of whether other assets or liabilities of the acquired entity are assigned to those CGUs. Where goodwill forms part of a
CGU and part of the operation within that CGU is disposed of, the goodwill associated with the operation disposed of is included in the carrying amount of the operation when determining the gain or loss on disposal of the operation. Goodwill disposed of in this
circumstance is measured based on the relative values of the operation disposed of and the portion of the CGU retained. CGU is the smallest identificable group of assets that together have cash inflows that are largely independent of that cash inflows from other assets or
group of assets. The difference between the cost of additional equity interest and its proportionate share of the book value of net assets of subsidiaries at the transaction date caused by the issuance of additional shares which resulted in percentage ownership of the parent
entity increases while non-controlling percentage ownership in subsidiaries decreases are recorded at equity.
Investasi pada entitas asosiasi Investment in associates
Aset takberwujud Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah diukur pada saat pengakuan awal sebesar biaya perolehan. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dinyatakan berdasarkan biaya perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi kerugian penurunan nilai, jika Intangible assets
ada. Masa manfaat aset takberwujud dinilai baik terbatas atau tidak terbatas. Perangkat lunak adalah aset takberwujud yang diperoleh dengan masa manfaat yang terbatas dan diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus selama taksiran masa manfaat
ekonomis 4 (empat) tahun. Periode amortisasi dan metode amortisasi ditelaah minimum setiap akhir tahun buku. Perubahan masa manfaat yang diharapkan atau pola yang diharapkan dari konsumsi manfaat ekonomi masa depan dari aset dicatat dengan mengubah
periode amortisasi atau metode, yang sesuai, dan diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi. Beban amortisasi aset takberwujud dengan masa manfaat terbatas diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dalam kategori
biaya sesuai dengan fungsi dari aset takberwujud. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset takberwujud diukur sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan nilai tercatat aset dan diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya. Intangible asset acquired separately are measured on initial recognition at cost. Following initial recognition, intangible asset are carried at cost less any accumulated amortization and any
accumulated impairment losses, if any. The useful lives of intangible asset are assessed as either finite or infinite. Software is an intangible asset acquired with a finite useful life and amortized using the straight-line method over the estimated useful lives of 4 (four) years.
The amortization period and the amortization method are reviewed at least at each financial year end. Changes in the expected useful life or the expected pattern of consumption of future economic benefits embodied in the asset is accounted for by changing the
amortization period or method, as appropriate, and are treated as change in accounting estimates. The amortization expense on intangible assets with finite lives is recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income in the expense
category consistent with the function of the intangible assets. Gain or loss arising from derecognition of an intangible asset is measured as the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset and is recognized in the consolidated
statements of profit or loss and other comprehensive income when the asset is derecognized.
Beban dibayar dimuka Beban dibayar dimuka diamortisasi sesuai masa manfaat dengan menggunakan metode garis lurus. Biaya pemugaran (docking) kapal dikapitalisasi pada saat terjadinya dan diamortisasi dengan metode garis lurus sampai dengan biaya pemugaran kapal berikutnya atas Prepaid expenses
kapal tersebut, dan disajikan sebagai bagian dari “Aset tidak lancar lainnya” pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Prepaid expenses are amortized over their beneficial periods using the straight-line method. Vessel dry docking costs are capitalized when incurred
and are amortized on a straight-line method over the period to the next dry docking, and is shown as part of “Other noncurrent assets” in the consolidated statements of financial position.
Piutang dan utang asuransi Insurance receivables and payables
Piutang pembiayaan konsumen Consumer financing receivables
Aset minyak dan gas bumi Oil and gas properties
Aset eksplorasi dan evaluasi Exploration and evaluation assets
Aset konsesi Concession assets
Liabilitas atas kontrak Jasa konstruksi kapal Grup membangun dan menjual kapal berdasarkan kontrak jangka panjang dengan pelanggan. Kontrak tersebut disepakati sebelum pembangunan kapal dimulai. Berdasarkan syarat kontrak, Grup dibatasi secara kontraktual untuk mengalihkan kapal Contract liabilities
kepada pelanggan lain dan memiliki hak yang dapat dipaksakan untuk pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan. Grup mengekspektasi bahwa pengendalian akan dialihkan sepanjang waktu. Dengan demikian, pendapatan terkait akan diakui sepanjang waktu
hingga seluruh kewajiban pelaksanaan telah terpenuhi. Grup berhak menagih pelanggan atas pembangunan kapal berdasarkan pencapaian serangkaian titik pelaksanaan. Pada saat suatu titik pelaksanaan tercapai, pelanggan akan dikirimkan laporan penyelesaian
pekerjaan yang terkait dan tagihan untuk pembayaran titik pelaksanaan terkait. Grup akan terlebih dahulu mengakui aset kontrak untuk setiap pekerjaan yang dilaksanakan. Setiap jumlah yang sebelumnya diakui sebagai aset kontrak direklasifikasi ke piutang usaha pada
saat ditagihkan ke pelanggan. Jika pembayaran pekerjaan melebihi pendapatan yang diakui pada tanggal tersebut berdasarkan metode input berdasarkan biaya, Grup akan mengakui liabilitas kontrak atas perbedaan tersebut. Berdasarkan panduan praktis dalam PSAK
No. 72 untuk komponen pendanaan signifikan, Grup tidak perlu menyesuaikan jumlah imbalan yang dijanjikan terhadap dampak komponen pendanaan signifikan jika Grup memperkirakan, pada insepsi kontrak, bahwa periode antara ketika Grup mengalihkan barang yang
dijanjikan kepada pelanggan dan ketika pelanggan membayar barang atau jasa tersebut dalam setahun atau kurang dari setahun. Pada tanggal pelaporan, pendapatan yang sudah diakui namun belum ditagihkan dicatat sebagai “Pendapatan yang Masih Harus Ditagih”
pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Beban diakui pada saat terjadinya. Ship construction services The Group constructs and sells ship/vessels under long-term contracts with customers. Such contracts are entered into before construction of the ship begins.
Under the terms of the contracts, the Group is contractually restricted from redirecting the ship to another customer and has an enforceable right to payment for work done. The Group expects that control will transfer over time. Hence, the related revenue will be recognized
Page 14
over time until all performance obligations are completely satisfied. The Group becomes entitled to invoice customers for construction of ship based on achieving a series of performance-related milestones. When a particular milestone is reached, the customer is sent a
relevant work progress statement and an invoice for the related milestone payment. The Group will previously have recognized a contract asset for any work performed. Any amount previously recognized as a contract asset is reclassified to trade receivables at the point at
which it is invoiced to the customer. If the milestone payment exceeds the revenue recognized to date under the cost based input method then the Group recognizes a contract liability for the difference. Based on the practical expedient in PSAK No. 72 for the significant
financing component, the Group do not need to adjust the promised amount of the consideration for the effects of significant financing component in contracts, if the Group expects, at contract inception, that the period between the Group transfers that promised goods to
the customer and when the time the customer pays for the good or service will be one year or less. As at reporting dates, revenues earned but not yet billed to customer are recorded as “Unbilled Revenues” in the consolidated statements of financial position. Expenses are
recognized when incurred.
Simpanan nasabah dan simpanan dari bank lain Deposits from customers and deposits from other banks
Obligasi subordinasi Subordinated bonds
Efek-efek yang dibeli dengan janji dibeli kembali Securities purchased under resell agreements
Liabilitas pembongkaran aset restorasi area Asset abandoment and site restoration
Saham treasuri Treasury stock
Modal saham Share capital
Pengaturan pembayaran berbasis saham Share-based payment arrangement
Biaya emisi efek ekuitas Biaya emisi saham dikurangkan dari akun tambahan modal disetor dalam laporan keuangan konsolidasian. Share issuance costs are directly deducted from the additional paid-in capital account in the consolidated financial statements. Stock issuance cost
Instrumen keuangan Grup mengklasifikasikan instrumen keuangan menjadi aset keuangan dan liabilitas keuangan. Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang menimbulkan aset keuangan pada satu entitas dan liabilitas keuangan atau instrumen ekuitas pada entitas lain. (i) Aset Financial instruments
Keuangan Klasifikasi Aset keuangan diklasifikasikan pada saat pengakuan awal dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain (“FVTOCI”) dan nilai wajar melalui laba rugi (“FVTPL”). Aset keuangan Grup terdiri
dari kas dan setara kas, kas di bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain dan pendapatan yang masih harus ditagih diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Investasi
jangka pendek Grup diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada FVTPL. Grup tidak memiliki aset keuangan yang diukur pada FVTOCI. Pengakuan dan pengukuran Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual
aset keuangan dan model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan tersebut. Kecuali untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan dan atau saat Grup menerapkan panduan praktis, pada saat pengakuan awal Grup mengukur aset
keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada FVTPL, biaya transaksi. Untuk piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang signifikan atau ketika Grup menerapkan panduan praktis, diukur sesuai harga transaksi
seperti yang didefinisikan dalam PSAK No. 72. Agar dapat diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau FVTOCI, aset keuangan harus memiliki arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Pengujian ini
dikenal sebagai solely payment of principal and interest (SPPI) testing dan dilakukan pada tingkat instrumen. Model bisnis Grup dalam mengelola aset keuangan mengacu kepada bagaimana Grup mengelola aset keuangan untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari memperoleh arus kas kontraktual, menjual aset keuangan atau keduanya. Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan atau
kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian yang lazim) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Grup berkomitmen untuk membeli atau menjual aset tersebut. Untuk tujuan pengukuran setelah pengakuan awal, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat
kategori. Aset keuangan Grup diklasifikasikan sebagai aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang) dan aset keuangan diukur pada FVTPL. • Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen hutang) Grup mengukur aset
keuangan pada biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut dipenuhi: - Aset keuangan dikelola dalam model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual; dan - Persyaratan kontraktual dari aset
keuangan yang pada tanggal tertentu meningkatkan arus kas yang semata dari pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang. Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi setelah pengakuan awal diukur menggunakan metode suku bunga efektif
(“SBE”) dan merupakan subjek penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui pada laba rugi saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai. Aset keuangan Grup pada kategori ini meliputi kas dan setara kas, kas di bank dan deposito
berjangka yang dibatasi penggunaannya, piutang usaha, piutang lain-lain dan pendapatan yang masih harus ditagih. • Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi mencakup aset keuangan
yang dimiliki untuk diperdagangkan, aset keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba rugi, atau aset keuangan yang disyaratkan untuk diukur pada nilai wajarnya. Aset keuangan diklasifikasikan dalam kelompok diperdagangkan jika
dibeli dengan tujuan untuk dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Derivatif, termasuk derivatif melekat yang dipisahkan, juga diklasifikasikan sebagai diperdagangkan kecuali derivatif sebagai instrumen lindung nilai yang ditetapkan dan efektif. Aset keuangan yang
tidak memenuhi SPPI testing diukur pada FVTPL, terlepas apapun model bisnisnya. Terlepas dari kriteria untuk instrumen utang yang akan diklasifikasikan pada biaya perolehan diamortisasi atau pada FVTOCI, seperti dijelaskan di atas, instrumen utang dapat ditetapkan
pada FVTPL pada pengakuan awal jika penerapan itu dapat menghilangkan, atau secara signifikan mengurangi, inkonsistensi pengukuran atau pengakuan. Aset keuangan kategori ini pada laporan posisi keuangan diukur pada FVTPL yang timbul sebagai hasil dari
perubahan nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi konsolidasian. Aset keuangan Grup dalam kategori ini pada tanggal 31 Desember 2023 adalah investasi jangka pendek. Penurunan nilai Grup mengakui cadangan untuk kerugian kredit ekspektasian (“ECL”) untuk
seluruh instrumen utang yang tidak diklasifikasikan sebagai diukur pada FVTPL. ECL didasarkan pada perbedaan antara arus kas kontraktual yang tertuang dalam kontrak dan seluruh arus kas yang diharapkan akan diterima Grup, didiskontokan menggunakan suku
bunga efektif awal. Arus kas yang diharapkan akan diterima tersebut mencakup arus kas dari penjualan agunan yang dimiliki atau perluasan kredit lainnya yang merupakan bagian integral dari persyaratan kontrak. ECL diakui dalam dua tahap. Untuk risiko kredit atas
instrumen keuangan yang tidak mengalami peningkatan secara signifikan sejak pengakuan awal, pengukuran penyisihan kerugian dilakukan sejumlah ECL 12 bulan. Untuk risiko kredit atas instrumen keuangan yang mengalami peningkatan secara signifikan sejak
pengakuan awal, penyisihan kerugian dilakukan sepanjang sisa umurnya, terlepas dari waktu terjadinya default (sepanjang umur ECL). Untuk piutang usaha dan aset kontrak, Grup menerapkan panduan praktis dalam menghitung ECL. Oleh karena itu, Grup tidak
mengidentifikasi perubahan dalam risiko kredit, melainkan mengukur penyisihan kerugian sejumlah ECL sepanjang umur. Grup telah membentuk matriks provisi yang didasarkan pada data historis kerugian kredit, disesuaikan dengan faktor-faktor perkiraan masa depan
(forward-looking) khusus terkait pelanggan dan lingkungan ekonomi. Grup mempertimbangkan aset keuangan memenuhi definisi default ketika telah menunggak lebih dari 1 tahun. Namun, dalam kasus-kasus tertentu, Grup juga dapat menganggap aset keuangan dalam
keadaan default ketika informasi internal atau eksternal menunjukkan bahwa Grup tidak mungkin menerima arus kas kontraktual secara penuh tanpa melakukan perluasan persyaratan kredit. Piutang usaha dihapusbukukan ketika kecil kemungkinan untuk memulihkan
arus kas kontraktual, setelah semua upaya penagihan telah dilakukan dan telah sepenuhnya dilakukan penyisihan. Penghentian pengakuan Aset keuangan, atau bila dapat diterapkan, untuk bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis,
akan dihentikan pengakuannya apabila: i. hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau ii. Grup mentransfer hak kontraktual untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau menanggung kewajiban untuk membayar
arus kas yang diterima tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan (a) secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) secara substansial tidak
mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut. Apabila Grup mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau
mengadakan kesepakatan penyerahan dan tidak mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut dan juga tidak mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut, maka suatu aset baru diakui oleh Grup
sebesar keterlibatan berkelanjutan dengan aset tersebut. Keterlibatan berkelanjutan berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer, diukur sebesar jumlah terendah antara nilai aset yang ditransfer dan nilai maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin
harus dibayar kembali oleh Grup. Dalam hal ini, Grup juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur dengan basis yang merefleksikan hak dan kewajiban yang tetap dimiliki Grup. Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan
secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk setiap aset baru yang diperoleh dikurangi setiap liabilitas baru yang harus ditanggung; dan (ii) setiap keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui
secara langsung dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. (ii) Liabilitas Keuangan Klasifikasi Grup mengklasifikasikan liabilitas keuangannya sebagai: (i) liabilitas keuangan diukur pada FVTPL atau (ii) liabilitas
keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Liabilitas keuangan Grup terdiri dari utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih harus dibayar, pinjaman jangka panjang dan liabilitas sewa diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada biaya
perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Pengakuan dan pengukuran Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi atau liabilitas keuangan
pada biaya perolehan diamortisasi. Grup menentukan klasifikasi liabilitas keuangannya pada saat pengakuan awal. Instrumen keuangan yang diterbitkan atau komponen dari instrumen keuangan tersebut, yang tidak diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur
pada FVTPL diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan lain-lain, jika substansi perjanjian kontraktual mengharuskan Grup untuk menyerahkan kas atau aset keuangan lain kepada pemegang instrumen keuangan, atau jika liabilitas tersebut diselesaikan tidak melalui
penukaran kas atau aset keuangan lain atau saham sendiri yang jumlahnya tetap atau telah ditetapkan. Seluruh liabilitas keuangan Grup diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan pada biaya perolehan diamortisasi. Grup tidak memiliki liabilitas keuangan yang
diklasifikasikan sebagai FVTPL. Setelah pengakuan awal, pinjaman diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian hingga
liabilitas dihentikan pengakuannya melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE. Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan setiap diskon atau premi pada perolehan awal dan biaya yang merupakan bagian integral dari metode SBE.
Amortisasi metode SBE diakui sebagai beban keuangan pada laporan laba rugi konsolidasian. Kategori ini umumnya berlaku untuk pinjaman berbunga dan pinjaman lainnya. Penghentian pengakuan Sebuah liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya pada saat
kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak tersebut dihentikan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama atas persyaratan yang secara substansial berbeda, atau bila
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian pengakuan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih antara nilai tercatat
masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. (iii) Saling Hapus Instrumen Keuangan Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan nilai netonya disajikan dalam laporan posisi
keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. (iv) Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan menggunakan metode suku bunga efektif dikurangi dengan penyisihan atas penurunan nilai dan pembayaran
pokok atau nilai yang tidak dapat ditagih. Perhitungan tersebut mempertimbangkan premium atau diskonto pada saat perolehan dan termasuk biaya transaksi dan biaya yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari suku bunga efektif. (v) Nilai Wajar Instrumen
Keuangan Nilai wajar instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif pada setiap tanggal pelaporan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar pada akhir periode pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang
tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian yang diizinkan oleh PSAK No. 68, “Pengukuran Nilai Wajar” mengasumsikan bahwa aset atau liabilitas dipertukarkan dalam transaksi teratur antara pelaku pasar untuk menjual aset
atau mengalihkan liabilitas pada tanggal pengukuran dalam kondisi pasar saat ini. The Group classifies financial instruments into financial assets and financial liabilities. A financial instrument is any contract that gives rise to a financial asset of one entity and a financial
liability or equity instrument of another entity. (i) Financial Assets Classification Financial assets are classified at initial recognition, and subsequently measured at amortized cost, fair value through other comprehensive income (“FVTOCI”) and fair value through profit or
loss (“FVTPL”). The Group’s financial assets consist of cash and cash equivalents, restricted cash in banks and time deposits, trade receivables, other receivables and unbilled revenues classified as financial assets measured at amortized cost. The Group’s short-term
investment classified as financial assets measured at FVTPL. The Group has no financial assets measured at FVTOCI. Recognition and measurement The classification of financial assets at initial recognition depends on the financial asset’s contractual cash flow
characteristics and the Group’s business model for managing them. With the exception of trade receivables that do not contain a significant financing component of for which the Group has applied the practical expedient, the Group initially measures a financial asset at its
fair value plus, in the case of a financial asset not at FVTPL, transactions costs. Trade receivables that do not contain a significant financing component or which the Group has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined under PSAK
No. 72. In order for a financial asset to be classified and measured at amortized cost or FVTOCI, it needs to give rise to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the solely payment
of principal and interest (SPPI) testing and it is performed at instrument level. The Group’s business model for managing financial assets refers to how it manages its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines whether cash flows will
result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both. Purchases or sales of financial assets that require delivery of assets within a time frame established by regulation or convention in the marketplace (regular way trades) are recognized on the
trade date, i.e., the date that the Group commits to buy or sell the asset. For purposes of subsequent measurement, financial assets are classified in four categories. The Group’s financial assets are classified as financial assets measured at amortized cost (debt
instruments) and financial assets measured at FVTPL. • Financial assets measured at amortized cost (debt instruments) The Group measures financial assets at amortized cost if both of the following conditions are met: - The financial asset is held within a business model
with the objective to hold financial assets in order to collect contractual cash flows; and - The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding. Financial
assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest rate (“EIR”) method and are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset is derecognized, modified or impaired. The Group’s financial assets at
amortized cost consist of cash and cash equivalents, restricted cash in banks and time deposits, trade receivables, other receivables and unbilled revenues. • Financial assets at fair value through profit or loss Financial assets at fair value through profit or loss include
financial assets held for trading, financial assets designated upon initial recognition at fair value through profit or loss, or financial assets mandatorily required to be measured at fair value. Financial assets are classified as held for trading if they are acquired for the purpose
of selling or repurchasing in the near term. Derivatives, including separated embedded derivatives, are also classified as held for trading unless they are designated as effective hedging instruments. Financial assets with cash flows that are not fulfilled with SPPI testing are
classified and measured at FVTPL, irrespective of the business model. Notwithstanding the criteria for debt instruments to be classified at amortized cost or at FVTOCI, as described above, debt instruments may be designated at FVTPL on initial recognition if doing so
eliminates, or significantly reduces, an accounting mismatch. Financial assets at FVTPL are carried in the statement of financial position at fair value with net changes in fair value recognized in the consolidated statement of profit or loss. The Group’s financial asset under
this category as of December 31, 2023 is short-term investment.Impairment The Group recognizes an allowance for expected credit losses (“ECL”) for all debt instruments not held at FVTPL. ECL are based on the difference between the contractual cash flows due in
accordance with the contract and all the cash flows that the Group expects to receive, discounted at an approximation of the original effective interest rate. The expected cash flows will include cash flows from the sale of collateral held or other credit enhancements that are
integral to the contractual terms. ECL are recognized in two stages. For credit exposures for which there has not been a significant increase in credit risk since initial recognition, ECL are provided for credit losses that result from default events that are possible within the
next 12-months (a 12-month ECL). For those credit exposures for which there has been a significant increase in credit risk since initial recognition, a loss allowance is required for credit losses expected over the remaining life of the exposure, irrespective of the timing of the
default (a lifetime ECL). For trade receivables and contract asset, the Group applies a simplified approach in calculating ECL. Therefore, the Group does not track changes in credit risk, but instead recognizes a loss allowance based on lifetime ECL at each reporting date.
The Group has established a provision matrix that is based on its historical credit loss experience, adjusted for forwardlooking factors specific to the debtors and the economic environment. The Group considers a financial asset in default when contractual payments are 1
year past due. However, in certain cases, the Group may also consider a financial asset to be in default when internal or external information indicates that the Group is unlikely to receive the outstanding contractual amounts in full before taking into account any credit
enhancements held by the Group. Trade receivables is written off when there is low possibility of recovering the contractual cash flow, after all collection efforts have been done and have been fully provided for allowance. Derecognition A financial asset, or where applicable
a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets, is derecognized when: i. the contractual rights to receive cash flows from the financial asset have expired; or ii. the Group has transferred its contractual rights to receive cash flows from the financial
asset or has assumed an obligation to pay them in full without material delay to a third party under a “pass-through” arrangement and either (a) has transferred substantially all the risks and rewards of the financial asset, or (b) has neither transferred nor retained
substantially all the risks and rewards of the financial asset, but has transferred control of the financial asset. Where the Group has transferred its rights to receive cash flows from the financial asset or has entered into a pass-through arrangement and has neither
transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the financial asset nor transferred control of the financial asset, the asset is recognized to the extent of the Group’s continuing involvement in the asset. Continuing involvement that takes the form of a
guarantee over the transferred asset, is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration that the Group could be required to repay. In that case, the Group also recognizes an associated liability. The transferred
asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and obligations that the Group has retained. On derecognition of a financial asset in its entirety, the difference between the carrying amount and the sum of (i) the consideration received,
including any new asset obtained less any new liability assumed; and (ii) any cumulative gain or loss that has been recognized directly in equity is recognized in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income. (ii) Financial Liabilities
Classification The Group classifies its financial liabilities as: (i) financial liabilities measured at FVTPL or (ii) financial liabilities measured at amortized cost. The Group’s financial liabilities consist of trade payables, other payables, accrued expenses, long-term loans and
lease liabilities classified as financial liabilities measured at amortized cost. The Group has no financial liabilities measured at fair value through profit or loss. Recognition and measurement Financial liabilities are classified as financial liabilities at fair value through profit or
loss or financial liabilities at amortized cost. The Group determines the classification of its financial liabilities at initial recognition. Issued financial instruments or their components, which are not classified as financial liabilities at FVTPL are classified as other financial
liabilities, where the substance of the contractual arrangements results in the Group having an obligation either to deliver cash or another financial asset to the holder, or to satisfy the obligation other by the exchange of a fixed amount of cash or another financial asset for a
fixed number of own equity shares. All the Group’s financial liabilities are classified as financial liabilities at amortized cost. The Group has not desigated any financial liabilities at FVTPL. After initial recognition, interest-bearing loans and borrowings are subsequently
measured at cost using the EIR method. Gains and losses are recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income when the liabilities are derecognized as well as through the amortization process using the EIR method. Amortized
cost is calculated by taking into account any discount or premium on acquisition and fees or costs that are an integral part of the EIR. The EIR amortization is included as finance costs in the consolidated statement of profit or loss. This category generally applies to
interest-bearing loans and other borrowings. Derecognition A financial liability is derecognized when the obligation specified in the contract is discharged or cancelled or expired. When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially
different terms, or the terms of an existing financial liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as derecognition of the original financial liability and recognition of a new financial liability, and the difference in the respective carrying
amounts is recognized in the consolidated statements of profit or loss and other comprehensive income. (iii) Offsetting of Financial Instrument Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statements of financial position
if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously. (iv) Amortized Cost of Financial Instruments Amortized cost is
computed using the effective interest rate method less any allowance for impairment and principal repayment or reduction. The calculation takes into account any premium or discount on acquisition and includes transaction costs and fees that are an integral part of the
effective interest rate. (v) Fair Value of Financial Instruments The fair value of financial instruments that are traded in active markets at each reporting date is determined by reference to quoted market prices at the end of the reporting period, without any deduction for
transaction costs. For financial instruments where there is no active market, the fair value is determined using appropriate valuation techniques permitted by PSAK No. 68, “Fair Value Measurement” assumes that the asset or liability is exchanged in orderly transaction
between market participants to sell the asset or transfer the liability at the measurement date in current market conditions.
Aset tidak lancar yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual Non-current assets classified as held for sale
Page 15
Peristiwa setelah tanggal periode pelaporan Peristiwa setelah akhir tahun yang memerlukan penyesuaian dan menyediakan informasi tambahan tentang posisi Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal pelaporan (adjusting event) tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian. Post year-end events that need Events after reporting period
adjustments and provide additional information about the Company and Subsidiaries’ position at the reporting date (adjusting event) are reflected in the consolidated financial statements.
Penerapan standar akuntansi baru Amendemen dan standar akuntansi baru dan interpretasi baru yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2023 namun tidak berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup Adoption of new accounting standards
adalah sebagai berikut: - Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan: Pengungkapan Kebijakan Akuntansi”; - Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap: Hasil Sebelum Penggunaan yang Diintensikan”; - Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi,
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi”; - PSAK 46 (Amendemen), “Pajak Penghasilan”: Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah
diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2023 yang mungkin berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2024: - Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian
Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”; - PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan; - Amandemen PSAK No. 2 dan PSAK No. 60: Pengaturan Pembiayaan
Pemasok; - PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik; - Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari 2025: - Amendemen PSAK No. 10: Kekurangan
Ketertukaran; - PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”. Grup sedang menganalisa dampak penerapan amendemen dan standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap laporan keuangan konsolidasian Grup. New and amendments on accounting
standards and new interpretations issued and effective for the financial year beginning on January 1, 2023 which do not have a material impact to the consolidated financial statements of the Group are as follows: - Amendment to PSAK No. 1, “Presentation of Financial
Statements: Disclosure of Accounting Policies”; - Amendment to PSAK No. 16, “Fixed Assets: Proceeds before Intended Use”; - Amendment to PSAK No. 25, “Accounting Policies, Changes in Accounting Estimates and Errors: Definition of Accounting Estimates”; - PSAK
46 (Amendment), “Income Taxes”: Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising from a Single Transaction. New standards, amendments and interpretations issued but not yet effective for the financial year beginning January 1, 2023 that may have certain impact on
the consolidated financial statements are as follows: Effective on or after January 1, 2024: - Amendment to PSAK No. 1, “Presentation of Financial Statements: Classification of Liabilities as Current or Non-current”; - PSAK 1 (Amendment), “Presentation of Financial
Statements”: Non-current Liabilities with Covenants; - Amendments to PSAK No. 2 and PSAK No. 60: Supplier Finance Arrangements; - PSAK 73 (Amendment), “Lease”: Lease Liability in a Sale and Leaseback; - Changes in the Numbering of PSAK and ISAK in
Indonesian Financial Accounting Standards. Effective on or after January 1, 2025: - Amendment to PSAK No. 10: Lack of Exchangeability; - PSAK No. 74, “Insurance Contract”. The Group is assessing the impact of these new and revised accounting standards, and new
interpretations to the Group’s consolidated financial statements.
Standar akuntansi yang telah disahkan namun belum berlaku efektif Standar baru, amendemen dan interpretasi yang telah diterbitkan, namun belum berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada 1 Januari 2023 yang mungkin berdampak pada laporan keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut: Efektif berlaku pada atau setelah 1 Accounting standards issued but not yet effective
Januari 2024: - Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan: Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang”; - PSAK 1 (Amendemen), “Penyajian Laporan Keuangan”: Liabilitas Jangka Panjang dengan Kovenan; - Amandemen PSAK No. 2
dan PSAK No. 60: Pengaturan Pembiayaan Pemasok; - PSAK 73 (Amendemen), “Sewa”: Liabilitas Sewa dalam Jual dan Sewa Balik; - Perubahan Penomoran PSAK dan ISAK dalam Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Efektif berlaku pada atau setelah 1 Januari
2025: - Amendemen PSAK No. 10: Kekurangan Ketertukaran; - PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi”. Grup sedang menganalisa dampak penerapan amendemen dan standar akuntansi baru, dan interpretasi baru tersebut di atas terhadap laporan keuangan konsolidasian
Grup. New standards, amendments and interpretations issued but not yet effective for the financial year beginning January 1, 2023 that may have certain impact on the consolidated financial statements are as follows: Effective on or after January 1, 2024: - Amendment to
PSAK No. 1, “Presentation of Financial Statements: Classification of Liabilities as Current or Non-current”; - PSAK 1 (Amendment), “Presentation of Financial Statements”: Non-current Liabilities with Covenants; - Amendments to PSAK No. 2 and PSAK No. 60: Supplier
Finance Arrangements; - PSAK 73 (Amendment), “Lease”: Lease Liability in a Sale and Leaseback; - Changes in the Numbering of PSAK and ISAK in Indonesian Financial Accounting Standards. Effective on or after January 1, 2025: - Amendment to PSAK No. 10: Lack of
Exchangeability; - PSAK No. 74, “Insurance Contract”. The Group is assessing the impact of these new and revised accounting standards, and new interpretations to the Group’s consolidated financial statements.
Utang pembiayaan konsumen Grup sebagai lessee Pada tanggal permulaan kontrak, Grup menilai apakah kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. Suatu kontrak merupakan atau mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian Consumer financing liabilities
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan dengan imbalan. Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak untuk mengendalikan penggunaan aset identifikasian, Grup harus menilai apakah: - Kontrak melibatkan penggunaan suatu aset identifikasian - ini dapat
ditentukan secara eksplisit atau implisit dan secara fisik dapat dibedakan atau mewakili secara substansial seluruh kapasitas aset yang secara fisik dapat dibedakan. Jika pemasok memiliki hak substitusi substantif, maka aset tersebut tidak teridentifikasi; - Grup memiliki
hak untuk memperoleh secara substansial seluruh manfaat ekonomik dari penggunaan aset selama periode penggunaan; dan - Grup memiliki hak untuk mengarahkan penggunaan aset identifikasian. Grup memiliki hak ini ketika hak pengambilan keputusan yang paling
relevan untuk mengubah bagaimana dan untuk tujuan apa aset tersebut digunakan. Dalam kondisi tertentu di mana semua keputusan tentang bagaimana dan untuk tujuan apa aset digunakan telah ditentukan sebelumnya, Grup memiliki hak untuk mengarahkan
penggunaan aset tersebut jika: i. Grup memiliki hak untuk mengoperasikan aset; atau ii. Grup mendesain aset dengan cara menetapkan sebelumnya bagaimana dan untuk tujuan apa aset akandigunakan. Pada tanggal insepsi atau pada saat penilaian kembali suatu
kontrak yang mengandung suatu komponen sewa, Grup mengalokasikan imbalan dalam kontrak ke masing-masing komponen sewa berdasarkan harga tersendiri relatif dari komponen sewa. Grup mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa pada tanggal dimulainya sewa.
Aset hakguna awalnya diukur pada biaya perolehan, yang terdiri dari jumlah pengukuran awal dari liabilitas sewa yang disesuaikan dengan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal permulaan, ditambah dengan biaya langsung awal yang dikeluarkan,
dan estimasi biaya untuk membongkar dan memindahkan aset pendasar atau untuk merestorasi aset pendasar atau lokasi aset berada, dikurangi insentif sewa yang diterima. Setelah tanggal permulaan, aset hak-guna diukur dengan model biaya. Aset hak-guna
selanjutnya disusutkan dengan menggunakan metode garis-lurus dari tanggal permulaan hingga tanggal yang lebih awal antara akhir masa manfaat aset hak-guna atau akhir masa sewa. Selain itu, aset hak-guna secara berkala dikurangi dengan kerugian penurunan nilai,
jika ada, dan disesuaikan dengan pengukuran kembali liabilitas sewa. Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini atas pembayaran sewa yang belum dibayar pada tanggal permulaan, didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa atau, jika suku bunga
tersebut tidak dapat ditentukan, digunakan suku bunga pinjaman inkremental Grup. Umumnya, Grup menggunakan suku bunga pinjaman inkremental sebagai tingkat diskonto. Liabilitas sewa diukur pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga
efektif. Liabilitas sewa diukur kembali ketika ada perubahan pembayaran sewa masa depan yang timbul dari perubahan indeks atau suku bunga, jika ada perubahan estimasi Grup atas jumlah yang diperkirakan akan dibayar dalam jaminan nilai residual, atau jika Grup
mengubah penilaiannya apakah akan mengeksekusi opsi beli, perpanjangan atau penghentian. Ketika liabilitas sewa diukur kembali dengan cara ini, penyesuaian terkait dilakukan terhadap jumlah tercatat aset hak-guna, atau dicatat dalam laba rugi jika jumlah tercatat
aset hak-guna telah berkurang menjadi nol. Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran liabilitas sewa meliputi pembayaran berikut ini: • pembayaran tetap termasuk pembayaran tetap secara-substansi; • pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks
atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau suku bunga pada tanggal permulaan; • jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual; • harga eksekusi opsi beli jika Grup cukup pasti untuk
mengeksekusi opsi tersebut; dan • penalti karena penghentian awal sewa kecuali jika Grup cukup pasti untuk tidak menghentikan lebih awal. Pembayaran sewa dialokasikan menjadi bagian pokok dan biaya keuangan. Biaya keuangan dibebankan pada laba rugi selama
periode sewa sehingga menghasilkan tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas untuk setiap periode. “Aset Hak-Guna” dan “Liabilitas Sewa” disajikan sebagai pos terpisah pada laporan posisi keuangan konsolidasian. Transaksi jual dan sewa-balik Jika
Grup (penjual-lessee) mengalihkan aset kepada entitas lain (pembeli-lessor) dan menyewa aset tersebut kembali dari pembeli/lessor, maka baik penjual-lessee maupun pembeli-lessor mencatat kontrak pengalihan dan sewa dengan menerapkan persyaratan penentuan
kapan kewajiban pelaksanaan berdasarkan PSAK 72 telah terpenuhi untuk menentukan apakah pengalihan aset dicatat sebagai penjualan. Jika pengalihan aset oleh penjual-lessee tidak memenuhi persyaratan dalam PSAK 72 untuk dicatat sebagai penjualan aset, maka
penjuallessee melanjutkan pengakuan aset alihan dan mengakui liabilitas keuangan sebesar hasil pengalihan. Pembeli-lessor tidak mengakui aset alihan dan mengakui aset keuangan sebesar hasil pengalihan. Sewa jangka-pendek dan sewa aset bernilairendah Grup
memilih untuk tidak mengakui aset hakguna dan liabilitas sewa untuk sewa jangka pendek yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang dan sewa atas aset bernilairendah. Grup mengakui pembayaran sewa terkait dengan sewa ini sebagai beban dengan dasar
garis-lurus selama masa sewa. Grup sebagai lessor Ketika Grup bertindak sebagai lessor, Grup mengklasifikasi masing-masing sewanya baik sewa operasi atau sewa pembiayaan. Untuk mengklasifikasi masing-masing sewa, Grup membuat penilaian secara keseluruhan
atas apakah sewa mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset pendasar. Jika penilaian membuktikan hal tersebut, maka sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan; jika tidak, maka merupakan sewa operasi.
Sebagai bagian dari penilaian ini, Grup mempertimbangkan beberapa indikator seperti apakah masa sewa adalah sebagian besar dari umur ekonomik aset. Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama masa sewa. The
Group as lessee At the inception of a contract, the Group assesses whether the contract is, or contains, a lease. A contract is or contains a lease if the contract conveys the right to control the use of an identified asset for a period of time in exchange for consideration. To
assess whether a contract conveys the right to control the use of an identified asset, the Group shall assess whether: - The contract involves the use of an identified asset - this may be specified explicitly or implicitly and should be physically distinct or represent
substantially all the capacity of a physically distinct asset. If the supplier has the substantive substitution right, then the asset is not identified; - The Group has the right to obtain substantially all the economic benefit from use of the asset throughout the period of use; and -
The Group has the right to direct the use of the identified asset. The Group has this right when it has decision-making rights that are most relevant to change how and what purpose the asset is used. In certain circumstances where all the decisions about how and for what
purpose the asset is used are predetermined, the Group has the right to direct the use of the asset if either: i. The Group has the right to operate the asset; or ii. The Group designed the asset in a way that predetermines how and for what purpose the asset will be used. At
the inception or on reassessment of a contract that contains a lease component, the Group allocates the consideration in the contract to each lease component on the basis of their relative stand-alone price. The Group recognizes a right-of-use asset and a lease liability at
the lease commencement date. The right-of-use asset is initially measured at cost, which comprise the initial amount of the lease liability adjusted for any lease payment made at or before the commencement date, plus any initial direct costs incurred and an estimate of
costs to dismantle and remove the underlying asset or to restore the underlying asset or the site on which it is located, less any lease incentive received. After commencement date, right-of-use asset is measured using cost model. The right-of-use asset is subsequently
depreciated using the straight-line method from the commencement date to the earlier of the end of the useful life of the right-of-use asset or the end of the lease term. In addition, the right-of-use asset is periodically reduced by impairment losses, if any, and adjusted for
certain remeasurements of the lease liability. The lease liability is initially measured at the present value of the lease payments that are not yet paid at the commencement date, discounted using the interest rate implicit in the lease or, if that rate cannot be readily
determined, the Group’s incremental borrowing rate. Generally, the Group uses its incremental borrowing rate as the discount rate. The lease liability is measured at amortized cost using the effective interest method. It is remeasured when there is a change in future lease
payments arising from a change in an index or rate, if there is a change in the Group’s estimate of the amount expected to be payable under a residual value guarantee, or if the Group changes its assessment of whether it will exercise a purchase, extension or termination
option. When the lease liability is remeasured in this way, a corresponding adjustment is made to the carrying amount of the right-of-use assets, or is recorded in profit or loss if the carrying amount of the right-of-use asset has been reduced to zero. Lease payments include
in the measurement of the lease liability comprise of the following: • fixed lease payments including in-substance fixed payments; • variable lease payments that depend on an index or rate, initially measured using the index or rate at the commencement date; • amount
expected to be payable by the lessee under residual value guarantee; • the exercise price under a purchase option that the Group is reasonably certain to exercise; and • penalties for early termination of a lease unless the Group is reasonably certain not to terminate early.
Each lease payment is allocated between the liability and finance cost. The finance cost is charged to profit or loss over the lease period to produce a constant periodic rate of interest on the remaining balance of the liability for each period. The “Right-of-Use Assets” and
“Lease Liabilities” are presented as separate line items in the consolidated statement of financial position. Sale and leaseback transaction If the Group (seller-lessee) transfers the asset to another entity (buyer-lessor) and leases back the asset from buyer-lessor, then both
the seller-lessee and buyer-lessor records the transfer contract and lease applying the requirements for determining when the performance obligation under PSAK 72 is satisfied to determine whether the transfer of an asset is accounted for as a sale. If the transfer of an
asset by the seller-lessee does not satisfy the requirements of PSAK 72 to be accounted for as a sale of the asset, then the seller-lessee shall continue to recognise the transferred asset and shall recognise a financial liability equal to the transfer proceeds. The
buyer-lessor shall not recognise the transferred asset and shall recognise a financial asset equal to the transfer proceeds. Short-term lease and lease of low-value asset The Group has elected not to recognize rightof-use assets and lease liabilities for shortterm leases that
have a lease term of 12 months or less and for leases of low-value assets. The Group recognizes the leases payments associated with these leases as an expense on a straight-line basis over the lease term. The Group as lessor When the Group acts as a lessor, it shall
classify each of its leases as either an operating lease or a finance lease. To classify each lease, the Group makes an overall assessment of whether the lease transfer substantially all of the risk and rewards incidental to ownership of the underlying asset. If this the case,
than the lease is classified as finance lease; if not, then it is an operating lease. As part of this assessment, the Group considers certain indicators such as whether the lease term is for the major part of the economic life of the asset. Rental income from operating leases is
recognized on a straight-line basis over the term of the relevant lease.
Page 16
[1611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - General Industry
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 154,912,090 154,912,090 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 17,967,663 17,967,663 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 10,519,571 7,329 10,526,900 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 4,200,556 4,903 4,205,459 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 5,154,766 36,234 5,191,000 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 453,785,859 453,785,859 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 5,777,450 286,376 6,063,826 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 58,397,449 58,397,449 Others, directly owned
Dimiliki langsung 710,715,404 334,842 711,050,246 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 710,715,404 334,842 711,050,246 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 7,468,467 235,993 7,704,460 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 8,545,322 69,996 8,615,318 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 3,961,640 23,077 3,984,717 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 4,063,112 67,829 4,130,941 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 165,465,972 4,880,351 170,346,323 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 4,367,452 199,672 4,567,124 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 6,839,548 22,876 6,862,424 Others, directly owned
Dimiliki langsung 200,711,513 5,499,794 206,211,307 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 200,711,513 5,499,794 206,211,307 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Aset tetap 510,003,891 ( 5,164,952 ) 504,838,939 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 17
[1611000_BD] Notes to the financial statements - Property, Plant, and Equipement (breakdown) - General Industry - Prior Year
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan, kotor Tanah, dimiliki langsung 154,912,090 154,912,090 Land, directly owned Carrying amount, gross
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 17,866,352 101,311 17,967,663 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 9,798,378 721,193 10,519,571 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 4,052,847 147,709 4,200,556 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 5,014,117 270,861 ( 130,212 ) 5,154,766 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 461,605,417 ( 7,819,558 ) 453,785,859 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 5,232,623 690,080 ( 145,253 ) 5,777,450 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 58,397,449 58,397,449 Others, directly owned
Dimiliki langsung 716,879,273 1,931,154 ( 8,095,023 ) 710,715,404 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 716,879,273 1,931,154 ( 8,095,023 ) 710,715,404 Property, plant, and equipment
Akumulasi depresiasi Tanah, dimiliki langsung Land, directly owned Carrying amount, accumulated depreciation
Bangunan dan fasilitasnya, dimiliki langsung 6,532,937 935,530 7,468,467 Building and leasehold improvement, directly owned
Mesin dan peralatan, dimiliki langsung 8,299,599 245,723 8,545,322 Machinery and equipment, directly owned
Alat berat, dimiliki langsung Heavy equipment, directly owned
Alat pengangkutan, dimiliki langsung Transportation equipment, directly owned
Perabot dan peralatan kantor, dimiliki langsung 3,811,985 149,655 3,961,640 Furniture and office equipment, directly owned
Kendaraan bermotor, dimiliki langsung 3,929,704 263,620 ( 130,212 ) 4,063,112 Motor vehicle, directly owned
Pesawat, dimiliki langsung Aircraft, directly owned
Kapal, dimiliki langsung 152,378,126 20,029,159 ( 6,941,313 ) 165,465,972 Vessels, directly owned
Menara telekomunikasi, dimiliki langsung BTS Tower, directly owned
Jaringan Fiber Optik, dimiliki langsung Fiber Optic Network, directly owned
Infrastruktur Telekomunikasi, dimiliki langsung Telecommunication Infrastructure, directly owned
Peralatan Teknikal, dimiliki langsung 3,711,066 784,447 ( 128,061 ) 4,367,452 Technical Equipment, directly owned
Lainnya, dimiliki langsung 4,885,089 1,954,459 6,839,548 Others, directly owned
Dimiliki langsung 183,548,506 24,362,593 ( 7,199,586 ) 200,711,513 Directly owned
Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Perabot dan peralatan kantor, aset hak guna Furniture and office equipment, rights of use assets
Kendaraan bermotor, aset hak guna Motor vehicle, rights of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Menara telekomunikasi, aset hak guna BTS Tower, right of use assets
Jaringan Fiber Optik, aset hak guna Fiber Optic Network, right of use assets
Infrastruktur Telekomunikasi, aset hak guna Telecommunication Infrastructure, right of use assets
Peralatan Teknikal, aset hak guna Technical Equipment, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Bangunan, dalam penyelesaian Building, assets under construction
Mesin dan alat berat, dalam penyelesaian Machinery and heavy equipment, assets under construction
Menara telekomunikasi, dalam penyelesaian BTS Tower, assets under construction
Jaringan Fiber Optik, dalam penyelesaian Fiber Optic Network, assets under construction
Infrastruktur Telekomunikasi, dalam penyelesaian Telecommunication Infrastructure, assets under construction
Peralatan Teknikal, dalam penyelesaian Technical Equipment, assets under construction
Lainnya, dalam penyelesaian Others, assets under construction
Aset dalam penyelesaian Assets under construction
Aset tetap 183,548,506 24,362,593 ( 7,199,586 ) 200,711,513 Property, plant, and equipment
Aset tetap Property, plant, and equipment
Aset tetap [baris komponen]
Aset tetap Penambahan aset tetap Pengurangan aset tetap Reklasifikasi aset tetap Penjabaran laporan keuangan aset tetap Entitas anak baru aset tetap Revaluasi aset tetap Penurunan (pemulihan) nilai aset tetap Aset tetap
Nilai perolehan Aset tetap 533,330,767 ( 22,431,439 ) ( 895,437 ) 510,003,891 Property, plant, and equipment Carrying amount
Page 18
[1611100] Disclosure of Notes to the financial statements - Property, Plant and Equipment - General Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas aset tetap Liabilitas atas Transaksi Jual dan Sewa-balik Success International Marine Pte Ltd (SIM) Pada tanggal 22 Juni 2022, SIM dan Harbour Partners Ltd., Singapura, melakukan perjanjian transaksi jual dan sewa-balik atas 1 buah kapal SIM sebesar AS$10.000.000, sebelum Disclosure of notes for property, plant and equipment
dikurangi dengan biaya transaksi sebesar AS$112.503, dengan jangka waktu sewa selama 60 bulan. Pada akhir masa sewa, SIM memiliki kewajiban untuk membeli kembali kapal tersebut. Aset yang Dijaminkan a. Kapal-kapal milik SOKL, IEL, ABPL, LSM, SML, SPU,
AMO dan PUL digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman Sindikasi dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (Catatan 19). b. Kapal milik IEL digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman Term Loan dari PT Bank
Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) (Catatan 19). c. Kapal milik SPU digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman Kredit Investasi dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (Catatan 19). d. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, kapal milik ABPL
digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman pembelian kapal dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (Catatan 19). e. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tanah galangan seluas 756.896 meter persegi dan bangunan di atasnya yang terletak di
Karimun milik MOS, dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas kredit MOS dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 31). f. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan Desember 2023, 2 (dua) unit bangunan kantor milik SOKL, tanah galangan dan bangunan di atasnya yang
terletak di Karimun milik MOS, dijadikan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman sindikasi dari PT Bank Central Asia Tbk dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Catatan 19). Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tanah yang dimiliki oleh MOS yang terletak di
Karimun berupa Hak Guna Bangunan (HGB) akan berakhir pada berbagai tanggal pada tahun 2026 sampai dengan 2048. Manajemen Grup berkeyakinan bahwa HGB tersebut dapat diperpanjang pada saat berakhirnya hak tersebut. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
Desember 2023, harga perolehan aset tetap Grup yang telah disusutkan penuh tetapi masih digunakan masingmasing sebesar AS$10.532.877. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, aset kapal Grup diasuransikan terhadap kerusakan lambung dan mesin
kapal (Hull and Machinery) dan risiko perang (War Risk) serta perlindungan dan penggantian termasuk kerugian pihak ketiga sehubungan dengan pengoperasian kapal dengan total nilai pertanggungan masingmasing sebesar AS$345.615.000 melalui, LCH Insurance
Brokers Pte. Ltd. dan PT Willis Indonesia. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, aset kendaraan Grup diasuransikan terhadap risiko kerugian dan risiko lainnya dengan total nilai pertanggungan sebesar Rp27.515.197.000 dan Rp26.962.369.000 melalui
antara lain PT Asuransi Ramayana Tbk, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Sahabat Artha Proteksi, PT Asuransi Astra Buana dan PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia. Manajemen Grup berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi
kemungkinan kerugian atas aset yang dipertanggungkan. Berdasarkan penilaian manajemen, tidak terdapat kejadian-kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.
Liabilities on Sale and Leaseback Transaction Success International Marine Pte Ltd (SIM) On June 22, 2022, SIM and Harbour Partners Ltd., Singapore, entered into a sale and leaseback transaction agreement for 1 of SIM vessel amounted to USD10,000,000, before
deducting with transaction costs amounted to USD112,503, with a further charter period of 60 months. At the end of the lease period, SIM has an obligation to repurchase the vessel. Collateral Assets a. The vessels owned by SOKL, IEL, ABPL, LSM, SML, SPU, AMO and
PUL are used as collateral for Syndicated Loan facilities from PT Bank Central Asia Tbk (BCA) and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (Note 19). b. The vessel owned by IEL is used as collateral for the Term Loan facility from PT Bank Negara Indonesia (Persero)
Tbk (BNI) (Note 19). c. The vessel owned by SPU is used as collateral for an Investment Credit loan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (Note 19). d. d. As at March 31, 2024 and December 31, 2023, the vessel owned ABPL is used as collateral for vessel
purchase loan facility from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) (Note 19). e. e. As at March 31, 2024 and December 31, 2023, shipyard land area of 756,896 square meters and building on it located in Karimun owned by MOS was pledged as collateral for MOS’s loan
facilities from PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 31). f. As at March 31 and December 31, 2023, 2 (two) units office buildings owned by SOKL, shipyard’ land and buildings thereon, located in Karimun owned by MOS was pledged as collateral for syndicated loan facilities
from PT Bank Central Asia Tbk and PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Note 19). As at March 31, 2024 and December 31, 2023 and 2022, the titles of land, which are owned by MOS located in Karimun represent Hak Guna Bangunan (HGB) which will expire on various dates
in 2026 until 2048. The Group’s management believes the HGB can be renewed upon expiry. As at March 31, 2024 and December 31, 2023, the costs of the Group’s fixed assets that have been fully depreciated but are still being utilized amounted to USD10,532,877,
respectively. As at March 31, 2024 and December 31, 2023, the Group’s vessels are covered by insurance against damage of Hull and Machinery and War Risk and also covered by P&I (Protection and Indemnity) insurance including third party losses connected with the
vessels’ operations under blanket policies for sum insured of USD345,615,000 with LCH Insurance Brokers Pte. Ltd. and PT Willis Indonesia, respectively. As at March 31, 2024 and December 31, 2023, the Group’s vehicles are covered by All Risk insurance, under blanket
policies for sum insured of Rp27,515,197,000 and Rp26,962,369,000 through among others, PT Asuransi Ramayana Tbk, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk, PT Sahabat Artha Proteksi, PT Asuransi Astra Buana and PT Asuransi Etiqa International Indonesia. The Group’s
management is of the opinion that the insurance coverage is adequate to cover possible losses on the assets insured. Based on management’s assessment, there are no events or changes in circumstances that indicate an impairment in value of fixed assets as at March
31, 2024 and December 31, 2023.
Page 19
[1612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - General Industry
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Penjabaran laporan keuangan aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Aset hak guna
guna guna
Nilai perolehan, kotor Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Akumulasi depresiasi Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated depreciation
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Penjabaran laporan keuangan aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Aset hak guna
guna guna
Nilai perolehan Aset hak guna Right of use assets Carrying amount
Page 20
[1612000_BD] Notes to the financial statements - Right of Use Assets (breakdown) - General Industry - Prior Year
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Penjabaran laporan keuangan aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Aset hak guna
guna guna
Nilai perolehan, kotor Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, gross
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Akumulasi depresiasi Mesin, aset hak guna Machinery, right of use assets Carrying amount, accumulated depreciation
Alat pengangkutan, aset hak guna Transportation equipment, right of use assets
Alat berat, aset hak guna Heavy equipment, right of use assets
Bangunan, aset hak guna Building, right of use assets
Pesawat, aset hak guna Aircraft, right of use assets
Kapal, aset hak guna Vessels, right of use assets
Lainnya, aset hak guna Others, right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna Right of use assets
Aset hak guna [baris komponen]
Penjabaran laporan keuangan aset hak Penurunan (pemulihan) nilai aset hak
Aset hak guna Penambahan aset hak guna Pengurangan aset hak guna Reklasifikasi aset hak guna Entitas anak baru aset hak guna Revaluasi aset hak guna Aset hak guna
guna guna
Nilai perolehan Aset hak guna Right of use assets Carrying amount
Page 21
[1616000_BD] Notes to the financial statements - Revenue By Parties (breakdown) - General Industry
2024-03-31 2023-03-31
Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties Catatan untuk pendapatan berdasarkan Notes for revenue by parties
pihak pihak
Nama pihak Penjualan dan pendapatan usaha Nama pihak Penjualan dan pendapatan usaha
Party name Sales and revenue Party name Sales and revenue
Pihak berelasi 1 Related party 1 Pihak berelasi 1 Related party 1
Pihak berelasi 2 Related party 2 Pihak berelasi 2 Related party 2
Pihak berelasi 3 Related party 3 Pihak berelasi 3 Related party 3
Pihak berelasi 4 Related party 4 Pihak berelasi 4 Related party 4
Pihak berelasi 5 Related party 5 Pihak berelasi 5 Related party 5
Pihak berelasi 6 Related party 6 Pihak berelasi 6 Related party 6
Pihak berelasi 7 Related party 7 Pihak berelasi 7 Related party 7
Pihak berelasi 8 Related party 8 Pihak berelasi 8 Related party 8
Pihak berelasi 9 Related party 9 Pihak berelasi 9 Related party 9
Pihak berelasi 10 Related party 10 Pihak berelasi 10 Related party 10
Pihak berelasi lainnya PT Sejahtera Bahari Abadi 2,075 Other related parties Pihak berelasi lainnya Other related parties
Pihak berelasi 2,075 Related parties Pihak berelasi Related parties
Pihak ketiga 1 PT Pertamina International 21,115,819 Third party 1 Pihak ketiga 1 PT Pertamina International 26,568,065 Third party 1
Shipping Shipping
Pihak ketiga 2 Third party 2 Pihak ketiga 2 Third party 2
Pihak ketiga 3 Third party 3 Pihak ketiga 3 Third party 3
Pihak ketiga 4 Third party 4 Pihak ketiga 4 Third party 4
Pihak ketiga 5 Third party 5 Pihak ketiga 5 Third party 5
Pihak ketiga 6 Third party 6 Pihak ketiga 6 Third party 6
Pihak ketiga 7 Third party 7 Pihak ketiga 7 Third party 7
Pihak ketiga 8 Third party 8 Pihak ketiga 8 Third party 8
Pihak ketiga 9 Third party 9 Pihak ketiga 9 Third party 9
Pihak ketiga 10 Third party 10 Pihak ketiga 10 Third party 10
Pihak ketiga lainnya Pihak Ketiga Lainnya 17,293,258 Other third parties Pihak ketiga lainnya Pihak Ketiga Lainnya 19,894,460 Other third parties
Pihak ketiga 38,409,077 Third parties Pihak ketiga 46,462,525 Third parties
Tipe pihak 38,411,152 Type of parties Tipe pihak 46,462,525 Type of parties
Page 22
[1617000_BD] Notes to the financial statements - Revenue By Type (breakdown) - General Industry
2024-03-31 2023-03-31
Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type Catatan untuk tipe pendapatan Notes for revenue by type
Nama produk atau jasa Penjualan dan pendapatan usaha Nama produk atau jasa Penjualan dan pendapatan usaha
Service or product name Sales and revenue Service or product name Sales and revenue
Pendapatan dari jasa 1 Charter 29,012,390 Service revenue 1 Pendapatan dari jasa 1 Charter 29,959,723 Service revenue 1
Pendapatan dari jasa 2 Spot 4,306,547 Service revenue 2 Pendapatan dari jasa 2 Spot 11,827,627 Service revenue 2
Pendapatan dari jasa 3 Galangan 4,977,893 Service revenue 3 Pendapatan dari jasa 3 Galangan 4,675,175 Service revenue 3
Pendapatan dari jasa 4 Service revenue 4 Pendapatan dari jasa 4 Service revenue 4
Pendapatan dari jasa 5 Service revenue 5 Pendapatan dari jasa 5 Service revenue 5
Pendapatan dari jasa 6 Service revenue 6 Pendapatan dari jasa 6 Service revenue 6
Pendapatan dari jasa 7 Service revenue 7 Pendapatan dari jasa 7 Service revenue 7
Pendapatan dari jasa 8 Service revenue 8 Pendapatan dari jasa 8 Service revenue 8
Pendapatan dari jasa 9 Service revenue 9 Pendapatan dari jasa 9 Service revenue 9
Pendapatan dari jasa 10 Service revenue 10 Pendapatan dari jasa 10 Service revenue 10
Pendapatan jasa lainnya Lain-lain 114,322 Other service revenue Pendapatan jasa lainnya Other service revenue
Pendapatan dari jasa 38,411,152 Service revenue Pendapatan dari jasa 46,462,525 Service revenue
Pendapatan dari produk 1 Product revenue 1 Pendapatan dari produk 1 Product revenue 1
Pendapatan dari produk 2 Product revenue 2 Pendapatan dari produk 2 Product revenue 2
Pendapatan dari produk 3 Product revenue 3 Pendapatan dari produk 3 Product revenue 3
Pendapatan dari produk 4 Product revenue 4 Pendapatan dari produk 4 Product revenue 4
Pendapatan dari produk 5 Product revenue 5 Pendapatan dari produk 5 Product revenue 5
Pendapatan dari produk 6 Product revenue 6 Pendapatan dari produk 6 Product revenue 6
Pendapatan dari produk 7 Product revenue 7 Pendapatan dari produk 7 Product revenue 7
Pendapatan dari produk 8 Product revenue 8 Pendapatan dari produk 8 Product revenue 8
Pendapatan dari produk 9 Product revenue 9 Pendapatan dari produk 9 Product revenue 9
Pendapatan dari produk 10 Product revenue 10 Pendapatan dari produk 10 Product revenue 10
Pendapatan produk lainnya Other product revenue Pendapatan produk lainnya Other product revenue
Pendapatan dari produk Product revenue Pendapatan dari produk Product revenue
Tipe pendapatan 38,411,152 Type of revenue Tipe pendapatan 46,462,525 Type of revenue
Page 23
[1619000_BD] Notes to the financial statements - Revenue With Value More Than 10% (breakdown) - General Industry
2024-03-31 2023-03-31
Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value more than 10% Catatan untuk pendapatan lebih dari 10% Note for revenue with value more than 10%
Penjualan dan pendapatan yang Penjualan dan pendapatan yang
Nama pihak Nama pihak
melebihi 10% dari total pendapatan melebihi 10% dari total pendapatan
Sales and revenue more than Sales and revenue more than
Party name Party name
10% 10%
Pihak 1 PT Pertamina International 21,115,819 Party 1 Pihak 1 PT Pertamina International 26,568,065 Party 1
Shipping Shipping
Pihak 2 Party 2 Pihak 2 Party 2
Pihak 3 Party 3 Pihak 3 Party 3
Pihak 4 Party 4 Pihak 4 Party 4
Pihak 5 Party 5 Pihak 5 Party 5
Pihak 6 Party 6 Pihak 6 Party 6
Pihak 7 Party 7 Pihak 7 Party 7
Pihak 8 Party 8 Pihak 8 Party 8
Pihak 9 Party 9 Pihak 9 Party 9
Pihak 10 Party 10 Pihak 10 Party 10
Pihak lainnya dengan pendapatan lebih dari 10% Other parties with revenue more than 10% Pihak lainnya dengan pendapatan lebih dari 10% Other parties with revenue more than 10%
Pihak dengan pendapatan lebih dari 10% 21,115,819 Party with revenue more than 10% Pihak dengan pendapatan lebih dari 10% 26,568,065 Party with revenue more than 10%
Page 24
[1620100_BD] Notes to the financial statements - Trade receivables, by currency (breakdown) - General Industry
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
Piutang usaha [baris komponen] Piutang usaha [baris komponen]
Piutang usaha, kotor Piutang usaha, kotor
Pihak ketiga IDR 2,757,317 IDR Third party Pihak ketiga IDR 2,325,397 IDR Third party
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 15,635,573 USD USD 11,050,594 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 18,392,890 Currency Mata uang 13,375,991 Currency
Pihak berelasi IDR 19,625 IDR Related party Pihak berelasi IDR 3,039 IDR Related party
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 19,625 Currency Mata uang 3,039 Currency
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
Piutang usaha [baris komponen] Piutang usaha [baris komponen]
Penyisihan penurunan nilai piutang Penyisihan penurunan nilai piutang
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
usaha usaha
Pihak ketiga Mata uang 18,392,890 ( 3,477,546 ) 14,915,344 Currency Third party Pihak ketiga Mata uang 13,375,991 ( 3,571,191 ) 9,804,800 Currency Third party
Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency Piutang usaha berdasarkan mata uang Trade receivables by currency
Piutang usaha [baris komponen] Piutang usaha [baris komponen]
Penyisihan penurunan nilai piutang Penyisihan penurunan nilai piutang
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
usaha usaha
Pihak berelasi Mata uang 19,625 19,625 Currency Related party Pihak berelasi Mata uang 3,039 3,039 Currency Related party
Page 25
[1620200_BD] Notes to the financial statements - Trade receivables, by aging (breakdown) - General Industry
2024-03-31
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
Piutang usaha [baris komponen] Piutang usaha [baris komponen]
Piutang usaha, kotor Piutang usaha, kotor
Belum jatuh tempo Umur 11,636,478 Aging Not yet due Belum jatuh tempo Umur 7,743,618 Aging Not yet due
2024-03-31
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
Piutang usaha [baris komponen] Piutang usaha [baris komponen]
Piutang usaha, kotor Piutang usaha, kotor
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 606,595 1 - 30 days Overdue Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 882,693 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 1 - 60 days 1 - 60 hari 1 - 60 days
1 - 90 hari 1 - 90 days 1 - 90 hari 1 - 90 days
1 - 180 hari 1 - 180 days 1 - 180 hari 1 - 180 days
1 - 360 hari 1 - 360 days 1 - 360 hari 1 - 360 days
31 - 60 hari 976,313 31 - 60 days 31 - 60 hari 31,380 31 - 60 days
61 - 90 hari 298,279 61 - 90 days 61 - 90 hari 61 - 90 days
61 - 120 hari 61 - 120 days 61 - 120 hari 61 - 120 days
91 - 120 hari 91 - 120 days 91 - 120 hari 91 - 120 days
91 - 180 hari 91 - 180 days 91 - 180 hari 91 - 180 days
121 - 150 hari 121 - 150 days 121 - 150 hari 121 - 150 days
121 - 180 hari 121 - 180 days 121 - 180 hari 121 - 180 days
151 - 180 hari 151 - 180 days 151 - 180 hari 151 - 180 days
181 - 270 hari 181 - 270 days 181 - 270 hari 181 - 270 days
181 - 360 hari 181 - 360 days 181 - 360 hari 181 - 360 days
271 - 360 hari 271 - 360 days 271 - 360 hari 271 - 360 days
361 - 540 hari 361 - 540 days 361 - 540 hari 361 - 540 days
361 - 720 hari 361 - 720 days 361 - 720 hari 361 - 720 days
541 - 720 hari 541 - 720 days 541 - 720 hari 541 - 720 days
721 - 1.080 hari 721 - 1.080 days 721 - 1.080 hari 721 - 1.080 days
Lebih dari 30 hari More than 30 days Lebih dari 30 hari More than 30 days
Lebih dari 60 hari More than 60 days Lebih dari 60 hari More than 60 days
Lebih dari 90 hari 4,894,850 More than 90 days Lebih dari 90 hari 4,721,339 More than 90 days
Lebih dari 120 hari More than 120 days Lebih dari 120 hari More than 120 days
Lebih dari 150 hari More than 150 days Lebih dari 150 hari More than 150 days
Lebih dari 180 hari More than 180 days Lebih dari 180 hari More than 180 days
Lebih dari 270 hari More than 270 days Lebih dari 270 hari More than 270 days
Lebih dari 360 hari More than 360 days Lebih dari 360 hari More than 360 days
Lebih dari 540 hari More than 540 days Lebih dari 540 hari More than 540 days
Lebih dari 720 hari More than 720 days Lebih dari 720 hari More than 720 days
Umur 6,776,037 Aging Umur 5,635,412 Aging
2024-03-31
Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging Piutang usaha berdasarkan umur Trade receivables by aging
Piutang usaha [baris komponen] Piutang usaha [baris komponen]
Penyisihan penurunan nilai piutang Penyisihan penurunan nilai piutang
Piutang usaha, kotor Piutang usaha Piutang usaha, kotor Piutang usaha
usaha usaha
Jatuh tempo Umur 18,412,515 3,477,546 14,934,969 Aging Due status Jatuh tempo Umur 13,379,030 3,571,191 9,807,839 Aging Due status
Page 26
[1620500] Notes to the financial statements - Trade receivable, movement of allowance for impairment of Trade receivables - General Industry
Pergerakan penurunan nilai piutang usaha Movement of allowance for impairment of trade receivables
2024-03-31 2023-12-31
Pergerakan penurunan nilai piutang usaha Movement of allowance for impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai piutang usaha, awal periode 3,571,191 3,228,882 Allowance for impairment of trade receivables, beginning period
Penambahan penyisihan penurunan nilai piutang usaha 342,309 Addition of allowance for impairment of trade receivables
Pengurangan mutasi penurunan nilai piutang usaha ( 93,645 ) Reduction of movement of allowance for impairment of trade receivables
Dihapusbukukannya cadangan penurunan nilai piutang usaha Written off of movement of allowance for impairment of trade receivables
Penyisihan penurunan nilai piutang usaha, akhir periode 3,477,546 3,571,191 Allowance for impairment of trade receivables, ending period
Page 27
[1630000] Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Catatan atas persediaan Notes for inventories
2024-03-31 2023-12-31
Catatan atas persediaan Notes for inventories
Persediaan hewan ternak Live stock inventories
Rincian persediaan hewan ternak Detailed live stock inventories
Sapi Cow
Ayam Chicken
Ikan Fish
Udang Shrimp
Persediaan hewan ternak lainnya Other live stocks inventories
Persediaan hewan ternak kotor Live stocks inventories, gross
Cadangan penurunan nilai hewan ternak Allowance for impairment of live stock inventories
Persediaan hewan ternak Livestock inventories
Persediaan hewan ternak lancar Current live stock inventories
Persediaan hewan ternak tidak lancar Non-current live stock inventories
Aset real estat Real estat assets
Rincian aset real estat Detailed real estat assets
Tanah Land
Persediaan Tanah Dalam Pengembangan Land under development inventory
Persediaan Tanah Belum Dikembangkan Undeveloped land inventory
Bangunan dalam konstruksi Building under construction
Bangunan siap jual Building available for sale
Aset real estat lainnya Other real estate assets
Aset real estat kotor Real estate assets, gross
Cadangan penurunan nilai aset real estat Allowance for impairment of real estate assets
Aset real estat Real estate assets
Aset real estat lancar Current real estate assets
Aset real estat tidak lancar Non-current real estate assets
Persediaan Inventories
Rincian persediaan Detailed inventories
Barang jadi Finished goods
Barang dalam proses Work in process
Bahan baku dan bahan pembantu 2,023,601 2,036,147 Raw and indirect material
Suku cadang Spareparts
Perlengkapan Supplies
Barang dagang Merchandise inventory
Batubara Coal
Barang dalam perjalanan Inventories in transit
Emas Gold
Perak Silver
Nikel Nickel
Timah Tin
Feronikel Feronickel
Bauksit Bauxite
Perangkat transmisi dan komunikasi Communication and transmission infrastructure
Perangkat optical network terminal, access point, set top box Optical network terminal, access point, set top box infrastructure
Sarana penunjang menara Supporting facilities tower
Tandan buah segar Fresh fruit bunch
Inti sawit Palm kernel
Minyak sawit dan minyak inti sawit Crude palm oil and palm kernel oil
Produk olahan sawit lainnya Other palm products
Pita cukai Excise duty ribbon
Karet Rubber
Sagu Sago
Produk agrikultur lainnya Other agriculture products
Lainnya 10,420,553 10,493,228 Other inventories
Persediaan, kotor 12,444,154 12,529,375 Inventories, gross
Cadangan penurunan nilai persediaan Allowance for impairment of inventories
Persediaan 12,444,154 12,529,375 Inventories
Persediaan lancar 12,444,154 12,529,375 Current inventories
Persediaan tidak lancar lainnya Non-current inventories
Cadangan penurunan nilai persediaan Allowance for impairment of inventories
2024-03-31 2023-12-31
Cadangan penurunan nilai persediaan Allowance for impairment of inventories
Mutasi cadangan penurunan nilai persediaan Movement of allowance for impairment of inventories
Saldo awal Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Impairment of Inventories, beginning balance
Kenaikan/(penurunan) cadangan penurunan nilai persediaan Increase/(decrease) for allowance for impairment of inventories
Saldo akhir Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Impairment of Inventories, ending balance
Mutasi penyisihan penurunan nilai persediaan Movement of allowance for impairment of livestock inventories
Saldo Awal Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Hewan Ternak Allowance for Impairment of Live Stock Inventory, beginning balance
Kenaikan (penurunan) penyisihan penurunan nilai persediaan hewan ternak Increase (decrease) of allowance for impairment of live stock inventory
Saldo Akhir Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan Hewan Ternak Allowance for Impairment of Live Stock Inventory, ending balance
Mutasi penyisihan penurunan nilai aset real estat Movement of allowance for impairment of real estate assets
Saldo awal Penyisihan Penurunan Nilai Aset Real Estat Allowance for Impairment of Real Estate Assets, beginning balance
Kenaikan (penurunan) penyisihan penurunan nilai aset real estat Increase (decrease) of allowance for impairment of real estate assets
Saldo akhir Penyisihan Penurunan Nilai Aset Real Estat Allowance for Impairment of Real Estate Assets, ending balance
Page 28
[1632000] Disclosure of Notes to the financial statements - Inventories - General Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas persediaan Biaya persediaan yang diakui sebagai beban dan termasuk dalam “Beban Pokok Pendapatan” masing-masing sebesar AS$2.541.251 dan AS$7.672.864 untuk tanggal yang berakhir 31 Maret 2024 dan 2023. Manajemen Grup berpendapat bahwa nilai tercatat persediaan Disclosure of notes for inventories
tersebut di atas tidak melebihi nilai realisasi netonya, sehingga tidak diperlukan penyisihan untuk menyesuaikan nilai tercatat persediaan ke nilai realisasi netonya pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023,
persediaan bahan baku telah diasuransikan terhadap semua risiko kerusakan dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar AS$1.000.000. Manajemen Grup berpendapat bahwa persediaan telah diasuransikan secara memadai. The cost of inventories
recognized as expenses and included in “Cost of Revenues” amounted to USD2,541,251 and USD7,672,864 for the period ended March 31, 2024 and 2023, respectively. The Group’s management believes that the carrying value of inventories above does not exceed the
net realizable value, therefore allowance to adjust the carrying value of inventory to its net realizable value as at March 31, 2024 and December 31, 2023 is not necessary. As at March 31, 2024 and December 31, 2023, the material inventories were insured against all risks
of damage, each with total coverage of USD1,000,000. The Group’s management believes that the inventories were adequately insured.
Page 29
[1640100] Notes to the financial statements - Trade Payable, by currency - General Industry
Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency Utang usaha berdasarkan mata uang Trade payables by currency
Utang usaha [baris komponen] Utang usaha [baris komponen]
Utang usaha Utang usaha
Pihak ketiga IDR 2,238,338 IDR Third party Pihak ketiga IDR 1,918,839 IDR Third party
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR 17,929 EUR EUR 50,168 EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP 13,955 GBP GBP 15,402 GBP
JPY 38,271 JPY JPY 33,662 JPY
SGD 159,763 SGD SGD 100,562 SGD
THB THB THB THB
USD 5,185,636 USD USD 5,631,585 USD
Mata uang lainnya 454 Other currency Mata uang lainnya 466 Other currency
Mata uang 7,654,346 Currency Mata uang 7,750,684 Currency
Pihak berelasi IDR 31,780 IDR Related party Pihak berelasi IDR 116,326 IDR Related party
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 139,204 USD USD 254,688 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 170,984 Currency Mata uang 371,014 Currency
Page 30
[1640200_BD] Notes to the financial statements - Trade Payable, by aging (breakdown) - General Industry
2024-03-31
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
Utang usaha [baris komponen] Utang usaha [baris komponen]
Utang usaha Utang usaha
Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 818,348 1 - 30 days Overdue Telah jatuh tempo 1 - 30 hari 300,421 1 - 30 days Overdue
1 - 60 hari 1 - 60 days 1 - 60 hari 1 - 60 days
1 - 90 hari 1 - 90 days 1 - 90 hari 1 - 90 days
1 - 180 hari 1 - 180 days 1 - 180 hari 1 - 180 days
1 - 360 hari 1 - 360 days 1 - 360 hari 1 - 360 days
31 - 60 hari 493,999 31 - 60 days 31 - 60 hari 353,808 31 - 60 days
61 - 90 hari 85,512 61 - 90 days 61 - 90 hari 268,205 61 - 90 days
61 - 120 hari 61 - 120 days 61 - 120 hari 61 - 120 days
91 - 120 hari 91 - 120 days 91 - 120 hari 91 - 120 days
91 - 180 hari 91 - 180 days 91 - 180 hari 91 - 180 days
121 - 150 hari 121 - 150 days 121 - 150 hari 121 - 150 days
121 - 180 hari 121 - 180 days 121 - 180 hari 121 - 180 days
151 - 180 hari 151 - 180 days 151 - 180 hari 151 - 180 days
181 - 270 hari 181 - 270 days 181 - 270 hari 181 - 270 days
181 - 360 hari 181 - 360 days 181 - 360 hari 181 - 360 days
271 - 360 hari 271 - 360 days 271 - 360 hari 271 - 360 days
361 - 540 hari 361 - 540 days 361 - 540 hari 361 - 540 days
361 - 720 hari 361 - 720 days 361 - 720 hari 361 - 720 days
541 - 720 hari 541 - 720 days 541 - 720 hari 541 - 720 days
721 - 1.080 hari 721 - 1.080 days 721 - 1.080 hari 721 - 1.080 days
Lebih dari 30 hari More than 30 days Lebih dari 30 hari More than 30 days
Lebih dari 60 hari More than 60 days Lebih dari 60 hari More than 60 days
Lebih dari 90 hari 349,375 More than 90 days Lebih dari 90 hari 263,552 More than 90 days
Lebih dari 120 hari More than 120 days Lebih dari 120 hari More than 120 days
Lebih dari 150 hari More than 150 days Lebih dari 150 hari More than 150 days
Lebih dari 180 hari More than 180 days Lebih dari 180 hari More than 180 days
Lebih dari 270 hari More than 270 days Lebih dari 270 hari More than 270 days
Lebih dari 360 hari More than 360 days Lebih dari 360 hari More than 360 days
Lebih dari 540 hari More than 540 days Lebih dari 540 hari More than 540 days
Lebih dari 720 hari More than 720 days Lebih dari 720 hari More than 720 days
Umur 1,747,234 Aging Umur 1,185,986 Aging
2024-03-31
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
Utang usaha [baris komponen] Utang usaha [baris komponen]
Utang usaha Utang usaha
Belum jatuh tempo Umur 6,078,096 Aging Not yet due Belum jatuh tempo Umur 6,935,712 Aging Not yet due
2024-03-31
Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging Utang usaha berdasarkan umur Trade payables by aging
Utang usaha [baris komponen] Utang usaha [baris komponen]
Utang usaha Utang usaha
Jatuh tempo Umur 7,825,330 Aging Due status Jatuh tempo Umur 8,121,698 Aging Due status
Page 31
[1670000] Notes to the financial statements - Cost of Good Sold - General Industry
Beban pokok penjualan Cost of good sold
2024-03-31 2023-03-31
Beban pokok penjualan Cost of good sold
Persediaan bahan baku awal Beginning raw inventory
Pembelian bahan baku Purchased raw inventory
Persediaan bahan baku akhir Ending raw inventory
Bahan baku yang digunakan Raw inventory used
Beban jasa Service Cost
Makan dan minuman Food and beverage
Material Material usage
Pertambangan Mining cost
Royalti kepada pemerintah Royalties to government
Pengangkutan dan bongkar muat Freight and handling costs
Biaya reklamasi dan penutupan tambang Mine reclamation and closure costs
Biaya pelaksanaan proyek Project implementation costs
Subkontraktor Subcontractor
Upah, tenaga kerja langsung 1,130,610 1,564,256 Wages and direct labor
Amortisasi Amortization
Depresiasi 5,165,709 5,543,978 Depreciation
Sewa 440,822 385,350 Rent cost
Perbaikan dan pemeliharaan 2,090,054 2,152,091 Repairs and maintenance
Pemrosesan barang tambang Mining product proces
Beban utilitas Utilities expense
Beban bahan bakar 14,153,959 21,016,002 Fuel expenses
Biaya pabrikasi lainya 5,674,388 5,554,693 Other manufacturing overhead
Jumlah biaya produksi 28,655,542 36,216,370 Total production cost
Barang setengah jadi awal Beginning wip inventory
Barang setengah jadi akhir Ending wip inventory
Harga pokok produksi 28,655,542 36,216,370 Cost of goods manufactured
Barang jadi awal Beginning finish goods inventory
Pembelian barang jadi Purchased finish goods inventory
Barang jadi akhir Ending finish goods inventory
Realti dan properti Realty and property
Biaya konstruksi atas proyek konsesi Construction of cost of concession project
Biaya overhead lainnya Overhead
Beban pokok pendapatan lainnya Other cost of goods sold
Beban pokok penjualan dan pendapatan 28,655,542 36,216,370 Cost of sales and revenue
Page 32
[1671000] Disclosure of Notes to the financial statements - Cost of Goods Sold - General Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas beban pokok penjualan Tidak ada pembelian kepada pemasok yang melebihi 10% dari total pendapatan neto konsolidasian untuk tanggal yang berakhir 31 Maret 2024 dan 2023. There are no purchases to individual suppliers exceeding 10% of the total consolidated net revenues for the period Disclosure of notes for cost of goods sold
ended March 31, 2024 and 2023.
Page 33
[1691000a_BD] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans (breakdown) - General Industry
2024-03-31
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen] Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen]
Utang bank, nilai dalam mata uang Utang bank, nilai dalam mata uang
Jumlah utang bank, kotor Jumlah utang bank, kotor
asing asing
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 15,209,270 15,209,270 USD USD 15,925,808 15,925,808 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 15,209,270 15,209,270 Currency Mata uang 15,925,808 15,925,808 Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 3,550,000 3,550,000 USD USD 4,900,000 4,900,000 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 3,550,000 3,550,000 Currency Mata uang 4,900,000 4,900,000 Currency
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 34
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
Page 35
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 163,499,704 163,499,704 USD USD 171,462,187 171,462,187 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang 163,499,704 163,499,704 Currency Mata uang 171,462,187 171,462,187 Currency
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
2024-03-31
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen] Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen]
Utang bank, nilai dalam mata uang Utang bank, nilai dalam mata uang
Jumlah utang bank, kotor Jumlah utang bank, kotor
asing asing
Kreditur nama bank Mata uang 182,258,974 182,258,974 Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang 192,287,995 192,287,995 Creditor bank name Currency
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
2024-03-31 2023-12-31
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Jumlah utang bank, kotor 182,258,974 192,287,995 Total bank loans, gross
Biaya penerbitan utang bank yang belum diamortisasi 1,230,721 1,376,395 Unamortized bank loan issuance cost
Jumlah utang bank, bersih 181,028,253 190,911,600 Total bank loan, net
Liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun atas utang bank 40,403,755 40,050,686 Current maturities of bank loans
Liabilitas jangka panjang atas utang bank 140,624,498 150,860,914 Long-term bank loans
Page 36
[1691100] Disclosure of Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka panjang a. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) PT Inti Energi Line (IEL) Berdasarkan Akta Notaris Djumini Setyoadi, S.H., No. 30 tanggal 12 September 2018, IEL melakukan perjanjian kredit dengan BNI berupa fasilitas pinjaman Term Loan (TL) dengan batas Disclosure of notes for long-term bank loans
maksimal pinjaman sebesar AS$27.000.000. Pinjaman ini akan diangsur selama 76 bulan, termasuk 4 bulan grace period. Pinjaman ini dijamin dengan 1 (satu) unit kapal yang dibiayai (Catatan 11), piutang usaha (Catatan 7) dan corporate guarantee dari Perusahaan.
Saldo pinjaman Term Loan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar AS$3.550.000 and AS$4.900.000. Selama periode perjanjian kredit, IEL tanpa pemberitahuan tertulis kepada BNI tidak boleh melakukan hal-hal antara lain:
• Mengubah bentuk usaha IEL, mengubah susunan Direksi dan Dewan Komisaris serta para pemegang saham, • Melakukan peleburan, pengambilalihan, pembubaran atau joint venture, • Melakukan perubahan modal dasar, melakukan transfer aset atau mengubah
aktivitas bisnis dan melakukan pembayaran dividen kepada pemegang saham IEL melebihi 50% dari laba IEL. Sehubungan dengan pinjaman tersebut, IEL diwajibkan untuk memenuhi rasio keuangan tertentu seperti disebutkan dalam perjanjian. Manajemen Perusahaan
dan IEL berpendapat bahwa seluruh persyaratan kepatuhan telah dipenuhi pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. b. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) PT Selaras Pratama Utama (SPU) Berdasarkan Akta Notaris Sri Hidianingsih Adi Sugijanto, S.H.,
No. 32 tanggal 13 Desember 2019, SPU melakukan perjanjian kreditdengan Mandiri berupa fasilitas KreditInvestasi dengan batas maksimal pinjaman sebesar AS$12.000.000. Pinjaman ini akan diangsur selama 61 bulan termasuk AvailibiltyPeriod 1 bulan. Pinjaman ini
dijamin dengan 1 (satu) unit kapal tanker yang dibiayai (Catatan 11), corporate guarantee dari Perusahaan dan PT Multi Ocean Shipyard (MOS) dengan klausula tambahan DeficitCashflow Guarantee. Pinjaman ini telah dibayar lunas pada tanggal 6 September 2023 dan
fasilitas kredit investasi dari Mandiri telah diakhiri. Berdasarkan Akta Notaris Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., No. 158 tanggal 29 Maret 2022, SPU melakukan perjanjian kredit dengan Mandiri berupa fasilitas Kredit Investasi dengan batas maksimal pinjaman sebesar
AS$8.500.000. Pinjaman ini akan diangsur selama 84 bulan. Pinjaman ini dijamin dengan 1 (satu) unit kapal tanker yang dibiayai (Catatan 11), corporate guarantee dan Deficit Cashflow Guarantee dari Perusahaan. Saldo pinjaman Kredit Investasi pada tanggal 31 Maret
2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar AS$5.544.992 dan AS$5.822.243. PT Armada Bumi Pratiwi Lines (ABPL) Berdasarkan Akta Notaris Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., No. 165 tanggal 30 Maret 2022, ABPL melakukan perjanjian kredit dengan Mandiri
berupa fasilitas Kredit Investasi dengan batas maksimal pinjaman sebesar AS$12.300.000. Pinjaman ini akan diangsur selama 84 bulan. Pinjaman ini dijamin dengan 1 (satu) unit kapal tanker yang dibiayai (Catatan 11), corporate guarantee dan Deficit Cashflow
Guarantee dari Perusahaan. Saldo pinjaman ini pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing-masing sebesar AS$9.664.278 dan AS$10.103.565. Selama periode perjanjian kredit, SPU dan ABPL tanpa pemberitahuan tertulis kepada Mandiri tidak boleh
melakukan hal-hal antara lain: • Mengubah susunan Direksi dan Dewan Komisaris serta para pemegang saham, • Memindahtangankan dan menjaminkan aset jaminan, • Memperoleh fasilitas kredit dari pihak lain, • Melakukan pembayaran dividen kepada pemegang
saham SPU dan ABPL melebihi 50% dari laba tahun sebelumnya SPU dan ABPL. Manajemen berpendapat bahwa seluruh persyaratan kepatuhan telah dipenuhi pada tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian. c. Pinjaman Sindikasi - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Mandiri) dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Perusahaan dan Entitas Anak Berdasarkan perjanjian sindikasi tanggal 4 Desember 2020, Perusahaan dan SOKL, ABPL, PUL, AMO, MOS, IEL, SML, SPU dan LSM (seluruhnya disebut sebagai “coborrower”) menerima
fasilitas kredit berupa Pinjaman Sindikasi, dimana Mandiri sebagai Facility Agent dan BCA sebagai Security Agent. Jumlah plafon Term Loan (TL) pinjaman sindikasi adalah sebesar AS$180.000.000, masing-masing sebesar AS$135.000.000 untuk Mandiri dan
AS$45.000.000 untuk BCA. Tujuan dari fasilitas ini adalah: a. Untuk pembiayaan pelunasan outstanding fasilitias kredit sindikasi co-borrower yang sudah ada. b. Pembiayaan pembelian kembali (buyback) senior notes Grup dari bondholders, termasuk pembiayaan untuk
consent fee yang dibayarkan kepada bondholders dengan batas (capping) maksimal penarikan kredit sebesar AS$1.000.000. Fasilitas ini akan jatuh tempo dalam 84 (delapan puluh empat) bulan sejak tanggal pencairan fasilitas. Berdasarkan Akta Notaris Buntario Tigris,
S.H., S.E., M.H., No. 146 tanggal 25 Maret 2022, Perusahaan dan co-borrower menerima tambahan fasilitas kredit Pinjaman Sindikasi, dengan batas maksimal pinjaman sebesar AS$65.000.000. Pinjaman ini akan diangsur selama 72 bulan. Saldo pinjaman Term Loan
pada tanggal 31 Maret 2024 dari Mandiri dan BCA masing-masing sebesar AS$122.624.778 dan AS$40.874.926. Saldo pinjaman Term Loan pada tanggal 31 Desember 2023 dari Mandiri dan BCA masing-masing sebesar AS$128.596.640 dan AS$42.865.547. Pinjaman
sindikasi tersebut dijamin dengan: a. Jaminan hipotik pertama kapal-kapal milik co-borrower (Catatan 11); b. Fidusia atas piutang yang terkait dengan aset kapal (Catatan 7); c. Undertaking dari co-borrower yang mengelola aset kapal yang dijaminkan; d. Fidusia atas klaim
asuransi kapal tanker terkait; e. Gadai atas rekening transaksi debitur (Catatan 6); f. Subordinasi atas shareholder loan dan intercompany loan Grup (saat ini dan masa depan), jika ada; g. 2 (dua) unit bangunan kantor milik SOKL dan tanah galangan dan bangunan di
atasnya yang terletak di Karimun milik MOS (Catatan 11). Selama periode perjanjian kredit, Perusahaan dan co-borrower tanpa pemberitahuan tertulis kepada Mandiri dan BCA tidak diperbolehkan melakukan hal-hal antara lain: • Melakukan perubahan Anggaran Dasar
termasuk didalamnya pemegang saham, permodalan dan nilai saham serta direktur dan atau komisaris; • Melakukan akuisisi, penggabungan, pemisahan, amalgamasi, konsolidasi atau bentuk-bentuk penggabungan usaha lainnya tanpa persetujuan kreditur; • Melakukan
penjualan, pengalihan atas setiap aset, kecuali dalam kegiatan perdagangan biasa; • Melakukan penjualan kapal yang dijaminkan tanpa mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Kreditur; • Melakukan penambahan pinjaman (termasuk leasing) atau melakukan
penjaminan atas pihak lain atas nama Grup, kecuali mendapat persetujuan dari Kreditur; • Menjaminkan aset Grup; • Melakukan perubahan kepemilikan, bendera, badan klasifikasi dari aset kapal selama fasilitas kredit belum lunas tanpa persetujuan dari Kreditur; •
Melakukan perubahan jenis usaha; • Melakukan pembayaran dividen, kecuali pembagian dividen oleh Perusahaan dan pembagian dividen oleh co-borrower selama Dividend Payout Ratio maksimum sebesar 30% dari laba usaha dan Financial Covenant yang
dipersyaratkan Kreditur terpenuhi; • Mengubah ketentuan dari setiap asuransi tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Facility Agent. Manajemen Perusahaan dan co-borrower berpendapat bahwa seluruh persyaratan kepatuhan telah dipenuhi pada tanggal laporan
posisi keuangan konsolidasian. Sehubungan dengan pinjaman tersebut, Perusahaan dan co-borrower diwajibkan untuk memenuhi rasio keuangan tertentu seperti disebutkan dalam perjanjian. Suku Bunga Fasilitas pinjaman Grup dalam mata uang Dolar AS dikenakan
tingkat suku bunga tahunan yang berkisar antara 6,00% sampai dengan 6,75% untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 5,25% sampai dengan 7,25% untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2023. Total beban bunga atas pinjaman jangka
panjang Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggaltanggal 31 Maret 2024 dan 2023 masing-masing sebesar AS$2.902.811 dan AS$3.936.244 dicatat sebagai bagian dari “Beban Keuangan” (Catatan 27) dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian. a. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) PT Inti Energi Line (IEL) Based on Notarial Deed of Djumini Setyoadi, S.H., No. 30 dated September 12, 2018, IEL entered into a loan agreement with BNI which is Term Loan (TL) with maximum credit limit
of USD27,000,000. The loan will be repaid in 76 monthly installments, including 4 months grace of period. The loan is secured by 1 (one) unit of financed vessel (Note 11), its trade receivables (Note 7) and corporate guarantee by the Company. The outstanding loan
balance of Term Loan as at March 31, 2024 and December 31, 2023 amounted to USD3,550,000 and USD4,900,000, respectively. During the period of the loan, IEL without written notification to BNI is not allowed to: • Carry out the activities, among others, such as amend
IEL’s legal form, amend Boards of Commissioners and Directors, and shareholders structure, • Do merger, acquisition, liquidation or joint venture, • Reduction in the paid-up capital, asset transfer or change of business activities and distribute dividends to the IELs
shareholders for more than 50% from IEL’s net income. In relation to the loan, IEL is required to maintain certain financial ratios as stated in the loan agreement. Management of the Company and IEL is of the opinion that all compliance requirements are met as at
consolidated statements of financial position date. b. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) PT Selaras Pratama Utama (SPU) Based on Notarial Deed of Sri Hidianingsih Adi Sugijanto, S.H., No. 32 dated December 13, 2019, SPU entered into a credit agreement with
Mandiri in the form of an Investment Credit facility with a maximum loan limit of USD12,000,000. This loan will be repaid in 61 monthly installments including 1-month availability period. This loan is secured by 1 (one) unit of the financed tanker vessel (Note 11), corporate
guarantee from the Company and PT Multi Ocean Shipyard (MOS) with an additional Deficit Cashflow Guarantee clause. This loan was fully paid on September 6, 2023 and the investment credit facility from Mandiri has been terminated. Based on the Notarial Deed No.
158 of Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., dated March 29, 2022, SPU entered into a credit agreement with Mandiri in the form of an Investment Credit facility with a maximum loan limit of USD8,500,000. This loan will be repaid in 84 monthly installments. This loan is secured
by 1 (one) unit of the financed tanker vessel (Note 11), corporate guarantee and Deficit Cashflow Guarantee from the Company. The outstanding loan balance of Investment Credit as at March 31, 2024 and December 31, 2023 amounted to USD5,544,992 and
USD5,822,243, respectively. PT Armada Bumi Pratiwi Lines (ABPL) Based on the Notarial Deed No. 165 of Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., dated March 30, 2022, ABPL entered into a credit agreement with Mandiri in the form of an Investment Credit facility with a
maximum loan limit of USD12,300,000. This loan will be repaid in 84 monthly installments. This loan is secured by 1 (one) unit of the financed tanker vessel (Note 11), corporate guarantee and Deficit Cashflow Guarantee from the Company. The outstanding loan balance
as at March 31, 2024 and December 31, 2023 amounted to USD9,664,278 and USD10,103,565, respectively. During the period of the loan, SPU and ABPL without written notification to Mandiri is not allowed to: • Amend Boards of Commissioners and Directors, and
shareholders structure, • Transfer and pledge the collateral assets, • Acquire credit facility from other party, • Distribute dividends to the SPUs and ABPLs shareholders for more than 50% from SPU’s and ABPL’s previous year net income. Management is of the opinion that
all compliance requirements are met as at consolidated statements of financial position date. c. Syndicated Loan - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) and PT Bank Central Asia Tbk (BCA) The Company and Subsidiaries Based on syndicated agreement dated
December 4, 2020, the Company and SOKL, ABPL, PUL, AMO, MOS, IEL, SML, SPU and LSM (altogether referred to as “coborrower”) have received the syndicated credit facility where Mandiri acts as Facility Agent and BCA as the Security Agent. The total amount of
syndicated Term Loan (TL) limit is USD180,000,000, amounting to USD135,000,000 for Mandiri and USD45,000,000 for BCA, respectively. Purpose of this facility is: a. To finance the repayment of outstanding syndicated loan facilities of the existing co-borrower. b.
Buyback financing of the Group's senior notes from bondholders, including financing for consent fees paid to bondholders with a maximum capping of credit withdrawals of USD1,000,000. The loan will mature in 84 (eighty-four) months from the date of disbursement of the
facility. Based on Notarial Deed of Buntario Tigris, S.H., S.E., M.H., No. 146 dated March 25, 2022 the Company and co-borrower have received additional the syndicated credit facility with maximum credit limit of USD65,000,000. The loan will be repaid in 72 monthly
installments. The outstanding loan balance of Term Loan as at March 31, 2024 from Mandiri and BCA amounted to USD122,624,778 and USD40,874,926, respectively. The outstanding loan balance of Term Loan as at December 31, 2023 from Mandiri and BCA amounted
to USD128,596,640 and USD42,865,547, respectively. The syndicated loan is secured by: a. First priority hypothec of tanker vessels owned by co-borrowers (Note 11); b. Fiduciary for receivables related to vessels asset (Note 7); c. Undertaking of the co-borrower who
manages the pledged vessels asset; d. Fiduciary for insurance claims over the tanker vessels; e. Pawn on debtor transaction accounts (Note 6); f. Subordination of the Group's shareholder loans and intercompany loans (current and future), if any; g. 2 (two) units office
buildings owned by SOKL and shipyard land and building thereon located in Karimun owned by MOS (Note 11). During the period of the loan, the Company and co-borrowers without written notification to Mandiri and BCA is not allowed to: • Amend the Articles of
Association including shareholders, capital and share value as well as directors and commissioners; • Enter into any acquisitions, merger, demerger, amalgamation, consolidation or other forms of business combination without creditor approval; • Make a sale and transfer
of any assets, except in ordinary trading activities; • Sell pledged vessels without prior approval from the Creditor; • Make additional loans (including leasing) or provide guarantees for other parties on behalf of the Group, unless approved by the Creditor; • Guarantee the
assets of the Group; • Change the ownership, flag, classification body of the ship's assets as long as the credit facility has not been paid off without the approval of the creditor; • Make changes to the type of business; • Make dividend payments, except for dividend
distribution by the Company and dividend distribution by the co-borrower as long as the maximum Dividend Payout Ratio is 30% of operating profit and the Financial Covenant required by the Creditor is fulfiled; • Change the terms of each insurance without prior written
approval from the Facility Agent. In relation to the loan, the Company and co-borrower are required to maintain certain financial ratios as stated in the loan agreement. Management of the Company and coborrowers is of the opinion that all compliance requirements are met
as at the consolidated statements of financial position date. Interest Rate The Group’s credit facilities denominated in US Dollar bear interest at annual rates ranging from 6.00% to 6.75% for the periods ended March 31, 2024 and 5.25% to 7.25% for the periods ended
March 31, 2023. Total interest expenses of the Group’s long-term loans for the period ended March 31, 2024 and 2023 amounting to USD2,902,811 and USD3,936,244, respectively, was recorded as part of “Finance Costs” (Note 27) in the consolidated statements of profit
or loss and other comprehensive income.
Page 37
[1692000_BD] Notes to the financial statements - Long-Term Bank Loans Interest Information (breakdown) - General Industry
2024-03-31
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen] Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen]
Utang bank, nilai dalam mata uang Utang bank, nilai dalam mata uang
Jatuh tempo utang bank jangka panjang Bunga utang bank jangka panjang Jenis bunga utang bank jangka panjang Jatuh tempo utang bank jangka panjang Bunga utang bank jangka panjang Jenis bunga utang bank jangka panjang
asing asing
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 15,209,270 USD USD 15,925,808 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 3,550,000 USD USD 4,900,000 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 38
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD 163,499,704 USD USD 171,462,187 USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 39
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
2024-03-31
Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan Catatan untuk utang bank jangka panjang Notes for long-term bank loan
Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen] Catatan untuk utang bank jangka panjang [baris komponen]
Utang bank, nilai dalam mata uang Utang bank, nilai dalam mata uang
Jatuh tempo utang bank jangka panjang Bunga utang bank jangka panjang Jenis bunga utang bank jangka panjang Jatuh tempo utang bank jangka panjang Bunga utang bank jangka panjang Jenis bunga utang bank jangka panjang
asing asing
Kreditur nama bank Mata uang 182,258,974 Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang 192,287,995 Creditor bank name Currency
Page 40
[1693000_BD] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans (breakdown) - General Industry
2024-03-31
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen] Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen]
Utang bank jangka pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek, nilai dalam
Utang bank jangka pendek Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
Page 41
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
Page 42
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Mata uang Currency Mata uang Currency
2024-03-31
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen] Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen]
Utang bank jangka pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek, nilai dalam
Utang bank jangka pendek Utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Kreditur nama bank Mata uang Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang Creditor bank name Currency
Page 43
[1693100] Disclosure of Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans - General Industry
Pengungkapan Disclosure
2024-03-31
Pengungkapan Disclosure
Pengungkapan catatan atas utang bank jangka pendek Disclosure of notes for short-term bank loans
Page 44
[1696000_BD] Notes to the financial statements - Short-Term Bank Loans Interest Information (breakdown) - General Industry
2024-03-31
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen] Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen]
Utang bank jangka pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek, nilai dalam
Jatuh tempo utang bank jangka pendek Bunga utang bank jangka pendek Jenis bunga utang bank jangka pendek Jatuh tempo utang bank jangka pendek Bunga utang bank jangka pendek Jenis bunga utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR Bank Central Asia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR Bank Mandiri (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR Bank Syariah Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR Bank Jago Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR Bank Permata Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR Bank Mega Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR Bank Mayapada Internasional Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR Bank Danamon Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR Bank BTPN Syariah Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
Page 45
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR Bank Maybank Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR Bank Pan Indonesia Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR Bank Cimb Niaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR Bank Btpn Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR Bank OCBC Nisp Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR Bank KB Bukopin Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR Pinjaman sindikasi IDR Syndicated bank loans IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR Bank asing lainnya IDR Other foreign banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
Page 46
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR Bank lokal lainnya IDR Other local banks IDR
AUD AUD AUD AUD
CAD CAD CAD CAD
CNY CNY CNY CNY
EUR EUR EUR EUR
HKD HKD HKD HKD
GBP GBP GBP GBP
JPY JPY JPY JPY
SGD SGD SGD SGD
THB THB THB THB
USD USD USD USD
Mata uang lainnya Other currency Mata uang lainnya Other currency
2024-03-31
Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans Catatan utang bank jangka pendek Notes for short-term bank loans
Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen] Catatan utang bank jangka pendek [baris komponen]
Utang bank jangka pendek, nilai dalam Utang bank jangka pendek, nilai dalam
Jatuh tempo utang bank jangka pendek Bunga utang bank jangka pendek Jenis bunga utang bank jangka pendek Jatuh tempo utang bank jangka pendek Bunga utang bank jangka pendek Jenis bunga utang bank jangka pendek
mata uang asing mata uang asing
Kreditur nama bank Mata uang Creditor bank name Currency Kreditur nama bank Mata uang Creditor bank name Currency
Names mentioned 41 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Soechi Lines Tbk.
· Nama Emiten
p.1 ×8
unresolved
org
PT Sukses
p.1 ×2
unresolved
org
PT Putra
p.1
unresolved
org
PT Multi
p.1
unresolved
org
International Marine Pte. Ltd.
p.1
unresolved
org
PT Selaras
p.1
unresolved
org
PT Lintas
p.1
unresolved
org
National Corporation
p.2
unresolved
org
government of the republic of indonesia
p.4 ×4
unresolved
org
Financial Services Authority
p.11
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.12
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.12
unresolved
org
Ministry of Finance
p.12
unresolved
org
Directorate General of Taxes
p.12
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×4
unresolved
org
Sewa-balik Success International Marine Pte Ltd
p.18
unresolved
org
Harbour Partners Ltd.
p.18 ×2
unresolved
org
LCH Insurance Brokers Pte. Ltd.
p.18 ×2
unresolved
org
PT Willis Indonesia.
p.18 ×2
unresolved
org
PT Sahabat Artha Proteksi
p.18 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Astra Buana
p.18 ×2
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa Internasional Indonesia. Manajemen Grup
p.18
unresolved
org
Leaseback Transaction Success International Marine Pte Ltd
p.18
unresolved
org
PT Asuransi Etiqa International Indonesia. The Group’s
p.18
unresolved
—
Pihak berelasi 10
p.21
unresolved
org
PT Sejahtera Bahari Abadi
p.21
unresolved
org
PT Pertamina International
p.21 ×2
unresolved
—
Pihak ketiga 10
p.21
unresolved
person
Akta Notaris Djumini Setyoadi
p.36 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Sri Hidianingsih Adi Sugijanto
p.36 ×2
unresolved
org
PT Multi Ocean Shipyard
p.36 ×2
unresolved
person
Akta Notaris Buntario Tigris
p.36 ×6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.