Back to announcement
20240403_INDY_Laporan Bulanan Aktivitas Eksplorasi_31623930_lamp1.pdf
Other Text extracted INDYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 36
Page 1
Page 2
05 Feb 2024 05/02/2024
Page 3
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 2
Page 4
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Total Luasan
Block Roto Samurangau
33,887.00 Ha
Block Susubang Uko
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Januari 2024 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Januari 2024 pada
wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 3
Page 5
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
29 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 4
Page 6
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 5
Page 7
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 6
Page 8
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Januari 2024 dilakukan di 4 area
berbeda, yaitu area Pit Roto North (RTN), Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), dan Pit
Susubang (SSB). Kegiatan pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor pemboran PT
Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada
(Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 7
Page 9
PT KIDECO JAYA AGUNG
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Januari 2024 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 1. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Januari 2024
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Januari)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,565,501,525 7 Holes ~ 1,426.85 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 2,278,655,000 17 Holes ~ 2,598.50 meter
TOTAL Rp 3,844,156,525 24 Holes ~ 4,025.35 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 8
Page 10
PT KIDECO JAYA AGUNG
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 2 unit Mustang 9-F4 (DM01 dan
DM02), 1 unit dan Jacro 500 (DM05). PT Kumala Drillindo Persada mengoperasikan 5
unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04 dan RIG05).
Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada
dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab operasional dan
disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Januari 2024 dilakukan pada 4 area
yaitu area Pit Roto North (RTN), Roto Middle (RTM), Roto South (RTS), dan Pit Susubang
(SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat dilihat pada tabel
di bawah ini.
Table 2. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Januari 2024
A/PLAN JANUARI YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - 6 672.00 6 672.00
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM 7 1,750 5 802.00 5 802.00
5 RTS 14 2,135 11 2,207.35 11 2,207.35
6 SSB 4 600 2 344.00 2 344.00
7 SM-AC - - - - - -
8 SM-D - - - - - -
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 25 4,485 24 4,025.35 24 4,025.35
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 9
Page 11
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 3. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Januari 2024
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2312RTSMT14 - - - 170.00
Month
2 2401RTSMT01 69.00 41.20 110.20 104.00
3 2401RTSMT02 171.10 62.10 233.20 227.00
2401RTSMT05 78.80 113.20 192.00 On Progress
4 2401RTSMT03 45.00 50.20 95.20 89.00
2401RTSMT04 102.80 88.40 191.20 On Progress
2401RTSMT06 153.55 26.50 180.05 On Progress
2401RTSKD06 123.00 21.50 144.50 On Progress
RTS Depth Cont. From Last
5 2312RTSKD09 - 78.00 78.00 107.00
Month
6 2401RTSKD01 80.00 48.00 128.00 119.00
7 2401RTSKD03 86.00 78.00 164.00 155.50
Depth Cont. From Last
8 2312RTSKD08 - - - 122.00
Month
9 2401RTSKD02 115.00 34.00 149.00 143.00
10 2401RTSKD04 159.00 44.00 203.00 194.50
11 2401RTSKD05 140.00 79.00 219.00 215.00
2401RTSKD07 120.00 - 120.00 On Progress
Depth Cont. From Last
12 2312RTMMT03 - - - 137.00
Month
13 2401RTMMT01 97.15 112.35 209.50 206.00
RTM
14 2401RTMMT02 101.10 114.40 215.50 207.00
15 2401RTMKD01 56.00 60.00 116.00 110.00
16 2401RTMKD02 229.00 32.00 261.00 254.00
17 2401RTNKD02 120.00 - 120.00 113.00
18 2401RTNKD04 111.00 - 111.00 87.00
Depth Cont. From Last
19 2312RTNKD10 114.00 - 114.00 116.00
RTN Month
20 2401RTNKD01 123.00 - 123.00 116.00
21 2401RTNKD03 126.00 - 126.00 119.00
22 2401RTNKD05 78.00 - 78.00 77.00
23 2401SSBKD02 52.00 91.00 143.00 134.00
SSB
24 2401SSBKD01 100.00 101.00 201.00 191.00
TOTAL 2,750.50 1,274.85 4,025.35 3,513.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 10
Page 12
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan Februari 2024
Kegiatan pemboran pada bulan Januari adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan Februari direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block
Roto Samurangau yaitu area Roto South (RTS) dan pada Block Susubang Uko yaitu area
Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan Februari direncanakan dapat
menyelesaikan 20 lubang dengan target kedalaman 3,927.00 meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan JANUARI 2024 Page 11
Page 13
Page 14
05 Mar 2024 06/03/2024
Page 15
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 2
Page 16
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Total Luasan
Block Roto Samurangau
33,887.00 Ha
Block Susubang Uko
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Februari 2024 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara
independen pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya
disebut sebagai Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Februari 2024
pada wilayah IUPK Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 3
Page 17
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
29 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 4
Page 18
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 5
Page 19
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 6
Page 20
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Februari 2024 dilakukan di 2 area
berbeda, yaitu area Pit Roto South (RTS) dan Pit Susubang (SSB). Kegiatan pemboran
tersebut dikerjakan oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu PT Mintec
Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 7
Page 21
PT KIDECO JAYA AGUNG
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Februari 2024 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 1. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2024
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Februari)
1 PT MINTEC ABADI Rp 1,726,957,900 9 Holes ~ 1,456.60 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,649,827,500 8 Holes ~ 2,067.50 meter
TOTAL Rp 3,376,785,400 17 Holes ~ 3,524.10 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 2 unit Mustang 9-F4 (DM01 dan
DM02), 1 unit dan Jacro 500 (DM05). PT Kumala Drillindo Persada mengoperasikan 5
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 8
Page 22
PT KIDECO JAYA AGUNG
unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04 dan RIG05).
Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada
dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab operasional dan
disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Februari 2024 dilakukan pada 2 area
yaitu area Roto South (RTS) dan Pit Susubang (SSB). Detail hasil kegiatan eksplorasi
pada setiap area tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 2. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2024
A/PLAN FEBRUARY YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - 6 672.00
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM - - - - 5 802.00
5 RTS 16 3,327 16 3,061.10 27 5,268.45
6 SSB 4 600 1 463.00 3 807.00
7 SM-AC - - - - - -
8 SM-D - - - - - -
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 20 3,927 17 3,524.10 41 7,549.45
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 9
Page 23
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 3. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Februari 2024
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
Depth Cont. From Last
1 2401RTSMT05 - - - 182.50
Month
2 2402RTSMT07 66.80 65.90 132.70 116.00
3 2402RTSMT11 87.80 58.40 146.20 142.00
4 2402RTSMT13 63.80 73.40 137.20 131.00
Depth Cont. From Last
5 2401RTSMT04 - 60.00 60.00 242.50
Month
6 2402RTSMT08 72.00 47.20 119.20 116.50
2402RTSMT09 30.80 119.90 150.70 On Progress
Depth Cont. From Last
7 2401RTSMT06 - 80.45 80.45 254.00
Month
8 2402RTSMT10 179.60 75.45 255.05 246.00
9 2402RTSMT12 184.10 70.95 255.05 248.00
2402RTSMT14 RTS 87.55 32.50 120.05 On Progress
Depth Cont. From Last
10 2401RTSKD06 7.00 61.50 68.50 206.50
Month
11 2402RTSKD09 154.50 46.50 201.00 194.50
12 2402RTSKD11 108.00 72.00 180.00 171.00
2402RTSKD13 174.00 47.00 221.00 On Progress
2402RTSKD14 150.00 42.50 192.50 On Progress
Depth Cont. From Last
13 2401RTSKD07 - 68.00 68.00 179.00
Month
14 2402RTSKD08 72.00 29.00 101.00 92.00
15 2402RTSKD10 95.00 132.00 227.00 219.00
16 2402RTSKD12 47.00 93.00 140.00 113.00
2402RTSKD15 173.50 32.00 205.50 On Progress
17 2402SSBKD04 150.00 54.00 204.00 137.00
2402SSBKD05 SSB 77.00 - 77.00 On Progress
2402SSBKD03 118.50 63.50 182.00 On Progress
TOTAL 2,098.95 1,425.15 3,524.10 2,990.50
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 10
Page 24
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan Maret 2024
Kegiatan pemboran pada bulan Januari adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan Maret direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block
Roto Samurangau yaitu area Roto South (RTS), Samurangau C (SM-C) dan pada Block
Susubang Uko yaitu area Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan Maret
direncanakan dapat menyelesaikan 20 lubang dengan target kedalaman 4,000.00
meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan FEBRUARI 2024 Page 11
Page 25
Page 26
02/04/2024
Page 27
PT KIDECO JAYA AGUNG
1. LATAR BELAKANG
PT Kideco Jaya Agung (Kideco) merupakan salah satu kontraktor pemerintah
Republik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan batubara melalui Perjanjian
Kerjasama Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang
ditandatangani pada tanggal 14 September 1982, dengan nomor perjanjian Kerja sama
J2/Ji.DU/40/82, yang berlaku selama 30 tahun dari awal produksi komersial pertama di
tahun 1993. Pada tahun 2022, kontrak PKP2B berubah menjadi Izin Usaha
Pertambangan Khusus (IUPK) yang ditandatangani pada tanggal 16 Desember 2022,
dengan Nomor Perjanjian Kerja Sama 14/1/IUP/PMA/2022, yang berlaku selama 10
tahun.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Kideco beroperasi di wilayah Kabupaten Paser,
Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya berada di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu
Sopang. Lokasi Kideco berada sekitar 130 km dari kota Balikpapan ke arah selatan. Jenis
transportasi yang dapat digunakan untuk mencapai area ini adalah dengan
menggunakan speedboat ± 20 menit untuk menyeberangi Teluk Balikpapan dan
dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu
tempuh ± 4 jam.
Pada kontrak wilayah PKP2B Kideco memiliki 4 block penambangan dengan
total luasan awal setelah dilakukan Tata Batas pada tahun 2011 dan berdasarkan surat
dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No. 175/30/DJB/2015 tertanggal 29 Januari
2015 perihal Perubahan Lampiran Keputusan No. 959.K/DJB/2014 tertanggal 17
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 2
Page 28
PT KIDECO JAYA AGUNG
November 2014, adalah seluas 50.921 Ha. Pada tahun 2017, luasan wilayah Kideco
diubah berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Mineral dan Batubara No.
2444/30/DJB/2017 tertanggal 10 November 2017 perihal Revisi Persetujuan Rencana
Kegiatan Pada Seluruh Wilayah PKP2B, dimana total luasan wilayah PKP2B Kideco
menjadi 47,500 Ha. Pada tahun 2022, luasan wilayah Kideco diubah kembali
berdasarkan dari Surat Keputusan Menteri Investasi / Kepala Badan Koordinasi
Penanaman Modal No. 14/1/IUP/PMA/2022 tertanggal 16 Desember 2022 perihal
perubahan kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B)
Badan Usaha menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dengan total luasan
wilayah IUPK Kideco menjadi 33,887 Ha, yang terbagi menjadi 2 block, antara lain
sebagai berikut:
Nama Wilayah/Block/Konsesi IUPK Total Luasan
Block Roto Samurangau
33,887.00 Ha
Block Susubang Uko
Laporan ini merupakan penyampaian atau laporan kepada para pihak yang
berkepentingan mengenai hasil kegiatan eksplorasi secara ringkas yang telah dilakukan
pada bulan Maret 2024 dimana pelaporan ini dibuat dan dilaporkan secara independen
pada Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Kideco atau selanjutnya disebut sebagai
Ringkasan Pelaporan Hasil Eksplorasi (PHE) Periode Maret 2024 pada wilayah IUPK
Kideco.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 3
Page 29
PT KIDECO JAYA AGUNG
2. KONDISI UMUM
Pada sebagian lokasi pada Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko
telah dilakukan operasi penambangan dengan metode tambang terbuka dengan
menggunakan Truck dan Excavator, yang dikerjakan oleh Kideco dibantu oleh
kontraktor pertambangan dengan sistem rental untuk produksi batubara dan kontrak
penggalian tanah penutup, namun pada beberapa lokasi masih dilakukan kegiatan
eksplorasi detail untuk memastikan kemenerusan perlapisan batubara dan
kemungkinan untuk dapat dilakukan penambangan secara ekonomis. Target produksi
batubara yang direncanakan pada tahun ini sesuai dengan perencanaan adalah sebesar
29 juta ton.
Pemilihan metode penambangan tambang terbuka seperti yang disebutkan
diatas dikarenakan terdapat banyaknya perlapisan batubara (multi seam) yang dibatasi
oleh perlapisan batuan (interburden) yang tidak terlalu tebal, selain itu perlapisan
batubara memiliki kemiringan perlapisan (dip) landai hingga sangat curam. Dalam
operasional tambang terbuka, material interburden dan overburden atau bisa juga
disebut waste sebagian besar diangkut keluar tambang (pit) dan ditempatkan pada
area yang telah direncanakan di luar pit hingga batas kedalaman pit tercapai. Dalam
proses penambangan, tambang atau pit dibagi menjadi beberapa sector atau area.
Setelah batas kedalaman salah satu sector atau area pit tersebut dapat tertutup kembali
seperti yang telah direncanakan.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 4
Page 30
PT KIDECO JAYA AGUNG
Operasi tambang terbuka menggunakan hydraulic excavator dengan ukuran
tepat dan disesuaikan dengan kapasitas angkut truck, sehingga dapat digunakan untuk
menambang batubara dan waste secara efisien. Batubara hasil penambangan yang
diangkut keluar dari pit (ROM) tidak melalui proses pencucian, tetapi dihancurkan untuk
menghasilkan produk batubara yang nantinya diangkut kepelabuhan untuk dipasarkan.
Area Kideco memiliki struktur geologi mayor yaitu pembentukan lipatan (antiklin
dan sinklin) yang memanjang dari utara - selatan hingga timur laut - barat daya dengan
kemiringan sayap lipatannya berkisar antara 10°~ 60°. Kemiringan lapisan batubara
(seam) di area Kideco berkisar 20°~ 90° memanjang dari timur ke barat. Struktur lipatan
yang terbentuk merupakan struktur lipatan yang asimetris yang melandai dari
perlapisan yang paling muda (atas). Struktur sesar juga berasosiasi dengan struktur
mayor berupa lipatan ini.
Pada laporan saat ini mencantumkan 2 wilayah block penambangan Kideco,
yaitu Block Roto Samurangau dan Block Susubang Uko. Block Roto Samurangau
tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi Berai, Formasi Pamaluan, Formasi
Tanjung, Formasi Pitap, Batuan Granit dan Diorit dan Formasi Haruyan dengan formasi
pembawa batubara adalah Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah – Miosen
Akhir, sedangkan Block Susubang-Uko tersusun atas batuan Formasi Warukin, Formasi
Berai, Formasi Tanjung, dan Formasi Pitap dengan formasi pembawa batubara adalah
Formasi Warukin yang berumur Miosen Tengah - Miosen Akhir dan Formasi Tanjung
yang berumur Eosen Akhir yang terletak pada sisi barat daya.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 5
Page 31
PT KIDECO JAYA AGUNG
Terdapat lebih dari 50 lapisan batubara yang telah teridentifikasi pada Pit Roto
dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 26.2 meter. Pada Pit
Samurangau, terdapat 85 lapisan batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan
sebenarnya mencapai 10.6 meter. Sedangkan pada Pit Susubang, terdapat 41 lapisan
batubara dengan maksimal rata – rata ketebalan sebenarnya mencapai 4.6 meter.
Pada Block Roto Samurangau terbagi menjadi 2 area penambangan utama yaitu
Block Roto & Block Samurangau. Block Roto terdiri dari beberapa pit : Roto North (RTN),
Roto Middle (RTM), Roto South (RTS) dan Roto South G (RTS-G). Pada Block
Samurangau terdiri dari beberapa pit: Samurangau A (SM-A), Samurangau B (SM-B),
Samurangau C (SM-C) dan Samurangau D (SM-D), sedangkan pada Block Susubang
hanya terdiri satu pit yaitu Pit Susubang (SSB).
3. PELAKSANA KEGIATAN EKSPLORASI
Kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh kontraktor pemboran Kideco, yaitu PT
Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala) dibawah pengawasan
penuh Competent Person Indonesia (CPI) Kideco. Selain itu, pada kontraktor tersebut
juga terdapat Competent Person Indonesia (CPI) di bidang kegiatan eksplorasi yang
ikut terlibat dalam pengawasan kegiatan eksplorasi yang sedang berlangsung.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan adalah : pemetaan geologi, pemboran,
logging geofisika, dan analisa kualitas. Peralatan dan perlengkapan yang digunakan
sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk masing – masing tipe kegiatan dan
pekerjaan. Pelaksanaan kegiatan eksplorasi tersebut telah mengikuti standart pekerjaan
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 6
Page 32
PT KIDECO JAYA AGUNG
yang telah ditetapkan dan diawasi secara langsung oleh Competent Person Indonesia
(CPI).
4. HASIL KEGIATAN EKSPLORASI
4.1. Daerah Eksplorasi
Daerah kegiatan pemboran pada bulan Maret 2024 dilakukan di 3 area Pit
berbeda, yaitu Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC) dan Susubang (SSB). Kegiatan
pemboran tersebut dikerjakan oleh kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung yaitu
PT Mintec Abadi (Mintec) dan PT Kumala Drillindo Persada (Kumala).
4.2. Metode Eksplorasi
Pemboran dilakukan baik secara vertikal maupun pemboran miring sesuai
dengan target perlapisan batubara. Pemboran yang dilakukan menggunakan metoda
partly cored dan full coring sesuai target kedalaman perlapisan batubara dan
kebutuhan akan analisa geoteknik terhadap perlapisan batuan pengapit batubara.
Pemboran open hole menggunakan batang bor NQ (diameter dalam 60.3mm)
sedangkan partly cored dengan batang bor HQ (diameter dalam 77.8mm). Setelah
dilakukan pemboran dengan metoda tersebut, kemudian dilanjutkan dengan logging
geofisika untuk mendapatkan kedalaman batubara. Setelah kedalaman batubara
diketahui, perolehan conto (core recovery) untuk batubara dipastikan lebih dari atau
sama dengan 95%.
Logging geofisika dilakukan untuk membuktikan dan membandingkan posisi
kedalaman perlapisan batubara target dengan hasil coring yang telah dilakukan pada
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 7
Page 33
PT KIDECO JAYA AGUNG
kegiatan pemboran. Sehingga didapatkan posisi kedalaman batubara secara akurat
dan diperkuat dengan bukti bukti yang jelas.
Reconcile log geofisika dengan sebagian besar titik bor pemboran dengan conto
batuan ataupun pemboran tanpa conto dapat meningkatkan akurasi data yang
diperoleh. Pada umumnya, data log geofisika yang diperoleh berupa data gamma ray,
density, dan caliper. Data yang diperoleh termasuk kedalaman litologi batuan
penyusun, ketebalan, dan parting.
4.3. Biaya Eksplorasi
Biaya kegiatan pemboran eksplorasi pada periode bulan Maret 2024 untuk
setiap kontraktor pemboran PT Kideco Jaya Agung dapat dilihat pada tabel di bawah
ini :
Table 1. Biaya Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Maret 2024
BIAYA EKSPLORASI
NO KONTRAKTOR EKSPLORASI KETERANGAN
(Maret)
1 PT MINTEC ABADI Rp 2,105,546,700 9 Holes ~ 2,080.90 meter
2 PT KUMALA DRILLINDO PERSADA Rp 1,841,502,500 13 Holes ~ 2,453.00 meter
TOTAL Rp 3,947,049,200 22 Holes ~ 4,533.90 meter
4.4. Pengawasan Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi dilakukan oleh perusahaan kontraktor pemboran
PT Kideco Jaya Agung, yaitu PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada. PT
Mintec Abadi mengoperasikan 3 unit mesin bor yaitu 2 unit Mustang 9-F4 (DM01 dan
DM02), 1 unit dan Jacro 500 (DM05). PT Kumala Drillindo Persada mengoperasikan 5
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 8
Page 34
PT KIDECO JAYA AGUNG
unit mesin bor yaitu 5 unit Jacro 400 (RIG01, RIG02, RIG03, RIG04 dan RIG05).
Pengawasan kegiatan eksplorasi oleh PT Mintec Abadi dan PT Kumala Drillindo Persada
dilakukan langsung oleh masing - masing penanggungjawab operasional dan
disupervisi oleh PT Kideco Jaya Agung.
4.5. Hasil Pemboran
Kegiatan pemboran eksplorasi pada bulan Maret 2024 dilakukan pada 3 area
yaitu area Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC) dan Susubang (SSB). Detail hasil
kegiatan eksplorasi pada setiap area tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Table 2. Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Maret 2024
A/PLAN MARET YEAR TO DATE
AREA
HOLE DEPTH HOLE DEPTH HOLE DEPTH
1 SUWI - - - - - -
2 RTN ~ SM6 - - - - 6 672.00
3 RTS-G - - - - - -
4 RTM - - - - 5 802.00
5 RTS 12 2,520 14 2,726.40 41 7,994.85
6 SSB 4 600 4 872.50 7 1,679.50
7 SM-AC 4 880 4 935.00 4 935.00
8 SM-D - - - - - -
9 SELUYUS - - - - - -
10 UKO - - - - - -
TOTAL 20 4,000 22 4,533.90 63 12,083.35
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 9
Page 35
PT KIDECO JAYA AGUNG
Table 3. Detail Hasil Kegiatan Pemboran Eksplorasi PT Kideco Jaya Agung Periode Maret 2024
DRILLING PROGRESS
HOLE ID AREA REMARK
O. HOLE CORING T/ DEPTH L/ DEPTH
1 2403SMMT01 124.60 84.60 209.20 206.00
2 2403SMMT02 172.60 63.60 236.20 231.00
3 2403SMMT03 SM 87.40 121.80 209.20 203.00
4 2403SMMT04 99.90 100.30 200.20 197.00
2403SMMT05 36.80 43.40 80.20 On Progress
Depth Cont. From Last
5 2402RTSMT09 15.80 55.50 71.30 220.00
Month
Depth Cont. From Last
6 2402RTSMT14 92.05 63.95 156.00 270.00
Month
7 2403RTSMT15 186.60 86.45 273.05 266.00
8 2403RTSMT16 152.10 72.95 225.05 218.00
9 2403RTSMT17 105.05 89.45 194.50 191.00
2403RTSMT18 120.05 105.95 226.00 On Progress
Depth Cont. From Last
10 2402RTSKD13 - 1.50 1.50 187.00
Month
11 2403RTSKD16 52.00 53.00 105.00 98.00
RTS
12 2403RTSKD17 97.00 94.00 191.00 182.50
13 2403RTSKD20 155.00 49.50 204.50 202.00
Depth Cont. From Last
14 2402RTSKD14 46.00 31.50 77.50 258.00
Month
15 2403RTSKD18 83.00 156.00 239.00 231.00
16 2403RTSKD21 153.00 42.00 195.00 182.00
2403RTSKD23 53.00 40.50 93.50 On Progress
Depth Cont. From Last
17 2402RTSKD15 - 71.00 71.00 237.00
Month
18 2403RTSKD19 227.00 25.50 252.50 251.00
2403RTSKD22 121.50 28.50 150.00 On Progress
Depth Cont. From Last
19 2402SSBKD05 109.00 45.00 154.00 213.00
Month
20 2403SSBKD07 76.50 115.50 192.00 185.00
2403SSBKD09 107.50 73.00 180.50 On Progress
SSB
Depth Cont. From Last
21 2402SSBKD03 10.00 21.00 31.00 207.00
Month
22 2403SSBKD06 130.00 50.00 180.00 173.50
2403SSBKD08 123.00 12.00 135.00 On Progress
TOTAL 2,736.45 1,797.45 4,533.90 4,609.00
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 10
Page 36
PT KIDECO JAYA AGUNG
4.6. Rencana Pemboran bulan April 2024
Kegiatan pemboran pada bulan April adalah melanjutkan aktivitas kegiatan
eksplorasi sesuai dengan rencana tahunan yang telah dicanangkan sebelumnya.
Dimana pada bulan April direncanakan kegiatan eksplorasi dilaksanakan pada Block
Roto Samurangau yaitu area Roto South (RTS), Samurangau (SM-AC) dan pada Block
Susubang Uko yaitu area Susubang (SSB). Kegiatan pemboran pada bulan April
direncanakan dapat menyelesaikan 21 lubang dengan target kedalaman 4,200.00
meter.
Laporan Kegiatan Eksplorasi Bulan MARET 2024 Page 11
Names mentioned 11 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG
p.3 ×43
unresolved
org
Menteri Investasi
p.4 ×3
unresolved
org
Koordinasi Penanaman Modal
p.4 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Operasi
p.6 ×3
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Terdapat
p.7 ×3
unresolved
org
PT Mintec Abadi
p.7 ×17
unresolved
org
PT Kumala Drillindo Persada
p.7 ×18
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Logging
p.9
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Mintec Abadi
p.10
unresolved
org
PT KIDECO JAYA AGUNG Table
p.11 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.