Back to announcement
20240429_GOTO_Laporan Informasi dan Fakta Material_31631389_lamp1.pdf
Other Text extracted GOTOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 24
Page 1
Nomor / Number: 043/GOTO/CS/JKT/IV/2024
Perihal: Laporan Informasi kepada Otoritas Jasa Re: Report to the Financial Services Authority
Keuangan sehubungan dengan (Otoritas Jasa Keuangan) in connection with
Informasi atau Fakta Material a Material Information or Facts
Kepada Yth. / To:
1. Otoritas Jasa Keuangan / Financial Services Authority
Gedung Sumitro Djojohadikusumo Lantai 1
Jl. Lapangan Banteng Timur 2-4
Jakarta 10710
U.p. / Attn: Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon
/ Executive Chief of the Capital Market, Derivative Financial and Carbon Trading
Supervisory
2. PT Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock Exchange
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.p. / Attn: Direktur Penilaian Perusahaan / Director of Listing
Dengan hormat,
Merujuk pada Peraturan OJK No. 31 We refer to the OJK Regulation No. 31
/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan atas /POJK.04/2015 concerning Disclosure
Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Information on Material Information or Facts by
Perusahaan Publik, Direksi Perseroan the Issuer or Public Company, the Board of
(sebagaimana didefinisikan di bawah) (“POJK Directors of the Company (“POJK 31”) (as defined
31”) dan Keputusan Direksi PT Bursa Efek below) and the Decree of the Board of Directors
Indonesia No:Kep-00066/BEI/09-2022 tentang of the Indonesia Stock Exchange No: Kep-
Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang 00066/IDX/09-2022 on the Amendments to
Kewajiban Penyampaian Informasi (“Peraturan Regulation Number I-E concerning Information
BEI I-E”), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk Submission Obligations ("IDX Regulation I-E")
(“Perseroan”) dengan ini menyampaikan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“the Company”)
Keterbukaan Informasi dengan maksud untuk hereby conveys a Disclosure Information for the
memberikan penjelasan sebagai pemenuhan purpose of providing an explanation to fulfill the
ketentuan perundangan-undangan yang relevant requirements under the applicable laws
berlaku. and regulations.
Sehubungan dengan hal di atas, bersama ini In connection with the foregoing, we hereby for
kami untuk dan atas nama Perseroan and on behalf of the Company convey a
menyampaikan Keterbukaan Informasi Disclosure Information in connection with material
sehubungan dengan informasi atau fakta information or facts as follows:
material sebagai berikut:
Page 2
Nama Emiten/Name of the Issuer : PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan”) /
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Company”)
Alamat/Address : Gedung Pasaraya Blok M, 6-7/F, Jl. Iskandarsyah
II No. 2, Jakarta 12160
Bidang Usaha/Business Line : Perusahaan induk dan penyedia platform digital
yang mengintegrasikan on-demand services, e-
commerce dan produk digital, serta financial
technology services secara langsung maupun
tidak langsung melalui entitas-entitas di dalam
Perusahaan. /
Holding company and digital platform provider
integrating on-demand services, e-commerce and
digital products and financial technology services,
directly or indirectly through entities within the
Company.
Telepon/Phone : (021) 2910 1072
Faksimili/Fax : (021) 2709 7877
Email : corpsecretary@gotocompany.com
Website : www.gotocompany.com
1. Tanggal Kejadian 1. Date of the Event
Senin, 29 April 2024 Monday, April 29, 2024
2. Jenis Informasi 2. Information Type
Informasi atau Fakta Material Lainnya Other material facts or information
3. Uraian Informasi 3. Description of Information
Untuk penjelasan atas seluruh catatan kaki For further explanation on all footnotes stated
yang dimasukkan di bawah ini, mohon below, please refer to the explanation of each
mengacu pada penjelasan setiap catatan footnote covered in the Bahasa Indonesia
kaki yang termuat di Siaran Pers - Bahasa Press Release attached as Attachment 1 of
Indonesia yang terlampir pada Lampiran 1 this letter.
surat ini.
Pada tingkat pelaporan secara Grup, GoTo At the Group level, GoTo is reporting pro
melaporkan figur proforma, kecuali forma figures that assume Tokopedia and its
dinyatakan lain. Indikator proforma ini related delivery and fulfillment businesses
mengasumsikan Tokopedia dan usaha under GoTo Logistics were deconsolidated as
pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo of January 1, 2023, to facilitate like-for-like
Logistics telah didekonsolidasi dari Grup YoY comparisons of its performance for the
GoTo sejak 1 Januari 2023. Indikator- first quarter. Segment-specific figures are as
indikator per segmen adalah sesuai dengan reported.
yang dilaporkan.
Page 3
Pada hari ini, Perseroan telah menerbitkan The Company today released its unaudited
laporan keuangan konsolidasian interim and unreviewed interim consolidated financial
yang tidak diaudit dan tidak direviu pada statements as of and for the three-month
tanggal dan untuk periode tiga bulan yang period then ended March 31, 2024 through its
berakhir pada 31 Maret 2024 melalui surat letter No. 040/GOTO/CS/JKT/IV/2024 and
Perseroan No. 040/GOTO/CS/JKT/IV/2024 041/GOTO/CS/JKT/IV/2024 (“FS 1Q24”).
dan 041/GOTO/CS/JKT/IV/2024 (“LK
1Q24”).
Perseroan juga mengumumkan kinerja The Company also announced its first quarter
keuangan untuk kuartal pertama tahun 2024 of 2024 (“1Q24”) financial results, reporting
(“1Q24”), dimana Perseroan melaporkan gross revenuea,3 grew by 18% YoY to Rp4.2
pendapatan brutoa,3 tumbuh 18% trillion, while net revenuesa was Rp3.1 trillion,
dibandingkan dengan periode yang sama an increase of 63% YoY. In 1Q24, Group
pada tahun sebelumnya (YoY) mencapai GTVa,1 grew by 20% YoY to Rp116.5 trillion.
Rp4,2 triliun sedangkan pendapatan bersiha Group Adjusted EBITDAa,5 loss for 1Q24 was
mencapai Rp3,1 triliun, meningkat 63% YoY. reduced by 89% YoY to -Rp102 billion.
Pada 1Q24, GTV Grupa,1 tumbuh 20% YoY Performance was driven by user growth,
mencapai Rp116,5 triliun. EBITDA Grup BNPL in e-commerce and accelerated
yang disesuaikana,5 untuk 1Q24 mengalami integration and payments adoption associated
penurunan kerugian sebesar 89% YoY with TikTok.
menjadi -Rp102 miliar. Kinerja tersebut
ditopang oleh pertumbuhan pengguna,
bisnis buy now pay later (BNPL) di e-
commerce, serta percepatan integrasi dan
adopsi pembayaran di TikTok.
Untuk hasil segmen, Perseroan juga For the segment’s result, the Company also
melaporkan bahwa EBITDA yang reported adjusted EBITDA5 for On-demand
disesuaikan5 untuk segmen On-Demand Services was positive for the second
Services pada 1Q2024 tercatat positif consecutive quarter at Rp166 billion, or 1.2%
1
selama dua kuartal berturut-turut, di mana of On-Demand Services GTV , increasing 296
pada kuartal ini mencapai Rp166 miliar atau bps YoY. For 1Q24, gross revenues 3 for On-
1,2% dari GTV1 On-Demand Services, yang Demand Services increased by 12% YoY to
merupakan peningkatan sebesar 296 basis Rp3.3 trillion driven by value-added services
poin YoY. Pada 1Q24, pendapatan bruto3 while incentive and product marketing spend
segmen On-Demand Services tumbuh 12% for On-Demand Services decreased by 38%
YoY, mencapai Rp3,3 triliun, didorong oleh YoY, and recurring cash fixed costs declined
layanan nilai tambah (value-added services) 17% YoY. Furthermore, in 1Q24, the overall
sedangkan beban insentif dan pemasaran On-demand Services GTV1 was flat YoY at
produk untuk segmen On-Demand Services Rp13.9 trillion while GTV1 in Indonesia was
menurun 38% YoY, sementara beban kas positive YoY and in Singapore, Gojek recently
rutin tetap turun 17% YoY. Selanjutnya, launched a partnership with local taxi firm,
GTV1 On-Demand Services secara ComfortDelGro, to strengthen driver supply
keseluruhan stabil YoY sebesar Rp13,9 and boost growth. GoTo will continue to invest
triliun dimana GTV1 On-Demand Services di in On-Demand Services in line with its
Indonesia tumbuh positif YoY dan di strategy. This will include expanding its user
Singapura, baru-baru ini Gojek base with affordable products and continuous
mengumumkan kemitraan dengan product improvements, deepening its wallet
perusahaan taksi setempat, ComfortDelGro, share6 through its product mix and
yang akan mendorong ketersediaan subscriptions, and improving its value-added
pengemudi dan mendorong pertumbuhan services such as its advertising business.
Page 4
lebih lanjut. GoTo akan terus berinvestasi Furthermore, to better align its reporting with pada bisnis On-Demand Services selaras that of regional and international peers, GoTo dengan strategi. Hal ini mencakup perluasan has updated its On-Demand Services segment basis pengguna dengan produk yang business model for certain delivery terjangkau, peningkatan kualitas produk businesses from an agency model to a yang ditawarkan secara konsisten, principal model, while also including a number memperdalam wallet share6 dengan of additional fees such as tolls and tips in its penawaran produk yang beragam dan GTV1 figure. peningkatan produk langganan, serta mendorong berbagai layanan nilai tambah seperti iklan. Selanjutnya, untuk lebih menyelaraskan pelaporannya kepada pelaku industri serupa di kawasan dan internasional, GoTo telah melakukan pembaruan terhadap model bisnis On-Demand Services terhadap sejumlah kategori bisnis pengiriman tertentu dari model agen kepada model prinsipal. Selain itu, Perseroan juga menambahkan sejumlah item tambahan ke dalam nilai GTV 1 yang disajikan, di antaranya biaya tol dan tip. Segmen Financial Technology GoTo GoTo’s Financial Technology business saw mencatatkan pertumbuhan topline yang strong topline growth driven by Payments and kuat, didorong oleh bisnis pembayaran dan Consumer Lending. The Company has pinjaman konsumen. Perseroan terus stepped up its investment in the Fintech meningkatkan investasinya pada bisnis segment as it accelerates the integration of its Financial Technology dan mempercepat products with TikTok and Tokopedia. The integrasi produk-produk Financial business is on track to become Adjusted Technology dengan TikTok dan Tokopedia. EBITDA positive by the end of 2025, subject Segmen Financial Technology berada dalam to stable macroeconomic conditions. In 1Q24, jalur yang tepat untuk mencapai EBITDA Adjusted EBITDA5 loss for Financial yang disesuaikan positif pada akhir tahun Technology was reduced by 52% YoY to -Rp 2025, bergantung pada kondisi 248 billion, or -0.2% of Financial Technology makroekonomi yang stabil. Pada 1Q24, rugi GTV1. Gross revenues3 for Financial EBITDA yang disesuaikan5 untuk segmen Technology increased 57% YoY 1Q24 to Financial Technology berkurang 52% YoY Rp666 billion, driven by growth in lending and mencapai -Rp248 miliar atau -0,2% dari consumer payments. Financial Technology GTV1 segmen. Pendapatan bruto3 segmen GTV1 was Rp111.0 trillion in 1Q24, increasing Financial Technology tumbuh 57% YoY pada by 21% YoY while recurring cash fixed costs 1Q2024 mencapai Rp666 miliar. Hal ini decreased by 18% YoY. Costs are expected didorong oleh pertumbuhan pada bisnis to continue to fluctuate as the company pembayaran dan pinjaman konsumen. GTV1 continues to invest in growth. Outstanding Financial Technology secara keseluruhan loans generated from GoTo’s consumer pada kuartal ini adalah Rp111,0 triliun, lending business, consisting of its BNPL and tumbuh 21% YoY sedangkan beban kas rutin cash loan offerings, grew by 43% compared to tetap turun 18% YoY pada 1Q2024. Beban the previous quarter (QoQ) and more than ini diperkirakan akan berfluktuasi seiring threefold year-on-year to Rp 2.7 trillion, with investasi yang dilakukan Perseroan lebih similar NPL to last quarter. Integration with lanjut untuk mendorong pertumbuhan. TikTok continues to progress well, with Tingkat pemberian pinjaman dari bisnis adjustments made in January 2024 to GoTo’s pinjaman konsumen GoTo, yang mencakup BNPL product leading to increased produk buy now pay later (BNPL) dan penetration on the Tokopedia platform.
Page 5
pinjaman tunai, tumbuh 43% dibandingkan March 2024 was a particularly strong month,
dengan kuartal sebelumnya (QoQ) dan lebih where loans disbursed grew by close to 60 %
dari tiga kali lipat YoY, mencapai Rp2,7 triliun month on month. The GoPay app had been
pada 1Q2024. Pertumbuhan tersebut diiringi downloaded over 20 million times by the end
. of
dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) March 2024.7
yang sama dibandingkan kuartal
sebelumnya. Integrasi dengan TikTok terus
mengalami kemajuan yang baik, setelah
penyesuaian yang dilakukan GoTo terhadap
produk BNPL pada bulan Januari 2024
menghasilkan tingkat penetrasi lebih tinggi di
platform Tokopedia. GoTo mencatatkan
pertumbuhan yang baik pada bulan Maret
2024, dengan tingkat pemberian pinjaman
tumbuh mendekati 60% dibandingkan
dengan bulan sebelumnya. Aplikasi GoPay
telah diunduh lebih dari 20 juta kali per akhir
Maret 20247.
Untuk segmen E-commerce, pada tanggal For the E-commerce segment, on January 31,
31 Januari 2024, GoTo telah menyelesaikan 2024, GoTo closed its deal with TikTok,
kesepakatannya dengan TikTok, yang immediately turning its E-commerce segment
mengakibatkan segmen E-Commerce Grup cash flow positive. Tokopedia is classified as
GoTo langsung menghasilkan arus kas an associate company as of February 1, 2024.
positif. Tokopedia telah dicatatkan sebagai Early results have been promising with
entitas asosiasi Perseroan mulai tanggal 1 compliance requirements fulfilled and early
Februari 2024. Didorong kinerja yang kuat performance proving robust. GoTo recorded
pada periode awal, capaian entitas tersebut approximately Rp 110 billion in E-Commerce
cukup menjanjikan, bersamaan dengan Service fee revenues in February and March
pemenuhan kepatuhan terhadap regulasi. 2024, which is expected to increase as the
GoTo membukukan E-Commerce Service partnership deepens over future quarters.
fee sebesar sekitar Rp110 miliar dari periode Lastly, the combined Tokopedia entity is now
Februari-Maret 2024, yang diperkirakan in compliance with the relevant regulations,
akan terus meningkat seiring semakin having fulfilled all provisions set by the
kuatnya kemitraan ini di periode-periode ke Ministry of Trade during the transition period.
depan. Selanjutnya, entitas Tokopedia All e-commerce activities are now being
pascakombinasi kini telah mencapai carried out on Tokopedia's electronic systems,
kepatuhan penuh dengan seluruh regulasi providing users with a seamless shopping
yang terkait, setelah memenuhi seluruh experience.
kewajiban yang ditetapkan oleh Kementerian
Perdagangan Republik Indonesia sepanjang
periode transisi. Seluruh aktivitas e-
commerce kini telah berlangsung di dalam
sistem elektronik Tokopedia, sehingga
memastikan pengalaman berbelanja
pengguna yang tetap baik.
Sebagaimana dinyatakan dalam LK 1Q24, As reflected in the FS 1Q24, the Company has
Perseroan telah menandatangani Perjanjian entered into a conditional Share Purchase
Jual Beli Saham bersyarat pada tanggal 29 Agreement on April 29, 2024 to sell 100% of
April 2024 untuk menjual 100% kepemilikan Company’s ownership in PT Paket Anak
Perseroan pada PT Paket Anak Bangsa Bangsa (“PAB”) and its subsidiaries (PT Swift
Page 6
(“PAB”) dan entitas anaknya (PT Swift Shipment Solution and PT Swift Logistic Shipment Solution dan PT Swift Logistic Solution, including the fulfillment to merchant Solution, termasuk aktivitas fulfillment business) to third parties for a cash kepada pedagang) kepada beberapa pihak consideration of IDR14.7 billion. Upon the ketiga dengan imbalan tunai sebesar Rp14,7 closing of the transaction, the Company will no milyar. Setelah penyelesaian transaksi ini, longer control PAB and its subsidiaries and Perseroan tidak akan lagi memiliki these entities will be deconsolidated from the pengendalian atas PAB dan anak Group. perusahaannya, dan entitas-entitas tersebut akan berhenti dikonsolidasi oleh Grup. Selanjutnya, perubahan EBITDA yang Additionally, the change from positive disesuaikan5 positif pada kuartal sebelumnya Adjusted EBITDA5 in the prior quarter was due disebabkan oleh pelaksanaan rencana to the planned ramp-up of investments in peningkatan investasi untuk ekspansi bisnis GoTo’s rapidly expanding Fintech segment, Financial Technology GoTo dengan lebih as well as seasonal slowness in the On- cepat, serta perlambatan yang disebabkan demand Services segment in January and oleh kondisi musiman pada segmen On- February 2024. These factors were Demand Services di bulan Januari dan expected, and GoTo remains on track Februari 2024. Faktor-faktor tersebut telah to hit Adjusted EBITDA5 breakeven for dipertimbangkan sebelumnya, dan GoTo the full year 2024. The Group booked a net tetap berada dalam jalur yang tepat untuk lossa of Rp420 billion for the 1Q2024, a mencapai pedoman kinerja EBITDA Grup reduction of 85% YoY, supported by yang disesuaikan5 impas (breakeven) untuk improvements in revenue and more keseluruhan tahun buku 2024. Grup GoTo efficient operating expenses. membukukan rugi periode berjalana sebesar Rp420 miliar pada 1Q2024, yang merupakan penurunan kerugian sebesar 85% YoY. Hal tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan dan pengelolaan beban operasional yang semakin efisien. Terkait dengan Lingkungan, Sosial, dan Tata On the environmental, social and governance Kelola (ESG), GoTo berkomitmen (ESG), GoTo is committed to social menjalankan praktik terbaik tanggung jawab responsibility and best practices in its ESG lingkungan, sosial, dan tata kelola. performance. The Company’s annual Perseroan telah menerbitkan Laporan Sustainability Report outlining its initiatives Keberlanjutan tahunan yang memaparkan and progress in ESG for 2023 is now available berbagai inisiatif dan capaian terkait alongside its 2023 Corporate Annual Report. lingkungan, sosial, dan tata kelola sepanjang Both can be viewed on the Company’s tahun 2023. Laporan tersebut diterbitkan website. bersamaan dengan Laporan Tahunan 2023. Kedua laporan tersebut dapat diakses di situs web resmi Perseroan. 4. Dampak Kejadian Informasi 4. Impact of the Information Informasi tersebut tidak berdampak This information does not have a detrimental merugikan terhadap kegiatan operasional, effect on the operational activities, legal, hukum, kondisi keuangan, atau financial condition or business continuity of the kelangsungan usaha Perseroan. Company.
Page 7
5. Keterangan Lain-Lain 5. Other Information Untuk informasi lebih lanjut mengenai kinerja For more detailed information on the first keuangan dan operasional Perseroan untuk quarter of 2024’s financial and operational kuartal pertama tahun 2024 termasuk kinerja performance of the Company including the dari masing-masing segmen operasi performance of each segment, kindly refer to Perseroan, mohon merujuk pada siaran pers the press release attached as Attachment 1 of yang kami lampirkan pada Lampiran 1 surat this letter. ini. Demikian Keterbukaan Informasi kami We hereby convey this Disclosure Information, sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan and we thank you for your attention. terima kasih. Jakarta, 29 April 2024/ April 29, 2024 PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk R A Koesoemohadiani Sekretaris Perusahaan / Corporate Secretary Tembusan / Carbon Copied: 1. Direktur Penilaian Perusahaan Sektor Jasa, PT Bursa Efek Indonesia 2. Kepala Departemen Pengawas Pasar Modal 1, Otoritas Jasa Keuangan 3. Deputi Direktur Pemantauan Perusahaan Sektor Jasa, Otoritas Jasa Keuangan
Page 8
Lampiran 1/ Attachment 1
Grup GoTo Umumkan Kinerja Kuartal Pertama 2024,
Laporkan Pertumbuhan GTV Grup dan Pendapatan Solid
Ikhtisar Kinerjaa
● Nilai transaksi bruto (GTV)a,1 Grup tumbuh 20% mencapai Rp116,5 triliun, sementara GTV intia,1,2 Grup meningkat
32% YoY mencapai Rp54,6 triliun
● Pendapatan brutoa,3 kuartal pertama 2024 (1Q2024) tumbuh 18% dibandingkan dengan periode yang sama
pada tahun sebelumnya (YoY) mencapai Rp4.2 triliun
● Beban insentif dan pemasaran produka dan beban kas rutin tetapa mengalami penurunan sebesar
masing-masing 31% dan 25% YoY
● EBITDA Grup yang disesuaikana,5 pada 1Q2024 adalah -Rp102 miliar, kerugian berhasil menurun sebesar 89%
YoY–berada dalam jalur yang tepat untuk memenuhi pedoman kinerja EBITDA yang disesuaikan5 impas untuk
keseluruhan tahun buku 2024
● GTV inti1,2 Financial Technology pada 1Q2024 tumbuh 40% YoY mencapai Rp48,4 triliun, seiring dengan
tumbuhnya pemberian pinjaman sebesar 43% dibandingkan kuartal sebelumnya (QoQ) dan tumbuh lebih dari
tiga kali lipat YoY mencapai Rp2,7 triliun— segmen ini berada pada jalur yang tepat untuk mencapai
profitabilitas EBITDA yang disesuaikan5 pada akhir tahun 2025
Jakarta, 29 April 2024 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (“Perseroan” atau “Grup GoTo”, BEI: GOTO),
ekosistem digital terbesar Indonesia, pada hari ini mengumumkan kinerja keuangan dan operasional untuk
kuartal pertama tahun 2024 (1Q2024). GTVa,1 Grup pada kuartal ini tumbuh 20% mencapai Rp116,5 triliun,
sementara GTV inti Grupa,1,2, yang mengecualikan merchant payment gateway tumbuh 32% dibandingkan
dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY) mencapai Rp54,6 triliun. Pendapatan brutoa,3
tumbuh 18% YoY mencapai Rp4,2 triliun. EBITDA Grup yang disesuaikana,5 mencapai -Rp102 miliar, dengan
kerugian yang membaik sebesar 89% YoY. Catatan kinerja yang baik tersebut ditopang oleh pertumbuhan
pengguna, bisnis buy now pay later (BNPL) di e-commerce, serta percepatan integrasi dan adopsi
pembayaran di TikTok.
Patrick Walujo, Direktur Utama Grup GoTo, menjelaskan, “Pada tahun 2023, kami telah meletakkan landasan
yang kuat serta menentukan strategi pertumbuhan dengan memperluas basis pengguna, memperdalam
wallet share6 pengguna ekosistem, menurunkan beban operasional, serta memperkuat kemitraan dengan
TikTok. Pada kuartal pertama 2024, kami telah mempercepat pelaksanaan strategi tersebut serta kembali
melakukan investasi pada produk-produk andalan, yang hasilnya mulai terlihat di bulan Maret dan April 2024.
Seiring implementasi strategi tersebut, kami berharap dapat mencapai tingkat pertumbuhan yang lebih cepat
di tahun ini, dan di saat yang sama tetap berkomitmen kepada tujuan profitabilitas yang telah kami tetapkan.”
Jacky Lo, Direktur Keuangan Grup GoTo, menjelaskan, “Pada kuartal pertama 2024, GoTo mencatatkan
pertumbuhan topline kuat. Hal ini tercermin pada pertumbuhan GTVa,1,2 inti Grup sebesar 32% dibandingkan
tahun sebelumnya, serta pertumbuhan pendapatan brutoa,3 sebesar 18% dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, EBITDA yang disesuaikana,5 tetap sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, sehingga
kami berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan pedoman EBITDA yang disesuaikan5 untuk tahun
buku 2024. Kami akan tetap berinvestasi dengan hati-hati, mempertahankan pengelolaan beban usaha
secara disiplin, seiring langkah mempertahankan pertumbuhan bisnis jangka panjang.”
Beban insentif dan pemasaran produka Grup pada 1Q2024 menurun 31% YoY, sementara beban kas rutin
tetapa berkurang 25% YoY pada kuartal pertama, dan beban korporasi rutin (sebagaimana dilaporkan) turun
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
1
Page 9
30% YoY. GoTo juga terus mencatatkan kas dan posisi keuangan yang kuat. Pada 31 Maret 2024, Perseroan
memiliki Rp23,0 triliun (setara ~US$1,5 miliar) kas, setara kas, dan deposito jangka pendek. Posisi tersebut
tidak berubah sejak dekonsolidasi Tokopedia yang efektif pada 1 Februari 2024.
Pada 31 Januari 2024 lalu, GoTo menyelesaikan kesepakatannya dengan TikTok, yang di antaranya
menggabungkan Tokopedia dan bisnis e-commerce TikTok di bawah entitas PT Tokopedia. Efektif tanggal 1
Februari 2024, Tokopedia telah didekonsolidasi dari Grup GoTo.
Grup GoTo juga telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat untuk melakukan divestasi
kepemilikannya terhadap bisnis pengiriman dan pemenuhan (fulfillment) pendukung Tokopedia yang berada
di bawah GoTo Logistics. Pada saat penyelesaian transaksi tersebut, GoTo Logistics juga akan didekonsolidasi
dari Grup GoTo. Transaksi ini tidak akan berdampak kepada GoSend, layanan pengiriman
konsumen-ke-konsumen yang pada saat ini tersedia melalui aplikasi Gojek yang merupakan bagian dari
segmen bisnis On-Demand Services Grup GoTo.
Pada tingkat Grup, GoTo menyajikan informasi kinerja proforma dengan mengasumsikan Tokopedia dan bisnis
terkait pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi per tanggal 1 Januari 2023.
Hal ini dilakukan untuk dapat menyajikan perbandingan kinerja YoY yang konsisten dalam rangka pelaporan
kinerja 1Q2024. Penyajian indikator kinerja di tingkat segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
Kilas Kinerja Grup
Proformaa Aktualb
Untuk periode tiga bulan yang berakhir Untuk periode tiga bulan
31 Maret yang berakhir 31 Maret
(dalam miliar rupiah)
Perubahan
2024 2023 2024 2023
YoY
Indikator keuangan
Pendapatan bruto3 4.165 3.523 18% 5.304 5.981
Pendapatan bersih 3.078 1.886 63% 4.079 3.332
Margin kontribusi4 1.148 726 58% 1.423 636
EBITDA yang
(102) (898) 89% (139) (1.597)
disesuaikan5
Rugi periode berjalan (420) (2.826) 85% (937) (3.899)
b
Indikator-indikator aktual pendapatan bruto, pendapatan bersih, dan rugi periode berjalan untuk periode tiga bulan yang berakhir 31
Maret 2024 dan 2023 adalah berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan yang tidak diaudit dan tidak direviu pada tanggal
dan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2024 yang telah diterbitkan.
Perseroan mencatatkan pertumbuhan topline yang sehat. GTV intia,1,2 Grup pada 1Q2024 adalah sebesar
Rp54,6 triliun, tumbuh 32% YoY. GTVa,1 Grup mencapai Rp116,5 triliun, meningkat 20% YoY, sementara
pendapatan brutoa,3 mencapai Rp4,2 triliun, meningkat 18% YoY, bersamaan dengan take rate yang stabil pada
kuartal tersebut. Pendapatan bersiha pada 1Q2024 mencapai Rp3,1 triliun, meningkat 63% YoY.
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
2
Page 10
Beban insentif dan pemasaran produka menurun 31% YoY. Beban kas rutin tetapa turun 25% YoY. GoTo
senantiasa menjajaki berbagai peluang untuk membuat bisnis lebih efisien agar dapat terus menghemat
beban operasionalnya. Biaya korporasi rutin yang dilaporkan, yang dapat dialokasikan kepada masing-masing
segmen bisnis sesuai dengan atribusinya, turun 30% YoY mencapai Rp218 miliar.
Setelah mencatatkan EBITDA yang disesuaikan5 positif pada kuartal keempat 2023, pada 1Q2024 Perseroan
mencatatkan EBITDA yang disesuaikana,5 sebesar -Rp102 miliar, atau -0,09% dari GTVa,1, dengan penurunan
kerugian sebesar 89% YoY. Hal ini disebabkan oleh pelaksanaan rencana peningkatan investasi untuk
ekspansi bisnis Financial Technology GoTo, serta perlambatan yang disebabkan oleh kondisi musiman pada
segmen On-Demand Services di bulan Januari dan Februari 2024. Faktor-faktor tersebut telah
dipertimbangkan sebelumnya, dan GoTo tetap berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai pedoman
kinerja EBITDA Grup yang disesuaikan5 impas (breakeven) untuk keseluruhan tahun buku 2024.
Grup GoTo membukukan rugi periode berjalana sebesar Rp420 miliar pada 1Q2024, yang merupakan
penurunan kerugian sebesar 85% YoY. Hal tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan dan pengelolaan
beban operasional yang semakin efisien.
On-Demand Services
Aktual
Untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret
(dalam miliar rupiah) Perubahan YoY
2024 2023
Indikator operasional
GTV1 13.891 13.934c 0%
Indikator keuangan
Pendapatan bruto3 3.342 2.988 12%
Margin kontribusi4 815 524 56%
EBITDA yang 166 (246) N/A
disesuaikan5
c
Sejalan dengan standar yang berlaku di industri, GTV disajikan kembali untuk memperhitungkan sejumlah item tambahan, termasuk di
antaranya biaya tol dan tip.
Investasi Perseroan pada inovasi produk dan inisiatif pertumbuhan pengguna telah mulai membuahkan
hasil, sebagaimana ditunjukkan dari pertumbuhan pengguna yang kuat pada bulan Maret dan April 2024.
Segmen On-Demand Services diharapkan akan terus bertumbuh lebih cepat seiring GoTo
mengimplementasikan strategi untuk memperdalam wallet share,6 memperluas basis penggunanya, dan
meningkatkan berbagai layanan bernilai tambah.
● GTV1 di Indonesia tumbuh positif YoY, sementara GTV1 On-Demand Services secara keseluruhan stabil
YoY sebesar Rp13,9 triliun. Di Singapura, baru-baru ini Gojek mengumumkan kemitraan dengan
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
3
Page 11
perusahaan taksi setempat, ComfortDelGro, yang akan mendorong ketersediaan pengemudi dan
mendorong pertumbuhan lebih lanjut.
● Pendapatan bruto3 pada 1Q2024 tumbuh 12% YoY, mencapai Rp3,3 triliun, didorong oleh layanan nilai
tambah (value-added services).
● Beban insentif dan pemasaran produk untuk segmen On-Demand Services menurun 38% YoY,
sementara beban kas rutin tetap turun 17% YoY.
● EBITDA yang disesuaikan5 untuk segmen On-Demand Services pada 1Q2024 tercatat positif selama
dua kuartal berturut-turut, di mana pada kuartal ini mencapai Rp166 miliar atau 1,2% dari GTV1
On-Demand Services, yang merupakan peningkatan sebesar 296 basis poin YoY.
● GoTo akan terus berinvestasi pada bisnis On-Demand Services selaras dengan strategi. Hal ini
mencakup perluasan basis pengguna dengan produk yang terjangkau, peningkatan kualitas produk
yang ditawarkan secara konsisten, memperdalam wallet share6 dengan penawaran produk yang
beragam dan peningkatan produk langganan, serta mendorong berbagai layanan nilai tambah seperti
iklan.
● Untuk lebih menyelaraskan pelaporannya kepada pelaku industri serupa di kawasan dan
internasional, GoTo telah melakukan pembaruan terhadap model bisnis On-Demand Services
terhadap sejumlah kategori bisnis pengiriman tertentu dari model agen kepada model prinsipal.
Selain itu, Perseroan juga menambahkan sejumlah item tambahan ke dalam nilai GTV1 yang disajikan,
di antaranya biaya tol dan tip.c
Financial Technology
Aktual
Untuk periode tiga bulan yang berakhir 31 Maret
(dalam miliar rupiah) Perubahan YoY
2024 2023
Indikator operasional
GTV1 110.962 91.521 21%
Indikator keuangan
Pendapatan bruto3 666 424 57%
Margin kontribusi4 191 19 905%
EBITDA yang (248) (516) 52%
disesuaikan5
Segmen Financial Technology GoTo mencatatkan pertumbuhan topline yang kuat, didorong oleh bisnis
pembayaran dan pinjaman konsumen. Perseroan terus meningkatkan investasinya pada bisnis Financial
Technology dan mempercepat integrasi produk-produk Financial Technology dengan TikTok dan
Tokopedia. Segmen Financial Technology berada dalam jalur yang tepat untuk mencapai EBITDA yang
disesuaikan4 positif pada akhir tahun 2025, bergantung pada kondisi makroekonomi yang stabil.
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
4
Page 12
● GTV inti1,2 Financial Technology pada 1Q2024 adalah sebesar Rp48,4 triliun, tumbuh 40% YoY.
Sementara itu, GTV1 Financial Technology secara keseluruhan pada kuartal ini adalah Rp111,0 triliun,
tumbuh 21% YoY.
● Pendapatan bruto3 segmen Financial Technology tumbuh 57% YoY pada 1Q2024 mencapai Rp666
miliar. Hal ini didorong oleh pertumbuhan pada bisnis pembayaran dan pinjaman konsumen.
● Beban kas rutin tetap turun 18% YoY pada 1Q2024. Beban ini diperkirakan akan berfluktuasi seiring
investasi yang dilakukan Perseroan lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan.
● Rugi EBITDA yang disesuaikan5 untuk segmen Financial Technology berkurang 52% YoY mencapai
-Rp248 miliar atau -0,2% dari GTV1 segmen.
● Tingkat pemberian pinjaman dari bisnis pinjaman konsumen GoTo, yang mencakup produk buy now
pay later (BNPL) dan pinjaman tunai, tumbuh 43% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (QoQ)
dan lebih dari tiga kali lipat YoY, mencapai Rp2,7 triliun pada 1Q2024. Pertumbuhan tersebut diiringi
dengan tingkat kredit bermasalah (NPL) yang samal dibandingkan kuartal sebelumnya.
● Bank Jago menyalurkan sekitar 75% pinjaman yang dibukukan oleh GoTo pada 1Q2024, meningkat
dari 70% pada kuartal sebelumnya. Kedua perusahaan akan terus berkolaborasi untuk meningkatkan
skala penghimpunan pinjaman (loan origination) sepanjang tahun 2024.
● Integrasi dengan TikTok terus mengalami kemajuan yang baik, setelah penyesuaian yang dilakukan
GoTo terhadap produk BNPL pada bulan Januari 2024 menghasilkan tingkat penetrasi lebih tinggi di
platform Tokopedia. GoTo mencatatkan pertumbuhan yang baik pada bulan Maret 2024, dengan
tingkat pemberian pinjaman tumbuh mendekati 60% dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
● GoTo juga bermitra dengan TikTok untuk memudahkan pengguna menghubungkan akun GoPay
mereka dengan Shop | Tokopedia, yang telah selesai pada pertengahan Maret 2024. Kedua pihak
juga tengah bersama-sama mengembangkan produk BNPL dengan tujuan meluncurkan produk
tersebut di Shop | Tokopedia dalam beberapa bulan ke depan.
● Aplikasi GoPay telah diunduh lebih dari 20 juta kali per akhir Maret 2024.7
E-Commerce
Pada tanggal 31 Januari 2024, GoTo telah menyelesaikan kesepakatannya dengan TikTok, yang
mengakibatkan segmen E-Commerce Grup GoTo langsung menghasilkan arus kas positif. Tokopedia telah
dicatatkan sebagai entitas asosiasi Perseroan mulai tanggal 1 Februari 2024. Didorong kinerja yang kuat
pada periode awal, capaian entitas tersebut cukup menjanjikan, bersamaan dengan pemenuhan
kepatuhan terhadap regulasi.
● GoTo membukukan e-commerce service fee sebesar sekitar Rp110 miliar dari periode Februari-Maret
2024, yang diperkirakan akan terus meningkat seiring semakin kuatnya kemitraan ini di
periode-periode ke depan.
● Entitas Tokopedia pascakombinasi kini telah mencapai kepatuhan penuh dengan seluruh regulasi
yang terkait, setelah memenuhi seluruh kewajiban yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan
Republik Indonesia sepanjang periode transisi. Seluruh aktivitas e-commerce kini telah berlangsung
di dalam sistem elektronik PT Tokopedia, sehingga memastikan pengalaman berbelanja pengguna
yang tetap baik.
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (ESG)
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
5
Page 13
GoTo berkomitmen menjalankan praktik terbaik tanggung jawab lingkungan, sosial, dan tata kelola. Perseroan
telah menerbitkan Laporan Keberlanjutan tahunan yang memaparkan berbagai inisiatif dan capaian terkait
lingkungan, sosial, dan tata kelola sepanjang tahun 2023. Laporan tersebut diterbitkan bersamaan dengan
Laporan Tahunan 2023. Kedua laporan tersebut dapat diakses di situs web resmi Perseroan.
Sejumlah upaya yang telah dilakukan Perseroan selama 1Q2024 meliputi:
● Meningkatkan jumlah armada kendaraan listrik roda duanya (2W EV) sebesar 25% QoQ.
● Perseroan telah mengawali upaya untuk menetapkan berbagai target terukur dalam rangka
mengukur kemajuan untuk mengatasi perbedaan upah berbasis gender (gender pay gap). Langkah
ini merupakan tindak lanjut dari audit gender pay gap yang pertama kali dilakukan Perseroan pada
tahun lalu.
Pedoman Kinerja 2024
GoTo berharap dapat meningkatkan pertumbuhan pada basis demografi pengguna yang lebih luas pada
segmen inti bisnisnya secara efisien di seluruh pasar Indonesia yang luas dengan memanfaatkan
ekosistemnya yang unik yang menjangkau seluruh tingkat belanja dari konsumen. Sehubungan dengan
rencana dan investasi yang akan dilakukan Perseroan dalam mendukung pertumbuhannya, khususnya pada
bisnis Financial Technology yang bertumbuh dengan cepat, Perseroan menetapkan pedoman kinerja EBITDA
Grup yang disesuaikan5 impas (breakeven) untuk keseluruhan tahun buku 2024.
Pedoman di atas didasarkan pada kondisi pasar saat ini dan mencerminkan perkiraan awal Perseroan, yang
semua tergantung pada ketidakpastian dan risiko. Hal ini termasuk peningkatan kompetisi pasar, yang
diperkirakan akan berlanjut di kuartal mendatang, inflasi, serta faktor lainnya.
- SELESAI -
Tentang Grup GoTo
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) adalah ekosistem digital terbesar di Indonesia. Misi GoTo adalah untuk “mendorong kemajuan”
melalui infrastruktur teknologi dan solusi bagi semua orang untuk mengakses dan dapat berkembang di sektor ekonomi digital.
Ekosistem GoTo menyediakan berbagai layanan termasuk mobilitas, pesan antar makanan, dan logistik, serta pembayaran, layanan
keuangan, hingga solusi teknologi untuk pedagang. Ekosistem GoTo juga menghadirkan layanan e-commerce melalui Tokopedia dan
serta layanan perbankan melalui kemitraan dengan Bank Jago.
Informasi Berwawasan ke Depan (Forward-Looking Information)
Dokumen ini dapat memuat informasi atau pernyataan yang berwawasan ke depan termasuk namun tidak terbatas pada diskusi atas
strategi, rencana ke depan dan kinerja keuangan indikatif di masa mendatang (selanjutnya secara bersama-sama disebut
"forward-looking information"). Seluruh informasi dalam dokumen ini yang secara jelas bukan termasuk informasi historis atau yang harus
bergantung pada kejadian di masa depan atau selanjutnya adalah forward-looking information yang dipersiapkan sampai dengan tanggal
dokumen ini didasarkan pada opini dan estimasi manajemen serta informasi yang tersedia untuk manajemen sampai dengan tanggal
dokumen ini. Dalam kasus tertentu, forward-looking information dapat dikenali dengan penggunaan istilah berwawasan ke depan seperti
"diharapkan", "mungkin", "dapat", "akan", "harus", "bertekad", "mengantisipasi", "berpotensi", "mengajukan", "memperkirakan", dan kata-kata,
ekspresi, atau frasa serupa, termasuk juga variasi-variasinya dalam bentuk negatif atau tata bahasa tertentu, atau pernyataan bahwa
kejadian tertentu "dapat" atau "akan" terjadi, atau pada saat mendiskusikan strategi.
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
6
Page 14
Forward-looking information didasarkan pada sejumlah ekspektasi internal, estimasi, proyeksi, dan asumsi pada saat ini, serta keyakinan
bahwa, sesuai pandangan wajar manajemen, secara inheren bergantung pada ketidakpastian dan kontinjensi bisnis, ekonomi, kompetitif,
atau lainnya. Forward-looking information bukan merupakan jaminan kinerja di masa yang akan datang dan melibatkan risiko yang sudah
dan belum diketahui, ketidakpastian, serta faktor-faktor lain (termasuk risiko dan ketidakpastian yang terdapat dalam laporan keuangan
konsolidasian Perseroan dan Pembahasan dan Analisis Manajemen yang tersedia melalui situs web Perseroan), yang mungkin
mengakibatkan hasil, kinerja, atau pencapaian aktual menjadi berbeda secara material dari hasil, kinerja, atau pencapaian masa depan
yang dipaparkan atau tersirat oleh forward-looking information tersebut. Segala estimasi, strategi investasi, atau pandangan yang
dicantumkan di dalam dokumen ini adalah berdasarkan kondisi pasar pada saat ini, dan/atau informasi yang disediakan oleh pihak ketiga
yang tidak terafiliasi, dan dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Sepanjang informasi tertentu dalam
dokumen ini diperoleh dari sumber pihak ketiga, Perseroan belum melakukan verifikasi informasi tersebut secara independen, dan
terdapat risiko bahwa asumsi yang dibuat dan simpulan yang diambil oleh Perseroan berdasarkan informasi tersebut tidak akurat. Kecuali
diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan, Perseroan menyangkal adanya tanggung jawab apa pun untuk memperbarui informasi
atau melakukan revisi terhadap forward-looking information apa pun, baik sebagai akibat dari adanya informasi atau kejadian baru, atau
lainnya. Pembaca diminta untuk berhati-hati dengan tidak bergantung semata-mata pada forward-looking information tersebut dan tidak
boleh dipandang sebagai dasar untuk membuat keputusan investasi apa pun dengan sendirinya
Pengukuran Keuangan Non-PSAK
Grup GoTo menggunakan pengukuran keuangan non-PSAK berikut termasuk pendapatan bruto, margin kontribusi dan EBITDA yang
disesuaikan, untuk memahami dan mengevaluasi kinerja operasional utama Grup GoTo. Namun, definisi pengukuran keuangan non-PSAK
Grup GoTo mungkin berbeda dari yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan lain, dan karena itu, mungkin tidak dapat saling
dibandingkan. Selanjutnya, pengukuran keuangan non-PSAK ini memiliki keterbatasan tertentu karena tidak memasukkan dampak dari
biaya-biaya tertentu yang tercermin dalam laporan keuangan konsolidasian Grup GoTo yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan
usahanya. Dengan demikian, pengukuran keuangan non-PSAK ini harus dipertimbangkan sebagai informasi tambahan, bukan sebagai
pengganti, atau terpisah dari, pengukuran yang disusun sesuai dengan PSAK.
Pengukuran non-PSAK ini tidak ditujukan untuk menggantikan penyajian hasil keuangan Grup GoTo yang sesuai dengan PSAK. Grup GoTo
meyakini bahwa penyajian EBITDA yang disesuaikan memberikan informasi tambahan kepada para investor untuk memudahkan
perbandingan kinerja masa lalu dan kini, di luar item-item yang Grup GoTo yakini tidak menjadi indikasi dari kegiatan operasional yang
sedang berlangsung dikarenakan besaran dan/atau sifat dari item-item tersebut. Margin kontribusi dan EBITDA yang disesuaikan yang
disajikan berikut ini belum tentu dapat dibandingkan dengan pengukuran dengan istilah serupa yang disajikan oleh
perusahaan-perusahaan lain, yang mungkin menggunakan dan menentukan pengukuran ini secara berbeda. Dikarenakan alasan
tersebut, sebaiknya tidak membandingkan pengukuran non-PSAK Grup GoTo dengan pengukuran yang disajikan oleh
perusahaan-perusahaan lain.
Informasi Keuangan Konsolidasian yang tidak diaudit dan tidak direviu dan Informasi Keuangan Pro forma
Grup GoTo menyajikan beberapa informasi keuangan proforma laporan laba rugi seolah Tokopedia dan usaha pengiriman
dan fulfillment dibawah GoTo Logistics yang terkait dengannya telah didekonsolidasi sejak 1 Januari 2023. Proforma
informasi keuangan tersebut telah disusun berdasarkan informasi keuangan historis Perseroan. Informasi keuangan
proforma ini tidak dapat diartikan sebagai kinerja keuangan atau hasil operasional Grup GoTo yang lengkap jika transaksi
telah diselesaikan pada dan untuk periode yang disajikan. Selain itu, informasi proforma tersebut disajikan hanya dengan
tujuan untuk memberikan ilustrasi dan informasi serta tidak dapat menjadi indikasi atas hasil operasional atau kondisi
keuangan Grup GoTo di masa mendatang sebagai perusahaan terbuka.
Informasi keuangan proforma ini telah disusun dan menjadi tanggung jawab dari manajemen. Informasi proforma ini tidak
diaudit, direviu, diperiksa, atau diterapkan prosedur apa pun oleh akuntan publik independen. Dengan demikian, tidak
terdapat opini atau bentuk keyakinan lainnya sehubungan dengan dan seluruh informasi keuangan proforma yang
disajikan dalam dokumen ini.
Informasi keuangan proforma yang termasuk dalam dokumen ini (i) disajikan berdasarkan informasi yang tersedia saat ini
dan perkiraan serta asumsi yang diyakini oleh manajemen Grup GoTo dianggap wajar pada tanggal diterbitkannya
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
7
Page 15
dokumen ini; (ii) diperuntukkan hanya dengan tujuan untuk penyajian informasi; dan (iii) tidak mencerminkan semua
keputusan yang diberlakukan oleh Grup GoTo setelah dekonsolidasi.
Walaupun informasi keuangan proforma sangat berguna dalam menampilkan karakteristik keuangan entitas-entitas secara
konsolidasian, hal ini tidak dimaksudkan untuk mengilustrasikan bagaimana kinerja aktual Grup GoTo apabila
dekonsolidasi Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment dibawah GoTo Logistics telah benar-benar terjadi pada
tanggal 1 Januari 2023 atau untuk memproyeksikan hasil operasional atau posisi keuangan untuk setiap tanggal atau
periode di masa mendatang.
Selain itu, Grup GoTo juga menyajikan hasil untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2024 dalam dokumen ini.
Informasi ini diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan pada tanggal 31 Maret 2024 dan untuk periode tiga
bulan berakhir pada 31 Maret 2024 dan 2023 yang tidak direviu dan tidak diaudit. Laporan keuangan konsolidasian pada
tanggal 31 Maret 2024 dan untuk periode tiga bulan berakhir pada 31 Maret 2024 dan 2023 telah disusun dan menjadi
tanggung jawab dari manajemen. Informasi keuangan ini tidak diaudit, tidak direviu, tidak diperiksa atau diaplikasikan oleh
prosedur apapun oleh akuntan publik independen. Dikarenakan hal ini, tidak ada opini atau bentuk asurans apapun yang
diekspresikan terkait dengan informasi keuangan interim ini dan semua informasi untuk periode tiga bulan yang berakhir
pada 31 Maret 2024 dan 2023 disajikan dalam dokumen ini.
Catatan untuk Redaksi
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
1
Nilai transaksi bruto (GTV) adalah sebuah representasi pengukuran operasional yang mencakup:
a. jumlah nilai waktu transaksi dari segmen On-Demand Services serta berbagai item tambahan, termasuk di antaranya biaya tol
dan tip,
b. jumlah nilai produk dan layanan yang tercatat dari platform e-commerce kami, di luar Tokopedia,
c. jumlah nilai total volume pembayaran, atau TPV, yang diproses melalui platform financial technology kami, dan
d. di luar jumlah transaksi antarperusahaan di antara entitas di dalam perusahaan yang telah dieliminasi saat konsolidasi.
2
Nilai transaksi bruto inti (GTV inti) adalah GTV dengan mengecualikan GTV dari gerbang pembayaran mitra pedagang (merchant
payment gateway).
3
Pendapatan bruto merupakan nilai dalam rupiah yang dapat diatribusikan kepada Grup GoTo dari setiap transaksi, tanpa ada
penyesuaian untuk insentif yang dibayarkan kepada mitra pengemudi dan pedagang atau promosi kepada pengguna akhir, sepanjang
periode pengukuran. Untuk rekonsiliasi dari pendapatan bersih ke pendapatan bruto, silakan merujuk pada bagian “Pengukuran Kinerja
Keuangan Non-PSAK”
4
Margin kontribusi, yang merupakan ukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan pendapatan bersih dikurangi dengan seluruh jumlah
beban pokok pendapatan, sebagian dari beban penjualan dan pemasaran yang berkaitan dengan kelebihan promosi dan pemasaran
produk serta lain-lain yang sebagian besar terdiri pajak penghasilan terkait penjualan dan pemasaran dan beban tidak signifikan lainnya.
5
Grup GoTo menghitung EBITDA yang disesuaikan, yang merupakan pengukuran keuangan non-PSAK, dimulai dengan rugi sebelum
pajak penghasilan, disesuaikan dengan (i) biaya penyusutan dan amortisasi; (ii) pendapatan keuangan; (iii) biaya bunga; (iv) kerugian
penurunan nilai aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual; (v) (pembalikan)/kerugian atas penurunan nilai investasi pada
entitas asosiasi dan ventura bersama; (vi) kerugian atas penurunan nilai goodwill; (vii) penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan; (viii)
kerugian penurunan nilai aset tak berwujud dan aset tetap; (ix) biaya kompensasi berbasis saham; (x) (keuntungan)/kerugian selisih kurs
belum terealisasi dari pengukuran kembali kas; (xi) bagian kerugian bersih entitas asosiasi dan ventura bersama; (xii)
(keuntungan)/kerugian pelepasan investasi dan dilusi investasi, bersih; (xiii) pendapatan dividen; dan (xiv) item-item yang non-recurring.
6
Wallet share: Bagian dari daya beli konsumen yang digunakan untuk bertransaksi di dalam ekosistem GoTo.
7
Sumber: Dasbor Google Play dan Data Konsol iOS.
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
8
Page 16
Kontak
Media
Grup GoTo: corporate.affairs@gotocompany.com
Investor dan Analis
Grup GoTo: ir@gotocompany.com
Piacente Financial Communications: goto@thepiacentegroup.com
______________________________
a
Seluruh indikator kinerja terkait Grup merupakan indikator proforma, kecuali dinyatakan lain. Indikator proforma mengasumsikan
Tokopedia dan usaha pengiriman dan fulfillment di bawah GoTo Logistics telah didekonsolidasi dari Grup GoTo sejak 1 Januari 2023.
Indikator-indikator per segmen adalah sesuai dengan yang dilaporkan.
9
Page 17
GoTo Group Reports Strong Group GTV and Revenue Growth as Company
Announces 2024 First Quarter Results
Key Highlights1
● Group GTV3 increased 20% YoY to Rp116.5 trillion, while Group core GTV3,7 increased by 32% YoY to
Rp54.6 trillion
● 1Q24 gross revenues2 improved by 18% YoY to Rp4.2 trillion
● Incentives and product marketing spend and recurring cash fixed costs decreased by 31% and 25%
YoY, respectively
● 1Q24 Group Adjusted EBITDA4 loss was -Rp102 billion, reduced by 89% YoY — on track to meet
full-year Adjusted EBITDA4 break even target
● Financial Technology core GTV3,7 increased 40% YoY to Rp48.4 trillion, as outstanding loans grew
43% QoQ and more than 3x year-on-year to Rp2.7 trillion - fintech business is on track to be Adjusted
EBITDA profitable by the end of 2025
Jakarta, Indonesia, April 29, 2024 – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (IDX: GOTO, “GoTo Group'' or the
“Company”), the largest digital ecosystem in Indonesia, today announced its 2024 first quarter financial
results. Group GTV increased 20% YoY to Rp116.5 trillion, while Group core GTV1,3,7, which excludes merchant
payment gateway, grew by 32% YoY to Rp54.6 trillion, while gross revenues1,2 grew by 18% YoY to Rp4.2
trillion. Group Adjusted EBITDA1,4 loss was reduced by 89% YoY to -Rp102 billion. Performance was driven by
user growth, BNPL in e-commerce and accelerated integration and payments adoption associated with
TikTok.
Patrick Walujo, GoTo Group CEO, said: “Last year, we built a solid foundation and began implementing a
growth strategy centered on expanding our user base, increasing customer wallet share, reducing operating
costs, and strengthening our partnership with TikTok. In the first quarter, we accelerated this strategy as we
reinvested in our products, yielding promising results in March as well as April. We expect even faster growth
for the rest of the year, while also remaining committed to our profitability goals."
Jacky Lo, GoTo Group CFO, said: “In the first quarter, we continued to see strong top-line growth. Group core
GTV1,3,7 increased by 32% year-on-year, while gross revenues1,2 also saw a significant uplift of 18%
year-on-year. At the same time, adjusted EBITDA1,4 remained in line with our plan, putting us on track to meet
our target to maintain adjusted EBITDA profitability for the full year of 2024. We will continue to invest
prudently, while maintaining cost discipline as we aim to ensure that our growth can be sustained over the
long term.”
1Q24 Group incentive and product marketing spend1 decreased by 31% YoY, recurring cash fixed costs1
decreased by 25% YoY and reported recurring cash corporate costs declined by 30% YoY. GoTo maintains a
solid cash position and balance sheet. As of March 31, 2024, the Company had Rp23.0 trillion or US$1.5 billion
in cash, cash equivalents, and short-term time deposits. This balance has not changed since the
deconsolidation of Tokopedia on February 1, 2024 as previously stated.
On January 31, 2024, GoTo closed its previously announced deal with TikTok, combining Tokopedia and
TikTok’s e-commerce businesses under the PT Tokopedia entity. The Group has deconsolidated Tokopedia
effective February 1, 2024.
In addition, the Group has entered into a conditional sale and purchase agreement to divest ownership of the
delivery and fulfillment businesses under GoTo Logistics that support Tokopedia. Upon closing of these
transactions, GoTo Logistics will also be deconsolidated from the Group. This does not impact GoSend, the
1
Page 18
consumer to consumer delivery service that forms part of the Company’s On-demand Services segment and
is available on the Gojek app.
At the Group level, GoTo is reporting pro forma figures that assume Tokopedia and and its related delivery
and fulfillment businesses under GoTo Logistics were deconsolidated as of January 1, 2023, to facilitate
like-for-like YoY comparisons of its performance for the first quarter. Segment-specific figures are as reported.
Group Highlights
Actual*
Pro Forma1
For the three-month period
For the three-month period ended
ended
(in billions of Rupiah) 31 March
31 March
2024 2023 YoY change 2024 2023
Financial metrics
Gross revenues2 4,165 3,523 18% 5,304 5,981
Net revenues 3,078 1,886 63% 4,079 3,332
Contribution margin5 1,148 726 58% 1,423 636
Adjusted EBITDA4 (102) (898) 89% (139) (1,597)
Loss for the period (420) (2,826) 85% (937) (3,899)
* Actual gross revenue, net revenue, and loss for the three-month periods ended 31 March 2024 and 2023 are based on the published
Unaudited and Unreviewed Consolidated Financial Statements as of and for the three months ended March 31, 2024.
Top-line growth remains healthy as Group core GTV1,3,7 reached Rp54.6 trillion, an increase of 32% YoY. Group
GTV1,3 reached Rp116.5 trillion, an increase of 20% YoY, while gross revenues1,2 reached Rp4.2 trillion, an
increase of 18% YoY, on a stable first-quarter take rate. Net revenues1 for 1Q24 was Rp3.1 trillion, an increase of
63% YoY.
Incentives and product marketing spend1 decreased by 31% YoY, while recurring cash fixed costs1 declined by
25% YoY. GoTo continues to explore opportunities to drive efficiencies for further cost savings over future
quarters. Reported recurring cash corporate costs, which are allocated to each of our business segments
where they can be directly attributed, declined by 30% YoY to Rp218 billion.
Group Adjusted EBITDA1,4 was -Rp102 billion or -0.09% of GTV, an 89% YoY reduction in losses. The change
from positive Adjusted EBITDA1,4 in the prior quarter was due to the planned ramp-up of investments in GoTo’s
rapidly expanding Fintech segment, as well as seasonal slowness in the On-demand Services segment in
January and February. These factors were expected, and GoTo remains on track to hit Adjusted EBITDA1,4
breakeven for the full year.
The Group booked a net loss1 of Rp420 billion for the first quarter, a reduction of 85% YoY, supported by
improvements in revenue and fixed costs efficiencies.
2
Page 19
On-Demand Services
Three-month period ended 31 March
(in billions of Rupiah) YoY change
2024 2023
Operating metrics
GTV3 13,891 13,934* 0%
Financial metrics
Gross revenues2 3,342 2,988 12%
Contribution margin5 815 524 56%
Adjusted EBITDA4 166 (246) N/A
* In line with industry standards, GTV has been restated to include any additional fees such as tolls and tips.
The Company’s investment in product innovation and growth initiatives have started showing results, with
strong user growth in March, continuing into April. Growth in On-demand Services is expected to
accelerate further as the Company implements its strategy to deepen wallet share, expand its user base
and grow its value-added services.
● GTV3 growth in Indonesia was positive YoY, while On-demand Services GTV3 as a whole was flat YoY
at Rp13.9 trillion. In Singapore, Gojek recently launched a partnership with local taxi firm
ComfortDelGro, to strengthen driver supply and boost growth.
● Gross revenues2 increased by 12% YoY to Rp3.3 trillion driven by value-added services.
● Incentive and product marketing spend for On-demand Services decreased by 38% YoY, and
recurring cash fixed costs declined 17% YoY.
● Adjusted EBITDA4 for On-demand Services was positive for the second consecutive quarter at Rp166
billion, or 1.2% of On-demand Services GTV, increasing 296 bps YoY.
● GoTo will continue to invest in On-demand Services in line with its strategy. This will include
expanding its user base through affordable products and continuous product improvements,
deepening its wallet share through its product mix and subscriptions, and improving value-added
services, such as its advertising business.
● To better align its reporting with that of regional and international peers, GoTo has updated its
On-demand Services segment business model for certain delivery businesses from an agency model
to a principal model, while also including a number of additional fees such as tolls and tips in its GTV3
figure.
3
Page 20
Financial Technology
Three-month period ended 31 March
(in billions of Rupiah) YoY change
2024 2023
Operating metrics
GTV3 110,962 91,521 21%
Financial metrics
Gross revenues2 666 424 57%
Contribution margin5 191 19 905%
Adjusted EBITDA4 (248) (516) 52%
GoTo’s Financial Technology business saw strong topline growth driven by Payments and Consumer
Lending. The Company has stepped up its investment in the Fintech segment as it accelerates the
integration of its products with TikTok and Tokopedia. The business is on track to become Adjusted
EBITDA positive by the end of 2025, subject to stable macroeconomic conditions.
● Financial Technology core GTV3,7 was Rp48.4 trillion, increasing by 40% YoY, while GTV3 was Rp111.0
trillion in 1Q24, increasing by 21% YoY.
● Gross revenues2 for Financial Technology increased 57% YoY to Rp666 billion, driven by growth in
lending and consumer payments.
● Recurring cash fixed costs decreased by 18% YoY. Costs are expected to continue to fluctuate as the
Company continues to invest in growth.
● Adjusted EBITDA4 loss for Financial Technology was reduced by 52% YoY to -Rp248 billion, or -0.2%
of Financial Technology GTV3.
● Outstanding loans generated from GoTo’s consumer lending business, consisting of its BNPL and
cash loan offerings, grew by 43% QoQ and more than threefold year-on-year to Rp2.7 trillion, with
similar NPL to last quarter.
● Bank Jago channelled around 75% of GoTo’s loan book in the first quarter, up from 70% in the prior
quarter. The companies will continue to collaborate to scale GoTo’s loan origination throughout 2024.
● Integration with TikTok continues to progress well, with adjustments made in January to GoTo’s BNPL
product leading to increased penetration on the Tokopedia platform. March was a particularly strong
month, where loans disbursed grew by close to 60% month on month.
● GoTo has worked with TikTok to make it easier for users to link their GoPay account with Shop |
Tokopedia (completed in mid-March), and is jointly developing a BNPL product with TikTok with the
aim of launching it on Shop | Tokopedia within a few months.
● The GoPay app had been downloaded over 20 million times by the end of March6.
E-Commerce
On January 31, 2024 GoTo closed its deal with TikTok, immediately turning its E-commerce segment cash
flow positive. Tokopedia is classified as an associate company as of February 1, 2024. Early results have
been promising with compliance requirements fulfilled and early performance proving robust.
● GoTo recorded approximately Rp110 billion in E-Commerce Service fee revenues in February and
March, which is expected to increase as the partnership deepens over future quarters.
4
Page 21
● The combined Tokopedia entity is now in full compliance with the relevant regulations, having fulfilled
all provisions set by the Ministry of Trade during the transition period. All e-commerce activities are
now being carried out on Tokopedia's electronic systems, providing users with a seamless shopping
experience.
Environmental, Social and Governance (ESG)
GoTo is committed to social responsibility and best practices in its ESG performance. The Company’s annual
Sustainability Report outlining its initiatives and progress in ESG for 2023 is now available alongside its 2023
Corporate Annual Report. Both can be viewed on the Company’s website.
Outcomes from the Company’s efforts in 1Q24 include:
● Increasing the size of its two-wheel (2W) electric vehicle fleet by 25% on a QoQ basis.
● Commencing work to establish measurable goals to track progress in addressing the gender pay gap.
This follows the completion of the Company’s first gender pay gap audit last year.
2024 Company Outlook
GoTo expects to capture additional growth in broad user demographics in its core On-demand Services and
Financial Technology segments more cost-effectively across the expansive Indonesian market, by leveraging
its unique ecosystem that spans the full range of consumer spending. Under this plan and investments in the
Company’s ongoing growth, particularly in its fast-growing FinTech business, the Company currently expects
full-year 2024 Group Adjusted EBITDA4 to breakeven.
The above outlook is based on current market conditions and reflects the Company’s preliminary estimates,
which are all subject to various uncertainties and risks. These include increasing market competition, which is
expected to continue over future quarters, as well as cost inflation and other variables.
- END -
About GoTo Group
GoTo is the largest digital ecosystem in Indonesia. GoTo's mission is to ‘empower progress' by offering
technology infrastructure and solutions that help everyone to access and thrive in the digital economy. The
GoTo ecosystem provides a wide range of services including mobility, food delivery, groceries and logistics,
as well as payments, financial services, and technology solutions for merchants. The ecosystem also
provides e-commerce services through Tokopedia and banking services through its partnership with Bank
Jago.
Forward-Looking Statements
This document may contain forward-looking information or forward-looking statements including, but not
limited to discussions of strategy, future plans and indicative financial performance (collectively,
“forward-looking information”). All information contained in this document that is not clearly historical in nature
or that necessarily depends on future or subsequent events is forward-looking information prepared as of the
date of this document is based upon the opinions and estimates of management as well as the information
available to management as of the date of this document. In some cases, forward-looking information can be
identified by the use of forward-looking terminology such as "expect," "likely," "may," "will," "should," "intend,"
"anticipate," "potential," "proposed," "estimate" and other similar words, expressions and phrases, including
5
Page 22
negative and grammatical variations thereof, or statements that certain events or conditions "may” or "will"
happen, or by discussion of strategy.
Forward-looking information is based upon a number of current internal expectations, estimates, projections,
assumptions and beliefs that, while considered reasonable by management, are inherently subject to
significant business, economic, competitive and other uncertainties and contingencies. Forward-looking
information is not a guarantee of future performance and involves known and unknown risks, uncertainties
and other factors (including the risks and uncertainties in the Company’s consolidated financial statements
and Management’s Discussion & Analysis available on the Company’s website), that may cause actual results,
performance or achievements to be materially different from the future results, performance or achievements
expressed or implied by such forward-looking information. Any estimates, investment strategies or views
expressed in this document are based upon current market conditions, and/or data and information provided
by unaffiliated third parties, and are subject to change without notice. To the extent any information in this
document was obtained from third-party sources, the Company has not independently verified that
information, and there is a risk that the assumptions made and conclusions drawn by the Company based on
such information are not accurate. Except as required by law, the Company disclaims any obligation to
update or revise any forward-looking information, whether as a result of new information, events or
otherwise.
Readers are cautioned not to put undue reliance on this forward-looking information and should not be
viewed, in and of itself, as any basis for making any investment decision.
Non-IFAS Financial Measures
GoTo Group uses non-Indonesian Financial Accounting Standards (IFAS) financial measures including gross
revenues, contribution margin and adjusted EBITDA, to understand and evaluate GoTo Group’s core
operating performance. However, the definitions of GoTo Group’s non-IFAS financial measures may be
different from those used by other companies, and therefore, may not be comparable. Furthermore, these
non-IFAS financial measures have certain limitations in that they do not include the impact of certain
expenses that are reflected in GoTo Group’s consolidated financial statements that are necessary to run GoTo
Group’s business. Thus, these non-IFAS financial measures should be considered in addition to, not as
substitutes for, or in isolation from, measures prepared in accordance with IFAS.
Non-IFAS measurements are not intended to replace the presentation of GoTo Group’s financial results in
accordance with IFAS. GoTo Group believes that the presentation of Adjusted EBITDA provides additional
information to investors to facilitate the comparison of past and present results, excluding those items that
GoTo Group does not believe are indicative of GoTo Group’s ongoing operations due to their size and/ or
nature. In addition, GoTo Group also presents the Contribution Margin, which may provide additional
information to investors in relation to the results excluding non-variable expenses and other
income/expenses. Contribution margin and adjusted EBITDA presented herein may not be comparable to
similarly entitled measures presented by other companies, who may use and define these measures
differently. Accordingly, you should not compare GoTo Group’s non-IFAS measures to those presented by
other companies.
Unaudited and Unreviewed Consolidated Financial Information and Pro forma Financial Information
GoTo Group furnished certain pro forma consolidated financial information as if Tokopedia and its related
delivery and fulfillment businesses under GoTo Logistics had been deconsolidated since January 1, 2023. The
pro forma financial information has been prepared based on the Company’s historical financial information.
The pro forma financial information is not intended to be a complete presentation of GoTo Group’s financial
performance or results of operations had the transactions been concluded as of and for the periods
indicated. In addition, the pro forma information is provided for illustrative and informational purposes only
6
Page 23
and is not necessarily indicative of the GoTo Group’s future results of operations or financial condition as an
independent, publicly traded company.
The pro forma financial information included in this document has been prepared by and is the responsibility
of management. This pro forma financial information has not been audited, reviewed, examined, or had any
procedures applied to it by an independent certified public accountant. Accordingly, there are no opinions or
any other form of assurance expressed with respect to any and all pro forma financial information presented
in this document.
The pro forma financial information included in this document (i) is presented based on currently available
information and estimates and assumptions that GoTo Group’s management believes are reasonable as of the
issuance date of this document; (ii) is intended for informational purposes only; and (iii) does not reflect all
decisions that are undertaken by GoTo Group after the deconsolidation.
While the pro forma financial information is helpful in illustrating the financial characteristics of the
consolidated companies, it is not intended to illustrate how GoTo Group would have actually performed if the
deconsolidation of Tokopedia and its related delivery and fulfillment businesses under GoTo Logistics in fact
occurred on January 1, 2023 or to project the results of operations or financial position for any future date or
period.
In addition, GoTo Group also furnished the result for the three months ended March 31, 2024 in this
document. This information is extracted from the consolidated financial statements of the Company as of
March 31, 2024 and for the three months ended March 31, 2024 and 2023 that have not been reviewed or
audited. The consolidated financial statements as of March 31, 2024 and for the three months ended March
31 2024 and 2023, have been prepared by and is the responsibility of management. This financial information
has not been audited, reviewed, examined, or applied any procedures by an independent certified public
accountant. Accordingly, there are no opinions or any other form of assurance expressed with respect to any
and all interim financial information as of March 31, 2024 and for the three months ended March 31, 2024 and
2023 presented in this document.
1
All Group-related numbers are pro forma unless otherwise stated. Pro forma numbers assume Tokopedia
and and its related delivery and fulfillment businesses under GoTo Logistics were deconsolidated as of
January 1, 2023. Segment-specific figures are as reported.
2
Gross revenues represents the total Rupiah value attributable to GoTo Group from each transaction, without
any adjustments for incentives paid to driver-partners and merchant partners or promotions to end-users,
over the period of measurement. For a reconciliation of net revenue to gross revenue, please refer to the
section “Non-IFAS Financial Reconciliation.”
3
GTV means gross transaction value, an operating measure representing:
a. the sum of the time value of the transactions from On-demand Services and any additional fees
such as tolls and tips.
b. the sum of the value of the product and services recorded on our remaining E-commerce
platforms, excluding Tokopedia.
c. the sum of the total payments volume, or TPV processed through our platform of Financial
Technology.
d. and excluding amounts from inter-Company transactions between entities within the Company
that are eliminated upon consolidation.
7
Page 24
4
GoTo Group calculates the Adjusted EBITDA, a non-IFAS financial measure, beginning with loss before
income tax and adjusting for (i) depreciation and amortization expenses; (ii) finance income; (iii) interest
expenses; (iv) loss on impairment of assets of disposal group classified as held for sale; (v) (reversal)/loss
on impairment of investment in associates and joint ventures; (vi) loss on goodwill; (vii) fair value
adjustment of financial instruments; (viii) loss on impairment of intangible and fixed assets; (ix) share-based
compensation cost; (x) unrealised foreign exchange (gain)/loss from cash remeasurement; (xi) share of net
losses in associates and joint ventures; (xii) (gain)/loss on divestment and dilution of investments, net (xiii)
dividend income; and (xiv) non-recurring items.
5
GoTo Group calculates the contribution margin, a non-IFAS measure, beginning with net revenue and
deducting total cost of revenues, a portion of sales and marketing expenses relating to the promotional
excess and product marketing and others consists of mainly withholding taxes related to sales and
marketing expense and other insignificant expenses.
6
Source: Google Play Dashboard and iOS Console Data
7
Core GTV means GTV excluding merchant payment gateway GTV
Contacts:
Media
GoTo Group: corporate.affairs@gotocompany.com
Investors/analysts
GoTo Group: ir@gotocompany.com
Piacente Financial Communications: goto@thepiacentegroup.com
8
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.1 ×2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1 ×2
unresolved
org
Ministry of Trade
p.5 ×2
unresolved
org
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
p.5 ×2
unresolved
org
PT Paket Anak
p.5
unresolved
org
PT Paket Anak Bangsa
p.5
unresolved
org
PT Swift
p.5 ×2
unresolved
org
PT Swift Logistic Shipment Solution
p.6
unresolved
org
PT Swift Logistic
p.6
unresolved
org
Departemen Pengawas Pasar Modal
p.7
unresolved
org
Bank Jago. Informasi Berwawasan
p.13
unresolved
org
Bank Jago. Forward-Looking Statements This
p.21
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.