Back to announcement
PT Harapan Duta Pertiwi Tbk 31 Des 2023 - Final.pdf
Financial statement Text extracted HOPESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 50
Page 1
V160622
PT HARAPAN DUTA PERTIWI Tbk
DAN ENTITAS ANAK
Laporan Keuangan Konsolidasian
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal
31 Desember 2023 dan 2022
Beserta
Laporan Auditor Independen
Page 2
DAFTAR ISI
Halaman
Surat pernyataan direksi
Laporan auditor independen
Laporan posisi keuangan konsolidasian 1-3
Laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian 4-5
Laporan perubahan ekuitas konsolidasian 6
Laporan arus kas konsolidasian 7-8
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian 9 - 43
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
ASET
ASET LANCAR
Kas 2b,4 91.527.902 139.412.416
Piutang usaha - neto 5
Pihak ketiga 4.215.261.428 15.838.893.993
Persediaan 2c,6 45.220.505.461 47.213.170.324
Pajak dibayar dimuka 2h,12a 89.559.004 107.984.776
Uang muka 8 63.460.066.955 50.288.345.715
Biaya dibayar dimuka 2d,7 96.488.232 116.126.667
Total Aset Lancar 113.173.408.982 113.703.933.891
ASET TIDAK LANCAR
Aset pajak tangguhan 2h,13d 4.946.848.778 3.039.309.389
Aset tetap - neto 2e,9 63.811.691.968 66.469.399.218
Aset tidak lancar lainnya 10 37.296.000 213.570.300
Total Aset Tidak Lancar 68.795.836.746 69.722.278.907
TOTAL ASET 181.969.245.728 183.426.212.798
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
1
Page 9
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 15 55.205.670.884 37.240.862.584
Utang usaha
Pihak ketiga 11 4.782.452.115 16.381.256.977
Beban akrual 12 731.547.113 846.746.294
Uang muka penjualan 1.870.829.400 2.737.055.476
Utang pajak 2h,13b 2.267.390.347 2.363.322.144
Liabilitas jangka panjang jatuh tempo
dalam satu tahun
Utang pembiayaan konsumen 14 28.532.052 45.734.744
Total Liabilitas Jangka Pendek 64.886.421.911 59.614.978.219
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian jatuh tempo dalam satu tahun
Utang pembiayaan konsumen 14 29.009.554 91.469.488
Liabilitas imbalan kerja 2g,16 2.004.578.671 1.961.386.763
Total Liabilitas Jangka Panjang 2.033.588.225 2.052.856.251
Total Liabilitas 66.920.010.136 61.667.834.470
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
2
Page 10
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 31 Desember 2023 31 Desember 2022
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp20
dan Rp1.000.000 per saham pada
tanggal 31 Desember 2022 dan 2021
Modal dasar - 5.110.000.000 saham dan
31 Desember 2022 dan 2021
Modal ditempatkan dan disetor penuh -
2.129.167.000 saham pada tanggal
31 Desember 2022 dan 2021 17 42.607.204.020 42.583.340.000
Tambahan modal disetor 2i,13e 83.098.549.342 82.883.773.162
Penghasilan komprehensif lain
Keuntungan (kerugian) dari
pengukuran kembali 1.138.773.340 903.286.229
Kepentingan non pengendali 11.448.913 13.606.419
Saldo laba 18
Belum ditentukan penggunaannya (11.806.740.023) (4.625.627.482)
Total Ekuitas 115.049.235.592 121.758.378.328
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 181.969.245.728 183.426.212.798
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
3
Page 11
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
PENDAPATAN NETO 2f,20 38.903.062.846 87.252.106.212
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2f,21 (33.494.660.103) (72.108.327.976)
LABA BRUTO 5.408.402.743 15.143.778.236
BEBAN USAHA 2f,22 10.689.560.276 11.461.468.973
LABA USAHA (RUGI) (5.281.157.533) 3.682.309.263
PENGHASILAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Penghasilan bunga 2f,24 52.349.911 232.871.220
Beban keuangan 2f,24 (3.928.421.255) (3.868.603.841)
Beban Lain-lain - Neto (3.876.071.344) (3.635.732.621)
LABA (RUGI) SEBELUM MANFAAT
(BEBAN) PAJAK PENGHASILAN (9.157.228.877) 46.576.642
MANFAAT (BEBAN) PAJAK
PENGHASILAN 2h
Kini 13c - -
Tangguhan 13d 1.973.958.830 94.081.822
Beban Pajak Penghasilan - Neto 1.973.958.830 94.081.822
LABA (RUGI) NETO TAHUN BERJALAN (7.183.270.047) 140.658.464
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasikan
lebih lanjut ke laba rugi:
Pengukuran kembali liabilitas
imbalan kerja 17 301.906.553 801.762.940
Pajak penghasilan terkait 2h,14d (66.419.442) (176.387.847)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN -
NETO 235.487.111 625.375.093
LABA (RUGI) KOMPREHENSIF NETO
TAHUN BERJALAN (6.947.782.936) 766.033.557
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
4
Page 12
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
Laba (rugi) neto tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas Induk (7.181.112.541) 137.310.947
Kepentingan nonpengendali (2.157.506) 3.347.517
Total (7.183.270.047) 140.658.464
Laba (rugi) komprehensif tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas Induk (6.945.625.430) 762.686.040
Kepentingan nonpengendali (2.157.506) 3.347.517
Total (6.947.782.936) 766.033.557
LABA (RUGI) NETO PER SAHAM DASAR 2n,19 (3,37) 0,07
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
5
Page 13
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Saldo Laba
Tambahan Penghasilan Telah Ditentukan Belum Ditentukan Kepentingan
Modal Saham Modal Disetor Komprehensif Lain Penggunaannya Penggunaannya Total Nonpengendali Total Ekuitas
Saldo 1 Januari 2022 42.583.340.000 82.883.773.162 277.911.136 - (4.762.938.429) 120.982.085.869 10.258.902 120.992.344.771
Laba (rugi) tahun berjalan - - - - 137.310.947 137.310.947 3.347.517 140.658.464
Laba (rugi) komprehensif -
tahun berjalan - - 625.375.093 - - 625.375.093 - 625.375.093
Saldo 31 Desember 2022 42.583.340.000 82.883.773.162 903.286.229 - (4.625.627.482) 121.744.771.909 13.606.419 121.758.378.328
Laba (rugi) tahun berjalan - - - - (7.181.112.541) (7.181.112.541) (2.157.506) (7.183.270.047)
Peningkatan modal saham 23.864.020 214.776.180 - - - 238.640.200 - 238.640.200
Laba (rugi) komprehensif -
tahun berjalan - - 235.487.111 - - 235.487.111 - 235.487.111
Saldo 31 Desember 2023 42.607.204.020 83.098.549.342 1.138.773.340 - (11.806.740.023) 115.037.786.679 11.448.913 115.049.235.592
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
6
Page 14
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Catatan 2023 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan dari pelanggan 49.660.469.335 83.089.958.300
Pembayaran kepada pemasok (53.924.751.997) (71.417.721.879)
Pembayaran untuk beban operasional (7.750.528.371) (8.438.498.897)
Pembayaran atas beban keuangan (3.928.421.255) (3.868.603.841)
Penerimaan (pengeluaran) kas atas
operasi lainnya (2.087.433.100) (2.258.805.604)
Arus Kas Neto Diperoleh dari
Aktivitas Operasi (18.030.665.388) (2.893.671.921)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Penambahan aset tetap 10 (196.005.000) (213.877.555)
Penerimaan atas pelepasan aset 55.000.000 167.323.798
Arus Kas Neto Digunakan untuk
Aktivitas Investasi (141.005.000) (46.553.757)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Pembayaran utang pembiayaan konsumen 15 (79.662.626) (129.385.356)
Penerimaan utang bank 16 55.205.670.884 149.581.189.170
(Pembayaran) utang bank 16 (37.240.862.584) (149.235.124.322)
Penambahan modal saham 238.640.200 -
Arus Kas Neto Diperoleh dari
(Digunakan untuk) Aktivitas Pendanaan 18.123.785.874 216.679.492
PENURUNAN NETO KAS
DAN CERUKAN (47.884.514) (2.723.546.186)
KAS DAN CERUKAN PADA AWAL TAHUN 139.412.416 (6.310.139.892)
KAS DAN CERUKAN PADA AKHIR TAHUN 91.527.902 (9.033.686.078)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
7
Page 15
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Kas dan cerukan terdiri dari:
2023 2022
Kas (Catatan 4) 91.527.902 139.412.416
Cerukan (Catatan 16) - (9.173.098.494)
91.527.902 (9.033.686.078)
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.
8
Page 16
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM
a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (“Perusahaan”) berkedudukan di Jakarta didirikan berdasarkan Akta
Nomor 3 tanggal 26 Januari 2005 di hadapan Notaris Sylvia Irawati, Sarjana Hukum, Notaris di
Tangerang, dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan Nomor C-07358 HT.01.01.TH.2005 Tanggal 18 Maret 2005, serta
telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 60 tanggal 29 Juli 2005.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta
Notaris Nomor 40 tanggal 21 Juni 2023 dari Notaris Rini Yulianti, Sarjana Hukum, Notaris di Jakarta
mengenai perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan. Akta perubahan ini telah disetujui oleh Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0120397.
AH.01.11. tahun 2023 tanggal 27 Juni 2023.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, maksud dan tujuan Perusahaan adalah untuk
berusaha dalam bidang pengangkutan dan pergudangan, aktivitas penyewaan dan sewa guna tanpa
hak opsi dan perdagangan besar atau eceran. Saat ini Perusahaan bergerak dalam bidang industri
karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan industry trailer dan semi trailer.
Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2005.
Pemegang saham pengendali Perusahaan adalah keluarga Ibu Then Lie Hwa.
Perusahaan berdomisili di Jalan Raya Serang Km 18,8 Kawasan Industri Purati Kencana Alam
Sukanegara, Cikupa, Tangerang.
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan
Pada tanggal 7 Mei 2021, Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan
(OJK) dengan suratnya No. S-61/D.04/2021 untuk melakukan Penawaran Umum atas 851.667.000
saham dengan nilai nominal Rp20 per saham dengan harga penawaran Rp118 per saham dan
425.833.500 Waran Seri I dengan harga pelaksanaan Rp200 per saham yang menyertai saham biasa
atas nama. Waran Seri I yang diterbitkan mempunyai jangka waktu pelaksanaan selama 2,5 tahun
yang berlaku mulai tanggal 24 November 2021 sampai dengan 23 Mei 2024.
Pada tanggal 24 Mei 2021, saham-saham tersebut telah dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
9
Page 17
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
c. Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah
sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Dewan Komisaris
Komisaris Utama Lo Khie Pong Lo Khie Pong
Komisaris Independen Sihol Siagian, S.H Sihol Siagian, S.H
Direksi
Direktur Utama Kevin Jong Kevin Jong
Direktur Rusli Djuhana Rusli Djuhana
Direktur Nathan Octavian Wangsadirja Nathan Octavian Wangsadirja
Direktur Adrianus Eka Putra Adrianus Eka Putra
Direktur Muhammad Sukri -
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Perusahaan telah memperkerjakan masing-masing sekitar
63 dan 64 karyawan tetap (tidak diaudit).
d. Komite Audit
Berdasarkan surat keputusan Dewan Komisaris No.010/HDP/DIR/XII/2020 tanggal 17 Desember 2020,
susunan dewan komite audit adalah sebagai berikut:
Ketua komite : Sihol Siagian
Anggota : Boma Indra Adiwardana
Anggota : Dimas Raditya
e. Audit Internal
Berdasarkan surat keputusan Direksi No.012/HDP/DIR/XII/2020 tanggal 17 Desember 2020,
manajemen Perusahaan telah mengangkat Dian Handoko sebagai ketua merangkap anggota audit
internal Perusahaan.
f. Sekretaris Perusahaan
Berdasarkan surat keputusan Direksi No.011/HDP/DIR/XII/2020 tanggal 17 Desember 2020,
manajemen Perusahaan telah mengangkat Rista Widya Saputri sebagai Sekretaris Perusahaan.
10
Page 18
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
1. UMUM (Lanjutan)
g. Entitas Anak
PT Harapan Energi Konstruksi “HEK” berkedudukan di Kabupaten Tangerang didirikan berdasarkan
Akta Notaris No. 30 Tanggal 5 Juli 2021 dihadapan Yunita Aristina, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta
Utara dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik
Indonesia dengan Surat Keputusan No. AHU-0043169.AH.01.01.Tahun 2021 Tanggal 5 Juli 2021.
Perusahaan memiliki kepemilikan saham di HEK sebanyak 990 saham dari total 1.000 saham atau
sebesar Rp 990.000.000.
h. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian ini
yang telah disetujui oleh Direktur Perusahaan untuk diterbitkan pada tanggal 5 April 2024.
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL
a. Pernyataan Kepatuhan
Laporan Keuangan konsolidasian Grup telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia yang meliputi Pernyataan dan Interpretasi yang diterbitkan oleh Dewan Standar Akuntansi
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Dewan Standar Akuntansi Syariah Ikatan Akuntan Indonesia
serta peraturan regulator Pasar Modal, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan/Badan Pengawas Pasar
Modal dan Lembaga Keuangan (OJK/Bapepam-LK) No.VIII.G.7 tentang Penyajian dan Pengungkapan
Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik.
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Dasar pengukuran dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus
kas, adalah dasar akrual. Mata uang penyajian yang digunakan untuk penyusunan laporan keuangan
konsolidasian adalah mata uang Rupiah. Laporan keuangan konsolidasian disusun berdasarkan nilai
historis (historical cost), kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan pengukuran lain
sebagaimana diuraikan dalam kebijakan akuntansi tiap-tiap akun tersebut.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan menggunakan metode langsung, dan dikelompokkan
ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah mata
uang Rupiah (Rp), yang juga merupakan mata uang fungsional Perusahaan dan Entitas Anak.
Berikut ini adalah amandemen standar yang akan berlaku efektif untuk tahun buku yang dimulai pada
atau setelah tanggal 1 Januari 2023 namun tidak berdampak terhadap laporan keuangan konsolidasian
adalah sebagai berikut:
Amandemen PSAK No. 1, “Penyajian Laporan Keuangan” tentang liabilitas diklasifikasikan sebagai
jangka pendek atau jangka Panjang, serta pengungkapan kebijakan akuntansi.
11
Page 19
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Amandemen PSAK No. 16, “Aset Tetap”.
Amendemen PSAK No. 25, “Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan”
tentang definisi estimasi akuntansi.
Amendemen PSAK No. 46, “Pajak Penghasilan” tentang pajak tangguhan terkait aset dan liabilitas
yang timbul dari transaksi tunggal.
c. Dasar Konsolidasian
Grup menerapkan PSAK No. 65 “Laporan Keuangan Konsolidasian”. Laporan keuangan konsolidasian
menggabungkan seluruh Entitas Anak yang dikendalikan oleh Perusahaan. Pengendalian diperoleh
ketika Perusahaan (investor) terekspos atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya
dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui
kekuasaannya atas investee.
Dengan demikian, investor mengendalikan investee jika, dan hanya jika, investor memiliki seluruh hal
berikut ini:
(a) kekuasaan atas investee;
(b) eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee; dan
(c) kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi jumlah imbal
hasil investor.
Konsolidasi atas investee dimulai sejak tanggal investor memperoleh pengendalian atas investee dan
berakhir ketika investor kehilangan pengendalian atas investee.
Kepentingan nonpengendali mencerminkan bagian atas laba rugi dan aset neto yang tidak
diatribusikan kepada entitas induk dan disajikan secara terpisah dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian,
dipisahkan dari ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas induk.
Seluruh penghasilan komprehensif diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan
nonpengendali bahkan jika hal ini mengakibatkan kepentingan nonpengendali mempunyai saldo defisit.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan
hilangnya pengendalian dicatat sebagai transaksi ekuitas, dimana jumlah tercatat kepentingan
pengendali dan nonpengendali disesuaikan untuk mencerminkan perubahan bagian relatifnya atas
entitas anak. Perbedaan antara jumlah kepentingan nonpengendali disesuaikan dan nilai wajar imbalan
yang diberikan atau diterima diakui secara langsung dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik
entitas induk.
Seluruh saldo akun dan transaksi yang material antar entitas yang dikonsolidasi telah dieliminasi.
Jika entitas induk kehilangan pengendalian pada entitas anak, maka entitas induk:
(a) menghentikan pengakuan aset (termasuk setiap goodwill) dan liabilitas entitas anak terdahulu dari
laporan posisi keuangan konsolidasian.
12
Page 20
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
(b) mengakui sisa investasi pada entitas anak terdahulu pada nilai wajarnya pada tanggal hilangnya
pengendalian, dan selanjutnya mencatat sisa investasi tersebut dan setiap jumlah terutang oleh
atau kepada entitas anak terdahulu. Nilai wajar tersebut dianggap sebagai nilai wajar pada saat
pengakuan awal aset keuangan atau, jika sesuai, biaya perolehan pada saat pengakuan awal
investasi pada entitas asosiasi.
(c) mengakui keuntungan atau kerugian terkait dengan hilangnya pengendalian yang dapat
diatribusikan pada kepentingan pengendali terdahulu.
b. Kas
Kas mencakup saldo kas dan bank yang jatuh tempo dalam jangka waktu tiga bulan atau kurang, dan
tidak digunakan sebagai jaminan atau dibatasi penggunaannya.
c. Persediaan
Grup menerapkan PSAK No. 14 “Persediaan”. Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah
antara biaya perolehan atau nilai realisasi neto (the lower of cost or net realizable value). Biaya
perolehan ditentukan dengan metode rata-rata.
Biaya perolehan barang jadi dan barang dalam penyelesaian terdiri dari biaya bahan baku, tenaga
kerja langsung, biaya langsung lainnya dan biaya overhead produksi (berdasarkan kapasitas normal
operasi).
Penyisihan persediaan usang ditentukan berdasarkan hasil penelaahan atas keadaan persediaan pada
akhir periode pelaporan.
d. Beban Dibayar Dimuka
Beban dibayar dimuka diamortisasi selama masa manfaat masing-masing beban dengan
menggunakan metode garis lurus.
e. Aset Tetap
Grup menerapkan PSAK No. 16 “Aset Tetap”. Perusahaan telah memilih untuk menggunakan model
biaya sebagai kebijakan akuntansi pengukuran aset tetapnya.
Penyusutan dihitung dengan metode garis lurus selama masa manfaat aset. Taksiran masa manfaat
aset tetap adalah sebagai berikut:
Taksiran Masa Manfaat /
Persentase penyusutan
Bangunan 20 tahun / 5%
Peralatan pabrik 8 tahun / 12,5%
Kendaraan 8 tahun / 12,5%
Perlengkapan kantor 4 tahun / 25%
13
Page 21
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Manajemen menelaah masa manfaat aset, metode penyusutan dan nilai sisa ditelaah dan disesuaikan,
jika diperlukan, pada setiap akhir periode pelaporan.
Aset dalam pembangunan dinyatakan sebesar biaya perolehan dan disajikan sebagai bagian dari “Aset
Tetap” dalam laporan posisi keuangan. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masing-
masing akun aset tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap
digunakan.
Beban perbaikan dan pemeliharaan dibebankan pada laba rugi pada saat terjadinya; biaya
penggantian atau inspeksi yang signifikan dikapitalisasi pada saat terjadinya dan jika besar
kemungkinan manfaat ekonomis di masa depan berkenaan dengan aset tersebut akan mengalir ke
Perusahaan, dan biaya perolehan aset dapat diukur secara andal. Aset tetap dihentikan pengakuannya
pada saat dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari
penggunaan atau pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan
aset dimasukkan dalam laba rugi pada periode aset tersebut dihentikan pengakuannya.
f. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Grup mengakui pendapatan sesuai dengan PSAK No. 72, “Pendapatan dari Kontrak dengan
Pelanggan”, dengan melakukan analisa transaksi melalui metode lima langkah pengakuan pendapatan
sebagai berikut:
1) Mengidentifikasi kontrak dengan pelanggan, dimana Grup mencatat kontrak dengan pelanggan
hanya jika seluruh kriteria berikut terpenuhi:
Kontrak telah disetujui oleh para pihak dalam kontrak.
Grup dapat mengidentifikasi hak dari para pihak dan jangka waktu pembayaran atas barang
yang akan dialihkan.
Kontrak memiliki substansi komersial.
Kemungkinan besar Grup akan menerima imbalan atas barang yang dialihkan.
2) Mengidentifikasi kewajiban pelaksanaan dalam kontrak.
3) Menentukan harga transaksi.
4) Mengalokasikan harga transaksi pada setiap kewajiban pelaksanaan.
5) Mengakui pendapatan ketika kewajiban pelaksanaan telah dipenuhi (pada suatu waktu tertentu
atau sepanjang waktu).
Beban diakui pada saat terjadinya (basis akrual).
g. Imbalan Kerja
Grup menentukan liabilitas imbalan pascakerja sesuai dengan Undang-undang Ketenagakerjaan
No. 13/2003 (“Undang-Undang”) tanggal 25 Maret 2003. PSAK No. 24 mensyaratkan entitas
menggunakan metode “Projected Unit Credit” untuk menentukan nilai kini kewajiban imbalan pasti,
biaya jasa kini terkait, dan biaya jasa lalu.
14
Page 22
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Ketika entitas memiliki surplus dalam program imbalan pasti, maka entitas mengukur aset imbalan pasti
pada jumlah yang lebih rendah antara surplus program imbalan pasti dan batas atas aset yang
ditentukan dengan menggunakan tingkat diskonto.
Pengukuran kembali terdiri atas keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil atas aset dana pensiun
(tidak termasuk bunga bersih) diakui langsung melalui penghasilan komprehensif lain dengan tujuan
agar aset atau kewajiban pensiun bersih diakui dalam laporan posisi keuangan untuk mencerminkan
nilai penuh dari defisit dan surplus dana pensiun. Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi
pada periode berikutnya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui pada saat yang lebih dulu antara ketika amandemen atau kurtailmen
terjadi dan ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya,
biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi dapat ditangguhkan dan diakui selama periode vesting
masa depan.
h. Pajak Penghasilan
Beban pajak kini ditetapkan berdasarkan taksiran laba kena pajak periode berjalan.
Pajak penghasilan dalam laba rugi periode berjalan terdiri dari pajak kini dan tangguhan. Pajak
penghasilan diakui dalam laba rugi, kecuali untuk transaksi yang berhubungan dengan transaksi yang
diakui langsung dalam ekuitas atau penghasilan komprehensif lain, dalam hal ini diakui dalam ekuitas
atau penghasilan komprehensif lain.
Aset pajak kini dan liabilitas pajak kini dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas memiliki hak
yang dapat dipaksakan secara hukum untuk melakukan saling hapus jumlah yang diakui; dan memiliki
intensi untuk menyelesaikan dengan dasar neto, atau merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas
secara bersamaan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas perbedaan temporer antara aset dan liabilitas untuk
tujuan komersial dan tujuan perpajakan setiap tanggal pelaporan. Aset pajak tangguhan diakui untuk
seluruh perbedaan temporer yang boleh dikurangkan sepanjang besar kemungkinan perbedaan
temporer yang boleh dikurangkan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak
pada masa yang akan datang. Manfaat pajak di masa mendatang, seperti saldo rugi fiskal yang belum
digunakan, diakui sejauh besar kemungkinan realisasi atas manfaat pajak tersebut.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur pada tarif pajak yang diharapkan akan digunakan pada
periode ketika aset direalisasi atau ketika liabilitas dilunasi berdasarkan tarif pajak (dan peraturan
perpajakan) yang berlaku atau secara substansial telah diberlakukan pada akhir periode pelaporan.
Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan dilakukan saling hapus jika, dan hanya jika, entitas
memiliki hak secara hukum untuk saling hapus aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, dan aset
pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang dikenakan oleh
otoritas perpajakan atas entitas kena pajak, yang sama atau entitas kena pajak berbeda yang
bermaksud untuk memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan dasar neto, atau merealisasikan
aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada setiap periode masa depan yang mana
jumlah signifikan atas aset atau liabilitas pajak tangguhan diharapkan diselesaikan atau dipulihkan.
15
Page 23
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan diakui pada saat penetapan pajak diterima dan/atau, jika
Perusahaan mengajukan keberatan dan/atau banding, pada saat keputusan atas keberatan dan/atau
banding telah ditetapkan.
Pajak Penghasilan Final
Beban pajak penghasilan final diakui secara proporsional dengan jumlah pendapatan menurut
akuntansi yang diakui selama periode berjalan. Selisih antara jumlah pajak penghasilan final yang
dibayar dengan jumlah yang dibebankan pada penghitungan laba atau rugi tahun berjalan, diakui
sebagai pajak dibayar di muka atau utang pajak.
Jika penghasilan telah dikenakan pajak penghasilan final, perbedaan antara nilai tercatat aset dan
liabilitas dengan dasar pengenaan pajaknya tidak diakui sebagai aset atau liabilitas pajak tangguhan.
i. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
Perusahaan menerapkan PSAK No. 70, “Akuntansi Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak”, secara
prospektif. Standar ini mengatur perlakuan akuntansi atas aset dan liabilitas pengampunan pajak
sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak (UU Pengampunan
Pajak). Pernyataan ini berlaku efektif sejak tanggal pengesahan UU Pengampunan Pajak.
Perusahaan telah memilih pendekatan opsional terkait dengan pengukuran, penyajian dan
pengungkapan aset dan liabilitas Pengampunan Pajak.
Aset Pengampunan Pajak diukur sebesar biaya perolehan atas aset yang timbul dari Pengampunan
Pajak berdasarkan Surat Keterangan Pengampunan Pajak (“Surat Keterangan”). Liabilitas
Pengampunan Pajak diukur sebesar kewajiban kontraktual untuk menyerahkan kas atau setara kas
untuk menyelesaikan kewajiban yang berkaitan langsung dengan perolehan aset Pengampunan Pajak.
Perusahaan mengakui selisih antara aset Pengampunan Pajak dan liabilitas Pengampunan Pajak di
ekuitas dalam akun “Tambahan Modal Disetor”. Jumlah tersebut tidak dapat diakui sebagai laba rugi
direalisasi maupun direklasifikasi ke saldo laba. Uang tebusan yang dibayarkan diakui dalam laba rugi
pada periode Surat Keterangan disampaikan.
Setelah pengukuran awal, Perusahaan mengukur aset dan liabilitas Pengampunan Pajaknya mengacu
pada SAK yang relevan. Selanjutnya, entitas diperkenankan, namun tidak disyaratkan untuk mengukur
kembali aset dan liabilitas Pengampunan Pajak berdasarkan nilai wajar sesuai dengan SAK yang
relevan pada tanggal Surat Keterangan.
Selisih pengukuran kembali antara nilai wajar pada tanggal Surat Keterangan dengan biaya perolehan
aset dan liabilitas Pengampunan Pajak yang telah diakui sebelumnya disesuaikan dalam saldo
tambahan modal disetor.
16
Page 24
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
j. Instrumen Keuangan
Perusahaan menerapkan PSAK No. 71 “Instrumen Keuangan”. Perusahaan mengakui aset dan
liabilitas keuangan dalam laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika, Perusahaan menjadi salah satu
pihak dalam ketentuan kontraktual instrumen keuangan tersebut.
1. Aset Keuangan
Perusahaan mengklasifikasikan aset keuangan dalam kategori berikut ini:
diukur pada biaya perolehan diamortisasi; dan
diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain atau diukur melalui laba rugi.
Klasifikasi ini tergantung pada model bisnis Perusahaan dan persyaratan kontraktual arus kas.
a) Aset keuangan diukur pada biaya perolehan diamortisasi
Klasifikasi ini berlaku untuk instrumen utang yang dikelola dalam model bisnis dimiliki untuk
mendapatkan arus kas dan memiliki arus kas yang memenuhi kriteria “semata-mata dari
pembayaran pokok dan bunga”.
Pada pengakuan awal, piutang usaha yang tidak memiliki komponen pendanaan yang
signifikan, diakui sebesar harga transaksi. Aset keuangan lainnya awalnya diakui sebesar nilai
wajar dikurangi biaya transaksi yang terkait. Aset keuangan ini selanjutnya diukur sebesar
biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau
kerugian pada penghentian atau modifikasi aset keuangan yang dicatat pada biaya perolehan
diamortisasi diakui pada laba rugi.
b) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini:
(i) Instrumen utang yang dikelola dengan model bisnis yang bertujuan untuk memiliki aset
keuangan dalam rangka mendapatkan arus kas kontraktual dan menjual dan dimana arus
kasnya memenuhi kriteria “semata-mata dari pembayaran pokok dan bunga”.
Perubahan nilai wajar aset keuangan ini dicatat pada penghasilan komprehensif lain,
kecuali pengakuan keuntungan atau kerugian penurunan nilai, penghasilan bunga
(termasuk biaya transaksi menggunakan metode suku bunga efektif), keuntungan atau
kerugian yang timbul dari penghentian pengakuan, serta keuntungan atau kerugian dari
selisih kurs diakui pada laba rugi.
Ketika aset keuangan dihentikan pengakuannya, keuntungan atau kerugian nilai wajar
kumulatif yang sebelumnya diakui pada penghasilan komprehensif lain direklasifikasi pada
laba rugi.
17
Page 25
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
(ii) Investasi ekuitas dimana Perusahaan telah memilih secara takterbatalkan untuk menyajikan
keuntungan dan kerugian nilai wajar dari revaluasi pada penghasilan komprehensif lain.
Pilihan dapat didasarkan pada investasi individu, namun, tidak berlaku pada investasi
ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dari
revaluasi investasi ekuitas, termasuk komponen selisih kurs, diakui pada penghasilan
komprehensif lain. Ketika investasi ekuitas dihentikan pengakuannya, keuntungan atau
kerugian nilai wajar yang sebelumnya diakui dalam penghasilan komprehensif lain tidak
direklasifikasi pada laba rugi. Deviden diakui pada laba rugi ketika hak untuk menerima
pembayaran telah ditetapkan.
c) Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
Klasifikasi ini berlaku untuk aset keuangan berikut ini, dimana dalam semua kasus, biaya
transaksi dibebankan pada laba rugi:
(i) Instrumen utang yang tidak memiliki kriteria biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain. Keuntungan atau kerugian nilai wajar selanjutnya
akan dicatat pada laba rugi.
(ii) Investasi ekuitas yang dimiliki untuk diperdagangkan atau dimana pilihan penghasilan
komprehensif lain tidak berlaku. Keuntungan atau kerugian nilai wajar dan penghasilan
dividen terkait diakui pada laba rugi.
Aset keuangan dihentikan pengakuannya ketika hak kontraktual atas arus kas dari aset keuangan
tersebut telah berakhir atau telah ditransfer dan Perusahaan telah mentransfer secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset. Pada saat penghentian pengakuan aset
keuangan, selisih antara jumlah tercatat dengan imbalan yang diterima diakui dalam laba rugi.
Penurunan Nilai Aset Keuangan
Penelaahan kerugian kredit ekspektasian masa depan diharuskan untuk: instrumen utang yang
diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain, piutang sewa dan piutang usaha yang tidak memberi hak tanpa syarat untuk
menerima imbalan.
Perusahaan mengakui provisi atas kerugian penurunan nilai untuk kerugian kredit ekspektasian
atas aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi. Provisi atas kerugian
penurunan nilai piutang usaha diukur dengan jumlah yang sama dengan kerugian kredit
ekspektasian sepanjang umurnya. Kerugian kredit ekspektasian sepanjang umurnya adalah
kerugian kredit ekspektasian yang dihasilkan dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar
sepanjang umur yang diharapkan dari suatu instrumen keuangan.
18
Page 26
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
Ketika menentukan apakah risiko kredit dari suatu aset keuangan telah meningkat secara signifikan
sejak pengakuan awal dan ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian, Perusahaan
mempertimbangkan informasi relevan yang wajar dan dapat dibuktikan dan tersedia tanpa biaya
atau usaha yang tidak semestinya. Ini mencakup informasi dan analisis kuantitatif dan kualitatif,
berdasarkan pengalaman historis Perusahaan dan penilaian kredit dan termasuk informasi masa
depan.
Perusahaan menganggap aset keuangan gagal bayar ketika pelanggan tidak mampu membayar
kewajiban kreditnya kepada Perusahaan secara penuh. Periode maksimum yang dipertimbangkan
ketika memperkirakan kerugian kredit ekspektasian adalah periode maksimum kontrak dimana
Perusahaan terekspos terhadap risiko kredit.
Kerugian kredit ekspektasian adalah perkiraan probabilitas-tertimbang dari kerugian kredit.
Kerugian kredit diukur sebagai nilai sekarang dari semua kekurangan penerimaan kas (yaitu
perbedaan antara arus kas terutang dari suatu entitas berdasarkan kontrak dan arus kas yang
Perusahaan harapkan untuk diterima). Kerugian kredit ekspektasian didiskontokan pada tingkat
bunga efektif dari aset keuangan tersebut.
2. Liabilitas Keuangan
Pada saat pengakuan awal, Perusahaan mengukur liabilitas keuangan pada nilai wajar ditambah
atau dikurangi, biaya transaksi yang terkait langsung dengan perolehan atau penerbitan liabilitas
keuangan. Perusahaan mengklasifikasikan semua liabilitas keuangannya ke dalam kategori
liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi.
Setelah pengakuan awal, liabilitas keuangan selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. Keuntungan atau kerugian diakui dalam laba
rugi ketika liabilitas keuangan tersebut dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai,
dan melalui proses amortisasi.
Perusahaan mengeluarkan liabilitas keuangan dari laporan posisi keuangan jika, dan hanya jika,
kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa. Selisih
antara jumlah tercatat liabilitas keuangan yang berakhir atau yang dialihkan ke pihak lain, dan
imbalan yang dibayarkan, termasuk aset nonkas yang dialihkan atau liabilitas yang ditanggung
diakui dalam laba rugi.
3. Saling Hapus Instrumen Keuangan
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan dalam laporan
posisi keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki hak yang berkekuatan hukum untuk
melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dan terdapat niat untuk menyelesaikannya
secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara simultan.
19
Page 27
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
k. Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Aset yang memiliki masa manfaat yang tidak terbatas tidak diamortisasi namun diuji penurunan nilainya
setiap tahun, atau lebih sering apabila terdapat peristiwa atau perubahan pada kondisi yang
mengindikasikan kemungkinan penurunan nilai. Aset yang tidak diamortisasi diuji ketika terdapat
indikasi bahwa nilai tercatatnya mungkin tidak dapat dipulihkan. Penurunan nilai diakui jika nilai tercatat
aset melebihi jumlah terpulihkan. Jumlah terpulihkan adalah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset
dikurangi biaya untuk menjual dan nilai pakai aset. Dalam menentukan penurunan nilai, aset
dikelompokkan pada tingkat yang paling rendah dimana terdapat arus kas - yang dapat diidentifikasi
(unit penghasil kas). Aset non keuangan yang mengalami penurunan nilai diuji setiap tanggal pelaporan
untuk menentukan apakah terdapat kemungkinan pemulihan penurunan nilai.
Pemulihan rugi penurunan nilai, diakui jika, dan hanya jika, terdapat perubahan estimasi yang
digunakan dalam menentukan jumlah terpulihkan aset sejak pengujian penurunan nilai terakhir kali.
Pemulihan rugi penurunan nilai tersebut diakui segera dalam laba rugi, kecuali aset yang diukur
dengan menggunakan model revaluasi yang diperlukan oleh PSAK yang lain.
l. Provisi dan Kontinjensi
Provisi diakui jika Perusahaan memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif)
yang akibat peristiwa masa lalu, besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut
mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal
mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan
besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan.
Aset dan liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam Laporan Keuangan Konsolidasian. Liabilitas kontinjensi
diungkapkan dalam Laporan Keuangan Konsolidasian, kecuali arus keluar sumber daya yang
mengandung manfaat ekonomi kemungkinannya kecil. Aset kontinjensi diungkapkan dalam Laporan
Keuangan Konsolidasian, jika terdapat kemungkinan besar arus masuk manfaat ekonomis akan
diperoleh.
m. Informasi Segmen
Perusahaan mengungkapkan informasi yang memungkinkan pengguna Laporan Keuangan
Konsolidasian untuk mengevaluasi sifat dan dampak keuangan dari aktivitas bisnis dan menggunakan
“pendekatan manajemen” dalam menyajikan informasi segmen menggunakan dasar yang sama seperti
halnya pelaporan internal. Segmen operasi dilaporkan dengan cara yang konsisten dengan pelaporan
internal yang disampaikan kepada pengambil keputusan operasional. Dalam hal ini pengambil
keputusan operasional yang mengambil keputusan strategis adalah Direksi.
20
Page 28
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL (Lanjutan)
n. Laba Per Saham Dasar
Perusahaan menerapkan PSAK No. 56 “Laba per Saham”. Laba atau rugi per saham dasar dihitung
dengan membagi laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas,
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang beredar, dalam suatu periode.
o. Transaksi Pihak Berelasi
Perusahaan mengungkapkan transaksi dengan pihak berelasi berdasarkan PSAK No. 7
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”.
Pihak-pihak berelasi adalah orang atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan pelapor.
1) Orang atau anggota keluarga terdekat mempunyai relasi dengan Perusahaan pelapor jika orang
tersebut:
a. Memiliki pengendalian atau pengendalian bersama atas Perusahaan pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas Perusahaan pelapor; atau
c. Personil manajemen kunci Perusahaan pelapor.
2) Suatu Perusahaan berelasi dengan entitas pelapor jika memenuhi salah satu hal berikut:
a. Perusahaan dan Perusahaan pelapor adalah anggota dari kelompok usaha yang sama (artinya
entitas induk, entitas anak, dan entitas anak berikutnya terkait dengan entitas lain).
b. Satu Perusahaan adalah Perusahaan asosiasi atau ventura bersama dari entitas lain (atau
Perusahaan asosiasi atau ventura bersama yang merupakan anggota suatu kelompok usaha,
yang mana Perusahaan lain tersebut adalah anggotanya).
c. Kedua Perusahaan tersebut adalah ventura bersama dari pihak ketiga yang sama.
d. Satu Perusahaan adalah ventura bersama dari Perusahaan ketiga dan entitas yang lain adalah
Perusahaan asosiasi dari Perusahaan ketiga.
e. Perusahaan tersebut adalah suatu program imbalan pasca kerja untuk imbalan kerja dari salah
satu Perusahaan pelapor atau Perusahaan yang terkait dengan Perusahaan pelapor. Jika
Perusahaan pelapor adalah Perusahaan yang menyelenggarakan program tersebut, maka
Perusahaan sponsor juga berelasi dengan Perusahaan pelapor.
f. Perusahaan yang dikendalikan atau dikendalikan bersama oleh orang yang diidentifikasi dalam
angka (i).
g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (i) (a) memiliki pengaruh signifikan atas entitas atau
personil manajemen kunci entitas (atau entitas induk dari entitas).
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas Laporan
Keuangan Konsolidasian.
21
Page 29
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN
Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia mengharuskan manajemen untuk membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah
aset dan liabilitas, pengungkapan nilai aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal Laporan Keuangan
Konsolidasian, serta jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. Estimasi, asumsi dan
pertimbangan akan dievaluasi secara berkelanjutan dan didasarkan pada pengalaman historis dan faktor-
faktor lainnya, termasuk harapan peristiwa di masa mendatang yang memungkinkan.
Perusahaan telah mengidentifikasi kebijakan akuntansi penting berikut ini dimana pertimbangan, estimasi
dan asumsi signifikan telah dibuat dan dimana hasil actual dapat berbeda dari estimasi tersebut
berdasarkan asumsi dan kondisi yang berbeda dan secara material dapat mempengaruhi hasil keuangan
atau posisi keuangan yang dilaporkan di periode mendatang. Rincian lebih lanjut mengenai sifat dari
asumsi-asumsi dan kondisi-kondisi tersebut dapat ditemukan dalam catatan yang relevan atas Laporan
Keuangan Konsolidasian.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan
Perusahaan menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas
keuangan berdasarkan definisi yang ditetapkan PSAK No. 55. Aset dan liabilitas keuangan Perusahaan
diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Perusahaan, seperti diungkapkan pada Catatan 2.
Taksiran nilai realisasi neto persediaan
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.
Nilai realisasi neto untuk persediaan yang telah selesai ditentukan berdasarkan keadaan pasar dan harga
yang tersedia pada tanggal pelaporan dan ditentukan oleh Perusahaan sesuai dengan transaksi pasar
terkini.
Nilai realisasi neto untuk persediaan dalam penyelesaian ditentukan berdasarkan harga pasar pada tanggal
pelaporan untuk persediaan sama yang telah selesai, dikurangi dengan taksiran biaya penyelesaian
konstruksi dan taksiran nilai waktu uang sampai dengan tanggal penyelesaian persediaan.
Menilai jumlah terpulihkan dari aset nonkeuangan
Penyisihan penurunan nilai pasar dan keusangan persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang
tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar,
estimasi biaya penyelesaian dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Provisi dievaluasi kembali
dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi.
Jumlah terpulihkan aset nonkeuangan didasarkan pada estimasi dan asumsi khususnya mengenai prospek
pasar dan arus kas terkait dengan aset. Estimasi arus kas masa depan mencakup perkiraan mengenai
pendapatan masa depan. Setiap perubahan dalam asumsi-asumsi ini mungkin memiliki dampak material
terhadap pengukuran jumlah terpulihkan dan bisa mengakibatkan penyesuaian penyisihan penurunan nilai
yang sudah dibukukan.
22
Page 30
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
3. ESTIMASI DAN PERTIMBANGAN AKUNTANSI YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan)
Menentukan pajak penghasilan
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti sepanjang kegiatan
usaha normal. Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah
akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.
Penyusutan aset tetap
Perusahaan melakukan penelaahan berkala atas masa manfaat aset tetap berdasarkan faktor-faktor
seperti kondisi teknis dan perkembangan teknologi di masa depan.
Perusahaan akan menyesuaikan beban penyusutan jika masa manfaatnya berbeda dari estimasi
sebelumnya atau manajemen akan menghapusbukukan atau melakukan penurunan nilai atas aset yang
secara teknis telah usang atau aset non-strategis yang dihentikan penggunaannya atau dijual.
Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan estimasi
masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap adalah
4-8 tahun. Umur masa manfaat ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri di mana
Perusahaan menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat
mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya biaya penyusutan masa depan
mungkin direvisi.
4. KAS
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Kas 3.434.198 6.910.365
Kas di Bank
PT Bank Panin Tbk 64.292.964 27.543.240
PT Bank Central Asia Tbk 18.202.665 2.409.637
PT Bank Danamon Tbk 2.457.889 -
PT Bank Mayapada 2.330.186 102.549.174
PT Bank Ina Perdana Tbk 810.000 -
Subtotal 88.093.704 132.502.051
Total 91.527.902 139.412.416
Tidak ada kas yang ditempatkan kepada pihak berelasi. Seluruh kas didenominasikan dalam mata uang
Rupiah.
23
Page 31
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
PT Megatradindo Internasional 2.577.470.913 2.577.470.913
PT Lancar Jaya Mitra Abadi 507.603.000 -
PT Hudaya Maju Mandiri 217.500.000 226.500.000
PT Pangeran Putra Perkasa 200.500.000 200.500.000
PT Karya Manunggal Jaya Alam 177.500.000 -
PT Ratu Intan Mining 163.000.000 163.000.000
PT Permata Alam Jaya Utama 130.000.000 -
PT Besar Cipta karya 105.000.000 -
PT Indah Prakasa Sentosa 100.000.000 -
Lain-lain (dibawah Rp100juta) 425.430.878 13.060.166.443
Total - pihak ketiga 4.604.004.791 16.227.637.356
Penyisihan kerugian atas
penurunan nilai piutang usaha (388.743.363) (388.743.363)
Pihak Ketiga - Neto 4.215.261.428 15.838.893.993
Piutang Usaha - Neto 4.215.261.428 15.838.893.993
Rincian piutang usaha berdasarkan kelompok umur adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Belum jatuh tempo 207.903.000 9.683.068.400
Jatuh tempo 30 - 60 hari 471.846.000 2.445.637.340
Jatuh tempo 61 - 90 hari 163.000.000 124.500.000
Jatuh tempo 91 - 120 hari - 1.694.761.126
Jatuh tempo lebih dari 120 hari 3.372.512.427 1.890.927.127
Total 4.215.261.427 15.838.893.993
24
Page 32
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
5. PIUTANG USAHA (Lanjutan)
Mutasi penyisihan kerugian penurunan nilai piutang usaha adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal (388.743.363) (193.981.500)
Penyisihan selama tahun berjalan - (194.761.863)
Saldo Akhir (388.743.363) (388.743.363)
Seluruh piutang usaha didenominasikan dalam mata uang Rupiah.
Berdasarkan hasil penelaahan atas penurunan nilai piutang usaha pada akhir tahun, manajemen
berkeyakinan bahwa cadangan penurunan nilai piutang usaha cukup memadai untuk menutupi
kemungkinan kerugian yang timbul dari tidak tertagihnya piutang usaha.
Piutang usaha Perusahaan digunakan sebagai jaminan fidusia atas fasilitas kredit yang diperoleh
Perusahaan dari PT Bank Ina Perdana Tbk (Catatan 15a).
6. PERSEDIAAN
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Bahan baku 28.084.054.447 27.480.135.319
Bahan pembantu 5.898.381.109 6.062.618.292
Barang dalam proses 8.957.742.628 11.350.331.597
Barang jadi 2.280.327.277 2.320.085.116
Total 45.220.505.461 47.213.170.324
Pada tanggal 31 Desember 2023 Persediaan milik Perusahaan telah diasuransikan pada PT Asuransi
Central Asia Tbk terhadap risiko kerugian, kebakaran dan risiko lainnya dengan jumlah pertanggungan
masing-masing sebesar Rp15.000.000.000 (Lima puluh lima miliar).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi
adanya penurunan nilai persediaan.
Persediaan Perusahaan digunakan sebagai jaminan fidusia atas fasilitas kredit dalam bentuk Kredit Modal
Kerja / Demand Loan - Uncommitted Revolving yang diperoleh Perusahaan dari PT Bank Ina Perdana Tbk
(Catatan 15a).
25
Page 33
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
7. BIAYA DIBAYAR DIMUKA
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Asuransi 84.131.386 85.875.785
Lain-lain (dibawah Rp50 juta) 12.356.846 30.250.882
Total 96.488.232 116.126.667
8. UANG MUKA
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pembelian bahan baku 63.460.066.955 50.288.345.715
Uang muka merupakan uang muka pembelian bahan baku kepada beberapa vendor pihak ketiga berupa
material besi dengan total keseluruhan order pada tahun 2023 sebesar Rp30.124.647.355 dan pada tahun
2021 sebesar Rp96.833.177.296.
9. ASET TETAP
Saldo Saldo
1 Januari 2023 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2023
Biaya Perolehan
Tanah 40.660.600.000 - - 40.660.600.000
Bangunan 15.193.888.554 174.640.000 - 15.368.528.554
Peralatan pabrik 14.855.633.792 11.550.000 - 14.867.183.792
Perlengkapan kantor 1.025.067.091 9.815.000 - 1.034.882.091
Kendaraan 6.315.620.427 - 70.000.000 6.245.620.427
Total Biaya Perolehan 78.050.809.864 196.005.000 70.000.000 78.176.814.864
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 1.567.960.494 777.105.261 - 2.345.065.755
Peralatan pabrik 4.078.063.937 1.615.414.223 - 5.693.478.160
Perlengkapan kantor 519.909.644 24.580.316 - 544.489.960
Kendaraan 5.415.476.571 432.237.450 65.625.000 5.782.089.021
Total Akumulasi Penyusutan 11.581.410.646 2.849.337.250 65.625.000 14.365.122.896
Jumlah Tercatat 66.469.399.218 63.811.691.968
26
Page 34
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
9. ASET TETAP (Lanjutan)
Saldo Saldo
1 Januari 2022 Penambahan Pengurangan 31 Desember 2022
Biaya Perolehan
Tanah 40.660.600.000 - - 40.660.600.000
Bangunan 15.100.788.554 93.100.000 - 15.193.888.554
Peralatan pabrik 14.855.633.792 - - 14.855.633.792
Perlengkapan kantor 1.017.377.091 7.690.000 - 1.025.067.091
Kendaraan 6.645.671.846 352.000.000 682.051.419 6.315.620.427
Total Biaya Perolehan 78.280.071.283 452.790.000 682.051.419 78.050.809.864
Akumulasi Penyusutan
Bangunan 789.229.733 778.730.761 - 1.567.960.494
Peralatan pabrik 2.464.005.964 1.614.057.973 - 4.078.063.937
Perlengkapan kantor 466.627.968 53.281.676 - 519.909.644
Kendaraan 5.343.470.933 576.528.814 504.523.176 5.415.476.571
Total Akumulasi Penyusutan 9.063.334.598 3.022.599.224 504.523.176 11.581.410.646
Jumlah Tercatat 69.216.736.685 66.469.399.218
Seluruh aset tetap tersebut merupakan kepemilikan langsung oleh Perusahaan.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, tidak terdapat aset tetap yang tidak dipakai sementara dan
aset tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif.
Pada tanggal 31 Desember 2023 Aset Tetap Perusahaan telah diasuransikan terhadap semua resiko
property pada PT Asuransi Central Asia dan pada PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk, dengan nilai
pertanggungan masing-masing sebesar Rp52.599.000.000 dan Rp14.751.429.800. Manajemen
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut cukup untuk menutupi kemungkinan kerugian atas aset
yang dipertanggungkan.
Pembebanan penyusutan adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Beban langsung (Catatan 22) 2.347.769.345 2.392.788.734
Beban usaha (Catatan 23) 501.567.904 125.287.314
Total 2.849.337.249 2.518.076.048
Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, tidak terdapat peristiwa atau perubahan keadaan yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
27
Page 35
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
10. ASET LAIN - LAIN
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Piutang koperasi 37.296.000 38.930.300
Lainnya - 174.640.000
Total 37.296.000 213.570.300
11. UTANG USAHA
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pihak Ketiga
PT Prima Bajaindo Sukses 469.961.996 -
PT Anugerah Jaya Royal Steelindo 363.167.198 2.430.230.287
PT Panca Logam Sukses Mandiri 351.949.588 357.434.358
PT Adita Anugrah karya 192.447.537 -
PT Duta Mora Sejahtera 172.084.500 -
PT Pelita Niaga Sejahtera 167.138.328 -
PT Union Teknika 164.087.999 1.483.737.000
PT Citra Yakhin Boas Gemilang 162.737.000 -
Damar Bayu 140.975.550 -
PT Warna Makmur Abadi 134.576.400 602.952.000
PT Tyotech Mandiri Jaya 127.551.800 -
PT Berkah Utama Alloy 117.832.050 224.947.940
PT Bakara Trans Utama 105.270.662 -
Samator Gas Industri 101.080.485 -
Lain-lain (dibawah Rp100juta) 2.011.591.022 11.281.955.392
Total 4.782.452.115 16.381.256.977
Rincian utang usaha berdasarkan kelompok umur adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Belum jatuh tempo 1.832.009.018 11.381.327.121
Jatuh tempo 30 - 60 hari 687.934.476 2.892.458.874
Jatuh tempo 61 - 90 hari 215.071.343 387.605.929
Jatuh tempo 91 - 120 hari 443.719.486 179.075.494
Jatuh tempo lebih dari120 hari 1.603.717.792 1.540.789.559
Total 4.782.452.115 16.381.256.977
28
Page 36
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
12. BEBAN AKRUAL
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Bahan Baku 376.207.508 496.442.348
BPJS 80.076.153 45.607.851
Sewa 13.093.263 -
Gaji, THR dan bonus 10.628.548 -
Bunga - 304.546.095
Lainnya 251.541.641 150.000
Total 731.547.113 846.746.294
13. PERPAJAKAN
a. Pajak Dibayar Dimuka
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PPh Pasal 28a 89.559.004 107.984.776
b. Utang Pajak
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Pajak Penghasilan
Pasal 21 901.190.349 571.205.508
Pasal 23 9.608.123 6.992.266
Pajak Pertambahan Nilai 1.356.591.875 1.785.124.370
Total 2.267.390.347 2.363.322.144
c. Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum manfaat (beban) pajak penghasilan, seperti disajikan dalam
laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, dengan taksiran laba kena pajak adalah sebagai
berikut:
2023 2022
Laba (rugi) sebelum manfaat (beban)
pajak penghasilan menurut laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif lain (9.157.228.877) 46.576.642
29
Page 37
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PERPAJAKAN (Lanjutan)
2023 2022
Beda temporer:
Beban imbalan kerja 345.098.461 259.334.807
Beda tetap:
Jamuan dan pelatihan - -
Iklan dan promosi 131.294.199 168.477.143
Iuran dan sumbangan 8.500.000 10.800.000
Pajak 44.894.540 425.853.446
Pajak bunga - (5.605.184)
Pendapatan bunga - 28.025.921
Biaya yang tidak dapat dikurangkan 184.688.739 627.551.326
Kompensasi rugi fiskal - (933.462.775)
Taksiran laba kena pajak (rugi fiskal) (8.627.441.677) -
Pajak Kini - -
Kredit Pajak:
Pajak penghasilan pasal 22 4.333.633 343.633
Pajak penghasilan pasal 23 85.225.371 107.641.143
Pajak penghasilan pasal 25 - -
89.559.004 107.984.776
(Pajak penghasilan dibayar dimuka pasal 28a)
Utang pajak penghasilan pasal 29 (89.559.004) (107.984.776)
Laba (rugi) kena pajak hasil rekonsiliasi tersebut di atas menjadi dasar Perusahaan dalam pengisian
Pembetulan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan Badan untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022.
d. Aset Pajak Tangguhan
Dikreditkan ke
Penghasilan
Saldo Dikreditkan ke Komprehensif Saldo
1 Januari 2023 Laba Rugi Lain 31 Desember 2023
Aset pajak tangguhan
Liabilitas imbalan kerja 431.505.088 75.921.661 (66.419.442) 441.007.308
Penyisihan piutang tak tertagih 85.523.540 - - 85.523.540
Akumulasi rugi fiskal 2.522.280.761 1.898.037.169 - 4.420.317.929
Total 3.039.309.388 1.973.958.830 (66.419.442) 4.946.848.778
30
Page 38
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
13. PERPAJAKAN (Lanjutan)
Dikreditkan ke
Penghasilan
Saldo Dikreditkan ke Komprehensif Saldo
1 Januari 2022 Laba Rugi Lain 31 Desember 2022
Aset pajak tangguhan
Liabilitas imbalan kerja 550.839.277 57.053.658 (176.387.847) 431.505.088
Penyisihan piutang tak tertagih 48.495.375 37.028.165 - 85.523.540
Akumulasi rugi fiskal 2.522.280.761 - - 2.522.280.761
Total 3.121.615.413 94.081.822 (176.387.847) 3.039.309.389
e. Aset dan Liabilitas Pengampunan Pajak
Sehubungan dengan Undang-Undang Pengampunan Pajak No. 11 Tahun 2016 dan untuk mendukung
program pemerintah Republik Indonesia dalam meningkatkan penerimaan pajak, Perusahaan
menyampaikan Surat Pernyataan Harta kepada Direktorat Jenderal Pajak (“DJP”). Pada tanggal
10 Oktober 2016, Perusahaan menerima Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari DJP
dengan Surat No. Ket-11455/PP/WPJ.08/2016 dan mencatat aset pengampunan pajak sebesar
Rp11.146.522.236 dan liabilitas pengampunan pajak sebesar Rp7.319.997.722. Selisih antara aset dan
liabilitas pengampunan pajak tersebut sebesar Rp3.826.524.514 dicatat pada akun “Tambahan Modal
Disetor”.
14. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN
Akun ini merupakan utang pembiayaan atas kendaraan kepada:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Mega Auto Finance 91.469.488 228.708.000
Bunga belum jatuh tempo (33.927.882) (91.503.768)
Nilai kini utang pembiayaan 57.541.606 137.204.232
Dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun 28.532.052 45.734.744
Bagian Jangka Panjang 29.009.554 91.469.488
Rincian perjanjian utang pembiayaan konsumen adalah sebagai berikut:
a. PT Mega Auto Finance
Nomor Kontrak : 4112200142
Merek Kendaraan : Mercedez Benz
Type : E 200 AT
Tanggal : 19 Juli 2022 sampai dengan 19 Juni 2025
Nilai Pembiayaan : Rp228.708.000
Jangka Waktu : 36 Bulan/3 Tahun
31
Page 39
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG BANK JANGKA PENDEK
Akun ini terdiri dari:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
PT Bank Ina Perdana Tbk - DL 42.260.800.000 -
PT Bank Ina Perdana Tbk - KRK 12.944.870.884 -
PT Bank Danamon Tbk - KRK - 9.173.098.494
PT Bank Danamon Tbk - PSF - 18.067.764.090
PT Bank Danamon Tbk -KB - 10.000.000.000
Total 55.205.670.884 37.240.862.584
a. PT Bank Ina Perdana Tbk
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Kredit (SPPK) No. SPPK/ARB/0650/1023 tanggal 5
Oktober 2023, Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit dari PT Bank Ina Perdana Tbk, dengan rincian
sebagai berikut:
Pinjaman Rekening Koran (PRK)
Maksimum kredit : Rp15.000.000.000
Keperluan : Modal kerja operasional karoseri.
Bunga : 10% p.a.
Jangka waktu : 1 tahun sejak akad kredit
Jangka waktu promes : Maksimal 6 bulan (harus dilunas / clean-up)
Provisi : 0,5% p.a.
Denda : 3% per bulan dari jumlah tunggakan.
Demand Loan (DL)
Maksimum kredit : Rp50.000.000.000
Keperluan : Modal kerja usaha karoseri dan pengembangan usaha.
Bunga : 10% p.a.
Jangka waktu : 1 tahun sejak akad kredit
Jangka waktu promes : Maksimal 6 bulan (harus dilunas / clean-up)
Provisi : 0,5% p.a.
Denda : 3% per bulan dari jumlah tunggakan.
Jaminan atas pinjaman PRK dan DL diatas sebagai berikut:
- Tanah dan Bangunan berupa pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Kencana Alam, Jln. Raya
Serang KM 18,8 Kav. 23E, Kelurahan Sukanegara dan Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten
Tangerang, Propinsi Banten berdasarkan SHGB No. 00234, 00155, 00278, 00152, 00160 JT 22
Oktober 2029 atas nama PT Harapan Duta Pertiwi.
- Tanah dan Bangunan berupa rumah di Jl. Agung Jaya XXIII D-10/8 Sunter Agung, Tanjung Priok,
Jakarta Utara SHM No.09345 atas nama Then Lie Hwa.
- Fidusia jaminan berupa Persediaan (Bahan baku, barang setengah jadi, dan barang jadi) sebesar
minimum 40 Milyar.
32
Page 40
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
- Fidusia piutang dagang (A/R) lancar (DPD <30 hari) sebesar 15 Milyar.
- PG dan topup cashflow dari bapak Kevin Jong untuk memenuhi cashflow debitur selama fasilitas kredit
di Bank Ina belum lunas.
b. PT Bank Danamon Tbk
Berdasarkan surat No. B.306 /legal.Ops/1023 tanggal 10 Oktober 2023, Perusahaan telah menerima
surat keterangan lunas atas fasilitas kredit yang diberikan oleh PT Bank Danamon Tbk berdasarkan
akta perjanjian kredit No. 9 tanggal 10 April 2018.
Pada tanggal 10 April 2018. Perusahaan mendapatkan fasilitas kredit dari PT Bank Danamon Tbk
dengan akta perjanjian kredit No.09 oleh Notaris Yousfrita, S.H., MKn. Notaris di Jakarta. Perubahan
terakhir atas perjanjian ini berdasarkan Perjanjian Perubahan No. 1032/PP/EB//1120 dengan jangka
waktu fasilitas sampai dengan tanggal 10 Desember 2020. Jangka waktu fasilitas pinjaman ini telah
diperpanjang sampai dengan 10 Oktober 2021, dengan rincian sebagai berikut:
Kredit Rekening Koran (KRK)
Maksimum kredit : Rp10.000.000.000
Keperluan : Tambahan modal kerja
Bentuk : Revolving
Bunga : 10% per tahun dan akan direviu setiap saat untuk disesuaikan
dengan tarif bunga yang berlaku di Bank
Provisi : 0,1% per tahun dari maksimum kredit
Kredit Berjangka (KB)
Maksimum kredit : Rp10.000.000.000
Keperluan : Tambahan modal kerja
Bentuk : Revolving
Bunga : 10% per tahun dan akan direviu setiap saat untuk disesuaikan
dengan tarif bunga yang berlaku di Bank
Provisi : 0,1% per tahun dari maksimum kredit
Kredit Preshipment Financing (PSF)
Maksimum kredit : Rp20.000.000.000
Keperluan : Tambahan modal kerja
Bentuk : Revolving
Bunga : 10% per tahun dan akan direview setiap saat untuk disesuaikan
dengan tarif bunga yang berlaku di Bank
Provisi : 0,1% per tahun dari maksimum kredit
Pinjaman diatas dijamin dengan Tanah dan Bangunan yang berlokasi di Kawasan Industri Kencana
Alam, Jln. Raya Serang KM 18,8 Kav. 23E, Kelurahan Sukanegara dan Desa Talaga, Kecamatan
Cikupa, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten berdasarkan SHGB No. 00152, 00155, 00160, 00278
dan 00234 atas nama Then Lie Hwa sebesar Rp43,6 Milyar.
33
Page 41
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
15. UTANG BANK JANGKA PENDEK (Lanjutan)
Berdasarkan perjanjian perubahan No. 1032/PP/EB/1120 tertanggal 30 November 2020 jaminan
tersebut akan dibalik nama ke atas nama PT Harapan Duta Pertiwi, dan jaminan tambahan berupa
Tanah dan Bangunan yang terletak di Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berdasarkan SHM
No.9345 atas nama Then Lie Hwa, akun piutang sebesar Rp9.087.000.000 dan coorporate guarantee
dari PT Harapan Group Sukses dan PT Duta Pertiwi Indonesia sebesar pinjaman di bank. Setelah
proses AJB dan balik nama selesai dilakukan atas nama debitur, APHT harus dipasang ulang dan
sertipikat dikembalikan ke bank.
Berdasarkan perjanjian, Perusahaan tidak diperkenankan melakukan kegiatan berikut ini tanpa
persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Bank Danamon, yaitu:
1. Menjual atau dengan cara lain mengalihkan haka tau menyewakan atau menyerahkan pemakaian
seluruh atau Sebagian kekayaan debitur, baik barang-barang bergerak maupun tidak bergerak
milik debitur, kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur.
2. Menjaminkan atau mengagunkan dengan cara bagaimanapun kekayaan debitur kepada orang
atau pihak lain, kecuali menjaminkan atau mengagunkan kekayaan kepada bank sebagaimana
dalam perjanjian jaminan.
3. Mengadakan perjanjian yang dapat menimbulkan kewajiban debitur untuk membayar kepada
pihak ketiga, kecuali dalam rangka menjalankan usaha debitur.
4. Menjaminkan langsung maupun tidak langsung pihak ketiga lainnya kecuali melakukan
endorsement atas surat-surat yang dapat diperdagangkan untuk keperluan pembayaran atau
penagihan transaksi-transaksi lain yang lazim dilakukan dalam menjalankan usaha.
5. Memberikan pinjaman kepada atau menerima pinjaman dari pihak lain kecuali dalam rangka
menjalankan usaha debitur.
6. Mengadakan perubahan dari sifat dan kegiatan usaha debitur seperti yang sedang dijalankan saat
ini.
7. Merubah anggaran dasar, susunan pengurus, susunan para pemegang saham dan nilai saham
debitur (kecuali untuk perusahaan terbuka-go public).
8. Mengumumkan dan membagikan dividen saham debitur (kecuali untuk perusahaan terbuka-go
public).
9. Melakukan merger, konsolidasi, pemisahan usaha dan akuisisi.
10. Pengajuan pembiayaan Kembali melalui bank dan atau Lembaga pembiayaan lainnya atas setiap
transaksi yang telah dibiayai melalui bank.
11. Membayar atau membayar kembali tagihan-tagihan atau piutang-piutang berupa apapun juga
yang sekarang dan atau dikemudian hari akan diberikan oleh para pemegang saham debitur baik
berupa jumlah pokok, bunga dan lain-lain jumlah uang yang wajib dibayar.
12. Memberikan uang/komisi/fee/hadiah/bingkisan/tips/cenderamata/parcel/fasilitas atau bentuk-
bentuk pemberian lainnya berupa apapun juga yang sejenis dengan itu kepada karyawan bank
atau keluarganya atau pihak-pihak lain yang memiliki hubungan khusus dengan karyawan bank
tersebut, yang akan mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung atau patut diduga
akan mempengaruhi perilaku dan keputusan karyawan bank tersebut secara langsung maupun
tidak langsung dalam bertindak mewakili kepentingan bank, berdasarkan perjanjian ini atau
sehubungan dengan diberikannya fasilitas kredit ini dan atau fasilitas kredit lainnya dari bank
kepada debitur.
34
Page 42
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. LIABILITAS IMBALAN KERJA
Perusahaan mencatat imbalan pasti atas uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan ganti
kerugian dalam hal terjadi pemutusan hubungan kerja untuk seluruh karyawan tetap. Perhitungan dilakukan
berdasarkan Undang-undang Tenaga Kerja No. 13 tahun 2003 tanggal 25 Maret 2003. Tidak ada
pendanaan khusus yang disisihkan sehubungan dengan imbalan pasti pasca-kerja tersebut.
Jumlah imbalan kerja Perusahaan yang diakui pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing
dihitung oleh Kantor Konsultan Aktuaria Tubagus Syafrial & Amran Nangasan, aktuaris independen,
dengan menggunakan metode projected unit credit dalam laporannya tertanggal 22 Januari 2024 dengan
menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Tingkat mortalita TMI IV TMI IV
Tingkat diskonto 6,78% 7,17%
Tingkat kenaikan gaji tahunan 2,0% 3,00%
Umur pensiun 59 tahun 57 tahun
Mutasi liabilitas imbalan kerja adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Saldo awal tahun 1.961.386.763 2.503.814.896
Beban (penghasilan) imbalan kerja yang diakui dalam:
Laba rugi 345.098.461 259.334.807
Penghasilan komprehensif lain (301.906.553) (801.762.940)
Saldo Akhir Tahun 2.004.578.671 1.961.386.763
Rincian beban imbalan kerja yang diakui di laporan laba rugi adalah:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Beban jasa kini 204.467.030 221.502.598
Beban bunga 140.631.431 165.387.658
Beban jasa lalu - (127.555.449)
Beban yang diakui dalam laba rugi 345.098.461 259.334.807
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Keuntungan (kerugian) aktuaria yang timbul dari:
Perubahan asumsi keuangan (74.987.734) (527.143.740)
Penyesuaian pengalaman (226.918.819) (274.619.200)
Total (301.906.553) (801.762.940)
35
Page 43
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
16. LIABILITAS IMBALAN KERJA (Lanjutan)
Sensitivitas dari kewajiban imbalan pasti terhadap perubahan asumsi aktuarial utama adalah sebagai
berikut:
Dampak terhadap Kewajiban
Perubahan Imbalan Pasti
Asumsi Kenaikan Penurunan
31 Desember 2023
Tingkat diskonto 1,00% 1.892.135.655 2.129.853.641
Tingkat kenaikan gaji 1,00% 2.134.718.316 1.886.054.808
31 Desember 2022
Tingkat diskonto 1,00% 1.858.725.293 2.075.501.760
Tingkat kenaikan gaji 1,00% 2.079.176.895 1.853.800.036
17. MODAL SAHAM
Susunan pemegang saham dan persentase kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
adalah sebagai berikut:
31 Desember 2023
Jumlah Saham Persentase Total
Pemegang Saham (Lembar) Pemilikan (Rupiah)
PT Harapan Group Sukses 1.264.750.000 59% 25.295.000.000
PT Bengawan Putra Investama 158.898.400 7% 3.177.968.000
Masyarakat 706.711.801 33% 14.134.236.020
Total 2.130.360.201 100% 42.607.204.020
31 Desember 2022
Jumlah Saham Persentase Total
Pemegang Saham (Lembar) Pemilikan (Rupiah)
PT Harapan Group Sukses 1.264.750.000 59% 25.295.000.000
PT Duta Pertiwi Indonesia 12.750.000 1% 255.000.000
Masyarakat 851.667.000 40% 17.033.340.000
Total 2.129.167.000 100% 42.583.340.000
36
Page 44
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
17. MODAL SAHAM (Lanjutan)
Berdasarkan Akta Notaris Nomor 40 tanggal 21 Juni 2023 dari Notaris Rini Yulianti, Sarjana Hukum,
Notaris di Jakarta mengenai perubahan Peningkatan Modal Ditempatkan. Akta perubahan ini telah disetujui
oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-
0120397.AH.01.11. tahun 2023 tanggal 27 Juni 2023. Para pemegang saham telah mengambil keputusan,
diantaranya untuk menyetujui peningkatan modal disetor dari jumlah waran seri I yang telah dilaksanakan
menjadi saham adalah sebanyak 200 (dua ratus) saham, dengan demikian jumlah saham yang telah
dikeluarkan perseroan menjadi sejumlah 2.130.360.201 lembar saham.
18. SALDO LABA
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Saldo awal (4.625.627.482) (4.766.285.946)
Laba (rugi) neto tahun berjalan (7.181.112.541) 140.658.464
Total (11.806.740.023) (4.625.627.482)
19. LABA (RUGI) NETO PER SAHAM DASAR
2023 2022
Rugi neto tahun berjalan (7.183.270.047) 140.658.464
Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar 2.130.360.201 2.129.167.000
Laba Neto Per Saham Dasar/Dilusian (3,37) 0,07
20. PENDAPATAN NETO
2023 2022
Pihak Ketiga 38.903.062.846 87.252.106.212
Rincian pelanggan dengan jumlah pendapatan melebihi 10% dari total pendapatan adalah sebagai berikut:
2023 2022
Pihak Ketiga
PT Alun Indah 57.406.817.634 23.839.909.123
PT Gowa Kencana Motor - 11.999.819.822
Total 57.406.817.634 35.839.728.945
37
Page 45
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
21. BEBAN POKOK PENDAPATAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Persediaan bahan baku
Awal tahun 27.480.135.319 30.370.349.354
Pembelian neto 22.351.783.179 41.080.727.749
Uang muka pembelian (13.171.721.240) (1.812.234.965)
Akhir tahun (28.084.054.447) (27.480.135.319)
Pemakaian bahan baku 8.576.142.811 42.158.706.819
Persediaan bahan penolong
Awal tahun 6.062.618.292 6.778.724.348
Pembelian neto 8.373.972.913 17.785.679.321
Akhir tahun (5.898.381.109) (6.062.618.292)
Pemakaian bahan penolong 8.538.210.096 18.501.785.377
Tenaga kerja langsung 8.557.360.219 10.034.932.401
Beban pabrikasi
Subkontraktor 2.610.748.669 1.945.390.518
Telepon, air, listrik dan asuransi 178.775.261 209.664.932
Penyusutan (Catatan 10) 2.347.769.345 2.337.196.845
Perbaikan dan perawatan 109.042.202 87.615.820
Sewa 61.424.784 36.100.000
Bahan Bakar Minyak 12.761.800 18.008.492
Transportasi 4.923.500 6.866.500
Lainnya 65.154.608 94.497.815
Jumlah beban pabrikasi 5.390.600.169 4.735.340.922
Jumlah beban pokok produksi 31.062.313.295 75.430.765.519
Persediaan barang setengah jadi
Awal tahun 11.350.331.597 6.957.616.259
Akhir tahun (8.957.742.628) (11.350.331.597)
Persediaan barang jadi
Awal tahun 2.320.085.116 3.390.362.911
Akhir tahun (2.280.327.277) (2.320.085.116)
Total 33.494.660.103 72.108.327.976
38
Page 46
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
23. BEBAN USAHA
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Beban Umum dan Administrasi
Gaji, bonus dan tunjangan 5.872.463.023 6.601.465.916
Jasa profesional 1.993.709.796 1.320.049.983
Keamanan dan kebersihan 746.688.375 857.880.079
Transportasi dan akomodasi 535.374.805 552.510.355
Penyusutan (Catatan 10) 501.567.904 713.208.602
Imbalan kerja (Catatan 17) 345.098.461 259.334.807
Iklan dan promosi 131.294.199 168.477.143
Perawatan dan kebersihan kantor 59.304.363 97.938.570
Pajak 44.894.540 425.853.446
Perlengkapan kantor 34.256.500 12.515.000
Asuransi 21.697.749 62.011.620
Listrik dan telepon 26.639.268 251.798.679
Iuran dan sumbangan 8.500.000 10.800.000
Perijinan - 54.500.000
Lain-lain (dibawah 50juta) 368.071.293 73.124.773
Total 10.689.560.276 11.461.468.973
24. BEBAN KEUANGAN
Akun ini terdiri dari:
2023 2022
Pendapatan lain-lain
Pendapatan bunga 640.713 668.930
Pendapatan lain-lain 51.709.198 232.202.290
Subtotal 52.349.911 232.871.220
Beban lain-lain
Biaya pajak (99.687.706) (41.261.212)
Selisih kurs 2.193.750 (34.886.250)
Pencadangan piutang - (194.761.863)
Lainnya (3.830.927.299) (3.597.694.516)
Subtotal (3.928.421.255) (3.868.603.841)
Total (3.876.071.344) (3.635.732.621)
39
Page 47
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
25. SALDO, TRANSAKSI DAN SIFAT HUBUNGAN DENGAN BERELASI
Dalam kegiatan usaha normal, Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak berelasi, transaksi-transaksi
tersebut adalah sebagai berikut:
a. Sifat Hubungan dan Transaksi Dengan Pihak Berelasi
Pihak Berelasi Sifat Hubungan
Kevin Jong Manajemen kunci
Then Lie Hwa Manajemen kunci
Then Ta Liang Manajemen kunci
Personil manajemen kunci Perusahaan terdiri dari Komisaris dan Direktur.
Imbalan kerja jangka pendek yang diberikan kepada personil manajemen kunci untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing sebesar Rp1.829.000.000.
26. INFORMASI SEGMEN USAHA
Perusahaan hanya memiliki usaha dalam bidang industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau
lebih, sehingga laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
mencerminkan segmen operasi, sedangkan laba dari segmen usaha adalah sebagai berikut:
2023 2022
PENDAPATAN NETO 38.903.062.846 87.252.106.212
BEBAN POKOK PENDAPATAN (33.494.660.103) (72.108.327.976)
HASIL SEGMEN 5.408.402.743 15.143.778.236
Beban usaha segmen (10.689.560.276) (11.461.468.973)
Penghasilan lain-lain segmen 52.349.911 232.871.220
Beban keuangan segmen (3.928.421.255) (3.868.603.841)
Beban pajak penghasilan - neto 1.973.958.830 94.081.822
LABA (RUGI) NETO SEGMEN (7.183.270.047) 140.658.464
40
Page 48
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. INSTRUMEN KEUANGAN
Tabel di bawah ini menyajikan jumlah tercatat dan taksiran nilai wajar dari aset dan liabilitas keuangan yang
tercatat pada laporan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022:
31 Desember 2023 31 Desember 2022
Jumlah Tercatat Nilai Wajar Jumlah Tercatat Nilai Wajar
Aset Keuangan
Kas dan bank 91.527.902 91.527.902 139.412.416 139.412.416
Piutang usaha 4.215.261.428 4.215.261.428 15.838.893.993 15.838.893.993
Piutang lain-lain - pihak ketiga - - - -
Total Aset Keuangan 4.306.789.330 4.306.789.330 15.978.306.409 15.978.306.409
Liabilitas Keuangan
Utang bank jangka pendek 55.205.670.884 55.205.670.884 37.240.862.584 37.240.862.584
Beban akrual 731.547.113 731.547.113 846.746.294 846.746.294
Utang usaha 4.782.452.115 4.782.452.115 16.381.256.977 16.381.256.977
Utang pembiayaan konsumen 28.532.052 28.532.052 45.734.744 45.734.744
Total Liabilitas Keuangan 60.748.202.164 60.748.202.164 54.514.600.599 54.514.600.599
Metode dan asumsi berikut ini digunakan untuk mengestimasi nilai wajar untuk setiap kelompok instrumen
keuangan yang praktis untuk memperkirakan nilai tersebut:
Aset dan liabilitas keuangan jangka pendek
Instrumen keuangan jangka pendek dengan jatuh tempo satu (1) tahun atau kurang (kas di bank,
piutang usaha, piutang lain-lain, pinjaman bank jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain dan beban
akrual)
Nilai wajar instrumen keuangan di atas mendekati jumlah tercatatnya karena jatuh tempo dalam jangka
pendek.
Aset keuangan yang dikuotasikan dalam pasar aktif (efek ekuitas)
Nilai wajar dari efek ekuitas yang diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan harga pasar
yang dikutip pada tanggal pelaporan.
Aset dan liabilitas keuangan jangka panjang
Aset keuangan tidak lancar lainnya (uang jaminan)
Untuk aset keuangan tidak lancar lainnya yang tidak dikuotasi di harga pasar dan nilai wajarnya tidak
dapat diukur secara andal tanpa menimbulkan biaya yang berlebihan, dicatat berdasarkan nilai nominal
dikurangi penurunan nilai.
41
Page 49
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
27. INSTRUMEN KEUANGAN (Lanjutan)
Liabilitas keuangan jangka panjang dengan suku bunga tetap (utang pembiayaan konsumen)
Nilai wajar dari liabilitas keuangan ini ditentukan dengan mendiskontokan arus kas masa datang
menggunakan suku bunga yang berlaku dari transaksi pasar yang dapat diamati untuk instrumen
dengan persyaratan, risiko kredit dan jatuh tempo yang sama, sehingga jumlah tercatat liabilitas
keuangan tersebut telah mendekati nilai wajarnya.
Liabilitas keuangan yang tidak dikuotasikan dalam pasar aktif (piutang dan utang pihak berelasi)
Aset dan liabilitas keuangan ini dicatat berdasarkan nilai nominal karena nilai wajarnya tidak dapat
diukur secara andal. Tidak praktis untuk memperkirakan nilai wajar dari instrumen keuangan ini
dikarenakan tidak memiliki jangka waktu pembayaran yang tetap.
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN
Risiko keuangan utama yang dihadapi Perusahaan meliputi risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang asing,
risiko likuiditas dan risiko harga. Perhatian atas pengelolaan risiko ini telah meningkat secara signifikan
dengan mempertimbangkan perubahan dan volatilitas pasar keuangan di Indonesia.
a. Risiko Kredit
Risiko kredit adalah risiko dimana Perusahaan akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan,
klien atau pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Kebijakan Perusahaan
mengelola risiko tersebut adalah dengan menerapkan kebijakan persetujuan pembelian berdasarkan
prinsip kehati-hatian, melakukan pengawasan terhadap portofolio kredit secara berkesinambungan
serta melakukan pengelolaan atas piutangnya. Instrumen keuangan Perusahaan yang mempunyai
potensi atas risiko kredit terdiri dari kas dan bank, piutang usaha dan piutang lain-lain. Jumlah eksposur
risiko kredit maksimum sama dengan jumlah tercatat atas akun-akun tersebut.
b. Risiko Suku Bunga
Eksposur Perusahaan terhadap risiko tingkat suku bunga adalah rendah, karena Perusahaan tidak
memiliki pinjaman jangka panjang dengan tingkat suku bunga mengambang. Tidak terdapat dampak
yang signifikan terhadap laba rugi atas kenaikan/penurunan tingkat suku bunga.
c. Risiko Likuiditas
Manajemen risiko likuiditas yang hati-hati termasuk mengatur kas dan setara kas yang cukup untuk
menunjang aktivitas usaha secara tepat waktu. Perusahaan mengatur keseimbangan antara
kesinambungan kolektibilitas dan fleksibilitas piutang melalui penggunaan utang bank dan pinjaman
lainnya.
42
Page 50
PT HARAPAN DUTA PERTIWI TBK DAN ENTITAS ANAK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
28. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (Lanjutan)
Tabel di bawah menunjukkan analisis jatuh tempo liabilitas keuangan Perusahaan dalam rentang waktu
yang menunjukkan jatuh tempo kontraktual untuk semua liabilitas keuangan nonderivatif dan instrumen
keuangan derivatif yang diperlukan dalam pemahaman jatuh tempo kebutuhan arus kas. Jumlah yang
diungkapkan dalam tabel juga termasuk arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto (yang terdiri dari
saldo pokok terutang ditambah pembayaran bunga yang akan datang, jika ada) yang mungkin berbeda
dengan jumlah tercatat liabilitas keuangan pada tanggal pelaporan.
31 Desember 2023
Nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto
Lebih dari
Dibawah 1 tahun 1-2 tahun 3-5 tahun 5 tahun Total
Utang bank jangka pendek 55.205.670.884 - - - 55.205.670.884
Utang usaha
Pihak ketiga 3.178.734.323 1.603.717.792 - - 4.782.452.115
Beban akrual 731.547.113 731.547.113
Utang pembiayaan konsumen 28.532.052 28.532.052
Total 59.144.484.372 1.603.717.792 - - 60.748.202.164
31 Desember 2022
Nilai arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto
Lebih dari
Dibawah 1 tahun 1-2 tahun 3-5 tahun 5 tahun Total
Utang bank jangka pendek 37.240.862.584 - - - 37.240.862.584
Utang usaha
Pihak ketiga 16.381.256.977 - - - 16.381.256.977
Beban akrual 846.746.294 - - - 846.746.294
Utang pembiayaan konsumen 45.734.744 - - - 45.734.744
Total 54.514.600.599 - - - 54.514.600.599
d. Risiko Harga
Risiko harga adalah risiko fluktuasi nilai instrumen keuangan sebagai akibat perubahan harga pasar.
Saat ini, aset keuangan Perusahaan terbesar dalam bentuk pinjaman, resiko harga berdampak atas
nilai riil piutang tersebut.
43
Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16 ×4
unresolved
person
Then Lie Hwa.
p.16
unresolved
person
Lo Khie Pong
· Komisaris Utama
p.17 ×3
unresolved
person
Nathan Octavian Wangsadirja
· Direktur
p.17 ×3
unresolved
person
Muhammad Sukri
· Direktur
p.17
unresolved
—
Rista Widya Saputri
· Sekretaris Perusahaan
p.17
unresolved
person
Yunita Aristina
· Notaris
p.18
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
p.18
unresolved
org
Bapepam-LK
p.18 ×2
unresolved
org
PT Bank Mayapada
p.30
unresolved
org
PT Megatradindo Internasional
p.31
unresolved
org
PT Lancar Jaya Mitra Abadi
p.31
unresolved
org
PT Hudaya Maju Mandiri
p.31
unresolved
org
PT Pangeran Putra Perkasa
p.31
unresolved
org
PT Karya Manunggal Jaya Alam
p.31
unresolved
org
PT Ratu Intan Mining
p.31
unresolved
org
PT Permata Alam Jaya Utama
p.31
unresolved
org
PT Besar Cipta
p.31
unresolved
org
Zurich Asuransi Indonesia Tbk
p.34 ×2
unresolved
org
PT Prima Bajaindo Sukses
p.35
unresolved
org
PT Anugerah Jaya Royal Steelindo
p.35
unresolved
org
PT Panca Logam Sukses Mandiri
p.35
unresolved
org
PT Adita Anugrah
p.35
unresolved
org
PT Duta Mora Sejahtera
p.35
unresolved
org
PT Pelita Niaga Sejahtera
p.35
unresolved
org
PT Union Teknika
p.35
unresolved
org
PT Citra Yakhin Boas Gemilang
p.35
unresolved
org
PT Warna Makmur Abadi
p.35
unresolved
org
PT Tyotech Mandiri Jaya
p.35
unresolved
org
PT Berkah Utama Alloy
p.35
unresolved
org
PT Bakara Trans Utama
p.35
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.38
unresolved
org
PT Mega Auto Finance
p.38
unresolved
org
PT Mega Auto Finance Nomor Kontrak
p.38
unresolved
org
Bank Ina
p.40
unresolved
person
Yousfrita
· Notaris
p.40
unresolved
org
Bank Provisi
p.40 ×3
unresolved
org
PT Duta Pertiwi Indonesia
p.41 ×2
unresolved
org
PT Bengawan Putra Investama
p.43
unresolved
org
PT Alun Indah
p.44
unresolved
org
PT Gowa Kencana Motor
p.44
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.