Skip to content
Back to announcement

LK SMK 310324 Kumpul.pdf

Financial statement Text extracted SOTS

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 60

Page 1

          
Page 2
                            PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                PER 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                                     ASET

                                                       Catatan         31 Maret 2024          31 Desember 2023
ASET LANCAR
  Kas dan Setara Kas                                       2f, 4           9.855.362.013         11.887.905.520
  Piutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                    2g, 5             745.773.728            396.263.229
  Piutang Lain-Lain:
  - Pihak Ketiga                                        2g, 6                 42.716.248             58.384.387
  Persediaan                                            2h, 7                382.329.258            385.873.463
  Perlengkapan                                          2h, 8              1.508.454.985          1.518.124.897
  Pajak Dibayar Di Muka                                2q, 16a             4.730.068.565          4.777.827.539
  Uang Muka dan Biaya Dibayar Di Muka:                  2i, 9              1.302.472.654            670.735.530

     Jumlah Aset Lancar                                                   18.567.177.451         19.695.114.565

ASET TIDAK LANCAR
  Piutang Pihak Berelasi                               2e, 6,12b           2.008.239.877          2.008.239.877
  Biaya Dibayar di Muka                                   2i, 9                9.261.667             11.702.952
  Aset Tetap                                             2k, 10          370.107.522.313        371.212.822.456
  Aset Pajak Tangguhan                                  2q, 16d            3.012.052.958          3.012.052.958
  Aset Lain-lain                                           11              1.200.000.000          1.200.000.000

     Jumlah Aset Tidak Lancar                                            376.337.076.815        377.444.818.243

JUMLAH ASET                                                              394.904.254.266        397.139.932.808




                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                       1
Page 3
                              PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                  PER 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)


                                             LIABILITAS DAN EKUITAS

                                                        Catatan         31 Maret 2024          31 Desember 2023
LIABILITAS JANGKA PENDEK
   Hutang Usaha - Pihak Ketiga - Bersih                  2n, 13               638.787.583            492.188.083
   Utang Lain-Lain:
    - Pihak Ketiga                                        14                   13.693.494            157.627.012
    - Pihak Berelasi                                    2e, 12d             2.224.318.750          1.740.457.000
   Utang Pajak                                          2q, 16b               963.151.525            935.493.435
   Beban Akrual                                           15                1.591.256.691          1.844.386.627
   Jaminan Pelanggan                                      20                  489.243.219            702.173.759
   Liabilitas Jangka Panjang- Bagian yang jatuh
      tempo dalam Waktu Satu Tahun:
   - Utang Bank                                            17               8.000.350.076          7.698.700.925
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                         2r, 18                60.445.000             60.445.000

     Jumlah Liabiltas Jangka Pendek                                        13.981.246.338         13.631.471.841

LIABILITAS JANGKA PANJANG
   Utang Pihak Berelasi                                 12d, 14            98.947.499.168         95.277.499.168
   Liabilitas Jangka Panjang - Setelah Dikurangi
      Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu
      Satu Tahun:
    - Utang Bank                                           17              56.361.346.780         58.587.318.184
    - Liabilitas Sewa Pembiayaan                         2r, 18                76.930.000             93.415.000
   Liabilitas Imbalan Pascakerja                         2s, 19             1.515.385.440          1.515.385.440
      Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                    156.901.161.388        155.473.617.792

     Jumlah Liabilitas                                                    170.882.407.726        169.105.089.633




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                        2
Page 4
                           PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               PER 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan         31 Maret 2024          31 Desember 2023
EKUITAS
  Modal Saham
    Modal Dasar 2.400.000.000 saham
      dengan nilai nominal Rp 100 per saham
    Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
    -1.000.003.979 lembar saham pada 31 Maret 2024
    dan 31 Desember 2023                                  21            100.000.397.900        100.000.397.900
  Tambahan Modal Disetor                                  22             14.491.453.870         14.491.453.870
  Surplus Revaluasi Aset Tetap                                          198.532.390.144        198.532.390.144
  Pendapatan Komprehensif Lainnya                                         1.643.304.861          1.643.304.861
  Saldo Laba Ditahan                                                   (102.474.322.158)       (98.485.316.929)

    Jumlah Ekuitas yang Dapat Didistribusikan
      kepada Pemilik Entitas Induk                                      212.193.224.617        216.182.229.846
        Kepentingan Non Pengendali                        23             11.828.621.923         11.852.613.329
  Jumlah Ekuitas                                                        224.021.846.540        228.034.843.175

JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                           394.904.254.266        397.139.932.808




                      Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                     bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                      3
Page 5
                         PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
              LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 MARET 2024 DAN 2023
                          (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                     Catatan         31 Maret 2024            31 Maret 2023
PENDAPATAN
  Hotel                                                                   4.524.983.564           5.055.493.793
  Spa                                                                        25.391.736              31.785.124
    Jumlah Pendapatan                                 2p, 24              4.550.375.300           5.087.278.917

BEBAN POKOK PENDAPATAN
  Hotel                                                                  (1.706.962.758)         (1.645.252.993)
  Spa                                                                       (15.901.652)            (20.634.708)
    Jumlah Beban Pokok Pendapatan                     2p, 25             (1.722.864.410)         (1.665.887.701)

LABA KOTOR                                                                2.827.510.890           3.421.391.216

BEBAN USAHA
Beban Penjualan                                       2p, 26               (240.777.278)           (171.736.273)
Beban Umum dan Administrasi                           2p, 27             (4.899.673.496)         (4.593.793.381)
    Jumlah Beban Usaha                                                   (5.140.450.774)         (4.765.529.654)

RUGI USAHA                                                               (2.312.939.884)         (1.344.138.438)

PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan Bunga                                                             56.417.350              23.314.066
Beban Keuangan                                          28               (1.739.803.983)         (1.926.588.527)
Beban Pajak                                                                 (88.000.000)            (23.655.041)
Lain-Lain - Bersih                                                           71.329.882               9.122.309
      Jumlah Pendapatan (Beban) Lain-lain                                (1.700.056.751)         (1.917.807.193)


RUGI SEBELUM PAJAK FINAL DAN PAJAK                                       (4.012.996.635)         (3.261.945.631)
  PENGHASILAN
Pajak Final                                                                          -                        -

RUGI SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                                           (4.012.996.635)         (3.261.945.631)
Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan                                                   -                       -

RUGI TAHUN BERJALAN                                                      (4.012.996.635)         (3.261.945.631)




                       Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                       4
Page 6
                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
         LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (Lanjutan)
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGA-TANGGAL
                              30 MARET 2023 DAN 31 DESEMBER 2022
                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)




                                                      Catatan         31 Maret 2024            31 Maret 2023
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
  Pos yang Tidak Akan Direklasifikasikan ke
    Laba Rugi:
    Surplus Revaluasi Aset Tetap                                                      -                        -
    Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan Kerja                                       -                        -
    Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Terkait                                         -                        -

  Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan                                        -                        -

JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                                   (4.012.996.635)         (3.261.945.631)

RUGI TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                 (3.989.005.229)         (3.251.120.414)
    Kepentingan Non-Pengendali                                               (23.991.406)            (10.825.217)

     Jumlah                                                               (4.012.996.635)         (3.261.945.631)
                                                                                                             -
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA:
    Pemilik Entitas Induk                                                 (3.989.005.229)         (3.251.120.414)
    Kepentingan Non-Pengendali                                               (23.991.406)            (10.825.217)

     Jumlah                                                               (4.012.996.635)         (3.261.945.631)

RUGI PER SAHAM DASAR                                     31                         (3,99)                 (3,25)
RUGI PER SAHAM DILUSINKAN                                31                         (4,99)                 (4,06)




                        Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                       bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini




                                                        5
Page 7
                                                                        PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                                                         LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
                                                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGAL-TANGGAL 31 MARET 2024 DAN 2023
                                                                         (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)

                                                                                    Surplus
                                                              Tambahan             Revaluasi        Komponen Ekuitas          Saldo Laba                             Kepentingan
                            Catatan     Modal Saham          Modal Disetor         Aset Tetap           Lainnya                 (Rugi)             Jumlah           Non-Pengendali     Jumlah Ekuitas

SALDO PER 31 DESEMBER 2022                100.000.007.500     14.489.466.870      198.532.390.144        1.705.037.444        (84.871.097.518)   229.855.804.440     11.914.127.545     241.769.931.985
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -           (3.251.120.414)    (3.251.120.414)       (10.825.217)     (3.261.945.631)
Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                                                                                -
     Imbalan Kerja, Setelah Pajak                     -                  -                      -                   -                       -                -                  -                   -
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                             -                       -                -                  -                   -

SALDO PER 31 MARET 2023                   100.000.007.500     14.489.466.870      198.532.390.144        1.705.037.444        (88.122.217.932)   226.604.684.026     11.903.302.328     238.507.986.354
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -          (10.363.098.997)   (10.363.098.997)       (50.688.999)    (10.413.787.996)
Setoran Modal                                     390.400          1.987.000                                                              -            2.377.400                              2.377.400
Pengukuran Kembali Liabilitas                                                                                                                                -                                      -
     Imbalan Kerja, Setelah Pajak                     -                  -                      -                   -                       -                -                  -                   -
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                     (61.732.583)                    -        (61.732.583)               -           (61.732.583)

SALDO PER 31 DESEMBER 2023                100.000.397.900     14.491.453.870      198.532.390.144        1.643.304.861        (98.485.316.929)   216.182.229.846     11.852.613.329     228.034.843.175
Rugi Tahun Berjalan                                   -                  -                    -                    -           (3.989.005.229)    (3.989.005.229)       (23.991.406)     (4.012.996.635)
Pengukuran Kembali Liabilitas Imbalan                                                                                                                        -
     Kerja, Setelah Pajak                             -                  -                      -                   -                       -                -                  -                   -
Transaksi Ekuitas Lainnya                             -                                                             -                       -                -                  -                   -

SALDO PER 31 MARET 2024                   100.000.397.900     14.491.453.870      198.532.390.144        1.643.304.861       (102.474.322.158)   212.193.224.617     11.828.621.923     224.021.846.540

                                                                     Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                                                                    bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                                                                     6
Page 8
                              PT SATRIA MEGA KENCANA, Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                      LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                            31 MARET 2024 DAN 2023
                               (Dinyatakan dalam Rupiah, kecuali Dinyatakan Lain)



                                                            Catatan      31 Maret 2024        31 Maret 2023


ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
  Kas yang Diperoleh dari Pelanggan                                         3.922.126.737        5.014.623.118
  Kas yang Dibayarkan kepada Pemasok                                       (2.137.092.545)      (3.063.904.693)
  Kas yang Dibayarkan kepada Karyawan                                      (3.590.065.071)      (2.465.683.173)
  Kas yang dihasilkan dari operasi                                         (1.805.030.879)        (514.964.748)
  Penerimaan (Pembayaran):
    Pajak Penghasilan                                                          31.420.670         (128.780.185)
    Penerimaan Bunga                                                           56.417.350          23.314.066
    Penerimaan (Pengeluaran) Kas Lainnya                                     (488.870.559)        (259.272.921)
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Operasi                           (2.206.063.418)        (879.703.788)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
  Perolehan Aset Tetap                                         10              (7.775.000)         (70.770.290)
  Aset Tetap dalam Pembangunan                                 10            (267.381.000)        (565.000.000)
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Investasi                           (275.156.000)        (635.770.290)


ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
  Peningkatan Piutang Lain-Lain - Pihak Berelasi                                      -           435.373.582
  Pembayaran Liabilitas Sewa Pembiayaan                        18             (16.485.000)                 -
  Pembayaran Utang Bank                                        17          (1.950.000.000)      (1.800.000.000)
  Peningkatan Utang Lain-Lain - Pihak Berelasi                              4.153.861.750        3.760.000.000
  Pembayaran bunga dari aktivitas pendanaan                 17, 18, 28     (1.738.700.839)      (1.898.631.944)
    Kas Bersih Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan                           448.675.911          496.741.638


PENINGKATAN BERSIH KAS DAN SETARA KAS                                      (2.032.543.507)      (1.018.732.440)


KAS DAN SETARA KAS, AWAL PERIODE                              2f, 4       11.887.905.520       11.831.391.813


KAS DAN SETARA KAS, AKHIR PERIODE                             2f, 4         9.855.362.013      10.812.659.373




                         Lihat Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian yang merupakan
                      bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan Konsolidasian ini


                                                        7
Page 9
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)




1.   UMUM
     a. Pendirian dan Informasi Umum
        PT Satria Mega Kencana Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Ilmiawan Dekrit
        Supatmo, SH No.62 tanggal 16 Juni 2004. Anggaran Dasar Perusahaan telah disahkan oleh Menteri
        Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.C-
        10271HT.01.01.TH.2005 tanggal 14 April 2005. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami
        beberapa kali perubahan. Perubahan terakhir dilakukan berdasarkan Akta Notaris No.231 tanggal 20
        Desember 2023 oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., sehubungan dengan hasil dari Rapat
        Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”), antara lain tentang persetujuan pengeluaran saham
        dalam simpanan/portepel Perseroan dan menawarkan/menjual saham baru yang akan dikeluarkan dari
        portepel tersebut melalui Penawaran Umum kepada masyarakat. Perubahan ini telah diterima dan
        dicatat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat No.AHU-
        AH.01.03-0160442 tertanggal 21 Desember 2023.


          Pada tanggal 7 Juni 2023, terdapat perubahan dalam Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, di mana
          kegiatan usaha Perusahaan meliputi bidang real estate yang di miliki sendiri atau di sewa; kawasan
          pariwisata; kawasan industri; real estate atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak; dan aktivitas
          perusahaan holding, dan perubahan dalam Pasal 17 ayat 5 Anggaran Dasar Perusahaan mengenai
          pengumuman laporan keuangan Perusahaan sebagaimana di muat dalam Akta No.75 tanggal 7 Juni
          2023. Perubahan dan penyesuaian tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak
          Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0036710.AH.01.02.TAHUN
          2023 tanggal 27 Juni 2023.


          Pada saat ini, Perusahaan melakukan kegiatan berupa real estate dan kawasan pariwisata yang juga
          melakukan investasi saham pada Entitas Anak.


          Kantor pusat Perusahaan terletak di Jl. Panglima Polim Raya No.28, Kelurahan Pulo, Kecamatan
          Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.


          Perusahaan mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2013.

          Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah Herman Herry Adranacus.

     b.   Penawaran Umum
          Pada tanggal 23 Agustus 2018, melalui Surat Pengantar Pernyataan Pendaftaran No.097/SMK-
          DIR/VII/2018 serta perubahan terakhir yang disampaikan melalui Surat No. 160/SMK-DIR/XI/2018
          tanggal 28 November 2018, Perusahaan telah menawarkan sahamnya kepada masyarakat melalui
          pasar modal sejumlah 400.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100 per saham dengan harga
          penawaran Rp165 per saham. Pada tanggal 30 November 2018, berdasarkan Surat Otoritas Jasa
          Keuangan No.S-171/D.04/2018, Perusahaan telah memperoleh Surat Pemberitahuan Efektif
          Pernyataan Pendaftaran. Selisih lebih jumlah yang diterima dari pengeluaran saham terhadap nilai
          nominalnya sebesar Rp21.299.134.834 di catat dalam akun “Tambahan Modal Disetor” setelah
          dikurangi biaya emisi saham sebesar Rp4.700.865.166 (catatan 22). Pada tanggal 10 Desember 2018,
          seluruh saham Perseroan telah tercatat pada Bursa Efek Indonesia.




                                                     8
Page 10
                               PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                     31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                   (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)
     b. Penawaran Umum (lanjutan)
        Pada tanggal 10 Desember 2018, Perusahaan menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya
        200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang membeli saham baru dalam
        Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham
        baru tersebut. Rincian waran seri I yang sudah dikonversi sejak tahun 2019 sampai dengan per 31
        Desember 2023 dengan mengisi tabel sebagai berikut:
                                 Tanggal          Lembar            Nilai Nominal    Harga              Jumlah (Rp) (lembar
          Nama Waran             Konversi         Saham                  (Rp)     Pelaksanaan             saham x harga
          Waran Seri I          11-07-2019           5                    100         600                               3.000
          Waran Seri I          04-11-2020           10                   100         600                               6.000
          Waran Seri I          11-02-2021           50                   100         600                              30.000
          Waran Seri I          05-07-2021           10                   100         600                               6.000
          Waran Seri I          30-11-2023           4                    100         600                               2.400
          Waran Seri I          06-12-2023          800                   100         600                             480.000
          Waran Seri I          07-12-2023         3100                   100         600                          1.860.000
            Jumlah                                 3979                                                            2.387.400

     c.   Entitas Anak
          Pertanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki kepemilikan pada Entitas
          Anak berikut ini:
                                                                        Persentase     Tahun
                                                                        kepemilikan    operasi
                Entitas anak         Kedudukan       Jenis Usaha          efektif     komersial    Jumlah aset sebelum eleminasi



                                                                                                  31 Maret 2024       31 Desember 2023



          Kepemilikan langsung oleh Perusahaan                                                       Rp. 000              Rp. 000

          PT Tanjung Karoso Permai   Jakarta     Belum beroperasi          90,00          -             128.317.467        128.313.312
          ("TKP")
          PT Dwimukti Mitra Wisata   Jakarta     Perhotelan                99,00        2013             93.254.211         92.259.086
          ("DMW")



          i.   Pendirian Entitas Anak
               Pada tanggal 14 Desember 2012, Perusahaan dan Vonny Kristiani mendirikan PT Tanjung Karoso
               Permai ("TKP") dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 90% dan 10% saham.




                                                                    9
Page 11
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)
     c. Entitas Anak (lanjutan)

          ii.   Pembelian Saham Entitas Anak
                Pada tanggal 31 Januari 2013, Perusahaan membeli saham PT Dwimukti Mitra Wisata ("DMW")
                dari Yudi Adranacus dan Herman Herry Adranacus masing-masing sebanyak 50 lembar saham
                (atau sebesar 1% kepemilikan dalam DMW) dan 2.450 lembar saham (atau sebesar 49%
                kepemilikan dalam DMW) sehingga kepemilikan saham Perusahaan setelah pembelian tersebut
                adalah sebesar 50% dan sisanya dimiliki oleh Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani
                masing-masing sebesar 25%. Nilai buku aset bersih entitas anak pada saat pembelian adalah
                sebesar Rp5.000.000.000 dan tidak ada Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas
                Sepengendali yang dicatat terkait transaksi pembelian ini.


                Pada tanggal 29 Maret 2018, Perusahaan membeli 49% kepemilikan saham dalam DMW dari
                Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-masing sebesar 1.250 lembar saham (atau
                sebesar 25% kepemilikan dalam DMW) dan 1.200 lembar saham (atau sebesar 24% kepemilikan
                dalam DMW) dengan harga beli Rp1.000.000 per lembar saham dengan total sebesar
                Rp2.450.000.000. Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Perusahaan adalah
                99% dan sisanya dimiliki oleh Vonny Kristiani sebesar 1%. Atas pembelian ini, timbul selisih antara
                nilai perolehan investasi dengan proporsi nilai buku aset bersih entitas anak sebesar
                Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali
                dalam akun Tambahan Modal Disetor dalam bagian Ekuitas pada Laporan Posisi Keuangan
                Konsolidasian per 31 Desember 2023 (catatan 22).


     d.   Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
          Susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
          2023 adalah sebagai berikut:


                                                  31 Maret 2024                      31 Desember 2023
          Dewan Komisaris
          Komisaris Utama                 Stevano Rizki Adranacus          Stevano Rizki Adranacus
          Komisaris Independen            Husni Heron                      Husni Heron

          Direksi
          Direktur Utama                  Martinelly                       Martinelly
          Direktur                        Floreta Tane                     Floreta Tane

          Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tanggal 7 Juni 2023, para pemegang saham
          menyetujui pengangkatan kembali Floreta Tane selaku Direktur Perusahaan dan Husni Heron selaku
          Komisaris Independen Perusahaan, serta mengangkat Martinelly selaku Direktur Utama Perusahaan
          dan Stevano Rizki Adranacus selaku Komisaris Utama Perusahaan, terhitung sejak ditutupnya rapat.
          Perubahan ini diaktakan dengan akta notaris Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum, M.Kn. No.74 tanggal 7
          Juni 2023 dan telah dicatatkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
          berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.09-0132187 tanggal 27 Juni 2023.




                                                         10
Page 12
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

1.   UMUM (lanjutan)
     d. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan (lanjutan)
        Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, susunan Komite Audit Perusahaan adalah
        sebagai berikut:


                                             31 Maret 2024                    31 Desember 2023
          Ketua                       Husni Heron                    Husni Heron
          Anggota                     Maskanah                       Maskanah
                                      Aryo Kusumo Wibowo             Aryo Kusumo Wibowo
          Sekretaris Perusahaan       Yovita                         Yovita
          Kepala Audit Internal       Anne Rahardja                  Anne Rahardja

          Pada tanggal 4 Juli 2023 terdapat perubahan jabatan Sekretaris Perusahaan, berdasarkan surat
          keputusan Direksi Perusahaan no.168/SMK-Dir/SK/VII/2023 tentang pengangkatan sekretaris
          Perusahaan, mengangkat Yovita sebagai Sekretaris Perusahaan menggantikan Julia P.S. Daoriwoe.
          Pengangkatan Sekretaris Perusahaan tersebut telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan
          (OJK) melalui surat No.Ref.:169/SMK-Dir/VII/2023.

          Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, Perusahaan dan Entitas Anak mempekerjakan
          masing-masing 14 karyawan tetap.


     e.   Izin Usaha Kawasan Industri
          Pada tanggal 31 Desember 2020 Perusahaan memiliki Izin Usaha Kawasan Industri yang berlokasi di
          jalan Panglima Polim Raya No.28 Kelurahan Pulo Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan
          luas lahan 246 m2. Adapun rencana kegiatan adalah untuk Real Estate atas dasar balas jasa (fee)
          atau kontrak, kawasan pariwisata dan kawasan industri.


     f.   Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
          Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian yang
          telah diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan pada tanggal 29 April 2024


2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING
     a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian
         Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disusun dan disajikan sesuai Standar Akuntansi
         Keuangan di Indonesia, yang mencakup Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) dan
         Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi
         Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan No.VIII.G7 Lampiran Keputusan Ketua OJK
         No.KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 yang terdapat di dalam Peraturan dan Pedoman Penyajian
         dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).



          Laporan Keuangan Konsolidasian Perusahaan disajikan berdasarkan konsep Biaya Perolehan
          (Historical Cost), kecuali beberapa akun berdasarkan pengukuran lain sebagaimana dijelaskan dalam
          masing-masing Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian.




                                                    11
Page 13
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     a. Dasar Penyusunan laporan keuangan konsolidasian (lanjutan)
         Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
         Indonesia mengharuskan penggunaan estimasi dan asumsi. Hal tersebut juga mengharuskan
         manajemen untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan
         dan Entitas Anak. Area yang kompleks atau memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau
         area dimana asumsi dan estimasi dapat berdampak signifikan terhadap Laporan Keuangan
         Konsolidasian diungkapkan di Catatan 2w.


          Laporan Keuangan Konsolidasian disusun dengan menggunakan dasar Akrual (Accrual basis), kecuali
          Laporan Arus Kas Konsolidasian. Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan dengan menggunakan
          metode Langsung (Direct method) dengan mengelompokkan arus kas dalam aktivitas operasi,
          investasi dan pendanaan.


          Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian adalah
          Rupiah yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.


     b.   Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
          Akuntansi Keuangan (“ISAK”)
          Standar baru, revisi dan interpretasi yang telah diterbitkan, dan yang berlaku efektif untuk tahun buku
          •yang dimulai
              PSAK   No. pada atau setelah
                         74, “Kontrak      tanggal 1 Januari 2023 namun tidak berdampak material terhadap
                                      Asuransi”
           • Amendemen PSAK No. 1, “Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Klasifikasi Kewajiban
              Lancar atau Tidak
           • Amendemen      PSAKLancar”
                                   No. 1, Penyajian laporan keuangan konsolidasian - Pengungkapan Kebijakan
              Akuntansi”
           • Amendemen PSAK No. 16, “Aset Tetap - Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan”
           • Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan -
           • Definisi Estimasi
              Amendemen        Akuntansi”
                            PSAK   No. 46, “Pajak Penghasilan - Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas yang
           • Timbul  dari Transaksi
              Revisi PSAK  No. 107, Tunggal”
                                     “Akuntansi Ijarah”
           • Amendemen PSAK 73 "Sewa“ tentang sewa jual dan sewa balik

          Implementasi dari standar-standar tersebut tidak menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi
          Perusahaan dan tidak memiliki dampak terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun berjalan atau tahun
          sebelumnya.


          Standar baru dan revisi yang telah diterbitkan namun belum berlaku efektif pada tahun berjalan adalah
          sebagai berikut:


          Efektif 1 Januari 2024
          • Amendemen PSAK 101 “Penyajian laporan keuangan konsolidasian Syariah”
          • Amendemen PSAK 109 "Zakat, Infak, dan Sedekah“ tentang akuntansi zakat, infak, dan sedekah
          • Amendemen PSAK 1 "Penyajian laporan keuangan konsolidasian“ tentang liabilitas jangka panjang
             dengan kovenan




                                                       12
Page 14
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     b. Perubahan atas Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar
         Akuntansi Keuangan (“ISAK”) (lanjutan)
          Efektif 1 Januari 2025
          • Amendemen PSAK No. 74, “Kontrak Asuransi tentang Penerapan Awal PSAK No. 74 dan PSAK No.
             71 - Informasi Komparatif”


          Pada saat tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen sedang mempelajari
          dampak yang mungkin timbul dari penerapan standar baru dan revisi tersebut serta pengaruhnya pada
          laporan keuangan konsolidasian Perusahaan.


     c.   Prinsip-prinsip konsolidasian
          (i) Entitas anak
               Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana Grup memiliki
               pengendalian. Grup mengendalikan entitas lain ketika Grup terekspos atas, atau memiliki hak
               untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan memiliki
               kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas
               tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan secara penuh sejak tanggal dimana pengendalian
               dialihkan kepada Grup. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal dimana Grup
               kehilangan pengendalian.


                 Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Grup yang belum direalisasi telah dieliminasi.
                 Kerugian yang belum direalisasi juga dieliminasi. Jika diperlukan, nilai yang dilaporkan oleh
                 entitas anak telah diubah untuk menyesuaikan dengan kebijakan akuntansi yang diadopsi oleh
                 Grup.


                 Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali dicatat berdasarkan PSAK 38 (Revisi
                 2012) “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” dimana selisih harga perolehan yang dibayar
                 dengan nilai tercatat aset neto yang diperoleh dicatat sebagai bagian akun tambahan modal
                 disetor di ekuitas.


                 Berdasarkan PSAK 38 (Revisi 2012) tersebut, unsur-unsur laporan keuangan konsolidasian dari
                 entitas yang bergabung, untuk periode terjadinya kombinasi bisnis entitas sepengendali dan untuk
                 periode komparatif, disajikan sedemikian rupa seolah-olah penggabungan tersebut telah terjadi
                 sejak awal periode entitas yang bergabung berada dalam sepengendalian.


          (ii)   Entitas asosiasi
                 Entitas asosiasi adalah seluruh entitas dimana Grup memiliki pengaruh signifikan namun bukan
                 pengendalian, biasanya melalui kepemilikan hak suara antara 20% dan 50%. Investasi pada
                 entitas asosiasi dicatat dengan metode ekuitas (lihat poin (iii) di bawah), setelah pada awalnya
                 diakui pada nilai perolehan.




                                                        13
Page 15
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     c. Prinsip-prinsip konsolidasian (lanjutan)
         (ii) Entitas asosiasi (lanjutan)
              Nilai perolehan diukur pada nilai wajar aset yang dialihkan, kepemilikan ekuitas yang diterbitkan,
              atau liabilitas yang diakui pada tanggal transaksi, termasuk biaya transaksi yang dapat
              diatribusikan secara langsung dengan perolehan. Goodwill pada entitas asosiasi merupakan
              selisih lebih dari nilai perolehan entitas asosiasi atas bagian Grup atas nilai wajar aset neto
              teridentifikasi entitas asosiasi dan dimasukkan dalam nilai tercatat investasi. Jika bagian Grup
              atas nilai wajar aset neto teridentifikasi entitas asosiasi melebihi nilai perolehannya dalam kasus
              pembelian diskon, selisih tersebut diakui pada laba rugi.


          (iii) Pengaturan bersama
                Menurut PSAK 66, pengaturan bersama diklasifikasikan sebagai operasi bersama atau ventura
                bersama bergantung pada hak dan kewajiban kontraktual para investor bukan struktur hukum dari
                pengaturan bersama. Grup telah menilai sifat dari pengaturan bersama dan menentukan
                pengaturan tersebut sebagai ventura bersama. Ventura bersama dicatat menggunakan metode
                ekuitas, setelah pada awalnya diakui sebagai biaya pada laporan posisi keuangan konsolidasian.



          (iv) Metode ekuitas
               Pada metode ekuitas, investasi pada awalnya dicatat pada biaya perolehan dan selanjutnya
               disesuaikan untuk mengakui bagian investor atas laba rugi pasca akuisisi dari investee pada laba
               rugi dan bagiannya dalam pergerakan penghasilan komprehensif lainnya dari investee pada
               penghasilan komprehensif lainnya.


               Keuntungan yang belum terealisasi atas transaksi antara Grup dengan entitas asosiasi atau
               ventura bersama dieliminasi sebesar kepentingan Grup dalam entitas-entitas tersebut. Kerugian
               yang belum direalisasi juga dieliminasi kecuali transaksi tersebut memberikan bukti penurunan
               nilai atas aset yang dialihkan. Kebijakan akuntansi entitas asosiasi atau ventura bersama telah
               diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan yang diterapkan oleh
               Grup.


               Jika bagian Grup atas kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama sama dengan atau
               melebihi kepentingannya pada entitas asosiasi atau ventura bersama, termasuk piutang tanpa
               agunan, Grup menghentikan pengakuan bagian kerugiannya, kecuali Grup memiliki kewajiban
               atau melakukan pembayaran atas nama entitas asosiasi atau ventura bersama.

               Pada setiap tanggal pelaporan, Grup menentukan apakah terdapat bukti objektif bahwa telah
               terjadi penurunan nilai atas investasi pada entitas asosiasi atau ventura bersama. Jika demikian,
               maka nilai tercatat dari investasi yang dicatat dengan akuntansi ekuitas diuji untuk penurunan nilai
               sesuai dengan kebijakan yang dijelaskan pada Catatan 2m.


               Dividen yang diterima dan yang akan diterima dari entitas asosiasi atau ventura bersama diakui
               sebagai pengurang jumlah tercatat investasi.




                                                       14
Page 16
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     d. Penjabaran mata uang asing
         (i) Mata uang fungsional dan penyajian
             Laporan keuangan konsolidasian disajikan dalam Rupiah yang merupakan mata uang fungsional
             Perusahaan dan mata uang penyajian Grup. Akun-akun yang tercakup dalam laporan keuangan
             konsolidasian setiap entitas anak di dalam Grup diukur menggunakan mata uang dari lingkungan
             ekonomi utama dimana entitas tersebut beroperasi (“mata uang fungsional”).


                 Untuk tujuan konsolidasi, untuk entitas anak Grup yang memiliki mata uang fungsional berbeda,
                 maka aset dan liabilitas entitas anak Grup ditranslasikan dengan kurs tengah Bank Indonesia
                 pada akhir periode pelaporan. Sementara itu, pendapatan dan beban ditranslasikan dengan kurs
                 rata-rata dari kurs tengah Bank Indonesia selama periode laporan laba rugi.


                 Selisih yang timbul dari penjabaran laporan keuangan konsolidasian entitas anak Grup tersebut
                 ke dalam Rupiah disajikan dalam akun “Penghasilan komprehensif lainnya” pada ekuitas dalam
                 laporan posisi keuangan konsolidasian.


          (ii)   Transaksi dan saldo
                 Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan menjadi mata uang fungsional menggunakan kurs
                 yang berlaku pada tanggal transaksi.

                 Pada setiap tanggal pelaporan, setiap aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing
                 dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah disesuaikan untuk mencerminkan kurs penutup.
                 Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang
                 asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing menggunakan kurs
                 yang berlaku pada akhir periode pelaporan diakui di dalam laba rugi.


                 Kurs Dolar Amerika Serikat (Dolar AS atau AS$) terhadap Rupiah berdasarkan kurs tengah yang
                 diterbitkan oleh bank Indonesia per 31 Maret 2024 adalah Rp15.853 dan per 31 Desember 2023
                 dalam nilai penuh adalah Rp15.416.


     e.   Transaksi dengan Pihak Berelasi
          Perusahaan mempunyai transaksi dengan pihak berelasi. Definisi pihak berelasi sesuai dengan yang
          diatur dalam PSAK 7, "Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi".


          Seluruh transaksi yang material dengan pihak berelasi telah diungkapkan dalam catatan atas laporan
          keuangan konsolidasian.


     f.   Kas dan Setara Kas
          Kas dan setara kas termasuk kas, bank dan deposito berjangka yang jatuh tempo dalam jangka waktu
          tiga bulan atau kurang sejak tanggal penempatan dan tidak digunakan sebagai jaminan atau tidak
          dibatasi penggunaannya.


          Bank dan deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya disajikan pada akun aset lain-lain “kas
          yang dibatasi penggunaannya” dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.




                                                       15
Page 17
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     g. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain
         Piutang usaha adalah jumlah tagihan dari pelanggan untuk barang yang dijual atau jasa yang diberikan
         dalam transaksi bisnis pada umumnya. Piutang lain-lain adalah jumlah tagihan dari pihak ketiga atau
         pihak yang berelasi di luar kegiatan usaha. Jika pembayaran piutang diharapkan selesai dalam satu
         tahun atau kurang (atau dalam siklus normal operasi dari bisnis jika lebih lama), piutang tersebut
         dikelompokkan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang tersebut disajikan sebagai aset tidak lancar.



          Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan kemudian diukur pada
          biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dikurangi dengan
          provisi atas penurunan nilai.


          Kolektibilitas piutang usaha dan piutang lain-lain ditinjau secara berkala. Piutang yang diketahui tidak
          tertagih, dihapuskan dengan secara langsung mengurangi nilai tercatatnya. Akun provisi digunakan
          ketika terdapat bukti yang objektif bahwa Perusahaan tidak dapat menagih seluruh atau sebagian nilai
          terutang sesuai dengan persyaratan awal piutang.

          Kesulitan keuangan signifikan yang dialami debitur, debitur dinyatakan pailit atau melakukan
          reorganisasi keuangan dan gagal bayar atau menunggak pembayaran merupakan indikator yang
          dianggap dapat menunjukan adanya penurunan nilai piutang. Arus kas terkait dengan piutang jangka
          pendek tidak didiskontokan apabila efek diskonto tidak material.


          Jumlah kerugian penurunan nilai diakui pada laba rugi dan disajikan sebagai “(beban)/pendapatan lain-
          lain, neto” untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Ketika piutang usaha dan piutang lain-lain, yang
          rugi penurunan nilainya telah diakui, tidak dapat ditagih pada periode selanjutnya, maka piutang
          tersebut dihapusbukukan dengan mengurangi akun provisi. Jumlah yang selanjutnya dapat ditagih
          kembali atas piutang yang sebelumnya telah dihapusbukukan, dikreditkan terhadap
          “(beban)/pendapatan lain-lain, neto” pada laba rugi.


     h.   Persediaan
          Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi bersih (the
          lower of cost or net realizable value). Biaya perolehan persediaan di nilai dengan menggunakan
          metode Rata-rata (Average method). Penyisihan persediaan usang dan penyisihan penurunan nilai
          persediaan ditentukan untuk menyesuaikan nilai persediaan ke nilai realisasi bersih.


          Nilai realisasi bersih adalah taksiran harga jual dalam kegiatan usaha normal setelah dikurangi dengan
          taksiran biaya penyelesaian dan taksiran biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penjualan.




                                                       16
Page 18
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     i.  Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka
         Pembayaran dimuka adalah biaya yang dibayar dimuka dan dicatat sebagai aset sebelum
         dimanfaatkan. Akun ini terdiri dari uang muka pembelian dan biaya dibayar dimuka. Uang muka
         pembelian merupakan pembayaran dimuka atas pembelian perlengkapan keperluan operasional dan
         beban lainnya. Pembayaran dimuka dialokasikan selama jangka waktu pembayaran dan dibebankan
         ke akun yang sesuai dalam laporan laba rugi saat terjadinya. Pembayaran dimuka yang diharapkan
         akan terealisasi dalam waktu tidak lebih dari 12 bulan setelah periode pelaporan, diklasifikasikan
         sebagai aset lancar, selebihnya, diklasifikasikan sebagai aset tidak lancar.


     j.   Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan
          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan diukur pada nilai yang lebih rendah
          antara jumlah tercatat dan nilai wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual.


          Investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset lepasan harus diklasifikasikan sebagai dimiliki
          untuk dijual jika jumlah tercatatnya akan dipulihkan terutama melalui transaksi penjualan dari pada
          melalui pemakaian berlanjut.


          Kondisi ini dapat terpenuhi hanya ketika investasi dalam saham yang dikelompokkan dalam aset
          lepasan berada dalam keadaan segera dapat dijual dan penjualannya harus sangat mungkin terjadi.
          Manajemen harus berkomitmen terhadap rencana penjualan tersebut, yang diperkirakan memenuhi
          ketentuan pengakuan sebagai penjualan dalam waktu satu tahun dari tanggal klasifikasi.

     k.   Aset Tetap dan Penyusutan
          Pemilikan Langsung
          Grup menganalisis fakta dan keadaan untuk masing-masing jenis hak atas tanah dalam menentukan
          akuntansi untuk masing-masing hak atas tanah tersebut sehingga dapat merepresentasikan dengan
          tepat suatu kejadian atau transaksi ekonomis yang mendasarinya. Jika hak atas tanah tersebut tidak
          mengalihkan pengendalian atas aset pendasar kepada Grup, melainkan mengalihkan hak untuk
          menggunakan aset pendasar, Grup menerapkan perlakuan akuntansi atas transaksi tersebut sebagai
          sewa berdasarkan PSAK 73, “Sewa”. Jika hak atas tanah secara substansi menyerupai pembelian
          tanah, maka Grup menerapkan PSAK 16, “Aset Tetap” yaitu hak atas tanah diakui sebesar harga
          perolehan dan tidak disusutkan.


          Aset tetap pemilikan langsung kecuali tanah disajikan sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi
          penyusutan dan rugi penurunan nilai aset, jika ada dan disusutkan dengan menggunakan metode
          Garis Lurus (Straight-line) dengan taksiran masa manfaat keekonomian aset tetap sebagai berikut:


                                                                                                 Tahun
          Bangunan Permanen                                                                        20
          Bangunan Semi Permanen                                                                   10
          Kendaraan                                                                               4-8
          Perabotan dan Peralatan                                                                 4-8




                                                     17
Page 19
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     k. Aset Tetap dan Penyusutan (lanjutan)
         Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan dalam laba rugi pada saat terjadinya biaya-biaya
         tersebut, sedangkan pengeluaran dalam jumlah besar dan sifatnya meningkatkan kondisi aset secara
         signifikan dikapitalisasi. Semua pengeluaran setelah perolehan awal aset tetap akan ditambah
         (kapitalisasi) pada jumlah tercatat aset yang bersangkutan.


         Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat
         ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang
         timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil
         pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada periode/tahun aset tersebut
         dihentikan pengakuannya.


         Secara berkala, nilai residu, metode penyusutan dan masa manfaat setiap aset ditelaah, dan
         disesuaikan jika perlu.


         Keuntungan dan kerugian yang timbul dari pelepasan aset tetap ditentukan sebesar perbedaan antara
         penerimaan hasil pelepasan dan jumlah tercatat aset tersebut dan diakui dalam akun
         “(Beban)/penghasilan lain-lain, bersih” di laba rugi.

         Aset Tetap dalam Pembangunan
         Aset tetap dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari
         aset tetap. Akumulasi biaya perolehan akan direklasifikasi ke masing-masing aset tetap pada saat aset
         tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan, dan penyusutan mulai dibebankan pada saat itu.




                                                     18
Page 20
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran
             Grup menerapkan PSAK 71, yang mensyaratkan pengaturan instrumen keuangan terkait
             klasifikasi dan pengukuran, penurunan nilai atas instrumen aset keuangan dan akuntansi lindung
             nilai.


              Klasifikasi dan pengukuran aset keuangan ditentukan berdasarkan jenis aset. Untuk aset
              keuangan berupa instrumen utang, pengklasifikasiannya harus didasarkan pada model bisnis dan
              arus kas kontraktual - apakah semata dari pembayaran pokok dan bunga.


              Aset keuangan diklasifikasikan dalam dua kategori sebagai berikut:
              a) Aset keuangan yang diukur dengan biaya diamortisasi; dan
              b) Aset keuangan yang diukur dengan nilai wajar melalui laba rugi atau melalui penghasilan
                   komprehensif lain.


              Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Grup dan persyaratan kontraktual arus kas - apakah
              penentuan arus kasnya semata dari pembayaran pokok dan bunga.


              Grup menentukan klasifikasi aset keuangan tersebut pada pengakuan awal.


              Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
              bisnis atas aset keuangan tersebut.


              Untuk investasi pada instrumen ekuitas yang bukan termasuk dimiliki untuk diperdagangkan,
              tergantung apakah Grup telah melakukan pemilihan yang tidak dapat dibatalkan pada saat
              pengakuan awal untuk instrumen ekuitas yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan
              komprehensif lain.


              Grup melakukan reklasifikasi instrumen utang jika dan hanya jika terdapat perubahan model
              bisnis atas aset keuangan tersebut.




                                                    19
Page 21
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan (lanjutan)
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
             Pembelian dan penjualan aset keuangan diakui pada saat tanggal perdagangan dimana, Grup
             berkomitmen untuk membeli atau menjual aset keuangan. Aset keuangan dihentikan
             pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari aset keuangan tersebut telah
             kedaluwarsa atau dialihkan dan Grup telah mengalihkan secara substansial risiko dan manfaat
             atas kepemilikan.


              Saat pengakuan awal, Grup mengukur aset keuangan pada nilai wajar ditambah dengan, dalam
              hal aset keuangan diukur dengan nilai wajar tidak melalui laba rugi, biaya transaksi yang dapat
              diatribusikan secara langsung pada akuisisi aset keuangan. Biaya transaksi atas aset keuangan
              pada nilai wajar melalui laba rugi dibebankan pada laba rugi.


              Instrumen utang
              Pengukuran selanjutnya atas instrumen utang bergantung kepada model bisnis Grup dalam
              mengelola aset dan karakteristik dari arus kas. Berikut adalah kategori pengukuran dalam
              mengklasifikan instrumen utang:

              • Biaya perolehan diamortisasi: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus kas kontraktual,
                dimana arus kas tersebut merupakan pembayaran pokok dan bunga, diukur dengan biaya
                perolehan diamortisasi. Penghasilan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Laba atau rugi yang timbul
                dari penghentian pengakuan diakui secara langsung dalam laba rugi dan disajikan dalam
                keuntungan/ (kerugian) lainnya bersama dengan keuntungan dan kerugian selisih kurs.
                Penurunan nilai aset keuangan disajikan terpisah dalam laba rugi.
              • Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain: Aset yang dimiliki untuk pengumpulan arus
                kas kontraktual dan untuk penjualan keuangan aset, dimana arus kas aset merupakan
                pembayaran pokok dan bunga diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
                Mutasi dalam jumlah tercatat dilakukan melalui penghasilan komprehensif lain, kecuali untuk
                pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, pendapatan bunga dan keuntungan
                dan kerugian selisih kurs, yang diakui dalam laba rugi. Ketika aset keuangan dihentikan
                pengakuannya, akumulasi keuntungan atau kerugian yang sebelumnya diakui dalam
                penghasilan komprehensif lain direklasifikasi dari ekuitas ke laba rugi pada
                pendapatan/(beban) lain-lain. Pendapatan bunga dari aset keuangan ini termasuk dalam
                penghasilan keuangan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan dan kerugian
                selisih kurs disajikan pada pendapatan/(beban) lain-lain, dan penurunan nilai disajikan pada
                bagian terpisah dalam laba rugi.


              Instrumen ekuitas
              Grup selanjutnya mengukur semua investasi ekuitas pada nilai wajar. Dimana manajemen Grup
              telah memilih untuk menyajikan keuntungan dan kerugian nilai wajar dari investasi ekuitas pada
              penghasilan komprehensif lain. Tidak ada reklasifikasi selanjutnya atas keuntungan dan kerugian
              dari nilai wajar ke laba rugi setelah penghentian pengakuan investasi. Dividen dari investasi
              tersebut terus diakui dalam laba rugi sebagai penghasilan lainnya ketika hak Grup untuk
              menerima pembayaran ditetapkan. Kerugian penurunan nilai pada investasi ekuitas yang diukur
              pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain tidak dilaporkan secara terpisah dari
              perubahan nilai wajarnya.




                                                    20
Page 22
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     l.  Aset keuangan (lanjutan)
         (i) Klasifikasi, pengakuan dan pengukuran (lanjutan)
             Pada 31 Maret 2024 dan Desember 2023, Grup telah memilih untuk mengukur seluruh aset
             keuangan instrumen ekuitas pada nilai wajar melalui laporan laba rugi komprehensif. Perubahan
             nilai wajar aset keuangan tersebut dicatat pada akun penghasilan komprehensif lain di bagian
             ekuitas pada neraca dan tidak akan direklasifikasi ke laba rugi pada saat dihentikan
             pengakuannya.


          (ii)   Penghentian pengakuan
                 Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak untuk menerima arus kas dari investasi
                 tersebut telah jatuh tempo atau telah ditransfer dan Grup telah mentransfer secara substansial
                 seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset.


                 Ketika aset keuangan instrumen ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan pada nilai
                 wajar melalui penghasilan komprehensif lain dihentikan pengakuannya, akumulasi penyesuaian
                 nilai wajar yang diakui pada ekuitas tidak akan direklasifikasi ke laba rugi.


          (iii) Saling hapus antar instrumen
                Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai bersihnya disajikan dalam laporan
                posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak yang dapat dipaksakan secara hukum untuk
                melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan terdapat maksud untuk
                menyelesaikan secara bersih atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara
                bersamaan.


                 Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara
                 hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa
                 kepailitan atau kebangkrutan Grup atau pihak lawan.

     m.   Penurunan nilai dari aset keuangan
          Grup menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian
          (“KKE”) yang menggunakan cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk
          seluruh saldo piutang usaha. Selain untuk piutang usaha, Grup menerapkan pendekatan umum untuk
          mengukur KKE.


          Grup menilai berdasarkan basis forward-looking untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian
          terhadap instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.
          Metode penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat
          secara signifikan.




                                                       21
Page 23
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     n. Utang usaha
         Utang usaha adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang telah diperoleh dari pemasok
         dalam kegiatan usaha normal. Utang usaha dikelompokkan sebagai liabilitas jangka pendek apabila
         pembayaran jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang. Jika tidak, utang usaha tersebut
         disajikan sebagai liabilitas jangka panjang.


          Utang usaha pada awalnya diukur sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan
          diamortisasi dengan menggunakan metode bunga efektif.


     o.   Kombinasi Bisnis
          Kombinasi bisnis dicatat dengan menggunakan metode Akuisisi. Biaya perolehan dari sebuah akuisisi
          diukur pada nilai agregat imbalan yang dialihkan, diukur pada nilai wajar pada tanggal akuisisi dan
          jumlah setiap KNP pada pihak yang diakuisisi. Untuk setiap kombinasi bisnis, pihak pengakuisisi
          mengukur KNP pada entitas yang diakuisisi baik pada nilai wajar atau pun pada proporsi kepemilikan
          KNP atas aset neto yang teridentifikasi dari entitas yang diakuisisi. Biaya-biaya akuisisi yang timbul
          dibebankan langsung pada tahun berjalan.


          Pada tanggal akuisisi, selisih lebih antara penjumlahan imbalan yang dialihkan dan jumlah yang diakui
          untuk KNP dengan aset teridentifikasi dan liabilitas yang diambil-alih (aset neto) dicatat sebagai
          goodwill. Jika imbalan lebih rendah dari nilai wajar aset neto dari Perusahaan yang diakuisisi maka
          selisihnya diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian.


          Transaksi yang dilakukan dengan entitas sepengendali diterapkan metode Penyatuan Kepemilikan.
          Transaksi kombinasi bisnis antara entitas sepengendali berupa pengalihan bisnis yang dilakukan
          dalam rangka reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam suatu kelompok usaha yang sama,
          bukan perubahan pemilikan dalam arti substansi ekonomi, sehingga transaksi demikian tidak
          menimbulkan laba rugi bagi seluruh kelompok usaha atau bagi entitas individual dalam kelompok
          usaha tersebut. Selisih antara harga pengalihan dengan jumlah tercatat dari setiap transaksi kombinasi
          bisnis antara entitas sepengendali pada tanggal pengalihan dicatat sebagai “Tambahan Modal
          Disetor”.


     p.   Pendapatan dan beban
          Pendapatan
          Pengakuan pendapatan harus memenuhi 5 langkah penilaian:
          a) Identifikasi kontrak dengan pelanggan.
          b) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam
              kontrak untuk mentransfer barang atau jasa yang berbeda kepada pelanggan.
          c) Tentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak
              entitas sebagai imbalan untuk mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan.
              Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah variabel, Grup memperkirakan
              jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang
              dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan
              dibayarkan selama masa kontrak.




                                                      22
Page 24
                           PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                 31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                               (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     p. Pendapatan dan beban (lanjutan)
         Pendapatan (lanjutan)
         d) Alokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri
             sendiri relatif dari setiap barang atau jasa berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak
             dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi berdasarkan biaya
             ekspektasian ditambah margin.
         e) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau
             jasa yang dijanjikan kepada pelanggan (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang
             atau jasa tersebut).


          Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:
          a) Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau
          b) Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan pelayanan pada pelanggan). Untuk
              kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi sepanjang waktu, Grup memilih ukuran kemajuan yang
              sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika kewajiban pelaksanaan
              dipenuhi.


          Pendapatan Sewa
          Pendapatan sewa dari sewa operasi diakui sebagai pendapatan dengan dasar garis lurus selama
          masa sewa. Biaya langsung awal yang terjadi dalam proses negosiasi dan pengaturan sewa tambahan
          ke jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui dengan dasar Garis Lurus selama masa sewa.


          Uang muka sewa yang diterima dari penyewa dicatat ke dalam akun pendapatan yang diterima dimuka
          dan akan diakui sebagai pendapatan secara berkala sesuai dengan kontrak sewa yang berlaku.



          Pendapatan Hotel
          Pendapatan sewa hotel dan pendapatan hotel lainnya diakui pada saat jasa diberikan atau barang
          diserahkan.


          Pendapatan Spa
          Pendapatan dari spa diakui pada saat jasa diberikan kepada pelanggan.

          Beban
          Beban diakui pada saat terjadi berdasarkan konsep akrual.

          Pendapatan bunga dan beban bunga diakui dalam Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
          Lain Konsolidasian secara akrual menggunakan metode Suku Bunga Efektif.




                                                        23
Page 25
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     q. Pajak penghasilan kini dan tangguhan
         Beban pajak penghasilan terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak tersebut diakui dalam laba
         rugi, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang langsung diakui dalam
         ekuitas atau dalam penghasilan komprehensif lain. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui
         dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain.


          Pajak penghasilan kini dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang telah diberlakukan pada tanggal
          posisi keuangan.


          Pajak penghasilan tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak
          atas aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya. Pajak penghasilan tangguhan diukur menggunakan
          tarif pajak yang telah berlaku atau secara substantif berlaku pada tanggal pelaporan dan yang
          diharapkan akan diterapkan pada saat aset pajak tangguhan yang bersangkutan direalisasi atau pada
          saat liabilitas pajak tangguhan diselesaikan.


          Aset pajak penghasilan tangguhan diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba kena pajak pada
          masa mendatang akan memadai untuk mengkompensasi perbedaan temporer yang menimbulkan aset
          pajak tangguhan tersebut.


          Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat saling hapus apabila terdapat hak yang
          berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini dengan liabilitas pajak kini
          dan apabila aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh otoritas perpajakan yang
          sama, baik atas entitas kena pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk melakukan
          penyelesaian saldo-saldo tersebut secara neto.


     r.   Sewa
          Suatu kontrak mengandung sewa jika kontrak tersebut memberikan hak untuk mengendalikan
          penggunaan aset selama jangka waktu tertentu yang dipertukarkan dengan imbalan. Entitas menyewa
          aset tetap tertentu dengan mengakui aset hak-guna dan liabilitas sewa.


          Aset hak-guna diakui sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan
          penurunan nilai. Aset hak guna disusutkan selama jangka waktu yang lebih pendek antara umur
          manfaat aset hak-guna atau masa sewa.


          Liabilitas sewa diukur pada nilai kini pembayaran sewa yang belum dibayar. Setiap pembayaran sewa
          dialokasikan antara porsi pelunasan liabilitas dan biaya keuangan. Liabilitas sewa, disajikan sebagai
          liabilitas jangka panjang kecuali untuk bagian yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan atau kurang
          yang disajikan sebagai liabilitas jangka pendek. Unsur bunga dalam biaya keuangan dibebankan ke
          laba rugi selama masa sewa yang menghasilkan tingkat suku bunga konstan atas sisa saldo liabilitas.



          Grup tidak mengakui aset hak guna dan liabilitas sewa untuk:
          - Sewa jangka-pendek yang memiliki masa sewa dua belas (12) bulan atau kurang; atau
          - Sewa yang asetnya bernilai rendah. Pembayaran yang dilakukan untuk sewa tersebut dibebankan
             ke laba rugi dengan dasar garis lurus selama masa sewa.




                                                      24
Page 26
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     s. Liabilitas manfaat karyawan
         Entitas mengakui liabilitas atas imbalan kerja karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja atau
         Perjanjian Kerja Bersama. Nilai kini liabilitas imbalan pasti, beban jasa kini dan beban jasa lalu
         ditentukan dengan menggunakan metode penilaian “Projected Unit Credit” .


          Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan mendiskontokan estimasi arus kas di masa depan
          dengan menggunakan tingkat bunga obligasi pemerintah jangka panjang pada akhir periode pelaporan
          dalam mata uang Rupiah sesuai dengan mata uang di mana imbalan tersebut akan dibayarkan dan
          yang memiliki jangka waktu yang sesuai dengan liabilitas imbalan pensiunan yang bersangkutan.



          Pengukuran kembali yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial
          langsung diakui seluruhnya melalui penghasilan komprehensif lainnya.


          Biaya jasa lalu yang timbul dari amendemen atau kurtailmen program diakui sebagai beban dalam laba
          rugi pada saat terjadinya.


     t.   Aset dan liabilitas pengampunan pajak
          Grup telah menerapkan PSAK 70 mengenai "Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak".
          PSAK ini mengatur mengenai perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak sesuai
          dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.


          Aset pengampunan pajak diukur sebesar biaya perolehan. Biaya perolehan aset pengampunan pajak
          merupakan deemed cost dan menjadi dasar bagi Grup dalam melakukan pengukuran setelah
          pengakuan awal.

          Liabilitas pengampunan pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau
          setara kas untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset
          pengampunan pajak.

          Selisih antara aset pengampunan pajak dan liabilitas pengampunan pajak diakui di ekuitas dalam pos
          tambahan modal disetor. Grup mengakui uang tebusan yang dibayarkan pada laba rugi pada periode
          Surat Keterangan disampaikan.

     u.   Provisi
          Provisi diakui ketika Perusahaan dan Entitas Anak memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum
          maupun konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu, kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas
          Anak diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi andal mengenai jumlah kewajiban tersebut
          dapat dibuat.

          Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk
          menyelesaikan kewajiban kini pada akhir periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan
          ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur menggunakan arus kas yang
          diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas.




                                                       25
Page 27
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

2.   IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI PENTING (lanjutan)
     v. Laba Per Saham Dasar
         Laba per saham dasar dihitung dengan membagi laba tahun berjalan dengan jumlah rata-rata
         tertimbang saham biasa yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

         Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan menyesuaikan laba atau rugi yang
         dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk dan jumlah rata-rata tertimbang
         saham yang beredar, atas dampak dari seluruh instrumen berpotensi saham biasa yang bersifat dilutif.



3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING
     Asumsi kelangsungan usaha
     Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa Perusahaan tetap dapat melangsungkan usahanya. laporan
     keuangan konsolidasian ini tidak mencakup penyesuaian-penyesuaian yang mungkin timbul sebagai
     dampak dari ketidakpastian tersebut.


     Estimasi dan asumsi ini memiliki risiko dan ketidakpastian; sehingga ada kemungkinan bahwa perubahan
     situasi akan mengubah proyeksi ini, yang selanjutnya dapat mempengaruhi kelangsungan usaha
     Perusahaan. Dalam keadaan seperti itu, asumsi kelangsungan usaha Perusahaan dapat berubah.


     Perusahaan telah mengidentifikasi hal-hal berikut dimana diperlukan pertimbangan, estimasi, dan asumsi
     dan dimana hasil aktual dapat berbeda dari estimasi tersebut jika menggunakan asumsi dan kondisi yang
     berbeda dan dapat mempengaruhi secara material hasil keuangan atau posisi keuangan Perusahaan yang
     dilaporkan dalam periode mendatang.


     Rugi penurunan nilai piutang
     Perusahaan menilai penurunan nilai piutang pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan apakah
     rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba rugi, manajemen membuat penilaian, apakah terdapat bukti
     objektif bahwa kerugian telah terjadi. Manajemen juga membuat penilaian atas metodologi dan asumsi
     untuk memperkirakan jumlah dan waktu arus kas masa depan yang direviu secara berkala untuk
     mengurangi perbedaan antara estimasi kerugian dan kerugian aktualnya.


     Pajak penghasilan dan pajak lainnya
     Pertimbangan dan asumsi diperlukan dalam menentukan besaran fasilitas pengurang pajak dan investasi
     (capital allowance) dan pengurangan beban tertentu untuk tujuan fiskal selama proses estimasi atas
     perhitungan beban pajak penghasilan Perusahaan. Secara khusus, perhitungan beban pajak penghasilan
     Perusahaan melibatkan penafsiran terhadap peraturan perpajakan dan peraturan lainnya. Banyaknya
     transaksi dan perhitungan yang dapat menyebabkan ketidakpastian di dalam penentuan kewajiban pajak
     selama bisnis normal.


     Semua pertimbangan dan estimasi yang dibuat manajemen seperti yang diungkapkan di atas dapat
     dipertanyakan oleh Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”) atau Auditor Pemerintah. Sebagai akibatnya, terjadi
     ketidakpastian dalam penentuan kewajiban pajak. Resolusi posisi pajak yang diambil oleh Perusahaan,
     dapat berlangsung bertahun-tahun dan sangat sulit untuk memprediksi hasil akhirnya. Apabila terdapat
     perbedaan perhitungan pajak dengan jumlah yang telah dicatat, perbedaan tersebut akan berdampak pada
     pajak penghasilan dan pajak tangguhan dalam tahun dimana penentuan pajak tersebut dibuat.




                                                     26
Page 28
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

3.   ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING (lanjutan)
     Pajak penghasilan dan pajak lainnya (lanjutan)
     Aset pajak tangguhan, termasuk yang timbul dari rugi fiskal, besaran capital allowance, dan perbedaan
     temporer lainnya, diakui hanya apabila dianggap lebih mungkin daripada tidak bahwa mereka dapat
     diterima kembali, dimana hal ini tergantung pada kecukupan pembentukan laba kena pajak di masa depan.
     Sama seperti “penurunan nilai aset non-keuangan” asumsi atas laba kena pajak masa depan yang dapat
     dihasilkan sangat dipengaruhi oleh estimasi dan asumsi manajemen atas volume penjualan, harga
     komoditas, dan lain-lain; yang mana terpapar risiko dan ketidakpastian, sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan keadaan akan mengubah proyeksi laba kena pajak di masa mendatang.


     Kewajiban imbalan pascakerja
     Nilai kini kewajiban imbalan pascakerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar
     aktuarial berdasarkan beberapa asumsi. Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya/(penghasilan)
     pensiun neto mencakup tingkat diskonto dan kenaikan gaji di masa datang. Adanya perubahan pada
     asumsi ini akan mempengaruhi jumlah tercatat kewajiban imbalan pascakerja.


     Perusahaan menentukan tingkat diskonto dan kenaikan gaji masa datang yang sesuai pada akhir tahun
     pelaporan. Tingkat diskonto adalah tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan nilai kini
     atas estimasi arus kas keluar masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan kewajiban imbalan
     pascakerja. Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat
     suku bunga obligasi pemerintah yang didenominasikan dalam mata uang imbalan akan dibayar dan
     memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu kewajiban imbalan pascakerja yang terkait.


     Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Perusahaan mengumpulkan data historis mengenai perubahan
     gaji dasar pekerja dan menyesuaikannya dengan perencanaan bisnis masa datang.

     Penurunan nilai aset nonkeuangan dan aset tetap
     Jumlah nilai yang dapat dipulihkan kembali dari sebuah aset atau kelompok aset penghasil kas diukur
     berdasarkan nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai.
     Penentuan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual atau nilai pakai mewajibkan manajemen untuk
     membuat estimasi dan asumsi atas tingkat produksi yang diharapkan dan volume penjualan, harga
     komoditas (mempertimbangkan harga saat ini dan harga masa lalu, tren harga dan faktor-faktor terkait),
     cadangan (lihat ‘Estimasi Cadangan’), biaya operasi, biaya penutupan dan rehabilitasi serta belanja modal
     di masa depan. Estimasi dan asumsi ini terpapar risiko dan ketidakpastian; sehingga terdapat kemungkinan
     perubahan situasi yang dapat mengubah proyeksi ini, sehingga dapat mempengaruhi nilai aset yang dapat
     dipulihkan kembali. Dalam keadaan seperti itu, sebagian atau seluruh nilai tercatat aset mungkin akan
     mengalami penurunan nilai lebih lanjut atau terjadi pengurangan rugi penurunan nilai yang dampaknya akan
     dicatat dalam laba rugi.




                                                     27
Page 29
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

4.   KAS DAN SETARA KAS
     Rincian kas dan setara kas pada 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                31 Maret 2024      31 Desember 2023
     Kas                                                         1.185.803.610             1.191.185.291

     Kas di bank
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank Central Asia Tbk                                2.063.988.987            3.286.422.236
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                  1.467.255.350            1.345.086.215
         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                             258.899.291              367.256.876
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                    140.326.916              105.026.388
         PT Bank Pan Indonesia Tbk                                  16.541.208               16.629.744
         PT Bank Bukopin Tbk                                           574.803               15.983.088
         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                            -                350.790.134
     Subtotal Kas di Bank                                        3.947.586.555            5.487.194.681

     Deposito Berjangka
     Pihak ketiga
       Rupiah
         PT Bank CIMB Niaga Tbk                                  3.130.000.000            3.130.000.000
         PT Bank Capital                                         1.591.971.848            2.079.525.548
     Subtotal Deposito                                           4.721.971.848            5.209.525.548
     Jumlah                                                      9.855.362.013           11.887.905.520

     Deposito berjangka mempunyai jangka waktu 1 bulan dan memiliki tingkat bunga berkisar antara 5,25%-
     7,25% per tahun pada 31 Maret 2024 dan 4,25% - 4,85% per tahun pada 31 Desember 2023.


     Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 tidak terdapat bank yang dibatasi penggunaannya dan
     seluruh bank ditempatkan pada pihak ketiga.


5.   PIUTANG USAHA
     Akun ini merupakan piutang atas jasa penyewaan kamar hotel dan spa, berikut fasilitas dan penunjang
     lainnya dengan rincian per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:


     a. Berdasarkan pelanggan
                                                               31 Maret 2024       31 Desember 2023
        Pelanggan yang telah check out:
         Bank Bukopin                                              270.050.000                      -
         Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan                     152.040.000               10.500.000
         Kepolisian Negara Republik Indonesia                       78.633.866                      -
         PT Mitra Global Holiday                                    49.200.000               85.850.000
            Sub Jumlah                                             549.923.866               96.350.000




                                                   28
Page 30
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

5.   PIUTANG USAHA (lanjutan)
     a. Berdasarkan pelanggan (lanjutan                      31 Maret 2024              31 Desember 2023
          Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah   22.000.000                            -
          Online Travel Agent                                    19.156.145                      4.423.704
          Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan             10.425.000                            -
          Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan                      -                       51.053.945
          Lain-lain (Saldo di bawah Rp 10.000.000)               35.300.146                    149.796.986
          Sub jumlah pelanggan yang telah check out             636.805.157                    301.624.635

         Pelanggan yang belum check out                                  81.937.913              80.305.175
         Kartu Kredit                                                       550.000              15.801.790
         Kartu Debit                                                     31.798.579               3.849.550
           Sub jumlah                                                   751.091.649             401.581.150
         Provisi atas penurunan nilai                                    (5.317.921)             (5.317.921)
         Jumlah                                                         745.773.728             396.263.229

     b. Berdasarkan umur
        Rincian piutang berdasarkan umur piutang per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
        berikut:


         Kategori Umur                                              31 Maret 2024       31 Desember 2023
         0 - 30 hari                                                   596.497.053             323.935.750
         31 - 60 hari                                                  133.919.596              62.246.682
         61 - 90 hari                                                          -                15.398.718
         > 90 hari                                                      20.675.000                     -
         Total                                                         751.091.649             401.581.150

     Kolektibilitas piutang usaha pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                  31 Maret 2024          31 Maret 2023
     Rata-rata Piutang usaha - Bersih                                571.018.479                272.062.544
     Penjualan                                                     4.550.375.300              5.087.278.917
     Kolektibilitas Piutang                                         45,80 hari             19,52 hari

     Seluruh piutang usaha kepada pihak ketiga merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang
     Rupiah serta tidak dikenakan jaminan dan bunga serta tidak digunakan sebagai jaminan kredit.


     Mutasi provisi penurunan nilai piutang lain-lain adalah sebagai berikut:
                                                                      31 Maret 2024     31 Desember 2023
     Saldo awal                                                             5.317.921           212.052.810
     Penambahan (pemulihan) Penyisihan                                              -          (206.734.889)
     Saldo akhir                                                            5.317.921             5.317.921

     Manajemen berpendapat bahwa provisi penurunan nilai piutang lain-lain tersebut cukup untuk menutupi
     kerugian dari tidak tertagihnya piutang.




                                                       29
Page 31
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

6.   PIUTANG LAIN-LAIN
     Rincian piutang lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023
     Pihak ketiga
       Karyawan                                                        41.675.000                  57.278.243
       Piutang Bunga                                                    1.041.248                   1.106.144
       Lain - lain                                                            -                           -
       Sub Jumlah                                                      42.716.248                  58.384.387

     Pihak berelasi (Catatan 12b)                                   2.008.239.877                2.008.239.877
     Jumlah                                                         2.050.956.125                2.066.624.264
      Provisi atas penurunan nilai                                            -                            -
     Jumlah piutang lain-lain                                       2.050.956.125                2.066.624.264

     Bagian lancar                                                     42.716.248                   58.384.387
     Bagian tidak lancar                                            2.008.239.877                2.008.239.877
     Jumlah                                                         2.050.956.125                2.066.624.264

     Seluruh piutang lain-lain merupakan piutang kepada pelanggan dalam mata uang Rupiah serta tidak
     dikenakan jaminan dan bunga.


     Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain dapat tertagih sehingga tidak perlu dilakukan
     cadangan kerugian penurunan nilai.

7.   PERSEDIAAN
     Rincian persediaan Perseroan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                31 Maret 2024      31 Desember 2023
     Makanan                                                         61.706.218              61.929.424
     Minuman                                                         54.565.012              60.102.109
     Lain-lain                                                      266.058.028             263.841.930
     Jumlah                                                         382.329.258             385.873.463

     Jumlah persediaan yang diakui sebagai beban masing-masing sebesar Rp358.403.927 dan Rp370.576.250
     untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.


     Berdasarkan hasil penelaahan terhadap kondisi fisik dari persediaan, Manajemen berkeyakinan bahwa tidak
     perlu dilakukan penyisihan atas keusangan persediaan karena Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh
     persediaan dapat dijual atau digunakan sesuai dengan periode peruntukannya.


     Pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, persediaan tidak diasuransikan atas resiko kerugian,
     kebakaran dan bencana alam. Manajemen memahami adanya risiko yang terkait sehubungan dengan
     persediaan yang tidak diasuransikan.




                                                     30
Page 32
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

8.   PERLENGKAPAN

     Rincian perlengkapan Perseroan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
     berikut :
                                                               31 Maret 2024       31 Desember 2023
     Linen                                                      1.121.887.602            1.134.506.918
     Barang Pecah Belah                                           147.529.334              147.643.147
     Perkakas, Alat, Bahan bakar dan supply                       147.156.874              144.093.657
     Perangkat Makan Perak                                         28.806.704               28.806.704
     Seragam                                                        9.350.919                9.350.919
     Lain-lain                                                     53.723.552               53.723.552
     Jumlah                                                     1.508.454.985            1.518.124.897

9.   UANG MUKA DAN BIAYA DIBAYAR DIMUKA
     Rincian uang muka dan biaya dibayar dimuka Perseroan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember
     2023 adalah sebagai berikut :

                                                               31 Maret 2024       31 Desember 2023
     Uang muka:
      Uang muka pembelian                                         226.671.064              186.100.989
      Uang muka karyawan                                           47.000.000               31.000.000
       Lain-lain                                                          -                  9.656.300
     Jumlah uang muka                                             273.671.064              226.757.289

     Biaya dibayar dimuka
       Perijinan                                                  463.087.786              115.313.596
       Beban Tangguhan                                            286.782.682                      -
       Asuransi                                                   151.340.612              204.631.658
       Kontrak Service                                             82.402.177               48.294.102
       Sewa                                                        54.450.000               71.362.820
       Lain-lain                                                          -                 16.079.017
     Jumlah biaya dibayar dimuka                                1.038.063.257              455.681.193
     Jumlah                                                     1.311.734.321              682.438.482

     Bagian lancar                                              1.302.472.654              670.735.530
     Bagian tidak lancar                                            9.261.667               11.702.952
     Jumlah                                                     1.311.734.321              682.438.482

     Beban tangguhan adalah biaya THR, dan biaya-biaya operasional lainnya yang diamortisasi selama satu
     tahun.




                                                  31
Page 33
                                PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                      31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                    (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP

   Rincian Aset tetap per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                          31 Maret 2024

                                 Saldo Awal       Penambahan           Pengurangan        Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Biaya Perolehan:

    Pemilikan Langsung

     Tanah                      307.798.580.933               -                  -                        -   307.798.580.933

     Bangunan                    85.095.921.725               -                  -                        -    85.095.921.725

     Kendaraan                    8.373.340.022               -                  -                        -     8.373.340.022

     Perabot dan peralatan       14.584.198.377        7.775.000                 -                        -    14.591.973.377

    Jumlah Pemilikan Langsung   415.852.041.057        7.775.000                 -                        -   415.859.816.057


    Aset Hak Guna

     Kendaraan                     282.600.000                -                  -                        -       282.600.000

    Jumlah Aset Hak Guna           282.600.000                -                  -                        -       282.600.000


    Aset Tetap dalam

     Pembangunan                   427.207.136       267.381.000                 -                        -       694.588.136

    Jumlah Biaya Perolehan      416.561.848.193      275.156.000                 -                        -   416.837.004.193



                                                                          31 Maret 2024

                                 Saldo Awal       Penambahan           Pengurangan        Reklasifikasi       Saldo Akhir

   Akumulasi Penyusutan:

    Pemilikan Langsung

     Bangunan                    24.262.954.719     1.168.039.500                                         -    25.430.994.219

     Kendaraan                    7.842.390.639       59.542.668                                          -     7.901.933.307

     Perabot dan peralatan       13.220.130.379      144.042.725                                          -    13.364.173.104

    Pemilikan Langsung           45.325.475.737     1.371.624.893                -                        -    46.697.100.630


    Aset Hak Guna

     Kendaraan                      23.550.000         8.831.250                 -                        -        32.381.250

    Aset Hak Guna                   23.550.000         8.831.250                 -                        -        32.381.250

   Jumlah Akumulasi

    Penyusutan                   45.349.025.737     1.380.456.143                -                        -    46.729.481.880
   Nilai buku - bersih          371.212.822.456                                                               370.107.522.313




                                                                  32
Page 34
                                 PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                       31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                     (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
                                                                        31 Desember 2023

                                 Saldo Awal       Penambahan           Pengurangan         Reklasifikasi         Saldo Akhir

    Biaya Perolehan:

     Pemilikan Langsung

      Tanah                     307.798.580.933               -                   -                        -     307.798.580.933

      Bangunan                   84.623.631.725      472.290.000                  -                        -      85.095.921.725

      Kendaraan                   8.535.840.022               -           162.500.000                      -       8.373.340.022

      Perabot dan peralatan      13.666.533.234      636.113.309           91.500.000             373.051.834     14.584.198.377

     Pemilikan Langsung         414.624.585.914     1.108.403.309         254.000.000             373.051.834    415.852.041.057



     Aset Hak Guna

      Bangunan                    4.503.363.000               -         4.503.363.000                      -                   -

      Kendaraan                               -      282.600.000                  -                        -         282.600.000

     Aset Hak Guna                4.503.363.000      282.600.000        4.503.363.000                      -         282.600.000



     Aset Tetap dalam                                                                                                          -

      Pembangunan                  373.051.834       427.207.136                  -              (373.051.834)       427.207.136

    Jumlah Biaya Perolehan      419.501.000.748     1.818.210.445       4.757.363.000                      -     416.561.848.193



                                                                        31 Desember 2023

                                 Saldo Awal       Penambahan           Pengurangan         Reklasifikasi         Saldo Akhir

    Akumulasi Penyusutan:

     Pemilikan Langsung

      Bangunan                   19.638.025.717     4.624.929.002                 -                        -      24.262.954.719

      Kendaraan                   7.766.719.969      238.170.670          162.500.000                      -       7.842.390.639

      Perabot dan peralatan      12.800.615.025      511.015.354           91.500.000                      -      13.220.130.379

    Jumlah Pemilikan Langsung    40.205.360.711     5.374.115.026         254.000.000                      -      45.325.475.737

                                                                                                                               -

     Aset Hak Guna

      Bangunan                    4.503.363.000               -         4.503.363.000                      -                   -

      Kendaraan                               -       23.550.000                  -                        -          23.550.000

    Jumlah Aset Hak Guna          4.503.363.000       23.550.000        4.503.363.000                      -          23.550.000
    Nilai buku - bersih         374.792.277.037                                                                  371.212.822.456



    Tanah milik Perusahaan dan Entitas Anak merupakan tanah yang berlokasi di Jakarta Pusat
    (Pejompongan), Jakarta Selatan (Falatehan dan Pondok Pinang), Kepulauan Seribu, NTT (Tanjung Karoso)
    dan Bali (Canggu) dengan total area seluas masing-masing seluas 1.175.063m2 pada 31 Maret 2024 dan
    31 Desember 2023.




                                                                  33
Page 35
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

10. ASET TETAP (lanjutan)
    Atas tanah di Kepulauan Seribu, Perusahaan menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
    tertanggal 8 Mei 2015 dengan PT Setia utama Island atas pembelian sebuah villa dengan total area seluas
    1.500 m2 yang berlokasi di Pulau Tengah, Kepulauan Seribu dengan harga beli sebesar Rp15.800.000.000.
    Aset tersebut telah diserah terima dengan baik oleh Perusahaan melalui berita acara serah terima dengan
    PT Setia utama Island. Sampai saat ini, akta jual beli masih dalam proses karena harus menunggu proses
    pemecahan sertifikat induk oleh penjual.


    Tanah, bangunan dan perabotan dan peralatan yang berlokasi di Jalan Falatehan I No.21-22, Melawai,
    Jakarta Selatan (Sotis Falatehan) dan di Jalan Raya Kayu Tulang, Desa Canggu (Sotis Villa Canggu)
    digunakan oleh PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) untuk menjalankan kegiatan usaha perhotelan.
    Pada tahun 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, tanah dan bangunan di Jalan Falatehan tersebut
    dijadikan sebagai jaminan sehubungan dengan pinjaman bank yang diperoleh Entitas Anak dari PT Bank
    Negara Indonesia (Persero) Tbk (Catatan 17).


    Penambahan aset bangunan sebesar Rp472.290.000 adalah pembangunan pagar pembatas untuk tanah
    yang berlokasi NTT.


    Aset dalam penyelesaian merupakan proyek pembangunan fasilitas pendukung hotel yang masih dalam
    tahap penyelesaian.

    Alokasi beban penyusutan adalah sebagai berikut:
                                                                 31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Beban umum dan administrasi (Catatan 27)                      1.380.456.143              5.397.665.026
    Jumlah                                                        1.380.456.143              5.397.665.026

    Selain tanah dan bangunan, tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai wajar aset tetap dengan nilai
    tercatatnya.

    Biaya perolehan aset tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan sebesar Rp18.647.077.706
    dan Rp18.257.669.006 masing-masing pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

    Aset tetap tidak termasuk tanah telah diasuransikan terhadap risiko akibat kerusakan, bencana alam,
    kebakaran dan risiko lainnya pada PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan sebesar
    Rp75.608.702.676 pada per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Manajemen akan meningkatkan nilai
    pertanggungan tersebut untuk menutupi kerugian yang mungkin terjadi.

    Manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Maret 2024
    dan 31 Desember 2023, berdasarkan evaluasi atas kondisi aset pada tanggal-tanggal tersebut.

11. ASET LAIN-LAIN
    Rincian aset lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                 31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Kas yang dibatasi penggunaannya                                1.200.000.000            1.200.000.000
    Jumlah                                                         1.200.000.000            1.200.000.000

    Kas yang di batasi penggunaannya adalah uang jaminan sehubungan dengan pinjaman kredit investasi
    BNI, yang dapat digunakan ketika hutang sudah lunas.




                                                    34
Page 36
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI
    a. Sifat hubungan dengan pihak berelasi
       Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan transaksi keuangan dengan
       pihak-pihak berelasi.

       Sifat Pihak Berelasi
       Hubungan dan jenis akun atau transaksi dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

        No.        Pihak Berelasi                  Hubungan                  Sifat Saldo Akun/Transaksi
         1.   Herman Herry Adranacus         Pemegang Saham dan          Utang lain-lain
                                            Komisaris Utama di Entitas
                                                      Anak
         2.   Vonny Kristiani                  Pemegang Saham           Piutang lain-lain
                                             Perusahaan dan Entitas
                                           Anak serta Komisaris Entitas
                                                      Anak
         3.   Cindy Angelina Adranacus           Pemegang Saham          Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                                   Perusahaan
         4.   PT Dwimukti Graha             Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-lain
              Elektrindo                    sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak
         5.   PT Dwimukti Inti Boga         Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                            sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak

         6.   PT Sotis Hotel Manajemen      Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain; Utang lain-lain
                                            sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak
         7.   PT Sungai Mas Propertindo     Di bawah pengendali yang     Piutang lain-lain
                                            sama dengan Perusahaan
                                                 dan Entitas Anak
         8.   Stevano Rizki Adranacus            Komisaris Utama         Utang lain-lain
                                                   Perusahaan
    b. Piutang lain-lain
       Rincian piutang lain-lain kepada pihak berelasi per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
       sebagai berikut :

       Nama Entitas                                             31 Maret 2024         31 Desember 2023
        PT Sungai Mas Propertindo                                1.595.447.266              1.595.447.266
        PT Dwimukti Inti Boga                                      230.046.000                230.046.000
        Vonny Kristiani                                            182.746.611                182.746.611
       Jumlah piutang lain-lain Pihak Berelasi                   2.008.239.877              2.008.239.877
        Provisi atas penurunan nilai                                       -                          -
       Jumlah                                                    2.008.239.877              2.008.239.877




                                                   35
Page 37
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
    b. Piutang lain-lain (lanjutan)
                                                                  31 Maret 2024    31 Desember 2023
       Bagian lancar                                                         -                     -
       Bagian tidak lancar                                         2.008.239.877         2.008.239.877
       Jumlah                                                      2.008.239.877         2.008.239.877
       Persentase terhadap jumlah aset                                0,51%              0,51%

   c. Utang lain-lain
      Rincian utang lain-lain kepada pihak berelasi per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai
      berikut :
       Nama Entitas                                               31 Maret 2024    31 Desember 2023
        PT Dwimukti Graha Elektrindo                              91.939.800.685        88.269.800.685
        Herman Herry Adranacus                                     5.627.698.483         5.627.698.483
        Stevano Rizki Adranacus                                    1.380.000.000         1.380.000.000
        PT Sotis Hotel Manajemen                                   1.058.031.000           935.707.000
        PT Dwimukti Inti Boga                                      1.166.287.750           804.750.000
       Jumlah                                                    101.171.817.918        97.017.956.168

       Bagian lancar                                               2.224.318.750          1.740.457.000
       Bagian tidak lancar                                        98.947.499.168         95.277.499.168
       Jumlah                                                    101.171.817.918         97.017.956.168

       Persentase terhadap jumlah liabilitas                         59,21%              57,37%

       Transaksi signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:


       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE")
       Pada tahun 2024, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
       operasional sehingga saldo utang per 31 Maret 2024 menjadi sebesar Rp91.939.800.685 terdiri dari
       saldo utang PT SMK sebesar Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp79.387.419.658 dan saldo utang
       PT TKP sebesar Rp 2.110.516.548.


       Pada tahun 2023, Perusahaan dan Entitas Anak memperoleh tambahan dana dari DGE untuk
       operasional sehingga saldo utang per 31 Desember 2023 menjadi sebesar Rp88.269.800.685 terdiri
       dari saldo utang PT SMK sebesar Rp10.441.864.479, PT DMW sebesar Rp75.717.419.658 dan saldo
       utang PT TKP sebesar Rp 2.110.516.548.




                                                    36
Page 38
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       a. SMK
           Berdasarkan perjanjian utang piutang Nomor 042/PHP/I/2015 tertanggal 5 Januari 2015 yang telah
           mengalami beberapa kali perubahan dan terakhir diubah berdasarkan Perubahan ke empat
           Perjanjian Hutang Piutang Nomor 060/PPHP-IV/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018, Perusahaan
           mengakui menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp16.072.774.169 sebagai tambahan
           modal/modal kerja dan/atau keperluan operasional Perusahaan. Pinjaman tersebut tidak
           dikenakan bunga dan tanpa jangka waktu pengembalian yang pasti. Berdasarkan perjanjian,
           Perusahaan akan membayar pinjaman tersebut secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
           yang disesuaikan dengan arus kas Perusahaan. Pada tanggal 29 Desember 2017, Perusahaan,
           DGE dan PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW) menandatangani perjanjian novasi (Catatan 11b)
           untuk mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp12.527.470.050
           menjadi bagian dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah novasi tersebut, sisa
           saldo pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp3.545.304.119 per 31 Desember
           2017.


             Pada tanggal 31 Mei 2018 dan 28 Desember 2018, Perusahaan dan DGE menandatangani
             Perubahan       Keempat     Perjanjian    Utang   Piutang    No.082/PPHP-III/V/2018    dan
             No.153/PPHPIV/XII/2018 dimana Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DGE per
             tanggal perjanjian masing-masing sebesar Rp4.153.781.850 dan Rp32.894.177.830. Pada tanggal
             31 Desember 2018, Perusahaan, DGE dan DMW menandatangani perjanjian novasi untuk
             mengalihkan saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 menjadi
             bagian dari saldo utang lain-lain Perusahaan kepada DMW. Setelah saldo tersebut, sisa saldo
             pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp4.153.781.850 per 31 Desember 2018.



             Perusahaan menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan
             pembayaran atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo
             pinjaman Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp10.441.864.479. Atas saldo sisa hutang
             tersebut telah dinyatakan dalam Addendum Perjanjian Utang Piutang No.289/PHP/XII/2022
             tertanggal 30 Desember 2022. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
             tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
             setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow Perusahaan.


        b.   DMW
             Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.147/PHP/XII/2016 antara DMW (Entitas Anak) dengan
             DGE tanggal 28 Desember 2016, DGE setuju untuk memberikan pinjaman kepada DMW sebagai
             tambahan modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DMW dengan nilai sebanyak-
             banyaknya sebesar Rp11.000.000.000 yang dapat diterima secara sekaligus ataupun secara
             bertahap. Atas pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap
             setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.


             Perjanjian ini telah mengalami perubahan melalui Penegasan Perjanjian Utang Piutang
             No.149/PPHP/XII/2017 tanggal 27 Desember 2017, dimana DMW mengakui utang kepada DGE
             sebesar Rp10.825.825.978.




                                                    37
Page 39
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b. DMW (lanjutan)
           Berdasarkan Perjanjian Utang Piutang No.150/PHP/XII/2017 antara DMW dengan DGE tanggal 28
           Desember 2017, DMW setuju untuk memberikan pinjaman kepada DGE sebagai tambahan
           modal/modal kerja dan atau keperluan operasional DGE sebesar Rp66.693.458.803. Atas
           pinjaman tersebut, tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali secara bertahap setiap
           bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DGE.

            Atas kedua Perjanjian Utang Piutang di atas (No.149/PPHP/XII/2017 dan No.150/PHP/XII/2017),
            DMW dan DGE membuat Perjanjian Perjumpaan Utang (Kompensasi) pada tanggal 28 Desember
            2017, dimana kedua belah pihak setuju untuk melakukan perjumpaan utang/kompensasi antara
            saldo utang DGE kepada DMW sebesar Rp66.693.458.803 dengan saldo utang DMW kepada
            DGE sebesar Rp10.825.825.978 sehingga saldo akhir utang DGE kepada DMW menjadi sebesar
            Rp55.867.632.824.

            Sehubungan dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara Perusahaan, DMW dan
            DGE, dimana DGE bermaksud melunasi sebagian utangnya kepada DMW dengan jalan
            Perusahaan menyatakan mengakui utang kepada DMW sejumlah Rp12.527.470.050 maka atas
            novasi tersebut, saldo utang DGE kepada DMW yang sebelumnya sebesar Rp55.867.632.824
            setelah dikurangi nilai utang di dalam novasi sebesar Rp12.527.470.050 maka akan menjadi
            sebesar Rp43.340.162.774.


            Berdasarkan Nota Kesepahaman tanggal 29 Desember 2017 antara DMW dengan DGE, dimana
            atas nilai sisa utang DGE kepada DMW sebesar Rp43.340.162.774 (“Sisa Utang”) akan dilunasi
            oleh DGE dengan cara menjual kepada DMW sebidang tanah yang terletak di daerah Propinsi DKI
            Jakarta, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Kelurahan Pondok
            Pinang yang dikenal sebagai Jalan Pinang Kuningan I sebagaimana diuraikan dalam Sertifikat Hak
            Guna Bangunan No.09017/Pondok Pinang tertanggal 21 November 2017 seluas 3.239m2 yang
            terdaftar atas nama DGE. Harga Jual Beli yang disepakati adalah sebesar Rp54.122.438.057 yang
            pembayarannya dilakukan secara bertahap oleh DMW dengan cara sebagai berikut:
            1.   Sejumlah sisa utang diakui sebagai pembayaran uang muka oleh DMW kepada DGE atas
                 pembelian tanah pada saat tanggal penandatanganan Nota Kesepahaman.
            2.   Sebesar Rp10.782.275.282 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada tanggal 29 Desember
                 2018 yang akan diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.

            Atas nota kesepahaman di atas, DMW mencatat saldo masing-masing sebesar Rp43.340.162.774
            sebagai Uang Muka Pembelian Tanah pada Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian per 31
            Desember 2017.

            Pada tahun 2018, DMW memperoleh pinjaman dari DGE dengan total sebesar Rp11.733.332.653
            per 31 Desember 2018 yang tertuang di dalam perubahan kedua Perjanjian Utang Piutang No.
            166/PPHP-II/XII/2018 tanggal 28 Desember 2018.




                                                  38
Page 40
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       b. DMW (lanjutan)
           Pada tanggal 31 Desember 2018, sesuai dengan Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) antara
           DGE, DMW dan Perusahaan, bahwa Perusahaan bermaksud mengalihkan sebagian utangnya
           dengan DGE menjadi utang kepada DMW dan DMW ingin melunasi sebagian utangnya kepada
           DGE dengan memperhitungkan uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sehingga jumlah
           pinjaman adalah sebagai berikut:
           1. Saldo utang Perusahaan kepada DGE sebesar Rp28.740.395.980 telah dialihkan menjadi
                utang kepada DMW. Saldo utang Perusahaan kepada DMW per 31 Desember 2018 adalah
                sebesar Rp68.832.147.811 dan saldo utang Perusahaan kepada DGE per 31 Desember 2018
                adalah sebesar Rp4.153.781.850.
           2. Saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang sebesar Rp43.340.162.774
                diperhitungkan dengan utang DMW kepada DGE sebesar Rp11.733.332.653 dan pengalihan
                atas utang Perusahaan kepada DGE yang diterima oleh DMW yaitu sebesar
                Rp28.740.395.980 sehingga saldo uang muka pembelian tanah Pondok Pinang per 31
                Desember 2018 yaitu sebesar Rp2.866.434.141.

            Pada tanggal 30 Desember 2022 dibuat Penegasan Nota Kesepahaman antara DMW dengan
            DGE untuk melakukan Addendum II atas Nota Kesepahaman dimana para pihak sepakat untuk
            mengubah ketentuan dan menegaskan kembali pasal 2 pada MOU, sebagai berikut:
            1. Sisa utang sebesar Rp2.866.434.141 diakui oleh DGE sebagai pembayaran uang muka oleh
                DMW kepada DGE atas pembelian tanah Pondok Pinang.
            2. Sisa pembayaran sebesar Rp51.224.865.859 akan dibayarkan selambat-lambatnya pada
                tanggal 30 Desember 2024 yang diikuti dengan penandatanganan Akta Jual Beli.
            3. Semua syarat dan ketentuan hutang piutang sebagaimana dinyatakan dan ditetapkan dalam
                Perjanjian terdahulu yang telah ada, selama tidak dinyatakan berubah dalam Penegasan
                Perjanjian, tetap berlaku sebagaimana adanya.

            Pada tahun 2023, uang muka yang diberikan oleh DMW senilai Rp2.866.434.141 sesuai dengan
            adendum nota kesepahaman tahun 2022 dikompensasikan menjadi pembayaran utang DMW
            kepada DGE. Yang berarti DMW tidak menjadi membeli tanah Pondok Pinang dan tidak terdapat
            sisa pembayaran yang harus dibayar oleh DMW.

            DMW menerima pinjaman dari waktu ke waktu dari DGE dan telah melaksanakan pembayaran
            atas pinjaman tersebut kepada DGE. Pada tanggal 31 Desember 2023 sisa saldo pinjaman
            Perusahaan kepada DGE adalah sebesar Rp75.717.419.658. Atas saldo sisa hutang tersebut
            telah dinyatakan dalam Addendum II Perjanjian Utang Piutang No.284/DGE-DMW/PHP/XII/2023
            tertanggal 29 Desember 2023. Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per
            tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
            setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow DMW.


        Saldo piutang lain-lain DGE per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp0 dan
        Rp6.033.100 merupakan sisa saldo piutang atas transaksi penjualan kendaraan Perusahaan kepada
        DGE. Atas saldo sisa piutang tersebut telah dinyatakan dalam 284/DGE-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
        Desember 2023. Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
        biaya tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
        yang disesuaikan dengan cash flow DGE.




                                                  39
Page 41
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Dwimukti Graha Elektrindo ("DGE") (lanjutan)
       c. TKP
           Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.284/PHP/XII/2022 tertanggal 30 Desember
           2022 TKP (Entitas Anak) mengakui dan menerima pinjaman dari DGE sebesar Rp2.110.516.548.
           Pinjaman tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
           tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
           nominal yang disesuaikan dengan cash flow TKP.


        Vonny Kristiani ("VK")
        a. SMK
            Saldo piutang lain-lain VK per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah masing-masing
            sebesar Rp182.746.611. Merupakan sisa saldo piutang atas transaksi pinjaman yang diberikan
            dari waktu ke waktu. Atas saldo sisa pinjaman tersebut telah dinyatakan dalam Perjanjian
            Pembaharuan Utang (Novasi) No.280/SMK-VK/PHP/XII/2023 tertanggal 29 Desember 2023.
            Piutang tersebut diberikan dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
            tambahan lainnya. Pembayaran dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal
            yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


        Herman Herry Adranacus ("HHA")
        a. DMW
            Saldo utang lain-lain Perseroan dan entitas anak kepada HHA per 31 Maret 2024 dan 31
            Desember 2023 adalah Rp5.627.698.483.

            Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham No.041/PPS/I/2015 tanggal5 Januari 2015
            antara DMW dengan HHA (Pihak pertama) ,dimana pihak pertama setuju untuk memberikan
            pinjaman sebanyak-banyaknya Rp4.000.000.000 yang dapat diterima sekaligus ataupun secara
            bertahap. Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya
            dengan nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW. Saldo utang DMW per 31 Desember
            2015 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.


            Perjanjian tersebut telah diubah beberapa kali yaitu sebagai berikut:
            1. Penegasan Pertama No.046/PPPS/I/2016 tanggal 5 Januari 2016, dimana DMW mengakui
                 utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2016 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
            2. Penegasan Kedua No.046/PPPS/I/2017 tanggal 5 Januari 2017, dimana DMW mengakui
                 utang kepada pihak pertama sebesar Rp3.712.180.219. Saldo utang DMW per 31 Desember
                 2017 adalah sebesar Rp 3.712.180.219.
            3. Perubahan Perjanjian Utang Piutang No.071B/PPHP/XII/2018 tanggal 31 Mei 2018, dimana
                 DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang DMW
                 per 31 Mei 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
            4. Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.128/PPPS/XII/2018 tanggal 31 Desember 2018,
                 dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
                 DMW per 31 Desember 2018 sebesar Rp 6.627.698.483.
            5. Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.185A/PPPS/XII/2021 tanggal 31 Desember 2021,
                 dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
                 DMW per 31 Desember 2021 sebesar Rp 6.627.698.483.




                                                  40
Page 42
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       Herman Herry Adranacus ("HHA") (lanjutan)
       a. DMW (lanjutan)
           6. Penegasan Perjanjian Utang Piutang No.285/PHP/XII/2022 tanggal 30 Desember 2022,
               dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar Rp6.627.698.483. Saldo utang
               DMW per 31 Desember 2022 sebesar Rp 6.627.698.483.

            7.   Perjanjian Pembaharuan Utang (Novasi) No.279/HH-DMW/PHP/XII/2023 tanggal 29
                 Desember 2023, dimana DMW mengakui utang kepada pihak pertama sebesar
                 Rp5.627.698.483. Saldo utang DMW per 31 Desember 2023 sebesar Rp5.627.698.483.


            Atas pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan dibayarkan kembali setiap bulannya dengan
            nominal yang disesuaikan dengan keuangan DMW.


       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM")
       Saldo piutang lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah Rp 0. Sementara saldo utang
       lain-lain Perseroan dan entitas anak kepada SHM adalah senilai Rp1.058.031.000 dan Rp935.707.000



       a.   DMW
            Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.193a/PHP/XII/2012 tertanggal 31 Desember 2021 SHM
            mengakui dan menerima pinjaman dari DMW. Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan
            operasional SHM dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya.
            Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang
            disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

            Sisa piutang per 31 Desember 2022 adalah sebesar Rp9.017.457 yang dicatat sebagai bagian dari
            piutang lain-lain.


            Berdasarkan Addendum III Perjanjian Hutang Piutang No.281/SHM-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal
            29 Desember 2023 DMW telah menerima pinjaman dari SHM dari waktu ke waktu dan saat
            perjanjian pada saat perjanjian ditandatangani total pinjaman adalah sebesar Rp935.707.000.



            Adapun perincian jumlah pinjaman tersebut sebagai berikut:
            1. Pinjaman untuk dana operasional sebesar Rp 385.707.000.
            2. Biaya Jasa Manajemen (Management Fee) yang belum dibayar atas pengoperasian Sotis
                Hotel sebesar Rp550.057.000. Terhadap biaya Jasa Manajemen (Management Fee) ini tidak
                dikenakan biaya tambahan berupa denda dan/atau bunga atas keterlambatan pembayaran
                yang belum dilakukan oleh DMW.




                                                  41
Page 43
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Sotis Hotel Manajemen ("SHM") (lanjutan)
           Berdasarkan Perjanjian Manajemen Hotel No.0012/CTR/SHM/VIII/2018 tanggal 1 Agustus 2018
           antara Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata) dengan PT Sotis Hotel Manajemen (SHM), bahwa
           Entitas Anak bermaksud menggunakan merk Sotis, sistem manajemen serta jasa pengelolaan
           hotel dari SHM. Jangka waktu perjanjian ini adalah selama periode 2 tahun mulai dari tanggal 1
           Agustus 2018 sampai dengan 31 Juli 2020. Atas perjanjian ini, Entitas Anak membayar biaya
           pelaksanaan pekerjaan yang terdiri dari incentive management fee sebesar Rp70.000.000 setiap
           bulan untuk masing-masing hotel. Selain itu, Entitas Anak wajib mencadangkan 3% dari GOP
           (Gross Operating Profit) hotel setiap bulannya sebagai cadangan untuk penggantian, penambahan
           dan penyempurnaan alat terpasang dan perlengkapan hotel.

             Pada tahun yang berakhir tgl 31 Maret 2024 dan 2023, Entitas Anak membayar jasa manajemen
             kepada SHM masing-masing sebesar Rp450.000.000 yang dicatat sebagai “Jasa Manajemen”
             sebagai bagian dari Beban Umum dan Administrasi (Catatan 27).


        Stevano Rizki Adranacus ("SRA")
        Per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SRA
        sebesar Rp1.380.000.000.


        Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.194a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 DMW
        mengakui dan menerima pinjaman dari SRA sebesar Rp1.380.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
        untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
        tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
        nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


        PT Dwimukti Inti Boga ("DIB")
        Per 31 Maret 2024, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar Rp1.166.287.750
        terdiri dari saldo utang SMK 258.537.750, DMW sebesar Rp186.750.000, dan TKP sebesar
        Rp721.000.000.
        Per 31 Desember 2023, saldo utang Perusahaan dan entitas anak kepada DIB sebesar Rp804.750.000
        terdiri dari saldo utang DMW sebesar Rp186.750.000 dan TKP sebesar Rp618.000.000.



        a.   DMW
             Berdasarkan Addendum II Perjanjian Hutang Piutang No.282/DIB-DMW/PHP/XII/2023 tertanggal
             29 Desember 2023 DMW mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp186.750.000.
             Pinjaman tersebut diberikan untuk keperluan operasional DMW dengan bunga 0% (nol persen) per
             tahun dengan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap
             setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

        b.   TKP
             Berdasarkan Perjanjian Hutang Pemegang Saham No. 291/DIB-TKP/PHP/XII/2023 tertanggal 29
             Desember 2023 Perusahaan mengakui dan menerima pinjaman dari DIB sebesar Rp618.000.000.
             Pinjaman tersebut tidak dikenakan bunga dan tanpa biaya tambahan lainnya. Pembayaran
             pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan nominal yang disesuaikan
             dengan cash flow pihak peminjam. Pinjaman berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan atau
             ketika hutang tersebut dilunasi.


                                                   42
Page 44
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

12. TRANSAKSI DAN SALDO PIHAK BERELASI (lanjutan)
       PT Sungai Mas Propertindo ("SMP")
       Per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, saldo piutang Perusahaan dan entitas anak kepada SMP
       sebesar Rp1.595.447.266.


        Berdasarkan Perjanjian Hutang Piutang No.191a/PHP/XII/2021 tertanggal 31 Desember 2021 SMP
        mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.100.000.000. Pinjaman tersebut diberikan
        untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa biaya
        tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
        nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.

        Berdasarkan Addendum Perjanjian Hutang Piutang No.287/PHP/XII/2023 tertanggal 30 Desember 2022
        SMP mengakui dan menerima pinjaman dari DMW sebesar Rp1.595.447.266. Pinjaman tersebut
        diberikan untuk keperluan operasional SMP dengan bunga 0% (nol persen) per tahun dengan tanpa
        biaya tambahan lainnya. Pembayaran pinjaman dilaksanakan secara bertahap setiap bulannya dengan
        nominal yang disesuaikan dengan cash flow pihak peminjam.


13. UTANG USAHA
    a. Berdasarkan nama Entitas
    Rincian utang usaha berdasarkan nama pemasok per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah
    sebagai berikut :                                         31 Maret 2024     31 Desember 2023
        Pihak ketiga
          Rupiah
            Sari Alam Supplier                                   167.849.137             115.621.350
            CV Jasa Boga Niaga                                    37.608.800              13.516.500
            PT Rumah Duta Pangan                                  28.084.975              21.100.195
            Mallio Pastry                                         20.533.480              14.284.830
            PT Trigian Prima Kasih                                20.465.000                     -
            PT Fitra Food International                           20.369.877              13.140.070
            PT Sentral Sari Prima Sentosa                         16.505.000              18.130.000
            Makmur Stand Buah                                     16.138.500              21.442.500
            PT Cikarang Primatex                                  13.153.316               6.014.240
            Jayasegar Berkat Mandiri                              12.922.000                     -
            Jeng Rince Kitchen                                    12.591.000              14.016.500
            CV Bintang Jaya                                       11.925.000               5.120.000
            CV Cynthia Rama Jaya                                  10.677.500                     -
            CV Cynthia Rama Jaya                                  10.641.533                     -
            Sukanda Djaya                                         10.243.595               9.562.100
            Pratama Laundry & Dry Cleaning                         8.851.600              11.603.300
            Sumber Gizi Utama                                      6.829.350               5.920.350
            CV Maju Bersama Meat Shop                              5.397.750              14.064.450
            PT Sari Tirta Indonesia                                3.000.000              13.000.000
            Lain-lain (Saldo dibawah Rp10.000.000)               205.000.170             187.036.409
        Jumlah                                                   638.787.583             492.188.083




                                                  43
Page 45
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

13. UTANG USAHA (lanjutan)
    b. Berdasarkan umur
       Rincian utang usaha dikategorikan berdasarkan tanggal tertagih adalah sebagai berikut :
                                                                 31 Maret 2024        31 Desember 2023
       0 - 30 hari                                                   335.149.964               268.274.983
       31 - 60 hari                                                  137.058.889               111.783.123
       61 - 90 hari                                                   46.319.048                30.654.100
       > 90 hari                                                     120.259.682                81.475.877
       Jumlah                                                        638.787.583               492.188.083

    Seluruh utang usaha kepada pihak ketiga merupakan utang kepada pemasok dalam mata uang Rupiah per
    31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023. Seluruh utang usaha berjangka waktu 30 sampai dengan 120 hari
    dan tanpa jaminan.

14. UTANG LAIN-LAIN
    Rincian utang lain-lain per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                 31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Pihak ketiga
      Aktuaria Arya Bagiastra                                          5.722.500                         -
      Otoritas Jasa Keuangan                                           4.950.000                         -
      PT Asuransi Central Asia                                               -                   155.418.514
      Lainnya                                                          3.020.994                   2.208.498
    Sub Jumlah                                                        13.693.494                 157.627.012
     Pihak berelasi (catatan 12d)                                101.171.817.918              97.017.956.168
    Jumlah                                                       101.185.511.412              97.175.583.180

    Bagian lancar                                                  2.238.012.244               1.898.084.012
    Bagian tidak lancar                                           98.947.499.168              95.277.499.168
    Jumlah                                                       101.185.511.412              97.175.583.180

    Seluruh utang lain-lain kepada pihak berelasi dilakukan tanpa dikenakan bunga, tanpa jaminan dan jatuh
    tempo sewaktu-waktu.




                                                    44
Page 46
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

15. BEBAN AKRUAL
    Rincian beban akrual per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                31 Maret 2024       31 Desember 2023
    Jasa Pelayanan                                                 528.514.291              561.280.204
    Kerusakan dan Penggantian                                      294.379.746              281.892.500
    Komisi                                                         106.398.240               88.930.114
    Jasa Profesional                                                95.000.000               95.000.000
    Gaji dan Tunjangan                                              80.689.634              282.652.632
    Listrik & Air                                                   61.694.490               86.743.442
    Kontrak Service                                                 48.383.678               39.391.621
    Cadangan Penggantian Perlengkapan Inventaris Hotel              35.452.545                      -
    Lain-lain                                                      340.744.067              408.496.114
    Jumlah                                                       1.591.256.691            1.844.386.627

16. PERPAJAKAN
    a. Pajak dibayar dimuka
       Rincian pajak dibayar dimuka per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                              31 Maret 2024       31 Desember 2023
       Perusahaan
         PPN                                                    4.727.838.276             4.776.330.887
       Entitas anak
         Pasal 21                                                     986.652                   986.652
         Pasal 23                                                   1.243.637                   510.000
       Jumlah                                                   4.730.068.565             4.777.827.539
    b. Utang pajak
       Rincian utang pajak per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                              31 Maret 2024       31 Desember 2023
       Perusahaan
         Pasal 21                                                 121.680.370               120.757.674
         Pasal 23                                                     151.576                   823.524
         Pasal 4 (2)                                                      -                     140.024
         Denda                                                            -                     200.000
       Entitas anak
         Pasal 29                                                 551.751.481               551.751.481
         Pajak pembangunan 1                                      189.165.940               237.802.028
         Pasal 21                                                  30.473.645                19.386.222
         Pasal 23                                                   3.928.513                 4.632.482
         Pasal 4(2)                                                66.000.000                 4.632.482
       Jumlah                                                     963.151.525               935.493.435




                                                   45
Page 47
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    b. Utang pajak (lanjutan)
       Rugi fiskal Perusahaan dapat dikompensasikan dengan laba kena pajak untuk periode lima tahun
       mendatang sejak kerugian fiskal terjadi. Namun, Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan tidak
       akan memiliki laba kena pajak yang mengakibatkan akumulasi rugi fiskal tersebut dapat digunakan
       sebelum tanggal kadaluarsanya, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal tersebut tidak diakui.


         Rekonsiliasi antara rugi sebelum pajak final dan pajak penghasilan konsolidasian dengan taksiran rugi
         fiskal Perusahaan diatas menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan.


    c.   Pengampunan Pajak
         Pada tahun 2017 dan 2016, Perusahaan dan Entitas Anak ikut berpartisipasi dalam program
         pengampunan pajak. Perusahaan dan Entitas Anak telah melaporkan Surat Pernyataan Harta untuk
         Pengampunan Pajak (SPHPP) kepada Direktorat Jenderal Pajak antara tanggal 28 September 2016
         sampai dengan 31 Maret 2017. Aset dan liabilitas pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh
         Perusahaan dan Entitas Anak adalah sebagai berikut:


                                   Jenis Aset/Liabilitas                                      Jumlah
         Kas                                                                                  22.205.650.000
         Bank                                                                                     16.857.636
         Investasi dalam saham                                                                 2.500.000.000
         Investasi dalam Saham yang Dikelompokkan dalam Aset Lepasan                           4.950.000.000
         Tanah                                                                                41.899.430.000
         Bangunan                                                                              4.176.000.000
         Kendaraan                                                                             1.798.600.000
         Utang Bank                                                                             (516.930.801)
         Utang Lain-lain                                                                     (11.850.000.000)
         Liabilitas Sewa Pembiayaan                                                              (80.846.577)
         Jumlah                                                                               65.098.760.258

         Seluruh aset dan liabilitas terkait dengan pengampunan pajak yang dideklarasikan oleh Perusahaan
         dan Entitas Anak telah diakui, diukur dan dibukukan sesuai dengan kriteria yang ditentukan dalam
         Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) umum.


         Perusahaan dan Entitas Anak membayar uang tebusan sebesar Rp197.500.000 pada tahun 2017 dan
         dicatat sebagai bagian dari Beban Pajak dalam akun Penghasilan (Beban) Lain-lain.


    d.   Ketetapan Pajak
         Pada 31 Desember 2023, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak (”STP”) untuk berbagai jenis
         pajak tahun fiskal 2019 dan 2020 yang menyatakan sanksi administrasi atas keterlambatan pelaporan
         sebesar Rp3.000.000. Perusahaan telah menyetujui tagihan pajak tersebut dan dicatat sebagai beban
         pajak pada laba atau rugi tahun 2023.




                                                     46
Page 48
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

16. PERPAJAKAN (lanjutan)
    e. Administrasi
       Undang-undang perpajakan yang berlaku di Indonesia mengatur bahwa Perusahaan menghitung,
       menetapkan dan membayar sendiri besarnya jumlah pajak yang terutang secara individu. Berdasarkan
       peraturan perundang-undangan yang berlaku, DJP dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak
       terutang dalam jangka waktu 5 (lima) tahun.


         Pemerintah mengurangi tarif Pajak Penghasilan Badan menjadi 22% untuk tahun 2020-2021 dan 20%
         untuk tahun 2022 dan seterusnya, sesuai dengan Pasal 5 bagian 1 dari Perppu No. 1 tahun 2020.
         Kebijakan ini mulai berlaku sejak 31 Maret 2020, setelah dikeluarkannya Peraturan sebagai Pengganti
         Undang-Undang tentang Kebijakan Stabilitas Sistem Keuangan dan Kebijakan Sistem Keuangan
         sehubungan dengan Wabah Virus Corona 2019 (“COVID-19”) dan/atau untuk mengantisipasi ancaman
         yang akan membahayakan Ekonomi Nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan Negara. Perppu
         tersebut telah diundangkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 2020 yang berlaku efektif 18 Mei
         2020.


         Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7
         Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (“UU HPP”). Aturan tersebut menetapkan tarif
         pajak penghasilan badan menjadi sebesar 22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan
         seterusnya.


17. UTANG BANK
    Rincian utang bank per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                              31 Maret 2024        31 Desember 2023
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                     64.750.000.000           66.700.000.000
    Dikurangi:
      Biaya Transaksi Utang Bank yang Belum
        Diamortisasi                                             (388.303.144)            (413.980.891)
    Bagian yang Jatuh Tempo dalam Waktu Satu Tahun             (8.000.350.076)          (7.698.700.925)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun              56.361.346.780           58.587.318.184




                                                    47
Page 49
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    Entitas Anak
    PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    Berdasarkan Perjanjian Kredit No.240/JRM/PK-KI/2017 tanggal 15 Desember 2017 antara
    PT Dwimukti Mitra Wisata (Entitas Anak) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Entitas Anak
    mendapatkan Fasilitas Kredit Investasi dengan maksimum kredit sebesar Rp100.000.000.000 untuk
    keperluan refinancing pembiayaan Hotel Sotis Falatehan dan Sotis Residence Penjernihan berikut sarana
    prasarana, mesin dan perlengkapan.


    Jangka waktu kredit diberikan selama 144 bulan terhitung sejak tanggal 15 Desember 2017 sampai dengan
    14 Desember 2029. Pinjaman ini dikenakan bunga mengambang dan memiliki jadwal pembayaran atas
    angsuran pokok setiap bulannya yang berkisar antara Rp300.000.000-Rp1.300.000.000 per bulan selama
    jangka waktu kredit. Tingkat suku bunga yang dikenakan atas pinjaman di tahun 2023 dan 2022 adalah
    sebesar 12% per tahun.


    Jaminan yang diberikan atas fasilitas kredit tersebut adalah:
    - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1458/melawai seluas 523 m2 di Jalan Falatehan I No.21 dan 22,
       Jakarta Selatan yang terdaftar atas nama PT Satria Mega Kencana (Perusahaan).
    - Sertifikat Hak Guna Bangunan No.1256/bendungan hilir seluas 567 m2 di Jalan Penjernihan I No.10B,
       Jakarta Pusat yang terdaftar atas nama PT Dwimukti Graha Elektrindo.
    - Jaminan perusahaan oleh PT Satria Mega Kencana (Perusahaan) dan PT Dwimukti Graha Elektrindo.
    - Jaminan perorangan oleh Vonny Kristiani.

    Jumlah pembayaran pokok pinjaman atas fasilitas tersebut sebesar Rp1.950.000.000 dan Rp1.800.000.000
    untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023.


    Saldo utang pinjaman per 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp64.361.696.856 dan
    Rp66.286.019.109.


    Atas fasilitas tersebut, terdapat beberapa batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas
    Anak  yaitu:
    a. Mengubah      bentuk atau status hukum Entitas Anak, anggaran dasar, memindah tangankan saham
        Entitas Anak yang mengakibatkan perubahan pemegang saham dominan;
    b. Mengubah susunan pengurus, direksi, komisaris dan kepemilikan saham Entitas Anak;
    c. Mengadakan merger dan/atau konsolidasi;
    d. Melakukan akuisisi/pengambilalihan aset milik pihak ketiga;
    e. Mengijinkan pihak lain menggunakan Entitas Anak untuk kegiatan pihak lain;
    f. Melunasi seluruh atau sebagian utang ke pemegang saham atau perusahaan afiliasi;
    g. Menjual atau menyewakan harta kekayaan atau barang-barang agunan;
    h. Melakukan interfinancing dengan perusahaan afiliasi, induk, entitas anak tanpa underlying transaction;
    i. Mengalihkan seluruh atau sebagian hak dan kewajiban berdasarkan perjanjian kredit kepada pihak lain;
    j. Menggunakan dana Entitas Anak untuk tujuan diluar usaha yang dibiayai dengan fasilitas kredit;
    k. Menerima fasilitas kredit baru dari bank lain;
    l. Mengikatkan diri sebagai penjamin dan menjaminkan harta kekayaan yang telah dijaminkan kepada
    m. pihak lain; dividen;
       Membayar
    n. Melakukan likuidasi;




                                                    48
Page 50
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

17. UTANG BANK (lanjutan)
    o. Melakukan investasi yang melebihi proceed Entitas Anak;
    p. Membuka usaha baru yang tidak terkait dengan usaha yang telah ada;
    q. Membuat perjanjian dan transaksi tidak wajar, namun tidak terbatas pada:
       - Mengadakan atau membatalkan kontrak yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha.
       - Mengadakan kerjasama yang mengancam keberlangsungan usaha.
       - Mengadakan transaksi dengan pihak lain dengan cara-cara yang berada di luar kebiasaan yang
         wajar.


    Disamping itu, terdapat juga rasio-rasio keuangan yang harus dipenuhi oleh Entitas Anak yaitu:
    a. Current Ratio (Rasio Lancar) minimal 1 kali;
    b. Debt to Equity Ratio maksimal 2,5 kali;
    c. Debt Service Coverage minimal 100%.

    Per tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023, rasio-rasio keuangan DMW (Entitas Anak) sebagai
    berikut:


                                                            31 Maret 2024             31 Desember 2023
    Current Ratio                                              0,98 kali                   1,09 kali
    Debt to Equity Ratio                                       -2,43 kali                 -2,45 kali
    Debt Service Coverage                                       8,15%                      23,23%

    Per tanggal 31 Maret 2024, Perusahaan masih belum dapat memenuhi batasan Rasio Lancar sebesar
    minimal 1 kali, Debt Debt to Equity Ratio (DER) 2,5 kali, dan Debt Service Coverage (DSCR) 100%.



    Pada tanggal 17 Juli 2018, Entitas Anak mendapatkan surat tertulis dari BNI No.JRM/1/365/R terkait
    batasan yang tidak diperkenankan untuk dilakukan oleh Entitas Anak, yaitu membayar dividen. Berdasarkan
    surat tersebut, Entitas Anak dapat membagi dividen tanpa persetujuan BNI selama Entitas Anak masih
    memenuhi financial convenant yang ditetapkan oleh BNI. Pemberitahuan wajib dilakukan 7 hari kerja
    sebelum tanggal efektif pembayaran dividen.

18. LIABILITAS SEWA PEMBIAYAAN
    Rincian liabilitas sewa pembiayaan per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                                 31 Maret 2024      31 Desember 2023
    Jumlah utang sewa guna usaha                                    197.820.000              197.820.000
    Pembayaran                                                      (60.445.000)             (43.960.000)
    Sub Jumlah                                                      137.375.000              153.860.000
    Dikurangi:
      Bagian jangka pendek                                           60.445.000               60.445.000
    Bagian jangka panjang                                            76.930.000               93.415.000

    Liabilitas sewa pembiayaan merupakan sewa pembiayaan kepada Bank Central Asia yang dilakukan oleh
    entitas anak DMW pada unit Sotis Falatehan untuk kendaraan operasional. Jangka waktu nya adalah 3
    tahun dengan bunga 2,66% setiap tahunnya




                                                     49
Page 51
                            PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                         UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                  31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA
    Perusahaan dan Entitas Anak mencatat liabilitas imbalan pasca kerja sesuai UU CIPTAKERJA No.11/2020
    berdasarkan perhitungan aktuaris independen, Kantor Konsultan Aktuaria Arya Bagiastra yang dalam
    laporannya tertanggal 29 Februari 2024 untuk perhitungan per 31 Desember 2023 dengan menggunakan
    metode Proyeksi Kredit Unit. Sementara untuk 31 Maret 2024 Perseroan tidak menghitung liabilitas imbalan
    masa kerja. Berikut adalah asumsi dari Aktuaria :

                                                             31 Maret 2024            31 Desember 2023
    Usia pensiun normal                                            -                       55 tahun
    Tingkat bunga diskonto (per tahun)                             -                    6,47% - 6,73%
    Tingkat kenaikan gaji (per tahun)                              -                       10,00%
    Tingkat kematian                                               -                        TMI IV
    Tingkat cacat dari tingkat kematian                            -                   10% dari TMI IV

    Beban imbalan pasca kerja karyawan untuk tahun 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Biaya jasa lalu                                                               -                       -
    Biaya jasa kini                                                               -             171.793.467
    Biaya bunga liabilitas manfaat pasti, neto                                    -              91.304.607
    Biaya terminasi                                                               -             (88.963.126)
    Pengakuan Segera dari Biaya Jasa Lalu yang Vested                             -                       -
    Jumlah                                                                        -             174.134.948

    Mutasi liabilitas manfaat karyawan adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024         31 Desember 2023



    Saldo awal                                                      1.515.385.440             1.440.231.155
    Beban yang diakui di laporan laba rugi                                      -               174.134.948
    Pembayaran tahun berjalan                                                   -              (178.125.000)
    Biaya terminasi                                                             -                         -
    Penyesuaian liabilitas atas pengakuan masa kerja lalu                       -                79.144.337

    Jumlah                                                          1.515.385.440             1.515.385.440

    Jumlah tercantum pada laporan posisi keuangan yang timbul dari liabilitas Entitas dalam rangka liabilitas
    imbalan pasca kerja adalah sebagai berikut:

                                                                  31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Nilai kini liabilitas imbalan pasti                            1.515.385.440              1.515.385.440
    Jumlah                                                         1.515.385.440              1.515.385.440




                                                     50
Page 52
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan)
    Analisa sensitivitas kuantitatif untuk asumsi-asumsi yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2023 adalah
    sebagai berikut:
                                                                        Pengaruh atas nilai kini liabilitas
                 Pemegang saham                      Persentase              imbalan pasca kerja
    Tingkat diskonto
      Kenaikan                                            1,00%                               1.419.495.039
      Penurunan                                           1,00%                               1.622.788.431
    Kenaikan gaji di masa depan
      Kenaikan                                            1,00%                               1.612.606.735
      Penurunan                                           1,00%                               1.426.470.897

    Perseroan tidak melakukan perhitungan nilai liabilitas imbalan masa kerja per 31 Maret 2024, perhitungan
    hanya dilakukan secara tahunan menggunakan jasa aktuaris.


20. JAMINAN PELANGGAN
    Rincian jaminan pelanggan per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :

                                                                  31 Maret 2024        31 Desember 2023
    Pihak ketiga                                                     489.243.219              702.173.759
    Jumlah                                                           702.173.759              702.173.759

    Jaminan Pelanggan merupakan uang muka atau deposit yang diberikan terlebih dahulu oleh pelanggan
    sebelum menggunakan jasa hotel.

21. MODAL SAHAM
    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.12 tertanggal 4 Mei 2018, para
    pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk:


    -   Meningkatkan modal dasar Perusahaan dari semula sebesar Rp 10.000.000.000 menjadi sebesar
        Rp240.000.000.000.
    -   Meningkatkan modal ditempatkan dan modal disetor Perusahaan dari semula sebesar
        Rp10.000.000.000 yang terbagi atas 10.000 saham menjadi sebesar Rp60.000.000.000 yang terbagi
        atas 60.000 saham. Peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perusahaan dilakukan dengan
        menerbitkan saham baru dalam simpanan yaitu sebanyak 50.000 saham dengan nilai nominal sebesar
        Rp1.000.000, seluruhnya diambil bagian dan disetor oleh Herman Herry Adranacus.

    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010228.AH.01.02. Tahun 2018
    tanggal 8 Mei 2018.


    Berdasarkan Akta Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.27 tertanggal 9 Mei 2018, para
    pemegang saham Perusahaan telah menyetujui untuk merubah nilai nominal saham Perusahaan dari
    semula sebesar Rp 1.000.000 per saham menjadi sebesar Rp 100 per saham.




                                                     51
Page 53
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Perubahan anggaran dasar Perusahaan tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi
    Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No.AHU-0010551.AH.01.02. Tahun 2018
    tanggal 14 Mei 2018.

    Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diaktakan dalam Akta Notaris
    Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn No.49 tertanggal 25 Juli 2018, para pemegang saham Perusahaan
    telah menyetujui untuk:
    1. Merubah jumlah saham yang dikeluarkan dalam simpanan/portepel Perusahaan yang akan
        ditawarkan/dijual ke masyarakat melalui Penawaran Umum dari semula sebanyak-banyaknya
        150.000.000 saham baru menjadi sebanyak-banyaknya 400.000.000 saham baru dengan nilai nominal
        masing-masing saham sebesar Rp100, dengan memperhatikan peraturan perundang-undangan yang
        berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di Indonesia yang berlaku.
    2. Menerbitkan Waran Seri I sebanyak-banyaknya 200.000.000 yang diberikan secara cuma-cuma kepada
       masyarakat yang membeli saham baru dalam Penawaran Umum, dan waran ini dapat dialihkan
       dan/atau diperjualbelikan secara terpisah dari saham baru tersebut, dengan memperhatikan peraturan
       perundang-undangan yang berlaku termasuk peraturan Pasar Modal dan Peraturan Bursa Efek di
       Indonesia yang berlaku.
    3. Mencatatkan Waran Seri I dan saham-saham hasil pelaksanaan Waran Seri I pada Bursa Efek
       Indonesia serta mendaftarkan saham-saham Perusahaan dalam Penitipan Kolektif sesuai dengan
       Peraturan Kustodian Sentral Efek Indonesia.


    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No.59 tanggal 21 September 2018 dan Akta
    Hibah Saham No.60 tanggal 22 September 2018 dari Notaris Christina Dwi Utami, SH, M.Hum, M.Kn., para
    pemegang saham Perusahaan menyetujui pengalihan saham dalam Perusahaan yang dimiliki oleh Herman
    Herry Adranacus kepada Stevano Rizki Adranacus sebanyak 240.000.000.


    Pernyataan Keputusan Pemegang Saham Perusahaan tersebut telah diterima oleh Menteri Hukum dan Hak
    Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data
    Perusahaan No. AHU-AH.01.03-0245655 tanggal 24 September 2018.

    Berdasarkan Laporan dari Biro Administrasi Efek PT Adimitra Jasa Korpora, susunan pemegang saham per
    31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:


                                                         31 MaretPersentase
                                              Jumlah saham        2024 & 31 Desember 2023
                Pemegang saham               ditempatkan dan kepemilikan              Jumlah
    Herman Herry Adranacus                        260.000.000         26,00           26.000.000.000
    Stevano Rizki Adranacus                       247.967.600         24,80           24.796.760.000
    Indjun                                        143.375.700         14,34           14.337.570.000
    Vonny Kristiani                                99.000.000           9,90           9.900.000.000
    Cindy Angelina Adranacus                        1.000.000           0,10             100.000.000
    Masyarakat                                    248.660.679         24,86           24.866.067.900
    Jumlah                                      1.000.003.979        100,00          100.000.397.900




                                                  52
Page 54
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

21. MODAL SAHAM (lanjutan)
    Sesuai dengan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Desember 2023, jumlah saham yang telah
    dikeluarkan oleh Perseroan dalam rangka pelaksanaan Waran sampai dengan tanggal 31 Desember 2023,
    adalah sebanyak 3.979 (tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham dengan nilai nominal
    seluruhnya sebesar Rp397.900 (tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah), sehingga
    jumlah seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh Perseroan adalah sebanyak 1.000.003.979 (satu milyar
    tiga ribu sembilan ratus tujuh puluh sembilan) saham, dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
    Rp100.000.397.900 (seratus milyar tiga ratus sembilan puluh tujuh ribu sembilan ratus rupiah).

22. TAMBAHAN MODAL DISETOR
    Rincian tambahan modal disetor per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut :
                                                               31 Maret 2024       31 Desember 2023
    Agio Saham - Penawaran Umum Perdana                         26.000.000.000          26.000.000.000
    Biaya Emisi Saham - Penawaran Umum Perdana                  (4.700.865.166)          (4.700.865.166)
     Sub Jumlah                                                 21.299.134.834          21.299.134.834
    Agio Saham - Saham Waran                                         1.989.500                1.989.500
    Selisih Nilai Transaksi Rekstrukturisasi Entitas
      Sepengendali                                              (6.809.670.464)          (6.809.670.464)
    Bagian yang Jatuh Tempo Lebih dari Satu Tahun               14.491.453.870          14.491.453.870

    Selisih nilai transaksi restrukturisasi entitas sepengendali merupakan tambahan modal disetor atas
    peningkatan modal saham Perusahaan di Entitas Anak (PT Dwimukti Mitra Wisata (DMW)). Peningkatan
    dilakukan melalui pembelian saham DMW dari Herman Herry Adranacus dan Vonny Kristiani masing-
    masing sebesar 1.250 lembar saham dan 1.200 lembar saham dengan harga beli seluruhnya sebesar
    Rp2.450.000.000. Atas pembelian ini, timbul selisih antara harga pengalihan dengan proporsi nilai liabilitas
    bersih entitas anak pada saat pembelian sebesar Rp6.809.670.464 yang dicatat sebagai Selisih Nilai
    Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali.


23. KEPENTINGAN NON PENGENDALI
    Kepentingan non pengendali atas aset bersih entitas anak per 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023
    adalah sebagai berikut:
                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Vonny Kristiani                                                11.828.621.923             11.852.613.329
    Jumlah                                                         11.828.621.923             11.852.613.329

    Kepentingan non pengendali atas rugi bersih entitas anak:
                                                                   31 Maret 2024           31 Maret 2023
    Vonny Kristiani                                                   (23.991.406)               (10.825.217)
    Jumlah                                                            (23.991.406)               (10.825.217)

    Mutasi kepentingan non pengendali adalah:
                                                                   31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Saldo awal                                                     11.852.613.329             11.914.127.545
    Rugi Tahun Berjalan                                               (23.991.406)               (61.514.216)
    Jumlah                                                         11.828.621.923             11.852.613.329




                                                      53
Page 55
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

24. PENDAPATAN USAHA
    Rincian penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                 31 Maret 2024         31 Maret 2023
    Pendapatan Hotel
     Kamar                                                        3.091.163.523             3.675.344.387
     Makanan dan Minuman                                          1.412.308.109             1.357.750.106
     Lain-lain                                                        21.511.932               22.399.300
    Sub Jumlah                                                    4.524.983.564             5.055.493.793
     Pendapatan Spa                                                   25.391.736               31.785.124
    Jumlah                                                        4.550.375.300             5.087.278.917

    Pendapatan kamar merupakan pendapatan atas penggunaan kamar hotel Sotis Falatehan, hotel Sotis
    Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

    Pendapatan makanan dan minuman merupakan pendapatan atas penjualan dari restoran dan bar hotel
    Sotis Falatehan, hotel Sotis Penjernihan dan Sotis Villa Canggu.

    Pendapatan lain-lain merupakan pendapatan dari telepon, laundry, business center, listrik dan parkir.

    Tidak terdapat pendapatan dari pihak berelasi maupun pelanggan dengan transaksi lebih dari 10% total
    nilai pendapatan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan
    2022.

25. BEBAN POKOK PENDAPATAN
    Rincian beban pokok pendapatan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah
    sebagai berikut:

                                                                   31 Maret 2024            31 Maret 2023
    Gaji dan Tunjangan                                                848.601.682                 814.136.877
    Makanan dan Minuman                                               450.784.368                 404.760.941
    Perlengkapan Kantor dan Rumah                                     134.107.505                 137.038.794
    Pemeliharaan                                                       83.633.064                  73.273.325
    Internet dan TV Kabel                                              77.508.313                  80.594.805
    Reservasi                                                          46.758.895                  46.854.657
    Bahan Bakar                                                        31.950.000                  31.079.000
    Kerusakan Perlengkapan dan Alat                                    14.909.674                  16.745.851
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                                   1.553.000                  12.892.250
    Lain-lain                                                          17.156.257                  27.876.493
    Sub Jumlah                                                      1.706.962.758               1.645.252.993
    Beban Operasional Spa                                              15.901.652                  20.634.708
    Jumlah                                                          1.722.864.410               1.665.887.701

    Sampai dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023, tidak terdapat transaksi dengan
    pihak berelasi maupun transaksi dengan pemasok yang berjumlah lebih dari 10% dari jumlah beban
    konsolidasian.




                                                      54
Page 56
                        PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                              31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                            (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

26. BEBAN PENJUALAN
    Rincian beban penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai
    berikut:
                                                               31 Maret 2024         31 Maret 2023
    Gaji dan tunjangan                                            133.637.133              127.045.922
    Komisi                                                         60.185.500                        -
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                              20.500.226                9.913.221
    Sumbangan dan Hadiah                                            8.495.750               11.947.710
    Iklan dan Promosi                                               7.205.457               15.079.222
    Lain-lain                                                      10.753.212                7.750.198
    Jumlah                                                        240.777.278              171.736.273

27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
    Rincian beban penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai
    berikut:


                                                               31 Maret 2024         31 Maret 2023
    Gaji dan Tunjangan                                          2.052.374.087            1.597.982.938
    Penyusutan dan Amortisasi (catatan 10)                      1.380.456.143            1.324.600.574
    Jasa Manajemen                                                450.000.000              450.000.000
    Listrik, Air dan Telekomunikasi                               309.745.909              350.513.901
    Perbaikan dan Pemeliharaan                                    219.052.958              389.268.647
    Perijinan dan Legalitas                                       141.106.072              106.328.496
    Jasa Profesional                                               67.390.000                1.000.000
    Asuransi                                                       56.806.357               54.219.310
    Keamanan                                                       50.100.000               18.850.000
    Transportasi dan Perjalanan Dinas                              44.256.506               35.053.012
    Administrasi Bank                                               7.273.768               12.053.599
    Perlengkapan Kantor dan Rumah                                  12.717.472                9.543.477
    Lain-lain                                                     108.394.224              244.379.427
    Jumlah                                                      4.899.673.496            4.593.793.381

28. BEBAN KEUANGAN
    Rincian beban keuangan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2024 dan 2023 adalah sebagai
    berikut:

                                                               31 Maret 2024         31 Maret 2023
    Beban Bunga Pinjaman Bank                                   1.737.385.039            1.924.912.991
    Beban Bunga dari Liabilitas Sewa Pembiayaan                     1.315.800                        -
    Biaya Administrasi Bank                                         1.103.144                1.675.536
    Jumlah                                                      1.739.803.983            1.926.588.527




                                                  55
Page 57
                             PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                   31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                                 (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN
    Instrumen keuangan yang disajikan di dalam laporan posisi keuangan dicatat sebesar nilai wajar, atau
    disajikan dalam jumlah tercatat apabila jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar nilai wajarnya atau
    karena nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal.


    Manajemen menetapkan bahwa nilai tercatat kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi penggunaannya,
    piutang usaha, piutang lain-lain, uang muka pembelian, utang usaha, utang lain-lain, beban yang masih
    harus dibayar, utang pembelian aset tetap dan liabilitas sewa kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena
    instrumen keuangan tersebut sebagian besar berjangka pendek.

    Tabel berikut menyajikan aset dan liabilitas keuangan Entitas pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31
    Desember 2023

                                                  31 Maret 2024                        31 Desember 2023
                                        Nilai Tercatat        Nilai Wajar     Nilai Tercatat         Nilai Wajar


    Aset Keuangan
     Kas dan Setara Kas                  9.855.362.013        9.855.362.013      11.887.905.520       11.887.905.520
     Piutang usaha                         745.773.728         745.773.728          396.263.229            396.263.229
     Piutang lain-lain                   2.050.956.125        2.050.956.125       2.066.624.264           2.066.624.264
     Aset lain-lain                      1.200.000.000        1.200.000.000       1.200.000.000           1.200.000.000
    Jumlah                              13.852.091.866     13.852.091.866        15.550.793.013       15.550.793.013


    Liabilitas Keuangan
     Utang Usaha                           638.787.583         638.787.583          492.188.083            492.188.083
     Utang lain-lain                   101.185.511.412    101.185.511.412        97.175.583.180       97.175.583.180
     Beban akrual                        1.591.256.691        1.591.256.691       1.844.386.627           1.844.386.627
     Jaminan pelanggan                     489.243.219         489.243.219          702.173.759            702.173.759
     Pinjaman bank                      64.750.000.000     64.361.696.856        66.700.000.000       66.286.019.109
     Liabilitas sewa                       137.375.000         137.375.000          153.860.000            153.860.000
    Jumlah                             167.068.191.649    166.654.210.758       167.068.191.649      166.654.210.758


    Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk
    mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran.
    Pengukuran nilai wajar mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas
    terjadi:
    a.     Di pasar
           Jika tidakutama  untukpasar
                       terdapat   aset dan liabilitas
                                        utama,        tersebut,
                                                 di pasar  yangatau
                                                                 paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas
    b.     tersebut.




                                                         56
Page 58
                          PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                                31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                              (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

29. NILAI WAJAR DARI INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan)
    Grup harus memiliki akses ke pasar utama.

   Nilai wajar aset atau liabilitas diukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika
   menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam
   kepentingan ekonomi terbaiknya.

   Pengukuran nilai wajar atas aset non-keuangan mempertimbangkan kemampuan pelaku pasar dalam
   menghasilkan keuntungan ekonomi dengan penggunaan aset pada kemampuan tertinggi dan terbaik aset
   atau dengan menjualnya ke pelaku pasar yang lain yang akan menggunakan aset di kemampuan tertinggi
   dan terbaik.

   Grup menggunakan teknik penilaian yang tepat sesuai keadaan dan di mana tersedia kecukupan data untuk
   mengukur nilai wajar, memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan
   meminimalisir penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.

   PSAK 60, "Instrumen Keuangan: Pengungkapan", mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai
   wajar dengan tingkat hirarki nilai wajar sebagai berikut:
   (i)     Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat
           1);
   (ii)    Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau
           liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya deviasi dari
           harga) (tingkat 2), dan;
   (iii)   Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang
           tidak dapat diobservasi) (tingkat 3).

   Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi
   nilai pasar pada tanggal pelaporan. Instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 1.
   Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan
   teknik penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar yang dapat diobservasi sepanjang
   tersedia, dan seminimal mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input signifikan atas nilai wajar
   dapat diobservasi, instrumen keuangan ini termasuk dalam tingkat 2.

   Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi, maka
   instrumen tersebut masuk ke dalam tingkat 3.

   Entitas tidak mempunyai aset dan liabilitas keuangan yang diukur dan diakui pada nilai wajar (tingkat 1 dan
   2). The Entity does not have financial asset and liability which is measured and recognized on fair value
   (level 1 and 2). Berikut ini adalah metode dan asumsi yang digunakan dalam mengestimasi nilai wajar dari
   setiap golongan instrumen keuangan Entitas:
   1. Kas dan setara kas, saldo bank yang dibatasi pengguaannya, piutang usaha, dan piutang lain-lain.
      Untuk aset keuangan yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan, nilai tercatat aset keuangan
      tersebut dianggap telah mencerminkan nilai wajar dari aset keuangan tersebut.
   2. Utang usaha, utang lain-lain dan beban yang masih harus dibayar.
      Seluruh liabilitas keuangan di atas merupakan liabilitas yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 bulan
      sehingga nilai tercatat liabilitas keuangan tersebut telah mencerminkan nilai wajar.
   3. Liabilitas sewa dan utang pembelian aset tetap
      Liabilitas keuangan di atas memiliki suku bunga variabel yang disesuaikan dengan pergerakan suku
      bunga pasar sehingga jumlah terutang liabilitas keuangan tersebut telah mendekati nilai wajar.




                                                       57
Page 59
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

30. PENGELOLAAN MODAL
    Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat
    untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.


    Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, efektif sejak
    2007, untuk mengalokasikan sampai dengan 20% dari modal saham diterbitkan dan dibayar penuh ke
    dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut telah
    dipertimbangkan oleh Grup bahwa pembentukan dana cadangan belum bisa dilakukan.


    Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian, bila diperlukan, berdasarkan perubahan
    kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Grup dapat mengusahakan
    pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun
    yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.


    Grup mengawasi modal dengan menggunakan rasio pengungkit, dengan membagi jumlah utang yang
    berdampak bunga dengan jumlah ekuitas. Kebijakan Grup adalah menjaga rasio pengungkit dalam kisaran
    dari perusahaan terkemuka di Indonesia untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang
    rasional. Termasuk dalam total pinjaman berdampak bunga adalah liabilitas sewa dan utang pembelian aset
    tetap.


    Rasio pengungkit pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                              31 Maret 2024         31 Desember 2023
    Utang bank                                                64.361.696.856              66.286.019.109
    Liabilitas sewa                                               137.375.000                153.860.000
    Dikurangi: Kas dan setara kas                              (9.855.362.013)           (11.887.905.520)
    Utang Bersih                                              54.551.973.589              54.551.973.589

    Jumlah Ekuitas                                            224.021.846.540            228.034.843.175

    Rasio pengungkit                                              24,35%                  23,92%




                                                   58
Page 60
                         PT SATRIA MEGA KENCANA Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL-TANGGAL
                               31 MARET 2024 DAN 31 DESEMBER 2023
                             (Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

31. RUGI PER SAHAM DASAR
                                                                 31 Maret 2024           31 Maret 2023
    Rugi untuk perhitungan Rugi Bersih per saham                  (3.989.005.229)            (3.251.120.414)

    Jumlah Lembar Saham
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa yang Beredar
     untuk perhitungan Rugi Bersih per saham Dasar                 1.000.000.000              1.000.000.000
    Pengaruh Efek Berpotensi Saham Biasa yang Dilutif -
     Waran                                                           199.996.021               199.999.925
    Jumlah Rata-rata Tertimbang Saham Biasa untuk
     Perhitungan Rugi Bersih per Saham Dilusian                      800.003.979               800.000.075

    Rugi per saham:
    - Dasar                                                                 (3,99)                     (3,25)
    - Dilusian                                                              (4,99)                     (4,06)



32. KEJADIAN SETELAH TANGGAL LAPORAN POSISI KEUANGAN
    Tidak ada kejadian penting setelah tanggal Laporan Posisi Keuangan

33. LIABILITAS BERSYARAT
    Perusahaan dan Entitas Anak tidak memiliki liabilitas bersyarat pada tanggal-tanggal 31 Maret 2024 dan 31
    Desember 2023.




                                                    59

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.97 MB
Published29 Apr 2024
Pages60
Characters201,536
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 50 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT SATRIA MEGA KENCANA p.2 ×176
linked — Herman Herry Adranacus. p.9 ×12
linked — Vonny Kristiani p.10 ×12
linked person Husni Heron · Komisaris Independen p.11 ×7
linked person Stevano Rizki Adranacus · Komisaris Utama p.11 ×10
linked org Bank Central Asia Tbk p.29 ×4
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.29 ×2
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.29 ×5
linked org Bank Pan Indonesia Tbk p.29 ×2
linked org PT Asuransi Central Asia p.35 ×3
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.9 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.9 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.29 ×10
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.29 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.29
unresolved person Akta Notaris Ilmiawan Dekrit Supatmo p.9
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.9 ×6
unresolved org PT Tanjung Karoso Permai p.10 ×2
unresolved org PT Dwimukti Mitra Wisata p.10 ×7
unresolved person Floreta Tane · Direktur p.11 ×2
unresolved person Martinelly · Direktur Utama p.11 ×2
unresolved org Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11
unresolved person Maskanah · Anggota p.12
unresolved person Yovita · Sekretaris Perusahaan p.12 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.16 ×3
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.27 ×2
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.29 ×3
unresolved org Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan p.29
unresolved org PT Mitra Global Holiday p.29
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan p.30
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan p.30
unresolved org PT Setia p.35 ×2
unresolved org PT Dwimukti Graha p.36
unresolved — Di bawah pengendali p.36 ×4
unresolved org PT Dwimukti Inti Boga p.36 ×4
unresolved org PT Sotis Hotel Manajemen p.36 ×5
unresolved org PT Sungai Mas Propertindo p.36 ×3
unresolved org PT Dwimukti Graha Elektrindo p.37 ×8
unresolved org PT SMK p.37 ×2
unresolved org PT DMW p.37 ×2
unresolved org PT TKP p.37 ×2
unresolved org PT Rumah Duta Pangan p.44
unresolved org PT Trigian Prima Kasih p.44
unresolved org PT Fitra Food International p.44
unresolved org PT Sentral Sari Prima Sentosa p.44
unresolved org PT Cikarang Primatex p.44
unresolved org PT Sari Tirta Indonesia p.44
unresolved person Akta Notaris Christina Dwi Utami p.52 ×6
unresolved org Sentral Efek Indonesia p.53
unresolved org PT Adimitra Jasa Korpora p.53

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 5

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-I-SOTS.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result