Skip to content
Back to announcement

POLY Lapkeu 31 Mar 2024.pdf

Financial statement Text extracted POLY

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 93

Page 1
             LAPORAN KEUANGAN
                KONSOLIDASIAN




                            & ENTITAS ANAK




                      31 MARET 2024,
                   31 DESEMBER 2023,
                       31 MARET 2023




     The East, 35th Floor, Unit 5-7       T: +62 (21) 579-38555
Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung          F: +62 (21) 579-38565
                    Kav. E3.2 No.1    www.asiapacificfibers.com
                    Jakarta 12950
Page 2
                                          DAFTAR ISI


Surat Pernyataan Direksi


                                                                   Halaman
Laporan Keuangan Konsolidasian

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                                1–3

Laporan Laba Rugidan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian     4–5

Laporan Perubahan Defisiensi Modal Konsolidasian                      6

Laporan Arus Kas Konsolidasian                                        7

Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian                         8 – 90
Page 3

          
Page 4

          
Page 5

          
Page 6

          
Page 7

          
Page 8

          
Page 9

          
Page 10

          
Page 11
                                  PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                    31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

1.   UMUM

     a.   Pendirian dan Informasi Umum

               PT Asia Pacific Fibers Tbk (“Perusahaan”) memproduksi bahan kimia dan serat sintetis, pertenunan dan perajutan serta aktivitas lainnya
               yang berhubungan dengan industri tekstil. Perusahaan mempunyai 2 (dua) pabrik, dan memasarkan produknya di dalam dan di luar negeri,
               diantaranya ke Eropa, Amerika Serikat, Asia, Australia dan Timur Tengah.

               PT Asia Pacific Fibers Tbk didirikan dalam rangka Undang-undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968. Undang undang
               No. 12 tahun 1970 berdasarkan Akta No. 22 tanggal 15 Februari 1984 dari Januari Tirtaamidjaja, S.H., notaris di Jakarta. Undang-undang
               diatas telah diubah dengan Undang-undang Perusahaan Terbatas Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007. Akta
               pendirian ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-
               6107.HT.01.01.TH.84 tanggal 26 Oktober 1984 dan diumumkan dalam Tambahan No. 3247 Berita Negara Republik Indonesia No. 72
               tanggal 7 September 1990

               Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan dengan akta No. 92 tanggal 24 Maret 2009 oleh notaris Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta,
               untuk menyesuaikan Anggaran Dasar Perusahaan dengan Peraturan Bapepam-LK No. IX.J.1 tanggal 14 Mei 2008 tentang Pokok-Pokok
               Anggaran Dasar Perusahaan yang Melakukan Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan Publik. Akta notaris ini telah
               disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0052618.AH.01.09. Tahun
               2009 tanggal 14 Agustus 2009

               Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan dengan akta No. 50 tanggal 10 September 2009 oleh notaris Sutjipto, S.H., notaris di
               Jakarta, mengenai perubahan nama Perusahaan dari PT Polysindo Eka Perkasa Tbk menjadi PT Asia Pacific Fibers Tbk. Akta notaris ini
               telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU-54294.AH.01.02.Tahun
               2009 tanggal 10 Nopember 2009 dan diumumkan dalam Tambahan No. 21449 Berita Negara Republik Indonesia No. 77 tanggal 24

               Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan dengan akta No. 107 tanggal 23 Februari 2012 oleh notaris Aryanti Artisari, S.H.,
               M.Kn., notaris di Jakarta, mengenai implementasi dari program pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (MESOP)
               berdasarkan peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) Indonesia No. IX.D.4. Akta notaris ini telah
               disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan No.AHU-0018443.AH.01.09. Tahun 2012 tanggal 29
               Februari 2012.

               Anggaran Dasar Perusahaan mengalami perubahan, dengan akta No. 30 tanggal 7 Juli 2015 oleh notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn.,
               notaris di Jakarta untuk menyesuaikan Anggaran Dasar Perusahaan dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Akta notaris ini telah
               disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan AHU-AH.01.03-0954603., tahun 2015, tanggal 31 Juli
               2015

               Kemudian, Perusahaan juga telah menerima persetujuan dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk melakukan ekspansi
               terhadap kapasitas fiber di Karawang melalui surat persetujuan No. /B/II/PMDN/2011 tanggal 24 Februari 2011. Proyek ini dimulai pada
               kuartal kedua tahun 2012.

               Berdasarkan akta No. 20 tanggal 9 September 2021 oleh Notaris Aulia Taufani, S.H., tujuan dan ruang lingkup aktivitas Perusahaan sesuai
               dengan pasal 3 anggaran dasar meliputi industri kimia dan serat sintetis, pertenunan, perajutan, peralatan kedokteran dan kedokteran gigi dan
               perlengkapan lainnya, serta aktivitas lain yang berhubungan dengan industri kecil. Perusahaan berkedudukan di Kendal, Jawa Tengah
               dengan pabrik yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah dan Karawang, Jawa Barat. Kantor perwakilan Perusahaan berlokasi di Gedung “The
               East” , Lantai 35, Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung (dahulu Jalan Lingkar Mega Kuningan) Kav. E-3.2 No. 1, Jakarta. Perusahaan mulai
               berproduksi secara komersial pada tahun 1986


               Perusahaan turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar dua lokasi pabrik yang terletak di Karawang dan Semarang.
               Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Dalam upaya untuk mendukung kegiatan ini dengan lebih
               efektif. Perusahaan telah mendirikan yayasan yang bernama “Yayasan Asia Pasific Fiber” pada tanggal 15 Januari 2010. Persetujuan
               pendirian yayasan ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan surat keputusan No. AHU
               960.AH.01.04.Tahun 2010 tanggal 15 Maret 2010

               Entitas induk langsung Perusahaan adalah Damiano Investments B.V., yang didirikan di Belanda, sedangkan entitas induk utama Perusahaan
               adalah ADM Capital and Spinnaker Capital Company, yang masing-masing didirikan dan berdomisili di Hong Kong dan Inggris.




                                                                            8
Page 12
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

b.   Penawaran Umum Efek, Wesel Bayar Perusahaan

     •    Pada tanggal 14 Desember 1990, Perusahaan menawarkan 12.000.000 sahamnya kepada masyarakat melalui Bursa Efek Jakarta dan
          Surabaya, sekarang dikenal dengan Bursa Efek Indonesia.

     •     Pada tanggal 8 Oktober 1993, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM), dengan
          suratnya No. S-1738/PM/1993, untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar
          184.000.000 saham kepada pemegang saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal 1
          November 1993.

     •    Pada tanggal 15 Desember 1994, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM. No S-2027/PM/1994, perihal
          perubahan nilai nominal per saham dari Rp 1.000 menjadi Rp 500 per saham.

     •    Pada tanggal 20 Mei 1996, Perusahaan memperoleh surat pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM, dengan suratnya No. S-778/PM/1996,
          untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas II dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar 1.104.000.000 saham kepada
          pemegang saham. Saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal 10 Juni 1996.


     •    Pada tanggal 11 Desember 1997, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM, dengan suratnya No. S-
          2844/PM/1997, untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas III dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebesar 2.185.920.000 saham
          kepada pemegang saham. Saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal 5 Januari 1998.


     •    Pada tahun 1994, Perusahaan menerbitkan Unsecured Senior Notes sebesar US$ 125.000.000 yang dicatat di Bursa Efek Luxembourg. Pada
          tahun 1996, Perusahaan menawarkan kepada pemegang Unsecured Senior Notes untuk menukarkan Notes tersebut dengan Guaranteed
          Senior Notes sebesar US$ 125.000.000 yang diterbitkan oleh PIFC dimana Perusahaan bertindak sebagai penjamin. Wesel ini dicatat di
          Bursa Efek Luxembourg.

     •    Pada tahun 1996, PIFC, dengan Perusahaan sebagai penjamin, menerbitkan Secured Floating Rate Notes sebesar US$ 50.000.000 dan
          Guaranteed Secured Notes sebesar US$ 260.000.000 yang tercatat di Bursa Efek Luxembourg.

     •    Pada tahun 1997, PIFC, dengan Perusahaan sebagai penjamin, menerbitkan Guaranteed Secured Notes sebesar US$ 250.000.000 yang
          tercatat di Bursa Efek Luxembourg

     •    Sejak bulan Januari 2000, wesel bayar yang dikeluarkan oleh PIFC sudah tidak tercatat (delisted) dari Bursa Efek Luxembourg


     •    Mulai bulan Desember 2004, seluruh saham Perusahaan sejumlah 4.393.920.000 disuspensi sehubungan dengan tuntutan pailit terhadap
          Perusahaan dan keterlambatan menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Perusahaan. Saham-saham Perusahaan tetap disuspensi
          walaupun Perusahaan telah lepas dari pailit. Akan tetapi, Perusahaan berusaha untuk keluar dari suspensi ini dengan menyerahkan langkah-
          langkah yang akan dilakukan oleh Perusahaan. Kemudian, pada bulan Juli 2006, saham-saham Perusahaan telah diperdagangkan kembali.


     •    Pada tahun 2006, Perusahaan telah melakukan konversi atas utang tidak terjamin sebagai bagian dari implementasi perjanjian perdamaian
          yang telah diputuskan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat dengan menerbitkan sebanyak 43.144.238.750 lembar saham dimana sesuai
          dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia. saham tersebut tidak dapat diperdagangkan dalam waktu 1 (satu) tahun. Kemudian, pada bulan
          Oktober 2007, saham baru tersebut telah diperdagangkan.


     •    Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 21 Februari 2008, para pemegang saham
          menyetujui untuk melakukan penggabungan nilai nominal saham (reverse stock split) dengan rasio 20 berbanding 1 yang artinya 20 saham
          lama akan menjadi 1 saham baru. Reverse stock ini dilakukan agar saham Perusahaan lebih likuid dan sesuai dengan kinerja Perusahaan.
          Anggaran Dasar Perusahaan ini telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada tanggal 3 Maret 2008. Selanjutnya,
          menurut akta notaris Sutjipto, S.H. No. 122 tanggal 27 Februari 2008 tentang perjanjian pembelian sisa saham hasil reverse stock
          Perusahaan, dinyatakan bahwa PT Trimegah Securities Tbk sebagai pembeli siaga. Disamping itu, jumlah saham hasil reverse stock telah
          diperdagangkan di Pasar Reguler pada tanggal 14 Maret 2008.


     •    Pada tanggal 10 Oktober 2008, saham dari Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk) sudah tidak tercatat (delisted) di Bursa Efek Indonesia
          melalui surat keputusan No. S 04741/BEI.PSR/09/2008 dan Peng-004/BEI.PSR/DEL/09-2008 akibat suspensi saham PT Texmaco Jaya
          Tbk dari perdagangannya dan masalah kelangsungan hidupnya.

     •    Sejak tanggal 2 Desember 2009, saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia sudah diganti dengan menggunakan nama Perusahaan yang
          baru.




                                                                      9
Page 13
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

     •    Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 24 Maret 2009 yang telah dikukuhkan dalam
          akta notaris Sutjipto, S.H., No. 91 tanggal 24 Maret 2009, notaris di Jakarta. Pemegang Saham setuju untuk melakukan penambahan modal
          tanpa hak memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee
          Stock Option Programme / MESOP) sebanyak 118.845.397 lembar saham seri C (5% dari jumlah saham yang ditempatkan dan disetor).
          Akta notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-
          0052619.AH.01.09., tahun 2009 tanggal 14 Agustus 2009. Berdasarkan rencana Perusahaan yang telah dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia
          melalui surat tertanggal 17 Maret 2009, program ini telah diimplementasikan pada 1 Februari 2012.



     •    Kemudian, berdasarkan akta notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., No. 107 tanggal 23 Februari 2012, notaris di Jakarta, program pemberian
          hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee Stock Option Programme / MESOP) telah
          diimplementasikan dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 45 per saham. Semua saham telah disetor penuh melalui rekening bank Perusahaan
          pada tanggal 20 Februari 2012 dan 21 Februari 2012, dan telah didaftarkan di Bursa Efek Indonesia melalui pengumuman No. Peng P-
          00032/BEI.PPR/03-2012 tanggal 5 Maret 2012 dan No. Peng-P- 00033/BEI.PPR/03-2012 tanggal 7 Maret 2012.


     •    Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 18 Juni 2012 yang telah dikukuhkan dalam
          akta notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. No. 88 tanggal 18 Juni 2012, notaris di Jakarta. Pemegang Saham setuju untuk melakukan
          penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan
          (Management Employee Stock Option Programme / MESOP) sebanyak 74.872.600 lembar saham seri C (3% dari jumlah saham yang
          ditempatkan dan disetor). Perusahaan telah mengirimkan surat No. 068/APF-CS/VI/2014 tanggal 25 Juni 2014 dan No. 071/APF-
          CS/VIII/2014 tanggal 7 Juli 2014 kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang perihal pembatalan atas implementasi MESOP akibat
          belum selesainya restrukturisasi hutang yang telah mengakibatkan penurunan pada harga pasar saham Perusahaan. Menurut Rapat Umum
          Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 16 Juni 2015 yang telah dikukuhkan dalam akta notaris Aryanti
          Artisari, S.H., M.Kn. No. 49 tanggal 16 Juni 2015, notaris di Jakarta. Pemegang Saham setuju untuk melakukan pembatalan atas
          implementasi MESOP.



c.   Entitas Anak Yang Dikonsolidasi

          Perusahaan induk memiliki beberapa entitas anak yang tidak aktif sebagai berikut:

             Anak Perusahaan       Lokasi            Kegiatan Usaha             Operasi / Kepemilikan       Dlm Jutaan - USD
                                                                                Komersiil                    2023        2022

          PT Texmaco Jaya Tbk Karawang Perdagangan,                                   1972           92           228        228
          (TJ)                         pertenunan,perajutan dan

          PT Texmaco Graha       Jakarta    Perdagangan tekstil dan produksi          1991           91           167        167
          Busana (TGB),                     pakaian jadi dan asesori
          dimiliki TJ dengan
          kepemilikan 99%

          Polysindo             Belanda     Jasa Keuangan                             1994          100           682        682
          International Finance
          Company B.V.

          Polysindo (Mauritius) Belanda     Jasa Keuangan                                           100          -           -
          Ltd. (PML)                                                           Pra Operasi

     •    Pada tahun 2001, Perusahaan mengakuisisi 10.000 saham yang merupakan 100% kepemilikan di Polysindo (Mauritius) Ltd. Saham yang
          diperoleh sejumlah US$ 10.000. Perbedaan antara harga perolehan dengan nilai aktiva bersih dari PML sejumlah 221.924.188 (setara
          dengan US$ 21.339) dicatat pada akun” selisih restrukturisasi entitas sepengendali” sebagai bagian dari tambahan modal disetor di dalam
          laporan posisi keuangan konsolidasian (Catatan 32)

     •    Tidak terdapat transaksi antara Perusahaan dengan Polysindo (Mauritius) Ltd., dan Polysindo International Finance Company BV selama
          tahun 2023 dan 2022. Perusahaan berniat untuk menutup kegiatan Entitas Anak tersebut bersama dengan proses restrukturisasi Perusahaan.


     •    Terhitung bulan April 2008, operasional divisi Fleece pada PT Texmaco Jaya Tbk (TJ) telah dioperasikan oleh Perusahaan dengan sistem
          maklon.

     •    Sejak semester kedua tahun 2004, PT Texmaco Graha Busana sudah menghentikan operasional bisnisnya.




                                                                      10
Page 14
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023


d.   Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan Karyawan

     •     Susunan Dewan Komisaris, Direksi Perusahaan dan Komite Audit (manajemen kunci) pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
           sesuai dengan Akta notaris No. 6 tanggal 5 September 2023 dari Aulia Taufani, S.H notaris di Jakarta dan Akta Notaris No. 83 tanggal 21
           Juli 2022 dari Aulia Taufani, S.H., notaris di Jakarta.

     •     Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                             2024                                           2023
           Dewan Komisaris
           Komisaris Utama                   Robert Mc Carthy                               Robert Mc Carthy

           Komisaris Independen              Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah                 Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah
                                             Sumiyati                                       Sumiyati

           Komisaris                         Christoper Ian Teague                          Christoper Ian Teague
                                             Christopher Robert Botsford                    Christopher Robert Botsford
                                             Alexander Shaik                                Alexander Shaik

           Dewan Direksi:
           Direktur Utama                    Vasudevan Ravi Shankar                         Vasudevan Ravi Shankar

           Direktur                          Jegatheesan Seeniappa                          Jegatheesan Seeniappa
                                             Peter Vinzenz Merkle                           Peter Vinzenz Merkle
                                             Dr. Antonius Widyatma Sumarlin                 Dr. Antonius Widyatma Sumarlin
                                             Deddy Sutrisno                                 Deddy Sutrisno

     •     Untuk memenuhi Peraturan BAPEPAM No. IX.1.5 tentang Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit, Dewan Komisaris
           telah membentuk Komite Audit.

           Susunan Komite Audit yang telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Komisaris/The Resolution of The Board of Commissioners
           No. 100/APF-CS/2023 tanggal 22 November 2023 sebagai berikut:

                                             2024                                           2023
           Ketua                             Sumiyati                                       Sumiyati
           Anggota                           Doedy Darwin                                   Doedy Darwin
                                             Husni Sidik Sodikin                            Husni Sidik Sodikin

     •     Corporate Secretary Perusahaan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah Bapak Tunaryo.

     •     Pada bulan Februari 2009, Perusahaan telah membentuk departemen internal audit untuk memenuhi ketentuan BAPEPAM-LK. Ketua
           internal audit adalah Bapak Yohanes Baptis Galuh Adjar Pamungkas.

     •     Pada tanggal 31 Maretr 2024 Perusahaan Induk memiliki 2.491 orang karyawan tetap, dan pada tanggal 31 Desember 2023 Perusahan Induk
           memiliki 2.236 orang karyawan tetap, sedangkan pada tanggal pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 Entitas anak tidak
           memiliki karyawan tetap dan tidak tetap.

e.   Persetujuan dan Otorisasi atas Penerbitan Laporan Keuangan Konsolidasian

           Laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2024 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada
           tanggal tersebut telah disetujui dan diotorisasi oleh Dewan Direksi pada tanggal 29 April 2024.




                                                                      11
Page 15
                                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

2.   KELANGSUNGAN HIDUP PERUSAHAAN, RESTRUKTURISASI HUTANG DAN KONDISI EKONOMI

     a.   Kelangsungan Hidup

          Industri Poliester terus menghadapi ketidakpastian dan volatilitas selama tahun 2023 karena ketegangan geopolitik yang berkepanjangan – perang
          Rusia/Ukraina, perlambatan pertumbuhan ekonomi global, inflasi yang tinggi, dan kenaikan biaya bunga. Seluruh rantai poliester berada di bawah
          tekanan berat dengan permintaan yang lesu dan tantangan pasokan yang berlebihan. Banyak produsen yang mengurangi produksinya dan beberapa
          di antaranya tutup karena tren penurunan ini. Pakar dan analis industri mengaitkan perlambatan ini terutama dengan jenuhnya fundamental
          permintaan, yang mengakibatkan banyaknya persediaan benang di pabrik. Perusahaan manufakur di sektor hulu, terutama PTA dan MEG terus
          menghadapi tekanan yang semakin menipiskan margin. Margin PTA, yang pulih pada Q1 2023, kemudian mulai turun dan tetap fluktuatif sehingga
          berdampak signifikan pada margin rantai poliester.


          Harga minyak mentah dan PX tetap kuat dan menunjukkan tren peningkatan selama periode tersebut. Sebaliknya, harga serat dan benang terus
          merosot sehingga mengikis margin produk secara signifikan. Meskipun harga viscose hampir tidak berubah, harga kapas menunjukkan tren
          penurunan selama periode tersebut dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata indeks Cotton A telah turun 25% dibandingkan tahun sebelumnya
          2022.

          Industri poliester menjadi saksi tren harga yang fluktuatif dan menurun pada sebagian besar produk dalam rantai poliester karena sejumlah faktor
          yang mempengaruhi pasokan-permintaan. Permintaan di pasar-pasar utama mengalami penurunan yang parah karena berbagai alasan; ditambah
          dengan kelebihan pasokan, ketidakseimbangan paraxylene, PTA dan MEG, sementara produk poliester (seperti PET kualitas botol) juga
          menghadapi nasib serupa. Di pasar yang kurang seimbang ini, harga-harga masih bergejolak karena ketidakpastian. Margin untuk banyak produk
          dalam rantai nilai tertekan karena kondisi pasar dan margin berada di bawah tekanan selama paruh kedua tahun ini.


          Harga dan margin rantai Poliester masih sangat tertekan karena melimpahnya pasar dan melemahnya permintaan dari sektor hilir. Tren penurunan
          ini berlanjut sepanjang periode yang memaksa produsen Poliester mengurangi produksi secara signifikan untuk menghindari penumpukan
          inventaris dan kerugian.

          Sektor TPT (Tekstil) dalam negeri menghadapi tantangan yang cukup besar untuk mempertahankan pemulihan pascapandemi dan menjaga
          momentum pertumbuhan ekonomi. Perlambatan perekonomian yang berlangsung sejak triwulan terakhir tahun 2022 berdampak pada melemahnya
          pertumbuhan industri, melemahnya harga komoditas, dan gelombang besar barang impor yang menyebabkan kelebihan pasokan di pasar dalam
          negeri. Krisis geopolitik global akibat dampak perang Rusia-Ukraina mulai berdampak pada dinamika perekonomian yang berdampak buruk pada
          industri tekstil di Indonesia. Hilangnya pasar ekspor mengakibatkan terjadinya kelebihan stok pada sebagian besar perusahaan TPT di Indonesia.
          Sementara di sisi lain, pasar dalam negeri dibanjiri produk impor – baik legal maupun ilegal – sehingga menyebabkan melimpahnya pasar. Tahun
          2023 hanya mencatat ekspor TPT sebesar US$ 11,01 miliar atau lebih rendah 8,5% dibandingkan tahun sebelumnya. Industri ini mencatatkan
          kinerja sebesar US$ 13,02 miliar pada tahun 2022. Perlambatan serupa juga terjadi pada nilai impor tahun 2023. Industri TPT mencatat nilai impor
          sebesar US$ 8,3 miliar pada tahun 2023 dibandingkan dengan US$ 10,05 miliar pada tahun 2022. Akibatnya, neraca perdagangan sektor TPT
          turun signifikan menjadi US$ 2,72 miliar pada tahun 2023 dari US$ 2,96 miliar pada tahun sebelumnya. Hal ini mengkhawatirkan industri karena
          angka ini bahkan lebih rendah dibandingkan tahun 2021 yang sebagian besar terganggu oleh pandemi.




          Di tengah ketidakpastian dan gangguan parah pada pasar di atas, Perseroan terpaksa mengurangi operasinya secara bertahap untuk mengatasi
          aktivitas hilir dan menghindari penumpukan stok. Tingkat produksi jauh di bawah optimal. Damiano Investments B.V., Belanda, pemegang saham
          mayoritas kami telah meningkatkan fasilitas modal kerja menjadi US$ 102 juta dalam bentuk Letter of Credit melalui Deutsche Bank, Hong Kong
          untuk menambah modal kerja guna mendukung kegiatan operasionalnya. Perusahaan telah melampaui batas penarikan modal kerja karena kerugian
          EBITDA dan defisit kas selama periode tersebut.


          Di tengah ketidakpastian dan gangguan parah pada pasar di atas, Perseroan terpaksa mengurangi operasinya secara bertahap untuk mengatasi
          aktivitas hilir dan menghindari penumpukan stok. Tingkat produksi jauh di bawah optimal. Damiano Investments B.V., Belanda, pemegang saham
          mayoritas kami telah meningkatkan fasilitas modal kerja menjadi US$ 102 juta dalam bentuk Letter of Credit melalui Deutsche Bank, Hong Kong
          untuk menambah modal kerja guna mendukung kegiatan operasionalnya. Perusahaan telah melampaui batas penarikan modal kerja karena kerugian
          EBITDA dan defisit kas selama periode tersebut.


          Pada paruh pertama tahun 2023, harga minyak mentah berfluktuasi menyusul larangan impor minyak mentah dan produk Rusia dari Uni Eropa,
          beberapa kenaikan suku bunga di antara bank sentral global, serta kekhawatiran inflasi dan resesi. Namun, harga minyak mentah Brent pada paruh
          pertama tahun 2023 jauh lebih stabil dibandingkan tahun 2022, ketika harga mencapai titik tertinggi dalam beberapa tahun akibat invasi besar-
          besaran Rusia ke Ukraina. Pada paruh kedua tahun 2023, ketegangan geopolitik dan kekhawatiran seputar permintaan minyak mentah
          mengakibatkan lebih banyak fluktuasi harga. Harga minyak mentah Brent pada akhir tahun berada pada US$ 78/b, US$ 4 di bawah awal tahun
          2023.




                                                                             12
Page 16
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

Tren pemulihan yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak berlangsung lama. Perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina serta dampaknya
terhadap perekonomian dan perdagangan global semakin memperlambat proses pemulihan. Situasi pasar Poliester belum menunjukkan perubahan
signifikan selama tahun 2023. Sebaliknya kondisi perdagangan menjadi lebih ketat dengan lesunya permintaan dan situasi pasokan yang
berlebihan. Sebagian besar produsen di seluruh dunia telah meningkatkan operasi mereka untuk mengatasi krisis ini. Harga dan margin rantai
Poliester terus tertekan karena volatilitas harga minyak mentah dan bahan baku.


Tren pemulihan yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak berlangsung lama. Perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina serta dampaknya
terhadap perekonomian dan perdagangan global semakin memperlambat proses pemulihan. Situasi pasar Poliester belum menunjukkan perubahan
signifikan selama tahun 2023. Sebaliknya kondisi perdagangan menjadi lebih ketat dengan lesunya permintaan dan situasi pasokan yang
berlebihan. Sebagian besar produsen di seluruh dunia telah meningkatkan operasi mereka untuk mengatasi krisis ini. Harga dan margin rantai
Poliester terus tertekan karena volatilitas harga minyak mentah dan bahan baku.


Tren pemulihan yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak berlangsung lama. Perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina serta dampaknya
terhadap perekonomian dan perdagangan global semakin memperlambat proses pemulihan. Situasi pasar Poliester belum menunjukkan perubahan
signifikan selama tahun 2023. Sebaliknya kondisi perdagangan menjadi lebih ketat dengan lesunya permintaan dan situasi pasokan yang
berlebihan. Sebagian besar produsen di seluruh dunia telah meningkatkan operasi mereka untuk mengatasi krisis ini. Harga dan margin rantai
Poliester terus tertekan karena volatilitas harga minyak mentah dan bahan baku.


Tren pemulihan yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak berlangsung lama. Perang berkepanjangan antara Rusia dan Ukraina serta dampaknya
terhadap perekonomian dan perdagangan global semakin memperlambat proses pemulihan. Situasi pasar Poliester belum menunjukkan perubahan
signifikan selama tahun 2023. Sebaliknya kondisi perdagangan menjadi lebih ketat dengan lesunya permintaan dan situasi pasokan yang
berlebihan. Sebagian besar produsen di seluruh dunia telah meningkatkan operasi mereka untuk mengatasi krisis ini. Harga dan margin rantai
Poliester terus tertekan karena volatilitas harga minyak mentah dan bahan baku.


Kinerja keuangan Perseroan secara keseluruhan terkena dampak negatif dari sejumlah faktor seperti penurunan produksi dan penjualan yang
signifikan, lesunya permintaan, menurunnya margin produk, dan pergerakan harga stok pakan yang fluktuatif. Perusahaan mengalami kerugian
EBITDA sebesar 6,65 juta pada tahun berjalan dibandingkan dengan EBITDA positif sebesar US$ 17,58 juta pada tahun sebelumnya. Variasi
negatif pada EBITDA terutama disebabkan oleh penutupan pabrik, rendahnya pemanfaatan kapasitas, rendahnya marjin produk, serta hilangnya
produksi dan penjualan.

Karena kerugian EBITDA sepanjang tahun ini, Perusahaan menghadapi kemunduran besar dalam posisi arus kas untuk memenuhi kebutuhan
operasional dan modal kerja, kebutuhan belanja modal yang penting, dan komitmen keuangan lainnya.

Karena tidak adanya kas yang memadai dan berkurangnya modal kerja, Perusahaan tidak dapat membayar bunga kepada kreditur tanpa jaminan
(Surat Utang Baru) sepanjang tahun. Jumlah bunga yang harus dibayar selama empat kuartal kepada kreditur tanpa jaminan dikapitalisasi sesuai
persetujuan mayoritas kreditur.

Karena tidak adanya kas yang memadai dan berkurangnya modal kerja, Perusahaan tidak dapat membayar bunga kepada kreditur tanpa jaminan
(Surat Utang Baru) sepanjang tahun. Jumlah bunga yang harus dibayar selama empat kuartal kepada kreditur tanpa jaminan dikapitalisasi sesuai
persetujuan mayoritas kreditur.

Industri poliester setelah menghadapi perubahan menyakitkan selama Pandemi terus mengalami pasang surut. Dipengaruhi oleh lonjakan nilai
minyak mentah, gas alam, dan nafta, rantai poliester juga mengalami fluktuasi harga dan erosi margin. Masa depan rantai Polyester diperkirakan
akan dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

1     Kelebihan kapasitas: di seluruh rantai poliester, kelebihan pasokan sedang terjadi atau sudah berjalan lancar, dan ini diperkirakan akan
      memburuk pada tahun 2024.

2     Tekanan margin: kelebihan pasokan dapat membebani harga, dan menekan margin ke wilayah yang merugi, jika belum terjadi pada banyak
      produsen dalam rantai; ini adalah berita buruk karena biaya hulu diperkirakan tidak akan rendah mengingat tren harga energi.


3     Rasionalisasi: karena semakin banyak produsen jatuh ke zona merah, pengurangan produksi sedang dalam proses dan aset yang kurang
      kompetitif bahkan perlu menghentikan produksi; proyek yang disiapkan untuk masa depan akan mengalami penundaan atau bahkan
      pembatalan langsung. Akan ada lebih banyak merger dan akuisisi dan bisa diperpanjang hingga beberapa tahun ke depan.




                                                                   13
Page 17
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023


4     Pemulihan permintaan: untungnya bagi produsen, konsumsi diperkirakan akan meningkat mulai tahun 2024 dan seterusnya, karena kondisi
      ekonomi global stabil. Namun, rebound permintaan diperkirakan tidak akan cukup kuat untuk mengubah ketidakseimbangan pasar;
      Pergeseran untuk mengkonsumsi lebih banyak poliester daur ulang bisa mengorbankan poliester perawan.


5     Mengubah arus perdagangan: langkah-langkah untuk melindungi industri dari ketidakseimbangan pasar telah diambil, dalam bentuk
      hambatan perdagangan dan / undang-undang; ini harus bertahan dan memperkuat pada tahun 2024 dan mengubah atau bahkan mendistorsi
      arus perdagangan.

6      Melihat ke luar China: fokus pada pasar China tetap ada, tetapi ada peningkatan perhatian yang diberikan pada pasar yang lebih baru seperti
      Turki, Vietnam dan Timur Tengah, dan pasar yang bangkit kembali seperti AS, India dan Indonesia. Masa depan mungkin menantang bagi
      industri secara umum, tetapi ada percikan terang di pasar-pasar lain ini.

Singkatnya, 2024 bisa menjadi tahun yang menantang, karena tema menyeluruh tentang kelebihan kapasitas menembus hampir setiap sudut pasar.
Namun demikian, permintaan pulih dan ada harapan bahwa rantai pada akhirnya dapat memperbaiki ketidakseimbangan penawaran-permintaan
setelah serangkaian rasionalisasi yang menyakitkan tetapi perlu, dan pemulihan akal di antara investor.


Perusahaan dengan kemampuannya untuk meningkatkan volume produk khusus (benang berwarna / PBT) untuk aplikasi otomotif / tekstil rumah
tangga, perawatan kesehatan, tekstil teknis, produk daur ulang dan strategi integrasinya untuk memasuki pasar baru untuk segmen tekstil dan non-
tekstil yang berorientasi pada kinerja, akan dapat memenuhi tuntutan pasar yang berubah dan meningkatkan kinerjanya di tahun-tahun mendatang.


Pabrik PTA di Karawang yang tidak beroperasi sejak akhir tahun 2015, akhirnya dinonaktifkan pada kuartal terakhir tahun ini karena
pengoperasian kembali pabrik tersebut mungkin tidak layak secara ekonomi. Persyaratan PTA terus dialihdayakan secara eksternal


Pemanfaatan kapasitas secara keseluruhan saat ini dipertahankan sekitar 68% di kedua fasilitasnya.

Selain itu, kondisi keuangan Perusahaan pada tahun 2023 menunjukkan posisi sebagai berikut:

•     Rugi komprehensif tahun berjalan sebesar                                                                         USD              (687,629)
•     Modal kerja negatif sebesar                                                                                      USD           992,949,530
•     Defisiensi Modal sebesar                                                                                         USD           954,485,801

Perusahaan memperoleh laba kotor sebesar US$ 2,21 juta untuk tahun 2023 dibandingkan dengan laba kotor sebesar US$ 32,94 Juta untuk tahun
sebelumnya. EBITDA untuk Tahun 2023 adalah negatif sebesar US$ 17,60 juta karena penurunan margin di seluruh rantai poliester karena
penurunan drastis dalam permintaan pasar tekstil dan pakaian jadi secara keseluruhan, yang menunjukkan tren penurunan harga dan margin secara
keseluruhan dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2022. Akibatnya, Perseroan tidak dapat memenuhi kewajibannya karena kesulitan kas.


Dalam situasi sulit saat ini, Perseroan terus berupaya untuk mengoptimalkan biaya secara keseluruhan melalui pemotongan biaya, mengoptimalkan
portofolio produk/bahan baku yang lebih baik untuk mengembangkan pelanggan baru untuk produk-produk khusus dan menghasilkan margin yang
lebih besar.

Analisis tren industri poliester mengkonfirmasi bahwa bagian bawah siklus poliester akan berakhir pada Q1-2024 dan pasar poliester berada di
jalur pemulihan yang lebih dapat diandalkan secara global. Di China, produsen poliester mulai beroperasi pada tingkat tinggi pada Q3-23 dan
produksi secara keseluruhan mencapai rekor tertinggi.

Perbaikan pasar domestik Cina di atas akan memberikan dampak positif secara global. Perseroan percaya bahwa di Indonesia juga akan terjadi
peningkatan permintaan pasar domestik setelah periode pasca hari raya. Pasar Eropa dan Amerika juga mengantisipasi permintaan yang lebih baik
sebagai berikut:

 -    Harga RM telah mencapai titik terendah
 -    Suku bunga tidak akan naik lagi
 -    Inflasi yang lebih rendah dari tingkat sebelumnya.

Indikasi di atas menunjukkan situasi pasar yang lebih baik untuk konsumen utama produk tekstil dan pakaian jadi hilir yang bersumber dari pasar
Indonesia.

Perusahaan akan terus beroperasi sebagai perusahaan yang berkelanjutan (going concern) karena pemegang saham mayoritas akan terus
menyediakan modal kerja melalui fasilitas letter of credit untuk pengadaan bahan baku.




                                                                  14
Page 18
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

     Operasional Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk):

     Sebagai konsekuensi dari pernyataan pailit PT Texmaco Jaya Tbk berdasarkan keputusan Pengadilan pada tanggal 19 Agustus 2011 dengan
     mengacu pada putusan pengadilan 10/PKPU/2010/ PN.NIAGA.JKT.PST.Jo.No.71/PAILIT/2010/PN.NIAGA.JKT.PST, manajemen Perusahaan
     dan penegakan proses likuidasi berada di bawah tim kurator yang ditunjuk oleh Pengadilan dan diawasi oleh hakim pengawas. Kurator dan
     Pengadilan Niaga Jakarta telah mengakui dan mendaftarkan jumlah piutang sebesar Rp 1.106.832.761.717 sebagai utang tanpa jaminan. Proses
     likuidasi entitas anak Perseroan masih dalam proses.


     Untuk saat ini, Pengadilan telah menyetujui untuk melanjutkan kelangsungan usaha dari operasional divisi Fleece untuk mempertahankan nilai dari
     aset pailit. Sesuai dengan persetujuan Pengadilan dan sesuai dengan perjanjian tolling antara tim kurator dengan PT Asia Pacific Fibers Tbk, divisi
     Fleece tetap dioperasikan secara tolling

     Berdasarkan PSAK 10 (Revisi 2014), Perseroan dan Entitas Anak telah menetapkan dolar AS sebagai mata uang fungsional karena transaksi
     keuangan utama seperti Penjualan, Pembelian, Harga dan lain-lain, ditransaksikan dalam mata uang dolar. Oleh karena itu Perseroan dan Entitas
     Anak telah memilih untuk menyusun dan menyajikan laporan keuangannya dalam mata uang Dolar AS efektif Januari 2012. Laporan keuangan
     untuk tahun 2017 dan 2016 disusun sesuai dengan pedoman yang diberikan berdasarkan PSAK 10 paragraf 27-34 dan paragraf 61-62.


     Laporan keuangan Konsolidasi yang menyertainya telah disusun secara berkelanjutan, dan tidak termasuk penyesuaian apa pun yang mungkin
     timbul dari hasil ketidakpastian ini. Efek terkait akan dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian saat diketahui dan dapat diperkirakan.
     Hingga saat ini, operasi Perusahaan didukung melalui fasilitas letter of credit dan pinjaman Capex lainnya dari Damiano Investments B.V.,
     Belanda, dan dengan kepercayaan dan dukungan dari pemasok dan pelanggannya. Selain itu, Damiano Investments B.V., Belanda menegaskan
     akan memberikan bantuan kepada Perseroan dalam memperoleh fasilitas letter of credit sampai saat Perseroan dapat memperoleh fasilitas kredit
     dari bank sendiri.

b.   Restrukturisasi Utang

     Utang Terjamin

     Menanggapi himbauan dan diskusi berkelanjutan kami dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu)/PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) untuk
     solusi restrukturisasi Utang dengan Agunan, Kementerian Keuangan telah menunjuk komite tingkat tinggi yang dipimpin oleh Mandiri Sekuritas
     (divisi Investasi dan Keamanan Bank BUMN – Bank Mandiri) untuk mempelajari dan merekomendasikan proposal restrukturisasi untuk utang
     grup Texmaco termasuk PT Asia Pacific Fibers yang dijamin utang kepada Kementerian untuk ditinjau dan persetujuan.


     Dengan demikian, Komite melakukan beberapa putaran diskusi dengan Manajemen dan pemegang saham Utama Perusahaan mengenai berbagai
     restrukturisasi dalam kondisi yang diberikan. Komite telah melakukan uji tuntas keuangan dan hukum Perseroan dan juga melakukan evaluasi
     teknis dan penilaian aset Perseroan untuk merumuskan proposal restrukturisasi yang sesuai. Selama diskusi bilateral dengan komite, APF telah
     menekankan perlunya solusi segera untuk masalah ini dan meminta agar APF dipisahkan dari grup Texmaco sebanyak tidak lagi merupakan
     perusahaan afiliasi dan saham mayoritas dipegang oleh Damiano Investments B.V., Belanda, yang merupakan kreditor mayoritas Perusahaan juga.


     Setelah melalui beberapa kali diskusi dan mempertimbangkan kondisi terkini serta berbagai faktor ekonomi lainnya, Perusahaan telah mengajukan
     proposal Restrukturisasi Utang Terjamin yang telah diperbaharui kepada Komite dan Kemenkeu pada bulan Oktober 2016. Rencana restrukturisasi
     terakhir yang diajukan oleh Perusahaan adalah konversi seluruh utang yang dijamin menjadi ekuitas melalui debt-equity swap


     Selanjutnya, karena tidak ada keputusan yang keluar atas proposal restrukturisasi dari Kemenkeu, Perusahaan mengadakan beberapa kali
     pertemuan dengan Kemenkeu selama tahun 2017 dan 2018. Mengingat kesulitan keuangan dan ketidakmampuan Perusahaan untuk mendapatkan
     fasilitas modal kerja dan untuk mengumpulkan dana untuk memenuhi investasi belanja modal yang penting dan strategis, kebutuhan untuk
     Proposal Restrukturisasi Utang (DRP) yang diperbarui dan dapat dilaksanakan ditekankan kepada semua Kreditur Terjamin termasuk Kemenkeu.




                                                                        15
Page 19
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

Setelah mempertimbangkan masukan yang diambil dari para kreditor selama periode tersebut dan perkiraan kondisi bisnis saat ini, Perusahaan
mengajukan Proposal Restrukturisasi Hutang (Debt Restructuring Proposal) yang diperbarui dan direvisi pada tanggal 26 Maret 2018 kepada
Kementerian Keuangan dan semua Kreditur Terjamin. Rencana Restrukturisasi Hutang Terjamin (Secured Debt Restructuring Plan) mencakup
100% dari Utang Terjamin akan sepenuhnya dikonversi menjadi saham Ekuitas dengan penerbitan sejumlah 7.487.260.041 saham ekuitas yang
mewakili 75% penambahan ekuitas. Dari jumlah tersebut, 6.988.109.372 saham yang mewakili 70% dari penambahan saham akan dialokasikan
untuk semua Kreditur Terjamin dalam proporsi yang sama dengan nilai hutang pokok mereka.


Sejalan dengan tujuan untuk memfasilitasi restrukturisasi obligasi yang dijaminkan dan utang yang dijaminkan lainnya, Perusahaan telah
melakukan berbagai langkah seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Pada tanggal 6 Maret 2017, PT Asia Pacific Fibers Tbk mendirikan anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Asia Pacific Fibers Hong
Kong Limited, sebuah perusahaan terbatas swasta yang didirikan berdasarkan hukum Hong Kong Special Administrative Reg ("HKSAR") dengan
nomor registrasi perusahaan 2493881 dan berkantor di Hong Kong.

Anak perusahaan baru, Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited melalui pelaksanaan Akta Polling akan secara sukarela mengambil alih tanggung
jawab Penerbit dan/atau Penjamin sehubungan dengan Surat Utang yang dijamin sebesar
US$ 682,5 juta. Hal ini dimaksudkan untuk memfasilitasi restrukturisasi (antara lain) Surat Utang melalui skema pengaturan sesuai dengan pasal
673 dan 674 dari Companies Ordinance (Cap 622 hukum HKSAR) ("Skema") dan dengan cara yang menguntungkan bagi Perusahaan, Perusahaan
dan masing-masing pemangku kepentingan, termasuk (namun tidak terbatas pada) para pemegang Surat Utang.

Karena tujuan pendirian Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited tidak dapat dicapai, langkah-langkah diambil untuk membatalkan pendaftaran
Perusahaan. Oleh karena itu, sebuah surat diserahkan kepada otoritas yang kompeten di Hong Kong pada 24 Juli 2018, dan "Tidak ada keberatan
untuk Deregistrasi" diterima pada 22 Agustus 2018. Selanjutnya pada 11 Januari 2019, Panitera Perusahaan Hong Kong telah mengeluarkan surat
pembubaran Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited.

Kemudian, pada September 2020, Perseroan mengadakan pertemuan dengan tim koordinasi dari Kementerian Perekonomian, Investasi, Keuangan,
dan Direktorat Kekayaan Negara (DJKN) dan menekankan perlunya solusi segera atas masalah restrukturisasi utang yang sudah berlangsung lama.
APF meminta tim untuk mempertimbangkan proposal sebelumnya tentang konversi utang 100% menjadi ekuitas yang telah disetujui oleh semua
kreditur terjamin lainnya dan menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan. Berdasarkan diskusi tersebut, Perseroan mengajukan banding
kepada Yang Mulia Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Kekayaan Negara pada tanggal 25 September 2020 untuk menyetujui Usulan
Restrukturisasi Utang dengan Pengamanan konversi 100% utang menjadi ekuitas.

Menanggapi permintaan Perseroan dan untuk mencari solusi, Pemerintah Indonesia telah membentuk Satuan Tugas BLBI pada April 2021 untuk
menangani seluruh klaim tertunda atas dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia yang mencakup penerbitan Restrukturisasi Utang PT Asia Pacific
Fibers. Satuan tugas ini merupakan tim independen pemerintah yang mengambil alih proses pengambilan keputusan atas proposal restrukturisasi
hutang Perseroan. Salah satu kelompok kerja di bawah Gugus Tugas di atas telah memulai diskusi dengan tim Perusahaan dan kreditur terjamin
lainnya dengan maksud untuk menyelesaikan masalah Restrukturisasi Utang Perusahaan yang telah lama tertunda. Setelah putaran awal diskusi dan
Perseroan telah menyerahkan versi terbaru Rencana Restrukturisasi Utang (DRP) untuk ditinjau oleh Tim Gugus Tugas pada tanggal 10 Agustus
2022. Ketentuan umum dari Proposal Restrukturisasi Utang (DRP) yang direvisi adalah sebagai berikut:


a     Konversi atas seluruh utang berjaminan senilai US$ 934.724.747 (pada 30 Juni 2022) menjadi ekuitas.

b     Penerbitan saham ekuitas kepada BPP/Kemenkeu dalam rangka pengalihan kepemilikan aset strategis tertentu (aset non-APF yang
      dijaminkan kepada Kemenkeu) yang sampai saat ini digunakan/dijalankan oleh APF sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan
      usahanya.

c     Konversi keseluruhan notes tidak berjaminan sebesar US$ 31.241.621 menjadi ekuitas.

d     Berdasarkan metodologi yang dikembangkan melalui konsultasi dengan seluruh kreditur yang dijamin, Perusahaan mengusulkan untuk
      menerbitkan 18.302.191.211 saham baru dengan dilusi 88% yang akan diterbitkan kepada para Kreditur yang dijamin dan pihak-pihak lain
      sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam DRP yang telah diedarkan.

e     Dengan demikian, 15.496.473.443 saham kembali 74,51% dari modal yang diperluas akan dibagikan kepada semua kreditur terjamin dalam
      proporsi yang sama dengan nilai hutang pokok mereka.

f     1.247.876.674 saham yang mewakili 6% dari ekuitas yang diperluas akan dialokasikan kepada BPP/MoF sebagai pertimbangan atas
      pengalihan aset-aset strategis tertentu yang sampai saat ini digunakan/dijalankan oleh APF sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari
      usahanya.




                                                                  16
Page 20
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

g     517.943.867 saham yang mewakili 2,49% dari modal yang diperluas akan diberikan kepada pemegang surat utang baru (Tanpa jaminan).


h     1.039.897.228 saham yang mewakili 5% dari modal yang diperluas akan diberikan kepada manajemen berdasarkan skema insentif
      manajemen.

i     Perusahaan mengusulkan untuk membayar commitment fee sebesar sepuluh miliar rupiah (Rp 10.000.000.000) kepada Pemegang Surat
      Utang Pemerintah (BPP/Kemendagri) sebagai pembayaran dimuka pada saat diterimanya/disetujuinya Proposal Restrukturisasi Utang
      (DRP) ini.

j     Perusahaan juga mengusulkan untuk membayar biaya komitmen tambahan sebesar sepuluh miliar rupiah (Rp 10.000.000.000) kepada para
      pemegang jaminan atas aset-aset setelah menerima/persetujuan atas proposal akuisisi aset-aset tersebut dan pengalihan hak atas tanah-tanah
      tersebut kepada Perusahaan

k     Atas komitmen tersebut, Perusahaan telah membayar sebesar satu miliar rupiah (Rp 1.000.000.000) kepada KPKNL- JAKARTA 3 pada
      tanggal 19 Januari 2022.

l     Prinsip yang mendasari alokasi saham kepada para kreditur didasarkan pada perlakuan yang sama terhadap semua kreditur. Jaminan atas aset-
      aset Perusahaan akan dilepaskan pada saat utang dikonversi menjadi ekuitas. Aset yang tidak terjamin akan digunakan untuk pendanaan
      belanja modal dan modal kerja.

Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, perseroan memahami bahwa gugus tugas & Kementerian Keuangan masih
mengevaluasi usulan restrukturisasi tersebut di atas dan komunikasi finalnya masih menunggu.

Wesel Bayar Tidak Terjamin


Perusahaan telah menandatangani perjanjian restrukturisasi dengan para kreditur tanpa jaminan yang telah disetujui oleh para kreditur dan disahkan
oleh Pengadilan. Pada tanggal 29 September 2006, kreditur tanpa jaminan yang terdiri dari Bank, PT Bina Prima Perdana, Sewa Guna Usaha, dan
Wesel Bayar telah direstrukturisasi menjadi Wesel Berbunga Tetap dengan kustodian The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited,
Hong Kong. Dengan demikian, total pinjaman tanpa jaminan setelah restrukturisasi adalah sebesar US$ 18.670.630. Pada Desember 2023, jumlah
pinjaman baru tanpa jaminan sebesar US$ 33.196.458 termasuk bunga yang dikapitalisasi sebesar US$ 14.525.828 (Catatan 22).


Perusahaan telah melakukan semua tindakan korporasi yang diperlukan untuk melaksanakan Rencana Perdamaian ("Rencana Perdamaian") yang
telah disetujui oleh para kreditur tanpa jaminan Perusahaan dan telah disahkan oleh Pengadilan Niaga. Langkah-langkah tersebut meliputi
penerbitan utang baru dengan jaminan maupun tanpa jaminan sebagai ganti dari utang lama yang tidak dijamin dan penerbitan saham untuk
mengurangi jumlah pokok utang sesuai dengan ketentuan Rencana Perdamaian. Perusahaan telah mengurangi hutang tidak terjamin sesuai dengan
Rencana Perdamaian dan meningkatkan modal sahamnya sebagai tambahan modal yang akan dialokasikan kepada para kreditur. Madison Pacific
Trust Limited bertindak sebagai Fiscal & Paying Agent untuk Surat Utang Baru Tidak Terjamin.


Pada Januari 2024, Perseroan meminta dan mendapatkan persetujuan Pemegang Surat Utang Baru Tidak Berjaminan untuk perpanjangan jatuh
tempo dari Februari 2024 menjadi Februari 2026 termasuk kapitalisasi bunga sampai dengan Februari 2024.

Karena restrukturisasi Hutang Terjamin yang masih berjalan dan belum terselesaikan, Perusahaan terus menghadapi kesulitan keuangan yang
terkait dengan ketidakmampuannya untuk meningkatkan sumber daya guna memenuhi kebutuhan Belanja Modal guna meningkatkan dan
mengoptimalkan potensi kinerjanya. Selain itu, kinerja Perseroan juga terkena dampak buruk akibat pandemi Covid 19 yang menyebabkan
pertumbuhan negatif di semua sektor perekonomian dan diikuti dengan perlambatan pasar. Akibatnya, Perseroan tidak dapat melayani surat utang
baru tanpa jaminan tersebut sesuai jadwal yang telah disepakati sebelumnya pada tahun 2022.




                                                                  17
Page 21
                                 PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                               CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                   31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

     Mengingat kesulitan keuangan, Perusahaan telah meminta dan memperoleh persetujuan dari Pemegang Utang untuk penjadwalan ulang Utang Baru
     yang akan memperpanjang jadwal pembayaran dengan periode yang sama dua tahun dengan mencabut dan mengganti tabel Tanggal Pelunasan,
     sebagaimana ditetapkan di bawah ini:


              Tanggal Pengembalian   Jadwal Penebusan saat ini   Jadwal Revisi Penebusan    Revisi Penebusan termasuk bunga
           15 February 2024            933,532              5%
           15 February 2025           3,267,360            18%
           15 February 2026           3,267,360            18%     933,532             5%                      1,676,789.95
           15 February 2027           3,267,360            18%    3,267,360           18%                      5,868,764.93
           15 February 2028           3,734,126            20%    3,267,360           18%                      5,868,764.93
           15 February 2029           4,200,892            23%    3,267,360           18%                      5,868,764.93
           15 February 2030                                       3,734,126           20%                      6,707,159.92
           15 February 2031                                       4,200,892           23%                      7,545,554.91
                     Jumlah          18,670,630           100%   18,670,630          100%                     33,535,799.57
           **Based on the original principal amount of USD 18,670,630.00 and as increased by the
           interest Capitalized to Principal (to February 15, 2024) of USD 31.535.799,62

     Persetujuan atas hal tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Efek yang diselenggarakan pada Januari 2024 di Singapura (rapat
     virtual), jadwal pelunasan Unsecured New Notes telah ditunda selama 2 tahun hingga Februari 2026.

c.   Kondisi Ekonomi

     Perekonomian global terus menghadapi tantangan inflasi dan prospek pertumbuhan yang rendah. Pertumbuhan PDB telah lebih kuat dari yang
     diharapkan sejauh ini pada tahun 2023, tetapi sekarang moderat di belakang kondisi keuangan yang lebih ketat, pertumbuhan perdagangan yang
     lemah dan kepercayaan bisnis dan konsumen yang lebih rendah. Risiko terhadap prospek jangka pendek tetap miring ke sisi negatifnya dan
     termasuk ketegangan geopolitik yang meningkat, misalnya karena konflik yang berkembang setelah serangan teroris Hamas terhadap Israel; dan
     dampak pengetatan kebijakan moneter yang lebih besar dari perkiraan. Sisi baiknya, pertumbuhan juga bisa lebih kuat jika rumah tangga
     menghabiskan lebih banyak kelebihan tabungan yang terakumulasi selama pandemi.

     Pertumbuhan global diproyeksikan menjadi 2,9% pada 2023, dan melemah menjadi 2,7% pada 2024. Ketika inflasi semakin mereda dan
     pendapatan riil menguat, ekonomi dunia diproyeksikan tumbuh sebesar 3% pada tahun 2025. Pertumbuhan global tetap sangat bergantung pada
     ekonomi Asia yang tumbuh cepat.

     Dengan tidak adanya guncangan besar lebih lanjut terhadap harga pangan dan energi, proyeksi inflasi utama diperkirakan akan kembali ke tingkat
     yang konsisten dengan target bank sentral di sebagian besar ekonomi utama pada akhir 2025. Inflasi utama OECD tahunan diperkirakan akan turun
     secara bertahap menjadi 5,2% dan 3,8% masing-masing pada tahun 2024 dan 2025, dari 7,0% pada tahun 2023.

     Pertumbuhan perdagangan global secara mengejutkan lemah selama setahun terakhir. Ini mengkhawatirkan mengingat pentingnya perdagangan
     untuk produktivitas dan pengembangan. Volume perdagangan barang dagangan turun 1,5% pada paruh pertama tahun ini, sementara volume
     perdagangan jasa diperkirakan telah meningkat sebesar 6,4%, karena normalisasi perjalanan yang sedang berlangsung di Asia membantu
     meningkatkan pariwisata. Perdagangan yang lemah bukanlah perkembangan yang sama sekali baru. Sejak pemulihan dari pandemi, perdagangan
     telah turun relatif terhadap PDB, terutama perdagangan barang dagangan.

     Indonesia telah berhasil menavigasi dampak makroekonomi dari guncangan global yang tidak sinkron. Pertumbuhan tetap tangguh, inflasi dalam
     tren menurun, dan volatilitas mata uang dapat dikelola. Namun demikian, akhir dari boom siklus komoditas dan prospek suku bunga global yang
     lebih tinggi untuk jangka panjang menunjukkan angin sakal yang kuat ke depan dan membatasi ruang kebijakan makro. Ketika ekonomi bergerak
     ke normal baru ini, reformasi struktural untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja menjadi semakin penting.


     Ekonomi Indonesia pada 2023 tumbuh sebesar 5,05 persen, lebih rendah dibandingkan capaian tahun 2022 yang tumbuh sebesar 5,31 persen.
     Pertumbuhan terjadi di semua industri. Transportasi dan Penyimpanan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,96 persen; disusul Kegiatan
     Jasa Lainnya sebesar 10,52 persen; serta Aktivitas Akomodasi dan Jasa Makan sebesar 10,01 persen. Manufaktur, yang memiliki pangsa dominan,
     tumbuh sebesar 4,64 persen. Pertanian, Kehutanan dan Perikanan; serta Perdagangan Grosir dan Eceran, Reparasi Kendaraan Bermotor dan
     Sepeda Motor masing-masing meningkat sebesar 1,30 persen dan 4,85 persen.

     Total ekspor Indonesia turun drastis menjadi US$ 258,82 miliar pada 2023, dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar US$ 291,90 miliar
     pada 2022 yang mencatatkan penurunan 11,33% y-o-y. Nilai perdagangan impor juga turun 6,55% menjadi US$ 221,88 miliar dibandingkan
     dengan US$ 237,45 miliar pada tahun 2022, Neraca perdagangan secara keseluruhan turun menjadi US$ 36,93 miliar dibandingkan dengan US$
     54,46 miliar pada tahun sebelumnya.




                                                                                18
Page 22
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

Pada tahun 2023, inflasi IHK tercatat turun menjadi 2,61% (yoy), menurun dibandingkan dengan inflasi IHK 2022 sebesar 5,51% (yoy), yang
berarti Indeks Harga Konsumen (IHK) terjaga dengan baik dalam kisaran sasaran BI sebesar 3,0%±1%. Inflasi IHK tetap terkendali dipengaruhi
dampak positif sinergi kebijakan yang erat antara Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, Bank Indonesia, dan berbagai mitra strategis
lainnya untuk menurunkan laju inflasi, termasuk dampak lanjutan kenaikan harga BBM. Ke depan, Bank Indonesia meyakini inflasi tetap
terkendali dalam kisaran sasaran 2,5%±1% pada 2024.

Secara keseluruhan, kinerja NPI pada 2023 menunjukkan ketahanan sektor eksternal yang tetap baik, di tengah ketidakpastian ekonomi global yang
meningkat. NPI pada 2023 mencatat surplus 6,3 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan surplus 4,0 miliar dolar AS pada 2022, terutama
didukung oleh kinerja transaksi modal dan finansial yang tetap kuat. Sementara itu, transaksi berjalan pada 2023 mencatat defisit 1,6 miliar dolar
AS (0,1% PDB), setelah pada 2022 mencatat surplus 13,2 miliar dolar AS (1,0% PDB). Perkembangan tersebut terutama dipengaruhi oleh surplus
neraca perdagangan barang yang menurun sejalan dengan perlambatan ekonomi global dan harga komoditas yang menurun, serta permintaan
domestik yang tetap kuat.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 tercatat sebesar 146,4 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir
November 2023 sebesar 138,1 miliar dolar AS. Peningkatan cadangan devisa tersebut antara lain ditopang oleh penerimaan pajak dan jasa serta
penarikan pinjaman luar negeri Pemerintah. Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan
pembayaran utang luar negeri Pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Nilai tukar Rupiah mencerminkan tren global. Rupiah tetap cukup stabil dalam tiga kuartal pertama dalam band sempit level 14.900 ~ 15.500. Kurs
rupiah acuan Bank Indonesia (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate, disingkat JISDOR), yang masih lemah di level 15.592 per Desember 2022, terus
menguat dan relatif stabil selama Januari hingga September 2023. Mata uang telah melemah pada kuartal IV dan ditutup pada 15.439 pada akhir
Desember 2023.

BI telah menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebanyak dua kali selama periode Januari &23 Oktober masing-masing sebesar 50 basis poin
menjadi 6,75% dari 6,25%, sejalan dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stabilitas, yaitu memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah,
serta sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk menjaga inflasi dalam kisaran sasaran 2,5%±1% pada 2024.

Setelah pertumbuhan ekonomi yang solid pada tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan akan sedikit dibawah
angka 5%, sejalan dengan perlambatan ekonomi global. Pertumbuhan ekonomi global pada 2024 akan tetap melambat sesuai prakiraan risiko
resesi yang tinggi di beberapa negara, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Perlambatan ekonomi global dipengaruhi oleh fragmentasi
ekonomi, perdagangan, dan investasi akibat berlanjutnya ketegangan politik dan dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif di negara
maju.

Prospek Ekonomi & Bisnis

Ekonomi Indonesia di tahun mendatang akan dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan akan lebih rendah dari tahun ini.
Dua faktor signifikan yang akan mempengaruhi Indonesia adalah pertumbuhan China, mitra dagang utama Indonesia, yang tumbuh lebih lambat,
dan proyeksi harga komoditas primer andalan Indonesia yang akan terus terjepit. Akibatnya, kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi
Domestik diperkirakan akan menurun.

Dari dalam negeri, beberapa faktor diperkirakan akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tahun depan. Konsumsi rumah tangga diperkirakan
relatif stabil namun cenderung sedikit melemah. Efek pendapatan rumah terhadap komoditas pada 2022 dan awal 2023 diperkirakan akan hilang
tahun depan. Konsumsi barang tahan lama yang mengandalkan kredit, seperti kendaraan dan layak, juga akan sedikit tertekan oleh dampak
pengetatan moneter oleh Bank Indonesia (BI) pada kuartal terakhir tahun ini.

Namun, pengeluaran yang terkait dengan kegiatan politik, termasuk pemilihan presiden, pemilihan legislatif, dan pemilihan daerah, diperkirakan
akan berdampak sementara pada konsumsi domestik. Selain itu, tingkat inflasi yang diperkirakan berada di kisaran antara 2% - 3% tidak akan
menahan laju konsumsi tahun depan, kecuali ada lonjakan inflasi volume pangan.

Dampak dari beberapa insentif fiskal oleh pemerintah dan peningkatan anggaran bantuan sosial akan sedikit berkontribusi pada pertumbuhan
konsumsi, yang berpotensi tergerus oleh rencana kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12%, penerapan cukai minuman berpemanis
dalam kemasan (MBDK), dan kenaikan cukai produk tembakau.

Belanja pemerintah diperkirakan hanya memiliki efek marjinal pada pertumbuhan tahun depan. Penerimaan negara berpotensi melambat sejalan
dengan dampak perlambatan ekspor dan konsumsi domestik yang cenderung sedikit melambat. Dampak PHK terhadap industri dan startup akan
melanggengkan kemiskinan, yang menyebabkan pendapatan lebih kecil dan daya beli berkurang.




                                                                  19
Page 23
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

    Memasuki tahun 2024, kekhawatiran inflasi dan resesi mulai mereda, dengan pertumbuhan diproyeksikan akan kembali normal sejalan dengan tren
    pra-pandemi. Ini adalah tanda optimisme bahwa pasar akan bangkit kembali. Pada 2024, CRIF memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berada
    pada kisaran 4,80% (yoy) hingga 5,20% (yoy). Proyeksi kisaran pertumbuhan terendah melemah di bawah level 5% akibat tren perlambatan
    ekonomi global akibat situasi geopolitik, inflasi dan suku bunga yang masih tinggi. Tingginya suku bunga kredit di Indonesia telah berkontribusi
    pada perlambatan pertumbuhan ekonomi, sejalan dengan meningkatnya biaya operasional bagi pelaku usaha.

    Dengan mempertimbangkan kondisi proses transisi kepemimpinan nasional tahun depan, investasi asing tidak dapat diharapkan menjadi pendorong
    peningkatan pertumbuhan ekonomi karena investor cenderung wait and see ketika mengambil keputusan investasi di tahun politik. CRIF juga
    menilai pemilu memang akan menjadi motor penggerak konsumsi dan pertumbuhan ekonomi pada 2024. Namun, implementasinya perlu
    dipertahankan untuk memastikan stabilitas politik dan ekonomi, sehingga partai demokrasi tidak memiliki potensi perselisihan hasil pemilu dan
    konflik. Secara historis, dalam 4 siklus kontes politik terakhir (2004, 2009, 2014 dan 2019) pertumbuhan PDB riil lebih rendah sebelum pemilu
    dan lebih tinggi setelah pemilu.

    Namun demikian, Pasar Tekstil Indonesia diperkirakan akan mencatat CAGR lebih selama lima tahun ke depan – 2024 hingga 2028. Meskipun
    menghadapi tantangan seperti biaya produksi yang tinggi, infrastruktur yang menua, dan persaingan global yang ketat, sektor tekstil Indonesia telah
    menunjukkan ketahanan yang luar biasa.

    Pemerintah yang mendukung langkah-langkah untuk melindungi sektor TPT domestik dengan membatasi impor ilegal, substitusi impor naik 35%,
    menjaga bea atas barang-barang tekstil tertentu, dan rasionalisasi bea masuk dll diharapkan dapat memberikan dorongan bagi prospek pertumbuhan
    sektor TPT di tahun-tahun mendatang. Pemerintah telah meluncurkan Peraturan Menteri Perdagangan Impor pada November 2023 yang akan
    berlaku efektif pada Maret 2024. Peraturan ini terutama membatasi kegiatan impor dengan memindahkan pasca-perbatasan ke inspeksi perbatasan.
    Dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan meningkatnya daya beli, Indonesia menjadi tujuan yang menarik bagi industri pakaian dan tekstil.
    Namun, persaingan ketat dari perusahaan internasional menimbulkan risiko dan peluang di pasar. Diproyeksikan sektor TPT dalam negeri akan
    mencapai tingkat pertumbuhan sebesar 5% pada tahun 2024 didukung oleh rebound konsumsi domestik.

    Berkontribusi terhadap pertumbuhan juga pergeseran fokus Indonesia ke pasar ekspor baru, memanfaatkan hubungannya dengan negara-negara
    Muslim. Beberapa negara mayoritas Muslim sekarang mewakili setengah dari misi dagang dan negosiasi Indonesia, dan produk tekstil sekarang
    sangat diekspor ke sana. Ketika perusahaan garmen terus mengalihkan produksi dari China, Indonesia berfungsi sebagai alternatif yang menarik.
    Posisi China sebagai importir kapas global menurun dan sebagian besar ekspor kapas dialihkan ke negara-negara pesaing, termasuk Indonesia.


    Selain itu, dukungan dan fokus yang kuat dari pemerintah Indonesia telah membantu memulihkan industri. Dalam masterplan pembangunan negara
    "Industri 4.0", pemerintah bertujuan untuk mendorong Indonesia menjadi lima produsen tekstil teratas di dunia pada tahun 2030.

3 IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG MATERIAL

    Kebijakan akuntasi utama Perusahaan dan Entitas Anak yang ditetapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah seperti yang
    dijelaskan dibawah ini:

    a Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian

          Laporan keuangan konsolidasian PT Asia Pacific Fibers Tbk ini telah di susun dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
          Indonesia (“SAK”) yang mencakup Penyataan Standar Akuntasi Keuangan (“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan
          (“ISAK”), yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntansi Indonesia (“DSAK – IAI”) serta peraturan dan
          pedoman penyajian laporan keuangan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”, dahulu BAPEPAM – LK) No. VIII.G7 tentang
          “Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten Perusahaan Publik” yang terdapat dalam laporan keputusan ketua BAPEPAM –
          LK No. KEP – 347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012.

          Perusahaan dan Entitas Anak memilih untuk menyajikan semua pendapatan dan beban dalam laporan tunggal (Single Statement).
          Sehubungan dengan amandemen PSAK No. 4, “Laporan Keuangan Tersendiri”. Perusahaan telah mengukur investasi pada Entitas Anak
          menggunakan metode biaya.

          Pada tanggal 19 Agustus 2011, Pengadilan Niaga mengumumkan bahwa Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk) telah pailit dan insolven
          efektif per tanggal 26 September 2011. Terhitung tanggal tersebut, pengendalian atas Entitas Anak berada dibawah Pengadilan, dan
          menyebabkan Perusahaan hilang pengendalian atas Entitas Anak.

          Laporan keuangan konsolidasian disusun dengan dasar pengukuran biaya perolehan, kecuali untuk beberapa akun tertentu yang disusun
          berdasarkan pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing-masing akun tersebut. Laporan keuangan
          konsolidasian juga disusun berdasarkan basis akrual, kecuali laporan arus kas konsolidasian.




                                                                       20
Page 24
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

      Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung dan menyajikan sumber dan penggunaan kas dan setara kas
      dengan mengelompokkan arus kas atas dasar kegiatan operasi, investasi, dan pendanaan. Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank, dan
      deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu 3 (tiga) bulan atau kurang.

      Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini adalah Dolar Amerika Serikat (“US$”), yang
      juga merupakan mata uang fungsional dan mata uang penyajian perusahaan. Angka-angka yang disajikan dalam laporan keuangan
      konsolidasian disajikan secara penuh dalam US$, kecuali dinyatakan lain. Lihat Catatan 3c untuk informasi mata uang fungsional.

      Perusahaan telah menerima persetujuan dari Bank Indonesia melalui surat No. 17/1192/DKSP tanggal 11 Agustus 2015 mengenai
      penggunaan US$ sebagai mata uang fungsional sampai dengan bulan Juli 2016 dalam kaitannya dengan aturan Bank Indonesia Nomor
      17/3/PBI/2015. Lebih lanjut, berdasarkan surat dari Bank Indonesia No. 23/152/DKSP-GPRP/Srt/B tertanggal 21 Juli 2022, Perusahaan
      telah menerima izin untuk memperpanjang penggunaan US$ sebagai mata uang transaksi sampai dengan 30 Juni 2026. Namun, Perusahaan
      telah mengganti sebagian dari transaksi domestiknya ke dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi persyaratan Bank Indonesia.


b Prinsip-prinsip Konsolidasian

   a) Entitas Anak

      Entitas anak adalah seluruh entitas (termasuk entitas terstruktur) dimana perusahaan memiliki pengendalian. Perusahaan mengendalikan
      entitas lain ketika perusahaan terekspos atas, atau memiliki hak untuk, pengembalian yang bervariasi dari keterlibatannya dengan entitas dan
      memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pengembalian tersebut melalui kekuasaannya atas entitas tersebut. Entitas anak dikonsolidasikan
      secara penuh sejak tanggal di mana pengendalian dialihkan kepada Perusahaan. Entitas anak tidak dikonsolidasikan lagi sejak tanggal
      dimana perusahaan kehilangan pengendalian.

      Perusahaan menerapkan metode akuisisi untuk mencatat kombinasi bisnis. Imbalan yang dialihkan untuk akuisisi suatu entitas anak adalah
      sebesar nilai wajar aset yang dialihkan, liabilitas yang diakui terhadap pemilik pihak yang diakuisisi sebelumnya dan kepentingan ekuitas
      yang diterbitkan oleh perusahaan. Imbalan yang dialihkan termasuk nilai wajar aset atau liabilitas yang timbul dari kesepakatan imbalan
      kontinjensi. Aset teridentifikasi yang diperoleh dan liabilitas serta liabilitas kontinjensi yang diambil alih dalam suatu kombinasi bisnis
      diukur pada awalnya sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi.

      Perusahaan mengakui kepentingan non pengendali pada pihak yang diakuisisi baik sebesar nilai wajar atau sebesar bagian proporsional
      kepentingan non pengendali atas aset neto pihak yang diakuisisi. Kepentingan non pengendali disajikan di ekuitas dalam laporan posisi
      keuangan konsolidasian, terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk.

      Biaya yang terkait dengan akuisisi dibebankan pada saat terjadinya.

      Jika kombinasi bisnis diperoleh secara bertahap, nilai wajar pada tanggal akuisisi dari kepentingan ekuitas yang sebelumnya dimiliki oleh
      pihak pengakuisisi pada pihak yang diakuisisi diukur kembali ke nilai wajar pada tanggal akuisisi melalui laporan laba rugi.


      Imbalan kontinjensi yang masih harus dialihkan, oleh Perusahaan diakui sebesar nilai wajar pada tanggal akuisisi. Perubahan selanjutnya atas
      nilai wajar imbalan kontinjensi yang diakui sebagai aset atau liabilitas dan dicatat sesuai dengan PSAK 55 (Revisi 2014) “Instrumen
      Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran” dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Imbalan kontinjensi yang
      diklasifikasikan sebagai ekuitas tidak diukur kembali dan penyelesaian selanjutnya diperhitungkan dalam ekuitas.


      Selisih lebih imbalan yang dialihkan, jumlah setiap kepentingan non-pengendali pada pihak diakuisisi dan nilai wajar pada tanggal akuisisi
      kepentingan ekuitas sebelumnya dimiliki oleh pihak pengakuisisi pada pihak diakuisisi atas nilai wajar aset bersih teridentifikasi yang
      diperoleh akan dicatat sebagai goodwill. Jika jumlah imbalan yang dialihkan, kepentingan non pengendali yang diakui, dan kepentingan yang
      sebelumnya dimiliki pengakuisisi lebih rendah dari nilai wajar aset bersih entitas anak yang diakuisisi dalam kasus pembelian dengan diskon,
      selisihnya diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan konsolidasian.

      Transaksi, saldo dan keuntungan antar entitas Perusahaan yang belum direalisasi telah dieliminasi. Kerugian yang belum direalisasi juga
      dieliminasi. Kebijakan akuntansi Entitas Anak diubah jika diperlukan untuk memastikan konsistensi dengan kebijakan akuntansi yang
      diadopsi Perusahaan.

   b) Perubahan kepemilikan tanpa kehilangan pengendalian

      Transaksi dengan kepentingan non pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian merupakan transaksi ekuitas. Selisih antara
      nilai wajar imbalan yang dibayar dan bagian yang diakuisisi atas nilai tercatat aset neto entitas anak dicatat pada ekuitas. Keuntungan atau
      kerugian pelepasan kepentingan non-pengendali juga dicatat pada ekuitas.




                                                                   21
Page 25
                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

  c) Pelepasan Entitas Anak

     Perusahaan memperlakukan transaksi dengan kepentingan non-pengendali yang tidak mengakibatkan hilangnya kontrol sebagai transaksi
     dengan pemilik ekuitas Perusahaan. Perubahan dalam kepemilikan menghasilkan penyesuaian antara nilai tercatat dari kepentingan
     pengendali dan non-pengendali untuk mencerminkan kepentingan relatifnya di anak perusahaan. Selisih antara jumlah penyesuaian untuk
     kepentingan non-pengendali dan pertimbangan yang dibayarkan atau diterima diakui dalam cadangan terpisah dalam ekuitas yang dapat
     diatribusikan kepada pemilik Perusahaan.

     Ketika Perusahaan tidak lagi mengkonsolidasikan atau mencatat menggunakan metode ekuitas untuk investasi karena hilangnya
     pengendalian, pengendalian bersama atau pengaruh signifikan, maka kepentingan yang masih tersisa atas entitas diukur kembali berdasarkan
     nilai wajarnya, dan perubahan nilai tercatat diakui dalam laporan laba rugi. Nilai tercatat awal adalah sebesar nilai wajar untuk kepentingan
     pengukuran kembali kepentingan yang tersisa sebagai entitas asosiasi, ventura bersama atau aset keuangan.

     Di samping itu, jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan komprehensif lain sehubungan dengan entitas tersebut dicatat seolah-olah
     Perusahaan telah melepas aset atau liabilitas terkait. Hal ini dapat berarti bahwa jumlah yang sebelumnya diakui pada pendapatan
     komprehensif lain direklasifikasi ke laporan laba rugi.

     Jika kepemilikan saham pada ventura bersama atau perusahaan asosiasi berkurang namun pengendalian bersama atau pengaruh signifikan
     dipertahankan, hanya sebagian proporsional dari jumlah yang telah diakui sebelumnya dalam pendapatan komprehensif lain yang
     direklasifikasi ke laba atau rugi jika diperlukan.

c Transaksi dan Saldo Dalam Mata Uang Asing

   • Mata uang fungsional dan penyajian

     Laporan keuangan individu masing-masing entitas Perusahaan diukur dan disajikan dalam mata uang dari lingkungan ekonomi utama
     dimana entitas beroperasi (mata uang fungsional). Laporan keuangan konsolidasian dari Perusahaan disajikan dalam mata uang Dolar
     Amerika Serikat yang merupakan mata uang fungsional Perusahaandan mata uang penyajian untuk laporan keuangan konsolidasian.

     Dalam penyusunan laporan keuangan entitas Perusahaan, transaksi dalam mata uang selain mata uang fungsional entitas (mata uang asing)
     diakui pada kurs yang berlaku pada tanggal transaksi. Pada setiap akhir periode pelaporan, pos moneter dalam valuta asing dijabarkan
     kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal tersebut. Pos-pos non moneter yang diukur pada nilai wajar dalam valuta asing dijabarkan
     kembali pada kurs yang berlaku pada tanggal ketika nilai wajar ditentukan. Pos non moneter yang diukur dalam biaya historis dalam valuta
     asing tidak dijabarkan kembali.

   • Transaksi dan saldo

     Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Dolar Amerika Serikat dengan menggunakan kurs yang berlaku pada
     tanggal transaksi. Pada setiap tanggal pelaporan. aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Dolar
     Amerika Serikat menggunakan kurs penutup. Kurs yang digunakan sebagai acuan adalah kurs yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia.


     Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran aset dan liabilitas
     moneter dalam mata uang asing diakui di dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

     Dibawah ini adalah kurs tengah yang digunakan oleh Perusahaan:
                                         Mata Uang Asing                      2024          2023          2022
                                                                              IDR           IDR           IDR
                                        US$                 1                  15,853        15,416        15,731
                                        JPY                 1                  104.51        109.55        117.57
                                        SGD                 1                  11,766        11,712        11,659
                                        GBP                 1                  20,022        19,760        18,926
                                        EUR                 1                  17,161        17,140        16,713




                                                                  22
Page 26
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

d Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

   PSAK ini mensyaratkan pengungkapan hubungan, transaksi dan saldo pihak-pihak berelasi termasuk komitmen dalam laporan keuangan
   konsolidasian.

   PSAK ini juga memberikan pengecualian dari persyaratan umum pengungkapan pihak berelasi atas transaksi dengan pemerintah dan entitas
   yang dikendalikan, dikendalikan bersama atau dipengaruhi secara signifikan oleh Pemerintah (entitas berelasi dengan Pemerintah).

   Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang terkait dengan entitas.

   Pihak berelasi dijelaskan sebagai berikut:

   a Orang atau anggota keluarga orang tersebut terdekat mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika orang tersebut:

      (i) memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas entitas pelapor;
      (ii) memiliki pengaruh signifikan atas entitas pelapor; atau
      (iii) personil manajemen kunci entitas pelapor atau entitas induk entitas pelapor.

   b Suatu entitas mempunyai relasi dengan entitas pelapor jika entitas memenuhi salah satu hal berikut:

      (i) entitas dan entitas pelapor adalah anggota dari Perusahaan yang sama (artinya entitas induk, entitas anak, berikutnya terkait dengan
      entitas lain);
      (ii) satu entitas adalah entitas asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau entitas asosiasi atau ventura bersama yang merupakan
      anggota suatu Perusahaan, yang mana entitas lain tersebut adalah anggotanya);
      (iii) kedua entitas tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama;

      (iv) suatu entitas adalah ventura bersama dari entitas ketiga dan entitas yang lain adalah entitas asosiasi dari entitas ketiga;
      (v) entitas tersebut adalah suatu program imbalan paska kerja untuk imbalan kerja dari salah satu entitas pelapor atau entitas lain yang terkait
      dengan entitas pelapor. Jika entitas pelapor adalah entitas yang menyelenggarakan program tersebut, maka entitas sponsor juga berelasi
      dengan entitas pelapor;
      (vi) entitas yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasikan dalam huruf a; dan
      (vii) orang yang diidentifikasikan dalam huruf a (i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau personil manajemen kunci entitas (atau
      entitas induk dari entitas).
      (viii) Entitas, atau anggota dari kelompok yang mana entitas merupakan bagian dari kelompok tersebut, menyediakan jasa personil
      manajemen kunci kepada entitas pelapor atau kepada entitas induk dari entitas pelapor.

      Seluruh transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi, baik yang dilakukan dengan atau tidak dengan persyaratan dan
      kondisi sebagaimana yang dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan pihak-pihak berelasi, telah diungkapkan dalam
      catatan atas laporan keuangan konsolidasian (Catatan 46).

e Perubahan pada pernyataan standar akuntansi keuangan dan interpretasi pernyataan standar akuntansi keuangan

   Efektif tanggal 1 Januari 2023, Perusahaan menerapkan PSAK baru yang berlaku efektif pada tanggal pelaporan. Perubahan kebijakan
   akuntansi Perusahaan telah dibuat sesuai kebutuhan, sesuai dengan ketentuan transisi dalam masing-masing standar.

   Penerapan standar baru dan amandemen yang relevan dengan operasi Perusahaan adalah sebagai berikut:

      − Amandemen PSAK 1 - Penyajian Laporan Keuangan:
      − Amandemen PSAK 16 - Aset Tetap mengenai aset tetap yang diperoleh sebelum digunakan;

      − Amandemen PSAK 25 - Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi; dan

      − Amandemen PSAK 46 - Pajak Penghasilan tentang Pajak Tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari satu transaksi;

   Dampak dari penerapan standar akuntansi yang baru adalah sebagai berikut:

      − Amandemen PSAK 1 - Penyajian Laporan Keuangan:

   DSAK-IAI mengubah PSAK 1, 'Penyajian Laporan Keuangan', untuk mengharuskan perusahaan mengungkapkan informasi kebijakan akuntansi
   yang material daripada kebijakan akuntansi yang signifikan. Paragraf 117 dari amandemen tersebut memberikan definisi informasi kebijakan
   akuntansi yang material sebagai berikut:




                                                                    23
Page 27
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

       Informasi kebijakan akuntansi adalah material jika, jika dipertimbangkan bersama dengan informasi lain yang termuat dalam laporan keuangan
       entitas, dapat diperkirakan secara wajar dapat mempengaruhi keputusan pengguna utama laporan keuangan untuk tujuan umum yang diambil
       atas dasar laporan keuangan tersebut."

       Amandemen ini juga mengklarifikasi bahwa informasi kebijakan akuntansi dianggap material jika, tanpa informasi tersebut, pengguna laporan
       keuangan tidak dapat memahami informasi material lainnya dalam laporan keuangan. Paragraf 117B dari amandemen tersebut memberikan
       contoh ilustrasi dari informasi kebijakan akuntansi yang mungkin dianggap material terhadap laporan keuangan entitas.

       Lebih lanjut, amandemen PSAK 1 mengklarifikasi bahwa informasi kebijakan akuntansi yang tidak material tidak perlu diungkapkan. Namun,
       jika diungkapkan, informasi tersebut tidak boleh mengaburkan informasi kebijakan akuntansi yang material.


− Amandemen PSAK 25 - Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan: Definisi Estimasi Akuntansi;

       Amandemen PSAK 25, 'Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan', mengklarifikasi bagaimana perusahaan harus
       membedakan perubahan kebijakan akuntansi dari perubahan estimasi akuntansi. Estimasi akuntansi didefinisikan sebagai jumlah moneter dalam
       laporan keuangan yang tunduk pada ketidakpastian pengukuran. Pembedaan ini penting, karena perubahan estimasi akuntansi diterapkan secara
       prospektif untuk transaksi masa depan dan peristiwa masa depan lainnya, sedangkan perubahan kebijakan akuntansi umumnya diterapkan secara
       retrospektif untuk transaksi masa lalu dan peristiwa masa lalu lainnya serta periode berjalan.

          − Amandemen PSAK 16- Aset tetap mengenai hasil yang diperoleh sebelum penggunaan yang dimaksudkan;

       PSAK 16, 'Aset Tetap', mensyaratkan bahwa hasil yang diterima dari penjualan hasil produksi yang dihasilkan sebelum aset tersebut siap untuk
       digunakan sesuai dengan maksud penggunaannya, diakui sebagai pendapatan dalam laba rugi. Biaya produksi yang terkait diukur dengan
       menggunakan panduan dalam PSAK 14, 'Persediaan', dan diakui sebagai beban dalam laba rugi pada saat penjualan.

       Jika barang yang dijual merupakan hasil dari aktivitas normal entitas, maka pendapatan dan biaya diungkapkan sesuai dengan persyaratan
       PSAK 72, "Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan", dan PSAK 14. Jika barang yang dijual bukan merupakan bagian dari aktivitas normal
       entitas, maka amandemen PSAK 16 mensyaratkan pengungkapan jumlah dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif dimana pendapatan dan
       biaya tersebut dimasukkan

       Amandemen PSAK 16 juga mengklarifikasi bahwa entitas 'menguji apakah aset berfungsi dengan baik' ketika entitas menilai kinerja teknis dan
       fisik aset. Kinerja keuangan aset tidak relevan dengan penilaian ini. Oleh karena itu, suatu aset mungkin dapat beroperasi sesuai dengan tujuan
       manajemen dan dikenakan penyusutan sebelum mencapai tingkat kinerja operasi yang diharapkan oleh manajemen.

          − Amandemen PSAK 46 - Pajak Penghasilan mengenai Pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas yang timbul dari satu transaksi;


       DSAK-IAI telah mengamandemen PSAK 46, 'Pajak Penghasilan', untuk mengharuskan perusahaan mengakui pajak tangguhan atas transaksi
       tertentu yang pada saat pengakuan awal menimbulkan jumlah yang sama antara perbedaan temporer kena pajak dan perbedaan temporer yang
       dapat dikurangkan. Amandemen ini biasanya akan diterapkan pada transaksi seperti sewa untuk penyewa dan kewajiban penghentian operasi.


       Paragraf 15 dan 24 dari PSAK 46 telah diamandemen untuk memasukkan kondisi tambahan di mana pengecualian pengakuan awal tidak
       diterapkan. Menurut pedoman yang diamandemen, perbedaan temporer yang timbul pada saat pengakuan awal aset atau liabilitas tidak tunduk
       pada pengecualian pengakuan awal jika transaksi tersebut menimbulkan jumlah yang sama antara jumlah kena pajak dan jumlah yang dapat
       dikurangkan dari perbedaan temporer. Paragraf 22A telah ditambahkan untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut atas prinsip ini. Paragraf 22(b)
       dan 22(c) dari PSAK 46 juga telah diubah.

       Beberapa standar dan interpretasi akuntansi baru yang telah diterbitkan yang tidak wajib diterapkan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
       Desember 2023 dan belum diterapkan secara dini oleh Perusahaan, dibahas pada Catatan 52.

    f Aset Keuangan

       Klasifikasi

       Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangannya dalam kategori pengukuran berikut:

       aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (baik melalui penghasilan komprehensif lain, atau melalui laba rugi), dan aset keuangan yang diukur
       pada biaya perolehan diamortisasi


       Klasifikasi tersebut tergantung pada model bisnis entitas untuk mengelola aset keuangan dan persyaratan kontraktual arus kas.




                                                                       24
Page 28
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

   Untuk aset yang diukur pada nilai wajar, keuntungan dan kerugian akan dicatat dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
   konsolidasian. Untuk investasi pada instrumen utang, hal ini akan bergantung pada model bisnis dimana investasi tersebut diadakan. Untuk
   investasi pada instrumen ekuitas yang tidak dimiliki untuk diperdagangkan, hal ini akan tergantung pada apakah Perusahaan telah melakukan
   pemilihan takterbatalkan pada saat pengakuan awal untuk mencatat investasi ekuitas pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain.


   Perusahaan mereklasifikasi investasi utang jika dan hanya jika model bisnis untuk mengelola aset tersebut berubah.

   Pengukuran

   Pada pengakuan awal, Perusahaan mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah, dalam hal aset keuangan tidak diukur pada nilai
   wajar melalui laporan laba rugi, biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset keuangan. Biaya transaksi dari
   aset keuangan yang dicatat pada nilai wajar melalui laporan laba rugi dibebankan pada laporan laba rugi

   Aset keuangan dengan derivatif melekat dipertimbangkan secara keseluruhan saat menentukan apakah arus kasnya hanya merupakan
   pembayaran pokok dan bunga.

   Instrumen utang

   Pengukuran selanjutnya instrumen utang bergantung pada model bisnis Perusahaan dalam mengelola aset dan karakteristik arus kas dari aset
   tersebut. Perusahaan mengklasifikasikan instrumen utangnya pada kategori biaya perolehan diamortisasi yaitu aset yang dimiliki untuk
   mengumpulkan arus kas kontraktual dimana arus kas tersebut hanya mewakili pembayaran pokok dan bunga diukur dengan biaya perolehan
   diamortisasi.

   Keuntungan atau kerugian dari investasi utang yang selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dan bukan merupakan bagian dari
   hubungan lindung nilai, diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya atau penurunan nilainya. Pendapatan
   bunga dari aset keuangan tersebut dimasukkan ke dalam pendapatan keuangan dengan menggunakan metode suku bunga efektif.


   Instrumen keuangan disalinghapus

   Aset keuangan dan liabilitas keuangan disalinghapuskan dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan konsolidasian ketika
   terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk
   menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan. Hak saling hapus tidak kontinjen atas
   peristiwa di masa depan dan dapat dipaksakan secara hukum dalam situasi bisnis yang normal dan dalam peristiwa gagal bayar, atau peristiwa
   kepailitan atau kebangkrutan Perusahaan atau pihak lawan.

   Penghentian pengakuan aset keuangan

   Perusahaan menghentikan pengakuan aset keuangan jika dan hanya jika hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan berakhir,
   atau Perusahaan mentransfer aset keuangan dan secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset kepada entitas
   lain. Jika Perusahaan tidak mentransfer serta tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan serta masih
   mengendalikan asset yang ditransfer, maka Perusahaan mengakui keterlibatan berkelanjutan atas aset yang ditransfer dan liabilitas terkait
   sebesar jumlah yang mungkin harus dibayar. Jika Perusahaan memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat kepemilikan aset keuangan
   yang ditransfer, Perusahaan masih mengakui asset keuangan dan juga mengakui pinjaman yang dijamin sebesar pinjaman yang diterima.


   Pada penghentian pengakuan aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, perbedaan antara nilai tercatat aset dan jumlah
   imbalan yang diterima dan piutang diakui dalam laba rugi.

g Penurunan nilai aset keuangan

   Perusahaan menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan
   penilaian, Perusahaan menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada
   perubahan atas jumlah kerugian kredit ekspektasian. Dalam melakukan penilaian, Perusahaan membandingkan antara risiko gagal bayar yang
   terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat
   pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha, yang mengindikasikan
   kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

   Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur Kerugian Kredit Ekspektasian (“KKE”) yang menggunakan
   cadangan KKE seumur hidup berdasarkan basis forward-looking untuk seluruh saldo piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen
   pendanaan yang signifikan. Selain untuk piutang usaha dan kontrak aset tanpa komponen pendanaan yang signifikan, Perusahaan menerapkan
   pendekatan umum untuk mengukur KKE.




                                                                   25
Page 29
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

    Kerugian kredit ekspektasian adalah estimasi probabilitas tertimbang dari kerugian kredit. Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari
    semua kekurangan kas (yaitu perbedaan antara arus kas terutang dari entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang Perusahaan harapkan untuk
    diterima). Kerugian kredit ekpektasian didiskontokan pada suku bunga efektif dari aset keuangan tersebut.


    Cadangan kerugian untuk aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi dikurangkan dari jumlah tercatat bruto aset.

    Jumlah tercatat bruto dari aset keuangan dihapuskan (baik sebagian atau seluruhnya) sejauh tidak ada prospek pemulihan yang realistis. Hal ini
    umumnya terjadi ketika Perusahaan menentukan bahwa debitur tidak memiliki aset atau sumber pendapatan yang dapat menghasilkan arus kas
    yang cukup untuk membayar jumlah yang harus dihapuskan. Namun, aset keuangan yang dihapuskan masih dapat dipaksakan secara hukum
    untuk mematuhi prosedur Perusahaan untuk pemulihan jumlah yang jatuh tempo.

    Perusahaan menilai dengan basis forward-looking kerugian kredit ekspektasian terkait dengan instrumen utangnya yang dicatat pada biaya
    perolehan diamortisasi. Metodologi penurunan nilai yang diterapkan tergantung pada apakah telah terjadi peningkatan risiko kredit yang
    signifikan.

    Definisi gagal bayar

    Perusahaan menganggap hal-hal berikut ini merupakan peristiwa gagal bayar untuk tujuan manajemen risiko kredit internal karena pengalaman
    historis menunjukkan bahwa aset keuangan yang memenuhi salah satu kriteria berikut umumnya tidak dapat dipulihkan:

       − ketika terdapat pelanggaran persyaratan keuangan oleh debitur; atau
       − Informasi yang dikembangkan secara internal atau diperoleh dari sumber eksternal menunjukkan bahwa debitur kemungkinan tidak akan
       membayar kreditornya, termasuk Perusahaan, secara penuh (tanpa memperhitungkan jaminan yang dimiliki oleh Perusahaan).

    Terlepas dari analisis di atas, Perusahaan menganggap bahwa gagal bayar telah terjadi ketika aset keuangan tertunggak lebih dari 90 hari kecuali
    jika Perusahaan memiliki informasi yang wajar dan terdukung untuk menunjukkan bahwa kriteria yang lebih panjang lebih tepat.

    Kebijakan penghapusan

    Perusahaan menghapuskan aset keuangan ketika ada informasi yang menunjukkan bahwa pihak lawan berada dalam kesulitan keuangan yang
    buruk dan tidak ada prospek pemulihan yang realistis, contoh ketika pihak lawan dalam proses likuidasi atau telah memasuki proses
    kebangkrutan, atau untuk hal piutang usaha, ketika jumlahnya sudah lebih dari 120 hari tertunggak, mana yang terjadi lebih dulu. Aset keuangan
    yang dihapuskan dapat menjadi subjek aktivitas penagihan dalam prosedur pemulihan Perusahaan, dengan mempertimbangkan nasihat hukum
    yang sesuai. Setiap pemulihan yang terjadi diakui dalam laba rugi.

h Kas dan setara kas

    Pada laporan arus kas konsolidasian, kas dan setara kas mencakup kas, simpanan yang sewaktu-waktu bisa dicairkan dan investasi likuid jangka
    pendek lainnya dengan yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang dan cerukan. Pada laporan posisi keuangan konsolidasian, cerukan
    disajikan bersama sebagai pinjaman dalam liabilitas jangka pendek.

i   Piutang usaha dan piutang non-usaha

    Piutang usaha merupakan jumlah yang terutang dari pelanggan atas penjualan barang dagangan atau jasa dalam kegiatan usaha normal. Jika
    piutang diperkirakan dapat ditagih dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi normal jika lebih panjang), piutang
    diklasifikasikan sebagai aset lancar. Jika tidak, piutang disajikan sebagai aset tidak lancar.

    Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan.


    Setoran yang dapat dikembalikan yang diberikan oleh Perusahaan merupakan hak kontraktual untuk menerima uang tunai dari pemegang
    simpanan ini.

    Piutang non-usaha dari pihak berelasi merupakan saldo piutang yang terkait dengan pinjaman yang diberikan kepada pihak berelasi Perusahaan.


    Piutang usaha dan piutang non-usaha pada awalnya diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan
    menggunakan metode bunga efektif, apabila dampak pendiskontoan signifikan, dikurangi provisi atas penurunan nilai.




                                                                    26
Page 30
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

j   Pengukuran Nilai Wajar

    Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam
    transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset
    atau mengalihkan liabilitas terjadi di: pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang
    paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

    Pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan harus dapat diakses oleh Perusahaan.

    Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas
    tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

    Perusahaan menggunakan teknik penilaian yang sesuai dalam keadaan dan dimana data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar,
    memaksimalkan penggunaan input yang dapat diobservasi yang relevan dan meminimalkan penggunaan input yang tidak dapat diobservasi.


    Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian dikelompokkan dalam hirarki
    nilai wajar, sebagaimana dijelaskan dibawah ini, berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai
    wajar secara keseluruhan: Level 1 - Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik. Level 2 - Teknik
    penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar dapat diobservasi baik secara langsung atau tidak
    langsung. Level 3 - Teknik penilaian dimana tingkat level input terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat
    diobservasi baik secara langsung atau tidak langsung.

    Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada laporan keuangan konsolidasian secara berulang, Perusahaan menentukan apakah terdapat
    perpindahan antara Level dalam hirarki dengan melakukan evaluasi ulang atas penetapan kategori (berdasarkan Level masukan (input) paling
    rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan) pada tiap akhir periode pelaporan.

k Persediaan

    Persediaan diukur berdasarkan biaya atau nilai realisasi neto mana yang lebih rendah. Biaya perolehan ditentukan dengan metode rata-rata, yang
    meliputi semua biaya dalam memperoleh persediaan, produksi atau biaya konversi, dan biaya lainnya yang terjadi dalam membawanya kedalam
    lokasi dan kondisi yang ada. Dalam hal persediaan yang diproduksi dan barang dalam proses, biaya mencakup bagian yang sesuai atas overhead
    produksi terkait berdasarkan kapasitas operasi normal. Nilai realisasi bersih adalah estimasi harga jual dalam kegiatan usaha normal dikurangi
    estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan untuk melakukan penjualan tersebut.


    Penyisihan penurunan nilai sehubungan dengan persediaan yang usang dan lambat bergerak ditentukan berdasarkan estimasi penggunaan atau
    penjualan masing-masing jenis persediaan pada masa mendatang. Jumlah setiap penurunan nilai persediaan menjadi nilai realisasi bersih dan
    seluruh kerugian persediaan diakui sebagai beban pada periode terjadinya penurunan atau kerugian tersebut. Jumlah setiap pemulihan kembali
    atas penurunan nilai persediaan yang timbul dari meningkatnya nilai realisasi bersih diakui sebagai pengurang terhadap jumlah persediaan yang
    diakui dan diakui sebagai beban pada periode pemulihan kembali terjadi.

l   Biaya yang dibayar di muka dan Uang Muka

    Biaya dibayar dimuka diamortisasi selama manfaat masing-masing biaya dengan menggunakan metode garis lurus.

    Uang muka adalah bagian dari kontrak yang dibayarkan atau diterima di muka untuk barang dan jasa. Uang muka dicatat sebagai aset pada
    laporan posisi keuangan konsolidasian.

m Aset Tetap

    Aset tetap diukur sebesar biaya perolehan, dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai, jika ada. Perusahaan
    dan Entitas Anak memilih untuk menerapkan model biaya.

    Biaya perolehan meliputi pengeluaran yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan aset tersebut.

    Ketika bagian dari suatu aset tetap memiliki masa manfaat yang berbeda, maka aset tetap tersebut dicatat sebagai item yang terpisah dari aset
    tetap secara keseluruhan (komponen utama)

    Keuntungan atau kerugian atas penjualan suatu aset tetap (yang dihitung sebagai perbedaan antara hasil penjualan bersih dari pelepasan dan
    jumlah tercatat dari aset tetap) diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian

    Biaya-biaya setelah pengakuan awal diakui hanya jika terdapat kemungkinan besar bahwa manfaat ekonomis di masa depan akan mengalir ke
    Perusahaan. Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada saat terjadinya




                                                                     27
Page 31
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023


  Aset tetap disusutkan dari tanggal dimana aset tetap tersebut tersedia untuk digunakan atau pada saat dimana aset tersebut diselesaikan dan siap
  untuk digunakan dalam hal aset tersebut dibangun sendiri.

  Penyusutan dihitung berdasarkan biaya perolehan dari aset tetap dikurangi dengan estimasi nilai sisa dari aset tersebut dengan menggunakan
  metode garis lurus berdasarkan estimasi masa manfaatnya. Penyusutan secara umum diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian, kecuali jumlah tersebut termasuk dalam nilai tercatat aset lainnya.

  Tanah tidak disusutkan.

  Estimasi masa manfaat aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                               Tahun
                  Bangunan dan prasarana                       20
                  Mesin dan peralatan                          3 - 20
                  Kendaraan                                    5
                  Peralatan kantor                             5

  Biaya legal awal untuk mendapatkan hak legal diakui sebagai bagian biaya akuisisi tanah, biaya-biaya tersebut tidak disusutkan. Biaya terkait
  dengan pembaharuan hak atas tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan diamortisasi sepanjang umur hukum hak.

  Biaya perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian pada saat terjadinya;
  pembaruan dan perbaikan yang signifikan dikapitalisasi.

n Aset dalam penyelesaian

  Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset tetap. Akumulasi penyusutan akan
  direklasifikasi ke aset tetap ketika konstruksi telah diselesaikan dan aset sudah siap untuk digunakan.

o Aset Tidak Berwujud

  Biaya perpanjangan atau pembaharuan hak atas tanah diakui sebagai aset tidak berwujud dan akan diamortisasi selama dua puluh (20) tahun.


  Piranti Lunak

  Aset tak berwujud diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset tak berwujud dicatat pada biaya perolehan
  dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai. Umur manfaat aset tak berwujud dinilai apakah terbatas atau tidak terbatas.


  Estimasi masa manfaat aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                               Tahun
                  Hak guna bangunan                            20
                  Perangkat lunak                              5-8

  Biaya yang terkait dengan pemeliharaan program piranti lunak komputer diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang
  dapat secara langsung diatribusikan kepada desain dan pengujian produk piranti lunak yang dapat diidentifikasi dan unik yang dikendalikan oleh
  Perusahaan diakui sebagai aset tak berwujud

  Biaya yang dapat diatribusikan secara langsung dikapitalisasi sebagai bagian produk piranti lunak mencakup beban pekerja pengembang piranti
  lunak dan bagian overhead yang relevan.

  Pengeluaran pengembangan yang lain yang tidak memenuhi kriteria ini diakui sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya pengembangan yang
  sebelumnya diakui sebagai beban tidak dapat diakui sebagai aset pada periode berikutnya.

  Biaya pengembangan piranti lunak komputer diakui sebagai aset yang diamortisasi selama estimasi masa manfaat, yang tidak lebih dari tiga
  tahun.

  Amortisasi dihitung sebagai penghapusan biaya perolehan aset, dikurangi nilai residunya, periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset
  tak berwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah setidaknya setiap akhir tahun buku.




                                                                  28
Page 32
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

p Penurunan Nilai Aset Non Keuangan

  Pada akhir setiap periode pelaporan, Perusahaan menelaah nilai tercatat aset non-keuangan untuk menentukan apakah terdapat indikasi bahwa
  aset tersebut telah mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut, jumlah terpulihkan dari aset diestimasi untuk menentukan tingkat
  kerugian penurunan nilai (jika ada). Bila tidak memungkinkan untuk mengestimasi jumlah terpulihkan atas suatu aset individual, Perusahaan
  mengestimasi jumlah terpulihkan dari unit penghasil kas atas aset. Ketika dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi, aset
  perusahaan juga dialokasikan ke masing-masing kelompok unit penghasil kas, atau sebaliknya mereka dialokasikan ke kelompok terkecil dari
  kelompok unit penghasil kas di mana dasar alokasi yang wajar dan konsisten dapat diidentifikasi.

  Aset tak berwujud dengan masa manfaat tidak terbatas dan aset tak berwujud yang belum tersedia untuk digunakan diuji penurunan nilainya
  setiap tahun dan ketika terdapat indikasi penurunan nilai.

  Jumlah terpulihkan adalah nilai tertinggi antara nilai wajar dikurangi biaya pelepasan dan nilai pakai. Dalam menilai nilai pakainya, estimasi
  arus kas masa depan didiskontokan ke nilai kini menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari
  nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset dengan estimasi arus kas masa depan belum disesuaikan.

  Jika jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan (unit penghasil kas) lebih kecil dari nilai tercatatnya, nilai tercatat aset (unit penghasil kas)
  diturunkan menjadi sebesar jumlah terpulihkan dan rugi penurunan nilai segera diakui dalam laba rugi.

  Ketika penurunan nilai selanjutnya dibalik, jumlah tercatat aset (atau unit penghasil kas) ditingkatkan ke estimasi yang direvisi dari jumlah
  terpulihkannya, namun kenaikan jumlah tercatat tidak boleh melebihi jumlah tercatat ketika kerugian penurunan nilai tidak diakui untuk aset
  (atau unit penghasil kas) pada tahun-tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui segera dalam laba rugi.

q Sewa

  Perusahaan sebagai penyewa

  Perusahaan menilai apakah sebuah kontrak mengandung sewa, pada tanggal insepsi kontrak. Perusahaan mengakui aset hak-guna dan liabilitas
  sewa terkait sehubungan dengan seluruh kesepakatan sewa di mana Perusahaan merupakan penyewa, kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang
  didefinisikan sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai-rendah. Untuk sewa-sewa
  tersebut, Perusahaan mengakui pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya
  lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat penyewa dari aset sewa.

  Liabilitas sewa awalnya diukur pada nilai kini pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan pada tanggal permulaan, yang
  didiskontokan menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Perusahaan menggunakan suku bunga
  pinjaman inkremental khusus untuk penyewa.

  Bunga pinjaman inkremental bergantung pada jangka waktu, mata uang dan tanggal mulai sewa, dan ditentukan berdasarkan serangkaian input,
  termasuk: tingkat bebas risiko berdasarkan suku bunga obligasi pemerintah; penyesuaian risiko khusus negara; penyesuaian risiko kredit
  berdasarkan imbal hasil obligasi; dan penyesuaian khusus entitas ketika profil risiko entitas yang melakukan perjanjian sewa berbeda dengan
  Perusahaan dan sewa tersebut tidak memperoleh manfaat atas jaminan dari Perusahaan.

  Pembayaran sewa yang diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa terdiri atas:

     − pembayaran tetap (termasuk pembayaran tetap secara-substansi), dikurangai insentif sewa;
     − pembayaran sewa variabel yang bergantung pada indeks atau suku bunga yang pada awalnya diukur dengan menggunakan indeks atau
     suku bunga pada tanggal permulaan;
     − jumlah yang diperkirakan akan dibayarkan oleh penyewa dalam jaminan nilai residual
     − harga eksekusi opsi beli jika penyewa cukup pasti untuk mengeksekusi opsi tersebut; dan

     − pembayaran penalti karena penghentian sewa, jika masa sewa merefleksikan penyewa mengeksekusi opsi untuk menghentikan sewa.

  Liabilitas sewa disajikan sebagai pos terpisah dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan meningkatkan jumlah tercatat untuk mereflesikan bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode
  suku bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar.

  Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada saat atau sebelum permulaan sewa dan
  biaya langsung awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.




                                                                     29
Page 33
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

  Jika Perusahaan dibebankan kewajiban atas biaya membongkar dan memindahkan aset sewa, merestorasi tempat di mana aset berada atau
  merestorasi aset pendasar ke kondisi yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 57. Biaya
  tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait, kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi persediaan.

  Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset pendasar. Jika sewa mengalihkan
  kepemilikan aset pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna merefleksikan Perusahaan akan mengeksekusi opsi beli, aset hak-guna
  disusutkan selama masa manfaat aset pendasar. Penyusutan dimulai pada tanggal permulaan sewa.

  Aset hak-guna disajikan sebagai pos terpisah di laporan posisi keuangan konsolidasian

  Perusahaan menerapkan PSAK 48 untuk menentukan apakah aset hak-guna mengalami penurunan nilai dan mencatat kerugian penurunan nilai
  yang teridentifikasi sebagaimana dijelaskan dalam kebijakan aset penurunan nilai.

  Sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga tidak diperhitungkan dalam pengukuran liabilitas sewa dan aset hak-guna.
  Pembayaran terkait diakui sebagai beban dalam periode di mana peristiwa atau kondisi yang memicu pembayaran tersebut terjadi dan dicatat
  dalam pos "Beban umum dan administrasi" dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

r Liabilitas Keuangan

  Perusahaan mengakui liabilitas pada tanggal diperdagangkan, yang mana pada tanggal tersebut. Perusahaan menjadi salah satu pihak yang ada
  di dalam perjanjian kontrak dari suatu instrumen keuangan.

  Perusahaan mengklasifikasikan liabilitas keuangan non-derivatif kedalam kategori Utang Usaha, Biaya yang masih harus dibayar, Pinjaman
  Jangka Pendek, Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek, Utang Bank, Utang Terjamin, Liabilitas Keuangan Jangka Pendek Lainnya, dan
  Pinjaman dari institusi keuangan lain (seperti: Wesel Bayar Tidak Terjamin dan Pinjaman Modal). Liabilitas keuangan ini pada saat pengakuan
  awal diakui sebesar nilai wajarnya setelah dikurangi dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung. Setelah pengakuan awal,
  liabilitas keuangan ini diukur sebesar biaya perolehan yang diamortisasi. Selisih antara penerimaan (dikurangi biaya transaksi) dan nilai
  pelunasan dicatat pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian selama periode liabilitas dengan menggunakan
  metode bunga efektif.

  Liabilitas keuangan pada perolehan biaya perolehan diamortisasikan.

  Liabilitas keuangan yang bukan merupakan 1) imbalan kontinjen dari pihak pengakuisisi dalam kombinasi bisnis, 2) dimiliki untuk
  diperdagangkan, atau 3) ditetapkan sebagai FVTPL, selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku
  bunga efektif.

  Metode suku bunga efektif adalah metode yang digunakan untuk menghitung biaya perolehan diamortisasi dari liabilitas keuangan dan metode
  untuk mengalokasikan biaya bunga selama periode yang relevan. Suku bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat mendiskontokan
  estimasi pembayaran kas masa depan (mencakup seluruh komisi dan bentuk lain yang dibayarkan dan diterima yang merupakan bagian yang tak
  terpisahkan dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan premium dan diskonto lainnya) selama perkiraan umur liabilitas keuangan, atau (jika
  lebih tepat) digunakan periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai tercatat bersih pada saat pengakuan awal


  Utang Bank, Utang Terjamin, dan Pinjaman dari Institusi Keuangan Lain diterima untuk mendukung pendanaan jangka pendek atas operasional
  Perusahaan.

  Utang usaha adalah kewajiban membayar barang atau jasa yang telah diterima dalam kegiatan usaha normal dari pemasok. Utang usaha
  diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka pendek jika pembayarannya jatuh tempo dalam waktu satu tahun atau kurang (atau dalam siklus operasi
  normal, jika lebih lama). Jika tidak, utang tersebut disajikan sebagai liabilitas jangka panjang. Utang usaha pada awalnya diakui pada nilai wajar
  dan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif.

  Pinjaman jangka panjang pada awalnya diakui sebesar nilai wajar, setelah dikurangi biaya transaksi. Pinjaman selanjutnya dicatat pada biaya
  perolehan diamortisasi; perbedaan antara hasil (setelah dikurangi biaya transaksi) dan nilai penebusan diakui dalam laporan laba rugi dan
  penghasilan komprehensif lain konsolidasian selama periode pinjaman dengan menggunakan metode bunga efektif.

  Pengehentian pengakuan liabilitas keuangan

  Perusahaan menghapus suatu liabilitas keuangan hanya jika liabilitas tersebut dibatalkan atau kadaluarsa.

  Perusahaan menghentikan pengakuan liabilitas keuangan, jika dan hanya jika, liabilitas Perusahaan telah dilepaskan, dibatalkan atau kadaluarsa.
  Selisih antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang dihentikan pengakuannya dan imbalan yang dibayarkan dan utang diakui dalam laba rugi.




                                                                   30
Page 34
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023


    Ketika Perusahaan bertukar dengan pemberi pinjaman, satu instrumen utang menjadi instrumen lain dengan persyaratan yang berbeda secara
    substansial, pertukaran tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas keuangan baru. Demikian pula,
    Perusahaan memperhitungkan modifikasi substansial dari ketentuan liabilitas yang ada atau bagian dari liabilitas tersebut sebagai pelepasan
    liabilitas keuangan orisinal dan pengakuan liabilitas baru. Diasumsikan bahwa persyaratannya berbeda secara substansial jika nilai kini arus kas
    yang didiskonto berdasarkan persyaratan yang baru, termasuk setiap imbalan (fee) yang dibayarkan setelah dikurangi setiap imbalan (fee) yang
    diterima dan didiskonto menggunakan suku bunga efektif orisinal, berbeda sedikitnya 10% dari nilai kini sisa arus kas yang didiskonto yang
    berasal dari liabilitas keuangan orisinal. Jika modifikasi tidak substansial, maka perbedaan antara: (1) jumlah tercatat liabilitas sebelum
    modifikasi; dan (2) nilai kini dari arus kas setelah modifikasi, diakui dalam laba rugi sebagai keuntungan atau kerugian modifikasi dalam
    keuntungan dan kerugian lainnya.

s Hibah Pemerintah

    Hibah Pemerintah adalah bantuan Pemerintah dalam bentuk transfer sumber daya untuk suatu entitas sebagai imbalan atas masa lalu atau masa
    depan sesuai dengan kondisi tertentu yang berkaitan dengan kegiatan operasional entitas. Dan hibah yang terkait dengan aset adalah hibah
    Pemerintah yang kondisi utamanya adalah bahwa entitas yang memenuhi syarat harus melakukan pembelian, membangun, atau membeli aset
    jangka panjang.

    Hibah Pemerintah diakui jika terdapat keyakinan memadai bahwa entitas akan mematuhi kondisi yang melekat pada hibah tersebut, dan hibah
    akan diterima.

    Ada dua pendekatan akuntansi untuk Hibah Pemerintah diantaranya pendekatan modal, dimana hibah diakui di luar laporan laba rugi dan
    penghasilan komprehensif lain konsolidasian, dan pendekatan penghasilan, dimana hibah diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan
    komprehensif lain konsolidasian untuk satu atau lebih periode.

    Perusahaan memilih untuk menerapkan pendekatan penghasilan dan mengakui hibah Pemerintah melalui pendapatan ditangguhkan, yang
    kemudian akan diamortisasi menjadi pendapatan selama periode yang sama dengan biaya yang berhubungan dengan aset tetap tersebut secara
    sistematis (20 tahun).

t   Imbalan Kerja

    a) Imbalan kerja jangka pendek

       Liabilitas diakui atas manfaat yang menjadi hak karyawan sehubungan dengan upah dan gaji, cuti tahunan dan cuti sakit dalam periode di
       mana jasa terkait diserahkan, sebesar jumlah yang tidak didiskontokan dari pembayaran manfaat ekspektasian sebagai imbalan atas jasa
       tersebut.

       Hak karyawan atas cuti tahunan diakui ketika karyawan mendapat hak. Provisi dibuat untuk liabilitas cuti tahunan akibat jasa yang
       diserahkan oleh karyawan sampai tanggal periode pelaporan.

    b) Imbalan pascakerja program imbalan pasti

       Pada bulan April 2022, DSAK IAI (Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia) menerbitkan materi penjelasan melalui
       siaran pers atas persyaratan pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai PSAK 24: Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 Employee
       Benefits. Materi penjelasan tersebut menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum dari program pensiun berbasis undang-undang
       ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS
       Intepretation Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of Service (IAS 19).

       Perusahaan menyelenggarakan program pensiun imbalan pasti untuk semua karyawan tetapnya. Perusahaan juga memberikan imbalan pasca
       kerja imbalan pasti untuk karyawan sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja (Undang-Undang Cipta Kerja).
       Perusahaan menghitung selisih antara imbalan yang diterima karyawan berdasarkan Undang-Undang Cipta Kerja yang berlaku dengan
       manfaat yang diterima dari program pensiun untuk pensiun normal

       Biaya penyediaan imbalan ditentukan dengan menggunakan metode projected unit credit dengan penilaian aktuaria yang dilakukan pada
       setiap akhir periode pelaporan tahunan. Pengukuran kembali terdiri dari keuntungan dan kerugian aktuarial, dampak batas atas aset (jika ada)
       dan dari imbal hasil atas aset program (tidak termasuk bunga), diakui langsung dalam laporan posisi keuangan konsolidasian yang
       dibebankan atau dikreditkan ke penghasilan komprehensif lain periode terjadinya. Pengukuran kembali diakui dalam penghasilan




                                                                    31
Page 35
                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

     Biaya jasa lalu diakui dalam laba rugi ketika terjadi amandemen program atau kurtailmen, atau ketika Perusahaan mengakui biaya
     restrukturisasi terkait atau pesangon, jika lebih dahulu. Bunga neto dihitung dengan mengalikan tingkat diskonto dengan liabilitas atau aset
     imbalan pasti neto. Biaya imbalan pasti dibagi menjadi tiga kategori

     − Biaya jasa (termasuk biaya jasa kini, biaya jasa lalu serta keuntungan dan kerugian kurtailmen dan penyelesaian)
     − Beban atau pendapatan bunga neto
     − Pengukuran kembali

     Perusahaan menyajikan dua komponen pertama dari biaya imbalan pasti di laba rugi, Keuntungan dan kerugian kurtailmen dicatat sebagai
     biaya jasa lalu.

     Kewajiban imbalan pensiun yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian merupakan defisit atau surplus aktual dalam program
     imbalan pasti Perusahaan. Surplus yang dihasilkan dari perhitungan ini terbatas pada nilai kini manfaat ekonomis yang tersedia dalam bentuk
     pengembalian dana program dan pengurangan iuran masa depan atas program.

  c) Pesangon

     Liabilitas untuk pesangon diakui mana yang terjadi lebih dulu ketika entitas tidak dapat lagi menarik penawaran imbalan tersebut dan ketika
     entitas mengakui biaya restrukturisasi terkait.

u Pajak Penghasilan

  Pajak kini

  Pajak kini terutang berdasarkan laba kena pajak untuk suatu tahun. Laba kena pajak berbeda dari laba sebelum pajak seperti yang dilaporkan di
  laba rugi karena tidak memperhitungkan penghasilan atau beban yang dikenakan pajak atau dikurangkan pada tahun berbeda dan tidak
  memperhitungkan pos-pos yang tidak pernah dikenakan pajak atau tidak dapat dikurangkan. Liabilitas Perusahaan untuk pajak kini dihitung
  berdasarkan tarif pajak yang telah berlaku pada akhir periode pelaporan.

  Provisi diakui untuk penentuan pajak yang tidak pasti, tetapi kemungkinan besar akan mengangkibatkan arus keluar dana kepada otoritas pajak.
  Provisi diukur sebesar estimasi terbaik atas jumlah ekspektasian yang terhutang. Penilaian berdasarkan pada pertimbangan professional pajak
  dalam Perusahaan yang didukung dengan pengalaman lalu atas aktivitas tersebut dan dalam kasus tertentu berdasarkan saran pakar pajak
  independen.

  Pajak tangguhan

  Pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset dan liabilitas dalam laporan keuangan konsolidasian dengan dasar
  pengenaan pajak yang digunakan dalam perhitungan laba kena pajak. Liabilitas pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan
  temporer kena pajak. Aset pajak tangguhan umumnya diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan sepanjang
  kemungkinan besar bahwa laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dimanfaatkan. Aset dan liabilitas pajak tangguhan
  tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari pengakuan awal (selain dari kombinasi bisnis) dari aset dan liabilitas suatu transaksi yang tidak
  mempengaruhi laba kena pajak atau laba akuntansi. Selain itu, liabilitas pajak tangguhan tidak diakui jika perbedaan temporer timbul dari
  pengakuan awal goodwill.

  Pajak penghasilan tangguhan diakui dengan menggunakan metode balance sheet untuk semua perbedaan temporer antara dasar pengenaan pajak
  aset dan liabilitas dengan nilai tercatatnya pada laporan keungan konsolidasian.

  Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan berlaku dalam periode ketika liabilitas diselesaikan
  atau aset dipulihkan berdasarkan tarif pajak (dan peraturan pajak) yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada akhir periode
  pelaporan.

  Pengukuran aset dan liabilitas pajak tangguhan mencerminkan konsekuensi pajak yang sesuai dengan cara Perusahaan memperkirakan, pada
  akhir periode pelaporan, untuk memulihkan atau menyelesaikan jumlah tercatat aset dan liabilitasnya.

  Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah ulang pada akhir periode pelaporan dan dikurangi jumlah tercatatnya jika kemungkinan besar laba
  kena pajak tidak lagi tersedia dalam jumlah yang memadai untuk mengkompensasikan sebagian atau seluruh aset pajak tangguhan tersebut.


  Pajak kini dan pajak tangguhan diakui sebagai beban atau penghasilan dalam laba rugi periode berjalan, kecuali untuk pajak penghasilan yang
  timbul dari transaksi atau peristiwa yang diakui di luar laba rugi (baik dalam penghasilan komprehensif lain maupun secara langsung di ekuitas),
  dalam hal tersebut pajak juga diakui di luar laba rugi, atau yang timbul dari akuntansi awal kombinasi bisnis. Dalam hal kombinasi bisnis,
  pengaruh pajak termasuk dalam akuntansi kombinasi bisnis.




                                                                   32
Page 36
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

v Tambahan Modal Disetor

  Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan emisi saham kepada masyarakat ditangguhkan dan diamortisasi dalam jangka waktu sepuluh tahun
  berdasarkan metode garis lurus. Pada tahun 1997, Perusahaan mempercepat jangka waktu amortisasi menjadi lima tahun. Berdasarkan Surat
  Keputusan BAPEPAM KEP–No.06/PM/2000 tanggal
  13 Maret 2000, beban emisi saham secara retrospektif dibukukan pada akun “Tambahan Modal Disetor”.

w Pengakuan Pendapatan dan Beban


  Perusahaan telah menerapkan PSAK 72 yang membutuhkan pendapatan pengakuan untuk memenuhi 5 langkah penilaian:
     1. Identifikasi kontrak dengan pelanggan

     2. Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak. Kewajiban pelaksanaan adalah janji dalam kontrak untuk mentransfer barang atau jasa
     yang berbeda kepada pelanggan.

     3. Menentukan harga transaksi. Harga transaksi adalah jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas sebagai imbalan untuk
     mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan. Jika pertimbangan yang dijanjikan dalam kontrak mencakup jumlah
     variabel, Perusahaan memperkirakan jumlah imbalan yang diharapkan berhak sebagai imbalan atas pengalihan barang atau jasa yang
     dijanjikan kepada pelanggan dikurangi perkiraan jumlah jaminan tingkat layanan yang akan dibayarkan selama masa kontrak.

     4. Mengalokasikan harga transaksi untuk setiap kewajiban pelaksanaan atas dasar harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau jasa
     berbeda yang dijanjikan dalam kontrak. Jika hal ini tidak dapat diamati secara langsung, harga jual berdiri sendiri relatif diestimasi
     berdasarkan biaya ekspektasian ditambah marjin.

     5. Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan dipenuhi dengan mentransfer barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan
     (yaitu ketika pelanggan memperoleh kendali atas barang atau jasa).

  Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi dalam kondisi sebagai berikut:

     a. Pada waktu tertentu (biasanya untuk janji dalam memindahkan barang ke pelanggan); atau

     b. Sepanjang waktu (biasanya untuk janji dalam memberikan layanan pada pelanggan). Untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi
     sepanjang waktu, Perusahaan memilih ukuran kemajuan yang sesuai untuk menentukan jumlah pendapatan yang harus diakui ketika
     kewajiban pelaksanaan dipenuhi.

  Pembayaran harga transaksi berbeda untuk setiap kontrak. Aset kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan kurang dari
  saldo kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi. Liabilitas kontrak diakui setelah imbalan yang dibayarkan oleh pelanggan lebih dari saldo
  kewajiban pelaksanaan yang telah dipenuhi.

  a. Penjualan barang

     Perusahaan memproduksi dan menjual serat kimia dan sintetis, tenun, rajutan, dan aktivitas terkait lainnya untuk tekstil.

     Untuk penjualan lokal, Perseroan mengakui pendapatan pada saat penyerahan barang (sales delivery order). Sedangkan untuk penjualan
     ekspor mengikuti incoterms yang tertera dalam bill of lading.

     Untuk barang umum

     Pendapatan diakui pada suatu waktu atau setelah dikirimkan ke pelanggannya. Pelanggan memperoleh kendali atas aset yang dijanjikan dan
     kewajiban kinerja Perusahaan. Indikator kontrol dialihkan ke pelanggan termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal berikut:

     a. Perusahaan memiliki hak sekarang untuk pembayaran aset;

     b. Pelanggan memiliki hak legal atas aset;

     c. Perusahaan telah mengalihkan kepemilikan fisik aset;

     d. Pelanggan memiliki risiko dan manfaat yang signifikan atas kepemilikan aset; dan

     e. Pelanggan telah menerima aset tersebut.




                                                                  33
Page 37
                        PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                      CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

     Hak untuk membeli

     Untuk memperhitungkan pengalihan produk dengan hak pengembalian, entitas harus mengakui semua hal berikut:

     a. Pendapatan untuk produk yang ditransfer sebesar jumlah imbalan yang diharapkan menjadi hak entitas (oleh karena itu pendapatan tidak
     akan diakui untuk produk yang diharapkan dikembalikan;

     b. Kewajiban pengembalian uang; dan

     c. Produk lain sebagai gantinya

     Beban diakui pada saat pemanfaatan jasa atau pada tanggal terjadinya

     Komponen pembiayaan

     Perusahaan tidak memperkirakan adanya kontrak di mana jangka waktu antara pengalihan barang atau jasa yang dijanjikan kepada
     pelanggan dan pembayaran oleh pelanggan melebihi satu tahun. Akibatnya, Perusahaan tidak menyesuaikan harga transaksi apa pun dengan
     nilai waktu uang.

x Penghasilan Bunga

  Pendapatan bunga dihitung dengan menerapkan suku bunga efektif terhadap nilai tercatat bruto dari aset keuangan kecuali untuk aset keuangan
  yang kemudian mengalami penurunan nilai kredit. Untuk aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit, suku bunga efektif diterapkan
  ke nilai tercatat bersih dari aset keuangan (setelah dikurangi penyisihan kerugian).

  Pendapatan bunga disajikan sebagai pendapatan keuangan yang diperoleh dari aset keuangan yang dimiliki untuk tujuan pengelolaan kas.
  Pendapatan bunga lainnya dimasukkan ke dalam pendapatan lain.

y Laba (Rugi) per Saham

  Laba (rugi) per saham dasar dihitung dengan membagi laba (rugi) bersih yang tersedia bagi pemegang saham Perusahaan dengan jumlah rata-
  rata tertimbang saham biasa yang beredar pada periode berjalan.

  Untuk tujuan perhitungan laba per saham dilusian, Perusahaan disesuaikan laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham
  biasa Perusahaan disesuaikan dengan efek setelah pajak bunga yang diakui dalam periode tersebut terkait dengan obligasi konversi.

z Informasi Segmen

  Segmen operasi diidentifikasi berdasarkan laporan internal mengenai komponen dari Perusahaan yang secara regular direview oleh “pengambil
  keputusan operasional” dalam rangka mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja segmen operasi.

  Segmen operasi adalah suatu komponen dari entitas:

   1 yang terlibat dalam aktivitas bisnis untuk memperoleh pendapatan dan menimbulkan beban (termasuk pendapatan dan beban terkait dengan
     transaksi dengan komponen lain dari entitas yang sama);

   2 yang hasil operasinya dikaji ulang secara regular oleh pengambil keputusan operasional untuk membuat keputusan tentang sumber daya yang
     dialokasikan pada segmen tersebut dan menilai kinerjanya; dan

   3 dimana tersedia informasi keuangan yang dapat dipisahkan.

  Informasi yang digunakan oleh pengambil keputusan operasional dalam rangka alokasi sumber daya dan penillaian kinerja mereka terfokus
  pada kategori dari setiap produk.




                                                                 34
Page 38
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

    aa Provisi

       Provisi diakui ketika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) sebagai akibat peristiwa masa lalu,
       kemungkinan besar Perusahaan diharuskan menyelesaikan kewajiban dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.


       Jumlah yang diakui sebagai provisi adalah hasil estimasi terbaik pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban kini pada akhir
       periode pelaporan, dengan mempertimbangkan risiko dan ketidakpastian yang meliputi kewajibannya. Apabila suatu provisi diukur
       menggunakan arus kas yang diperkirakan untuk menyelesaikan kewajiban kini, maka nilai tercatatnya adalah nilai kini dari arus kas (ketika
       pengaruh nilai waktu uang bersifat material).

       Ketika beberapa atau seluruh manfaat ekonomi untuk penyelesaian provisi yang diharapkan dapat dipulihkan dari pihak ketiga, piutang diakui
       sebagai aset apabila terdapat kepastian bahwa penggantian akan diterima dan jumlah piutang dapat diukur secara andal.

       Garansi

       Provisi untuk biaya ekspektasian atas kewajiban garansi berdasarkan ketentuan penjualan barang lokal diakui pada tanggal penjualan barang
       tersebut, sebesar estimasi terbaik direktur atas pengeluaran yang diperlukan untuk menyelesaikan kewajiban Perusahaan.

    ab Kontinjensi

       Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan
       konsolidasian. Namun pengungkapan tidak diperlukan jika arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil.
       Aset kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian jika
       adanya kemungkinan arus masuk dari manfaat ekonomi

    ac Modal Saham

       Biaya tambahan yang secara langsung dapat diatribusikan kepada penerbitan saham biasa atau opsi disajikan pada ekuitas sebagai pengurang
       penerimaan, setelah dikurangi pajak.

       Ketika Perusahaan membeli modal saham ekuitas entitas (saham treasuri), imbalan yang dibayar, termasuk biaya tambahan yang secara
       langsung dapat diatribusikan (dikurangi pajak penghasilan) dikurangkan dari ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik ekuitas entitas sampai
       saham tersebut dibatalkan atau diterbitkan kembali. Ketika saham biasa tersebut selanjutnya diterbitkan kembali, imbalan yang diterima,
       dikurangi biaya tambahan transaksi yang terkait dan dampak pajak penghasilan yang terkait dimasukkan pada ekuitas yang dapat diatribusikan
       kepada pemilik ekuitas entitas.

    ad Peristiwa Setelah Tanggal Neraca

       Peristiwa setelah tanggal neraca yang menyediakan informasi tambahan tentang posisi Perusahaan pada tanggal pelaporan (peristiwa
       penyesuaian) disajikan dalam laporan keuangan konsolidasian jika material. Peristiwa setelah tanggal neraca yang bukan merupakan peristiwa
       penyesuaian diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian apabila material.

4 ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG PENTING

    Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan manajemen untuk membuat
    estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah-jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian. Sehubungan dengan adanya
    ketidakpastian yang melekat dalam membuat estimasi, hasil sebenarnya yang dilaporkan di masa mendatang dapat berbeda dengan jumlah estimasi
    yang dibuat. Estimasi dan asumsi yang mendasarinya direview dengan dasar kesinambungan. Revisi terhadap estimasi akuntansi diakui dalam suatu
    periode dengan merevisi estimasi dan efeknya di periode yang akan datang

    Estimasi dan asumsi yang secara signifikan berisiko menyebabkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan liabilitas selama 12 bulan
    kedepan dipaparkan dibawah ini.

    a Pertimbangan

       Di dalam proses penerapan kebijakan akuntansi, manajemen telah membuat penilaian, termasuk estimasi dan asumsi, yang memiliki pengaruh
       paling signifikan terhadap jumlah yang diakui di dalam laporan keuangan konsolidasian.

       Penggunaan asumsi kelangsungan usaha




                                                                      35
Page 39
                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

Dalam menerapkan kebijakan akuntansi Perusahaan, selain yang melibatkan estimasi, manajemen telah menyusun laporan keuangan
konsolidasian dengan asumsi bahwa Perusahaan akan dapat mempertahankan kelangsungan usaha dalam operasinya di tahun mendatang, yang
merupakan pertimbangan penting yang berdampak paling signifikan terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian.
Penilaian asumsi kelangsungan usaha melibatkan pengambilan keputusan oleh manajemen, pada titik waktu tertentu, tentang hasil masa depan
dari peristiwa atau kondisi yang secara inheren tidak pasti. Manajemen Perusahaan mempertimbangkan bahwa Perusahaan memiliki
kemampuan untuk melanjutkan kelangsungan usahanya dan peristiwa atau kondisi utama, yang dapat menimbulkan risiko bisnis, yang secara
individual atau kolektif dapat menimbulkan keraguan signifikan atas asumsi kelangsungan usaha sebagaimana dijelaskan dalam Catatan 2a
terhadap laporan keuangan konsolidasian.

Mata Uang Fungsional

Mata uang fungsional dari Perusahaan adalah mata uang dari lingkungan ekonomi utama dimana entitas beroperasi. Perusahaan
mempertimbangkan beberapa faktor dalam menentukan mata uang fungsionalnya seperti mata uang yang mempengaruhi pendapatan, biaya dan
aktivitas pendanaan serta mata uang yang mana penerimaan dari aktivitas operasi pada umumnya ditahan.

Berdasarkan substansi ekonomis dari kondisi yang sesuai dengan Perusahaan, mata uang fungsional telah ditentukan berupa Dolar Amerika
Serikat (US$), karena hal ini berkaitan dengan fakta bahwa mayoritas kegiatan operasional bisnis Perusahaan dipengaruhi oleh penetapan harga
di pasar komoditas internasional Dolar Amerika Serikat (US$) sebagai lingkungan ekonomi utamanya.

Penilaian ekspektasi kerugian kredit (ECL) pada piutang dagang

Perusahaan menerapkan pendekatan yang disederhanakan dalam penghitungan ECL, awalnya menggunakan matriks provisi berdasarkan tarif
default historis untuk piutang usaha dan piutang lain-lain. Matriks provisi menentukan tingkat provisi tergantung pada jumlah hari piutang usaha
dan piutang lain-lain telah lewat jatuh tempo. Perusahaan juga menggunakan pengelompokan yang tepat jika historis pengalaman kerugian
kredit menunjukkan pola kerugian yang berbeda secara signifikan untuk segmen pelanggan yang berbeda. Perusahaan kemudian menyesuaikan
historis pengalaman kerugian kredit dengan informasi berwawasan ke depan berdasarkan data yang dapat diobservasi saat ini yang
mempengaruhi setiap segmen pelanggan untuk mencerminkan pengaruh kondisi ekonomi saat ini dan yang diperkirakan.


Perusahaan menyesuaikan tarif default historis ke tarif default berwawasan ke depan dengan menentukan faktor ekonomi terkait yang
memengaruhi setiap segmen pelanggan. Perusahaan secara teratur meninjau metodologi dan asumsi yang digunakan untuk memperkirakan ECL
untuk mengurangi perbedaan antara estimasi dan pengalaman kerugian kredit yang sebenarnya.

Penentuan hubungan antara tingkat gagal bayar historis dan kondisi ekonomi yang diperkirakan merupakan estimasi akuntansi yang signifikan.
Oleh karena itu, ketentuan ECL pada piutang usaha dan piutang lain-lain sensitif terhadap perubahan asumsi tentang prakiraan kondisi ekonomi.


Perhitungan Cadangan Kerugian

Perusahaan juga menganggap aset keuangan yang telah lewat lebih dari 180 hari sebagai titik terakhir di mana ECL seumur hidup harus diakui
kecuali dapat menunjukkan bahwa hal ini tidak mewakili risiko yang signifikan dalam risiko kredit seperti ketika non-pembayaran adalah
administrasi. pengawasan daripada akibat kesulitan keuangan peminjam.

Perusahaan telah menilai bahwa ECL atas aset keuangan lainnya kas di bank dan setara kas pada biaya perolehan diamortisasi tidak material
karena transaksi yang berkaitan dengan aset keuangan ini dilakukan oleh Perusahaan hanya dengan bank dan perusahaan terkemuka dengan
reputasi kredit yang baik dan relatif risiko gagal bayar yang rendah.

Pada tanggal 31 Desember 2023, penyisihan penurunan nilai piutang Perusahaan berjumlah US$ 198.145.032 (Catatan 6, 7, 12 dan 13).

Pengakuan pendapatan

Perusahaan mengakui pendapatan sebesar US$ 288.549.682 untuk penjualan barang selama tahun berjalan. Pembeli berhak mengembalikan
barang jika konsumennya tidak puas. Berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan penjualan serupa, Perusahaan yakin bahwa tingkat
ketidakpuasan tidak akan melebihi 0,20%.

Oleh karena itu, Perusahaan mengakui pendapatan dari transaksi ini dengan penyisihan terkait pendapatan untuk estimasi pengembalian sebesar
US$ 566.271.




                                                                36
Page 40
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

  Estimasi masa sewa

  Dalam mengestimasi masa sewa dari masingmasing perjanjian sewa, manajemen mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan yang
  memberikan insentif ekonomik untuk mengeksekusi opsi perpanjangan, atau untuk tidak mengeksekusi opsi penghentian, termasuk perubahan
  fakta atau keadaan yang diekspektasi dari tanggal permulaan hingga tanggal eksekusi opsi. Opsi perpanjangan (atau periode setelah opsi
  penghentian) hanya diperhitungkan dalam masa sewa jika sewa cukup pasti akan diperpanjang (atau tidak dihentikan).

  Jaminan

  Ketentuan jaminan adalah kewajiban dengan waktu atau jumlah yang tidak pasti. Tanggung jawab tersebut mungkin merupakan kewajiban
  hukum atau kewajiban konstruktif. Kewajiban konstruktif muncul dari tindakan entitas, yang melalui tindakan tersebut telah menunjukkan
  kepada orang lain bahwa ia akan menerima tanggung jawab tertentu, dan sebagai hasilnya telah menciptakan ekspektasi bahwa ia akan
  melaksanakan tanggung jawab tersebut.

  Provisi jaminan diukur pada jumlah yang secara rasional akan dibayar entitas untuk menyelesaikan kewajiban pada akhir periode pelaporan
  berdasarkan informasi historis dari klaim aktual di masa lalu atau untuk mentransfernya ke pihak ketiga pada saat itu. Risiko dan ketidakpastian
  diperhitungkan dalam mengukur pemberian jaminan.

  Berdasarkan pengalaman sebelumnya dengan penjualan serupa, Perusahaan yakin bahwa tingkat garansi sekitar 0,08% dari total penjualan.


  Pada tanggal 31 Desember 2023, ketentuan jaminan sebesar US$ 23.481 (Note 18).

  Penyisihan Penurunan Nilai Persediaan

  Perusahaan membuat penyisihan penurunan nilai persediaan berdasarkan estimasi penggunaan persediaan pada masa mendatang. Walaupun
  asumsi yang digunakan dalam mengestimasi penyisihan penurunan nilai persediaan telah sesuai dan wajar, namun perubahan signifikan atas
  asumsi ini akan berdampak material terhadap penyisihan penurunan nilai persediaan, yang pada akhirnya akan mempengaruhi hasil usaha
  Perusahaan. Nilai tercatat persediaan diungkapkan dalam Catatan 9.

  Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, total penyisihan penurunan nilai atas persediaan yang diakui oleh Perusahaan masing masing sebesar
  US$ 1.416.092 dan US$ 118.086 (Catatan 9).

  Penurunan Nilai atas Aset Tetap dan Aset Tidak Berwujud

  PSAK mensyaratkan bahwa penelaahan atas penurunan nilai atas aset tetap dan aset tidak berwujud harus dilakukan apabila terdapat kejadian
  atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat aset tersebut tidak dapat diperoleh kembali. Penentuan jumlah yang dapat
  diperoleh kembali membutuhkan estimasi arus kas yang diharapkan, yang akan dihasilkan dari penggunaan secara berkelanjutan dan hasil akhir
  dari aset tersebut. Sementara itu, manajemen yakin bahwa asumsi yang digunakan dalam menghitung estimasi nilai wajar yang tercermin di
  dalam laporan keuangan konsolidasian adalah sudah sesuai dan wajar. Maka perubahan yang signifikan dalam asumsi ini dapat secara material
  mempengaruhi penilaian atas jumlah yang dapat diperoleh kembali dan kerugian atas penurunan nilai yang dihasilkan bisa memiliki dampak
  yang material terhadap hasil usaha.

  Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak ada penurunan nilai yang diakui dalam aset tetap dan aset tidak berwujud Perusahaan (Catatan
  14 dan 16).

b Asumsi dan Estimasi

  Asumsi penting mengenai masa depan dan sumber utama lainnya dalam ketidakpastian estimasi pada akhir periode pelaporan memiliki risiko
  signifikan yang dapat menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan dijabarkan di bawah
  ini.

  Penentuan Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan

  Manajemen menggunakan teknik penilaian, termasuk model diskonto arus kas dalam mengukur nilai wajar dari instrumen keuangan dimana
  penawaran pasar aktif tidak tersedia.




                                                                  37
Page 41
                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                        31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

Dalam menerapkan teknik penilaian, manajemen memanfaatkan input pasar semaksimal mungkin, dan menggunakan estimasi dan asumsi, yang
sejauh mungkin, sesuai dengan data yang dapat diobservasi oleh pelaku pasar akan digunakan di dalam penentuan harga instrumen. Dalam hal
data yang berlaku tidak dapat dicermati, maka manajemen akan menggunakan estimasi terbaik dimana asumsi akan digunakan oleh pelaku
pasar. Perkiraan ini mungkin berbeda dengan harga sebenarnya yang akan dicapai dalam transaksi wajar pada tanggal pelaporan.


Tingkat penyisihan khusus dievaluasi oleh manajemen atas dasar faktor-faktor yang mempengaruhi kolektabilitas dari piutang. Penyisihan
kolektif yang diakui didasarkan pada pengalaman kerugian historis dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti kinerja historis dari
debitur di dalam kelompok kolektif dan penilaian tentang pengaruh dari penurunan di pasar dimana debitur beroperasi serta kelemahan
struktural yang diidentifikasi atau penurunan kinerja arus kas dari debitur.

Taksiran Masa Manfaat Ekonomis Aset Tetap, Properti Investasi dan Aset Takberwujud Lain-lain

Masa manfaat setiap aset tetap, dan aset takberwujud Perusahaan ditentukan berdasarkan periode kegunaan yang diharapkan dari aset tersebut.
Estimasi ini ditentukan berdasarkan evaluasi teknis internal dan pengalaman atas aset sejenis. Masa manfaat setiap aset direviu secara periodik
dan disesuaikan apabila prakiraan berbeda dengan estimasi sebelumnya karena keausan, keusangan teknis dan komersial, hukum atau
keterbatasan lainnya atas pemakaian aset. Namun terdapat kemungkinan bahwa hasil operasi dimasa mendatang dapat dipengaruhi secara
signifikan oleh perubahan atas jumlah serta periode pencatatan beban yang diakibatkan karena perubahan faktor yang disebutkan di atas


Perubahan masa manfaat aset tetap, dan aset takberwujud dapat mempengaruhi jumlah beban penyusutan dan amortisasi yang diakui dan
penurunan nilai tercatat aset tersebut.

Nilai tercatat aset tetap, dan aset takberwujud diungkapkan dalam Catatan 14 dan 16.

Estimasi atas Pensiun dan Imbalan Kerja

Nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja tergantung pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar aktuaris berdasarkan beberapa asumsi.
Asumsi yang digunakan untuk menentukan biaya (penghasilan) pensiun neto mencakup tingkat diskonto. Perubahan asumsi ini akan
mempengaruhi nilai tercatat imbalan pasca kerja. Tingkat diskonto merupakan tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk menentukan
estimasi nilai kini atas arus kas keluar di masa depan yang diharapkan untuk menyelesaikan liabilitas tersebut.

Dalam menentukan tingkat suku bunga yang sesuai, Perusahaan mempertimbangkan tingkat suku bunga obligasi Pemerintah yang
didenominasikan dalam mata uang dimana imbalan akan dibayar dan memiliki jangka waktu yang serupa dengan jangka waktu liabilitas terkait.
Untuk tingkat kenaikan gaji. Perusahaan mengumpulkan semua data historis yang berhubungan dengan perubahan dasar gaji dan
mengoreksinya di dalam rencana bisnis di masa yang akan datang.

Asumsi utama liabilitas imbalan pasca kerja ditentukan berdasarkan kondisi pasar saat ini. Informasi tambahan telah dipaparkan di Catatan 28.




                                                                38
Page 42
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

5   KAS DAN SETARA KAS                                                                                           2024               2023
                                                                                                                 US$                US$
    Kas:
           Rupiah                                                                                                    84,970             68,528
           Dolar Amerika Serikat                                                                                      3,960              2,160
           Dolar Singapura                                                                                            1,369              1,930
           Euro Eropa                                                                                                   919                846
                                                                                                                     91,218             73,464
    Kas di Bank:
         Pihak Ketiga:
         Deutsche Bank, Jakarta
               Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                       109,638            442,586
               Rekening Rupiah                                                                                    2,314,250            637,168
         PT Bank CIMB Niaga Tbk
               Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                     1,431,273            882,946
               Rekening Rupiah                                                                                      907,993            340,474
               Rekening Euro                                                                                        322,607              1,101
         PT Bank Central Asia Tbk
               Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                        19,247             26,614
               Rekening Rupiah                                                                                      344,073            188,955
         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
               Rekening Rupiah                                                                                       58,352             76,401
         PT Bank Mandiri Tbk
               Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                       235,438            362,771
               Rekening Rupiah                                                                                      384,289            812,693
         PT Bank SBI Indonesia
               Rekening Dolar Amerika Serikat                                                                         2,661              2,660
               Rekening Rupiah                                                                                          159                172
         PT Bank Bukopin Tbk
               Rekening Rupiah                                                                                       19,356             19,899
                                                                                                                  6,149,335          3,794,440
    Jumlah                                                                                                        6,240,553          3,867,904

    •      Kas di bank dapat ditarik setiap saat.
    •      Rekening di bank memiliki tingkat suku bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran pada masing-masing bank

    •      Perusahaan tidak mempunyai hubungan berelasi dengan bank dimana kas dan setara kas ditempatkan.
    •      Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kas dan setara
           kas sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

6   PIUTANG USAHA                                                                                                2024               2023
                                                                                                                 US$                US$
    Pihak ketiga :
         Pelanggan dalam negeri                                                                                  23,040,903         25,265,943
         Pelanggan luar negeri                                                                                    4,341,839          3,094,770
    Jumlah                                                                                                       27,382,742         28,360,713
    Dikurangi : Penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian                                                     (1,897,473)        (1,897,473)
    Jumlah                                                                                                       25,485,269         26,463,240

    Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat piutang usaha dari pihak ketiga kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.




                                                                             39
Page 43
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Rincian umur piutang usaha dari pihak ketiga adalah sebagai berikut:                                        2024               2023
                                                                                                            US$                US$
Sampai dengan 1 bulan                                                                                      14,262,389         16,484,095
> 1 bulan – 3 bulan                                                                                         7,231,218          7,826,639
> 3 bulan – 6 bulan                                                                                             3,648            424,875
> 6 bulan – 1 tahun                                                                                         3,988,014            186,390
> 1 tahun                                                                                                         -            1,541,241
Jumlah                                                                                                     25,485,269         26,463,240

Mutasi atas penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha dari pihak ketiga adalah sebagai berikut:
                                                                                                             2024               2023
                                                                                                              US$               US$
Saldo awal tahun                                                                                              1,897,473         1,982,746
Penyisihan (pemulihan) tahun berjalan, bersih (Catatan 45)                                                                          5,042
Pengurangan penyisihan                                                                                                            (90,315)
Saldo akhir                                                                                                   1,897,473         1,897,473

Manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian piutang tersebut cukup untuk menutupi kerugian dari tidak
tertagihnya piutang usaha.

Rincian piutang usaha dari pihak ketiga menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                     2024               2023
                                                                                                            US$                US$
Dolar Amerika Serikat                                                                                       4,956,545         17,154,881
EURO                                                                                                          315,655
Rupiah
     Rp 320.437789.374 pada tahun 2024                                                                     20,213,069
     Rp 143.497.668.428 pada tahun 2023                                                                                        9,308,359
                                                                                                           25,485,269         26,463,240

Seluruh jumlah piutang usaha dari pihak ketiga tidak dikenakan bunga dan telah ditelaah ulang untuk tujuan indikasi penurunan nilai.

                                                                                                            2024                2023
                                                                                                            US$                 US$
Pihak Berelasi:
     PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)                                                                    15,657,945         15,657,945
Dikurangi: Penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian                                                   (15,657,945)       (15,657,945)
Bersih                                                                                                            -                  -

Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat piutang usaha dari pihak berelasi kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.


Rincian umur piutang usaha dari pihak berelasi adalah sebagai berikut:                                      2024                2023
                                                                                                            US$                 US$
Sampai dengan 1 bulan                                                                                             -                  -
> 1 bulan – 3 bulan                                                                                               -                  -
> 3 bulan – 6 bulan                                                                                               -                  -
> 6 bulan – 1 tahun                                                                                               -                  -
> 1 tahun                                                                                                  15,657,945         15,657,945
Jumlah                                                                                                     15,657,945         15,657,945

Mutasi penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian untuk piutang usaha dari pihak berelasi adalah sebagai berikut:
                                                                                                             2024              2023
                                                                                                             US$               US$
Saldo awal tahun                                                                                            15,657,945        15,657,945
Penambahan Penyisihan                                                                                               -                -
Pengurangan Penyisihan                                                                                              -                -
Saldo akhir                                                                                                 15,657,945        15,657,945




                                                                         40
Page 44
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
    Seluruh jumlah piutang usaha dari pihak berelasi tidak dikenakan bunga dan telah ditelaah ulang untuk tujuan indikasi penurunan nilai.
    Berdasarkan hasil penelaahan terhadap status dari piutang usaha kepada pihak berelasi, manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat
    diperkirakan telah mendekati nilai wajar.

    Berdasarkan akta notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H., No. 111 tanggal 16 Agustus 2002, saham milik PT Multikarsa Investama (MKI)
    sudah dijual kepada PT Bina Prima Perdana (Catatan 31), sehingga MKI sudah bukan merupakan pemegang saham Perusahaan.


    Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang usaha
    sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

    Piutang usaha sejumlah US$ 45.000.000 pada tahun 2023 digunakan sebagai jaminan atas utang bank Perusahaan yang diperolehnya dari
    Damiano Investments B.V., Belanda (Catatan 20).

7   PIUTANG LAIN-LAIN
                                                                                                                2024               2023
    Pihak ketiga :                                                                                              US$                US$
         Piutang karyawan                                                                                         206,527            194,311
         Lain-lain                                                                                                                     1,348
                                                                                                                  206,527            195,659
    Pihak ketiga lainnya :
         Uang muka operasional kepada:
           PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit)                                                               34,267,327          34,267,327
           PT Wastra Indah                                                                                     15,745,733          15,745,733
           PT Texmaco Perkasa Engineering Tbk                                                                   5,678,072           5,678,072
           PT Wahana Perkasa Auto Jaya                                                                          5,579,991           5,579,991
           PT Sumatex Subur                                                                                     3,192,784           3,192,784
           PT Texmaco Taman Synthetics                                                                          2,986,021           2,986,021
           PT Bina Prima Perdana                                                                                  366,208             366,208
           PT Jaya Perkasa Engineering                                                                            277,828             277,828
           PT Perkasa Heavindo Engineering                                                                        194,587             194,587
           PT Raja Busana Mahameru                                                                                136,945             136,945
           PT Supermitory Utama Tbk                                                                                93,407              93,407
           PT Saritex Jaya Swasti                                                                                  50,163              50,163
           PT Devrindo Widya                                                                                       25,434              25,434
           PT Perkasa Indobaja                                                                                     15,816              15,816
           PT Perkasa Indosteel                                                                                    13,327              13,327
           PT Wahana Jaya Perkasa                                                                                  11,102              11,102
           PT Bina Peranan Busana                                                                                   2,336               2,336
           PT Citra Indah Textile                                                                                     985                 985
                                                                                                               68,638,066         68,638,066
         Dikurangi: Penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian                                              (67,637,756)       (67,637,756)
         Bersih                                                                                                 1,000,310          1,000,310
         Jumlah                                                                                                 1,206,837          1,195,969

    Piutang lain-lain dari karyawan merupakan pinjaman yang diberikan kepada karyawan. Pinjaman ini tidak dikenakan bunga dan
    pembayarannya dilakukan berdasarkan skedul pembayaran yang telah ditentukan.

    Piutang lain-lain dari perusahaan-perusahaan diatas merupakan pinjaman dan uang muka untuk tujuan modal kerja. Pinjaman dan uang
    muka ini tidak dikenakan bunga dan tidak ditetapkan jangka waktu pembayarannya. Sampai saat ini, perusahaan-perusahaan tersebut diatas
    belum dapat membayar utangnya kepada Perusahaan karena masih mengalami kesulitan keuangan. Beberapa perusahaan perusahaan
    tersebut sudah tidak beroperasi dan masih berada dalam program restrukturisasi utang dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Pada
    tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan telah membuat penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian atas piutang lain-lain pihak
    ketiga (uang muka) sebesar masing-masing US$ 67.637.756. Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian, proses restrukturisasi
    utang tersebut belum selesai.




                                                                           41
Page 45
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
    Pembayaran yang dilakukan oleh Perusahaan kepada PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit) merupakan kelebihan pembayaran atas jumlah
    yang tertera di dalam tagihan, yang dianggap sebagai piutang lain-lain kkepada PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit) sehubungan dengan
    adanya perjanjian antara PT Wismakarya Prasetya dengan Perusahaan pada tanggal 16 Nopember 2006, dan modal kerja yang diberikan
    kepada PT Wismakarya Prasetya di masa lalu untuk pembayaran kepada PT Perusahaan Gas Negara (PGN), PT Perusahaan Listrik Negara
    (PLN) dan perpajakan. Perusahaan telah mengajukan klaim kepada kurator untuk nilai pokok sebesar Rp 279.593.977.457 dan bunga
    sebesar Rp 206.051.448.529. Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian, hal ini masih didiskusikan dengan
    kurator.

    Sesuai dengan pernyataan didalam PSAK yang berkaitan dengan “Penurunan Nilai Piutang” dan mengingat adanya fakta bahwa PT
    Wismakarya Prasetya telah dinyatakan pailit dan proses likuidasi telah dimulai, maka per tanggal 31 Desember 2023, Perusahaan telah
    membuat penyisihan kerugian kredit ekspektasian atas piutang lan-lain. Namun, hal itu terus diusahakan dengan kurator untuk penyelesaian
    piutang PT Wismakarya Prasetya yang telah jatuh tempo.

    Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat piutang lain-lain kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

    Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian adalah sebagai berikut:                                       2024               2023
                                                                                                                 US$                US$
    Saldo awal                                                                                                  67,637,756         67,637,756
    Perubahan selama tahun berjalan:
         Penambahan penyisihan                                                                                         -                  -
         Pengurangan penyisihan                                                                                        -                  -
    Saldo akhir                                                                                                 67,637,756         67,637,756

    Rincian piutang lain-lain menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                                    2024               2023
                                                                                                                 US$                US$
    Dolar Amerika Serikat                                                                                       35,107,022         35,107,022
    Rupiah
         Rp515.709.726.102 in 2024                                                                              32,530,734
         Rp 519.930.862.348 in 2023                                                                                                33,726,703
    Jumlah                                                                                                      67,637,756         68,833,725

    Seluruh jumlah piutang lain-lain telah ditelaah ulang untuk tujuan indikasi penurunan nilai. Berdasarkan hasil penelaahan terhadap status
    dari piutang lain-lain secara individual, manajemen Perusahaan berpendapat bahwa penyisihan kerugian kredit ekspektasian dari piutang
    lain-lain adalah cukup untuk menutup kerugian yang mungkin timbul dari tidak tertagihnya piutang lain-lain tersebut.


    Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dan setiap kelas piutang lain-lain
    sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

8   ASET KEUANGAN LANCAR LAINNYA
                                                                                                                 2024               2023
                                                                                                                 US$                US$
    Akun ini terdiri dari:
    Bank garansi / SBLC                                                                                          1,893,474          2,035,641
    Uang jaminan:
         Pihak ketiga:
                Uang jaminan atas listrik                                                                          987,060            853,302
                Uang jaminan atas sewa                                                                              46,236             33,588
                Uang jaminan atas gas                                                                                  -                  -
                Lain-lain                                                                                           25,719             39,644
                                                                                                                 1,059,015            926,534
                                                                                                                 2,952,489          2,962,175




                                                                             42
Page 46
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
    a. Bank Garansi / SBLC

         Perusahaan dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk telah menandatangani perjanjian No. 011700.PK/HK.02/USH/2014 untuk
         menyediakan gas kepada Perusahaan. Disamping itu seperti yang diungkapkan didalam perjanjian, Perusahaan juga harus membayar
         penalti sebesar Rp 22.500.000.000 dalam 45 bulan. Berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 20 Oktober 2015, kedua belah
         pihak setuju untuk mengubah ketentuan mengenai batas maksimum pemakaian gas untuk periode 1 November 2015 sampai dengan
         31 Desember 2018.

         Perusahaan telah menyediakan bank garansi (SBLC) untuk memasok gas yang kira-kira setara dengan dua (2) bulan dari nilai
         konsumsi gas. Untuk itu, Perusahaan menerbitkan SBLC melalui Deutsche Bank, Jakarta sebesar US$ 1.545.264 dengan Pembayaran
         Obligasi sebesar US$ 1.032.800 melalui PT Jasarahardja Putera. Pada tahun 2021, Perusahaan telah memberikan SBLC kepada PT
         PGN sebesar US$ 1.757.032 melalui Deutsche Bank, Jakarta yang berlaku hingga Maret 2022. Jaminan ini diberikan kepada PT PGN
         setara dengan 2 bulan konsumsi gas.

         Pada tahun 2023, Perusahaan telah memberikan SBLC kepada PT PGN sebesar US$ 2.035.641 melalui PT Bank Mandiri (Persero)
         Tbk, Jakarta yang berlaku hingga April 2024. Jaminan ini diberikan kepada PT PGN setara dengan 2 bulan konsumsi gas.




         Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat aset keuangan lancar lainnya kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.
    Rincian aset keuangan lancar lainnya menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                             2024              2023
                                                                                                             US$               US$
    Dolar Amerika Serikat                                                                                    1,893,474          2,122,332
    Rupiah
         Rp 16.788.563.527 pada tahun 2024                                                                   1,059,015
         Rp 12.947.019.688 pada tahun 2023                                                                                        839,843
    Jumlah                                                                                                   2,952,489          2,962,175

    Tidak terdapat aset keuangan lancar lainnya kepada pihak yang berelasi

    Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas aset keuangan
    lancar lainnya sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

9   PERSEDIAAN
                                                                                                                2024              2023
                                                                                                                US$               US$
    Barang jadi                                                                                                15,547,364        18,665,896
    Barang dalam proses                                                                                         2,461,112         2,372,519
    Bahan baku                                                                                                 10,388,965         7,338,370
    Bahan pembantu                                                                                             23,293,079        24,319,200
    Bahan baku dalam perjalanan                                                                                       -           2,114,655
    Bahan pembantu dalam perjalanan                                                                                   -             525,413
    Barang jadi dalam perjalanan                                                                                      -                 -
    Jumlah                                                                                                     51,690,521        55,336,053
         Dikurangi : Penyisihan penurunan nilai - bersih                                                       (1,416,092)       (1,416,092)
    Bersih                                                                                                     50,274,429        53,919,961

    Mutasi atas penyisihan penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:
                                                                                                               2024               2023
                                                                                                               US$                US$
    Saldo awal                                                                                                 1,416,092            118,086
    Mutasi selama periode berjalan:
         Penambahan                                                                                                   -            1,298,006
         Pengurangan                                                                                                  -                  -
    Saldo akhir                                                                                                 1,416,092          1,416,092




                                                                             43
Page 47
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

  Berdasarkan hasil penelaahan keadaan fisik persediaan pada akhir tahun, manajemen berpendapat bahwa penyisihan penurunan nilai atas
  persediaan sudah memadai. Jumlah atas penambahan penurunan nilai persediaan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember
  2023 adalah sebesar US$ 1.298.006 dan dicatat sebagai bagian dari Beban Pokok Penjualan dalam laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian (Catatan 40).

  Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, persediaan dilindungi oleh kebijakan dari polis asuransi (throughput) PT FPG Indonesia
  meliputi risiko kebakaran dan risiko-risiko kerugian lainnya dengan jumlah pertanggungan masing-masing sebesar US$ 310.000.000 dan
  US$ 405.000.000. Manajemen berpendapat bahwa jumlah pertanggungan asuransi cukup memadai untuk menutup kerugian-kerugian yang
  mungkin timbul.

  Persediaan sejumlah US$ 60.200.000 digunakan sebagai jaminan atas utang bank Perusahaan yang diperolehnya dari Damiano Investments
  B.V., Belanda (Catatan 20).

10 UANG MUKA PEMBELIAN                                                                                    2024              2023
                                                                                                          US$               US$
  Pihak ketiga
       Pembelian bahan baku dan operasional                                                               3,206,276          2,884,454
       Pembelian aset tetap                                                                                  26,937            144,657
       Lain-lain                                                                                             69,808             69,808
  Jumlah                                                                                                  3,303,021          3,098,919

  Pada tahun 2023, total uang muka aset tetap sebesar US$ 144.657 (setara dengan Rp 2.027.420.771) merupakan uang muka yang berkaitan
  dengan pembelian mesin dan perlengkapan pada divisi benang filamen dengan total sebesar US$ 140.719 (setara dengan Rp
  1.971.650.771) dan pembelian mesin dan perlengkapan untuk memproduksi fiber dalam rangka ekspansi dengan total sebesar US$ 3.938
  (setara dengan Rp 55.770.000). Mesin dan perlengkapan tersebut akan diterima pada tahun 2024.

  Pada tahun 2022, total uang muka aset tetap sebesar US$ 333.908 (setara dengan Rp 4.754.574.596) merupakan uang muka yang berkaitan
  dengan pembelian mesin dan perlengkapan pada divisi benang filamen dengan total sebesar US$ 309.857 (setara dengan Rp
  4.410.276.436) dan pembelian mesin dan perlengkapan untuk memproduksi fiber dalam rangka ekspansi dengan total sebesar US$ 24.051
  (setara dengan Rp 344.298.160). Mesin dan perlengkapan tersebut akan diterima pada tahun 2023.

11 BIAYA DIBAYAR DIMUKA                                                                                   2024              2023
                                                                                                          US$               US$
  Premi asuransi dibayar dimuka                                                                             838,874           306,488
  Lain-lain                                                                                                     -                  55
  Jumlah                                                                                                    838,874           306,543

12 PIUTANG NON-USAHA                                                                                      2024              2023
                                                                                                          US$               US$
  Akun ini terdiri dari:
  Pihak ketiga:
       PT Multikarsa Investama                                                                           40,489,606        40,489,606
  Pihak berelasi:
       PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)                                                               107,143,626       107,132,220
                                                                                                        147,633,232       147,621,826
  Dikurangi: Penyisihan kerugian kredit ekspektasian                                                   (111,962,653)     (111,962,653)
  Total                                                                                                  35,670,579        35,659,173

  Piutang non-usaha dari PT Multikarsa Investama berasal dari penerimaan AR International Limited, Hong Kong masing-masing sebesar Rp
  21.313.289.128 (setara dengan US$ 1.382.543 pada tahun 2023) dan Rp 21.313.289.128 (setara dengan US$ 1.354.859 pada tahun 2022)
  untuk pengembalian uang muka pembelian aset tetap (mesin dan peralatan) dan sisanya masing masing sebesar US$ 39.107.063 dan US$
  39.096.747 pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 merupakan pinjaman untuk uang muka gaji karyawan dan biaya lainnya.




                                                                       44
Page 48
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
  Mutasi penyisihan kerugian kredit ekspektasian adalah sebagai berikut:                                     2024               2023
                                                                                                             US$                US$
  Saldo awal                                                                                               111,962,653        111,962,653
  Mutasi selama periode berjalan:
       Penambahan                                                                                                  -                  -
       Pengurangan                                                                                                 -                  -
  Saldo akhir                                                                                              111,962,653        111,962,653

  Berdasarkan hasil penelaahan terhadap keadaan piutang non-usaha, manajemen berpendapat bahwa nilai tercatat diperkirakan telah
  mendekati nilai wajarnya. Per tanggal 31 Desember 2023, penyisihan kerugian kredit ekspektasian untuk sisa saldo PT Multikarsa
  Investama sebesar US$ 38.359.958 tidak dibuat dan akan dilakukan ketika program restrukturisasi utang Perusahaan selesai. Lebih lanjut,
  manajemen berkeyakinan bahwa sisa saldo piutang non-usaha tersebut dapat ditagih di kemudian hari.

  Rincian piutang non-usaha menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                                  2024               2023
                                                                                                             US$                US$
  Dolar Amerika Serikat                                                                                    106,410,712        106,410,712
  Rupiah
       Rp 653.500.607.024 pada tahun 2024                                                                   41,222,520
       Rp 635.310.533.424 pada tahun 2023                                                                                      41,211,114
  Jumlah                                                                                                   147,633,232        147,621,826

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas piutang non-usaha
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

13 ASET KEUANGAN TIDAK LANCAR LAINNYA                                                                        2024               2023
                                                                                                             US$                US$
  BPPN (PPA):
      PT Bank Dharmala                                 IDR                                                        1,947              1,947

       PT Bank Putera Multikarsa                       IDR                                                     281,383            281,383
                                                       USD                                                     701,266            701,266

       PT Bank Papan Sejahtera                         IDR                                                        2,687              2,687

       PT Bank Umum Nasional                           USD                                                        1,882              1,882

       PT Bank Asia Pacific                            IDR                                                           40                 40

       Jumlah                                                                                                   989,205           989,205
       Dikurangi: Penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian                                                 (989,205)         (989,205)
       Bersih                                                                                                       -                 -

  Mutasi atas penyisihan atas kerugian kredit ekspektasian dari asset keuangan lancer lainny adalah sebagai berikut:
                                                                                                               2024             2023
                                                                                                               US$              US$
  Saldo awal tahun                                                                                               989,205          989,205
  Penyesuaian terkait penerapan PSAK 71                                                                              -                -
  Saldo akhir                                                                                                    989,205          989,205

  Perusahaan dan Entitas Anak sedang dalam proses restrukturisasi oleh Badan Penyehatan Perbankan Indonesia (BPPN), maka keseluruhan
  saldo rekening bank dibatasi penggunaannya oleh BPPN.




                                                                           45
Page 49
                              PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                            CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                               31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

   Pemerintah Indonesia melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) menghentikan izin operasi PT Bank Putera Multikarsa, yang
   merupakan pihak yang berelasi, pada tanggal 28 Januari 2000; PT Bank Dharmala, PT Bank Asia Pacific dan PT Bank Papan Sejahtera
   pada tanggal 13 Maret 1999; dan PT Bank Umum Nasional pada tanggal 21 Agustus 1998. Akibatnya, saldo masing masing pada tanggal
   31 Desember 2023 dan 2022 sejumlah US$ 989.205, yang ada di bank tersebut disajikan sebagai aset keuangan tidak lancar lainnya di
   laporan posisi keuangan konsolidasian pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.

   Perusahaan berpendapat bahwa nilai pada bank yang dibatasi penggunaannya perlu disesuaikan selama restrukturisasi utang terjamin
   dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) / Kementerian Keuangan. Namun, adalah tepat untuk membuat penyisihan kerugian kredit
   ekspektasian sebesar US$ 989.205.

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas aset keuangan tidak
   lancar lainnya sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

14 ASET TETAP

   Rincian aset tetap adalah sebagai berikut:
                                                                                                               2024              2023
                                                                                                               US$               US$
   Pemilikan langsung:
         Nilai tercatat                                                                                     1,516,494,446     1,515,339,862
         Akumulasi penyusutan                                                                              (1,449,908,928)   (1,448,471,195)
         Nilai buku                                                                                            66,585,518        66,868,667
   Aset dalam penyelesaian                                                                                        794,979         1,264,659
   Jumlah                                                                                                      67,380,498        68,133,326

   Pemilikan langsung:
   2024                                                                Perubahan selama periode berjalan
                                         Saldo awal           Penambahan             Pengurangan            Reklasifikasi      Saldo akhir
   Nilai tercatat :
          Tanah                              15,665,079                    -                        -                  -          15,665,079
          Bangunan dan prasarana             48,647,708                    -                        -                8,484        48,656,192
          Mesin dan peralatan             1,441,992,349                    -                        -              461,142     1,442,453,490
          Kendaraan                           5,509,976                    -                        -                  -           5,509,976
          Peralatan kantor                    3,524,750                  1,995                      -                  -           4,209,710
                                          1,515,339,862                  1,995                      -              469,625     1,516,494,446
   Akumulasi penyusutan :
       Bangunan dan prasarana                47,157,248                 44,060                      -                   -         47,201,308
       Mesin dan peralatan                1,392,375,831              1,528,304                      -                   -      1,393,904,135
       Kendaraan                              5,506,818                  1,603                      -                   -          5,508,421
       Peralatan kantor                       3,431,298                216,293                 (352,526)                -          3,295,065
                                          1,448,471,195              1,790,259                 (352,526)                -      1,449,908,928

   Nilai buku                                   66,868,667                                                                        66,585,518




                                                                          46
Page 50
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

2023                                                              Perubahan selama periode berjalan
                                      Saldo awal         Penambahan             Pengurangan             Reklasifikasi     Saldo akhir
Nilai tercatat :
       Tanah                              15,665,079                    -                      -                   -         15,665,079
       Bangunan dan prasarana             48,647,493                     215                   -                   -         48,647,708
       Mesin dan peralatan             1,734,555,115                787,747           (296,448,393)          3,097,880    1,441,992,349
       Kendaraan                           5,511,172                    -                   (1,196)                -          5,509,976
       Peralatan kantor                    3,515,140                  9,610                    -                   -          3,524,750
                                       1,807,893,999                797,572           (296,449,589)          3,097,880    1,515,339,862
Akumulasi penyusutan :
    Bangunan dan prasarana                47,034,366              122,882                                                    47,157,248
    Mesin dan peralatan                1,683,986,382            4,520,461             (296,133,288)               2,276   1,392,375,831
    Kendaraan                              5,488,851               19,143                   (1,176)                           5,506,818
    Peralatan kantor                       3,353,601               77,697                                                     3,431,298
                                       1,739,863,200            4,740,183             (296,134,464)               2,276   1,448,471,195

Nilai buku                                68,030,799                                                                         66,868,667

                                                                Perubahan selama periode berjalan US$
                                      Saldo awal         Penambahan             Pengurangan             Reklasifikasi     Saldo akhir
Nilai tercatat:
       Aset dalam penyelesaian
              2024                         1,264,659                                            54             469,625          794,979
              2023                         4,085,024                279,732                 13,472           3,086,625        1,264,659

Beban penyusutan dialokasikan pada:                                                                        2024             2023
                                                                                                           US$              US$
Pemilikan langsung:
     Beban pabrikasi (Catatan 41)                                                                           1,214,131        1,061,743
     Beban umum dan administrasi (Catatan 43)                                                                  55,580           61,368
                                                                                                            1,269,711        1,123,111

                                                                                                           2024             2023
                                                                                                           US$              US$
Perusahaan memperoleh hasil penjualan aset tetap sebagai berikut:
     Nilai buku                                                                                                    -                -
     Hasil penjualan aset tetap                                                                                    -                -
     Laba dari penjualan aset tetap                                                                                -                -

Perusahaan memiliki beberapa bidang tanah yang berlokasi di Karawang dan Kendal seluas 755.071 m² dengan sertifikat berupa Hak Guna
Bangunan (HGB) yang berjangka waktu 20 – 30 tahun yang akan jatuh tempo antara tahun 2006 dan 2044. Pada tahun 2007, sertifikat
HGB atas tanah yang berlokasi di Semarang seluas 78.111 m² sudah diperpanjang hingga 29 November 2027.

Dan pada tahun 2014, Perusahaan juga telah memperpanjang sertifikat hak atas tanah yang berlokasi di Karawang seluas 319.755 m2
sampai dengan 3 Mei 2034. Manajemen berpendapat tidak terdapat masalah dengan perpanjangan sertifikat hak atas tanah karena seluruh
tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

Sebagian tanah Perusahaan di Karawang, dengan sertifikat berupa Hak Guna Bangunan (HGB) No. 13 seluas 33.630 m² dan Hak Guna
Bangunan (HGB) No. 14 seluas 35.380 m², dijaminkan kepada PT Bina Prima Perdana (BPP) atas utang terjamin milik PT Texmaco Jaya
Tbk (dalam pailit) (Catatan 21).




                                                                       47
Page 51
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

Pada tanggal 31 Desember 2023, mesin dan peralatan dalam penyelesaian sebesar US$ 1.264.659 yang terdiri dari sisa mesin dan peralatan
dalam penyelesaian tahun 2022 sebesar US$ 4.085.024 dan penambahan selama tahun 2023 sebesar US$ 279.732, pengurangan sebesar
US$ 2.217 serta reklasifikasi ke aset tetap sebesar US$ 3.097.880. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2023, total persentase penyelesaian
untuk instalasi mesin dan peralatan tersebut adalah sekitar 63% dan sudah diselesaikan pada tahun 2024. Manajemen yakin bahwa tidak
ada indikasi halangan terhadap penyelesaian dari aset dalam penyelesaian ini.

Pada bulan November 2014, Perusahaan telah membeli sebuah Gas Turbine senilai US$ 4.217.940 dari kurator PT Wismakarya Prasetya
melalui sebuah proses lelang.

Manajemen berpendapat bahwa estimasi nilai perolehan kembali dari aset tetap tersebut sudah melebihi nilai bukunya sehingga tidak perlu
dilakukan penurunan nilai atas aset tetap pada tanggal pelaporan.

Pada tahun 2023, nilai wajar atas tanah (814.764 m²) berdasarkan NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) adalah sebesar Rp 225.607.632.200
(setara dengan US$ 14.634.641) dan nilai wajar atas bangunan (256.881 m²) berdasarkan NJOP adalah sebesar Rp 321.776.042.000 (setara
dengan US$ 20.872.862).

Berdasarkan laporan jasa penilai KJPP Nirboyo A., Dewi A. & Rekan tanggal 10 Desember 2021, jumlah nilai pasar atas aset tetap
Perusahaan adalah sebesar US$ 396.778.300 dengan nilai likuidasi sebesar US$ 238.506.000.

Penilaian, yang sesuai dengan Standar Penilaian Internasional, ditentukan berdasarkan transaksi pasar terkini yang dilakukan dalam
ketentuan-ketentuan yang wajar. Metode penilaian yang digunakan adalah Metode Pendekatan Data Pasar. Elemen-elemen yang digunakan
dalam perbandingan data untuk menentukan nilai wajar aset, antara lain:

 a   Jenis hak yang melekat pada properti
 b   Kondisi pasar
 c   Lokasi
 d   Karakteristik fisik dan tanah
 e   Karakteristik dalam menghasilkan pendapatan

Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, total nilai tercatat dari aset tetap yang telah disusutkan penuh masing-masing sebesar US$
1.416.693.599 dan US$ 1.706.847.709. Namun Perusahaan masih menggunakannya untuk kegiatan operasional.

Sebagian besar tanah, bangunan, mesin dan peralatan milik Perusahaan di Kendal digunakan sebagai jaminan atas obligasi yang dijaminkan
kepada PT Bina Prima Perdana (BPP)/ PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) (Catatan 21). Mesin dan peralatan dalam Proyek Batch Poly
(tidak termasuk pekerjaan sipil), Fiber Line, dan Proyek Otomotif dengan mesin EFK masing-masing sebesar US$ 17.700.000 pada tahun
2023 dan 2022 digunakan sebagai jaminan atas pinjaman modal kerja dari Damiano Investments B.V., Belanda (Catatan 23).


Seluruh aset tetap Perusahaan, kecuali tanah, telah diasuransikan kepada Perusahaan Asuransi Utama PT MAG terhadap risiko kebakaran
dan risiko lainnya termasuk gempa bumi dengan jumlah pertanggungan sebesar US$ 366.000.000 dan US$ 460.550.000 pada tanggal 31
Desember 2023 dan 2022. Manajemen Perusahaan berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan asuransi tersebut di atas adalah cukup untuk
menutup kemungkinan kerugian atas risiko yang dipertanggungkan.




                                                                      48
Page 52
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
15 HAK PAKAI

  Tabel berikut menunjukkan rincian hak pakai aset dalam laporan posisi keuangan konsolidasian:

  31 Maret 2024                                             Perubahan selama periode berjalan
                                      Saldo awal           Penambahan               Pengurangan         Saldo akhir
  Nilai tercatat :
         Bangunan dan prasarana            1,999,829                    -                         -         1,999,828
         Mesin dan peralatan               1,254,204                    -                         -         1,254,204
         Kendaraan                           501,298                    -                         -           501,298
         Peralatan kantor                      5,008                    451                       -             5,459
                                           3,760,339                    451                       -         3,760,789
  Akumulasi penyusutan :
      Bangunan dan prasarana                 900,664                 12,003                       -           912,667
      Mesin dan peralatan                    891,045                    -                         -           891,045
      Kendaraan                              235,187                  2,711                       -           237,898
      Peralatan kantor                         1,061                    -                         -             1,062
                                           2,027,957                 14,715                       -         2,042,672

  Nilai buku                               1,732,382                                                        1,718,117

  31 Desember 2023                                          Perubahan selama periode berjalan
                                      Saldo awal           Penambahan               Pengurangan         Saldo akhir
  Nilai tercatat :
         Bangunan dan prasarana            1,205,134              1,129,210                 (334,515)       1,999,829
         Mesin dan peralatan               1,425,437                    -                   (171,233)       1,254,204
         Kendaraan                           704,566                272,711                 (475,979)         501,298
         Peralatan kantor                      5,498                  5,458                   (5,948)           5,008
                                           3,340,635              1,407,379                 (987,675)       3,760,339
  Akumulasi penyusutan :
      Bangunan dan prasarana                 580,467                491,825                 (171,628)         900,664
      Mesin dan peralatan                    705,793                185,252                      -            891,045
      Kendaraan                              284,389                155,208                 (204,410)         235,187
      Peralatan kantor                         5,948                  1,061                   (5,948)           1,061
                                           1,576,597                833,346                 (381,986)       2,027,957

  Nilai buku                               1,764,038                                                        1,732,382

  Jumlah yang diakui dalam laporan laba atau rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian:
                                                                                                          2024          2023
                                                                                                          US$           US$
  Beban penyusutan hak pakai (Catatan 41 dan 43)
       Bangunan dan Prasarana                                                                                 12,003     491,825
       Perlengkapan kantor                                                                                       -         1,061
       Mesin dan Perlengkapan                                                                                    -       185,252
       Kendaraan                                                                                               2,711     155,208
                                                                                                              14,715     833,346
  Beban bunga (termasuk dalam biaya keuangan) (Catatan 44)                                                     3,063     172,541
  Beban yang berkaitan dengan sewa jangka pendek, termasuk dalam:
       beban pokok penjualan (Catatan 41)                                                                        -       311,515
       beban umum administrasi (Catatan 43)                                                                   14,715     595,359
  Sewa di luar lingkup PSAK 73 (Catatan 41)                                                                      -        81,854


  Arus kas keluar total untuk sewa pada tahun 2023 adalah US$ 940.838 (pokok US$ 768.297 dan bunga US$ 172.541).




                                                                        49
Page 53
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
16 ASET TIDAK BERWUJUD
                                                                                                            2024             2023
                                                                                                            US$              US$
  Biaya proses legal hak atas tanah                                                                           125,429          166,652
  Dikurangi: akumulasi amortisasi                                                                              63,093           84,761
  Bersih                                                                                                       62,336           81,891

  IT Software                                                                                                 682,964           641,740
  Dikurangi: akumulasi amortisasi                                                                             196,437           139,043
  Bersih                                                                                                      486,527           502,697

  Total aset tidak berwujud                                                                                   548,863           584,588

  Beban amortisasi dialokasikan pada:
  Beban umum dan administrasi (Catatan 43)                                                                    259,530           142,862

  Aset tidak berwujud merupakan biaya legal sehubungan dengan perpanjangan hak atas tanah yang berlokasi di Bandung (166 m²) dan
  perpanjangan hak atas tanah yang berlokasi di Karawang (319.755 m²). Atas aset tidak berwujud ini diamortisasi sepanjang masa manfaat
  (Hak Guna Bangunan) selama 20 tahun atau 3 Mei 2034.

  Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, manajemen berpendapat bahwa tidak ada indikasi penurunan nilai pada aset tidak berwujud.


17 UTANG USAHA
                                                                                                            2024             2023
                                                                                                            US$              US$
  Akun ini terdiri dari:
  Pihak ketiga
       Pemasok lokal                                                                                         5,914,966        6,530,895
       Pemasok luar negeri                                                                                   7,439,646       10,290,830
       Jumlah                                                                                               13,354,612       16,821,725

  Rincian umur utang usaha kepada pihak ketiga yang dihitung sejak tanggal faktur adalah sebagai berikut:
                                                                                                             2024             2023
                                                                                                             US$              US$
  Sampai dengan 1 bulan                                                                                      8,974,257        9,409,087
  > 1 bulan – 3 bulan                                                                                        1,017,547        2,449,970
  > 3 bulan – 6 bulan                                                                                          621,921        1,658,320
  > lebih dari 6 bulan                                                                                       2,740,887        3,304,348
  Jumlah                                                                                                    13,354,613       16,821,725




                                                                         50
Page 54
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
  Rincian utang usaha kepada pihak ketiga menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                              2024              2023
                                                                                                              US$               US$
  Dolar Amerika Serikat                                                                                      10,525,062        10,123,846
  Rupiah
       Rp 86.034.832.780 pada tahun 2024                                                                      2,771,608
       Rp 100.090.534.430 pada tahun 2023                                                                                        6,492,640
  Euro Eropa
       EUR 91.932 pada tahun 2024                                                                                26,416
       EUR 106.658,12 pada tahun 2023                                                                                              117,528
  Yen Jepang
       YEN 2.524.392 pada tahun 2024                                                                             16,641
       Yen 2.467.617 pada tahun 2023                                                                                                   17,535
  Poundsterling
       £ 5.926 pada tahun 2024                                                                                    7,485
       £ 48.248 pada tahun 2023                                                                                                        61,844
  Singapore Dolar
       SGD 9.972 pada tahun 2024                                                                                  7,401
       SGD 10.967,08 pada tahun 2023                                                                                                    8,332
  Swiss Franc
       CHF 0 pada tahun 2024
                                                                                                             13,354,613        16,821,725

  Utang usaha pihak ketiga kepada pemasok lokal dan pemasok luar negeri merupakan utang atas pembelian bahan baku dan bahan
  pembantu. Utang ini tidak dikenakan bunga dan tidak ditentukan jangka waktu pelunasannya.

  Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat utang usaha kurang lebih sama dengan nilai wajarnya

  Tidak terdapat utang usaha yang dijaminkan.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang usaha
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

18 BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
                                                                                                             2024               2023
                                                                                                             US$                US$
  Pihak ketiga :
       Bunga                                                                                                 21,958,776        25,187,081
       Listrik dan gas                                                                                        2,250,976         2,178,051
       Pemasaran                                                                                                775,230           668,772
       Asuransi                                                                                                 389,312           139,500
       Sewa                                                                                                      83,779           118,560
       Jasa profesional                                                                                         102,320            98,193
       Transportasi                                                                                                                57,197
       Liabilitas klaim pelanggan                                                                                                  23,481
       Keamanan                                                                                                                    14,807
       Lain-lain                                                                                                397,019            64,284
                                                                                                             25,957,412        28,549,926
  Pihak berelasi
       Bunga                                                                                                 25,187,081        21,239,134
  Jumlah                                                                                                     51,144,493        49,789,060




                                                                         51
Page 55
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
  Bagian dari biaya bunga sebesar Rp 388.284.040.664 (setara dengan US$ 25.187.081 pada tahun 2023) dan Rp 387.938.571.029 (setara
  dengan US$ 24.660.770 pada tahun 2022) merupakan biaya bunga atas utang terjamin yang telah diakui pada tahun 2001 dan 2002,
  dimana seluruh jumlah tersebut belum dibayarkan dan hutang bunga sampai dengan tahun 2000 telah dihapuskan berdasarkan DMOA.
  Biaya bunga setelah tahun 2002 tidak dicatat oleh Perusahaan karena proses restrukturisasi belum selesai (Catatan 21).

  Rincian biaya masih harus dibayar menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                          2024               2023
                                                                                                             US$                US$
  Rupiah
        Rp 411.502.858.460 pada 2024                                                                         25,957,412
        Rp 437.613.145.657 pada 2023                                                                                           28,386,945
  Dolar Amerika Serikat                                                                                      25,187,081        21,402,115
  Total                                                                                                      51,144,493        49,789,060

  Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat biaya yang masih harus dibayar kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang usaha
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

19 PINJAMAN JANGKA PENDEK                                                                                    2024               2023
                                                                                                             US$                US$
  Pihak ketiga:
       PT Bank Bukopin Tbk                                                                                           -                 -
                                                                                                                     -                 -

  Pada tanggal 8 Agustus 2018, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kerjasama antara PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)
  distribusi Jawa Tengah area Semarang dan PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) tentang pembiayaan tagihan listrik untuk unit Kaliwungu
  dengan pemberian fasilitas Letter of Credit sebesar Rp 72.000.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2023, saldo pinjaman jangka pendek
  kepada Bukopin sebesar US$ Nil. Pinjaman ini telah dilunasi oleh perusahaan pada tanggal 31 Maret 2023.

  Pada tanggal 19 September 2018, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kerjasama antara PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
  (PLN) distribusi Jawa Barat area Karawang dan PT Bank Bukopin Tbk tentang pembiayaan tagihan listrik untuk unit Karawang dengan
  pemberian fasilitas Letter of Credit sebesar Rp 7.500.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2021, saldo pinjaman jangka pendek kepada
  Bukopin sebesar US$ 528.170. Perjanjian ini berlaku selama 6 (enam) bulan dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama para pihak.


  Pada tanggal 30 September 2020, Perusahaan telah menandatangani perjanjian kerjasama antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk distribusi
  Jawa Barat area Karawang dan PT Bank Bukopin Tbk tentang pembiayaan tagihan gas untuk unit Karawang dengan pemberian fasilitas
  Letter of Credit sebesar Rp 45.000.000.000. Perjanjian ini berlaku selama 1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang atas kesepakatan bersama
  para pihak.

  Bank Bukopin membiayai pembayaran PLN dan PGN melalui metode pembiayaan tagihan Flexi. Namun karena adanya perubahan
  manajemen Bank Bukopin pada awal tahun 2021, bank memutuskan untuk menghentikan pemberian fasilitas kepada Perusahaan.

  Sejak April / Mei 2020, Perusahaan membayar PLN dan PGN secara langsung karena fasilitas tagihan Flexi ini sudah tidak tersedia lagi.
  Hingga Desember 2020, Perusahaan baru saja memperpanjang jumlah yang jatuh tempo dan membayar bunga kepada Bank Bukopin.
  Perusahaan telah meminta Bank Bukopin untuk mengubah jumlah yang terutang ini menjadi pinjaman modal kerja dan dilunasi selama 24
  bulan mulai tahun 2021.

  Pada bulan April 2021, Bukopin menyampaikan surat persetujuan pengalihan fasilitas tagihan Flexi ke Kredit Modal Kerja dengan jangka
  waktu selama 12 bulan sampai dengan Maret 2022.

  Pada bulan Januari 2022, Perusahaan telah menyampaikan surat permohonan perpanjangan angsuran atas sisa pokok pinjaman untuk bulan
  Maret 2022 sampai dengan April 2023. Perusahaan telah menerima surat persetujuan dari Bukopin.

  Total saldo terhutang pada Desember 2024 adalah Rp Nil.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas pinjaman jangka
  pendek sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.




                                                                         52
Page 56
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

20 UTANG BANK                                                                                                2024               2023
                                                                                                             US$                US$
  Pihak berelasi:
       Damiano Investment B.V., Belanda                                                                      96,681,394        95,846,330

  Menurut perjanjian pinjaman tanggal 3 Maret 2006 dan pembaharuannya tanggal 31 Agustus 2006 antara Perusahaan (Peminjam).
  Damiano Investments B.V., Belanda (Pemberi Pinjaman), dan PT Ferrier Hodgson (Monitoring Agent), pemberi pinjaman menyetujui
  untuk menyediakan fasilitas letter of credit dengan jumlah keseluruhan sebesar US$ 50.000.000. Dengan demikian, Perusahaan juga dapat
  menggunakan nama pemberi pinjaman sebagai penjamin untuk membuka Letter of Credit di Barclays Bank Plc, Hong Kong (Barclays).
  Disamping itu, Perusahaan juga membayar biaya pendanaan sebesar 2,25% per bulan atas jumlah penggunaan fasilitas di Barclays kepada
  Damiano Investments B.V., Belanda.

  Berdasarkan pembaharuan perjanjian pinjaman tanggal 1 Januari 2009 antara Perusahaan (Peminjam). Damiano Investments B.V., Belanda
  (Pemberi Pinjaman), dan PT Kordamentha (d/h PT Ferrier Hodgson) sebagai Monitoring Agent, sejak tanggal 3 April 2009, semua fasilitas
  “Letter of Credit di Barclays” dipindahkan ke “Deutsche Bank AG: Fasilitas Letter of Credit”. Total biaya pendanaan yang dibebankan oleh
  Damiano Investments B.V., Belanda untuk fasilitas ini adalah sebesar 1,25% per bulan.

  Fasilitas Letter of Credit ini selalu berubah sesuai dengan kebutuhan Perusahaan untuk pembelian bahan baku. Berdasarkan perubahan
  perjanjian pada tanggal 8 April 2011 antara Perusahaan (Peminjam) dan Damiano Investments B.V., Belanda (Pemberi Pinjaman), dan PT
  Ferrier Hodgson (Monitoring Agent), pemberi pinjaman setuju untuk meningkatkan fasilitas Letter of Credit dari jumlah sebesar US$
  50.000.000 menjadi US$ 80.000.000.

  Berdasarkan perubahan perjanjian pada bulan Agustus 2021 antara Perusahaan (Peminjam). Damiano Investments B.V., Belanda (Pemberi
  Pinjaman), dan PT Kordamentha (Monitoring Agent). Pemberi pinjaman setuju untuk meningkatkan fasilitas Letter of Credit dari jumlah
  sebesar US$ 100.000.000 menjadi US$ 102.000.000.

  Fasilitas yang tersedia per 31 Desember 2023 dan 2022 adalah sejumlah US$ 98.070.775 dan US$ 101.920.655. Letter of Credit yang telah
  digunakan oleh Perusahaan untuk membeli bahan baku sejumlah US$ 95.846.330 pada tahun 2023 dan US$ 99.061.481 pada tahun 2022.
  Seluruh utang bank dinyatakan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat. Fasilitas ini merupakan revolving facility. Jangka waktu jatuh
  tempo dari fasilitas Letter of Credit ini adalah 10 Oktober 2025.

  Perusahaan telah menandatangani perjanjian kerjasama atas fasilitas pembiayaan Letter of Credit dengan Deutsche bank, Jakarta pada
  tanggal 24 September 2018 sejumlah US$ 20.000.000. Ini merupakan bagian (Sub-Limit) dari keseluruhan fasilitas pinjaman Letter of
  Credit yang diberikan oleh Damiano Invesment B.V. melalui Deutsche Bank, Hong Kong.

  Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2023, bunga biaya pendanaan atas utang bank telah dibebaskan oleh Damiano Investments B.V.,
  Belanda sesuai dengan amandemen perjanjian tanggal 9 Januari 2024.

  Fasilitas Letter of Credit dijamin secara fidusia dengan piutang usaha dan persediaan yang masing-masing bernilai US$ 45.000.000 dan
  US$ 60.200.000 (Catatan 6 dan 9).

  Karena bersifat jangka pendek, maka jumlah tercatat pinjaman bank mendekati nilai wajarnya.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang bank
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51




                                                                         53
Page 57
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

21 UTANG TERJAMIN                                                                                                2024               2023
                                                                                                                 US$                US$
  Obligasi:
       13% Guaranteed Secured Notes                                                                            122,526,000        122,526,000
       Secured Floating Rate Notes                                                                              50,000,000         50,000,000
       9,375% Guaranteed Secured Notes                                                                         250,000,000        250,000,000
       11,375% Guaranteed Secured Notes                                                                        260,000,000        260,000,000
                                                                                                               682,526,000        682,526,000
  PT Bina Prima Perdana:
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
             IDR 1.302.583.907.331                                                                              82,166,398         84,495,583
             Dolar Amerika Serikat                                                                              29,055,834         29,055,834
             EUR 849.872                                                                                           919,987            944,888
             YEN 3.001.711.400                                                                                  19,787,816         21,330,357
                                                                                                               131,930,036        135,826,662
  Eks - Bank – Pinjaman Bilateral:
        Damiano Investments B.V., Belanda (Eks.Credit Agricole Indosuez, Singapura)                             12,117,088         12,117,088
        Damiano Investments B.V., Belanda (Eks. PT Bank Finconesia) EUR 7.471.539                                8,087,949          8,306,863
        Damiano Investments B.V., Belanda (Eks.Union Europeene de CIC, Singapura) EUR
        5.941.395                                                                                                6,431,567          6,605,647
        Damiano Investments B.V., Belanda (Eks. Bangkok Bank, Singapura)                                         1,303,097          1,303,097
        Kyoa Investment Limited, British Virgin Island (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                               500,000            500,000
        Sverige Financing Limited, British Virgin Island (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                             500,000            500,000
        Sasando Pte. Ltd., Singapore (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                                                 500,000            500,000
        Sverige Netherlands B.V., Netherland (Ex. Bangkok Bank, Singapore)                                           9,600              9,600
        Lain-lain                                                                                                  490,400            490,400
                                                                                                                29,939,701         30,332,695
  Menteri Keuangan (Eks. BNI LC):
       PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
            Dolar Amerika Serikat                                                                               80,366,458         80,366,458
            Rupiah Rp 38.468.048.072                                                                             2,426,547          2,495,333
                                                                                                                82,793,005         82,861,791
  Jumlah                                                                                                       927,188,741        931,547,148

  Pada bulan November 2010 dan Desember 2010, PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) mengumumkan program “Penjualan aset dan saham
  Perusahaan Texmaco” yang meliputi pabrik di Semarang. Namun karena beberapa alasan, program ini kemudian dibatalkan.

  Damiano Investments B.V., Belanda yang memiliki sekitar 93% utang terjamin yang berupa obligasi dan bank telah menyetujui usulan
  restrukturisasi tersebut. Pada bulan Februari 2014, Perusahaan telah mengirimkan revisi dari usulan restrukturisasi (SDRP) kepada PPA
  (Catatan 2b) sejalan dengan tren bisnis saat ini dan keberlanjutan dari utang. Menurut revisi dari usulan restrukturisasi, utang terjamin akan
  dikonversi menjadi utang yang ditahan sebesar US$ 80 juta dan sisanya akan dikonversi menjadi ekuitas. Utang baru akan dibayarkan lebih
  dari 8 tahun. Ekuitas yang ada akan terdilusi sebesar 45,10% dengan adanya penerbitan 54,90% ekuitas baru yang akan dikeluarkan untuk
  para kreditur terjamin atas penukaran utangnya.

  Perusahaan juga telah mengajukan pembaharuan atas usulan Restrukturisasi Utang Terjamin kepada Komite dan Kementerian Keuangan
  pada tanggal 26 Maret 2018.




                                                                           54
Page 58
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Selanjutnya, pada September 2020, Perusahaan melakukan pertemuan dengan tim koordinator dari Kementerian Perekonomian, Penanaman
Modal, Keuangan, dan Direktorat Kekayaan Negara (DJKN) dan menekankan perlunya solusi segera atas masalah restrukturisasi utang
yang berkepanjangan. Perusahaan meminta tim untuk mempertimbangkan dengan baik usulan sebelumnya untuk mengubah 100% hutang
menjadi ekuitas yang telah disetujui oleh semua kreditur terjamin lainnya dan menunggu persetujuan dari Kementerian Keuangan.
Berdasarkan pembahasan tersebut, Perusahaan mengajukan banding kepada Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Kekayaan Negara
pada tanggal 25 September 2020 untuk menyetujui Usulan Restrukturisasi Hutang Terjaminnya atas konversi 100% hutang menjadi
ekuitas.

Sampai dengan tanggal laporan keuangan konsolidasian ini, perusahaan memahami bahwa satgas & Kementerian Keuangan masih
mengevaluasi proposal restrukturisasi tersebut di atas dan masih menunggu hasil akhir dari komunikasi mereka.

Pinjaman kepada PT Bina Prima Perdana (BPP) merupakan pinjaman pada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang telah jatuh
tempo dan administrasinya telah dialihkan ke BPPN. Kemudian sesuai dengan skema restrukturisasi utang yang termuat dalam Master
Restructuring Agreement (MRA) tertanggal. 23 Mei 2001, pada tahun 2002 utang Perusahaan berdasarkan program restrukturisasi dengan
BPPN telah dialihkan kepada BPP. Untuk pengalihan tersebut. BPP menerbitkan Exchangeable Bond (EB) kepada BPPN. Akan tetapi,
pada tanggal 26 Februari 2004. BPPN mengeluarkan pernyataan pemberitahuan default kepada PT Bina Prima Perdana. Di dalam surat
tersebut dinyatakan bahwa PT Bina Prima Perdana sebagai perusahaan holding tekstil telah gagal membayar kupon Exchangeable Bond
(EB) yang jatuh tempo tanggal 18 Agustus 2003.

Perusahaan tidak mengakui adanya beban bunga atas utang terjamin sejak tahun 2002 dimana Perusahaan masih dalam proses
restrukturisasi, dan utang bunga tidak akan diperhitungkan nantinya. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan mempunyai
utang bunga sebesar Rp 388.284.040.664 (setara dengan US$ 25.187.081 pada tahun 2023) dan Rp 387.938.572.870 (setara dengan US$
24.660.770 pada tahun 2022) dan disajikan sebagai bagian dari biaya yang masih harus dibayar di dalam laporan posisi keuangan
konsolidasian (Catatan 18).

kepemilikannya atas utang terjamin Perusahaan kepada Kyoa Investment Limited, Sverige Financing Limited, Sverige Netherland B.V.,
dan Sasando Pte. Ltd. sesuai dengan proporsi yang tertera dibawah ini:


     Kreditur                                                 Jumlah Pokok                         Pertimbangan dalam Pembelian
                                                              Pinjaman yang dibeli                Penjual menahan suatu proporsi atas
                                                                                                  utang
     Damiano Investments B.V.                                          $1,303,097.37
     Kyoa Investment Limited                                             $500,000.00                          $50,000.00
     Sverige Financing Limited                                           $500,000.00                          $50,000.00
     Sverige Netherland B.V.                                             $500,000.00                          $50,000.00
     Sasando Pte. Ltd                                                    $500,000.00                          $50,000.00
                                                                      $3,303,097.37                          $200,000.00

Perusahaan sejumlah US$ 490.400 kepada pihak lain dan sisanya sebesar US$ 9.600 tetap dimiliki oleh Sverige Financing Limited.
Sehingga proporsi kepemilikan atas utang terjamin Perusahaan menjadi sebagai berikut:

     Kreditur                                                 Jumlah Pokok                         Pertimbangan dalam Pembelian
                                                              Pinjaman yang dibeli                Penjual menahan suatu proporsi atas
                                                                                                  utang
     Damiano Investments B.V.                                          $1,303,097.37
     Kyoa Investment Limited                                             $500,000.00                          $50,000.00
     Sverige Financing Limited                                           $500,000.00                          $50,000.00
     Sverige Netherland B.V.                                             $500,000.00                          $50,000.00
     Sasando Pte. Ltd                                                      $9,600.00                          $50,000.00
     Lain lain                                                           $490,400.00
                                                                      $3,303,097.37                           $200,000.00

Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus membayarkan utang sesuai dengan jumlah utang yang dibeli oleh masing-masing kreditur diatas
sesuai dengan proporsi dari nilai pembelian yang dimiliki oleh masing masing kreditur seperti yang dinyatakan pada tabel diatas.




                                                                     55
Page 59
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
  Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                                      2024               2023
                                                                                                              US$                US$
  Dolar Amerika Serikat                                                                                     807,368,477        807,368,478
  Euro Eropa
       EUR 14.262.806 pada tahun 2024 dan 2023                                                               15,439,503         15,857,398
  Yen Jepang
       Yen 3.001.711.400 pada tahun 2024 dan 2023                                                            19,787,816         21,330,357
  Rupiah
       Rp 1.341.051.955.403 pada tahun 2024 dan 2023                                                         84,592,945         86,990,915
  Jumlah                                                                                                    927,188,741        931,547,148

  Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat utang terjamin kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang terjamin
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

22 WESEL BAYAR TIDAK TERJAMIN

  Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                                      2024               2023
                                                                                                              US$                US$
  Madison Pacific Trust Limited                                                                              33,535,800         33,196,458
                                                                                                             33,535,800         33,196,458

  Perusahaan telah mengambil langkah untuk implementasi Rencana Perdamaian (Composition Plan) yang telah disetujui oleh para kreditur
  tidak terjamin Perusahaan dan diratifikasi oleh Pengadilan Niaga. Pada tanggal 29 September 2006, utang tidak terjamin yang terdiri dari
  Bank, PT Bina Prima Perdana, sewa guna usaha dan wesel bayar sebesar US$ 18.670.630 telah direstrukturisasi ke dalam wesel bayar
  dengan tingkat bunga tetap (Fixed Rate Notes) dan berada dibawah pengawasan (Custodian) The Hongkong and Shanghai Banking
  Corporation Limited, Hong Kong.

  Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah utang tidak terjamin setelah direstrukturisasi masing masing sebesar US$ 33.196.458
  dan US$ 31.883.604 yang terdiri dari utang pokok US$ 18.670.630 ditambah dengan utang bunga yang dikapitalisasi masing-masing
  sebesar US$ 14.525.828 pada tahun 2023 dan US$ 13.212.974 pada tahun 2022.

  Pada bulan Januari 2024, Perusahaan telah menerima dan mendapatkan persetujuan untuk penundaan tanggal jatuh tempo atas Surat Utang
  Baru dari Februari 2026 sampai Februari 2031 termasuk kapitalisasi bunga hingga Februari 2031. Rinciannya adalah sebagai berikut:

                      Tahun                 Amortisasi
                          2026                    5%
                          2027                17.5%
                          2028                17.5%
                          2029                17.5%
                          2030                  20%
                          2031                22.5%

  Seluruh wesel bayar tidak terjamin dinyatakan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat.

  Berdasarkan Akta Novasi dan Aksesi tanggal 28 April 2016 antara Perusahaan, Damiano Investments, B.V., Belanda, Deutsche Bank AG,
  PT Pilot Asia Capital, The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, dan Madison Pacific Trust Limited, para pihak setuju
  untuk mengganti jasa Agen Fiskal atas Wesel Bayar tidak Terjamin dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited
  menjadi Madison Pacific Trust Limited.

  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beban bunga atas wesel bayar tidak terjamin masing-masing
  sebesar US$ 1.312.854 dan US$ 1.265.137, dan disajikan sebagai bagian dalam beban keuangan pada laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian (Catatan 44).




                                                                           56
Page 60
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
  Nilai wajar dari liabilitas keuangan jangka panjang ditentukan dengan cara memperhitungkan nilai kini pada saat tanggal laporan posisi
  keuangan konsolidasian. dengan menggunakan metode suku bunga efektif tetap yang tersedia pada Perusahaan.

  Tidak ada perubahan nilai wajar yang dibukukan pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif konsolidasian selama tahun berjalan
  sebagai liabilitas keuangan yang dinyatakan sebesar nilai amortisasi pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas wesel bayar tidak
  terjamin sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

23 PINJAMAN MODAL

  Rincian utang terjamin menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:                                      2024               2023
                                                                                                              US$                US$
       Pihak yang berelasi:
            Damiano Investments B.V.,Belanda                                                                 22,445,000         22,445,000
                                                                                                             22,445,000         22,445,000

  Berdasarkan Perjanjian Pinjaman Modal Kerja antara Perusahaan dan Damiano Investments B.V., Belanda tanggal 1 Juni 2006. Damiano
  Investments B.V., Belanda setuju untuk menyediakan fasilitas pinjaman modal kerja kepada Perusahaan. Suku bunga yang dibebankan atas
  pinjaman tersebut adalah 9% per tahun sampai dengan diimplementasikannya Rencana Perdamaian. Setelah Rencana Perdamaian
  diimplementasikan, tingkat suku bunga akan mengikuti surat utang baru atas pinjaman yang direstrukturisasi. Fasilitas pinjaman modal
  kerja ini tersedia sampai dengan tahun ke 5 (lima) sejak tanggal perjanjian ini.

  Berdasarkan pembaharuan kedua atas Perjanjian Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Juni 2011, jangka waktu pelunasan telah
  diperbaharui dari 5 (lima) tahun menjadi 7 (tujuh) tahun.

  Berdasarkan pembaharuan ketiga atas Perjanjian Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Agustus 2013, jangka waktu pelunasannya kembali
  diperbaharui dari 7 (tujuh) tahun menjadi 9 (sembilan) tahun.

  Berdasarkan pembaharuan keempat atas Perjanjian Pinjaman Modal Kerja pada tanggal 1 Juni 2015, jangka waktu pelunasannya kembali
  diperbaharui dari 9 (sembilan) tahun menjadi 11 (sebelas) tahun. Manajemen menginformasikan bahwa pinjaman akan diperpanjang
  selama 2 (dua) tahun lebih ketika berakhir pada bulan Juni 2017.

  Perubahan Kedelapan dari Pinjaman Ketiga

  Berdasarkan perjanjian amandemen kedelapan tertanggal 1 Juni 2023 antara Perusahaan dengan Damiano Investments B.V., Belanda,
  jangka waktu pinjaman diperpanjang dari 1 Juni 2023 menjadi 1 Juni 2025.

  Perubahan Kedua dari Pinjaman Keempat

  Berdasarkan perjanjian amandemen kedua tanggal 5 November 2021 antara Perseroan dengan Damiano Investments B.V., Belanda, jangka
  waktu pinjaman diperpanjang dari tanggal 5 November 2021 sampai dengan 5 November 2024.

  Untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beban bunga atas pinjaman modal kerja dari Damiano
  Investment B.V., Belanda masing-masing sebesar US$ 3.211.217 dan US$ 3.072.158 dan disajikan sebagai beban keuangan pada laporan
  laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian (Catatan 44).

  Nilai wajar dari liabilitas keuangan jangka panjang ditentukan dengan cara memperhitungkan nilai kini pada saat tanggal laporan posisi
  keuangan konsolidasian dengan menggunakan metode suku bunga efektif tetap yang tersedia pada Perusahaan. Tidak ada perubahan nilai
  wajar yang dibukukan pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif konsolidasian selama tahun berjalan sebagai liabilitas keuangan
  yang dinyatakan sebesar nilai amortisasi pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas pinjaman modal
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.




                                                                           57
Page 61
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
24 UTANG KREDIT PEMBIAYAAN

   Berdasarkan perjanjian tanggal 8 Juli 2019, Perusahaan memperoleh pembiayaan kredit dari PT BCA Indonesia Finance untuk pembelian
   New Innova 2.4 Venturer sebesar Rp 433.200.500 dengan tingkat bunga efektif 9,21% per tahun, dibayarkan dengan cicilan bulanan mulai
   7 Agustus 2019 hingga 7 Juni 2022. Pada 2024 dan 2023, saldo hutang kredit pembiayaan sebesar Rp Nil.

   Jumlah beban bunga atas utang kredit pembiayaan yang telah dibayar untuk tahun-tahun yang berakhir pada 2024 dan 2023 masing-masing
   sebesar Rp Nil dan disajikan pada beban keuangan pada laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain konsolidasian

   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas utang kredit
   pembiayaan sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

25 LIABILITAS KEUANGAN JANGKA PENDEK LAINNYA                                                                    2024               2023
                                                                                                                US$                US$
   Liabilitas kontrak                                                                                                 -            1,418,416
   PT Pacific Poly                                                                                              1,041,436            990,124
   Pengangkutan dan transportasi                                                                                  980,227          1,008,876
   Sewa                                                                                                            43,704            453,731
   Lainnya                                                                                                      3,600,388            212,775
         Jumlah                                                                                                 5,665,756          4,083,922

   Rincian liabilitas keuangan jangka pendek lainnya menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                2024               2023
                                                                                                                US$                US$
   Rupiah
        Rp 49.433.396.517 pada 2023                                                                                                3,206,629
        Rp 72.481.781.898 pada 2024                                                                             4,572,118
   Dolar Amerika Serikat                                                                                        1,093,638            877,293
        Jumlah                                                                                                  5,665,756          4,083,922

   Karena jatuh temponya yang pendek, jumlah tercatat liabilitas keuangan jangka pendek lainnya kurang lebih sama dengan nilai wajarnya.


   Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitias keuangan
   jangka pendek lainnya sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

26 PENDAPATAN DITANGGUHKAN                                                                                      2024               2023
                                                                                                                US$                US$
   Hibah Pemerintah                                                                                               246,027            246,027
   Dikurangi: Akumulasi amortisasi                                                                               (137,147)          (134,006)
        Bersih                                                                                                    108,880            112,021
   Pendapatan amortisasi dialokasikan pada:
        Pendapatan lain-lain, bersih (Catatan 45)                                                                    3,141               12,563

   Pendapatan ditangguhkan merupakan bantuan Pemerintah yang berhubungan dengan pembelian mesin EFK Multi Spindel Texturing and
   EFK Coolflex senilai Rp 37.629.356.188 (setara dengan US$ 3.972.862). Mesin tersebut berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.

   Bantuan Pemerintah tersebut didasarkan pada Surat Perjanjian Pemberian Hibah untuk Program Revitalisasi dan Pertumbuhan Industri
   melalui Restrukturisasi Mesin/Peralatan Industri TPT serta IAK dari Kementerian Perindustrian No. 0043/BIM.5/SPPB-TL/A/5/2013
   tanggal 10 Mei 2013, yang menyatakan bahwa Perusahaan mendapatkan bantuan atas pembelian mesin sebesar Rp 2.388.181.818 (setara
   dengan US$ 246.027). Dan atas bantuan Pemerintah ini diamortisasi selama masa manfaat mesin (20 tahun).

27 LIABILITAS IMBALAN KERJA JANGKA PENDEK

   Liabilitas imbalan kerja jangka pendek pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 sebesarUS$ 308.191. Akun ini merupakan
   liabilitas atas bonus untuk karyawan, pensiun, gaji, tunjangan kesehatan, dan tunjangan karyawan lainnya.Eksposur maksimum terhadap
   risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas liabilitias keuangan jangka pendek lainnya
   sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.




                                                                           58
Page 62
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
28 LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA JANGKA PANJANG

   Pada tanggal 20 Juni 2000, Menteri Tenaga Kerja menerbitkan Keputusan No. Kep-150/Men/2000 mengenai aturan besarnya kompensasi
   disertai ketentuan yang mendasari pemberian kompensasi tersebut, yang mengharuskan entitas untuk membayar uang jasa dan kompensasi
   sehubungan dengan pengunduran diri karyawan atas dasar jumlah tahun masa kerja dan gaji, apabila pengunduran diri memenuhi
   ketentuan yang diatur dalam Keputusan tersebut.

   Kemudian pada bulan April 2003, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan No. 13/2003
   menggantikan Keputusan No. KEP-150/Men/2000.

   Perusahaan mempunyai perencanaan imbalan pasti yang melindungi seluruh karyawan tetap yang mempunyai syarat. Saldo imbalan pasca
   kerja jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar US$ 8.543.281 dan US$ 8.793.967, dihitung oleh
   aktuaris independen secara tahunan, seperti yang terdapat pada laporan aktuaris tertanggal 12 Maret 2024.

   Sebagai tambahan, Perusahaan telah membuat provisi atas liabilitas imbalan kerja jangka panjang bagi senior manajemen berdasarkan
   Undang – Undang Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2003 untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, masing masing
   sebesar US$ 1.155.766 dan US$ 1.254.556 dan diakui sebagai biaya jasa kini pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
   konsolidasian.

   Jumlah yang diakui di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:                                         2023
                                                                                                                                     US$
   Nilai kini liabilitas imbalan pasti                                                                                               8,543,281
   Nilai wajar aset program                                                                                                                -
         Liabilitas bersih                                                                                                           8,543,281

   Mutasi dari nilai kini liabilitas imbalan pasti selama tahun berjalan adalah sebagai berikut:                                      2023
                                                                                                                                      US$
   Saldo Awal                                                                                                                        10,048,523
   Biaya jasa kini                                                                                                                      556,065
   Biaya bunga                                                                                                                          532,349
   Biaya jasa lalu                                                                                                                      640,683
   Keuntungan aktuarial dari penyesuaian pengalaman                                                                                    (844,049)
   Keuntungan perubahan asumsi keuangan                                                                                                 230,988
   Pembayaran manfaat                                                                                                                (1,645,201)
   (Laba) rugi selisih kurs - bersih                                                                                                    179,689

   Saldo akhir                                                                                                                        9,699,047

   Pada tanggal 31 Desember 2023 seluruh liabilitas imbalan pasti tidak didanai sehingga tidak terdapat nilai wajar dari aset yang
   direncanakan.

   Jumlah yang diakui di dalam laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif konsolidasian adalah sebagai berikut:                   2023
                                                                                                                                     US$
   Biaya jasa kini                                                                                                                     556,065
   Biaya bunga                                                                                                                         532,349
   Biaya jasa lalu                                                                                                                     640,683
        Jumlah (Catatan 43)                                                                                                          1,729,097

   Mutasi liabilitas bersih di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian adalah sebagai berikut:                                   2023
                                                                                                                                      US$
   Saldo awal                                                                                                                         8,793,967
   Keuntungan aktuarial dari penyesuaian pengalaman                                                                                    (844,049)
   Keuntungan dari perubahan asumsi keuangan                                                                                            230,988
   Pembayaran manfaat                                                                                                                (1,645,201)
   Beban tahun berjalan                                                                                                               1,827,887
   Laba selisih kurs - bersih                                                                                                           179,689

   Saldo akhir                                                                                                                        8,543,281




                                                                             59
Page 63
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Perhitungan aktuaria tersebut di atas telah dihitung oleh aktuaris Kantor Kosultan Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan Rekan dengan
menggunakan asumsi sebagai berikut:

Tingkat diskonto                                                            6.53% setahun pada tahun 2023
Tingkat kenaikan gaji                                                       7% setahun pada tahun 2023
Tingkat mortalitas                                                          Tabel Mortalitas di Indonesia tahun 2019
Usia pensiun normal                                                         10% pada usia 20 tahun dan menurun sampai dengan usia 55 tahun
Tingkat kemungkinan pengunduran diri                                        1% dari tingkat mortalitas
Metode pendanaan                                                            Projected Unit Credit

Asumsi yang berhubungan dengan pengalaman mortalitas masa depan ditentukan berdasarkan saran aktuaris menurut statistik yang telah
diterbitkan dan pengalaman setiap wilayah. Di Indonesia, asumsi mortalitas yang digunakan adalah berdasarkan Tabel Mortalitas di
Indonesia tahun 2019 (“TMI 2019”).

Manajemen telah menelaah asumsi yang digunakan dan berpendapat bahwa asumsi tersebut telah memadai dan juga berpendapat bahwa
provisi atas uang jasa telah memadai untuk menutup liabilitas yang ditentukan oleh UU Ketenagakerjaan No. 13/2003.

Durasi rata-rata tertimbang dari kewajiban manfaat untuk Perusahaan per tanggal 31 Desember 2023 adalah 16,29 tahun.

Perkiraan jumlah manfaat imbalan kerja yang akan jatuh tempo sesuai dengan rata-rata durasi tertimbang adalah sebagai berikut:
                                                                                                                              2023
Kurang dari satu tahun                                                                                                           748,869
Satu sampai dengan dua tahun                                                                                                     965,260
Dua sampai dengan lima tahun                                                                                                   2,474,840
Lima sampai dengan sepuluh tahun                                                                                               2,774,869
Lebih dari sepuluh tahun                                                                                                       1,579,443
      Jumlah                                                                                                                   8,543,281

Sensitivitas nilai kini kewajiban imbalan pasti dan biaya jasa kini terhadap perubahan asumsi utama sebesar 1% adalah sebagai berikut:

                                                 Tingkat Diskonto 6.5%
                                                    US$          %
31 Desember 2023:
      Nilai kini kewajiban pasti                  ########         5.98%
      Biaya jasa kini                              714,471         9.10%

                                                  Tingkat Kenaikan Upah 7%
31 Desember 2023:                                   US$          %
      Nilai kini kewajiban pasti                  ########      -6.17%
      Biaya jasa kini                              597,369        -8.78

Informasi historis atas nilai kini liabilitas imbalan pasti dan penyesuaian pengalaman pada liabilitas program adalah sebagai berikut:

                     In US$                         2023         2022          2021          2020          2019
Nilai kini kewajiban imbalan pasti                8,543,281    8,793,967      9,893,474     12,175,676    14,395,516
Nilai wajar aset program                                 -            -             -             -             -
Defisit program                                   8,543,281    8,793,967      9,893,474     12,175,676    14,395,516
Penyesuaian pengalaman pd liabilitas program       (844,049)    (130,692)      (618,297)    (1,428,215)      25,588
Penyesuaian pengalaman pada aset program                 -            -             -               -             -




                                                                                   60
Page 64
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
29 PERPAJAKAN                                                                                               2024               2023
                                                                                                            US$                US$
     a Pajak Dibayar Di Muka
       Lebih bayar atas pajak penghasilan badan:
             2021                                                                                                 -            1,415,401
             2022                                                                                           2,119,363          2,119,363
             2023                                                                                           1,780,975          1,780,975
             Pajak pertambahan nilai                                                                        7,360,344          6,671,445
                                                                                                           11,260,682         11,987,184
     b Utang pajak
       Pajak penghasilan pasal 21                                                                             104,356            106,967
       Pajak penghasilan pasal 23                                                                              14,978             14,740
       Pajak penghasilan pasal 26                                                                              11,349             12,191
       Pajak penghasilan pasal 4-2                                                                             11,604              7,314
                                                                                                              142,286            141,212

     c Pajak Penghasilan Badan

       Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum taksiran pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif lain
       konsolidasian dengan taksiran laba (rugi) fiskal yang dihitung oleh Perusahaan induk untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
       31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:

                                                                                                            2024               2023
                                                                                                            US$                US$
       Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain konsolidasian                                                            493,924        (22,486,699)
       Laba Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                                                                -                  -

       Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan
       penghasilan komprehensif lain Perusahaan Induk                                                         493,924        (22,486,699)

       Penyesuaian fiskal terdiri dari:
       Beda tetap:
            Pajak penghasilan pasal 21                                                                         407,997         1,472,825
            Beban pajak                                                                                             89           218,355
            Sumbangan                                                                                           50,185           205,643
            Sewa rumah                                                                                          44,890           116,365
            Perjamuan dan representasi                                                                          18,061            79,642
            Listrik dan air ekspatriat                                                                          11,906            28,781
            Penghasilan bunga                                                                                  (78,326)          (22,665)
            Rugi bersih atas selisih kurs                                                                   (4,134,385)      (13,990,628)
            Lainnya                                                                                             13,302            10,342
                                                                                                            (3,666,281)      (11,881,340)
       Beda waktu:
            Beban penyusutan aset tetap                                                                     (1,228,940)       49,809,882
            Liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang                                                          -             263,836
            Aset tidak berwujud                                                                                    -            (211,502)
            Amortisasi pendapatan ditangguhkan                                                                     -             (12,565)
            Amortisasi beban tangguhan                                                                         (18,707)          (74,828)
            Beban penyusutan hak pakai aset dan Beban bunga PSAK 73                                                -             158,422
            Liabilitas klaim pelanggan PSAK 72                                                                     -             (26,473)
            Liabilitas pengembalian PSAK 72                                                                        -               4,636
            Cadangan kerugian piutang tak tertagih                                                                 -             (85,264)
            Cadangan persediaan usang                                                                              -           1,416,092
                                                                                                            (1,247,647)       51,242,236




                                                                        61
Page 65
                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

Taksiran laba fiskal tahun berjalan sebelum kompensasi kerugian tahun sebelumnya                   (3,191,823)       16,874,197
Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya                                                            (83,712,545)      (87,544,404)
Jumlah taksiran akumulasi rugi fiskal                                                             (86,904,368)      (70,670,207)

Taksiran pajak penghasilan badan                                                                           -                 -

Pajak dibayar dimuka:
      Pajak penghasilan pasal 22                                                                   (1,019,683)        (1,780,975)

Taksiran lebih bayar pajak penghasilan badan                                                       (1,019,683)        (1,780,975)

Perusahaan telah melaporkan kelebihan pajak penghasilan badan tahun 2022 pada SPT pajak penghasilan badan tahun 2022 sebesar
Rp 33,074,069,000 , dan SPT pajak penghasilan badan tersebut telah dilaporkan kepada kantor pajak pada bulan Juni 2023 dan
pembetulan 1 pada bulan Juni 2023, setelah penerbitan laporan audit. Pemeriksaan pajak oleh Direktorat Jenderal Pajak terkait
dengan kelebihan pembayaran pajak penghasilan ini masih berlangsung.

Pada tanggal 20 February 2023, Direktorat Jenderal Pajak Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar Dua mengeluarkan surat
ketetapan Pajak Penghasilan Badan untuk periode 2021. Berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Pajak No. 00001/206/21/092/23,
Perusahaan mempunyai lebih bayar pajak Rp 20.140.372.000. Pada tanggal 16 February 2024, Berdasarkan SPMKP No. KEP-
00025/PPH/KPP.1902/2024 pengembalian lebih bayar sudah dikabulkan sebesar Rp 16. 655.220.000, namun perusahaan sedang
menyampaikan surat keberatan atau melakukan aju banding ke Direktorat Jenderal Pajak Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar
Dua.

Rekonsiliasi jumlah estimasi rugi fiskal antara jumlah yang diperhitungkan berdasarkan mata uang fungsional/penyajian dengan mata
uang untuk tujuan perpajakan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah sebagai berikut:


                                                                                     31 Desember 2024
                                                            Mata uang Pelaporan       Kurs        Mata uang pelaporan IDR
                                                                Pajak US$                         Pajak          Fungsional
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian lain        (393,594,859,672)                    493,924           493,924
Laba (rugi) Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                            -                           -                 -

Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Perusahaan           (393,594,859,672)                    493,924           493,924
Induk

Penyesuaian fiskal terdiri dari:
Beda tetap:
     Pajak penghasilan pasal 21                                    6,429,860,379      15,760          407,997            407,997
     Beban pajak                                                       1,398,999      15,673               89                 89
     Sumbangan                                                       786,934,001      15,681           50,185             50,185
     Sewa rumah                                                      701,341,561      15,624           44,890             44,890
     Perjamuan dan representasi                                      282,652,443      15,650           18,061             18,061
     Listrik dan air ekspatriat                                      186,451,663      15,660           11,906             11,906
     Penghasilan bunga                                               936,236,639     (11,953)         (78,326)           (78,326)
     Rugi bersih atas selisih kurs                               349,152,081,763     (84,451)      (4,134,385)        (4,134,385)
     Lainnya                                                         208,414,395      15,668           13,302             13,302
                                                                 358,685,371,843                   (3,666,281)        (3,666,281)




                                                                 62
Page 66
                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Beda waktu:
     Beban penyusutan aset tetap                                  (15,192,096,084)    12,362       (1,228,940)     (1,228,940)
     Liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang                                                        -               -
     Aset tidak berwujud                                                                                  -               -
     Amortisasi pendapatan ditangguhkan                                                                   -               -
     Amortisasi beban tangguhan                                       (41,956,579)     2,243          (18,707)        (18,707)
     Beban penyusutan hak pakai aset dan Beban bunga                                                                      -
     PSAK 73                                                                                              -               -
     Liabilitas klaim pelanggan PSAK 72                                                                   -               -
     Liabilitas pengembalian PSAK 72                                                                      -               -
     Cadangan kerugian piutang tak tertagih                                                               -               -
     Cadangan persediaan usang                                                                            -               -
                                                                  (15,234,052,662)                 (1,247,647)     (1,247,647)

Taksiran rugi fiskal Perusahaan sebelum kompensasi
kerugian tahun sebelumnya                                         (50,143,540,491)    15,710       (3,191,823)     (3,191,823)
Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya                         (1,305,424,914,096)    15,594      (83,712,545)    (83,712,545)
Jumlah taksiran akumulasi rugi fiskal                          (1,355,568,454,587)                (86,904,368)    (86,904,368)

Pajak dibayar dimuka:
      Pajak penghasilan pasal 22                                  15,930,046,982      15,623       1,019,683        1,019,683

Taksiran lebih bayar pajak Penghasilan badan                      15,930,046,982                   1,019,683        1,019,683

                                                                                     31 Desember 2023
                                                            Mata uang Pelaporan       Kurs        Mata uang pelaporan IDR
                                                                Pajak US$                          Pajak         Fungsional
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif konsolidasian lain        29,156,483,816                   (22,486,699)    (22,486,699)
Laba (rugi) Entitas Anak sebelum pajak penghasilan                          -                             -               -

Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain Perusahaan           29,156,483,816                   (22,486,699)    (22,486,699)
Induk

Penyesuaian fiskal terdiri dari:
Beda tetap:
     Pajak penghasilan pasal 21                                  22,419,795,654       15,222        1,472,825       1,472,825
     Beban pajak                                                  3,431,714,905       15,716          218,355         218,355
     Sumbangan                                                    3,116,503,237       15,155          205,643         205,643
     Sewa rumah                                                   1,748,564,031       15,027          116,365         116,365
     Perjamuan dan representasi                                   1,207,293,331       15,159           79,642          79,642
     Listrik dan air ekspatriat                                     438,645,064       15,241           28,781          28,781
     Penghasilan bunga                                             (342,688,147)      15,120          (22,665)        (22,665)
     Rugi bersih atas selisih kurs                               (3,058,097,248)         219      (13,990,628)    (13,990,628)
     Lainnya                                                        156,391,536       15,122           10,342          10,342
                                                                 29,118,122,363                   (11,881,340)    (11,881,340)




                                                                 63
Page 67
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
  Beda waktu:
       Beban penyusutan aset tetap                               188,711,834,517                3,789      49,809,882             49,809,882
       Liabilitas imbalan pasca kerja jangka panjang                 902,132,070                3,419         263,836                263,836
       Aset tidak berwujud                                        (3,123,345,814)              14,767        (211,502)              (211,502)
       Amortisasi pendapatan ditangguhkan                           (121,949,711)               9,706         (12,565)               (12,565)
       Amortisasi beban tangguhan                                   (167,826,315)               2,243         (74,828)               (74,828)
       Beban penyusutan hak pakai aset dan Beban bunga                                                                                   -
       PSAK 73                                                      (100,629,585)                (635)        158,422                158,422
       Liabilitas klaim pelanggan PSAK 72                           (430,413,476)              16,259         (26,473)               (26,473)
       Liabilitas pengembalian PSAK 72                               (24,676,211)              (5,323)          4,636                  4,636
       Cadangan kerugian piutang tak tertagih                     (1,938,996,067)              22,741         (85,264)               (85,264)
       Cadangan persediaan usang                                  21,830,473,308               15,416       1,416,092              1,416,092
                                                                 205,536,602,716                           51,242,236             51,242,236

  Taksiran rugi fiskal Perusahaan sebelum kompensasi
  kerugian tahun sebelumnya                                        263,811,208,895             15,634      16,874,197             16,874,197
  Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya                        (1,365,332,192,390)            15,596     (87,544,404)           (87,544,404)
  Jumlah taksiran akumulasi rugi fiskal                         (1,101,520,983,495)                       (70,670,207)           (70,670,207)

  Pajak dibayar dimuka:
        Pajak penghasilan pasal 22                                27,139,482,100               15,239        1,780,975             1,780,975

  Taksiran lebih bayar pajak Penghasilan badan                    27,139,482,100                             1,780,975             1,780,975


  Dalam laporan keuangan konsolidasian ini jumlah laba fiskal untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar US$
  16.874.197 didasarkan atas perhitungan sementara

d Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan
                                                                            Dikreditkan     Dikreditkan   Penyesuaian
                                                            01 Januari
                                                              2024         (dibebankan)    (dibebankan)
                                                                                                                            Pada tanggal 31 Maret
                                                                           pada laporan      pada laba
                                                                                                                                    2023
                                                                             laba rugi         (rugi)
                                                                           konsolidasian   komprehensif

  Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan:
         Akumulasi rugi fiscal                              14,601,877          702,201                                               15,304,078
         Penyisihan Penilaian                               (14,601,877)       (702,201)                                             (15,304,078)
         Beban Penyusutan Aset Tetap                         (2,561,832)       (270,367)                          599,017             (2,233,182)
         Liabilitas Imbalan Pasca Kerja Jangka Panjang       2,133,791                                                                 2,133,791
         Aset Tidak Berwujud                                    (65,387)                                                                 (65,387)
         Amortisasi Pendapatan Ditangguhkan                     24,644                                                                    24,644
         Amortisasi Beban tangguhan                            470,607           (4,116)                                                 466,491
         Beban penyusutan hak pakai aset dan beban bunga        21,952                                                                    21,952
         Liabilitas klaim pelanggan                               5,166                                                                    5,166
         Liabilitas pengembalian                                  5,766                                                                    5,766
         Cadangan kerugian piutang tak tertagih                417,444                                                                   417,444
         Cadangan                                              311,540                                                                   311,540
         Jumlah liabilitas pajak tangguhan                     763,691         (274,482)            -             599,017              1,088,226




                                                                  64
Page 68
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
                                                                              Dikreditkan     Dikreditkan    Penyesuaian
                                                              01 Januari
                                                                2023         (dibebankan)    (dibebankan)
                                                                                                                                Pada tanggal 31
                                                                             pada laporan      pada laba
                                                                                                                                Desember 2023
                                                                               laba rugi         (rugi)
                                                                             konsolidasian   komprehensif

  Aset (Liabilitas) Pajak Tangguhan:
         Akumulasi rugi fiscal                                37,926,696      (23,324,819)                                             14,601,877
         Penyisihan Penilaian                                (37,926,696)      23,324,819                                             (14,601,877)
         Beban Penyusutan Aset Tetap                         (13,520,006)      10,958,174                                              (2,561,832)
         Liabilitas Imbalan Pasca Kerja Jangka Panjang         2,210,620           57,989        (134,873)                 55           2,133,791
         Aset Tidak Berwujud                                      (18,857)        (46,530)                                                 (65,387)
         Amortisasi Pendapatan Ditangguhkan                       27,409            2,764                             (5,529)              24,644
         Amortisasi Beban tangguhan                              487,069          (16,462)                                                470,607
         Beban penyusutan hak pakai aset dan beban bunga          (12,901)         34,853                                                  21,952
         Liabilitas klaim pelanggan                               10,990           (5,824)                                                  5,166
         Liabilitas pengembalian                                    4,746           1,020                                                   5,766
         Cadangan kerugian piutang tak tertagih                  436,202          (18,758)                                                417,444
         Cadangan                                                     -           311,540                                                 311,540
         Jumlah liabilitas pajak tangguhan                   (10,374,728)      11,278,766        (134,873)            (5,474)             763,691


  Pengakuan aset pajak penghasilan yang ditangguhkan oleh Perusahaan adalah berdasarkan perkiraan dari manajemen akan hasil di
  masa mendatang termasuk perkiraan atas tingkat produksi dan harga komoditi atas produk Perusahaan, waktu dan sifat penyelesaian
  atas liabilitas pajak tangguhan serta strategi perencanaan pajak. Berdasarkan perkiraan tersebut, manajemen berpendapat bahwa
  kemungkinan besar Perusahaan dan Entitas Anak tidak dapat merealisasikan aset pajak tangguhannya yang timbul dari rugi fiskal
  kumulatif. Oleh karena itu, manajemen membentuk penyisihan penilaian yang masing-masing sebesar US$ 14.601.877 dan US$
  14.601.877 yang dicadangkan pada tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023.

  Dasar rincian atas pengakuan dari aset pajak tangguhan ditelaah secara regular oleh manajemen.

  Rekonsiliasi antara jumlah beban dan jumlah yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak efektif terhadap rugi sebelum pajak
  penghasilan adalah sebagai berikut:
                                                                                                      2024               2023
                                                                                                       US$               US$
  Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan
  komprehensif lain konsolidasian                                                                       493,924        (22,486,699)
  Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut
  Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian Laba Entitas Anak sebelum                -                 -
  Laba (rugi)sebelum pajak penghasilan menurut laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif
  lain Perusahaan                                                                                       493,924        (22,486,699)

  Manfaat (beban) pada tarif 22%                                                                                  108,663          (4,947,074)
  Rugi fiskal selama tahun berjalan pada tarif 22%                                                                702,201          (3,712,323)
  Pengaruh pajak atas beban yang tidak diperkenankan (penghasilan kena pajak final):                             (806,582)         (2,613,895)
  Penyesuaian                                                                                                         -                   -

  Jumlah beban pajak                                                                                                 4,283        (11,273,292)

e Beban Pajak                                                                                                  2024                 2023
                                                                                                               US$                  US$
  (Beban)/manfaat pajak tangguhan - bersih:
       Perusahaan                                                                                                    4,283        (11,273,292)
       Entitas Anak                                                                                                    -                  -
  Jumlah beban pajak                                                                                                (4,283)        11,273,292




                                                                    65
Page 69
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

     f Surat Ketetapan Pajak

        Pada tanggal 14 Maret 2023, berdasarkan Surat Pengajuan Koreksi No. Ref.018/APF-PJK/III/2023 perusahaan mengajukan koreksi
        atas perhitungan SKPKB PPh Pasal 26 No. 00006/204/21/092/23 sebesar Rp 58.654.219.

     g Administrasi

        Perubahan tarif pajak

        Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Republik Indonesia
        No. 1 Tahun 2020 yang telah menjadi Undang-Undang (UU) No. 2 Tahun 2020, serta menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 30
        Tahun 2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perusahaan Terbuka
        dan berlaku sejak tanggal 19 Juni 2020. Aturan tersebut menetapkan penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam
        negeri dan bentuk usaha tetap dari semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021 dan 20% mulai tahun pajak 2022 dan
        seterusnya.

        Pada tanggal 29 Oktober 2021, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi
        Peraturan Perpajakan. Aturan tersebut menetapkan tarif pajak penghasilan wajib pajak dalam negeri dan bentuk usaha tetap sebesar
        22% yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan seterusnya, dan pengurangan tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam
        negeri yang memenuhi persyaratan tertentu dan kenaikan tarif pajak pertambahan nilai dari sebelumnya 10% menjadi 11% efektif
        mulai dari 1 April 2022 dan menjadi 12% paling lambat 1 Januari 2025.

        Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang berlaku di Indonesia. Perusahaan menghitung menetapkan dan membayar sendiri
        besarnya jumlah pajak yang terhutang secara individu. Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku Direktorat Jenderal
        Pajak (“DJP”) dapat menetapkan atau mengubah jumlah pajak terhutang dalam jangka waktu tertentu. Untuk tahun pajak 2007 dan
        sebelumnya jangka waktu tersebut adalah sepuluh (10) tahun sejak saat terutangnya pajak tetapi tidak lebih dari tahun 2013
        sedangkan untuk tahun 2008 dan seterusnya, jangka waktunya adalah lima (5) tahun sejak saat terutangnya pajak.

        Manajemen Perusahaan berpendapat bahwa Perusahaan dan Entitas Anak telah patuh terhadap peraturan perpajakan yang ada.

30 KEWAJIBAN SEWA

  Tabel berikut menunjukkan rincian liabilitas sewa dalam laporan posisi keuangan konsolidasian:           2024              2023
                                                                                                           US$               US$
  Liabilitas sewa
        Lancar                                                                                                   -              753,312
        Tidak Lancar                                                                                       1,536,469          1,079,301
  Total liabilitas sewa                                                                                    1,536,469          1,832,613

  Pembayaran sewa pembiayaan minimum di masa mendatang, serta nilai kini atas pembayaran minimum sewa pembiayaan pada tanggal 31
  Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                                     2024             2023
                                                                                                     US$               US$
  Liabilitas sewa pembiayaan bruto
  Pembayaran sewa minimum
        Tidak lebih dari 1 tahun                                                                           -             871,016
        Lebih dari 1 tahun dan kurang 5 Tahun                                                              -             817,465
        Lebih dari 5 tahun                                                                                 -             839,107
        Beban keuangan di masa depan atas sewa pembiayaan                                                  -            (694,975)
  Nilai kini liabilitas Sewa                                                                               -           1,832,613

  Nilai kini liabilitas sewa adalah sebagai berikut:
        Tidak lebih dari 1 tahun                                                                                 -              753,312
        Lebih dari 1 tahun dan kurang dari 5 tahun                                                         1,079,301            538,379
        Lebih dari 5 tahun                                                                                   457,168            540,922
                                                                                                           1,536,469          1,832,613




                                                                        66
Page 70
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

  Tidak ada pembatasan signifikan yang ditetapkan oleh Pesewa dalam perjanjian sewa pembiayaan dengan Perusahaan terkait dengan
  penggunaan aset atau pencapaian kinerja keuangan tertentu.

  Eksposur maksimum terhadap risiko kredit pada akhir periode pelaporan adalah senilai jumlah tercatat dari setiap kelas kewajiban sewa
  sebagaimana yang dijabarkan pada Catatan 51.

31 MODAL SAHAM

  Berdasarkan akta notaris Januar Tirtaamidjaja, S.H., No. 22 tanggal 15 Februari 1984, modal dasar Perusahaan adalah sebesar Rp
  15.000.000.000 yang terdiri dari 600 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 25.000.000 per lembar. Modal ditempatkan sebesar
  Rp 7.500.000.000 (setara dengan US$ 6.710.179) atau sebanyak 300 lembar saham.

  Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham dengan akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 100 tanggal 27 Desember 2002, para pemegang
  saham Perusahaan menyetujui rencana perubahan Modal Dasar dari semula Rp 8.500.000.000.000 menjadi Rp 16.000.000.000.000 dan
  Modal Ditempatkan dan Disetor dari semula Rp 2.196.960.000.000 menjadi Rp 4.174.224.000.000.

  Berdasarkan akta notaris Aulia Taufani. SH. No. 12 tanggal 4 Juli 2006 tentang perubahan Anggaran Dasar Perusahaan dan Rapat Luar
  Biasa Pemegang Saham dengan akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 111 tanggal 21 Juni 2006, para pemegang saham telah menyetujui
  beberapa hal sebagai berikut:

   •   Modal dasar Perusahaan sebesar Rp 16.000.000.000.000, modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 4.174.224.000.000
   •   Alokasi 83.484.480.000 lembar saham baru (seri C) dengan nilai nominal Rp 2 per saham berdasarkan konversi utang menjadi
       modal. Saham baru sebesar 43.144.238.750 lembar untuk kreditur tidak terjamin dan pemberi fasilitas modal kerja baru sedangkan
       sisanya sebanyak 40.340.241.250 lembar saham untuk kreditur terjamin.
   •   Membukukan agio saham hasil konversi saham menjadi modal sebesar Rp 5.574.513.535.500 (setara dengan US$ 618.017.022).

  Akta notaris tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia berdasarkan keputusannya No. C-
  25038.HT.01.04.TH.2006 tanggal 28 Agustus 2006 dan telah didaftarkan di Departemen Industri dan Perdagangan No. 233/BH-1/IX/2006
  tanggal 1 September 2006.

  Pada tanggal 31 Desember 2006, modal dasar Perusahaan sebesar Rp 16.000.000.000.000 terdiri dari 247.145.100.800 lembar saham
  dengan pengelompokkan sebagai berikut:

   •   17.000.000.000 lembar saham seri A dengan nilai nominal Rp 500 per saham.
   •   146.660.620.800 lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp 50 per saham.
   •   83.484.480.000 lembar saham seri C dengan nilai nominal Rp 2 per saham.

  Dan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp 2.283.248.477.500 yang terdiri dari 4.393.920.000 lembar saham seri A dan
  43.144.238.750 lembar saham seri C.

  Pada bulan Februari 2008, Perusahaan melakukan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan sehubungan reverse stock yang dilakukan dengan
  rasio 20 : 1. Dan menurut akta notaris Sutjipto, S.H., No. 91 tanggal 21 Februari 2008 tentang Perubahan Anggaran Dasar Perusahaan,
  modal saham Perusahaan sebesar Rp 16.000.000.000.000 terbagi atas 12.357.255.040 lembar saham dengan pengelompokan sebagai
  berikut:

   •   850.000.000 lembar saham seri A dengan nilai nominal Rp 10.000 per saham.
   •   7.333.031.040 lembar saham seri B dengan nilai nominal Rp 1.000 per saham.
   •   4.174.224.000 lembar saham seri C dengan nilai nominal Rp 40 per saham.

  Modal ditempatkan dan disetor penuh seluruhnya sebesar Rp 4.174.224.000.000 (26%) terbagi atas:

   •
       219.696.000 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 10.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp 2.196.960.000.000.
   •   1.890.975.522 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 1.000 per saham atau seluruhnya sebesar Rp 1.890.975.522.000.

   •
       2.157.211.950 lembar saham dengan nilai nominal sebesar Rp 40 per saham atau seluruhnya sebesar Rp 86.288.478.000.




                                                                         67
Page 71
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Susunan pemegang saham pada tanggal 21 Februari 2008 menurut akta notaris adalah sebagai berikut:


Pemegang Saham                   Jumlah lembar      Persentase                        Jumlah
                                                                        Rp                          US$
Saham seri A                          219,696,000        5.15     2,196,960,000,000                    625,598,841
Saham seri B                        1,890,975,522        44.3     1,890,975,522,000                    209,642,519
Saham seri C                        2,157,211,950       50.55        86,288,478,000                      9,566,350
                                    4,267,883,472         100     4,174,224,000,000                    844,807,710

Akta notaris tersebut telah disetujui oleh Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan keputusannya No.
AHU-10588.AH.01.02 Tahun 2008 tanggal 3 Maret 2008.

Menurut Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal24 Maret 2009 yang telah dikukuhkan dalam
akta notaris Sutjipto, S.H., notaris di Jakarta, No. 91 tanggal 24 Maret 2009. Pemegang Saham setuju untuk melakukan penambahan modal
tanpa hak memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee
Stock Option Programme / MESOP) Tahap 1. Saham yang dikeluarkan adalah sebanyak 5% dari jumlah saham yang ditempatkan dan
disetor (sebanyak 118.845.397 lembar saham seri C). Akta notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU 0052619.AH.01.09.Tahun 2009 tanggal 14 Agustus 2009. Berdasarkan rencana
Perusahaan yang telah dilaporkan ke Bursa Efek Indonesia melalui surat tertanggal 17 Maret 2009, program ini akan diimplementasikan
pada periode sebagai berikut:


                   Periode              Periode Implementasi
                   I                    5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2009
                   II                   5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Oktober 2009
                   III                  5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2010
                   IV                   5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Oktober 2010
                   V                    5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 April 2011
                   VI                   5 (lima) hari bursa dimulai dari 3 Oktober 2011
                   VII                  5 (lima) hari bursa dimulai dari 1 Februari 2012

Berdasarkan akta notaris dari Aryanti Artisari, S.H., M.Kn. No. 107 tanggal 23 Februari 2012, pemegang saham setuju bahwa harga
eksekusi saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan Tahap 1
adalah sebesar Rp 45 per lembar saham. Dan pada tanggal 5 Maret 2012. Perusahaan telah mengeluarkan 118.845.397 lembar saham seri C
tersebut dengan nilai nominal sebesar Rp 40 per lembar saham atau total sebesar Rp 4.753.815.880 (setara dengan US$ 524.125). Akta
notaris ini telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.AHU-
0018443.AH.01.09., Tahun 2012, tanggal 29 Februari 2012.

Susunan kepemilikan saham Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan catatan pemegang saham yang dikeluarkan
oleh Kantor Administrasi Saham, PT Datindo Entrycom adalah sebagai berikut:




                                                                     68
Page 72
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
                                          Jumlah lembar saham Persentase                   Jumlah
                                                                                   IDR           US$
Pemegang Saham
Saham Seri A:
PT Multikarsa Investama (saham dijual
kepada PT Bina Prima Perdana)                    131,394,719        5.26     1,313,947,195,000         374,155,125
Publik (masing-masing dibawah 5%)                 88,301,281        3.24       883,012,805,000         251,443,716
                                                 219,696,000         8.5     2,196,960,000,000         625,598,841

Saham Seri B:                                            -           -                      -                  -

Saham Seri C:
Damiano Investments B.V., Belanda              1,443,805,382       57.85        57,752,215,280           6,402,685
Lain-lain                                        649,611,983       26.03        25,984,479,320           2,880,763
Yang belum diambil                               182,639,982        7.32         7,305,599,320             807,027
                                               2,276,057,347       33.35        91,042,293,920          10,090,475

Saham Seri C yang belum diambil merupakan saham baru yang belum ditukarkan oleh kreditur (melalui The Hong kong and Shanghai
Banking Corporation Limited. Hong Kong – custodian). Sehingga nama pemegang sahamnya belum didaftarkan di PT Datindo Entrycom
(administrator saham).

Kemudian, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan pada tanggal 18 Juni 2012 yang telah
dikukuhkan dalam akta notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta. No 88 tanggal 18 Juni 2012. Pemegang Saham setuju
untuk melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sebanyak 74.872.600 lembar saham seri C (3% dari jumlah
saham yang ditempatkan dan disetor) melalui pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee
Stock Option Programme / MESOP) tahap 2. Berdasarkan rencana Perusahaan yang telah dilaporkan kepada PT Bursa Efek Indonesia
tanggal 17 Maret 2012, program ini akan diimplementasikan pada periode sebagai berikut:


     Periode       Periode Implementasi

     I             Mulai tanggal 15 Desember 2012 sampai dengan 22 Desember 2012
     II            Mulai tanggal 18 Juni 2013 sampai dengan tanggal 24 Juni 2013
     III           Mulai tanggal 18 Desember 2013 sampai dengan 24 Desember 2013
     IV            Mulai tanggal 2 Juni 2014 sampai dengan 24 Juni 2014

Perusahaan telah mengirimkan surat No. 068/APF-CS/VI/2014 tanggal 25 Juni 2014 dan No. 071/APF CS/VII/2014 tanggal 7 Juli 2014
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehubungan dengan pembatalan atas implementasi MESOP akibat dari belum selesainya proses
restrukturisasi hutang berjaminan. Lebih lanjut, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar biasa yang diadakan pada tanggal 16
Juni 2015 yang dikukuhkan dengan akta notaris dari Aryanti Artisari, S.H., MKn., No. 49 tanggal 16 Juni 2015, para pemegang saham
Perusahaan menyetujui pembatalan atas implementasi MESOP ini.

Berdasarkan akta notaris DR. H. Teddy Anwar, S.H., Spn. No. 111 tanggal 16 Agustus 2002, sebagian saham PT Multikarsa Investama
sebanyak 2.454.081.290 saham (atau 122.704.064 saham setelah penggabungan saham) telah dijual kepada PT Bina Prima Perdana.
Namun menurut catatan yang dibuat oleh PT Datindo Entrycom masih terdaftar atas nama PT Multikarsa Investama.




                                                                     69
Page 73
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
  Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, jumlah saham yang dimiliki oleh publik termasuk saham yang dimiliki oleh Direktur
  Perusahaan dengan rincian sebagai berikut:
                                                                                                        2024                2023
             Bapak Seeniappa Jegatheesan                                                               10,701,700          10,701,700
             Bapak Peter Vinzenz Merkle                                                                         -                 -
             Bapak Prawira Atmadja                                                                              -                 -
                     Jumlah                                                                            10,701,700          10,701,700

32 TAMBAHAN MODAL DISETOR                                                                                  2024              2023
                                                                                                           US$               US$
  Selisih antara nilai nominal dengan hasil penjualan saham Perusahaan pada penawaran umum kepada
  masyarakan pada tahun 1990                                                                              13,571,804        13,571,804
  Biaya emisi saham                                                                                       (7,263,223)       (7,263,223)
  Sub total                                                                                                6,308,581         6,308,581

  Selisih restrukturisasi atas entitas sepengendali Pada tahun 2001 (Catatan 1c)                             (21,339)          (21,339)
  Selisih antara nilai nominal dari hasil konversi utang ke modal pada tahun 2006                        618,017,022       618,017,022

  Selisih antara nilai nominal dengan hasil MESOP tahap 1 pada tahun 2012                                     65,516            65,516
  Biaya emisi saham                                                                                          (46,612)          (46,612)
                                                                                                              18,904            18,904
  Jumlah                                                                                                 624,323,168       624,323,168

  Menurut usulan restrukturisasi (Rencana Perdamaian), Perusahaan telah menerbitkan sebanyak 16.780.718.747 lembar saham seri C
  kepada para kreditur utang tidak terjamin dan 26.363.520.000 lembar saham seri C untuk Damiano Investments B.V., Belanda, sehubungan
  dengan konversi utang menjadi saham sebesar Rp 5.660.802.013.000.

  Kemudian, berdasarkan perubahan anggaran dasar Perusahaan tanggal 4 Juli 2006 melalui akta notaris Aulia Taufani, S.H., No. 12,
  Perusahaan telah mencatat saham yang diterbitkan sebesar Rp 5.660.802.013.000, modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp
  86.288.477.500 dan tambahan modal disetor sebesar Rp 5.574.513.535.500 (setara dengan US$ 618.017.022).

  Kemudian. melalui program pemberian hak opsi kepada manajemen dan karyawan Perusahaan (Management Employee Stock Option
  Programme/MESOP) tahap 1 pada tanggal 23 Februari 2012. Perusahaan menerima sebesar Rp 5.348.042.865 untuk penerbitan saham
  sebanyak 118.845.397 lembar saham seri C dengan nilai nominal sebesar Rp 40 per lembar saham. Tarif konversi yang digunakan adalah
  sebesar Rp 9.070.

33 SALDO LABA YANG DITENTUKAN PENGGUNANNYA

  Berdasarkan Undang-undang Perusahaan Terbatas. Perusahaan diharuskan untuk membuat penyisihan cadangan wajib hingga sekurang-
  kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
  Berdasarkan Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagaimana tercantum dalam akta No. 351 tanggal 23 Juni 1997 dan
  akta No. 402 tanggal 24 Juni 1996 dari Adam Kasdarmadji. S.H., notaris di Jakarta, disetujui penyisihan cadangan umum sebesar Rp
  8.280.000.000 (setara dengan US$ 2.345.301) dari saldo laba guna memenuhi ketentuan pasal 61 Undang-undang No. 1 tahun 1995
  tentang Perusahaan Terbatas. Pada tahun 2021 dan 2020, Perusahaan tidak membuat tambahan cadangan karena akumulasi defisitnya.




                                                                          70
Page 74
                                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                     31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
34 LABA (RUGI) PER SAHAM                                                                                              2024                   2023
                                                                                                                      US$                    US$
   Jumlah laba (rugi) bersih tahun berjalan                                                                             687,629            (11,213,407)
   Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar                                                                 2,495,753,347          2,495,753,347
   Laba (rugi) per saham dasar yang diatribusikan kepada pemilik Entitas Induk                                           0.0003                (0.0045)

35 TRANSAKSI NON-KAS

   Pada tahun 2023 dan 2022, transaksi non-cash yang penting adalah sebagai berikut:

     a   Reklasifikasi hutang bunga dari biaya yang masih harus dibayar ke wesel bayar tidak terjamin sebagaimana yang telah dijabarkan
         dalam Catatan 18 dan 22

36 INFORMASI TAMBAHAN ARUS KAS

   Berikut ini adalah ikhtisar pergerakan liabilitas keuangan sesuai dengan PSAK No. 2, laporan arus kas konsolidasian:
                                                                   Saldo 1 Januari                  Pergerakan      Lain-lain
                                                                                   Arus kas.Neto                                        Saldo 31 Maret 2024
                                                                        2024                       valuta asing

         Utang terjamin                                              931,547,148                    (4,358,405)                                 927,188,743
         Utang bank                                                   95,846,330                       835,064                                   96,681,394
         Wesel bayar tidak terjamin                                   33,196,458                       339,342                                   33,535,800
         Pinjaman modal                                               22,445,000                            -                                    22,445,000
         Utang kredit pembiayaan                                             -                                                                          -
         Pinjaman jangka pendek                                              -                                                                          -
                                                                    1,083,034,936           -       (3,184,000)                     -         1,079,850,936


                                                                   Saldo 1 Januari                  Pergerakan      Lain-lain           Saldo 31 Desember
                                                                                   Arus kas.Neto
                                                                        2023                       valuta asing                                2023

         Utang terjamin                                              930,203,787            -        1,343,361                                  931,547,148
         Utang bank                                                   99,061,481     (3,215,151)                                                 95,846,330
         Wesel bayar tidak terjamin                                   31,883,604            -                            1,312,854               33,196,458
         Pinjaman modal                                               22,445,000            -                                                    22,445,000
         Utang kredit pembiayaan                                             -              -                                                           -
         Pinjaman jangka pendek                                          582,170       (582,170)                                                        -
                                                                    1,084,176,042    (3,797,321)     1,343,361           1,312,854            1,083,034,936


37 PENYELESAIAN ATAS KLAIM ASURANSI, BERSIH                                                                          2024                     2023
                                                                                                                     US$                      US$
   Penerimaan klaim asuransi atas kerugian Persediaan yang rusak atau hilang                                                    -                     580
                                                                                                                                -                     580




                                                                            71
Page 75
                                PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                              CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                 31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

38 PENDAPATAN BERSIH
                                                                                                        31 Maret 2023     31 Maret 2023
                                                                                                            US$               US$
    Lokal
             Benang                                                                                         23,993,888         32,766,006
             Fibre                                                                                          25,864,497         33,363,957
             Chips                                                                                           5,627,212          7,578,585
             Fleece (Pemintalan)                                                                               351,509            706,750
                                                                                                            55,837,106         74,415,298
    Ekspor
         Benang                                                                                              6,438,891         10,688,189
         Fibre                                                                                               2,056,386          1,359,541
         Chips                                                                                                 181,250            113,000
         Fleece (Pemintalan)                                                                                    36,656             43,891
                                                                                                             8,713,183         12,204,620
    Jumlah                                                                                                  64,550,289         86,619,918

    Pada tahun 2023 dan 2022, total penjualan bersih fleece (pemintalan) masing-masing sebesar US$ 1.960.252 dan US$ 2.019.117
    merupakan penjualan kepada pihak ketiga. Produk ini diproduksi oleh PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) berdasarkan sistem maklon.

    Pada tahun 2023 dan 2022, tidak ada penjualan kepada pihak yang berelasi.


   Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan kepada pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan usaha
39 PENDAPATAN USAHA LAINNYA
                                                                                                       31 Maret 2023 31 Maret 2023
                                                                                                            US$          US$
   Produk tidak standar dan lainnya                                                                               -        520,973
   Barang pembantu rusak                                                                                     391,964            -
   Jumlah                                                                                                    391,964       520,973

    Pada tahun 2023 dan 2022, pendapatan usaha lainnya dari Fleece (Pemintalan) masing-masing sebesar US$ 94.896 dan US$ 21.211 yang
    merupakan pendapatan usaha lain dari pihak ketiga. Produk ini diproduksi oleh PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) berdasarkan sistem
    maklon.

    Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat penjualan kepada pihak yang berelasi.

    Pada tahun 2023 dan 2022, tidak terdapat pendapatan usaha lainnya yang diterima dari pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah
    pendapatan usaha.




                                                                          72
Page 76
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
40 BEBAN POKOK PENJUALAN                                                                           31 Maret 2023     31 Maret 2023
                                                                                                       US$               US$

  Bahan baku dan bahan pembantu
       Bahan baku yang digunakan                                                                      41,681,876        59,745,315
       Bahan pembantu yang digunakan                                                                   6,007,921         9,445,255
  Upah tenaga kerja langsung                                                                           2,864,461         3,017,709
  Beban pabrikasi (Catatan 41)                                                                         8,544,215        11,408,461
            Jumlah beban produksi                                                                     59,098,472        83,616,740

  Persediaan barang dalam proses
       Pada awal tahun                                                                                 2,018,704         3,076,473
       Pada akhir tahun                                                                               (2,461,112)       (3,556,518)
             Beban pokok produksi                                                                     58,656,064        83,136,695

  Persediaan barang jadi
       Pada awal tahun                                                                                 19,563,593        18,619,423
       Pada akhir tahun                                                                               (15,007,302)      (17,703,300)
       Penambahan nilai persediaan (Catatan 9)                                                                                  -
       Hak pengembalian persediaan                                                                      (540,062)          (430,995)
             Jumlah                                                                                   62,672,293         83,621,823

  Pada tahun 2024 dan 2023, bahan baku dan bahan pembantu yang digunakan mencakup bahan baku yang digunakan untuk produk fleece
  (pemintalan) setelah dieliminasi dengan akun intercompany masing masing sebesar Nil dan US$ 732.966.

  Pada tahun 2023 dan 2022, tidak ada pembelian dari pihak yang berelasi.

  Pada tahun 2023 dan 2022, pembelian dari pihak ketiga yang melebihi 10% dari jumlah pembelian:
                                                                                                           31 Maret 2024
                                                                                                       US$               %
       PT Ineos Aromatics Indonesia                                                                   26,911,517          45.93%
       PT Mitsubishi Chemical Indonesia                                                                7,678,089          13.11%
       Kolmar Group AG                                                                                 6,818,516          11.64%

                                                                                                               2023
                                                                                                       US$                %
       PT Ineos Aromatics Indonesia                                                                   65,529,846           28.81%
       PT Mitsubishi Chemical Indonesia                                                               78,069,948           34.32%
       Kolmar Group AG                                                                                37,774,936           16.61%




                                                                        73
Page 77
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
41 BEBAN PABRIKASI
                                                                                                    31 Maret 2024     31 Maret 2023
                                                                                                        US$                US$
   Listrik dan gas                                                                                      6,476,149          8,500,751
   Beban penyusutan aset tetap (Catatan 14)                                                             1,214,131          1,061,743
   Asuransi                                                                                               327,516            408,980
   Perbaikan dan pemeliharaan                                                                             202,593            424,313
   Pengangkutan                                                                                           145,841            357,319
   Biaya proses (jasa maklon)                                                                              36,317            489,995
   Sewa (Catatan 15)                                                                                       68,122            117,577
   Beban penyusutan hak pakai mesin dan perlengkapan (Catatan 15)                                           5,733                -
   Beban penyusutan hak pakai bangunan dan prasarana (Catatan 15)                                              -                 -
   Lain-lain                                                                                               67,814             47,782
         Jumlah                                                                                         8,544,215         11,408,461

   Pada tahun 2023, biaya proses (jasa maklon) sebesar US$ 1.010.111 merupakan biaya proses yang dibayarkan kepada PT Texmaco Jaya
   Tbk (dalam pailit) sebesar US$ 226.337 dan PT Multikarsa Investama sebesar US$ 783.774. Pada tahun 2022, biaya proses (jasa maklon)
   sebesar US$ 1.940.347 merupakan biaya proses yang dibayarkan kepada PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) sebesar US$ 254.514 dan PT
   Multikarsa Investama sebesar US$ 1.685.833 (Catatan 46).

42 BEBAN PENJUALAN
                                                                                                    31 Maret 2024     31 Maret 2023
                                                                                                        US$               US$
   Pengangkutan                                                                                           574,133           874,464
   Beban ekspor                                                                                           525,595           423,632
   Beban administrasi penjualan                                                                           111,062                -
   Klaim pelanggan                                                                                           7,716             5,547
   Pemasaran                                                                                               13,030           353,197
   Iklan dan promosi                                                                                           272             5,043
         Jumlah                                                                                         1,231,808         1,661,882

43 BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI
                                                                                                    31 Maret 2024     31 Maret 2023
                                                                                                        US$               US$
   Gaji, upah dan tunjangan                                                                             2,417,224         2,638,657
   Imbalan paska kerja (Catatan 28)                                                                            -                 -
   Jasa profesional                                                                                        73,694           143,723
   Sewa (Catatan 15)                                                                                      211,840           259,054
   Perjalanan bisnis                                                                                       96,630           102,435
   Beban Pajak                                                                                                  89           85,059
   Komunikasi                                                                                              47,860            54,671
   Beban keamanan                                                                                          32,374            47,053
   Sumbangan dan tanggung jawab sosial perusahaan                                                          50,185            44,595
   Beban Landscaping                                                                                       45,125
   Penyusutan hak pakai kendaraan dan perlengkapan kantor (Catatan 15)                                     17,777              16,433
   Amortisasi aset tidak berwujud (Catatan 16)                                                              1,577               1,577
   Perbaikan dan pemeliharaan                                                                              37,594              23,287
   Beban legalisasi                                                                                        18,040              28,382
   Beban pelatihan                                                                                           6,448              2,158
   Alat tulis dan fotokopi                                                                                140,818              25,007
   Perjamuan dan representasi                                                                              18,061              19,840
   Beban penyusutan aset tetap (Catatan 14)                                                                55,580              61,368
   Listrik dan air                                                                                         11,906              10,765
   Asuransi                                                                                               133,401             127,441
   Lain-lain                                                                                                   -              194,462
         Jumlah                                                                                         3,416,224           3,885,966




                                                                         74
Page 78
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
44 BEBAN KEUANGAN, BERSIH
                                                                                                         31 Maret 2024     31 Maret 2023
                                                                                                             US$               US$
   Beban keuangan:
        Beban bunga dari pinjaman modal (Catatan 23)                                                          1,130,597        1,115,843
        Beban bunga dari wesel bayar tidak terjamin (Catatan 22)
        Beban bunga dari utang kredit pembiayaan (Catatan 24)                                                                      8,005
        Bunga atas hak pakai aset (Catatan 15)
             Jumlah beban bunga                                                                               1,130,597        1,123,848
        Administrasi bank                                                                                       142,600          691,896
   Jumlah beban keuangan                                                                                      1,273,198        1,815,744

   Penghasilan keuangan:
        Pendapatan bunga dari jasa giro dan deposito Berjangka                                                   (1,451)         (14,609)
              Jumlah                                                                                          1,271,747        1,801,135

45 PENDAPATAN LAIN-LAIN, BERSIH
                                                                                                         31 Maret 2024 31 Maret 2023
                                                                                                             US$           US$
   Amortisasi atas pendapatan ditangguhkan (Catatan 26)                                                           3,141       (3,141)
   Penyisihan piutang atas kerugian kredit ekspektasian dari piutang usaha                                          -         (6,478)
   Penghapusan piutang                                                                                             (877)
   Lain-lain                                                                                                      7,094      278,046
              Jumlah                                                                                              9,358      268,427

46 TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK BERELASI

   Perusahaan dikendalikan oleh Damiano Investments B.V., (berdomisili di Belanda) yang memiliki 1.443.805.382 saham Perusahaan
   (57,85%). Induk utama Perusahaan adalah ADM Capital dan Spinnaker Capital Company, yang masing-masing berdomisili di Hong Kong
   dan Inggris.

   Nama pihak-pihak yang berelasi            Sifat relasi                         Sifat Transaksi

   Damiano Investments B.V., Belanda         Pemegang saham                       Pinjaman, pemegang saham
   PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit )       Perusahaan afiliasi                  Pinjaman, maklon
   Kyoa Investment Limited                   Pemegang saham                       Pinjaman, pemegang saham
   PT Pacific Poly                           Perusahaan afiliasi                  Rental
   Bapak Agus Tjahajana Wirakusumah          Komisaris Independen                 Kompensasi dan renumerasi
   Ibu Sumiyati                              Komisaris Independen                 Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Vasudevan Ravi Shankar              Direktur Utama                       Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Seeniappa Jegatheesan               Direktur                             Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Peter Vinzez Merkle                 Direktur                             Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Deddy Sutrisno                      Direktur                             Kompensasi dan renumerasi
   Bapak Antonius Widyatma Sumarlin          Direktur                             Kompensasi dan renumerasi




                                                                             75
Page 79
                             PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                           CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                              31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
   Transaksi dengan pihak yang berelasi

   Dalam kegiatan normal usahanya, Perusahaan dan Entitas Anak melakukan bisnis dan transaksi keuangan tertentu dengan pihak-pihak
   berelasi. Transaksi ini dilakukan pada harga dan kondisi normal seperti yang dilakukan kepada pihak yang tidak berelasi. Transaksi tersebut
   meliputi antara lain:

                                                                                                           Persentase terhadap Total Aset /
                                                                                                                  Liablitas/ Beban
                                                                                                               2024              2023
                                                                                                               US$               US$
   Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                                                                   1,041,436          1,184,989
               Percentage                                                                                            0.09              0.10
   Biaya yang masih harus dibayar                                                                             21,958,776        21,239,134
               Percentage                                                                                            1.89              1.80
   Utang bank                                                                                                 96,681,394        95,846,330
               Percentage                                                                                            8.32              8.12
   Utang terjamin (bonds)                                                                                    682,526,000       682,526,000
               Percentage                                                                                           58.72             57.87
   Pinjaman modal                                                                                             22,445,000        22,445,000
               Percentage                                                                                            1.93              1.90

   Biaya manufaktur yang dibayarkan kepada pihak berelasi pada tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
   masing-masing sebesar 0,55% dan 0,51% (Catatan 41).

   Rincian atas biaya proses (jasa maklon) dan biaya sewa kepada pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:
                                                                                                                2024              2023
                                                                                                                US$               US$
   PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)                                                                              36,317           226,337

   • Kompensasi manajemen kunci

        Personel manajemen kunci Perusahaan adalah Dewan Komisaris dan Dewan Direksi seperti yang telah diungkapkan pada Catatan 1d.


        Imbalan berupa gaji yang diberikan kepada Komisaris dan Direktur Perusahaan untuk tahun tahun yang berakhir pada tanggal 31
        Maret 2024 dan 31 Desember 2023 masing masing sebesar Rp 3.927.690.884 dan Rp 16.872.204.261. Tidak ada imbalan berupa
        manfaat pensiun, uang jasa karyawan dan manfaat khusus lainnya yang diberikan selama tahun 2024 dan 2023.

47 PERJANJIAN PENTING

   Perjanjian Maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit)

   Pada tanggal 1 April 2008, Perusahaan mengadakan perjanjian sewa dan maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk periode 12 bulan dan
   dapat diperbaharui. Perjanjian ini dibuat karena PT Texmaco Jaya Tbk tidak mempunyai modal kerja yang cukup untuk melayani
   permintaan dari para pelanggannya. Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan harus membayar biaya yang terdiri dari biaya maklon, sewa
   gedung dan sewa mesin kepada PT Texmaco Jaya Tbk setiap bulannya. Biaya maklon diperhitungkan berdasarkan hasil produksi.

   Pada tanggal 3 Agustus 2009, Perusahaan mengadakan pembaharuan perjanjian maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk periode tiga
   (3) bulan dan dapat diperbaharui. Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar US$ 1,20 per yard dengan
   hasil produksi minimum sebesar 100.000 yards kepada PT Texmaco Jaya Tbk setiap bulannya. Pada tanggal 23 Oktober 2009, Perusahaan
   setuju untuk memperpanjang perjanjian maklon untuk periode tujuh (7) bulan dari tanggal 1 November 2009 sampai dengan 30 Juni 2010.




                                                                           76
Page 80
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Pada tanggal 15 Juli 2010, Perusahaan mengadakan pembaharuan perjanjian maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk perpanjangan
periode selama lima belas (15) bulan yang dimulai dari tanggal 1 Juli 2010 sampai dengan 30 September 2011 dan dapat diperbaharui.
Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar US$ 1,20 per yard untuk periode tanggal 1 Juli 2010 sampai
dengan 30 September 2010 dan US$ 0,75 per yard untuk periode dari tanggal 1 Oktober 2010 sampai dengan 30 September 2011.

Pada tanggal 10 Januari 2011, Perusahaan mengadakan pembaharuan perjanjian maklon dengan PT Texmaco Jaya Tbk untuk perpanjangan
periode selama lima (5) tahun yang dimulai dari tanggal 1 Januari 2011 sampai dengan 30 Desember 2016 dan dapat diperbaharui untuk
periode tiga (3) tahun kemudian. Berdasarkan perjanjian ini, Perusahaan harus membayar biaya maklon sebesar US$ 0,30 per kgs dan
minimal sebesar US$ 50.000 setiap bulannya.

Selanjutnya, berdasarkan amandemen perjanjian tolling dengan PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit) tanggal 23 Maret 2012, Perusahaan
setuju untuk membayar tolling fee sebesar US$ 0,30 per kg dengan biaya minimum sebesar US$ 64.000 per bulan. Efektif pada bulan Juli
2023, biaya tolling akan menjadi minimal Rp 150.000.000 per bulan sesuai dengan perjanjian amandemen No. 016/APF/VII/2023 tanggal
3 Juli 2023.

Berdasarkan perjanjian sewa tanah tanggal 15 Juni 2009 antara Perusahaan dengan PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit), Perusahaan setuju
untuk menyewa tanah tersebut untuk pemasangan pipa gas sepanjang 950 meter, pipa air sepanjang 1.500 meter, fasilitas pompa air
sepanjang 800 meter dan kabel listrik sepanjang 1.000 meter. Perjanjian ini berlaku selama tiga puluh (30) tahun terhitung sejak tanggal 1
Januari 2010 sampai dengan tanggal 31 Desember 2040. Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus membayar biaya sewa sebesar Rp
100.000.000 per bulan.

Perjanjian sewa gudang dengan PT Texmaco Taman Synthetics

Berdasarkan perjanjian sewa tanggal 1 Agustus 2011 antara Perusahaan dengan PT Texmaco Taman Synthetics, Perusahaan setuju untuk
menyewa gudang guna menempatkan peralatan laboratorium selama lima (5) tahun. Berdasarkan perjanjian terakhir tanggal 31 Januari
2022, Perusahaan setuju untuk memperpanjang sewa gudang dari tanggal 1 Februari 2022 sampai dengan tanggal 31 Juli 2022. Lebih
lanjut, berdasarkan amandemen 1, perusahaan setuju untuk memperpanjang sewa dari tanggal 1 Agustus 2022 sampai dengan 31 Januari
2023 dengan membayar biaya sewa dengan total sebesar Rp 200.000.000. Pada tanggal 26 Januari 2023, Perusahaan setuju untuk
memperpanjang sewa dari tanggal 1 Februari 2023 sampai dengan tanggal 31 Juli 2023.

Perjanjian Gas Turbin dengan PT Wismakarya Prasetya

Berdasarkan pada surat korespondensi tertanggal 27 Maret 2013, Perusahaan setuju untuk membayar biaya tambahan masing-masing
sebesar US$ 250.000 per bulan selama 6 (enam) bulan. Perusahaan telah membayar sejumlah US$ 250.000 per bulan untuk periode 3 (tiga)
bulan, yang dimulai pada bulan April 2013 sampai dengan Juni 2013. PT Wismakarya Prasetya (WKP), yang menyediakan 100%
kebutuhan energi pada fasilitas Perusahaan di Karawang telah dinyatakan pailit, berdasarkan pada klaim hutang yang diajukan oleh
krediturnya, oleh Mahkamah Agung Jakarta dalam Putusan No. 440k/Pdt.sus.PAILIT/2013 tanggal 22 Oktober 2013, yang terhitung efektif
pada tanggal 22 Oktober 2013. Bagaimanapun, Pengadilan telah memutuskan untuk menjaga kelangsungan usaha dari WKP akibat adanya
faktor dalam penyediaan kebutuhan energi bagi fasilitas Perusahaan di Karawang melalui Keputusan No.440K/PDT.SUS/PAILIT/2013 j.o.
No: 05/Pdt.sus/PKPU/2013/PN. Niaga.Jkt.Pst. pada tanggal 13 Februari 2014.

Berdasarkan perjanjian penyediaan atas peralatan listrik dan uap tanggal 16 April 2014 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya
(dalam pailit). Perusahaan setuju untuk menyewa peralatan selama 5 (lima) tahun yang terhitung sejak 1 Januari 2014 sampai dengan 31
Desember 2018. Peralatan disini terdiri dari 4 (empat) buah gas turbine “Cogen Mitsubishi with capacity 12.50 MW + HRSG” dan 1 buah
gas turbine “ABB/Siemens with capacity 20 MW + HRSG”. Sebagai konsekuensinya, Perusahaan harus membayar biaya sewa sebesar US$
40.800 per bulan. Pada tanggal 5 November 2014, 1 buah gas turbine “ABB/Siemens with capacity 20 MW telah dibeli oleh Perusahaan
pada proses lelang dari Kurator melalui fasilitas Fourth Loan dari Damiano Investments B.V., Belanda.

Kemudian, berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 24 Nopember 2014 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit),
biaya sewa telah diubah dari US$ 40.800 menjadi US$ 30.600 per bulan. yang merupakan biaya sewa untuk untuk 4 (empat) buah gas
turbine. Perjanjian ini berlaku untuk periode 4 (empat) tahun yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2015 sampai dengan 31 Desember 2018.




                                                                        77
Page 81
                            PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                          CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                             31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
   Berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 18 Desember 2015 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit), biaya sewa
   telah diubah dari US$ 30.600 menjadi Rp 210.375.000 per bulan, yang merupakan biaya sewa untuk untuk 2 (dua) buah gas turbine.
   Perjanjian ini berlaku untuk periode 3 (tiga) tahun yang dimulai pada tanggal 1 Januari 2016 sampai dengan 31 Desember 2018. Lebih
   lanjut, berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 21 Desember 2021 antara Perusahaan dan PT Wismakarya Prasetya (dalam pailit),
   masa sewa gas turbine diperpanjang untuk jangka waktu dari 1 Januari 2022 sampai dengan tanggal 31 Desember 2024. Beban sewa telah
   diubah dari 210.375.000 menjadi Rp 105.000.000 setiap bulannya untuk sewa 2 (dua) buah turbin.

   Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Wismakarya Prasetya untuk menyewa 53 unit rumah. Sesuai dengan amandemen perjanjian
   tanggal 29 Desember 2017, perjanjian ini akan berlaku untuk 1 (satu) tahun. Berdasarkan perjanjian perpanjangan tanggal 22 Desember
   2023, jangka waktu sewa diperpanjang dari tanggal 1 Januari 2024 sampai dengan 31 Desember 2024. Oleh karena itu, Perusahaan harus
   membayar beban sewa sebesar Rp 123.000.000 per bulan.

   Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN)

   Berdasarkan perjanjian tanggal 17 Oktober 2016 antara Perusahaan dengan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (“PLN”), PLN setuju
   untuk memberikan layanan jasa listrik Premium Bronze kepada Perusahaan. Dalam perjanjian ini. PLN akan menyalurkan tenaga listrik
   tegangan tinggi 150kV ke instalasi listrik milik Perusahaan yang berlokasi di Kendal, Jawa Tengah. Layanan ini akan efektif mulai bulan
   November 2016 dan atas jasa ini maka Perusahaan akan dikenakan penyesuaian uang jaminan langganan sebesar Rp 18.917.000.000 dan
   akan dibayarkan secara cicilan selama 60 bulan.

   Perjanjian Sewa dengan PT Pacific Poly

   Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT Pacific Poly untuk penggunaan mesin, tanah, dan bangunan (fasilitas) melalui sewa.
   Berdasarkan amandemen atas perjanjian sewa tanggal 1 Januari 2016, besarnya nilai sewa telah direvisi menjadi US$ 50.000 per kuartal.
   Perjanjian sewa ini berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2018. Berdasarkan pembaharuan perjanjian tanggal 4 Desember 2018,
   para pihak setuju untuk memperpanjang masa sewa sampai dengan 31 Desember 2020. Selanjutnya, berdasarkan Perjanjian Perubahan
   Keempat tanggal 6 Desember 2023, para pihak sepakat untuk memperpanjang jangka waktu sewa sampai dengan tanggal 31 Desember
   2027.

48 KONTINJENSI

    •   Efektif tanggal 19 Agustus 2011, Entitas Anak (PT Texmaco Jaya Tbk) menjadi berada dibawah pengendalian Pengadilan, dan
        menyebabkan Perusahaan kehilangan pengendaliannya. Pengadilan juga sudah menetapkan Hakim Pengawas dan tim kurator untuk
        menjaga aset pailit dan memonitor operasional dan arus kas Entitas Anak tersebut. Liabilitas bersih Entitas Anak pada tanggal
        tersebut adalah sebesar Rp 656.593.951.279. PT Asia Pacific Fibers Tbk yang merupakan Entitas Induk tidak ada liabilitas atas utang
        kreditur dari Entitas Anak tersebut.

    •   Berdasarkan surat koresponden dengan PT Bina Prima Perdana tanggal 8 Agustus 2011, PT Bina Prima Perdana mengajukan klaim
        terhadap Perusahaan selaku pemberi garansi atas beberapa pinjaman yang diberikannya kepada Entitas Anak dari Bank Dharmala dan
        Bank Arya. Namun, manajemen Perusahaan menyatakan bahwa garansi (promisory note) tersebut tidak pernah didaftarkan oleh PT
        Bina Prima Perdana selama proses verifikasi utang yang dilakukan oleh kurator PT Asia Pacific Fibers Tbk (dahulu PT Polysindo Eka
        Perkasa Tbk) dalam proses pailit pada tahun 2005 dan sebagai konsekuensinya, klaim dari PT Bina Prima Perdana tersebut adalah
        tidak sah. Disamping itu, proses restrukturisasi utang tidak terjamin PT Asia Pacific Fibers Tbk telah selesai dilakukan.

    •   Sertifikat tanah Perusahaan dengan HGB No. 13 dan HGB No. 14 yang berlokasi di Kiara Payung, Kecamatan Klari, Karawang
        dijaminkan kepada PT Bina Prima Perdana sehubungan dengan utang terjamin milik PT Texmaco Jaya Tbk (dalam pailit). PT Bina
        Prima Perdana telah mengajukan klaim kepada Perusahaan melalui suratnya tertanggal 21 Februari 2013 sebesar Rp 19 miliar untuk
        membebaskan jaminan tersebut. Hal ini sedang dalam proses diskusi dengan PT Bina Prima Perdana (Catatan 21).

    •   Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah membentuk Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas
        Bank Indonesia (SATGAS BLBI) pada 6 April 2021 melalui Kepres No. 6 tahun 2021, yang akan bertugas sampai dengan 31
        Desember 2023, untuk melakukan penyelesaian dari para debitur termasuk penyelesaian dari Perusahaan Texmaco sesuai dengan
        Master Restructuring Agreement dimana di dalamnya termasuk PT Asia Pacific Fibers Tbk. Pada tanggal 20 Januari 2022 Satgas
        BLBI telah melakukan penyitaan terhadap aset yang menjadi jaminan yaitu tanah yang ada di Nolokerto dan Sumberejo Kaliwungu,
        Kendal, Jawa Tengah dan sebagian tanah yang ada di Kiara Payung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Namun
        demikian karena Perusahaan masih beroperasi dan masih mempekerjakan karyawan kunci yang telah berpengalaman serta merupakan
        produsen bahan baku untuk industri tekstil nasional maka Satgas BLBI lebih memilih untuk penyelesaian dengan restrukturisasi
        hutang Perusahaan.

    •   Dalam beberapa kali pembahasan dengan Satgas BLBI, manajemen Perusahaan menyampaikan permohonan Restrukturisasi yang
        hingga saat ini masih dalam diskusi intens dengan Perusahaan.

    •   Perusahaan berharap permohonan Restrukturisasi Perusahaan dapat segera diselesaikan sehingga kedepan akan ada solusi dalam
        mencari pendanaan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja bagi Perusahaan.




                                                                          78
Page 82
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

49 INFORMASI SEGMEN

  Dewan Direksi adalah pengambil keputusan operasional Perusahaan. Manajemen telah menentukan segmen operasi berdasarkan informasi
  yang ditelaah oleh Dewan Direksi dan ditujukan untuk mengalokasikan sumber daya dan menilai kinerja Perusahaan.

  Perusahaan dikelola dan dikelompokkan ke dalam segmen usaha yang terdiri dari pabrik-pabrik yang terletak di lokasi sebagai berikut:
                                                         Tahun yang berakhir 31 Maret 2024           Tahun yang berakhir 31 Maret 2023
                                                          Semarang                 Karawang              Semarang            Karawang
  Penjualan                                                  30,737,242                 34,205,012         44,228,965         131,369,856
  Beban pokok penjualan                                     (28,268,401)               (34,403,892)       (50,641,924)        (48,953,211)
  Laba (rugi) kotor                                            2,468,841                  (198,880)        (6,412,959)         82,416,645

  Beban-beban                                                       459,809               (2,235,845.76)       4,374,193       2,656,882
  Laba (Rugi) bersih                                              2,928,650                  (2,434,726)      (2,038,766)     85,073,528

  Aset segmen                                                   69,206,290                 101,904,779       122,136,309    106,941,934
  Liabilitas segmen                                          1,044,470,754                 116,785,255     1,060,015,492    124,214,182

  Dewan Direksi mempertimbangkan bisnis baik dari perspektif geografis maupun dari perspektif produk. Secara geografis, manajemen
  mempertimbangkan kinerja di Indonesia, Asia, Amerika, Eropa, Australia dan Afrika. Namun dari perspektif produk, manajemen secara
  terpisah mempertimbangkan segmen bisnis sebagai berikut:

     1 Industri kimia dan benang sintetis
     2 Pertenunan dan perajutan

  Walaupun segmen pertenunan dan perajutan tidak memenuhi batas kuantitatif yang diisyaratkan PSAK No. 5 sebagai segmen yang dapat
  dilaporkan, manajemen menyimpulkan bahwa segmen ini harus dilaporkan, karena dimonitor secara ketat oleh Dewan Direksi sebagai
  segmen yang memiliki potensi pertumbuhan dan diharapkan akan berkontribusi secara signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan
  Perusahaan di masa yang akan datang.

  31 Maret 2024                             Industri kimia dan       Pertenunan dan           Lain-lain     Eliminas         Jumlah
                                            dan benang sintetis         Perajutan


  PENJUALAN SEGMEN:
  Penjualan eksternal
        Lokal                                       55,877,322                        -             -                  -      55,877,322
        Ekspor
              Eropa                                  3,476,021                       -              -                -         3,476,021
              Amerika                                2,113,834                    20,935            -                -         2,134,769
              Asia                                   1,218,051                  367,470             -                -         1,585,521
              Afrika                                 1,342,645                       -              -                -         1,342,645
              Australia                                525,975                       -              -                -           525,975
  Jumlah Penjualan                               64,553,848.94                388,404.54            -                -        64,942,253
  Penjualan antar Inter Unit                        18,640,853                       -                       (18,640,853)            -
  Jumlah penjualan segmen                        83,194,701.53                388,404.54            -        (18,640,853)     64,942,253
  Hasil segmen                                        (615,169)                   33,103            -                -          (582,066)
  Beban yang tidak dapat dialokasikan                                                                                         (1,776,036)
  Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan            (615,168.78)                33,102.69            -                  -      (2,358,103)
  Beban pajak                                                                                                                    193,704
  Jumlah rugi bersih tahun berjalan                                                                                           (2,164,398)
  Pendapatan komprehensif lain, setelah pajak                                                                                        -
  Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan                                                                                     (2,164,398)




                                                                        79
Page 83
                         PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                       CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                          31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

                                           Industri kimia dan       Pertenunan dan         Lain-lain     Eliminas           Jumlah
                                           dan benang sintetis         Perajutan

LAPORAN POSISI KEUANGAN:
    Aset segmen                                    211,124,648               (1,622,485)                    (1,791,493)      207,710,669
    Liabilitas segmen                            1,160,360,286                  895,722                        940,462     1,162,196,471

INFORMASI LAINNYA:
    Pengeluaran modal                                   1,995                      -                                              1,995
    Beban Penyusutan                                  681,946                   35,354                                          717,300

31 Maret 2023                              Industri kimia dan       Pertenunan dan         Lain-lain     Eliminas           Jumlah
                                           dan benang sintetis         Perajutan


PENJUALAN SEGMEN:
Penjualan eksternal
      Lokal                                        74,208,689                 727,581                                        74,936,271
      Ekspor
            Eropa                                   2,685,136                                                                 2,685,136
            Amerika                                 2,547,662                   15,345                                        2,563,007
            Asia                                    1,074,464                                                                 1,074,464
            Afrika                                  5,722,309                   28,546                                        5,750,854
            Australia                                 131,159                                                                   131,159
Jumlah Penjualan                                   86,369,419                 771,472            -               -           87,140,891
Penjualan antar Inter Unit                         26,570,434                  13,691                    (26,584,126)               -
Jumlah penjualan segmen                           112,939,853                 785,163            -       (26,584,126)        87,140,891
Hasil segmen                                        3,143,291                  39,090                                         3,182,381
Beban yang tidak dapat dialokasikan               (12,603,417)               (347,395)                                      (12,950,812)
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan              (9,460,126)               (308,305)           -                  -        (9,768,431)
Beban pajak                                                                                                                  (1,249,376)
Jumlah rugi bersih tahun berjalan                                                                                           (11,017,807)
Pendapatan komprehensif lain, setelah pajak
Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan                                                                                     (11,017,807)

                                           Industri kimia dan       Pertenunan dan         Lain-lain     Eliminas           Jumlah
                                           dan benang sintetis         Perajutan

LAPORAN POSISI KEUANGAN:
    Aset segmen                                   233,905,623               5,786,887                    (10,614,268)       229,078,243
    Liabilitas segmen                           1,190,146,863                 904,552                     (6,821,742)     1,184,229,673

INFORMASI LAINNYA:
    Pengeluaran modal                                  57,441                                                                    57,441
    Beban Penyusutan                                1,082,580                   40,532                                        1,123,111

Tabel berikut ini menunjukkan bahwa nilai tercatat dari segmen aset tidak lancar dan penambahan aset tetap berdasarkan area geografis
dimana aset tersebut ditempatkan adalah sebagai berikut:

                                                          Nilai Tercatat dari Aset Tidak Tetap         Penambahan Aset Tetap dan Aset
                                                                        31 Maret                          Tidak Berwujud 31 Maret
                                                           US$ 2024                 US$ 2023             US$ 2024        US$ 2023
Indonesia                                                      67,380,498               71,079,554                -            57,441




                                                                       80
Page 84
                               PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                             CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                                31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
50 ASET DAN LIABILITAS MONETER BERSIH DALAM MATA UANG ASING

   Perusahaan dan Anak Perusahaan memiliki aset dan liabilitas dalam mata uang asing sebagai berikut:
                                                                             2024                                    2023
                                                      Mata uang Asing          Setara dalam US$       Mata uang Asing Setara dalam US$
   Aset:
   Kas dan setara kas                     IDR                  65,210,383,661               4,113,441   33,056,338,560        2,144,288
                                          EUR                         298,868                 323,525            1,751            1,947
                                          SGD                           1,845                   1,369            2,541            1,930
   Piutang usaha Pihak ketiga             IDR                320,437,789,374               20,213,069  143,497,668,428        9,308,359
                                          EUR                         291,597                 315,655
   Piutang lain-lain                      IDR                515,709,726,102               32,530,734  519,930,862,348       33,726,703
   Aset keuangan lancar lainnya           IDR                  16,788,563,527               1,059,015   12,947,019,688          839,843
   Piutang non-usaha                      IDR                653,500,607,024               41,222,520  635,310,533,424       41,211,114
   Aset keuangan tidak lancar lainnya     IDR                   4,534,861,621                 286,057    4,409,854,712          286,057

   Jumlah aset                                                                       100,065,385.50                            87,520,241

   Liabilitas:

   Utang Usaha Pihak ketiga                  IDR              43,938,296,868              2,771,608       100,090,534,430       6,492,640
                                             EUR                      24,403                 26,416               106,658         117,528
                                             SGD                       9,972                  7,401                10,967           8,332
                                             YEN                   2,524,392                 16,641             2,467,617          17,535
                                             GBP                       5,926                  7,485                48,248          61,844
   Biaya yang masih harus dibayar            IDR             411,502,858,460             25,957,412       437,613,145,657      28,386,945
   Pinjaman jangka pendek                    IDR                         -                            -               -               -
   Utang terjamin                            IDR           1,341,051,955,403                              ##############       86,990,916
                                             EUR                  14,262,806                                   14,262,806      15,857,398
                                             YEN               3,001,711,400                                3,001,711,400      21,330,357
   Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya IDR              72,481,781,898              4,572,118        49,433,396,517       3,206,629
   Utang kredit pembiayaan                   IDR                         -                            -               -               -
   Imbalan pasca kerja jangka panjang        IDR             149,520,510,928              9,699,047       149,520,510,928       9,699,047

   Jumlah liabilitas                                                                  43,058,127.84                           172,169,171
   Liabilitas bersih                                                                 143,123,513.34                           (84,648,930)

   Aset dan liabilitas moneter diatas dijabarkan menggunakan kurs penutup Bank Indonesia per 31 Maret 2024 dan 2023.

51 MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

   Perusahaan dan Entitas Anak memiliki beragam eksposur risiko yang berasal dari pengunaan instrumen keuangan diantaranya:

     •   Risiko Kredit
     •   Risiko Likuiditas
     •   Risiko Pasar




                                                                        81
Page 85
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Catatan ini menyajikan informasi tentang eksposur Perusahaan dan Entitas Anak terhadap setiap risiko diatas, tujuan, kebijakan dan proses
Perusahaan dan Entitas Anak dalam mengukur dan mengelola risiko, serta manajemen modal atas Perusahaan dan Entitas Anak. Tujuan
utama Perusahaan dan Entitas Anak dalam melakukan instrumen keuangan adalah untuk membiayai operasional dan belanja modal.
Perusahaan dan Entitas Anak tidak aktif terlibat dalam perdagangan aset keuangan untuk tujuan spekulasi atau opsi. Dewan Direksi secara
keseluruhan bertanggung jawab untuk membentuk dan mengawasi kerangka kerja dari manajemen risiko atas Perusahaan dan Entitas Anak.
Dewan Direksi juga bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memonitor kebijakan serta manajemen risiko dari Perusahaan dan
Entitas Anak.

Kebijakan manajemen risiko Perusahaan dan Entitas Anak dibentuk untuk mengidentifikasi dan menganalisa risiko yang dihadapi oleh
Perusahaan dan Entitas Anak, untuk menetapkan batas risiko dan pengendalian yang tepat, serta memonitor risiko dan kepatuhan terhadap
batas yang telah ditentukan. Kebijakan dari sistem dan manajemen risiko ditelaah secara berkala untuk mencerminkan setiap perubahan
dalam kondisi pasar dan setiap kegiatan Perusahaan dan Entitas Anak. Semua risiko yang dihadapi oleh Perusahaan dan Entitas Anak
tergabung dalam anggaran operasional secara tahunan. Mitigasi dari strategi dan prosedur juga dirancang untuk mengatasi risiko yang pasti
terjadi sehingga tidak mempengaruhi operasional dan hasil yang diperkirakan dari Perusahaan dan Entitas Anak. Perusahaan dan Entitas
Anak, melalui pelatihan dan kebijakan serta prosedur manajemen memiliki tujuan untuk mengembangkan lingkungan pengendalian secara
disiplin dan konstruktif dimana semua karyawan akan memahami peran dan kewajibannya.

Dewan Direksi melakukan pengawasan atas fungsi pelaporan keuangan, khususnya di bidang pengelolaan kredit, likuiditas, pasar dan risiko
lainnya terhadap Perusahaan. Dewan Direksi juga melakukan penelaahan atas pengendalian dan prosedur manajemen risiko serta
memastikan integritas dari kegiatan pengendalian internal yang akan mempengaruhi sistem pelaporan keuangan dari Perusahaan.

  a   Risiko Kredit

      Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan dan Entitas Anak akan mengalami kerugian yang timbul jika pelanggan atau rekanan
      gagal dalam memenuhi kewajiban kontraktualnya. Informasi keuangan Perusahaan dan Entitas Anak serta eksposur maksimal atas
      risiko kredit pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tanpa mempertimbangkan adanya efek agunan dan teknik risiko mitigasi
      lainnya. adalah seperti yang disajikan dibawah ini:

                                                                                                           2024               2023
                                                                                                           US$                US$
      Kas dan setara kas                                                                                   6,240,553          3,867,904
      Piutang usaha, bersih                                                                               25,485,269         26,463,240
      Piutang lain-lain, bersih                                                                            1,206,836          1,195,969
      Aset keuangan lancar lainnya                                                                         2,952,489          2,962,175
      Piutang non-usaha                                                                                   35,670,579         35,659,173
             Jumlah aset keuangan                                                                         71,555,726         70,148,461

      (a) Kas dan Setara Kas

           Manajemen mengevaluasi kondisi keuangan dari industri perbankan dan deposito/investasi bank terhadap reputasi bank
           tersebut. Untuk bank, hanya dengan peringkat kredit dari penilai independen dengan minimum ”A” yang dapat diterima.
           Kualitas kredit dapat dinilai dengan mengacu pada peringkat kredit eksternal sebagai berikut:

                                                                                                                              2023
                                                                                                                              US$
           Dengan pihak yang memiliki peringkat kredit eksternal:
                  - Fitch:
                  F1+                                                                                                         1,102,483
                  F3                                                                                                          1,391,033

                      - Pefindo:
                      idAAA                                                                                                      76,401
                      idAA+                                                                                                   1,224,523
                                                                                                                              3,794,440
           Dengan pihak yang tidak memiliki peringkat kredit eksternal:                                                          73,464
           Jumlah kas dan setara kas                                                                                          3,867,904




                                                                       82
Page 86
                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

     Perusahaan memiliki jenis aset keuangan berikut yang menjadi subjek kerugian pada kredit yang diharapkan:
 •   Piutang usaha untuk penjualan persediaan;
 •   Piutang lainnya, dan
 •   Aset keuangan lancar lainnya
 •   Piutang non-usaha
 •   Aset kuangan tidak lancar lainnya.

     Sementara kas dan setara kas serta piutang lain-lain dari pihak berelasi juga termasuk subjek dari penurunan nilai PSAK No.
     71, kerugian penurunan nilai yang teridentifikasi tidak material.

(b) Piutang Usaha

     Perusahaan menerapkan pendekatan sederhana PSAK 71 untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan
     penyisihan kerugian ekspektasian sepanjang umurnya untuk semua piutang usaha dan aset kontrak.

     Untuk mengukur kerugian kredit ekspektasian, piutang usaha dan aset kontrak telah dikelompokkan berdasarkan karakteristik
     risiko kredit bersama dan hari jatuh tempo. Aset kontrak terkait dengan pekerjaan yang belum tertagih dan secara substansial
     memiliki karakteristik risiko yang sama dengan piutang usaha untuk jenis kontrak yang sama. Oleh karena itu, Perusahaan
     menyimpulkan bahwa tingkat kerugian yang diharapkan untuk piutang usaha adalah perkiraan yang wajar dari tingkat kerugian
     untuk aset kontrak.

     Tingkat kerugian yang diharapkan didasarkan pada profil pengumpulan penjualan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31
     Desember 2022 dan 31 Desember 2021 masing-masing dan kerugian kredit historis terkait yang dialami dalam periode ini.
     Tingkat kerugian historis disesuaikan untuk mencerminkan arus dan informasi berwawasan ke depan mengenai faktor
     makroekonomi yang mempengaruhi kemampuan pelanggan dalam melunasi piutang. Perusahaan telah mengidentifikasi PDB
     Indonesia di mana ia menjual barang-barangnya sebagai faktor yang paling relevan, dan karenanya menyesuaikan tingkat
     kerugian historis berdasarkan perubahan yang diharapkan pada faktor-faktor ini.

     Atas dasar itu, penyisihan kerugian pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 (dengan penerapan PSAK 71)
     ditetapkan sebagai berikut untuk piutang usaha dan aset keuangan tidak lancar lainnya:

                                                                           31 Desember 2023
                                                                                  Cadangan untuk (pemulihan
                                                             Tingkat kerugian
                                                                                     dari) kerugian kredit
                                                               ekspektasian
                                                                                         ekspektasian
     Piutang usaha
     Lancar                                                               2.81%                         24,329
     1-30 hari                                                            8.20%                          4,193
     31-90 hari                                                          11.01%                         44,138
     91-180 hari                                                         18.30%                        207,282
     Lebih dari 180 hari                                                100.00%                      1,617,531
              Jumlah                                                                                 1,897,473

c) Aset keuangan tidak lancar lainnya
                                                                                   Cadangan untuk (pemulihan
                                                             Tingkat kerugian
                                                                                      dari) kerugian kredit
                                                               ekspektasian
                                                                                          ekspektasian
     Aset keuangan tidak lancar lainnya
     Lancar                                                                  0%
     1-30 hari                                                               0%
     31-90 hari                                                              0%
     91-180 hari                                                             0%
     Lebih dari 180 hari                                                   100%                        989,205
              Jumlah                                                                                   989,205

     Piutang usaha dan aset kontrak dihapuskan jika tidak ada ekspektasi pemulihan yang wajar. Indikator bahwa tidak ada
     ekspektasi pemulihan yang wajar mencakup, antara lain, kegagalan debitur untuk terlibat dalam rencana pembayaran kembali
     dengan Perusahaan, dan kegagalan melakukan pembayaran kontraktual untuk jangka waktu lebih dari 365 hari lewat jatuh
     tempo.




                                                                 83
Page 87
                   PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                 CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                    31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
     Kerugian penurunan nilai piutang usaha dan aset kontrak disajikan sebagai kerugian penurunan nilai bersih dalam laba operasi.
     Pemulihan selanjutnya dari jumlah yang dihapuskan sebelumnya dikreditkan ke item baris yang sama

     Mayoritas risiko kredit Perusahaan adalah dari piutang yang dapat diatribusikan kepada aktivitas yang dipengaruhi oleh
     karakteristik individual untuk setiap pelanggan dan uang muka tanpa bunga yang diterima oleh Perusahaan dan Entitas Anak
     dengan aktivitas operasional yang serupa. Demografi dari pelanggan Perusahaan mencakup risiko kegagalan dalam industri dan
     wilayah dimana pelanggan beroperasi, yang memiliki pengaruh terhadap risiko kredit.

     Sehubungan dengan piutang usaha, Perusahaan tidak memiliki eksposur yang signifikan terhadap risiko kredit dari para
     pelanggan baik, secara individual maupun secara Perusahaan. Piutang usaha terdiri dari banyak pelanggan. Berdasarkan
     informasi historis, tingkat kegagalan dalam pelunasan piutang dari para pelanggan adalah kecil karena pembayaran dari
     pelanggan biasanya diterima oleh Perusahaan dalam batas waktu kredit. Lagipula, beberapa penjualan ekspor dilakukan dengan
     penerimaan uang muka terlebih dahulu dari pelanggan (prefinance). Dengan demikian, manajemen berpendapat bahwa kualitas
     kredit atas saldo piutang usaha tidak diperlukan adanya penurunan nilai.

     Dewan Direksi telah menetapkan kebijakan kredit untuk setiap jumlah uang muka yang diterima dari setiap pelanggan/rekanan
     baru dengan menganalisa secara individual untuk setiap kreditnya seperti yang dinyatakan dalam persyaratan kondisi dalam
     kebijakan kredit yang telah ditentukan.

     Penelaahan yang dilakukan oleh Perusahaan mencakup persyaratan untuk memperbaharui dokumen aplikasi kredit, verifikasi
     kredit atas tidak adanya catatan yang negatif dan daftar rekening yang di-blacklisted, serta menganalisa kinerja keuangan untuk
     memastikan kapasitas kredit telah memadai. Status dari masing-masing akun pada awalnya akan diperika sebelum jumlah uang
     muka ditetapkan

     Kualitas kredit aset keuangan baik yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai, dan jatuh tempo tetapi tidak
     mengalami penurunan nilai dapat dinilai dengan mengacu pada informasi historis mengenai tingkat gagal bayar dari debitur:

                                                                                                       31 December 2023
                                                                                               Jumlah Bruto        Penyisihan
                                                                                                                kerugian kredit
                                                                                                                 ekspektasian
     Dengan pihak yang tidak memiliki peringkat kredit eksternal:
     Perusahaan 1                                                                                    24,310,734                -
     Perusahaan 2                                                                                     2,152,506          1,897,473
     Perusahaan 3                                                                                    15,657,945         15,657,945
     Jumlah                                                                                          42,121,185         17,555,418

 •   Perusahaan 1 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (kurang dari enam bulan).
 •   Perusahaan 2 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) tanpa adanya kasus gagal bayar di masa lalu.
 •   Perusahaan 3 – pelanggan / pihak-pihak berelasi (lebih dari enam bulan) dengan beberapa kejadian gagal bayar pada masa lalu.

(d) Piutang Non-usaha

     Piutang non-usaha merupakan piutang kepada PT Multikarsa Investama. Manajemen Perusahaan menyatakan bahwa tidak ada
     indikasi penurunan nilai yang dapat diukur dari estimasi arus kas di masa yang akan datang, karena PT Multikarsa Investama
     sedang dalam proses restrukturisasi dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Disamping itu, nilai tercatat akan disesuaikan
     pada waktu restrukturisasi selesai.

(e) Aset Keuangan Tidak Lancar Lainnya

     Perusahaan berpendapat bahwa nilai pada bank yang dibatasi penggunaannya perlu disesuaikan selama restrukturisasi utang
     terjamin dengan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) / Kementerian Keuangan. Namun, adalah tepat untuk membuat
     penyisihan kerugian kredit ekspektasian sebesar US$ 989.205.




                                                                 84
Page 88
                          PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                        CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                           31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
b   Risiko Likuiditas

    Risiko likuiditas adalah risiko yang terjadi saat Perusahaan tidak dapat memenuhi kewajibannya yang terkait dengan liabilitas
    keuangan yang akan diselesaikan dengan cara memberikan uang tunai atau aset keuangan lainnya.

    Perusahaan mengelola risiko liabilitas dengan memproyeksikan arus kas dan menjaga keseimbangan serta fleksibilitas dari
    kesinambungan dalam pendanaan. Pengendalian dan prosedur treasuri digunakan untuk memastikan bahwa kas yang memadai akan
    dipertahankan untuk menutupi kebutuhan modal operasional secara harian dan berkala.

    Manajemen terus memonitor liabilitas Perusahaan di masa depan dan juga untuk liabilitas kontinjensinya, serta mengatur cadangan
    kas yang diperlukan menurut kebutuhan internal.

    Berikut ini adalah liabilitas keuangan kontraktual berdasarkan jatuh temponya, yang termasuk estimasi pembayaran bunga dan tidak
    termasuk dampak dari perjanjian saling hapus Perusahaan dan Entitas Anak:

                                                                        Lancar                                 Tidak Lancar
                                                       Dalam 6 bulan       6 sampai 12bulan          1 sampai 5 tahun   Lebih dari 5
                                                                                                                            tahun
    31 Maret 2024:
    Utang usaha                                               10,613,725                2,740,887
    Biaya yang masih harus dibayar                            51,144,493
    Utang bank                                                96,681,394
    Utang terjamin                                           927,188,743
    Wesel bayar tidak terjamin                                                                            14,525,828         19,009,972
    Pinjaman modal                                                                                        22,445,000
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                       308,191
    Bagian lancar dari liabilitas sewa                                                                     1,536,469
    Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                  5,665,756
          Jumlah                                           1,091,602,302                2,740,887         38,507,297         19,009,972

                                                                        Lancar                                 Tidak Lancar
                                                       Dalam 6 bulan       6 sampai 12bulan          1 sampai 5 tahun   Lebih dari 5
                                                                                                                            tahun
    31 Desember 2023:
    Utang usaha                                               11,859,057                4,962,668
    Biaya yang masih harus dibayar                            49,789,060
    Utang bank                                                95,846,330
    Utang terjamin                                           931,547,148
    Wesel bayar tidak terjamin                                       -                                    14,525,828         18,670,630
    Pinjaman modal                                                   -                                    22,445,000    .
    Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                       308,191
    Bagian lancar dari liabilitas sewa                           753,312                                   1,079,301
    Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                  4,083,922
          Jumlah                                           1,094,187,020                4,962,668         38,050,129         18,670,630

c   Risiko Pasar

    Risiko pasar adalah risiko dimana terdapat perubahan harga pasar, seperti suku bunga, nilai tukar mata uang asing, dan harga pasar
    lainnya yang akan mempengaruhi penghasilan Perusahaan serta nilai kepemilikan atas instrumen keuangan. Tujuan pengelolaan
    risiko pasar adalah untuk mengelola dan mengendalikan eksposur risiko pasar dalam parameter yang dapat diterima, sekaligus untuk
    mengoptimalkan pengembaliannya.

    Perusahaan memiliki beberapa eksposur terhadap risiko pasar yang terdiri dari risiko suku bunga dan risiko nilai tukar mata uang
    asing




                                                                       85
Page 89
                     PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                   CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                      31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
(1) Risiko Tingkat Suku Bunga

     Risiko tingkat suku bunga merupakan dampak dari perubahan suku bunga pada aset dan liabilitas Perusahaan. Risiko tingkat
     suku bunga pada umumnya disebabkan karena perubahan dari suku bunga tetap dan suku bunga mengambang. Ketika
     mempertimbangkan risiko tingkat suku bunga, lindung nilai atas suku bunga merupakan salah satu cara untuk mengurangi
     risiko nilai wajar yang berhubungan dengan aset dan liabilitas dengan suku bunga tetap serta risiko arus kas yang berhubungan
     dengan aset dan liabilitas dengan suku bunga mengambang.

     Kebijakan Perusahaan adalah untuk meminimalkan eksposur risiko arus kas pendanaan jangka panjang. Bunga atas pinjaman
     jangka panjang biasanya dalam tingkat suku bunga tetap (fixed interest rates). Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
     Perusahaan mempunyai tingkat bunga tetap (fixed interest rates) atas pinjaman kepada pihak bank, pihak ketiga dan pihak
     berelasi, dengan demikian, tidak terdapat risiko tingkat bunga pada Perusahaan.

(2) Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing

     Mayoritas transaksi Perusahaan dilakukan dalam beberapa mata uang asing. Eksposur terhadap nilai tukar mata uang asing
     timbul karena transaksi aktivitas operasional Perusahaan yang didominasi dalam mata uang Rupiah dan mata uang lainnya,
     selain Dolar Amerika Serikat.

     Perusahaan juga peduli terhadap risiko pasar yang timbul dari fluktuasi nilai tukar. Manajemen telah menentukan kebijakan
     yang meminta Perusahaan untuk menjaga risiko nilai tukar terhadap mata uang fungsional. Tidak ada perjanjian spesifik untuk
     mengurangi risiko melalui instrumen derivatif dan lindung nilai. Risiko nilai tukar timbul ketika transaksi komersial dimasa
     yang akan datang terjadi atau pada saat pengakuan aset dan liabilitas yang dinyatakan dalam mata uang selain mata uang
     fungsional.

     Untuk mengurangi risiko terhadap risiko nilai tukar mata uang asing. Perusahaan selalu memonitor arus kas dalam mata uang
     asingnya. Aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing, dijabarkan ke Dolar Amerika Serikat dengan kurs tengah Bank
     Indonesia yang telah dijabarkan dalam Aset dan Liabilitas Moneter dalam Mata Uang Asing (Catatan 51).

     Manajemen berpendapat bahwa Perusahaan pada dasarnya telah melakukan lindung nilai terhadap risiko nilai tukar. Risiko ini
     diukur dengan menggunakan rencana arus kas di dalam analisa sensitivitas. Tabel dibawah ini merangkum analisa sensitivitas
     terhadap kemungkinan perubahan kurs mata uang asing, dengan pertimbangan semua faktor lainnya adalah konstan, terhadap
     laporan laba rugi dan pendapatan komprehensif konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023:

                                                                                                                        2023
                                                                                                                        US$
     IDR meningkat 1,49%                                                                                                 (702,776)
     EUR meningkat 2,28%                                                                                               15,972,122
     YEN meningkat 5,09%                                                                                               (7,471,926)
     SGD meningkat 1,71%                                                                                                    6,401
     GBP meningkat 1,00%                                                                                                   61,842

     Rugi bersih                                                                                                        7,865,663

     Manajemen melakukan survei melalui bank untuk mendapatkan estimasi atas nilai tukar mata uang asing sampai dengan
     tanggal pelaporan. Estimasi perubahan mata uang asing meningkat sebesar 1,49% untuk Indonesia Rupiah, meningkat sebesar
     2,28% untuk Euro Eropa, meningkat 1,00% untuk Poundsterling, meningkat 1,71% untuk Dolar Singapura, dan meningkat
     5,09% untuk Yen Jepang jika dibandingkan dengan nilai tukar mata uang asing pada tanggal 31 Desember 2023.

     Kebijakan Perusahaan untuk mengelola aset keuangannya dalam mata uang asing yang dilakukan dengan menyediakan dana
     guna menyelesaikan liabilitas keuangan dalam mata uang asing. Pada tanggal 31 Desember 2023, liabilitas keuangan dalam
     mata uang asing telah melebihi jumlah aset keuangan dalam mata uang asing sebesar US$ 84.648.930. Hal ini disebabkan
     karena adanya utang terjamin milik Perusahaan yang belum selesai direstrukturisasi. Jika utang terjamin yang dinyatakan dalam
     mata uang Rupiah dan mata uang lainnya selain Dolar Amerika Serikat tidak dipertimbangkan, maka tidak ada selisih lebih
     liabilitas keuangan diatas aset keuangan. Jumlah ini menggambarkan nilai yang akan dibayarkan saat jatuh tempo.




                                                                 86
Page 90
                      PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                    CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                       31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Pengaturan Pembiayaan

Pada 31 Desember 2023, Perusahaan memiliki fasilitas letter of credit yang difasilitasi dari Damiano Investment, B.V., melalui
Deutsche Bank (Hongkong) sejumlah US$ 95.846.330. Fasilitas ini tersedia dalam beberapa periode sampai dengan Agustus 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2022, porsi yang digunakan adalah US$ 99.061.481.

Estimasi Nilai Wajar

Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan diestimasi untuk keperluan pengakuan dan pengukuran atau untuk keperluan pengungkapan.

PSAK 60, “Instrumen Keuangan: Pengungkapan” mensyaratkan pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat hirarki
nilai wajar sebagai berikut:

     1 Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1).

       Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan kuotasi nilai pasar pada
       tanggal pelaporan. Kuotasi nilai pasar yang digunakan untuk aset keuangan adalah harga penawaran, sedangkan untuk liabilitas
       keuangan adalah harga jual.

     2 Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat 1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik secara
       langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2), dan

       Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan pada pasar aktif (misalnya derivatif over-the-counter) ditentukan
       dengan teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut memaksimumkan penggunaan data pasar yang dapat diobservasi apabila
       tersedia dan sedapat mungkin meminimalisir penggunaan estimasi yang bersifat spesifik dari entitas. Jika seluruh input yang
       dibutuhkan untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan dapat diobservasi, instrumen tersebut termasuk dalam tingkat 2.

     3 Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat diobservasi)
       (tingkat 3).

       Jika satu atau lebih input yang signifikan tidak berdasarkan pada data pasar yang dapat diobservasi, instrumen ini termasuk
       dalam tingkat 3.

Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan nilai instrumen keuangan yang mencakup:

 a     Penggunaan harga yang diperoleh dari bursa atau pedagang efek untuk instrumen sejenis, dan
 b     Teknik lain, seperti analisis arus kas yang didiskontokan, digunakan untuk menentukan nilai wajar instrumen keuangan lainnya

Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan diukur dan diakui dengan hirarki tingkat pengukuran nilai wajar tingkat 2 dan tingkat 3.


                                                                    31 Maret 2024                            31 Desember 2023
                                                     Nilai tercatat US$       Nilai Wajar US$       Nilai tercatat US$ Nilai Wajar US$
Aset Keuangan
Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                      6,240,553                6,240,553           3,867,904        3,867,904
      Piutang usaha, bersih                                  25,485,269               25,485,269          26,463,240       26,463,240
      Piutang lain-lain, bersih                               1,206,836                1,206,836           1,195,969        1,195,969
      Aset keuangan lancar lainnya                            2,952,489                2,952,489           2,962,175        2,962,175
Aset tidak lancar
      Piutang non-usaha                                      35,670,579               35,670,579          35,659,173       35,659,173
Jumlah aset keuangan                                         71,555,726               71,555,726          70,148,461       70,148,461




                                                                     87
Page 91
                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023
Liabilitas keuangan:
Liabilitas Jangka Pendek
      Utang usaha                                         13,354,612               13,354,612         16,821,725         16,821,725
      Biaya yang masih harus dibayar                      51,144,493               51,144,493         49,789,060         49,789,060
      Pinjaman jangka pendek                                     -                        -                  -                  -
      Bagian lancar dari liabilitas sewa                         -                        -              753,312            753,312
      Utang bank                                          96,681,394               96,681,394         95,846,330         95,846,330
      Utang terjamin                                     927,188,743              927,188,743        931,547,148        931,547,148
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang:
      Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                 308,191                  308,191            308,191            308,191
      Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya            5,665,756                5,665,756          4,083,922          4,083,922
Liabilitas Jangka Panjang:
      Wesel bayar tidak terjamin                          33,535,800               33,535,800         33,196,458         33,196,458
      Pinjaman modal                                      22,445,000               22,445,000         22,445,000         22,445,000
      Kewajiban sewa                                       1,536,469                1,536,469          1,079,301          1,079,301
Jumlah liabilitas keuangan                             1,151,860,458            1,151,860,458      1,155,870,447      1,155,870,447

Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu (1) tahun atau kurang (kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-
lain, aset keuangan lancar lainnya, utang usaha, biaya yang masih harus dibayar, liabilitas imbalan kerja jangka pendek, pinjaman
jangka pendek, utang terjamin, dan liabilitas keuangan lancar lainnya). Nilai tercatat dari aset dan liabilitas keuangan ini
dipertimbangkan telah mendekati nilai wajarnya karena merupakan jangka pendek.

Instrumen keuangan jangka panjang dengan jatuh tempo lebih dari satu (1) tahun. Nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan ini
diperhitungkan dengan menggunakan diskonto arus kas di masa yang akan datang dengan menggunakan tingkat suku bunga yang
dapat diobservasi pada pasar dari transaksi instrumen dengan kondisi, risiko kredit dan waktu jatuh tempo yang sama.

Berdasarkan tingkatan nilai wajar yang berbeda-beda, tabel dibawah ini merupakan aset dan liabilitas keuangan Perusahaan yang
diukur pada nilai wajar pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:

31 Maret 2024                                     Tingkat 1 US$         Tingkat 2 US$            Tingkat 3 US$      Total US$
Aset Keuangan
Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                          -                 6,240,553                -            6,240,553
      Piutang usaha, bersih                                       -                25,485,269                -           25,485,269
      Piutang lain-lain, bersih                                   -                 1,206,836                -            1,206,836
      Aset keuangan lancar lainnya                                -                 2,952,489                -            2,952,489
Aset tidak lancar                                                 -                       -                  -                  -
      Piutang non-usaha dari pihak berelasi                       -                       -           35,670,579         35,670,579
Jumlah aset keuangan                                              -                35,885,147         35,670,579         71,555,726

Liabilitas keuangan:
Liabilitas Jangka Pendek
      Utang usaha                                                 -                13,354,612                -           13,354,612
      Biaya yang masih harus dibayar                              -                51,144,493                -           51,144,493
      Pinjaman jangka pendek                                      -                         -                -                  -
      Bagian lancar dari liabilitas sewa                          -                         -                -                  -
      Utang bank                                                  -                96,681,394                -           96,681,394
      Utang terjamin                                              -                         -        927,188,743        927,188,743
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang:                     -                       -                  -                  -
      Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                      -                   308,191                -              308,191
      Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                   -                 5,665,756                -            5,665,756
Liabilitas Jangka Panjang:                                        -                       -                  -                  -
      Wesel bayar tidak terjamin                                  -                33,535,800                -           33,535,800
      Pinjaman modal                                              -                22,445,000                -           22,445,000
      Kewajiban sewa                                              -                 1,536,469                -            1,536,469
Jumlah liabilitas keuangan                                        -               224,671,715        927,188,743      1,151,860,458




                                                                  88
Page 92
                    PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                  CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                     31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

31 Desember 2023                                  Tingkat 1 US$        Tingkat 2 US$          Tingkat 3 US$    Total US$
Aset Keuangan
Aset Lancar
      Kas dan setara kas                                                          3,867,904                         3,867,904
      Piutang usaha, bersih                                                      26,463,240                        26,463,240
      Piutang lain-lain, bersih                                                   1,195,969                         1,195,969
      Aset keuangan lancar lainnya                                                2,962,175                         2,962,175
Aset tidak lancar                                                                                                         -
      Piutang non-usaha dari pihak berelasi                                                       35,659,173       35,659,173
Jumlah aset keuangan                                                             34,489,288       35,659,173       70,148,461

Liabilitas keuangan:
Liabilitas Jangka Pendek
      Utang usaha                                                                16,821,725                        16,821,725
      Biaya yang masih harus dibayar                                             49,789,060                        49,789,060
      Pinjaman jangka pendek                                                              -                               -
      Bagian lancar dari liabilitas sewa                                            753,312                           753,312
      Utang bank                                                                 95,846,330                        95,846,330
      Utang terjamin                                                                             931,547,148      931,547,148
Bagian lancar atas liabilitas jangka panjang:                                                                             -
      Liabilitas imbalan kerja jangka pendek                                        308,191                           308,191
      Liabilitas keuangan jangka pendek lainnya                                   4,083,922                         4,083,922
Liabilitas Jangka Panjang:                                                                                                -
      Wesel bayar tidak terjamin                                                 33,196,458                        33,196,458
      Pinjaman modal                                                             22,445,000                        22,445,000
      Kewajiban sewa                                                              1,079,301                         1,079,301
Jumlah liabilitas keuangan                                                      224,323,299      931,547,148    1,155,870,447

Tabel dibawah ini merupakan mutasi dari instrumen tingkat 3:

31 Maret 2024                                                          Piutang jangka panjang Utang Terjamin   Jumlah
                                                                         dari Pihak berelasi
Saldo awal                                                                      (894,238,189)             -      (894,238,189)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs, bersih                                        (1,649,786)             -        (1,649,786)
Saldo akhir                                                                     (895,887,975)             -      (895,887,975)

31 Desember 2023                                                       Piutang jangka panjang Utang Terjamin Jumlah
                                                                         dari Pihak berelasi
Saldo awal                                                                         35,965,598   (930,203,787)  (894,238,189)
Keuntungan (kerugian) selisih kurs, bersih                                          (306,425)     (1,343,361)     (1,649,786)
Saldo akhir                                                                       35,659,173    (931,547,148)  (895,887,975)




                                                                  89
Page 93
                           PT ASIA PACIFIC FIBERS Tbk DAN ENTITAS ANAK
                         CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
                            31 Maret 2024 , 31 Desember 2023 dan 31 Maret 2023

        Manajemen risiko permodalan

        Tujuan Perusahaan dalam pengelolaan permodalan adalah untuk mempertahankan kelangsungan usaha Perusahaan dan Entitas Anak
        guna memberikan imbal hasil kepada pemegang saham dan manfaat kepada pemangku kepentingan lainnya serta mengelola struktur
        modal yang optimal untuk meminimalisasi biaya modal yang efektif.

        Perusahaan mengkaji dan mengelola struktur modal secara aktif dan berkala untuk memastikan struktur modal dan pengembalian
        kepada pemegang saham sudah optimal dengan mempertimbangkan kebutuhan modal di masa depan dan defisiensi modal dari
        Perusahaan, serta memproyeksikan tingkat keuntungan, arus kas bersih dari operasional, belanja modal dan kesempatan investasi
        yang strategis. Dalam rangka mempertahankan atau menyesuaikan struktur permodalan. Perusahaan selalu menyesuaikan jumlah
        saham baru yang diterbitkan serta menambah/mengurangi jumlah utang dari waktu ke waktu.

        Konsisten dengan entitas lain dalam industri yang sama, Perusahaan memonitor permodalan berdasarkan gearing ratio. Gearing ratio
        per tanggal 31 Maret 2024 dan 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
                                                                                                          2024                2023
                                                                                                           US$                US$
        Jumlah pinjaman                                                                               1,079,850,936       1,083,034,936
        Dikurangi:
              Kas dan setara kas                                                                          (6,240,553)        (3,867,904)
              Aset keuangan lancar lainnya                                                                (2,952,489)        (2,962,175)
              Liabilitas bersih                                                                       1,070,657,894       1,076,204,857
              Jumlah defisiensi                                                                        (954,485,801)       (955,173,431)
              Gearing ratio                                                                                   (0.891)            (0.890)

        Jumlah liabilitas mencakup jumlah utang terjamin yang belum direstrukturisasi sebesar US$ 955.173.431. Perusahaan akan
        merestrukturisasi utang ini pada tingkat yang berkelanjutan dimana tahap negosiasi dengan kreditur terjamin termasuk PPA/BPP
        sedang berlangsung. Jika usulan Perusahaan mengenai konversi utang menjadi modal diterima, maka hal ini akan memperbaiki
        struktur permodalan Perusahaan.

52 STANDAR AKUNTANSI BARU DAN AMANDEMENNYA

  Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK-IAI) telah menerbitkan amandemen Standar Akuntansi Keuangan
  ("SAK") berikut ini. Amandemen standar akuntansi ini berlaku efektif atau diterapkan untuk laporan keuangan konsolidasian Perseroan
  yang periodenya dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2024:

   -.   Amandemen PSAK 1: Penyajian laporan keuangan terkait dengan liabilitas tidak lancar dengan persyaratan; dan
   -.   Amandemen terhadap PSAK 73: Liabilitas sewa dalam sewa dan sewa-balik;

  Amandemen standar yang berlaku efektif untuk periode yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2025, dengan penerapan dini
  diperkenankan, adalah sebagai berikut:

   -.   PSAK 74: Kontrak asuransi; dan
   -.   Amandemen PSAK 74: Kontrak asuransi mengenai penerapan awal PSAK 74 dan PSAK 71 Informasi komparatif.

  Sampai dengan tanggal pengesahan laporan keuangan konsolidasian ini, manajemen Perusahaan masih mengevaluasi dampak dari
  penerapan standar akuntansi baru tersebut terhadap laporan keuangan konsolidasian.




                                                                        90

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.66 MB
Published29 Apr 2024
Pages93
Characters415,809
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 137 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ASIA PACIFIC FIBERS Tbk p.11 ×273
linked org Damiano Investments B.V. p.11 ×65
linked org International Finance p.13 ×2
linked person Seeniappa | Jegatheesan · Direktur p.14 ×4
linked person Doedy Darwin · Anggota p.14 ×2
linked person Husni Sidik Sodikin p.14 ×2
linked org PT Perusahaan Pengelola Aset p.18 ×13
linked org Mandiri Sekuritas p.18
linked org Bank Mandiri p.18 ×7
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.42 ×2
linked org Bank Central Asia Tbk p.42 ×2
linked org Damiano Investment B.V. p.56 ×3
linked person Prawira Atmadja p.73
possible org Negara Republik Indonesia p.11 ×2
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.11 ×4
possible org Bursa Efek Indonesia p.12 ×8
possible person Alexander Shaik p.14 ×2
possible person Jegatheesan Seeniappa · Direktur p.14
possible person Sumiyati · Ketua p.14 ×2
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.42 ×8
possible org PT Multikarsa Investama p.44 ×20
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.62
unresolved person DR. Ide Anak Agung Gde Agung p.1 ×2
unresolved person Tirtaamidjaja p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.11 ×7
unresolved person Sutjipto p.11 ×6
unresolved org Bapepam-LK p.11 ×6
unresolved org Polysindo Eka Perkasa Tbk p.11 ×4
unresolved person Aryanti Artisari p.11 ×8
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.11
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.11 ×3
unresolved org Koordinasi Penanaman Modal p.11
unresolved person Aulia Taufani p.11 ×6
unresolved org Yayasan Asia Pasific Fiber p.11
unresolved org Pengawas Pasar Modal p.12
unresolved org BAPEPAM p.12 ×8
unresolved org Pengadilan Niaga Jakarta Pusat p.12
unresolved org Trimegah Securities Tbk p.12 ×2
unresolved org Texmaco Jaya Tbk p.12 ×56
unresolved org PT Texmaco Graha p.13
unresolved org International Finance Company B.V. p.13
unresolved org PT Texmaco Graha Busana p.13
unresolved person Robert Mc Carthy · Komisaris Utama p.14
unresolved person Ir. Agus Tjahajana Wirakusumah Sumiyati · Komisaris Independen p.14 ×5
unresolved person Christoper Ian Teague · Komisaris p.14
unresolved person Vasudevan Ravi Shankar · Direktur Utama p.14 ×2
unresolved person Dr. Antonius Widyatma Sumarlin Deddy Sutrisno · Direktur p.14 ×3
unresolved person Tunaryo. p.14
unresolved person Yohanes Baptis Galuh Adjar Pamungkas. p.14
unresolved org Pengadilan Niaga p.18
unresolved org Kementerian Keuangan p.18 ×8
unresolved org Bank BUMN p.18
unresolved org Asia Pacific Fibers Hong Kong Limited p.19 ×4
unresolved org Kementerian Perekonomian p.19 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.19 ×3
unresolved org Bank Indonesia p.19 ×13
unresolved org PT Asia Pacific Fibers. Satuan p.19
unresolved org PT Bina Prima Perdana p.20 ×17
unresolved org Shanghai Banking Corporation Limited p.20 ×5
unresolved org Madison Pacific Trust Limited p.20 ×4
unresolved org Menteri Perdagangan Impor p.23
unresolved org PT Bank SBI Indonesia Rekening Dolar Amerika Serikat p.42
unresolved org Bank Bukopin Tbk p.42 ×13
unresolved person DR. H. Teddy Anwar p.44 ×4
unresolved org PT Wismakarya Prasetya p.44 ×15
unresolved org PT Wastra Indah p.44
unresolved org Texmaco Perkasa Engineering Tbk p.44 ×2
unresolved org PT Wahana Perkasa Auto Jaya p.44
unresolved org PT Sumatex Subur p.44
unresolved org PT Texmaco p.44 ×3
unresolved org PT Jaya Perkasa Engineering p.44
unresolved org PT Perkasa Heavindo Engineering p.44
unresolved org PT Raja Busana Mahameru p.44
unresolved org Supermitory Utama Tbk p.44 ×2
unresolved org PT Saritex Jaya Swasti p.44
unresolved org PT Devrindo Widya p.44
unresolved org PT Perkasa Indobaja p.44
unresolved org PT Perkasa Indosteel p.44
unresolved org PT Wahana Jaya Perkasa p.44
unresolved org PT Bina Peranan Busana p.44
unresolved org PT Citra Indah Textile p.44
unresolved org Bank Garansi p.46
unresolved org PT Jasarahardja Putera. p.46
unresolved org PT PGN p.46 ×4
unresolved org PT FPG Indonesia p.47
unresolved org AR International Limited p.47
unresolved org PT Bank Dharmala p.48 ×3
unresolved org PT Bank Putera Multikarsa p.48 ×2
unresolved org PT Bank Papan Sejahtera p.48 ×2
unresolved org PT Bank Asia Pacific p.48 ×2
unresolved org Penyehatan Perbankan Indonesia p.48
unresolved org Penyehatan Perbankan Nasional p.49
unresolved org Kementerian Keuangan. Namun p.49 ×2
unresolved org KJPP Nirboyo A. p.51
unresolved org Dewi A. & Rekan p.51
unresolved org PT MAG p.51
unresolved org Bank Bukopin. Perusahaan p.55
unresolved — Belanda · Pemberi Pinjaman p.56 ×3
unresolved org PT Ferrier Hodgson p.56 ×3
unresolved org PT Kordamentha p.56 ×2
unresolved org Damiano Invesment B.V. p.56
unresolved org PT Bank Finconesia p.57
unresolved org Kyoa Investment Limited p.57 ×5
unresolved org Sverige Financing Limited p.57 ×5
unresolved org Sasando Pte. Ltd. p.57 ×4
unresolved org Sverige Netherlands B.V. p.57
unresolved org PT Bina Prima Perdana. Di p.58
unresolved org Sverige Netherland B.V. p.58 ×3
unresolved org PT Pilot Asia Capital p.59
unresolved org PT BCA Indonesia Finance p.61
unresolved org PT Pacific Poly p.61 ×3
unresolved org Kementerian Perindustrian p.61
unresolved org Menteri Tenaga Kerja p.62
unresolved org Kantor Kosultan Aktuaria Indra Catarya Situmeang dan Rekan p.63
unresolved org Rekonsiliasi p.64
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.65 ×3
unresolved org Negeri p.69
unresolved person Januar Tirtaamidjaja p.70
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia p.70
unresolved org Departemen Industri dan Perdagangan p.70
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.71
unresolved org PT Datindo Entrycom p.71 ×3
unresolved org PT Bina Prima Perdana. Namun p.72
unresolved person Peter Vinzenz Merkle p.73
unresolved org PT Ineos Aromatics Indonesia p.76 ×2
unresolved org PT Mitsubishi Chemical Indonesia p.76 ×2
unresolved org Transaksi Damiano Investments B.V. p.78
unresolved person Kompensasi · Komisaris Independen p.78 ×7
unresolved person Peter Vinzez Merkle · Direktur p.78
unresolved org Mahkamah Agung p.80
unresolved org PT Pacific Poly Perusahaan p.81
unresolved org Bank Arya. Namun p.81
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.81
unresolved org PT Multikarsa Investama. Manajemen Perusahaan p.87

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 4

inlineXBRL.zip done
FinancialStatement-2024-I-POLY.xlsx done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result