Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 100
Page 1
M E L A J U D E N G A N A K S I B E R K E L A N J U TA N P T BA N K SYA R I A H I N D O N E S I A , T b k L A P O R A N K E B E R L A N J U TA N 2 0 2 3
Page 2
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Daftar Isi
2 PENDAHULUAN
56 KINERJA
SOSIAL
2 Strategi & Komitmen Keberlanjutan BSI 57 Praktik Ketenagakerjaan
6 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 59 Rekrutmen yang Adil dan Berkualitas
7 Penghargaan 61 Tingkat Perputaran Pegawai
8 Tentang Laporan Keberlanjutan 61 Sistem Remunerasi Pegawai
12 Identitas Perusahaan 63 Sistem Penilaian Kinerja Karyawan
14 Sekilas Perusahaan 64 Pengembangan dan Pelatihan Pegawai
22 Sambutan Direktur Utama 66 Mengelola Hubungan Industrial
28 Tata Kelola Keberlanjutan 67 Pengelolaan Keluh Kesah Pegawai
40
68 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
70 Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan
KINERJA
EKONOMI
41
41
Sasaran dan Target Kinerja Ekonomi
Langkah Strategis
78 KINERJA
LINGKUNGAN
42 Pencapaian Kinerja Ekonomi 79 Komitmen, Target, dan Rencana
Program
45 Portofolio Keuangan Berkelanjutan
79 Membangun Budaya Ramah
48 Layanan Berbasis Teknologi Informasi Lingkungan melalui Green Campaign
49 Tanggung Jawab Produk dan Layanan 82 Energi & Emisi
Keuangan
84 Air
85 Limbah
88 Nature-Based Solutions
88 Pengaduan Lingkungan Hidup
90 Pernyataan Assuror Independen
92 Daftar Pengungkapan Sesuai
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 51/POJK.03/2017
94 Indeks Isi Standar GRI
96 Lembar Umpan Balik
B ATA S A N & S A N G G A H A N
Laporan Keberlanjutan Tahun Buku 2023 adalah laporan keberlanjutan ketiga yang diterbitkan berdampingan dengan Laporan Tahunan
oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Laporan Keberlanjutan ini memuat kinerja ekonomi, sosial, lingkungan, dan tata kelola BSI yang
berkaitan dengan sustainable development yang dicapai sepanjang tahun 2023. Laporan ini mencerminkan pencapaian BSI sepanjang
tahun 2023 dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pengelolaan dampak dari kegiatan operasional, menerapkan
praktik bisnis yang bertanggung jawab, serta menjalankan tata kelola yang efektif dan transparan. Informasi ini memberikan gambaran
komprehensif tentang peran BSI dalam pembangunan berkelanjutan di dalam konteks yang lebih luas.
Laporan ini juga mencakup pernyataan tentang masa depan (forward-looking statements) yang mencakup proyeksi, rencana, strategi,
kebijakan, serta tujuan Bank. Pernyataan ini tidak hanya didasarkan pada data historis, tetapi dapat berupa informasi target, harapan,
perkiraan, estimasi, atau proyeksi usaha. Pernyataan tentang masa depan dalam laporan ini dapat dipengaruhi oleh perkembangan dalam
proses dan implementasi Keuangan Berkelanjutan, serta oleh perubahan kondisi ekonomi, sosial, dan politik baik di tingkat nasional
maupun regional, serta oleh perubahan dalam undang-undang, kebijakan, dan pedoman yang terkait dengan industri perbankan syariah.
Pernyataan tersebut memiliki risiko dan ketidakpastian yang mungkin membuat perkembangan aktual berbeda dari yang telah disajikan
dalam laporan ini.
Laporan Keberlanjutan ini memuat kata “Bank” atau “BSI” atau “Kami” yang didefinisikan sebagai PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
x PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 3
Setelah berhasil memperkuat fondasi dengan bersinergi,
kini PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mulai melaju,
berkembang, dan bergerak maju demi memberikan kontribusi
bagi negeri. Dalam perjalanan menuju keberlanjutan, BSI terus
melangkahkan kakinya melalui kolaborasi dan inovasi untuk
menjadi sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual
bagi nasabah dan masyarakat. Bagi kami, keberlanjutan
sesungguhnya merupakan aksi mulia yang ditujukan untuk
mencapai kemaslahatan bersama.
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dan memiliki visi
menjadi Top 10 Global Islamic Bank, kehadiran BSI diharapkan
tidak hanya dapat menjadi katalisator bagi pengembangan
Ekonomi Syariah Indonesia yang berkontribusi terhadap
perekonomian nasional, namun juga mampu mendorong
pertumbuhan green economy yang akan memberikan dampak
positif bagi lingkungan dan seluruh pemangku kepentingan.
Untuk itu, kami terus melaju dengan aksi berkelanjutan,
memperkuat fondasi bank syariah di Indonesia, meningkatkan
kualitas manusia, serta melestarikan semesta, sesuai dengan
firman-Nya:
“ ... Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah
telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat
kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berbuat kerusakan.”
(QS. Al Qashash: 77).
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 1
Page 4
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Strategi & Komitmen
Keberlanjutan BSI [SEOJK A1]
“BSI memiliki aspirasi untuk menjadi bank syariah
terdepan dengan agenda keberlanjutan kelas
dunia. Terdapat tiga fokus utama dalam aspirasi
tersebut yakni memperkuat tata kelola dan strategi
keberlanjutan secara menyeluruh, mengintegrasikan
keberlanjutan ke dalam aktivitas core business,
dan memberdayakan komunitas ESG Indonesia dan
masyarakat luas.”
Keberlanjutan telah menjadi salah satu fokus utama bagi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Sebagai perbankan
berbasis syariah, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk menjaga lingkungan dan memberikan manfaat sosial
demi masa depan. Hal ini sejalan dengan Maqashid Syariah yang terdiri dari Hifdz Ad-Din (memelihara agama),
Hifdz An-Nafs (memelihara jiwa), Hifdz Al’Aql (memelihara akal), Hifdz Al-Maal (memelihara harta), Hifdz An-Nasb
(memelihara keturunan), dan Hifdz Al-Bi’ah (memelihara lingkungan).
Sebagai bank syariah, BSI berkomitmen pada praktik yang selaras dengan Maqasid Syariah yang mengutamakan
pelestarian lingkungan untuk generasi masa depan. Untuk itu, Bank melaksanakan investasi dan operasi yang
mengikuti aturan-aturan syariah, yang secara inheren mendukung pelestarian alam dan perilaku bisnis etis demi
kesejahteraan komunitas dan generasi yang akan datang, termasuk dalam praktik pengadaan dan manajemen rantai
pasok Bank.
ESG FRAMEWORK
Prioritas Program Vision “Becoming The Top 3 Banks in Sustainability in Indonesia”
Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
Pillars SUSTAINABLE BANKING SUSTAINABLE OPERATION SUSTAINABILITY BEYOND BANKING
(POJK 51/2017)
Pengembangan 1. ESG Aspect in Priority 3. Proactive Strategy on Data 7. Empowering Society &
Produk atau Sectors Privacy & Security Communities
1
Layanan Keuangan (Workshop/Benchmarking 4. Equality & Diversity on 8. Sustainability Research to
Berkelanjutan Sector Policy Enhancement, work environment accelerate Indonesian low
Alignment with THI) 5. Green Working Culture carbon economy
Transformation
Initiatives
Pengembangan 2. Sustainable Product/ 6. Environmental Future
Kapabilitas Internal Services through Carbon Tracking &
2
Lembaga Jasa (Sustainable Portfolio, Insetting
Keuangan Sustainability Sukuk)
Enablers Strengthening ESG Governance, Capacity Development & Disclosure
Penyesuaian
Organisasi,
Manajemen Risiko, SDGs
Tata Kelola dan
3
atau Standar
Prosedur dengan
Prinsip Keuangan Maqashid Hifdz Ad-Din (memelihara agama), Hifdz An-Nafs (memelihara jiwa), Hifdz Al’Aql (memelihara akal),
Berkelanjutan Syariah Hifdz Al-Maal (memelihara harta), Hifdz An-Nasl (memelihara keturunan), Hifdz Al-Bi’ah
(memelihara lingkungan)
2 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 5
Bank Syariah Indonesia (BSI) mengambil langkah proaktif Oleh karena itu, BSI telah melakukan berbagai kegiatan
dengan mengembangkan kerangka kerja ESG yang komunikasi yang holistik dan berkelanjutan untuk
terdiri dari tiga pilar: sustainable banking, sustainable menyosialisasikan nilai-nilai perusahaan, termasuk BSI
operations, dan sustainability beyond banking. Dengan Sustainability Aspirations, seperti:
menerapkan kerangka kerja ini, BSI berkomitmen untuk 1. Komunikasi Internal
tidak hanya mematuhi regulasi yang berlaku, tetapi juga BSI memahami bahwa penting untuk membangun
mengintegrasikan prinsip-prinsip ESG ke dalam seluruh budaya perusahaan yang berkelanjutan melalui
operasionalnya. komunikasi internal yang efektif, antara lain e-mail
blast kepada seluruh karyawan dan pegawai yang
Selain itu, BSI juga telah memiliki Aspirasi Keberlanjutan berisi update terkini mengenai inisiatif keberlanjutan
BSI yang bertujuan untuk menjadi “Menjadi Bank Syariah kami, media internal Bank untuk mempromosikan
Terkemuka di Indonesia dengan Agenda Keberlanjutan dan mengedukasi karyawan dan pegawai Perseroan
Kelas Dunia“. Hal ini dapat dicapai melalui tiga aspek tentang nilai-nilai perusahaan BSI.
yang meliputi:
1. Memperkuat Tata Kelola dan Strategi Keberlanjutan 2. Pelatihan dan Pendidikan
Secara Menyeluruh Kami menyadari bahwa edukasi dan pelatihan
a. Dibentuknya Komite ESG merupakan kunci untuk membangun kesadaran
b. Sustainable KPIs menjadi bagian dari penilaian dan pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai
individual atau business usual perusahaan Bank. Oleh karena itu, BSI memberikan
c. Memberikan pelatihan ESG kepada 100% pelatihan “Sustainable Finance Awareness” dan
karyawan melalui “Culture Awareness Program” Mitigasi Risiko Sosial & Lingkungan kepada pegawai.
2. Mengintegrasikan Keberlanjutan ke Dalam Aktivitas
Core Business BSI 3. Berbagai Platform Komunikasi Internal
a. Mencapai rasio pembiayaan berkelanjutan >30% Kami juga menyediakan sumber daya yang mudah
b. Melaksanakan ESG Scoring sebagai bagian dari diakses dan dipahami tentang nilai-nilai perusahaan
pengajuan pembiayaan kami, baik media digital ataupun dalam Peraturan
c. Penawaran produk-produk yang sejalan dengan Perusahaan.
ESG (Green Sukuk, pembiayaan UMKM)
3. Memberdayakan komunitas ESG Indonesia dan IMPLEMENTASI DAN BUDAYA KEUANGAN
Masyarakat Luas BERKELANJUTAN [SEOJK F1][GRI 2-24]
a. Pelibatan >20 pemangku kepentingan dan BSI Sustainability Aspirations yang berfungsi sebagai
influencers di bidang sustainability pedoman keberlanjutan BSI dituangkan dalam strategi
b. Melaksanakan kegiatan filantrofi bernafaskan keuangan berkelanjutan (sustainable finance) sesuai
syariah yang mendukung kebijakan pemerintah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
PENDEKATAN KOMUNIKASI NILAI- Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan
NILAI PERUSAHAAN TERMASUK BSI Perusahaan Publik. Rencana keuangan berkelanjutan
SUSTAINABILITY ASPIRATIONS [GRI 2-23] kemudian dicantumkan dalam Rencana Aksi Keuangan
BSI telah menetapkan tujuan keberlanjutan jangka Berkelanjutan (RAKB) BSI dengan fokus utama:
panjang dalam BSI Sustainability Aspirations sehingga 1. Portfolio Produk
penting bagi kami untuk memastikan bahwa BSI 2. Pengembangan Sumber Daya Manusia
Sustainability Aspirations tersebut dapat dipahami dan 3. Tata Kelola dan Organisasi
diterapkan oleh seluruh karyawan dan mitra kerja kami. 4. Kebijakan, Standar Operasional Prosedur (SOP), dan
Manajemen Risiko
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 3
Page 6
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Strategi & Komitmen
Keberlanjutan BSI
Keempat fokus tersebut kemudian dituangkan dalam Adapun dalam pengelolaan kebijakan & SOP Sustainable
Kebijakan Tata Kelola dan arsitektur kebijakan dan Sharia Banking Principle dituangkan dalam kebijakan-
prosedur Bank yang mengatur Sustainable Sharia kebijakan sebagai berikut:
Banking Principles, yakni prinsip-prinsip berkelanjutan 1. Standar Prosedur Pembuatan Kebijakan & Prosedur
bisnis BSI yang mendasarkan pada keseimbangan aspek Sustainable Sharia Banking Principle menjadi
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Adapun Sustainable fundamental value dalam penyusunan seluruh
Syariah Banking Principles BSI meliputi seluruh prinsip Kebijakan dan Prosedur Bank.
pengelolaan aktivitas Bank: 2. Standar Prosedur Corporate Planning (Corplan),
1. Prinsip Syariah-Adil, Seimbang, dan Maslahat Rencana Kerja & Anggaran Perusahaan (RKAP),
2. Nasabah Rencana Bisnis Bank (RBB) dan Rencana Aksi
3. Strategi Bisnis Keuangan Berkelanjutan (RAKB): Prosedur yang
4. Operasional Perbankan mengatur kewajiban dan tata cara penyusunan
5. Manajemen Risiko RAkB dan Laporan Keberlanjutan.
6. Sumber Daya Manusia 3. Standar Prosedur Corporate Secretary: prosedur
7. Program Pengembangan Masyarakat yang mengatur pelaksanaan CSR
4. Kebijakan Pembiayaan, Standar Prosedur
Pembiayaan, dan Portfolio Guidelines: Mengatur
penetapan kriteria pembiayaan untuk mendukung
Pembiayaan Berkelanjutan dalam Kebijakan dan
Standar Prosedur Pembiayaan.
Global Islamic Bank
Peringkat 3
pada ESG Rating Sustainalytics 1 dari 39
BSI menempati peringkat ketiga dunia untuk
perbankan syariah berdasarkan rating Risiko
bank di
ESG dari Sustainalytics berkat konsistensi dalam
menerapkan keuangan berkelanjutan dan strategi ASEAN
ESG.
yang berpartisipasi dalam
Sebagai lembaga yang mengadopsi prinsip-prinsip Sustainable Banking
syariah, ESG telah terintegrasi secara komprehensif
dengan proses bisnis BSI yang sepenuhnya Assessment (SUSBA)
mendukung pertumbuhan berkelanjutan di segala BSI menunjukkan dedikasi yang kuat terhadap
aspek-ekonomi, lingkungan, dan sosial. Laporan keberlanjutan melalui partisipasinya sebagai
ESG Risk Rating dari Sustainalytics yang dirilis salah satu dari 39 bank di kawasan ASEAN
tahun 2023 memberikan BSI skor 26,8 dalam dalam Sustainable Banking Assessment (SUSBA).
kategori risiko menengah. Skor ini mencerminkan Keterlibatan ini bukan hanya mengukuhkan
komitmen Bank pada pembiayaan usaha mikro, komitmen BSI dalam mengembangkan praktik-
kecil, dan menengah (UMKM) yang berdampak praktik yang mendukung keberlanjutan finansial
langsung pada ekonomi masyarakat. Secara dan ekologis, tetapi juga memposisikan BSI
global, BSI berada di antara tiga besar bank syariah sebagai pelopor inisiatif keuangan berkelanjutan
berdasarkan penilaian risiko ESG. di kawasan ASEAN.
4 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 7
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 5
Page 8
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Ikhtisar Kinerja
Keberlanjutan
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Laba Total Total
bersih Nasabah Pembiayaaan
Rp
5,70 triliun 19,65 juta
Rp
240,3 triliun
Laba bersih tahun 2023, naik Nasabah
33,88% dari tahun sebelumnya
Pembiayaan Penyaluran Total Pemasok
Berkelanjutan UMKM Dalam Negeri
Rp
57,7 triliun
Rp
45,5 triliun 99,43 %
Pembiayaan untuk kegiatan usaha Penyaluran dana pembiayaan Pemasok
berkelanjutan atau 24% dari total ke pelaku UMKM
pembiayaan
Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Total Total Total
Energi Listrik Pemakaian Emisi
BBM
2.117.285 281.983 1.800.442
Ton CO2-eq
KWh liter Total emisi yang dihasilkan
dari energi listrik dan BBM
Lampu Total Sampah Total Penanaman
LED digunakan Botol Plastik Pohon
22,9 Ton 39.329
100 % Total sampah botol plastik yang
dikumpulkan Collection Point pada Total penanaman pohon
Lampu LED digunakan program kolaborasi dengan PlasticPay, yang dilakukan s.d tahun
membantu mereduksi jejak karbon 2023 di berbagai lokasi
di seluruh kantor BSI sebesar 84,4 Ton CO2-eq
6 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 9
Aspek Sosial [OJK B.3]
Tingkat Turnover Jam Biaya
Karyawan Pelatihan Pelatihan
3,77 % 1.392.792 jam
Rp
90,6 miliar
Total jam pelatihan sepajang tahun 2023 Total biaya pelatihan yang dikeluarkan oleh
dengan rata-rata jam pelatihan per karyawan BSI untuk menyelenggarakan pelatihan
mencapai 78 jam per karyawan per tahun. internal dan pelatihan yang diselenggarakan di
Lembaga pendidikan eksternal
UMKM Total Penerima Total
Binaan Manfaat Penyaluran
3.009 UMKM 333 ribu
Rp
222 miliar
UMKM binaan mencakup 3 UMKM Center Total penerima manfaat dari BSI Maslahat Penyaluran Zakat Perusahaan & Pegawai BSI
di 3 provinsi yang terdiri dari Aceh (1.670 yang terdiri dari 333.000 penerima individu kepada BAZNAS RI
UMKM), Yogyakarta (752 UMKM), dan dan 1.019 penerima lembaga
Surabaya (587 UMKM)
Penghargaan
BUMN Corporate Communication Indonesia Best TJSL Awards 2023 Indonesia's Best Corporate
and Sustainability Summit 2023 Best TJSL 2023 with Outstanding Sustainability Initiatives & Warior
(BCOMMS) Program in Developing 2023
Small Medium Enterprises Socioeconomic Community (Sharia Indonesia Best Corporate
Development (Silver Category) Bank Category) Sustainability Warrior 2023
Kementerian BUMN Warta Ekonomi (Corporate Sustainability Top Leader
CSR Excellence Awards 2023 Indonesia Award 2023 Warior)
Best CSR on MSME (UKM) Program Special Recognition of Outstanding MIX MarComm
First Indonesia Initiative atas inisiatif Program Desa Indonesia's Best Corporate
CSR Excellence Awards 2023 BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) Sustainability Initiatives & Warior
Best in Empowerment of Human iNews 2023
First Indonesia 13th Institutional Investor Corporate Indonesia Best Corporate
Awards 2023 Sustainability Warrior 2023
CSR Excellence Awards 2023
Best Strategic CSR (Corporate Sustainability Team Warior
Excellence Community Program
Alpha Southeast Asia Category)
Award
MIX MarComm
First Indonesia IDX Channel Anugerah Inovasi
Indonesia (ICAII) 2023 ESG Disclosure Transparency Awards
CSR Excellence Awards 2023
BSI Sustainable Movement 2023
Best Corporate - Community or Non
(Sustainability Category) Management B Category
Profit Partnership Program
IDX Channel Investor Trust
First Indonesia
Katadata Corporate Sustainability BAZNAS UPZ Award 2023
CSR Excellence Awards 2023
Awards (KCSA) UPZ 4-star Best Reports
The Best Leadership Focus on CSR
Environment BAZNAS RI
Program (Mr. Gunawan Arif Hartoyo)
First Indonesia Katadata BAZNAS UPZ Award 2023
Sustainable Development Goals UPZ 5-star Best Distribution
BAZNAS AWARD 2023
(SDG) Award 2023 BAZNAS RI
Best Bank for Zakat Payment Services
BAZNAS RI Islamic Banking TK Category >18.000 BAZNAS UPZ Award 2023
(Best Category) UPZ 5-star Best Collection
CSR AWARD 2023
AMA Indonesia BAZNAS RI
Growing with Purpose (Special Award
Category) Road to CNBC Indonesia Awards CSR IDX Channel Award 2023
B Universe 2023 Economic Development Initiative for
Most Innovative Ziswaf Fundraising Sustainable Economy Program for
TrenAsia CSR Award 2023
in Mobile Banking (Best Sharia Banks Sustainable Indonesia
Sharia Bank Category Sustainability
Category) IDX Channel
trenAsia
CNBC
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 7
Page 10
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Tentang
Laporan Keberlanjutan
“Laporan Keberlanjutan ketiga Bank Syariah
Indonesia menegaskan pentingnya transparansi
dan integritas sebagai dasar utama dalam mencapai
keberlanjutan. Hal ini menjadi bukti dari komitmen
BSI dalam memastikan bahwa para pemangku
kepentingan menerima informasi yang dapat
dipercaya dan handal mengenai kontribusi dan
inisiatif berkelanjutan yang telah dijalankan.”
Setiap tahunnya, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menerbitkan Laporan Keberlanjutan sejalan dengan Laporan
Tahunan Perusahaan. Laporan ini merupakan edisi ketiga dari Laporan Keberlanjutan yang dikeluarkan oleh BSI
yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap integritas dan transparansi kepada para pemangku kepentingan.
[GRI 2-3]
Dalam penyajian laporan, istilah “BSI,” “Perusahaan,” “Bank,” atau “Kami” merujuk kepada PT Bank Syariah Indonesia
Tbk, dan seluruh informasi keuangan yang tercantum dalam laporan ini disajikan dalam Rupiah (IDR) dengan notasi
angka dalam bahasa Indonesia.
Profil Laporan
Laporan Keberlanjutan BSI tahun buku 2023 disusun berdasarkan aturan Otoritas Jasa Keuangan
seperti Nomor 51/POJK.03/2017 mengenai Keuangan Berkelanjutan untuk Lembaga Jasa Keuangan,
Emiten, dan Perusahaan Publik serta Surat Edaran Nomor 16/SEOJK.04/2021 mengenai Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.
Selain itu, standar internasional pelaporan keberlanjutan Global Reporting Initiatives versi 2021 (GRI
Standard 2021) juga diadopsi sebagai panduan tambahan. Untuk memudahkan pembaca menemukan
informasi terkait kriteria standar yang digunakan, indeks kriteria telah disertakan pada akhir paragraf
atau halaman yang membahas topik atau isu terkait, dengan indeks keseluruhan terdapat pada
halaman 94.
8 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 11
Prinsip Pelaporan
BSI mengadopsi prinsip-prinsip pelaporan dari GRI Standard 2021 dalam menyusun laporan ini. Hal ini
dilakukan untuk memastikan kualitas dan kredibilitas informasi dan data yang disampaikan. Beberapa
prinsip pelaporan tersebut meliputi:
Akurasi (Accuracy) Keseimbangan Jelas (Clarity) Komparabilitas
Informasi (Balance) (Comparability)
Kelengkapan Informasi Konteks Keberlanjutan Ketepatan Waktu Dapat Diverifikasi
(Completeness) (Sustainability Context) (Timeliness) (Verifiability)
Cakupan dan Batasan Pelaporan
Laporan keberlanjutan Bank Syariah Indonesia (BSI) menyajikan informasi yang mencakup semua
kegiatan yang dilakukan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk, termasuk operasi di kantor pusatnya di
Jakarta dan semua cabang yang tersebar di wilayah Indonesia. Setiap informasi yang disampaikan di
dalam laporan ini merupakan hasil dari kegiatan dan aktivitas yang secara langsung terkait dengan BSI.
[GRI 2-2]
Dalam Laporan Keberlanjutan BSI kali ini, tidak terdapat pencantuman data kembali (restatement) dari
laporan sebelumnya. Semua informasi yang disampaikan dalam laporan ini merupakan data aktual dan
tidak mengalami perubahan dari pelaporan sebelumnya. Hal ini menunjukkan konsistensi dan akurasi
dalam penyajian informasi, dan memastikan bahwa laporan ini memberikan gambaran yang tepat dan
terpercaya mengenai keberlanjutan BSI pada periode waktu yang bersangkutan. [GRI 2-4]
Laporan ini mencatat informasi yang telah melalui serangkaian verifikasi internal yang ketat di berbagai
Divisi, Departemen, atau Fungsi terkait dengan keberlanjutan, didukung dengan audit internal. Semua
keandalan data dan informasi ini telah diverifikasi oleh pihak assurance eksternal independen, yaitu
90, menggunakan Standar Jaminan AA1000 Jenis 1 Level Moderate. Pernyataan jaminan dari proses
ini dapat ditemukan di bagian akhir Laporan [GRI 2-5].
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 9
Page 12
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Topik Material [GRI 3-1] [GRI 3-2] [GRI 3-3]
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI berkomitmen tidak hanya pada profitabilitas, tetapi
juga pada keberlanjutan. Pendekatan ESG menjadi instrumen penting dalam mewujudkan komitmen
ini. Untuk menyusun laporan keberlanjutan yang relevan dan berdampak, BSI menerapkan proses
penilaian topik material ESG yang komprehensif, dengan mempertimbangkan lima pendekatan berikut:
1. Benchmarking terhadap Peers:
BSI secara berkala membandingkan prioritas topik material ESG dengan institusi keuangan syariah
dan konvensional sejawat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini membantu BSI
mengidentifikasi keselarasan dengan tren industri, serta memastikan laporan keberlanjutannya
selaras dengan ekspektasi stakeholders.
2. Tinjauan Regulasi:
BSI mematuhi regulasi terkait pelaporan keberlanjutan, seperti POJK 51/2017 juga Surat Edaran
OJK terkait Panduan Climate Risk Stress Testing untuk perbankan Indonesia. Tinjauan terhadap
regulasi ini memastikan laporan BSI memenuhi persyaratan minimum dan relevan dengan kebijakan
serta kerangka pelaporan nasional.
3. Pemanfaatan MSCI Materiality Map:
BSI memanfaatkan MSCI Materiality Map sebagai referensi dalam mengidentifikasi topik-topik
ESG yang relevan dengan industri perbankan. Dengan mempertimbangkan ekspektasi investor dan
stakeholders global, BSI memastikan prioritas ESG-nya tidak hanya berdaya saing lokal, tetapi juga
diakui secara internasional.
4. Pemantauan Media:
BSI secara aktif memantau pemberitaan media dan diskusi publik terkait isu-isu ESG di sektor
keuangan. Hal ini membantu BSI memahami ekspektasi publik dan mengidentifikasi potensi risiko
reputasi terkait isu-isu ESG tertentu. Informasi dari media juga dapat menjadi masukan berharga
dalam menentukan prioritas dan strategi keberlanjutan BSI.
5. Arah Strategis Manajemen:
Visi dan misi BSI, serta rencana strategis jangka panjang, turut memengaruhi prioritas topik material
ESG. Penilaian topik material mempertimbangkan bagaimana isu-isu ESG mendukung pencapaian
tujuan strategis BSI. Keselarasan ini memastikan bahwa program keberlanjutan BSI bermakna dan
berkelanjutan jangka panjang.
Melalui pendekatan holistis ini, BSI memastikan laporan keberlanjutannya mencerminkan isu-isu
ESG yang paling relevan dan material bagi bank, stakeholders, dan Indonesia secara keseluruhan.
Revisi berkala terhadap penilaian topik material juga dilakukan untuk memastikan laporan terus
adaptif dan dinamis, seiring dengan berkembangnya regulasi, ekspektasi stakeholders, dan lanskap
ESG global.
Dengan komitmen terhadap proses penilaian topik material yang transparan dan komprehensif,
BSI bertekad menjadi pemimpin dalam perbankan syariah berkelanjutan, sekaligus berkontribusi
aktif terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.
Berdasarkan proses tersebut, BSI merumuskan daftar dan prioritas topik material untuk Laporan
Keberlanjutan tahun buku 2023 sebagai berikut
10 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 13
Topik material dengan Topik material dengan Topik material
kategori sangat tinggi: kategori tinggi: kategori sedang:
Pengaruh Ekonomi
Kinerja Ekonomi Antikorupsi
Tidak Langsung
Portfolio Produk Iklim (Climate)
Kesehatan dan
Privasi Pelanggan
Keselamatan Kerja
Pelatihan dan
Keamanan Data
Pendidikan
Prioritas topik material BSI mengalami perubahan, di mana terjadi pergeseran prioritas beberapa topik yang didorong
oleh aspirasi pemangku kepentingan, tingkat risiko yang kami identifikasi, dan arah strategis bisnis bank ke depan.
Topik-topik material yang pada tahun 2023 menjadi topik dengan prioritas sangat tinggi adalah Kinerja Ekonomi
& Portfolio Produk. Hal ini didorong dengan semakin meningkatnya risiko keamanan siber (cybersecurity) sejalan
dengan digitalisasi. Selain hal tersebut, BSI juga menilai dampak perubahan iklim sebagai suatu isu yang signifikan,
terutama setelah OJK mengeluarkan surat edaran bagi industri perbankan untuk melakukan uji ketahanan terhadap
perubahan iklim (climate stress testing).
Periode Pelaporan [GRI 2-3] Saran dan Tanggapan
[GRI 2-3]
Periode pelaporan dalam Laporan
Keberlanjutan ini menggambarkan BSI mengajak semua pemangku
kinerja BSI dalam aspek ekonomi, kepentingan untuk memberikan
lingkungan, sosial, dan tata kelola masukan terhadap Laporan ini guna
keberlanjutan dari 1 Januari 2023 hingga meningkatkan kualitas pelaporan BSI,
31 Desember 2023. melalui sarana komunikasi resmi kami
yang dapat diakses di:
Kontak Laporan:
Gunawan Arif Hartoyo
Tanggapan dari Senior Vice President
Umpan Balik Laporan Corporate Secretary &
Communication Group
Keberlanjutan
Sebelumnya Telepon : +62 21 30405999
[SEOJK G2] [SEOJK G3] Fax : +62 21 30421888
Umpan balik yang diterima dari para corporate.secretary@bankbsi.co.id
pemangku kepentingan mengenai
laporan tersebut sangat penting bagi BSI. Bank Syariah Indonesia
Kami mendapati bahwa ada apresiasi
@bankbsi_id @bsihelp
atas transparansi dan keterbukaan
(Akun Official Customer Care)
dalam menggambarkan pencapaian kami
sepanjang tahun. BSI tidak menerima @Bank Syariah Indonesia
tanggapan ataupun masukan terhadap
isi dari Laporan Keberlanjutan periode Bank Syariah Indonesia
sebelumnya.
Call Center : BSI Call 14040
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 11
Page 14
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Identitas
Perusahaan
Nama Perusahaan [GRI 2-1]
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Alamat Kantor Pusat Tanggal Beroperasi
[SEOJK C.2][GRI 2-1] 1 Februari 2021
Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No.27, Karet Semanggi, Setiabudi,
Jakarta Selatan, 12930, Indonesia
Telepon: 021-30405999
Call Center: BSI Call 14040
Website: www.bankbsi.co.id
e-mail: contactus@bankbsi.co.id
Deskripsi Merek, Produk, dan Jasa Bidang Usaha
[SEOJK C.4] [GRI 2-6] Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah
Sektor perbankan berdasarkan prinsip syariah
dengan produk bagi nasabah individu antara lain
tabungan, haji & umroh, investasi, dan nasabah
perusahaan (antara lain service, pinjaman, tresuri,
dan lain-lain). BSI juga memiliki layanan digital
banking dan kartu.
Dasar Hukum Pendirian [GRI 2-1] Perubahan Signifikan [GRI 2-6] [SEOJK C.6]
• Berita Negara RI No.43 – 28 Mei 1971 No.242 Tidak ada perubahan signifikan yang
• Berita Negara RI No.85-23 Oktober 2009 mengakibatkan disrupsi bisnis dan operasional
No.26142 bank.
• Berita Negara RI No.96 – 1 Desember 2009
No.27908
12 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 15
“BSI hadir untuk memberikan akses solusi keuangan
syariah di Indonesia, menjadi bank besar yang
memberikan nilai terbaik bagi para pemegang
saham, menjadi perusahaan pilihan dan kebanggaan
pada talenta terbaik Indonesia sehingga dapat
mewujudkan visi menjadi Top 10 Global Islamic
Bank.”
Izin Usaha [GRI 2-1] Bentuk Perusahaan [GRI 2-1]
• Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia Perseroan Terbatas (PT) Terbuka
No.10/67/KEP.GBI/DpG/2008 tanggal 16
Oktober 2008
• Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia
No.11/63/KEP.GBI/DpG/2009 tanggal 15
Desember 2009
Komposisi Kepemilikan Saham Kode Saham
[SEOJK C.3] [GRI 2-6] BRIS
Saham Seri A Dwiwarna:
Negara Republik Indonesia 1 Lembar
Saham Seri B Dwiwarna:
• PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 51,47%
• PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 23,24%
• PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 15,38%
• Pemegang Saham Lainnya (termasuk Publik) 9,91%
Bursa Efek Lokasi Operasi [SEOJK C.3]
Saham Perseroan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia Indonesia dan Dubai, Uni Emirat Arab
pada tanggal 9 Mei 2018
Kantor Cabang Cakupan Pasar yang Dilayani
[SEOJK C.3][GRI 2-6] [SEOJK C.3][GRI 2-6]
Jaringan kantor terdiri dari: • Seluruh Indonesia, baik nasabah korporasi,
10 Kantor Wilayah BUMN, pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah,
153 Kantor Cabang (KC) sektor pendidikan, kesehatan, konstruksi,
959 Kantor Cabang Pembantu (KCP) pertanian, dan rumah tangga.
60 KCP Mobile (dhi: MKK) • Dubai, Uni Emirat Arab, baik untuk nasabah ritel
96 Kantor Fungsional (KF) ataupun investor global.
16 Konter Layanan Priority
734 Konter Layanan Gadai
2.548 Anjungan Tunai Mandiri (ATM)
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 13
Page 16
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Sekilas
Perusahaan
2021
2020
Secara resmi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
Tiga bank syariah ternama di Indonesia: PT BRI mulai beroperasi. Dengan penggabungan ketiga
Syariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri dan bank pada 1 Februari 2021, BSI memiliki kapasitas
PT BNI Syariah mengambil langkah strategis dengan permodalan yang lebih baik dan jangkauan lebih
menandatangani Conditional Merger Agreement luas, untuk menghadirkan layanan perbankan
(CMA) sebagai langkah awal proses merger menjadi syariah yang lebih lengkap dan dapat bersaing di
PT Bank Syariah Indonesia Tbk pada tanggal tingkat global. Ke depan, BSI diharapkan dapat
12 Oktober 2020. mewakili perbankan syariah Indonesia yang modern
dan universal yang menghadirkan kebaikan bagi
segenap alam (Rahmatan Lil ‘Aalamiin).
2022 2023
BSI mampu menyelesaikan proses right issue pertama BSI resmi mendapatkan lisensi penuh untuk
melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Proses ini tercatat over subscribe (kelebihan permintaan) beroperasi di Dubai, Uni Emirat Arab.
sebanyak 1,4 kali dan menghasilkan tambahan modal
sekitar Rp5 trilun.
14 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 17
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 15
Page 18
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Visi
TOP 10
GLOBAL ISLAMIC BANK
Misi Memberikan akses solusi keuangan syariah di Indonesia.
Melayani >20 juta nasabah dan menjadi top 5 bank
berdasarkan aset (500+T) dan nilai buku 50 T di tahun 2025.
Menjadi bank besar yang memberikan nilai terbaik bagi
para pemegang saham.
Top 5 bank yang paling profitable di Indonesia (ROE 18%)
dan valuasi kuat (PB>2).
Menjadi perusahaan pilihan dan kebanggaan para talenta
terbaik Indonesia.
Perusahaan dengan nilai yang kuat dan memberdayakan
masyarakat serta berkomitmen pada pengembangan
karyawan dengan budaya berbasis kinerja.
Kode Kode etik merupakan pedoman berperilaku kerja dan kerja sama dengan pihak di dalam
dan/atau di luar Bank yang dijabarkan dari nilai-nilai dasar ke-syariahan dan tata kelola
yang baik untuk mewujudkan visi dan misi BSI. Kode etik berisi aturan normatif yang
Etik berlaku dan akan dijadikan pedoman dalam penyusunan kebijakan, prosedur, maupun
praktik-praktik manajemen yang ada di Bank.
Hal-hal yang diatur dalam Kode Etik adalah:
• Benturan Kepentingan (Conflict of Interest)
• Larangan Risywah (Gratifikasi)
• Kerahasiaan
• Penyalahgunaan Jabatan
• Perilaku Insiders
• Integritas dan Akurasi Data Bank
• Integritas Sistem Perbankan
• Pengelolaan Rekening Pegawai
• Pernyataan Tahunan (Annual Disclosure)
• Sanksi Pelanggaran/Ketidakpatuhan
• Pengawasan Pelaksanaan dan Pemutakhiran
Pada tahun buku 2023, manajemen tidak melakukan review terhadap Visi dan Misi BSI, karena menilai masih relevan
dengan perkembangan Bank.
16 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 19
VISI & MISI KEUANGAN BERKELANJUTAN BSI [SEOJK C.1]
Visi
Menjadi Top 5 bank di Indonesia berdasarkan implementasi keuangan
berkelanjutan dalam waktu 5 tahun
Misi
1. Memberikan akses keuangan berkelanjutan di Indonesia dengan produk dan layanan yang
sesuai dengan kebutuhan nasabah.
2. Menjadi bank yang memberikan kontribusi terbaik kepada ekonomi, lingkungan, dan sosial
dengan menjadi top 5 bank di Indonesia dalam hal rasio pembiayaan berkelanjutan dan
implementasi CSR untuk memberikan kemanfaatan kepada masyarakat luas.
3. Menjadi perusahaan yang memberdayakan seluruh pegawai agar memiliki kesadaran dan
perhatian dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan pada operasional perbankan.
Nilai Keberlanjutan
Menjadi Bank Syariah Terkemuka di Indonesia dengan Agenda Keberlanjutan Kelas Dunia.
Membangun Budaya Keberlanjutan [SEOJK F.1]
Penerapan budaya kerja disesuaikan dengan strategi bisnis dalam menghadapi era digital.
Penerapan ini juga merupakan upaya mendukung pencapaian visi perusahaan menjadi top
10 global Islamic bank. BSI menyesuaikan rumusan nilai keberlanjutan dengan Visi dan Nilai
keberlanjutan yang terkandung dalam BSI Shares Values.
Inisiatif Penerapan Budaya Keberlanjutan
• Integrasi values dalam perilaku pegawai melalui internalisasi AKHLAK & Culture Theme
pada materi pembelajaran berkolaborasi dengan seluruh Academy dan unit kerja terkait.
• Menguatkan performance culture dan peduli stakeholders melalui leader sebagai role
model (lead by example).
• Meningkatkan learning culture dan agility melalui kegiatan pembelajaran beragam (blended
learning) untuk continuous improvement serta inovasi.
• Menjaga Perusahaan tumbuh sehat dengan meningkatkan risk awareness dan upaya
mencegah fraud (fraud prevention) bekerja sama dengan unit kerja terkait.
• Melaksanakan program penguatan Change Agent dalam akselerasi budaya kerja untuk
meningkatkan engagement & ownership terhadap perusahaan.
• Mengembangkan sikap kepedulian terhadap umat melalui social movement dan volunteer
program untuk kontribusi maksimal dan lebih berkah.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 17
Page 20
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Skala
Usaha [SEOJK C.3]
Keterangan Satuan 2023 2022 2021
Total Aset Rp miliar 353.624 305.727 265.289
Pendapatan Mudharib Rp miliar 22.251 19.620 17.808
Liabilitas Rp miliar 87.222 73.655 61.886
Ekuitas Rp miliar 38.739 33.505 25.014
Jumlah Karyawan Orang 17.909 18.581 19.449
Jaringan ATM Unit 2.571 2.548 2.618
Sebaran dan Jumlah Layanan dan Informasi Nasabah [SEOJK C.3]
PRODUK & LAYANAN
12 67 8 13
Kartu Individu Digital Korporat
NEWS & UPDATE
6.399 369 337
Berita Media Berita ditampilkan Berita Media
Online Media Sosial Cetak
87 64 255
Info Nasabah Berita Media Edukasi Syariah
ditampilkan TV ditampilkan
Media Sosial
Media Sosial
18 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 21
Keanggotaan
Asosiasi [SEOJK C.5][GRI 2-28]
BSI berpartisipasi dalam berbagai asosiasi dan organisasi industri serta profesi, memanfaatkan partisipasi ini sebagai
cara untuk memperluas wawasan dan memperoleh informasi tentang perubahan industri perbankan syariah, regulasi,
kondisi ekonomi, dan kebutuhan nasabah.
Asosiasi Forum
Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)
Perhimpunan Bank-bank Nasional (Perbanas) Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)
Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan
Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)
Bank Association for Risk Management (BARa)
Ikatan Bankir Indonesia (IBI)#
Dewan Syariah Nasional (DSN MUI)
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan
Indonesia (LAPSPI)
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)
Asosiasi Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia
(ABAPERDI)
Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI)
Asosiasi Emiten Indonesia (AEI)
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa
Keuangan (LAPS-SJK)
Islamic Financial Services Board (IFSB)
Sertifikasi
BSI berkomitmen untuk menjalankan operasional bank sesuai dengan standar kelayakan mutu. Para personel BSI
memiliki sejumlah sertifikasi dari lembaga atau badan sertifikasi independen yang berkaitan dengan kompetensi di
bidang perbankan, seperti sertifikasi manajemen risiko dan perbankan umum. Sertifikasi korporatif lainnya mencakup
ISO/IEC 27001:2013 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi dan ISO 9001:2015 tentang Manajemen
Mutu Sistem Manajemen Informasi.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 19
Page 22
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Rantai
Pasokan [GRI 2-26]
Dalam melaksanakan kegiatan operasional bank, BSI bekerja sama dengan mitra pemasok yang berfungsi sebagai
penyedia berbagai kebutuhan, termasuk barang kantor, tenaga kerja, sarana transportasi, konsultan perencana,
pelaksana dan pengawas infrastruktur, serta jasa pendampingan lainnya. Pada tahun 2023, BSI melakukan pengadaan
sejumlah 973 dengan rincian sebagai berikut:
Pengadaan Barang Pengadaan Barang
dan Jasa IT dan Jasa Non-IT
449 438
Pengadaan Renovasi/
Relokasi Total Pengadaan
86 973
Dalam hal pemasok dalam negeri, BSI menyadari bahwa keterlibatan aktif dengan pemasok dalam negeri memiliki
dampak positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan melibatkan pemasok dalam negeri, bank
dapat menjadi agen penggerak pertumbuhan ekonomi, menciptakan peluang pekerjaan baru, dan mengurangi
ketergantungan pada impor. Pada akhir tahun 2023, BSI menjalin kerjasama dengan 701 pemasok dalam negeri
yang berbasis di Indonesia, mencakup sekitar 99,43% dari total jumlah pemasok bank. Kolaborasi ini mencerminkan
komitmen BSI terhadap pemberdayaan ekonomi lokal dan memperkuat ikatan positif dengan masyarakat, menciptakan
kepercayaan dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.
Keterangan [GRO 204-1] Jumlah %
Pemasok Dalam Negeri 701 99,43%
Pemasok Luar Negeri 4 0,57%
Total 705 100%
99,43 %
Pemasok/vendor BSI adalah pemasok yang
berdomisili di Indonesia
20 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 23
Proses pengadaan pemasok menjadi tanggung 6. Adil dan Wajar, Memberikan perlakuan yang sama
jawab Unit Kerja Procurement & Fixed Asset Group, kepada semua calon Penyedia Barang dan Jasa
dilaksanakan sesuai dengan kebijakan perusahaan. BSI tanpa kecenderungan memberikan keuntungan
menegaskan pentingnya ketaatan mitra kerja terhadap kepada pihak tertentu
persyaratan keberlanjutan sebagai langkah bersama 7. Akuntabel, Proses, hasil, dan pembayaran
dalam mencapai operasional yang bertanggung jawab. procurement dapat dipertanggungjawabkan.
Perseroan memiliki panduan dan sistem kerja sama 8. Tanggung jawab, proses procurement dilaksanakan
dengan pemasok, yang menjadi pedoman dalam proses dengan hati-hati dan mematuhi ketentuan yang
pengadaan, termasuk proses seleksi, dan penerapan berlaku
prinsip-prinsip berikut: 9. Independen, keputusan procurement diambil secara
1. Syariah (Sharia Principle), Pemenuhan Prinsip objektif dan bebas dari tekanan pihak manapun.
Syariah menjadi fokus dalam kegiatan procurement.
2. Efektif, Procurement harus sesuai dengan Survei Kepuasan Pemasok
kebutuhan/rencana yang telah ditetapkan dan Dalam rangka memahami persepsi terhadap proses
memberikan manfaat optimal bagi Bank. dan implementasi procurement di Perseroan, BSI telah
3. Efisien, Proses procurement dilaksanakan untuk menyelenggarakan survei kepuasan pemasok pada bulan
mencapai kualitas sesuai dengan standar yang Desember 2023. Sebanyak 12 pemasok berpartisipasi
ditetapkan, dalam waktu yang telah disepakati, dan dalam survei tersebut, yang menggunakan metode
dengan tingkat harga yang terbaik penilaian skala Likert sebagai pendekatan evaluasi.
4. Kompetitif/Terbuka dan bersaing, Pelaksanaan Berikut adalah tabel yang merinci kriteria penilaian:
procurement terbuka bagi Penyedia Barang dan Jasa
yang memenuhi persyaratan, dengan persaingan
Nilai Skala Likert Kategori
yang sehat dan berdasarkan ketentuan dan prosedur
yang transparan. < 1,00 Tidak Memuaskan
5. Transparan, Semua ketentuan dan informasi 1,01 - 2,00 Kurang Memuaskan
mengenai pelaksanaan procurement, termasuk 2,01 - 3,00 Cukup Memuaskan
syarat teknis dan administrasi, tata cara evaluasi,
3,01 - 4,00 Memuaskan
hasil evaluasi, dan penetapan calon Penyedia Barang
dan Jasa, bersifat terbuka. 4,01 - > 5 Sangat Memuaskan
Dengan merujuk pada kriteria skala yang telah ditetapkan, skor survei kepuasan pemasok terhadap proses
procurement tahun 2023 mencapai nilai 4,6. Prestasi ini mengindikasikan bahwa tingkat kepuasan mitra kerja Bank
dalam pelaksanaan proses procurement masuk ke dalam kategori “sangat memuaskan”.
Indikator Penilaian Skor Kategori
Mekanisme Seleksi Rekanan 5 Sangat
Memuaskan
Pelaksanaan Tahapan Proses Pengadaan 4 Memuaskan
Proses penyelesaian pembayaran pekerjaan 4,5 Sangat
Memuaskan
Lain-lain : 5 Sangat
1. Procurement & Fixed Asset Group (PFA) telah bertindak secara fair (tidak Memuaskan
memihak salah satu vendor) pada proses pengadaan barang dan jasa.
2. Pelayanan PFA dalam menyediakan fasilitas fisik kantor secara keseluruhan
(penyediaan ruang tunggu, ruang rapat, counter informasi, kebersihan, mushola,
toilet, dan lainnya).
3. Keamanan dan pelayanan secara umum di lingkungan PFA
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 21
Page 24
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Sambutan
Direktur Utama [SEOJK D1] [GRI 2-22]
“Bagi BSI setiap langkah yang diambil hari ini dalam
menjaga keseimbangan alam dan sosial ekonomi
adalah investasi untuk masa depan.”
Assalamualaikum warahmatullahi Oleh karena itu, bagi BSI setiap langkah yang diambil
wabarakatuh hari ini dalam menjaga keseimbangan alam dan sosial
ekonomi adalah investasi untuk masa depan. Untuk itu,
Para pemangku kepentingan yang kami hormati, BSI senantiasa berusaha memastikan bahwa BSI tidak
rekan-rekan sejawat, nasabah BSI dan seluruh insan hanya mematuhi prinsip-prinsip Syariah dalam transaksi
BSI di seluruh Indonesia; mewakili seluruh Direksi dan keuangan, tetapi juga secara aktif berkontribusi pada
manajemen, dengan penuh rasa tanggung jawab saya upaya pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber
mempersembahkan Laporan Keberlanjutan PT Bank daya alam yang bertanggung jawab. Kami memandang
Syariah Indonesia Tbk (BSI) tahun buku 2023. ini sebagai tanggung jawab fundamental, sesuai dengan
nilai-nilai Islam yang menekankan kepada pentingnya
Laporan ini bukan hanya cerminan dari upaya BSI menjaga keseimbangan dan keharmonisan dalam
sepanjang tahun 2023 untuk menorehkan prestasi menciptakan kemakmuran bagi semua.
operasional dan keuangan, tetapi juga merupakan bukti
komitmen BSI yang tak goyah untuk mengintegrasikan Pencapaian Kinerja BSI Tahun 2023
praktik keberlanjutan ke dalam aktivitas operasional & Di tahun 2023, BSI telah mencapai kemajuan yang
bisnis untuk melayani nasabah dan umat, sesuai dengan signifikan dalam hal indikator kinerja utama yang
Maqashid Syariah. mencerminkan keunggulan bisnis dan kepatuhan
terhadap prinsip perbankan syariah. Kinerja Keuangan
Bagi BSI, keberlanjutan adalah satu nafas dengan BSI semakin solid dengan Laba Bersih tahun 2023
Maqashid Syariah yang menjadi landasan tujuan bank yang mencapai Rp5,7 triliun tumbuh 33,88% YoY. Hal
syariah, yakni untuk menjaga kesejahteraan umat ini menandakan efektivitas BSI dalam menghasilkan
manusia yang meliputi aspek keadilan, kesehatan, keuntungan dan nilai tambah bagi pemangku
keamanan, dan kemakmuran, serta menjaga kepentingan.
keseimbangan dan keharmonisan antara manusia dan
alam. Kualitas aset BSI pun terus terjaga dengan rasio Non
Perfoming Financing (NPF) Net yang rendah, yakni
0,55%. Pencapaian NPF ini mencerminkan kehati-
hatian dalam manajemen risiko dan pembiayaan.
22 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 25
Hery Gunardi Direktur Utama LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 23
Page 26
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Sambutan
Direktur Utama
Rasio biaya operasional terhadap pendapatan 1. Pembangunan Green Building Kantor BSI dengan
operasional (BOPO) tahun 2023 yang sebesar 71,27% penggunaan energi solar panel
mengindikasikan efisiensi yang meningkat, dan 2. Penggunaan Electric Vehicle untuk operasional
menunjukkan pengelolaan biaya yang lebih baik sejalan perusahaan
dengan peningkatan pendapatan perusahaan. Dalam 3. Pengelolaan Sampah Plastik berbasis Digital
hal likuiditas, BSI berhasil mempertahankan rasio yang 4. Korespondensi Digital
sehat di tahun 2023, memastikan kesiapan untuk
memenuhi kewajiban finansial. Secara internal, Perseroan terus fokus untuk
membangun kapasitas dan kompetensi seluruh insan BSI
Pertumbuhan aset dan pembiayaan BSI menunjukkan dalam keuangan dan perbankan berkelanjutan. Tercatat
Bank terus melakukan ekspansi yang berkelanjutan sebanyak 14.268 karyawan atau 77% dari seluruh
seiring dengan peningkatan basis nasabah BSI yang karyawan BSI telah mengikuti program pelatihan yang
sampai dengan akhir tahun 2023 telah mencapai 19,65 komprehensif. BSI memastikan bahwa setiap anggota
juta nasabah di seluruh Indonesia. tim telah memahami bagaimana prinsip-prinsip ESG
(Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) diintegrasikan
BSI Terus Melaju dengan Aksi Berkelanjutan ke dalam operasional sehari-hari. Penguatan internal
Tahun 2023 telah menjadi tahun kemajuan dan ini merupakan langkah penting dalam perjalanan BSI,
pencapaian yang signifikan dalam integrasi prinsip menekankan bahwa komitmen keberlanjutan kami
sustainable finance and banking di BSI. Kami telah terhadap keberlanjutan harus dimulai dari diri sendiri.
membuat langkah besar dalam memperluas inisiatif
pembiayaan berkelanjutan, mendukung proyek-proyek Pada aspek tata kelola keberlanjutan, tahun ini BSI
yang berkontribusi pada pelestarian lingkungan, energi mencatat sejumlah prestasi terutama terkait proses
bersih, mendorong tumbuhnya UMKM di Indonesia integrasi ESG dengan tata kelola dan budaya korporat
melalui pembiayaan BSI, pengembangan komunitas BSI. Ini mencakup penguatan sejumlah kebijakan
yang berkelanjutan melalui berbagai program sosial internal, antara lain tahap awal untuk persiapan Climate
kemasyarakatan dan penyaluran ZISWAF, serta Aktivitas Risk Stress Testing (CRST) sesuai dengan panduan
CSR melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Otoritas Jasa Keuangan, penyusunan ESG Roadmap,
BSI Maslahat yang tahun ini berhasil mencapai Rp255 ESG Framework & ESG Governance Structure serta
miliar atau meningkat 35,6% YoY. review atas ESG Risk Rating BSI.
Sampai dengan akhir tahun 2023, total pembiayaan Melaju sebagai “Beyond Sharia Banking”
BSI yang selaras dengan Kategori Kegiatan Usaha BSI menyadari peran sentral sebagai institusi lembaga
Berkelanjutan (KKUB) yang terdapat dalam POJK No.51/ jasa keuangan syariah merupakan upaya penggerak
POJK.03/2017 mencapai Rp57,7 triliun, atau sebesar ekonomi syariah yang sustain. Tidak hanya komitmen
24,07% dari seluruh portofolio pembiayaan BSI tahun BSI pada keberlanjutan, namun juga dapat melampaui
2023. seluruh harapan stakeholders lainnya. BSI akan melaju
menjadi Bank Syariah yang sustain & memberikan
Lebih lanjut untuk aspek lingkungan, BSI terus manfaat yang luas bagi masyarakat & lingkungan.
memperkuat implementasi aksi berkelanjutan dengan
berbagai kampanye Green Lifestyle dan Green
Operations untuk karyawan dan nasabah. Beberapa
inisiatif BSI pada tahun 2023 mencakup:
24 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 27
BSI berkontribusi aktif terhadap National Determined yang luar biasa sepanjang BSI hadir di Indonesia. Kami
Contribution (NDC) Nasional Indonesia dan Paris berterima kasih untuk setiap kolaborasi yang telah
Agreement menuju Ekonomi Rendah Karbon melalui dijalin.
aktivitas pembiayaan & operasional, serta segala
aktivitas CSR yang berdampak positif terhadap Bagi seluruh Insan BSI di seluruh Indonesia, tanpa
lingkungan & pengurangan emisi karbon. kepercayaan, dedikasi, komitmen, dan kerja keras
teman-teman semua, kesuksesan BSI hingga hari ini
Apresiasi & Akhir Kata tidak akan mungkin tercapai.
Di akhir sambutan ini, kami ingin mengucapkan terima
kasih yang tulus kepada seluruh pemangku kepentingan, Kita semua adalah bagian dari perjalanan keberlanjutan
manajemen, dan insan BSI atas dukungan dan kontribusi BSI dan Indonesia. Dengan sinergi dan kolaborasi, mari
wujudkan masa depan cerah dengan aksi berkelanjutan.
Wassalaamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
PT Bank Syariah Indonesia Tbk.
Hery Gunardi
Direktur Utama
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 25
Page 28
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Surat Pernyataan Dewan Komisaris
dan Direksi tentang Tanggung Jawab
atas Laporan Keberlanjutan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Tahun 2023 [SEOJK E.1][GRI 2-14]
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa Laporan Keberlanjutan PT Bank Syariah Indonesia Tbk
tahun buku 2023 telah disusun dengan mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik, dan Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan nomor 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk dan isi Laporan Tahunan Emiten atau
Perusahaan Publik.
Semua informasi dalam Laporan ini telah dimuat secara lengkap sesuai regulasi tersebut dan kami bertanggung jawab
penuh atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan Perusahaan.
Jakarta, 24 April 2024
Atas Nama Dewan Komisaris dan Direksi
Muliaman D. Hadad Hery Gunardi
Komisaris Utama (Independen) Direktur Utama
PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 29
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 27
Page 30
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
TATA KELOLA
01 KEBERLANJUTAN
28 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 31
“Komitmen BSI untuk meningkatkan praktik
Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) secara
terus menerus merupakan upaya untuk mencapai
tujuan strategi keberlanjutan dan mencapai
kinerja terbaik yang terukur dalam melaksanakan
Keuangan Berkelanjutan.”
LANDASAN STRUKTUR TATA KELOLA Keuangan No. 18/ POJK.03/2014 tentang Penerapan
Sebagai pelaku usaha di industri perbankan syariah, Tata Kelola Terintegrasi Bagi Konglomerasi Keuangan,
BSI menyadari bahwa dengan pelaksanaan prinsip maupun peraturan terkait lainnya. Kebijakan Tata Kelola
GCG, maka dapat menjalankan sistem perbankan yang telah disahkan melalui persetujuan Dewan Komisaris
sehat serta patuh terhadap peraturan perundang- pada lembar persetujuan Surat No. 01/001/-3/DIR-PPG
undangan yang berlaku. Oleh karena itu, BSI senantiasa tanggal 1 Februari 2021 dan surat keputusan Dewan
mewujudkan komitmen untuk menerapkan prinsip- Komisaris mengenai pilar kebijakan manajemen risiko
prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good dan sistem pengendalian internal, bisnis, operasional,
Corporate Governance (GCG) secara berkelanjutan di dan pengendalian. Semua kebijakan ini menjadi
lingkungan Bank. landasan bagi seluruh unit kerja dalam menjalankan
prinsip akuntabilitas dan transparansi.
Untuk menerapkan tata Kelola perusahaan yang baik,
BSI mengacu pada Peraturan Bank Indonesia No. Dalam peningkatan Tata Kelola, BSI juga akan menyusun
11/33/ PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate ketentuan internal tentang pelaporan Taksonomi
Governance (GCG) bagi Bank Umum Syariah (BUS) dan Hijau Indonesia, sebagai antisipasi terbitnya POJK
Unit Usaha Syariah (UUS), Peraturan Otoritas Jasa tentang Taksonomi Hijau. Implementasi Taksonomi
Hijau Indonesia, selaras dengan Roadmap Keuangan
Berkelanjutan Tahap II (2021 – 2025).
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 29
Page 32
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Tata Kelola
Keberlanjutan
STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN [GRI 2-9] [GRI 2-11]
Struktur tata kelola BSI berlandaskan pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tahun 2007 tentang Perseroan
Terbatas yang terdiri dari organ utama dan organ pendukung Perseroan dan pada Peraturan Bank Indonesia Nomor
11/33/PBI/2009 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
Syariah.
Dewan Komisaris
Direktur Utama
Dewan Pengawas
Komite Audit
Syariah
SEVP
Internal Audit
Internal Audit Internal Audit Audit Policy &
Group 1 Group 2 Counterpart
Group
Wholesale &
Retail Banking Audit Policy &
Transaction Investigation Audit
Audit Development
Banking Audit
Distribution,
Finance Strategy Counterpart &
Strategy &
& Treasury Audit Audit Support
Funding Audit
Digital
Risk Compliance MIS & Data
Transactional
& HC Audit Analytic
Banking Audit
IT Operations
Quality
Infrastructure &
Assurance
Security Audit
IT Strategy,
Governance &
Development
Audit
Organ utama Perseroan meliputi Rapat Umum Komposisi Organ Tata Kelola Berdasarkan
Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, Dewan Status Jabatan
Pengawas Syariah, dan Direksi. Sementara organ
Jabatan Jumlah (Orang)
pendukung Perseroan dibentuk melalui komite-komite
di bawah Koordinasi Dewan Komisaris dan komite- Dewan Komisaris 9
komite di bawah Koordinasi Direksi. Secara terperinci, Direksi (Eksekutif) 10
organ utama BSI pada tahun 2023 dijabarkan dalam
tabel berikut ini.
30 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 33
Komposisi Dewan Komisaris TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB [SEOJK E1]
[GRI 2-14]
Jabatan Jumlah (Orang)
Bank membentuk Tim Sustainable Finance (SF) yang
Non-independen 5 berada di bawah fungsi Corporate Secretary dan di
Independen 4 bawah koordinasi Direktur Compliance & Human Capital
untuk menyusun, mengkoordinasikan, mengarahkan,
dan mengawasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
Komposisi Organ Tata Kelola Berdasarkan (RAKB). Ini merupakan wujud tanggung jawab Bank
Masa Jabatan * [GRI 405-1] terhadap pelaksanaan Tata Kelola Keberlanjutan
dengan memperhatikan capaian kinerja ekonomi,
Masa Jabatan Jumlah (Orang)
lingkungan, dan sosial yang pengawasannya dilakukan
1 – 3 tahun 19 secara kolektif oleh Dewan Pengawas Syariah, dan
* Dewan Komisaris dan Direksi per Desember 2023 Direksi, serta Organ Pendukung yang terdiri dari Komite
di bawah Dewan Komisaris, dan Direksi. [GRI 2-12][GRI
2-13]
Komposisi Organ Tata Kelola Berdasarkan
Jenis Kelamin* Penerapan RAKB didukung oleh beberapa unit
kerja terkait, antara lain: Corporate Business Group
Jenis Kelamin Jumlah (Orang)
(CB1 & CB2), Commercial Business Group (CMG),
Laki-laki 18 SME Business Group (SMG), Micro Business Group
Perempuan 1 (MBG), Procurement Group (PRG), dan BSI Corporate
* Dewan Komisaris dan Direksi University (BSU). Adapun hasil pelaksanaan RAKB
akan disampaikan oleh Sekretariat Perusahaan kepada
Direksi. Kemudian, hasil tersebut akan disampaikan
STRUKTUR TATA KELOLA kembali kepada Dewan Komisaris untuk mendapat
KEBERLANJUTAN [SEOJK E1] arahan. Bank juga melakukan pemantauan dan evaluasi
BSI memiliki struktur tata Kelola keberlanjutan yang terhadap pelaksanaan prioritas RAKB per triwulanan
merupakan bagian dari struktur Organisasi Corporate dan melaporkannya kepada Direktur Supervisi
Secretary & Communication Group Bank dalam Corporate Secretary serta Komite Audit, jika diperlukan.
melaksanakan Keuangan Berkelanjutan. Pembentukan
struktur ini melalui surat Keputusan Direksi No. 01/309- Kinerja keberlanjutan Bank juga akan dilaporkan oleh
KEP/DIR tanggal 27 Oktober 2021 tentang Struktur BSI kepada pemegang saham dalam Rapat Umum
Organisasi Corporate Secretary & Communication Pemegang Saham (RUPS). BSI mempersilakan seluruh
Group PT Bank Syariah Indonesia Tbk. pemegang saham untuk menyampaikan pendapat
terkait isu Environment, Social, and Governance (ESG)
atau Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). Tapi,
Corporate Secretary & Communication BSI belum memberikan hak suara kepada pemegang
saham terkait pembahasan isu lingkungan atau sosial.
Secretary
BSI sebagai Perusahaan Publik, ingin memberikan
Sustainable Finance value kepada para pemegang saham dengan mengikuti
Sustainable Banking Assessment (SUSBA) tahun
2023 yang terdiri dari 11 bank di setiap negara, serta
menyajikan Laporan Kinerja Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Strategy & Planning pada Publikasi Laporan Keuangan Triwulanan dan/atau
Public Expose.
Sustainable Program Implementation &
Monitoring
Staff
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 31
Page 34
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Tata Kelola
Keberlanjutan
PENGEMBANGAN KOMPETENSI KEBERLANJUTAN [SEOJK E2][GRI 2-17]
Sepanjang tahun 2023, BSI telah melaksanakan program pelatihan dan pengembangan kompetensi kepada
karyawan guna meningkatkan pengetahuan dan kompetensi karyawan terhadap topik keberlanjutan. Sehingga,
karyawan tak hanya paham mengenai perkembangan ilmu dan isu-isu terkini terkait keberlanjutan, tapi juga mampu
bertanggung jawab dalam topik keberlanjutan. Oleh karena itu, Bank secara rutin mengadakan program pelatihan
dan pengembangan kompetensi pegawai di bawah tanggung jawab BSI Corporate University.
Bank juga memberikan wawasan keuangan berkelanjutan untuk jajaran Direksi dan Dewan Komisaris dalam bentuk
webinar, self-awareness, dan digital learning. Sementara, untuk meningkatkan produktivitas pegawai dan jaringan,
BSI juga akan melanjutkan penataan jaringan kantor dan transformasi outlet dengan membagi menjadi 3 channel
distribusi, yaitu jaringan cabang, digital, dan BSI Smart Agent. BSI juga akan melakukan shifting transaksi cabang atau
teller dan customer service ke arah channel elektronik dan digital, serta melakukan redeploy dan reskilling pegawai.
Selama tahun 2023, sebanyak 14.268 karyawan BSI telah mengikuti pendidikan dan pelatihan terkait materi Keuangan
Berkelanjutan (Sustainable Finance). Pelatihan ini juga mencakup pemahaman terhadap dampak pembiayaan pada
perubahan iklim, taksonomi hijau, dan energi terbarukan.
Bank Syariah Indonesia telah mendapatkan sertifikasi
14.268 orang karyawan BSI
telah mengikuti pengembangan kompetensi mengenai Sustainable Finance
dari tahun 2021 hingga akhir tahun 2023.
MENGELOLA RISIKO LINGKUNGAN DAN SOSIAL [SEOJK E3]
Manajemen risiko bertujuan untuk meminimalkan potensi dampak negatif yang timbul dari kegiatan operasional
Bank, termasuk dampak akibat perubahan iklim. Sesuai dengan perannya, manajemen risiko juga mencermati dampak
risiko dari setiap pembiayaan, termasuk risiko pada aspek Lingkungan, Sosial & Tata Kelola (LST).
Unit manajemen risiko BSI bersifat menyeluruh pada setiap kegiatan usahanya. Tahap demi tahap pengelolaannya
diatur secara sistematis dan efektif dengan membuka peluang adanya proses umpan balik yang berkelanjutan. Untuk
mengurangi risiko pada aspek LST, BSI mulai memetakan portofolio pembiayaannya dengan memerhatikan usaha
yang memiliki risiko tinggi. Pengelolaan manajemen risiko LST ini dituangkan dalam Standar Prosedur Bisnis Portfolio
Guideline Pembiayaan yang secara garis besar mencakup 4 arahan terkait pemberian pembiayaan (financing).
32 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 35
Larangan pemberian pembiayaan yang melanggar prinsip pokok-pokok Syariah, berupa:
a. Prinsip keadilan dan keseimbangan (‘adl wa tawazun)
b. Kemaslahatan (maslahah)
c. Universalisme (alamiyah)
d. Mengandung objek maysir (spekulasi), gharar (tidak jelas), haram, riba, risywah (gratifikasi), bathil (tidak adil), dan dzalim.
Larangan pemberian pembiayaan yang berpotensi merusak lingkungan
Kewajiban AMDAL dan PROPER untuk jenis usaha yang diwajibkan. Bank tidak memberikan pembiayaan kepada perusahaan
yang mendapatkan peringkat PROPER merah dan hitam. BSI juga memastikan empat hal berikut ini dalam pertimbangan
pemberian pembiayaan:
a. Tidak ada pencemaran dalam proses produksi
b. Tidak ada polusi dan adanya pengolahan limbah sesuai dengan ketentuan
c. Tidak adanya pengaduan dari penghuni/masyarakat di lingkungan sekitar tempat usaha.
d. Pemenuhan semua peraturan dan regulasi pemerintah yang berlaku.
Penetapan Industry Acceptance Criteria (IAC) untuk industri kelapa sawit yang memiliki sertifikasi Indonesian Sustainable Palm
Oil (ISPO) dan/atau Roundtable for Sustainable Palm Oil (RSPO)
Untuk dapat membangun portofolio pembiayaan yang baik dan sejalan dengan Sustainable Development Goals
(SDGs) dan Maqashid Syariah, maka keseluruhan proses pembiayaan (end to end process) mulai dari perencanaan,
akusisi, monitoring, hingga collection dan recovery, yang ditujukan baik untuk nasabah wholesale juga retail,
dikembangkan oleh Perusahaan untuk memastikan keefektifan pengelolaan dan mitigasi risiko LST di lingkungan
operasional Perusahaan.
01 03
Financing Planning Maintenance & Intensive Monitoring
a. Menentukan risk coridor yang a. Monitoring portfolio mix
mempertimbangkan fokus sektor industri, b. Account mapping dan klasifikasi risiko
target customer, dan client tiering c. Annual review
b. Menentukan batasan (treshold) manajemen d. Watchlist alert
dan pipeline management e. Evaluasi hasil Financing Risk Rating
c. Melaksanakan wholesale rating f. Evaluasi CKPN
g. Monitoring pemenuhan covenant
h. Monitoring second way out
WHOLESALE
02 04
Acquisition Process Optimal Collection & Recovery
a. Proses analisa yang komprehensif a. Restrukturisasi
b. Proses keputusan dengan Four Eye Principle b. Pemetaan nasabah sesuai kuardran dan
c. Pemahaman dan penguasaan proses bisnis penetapan strategi serta action plan
d. Risk mitigation melalui term & condition dan c. Penyiapan infrastruktur dan sistem
covenant collection & recovery
d. Monitoring NPF dan WO
e. Program booster
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 33
Page 36
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Tata Kelola
Keberlanjutan
Maintenance & Intensive Monitoring
Financing Planning
a. Monitoring portfolio dan kualitas melalui
a. Fokus pada sektor khusus untuk SME
RTTA Report, PQR, CCA, Product Program,
b. Fokus segmen dan targeted customer
Monitoring, dan Stop&Go
c. Penetapan RAC dan fitur produk
b. Watchlist review dan annual review
d. Produk program
c. Maintenance scoring system
e. Credit Scoring model
d. Monitoring post transaction, covenant, second
01 03 wayout, committed to payroll, PKS Non
Payroll, hasil monitoring call.
e. Review quality leading indicator: PPD, EPD,
DG, dan reason
RETAIL
Acquisition Process Optimal Collection & Recovery
a. Memastikan akusisi sesuai target 02 04 a. Restrukturisasi
market, fitur produk, dan RAC b. Mobile collection
b. Implementasi four eyes principle c. Enhancement untuk collection system
c. Verification process yang mencakup d. Monitoring NPF dan WO
income, document, dan customer e. Program booster collection & recovery
d. Implementasi scoring model f. Claim & Subrogation Monitoring System
Di samping mengenai risiko lingkungan dan sosial yang Komite Audit
terkait dengan operasional dan aktivitas pembiayaan Untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan
Bank, BSI juga mengelola risiko secara komprehensif tanggung jawab Dewan Komisaris, Bank membentuk
yang berkaitkan dengan kecukupan modal, rencana Komite Audit yang mengacu pada Peraturan Bank
strategis pengembangan usaha ke depan, yang Indonesia (PBI) No. 11/33/PBI/2009. Dalam
disesuaikan dengan risk appetite. Direksi meninjau melaksanakan tugas dan fungsinya, Komite ini
dan memantau struktur modal dan utang Bank untuk melakukan pengawasan terhadap informasi keuangan,
memastikan kesesuaiannya dengan tujuan strategis dan sistem pengendalian internal, efektivitas kegiatan
risk appetite tersebut. Tinjauan ini mencakup evaluasi audit, manajemen risiko, kepatuhan, dan tugas-tugas
terhadap kebijakan pendanaan, investasi, dan alokasi lain, termasuk mengawasi pelaksanaan keuangan
modal untuk memastikan bahwa perusahaan dapat berkelanjutan.
bertahan dalam kondisi pasar yang dinamis dan dapat
memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya bagi Dewan Pengawas Syariah
nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Untuk keberlangsungan bisnis perbankan syariah, BSI
diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah yang secara
AUDIT DAN PENGAWASAN independen berperan untuk menganalisis laporan
Bank telah memiliki Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) Direksi ataupun laporan yang diperlukan atau diminta
yang melaksanakan fungsi audit intern yaitu aktivitas Direksi. Dewan Pengawas Syariah juga melaksanakan
audit umum dan investigasi. Aktivitas tersebut memiliki fungsi audit internal dan/atau fungsi kepatuhan untuk
tujuan untuk menjamin bahwa semua kegiatan usaha mengetahui kualitas pemenuhan prinsip syariah pada
Bank telah dilaksanakan sesuai dengan prinsip syariah kegiatan Bank, termasuk aspek keuangan berkelanjutan.
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
baik ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah, Internal Audit
regulator perbankan, otoritas pengawasan Bank Internal audit melakukan pemeriksaan tahunan
maupun kebijakan, ketentuan, dan prosedur intern yang kepada nasabah pembiayaan yang termasuk pada
ditetapkan Bank. sektor usaha yang berpotensi memiliki dampak pada
34 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 37
lingkungan. Dalam penerapan keuangan berkelanjutan, Dewan Komisaris, anggota Direksi, dan Pemegang
pemeriksaan tahunan ini dilakukan secara periodik yang Saham Utama Perseroan akan mengedepankan
pelaksanaannya mengacu pada Kebijakan Manajemen kepentingan Perseroan dan tidak diperbolehkan untuk
Risiko Bank dan ketentuan internal terkait dengan mengambil tindakan yang mengedepankan kepentingan
sistem pengendalian internal. ekonomis pribadi yang dapat merugikan dan/atau
mengurangi keuntungan Perseroan.
PERMASALAHAN PENERAPAN
KEUANGAN BERKELANJUTAN [SEOJK E5] BSI juga melaksanakan beberapa upaya sebagai bentuk
BSI memiliki sejumlah tantangan yang berasal dari pencegahan benturan kepentingan, seperti mewajibkan
internal maupun eksternal dalam penerapan keuangan jajaran Bank untuk menghindari diri dari kegiatan
berkelanjutan. Di antara tantangan yang dihadapi yang dapat menimbulkan benturan kepentingan,
adalah sebagai berikut: melakukan tindakan terhormat dan bertanggung
1) Proyek Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan jawab serta bebas dari pengaruh yang memungkinkan
(KUBL) Non-UMKM yang dapat dibiayai oleh Bank hilangnya objektivitas dalam pelaksanaan tugas atau
masih terbatas. mengakibatkan Bank kehilangan bisnis dan/atau
2) Proyek KUBL Non-UMKM memiliki risiko lebih reputasi, dan dilarang menyalahgunakan corporate
tinggi. identity Bank, di luar kepentingan Bank dan dengan
3) Sulitnya mendapatkan perusahaan asuransi yang seizin Bank.
ingin bekerja sama untuk menjadi penjamin dalam
pembiayaan Proyek KUBL Non-UMKM. Larangan Risywah (Suap) [GRI 205-1] [GRI 205-2]
4) Mitigasi Risiko Sosial & Lingkungan pada Proyek Untuk mendorong tercapainya kinerja Perusahaan yang
Pembiayaan Bank. sesuai harapan, Bank menerapkan kebijakan Larangan
5) Publikasi Kegiatan Keuangan Berkelanjutan Bank Risywah (suap) kepada jajaran Bank untuk tidak
harus lebih masif. memberikan/menerima risywah kepada/dari nasabah/
calon nasabah, dan rekanan.
Sebagai bentuk solusi, Bank pun melakukan beberapa
upaya dalam menghadapi tantangan tersebut, seperti: Untuk mendukung hal tersebut, Bank memiliki panduan
1) Sinkronisasi RAKB dengan Corporate Plan & RBB. dalam penerapan sistem manajemen anti-penyuapan
2) Menyusun Inisiatif Strategis tentang Sustainability, yang efektif dan konsisten guna membantu organisasi
Gap Analysis, usulan Action Plan, serta menetapkan mengidentifikasi, mencegah, dan mengurangi risiko
time line untuk implemetasi prioritas action plan. terjadinya praktik penyuapan. Panduan ini merupakan
3) Benchmarking dengan industri nasional dan global bentuk komitmen BSI terhadap implementasi larang
terkait implementasi Keuangan Berkelanjutan. risywah (suap) yang sudah tersertifikasi standar
4) Bank menambahkan Risiko Sosial & Lingkungan internasional ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen
pada Kebijakan dan/atau Nota Analisa Pembiayaan Anti-Penyuapan (Anti-Bribery Management System/
Bank. ABMS). Sistem ini dapat membantu Bank dalam
5) Bank melakukan publikasi kegiatan Keuangan meningkatkan tindakan pencegahan dan pengendalian
Berkelanjutan lebih masif, baik ke internal maupun terhadap risiko penyuapan yang dapat terjadi dalam
eksternal, melalui media cetak, online, ataupun operasional Perusahaan, mencakup penerapan kontrol
digital. yang ketat terhadap praktik risywah, pelatihan etika,
serta penilaian risiko yang berkesinambungan.
Pencegahan Benturan Kepentingan (Conflict
of Interest) BSI juga memperkuat implementasi ISO 37001
Dalam menjalankan tugas dan kewajiban, biasanya dengan ISO 37301 tentang anti-money laundering.
terjadi benturan kepentingan di luar kepentingan dinas Hal merupakan bentuk kepatuhan Bank dalam
baik menyangkut kepentingan pribadi, keluarga, maupun memenuhi standar yang ditetapkan oleh hukum dan
kepentingan pihak-pihak lain yang memungkinkan peraturan yang berlaku. Sehingga, diharapkan dapat
anggota jajaran sebuah bank kehilangan objektivitasnya. meningkatkan kepercayaan dan reputasi Bank di mata
Oleh karena itu, dalam mengambil keputusan, anggota nasabah dan masyarakat, serta memperkuat integritas
dan kredibilitas di mata stakeholders.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 35
Page 38
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Tata Kelola
Keberlanjutan
Penjabaran terkait mekanisme komunikasi, monitoring, dan pelaporan yang berkaitan dengan larangan risywah,
secara terperinci dapat ditemukan dalam pembahasan di Laporan Tahunan Bank.
Bank Syariah Indonesia telah mendapatkan sertifikasi
ISO 37001:2016
Sertifikasi tersebut berkenaan dengan sistem manajemen anti penyuapan dalam bidang pengadaan
barang/jasa dan vendor management yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeteksi, dan mencegah
terjadinya penyuapan.
Larangan Perilaku Insiders
Sebagai tindakan pencegahan perilaku Insiders, jajaran Bank yang memiliki informasi rahasia dilarang memanfaatkan
informasi tersebut untuk kepentingan pribadi atau pihak lain yang dapat menimbulkan kerugian bagi Bank. Untuk
itu, semua transaksi harus dilakukan secara transparan dan segala kebijakan juga harus diumumkan secara terbuka
bersama pihak-pihak yang berkepentingan.
Integritas Sistem Perbankan
Demi menjaga integritas sistem perbankan, seluruh jajaran Bank harus memastikan bahwa dirinya tidak diperalat untuk
kegiatan kriminal dan/atau kegiatan tidak legal lainnya, wajib menghindarkan keterlibatan Bank serta Individu dalam
kegiatan pencucian uang, narkoba, atau terorisme. Segala upaya tersebut merupakan bentuk tindakan pencegahan
diri agar tidak terlibat dalam hal yang dapat melemahkan atau menurunkan integritas sistem perbankan di Indonesia.
PELIBATAN PEMANGKU KEPENTINGAN [SEOJK E4][GRI 2-29]
Pelibatan pemangku kepentingan merupakan unsur yang tidak bisa dilepaskan untuk keberlanjutan bisnis Perusahaan.
Bank menyadari bahwa keterlibatan pemangku kepentingan dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, Bank melakukan identifikasi pemangku kepentingan berdasarkan kedekatan dan pengaruhnya pada
kelangsungan usaha. Bank juga melibatkan pemangku kepentingan dalam perumusan kebijakan dan pelaksanaan
program berdasarkan isu di lapangan dan kebutuhan masing-masing pemangku kepentingan. Umpan balik dari
pemangku kepentingan ini kemudian menjadi pertimbangan untuk menyusun isu-isu pada material topik.
Kelompok
Basis
Pemangku Pendekatan Topik Utama
Identifikasi
Kepentingan
Pemegang Tanggung 1. Rapat Umum Pemegang Saham 1. Memperkokoh Kinerja keuangan dan
Saham dan jawab, (RUPS) satu kali dalam satu tahun keberlanjutan
Investor Pengaruh 2. Rapat Umum Pemegang Saham Luar 2. Menyelenggarakan RUPS dan RUPSLB
biasa (RUPSLB), sesuai kebutuhan 3. Menyusun dan menyajikan laporan
3. Publikasi laporan keuangan setiap 4. Pembagian deviden
triwulan 5. Publikasi dan keterbukaan informasi
4. Laporan Tahunan, setiap tahun 6. Pertemuan investor yang dilaksanakan oleh
5. Laporan keberlanjutan, setiap tahun unit kerja hubungan investor
36 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 39
Kelompok
Basis
Pemangku Pendekatan Topik Utama
Identifikasi
Kepentingan
Pegawai Ketergantungan 1. Sarana komunikasi internal 1. Hubungan industrial yang kondusif
seperti e-mail dan memo internal. 2. Pemenuhan hak pekerja sesuai dengan
Pelaksanaan sesuai kebutuhan. ketentuan
2. Pengembangan diri sesuai dengan 3. Kesetaraan dalam pengembangan diri,
jadwal pelatihan pelatihan, karier
3. Kesehatan, keamanan dan 4. Sarana kerja dengan memperhatikan
keselamatan kerja keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja
4. Kegiatan pegawai seperti olahraga
dan hobi. Frekuensi secara berkala.
Pemerintah Pengaruh 1. Laporan kepatuhan, minimal satu kali 1. Kepatuhan pada peraturan
dan setahun 2. Menyusun dan menyampaikan RBB dan
Regulator 2. Menyerahkan Rencana Bisnis Bank RAKB
(RBB) dan Laporan Realisasi RBB 3. Menyusun dan menyerahkan laporan sesuai
kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). regulasi
3. Menyerahkan Rencana Aksi Keuangan 4. Menjalin komunikasi dengan pemerintah dan
Berkelanjutan (RAKB) ke OJK. regulator
4. Menyerahkan laporan-laporan yang 5. Mematuhi hukum yang berlaku
sesuai dengan peraturan yang berlaku. 6. Pelaksanaan kebijakan antikorupsi
Frekuensi sesuai regulasi
5. Kerja sama penyelenggaraan acara
sesuai kebutuhan
Nasabah Ketergantungan 1. Aktivitas transaksi perbankan syariah 1. Menyediakan informasi produk dan layanan
di kantor atau jaringan Bank 2. Penyediaan sarana penyelesaian kendala/
2. Kontak center, baik melalui telepon keluhan (kontak center 24 jam)
maupun sarana lain. Frekuensi setiap 3. Pengembangan jaringan, produk, dan
saat. layanan perbankan yang aman, nyaman, dan
3. Produk dan layanan perbankan yang terpercaya
mudah, aman dan terpercaya 4. Penerapan kebijakan anti korupsi dan anti-
fraud
5. Implementasi kebijakan keamanan data
nasabah
6. Melaksanakan survei kepuasan pelanggan
Mitra Kerja/ Ketergantungan 1. Kontrak pengadaan barang dan jasa 1. Mekanisme proses pengadaan yang adil dan
Pemasok Lokal 2. Penilaian mitra kerja secara transparan.
transparan 2. Tidak ada pungutan biaya dan konflik
3. Penandatanganan pakta integritas kepentingan dalam proses pengadaan.
3. Menjalankan sistem manajemen anti-
penyuapan.
Industri Sejenis Pengaruh 1. Informasi perkembangan, peluang dan 1. Kemudahan update perkembangan industri
tantangan industri perbankan syariah melalui keanggotaan asosiasi industri dan
2. Informasi regulasi terkait industri, Professional
khususnya perbankan syariah 2. Kerja sama dalam peningkatan kapabilitas
3. Pertemuan secara periodik dengan dan daya saing
asosiasi industri perbankan dan 3. Mendukung pengembangan iklim persaingan
perbankan syariah, serta asosiasi usaha yang sehat
profesi
Masyarakat Pengaruh, 1. Pengembangan program Tanggung 1. Pembinaan hubungan yang harmonis dengan
dan Tanggung Jawab Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) masyarakat
Lingkungan sesuai rencana 2. Pengembangan dan implementasi program
2. Dukungan dalam program TJSL untuk mendukung pemberdayaan
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
3. Kemudahan akses pada layanan 3. Melestarikan lingkungan
perbankan 4. Memberikan kesempatan kerja kepada
4. Kerja sama dengan mitra penyalur ZIS masyarakat sesuai kebutuhan dan ketentuan
dalam kegiatan TJSL setiap tahun Bank
5. Melaksanakan program literasi keuangan
6. Meningkatkan pembiayaan KKUB
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 37
Page 40
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Tata Kelola
Keberlanjutan
Adapun action plan BSI yang berkaitan dengan harapan-harapan para pemangku kepentingan tersebut telah
dikategorikan sesuai dengan Core Subject ISO 26000 – Social Responsibility Guidelines yang dijabarkan pada bagan
di bawah ini:
Core Subject ISO Respon dan Action Plan BSI
26000 Social
Responsibility Bagi Pemangku Kepentingan Internal * Bagi Pemangku Kepentingan Eksternal **
Guideline
1 Hak Asasi Pemenuhan fundamental dan hak pegawai di Tidak melakukan diskriminasi kepada
Manusia lingkungan kerja nasabah
Menyediakan layanan E-care untuk sarana Menyediakan layanan Call Center untuk
komunikasi terkait kepegawaian sarana komunikasi dengan nasabah
2 Ketenagakerjaan Kesetaraan gender Nasabah merasa aman saat bertransaksi di
& K3 Kantor Layanan BSI
Pelatihan pegawai
Remunerasi pegawai di atas standar upah minimum
yang berlaku di wilayah operasional Bank.
Fasilitas kesehatan bagi pegawai
Bank selalu berupaya meminimalisir risiko kecelakaan
dan kesehatan kerja.
3 Praktik Operasi Larangan benturan kepentingan BSI mendapatkan sertifikasi ISO 37001
yang Adil berkenaan dengan Sistem Manajemen Anti
Larangan risywah (suap) Penyuapan dalam bidang pengadaan barang/
jasa dan vendor management.
Larangan insider trading
Pencegahan korupsi
4 Tata Kelola Pengelolaan CSR oleh Departemen Sustainable Pemenuhan dokumen RAKB dan
Organisasi Finance dalam SO Corporate Secretary. Sustainability Report kepada Otoritas Jasa
Keuangan.
Kebijakan pembiayaan
Mitra penyaluran Zakat BSI, BAZNAZ, BSI
SPO Corporate Planning, Rencana Bisnis Bank (RBB), Maslahat, Rumah Zakat
dan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).
Pembentukan UPZ BAZNAS BSI
5 Isu Konsumen Kebijakan jaminan perlindungan simpanan nasabah Layanan pengaduan nasabah melalui layanan
contact center 24/7, baik melalui BSI Call
Peningkatan kualitas layanan nasabah 14040, ataupun melalui BSI social media dan
chatbot.
Internalisasi komitmen kerahasiaan data nasabah di
lingkungan organisasi Bank.
6 Lingkungan Menerapkan budaya ramah lingkungan program Kerja sama BSI dengan Plasticpay penyediaan
Green Campaign dan efisiensi energi di lingkungan Reverse Vending Machine untuk mengajak
kerja Bank. masyarakat untuk aktif memilah dan mendaur
ulang sampah botol plastik
Penyaluran pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha
Berwawasan Lingkungan (KKUB) berdasarkan POJK Program CSR bidang lingkungan hidup
51 Tahun 2017.
7 Pemberdayaan BSI menyalurkan Dana Zakat Korporasi dan Payroll Penyaluran PEN, KUR dan UMKM.
Masyarakat pegawai melalui UPZ BSI untuk kemudian disalurkan
ke BAZNAS dan BSI Maslahat dan dioptimalisasi Melaksanakan program CSR bidang sosial
untuk program pemberdayaan masyarakat. kemasyarakatan bersama dengan LAZ mitra
BSI.
Catatan:
*Pemangku kepentingan internal mencakup pegawai, pemegang saham, investor, manajemen bank
**Pemangku kepentingan eksternal mencakup nasabah, regulator, pemerintah, mitra dan pemasok, lingkungan, masyarakat.
38 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 41
Pengelolaan Whistleblowing System [GRI 2-16] Bank juga melakukan sosialisasi terkait media pelaporan
Pedoman Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing WBS dan antigratifikasi kepada seluruh pegawai
System (WBS) merupakan mekanisme pengendalian melalui desktop computer pegawai, website Bank,
internal yang didesain untuk menjaga transparansi penyampaian pada kegiatan training, sharing session,
dan kepatutan karyawan serta seluruh jajaran BSI. Taujih Pekanan, serta pemberitahuan kepada nasabah,
WBS berfungsi sebagai media bagi saksi pelapor mitra/rekanan Bank, dan masyarakat. Pembahasan lebih
untuk menyampaikan informasi secara aman mengenai lanjut mengenai WBS dapat dilihat secara lengkap di
indikasi tindakan pelanggaran yang terjadi di Bank. Laporan Tahunan BSI.
BSI telah memiliki kebijakan terkait whistleblowing Hingga akhir 2023, pengaduan melalui WBS tercatat
system yang mengatur mengenai pelaporan ada sebanyak 577 pengaduan dengan komposisi aduan
pelanggaran, kami memastikan bahwa setiap karyawan sebagai berikut:
yang melaporkan kegiatan tersebut dengan itikad baik
Jenis Pengaduan Jumlah
akan dilindungi dari pembalasan, diskriminasi, atau
bentuk intimidasi lain dalam pekerjaan. Setiap pelaporan Pembiayaan 48
bersifat rahasia, dan semua laporan akan diselidiki Operasional 521
secara menyeluruh sambil menghormati privasi dan Code of Conduct 8
hak semua individu yang terlibat. Kami berkomitmen
Total 577
untuk menjaga lingkungan kerja yang transparan dan
etis di mana semua karyawan merasa aman untuk
menyuarakan kekhawatiran bebas dari intimidasi.
Dari seluruh pengaduan yang terhimpun, kemudian Bank akan memeriksa dan melakukan analisa sebelum dilakukan
tindakan selanjutnya. Selama tahun 2023, Bank telah melakukan pemeriksaan atas pengaduan WBS dengan rincian
sebagai berikut:
Status
Total Pengaduan Sudah Sedang Belum Tidak Layak
Ditindaklanjuti Ditindaklanjuti Ditindaklanjuti Ditindaklanjuti
577 6 8 1 562
Informasi mengenai penerapan GCG di Perseroan, secara rinci bisa dilihat pada Laporan Tahunan Perseroan berikut
ini:
- Proses nominasi dan seleksi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
- Proses remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan
- Manajemen risiko, termasuk kebijakan, implementasi, monitoring risiko anti penyuapan
[GRI 2-9] [GRI 2-10] [GRI 2-19] [GRI 2-20] [GRI 2-21]
Kebijakan Anti-Fraud
BSI telah berkomitmen untuk memastikan keberlangsungan integritas dan transparansi dalam semua aspek
operasionalnya. Sejalan dengan komitmen ini, perusahaan telah mengadopsi kebijakan anti-fraud yang komprehensif,
yang mencakup tahapan antara lain: pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, dan pemberian sanksi, serta
pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut. Kebijakan ini dirancang untuk mengidentifikasi, mencegah, dan
menindaklanjuti segala bentuk penipuan yang mungkin terjadi di dalam perusahaan. Informasi lengkap mengenai
kebijakan ini, termasuk prosedur, tanggung jawab, dan proses pelaporan, tersedia untuk diakses oleh semua pihak
melalui situs web resmi perusahaan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 39
Page 42
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
KINERJA
02 EKONOMI
40 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 43
“BSI hadir sebagai katalisator pengembangan
Ekonomi Syariah di Indonesia yang dapat
berkontribusi terhadap perekonomian nasional,
serta memberikan manfaat yang luas bagi umat.”
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia dan Top 10 Dalam mencapai target kinerja ekonomi, Bank senantiasa
Global Islamic Bank, BSI terus mengoptimalkan kinerja mematuhi seluruh regulasi perbankan. Beragam produk
ekonomi yang berkelanjutan dalam ekosistem keuangan dan layanan perbankan syariah yang kami hadirkan
Islam. Secara konsisten, Bank melakukan akselerasi dan telah berpedoman pada Standar Prosedur Operasional
inovasi sehingga mampu menjadi mitra finansial, mitra (SPO), Petunjuk Teknik Operasional (PTO), dan Manual
sosial, dan mitra spiritual bagi nasabah dan masyarakat. Produk (MP) yang berlaku. [GRI 3-3]
Selain itu, BSI senantiasa berkomitmen untuk hadir
di seluruh penjuru negeri guna berkontribusi dalam Dewan Komisaris dan Direksi memiliki tanggung jawab
meningkatkan Inklusi Keuangan Syariah di Indonesia. dalam mengawasi dan mengelola kinerja keuangan.
[GRI 3-3] Secara rutin, BSI melakukan pengawasan dan
evaluasi Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP),
SASARAN DAN TARGET KINERJA laporan keuangan, dan hasil audit laporan keuangan.
EKONOMI Hasil evaluasi ini selanjutnya akan menjadi materi
BSI menjalankan strategi dan sasaran kinerja ekonomi pembahasan pada rapat Dewan Komisaris dan Direksi,
melalui upaya efisiensi sekaligus sinergi antar unit serta menjadi salah satu materi dalam penyelenggaraan
kerja. Hingga tahun 2023, jumlah jaringan BSI yang Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
cukup banyak menjadi salah satu keunggulan kami
untuk mampu menjangkau masyarakat luas. Saat ini, LANGKAH STRATEGIS
BSI berada di posisi 5 (lima) dengan jumlah jaringan Guna mewujudkan visi dan misi Bank, BSI terus
terbanyak dibandingkan dengan Bank Umum Nasional. berupaya untuk berakselerasi, berinovasi, serta
Sementara dibandingkan dengan bank syariah lainnya, mendorong dan mengoptimalkan peluang bisnis melalui
BSI memiliki jaringan yang terbanyak. Hal ini menjadi berbagai langkah dan kebijakan strategis, di antaranya
peluang dan tantangan bagi BSI untuk tetap hadir sebagai berikut:
memberikan pelayanan yang terbaik.
Penguatan Wholesale & BSI menggarap segmen wholesale dengan fokus meningkatkan customer base dan deepening relationship dengan
Transactional Banking nasabah melalui pengembangan kapabilitas transactional banking, organisasi dan human capital, serta penawaran
produk dan layanan syariah yang komprehensif.
Penguatan Retail Sejalan dengan fokus pemerintah dalam menggerakkan ekonomi melalui UMKM, BSI terus melakukan penguatan retail
Banking banking, di antaranya melalui pengembangan kerja sama bisnis, penajaman business model, digitalisasi, dan perbaikan
business process.
Akselerasi Kapabilitas BSI melakukan akselerasi peningkatan mobile capability (API, Product Segment), memperkuat analisis data,
Digital meningkatkan stabilitas sistem, dan fokus pada peningkatan pengalaman pengguna (user experience).
Menggarap Potensi BSI memiliki fokus untuk mempercepat pertumbuhan ZISWAF nasional serta mengembangkan industri halal
Islamic Ecosystem di Indonesia seperti masjid, rumah sakit, pesantren dan pendidikan Islam, dan bisnis haji dan umrah melalui
pengembangan platform & solution yang inovatif serta acquisition dan implementator yang efektif.
Penataan Jaringan BSI melakukan penataan jaringan kantor dengan melakukan relokasi/penutupan outlet yang berdekatan dan
Kantor peningkatan contribution margin outlet yang kecil/tidak profitable, dan melakukan shifting transaksi cabang ke arah
digital.
Melakukan Inorganic BSI memperkuat permodalan dalam rangka ekspansi bisnis dan meningkatkan porsi kepemilikan publik sesuai dengan
Growth regulasi dengan melakukan right issue. BSI juga menggali peluang-peluang untuk tumbuh secara anorganik seperti
akuisisi/asset purchase portofolio Unit Usaha Syariah/Bank Pembangunan Daerah, serta kerja sama strategis lainnya.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 41
Page 44
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Ekonomi
Pada tahun 2023, strategi pengembangan bisnis BSI 2) Peningkatan customer based untuk produk
berfokus pada: Tabungan Wadiah, Tabungan Bisnis, dan
a. Ekspansi pembiayaan pada segmen yang terbukti Tabungan Haji.
tahan di era pandemi, sebagai berikut: 3) Penguatan kapabilitas digital transactional
1) Fokus pada pembiayaan konsumer berbasis banking, baik untuk nasabah institusi maupun
payroll dengan memperluas channel pemasaran nasabah individu.
konsumer melalui platform digital, kolaborasi 4) Peningkatan layanan Digital dan Transactional
wholesale-retail, developer, maupun mitra pihak Banking.
ketiga. c. Pengembangan kapabilitas digital dan data analytics,
2) Meningkatkan penetrasi produk gadai dan cicil baik untuk kepentingan internal dan eksternal
emas melalui layanan digital (mobile banking), BSI sehingga dapat memberikan layanan yang
cross selling nasabah eksisting, dan peningkatan berkualitas dan lengkap kepada nasabah serta dapat
produktivitas pemasar di jaringan. mempercepat proses bisnis maupun operasional di
3) Meningkatkan pembiayaan kepada UMKM BSI.
terutama melalui produk Kredit Usaha Rakyat d. Penguatan risk management dan optimalisasi
(KUR) Syariah dengan intensifikasi pemasaran remedial recovery.
produk mikro serta pengembangan model bisnis e. Peningkatan produktivitas pegawai dan jaringan.
cluster dan kemitraan.
4) Meningkatkan pembiayaan segmen wholesale PENCAPAIAN KINERJA EKONOMI [GRI 201-1]
melalui pengembangan kapabilitas organisasi Hingga akhir 2023, BSI mampu mencapai kinerja
dan Sumber Daya Manusia (SDM), fokus pada ekonomi yang solid dan positif. Bank berhasil mencatat
perbaikan proses bisnis, memperluas bisnis laba bersih sebesar Rp5,70 triliun, naik 33,88%
sindikasi dan value chain, serta pengembangan dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara pada
bisnis trade. kinerja keuangan berkelanjutan, BSI telah memberikan
b. Fokus pengembangan bisnis pada dana murah pembiayaan sebesar Rp57,7 triliun pada kegiatan usaha
dengan strategi utama sebagai berikut: berkelanjutan.
1) Meningkatkan akuisisi payroll pada targeted
customer dan meningkatkan penetrasi produk
pendanaan pada Islamic Ecosystem.
Nasabah Nasabah Pembiayaan untuk
Total
Pendanaan Pembiayaan Kegiatan Usaha
Pembiayaaan
Berkelanjutan
19,65 juta 1,16 juta
Rp
240,3 triliun
Rp
57,7 triliun
42 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 45
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan atau Investasi,
Pendapatan, dan Laba Rugi (Rp miliar) [SEOJK F2]
RETAIL BANKING
Pembiayaan
2023
Segmen Growth YoY
(dalam miliar Rupiah)
Retail Banking 42.258 12,29%
SME 19.346 2,40%
Mikro 22.912 22,26%
Gadai 7.198 21,38%
Griya 52.517 9,25%
Oto 4.186 51,61%
Mitraguna 51.336 20,14%
Pensiun 14.626 13,94%
Card 684 25,57%
WHOLESALE BANKING
Pembiayaan
2023
Segmen Growth YoY
(dalam miliar Rupiah)
Corporate 54.542 18,21%
Commercial 12.969 17,28%
Total 67.511 18,03%
DANA PIHAK KETIGA
2023
Produk Growth YoY
(dalam miliar Rupiah)
Giro 53.201 19,50%
Tabungan 124.726 7,08%
Tabungan Wadiah 47.026 6,36%
Tabungan Non Wadiah 77.700 7,51%
Deposito 115.848 15,29%
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 43
Page 46
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Ekonomi
Realisasi Pencapaian Penerapan Keuangan Berkelanjutan (Rp miliar, kecuali dinyatakan lain)
[SEOJK F3]
KATEGORI KEGIATAN USAHA BERKELANJUTAN (KKUB)
2023 2022
(dalam miliar Rupiah)
a. Energi Terbarukan 1.072,23 1.135,35
b. Efisiensi Energi - -
c. Pencegahan dan Pengendalian Polusi - -
d. Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan yang 4.805,87 3.095,21
Berkelanjutan
e. Konservasi Keanekaragaman Hayati Darat dan Air - -
f. Transportasi Ramah Lingkungan 47,26 34,65
g. Pengelolaan Air dan Air Limbah yang Berkelanjutan 94,06 114,63
h. Adaptasi Perubahan Iklim - -
i. Produk yang Dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan 5.806,99 4.497,89
Lebih Sedikit Polusi (Eco-Efficient)
j. Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar atau Sertifikasi 163,19 190,12
yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
k. Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha Berwawasan 245,09 258,79
Lingkungan Lainnya
Green Financing (KKUB) 12.234,69 9.326,65
l. Kegiatan UMKM 45.468,99 41.823,61
ESG Financing/Pembiayaan Berkelanjutan (KKUB) 57.703,68 51.150,26
Rasio ESG Financing (KKUB) 24,07% 24,70%
Pembiayaan Berkelanjutan terhadap Total Pembiayaan
Sementara itu, untuk mewujudkan aksi keuangan
ESG berkelanjutan, BSI telah melakukan studi secara
Financing khusus dari sisi persiapan operasional atas implikasi
finansial dan peluang dari perubahan iklim, yaitu dalam
24,07 %
bentuk kajian Business Impact Analysis (BIA) dan Risk
Assessment (RA). Bank juga telah melakukan pelatihan
Rasio portfolio ESG financing simulasi bencana alam sebagai bagian dari Business
dibandingkan dengan Total
Portfolio Pembiayaan
Continuity Management (BCM) di masing-masing unit
kerja. [GRI 3-3][GRI 201-2]
44 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 47
01 02 03
Melakukan analisis risiko perubahan iklim dan Melakukan analisis yang Melakukan mitigasi dalam
dampaknya terhadap operasional bank: lebih mendalam terkait mengelola risiko, baik
implikasi finansial Bank dari perubahan perilaku
Meningkatnya risiko Meningkatnya risiko
operasional akibat pada pembiayaan sebagai akibat dari internal yang lebih ramah
faktor eksternal yang yang diakibatkan oleh perubahan iklim. lingkungan, maupun dari
kemungkinan terjadi kegagalan memenuhi dampak pembiayaan pada
di unit kerja akibat kewajiban debitur
bencana alam, seperti apabila usaha mereka sektor usaha tertentu.
banjir, kebakaran hutan, rentan dan terdampak
dan kekeringan. perubahan iklim.
PORTOFOLIO KEUANGAN BERKELANJUTAN
Dalam melaksanakan aksi keuangan berkelanjutan, BSI memiliki pedoman Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
(RAKB). Dokumen RAKB 2023 menggambarkan Rencana kegiatan keuangan berkelanjutan selama 1 (satu) tahun
yaitu tahun 2023, dan 5 (lima) tahun yaitu dari tahun 2021 sampai 2025, serta strategi untuk merealisasikan rencana
tersebut sesuai dengan target dan waktu yang telah ditetapkan. Dalam rangka merencanakan dan melaksanakan
implementasi kegiatan keuangan berkelanjutan selama 5 (lima) tahun, Bank melakukan sinkronisasi target dan strategi
yang tercantum pada Corporate Plan dan Rencana Bisnis Bank (RBB).
Pada tahun 2023, BSI terus meningkatkan aktivitas keuangan berkelanjutan berdasarkan 3 pilar, yaitu Sustainable
Banking, Sustainable Operation, dan Sustainable CSR, serta Financial Inclusion. Hal ini sejalan dengan tujuan BSI
untuk tetap tumbuh positif dengan menjadi mitra finansial, sosial, dan spiritual masyarakat. Pertumbuhan positif
green financing, meningkatnya green activity, serta implementasi green economy yang berasaskan maqoshid syariah
telah memberikan nilai positif tersendiri bagi perbankan syariah.
Portofolio Pembiayaan Sektor Ekonomi
Sepanjang tahun 2023, Bank berhasil menyalurkan pembiayaan sebesar Rp240,32 triliun kepada pelaku usaha dan
jumlah ini mencapai 100,55% dari target yang ditetapkan.
Pembiayaan Berdasarkan Sektor Ekonomi (Rp miliar)
No. Sektor 2023 Persentase (%)
1. Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 17.124 7,13%
2. Perikanan 765 0,32%
3. Pertambangan dan Penggalian 2.393 1,00%
4. Industri Pengolahan 11.806 4,91%
5. Listrik, Gas, dan Air 4.768 1,98%
6. Konstruksi 19.833 8,25%
7. Perdagangan Besar dan Eceran 17.484 7,28%
8. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 2.758 1,15%
9. Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 8.346 3,47%
10. Perantara Keuangan 5.870 2,44%
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 45
Page 48
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Ekonomi
No. Sektor 2023 Persentase (%)
11. Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 3.868 1,61%
12. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - 0,00%
13. Jasa Pendidikan 4.499 1,87%
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 6.818 2,84%
15. Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya 3.315 1,38%
16. Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 160 0,07%
17. Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya 4.499 1,87%
18. Rumah Tangga 130.481 54,30%
19. Bukan Lapangan Usaha Lainnya 30 0,01%
Jumlah 240.316
Sebagai salah satu sektor yang berperan dalam perekonomian nasional, pembiayaan UMKM menjadi salah satu
program prioritas BSI. Pada tahun 2023, Bank kembali memberikan pembiayaan UMKM yang berwawasan LST
(Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola), mulai dari sektor pertanian hingga rumah tangga dengan nilai Rp45,56 triliun.
Portofolio UMKM Per Sektor (Rp miliar)
No. Sektor 2023 Persentase (%)
1. Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan 9.508 20,87%
2. Perikanan 759 1,67%
3. Pertambangan dan Penggalian 253 0,56%
4. Industri Pengolahan 3.062 6,72%
5. Listrik, Gas, dan Air 163 0,36%
6. Konstruksi 1.549 3,40%
7. Perdagangan Besar dan Eceran 14.677 32,22%
8. Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 2.457 5,39%
9. Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasi 985 2,16%
10. Perantara Keuangan 1.200 2,63%
11. Real Estate, Usaha Persewaan, dan Jasa Perusahaan 1.655 3,63%
12. Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib - 0,00%
13. Jasa Pendidikan 3.045 6,68%
14. Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 2.963 6,50%
15. Jasa Kemasyarakatan, Sosial Budaya, Hiburan, dan Perorangan Lainnya 3.141 6,89%
16. Jasa Perorangan yang Melayani Rumah Tangga 136 0,30%
17. Kegiatan yang Belum Jelas Batasannya - 0,00%
18. Rumah Tangga - 0,00%
19. Bukan Lapangan Usaha Lainnya 3 0,01%
Jumlah 45.558
46 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 49
Penyaluran UMKM Pembiayaan
UMKM Binaan Kredit Usaha Rakyat
Rp
45,5 triliun 3.009 UMKM Binaan
Rp
20,98 triliun
PORTOFOLIO USAHA BERWAWASAN LINGKUNGAN
Pembiayaan berkelanjutan atau usaha berwawasan lingkungan BSI dijalankan berdasarkan kriteria dan Kategori
Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) yang ditetapkan oleh OJK dalam Pedoman Teknis POJK No. 51/POJK.03/2017.
Berdasarkan pedoman tersebut, BSI melakukan identifikasi pembiayaan berkelanjutan yang terdiri dari pembiayaan
UMKM dan portofolio hijau non-UMKM.
Selain itu, BSI juga memiliki Corporate Plan (Corplan) dan Standar Prosedur Operasional (SPO) yang menjadi panduan
dalam menyusun RAKB dan Rencana Bisnis Bank (RBB), termasuk dalam menyusun program prioritas keuangan
berkelanjutan. Dokumen ini mengatur prosedur proses pembiayaan kepada debitur dengan kegiatan usaha yang
berwawasan lingkungan.
Sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan pembiayaan, BSI memiliki kriteria green finance, di mana setiap
usaha calon debitur harus memenuhi kriteria analisis mengenai dampak lingkungan sebagai berikut:
Tidak ada pencemaran dalam Tidak adanya polusi dan Tidak adanya pengaduan dari Pemenuhan semua peraturan
proses produksi adanya pengolahan limbah penghuni di lingkungan tempat pemerintah yang berlaku,
sesuai ketentuan usaha seperti kepemilikan izin usaha
Setelah seluruh kriteria terpenuhi, selanjutnya Bank akan melaksanakan beberapa tahapan sebagai berikut:
01 02 03 04 05 06
Melakukan evaluasi Pengawasan dan Jika hasilnya memiliki Jika terdapat nasabah Bank juga melakukan Ke depan, Bank
dan pengawasan evaluasi dilakukan potensi risiko LST yang yang berada dalam pengembangan berencana untuk
perkembangan melalui beberapa tinggi, Bank dapat pengawasan karena kapasitas internal memberikan program
usaha nasabah yang media komunikasi melakukan peninjauan terindikasi masalah dengan memberikan edukasi atau pelatihan
dilakukan setiap tiga antara lain video ulang atas pembiayaan lingkungan atau sosial, pelatihan mengenai terkait LST kepada
bulan conference, on yang diberikan Bank akan memberikan sustainable debitur
the spot visit, pendampingan, finance awareness,
pendampingan watchlist review per penyusunan
konsultan, watchlist kuartal dan tahunan e-Modul, serta
quarterly review, dan pembelajaran digital
annual review sosialisasi keuangan
berkelanjutan untuk
Unit Bisnis dan
Support
Pada 2023, BSI telah menjalankan seluruh proses evaluasi pada kriteria tersebut dan tidak menemukan nasabah yang
memiliki masalah signifikan terkait lingkungan dan sosial.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 47
Page 50
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Ekonomi
MENINGKATKAN EKOSISTEM ISLAM
BSI berkomitmen untuk mendorong berkembangnya ekosistem Islam yang kokoh dan menyeluruh, mulai dari Ziswaf,
Ekosistem Sekolah Islam dan Pondok Pesantren, Ekosistem Masjid, hingga Ekosistem Haji dan Umroh. Bank terus
mendorong peningkatan ekosistem Islam yang memiliki potensi dalam jumlah besar, baik dari segi bisnis, SDM, dan
transaksi.
Pencapaian Islamic Ecosystem BSI Tahun 2023
Zakat Zakat Ekosistem
Ziswaf
Perusahaan Pegawai Haji
Rp
190 miliar
Rp
33 miliar
Rp
1,5 triliun
Rp
14,6 triliun
Ziswaf Pemerintah & Non Jumlah outstanding ekosistem
Pemerintah dengan jumlah haji dan umroh dengan jumlah
31.629 nasabah 4.495.944 nasabah
Ekosistem Ekosistem Ekosistem Industri
Sekolah Islam Masjid Pesantren Halal
Rp
5,6 triliun
Rp
4,6 triliun
Rp
1,1 triliun
Rp
1 triliun
Jumlah outstanding Jumlah outstanding Jumlah outstanding ekosistem Jumlah outstanding industri
ekosistem sekolah Islam ekosistem masjid dengan pesantren dengan jumlah halal dengan jumlah 61.277
dengan jumlah 331.327 jumlah 550.251 nasabah 66.355 nasabah nasabah
nasabah
LAYANAN BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI
Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, BSI berinisiatif untuk melakukan inovasi dengan
menghadirkan layanan digital branch, e-channel, e-banking, dan e-branch. Melalui pelayanan berbasis teknologi ini,
kebutuhan transaksi keuangan nasabah menjadi dapat terpenuhi tanpa harus datang ke kantor cabang. Secara tidak
langsung, proses transaksi ini tidak hanya mampu memberikan kenyamanan, kemudahan dan efisiensi, namun turut
serta berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kendaraan transportasi nasabah. [F.26]
Mendukung Program Laku Pandai
BSI memiliki Agen Laku Pandai yang bernama agen BSI Smart sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan
program branchless banking dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). BSI Smart dapat membantu masyarakat yang belum
memiliki akses perbankan untuk bisa melakukan transaksi keuangan perbankan syariah. Berbagai transaksi yang
dapat dilakukan antara lain setoran, tarik tunai, transfer atau pemindah bukuan, serta pembukaan rekening sehingga
mereka dapat menerima layanan Bank yang setara dengan nasabah lainnya.
Seluruh agen BSI Smart telah dibekali dengan program pembekalan dan pelatihan untuk memahami produk, fitur
produk, manfaat, prosedur, kualitas layanan, dan pengenalan sarana pendukung. Melalui semangat inclusive financial
service, hingga akhir tahun 2023, BSI terus memperluas program Laku Pandai sehingga mampu menghasilkan agen
BSI SMART sebanyak 86.200 agen.
48 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 51
Jumlah Nilai
Agen BSI Smart Transaksi Transaksi
86.200 Agen
Rp
19,6 juta
Rp
43,8 triliun
TANGGUNG JAWAB PRODUK DAN LAYANAN KEUANGAN [SEOJK F27]
Bank senantiasa memastikan produk dan layanan perbankan syariah BSI dapat diperoleh dan dinikmati oleh seluruh
nasabah, tanpa membedakan latar belakang baik gender, ras, suku, fisik dan keyakinan. Semua nasabah memiliki
hak yang sama dalam memanfaatkan produk dan layanan yang kami sediakan melalui prosedur sesuai kebijakan dan
peraturan yang berlaku. [OJK F.17][OJK F.27]
Sesuai Standar Prosedur Operasional Produk dan/atau Aktivitas Baru (SPO PAB), Bank memberikan informasi yang
jelas terhadap produk dan jasa yang dikeluarkan, seperti informasi produk simpanan, pinjaman, dan jasa perbankan.
Informasi tersebut disampaikan melalui beberapa media komunikasi seperti website, media sosial, brosur, dan
sebagainya serta customer service dan agen-agen perbankan kami. Selain itu, Group Marketing Communication
juga mengembangkan strategi dan program komunikasi pemasaran yang mengacu pada etika periklanan. Unit kerja
ini turut memantau isu di media terkait produk dan layanan Bank untuk memitigasi risiko komunikasi produk dan
layanan. [OJK F.18][GRI 417-1]
Layanan keuangan syariah juga menyediakan fitur transparan terkait produk yang tersedia, biaya, manfaat, dan
risikonya. Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat produk yang ditarik kembali dari pasar dan tidak ada denda finansial
maupun sanksi hukum lain karena dugaan ketidakpatuhan maupun pelanggaran mengenai kesalahan informasi produk
dan jasa dan materi komunikasi pemasaran terhadap peraturan yang berlaku. [OJK F.18][OJK F.29][GRI 417-2][GRI 417-3]
Lebih lanjut, hak-hak kreditur di BSI senantiasa dilindungi melalui penerapan prinsip-prinsip syariah yang mengatur
transaksi keuangan, yang tidak hanya memprioritaskan keadilan dan transparansi tetapi juga memastikan bahwa
hak-hak semua pihak, termasuk kreditur, dihormati dan dilindungi. Bank melakukan pengawasan yang ketat terhadap
aset-aset dan kewajiban untuk memastikan likuiditas dan solvabilitas yang sehat. Selain itu, penerapan Akad yang
sesuai syariah dalam produk pembiayaan menjamin hak kreditur untuk menerima pembayaran kembali dana sesuai
dengan kesepakatan yang telah ditetapkan. Bank juga mematuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan prinsip
kehati-hatian untuk menambah lapisan perlindungan kepada kreditur.
Identifikasi Potensi Dampak Negatif dan Rencana Aksi [OJK F.28] [GRI 2-25]
Meskipun kegiatan operasional Bank tidak bersinggungan secara langsung dengan lingkungan hidup, namun BSI
memahami bahwa aktivitas perbankan tetap dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat. Oleh
karena itu, BSI telah mengidentifikasi potensi dampak negatif dari operasi Bank dan merencanakan aksi untuk
mengurangi dampak-dampak tersebut, antara lain sebagai berikut:
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 49
Page 52
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Ekonomi
Jenis Potensi Potensi dampak negatif Rencana aksi
Emisi gas rumah kaca Emisi GRK dapat menyebabkan BSI berkomitmen untuk mengurangi emisi GRK dengan
(GRK) dari operasi Bank perubahan iklim cara meningkatkan efisiensi energi di gedung-gedung Bank,
mengganti kendaraan operasional dengan kendaraan yang
lebih ramah lingkungan, serta mempromosikan gaya hidup
rendah karbon dan ramah lingkungan di antara karyawan.
Penggunaan sumber Penggunaan sumber daya alam yang BSI berkomitmen untuk menggunakan sumber daya alam
daya alam berlebihan dapat menyebabkan dengan bijak dan mengoptimalkan penggunaannya. Bank
kerusakan lingkungan, penurunan juga akan mempromosikan penghematan energi dan air di
kualitas udara dan air, serta antara karyawan serta meningkatkan kesadaran masyarakat
menimbulkan dampak negatif bagi tentang pentingnya konservasi sumber daya alam.
masyarakat sekitar
Risiko keuangan terkait Perubahan iklim dapat meningkatkan BSI terus memantau risiko keuangan terkait dengan
dengan perubahan iklim risiko keuangan bagi BSI, terutama perubahan iklim dan mengembangkan strategi mitigasi risiko
terkait dengan risiko kerugian akibat yang efektif. Bank juga memperkuat praktik pengelolaan
bencana alam risiko dan mempromosikan praktik bisnis yang berkelanjutan
di antara karyawan.
Menjaga Privasi Data Nasabah
BSI menyadari di era digital seperti saat ini, privasi data nasabah menjadi suatu keharusan yang harus kami jaga.
Oleh karena itu, sesuai dengan POJK No. 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan
dan Standar Prosedur Bisnis Penghimpunan Dana dan SPO Perlindungan dan Pengaduan Nasabah, Bank senantiasa
berupaya memberikan sistem otorisasi yang ketat melalui pihak yang mempunyai tanggung jawab dan wewenang.
Dalam hal ini, Group Chief Information Security Officer (CISO) memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menjaga
keamanan data dan privasi nasabah. Secara rutin, CISO aktivitas security awareness melakukan penguatan parameter
keamanan (firewall, waf, threat intel), melakukan pentest sesuai ketentuan, serta melakukan take down service untuk
mendeteksi penipuan. Sementara mitigasi CISO dilakukan melalui Digital Threat Monitoring, yaitu tes keamanan
berlapis.
BSI juga telah melaksanakan program edukasi security awareness melalui berbagai channel, seperti BSI Mobile,
website, sosial media, dan BSU (webinar). Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan edukasi dan meningkatkan
kesadaran nasabah tentang keamanan dan privasi data mereka. Selain itu, untuk memastikan keamanan dan
perlindungan nasabah dalam penggunaan layanan BSI, Bank telah melakukan pengukuran efektivitas privasi nasabah.
BSI melakukan evaluasi mengenai kebijakan privasi BSI sehingga dapat diimplementasikan dan dipahami nasabah.
Hasil pengukuran tahun 2023 menunjukkan bahwa kebijakan privasi BSI telah efektif dan dipahami nasabah. Sebagian
besar nasabah merasa aman dan terlindungi dalam menggunakan layanan BSI. Ke depan, BSI akan terus berupaya
meningkatkan privasi dan keamanan nasabah melalui inovasi program-program lain.
Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat pengaduan terkait kehilangan data nasabah yang berdampak material
serta tidak ada pelanggaran terhadap privasi nasabah. Bila terdapat pengaduan dari nasabah yang terkait dengan
cybersecurity, BSI akan memvalidasi laporan tersebut untuk dilakukan eskalasi ke Kementerian Komunikasi dan
Informatika (KOMINFO). Selain itu, Bank juga bekerja sama dengan pihak ketiga untuk memonitor privasi nasabah
dan akan dilaporkan secara berkala ke KOMINFO. [GRI 418-1]
50 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 53
TOP 5 JENIS PENGADUAN YANG DITERIMA TAHUN 2023 [GRI 418-1]
Tarik Tunai ATM
Transfer Bi Fast TOP Up Dana
BSI
71.039 58.362 41.054
Pembelian/ Setor Tunai
Top Up Mesin CRM
39.809 28.555
Literasi dan Inklusi Keuangan
Dalam mendukung program literasi keuangan nasional, BSI berinisiatif melaksanakan berbagai kegiatan edukasi,
di antaranya seperti mengeluarkan konten-konten terkait literasi keuangan di media sosial dan website, serta
melaksanakan beberapa program pelatihan. Kami juga memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam
meningkatkan literasi keuangan syariah, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi
untuk mengembangkan Islamic Ecosystem di kalangan civitas akademika dan memberikan literasi keuangan kepada
mahasiswa.
Survei Kepuasan Nasabah [SEOJK F30]
Hasil Indeks Satisfactory, Loyalty, and Engagement (SLE) tahun 2023 menunjukkan adanya peningkatan yang
signifikan. Survey ini dipublikasikan oleh Infobank pada tahun 2024. Peningkatan ini menunjukkan bahwa perusahaan
telah berhasil meningkatkan tingkat kepuasan, kesetiaan, dan keterlibatan pelanggannya dalam periode tersebut. Hal
ini mencerminkan upaya yang konsisten dari perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat
hubungan dengan pelanggan, yang pada gilirannya dapat berdampak positif pada kinerja dan pertumbuhan bisnis
secara keseluruhan.
Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) Index
52,50% 60,60%
Survei Kepuasan Survei Kepuasan
Pelanggan 2022 Pelanggan 2023
Layanan Informasi dan Pengaduan [SEOJK F24]
Untuk memudahkan nasabah dan masyarakat dalam mengakses informasi, BSI memiliki pusat informasi produk dan
layanan, di antaranya melalui:
1. Melalui situs internet dengan alamat laman web: www.bankbsi.co.id.
2. Jejaring sosial: Facebook, Twitter, Telegram, Instagram.
3. BSI Call 14040.
4. Chatbot AISYAH.
5. Kemudahan fasilitas mobile banking dan internet banking, serta Kantor Cabang dan ATM Bank.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 51
Page 54
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Ekonomi
Selain itu, sebagai bentuk perlindungan konsumen, Bank 5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.18/
juga menyediakan sarana untuk nasabah menyampaikan POJK.07/2018 tentang Layanan Pengaduan
pengaduan. Saat ini, pengaduan nasabah yang diterima Konsumen di Sektor Jasa Keuangan.
Bank dikelola oleh Customer Care Group. Adapun 6. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 17/
channel pengaduan yang dapat digunakan nasabah POJK.07/2014 tentang Lembaga Alternatif
untuk menyampaikan pengaduan adalah sebagai Penyelesaian Sengketa di Sektor Jasa Keuangan.
berikut: 7. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 65/
1. BSI Call 14040. POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen
2. E-mail contactus@bankbsi.co.id. Risiko Bagi Bank Umum Syariah dan Unit Usaha
3. Customer Service yang berada di cabang-cabang Syariah.
Bank Syariah Indonesia terdekat. 8. Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor
4. Mobile banking. 23/17/PADG/2021 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Perlindungan Konsumen Bank Indonesia.
Pada tahun 2023, BSI telah menerima sebanyak 9. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 31/
469.851 pengaduan dari nasabah dan seluruhnya POJK.07/2020 tentang Penyelenggaraan Layanan
telah diselesaikan (100%). Bank terus berkomitmen Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan
untuk memberikan respons yang cepat atas pengaduan Oleh Otoritas Jasa Keuangan.
nasabah. Pengaduan berdasarkan channel penerimaan 10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 12/
adalah sebagai berikut: POJK.01/2017 tentang Penerapan Program Anti
Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan
Terorisme.
Saluran Pengaduan Jumlah Pengaduan
11. Peraturan Bank Indonesia No. 22/20/PBI/2020
Call Center 56.828 tentang Perlindungan Konsumen Bank Indonesia.
Mobile Banking 324.105 12. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 61/
Media Sosial 2.246 POJK.07/2020 Tentang Lembaga Alternatif
Penyelesaian Sektor Jasa Keuangan.
Kantor Cabang 85.966
13. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 6/
Kantor Pusat 706 POJK.07/2022 tentang Perlindungan Konsumen
Total 469.851 dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan.
14. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30/
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, BSI SEOJK.07/2017 tentang Pelaksanaan Edukasi
senantiasa mengacu pada kebijakan dan regulasi yang dalam rangka meningkatkan Literasi Keuangan
berlaku di Indonesia, yaitu: kepada Konsumen dan/atau Masyarakat.
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 15. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 7/
1999 tentang Perlindungan Konsumen berikut SEOJK.07/2015 tentang Pedoman Penilaian
segala perubahannya. Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa di Sektor
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 tanggal Jasa Keuangan.
16 Juli 2008 tentang Perbankan Syariah berikut 16. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.13/
segala perubahannya. SEOJK.07/2014 tentang Perjanjian Baku berikut
3. Undang-undang Republik Indonesia No. 4 Tahun segala perubahannya.
2023 Tentang Pengembangan dan Penguatan 17. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No.17/
Sektor Keuangan SEOJK.07/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan
4. Peraturan Bank Indonesia No. 11/33/PBI/2009 Layanan Pengaduan Konsumen di sektor Jasa
tanggal 7 Desember 2009 tentang Pelaksanaan Keuangan.
Good Corporate Governance bagi Bank Umum
Syariah dan Unit Usaha Syariah berikut segala
perubahannya.
52 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 55
18. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 50/SEOJK.03/2017 tentang Pelaporan dan Permintaan Informasi
Debitur Melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
19. Bye Laws tanggal 30 Oktober 2009 tentang Pemblokiran Simpanan Nasabah berikut segala perubahannya.
20. Anggaran Dasar PT Bank Syariah Indonesia berikut segala perubahannya.
21. Kebijakan Sistem Pengendalian Intern PT Bank Syariah Indonesia berikut segala perubahannya.
22. Kebijakan Manajemen Risiko PT Bank Syariah Indonesia berikut segala perubahannya.
23. Kebijakan Hukum, Kepatuhan dan APU PPT PT Bank Syariah Indonesia berikut segala perubahannya.
24. Standar Prosedur Pengendalian (SPP) Manajemen Risiko Operasional berikut segala perubahannya.
25. Standar Prosedur tentang Pembuatan Kebijakan dan Prosedur PT Bank Syariah Indonesia berikut segala
perubahannya.
26. PTO Penghimpunan Dana PT Bank Syariah Indonesia berikut segala perubahannya.
Sementara itu, dalam hal pencatatan pengaduan nasabah, Bank menggunakan aplikasi Complaint Handling
Management System (CHMS) dengan alur sebagai berikut:
01 02 03 04 05 06
Nasabah dapat Petugas Bank Nasabah akan Data yang tercatat Pengaduan yang Hasil tindaklanjut
menyampaikan akan menginput menerima e-mail di CHMS akan belum dapat dan informasi
pengaduan melalui pengaduan yang notifikasi yang dimonitor dan diselesaikan penyelesaian dari
channel yang disampaikan berisi nomor ditindaklanjuti oleh pada saat awal Unit Kerja terkait
disampaikan di atas nasabah ke dalam pengaduan sebagai Unit Customer Care pengaduan akan diteruskan
Complaint Handling bukti pengaduan Group disampaikan akan kepada penerima
Management System telah diterima oleh ditindaklanjuti oleh unit penerima
(CHMS) Bank Unit Customer pengaduan
Care dan Unit Kerja
terkait
Adapun pengaduan yang disampaikan oleh nasabah dapat dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu:
a. Pengaduan secara lisan, yang terdiri dari:
• Pengaduan wajib ditanggapi dan/atau diselesaikan oleh Unit Kerja Penerima Pengaduan/Unit Kerja Customer
Care/Unit Kerja terkait dalam waktu 3 (tiga) hari kerja sejak pengaduan diterima.
• Apabila pengaduan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu 3 (tiga) hari kerja, maka Unit Kerja Penerima
Pengaduan wajib meminta nasabah untuk menyampaikan pengaduannya secara tertulis.
b. Pengaduan secara tertulis, yang terdiri dari:
• Pengaduan wajib diselesaikan oleh Unit kerja Penerima Pengaduan/Unit Kerja Customer Care/Unit Kerja
terkait dalam waktu maksimal 14 (empat belas) hari kerja sejak pengaduan diterima.
• Apabila pengaduan belum dapat diselesaikan dalam jangka waktu 14 (empat belas) hari kerja, maka penerima
pengaduan wajib menyampaikan informasi perpanjangan waktu kepada nasabah secara tertulis.
• Bank dapat memperpanjang jangka waktu penyelesaian pengaduan sampai dengan 20 (dua puluh) hari kerja
berikutnya (jika perlu).
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 53
Page 56
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Ekonomi
Untuk memudahkan nasabah dan masyarakat umum dalam menyampaikan pengaduan, Bank memiliki platform
yang bernama BSI Call. Bank juga memiliki mekanisme pengisian formulir pengaduan/permintaan yang tersedia di
seluruh kantor cabang BSI di seluruh Indonesia. Seluruh pengaduan yang diterima akan diteruskan dan dicatat oleh
Unit Customer Handling dan dicatat melalui Complaint Handling Management System (CHMS). Pengaduan tersebut
dikategorikan menjadi empat, yaitu: Produk, Proses/Transaksi dan Fasilitas, Pelayanan, dan Kejahatan Perbankan.
Sepanjang tahun 2023, BSI telah menerima 469.851 pengaduan dan 100% pengaduan tersebut telah diselesaikan.
Jumlah Pengaduan Diterima Tahun 2023
435.122 5.150 28.461 1.118
Proses Transaksi & Kejahatan eksternal Produk Pelayanan
Fasilitas Perbankan
100% STATUS CLOSED
54 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 57
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 55
Page 58
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
KINERJA
03 SOSIAL
56 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 59
“Bank Syariah Indonesia berkomitmen
mengendalikan dampak seluruh kegiatan
operasional Perusahaan dengan menjalankan
program tanggung jawab sosial dan lingkungan
(TJSL) yang dilakukan melalui aspek
ketenagakerjaan, kesehatan dan keselamatan kerja,
serta pemberdayaan masyarakat sebagaimana
tercantum dalam peraturan pemerintah terkait
dampak sosial sebagai bagian dari pemenuhan
aspek ESG (Environmental, Social, and Governance).”
PRAKTIK KETENAGAKERJAAN budaya, lingkungan, dan hubungan kerja yang berharga
Bank telah menetapkan Human Capital Roadmap untuk bagi setiap insan BSI. Kami juga menghargai hak asasi
mendukung transformasi organisasi dan sumber daya manusia, keberagaman, keamanan, kenyamanan,
manusia (SDM) BSI yang inovatif dan proaktif dalam kesehatan, serta mendukung pengembangan potensi
menjawab tantangan serta perubahan di masa yang akan setiap individu agar bisa memberikan layanan prima
datang. Fokus strategi Human Capital pada tahun 2023 bagi masyarakat. [SEOJK F18][SEOJK F19]
adalah peningkatan produktivitas pegawai, perbaikan
bisnis proses, penyelarasan kinerja dengan reward, Komposisi dan Distribusi Pegawai BSI
akselerasi pengembangan kapabilitas pegawai, serta [GRI 2-7] [GRI 405-1]
penguatan integrasi budaya risk awareness perusahaan. BSI telah mendata komposisi dan disribusi pegawai
Fokus tersebut bertujuan untuk memperkuat kebijakan hingga akhir tahun 2023. Di mana hasilnya tercatat
fundamental human capital. bahwa total karyawan BSI yang tersebar di area
operasional kami di seluruh Indonesia adalah sejumlah
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, di bawah 17.909 orang. Dari jumlah tersebut didapati ada 7.367
Direktur Compliance & Human Capital, BSI senantiasa pegawai wanita dan 10.542 pegawai laki-laki.
memberikan pengalaman kerja yang berharga dan
menjadi employer of choice dengan membangun
2022 2023
Berdasarkan Gender dan
Status Kontrak Kepegawaian Tetap Tidak Tetap Tetap Tidak Tetap
(PKWTT) (PKWT – Kontrak) (PKWTT) (PKWT – Kontrak)
Laki-laki 10.572 436 10.220 322
Perempuan 7.064 509 7.025 342
Total 17.636 945 17.245 664
18.581 17.909
Catatan: Tidak ada skema pekerja paruh waktu (part-time) di BSI
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 57
Page 60
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
Berdasarkan Gender 2022 2023
dan Tingkat Pendidikan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Doktoral 9 2 7 3
Magister 632 268 652 291
Sarjana 9.285 6.430 8.943 6.257
Diploma 1.033 865 910 810
SMA 49 8 30 6
SMP - - - -
SD - - - -
Lain-lain - - - -
Total 11.008 7.573 10.542 7.367
18.581 17.909
Berdasarkan Gender 2022 2023
dan Jabatan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Dewan Komisaris 9 -
Direktur 8 2
Executive Manager (PE) 3 1
Senior Manager 68 20 75 21
Middle Manager 333 96 352 103
Manager 1.703 515 1.702 538
Officer 3.919 2.169 3.679 2.148
Staff 4.985 4.773 4.734 4.557
11.008 7.573 10.542 7.367
Total*
18.581 17.909
Catatan: Total pegawai pada tabel ini termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan Executive Manager
Berdasarkan Gender 2022 2023
dan Kelompok Usia Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
< 25 tahun 81 170 76 158
25-30 tahun 1.823 2.367 1.393 2.040
30-35 tahun 2.771 2.320 2.419 2.056
35-40 tahun 3.193 1.671 3.294 1.967
40-45 tahun 1.876 678 1.959 698
45-50 tahun 860 252 1.004 334
> 50 tahun 404 115 397 114
11.008 7.573 10.542 7.367
Total*
18.581 17.909
58 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 61
2022 2023
Berdasarkan Gender dan Lokasi
Penempatan Kerja
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Kantor Pusat 3.245 1.414 3.278 1.495
Region I – Medan 1.283 811 1.223 801
Region II – Palembang 637 470 598 454
Region III – Jakarta 882 626 830 594
Region IV – Bandung 693 766 640 707
Region V – Semarang 534 572 516 555
Region VI - Surabaya 679 477 609 464
Region VII – Indonesia Timur 767 587 714 562
Region VIII – Makassar 1.241 950 1.137 874
Region IX – Aceh 451 425 425 399
Region X - Banjarmasin 596 475 572 462
11.008 7.573 10.542 7.367
Total*
18.581 17.909
Pekerja yang Bukan Karyawan [GRI 2-8] 2022 2023
Tenaga Alih Daya 8.045 6.966
REKRUTMEN YANG ADIL DAN Untuk mendapatkan kandidat pegawai yang
BERKUALITAS berkompeten dan berkualitas dan mengembangkan
Proses rekrutmen di BSI bertujuan untuk mendapatkan potensi putra-putri terbaik Indonesia bersama BSI, kami
SDM yang terbaik dan berkualitas, sehingga mampu melakukan kerja sama dengan beberapa pihak eksternal,
untuk memberikan kontribusi secara maksimal bagi seperti media massa, pusat karier di berbagai perguruan
aktivitas bisnis dan kinerja operasional perusahaan. tinggi, dan melalui head hunter. BSI juga secara tegas
Dalam hal ini, BSI berkomitmen terhadap keberagaman, menentang segala bentuk kerja paksa dan tidak
kesetaraan, dan nondiskriminasi di lingkungan kerja mempekerjakan anak di bawah umur, sebagaimana yang
Bank yang kemudian dipaparkan dalam berbagai tercantum dalam kebijakan rekrutmen, kontrak kerja,
kebijakan dan program pengelolaan SDM melalui dan peraturan perusahaan yang telah disosialisasikan
koordinasi Human Capital Services Group. Salah satu kepada seluruh Insan BSI juga para mitra kerja dan
wujud komitmen kami adalah dengan melakukan proses pemasok. [SEOJK F18][SEOJK F19][GRI 408-1][GRI 409-1]
rekrutmen yang menjunjung tinggi prinsip kesetaraan,
keadilan, transparansi, tanpa membeda-bedakan
gender, usia, ras, agama, kondisi fisik, dan perbedaan
latar belakang lainnya.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 59
Page 62
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
Pada tahun 2023, tercatat BSI telah merekrut 275 pegawai baru yang terdiri dari 147 orang pegawai pria dan 128
orang pegawai wanita.
Rekrutmen Pegawai Baru 2022 2023
Berdasarkan Posisi
[GRI 401-1] Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Senior Management - -
Tenaga Ahli - -
Senior Manager 11 2 14 1
Middle Manager 6 2 12 3
Manager 10 7 10 5
Officer 5 3 13 4
Staff 85 25 5 13
Management Trainee 9 19 74 121
126 58 147 128
Total*
184 275
Rekrutmen Pegawai Baru
Berdasarkan Daerah Asal Pegawai 2022 2023
[GRI 401-1]
Jawa 86 266
Luar Jawa 98 9
Total* 184 275
Catatan: BSI mengategorikan daerah asal pegawai berdasarkan awal penempatan Unit Kerja
Pegawai Disabilitas di BSI
Bank membuka peluang kepada penyandang proses rekrutmen dan berkarya dengan optimal.
disabilitas untuk berkarya sesuai dengan Proses rekrutmen lainnya untuk penyandang
kemampuannya bersama BSI. Komitmen ini disabilitas yakni melalui program magang di
selaras dengan yang tercantum pada Undang- Change & Culture Academy.
Undang No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang
Disabilitas. Proses rekrutmen penyandang BSI memiliki 13 orang pegawai disabilitas hingga
disabilitas diselenggarakan dengan prinsip akhir tahun 2023 yang terdiri dari 7 pegawai pria
kesetaraan dan kebersamaan melalui metode dan 6 pegawai wanita yang ditempatkan pada
program Bibit, yaitu program pendampingan posisi administrasi, call center, dan back office
(tutor) untuk setiap pegawai, sehingga para yang tersebar di unit kerja HCS, CCG, dan RO
kandidat dengan disabilitas dapat mengikuti Aceh.
60 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 63
TINGKAT PERPUTARAN PEGAWAI
Perputaran pegawai terjadi karena beberapa sebab, mulai dari pegawai yang telah mencapai usia pensiun, berakhir
masa kontrak, diberhentikan, mengundurkan diri, hingga alasan kesehatan dan yang lainnya. Untuk pengunduran diri
atau pemberhentian, Bank mengacu pada UU Ketenagakerjaan No. 13 dan PKB yang berlaku, yakni harus disampaikan
kepada atasan minimal 1 bulan sebelumnya. [GRI 402-1] [GRI 2-30]
Sepanjang tahun 2023, jumlah tingkat perputaran pegawai BSI adalah sebesar 3,77% dengan komposisi total
rekrutmen pegawai baru sebanyak 275 orang dan pegawai yang tidak lagi bergabung dengan Bank sejumlah 688
orang.
Tingkat Perputaran Pegawai 2022 2023
Berdasarkan Gender
[GRI 401-1] Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Pegawai Baru (Rekrutmen) 126 58 147 128
Mengundurkan Diri 405 357 318 288
Pensiun 39 22 39 22
Meninggal 16 10 16 5
Tingkat Perputaran Pegawai 4,57% 3,77%
Tingkat Perputaran Pegawai 2022 2023
Berdasarkan Kelompok Usia 21-30 31-40 41-50 >50 21-30 31-40 41-50 >50
[GRI 401-1] tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun tahun
Pegawai Baru (Rekrutmen) 112 51 15 6 229 24 17 5
Mengundurkan Diri 351 307 94 10 210 308 81 7
Pensiun - 4 6 51 5 8 48
Meninggal 7 11 6 2 2 10 7 2
Tingkat Perputaran Pegawai 2022 2023
Berdasarkan Wilayah Kerja
[GRI 401-1] Jawa Luar Jawa Jawa Luar Jawa
Pegawai Baru (Rekrutmen) 86 98 266 9
Mengundurkan Diri 498 264 412 194
Pensiun 47 14 44 17
Meninggal 13 13 8 13
SISTEM REMUNERASI PEGAWAI [GRI 405-2]
Pengelolaan sistem remunerasi (reward) adalah salah satu strategi Bank dalam memberikan remunerasi kepada
pegawai yang dapat bersifat finansial maupun nonfinansial yang kompetitif, namun tetap sesuai dengan kemampuan
Bank. Kebijakan sistem imbalan Bank Syariah Indonesia pada tahun 2023 adalah menyelaraskan posisi remunerasi
pegawai agar dapat lebih kompetitif terhadap market. Besaran remunerasi yang diberikan telah disesuaikan dengan
ketentuan yang berlaku dan berada di atas standar Upah Minimum yang berlaku di wilayah operasional Perusahaan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 61
Page 64
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
Reward diberikan oleh Bank dengan mengedepankan prinsip competitiveness dan fairness yang berbasis kinerja dan
risiko dengan mempertimbangkan pelaksanaan best practice dalam industri perbankan. Untuk dapat mempertahankan
market competitiveness, secara reguler, Bank berpartisipasi dalam Survei Gaji Tahunan (Annual Salary Survey) di
industri perbankan di Indonesia yang dilaksanakan oleh lembaga survei independen yang kompeten. Dalam penentuan
remunerasi, setiap karyawan memiliki hak yang sama tanpa perbedaan atas latar belakang, seperti gender, ras, agama,
suku, dan kondisi fisik tertentu. Kebijakan remunerasi BSI sendiri dilakukan dengan mempertimbangkan prestasi,
masa kerja, capaian key performance indicator (KPI), dan masa kerja yang selalu ditelaah setiap tahun.
Sistem Penetapan Remunerasi 3P
Pay for Position Pay for Person Pay for Performance
pegawai diberikan kompensasi pegawai diberikan kompensasi pegawai diberikan kompensasi
sesuai dengan posisi/jabatannya. sesuai dengan keahlian individunya. sesuai dengan kinerjanya.
Remunerasi diberikan oleh Bank untuk memotivasi pegawai kami agar semakin optimal memberikan kinerja yang
terbaik, baik untuk pengembangan diri maupun Perusahaan, dapat mempertahankan posisi kompetitif di pasar, dan
meretensi (retention) para pegawai talenta. Selain itu, pemberian reward tersebut sebagai upaya menarik (attracting)
talenta terbaik di industri yang dibutuhkan Bank untuk mencapai tujuan bisnis dan menjaga kesinambungan usaha.
Tak hanya gaji dan tunjangan karyawan, kami juga memberikan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
yang diberikan untuk karyawan tetap melalui kontribusi iuran dari karyawan dan perusahaan setiap bulannya, serta
berbagai fasilitas lainnya untuk mendukung kinerja karyawan kami. Bank juga memberikan tunjangan tambahan untuk
pegawai yang terdampak pandemi COVID-19 berupa vitamin, bantuan bus shuttle kerja, dan Grabcar corporate.
[SEOJK F20]
Bentuk dan Jenis Manfaat/Tunjangan
Pegawai Tetap Pegawai Kontrak
[GRI 401-2] [GRI 201-3]
Gaji Pokok √ √
Asuransi Jiwa/BPJS Kesehatan √ √
Tunjangan Kesehatan, termasuk tunjangan kelahiran √ √
Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Disabilitas – Termasuk dalam fasilitas BP √ √
Jamsostek
Jaminan Pensiun (JP) – Termasuk dalam fasilitas BP Jamsostek √ √
Kesempatan Memiliki Saham √ -
Tunjangan Hari Raya √ √
Tunjangan Cuti √ √
Bank memberikan reward yang bersifat finansial dan nonfinansial. Contoh reward yang bersifat finansial, yakni berupa
bonus tahunan, fasilitas kesehatan, hari cuti, pembiayaan pegawai, dan penyediaan fasilitas lainnya yang diberikan
berdasarkan kinerja Bank, unit kerja, dan kinerja tiap-tiap pegawai.
Adapun contoh reward yang bersifat non-finansial, seperti pemberian apresiasi Umrah bagi pegawai terbaik BSI
dengan memberangkatkan 814 pegawai pada Quartal 1 (Q1) tahun 2023. Pemberian apresiasi Umrah tersebut
merupakan Unique Value Proposition (UVP) dari BSI di market sebagai salah satu Bank Syariah terbesar di Indonesia
dengan menumbuhkan nilai-nilai spiritual Islami bagi pegawai penerima apresiasi Umrah. Bank juga memberikan
fasilitas benefit dalam bentuk fasilitas antara lain suka cita dan duka cita, serta bantuan untuk pegawai yang mengalami
musibah bencana alam dan kerusuhan.
62 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 65
Apresiasi lain yang berbentuk nonfinansial juga diberikan dalam bentuk recognition kepada unit kerja dan individu
berdasarkan inovasi terbaik yang berdampak kepada kinerja Bank. Termasuk di dalamnya, pencapaian khusus unit
atau individu yang memberikan dampak signifikan terhadap bisnis, kinerja maupun reputasi BSI. Apresiasi tersebut
diberikan pada acara “BSI Excellence Award” sebagai bentuk apresiasi tertinggi dari Bank.
Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen akan kesejahteraan pegawai, manajemen melakukan annual increment,
melanjutkan pemberian token bonus di tengah tahun, serta meluncurkan produk Fasilitas Pembiayaan Pegawai (FPP)
gelombang 2 untuk memberikan kemudahan pegawai dalam memenuhi kebutuhan akan rumah dan kendaraan.
Beasiswa Anak BSI
Bank memberikan fasilitas Beasiswa Anak pensiunan pegawai BSI yang memiliki anak yang
bekerja sama Lembaga BSI Maslahat untuk masih menempuh pendidikan. Dukungan Bank
jenjang pendidikan mulai dari Sekolah Dasar dalam menyediakan fasilitas tersebut merupakan
(SD) sampai dengan Perguruan Tinggi (PT) sesuai salah satu bentuk terima kasih kami atas dedikasi
dengan PTO Beasiswa Anak. Beasiswa tersebut kinerja yang diberikan oleh pegawai kepada BSI
mencakup bantuan uang pendaftaran sampai dan menjaga hubungan baik antara BSI dengan
dengan uang saku yang diberikan secara bulanan pegawai dan keluarga.
kepada penerima Beasiswa Anak, sehingga
keberlangsungan pendidikan anak dari pegawai Beasiswa Anak BSI memberikan beasiswa
dan/atau pensiunan BSI tetap terjamin. dimulai dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar
hingga Perguruan Tinggi dengan ketentuan dan
BSI telah menetapkan penerima yang berhak pagu beasiswa yang telah ditetapkan. Pada tahun
menerima fasilitas beasiswa tersebut adalah 2023, jumlah penerima manfaat Beasiswa Anak
anak dari pegawai tetap, pegawai PKWT, dan BSI sebanyak 115 anak dan tersebar pada 13
pegawai Tenaga Alih Daya (TAD) yang menderita Provinsi di Indonesia.
sakit keras/cacat dan meninggal dunia termasuk
SISTEM PENILAIAN KINERJA KARYAWAN
BSI menerapkan sistem penilaian kinerja pegawai yang dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan tujuan
sebagai berikut:
1. Mendukung pencapaian sasaran organisasi melalui pencapaian kinerja pegawai.
2. Mengembangkan budaya kerja perusahaan yang positif dan berorientasi kepada pencapaian produktivitas.
3. Meningkatkan engagement pegawai.
Proses pengelolaan kinerja dilakukan secara berkesinambungan dengan memastikan adanya keselarasan, yaitu dari
penetapan Corporate Goals diturunkan menjadi target dan sasaran unit kerja hingga level individu. Dengan demikian,
keselarasan strategi dari korporat ke individu terjaga serta ada keterkaitan antara kinerja individu terhadap kinerja
Bank.
Siklus pengelolaan kinerja secara tahunan dibagi ke dalam 3 (tiga) tahapan dimulai dari perencanaan kinerja
(performance planning) untuk menyusun KPI (key performance indicator) Individu pegawai, dilanjutkan dengan
evaluasi yang dilakukan pada pertengahan tahun (mid-year review) untuk melihat progres pencapaian KPI pegawai
di periode tersebut. Selanjutnya, diakhiri dengan evaluasi akhir tahun (performance evaluation) untuk menilai kinerja
pegawai sejak awal hingga akhir tahun periode.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 63
Page 66
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
Dalam proses pengelolaan kinerja pegawai, Bank mengutamakan terciptanya komunikasi 2 (dua) arah antara pegawai
dan manajer agar tercipta hubungan yang harmonis dengan pemberian saran perbaikan/umpan balik yang dapat
diberikan oleh manajer untuk peningkatan kinerja pegawai. Seluruh proses pengelolaan kinerja dilakukan secara
online melalui sistem kepegawaian (Sistem Informasi Pegawai/SIP) sehingga pegawai dapat dengan mudah mengakses
maupun memudahkan penyimpanan seluruh informasi tentang kinerja pegawai. Umpan balik pada penilaian kinerja
akhir tahun akan dijadikan rencana pengembangan pegawai di tahun berikutnya.
Sistem Promosi Pegawai BSI
Salah satu bentuk pengembangan karier pegawai adalah melalui mekanisme promosi. Bank mengklasifikasikan proses
promosi menjadi sebagai berikut:
a) Promosi Jabatan
Promosi jabatan adalah proses penempatan pegawai dari kelompok jabatan yang lebih rendah ke kelompok
jabatan yang lebih tinggi. Peningkatan jalur karier dimulai ketika pegawai memenuhi kualifikasi jabatan sesuai
dengan persyaratan posisi jabatan yang dituju.
b) Promosi Grade
Promosi grade adalah proses penyesuaian grade ke grade yang lebih tinggi. Bank dapat mempertimbangkan
memberikan promosi grade kepada pegawai yang memenuhi parameter yang telah ditetapkan dan sesuai
kemampuan Bank.
PENGEMBANGAN DAN PELATIHAN PEGAWAI [SEOJK F22]
BSI berkomitmen untuk mendorong setiap karyawan dalam memaksimalkan potensi diri melalui beragam program
pengembangan kompetensi kepemimpinan dengan terstruktur, komprehensif, dan berjenjang sejak tahap awal.
Pada pelaksanaannya, berbagai program pengembangan karyawan yang dijalankan BSI berfokus pada kompetensi
dasar, manajerial, serta kepemimpinan dengan ragam sarana pengembangan yang bervariasi, mencakup pelatihan,
mentoring, rotasi, pengembangan karier, pembinaan kepemimpinan, dan sesi umpan balik.
Sesuai dengan kebijakan Bank, pendekatan pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai mengacu kepada
pendekatan experience, engagement, dan education. Komposisi pengembangan disesuaikan dengan level dan
kebutuhan jabatan saat ini (current) maupun jabatan proyeksi (future).
a) Experience
Pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai yang dilakukan melalui pengalaman kerja nyata atau
penugasan lain yang dapat berbentuk antara lain: penempatan dan penugasan (rotasi/mutasi), penugasan
sementara (detasering), penugasan ke dalam project strategis Bank, attachment (magang) ke perusahaan induk
atau perusahaan lain di dalam group, on the job training dan role play.
b) Engagement
Pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai dilakukan melalui interaksi individu antara pegawai dengan
pihak lain yang ditunjuk oleh Bank, yang dapat berbentuk namun tidak terbatas kepada coaching, counselling, dan
mentoring.
c) Education
Program pengembangan kompetensi dan pembelajaran pegawai secara sistematis yang dapat dilakukan secara
mandiri maupun di dalam kelas sesuai jenis-jenis layanan pembelajaran.
Adapun program pelatihan dan pengembangan kompetensi diselenggarakan dalam berbagai bentuk, seperti seminar,
workshop, sharing knowledge, sharing session, dan pelatihan. Untuk memastikan seluruh program pengembangan
dan pelatihan pegawai BSI berjalan tepat sasaran, terdapat penilaian kerja melalui Training Needs Analysis yang
mencakup mekanisme performance planning, review, dan evaluation. Proses ini bertujuan agar program peningkatan
kompetensi setiap pegawai direncanakan dengan matang berdasarkan kinerja dan evaluasi pencapaian KPI, sehingga
mampu mendukung personal development juga career path projection para karyawan. [GRI 404-2]
64 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 67
Beberapa program yang sudah dilaksanakan pada tahun 2023 untuk mendukung implementasi fokus strategi Human
Capital, di antaranya adalah penyelenggaraan program Middle Manager Development Program (MMDP), Senior
Manager Development Program (SMDP), Program Beasiswa S2 bagi pegawai talent BSI tahun 2023, pemutakhiran
Human Capital Information System (HCIS) serta pelaksanaan Culture Summit.
Pada tahun 2023, 100% pegawai BSI telah menerima performance and career development review dengan
penyelenggaraan 1.392.792 jam pelatihan yang diikuti oleh 17.862 karyawan. Sebagai tambahan, BSI juga terus
menggencarkan pelaksanaan program pelatihan melalui Modul Digital Learning agar para karyawan memperoleh
informasi dan mengasah kompetensi mereka dengan mudah, cepat, kapan saja, dan di mana saja melalui perangkat
smartphone. [GRI 404-3]
Jumlah Peserta Pelatihan Berdasarkan Jenjang Jabatan [GRI 404-1]
Jumlah Peserta (orang)
Jenjang Jabatan
2022 2023
Senior Manager 2.956 2.369
Middle Manager 15.477 13.381
Manager 89.096 71.757
Officer 224.873 178.424
Staff 300.651 255.105
Lainnya 0 0
TOTAL 633.053 521.036
Statistik Pelatihan dan Pengembangan Pegawai BSI [GRI 404-1]
Jumlah
Uraian Satuan
2022 2023
Program pelatihan Jenis 744 1.118
Jumlah kepesertaan pelatihan Orang 633.053 521.036
Rata-rata durasi jam pelatihan per pegawai jam/pegawai 122,40 78
Jumlah Durasi Pelatihan Berdasarkan Jenjang Jabatan [GRI 404-1]
2022 2023
Total Durasi Rata-rata jam Total Durasi Rata-rata jam
Jenjang Jabatan Jumlah Jumlah
Pelatihan pelatihan per Pelatihan pelatihan per
Pegawai Pegawai
Diberikan orang per Diberikan orang per
(orang) (orang)
(Jam) tahun (Jam) tahun
Senior Manager 19.810 88 225,11 14.938 95 157,24
Middle Manager 96.763 429 225,55 53.475 446 119,90
Manager 381.751 2218 172,11 246.884 2.235 110,46
Officer 776.315 6088 127,52 496.120 5.798 85,57
Staff 999.688 9758 102,45 581.375 9.288 62,59
Lainnya - - - - - -
TOTAL 2.274.326 18.581 122,40 1.392.792 17.862 78
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 65
Page 68
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
Biaya Pelatihan Tahun 2023
Rp90,64 miliar
Total biaya pelatihan tahun 2023 yang dikeluarkan oleh BSI untuk program pelatihan internal dan
pelatihan di lembaga pendidikan eksternal. Nilai ini menurun dibanding dengan tahun 2022, dari
Rp97,22 miliar menjadi Rp90,64 miliar.
Program Pelatihan Pensiun Pegawai
Bank telah menyusun kebijakan atas program pelatihan atau pembekalan untuk pegawai yang
akan memasuki masa purnabakti agar pelatihan tersebut dapat dilaksanakan secara terstruktur
dengan kriteria peserta dan waktu yang jelas dan lebih terencana. Pelaksanaan pelatihan tersebut
diikuti pula oleh pasangan pegawai.
Pada tahun 2023, Bank mengadakan program Pelatihan Persiapan Masa Pensiun yang diikuti oleh
90 karyawann BSI yang akan memasuki masa purnabakti. Acara tersebut merupakan persiapan
karyawan untuk menghadapi masa purnabaktinya.
Program Pelatihan “Training for Trainers”
BSI bekerja sama dengan LPPI melaksanakan Program Pelatihan “Training fo Trainers” yang
dilakukan secara tatap muka di LPPI. Program pelatihan ini diikuti oleh 25 pegawai BSI. Program
ini didasari oleh sadarnya BSI akan pentingnya peran trainer dalam menyampaikan nilai-nilai
Perusahaan kepada karyawan lainnya. Selain itu, program ini diharapkan bisa membangun dan
membentuk kemampuan seorang trainer yang efektif dalam mencapai tujuan instruksional yang
ditetapkan dalam suatu program pelatihan.
Sebelum melakukan training, peserta akan mengikuti asesmen terlebih dahulu untuk mengukur
kemampuan yang dimiliki, kemudian dilanjutkan dengan program Training of Trainer agar terlihat
perkembangan kemampuan peserta sebelum dan setelah mengikuti pelatihan.
MENGELOLA HUBUNGAN INDUSTRIAL
BSI berupaya menciptakan hubungan yang harmonis dan menghasilkan berbagai manfaat bagi seluruh pihak yang
bekerja di lingkup operasional BSI. Pada penerapannya, BSI membuka pintu komunikasi kepada seluruh karyawan
sebagai bagian dari penerapan prinsip menghargai hak karyawan dan keadilan sosial. Seluruh karyawan dapat
menyampaikan berbagai aspirasi dan pendapat kepada perusahaan melalui mekanisme komunikasi serta aturan yang
telah disediakan.
66 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 69
BSI juga memberikan kebebasan bagi karyawan untuk berserikat, berkumpul, serta mengutarakan pendapat sesuai
koridor hukum dan peraturan yang berlaku. Termasuk memperhatikan aspek keadilan gender dan keragaman dalam
pengelolaan hubungan industrial dengan terbentuknya Serikat Pekerja Bank Syariah Indonesia.
Jumlah Peserta Serikat Pekerja
Jumlah Pegawai Per
Serikat Pekerja Jumlah Anggota SP Persentase
Desember 2023
Anggota Serikat Pekerja BSI 17.909 8.896 50%
PENGELOLAAN KELUH KESAH PEGAWAI
Untuk menciptakan tempat kerja yang berhasanah bagi seluruh pegawai, Bank telah menyusun aturan mengenai
Keluh Kesah melalui Pasal 55 Peraturan Perusahaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk tahun 2021-2023, yang menjadi
acuan bagi karyawan untuk penyampaian, penyelesaian keluh kesah, dan/atau mencari solusi dari perselisihan
hubungan industrial secara musyawarah. Hal ini sejalan dengan semangat BSI untuk membangun hubungan baik
yang konstruktif, termasuk dalam hal penanganan keluh kesah pegawai. Berikut adalah mekanisme penanganan keluh
kesah pegawai:
Setuju
Tahapan Mekanisme Penyelesaian atau
Tidak
Penyampaian Keluh Kesah Mekanisme Penyelesaian
Tahap 1
• Mengisi Formulir Keluh Utama
Direktur Kesah
PertemuanDirektur
dengan Utama
Atasan Langsung
• Pendampingan Serikat Pekerja (apabila
diperlukan)
Tahap 2
• Mengisi Formulir Keluh Kesah Tahap 2
Pertemuan dengan Atasan Langsung Selesai
• Pendampingan Serikat Pekerja (apabila
diperlukan)
Tahap 3 (perundingan Bipartit) Perundingan Bipartit antara Pegawai dengan
• Mengisi Formulir Keluh Kesah Tahap 3 Pegawai Perwakilan di tingkat Kantor Wilayah/
• Pendampingan Serikat Pekerja (apabila Group Supervisi dengan sepengetahuan Unit
diperlukan) Pengelola Sumber Daya Manusia
Tahapan 4 Proses Tripartit s.d. Pengadilan
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 67
Page 70
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA [SEOJK F21]
Dalam melakukan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), BSI juga berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja
ideal yang mendukung terciptanya rasa aman serta nyaman bagi para karyawan. Untuk itu, BSI berkomitmen untuk
menjalankan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian dari upaya menciptakan kegiatan bisnis yang
berkelanjutan dan mencapai zero accident di seluruh wilayah area operasional BSI. Program K3 tidak hanya berfokus
pada aspek fisik, tapi juga aspek psikis dan mental health karyawan kami. Terkait pandemi yang berlangsung sejak
2020, BSI telah menerapkan berbagai protokol kesehatan dan kebijakan sebagai upaya untuk mendorong terciptanya
pemulihan. Selain itu, Bank juga memberikan fasilitas asuransi kesehatan kepada seluruh pegawai maupun keluarga
pegawai, mengikutsertakan pegawai ke dalam program BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Program dan kegiatan K3 di BSI dikelola dan dievaluasi secara berkala oleh HCP di bawah pengawasan Direktur.
Pelaksanaan K3 yang dijalankan BSI meliputi keselamatan dan kesehatan karyawan, pelanggan, pemasok, dan
pemangku kepentingan lainnya yang mengacu pada sejumlah regulasi, antara lain Undang-Undang Republik Indonesia
No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Landasan UU No.11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja, PP No. 35 Tahun
2021, Standar Prosedur Operasional Human Capital dan Peraturan Perusahaan Bank Syariah Indonesia yang selalu
diperbarui sesuai ketentuan perundang-undangan.
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di BSI
[SEOJK F21] [GRI 403-1][GRI 403-3][GRI 403-6] [GRI 403-7]
Faktor Lingkungan & Prosedur Faktor Manusia & Komunikasi
Melaksanakan komunikasi, kampanye
Memastikan fasilitas seluruh kantor BSI program keselamatan, dan sosialisasi K3
memenuhi standar K3 sesuai Standar rutin untuk seluruh pegawai BSI terkait
Prosedur Operasional Human Capital, yaitu: prosedur K3 dan prosedur evakuasi jika
• Alat Pemadam Api Ringan (APAR); terjadi kondisi kedaruratan, antara lain:
• Fire hydrant dan fire pump; • Fire drill
• Sistem pengendali asap; • Meningkatkan pemahaman penggunaan
• Sistem alarm; APAR dan APAB dan first response saat
• Water sprinkle; petunjuk jalur evakuasi; terjadi kebakaran
• Pembuatan ERP (Emergency Respon Plan). • Penanganan gempa bumi
• Penyediaan SOP (Standar Operasional • Penanganan kondisi ancaman terorisme
Prosedur) tanggap darurat • Penunjukan Captain Floor perlantai
• Memastikan Sistem proteksi gedung • Pembentukan ERT (Emergency Response
berfungsi secara Otomatis dan Team)
Terintegrasi saat General Alarm/Fire Drill • Pembuatan WhatsApp Group untuk
• Memastikan Sarana evakuasi sudah sarana komunikasi
dilengkapi dengan tanda penunjukan dan
Keselamatan sudah memenuhi standar operasional
• Mengadakan training tanggap darurat
• Mengadakan training penggunaan APAR
Gedung saat terjadi Gempa bumi, • Melakukan simulasi keadaan darurat
Kebakaran dan Ancaman BOM
Memastikan kondisi seluruh kantor BSI Melaksanakan berbagai kampanye kesehatan
nyaman dan sehat bagi pegawai dan seluruh dan Medical Check Up rutin bagi seluruh
pengunjung dan memastikan Standar pegawai BSI, antara lain yang berfokus pada:
Prosedur Operasional untuk maintenance • Kesehatan paru-paru dan saluran
lingkungan kerja yang sehat dimiliki oleh pernapasan
kantor-kantor BSI yang mencakup, antara • Mencegah penyakit jantung dan hipertensi
lain: • Kesehatan gigi
• Fogging berkala • Masalah pencernaan, seperti GERD, Maag,
• Memasang UV-C Filter udara batu empedu dan diare.
• Memastikan Sirkulasi Tata Udara • Mencegah komplikasi diabetes
Berfungsi dengan baik, termasuk SAG dan • Gaya hidup sehat
Kesehatan RAG • Kesehatan mata
• Low back pain
• Menjaga kesehatan di bulan Ramadan
68 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 71
Kinerja Statistik K3 BSI tahun 2023
Kecelakaan Kerja Jumlah jam Safety Captain Seminar
Pelatihan BSI Kesehatan
0 44 135 22
Jumlah kecelakaan Jam pelatihan dan Safety Captain BSI Sesi seminar kesehatan
kerja sosialisasi K3 yang berada di dilaksanakan diberbagai
[GRI 403-9] [GRI 403-5] kantor pusat BSI. area operasional Bank baik
[GRI 403-5] secara daring maupun luring
seluruh Indonesia dengan
nama “Wellness Program”.
[GRI 403-6]
Program Kesehatan BSI [GRI 403-4]
BSI memiliki Wellness Program yang merupakan bekerja. Selain itu, Bank juga menyediakan fasilitas
rangkaian program kesehatan yang disusun untuk kesehatan kepada keluarga pegawai. Setiap individu
penerapan gaya hidup sehat kepada pegawai diharapkan dapat menjaga kesehatannya dengan
BSI melalui berbagai edukasi, layanan kesehatan, melaksanakan pola hidup sehat sedini mungkin untuk
coaching. Salah satu bentuk edukasi kesehatan adalah dapat meningkatkan produktivitas Bank.
melalui media informasi Newsletter Kesehatan.
Untuk fasilitas kesehatan, Bank menghadirkan BSI
Pegawai mendapatkan informasi berkala terkait Medical Unit. BSI Medical Unit merupakan unit
isu-isu kesehatan terbaru melalui Newsletter kesehatan yang bertempat di Gedung The Tower
“Info Sehat” dan dalam forum “Health Talk” yang lantai 10 dan diperuntukan bagi seluruh pegawai BSI.
diadakan di Kantor Pusat maupun di Kantor Jaringan, BSI Medical Unit memberikan layanan dokter dan
sehingga pegawai dapat lebih peduli dalam menjaga perawat untuk menangani kasus-kasus umum pada
kesehatannya masing-masing. Total peserta Health saat rawat jalan tingkat pertama. Kepedulian bank
Talk adalah 1.197 peserta online dan 905 peserta dalam hal kesehatan tidak hanya bersifat preventif
offline. Bank juga memberikan kesempatan bagi tetapi juga bersifat kuratif karena Bank meyakini
pegawai untuk memeriksa kondisi kesehatan melalui bahwa dengan memberikan dukungan penuh
program Medical Check-Up (MCU) bekerja sama terhadap kemudahan akses pelayanan kesehatan
dengan rumah sakit provider asuransi dan Mini MCU dapat menciptakan ketenangan dan kepercayaan dari
dalam bentuk pemeriksaan gula darah, kolestrol, pegawai sehingga dapat memberikan kontribusi yang
asam urat, dan tekanan darah saat sesi Health Talk. optimal kepada Bank.
Bank menyelenggarakan MCU secara In House untuk
memfasilitasi pelaksanaan MCU di lokasi kantor baik Di samping itu, Bank Syariah Indonesia juga memiliki
di Kantor Pusat maupun di Kantor Jaringan. Terdapat BSI Club, dengan salah satu kegiatannya adalah olah
kegiatan Employee Fit sebagai bentuk tindak lanjut dari raga yang diselenggarakan secara berkala. BSI Club
kegiatan MCU In House, bagi pegawai yang memiliki menjadi wadah bagi Bank untuk mempromosikan
hasil MCU perlu mendapatkan penanganan. Tujuan budaya sehat kepada pegawai sekaligus media
dari Employee Fit adalah menerapkan kebiasaan bagi pegawai untuk dapat bertukar pikiran guna
hidup sehat dan meningkatkan produktivitas dalam meningkatkan kinerja Bank.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 69
Page 72
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
TANGGUNG JAWAB SOSIAL & LINGKUNGAN
Sebagai bentuk komitmen BSI dalam mendukung tercapainya tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), kami
melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang tujuan utamanya adalah untuk menebar
manfaat bagi lingkungan operasional kami, masyarakat yang kami layani, dan para pemangku kepentingan.
Sebagai entitas syariah, penyusunan dan pelaksanakan program TJSL BSI senantiasa menjunjung tinggi prinsip
Maqashid Syariah. [SEOJK F23][SEOJK F25][GRI 413-1]
Dasar Hukum Pelaksanaan Program TJSL Tujuan Pelaksanaan Program TJSL
• UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas • Mewujudkan hubungan yang harmonis antara perusahaan
• UU No 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan masyarakat
• UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat • Mendukung implementasi praktik bisnis yang transparan
• Standar Prosedur Operasional (SPO) dan Petunjuk Teknis dan bertanggung jawab
Operasional (PTO) • Membangun citra positif dan menggalang dukungan
• 123/DSN-MUI/XI/2018 Penggunaan Dana yang masyarakat
Tidak Boleh Diakui sebagai Pendapatan bagi Lembaga • Menggali dan memberdayakan potensi UMKM melalui
Keuangan Syariah, Lembaga Bisnis Syariah, dan Lembaga penyaluran dana kemitraan
Perekonomian Syariah • Berpartisipasi pada program pelestarian lingkungan hidup,
peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, kesejahteraan,
kehidupan beragama, dan perbaikan sarana umum lainnya.
Penerapan program sosial kemasyarakatan BSI berada di bawah Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat atau
biasa disebut BSI Maslahat. Yayasan ini berdiri pada tanggal 21 November 2001 dengan nama Yayasan Bangun
Sejahtera Mitra Umat (Yayasan BSMU) yang berganti nama dan logo sejak tahun 2022 menjadi Bangun Sejahtera
Indonesia Maslahat (BSI Maslahat). Pembentukan BSI Maslahat diharapkan bisa memperkuat hubungan dengan
berbagai mitra strategis dalam mengelola dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) serta donasi sosial dan
CSR dengan sasaran muzakki (donatur) perorangan maupun perusahaan.
BSI Maslahat menjalankan programnya untuk menyantuni dan memberdayakan potensi para mustahik (penerima
manfaat), sehingga mustahik memiliki peluang dan mampu bersaing mengangkat derajat kehidupan yang lebih baik
lagi. Penerima manfaat program BSI Maslahat berdasarkan asnaf mencakup fakir, miskin, muallaf, hamba sahaya,
gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil.
Dalam penyaluran zakat, BSI Maslahat bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS
RI) yang merupakan lembaga resmi pemerintah terkait pengelolaan zakat secara nasional sebagaimana diatur dalam
UU No. 23 tahun 2011. Kemudian, BAZNAS membentuk Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional PT Bank
Syariah Indonesia Tbk (UPZ BAZNAS BSI) pada tanggal 20 Mei 2021 melalui Surat Keputusan (SK) Ketua BAZNAS
nomor 19 tahun 2021 tentang Pembentukan UPZ BAZNAS BSI. Di mana tugasnya untuk membantu BAZNAS
mengumpulkan zakat di lingkungan BSI, membantu pendistribusian, dan mendayagunakan zakat berdasarkan
kewenangan dari BAZNAS RI.
Segala upaya ini merupakan komitmen nyata Bank dalam memastikan dana TJSL dan zakat yang disalurkan dikelola
secara profesional dan transparan, sehingga dapat memberikan manfaat yang optimal dan tepat sasaran bagi
masyarakat yang menerima manfaat dari program ini.
70 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 73
Selama tahun 2023, BSI melalui BSI Maslahat telah melaksanakan
13
program
1.019 333 ribu
lembaga penerima orang penerima
manfaat manfaat
Dengan nilai total penyaluran UPZ BSI, Zakat, Infak, Dana Sosial, dan Wakaf tahun 2023 mencapai
Rp
255,10 miliar
Berikut ini deskripsi program sosial kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh BSI Maslahat sepanjang tahun 2023.
Terbagi menjadi 3 kelompok program utama, di antaranya: [SEOJK F23][SEOJK F25][GRI 413-1]
MITRA UMAT
DESA BSI
Desa BSI merupakan program pemberdayaan desa di 10 provinsi di Tanah Air dengan
wilayah binaan yang difokuskan pada menyentuh 4.095 orang penerima manfaat.
pengembangan ekonomi desa dengan
mengoptimalisasi sumber daya lokal, seperti Melalui program Desa BSI, BSI dan BSI
pertanian, peternakan, dan perkebunan. Maslahat bercita-cita untuk lebih banyak
Kemudian penguatan aspek kelembagaan dan membangun desa-desa di Indonesia yang
pemasaran, serta penerapan teknologi tepat guna. memiliki potensi sumber daya ekonomi, sehingga
Program ini dilakukan dengan pendampingan nantinya mampu menjadi desa yang berkembang,
intensif, baik secara teknis maupun pendekatan baik dari sisi ekonomi, sosial, dan spiritual.
melalui dakwah Islam. Program ini bertujuan Dalam membantu desa binaan, BSI menerapkan
untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat strategi mulai dari aspek hulu hingga hilir. Mulai
melalui pendayagunaan dana ZISWAF. dari mengelola dan mendayagunakan dana
ZIS kepada para mustahik penerima manfaat
BSI Raih Penghargaan “Special Recognition of program, program pembinaan pengembangan
Outstanding Initiative” atas Program Desa BSI klaster usaha, hingga akses pembiayaan dan
kemudahaan akses ke pasar. Melalui program
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mendapatkan ini, BSI ingin memfasilitasi mustahik (penerima
apresiasi “Special Recognition of Outstanding manfaat) melalui penguatan dan pengembangan
Initiative” dalam ajang Indonesia Awards 2023 sumber daya ekonomi lokal, sehingga dapat
atas inisiatif Perseroan membangun ekonomi memberikan manfaat yang berkelanjutan.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 71
Page 74
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
UMKM BSI MASLAHAT
Program UMKM BSI (Bangun Sejahtera BSI Maslahat menggelar webinar bertema
Indonesia) merupakan program penguatan pelaku “Edukasi dan Support pengurusan jaminan dan
usaha ultra mikro dan mikro melalui peningkatan sertifikasi halal UMKM Program BWM”. Salah
kapasitas pengetahuan dan manajerial untuk satu tujuan pelaksanaan webinar ini agar para
meningkatkan kualitas dan kuantitas usahanya UMKM binaan BSI Maslahat program BWM
secara berkelanjutan. Pendekatan program dapat mengurus dan memperoleh sertifikasi
dilakukan melalui pendampingan dan coaching jaminan produk halal. Materi dalam webinar
secara intensif. meliputi Pengertian produk halal dan jaminan
produk halal; Manfaat produk halal dan sertifikat
Pada tahun 2023, program UMKM BSI bertambah produk halal; Prosedur memperoleh sertifikat
menjadi 19 klaster usaha dari berbagai komoditi produk halal; dan Strategi pemasaran produk
yang tersebar di 11 provinsi di seluruh Indonesia. halal.
Sementara total penerima manfaat terdapat 693
kepala keluarga. BSI Maslahat berkomitmen untuk mendukung
UMKM agar dapat berkembang dan bersaing
BSI Maslahat Berikan Edukasi dan Dukungan di pasar. Salah satu upaya yang dilakukan
Pengurusan Jaminan dan Sertifikasi Halal bagi BSI Maslahat adalah dengan memberikan
UMKM. pendampingan dan pelatihan kepada UMKM,
termasuk pelatihan terkait produk halal dan
jaminan produk halal.
DIDIK UMAT
PESANTREN BERDAYA BSI
Program Pesantren Berdaya bertujuan untuk 17 Desember 2023 -11 Januari 2024 yang
meningkatkan kemandirian pesantren melalui bertepatan dengan momen milad ke 85 tahun
pengembangan sumber daya ekonomi dan semesta Darud Da’wah Wal Irsyad (DDI),
kewirausahaan. Hingga akhir 2023, program khususnya Pondok Pesantren DDI Mangkoso.
pemberdayaan pesantren bejalan di 12 pesantren
yang tersebar 6 provinsi di Indonesia dengan Melalui penyerahan bantuan Program
jumlah penerima manfaat sebanyak 624 santri. Pemberdayaan Ponpes, selain bisa mendukung
kemandirian Pondok Pesantren DDI Mangkoso
BSI dan BSI Maslahat Salurkan Program Barru, juga diharapkan bisa menjadi penguatan
Pembedayaan Ekonomi Usaha Minimarket ekonomi pesantren, khususnya yang
Ponpes Mangkoso menyelenggarakan pendidikan untuk santri dari
BSI dan BSI Maslahat berikan bantuan program kalangan yatim dan dhuafa melalui program
pemberdayaan ekonomi usaha minimarket pemberdayaan terkhusus di jaringan ekosistem
Ponpes Mangkoso yang berlangsung pada Islami BSI.
72 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 75
SAHABAT PELAJAR INDONESIA
Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) merupakan salah - Pelatihan bela negara dan pengembangan diri
satu program beasiswa yang diberikan kepada - Pelatihan ilmu parenting untuk orang tua
siswa yang tidak mampu di tingkat SMP dan peserta
SMA. Pemberian beasiswa yang disiapkan Laznas
BSM ditujukan untuk membentuk generasi yang Pada periode 2022-2023, penerima manfaat
baik secara akademik dan spiritual, berakhlak program ini sudah mencapai 2.228 orang yang
islami, serta mandiri. Adapun bentuk bantuan terdiri dari siswa SMP sebanyak 377 orang dan
tersebut berupa: siswa SMA sebanyak 1.851 orang yang tersebar
- Bantuan uang Pendidikan Rp300.000/bulan dari 108 sekolah di 25 provinsi Indonesia. Melalui
- Pembinaan aqidah dan akhlak program ini, terdapat 148 peserta Program
- Program tahsin dan tahfidz Sahabat Pelajar Indonesia (SPI) yang berhasil
- Pendampingan mentor, try out, dan bimbingan lolos Perguruan Tinggi Negeri PTN pada tahun
belajar untuk kelas 12 2023.
BSI SCHOLARSHIP
BSI Scholarship merupakan program beasiswa Ribuan Mahasiswa Mendaftar Beasiswa BSI
tingkat sarjana (S1) bertujuan untuk membentuk Scholarship 2023
pemimpin masa depan umat yang berkarakter, BSI dan BSI Maslahat mencatat sebanyak 34 ribu
amanah, dan bisa menjadi teladan dalam mahasiswa telah mendaftar program beasiswa
membangun keumatan, khususnya di bidang BSI Scholarship tahun 2023. Angka ini naik
industri ekonomi syariah. Program ini terdiri dari dua kali lipat dibandingkan tahun 2022. Target
BSI Inspirasi yang menggunakan dana zakat dan program ini dikhususkan untuk mahasiswa
BSI Prestasi yang menggunakan dana infaq. Selain tingkat sarjana atau S1 semester 3 dan 5 dan
bantuan uang kuliah, program BSI Scholarship akan berlangsung selama 2 tahun.
juga memiliki program pembinaan, seperti
mentorship, literasi ekonomi syariah, pembinaan Program beasiswa BSI Scholarship ini terdiri dari
karakter, keislaman, dan kepemimpinan. dua jenis yaitu program BSI Scholarship Prestasi
dan program BSI Scholarship Inspirasi. Program
Saat ini, program BSI Scholarship dibuka untuk BSI Scholarship Prestasi merupakan program
71 kampus di seluruh Indonesia dengan total beasiswa yang ditujukan untuk mahasiswa
penerima manfaat sebanyak 1.490 mahasiswa. berprestasi dari berbagai kampus dan jurusan
Selama tahun 2023, BSI Scholarship mencatat yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk Program
sebanyak 253 prestasi di tingkat nasional dan BSI Scholarship Inspirasi adalah beasiswa yang
internasional. ditujukan untuk pemerataan pendidikan bagi
mahasiswa prasejahtera.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 73
Page 76
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Sosial
BSI MASLAHAT SOCIOPRENEUR
BSI Maslahat Sociopreneur merupakan program wirausaha sosial berwawasan islami di Indonesia
yang bertujuan agar lulusan sarjana tak hanya sesuai value “BSI & BSI Maslahat”.
berfokus mencari kerja, tapi juga bagaimana
cara menciptakan lapangan kerja. BSI Maslahat Pada tahun 2023, penerima manfaat BSI Maslahat
hadir memberi beasiswa inkubator bisnis yang Sociopreneur mencapai 100 mahasiswa. Di mana 93
menyiapkan mahasiswa menjadi wirausaha muslim peserta bisnisnya berjalan sustain dan berkembang,
yang memiliki kemampuan bisnis dan memberikan serta mampu menyerap tenaga kerja sebanyak
dampak di masyarakat. BSI Sociopreneur berupaya 104 orang dan menghasilkan local hero dengan
membentuk dan mendukung berkembangnya pemberdayaan desa.
Literasi Ekonomi Syariah (LIKES)
Program LIKES (Literasi Ekonomi Syariah) Muda Berbagi merupakan program literasi ekonomi
merupakan program pusat kajian, edukasi, dan syariah terkait ZISWAF yang ditujukan kepada
komunikasi tentang keuangan syariah yang dikelola kalangan profesional muda Indonesia, khususnya
oleh BSI Maslahat. Program ini memiliki 3 fokus di kalangan kementerian dan korporasi BUMN se-
utama, yakni literasi, konsultasi, dan kaderisasi. Indonesia. Literasi ZISWAF Muda Berbagi digelar di
Kegiatan Literasi dibuat dengan memberikan kajian 5 BUMN yaitu PT Hutama Karya, PT Superintending
online dan offline di ekosistem BSI. Company of Indonesia (Sucofindo), PT Bio Farma,
PT Perkebunan Nusantara III, dan PT Danareksa.
BSI Maslahat Gelar Literasi Ekonomi Syariah
melalui Muda Berbagi Adapun kurikulum Muda Berbagi ini dibagi menjadi
BSI, BSI Maslahat, Rabu Hijrah, dan Masyarakat 5 sesi dengan tema pendapatan berkah, indahnya
Ekonomi Syariah (MES) menggelar agenda literasi berbagi, ziswaf kontemporer, muamalah kekinian,
ekonomi syariah untuk 5 BUMN melalui Program dan muamalah keluarga.
Muda Berbagi setiap hari Rabu dengan tema yang
berbeda.
BSI SCHOLARSHIP TALENTA
BSI Scholarship Talenta merupakan program - Bantuan biaya tugas akhir 2 juta/awardee
beasiswa kuliah tingkat akhir yang berfokus - Bimbingan karier pasca kampus
menyiapkan lulusan sarjana memiliki kemampuan - Pelatihan personal leadership & technical
siap bekerja dengan kemampuan leadership dan managerial
managerial yang dibutuhkan di dunia industri - Mentorship dengan pimpinan BSI/Institusi
untuk mendapatkan peluang karir yang lebih besar lainnya
khususnya.
Adapun bentuk bantuan berupa: Pada tahun 2023, penerima manfaat BSI Scholarship
- Bantuan uang Pendidikan 5 juta selama 2 Talenta berjumlah 150 mahasiswa dari 11 perguruan
semester terbaik di Indonesia.
74 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 77
BSI SCHOLARSHIP AFIRMASI
BSI Scholarship Afirmasi adalah program Adapun bentuk bantuan berupa :
pemberian bantuan biaya pendidikan yang - Bantuan UKT sebesar Rp3.000.000/semester
ditujukan untuk Tingkat Pendidikan perguruan - Pembinaan literasi ekonomi syariah
tinggi mulai dari Diploma (D3) sampai Sarjana (S1)
atau sederajat yang berasal dari keluarga yang Pada tahun 2023 BSI Scholarship Afirmasi
kurang mampu guna mendukung keberlanjutan bermitra dengan 2 kampus dengan total
Pendidikan yang berkualitas. penerima manfaat sebanyak 120 mahasiswa
RUMAH TAHFIDZ BSI
Rumah Tahfidz BSI Maslahat merupakan Rumah Tahfidz BSI Maslahat memiliki visi dan
program beasiswa untuk pelajar lulusan SLTP misi menjadi lembaga Tahfidz Qur’an modern
sederajat dengan dua jurusan, yaitu Qur’an berbasis life skill. Oleh karena itu, kami berupaya
dan Entrepreneur. Di mana santri tidak hanya meningkatkan kualitas dan lulusan santri
dibekali pendidikan Quran dan diniyah, tapi juga yang bisa bermanfaat di masyarakat yang bisa
kepemimpinan dan literasi ekonomi syariah. memahami Al-Qur’an serta memiliki akhlak
mulia, dan berwawasan luas di bidang akademik.
BSI Maslahat meluncurkan Rumah Tahfidz
Semarang yang berlokasi di Sendangmulyo, Model kegiatan Rumah Tahfidz ini adalah boarding
Tembalang, Kota Semarang. Rumah Tahfidz dengan melakukan kegiatan yang merujuk ke
Semarang mempunyai daya tampung sebanyak kurikulum berjenjang dengan target yang telah
7 orang santri dan diharapkan mampu fokus ditentukan. Selain itu, ada juga santri mobile
membentuk generasi Qur’ani dengan kompetensi yang melakukan pengajian Al-Qur’an dengan
penunjang lainnya. sasaran masyarakat sekitar. Selain Al-Qur’an, ada
beberapa kurikulum Program Rumah Tahfidz,
Program Wakaf Rumah Tahfidz merupakan di antaranya adalah bahasa, kepemimpinan,
program pendidikan dan pelatihan untuk pemahaman akidah, akhlak, dan muamalah serta
melahirkan penghafal Al Quran dengan lifeskill. Dalam program Wakaf Rumah Tahfidz
kurikulum berjenjang. Program ini senantiasa Semarang, santri akan tinggal di asrama dengan
memberikan fasilitas kepada calon muwakif fasilitas makan, pembinaan, ceramah, wirausaha
untuk berkontribusi mensyiarkan penghafal Al- dan pendampingan.
Quran, menciptakan value penghafal Al-Qur’an
yang bermanfaat, berkah, dan berkelanjutan. Saat ini BSI Maslahat mempunyai 5 Rumah Tahfidz
dengan total santri sebanyak 48 yang berada
Di sisi lain, program ini juga bertujuan untuk di beberapa kota, di antaranya adalah Parung,
memproduktifkan aset wakaf yang diberikan Bogor, Cimahi, Magetan, dan Semarang. Selain
muwakif untuk pengembangan dan pengadaan itu, BSI Maslahat juga mempunyai Rumah Belajar
aset bisnis binaan yang minim risiko dengan Qur’an yang mempunyai total santri sebanyak 92
harapan nilai aset yang terus bertambah. Selain yang ada di Tangerang dan Cipayung.
itu, program ini juga menjadi media belajar BSI
Maslahat dalam mengelola dan mengembangkan
aset wakaf.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 75
Page 78
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
SIMPATI UMAT
PEMBERDAYAAN MASJID
Program Pemberdayaan Masjid bertujuan Melalui Café Masjidku, diharapkan Masjid Al-
untuk menumbuhkan pemberdayaan ekonomi Akbar, Surabaya, tidak hanya menjadi tempat
berbasis masjid agar berdaya dan mandiri dengan tujuan beribadah semata, namun juga menjadi
potensi yang dimiliki di sekitar masjid. Untuk tempat bermuamalah yang dibutuhkan dan
mendukung program ini, BSI Maslahat dan BSI menjadi daya tarik masyarakat untuk datang
Region Surabaya Meresmikan Café Masjidku dan cinta masjid. Ke depannya, program
dan menyerahkan secara simbolis program pemberdayaan ekonomi masjid diharapkan bisa
bantuan pemberdayaan ekonomi masjid senilai terus berlanjut untuk masjid-masjid lainnya yang
Rp235.000.000 untuk Masjid Nasional Al-Akbar akan berdampak pada kemandirian masjid.
Surabaya.
BANTUAN LANGSUNG
Program pemberian bantuan langsung bisa membuat ibadah masyarakat lebih nyaman
merupakan bukti komitmen perusahaan dalam dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah
membangun ekonomi syariah yang bermanfaat Ta’ala. Rencananya, bantuan ini akan digunakan
bagi masyarakat, baik secara sosial maupun untuk membangun fasilitas masjid di lantai 2.
ekonomi. Program ini didistribusikan langsung
dari dana ZIS melalui kegiatan charity yang Penyerahan bantuan pembangunan masjid
mencakup kebutuhan ekonomi, pendidikan, ini merupakan wujud nyata dari komitmen
dakwah, sosial kemanusiaan, maupun kesehatan. BSI Maslahat dan BSI untuk mendukung
perkembangan ekonomi syariah masjid di
Pada tahun 2023, total jumlah penerima manfaat Indonesia. Masjid sebagai pusat ibadah dan
240.668 orang dan 1.019 lembaga yang tersebar kegiatan keagamaan memiliki peran yang
di 33 provinsi di seluruh Indonesia. sangat penting dalam memupuk keimanan serta
mempererat tali silaturahmi antara umat muslim
BSI Maslahat dan BSI Serahkan Bantuan di berbagai daerah. Kepedulian BSI Maslahat
Pembangunan Masjid terhadap pembangunan masjid dan keberlanjutan
BSI Maslahat dan BSI melakukan penyerahan lingkungan merupakan langkah positif dalam
bantuan Pembangunan masjid besar Mujahiddin membangun masyarakat yang lebih baik.
di Mojokerto. Penyerahan bantuan ini diharapkan
76 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 79
Realisasi Penyaluran Dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) [SEOJK F23][SEOJK F25][GRI 413-1][GRI 203-1] Berikut adalah ikhtisar laporan realisasi penyaluran UPZ BSI, Zakat, Infak, Wakaf, dan Dana Sosial melalui BSI maslahat yang dibagi berdasarkan kategori program dari periode Januari hingga Desember tahun 2023, yaitu: Sumber Dana Zakat Infak Sosial UPZBSI Wakaf Total Pendidikan 1.029.293.000 11.779.715.975 1.026.649.950 29.600.681.903 353.687.616 43.790.028.445 Kesehatan 211.090.515 1.668.356.721 552.740.740 2.906.344.768 5.338.532.744 Kemanusiaan 4.483.806.567 38.274.894.074 18.506.092.810 12.426.131.512 73.690.924.963 Ekonomi 1.147.348.752 4.170.329.827 - 52.934.790.604 600.731.086 58.853.200.269 Dakwah Advokasi 402.962.762 31.866.503.480 4.355.058.430 1.442.517.600 38.067.042.272 Amil 1.443.140.342 16.758.549.439 1.694.630.779 15.459.934.544 35.356.255.104 Total 8.717.641.938 104.518.349.516 26.135.172.709 114.770.400.932 954.418.702 255.095.983.797 LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 77
Page 80
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
KINERJA
04 LINGKUNGAN
78 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 81
“Sejalan dengan maqoshid syariah, BSI senantiasa
berkomitmen untuk mengimplementasikan
sustainable finance and banking yang memegang
teguh prinsip keseimbangan antara pertumbuhan
ekonomi dengan kelestarian lingkungan demi
mewujudkan kemaslahatan bagi umat manusia.”
KOMITMEN, TARGET DAN RENCANA Selain melaksanakan serangkaian kegiatan green
PROGRAM campaign, guna mewujudkan inisiatif yang ada, Bank
Implementasi sustainable finance and banking juga telah melakukan berbagai inovasi dalam aksi hijau,
BSI bertujuan untuk menciptakan sinergi antara seperti transisi energi bersih, merealisasikan langkah
pertumbuhan bisnis, kebaikan serta manfaat untuk umat produksi yang rendah emisi, pembiayaan berkelanjutan,
dan nasabah, kesejahteraan lingkungan dan masyarakat dan lain-lain.
secara luas, serta pencapaian Sustainable Development
Goals (SDGs). Dalam pelaksanaannya, BSI terus MEMBANGUN BUDAYA RAMAH
mendukung prinsip “People & Planet”, yang bermakna LINGKUNGAN MELALUI GREEN CAMPAIGN
bahwa dalam menjalankan kegiatan usaha, kami harus [SEOJK F1]
senantiasa memperhatikan kelestarian lingkungan, Untuk mewujudkan sustainable finance and banking,
serta memberikan nilai tambah yang bermanfaat untuk Bank terus berupaya membangun budaya ramah
kebaikan dunia dan juga akhirat (rahmatan lil alamin). lingkungan yang melibatkan seluruh Insan BSI dan
para nasabah kami. Untuk itu, BSI secara konsisten
Guna mewujudkan hal tersebut, BSI telah memulai melaksanakan serangkaian Green Campaign di
komitmennya melalui penerapan budaya ramah lingkungan kantor pusat dan kantor cabang di seluruh
lingkungan untuk menciptakan green office dan Indonesia. Green Campaign sendiri merupakan
mengimplementasikan keuangan berkelanjutan untuk kegiatan Bank yang bertujuan untuk menghemat
mendukung pembiayaan berwawasan lingkungan. konsumsi energi ataupun sumber daya alam, serta
Dalam pelaksanaannya, BSI berupaya menciptakan menghindari pemakaian kantong/tas/botol plastik yang
program dan inisiatif yang mampu memberikan dampak menyebabkan limbah sulit terurai, sehingga diharapkan
positif kepada lingkungan, mulai dari meningkatkan dapat menciptakan gaya hidup ramah lingkungan.
efisiensi penggunaan energi, air, penghematan kertas,
serta mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca Guna menjangkau masyarakat yang lebih luas, kampanye
(GRK). ini juga disebarluaskan melalui e-flyer, serta melalui
media sosial Instagram dan YouTube. Selain itu, Bank
juga membuat dan menyebarluaskan video campaign
mengenai sustainable finance dalam bentuk video
animasi dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 79
Page 82
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Lingkungan
Adapun program-program utama dalam Green Campaign BSI mencakup:
Green Campaign BSI Flagship Programs
Energi & Emisi Air Limbah Nature-Based Solutions
Pemanfaatan sumber Meningkatkan efisiensi Mengurangi timbulan Melalui pendekatan
energi baru dan terbarukan penggunaan air dan sampah dan volume sampah nature-based solution,
serta implementasi memastikan kualitas yang dikirimkan ke Tempat BSI turut berkontribusi
teknologi yang mampu air buangan sesuai Pembuangan Akhir melalui: dalam pelestarian
meningkatkan efisiensi dengan baku mutu yang • Pemanfaatan kertas bekas keanekaragaman hayati
energi dan mengendalikan ditetapkan oleh regulasi • Digitalisasi proses untuk dan climate action untuk
emisi dari operasional BSI. yang berlaku melalui mengurangi penggunaan mendukung Enhanced
water treatment dan kertas melalui National Determined
water recycling e-document. Contribution (ENDC)
• Penggunaan reverse Indonesia yang selaras
vending machine untuk dengan Paris Agreement.
daur ulang kemasan
plastik di sejumlah kantor
cabang BSI.
KAMPANYEKAN KEUANGAN BERKELANJUTAN, BSI
LUNCURKAN GERAKAN BSI SUSTAINABLE MOVEMENT
Komitmen BSI dalam melaksanakan implementasi kami berkolaborasi dengan Plasticpay melakukan
keuangan berkelanjutan salah satunya dibuktikan 50 Reverse Vending Machine (RVM) di Bali dan
melalui peluncuran Gerakan Berkelanjutan BSI. Jabodetabek.
Program ini merupakan gerakan ajakan BSI
bagi seluruh masyarakat Indonesia agar dapat Melalui inovasi ini, masyarakat dapat menukarkan
berkontribusi positif bagi kelestarian lingkungan botol plastik menjadi uang. Selanjutnya, botol
dan keberlanjutan. plastik yang telah terkumpul dapat didaur ulang
menjadi produk serbaguna yang diproduksi oleh
Gerakan Berkelanjutan BSI meliputi 3 poin UMKM Indonesia. Melalui proses tersebut, kami
aktivitas utama, yaitu penarikan sampah plastik berharap penerapan prinsip 3P (People, Planet,
melalui penyediaan mesin penjual otomatis Profit) dalam keuangan berkelanjutan dapat
atau mesin drop botol plastik digital yang diterapkan dengan baik. Sehingga, kegiatan ini
selanjutnya akan didaur ulang menjadi aneka dilaksanakan dalam rangka mengajak masyarakat
produk serbaguna yang diproduksi oleh UMKM, lebih peduli terhadap lingkungan, sekaligus
menyimpan pohon serta menyimpan tukik anak mengenalkan keuangan berkelanjutan kepada
untuk pemeliharaan. Dalam pelaksanaannya, masyarakat.
80 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 83
BSI Green Campaign Content Performance 2023
No. Nama Konten Link Post Date Post Reach Impressions
1. BSI bersama dengan Kementerian BUMN https://www.instagram.com/ 2023-08-22 49,225 55,951
RI telah melaksanakan program Relawan reel/CwPO9aMpm0Y/ 14:15:59
Bakti BUMN Batch IV di Meunasah Asan,
Aceh Timur
2. Bank Syariah Indonesia senantiasa https://www.instagram.com/ 2023-10-15 25,607 30,157
berkomitmen untuk terus menjaga reel/CyaUUMtrm9W/ 14:40:54
kelestarian lingkungan. Bersama @
kementerianbumn dalam "BUMN
Environmental Movement" yang dilakukan
di Lombok pada 15 Oktober 2023
3. BSI turut berperan dalam keberlanjutan https://www.instagram.com/ 2023-04-28 25,186 25,875
dengan menyalurkan pembiayaan reel/CrkaFXBOTJz/ 12:56:29
berkelanjutan senilai Rp51,46 triliun serta
menjalankan program lingkungan hidup dan
bantuan kebencanaan. Selain itu, BSI telah
menyalurkan zakat senilai Rp173 miliar,
terbesar di Indonesia, untuk memberikan
nilai lebih bagi masyarakat sesuai asnaf.
4. Dalam rangka memperingati Hari https://www.instagram. 2023-07-07 19,075 26,495
Lingkungan Hidup Sedunia tanggal 5 Juni, com/p/CuZT7YexuC0/ 19:04:45
Hari Penanggulangan Degradasi Lahan dan
Kekeringan Dunia tanggal 17 Juni.
5. Kita diwajibkan untuk selalu menjaga https://www.instagram. 2023-01-27 11,232 11,984
kebersihan di lingkungan karena kebersihan com/p/Cn5q6Gpva-5/ 09:01:29
adalah sebagian dari iman. Allah SWT
menyukai umatnya yang sangat peduli
terhadap kebersihan.
6. Video sampah plastik kini tengah menjadi https://www.instagram.com/ 2023-07-10 10,831 11,754
masalah terutama untuk laut Indonesia. reel/CugJS4yuJWX/ 10:51:08
7. #GotongRoyongBoyongPohon adalah https://www.instagram. 2023-09-29 9,926 12,836
sebuah gerakan yang diinisiasi oleh com/p/CxxTzUJR8_-/ 16:19:36
Kementerian BUMN untuk mengatasi
masalah polusi di Jakarta.
8. PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) https://www.instagram.com/ 2023-11-09 128,702 197,078
melakukan peletakan batu pertama reel/CzbAzCJRu3U/ 17:33:45
(groundbreaking) pembangunan gedung
kantor baru bernama BSI Tower yang
dibangun berkonsep green building.
9. Acara perayaan topping off Green Building https://www.instagram.com/ 2023-11-16 60,854 99,229
kantor BSI sebagai landmark Perseroan di reel/CzsYXrwrZs6/ 11:26:55
Aceh yang diresmikan pada Maret 2024.
10. BSI melakukan kegiatan Green Friendly https://www.instagram.com/ 2023-06-17 31,059 32,744
Running 2023 untuk mengkampanyekan reel/CtlQU1yt51q/ 13:54:15
Zero Waste di Yogyakarta
11. @ikhsan_kusuma#SobatBUMN, sebagai https://www.instagram.com/ 2023-08-17 15,690 16,776
salah satu karyawan BUMN saya sangat reel/CwCyeUmvpfL/ 18:13:00
bangga dan bersyukur dapat mengikuti
program Relawan Bakti BUMN Batch 4 di
Meunasah Asan Aceh Timur.
12. Mengajak segenap warga Jakarta untuk https://www.instagram. 2023-09-29 15,598 16,951
datang dan mengadopsi 100.000 pohon com/p/CxxDrtWLX_k/ 13:58:45
di ajang #GotongRoyongBoyongPohon
Car Free Day pada hari Minggu, 1 Oktober
2023 berlokasi di Sarinah Thamrin.
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 81
Page 84
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Lingkungan
No. Nama Konten Link Post Date Post Reach Impressions
13. BSI turut andil dalam gerakan https://www.instagram.com/ 2023-10-10 10,949 15,559
#GotongRoyongBoyongPohon yang reel/CyNIltOxRbM/ 11:44:44
dilaksanakan oleh @kementerianbumn
Bapak @erickthohir dan juga Bapak @tedi.
bharata
14. Dalam program BSI Sustainable Movement, https://www.instagram. https://www. 107,230 119,990
BSI bekerja sama dengan Plastic Pay com/p/CyzvJF7x9Eg/ instagram.
ingin mengajak Sahabat untuk mengikuti com/p/
aktivitas menukar sampah botol plastik CyzvJF7x9Eg/
kalian di RVM.
15. “Accelerating Sharia Economy and Finance https://www.instagram. 2023-10-22 33,075 37,724
Through Digitalization for Inclusive and com/p/CystL3ExJMF/ 17:56:36
Sustainable Growth”, berbagai aktivitas
akan dihadirkan di ISEF 2023.
16. Highlight dari event BSI Sustainable https://www.instagram.com/ 2023-07-09 11,234 12,219
Movement yang diselenggarakan di Bali. reel/CuddYYCttww/ 09:47:29
TOTAL 565,473 723,322
Konten Edukasi
565.471 total reach
konten edukasi green campaign dan sustainable finance BSI di media sosial Instagram
dengan 723.322 total impression (image)/play (reels). [SEOJK F1]
ENERGI DAN EMISI
BSI menyadari, dalam menjalankan kegiatan operasional, penggunaan energi menjadi sangat penting dan krusial.
Oleh karena itu, Bank senantiasa berupaya melaksanakan kebijakan efisiensi energi. Sepanjang tahun 2023, BSI terus
berperan aktif dalam implementasi Sustainable Operations antara lain melalui:
1. Pembangunan gedung landmark Aceh dengan konsep green building.
2. Penggunaan solar panel di Gedung BSI antara lain di Kantor Cabang Mayestik, Lapangan Olahraga Pejompongan,
dan Kantor Cabang Mataram
3. Penerapan water treatment di gedung/kantor BSI.
4. Menggunakan lampu LED yang memiliki efisiensi energi yang lebih baik
5. Menggunakan teknologi inverter dan refrigerant volume pada pendingin ruangan
6. Pengaturan pendingin ruangan sesuai kebutuhan
7. Penggunaan material ramah lingkungan seperti:
- Recycled plastic pada top table meja kantor di BSI Tower
- Papan MDF pada furniture Custom
- Kaca yang dapat mereduksi panas di Gedung Landmark Aceh
Konsumsi Energi & Emisi
Pemakaian energi internal BSI dihitung dari energi listrik yang dibeli dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang
digunakan untuk kegiatan di kantor pusat BSI. Selain energi listrik, sumber energi untuk konsumsi energi internal
bank adalah bahan bakar minyak untuk kendaraan operasional bank.
82 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 85
Adapun data konsumsi energi BSI untuk periode 2023 adalah sebagai berikut:
[GRI 302-1] [GRI 305-1] Total Volume Total Energi Total Emisi
Unit
[GRI 305-2] [SEOJK F6] Pemakaian (GJ) (Ton CO2 Eq.)
Listrik PLN untuk KWH 2.117.285,90 7.616,14 1.577,07
Kantor Pusat BSI
BBM Mobil Operasional Kantor Pusat Liter 157.329,41 6.027,41 144,94
TOTAL 13.643,55 1.722,01
• Ruang lingkup data konsumsi energi dan emisi langsung BSI adalah Kantor Pusat BSI di The Tower Jakarta.
• Menggunakan faktor konversi energi dan Net Calorific Value (NCV) berdasarkan standar konversi International
Energy Agency (IEA)
• Untuk tujuan perhitungan konversi asumsi seluruh jenis BBM kendaraan operasional yang digunakan adalah jenis
bensin RON 98 (merk dagang Pertamax) dengan densitas maksimal 770 kg/m3 berdasarkan Keputusan Direktur
Jenderal Minyak dan Gas Bumi Nomor 0177.K/10/DJM.T/2018 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) Bahan
Bakar Minyak Jenis Bensin (Gasoline) RON 98 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.
• Asums1 harga BBM Pertamax Rp12.800/liter, Biaya BBM tahun 2023 Rp2 miliar
• Faktor Emisi Berdasarkan IPCC GHG Protocol Cross Sector Tools (Maret, 2017)
• Global Warming Potential (GWP) berdasarkan IPCC GHG Protocol Fifth Assessment Report (AR5) menggunakan
faktor emisi dari Nilai FE GRK Sistem Ketenagalistrikan Tahun 2019 untuk Grid Jamali, yakni 0,80 ton CO2 eq per
KWH
• Base year yang digunakan adalah 2021.
• Sampai saat ini belum dilakukan pengumpulan data terkait dengan energi dan emisi terkait Cakupan 3
Program Efisiensi Energi dan Pengendalian Emisi [SEOJK F7][SEOJK F12][GRI 302-4][GRI 305-5]
Untuk mengoptimalkan efisiensi energi di BSI, kami terus berupaya melakukan inisiatif dan inovasi sehingga mampu
mengendalikan emisi dari kegiatan operasional Bank. Sepanjang tahun 2023, program dan pencapaian efisiensi energi
yang dilaksanakan adalah sebagai berikut:
Penggunaan Material Ramah Lingkungan
2
Lampu Refrigerant Ramah Sistem Pendingin
Kantor Cabang
100% R32 100%
1 Lapangan Olahraga
Lampu yang digunakan di
seluruh kantor BSI adalah
lampu LED [SEOJK F5]
Adalah refrigerant
ramah lingkungan yang
digunakan di seluruh
Sistem pendingin ruangan
di kantor-kantor BSI
telah menggunakan
BSI telah menggunakan sistem pendingin ruangan teknologi inverter dan
solar panel untuk membantu di kantor-kantor BSI. refrigerant volume yang
memenuhi kebutuhan energi Adapun R32 memiliki mampu menghemat listrik
kantor cabang selain sumber nilai “0” potensi penipisan hingga 50%. Selain itu,
energi listrik dari PLN. ozon dengan indeks dingin pengaturan suhu ruangan
mencapai hampir 2 kali di kantor pusat dan
lebih baik dibandingkan kantor cabang BSI juga
refrigerant lainnya. telah mempertimbangkan
[SEOJK F5] optimalisasi efisiensi energi.
Catatan:
Sampai dengan akhir tahun pelaporan BSI masih melakukan proses kuantifikasi hasil efisiensi energi yang dilakukan, sehingga pelaporan
untuk total efisiensi energi dan emisi akan dilaporkan pada laporan mendatang setelah proses ini dirampungkan. [GRI 302-4]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 83
Page 86
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Lingkungan
AIR
Pengelolaan air juga menjadi kebijakan yang tidak kalah penting di BSI. Bagi kami, air merupakan salah satu sumber
daya alam terpenting bagi keberlanjutan kehidupan. Dalam menjalankan kegiatan operasional, Bank menggunakan air
untuk memenuhi kebutuhan domestik di kantor-kantor cabang dan data center BSI. Bank senantiasa berkomitmen
untuk memastikan keberlanjutan water balance melalui pendekatan pengelolaan air yang berkelanjutan.
Prinsip & Tujuan Pengelolaan Air BSI [GRI 303-1]
Mengurangi Meningkatkan Memastikan
Mengurangi pengambilan air baku dari Meningkatkan resirkulasi air melalui Memastikan kualitas air limbah yang
badan air umum, dan sebisa mungkin proses daur ulang air dan memastikan dialirkan ke Instalasi Pengelolaan Air
tidak menggunakan air tanah secara setiap fasilitas operasional kami Limbah (IPAL) memenuhi baku mutu
berlebihan. memiliki Water Treatment Plant sesuai dengan regulasi yang berlaku.
sehingga air yang telah melalui proses [GRI 303-2]
treatment dapat digunakan kembali,
antara lain untuk flush toilet dan
menyiram tanaman.
Catatan:
Sampai dengan akhir tahun pelaporan, BSI belum melakukan asesmen secara fomal terkait water stress dan water impact untuk menyusun
dampak dan target penggunaan air. Namun demikian, seluruh area operasional BSI terus mengencarkan upaya efisiensi dan konservasi air
sebagai bagian dari kegiatan operasional bank.
Sepanjang tahun 2023, BSI Kantor Pusat menggunakan air sebanyak 1.824 m3 yang seluruhnya dipasok oleh PDAM.
Agar kebijakan pengelolaan air dapat berjalan efektif, kami juga melaksanakan kampanye penghematan air di area
operasional Bank antara lain melalui poster-poster imbauan yang ditempatkan di area toilet, wudhu, dan tempat cuci
tangan untuk menggunakan air secara tidak berlebihan. [SEOJK F.8] [GRI 303-3]
Selain itu, upaya efisiensi air dilakukan melalui penggunaan water treatment di gedung kantor BSI, serta mendaur
ulang air bekas pakai gedung untuk air flush toilet pada gedung baru. Inisiatif efisiensi air juga diterapkan di Masjid
BSI Cipali di mana air bekas wudhu dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di sekitar area Masjid.
84 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 87
Fitur-fitur Green Building di Kantor Pusat BSI
Berlokasi di Jalan Gatot Subroto, DKI Jakarta, Kantor Pusat BSI di The Tower merupakan buah karya dari salah satu firma
arsitektur kenamaan dunia, Denton Corker Marshall. Dibangun oleh tokoh arsitektur kenamaan Indonesia, Budiman
Hendropurnomo sebagai head architect, The Tower memiliki ketinggian 212 meter dengan luas lantai mencapai 100.931
gross m2.
The Tower sendiri dirancang sebagai gedung yang memiliki berbagai fitur ramah lingkungan yang sesuai dengan prinsip
green building, antara lain:
01 02 03 04 05
Memaksimalkan Menggunakan double Memiliki pemanfaatan Menggunakan Memiliki sistem pendingin
natural lighting insulated windows ulang air hujan Cooled Chiller dengan ventilasi udara
dengan FCU yang terpisah
dengan façade mampu meningkatkan mampu mengurangi Berfungsi untuk Untuk memastikan
gedung menggunakan efisiensi energi dari pengambilan air baku sistem pendingin kualitas udara di
kaca, sehingga sinar pendingin ruangan ataupun air tanah. udara, sehingga suhu dalam gedung (indoor
matahari dapat yang digunakan dan kelembaban udara air quality) yang lebih
menerangi ruangan dan juga berfungsi di tiap-tiap bagian sehat.
dan mengurangi sebagai kedap dapat diatur sesuai
kebutuhan suara (sound barier) kebutuhan dengan
penggunaan lampu. dari luar sehingga pertimbangan efisiensi
meningkatkan energi.
kenyamanan karyawan
BSI untuk bekerja.
LIMBAH
Komitmen BSI dalam implementasi sustainable operations juga dilaksanakan melalui pengelolaan limbah. Limbah atau
sampah terbesar yang dihasilkan dari kegiatan operasional Bank dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis, yaitu
sampah kertas, sampah kemasan, dan sampah sisa makanan, serta limbah B3. Pendekatan dan prinsip pengelolaan
limbah di BSI mengikuti best practice reduce-reuse-recycle (3R) yang bertujuan untuk meminimalisasi volume sampah
yang dikirimkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). [SEOJK F14]
Reduce
Reuse Recycle
Sampah
RESIDU
Angkut
Pengelolaan/Pemrosesan
Akhir Sampah (TPA/Landfill)
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 85
Page 88
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Lingkungan
Sampah Kertas [SEOJK F13] [GRI 306-1]
BSI menjadikan upaya penghematan kertas sebagai salah satu fokus dan prioritas kebijakan keberlanjutan.
Sebab, sampah kertas merupakan jenis sampah terbesar yang dihasilkan dari kegiatan operasional Bank. Kegiatan
penyusunan laporan, korespondesi bank dengan nasabah, dan proses kegiatan transaksi perbankan menjadi sumber
terbesar timbulan sampah kertas di BSI.
Adapun pendekatan efisiensi penggunaan kertas yang dilakukan secara konsisten dan kontinu di BSI antara lain:
1. Double sided printing dan penggunaan kertas bekas (duplex printing) yang masih kosong.
2. Digitalisasi permintaan barang cetakan yang dilakukan melalui aplikasi online dan proses pengadaan dilakukan
secara digital melalui Procurement Management System.
3. Implementasi E-DOC BSI, yakni digitalisasi korespondensi berbasis web untuk pengurangan penggunaan kertas
di kantor pusat.
Kegiatan lanjutan dari kebijakan penghematan kertas ini termasuk implementasi prinsip Reuse, Reduce, dan Recycle
(3R) dalam memanfaatkan sisa material menjadi bentuk barang baru dan mengurangi limbah padat. Pengelolaan
limbah kertas tersebut diterapkan melalui penggunaan kertas daur ulang dalam percetakan Laporan Tahunan dan
Laporan Keberlanjutan.
Pada tahun 2023, penggunaan kertas BSI mencapai 7.836 rim kertas, meningkat dibandingkan dengan penggunaan
kertas tahun 2022 yang mencapai 6.657 rim kertas. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah nasabah BSI. Ke
depan, kami akan terus mengupayakan efisiensi penggunaan kertas melalui digitalisasi, serta melakukan identifikasi
dan perhitungan intensitas penggunaan kertas dalam operasional Bank. [GRI 306-3]
Sampah Plastik [SEOJK F13]
Sumber timbulan sampah utama lain adalah sampah kemasan plastik dan sisa makanan dari fasilitas pantry karyawan.
Umumnya, jenis sampah yang dihasilkan dari pantry karyawan BSI berupa kemasan plastik, sisa makanan, sachet
bumbu, dan alat makan plastik. Sebagai salah satu langkah pengurangan sampah plastik, BSI mendorong penggunaan
minuman botol plastik di lingkungan kantor, baik untuk karyawan dan juga untuk kebutuhan berbagai rapat.
Sejak tahun 2021, BSI telah berkolaborasi dengan PlasticPay untuk menempatkan mesin daur ulang sampah plastik
di area-area publik yang dimulai di lokasi kantor-kantor BSI. Pada implementasi tahap pertama, mesin daur ulang
sampah Reverse Vending Machine (RVM) telah di tempatkan di Gedung BSI Wisma Mandiri 1 dan di sejumlah area
di Jabodetabek.
Secara garis besar, program kolaborasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar semakin peduli dan
mengambil langkah aktif dalam pengelolaan sampah plastik. Melalui RVM, masyarakat didorong untuk mulai memilah
dan mengolah sampah plastik dengan baik, sehingga dapat diolah menjadi barang yang bernilai ekonomi tinggi, tidak
membebani TPA, serta tidak mencemari lingkungan.
Adapun jenis sampah plastik yang dapat dibawa dan ditukarkan memalui mesin RVM dan platform digital PlasticPay
adalah jenis sampah botol plastik bekas minuman. Melalui platform digital dari PlasticPay, BSI memastikan program
ini dapat terukur dan dimonitor dengan baik.
86 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 89
Langkah Mudah Mengurangi Sampah Plastik
Bagi masyarakat yang ingin ikut serta mengurangi plastik dengan me-reedem sampah plastik
mereka ke mesin RVM:
Bawa sampah botol plastik minuman bekas ke PlasticPay Collection
01 Point terdekat,
Masukkan ke mesin RVM lalu scan barcode,
02
Kumpulkan poin yang kemudian dapat ditukarkan dengan merchandise dari BSI dan
Plasticpay Indonesia, di mana 1 poin senilai sama dengan Rp1. Untuk 1 botol ukuran
03
600 ml setara dengan 56 poin atau Rp56, untuk 1 kg setara 2968 poin atau senilai
Rp3.000.
Pada tahun 2023, kolaborasi BSI dengan PlasticPay telah berhasil menempatkan Reverse Vending
Machine (RVM) & PlasticPay Collection Point di [GRI 306-2] [GRI 306-4]
50 titik lokasi 22,9 Kg 84,4 Ton CO eq 2
titik lokasi di Reduksi sampah Reduksi jejak
Jabodetabek dan botol plastik karbon
Bali
Limbah B3 Perkantoran [SEOJK F13]
Kategori sampah lain yang dihasilkan dari operasional BSI adalah B3 dalam bentuk limbah elektronik, kemasan tinta
printer bekas, baterai bekas, dan lampu TL bekas. Upaya yang dilakukan BSI dalam mengolah limbah ini antara lain
dengan memastikan tidak ada tumpahan B3, serta membuang bahan berbahaya yang dapat mencemari lingkungan,
seperti oli bekas kendaraan operasional, tinta bekas, ataupun bahan kimia pembersih lantai. Bank juga melakukan
program zero stock pada barang alat tulis kantor, sehingga pengadaannya dapat sesuai dengan kebutuhan. Selain itu,
kami juga mencatat jenis limbah yang tidak mengandung bahan berbahaya.
Sepanjang tahun 2023, tidak terjadi tumpahan limbah B3 ataupun sampah umum yang signifikan di lingkungan kerja
BSI. [SEOJK F15]
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 87
Page 90
Pendahuluan Kinerja Ekonomi Kinerja Sosial Kinerja Lingkungan
Kinerja
Lingkungan
NATURE-BASED SOLUTIONS
Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI berkomitmen mendukung upaya Pemerintah Indonesia untuk
mencapai target Enhanced National Determined Contribution (ENDC) yang selaras dengan Paris Agreement. Salah
satu upaya yang kami lakukan adalah dengan menerapkan solusi berbasis alam atau nature-based solutions. Nature-
based solutions merupakan tindakan untuk melindungi, mengelola secara berkelanjutan, atau memulihkan ekosistem
alam, dalam rangka berkontribusi terhadap pencegahan perubahan iklim, kesehatan manusia, ketahanan pangan dan
air, dan pengurangan risiko bencana secara efektif dan adaptif, sekaligus memberikan manfaat bagi kesejahteraan
masyarakat dan pelestarian keanekaragaman hayati.
Meskipun BSI tidak memiliki kantor operasional yang berdekatan atau di dalam area konservasi, program-program
konservasi habitat alam dan keanekaragaman hayati terus kami lakukan melalui kegiatan penanaman pohon di area-
area operasional Bank, terutama penanaman jenis pohon dengan potensi serapan karbon yang besar. Pada tahun
2023, BSI melakukan penanaman pohon di berbagai lokasi di Indonesia. [SEOJK F9][SEOJK F10] [GRI 304-3]
Total Penanaman Pohon
2022 2023
33.500 39.329
di berbagai Masjid BSI total penanaman pohon yang
Bakauheni, Bromo, Lebak dilakukan sampai dengan
Banten, Katulampa Bogor, tahun 2023 di berbagai lokasi
dan Badung Bali
PENGADUAN LINGKUNGAN HIDUP
Bagi BSI, ukuran kesuksesan Bank harus sejalan dengan maqoshid syariah (tujuan syariah) yang terdiri atas
Hifdz Ad-Din (memelihara agama), Hifdz An-Nafs (memelihara jiwa), Hifdz Al’Aql (memelihara akal), Hifdz Al-Maal
(memelihara harta), Hifdz An-Nasb (memelihara keturunan), dan Hifdz Al-Bi’ah (memelihara lingkungan). Hal ini juga
sesuai dengan prinsip-prinsip Keuangan Berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, penilaian dan evaluasi kinerja lingkungan seluruh debitur BSI menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari proses bisnis Bank. Sepanjang tahun 2023, hasil evaluasi kami terhadap seluruh debitur BSI
menunjukkan tidak ada pengaduan ataupun kasus pelanggaran lingkungan hidup signifikan. [SEOJK F16]
88 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 91
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 89
Page 92
Pernyataan
Assuror Independen
Independent Assurance Statement
0224/BD/0021/JK
To the management of PT Bank Syariah Indonesia, Tbk
We were engaged by PT Bank Syariah Indonesia, Tbk 2) Assessment of the accuracy and quality of the
(‘BSI’) to provide assurance in respect to its specified sustainability performance information
Sustainability Report 2023 (‘the Report’). The assurance contained within the Report, in relation to the
engagement was carried out by our highly experienced agreed scope, which consisted of:
assurance team whose diverse and complementary Sustainable finance management;
skills ensure a high level of competence in carrying out Human resources training and development; and
their duties. Community development.
Independence Responsibility
We conducted all our assurance undertakings with BSI is responsible for the preparation of the Report
independence and autonomy having not been involved and all information and claims therein, which include
in the preparation of any key part of the Report. Nor established sustainability management targets,
did we provide any services to BSI during 2023 that performance management, data collection, etc. In
could conflict with the independence of the assurance performing this engagement, meanwhile, our
engagement. responsibility to the management of BSI is solely for
the purpose of verifying the statements it has made in
Assurance Standards relation to its sustainability performance, specifically
Our work was carried out in accordance with ISAE3000 as described in the agreed scope, and expressing our
‘Assurance Engagements other than Audits or Reviews opinion on the conclusions reached.
of Historical Financial Information’ issued by the
International Auditing and Accounting Standards Board. Methodology
In addition, the work was also planned and carried out In order to assess the veracity of certain assertions and
to conform to AA1000AS v3 ‘AA1000 Assurance specified data sets included within the report, as well
Standards v3’, issued by AccountAbility. as the systems and processes used to manage and
report them, the following methods were employed
Level of assurance and criteria used during the engagement process:
By designing our evidence-gathering procedures to Review of the report, internal policies,
obtain a limited level of assurance based on ISAE3000 documentation, management and information
and a moderate level of assurance engagement as set systems;
out in AA1000AS v3 readers of the report can be Interviews of relevant staff involved in
confident that all risks or errors have been reduced to a sustainability-related management and reporting;
very low level, although not necessarily to zero. and
Moreover, the Report was also evaluated in accordance Following data trails to the initial aggregated
with the criteria of AA1000 AccountAbility Principles source, so as to check data samples to a greater
(2018) of Inclusivity, Materiality, Responsiveness and depth.
Impact.
Limitations
Scope of Assurance Our scope of work was limited to a review of the
We provided a Type 2 assurance engagement under accuracy and reliability of specified data and
AA1000AS v3. This involved: interviews with data providers, persons in charge of
1) Assessment of BSI’s adherence to the AA1000 data collection and processing, as well as persons in
AccountAbility Principles (2018); and charge of sustainability performance-related
information.
PT. Moores Rowland Indonesia
Jl. Sisingamangaraja No. 26 – Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Tel: +62 21 720 2605 - Fax: +62 21 720 2606 - www.moores-rowland.com
90 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 93
Conclusions BSI's allocation of resources to stakeholder
Conclusions in regard to adherence to the AA1000 engagement, the timeliness and accessibility of
Accountability Principles of Inclusivity, Materiality, reported information, and the types of
Responsiveness and Impact include the following communication mechanisms regularly employed,
findings: were all indicative of BSI’s responsiveness to key
stakeholder concerns and expectations. As in other
Inclusivity areas, however, vigilance is of key importance, and
An assessment was made on whether BSI has we recommend that BSI conducts regular
included all key stakeholders in developing and monitoring while improving stakeholder
achieving an accountable and strategic response to engagement procedures where necessary in future
sustainability issues. reports.
Demonstration of BSI’s strong commitment to Impact
stakeholder inclusivity included the conducting of An assessment was made on whether BSI has
needs assessment surveys and a materiality level monitored, measured and is accountable for how its
survey of the key stakeholder groups. Our overall actions affect their broader ecosystems.
assessment is that BSI has set in place an effective BSI has integrated identified impacts into its key
system that enables key stakeholders to participate management processes including, for example, its
in the development of the organization's response materiality assessment process, organisational
in the context of sustainability. strategy, governance, goal-setting, and operations.
In order to maintain and strengthen the In order to strengthen the effectiveness of
effectiveness of this inclusivity, however, we assessment and disclosure of its impacts, however,
recommend that BSI carries out regular monitoring we recommend that BSI provides the necessary
of its systems and procedures, and implements competencies and resources to measure, evaluate
improvements where necessary. and manage its impacts, conducts regular
monitoring of its systems and procedures, and
Materiality implements improvements, where necessary.
With stakeholders requiring material information
on which to base their informed judgments, Based on our limited assurance engagement, nothing
decisions and actions, an assessment was carried has come to our attention that causes us to believe the
out to determine the extent to which BSI has data of the Report has been materially misstated.
included such information in the Report.
All key assurance findings are included herein, while
BSI’s strong commitment to meet stakeholder detailed observations and follow-up recommendations
needs in this field was evidenced by the provision have been submitted to BSI management in a separate
of adequately reported and balanced information report.
on key material issues. Nevertheless, as demands Jakarta, March 25, 2024
for information continue to increase, we
recommend that BSI conducts materiality tests on a
regular basis for inclusion in future reports.
Responsiveness James Kallman
As it is increasingly important to communicate in Chief Executive Officer
Moores Rowland is an international organization specializing in audit,
meeting stakeholder expectations, an assessment accounting, tax, legal and advisory, business and human rights services in
was carried out to determine the degree to which Indonesia. Moores Rowland is a member of Praxity AISBL, the world's largest
Alliance of independent and unaffiliated audit and consultancy companies.
BSI demonstrates its accountability in this area. With more than 65,000 professionals operating in 120 countries across the
globe, each sharing the same values and sense of responsibility, Praxity is
served by Moores Rowland in Indonesia, one of the leading sustainability
assurance providers.
PT. Moores Rowland Indonesia
Jl. Sisingamangaraja No. 26 – Jakarta Selatan 12120 - Indonesia
Tel: +62 21 720 2605 - Fax: +62 21 720 2606 - www.moores-rowland.com
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 91
Page 94
Daftar Pengungkapan Sesuai
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 51/POJK.03/2017
No Indeks Nama Indeks Halaman
Strategi Keberlanjutan -
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 2
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B.1 Aspek Ekonomi 6
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 6
B.3 Aspek Sosial 7
Profil Perusahaan
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 17
C.2 Alamat Perusahaan 12
C.3 Skala Usaha 13, 18
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 12
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 19
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 12
Penjelasan Direksi
D.1 Penjelasan Direksi 22
Tata Kelola Keberlanjutan
E.1 Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan 26
E.2 Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan 32
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 32
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 36
E.5 Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 35
Kinerja Keberlanjutan
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 3, 17, 79, 82
Kinerja Ekonomi
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
F.2 43
dan Laba Rugi
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
F.3 44
Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Kinerja Lingkungan Hidup
Aspek Umum
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 83
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 83
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 83
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 84
Aspek Keanekaragaman Hayati
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
F.9 88
Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 88
Aspek Emisi
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 83
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 83
92 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 95
No Indeks Nama Indeks Halaman
Aspek Limbah dan Efluen
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 86
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 85
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) 87
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 88
Kinerja Sosial
F.17 Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen 49
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 49, 57, 59
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 57, 59
F.20 Upah Minimum Regional 62
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 68
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 64
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar 70
F.24 Pengaduan Masyarakat 51
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 70, 71, 77
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 48
F.27 Produk/Jasa Yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan 49
F.28 Dampak Produk/Jasa 49
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 49
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 51
Lain-lain
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 90
G.2 Lembar Umpan Balik 11
G.3 Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 11
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017 tentang
G.4 92
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 93
Page 96
Indeks
Isi Standar GRI
Pernyataan penggunaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI
ini untuk periode 01 Januari - 31 Desember 2023 dengan mengacu pada Standar GRI
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN HALAMAN
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 2-1 Detail Organisasi 12
2-2 Entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan organisasi 9
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan titik kontak 8, 11
2-4 Penyataan ulang mengenai informasi 9
2-5 Assurance dari pihak eksternal 9
2-6 Kegiatan, rantai pasokan, dan hubungan bisnis lainnya 12, 13
2-7 Karyawan 57
2-8 Pekerja yang bukan karyawan 59
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 30, 39
2-10 Nominasi dan pemilihan badan tata kelola tertinggi 39
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi 30
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi pengelolaan 31
dampak
2-13 Pendelegasian tanggung jawab untuk mengelola dampak 31
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 26, 31
2-15 Konflik kepentingan Annual Report BSI
2-16 Komunikasi tentang masalah-masalah kritis 39
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 32
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi Annual Report BSI
2-19 Kebijakan remunerasi 39
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 39
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 39
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan 22
2-23 Komitmen kebijakan 3
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 3
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif 49
2-26 Mekanisme untuk meminta saran dan menyampaikan 20, 39
kekhawatiran
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan Annual Report BSI
2-28 Keanggotaan asosiasi 19
2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan pemangku kepentingan 36
2-30 Perjanjian kerja bersama 61
GRI 3: Topik Material 2021 3-1 Proses untuk menentukan topik material 10
3-2 Daftar topik material 10
3-3 Pengelolaan topik-topik material 10, 41, 44
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 42
201-2 Implikasi finansial serta risiko dan peluang lain akibat dari 44
perubahan iklim
201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti dan program pensiun 62
lainnya
GRI 203: Dampak Ekonomi secara 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 77
tidak langsung 2016
94 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 97
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN HALAMAN
GRI 204: Praktik Pengadaan 2016 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal 20
GRI 205: Antikorupsi 2016 205-1 Operasi-operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi 35
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur anti- 35
korupsi
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi Energi dalam Organisasi 83
302-4 Pengurangan konsumsi energi 83
GRI 303: Air dan Limbah 2018 303-1 Interaksi Dengan Air Sebagai Sumber Daya Bersama 84
303-2 Manajemen Dampak yang Berkaitan Dengan Pembuangan Air 84
303-3 Pengambilan Air 84
GRI 304: Keanekaragaman Hayati 304-3 Habitat yang dilindungi atau direstorasi 88
2016
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK Langsung(Cakupan 1) 83
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 83
305-5 Pengurangan Emisi GRK 83
GRI 306: Limbah 2020 306-1 Timbulan Limbah Dan Dampak-Dampak Yang Signifikan Terkait 86
Limbah
306-2 Pengelolaan Dampak Yang Signifikan Terkait Limbah 87
306-3 Timbulan Limbah 86
306-4 Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir 87
GRI 401: Ketenagakerjaan 2016 401-1 Perekrutan Karyawan Baru dan Pengantian Karyawan 60, 61
401-2 Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan Purnawaktu yang 62
Tidak Diberikan Kepada Karyawan Sementara atau Paruh Waktu
GRI 402: Labor/Management 402-1 Periode pemberitahuan minimum terkait perubahan 61
Relations 2016 operasional
GRI 403: Kesehatan dan Keselamatan 403-1 Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja 68
Kerja 2018 403-3 Layanan Kesehatan Kerja 68
403-4 Partisipasi, Konsultan, dan Komunikasi Pekerja pada Kesehatan 69
dan Keselamatan Kerja
403-5 Pelatihan bagi pekerja mengenai keselamatan dan kesehatan kerja 69
403-6 Peningkatan kualitas kesehatan pekerja 68, 69
403-7 Pencegahan dan Mitigasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja 68
yang Berdampak Langsung dalam Hubungan Bisnis
403-9 Kecelakaan kerja 69
GRI 404: Pendidikan dan Pelatihan 404-1 Rata-Rata Jam Pelatihan Per Tahun Per Karyawan 65
2016 404-2 Program untuk Meningkatkan Keterampilan Karyawan dan 64
Program Bantuan Peralihan
404-3 Persentase Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin Terhadap 65
Kinerja dan Pengembangan Karier
GRI 405: Keberagaman dan 405-1 Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan Karyawan 31, 57
Kesetaraan Kesempatan 2016
405-2 Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan Dibandingkan Laki- 58
Laki
GRI 408: Tenaga Kerja Anak 2016 408-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden 59
pekerja anak
GRI 409: Kerja Paksa atau Kerja 409-1 Operasi dan pemasok yang berisiko signifikan terhadap insiden 59
Wajib 2016 pekerja kerja paksa atau wajib kerja
GRI 413: Masyarakat Lokal 2016 413-1 Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal, Penilaian Dampak 70, 71, 77
dan Program Pengembangan
GRI 417: Pemasaran dan Pelabelan 417-1 Persyaratan untuk informasi dan pelabelan produk dan layanan 49
2016 417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait informasi dan pelabelan produk 49
dan layanan
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi pemasaran 49
GRI 418: Privasi Pelanggan 2016 418-1 Pengaduan yang berdasar mengenai pelanggaran terhadap 50, 51
privasi pelanggan dan hilangnya data pelanggan | Substantiated
complaints concerning breaches of customer privacy and losses of
customer data
LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk 95
Page 98
Lembar
Umpan Balik
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menerbitkan Laporan Keberlanjutan untuk memberikan gambaran atas kinerja keberlanjutan
dan penerapan keuangan berkelanjutan kepada pemangku kepentingan. Kami mengharapkan masukan, kritik dan saran dari Bapak/
Ibu/Saudara setelah membaca Laporan Keberlanjutan ini dengan mengirim email atau mengirim formulir ini melalui pos.
PROFIL ANDA
Nama (bila berkenan) : ........................................................................................................................................................................................
Institusi/Perusahaan : ........................................................................................................................................................................................
Surel : ........................................................................................................................................................................................
Telp/Hp : ........................................................................................................................................................................................
KELOMPOK PEMANGKU KEPENTINGAN
Pemegang saham dan investor
Pelanggan
Karyawan
Pemerintah
Media
Mitra usaha
Masyarakat dan komunitas
Lain-lain, mohon sebutkan:
..........................................................................
MOHON PILIH JAWABAN BERIKUT YANG PALING SESUAI DENGAN PERTANYAAN DI BAWAH.
YA TIDAK
1. Laporan ini mudah dimengerti.
2. Laporan ini bermanfaat bagi Anda.
3. Laporan ini sudah memaparkan kinerja keberlanjutan secara jelas.
4. Laporan ini sudah mengungkapkan topik-topik material yang relevan bagi Perusahaan.
TERIMA KASIH ATAS PARTISIPASI ANDA.
MOHON AGAR LEMBAR UMPAN BALIK INI DIKIRIMKAN KEMBALI KE ALAMAT:
Sekretaris Perusahaan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)
Head Office
Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No. 27
Kelurahan Karet Semanggi,
Kecamatan Setiabudi,
Jakarta Selatan 12930
96 PT BANK SYARIAH INDONESIA Tbk LAPORAN KEBERLANJUTAN 2023
Page 99
Page 100
L APO R A N
KE B E R LA NJ UTAN 2023
Silakan memindai Kode QR
berikut untuk mengunduh
Laporan Keberlanjutan ini
www.bankbsi.co.id
BSI Call 14040
Kantor Pusat
Gedung The Tower
Jl. Gatot Subroto No. 27
Kelurahan Karet Semanggi,
Kecamatan Setiabudi,
Jakarta Selatan 12930
Names mentioned 43 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Sambutan
· Direktur Utama
p.2
unresolved
org
Bank Syariah
p.5 ×3
unresolved
org
Bank Category
p.9
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.9 ×3
unresolved
person
Gunawan Arif Hartoyo
p.9
unresolved
org
Bank Category Sustainability Category
p.9
unresolved
org
Bank Umum Berdasarkan Prinsip Syariah Sektor
p.14
unresolved
org
Bank Indonesia
p.15 ×8
unresolved
org
PT BRI
p.16
unresolved
org
Syariah Tbk
p.16
unresolved
org
PT Bank Syariah Mandiri
p.16
unresolved
org
PT BNI Syariah
p.16
unresolved
org
Bank Syariah Terkemuka
p.19
unresolved
person
Forum Komunikasi
· Direktur
p.21
unresolved
org
Bank Agen Penjual Efek Reksa Dana Indonesia
p.21
unresolved
org
Syariah Indonesia Tbk
p.24
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.31 ×4
unresolved
org
Departemen Sustainable
p.40
unresolved
org
Kementerian Komunikasi
p.52
unresolved
org
Bank Indonesia. Mobile Banking
p.54
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga Keuangan
p.64
unresolved
org
Bank Syariah Indonesia. Jumlah Peserta Serikat Pekerja
p.69
unresolved
org
Yayasan Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat
p.72
unresolved
org
Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat
p.72
unresolved
org
Yayasan BSMU
p.72
unresolved
org
Amil Zakat Nasional Republik Indonesia
p.72
unresolved
org
PT Superintending
p.76
unresolved
org
PT Perkebunan Nusantara III
p.76
unresolved
org
PT Danareksa. BSI Maslahat Gelar Literasi Ekonomi Syariah
p.76
unresolved
org
PT. Moores Rowland Indonesia
p.92 ×2
unresolved
org
Tata Kelola dan Karyawan
p.97
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.