Skip to content
Back to announcement

20240416_ARCI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31626365_lamp2.pdf

Other Text extracted ARCI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1 OCR 0.936
4 , PT Archi Indonesia Tbk.

Nomor : 0032/ARCHI/4/2024/G Jakarta, 16 April 2024

Kepada Yth.

Dewan Komisioner

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Gedung Soemitro Djojohadikusumo
Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4
Jakarta 10710

up. 1 Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal
Perihal : Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material PT Archi Indonesia Tbk.

Dengan hormat,

Sehubungan dengan kewajiban pelaporan sebagaimana dipersyaratkan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material oleh Emiten
atau Perusahaan Publik serta Keputusan Direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor Kep-306/BEJ/07-2004
khususnya Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, Kami, PT Archi Indonesia
Tbk. (“Perseroan”) dengan ini bermaksud untuk menyampaikan Informasi khususnya Fakta Material
sebagai berikut:

Nama Emiten atau Perusahaan Publik : PT Archi Indonesia Tbk.

Bidang Usaha : Perusahaan holding di bidang pertambangan mineral
Telepon 1 462 21 576 1719
Faksimili 1462 21576 1720
Alamat surat elektronik (e-mail) 1 corsec@archimining.com
Tanggal Kejadian 7 April 2024

1.

2. | Jenis Informasi atau Fakta Material | Informasi atau Fakta Material lainnya

3. | Uraian Informasi atau Fakta Material | Pada tanggal 6 — 7 April 2024, terjadi cuaca ekstrim hujan
lebat tidak biasa di wilayah Kabupaten Minahasa Utara
(“Minut”) dan Kota Bitung (“Bitung”) Propinsi Sulawesi Utara
selama lebih dari 24 jam yang telah menyebabkan bencana
alam banjir dan tanah longsor di berbagai titik. Sehubungan
dengan kejadian tersebut Pemerintah Minut dan Pemerintah
Bitung telah menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
sejak tanggal 7 April 2024.

Cuaca ekstrim hujan lebat tidak biasa tersebut juga
berdampak langsung terhadap lokasi Kontrak Karya Entitas
Anak Perseroan, PT Meares Soputan Mining (“MSM”) dan
PT Tambang Tondano Nusajaya (“TTN”) yang
mengakibatkan bencana alam banjir dan tanah longsor
disalah satu pit milik MSM dan TTN. Saat ini kegiatan
penambangan di pit tersebut telah dihentikan sementara
waktu.

Sampai dengan Keterbukaan Informasi ini disampaikan,
MSM dan TTN telah menyampaikan informasi dan
berkoordinasi — dengan pihak-pihak terkait — untuk
menanggulangi dampak dari kerusakan tersebut dan
melakukan tindakan lebih lanjut yang diperlukan.

Perseroan juga menyampaikan bahwa kejadian tersebut
tidak mengakibatkan adanya korban jiwa atau luka.

Rajawali Place, 27" Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B/4
Kel. Setiabudi, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan, 12910
P:462 21 576 1719
Page 2 OCR 0.935
4 “ PT Archi Indonesia Tbk.

4. | Dampak kejadian, informasi atau | Kejadian tersebut berpotensi menghambat aktivitas
fakta material tersebut terhadap | penambangan di pit terkait serta arus kas Perseroan selama
kegiatan operasional, — hukum, | proses perbaikan.

kondisi keuangan, atau
kelangsungan usaha Emiten atau | Peristiwa ini tidak berdampak kepada pit lainnya yang dimiliki
Perusahaan Publik oleh MSM dan TTN, sehingga proses produksi di pit lainnya
dapat terus berjalan secara normal.
5. | Keterangan lain-lain Perseroan akan mengambil langkah-langkah strategis untuk

mengurangi dampak peristiwa bencana alam banjir dan
tanah longsor tersebut.

Demikian kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

Rajawali Place, 27" Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B/4
Kel. Setiabudi, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan, 12910
P:-46221 576 1719

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.11 MB
Published16 Apr 2024
Pages2
Characters3,416
Text sourceOCR
OCR confidence0.936

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Archi Indonesia Tbk. p.1 ×14
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1 ×2
unresolved org PT Meares Soputan Mining p.1
unresolved org PT Tambang Tondano Nusajaya p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result