Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 579
Page 1
PT Bank UOB Indonesia
Laporan Tahunan 2023
Membangun Masa Depan ASEAN
Build and Rebuild
Farhan Siki
Page 2
Tentang Laporan Ini PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia atau Bank) berkomitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang kepada para nasabah, rekan kerja, dan masyarakat sejak tahun 1956. Kami senantiasa menyediakan produk dan layanan berkualitas serta memberikan kontribusi positif bagi perkembangan perusahaan, pertumbuhan ekonomi, serta memberikan manfaat kepada seluruh pemangku kepentingan. Format laporan ini mengikuti ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sesuai dengan standar pembuatan laporan Grup UOB. Laporan ini dan informasi lebih lengkap mengenai UOB Indonesia dapat diakses melalui www.uob.co.id. Silakan scan kode QR untuk melihat: https://www.uob.co.id/about-us/investor-relations/laporan-keuangan/annual-report.page
Page 3
Membangun Masa Depan ASEAN
Build and Rebuild
Farhan Siki
Enamel sintetis di atas kanvas
140 x 110 cm
Build and Rebuild, pemenang utama kompetisi UOB Painting of the Year (Indonesia) 2022, Kategori
Established Artist, menjadi inspirasi desain untuk Laporan Tahunan tahun ini. Karya seni ini menggambarkan
rekonstruksi memajukan suatu bangsa ditengah masa depan yang tidak pasti.
Melalui gambar orang-orang yang meletakkan batu bata, mengerjakan mixer semen dan memanjat
naik turun kerangka besi, kami melihat pembangunan rumah, tempat kerja dan fasilitas umum. Hal ini
merupakan cerminan dari pesatnya perkembangan kawasan kami, dimana UOB berupaya membangun
masa depan yang lebih baik bagi masyarakat dan bisnis di ASEAN.
Sebagai pendukung seni terkemuka di Asia, UOB percaya pada peran penting seni dalam menghubungkan
masyarakat. Kompetisi UOB Painting of the Year, program seni unggulan UOB yang kini memasuki tahun
ke-42, diselenggarakan di lima pasar Asia Tenggara dimana UOB berada.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 1
Page 4
Daftar Isi Ikhtisar Keuangan
UOB Indonesia 2023
Tentang Laporan Ini
1 Tema
Laba Bersih Laba Operasional
4 Ikhtisar
18 Laporan Manajemen
Rp675 miliar Rp917 miliar
-29,0% -19,3%
32 Profil Perusahaan
76 Analisis dan Pembahasan
Manajemen
124 Tata Kelola Perusahaan
Pinjaman Nasabah - bruto Simpanan Nasabah
282 Laporan Keberlanjutan
359 Surat Pernyataan Anggota
Rp84.023 miliar Rp119.283 miliar
-1,8% +4,7%
Dewan Komisaris dan
Direksi tentang Tanggung
Jawab atas Laporan
Tahunan 2023
PT Bank UOB Indonesia
Rasio Kredit Bermasalah - neto Total Aset
Laporan Keuangan
1,39% Rp162.546 miliar
-0,34% pt +17,6%
Rasio Kredit Bermasalah - bruto Rasio Pendanaan Stabil neto
2,58% 131,55%
-0,40% pt +0,18% pt
Kredit Bermasalah
Rp2.149 miliar
-13,4%
Jakarta, Indonesia
2 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 5
Membangun Masa Depan ASEAN
Membangun
Masa Depan ASEAN
Untuk masyarakat dan bisnis di dalam,
dan yang terhubung dengan, ASEAN.
Pernyataan Tujuan kami menggarisbawahi brand promise UOB
untuk melakukan hal yang benar bagi para pemangku kepentingan
kami, termasuk nasabah, kolega dan masyarakat. Pernyataan ini
mencerminkan strategi jangka panjang kami, yang menandakan niat
Bank untuk meningkatkan investasi di kawasan untuk membantu
mewujudkan potensi masyarakat dan bisnis di ASEAN. Hal ini juga
memperkuat komitmen UOB untuk memfasilitasi arus ekonomi di
dalam dan dengan ASEAN untuk mendukung bisnis lintas generasi.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 3
Page 6
Bab .01
Ikhtisar
Grafik Keuangan Penting
Kredit yang Diberikan - Simpanan Nasabah Total Aset
neto
(dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah)
162.546
119.283
113.917
100.033
138.276
91.965
121.395
81.298
116.554
79.912
105.661
81.544
73.631
71.198
67.711
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
Total Ekuitas Pendapatan Bunga Laba Tahun Berjalan
Bersih
(dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah) (dalam Miliar Rupiah)
17.601
951
15.361
14.678
675
14.136
666
655
12.275
5.357
518
5.140
4.433
3.648
4.131
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
4 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 7
Membangun Masa Depan ASEAN
Grafik Keuangan Penting
Rasio kredit yang Rasio Kewajiban Imbal Balik atas
diberikan terhadap Penyediaan Modal Aset (ROA)
simpanan nasabah Minimum
(dalam Persentase) (dalam Persentase) (dalam Persentase)
90,92
0,87
18,85
0,84
18,32
76,87
17,98
16,55
16,57
0,71
74,78
73,18
0,70
69,92
0,61
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
Imbal Balik atas Margin Bunga Rasio Kredit
Ekuitas (ROE) Bersih (NIM) Bermasalah - bruto
(dalam Persentase) (dalam Persentase) (dalam Persentase)
6,70
5,63
4,68
4,44
4,02
3,98
3,81
3,85
3,51
3,65
3,82
2,98
2,58
2,44
1,69
2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023 2019 2020 2021 2022 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 5
Page 8
Bab .01
Ikhtisar
Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan
Laporan Posisi Keuangan
(dalam Miliar Rupiah)
per 31 Desember
Uraian
2023 2022 2021 2020 2019
Aset
Kas 604 717 632 594 589
Giro pada Bank Indonesia 9.901 8.870 4.315 3.374 5.362
Giro pada bank lain - neto 982 1.094 1.879 1.412 2.095
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain -
2.136 5.856 2.995 7.914 2.076
neto
Efek-efek yang diperdagangkan dan investasi
35.795 28.547 18.054 19.710 15.122
keuangan – neto
Piutang atas sekuritas yang dibeli dengan perjanjian
22.678 2.870 15.540 9.194 1.418
untuk dijual kembali - neto
Tagihan derivatif 841 1.321 727 1.325 704
Kredit yang diberikan – neto 79.912 81.298 71.198 67.711 73.631
Tagihan akseptasi – neto 2.499 3.683 2.753 2.061 2.332
Aset pajak tangguhan – neto 734 747 553 378 84
Aset tetap dan aset hak guna - nilai buku 2.685 1.408 1.233 1.297 1.189
Aset tak berwujud - neto 1.130 - - - -
Aset lain-lain – neto 2.649 1.865 1.516 1.584 1.059
Total Aset 162.546 138.276 121.395 116.554 105.661
Liabilitas dan Ekuitas
Liabilitas segera 475 193 176 205 193
Giro 23.702 24.166 21.583 17.666 10.999
Tabungan deposito 37.486 38.648 31.727 24.076 18.215
Deposito berjangka 58.095 51.103 46.724 50.223 52.330
Simpanan nasabah 119.283 113.917 100.034 91.965 81.544
Simpanan dari bank lain 1.399 206 74 178 895
Bunga yang masih harus dibayar 199 132 126 153 265
Utang pajak 171 196 241 244 129
Liabilitas derivatif 1.223 1.401 725 1.682 553
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji
13.296 - 13 - 424
dibeli kembali
Liabilitas akseptasi 2.412 3.252 2.311 2.009 2.166
Pinjaman yang diterima - - - 2.037 3.100
Liabilitas atas imbalan kerja 344 258 279 301 248
Efek utang yang diterbitkan – neto 1.443 1.596 1.498 2.582 3.179
Liabilitas lain-lain 4.700 1.764 1.241 1.062 690
Total Liabilitas 144.945 122.915 106.717 102.418 93.386
Total Ekuitas 17.601 15.361 14.678 14.136 12.275
Total Liabilitas dan Ekuitas 162.546 138.276 121.395 116.554 105.661
6 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 9
Membangun Masa Depan ASEAN
Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya
(dalam Miliar Rupiah)
untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Uraian
2023 2022 2021 2020 2019
Pendapatan bunga 9.945 7.571 6.941 7.697 8.003
Beban bunga (4.588) (2.431) (2.508) (3.566) (4.355)
Pendapatan bunga - neto 5.357 5.140 4.433 4.131 3.648
Total pendapatan operasional lainnya - neto 1.374 1.396 1.339 1.520 1.152*
Total penyisihan untuk kerugian penurunan nilai (797) (1.599) (1.478) (1.513) (496)
Total Beban operasional lainnya (5.017) (3.801) (3.464) (3.360) (3.409)*
Pendapatan operasional - neto 917 1.136 830 778 895*
Total pendapatan non-operasional (5) 12 19 5 17*
Laba sebelum beban pajak 912 1.148 849 783 912
Beban pajak (237) (197) (194) (265) (246)
Laba tahun berjalan 675 951 655 518 666
Penghasilan komprehensif lainnya/kerugian
65 (268) (113) 135 232
tahun berjalan - setelah pajak
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan 740 683 542 653 898
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada:
Ekuitas pemilik 675 951 655 518 666
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada:
Pemilik entitas induk 740 683 542 653 898
Laba per saham (dalam Rupiah, nilai penuh) 60 85 59 49 70
Laporan Arus Kas
(dalam Miliar Rupiah)
untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember
Uraian
2023 2022 2021 2020 2019
Kas dan setara kas di awal tahun 16.543 9.826 13.308 11.085 9.699
Kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
(730) 18.585 (1.044) 6.935* (44)
operasi
Kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
(3.121) (12.223) 704 (4.590) 2.319
investasi
Kas bersih (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas
1.285 29 (3.164) (189)* (783)
pembiayaan
Pengaruh neto perubahan kurs pada kas dan setara kas (31) 326 22 67 (106)
Kas dan setara kas di akhir tahun 13.946 16.543 9.826 13.308 11.085
*Reklasifikasi sehubungan dengan penerapan PSAK 73 yang berlaku efektif mulai 1 Januari 2020
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 7
Page 10
Bab .01
Ikhtisar
Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan
Rasio Keuangan
(dalam persentase)
per 31 Desember
Uraian
2023 2022 2021 2020 2019
Modal
Rasio Kewajiban
Penyediaan Modal
18,32 16,57 17,98 18,85 16,55
Minimum (Capital
Adequacy Ratio/CAR)
Rasio Tier 1 16,73 14,74 15,88 16,41 13,79
Rasio Tier 2 1,58 1,83 2,10 2,44 2,76
Aset tetap bruto terhadap
28,55 20,42 19,88 19,08 18,45
modal
Kualitas Aset
Aset produktif
bermasalah terhadap total 0,73 1,01 1,28 0,89 0,71
aset produktif
Kredit bermasalah (NPL) –
2,58 2,98 3,51 2,44 1,69
bruto
Kredit bermasalah (NPL) –
1,39 1,73 2,22 1,51 1,19
neto
Profitabilitas
Imbal balik atas Aset (ROA) 0,61 0,84 0,71 0,70 0,87
Imbal balik atas Ekuitas
4,44 6,70 4,68 4,02 5,63
(ROE)
Margin bunga bersih (NIM) 3,85 3,98 3,81 3,82 3,65
Biaya operasional
terhadap pendapatan 92,31 87,74 90,19 92,26 90,37
operasional (BOPO)
Likuiditas
Rasio pinjaman terhadap
69,92 73,18 74,78 76,87 90,92
simpanan (LDR)
Rasio dana murah (CASA) 51,30 55,14 53,29 45,39 35,83
Kepatuhan
Batas Maksimum
0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Pemberian Kredit (BMPK)
Pinjaman Melebihi Batas
Maksimum Pemberian 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Kredit (BMPK)
Giro Wajib Minimum
(GWM): Rupiah
- harian 9,42 9,47 3,92 3,25 5,63
- rata-rata 10,34 10,57 4,24 3,12 6,10
8 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 11
Membangun Masa Depan ASEAN
Ikhtisar Keuangan Lima Tahunan
Rasio Keuangan
(dalam persentase)
per 31 Desember
Uraian
2023 2022 2021 2020 2019
Giro Wajib Minimum
(GWM): Mata uang asing
- harian 4,67 4,10 4,13 4,20 8,25
- rata-rata 4,22 4,12 4,12 4,14 8,17
Agregat net open position
4,16 1,52 0,97 4,04 12,33
(NOP)
Lain-lain
Rasio liabilitas terhadap
823,50 800,18 727,05 724,52 760,79
ekuitas
Rasio liabilitas terhadap
89,17 88,89 87,91 87,87 88,38
aset
Total modal saham
ditempatkan dan disetor
12.227.591.633 11.186.644.888 11.186.644.888 11.186.644.888 9.553.885.804
penuh (dalam Rupiah, nilai
penuh)
* Dihitung sesuai ketentuan Bank Indonesia/Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Ikhtisar Saham dalam Dua Tahun Terakhir
Untuk periode 2022 hingga 2023, UOB Indonesia tidak menerbitkan atau memperdagangkan saham di Bursa
Efek Indonesia dan bursa efek negara lain. Oleh karena itu, informasi terkait saham Bank tidak diungkapkan.
Informasi Aksi Korporasi dalam Dua Tahun Terakhir
Pada tahun 2022, UOB Indonesia telah menerbitkan Obligasi Subordinasi sebesar Rp100 miliar melalui penawaran
umum untuk memperkuat posisi permodalan. Pada tahun 2023, Bank mengeluarkan 1.040.946.745 saham baru
dengan nilai seluruhnya sebesar Rp1.500 miliar kepada eksisting pemegang saham. Hal tersebut meningkatkan
modal disetor Bank menjadi 12.227.591.633 lembar saham atau sebesar Rp3.056 miliar per 31 Desember 2023.
Informasi Peringkat Perusahaan
No Lembaga Pemeringkat Peringkat Penjelasan Peringkat Masa Berlaku
1 Fitch Rating Indonesia AAA(idn) Obligasi Berkelanjutan 2024
2 Fitch Rating Indonesia AA(idn) Obligasi Subordinasi 2024
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 9
Page 12
Bab .01
Ikhtisar
Peristiwa Penting Tahun 2023
Penyelesaian Akuisisi Consumer Banking Citigroup
Tahun 2023 merupakan tahun bersejarah untuk pencapaian UOB Indonesia. Kami telah menyelesaikan akuisisi
bisnis consumer banking Citigroup di Indonesia, menambah jumlah nasabah secara signifikan yang memperkuat
basis Ritel kami, serta menyambut karyawan baru ke dalam keluarga UOB.
Dalam konferensi pers, UOB Indonesia mengumumkan tambahan modal, mendorong Bank untuk memperluas
skala bisnisnya untuk memastikan stabilitas jangka panjang.
November 2023
10 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 13
Membangun Masa Depan ASEAN
Peristiwa Penting Tahun 2023
Menumbuhkan wellness culture bagi rekan-rekan UOB
UOB percaya bahwa karyawan adalah aset terbesar kami. Melalui filosofi karyawan yaitu Care, Growth, dan
Trust yang ditanamkan dalam budaya sehari-hari, menyatukan kolega untuk meraih tujuan bersama.
UOB Indonesia CEO Awards 2023
UOB Indonesia menganugerahkan penghargaan tertinggi, CEO
Awards, kepada Dicky Handaya, PV Team Head, sebagai bentuk
apresiasi atas kerja keras dan kegigihannya dalam mencapai tujuan
Bank.
Seiring dengan penghargaan tersebut, UOB Indonesia juga
melaksanakan rangkaian Start of the Year (SOTY) yang mengangkat
10 Februari 2023
tema ‘Growing in Unity.’ Rangkaian acara SOTY terdiri dari SOTY
Workshop, Service Convention, Sales Convention, Sales and Service
Award, dan UOBI Got Talent.
Perayaan Idul Fitri
Sepanjang bulan Ramadan, UOB Indonesia menyelenggarakan
rangkaian acara dengan tema ‘Merajut kebaikan dalam keindahan
kebersamaan’, yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar
kolega melalui kegiatan Ramadan.
11 Mei 2023
Peresmian U-Clinic
Sejalan dengan Employee Value Proposition (EVP) UOB, yaitu Care,
Growth, dan Trust, UOB Indonesia meresmikan U-Clinic, program
klinik kesehatan in-house pertama di UOB Indonesia pertama di
UOB Plaza, dimana karyawan bisa mendapatkan pelayanan medis
yang menyeluruh dari kantor.
19 Juni 2023
UOB Indonesia meraih penghargaan tertinggi dalam Bisnis
Indonesia Financial Awards 2023
Bapak Hendra Gunawan selaku Presiden Direktur, UOB Indonesia,
meraih gelar sebagai ‘Best CEO’ di sektor perbankan. UOB Indonesia
juga memboyong ‘Best Performance Bank’ untuk bank dalam kategori
Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 3, pengelompokan
perbankan berdasarkan modal usaha dari Otoritas Jasa Keuangan
(OJK).
24 Agustus 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 11
Page 14
Bab .01
Ikhtisar
Peristiwa Penting Tahun 2023
Menghubungkan bisnis, di ASEAN dan sekitarnya
Melalui pemahaman mendalam kami mengenai ASEAN, kami menyediakan keahlian strategis untuk bisnis dan
pasar yang beroperasi di Indonesia. Sebagai One Bank for ASEAN, UOB bertujuan untuk meraih peluang besar
di kawasan ini dan menghubungkan para pemangku kepentingan utama untuk ekspansi yang lebih baik.
Transformasi perbankan digital untuk pelaku usaha melalui UOB
Infinity
UOB Indonesia meluncurkan UOB Infinity, sebuah platform digital
yang memudahkan bisnis untuk mengelola keperluan perbankan
secara lebih sederhana dan lebih pintar. Platform ini pertama kali
diluncurkan di Singapura dan sekarang tersedia di 10 negara Asia
Tenggara.
17 Januari 2023
Mengungkap cara untuk meraih peluang di tahun 2023
UOB Indonesia Global Markets menyajikan pemaparan ekonomi
2023 yang disampaikan oleh Ekonom UOB kepada perusahaan
manajemen aset dan sekuritas. Acara ini merupakan bentuk apresiasi
dukungan nasabah UOB.
26 Januari 2023
UOB Media Circle: Peran Perbankan dalam mendukung
Perekonomian Indonesia melalui Pasar Modal
UOB Indonesia menyelenggarakan UOB Media Circle bertajuk ‘Peran
perbankan dalam mendukung perekonomian Indonesia melalui
sektor pasar modal.’ Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan
inklusi dan literasi finansial sebagai kunci pertumbuhan ekonomi
Indonesia secara berkelanjutan.
24 Mei 2023
UOB Editors’ Circle: Creating Investment Opportunities in Indonesia
UOB Indonesia menggelar UOB Editors’ Circle bersama Kementerian
Investasi / BKPM yang membahas seputar membangun peluang
investasi di Indonesia, termasuk kajian UOB Business Outlook Study
2023, yang melibatkan 530 perusahaan dari berbagai sektor di kota-
kota besar di Indonesia.
12 September 2023
12 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 15
Membangun Masa Depan ASEAN
Peristiwa Penting Tahun 2023
UOB FinLab
UOB Indonesia meluncurkan The FinLab, sebuah program unggulan
UOB Group, yang dirancang sebagai akselerator inovasi bisnis untuk
mengembangkan dan mendigitalisasi bisnis di Indonesia.
19 September 2023
UOB Infinity FSCM
UOB Indonesia meluncurkan kapabilitas baru manajemen rantai
pasok keuangan (FSCM) di UOB Infinity untuk nasabah korporasi
agar dapat menikmati rangkaian solusi yang komprehensif.
25 September 2023
UOB Gateway to ASEAN Conference 2023
Sebagai salah satu bank terkemuka di Asia Tenggara, Grup UOB
berkomitmen dalam melayani kebutuhan kawasan. Melalui UOB
Gateway to ASEAN Conference: ‘ASEAN Forging Ahead’, yang pertama
kali dilaksanakan di Indonesia, UOB membagikan perspektif tentang
meraih peluang baru di ASEAN kepada 600 peserta yang terdiri dari
para pemimpin bisnis, pejabat pemerintah, nasabah, dan mitra dari
seluruh Indonesia, ASEAN, dan Tiongkok Raya.
11 Oktober 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 13
Page 16
Bab .01
Ikhtisar
Peristiwa Penting Tahun 2023
Layanan perbankan yang dipersonalisasi untuk setiap kebutuhan nasabah
Di UOB, kami teraspirasi untuk menjadi bank pilihan bagi individu di setiap fase kehidupan. Kami melayani
kebutuhan keuangan dan gaya hidup nasabah dengan menawarkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan
finansial masing-masing.
Perayaan Tahun Baru Imlek bersama nasabah
UOB Indonesia mengadakan perayaan Tahun Baru Imlek bersama
nasabah Commercial Banking, Business Banking, Consumer Banking,
dan Privilege Banking untuk menyambut Tahun Kelinci Air yang
melambangkan umur panjang, kedamaian, dan kemakmuran dalam
budaya Tiongkok.
Februari 2023
UOB Indonesia, Visa, dan Volopay meluncurkan solusi kartu kredit
korporasi
Melalui kolaborasi antara UOB Indonesia, Visa, dan Volopay,
pelaku usaha dapat menghubungkan kartu kredit korporasi UOB
dan platform Volopay, yang bertujuan untuk mempercepat inovasi,
meningkatkan penetrasi pasar, dan mendorong pertumbuhan yang
berkelanjutan.
21 Maret 2023
UOB Editors’ Circle: Inklusi Ekosistem Digital untuk Pertumbuhan
Ekonomi Berkelanjutan
UOB Indonesia menyelenggarakan Editors’ Circle yang membahas
perkembangan teknologi terkini dan pelaku industri berbasis digital.
Sesi ini menunjukkan cara pelaku industri mengubah ekosistem
perbankan sekaligus mendukung percepatan ekonomi Indonesia.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Bank Indonesia, mitra bisnis,
dan Senior Editor dari media.
28 Maret 2023
UOB Media Literacy: Preserve and Grow Your Wealth Through a
Risk-First Approach
Sebagai bagian dari komitmen UOB Indonesia dalam memperkuat
literasi keuangan bagi komunitas, UOB Indonesia mengadakan sesi
literasi media bertajuk ‘Preserve and Grow Your Wealth Through a
Risk-First Approach.’ Sesi ini bertujuan untuk memperluas literasi
keuangan dengan memahami risiko yang sesuai selaras dengan
tujuan keuangan nasabah.
30 Maret 2023
14 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 17
Membangun Masa Depan ASEAN
Peristiwa Penting Tahun 2023
Membangun masa depan ASEAN yang berkelanjutan
Komitmen CSR kami berfokus pada seni, anak-anak, dan pendidikan. UOB juga berkomitmen untuk mencapai net
zero pada tahun 2050 dan kami memiliki peran sebagai enabler untuk mendukung upaya transisi para nasabah
korporasi kami.
Literasi Keberlanjutan Bumi dan Laut Melalui Seni
Sebagai realisasi komitmen UOB Indonesia dalam mewujudkan
komunitas berkelanjutan, rekan-rekan UOB Indonesia mengajarkan
pentingnya ekosistem kelautan kepada anak-anak kurang beruntung
di Bali.
29 Maret 2023
Rayakan Ramadan lebih dekat dengan UOB TMRW
UOB TMRW mendonasikan perangkat digital dan alat tulis kepada
500 anak di delapan panti asuhan di Jakarta. Acara ini bertujuan
untuk menjembatani kesenjangan digital bagi anak-anak kurang
beruntung, meningkatkan literasi digital dan mempromosikan inklusi
digital di Indonesia.
16 Mei 2023
Dialog Perkembangan Seni Indonesia
UOB Indonesia menggelar dialog perkembangan dunia seni di
Indonesia di Bandung untuk menyampaikan pemaparan tentang
komitmen UOB dalam memberikan dukungan terhadap para seniman
Tanah Air melalui kompetisi UOB Painting of the Year.
19 Mei 2023
Sustainability Town Hall
UOB Indonesia untuk pertama kalinya menggelar Sustainability
Town Hall yang dihadiri oleh lebih dari 100 senior leaders. Town
Hall ini menandakan terbentuknya sustainability office, fungsi yang
merefleksikan komitmen UOB dalam membangun masa depan
berkelanjutan untuk bisnis dan masyarakat di kawasan ASEAN.
16 Juni 2023
Membangun Ekosistem Seni di Indonesia
UOB Indonesia bersama Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar
mengadakan talkshow bertajuk ‘Membangun Ekosistem Dunia Seni
Indonesia’. Acara membahas lebih dalam mengenai perkembangan
dunia seni di Indonesia serta peran UOB dalam mendukung para
seniman melalui kompetisi UOB Painting of the Year.
23 Juni 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 15
Page 18
Bab .01
Ikhtisar
Peristiwa Penting Tahun 2023
Kuliah Umum di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ‘Tata Kelola
Seni Rupa di Indonesia’
UOB Indonesia berpartisipasi dalam Kuliah Umum bertajuk ‘Tata
Kelola Seni Rupa Indonesia’ yang diselenggarakan oleh Institut
Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Sesi ini menyampaikan pentingnya
membangun ekosistem seni dari hulu ke hilir, serta peran UOBI dalam
mendukung dunia seni rupa Indonesia kepada kalangan mahasiswa
serta penikmat seni.
6 Juli 2023
UOB and South Pole – Climate Journey: Mengarahkan Perubahan
Sektor Kelapa Sawit di Asia
Sebagai bentuk komitmen menuju bisnis yang berkelanjutan, UOB
berkolaborasi dengan South Pole menggelar seminar bertajuk
‘Climate Journey: Steering Change in the Palm Oil Sector in Asia.’
Seminar ini membahas cara perusahaan rantai pasok kelapa sawit
dapat menerapkan praktik berkelanjutan, serta akses terhadap
pembiayaan berkelanjutan.
12 Juli 2023
Peluncuran U-Solar 2.0
UOB Indonesia meluncurkan U-Solar 2.0 yang merupakan ekspansi
dari program U-Solar, bertujuan untuk menghubungkan pemeran
ekosistem tenaga surya dengan memberikan akses layanan
keuangan berkelanjutan untuk kontraktor lokal dan pengembang
proyek Engineering, Procurement, Construction and Commissioning
(EPCC).
25 Juli 2023
Meningkatkan inklusivitas melalui kelas bahasa isyarat
Bersama dengan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO), UOB
Indonesia menggelar kelas bahasa isyarat untuk rekan-rekan UOB
Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara
UOB Heartbeat untuk membangun inklusivitas serta komunikasi
dengan adik-adik tuna rungu.
Juli 2023
Mengenalkan Sustainable Development Goals (SDG) melalui
program Child Education and Play
UOB Indonesia melaksanakan kegiatan Child Education and Play
Programme untuk anak-anak karyawan. Acara ini diikuti sekitar
154 anak berusia 4 sampai 11 tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk
mengenalkan pentingnya menabung serta Sustainable Development
Goals (SDG) sebagai langkah awal untuk melindungi planet bumi.
5-6 Juli 2023
16 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 19
Membangun Masa Depan ASEAN
Peristiwa Penting Tahun 2023
16 Mei 2023
2023 UOB Heartbeat Run/Walk
Sekitar lebih dari 2.000 kolega mengikuti UOB Heartbeat Run/Walk 2023 dan telah menggalang dana
sebesar Rp240 juta. Acara yang dilaksanakan serentak di Jakarta, Bandung, Medan, Semarang dan
Surabaya pada Sabtu, 12 Agustus 2023 bekerja sama dengan lima yayasan lokal untuk meningkatkan taraf
hidup anak-anak dan keluarga yang kurang beruntung.
13th UOB Painting of the Year
UOB Indonesia menganugerahkan penghargaan 13th UOB Painting
of the Year (POY) (Indonesia) kepada Ni Nyoman Sani atas karyanya
bertajuk ‘Tranquility’ (Keheningan). Penghargaan ini diserahkan
oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.
Penghargaan juga diberikan kepada tujuh perupa lainnya yang
25 Oktober 2023
memenangkan kategori Seniman Pendatang Baru (Emerging Artist)
dan Seniman Profesional (Established Artist).
UOB Artspace and Play by UOB at Art Jakarta
UOB Indonesia melanjutkan tahun ke-6 sebagai mitra Art Jakarta
sebagai bentuk dukungan UOB Indonesia terhadap perkembangan
seni, pendidikan dan anak-anak. UOB Artspace memamerkan 25
karya seni dari alumni UOB Painting of the Year, diiringi Play by UOB
untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi anak-anak.
17-19 November 2023
27-28 November 2023
Memperluas literasi kreatif dan literasi keuangan ke ragam komunitas
UOB Indonesia berkolaborasi dengan Socfindo Conservation, proyek keberlanjutan dari Socfin Indonesia,
untuk mengajarkan anak-anak mengenai lingkungan berkelanjutan melalui workshop Botanical Cyanotype
Print dengan mendaur ulang daun-daunan.
Selain lokakarya, UOBI berkesempatan untuk berbagi mengenai literasi keuangan untuk komunitas lokal di
Dolok Masihul, Medan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 17
Page 20
Bab .02
Laporan
Manajemen
20 Laporan Dewan Komisaris
25 Laporan Direksi
Raja Ampat, Papua, Indonesia
18 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 21
Membangun Masa Depan ASEAN Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 19
Page 22
Bab .02
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
“UOB berada pada posisi yang kuat di
ASEAN. Kawasan yang dinamis dengan
potensi untuk tumbuh. Pada tahun 2023,
kami mengembangkan rencana tiga
tahun yang akan mendukung tujuan kami
menjadi bank pilihan di Asia Tenggara.”
“Build and Rebuild” adalah judul lukisan di sampul UOB beroperasi pada posisi yang kuat di ASEAN.
Laporan Tahunan tahun ini. Lukisan ini menggambarkan Kawasan yang dinamis dengan potensi untuk
konstruksi, rekonstruksi dan pembangunan kembali tumbuh. Diversifikasi rantai pasokan, revolusi digital,
setelah adanya perubahan yang belum pernah terjadi investasi berskala besar untuk transisi net zero dan
sebelumnya. Hal ini menjadi pengingat bahwa dunia meningkatnya kelas menengah adalah beberapa
telah melalui periode perubahan yang intens dalam megatren yang mendorong dinamika kawasan ini.
beberapa tahun terakhir, kita juga memiliki kapasitas Sebagai bank terdepan ASEAN, kami optimis neraca
untuk berubah dan beregenerasi. UOB yang kuat, dengan didukung oleh pendapatan
yang beragam akan memungkinkan kami untuk
Keadaan ini telah terjadi pada UOB. Kami lebih baik memanfaatkan megatren yang menguntungkan ini
dan lebih kuat pasca pandemi. Di tengah perubahan, untuk tumbuh bersama masyarakat dan bisnis di
kami berpegang teguh pada komitmen kami untuk seluruh kawasan.
memberikan yang terbaik bagi nasabah. Secara
progresif kami membangun skala dan jaringan usaha Sebagai ekonomi terbesar di ASEAN, Indonesia
di ASEAN seiring dengan upaya membangun masa terus menunjukkan resiliensi dengan prospek yang
depan yang lebih baik bersama. menjanjikan. Meningkatnya konsumsi domestik,
peningkatan ekspor, surplus neraca perdagangan
ASEAN yang dinamis yang besar, belanja pemerintah yang kuat, dan
Pada tahun 2023, ekonomi global menghadapi pembentukan modal tetap bruto yang tangguh terus
ketidakpastian dan tantangan. Aktivitas ekonomi menopang perekonomian Indonesia. UOB Indonesia
global menurun didukung permintaan yang melambat terus berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan
di Zona Euro dan Tiongkok. Ekonomi Amerika Serikat ekonomi dan memajukan ambisi dan aspirasi bisnis
secara tak terduga tangguh dan mampu keluar dari dan individu dengan menyediakan produk dan solusi
perlambatan. Di kawasan yang lebih dekat, ekonomi perbankan terbaik.
ASEAN pulih dengan baik dari dampak pandemi.
Mengubah diri kita untuk
Ke depan, ketidakpastian tentang inflasi Amerika mewujudkan aspirasi kita
Serikat dan pertumbuhan Tiongkok akan terus berlanjut UOB hadir untuk jangka panjang. Dan kami berpegang
sementara ketegangan geopolitik dan transisi politik pada komitmen kami untuk menyeimbangkan
dapat menyebabkan periode yang bergejolak secara pertumbuhan dengan stabilitas, kami berharap
global. Pertumbuhan di kawasan ASEAN diperkirakan lingkungan operasional dalam dekade berikutnya akan
akan tetap kuat karena permintaan domestik, inflasi sangat berbeda dari hari ini. Industri perbankan di
yang moderat, dan peningkatan arus perdagangan masa depan kemungkinan akan melihat regionalisasi
dan investasi. arus ekonomi, industri baru muncul karena dorongan
keberlanjutan, kecerdasan buatan mengambil layanan
20 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 23
Membangun Masa Depan ASEAN
Laporan Dewan Komisaris
dan produktivitas ke tahap baru, dan munculnya mata Sebagai pengakuan atas neraca kami yang kuat serta
uang digital dan token yang diregulasi. model dan profil bisnis yang sehat, UOB Indonesia
memperoleh peringkat AAA (idn) National Long-
Pada tahun 2023, Grup mengembangkan rencana tiga Term Rating dari Fitch Ratings Indonesia, menjadikan
tahun yang akan membantu kami mencapai tujuan kami salah satu bank dengan peringkat tertinggi di
untuk menjadi bank pilihan di Asia Tenggara. Setelah Indonesia.
beberapa tahun membangun kapabilitas produk di
seluruh ragam mesin pertumbuhan kami, Bank kini Dengan jaringan regional yang kuat, kami terus
fokus pada pemanfaatan kapabilitas untuk tahap mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
pertumbuhan selanjutnya. di ASEAN. Berkolaborasi dengan Kementerian Investasi
Indonesia, asosiasi bisnis dan mitra, kami memfasilitasi
Kami mewujudkan aspirasi dengan bertransformasi masuknya perusahaan-perusahaan ke market di
pada hal-hal berikut: seluruh kawasan. Sejak tahun 2011, tim Foreign Direct
• membentuk kembali bisnis kami untuk mendorong Investment Advisory kami telah mendukung hampir
konektivitas ASEAN dan perdagangan cross- 4.000 perusahaan dalam ekspansi lintas batas di
border; seluruh Asia. Dalam dua tahun terakhir, kami telah
• memanfaatkan basis nasabah yang diperluas dan mendukung sekitar 100 perusahaan dalam upaya
sinergi dari akuisisi bisnis konsumer Citigroup di ekspansi ke Indonesia. Perusahaan-perusahaan ini
empat negara ASEAN untuk memenuhi kebutuhan telah berkomitmen untuk berinvestasi sekitar S$12
dan aspirasi gaya hidup nasabah; miliar selama periode tiga tahun dan investasi ini akan
• mengembangkan inisiatif baru untuk menarget menciptakan 15.000 lapangan kerja.
industri yang sedang berkembang terkait dengan
keberlanjutan dan inovasi; dan Skala yang diperluas dan
• Menggandakan upaya produktivitas dengan
mendigitalisasi proses kami, meningkatkan kemampuan yang lebih kuat
pengalaman nasabah, memperdalam keterlibatan Pada tahun 2023, kami mampu menumbuhkan basis
karyawan, dan efisiensi biaya. nasabah ritel menjadi lebih dari delapan juta di
seluruh kawasan seiring dengan selesainya akuisisi
bisnis perbankan konsumer Citigroup di empat pasar
Kinerja keuangan yang resilien ASEAN – Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
Pada 2023, laba bersih sebelum pajak UOB Indonesia
tercatat sebesar Rp912 miliar. Kinerja yang tangguh Pada tahun ini, kami mengintegrasikan bisnis baru
ini didukung oleh pendapatan bunga bersih sebesar di Malaysia dan Indonesia dengan platform UOB,
Rp5.357 miliar, didorong oleh pertumbuhan margin sementara integrasi di Thailand dijadwalkan pada
bunga bersih sebesar 3,9 persen. paruh pertama tahun 2024 dan Vietnam di tahun 2025.
Kesepakatan transformasional ini telah mempercepat
Kredit mencapai Rp79.912 miliar, terutama didorong mempercepat pertumbuhan UOB lima tahun ke depan.
oleh pertumbuhan kredit di Consumer Banking dan
Commercial Banking. Simpanan nasabah juga tumbuh Meskipun kondisi ekonomi makro menantang pada
4,7 persen menjadi Rp119,3 triliun. tahun 2023, fee kartu kredit bersih Grup tumbuh
hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya,
Kami tetap berhati-hati dalam mengelola risiko kredit. dengan penggandaan total pendapatan dari bisnis
Rasio kredit bermasalah bruto per 31 Desember 2023, tanpa jaminan. Total aset kelolaan (asset under
mencapai 2,6 persen, turun 0,4 poin persentase dari management/AUM) Grup naik 11 persen pada tahun
tahun lalu. Total aset per 31 Desember 2023, meningkat 2023, sementara di UOB Indonesia, asset under
menjadi Rp162,5 triliun, dengan total ekuitas mencapai management tumbuh dua kali lipat dan jumlah
Rp17,601 miliar dari tahun lalu. Rasio kecukupan modal nasabah wealth tumbuh 58,6 persen, mencerminkan
Bank tetap kuat sebesar 18,3 persen, jauh di atas keyakinan dan kepercayaan nasabah terhadap kami.
ketentuan regulator.
Didukung kapabilitas yang lebih kuat dan skala yang
UOB Indonesia berupaya mempertahankan likuiditas lebih luas, kami berada di posisi yang baik untuk
yang sehat dan posisi permodalan yang sehat untuk mendorong kemitraan strategis di berbagai pasar.
mendukung nasabah kami melalui siklus bisnis, Pada tahun 2023, kami mengumumkan penawaran
sekaligus memaksimalkan nilai bagi para pemegang gaya hidup yang besar sebagai sponsor utama konser
saham. Taylor Swift The Eras Tour di Singapura dan Ed Sheeran
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 21
Page 24
Bab .02
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
+-=÷x Tour di empat market utama kami, termasuk dan kualitas hidup masyarakat terus membaik. Kami
Indonesia. Kami terus berupaya untuk memperluas bertujuan untuk mengembangkan pembiayaan dan
penawaran gaya hidup yang memenuhi kebutuhan mendukung nasabah kami dalam perjalanan transisi
dan aspirasi nasabah kami di Indonesia dan seluruh mereka. Kami mengubah proses operasional kami
kawasan dengan mengedepankan pengalaman dan memperdalam kolaborasi kami dengan ekosistem
nasabah yang tak tertandingi. pemangku kepentingan yang lebih besar, termasuk
di semua tingkat pemerintahan, ekonomi, dan
Solusi digital yang disempurnakan masyarakat.
untuk nasabah Pada akhir tahun 2023, Grup telah menyalurkan
Kami melakukan yang terbaik bagi nasabah kami. S$44,5 miliar untuk pembiayaan berkelanjutan.
Komitmen ini ditunjukkan melalui penyediaan layanan UOB telah mengembangkan program holistis untuk
perbankan kapan saja, di mana saja, dan melalui merealisasikan komitmen net zero kami melalui:
beragam kanal - baik melalui kantor cabang, platform • pengembangan rencana sektoral untuk
digital, maupun kombinasi keduanya. menetapkan target dan mengukur kemajuan;
• mendukung nasabah dalam kinerja dekarbonisasi
Untuk meningkatkan strategi omni-channel, kami mereka;
telah memperkuat solusi digital untuk memberikan • menanamkan net zero dalam model operasional
pengalaman luring ke daring yang efisien kepada Bank; dan
nasabah. • mendorong keterlibatan pemangku kepentingan
yang efektif.
Bagi nasabah korporat, UOB Infinity, platform
perbankan digital kami untuk bisnis, kini tersedia di UOB merilis laporan kemajuan net zero pertama sesuai
10 negara di seluruh ASEAN, termasuk Indonesia, dengan komitmen untuk mencapai net zero pada
dan Tiongkok Raya. Untuk usaha kecil, UOB BizSmart, tahun 2050. Kami mencatat kemajuan positif dalam
rangkaian solusi bisnis digital terintegrasi, yang memenuhi target yang ditetapkan untuk lima sektor
membantu meningkatkan efisiensi operasional melalui fokus di bidang listrik, otomotif, real estat, konstruksi,
fleksibilitas yang lebih besar dalam manajemen dan baja. Kami mencatat penurunan intensitas
penggajian, e-commerce, dan mengelola persyaratan emisi di kelima sektor pada tahun 2022. Kami juga
perpajakan. berkomitmen untuk meniadakan pembiayaan baru
untuk proyek hulu minyak dan gas yang telah disetujui
Dengan basis nasabah ritel kami yang terus setelah tahun 2022. Secara kumulatif, keenam sektor
berkembang, kami meningkatkan layanan bagi tersebut mencapai sekitar 60 persen dari portofolio
nasabah regional. Melalui UOB TMRW terpadu di pinjaman korporasi kami.
Singapura, Malaysia, Indonesia dan Thailand, kami
menawarkan layanan terpadu dan kemampuan Untuk UOB Indonesia, kami mendirikan Country
kekayaan digital untuk memperdalam keterlibatan Sustainability Office pada tahun 2023, yang bertugas
dengan nasabah kami di seluruh pasar ini. untuk mengembangkan portofolio keberlanjutan
Bank dan mendukung kemajuan Grup menuju target
Platform regional yang mendukung net zero. Pada tahun 2023, kami meluncurkan dua
konektivitas inisiatif terkait energi di Indonesia untuk mendukung
Dengan rekam jejak regional kami yang kuat, UOB transisi hijau bisnis dan individu. Salah satunya
mendukung bisnis dari mulai dari perkembangan di adalah U-Energy - platform pembiayaan terintegrasi
dalam negeri maupun di seluruh kawasan. Kombinasi pertama di Indonesia dan di Asia - guna mendorong
unik kami mengenai keahlian sektor yang kuat dan pengembangan dan adopsi proyek efisiensi energi
pengetahuan market lokal memungkinkan kami untuk untuk bangunan dan rumah di Indonesia. Selain itu,
membantu bisnis menavigasi kompleksitas pasar dan U-Solar, ekosistem industri surya pertama di Asia
menangkap peluang pertumbuhan di ASEAN. yang menawarkan solusi keuangan kepada bisnis
dan konsumen untuk mendorong pengembangan dan
adopsi tenaga surya. Kami tetap berkomitmen dalam
Menempa masa depan yang bermitra dengan nasabah kami untuk mencapai
berkelanjutan untuk ASEAN Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (TPB) dan
UOB mendukung transisi yang tertib dan adil menuju TPB Nasional, untuk masa depan yang lebih baik.
net zero agar ekonomi terus tumbuh, serta kehidupan
22 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 25
Membangun Masa Depan ASEAN
Laporan Dewan Komisaris
Mendukung komunitas kami Kami memperkenalkan The UOB Way untuk
memperkuat budaya dan sistem kepercayaan kami
sebagai katalisator perubahan yang unik di antara karyawan pada tahun 2022.
UOB percaya dalam partisipasi kami untuk
Hal ini dibangun berdasarkan nilai yang kami anut
memperkuat ikatan sosial dan memperkaya kehidupan
Honourable, United, Committed dan Enterprising.
sebagai katalisator perubahan. Kami melakukannya
Pada tahun ini, kami memperluas UOB Way di luar
melalui berbagai cara, termasuk penggalangan dana,
karyawan kami – yaitu dengan menyertakan keluarga
menjadi sukarelawan, dan mendukung berbagai
dan komunitas mereka.
aspek sosial yang berkaitan dengan seni, anak-anak,
dan pendidikan. Melalui upaya kami dalam berbagai
Pada tahun 2023, The UOB Way diperkenalkan
inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan, kami
secara resmi kepada karyawan UOB Indonesia.
bertujuan untuk menjaga kebaikan dan melakukan hal
Komitmen tersebut ditanamkan dalam semua
yang benar bagi komunitas kami.
program pelatihan yang dihadiri oleh rekan-rekan
kami. Kami menyelenggarakan sekitar 1.200 program
Acara tahunan UOB Global Heartbeat Run/Walk di
pelatihan dengan catatan jam pelatihan secara
Indonesia mengumpulkan lebih dari Rp250 juta di
kolektif 190.000 jam pelatihan untuk semua rekan
bawah UOB Heartbeat Fund untuk meningkatkan
kami. Kami juga terus menerapkan program pelatihan
kehidupan anak-anak tunarungu dan mendukung
untuk mengoptimalkan pertumbuhan bagi rekan kerja,
sekolah-sekolah berkebutuhan khusus.
mendorong perkembangan yang optimal.
Kami percaya bahwa seni adalah sumber inspirasi
Karyawan adalah aset terbesar kami. Kami akan terus
dan koneksi yang kuat. Di tahun ke-42, kompetisi
berinvestasi untuk menciptakan lingkungan yang
UOB Painting of the Year (POY) adalah kompetisi
kondusif di mana para karyawan kami terlibat dan
seni tahunan terlama di Singapura dan salah satu
bersemangat. Ini memastikan bahwa kami memiliki
yang paling dikenal di Asia Tenggara. Di Indonesia,
budaya dan kumpulan bakat yang tepat untuk
melalui kompetisi UOB POY Indonesia ke-13, kami terus
memberikan nilai kepada nasabah dan pemangku
mengungkap dan membina bakat di seluruh negeri,
kepentingan kami.
seiring dengan upaya kami membangun ekosistem
bagi seniman kawasan untuk mencapai skala yang
lebih tinggi. Perluasan kompetisi ini ke Vietnam pada Evaluasi kinerja Direksi
tahun 2023 juga memperkuat komitmen jangka Pada tahun 2023, Dewan Komisaris dan Direksi
panjang kami untuk mendukung seni visual di Asia bertemu setiap triwulan untuk membahas dan
Tenggara. mengevaluasi kinerja bisnis serta kepatuhan terhadap
hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Dewan Komisaris bekerja sama dengan Direksi untuk
Memperkuat budaya karyawan memastikan bahwa strategi tersebut sejalan dengan
dengan UOB Way kepentingan dan ambisi Bank.
Budaya adalah pembeda utama bagi UOB. Sama
seperti akar yang kuat memberikan fondasi dan Kami meninjau dan memberikan saran tentang
jangkar pada pohon, budaya kami pada kepedulian, rencana strategis tiga tahun Bank. Rencana tersebut
pertumbuhan, dan kepercayaan membantu keluarga mencanangkan target ambisius untuk dicapai pada
UOB untuk tetap membumi dan membentuk cara kami tahun 2024. Termasuk rencana aksi untuk memajukan
tumbuh. pertumbuhan Bank di tiga bidang strategis -
personalisasi, konektivitas dan keberlanjutan, seiring
Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah dengan upaya kami dalam memastikan filosofi jangka
memperkenalkan program untuk memenuhi panjang dan komitmen untuk memberikan nilai kepada
kesejahteraan karyawan dan akan terus dibangun. para pemangku kepentingan.
Kami percaya dalam mengembangkan talenta-
talenta kami dan mendukung para karyawan kami Dewan Komisaris percaya bahwa Direksi telah
untuk mewujudkan potensi mereka. Membangun menjalankan peran dan tanggung jawabnya sesuai
kepercayaan di tempat kerja juga terus menjadi area dengan prioritas Bank dan akan terus mendorong
fokus sehingga kami dapat memberdayakan karyawan pertumbuhan di tahun 2024.
kami untuk membuat perbedaan dalam pekerjaan
mereka.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 23
Page 26
Bab .02
Laporan Manajemen
Laporan Dewan Komisaris
Meningkatkan Tata Kelola Pelaksanaan peran pengawasan
Perusahaan Sesuai dengan peran pengawasan kami, Dewan
Dewan Komisaris memberikan arahan kepada Direksi Komisaris secara aktif memberikan saran dan
mengenai Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), rekomendasi kepada Direksi melalui rapat gabungan
memberikan nasihat tentang manajemen risiko dan formal, informal dan berkala untuk memastikan bahwa
memastikan kepatuhan Bank terhadap ketentuan kebijakan dan inisiatif strategis Bank dilaksanakan
regulasi. Komitmen kuat kami untuk menegakkan GCG dengan baik.
sangat penting bagi Bank untuk mencapai misi kami
menjaga kepentingan semua pemangku kepentingan, Pada tahun 2023, kami menyelenggarakan enam rapat
meningkatkan nilai Bank dan mencapai pertumbuhan internal dan empat rapat gabungan dengan Direksi.
yang berkelanjutan. Jumlah rapat telah memenuhi ketentuan peraturan
perundang-undangan dan sejalan dengan komitmen
Prinsip-prinsip GCG yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Dewan Komisaris untuk meningkatkan kinerja Bank.
Tanggung Jawab, Independensi dan Kewajaran
berfungsi sebagai panduan untuk semua kegiatan Komposisi Dewan Komisaris
bisnis kami, dan secara teratur kami pantau Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)
implementasinya. Pada tahun 2023, kami semakin diselenggarakan bersama para pemegang saham
memperkuat kerangka kerja manajemen risiko kami pada tanggal 26 Oktober 2023 untuk menyetujui
melalui kebijakan anti-fraud. UOB Fraud Hotline pengunduran diri Bapak Aswin Wirjadi sebagai
dibentuk guna menyediakan saluran yang aman Komisaris Independen dan pengangkatan Bapak
untuk melaporkan dugaan penipuan dan memastikan Johanes Susilo sebagai Komisaris Independen efektif
investigasi penipuan independen oleh unit investigasi. tanggal 30 Januari 2024. Saya tetap menjabat
Kami juga membentuk fungsi Integrated Fraud sebagai Presiden Komisaris, bersama dengan rekan-
Management yang bekerja sama dengan unit bisnis rekan Komisaris – Bapak Chin Voon Fat (Frederick
dan unit pendukung untuk memperkuat praktik dalam Chin), Bapak Chan Kok Seong, Bapak Wayan Alit
enam pilar strategi anti-fraud - pencegahan, deteksi, Antara, Bapak VJH Boentaran Lesmana dan Bapak
penanganan, penyelesaian, remediasi, dan pelaporan. Johanes Susilo.
Kami terus menerapkan kebijakan dan proses Apresiasi
whistleblowing, didukung oleh Audit Internal dan Atas nama Dewan Komisaris, saya ingin mengucapkan
Komite Audit. Kami telah melengkapi Sistem Pelaporan terima kasih kepada nasabah kami atas dukungan
Pelanggaran untuk melindungi kerahasiaan pelapor yang tak tergoyahkan, dan senantiasa bekerja sama
sehingga mereka dapat melaporkan dugaan dengan kami untuk melewati kondisi bisnis yang
pelanggaran Kode Etik, termasuk tindakan penipuan, dinamis. Saya juga ingin menyampaikan penghargaan
dengan lebih tenang. yang sebesar-besarnya kepada Direksi, Manajemen
dan seluruh rekan UOB Indonesia atas kontribusi dan
Sesuai dengan ketentuan regulator, kami secara dedikasi yang teguh untuk menerapkan nilai-nilai UOB
berkala melakukan self-assessment atas penerapan dalam operasional Bank.
GCG Bank. Peringkat “2” kami raih untuk penilaian
mandiri yang dilakukan pada tahun 2023, yang Akhir kata, kami ingin mengucapkan terima kasih
menempatkan kami dalam klasifikasi “Baik”. kepada para pemegang saham atas kepercayaan
yang diberikan kepada UOB. Saya menantikan
Penilaian kinerja Komite Dewan dukungan yang berkelanjutan seraya memfokuskan
Komisaris diri untuk membangun masa depan yang berkelanjutan
Dalam melaksanakan tugas pengawasan dan bagi semuanya.
pemberian arahan serta nasihat kepada manajemen
Bank, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite
Remunerasi dan Nominasi, Komite Pemantau Risiko,
Komite Audit dan Komite Tata Kelola Terintegrasi. Pada
tahun 2023, komite-komite ini menjalankan fungsinya Wee Ee Cheong
dengan baik dan memberikan masukan kepada Komisaris Utama
Dewan Komisaris untuk memastikan pertumbuhan PT Bank UOB Indonesia
Bank yang berkelanjutan.
April 2024
24 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 27
Membangun Masa Depan ASEAN
Laporan Direksi
[GRI 2-22] [OJK-D.1]
“UOB Indonesia tetap berkomitmen
untuk mendukung pemulihan ekonomi
Indonesia dengan menjalankan peran
kami sebagai financial intermediary,
menyediakan produk dan solusi perbankan
yang progresif dan disesuaikan kepada
nasabah untuk memenuhi kebutuhan bisnis
dan individu, serta memajukan aspirasi
finansial mereka.”
Para Pemegang Saham yang terhormat, Pertumbuhan kredit perbankan tercatat sebesar
10,38 persen pada 2023, baik pada segmen korporasi
Atas nama Direksi, dengan senang hati kami maupun ritel. Meningkatnya permintaan kredit di
menerbitkan Laporan Tahunan PT Bank UOB semua sektor menunjukkan ketahanan ekonomi
Indonesia (UOB Indonesia), bersama dengan Laporan Indonesia yang kuat di tengah berbagai hambatan.
Keberlanjutan, untuk tahun buku yang berakhir pada Kredit investasi dan kredit modal kerja masing-masing
tanggal 31 Desember 2023. tumbuh 12,26 persen dan 10,05 persen. Kualitas
aset tetap baik, dengan kredit bermasalah nasional
menyusut menjadi 2,19 persen per 31 Desember 2023
Kondisi ekonomi 2023
dari 2,65 persen tahun lalu.
Pemulihan ekonomi pasca pandemi bergejolak
dikarenakan ketegangan geopolitik yang sedang
Kebijakan pemerintah dan pendekatan
berlangsung di seluruh dunia, termasuk perang Rusia-
makroprudensial berhasil mendorong pemulihan yang
Ukraina yang berkepanjangan, konflik Israel-Palestina
kuat dan berkelanjutan. Sebagai katalis pertumbuhan
dan persaingan antara Tiongkok dan Amerika Serikat
ekonomi, kami berkomitmen untuk mendukung para
serta sekutunya. Ini telah menyebabkan gejolak
pemangku kepentingan kami guna membangun masa
dalam energi global dan rantai pasokan, serta inflasi
depan yang lebih baik bersama.
global yang tinggi, sementara negara-negara maju
berpegang pada kebijakan moneter dan fiskal yang
ketat. Kinerja keuangan 2023
Di tengah lingkungan makro global yang dinamis
Meskipun pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat dan menantang, UOB Indonesia mencatat kinerja
mengungguli konsensus, ekonomi global tetap keuangan yang kredibel, didukung oleh kekuatan
melambat. Khusus untuk negara-negara maju di ekonomi domestik dan posisi market Bank yang kuat.
Eropa dan Asia, termasuk Tiongkok, pertumbuhannya Total aset tumbuh 17,5 persen menjadi Rp162,5 triliun
masih tertekan. Lembaga keuangan global, seperti sementara kredit bersih mencapai Rp79,9 triliun,
IMF, menurunkan proyeksi mereka untuk pertumbuhan dengan rasio pinjaman terhadap simpanan sebesar
ekonomi global pada tahun 2023. Di tengah kondisi 69,9 persen.
ekonomi global yang kurang mendukung, dan
penurunan harga komoditas utama Indonesia di Kami terus memperkuat posisi permodalan Bank
pasar global, seperti batu bara, timah, dan minyak melalui penerbitan saham sebesar Rp1,5 triliun
sawit mentah, perekonomian Indonesia menunjukkan sepanjang tahun, memperkuat rasio kecukupan modal
resiliensi. Produk Domestik Bruto diproyeksikan pada minimum Bank menjadi 18,3 persen, jauh di atas
kisaran 4,9 persen hingga 5,1 persen, didukung oleh ketentuan regulator.
permintaan domestik yang tetap kuat dan kontribusi
dari ekspor neto. Inflasi juga tetap stabil di 2,6 persen,
turun dari 5,5 persen pada tahun sebelumnya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 25
Page 28
Bab .02
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Pendapatan operasional turun dari Rp1.136 miliar berkelanjutan, mengacu pada tiga pilar strategis kami
pada 2022 menjadi Rp917 miliar pada 2023, sementara yaitu Konektivitas, Personalisasi, dan Keberlanjutan.
laba bersih turun 29,0 persen menjadi Rp675 Kami telah menguraikan peta jalan strategis untuk
miliar, dikarenakan biaya integrasi terkait akuisisi memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan
bisnis perbankan konsumer Citigroup di Indonesia. termasuk mengembangkan solusi baru dan lebih baik
Pendapatan bunga bersih tumbuh 4,1 persen dari Rp5,1 untuk bisnis dan individu, dan memanfaatkan jaringan
triliun pada 2022 menjadi Rp5,3 triliun pada 2023, luas kami untuk membantu nasabah menangkap
karena pendapatan bunga dari pinjaman sebagai peluang di kawasan.
akibat dari imbal hasil yang lebih tinggi pada 2023
dari bisnis konsumer Citi. Kami mengadakan forum Gateway to ASEAN di Jakarta
pada Oktober 2023 untuk pertama kalinya. Forum
Rasio margin bunga bersih (net interest margin/ tingkat regional edisi kedua ini mempertemukan para
NIM) pada 2023 dan 2022 masing-masing sebesar pemimpin bisnis dan pengambil keputusan baik dari
3,9 persen dan 4,0 persen, turun 0,1 poin persentase. sektor swasta maupun publik, untuk mengeksplorasi
Penurunan NIM disebabkan oleh biaya dana yang potensi pertumbuhan dan investasi di ASEAN dan
lebih tinggi. bidang-bidang untuk kolaborasi.
Kualitas aset membaik seiring dengan pemulihan Pada November 2023, kami menyelesaikan akuisisi
ekonomi Indonesia. Rasio kredit bermasalah menurun dan integrasi bisnis perbankan konsumer Citigroup,
dari 3,0 persen pada 2022 menjadi 2,6 persen pada memperluas basis nasabah ritel kami.
2023, di bawah rata-rata industri sebesar 3,0 persen.
Kami terus mendukung adopsi solusi perbankan digital
Seiring dengan upaya kami dalam mendukung baru bagi pelaku usaha untuk mempersiapkan mereka
pelaksanaan program restrukturisasi kredit Otoritas menghadapi masa depan digital. Kami fokus untuk
Jasa Keuangan dengan memberikan program mendukung nasabah dalam membangun bisnis yang
keringanan kredit kepada debitur hingga Maret 2024, siap digital dan mendorong transformasi digital. Pada
kami sangat berhati-hati dalam manajemen risiko dan tahun 2023, kami meluncurkan UOB Infinity, platform
memantau portofolio kami dengan cermat. perbankan digital untuk pelaku bisnis di Indonesia.
Dilengkapi dengan kemampuan Manajemen Rantai
Prioritas strategis 2023 Pasokan Keuangan, yang menawarkan rangkaian
Untuk menavigasi lingkungan bisnis yang tidak pasti, lengkap manajemen kas dan layanan transaksi untuk
Direksi tetap tangkas untuk menerapkan strategi Bank meningkatkan arus kas dan modal kerja nasabah kami.
melalui kombinasi pendekatan top-down dan bottom-
up. Rapat komite per bulan diadakan untuk memantau Kami terus mendorong kesuksesan UOB TMRW, kanal
kemajuan proyek-proyek strategis, guna memastikan digital utama Bank untuk nasabah ritel kami, dengan
bahwa tujuan Bank tercapai. Kami mengevaluasi memperluas rangkaian wawasan cerdas dan personal
faktor internal dan eksternal dalam lingkungan saat kami yang memungkinkan nasabah mengambil
ini dan masa depan, termasuk kondisi ekonomi makro, kendali finansialnya, dan meningkatkan fitur untuk
dinamika industri dan kebutuhan nasabah yang meningkatkan pengalaman digital nasabah, sehingga
berkembang untuk mendapatkan evaluasi holistis aktivitas perbankan, investasi, dan menikmati reward
yang memungkinkan kami membuat keputusan yang menjadi lebih praktis dan cerdas. Pada tahun 2023,
tepat untuk mencapai tujuan strategis kami. kami mengubah nama TMRW by UOB menjadi UOB
TMRW, sebagai wujud kesatuan dengan market lain.
UOB Indonesia tetap berkomitmen untuk mendukung Kami juga meluncurkan fungsi baru Rewards+ yang
pemulihan ekonomi negara dengan memainkan peran memungkinkan nasabah untuk bertransaksi dan
kami sebagai financial intermediary, menawarkan menukarkan hadiah dari transaksi kartu kredit.
produk dan solusi perbankan yang progresif dan
disesuaikan kepada nasabah untuk memenuhi Meningkatnya permintaan akan pembiayaan dan
kebutuhan bisnis dan individu, serta memajukan investasi berkelanjutan mendorong UOB Indonesia
ambisi keuangan mereka. Tujuan kami adalah untuk untuk mendirikan Country Sustainability Office,
membangun masa depan ASEAN secara jangka yang bertugas untuk mengembangkan portofolio
panjang. Kami berusaha untuk mengembangkan keberlanjutan kami dan menyediakan pinjaman
bisnis kami secara bertanggung jawab dan hijau dan opsi pembiayaan berkelanjutan lainnya,
26 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 29
Membangun Masa Depan ASEAN
Laporan Direksi
termasuk solusi pembiayaan U-Solar dan U-Energy. Risiko Terintegrasi, Komite Anti Pencucian Uang,
Kami juga berkomitmen untuk mencapai net zero pada Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis, Komite Aset
tahun 2050 untuk mendukung target keberlanjutan dan Liabilitas, Komite Teknologi Informasi dan Komite
pemerintah Indonesia. Sumber Daya Manusia.
Menjunjung Tinggi Tata Kelola Pada tahun 2023, Komite-Komite di bawah Direksi
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya
Perusahaan yang Baik secara memadai dengan memberikan bimbingan,
Pada tahun 2023, kami menerapkan beberapa saran dan rekomendasi konstruktif untuk mendukung
inisiatif untuk meningkatkan proses dan praktik tata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi serta
kelola perusahaan kami, termasuk pengembangan mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
pengendalian yang lebih kuat untuk deteksi dini
dan manajemen risiko. Kami juga membentuk unit Dengan menerapkan Tata Kelola yang Baik (GCG)
manajemen pengendalian risiko khusus untuk segmen serta pedoman dan standar tata kelola yang berlaku,
bisnis yang membutuhkan pengendalian risiko yang kami yakin bahwa kami dapat mencapai tujuan jangka
lebih ketat. panjang kami untuk menciptakan nilai bagi semua
pemangku kepentingan kami.
Untuk memperkuat budaya manajemen risiko yang
kuat, Bank melakukan serangkaian program pelatihan
mulai dari kesadaran fraud, anti pencucian uang, anti Prospek dan strategi 2024
penyuapan, hingga keamanan TI. Lingkungan makroekonomi diperkirakan akan tetap
bergejolak di tahun depan. Dengan latar belakang
Hasil self-assessment kami yang dilakukan terhadap ketidakpastian pertumbuhan dan inflasi yang
penerapan tata kelola perusahaan yang baik meraih moderat, pelaku pasar finansial mengantisipasi suku
skor komposit 2 dengan klasifikasi “baik”, yang bunga global mulai mereda setelah naik selama dua
mencerminkan kepatuhan yang memadai terhadap tahun.
prinsip-prinsip tata kelola.
Pertumbuhan global diperkirakan akan moderat
Inisiatif ini, termasuk akuntabilitas yang jelas dan di tengah permintaan konsumen yang lebih lemah
pengawasan yang efektif dari Dewan Komisaris, Direksi, dan kebijakan moneter yang lebih ketat untuk
Komite, Unit Audit Internal dan Sekretaris Perusahaan, mengendalikan inflasi. Situasi ekonomi Tiongkok tetap
telah berkontribusi pada peningkatan kualitas praktik menantang dengan kemungkinan pertumbuhan yang
tata kelola perusahaan secara keseluruhan. akan tetap lambat pada tahun 2024. Peningkatan
ketegangan geopolitik lebih lanjut di Eropa Timur dan
Timur Tengah dapat menaikkan harga energi dan
Tidak ada perubahan susunan pangan, serta biaya transportasi ke seluruh dunia,
Direksi memberikan tekanan pada harga konsumen dan bank
Tidak ada perubahan susunan Direksi di tahun 2023. sentral.
Anggota Direksi UOB Indonesia per 31 Desember 2023
adalah sebagai berikut: Terlepas dari tantangan ini, kami terus optimis tentang
• Direktur Utama: Hendra Gunawan potensi ASEAN didukung permintaan domestik yang
• Direktur: Teh Han Yi membaik dan ekspor yang meningkat. Indonesia,
• Direktur: Harapman Kasan khususnya, diprakirakan mampu melanjutkan
• Direktur: Sonny Samuel pemulihan didorong oleh konsumsi domestik yang
• Direktur: Choi Yau Chi (Henry Choi) terus menguat, surplus neraca perdagangan yang
• Direktur: Henry Santoso tinggi, dan realisasi berbagai rencana investasi
• Direktur: Paul Rafiuly hilirisasi. Pemilu juga memicu sentimen positif, yang
• Direktur Kepatuhan: Ardhi Wibowo mengarah pada proyeksi pertumbuhan ekonomi
yang lebih tinggi untuk tahun 2024 oleh lembaga
Kinerja Komite di bawah Direksi keuangan global seperti Dana Moneter Internasional
Dalam melaksanakan tugasnya, Direksi UOB (IMF), Bank Pembangunan Asia (ADB) dan Bank Dunia.
Indonesia dibantu oleh beberapa komite, antara lain Pemerintah, bersama dengan Bank Indonesia, telah
Komite Eksekutif, Komite Kredit, Komite Kebijakan memperkirakan pertumbuhan 5,2 persen, dengan
Kredit, Komite Manajemen Risiko, Komite Manajemen tingkat inflasi yang terkendali sekitar 2,8 persen.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 27
Page 30
Bab .02
Laporan Manajemen
Laporan Direksi
Bank Indonesia telah menyatakan akan terus Dukungan kami untuk mencapai
menempuh kebijakan makro yang hati-hati dan
akomodatif untuk menjaga momentum pertumbuhan.
tujuan keberlanjutan
Kami berkomitmen untuk berkontribusi pada
Komitmen pemerintah untuk memperluas penyaluran
kemakmuran ekonomi, sosial, dan lingkungan jangka
kredit bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
panjang negara ini. Asia telah diidentifikasi sebagai
(UMKM), Kredit Usaha Rakyat dan pembiayaan hijau,
salah satu wilayah paling rentan di dunia terhadap
diharapkan dapat membawa pertumbuhan kredit ke
pemanasan global dan kami akan memainkan peran
kisaran 10,0 hingga 12,0 persen pada 2024. Sementara
kami dalam mendukung upaya mitigasi dan adaptasi
itu, dengan tingkat inflasi yang terkendali, kekuatan
perubahan iklim.
Rupiah diperkirakan akan tetap stabil. Bank Indonesia
juga memiliki kapasitas untuk mempertahankan suku
Country Sustainability Office kami akan fokus
bunga acuan pada level 6,0 persen saat ini.
pada pengembangan budaya keberlanjutan dan
mengoordinasikan program keberlanjutan untuk
Menanggapi prospek yang lebih optimis, UOB
menumbuhkan portofolio keberlanjutan.
Indonesia akan memulai strategi pertumbuhan yang
lebih agresif, sambil mempertahankan kekuatan
Dibangun berdasarkan nilai-nilai kami Honourable,
neraca dan model bisnis kami yang sehat. Kami
United, Committed dan Enterprising, budaya
juga akan terus berinovasi dan menyediakan produk
keberlanjutan kami akan fokus pada empat pilar,
dan layanan keuangan yang disesuaikan dengan
yaitu mendorong pembangunan berkelanjutan,
preferensi dan kebutuhan nasabah yang berbeda.
mengedepankan nasabah, mengembangkan individu
profesional yang berprinsip; dan mengusung tanggung
Penyelesaian akuisisi bisnis consumer banking
jawab perusahaan.
Citigroup di Indonesia tidak hanya memperluas basis
nasabah kami, tetapi juga menambah kedalaman
Dari aspek ekonomi, kami terus meningkatkan
dan keluasan bauran produk, penawaran solusi, dan
portofolio keberlanjutan kami dengan meningkatkan
ekosistem mitra kami. UOB berada di posisi yang tepat
distribusi pembiayaan Kategori Kegiatan Usaha
untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia yang
Berkelanjutan, khususnya kepada segmen UMKM
aspiratif, baik di dalam negeri maupun regional. Kami
yang berkontribusi hingga 60 persen dari total Produk
akan mengintensifkan peningkatan platform UOB
Domestik Bruto Indonesia.
TMRW, untuk mengakuisisi dan melayani nasabah
secara digital.
Pada keberlanjutan, kami berkomitmen untuk mencapai
net zero pada tahun 2050. Kami akan mengintensifkan
Bank berkomitmen untuk meningkatkan profitabilitas
penawaran pembiayaan berkelanjutan. Hingga akhir
dengan memperluas kehadirannya di sektor Ritel, serta
tahun 2023, kami telah menyalurkan pembiayaan
senantias menjaga sinergi portofolio pasca akuisisi
berkelanjutan sebesar Rp14,7 triliun. Kami juga
untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
telah mengurangi penggunaan kertas dan listrik
secara signifikan sejak kampanye perbankan ramah
Bank juga bertujuan untuk memperkuat pembiayaan
lingkungan diluncurkan dan telah berhasil menerapkan
dan mendukung nasabah dalam pengembangan
program daur ulang sampah hingga 100 persen di
usaha melalui penyaluran kredit, solusi dan layanan
Kantor Pusat UOB Indonesia bekerja sama dengan
keuangan dalam perdagangan, cash management,
pihak ketiga.
serta produk treasury dan investasi. Selaras dengan
visi strategis, Bank, terus berinvestasi dalam teknologi
Di bidang sosial, kami menerapkan berbagai
dan sumber daya manusia untuk meningkatkan
program pemberdayaan masyarakat, seperti literasi
kemampuan dan memastikan pertumbuhan bisnis
keuangan di seluruh institusi pendidikan. Sebagai
yang berkelanjutan di masa depan.
bagian dari Kelompok Kerja Bank Indonesia “Pokja
BI”, kami melakukan serangkaian program literasi
keuangan kepada siswa SMA dan mahasiswa
serta pekerja berupah rendah, untuk meningkatkan
pemahaman mereka tentang pengelolaan finansial
dan meningkatkan akses mereka terhadap produk
finansial.
28 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 31
Membangun Masa Depan ASEAN
Laporan Direksi
Memberi kembali kepada Apresiasi
masyarakat Atas nama Direksi, saya mengucapkan terima kasih
Kami percaya dalam memberdayakan masyarakat di dan memberikan apresiasi kepada Dewan Komisaris
mana Bank beroperasi. Oleh karena itu, kami selalu atas saran dan arahannya sepanjang tahun 2023. Kami
berusaha untuk mendukung perkembangan sosial, juga mengucapkan terima kasih kepada pemegang
membuka pikiran dan hati melalui kegiatan sosial saham, nasabah dan mitra bisnis kami atas dukungan
yang berkaitan dengan anak, pendidikan, dan seni. dan kepercayaannya kepada Bank.
Kompetisi tahunan UOB Painting of the Year (POY) Saya juga ingin menyampaikan apresiasi kepada
terus kami kembangkan dan membina seniman di seluruh karyawan UOB Indonesia atas kerja
Tanah Air, memberikan jalan bagi mereka untuk kerasnya sepanjang tahun 2023. Dengan dukungan
berbagi semangat dan kreativitas melalui seni. Kami mereka, saya berharap dapat mempertahankan
juga mengadakan serangkaian pameran di tahun saya berharap dapat mempertahankan momentum
lalu untuk mempromosikan para pemenang UOB POY di tahun mendatang dengan pertumbuhan yang
Indonesia, dan berkolaborasi dengan Art Jakarta untuk menguntungkan dan berkelanjutan.
memberikan pendidikan seni visual, mempromosikan
literasi digital dan kesadaran lingkungan melalui
inisiatif seperti ruang seni “Play by UOB” untuk anak-
anak.
Kami mengadakan UOB Heartbeat Run/Walk, dengan
lebih dari 2.000 kolega turut berpartisipasi. Secara Hendra Gunawan
kolektif, kami mengumpulkan lebih dari Rp250 juta Direktur Utama
donasi untuk yayasan yang mendukung sekolah PT Bank UOB Indonesia
berkebutuhan khusus dan anak-anak dengan
gangguan pendengaran. April 2024
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 29
Page 32
Bab .02
Laporan Manajemen
Direksi UOB Indonesia
Dari kiri ke kanan: Paul Rafiuly, Harapman Kasan, Ardhi Wibowo, Hendra Gunawan
30 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 33
Membangun Masa Depan ASEAN
Dari kiri ke kanan: Henry Santoso, Teh Han Yi, Choi Yau Chi (Henry Choi), Sonny Samuel
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 31
Page 34
Chapter .03
Company Profile
Bab.03
Profil
Perusahaan
34 Identitas Perusahaan
36 Mengenang Dr Wee Cho Yaw,
Pendiri UOB Indonesia
37 Sekilas UOB Indonesia
37 Sejarah Nama UOB Indonesia
38 Jejak Transformasi
40 Visi, Misi, Tujuan Berkelanjutan
dan Nilai
42 Kegiatan Usaha
46 Struktur Organisasi
48 Profil Dewan Komisaris
51 Profil Direksi
56 United Overseas Bank Limited
sebagai Pemegang Saham
Pengendali
58 Ikhtisar Keuangan United
Overseas Bank Limited dalam
Lima Tahun Terakhir
59 Struktur dan Komposisi
Pemegang Saham
60 Perubahan yang Bersifat
Signifikan
61 Struktur Grup Perusahaan
61 Entitas Anak dan Afiliasi
62 Kronologi Penerbitan Saham
62 Kronologi Pencatatan Obligasi
63 Lembaga dan/atau Profesi
Penunjang
63 Informasi pada Situs
Perusahaan
64 Penghargaan dan Sertifikasi
66 Wilayah Operasional dan
Pasar yang Dilayani
66 Jaringan Kantor
Jakarta, Indonesia
32 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 35
Membangun
Building Masa
the Future
Depanof ASEAN
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 33
Page 36
Bab .03
Profil Perusahaan
Identitas Perusahaan
[GRI 2-1] [GRI 2-28] [C.2] [C.3] [C.5]
Nama Perusahaan Skala Usaha
PT Bank UOB Indonesia
Jumlah Kantor
Nama Komersial 1 Kantor Pusat
UOB Indonesia (UOBI) 4 Kantor Wilayah
42 Kantor Cabang
89 Kantor Cabang Pembantu
Bidang Usaha
Industri Perbankan
Jaringan ATM
Status Entitas 142 ATM
Perseroan Terbatas
Tanggal Pendirian
24 Oktober 1956 Wilayah Operasi
44 kota di 16 provinsi di Indonesia
Tanggal Beroperasi
1 November 1956
Dasar Hukum Pendirian
Alamat Kantor Pusat
• Akta Pendirian Perusahaan No. 150 yang dibuat
UOB Plaza Jl. M.H. Thamrin No. 10
di hadapan Eliza Pondaag, S.H., Notaris di
DKI Jakarta 10230, Indonesia
Jakarta, tanggal 31 Agustus 1956
• Surat Keputusan Menteri Kehakiman Republik
Indonesia (sekarang Menteri Hukum dan Hak Nomor Telepon
Asasi Manusia) No. J.A.5/78/4 tanggal 24 +62 21 2350 6000 (hunting)
Oktober 1956
Nomor Faksimile
• Berita Negara No. 96 tanggal 30 November 1956
+62 21 2993 6632
Tambahan Berita Negara No. 1234/1956
Call Centre
Kepemilikan Saham 14008
• UOB International Investment Private Limited,
Email
Singapura (68,943%)
uobcare@uob.co.id
• United Overseas Bank Limited, Singapura
(30,056%) Website
• Yayasan Kesejahteraan Nusantara (1,000%) www.uob.co.id
• Lainnya (0,001%)
Media Sosial
Modal Dasar Facebook:
Rp9.000.000.000.000, terdiri dari 36.000.000.000 UOB Indonesia, TMRW Indonesia
saham dengan nilai nominal Rp250 per saham Instagram:
uob.id, uobcards.id,
Modal Ditempatkan dan Disetor penuh TMRWIndonesia
12.227.591.633 lembar saham atau setara dengan YouTube:
Rp3.056.897.908.250 UOB Indonesia, TMRW Indonesia
34 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 37
Membangun Masa Depan ASEAN
Identitas Perusahaan
[GRI 2-1] [GRI 2-28] [C.2] [C.3] [C.5]
Laba Operasional Bank Tahun 2023
Rp917 miliar
Pendapatan Bunga – Neto
Tahun 2023
Rp5.357 miliar
Jumlah Aset Tahun 2023
Rp162.546 miliar
Jumlah Liabilitas Tahun 2023
Rp144.945 miliar
Jumlah Ekuitas Tahun 2023
Rp17.601 miliar
Jumlah Produk dan Layanan
yang Ditawarkan
• 5 (lima) produk utama, terdiri
dari Produk Pembiayaan, Produk
Pendanaan, Produk Investasi,
Produk Asuransi dan Produk
Treasuri
• 23 (dua puluh tiiga) jenis layanan
perbankan
Jumlah Pegawai per
31 Desember 2023
4.252 pegawai
Keanggotaan Asosiasi
• Perhimpunan Bank Nasional
(PERBANAS)
• Perhimpunan Bank-Bank
Internasional Indonesia
(PERBINA)
• Asosiasi Sistem Pembayaran
Indonesia (ASPI)
• Forum Komunikasi Direktur
Kepatuhan Perbankan
(FKDKP)
• Asosiasi Kartu Kredit
Indonesia (AKKI)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 35
Page 38
Bab .03
Profil Perusahaan
Mengenang Dr Wee Cho Yaw,
Pendiri UOB Indonesia
“Sebagai pengakuan atas upaya luar biasa
yang dilakukan Dr Wee Cho Yaw dalam
mengembangkan UOB Indonesia menjadi
pelaku usaha yang bertanggung jawab dan
tepercaya di industri perbankan Indonesia,
Bank dengan bangga menganugerahkan
kepada Dr Wee gelar Pendiri UOB Indonesia
untuk selamanya setelah beliau pensiun
pada tahun 2019.”
Dr Wee Cho Yaw
Pendiri UOB Indonesia Dr Wee Cho Yaw, pendiri UOB Indonesia dan Komisaris
Utama dari tahun 2005 hingga pensiun pada tahun 2019,
telah berpulang pada tanggal 3 Februari 2024 pada usia
95 tahun.
Di bawah kepemimpinannya sebagai Komisaris Utama,
Dr Wee berperan penting dalam mengarahkan kinerja
UOB Indonesia yang solid. Dukungan aktifnya mendorong
transformasi Bank dan investasi strategis pada sumber
daya manusia beserta kapabilitas yang dimiliki demi
kepentingan nasabah dan pemangku kepentingan Bank.
Sebagai pengakuan atas upaya luar biasa yang dilakukan
Dr Wee dalam mengembangkan UOB Indonesia menjadi
menjadi pelaku usaha yang bertanggung jawab dan
terpercaya di industri perbankan Indonesia, Bank dengan
bangga menganugerahkan Dr Wee gelar Pendiri UOB
Indonesia untuk selamanya setelah beliau pensiun pada
tahun 2019.
Dr Wee adalah Chairman Emeritus dan Penasihat
Kehormatan Grup UOB. Dr Wee telah menerima
banyak penghargaan atas pencapaian bisnisnya dan
dukungannya terhadap pendidikan, kesejahteraan
masyarakat, dan komunitas bisnis. Di antara penghargaan
yang diberikan kepadanya adalah Distinguished Service
Order, salah satu National Day Awards tertinggi di
Singapura, ASEAN Business Advisory Council Legacy
Award untuk Singapura dan Honorary Degrees of Doctor
Letters dari National University of Singapore dan Nanyang
Technological University.
UOB Indonesia sangat berterima kasih kepada Dr Wee
atas nasihat, kepemimpinan, dan bimbingannya yang
bijaksana selama menjabat sebagai Komisaris Utama.
36 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 39
Membangun Masa Depan ASEAN
Sekilas UOB Indonesia
Sejarah Nama 1956 PT Bank Buana Indonesia
UOB Indonesia
2007 PT Bank UOB Buana Tbk
2011 PT Bank UOB Indonesia
UOB Indonesia berdiri pada tanggal UOB Indonesia mendapatkan peringkat AAA (idn) dari
Fitch Ratings Indonesia, sebuah lembaga pemeringkat
31 Agustus 1956 dengan nama PT Bank
independen. UOB Indonesia juga meraih Platinum
Buana Indonesia. Pada bulan Mei 2011, Award for Exceptional Financial Performance dari
Bank berubah nama menjadi PT Bank UOB Majalah Infobank selama 10 tahun berturut-turut.
Indonesia.
UOB Indonesia dikenal dengan fokus bisnis pada
usaha kecil dan menengah dengan basis pelanggan
Jaringan layanan UOB Indonesia terdiri ritel yang kuat. Bank juga telah mengembangkan
bisnis perbankan konsumer maupun korporasi yang
dari 42 kantor cabang utama, 89 kantor
menawarkan produk dan layanan treasuri dan cash
cabang pembantu, dan 142 ATM yang management.
tersebar di 44 kota di 16 provinsi di
Dengan jaringan layanan yang luas, sistem teknologi
Indonesia. Layanan perbankan UOB
informasi, struktur modal yang baik dan staf yang
Indonesia dapat diakses melalui jaringan berkualitas, UOB Indonesia berkomitmen menciptakan
ATM regional, jaringan ATM Prima dan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para
pemangku kepentingannya. Fokus UOB Indonesia
Bersama serta jaringan Visa.
tetap tertuju pada transformasi UOB Indonesia
menjadi bank signifikan melalui pertumbuhan dan
stabilitas yang disiplin.
Logo Perusahaan
Logo UOB terdiri dari lima batang berwarna merah
yang ikonik dengan tulisan “UOB” yang memberikan
kesan elegan dan sederhana. Logo ini berasal dari
filosofi “Gerbang Lima Bar” dari Tiongkok yang
melambangkan keamanan dan persatuan. Logo yang
sederhana ini mencerminkan fokus dan kejelasan UOB.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 37
Page 40
Bab .03
Profil Perusahaan
Jejak Transformasi
1950 - 1990 2000 2010 – 2020
2003 2009
Bergabungnya International Pelunasan awal (call option)
Finance Corporation (IFC) seluruh pokok Obligasi
sebagai pemegang saham asing Subordinasi I.
pertama melalui Penawaran
1956
Umum Terbatas II.
2010 – 2020
Didirikan dengan nama PT Bank
Buana Indonesia, Bank berdiri
2004
dan mulai beroperasi secara • UOB International Investment
komersial. Private Limited (UOBII)
menjadi pemegang saham
1972 terbesar kedua setelah PT Sari
Melakukan akuisisi terhadap Dasa Karsa.
PT Bank Pembinaan Nasional, • Penerbitan Obligasi
Bandung. Subordinasi I. 2010
Eks PT Bank UOB Indonesia
1974 2005 melakukan penggabungan usaha
Melakukan akuisisi terhadap ke dalam PT Bank UOB Buana.
• IFC melepaskan seluruh
PT Bank Kesejahteraan
kepemilikan saham pada
Masyarakat, Semarang.
Bank. 2011
• UOBII menjadi pemegang Perubahan nama Bank menjadi
1975
saham mayoritas dengan PT Bank UOB Indonesia.
Melakukan akuisisi terhadap
PT Bank Aman Makmur, Jakarta. kepemilikan saham sebesar
61,11 persen. 2012
1976 Bersama dengan Grup UOB,
Mendapatkan izin sebagai Bank 2007 Bank meluncurkan seragam
Devisa. • Perubahan nama dari baru secara regional untuk para
PT Bank Buana Indonesia Tbk front liners, yang mencerminkan
1998 menjadi PT Bank UOB Buana profesionalisme, kepercayaan
Meraih peringkat sebagai bank diri, dan representasi atas Grup
Tbk.
kategori “A” dari Bank Indonesia. UOB.
• United Overseas Bank Limited
(UOB), melalui UOB, menjadi
pemegang saham mayoritas 2013
2000 Bank. Implementasi proyek Core
Banking Standardisation
2008 untuk mengembangkan sistem
• Rapat Umum Pemegang infrastruktur, sehingga dapat
Saham Luar Biasa menyetujui meningkatkan layanan Bank.
perubahan status Bank
menjadi perusahaan tertutup. 2016
• Kepemilikan saham UOB • Penerbitan Obligasi
meningkat menjadi 98,997 Berkelanjutan I dan Obligasi
persen melalui tender offer Subordinasi Berkelanjutan I
Bank UOB Indonesia Tahap I
2000 terhadap saham-saham
publik. Tahun 2016.
Penawaran Umum Perdana dan
• Penghapusan pencatatan • Peluncuran Business Internet
pencatatan saham Bank pada
saham Bank dari Bursa Efek Banking (BIB) dan Personal
Bursa Efek Jakarta dan Bursa
Indonesia (delisting). Internet Banking (PIB) untuk
Efek Surabaya.
meningkatkan daya dan
customer service quality.
38 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 41
Membangun Masa Depan ASEAN
Milestones
2010 – 2020 2010 – 2020 2010 – 2020
2020 • UOB Indonesia menggandeng • Peluncuran UOB FinLab,
• Peluncuran TMRW, bank PT Prudential Life Assurance akselelator inovasi unggulan
digital pertama bagi generasi (Prudential Indonesia) untuk UOB untuk membantu
digital ASEAN. meluncurkan PRUTect Care, bisnis lokal bertumbuh dan
• Penawaran Umum Terbatas produk asuransi jiwa yang bertransformasi secara
1.632.759.084 saham dengan sesuai dengan prinsip-prinsip digital. Di Indonesia, program
nilai nominal Rp250 per saham syariah, melalui platform digitalisasi perdana dibuka
yang ditawarkan dengan TMRW. dengan program UKM
harga Rp1.225 per saham. • UOB Indonesia SUKSES (Sistem Usaha
menyelenggarakan UOB Kreatif dan Solusi Ekonomi
2021 Economic Outlook 2023 Sejahtera).
Menyelenggarakan Economic dengan tema “Emerging • UOB Indonesia meluncurkan
Outlook 2022 yang dihadiri Stronger in Unity and kapabilitas financial supply
secara virtual oleh Presiden Sustainably”. Bapak Joko chain management (FSCM)
Republik Indonesia. Widodo, Presiden Republik di UOB Infinity untuk
Indonesia, membuka memungkinkan nasabah
2022 acara dengan memberikan melakukan digitalisasi
• Penandatanganan Perjanjian sambutan khusus. Dilanjutkan pembiayaan supply chain
Jual Beli Aset dan Liabilitas dengan penyampaian pidato mereka. Kemampuan
antara Citibank, N.A cabang utama dari Ibu Sri Mulyani, FSCM memungkinkan klien
Indonesia. Menteri Keuangan Republik menghubungkan pembeli,
• Peluncuran TMRW Pay, Indonesia. pemasok, dan distributor
pinjaman e-commerce yang • UOB mengumumkan dalam ekosistem supply chain
memungkinkan konsumen komitmennya untuk mencapai mereka di Indonesia, seluruh
untuk mengelola kebutuhan net zero pada tahun 2050. ASEAN, dan Tiongkok Raya.
anggaran mereka dengan Hal ini menggarisbawahi • UOB Indonesia
mudah. tujuan UOB untuk mendukung menyelenggarakan UOB
• Peluncuran U-Energy, platform transisi yang adil memajukan Gateaway to ASEAN
pembiayaan terintegrasi pembangunan sosial ekonomi Conference 2023 di luar
pertama di Asia untuk berkelanjutan yang beriringan Singapura. Acara tersebut
mendorong efisiensi energi. dengan dekarbonisasi di Asia mempertemukan para
• UOB bermitra dengan PT Tenggara. pemimpin bisnis, klien, dan
Chandra Asri Petrochemical, mitra dari Indonesia, ASEAN
Tbk. (Chandra Asri) untuk 2023 dan Tiongkok, termasuk
meluncurkan fasilitas • Peluncuran UOB Infinity, dengan para pejabat
pembiayaan Sustainability- platform digital yang pemerintah.
Linked Trade yang pertama di memungkinkan bisnis • UOB menyelesaikan akuisisi
Indonesia. mengelola sendiri kebutuhan dan integrasi atas bisnis
• UOB Indonesia perbankan dengan cara yang perbankan konsumer
mengumumkan kerja sama lebih sederhana, cerdas dan Citigroup di Indonesia.
dengan PT Sompo Insurance personal. Seluruh akuisisi berhasil
Indonesia (Sompo Insurance) • UOB Indonesia, Visa, dan diselesaikan di empat pasar
untuk menawarkan Volopay meluncurkan ASEAN – Indonesia, Malaysia,
Asuransi UKM Digital, solusi berupa kartu kredit Thailand, dan Vietnam.
sebuah perlindungan perusahaan untuk membantu • Penawaran Umum Terbatas
asuransi komprehensif bagi bisnis mengelola pengeluaran 1.040.946.745 saham dengan
para pelaku usaha kecil secara efisien. nilai nominal Rp250 per
dan menengah (UKM) di saham yang ditawarkan
Indonesia. dengan harga Rp1.441 per
saham.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 39
Page 42
Bab .03
Profil Perusahaan
Visi, Misi, Tujuan Berkelanjutan & Nilai
[GRI 2-23] [C.1]
UOB Indonesia telah menetapkan visi, misi, tujuan keberlanjutan dan nilai-nilai sebagai berikut:
Visi Menjadi bank terkemuka di Indonesia,
menjadi bagian penting dari Grup UOB,
dihargai oleh para nasabah, kolega,
pemegang saham dan regulator,
dikagumi oleh masyarakat, sebagai
lembaga perbankan jangka panjang yang
tepercaya.
Misi Menciptakan nilai ekonomis
berkelanjutan bagi seluruh pemangku
yang
kepentingan melalui tim bankir yang
loyal, berdedikasi dan profesional, serta
berkomitmen untuk memenuhi bahkan
melampaui kebutuhan dan ekspektasi para
pemangku kepentingan; dengan produk
dan layanan berkualitas tinggi bagi target
nasabah di segmen perbankan retail dan
wholesale dengan hasil kinerja keuangan
dan hasil penilaian kehati-hatian yang
unggul bagi para karyawan, pemegang
saham dan regulator.
Kami percaya bahwa sebagai bagian dari
Tujuan industri jasa keuangan di Indonesia, kami
Berkelanjutan mempunyai tugas untuk berkontribusi dan
untuk menjamin kesejahteraan ekonomi,
sosial, dan lingkungan hidup Negara
secara jangka panjang. Kami menyadari
bahwa tata kelola perusahaan yang baik
sangatlah penting untuk menanamkan
praktik kerja berkelanjutan di Bank.
40 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 43
Membangun Masa Depan ASEAN
Visi, Misi, Tujuan Berkelanjutan & Nilai
[GRI 2-23] [C.1]
Nilai-Nilai Kami
Honourable Enterprising United Committed
Kami bertindak Kami diciptakan Kami bekerja Kami berkomitmen
dengan hati-hati dengan semangat sebagai sebuah untuk membangun
untuk mendorong enterprising, yang tim untuk mencapai hari esok yang
kesuksesan nasabah didemontrasikan tujuan individu dan lebih baik dan
kami, dengan melalui perusahaan dengan bertanggung jawab
mempertahankan kepemimpinan, kerja sama, saling untuk memastikan
standar profesional wawasan yang tajam menghormati dan UOB merupakan
dan moral tertinggi. dan pola pikir yang loyalitas. sumber stabilitas,
Kami melakukan apa berwawasan ke keamanan dan
yang benar bagi depan. kekuatan yang
nasabah kami melalui terpercaya.
disiplin, keterbukaan
dan keberanian.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 41
Page 44
Bab .03
Profil Perusahaan
Kegiatan Usaha
[GRI 2-6] [C.4]
Kegiatan Usaha Berdasarkan l. melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu
kredit dan kegiatan Wali Amanat;
Anggaran Dasar Perusahaan m. melakukan kegiatan dalam Valuta Asing sesuai
Mengacu pada Pasal 3 Anggaran Dasar Bank, maksud
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank
dan tujuan Bank adalah untuk melaksanakan kegiatan
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan;
usaha antara lain sebagai berikut:
n. melakukan kegiatan penyertaan modal pada bank
atau perusahaan lain di bidang keuangan seperti
a. menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk
sewa guna usaha, modal ventura, perusahaan
simpanan berupa giro, deposito berjangka,
efek, asuransi, lembaga kliring dan penjaminan
sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk
serta lembaga penyimpanan dan penyelesaian,
lainnya yang dipersamakan dengan itu;
sesuai dengan peraturan perundang-undangan
b. memberikan kredit;
yang berlaku dan dengan memenuhi ketentuan
c. menerbitkan surat pengakuan hutang;
yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas
d. membeli, menjual atau menjaminkan atas risiko
Jasa Keuangan;
sendiri maupun untuk kepentingan dan atas
o. melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
perintah nasabahnya:
untuk mengatasi akibat kegagalan kredit atau
1. surat-surat wesel termasuk wesel yang
kegagalan pembiayaan berdasarkan Prinsip
diakseptasi oleh bank yang masa berlakunya
Syariah, dengan syarat harus menarik kembali
tidak lebih lama daripada kebiasaan dalam
penyertaannya, dengan memenuhi ketentuan
perdagangan surat-surat dimaksud;
yang ditetapkan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa
2. surat pengakuan hutang dan kertas dagang
Keuangan;
lainnya yang masa berlakunya tidak lebih lama
p. bertindak sebagai pendiri Dana Pensiun dan
dari kebiasaan dalam perdagangan surat-surat
Pengurus Dana Pensiun sesuai dengan peraturan
dimaksud;
perundangan yang berlaku;
3. kertas perbendaharaan Negara dan surat
q. Menyelenggarakan usaha lainnya yang lazim
jaminan Pemerintah;
dilakukan oleh suatu Bank Umum baik secara
4. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);
konvensional maupun berdasarkan Prinsip Syariah
5. obligasi;
baik di dalam maupun di luar negeri.
6. Surat Dagang; dan
7. instrumen surat berharga lain.
e. memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri Kegiatan Usaha Perusahaan
maupun untuk kepentingan nasabah; Hingga 31 Desember 2023, UOB Indonesia menjalankan
f. menempatkan dana pada, meminjam dana dari, kegiatan usaha yang tersebut diatas.
atau meminjamkan dana kepada bank lain, baik
dengan menggunakan surat, sarana telekomunikasi Secara global, UOB memiliki 3 (tiga) bisnis segmen inti,
maupun dengan wesel unjuk, cek atau sarana yaitu retail, wholesale banking, dan global markets.
lainnya; Di Indonesia, aktivitas perbankan UOB Indonesia
g. menerima pembayaran dari tagihan atas surat disegmentasikan menjadi commercial banking,
berharga dan melakukan perhitungan dengan corporate banking, personal financial services,
atau antar pihak ketiga; business banking, dan financial institution.
h. menyediakan tempat untuk menyimpan barang
dan surat berharga;
i. melakukan kegiatan penitipan untuk kepentingan
pihak lain berdasarkan suatu kontrak;
j. melakukan penempatan dana dari nasabah
kepada nasabah lainnya dalam bentuk surat
berharga yang tidak tercatat di bursa efek;
k. menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan
kegiatan lain berdasarkan prinsip syariah, sesuai
dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank
Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Dewan
Syariah Nasional;
42 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 45
Membangun Masa Depan ASEAN
Kegiatan Usaha
[GRI 2-6] [C.4]
Produk dan Layanan • PRUHospital Protection
Tabel berikut berisi berbagai macam produk dan • Optima
layanan Bank:
• PRULife Harvest Plan
1. Produk Investasi dan Produk Asuransi • PRULife Guard
• PRUcorporate Personal
a. Produk Investasi • Accident
• Manulife Group Life Health
• Agen Penjual Efek Reksa Dana
• Manulife DPLK (Dana Pensiun Lembaga
• Obligasi Pemerintah Pasar Sekunder
Keuangan)
• UOBI Maxi Yield
• Retail Online Government
2. Produk Pembiayaan
• Surat Berharga Negara (E-SBN)
• Obligasi Korporasi
a. Produk Pembiayaan
b. Produk Asuransi • Business Property Loan
UOB Indonesia bekerja sama dengan • Business Solution Loan
perusahaan asuransi untuk memberikan solusi • Business Express Loan
keuangan bagi nasabah berupa penawaran • Current Account Loan (Rupiah dan FX)
produk perlindungan jiwa dan kesehatan melalui
• Revolving Credit Facility
pembayaran premi tunggal atau premi berkala.
• Fixed Loan
• Builder Assurance Account (BAA)
• Fixed Asset Investment Loan
• Builder Assurance Account Max (BAA Max)
• Business Vehicle Financing
• Builder Investor Account (BIA)
• Construction Investment Loan
• Builder Investor Account Max (BIA Max)
• Heavy Equipment Financing
• PRUCinta
• Property Business Financing
• Smart Level Term
• Installment Loan (Rupiah dan FX)
• PRU Life Extra Return
• Micro Business Loan
• Extra Care Plus
• Import-Export Credit
• Builder Critical Protection
• Corporate Credit Card, seperti Corporate
• Hospital Cash Plan
Card, Purchasing/D-Card dan Business
• Pru Accident Cover
• Letter of Credit (LC)
• PRUWealth Extra
• Shipping Guarantee
• PRUWealth Extra Neo
• Bank Guarantee – Standby Letter of Credit
• Usave PRUStar
• Import Invoice Financing
• Lady’s Account Critical Cover (terintegrasi
• Export Invoice Financing
dengan Tabungan UOB Lady’s Account)
• Trust Receipt
• PRULevel Term
• Pre Shipment Financing
• PRUcorporate Life
• Early Payment Discount
• PRUcorporate Medical
• Credit Bills Purchased
• Credit Protection
• Bill of Exchange Purchase
• Credit Protection Max
• Distributor/Dealer Financing
• PRU Accident Guard Plus
• Supplier Financing
• PRUHospital Advantage
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 43
Page 46
Bab .03
Profil Perusahaan
Kegiatan Usaha
[GRI 2-6] [C.4]
• Account Receivable Purchase
3. Produk Simpanan
• Contract Financing
• Secured Back to Back
a. Produk Pendanaan
• Home Loan
• Equity Loan • Privilege Account
• One Account
• Stash Account
b. Produk Kartu dan Pembayaran • Lady’s Account
• Privimiles Credit Card (Visa) • UOB Gold Saving Account
• Preferred Platinum Credit Card (MasterCard • Rekening Valas Produktif
& Visa) • U-Save
• YOLO Credit Card (Visa) • U-Plan
• UOB Debit Card Visa Regular • Tabungan Biz88
• UOB Debit Card Visa Privilege Banking • U-BIZ88
• Lady’s Credit Card (MasterCard) • Tabunganku
• ONE Credit Card (Visa) • Simpanan Pelajar
• TMRW Credit Card (MasterCard) • TMRW Everyday Account
• UOB Debit Card GPN • TMRW Savings Account
• TMRW Debit Card GPN • Tabungan Non Interest
• Personal Loan
b. Giro
• Giro Rupiah
• Giro Valas
• Giro 88
• U-Biz88
• Giro Threshold
• Giro Non Interest
c. Deposito
• Deposito Rupiah
• Deposito Valas
• TMRW Power Saver
44 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 47
Membangun Masa Depan ASEAN
Kegiatan Usaha
[GRI 2-6] [C.4]
4. Produk Treasuri 5. Layanan
• UOB Lady’s Account
a. Produk Valuta Asing:
• Simpanan Pelajar
Value Today, Value Tomorrow and Value Spot, • Safe Deposit Box
Forward, Swap, Par Forward, Domestic Non-
• Wesel dan Inkaso Facility (FX)
Deliverable Forward (DNDF)
• Bills Collection Facility (FX)
• Bank Draft (FX)
b. Produk Derivatif: • Inward and Outward Transfer (Rupiah dan
Valuta Asing)
Interest Rate Swap (IRS), Cross Currency Swap
(CCS), Plain Vanilla FX Options, Interest Rate • Inward dan Outward Collection
Caps and Floors • Transfer LC
• Documentary Collections
c. Produk Pasar Uang: • Kliring
• UOB Bill Pay: PLN, Telkom, Telkomsel, Indosat,
Placement, Borrowing XL dan Indovision
• Bills Payment Autodebit
d. Structured Product: • Call Center 24 Jam (14008)
• Cash Pick-up dan delivery
Premium Forward Deposit (PFD), UOB MaxiYield,
and Call Spread Option (CSO) • Liquidity Management Solution (Domestic &
Global LMS)
• UOB Virtual Account
e. Instrumen Efek: • Tax Payment/State Acceptance
Obligasi Pemerintah Indonesia/Obligasi Ritel • Domestic payment (SKN/LLG, RTGS, transfer
(Transaksi Pasar Perdana dan Pasar Sekunder), online/RTOL, BI-FAST)
Obligasi Korporasi Indonesia, Repo dan Reverse • Remittance (Telegraphic Transfer)
Repo
• Business E-Channels:
-- UOB Infinity (new business internet
banking web termasuk Trade dan FSCM
dan mobile platform)
-- H2H File Transfer (FTS/RFTS)
-- Application Programming Interface (API)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 45
Page 48
Bab .03
Profil Perusahaan
Struktur Organisasi
per 31 Desember 2023
DIREKSI
• Komite Eksekutif
Komite Audit
• Komite Manajemen Risiko:
- Komite Anti Money Laundering
- Komite Manajemen Kontinuitas Komite Pemantau
Bisnis Risiko
• Komite Kredit
• Komite Aktiva dan Pasiva
• Komite Teknologi Informasi Komite Remunerasi
dan Nominasi
• Komite Sumber Daya Manusia
• Komite Kebijakan Kredit
• Komite Manajemen Risiko Komite Tata Kelola Direktur Utama
Terintegrasi Terintegrasi Hendra Gunawan
Direktur Strategic Business
Direktur Direktur Direktur
Development, Retail &
Wholesale Banking Global Markets Teknologi & Operasional
Channels Transformation
Harapman Kasan Sonny Samuel Paul Rafiuly
Choi Yau Chi
Liabilities, Branch & Rates&GovSec, WB, Markets and
Consumer Banking Corporate Banking
Operation Transformation STRIM,Credit& SCRT Enterprise T&O
Cristina Teh Tan Edwin Kadir
Anne Budihardja Anton Indra Gunawan
Unsecured & Digital Financial Institution Portfolio & Liquidity Retail-Banking
Sales & Distribution Group & Structured Finance
Transformation Management and Channel T&O
Neneng D
Tan Fransiska H Jenny Lesmana Suhendar Monique Sagita
Demand Deposit & Wealth Foreign Exchange Shared Infrastructure
Commercial Banking
Management Management Trading Services
Fenny N Wiratama
Wiradian Vera Margaret Welly Soewandono Yusar
Customer Experience Wealth Advisory, Business Corporate Banking Business Technology
Business Banking
& Advocacy Performance & Training Treasury Sales Services
Dewi Tuegeh
Amelia Ragamulu Emillya Soesanto Yan Gondokusumo Jieni
FI Treasury Sales T&O Risk
Secured Product & Sales Transaction Banking
Mochamad Iqbal Governance and Assurance
Inge Kartikasari W W Kartyono
Nugraha Handi Mulia
Wholesale Banking Global Markets T&O Special Project &
Cards & Payment
Business Management Structuring Procurement
Y. Herman Soesetyo
Ferdy Djojo Steive Yoshika Putra Roberto Sutedja
GM Commercial &
Digital Bank Dedicated FDI Unit Information Security
Retail Banking Sales
Fajar S Samuel Houten Farina Mutia
Vera Hasan
Dedicated FDI Unit Global Markets Special Project
PFS Marketing
(China Desk) Business Management Management
Glenn Natamihardja
Kelvin Gerry Hasang Susan K
PFS Business Risk
Francisca S.W.M
Business Analytics
Sekar S
Business Risk & Control
Management
Jessy Catharina S
Channels Risk &
Assurance
Elly Sandora
Catatan: Komite-komite di bawah Dewan Komisaris dan Direksi tersedia di bab Tata Kelola Perusahaan yang Baik di Laporan Tahunan ini pada halaman No. 151-185
46 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 49
Membangun Masa Depan ASEAN
Struktur Organisasi
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
DEWAN KOMISARIS
Direktur Direktur Kepatuhan,
Direktur
Keuangan & Layanan Legal & Sekretaris
Manajemen Risiko
Korporasi Perusahaan
Henry Santoso
Teh Han Yi Ardhi Wibowo
Finance Legal Risk Management
Regional
Fonita Tatang Irvan Gunardwi Jemy Kristian S
1. Regional 1 : Ritaria T
2. Regional 2 : Suryati B
Performance Mgt, Compliance 3. Regional 3 : Grace
Retail Credit
Wholesale & GM BF Advisory and Monitoring 4. Regional 4 : Mei Sumiati
Rudy
Ajeng Naya Anindita Thomas Bangun
Consumer & Channels Compliance Assurance Commercial and
Channels & Digitalisation
Business Finance Imanuel Setio Wibowo FI Credit 1
Edisono Limin
Nuco Yotoho Priyono Siswo S
Central Treasury Unit Consumer Compliance Commercial and
Human Resources
Stanly Gunawan Imeida Triyanti P FI Credit 2
Gevy Q Wulandari
Radjamin FX Yanto
Corporate Real Strategic
AML/CFT and Sanctions Corporate Credit
Estate Services Communications & Brand
Febian Satria Nugraha Ratnasari K
Stella Damayanti Maya Saraswati M
AML/CFT Advisor Business Banking Credit CEO Office
Laurentius Eko Purwatmoko Soelaiman R.P Andreas Eduardo L
Compliance Strategy and
Strategic Stakeholders
Governance
Development
Josephine Kathrine Prisila
Bontor S
Pasaribu
Legal Wholesale
Sustainability
Banking Support
Jenny H
Erawati Esther
Special Asset
Litigation
Management
Rio Yudha Ardian
Jenny Lukito
Corporate Secretary Internal Audit
Susilowati Imbang P.S
Integrated Fraud
Management
Henry Kusumajaya Budiman
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 47
Page 50
Bab .03
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 22 Juni 2007
sebagai Komisaris
• Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal 18 Januari
2011 sebagai Wakil Komisaris Utama
• Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019 sebagai Komisaris Utama
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 3 Mei 2023
Pengalaman Kerja
Bergabung dengan United Overseas Bank Limited (UOBS) pada tahun 1979 dan diangkat
sebagai Direktur UOBS pada tahun 1990
WEE EE CHEONG
Komisaris Utama Riwayat Pendidikan
Bachelor of Science (Administrasi Bisnis) dan Master of Arts (Applied Economics) dari
Umur 71 tahun American University, Washington, DC, Amerika Serikat
Kewarganegaraan
Singapura Rangkap Jabatan
Domisili Singapura • Deputy Chairman and Chief Executive Officer di UOBS
• Chairman United Overseas Insurance
• Chairman United Overseas Bank (China)
• Chairman United Overseas Bank (Thai)
• Director United Overseas Bank (Malaysia)
• Anggota dewan The Association of Banks di Singapura
• Anggota dewan The Institute of Banking & Finance
• Anggota Dewan Gubernur di Singapore-China Foundation
• Anggota Dewan Kehormatan di Singapore-Chinese Chamber of Commerce & Industry
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris atau
Direksi. Namun, beliau memiliki afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019 sebagai Komisaris dan Wakil Komisaris Utama
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 3 Mei 2023
Pengalaman Kerja
• Country Executive untuk Tiongkok Raya, Thailand, Indonesia dan Malaysia
• Executive Asia Pacific Committee Bank of America Merrill Lynch (2010-2013)
• Bank of America Merrill Lynch (1984-2013)
Riwayat Pendidikan
Bachelor of Commerce (Akuntansi dan Ekonometrik) dari University of Melbourne, Australia
CHIN VOON FAT
(FREDERICK CHIN) Rangkap Jabatan
Wakil Komisaris Utama Kepala Grup Wholesale Banking and Markets, UOBS
Umur 63 tahun Hubungan Afiliasi
Kewarganegaraan Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris atau
Singapura Direksi. Namun, beliau memiliki afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali
Domisili Singapura
48 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 51
Membangun Masa Depan ASEAN
Profil Dewan Komisaris
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 29 April 2019
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 3 Mei 2023
Pengalaman Kerja
• UOB Malaysia (1998-2012) dengan jabatan terakhir sebagai Chief Executive Officer
• Head of Risk Management di Arab-Malaysian Merchant Bank (1995-1998)
• Assistant Manager di Central Bank of Malaysia (1986-1995)
Riwayat Pendidikan
Bachelor Degree in Accounting dari University of Malaya, Malaysia
CHAN KOK SEONG
Rangkap Jabatan Komisaris
Grup Chief Risk Officer di UOBS
Usia 61 tahun
Hubungan Afiliasi Kewarganegaraan
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris atau Singapura
Direksi. Namun, beliau memiliki afiliasi dengan Pemegang Saham Pengendali Domisili Singapura
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 20 Juni 2008
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 3 Mei 2023
Pengalaman Kerja
• Komisaris di PT Sumber Abadi Tirtasentosa (2008-2015)
• Komisaris Independen di PT Bhakti Securities (2007-2008)
• Wakil Direktur Utama di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) (1976-2006)
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi Pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
Rangkap Jabatan
Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi UOB Indonesia (2015-sekarang) WAYAN ALIT ANTARA
Komisaris Independen
Pernyataan Independensi
Usia 75 tahun
Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 29 Maret 2023
Kewarganegaraan
Indonesia
Hubungan Afiliasi
Domisili Jakarta
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi,
atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 9 Mei 2018
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 3 Mei 2023
Pengalaman Kerja
Beliau memulai kariernya di Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja, Wibisana, Rintis
dan Rekan (dahulu KAP Drs Hadi Sutanto dan Rekan) PricewaterhouseCoopers Indonesia
pada tahun 1972 dan dipromosikan sebagai Partner sejak 1 Juli 1990 ssampai dengan
pensiun pada 1 Januari 2010
Riwayat Pendidikan
Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta
VJH BOENTARAN LESMANA
Rangkap Jabatan Komisaris Independen
-
Usia 76 tahun
Pernyataan Independensi Kewarganegaraan
Beliau telah menyatakan pernyataan independensi pada tanggal 29 Maret 2023 Indonesia
Domisili Jakarta
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi,
atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 49
Page 52
Bab .03
Profil Perusahaan
Profil Dewan Komisaris
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan RUPSLB tanggal 26 Oktober 2023, dengan masa jabatan efektif sejak tanggal
30 Januari 2024
Pengalaman Kerja
• Komisaris Utama di PT Sucorinvest Asset Management (2013–Januari 2024)
• Komisaris Independen di PT Trias Sentosa Tbk (2022–2023; 2003–2017)
• Komisaris Independen di PT Colorpak Indonesia Tbk (2013–2023)
• Presiden Direktur di PT Jayatama Prima Distribusi (2018–2023)
• Komisaris di PT Gulf Mangan Grup (2018–2023)
• Komisaris Independen di PT Sucor Sekuritas (d/h PT Sucorinvest Central Gani)
(2000–2013)
JOHANES SUSILO • Direktur Utama di PT Asia Kapitalindo Securities Tbk (1994–2000)
Komisaris Independen • Direktur Utama di PT Asia Kapitalindo Finance (1994–1999)
• Direktur Utama di PT Danamon GT Management (d/h PT Jakarta Assetama
Usia 67 tahun Management) (1990–1994)
Kewarganegaraan • Direktur Utama di PT Danamon Securities (1990–1994)
Indonesia • Komisaris Utama di PT Prima Alloy Steel Universal Tbk (1989–2012)
Domisili Jakarta • Senior Vice President – Sekretaris Perusahaan di PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(1989–1994)
• Vice President di Chase Manhattan Bank, Jakarta (1986–1989)
• Assistant Vice President di PT Chase Leasing Indonesia (1982–1986)
Riwayat Pendidikan
• Sarjana Akuntansi dari Universitas Advent Indonesia, Bandung, Indonesia
• Master of Business Administration dari Andrews University, Berrien Springs, Michigan,
Amerika Serikat
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Dewan Komisaris, Direksi,
atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Informasi Perubahan Susunan Anggota Dewan Komisaris
Setelah Tahun Buku 2023
Pada tahun 2023, terdapat perubahan anggota Dewan Komisaris yaitu pengunduran diri Bapak Aswin Wirjadi
sebagai Komisaris Independen efektif pada tanggal 26 Oktober 2023 dan pengangkatan Bapak Johanes Susilo
sebagai Komisaris Independen efektif per tanggal 30 Januari 2024 berdasarkan Akta tanggal 1 Februari 2024
No. 5 yang dibuat oleh Notaris Aryanti Artisari, S.H., M.Kn, dan pemberitahuan perubahan data perseroan telah
diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia tanggal 5 Februari 2024 Nomor AHU-AH.01.09-0052206.
50 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 53
Membangun Masa Depan ASEAN
Profil Direksi
Pada tahun 2023, komposisi Direksi tidak mengalami perubahan. Profil masing-masing anggota Direksi adalah
sebagai berikut:
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 28 April 2019 sebagai Wakil Direktur Utama
• Keputusan RUPSLB tanggal 21 Oktober 2020 sebagai Direktur Utama
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja
• Wakil Direktur Utama di UOB Indonesia (2019-2020)
• Deputy Chief Executive Officer di UOB Malaysia (2017-2019)
• Managing Director Centre of Excellence, Head of Agribusiness and Consumer Goods
(2011-2017)
• PT Bank DBS Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Direktur Utama (2003-2011)
• Senior Vice President, Corporate Planning di DBS Bank Pte Ltd, Singapura (2003)
• Vice President di Deutche Bank Global Corporate Finance, Singapura (2000-2002) HENDRA GUNAWAN
• Investment Analyst and Head of Indonesia Investment Research di Schroders Direktur Utama
Investment Management Pte Ltd, Singapura (1999-2000)
• Head of Investment Research di PT Schroders Investment Management Indonesia Usia 53 tahun
(1995-1999) Kewarganegaraan
Indonesia
Riwayat Pendidikan Domisili Jakarta
• Sarjana Keuangan dari The Wharton School of Finance and Commerce, University of
Pennsylvania di Philadelphia, Amerika Serikat
• Sarjana Teknik Elektro dari The Moore School of Electrical Engineering, University of
Pennsylvania di Philadelphia, Amerika Serikat
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPSLB tanggal 21 Juni 2019
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja
• Executive Director Grup Human Resources di UOB Singapura (2017-2019)
• Chief Financial Officer di UOB China (2012-2017)
• Pemimpin Financial Management Solution di IBM China (2009-2012)
• Head Financial Planning & Analysis, AsiaPasific di Citi Global Wealth Management
Asia Pasific (2007-2008)
• UOB Singapura dengan jabatan terakhir sebagai Head of Group Financial Reporting
(1999-2007)
• Assistance Vice President di Overseas Union Bank Limited, Singapura (1995-1999)
• Auditor di Auditor-General’s Office of Singapore (1992-1995) TEH HAN YI
Direktur Keuangan dan
Riwayat Pendidikan Layanan Korporasi
Bachelor of Accounting (Akuntansi) dari Universitas Teknologi Nanyang, Singapura, dan
memiliki sertifikat Certified Public Accountant (CPA) Usia 53 tahun
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan Singapura
- Domisili Jakarta
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 51
Page 54
Bab .03
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPSLB tanggal 11 Oktober 2018
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja
• Chief Operating Officer di PT Trimegah Securities Tbk, Indonesia (2014-2018)
• OCBC Bank Singapura dengan posisi terakhir sebagai Head of (Enterprise) Technology
Architecture (2010-2014)
• Engagement Manager di McKinsey & Company, Singapura (2006-2010)
Riwayat Pendidikan
• Master of Science in Electrical Engineering & Computer Science dan Master of Science
PAUL RAFIULY in Building Technology dari the Massachusetts Institute of Technology di Cambridge,
Direktur Teknologi dan Amerika Serikat
Operasional • Bachelor of Architecture and Diploma in Business Administration dari University of
Texas di Austin, Amerika Serikat
Usia 47 tahun • Chartered Financial Analyst (CFA)
Kewarganegaraan • Financial Risk Manager (FRM)
Indonesia • Information System Security Professional (CISSP)
Domisili Jakarta
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPSLB tanggal 21 Juni 2019
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja
• Citibank, N.A. Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Managing Director, Head di
Citi Commercial Bank (2015-2018)
• PT Bank Danamon, Tbk dengan jabatan terakhir sebagai EVP Wholesale Business
Head (2010-2015)
• Citibank, N.A. Indonesia dengan jabatan terakhir sebagai Head Commercial Bank
(2001-2010)
• PT Bank Niaga, Tbk dengan jabatan terakhir sebagai Regional Marketing Head
HARAPMAN KASAN
(1990-1997)
Direktur Wholesale
Banking Riwayat Pendidikan
• Magister Administrasi Bisnis dari Kennedy Western - Lembaga Manajemen
Usia 55 tahun
Internasional Indonesia
Kewarganegaraan
• Sarjana Akuntansi dari Universitas HKBP Nommensen, Medan
Indonesia
Domisili Jakarta
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
52 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 55
Membangun Masa Depan ASEAN
Profil Direksi
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 30 April 2020
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja
• Direktur Head of Global Markets di PT Bank ANZ Indonesia (2014-2018)
• Kepala Sales dan Marketing di PT Standard Chartered Bank dan Head of Global
Marketing di PT Bank CIMB Niaga Tbk (2011-2014)
• Treasury Director di The Royal Bank of Scotland dan PT Rabobank International
Indonesia (2009-2011)
• Associate Director di Barclays Capital Singapura (1997-1998)
• Head of Treasury Marketing di Bank of America Corporation (1994-1997)
SONNY SAMUEL
• Treasury Dealer di Deutsche Bank AG (1990-1994)
Direktur Global Markets
Riwayat Pendidikan Usia 54 tahun
Magister Manajemen Strategis dari BINUS Business School, Jakarta Kewarganegaraan
Indonesia
Rangkap Jabatan Domisili Jakarta
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Dasar Hukum Pengangkatan
• Keputusan RUPST tanggal 30 April 2020
• Pengangkatan kembali terakhir berdasarkan Keputusan RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja
• Citibank, N.A. Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Direktur Kepatuhan (2012-
2020)
• Wholesale, Auto dan Ketua Audit Anak Perusahaan di PT Bank CIMB Niaga, Tbk (2010
-2012)
• Audit Internal Manager di The Royal Bank of Scotland dan Barclays Indonesia (2006
-2009)
• Expense Analyst di Citibank, N.A. Indonesia (2006-2006)
• Associate Manager di Ernst & Young Indonesia (2002-2006) ARDHI WIBOWO
• Program Coordinator di PT GE Finance Indonesia (2000-2001) Direktur Kepatuhan,
Legal, dan Sekretaris
Riwayat Pendidikan Perusahaan
• Master of Business Administration degree dari University of Birmingham, Inggris
• Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta Usia 48 tahun
Kewarganegaraan
Rangkap Jabatan Indonesia
- Domisili Jakarta
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 53
Page 56
Bab .03
Profil Perusahaan
Profil Direksi
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan RUPST tanggal 28 April 2021
Pengalaman Kerja
• Direktur Consumer Banking di UOB Indonesia (2021–November 2023)
• Executive Director, Head of Risk Management di UOB Thailand (2019-2021)
• Executive Director, Head of Retail Credit di UOB Thailand (2013-2019)
• Head of Credit, Retail Lending and MIS di Standard Chartered Bank Thailand (2012-
2013)
• Head of Retail Risk di HSBC, Thailand (2010-2012)
• Manager Policy and Acquisition Risk, Retail Risk di HSBC Asia-Pacific, Hong Kong
(2003-2010)
CHOI YAU CHI • Management Trainee di Standard Chartered Bank, Hong Kong (2001-2003)
(HENRY CHOI)
Direktur Strategic Riwayat Pendidikan
Business Development, • Master of Science degree dari The Chinese University of Hong Kong
Retail & Channels • Bachelor of Engineering degree dari The Chinese University of Hong Kong
Transformation
Rangkap Jabatan
Usia 44 tahun -
Kewarganegaraan
Tiongkok Hubungan Afiliasi
Domisili Jakarta Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan RUPSLB tanggal 29 Noveber 2022
Pengalaman Kerja
• Regional Credit Officer, Priority Countries ASP WPB Risk di HSBC, Hong Kong (2018
-Agustus 2022)
• Komisaris di PT Astra Sedaya Finance, Indonesia (2014-2017)
• Executive Vice President, Head of Risk Retail & SME Banking di PT Bank Permata Tbk,
Indonesia (2013-2017)
• Direktur Kredit Konsumer, Senior Credit Officer di Citibank, Russian Federation (2012-
2013)
• Direktur Kredit Konsumer, Republik Ceko dan Cluster Credit Head di Citibank,
HENRY SANTOSO Republik Ceko dan Romania (2010-2012)
Direktur Manajemen • Senior Vice President, Country Consumer Credit Head, Senior Credit Officer di Citibank,
Risiko Romania (2008-2010)
• Senior Vice President, Deputy Country Risk Manager, Unsecured Products & Citi
Usia 54 tahun Business di Citibank, Singapura (2006-2008).
Kewarganegaraan • Vice President, Risk Management Head, Secured Products & Citi Business di Citibank,
Indonesia Singapura (2003-2006)
Domisili Jakarta • Senior Risk Analyst di Citibank, Singapura (2000-2003)
• Senior Consultant di Ernst & Young FSI, Singapura (1999-2000)
• Senior Product Manager di PT Bank BII Commonwealth, Indonesia (1997-1999)
• Wakil Kepala Divisi Kredit, Perdana Multi Finance, Indonesia (1997-1997)
• Management Associate to Risk Analyst di Citibank, N.A. Indonesia (1994-1997)
Riwayat Pendidikan
• Master of Business Administration (MBA) dari University of Illinois Urbana-Champaign,
Amerika Serikat
• Bachelor of Business Administration (BBA) dari Iowa State University, Amerika Serikat
Rangkap Jabatan
-
Hubungan Afiliasi
Beliau tidak memiliki hubungan afiliasi dengan sesama anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris, atau dengan Pemegang Saham Pengendali
54 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 57
Membangun Masa Depan ASEAN
Informasi Perubahan Susunan Anggota Direksi Setelah
Tahun Buku 2023
Tidak terdapat perubahan anggota Direksi Bank setelah tahun buku 2023 berakhir sampai dengan tanggal
publikasi Laporan Tahunan ini.
Demografi Karyawan
Per 31 Desember 2023, total karyawan Bank adalah 4.252 karyawan. Untuk Demografi Karyawan mohon dapat
merujuk pada bab Analisis dan Pembahasan Manajemen - Sumber Daya Manusia di halaman 104-105.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 55
Page 58
Bab .03
Profil Perusahaan
United Overseas Bank Limited Sebagai Pemegang Saham
Pengendali
UOB adalah bank terkemuka di Asia. Beroperasi melalui kantor pusat di Singapura dan
anak perusahaan perbankan di Tiongkok, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
UOB memiliki jaringan global yang meliputi sekitar 500 kantor di 19 negara dan wilayah
di Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Utara.
Sejak berdiri pada tahun 1935, UOB telah tumbuh secara organik dan melalui serangkaian
akuisisi strategis. Saat ini, UOB memiliki rating yang sejajar dengan bank-bank ternama
di dunia: Aa1 dari Moody’s Investors Service dan AA- dari S&P Global Ratings dan Fitch
Ratings.
Selama hampir sembilan dekade, UOB telah mengadopsi pendekatan yang berpusat
pada pelanggan untuk menciptakan nilai jangka panjang dengan tetap fokus melalui
semangat kewirausahaan dan upaya melakukan yang benar bagi para nasabahnya.
UOB berfokus untuk membangun masa depan ASEAN – untuk masyarakat dan bisnis di
dalamnya, dan yang terhubung dengan ASEAN.
Bank menghubungkan bisnis dengan peluang yang ada di kawasan Asia Tenggara
dengan dengan memanfaatkan jejak kuatnya pada kawasan ini, serta diperkuat oleh
data dan wawasan yang mumpuni untuk berinovasi dan menciptakan layanan sekaligus
solusi perbankan yang dipersonalisasi agar dapat memenuhi kebutuhan dan preferensi
unik masing-masing nasabah yang dinamis.
UOB juga berkomitmen untuk mendukung usaha untuk dapat membentuk masa depan
yang berkelanjutan, dengan mendorong inklusivitas sosial, menciptakan dampak
lingkungan yang positif, serta memacu kemajuan ekonomi. UOB meyakini telah menjadi
penyedia layanan keuangan yang bertanggung jawab dan teguh dalam mendukung
seni, perkembangan sosial anak-anak dan pendidikan, melakukan yang benar dengan
masyarakat dan pemangku kepentingan.
Apa yang Kami Lakukan
UOB menyediakan berbagai layanan keuangan secara global melalui tiga segmen
bisnis inti kami – Group Retail, Group Wholesale Banking dan Global Markets. Layanan
perbankan kami meliputi perbankan konsumen, perbankan swasta, perbankan
komersial, perbankan transaksi, perbankan investasi dan layanan treasuri. Melalui anak
perusahaan kami, kami juga menyediakan layanan pengelolaan aset, pengelolaan dana
ekuitas swasta dan layanan asuransi.
56 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 59
Membangun Masa Depan ASEAN
Dimana Kami Beroperasi
~500 cabang dan kantor di Asia Pasifik,
Eropa dan Amerika Utara.
Asia Australia 2
Brunei 2 Myanmar 2 Kanada 3
Hong Kong 2 Filipina 1
India 2 Singapura 65 Perancis 1
Indonesia 133 Korea Selatan 1 Inggris 1
Jepang 2 Taiwan 2
Tiongkok 20 Thailand 194 Amerika 3
Malaysia 58 Vietnam 7 Serikat
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 57
Page 60
Bab .03
Profil Perusahaan
Ikhtisar Keuangan United Overseas Bank Limited
dalam Lima Tahun Terakhir
Keterangan 2023 2022 2021 2020 2019
Akun Laba Rugi Tertentu (Juta $)
Total Pendapatan 13.932 11.575 9.789 9.176 10.030
Total Biaya a
5.778 5.016 4.313 4.184 4.472
Laba Operasionala 8.154 6.559 5.476 4.992 5.558
Laba Setelah Pajak - Neto a, b
6.060 4.819 4.075 2.915 4.343
Akun Neraca Tertentu (Miliar $)
Pinjaman Nasabah – Bruto 321 320 311 281 269
Deposito Nasabah 385 369 353 325 311
Total Aset 524 504 459 432 404
Ekuitas Pemegang Sahamb 46 43 43 41 40
Indikator Keuangan (%)
Rasio Biaya/Pendapatana 41,5 43,3 44,1 45,6 44,6
Rasio Kredit Bermasalah 1,5 1,6 1,6 1,6 1,0
Pengembalian atas Rata-rata Ekuitas Pemegang 14,2 11,9 10,2 7,4 11,6
Saham Biasaa
Pengembalian atas Rata-Rata Total Aseta 1,19 0,99 0,92 0,69 1,08
Pengembalian atas Aset Risiko Tertimbang a
2,29 1,83 1,68 1,27 1,90
Rasio Kecukupan Modal
Common Equity Tier 1 13,4 13,3 13,5 14,7 14,3
Tier 1 14,4 14,4 14,4 15,8 15,4
Total 16,6 16,7 16,6 18,4 17,4
Per Saham Dasar
Laba Dasar ($) 3,34 2,69 2,39 1,69 2,55
Nilai Aset Neto ($) 26,00 24,24 24,08 23,03 22,33
Dividen Neto (sen) C
170 135 120 78 130
a Tidak termasuk one-off expense
b Terkait total yang dapat diatribusikan kepada pemegang ekuitas Bank
c Termasuk dividen spesial sebesar 20 sen di tahun 2018 dan 2019
58 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 61
Membangun Masa Depan ASEAN
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
Komposisi Kepemilikan Saham
per 1 Januari 2023 per 31 Desember 2023
Jumlah Modal
Ditempatkan Ditempatkan
Pemegang saham Persentase dan Disetor Persentase dan Disetor
Jumlah Saham Jumlah Saham
Kepemilikan (%) Penuh (dalam Kepemilikan (%) Penuh
jutaan Rupiah) (dalam jutaan
Rupiah)
UOB International
Investment Private 7.712.375.083 68,943 1.928.094 8.430.031.879 68,943 2.107.508
Limited, Singapura
United Overseas Bank
3.362.266.880 30,056 840.567 3.675.134.661 30,056 918.784
Limited, Singapura
Yayasan Kesejahteraan
111.886.756 1,000 27.971 122.308.897 1,000 30.577
Nusantara
Pemegang saham
116.169 0,001 29 116.196 0,001 29
lainnya
Total 11.186.644.888 100,000 2.796.661 12.227.591.633 100,000 3.056.898
Komposisi Kepemilikan Saham dengan Kepemilikan 5% atau Lebih
per 1 Januari 2023
Jumlah Modal
Ditempatkan dan Disetor
Pemegang saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
Penuh
(dalam jutaan Rupiah)
UOB International Investment Private
7.712.375.083 68,943 1.928.094
Limited, Singapura
United Overseas Bank Limited,
3.362.266.880 30,056 840.567
Singapura
per 31 Desember 2023
Jumlah Modal
Ditempatkan dan Disetor
Pemegang saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
Penuh
(dalam jutaan Rupiah)
UOB International Investment Private
8.430.031.879 68,943 2.107.508
Limited, Singapura
United Overseas Bank Limited,
3.675.134.661 30,056 918.784
Singapura
Klasifikasi Kepemilikan Saham berdasarkan Status Kepemilikan
per 1 Januari 2023
Pemegang saham Status Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
UOB International Investment Private
Kepemilikan Institusi Asing 7.712.375.083 68,943
Limited, Singapura
United Overseas Bank Limited,
Kepemilikan Institusi Asing 3.362.266.880 30,056
Singapura
Yayasan Kesejahteraan Nusantara Kepemilikan Institusi Lokal 111.886.756 1,000
Kepemilikan Institusi Asing dan
Pemegang saham lainnya 116.169 0,001
Lokal
Total 11.186.644.888 100,000
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 59
Page 62
Bab .03
Profil Perusahaan
Struktur dan Komposisi Pemegang Saham
per 31 Desember 2023
Pemegang saham Status Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
UOB International Investment Private
Kepemilikan Institusi Asing 8.430.031.879 68,943
Limited, Singapura
United Overseas Bank Limited,
Kepemilikan Institusi Asing 3.675.134.661 30,056
Singapura
Yayasan Kesejahteraan Nusantara Kepemilikan Institusi Lokal 122.308.897 1,000
Kepemilikan Institusi Lokal
Pemegang saham lainnya 116.196 0,001
dan Asing
Total 12.227.591.633 100,000
Klasifikasi Pemegang Saham Lokal dan Asing
per 31 Desember 2023
Kelompok Pemegang Saham Jumlah Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase Kepemilikan (%)
Institusi
Lokal 3 122.309.280 1,000
Asing 6 12.105.166.978 98,999
Individu
Lokal 20 114.145 0,001
Asing 1 1.230 0,000
Total 30 12.227.591.633 100,000
Kepemilikan Saham anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Pada tahun 2023, anggota Dewan Komisaris dan Direksi tidak memiliki saham di Perusahaan.
Perubahan yang Bersifat Signifikan
[GRI 2-6] [C.6]
Pada tahun 2023, Bank menerbitkan 1.040.946.745 saham baru dengan jumlah nominal sebesar Rp250 (nilai
penuh) per saham dengan harga penawaran sebesar Rp1.441 (nilai penuh) per saham. Penambahan saham baru
tersebut tidak mengubah struktur dan komposisi pemegang saham.
60 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 63
Membangun Masa Depan ASEAN
Struktur Grup Perusahaan
per 31 Desember 2023
Citibank Nominees 17,74%
Singapore Pte Ltd.
DBSN Services Pte. 10,26%
Ltd.
Raffles Nominees
10,05%
(Pte.) Limited
Ordinary Shares
HSBC (Singapore) United Overseas
9,15% 100%
Nominees Pte Ltd Bank Limited
30,056%
Wee Investments
7,97%
(Pte) Limited UOB International
Lainnya Investment Private
Ltd
Wah Hin and 1,001% 68,943%
Company Private 5,18%
Limited
PT Bank UOB Indonesia
Pemegang Saham
Lainnya (Kepemilikan
masing-masing 39,65%
di bawah 5%)
Informasi:
Berdasarkan struktur di atas, United Overseas Bank Limited merupakan Pemegang Saham Pengendali Bank. United Overseas
Bank Limited adalah perusahaan publik di Bursa Efek Singapura (SGX) dan tidak memiliki pemilik manfaat perorangan.
Entitas Anak dan Afiliasi
Per 31 Desember 2023, UOB Indonesia tidak memiliki entitas anak dan afiliasi sebagaimana disebutkan dalam
bagan struktur grup di atas.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 61
Page 64
Bab .03
Profil Perusahaan
Kronologi Penerbitan Saham
Tambahan/
Nilai nominal Pengurangan Total Saham
Aksi Korporasi Tanggal Distribusi
(Rp) dalam Total Tercatat (lembar)
Saham (lembar)
Penawaran Umum Perdana Saham 20 Juli 2000 500 194.000.000 970.000.000
Dividen Saham 17 Mei 2002 500 223.689.754 1.193.689.754
Saham Bonus 17 Mei 2002 500 47.133.917 1.240.823.671
Penawaran Umum Terbatas I 20-27 September 2002 500 248.164.734 1.488.988.405
Nilai Nominal Saham 23 Desember 2002 250 1.488.988.405 2.977.976.810
Penawaran Umum Terbatas II 28 Mei-5 Juni 2003 250 744.494.202 3.722.471.012
Dividen Saham 4 November 2003 250 306.091.338 4.028.562.350
Saham Bonus 4 November 2003 250 959.549.650 4.988.112.000
Dividen Saham 12 Mei 2005 250 410.821.132 5.398.922.132
Saham Bonus 12 Mei 2005 250 367.309.605 5.766.242.737
Penawaran Umum Terbatas III 9-19 Juni 2006 250 887.114.267 6.653.357.004
Penawaran Tender 22 September-21 Oktober 2008 250 - 6.653.357.004
Delisting Saham di Bursa Efek 20 November 2008 250 - 6.653.357.004
Merger 30 Juni 2010 250 2.900.528.800 9.553.885.804
Penawaran Umum Terbatas 27 Mei 2020 250 1.632.759.084 11.186.644.888
Penawaran Umum Terbatas 20 November 2023 250 1.040.946.745 12.227.591.633
Kronologi Pencatatan Obligasi
Per 31 Desember 2023, Obligasi Berkelanjutan dan Obligasi Subordinasi yang belum jatuh tempo sebesar Rp1.450
miliar. Peringkat obligasi tersebut diperingkat oleh Fitch Ratings, AAA(idn) untuk Obligasi Berkelanjutan dan
AA(idn) untuk Obligasi Subordinasi.
Pada tahun 2023, terdapat Obligasi Subordinasi yang telah jatuh tempo sebesar Rp100 miliar dan Obligasi
Berkelanjutan yang jatuh tempo sebesar Rp55 miliar.
Tabel berikut menyajikan data obligasi UOB Indonesia yang beredar dan yang telah jatuh tempo:
Tanggal Jangka Nilai Nominal
Seri Obligasi Jatuh Tempo Suku Bunga Peringkat Pencatatan
Penerbitan Waktu (Rp)
Obligasi Belum Jatuh Tempo
Obligasi Berkelanjutan III Bank 2 September 3 tahun 100 miliar 2 September 5,65% p.a. AAA (idn) Bursa Efek
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2021 2021 2024 Fitch Indonesia
Ratings
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan 17 Oktober 7 tahun 500 miliar 17 Oktober 9,25% p.a AA (idn) Bursa Efek
I Bank UOB Indonesia Tahap II 2017 2024 Fitch Indonesia
Tahun 2017 Ratings)
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan 5 Juli 2019 7 tahun 100 miliar 5 Juli 2026 9,85% p.a. AA (idn) Bursa Efek
II Bank UOB Indonesia Tahap I Fitch Indonesia
Tahun 2019 Ratings
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan 13 November 7 tahun 650 miliar 13 November 9,25% p.a. AA (idn) Bursa Efek
II Bank UOB Indonesia Tahap II 2019 2026 Fitch Indonesia
Tahun 2019 Ratings
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan 8 Maret 7 tahun 100 miliar 8 Maret 2029 8,00% p.a. AA (idn) Bursa Efek
III Bank UOB Indonesia Tahap I 2022 Fitch Indonesia
Tahun 2022 Ratings
Obligasi Jatuh Tempo
Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB 23 Mei 2018 5 tahun 55 miliar 23 Mei 2023 7,65% p.a AAA (idn) Bursa Efek
Indonesia Tahap II Tahun 2018 Fitch Indonesia
Seri C Ratings
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan 25 November 7 tahun 100 miliar 25 November 9,40%p.a AA (idn) Bursa Efek
I Bank UOB Indonesia Tahap I 2016 2023 Fitch Indonesia
Tahun 2016 Ratings
62 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 65
Membangun Masa Depan ASEAN
Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
Kantor Akuntan Publik Wali Amanat Konsultan Hukum
Purwantono, Sungkoro & Surja PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Hiswara Bunjamin & Tandjung
(Ernst & Young Indonesia) Plaza Mandiri, Lantai 22 Gedung BRI II Lantai 23
Indonesia Stock Exchange Tower 2, Lt.7 Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 36-38 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53 Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12190 Jakarta Selatan, DKI Jakarta 10210
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12190 Indonesia Indonesia
Indonesia Telp. (021) 5245161, 5268216 Telp. (021) 574 4010
Telp. (021) 52895000 Faks. (021) 5268201 Faks. (021) 5744670
Faks. (021) 52894100
Biro Administrasi Efek Notaris Publik Lembaga Pemeringkat
PT Raya Saham Registra Kantor Notaris Aulia Taufani S.H PT Fitch Ratings Indonesia
Gedung Plaza Sentral Lantai 2 Menara Sudirman Lantai 17D DBS Bank Tower Lt.24 Suite 2403
Jl. Jendral Sudirman Kav. 47-48 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 60 Jl. Prof Dr. Satrio Kav 3-5
Jakarta 12930 Jakarta Selatan 12190 Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12940
Telp. (021) 2525666 Telp. (021) 52892365 Indonesia
Faks. (021) 2525028 Faks. (021) 5204780 Telp. (021) 29886800
Faks. (021) 29886822
Akuntan Publik (AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
Tipe Profesi Jasa Biaya Periode Penugasan
Kantor Akuntan Publik - Jasa audit Laporan Keuangan Tahun 2023 Rp6.747 miliar Tahun buku 2023
- Audit bisnis Consumer Banking Citibank
Tidak ada jasa non-audit yang diberikan oleh
Kantor Akuntan Publik untuk Bank.
Informasi Pada Situs Perusahaan
Seluruh Pemangku Kepentingan Bank diberikan akses yang luas terhadap situs resmi Bank, www.uob.co.id, yang
berisi berbagai macam informasi publik yang diwajibkan oleh Regulator, sebagai berikut:
• Informasi mengenai pemegang saham;
• Kode etik;
• Ringkasan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa serta semua pemberitahuan dan
undangan terkait, sejak tahun 2016;
• Laporan tahunan Perusahaan sejak tahun 2010, laporan keuangan dari tahun 2013, dan laporan keuangan
triwulanan dari tahun 2011;
• Profil Dewan Komisaris dan Direksi; dan
• Piagam Dewan Komisaris, Direksi, Komite dan Satuan Kerja Audit Internal.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 63
Page 66
Bab .03
Profil Perusahaan
Penghargaan dan Sertifikasi
Februari 2023 April 2023 Mei 2023
Lembaga Penerbit Lembaga Penerbit Lembaga Penerbit
PR Indonesia Forbes and Statista The Asset
Nama Penghargaan Nama Penghargaan Nama Penghargaan
PR Indonesia Awards The World’s Best Banks 2023 Triple A Treasury, Trade, Supply
Chain and Risk Management
Unit Bisnis Unit Bisnis Awards 2023
Strategic Communications and UOB Indonesia
Unit Bisnis
Brand Jenis Penghargaan Transaction Banking
Jenis Penghargaan The World’s Best Banks 2023 - Jenis Penghargaan
CSR Program - Sustainability Ranked 5th in Indonesia Best Services Providers –
Business - UOB Painting of the Year Transaction Bank Indonesia
Lembaga Penerbit Best Services Providers - Trade
Infobank Finance Indonesia
Lembaga Penerbit
The Asset Nama Penghargaan Best Treasury and Working Capital
– LLCS Indonesia
Nama Penghargaan Infobank 12th Digital Brand Awards
Triple A Country Awards for 2023 Best Payments and Collections
Solution Awards - PT Cipta Piranti
Sustainable Finance Unit Bisnis Sejahtera (CPS Soft)
Unit Bisnis TMRW
Best Payments and Collections
Wholesale Banking Jenis Penghargaan Solution Awards - PT Indotruck
Jenis Penghargaan The Best Bank with Digital Service Utama
Best sustainability-linked loan: (KBMI) 3
Best Payments and Collections
PT Bank Rakyat Indonesia US$1 Solution Awards - PT Sany Heavy
billion sustainability-linked loan Industry Indonesia
Lembaga Penerbit
Best green loan: Perusahaan Listrik Infobank Best Payments and Collections
Negara US$750 million syndicated Solution Awards - PT Visi
Nama Penghargaan Telekomunikasi Infrastruktur and
green loan facility
Infobank 12th Digital Brand Awards PT Permata Karya Perdana
2023
Best Payments and Collections
Unit Bisnis Solution Awards - PT Astrindo
UOB Indonesia Senayasa
Maret 2023 Jenis Penghargaan Best Payments and Collections
2nd Best Bank Saving Account Solution Awards - PT Bhumyamca
Lembaga Penerbit Sekawan
KBMI 3
Kementerian Kesehatan Republik
2nd Best Wealth Management Best Structured Trade Finance
Indonesia Solution - PT Wahana Citra Nabati
Conventional KBMI 3
Nama Penghargaan 2nd Best Debit Card Conventional Best Structured Trade Finance
PPKM Award 2023 Bank KBMI 3 Solution - PT Merdeka Tsingshan
Unit Bisnis 2nd Best Deposito Conventional Indonesia
UOB Indonesia Bank KBMI 3 Best Supply Chain Solution -
3rd Best Bank Conventional KBMI 3 PT Tiga Jaya
Jenis Penghargaan
3rd Best Credit Card Conventional
PPKM Award for its contribution to
Bank KBMI 3
handling COVID-19 in Indonesia
64 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 67
Membangun Masa Depan ASEAN
Penghargaan dan Sertifikasi
Juni 2023 Agustus 2023 September 2023
Lembaga Penerbit Lembaga Penerbit Lembaga Penerbit
HR Asia Magazine Human Resources Online PR Indonesia
(Publication of Lighthouse
Nama Penghargaan Nama Penghargaan
Independent Media)
HR Asia Awards Sewindu PR Indonesia
Nama Penghargaan
Unit Bisnis Unit Bisnis
HR Excellence Awards Indonesia
Human Resource Strategic Communications and
2023
Brand
Jenis Penghargaan
Unit Bisnis
HR Asia Best Companies to Work Jenis Penghargaan
Human Resource
for in Asia 2023 - Indonesia Region Top 106 Influential Companies and
Jenis Penghargaan Institution in Communications
HR Asia Diversity, Equity, and
Bronze Awards for Excellence in
Inclusion Awards 2023
Crisis Management Planning
Bronze Awards for Excellence in
Workplace Culture
Gold Awards for Excellence in Work-
Life Harmony Desember 2023
Juli 2023 Lembaga Penerbit
Investortrust
Lembaga Penerbit Lembaga Penerbit
Nama Penghargaan
Chief of Staff Asia Indonesian Business
Digital Banking Awards 2023
Nama Penghargaan Nama Penghargaan
Unit Bisnis
HR Stars Awards Bisnis Indonesia Financial Awards
TMRW
(BIFA) 2023
Unit Bisnis Jenis Penghargaan
Human Resource Unit Bisnis
Winner in Data Dimension in KBMI
Hendra Gunawan
Jenis Penghargaan 3 Category
Best CEO with an HR Focus Best CEO Bank - Hendra Gunawan -
PT Bank UOB Indonesia
Best Covid Management Strategies Lembaga Penerbit
Nama Penghargaan CNBC Indonesia
Bisnis Indonesia Financial Awards
(BIFA) 2023 Nama Penghargaan
CNBC Indonesia Awards
Unit Bisnis
Wholesale Banking Unit Bisnis
Wholesale Banking
Jenis Penghargaan
Best Performance Bank in KBMI 3 Jenis Penghargaan
category Best Regional Bank for Foreign
Direct Investment
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 65
Page 68
Bab .03
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Per 31 Desember 2023, jaringan layanan Perusahaan terdiri dari 42 kantor cabang utama, 89 kantor cabang
pembantu, dan 142 ATM yang tersebar di 44 kota di 16 provinsi di Indonesia. Layanan perbankan Perusahaan
dapat diakses melalui jaringan ATM regional, jaringan ATM Prima dan Bersama serta jaringan Visa.
Jaringan Kantor
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
KANTOR PUSAT
1 Kantor Pusat - Jl. M.H. Thamrin No. 10, 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936632
Kel. Kebon Melati, Pusat
Kec. Tanah Abang 10230
KANTOR WILAYAH
1 Kantor Wilayah 1 Kantor Gedung UOB Plaza Lantai 18, 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936647
Wilayah 1 Jl. M.H. Thamrin No. 10, Pusat
Kel. Kebon Melati,
Kec. Tanah Abang 10230
2 Kantor Wilayah 2 Kantor Gedung UOB Plaza Lantai 11, Jl. 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936632
Wilayah 2 M.H. Thamrin No. 10, Pusat
Kel. Kebon Melati,
Kec. Tanah Abang
10230
3 Kantor Wilayah 3 Kantor Jl. Palang Merah No. 30, Lantai 3396 - Kota (061) 4156574 (061) 4148556,
Wilayah 3 3, Kel. Kesawan, Medan (061) 4154793,
Kec. Medan Barat, (061) 4560116
Medan 20231
4 Kantor Wilayah 4 Kantor Jl. Panglima Sudirman 1291 - Kota (031) 5471772, (031) 5345026,
Wilayah 4 No. 53, Lantai 3, Surabaya (031) 5481888 (031) 5345136,
Kel. Embong Kaliasan, (031) 5345146
Kec. Genteng
Surabaya 60271
KANTOR CABANG
1 Juanda Juanda Jl. Ir. H. Juanda No. 15, 0391 - Jakarta (021) 22035055 (021) 22035056
Kel. Kebon Kelapa, Pusat – 58
Kec. Gambir 10120
2 UOB Plaza UOB Plaza Jl. M.H. Thamrin No. 10, 0391 - Jakarta (021) 23506000 (021) 29936680
Kel. Kebon Melati, Pusat - 82
Kec. Tanah Abang 10230
3 Kelapa Gading Kelapa Gading Jl. Raya Barat Boulevard 0392 - Jakarta (021) 4529171 (021) 4529179
Blok LC 7 No. 1-2, Utara
Kelapa Gading Permai
14240
4 Green Garden Green Garden Komplek Perumahan Green 0393 - Jakarta (021) 5819005, (021) 5802776
Garden, Blok A.7 No. 47-50, Barat (021) 5802814
Kel. Kedoya Utara,
Kec. Kebon Jeruk 11520
5 Gajah Mada Gajah Mada Jl. Gajah Mada No.87-87A, Kel. 0393 - Jakarta (021) 6329779 (021) 6329696,
(d/h: (Asemka) Krukut, Barat (021) 6329766,
Kec. Taman Sari, (021) 6329966,
Jakarta Barat (021) 6329906
6 Radio Dalam Radio Dalam Jl. Radio Dalam No. 9 A, 0394 - Jakarta (021) 7252647 (021) 7252648
Kel. Gandaria Utara, Selatan
Kec. Kebayoran Baru 12140
7 Pacific Century Pacific Century Pacific Century Place 0394 - Jakarta (021) 72888788
Place Place SCBD lot 10 Selatan
Jl. Jend Sudirman kav 52-53
Jakarta Selatan
66 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 69
Membangun Masa Depan ASEAN
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
8 Pantai Indah Pantai Indah Pantai Indah Kapuk Metro 0392 - Jakarta (021) 30010566
Kapuk Metro Kapuk Metro Broadway The Gallery No.8 Utara
Unit ES, ET, & FA
Jl. Pantai Indah Utara II,
Pantai Indah Kapuk
Jakarta Utara
9 Kebon Jeruk AKR Kebon Jeruk AKR Gallery West 0393 - Jakarta (021) 38782033
AKR Jl Panjang No. 5, Kebon Barat
Jeruk, Jakarta Barat
10 Serang Serang Jl. M. Hasanuddin, 0203 - Kota (0254) 200153, (0254) 200692
Serang Plaza Blok II Serang (0254) 201566
No. 3-7, Serang, Banten 42112
11 Bandar Lampung Bandar Jl. Ikan Tenggiri No. 17/A, 3991 - Kota Bandar (0721) 482982 (0721) 482951
Lampung Teluk Betung, Bandar Lampung Lampung
35223
12 Bogor Bogor Jl. Suryakencana No. 260 F, 0192 - Kota Bogor (0251) 8325256 (0251) 8325307
Kel. Gudang,
Kec. Bogor Tengah,
Kota Bogor 16151
13 Medan Medan Jl. Palang Merah No. 30, 3396 - Kota (061) 4156574 (061) 4148556,
Kel. Kesawan, Medan (061) 4154793,
Kec. Medan Barat, (061) 4560116
Medan 20231
14 Tomang Elok Tomang Elok Jl. Jend. Gatot Subroto, 3396 - Kota (061) 8455405, (061) 8455656
Kompleks Tomang Elok Medan (061) 8455785,
Blok A No. 55, Sei Sikambing, (061) 8455635
Medan 11520
15 Palembang Palembang Jl. Mesjid Lama No. 48-50, 3691 - Kota (0711) 310965 (0711) 313216,
Palembang, Palembang (0711) 316663,
Sumatera Selatan 30125 (0711) 361150,
(0711) 357816
16 Pekanbaru Pekanbaru Jl. Jend. Sudirman No. 442, 3591 - Kota (0761) 21168, (0761) 848052
Wonorejo, Pekanbaru (0761) 21116
Marpoyan Damai, (0761) 20879
Kota Pekanbaru, (0761) 848053
Riau 28126
17 Batam Batam Komplek Batam Plaza 3892 - Kota Batam (0778) 459691 (0778) 458601
Blok E No. 1-3,
Jl. Imam Bonjol,
Batam 29444
18 Batam Centre Batam Centre Komplek Mahkota 3892 - Kota Batam (0778) 7486000 (0778) 7486025
Raya Blok D No. 7 & No. 8,
Jl. Engku Putri,
Kel. Teluk Tering,
Kec. Batam Kota, Kota Batam,
Kepulauan Riau 29461
19 Solo Solo Jl. Jend. Urip Sumoharjo 0996 - Kota (0271) 646348 (0271) 668758,
No. 13- 17, Kepatihan Wetan, Surakarta/Solo (0271) 630620,
Jebres, Kota Surakarta, (0271) 646947
Jawa Tengah 57129
20 Bandung Bandung Jl. Jend. Sudirman No. 55 A, 0191 - Kota (022) 4204491 (022) 4238906
Bandung 40241 Bandung
21 Bandung Rivai Bandung Rivai Jl. Abdul Rivai No. 2 A, 0191 - Kota (022) 4209980 (022) 4209970
Tamansari, Bandung Wetan, Bandung
Kota Bandung, Jawa Barat
40116
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 67
Page 70
Bab .03
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
22 Semarang Semarang Menara Suara Merdeka 0991 - Kota (024) 86448000 (024) 86446066
(Ground Floor, Mezzanine Floor, Semarang
Lantai 2)
Jl. Pandanaran No.30,
Kel. Pekunden,
Kec. Semarang Tengah,
Semarang 50137
23 Cirebon Cirebon Jl. Yos Sudarso No. 29, 0194 - Kota (0231) 205040, (0231) 201989,
Lemahwungkuk, Cirebon (0231) 206959, (0231) 248340
Kota Cirebon, Jawa Barat 45111 (0231) 206396,
(0231) 221541
24 Tasikmalaya Tasikmalaya Jl. Empang No. 50, Empangsari, 0195 - Kota (0265) 310300 (0265) 332007
Tawang, Tasikmalaya, Jawa Tasikmalaya
Barat 46113
25 Purwokerto Purwokerto Jl. Jend. Sudirman No. 330, 0914 - Kab. (0281) 631464, (0281) 636747,
Purwokerto Banyumas (0281) 623466, (0281) 640945
53116 (0281) 635996,
(0281) 630942,
(0281) 630259,
(0281) 635950
26 Magelang Magelang Jl. Tidar No. 17, 0995 - Kota (0293) 362181, (0293) 364271
Magelang, Magelang (0293) 364344,
Jawa Tengah 56126 (0293) 365261,
(0293) 364405-06
27 Yogyakarta Yogyakarta Jl. Jend. Sudirman No. 62, 0591 - Kota (0274) 562000, (0274) 563433
Kotabaru, Yogyakarta (0274) 517410
Gondokusuman,
Kota Yogyakarta,
Daerah Istimewa Yogyakarta
55224
28 Tegal Tegal Jl. Kolonel Sugiono No. 56, 0994 - Kota (0283) 325001, (0283) 325008
RT.003/ RW.05, Tegal (0283) 325005
Kel. Pekauman,
Kec. Tegal Barat, Tegal
29 Surabaya Surabaya Jl. Panglima Sudirman 1291 - Kota (031) 5471772, (031) 5345026,
No. 53, Embong Kaliasin, Surabaya (031) 5481888 (031) 5345136,
Genteng, Kota Surabaya (031) 5345146
60271
30 Surabaya Surabaya Jl. Raya Bukit Darmo Golf, Blok 1291 – Kota (031) 7343949 (031) 7343910
Bukit Darmo Bukit Darmo R No. 28 – 30, Surabaya (Hunting), (031)
Kel. Pradah Kalikendal, 7326000
Kec. Dukuh Pakis 60226 (Privilege Banking),
(031) 5486008
(Call Centre
24 jam)
31 Surabaya Surabaya Jl. Manyar Kertoarjo No. 50, 1291 – Kota (031) 5991168 (031) 5991411
Manyar Kertoarjo Manyar Kel. Manyar Sabrangan, Surabaya (031) 5991428 (031) 5991412
Kertoarjo Kec. Sukolilo
32 Jember Jember Jl. Gajah Mada No. 68, 1212 - Kab. (0331) 484545, (0331) 484980
Kel. Jember Kidul, Jember (0331) 424759,
Kec. Kaliwates, (0331) 424859
Kabupaten Jember 68131
33 Denpasar Denpasar Jl. Dr. Wahidin No. 39, 7291 - Kota (0361) 433014 (0361) 424245
Kel. Pemecutan, Denpasar
Kec. Denpasar Barat,
Kota Denpasar
68 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 71
Membangun Masa Depan ASEAN
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
34 Denpasar Bali Denpasar Bali Jl. Raya Puputan Komplek 7291 - Kota (0361) 241888 (0361) 245978
Renon Renon Pertokoan Niti Mandala Raya Denpasar
No.17, Renon,
Dangin Puri Klod,
Denpasar Timur,
Kota Denpasar 80235
35 Banyuwangi Banyuwangi Jl. Jend. Sudirman No. 16, 1211 - Kab. (0333) 426500 (0333) 424260
Kel. Penganjuran, Banyuwangi (0333) 424705
Kec. Banyuwangi, (0333) 423061-62
Kabupaten Banyuwangi 68416 (0333) 422270-71
(0333) 424070
36 Jombang Jombang Jl. Gus Dur (d/h. Jl Merdeka) 1204 - Kab. (0321) 862500-01 (0321) 862171
No. 133, Candi Mulyo, Jombang (0321) 862337
Kec. Jombang, (0321) 874857-58
Kabupaten Jombang 61413
37 Malang Malang Jl. Basuki Rahmat 1293 - Kota (0341) 342333 (0341) 342572
No. 63, Kauman, Klojen, Malang
Kota Malang 60261
38 Makassar Makassar Jl. Sulawesi No. 83, 6191 - Kota (0411) 321421 (0411) 315702
Pattunuang, Wajo, Makassar (0411) 319457
Kota Makassar 90174
39 Pontianak Pontianak Jl. HOS Cokroaminoto 5391 - Kota (0561) 732600 (0561) 736282
No. 266/A, Darat Sekip, Pontianak (0561) 734656
Pontianak Kota,
Kota Pontianak 78117
40 Balikpapan Balikpapan Kavling 8 Square 5492 - Kota (0542) 7208888 (0542) 765477
Blok A6 & A7, RT 28 Balikpapan (0542) 7209999
Jl. M.T. Haryono,
Kel. Damai,
Kec. Balikpapan Selatan 76114
41 Samarinda Samarinda Jl. Pangeran Diponegoro 5491 - Kota (0541) 732492- (0541) 732490
No. 68-70, Pelabuhan, Samarinda 95-97
Samarinda Kota, (0541) 749516-
Kota Samarinda 75112 17-18
42 Banjarmasin Banjarmasin Jl. Lambung Mangkurat 5191 - Kota (0511) 3357172 (0511) 3353305
No. 17, Banjarmasin, Banjarmasin (0511) 3353754
Kertak Baru Ulu, (0551) 3365312
Banjarmasin Tengah,
Kota Banjarmasin
70111
KANTOR CABANG PEMBANTU
1 Glodok Plaza Gajah Mada Komp. Glodok Plaza Blok F 0393 - Jakarta (021) 6595026 (021) 6280944
No. 1-2, Jl. Pinangsia Raya, Barat (021) 6596745
Kota Tua, Pinangsia, (021) 6280943-44
Tamansari,
Kota Jakarta Barat 11110
2 Pluit Gajah Mada Jl. Pluit Kencana Raya 0392 - Jakarta (021) 6611770–71 (021) 6691163
No. 76, Pluit, Penjaringan, Utara
Kota Jakarta Utara 14450
3 Petak Baru Gajah Mada Jl. Petak Baru No. 25-26, 0393 - Jakarta (021) 6922115 (021) 6928086
Roa Malaka, Barat (021) 6922432
Tambora, Kota Jakarta (021) 6912224
11230 (021) 6924069
(021) 6901756-57
(021) 6917410-11
4 Mangga Dua Plaza Gajah Mada Mangga Dua Plaza 0392 - Jakarta (021) 6120086 (021) 6129130
Blok F, No. 5 Utara (021) 6120912
Jl. Mangga Dua Raya 11110 (021) 6129128
(021) 6129129
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 69
Page 72
Bab .03
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
5 Jembatan Dua Gajah Mada Jl. Jembatan Dua No. 139 A, 0392 - Jakarta (021) 6631760 (021) 6610615
Pejagalan, Penjaringan, Utara (021) 6631761–62
Kota Jakarta Utara 14450
6 Muara Karang Gajah Mada Jl. Muara Karang No. 1, 0392 - Jakarta (021) 6625967-69 (021) 6606171
RT. 019/RW. 02, Utara (021) 6601048
Kav. Blok Y3 Barat No. 10,
Pluit, Penjaringan,
Kota Jakarta Utara 14450
7 Pantai Indah Gajah Mada Rukan Exclusive Blok A No.27, 0392 - Jakarta (021) 56946227 (021) 56946227
Kapuk Jl. Marina Raya, Utara
Kel. Kamal Muara,
Kec. Penjaringan 14470
8 Petojo Juanda Jl. A.M Sangaji No. 25 E, 0391 - Jakarta (021) 6324562-63 (021) 6324562
Petojo Utara, Gambir, Pusat (021) 63855187
Kota Jakarta Pusat 10130
9 Roxy Mas Juanda Gedung Yusen, Lantai Dasar, 0391 - Jakarta (021) 22638455 (021) 22635587
Jl. Biak No.56, Kel. Cideng, Pusat
Kec. Gambir,
Jakarta Pusat 10150
10 Sawah Besar Juanda Jl. Sukarjo Wiryopranoto 0391 - Jakarta (021) 3853677 (021) 3860602
No. 26, Kebon Kelapa, Pusat (021) 231368
Gambir, Jakarta Utara (021) 2313479
10120 (021) 3453336
(021) 3453337
11 Pasar Baru Juanda Jl. K. H. Samanhudi 40 A, 0391 - Jakarta (021) 3500523 (021) 3510589
RT. 006/RW. 02, Pasar Baru, Pusat (021) 3850468
Sawah Besar 10710 (021) 3866520
(021) 3510587
(021) 3510588
12 Central Park Juanda Central Park Mall, Lantai 3, 0393 - Jakarta (021) 29201015 (021) 29201017
Shop Unit No. L3 – 203 A, Barat (Hunting)
Jl. Let. Jend. S. Parman (021) 29201013
Kav. 28, Kel. Tanjung Duren, (021) 29201014
Kec. Grogol, Petamburan, (021) 29201016
Jakarta Barat 11470
13 Mangga Besar Juanda Jl. Mangga Besar 0393 - Jakarta (021) 6594677 (021) 6293113
No. 68 – 68 A Barat (021) 6292150
10730 (021) 6292349
14 Pangeran Juanda Jl. Pangeran Jayakarta 0391 – Jakarta (021) 62201905 (021) 62201904
Jayakarta No. 126-129 Blok A/5, Pusat (021) 62201906
Kel. Mangga Dua Selatan, (021) 62201907
Kec. Sawah Besar 10730 (021) 6016574
15 Palmerah UOB Plaza Jl. Palmerah Barat No. 39 B, 0391 - Jakarta (021) 5325479 (021) 5329249
Palmerah, Tanah Abang, Pusat (021) 5308785
Jakarta Pusat 10270
16 Tanah Abang UOB Plaza Pusat Perdagangan 0391 - Jakarta (021) 3803320 (021) 3151787
Tanah Abang Bukit Pusat (021) 3846171 (021) 38903406
Blok F No. 6-8,
Jl. K.H. Fahruddin,
Jakarta Pusat 10250
17 Wahid Hasyim UOB Plaza Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 89, 0391 - Jakarta (021) 29276200 (021) 29276400
Gondangdia, Menteng, Pusat
Kota Jakarta Pusat 10350
18 Metro Tanah UOB Plaza Pusat Grosir Metro Tanah Abang 0391 - Jakarta (021) 30036023 (021) 30036026
Abang Banking Center Lantai 7 Pusat (021) 30036024
Unit No.1, (021) 30036025
Jl. K.H. Wahid Hasyim
No. 187-189, Tanah Abang,
Jakarta Pusat 10250
70 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 73
Membangun Masa Depan ASEAN
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
19 Setiabudi JKT UOB Plaza Setiabudi Atrium Building Lantai 0394 - Jakarta (021) 5210035 (021) 521 0036
1 Suite 101 AA, Selatan
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.62,
Kel. Karet Kuningan,
Kec. Setiabudi,
Jakarta Selatan 12920
20 PIK Boulevard Kelapa Gading Graha Indochem, Lantai 0392 - Jakarta (021) 29210600 (021) 29210601
Basement & Lantai Dasar, Utara
Jl. Pantai Indah Kapuk
Boulevard Kav. SSB/E,
Kel. Kamal Muara,
Kec. Penjaringan,
Jakarta Utara, 14470
21 Kelapa Gading Kelapa Gading Jl. Raya Boulevard 0392 - Jakarta (021) 4531069–70 (021) 45841059
Boulevard Blok FW I No. 18, Utara
Kelapa Gading Boulevard,
Kelapa Gading,
Jakarta Utara 14240
22 Sunter Agung Kelapa Jl. Danau Sunter Agung Utara 0392 - Jakarta (021) 6451120-21 (021) 6453821
Gading Blok D 1 No. 6 B, Utara (021) 65833281-82
Sunter Agung,
Jakarta Utara 14350
23 Bekasi Selatan Kelapa Gading Jl. Achmad Yani Kav. A4 Bekasi (021) 88965891-93 (021) 88965890
No. 7, Ruko (021) 8853521
Kalimalang Commercial Centre,
Desa Kayuringin, Bekasi 17144
24 Cikarang Kelapa Komplek Ruko Cikarang 0198 - Kota (021) 89835725 (021) 89835724
Gading Commercial Bekasi (021) 89835726
Center, Blok B1 No. 23, (021) 89835727
Jl. Raya Cikarang Cibarusah
Km.40 No.1, Kel. Pasir Sari,
Kec. Cikarang Selatan,
Bekasi 17550
25 Kelapa Gading Kelapa Gading Jl. Boulevard Raya Blok DG 0392 - Jakarta (021) 4527582 (021) 4527583
Boulevard Raya No. 2, Kel. Kelapa Gading Timur, Utara
Kelapa Gading 14240
26 Green Ville Green Garden Komplek Pertokoan Green Ville 0393 - Jakarta (021) 56957883-84 (021) 56957902
Blok BG No. 14-15, Barat (021) 56957895
Kel. Duri Kepa, (021) 56957897
Kec. Kebon Jeruk,
Jakarta Barat 11510
27 Cengkareng Green Garden Komplek Taman Palem Lestari 0393 - Jakarta (021) 55957447 (021) 55957446
Blok D 10 No.1, Barat (021) 55957448
Cengkareng Barat, (021) 55957449
Jakarta Barat 11730
28 Tangerang Green Garden Jl. Ki Asnawi No. 64 C-D, 0292 - Kota (021) 5523081- (021) 5523082
Kel. Sukasari, Tangerang 83-84
Kec. Tangerang, (021) 55799082-83
Kota Tangerang 15111
29 Duta Mas Green Garden Komplek Perumahan Taman 0393 - Jakarta (021) 5648262 (021) 5649464
Duta Mas, Blok D8 No. 1, Barat (021) 5649550
Kec. Grogol Petamburan,
Jakarta Barat 11460
30 Teluk Gong Green Garden Kompleks Duta Harapan Indah 0392 - Jakarta (021) 6617577 – 78 (021) 6612279
Blok G No. 10, Utara (021) 6622957
Jl. Kapuk Muara,
Kel. Kapuk Muara,
Kec. Penjaringan,
Jakarta Utara 14460
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 71
Page 74
Bab .03
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
31 BSD Golden Green Garden Ruko BSD Golden Boulevard, 0292 - (021) 53160680 (021) 53153087
Blok C No. 6, Tangerang (021) 53160681
Jl. Pahlawan Seribu, Selatan (021) 53153168
Kel. Buaran Lengkong Karya, (021) 53153169
Kec. Serpong,
Tangerang, Banten 15322
32 Tanjung Duren Green Garden Jl. Tanjung Duren Raya 0393 - Jakarta (021) 5642027 (021) 5685079
Blok N No. 352 RT.007/RW.03, Barat (021) 5673950
Kel. Tanjung Duren Utara, (021) 56969082
Kec. Grogol Petamburan 11470
33 Puri Kencana Green Garden Grand Puri Kencana, 0393 - Jakarta (021) 5823602 (021) 5819222
Jl. Puri Kencana Blok K7/2A, Barat (021) 5823603
Kel. Kembangan Selatan, (021) 5823604
Kec. Kembangan 11610 (021) 5823605
34 Citra Garden 2 Green Garden Komplek Rukan Citra Niaga, 0393 - Jakarta (021) 54377025-31 (021) 54374621
Blok A No. 3, Barat
Jl. Utan Jati,
Kel. Pegadungan,
Kec. Kalideres 10750
35 Kebon Jeruk Green Garden Gedung Graha Kencana, 0393 - Jakarta (021) 5350638 (021) 5350639
Lantai 1, Jl. Raya Pejuangan Barat
No.88, Kebon Jeruk 11530
36 Gading Serpong Green Garden Ruko Graha Boulevard 0292 - Kota (021) 29001081 (021) 29001071
Blok GBVC / 002, Tangerang
Jl. Boulevard Gading Serpong,
Kel. Curug, Kec. Kelapa Dua,
Tangerang, Banten 15810
37 Permata Hijau Radio Dalam Grand ITC Permata Hijau – 0394 – Jakarta (021) 53663111 (021) 53663222
Emerald No. 10, Letjen Soepeno Selatan (021) 53664376
(Arteri Permata Hijau),
Kel. Grogol Utara,
Kec. Kebayoran Lama,
Jakarta Selatan 12210
38 Pondok Indah Radio Dalam Jl. Metro Pondok Indah Sektor II, 0394 - Jakarta (021) 75906165 (021) 75900185
Blok UA Kav.46-47, Selatan (021) 75900178
Jakarta Selatan 12310
39 Pondok Indah 2 Radio Dalam Jl. Metro Pondok Indah 0394 - Jakarta (021) 7662933
Kav. II/BA No.1 Pondok Indah Selatan
Jakarta Selatan
40 Fatmawati Radio Dalam Jl. Fatmawati Raya No. 1, 0394 - Jakarta (021) 7504770 (021) 7661333
RT.001/RW.04, Selatan (021) 7664823
Kel. Gandaria Selatan, (021) 7661367
Kec. Cilandak,
Jakarta Selatan 12410
41 Panglima Radio Dalam Jl. Panglima Polim Raya 0394 - Jakarta (021) 7251603 (021) 7222187
Polim No. 18A, B, C, Kel. Pulo, Selatan (021) 7202668
Kec. Kebayoran Baru, (021) 7251655
Jakarta Selatan 12160
42 Wolter Monginsidi Radio Dalam Gedung One Wolter Place, 0394 - Jakarta (021) 72786262 (021) 7394880
Jl. Wolter Monginsidi Selatan
No. 63 B, Kel. Rawa Barat,
Kec. Kebayoran Baru,
Jakarta Selatan 12180
43 Bintaro Sektor 3A Radio Dalam Rukan Bintaro Blok A.6 0204 - (021) 7362898 (021) 7362897
(Rukan depan Bintaro Plaza), Tangerang Selatan
Sektor 3A, Kel. Pondok Karya,
Kec. Pondok Aren, Kota
Tangerang Selatan 15225
44 Kemang Radio Dalam Jl. Kemang Raya No. 24 A, 0394 - Jakarta (021) 71794084 (021) 71794083
Kel. Bangka, Selatan (021) 71794085
Kec. Mampang Prapatan 12730 (021) 71794086
72 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 75
Membangun Masa Depan ASEAN
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
45 Cilegon Serang Jl. Jend. Ahmad Yani No. 6, 0291 - Kota (0254) 391033 (0254) 391151
Sukmajaya, Cilegon (0254) 391034
Kec. Jombang, Cilegon 42411 (0254) 392057
46 Plaza Oleos Radio Dalam Gedung Plaza Oleos, 0394 - Jakarta (021) 22780125 (021) 22780117
Lantai Dasar Unit B1 & B2, Selatan
Jl. TB. Simatupang Kav. 53 A,
Kel. Kebagusan,
Kec. Pasar Minggu 12520
47 Cibubur Bogor Ruko Cibubur Times Square 0198 - Kota (021) 84592489 (021) 84597922
Blok B-1 No.11 & 12, Bekasi (021) 84302667
Jl. Alternatif Cibubur KM 3,
Kel. Jatikarya,
Kec. Jatisampurna,
Kota Bekasi 17435
48 Asia Medan Jl. Asia No. 132/172, Medan, 3396 - Kota (061) 7368623 (061) 7368932
Kel. Sei Rengas I, Medan (061) 7368653
Kec. Medan Kota, Medan 20214
49 Cemara Asri Medan Jl. Cemara Asri Boulevard, 3396 - Kota Medan (061) 66936911 (061) 66933132
Blok A No.58,
Kec. Percut Sei Tuan,
Kab. Deli Serdan 20371
50 Medan Djuanda Medan Jl. Ir. H. Djuanda No. 20i, 3396 - Kota Medan (061) 88815959 (061) 42003822
Kel. Sukadamai,
Kec. Medan Polonia,
Medan, 20157
51 Medan Imamz Medan Jl. Imam Bonjol No. 23 Medan 3396 - Kota Medan (061) 44025018
Bonjol
52 Dempo Palembang Jl. Mayor HM Rasyad Nawawi, 3691 - Kota (0711) 5734695 (0711) 369657
Ruko Blok A1 Palembang
No. 500 dan Blok A2 No. 501,
Palembang
53 Bayfront Batam Menara Aria Harbour Bay, 3892 - Kota Batam (0778) 4883120 (0778) 4883379
Lantai Dasar,
Jl. Duyung, Kel. Sungai Jodoh,
Kec. Batu Ampar,
Kota Batam 29453
54 Grand Niaga Mas Batam Komplek Grand Niaga Mas 3892 - Kota Batam (0778) 4161676 (0778) 4170105
Blok A No. 3, Batam Centre,
Kelurahan Belian,
Kec. Batam Kota, Kota Batam
29464
55 Achmad Yani Bandung Jl. Jend. Achmad Yani No. 235, 0191 - Kota (022) 7204952 (022) 7205551
Bandung Bandung
56 Kopo Bandung Jl. Kopo No. 91, Situsaeur, 0191 - Kota (022) 5230030 (022) 5204784
Bojongloa Kidul, Bandung (022) 5204784 (022) 5227177
Kota Bandung
57 Buah Batu Bandung Ruko Buah Batu No.146 A, 0191 - Kota (022) 7315139 (022) 7315193
Jl. Buah Batu No.1, Bandung
Kel. Cijagra, Kec. Lengkong
58 Pasir Kaliki Bandung Jl. Pasir Kaliki No. 161, 0191 - Kota (022) 6017027 (022) 3044520
Pamoyanan, Cicendo, Bandung
Kota Bandung
59 Asia Afrika Bandung Jl. Asia Afrika No. 137 0191 - Kota (022) 63196022
Bandung Bandung
60 Dago Bandung Jl. Ir. H. Juanda No.43 (Dago), 0191 - Kota (022) 4261175 (022) 4267885
Tamansari, Bandung Wetan, Bandung (022) 4261191
Kota Bandung
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 73
Page 76
Bab .03
Profil Perusahaan
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
61 Siliwangi Semarang Jl. Jend. Sudirman No. 131, 0991 - Kota (024) 7608791 (024) 7608623
Salamanmloyo, Semarang
Semarang Barat,
Kota Semarang
62 Majapahit Semarang Jl. Brigjend. Sudirato 106, 0991 - Kota (024) 6723762 (024) 6723761
Pandean Lamper, Gayamsari, Semarang
Kota Semarang
63 Salatiga Semarang Jl. Jend. Sudirman No.188, 0992 - Kota (0298) 322027 (0298) 326032
Kalicacing, Sidomukti, Salatiga
Kota Salatiga
64 Gang Tengah Semarang Jl. Gang Tengah No. 16, 0991 - Kota (024) 3561800 (024) 3561700
Kranggan, Semarang Tengah, Semarang
Kota Semarang
65 Mataram Semarang Ruko Plaza Blok A No. 8 A, 0991 - Kota (024) 3560033 (024) 3560462
Jl. MT Haryono, Dadapsari, Semarang (024) 3560461
Semarang Utara, (024) 3584007
Kota Semarang
66 Pahlawan Semarang Jl. Pahlawan No. 5 Semarang 0991 - Kota (024) 35318000
Semarang
67 Kratonan Solo Jl. Yos Sudarso No. 246 0996 - Kota (0271) 652626 (0271) 655622
Surakarta/Solo (0271) 654343
68 Pasar Legi Solo Jl. Letjen. S. Parman No.83, 0996 - Kota (0271) 666536 (0271) 641177
Kel. Kestalan, Kec. Banjarsari, Surakarta/Solo
Kotamadya Surakarta,
Jawa Tengah
69 Sragen Solo Jl. Raya Sukowati No. 194, 0996 - Kab. (0271) 891276 (0271) 891276
Sragen, Kel. Sragen Kulon, Sragen (0271) 891250
Kec. Sragen, Kab. Sragen,
Jawa Tengah
70 Temanggung Magelang JL. KS. Tubun No. 1, 0919 - Kab. (0293) 491555 (0293) 491155
Kel. Temanggung I, Temanggung
Kec. Temanggung
71 Brigjend Yogyakarta Jl. Brigjend. Katamso 0591 - Kota (0274) 384193 (0274) 378569
Katamso No. 278 (lama 280), Keparakan, Yogyakarta (0274) 415732
Mergangsan, Kota Yogyakarta
72 Kricak Yogyakarta Jl. Magelang No. 81, 0591 - Kota (0274) 553385 (0274) 563672
Kricak, Tegalrejo, Yogyakarta
Kota Yogyakarta
73 Coklat Surabaya Jl. Coklat No. 12 – 14, 1291 - Kota (031) 3526784 (031) 3523332
Bongkaran, Surabaya (031) 3530966
Pabean Cantian, Surabaya
74 Perak Timur Surabaya Ruko Tanjung Perak, 1291 - Kota (031) 3550318 (031) 3550314
Jl. Perak Timur No. 42, Surabaya
Kel. Perak Timur,
Kec. Pabean Cantian
75 Kedungdoro Surabaya Jl. Kedungdoro 155 D, Tegalsari, 1291 - Kota (031) 5321365 (031) 5471442
Surabaya Surabaya (031) 5322451
76 Kapas Surabaya Jl. Kapas Krampung 55 B, 1291 - Kota (031) 3727910 (031) 3715633
Krampung Rangkah, Tambaksari, Surabaya (031) 3718281
Surabaya (031) 3769292
77 Rungkut Surabaya Jl. Rungkut Kidul Industri 1291 - Kota (031) 8418271 (031) 8414517
No. 62, Rungkut Kidul, Rungkut, Surabaya (031) 8419272
Surabaya
74 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 77
Membangun Masa Depan ASEAN
Wilayah Operasional dan Pasar yang Dilayani [C.3]
Cabang
No. Nama Kantor Alamat Dati II Telepon Faksimili
Utama
78 Raden Saleh Surabaya Jl. Raden Saleh No. 8-A, 1291 - Kota (031) 5359970 (031) 5355964
Kel. Bubutan, Surabaya (031) 5359971
Kec. Bubutan, Kota Surabaya (031) 5359974
(031) 5359963
79 MERR Surabaya Jl. Dr. Ir. H. Soekarno Kav.R-3, 1291 - Kota (031) 5925585 (031) 5929072
Komp. Ruko Icon 21, MERR, Surabaya
Kel. Klampis Ngasem,
Kec. Sukolilo, Surabaya
80 Margorejo Surabaya Jl. Raya Margorejo Indah A-802 1291 - Kota (031) 99847388 (031) 99847393
Kav. 01, RT 001 Surabaya
RW 008 Kel. Margorejo,
Kec. Wonocolo, Surabaya
81 Bumi Mandiri Surabaya Gedung Bumi Mandiri 1291 - Kota (031) 35979018
Tower II Surabaya
Jl.Panglima Sudirman
No.66 – 68 Surabaya
82 Teuku Umar Denpasar Kompleks Graha Mahkota, 7291 - Kota (0361) 2108022
Blok B-1, B-2, B-3 Denpasar
Jl. Teuku Umar 208-210,
Denpasar, Bali
83 Gatot Subroto Denpasar Jl. Gatot Subroto No. 100 X, 7291 - Kota (0361) 7450714 (0361) 248826
Kav. 10, Denpasar Utara, Denpasar (0361) 7450175
Denpasar (0361) 7427697
84 Mojokerto Jombang Jl. Mojopahit 55-57, Mergelo, 1292 - Kota (0321) 322291 (0321) 322719
Sentanan, Magersari, Mojokerto (0321) 322816
Kota Mojokerto
85 Sidoarjo Surabaya Jl. Jend. Achmad Yani 40 J, 1202 - Kab. (031) 8941836 (031) 8941047
Bukit Darmo Sidoarjo Sidoarjo (031) 8941046
86 Mayjend. Surabaya Bukit Jl. Mayjend. Sungkono 1291 - Kota (031) 99531299 (031) 99535250
Sungkono Darmo No.142-143, Blok A16, Surabaya
Kel. Gunungsari,
Kec. Dukuh Pakis, Surabaya
87 Gresik Surabaya Jl. Usman Sadar No. 84, 1201 - Kab. (031) 3990053 (031) 3990054
Bukit Darmo Sukorame, Kemuteran, Gresik (031) 3972145
Kec. Gresik, Kabupaten Gresik
88 Panakkukang Makassar Jl. Pengayoman No. 48, 6191 - Kota (0411) 421921 (0411) 458260
Pandang, Panakkukang, Makassar (0411) 433017
Kota Makassar
89 Pakuwon City Surabaya Jl. Pakuwon Boulevard II, 1291 - Kota (031) 5957279 (031) 59175371
Manyar East Coast Ruko Patoz AA2 Surabaya (031) 59175614
Kertoarjo No. 52, Pakuwon City, (031) 59175179
Kel. Kejawan Putih Tambak, (031) 59172654
Kec. Mulyorejo, Kota Surabaya
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 75
Page 78
Chapter
Bab .04 .03
Analisis dan
Company Profile
Pembahasan Manajemen
Bab .04
Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
78 Tinjauan Makroekonomi 2023
80 Tinjauan Bisnis
99 Sumber Daya Manusia
106 Teknologi dan Operasional
109 Tinjauan Keuangan
76 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 79
Membangun Masa Depan ASEAN Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 77
Page 80
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Makroekonomi 2023
Ekonomi Global Indonesia pada 2023 tumbuh sebesar 5,1 persen,
Ekonomi global masih menghadapi tantangan lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan 5,3
multidimensi saat tahun 2023 berakhir. Setelah persen pada 2022. Perlambatan tersebut disebabkan
kendala sisi pasokan relatif mereda pada tahun 2022, oleh melemahnya konsumsi swasta akibat tekanan
meningkatnya ketegangan geopolitik menciptakan inflasi yang tinggi yang juga mendorong kenaikan
risiko kenaikan terhadap inflasi. Hal ini menghambat suku bunga. Selain itu, normalisasi harga komoditas
penurunan suku bunga dan membebani prospek juga mempengaruhi kinerja ekspor yang tumbuh lebih
ekonomi global. Dengan demikian, pengetatan lambat sebesar 1,3 persen pada 2023 dibandingkan
kebijakan moneter yang berkelanjutan ditambah dengan 16,2 persen pada 2022.
dengan meredanya dampak stimulus fiskal ekspansif
pasca pandemi menyebabkan stagnasi pertumbuhan Meskipun demikian, konsistensi pemerintah dalam
di banyak negara. memperbaiki iklim investasi, didukung oleh deregulasi
untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi perizinan
Pertumbuhan ekonomi global turun dari 3,4 persen berhasil mendorong investasi yang lebih tinggi pada
pada 2022 menjadi 2,9 persen pada 2023 dan tahun 2023. Selain itu, langkah-langkah stimulus fiskal
diperkirakan akan tetap dalam pertumbuhan di bawah pemerintah, terutama untuk mendorong investasi di
tiga persen tahun ini. Perlambatan ini didorong oleh sektor-sektor prioritas, juga mendukung pertumbuhan
pertumbuhan yang tertahan di negara-negara maju. ekonomi pada 2023.
Ekonomi Eropa tumbuh sebesar 0,5 persen pada 2023,
turun signifikan dari pertumbuhan 3,5 persen pada Upaya pemerintah untuk memperluas hilirisasi juga
2022. berhasil menarik investasi di sektor manufaktur,
transportasi, energi, konstruksi dan telekomunikasi,
Ekonomi Tiongkok pada 2023 masih tertekan akibat menciptakan lebih dari 1,8 juta pekerjaan pada tahun
koreksi sektor properti dan melemahnya permintaan 2023. Perbaikan investasi dan penyerapan tenaga
domestik, tercermin dari inflasi inti tahunannya kerja mengakibatkan pertumbuhan kelas menengah
sebesar 0,70 persen. Meskipun demikian, ekonomi ke atas dan konsumsi domestik yang kuat. Sementara
Tiongkok melampaui konsensus dan target pemerintah itu, kelas menengah ke bawah mengalami tekanan
Tiongkok, dan tumbuh sebesar 5,2 persen pada akibat tingginya inflasi harga pangan.
tahun 2023, melebihi pertumbuhan 3 persen pada
tahun 2022, didukung oleh percepatan pengeluaran Pengetatan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI)
pemerintah. pada 2023 berhasil menjaga kestabilan nilai tukar
rupiah. Sebagai akibat dari suku bunga yang tinggi,
Secara terpisah, beberapa perkembangan yang konsumsi rumah tangga mengalami pertumbuhan
menggembirakan terlihat dari ekonomi AS, di mana yang lebih lambat. Namun, stimulus fiskal pemerintah
tercatat pertumbuhan 2,5 persen pada 2023, melalui percepatan anggaran pengaman sosial
meningkat dari 2,1 persen pada 2022 didukung oleh dan dampak pra-pemilu mengimbangi melemahnya
konsumsi domestik yang kuat, persediaan yang lebih konsumsi domestik dan mempertahankan kinerja
tinggi, ekspor, investasi, dan pengeluaran pemerintah. positif untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023.
Ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya Tinjauan Industri Perbankan 2023
ketegangan geopolitik, serta perlambatan ekonomi Pertumbuhan aktivitas penyaluran kredit, total aset,
Tiongkok, telah menurunkan aktivitas perdagangan dana pihak ketiga, dan rasio kecukupan modal
internasional. Sementara itu, inflasi tinggi yang (Capital Adequacy Ratio/CAR) relatif stabil di tengah
terus-menerus sebesar 6,8 persen pada 2023 juga lingkungan makro yang menantang. Total kredit
memicu kenaikan suku bunga ke level tertinggi di perbankan untuk segmen ritel dan korporasi tumbuh
negara-negara ekonomi utama. Faktor-faktor ini telah sebesar 10,4 persen, meskipun pertumbuhannya lebih
berkontribusi pada pertumbuhan yang lebih lambat lambat dibandingkan dengan 11,4 persen pada 2022.
pada tahun 2023. Hal ini disebabkan oleh normalisasi harga beberapa
komoditas primer, terutama batu bara dan minyak
Ekonomi Indonesia sawit, serta kenaikan suku bunga yang memicu
Perekonomian Indonesia tetap tumbuh kuat di tengah pelemahan konsumsi.
berbagai tantangan selama tahun 2023. Ekonomi
78 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 81
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Makroekonomi 2023
Dana pihak ketiga meningkat 3,7 persen menjadi Resiliensi ekonomi Indonesia kemungkinan akan
Rp8.458 triliun dari Rp8.154 triliun pada 2022. Likuiditas tetap utuh meskipun ada tantangan global. 2024
tetap sehat meskipun rasio kredit terhadap simpanan akan menawarkan titik terang bagi Indonesia melalui
naik menjadi 83,8 persen dari 78,7 persen pada 2022. peningkatan konsumsi domestik, permintaan dan
Profil permodalan tetap kuat dengan rasio kecukupan harga komoditas yang lebih tinggi, serta target
modal sebesar 27,7 persen, naik dari 25,7 persen pada investasi yang lebih tinggi mengingat stabilitas politik
2022. Rasio kredit bermasalah tetap baik di sekitar setelah pemilihan umum Februari 2024. Pemerintah
2,2 persen, turun dari 2,4 persen pada 2022. Data dan BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi domestik
tersebut menunjukkan industri perbankan Indonesia pada 2024 berada pada kisaran 5,1 hingga 5,2 persen,
tetap tangguh di tengah lingkungan ekonomi global relatif stabil dibandingkan pertumbuhan pada 2023.
yang menantang dan kondisi perekonomian domestik
yang kurang kondusif. Industri perbankan Indonesia diprakirakan tetap
tangguh baik dari sisi permodalan, penyaluran kredit,
Industri perbankan mencatat rasio pengembalian maupun likuiditas. Ekonomi digital juga diprediksi
aset sebesar 2,7 persen per Desember 2023, didukung akan terus membukukan pertumbuhan yang kuat
oleh margin bunga bersih (net interest margin/NIM) dengan nilai transaksi perbankan digital diproyeksikan
sekitar 4,8 persen, membaik dari 4,7 persen pada meningkat sebesar 9,1 persen pada tahun 2024,
tahun sebelumnya. Hal ini mengakibatkan perbankan sementara transaksi uang elektronik diproyeksikan
nasional mencatatkan laba sebelum pajak yang lebih meningkat sebesar 25,8 persen yoy.
tinggi sebesar Rp304,4 triliun, naik 20,6 persen dari
Rp252,5 triliun pada 2022. Dengan terkendalinya BI diperkirakan akan terus menempuh kebijakan
biaya operasional, rasio biaya operasional terhadap moneter dan makroprudensial yang sehat pada
pendapatan operasional juga membaik dari 78,7 tahun 2024 untuk mendukung prospek perekonomian
persen menjadi 78,9 persen pada Desember 2023. Indonesia yang stabil. Untuk menjaga stabilitas, BI
diperkirakan akan mempertahankan suku bunga
Salah satu area yang menunjukkan kemajuan signifikan kebijakan di 6,0 persen pada 2024 dikarenakan
adalah transaksi digital, dimana volume transaksi beberapa hal. Pertama, masih ada ketidakpastian
tumbuh pesat seiring dengan meningkatnya preferensi atas kebijakan moneter di negara-negara maju,
konsumen terhadap e-commerce, serta pembayaran terutama The Fed, mengenai waktu penurunan suku
digital dan perbankan digital. Nilai transaksi bunga di Amerika Serikat tahun ini. Kedua, tekanan
perbankan digital pada 2023 tumbuh 13,5 persen yoy, di pasar keuangan Indonesia akibat ketidakpastian
mencapai Rp58.478,2 triliun, dari 28,7 persen dengan global dan meningkatnya ketegangan geopolitik telah
nilai Rp52.545,8 triliun pada 2022. Sejalan dengan itu, memicu beberapa pemindahan ke aset berkualitas,
nilai transaksi melalui uang elektronik meningkat 43,5 yang sebagian berkontribusi terhadap depresiasi
persen yoy dengan nilai Rp835,8 triliun. rupiah baru-baru ini.
Prospek 2024 Didukung oleh sinergi kebijakan antara otoritas, sektor
Pada tahun 2024, perekonomian global dan domestik keuangan, dan dunia usaha, pertumbuhan kredit pada
diperkirakan akan tetap mengalami tantangan 2024 diproyeksikan sebesar 10 hingga 12 persen, lebih
dikarenakan risiko perlambatan yang didorong oleh tinggi dari pertumbuhan 2023 sebesar 10,4 persen yoy.
ketatnya kebijakan moneter yang lebih tinggi untuk
jangka panjang di banyak negara di tengah tekanan
inflasi yang masih tidak pasti dan bergejolak. Faktor
lainnya termasuk berlanjutnya ketegangan geopolitik
di Timur Tengah yang memicu gangguan rantai
pasokan global, penyelenggaraan pemilu di lebih dari
50 negara di dunia yang dapat membawa kebijakan
baru, dan tantangan lain dari kondisi geopolitik
antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Dana Moneter
Internasional (IMF) dalam laporannya Januari 2024
memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada
2024 sekitar 3,1 persen, hampir sama dengan proyeksi
pertumbuhan ekonomi pada 2023.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 79
Page 82
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Consumer Banking
Bank berhasil menyelesaikan proses integrasi Kami berhasil membukukan pertumbuhan 100,6 persen
bisnis consumer banking Citibank, meningkatkan aset di bawah manajemen (AUM) pada tahun 2023,
jumlah nasabah wealth dan mass market kami. sementara jumlah nasabah wealth meningkat 58,6
Dengan pendekatan omni-channel, UOB Indonesia persen dibandingkan tahun 2022.
berkomitmen membantu nasabah retail banking
dalam mencapai tujuan keuangan mereka. Solusi Produk Simpanan
kami mencakup berbagai kebutuhan, gaya hidup, dan Produk simpanan nasabah kami meliputi rekening
tahap kehidupan, serta simpanan nasabah, asuransi, tabungan sederhana hingga produk dengan bunga
pinjaman dengan jaminan dan tanpa jaminan, treasuri lebih tinggi, seperti one-account yang menghasilkan
investasi, dan layanan wealth advisory. bunga bonus bila dikombinasikan dengan transaksi
perbankan lainnya.
Pendapatan dan Profitabilitas Rekening giro dan tabungan (CASA) Bank mencapai
Pada 2023, Consumer Banking mencatatkan total
Rp60,8 triliun dengan total simpanan sebesar Rp118,9
pendapatan sebesar Rp2.098 miliar, meningkat 22
triliun. Untuk lebih memperkuat pendanaan kami, kami
persen dari Rp1.718 miliar pada 2022. Hal ini disebabkan
akan terus memperluas penawaran produk simpanan
oleh strategi kami dalam memperkuat simpanan
kami dan meluncurkan lebih banyak program dan
nasabah, kredit, kartu kredit, dan kemampuan wealth
inisiatif.
advisory, seiring dengan upaya untuk tetap fokus
dalam menyampaikan proposisi personalisasi kami,
memberikan solusi dan pengalaman keuangan yang Kredit Pemilikan Rumah dan
sesuai untuk setiap nasabah.
Pinjaman Dengan Jaminan atau
yang sekarang dikenal dengan
Personal Financial Services
nama Secured Product and Sales
Wealth Management Solutions (SPS)
Kami memiliki berbagai macam produk untuk memenuhi
kebutuhan nasabah kami dalam menumbuhkan Kami menyediakan solusi kredit pemilikan rumah yang
kekayaan mereka. Produk-produk ini terdiri dari reksa kompetitif dan terjangkau bagi nasabah melalui proses
dana, baik dalam dana terbuka maupun tertutup, yang sederhana. Solusi UOB HOME kami menawarkan
produk terstruktur, dan obligasi, yang meliputi Kredit Pemilikan Rumah/Kredit Pemilikan Apartemen,
obligasi ritel primer, obligasi pemerintah, dan obligasi dengan uang muka rendah, suku bunga kompetitif,
sekunder korporasi. Nasabah ritel kami memiliki akses dan tenor pelunasan hingga 360 bulan angsuran,
ke berbagai produk bancassurance, termasuk unit link dengan proses persetujuan yang mudah.
dan asuransi jiwa lainnya, seperti dwiguna.
Strategi dan Kinerja di Tahun 2023
Tim Wealth Management Advisory kami, yang Pada tahun 2023, di tengah persaingan pasar yang
terdiri dari spesialis produk dan analis riset, ketat, kami mendukung nasabah dengan memberikan
memberikan wawasan investasi mendalam dan harga produk yang kompetitif. Kami juga meningkatkan
informasi pasar terkini kepada nasabah. Strategi kebijakan dan kemitraan untuk meningkatkan kualitas
kami memprioritaskan Risk-First Approach dengan portofolio, dengan fokus pada pinjaman perumahan
menilai dan mengomunikasikan risiko yang terkait untuk:
dengan produk investasi kepada nasabah. Hal ini 1. Properti primer dan sekunder di dalam kawasan
memungkinkan mereka untuk membuat keputusan perumahan atau Well Established Residential Area
berdasarkan informasi untuk mengambil peluang (WERA); dan
pasar berdasarkan toleransi risiko dan kapasitas 2. Segmen nasabah berpenghasilan tetap.
keuangan mereka. Selain itu, kami menganalisis
potensi risiko terkait dengan instrumen investasi
dan merekomendasikan kombinasi investasi jangka
panjang yang seimbang dan investasi strategis
jangka pendek yang memastikan pencapaian tujuan
keuangan nasabah.
80 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 83
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
Kami mencatat pencapaian dalam mengembangkan
portofolio dan meningkatkan kualitas aset dengan:
• meningkatkan pinjaman baru untuk rumah primer
dan sekunder dari pengembang dan agen properti;
• memperluas kemitraan dengan pengembang untuk
membuka lebih banyak bisnis utama;
• meningkatkan produktivitas tim penjualan melalui:
- program pelatihan untuk meningkatkan
kemampuan; dan
- sistem manajemen kinerja untuk memantau
pencapaian tim penjualan;
• mengurangi NPL dengan mengedepankan
manajemen risiko yang pruden pada perolehan
kredit baru, penjaminan kredit, pemantauan
portofolio, dan pengumpulan/penyelesaian kredit
bermasalah dan penjualan utang; dan
• mencapai pemantauan kredit baru yang lebih baik
pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun
2022.
Margin bunga bersih turun dari tahun ke tahun,
disebabkan oleh kenaikan suku bunga, baik di tingkat
makro maupun mikroekonomi. Kenaikan ini tidak
diimbangi dengan kondisi pasar KPR yang stabil.
Prioritas untuk 2024
Pada tahun 2024, kami akan:
• melanjutkan fokus kami pada penyediaan kredit
pemilikan rumah untuk properti primer dan sekunder
WERA, serta segmen nasabah berpenghasilan
tetap yang menunjukkan kinerja pinjaman yang
lebih baik;
• menjajaki kepemilikan produk baru dan cross-sell
kepada nasabah dari segmen Bank lainnya;
• meningkatkan ekosistem digital dan kehadiran
kami melalui broker online, agregator, dan portal
properti, dan memperkuat hubungan bisnis dengan
pengembang dan agen properti terkemuka untuk
memberikan solusi digital yang relevan bagi
nasabah; dan
• tetap relevan dalam aspek harga, kebijakan,
produk, dan kemitraan pasar.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 81
Page 84
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Kartu Kredit dan Pembayaran
Pilihan kartu kredit kami yang beragam memastikan bahwa kami memiliki kartu untuk semua orang,
memberi nasabah kami manfaat dan reward yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi gaya hidup
yang berbeda.
UOB INFINITE CARD
Segmen High Net Worth Individuals
• Satu airline mile untuk setiap transaksi sebesar Rp7.500 (pembelanjaan
lokal dan luar negeri)
• Satu malam gratis untuk empat malam hingga lima kali per tahun
• Gratis antar-jemput bandara hingga 5 kali per tahun
• Akses lounge bandara gratis hingga 5 kali per tahun
#Experience Privileges That • Asuransi perjalanan hingga Rp25 miliar
Are Infinitely Yours
UOB PRIVI MILES CARD
Segmen Affluent Travellers
• Satu airline mile untuk setiap pembelanjaan di dalam negeri sebesar
Rp8.750 atau pembelanjaan di luar negeri sebesar Rp5.000
• Layanan concierge Visa Signature gratis
• Gratis asuransi perjalanan hingga Rp25 miliar
#Your PRIVI Partner in Miles
UOB PREFERRED CARD
Segmen Mass Affluent
• Poin hadiah tiga kali lipat untuk pembelian fashion atau pembelian di
department store dan restoran, baik di dalam maupun di luar negeri
• Satu poin reward untuk setiap pembelian retail senilai Rp1.000
#Your Preferred Rewards,
Unlocked
UOB LADY’S CARD
Segmen Perempuan
• Lady’s Day
Diskon hingga 50 persen di salon-salon terpilih (pada hari Rabu)
• Lady’s Reward
Poin hadiah tiga kali lipat untuk pembelanjaan di supermarket, belanja
online, department store, dan butik mode
#Lady Wants, Lady Gets • 0% Luxe Pay
Cicilan nol persen selama tiga dan enam bulan untuk pembelanjaan di
butik mode
• Lady’s Moment
Akses eksklusif ke acara khusus, seperti peragaan busana, masterclass
dengan koki ternama, kelas kecantikan, dan banyak lagi
82 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 85
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
UOB ONE CARD TMRW Credit Card
Segmen Young Families Segmen Generasi Digital
• Cashback hingga lima • Cashback hingga enam
persen persen untuk kategori
• Cicilan nol persen untuk tertentu
pendidikan hingga enam • Pembayaran angsuran
bulan fleksibel
• Gratis asuransi kecelakaan • Kontrol batas kartu kredit
hingga Rp600 juta, berlaku • Layanan kartu online
untuk pemegang kartu dan
keluarga dekat (pasangan
#It takes ONE for #It takes ONE for
your loved ones dan dua anak) your loved ones
UOB YOLO CARD
Segmen Millennials
• Saldo Yoloyalty diberikan untuk setiap lima kali transaksi, dengan minimum
belanja Rp100.000 per bulan. Tukarkan e-voucher, top-up e-money dan
tiket bioskop dengan pulsa Yoloyalty
• Yolo-travelling - Cicilan nol persen selama tiga dan enam bulan untuk
transaksi hotel dan perjalanan
#Better YOLO than LATER
GARUDA INDONESIA
UOB CARD Segmen Affluent Travellers
• Batas bagasi tambahan gratis hingga 20kg
• Konter check-in khusus
• Diskon 10 persen untuk miles
• Bonus 12.500 Garuda Miles + cashback senilai Rp500.000
• Cicilan nol persen selama tiga bulan
• Tiga kali miles per pembelanjaan Rp20.000 dengan Garuda Indonesia
#From Shops to Skies • Dua kali miles per pembelanjaan Rp20.000 untuk transaksi di toko ritel lain
UOB TELKOMSEL
Segmen
• Promo beli satu dapat dua di bioskop Cinema XXI
• Gratis paket roaming ke negara-negara ASEAN, Asia, Amerika Serikat dan
Inggris
• Satu poin UOB untuk setiap pembelanjaan ritel Rp2.000
• Tiga kali poin UOB untuk transaksi Telkomsel Halo, dining, fashion,
#Lifestyle Connected department store, transaksi luar negeri dan pembayaran tagihan Cinema
XXI
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 83
Page 86
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Kartu Kredit dan Pembayaran
Kartu Debit GPN UOB
Segmen Mass Market
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia
• Transaksi ritel di merchant lokal
UOB Visa Debit Card Reguler
Segmen Mass Market
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia
• Tarik tunai di ATM UOB di seluruh wilayah secara gratis
• Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan lainnya
melalui ATM UOB
• Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia
UOB Visa Debit Card
Wealth Banking Segmen Nasabah Wealth Banking
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia
• Tarik tunai di ATM UOB di seluruh wilayah secara gratis
• Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan lainnya
melalui ATM UOB
• Transaksi aman dan mudah dengan fitur contactless di seluruh dunia
• Fasilitas Safe deposit box dengan harga khusus
• Jasa konsultasi pendidikan dengan konsultan pendidikan rekanan
UOB Visa Debit Card
Privilege Banking Segmen Nasabah Privilege Banking
• Tarik tunai di seluruh ATM berlogo Visa/Plus, Prima, ATM Bersama di
seluruh dunia
• Tarik tunai di ATM UOB Group gratis
• Pembayaran tagihan kartu kredit, tagihan listrik, dan keperluan lainnya
melalui ATM UOB
• Transaksi aman dan mudah dengan Fitur Contactless di seluruh dunia
• Akses ke pusat Privilege Banking dengan layanan eksekutif
• Parkir reservasi gratis di Cabang UOB Indonesia
84 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 87
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
Strategi dan kinerja di tahun 2023 Dengan pendekatan Risk-First yang dibantu
1. Penguatan value proposition untuk sembilan oleh Relationship Manager yang berdedikasi,
kartu kredit utama – UOB Infinite Card, UOB PRIVI kami memastikan bahwa strategi investasi yang
Miles Card, UOB Preferred Card, UOB Lady’s Card, direkomendasikan selaras dengan tujuan keuangan,
UOB One Card, UOB YOLO Card, TMRW Credit prioritas, dan toleransi risiko nasabah. Pendekatan
Card, contactless co-brand UOB Telkomsel, dan ini tidak hanya memfasilitasi pertumbuhan kekayaan,
contactless co-brand Garuda Indonesia UOB Card. namun juga memastikan solusi perbankan yang
2. Pemasaran berkelanjutan untuk kartu debit dan disesuaikan dengan kebutuhan dan aspirasi mereka.
kredit dengan menyediakan program menarik
seperti cashback, diskon, dan pengurangan bunga Strategi di tahun 2023
untuk meningkatkan aktivasi kartu, transaksi, dan Untuk mencapai pertumbuhan yang optimal pada
loyalitas pelanggan. tahun 2023, kami menerapkan inisiatif strategis berikut:
3. Memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra • berfokus pada pertumbuhan basis nasabah melalui
untuk meningkatkan value proposition untuk kartu program referral dan akuisisi, kemitraan, kegiatan
debit dan kredit kami, menawarkan manfaat dan pemasaran, serta peningkatan jumlah nasabah
hadiah di berbagai bidang seperti e-commerce, Personal Banking dengan total dana kelolaan yang
restoran, kesehatan, bahan makanan, ride-hailing, memenuhi kriteria segmen Wealth Banking;
perjalanan, dan hotel. • peningkatan engagement portofolio dengan
memperkuat balance top-up dan produk cross-
Melalui peningkatan nilai yang kami berikan kepada sell yang selaras dengan kebutuhan nasabah dan
nasabah, total nilai transaksi kartu kredit meningkat tingkat risiko melalui berbagai program perbankan;
4,4 persen pada 2023 menjadi Rp2.280 triliun. • peningkatan keterlibatan nasabah melalui
penetrasi produk di segmen wealth banking melalui
Kinerja kami yang kuat juga mampu meraih program cross-sell dan sinergi; dan
penghargaan Highest Commercial Credit Card Volume • meningkatkan proposisi nilai nasabah menjadi
for Regional Banks di VISA Indonesia Client Forum lebih relevan, komprehensif, dan kompetitif.
2023.
Privilege Banking
Strategi Personal Loan dan CashPlus di 2024 Bisnis Privilege Banking melayani individu dengan
Melengkapi produk dasar bank dengan personal loan pengelolaan aset minimum Rp1 miliar. Segmen ini
dan CashPlus. melayani individu high-net-worth yang membutuhkan
layanan manajemen keuangan terdepan dan
Wealth Banking Dan Privilege Banking keuntungan eksklusif yang melebihi pengalaman
Tim Wealth Banking dan Privilege Banking kami perbankan konvensional.
berkomitmen untuk membantu nasabah emerging
affluent dan affluent untuk merencanakan, menabung, Nasabah Privilege Banking dilayani oleh Client Advisor
membelanjakan, dan berinvestasi dengan bijak. khusus yang mengadopsi pendekatan Risk-First UOB
Kami menawarkan beragam produk perbankan yang unik untuk investasi, memastikan strategi yang
dan investasi, seperti deposito berjangka, giro dan selaras dengan kebutuhan keuangan, prioritas, dan
tabungan serta asuransi. tingkat risiko mereka.
Wealth Banking Selain layanan nasihat keuangan, nasabah Privilege
Layanan Wealth Banking dirancang untuk individu Banking juga dapat menikmati berbagai keistimewaan
yang diklasifikasikan dalam kategori emerging eksklusif seperti akses ke layanan medical concierge,
affluent dengan total dana kelolaan minimum Rp100 layanan transfer limusin, pemeriksaan kesehatan,
juta. Demografi emerging affluent biasanya memiliki fasilitas safe deposit box, hadiah pada hari ulang
pendapatan yang stabil, tabungan yang cukup besar, tahun dan perayaan, serta akses ke UOB Privilege
dan berada pada tahap awal akumulasi kekayaan Banking Centre di seluruh kawasan. Privilege Banking
serta rajin mencari peluang untuk mengembangkan memberikan pengalaman perbankan yang secara
kekayaan mereka melalui pilihan investasi yang tepat. harmonis mengintegrasikan layanan konsultasi
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 85
Page 88
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
keuangan dengan manfaat gaya hidup sebagai a. TMRW Everyday Account - Rekening tabungan untuk
komitmen kami dalam memenuhi kebutuhan dan pembayaran dan transfer sehari-hari. Nasabah
preferensi unik nasabah, selaras dengan kesuksesan dapat menikmati bunga atraktif per tahun, tidak
dan status kehidupan mereka. ada biaya administrasi bank untuk pembayaran
tagihan dan transfer, dan tidak ada persyaratan
Strategi di tahun 2023 saldo minimum. Nasabah dapat dengan mudah
Pada tahun 2023, kami menerapkan inisiatif strategis melakukan deposit dana melalui transfer bank
berikut: atau aplikasi UOB TMRW. Nasabah juga dapat
• berfokus pada pertumbuhan basis nasabah melakukan transaksi pembayaran dengan nilai
dengan meningkatkan nasabah baru ke bank tinggi di merchant dengan memindai logo QRIS.
melalui program referral dan akuisisi, mitra atau Nasabah juga dapat mengirim dan menerima uang
kegiatan pemasaran, serta meningkatkan jumlah dengan mudah menggunakan ponsel mereka atau
nasabah yang memenuhi kriteria Privilege Banking; melalui email.
• peningkatan kualitas portofolio dengan b. TMRW Savings Account - Nasabah dapat
memperkuat balance top-up dan cross-selling melakukan transfer tabungan setiap hari dari
sesuai kebutuhan nasabah dan tingkat risiko TMRW Everyday Account ke TMRW Savings
melalui berbagai program perbankan; Account untuk mendapatkan bunga menarik per
• meningkatkan engagement nasabah terhadap tahun. Rekening ini menawarkan fitur-fitur seperti
Bank dengan meningkatkan penetrasi produk di autodebit, City of TMRW, rekening tabungan unik
segmen Privilege Banking melalui program cross dan gamified dimana nasabah dapat membangun
sell dan sinergi; dan keuangan mereka saat meningkatkan tabungan,
• meningkatkan proposisi nilai nasabah menjadi tidak ada persyaratan saldo minimum, dan tidak
lebih relevan, komprehensif dan kompetitif. ada biaya bulanan.
c. Kartu Kredit TMRW - Nasabah bisa mendapatkan
Prioritas 2024 cashback untuk kategori pembelanjaan tertentu.
Prioritas strategi untuk tahun 2024 meliputi: Pemegang Kartu Kredit TMRW juga dapat
• memperkuat brand awareness dan memperdalam menggunakan fleksibilitas limit pengeluaran
komunikasi nasabah melalui pesan strategis dan dan tarik tunai di ATM. Kartu Kredit TMRW juga
konsisten melalui berbagai kanal internal dan menawarkan pelunasan flexi yang memungkinkan
eksternal (misalnya eDM, SMS, laporan akun, iklan, nasabah menukarkan tunggakan belanja pulsa
dll); menjadi cicilan tiga, enam, atau 12 bulan dengan
• mempermudah proses onboarding untuk nasabah suku bunga menarik.
Privilege Banking yang new-to-bank dan nasabah d. TMRW Power Saver – Produk deposito berjangka
lintas segmen, termasuk nasabah yang telah yang memberikan bunga lebih tinggi kepada
bermigrasi dari bisnis Consumer Banking Citigroup; nasabah dengan minimum penempatan satu bulan.
dan Nasabah bisa memulai dengan setoran minimum
• memperkuat engagement dengan nasabah Rp8 juta – hanya dengan membuka rekening dan
Privilege Banking melalui berbagai kegiatan melakukan deposit melalui aplikasi UOB TMRW.
nasabah yang berarti. Nasabah dapat memilih jangka waktu deposito
mulai dari satu, tiga, empat, lima, sembilan, dan 12
UOB TMRW bulan. Tidak ada penalti untuk penarikan awal.
Aplikasi UOB TMRW adalah aplikasi mobile all-in- e. TMRW Pay - Cara berbayar baru di situs online
one Bank yang dibangun berdasarkan kebutuhan favorit nasabah. Nasabah dapat mengubah
konsumen individu untuk melayani kebutuhan pengeluaran menjadi pembayaran cicilan, dengan
perbankan, keuangan, dan gaya hidup mereka. persetujuan instan, bunga nol persen dan tanpa
Dengan memanfaatkan teknologi terbaru, termasuk biaya hingga 90 hari. Cicilan terakhir dibebaskan
model kecerdasan buatan (AI)/pembelajaran mesin untuk pembelian pertama dengan mengunduh
internal dan eksternal, kami mengembangkan dan aplikasi UOB TMRW. Pembebasan cicilan dibatasi
meluncurkan kemampuan baru untuk meningkatkan hingga Rp300.000. Dilengkapi dengan rekening
pengalaman digital nasabah, membuat transaksi TMRW dan kartu debit untuk kemudahan
perbankan, investasi, dan reward menjadi lebih praktis pembayaran tagihan dan kebutuhan perbankan.
dan lebih cerdas:
86 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 89
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
f. Tomorrow Intelligent Assistant (TIA) - Nasabah kemampuan di seluruh wilayah. UOB TMRW juga
dapat berinteraksi dengan UOB 24/7 melalui merupakan inisiator utama pendekatan omni-
chatbot bernama TIA yang tersedia di aplikasi channel UOB untuk mendorong pertumbuhan bisnis
UOB TMRW. TIA telah mempelajari lebih dari 60 yang berkelanjutan, memperdalam hubungan
ribu frasa umum dan telah berhasil menyelesaikan nasabah, dan mengakuisisi nasabah individu.
70 persen pertanyaan nasabah tanpa keterlibatan • terus meningkatkan dan memperluas cakupan
manusia. Untuk pertanyaan nasabah yang lebih kemampuan omni-channel. Hal ini memiliki dua
kompleks, UOB TMRW dapat dengan mudah fungsi: sebagai platform perbankan digital yang
beralih ke customer service executive untuk menyediakan layanan yang diperlukan dengan
membantu nasabah dalam percakapan. menyediakan produk-produk penting, dan sebagai
g. TMRW Auto Save - Fitur Auto-Save merupakan Omni-channel yang menyediakan layanan, yaitu
fitur tambahan di City of TMRW yang membantu nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang
nasabah menabung dengan mudah. Fitur ini atau menghubungi contact centre untuk layanan
menganalisis pola belanja dan tabungan nasabah digitalisasi yang maksimal dan efisien, serta
di TMRW Everyday Account untuk membantu struktur biaya yang lebih rendah.
nasabah menyimpan “kelebihan” dana di atas • menyediakan tampilan Wealth Portfolio, gambaran
rata-rata tingkat belanja nasabah ke City of TMRW komprehensif tentang kesehatan keuangan
secara otomatis. nasabah dan investasi berkelanjutan, serta
h. EZ Pay UOB - TMRW EZ Pay by UOB adalah layanan peningkatan UI/UX untuk keperluan perkembangan
internet banking dari UOB yang dapat digunakan sejalan dengan branding baru UOB.
oleh nasabah UOB melalui website dan aplikasi • meluncurkan Rewards+ di aplikasi UOB TMRW
UOB TMRW. sebagai cara mudah bagi nasabah untuk melihat
i. Smart Insights – Kami memanfaatkan wawasan promosi dan reward yang sedang berlangsung.
yang dipersonalisasi yang dihasilkan oleh AI Nasabah juga dapat menukarkan hadiah yang
untuk mengantisipasi dan memberikan pengingat, tersedia dengan mudah melalui aplikasi.
peringatan, dan pemberitahuan tepat waktu • Peningkatan engagement untuk menarik lebih
untuk memenuhi kebutuhan unik setiap nasabah banyak penggunaan melalui berbagai kampanye
dan secara proaktif mendorong mereka menuju pemasaran baik reguler maupun musiman.
kebiasaan belanja dan menabung yang lebih • Akuisisi bisnis consumer banking Citigroup di
cerdas. Sebagai contoh, UOB TMRW menawarkan Indonesia menawarkan peluang baru untuk
insight untuk mengingatkan nasabah tentang memperluas rangkaian penawaran dan
tagihan yang terlambat atau memprediksi tagihan mengeksplorasi fitur-fitur baru yang tepat untuk
yang akan datang, sekaligus mengingatkan nasabah melalui aplikasi UOB TMRW. Kami fokus
nasabah jika ada biaya ganda. pada fitur yang berkaitan dengan kartu dan
wealth management, yang sangat cocok dengan
Layanan lain yang ditawarkan UOB TMRW: kepemilikan produk mayoritas mantan nasabah
• Pembukaan rekening online Citi Indonesia yang merupakan pemegang kartu
• Pemeliharaan dan tampilan akun kredit dan nasabah wealth management.
• Layanan kartu debit dan kartu kredit
• Transfer dana (BI-FAST, Real Time Online, Real- Kinerja di tahun 2023
Time Gross Settlement) dan pembayaran tagihan Kami mengakuisisi nasabah baru melalui UOB TMRW,
(termasuk top up e-wallet) yang mencapai pertumbuhan 40 persen dari 2022.
• Kemampuan pembayaran QR Terkait dana pihak ketiga, total simpanan tumbuh
• Layanan Chatbot 24/7 untuk layanan nasabah 22 persen year-on-year. Pengguna kartu kredit baru,
meningkat 54 persen dibandingkan tahun 2022,
Strategi untuk tahun 2023: sementara total kartu tumbuh sebesar 13 persen.
• memperbarui tampilan dan nama aplikasi kami
agar selaras dengan aplikasi UOB TMRW Group. UOB TMRW mencatat pertumbuhan pendapatan yang
Penyegaran ini memperluas fungsi aplikasi dan luar biasa sebesar 145 persen pada tahun 2023, dan
bertujuan untuk menyeleraskan penawaran dan menerima feedback positif dari nasabah dengan Net
Promoter Score (NPS) +41.
1 NPS adalah metrik independen yang digunakan oleh industri untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah dan kemungkinan nasabah akan
merekomendasikan produk dan layanan kami kepada orang lain.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 87
Page 90
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Roadmap Digital UOB TMRW 2024 mitra, kami bertujuan untuk terus berinovasi dalam
Untuk tahun 2024, UOB TMRW memiliki roadmap memberikan layanan keuangan dan konsultasi yang
pengembangan sebagai berikut: lebih baik kepada nasabah kami.
• terus meningkatkan UOB TMRW UI/UX;
• menawarkan asuransi digital dan layanan Tim coverage nasabah kami di Commercial Banking
wealth melalui aplikasi, memungkinkan nasabah dan Corporate Banking fokus untuk melayani
melakukan layanan mandiri unit trust (beli, jual, perusahaan berskala dan besar di tujuh sektor:
transfer); • industri, yang terdiri dari logam dan mineral, tekstil,
• meningkatkan fitur dan layanan kartu kredit dan mesin, peralatan dan komponen dan otomotif;
pinjaman, yaitu CashPlus Digital; • barang konsumsi, yang meliputi pertanian,
• menawarkan valuta asing dan obligasi; peternakan dan perikanan, makanan dan minuman,
• produk Personal Financial Services (PFS) onboard; rumah tangga dan perawatan pribadi, diskresioner
• meningkatkan kemampuan pembayaran, konsumen dan saluran eceran dan grosir;
penagihan, dan transaksi; • minyak dan gas;
• meningkatkan fitur penerimaan negara/layanan • konstruksi dan infrastruktur;
pembayaran; • telekomunikasi, media dan teknologi;
• meningkatkan fitur dan layanan melalui kolaborasi • real estate dan perhotelan; dan
dengan API pihak ketiga; • Kesehatan.
• meningkatkan kemampuan deteksi fraud;
• meningkatkan kemampuan pembayaran QRIS Pendapatan dan Profitabilitas
termasuk layanan QR lintas negara, QRIS yang
menggunakan kartu kredit sebagai sumber dana, Wholesale Banking
dan mode layanan QRIS; Pada tahun 2023, Wholesale Banking mencatat
• mengaktifkan E-statement untuk PFS dan produk pendapatan sebesar Rp4,39 triliun, atau 63,3 persen
konsolidasi; dari total pendapatan UOB Indonesia. Catatan ini
• meningkatkan produk asing; dan lebih tinggi dari pendapatan tahun sebelumnya
• Meningkatkan fungsi mata uang asing. sebesar Rp4,24 triliun.
Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp2,05 triliun,
Wholesale Banking meningkat 3,3 persen dari Rp1,99 triliun pada 2022.
Wholesale Banking berkomitmen untuk berkontribusi
terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan Corporate Banking
menghubungkan bisnis di seluruh wilayah, serta Corporate Banking menawarkan solusi keuangan
mendukung arus investasi di sepanjang koridor yang komprehensif, termasuk cash management,
perdagangan dan foreign direct investment (FDI) pembiayaan jangka pendek, dan solusi perdagangan.
ke Indonesia. Bekerja sama dengan berbagai mitra Layanan kami mendukung kegiatan perdagangan
dagang global, kami juga membantu memfasilitasi domestik dan internasional serta memenuhi kebutuhan
kegiatan ekspor dan impor negara. modal kerja nasabah, dan menyediakan pembiayaan
jangka panjang untuk belanja modal dan ekspansi
Kami menawarkan produk dan layanan yang bisnis. Selain itu, kami menawarkan fasilitas lindung
disesuaikan bagi korporasi dan institusi, untuk nilai untuk membantu nasabah mengurangi risiko
membantu mereka mengelola aktivitas bisnis, arus volatilitas dalam valuta asing dan suku bunga.
kas, ekspansi pasar, dan kebutuhan modal mereka
dengan lebih baik. Selain itu, kami juga memberikan Corporate Banking melayani nasabah korporasi besar,
solusi untuk membantu nasabah kami memitigasi termasuk perusahaan publik dan swasta, serta Badan
risiko perdagangan dan komoditas. Usaha Milik Negara (BUMN). Kami fokus pada tujuh
sektor yang selaras dengan visi Nawacita nasional,
Business Banking kami berfokus untuk mendukung yaitu:
pertumbuhan bisnis usaha kecil dan menengah 1. Industri, yang meliputi logam dan mineral,
(UKM), memberikan solusi keuangan untuk membantu agribisnis, tekstil, mesin, peralatan dan komponen
bisnis meningkatkan pendapatan mereka. Melalui dan otomotif;
penguatan ekosistem kami berkolaborasi dengan
88 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 91
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
2. Barang konsumsi, yang meliputi pertanian, Untuk memastikan rantai pasokan yang stabil,
peternakan dan perikanan, makanan dan minuman, program FSCM dirancang agar dengan kebutuhan
peralatan rumah tangga dan barang konsumsi; nasabah terkait pengelolaan modal kerja end-to-end
3. Energi dan bahan kimia; dan fasilitas transaksi yang komprehensif.
4. Konstruksi dan infrastruktur;
5. Telekomunikasi, media dan teknologi Kami juga berkolaborasi dengan Transaction Banking
6. Real estate, perhotelan (selektif); dan dan Global Markets untuk menyediakan pembiayaan
7. Kesehatan transaksi, produk pasar global, dan penawaran giro
dan tabungan (CASA) untuk membantu nasabah
Kredit mencatat penurunan 10 persen karena mengelola modal kerja dan likuiditas mereka.
berkurangnya utilisasi dan pelunasan kredit modal
kerja, yang disebabkan oleh kelebihan arus kas masuk Dari sisi saldo kredit, segmen pasar mencakup pelaku
dari operasional nasabah dan kondisi pasar yang industri perbankan dan kelompok usaha dengan total
kompetitif. portofolio kredit di atas 50 persen. Nasabah kami
meliputi perusahaan tertutup, grup terkonsolidasi,
CASA menunjukkan tren menurun, karena tantangan bisnis milik keluarga, perusahaan publik, perusahaan
menarik dana pihak ketiga dari nasabah korporasi di multinasional, dan Group Relationship Manager /Field
tengah meningkatnya aksi korporasi selama pemulihan Relationship Manager.
ekonomi dan kenaikan suku bunga.
Kami menyediakan pinjaman di beberapa sektor,
Namun, rasio NPL membaik menjadi nol persen per termasuk:
Desember 2023.
Jenis Industri
Untuk meningkatkan kinerja Corporate Banking,
kami menargetkan percepatan closing of deals 1. Otomotif dan Suku Cadang
transaksi bagi calon nasabah, meningkatkan 2. Petrokimia
portofolio kredit, fokus pada sektor industri dengan
3. Pembangunan
potensi pertumbuhan yang kuat, dan meningkatkan
pemanfaatan nasabah atas fasilitas kredit yang ada 4. Minyak sawit mentah dan Pengolahan
secara hati-hati. 5. Logam Non-Baja
6. Petrokimia dan Plastik
Prioritas 2024
7. Pulp, Kertas dan Kemasan Kertas
Untuk tahun 2024, prioritas kami meliputi:
• Memperkuat onboarding nasabah baru (eksplorasi 8. Makanan dan Minuman
kawasan industri dan ekosistem rantai pasok 9. Obat-obatan
kendaraan listrik)
• Mendorong green loan (kesepakatan sindikasi/ Sementara pertumbuhan portofolio di sektor lain akan
klub), pinjaman terkait keberlanjutan, dan dipertimbangkan, kami fokus pada sembilan industri
pembiayaan transisi ini karena kami memiliki keahlian yang kuat di sektor-
• Memanfaatkan ekosistem dan konektivitas lintas sektor ini. Khususnya, di industri petrokimia dan plastik
batas serta pulp, kertas dan kemasan kertas, pinjaman
diprioritaskan untuk bisnis yang mendukung produk
Commercial Banking makanan dan minuman.
Commercial Banking menyediakan solusi dan layanan
untuk mendukung pertumbuhan nasabah korporasi Di industri konstruksi, kami fokus pada perusahaan
menengah dengan memenuhi kebutuhan operasional yang memiliki hubungan kuat dengan perusahaan
dan likuiditas lokal dan regional mereka. konstruksi besar (atau anchor-based). Kami juga fokus
pada penyediaan pinjaman kepada perusahaan
Kami menawarkan berbagai layanan yang mencakup otomotif dan suku cadang dengan rencana
cash management dan pengelolaan keuangan rantai pengembangan kendaraan listrik di masa depan,
pasokan (Financial Supply Chain Management-FSCM), seiring dengan transisi mesin pembakaran ke mesin
hingga layanan perbankan pembiayaan dan investasi. listrik.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 89
Page 92
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Strategi dan Kinerja 2023 pembiayaan, perusahaan asuransi, perusahaan
Pada tahun 2023, kami: manajemen aset, dana pensiun, dan sektor publik),
• berfokus pada industri pembiayaan yang mencatat serta global funds dan financial sponsors (GFFS) yang
pemulihan yang kuat setelah pandemi COVID-19, berbasis di dalam negeri dan luar negeri.
seperti makanan dan minuman, distribusi (grosir
dan eceran), pertanian, serta manufaktur dan Kami mendukung nasabah dengan memberikan
farmasi; pengetahuan yang komprehensif tentang pasar
• berfokus pada peningkatan dana pihak ketiga Indonesia dan keahlian regional yang mendalam,
melalui pertumbuhan CASA yang stabil dan serta memenuhi kebutuhan bisnis mereka dengan
berbiaya rendah; menawarkan berbagai fasilitas dan layanan kredit,
• berfokus pada cross-selling dengan perdagangan termasuk kredit konvensional dan fasilitas kredit
dan produk segmen pasar global untuk terkait pasar modal. Kami juga bekerja sama dengan
meningkatkan fee based income; lembaga keuangan non-bank, yang dapat mendukung
• memperluas basis nasabah kami melalui akuisisi Bank dalam mengumpulkan dana pihak ketiga.
nasabah baru;
• berkolaborasi dengan segmen bisnis dan cabang Kami bekerja sama dengan tim Global Markets
untuk mendapatkan referensi silang dalam dan Transaction Banking dalam menyediakan
memperoleh nasabah dan mengembangkan produk treasury, cash management, remittance, dan
peluang bisnis baru; trade untuk mendukung semua kebutuhan bisnis
• peningkatan kolaborasi dengan nasabah untuk nasabah kami, secara lokal dan di seluruh kawasan.
mendapatkan rujukan, hubungan terbuka dengan Ini merupakan tambahan dari produk yang kami
mitra bisnis, pemasok mereka, dan nasabah; dan tawarkan, yaitu asuransi, manajemen aset, dana
• Memberikan pinjaman berkelanjutan kepada pensiun, tabungan giro, layanan akun virtual, e-tax,
nasabah melalui pemasaran produk pembiayaan dan layanan internet banking. Secara kolektif, solusi
hijau. ini mendorong sebagian besar pendapatan berbasis
komisi Bank.
Pada tahun 2023, Commercial Banking mencatat
peningkatan jumlah kredit sebesar 5,0 persen FIG juga memainkan peran penting dalam menjaga
dibandingkan tahun sebelumnya, berkontribusi sekitar hubungan baik dengan semua bank koresponden
35,2 persen terhadap total portofolio kredit Bank. di seluruh wilayah, serta mempromosikan jaringan
Commercial Banking juga mencatatkan peningkatan UOB melalui keterlibatan yang aktif dalam transaksi
total dana pihak ketiga sebesar 21,0 persen internasional dengan bank-bank di seluruh dunia.
dibandingkan tahun sebelumnya.
Strategi dan Kinerja 2023
Prioritas 2024 Pada tahun 2023, kami:
Untuk tahun 2024, kami akan: • Mengoptimalkan hubungan bisnis dengan debitur
• memanfaatkan konektivitas; dari perusahaan finansial, sekuritas dan GFFS
• menggali potensi pembiayaan industri yang terkemuka. Kami mendistribusikan fasilitas kredit
ditargetkan; secara hati-hati berdasarkan identifikasi nasabah
• menekankan FSCM – Satu untuk Semua; prioritas.
• berkolaborasi dengan bank lain untuk • Mempertahankan pertumbuhan pendanaan
mendapatkan referral ke mitra bisnis, pemasok, yang stabil didorong oleh basis nasabah yang
dan nasabah mereka; dan terdiversifikasi di sektor asuransi, dana dan
• memperkuat basis nasabah kami, melalui akuisisi manajemen aset dan dana pensiun. Kami juga
nasabah baru. mengembangkan portofolio pendanaan Bank
dengan menggabungkan fasilitas kredit, pinjaman
Financial Institutions Group back-to-back, layanan virtual account, e-tax,
Financial Institutions Group (FIG) memiliki nasabah BIBPlus, UOB Infinity dan layanan bank penerima,
yang terdiri dari lembaga keuangan lokal dan asing serta pembayaran penawaran saham perdana
termasuk bank dan non-bank, berbagai lembaga untuk nasabah perusahaan sekuritas.
keuangan (yaitu perusahaan sekuritas, perusahaan
90 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 93
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
Pada tahun 2023, total dana pihak ketiga FIG turun • Menjaga margin laba tetap stabil sejalan dengan
39,2 persen, sementara NPBT tumbuh 21,4 persen year- kondisi suku bunga dan likuiditas sistem perbankan.
on-year.
Business Banking
Prioritas 2024 Tujuan jangka panjang Business Banking adalah
Untuk tahun 2024, FIG berencana untuk: menjadi bank pilihan bagi UKM di Indonesia dengan
• terus meningkatkan portofolio pendanaan mendukung dan memajukan pertumbuhan bisnis
dengan mengumpulkan pendanaan yang stabil, mereka. Untuk membantu nasabah menjalankan
mempromosikan kerja sama dengan nasabah bisnisnya secara efisien, Business Banking menyediakan
sekuritas, asuransi, manajemen aset dan dana produk dan solusi perbankan dan layanan beyond
pensiun, serta mengurangi biaya dana dengan banking untuk nasabah usaha kecil dan menengah
meningkatkan saldo CASA; (UKM) di berbagai sektor seperti perdagangan,
• memperdalam hubungan melalui cross-selling dan manufaktur, makanan dan minuman, dll.
menjajaki peluang baru dengan nasabah yang
sudah ada;
• meningkatkan portofolio pinjaman jangka pendek
dan jangka panjang bagi perusahaan pembiayaan
terkemuka, perusahaan sekuritas dan nasabah
GFFS melalui sindikasi pinjaman dan pinjaman
bilateral; dan
Tujuan kami adalah mendorong dan mendukung pertumbuhan bisnis nasabah dengan menyediakan pendanaan,
produk pinjaman, pilihan investasi, dan solusi perbankan digital yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Produk dan layanan yang kami sediakan adalah sebagai berikut:
Kategori Jenis Produk Deskripsi
Produk Pendanaan • Giro dan Tabungan (CASA) • Rekening Giro maupun Tabungan Bisnis untuk
• Infinity (Internet Banking) nasabah dalam mata uang Rupiah dan mata
• Layanan transaksi uang asing dengan suku bunga yang kompetitif
• Infinity adalah platform internet banking UOB
yang memungkinkan Nasabah untuk mengelola
transaksi bisnis secara efektif
• Menyediakan berbagai produk valuta asing,
produk terstruktur, bancassurance, produk dan
layanan trade and cash management, cash
management
Produk Kredit • Kredit modal kerja • Fasilitas pembiayaan untuk membantu
nasabah memenuhi kebutuhan modal kerja.
Selain itu, fasilitas lindung nilai mata uang
asing dan perdagangan untuk mendukung
nasabah dalam kegiatan ekspor-impor dan
bisnis perdagangan.
• Kredit investasi • Fasilitas pembiayaan untuk investasi, pembelian
atau refinancing properti komersial dengan
jangka waktu hingga 20 tahun.
Beyond Banking • UOB BizSmart • Digitalisasi proses bisnis yang memungkinkan
nasabah untuk mengelola bisnis secara
menyeluruh mulai dari penjualan, pengelolaan
inventaris, akuntansi, penggajian dan
pembayaran digital dimanapun dan kapanpun.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 91
Page 94
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Strategi dan Kinerja 2023 • berkolaborasi dengan pengembang dan agen
Pada tahun 2023, banyak sektor bisnis kembali properti untuk menarik pelanggan mereka dan
beroperasi normal seperti sebelum pandemi. mempromosikan produk kredit properti bisnis;
Pertemuan secara hybrid dengan nasabah telah • meningkatkan jumlah mitra pemberi pinjaman
menjadi tren baru, membantu kami dalam memperluas dan pendanaan potensial untuk meningkatkan
jangkauan upaya pemasaran produk. Strategi yang pertumbuhan saldo CASA dan loan referrals.
telah kami terapkan pada tahun 2023 meliputi:
• Membangun core, sustainable, and satellite cities’ Transaction Banking
untuk meningkatkan kualitas on boarding kami, Transaction Banking telah membangun fondasi yang
termasuk meningkatkan produktivitas pinjaman, kuat dalam cash management, trade finance, dan
attrition, pemantauan, dan manajemen NPL; solusi financial supply chain management untuk
• Mengambil langkah-langkah proaktif bagi bisnis membantu nasabah korporasi dalam meningkatkan
nasabah yang terkena dampak pandemi untuk arus kas dan mengoptimalkan modal kerja.
meningkatkan kualitas portofolio dan mengurangi
rasio NPL; Dengan memanfaatkan jaringan dan kemampuan
• Menawarkan produk asuransi jiwa dan asuransi regional UOB Group, kami menyediakan nasihat dan
umum baru; solusi terdepan di pasar untuk melayani mitra rantai
• Memperluas jangkauan kredit modal kerja kami, nilai klien kami, dari pemasok hingga nasabah.
termasuk platform digital bagi pedagang dan
penjual; Cash Management
• Berkolaborasi dengan mitra yang ada untuk Layanan cash management kami dirancang untuk
mendapatkan Referensi new to bank - NTB dan menyediakan produk dan layanan untuk administrasi
berkolaborasi dengan mitra ekosistem kami untuk kas, pembayaran, dan pengumpulan dana yang efisien
menawarkan solusi komprehensif bagi UKM. untuk mendukung kegiatan bisnis yang berkembang.
Penawaran ini melayani beragam segmen klien,
Business Banking peningkatan total pendapatan memastikan kenyamanan dan meningkatkan daya
sebesar 7,6 persen dibandingkan tahun lalu. saing.
Pencapaian Business Banking berkontribusi masing-
masing 13,5 persen, 13,2 persen dan 12,1 persen Pada tahun 2023, kami terus berinvestasi dalam
terhadap total pendapatan, kredit dan portofolio kapabilitas produk dan kanal digital. Aplikasi dan
simpanan Bank. token digital UOB Infinity yang baru diluncurkan,
memberikan kenyamanan lebih bagi nasabah,
Pendanaan Business Banking tumbuh cukup baik terutama bagi mereka yang sering bepergian. Kami
sebesar 8,3 persen dibandingkan tahun 2022. juga memproses seluruh transaksi transfer domestik
secara massal melalui metode pembayaran BI-FAST
Portofolio kredit Business Banking turun 18,5 persen yoy, Bank Indonesia, sehingga meningkatkan kecepatan
karena pelemahan ekonomi yang berkepanjangan di dan efisiensi transaksi.
negara ini. Kami juga lebih selektif pada pertumbuhan
kredit, dengan fokus pada nasabah berkualitas Trade Finance
yang selanjutnya berdampak pada perlambatan Kami menyediakan berbagai macam produk dan
pertumbuhan kredit. layanan transaksi perdagangan yang didukung
oleh keahlian kami dalam trade finance. Kami juga
Prioritas 2024 mengelola risiko dan berbagi wawasan dengan klien
Untuk tahun 2024, kami berencana untuk: kami tentang transaksi perdagangan internasional
• menawarkan pengalaman beyond banking dan domestik seiring dengan dukungan kami
solutions ‘BizSmart’ berupa ekosistem digital dalam pertumbuhan bisnis mereka. Selain itu, kami
Business Banking kepada seluruh nasabah di menawarkan layanan transaksi perdagangan
semua segmen; berkelanjutan dengan memberikan pengalaman yang
• berkolaborasi dengan mitra ekosistem untuk lebih cepat untuk Letter of Credit (LC) dan Surat Kredit
memperkenalkan produk kepada pengguna dan Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN).
mengakuisisi nasabah NTB untuk transaksi bisnis;
92 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 95
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
Sebagai bagian dari strategi digitalisasi perdagangan, di UOB Infinity pada paruh semester tahun 2024
sistem validasi jaminan kami, memungkinkan untuk membantu nasabah memproses pembayaran
beberapa penerima manfaat untuk dengan mudah dan penggajian secara real-time.
memvalidasi jaminan yang diterbitkan oleh bank dan
menyederhanakan proses rekonsiliasi. b. Financial Supply Chain Management (FSCM) UOB
Infinity
UOB Indonesia berkomitmen untuk menyediakan solusi UOB Indonesia telah meluncurkan kemampuan
digital bagi pelaku usaha, sehingga mereka dapat FSCM di UOB Infinity, yang memungkinkan nasabah
fokus pada pertumbuhan pendapatan. Pada tahun untuk mendigitalkan pembiayaan rantai pasokan
2023, Transaction Banking memperkuat kemampuan mereka. Kemampuan FSCM memungkinkan klien
produk dan layanan, memanfaatkan teknologi dan untuk menghubungkan pembeli, pemasok, dan
jaringan regional UOB Group untuk solusi yang distributor dalam ekosistem rantai pasokan
terintegrasi dan efisien. mereka, baik di Indonesia, di seluruh ASEAN, dan
bahkan Greater China.
a. UOB Infinity
UOB Infinity, diluncurkan pada November Fitur FSCM pada UOB Infinity akan membantu
2022, kini sepenuhnya digunakan nasabah meningkatkan efisiensi bisnis dengan
bisnis kami, dengan semua nasabah yang aktif memungkinkan transmisi digital yang aman dan
bertransaksi berhasil dikonversi dari BIBPlus ke verifikasi dokumen perdagangan. Nasabah juga
UOB Infinity pada Juli 2023. Platform ini dapat meminta pembiayaan pada satu platform,
mengimplementasikan BI-FAST, yang menawarkan dan mendapatkan visibilitas penuh dan kontrol
pembayaran domestik real-time dengan biaya atas transaksi tunai, perdagangan, dan FSCM
lebih rendah. UOB Infinity menjawab kekhawatiran dengan satu login.
nasabah tentang pelacakan real-time untuk
pembayaran lintas batas dengan memberikan Kemampuan FSCM UOB Infinity yang baru juga
transparansi melalui fitur yang praktis dan intuitif. meningkatkan dan melengkapi solusi cash
management untuk memudahkan pelaku usaha
Untuk transaksi lintas batas dan domestik, mengkaji, merencanakan, dan mengelola modal
platform ini menawarkan shortcuts dan widget kerja mereka sepanjang siklus perdagangan
untuk membantu nasabah menyelesaikan transaksi mereka. Klien korporasi kami juga dapat memiliki
lebih cepat. Panduan tersedia di setiap menu untuk akses cepat ke pembiayaan pada berbagai
memastikan bahwa pengguna dapat berhasil tahap rantai pasokan mulai dari pra-pengiriman
melakukan transaksi mereka. hingga pasca-pengiriman, pembiayaan pemasok,
pembiayaan distributor, dan pembelian piutang.
Pada Februari 2023, UOB Infinity memperkenalkan
aplikasi Mobile dan token digital UOB Infinity FSCM UOB Infinity memungkinkan klien untuk
Indonesia, menawarkan nasabah alat yang terhubung secara digital dengan mitra dagang
mobile, aman, praktis namun berkualitas untuk ekosistem hulu dan hilir mereka, menyederhanakan
mengelola kebutuhan perbankan mereka, selain pengelolaan pertukaran dokumen perdagangan,
versi web. Nasabah dapat menggunakan token membuka trapped cash untuk memudahkan
digital mereka untuk mengaktifkan akun mereka modal kerja, dan mengelola risiko pengumpulan
dan memulai transaksi sehari setelah mereka di bawah satu platform. Dengan peluncuran
menyelesaikan pendaftaran. progresif kemampuan yang konsisten secara
regional ini di seluruh pasar inti, kami dapat
Pada 23 Juli 2023, Bank meluncurkan one single memberikan pengawasan yang lebih besar kepada
point of entry ke UOB Infinity untuk login dan klien regional terhadap interaksi pemasok dan
transaksi. Dengan konversi yang lancar ke UOB distributor mereka, persyaratan pembiayaan FSCM
Infinity, kami juga meningkatkan jumlah nasabah dan kontrol program FSCM domestik dan regional
terdaftar kami sebesar 26 persen pada tahun 2023. mereka.
Fitur BI-FAST UOB Infinity telah meningkatkan
transaksi yang signifikan. Oleh karena itu, kami
berencana untuk menambah menu BI-FAST massal
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 93
Page 96
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
c. Rekening Khusus Untuk Hasil Ekspor Valas Rekum (Rekening Umum) di UOB Indonesia sebagai
dari Kegiatan Pengelolaan Usaha dan/atau rekening operasional mereka. Baik Reksus maupun
Pengolahan Sumber Daya Alam (DHE SDA) Rekum dapat diakses melalui platform internet
Penerbitan Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun banking kami, UOB Infinity, untuk memastikan
2023 yang bertujuan untuk memastikan dan kemudahan transaksi dan pemantauan.
mengatur transfer devisa hasil ekspor valas (DHE
SDA) ke sistem keuangan Indonesia, mewajibkan Karena penerapan peraturan ini dapat berdampak
eksportir sumber daya alam untuk melaporkan hasil pada arus kas jangka pendek eksportir, UOB
ekspornya melalui sistem yang disediakan oleh Indonesia telah merancang program trade
Bank Indonesia (disebut Simodis) melalui rekening finance untuk mengurangi masalah ini. Nasabah
khusus (Rekening Khusus atau Reksus) yang harus dapat mengajukan trade financing IDR back-to-
dibuka di bank yang disetujui. Sektor sumber daya back, dengan menggunakan dana hasil ekspor
alam yang terdampak meliputi pertambangan, yang ditempatkan sebagai jaminan tunai dan
perkebunan, kehutanan, dan perikanan. sumber pelunasan. Selain itu, UOB Indonesia juga
menyediakan forward valuta asing yang dapat
Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2023 juga dikombinasikan dengan fasilitas kredit yang
mengatur bahwa eksportir dengan nilai ekspor yang diberikan.
lebih tinggi dari USD250.000 harus melakukan wajib
penempatan DHE SDA ke Reksus. Jika nilai ekspor d. Layanan API UOB
lebih rendah dari USD250.000, penempatannya UOB Indonesia meluncurkan layanan API
sukarela. Kriteria wajib penempatan DHE SDA UOB berbasis SNAP (Standard Nasional Open
adalah minimum 30 persen dengan holding period API Pembayaran) pada tahun 2023, sebagai
minimal tiga bulan dan dapat ditempatkan di tanggapan terhadap lingkungan operasional
Reksus, instrumen perbankan, instrumen keuangan yang dinamis, evolusi lanskap pembayaran instan
dari LPEI (lembaga keuangan milik pemerintah dan persyaratan standardisasi peraturan industri.
untuk menyediakan pembiayaan ekspor) dan/atau API UOB menyediakan saluran yang aman untuk
instrumen yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. melakukan layanan perbankan real-time seperti
Sesuai dengan peraturan pemerintah tersebut, mengakses informasi rekening atau melakukan
Bank Indonesia telah menerbitkan Peraturan Bank pembayaran instan tanpa harus login. Berbagai
Indonesia No. 7 Tahun 2023, Peraturan Anggota layanan API UOB juga telah dikurasi secara khusus
Dewan Gubernur No. 4 Tahun 2023 dan Peraturan untuk fokus pada persyaratan produk dan layanan
Anggota Dewan Gubernur No. 5 Tahun 2023 untuk yang paling penting bagi klien kami dengan
mendukung operasionalisasi Peraturan Pemerintah menambahkan nilai pada operasional sehari-hari
No. 36 Tahun 2023. mereka.
Untuk membantu nasabah eksportir kami mematuhi Layanan Payment API kami memungkinkan
peraturan baru, UOB Indonesia menyelenggarakan pembayaran transfer BI-FAST dan in-house yang
forum Pengalaman Transaksi Perbankan di mana hampir instan untuk memfasilitasi berbagai
kami menjelaskan rincian peraturan baru, dan transaksi, termasuk pengembalian uang,
menjawab setiap pertanyaan mereka. Kami juga penggantian klaim, penggajian, pencairan untuk
berkomitmen untuk mengoperasionalkan ketentuan pengemudi atau penumpang yang beroperasi
ini dari pemerintah Indonesia. di sektor layanan ride hailing atau pengiriman
makanan, penyelesaian pembayaran vendor,
UOB Indonesia menyediakan instrumen untuk dll. Melalui API pembayaran kami, klien dapat
menerima penempatan wajib eksportir melalui melakukan pembayaran kepada penerima
produk kami seperti Reksus, Deposito DHE dan TD pembayaran secara real-time melalui BI-FAST ke
Valas DHE BI. Reksus tersedia dalam mata uang rekening mana pun yang dimiliki oleh bank BI-FAST
asing dan Rupiah, sedangkan nasabah Deposito yang berpartisipasi, memungkinkan pemrosesan
DHE kami dapat menerima insentif pajak dari pembayaran yang lebih tepat waktu dibandingkan
Kementerian Keuangan. dengan pembayaran batch. Status pembayaran
dan ketersediaan dana juga akan diperbarui
UOB Indonesia merupakan salah satu dari bank hampir secara instan melalui Account Service API
terpilih yang menerima penempatan deposito dan Credit Notification API.
melalui TD Valas DHE BI. Nasabah dapat membuka
94 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 97
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
Account Service API memungkinkan berbagai Triple A Solution Awards - Best Payments and
layanan informasi seperti Informasi Saldo, Collections Solution Awards
Laporan Bank, dan Pemberitahuan. Melalui Credit 1. PT Cipta Piranti Sejahtera (CPS Soft)
Notification API, klien mengaktifkan peringatan 2. PT Indotruck Utama
langsung tentang kredit yang masuk setelah 3. PT Sany Heavy Industry Indonesia
transaksi di-posting ke akun klien yang 4. PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur and PT
memungkinkan mereka untuk memasukkan Permata Karya Perdana
rekonsiliasi langsung ke dalam proses pengumpulan 5. PT Astrindo Senayasa
end-to-end klien. 6. PT Bhumyamca Sekawan
Dengan penerapan layanan API UOB, kami Triple A Solution Awards - Best Structured Trade
terus mengembangkan solusi dan platform yang Finance Solution Awards
akan membantu klien kami bertransisi dengan 1. PT Wahana Citra Nabati
efisien dan cepat ke ekosistem cashless dan 2. PT Merdeka Tsingshan Indonesia
paperless, memanfaatkan saluran bayar dan
terima yang efisien proses dan hemat biaya, serta Triple A Solution Awards - Best Supply Chain
mengotomatiskan proses manual. Solution
1. PT Tiga Jaya
e. Green Trade Finance/Sustainable Trade Finance
UOB Indonesia berkomitmen untuk mendukung The Asian Banker – The Bankers’ Choice Awards
nasabah dalam mempertimbangkan aspek 2023
lingkungan, sosial dan tata kelola (ESG) ke dalam 1. Banker’s Choice Awards - Best Financial
manajemen rantai pasokan mereka. Komitmen Supply Chain Management in Indonesia, UOB
ini menghasilkan kerangka kerja Green and Indonesia and Lenovo
Sustainable Trade Finance kami, yang menetapkan
kriteria seleksi dinamis pada tema, kegiatan, dan Global Markets
sertifikasi keberlanjutan yang memenuhi syarat Bisnis Global Markets menyediakan produk dan
untuk memenuhi persyaratan bagi nasabah green layanan valuta asing (valas) dan suku bunga yang
and sustainable financing yang mungkin memenuhi disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan nasabah
syarat. seperti transaksi valas, derivatif, produk terstruktur,
investasi sekuritas, dan layanan transaksi pasar uang.
Kerangka kerja ini memandu pengembangan produk Selain itu, kami juga menawarkan lindung nilai, solusi
keuangan berkelanjutan (sustainable finance investasi, dan layanan konversi mata uang. Untuk
products-SFP) yang mencakup perdagangan memastikan stabilitas pendanaan dan neraca yang
dokumenter, serta pembiayaan impor dan ekspor. kuat, kami memberikan dukungan dalam mengelola
Selain penetapan harga yang lebih kompetitif, likuiditas Bank dengan memastikan pengelolaan risiko
sustainable trade finance meningkatkan tata yang hati-hati.
kelola ESG nasabah kami, memungkinkan mereka
untuk mendapatkan pengakuan dari konsumen Global Markets terdiri dari market making
karena selaras dengan praktik berkelanjutan. (perdagangan), manajemen portofolio dan likuiditas,
structuring, dan tim manajemen bisnis, di samping
Penghargaan Transaction Banking pada tahun tim penjualan di frontline yang melayani dan terlibat
2023 meliputi: dengan nasabah. Kami memiliki sales desk khusus
Triple A Treasury, Trade, Supply Chain and Risk untuk membantu nasabah Corporate Banking dan
Management Awards 2023 FIG, dan sales desk komersial dan ritel terpisah untuk
Triple A Best Bank Awards: melayani nasabah Commercial Banking, Business
1. Best Service Provider – Transaction Bank Banking dan Retail.
Indonesia
2. Best Service Provider - Trade Finance Indonesia
3. Best Treasury and Working Capital – LLCS
Indonesia
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 95
Page 98
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Produk Global Markets Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik
1. Produk FX tidak hanya memungkinkan nasabah kepada nasabah untuk melalui siklus pasar
untuk memenuhi kebutuhan mata uang asing 1. Kami secara aktif mengelola eksposur risiko
mereka tetapi juga bertindak sebagai alat lindung nasabah di tengah volatilitas pasar melalui lindung
nilai untuk masa depan. Produk-produk ini termasuk nilai portofolio. Kami juga menawarkan berbagai
FX today, tomorrow, spot, forward, swap, par jenis obligasi pemerintah sebagai produk investasi
forward, dan domestic non-deliverable forwards. alternatif bagi nasabah dengan risk appetite yang
2. Produk derivatif menawarkan fleksibilitas optimal lebih rendah.
bagi nasabah untuk melindungi portofolio aset 2. Kami menyediakan produk investasi terstruktur
mereka, mengelola eksposur terhadap risiko suku untuk nasabah yang menginginkan imbal hasil
bunga dengan swap suku bunga, lindung nilai lebih tinggi dari deposito berjangka.
terhadap kebutuhan mata uang di masa depan 3. Untuk memaksimalkan efisiensi dalam memenuhi
dengan opsi FX yang berbeda, dan melindungi kebutuhan nasabah yang lebih beragam, kami
arus kas dari fluktuasi nilai tukar dan suku terus meningkatkan produk dan kemampuan kami
bunga dengan swap lintas mata uang. Selain itu, dengan memanfaatkan sistem treasury MUREX.
nasabah dapat diasuransikan terhadap kenaikan Kami juga mengambil pendekatan jangka panjang
atau penurunan suku bunga dengan batas dan dalam meningkatkan manajemen risiko dan
tingkatan suku bunga. produktivitas kami bagi nasabah.
3. Produk terstruktur dirancang untuk memungkinkan
nasabah menikmati potensi keuntungan yang Jaringan nasabah kami terus tumbuh dengan upaya
lebih tinggi daripada produk deposito, termasuk yang lebih besar dalam memaksimalkan aktivitas cross-
premium forward deposit, UOB MaxiYield, dan call selling dan cross-referral, yang mendorong efisiensi
spread option untuk melindungi dari fluktuasi nilai biaya yang lebih besar dan pendapatan berbasis
tukar. biaya yang lebih tinggi. Pada tahun 2023, kontribusi
4. Instrumen efek meliputi obligasi pemerintah, Global Markets terhadap keseluruhan pendapatan
obligasi korporasi, repo dan reverse repo berbasis biaya Bank menurun menjadi 33,3 persen
yang merupakan alternatif instrumen investasi dari 36,7 persen pada tahun 2022. Sementara itu, total
untuk diversifikasi portofolio nasabah dengan pendapatan turun 16,0 persen dibandingkan 2022
menawarkan pembayaran kupon secara berkala karena kondisi pasar yang kurang menguntungkan.
hingga jatuh tempo dengan potensi capital gain.
5. Instrumen pasar uang yang meliputi penempatan Prioritas 2024
antar bank dan pinjaman untuk tujuan pendanaan Global Markets berkomitmen untuk menjadi
dan likuiditas. penyedia solusi pilihan bagi nasabah, untuk
mencapai pengembalian investasi yang lebih tinggi,
Strategi, Kinerja, dan Kegiatan Tahun 2023 mendapatkan keuntungan dari diversifikasi, dan
Global Markets berkomitmen untuk menjadi penyedia memanfaatkan produk investasi alternatif dan derivatif
solusi pilihan dengan menciptakan nilai yang lebih untuk tujuan lindung nilai.
baik bagi nasabah melalui pendalaman kemampuan
dan keahlian untuk menawarkan rangkaian produk Pada tahun 2023, kami menunjukkan resiliensi di
dan solusi yang lebih baik, termasuk: tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti. Pada tahun
• Euro-denominated Government Bonds, untuk 2024, kami akan terus fokus pada pertumbuhan basis
memperluas opsi investasi bagi nasabah; nasabah dan pendapatan kami, mengembangkan
• Bonds Futures, sebagai instrumen lindung nilai dan menawarkan lebih banyak produk dan layanan
untuk mengimbangi pergerakan pasar di masa untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus
depan yang dapat berdampak pada portofolio berkembang, serta mengelola eksposur risiko secara
Bank, serta melindungi portofolio Bank baik dalam efektif. Perluasan rangkaian produk kami akan
kondisi pasar bullish maupun bearish; dan mencakup peluncuran produk investasi dan lindung
• Penunjukan Bank Sentral Indonesia, Bank Indonesia nilai baru. Setelah selesainya akuisisi dan integrasi
sebagai salah satu bank agen untuk menampung bisnis consumer banking Citigroup ke UOB Indonesia,
devisa hasil ekspor dalam bentuk deposito Global Markets akan memanfaatkan peluang dan
berjangka. potensi yang tersedia untuk memberikan solusi yang
relevan dan mengembangkan basis nasabah ritel
kami.
96 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 99
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Bisnis
Hal ini akan dilakukan sejalan dengan strategi Bank bukti bahwa kami menjalankan nilai-nilai Bank, yaitu
secara keseluruhan untuk menghasilkan peningkatan Honourable, Enterprising, United, dan Committed.
kinerja yang berkelanjutan melalui peningkatan
produktivitas dan kapabilitas produk. Kami juga Perlakuan yang Setara untuk Nasabah Kami
secara konsisten melakukan upaya untuk menangkap Nasabah adalah prioritas utama dan kami selalu
peluang bisnis yang muncul dari volatilitas pasar mempertahankan standar profesional dan etika
yang sedang berlangsung dengan kerangka kerja tertinggi dalam semua aspek keterlibatan kami
manajemen risiko yang diterapkan secara hati-hati. dengan mereka. Kami memastikan bahwa Fair Dealing
tetap menjadi pusat budaya perusahaan dengan:
Untuk mendukung bisnis nasabah, kami akan • menawarkan produk dan layanan yang sesuai
melanjutkan kinerja baik dari “Centre of Excellence” untuk nasabah;
kami dan meningkatkan kolaborasi antara market • memastikan kompetensi rekan-rekan sehingga
making, portofolio dan manajemen likuiditas kami, dapat memberikan saran berkualitas dan
serta tim penjualan dan structuring. Memperkuat dan rekomendasi yang tepat;
mempertahankan kemitraan positif dengan tim bisnis • memberikan informasi yang jelas, relevan, dan
lain di dalam Bank untuk meningkatkan aktivitas cross- tepat waktu sehingga nasabah dapat membuat
selling merupakan hal yang penting bagi strategi kami. keputusan keuangan yang tepat; dan
Secara kolektif, ini akan memungkinkan Bank untuk • bertindak berdasarkan umpan balik secara
meningkatkan daya saingnya dalam produk derivatif independen, efektif dan cepat.
dan investasi, serta memperkuat posisinya sebagai
salah satu pemain utama di pasar finansial Indonesia. Tanggapan Efektif untuk Kebutuhan Nasabah Kami
Kami menanggapi umpan balik nasabah dengan serius
Nasabah dan memiliki prosedur yang kuat untuk memastikan
Di UOB Indonesia, kami menempatkan nasabah persoalan mereka ditangani dengan segera dan adil.
sebagai fokus dari semua yang kami lakukan. Kami Rekan-rekan kami dibekali dengan keterampilan yang
bertujuan untuk membantu para nasabah dalam relevan melalui serangkaian pelatihan dan lokakarya
memenuhi tujuan bisnis, keuangan, dan gaya untuk menjaga kualitas layanan nasabah kami.
hidup mereka dengan solusi dan layanan yang
dipersonalisasikan, serta memastikan bahwa setiap Sebagai contoh, pelatihan Pengembangan Layanan
nasabah dapat memperoleh pengalaman yang aman, kami membantu memperdalam soft skill rekan-
andal, dan terbungkus dalam sentuhan manusiawi. rekan di front office sehingga mereka dapat lebih
memahami kebutuhan dan preferensi nasabah, serta
Menjadikan Nasabah sebagai Fokus Utama menawarkan produk dan layanan yang sesuai untuk
Kami berusaha memahami kebutuhan dan preferensi membantu mencapai ambisi finansial mereka. Pada
nasabah yang berbeda-beda, dan menawarkan solusi tahun 2023, kami mengadakan kursus pembelajaran
yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka untuk daring untuk para pemimpin dengan topik kehadiran
membantu mencapai ambisi finansial mereka. Setiap eksekutif dan personalisasi massal, yang menarik lebih
keputusan yang kami ambil dipandu oleh janji kami dari 200 peserta.
untuk melakukan yang terbaik bagi nasabah. Untuk
mewujudkannya, kami berfokus pada tiga prioritas Meningkatkan Kepuasan Nasabah dan Advokasi
strategis, yakni personalisasi, konektivitas, dan Kami percaya bahwa menjaga kepuasan nasabah
keberlanjutan. adalah kunci hubungan jangka panjang dengan Bank.
Kami terus mencari umpan balik dari nasabah melalui
Kami berkomitmen untuk membina hubungan survei untuk meningkatkan kualitas dan standar produk
mendalam jangka panjang dengan nasabah dengan dan layanan kami serta mengidentifikasi potensi
memahami kebutuhan mereka, mengatasi persoalan kesenjangan dalam standar layanan kami. Survei
dan melayani mereka di saat baik maupun sulit. ini dilakukan sebagai bagian dari upaya kami untuk
Budaya kepercayaan inilah yang membedakan UOB memelihara budaya layanan di seluruh departemen
dari industri lainnya. Bank, dengan memberikan umpan balik konstruktif
pada area untuk perbaikan.
Keputusan yang kami ambil dan tindakan yang kami
lakukan untuk mendukung nasabah kami merupakan
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 97
Page 100
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Bisnis
Selain itu, kami melakukan wawancara mendalam Menetapkan Standar untuk Pengalaman Nasabah
dengan nasabah UOB terpilih untuk meninjau kinerja yang Luar Biasa
layanan kami terhadap praktik terbaik di industri serta Kami berusaha untuk terus meningkatkan kualitas
mengidentifikasi area untuk perbaikan. layanan nasabah kami. Bank mengadakan UOB
Customer Commitments Awards tahunan sebagai
Tahun lalu, kami melakukan wawancara yang pengakuan bagi rekan-rekan kami atas layanan
mendalam mengenai kredit perumahan dengan nasabah yang baik dan berfungsi sebagai pengingat
tujuan meningkatkan pengalaman nasabah dengan akan tanggung jawab kami kepada nasabah.
mengeksplorasi persepsi dan umpan balik nasabah Selain itu, kami mengadakan program Signature
mengenai UOB dan/atau layanan pinjaman Experience Competition Idea setiap tahun. Program
perumahan bank lainnya. Kami juga melakukan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada unit
wawancara mendalam dengan nasabah TMRW bisnis dan cabang yang menerapkan Breakthrough
dengan tujuan mengetahui ekspektasi dan persepsi Service dengan melakukan perbaikan yang dapat
nasabah tentang pengalaman mereka saat membuka menghilangkan atau mengurangi pain point nasabah,
rekening TMRW. sehingga meningkatkan kualitas layanan dan
loyalitas nasabah. Kampanye tahunan ini berpuncak
Kami juga mendorong rekan-rekan dari segmen bisnis pada acara Service and Sales Awards 2023, yang
berbeda untuk berbagi pendapat dan pandangan menganugerahkan individu dan tim yang telah
mereka mengenai praktik terbaik di industri melalui menunjukkan layanan nasabah yang luar biasa dalam
survei. Melalui wawasan ini, kami dapat mengatasi satu tahun terakhir, dan memberikan penghargaan
kesenjangan dalam layanan nasabah untuk kepada tim yang telah menunjukkan peningkatan
memberikan pengalaman perbankan yang lebih baik layanan mereka. Untuk Customer Commitment Award
bagi nasabah. tahun 2023, kami memberikan penghargaan kepada
empat rekan dan tiga tim yang telah bekerja lebih
Kami juga menggunakan net promoter score keras dalam melayani nasabah. Sedangkan, tiga tim
(NPS), sebagai ukuran yang lebih obyektif dan juga dianugerahi penghargaan program Signature
kuantitatif, untuk membandingkan diri kami di bidang Experience Competition Idea.
pengalaman dan kepuasan nasabah dalam industri
perbankan. Pada tahun 2023, kami memperluas survei
NPS ke enam titik kontak tambahan, termasuk problem
resolution, brand product features, fee and rates,
people, services, ease dan speed.
Morning huddle diadakan setiap hari pada setiap
cabang kami untuk memastikan para staf cabang
mendapatkan informasi terbaru tentang produk,
layanan, dan program terbaru Bank. Huddles juga
dilakukan di kantor pusat setiap minggu, dengan
tujuan untuk mendukung ritme operasional dan
melakukan perbaikan layanan, terutama berdasarkan
feedback detractor dari survei NPS Internal. Kami juga
membentuk Service Excellence Council yang dipimpin
oleh CEO UOB Indonesia, untuk membahas dan
memberikan solusi atas berbagai masalah layanan
yang dihadapi di cabang kami.
1 NPS adalah metrik independen yang digunakan oleh industri untuk mengukur tingkat kepuasan nasabah dan kemungkinan nasabah akan
merekomendasikan produk dan layanan kami kepada orang lain.
98 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 101
Membangun Masa Depan ASEAN
Sumber Daya Manusia
Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang efektif • United - Membuat Perbedaan Nyata
merupakan kunci bagi kami untuk membangun tenaga Komitmen teguh kami untuk menjunjung
kerja yang kompeten, berpusat pada nasabah dan tinggi nilai-nilai UOB tercermin dalam
berkelanjutan serta memastikan keberhasilan Bank cara kami melayani nasabah dan
dalam meraih peluang, mengatasi tantangan dan komunitas dengan penuh semangat.
mempertahankan fokus pada kepentingan terbaik Kami hadir untuk menciptakan dampak
nasabah. Kode Etik dan nilai-nilai perusahaan UOB dan memberi nilai tambah pada
Indonesia sejalan dengan strategi dan komitmen Bank kehidupan.
untuk selalu disiplin dan prudent serta menerapkan
• Enterprising - Membangun Karier
tata kelola perusahaan yang baik dan praktik terbaik
yang Bermakna
di industri.
Kami mendorong kegigihan dan ambisi
di semua tingkatan. Kami percaya
Untuk memastikan keseimbangan antara pencapaian
setiap individu mampu menghasilkan
kinerja dan tujuan karyawan, kami merevitalisasi
yang terbaik melalui pengembangan
program SDM melalui “The UOB Way”. Program ini
profesional dan pemberdayaan kolega
adalah manifestasi dari tujuan kami untuk menciptakan
kami agar bertanggung jawab atas
lingkungan kerja di mana karyawan merasa diapresiasi
jalur karir mereka.
dan dihargai. Berlandaskan pilar utama Bank yaitu
Care, Growth dan Trust, kami berkomitmen untuk • Committed - Memimpin dengan
melakukan yang terbaik bagi karyawan kami. Untuk Teladan yang Baik
itu, Bank telah menetapkan beberapa strategi dan Para pemimpin kami bertindak sebagai
inisiatif jangka pendek pada tahun 2023. teladan, membimbing individu dan tim
untuk menghadapi tantangan dan
Kolega bertanggung jawab atas tindakan
Salah satu prioritas utama kami adalah mereka. Bersama, kami berfokus untuk
pengembangan kompetensi profesional dan pribadi meraih kesuksesan dan kemajuan
kolega kami. Dipandu oleh nilai-nilai kami yaitu semua kolega.
Honourable, Enterprising, United dan Committed,
kami berkomitmen untuk membangun budaya yang Filosofi Karyawan Kami: Care,
memberdayakan rekan-rekan kami untuk berkontribusi
positif di tempat kerja, nasabah, maupun masyarakat.
Growth, dan Trust
Karyawan adalah aset terbesar kami. Di UOB, filosofi
Kami terus mengembangkan lingkungan kerja dengan
karyawan kami berpusat pada tiga pilar utama yaitu
kinerja tinggi, berorientasi pada pencapaian target,
Care, Growth dan Trust.
dan terdiri dari individu-individu yang profesional dan
berprinsip.
Care
Kami memprioritaskan kesejahteraan kolega dengan
Komitmen Karyawan Kami
mengembangkan budaya yang mendukung dan
Nilai-nilai kami memberikan identitas dan rasa memiliki,
mendidik karyawan sehingga dapat menjadi yang
dan komitmen kami kepada karyawan mendorong
terbaik.
kami untuk terus meningkatkan standar perilaku dan
• UOB fokus pada kompensasi adil yang kompetitif
kinerja dalam melayani para pemangku kepentingan.
dan dibedakan berdasarkan kinerja.
• Selain itu, kami menawarkan manfaat fleksibel
• Enterprising - Melakukan Hal yang untuk mengatasi kesehatan holistik kolega kami:
Benar - Physical Wellness (Program U-Fit): Pada tahun
Kami melakukan hal yang benar bagi 2023, Bank meningkatkan manfaat asuransi
seluruh pemangku kepentingan dan kesehatan bagi karyawan dan anggota
membuat keputusan terbaik bagi keluarga yang menjadi tanggungannya. Klinik
tercapainya kepentingan organisasi, internal juga disediakan untuk memberikan
kolega, dan nasabah kami. akses yang mudah dan nyaman bagi karyawan
untuk konsultasi kesehatan dengan dokter
umum. UOB Plaza juga dilengkapi dengan
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 99
Page 102
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sumber Daya Manusia
peralatan dan fasilitas fitness sehingga untuk membangun kekuatan tenaga kerja Bank
karyawan dapat berolahraga di waktu luang. dan menciptakan pemimpin masa depan. Pada
- Mental Wellness: Kami menawarkan fasilitas tahun 2023, kami berhasil meresmikan angkatan
konsultasi dengan ahli profesional, seperti ke-14 program MA dengan sembilan MA. Keenam
psikolog dan psikiater, untuk mendukung MA angkatan 2022 telah menyelesaikan program
kesehatan mental karyawan. pada Desember 2023 dan telah ditempatkan
- Financial Wellness: UOB mendorong kesadaran secara permanen di berbagai fungsi kerja di Bank
finansial untuk karyawan UOB TMRW, platform pada Januari 2024.
digital untuk transaksi perbankan yang • Meluncurkan GO-1 pada tahun 2023, sebuah
gateway pembayaran. Bank juga mendorong platform pembelajaran online yang dapat diakses
hubungan keluarga yang lebih dekat melalui oleh karyawan 24 jam sehari dan 7 hari seminggu
program Kids Edu Play, yang memungkinkan dimana saja.
anak-anak karyawan mengunjungi kantor pada
bulan Juli untuk mendapatkan pengetahuan Trust
dasar perbankan melalui berbagai kegiatan Kepercayaan adalah inti dari semua yang kami lakukan.
yang menyenangkan. Kami juga telah Kami terus mengembangkan budaya memberdayakan
memperkenalkan program Kontribusi Pensiun karyawan untuk membuat perbedaan positif.
Fleksibel, untuk membantu karyawan kami • Kami memiliki proses manajemen kinerja sistematis
mengelola dana pensiun mereka. yang dimulai dengan menetapkan tujuan dan
- Social Wellness: Kegiatan unggulan UOB sasaran yang jelas di awal tahun; dialog tengah
Heartbeat yang diadakan setiap tahun pada tahun untuk meninjau kemajuan; dan penilaian
bulan Agustus, yang menggabungkan kegiatan kinerja akhir tahun serta penilaian 360 derajat,
kesehatan fisik dan program CSR. Karyawan untuk mendukung penilaian holistis bagi staf kami.
didorong untuk berpartisipasi dalam Heartbeat • Kami mendukung pengembangan karyawan
Walk/Run dan memberikan donasi untuk melalui umpan balik 360 derajat, menggabungkan
membantu mereka yang membutuhkan. Dana masukan tidak hanya dari manajer, tetapi juga dari
yang terkumpul dari UOB Heartbeat disalurkan para rekan, pemangku kepentingan, dan anggota
ke organisasi nirlaba seperti Rosa Foundation, tim lainnya. Hasil evaluasi dibahas di Performance
Sekolah Luar Biasa (SLB) Cicendo dan banyak Development Committee (PDC), bersama dengan
lagi. catatan kinerja dan rencana pengembangan
karyawan.
Growth [OJK F.22] • Kami membangun budaya pembinaan dengan
Kami menawarkan beragam kesempatan bagi berinvestasi dalam pelatihan penyegaran
karyawan untuk berkembang dalam karir melalui pembinaan reguler untuk tim manajemen senior,
berbagai inisiatif: sehingga mereka dapat menerapkannya dalam
• Selain perkembangan peningkatan, kami manajemen sehari-hari mereka untuk mendorong
memberikan peluang mobilitas lateral melalui pencapaian target. Inisiatif pembinaan ini akan
penempatan internal, rotasi, dan penugasan diperluas ke seluruh jajaran manajer dan karyawan
proyek regional. pada seluruh level.
• Menerapkan program pelatihan kompetensi baru • Kami menerima beberapa pengakuan dan
berorientasi pada masa depan melalui “Program penghargaan dari berbagai media internasional
Better U”, yang berfokus pada lima kompetensi inti, pada tahun 2023, sebagai bukti keberhasilan
termasuk growth mindset, problem-solving, digital inisiatif strategis dan investasi kami pada aspek
awareness, human-centered design, dan data SDM.
storytelling, serta dua keterampilan penting lainnya - HR Asia: 2023 Best Companies to Work for in
yaitu data analytics dan project management. Asia
• Menerapkan berbagai sesi pelatihan daring dan - HR Asia: 2023 Diversity & Inclusion Award
luring serta induksi dalam bentuk program podcast, - HR Stars Awards: 2023 Best in Covid
produktivitas pribadi, pengembangan profesional, Management Strategies
pengembangan teknis dasar, dan manajemen - HR Stars Awards: 2023 Best CEO with HR Focus
sumber daya manusia. - HR Excellence Awards: 2023 Gold Awards for
• Program Pengembangan Lulusan Management Excellence in Work-Life Harmony
Associates (MA) telah menjadi bagian konsisten
100 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 103
Membangun Masa Depan ASEAN
Sumber Daya Manusia
- HR Excellence Awards: 2023 Bronze Awards for penyalahgunaan di pasar modal, budaya risiko dan
Excellence in Workplace Culture manajemen risiko operasional, transaksi yang adil,
- HR Excellence Awards: 2023 Bronze Awards for pencegahan penipuan, keamanan teknologi informasi,
Excellence in Crisis Management Planning risiko keamanan siber, serta UK Bribery Act dan
Sertifikasi Manajemen Risiko. Hal ini dilakukan untuk
Doing What Is Right memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan
Memelihara tempat kerja yang beragam yang berlaku dari otoritas jasa keuangan setempat.
dan inklusif [OJK F.18] Semua karyawan yang direkrut pada tahun 2023 telah
Kami berkomitmen untuk membangun tempat menyelesaikan modul pelatihan ini. Sementara itu,
kerja yang aman, membangun, dan inklusif yang karyawan yang ada telah menyelesaikan pelatihan
memperlakukan karyawan dengan hormat serta penyegaran tahunan.
menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia
yang diterima secara internasional dan mematuhi Dalam hal tata kelola remunerasi, kami mematuhi
seluruh peraturan terkait yang berlaku di Indonesia. Peraturan OJK No. 45/POJK/03/2015 tentang
Kami percaya bahwa keragaman dan kesetaraan Penerapan Tata Kelola Remunerasi Bagi Bank Umum.
harus diterapkan kepada seluruh karyawan untuk Tata kelola kami yang kuat, yang didasarkan pada
mendorong pengembangan, produktivitas, dan manajemen risiko yang hati-hati dan transparan,
keterlibatan mereka. memastikan ketahanan dan keberlanjutan bisnis kami.
Proses dan keputusan rekrutmen kami dilakukan sesuai Menjamin kebebasan berserikat [GRI 2-30]
[OJK F. 20)
dengan kebijakan rekrutmen. Kami mempraktikkan
rekrutmen non-diskriminatif, dan semua keputusan Kami mendukung terciptanya komunikasi dan
rekrutmen dibuat berdasarkan prestasi dan kesesuaian hubungan industrial yang terbuka dan transparan
dengan tugas yang dijalankan. Kode Etik UOB antara manajemen, para rekan, dan serikat pekerja.
melarang segala bentuk diskriminasi, intimidasi, atau Untuk membina hubungan industrial yang konstruktif
pelecehan, tanpa memandang latar belakangnya. dan harmonis, Bank Dunia mengadakan dua dialog
Semua karyawan juga didorong untuk menyampaikan konstruktif dengan perwakilan serikat pekerja
masalah mereka tanpa takut akan akibatnya melalui sepanjang tahun. Perjanjian Kerja Bersama (PKB)
mekanisme whistleblowing kami. 2023-2025 yang ditandatangani pada 11 Mei 2023
terdiri dari enam perubahan besar, termasuk cuti ayah,
Mempertahankan budaya organisasi yang penghargaan masa kerja panjang, tunjangan simpati
berfokus pada risiko (kesedihan dan keguguran), penyesuaian anggaran
Kami meninjau dan meningkatkan pendekatan keterlibatan karyawan, hadiah penghargaan
yang berfokus pada risiko secara berkala untuk pensiun, dan penyesuaian untuk mematuhi peraturan
pengembangan bisnis. Kami fokus membantu para pemerintah yang berlaku.
rekan memperluas perspektif bisnis dan makro,
sehingga dapat membuat keputusan jangka panjang Pada Oktober 2023, Serikat Pekerja UOB Indonesia
dengan mempertimbangkan nasabah, komunitas, dan menyelenggarakan Musyawarah Nasional secara
lingkungan. Hal ini merupakan fondasi dari budaya demokratis dan transparan dengan menghasilkan
risiko UOB, yang menyeimbangkan peluang dan struktur kepengurusan baru bagi Serikat Pekerja tahun
tanggung jawab masa kini dan masa depan. 2023-2025. Hubungan antara Manajemen UOB dan
Serikat Pekerja tetap kondusif, dibangun atas dasar
Setiap karyawan diharapkan untuk memahami saling percaya dan saling menghormati, ditunjukkan
budaya berbasis nilai dan berfokus pada risiko melalui melalui diskusi rutin mengenai isu-isu ketenagakerjaan
kerangka kerja dan kebijakan manajemen risiko. dan kebijakan yang mencatat hasil yang baik.
Kinerja dinilai berdasarkan hasil audit, kepatuhan,
dan praktik manajemen risiko untuk memastikan Pada tahun 2023, terdapat beberapa pengaduan
mereka memenuhi standar manajemen risiko dan karyawan melalui berbagai saluran komunikasi dan
tata kelola perusahaan yang efektif. Selain Kode Etik, diselesaikan dengan baik melalui mekanisme yang
kami juga memiliki modul pembelajaran wajib bagi diatur dalam PKB. Dalam hal ini, setiap potensi
karyawan yang mencakup topik-topik termasuk anti perselisihan dapat diantisipasi dan diselesaikan
pencucian uang, perdagangan orang dalam dan dengan melibatkan peran partisipatif pihak-pihak
terkait, termasuk karyawan, manajer, SDM, dan
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 101
Page 104
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sumber Daya Manusia
Serikat Pekerja. Parameter yang digunakan dalam • UOB Leadership Academy
kasus ini adalah tidak adanya perselisihan hubungan Program tiga bulan untuk karyawan berkinerja
industrial yang melibatkan pihak ketiga (Departemen tinggi bekerja sama dengan sekolah bisnis global.
Tenaga Kerja) atau penyelesaian kasus/perselisihan di Dirancang untuk tingkat Manajer hingga Direktur
pengadilan. Eksekutif, program ini bertujuan untuk membekali
talenta dengan keterampilan, alat, dan teknik
Menempatkan orang yang tepat pada yang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan
pekerjaan yang tepat [GRI 404-3] berbasis inovasi. Peserta dalam program ini
Proses rekrutmen dilakukan secara adil, dengan berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan mulai
efisiensi dan pengalaman yang ditingkatkan melalui dari webinar, pelatihan simulasi, e-learning, tugas,
eRecruit - Applicant Tracking System (ATS) di mana dan proyek yang berfokus pada:
semua data dimasukkan ke dalam sistem untuk • Keterampilan bisnis: menetapkan arah strategis,
melacak setiap tahap proses rekrutmen. kewirausahaan, pengambilan keputusan
operasional;
Kami telah memperkuat tim Talent Acquisition (TA) • Keterampilan kepemimpinan: melatih dan
untuk membantu manajer perekrutan dalam merekrut mengembangkan orang lain, memimpin perubahan,
kandidat yang paling sesuai untuk posisi yang mendorong eksekusi; dan
tersedia. Proses seleksi dilakukan dengan tujuan • Keterampilan interpersonal: mengembangkan
untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Bank memberikan jaringan dan kemitraan, pengaruh strategis,
kesempatan yang sama bagi kandidat internal kemampuan menumbuhkan kepercayaan terhadap
dan eksternal untuk semua lowongan pekerjaan bawahan (executive presence), kecerdasan
tanpa diskriminasi dan intimidasi. Prinsip ‘Know Your emosional.
Employee’ merupakan bagian integral dari proses
rekrutmen, memastikan kandidat selaras dengan nilai- Sebanyak 36 talenta terpilih untuk mengikuti program
nilai dan budaya kinerja tinggi kami. ini pada tahun 2023.
Membina pemimpin masa depan [OJK F.22] [GRI Membangun talenta muda melalui
404-2] Professional and Future Bankers Academy
Untuk memastikan keberlangsungan usaha, penting [OJK F.22]
bagi Bank untuk mengidentifikasi peran-peran Untuk menumbuhkan bakat, Bank mendirikan
penting dan memastikan peran-peran tersebut telah Professional and Future Bankers Academy guna
terisi, sambil merencanakan kontinjensi dan suksesi. mengembangkan lulusan yang ingin membangun karir
Kami melakukan tinjauan perencanaan suksesi secara perbankan. Kami menawarkan dua jalur karir yang
teratur dan pada tahun 2023, mengidentifikasi 62 berbeda:
posisi penting dan 80 talenta inti sebagai pengganti • Peran pelayanan langsug kepada yang berfokus
atau penerus potensial. Hasil peninjauan dilaporkan pada penjualan dan/atau layanan - program
kepada Komite Sumber Daya Manusia. pengembangan 6 hingga 12 bulan untuk
memberikan pengetahuan perbankan dasar
Untuk mengembangkan kompetensi dan kemampuan hingga menengah termasuk layanan, operasi
kepemimpinan talenta utama ini, kami melakukan perbankan, produk, pemasaran dan penjualan.
investasi untuk sejumlah inisiatif pengembangan SDM: Pada tahun 2023, 74 peserta Consumer Banking
dan 25 Wholesale Banking mengikuti program ini.
• Leadership Acceleration Program (LAP) • Peran profesional dengan fokus pada bidang-
Program pengembangan kepemimpinan bidang tertentu seperti kepatuhan, keuangan,
komprehensif yang memberikan kesempatan bagi audit, manajemen risiko – 10 peserta berpartisipasi
karyawan berkinerja tinggi yang teridentifikasi dalam program pengembangan ini pada tahun
untuk mempercepat mereka dalam menempati 2023.
peran kepemimpinan di Bank. Hal ini termasuk
penugasan/rotasi internasional di berbagai Membina talenta junior melalui magang
negara untuk memperluas pengalaman dalam Sebagai komitmen kami untuk membina generasi
kepemimpinan lintas budaya, serta kesempatan berbakat selanjutnya, kami bekerja sama dengan
untuk terlibat dalam berbagai proyek strategis. berbagai universitas untuk menawarkan program
Pada tahun 2023, Bank merekrut 12 talenta ke magang di Bank kepada mahasiswa semester akhir
dalam program LAP.
102 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 105
Membangun Masa Depan ASEAN
Sumber Daya Manusia
guna memperdalam pengetahuan industri perbankan Melalui Project One, Bank berencana untuk
dan mendapatkan praktik pengalaman kerja. Pada memperkenalkan kemampuan employee self-service
tahun 2023, Bank memberikan kesempatan magang dan manager self-service. Kami berinvestasi dalam
kepada 67 mahasiswa. otomasi proses SDM dengan tujuan menciptakan
pengalaman yang lebih baik bagi karyawan dan
Program Beasiswa Karyawan manajer dalam menangani semua proses yang
Kami menawarkan beasiswa kepada karyawan terkait dengan siklus hidup karyawan. Otomasi ini
yang memenuhi persyaratan, baik untuk program juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, dengan
sarjana maupun pascasarjana, selain karyawan yang memiliki proses SDM yang lancar dan konsisten lengkap
berprestasi. Pada tahun 2023, 17 karyawan menerima dengan pelaporan yang andal menggunakan One
beasiswa untuk mengejar gelar magister mereka. Data sebagai sumber data tunggal bagi karyawan.
Kualifikasi dan sertifikasi profesional [OJK F.22] Keterlibatan karyawan
[GRI 404-2] Kami memiliki program Employee Engagement untuk
Bank mensponsori program kualifikasi dan sertifikasi memperkuat hubungan antara karyawan dan manajer
profesional bagi karyawan, tidak hanya untuk lini, rekan kerja lain, dan semua fungsi lainnya di dalam
mematuhi persyaratan peraturan, namun juga Bank. Hal ini bertujuan untuk juga menumbuhkan rasa
untuk membekali karyawan dengan pengetahuan kebersamaan dan kepercayaan antar karyawan guna
dan kompetensi yang diperlukan dalam memenuhi mendukung kolaborasi dalam meningkatkan kinerja
tanggung jawab pekerjaan. karyawan dan organisasi. Kegiatan yang dilakukan
meliputi perayaan hari besar keagamaan, team
Dengan bangga kami laporkan bahwa selama tahun building, olahraga, dan kegiatan seni. Skor Employee
2023 tercapai kemajuan dalam hal kualifikasi dan Engagement tahunan meningkat dari 92 persen
sertifikasi profesional: menjadi 93 persen pada tahun 2023.
• Sertifikasi Manajemen Risiko
• Sertifikasi Sistem Pembayaran & Pengelolaan Uang Akuisisi bisnis consumer banking Citigroup
Rupiah Kami menyelesaikan akuisisi bisnis consumer banking
• Sertifikasi Wakil Perantara Perdagangan Efek Citigroup di Indonesia pada November 2023. Kami
• Sertifikasi Wakil Agen Penjual Reksa Dana menetapkan 17 workstream yang mencakup area
• Sertifikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia produk dan solusi, personel, proses, dan sistem, untuk
• Sertifikasi Treasury memastikan integrasi yang efisien. Hingga akhir tahun
2023, hampir 900 karyawan bank konsumen Citigroup
Tabel berikut menunjukkan jumlah karyawan di Indonesia telah bergabung dengan kami.
yang berpartisipasi dalam berbagai program
pengembangan, termasuk sertifikasi. Untuk memastikan transisi yang lancar bagi karyawan
eks-Citi, kami mengadakan rangkaian sesi interaksi
Jenis Program 2023 untuk memungkinkan mereka mengenal para rekan
UOB dan budaya kami. Program induksi komprehensif
Kursus Daring 4.434 juga dilakukan untuk mendukung asimilasi mereka
Sertifikasi 2.814 ke dalam struktur organisasi dan proses kerja UOB,
termasuk serangkaian komunikasi, inisiatif manajemen
Sosialisasi 2.860
perubahan, pelatihan, dan kegiatan penyambutan
Lokakarya 2.987 dan ikatan:
Pelatihan Virtual 2.647 • sesi Town Hall untuk menyampaikan pesan-pesan
Konferensi 49 penting mengenai proses integrasi dan langkah
selanjutnya bagi seluruh karyawan yang ada dan
para rekan baru Citi;
Sistem manajemen sumber daya • program induksi dan orientasi bagi para rekan baru
manusia untuk belajar tentang visi, misi dan nilai-nilai Bank,
Kami telah menggunakan sistem HRIS-SAP non-cloud tinjauan bisnis, sistem, kebijakan, dan prosedur;
sebagai sistem manajemen SDM. Bank berencana • mini town hall yang diselenggarakan di lima cabang
untuk menerapkan sistem SDM berbasis cloud eks-Citi, yang telah diubah menjadi cabang UOB
“Workday” pada kuartal kedua tahun 2023 setelah Indonesia;
mendapat persetujuan regulator.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 103
Page 106
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Sumber Daya Manusia
• layanan “concierge” dan buletin karyawan dan Membangun sinergi
surat elektronik untuk menjawab pertanyaan dan Kami mengidentifikasi beberapa perbedaan antara
masalah apa pun bagi para rekan baru selama praktik ketenagakerjaan Citi dan UOB Indonesia. Kami
empat minggu pertama setelah selesainya akuisisi ingin mengatasi dan menyelaraskan praktik-praktik
dan integrasi bisnis; ini dengan inisiatif berikut, yang akan dilaksanakan
• survei pulse sebagai pos pemeriksaan untuk secara bertahap selama dua hingga tiga tahun ke
menilai sentimen karyawan; depan:
• pertemuan untuk membangun pemahaman tentang • career development framework - untuk mengatasi
Bank dan berbagi tantangan dan perubahan status pekerjaan yang berbeda di contact centres,
selama integrasi dan transisi; dan collections, telesales dan direct sales;
• rapat dan kegiatan untuk memperkuat keterlibatan • sinergi imbalan kerja; dan
tim. • komunikasi dan dialog reguler melalui berbagai
saluran komunikasi - termasuk town hall dan
Prioritas Strategis 2024 pertemuan yang memfasilitasi komunikasi dua
Fokus kami adalah memastikan integrasi yang efisien arah antara staf dan tim manajemen senior.
terutama pada perspektif karyawan dan budaya,
guna memiliki dasar yang kuat untuk implementasi Membangun kemampuan untuk kesuksesan
rencana dan strategi bisnis masa depan. jangka panjang
Kami berusaha untuk membangun dan meningkatkan
Membangun budaya yang diinginkan kemampuan SDM yang berkelanjutan. Strategi
Kami ingin terus menanamkan budaya dimana pengembangan SDM didasarkan pada nilai-nilai
karyawan, manajer dan pemimpin mempraktikkan dan filosofi SDM Bank, dan diimplementasikan
nilai-nilai Bank dan People Philosophy dalam tugas melalui model 70:20:10 untuk pembelajaran dan
sehari-hari – ketika melayani pelanggan, mengelola pengembangan. Bank percaya bahwa pembelajaran
dan memimpin tim, pengambilan keputusan, dan paling efektif akan didapat melalui pengalaman
memenuhi janji kepada para pemangku kepentingan langsung, seperti pelatihan di tempat kerja, proyek
kami. nyata, atau tugas yang menantang dan ekstensif, dan
karenanya 70 persen dari model pengembangan akan
Dengan penambahan hampir 900 rekan baru dari fokus pada komponen ini.
Citi, sangat penting bagi kami untuk memastikan
bahwa setiap personel memahami, menyelaraskan, 20 persen dari model pengembangan didedikasikan
dan mengadopsi nilai-nilai, people philosophy, dan untuk memberikan kesempatan belajar dan
budaya kami. Serangkaian sesi The UOB Way akan pengembangan bagi karyawan melalui interaksi
dilakukan untuk mencapai hal tersebut mulai Maret antar kolega. Hal ini dicapai melalui mentoring,
2024 dan seterusnya bagi seluruh karyawan. program coaching, atau belajar dari sumber lain.
Program coaching akan dilaksanakan mulai tahun
Budaya peningkatan secara 2024, dan dengan teknik coaching yang tepat, people
berkepanjangan untuk pertumbuhan manager akan dapat memimpin tim secara lebih
berkelanjutan efektif dengan mengajukan pertanyaan yang tepat
Sebagai bank progresif, kami akan terus yang memungkinkan tim mereka untuk berpikir kritis,
bertransformasi agar tetap relevan dengan kebutuhan memiliki rasa kepemilikan, dan bertanggung jawab
masa kini dan masa depan. Untuk mewujudkan dalam mencapai tujuan.
ambisi kami menjadi salah satu dari lima bank asing
terbaik, kami terus menanamkan budaya inovasi untuk Sisa 10 persen dari model pengembangan akan
mendorong perbaikan proses bisnis berkelanjutan difokuskan pada program pelatihan virtual dan kelas
yang meningkatkan efektivitas dan efisiensi untuk dan/atau program pendidikan formal.
memungkinkan kami memberikan layanan yang
lebih baik kepada nasabah. Kami akan membekali
karyawan dengan pengetahuan dan alat untuk
mendukung penyederhanaan proses bisnis, otomasi,
dan digitalisasi.
104 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 107
Membangun Masa Depan ASEAN
Sumber Daya Manusia
Demografi Karyawan - Keragaman Rekan Karyawan Berdasarkan Masa Kerja
Kami [GRI 2-7, 405-1]
Masa Kerja 2023 2022 2021
Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
<1 tahun 1.444 518 311
Jenis Kelamin 2023 2022 2021 1-4 tahun 849 915 1.153
5-9 tahun 774 678 646
Laki-laki 1.990 1.566 1.581
10-14 tahun 414 430 462
Perempuan 2.262 1.707 1.701
15-19 tahun 291 264 233
Total 4.252 3.273 3.282
>20 tahun 480 468 477
Karyawan Berdasarkan Usia Total 4.252 3.273 3.282
Usia 2023 2022 2021 Karyawan Berdasarkan Fungsi Tugas
< 25 tahun 110 46 21 Direktorat 2023 2022 2021
25-29 tahun 488 311 362
Channels 925 1.060 1.298
30-34 tahun 782 594 623
Corporate Support 739 552 599
35-39 tahun 879 709 731
Global Markets 48 51 52
40-45 tahun 907 715 694
Retail Segment 1.123 756 809
>45 tahun 1.086 898 851
Technology and
Total 4.252 3.273 3.282 814 557 577
Operations
Karyawan Berdasarkan Tingkat Jabatan Wholesale Segment 603 306 316
Total 4.252 3.282 3.651
Status 2023 2022 2021
Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Senior Management 237 175 174 [GRI 2-8]
Middle Management 536 466 427
Status 2023 2022 2021
Junior Management 1.910 1.569 1.554
Staf 1.569 1.063 1.127 Permanen 3.954 3.183 3.199
Total 4.252 3.273 3.282 Kontrak 298 90 83
Total 4.252 3.273 3.282
Karyawan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Jenjang Pendidikan 2023 2022 2021
S2 dan S3 349 272 261
S1 3.283 2.509 2.495
Diploma 367 270 271
Lain-lain 253 270 271
Total 4.252 3.273 3.282
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 105
Page 108
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Teknologi Informasi dan Operasional
UOB Indonesia terus berinvestasi dalam kemampuan Tata Kelola Proyek TI
teknologi kami untuk mencapai inovasi dalam skala Setiap inisiatif yang diajukan oleh unit bisnis harus
besar dan berkontribusi pada kemajuan ekonomi mematuhi tata kelola proyek TI Bank. Hal ini termasuk
digital Indonesia. Kami percaya bahwa teknologi memenuhi kepatuhan terhadap prinsip arm’s length
adalah elemen pendukung penting untuk pertumbuhan sesuai dengan kebijakan Bank dalam menilai dan
bisnis dimana kami terus meningkatkan pengalaman pengadaan solusi dan layanan IT dari pihak terkait,
perbankan bagi nasabah kami. serta persyaratan dokumen analisis bisnis.
Investasi berkelanjutan kami mencakup upaya untuk Setiap unit bisnis wajib menyiapkan dan
membangun dan memelihara sistem teknologi yang mempresentasikan analisis bisnis kepada Komite
kuat dan aman, mengotomatiskan lebih banyak proses IT Bank. Analisis bisnis harus mencakup informasi
bisnis, dan mengembangkan produk dan layanan latar belakang yang relevan seperti latar belakang,
yang lebih baik untuk basis nasabah kami yang terus manfaat, analisis laba atas investasi, implementasi
berkembang. dan biaya operasional, sumber daya yang diperlukan,
dan cara-cara manfaat ini dapat direalisasikan.
Strategi dan Pengembangan 2023
Bank memiliki lima pilar teknologi dan operasional, Dokumen seperti Business Requirement Definition,
sebagai berikut: High Level Solution, dan Persetujuan Investasi,
1. Manajemen Risiko Terbaik di Kelasnya yang mengidentifikasi persyaratan bisnis dan solusi
2. Penguatan Manajemen Keuangan teknologi yang relevan, juga harus dimasukkan dalam
3. Keunggulan Layanan dalam Pengalaman Nasabah laporan sebelum diajukan untuk persetujuan.
4. Membangun Talent Pool
5. Strategic leap: Teknologi, Pemasaran dan Branding Proses manajemen proyek terdiri dari inisiasi,
pelaksanaan (kontrol dan pengawasan), penutupan,
Untuk memenuhi lima pilar tersebut, kami fokus pada dan jaminan. Tujuan dari manajemen proyek adalah
penerapan strategi berikut: untuk memastikan bahwa proyek dapat memenuhi
1. Terus mengembangkan sistem untuk memberikan persyaratan fungsional dan operasional sambil tetap
informasi yang lebih baik dan komprehensif. berada dalam anggaran dan jadwal yang disetujui.
2. Mengembangkan system keuangan untuk Perbedaan harus segera dikomunikasikan untuk
meningkatkan produktivitas dan akurasi data. mendapatkan persetujuan ulang.
3. Terus mengembangkan sistem melalui inisiatif
berikut: Peningkatan Proses Operasional
• Akuisisi Nasabah Penerapan strategi TI Bank dipantau oleh Komite
• Mobilitas dan Alternative Delivery Channel TI yang terdiri dari Direktur Utama sebagai Ketua
• Bank Digital (TMRW) Komite, Direktur Teknologi dan Operasi sebagai Wakil
• Peningkatan ketahanan sistem, pengalaman Ketua, beserta anggota Direksi dan manajemen
nasabah, kinerja sistem, dan keamanan sistem senior lainnya. Komite ini bertanggung jawab untuk
• Kemitraan digital memberikan saran dan pengawasan dalam bidang-
• Loyalti dan Reward bidang berikut:
4. Implementasi sistem SDM baru untuk terus • Prioritas pengembangan TI;
mengembangkan pengelolaan karyawan sebagai • Rencana dan anggaran pengembangan TI; dan
aset berharga bagi bank. • Kebijakan yang terkait dengan strategi dan
5. Menyelesaikan akuisisi dan integrasi bisnis pengoptimalan TI
konsumer Citibank di Indonesia. Bank juga akan
terus memberikan alur layanan terbaik dan Operations Process Improvement
pengalaman transaksi yang tidak terganggu Dengan meningkatnya volume transaksi dan jumlah
bagi seluruh nasabah. Kami telah meningkatkan proyek, diperlukan penyesuaian untuk memenuhi
kapasitas infrastruktur, kantor cabang, jaringan kebutuhan Bank. Kami terus meningkatkan
dan meningkatkan keamanan untuk mendukung produktivitas dengan mengurangi proses manual,
kegiatan bisnis kami. melakukan tinjauan rutin untuk meningkatkan
produktivitas, efisiensi, dan skalabilitas proses ini,
serta memastikan manajemen operasional dan
pengendalian risiko yang lebih kuat.
106 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 109
Membangun Masa Depan ASEAN
Teknologi Informasi dan Operasional
Bank menerapkan otomatisasi berkelanjutan dalam b. pelaksanaan perbaikan infrastruktur Call Centre
proses pelaporan untuk mengurangi intervensi manual untuk Tim Collection dan Contact Centre;
dan untuk meningkatkan akurasi pelaporan. Perbaikan c. implementasi sistem untuk mengotomatiskan
untuk pendaftaran layanan online (e-service), alur pendaftaran terkait inventaris aset terpusat di
proses dokumen perdagangan, proses transaksi Data Centre;
pengiriman uang dan sistem operasi lainnya juga d. meningkatkan bandwidth jaringan untuk kantor
akan dapat mendukung peluncuran produk konsumen cabang, bandwidth internasional dan jaringan
baru yang lebih cepat. yang lebih baik antar data centre;
e. penyegaran teknologi dan peningkatan
Untuk memperkuat ketahanan, Bank juga melakukan kapasitas untuk sistem dan infrastruktur yang
kegiatan seperti operasi split-site dan menerapkan ada.
rencana kesinambungan bisnis. 7. Mempertahankan sertifikasi ISO27001 dalam
penyediaan Information Security Management
Systems (ISMS) untuk platform UOB TMRW,
Pencapaian 2023 personal internet banking dan Infinity;
Pada tahun 2023, kami mencatat pencapaian berikut: 8. Terus mencapai persentase penyelesaian proyek
1. Menyelesaikan integrasi portofolio consumer tepat waktu yang tinggi;
banking Citibank; 9. Peningkatan kesadaran akan risiko manajemen;
2. Mempertahankan NPS dan Employee Engagement dan
Survey (EES) yang tinggi di atas 90 persen pada 10. Business Continuity Management (BCM), termasuk
tahun 2023 selama 3 tahun berturut-turut; latihan call tree.
3. Meraih peringkat Pertama dan Kedua dalam
Signature Idea Competion Bank;
4. Dianugerahi “2023 Customer Commitments” dari Pengakuan dan Penghargaan
Customer Experience Award (CEA), yang diterima Prestasi kinerja kami telah memenangkan sejumlah
oleh Contact Centre; penghargaan:
5. Peningkatan pengalaman nasabah dengan: 1. Business Continuity Management (BCM) menerima
a. implementasi BI Fast-Single Credit Transfer 3 penghargaan atas pencapaian dalam mengelola
dan BI SNAP (Standar Nasional Open API ketahanan operasional bank selama pandemi
Pembayaran); Covid-19:
b. meningkatkan program loyalitas Kartu untuk - Penghargaan dari Menteri Kesehatan untuk
kartu kredit; “Perusahaan Swasta Dalam Negeri Pendukung
c. menerapkan co-brand untuk kartu kredit Pemerintah Dalam Penanganan Pandemi
dengan Garuda dan Telkomsel; Terbaik”
d. meningkatkan digital banking baik untuk - Best in Covid Management Crisis dari The HR
Wholesale (UOB Infinity) maupun Retail Banking Stars Awards oleh Chief of Staff Asia
(UOB TMRW) - Bronze Awards For Excellence in Crisis
e. mengurangi waktu penyelesaian proses Management Planning by HR Excellence.
pembukaan rekening untuk nasabah 2. 2023 US Dollar Clearing Elite Quality Recognition
Perusahaan, Lembaga Keuangan dan Award dari JP Morgan Outstanding Achievement
Komersial; dengan nilai sebagai berikut:
f. berpartisipasi dalam tujuan kelestarian a. MT103 STP rate at 99,80
lingkungan dengan menerapkan laporan b. MT202 STP rate at 100
transfer uang paperless setiap hari dan fasilitas 3. Penghargaan “Top 200 The Next Leaders 2023”
perdagangan paperless; dari Majalah InfoBank, diterima oleh Direktur T&O.
g. meningkatkan sistem komunikasi terpadu baru 4. Menerima penghargaan IndoSec Cyber Woman of
untuk pemanggilan otomatis Contact Centre; the Year 2023.
6. Peningkatan kemampuan infrastruktur untuk 5. Peringkat nomor satu sebagai pemimpin pasar
mendukung peningkatan layanan melalui: untuk Net Promotor Score (NPS) Contact Centre
a. implementasi alat pemantauan internal untuk oleh Bain & Co.
memantau perangkat yang terkait dengan
perangkat jaringan, aplikasi dan infrastruktur
yang memiliki dampak langsung pada nasabah;
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 107
Page 110
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Teknologi Informasi dan Operasional
Rencana Pengembangan TI 2024
Pada tahun 2024, sejalan dengan strategi dan inisiatif
Bank, fokus Teknologi dan Operasi sebagai berikut:
a. Memperkuat identitas dan brand awareness
melalui kampanye brand.
b. Membuat perubahan pada struktur organisasi
untuk memfasilitasi peningkatan pengalaman
nasabah dan meningkatkan kemampuan cross
selling melalui pembentukan National Funding
Team.
c. Mengakuisisi nasabah perbankan konvensional
dan digital.
d. Menggunakan layanan konsultasi keuangan untuk
meningkatkan jumlah nasabah yang berinvestasi
dalam produk wealth management.
e. Menciptakan platform kemitraan yang tepat untuk
memberikan proposisi nilai yang menarik bagi
nasabah.
f. Meningkatkan kualitas layanan di semua touch
points nasabah dan berkomitmen untuk memantau
dan berkonsultasi dengan semua layanan yang
diberikan, baik kepada nasabah internal maupun
eksternal, untuk mendapatkan masukan yang
berharga untuk meningkatkan layanan.
g. Untuk mematuhi ketentuan Undang-Undang
tentang Perlindungan Data yang akan mulai
berlaku pada Oktober 2024, Bank berencana untuk
memperbarui proses kami termasuk melakukan
identifikasi sebagaimana dituangkan dalam Record
of Processing Activities dan mengembangkan
aplikasi untuk mengkonsolidasikan dan mengelola
persetujuan yang diterima dari nasabah.
h. Meningkatkan kapabilitas contact center
untuk operasional ritel dengan meningkatkan
pemanfaatan fitur komunikasi terpadu,
meningkatkan kualitas penyampaian pelaporan
regulator, dan fokus pada fase stabilisasi akuisisi
portofolio Citibank.
108 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 111
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
Analisis Komprehensif Kinerja
Keuangan
Tinjauan keuangan ini disusun berdasarkan laporan Laporan keuangan UOB Indonesia telah diaudit oleh
keuangan UOB Indonesia yang telah disusun dan Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro, dan
disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Surja (anggota firma Ernst & Young Global Limited),
Indonesia yang dikeluarkan oleh Dewan Standar dengan pendapat wajar tanpa pengecualian, yang
Akuntansi Keuangan Indonesia (DSAK). Seluruh menyatakan bahwa laporan keuangan menyajikan
informasi dalam laporan keuangan telah disajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, sesuai
secara lengkap dan benar. dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif lainnya
(disajikan dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Komprehensif Lainnya Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan bunga 9.945 7.571 2.374 31,36
Beban bunga (4.588) (2.431) 2.157 88,73
PENDAPATAN BUNGA - NETO 5.357 5.140 217 4,22
Pendapatan operasional lainnya
Komisi dan jasa administrasi - neto 265 409 (144) (35,21)
Keuntungan yang telah direalisasi dan
belum direalisasi atas efek yang dijual
282 155 127 81,94
dan perubahan nilai wajar efek-efek
yang diperdagangkan - neto
Keuntungan transaksi mata uang asing 317 374 (57) (15,24)
Lain-lain - neto 510 458 52 11,35
Total pendapatan operasional lainnya -
1.374 1.396 (22) (1,58)
neto
Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai
Aset keuangan (796) (1.600) 804 (50,25)
Agunan yang diambil alih (1) 1 (2) (200,00)
Total pembentukan penyisihan kerugian
(797) (1.599) 802 (50,16)
penurunan nilai
Beban operasional lainnya
Gaji dan kesejahteraan karyawan (2.386) (2.038) 348 17,08
Beban umum dan administrasi (2.631) (1.763) 868 49,23
Total beban operasional lainnya (5.017) (3.801) 1,216 31,99
LABA OPERASIONAL 917 1.136 (219) (19,28)
Pendapatan non-operasional
(Rugi)/keuntungan penjualan aset tetap,
agunan yang diambil alih, dan properti (5) 12 (17) (141,67)
terbengkalai - neto
Total pendapatan non-operasional (5) 12 (17) (141,67)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 912 1.148 (236) (20,56)
Beban pajak (237) (197) 40 20,30
LABA TAHUN BERJALAN 675 951 (276) (29,02)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 109
Page 112
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Keuangan
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Komprehensif Lainnya Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAINNYA
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Pengukuran Kembali liabilitas imbalan
4 4 - 0,00
kerja
Pajak penghasilan terkait dengan
komponen pendapatan komprehensif (1) (1) - 0,00
lainnya
3 3 - 0,00
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Mutasi sehubungan dengan perubahan
nilai wajar investasi keuangan yang diukur
80 (348) 428 122,99
pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lainnya
Pajak penghasilan terkait komponen
(18) 77 95 (123,38)
pendapatan komprehensif lainnya
62 (271) 333 122,88
Penghasilan komprehensif lainnya/(rugi)
65 (268) 333 124,25
tahun berjalan - setelah pajak
Total Penghasilan Komprehensif Tahun
740 683 57 8,35
Berjalan
Laba per saham dasar (nilai penuh) 60 85 (25) (29,41)
Pendapatan Bunga
Pendapatan bunga berasal dari kredit yang diberikan, investasi keuangan dan efek-efek yang diperdagangkan,
tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali, penempatan pada Bank Indonesia dan
bank lain, serta giro pada Bank Indonesia dan bank lain.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Pendapatan Bunga
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Kredit yang diberikan 6.532 5.778 754 13,05
Investasi keuangan dan efek-efek yang
1.613 1.122 491 43,76
diperdagangkan
Tagihan atas surat berharga yang dibeli
1.377 470 907 192,98
dengan janji dijual kembali
Penempatan pada Bank Indonesia dan
304 142 162 114,08
bank lain
119 59 60 101,69
Giro pada Bank Indonesia dan bank lain
Total Pendapatan Bunga 9.945 7.571 2.374 31,36
110 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 113
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
Pendapatan bunga pada 2023 meningkat 31,4 persen atau menjadi Rp9.945 miliar.
Peningkatan pendapatan bunga terutama disebabkan oleh:
a. Pendapatan bunga dari tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali meningkat 193,0
persen menjadi Rp1.377 miliar. Hal ini sejalan dengan kenaikan saldo rata-rata dan imbal hasil yang lebih
tinggi pada tahun 2023.
b. Pendapatan bunga dari kredit yang diberikan meningkat 13,0 persen menjadi Rp6.532 miliar sebagai dampak
dari imbal hasil yang lebih tinggi pada 2023.
Beban Bunga
Beban bunga berasal dari deposito berjangka, giro, tabungan, efek utang yang diterbitkan, simpanan dan
pinjaman dari bank lain, liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali, premi penjaminan
Pemerintah, dan setoran jaminan.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Beban Bunga
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Deposito berjangka 2.233 1.277 956 74,6
Tabungan 756 254 502 197,64
Giro 732 519 213 41,04
Premi penjaminan Pemerintah 246 220 26 11,82
Liabilitas atas surat berharga yang dijual
223 3 220 7333,33
dengan janji dibeli kembali
Simpanan dan pinjaman dari bank lain 219 14 205 1464,29
Efek utang yang diterbitkan 140 142 (2) (1,41)
Setoran jaminan 39 2 37 1850,00
Total Beban Bunga 4.588 2.431 2.157 88,73
Beban bunga pada 2023 meningkat 88,7 persen menjadi Rp4.588 miliar. Peningkatan tersebut berasal dari
kenaikan beban bunga dari dana pihak ketiga (deposito berjangka giro dan tabungan) sebesar 81,5 persen
menjadi Rp3.721 miliar karena kenaikan biaya pendanaan dan saldo rata-rata.
Pendapatan Operasional Lainnya
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Pendapatan operasional lainnya
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Komisi dan jasa administrasi - neto 265 409 (144) (35,21)
Keuntungan yang telah direalisasi dan
belum direalisasi atas efek-efek yang
282 155 127 81,94
dijual dan perubahan nilai wajar efek-
efek yang diperdagangkan - neto
Keuntungan transaksi mata uang asing 317 374 (57) (15,24)
Lain-lain - neto 510 458 52 11,35
Total pendapatan operasional lainnya
1.374 1.396 (22) (1,58)
- neto
Pendapatan operasional lainnya tahun 2023 sebesar Rp1.374 miliar, relatif stabil dibandingkan tahun 2022.
Pendapatan dari biaya komisi dan jasa administrasi turun 35,21 persen menjadi Rp265 miliar pada 2023
terutama bersumber dari pendapatan unit trust/reksa dana. Hal ini diimbangi oleh peningkatan keuntungan
yang terealisasi dan belum terrealisasi atas efek-efek yang dijual dan dari perubahan nilai wajar efek-efek yang
diperdagangkan – neto.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 111
Page 114
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Keuangan
Beban Operasional
Beban operasional terdiri dari pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai, beban gaji dan kesejahteraan
karyawan, serta beban umum dan administrasi.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Beban operasional
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Pembentukan penyisihan kerugian
penurunan nilai:
Aset keuangan 796 1.600 (804) (50,25)
Agunan yang diambil alih 1 (1) 2 (200,00)
Total pembentukan penyisihan
797 1.599 (802) (50,16)
kerugian penurunan nilai
Beban operasional lainnya
Gaji dan kesejahteraan karyawan 2.386 2.038 348 17,08
Beban umum dan administrasi 2.631 1.763 868 49,23
Total beban operasional lainnya 5.017 3.801 1.216 31,99
Total beban operasional 5.814 5.400 414 7,67
Beban operasional pada 2023 meningkat 7,7 persen menjadi Rp5.814 miliar. Peningkatan terutama berasal dari:
a. Peningkatan beban umum dan administrasi sebesar 49,2 persen menjadi Rp2.631 miliar, di mana sekitar
Rp630 miliar merupakan biaya transaksi satu kali terkait akuisisi bisnis konsumer dari Citi pada 2023.
b. Peningkatan beban gaji dan kesejahteraan karyawan sebesar 17,1 persen menjadi Rp2.386 miliar.
c. Hal tersebut diimbangi dengan penurunan beban provisi aset keuangan sebesar 50,2 persen menjadi Rp796
miliar karena penurunan saldo kredit dan asumsi makroekonomi yang lebih baik yang digunakan dalam
perhitungan penyisihan kredit dengan tetap mengelola kecukupan cakupan kredit bermasalah.
Laba Sebelum Beban Pajak
Pada 2023, laba sebelum beban pajak turun 20,6 persen menjadi Rp912 miliar. Hal ini berasal dari peningkatan
biaya pada tahun 2023 terkait dengan akuisisi bisnis konsumen dari Citi pada tahun 2023.
Beban Pajak
Beban pajak pada 2023 meningkat 20,3 persen menjadi Rp237 miliar.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Beban Pajak
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Pajak Tahun Berjalan 204 315 (111) (35,24)
Pajak yang Ditangguhkan 33 (118) 151 (127,97)
Total 237 197 40 20,30
Laba Tahun Berjalan
Laba tahun berjalan UOB Indonesia pada tahun 2023 turun 29,0 persen menjadi Rp675 miliar.
Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Penghasilan komprehensif tahun berjalan pada tahun 2023 meningkat sebesar 8,3 persen menjadi Rp740 miliar.
112 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 115
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan
Total aset UOB Indonesia pada 2023 sebesar Rp162.546 miliar meningkat 17,6 persen atau Rp24.270 miliar dari
2022. Kenaikan ini terutama berasal dari peningkatan pada surat berharga dan piutang atas efek yang dibeli
dengan perjanjian untuk dijual kembali.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Aset
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Kas 604 717 (113) (15,76)
Giro pada Bank Indonesia 9.901 8.870 1.031 11,62
Giro pada bank lain - Neto 982 1.094 (112) (10,24)
Penempatan pada Bank Indonesia dan
2.136 5.856 (3.720) (63,52)
bank lain - Neto
Efek-efek yang Diperdagangkan 2.758 594 2.164 364,31
Investasi keuangan - Neto 33.037 27.953 5.084 18,19
Tagihan derivatif 841 1.321 (480) (36,34)
Kredit yang Diberikan – Neto 79.912 81.298 (1.386) (1,70)
Tagihan atas surat berharga yang dibeli
22.678 2.870 19.808 690,17
dengan janji dijual kembali - Neto
Tagihan akseptasi - Neto 2.499 3.683 (1.184) (32,15)
Aset pajak tangguhan - Neto 734 747 (13) (1,74)
Aset tetap dan aset hak guna - Nilai
2.685 1.408 1.277 90,70
buku
Aset tidak berwujud - Neto 1.130 - 1.130 100,00
Aset lain-lain - Neto 2.649 1.865 784 42,04
Total Aset 162.546 138.276 24.270 17,55
Aset lancar
Aset lancar terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada Bank Indonesia
dan bank lain, efek-efek yang diperdagangkan, investasi keuangan, tagihan derivatif, kredit yang diberikan,
tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali, dan tagihan akseptasi.
Aset lancar meningkat 15,7 persen menjadi Rp155.348 miliar. Peningkatan investasi keuangan dan tagihan atas
surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali adalah penyebab utama pertumbuhan aset lancar.
Efek-efek yang Diperdagangkan
Berdasarkan jenisnya, efek-efek yang diperdagangkan bruto terdiri dari efek yang diukur pada nilai wajar melalui
laba rugi, pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya dan biaya perolehan diamortisasi. Per akhir
tahun 2023, masing-masing sebesar Rp2.758 miliar, Rp20.401 miliar; dan Rp12.650 miliar, terdiri dari 7,7 persen;
57,0 persen, dan 35,3 persen, terhadap total efek-efek yang diperdagangkan bruto. Komposisi kepemilikan efek-
efek yang diperdagangkan merupakan bagian dari strategi Bank untuk mengelola likuiditas Bank.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 113
Page 116
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Keuangan
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Efek-efek yang Diperdagangkan
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Sekuritas yang diperdagangkan
Obligasi Pemerintah 1.769 408 1.361 333,58
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 677 - 677 100,00
Obligasi Korporasi 196 141 55 39,01
Sukuk 116 45 71 157,78
2.758 594 2.164 364,31
Investasi Keuangan
Pada Nilai Wajar melalui Penghasilan
Komprehensif Lainnya
Obligasi Pemerintah 11.598 10.703 895 8,36
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6.505 - 6.505 100,00
Sukuk 1.510 4.769 (3.259) (68,34)
Obligasi Korporasi 684 454 230 50,66
Negotiable Certificate Deposit 104 - 104 100,00
20.401 15.926 4.475 28,10
Pada Biaya Perolehan Diamortisasi
Obligasi Pemerintah 7.630 7.431 199 2,68
Wesel Ekspor Berjangka 4.707 4.107 600 14,61
Sukuk 313 509 (196) (38,51)
12.650 12.047 603 5,01
Total 35.809 28.567 7.242 25,35
Cadangan kerugian penurunan nilai (14) (20) 6 (30,00)
Total - bersih 35.795 28.547 7.248 25,39
Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali meningkat 690,17 persen menjadi Rp22.678
miliar. Pertumbuhan ini berasal dari strategi Manajemen untuk mengelola likuiditas Bank.
Kredit yang Diberikan
Kredit yang diberikan neto UOB Indonesia pada 2023 turun 1,7 persen menjadi Rp79.912 miliar. UOB Indonesia
menjalankan bisnis dengan prinsip kehati-hatian yang diterapkan secara ketat dalam penyaluran kredit untuk
mengantisipasi ketidakpastian global.
Kredit yang Diberikan berdasarkan Mata Uang
Mayoritas kredit yang diberikan berasal dari kredit berdenominasi Rupiah yang berkontribusi 75,9 persen dari
total portofolio kredit pada 2023 sebesar Rp63.379 miliar. Kredit dalam denominasi valas sebesar 24,1 persen
dari total kredit sebesar Rp20.283 miliar pada 2023.
Kredit yang Diberikan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Mata Uang Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Rupiah 63.739 64.455 (716) (1,11)
Mata uang asing 20.283 21.080 (797) (3,78)
Total Kredit yang Diberikan 84.023 85.535 (1.512) (1,77)
114 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 117
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
Kredit yang Diberikan berdasarkan Jenis
Berdasarkan jenis kredit, kontributor terbesar terhadap total kredit adalah kredit modal kerja, mewakili 68,9
persen dari total kredit, diikuti oleh kartu kredit, kredit investasi dan kredit kepemilikan rumah. Kredit modal kerja
berkontribusi 68,9 persen atau Rp57.904 miliar, turun 13,1 persen.
Kredit yang Diberikan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Jenis Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Modal kerja 57.904 66.634 (8.730) (13,10)
Investasi 8.495 8.351 144 1,72
Kepemilikan rumah 6.747 7.066 (319) (4,51)
Kartu kredit 9.869 2.374 7.495 315,71
Multiguna 972 1.058 (86) (8,13)
Kendaraan bermotor 36 52 (16) (30,77)
Total Kredit yang diberikan 84.023 85.535 (1.512) (1,77)
Kredit yang Diberikan berdasarkan Segmen Bisnis
Berdasarkan segmen bisnis, segmen komersial berkontribusi sebesar 34,8 persen dari total kredit UOB Indonesia
pada tahun 2023, diikuti oleh segmen Corporate Banking yang berkontribusi sebesar 25,3 persen dari total kredit
dan segmen Personal Financial Services sebesar 21,3 persen. Kredit segmen Commercial Banking berkontribusi
sebesar 34,8 persen atau sebesar Rp29.246 miliar, meningkat sebesar 7,0 persen.
Kredit yang Diberikan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Segmentasi Bisnis Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Commercial Banking 29.246 27.327 1.919 7,02
Corporate Banking 21.277 23.474 (2.197) (9,36)
Business Banking 11.124 13.650 (2.526) (18,51)
Personal Financial Services 17.911 10.558 7.353 69,64
Financial Institution 4.465 10.526 (6.061) (57,58)
Total Kredit yang diberikan 84.023 85.535 (1.512) (1,77)
Kredit yang Diberikan berdasarkan Sektor Ekonomi [FN-CB-410a.1]
Berdasarkan sektor ekonomi, kontributor terbesar terhadap total kredit adalah industri pengolahan sebesar
25,4 persen atau setara Rp21.319 miliar. Perdagangan besar dan eceran merupakan kontributor terbesar kedua
dengan 22,3 persen atau setara Rp18.720 miliar.
Kredit yang Diberikan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Sektor Ekonomi Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Industri pengolahan 21.319 23.357 (2.038) (8,73)
Perdagangan besar dan eceran 18.720 18.760 (40) (0,21)
Rumah tangga 17.625 10.553 7.072 67,01
Penambangan dan penggalian 7.249 3.578 3.671 102,60
Perumahan 4.502 4.655 (153) (3,29)
Kegiatan keuangan dan asuransi 3.455 9.633 (6.178) (64,13)
Informasi dan komunikasi 2.634 2.999 (365) (12,17)
Penyedia akomodasi dan makanan dan
2.096 2.227 (131) (5,88)
minuman
Konstruksi bangunan 2.024 2.521 (497) (19,71)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 115
Page 118
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Keuangan
Kredit yang Diberikan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Sektor Ekonomi Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Pertanian, kehutanan dan perikanan 1.854 2.344 (490) (20,90)
Transportasi dan pergudangan 661 891 (230) (25,81)
Pengadaan listrik, gas dan air 614 3.339 (2.725) (81,61)
Lain-lain 1.270 678 592 87,32
Total Kredit yang diberikan 84.023 85.535 (1.512) (1,77)
Cadangan kerugian penurunan nilai (4.111) (4.237) 126 (2,97)
Total Kredit yang diberikan – neto 79.912 81.298 (1.386) (1,70)
Kredit Bermasalah (NPL)
Kredit bermasalah pada 2023 turun 1,8 persen menjadi Rp2.149 miliar. Penurunan NPL merupakan hasil dari strategi
Bank untuk mengelola risk appetite kredit dan prinsip risiko kehati-hatian. Kredit berdasarkan kolektibilitas per
31 Desember 2022 dan 2023 adalah sebagai berikut:
Kredit yang Diberikan 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Kolektibilitas Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Lancar 77.486 79.397 (1.911) (2,41)
Dalam perhatian khusus 4.388 3.657 731 19,99
Kurang lancar 427 415 12 2,89
Diragukan 370 187 183 97,86
Macet 1.352 1.879 (527) (28,05)
Total Kredit yang Diberikan 84.023 85.535 (1.512) (1,77)
Kredit Bermasalah 2.149 2.481 (332) (13,38)
NPL Bruto (%) 2,58 2,98
NPL Neto (%) 1,39 1,73
Pada 2023, rasio NPL bruto turun 0,4 point menjadi 2,6 persen. Rasio NPL neto juga turun 0,3 persen poin menjadi
1,4 persen. Bank mampu menjaga kualitas aset sebagaimana tercermin dari rasio NPL yang jauh di bawah batas
maksimum 5,00 persen yang ditetapkan oleh Regulator.
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Kredit yang Diberikan
Cadangan kerugian penurunan nilai kredit yang diberikan pada 2023 turun 3,0 persen menjadi Rp4.111 miliar.
Cadangan kerugian penurunan nilai yang diberikan cukup untuk menutup potensi kerugian yang timbul dari
pinjaman yang tidak tertagih.
Aset Tidak Lancar
Aset tidak lancar terdiri dari aset pajak tangguhan, aset tetap dan aset hak guna, aset tidak berwujud, serta
aset lainnya.
Pada 2023, aset tidak lancar meningkat 79,1 persen menjadi Rp7.199 miliar. Ini sebagian besar berasal dari akuisisi
bisnis konsumen dari Citi.
Aset Tidak Berwujud
Per tahun 2023, UOB Indonesia memiliki saldo aset tidak berwujud – neto, sebesar Rp1.130 miliar. Aset tidak
berwujud timbul karena akuisisi bisnis konsumer dari Citi pada 2023. Aset tidak berwujud terdiri dari goodwill
dan aset tidak berwujud lainnya yang terkait dengan transaksi di atas.
116 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 119
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
Liabilitas
Mayoritas liabilitas UOB Indonesia berasal dari simpanan nasabah non bank yang berkontribusi sebesar 82,3
persen dari total liabilitas pada 2023.
Total liabilitas UOB Indonesia meningkat 17,9% menjadi Rp144.945 miliar. Peningkatan tersebut terutama berasal
dari liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali sebesar Rp13.296 miliar.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Liabilitas
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Liabilitas segera 475 193 282 146,11
Simpanan nasabah 119.283 113.917 5.366 4,71
Simpanan bank lain 1.399 206 1.193 579,13
Bunga yang masih harus dibayar 199 132 67 50,76
Utang pajak 171 196 (25) (12,76)
Liabilitas derivatif 1.223 1.401 (178) (12,71)
Liabilitas akseptasi 2.412 3.252 (840) (25,83)
Liabilitas atas surat berharga yang dijual
13.296 - 13.296 100,00
dengan janji dibeli kembali
Liabilitas atas imbalan kerja 344 258 86 33,33
Efek utang yang diterbitkan - neto 1.443 1.596 (153) (9,59)
Liabilitas lain-lain 4.700 1.764 2.936 166,44
Total Liabilitas 144.945 122.915 22.030 17,92
Simpanan Nasabah
Simpanan nasabah terdiri dari giro, tabungan, dan deposito berjangka. Pada 2023, simpanan nasabah meningkat
4,7 persen menjadi Rp119.283 miliar. Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan likuiditas di pasar dan
kecenderungan nasabah untuk menempatkan likuiditasnya pada deposito di bank.
Peningkatan simpanan nasabah terutama disebabkan oleh peningkatan deposito berjangka. Deposito berjangka
meningkat 13,7 persen menjadi Rp58.095 miliar sementara giro dan tabungan masing-masing turun 1,9 persen
menjadi Rp23.702 miliar dan 3,0 persen menjadi Rp37.486 miliar.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Simpanan Nasabah
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Giro 23.702 24.166 (464) (1,92)
Tabungan 37.486 38.648 (1.162) (3,01)
Deposito berjangka 58.095 51.103 6.992 13,68
Total Simpanan Nasabah 119.283 113.917 5.366 4,71
Simpanan Nasabah berdasarkan Mata Uang
Komposisi simpanan nasabah dalam Rupiah dan mata uang asing pada 2023 masing-masing sebesar 65,8
persen dan 34,2 persen. Simpanan nasabah dalam mata uang Rupiah pada 2023, meningkat 11,1 persen menjadi
Rp78.478 miliar. Dana pihak ketiga berdenominasi mata uang asing pada 2023 turun 5,7 persen menjadi
Rp40.805 miliar dari tahun sebelumnya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 117
Page 120
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Keuangan
Simpanan Nasabah 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
berdasarkan Mata Uang Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Rupiah 78.478 70.630 7.848 11,11
Mata uang asing 40.805 43.287 (2.482) (5,73)
Total 119.283 113.917 5.366 4,71
Simpanan dari Bank Lain
Dana pihak ketiga pada 2023 meningkat 579,1 persen menjadi Rp1.399 miliar. Peningkatan Simpanan dari bank
lain terutama berasal dari call money sebesar Rp1.265 miliar.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Simpanan dari Bank Lain
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Call money 1.265 - 1.265 100,00
Giro 107 179 (72) (40,22)
Tabungan 17 20 (3) (15,00)
Deposito berjangka 10 7 3 42,86
Total Simpanan dari Bank Lain 1.399 206 1.193 579,13
Simpanan dari Bank Lain dalam Mata Uang
Simpanan dari bank lain dalam denominasi Rupiah pada 2023 meningkat 621,2 persen menjadi Rp1.392 miliar.
Komposisi simpanan dalam Rupiah dan mata uang asing masing-masing sebesar 99,5 persen dan 0,5 persen
pada 2023.
Simpanan dari Bank Lain 2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
dalam Mata Uang Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Rupiah 1.392 193 1.199 621,24
Mata uang asing 7 13 (6) (46,15)
Total Simpanan dari Bank Lain 1.399 206 1.193 579,13
Efek Hutang yang Diterbitkan
Efek hutang yang diterbitkan pada 2023 turun 9,6 persen menjadi Rp1.443 miliar. Penurunan tersebut berasal dari
amortisasi beban terkait obligasi yang diterbitkan pada tahun-tahun sebelumnya. Tidak terdapat tambahan
efek hutang yang diterbitkan oleh UOB Indonesia pada tahun 2023.
Ekuitas
Total ekuitas UOB Indonesia pada 2023 meningkat 14,6 persen menjadi Rp17.601 miliar. Peningkatan tersebut
berasal dari penerbitan saham yang dilakukan pada tahun 2023 sehingga menghasilkan tambahan modal bagi
Bank sebesar Rp1.500 miliar.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Ekuitas
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Modal saham 3.057 2.797 260 9,30
Tambahan modal disetor - neto 4.939 3.699 1.240 33,52
Penghasilan komprehensif lainnya (108) (174) 66 (37,93)
Laba ditahan
Telah ditentukan penggunaannya 145 136 9 6,62
Belum ditentukan penggunaannya 9.568 8.903 665 7,47
Total Ekuitas 17.601 15.361 2.240 14,58
118 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 121
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
Pada tahun 2023, tidak terdapat pembayaran dividen.
Kebijakan Bank adalah mempertahankan struktur permodalan yang memadai dan efisien untuk mendukung
pertumbuhan usaha.
Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas diklasifikasikan berdasarkan aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan.
Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan penempatan pada Bank
Indonesia dan bank lain yang jatuh tempo dalam waktu 3 bulan atau kurang sejak tanggal perolehan yang tidak
dijadikan jaminan pinjaman atau dibatasi penggunaannya.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Arus Kas
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Kas Neto (Digunakan untuk) Diperoleh
(730) 18.585 (19.315) (103,93)
dari oleh Aktivitas Operasi
Kas Neto yang Digunakan untuk Aktivitas
(3.121) (12.223) 9.102 (74,47)
Investasi
Kas Neto yang Diperoleh dari Aktivitas
1.285 29 1.256 4331,03
Pendanaan
(Penurunan)/kenaikan Kas dan Setara
(2.566) 6.391 (8.957) (140,15)
Kas Neto
Pengaruh neto perubahan kurs pada Kas
(31) 326 (357) (109,51)
dan Setara Kas
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 16.543 9.826 6.717 68,36
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 13.946 16.543 (2.597) (15,70)
Kas Neto (Digunakan untuk)/Diperoleh dari Aktivitas Operasi
Pada tahun 2023, Bank mencatat arus kas yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp730 miliar, menurun
sebesar 103,9 persen.
Penurunan tersebut berasal dari kenaikan bunga dan beban operasional usaha yang dibayarkan pada tahun
2023. Selain itu, pergerakan efek-efek yang diperdagangkan yang dibeli dengan janji dijual kembali dan
tabungan juga mendukung penurunan kas yang digunakan dalam kegiatan operasi.
Kas Neto (Digunakan untuk)/Diperoleh dari Aktivitas Investasi
Pada tahun 2023, Bank mencatat arus kas yang digunakan untuk aktivitas investasi sebesar Rp3.121 miliar,
menurun sebesar 74,5 persen.
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pembelian investasi keuangan sebesar Rp7.130 miliar,
dari Rp11.806 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp4.676 miliar pada tahun 2023.
Kas Bersih (Digunakan untuk)/Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan
Pada tahun 2023, Bank mencatat arus kas yang diperoleh dari aktivitas pendanaan sebesar Rp1.285 miliar,
meningkat sebesar 4331,0 persen.
Peningkatan kas yang diperoleh dari aktivitas pendanaan berasal dari penerbitan saham yang dilakukan oleh
UOB Indonesia pada November 2023 sehingga mencatat tambahan modal sebesar Rp1.500 miliar kepada Bank.
Penerbitan Saham ini tidak mengubah komposisi pemegang saham UOB Indonesia pada 2023.
Pada tahun 2023, UOB Indonesia telah melakukan pelunasan efek utang jatuh tempo sebesar Rp155 miliar.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 119
Page 122
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Keuangan
Rasio Keuangan
(dalam persentase)
Rasio Keuangan 2023 2022
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 18,32 16,57
Kredit bermasalah (NPL) - Bruto 2,58 2,98
Kredit bermasalah (NPL) - Neto 1,39 1,73
Return on Assets (ROA) 0,61 0,84
Return on Equity (ROE) 4,44 6,70
Net Interest Margin (NIM) 3,85 3,98
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 92,31 87,74
Loans to Deposit Ratio (LDR) 69,92 73,18
Giro Wajib Minimum (GWM):
GWM Rupiah
GWM harian 9,42 9,47
GWM rata-rata 10,34 10,57
Penyangga Likuiditas Makroprudensial 34,36 31,25
Rasio Intermediasi Makroprudensial 67,84 69,69
GWM Mata uang asing
GWM harian 4,67 4,10
GWM rata-rata 4,22 4,12
Posisi Devisa Neto (PDN) 4,16 1,52
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
Pada tahun 2023, rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) meningkat 1,8 persen poin menjadi 18,3
persen karena penambahan modal.
Pada tahun 2023 dan 2022, Bank telah memenuhi ketentuan persyaratan kecukupan modal.
Rasio Kredit Bermasalah (NPL)
Pada tahun 2023, rasio NPL bruto turun 0,4 persen menjadi 2,6 persen pada 2023. Rasio NPL neto juga mengalami
penurunan sebesar 0,3 persen poin menjadi 1,4 persen pada 2023. Kredit bermasalah (NPL) masing-masing
sebesar Rp2.149 miliar dan Rp2.481 miliar pada tahun 2023 dan 2022.
Return on Assets (ROA)
Pada tahun 2023, Return on Assets (ROA) turun 0,2 persen poin menjadi 0,6 persen pada 2023.
Penurunan ROA disebabkan oleh penurunan laba sebelum beban pajak sebesar 20,6 persen. Hal ini juga
didukung oleh kenaikan total aset sebesar 17,6 persen.
Return on Equity (ROE)
Pada tahun 2023, Return on Equity (ROE) turun 2,3 persen poin menjadi 4,4 persen pada 2023.
Penurunan ROE disebabkan oleh penurunan laba tahun berjalan 2023 sebesar 29,0 persen dan peningkatan
total ekuitas sebesar 14,6 persen.
120 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 123
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
Net Interest Margin (NIM)
Rasion Marjin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM) pada 2023 turun 0,1 persen poin menjadi 3,9 persen.
Penurunan NIM disebabkan oleh suku bunga yang lebih tinggi selama tahun 2023 sehingga mengakibatkan
peningkatan biaya dana.
Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)
Rasio BOPO meningkat 4,6 persen poin menjadi 92,3 persen pada 2023.
Loans to Deposit Ratio (LDR)
Loan to Deposit Ratio (LDR), yang mengidentifikasi sejauh mana pinjaman Bank didanai oleh simpanan nasabah,
turun 3,3 persen poin menjadi 69,9 persen.
Giro Wajib Minimum (GWM)
Bank wajib menjaga Giro Wajib Minimum dalam Rupiah untuk perbankan konvensional dan dalam valuta asing
untuk transaksi valuta asing.
Pada tahun 2023 dan 2022, Bank telah mematuhi peraturan persyaratan Giro Wajib Minimum (GWM).
Posisi Devisa Neto (PDN)
Pada tahun 2023 dan 2022, Bank telah mematuhi peraturan Posisi Devisa Neto dan tidak ada pelanggaran.
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
Pada tahun 2023 dan 2022, Bank telah memenuhi ketentuan Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), baik
bagi debitur pihak terkait maupun non-pihak terkait.
Belanja Modal
Obligasi Material dan Investasi Barang Modal
Total belanja modal meningkat sebesar Rp195,4 persen menjadi Rp1.941 miliar pada 2023. Peningkatan ini
disebabkan oleh pembelian aset tetap sebesar Rp1.032 miliar.
Investasi dalam belanja modal digunakan untuk mengembangkan infrastruktur teknologi informasi, selain
peralatan kantor untuk kebutuhan operasional Bank.
2023 2022 Peningkatan/(Penurunan)
Belanja Modal
Miliar Rupiah Miliar Rupiah Miliar Rupiah Persentase (%)
Penambahan melalui pembelian aset
1.465 433 1.032 238,34
tetap
Penambahan melalui akusisi bisnis
71 - 71 100,00
konsumer Citi
Penambahan aset tetap melalui
reklasifikasi aset dalam proses 232 152 80 52,63
pembangunan
Penambahan aset hak guna 173 72 101 140,28
Total Belanja Modal 1.941 657 1.284 195,43
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 121
Page 124
Bab .04
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Tinjauan Keuangan
Kebijakan Permodalan one-off biaya integrasi yang berkaitan dengan akuisisi
bisnis konsumen Citigroup.
Struktur Permodalan
Bank berupaya mempertahankan tingkat permodalan Di tahun ini, rasio kecukupan modal Bank berada
yang memadai untuk mendukung bisnis dan diatas ketentuan regulator, meningkat sebesar 1,8
pertumbuhan, memenuhi persyaratan permodalan persen poin menjadi 18,3 persen melalui penerbitan
setiap saat dan mempertahankan peringkat kredit penerbitan saham baru sebanyak 1.040.946.745
yang baik. saham biasa baru sebesar Rp1.500 miliar.
Bank juga berupaya mempertahankan struktur Proyeksi Finansial Tahun 2024
permodalan yang efisien, mengoptimalkan biaya- Bank berharap untuk melanjutkan jalurnya seiring
biaya modal secara keseluruhan, dan memberikan dengan laju pertumbuhan ekonomi negara. Keyakinan
pengembalian dividen yang berkelanjutan kepada akan bisnis yang kuat dan konsumsi domestik
pemegang saham. diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan kredit
dan deposito, dengan target LDR berkisar antara 69,0
Bank mencapai tujuan ini melalui Kerangka Kerja persen hingga 72,0 persen.
Manajemen Modal Bank yang menetapkan target
modal dan risk appetite, Proses Penilaian Kecukupan Bank akan terus mendukung nasabah Wholesale
Modal Internal (ICAAP). Batas risk appetite modal melalui penyediaan solusi yang spesifik untuk sektor,
tahunan tersebut disahkan oleh Komite Manajemen menawarkan platform holistis yang mencakup
Risiko (RMC) dan disetujui oleh Dewan Komisaris. Perdagangan, Manajemen Kas dan Treasuri.
Keahlian mendalam kami di kawasan ASEAN menjadi
Per akhir 2023, total modal Bank adalah Rp17.118 keunggulan nilai kami.
miliar dan rasio kecukupan modal sebesar 18,3 persen.
Modal inti Bank (Tier 1) menyumbang 91,4 persen dari Penyelesaian akuisisi dan integrasi bisnis perbankan
total modal Bank dan rasio kecukupan modal Tier 1 konsumer Citibank di tahun 2023 secara signifikan
sebesar 16,7 persen. meningkatkan basis nasabah ritel kami. Bank akan
memberikan pengalaman yang dipersonalisasi
Mohon mengacu pada Bab “GCG – Tabel Eksposur kepada nasabah kami, baik melalui kanal digital dan
Risiko #4 Komposisi Modal” untuk informasi lebih konvensional, serta meningkatkan penawaran produk
lanjut. yang sesuai dengan gaya hidup segmen affluent
Indonesia. Bank akan terus berupaya mempertahankan
Pencapaian Target (Proyeksi versus CAR yang sehat di 17 persen hingga 19 persen dan NPL
berkisar antara 2,9 persen hingga 3,2 persen.
Realisasi) Tahun 2023
Bank menghasilkan kinerja keuangan yang kredibel
Area fokus tersebut, serta manajemen risiko yang
di tengah dinamika dan tantangan makro ekonomi
prudent dan investasi berkelanjutan pada karyawan
global. Dengan fokus pada kualitas kredit, pinjaman
dan kapabilitas, diharapkan dapat memberikan
neto mencapai Rp79,9 triliun dan loan to deposit
pendapatan yang berkelanjutan di tahun 2024
ratio sebesar 69,9 persen yang berada dalam kisaran
dengan target ROA dan NIM, masing-masing berkisar
target kami. Kualitas aset yang sehat tercermin dari
antara 0,4 persen hingga 0,6 persen dan 3,9 persen
membaiknya rasio kredit bermasalah dari 3,0 persen
hingga 4,2 persen.
pada tahun 2022 menjadi 2,6 persen pada tahun
2023, berada di atas target seiring dengan pemulihan
perekonomian Indonesia. Integrasi portofolio bisnis Realisasi Penggunaan Dana Hasil
konsumen Citigroup telah meningkatkan basis Penawaran Umum
pelanggan retail. Pada tahun 2023, simpanan nasabah Pada tahun 2023, Bank tidak melakukan penerbitan
meningkat sebesar 4,7 persen menjadi Rp119,3 triliun Obligasi maupun Obligasi Subordinasi mengingat
(86,1 persen dari target), terutama disebabkan oleh permodalan Bank yang memadai dan rasio
peningkatan deposito berjangka. likuiditas yang kuat. Dana hasil penawaran umum
dari penerbitan sebelumnya telah digunakan
Pendapatan sebelum pajak pada Rp912 miliar melebihi sepenuhnya sesuai dengan rencana penggunaan
target. Penurunan pendapatan sebelum pajak dari dana sebagaimana tercantum dalam Prospektus dan
Rp1.148 miliar di tahun 2022 terutama disebabkan oleh Informasi Tambahan dan telah dilaporkan kepada
122 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 125
Membangun Masa Depan ASEAN
Tinjauan Keuangan
OJK dalam Laporan Realisasi Penggunaan Dana. Oleh Efektif pada atau setelah 1 Januari 2025
karena itu, Bank tidak lagi menyampaikan Laporan • Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang
Realisasi Penggunaan Dana pada periode berikutnya. dengan Kovenan
• Amandemen PSAK No. 73: Liabilitas Sewa dalam
Informasi Material Mengenai Jual Beli dan Sewa-balik
• Amendemen PSAK No. 10: “Pengaruh Perubahan
Investasi, Ekspansi, Divestasi, Kurs Valuta Asing tentang Kekurangan
Akuisisi atau Restrukturisasi konvertibilitas”.
Hutang/Modal
Bank telah menyelesaikan Jual Beli Aset dan Liabilitas Standar di atas akan berlaku efektif pada 1 Januari
untuk bisnis konsumer dari Citi pada tanggal 18 2024 dan penerapan dini diperbolehkan.
November 2023. Goodwill sebesar Rp914 miliar telah
diakui secara provisional, sambil menunggu finalisasi Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank masih
akun penyelesaian, alokasi harga pembelian dan mempelajari dampak yang mungkin timbul dari
penilaian aset tidak berwujud. penerapan standar akuntansi baru dan revisi tersebut
serta pengaruhnya pada laporan keuangan Bank.
Dampak Perubahan Undang-
Informasi Keuangan Mengenai
Undang Terhadap Kinerja Bank
Perubahan undang-undang tidak berdampak Kejadian Luar Biasa
signifikan terhadap kinerja Bank. UOB Indonesia tidak mengalami kejadian luar biasa
yang berdampak material terhadap kinerja keuangan
tahun 2023.
Standar Akuntansi yang Telah
Dikeluarkan Namun Belum Berlaku Informasi Material Mengenai
Efektif Transaksi yang Mengandung
Standar dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (DSAK), tetapi Benturan Kepentingan dan/atau
belum efektif untuk laporan keuangan tahun berjalan Transaksi Material dengan Pihak
diungkapkan di bawah ini.
Berelasi
Sepanjang tahun 2023, tidak ada transaksi yang
Efektif pada atau setelah 1 Januari 2024 dapat dikategorikan sebagai transaksi benturan
• Amendemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan
kepentingan.
Keuangan” tentang pengungkapan kebijakan
akuntansi yang mengubah istilah “signifikan”
Pada tahun 2023, dalam menjalankan kegiatan
menjadi “material” dan memberi penjelasan
usahanya, UOB Indonesia melakukan beberapa
mengenai kebijakan akuntansi material”.
transaksi dengan pihak-pihak berelasi, termasuk
• Amendemen PSAK No. 1: “Penyajian Laporan
pinjaman kredit yang diberikan dan simpanan dari
Keuangan” tentang klasifikasi liabilitas.
nasabah. Untuk rincian lengkap, mohon dapat
• Amendemen PSAK No. 25: “Kebijakan Akuntansi,
melihat Catatan No. 37 dalam Catatan atas Laporan
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan”
Keuangan.
tentang definisi “estimasi akuntansi” dan
penjelasannya.
• Amendemen PSAK No. 16: “Aset Tetap” tentang Kebijakan Dividen dan Penggunaan
hasil sebelum penggunaan yang diintensikan. Laba Bersih
• Amendemen PSAK No. 46: “Pajak Penghasilan” Pembagian dividen dilakukan berdasarkan keputusan
tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan Liabilitas Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, dengan
yang timbul dari Transaksi Tunggal yang diadopsi mempertimbangkan kondisi keuangan dan kebutuhan
dari Amendemen IAS 12 Income Taxes tentang permodalan UOB Indonesia yang dikaitkan dengan
Deferred Tax related to Assets and Liabilities arising perkembangan usaha, khususnya pertumbuhan kredit,
from a Single Transaction. serta mempertimbangkan faktor-faktor lain yang
relevan bagi pemegang saham.
Standar di atas akan berlaku efektif pada 1 Januari
2023 dan penerapan dini diperbolehkan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 123
Page 126
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Bab .05
Tata Kelola
Perusahaan
124 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 127
Membangun Masa Depan ASEAN
126 Struktur Tata Kelola Perusahaan 204 Jumlah Permasalahan Hukum dan
126 Rapat Umum Pemegang Saham Upaya Penyelesaian oleh Bank
134 Dewan Komisaris 204 Permasalahan Hukum yang Sedang
Dihadapi oleh Bank, Dewan Komisaris dan
141 Direksi
Direksi
151 Kelengkapan dan Pelaksanaan
204 Sanksi Administratif
Tugas Komite-Komite
205 Transaksi yang Mengandung
186 Sekretaris Perusahaan
Benturan Kepentingan
188 Fungsi Corporate Communications
205 Buy Back Shares dan Buy Back
189 Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern, Obligasi Bank
dan Audit Eksternal
205 Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan
194 Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Kegiatan Politik Selama Periode 2023
Sistem Pengendalian Intern
206 Kode Etik
195 Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
207 Budaya Perusahaan
Penyediaan Dana Besar
207 Whistle-blowing
196 Rencana Strategis Bank
208 Penerapan Pencegahan Praktik Korupsi,
197 Aspek Pemegang Saham
Balas Jasa (kickbacks), Fraud, Suap dan/
197 Transparansi Kondisi Keuangan dan Non atau Gratifikasi
Keuangan Bank yang Belum Diungkapkan
209 Komunikasi Internal
Dalam Laporan Lain
210 Tanggung Jawab Sosial
198 Kepemilikan Saham Anggota Dewan
Perusahaan
Komisaris serta Hubungan Keuangan
dan Hubungan Keluarga Anggota Dewan 211 Perlindungan Nasabah
Komisaris dengan Anggota Dewan Komisaris 212 Kesimpulan Umum Hasil Penilaian Sendiri
Lain, Anggota Direksi dan/atau Pemegang Pelaksanaan Good Corporate Governance
Saham Pengendali Bank PT Bank UOB Indonesia
200 Pengungkapan Kebijakan 214 Manajemen Risiko
Remunerasi 236 Tabel Eksposur Risiko
201 Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas
Lain Bagi Dewan Komisaris serta Direksi
204 Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang
Terjadi dan Upaya Penyelesaian oleh Bank
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 125
Page 128
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Tata Kelola Perusahaan
PT Bank UOB Indonesia (Bank atau Perseroan) yakin bahwa Tata Kelola Perusahaan yang baik, atau Good
Corporate Governance (GCG) adalah dasar untuk menjaga kepentingan para pemangku kepentingan, melindungi
dan meningkatkan nilai Bank dan mencapai pertumbuhan yang berkesinambungan. Bank menerapkan GCG
berdasarkan atas prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Tanggung Jawab, Independensi, dan Kewajaran, dan
memantau pelaksanaan praktik-praktik GCG sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.
I. Struktur Tata Kelola Perusahaan [GRI 2-9]
A. Rapat Umum Pemegang Saham
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan suatu forum dimana pemegang saham membuat
keputusan penting terkait Bank. Dalam RUPS, pemegang saham berwenang mengevaluasi kinerja
Dewan Komisaris dan Direksi, memberikan persetujuan atas laporan tahunan, pengangkatan dan/
atau pengunduran diri anggota Dewan Komisaris dan Direksi, menetapkan kompensasi dan tunjangan
lain bagi Dewan Komisaris dan Direksi serta penunjukan Auditor Independen. Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) diselenggarakan 1 (satu) kali dalam setahun. Selain itu, Bank juga dapat
menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) apabila diperlukan.
Rapat Umum Pemegang Saham 2023
Selama tahun 2023, Bank telah menyelenggarakan 1 (satu) kali RUPST dan 1 (satu) kali RUPSLB.
RUPST 2023
Tanggal Rapat: Kuorum:
3 Mei 2023 RUPST dihadiri oleh para pemegang saham dan/
Tempat: atau kuasanya yang mewakili 11.074.641.963 saham
UOB Plaza Lantai 45, Jalan M.H. Thamrin No. 10, atau sebesar 98,999% dari 11.186.644.888 saham
Jakarta Pusat 10230 dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
oleh Bank.
Kehadiran Dewan Komisaris: Kehadiran Direksi:
Nama Jabatan Nama Jabatan
VJH Boentaran Lesmana Komisaris Independen Hendra Gunawan Direktur Utama
Aswin Wirjadi Komisaris Independen Teh Han Yi Direktur
Wayan Alit Antara Komisaris Independen Paul Rafiuly Direktur
Harapman Kasan Direktur
Sonny Samuel Direktur
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal
Acara Pertama 31 Desember 2022 termasuk Laporan Direksi dan Laporan Tugas Pengawasan
Dewan Komisaris Perseroan, serta mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan
untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022 yang telah
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, dengan
memberikan pendapat wajar tanpa modifikasian sebagaimana dinyatakan
dalam laporannya tertanggal 24 Februari 2023.
126 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 129
Membangun Masa Depan ASEAN
Rapat Umum Pemegang Saham
RUPST 2023
2. Menyetujui untuk memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab
sepenuhnya (acquit et de charge) kepada anggota Direksi atas tindakan
kepengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan
pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2022, sepanjang
tindakan tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
Perseroan untuk tahun buku 2022.
Keputusan RUPST Mata 1. Sebesar Rp9.515.611.619,- dibukukan sebagai cadangan wajib guna memenuhi
Acara Kedua ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Perseroan Terbatas dan Pasal 20
Anggaran Dasar Perseroan.
2. Membukukan seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2022 setelah dikurangi
cadangan wajib sebagai Laba Ditahan sebesar Rp942.045.550.322,- untuk
memperkuat struktur permodalan Perseroan. Perseroan tidak membagikan
dividen untuk tahun buku 2022.
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris
Acara Ketiga Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik yang
terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan untuk mengaudit Laporan Keuangan
Perseroan untuk tahun buku 2023, dan menetapkan biaya jasa audit dan
persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan tersebut, dengan
memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit.
2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk
menandatangani perjanjian dan persyaratan lain yang berkenaan dengan
penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik tersebut.
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris Perseroan
Acara Keempat dengan susunan sebagai berikut:
• Bapak Wee Ee Cheong sebagai Komisaris Utama Perseroan;
• Bapak Chin Voon Fat sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan;
• Bapak Chan Kok Seong sebagai Komisaris Perseroan;
• Bapak Wayan Alit Antara, Bapak Aswin Wirjadi, dan Bapak VJH Boentaran
Lesmana masing-masing sebagai Komisaris Independen Perseroan,
Masing-masing terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai dengan ditutupnya
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada
tahun 2025.
Dengan demikian susunan anggota Dewan Komisaris setelah ditutupnya
Rapat ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Bapak Wee Ee Cheong
Wakil Komisaris Utama : Bapak Chin Voon Fat
Komisaris : Bapak Chan Kok Seong
Komisaris Independen : Bapak Wayan Alit Antara
Komisaris Independen : Bapak Aswin Wirjadi
Komisaris Independen : Bapak VJH Boentaran Lesmana
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 127
Page 130
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham
RUPST 2023
Masing-masing berlaku sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2025.
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan
susunan Dewan Komisaris Perseroan dalam suatu akta tersendiri dihadapan
Notaris (apabila diperlukan) dan mengurus pemberitahuan kepada
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui pemberian kewenangan kepada pemegang saham mayoritas
Acara Kelima Perseroan, yaitu UOB International Investment Private Limited untuk menentukan
besarnya honorarium, fasilitas, dan tunjangan serta tantiem untuk tahun buku
2023 sampai 2025 bagi seluruh anggota Dewan Komisaris Perseroan, dengan
mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan oleh Komite Remunerasi dan
Nominasi Perseroan.
2. Menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris Perseroan untuk
menentukan besarnya gaji, fasilitas, dan tunjangan serta tantiem untuk tahun
buku 2023 sampai 2025 untuk seluruh anggota Direksi Perseroan; dengan
mempertimbangkan rekomendasi yang diberikan oleh Komite Remunerasi dan
Nominasi Perseroan.
RUPSLB 2023
Tanggal Rapat: Kuorum:
26 Oktober 2023 RUPSLB dihadiri oleh para pemegang saham dan/
Tempat: atau kuasanya yang mewakili 11.186.528.719 saham
UOB Plaza Lantai 45, Jalan M.H. Thamrin No. 10, atau sebesar 99,999% dari 11.186.644.888 saham
Jakarta Pusat 10230 dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
oleh Bank.
Kehadiran Dewan Komisaris Kehadiran Direksi
Nama Jabatan Jabatan Position
Wayan Alit Antara Komisaris Independen Hendra Gunawan Direktur Utama
Teh Han Yi Direktur
Paul Rafiuly Direktur
Harapman Kasan Direktur
Sonny Samuel Direktur
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan
Henry Santoso Direktur
128 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 131
Membangun Masa Depan ASEAN
Rapat Umum Pemegang Saham
RUPSLB 2023
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPSLB 1. Menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dengan
Mata Acara Pertama cara pengeluaran sebanyak 1.040.946.745 (satu miliar empat puluh juta
sembilan ratus empat puluh enam ribu tujuh ratus empat puluh lima) lembar
saham dengan nilai nominal masing-masing saham sebesar Rp250,- (dua
ratus lima puluh Rupiah) atau dengan nilai nominal seluruhnya adalah sebesar
Rp260.236.686.250,- (dua ratus enam puluh miliar dua ratus tiga puluh enam
juta enam ratus delapan puluh enam ribu dua ratus lima puluh Rupiah) (“Saham
Baru”), sehingga modal ditempatkan dan disetor Perseroan meningkat dari
sebelumnya senilai Rp2.796.661.222.000,- (dua triliun tujuh ratus sembilan puluh
enam miliar enam ratus enam puluh satu juta dua ratus dua puluh dua ribu
Rupiah) sebanyak-banyaknya menjadi senilai Rp3.056.897.908.250,- (tiga triliun
lima puluh enam miliar delapan ratus sembilan puluh tujuh juta sembilan ratus
delapan ribu dua ratus lima puluh Rupiah) yang terbagi atas 12.227.591.633 (dua
belas miliar dua ratus dua puluh tujuh juta lima ratus sembilan puluh satu ribu
enam ratus tiga puluh tiga) lembar saham dengan nilai nominal masing-masing
saham sebesar Rp250,- (dua ratus lima puluh Rupiah).
2. Seluruh Saham Baru harus terlebih dahulu ditawarkan kepada para pemegang
saham secara proporsional dengan pemilikan sahamnya. Pemegang saham
juga berhak untuk mengambil bagian dari pemegang saham lain yang tidak
menggunakan haknya dan penawaran ini tidak ditawarkan kepada pihak lain
selain pemegang saham.
Saham Baru yang ditawarkan dengan harga sebesar Rp1.441,- (seribu empat
ratus empat puluh satu Rupiah) per lembar saham dan perbandingan setiap
pemegang 19.000 (sembilan belas ribu) lembar saham berhak atas 1.768 (seribu
tujuh ratus enam puluh delapan) lembar Saham Baru, dengan ketentuan apabila
terdapat pecahan saham akan dilakukan pembulatan ke bawah. Sisa Saham
Baru yang tidak diambil bagian (termasuk akumulasi pecahan Saham Baru)
akan diambil bagian oleh Pembeli Siaga.
3. Menyetujui perubahan Pasal 4 ayat (2) Anggaran Dasar Perseroan dan susunan
pemegang saham Perseroan untuk disesuaikan dengan hasil penawaran
terbatas atas Saham Baru sebagaimana diuraikan dalam butir 1 dan 2 di atas.
4. Menyetujui untuk memberikan pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris
Perseroan dalam hal diperlukannya persetujuan kembali atau penegasan
peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan tersebut.
5. Menyetujui memberi kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala
tindakan yang dianggap perlu sehubungan dengan penerbitan Saham Baru
tersebut diatas, termasuk untuk menyampaikan Surat Penawaran kepada
setiap pemegang saham, menentukan jadwal pembayaran dan menetapkan
persyaratan lainnya untuk tercapainya tujuan peningkatan modal Perseroan
serta menyatakan keputusan perubahan Pasal 4 Anggaran Dasar dan susunan
pemegang saham tersebut dalam akta Notaris, memberitahukan kepada
instansi yang berwenang serta melakukan tindakan lain yang diperlukan
sehubungan dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, tanpa ada yang dikecualikan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 129
Page 132
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham
RUPSLB 2023
Keputusan RUPSLB 1. Menerima permohonan pengunduran diri Bapak Aswin Wirjadi sebagai Komisaris
Mata Acara Kedua Independen Perseroan sesuai dengan surat permohonan pengunduran dirinya
tertanggal 10 Oktober 2023 yang berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat,
selanjutnya memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada
Bapak Aswin Wirjadi dalam menjalankan pengurusan Perseroan dalam jabatan
selaku Komisaris Independen Perseroan sejak tanggal 1 Januari 2023 sampai
dengan tanggal 26 Oktober 2023, sejauh tindakan tersebut tercermin dalam
Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Tahun Buku 2023 yang akan disetujui
dan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan Tahun
Buku 2023, sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.
2. Menyetujui pengangkatan Bapak Johanes Susilo sebagai Komisaris Independen
Perseroan yang berlaku efektif sejak tanggal efektif pelepasan jabatan
yang bersangkutan pada perusahaan lainnya berdasarkan penerimaan
dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
(”Kemenkumham”) sehubungan dengan penerimaan pemberitahuan pada
Kemenkumham atas pelepasan jabatan tersebut (”Tanggal Efektif”) sampai
dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan yang
akan diadakan pada tahun 2025.
Sehingga dengan demikian maka susunan Dewan Komisaris Perseroan setelah
Tanggal Efektif sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan yang diadakan pada tahun 2025 menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Bapak Wee Ee Cheong
Wakil Komisaris Utama : Bapak Chin Voon Fat
Komisaris : Bapak Chan Kok Seong
Komisaris Independen : Bapak Wayan Alit Antara
Komisaris Independen : Bapak VJH Boentaran Lesmana
Komisaris Independen : Bapak Johanes Susilo*
* Dengan ketentuan bahwa pengangkatan Bapak Johanes Susilo akan berlaku efektif terhitung sejak
Tanggal Efektif tersebut di atas.
3. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan
susunan Dewan Komisaris Perseroan dalam suatu akta tersendiri dihadapan
Notaris (apabila diperlukan) dan mengurus pemberitahuan kepada Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
RUPST 2022
Tanggal Rapat: Kuorum:
28 April 2022 RUPST dihadiri oleh para pemegang saham dan/
Tempat: atau kuasanya yang mewakili 11.074.641.963 saham
UOB Plaza Lantai 45, Jalan M.H. Thamrin No. 10, atau sebesar 98,999% dari 11.186.644.888 saham
Jakarta Pusat 10230 dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
oleh Bank.
130 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 133
Membangun Masa Depan ASEAN
Rapat Umum Pemegang Saham
RUPST 2022
Kehadiran Dewan Komisaris Kehadiran Direksi
Nama Jabatan Nama Jabatan
VJH Boentaran Lesmana Komisaris Independen Hendra Gunawan Direktur Utama
Aswin Wirjadi Komisaris Independen Teh Han Yi Direktur
Wayan Alit Antara Komisaris Independen Paul Rafiuly Direktur
Harapman Kasan Direktur
Sonny Samuel Direktur
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir tanggal
Acara Pertama 31 Desember 2021 termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris
Perseroan, dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja, dengan memberikan pendapat
wajar tanpa modifikasian sesuai laporannya tertanggal 1 Maret 2022.
2. Menyetujui untuk memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab
sepenuhnya (acquit et decharge) kepada anggota Direksi atas tindakan
kepengurusan dan kepada anggota Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan
pengawasan yang telah mereka jalankan selama tahun buku 2021, sepanjang
tindakan tersebut tercantum dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan
Perseroan tahun buku 2021.
Keputusan RUPST Mata 1. Sebesar Rp6.551.597.777,- dibukukan sebagai cadangan wajib guna memenuhi
Acara Kedua ketentuan Pasal 70 Undang-Undang Peseroan Terbatas dan Pasal 20 Anggaran
Dasar Perseroan.
2. Membukukan seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2021 setelah
dikurangi cadangan wajib sebagai Laba Ditahan sebesar Rp648.608.179.926,-
untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan. Untuk tahun buku 2021
Perseroan tidak membagikan dividen.
Keputusan RUPST Mata 1. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris
Acara Ketiga Perseroan untuk menunjuk Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik
yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengaudit Laporan
Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2022, dan menetapkan biaya jasa audit
dan persyaratan lainnya berkenaan dengan penunjukan tersebut, dengan
memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit.
2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk
menandatangani perjanjian dan persyaratan lain yang berkenaan dengan
penunjukan Akuntan Publik dan Kantor Akuntan Publik tersebut.
Keputusan RUPST Mata Oleh karena keputusan pada Mata Acara Keempat ini telah diputuskan pada Rapat
Acara Keempat Umum Pemegang Saham Tahunan yang dilaksanakan pada tanggal 28 April 2021
dan tidak ada perubahan terhadap keputusan yang telah diputuskan tersebut,
maka terhadap Mata Acara Keempat Rapat ini tidak dilakukan pembahasan dan
tidak dilakukan pengambilan keputusan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 131
Page 134
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Rapat Umum Pemegang Saham
RUPSLB 2022
Tanggal Rapat: Kuorum:
29 November 2022 RUPSLB dihadiri oleh para pemegang saham dan/
Tempat: atau kuasanya yang mewakili 11.074.641.963 saham
UOB Plaza Lantai 45, Jalan M.H. Thamrin No. 10, atau sebesar 98,999% dari 11.186.644.888 saham
Jakarta Pusat 10230 dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan
oleh Bank.
Kehadiran Dewan Komisaris: Kehadiran Direksi:
Nama Jabatan Nama Jabatan
Aswin Wirjadi Komisaris Independen Hendra Gunawan Direktur Utama
Wayan Alit Antara Komisaris Independen Teh Han Yi Direktur
Sonny Samuel Direktur
Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan
Choi Yau Chi Direktur
Ringkasan Keputusan
Keputusan RUPSLB Mata 1. Menyetujui untuk menyatakan kembali Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan
Acara Pertama dalam Rangka Penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020
(KBLI 2020).
2. Menyetujui memberikan kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk
menyatakan kembali Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan tersebut ke dalam
akta notaris, serta untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan termasuk
tetapi tidak terbatas untuk melakukan perubahan dan perbaikan, meminta
persetujuan serta melakukan pendaftaran yang diperlukan sehubungan
dengan keputusan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
Keputusan RUPSLB Mata 1. Menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan yaitu perubahan Pasal 12
Acara Kedua ayat (1) perihal Jumlah Anggota Direksi.
2. Menyetujui memberi kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan untuk
menyusun dan menyatakan kembali Pasal 12 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan
dalam akta notaris, serta untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan
dalam rangka perubahan Anggaran Dasar tersebut termasuk tetapi tidak
terbatas untuk melakukan perubahan dan perbaikan, meminta persetujuan
serta melakukan pendaftaran yang diperlukan sehubungan dengan keputusan
tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
132 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 135
Membangun Masa Depan ASEAN
Rapat Umum Pemegang Saham
RUPSLB 2022
Keputusan RUPSLB Mata 1. Menyetujui pengangkatan Bapak Henry Santoso sebagai Direktur Perseroan.
Acara Ketiga Pengangkatan tersebut efektif setelah diperolehnya persetujuan dari Otoritas
Jasa Keuangan sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2025.
Sehingga dengan demikian maka susunan anggota Direksi setelah ditutupnya
Rapat ini sampai dengan ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2025 menjadi sebagai berikut:
Direksi
Direktur Utama : Bapak Hendra Gunawan
Direktur : Ibu Teh Han Yi
Direktur : Bapak Paul Rafiuly
Direktur : Bapak Harapman Kasan
Direktur : Bapak Sonny Samuel
Direktur Kepatuhan : Bapak Ardhi Wibowo
Direktur : Bapak Choi Yau Chi
Direktur : Bapak Henry Santoso*
* Dengan ketentuan bahwa pengangkatan Bapak Henry Santoso akan berlaku efektif setelah
diperolehnya persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
2. Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk menyatakan perubahan
susunan pengurus Perseroan dalam suatu akta tersendiri dihadapan Notaris
apabila diperlukan dan mengurus pemberitahuan kepada Kementerian Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Pernyataan Terkait Keputusan RUPS 2023 yang Belum Terealisasi
• Seluruh Keputusan RUPST 2023 telah terealisasi dan tidak ada keputusan yang tidak terealisasi atau
tertunda realisasinya.
• Terdapat 1 (satu) Keputusan RUPSLB 2023 yang tertunda realisasinya yaitu persetujuan pengangkatan
Bapak Johanes Susilo sebagai Komisaris Independen Perseroan, sampai dengan ditutupnya RUPST
Perseroan yang akan diadakan pada tahun 2025. Penundaan atas realisasi Keputusan RUPSLB
tersebut sehubungan dengan belum terpenuhinya persyaratan pengangkatan beliau sebagai
Komisaris Independen Perseroan. Realisasi atas Keputusan RUPSLB tersebut telah dilakukan pada 30
Januari 2024.
Pernyataan Terkait Keputusan RUPS 2022 yang Belum Terealisasi
Seluruh Keputusan RUPST dan RUPSLB 2022 telah terealisasi dan tidak ada keputusan yang tidak
terealisasi atau tertunda realisasinya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 133
Page 136
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Sesuai dengan Anggaran Dasar, Dewan Komisaris pengawasan OJK dan/atau hasil pengawasan
berkewajiban untuk melakukan pengawasan atas otoritas lain.
kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada e. Menyetujui dan/atau melakukan pengawasan,
umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha baik secara langsung maupun melalui komite
Perseroan dan memberikan nasihat kepada Direksi. di bawah Dewan Komisaris, atas pelaksanaan
Selain itu, anggota Dewan Komisaris tidak dapat Rencana Bisnis, mengkaji dan menyetujui
bertindak sendiri-sendiri, melainkan berdasarkan laporan tahunan, menyetujui beberapa
suatu keputusan Dewan Komisaris. kebijakan Bank sesuai ketentuan yang berlaku.
f. Mengevaluasi, mengarahkan dan memantau
1. Tata Tertib dan Pedoman Kerja Dewan rencana strategis dan penerapan tata kelola
Komisaris Teknologi Informasi (TI) Bank sesuai ketentuan
Dalam melaksanakan tugas dan tanggung yang berlaku.
jawabnya, anggota Dewan Komisaris memiliki g. Melaporkan kepada OJK paling lambat 5 (lima)
pedoman Tata Tertib dan Pedoman Kerja Dewan hari kerja sejak ditemukannya:
Komisaris yang ketentuannya menyesuaikan • Pelanggaran ketentuan perundangan di
dengan ketentuan Bank Indonesia/Otoritas Jasa bidang keuangan dan perbankan; dan
Keuangan (OJK). Tata Tertib dan Pedoman Kerja • Keadaan atau perkiraan situasi yang dapat
Dewan Komisaris tersebut telah melalui pengkinian membahayakan kelangsungan bisnis Bank.
secara berkala, dimana hasil pengkinian terakhir h. Dalam rangka mendukung efektivitas
dilakukan pada tahun 2023 untuk disesuaikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya,
dengan peraturan OJK terbaru tentang Penerapan Dewan Komisaris wajib membentuk paling
Tata Kelola Bagi Bank Umum, berupa Surat kurang:
Keputusan Dewan Komisaris PT Bank UOB • Komite Audit;
Indonesia No. 23/COM/0006 tanggal 27 Desember • Komite Pemantau Risiko;
2023 tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja • Komite Remunerasi dan Nominasi; dan
Dewan Komisaris PT Bank UOB Indonesia. • Komite Tata Kelola Terintegrasi, untuk
mendukung pelaksanaan tata kelola
2. Tugas dan Tanggung Jawab Dewan terintegrasi.
Komisaris [GRI 2-12] dan memastikan bahwa Komite-Komite yang
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris telah dibentuk menjalankan tugasnya secara
berdasarkan Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan efektif.
Komisaris adalah sebagai berikut: i. Memantau Tingkat Kesehatan Bank dan
a. Memastikan terselenggaranya penerapan Tata mengambil langkah-langkah yang diperlukan
Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dalam untuk memelihara dan/atau meningkatkan
setiap kegiatan usaha Bank pada seluruh Tingkat Kesehatan Bank.
tingkatan dan jenjang organisasi. j. Melakukan pengawasan aktif terhadap
b. Melakukan pengawasan untuk kepentingan pelaksanaan Fungsi Kepatuhan.
Bank atas kebijakan dan jalannya pengurusan k. Menyelenggarakan rapat Dewan Komisaris
oleh Direksi, memberikan nasihat kepada Direksi, secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam
dan bertanggung jawab atas pengawasan 2 (dua) bulan, dimana Rapat tersebut wajib
tersebut, peraturan perundang-undangan, dihadiri oleh seluruh anggota Dewan Komisaris
anggaran dasar dan keputusan RUPS, dengan secara fisik paling kurang 2 (dua) kali dalam
itikad baik, penuh tanggung jawab dan prinsip setahun. Dalam hal Komisaris Non Independen
kehati-hatian. tidak dapat menghadiri rapat Dewan Komisaris
c. Mengarahkan, memantau, dan mengevaluasi secara fisik maka dapat menghadiri rapat
pelaksanaan tata kelola, manajemen risiko, dan Dewan Komisaris dengan menggunakan sarana
kepatuhan secara terintegrasi serta kebijakan teknologi telekonferensi.
strategis Bank, sesuai dengan ketentuan l. Menyelenggarakan rapat bersama Direksi
peraturan-perundang-undangan yang berlaku, secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam
anggaran dasar Bank, dan/atau keputusan 4 (empat) bulan.
RUPS.
d. Memastikan bahwa Direksi telah menindaklanjuti
temuan audit dan rekomendasi dari satuan
kerja Audit Intern Bank, auditor eksternal, hasil
134 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 137
Membangun Masa Depan ASEAN
Dewan Komisaris
3. Nominasi dan Kriteria Kandidat Dewan Komisaris [GRI 2-10, 2-17]
Bank telah memiliki Kebijakan dan Prosedur Pemilihan, Penggantian dan/atau Pemberhentian Anggota
Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif Senior dan Komite-Komite yang Bertanggung Jawab Kepada
Dewan Komisaris PT Bank UOB Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Surat Keputusan Direksi No. 23/
SKDIR/0138, yang mengatur proses nominasi dan kriteria kandidat anggota Dewan Komisaris sebagai berikut:
1. Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/atau Pemegang Saham Mayoritas Bank dapat menyampaikan
usulan kandidat anggota Dewan Komisaris, jika diperlukan.
2. Usulan kandidat atas penunjukan anggota Dewan Komisaris disampaikan kepada Komite Remunerasi
dan Nominasi Bank.
3. Kandidat yang diusulkan, paling kurang harus memenuhi kriteria sebagai berikut:
a. Warga Negara Indonesia dan/atau Warga Negara Asing yang memenuhi persyaratan yang ditentukan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
b. Memiliki integritas, kompetensi dan reputasi keuangan yang baik sebagaimana dipersyaratkan dalam
peraturan perundang-undangan yang berlaku.
c. Kandidat Independen juga wajib memenuhi persyaratan yang ditentukan peraturan perundang-
undangan.
4. Setiap usulan pengangkatan Anggota Dewan Komisaris kepada Rapat Umum Pemegang Saham harus
memperhatikan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi. Dalam hal anggota Remunerasi dan
Nominasi memiliki benturan kepentingan (conflict of interest) dengan kandidat yang direkomendasikan,
maka dalam usulan tersebut wajib diungkapkan.
5. Komisaris Independen yang telah menjabat selama 2 (dua) periode masa jabatan dapat diangkat kembali
pada periode selanjutnya, dengan mempertimbangkan:
a. Hasil penilaian kinerja Komisaris Independen;
b. Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap dapat
bertindak independen;
c. Hasil penilaian oleh Kepala Audit Intern dan Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi sumber
daya manusia yang menyatakan bahwa Komisaris Independen tetap dapat bertindak independen;
d. Komisaris Independen menyatakan dalam RUPS mengenai independensi yang bersangkutan.
6. Rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi, paling kurang berdasarkan persyaratan pada kriteria
anggota Dewan Komisaris sebagaimana ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
4. Komposisi, Kriteria dan Independensi Dewan Komisaris [GRI 2-11]
Komposisi anggota Dewan Komisaris Bank per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dasar Pengangkatan
Pengangkatan Masa
Nama Jabatan Persetujuan
RUPS Kembali Jabatan
Regulator
Wee Ee Cheong Komisaris Utama 22 Oktober 2019 29 April 2019
Wakil Komisaris
Chin Voon Fat 20 September 2019 29 April 2019
Utama
Chan Kok Seong Komisaris 20 September 2019 29 April 2019
3 Mei 2023 2023 - 2025
Wayan Alit Komisaris
8 Januari 2009 20 Juni 2008
Antara Independen
VJH Boentaran Komisaris
22 Desember 2017 9 Mei 2018
Lesmana Independen
Masa jabatan anggota Dewan Komisaris adalah 2 (dua) tahun. Masa jabatan anggota Dewan Komisaris
untuk periode ini adalah sampai dengan penutupan RUPST Bank yang akan diadakan pada tahun 2025.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 135
Page 138
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
Pasal 2 ayat (5) Surat Keputusan Dewan Komisaris atau perusahaan bukan keuangan, baik yang
PT Bank UOB Indonesia No.23/COM/0006 tentang berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris (c) pada bidang tugas fungsional Bank dan/
Bank berbunyi sebagai berikut: ”Paling kurang atau lembaga keuangan bukan bank; (d) pada
50% dari jumlah anggota Dewan Komisaris adalah jabatan lain yang dapat menimbulkan benturan
Komisaris Independen”. Namun per 31 Desember kepentingan dalam pelaksanaan tugas sebagai
2023, 2 (dua) orang dari total 5 (lima) orang anggota Dewan Komisaris; dan/atau (e) pada
anggota Dewan Komisaris merupakan Komisaris jabatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan
Independen. Untuk memenuhi ketentuan tersebut, perundang-undangan.
Bank telah memiliki 1 (satu) calon Komisaris
Independen yang telah mendapatkan persetujuan Namun, tidak termasuk rangkap jabatan dalam hal
OJK berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan (a) anggota Dewan Komisaris menjabat sebagai
Komisioner OJK No. KEPR-113/D.03/2023 tanggal anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris atau
20 September 2023 tentang Hasil Penilaian Pejabat Eksekutif yang melaksanakan fungsi
Kemampuan dan Kepatutan Sdr. Johanes Susilo pengawasan pada 1 (satu) perusahaan anak bukan
selaku Calon Komisaris Independen PT Bank bank yang dikendalikan oleh Bank; (b) Komisaris
UOB Indonesia, dan telah diangkat berdasarkan Non Independen menjalankan tugas fungsional
Hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham dari pemegang saham Bank yang berbentuk
Luar Biasa pada tanggal 26 Oktober 2023. badan hukum pada kelompok usaha Bank; dan/
Pengangkatannya sebagai Komisaris Independen atau (c) anggota Dewan Komisaris menduduki
tersebut telah berlaku efektif terhitung sejak jabatan pada organisasi atau lembaga nirlaba.
tanggal 30 Januari 2024.
Selain itu, Komisaris Independen juga dilarang
Independensi Dewan Komisaris merangkap jabatan sebagai pejabat publik di
Sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat (5) lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif, dan badan
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris lainnya yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan
Bank bahwa ”Lebih dari 51% (lima puluh satu dengan penyelenggaraan Negara.
persen) anggota Dewan Komisaris dilarang saling
memiliki hubungan keluarga sampai derajat kedua Dengan demikian, seluruh anggota Dewan
dengan anggota Dewan Komisaris lainnya dan/ Komisaris telah memenuhi ketentuan sebagaimana
atau anggota Direksi”. Semua anggota Dewan disebutkan di atas.
Komisaris Bank tidak saling memiliki hubungan
keluarga sampai dengan derajat kedua dengan Masa Jabatan Komisaris Independen
sesama anggota Dewan Komisaris dan/atau Masa jabatan Komisaris Independen mengikuti
Direksi. masa jabatan Dewan Komisaris secara umum
dimana Komisaris Independen yang telah menjabat
Sementara itu, semua Komisaris Independen Bank selama 2 (dua) periode masa jabatan berturut-
tidak memiliki hubungan keuangan, kepengurusan, turut dapat diangkat kembali pada periode
kepemilikan saham dan/atau hubungan keluarga selanjutnya sebagai Komisaris Independen setelah
sampai dengan derajat kedua dengan anggota mempertimbangkan:
Dewan Komisaris lain, Direksi dan/atau Pemegang • Hasil penilaian kinerja Komisaris Independen;
Saham Pengendali, yang dapat mempengaruhi • Hasil penilaian rapat Dewan Komisaris yang
kemampuannya untuk bertindak independen. menyatakan bahwa Komisaris Independen
tetap dapat bertindak independen;
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan • Hasil penilaian oleh Kepala Audit Intern dan
No. No. 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Pejabat Eksekutif yang membawahkan fungsi
Kelola Bagi Bank Umum, anggota Dewan Komisaris sumber daya manusia yang menyatakan bahwa
dilarang melakukan rangkap jabatan sebagai Komisaris Independen tetap dapat bertindak
anggota Dewan Komisaris, Direksi, anggota independen; dan
dewan pengawas syariah, atau Pejabat Eksekutif • Komisaris Independen menyatakan dalam RUPS
(a) pada lembaga keuangan atau perusahaan mengenai independensi yang bersangkutan.
keuangan, baik bank maupun bukan bank; (b)
pada lebih dari 1 (satu) lembaga bukan keuangan
136 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 139
Membangun Masa Depan ASEAN
Dewan Komisaris
5. Rekomendasi Dewan Komisaris [GRI 2-13] • Menyetujui update atas Risk Appetite
Sepanjang tahun 2023, dalam melaksanakan fungsi Statements tahun 2024.
pengawasan, Dewan Komisaris telah memberikan • Menyetujui update atas Kebijakan
beberapa rekomendasi kepada Direksi, antara lain: Manajemen Risiko Kredit (CRM).
I. Terkait Rencana Bisnis Bank: IV. Lain-lain:
• Menyetujui revisi Rencana Bisnis Bank tahun • Menyetujui Laporan Tahunan Bank termasuk
2023 – 2025 dan Rencana Bisnis Bank tahun Laporan Keuangan Bank, Laporan Direksi
2024 – 2026. dan Laporan Pengawasan Dewan Komisaris
• Menyetujui Rencana Aksi Keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada
Berkelanjutan Bank tahun 2024 – 2028. tanggal 31 Desember 2022.
• Menyetujui Laporan Pengawasan Rencana • Menyetujui jadwal dan agenda Rapat Umum
Bisnis Bank Semester II Tahun 2022 dan Pemegang Saham Tahunan tanggal 3 Mei
Semester I Tahun 2023. 2023 dan Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa tanggal 26 Oktober 2023.
II. Rekomendasi dari Komite Audit (AUC), Komite • Menyetujui proposal atas proyek-proyek
Pemantau Risiko (ROC), dan Komite Remunerasi yang diajukan oleh Manajemen termasuk
dan Nominasi (RNC): transaksi dengan pihak terkait sesuai
• Menyetujui penunjukan EY Indonesia ketentuan yang berlaku.
sebagai Kantor Akuntan Publik dan Yovita • Menyetujui Review Tahunan atas Pedoman
sebagai Akuntan Publik, untuk melakukan dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris, dan
audit untuk tahun buku 2023. Kebijakan Nominasi.
• Menyetujui rekomendasi terkait besaran • Menyetujui revisi Rencana Strategis
remunerasi bagi Direksi dan total remunerasi Teknologi Informasi (RSTI) 2022 – 2026 dan
untuk Pejabat Eksekutif Senior dan staf revisinya.
tahun 2023. • Menyetujui Kerangka Manajemen
• Merekomendasikan penunjukan kembali Permodalan.
anggota Dewan Komisaris untuk periode • Menyetujui Kerangka Keberlanjutan.
2023 – 2025.
• Merekomendasikan penunjukan anggota 6. Pengungkapan Informasi Fit and Proper
Komite di bawah Dewan Komisaris. Test
• Memberikan rekomendasi pengangkatan Seluruh pengangkatan anggota Dewan Komisaris
Komisaris Independen yang baru. oleh Rapat Umum Pemegang Saham sebagaimana
• Menyetujui rekomendasi pengangkatan tercantum pada tabel di halaman 135, telah
dan perpanjangan masa jabatan memperhatikan kriteria utama yaitu dengan
Pejabat Eksekutif Senior (Anggota Senior mempertimbangkan integritas, kompetensi,
Management Group/SMG). profesionalisme dan reputasi keuangan yang
• Menyetujui tinjauan tahunan atas masing- memadai sesuai dengan persyaratan penilaian
masing Pedoman dan Tata Tertib Kerja kemampuan dan kepatutan (fit and proper test)
Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, dan yang telah ditetapkan oleh Regulator.
Komite Remunerasi dan Nominasi.
7. Kebijakan Rapat Dewan Komisaris [GRI 2-13]
III. Kerangka kerja, kebijakan Manajemen Risiko Kebijakan Rapat Dewan Komisaris diatur dalam
dan Risk Appetite Statement: Pedoman dan Tata Tertib Kerja Dewan Komisaris
• Menyetujui CDL Framework (segmen Bank, antara lain:
Financial Institutions – Banks & Sovereign). a. Diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali
• Menyetujui Kerangka Manajemen Risiko dalam 2 (dua) bulan atau apabila dianggap
Teknologi. perlu oleh salah seorang anggota Dewan
• Menyetujui Risk Appetite Framework dan Komisaris atau atas permintaan tertulis oleh
Statement tahun 2024. Direksi atau atas permintaan 1 (satu) pemegang
• Menyetujui Struktur Tata Kelola Komite saham atau lebih bersama-sama memiliki 1/10
Kebijakan Kredit (CPC). (satu persepuluh) bagian dari jumlah seluruh
saham yang telah ditempatkan oleh Perseroan
dengan hak suara yang sah.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 137
Page 140
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
b. Rapat Dewan Komisaris dapat dilaksanakan melalui teknologi telekonferensi, namun paling kurang 2 (dua)
kali dalam setahun Rapat Dewan Komisaris dihadiri secara fisik. Dalam hal Komisaris Non Independen
tidak dapat menghadiri Rapat Dewan Komisaris secara fisik maka dapat menghadiri rapat melalui
teknologi telekonferensi.
c. Dewan Komisaris mengadakan rapat bersama Direksi secara berkala paling kurang 1 (satu) kali dalam 4
(empat) bulan.
d. Dewan Komisaris menjadwalkan rapat Dewan Komisaris untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya
tahun buku.
8. Frekuensi Rapat Dewan Komisaris
Selama periode tahun 2023, Dewan Komisaris menyelenggarakan rapat secara rutin sebanyak 1 (satu)
kali setiap 2 (dua) bulan, dimana dalam rapat dimaksud Dewan Komisaris sesuai kebutuhannya, meminta
penjelasan dari Direksi mengenai pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi selama periode 2 (dua)
bulan sebelumnya, serta membahas kinerja Bank secara umum.
Sampai dengan 31 Desember 2023, Dewan Komisaris telah menyelenggarakan 6 (enam) kali Rapat Dewan
Komisaris dan 4 (empat) kali Rapat Gabungan Dewan Komisaris dan Direksi Bank. Bank telah memenuhi
ketentuan POJK mengenai persyaratan pelaksanaan rapat Dewan Komisaris.
Hasil rapat sebagaimana disebutkan di atas termasuk perbedaan pendapat (apabila ada), didokumentasikan
dalam suatu risalah rapat yang diadministrasikan dengan baik oleh Sekretaris Perusahaan.
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Bank telah memenuhi ketentuan yang berlaku terkait dengan
penyelenggaraan Rapat Dewan Komisaris.
Berikut adalah kehadiran anggota Dewan Komisaris pada Rapat Dewan Komisaris sepanjang tahun 2023:
Jumlah Frekuensi
Nama Jabatan Persentase
Rapat Kehadiran
Wee Ee Cheong Komisaris Utama 6 6 100%
Chin Voon Fat Wakil Komisaris Utama 6 6 100%
Chan Kok Seong Komisaris 6 6 100%
Wayan Alit Antara Komisaris Independen 6 6 100%
Aswin Wirjadi* Komisaris Independen 5 5 100%
VJH Boentaran Lesmana Komisaris Independen 6 6 100%
* Bapak Aswin Wirjadi telah efektif pensiun berdasarkan keputusan yang dibuat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal
26 Oktober 2023.
Tabel di bawah ini merupakan frekuensi dan daftar kehadiran Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi
selama tahun 2023:
Jumlah Frekuensi
Name Jabatan Persentase
Rapat Kehadiran
Wee Ee Cheong Komisaris Utama 4 4 100%
Chin Voon Fat Wakil Komisaris Utama 4 4 100%
Chan Kok Seong Komisaris 4 4 100%
Wayan Alit Antara Komisaris Independen 4 4 100%
Aswin Wirjadi* Komisaris Independen 3 3 100%
VJH Boentaran Lesmana Komisaris Independen 4 4 100%
Hendra Gunawan Direktur Utama 4 4 100%
138 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 141
Membangun Masa Depan ASEAN
Dewan Komisaris
Jumlah Frekuensi
Name Jabatan Persentase
Rapat Kehadiran
Direktur Keuangan & Layanan
Teh Han Yi 4 4 100%
Korporasi
Harapman Kasan Direktur Wholesale Banking 4 4 100%
Direktur Teknologi &
Paul Rafiuly 4 4 100%
Operasional
Sonny Samuel Direktur Global Markets 4 3 75%
Direktur Kepatuhan, Legal &
Ardhi Wibowo 4 4 100%
Sekretaris Perusahaan
Direktur Strategic Business
Choi Yau Chi Development, Retail & Channels 4 4 100%
Transformation
Henry Santoso Direktur Manajemen Risiko 4 4 100%
* Bapak Aswin Wirjadi telah efektif pensiun berdasarkan keputusan yang dibuat pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal
26 Oktober 2023.
9. Penilaian Kinerja Dewan Komisaris [GRI dalam memastikan pencapaian kinerja Bank
2-18] yang dapat memenuhi ekspektasi pemegang
saham dan seluruh pemangku kepentingan.
Prosedur Penilaian Kinerja
Bank telah memiliki kebijakan tentang Pedoman 10. Program Orientasi Bagi Anggota
Evaluasi Komisaris dan Penilaian Kinerja Direktur Komisaris Baru
yang bertujuan untuk memberikan panduan Anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat
teknis kepada Komisaris dalam melakukan wajib mengikuti program orientasi yang
proses penilaian kinerja dan memberikan bertujuan untuk memberikan pengetahuan
standarisasi ketentuan untuk diterapkan atas dan informasi kepada yang bersangkutan
Komisaris. Pedoman ini mengatur antara lain: agar memperoleh pemahaman tentang Bank
sehingga dapat melaksanakan tugasnya
Penilaian Kinerja secara efektif dan efisien.
Penilaian kinerja anggota Dewan Komisaris
dilakukan 1 (satu) kali dalam setahun dengan Program orientasi bagi Komisaris yang baru
metode penilaian sendiri (self-assessment). berupa dokumen-dokumen yang disiapkan
oleh Unit Kerja Corporate Secretary, antara lain
Kriteria Penilaian meliputi:
Kriteria penilaian kinerja anggota Dewan 1. Visi dan Misi;
Komisaris antara lain sebagai berikut: 2. Kode Etik & Perilaku Kepegawaian;
i. Independensi Dewan Komisaris; 3. Struktur Organisasi;
ii. Kepatutan dan Kelayakan, yang terdiri dari 4. Anggaran Dasar;
kejujuran, integritas, reputasi, kompetensi, 5. Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola
kemampuan, dan kesehatan keuangan; dan Perusahaan;
iii. Kinerja Komisaris. 6. Tata Tertib dan Pedoman Kerja Dewan
Komisaris/Direksi;
Hasil Penilaian 7. Piagam Komite yang relevan;
Hasil penilaian sendiri oleh Dewan Komisaris 8. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar
selanjutnya disampaikan kepada Komite Modal yang berlaku;
Remunerasi dan Nominasi. 9. Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan;
dan
Sepanjang tahun 2023, Dewan Komisaris telah 10. Rencana Bisnis.
menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 139
Page 142
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Dewan Komisaris
11. Data Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi yang diikuti oleh Dewan Komisaris
Pelatihan yang Diikuti oleh Dewan Komisaris
No. Nama Jabatan Judul Pelatihan
1 Wee Ee Cheong Komisaris Utama • 2023 ASEAN Conference – Forging a Digital and
Sustainable ASEAN Towards Prosperity, Resilience
and Sustainable Growth
• Blockchain and Digital Assets - Accenture
• Cybersecurity Threats & Challenges in Asia Pacific –
Ensign Infosecurity
• Insight into ISSB and Sustainability Reporting
Landscape – Ernst & Young
• Program Refreshment Sertifikasi Manajemen
Risiko “Operational Risk in Digital Banking” – PT
Arfaidhams Secret
2 Chin Voon Fat Wakil Komisaris • 2023 ASEAN Conference - Forging a Digital and
Utama Sustainable ASEAN Towards Prosperity, Resilience
and Sustainable Growth
• 2023 GIC Insight – Unlocking New Horizons
• Cybersecurity Threats & Challenges in Asia Pacific -
Ensign Infosecurity
• Insights into ISSB and Sustainability Reporting
Landscape - Ernst & Young
• New Monetary Order - Oliver Wyman
• Program Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko
“Managing Operational Risk in the Digital Banking
Era” – PT Arfaidhams Secret
3 Chan Kok Seong Komisaris • 2023 APAC Financial, Real Estate Equity and Credit
Conference
• 2023 ASEAN Conference - Forging a Digital and
Sustainable ASEAN Towards Prosperity, Resilience
and Sustainable Growth
• Blockchain and Digital Assets by Accenture
• Cybersecurity Threats & Challenges in Asia Pacific -
Ensign Infosecurity
• Insights into ISSB and Sustainability Reporting
Landscape - Ernst & Young
• Program Refreshment Sertifikasi Manajemen
Risiko “Operational Risk in Digital Banking” –
PT Arfaidhams Secret
4 Wayan Alit Antara Komisaris Independen • Program Refreshment Sertifikasi Manajemen
Risiko “Operational Risk in Digital Banking” –
PT Arfaidhams Secret
• UOB Gateway to ASEAN Conference 2023 – ASEAN
Forging Ahead
5 VJH Boentaran Komisaris Independen • Program Refreshment Sertifikasi Manajemen
Lesmana Risiko “Operational Risk in Digital Banking” –
PT Arfaidhams Secret
• UOB Gateway to ASEAN Conference 2023 – ASEAN
Forging Ahead
140 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 143
Membangun Masa Depan ASEAN
Direksi
Direksi merupakan organ Perseroan yang berwenang k. Mengungkapkan kepada karyawan kebijakan
dan bertanggung jawab penuh dalam melaksanakan Bank yang bersifat strategis di bidang
tugasnya untuk kepentingan Bank dalam mencapai kepegawaian, sepanjang kebijakan tersebut
maksud dan tujuannya serta mewakili Bank di dalam tidak bersifat rahasia; dan
maupun di luar pengadilan. Setiap anggota Direksi l. Menyediakan data dan informasi yang akurat,
wajib dengan itikad baik dan penuh tanggung relevan dan tepat waktu kepada Dewan
jawab menjalankan tugasnya dengan mengindahkan Komisaris.
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan
Anggaran Dasar Bank. Selanjutnya, dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawabnya, masing-masing anggota
1. Pedoman dan Tata Tertib Kerja Direksi Direksi berpedoman pada pembagian pekerjaan,
Dalam menjalankan tugas dan tanggung tanggung jawab dan wewenang anggota Direksi
jawabnya, Direksi berpedoman pada Pedoman yang didasarkan pada Surat Keputusan Direksi
dan Tata Tertib Kerja Direksi yang ketentuannya No. 23/SKDIR/0110 tentang Tugas dan Wewenang
menyesuaikan dengan peraturan perundangan- Anggota Direksi, dengan rincian sebagai berikut:
undangan yang berlaku. Pedoman dan Tata Tertib
Kerja Direksi tersebut telah melalui pengkinian Direktur Utama
secara berkala, dimana hasil pengkinian terakhir • Berhak dan berwenang untuk bertindak atas
berupa dalam Surat Keputusan Direksi PT Bank nama Direksi dan mewakili Bank.
UOB Indonesia No. 20/SKDIR/0098 tanggal 14 • Mengooordinasikan pelaksanaan
Desember 2020. kepengurusan Bank.
• Menetapkan strategi Bank.
2. Tugas dan Tanggung Jawab Direksi • Memastikan pelaksanaan fungsi kepatuhan,
[GRI 2-12] pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola
Tugas-tugas pokok Direksi, antara lain: perusahaan yang baik serta praktik prudential
a. Mengelola Bank sesuai kewenangan dan banking.
tanggung jawabnya sebagaimana dinyatakan • Mengembangkan strategi dan memberikan
dalam Anggaran Dasar dan peraturan arahan kepada Regional General Manager.
perundang-undangan yang berlaku;
b. Bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan Direktur Keuangan & Layanan Korporasi
kepengurusan Bank; • Bertanggung jawab atas laporan keuangan
c. Melaksanakan prinsip-prinsip GCG dalam setiap Bank serta merumuskan strategi pengelolaan
kegiatan usaha Bank pada seluruh tingkatan keuangan Bank guna mendukung pencapaian
atau jenjang organisasi; kinerja Bank.
d. Menerapkan strategi usaha dengan supervisi • Memastikan integritas data keuangan Bank
dari Dewan Komisaris; dan menyediakan analisa keuangan atas
e. Menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi kinerja Bank untuk mendukung pengambilan
yang diberikan oleh fungsi kerja Audit Intern, keputusan oleh manajemen Bank.
Auditor Eksternal, hasil pengawasan Otoritas • Mengembangkan sistem dan prosedur
Jasa Keuangan (OJK) serta instansi-instansi keuangan serta memimpin, mengarahkan dan
yang berwenang lainnya; memonitor pelaksanaan aksi korporasi yang
f. Melakukan pengawasan internal secara efektif dilakukan oleh Bank.
dan efisien;
g. Melakukan pemantauan pengelolaan risiko Direktur Kepatuhan, Legal & Sekretaris
yang dihadapi oleh Bank; Perusahaan
h. Menjaga iklim kerja yang kondusif • Merumuskan strategi guna mendorong
sehingga meningkatkan produktivitas dan terciptanya Budaya Kepatuhan Bank;
profesionalisme; • Mengusulkan kebijakan kepatuhan atau prinsip-
i. Mengelola dan melakukan pengembangan prinsip kepatuhan yang akan ditetapkan oleh
karyawan serta menjaga keberlangsungan Direksi;
organisasi; • Menetapkan sistem dan prosedur kepatuhan
j. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan yang akan digunakan untuk menyusun
tugasnya kepada Pemegang Saham melalui ketentuan dan pedoman internal Bank;
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan;
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 141
Page 144
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
• Memastikan bahwa seluruh kebijakan, prinsip tata kelola perusahaan yang baik,
ketentuan, sistem, dan prosedur, serta kegiatan praktik kehati-hatian perbankan, serta
usaha yang dilakukan Bank telah sesuai dengan mengimplementasikan arahan dari regulator
ketentuan-ketentuan regulator dan peraturan mengenai manajemen risiko Bank pada segmen
perundang-undangan yang berlaku; Wholesale Banking.
• Melakukan pengawasan atas pelaksanaan • Bertanggung jawab atas pelaksanaan
program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan budgeting pada segmen Wholesale Banking.
Pendanaan Terorisme; • Melaksanakan pengembangan dan perbaikan
• Meminimalisasikan risiko kepatuhan Bank serta proses secara kesinambungan untuk fungsi-
memberikan rekomendasi atas permasalahan fungsi di Wholesale Banking
terkait kepatuhan;
• Melakukan tindakan pencegahan agar Direktur Global Markets
kebijakan dan/atau keputusan yang diambil • Mengkoordinasikan, memberikan arahan
Direksi Bank tidak menyimpang dari ketentuan strategis dan memantau kegiatan di Global
regulator, serta peraturan perundang- Markets, serta bertanggung jawab atas
undangan yang berlaku; pencapaian pendapatan yang berasal dari
• Melakukan pengawasan dan memberikan transaksi dan kegiatan di Global Markets
arahan bagi Pejabat-Pejabat yang masing- secara keseluruhan.
masing membawahi Unit Legal, Unit Litigasi dan • Bertanggung jawab atas proses peluncuran
Unit Corporate Secretary dalam melaksanakan produk/aktivitas baru yang ditangani oleh
tugas dan tanggung jawabnya. Global Markets dan memberikan arahan serta
masukan untuk mempersingkat proses dan
Direktur Teknologi dan Operasional meningkatkan kualitas produk/aktivitas.
• Bertanggung jawab untuk merumuskan • Memberikan informasi kepada Anggota Direksi
Blueprint Technology and Operation secara dan Dewan Komisaris mengenai kondisi pasar
jangka panjang. keuangan yang mencakup perkembangan
• Bertanggung jawab untuk merumuskan, pasar valuta asing, pasar keuangan, lembaga
mengevaluasi serta menentukan strategi keuangan dan pasar sekuritas.
terhadap infrastruktur, sistem serta keamanan • Bertanggung jawab atas tata kelola yang baik
Teknologi Informasi agar kegiatan operasional di Global Markets dalam manajemen risiko dan
dapat berjalan efektif dan efisien. memastikan kepatuhan terhadap kebijakan
• Bertanggung jawab untuk merumuskan, dan prosedur.
mengevaluasi serta menentukan strategi • Bertanggung jawab atas limit yang diberikan
Operasional Bank yang dapat mendorong unit kepada Global Markets baik Limit Risiko Pasar
kerja bisnis mencapai profit. atau Limit Counterparty.
• Memastikan pengembangan aplikasi, beserta
jaringan infrastruktur teknologi dan komunikasi Direktur Consumer Banking
untuk mendukung keamanan dan kerahasiaan • Bertanggung jawab dalam memberikan arahan
yang tinggi terhadap data bank dan nasabah. strategis untuk pertumbuhan Consumer Banking
• Memastikan mekanisme identifikasi dan mitigasi dalam mendukung pertumbuhan bisnis Bank;
risiko terhadap sistem infrastruktur, keamanan • Bertanggung jawab dalam pengembangan
teknologi dan proses operasional telah tersedia produk dan jasa consumer banking dan
dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. perbankan digital yang kompetitif dan
• Bekerja sama dengan unit kerja terkait untuk inovatif sesuai dengan kebutuhan nasabah,
memastikan cost effectiveness teknologi dan perkembangan pasar dan tuntutan teknologi
menentukan skala prioritas sesuai dengan guna mencapai target pasar dan target bisnis;
kemampuan Bank. • Bertanggung jawab mendukung bisnis dan
cabang dalam penerapan prinsip kehati-hatian
Direktur Wholesale Banking dengan melakukan uji kelayakan (due diligence)
• Bertanggung jawab dalam memberikan arahan dalam penerimaan nasabah, pemantauan
strategis untuk pertumbuhan segmen Wholesale aktivitas bisnis dan operasional, pemantauan
Banking dalam mendukung bisnis Bank. kepatuhan terhadap kebijakan internal maupun
• Bertanggung jawab dalam memastikan regulasi eksternal serta pelaksanaan kegiatan
pelaksanaan fungsi kepatuhan, pelaksanaan middle office;
142 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 145
Membangun Masa Depan ASEAN
Direksi
• Bertanggung jawab membangun decision • Bertanggung jawab untuk memenuhi
management yang berfokus pada memberikan target waktu projek, serta secara proaktif
dukungan dan pandangan untuk membangun mengidentifikasi hambatan, dan memitigasi
bisnis ritel yang sehat melalui pembentukan, resiko sehingga dapat ditangani secara tepat
pemeliharaan dan peningkatan model retail waktu untuk mencapai tujuan bisinis and
risk scorecards, marketing, predictive dan mendukung pertumbuhan bisnis.
IFRS9. Membangun segmentasi/profil dari
portofolio, serta membantu dalam membangun, 3. Nominasi dan Kriteria Kandidat Direksi
memelihara dan meningkatkan kinerja [GRI 2-10, 2-17]
infrastuktur untuk manajemen portofolio yang Bank telah memiliki Kebijakan dan Prosedur
efektif. Pemilihan, Penggantian dan/atau Pemberhentian
Anggota Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat
Direktur Manajemen Risiko Eksekutif Senior dan Komite-Komite yang
• Memberikan arahan strategis dalam Bertanggung Jawab Kepada Dewan Komisaris PT
manajemen risiko dengan senantiasa Bank UOB Indonesia sebagaimana diatur dalam
memperhatikan prinsip kehati-hatian dan Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0138, yang
kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku mengatur proses nominasi dan kriteria kandidat
serta mengimplementasikan arahan dari anggota Direksi, sebagai berikut:
regulator mengenai manajemen risiko Bank. 1. Anggota Direksi, Dewan Komisaris dan/atau
• Mengembangkan dan mengevaluasi sistem dan Pemegang Saham Mayoritas Bank dapat
proses manajemen risiko untuk mengidentifikasi, menyampaikan usulan kandidat anggota
mengukur, memonitor, memitigasi, dan Direksi, jika diperlukan.
melaporkan risiko. 2. Usulan kandidat anggota Direksi disampaikan
• Memfasilitasi Manajemen Senior Bank kepada Komite Remunerasi dan Nominasi Bank.
memahami berbagai jenis risiko termasuk 3. Kandidat anggota Direksi yang diusulkan,
secara bersama-sama mengembangkan kontrol paling kurang harus memenuhi kriteria sebagai
dan mitigasi risiko serta meningkatkan budaya berikut:
kesadaran risiko. a. Warga Negara Indonesia dan/atau Warga
• Memberikan rekomendasi terkait pengelolaan Negara Asing yang memenuhi persyaratan
manajemen risiko Bank yang meliputi risiko yang ditentukan peraturan perundang-
operasional, pasar, likuiditas, dan kredit. undangan yang berlaku.
• Memastikan pengelolaan dan pengembangan b. Mayoritas anggota Direksi wajib
sumber daya manusia pada fungsi-fungsi yang berpengalaman paling kurang 5 (lima) tahun
terkait dengan manajemen risiko. di bidang operasional sebagai Pejabat
Eksekutif pada bank umum.
Direktur Strategic Business Development, Retail c. Memiliki integritas, kompetensi dan
& Channels Transformation reputasi keuangan yang baik sebagaimana
• Bertanggung jawab mendukung pencapaian dipersyaratkan dalam peraturan perundang-
inisiatif Consumer Banking dan Channels di undangan yang berlaku.
bawah Transformation Office dan Accelerated 4. Setiap usulan pengangkatan Anggota Direksi
Build Program; kepada Rapat Umum Pemegang Saham
• Bertanggung jawab untuk mengatasi konflik harus memperhatikan rekomendasi Komite
prioritas dan saling ketergantungan program Remunerasi dan Nominasi. Dalam hal anggota
serta prioritas dan risiko organisasi lainnya Remunerasi dan Nominasi memiliki benturan
termasuk penyampaikan laporan kemajuan kepentingan (conflict of interest) dengan usulan
kepada pihak yang relevan, jika diperlukan; yang direkomendasikan, maka dalam usulan
• Bekerja sama dengan pemangku kepentingan tersebut wajib diungkapkan.
utama untuk mendukung kolaborasi yang 5. Rekomendasi yang diberikan oleh Komite
erat dengan seluruh tim bisnis dan teknologi Remunerasi dan Nominasi berdasarkan
untuk melaksanakan proyek integrasi dan persyaratan pada kriteria anggota Direksi.
transformasi. Bekerja sama dengan para
pimpinan lintas fungsi untuk memimpin dan
mendapatkan dukungan organisasi;
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 143
Page 146
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
4. Komposisi, Kriteria dan Independensi Direksi [GRI 2-11]
Komposisi anggota Direksi Bank per 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Dasar Pengangkatan
Pengangkatan Masa
Nama Jabatan Persetujuan
RUPS Kembali Jabatan
Regulator
Hendra
Direktur Utama 17 September 2020 21 Oktober 2020
Gunawan
Direktur Keuangan &
Teh Han Yi 22 Agustus 2019 21 Juni 2019
Layanan Korporasi
Direktur Teknologi &
Paul Rafiuly 27 Agustus 2018 11 Oktober 2018
Operasional
Harapman Direktur Wholesale 28 April 2021
22 Agustus 2019 21 Juni 2019
Kasan Banking
Direktur Global 2021 - 2025
Sonny Samuel 14 Mei 2020 30 April 2020
Markets
Direktur Kepatuhan,
Ardhi Wibowo Legal & Sekretaris 14 Mei 2020 30 Mei 2020
Perusahaan
Direktur Strategic
Business
Choi Yau Chi Development, 10 Maret 2021 28 April 2021
Retail & Channels
Transformation
Direktur Manajemen 29 November
Henry Santoso 8 Desember 2022 - 2022 - 2025
Risiko 2022
Berdasarkan Anggaran Dasar Bank, masa jabatan b. Anggota Direksi baik secara sendiri-sendiri atau
anggota Direksi Bank adalah 4 (empat) tahun. bersama-sama tidak memiliki saham melebihi
Masa jabatan anggota Direksi di atas adalah 25 persen dari modal disetor pada Bank atau
sampai dengan penutupan RUPST Bank yang akan pada suatu perusahaan lain.
diadakan pada tahun 2025. c. Seluruh anggota Direksi tidak merangkap
jabatan sebagai anggota Dewan Komisaris,
5. Independensi Direksi Direksi atau Pejabat Eksekutif pada bank,
Dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya, perusahaan dan/atau lembaga lain.
Direksi Bank menjunjung tinggi prinsip independensi d. Direktur Utama Bank berasal dari pihak yang
sebagaimana telah diatur dalam Surat Keputusan independen terhadap Pemegang saham
Direksi No. 20/SKDIR/0098 tentang Pedoman dan Pengendali Bank. Direktur Utama Bank tidak
Tata Tertib Kerja Direksi, sebagai berikut: memiliki hubungan keuangan, kepengurusan,
a. Seluruh anggota Direksi Bank tidak saling kepemilikan saham dan/atau hubungan
memiliki hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengan Pemegang Saham Pengendali
keluarga sampai dengan derajat kedua dengan Bank.
sesama anggota Direksi dan/atau dengan
anggota Dewan Komisaris maupun Pemegang
Saham Pengendali.
144 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 147
Membangun Masa Depan ASEAN
Direksi
6. Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
Seluruh pengangkatan anggota Direksi oleh RUPS sebagaimana tercantum pada tabel di atas telah
memperhatikan kriteria utama yang disetujui oleh Dewan Komisaris yaitu dengan mempertimbangkan
integritas, kompetensi, profesionalisme dan reputasi keuangan yang memadai sesuai dengan persyaratan
penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) yang telah ditetapkan oleh Regulator.
7. Kebijakan Rapat Direksi [GRI 2-13]
Kebijakan Rapat Direksi diatur dalam Anggaran Dasar dan Pedoman dan Tata Tertib Direksi. Tata tertib rapat
Direksi mencakup antara lain:
a. Rapat Direksi dapat diadakan sekurang-kurangnya 1 (satu) kali setiap bulannya kecuali apabila dianggap
perlu oleh salah satu anggota Direksi atau atas permintaan tertulis dari seorang atau lebih anggota
Dewan Komisaris atau atas permintaan tertulis 1 (satu) pemegang saham atau lebih yang bersama-sama
mewakili 1/10 (satu persepuluh) bagian dari jumlah seluruh saham yang telah ditempatkan oleh Perseroan
dengan hak suara yang sah.
b. Direksi mengadakan Rapat Direksi bersama dengan Dewan Komisaris secara berkala sekurang-kurangnya
1 (satu) kali dalam 4 (empat) bulan.
c. Direksi menjadwalkan Rapat Direksi untuk tahun berikutnya sebelum berakhirnya tahun buku.
d. Rapat Direksi adalah sah dan berhak mengambil keputusan yang mengikat apabila lebih dari ½ (satu per
dua) bagian dari jumlah anggota Direksi hadir dalam rapat.
e. Keputusan rapat Direksi harus diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat. Dalam hal keputusan
berdasarkan musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, maka keputusan diambil dengan pemungutan
suara berdasarkan suara setuju lebih dari ½ (satu perdua) bagian dari jumlah suara bagian dari jumlah
suara yang dikeluarkan dengan sah dalam rapat tersebut.
f. Apabila suara yang tidak setuju dan suara yang setuju sama banyaknya, maka ketua rapat Direksi yang
memutuskan.
g. Hasil rapat Direksi wajib dituangkan dalam risalah rapat dan didokumentasikan dengan baik.
8. Pelaksanaan dan tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi dan Rapat Gabungan
Direksi dengan Dewan Komisaris
Sepanjang tahun 2023, pelaksanaan dan tingkat kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi dan Rapat Gabungan
Direksi dan Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
Rapat Gabungan Direksi dan Dewan
Rapat Direksi
Komisaris
Nama
Jumlah Frekuensi Jumlah Frekuensi
Persentase Persentase
Rapat Kehadiran Rapat Kehadiran
Hendra
12 12 100% 4 4 100%
Gunawan
Teh Han Yi 12 11 91.66% 4 4 100%
Paul Rafiuly 12 12 100% 4 4 100%
Harapman
12 12 100% 4 4 100%
Kasan
Sonny Samuel 12 12 100% 4 3 75%
Ardhi
12 11 91.66% 4 4 100%
Wibowo
Choi Yau Chi 12 11 91.66% 4 4 100%
Henry
12 12 100% 4 4 100%
Santoso
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 145
Page 148
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
9. Penilaian Kinerja Direksi [GRI 2-18] 10. Program Orientasi Bagi Anggota
Direksi Baru
Prosedur Penilaian Kinerja Anggota Direksi yang baru diangkat wajib
Bank telah memiliki kebijakan tentang mengikuti program orientasi yang bertujuan
Pedoman Evaluasi Komisaris dan Penilaian untuk memberikan pengetahuan dan informasi
Kinerja Direktur yang bertujuan untuk agar memperoleh pemahaman tentang Bank
memberikan panduan kepada anggota Direksi sehingga dapat melaksanakan tugasnya
dalam melakukan proses penilaian kinerja secara efektif dan efisien. Pada tahun 2023,
dan memberikan standarisasi ketentuan untuk tidak terdapat anggota Direksi baru yang
diterapkan oleh anggota Direksi. Pedoman ini mengikuti program orientasi.
mengatur antara lain:
Program orientasi bagi Direksi yang baru
Penilaian Kinerja berupa dokumen-dokumen yang disiapkan
Penilaian kinerja anggota Direksi dilakukan 1 oleh Unit Kerja Corporate Secretary, antara
(satu) kali dalam setahun dengan melakukan lain meliputi:
penilaian sendiri (self-assessment). a. Visi dan Misi;
b. Kode Etik & Perilaku Kepegawaian;
Kriteria Penilaian c. Struktur Organisasi;
Kriteria penilaian kinerja anggota Direksi d. Anggaran Dasar;
antara lain sebagai berikut: e. Pedoman Pelaksanaan Tata Kelola
1. Sasaran Kinerja dan Proses Pencapaian; Perusahaan;
2. Kompetensi Strategic, Engage, Execute and f. Tata Tertib dan Pedoman Kerja Dewan
Develop (SEED); dan Komisaris/Direksi;
3. Teladan atas nilai-nilai Perusahaan yaitu g. Piagam Komite yang relevan;
Honourable, Enterprising, United dan h. Peraturan terkait Perbankan dan Pasar
Committed. Modal yang berlaku;
i. Laporan Keuangan dan Laporan Tahunan;
Hasil Penilaian dan
Hasil penilaian sendiri oleh Direksi akan j. Rencana Bisnis.
disampaikan kepada atasan yang kemudian
disampaikan kepada Dewan Komisaris
dengan rekomendasi Komite Remunerasi dan
Nominasi. Selanjutnya hasil akhir penilaian
akan disampaikan kepada masing-masing
Direktur.
Pada tahun 2023, Direksi telah menjalankan
tugas dan fungsinya dengan baik dalam
memastikan pencapaian kinerja Bank yang
dapat memenuhi ekspektasi pemegang saham
dan seluruh pemangku kepentingan.
146 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 149
Membangun Masa Depan ASEAN
Direksi
11. Data Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi yang diikuti oleh Direksi
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
1 Hendra Gunawan Direktur Utama UOB Leadership Masterclass
Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2023
“Synergy and Innovation of Digital Economy: Fostering
Growth”
Asian Financial Leaders Programme Training di Amerika
Serikat, Jakarta, Swiss, Singapura
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023:
Managing Operational Risk in the Digital Banking Era –
7 Maret 2023
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023:
Operational Risk (with Case Study in Indonesia) – 23 Mei
2023
Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) CEO Forum:
CEO Breakfast Meeting dengan Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Bapak H.E.
Airlangga Hartarto
Seminar Leading Through Global Turbulence
ASEAN Indonesia 2023 – Chairmanship : ASEAN Finance
and Central Bank Deputies’ Meeting (AFCDM)
Chief Executive Officer (CEO) Forum by KOMPAS
Building Coaching Culture at UOB Indonesia - Coaching
Techniques for Breakthrough
UOB Gateway To Asean Conference 2023
2023 Integrated Crisis Management (ICM) Exercise
UOB Leadership Masterclass: Transforming Boldly – Bank
2030
Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PBTI) 2023
Workshop - Large Language Model
Focus Group Discussion (FGD) Kebijakan Insentif Likuiditas
Makroprudensial (KLM)
High Level Jakarta Lunch Networking Session
Sustainable Business Workshop
Webinar - Ensuring Operational Resilience Amidst
Uncertainty
2 Teh Han Yi Direktur Keuangan & Refreshment Risk Management Certification 2023:
Layanan Korporasi Operational Risk in Digital Banking
Talent Plus Executive Coaching : Leadership
In House Workshop – Sharing Session: Run Through Process
Business As Usual (BAU) and Preparation of Integration
Project
Leadership Academy Level 3
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 147
Page 150
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
3 Harapman Kasan Direktur Wholesale Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023:
Banking Operational Risk in Digital Banking
Building Coaching Culture at UOB Indonesia - Coaching
Techniques for Breakthrough
CCMC – Executive Coaching for Profound Transformation
CCMC - Life Coaching for Holistic Happiness
4 Paul Rafiuly Direktur Teknologi & Executive Coaching – 23 Februari 2023
Operasional Executive Coaching : Leadership – 27 April 2023
Webinar : Pakar Bicara “Ancaman Serius Serangan Siber
Perbankan, Siapkah Antisipasi”, GoodmoneyID
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023:
Operational Risk in Digital Banking
UOB Leadership Masterclass - Understanding China: its
relations with Asia, US and the World
The Future of Data Protection Masterclass
Ethical Hacking Essentials
Webinar: Ensuring Operational Resilience Amidst
Uncertainty
Executive Coach
5 Sonny Samuel Direktur Global Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023:
Markets Operational Risk in Digital Banking
Volcker Rule Essentials (US) 2023
Sosialisasi Penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
Behaviourally - Insights Training
Foreign Exchange (FX) Code of Conduct: Global Edition
Code of Conduct for Singapore Wholesale Financial
Markets
Global Market (GM) Training IT Security
Refreshment FX/IDR
UOBI Social Media Code of Conduct and UOBI Influencer
Training
6 Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan, Rapat Koordinasi Tahun 2023 dengan Pusat Pelaporan
Legal & Sekretaris Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Apresiasi Kerja Sama
Perusahaan yang Baik tahun 2022 dan Pembahasan Program Kerja
Strategis
Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023:
Operational Risk in Digital Banking – 5 June 2023
Chief Executive Officer (CEO) Banking Forum dengan
Perhimpunan Bank Nasional, Ikatan Bankir Indonesia &
Banker Association for Risk Management
“Synergy and Innovation to Enhance Regional Economy”
dengan Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Koordinator
Bidang Perekonomian
148 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 151
Membangun Masa Depan ASEAN
Direksi
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
Pertemuan Koordinasi PPATK : Pelaksanaan Tim Kerja
Analisis Kolaboratif terkait Pemilihan Umum dan Pemilihan
Kepala Daerah
GC Q1-2023 AML Dialogue : Dialog Triwulanan terkait
dengan Anti Pencucian Uang
Diskusi Salinan Peraturan Pemerintah No. 10 Tahun 2023
tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara
Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementerian Dalam
Negeri dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia
(ASPI) & Bank Fintech Payment Gateway
Briefing on Central Bank Digital Currency (CBDC) & Speaker
dari VISA, Nischint Sanghavi, Regional Crypto Lead, Asia
Pasifik
Rapat Compliance : Undang-Undang Pelindungan Data
Pribadi (UU PDP), Pengembangan dan Penguatan Sektor
Keuangan, dan Validasi Nomor Identitas Kependudukan
(NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), PWC
Indonesia
Focus Group Discussion (FGD) Implementation UU PDP
Price WaterCoopers (PWC) Engagement for Personal Data
Protection & Train the Trainer
Perumusan Strategi Komunikasi dan Kebijakan Skema
Harga QRIS serta Penyelenggaraan BI-FAST
Diskusi Penerapan Kewajiban Pelaporan Transaksi
Keuangan Tunai
"Economic and Banking Industry Update" pada Rapat
dengan Bapak Raden Pardede - Tim Asistensi Menteri
Koordinator Bidang Perekonomian
Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2023
Focus Group Discussion: Pendirian Financial Center di Ibu
Kota Nusantara (IKN)
Pertemuan Tahunan Lembaga Penjamin Simpanan
dan Stakeholders: Peran dan Kebijakan LPS Pasca
Ditetapkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan
Building Coaching Culture at UOB Indonesia - Coaching
Techniques for Breakthrough
UOB Group Compliance Regional Meeting : Singapura
UOB Group Compliance Summit 2023
UOB Gateway To Asean Conference 2023
Grand Sosialisasi Nasional Implementasi Kartu Kredit
Indonesia (KKI) Segmen Pemerintah
First Class Teamwork
UOB Group Compliance Leadership Council
Visa Indonesia Payment Security Forum
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 149
Page 152
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Direksi
No Nama Posisi Lokakarya/Pelatihan/Sosialisasi
Sosialisasi Penerbitan Peraturan Bank Indonesia No. 3
tanggal 27 Juni 2023 tentang Pelindungan Konsumen
Bank Indonesia
2023 Integrated Crisis Management (ICM) Exercise
Undangan Sosialisasi SPRINT Modul Penilaian Kemampuan
dan Kepatutan (PKK) Bank Umum Konvensional dan Kantor
Perwakilan dari Bank yang Berkedudukan di Luar Negeri
(Sosialisasi PKK BUK)
Undangan Tatap Muka Menghadiri 4th Legal Forum
"Urgensi Regulatory Technology dan Digital Evidence
dalam Mendukung Efektifitas Penegakan Hukum TPPU”.
Invitation from The Ministry of Women's Empowerment
and Child Protection: Public Dialogue Entitled "Leader
Steps And Actions"
Community Engagement Webinar
UOB Leadership Masterclass: Transforming Boldly – Bank
2030
Personal Data Protection Law - PDP Law No. 27
7 Choi Yau Chi Direktur Strategic Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023 : Stress Test
Business Risiko Kredit dan Action Plan Penerapan Digital Banking
Development,
Retail & Channels
Transformation
8 Henry Santoso Direktur Manajemen Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko 2023:
Risiko Operational Risk in Digital Banking
Business Banking Product Workshop
Responsible Financing – Risk and Business Opportunities
Business Manager Review
Risk & Governance Summit 2023
UOB Gateway To Asean Conference 2023
Integrated Crisis Management (ICM) Exercise
Task Force Exercise on Liquidity Task Force, Capital Task
Force and BCM Task Force
Pembelajaran dan Pengembangan Berkelanjutan –
Prioritas Utama, UOB Production
150 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 153
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
A. Komite-Komite di bawah Dewan Pejabat Eksekutif Senior dan Komite-Komite yang
bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris
Komisaris serta telah memenuhi kriteria yang dipersyaratkan
oleh Regulator
1. Komite Audit
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 23/
SKDIR/0057 tanggal 3 Mei 2023 tentang
Pengangkatan Anggota Komite Audit, anggota VJH Boentaran Lesmana
Komite Audit Bank terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu (Komisaris Independen)
sebagai berikut: Ketua Komite Audit
Susunan Anggota Komite Audit per tanggal 31
Desember 2023
Nama Komposisi Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Dewan
Komisaris dalam Laporan Tahunan pada halaman
VJH Boentaran Ketua (Komisaris Independen) 49.
Lesmana
Burlita Anggota (Pihak Independen)
Humbul Kristiawan Anggota (Pihak Independen) Burlita
Anggota (Pihak Independen)
Periode Masa Tugas Usia: 60 tahun
Masa tugas anggota Komite Audit tidak boleh Kewarganegaraan: Indonesia
lebih lama dari masa jabatan Dewan Komisaris
sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Bank
dan dapat dipilih kembali hanya untuk satu periode
berikutnya.
Dasar Hukum Pengangkatan
Surat Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0057
Komisaris Independen yang menjabat pada Komite
tanggal 3 Mei 2023
Audit hanya dapat diangkat kembali pada Komite
Audit untuk 1 (satu) periode masa jabatan Komite
Riwayat Pendidikan
Audit berikutnya. Masa jabatan anggota Komite
• Sarjana Arsitek dari Universitas Indonesia
Audit akan berakhir pada tahun 2025.
• Pre-Master Degree dari Wijawiyata Manajemen
IPPM
Independensi Anggota Komite Audit
Seluruh anggota Komite telah memenuhi ketentuan
Riwayat Pekerjaan
yang berlaku terkait dengan persyaratan
• Head of the Compliance Management Division
independensi anggota Komite Audit, dengan
di PT Bank Sahabat Sampoerna (2012-2021)
memperhatikan integritas, akhlak, dan moral
• PT Bank BRI Syariah dengan posisi terakhir
masing-masing anggota Komite Audit.
sebagai Financing Support Group Head (2008-
2012)
Untuk menjaga independensi dan objektivitas,
• PT Bank Niaga dengan posisi terakhir sebagai
anggota Komite Audit merupakan Komisaris
Head of Employee Education Division pada
Independen dan Pihak Independen. Direksi tidak
Compliance Management Group (1991-2008)
diperkenankan untuk duduk dalam keanggotaan
Komite Audit.
Pelatihan
• Program Refreshment Sertifikasi Manajemen
Seluruh anggota Komite Audit memiliki integritas,
Risiko “Operational Risk in Digital Banking” – PT
akhlak dan moral yang baik, hal mana merupakan
Arfaidhams Secret
persyaratan bagi anggota Komite Audit
• UOB Gateway to ASEAN Conference 2023 –
sebagaimana dimaksud dalam Surat Keputusan
ASEAN Forging Ahead
Direksi No. 23/SKDIR/0138 tentang Kebijakan
dan Prosedur Pemilihan, Penggantian dan/atau
Rangkap Jabatan
Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris, Direksi,
-
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 151
Page 154
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
laporan keuangan, proyeksi dan laporan lainnya
terkait dengan informasi keuangan Bank.
b. Melakukan penelaahan atas ketaatan
Humbul Kristiawan
terhadap peraturan perundang-undangan
Anggota (Pihak Independen)
yang berhubungan dengan kegiatan Bank.
Usia: 49 tahun
c. Memberikan pendapat independen dalam
Kewarganegaraan: Indonesia
hal terjadi perbedaan pendapat antara
manajemen dan Akuntan Publik atas jasa yang
diberikannya.
d. Melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan
Dasar Hukum Pengangkatan pemberian jasa audit atas informasi keuangan
Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0057 tanggal historis tahunan oleh Akuntan Publik (AP) dan/
3 Mei 2023. atau Kantor Akuntan Publik (KAP) di tahun
sebelumnya, dengan menilai:
Riwayat Pendidikan i. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh AP
• Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjadjaran dan/atau KAP dengan standar audit yang
• Master of Business Administration dari Sekolah berlaku;
Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi ii. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan;
Bandung iii. Pengkajian kecukupan ruang lingkup audit
dan Kecukupan uji petik; dan
Riwayat Pekerjaan iv. Rekomendasi perbaikan yang diberikan oleh
• Partner dan Government Sector Leader di RSM AP dan/atau KAP.
AAJ (2017-2018) e. Memberikan rekomendasi kepada Dewan
• Founder dan Executive Director di Innovative Komisaris mengenai penunjukan AP dan KAP
Government Institute (2014-sekarang) yang didasarkan pada beberapa pertimbangan
• Dosen Tamu di Universitas Padjadjaran (2008- sebagai berikut:
sekarang) i. Independensi AP, KAP, dan orang dalam
• Konsultan di Deloitte South East Asia dengan KAP;
posisi terakhir sebagai Equity Partner (2006- ii. Ruang lingkup audit;
2016) iii. Imbalan jasa audit;
• Risk Management Manager di Citibank, N.A. iv. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan Tim
(2005-2006) Audit dari KAP;
• Konsultan di Ernst & Young (2000-2005) v. Metodologi, teknik, dan sarana audit yang
digunakan KAP;
Pelatihan vi. Manfaat fresh eye perspectives yang akan
• Program Refreshment Sertifikasi Manajemen diperoleh melalui penggantian AP, KAP, dan
Risiko “Operational Risk in Digital Banking” – PT Tim Audit dari KAP;
Arfaidhams Secret vii. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit
• UOB Gateway to ASEAN Conference 2023– oleh KAP yang sama secara berturut-turut
ASEAN Forging Ahead untuk kurun waktu yang cukup panjang;
dan/atau
Rangkap Jabatan viii. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan
• Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi, Bank pemberian jasa audit atas informasi
BJB, Bandung (2022 – sekarang) keuangan historis tahunan oleh AP dan KAP
• Anggota Komite Pemantau Risiko, PT Pegadaian, pada periode sebelumnya, apabila ada.
Jakarta (2020 – sekarang) f. Melakukan pemantauan, penelaahan dan
evaluasi atas perencanaan dan pelaksanaan
Tugas dan Tanggung Jawab audit serta pemantauan atas tindak lanjut hasil
Komite Audit menjalankan tugas, tanggung jawab audit intern dalam rangka menilai kecukupan
dan kewenangannya berdasarkan Piagam Komite pengendalian internal termasuk kecukupan
Audit yang antara lain meliputi: proses pelaporan keuangan, dan memastikan
a. Melakukan penelaahan atas informasi Direksi mengambil tindakan perbaikan yang
keuangan yang akan dikeluarkan oleh Bank diperlukan secara cepat untuk mengatasi
kepada publik dan/atau pihak otoritas lain, kelemahan pengendalian, fraud, masalah
152 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 155
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
kepatuhan terhadap kebijakan, undang- Tingkat Kehadiran Komite Audit
undang dan peraturan, atau masalah lain yang Rapat Komite Audit telah dilaksanakan sesuai
diidentifikasi dan dilaporkan oleh Audit Intern. kebutuhan Bank. Selama periode tahun 2023,
g. Komite paling sedikit melakukan pemantauan Rapat Komite Audit diselenggarakan sebanyak 23
dan evaluasi atas: (dua puluh tiga) kali, dengan dihadiri oleh seluruh
i. Pelaksanaan tugas dari Audit Intern; anggota Komite Audit.
ii. Kesesuaian pelaksanaan audit yang
dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Kehadiran anggota Komite Audit pada rapat yang
dengan standar audit yang berlaku; dilaksanakan selama tahun 2023 adalah sebagai
iii. Kesesuaian laporan keuangan dengan berikut:
standar akuntansi yang berlaku; dan
iv. Pelaksanaan tindak lanjut oleh Direksi atas Jumlah
hasil temuan Internal Audit, Akuntan Publik, Nama Kehadiran Persentase
Rapat
dan hasil pengawasan Bank Indonesia
Aswin
dan/atau Otoritas Jasa Keuangan, sebagai 9 9 100%
Wirjadi*
rekomendasi kepada Dewan Komisaris.
h. Memberikan rekomendasi atas penunjukkan, VJH
pengunduran diri atau pemberhentian Kepala Boentaran 14 14 100%
Audit Intern dan memberikan masukan terhadap Lesmana**
penilaian tahunan atas kinerja dan remunerasi Burlita 23 22 95,6%
yang bersangkutan. Humbul
i. Menyiapkan Program Kerja Tahunan dan 23 23 100%
Kristiawan
melakukan penelaahan tahunan atas Cakupan
*) Bapak Aswin Wirjadi menjabat sebagai Ketua Komite Audit
Fungsi Komite dan efektivitas kerjanya serta hingga 3 Mei 2023.
memberikan rekomendasi atas berbagai **) Bapak VJH Boentaran efektif menjabat sebagai Ketua Komite
Audit sejak tanggal 3 Mei 2023.
perubahan yang dirasa perlu kepada Dewan
Komisaris.
j. Menelaah pengaduan yang diterima Komite Keputusan rapat diambil berdasarkan musyawarah
Audit, yang berkaitan dengan proses akuntansi mufakat atau berdasarkan suara terbanyak jika
dan pelaporan keuangan Bank, serta terdapat perbedaan pendapat. Seluruh hasil
menindaklanjutinya. keputusan rapat dituangkan dalam risalah rapat
k. Menelaah dan memberikan saran kepada yang ditandatangani oleh seluruh anggota Komite
Dewan Komisaris terkait dengan adanya yang hadir dan didokumentasikan secara baik
potensi benturan kepentingan Bank. termasuk perbedaan pendapat yang terjadi dalam
l. Menjaga kerahasiaan dokumen, data dan rapat Komite.
informasi Bank.
m. Melakukan evaluasi dan memberikan Hasil rapat Komite Audit merupakan rekomendasi
rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas: yang dapat dimanfaatkan secara optimal oleh
i. Penetapan (Revisi) Piagam Audit Intern; Dewan Komisaris untuk mengambil keputusan-
ii. Penyusunan Rencana Audit Tahunan, ruang keputusan.
lingkup dan alokasi anggaran Audit Intern;
iii. Penunjukan Pengendali Mutu Independen
dari pihak eksternal untuk melakukan kaji
ulang terhadap kinerja Audit Intern (setiap 3
tahun);
iv. Pemberian remunerasi tahunan Audit Intern
secara keseluruhan serta penghargaan
kinerja; dan
v. Efektivitas dan efisiensi pelaksanaan sistem
pengendalian intern.
n. Memastikan Audit Intern melakukan komunikasi
dengan Direksi, Dewan Komisaris, auditor
eksternal dan Otoritas Jasa Keuangan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 153
Page 156
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Program kerja Komite Audit dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Pemantauan dan evaluasi atas Selama tahun 2023, Komite Audit melaksanakan rapat
perencanaan dan pelaksanaan audit dengan mengundang perwakilan dari Fungsi Kerja
serta pemantauan atas tindak lanjut hasil Audit Intern sebanyak 4 (empat) kali untuk memantau
audit dalam rangka menilai kecukupan dan mengevaluasi perencanaan dan pelaksanaan
pengendalian internal. audit serta pemantauan tindak lanjut temuan audit
untuk menilai kecukupan pengendalian internal.
2. Evaluasi terhadap pelaksanaan tugas Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
Audit Intern. perwakilan dari Fungsi Kerja Audit Intern sebagai
undangan untuk membahas pelaksanaan tugas Audit
Intern selama 2023 yaitu terkait pelaksanaan audit
selama tahun 2023 dan isu audit yang signifikan.
3. Evaluasi terhadap kesesuaian laporan • Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
keuangan dengan standar akuntansi yang Divisi Finance dan Auditor Eksternal Bank untuk
berlaku. melakukan penelaahan terhadap draft laporan
audit Bank.
• Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
Divisi Finance untuk membahas laporan publikasi
keuangan bulanan dan triwulanan dan mengevaluasi
kesesuaian dengan standar akuntansi yang berlaku.
4. Melakukan evaluasi terhadap Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
pelaksanaan pemberian jasa audit atas perwakilan dari Divisi Finance dan Fungsi Kerja Audit
informasi keuangan historis tahunan oleh Intern untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan
AP dan/atau KAP. jasa audit atas laporan keuangan periode 31 Desember
2022, yang dilakukan oleh KAP Purwantono, Sungkoro &
Surja (EY Indonesia) dan Yovita sebagai Akuntan Publik.
Rapat diadakan pada tanggal 10 April 2023.
5. Pemantauan atas rencana pelaksanaan Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
audit oleh auditor eksternal. perwakilan dari Divisi Finance dan Auditor Eksternal
Bank untuk membahas progress pelaksanaan audit
oleh auditor eksternal.
6. Evaluasi terhadap pelaksanaan tindak Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
lanjut oleh Direksi atas hasil temuan perwakilan dari Fungsi Kerja Audit Intern dan Divisi
Audit Intern, auditor eksternal dan hasil Compliance untuk memastikan bahwa Direksi telah
pengawasan OJK. menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari
Audit Intern termasuk perbaikan terhadap hasil temuan
pemeriksaan auditor eksternal maupun OJK.
7. Melakukan penelaahan atas kepatuhan Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
terhadap peraturan perundang-undangan perwakilan dari Divisi Compliance untuk menelaah
yang berhubungan dengan kegiatan Bank. kepatuhan Bank terhadap peraturan perundangan-
undangan yang berlaku.
154 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 157
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
No. Program Kerja Realisasi
8. Rekomendasi penunjukan Akuntan Publik Telah dilaksanakan rapat dengan mengundang
dan KAP sesuai ketentuan yang berlaku. perwakilan dari Divisi Finance, Divisi Audit Intern, dan
KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (PSS - Ernst & Young
Indonesia) untuk membahas proposal penawaran dari
PSS terkait dengan jasa audit laporan keuangan tahun
buku 2023. Komite Audit memberikan rekomendasi
kepada Dewan Komisaris atas penunjukan Kantor
Akuntan Publik Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota
Ernst & Young Global) dan Yovita sebagai Akuntan
Publik untuk audit tahun buku 2023, yang didasarkan
pada beberapa pertimbangan sesuai dengan POJK dan
hasil evaluasi atas pelaksanaan jasa audit atas laporan
keuangan periode tahun sebelumnya, mencakup ruang
lingkup audit constellation dan biaya audit.
9. Evaluasi terhadap pelaksanaan audit Telah dilaksanakan rapat dengan perwakilan dari
yang dilakukan oleh KAP sesuai dengan Divisi Finance, Audit Intern, dan Auditor Eksternal untuk
standar audit yang berlaku. membahas:
• Hasil akhir audit Laporan Keuangan tahun buku
2022 beserta Management Letter;
• Program audit dan metodologi audit dan progress
pelaksanaan audit laporan keuangan tahun 2023.
10. Menyiapkan Program Kerja Tahunan dan Komite Audit telah menyiapkan Program Kerja Tahunan
melakukan penelaahan tahunan atas dan melakukan penelaahan tahunan atas cakupan
cakupan Fungsi Komite dan efektivitas fungsi Komite dan efektivitas kerjanya serta memberikan
kerjanya serta memberikan rekomendasi rekomendasi atas berbagai perubahan yang dirasa
atas berbagai perubahan yang dirasa perlu kepada Dewan Komisaris.
perlu kepada Dewan Komisaris.
11. Diskusi dengan Divisi Compliance tentang Telah dilaksanakan Rapat dengan perwakilan dari Divisi
Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Compliance untuk membahas Laporan Pelaksanaan
di Bank Fungsi Kepatuhan Semester-II 2022 dan Semester
I-2023, yang meliputi manajemen risiko kepatuhan,
pemantauan Prinsip Kehati-hatian Bank, pemenuhan
Komitmen kepada Regulator, implementasi budaya
kepatuhan, dan implementasi tugas kepatuhan lainnya.
2. Komite Remunerasi dan Nominasi Susunan Anggota Komite Remunerasi dan
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bank UOB Nominasi per tanggal 31 Desember 2023
Indonesia No. 23/SKDIR/0111A tanggal 24 November
2023 tentang Pengangkatan Anggota Komite Nama Komposisi
Remunerasi dan Nominasi, anggota Komite Remunerasi
VJH Boentaran
dan Nominasi Bank terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu: Ketua (Komisaris Independen)
Lesmana
Chin Voon Fat Anggota (Komisaris)
Anggota (Pejabat Eksekutif
Irene Wiryawan yang membidangi Sumber
Daya Manusia)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 155
Page 158
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Periode Masa Tugas
Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi adalah selama 2 (dua) tahun dan akan
berakhir pada tahun 2025. Anggota Komite Remunerasi Chin Voon Fat
dan Nominasi yang masa jabatannya telah berakhir, Anggota (Komisaris)
dapat diangkat kembali.
Pedoman Komite Remunerasi dan Nominasi
Komite Remunerasi dan Nominasi telah memiliki
Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi Profil dapat dilihat di bagian Profil Dewan Komisaris
dan Nominasi yang ditinjau setiap tahun melalui dalam Laporan Tahunan pada halaman 48.
Surat Keputusan Dewan Komisaris No.23/COM/0007
tanggal 27 Desember 2023.
Independensi Anggota Komite Remunerasi dan
Irene Wiryawan
Nominasi
Rewards and Acquisition
Seluruh anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Strategic Head
memiliki integritas, akhlak dan moral yang baik, hal
Usia: 43 tahun
mana merupakan persyaratan bagi anggota Komite
Kewarganegaraan: Indonesia
Remunerasi dan Nominasi sebagaimana dimaksud
dalam Surat Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0138
tentang Kebijakan dan Prosedur Pemilihan,
Penggantian dan/atau Pemberhentian Anggota Dasar Hukum Pengangkatan
Dewan Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif Senior Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0111A
dan Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada tanggal 24 November 2023
Dewan Komisaris serta telah memenuhi kriteria yang
dipersyaratkan oleh Regulator. Riwayat Pendidikan
Sarjana Akuntansi dari Universitas Katolik
Parahyangan, Bandung
VJH Boentaran Lesmana
Riwayat Pekerjaan
(Komisaris Independen)
• Saat ini menjabat sebagai Rewards and
Ketua Komite Remunerasi
Acquisition Strategic Head UOB Indonesia
dan Nominasi
• Head of Services and Rewards di PT Bank
Rabobank International Indonesia (2013-2017)
• Compensation and Benefit Manager di PT
Anugerah Pharmindo Lestari (APL) (2011-2013)
• HR Corporate Manager di Eka Hospital (2010-
Profil dapat dilihat di bagian Profil Dewan Komisaris
2011)
dalam Laporan Tahunan pada halaman 49.
• HR Manager di The Nielsen Company Indonesia
(2007-2010)
Pelatihan
HR Refreshment 2023
Rangkap Jabatan
-
156 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 159
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Tugas dan Tanggung Jawab • Menelaah dan memberikan rekomendasi
Komite Remunerasi dan Nominasi menjalankan mengenai calon anggota Dewan Komisaris
tugas, tanggung jawab dan kewenangannya dan/atau Direksi yang memenuhi syarat
berdasarkan Tata Tertib dan Pedoman Kerja kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan
Komite Remunerasi dan Nominasi yang antara lain kepada RUPST.
meliputi: • Anggota Komite yang memiliki benturan
a. Terkait dengan Kebijakan Remunerasi: kepentingan (conflict of interests)
• Melakukan evaluasi terhadap kebijakan dengan usulan yang direkomendasikan
remunerasi yang didasarkan atas kinerja, mengungkapkan keadaan tersebut dalam
risiko, kewajaran dengan peer group, usulan yang direkomendasikan.
sasaran, dan strategi jangka panjang Bank, • Memberikan rekomendasi mengenai
pemenuhan cadangan sebagaimana diatur calon Pejabat Eksekutif Senior termasuk
dalam peraturan perundang-undangan dan perpanjangan masa kerja bagi Pejabat
potensi pendapatan Bank di masa yang Eksekutif Senior yang telah melewati batas
akan datang; dan usia pensiun untuk disampaikan kepada
• Menyampaikan hasil evaluasi dan Dewan Komisaris.
rekomendasi kepada Dewan Komisaris • Memberikan rekomendasi mengenai Pihak
mengenai: Independen yang akan menjadi anggota
i. Kebijakan remunerasi bagi anggota Komite Audit, Komite Remunerasi dan
Dewan Komisaris dan anggota Direksi Nominasi dan Komite Pemantau Risiko
untuk disampaikan kepada Rapat Umum kepada Dewan Komisaris.
Pemegang Saham; • Memberikan rekomendasi kepada Dewan
ii. Kebijakan remunerasi bagi Pejabat Komisaris mengenai:
Eksekutif Senior, Pejabat Eksekutif, dan i. Komposisi jabatan anggota Direksi dan/
pegawai secara keseluruhan untuk atau anggota Dewan Komisaris;
disampaikan kepada Direksi; ii. Kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan
iii. Struktur remunerasi anggota Dewan dalam proses Nominasi anggota Direksi,
Komisaris, Direksi dan Pejabat Eksekutif anggota Dewan Komisaris dan Pejabat
Senior; Ekskutif Senior; dan
iv. Besaran remunerasi anggota Dewan iii. Kebijakan dan evaluasi kinerja bagi
Komisaris dan anggota Direksi; dan anggota Direksi, anggota Dewan
v. Membantu Dewan Komisaris melakukan Komisaris dan Pejabat Eksekutif Senior.
penilaian kinerja dengan kesesuaian • Membantu Dewan Komisaris melakukan
remunerasi yang diterima masing-masing penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau
anggota Direksi dan anggota Dewan anggota Dewan Komisaris berdasarkan
Komisaris. tolok ukur yang telah disusun sebagai bahan
• Menyampaikan hasil evaluasi dan evaluasi.
rekomendasi kepada Direksi mengenai • Memberikan rekomendasi kepada
besaran total framework remunerasi Pejabat Dewan Komisaris mengenai program
Eksekutif Senior. pengembangan kemampuan anggota
• Memastikan bahwa Kebijakan Remunerasi Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tingkat Kehadiran Komite Remunerasi dan
b. Terkait dengan Kebijakan Nominasi Nominasi
• Menyusun dan memberikan rekomendasi Rapat Komite diselenggarakan secara berkala
mengenai sistem serta prosedur pemilihan paling kurang 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan.
dan/atau penggantian:
i. Anggota Dewan Komisaris dan anggota Selama periode tahun 2023, Rapat Komite
Direksi kepada Dewan Komisaris untuk Remunerasi dan Nominasi diselenggarakan
disampaikan kepada RUPS; dan sebanyak 5 (lima) kali, di antaranya melalui
ii. Pejabat Eksekutif Senior untuk teleconference dan dihadiri oleh lebih dari 51 persen
disampaikan kepada Dewan Komisaris. anggota termasuk seorang Komisaris Independen
dan pejabat eksekutif yang membawahi Sumber
Daya Manusia.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 157
Page 160
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Kehadiran anggota Komite Remunerasi dan Nominasi pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023 adalah
sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
VJH Boentaran Lesmana* 3 3 100%
Aswin Wirjadi** 2 2 100%
Chin Voon Fat 5 5 100%
Irene Wiryawan 5 5 100%
*) Bapak VJH Boentaran Lesmana menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sampai dengan 3 Mei 2023 dan kemudian
diangkat kembali sejak 24 November 2023
**) Bapak Aswin Wirjadi menjabat sebagai Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi sejak 3 Mei 2023 sampai dengan 26 Oktober 2023
Keputusan rapat diambil berdasarkan musyawarah mufakat atau berdasarkan suara terbanyak jika terdapat
perbedaan pendapat. Seluruh hasil keputusan rapat dituangkan dalam risalah rapat yang ditandatangani
oleh seluruh anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan secara baik termasuk perbedaan pendapat
yang terjadi dalam rapat Komite.
Hasil rapat Komite Remunerasi dan Nominasi merupakan rekomendasi yang dapat dimanfaatkan secara
optimal oleh Dewan Komisaris.
Program kerja Komite Remunerasi dan Nominasi dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak
terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Terkait Remunerasi a. Menelaah dan menandatangani formulir evaluasi kinerja Dewan
Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada Dewan Komisaris.
b. Memberikan rekomendasi remunerasi bagi anggota Direksi untuk
disetujui oleh Dewan Komisaris dan bagi anggota Komisaris untuk
disetujui oleh pemegang saham utama yaitu UOB International
Investment Private Limited.
2. Terkait Nominasi a. Memberikan rekomendasi pengangkatan kembali anggota Dewan
Komisaris.
b. Memberikan rekomendasi pengangkatan Komisaris Independen
dan Direktur Consumer Banking yang baru.
c. Memberikan rekomendasi pengangkatan dan perpanjangan masa
jabatan Pejabat Eksekutif Senior.
3. Lainnya a. Menyusun dan membahas realisasi rencana kerja Komite
Remunerasi dan Nominasi.
b. Membahas dan memberikan masukan terhadap laporan yang
disampaikan oleh Fungsi Sumber Daya Manusia.
158 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 161
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
3. Komite Pemantau Risiko
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0058 tanggal 3 Mei 2023 tentang Pengangkatan
Anggota Komite Pemantau Risiko, anggota Komite Pemantau Risiko Bank terdiri dari 3 (tiga) orang, yaitu:
Susunan Anggota Komite Pemantau Risiko per tanggal 31 Desember 2023
Nama Komposisi
Wayan Alit Antara Ketua (Komisaris Independen)
Hendry Patria Rosa Anggota (Pihak Independen)
Nina Diyanti Anwar Anggota (Pihak Independen)
Periode Masa Tugas
Masa jabatan anggota Komite Pemantau Risiko
adalah selama 2 (dua) tahun dan akan berakhir Hendry Patria Rosa
pada tahun 2025. Anggota Komite Pemantau Anggota (Pihak Independen)
Risiko yang masa jabatannya telah berakhir, dapat Usia : 57 tahun
diangkat kembali. Kewarganegaraan: Indonesia
Seluruh anggota Komite Pemantau Risiko memiliki
integritas, akhlak dan moral yang baik, hal mana
merupakan persyaratan bagi anggota Komite Dasar Hukum Pengangkatan
Pemantau Risiko sebagaimana dimaksud dalam Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0058 tanggal
Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0138 tentang 3 Mei 2023.
Kebijakan dan Prosedur Pemilihan, Penggantian
dan/atau Pemberhentian Anggota Dewan Riwayat Pendidikan
Komisaris, Direksi, Pejabat Eksekutif Senior dan Sarjana Geodetic Engineering dari Universitas
Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada Gadjah Mada, Yogyakarta
Dewan Komisaris serta telah memenuhi kriteria
yang dipersyaratkan oleh Regulator. Riwayat Pekerjaan
• Anggota Komite Pemantau Risiko di PT Bank
UOB Indonesia (2015-sekarang)
• Banking Risk Management trainer di PT Orbit
Wayan Alit Antara Risk Management (2007-sekarang)
(Komisaris Independen) • PT Artha Graha dengan posisi terakhir sebagai
Ketua Komite Pemantau Branch Manager di PT Bank Artha Graha
Risiko Internasional (1994-2007)
• Credit Auditor di PT Bank Bintang Manunggal
(1993-1994)
Pelatihan
Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Dewan • Webinar Batch 3 2022 “Perlindungan Konsumen
Komisaris dalam Laporan Tahunan pada halaman Dalam Era Digitalisasi, Penerapan Pengawasan
49. Market Conduct dan Dampaknya Bagi
Perbankan”.
• UOB Indonesia Economic Outlook 2023 –
Emerging Stronger in Unity and Sustainably.
Rangkap Jabatan
Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi, PT Bank
UOB Indonesia, Jakarta (2015-sekarang)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 159
Page 162
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Tugas & Tanggung Jawab
Komite Pemantau Risiko menjalankan tugas,
Nina Diyanti Anwar tanggung jawab dan kewenangannya berdasarkan
Anggota (Pihak Independen) Tata Tertib dan Pedoman Kerja Komite Pemantau
Usia: 62 tahun Risiko yang antara lain meliputi:
Kewarganegaraan: Indonesia a. Melakukan evaluasi tentang kesesuaian
antara kebijakan manajemen risiko dengan
pelaksanaan kebijakan manajemen risiko;
b. Melakukan pemantauan dan evaluasi
Dasar Hukum Pengangkatan pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko;
Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0058 tanggal c. Melakukan pemantauan dan evaluasi
3 Mei 2023. pelaksanaan tugas Satuan Kerja Manajemen
Risiko; dan
Riwayat Pendidikan d. Memberikan pemantauan tata kelola atas risiko
Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas fraud pada Bank
Indonesia, Jakarta
Tingkat Kehadiran Komite Pemantau Risiko
Riwayat Pekerjaan Rapat Komite Pemantau Risiko telah dilaksanakan
• Anggota Komite Audit di PT Bank UOB Indonesia sesuai kebutuhan Bank dan dihadiri oleh seluruh
(2018 – 28 April 2021) anggota Komite dan mengundang Fungsi Kerja
• Anggota Komite Audit di PT Maybank Indonesia Manajemen Risiko jika diperlukan. Selama periode
Tbk (2012-2018) tahun 2023, Rapat Komite Pemantau Risiko
• Anggota Komite Audit di PT GMF Aerosia dari diselenggarakan sebanyak 16 (enam belas) kali,
(2006-2015) dengan dihadiri oleh lebih dari 51 persen anggota
• Anggota Komite Audit di PT Semen Gresik Tbk Komite Pemantau Risiko.
(2004-2011)
• Group Head/Vice President Investor Relations
Division/Treasury Group/Assets Management
Divison di the Indonesian Bank Restructuring
Agency (IBRA) (2000-2004)
• Account Officer/AVP di ABN Amro Bank (1999-
2000)
• Senior Credit Analyst (1994-1995) dan Account
Manager/Assistant Vice President (AVP) (1995-
1999) di Rabobank
• Account Manager di Bank Indovest (1989-1994)
• Financial analyst di USAID, Jakarta (1988-1989)
• Auditor di PricewaterhouseCoopers (1985-1988)
Pelatihan
• Webinar Batch 3 2022 “Perlindungan Konsumen
Dalam Era Digitalisasi, Penerapan Pengawasan
Market Conduct dan Dampaknya Bagi
Perbankan”.
• UOB Indonesia Economic Outlook 2023 –
Emerging Stronger in Unity and Sustainably.
Rangkap Jabatan
-
160 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 163
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Kehadiran anggota Komite Pemantau Risiko pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023 adalah
sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Wayan Alit Antara 16 16 100%
Hendry Patria Rosa 16 16 100%
Nina Diyanti Anwar 16 16 100%
Hasil keputusan rapat dilakukan berdasarkan musyawarah mufakat. Seluruh hasil keputusan rapat dituangkan
dalam suatu risalah rapat dan didokumentasikan secara baik termasuk jika ada perbedaan pendapat yang
terjadi dalam rapat Komite.
Program kerja Komite Pemantau Risiko dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas
pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Melakukan evaluasi Telah diselenggarakan rapat berkala untuk melakukan evaluasi
tentang kesesuaian antara tentang kesesuaian antara kebijakan dan strategi manajemen risiko
kebijakan manajemen yang dikembangkan oleh manajemen dengan pelaksanaan kebijakan
risiko dengan pelaksanaan manajemen risiko serta membahas profil risiko Bank secara triwulanan.
kebijakan manajemen
risiko. Komite Pemantau Risiko juga melakukan review berkala terhadap
Tingkat Kesehatan Berdasarkan Risiko (RBBR), menelaah kepatuhan
terhadap parameter Risk Appetite Statements (RAS) yang telah
ditetapkan, dan melakukan review bulanan atas profil risiko khususnya
risiko kredit, risiko operasional, risiko pasar dan risiko likuiditas.
2. Memantau dan Telah dilaksanakan rapat berkala untuk membahas pelaksanaan
mengevaluasi pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen Risiko
tugas Komite Manajemen (SKMR). Pemantauan pelaksanaan tugas dilakukan melalui evaluasi
Risiko dan Satuan Kerja dan review atas kerangka kerja manajemen risiko.
Manajemen Risiko (SKMR).
Selain itu, Komite Pemantau Risiko melakukan pemantauan melalui
rapat dengan SKMR untuk membahas manajemen risiko terkait
permodalan, indikator-indikator risiko dalam rangka memastikan
kesesuaian dengan risk appetite Bank.
3. Menjalankan pengawasan Telah dilaksanakan rapat berkala untuk membahas pelaksanaan
atas tata kelola risiko fraud tugas Integrated Fraud Management (IFM). Komite Pemantau Risiko
untuk Bank. melakukan evaluasi atas Kerangka Kerja Manajemen Risiko Fraud,
memantau efektivitas penerapan strategi anti-fraud dan kejadian
fraud yang terjadi di Bank dan tindak lanjutnya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 161
Page 164
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Penilaian Komite-Komite di bawah Dewan c. Kegiatan Treasuri dan Investasi
Komisaris Menetapkan kebijakan dan pedoman yang
Dewan Komisaris melaksanakan penilaian atas kinerja berhubungan untuk semua dealer, pejabat dan
komite-komite di bawah Dewan Komisaris sekali dalam komite yang berhubungan, yang terlibat dalam
setahun yang meliputi struktur dan komposisi komite, kegiatan Treasuri dan Investasi Bank.
efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab d. Keputusan Kredit
komite dan efektivitas pelaksanaan rapat Komite. Memberikan keputusan kredit sesuai dengan
batas kewenangannya, yang meliputi
Selama tahun 2023, komite-komite di bawah Dewan semua tipe-tipe eksposur, langsung dan/
Komisaris telah melakukan penilaian secara mandiri atau kontijensi, seperti eksposur terhadap
atas kinerja. Secara umum seluruh komite telah counterparty dan nasabah yang berasal dari
melaksanaan tugas dan tanggung jawabnya dan pinjaman/ pendanaan, underwriting/sindikasi,
memberikan rekomendasi yang mendukung efektivitas surat berharga, instrumen derivatif, risiko
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan penyelesaian, interbank limit, End Financing (EF)
Komisaris. limit mortgages dan produk program lainnya.
e. Lainnya
i. Mengambil keputusan mengenai bisnis
B. Komite-komite di bawah Direksi
penting bersifat rahasia atau yang
membutuhkan keputusan cepat dan/atau
1. Komite Eksekutif (EXCO) seksama, tapi untuk pendelegasian hal ini
kepada EXCO membutuhkan perhatian dan
Pedoman Tugas dan Tanggung Jawab EXCO keputusan Direksi.
Pedoman yang mendukung pelaksanaan tugas ii. Mengambil keputusan mengenai masalah
dan tanggung jawab EXCO tercantum dalam Surat bisnis yang bersifat tidak biasa atau memiliki
Keputusan Direksi No. 20/SKDIR/0100 tanggal 16 pengaruh strategis atau signifikan (secara
Desember 2020 tentang Komite Eksekutif (EXCO). keuangan atau lainnya) pada Bank.
Susunan anggota serta tugas dan tanggung jawab iii. Melaksanakan fungsi lain yang mungkin,
Komite EXCO adalah sebagai berikut: dari waktu ke waktu, didelegasikan oleh
a. Kebijakan Strategis Direksi.
i. Mengusulkan dan merekomendasikan EXCO bertanggung jawab melaporkan kepada
tujuan jangka menengah dan panjang, arah Rapat Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior
strategis, sasaran dan prioritas Bank kepada secara periodik, mengenai keputusan besar
Dewan Komisaris. yang telah dibuat.
ii. Merumuskan dan mengulas masalah
kebijakan dengan mempertimbangkan
keseluruhan perencanaan dan pelaksanaan
strategi untuk mencapai tujuan jangka
menengah dan panjang Bank.
b. Pengeluaran untuk Pembelian Properti/
Pengeluaran Modal Lainnya
Menelaah dan memutuskan atau menyetujui
usulan-usulan atau permohonan mengenai:
i. Pembelian atau penjualan Aktiva Tetap
Bank.
ii. Pembelian atau penjualan Inventaris
Bank, termasuk perangkat keras dan lunak
komputer.
iii. Pengadaan barang dan jasa lainnya sesuai
ketentuan yang berlaku.
Persetujuan EXCO diberikan sesuai limit yang
berlaku.
162 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 165
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Susunan Anggota Komite Eksekutif (EXCO) per tanggal 31 Desember 2023
Ketua merangkap anggota tetap Direktur Utama
Wakil Ketua merangkap anggota tetap Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi*
Anggota tetap • Direktur Teknologi dan Operasional*
• Direktur Wholesale Banking atau Consumer
Banking**
• Direktur Manajemen Risiko**
• Kepala Kredit Terkait**
Sekretaris • Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan*
• Divisi Penyetuju Kredit Terkait**
* terkait non-kredit
** terkait kredit
Rapat EXCO
Komite EXCO mengadakan pertemuan sewaktu-waktu bila diperlukan tergantung pada volume dan
mendesaknya suatu masalah untuk ditindaklanjuti. Rapat EXCO dapat dihadiri oleh anggota EXCO secara
langsung atau melalui konferensi telepon/video. Kuorum harus mencakup sekurangnya anggota mayoritas
EXCO (>50 persen), termasuk Ketua EXCO atau Ketua Sementara EXCO apabila Ketua Komite berhalangan.
Kehadiran anggota Komite Eksekutif pada rapat terkait non-kredit yang dilaksanakan selama tahun 2023
adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Hendra Gunawan 4 4 100%
Teh Han Yi 4 4 100%
Paul Rafiuly 4 4 100%
Pengambilan Keputusan
Keputusan rapat EXCO diambil berdasarkan musyawarah mufakat. Bila keputusan tidak dapat dicapai melalui
musyawarah, Ketua Komite atau Ketua Sementara Komite memiliki hak final untuk mengambil keputusan.
Keputusan EXCO juga dapat diambil secara sirkulasi, dengan ketentuan anggota EXCO diberitahukan secara
tertulis tentang usulan yang diajukan. Persetujuan dari anggota EXCO disampaikan dalam usulan tertulis
tersebut. Keputusan yang diambil dengan cara demikian mempunyai kekuatan yang sama dengan keputusan
yang diambil dengan sah dalam Rapat EXCO.
Seluruh hasil keputusan rapat dituangkan dalam suatu risalah rapat yang ditandatangani oleh seluruh
anggota Komite yang hadir dan didokumentasikan secara baik termasuk perbedaan pendapat yang terjadi
dalam rapat Komite.
Program kerja EXCO dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Merumuskan dan mengulas masalah kebijakan Anggota EXCO telah mengulas masalah kebijakan
dengan mempertimbangkan keseluruhan dengan mempertimbangkan keseluruhan
perencanaan dan pelaksanaan strategi untuk perencanaan dan pelaksanaan strategi untuk
mencapai tujuan jangka menengah dan panjang mencapai tujuan jangka menengah dan panjang
Bank. Bank.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 163
Page 166
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
No. Program Kerja Realisasi
2 Menelaah dan memutuskan usulan-usulan atau EXCO telah melaksanakan rapat untuk
permohonan mengenai properti dan pengeluaran mendiskusikan hal-hal seperti Rencana Strategis
modal lainnya sesuai ketentuan yang berlaku. Jaringan, Workplace Strategy, penjualan aset
non-operasional, dan laporan terkini atas proyek
yang sedang berjalan.
3 Memberikan keputusan kredit sesuai dengan EXCO telah memberikan keputusan-keputusan
batas kewenangannya, yang meliputi semua tipe- kredit sesuai dengan batas kewenangannya.
tipe eksposur, langsung dan/atau kontinjensi,
seperti eksposur terhadap counterparty
dan nasabah yang berasal dari pinjaman/
pendanaan, underwriting/sindikasi, sekuritas
(pengganti pinjaman), instrumen derivatif, risiko
penyelesaian, interbank limit, End Financing limit
mortgages, dan produk program lainnya.
2. Komite Aktiva dan Pasiva (ALCO)
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0054 tanggal 18 April 2023, komposisi Komite Manajemen
Aktiva dan Pasiva adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Aktiva dan Pasiva (ALCO) per tanggal 31 Desember 2023
Ketua Direktur Utama
Wakil Ketua Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
Sekretaris Kepala Divisi Market & Balance Sheet Risk Management
Anggota Tetap • Direktur Manajemen Risiko
• Direktur Wholesale Banking
• Direktur Consumer Banking
• Direktur Global Markets
• Kepala Fungsi Kerja Transaction Banking
• Kepala Fungsi Kerja Manajemen Risiko
• Kepala Divisi Central Treasury Unit
• Kepala Divisi Deposit & Wealth Management
Rapat ALCO diadakan sesuai dengan kebutuhan Bank, atau sekurangnya 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan.
Kehadiran anggota Komite Aktiva dan Pasiva pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023 adalah
sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Hendra Gunawan 14 13 93%
Teh Han Yi 14 13 93%
Henry Santoso 13 12 92%
Harapman Kasan 14 9 64%
Choi Yau Chi 14 3 21%
164 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 167
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Sonny Samuel 14 13 93%
W. Kartyono 14 14 100%
Jemy Kristian Soegiarto 14 14 100%
Stanly Gunawan 14 14 100%
Vera Margaret 14 12 86%
Tugas dan tanggung jawab dari ALCO adalah:
a. Memberikan persetujuan atas:
• Kebijakan Manajemen Risiko Pasar, Kebijakan Manajemen Risiko Suku Bunga pada Banking Book,
Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas dan Kebijakan Fund Transfer Pricing serta hal yang terkait
permodelan/metodologi dan asumsi-asumsi yang diterapkan dalam manajemen Aktiva & Pasiva.
• Pendelegasian risk appetite limit, risk control limit dan limit risiko lainnya terkait Risiko Pasar, Risiko
Suku Bunga pada Banking Book dan Risiko Likuiditas;
• Ratifikasi pelampauan limit oleh bisnis;
• Memberikan limit sementara kepada bisnis;
• Kaji ulang limit minimal 1 (satu) kali dalam setahun;
• Strategic Pricing, FTP, dan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK); dan
• Strategi Funding (Target Balance Sheet Mix, penerbitan surat hutang) dan market risk valuation
adjustment.
b. Memberikan pengesahan atas:
• Kerangka kerja terkait pengelolaan Risiko Neraca (Risiko Suku Bunga pada Banking Book dan Risiko
Likuiditas); dan
• Mengkaji ulang dan merekomendasikan inisiatif terkait Model Internal (apabila sudah siap) digunakan
dalam pelaporan ke regulator.
c. Pemantauan dan Pelaporan:
• Memantau dan menyoroti pelampauan limit dari risk appetite limits, risk control limits, dan limit risiko
lainnya terkait risiko pasar, risiko suku bunga pada banking book dan risiko likuiditas untuk dieskalasi
ke Komite Manajemen Risiko dan Direksi;
• Memantau, menilai, dan mengkaji critical market, profil dan eksposur risiko pasar, risiko suku bunga
pada banking book dan risiko likuiditas, kerentanan, laba/rugi, isu-isu material dan transaksi utama;
• Memantau earning spread, distribusi dan jatuh tempo aktiva/pasiva, risiko likuiditas, risiko pasar, dan
alokasi modal untuk risiko pasar;
• Menyediakan forum diskusi dan keputusan terkait semua aspek risiko pasar, risiko suku bunga pada
banking book, dan risiko likuiditas;
• Memastikan kepatuhan terhadap ketentuan Regulator yang relevan dengan manajemen risiko pasar,
risiko suku bunga pada banking book dan risiko likuiditas;
• Mengkaji ulang posisi likuiditas yang ada dan yang mungkin terjadi serta memantau alternatif sumber
pendanaan; dan
• Memantau dan memastikan kecukupan likuiditas di saat kondisi darurat yang tidak dapat diantisipasi.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 165
Page 168
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Program Kerja ALCO dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Mengadakan rapat ALCO Selama tahun 2023, ALCO telah mengadakan rapat sebanyak 14
sekurang-kurangnya 1 (satu) (empat belas) kali. Beberapa proposal yang disetujui oleh ALCO
kali dalam 1 (satu) bulan, atau adalah sebagai berikut:
mengikuti kebutuhan Bank • Diskusi bulanan mengenai kondisi pasar dan liquidity risk
sehubungan dengan adanya highlight;
perubahan kondisi ekonomi • Kajian tahunan Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas dan
nasional, kondisi Bank dan profil Kebijakan Manajemen Risiko Suku Bunga Banking Book;
risiko, terutama risiko pasar dan • Kajian tahunan Kebijakan Manajemen Risiko Pasar;
risiko likuiditas. • Limit dan Mandat Manajemen Risiko Pasar 2024;
• Limit dan Mandat Balance Sheet Risk Management 2024;
• Kajian tahunan Early Warning Indicators likuiditas;
• Kalibrasi Liquidity Premium dan Liquidity Charge; dan
• Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit bulanan.
ALCO juga telah membahas isu-isu signifikan lainnya terkait risiko
pasar dan likuiditas, diantaranya:
• Simulasi dampak perubahan suku bunga terhadap permodalan
Bank;
• Latihan krisis likuiditas;
• Transisi IBOR menuju Alternative Reference Rate;
• Penetapan Size Cap portofolio Hold to Collect;
• Metodologi perhitungan Suku Bunga Dasar Kredit;
• Dampak portofolio CITI terhadap profil risiko likuiditas Bank.
3. Komite Manajemen Risiko
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0088 tanggal 11 September 2023, komposisi Komite
Manajemen Risiko (RMC) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Manajemen Risiko per tanggal 31 Desember 2023
Ketua Direktur Manajemen Risiko
Wakil Ketua Direktur Keuangan & Layanan Korporasi
Sekretaris Kepala Divisi Enterprise Risk Management
Anggota Tetap • Direktur Utama
• Direktur Wholesale Banking
• Direktur Teknologi dan Operasional
• Direktur Kepatuhan, Legal & Sekretaris Perusahaan
• Direktur Global Markets
• Direktur Consumer Banking
• Kepala Fungsi Kerja Risk Management
• Kepala Fungsi Kerja Audit Intern
• Kepala Fungsi Kerja Human Resources
• Kepala Fungsi Kerja Channels dan Digitalisation
• Kepala Fungsi Kerja Legal
• Kepala Divisi CEO Office
Rapat RMC diselenggarakan secara berkala, dengan minimum rapat sebanyak 10 (sepuluh) kali dalam satu
tahun.
166 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 169
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Kehadiran anggota Komite Manajemen Risiko pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023 adalah
sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Henry Santoso 26 26 100%
Teh Han Yi 26 23 88%
Hendra Gunawan 26 25 96%
Paul Rafiuly 26 23 88%
Harapman Kasan 26 23 88%
Sonny Samuel 26 21 81%
Ardhi Wibowo 26 22 85%
Choi Yau Chi 26 17 65%
Gevy Q. Wulandari 19 15 79%
Jemy Kristian Soegiarto 26 25 96%
Imbang Perdana Satryawan 26 24 92%
Edisono Limin 26 21 81%
Irvan Gunardwi 26 23 88%
Andreas Eduardo Lazuardi 26 21 81%
Tugas, wewenang dan tanggung jawab RMC adalah sebagai berikut:
a. Merekomendasikan atau menyetujui strategi, model dan metodologi, kebijakan, kerangka kerja, dan
pedoman manajemen risiko secara Bank-wide.
b. Mendukung atau menyetujui rencana penyempurnaan dan pengembangan manajemen risiko Bank
berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan manajemen risiko.
c. Memastikan pelaksanaan manajemen risiko berjalan secara efektif melalui metodologi pengukuran risiko
yang tepat.
d. Merekomendasikan dan/atau menyetujui Risk Appetite dan batasan risiko yang ditoleransi, serta
memantau dan mengelola portofolio risiko Bank agar berada dalam batasan tingkat risiko yang telah
ditentukan.
e. Pengawasan dan peninjauan Budaya Risiko dan Risiko Perilaku, diantaranya melalui peninjauan Risk
Culture Dashboard, yang memaparkan metrik untuk mengawasi Budaya Risiko dan Perilaku.
f. Melakukan evaluasi dan menyetujui hasil penilaian sendiri atas tingkat kesehatan Bank dengan
pendekatan berbasis risiko (Risk Based Bank Rating), termasuk penilaian sendiri atas peringkat profil risiko
Bank.
g. Menilai dan mengevaluasi kecukupan modal internal Bank, untuk memastikan Bank memiliki kecukupan
modal berdasarkan profil risiko yang dimiliki.
h. Menyediakan forum diskusi dan pengambilan keputusan terkait isu-isu, permasalahan, dan perubahan
peraturan yang berdampak pada risiko dan permodalan Bank, termasuk menetapkan hal-hal yang terkait
dengan keputusan bisnis yang menyimpang dari kebijakan dan prosedur manajemen risiko, diantaranya
pengambilan posisi atau eksposur risiko yang menyimpang dari limit yang telah ditetapkan.
i. Melakukan kaji ulang dan menyetujui Bank-wide stress test atas skenario, asumsi, metodologi, hasil, dan
tindak lanjut mitigasi risiko yang akan dilakukan, serta rencana kontinjensi apabila diperlukan.
j. Mengembangkan budaya sadar risiko dan menumbuhkan komitmen dalam mengelola risiko secara Bank-
wide, termasuk di dalamnya penegakkan manajemen konsekuensi dengan adanya penilaian kinerja dan
sanksi, apabila diperlukan.
k. Memantau dan mengevaluasi laporan investigasi fraud, termasuk tindak lanjutnya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 167
Page 170
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
l. Mengkaji dan memutuskan permasalahan yang belum disepakati dalam proses review produk dan
aktivitas baru yang dieskalasi melalui Divisi Operational Risk Management oleh pihak-pihak yang
melakukan analisa atas produk dan aktivitas baru.
m. Mengkaji dan menyetujui aktivitas alih daya baru, pengajuan jenis Bank-wide insurance baru, dan
perpanjangan tahunan Bank-wide insurance.
n. Mengkaji dan menyetujui Product Programme baru serta peninjauan secara berkala.
Program Kerja RMC dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Rapat RMC diselenggarakan Selama tahun 2023, RMC telah diadakan sebanyak 26 (dua puluh
secara berkala, dengan minimum enam) kali, yakni 20 (dua puluh) rapat reguler dan 6 (enam) rapat
rapat sebanyak 10 (sepuluh) kali ad-hoc.
dalam satu tahun.
2. Cakupan atau topik yang dibahas • Profil Risiko Bank dibahas dan disetujui setiap triwulan dan
dalam rapat RMC termasuk tetapi setiap semester untuk Peringkat Kesehatan Bank.
tidak terbatas pada: • Selama tahun 2023, beberapa kerangka kerja, kebijakan,
a. Profil Risiko; dan prosedur yang telah direkomendasikan dan disetujui
b. Tingkat Kesehatan Bank; melalui RMC adalah Kerangka Kerja Risk Appetite Statement,
c. Risk Appetite; Risk Appetite Statement Bisnis Unit, Kerangka Kerja
d. Kebijakan, pedoman dan Manajemen Risiko Teknologi, Kebijakan Manajemen Risiko
prosedur Manajemen Risiko; Pihak Ketiga Non-Alihdaya, Kebijakan Manajemen Risiko
e. Penilaian kecukupan modal; Teknologi, Kebijakan Manajemen Keamanan TI & Ketahanan
f. Stress Test; Siber, Pedoman Penyesuaian Nilai KPI berdasarkan Risiko,
g. Key Operational Risk Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi, Kerangka Kerja
Indicators (KORI) serta Manajemen Risiko Fraud, Kebijakan Anti-Fraud, Kerangka
potensi atau kejadian atas Kerja Recovery Plan, Kerangka Kerja Capital Management,
Risiko Operasional yang Kerangka Kerja Manajemen Risiko Lingkungan, Kerangka
dinilai signifikan terhadap Kerja Manajemen Risiko Operasional, Kebijakan Manajemen
profil risiko Bank; Risiko Operasional, Prosedur Alihdaya, Kebijakan Business
h. Masalah-masalah terkait Continuity Management, Kebijakan Alihdaya, Kebijakan Staff
fraud; Trading in Securities, Kebijakan Layanan Penasihat Keuangan
i. Masalah-masalah yang dan Penjualan Produk Investasi, Pedoman Penerapan Good
bersifat signifikan terhadap Corporate Governance, Kerangka Kerja Manajemen Risiko,
posisi Bank; dan Kebijkaan Baru Perlindungan Data Pribadi, Kebijakan
j. Hal-hal lainnya, termasuk Manajemen Risiko Hukum, Kebijakan Stress Testing, Kebijakan
pembahasan mengenai risiko Model Risk Governance, Kebijakan Operasional, Kebijakan
utama Bank yang belum Product Programme/Layanan, Kebijakan Manajemen Asuransi,
tercakup dalam Komite dan Pedoman Manajemen Kejadian Kebocoran Data.
lainnya seperti Risiko Stratejik, • RMC juga telah mengkaji dan menyetujui beberapa Product
Kepatuhan, Hukum dan Programme (PP), antara lain: PP Foreign Government Bond,
Reputasi. Supplier Finance, Account Receivable Purchase, Dealer/
Distributor Financing, Early Payment Discount, Target
Redemption FX Structure, FX Bundle Umbrella, Supplier
Finance, Risk Participation, Bond Futures, Interest Rate
Futures, Callable Government Bonds, FX Digital Option, dan
FX Accrual Option.
• Update terkait isu-isu signifikan terhadap eksposur risiko
Bank, seperti Hukum, Kepatuhan, Fraud, Information Security
dibahas secara rutin setiap triwulan, serta hal-hal terkait
risiko Operasional dan Teknologi dibahas setiap bulan di
RMC.
168 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 171
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
RMC memiliki sub-komite, sebagai berikut:
a. Komite Anti-Money Laundering
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0103 tanggal 24 Oktober 2023 perihal Komite Anti-Money
Laundering, komposisi Komite Anti-Money Laundering (AMLC) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Anti-Money Laundering per tanggal 31 Desember 2023
Ketua (Merangkap Anggota) Direktur Kepatuhan, Legal & Sekretaris Perusahaan
Wakil Ketua Direktur Manajemen Risiko
Anggota • Direktur Wholesale Banking
• Direktur Consumer Banking
• Direktur Teknologi & Operasional
• Kepala Fungsi Kerja Channels & Digitalisation
• Kepala Fungsi Kerja Wholesale Banking Business
• Kepala Fungsi Kerja Consumer Banking Branch Governance & MDO
Support
• Kepala Fungsi Kerja AML/CFT & Sanctions
Rapat AMLC diselenggarakan setiap dua bulan sekali dan dapat lebih sering apabila dibutuhkan suatu
keputusan sesuai dengan tugas, wewenang dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,
sekretaris AMLC akan menyusun undangan rapat/meminta persetujuan secara sirkuler.
Kehadiran anggota Komite Anti-Money Laundering pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023
adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Ardhi Wibowo 8 8 100%
Henry Santoso 2 2 100%
Harapman Kasan 2 2 100%
Choi Yau Chi 8 2 25%
Paul Rafiuly 2 2 100%
Edisono Limin 8 7 88%
Ferdy Djojo 2 1 50%
Elly Sandora 8 7 88%
Febian Satria Nugraha 2 2 100%
Untuk permasalahan AML/Sanctions yang genting dan membutuhkan perhatian khusus, maka rapat dapat
dilakukan secara ad-hoc. Apabila rapat tidak dapat diadakan, maka permasalahan atau informasi tersebut
diedarkan kepada setiap anggota AMLC melalui e-mail atau teleconference.
Adapun tugas, wewenang dan tanggung jawab dari AMLC adalah:
a. Menyetujui dan mendukung metrik AML Business Management Tolerance Bank dan mengawasi profil
risiko Bank terhadap Business Management Tolerance Bank (termasuk pengawasan atas rencana return-
to-appetite).
b. Menyetujui kerangka kerja dan kebijakan risiko dan kontrol atas APU/PPT/PPPSPM/Sanctions Bank.
c. Memantau risiko APU/PPT/ PPPSPM/Sanctions yang material dan baru serta mengawasi rencana tindak
lanjutnya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 169
Page 172
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
d. Mengawasi inisiatif strategis terkait APU/PPT/ 6. Pembahasan mengenai jadwal AML Tuning
PPPSPM/Sanctions. untuk transaction monitoring system;
e. Pengawasan atas pemenuhan komitmen ke 7. Pembahasan mengenai prinsip Post STR Review
regulator terkait APU/PPT/PPPSPM/Sanctions pada AML Uplift;
yang material bagi Bank dan kecukupan 8. Pembahasan mengenai rencana atas AML Data
tanggapannya. Quality dan dampaknya terhadap Proses AML
f. Melakukan pengawasan atas isu-isu APU/PPT/ sehubungan dengan Operation Day 1 (OD1);
PPPSPM/Sanctions yang material, baik dari dan
internal maupun eksternal, termasuk kesiapan 9. Penyampaian kembali penyesuaian Policy &
keberlangsungan bisnis dan menerima notifikasi Procedure berdasarkan POJK No. 8 Tahun 2023.
atas persetujuan deviasi dari kebijakan dan
prosedur. Selain itu dalam rapat juga disampaikan mengenai
g. Mengawasi efektivitas implementasi APU/ permintaan persetujuan terhadap Pedoman dan
PPT/PPPSPM/Sanctions, dan kondisi kerangka Prosedur APU/PPT, Komite Anti Money Laundering
kontrol APU/PPT/ PPPSPM/Sanctions secara PT Bank UOB Indonesia; Penyampaian hasil
keseluruhan termasuk hasil pengkajian dan Enterprise Wide Risk Assessment (EWRA) 2022.
audit.
h. Mengawasi hasil dan rencana tindak lanjut dari
penilaian risiko APU/PPT/PPPSPM/Sanctions
Bank.
i. Mengambil keputusan atas kasus nasabah
yang dieskalasi sesuai dengan kebijakan/
prosedur.
j. Melakukan pengawasan atas BU AMLF dan
CAMLF.
Selama tahun 2023, AMLC mengadakan rapat
sebanyak 8 (delapan) kali. Dalam rapat AMLC
ini dilaporkan pelaksanaan program APU/PPT
mencakup antara lain yaitu:
1. Laporan efektivitas dan operasional penerapan
APU-PPT, yang berisi antara lain, Penolakan
calon nasabah karena alasan TPPU/TPPT,
Pemantauan KYC Periodic Review, Trigger
Event, Transaction Monitoring, Name Screening,
Pengakhiran hubungan usaha/penutupan
rekening, Incomplete CDD;
2. Hasil pengkajian atas AML/CFT Compliance
Assurance dan tindak lanjutnya;
3. Laporan Pelaksanaan Data Quality Monitoring
& Laporan Pelaksanaan e-learning APU/PPT
untuk Karyawan Baru;
4. Penyampaian mengenai jumlah overdue ODD
(On-Going Due Diligence) dan Persiapan
OD1 (Operation Day One) pada segmen PFS
(Personal Financial Services);
5. Penyampaian mengenai AML Uplift Program
seperti mengenai struktur AML Committee &
AML Forum pada setiap segmen dan terkait
pelaksanannya;
170 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 173
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
b. Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0091 tanggal 20 September 2023, komposisi Komite
Manajemen Kontinuitas Bisnis (BCM) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis per tanggal 31 Desember 2023
Ketua (Direktur Pemulihan) Direktur Teknologi dan Operasional
Wakil Ketua (Alternatif Direktur Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
Pemulihan)
Sekretaris Business Continuity Management - T&O Risk Governance and Assurance
Anggota Tetap • Direktur Kepatuhan, Legal & Sekretaris Perusahaan
• Direktur Global Markets
• Kepala Fungsi Kerja Human Resources
• Kepala Manajemen Risiko
• Kepala Fungsi Kerja Strategic Communications and Brand
• Kepala Fungsi Kerja CEO Office
• Kepala Fungsi WB, Markets and Enterprise T&O
• Kepala Fungsi Kerja Channels & Digitalisation
• Kepala Divisi Corporate Real Estate Services
• Kepala Divisi Retail Operations
• Kepala Divisi Wholesale Operations
• Kepala Divisi Business Branch Governance & Middle Office Support
• Kepala Divisi Credit Administration & Control
• Kepala Fungsi Kerja Customer Experience & Advocacy
Rapat Komite BCM diselenggarakan minimal 2 (dua) kali dalam setahun.
Kehadiran anggota Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis pada rapat yang dilaksanakan selama tahun
2023 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Paul Rafiuly 2 2 100%
Teh Han Yi 2 2 100%
Sonny Samuel 2 2 100%
Ardhi Wibowo 2 2 100%
Gevy Q Wulandari 2 2 100%
Edisono Limin 2 2 100%
Maya Rizano 2 2 100%
Amelia Ragamulu 2 2 100%
Indra Gunawan 2 2 100%
Andreas Eduardo L 2 2 100%
Susan Kwanto 2 2 100%
Ali Budiman 2 2 100%
Alexander Husin 2 2 100%
Jemy Kristian 2 2 100%
Elly Sandora 2 2 100%
Stella Damayanti 2 2 100%
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 171
Page 174
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Tugas dan tanggung jawab Komite BCM meliputi hal-hal sebagai berikut:
a. Memastikan BCM Bank efektif dan komprehensif.
b. Memastikan potensi gangguan kelangsungan bisnis telah dikelola untuk memenuhi kebutuhan dan
kewajiban bisnis Bank.
c. Mengesahkan (endorse) strategi BCM.
d. Menyetujui daftar fungsi bisnis kritikal dan daftar sistem kritikal di Bank.
e. Menyetujui rencana BCM Task Force (BCMT) Crisis Management di Bank, serta menetapkan otoritas
pengambilan keputusan yang jelas jika terjadi krisis.
f. Menyediakan arahan untuk resolusi terkait isu BCM di Bank.
g. Memastikan adanya tata kelola yang tepat di Bank untuk mengevaluasi risiko, mengidentifikasi inisiatif
mitigasi dan menjalankan kelangsungan bisnis/ IT Disaster Recovery Plan.
h. Mengesahkan pengecualian dari BCM Policy sebelum mendapat persetujuan dari RMC.
i. Menyetujui Business continuity risk assessment di Bank.
j. Mengkaji laporan berkala terkait status dari program BCM di Bank.
k. Mengkaji BCM attestation tahunan di Bank.
Program Kerja Komite BCM dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1 Memastikan BCM Bank efektif dan komprehensif Memastikan status update dari program BCM
telah terpenuhi dan dilaporkan secara berkala
kepada Komite BCM dua kali dalam setahun
2 Memastikan potensi gangguan kelangsungan Memastikan business continuity risk assessment
bisnis telah dikelola untuk memenuhi kebutuhan telah telah direview/dikaji ulang setiap tahun dan
dan kewajiban bisnis Bank dilaporkan kepada Komite BCM
3 Mengesahkan (endorse) strategi BCM Memastikan seluruh tata kelola dan strategi BCM
melalui 7 prinsip BCM (7 BCM principles) telah
terpenuhi pada tahun 2023
4 Menyetujui daftar fungsi bisnis kritikal dan daftar Menyetujui pembaharuan dari daftar fungsi &
system kritikal di Bank sistem kritikal bank tahun 2023
5 Menyetujui rencana BCM Task Force (BCMT) Crisis Memastikan Terms of Reference (TOR) BCM
Management di Bank, serta menetapkan otoritas Committee 2023 dan anggota BCM Task Force
pengambilan keputusan yang jelas jika terjadi telah ditinjau dan disetujui pada BCMC ke-1 pada
krisis. tanggal 26 Juli 2023
6 Menyediakan arahan untuk resolusi terkait isu Memberikan update terkait program BCM kepada
BCM di Bank BCMC secara berkala
7 Memastikan adanya tata kelola yang tepat di Mendukung (menyetujui) laporan berkala
Bank untuk mengevaluai risiko, mengidentifikasi mengenai program kegiatan BCM termasuk di
inisiatif mitigasi dan menjalankan kelangsungan dalamnya ruang lingkup dan hasil latihan/ uji
bisnis/ IT Disaster Recovery Plan. coba DR
8 Mengesahkan pengecualian dari BCM Policy BCMC akan memberikan dukungan (menyetujui)
sebelum mendapat persetujuan dari RMC. apabila timbul penyimpangan (deviasi) terhadap
Kebijakan BCM (BCM Policy)
9 Menyetujui business continuity risk assessment Menyetujui business continuity risk assessment
2023
10 Mengkaji laporan berkala terkait status dari Memastikan seluruh tata kelola dan strategi BCM
program BCM di Bank melalui 7 prinsip BCM (7 BCM principles) telah
terpenuhi pada tahun 2023
11 Mengkaji BCM attestation tahunan di Bank Komite BCM telah mengkaji dan menyetujui
Pengesahan BCM (BCM Attestation) Bank untuk
periode tahun 2023
172 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 175
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
4. Komite Kebijakan Kredit Jumlah
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.23/ Nama Kehadiran Persentanse
Rapat
SKDIR/0105 tanggal 27 Oktober 2023, komposisi
Jemy Kristian
Komite Kebijakan Kredit (CPC) adalah sebagai 21 18 86%
Soegiarto
berikut:
Tugas dan tanggung jawab CPC meliputi hal-hal
Susunan Anggota Komite Kebijakan Kredit
sebagai berikut:
per tanggal 31 Desember 2023
Ketua Direktur Manajemen Risiko Tugas
Wakil Direktur Kepatuhan, Legal & a. Memberikan masukan dan persetujuan awal
Ketua Sekretaris Perusahaan terhadap Kebijakan Kredit yang akan disetujui dan
diberlakukan oleh Direksi.
Sekretaris Credit Risk Management
b. Mengawasi agar Kebijakan Kredit Bank dapat
Anggota • Direktur Wholesale Banking diterapkan dan dilaksanakan dengan sebaik-
Tetap • Direktur Consumer Banking baiknya.
• Direktur Teknologi dan Operasional c. Merumuskan pemecahan apabila terdapat
• Kepala Fungsi Kerja Audit Intern hambatan/kendala dalam penerapan Kebijakan
• Kepala Fungsi Kerja Retail Credit Kredit Bank.
• Kepala Fungsi Kerja Kredit d. Melakukan kajian berkala terhadap Kebijakan
Korporasi Kredit Bank dan memberikan saran kepada Direksi
• Kepala Fungsi Kerja Comercial & apabila diperlukan perubahan atau perbaikannya.
FI Credit 1 e. Memantau dan mengevaluasi perkembangan
• Kepala Fungsi Kerja Comercial & dan kualitas portofolio kredit secara keseluruhan
FI Credit 2 (termasuk distribusi peringkat rating, migrasi dan
• Kepala Fungsi Kerja Manajemen pelaporan eksposur).
Risiko f. Memantau dan mengevaluasi ketaatan terhadap
Kebijakan Kredit, ketentuan perundang-undangan
Rapat CPC diselenggarakan berdasarkan dan peraturan lainnya dalam pelaksanaan
kebutuhan Bank. penyediaan dana.
g. Memantau dan mengevaluasi efektivitas struktur
Kehadiran anggota Komite Kebijakan Kredit pada pengelolaan risiko kredit.
rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023 h. Memantau dan mengevaluasi kebenaran
adalah sebagai berikut: pelaksanaan kewenangan memutuskan
Jumlah penyediaan dana.
Nama Kehadiran Persentanse i. Memberikan masukan kepada Direksi dalam
Rapat
rangka penetapan batas wewenang pemberian
Henry Santoso 21 21 100%
penyediaan dana.
Ardhi Wibowo 21 18 86%
j. Memantau dan mengevaluasi kebenaran
Harapman proses pemberian, perkembangan dan kualitas
21 18 86%
Kasan penyediaan dana yang diberikan kepada pihak-
Choi Yau Chi 21 12 57% pihak yang terkait dengan Bank dan obligor
Paul Rafiuly 21 18 86% dengan ekposur besar.
Imbang
k. Memantau dan mengevaluasi kebenaran
21 20 95% pelaksanaan ketentuan Batas Maksimum
Perdana
Pemberian Kredit (BMPK).
Ratnasari
21 20 95% l. Memantau dan mengevaluasi penyelesaian kredit
Kartawiria
bermasalah sesuai dengan yang ditetapkan dalam
Siswo Kebijakan Kredit Bank.
Soebianto 21 20 95% m. Memantau dan mengevaluasi upaya Bank
Iksan dalam memenuhi kecukupan jumlah penyisihan
FX Yanto Edy penghapusan kredit.
21 21 100%
Umar
Rudy Widjaja 21 18 86%
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 173
Page 176
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
n. Memantau dan mengevaluasi kecukupan infrastruktur perkreditan yang dimiliki oleh Bank.
o. Menyetujui, memantau dan mengevaluasi penerapan dan pelaksanaan parameter risiko kredit, model dan
scorecard Internal Rating Based (IRB).
Tanggung jawab
a. Menyampaikan laporan tertulis secara berkala (minimum setahun sekali) kepada Direksi dengan tembusan
kepada Komisaris, mengenai:
• Hasil pengawasan atas penerapan dan pelaksanaan Kebijakan Kredit; dan
• Hasil pemantauan dan evaluasi mengenai hal-hal yang dimaksud dalam tugas-tugas CPC.
b. Memberikan saran langkah-langkah perbaikan kepada Direksi dengan tembusan kepada Dewan
Komisaris mengenai hal-hal yang terkait dengan tanggung jawab CPC bagian (a) di atas.
Program Kerja CPC dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Program Kerja
1. Melakukan pemantauan CPC mengadakan pertemuan sejumlah 21 (dua puluh satu) kali
dan evaluasi sepanjang tahun 2023.
perkembangan kualitas
portofolio kredit, stress- Selama tahun 2023, CPC juga telah meninjau dan mengesahkan/
test dan hal-hal signifikan menyetujui antara lain:
lain yang terkait dengan • GM LLL Alert Trigger Review, Handling of Cash Collateral for FX
perkreditan. & Derivative, Cash Collateral for FX & Derivative, Performance of
Segment M4 dan M5 for Cash on Phone, Card Rescore Test Limit &
Period (Avatec & Internal Machine Learning), Golden List Temporary
Limit Increase, Portfolio Review Document renewal, CashPlus Product
Review Document, Risk Discipline Framework (RDF) Validation,
Revised Treatment of Stale Financials for Large Corporate and Small
Medium Enterprise Models and Restructure Portfolio Stress Test/
Scenario Analysis, dan General Insurance Partner Annual Review.
• Kaji ulang dan pengkinian terkait BB Credit Underwriting Engine
Model Review & B-score Model Review, 2022 UOBI PFS Credit Card
Application and Behavioral Scorecard Model Review, IPRE model
review 2022, Application and Behavior Scores Model Validation for
Retail Banking, Annual Industry Risk Review dan SME Model Review.
CPC secara berkala memantau:
• Portofolio kredit Bank. Pertumbuhan kredit Bank dipantau untuk
setiap segmen bisnis, yaitu Corporate Banking, Commercial Banking,
Financial Institutions, Business Banking, Housing Loan and Secured
Lending (HLS), dan Unsecured Business.
• Limit konsentrasi baik regulasi maupun internal cap seperti
konsentrasi pinjaman valuta asing, BMPK, dan provisi yang
dilakukan oleh Bank melalui update Credit Risk Highlight. Tindakan
ini telah mendukung CPC dalam memberikan arah yang tepat
terhadap portofolio kredit Bank.
• Peninjauan/pemantauan peminjam dengan eksposur besar.
• Pemenuhan covenant Wholesale Banking yaitu pemantauan Breach
Letters, update TBO, dan lain-lain termasuk perbaikan proses bisnis
terkait.
174 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 177
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
No. Program Kerja Program Kerja
2. Melakukan pengkajian dan Selama tahun 2023, Komite Kebijakan Kredit telah mengkaji,
pemberian rekomendasi mengesahkan/menyetujui, dan memberikan rekomendasi mengenai
terhadap kebijakan kredit kebijakan kredit/program produk baru maupun revisi, termasuk:
dan juga penerapan batas • Umbrella policy Bank dalam hal perkreditan & kerangka manajemen
wewenang pemberian risiko kredit yang tertuang dalam Kebijakan Manajemen Risiko
persetujuan penyediaan Kredit.
dana. • Kebijakan Inti Perkreditan yang mengatur tentang prinsip-prinsip
umum, proses dan persyaratan pengendalian minimum perkreditan
yang berlaku untuk segmen bisnis tertentu seperti Kebijakan Umum
Perkreditan untuk Korporasi dan Lembaga Keuangan dan juga
Kebijakan Kredit Konsumsi.
• Kebijakan perkreditan khusus yang diturunkan dari kebijakan kredit
inti yang memberikan arahan lebih terperinci untuk dilaksanakan
sesuai segmen usaha terkait, antara lain: Securities Financing
Trading (SFT) Framework, GM-PLM and MMD Framework, Fixed
Income Credit Derivatives Framework, EF Framework for Housing
Loans, EF Framework BUC Projects for Commercial & Industrial
Property, Policy harmonisation Cards Portfolio and Cashplus,
Business Banking Country Lending Program Renewal, COVID-19
Credit Approach in a Downturn Cycle Transition, Roll Back to L1
Policy for Credit Card, Revamped BizSol Trade Test Programme &
FSCM, BB Anti-Attrition Programme, Revamped BizSol Higher LTV
Test Programme, Delegation of Authority Governance for Credit Risk
Management of PFS Loans Portfolio, Covid19 General Credit Relief
Policy & Guideline, Credit Concentration Risk Management Policy
Annual Review 2023, dan Credit Insurance Collateral Policy Annual
Review 2023.
• Mengevaluasi dan menyetujui pengkinian Batas Wewenang
Pemberian Persetujuan Pemberian Dana kepada penyetuju kredit.
• Mengevaluasi dan melakukan pengkinian Terms of Reference terkait
CPC, CMWG, EXCO dan CC.
5. Komite Sumber Daya Manusia
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi 23/SKDIR/0134 tanggal 19 Desember 2023 perihal Komite Sumber Daya
Manusia Kantor Pusat, komposisi Komite Sumber Daya Manusia (Komite SDM) adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Sumber Daya Manusia per tanggal 31 Desember 2023
Ketua Direktur Utama
Anggota • Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi
• Direktur Wholesale Banking
• Direktur Strategic Business Development, Retail & Channels Transformation
• Kepala Fungsi Kerja Sumber Daya Manusia
Sekretaris Kepala Divisi HR atau Kepala Departemen HR Business Partner
Rapat Komite SDM diselenggarakan sesuai dengan kebutuhan minimal 1 (satu) kali dalam setiap 3 (tiga)
bulan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 175
Page 178
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Kehadiran anggota Komite SDM pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023 adalah sebagai berikut:
Nama Jumlah Rapat Kehadiran Persentase
Hendra Gunawan 15 15 100%
Teh Han Yi 15 13 87%
Harapman Kasan 15 14 93%
Jenny Hadikusuma /
5 / 10 5 / 10 100%
Gevy Q Wulandari*
Choi Yau Chi 15 13 87%
*) Jenny Hadikusuma menjabat sebagai anggota Komite SDM sampai dengan 2 Mei 2023 dan dilanjutkan oleh Gevy Q Wulandari efektif
per 3 Mei 2023.
Tugas dan wewenang Komite SDM adalah: Wewenang
• Meninjau dan menyetujui kebijakan dan
Tugas program kunci di bidang SDM.
• Mengkaji dan menyetujui strategi dan kebijakan • Meninjau strategi SDM termasuk rekrutmen,
SDM dalam rangka menunjang pencapaian remunerasi, retensi, motivasi, staff engagement,
sasaran kerja Perusahaan. dan pengembangan pegawai.
• Mengkaji dan menyetujui kebijakan SDM dalam • Meninjau dan menyetujui kebijakan dan
berbagai bidang meliputi: rekrutmen dan program SDM di bidang manajemen talenta
assessment, pengembangan organisasi dan dan rencana suksesi.
budaya kerja, pelatihan dan pengembangan, • Meninjau dan menyetujui talenta yang telah
pengelolaan pegawai bertalenta, pengelolaan diidentifikasi di tingkat Bank dan Regional.
kinerja pegawai, reward dan recognition. • Meninjau dan menyetujui kinerja pegawai
• Untuk perubahan yang tidak material, secara keseluruhan, standar kompensasi dan
pengkajian dan persetujuan diberikan oleh distribusi bonus kinerja.
Kepala Fungsi Kerja Sumber Daya Manusia. • Meninjau dan menyetujui pedoman promosi
• Memantau pelaksanaan strategi dan kebijakan- dan promosi pegawai.
kebijakan di bidang SDM. • Merekomendasikan kepada Komite Remunerasi
dan Nominasi mengenai pengangkatan atau
penggantian Pejabat Eksekutif Senior yang
didasarkan pada kompetensi, kemampuan,
dan pengalaman, Komite SDM juga dapat
merekomendasikan remunerasi yang akan
diberikan.
176 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 179
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Program Kerja Komite SDM dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Rapat Komite SDM Komite Sumber Daya Manusia telah memenuhi program kerja dalam
diselenggarakan sesuai minimal satu kali rapat setiap triwulan dan hal ini direalisasikan
dengan kebutuhan minimal selama tahun 2023, komite melakukan rapat sebanyak 15 (lima belas)
1 (satu) kali dalam setiap 3 kali dalam setahun.
(tiga) bulan.
2. Cakupan atau topik yang a. Rapat Komite SDM telah berjalan untuk memastikan kalibrasi
dibahas dalam rapat Komite yang fair atas nilai kinerja dan rekomendasi promosi pegawai.
SDM termasuk tetapi tidak Komite SDM telah menetapkan pedoman dalam pelaksanaan
terbatas pada: kenaikan gaji tahun 2023 dan bonus kinerja pegawai tahun 2022
a. Rekrutmen dan yang didistribusikan pada bulan Februari 2023.
assessment b. Melakukan pembahasan kasus pegawai atas pelanggaran etika
b. Pengembangan organisasi dan nilai-nilai perusahaan, fraud atau indisipliner yang telah
dan budaya kerja diputuskan sebelumnya pada panel etik dan telah mengambil
c. Pelatihan dan keputusan atas tindak lanjut pada kasus-kasus tersebut.
pengembangan c. Memutuskan revisi term of reference serta keanggotaan Komite
d. Pengelolaan pegawai SDM.
bertalenta d. Menyetujui redefinisi anggota pejabat eksekutif senior yang baru.
e. Pengelolaan kinerja e. Membahas rencana suksesi dan talent pool untuk memastikan
pegawai tersedianya suksesor untuk posisi kritikal – Kepala Fungsi Kerja,
f. Reward dan recognition Regional Manager dan Kepala Divisi.
f. Menyetujui program pengembangan bagi beberapa suksesor
dan pegawai yang berpotensi.
g. Menyetujui kerangka strategis untuk pengembangan talenta,
termasuk program penugasan regional dan pemantauan
pelaksanaan rencana pengembangan bagi talenta di Bank.
h. Menyetujui beberapa pedoman benefit pegawai diantaranya
insentif taktikal dan harmonisasi benefit.
i. Menyetujui program penghargaan UOB Recognition yang
dilaksanakan tahun 2023.
6. Komite Kredit
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0010 tanggal 25 Januari 2023 perihal Komite Eksekutif –
Kredit (EXCO) dan Komite Kredit (KK), komposisi Komite Kredit adalah sebagai berikut:
Susunan Anggota Komite Kredit per tanggal 31 Desember 2023
Ketua Direktur Utama
Anggota Tetap • Direktur Manajemen Risiko
• Direktur Wholesale Banking atau Direktur Consumer Banking
• Kepala Fungsi Kerja Kredit Terkait:
- Kepala Fungsi Kerja Kredit Korporasi
- Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 1a
- Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 2a
- Kepala Fungsi Kerja Retail Creditb
- Kepala Fungsi Kerja Kredit Business Banking
Sekretaris Divisi Kredit Terkait
a
Untuk proposal kredit Commercial Banking & FI.
b
Untuk proposal kredit PFS.
c
Untuk proposal kredit Business Banking.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 177
Page 180
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Batas Kewenangan Kehadiran anggota Komite Teknologi Informasi
1. Memberikan keputusan kredit sesuai dengan pada rapat yang dilaksanakan selama tahun 2023
batas kewenangannya, yang meliputi adalah sebagai berikut:
semua tipe – tipe eksposur, langsung dan/
Jumlah
atau kontinjensi, seperti eksposur terhadap Nama Kehadiran Persentase
Rapat
counterparty dan nasabah yang berasal dari
Hendra
pinjaman/pendanaan, underwriting/sindikasi, 15 15 100%
Gunawan
sekuritas (pengganti pinjaman), instrument
derivative, risiko penyelesaian, interbank limit, Paul
15 15 100%
End Financing (EF) limit properti dan produk Rafiuly
program lainnya. Teh Han Yi 15 11 73%
2. Melakukan koordinasi dengan Komite Aset Henry
dan Liabilitas (ALCO) dalam aspek pendanaan 10 10 100%
Santoso*
kredit atau pembiayaan.
Ardhi
15 14 93%
Wibowo
Selama tahun 2023, terdapat 393 proposal kredit
Andreas
yang diajukan kepada Komite Kredit, yaitu 24
Edo 15 15 100%
proposal dari segmen Business Banking, 114
Lazuardi
proposal dari segmen Corporate Banking, 271
proposal dari segmen Commercial Banking, 30 *) Henry Santoso efektif menjabat sebagai anggota Komite TI
sejak bulan Mei 2023.
proposal dari segmen Financial Institution, 28
proposal dari Special Asset Management dan 5
Tugas, wewenang dan tanggung jawab dari Komite
proposal dari segmen PFS Unsecured Credit.
TI adalah sebagai berikut:
7. Komite Teknologi Informasi
Tugas dan Tanggung Jawab
Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No.23/
• Membantu Bank dalam menetapkan dan
SKDIR/0062 tanggal 4 Mei 2023 perihal Komite
mengawasi investasi Bank di TI, dan juga
Teknologi Informasi PT Bank UOB Indonesia,
bertanggung jawab dalam pengembangan
komposisi Komite Teknologi Informasi (Komite TI)
infrastruktur, keamanan TI dan rencana strategis
adalah sebagai berikut:
teknologi informasi, dan memastikan agar
Susunan Anggota Komite Teknologi Informasi semua sejalan dengan strategi bisnis Bank.
per tanggal 31 Desember 2023 • Melakukan pembahasan secara khusus
mengenai rencana perkembangan teknologi
Ketua Direktur Utama informasi, baik yang sedang dipergunakan oleh
Direktur Teknologi dan Bank saat ini maupun teknologi yang baru.
Wakil Ketua
Operasional • Melakukan pembahasan suatu format kebijakan
dalam kaitan dengan pemanfaatan teknologi
Anggota • Direktur Keuangan dan
informasi yang bersifat mendasar seperti
Layanan Korporasi
pemanfaatan perangkat lunak, perangkat keras,
• Direktur Manajemen Risiko
dan jasa profesional yang akan dipergunakan.
• Direktur Kepatuhan, Legal &
• Membantu Bank dalam mengarahkan,
Sekretaris Perusahaan
mengawasi dan mengelola risiko keamanan
• Kepala Fungsi Kerja CEO Office
teknologi informasi sesuai dengan kebijakan
keamanan teknologi.
Rapat Komite TI diselenggarakan secara rutin
• Meninjau secara berkala mengenai kemajuan
minimal 4 (empat) kali dalam setahun.
kegiatan utama TI, kecukupan sumber daya yang
dimiliki Bank untuk menunjang kegiatan utama
TI tersebut dan mengupayakan penyelesaian
berbagai masalah terkait dengan kegiatan
utama TI.
• Bertanggung jawab atas tugas dan wewenang
yang telah dilimpahkan sebagaimana yang
ditetapkan dalam Surat Keputusan.
178 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 181
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Wewenang
• Menyetujui mengenai rencana pengembangan teknologi informasi, baik yang sedang dipergunakan oleh
Bank saat ini maupun teknologi yang baru;
Catatan:
Untuk pengeluaran biaya akan tetap mengacu pada SOP Permintaan, Pengadaan dan Pembayaran Biaya Melalui Procurement and
Expense Management System (PEMS).
• Menyetujui suatu kebijakan dalam kaitan dengan strategi atau pemanfaatan teknologi informasi, seperti
pemanfaatan software, hardware, dan jasa profesional yang akan dipergunakan.
• Menentukan prioritas atas pengembangan TI yang bersifat strategis, patuh, bisnis/pelayanan pada
nasabah.
• Menyetujui berdasarkan pedoman keamanan TI yang berlaku, semua deviasi terhadap kebijakan
standar pada penggunaan teknologi sebagai hasil laporan dari penilaian risiko keamanan (security risk
assessment).
Program Kerja Komite TI dan realisasinya selama tahun 2023 meliputi tetapi tidak terbatas pada:
No. Program Kerja Realisasi
1. Mengadakan rapat Komite TI telah melaksanakan rapat sebanyak 15 (lima belas) kali selama
secara rutin untuk 2023 untuk menetapkan dan mengawasi investasi Bank di bidang TI,
menetapkan dan meliputi:
mengawasi investasi a. Memastikan pembangunan infrastruktur TI dilaksanakan dalam strategi
Bank di bidang TI yang terstruktur dengan baik
(dalam hal pembelian • Komite TI secara konsisten memeriksa inisiatif yang diajukan
perangkat dan dibandingkan dengan Rencana Strategis Teknologi Informasi,
implementasi proyek Rencana Bisnis Bank dan Rencana Pengembangan Teknologi
TI), memantau Informasi, hal ini penting untuk memastikan Komite TI menyetujui
kemajuan proyek investasi portofolio yang tepat berdasarkan strategi bank.
strategis TI, dan • Menyediakan forum untuk mendiskusikan kasus dan persetujuan
menentukan kebijakan proyek yang berkaitan dengan investasi Bank di bidang TI (perangkat
strategis di bidang TI. keras, perangkat lunak, keterlibatan layanan profesional), yang
diarahkan untuk mendukung bisnis, peraturan, dan kepatuhan Bank.
b. Memastikan Manajemen Risiko Keamanan TI
• Komite TI mengakomodasi investasi Risiko Keamanan TI (tetapi tidak
terbatas pada):
• One Identity Solution dengan memiliki kemampuan dan fungsionalitas
untuk meningkatkan efisiensi operasional dan meminimalisir proses
manual dengan alur kerja digital, integrasi dengan sistem SDM untuk
mengotomatisasi penyediaan dan penghapusan akses karyawan
untuk layanan korporat, meningkatkan role based access control
(RBAC) untuk aplikasi, layanan mandiri untuk aktivasi LAN ID/setel
ulang kata sandi, dan pelaporan untuk tujuan audit/kepatuhan.
• Mengembangkan kemampuan untuk melakukan korelasi data dan
pelacakan ancaman dengan menyediakan kesadaran akan kondisi
keamanan melalui indikator dan metrik keamanan - (SIEM Refresh)
• Program Technology Obsolescence & RTB (Run The Bank) untuk
menjaga keamanan aplikasi penting yang dimiliki oleh Bank.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 179
Page 182
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
No. Program Kerja Realisasi
c. Memastikan aktivitas utama TI
• Komite TI secara konsisten melakukan rapat pra-Komite TI sebelum
rapat Komite TI formal, untuk memastikan inisiatif investasi yang
diajukan divalidasi oleh bagian Keuangan (dalam hal pendapatan,
periode pengembalian investasi).
• Mengidentifikasi daftar Inisiatif dan dampak biaya yang telah
dilakukan pada tahun 2023 untuk memperkuat fondasi dan
kemampuan strategis Bank, serta untuk meningkatkan manajemen
risiko Bank; persetujuan atas Kebijakan Tata Kelola Proyek.
d. Technology Obsolescence & RTB (Run The Bank) untuk memperbaiki
pemulihan sistem dari outages dan mengurangi kemungkinan outages
sistem yang tidak direncanakan; IT Roadmap dan Rencana Strategis
Teknologi Informasi, sebagai ringkasan dari ikhtisar terkait anggaran
dan proyek yang sedang/akan dilaksanakan.
Penilaian terhadap Komite di Bawah Direksi Profil Pejabat Eksekutif Senior yang merupakan
Direksi melakukan penilaian terhadap komite- anggota komite dapat dilihat pada halaman ini.
komitenya setiap tahun. Hal-hal yang dinilai meliputi
struktur dan komposisi komite, efektivitas pelaksanaan Edisono Limin
tugas dan tanggung jawab komite, serta efektivitas Kepala Fungsi Kerja Channels and Digitalisation
pelaksanaan rapat komite. Warga Negara Indonesia, 47 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan
Selama tahun 2023, komite-komite di bawah Direksi
terakhir)
telah melakukan penilaian mandiri (self-assessment)
• 2013-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
untuk mengevaluasi kinerjanya. Seluruh komite telah
Head of Channels & Digitalisation
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya serta
• 2008-2013, Commonwealth Bank, sebagai SME
memberikan rekomendasi yang mendukung efektivitas
Regional Manager (SVP)
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Direksi.
• 2000-2008, PT Bank Central Asia Tbk., sebagai
Team Leader
Profil Anggota Komite di bawah Direksi
• 1999-2000, Asuransi Central Asia, sebagai
Sesuai dengan peraturan yang ditetapkan dalam
Marketing Executive
Surat Edaran OJK No.16/SEOJK.04/2021 tanggal 29
Juni 2021 tentang Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Memiliki lebih dari 23 tahun pengalaman di industri
Emiten atau Perusahaan Publik, berikut dijabarkan perbankan.
informasi anggota komite-komite di bawah Direksi per Riwayat Pendidikan
31 Desember 2023. 1995, Sarjana, Universitas Tarumanagara, Jakarta
Profil Direksi yang merupakan anggota komite dapat
dilihat pada Profil Direksi dalam Bab Profil Perusahaan
pada Laporan Tahunan ini.
180 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 183
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
FX Yanto Edy Umar Imbang Perdana Satryawan
Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 2 Kepala Fungsi Kerja Audit Intern
Warga Negara Indonesia, 52 tahun Warga Negara Indonesia, 45 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan Profil beliau dapat dilihat di bagian Profil Fungsi
terakhir) Kerja Audit Intern dalam Laporan Tahunan pada
• 2017-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai halaman 192.
Head of Commercial & FI Credit 2
• 2016-2017, PT Bank Permata Tbk., sebagai Head
Indra Gunawan
of Business Credit Analyst & Portfolio Mgt
Kepala Fungsi WB, Markets and Enterprise T&O
• 2009-2016, PT Bank Danamon Indonesia sebagai
Warga Negara Indonesia, 44 tahun
Wholesale Business Head
• 2007-2009, PT Fitch Ratings Indonesia sebagai Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan
Associate Director terakhir)
• 2006-2007, PT Bank OCBC Indonesia sebagai • 2023 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
AVP Credit & Marketing Dept. Head of WB, Markets and Enterprise T&O
• 2001-2004, PT Bank Mizuho Indonesia sebagai • 2021–2023, Canadia Bank Plc sebagai Chief
Officer Business Development Technology Officer
• 1999-2001, PT Bank Fuji Internasional Indonesia • 2015–2021, Novus Technologies sebagai Chief
sebagai Business Plan Supervisor Executive Officer
• 2013-2015, Hitachi sebagai Senior Project
Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di bidang
Manager
kredit pada industri perbankan.
• 2011 – 2013, Accenture sebagai System Integration
Riwayat Pendidikan Lead, Technology Consulting Workforce
1996, Sarjana, Institut Teknologi Bandung, Bandung • 2004 – 2011, PT Bank Mandiri sebagai Technical
Specialist, Prepaid Card Solutions Team
• 2003–2004, Schlumberger sebagai Engineer
Gevy Q Wulandari
Kepala Fungsi Kerja Human Resources • 2003, Elnusa Rentrakom sebagai
Warga Negara Indonesia, 55 tahun Telecommunication Engineer
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan Memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang
terakhir) perbankan dan industri lainnya.
• 2023–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Riwayat Pendidikan
Head of Human Resources • 2008, Magister, Universitas Indonesia
• 2012–2023, AIG Indonesia sebagai Human Capital • 2003, Sarjana, Institut Teknologi Bandung
Director
• 2018–2023, Head of HR for VIP (Vietnam, Ratnasari Kartawira
Indonesia & Philippines cluster) AIG Insurance Kepala Fungsi Kerja Corporate Credit
• 2009–2012, PT Permata Bank sebagai Head of Warga Negara Indonesia, 59 tahun
HRBP, Retail Banking
• 2006–2009, Microsoft sebagai HR Director Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 1997–2006, Citibank sebagai Head of Staffing & • 2011-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Talent Management Head of Corporate Credit
• 1994–1997, GE Capital Indonesia sebagai Human • 2008-2011, The Royal Bank of Scotland sebagai
Resources Manager Head of Transactional & Portfolio
• 1991-2008, ABN Amro Bank sebagai Head of
Memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman di bidang Credit Portfolio Mgt
Sumber Daya Manusia • 1990, PT Nikko Securities sebagai Corporate
Riwayat Pendidikan Finance Officer
1992, Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi, Memiliki lebih dari 29 tahun pengalaman di industri
Program Ekstensi, jurusan Manajemen Sumber Daya perbankan.
Manusia
Riwayat Pendidikan
1989, Sarjana, California State University, Amerika
Serikat
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 181
Page 184
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Rudy Widjaja W. Kartyono
Kepala Fungsi Kerja Retail Credit Kepala Fungsi Kerja Transaction Banking
Warga Negara Indonesia, 53 tahun Warga Negara Indonesia, 46 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2016-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2010-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Head of Retail Credit Head of Transaction Banking
• 2014-2016, Citibank Indonesia sebagai Credit • 2010-2010, ANZ Panin Bank sebagai Head of
Operations Director Trade & Supply Chain Sales
• 2008-2014, Citibank Phillipines & Guam sebagai • 2005-2010, Bank DBS Indonesia sebagai Head of
Credit Operations Director Trade Finance Sales
• 2006-2008, Citifinancial Japan sebagai • 1999-2005, Bank Central Asia sebagai Trade
Collections Head & Payment Specialist at International Banking
• 1996-2006, Citibank Indonesia sebagai Country Divison
Collections Head Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di industri
• 1995-1996, PT Indo Airo Sugih Indonesia sebagai perbankan.
Business Development Manager
Riwayat Pendidikan
• 1992-1995, Seagate Technology Singapore
1999, Sarjana, Universitas Tarumanagara, Jakarta
sebagai Industrial Engineer
Memiliki lebih dari 24 tahun pengalaman di industri
perbankan. Profil Pejabat Bank yang merupakan anggota komite
Riwayat Pendidikan dapat dilihat pada halaman ini.
1992, Sarjana, Iowa State University, Amerika Serikat
Alexander Husin
Siswo Soebianto Iksan Kepala Divisi Credit Administration & Control
Kepala Fungsi Kerja Commercial & FI Credit 1 Warga Negara Indonesia, 46 tahun
Warga Negara Indonesia, 58 tahun Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) • 2021–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
• 2017-sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Credit Administration & Control Head
Head of Commercial & FI Credit 1 • 2015–2021, PT Bank HSBC Indonesia sebagai
• 2010-2017, PT Bank Danamon Indonesia sebagai Senior Vice President Wholesale Operation Lead
Senior Credit Officer Credit Operations
• 2000-2010, PT Bank Internasional Indonesia • 2011–2014, PT Bank Permata Tbk., sebagai Vice
sebagai Corporate Credit Portfolio Head President - Head Unit Operational Risk & Quality
• 1994-2000, PT Bank Tiara Asia sebagai Head of Assurance
Treasury & Internal Division • 2004–2011, Citibank, N. A., sebagai Assistant
• 1990-1994, PT Bank Danamon Indonesia sebagai Vice President - Control Unit - Credit Operations
Account Officer Consumer Banking
• 1988-1990, Universitas Kristen Satya Wacana • 2000–2002, PT Mitrais (Mincom) sebagai
sebagai Lecturer Software Engineer
Memiliki lebih dari 31 tahun pengalaman di industri • 1999–2000, PT Multipolar sebagai Programmer
perbankan. Memiliki lebih dari 23 tahun pengalaman di bidang
Riwayat Pendidikan perbankan dan industri lainnya.
1990, Sarjana, Universitas Kristen Satya Wacana, Riwayat Pendidikan
Salatiga • 2003, Magister, The University of New South
Wales, Australia
• 1998, Sarjana, Universitas Pelita Harapan,
Jakarta
182 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 185
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Ali Budiman Andreas Eduardo Lazuardi
Kepala Wholesale Operations Kepala Fungsi Kerja CEO Office
Warga Negara Indonesia, 49 tahun Warga Negara Indonesia, 37 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2022 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2020 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Wholesale Operations Head CEO Office Head
• 2016–2022, PT Bank ANZ Indonesia sebagai • 2017–2020, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Head of Institutional Operations Wholesale Portfolio Management Head
• 2002–2016, Citibank sebagai Head of Treasury • 2015–2017, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Trade Solutions Operations Credit Modeling Team Leader
• 2001–2002, Westpac sebagai Global Securities • 2013–2015, PT Bank UOB Indonesia sebagai PMU
Investigation Reporting and Credit Stress Testing
• 1999–2001, PT Trinunggal Komara sebagai • 2012–2013, PT Bank UOB Indonesia sebagai IFS
Marketing/Merchandising Manager • 2010–2011, PT Bank Panin Indonesia, Tbk.,
• 1996–1999, PT Bank UOB Indonesia sebagai sebagai Personal banker
Treasury Dealer Memiliki lebih dari 12 tahun pengalaman di bidang
Riwayat Pendidikan perbankan
• 1995, Magister, University of Notre Dame Riwayat Pendidikan
Australia • 2013, Magister Universitas Indonesia, Jakarta
• 1995, Sarjana, Curtin University • 2010, Sarjana, Universitas Surabaya, Surabaya
Amelia Ragamulu Elly Sandora
Kepala Fungsi Kerja Customer Advocacy Kepala Fungsi Kerja Business Branch Governance &
Warga Negara Indonesia, 53 tahun Middle Office Support
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Warga Negara Indonesia, 50 tahun
• 2016–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Customer Experience and Advocacy Head Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2010–2016, PT Bank Maybank Indonesia sebagai • 2014–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Head of Centralized Customer Care Business Branch Governance & Middle Office
• 2009–2010, ABN Amro Bank sebagai Head Support Head
of Client Loyalty for Branch Banking, Wealth • 2006–2014, PT Bank DBS Indonesia sebagai
Management, Private Client and Credit Retention Head of SME Channel & Network
Unit • 2004–2006, PT Bank Permata Tbk. sebagai Head
• 2004–2007, Standard Chartered Bank sebagai of Consumer Banking
Head Customer Contact Center Memiliki lebih dari 19 tahun pengalaman di bidang
• 1994–2004, Citibank, N.A. sebagai Service perbankan.
Manager
Riwayat Pendidikan
Memiliki lebih dari 27 tahun pengalaman di bidang 1996, Sarjana, Universitas Andalas, Padang
perbankan.
Riwayat Pendidikan
1993, Sarjana, Institut Pertanian Bogor, Bogor
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 183
Page 186
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Febian Satria Nugraha Irvan Gunardwi
Kepala Fungsi Kerja AML/CFT & Sanctions Kepala Divisi Legal
Warga Negara Indonesia, 47 tahun Warga Negara Indonesia, 52 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2000–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2014–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
AML/CFT & Sanctions, Anti Bribery & Corruption Legal Head
& Anti Tax Evasion Head • 2010–2014, PT Bank DBS Indonesia Tbk. sebagai
• 1995–1997, PT Hanoman Dharma sebagai Head of Legal - CBG
Marketing • 2003–2010, PT BII Maybank Tbk sebagai General
Riwayat Pendidikan Legal Counsel & Corporate Secretary Division
1999, Sarjana, Universitas Pasundan Head
• 2000–2003, PT Bank Permata Tbk sebagai Head
of Advisory & Monitoring
Ferdy Djojo • 1995–2003, PT Bank Bali Tbk. sebagai Department
Kepala Divisi Wholesale Banking Business Head in Corporate Legal & Compliance
Management Department
Warga Negara Indonesia, 43 tahun • 1994–1995, Shipping Line Company, Export Dep
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Officer
• 2017–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Memiliki lebih dari 28 tahun pengalaman di bidang
Wholesale Banking Business Management Head perbankan dan industri lainnya.
• 2016–2017, Citibank sebagai Relationship
Riwayat Pendidikan
Manager Financial Institutions, Corporate and
• 2005, Magister, Universitas Indonesia, Jakarta
Investment Banking
• 1993, Sarjana, Universitas Brawijaya, Malang
• 2010–2016, Standard Chartered Bank sebagai
Director, Relationship Manager
• 2007–2010, PT Bank DBS Indonesia sebagai Maya Rizano
Relationship Manager (Origination) Kepala Fungsi Kerja Strategic Communication &
Brand
Riwayat Pendidikan
Warga Negara Indonesia, 58 tahun
• 2003, Magister, Monash University
• 2002, Sarjana, Monash University Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2015–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Strategic Communications & Brand Head
• 2009–2011, PT Bank Barclays Indonesia sebagai
Head of Marketing and Corporate
• 2007–2009, PT Bank Internasional Indonesia Tbk.
sebagai Vice President, Head of Marketing
• 2001–2007, Citibank, N.A. sebagai Vice President,
Head of Integration
• 1997–2001, PT Excelcomindo Pratama sebagai
General Manager Marketing Comm
• 1996–1997, Danone International Brands sebagai
Marketing Manager
• 1988–1996, PT Unilever Indonesia sebagai
Marketing Manager
Memiliki lebih dari 35 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya.
Riwayat Pendidikan
1987, Sarjana, University of Hartford, Amerika Serikat
184 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 187
Membangun Masa Depan ASEAN
Kelengkapan dan Pelaksanaan Tugas Komite-Komite
Stanly Gunawan Susan Kwanto
Kepala Divisi Central Treasury Unit Kepala Divisi Retail Operations
Warga Negara Indonesia, 39 tahun Warga Negara Indonesia, 53 tahun
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
• 2018–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai • 2020 – sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Central Treasury Unit Head Retail Operations Head
• 2016–2018, PT Bank Commonwealth sebagai VP, • 2017–2020, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Head of ALM & Portfolio Management Branch Ops Control & Development Head
• 2014–2016, PT Bank ANZ Indonesia sebagai AVP, • 2010–2017, PT Bank UOB Indonesia sebagai TNO
ALM Financial & Governance (Finance) Services Management Head
• 2011–2014, PT Bank Commonwealth sebagai • 1992–2010, PT Bank UOB Indonesia sebagai
Senior Manager, ALCO & Treasury Analytics Corporate Planning Division Head
(Global Market, Treasury) Memiliki lebih dari 31 tahun pengalaman di bidang
• 2007–2011, Standard Chartered Bank sebagai perbankan.
Senior Asistant Manager, ALCO Support (Country
Riwayat Pendidikan
Finance)
1992, Sarjana, Universitas Sriwijaya, Palembang
• 2006–2007, Lufthansa Systems sebagai
Software/System Developer
Vera Margaret
Memiliki lebih dari 17 tahun pengalaman di bidang
Kepala Divisi Wealth & Retail Liabilities
perbankan.
Warga Negara Indonesia, 44 tahun
Riwayat Pendidikan
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir)
2006, Bachelor of Science di Business Administration
• 2021–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai
MIS & Finance, The University of Arizona, Amerika
Wealth & Retail Liabilities Product Head
Serikat
• 2010–2021, PT Bank CIMB Niaga Tbk. sebagai
Wealth Management, Insurance & Deposit
Stella Damayanti Product Head
Kepala Divisi Corporate Real Estate Services • 2008–2010, PT Bank DBS Indonesia sebagai
Warga Negara Indonesia, 48 tahun Head of Investment, Insurance and Treasury
Pengalaman Kerja (dengan posisi jabatan terakhir) • 2002–2008, Manulife Financial sebagai Mutual
• 2018–sekarang, PT Bank UOB Indonesia sebagai Fund Partnership Distribution Head
Corporate Real Estate Services Head Memiliki lebih dari 31 tahun pengalaman di bidang
• 2016–2018, PT Bank HSBC Indonesia sebagai perbankan dan industri lainnya.
SVP, Head of Corporate Real Estate
Riwayat Pendidikan
• 2007–2016, PT Bank DBS Indonesia sebagai VP,
2001, Sarjana, Iowa State University, Amerika Serikat
Capex, Portfolio and Lease/Transaction Head
(CRE Dept)
• 2005–2007, Jones Lang Salle Indonesia sebagai
Senior Project Manager
• 2002–2005, PT. Ahara Prima Design sebagai
Project Coordinator
Memiliki lebih dari 21 tahun pengalaman di bidang
perbankan dan industri lainnya.
Riwayat Pendidikan
1999, Sarjana, Universitas Katolik Parahyangan,
Bandung
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 185
Page 188
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan merupakan pejabat yang bertanggung jawab kepada Direksi,
dan bertindak sebagai penghubung antara Bank dengan pihak internal Bank, instansi-
instansi berwenang yang terkait dengan Bank, Pihak Eksternal Bank dan Investor. Bank
menunjuk Sekretaris Perusahaan untuk membantu Dewan Komisaris dan Direksi dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing terkait dengan pelaksanaan
GCG serta untuk mengelola komunikasi kepada pihak yang berkepentingan (pemangku
kepentingan), baik internal maupun eksternal.
Pengangkatan Sekretaris Perusahaan Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas,
Sekretaris Perusahaan diangkat berdasarkan Sekretaris Perusahaan telah mengikuti program
keputusan Direksi. Saat ini Sekretaris Perusahaan pengembangan kompetensi dan pelatihan sepanjang
dijabat oleh Susilowati, yang menjabat sejak tanggal tahun 2023, sebagai berikut:
25 Juni 2015 berdasarkan Surat Keputusan Direksi
No. 15/DIR/0021. Dalam struktur organisasi Bank, Nama Lokakarya/Pelatihan/Seminar
Sekretaris Perusahaan bertanggung jawab secara No.
dan Penyelenggara
langsung kepada Direktur Kepatuhan, Legal dan
1. UU Penguatan dan Pengembangan Sektor
Sekretaris Perusahaan.
Keuangan di Indonesia: Implikasi dan
Implementasinya, diselenggarakan oleh
Profil Sekretaris Perusahaan
Hukumonline.com;
2. Sosialisasi Pedoman Umum Governansi
Korporat Indonesia dan Penyelenggaraan
Annual Report Award 2022, diselenggarakan
Susilowati oleh Komite Nasional Kebijakan Governansi
Sekretaris Perusahaan dan Bursa Efek Indonesia (BEI);
3. Ring the Bell for Gender Equality 2023
“Boosting Gender Equality through Innovation
and Technology”, diselenggarakan oleh BEI,
Indonesia Global Compact Network (IGCN),
Susilowati berdomisili di Jakarta dan meraih gelar
UN Women Indonesia, International Finance
Sarjana Ekonomi dari Universitas Tarumanagara dan
Corporation (IFC), dan Indonesia Business
meraih gelar Master jurusan Akuntansi dari Universitas
Coalition for Women Empowerment (IBCWE);
Trisakti, Jakarta. Susilowati memulai kariernya di PT
Bank Victoria International Tbk sejak tahun 2004 4. Ring the Bell: Introduction - Gender Equality
dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Divisi and Women Empowerment Principles:
Sekretaris Perusahaan. How to Implement in Business Sectors,
diselenggarakan oleh BEI, IGCN, UN Women
Pengembangan Kompetensi Sekretaris Indonesia, IFC, dan IBCWE;
Perusahaan 5. Program Refreshment Sertifikasi Manajemen
Pengembangan kompetensi yang telah diikuti Risiko “Operational Risk in Digital Banking”,
oleh Susilowati antara lain Sertifikat Kompetensi organised diselenggarakan oleh PT
Manajemen Risiko Perbankan Level 1, 2, dan 3 dari Arfaidhams Secret;
Badan Sertifikasi Manajemen Risiko.
186 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 189
Membangun Masa Depan ASEAN
Sekretaris Perusahaan
iv. Penyelenggaraan dan dokumentasi rapat
Nama Lokakarya/Pelatihan/Seminar
No. Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan
dan Penyelenggara
v. Pelaksanaan program orientasi terhadap
6. Seminar Master Class: “Reporting Gender perusahaan bagi Direksi dan/ atau Dewan
Equality and Employment Practices Komisaris.
for Sustainability and Annual Report”, 4. Sebagai penghubung antara Bank dengan
odiselenggarakan oleh BEI, Global Reporting pemegang saham Emiten atau Perusahaan
Initiative (GRI), Indonesia Business Coalition Publik, Otoritas Jasa Keuangan, dan pemangku
for Women Empowerment (IBCWE); kepentingan lainnya.
7. Stay Secure When Working Remotely,
diselenggarakan oleh United Overseas Bank Realisasi Tugas dan Tanggung Jawab
Limited; Sekretaris Perusahaan
8. Webinar Compliance Refreshment Emiten dan Sepanjang tahun 2023, Sekretaris Perusahaan telah
Perusahaan Publik, diselenggarakan oleh melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai
Otoritas Jasa Keuangan (OJK); berikut:
1. Menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang
9. Sosialisasi Kriteria dan Penilaian ASEAN
Saham Tahunan yang diselenggarakan pada
Corporate Governance Scorecard (ACGS)
tanggal 3 Mei 2023 dan Rapat Umum Pemegang
2024, diselenggarakan oleh OJK;
Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada
10. Sosialisasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 26 Oktober 2023.
tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank 2. Menyampaikan Laporan Tahunan tahun buku 2022
Umum; dan Laporan Keuangan tahun buku 2022 kepada
11. Leadership Academy Programme Level 2, pemangku kepentingan terkait.
diselenggarakan oleh UOB in collaboration 3. Menghadiri dan mempersiapkan notulen Rapat
with Columbia Business School; Dewan Komisaris, Rapat Direksi serta Rapat
12. Creating a Positive and Productive Team, Daily Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada
Meaning; Dewan Komisaris.
4. Menyiapkan dokumentasi untuk proses Penilaian
13. Fostering Impactful Collaboration at Work,
Kemampuan dan Kepatutan calon anggota Dewan
Daily Meaning.
Komisaris dan Direksi.
5. Melakukan pengkinian terhadap Peraturan Internal
Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris terkait dengan Dewan Komisaris dan Direksi serta
Perusahaan Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada
Fungsi Sekretaris Perusahaan mengacu pada Pasal
Dewan Komisaris untuk disesuaikan dengan
5 POJK No. 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris
peraturan yang berlaku.
Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, antara
6. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
lain:
pelaksanaan tata kelola perusahaan antara lain
1. Mengikuti perkembangan Pasar Modal khususnya
dengan memastikan kelancaran komunikasi antara
peraturan perundang-undangan yang berlaku di
perusahaan dengan pemangku kepentingan,
bidang Pasar Modal;
memastikan tersedianya informasi yang dapat
2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan
diakses oleh pemangku kepentingan sesuai dengan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik untuk
kebutuhan yang wajar dari pemangku kepentingan
mematuhi ketentuan peraturan perundang-
serta dengan melakukan penyampaian informasi
undangan di bidang Pasar Modal;
terkait aksi korporasi kepada regulator yang
3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam
berkepentingan.
pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi:
7. Berkoordinasi dengan Fungsi Kerja Compliance
i. Keterbukaan informasi kepada masyarakat,
dalam mempersiapkan laporan Self-Assessment
termasuk ketersediaan informasi pada Situs
dan Pelaksanaan Good Corporate Governance
Web Emiten atau Perusahaan Publik;
terkait dengan Direksi, Dewan Komisaris dan
ii. Penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa
Komite-Komite yang bertanggung jawab kepada
Keuangan tepat waktu;
Dewan Komisaris.
iii. Penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat
Umum Pemegang Saham;
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 187
Page 190
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
Fungsi Corporate • UOB Indonesia bekali anak-anak dari keluarga
kurang mampu dengan pendidikan dan
Communications perlengkapan untuk masa depan mereka pada
Fungsi Strategic Communications and Brand
bulan Ramadan, 18 April 2023.
memegang peranan penting dalam menjaga
• Kompetisi 13th UOB Painting of the Year UOB
citra perusahaan yang positif. Strategi komunikasi
Indonesia mengundang para perupa untuk
disusun dengan baik dan difokuskan untuk
menunjukkan bakat dan memperluas wawasan
membangun kepercayaan publik serta menjaga
seni, 4 Mei 2023.
reputasi yang baik melalui ragam aktivitas selama
• UOB Indonesia meluncurkan U-Solar 2.0 untuk
setahun melalui komunikasi yang dilakukan secara
mendukung rantai nilai industri solar Indonesia,
internal maupun eksternal.
25 Juli 2023.
• Lebih dari 2.000 kolega UOB Indonesia
Laporan Tahunan menggalang dana Rp250 juta melalui UOB
Sejak 2016, Strategic Communications and
Heartbeat Run/Walk untuk mendorong inklusi
Brand, dengan bekerja sama dengan Sekretaris
anak-anak kurang beruntung, 12 Agustus 2023.
Perusahaan, bertanggung jawab dan
• Perusahaan-perusahaan Indonesia memiliki
mempersiapkan pembuatan serta menerbitkan
outlook yang positif pada tahun 2023 di tengah
Laporan Tahunan yang memuat informasi terkait
tantangan ekonomi, 12 September 2023.
kinerja Bank.
• UOB Indonesia meluncurkan UOB
FinLab, akselerator inovasi bisnis untuk
Siaran Pers mengembangkan dan mendigitalisasi bisnis di
Bank memahami pentingnya dekat dengan
Indonesia, 19 September 2023.
masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan
• UOB Indonesia meluncurkan kapabilitas
profil dan menyampaikan informasi yang
manajemen rantai pasokan keuangan (FSCM)
bernilai sehubungan dengan berbagai kegiatan
baru di UOB Infinity untuk memudahkan
perusahaan. Tujuan-tujuan ini dapat dicapai oleh
nasabah mendigitalkan pembiayaan rantai
UOB Indonesia dengan mengadakan sejumlah
pasok, 25 September 2023.
kegiatan media dalam bentuk distribusi dokumen
• UOB Indonesia: Industri hilir dan transisi
berita pers, konferensi pers, media gathering,
ekonomi hijau di Indonesia menjadi kunci untuk
serta wawancara langsung.
memanfaatkan peluang, 11 Oktober 2023.
• Karya seni yang menggambarkan hubungan
Pada tahun 2023, UOB Indonesia mendistribusikan
erat antar manusia dan alam memenangkan
siaran pers dengan berbagai topik, seperti:
13th UOB Painting of the Year (Indonesia)
produk dan layanan baru, program tanggung
Award, 25 Oktober 2023.
jawab sosial perusahaan, dan tinjauan ekonomi
• UOB menyelesaikan akuisisi dan integrasi
Indonesia.
bisnis perbankan konsumer Citigroup di
Indonesia, 20 November 2023.
Berikut adalah daftar siaran pers UOB Indonesia
• Penambahan modal memungkinkan UOB
tahun 2023:
Indonesia meningkatkan skala usaha dan
• UOB Indonesia melakukan transformasi
stabilitas jangka panjang, 6 Desember 2023.
perbankan digital bagi nasabah bisnis melalui
peluncuran UOB Infinity, 17 Januari 2023.
Siaran pers UOB Indonesia dipublikasikan oleh
• UOB Indonesia, Visa, dan Volopay meluncurkan
media-media utama Indonesia, seperti: Antara,
solusi kartu kredit korporat untuk membantu
Bisnis Indonesia, Detik.com, InfoBank.com,
dunia usaha dengan manajemen pengeluaran
Kompas, Koran Kontan, Koran Sindo, Jawa Pos,
yang efisien, 21 Maret 2023.
Media Indonesia, Metrotvnews.com, dan Okezone.
• UOB Indonesia meningkatkan kesadaran
com.
tentang pentingnya keanekaragaman hayati
laut bersama anak-anak kurang beruntung di
Bali, 3 April 2023.
188 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 191
Membangun Masa Depan ASEAN
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern,
dan Audit Eksternal
A. Fungsi Kepatuhan [GRI 2-27] peraturan Regulator dan peraturan lainnya
yang berlaku kepada unit bisnis/pendukung
termasuk kepada Direksi dan Pejabat Eksekutif
1. Peran Fungsi Kerja Kepatuhan Senior;
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank mengacu
i. Membantu unit bisnis/pendukung dalam
pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.46/
mengembangkan prosedur dan pedoman
POJK.03/2017 dan Piagam Kepatuhan Bank.
Kepatuhan yang berisi ketentuan Regulator
Tugas dan tanggung jawab Fungsi Kerja Kepatuhan
yang berlaku, peraturan lain dan key business
antara lain:
conduct untuk digunakan oleh seluruh Pejabat
a. Membuat langkah-langkah dalam rangka
dan staf Bank, bila diperlukan;
mendukung terciptanya budaya kepatuhan
j. Mengidentifikasi dan memelihara daftar dari
pada seluruh kegiatan usaha Bank di setiap
seluruh ketentuan Regulator dan peraturan
jenjang organisasi;
lainnya yang berlaku dengan dukungan dari
b. Melakukan identifikasi, pengukuran,
penasihat hukum internal/eksternal apabila
pemantauan dan pengendalian terhadap risiko
dibutuhkan;
kepatuhan dengan mengacu pada peraturan
k. Membantu Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior
Regulator mengenai Penerapan Manajemen
dalam mendidik staf terkait, mengenai hal-hal
Risiko bagi Bank Umum;
yang berhubungan dengan kepatuhan;
c. Menilai dan mengevaluasi secara ketat
l. Memberikan saran, bimbingan dan pelatihan
melalui kerja sama dengan unit bisnis/
secara berkesinambungan kepada staf-staf
pendukung terhadap efektivitas, kecukupan,
mengenai penerapan kerangka kepatuhan yang
dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, sistem
baik, meliputi kebijakan dan prosedur seperti
maupun prosedur yang dimiliki oleh Bank
yang tercantum dalam Pedoman Kepatuhan
dengan peraturan perundang-undangan yang
Bank, Kode Etik dan pedoman internal Bank;
berlaku;
m. Memberikan saran kepada unit bisnis/
d. Melakukan review dan/atau merekomendasikan
pendukung di Bank dan/atau Direksi dan
pengkinian dan penyempurnaan kebijakan,
Pejabat Eksekutif Senior terkait dengan
ketentuan, sistem maupun prosedur yang
Regulatory Obligation (“RO”) yang tercantum
dimiliki oleh Bank agar sesuai dengan ketentuan
dalam penilaian risiko regulasi Bank termasuk
Regulator dan perundang-undangan yang
pemberian saran tentang implikasi perubahan
berlaku;
peraturan;
e. Melakukan upaya-upaya untuk memastikan
n. Memantau, menguji dan melaporkan
bahwa kebijakan, ketentuan, sistem dan
pelaksanaan fungsi kepatuhan sesuai dengan
prosedur, serta kegiatan usaha Bank telah
kerangka manajemen risiko kepatuhan dan
sesuai dengan ketentuan Regulator dan
kebijakan/prosedur internal kepada Pejabat
peraturan perundang-undangan yang berlaku;
Eksekutif Senior dan Dewan Komisaris/Direksi
f. Melakukan fungsi anti pencucian uang
dan, bila dipertimbangkan perlu, kepada
dengan memastikan penerapan seluruh sistem
Regulator. Namun demikian, tanggung jawab
pemantauan transaksi yang dilakukan oleh
untuk memastikan kepatuhan tetap berada
nasabah sesuai pedoman, kebijakan dan
pada masing-masing unit bisnis/pendukung;
prosedur yang telah ditetapkan sehingga
o. Melakukan investigasi pada insiden dan
pelaksanaan Program Anti Pencucian Uang dan
keluhan terkait peraturan kepatuhan, serta
Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU/PPT)
melaksanakan penyelidikan lebih lanjut yang
dapat berjalan dengan baik dan menjaga Bank
diperlukan;
terhindar dari pengenaan sanksi;
p. Bertindak sebagai contact person dengan
g. Mengidentifikasi, menilai dan
pihak internal dan eksternal terkait, termasuk
mendokumentasikan risiko kepatuhan terkait
Regulator, mengenai hal-hal yang berkaitan
dengan kegiatan usaha Bank termasuk produk
dengan kepatuhan Bank; dan
baru, layanan, praktik bisnis dan perubahan
q. Melaksanakan tanggung jawabnya sesuai
materi untuk bisnis yang ada dan hubungan
dengan rencana kepatuhan yang dibuat sesuai
dengan nasabah;
dengan kerangka manajemen risiko kepatuhan,
h. Memberikan saran dan update perkembangan
termasuk melakukan pengkajian kepatuhan
terhadap hal-hal yang berkaitan dengan
dengan pendekatan berbasis risiko.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 189
Page 192
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern,
dan Audit Eksternal
2. Langkah-Langkah Pencegahan 3. Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Penyimpangan terhadap Ketentuan yang Ketentuan terkait Pelaksanaan Penerapan Tata
Berlaku Kelola bagi Bank Umum mengacu pada Peraturan
Direktur Kepatuhan, Legal dan Sekretaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17 Tahun 2023
Perusahaan melalui Fungsi Kerja Compliance tanggal 14 September 2023 dan Surat Edaran
senantiasa memantau dan menjaga agar kegiatan Otoritas Jasa Keuangan No.13/SEOJK.03/2017
usaha Bank tidak menyimpang dari ketentuan tanggal 17 Maret 2017.
yang berlaku dengan menjaga kepatuhan Bank
terhadap ketentuan Regulator dan peraturan Bank senantiasa memastikan bahwa prinsip-
perundang-undangan yang berlaku. prinsip GCG diterapkan pada setiap aspek bisnis
dan di seluruh jajaran Bank. Prinsip-prinsip GCG
Hal ini tercermin dari langkah-langkah yang telah tersebut meliputi transparansi, akuntabilitas,
dilakukan, antara lain: tanggung jawab, independensi serta kewajaran
a. Mendukung terciptanya budaya kepatuhan dan kesetaraan. Pelaksanaan 5 (lima) Prinsip GCG
dalam seluruh kegiatan usaha Bank pada tersebut diterapkan sekurang-kurangnya pada 11
setiap jenjang organisasi melalui penerbitan: (sebelas) Faktor Pelaksanaan GCG, dimana setiap
• Struktur Organisasi Kepatuhan; faktor harus dapat dinilai efektivitasnya dari 3
• Piagam Kepatuhan; (tiga) aspek governance sebagai suatu proses
• Pedoman Kepatuhan; dan berkesinambungan.
• Standar Operasional dan Prosedur
Kepatuhan. Ketiga aspek governance dimaksud adalah:
b. Melakukan proses identifikasi, pengukuran, a. Governance Structure, yaitu aspek yang
monitoring Risiko Kepatuhan dan menerapkan mengandung kecukupan struktur dan
proses kontrol melalui: infrastruktur tata kelola Bank agar proses
• Prosedur Pengkajian Kepatuhan; dan pelaksanaan prinsip GCG menghasilkan
• Pengawasan pengenaan sanksi oleh outcome yang sesuai dengan harapan
Regulator. pemangku kepentingan Bank.
c. Melakukan pengelolaan Risiko Kepatuhan b. Governance Process, yaitu aspek yang
melalui Program Pengkajian Kepatuhan mengandung proses pelaksanaan prinsip
(Compliance Review Program) sehingga GCG, yang didukung oleh kecukupan struktur
dapat memastikan kesesuaian dan kelayakan dan infrastruktur tata kelola Bank sehingga
kebijakan, pedoman, sistem dan prosedur yang menghasilkan outcome yang sesuai dengan
dimiliki Bank terhadap peraturan perundang- harapan pemangku kepentingan Bank.
undangan yang berlaku melalui: c. Governance Outcome, yaitu aspek yang
• Laporan Penilaian Regulatory Risk; dan mencerminkan hasil penerapan prinsip-prinsip
• Laporan Hasil Pengkajian Kepatuhan. GCG yang memenuhi harapan pemangku
d. Memberikan Opini Kepatuhan. kepentingan Bank dengan dukungan kecukupan
e. Memantau dan melaporkan Tindak Lanjut Hasil struktur dan infrastruktur tata kelola Bank.
Pemeriksaan Regulator.
f. Menyosialisasikan ketentuan-ketentuan Penerapan prinsip GCG ini dievaluasi secara berkala
Regulator, baik melalui kegiatan sosialisasi melalui Self-Assessment GCG dan disampaikan
langsung maupun melalui media Compliance kepada Regulator dan Manajemen Bank sebagai
News, email dan memberikan informasi untuk bagian dari Laporan Tingkat Kesehatan Bank (Risk
hal-hal yang terkait dengan kepatuhan Based Bank Rating/RBBR).
terhadap peraturan Regulator.
g. Mengevaluasi Checklist Materi Pemasaran. Satuan Kerja Kepatuhan juga telah melakukan
h. Pemantauan tindak lanjut perbaikan Risk Based kajian dan penyesuaian atas Piagam Kepatuhan
Bank Rating-Good Corporate Governance dari versi sebelumnya yang merupakan kebijakan
(RBBR-GCG) melalui Working Group RBBR-GCG. payung dalam penerapan Fungsi Kepatuhan di
i. Bertindak sebagai liaison officer untuk Bank melalui Surat Keputusan Direksi No. 23/
permasalahan kepatuhan antara Bank dengan SKDIR/0127 tanggal 12 Desember 2023.
Regulator maupun internal Bank.
190 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 193
Membangun Masa Depan ASEAN
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern,
dan Audit Eksternal
Selain itu, sejalan dengan peraturan OJK B. Pelaksanaan Fungsi Audit Intern
perihal penerapan Tata Kelola Terintegrasi bagi Merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Konglomerasi Keuangan yang telah diatur dalam No.1/POJK.03/2019 tanggal 28 Januari 2019
Peraturan OJK No. 18/POJK.03/2014 dan Surat tentang Penerapan Fungsi Audit Intern pada Bank
Edaran OJK No.15/SEOJK.03/2015, Satuan Kerja Umum, Bank telah menerapkan fungsi Audit Intern
Kepatuhan telah menerbitkan ketentuan internal yang bertujuan untuk mendukung manajemen
berikut: Bank dalam manajemen risiko dan pengawasan
1. Piagam Kepatuhan Terintegrasi bagi Entitas tata kelola dengan memberikan assurance yang
dalam Konglomerasi Keuangan UOB Grup di independen untuk mengevaluasi kecukupan,
Indonesia sebagai kebijakan payung dalam kualitas dan efektivitas tata kelola, manajemen
pelaksanaan fungsi kepatuhan terintegrasi, risiko, dan pengendalian internal. Dalam kerangka
sebagaimana telah dikinikan melalui Surat kerja manajemen risiko Bank, Audit Intern berfungsi
Keputusan Direksi No.23/SKDIR/0023 tanggal 8 sebagai lini ketiga dan bekerja sama dengan
Februari 2023. lini pertama (unit Bisnis dan Pendukung) dan lini
2. Kebijakan Tata Kelola Terintegrasi sebagai kedua (fungsi Kepatuhan dan Manajemen Risiko).
pedoman utama dalam menjalankan tugas
dan tanggung jawab setiap Entitas dalam Audit Intern telah menetapkan visi dan misi dalam
Konglomerasi Keuangan sebagaimana diatur Piagam Audit Intern yang juga menjelaskan
dalam Dewan Surat Keputusan Direksi No. 22/ ruang lingkup, tujuan, etika, wewenang dan
SKDIR/0080 tanggal 11 November 2022 yang akuntabilitas Audit Intern. Untuk mendukung
telah dikinikan dan diselaraskan pada bulan peran Audit Intern yang independen dan objektif,
Desember 2023. Audit Intern memiliki akses tak terbatas ke seluruh
area kerja, aset, dan dokumentasi milik Bank, dan
Berdasarkan Peraturan OJK No.45/POJK.03/2020 dapat langsung berkomunikasi dengan Dewan
tentang Konglomerasi Keuangan, PT Bank Komisaris atau melalui Komite Audit. Dalam
UOB Indonesia sebagai Entitas Utama dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Audit
Konglomerasi Keuangan telah menyusun Piagam Intern berpedoman pada Kebijakan, Prosedur,
Korporasi. Piagam ini merupakan perjanjian antara dan Metodologi Audit Intern.
Entitas Utama dan Entitas Anggota didalam
Konglomerasi Keuangan UOB untuk memastikan
bahwa proses pemantauan, pelaporan, komunikasi
dan pertukaran informasi dalam rangka penerapan
Tata Kelola Terintegrasi, Manajemen Risiko
Terintegrasi dan Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum dapat berjalan lancar.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 191
Page 194
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern,
dan Audit Eksternal
Struktur Fungsi Audit Intern
Struktur organisasi Audit Intern UOB Indonesia dipimpin oleh Kepala Audit Intern yang membawahi 5 (lima) Divisi
yaitu Wholesale Banking and Global Markets Audit; Corporate Functions Audit; Retail Funding, Branches and
Digital Bank Audit; Technology Audit and Innovation; dan Retail Lending and Professional Practices Audit. Kepala
Audit Intern melapor langsung kepada Direktur Utama dan secara fungsional kepada Dewan Komisaris melalui
Komite Audit.
Direktur
Utama
Dewan Komisaris
melalui Komite
Audit
Kepala Audit
Intern
Wholesale Corporate Retail Funding, Technology Retail Lending
Banking, & Global Functions Branches, & Digital Audit & & Professional
Markets Audit Audit Bank Audit Innovation Practies Audit
Kepala Audit Intern Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi Kerja
Audit Intern
Audit Intern bertanggung jawab untuk melakukan
audit berbasis risiko yang mencakup semua aspek
di lini pertama dan lini kedua termasuk namun tidak
Imbang Perdana Satryawan terbatas pada struktur, kebijakan, kerangka kerja,
Kepala Audit Intern proses, sistem, produk, dan dokumentasi, untuk
memberikan assurance yang independen kepada
Direktur Utama, Dewan Komisaris, dan Komite Audit
atas efektivitas pengawasan tata kelola, manajemen
risiko, dan penerapan pengendalian internal di bank.
Imbang Perdana Satryawan, berusia 45 tahun, Audit Intern menerapkan Pendekatan Berbasis
warga negara Indonesia, ditunjuk sebagai Kepala Risiko dalam memproyeksikan rencana audit
Audit Intern sejak Januari 2022 berdasarkan surat tahunan dan menentukan ruang lingkup audit untuk
penunjukan No. 22/SKDIR/0007 tanggal 27 Januari memprioritaskan area yang menjadi perhatian utama.
2022. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun Secara berkala, Kepala Audit Intern bertemu dengan
di industri keuangan. Sebelum bergabung dengan Komite Audit, dan berdiskusi terkait temuan audit yang
UOB Indonesia, beliau pernah bekerja di PT Bank signifikan, audit project progress, status temuan audit,
BTPN sebagai Deputy Internal Audit Head dan di PT dan hal penting lainnya. Untuk menjaga kualitas hasil
Bank Sumitomo Mitsui Indonesia sebagai Head of kerja agar tetap sesuai dengan metodologi audit
Internal Audit. Beliau meraih gelar Master of Business dan standar internasional untuk praktik profesional
Administration dari Institut Teknologi Bandung, gelar bagi auditor internal, dilakukan penilaian kualitas
Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjadjaran. Beliau oleh Fungsi Internal Audit Quality Assurance dan
memiliki Certified Internal Auditor (CIA) dan Certified independent quality assurance review oleh pihak
Financial Crime Specialists (CFCS). ekstern setiap 3 (tiga) tahun sekali.
192 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 195
Membangun Masa Depan ASEAN
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern,
dan Audit Eksternal
Kualifikasi/Sertifikasi Profesi Audit Intern penggunaan dan koordinasi dengan tenaga ahli
Per Desember 2023, Tim Audit Intern memiliki 44 staf ekstern, persyaratan SKAI untuk menjaga independensi
dengan berbagai latar belakang pendidikan, antara dalam melaksanakan layanan konsultasi atau tugas
lain bergelar Sarjana dan Pasca Sarjana jurusan khusus lain, tanggung jawab dan akuntabilitas
Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Teknologi Kepala SKAI, kewajiban SKAI untuk mematuhi Standar
Informasi. Profesional Audit Intern, pembatasan penggunaan
jasa pihak ekstern, pembatasan penugasan berkala
Mayoritas staf Audit Intern juga memiliki kualifikasi personil SKAI, serta masa tunggu penugasan auditor
dan sertifikasi profesi Audit Intern, antara lain: dan pihak ekstern. Pembaruan terhadap Piagam
1. Sertifikasi internasional di antaranya: Certified Audit Intern terakhir dilakukan pada 22 April 2022 dan
Internal Auditor (CIA), Certified Information disetujui oleh Direktur Utama dan Dewan Komisaris
Systems Auditor (CISA), Certified Public Accountant dengan mempertimbangkan rekomendasi dari Komite
(CPA), Qualified Internal Auditor (QIA), Chartered Audit.
Accountant (CA), Certified Bank Internal Auditor
(CBIA), Certified Financial Crime Specialists (CFCS), Pengungkapan Hasil Kerja Audit Intern di
Sertifikasi Information Technology Infrastructure Tahun 2023
Library (ITIL), Certified in Cybersecurity (CC), dan Pada tahun 2023, Audit Intern telah melakukan peran
ISO 27001. dan inisiatif yang ditugaskan, antara lain:
2. Sertifikasi lokal di antaranya: Sertifikasi Audit Intern a. Audit Intern telah menjaga independensi,
Bank oleh LSPP dan Sertifikasi Manajemen Risiko. objektivitas, dan profesionalisme dengan
sebaiknya selama pelaksanaan rencana audit.
Pelatihan Audit Intern b. Audit Intern telah menyelesaikan 28 proyek
Selama tahun 2023, Audit Intern telah menginisiasi audit dengan efektif sesuai rencana strategis
berbagai program untuk mengembangkan kompetensi tahunan, yang mencakup Wholesale Banking
profesional auditor di area-area yang relevan. and Global Markets, Corporate Functions, Retail
Program pengembangan staf ini meliputi keterampilan Funding, Branches, Digital Bank, Retail Lending,
dan pengetahuan terkait teknologi (Basic Digital Risk; Operations, IT dan Support functions. Audit Intern
Cyber Crime; Cyber Security-Live Attack Simulation), juga melakukan evaluasi atas enam kasus whistle-
pelatihan terkait Data Analytics (SAS, Power BI, blowing yang dilaporkan melalui whistle-blowing
Machine Learning, Cyclone Robotic, Python), pelatihan hotline.
terkait Operasional dan Bisnis (ICAAP, Credit Modelling, c. Audit Intern secara berkesinambungan
Moodys Credit Risk Fundamentals; Building Large mengimplementasikan rencana transformasi digital
Language Models for Business Application, Block melalui penyempurnaan skrip dan advanced Data
Chain dan berbagai webinar dari OJK), pelatihan Analytics (“DA”) untuk mengotomatisasi beberapa
terkait Metodologi Audit dan Proses Audit (Report proses audit dan membentuk dashboards risiko.
Writing, Effective Interviewing and Surprise Checking Penggunaan DA mengotomatisasi identifikasi
Techniques) dan program sertifikasi lain yang relevan kelemahan kontrol dengan sampel yang lebih besar
seperti Certified Internal Auditor dan Certified Internal dalam waktu yang lebih singkat. Hal ini membantu
System Auditor. pelaksanaan Continuous Auditing oleh Audit Intern
dan melakukan audit reguler dengan lebih efektif.
Piagam Audit Intern Oleh karena itu, DA meningkatkan kemampuan
Merujuk kepada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Audit Intern dalam memberikan nilai tambah
No. 1/POJK.03/2019 tentang Penerapan Fungsi Audit kepada manajemen dan key stakeholders untuk
Intern pada Bank Umum dan IIA (Institute of Internal membantu dalam penerapan manajemen risiko.
Audit) Standard, Bank telah memiliki Piagam Audit
Intern No.22/SKDIR/0027 yang memuat misi dan ruang
lingkup, struktur organisasi dan kedudukan, tugas dan
tanggung jawab, wewenang, kode etik Audit Intern,
persyaratan auditor intern, pertanggungjawaban
SKAI, dan larangan perangkapan tugas dan jabatan
personel SKAI dari pelaksanaan kegiatan operasional
Bank. Piagam Audit Intern juga mengatur kriteria
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 193
Page 196
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Penerapan Fungsi Kepatuhan, Audit Intern,
dan Audit Eksternal
d. Audit Intern telah menetapkan proses pemantauan C. Pelaksanaan Fungsi Audit
penyelesaian temuan audit menggunakan sistem
Governance, Risk and Compliance (GRC). Semua
Eksternal
temuan Audit Intern telah diinformasikan kepada
manajemen terkait dan tindakan perbaikan Dengan persetujuan RUPS dan berdasarkan
diselesaikan tepat waktu serta disampaikan rekomendasi dari Komite Audit melalui Dewan
kepada Direksi dan Komite Audit melalui laporan Komisaris, Bank telah menunjuk Kantor Akuntan Publik
audit dan rapat rutin. Sepanjang tahun 2023, Audit yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, yaitu KAP
Intern menghadiri rapat bulanan dengan direksi Purwantono, Sungkoro & Surja, dimana KAP tersebut
dan menyampaikan isu signifikan yang ditemukan merupakan KAP “BIG 4” dan berpengalaman dalam
selama proses audit serta progres tindakan melakukan pemeriksaan terhadap bank-bank besar di
perbaikan setiap kuartal. Selain itu, Audit Intern Indonesia. Penunjukan serta legalitas perjanjian kerja
mengadakan pertemuan dengan Komite Audit telah sesuai peraturan perundang-undangan yang
sebanyak 4 (empat) kali pada tahun 2023 untuk berlaku.
membahas implementasi fungsi Audit Intern antara
lain terkait sumber daya, proses audit, dan hasil Dalam melaksanakan tugasnya, KAP Purwantono,
pelaksanaan audit. Sungkoro & Surja telah memenuhi aspek-aspek yang
e. Audit Intern meninjau dan memperbarui prosedur ditentukan dan telah bekerja secara independen serta
Audit Intern secara berkala untuk meningkatkan memenuhi Standar Profesional Akuntan Publik serta
efisiensi dan proses audit. ruang lingkup audit yang ditetapkan dalam peraturan
f. Fungsi Professional Practices Audit melakukan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana
Quality Assurance pada setiap proyek Audit Intern, tertuang dalam Perjanjian Kerja (Engagement Letter)
untuk memastikan bahwa proses audit dilakukan KAP dengan Bank.
sesuai dengan kebijakan, prosedur, dan metodologi
audit yang ditetapkan, juga untuk memastikan KAP Purwantono, Sungkoro & Surja, sesuai dengan
dokumen-dokumen terkait diarsipkan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.9 Tahun 2023
baik dan didukung dengan bukti pendukung yang tentang Penggunaan Jasa Akuntan Publik Dan Kantor
memadai. Akuntan Publik Dalam Kegiatan Jasa Keuangan, telah
g. Audit Intern menerapkan Kerangka Kompetensi melakukan komunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan
bagi Audit Intern untuk mengidentifikasi untuk meminta informasi mengenai kondisi Bank, serta
kesenjangan keterampilan dalam tim audit dan memberikan informasi mengenai pelaksanaan audit
akan terus memfokuskan pada program pelatihan dari awal dimulai proses audit hingga proses audit
di bidang keterampilan IT dan digitalisasi, Data berakhir.
Analytics, keterampilan teknik audit, keterampilan
kepemimpinan, dan soft skill terkait lainnya.
h. Audit Intern menginisiasi Internal Audit Development
Program dengan tujuan membantu new graduates
untuk mendapatkan kemampuan audit yang
mendalam melalui rotasi pada divisi audit yang
berbeda, serta membantu dalam mengidentifikasi
dan mengembangkan talenta di dalam Fungsi
Kerja Audit Intern.
194 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 197
Membangun Masa Depan ASEAN
Penerapan Manajemen Risiko Termasuk Sistem
Pengendalian Internal
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Penerapan Manajemen Risiko
termasuk Sistem Pengendalian Internal dapat dilihat pada halaman
214-235.
Mengenai Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas
Kecukupan Sistem Pengendalian Internal dapat dilihat pada bagian
Sistem Pengendalian Internal di halaman 217 serta Pernyataan
Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas Kecukupan Sistem
Manajemen Risiko dapat dilihat pada bagian Pelaksanaan Sistem
Manajemen Risiko di halaman 234.
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
Penyediaan Dana Besar
Bank telah memiliki kebijakan dan prosedur untuk Batas Maksimum Pemberian Kredit serta penyediaan dana
kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar sebagai bagian dari prinsip kehati-hatian Bank.
Penyediaan dana kepada pihak terkait dan penyediaan dana besar sampai dengan posisi 31 Desember 2023
diuraikan dalam tabel berikut:
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah
No. Penyediaan Dana
Debitur Nominal
1 Secara Individu
(1) Pihak Terkait 151 2.091.198
(2) 20 (dua puluh) Peminjam
20 38.340.349
selain Pihak Terkait
2 Dana Besar
a). Individu - -
b). Group *) 12 20.205.925
*) sesudah menerapkan Teknik MRK
1. Penyediaan Dana secara Individu:
(1) Seluruh Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait (baik diperhitungkan maupun dikecualikan dalam
perhitungan BMPK).
(2) Penyediaan Dana kepada 20 Grup (dua puluh) Peminjam selain Pihak Terkait yang memperoleh jumlah
Penyediaan Dana terbesar dengan tidak memperhatikan persentase jumlah Penyediaan Dana terhadap
Modal Inti (tier 1) Bank.
2. Penyediaan Dana Besar:
Penyediaan Dana sebesar 10 persen atau lebih dari Modal Inti (tier 1) Bank kepada selain Pihak Terkait,
sebelum dan sesudah menerapkan Teknik MRK.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 195
Page 198
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Rencana Strategis Bank
Dalam rangka meningkatkan Tata Kelola Perusahaan 3. Tetap berada di jalur nilai-nilai ESG melalui promosi
yang baik dan mematuhi ketentuan regulator, Bank pembiayaan berkelanjutan dan praktik-praktik
telah menyusun Rencana Bisnis yang menggambarkan korporasi lainnya;
kegiatan usaha Bank dalam jangka pendek, jangka 4. Menjajaki berbagai peluang kemitraan dan sinergi
menengah, dan jangka panjang sehingga arah komersial;
kebijakan dan sasaran strategis Bank mengikuti 5. Mengembangkan strategi People Engagement
perencanaan yang tepat, hati-hati, dan mengikuti untuk membentuk perilaku yang tepat dan
prinsip-prinsip perbankan yang sehat. menanamkan kebanggaan jangka panjang untuk
menjadi bagian dari UOB;
Rencana Bisnis Bank mempertimbangkan 6. Mengembangkan talenta-talenta yang siap
perkembangan ekonomi global dan domestik serta menyongsong masa depan melalui pembelajaran
visi dan nilai-nilai Bank. Bank menjabarkan rencana silang dan transfer ilmu pengetahuan, dengan
strategisnya ke dalam rencana jangka Panjang, memanfaatkan jejak kawasan yang dimiliki UOB;
menengah dan pendek dengan seluruh aspirasi untuk 7. Revitalisasi Brand positioning di kancah nasional
mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. dan regional, diikuti dengan peningkatan proposisi
nilai nasabah secara komprehensif di seluruh Bank;
Bank telah menetapkan fokus strategi jangka panjang 8. Pengembangan berkelanjutan atas key Cash,
Trade Finance, dan Treasury Capabilities untuk
1. Personalisation meningkatkan kualitas pendapatan dengan
Penawaran solusi yang disesuaikan untuk setiap memenuhi kebutuhan nasabah institusi;
segment ritel, aplikasi yang dibangun sesuai 9. Mengembangkan pemahaman dan hubungan
dengan kebutuhan nasabah serta pemberian yang mendalam tentang rantai pasokan finansial
advisory yang tepat. dalam setiap ekosistem industri yang unik untuk
dapat memberikan solusi dan layanan terbaik bagi
2. Connectivity nasabah;
Konektivitas yang kuat untuk berbisnis dengan 10. Mengembangkan variasi solusi di lingkup Treasury
dan dari ASEAN dengan menjadi “One Bank” untuk untuk menjawab kebutuhan nasabah ritel yang
ASEAN, serta mendapatkan akses untuk peluang terus meningkat;
pertumbuhan di kawasan ASEAN. 11. Pengembangan berkelanjutan untuk Center of
Excellence Rupiah Indonesia;
3. Sustainability 12. Mengembangkan kemampuan dasar untuk
Meningkatkan bisnis berkelanjutan untuk memberikan kepada nasabah pengalaman yang
mendukung tujuan pemerintah untuk mencapai Net sangat baik bagi untuk segmen-segmen yang
Zero pada tahun 2060 melalui pengembangan dan berbeda: Mass Market, Wealth Banking, dan
penawaran produk berkelanjutan yang mencakup Privilege Banking; dan
namun tidak terbatas pada Circular Economy, 13. Pengembangan produk dan rangkaian pelayanan
Green and Sustainable Trade Finance, Transition yang berfokus pada demografis Upwardly Mobile,
Finance serta Smart City. Young Demographic.
Rencana Jangka Panjang Bank akan difokuskan pada Dalam prinsip-prinsip yang digambarkan dalam
pengembangan dan penyempurnaan keunggulan rencana jangka Panjang, rencana jangka pendek
kompetitif utamanya di kawasan. hingga menengah Bank menargetkan pada
peningkatan pengembalian secara berkelanjutan.
1. Penyempurnaan kerangka kerja, kebijakan, Bank akan terus mempertahankan likuiditas
pedoman, dan prosedur risiko secara konstan dan dan neraca yang solid, kualitas aset yang kuat,
selaras dengan lanskap industri yang berkembang, meningkatkan produktivitas, dan mengambil
dan secara teratur mengkomunikasikannya untuk langkah-langkah untuk tetap memiliki permodalan
menumbuhkan budaya kesadaran risiko yang kuat yang baik dalam menjalankan bisnisnya. Selain itu,
di seluruh fungsi; Bank akan melakukan stabilisasi portofolio bisnis
2. Memperkuat pengelolaan neraca dan permodalan Citi Branch Consumer Banking setelah akusisi untuk
Bank melalui berbagai aksi korporasi; mengakselerasi skala bisnis.
196 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 199
Membangun Masa Depan ASEAN
Aspek Pemegang Saham
Bank telah memiliki kebijakan dividen sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar Bank dan Surat Edaran
internal. Ringkasan atas Anggaran Dasar Bank juga tersedia pada situs Bank yang dapat diakses oleh umum.
Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan Bank
yang Belum Diungkapkan Dalam Laporan Lain
Bank telah melaksanakan prinsip transparansi dalam menyampaikan informasi keuangan dan non-keuangan
kepada publik secara tepat waktu, lengkap, akurat, terkini dan utuh.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 197
Page 200
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris serta
Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota
Dewan Komisaris dengan Anggota Dewan Komisaris Lain,
Anggota Direksi dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank
A. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
Persentase
Nama Bank dan/ Kepemilikan
Jabatan di PT Bank UOB
No. Nama atau Perusahaan lain per 31
Indonesia
(di dalam dan luar negeri) Desember
2023 (%)
Dewan Komisaris
1 Wee Ee Cheong Komisaris Utama C Y Wee & Company Pte Ltd 30,00
E.C. Wee Pte Ltd 98,00
Eastern Century Limited 10,40
Kheng Leong Company Pte Ltd 23,67
Phoebus Singapore Holdings Pte Ltd 27,67
Portfolio Nominees Ltd 26,01
Supreme Island Corporation 26,00
UIP Holdings Ltd 10,00
Wee Investments (Pte) Ltd 26,01
2 Chin Voon Fat Wakil Komisaris Utama NIL
3 Chan Kok Seong Komisaris NIL
4 Wayan Alit Antara Komisaris Independen NIL
5 VJH Boentaran Komisaris Independen
Lesmana NIL
Direksi
1 Hendra Gunawan Direktur Utama NIL
2 Teh Han Yi Direktur Keuangan dan
NIL
Layanan Korporasi
3 Paul Rafiuly Direktur Teknologi dan
NIL
Operasional
4 Harapman Kasan Direktur Wholesale Banking NIL
5 Sonny Samuel Direktur Global Markets NIL
6 Ardhi Wibowo Direktur Kepatuhan, Legal &
Sekretaris Perusahaan NIL
7 Choi Yau Chi Direktur Strategic Business
Development, Retail & NIL
Channels Transformation
8 Henry Santoso Direktur Manajemen Risiko NIL
198 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 201
Membangun Masa Depan ASEAN
B. Hubungan Keuangan dan Hubungan Keluarga Anggota Dewan
Komisaris dan Direksi dengan Anggota Dewan Komisaris Lain, Direksi
Lain dan/atau Pemegang Saham Pengendali Bank
Hubungan Keluarga Dengan Hubungan Keuangan Dengan
Dewan Pemegang Pemegang
Dewan Dewan
Komisaris dan Direksi Saham Direksi Saham Keterangan
Komisaris Komisaris
Direksi Pengendali Pengendali
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Deputy Chairman
and CEO United
Wee Ee
- - - - √ - - - - - √ - Overseas
Cheong
Bank Limited,
Singapura
Memimpin Group
Wholesale
and Markets di
Chin Voon Fat - - - - - - - - - - √ -
United Overseas
Bank Limited,
Singapura
Memimpin Grup
Manajemen
Chan Kok Risiko di United
- - - - - - - - - - √ -
Seong Overseas
Bank Limited,
Singapura
Wayan Alit
- - - - - - - - - - - - Tidak ada
Antara
VJH Boentaran
- - - - - - - - - - - - Tidak ada
Lesmana
Hendra
- - - - - - - - - - - - Tidak ada
Gunawan
Teh Han Yi - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Paul Rafiuly - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Harapman
- - - - - - - - - - - - Tidak ada
Kasan
Sonny Samuel - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Ardhi Wibowo - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Choi Yau Chi - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Henry Santoso - - - - - - - - - - - - Tidak ada
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 199
Page 202
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Pengungkapan Kebijakan Remunerasi
Kebijakan Remunerasi [GRI 2-19] Penyesuaian Remunerasi dikaitkan dengan
Kebijakan dan Struktur Remunerasi Bank (Kebijakan Kinerja dan Risiko
Remunerasi) ditinjau dan disetujui oleh Dewan Penundaan pembayaran variabel Bank berlaku untuk
Komisaris, sebagaimana dituangkan dalam Surat pegawai senior dan Pengambil Risiko Material (MRT).
Keputusan Direksi No. 22/SKDIR/0043 tanggal 14 MRT saat ini terdiri dari pegawai dengan tanggung
Juni 2022. Kebijakan Remunerasi dirancang untuk jawab organisasi yang signifikan yang memiliki
mendukung pengembangan kapabilitas organisasi dampak material pada kinerja Bank dan profil risiko,
yang mempertimbangkan penanaman budaya serta pegawai yang diberikan mandate dengan
risiko yang tepat dan memberikan fleksibilitas untuk risiko tinggi dalam bentuk aset tertimbang menurut
menanggapi kebutuhan bisnis yang dinamis. risiko, batas perdagangan, dan anggaran penjualan
perdagangan serta karyawan yang menerima
Cakupan Kebijakan Remunerasi Penghasilan tidak tetap dalam jumlah tertentu.
Kebijakan remunerasi di atas berlaku dan telah Pada Tahun Keuangan 2023, terdapat 24 MRT yang
diimplementasikan pada setiap unit bisnis dan wilayah diidentifikasi yang merupakan Direksi Bank, beberapa
di Indonesia. posisi kunci dan pemegang penunjukan kunci.
Penentuan Variabel Remunerasi [GRI 2-20] Tujuan kebijakan penangguhan adalah untuk:
Dalam menentukan variable remunerasi, perlu • menyelaraskan jadwal pembayaran kompensasi
mempertimbangkan tingkat produktivitas dan dengan horizon waktu risiko;
kondisi kinerja Negara yang didasarkan pada faktor • menyelaraskan kepentingan Pegawai dengan
finansial dan non-finansial serta risiko utama yang kepentingan jangka panjang pemegang saham
dapat berdampak secara material terhadap kegiatan dan Bank;
usaha yang diselaraskan dengan Peraturan OJK • mempertahankan pegawai Bank yang kontribusinya
terkait penerapan manajemen risiko bagi bank umum. sangat penting bagi pertumbuhan jangka panjang
Terdapat 8 (delapan) risiko utama - yaitu risiko kredit, dan profitabilitas Bank; dan
risiko pasar, risiko likuiditas, risiko operasional, risiko • memberikan kompensasi untuk dapat mendorong
hukum, risiko reputasi, risiko strategis, dan risiko kinerja jangka panjang Bank yang baik.
kepatuhan.
Maksimum 40 persen pembayaran variabel
Pegawai dalam fungsi kontrol yang saat ini terdiri dari dapat dilakukan penangguhan, dengan proporsi
Manajemen Risiko, Audit, Kredit dan Kepatuhan, diberi penangguhan meningkat seiring dengan jumlah
kompensasi secara independen dari kinerja setiap lini pembayaran variabel yang diterima. Pemberian
bisnis atau unit bisnis yang mereka awasi. Hal ini untuk penangguhan akan dilakukan dalam jangka waktu 3
menghindari potensi konflik kepentingan. (tiga) tahun.
Pengukuran Kinerja dikaitkan dengan Pemberian kompensasi yang ditangguhkan dapat
Remunerasi dilakukan malus dan clawback. Malus atas kompensasi
Kepala unit bisnis memberikan penghargaan kepada yang belum diberikan dan clawback atas kompensasi
pegawai atas kinerja pribadinya. Pegawai dinilai yang dibayarkan dapat dipicu oleh tindakan yang
berdasarkan tujuan kinerja pegawai, perilaku merupakan, menyebabkan atau berkontribusi pada,
kompetensi, dan perilaku sehubungan dengan nilai- antara lain:
nilai UOB. Ini menyeimbangkan pencapaian kuantitatif • pelanggaran material terhadap batasan risiko;
dari indikator kinerja utama dengan perilaku yang • kerugian keuangan atau perubahan negatif pada
diharapkan pegawai tegakkan dalam mencapai tujuan profil risiko;
mereka. Secara umum, pegawai yang telah melampaui • penyajian kembali material atas hasil keuangan;
ekspektasi kinerja akan diberikan Kompensasi Total atau
yang relatif lebih tinggi. Sebaliknya, pegawai yang • kesalahan, penyimpangan atau penipuan.
tidak memenuhi harapan kinerja untuk tahun tersebut
mungkin tidak menerima pembayaran variabel.
Peringkat kinerja keseluruhan dan penghargaan
Kompensasi Total juga ditinjau oleh Panel Komite SDM.
200 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 203
Membangun Masa Depan ASEAN
Pengungkapan Kebijakan Remunerasi
Pegawai dilarang menggunakan strategi lindung nilai pribadi atau asuransi terkait kompensasi dan kewajiban
untuk melindungi, dan/atau untuk mengompensasi:
• setiap penyesuaian, pengurangan atau kerugian dalam pembayaran variabel.
• penyitaan pemberian pembayaran variabel yang ditangguhkan dan/atau belum diberikan.
• potensi clawback atas penghargaan yang diberikan.
Konsultan Eksternal
Dalam penyusunan kebijakan remunerasi, Bank tidak menggunakan jasa konsultan eksternal.
Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain
bagi Dewan Komisaris serta Direksi
A. Tipe Remunerasi dan Fasilitas Lain untuk Dewan Komisaris dan Direksi
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Jenis Remunerasi dan Fasilitas Lain Dewan Komisaris Direksi
Orang Jumlah Orang Jumlah
Remunerasi (gaji, bonus, tunjangan rutin, tantiem,
6 6.185 8 37.406
dan fasilitas lainnya dalam bentuk non-natura)
Fasilitas lain dalam bentuk natura (perumahan,
transportasi, asuransi kesehatan dan sebagainya) - - - -
yang:
• dapat dimiliki - - - -
• tidak dapat dimiliki - - 8 1.681
B. Perincian Kelompok Penerima Paket Remunerasi
Jumlah Remunerasi per Orang Dalam 1 (Satu)
Dewan Komisaris Direksi
Tahun*)
Di atas Rp2 Miliar 2 8
Di atas Rp1 Miliar sampai dengan Rp2 Miliar 1 -
Di atas Rp500 Juta sampai dengan Rp1 Miliar - -
Rp500 Juta ke bawah 3 -
*) Diterima Secara Tunai.
C. Remunerasi yang Bersifat Variabel
Sesuai dengan Kebijakan dan Struktur Remunerasi yang telah selesai disusun, remunerasi variabel untuk
Dewan Komisaris dan Direksi meliputi bonus dalam bentuk tunai.
Jumlah Direksi, Dewan Komisaris dan Pegawai yang menerima Remunerasi yang bersifat variabel selama 1
(satu) tahun, dan total nominalnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
(dalam jutaan Rupiah)
Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Remunerasi yang
Dewan Komisaris Direksi Pegawai
Bersifat Variabel
Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Total 3 1.320 8 48.371 2.622 310.570
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 201
Page 204
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain
bagi Dewan Komisaris serta Direksi
D. Jabatan dan Jumlah Pihak yang menjadi Material Risk Takers
No. Jabatan Jumlah Orang
1 Dewan Komisaris -
2 Direksi 8
3 Pegawai 16
E. Share Options
Selama tahun 2023, PT Bank UOB Indonesia tidak memberikan saham baik kepada Komisaris, Direksi maupun
kepada pegawai.
F. Rasio Gaji Tertinggi dan Terendah [GRI 2-21]
Rasio
Keterangan
2022 2023
Rasio gaji pegawai tertinggi & terendah 1 : 105 1 : 137
Rasio gaji direksi tertinggi & terendah 1 : 1,75 1 : 1,57
Rasio gaji komisaris tertinggi & terendah 1:1 1:1
Rasio gaji direksi tertinggi & pegawai tertinggi 1 : 1,37 1 : 1,38
G. Jumlah Penerima dan Total Nominal Remunerasi yang bersifat Variabel
yang dijamin tanpa syarat akan diberikan oleh Bank kepada Calon
Direksi, Calon Dewan Komisaris, dan/atau Calon Pegawai selama 1 (satu)
tahun pertama bekerja
(dalam jutaan Rupiah)
Remunerasi yang Jumlah Diterima Dalam 1 (Satu) Tahun
Bersifat Variabel Dewan Komisaris Direksi Pegawai
yang Diterima Tanpa
Syarat Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Total - - - - - -
H. Jumlah Pegawai yang Terkena Pemutusan Hubungan Kerja dan Total
Nominal Pesangon yang Dibayarkan
Pesangon yang dibayarkan per Orang dalam 1 (satu) Tahun Jumlah Pegawai
Di atas Rp1 Miliar -
Di atas Rp500 juta sampai dengan Rp1 Miliar -
Rp500 juta ke bawah -
Nihil -
202 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 205
Membangun Masa Depan ASEAN
Paket/Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain
bagi Dewan Komisaris serta Direksi
I. Jumlah Total Remunerasi yang Bersifat Variabel yang Ditangguhkan
yang Terdiri dari Tunai
(dalam jutaan Rupiah)
Remunerasi yang Dewan Komisaris Direksi Pegawai
Bersifat Variabel yang
Ditangguhkan Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Total - - 8 20.507 15 15.984
J. Jumlah Penerima dan Total Nominal Remunerasi bersifat Variabel yang
ditangguhkan yang dibayarkan selama 1 (satu) Tahun
(dalam jutaan Rupiah)
Remunerasi yang Dewan Komisaris Direksi Pegawai
Bersifat Variabel yang
Ditangguhkan Orang Jumlah Orang Jumlah Orang Jumlah
Total - - 7 11.512 9 10.650
K. Rincian Jumlah Remunerasi yang Diberikan dalam 1 (satu) Tahun
(dalam jutaan Rupiah)
A. Remunerasi yang Bersifat Tetap *)
1. Tunai 77.918
2. Saham/Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank -
B. Remunerasi yang bersifat Variabel*)
Tidak
Ditangguhkan
Ditangguhkan
1. Tunai 55.599 36.491
2. Saham/Instrumen yang berbasis saham yang diterbitkan Bank - -
*) Hanya untuk MRT dalam jutaan Rupiah
L. Informasi Kuantatif
Jumlah Deduksi Selama Periode Laporan
Sisa yang Akibat
Akibat
Jenis Remunerasi yang bersifat Variabel*) Masih Penyesuaian
Penyesuaian Total
Ditangguhkan Implisit
Eksplisit (A)+(B)
(B)
(A)
Tunai 56.014 - - -
Saham/Instrumen yang berbasis saham
- - - -
yang diterbitkan Bank
*) Hanya untuk MRT dalam jutaan Rupiah
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 203
Page 206
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) yang Terjadi dan
Upaya Penyelesaian oleh Bank
Kasus fraud internal di tahun 2023 dengan dampak finansial lebih dari Rp100.000.000 (seratus juta Rupiah)
ditunjukan pada tabel di bawah ini.
Jumlah kasus yang dilakukan Oleh
Anggota Direksi dan Pegawai Tidak Tetap
Internal fraud dalam 1 (satu) Anggota Dewan Pegawai Tetap dan Tenaga Kerja Alih
tahun Komisaris Daya
Tahun Tahun Tahun
Tahun lalu Tahun lalu Tahun lalu
berjalan berjalan berjalan
(2022) (2022) (2022)
(2023) (2023) (2023)
Jumlah kasus fraud 0 0 0 0 0 0
Telah diselesaikan 0 0 0 0 0 0
Dalam proses penyelesaian di
0 0 0 0 0 0
internal Bank
Belum diupayakan
0 0 0 0 0 0
penyelesaian
Telah ditindaklanjuti melalui
0 0 0 0 0 0
proses hukum
Jumlah Permasalahan Hukum dan Upaya Penyelesaian oleh
Bank
Kasus hukum yang melibatkan Bank per posisi 31 Desember 2023 tercantum pada tabel di bawah ini:
Jumlah Permasalahan Hukum
Perdata
Permasalahan hukum Bank UOB Bank UOB Pidana
Indonesia Indonesia sebagai
sebagai penggugat tergugat
Telah selesai (berkekuatan hukum tetap) 1 8 3
Dalam proses penyelesaian 3 116 6
Jumlah 4 124 9
Permasalahan Hukum yang Sedang Dihadapi Bank,
Dewan Komisaris dan Direksi
Sepanjang tahun 2023, terdapat 1 perkara hukum yang berdampak material terhadap Bank. Perkara dimaksud
merupakan perkara antara Bank dengan nasabah dimana Nasabah menggugat Bank dengan gugatan ganti
kerugian senilai total Rp61,9 miliar mengenai dugaan deposito palsu. Berdasarkan persidangan yang telah
berkekuatan hukum terbukti bahwa gugatan Nasabah tidak berdasar dan pengadilan hingga tingkat kasasi
menolak gugatan Nasabah dan memenangkan Bank.
Tidak terdapat perkara penting yang dihadapi Bank yang melibatkan anggota Dewan Komisaris dan Direksi.
Sanksi Administratif
Pada tahun 2023, tidak terdapat sanksi administratif yang signifikan. Sebagian besar sanksi yang dibebankan
kepada Bank merupakan kesalahan yang bersifat administratif. Bank telah menindaklanjuti perbaikan laporan,
serta tindak lanjut mitigasi risiko antara lain dengan melakukan pelatihan, perbaikan sistem dan peningkatan
kontrol.
204 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 207
Membangun Masa Depan ASEAN
Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
Selama tahun 2023, tidak terdapat transaksi benturan kepentingan yang berpotensi merugikan atau mengurangi
keuntungan Bank.
Buy Back Shares dan Buy Back Obligasi Bank
Selama tahun 2023, Bank tidak melakukan buy back shares dan buy back obligasi Bank.
Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik
Selama Periode 2023
Bank percaya akan kemampuannya untuk berperan aktif dalam membangun lingkungan yang lebih baik,
sehingga selama tahun 2023 Bank terus berperan serta dalam membangun masyarakat. Agenda selama tahun
2023 sebagaimana diuraikan di bawah ini:
Total Dana
Kategori Jenis Kegiatan Uraian Kegiatan (dalam jutaan
Rupiah)
Karyawan UOB Indonesia mengumpulkan dana dengan
Sosial dan cara mengumpulkan km di program UOB Heartbeat
UOB Heartbeat
Hubungan Virtual Run/Walk dan memberikan donasi berupa 255,00
Virtual Run/Walk
Masyarakat laptop, alat pendengar dan kebutuhan dasar ke 4 SLB
Tuna Rungu di 4 wilayah/kota dan Rosa Foundation.
Dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444 H,
UOB Indonesia mengadakan kegiatan rangkaian acara
Perayaan Aktifitas
Ramadhan bersama karyawan seperti takjil, kajian 48,32
Ramadhan
Ramadhan, mudik bersama, halal bi halal serta donasi
ke yayasan panti asuhan.
UOB Indonesia melakukan kegiatan perayaan hari
Perayaan Natal Natal bersama karyawan dan donasi ke yayasan panti 98,97
asuhan.
Kegiatan keagamaan (Qurban)/Kegiatan keagamaan
Qurban 156,37
(Qurban) yang disalurkan kepada masyarakat setempat
Membangun hubungan dengan nasabah untuk
BB Customer
penyediaan solusi bagi perkembangan bisnis UMKM 411,00
Engagement
dan solusi investasi.
Meningkatkan pengetahuan tentang produk Bank
UOB Internship 4,00
Literasi kepada para peserta magang.
Keuangan UOB Gateway to Menyediakan narasumber profesional terkait situasi
5.000,00
ASEAN 2023 dan kondisi ekonomi lokal dan global terkini.
Transaction Meningkatkan pengetahuan mengenai fitur dan
Banking Experience penggunaan internet banking UOB untuk nasabah 0
Center (TBEX) perusahaan.
UOB Indonesia menyelenggarakan kompetisi 13th
UOB Painting of the Year (2023) untuk membantu
Seni Kompetisi Melukis menemukan dan mendukung generasi baru seniman, 620,00
serta menghubungkan mereka dengan kesempatan di
panggung seni internasional.
Total Biaya 6.593,66
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 205
Page 208
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kode Etik
Kode Etik atau vendor, setiap pegawai berhak mengikuti
Kode etik Bank merupakan dasar dari kerangka tata kegiatan politik apabila sudah mendapatkan
kelola perusahaan yang mencerminkan komitmen persetujuan dari Kepala Fungsi Kerja terkait dan
Bank untuk bertindak secara adil, benar dan tidak Fungsi Kerja Sumber Daya Manusia.
melanggar hukum. Manajemen dan pegawai, tanpa
terkecuali, berkomitmen untuk terus melanjutkan dan 3. Tanggung Jawab kepada Bank
menyempurnakan penerapan praktik-praktik GCG Pegawai berkewajiban untuk bekerja sama
yang mengedepankan prinsip moral dan etika sesuai dengan tim penyelidik eksternal dan internal
kode etik Bank. yang memiliki wewenang, mengamankan
kepentingan Bank terkait hak atas kekayaan
intelektual dan penggunaan alat-alat teknologi
Cakupan Penerapan Kode Etik informasi, memastikan dokumentasi yang
Seluruh pihak yang mencakup Dewan Komisaris, Direksi,
akurat, penyimpanan arsip, penanganan
Pegawai Tetap baik yang bekerja penuh waktu atau
dan pemusnahan dokumen yang tepat, serta
paruh waktu, Pegawai Tidak Tetap seperti Pegawai
melarang untuk menarik pegawai lainnya untuk
kontrak, serta para trainee dan peserta magang dan
meninggalkan Bank, atau menarik bisnis dari Bank
jika relevan kontraktor independen pihak ketiga, para
(non-solicitation).
agen, staf keagenan, konsultan, vendor dan pemasok
barang dan jasa wajib memahami, menaati, dan
4. Kerahasiaan
melaksanakan Kode Etik.
Seluruh Pegawai berkewajiban untuk menjaga
kerahasiaan, privasi dan keamanan data nasabah.
Pokok-pokok Kode Etik
Secara berkala Bank mengkaji kembali isi pedoman 5. Investasi dan Aktivitas Eksternal
perilaku dan kode etik serta mensosialisasikan pada Bank melarang aktivitas perdagangan orang
seluruh Pegawai dan Manajemen, sehingga dapat dalam, menghindari keterlibatan dalam transaksi
dipastikan pedoman dan kode etik tersebut dipahami yang mengandung benturan kepentingan dan
dan dijalankan. Kode Etik Bank dijabarkan dalam 6 larangan melakukan aktivitas di luar Bank yang
(enam) komponen yaitu: secara langsung maupun tidak langsung yang
dapat mengganggu kinerja Pegawai dan/atau
1. Tanggung Jawab di Tempat Kerja Bank.
Bank harus menciptakan lingkungan kerja yang
kondusif, sehat dan tidak diskriminatif. Bank juga 6. Ketentuan Hukum dan Kepatuhan Utama
memberikan pelatihan secara berkala kepada Lainnya
seluruh Pegawai dan menilai efektivitas dari Bank melarang pelanggaran terhadap undang-
kegiatan pelatihan tersebut secara berkala. undang persaingan yang berlaku dan wajib
Selanjutnya, Bank juga mengelola data pribadi mematuhi semua undang-undang serta peraturan
Pegawai sesuai dengan Undang-Undang yang yang berlaku.
berlaku dan sesuai dengan Pemberitahuan Privasi
Pegawai.
Penyebarluasan Upaya Penegakan
2. Tanggung Jawab kepada Nasabah dan dan Sanksi Pelanggaran Kode Etik
Pihak Eksternal Lain Sosialisasi Kode Etik Bank telah dilakukan sejak
Kode Etik mengatur untuk menjaga profesionalisme, pegawai bergabung di Bank dengan membaca,
independensi, dan objektivitas, memperlakukan memahami serta melakukan deklarasi untuk mematuhi
nasabah secara adil, melarang pegawai untuk dan mengikuti Kode Etik Bank. Sebagai langkah Bank
menerima hadiah dan hiburan dimana dapat untuk memastikan setiap pegawai telah mengetahui,
terlihat keputusan bisnis telah dikompromikan membaca, memahami dan melaksanakan ketentuan
atau terdapat benturan kepentingan dengan Kode Etik Bank, maka setiap tahun pegawai
pekerjaan pegawai, melarang Pegawai untuk diwajibkan untuk menjalankan e-Learning dan
menerima uang dari pihak luar manapun, melakukan deklarasi melalui platform HR sebagai
melakukan penilaian bisnis yang tepat pada saat salah satu bentuk refreshment. Bank juga secara
menyeleksi pihak ketiga yang akan melakukan berkala memperbarui Kode Etik Bank yang dapat
kerja sama dengan Bank termasuk asosiasi bisnis diakses melalui platform yang disediakan oleh HR.
206 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 209
Membangun Masa Depan ASEAN
Sebagai upaya penegakan, Bank juga telah melakukan pemantauan pada transaksi rekening pegawai,
memantau perubahan tingkah laku pegawai, dan menggunakan jasa vendor untuk melakukan screening data
dan profil calon pegawai serta melakukan pengecekan SLIK (Sistem Layanan Informasi Keuangan).
Karyawan diharapkan dapat menjunjung tinggi Kode Etik Bank dan menerapkan prinsip-prinsipnya pada
tindakan sehari-hari.
Budaya Perusahaan
Bank memiliki budaya unik sebagai pedoman dan Nilai-nilai ini tertanam bersama dengan tujuan Bank
tuntunan dalam beroperasi. Keputusan dan tindakan untuk membangun masa depan ASEAN didukung oleh
yang diambil oleh Bank didasari oleh nilai-nilai People Philosophy UOB, yaitu Care, Growth dan Trust.
Honourable, Enterprising, United dan Committed.
Bank memberdayakan karyawan untuk membuat
Nilai-nilai utama Bank adalah sebagai berikut: perbedaan positif dan bermakna dalam rangka
• Honourable – Kami bertindak dengan hati-hati memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan.
untuk mendorong keberhasilan nasabah dan Bank berkomitmen untuk menumbuhkan budaya
mempertahankan standar professional dan moral organisasi yang inklusif, bijaksana, progresif, dan
tertinggi. Kami melakukan apa yang benar bagi berkinerja tinggi, agar pegawai dapat meraih yang
nasabah kami melalui disiplin, keterbukaan, dan terbaik.
keberanian.
• Enterprising – Kami membangun dengan semangat Nilai-nilai Bank ditujukan untuk mendorong karyawan
Enterprising, yang didemonstrasikan melalui untuk terus meningkatkan standar perilaku dan kinerja
kepemimpinan, wawasan yang tajam dan pola mereka dalam melayani nasabah, dan merupakan
pikir yang berwawasan ke depan. landasan bagi budaya risiko yang kuat.
• United – Kami bekerja sebagai sebuah tim untuk
mencapai tujuan individu dan perusahaan dengan
kerja sama, saling menghormati dan loyalitas.
• Committed – Kami berkomitmen untuk membangun
hari esok yang lebih baik dan bertanggung
jawab untuk memastikan bahwa UOB merupakan
sumber stabilitas, keamanan dan kekuatan yang
terpercaya.
Whistle-blowing [GRI 2-16, 2-26]
Sejalan dengan komitmen yang tinggi untuk seluruh lini bisnis, termasuk Dewan Direksi maupun
menerapkan Good Corporate Governance (GCG), pihak eksternal tanpa keraguan dan rasa takut.
terutama prinsip keterbukaan yang dilaksanakan
secara penuh tanggung jawab oleh Direksi Bank, Bank mengambil langkah preventif untuk memerangi
manajemen mengharapkan seluruh jajaran karyawan praktek-praktek yang menentang good corporate
Bank dan pihak eksternal yang bekerja sama dengan governance dengan menindaklanjuti pelanggaran
Bank untuk berperan aktif dalam menerapkan yang dilaporkan melalui sistem whistle-blowing. Sistem
Kebijakan Whistle-blowing dengan melaporkan ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi semua
ketidaksesuaian atau wrongdoing atau pelanggaran karyawan dan pihak eksternal untuk melaporkan
terhadap ketentuan yang berlaku, baik internal pelanggaran yang terjadi.
maupun regulator yang dilakukan oleh semua staf di
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 207
Page 210
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Whistle-blowing
A. Prosedur Laporan Pelanggaran atau memberikan informasi. Identitas whistle-
blower dan informasi yang diberikan oleh whistle-
Pelaporan pelanggaran harus dibuat dengan blower akan dijaga kerahasiaannya.
kepastian bahwa apa yang dilaporkan memang benar
dan whistle-blower harus dapat memberikan informasi Kondisi khusus dimana identitas atau informasi yang
dan bukti yang dapat ditelusuri dan ditindaklanjuti. diberikan oleh whistle-blower tidak dapat atau tidak
akan diperlakukan sebagai rahasia, termasuk:
Pelaporan Pelanggaran dapat disampaikan kepada a) Dimana Bank berada di bawah kewajiban hukum
atasan langsung, Kepala Audit Intern, Direktur Utama, untuk mengungkapkan informasi yang diberikan;
atau Ketua Komite Audit melalui Whistle-blowing b) Dimana informasi sudah beredar di publik;
Hotline, seperti: email dan telepon. c) Dimana informasi diberikan, atas dasar
kerahasiaan yang ketat kepada unit Legal atau
Jika Whistle-blower merasa tidak nyaman untuk pihak eksternal yang ditunjuk untuk mendapatkan
melaporkan kepada atasan langsung, atau jika saran profesional; dan
dugaan tersebut melibatkan atasan langsung dan d) Dimana informasi diberikan kepada polisi untuk
Direksi, maka laporan dapat disampaikan langsung investigasi kriminal.
kepada Kepala Audit Intern atau Ketua Komite Audit.
Jika Bank dihadapkan pada kondisi khusus diatas
dan telah mengungkapkan identitas whistle-blower
B. Perlindungan bagi Pelapor dan atau informasi apapun yang dapat mengungkapkan
Terlapor identitas whistle-blower, Bank akan melakukan
segala upaya yang wajar untuk menginformasikan
• Keamanan: Seluruh karyawan (termasuk yang pengungkapan tersebut kepada whistle-blower.
membantu pada saat investigasi) akan dilindungi
dari tindakan balasan atau penganiayaan selama Namun, jika Bank dihadapkan pada suatu keadaan
membuat laporan dengan itikad baik. Karyawan yang tidak tercakup oleh kondisi khusus diatas, dan
yang memperlakukan whistle-blower secara tidak identitas dari whistleblower harus diungkapkan,
adil akan menghadapi tindakan disipliner. Di sisi investigasi tidak akan dilanjutkan tanpa persetujuan
lain, Bank dapat mengambil tindakan disipliner whistle-blower.
terhadap karyawan yang membuat laporan tidak
benar sebagai bentuk pembalasan dendam atau C. Hasil dari Penanganan
untuk keuntungan pribadi.
Pengaduan
• Kerahasiaan: Meskipun whistle-blower memiliki
hak untuk merahasiakan identitasnya, Bank
Selama tahun 2023, terdapat 6 (enam) laporan melalui
mendorong karyawan untuk mengungkapkan
whistle-blowing hotline. Seluruh kasus kasus telah
identitasnya ketika menyampaikan kekhawatiran
ditindaklanjuti, diinvestigasi, dan ditutup.
Penerapan Pencegahan Praktik Korupsi, Balas Jasa
(kickbacks), Fraud, Suap dan/atau Gratifikasi
Fungsi Kerja Legal memberikan dukungan nasihat (advisory) untuk kepatuhan terhadap anti korupsi dan Fungsi
kerja Integrated Fraud Management memberikan dukungan terhadap penerapan strategi anti-fraud. Untuk
mencegah praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), fraud, suap dan/atau gratifikasi dalam Bank, maka seluruh
pegawai Bank wajib menandatangani Pakta Integritas dan Deklarasi Anti-Fraud sesuai yang telah diatur dalam
Kebijakan Anti-Fraud. Selain itu, kebijakan anti-korupsi sudah dimasukkan sebagai bagian dari Pedoman
Perilaku dan Kode Etik Pegawai Bank, dimana seluruh pegawai Bank diwajibkan menandatangani kode etik
dan di dalam kode etik tersebut mewajibkan pegawai Bank untuk tidak terlibat dalam praktik suap atau korupsi
dan Bank melakukan upaya komunikasi dan pelatihan melalui Fraud Awareness Programme e-learning dan UK
Bribery Act e-learning dan terkait dengan pihak eksternal, dalam perjanjian kerja sama dengan pihak eksternal
telah dicantumkan klausula tentang kepatuhan terhadap hukum anti-korupsi.
208 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 211
Membangun Masa Depan ASEAN
Komunikasi Internal
Bank menggunakan berbagai saluran komunikasi • Customer Experience & Advocacy
internal untuk mengedukasi karyawan tentang industri
perbankan, dan menginformasikan tentang kegiatan
(CEA) News
Berisikan publikasi rutin mengenai informasi terkait
bisnis yang terkait, kebijakan, dan rencana bank.
kualitas layanan pelanggan.
Jaringan komunikasi internal terdiri dari:
• UOB Intranet Portal
Portal intranet berisikan informasi penting untuk
• IT News
Berisikan informasi terkait kebijakan-kebijakan
mendukung layanan Bank serta operasional sehari-
yang diterapkan dalam penggunaan sistem
hari.
Informasi dan Teknologi di lingkungan Bank.
• CEO Message
Berisikan informasi mengenai rencana strategis
• Manajemen Risiko
Berisikan informasi mengenai kebijakan manajemen
dan pencapaian Bank, juga ucapan selamat atas
risiko di Bank.
perayaan kegiatan agama maupun budaya yang
disampaikan oleh Direktur Utama.
• Poster
• E-Learning Bank membuat poster yang ditempatkan di ruang
Dilakukan sebagai refreshment akan penerapan kerja staf, baik di kantor pusat maupun kantor-
informasi kebijakan Bank yang wajib dilakukan kantor cabangnya yang berisikan informasi terkait
oleh seluruh staf UOB. Informasi kebijakan tersebut kebijakan Bank.
antara lain kebijakan Know Your Customer, Anti-
Money Laundering, IT Security Awareness, Fair • Screen Saver
Dealing, Insider Trading dan kebijakan lainnya Bank memanfaatkan penggunakan screen
yang terkait dengan operasional perbankan. saver di komputer karyawan untuk memberikan
informasi terbaru mengenai program yang terkait
• Daily News pengembangan diri karyawan.
Dikirimkan setiap hari kepada staf yang berisikan
rangkuman pemberitaan terkait lembaga • Weekly Update
keuangan dan juga peliputan UOB Indonesia di Berisikan rangkuman informasi atau kegiatan yang
berbagai media cetak dan online. dilakukan oleh bank selama satu minggu.
• HR News
Dikirimkan kepada seluruh staf yang berisikan
informasi kebijakan-kebijakan terkait dengan
sumber daya manusia di lingkungan Bank.
• PFS News
Berisikan informasi terkait kegiatan promosi
yang dilakukan oleh Fungsi Kerja Personal
Financial Services dalam hal layanan privilege
banking, tabungan, deposito, kartu kredit, kredit
kepemilikan rumah dan acara internal lainnya yang
diselenggarakan oleh PFS.
• TSB News
Berisikan informasi kegiatan yang dilakukan oleh
Fungsi Kerja Transaction Banking (TSB).
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 209
Page 212
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
UOB Indonesia berdedikasi dalam membantu nasabah mengelola
keuangan pribadi maupun usaha mereka, dan dalam menjalankan
kegiatan usaha Bank, kami juga berkomitmen untuk memberdayakan
masyarakat di lingkungan dimana kami beroperasi. Untuk itu, Bank
berperan aktif di tengah masyarakat melalui program Tanggung
Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Program CSR kami yang berada dibawah naungan UOB Heartbeat
berfokus pada seni, anak-anak, dan pendidikan terus memberikan
dampak bagi masyarakat. Selama lebih dari 10 tahun di Indonesia,
kami telah menggelar berbagai program yang mencakup kegiatan
untuk komunitas mulai dari pendidikan kepada anak-anak seperti
pembelajaran melalui digital space di ruang belajar virtual, edukasi
kepada forum guru-guru dan apresiasi terhadap seni melalui
perhelatan UOB Painting the Year, yang telah bergulir selama lebih
dari 40 tahun di Asia dan lebih dari 10 tahun di Indonesia. Kontribusi
UOB di pentas seni mendorong semangat dan pemikiran kreatif para
seniman tidak hanya di Indonesia namun hingga Asia Tenggara
seiring dengan memberdayakan generasi penerus seniman Indonesia
berbakat.
Aktivitas penggalangan dana tahunan kami, UOB Heartbeat Run/
Walk, digelar secara virtual diikuti lebih dari 2.500 kolega. Secara
kolektif kami mengumpulkan lebih dari Rp250 juta guna mendukung 4
SLB Tuna Rungu di 4 wilayah dan Rosa Foundation.
210 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 213
Membangun Masa Depan ASEAN
Perlindungan Nasabah
UOB Indonesia menjalankan usahanya dengan penuh tanggung jawab. Kami menyediakan layanan berkualitas
kepada nasabah kami serta memastikan kebutuhan keuangan mereka terpenuhi. Petugas Customer Service dan
Call Centre kami selalu mendukung setiap kebutuhan transaksi nasabah dan untuk memastikan bahwa keluhan
dan keperluan nasabah ditanggapi dengan baik, Bank telah menerapkan kebijakan penanganan keluhan
dan menyelesaikan perselisihan dengan nasabah. Prosedur penerimaan keluhan nasabah di kantor cabang
atau unit usaha kami termasuk penyelesaian perselisihan, dilakukan sesuai dengan peraturan Bank Indonesia
dan peraturan lainnya melalui Surat Edaran No.23/CEA/0002 perihal Pedoman Penerimaan dan Penyelesaian
Pengaduan Nasabah. Nasabah yang ingin memberi tanggapan atas layanan Bank dapat mengisi formulir yang
disediakan oleh Petugas Customer Service di kantor cabang kami. Selain itu, Bank juga menyediakan informasi
kepada nasabah tentang mediasi perbankan melalui poster yang dipasang pada cabang-cabang kami dan
website UOB Indonesia (www.uob.co.id). Call Centre Bank dilengkapi dengan mesin penjawab otomatis dan
layanan call agent 24 jam. Call Centre menangani pertanyaan nasabah mengenai kartu kredit, tabungan dan
pinjaman. Kami senantiasa berusaha memperbaiki kualitas layanan, untuk itu Bank secara rutin mengadakan
program pengembangan khusus untuk call agent guna meningkatkan pengetahuan mereka dan memastikan
bahwa informasi telah disampaikan secara akurat kepada nasabah.
Tabel Keluhan Nasabah Selama 2023
Dalam Tidak
Selesai* Jumlah
No. Jenis Transaksi Keuangan Proses* Selesai*
Pengaduan
Total (%) Total (%) Total (%)
1 Giro 1 NA 0 NA 0 NA 1
2 Tabungan 6 NA 0 NA 0 NA 6
3 Deposito 3 100 0 0 0 0 3
4 Kredit/Pembiayaan Modal Kerja 16 100 0 0 0 0 16
5 Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah/
5 100 0 0 0 0 5
Apartemen
6 ATM/Kartu Debit 629 96,9 20 3,1 0 0 649
7 Kartu Kredit 1.688 53,5 1.467 46,5 0 0 3.155
8 Direct Debit 0 NA 0 NA 0 NA 0
9 Standing Instruction 0 NA 0 NA 0 NA 0
10 Electronic Banking 4.770 97,9 104 2,1 0 0 4.874
11 Reksa Dana 0 NA 0 NA 0 NA 0
12 Bancassurance 1 100 0 0 0 0 1
13 Wealth Management 0 NA 0 NA 0 NA 0
14 Trade Finance 8 100 0 0 0 0 8
15 Kredit/pembiayaan Modal Kerja 0 NA 0 NA 0 NA 0
Total 7.127 81,8 1.591 18,2 0 0 8.718
*) Posisi 31 Desember 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 211
Page 214
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Kesimpulan Umum Hasil Penilaian Sendiri Pelaksanaan
Good Corporate Governance PT Bank UOB Indonesia
Bank melakukan penilaian sendiri untuk pelaksanaan Aspek Governance Process telah berjalan dengan baik
prinsip Good Corporate Governance per posisi yang tercermin dari:
Desember 2023. • pemenuhan tugas dan tanggung jawab Dewan
Komisaris, Direksi dan Komite;
Pemeringkatan dari seluruh aspek di atas dilakukan • memiliki mekanisme 3 lini yang meliputi unit risk
dengan membandingkan antara kinerja pelaksanaan taker (unit bisnis/pendukung) sebagai lini pertama,
Good Corporate Governance dan kriteria minimum Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja
yang telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan. Kepatuhan sebagai lini kedua, dan Satuan Kerja
Audit Intern sebagai lini ketiga; dan
Manajemen sepenuhnya menyadari bahwa Bank • pelaksanaan pemeriksaan secara periodik oleh
harus melakukan Tata Kelola Perusahaan yang baik Satuan Kerja Audit Intern dan Audit Eksternal
untuk mendapatkan kepercayaan dari nasabah dan untuk memastikan efektivitas proses pelaksanaan
pemegang saham. seluruh kebijakan, prosedur dan sistem informasi
manajemen Bank.
Bank juga berprinsip bahwa Good Corporate
Governance harus dicapai dengan standar yang Secara umum, Bank telah mencapai hasil yang baik
tinggi agar dapat terus mendukung bisnis (untuk pada tahun 2023, terutama dalam aspek:
pertumbuhan bisnis, profitabilitas, dan nilai • kecukupan transparansi laporan;
tambah bagi seluruh pemangku kepentingan) serta • kepatuhan terhadap peraturan perundang-
untuk meningkatkan kemampuan Bank sehingga undangan;
keberlangsungan bisnis dalam jangka panjang dapat • pelindungan konsumen;
tercapai. • objektivitas dalam melakukan penilaian/audit;
• kinerja Bank (rentabilitas, efisiensi, permodalan);
Berdasarkan penilaian sendiri GCG Semester II tahun dan
2023, Bank berada pada peringkat komposit 2 yang • peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan
berarti Manajemen Bank telah melakukan penerapan berlaku.
GCG yang secara umum berpredikat ’Baik’. Hal ini
tercermin dari pemenuhan yang memadai atas prinsip- Dari sisi rencana strategis, berikut adalah kinerja Bank
prinsip GCG. pada akhir tahun 2023 yang tercermin dari:
• Pencapaian laba bersih sebelum pajak sebesar
Berikut kesimpulan hasil penilaian sendiri GCG yang Rp912 miliar atau 101,3 persen dari target;
dilihat dari aspek governance structure, governance • Penyaluran kredit mencapai Rp84.339 miliar atau
process dan governance outcome. 85,6 persen dari target;
• Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai
Bank telah melakukan penilaian sendiri (self- Rp118.871 miliar atau 85,8 persen dari target;
assessment) terhadap penerapan prinsip-prinsip Good • Rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 18,3 persen
Corporate Governance selama periode Januari s.d. yang masih di atas ketentuan yang berlaku; dan
Desember 2023, dimana secara umum prinsip-prinsip • Rasio modal inti terhadap Aktiva Tertimbang
Good Corporate Governance telah diterapkan pada menurut Risiko (ATMR) sebesar 16,8 persen.
seluruh faktor penilaian dan telah mencakup aspek-
aspek governance structure, governance process dan Selain itu, Bank juga turut serta mendukung program
governance outcome secara memadai. Pemerintah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi
dengan menyalurkan kredit ke sektor-sektor ekonomi
Struktur organisasi Bank telah dilengkapi oleh Dewan strategis domestik seperti: UMKM, ekonomi kreatif,
Komisaris, Direksi, dan Komite-Komite, serta Fungsi pariwisata, infrastruktur, maritim, pertanian, agribisnis,
Kerja sesuai dengan kebutuhan Bank dan memenuhi manufaktur dan pertambangan. Program pemerintah
ketentuan Regulator. Struktur organisasi ini didukung lain yang turut diterapkan Bank adalah pelaksanaan
dengan kelengkapan kebijakan dan prosedur, sistem restrukturisasi pinjaman nasabah yang terkena
informasi manajemen, serta pengaturan atas tugas- dampak COVID-19.
tugas pokok dan fungsinya.
212 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 215
Membangun Masa Depan ASEAN
Kesimpulan Umum Hasil Penilaian Sendiri Pelaksanaan
Good Corporate Governance PT Bank UOB Indonesia
Berdasarkan hasil penilaian terhadap aspek-aspek 3) Konsistensi pelaksanaan kontrol sesuai kebijakan-
governance tersebut, Bank masih perlu melakukan kebijakan pengelolaan risiko dan prosedur
perbaikan atas hal-hal sebagai berikut: operasional perlu ditingkatkan. Dengan demikian,
1) Komposisi Komisaris Independen yang belum sosialisasi atas kebijakan-kebijakan terkait dengan
memenuhi paling sedikit 50 persen dari jumlah pengelolaan risiko juga perlu terus dilakukan
Anggota Dewan Komisaris sehubungan dengan seiring dengan perkembangan strategi bisnis,
proses pengangkatan calon Komisaris Independen perubahan faktor internal dan eksternal, dan
pengganti yang belum sepenuhnya selesai. Hal turnover karyawan yang terjadi, sehingga dapat
ini dikarenakan pengunduran diri Beliau sebagai menjaga konsistensi dalam implementasinya.
Presiden Komisaris pada perusahaan sebelumnya,
yang merupakan LJK Non-Bank, wajib terlebih
dahulu memperoleh persetujuan OJK Pengawas
Pasar Modal sebelum dilaksanakannya RUPS pada
perusahaan LJK Non-Bank tersebut.
Pengangkatan Komisaris Independen yang baru
telah diselesaikan pada 30 Januari 2024.
2) Sistem pengendalian internal Bank, yaitu terkait
dengan masih adanya pengenaan sanksi
administratif dari Regulator karena kesalahan
dalam pelaporan kepada Regulator yang secara
umum diakibatkan oleh faktor human error
dan fungsi kontrol dari supervisor yang masih
dapat ditingkatkan. Selain itu, berdasarkan
hasil pemeriksaan Audit Intern, masih terdapat
kelemahan dalam proses operasional yang
memiliki potensi pelanggaran terhadap ketentuan
Regulator.
Sebagai bentuk langkah perbaikan dan upaya
untuk meminimalisir timbulnya sanksi dari Regulator,
Bank telah melakukan hal-hal antara lain sebagai
berikut:
- Mengenakan pengurangan nilai penilaian
kinerja (KPI) kepada petugas pelapor yang
melakukan kesalahan pelaporan serta atasan
langsung terkait; dan
- Melakukan sosialisasi dan pelatihan secara
reguler khususnya terkait pelaporan Regulator
untuk meningkatkan pemahaman pegawai.
- Khusus untuk pelaporan SLIK, Bank telah
membuat tool (script) untuk mengidentifikasi
data yang tidak akurat sebelum laporan
dikirimkan, menambahkan field di sistem
bagi informasi mandatory tertentu untuk
mengurangi proses manual dalam penyusunan
laporan, membuat matriks metadata sebagai
panduan dalam penyusunan laporan, dan
meningkatkan koordinasi dengan unit bisnis
dalam penyampaian data ke unit pelaporan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 213
Page 216
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
Di UOB Indonesia, pengelolaan risiko merupakan 1. Lini Pertama – Pemilik Risiko. Fungsi bisnis dan
bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis. pendukung memiliki dan memegang tanggung
Pendekatan manajemen risiko Bank berfokus pada jawab utama untuk menerapkan dan melaksanakan
memastikan keberlangsungan kondisi keuangan yang pengendalian yang efektif atas pengelolaan
sehat dan menjaga kepentingan para pemangku risiko yang timbul dari aktivitas bisnis mereka. Hal
kepentingan, seraya tetap tangkas dalam meraih tersebut termasuk membangun sistem kontrol dan
peluang bisnis yang bernilai dalam lingkungan yang pengawasan yang memadai untuk memastikan
cepat berubah. Bank senantiasa memperkuat praktik kepatuhan terhadap kebijakan yang disetujui,
manajemen risiko untuk mendukung tujuan strategis appetite, limit, dan kontrol untuk dapat menangani
Bank. Bank bertujuan menanamkan manajemen risiko gangguan kontrol, ketidakcukupan proses dan
sebagai budaya untuk mendukung pertumbuhan kejadian risiko yang tak terduga.
bisnis yang berkelanjutan, terpercaya, dan sehat. 2. Lini Kedua – Pengawas Risiko. Fungsi pengawasan
dan pengendalian risiko (Risk Management,
UOB Indonesia percaya bahwa budaya risiko yang Compliance, dan Integrated Fraud Management)
kuat sangat penting bagi keberlanjutan jangka mendukung strategi Bank untuk menyeimbangkan
panjang bisnis Bank. Secara khusus, budaya risiko pertumbuhan bisnis dengan stabilitas melalui
mengacu pada norma, sikap, dan perilaku terkait kerangka kerja, kebijakan, appetite, dan limit-limit
dengan kesadaran risiko, pengambilan risiko dan risiko yang harus dipatuhi oleh fungsi bisnis dalam
manajemen risiko, serta kontrol yang membentuk beroperasi. Fungsi pengawasan dan pengendalian
keputusan tentang risiko. Di UOB Indonesia, budaya risiko juga bertanggung jawab untuk memantau
risiko didasarkan pada nilai-nilai perusahaan. Budaya dan meninjau secara independen profil risiko Bank
risiko yang kuat memastikan bahwa keputusan dan serta melaporkan kerentanan dan masalah risiko
tindakan mempertimbangkan dan difokuskan kepada yang signifikan ke komite-komite manajemen yang
pemangku kepentingan, dan bahwa kami tidak relevan. Independensi fungsi pengawasan kontrol
terganggu oleh keuntungan jangka pendek yang tidak dan risiko dari fungsi bisnis memastikan adanya
berkesinambungan. checks and balances yang diperlukan.
3. Lini Ketiga – Audit yang independen. Auditor
Budaya risiko Bank dibangun di atas 4 (empat) prinsip internal Bank melakukan audit berbasis risiko yang
yaitu: menegakkan tata kelola risiko yang kuat; mencakup semua aspek Lini Pertama dan Kedua
menyeimbangkan pertumbuhan dengan stabilitas; untuk memberikan assurance yang independen
memastikan akuntabilitas untuk semua keputusan dan kepada Direksi dan Dewan Komisaris melalui
tindakan berbasis risiko; dan mendorong kesadaran, Komite Audit atas kecukupan dan efektivitas sistem
keterlibatan, dan perilaku yang konsisten bagi semua manajemen risiko dan pengendalian internal kami.
karyawan. Masing-masing prinsip ini didasarkan pada
nilai-nilai Bank yang mengarahkan setiap tindakan Sesuai dengan peraturan regulator, UOB Indonesia
yang diambil oleh Bank. Dalam memperkuat budaya telah memiliki Fungsi Kerja Manajemen Risiko yang
risiko, Bank menjunjung tinggi komitmennya terhadap bersifat independen dan bertanggung jawab
keamanan dan kesehatan keuangan; hasil yang adil langsung kepada Direktur Manajemen Risiko.
dan dukungan yang sesuai untuk nasabah; pendekatan
bisnis yang berkelanjutan berdasarkan prinsip kehati- Fungsi Kerja Manajemen Risiko, aktif mengkaji
hatian dan kinerja berdasarkan integritas, etika, dan keseluruhan risk appetite dan risk limit untuk setiap
disiplin. jenis risiko, mengembangkan berbagai kebijakan dan
prosedur Manajemen Risiko sesuai dengan strategi
Manajemen Risiko adalah tanggung jawab setiap bisnis Bank, serta menegaskan bahwa pengelolaan
karyawan di lingkungan Bank. Kesadaran dan risiko juga harus melibatkan seluruh jajaran terkait
akuntabilitas atas risiko tertanam dalam budaya pada setiap lini. Untuk itu, UOB Indonesia secara
Bank melalui kerangka kerja yang kuat yang menjamin menyeluruh berupaya menciptakan budaya
pengawasan dan akuntabilitas yang tepat dalam manajemen risiko yang kuat melalui pelaksanaan
pengelolaan risiko yang efektif di seluruh tingkat berbagai kampanye sadar risiko yang dikoordinasikan
di dalam Bank dan untuk seluruh jenis risiko. Hal oleh Fungsi Kerja Manajemen Risiko.
Ini dilakukan melalui struktur kontrol organisasi
berdasarkan “Three Lines Model” sebagai berikut:
214 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 217
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
Manajemen Risiko berperan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan UOB Indonesia melalui dua aspek,
yaitu mempertahankan tingkat permodalan dan mengoptimalkan pendapatan sesuai dengan batasan risiko
yang akan diambil (risk appetite). Dengan skala operasi yang luas dan volume usaha yang terus meningkat,
maka Bank secara berkelanjutan meningkatkan kualitas pengelolaan risiko secara terpadu dan terintegrasi
(Enterprise-Wide Risk Management) melalui langkah identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian
eksposur risiko di seluruh lini organisasi dengan tepat waktu dan akurat.
Bagan Manajemen Risiko
• Komite Pemantau Risiko
Committee
Tier 1
• Komite Audit
Dewan Komisaris
• Komite Remunerasi dan Nominasi
• Komite Tata Kelola Terintegrasi
• Komite Eksekutif
• Komite Kredit
• Komite Kebijakan Kredit
Direksi
• Komite Manajemen Risiko
- Komite Anti Pencucian Uang
Committee
Tier 2
- Komite Manajemen Kontinuitas Bisnis
• Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
• Komite Aktiva dan Pasiva
• Komite Informasi Teknologi
• Komite Sumber Daya Manusia
Segmen Fungsi
Risk Control Functions Audit Intern *
Bisnis Pendukung
• Risk Management *Melapor
langsung kepada
• Compliance
Presiden Direktur
• Integrated Froud
Management*
Legend
Lini Pertama
Lini Kedua
Lini Ketiga
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 215
Page 218
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
yang terkait dengan penerapan Manajemen
A. Penerapan Manajemen Risiko
Risiko dan memastikan kompetensi SDM yang
Secara Umum memadai melalui rekrutmen dan program
UOB Indonesia menerapkan Kerangka Manajemen lainnya yang mencakup pelatihan secara
Risiko yang meliputi penerapan empat pilar berkala, rencana suksesi, dan rotasi pekerjaan.
pengelolaan risiko sesuai Peraturan OJK No. 18/ Hal-hal ini untuk memastikan para pejabat dan
POJK.03/2016 tentang Penerapan Manajemen staf terkait dapat memahami dan mengelola
Risiko bagi Bank Umum, yang terdiri dari: risiko yang sesuai dengan Kerangka Kerja
1. Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi; Manajemen Risiko.
2. Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan
limit; A.2 Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan
3. Proses Manajemen Risiko dan sistem informasi Penetapan Limit
Manajemen Risiko; dan UOB Indonesia menetapkan berbagai
4. Sistem pengendalian internal. Kerangka Kerja, Kebijakan, dan Prosedur
Manajemen Risiko secara komprehensif untuk
Penjelasan secara ringkas sebagai berikut: mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan
mengendalikan seluruh risiko Bank. Fungsi
A.1 Pengawasan Aktif Dewan Komisaris Kerja Manajemen Risiko secara berkala
dan Direksi menyusun dan melakukan pengkinian
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung atas berbagai kerangka kerja, kebijakan,
jawab untuk memastikan kecukupan penerapan dan prosedur yang disesuaikan dengan
Manajemen Risiko yang disesuaikan dengan perkembangan kegiatan usaha UOB Indonesia
karakteristik, kompleksitas, dan profil risiko dan perubahan peraturan perundang-
Bank, serta memiliki pemahaman yang baik undangan. Bank juga menetapkan Kode Etik
pada jenis dan tingkat risiko yang melekat untuk menyampaikan kepada para karyawan
pada kegiatan usaha. mengenai standar perilaku profesional dan
etika yang diharapkan, serta implikasi dari
UOB Indonesia memiliki beberapa komite perilaku yang buruk.
pada tingkat Dewan Komisaris yang terdiri dari
Komite Pemantau Risiko, Komite Remunerasi UOB Indonesia mengkaji ulang risk appetite
dan Nominasi, dan Komite Audit. Dalam secara berkala agar terdapat kesesuaian
hal proses pengawasan, Komite Pemantau dengan perubahan kondisi internal dan
Risiko secara berkala mengadakan rapat eksternal Bank, ekspektasi dari manajemen,
dengan Fungsi Kerja Manajemen Risiko guna serta persyaratan peraturan yang berlaku.
mengawasi pelaksanaan Kerangka Kerja Limit risiko juga telah ditetapkan untuk
Manajemen Risiko. berbagai jenis risiko dan disesuaikan
dengan risk appetite Bank. Seluruh kejadian
Selain itu, UOB Indonesia juga memiliki pelampauan limit dan perubahan yang
beberapa komite pada tingkat Direksi seperti signifikan dilaporkan kepada Direktur dan
Komite Manajemen Risiko/Risk Management pejabat terkait untuk dilakukan perencanaan
Committee (RMC), Komite Aktiva dan Pasiva/ tindak lanjut.
Asset and Liability Committee (ALCO), Komite
Kebijakan Kredit/Credit Policy Committee A.3 Proses Manajemen Risiko dan Sistem
(CPC), dan lainnya. Tugas dan tanggung jawab Informasi Manajemen Risiko
dari komite-komite tersebut adalah untuk UOB Indonesia menerapkan pengelolaan
mengkaji kecukupan metodologi, kebijakan, risiko dalam 4 (empat) tahap yang terdiri dari:
prosedur, dan penetapan limit Manajemen 1. Proses identifikasi risiko dilakukan secara
Risiko. Tugas dan tanggung jawab tersebut proaktif, dengan menganalisis seluruh
didokumentasikan dalam Term of Reference sumber risiko pada produk dan aktivitas
(TOR) dari setiap komite tersebut. bisnis Bank termasuk memastikan bahwa
risiko pada produk dan aktivitas baru
Untuk mendukung penerapan Manajemen telah dimitigasi secara memadai sebelum
Risiko, Direksi juga menetapkan kualifikasi dijalankan;
yang jelas bagi Sumber Daya Manusia (SDM)
216 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 219
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
2. Proses pengukuran risiko dilakukan secara 2. Menugaskan Fungsi Kerja Manajemen Risiko,
berkala untuk mengukur faktor dan sebagai fungsi kerja independen, yang
eksposur risiko secara keseluruhan maupun bertugas dan bertanggung jawab dalam
setiap jenis risiko pada seluruh produk dan menyusun berbagai kebijakan Manajemen
aktivitas Bank. Stress testing dilakukan Risiko dan limit risiko, menyusun metodologi
secara berkala terhadap keseluruhan pengukuran risiko dan melakukan validasi
portofolio Bank untuk melengkapi sistem data/model;
pengukuran risiko melalui estimasi potensi 3. Menugaskan Fungsi Kerja Audit Intern,
kerugian Bank dalam kondisi tekanan sebagai fungsi kerja independen, yang
dengan menggunakan skenario tertentu bertugas melakukan audit secara berkala,
yang dapat berdampak negatif terhadap mendokumentasikan temuan audit dan
eksposur Bank; tanggapan manajemen atas hasil audit,
3. Proses pemantauan risiko mencakup serta melakukan kaji ulang terhadap tindak
pemantauan terhadap besarnya eksposur lanjut temuan audit; dan
risiko, toleransi risiko, kepatuhan limit 4. Melakukan kaji ulang dan memantau
internal, hasil stress testing, dan konsistensi setiap transaksi dan aktivitas fungsional
pelaksanaan dengan kebijakan dan yang mempunyai eksposur risiko sesuai
prosedur yang ditetapkan; dan kebutuhan, yang dilaksanakan oleh masing-
4. Proses pengendalian risiko dilakukan masing unit kerja.
melalui kerangka kebijakan, proses, dan
prosedur yang meliputi perumusan limit Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
eksposur dan konsentrasi, pemisahan Komisaris atas Kecukupan Sistem
tugas yang memadai, peningkatan kontrol, Pengendalian Internal
mekanisme hedging, dan metode mitigasi Direksi dan/atau Dewan Komisaris menyatakan
risiko lainnya seperti pemberian jaminan, bahwa sistem pengendalian internal Bank
sekuritisasi aset, dan derivatif kredit, serta telah memadai dan telah berjalan secara
penambahan modal Bank untuk menahan efektif dalam semua aspek material untuk
potensi kerugian. tahun keuangan yang berakhir pada 31
Desember 2023 dan bahwa sistem tersebut
Untuk mendukung keseluruhan proses juga memadai dan efektif untuk mencapai
pengelolaan risiko, UOB Indonesia tujuan bisnis Bank dalam mematuhi undang-
mengimplementasikan dan mengembangkan undang yang relevan tanpa mengorbankan
sistem informasi Manajemen Risiko yang kinerja keuangan dan reputasi. Direksi dan/
memadai dalam proses identifikasi, atau Dewan Komisaris juga mengonfirmasi
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian bahwa dalam peninjauan sepanjang tahun
risiko. Dalam hal ini, Fungsi Kerja Manajemen ini, kelemahan yang tercatat dalam sistem
Risiko menyediakan laporan atas penerapan pengendalian internal telah diperbaiki dan
Manajemen Risiko UOB Indonesia kepada dikelola dengan tepat. Selain itu, Direksi dan/
Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior, serta atau Dewan Komisaris menegaskan tanggung
regulator. jawabnya dan komitmen untuk terus menjaga
dan meninjau kecukupan, efektivitas, dan
A.4 Sistem Pengendalian Internal integritas sistem pengendalian internal Bank.
Sistem pengendalian internal diterapkan
secara efektif terhadap pelaksanaan kegiatan A.5 Manajemen Risiko Terintegrasi
bisnis dan operasional pada seluruh jenjang Sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK
organisasi dalam rangka menerapkan No. 17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
Manajemen Risiko dengan mengacu pada Manajemen Risiko Terintegrasi bagi
kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan, Konglomerasi Keuangan dan Peraturan
diantaranya melalui: OJK No. 45/POJK.03/2020 tentang
1. Melakukan pemisahan fungsi secara Konglomerasi Keuangan, Bank melakukan
jelas antara fungsi kerja operasional pengawasan terintegrasi berbasis risiko
dengan fungsi kerja yang melaksanakan terhadap Konglomerasi Keuangan UOB.
pengendalian risiko; United Overseas Bank Limited (UOB) telah
menunjuk Bank sebagai Entitas Utama
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 217
Page 220
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
Konglomerasi Keuangan UOB, yang terdiri Bank terus memantau lingkungan operasional
dari PT Bank UOB Indonesia, PT UOB Asset untuk mengidentifikasi risiko yang muncul dan
Management Indonesia, dan PT UOB Kay Hian merumuskan tindakan mitigasi yang tepat.
Sekuritas. Oleh karena itu, selain penerapan
manajemen risiko bagi Bank, Bank juga akan Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko
melakukan manajemen risiko terintegrasi Kredit
bagi konglomerasi keuangan. Penerapan Dewan Komisaris, Direksi, dan Pejabat Eksekutif
manajemen risiko terintegrasi meliputi: Senior bertanggung jawab untuk memastikan
1. Pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris aktivitas tata kelola Bank sebagai berikut:
Entitas Utama; 1. Memastikan kecukupan sumber daya
2. Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Manajemen Risiko;
Penetapan Limit Manajemen Risiko 2. Mengkaji keseluruhan profil, limit, dan
Terintegrasi; toleransi risiko;
3. Kecukupan Proses Manajemen Risiko 3. Mengkaji dan menyetujui model dan
Terintegrasi dan Sistem Informasi pendekatan perhitungan risiko; dan
Manajemen Risiko Terintegrasi; dan 4. Menyetujui kebijakan, batasan dan
4. Sistem Pengendalian Internal bagi metodologi kredit Bank.
Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi.
Untuk mendukung tanggung jawab di atas
Bank secara terintegrasi mengelola 9 terkait pengelolaan Risiko Kredit, UOB
(sembilan) jenis risiko, yaitu risiko kredit, pasar, Indonesia memiliki beberapa komite di
likuiditas, operasional, hukum, kepatuhan, tingkat Direksi seperti Komite Kredit (CC)
stratejik, reputasi, dan transaksi intra-grup. untuk memberikan persetujuan atas proposal
Manajemen risiko terintegrasi Bank tidak kredit dan Komite Kebijakan Kredit (CPC) untuk
termasuk risiko asuransi karena tidak terdapat memberikan persetujuan atas kebijakan-
perusahaan asuransi dalam konglomerasi kebijakan kredit bank serta memonitor isu
keuangan. kredit terkait dengan implementasi kebijakan.
B.1 Risiko Kredit Divisi Credit Risk Management (CRM)
Risiko Kredit didefinisikan sebagai risiko Divisi CRM menetapkan berbagai kebijakan
kerugian yang timbul dari kegagalan debitur atau pedoman utama terkait aktivitas kredit
atau pihak lawan (counterparty) dalam dan bertanggung jawab untuk melaporkan dan
memenuhi kewajiban keuangannya pada melakukan analisis terhadap semua elemen
saat kewajiban tersebut sudah jatuh tempo. risiko kredit, serta memantau dan mengelola
Ini merupakan risiko tunggal terbesar yang risiko kredit sesuai dengan kerangka kerja yang
dihadapi Bank dalam bisnis intinya sebagai telah ditetapkan. Divisi CRM berperan aktif
bank komersial, yang terutama timbul dari bersama dengan fungsi kerja bisnis dan kredit
pinjaman dan komitmen terkait pinjaman dalam menangani masalah-masalah kredit,
lainnya kepada peminjam ritel, korporasi dengan fokus memfasilitasi perkembangan
dan institusi. Operasional treasury dan bisnis yang prudent, konsisten, dan sesuai
pasar modal, dan investasi juga terekspos dengan Kerangka Kerja Manajemen Risiko
risiko kredit counterparty dan penerbit. UOB Kredit. Hal ini bertujuan untuk menciptakan
Indonesia mengadopsi pendekatan holistik nilai tambah bagi Bank melalui implementasi
dalam menilai risiko kredit dan memastikan metode dan kebijakan risiko kredit secara
bahwa pengelolaan risiko kredit merupakan konsisten.
bagian dari pendekatan terintegrasi untuk
manajemen risiko perusahaan. Kerangka kerja Kebijakan & Proses Manajemen Risiko Kredit
yang secara jelas mendefinisikan kebijakan Bank telah menetapkan kebijakan dan proses
dan proses yang berkaitan dengan identifikasi, untuk mengelola Risiko Kredit dalam aktivitas
pengukuran dan pengelolaan risiko kredit perkreditan. Sejalan dengan peraturan
adalah bagian yang tidak terpisahkan dari OJK tentang penerapan Pembiayaan
manajemen risiko kredit. Berkelanjutan, Bank akan terus menerapkan
dan menyempurnakan kebijakan terkait
Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) dalam
218 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 221
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
kegiatan penyaluran kredit. Bank telah memiliki dan digunakan untuk menetapkan limit
kebijakan pembiayaan yang bertanggung serta manajemen risiko internal.
jawab dan yang berlaku untuk kegiatan
perkreditan debitur di segmen Wholesale 3. Risiko Konsentrasi Kredit
Banking, dan ditujukan kepada nasabah agar Risiko konsentrasi kredit dapat timbul dari
dalam menjalankan praktik bisnisnya sejalan satu eksposur yang cukup besar atau dari
dengan upaya-upaya menjaga lingkungan beberapa eksposur yang berkorelasi. Bank
dan mendukung pembangunan berkelanjutan mengelola risiko ini dengan menetapkan
yang jangka panjang. limit eksposur grup obligor, portofolio,
debitur dan industri, yang secara umum
Area utama dari kebijakan and proses diukur sebagai persentase dari modal
perkreditan Bank meliputi: Bank. Bank mengelola eksposur dari risiko
kredit melalui proses underwriting, struktur
1. Penilaian dan Persetujuan Kredit fasilitas, dan proses pengawasan kredit
Dalam rangka menjaga independensi dan yang kuat.
integritas proses persetujuan kredit, Fungsi
Kredit dipisahkan secara jelas dari fungsi 4. Stress Test Kredit
Bisnis. Persetujuan fasilitas kredit dan Stress test kredit adalah komponen
penyediaan dana kepada debitur dan/atau dasar dari proses manajemen portofolio
pihak lawan disesuaikan dengan kerangka kredit Bank. Bank melaksanakan stress
kerja batas wewenang persetujuan kredit test untuk menilai apakah modal Bank
yang disetujui oleh Dewan Komisaris. dapat bertahan dari kerugian yang
UOB Indonesia telah menetapkan berasal dari portofolio kredit pada suatu
struktur delegasi Batas Wewenang skenario stress, dan dampaknya terhadap
Persetujuan Kredit (Credit Discretionary profitabilitas dan neraca. Stress test juga
Limit/CDL), yang melalui proses yang membantu Bank untuk mengidentifikasikan
ketat dengan mempertimbangkan kerentanan berbagai unit bisnis sehingga
pengalaman, senioritas, dan rekam jejak Bank dapat memformulasikan langkah
dari petugas penyetuju kredit. Divisi Credit mitigasi yang tepat.
Risk Management bertindak sebagai
pengelola Batas Wewenang Persetujuan Di 2023, Bank telah melakukan stress test
Kredit dan juga memastikan hal ini telah untuk menilai tingkat ketahanan kecukupan
diadministrasikan dan dikaji dengan modal dan likuiditas Bank dalam
baik. Semua pejabat yang terlibat dalam menanggapi perubahan dan goncangan
penyaluran kredit dipandu oleh kebijakan di kondisi makroekonomi. Terkait dengan
dan pedoman kredit yang ditinjau secara portofolio kredit yang terdampak COVID-19,
berkala untuk memastikan relevansinya Bank juga terus melakukan stress test/
dengan strategi bisnis Bank dan lingkungan analisis skenario dampaknya terhadap
bisnis. kualitas aset, likuiditas, dan permodalan
Bank. Bank melakukan stress test secara
2. Risiko Kredit Pihak Lawan (Counterparty) berkala sebagai bagian dari proses
Berbeda dengan risiko kredit biasanya manajemen risiko Bank.
dimana jumlah notional dari risiko dapat
ditentukan dengan tingkat keyakinan 5. Mitigasi Risiko Kredit
yang lebih tinggi selama periode Potensi kerugian kredit Bank dimitigasi
perjanjian, eksposur terhadap risiko kredit melalui berbagai instrumen seperti agunan,
counterparty berfluktuasi seiring dengan derivatif, dan penjaminan. Sebagai prinsip
variabel pasar. Pengukuran risiko kredit dasar perkreditan, Bank tidak memberikan
counterparty adalah dengan jumlah nilai fasilitas kredit hanya berdasarkan agunan
mark-to-market saat ini dan suatu faktor yang diberikan. Semua fasilitas kredit
tambahan untuk Potential Future Exposure dinilai berdasarkan posisi kredit, sumber
(PFE). Faktor PFE adalah estimasi eksposur pembayaran kembali, dan kemampuan
kredit maksimum selama masa tersisa dari pembayaran hutang dari peminjam.
transaksi mata uang asing/derivatif terkait
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 219
Page 222
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
Bank mengambil Agunan untuk memitigasi 8. Klasifikasi dan Penurunan Nilai Pinjaman
risiko kredit apabila diperlukan dan nilai UOB Indonesia mengklasifikasikan
dari jaminan tersebut akan dipantau portofolio kreditnya sesuai dengan
secara berkala. Frekuensi penilaian kemampuan peminjam untuk membayar
jaminan berdasarkan pada tipe, likuiditas, kembali fasilitas kredit dari sumber
dan pergerakan dari nilai jaminan. Jenis pendapatan normalnya. Semua akun
utama jaminan yang diakui oleh Bank peminjaman dikategorikan menjadi Lancar,
adalah kas, surat berharga, properti, dan Dalam Perhatian Khusus, atau Non-
kendaraan. Agunan dan persyaratan Performing (Kurang Lancar, Diragukan, atau
penjamin diatur dalam kebijakan kredit. Macet) sesuai dengan ketentuan regulator.
Pemeringkatan akun harus didukung
Teknik Mitigasi Risiko Kredit sesuai oleh penilaian kredit yang didasarkan
dengan Pedoman OJK dalam menghitung pada 3 (tiga) pilar OJK yaitu kemampuan
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) membayar kembali, prospek usaha, dan
dengan menggunakan Pendekatan kinerja debitur.
Standar termasuk Mitigasi Risiko Kredit
berupa agunan instrumen keuangan Setiap akun yang menunggak atau
yang memenuhi syarat, penjaminan lewat jatuh tempo (atau melebihi batas
dan asuransi kredit. Saat ini, Bank persetujuan untuk fasilitas kredit revolving
hanya menggunakan agunan instrumen seperti overdraft) selama lebih dari 90
keuangan yang memenuhi syarat dalam (Sembilan puluh) hari akan secara otomatis
perhitungan ATMR. dikategorikan sebagai ‘Non-Performing’.
Selain itu, setiap akun yang menunjukkan
6. Pengawasan Risiko Kredit & Manajemen pelemahan yang kemungkinan akan
Remedial berdampak buruk pada pembayaran
Pengawasan risiko kredit yang baik dan dengan persyaratan yang ada seperti yang
kuat sangat penting untuk memastikan didukung dengan analisis 3 (tiga) pilar OJK
investasi atau pinjaman yang diberikan dapat juga dikategorikan sebagai ‘Non-
Bank terlindungi sehingga memenuhi dan Performing’.
sesuai dengan persyaratan regulator. Bank
telah memiliki kerangka kerja pengawasan Bank menetapkan Penurunan Nilai Kredit
pinjaman yang kuat, termasuk di antaranya sesuai dengan ketentuan PSAK 71 dimana
Deteksi Dini, pedoman Watchlist, pinjaman dikategorikan menjadi 3 (tiga)
pengawasan persyaratan perjanjian, dan tahap. Tahap 1 mewakili pinjaman yang
review secara berkala. baik, Tahap 2 mewakili pinjaman dengan
peningkatan risiko kredit yang signifikan
7. Pemantauan Tunggakan dan Tahap 3 mewakili Pinjaman yang
UOB Indonesia memantau dengan ketat mengalami penurunan nilai atau Non-
tunggakan dari akun para peminjam karena Performing.
ini merupakan indikator utama kualitas
kredit. Sebuah akun dianggap menunggak 9. Retail Credit Management, Business
jika pembayaran belum diterima pada Banking Credit Management dan Special
tanggal jatuh tempo pembayaran. Asset Management
Setiap akun yang menunggak, termasuk Divisi Retail Credit Management, Business
fasilitas kredit yang bersifat revolving Banking Credit Management dan
(seperti overdraft) dengan pelampauan Special Asset Management melakukan
limit, dipantau dan dikelola secara ketat pemantauan atas kredit yang lemah dan
melalui proses yang disiplin oleh petugas mengelola aset bermasalah di Retail
dari unit bisnis dan fungsi kredit dan Banking dan Wholesale Banking. Unit-
fungsi manajemen risiko. Jika dirasa perlu, unit tersebut terpisah dari fungsi originasi
akun semacam itu juga akan lebih sering pinjaman untuk memastikan independensi
dilakukan tinjauan kredit. dan objektivitas dalam mengelola kredit
bermasalah.
220 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 223
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
10. Kebijakan Write off mendukung pertumbuhan bisnis serta
Akun bermasalah dihapuskan jika prospek memastikan pengendalian dan pengawasan
untuk pemulihan sangat kecil atau jika risiko yang memadai.
semua cara pemulihan yang layak tidak
berhasil. Tugas dan tanggung jawab pada setiap
tingkat pada posisi yang terkait pelaksanaan
11. Eksposur Kredit Berdasarkan Basel Manajemen Risiko Pasar ditetapkan dan
Saat ini, UOB Indonesia menggunakan disesuaikan dengan tujuan, kebijakan, ukuran
Pendekatan Standar dalam mengukur dan kompleksitas bisnis Bank. Tugas dan
ATMR untuk Risiko Kredit. tanggung jawab ini terdapat dalam Kebijakan
Manajemen Risiko Pasar.
Dalam menghitung ATMR untuk risiko
kredit, Bank mengacu Surat Edaran OJK Kebijakan Manajemen Risiko Pasar
No. 48/SEOJK.03/2017, Surat Edaran Bank telah menetapkan Kebijakan Manajemen
OJK No. 11/SEOJK.03/2018, dan Surat Risiko Pasar sebagai pedoman dalam
Edaran OJK No. 24/SEOJK.03/2021 dalam penerapan Manajemen Risiko Pasar. Kebijakan
menerapkan bobot risiko untuk setiap Manajemen Risiko Pasar dikaji ulang minimal
klasifikasi aset atau kategori portofolio satu tahun sekali untuk disesuaikan dengan
tertentu. Dalam hal terdapat klaim strategi bisnis, arahan manajemen dan
yang memerlukan pemeringkatan, Bank persyaratan peraturan, yang disetujui oleh
menggunakan lembaga pemeringkat ALCO.
yang diakui oleh regulator sesuai dengan
ketentuan dari lembaga pemeringkat yang Manajemen Risiko Pasar
diakui sebagaimana diatur dalam Surat Tanggung jawab utama Divisi Market Risk and
Edaran OJK No. 37/SEOJK.03/2016 tentang Product Control adalah untuk mengidentifikasi,
“Lembaga Pemeringkat dan Peringkat yang mengukur, memantau, dan memitigasi Risiko
Diakui Otoritas Jasa Keuangan”. Pasar, serta mengeskalasi setiap pelanggaran
terhadap batasan dan mandat risiko pasar.
Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan
Kategori dan Peringkat Portofolio dapat Bank menerapkan metodologi penilaian yang
dilihat pada publikasi laporan tahunan sejalan dengan praktik pasar yang sehat.
Bank. Selain itu, proses Produk Baru memastikan
bahwa permasalahan risiko pasar
B.2 Risiko Pasar diidentifikasi dan ditangani secara memadai
Risiko Pasar adalah risiko kerugian yang sebelum peluncuran.
timbul dari pergerakan variabel pasar pada
posisi yang dimiliki oleh Bank yang dapat Appetite risiko pasar secara keseluruhan
menimbulkan kerugian bagi Bank. Variabel seimbang dengan target pendapatan
pasar yang memengaruhi posisi Bank Bank dan juga mempertimbangkan posisi
adalah suku bunga dan nilai tukar termasuk permodalan. Hal ini memastikan bahwa
perubahan harga option. Bank tetap memiliki permodalan yang baik,
bahkan dalam kondisi stres. Appetite risiko
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Pasar diterjemahkan ke dalam batasan risiko yang
Pengelolaan risiko pasar diatur oleh Komite didelegasikan kepada unit bisnis. Batasan
Aset dan Liabilitas (ALCO), yang bertemu risiko ini ditetapkan berdasarkan ekspektasi
setiap bulan untuk meninjau dan memberikan imbal hasil yang sepadan dengan risiko yang
arahan mengenai permasalahan risiko pasar. diambil.
ALCO didukung oleh Divisi Market Risk Untuk kepentingan pemantauan dan
and Product Control (MRPC). Divisi MRPC pelaporan internal, risiko pasar secara
merupakan unit independen yang portofolio diukur dan dikontrol menggunakan
bertanggung jawab mengembangkan dan model internal. Bank mengadopsi Expected
memelihara tata kelola risiko pasar melalui Shortfall (ES) dengan menggunakan
Kebijakan Manajemen Risiko Pasar untuk pendekatan simulasi historis untuk mengukur
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 221
Page 224
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
potensi kerugian pada tingkat kepercayaan Eksposur risiko suku bunga banking book
97,5 persen (mengambil rataan 7 hari kerugian dihitung setiap bulan menggunakan teknik
paling buruk) dengan menggunakan data simulasi. Bank menggunakan pendekatan
historis 300 hari. Perkiraan ES diuji kembali holistik terhadap Manajemen Risiko Neraca.
(backtesting) dengan menggunakan data Risiko tingkat bunga bervariasi dengan periode
laba dan rugi pada trading book (baik itu penetapan harga yang berbeda, mata uang,
laba rugi aktual maupun laba rugi hipotesis) opsi yang melekat dan dasar tingkat bunga.
sebagai suatu proses verifikasi keakuratan Opsi yang digunakan dapat dalam bentuk
& ketangguhan metodologi tersebut. Proses pembayaran di muka pinjaman dan penarikan
pengujian kembali ini dilakukan guna awal deposito berjangka. Dalam simulasi
menganalisis apakah penyimpangan yang sensitivitas Nilai Ekonomi Ekuitas (Economic
terjadi disebabkan oleh kelemahan pada Value of Equity/EVE), Bank menghitung nilai
model perhitungan atau karena pergerakan sekarang untuk menyusun ulang arus kas,
pasar. dengan fokus pada perubahan EVE di bawah
skenario tingkat suku bunga yang berbeda.
Untuk melengkapi perhitungan ES, Bank Perspektif ekonomi ini mengukur risiko tingkat
melakukan stress test untuk mengidentifikasi bunga di seluruh profil Repricing Neraca (on-
kerentanan Bank terhadap peristiwa krisis. Tes balance sheet), termasuk item di luar neraca
ini berfungsi untuk memberikan peringatan (off-balance sheet). Bank memperkirakan
dini akan kemungkinan terjadinya kerugian dampak potensial dari perubahan suku bunga
ekstrim. terhadap Pendapatan Bunga Bersih (NII)
dengan menyimulasikan kemungkinan tingkat
Risiko Suku Bunga pada Banking Book suku bunga di masa mendatang dari waktu ke
Risiko Suku Bunga pada Banking Book (IRRBB) waktu.
didefinisikan sebagai risiko potensi kerugian
modal atau penurunan pada pendapatan Skenario tingkat bunga yang digunakan
akibat perubahan dari suku bunga. dalam simulasi mencakup 6 (enam) skenario
stress yang ditentukan oleh OJK. Bank juga
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko Suku melakukan simulasi secara berkala untuk
Bunga menentukan dampak dari pergerakan suku
ALCO didelegasikan oleh Direksi untuk bunga terhadap modal Bank. Pengujian
melakukan pengawasan atas efektivitas semacam itu juga dilakukan untuk memberikan
struktur Manajemen Risiko Suku Bunga. Unit peringatan dini tentang potensi kerugian
Balance Sheet Risk Management mendukung ekstrem, memfasilitasi pengelolaan risiko
ALCO dalam memantau profil risiko suku suku bunga secara proaktif dalam lingkungan
bunga pada banking book. Pada tingkat perubahan pasar keuangan yang cepat.
operasional, Divisi Global Markets dan Central
Treasury Unit (CTU) bertanggung jawab atas Kebijakan Risiko Suku Bunga pada Banking
efektivitas pengelolaan risiko suku bunga Book
pada banking book yang disesuaikan dengan Bank telah menetapkan Kebijakan Risiko Suku
kebijakan manajemen risiko suku bunga yang Bunga pada Banking Book sebagai panduan
telah ditetapkan. dalam menerapkan pengelolaan risiko suku
bunga pada banking book. Kebijakan ini dikaji
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Suku ulang minimal setahun sekali yang disesuaikan
Bunga dengan strategi bisnis, arahan manajemen,
Tujuan utama dari pengelolaan risiko dan persyaratan regulator yang disetujui oleh
suku bunga adalah untuk menjaga dan Komite Aktiva dan Pasiva (ALCO).
meningkatkan nilai ekonomis modal serta
memelihara pertumbuhan pendapatan Eksposur Risiko Pasar berdasarkan Basel
bunga bersih yang stabil dan positif melalui Bank saat ini menerapkan Pendekatan Standar
pengelolaan repricing gap dalam neraca. berdasarkan Peraturan OJK untuk mengukur
ATMR untuk Risiko Pasar. Di mana perhitungan
222 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 225
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
menggabungkan semua eksposur risiko pasar pengembangan usaha dalam kerangka
Bank untuk on and off balance sheet, termasuk Manajemen Risiko Likuiditas yang dilakukan
derivatif dan risiko perubahan harga pada secara hati-hati, konsisten, dan efisien dalam
instrument opsi, dikonsolidasikan di bawah menyeimbangkan tingkat risiko dan tingkat
risiko suku bunga (umum dan khusus) dan keuntungan.
risiko nilai tukar mata uang asing.
Pengukuran utama yang digunakan oleh UOB
B.3 Risiko Likuiditas Indonesia dalam mengelola Risiko Likuiditas
Risiko Likuiditas didefinisikan sebagai risiko adalah dengan menggunakan proyeksi arus
akibat ketidakmampuan Bank untuk memenuhi kas dengan skenario ’business as usual’,
kewajiban yang jatuh tempo dari sumber ‘bank-specific crisis’ dan ‘general market crisis’,
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid serta rasio-rasio likuiditas sebagai indikator
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan, peringatan dini (early warning indicator). Di
tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi samping itu, UOB Indonesia juga melakukan
keuangan Bank. pemantauan secara berkala terhadap
stabilitas pendanaan inti (core deposits) yang
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko terdiri dari dana-dana stabil bukan Bank
Likuiditas seperti giro, tabungan, dan deposito melalui
ALCO membantu Direksi dalam mengawasi analisis terhadap volatilitasnya. Unit Balance
pengelolaan Risiko Likuiditas Bank. Risiko Sheet Risk Management bertanggung jawab
likuiditas secara konsisten dilaporkan dan untuk mengembangkan, menyempurnakan,
dibahas di dalam rapat ALCO, yang dilakukan menerapkan, memonitor, dan mengkaji ulang,
secara reguler minimal setiap satu bulan sekali. asumsi, metodologi, sumber data, delegasi
wewenang, stress testing, dan prosedur yang
Selain itu, perkembangan posisi likuiditas juga digunakan untuk mengukur Risiko Likuiditas.
disampaikan dalam rapat Komite Manajemen
Risiko (RMC) dan kepada Dewan Komisaris Langkah-langkah yang berkelanjutan
melalui rapat Komite Pemantau Risiko. Analisis dilakukan dalam mengelola Risiko Likuiditas.
dan kontrol terhadap Risiko Likuiditas dilakukan Di sisi pendanaan, Bank melakukan evaluasi
oleh Unit Balance Sheet Risk Management, secara mendalam terhadap kapasitas
yang bertanggung jawab dalam memonitor, pendanaan yang berfokus pada sumber dan
mengukur, dan melaporkan Manajemen Risiko konsentrasi pendanaan, jangka waktu, dan
likuiditas dan IRRBB. UOB Indonesia telah juga akses terhadap sumber pendanaan lain
menetapkan tugas dan tanggung jawab di pasar. Sementara dari sisi aset dilakukan
pada setiap tingkat pada posisi yang terkait analisis mengenai jenis dan komposisi aset
pelaksanaan Manajemen Risiko Likuiditas dan seperti kredit, aset likuid, dan ketentuan
disesuaikan dengan tujuan, kebijakan bisnis, pembelian instrumen keuangan yang
ukuran, dan kompleksitas Bank. Tugas dan mencakup jenis-jenis aset yang dapat dibeli
tanggung jawab ini terdapat pada Kebijakan baik untuk diperdagangkan maupun investasi.
Manajemen Risiko Likuiditas. Pengkinian informasi terkait kondisi pasar
dan ekonomi juga penting dilakukan untuk
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Likuiditas mengetahui jumlah dana yang tersedia di
Risiko Likuiditas timbul karena adanya pasar, baik dalam kondisi normal ataupun
ketidaksesuaian antara periode pendanaan krisis. Selanjutnya produk/transaksi/aktivitas
dan penyaluran dana pada kegiatan bisnis baru yang memiliki eksposur Risiko Likuiditas
UOB Indonesia. harus melalui proses kaji ulang dan persetujuan
sebelum produk/transaksi/aktivitas baru
Untuk memitigasi Risiko Likuiditas, Bank telah tersebut dijalankan.
menetapkan Kebijakan Manajemen Risiko
Likuiditas, termasuk penetapan strategi dan Analisis mengenai kebutuhan pendanaan
limit yang sesuai dengan tingkat risiko yang bersih melibatkan penyusunan laporan arus
akan diambil Bank. kas berdasarkan jatuh tempo (kontraktual)
aktual dari arus kas tersebut. Profil arus kas
Strategi UOB Indonesia berfokus pada
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 223
Page 226
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
kontraktual mengalokasikan aset, kewajiban, perpanjangan atas kebijakan operasional
dan rekening administratif ke dalam jangka atau manajemen likuiditas Bank sehari-hari.
waktu berdasarkan sisa jatuh tempo. Selain Rencana Pendanaan Kontijensi menguraikan
itu, UOB Indonesia juga membuat laporan tindakan yang harus diambil oleh Bank pada
ketidaksesuaian arus kas berdasarkan asumsi saat terjadi krisis likuiditas, baik yang terjadi
behavioral, terkait dengan pola perilaku dari pada Bank secara spesifik (bank specific) atau
aset, kewajiban, dan rekening administratif pasar secara keseluruhan (general market).
yang dimiliki serta memproyeksikan potensi Rencana Pendanaan Kontijensi mencakup
arus kas berdasarkan asumsi-asumsi proses identifikasi krisis likuiditas, penetapan
yang didapat dari pola perilaku tersebut. tanggung jawab dan tindakan manajemen
Dari analisis arus kas secara behavior ini, terkait pada saat krisis, memperbaiki area
diperoleh Net Cumulative Outflow (NCO) yang yang menjadi perhatian, serta memastikan
diperkirakan akan dihadapi Bank. bahwa informasi dapat diperoleh tepat waktu
sehingga dapat memfasilitasi pengambilan
Laporan arus kas harian dan bulanan keputusan secara cepat, tepat, dan efektif.
disusun dan dipantau oleh Unit Balance Tingkat kerumitan dan rincian dari rencana
Sheet Risk Management dengan melakukan tersebut disesuaikan dengan kompleksitas,
perbandingan atas posisi harian dengan eksposur risiko, aktivitas, produk, dan struktur
limit NCO. Selain itu, Unit Balance Sheet Risk organisasi Bank untuk menentukan indikator
Management juga memastikan agar Bank yang paling relevan untuk digunakan dalam
tidak terekspos oleh Risiko Likuiditas dan mengelola likuiditas dan pendanaan. Selain
memberikan laporan kepada manajemen itu, UOB Indonesia juga telah menetapkan
senior mengenai tindakan yang dilakukan Liquidity Task Force (LTF) yang bertanggung
untuk memitigasi dan mengelola Risiko jawab untuk mengevaluasi posisi likuiditas
Likuiditas tersebut. dan menentukan tindakan yang akan diambil
pada saat terjadi krisis.
UOB Indonesia melakukan perhitungan dan
pemantauan terhadap Liquidity Coverage B.4 Risiko Operasional
Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio Risiko Operasional didefinisikan sebagai risiko
(NSFR). Kedua rasio tersebut berada di atas yang timbul akibat kekurangan dan kegagalan
ambang batas yang ditetapkan Regulator. internal proses, manusia, sistem, dan kejadian
eksternal. Kerugian tersebut dapat berupa
Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas kerugian finansial atau kerusakan lainnya,
Kebijakan Manajemen Risiko Likuiditas disusun misalnya, hilangnya reputasi dan kepercayaan
oleh Unit Balance Sheet Risk Management publik yang akan memengaruhi kredibilitas
yang menyediakan rincian tentang bagaimana dan/atau kemampuan kami untuk bertransaksi,
Risiko Likuiditas dikelola secara efektif oleh untuk menjaga likuiditas dan/atau untuk
UOB Indonesia. Kebijakan ini bertujuan untuk mendapatkan bisnis baru. Tujuan utama
mengelola Risiko Likuiditas yang mungkin pengelolaan risiko operasional adalah untuk
timbul terutama dari aktivitas bisnis Bank mengembangkan reputasi dan lingkungan
dalam memberikan pinjaman, melakukan operasi yang baik.
investasi, menerima deposito, dan pendanaan
lainnya dalam aktivitas perdagangan. Tata Kelola, Kerangka Kerja, dan Program
Kebijakan ini dikaji ulang minimal setahun Manajemen Risiko Operasional
sekali yang disesuaikan dengan perubahan Risiko operasional dikelola melalui serangkaian
bisnis yang signifikan, arahan manajemen, kebijakan dan prosedur di mana unit bisnis
dan persyaratan regulator yang disetujui oleh dan pendukung mengidentifikasi, menilai,
ALCO. memantau, mengurangi, dan melaporkan
risikonya. Komite Manajemen Risiko
Rencana Pendanaan Kontijensi mengadakan pertemuan minimum 10 (sepuluh)
Rencana Pendanaan Kontijensi menjadi kali dalam satu tahun untuk mengawasi
komponen penting dalam kerangka kerja masalah risiko operasional di seluruh Bank.
manajemen likuiditas dan berfungsi sebagai
224 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 227
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
Tata Kelola Risiko Operasional mengadopsi utama dari Kerangka Kerja Manajemen
Three Lines Model. Unit bisnis dan pendukung Risiko Operasional adalah identifikasi risiko
sebagai Lini Pertama, bertanggung jawab dan penilaian kontrol secara mandiri. Hal ini
untuk membangun lingkungan pengendalian dicapai melalui penerapan rangkaian program
yang kuat sebagai bagian dari operasional risiko operasional seperti: Key Risk and Control
sehari-hari. Setiap unit bisnis atau pendukung Self-Assessment (KRCSA), Key Operational Risk
bertanggung jawab untuk menerapkan Indicator (KORI), self-identified operational
kerangka kerja dan kebijakan risiko risks atau Management Risk Awareness (MRA),
operasional, serta menanamkan kontrol incident reporting (IRF), pihak ketiga/alih daya
internal yang sesuai ke dalam setiap proses dan product programme.
dan menjaga ketahanan bisnis untuk aktivitas
utama. Line Risk and Control Manager (LRCM) Risiko Teknologi
adalah pihak di Lini Pertama yang ditunjuk Risiko teknologi didefinisikan sebagai setiap
oleh Kepala Unit Bisnis dan Pendukung untuk potensi dari hasil yang merugikan, kerusakan,
membantu mereka melaksanakan program kehilangan, pelanggaran, kegagalan atau
manajemen risiko operasional. gangguan yang timbul dari penggunaan atau
ketergantungan pada teknologi informasi dan
Divisi Manajemen Risiko Operasional (ORM), komunikasi. Tata kelola risiko teknologi berada
sebagai Lini Kedua, memberikan tata kelola pada Komite Manajemen Risiko (RMC), yang
risiko operasional secara menyeluruh melalui memfasilitasi pengawasan secara holistik
kerangka kerja, kebijakan, prosedur, program terhadap permasalahan risiko operasional
dan sistem yang relevan. Divisi ORM juga di seluruh Bank. Kerangka kerja manajemen
memantau dan melaporkan hal-hal terkait risiko teknologi kami memastikan bahwa risiko
risiko operasional yang signifikan kepada teknologi dan risiko siber dikelola secara
komite manajemen senior yang relevan dan sistematis dan konsisten. Ruang lingkup
Dewan Komisaris. manajemen risiko teknologi mencakup banyak
aspek, termasuk manajemen aset teknologi,
Sebagai bagian dari mempromosikan budaya ketahanan teknologi dan aspek kelangsungan
risiko, Divisi ORM memfasilitasi pelatihan layanan manajemen kelangsungan bisnis,
kepada Lini Pertama dalam mengelola dan manajemen keamanan siber, dan manajemen
menjalankan program risiko operasional serta keamanan informasi.
mendorong kepemilikan risiko yang lebih
besar. Selain itu, program Risk Culture Award Risiko Pihak Ketiga/Alih Daya
secara bankwide juga diluncurkan untuk Risiko Pihak Ketiga/Alih Daya dapat timbul dari
semakin meningkatkan pentingnya budaya penyerahan sebagian pelaksanaan pekerjaan
risiko yang kuat. kepada pihak ketiga penyedia jasa melalui
kerja sama pihak ketiga/alih daya, dimana
Audit Intern bertindak sebagai Lini Ketiga pihak ketiga menyediakan produk atau
dengan memberikan, melalui tinjauan audit layanan kepada Bank atau pelanggan Bank.
berkala, penilaian independen dan objektif Risiko ini dapat mengakibatkan dampak buruk
terhadap keseluruhan efektivitas kerangka terhadap keuangan, operasional, reputasi,
kerja dan pengendalian tata kelola risiko. hukum, dan kepatuhan yang timbul dari
kegagalan pihak ketiga dalam menyediakan
Kerangka Kerja dan Kebijakan Manajemen produk atau layanan yang telah disepakati.
Risiko dalam mengelola risiko operasional Bank menetapkan prinsip-prinsip, persyaratan,
meliputi Kerangka Kerja dan Kebijakan dan tata kelola yang kuat dalam mengelola
Manajemen Risiko Operasional, Kerangka Kerja risiko pihak ketiga/alih daya melalui Kebijakan
dan Kebijakan Manajemen Risiko Teknologi, dan Pedoman Manajemen Risiko Pihak Ketiga
Kebijakan Manajemen Risiko Pihak Ketiga/Alih Alih Daya Bank yang mencakup antara lain
Daya, Kebijakan Program Produk/Layanan, proses identifikasi dan penilaian risiko pada
Kebijakan Manajemen Asuransi, Kebijakan saat inisiasi/perencanaan, pemantauan
Manajemen Risiko Reputasi, dan Kebijakan berkelanjutan dan mitigasi risiko atas
Business Continuity Management. Komponen implementasi kerjasama dengan pihak ketiga/
alih daya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 225
Page 228
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
Business Continuity Management ketentuan anti-penyuapan dan anti-korupsi.
UOB Indonesia telah menetapkan dan Fraud Hotline Bank bertujuan memastikan
secara berkala melakukan kaji ulang atas investigasi fraud dilaksanakan secara
Kebijakan dan Pedoman Business Continuity independen. IFM bekerja erat dengan unit
Management (BCM) yang mencakup bisnis dan unit pendukung untuk memperkuat
Business Impact Analysis (BIA), penilaian praktik yang ada saat ini terhadap 6 (enam)
Risiko Operasional, strategi pemulihan pilar Strategi Anti-Fraud, yaitu; pencegahan,
yang dilakukan oleh Bank pada setiap jenis deteksi, respons, resolusi, remediasi, dan
gangguan, dokumentasi pemulihan bencana pelaporan.
dan rencana kontijensi, dan evaluasi efektivitas
dari program BCM. Hal ini untuk memastikan B.5 Risiko Kepatuhan
pemulihan yang cepat pada bisnis penting Risiko Kepatuhan sebagaimana disebutkan
dan unit pendukung selalu ada jika ada dalam ketentuan OJK adalah risiko yang timbul
kejadian tak terduga. akibat kegagalan Bank dalam mematuhi dan/
atau melaksanakan peraturan perundang-
Untuk mendukung dan meningkatkan kesiapan undangan dan ketentuan yang berlaku.
BCM, beberapa exercise BCP dilakukan
secara rutin antara lain BCP Exercises, Untuk keperluan internal Bank, Risiko
Disaster Recovery Exercise untuk sistem IT dan Kepatuhan didefinisikan sebagai:
Management Call Tree Exercises. 1. Risiko pengenaan sanksi dari Regulator,
kerugian keuangan, atau kerusakan
Manajemen Risiko Fraud reputasi Bank yang mungkin timbul
UOB Indonesia mendefinisikan fraud sebagai: apabila Bank tidak mematuhi peraturan
1. Suatu tindakan, dengan unsur untuk perundang-undangan, ketentuan, standar
menipu atau menyembunyikan fakta, dan atau kode etik (yang ditetapkan oleh
tidak terbatas pada keuntungan moneter asosiasi industri) yang berlaku dalam
maupun material. aktivitas bisnis dan operasional Bank;
2. Tindakan penyimpangan atau pembiaran 2. Risiko yang berasal dari perubahan dalam
yang sengaja dilakukan untuk mengelabui, peraturan perundang-undangan yang
menipu, atau memanipulasi Bank, nasabah, dapat meningkatkan biaya operasional
atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan dan permodalan Bank yang berdampak
Bank dan/atau menggunakan sarana Bank pada pendapatan atau laba Bank.
sehingga mengakibatkan Bank, nasabah,
atau pihak lain menderita kerugian dan/ Selain itu, aspek utama dari Risiko Kepatuhan
atau pelaku fraud memperoleh keuntungan juga terdapat pada Risiko Anti-Pencucian
keuangan baik secara langsung maupun Uang dan Pendanaan Terorisme (APU dan
tidak langsung. PPT), yang didefinisikan Bank sebagai:
• Risiko pelanggaran regulasi APU dan PPT
Definisi ini sesuai dengan Peraturan OJK serta pelanggaran sanksi internasional
No.39/POJK.03/2019 tanggal 19 Desember yang akan merusak reputasi Bank
2019. Definisi di atas saling melengkapi sebagai organisasi yang menegakkan
satu sama lain. UOB Indonesia secara aktif APU dan PPT. Sebagai risiko tambahan
mengelola risiko fraud. Tata kelola atas risiko termasuk diputusnya hubungan sebagai
fraud disediakan oleh Komite Pemantau Bank koresponden dan diputusnya
Risiko pada tingkat Dewan Komisaris, dan dari jaringan sistem kliring AS karena
terutama oleh Komite Manajemen Risiko pada pelanggaran terhadap peraturan/sanksi
tingkat Manajemen. Divisi Integrated Fraud yang berdampak pada pendapatan
Management (IFM) kami, sebagai Lini Kedua, dan peluang bisnis Bank, kepercayaan
menggerakkan strategi dan tata kelola serta pelanggan pada sistem Bank dimana
mengawasi kerangka kerja dan kebijakan dana yang ditempatkan di Bank tidak
terkait manajemen risiko fraud di seluruh Bank. tercampur dengan sumber dana ilegal dan
kepercayaan Regulator terhadap integritas
Setiap karyawan diwajibkan untuk menjunjung Bank dalam mengendalikan APU dan PPT.
tinggi Kode Etik UOB, yang mencakup
226 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 229
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
• Sesuai dengan Peraturan OJK No. 46/ b. Menumbuhkan kesadaran terhadap
POJK.03/2017 terkait Pelaksanaan aspek-aspek utama dari risiko
Fungsi Kepatuhan Bank Umum, Bank kepatuhan Bank yang harus dikelola
wajib memastikan terlaksananya fungsi dengan baik;
kepatuhan dengan mewujudkan budaya c. Memastikan bahwa Bank dapat
kepatuhan pada seluruh jenjang organisasi mengandalkan Fungsi Kepatuhan
serta memastikan bahwa seluruh ketentuan Bank yang permanen dan efektif serta
Bank dan aktivitas usaha telah sesuai memiliki sumber daya yang memadai
dengan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan tugasnya;
yang berlaku. d. Memastikan dilaksanakannya tindakan
perbaikan atau tindakan disipliner jika
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko terjadi pelanggaran; dan
Kepatuhan e. Memastikan bahwa Piagam Kepatuhan,
Pemangku kepentingan yang terlibat dalam Pedoman Kepatuhan dan kerangka
pengelolaan Risiko Kepatuhan adalah sebagai kerja/kebijakan dan pedoman/
berikut: prosedur lainnya yang relevan telah
1. Dewan Komisaris dijalankan.
a. Mengevaluasi pelaksanaan Fungsi
Kepatuhan Bank paling kurang 2 (dua) 4. Komite Direksi
kali dalam 1 (satu) tahun; Komite-komite ini dibentuk untuk membantu
b. Berdasarkan hasil evaluasi Direktur Utama dan Direksi dalam membuat
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan, Dewan keputusan bisnis serta menyeimbangkan
Komisaris menyampaikan saran-saran antara risiko dan keuntungan. Komite-
dalam rangka peningkatan kualitas komite ini bertanggung jawab untuk
pelaksanaan Fungsi Kepatuhan kepada menelaah dan merekomendasikan arahan
Direktur Utama dengan tembusan strategis Bank, menyetujui kebijakan
kepada Direktur yang membawahkan manajemen risiko kepatuhan, mengawasi
Fungsi Kepatuhan. keseluruhan profil risiko dan memantau
kinerja Bank secara keseluruhan sesuai
2. Direksi dengan tugas dan tanggung jawab
a. Bertanggung jawab untuk menetapkan masing-masing komite.
kerangka kerja manajemen risiko
kepatuhan yang berisi prinsip-prinsip 5. Pejabat Eksekutif
dasar yang harus disetujui oleh Dewan a. Memastikan penerapan Budaya
Komisaris dan menjelaskan proses Kepatuhan dalam seluruh aktivitas dari
utama dimana risiko kepatuhan harus masing-masing fungsi kerja dan/atau
diidentifikasi dan dikelola melalui kantor cabang;
semua tingkatan organisasi; b. Memastikan bahwa tindakan
b. Menyetujui Piagam Kepatuhan sebagai pencegahan dan perbaikan dilakukan
dasar bagi Bank untuk menerapkan secara tepat pada BU/SU dan/atau
prinsip kepatuhan; kantor cabang terkait atas potensi atau
c. Wajib menumbuhkan dan mewujudkan adanya pelanggaran-pelanggaran
terlaksananya Budaya Kepatuhan terhadap peraturan dan/atau
pada semua tingkatan organisasi dan ketentuan yang berlaku.
kegiatan usaha Bank;
d. Wajib memastikan terlaksananya 6. Direktur yang Membawahi Fungsi Kepatuhan
Fungsi Kepatuhan Bank; dan a. Merumuskan strategi guna mendorong
e. Bertanggung jawab mengawasi terciptanya Budaya Kepatuhan Bank;
manajemen risiko kepatuhan Bank. b. Mengusulkan kebijakan kepatuhan
atau prinsip-prinsip kepatuhan yang
3. Pejabat Eksekutif Senior akan ditetapkan oleh Direksi;
a. Memimpin fungsi strategis di tingkat c. Menetapkan sistem dan prosedur
manajemen; kepatuhan yang akan digunakan untuk
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 227
Page 230
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
menyusun ketentuan dan pedoman penyempurnaan kebijakan, ketentuan,
internal Bank; sistem maupun prosedur yang dimiliki
d. Memastikan bahwa seluruh kebijakan, oleh Bank agar sesuai dengan
ketentuan, sistem, dan prosedur, ketentuan Regulator dan peraturan
serta kegiatan usaha yang dilakukan perundang-undangan yang berlaku;
Bank telah sesuai dengan ketentuan e. Melakukan upaya-upaya untuk
Regulator dan peraturan perundang- memastikan bahwa kebijakan,
undangan yang berlaku; ketentuan, sistem dan prosedur, serta
e. Mengidentifikasi, mengelola dan kegiatan usaha Bank telah sesuai
mengoordinasikan risiko kepatuhan dengan ketentuan Regulator dan
serta melakukan pengawasan dan peraturan perundang-undangan yang
memimpin kepatuhan secara fungsional berlaku;
dalam usaha untuk mengelola/ f. Melakukan fungsi anti pencucian
meminimalkan risiko kepatuhan Bank; uang dengan memastikan penerapan
f. Melakukan tindakan pencegahan agar seluruh sistem pemantauan transaksi
kebijakan dan/atau keputusan yang yang dilakukan oleh nasabah sesuai
diambil Direksi Bank tidak menyimpang pedoman, kebijakan dan prosedur yang
dari ketentuan Regulator dan peraturan telah ditetapkan sehingga pelaksanaan
perundang-undangan yang berlaku; Program Anti Pencucian Uang dan
g. Menyampaikan laporan kepada OJK, Pencegahan Pendanaan Terorisme
Direktur Utama dan Direksi tentang (APU & PPT) dapat berjalan dengan
pelaksanaan tugasnya dengan baik dan menjaga agar Bank terhindar
tembusan kepada Dewan Komisaris; dari pengenaan sanksi;
dan g. Mengidentifikasi, menilai dan
h. Melaksanakan tugas lain yang terkait mendokumentasikan risiko kepatuhan
dengan Fungsi Kepatuhan, termasuk yang terkait dengan kegiatan usaha
menginformasikan kepada Direksi Bank termasuk produk baru, layanan,
dan Pejabat Eksekutif Senior atas isu- praktik bisnis dan perubahan material
isu kepatuhan yang signifikan serta untuk bisnis yang telah berjalan saat ini
rencana penyelesaiannya. dan hubungan dengan nasabah;
h. Memberikan saran dan
7. Fungsi Kerja Compliance menginformasikan perkembangan
Fungsi Kerja Compliance adalah fungsi terhadap hal-hal yang berkaitan
independen yang memiliki beberapa dengan peraturan Regulator dan
tanggung jawab khusus, sebagai berikut: peraturan lainnya yang berlaku kepada
a. Membuat langkah-langkah dalam Unit Bisnis dan Pendukung termasuk
rangka mendukung terciptanya Budaya kepada Direksi dan Pejabat Eksekutif
Kepatuhan pada seluruh kegiatan Senior;
usaha Bank di setiap jenjang organisasi; i. Membantu Unit Bisnis dan Pendukung
b. Melakukan identifikasi, pengukuran, dalam mengembangkan prosedur
pemantauan, dan pengendalian dan pedoman Kepatuhan yang berisi
terhadap Risiko Kepatuhan dengan ketentuan Regulator yang berlaku,
mengacu pada Peraturan Regulator peraturan lain dan key business conduct
mengenai Penerapan Manajemen untuk digunakan oleh seluruh Pejabat
Risiko bagi Bank Umum; dan staf Bank, bila diperlukan;
c. Menilai dan mengevaluasi secara j. Mengidentifikasi dan memelihara
ketat melalui kerja sama dengan BU/ daftar dari seluruh ketentuan Regulator
SU terhadap efektivitas, kecukupan, dan peraturan lainnya yang berlaku,
dan kesesuaian kebijakan, ketentuan, dengan dukungan dari penasihat
sistem maupun prosedur yang hukum internal/eksternal apabila
dimiliki oleh Bank dengan peraturan dibutuhkan;
perundangundangan yang berlaku; k. Membantu Direksi dan Pejabat
d. Melakukan review dan/atau Eksekutif Senior dalam mengedukasi
merekomendasikan pengkinian dan
228 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 231
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
staf-staf terkait, mengenai hal-hal yang mengimplementasikan kerangka kerja/
berhubungan dengan kepatuhan; infrastruktur, strategi, kebijakan dan proses
l. Memberikan saran, bimbingan dan manajemen risiko untuk mengelola risiko-
pelatihan secara berkesinambungan risiko tersebut.
kepada staf-staf mengenai penerapan
kerangka kepatuhan yang baik, meliputi 9. Fungsi Kerja Audit Intern
kebijakan dan prosedur seperti yang a. Fungsi Kerja Audit Intern sebagai lini
tercantum dalam Pedoman Kepatuhan ketiga memperoleh kewenangan dari
Bank, kode etik dan pedoman internal Dewan Komisaris dan Direktur Utama
Bank; untuk membantu Manajemen dalam
m. Memberikan saran kepada Unit Bisnis melaksanakan kewajiban hukum dan
dan Pendukung di Bank dan/atau eksekutifnya dengan memberikan
Direksi dan Pejabat Eksekutif Senior assurance yang independen dan
terkait dengan Regulatory Obligation obyektif, serta konsultasi guna
(RO) yang tercantum dalam penilaian memberikan nilai tambah bagi
risiko regulasi Bank termasuk pemberian kegiatan operasional Bank. Audit
saran tentang implikasi perubahan Intern membantu Bank mencapai
peraturan; tujuannya melalui pendekatan yang
n. Memantau, menguji dan melaporkan disiplin, inovatif, dan sistematis, untuk
pelaksanaan fungsi kepatuhan sesuai menilai kecukupan serta meningkatkan
dengan kerangka manajemen risiko efektivitas proses tata kelola,
kepatuhan dan kebijakan/prosedur manajemen risiko, dan pengendalian
internal kepada Pejabat Eksekutif intern.
Senior dan Dewan Komisaris/Direksi b. Fungsi Kerja Audit Intern melakukan
dan, bila diperlukan, kepada Regulator. pemeriksaan dan menyampaikan
Namun demikian, tanggung jawab laporan hasil audit kepada Direktur
untuk memastikan kepatuhan dalam Utama, Dewan Komisaris, Komite
kegiatan operasional harian tetap Audit, dan Manajemen terkait dengan
berada pada masing-masing Unit Bisnis tembusan kepada Direktur yang
dan Pendukung; membawahkan Fungsi Kepatuhan dan
o. Melakukan investigasi dalam hal terjadi Direktur Manajemen Risiko. Seluruh
insiden kepatuhan dan keluhan, serta korespondensi dengan Regulator juga
melaksanakan penyelidikan lebih lanjut telah diteruskan kepada Direktur yang
yang diperlukan; membawahkan Fungsi Kepatuhan.
p. Bertindak sebagai contact person
dengan pihak internal dan eksternal 10. Fungsi Kerja Legal
terkait, termasuk Regulator, mengenai Bertanggung jawab untuk memberikan
hal-hal yang berkaitan dengan dan memfasilitasi pemberian opini
kepatuhan Bank; dan hukum dengan mengacu pada peraturan
q. Melaksanakan tanggung jawabnya perundang-undangan yang berlaku.
sesuai dengan rencana kepatuhan Fungsi Kerja Legal juga bertanggung
yang dibuat sesuai dengan kerangka jawab dalam pembuatan kebijakan hukum,
manajemen risiko kepatuhan termasuk prosedur, pedoman dan standar dokumen
melakukan kajian kepatuhan dengan kredit yang terkait dengan produk dan
pendekatan berbasis risiko. aktivitas Bank.
8. Fungsi Kerja Manajemen Risiko 11. Manajer dan Staf
Fungsi Kerja Manajemen Risiko, a. Manajer dan staf memegang tanggung
sebagaimana ditetapkan dalam Kerangka jawab akhir atas akuntabilitas risiko
Manajemen Risiko, mengidentifikasi, kepatuhan, termasuk memastikan
menilai, mengukur, memantau, mengontrol bahwa semua kegiatan bisnis sesuai
dan melaporkan hal-hal terkait dengan peraturan Regulator serta
risiko-risiko Bank dan bertanggung perundang-undangan dan kebijakan
jawab untuk mengembangkan dan Bank yang berlaku;
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 229
Page 232
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
b. Manajer dan staf harus memahami Bank dan penyelesaian rencana tindakan
ketentuan ini dan bertanggung jawab perbaikan atas Hasil Pemeriksaan Regulator
untuk memastikan kepatuhan terhadap dan Audit Intern Bank, pengelolaan pengenaan
peraturan Regulator serta perundang- sanksi/denda pelanggaran, dan melakukan
undangan yang berlaku, yang meliputi: Pengkajian Kepatuhan, dan lainnya.
• Mengatur dan mengelola Unit
Bisnis dan Pendukung masing- Kemudian pada aspek penerapan budaya
masing dengan cara yang tepat kepatuhan, Fungsi Kerja Compliance telah
dan profesional sesuai dengan menetapkan dan mengedukasi Kode Etik
peraturan Regulator dan perundang- Kepatuhan sebagai dasar acuan seluruh
undangan, serta kebijakan Bank; pegawai dalam menerapkan nilai, tindakan,
• Melaksanakan prinsip kepatuhan perilaku, dan aktualisasi dari prinsip-prinsip
di bisnis dan wilayah operasional kepatuhan.
masing-masing; dan
• Segera melaporkan semua kasus Fungsi Kerja Compliance dan Divisi
ketidakpatuhan, baik aktual Operational Risk Management juga melakukan
maupun potensial, kepada Fungsi pemantauan dan pelaporan atas kejadian-
Kerja Compliance. kejadian operasional yang terkait dengan
Risiko Kepatuhan dan Risiko Operasional.
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Kepatuhan
Dalam upaya untuk memperkuat kerangka Kebijakan Manajemen Risiko Kepatuhan
kerja sistem pengendalian internal Bank, Salah satu strategi dalam Manajemen
terutama Fungsi Kerja Compliance sebagai lini Risiko Kepatuhan adalah adanya Piagam
kedua, Bank membentuk struktur organisasi Kepatuhan dan Pedoman Kepatuhan sebagai
di bawah Fungsi Kerja Compliance menjadi 5 dua kebijakan dan prosedur utama dalam
(lima) unit kerja yakni Compliance Assurance, mengelola Risiko Kepatuhan. Kedua kebijakan
Compliance Advisory and Monitoring, tersebut mengatur:
Consumer Compliance, Compliance Stragegy 1. Kerangka Kerja Kepatuhan
& Governance, dan AML/CFT and Sanctions. 2. Kode Etik Kepatuhan
Strategi dalam melaksanakan fungsi 3. Prosedur Pengkajian dan Pengujian
kepatuhan Bank dilakukan melalui aspek-aspek Kepatuhan
tata kelola fungsi kepatuhan, pengelolaan 4. Regulatory Risk Assessment (RRA)
risiko kepatuhan, serta penerapan budaya 5. Prosedur Pemantauan Komitmen Bank dan
kepatuhan. Tindak Lanjut atas Permintaan Regulator
Terkait
Kerangka kerja pelaksanaan Fungsi Kepatuhan 6. Prosedur Eskalasi dan Pelaporan Insiden
Bank pada aspek tata kelola fungsi kepatuhan Risiko Kepatuhan
tercermin pada struktur organisasi Fungsi Kerja
Compliance yang independen dari unit bisnis Piagam Kepatuhan dan Pedoman Kepatuhan
dan unit pendukung lainnya, di mana Direktur dikaji ulang untuk diperbarui secara tahunan
yang membawahkan Fungsi Kepatuhan untuk memastikan implementasi fungsi
bertanggung jawab secara langsung kepada kepatuhan yang memadai dan tepat waktu
Direktur Utama. Dengan demikian, Fungsi pada setiap tingkat organisasi dan dengan
Kerja Compliance dapat dikelola secara demikian membantu Bank untuk lebih baik
independen. dalam menyelaraskan antara kepentingan
komersial Bank dengan kepatuhan atas
Pada aspek Pengelolaan Risiko Kepatuhan, peraturan yang berlaku. Agar kebijakan dan
Fungsi Kerja Compliance berperan untuk prosedur tersebut dapat diimplementasikan
memberikan pandangan/arahan terhadap secara efektif, aspek mendasar yang harus
pemenuhan an/atau penerapan perundang- ada adalah Budaya Kepatuhan, yaitu nilai,
undangan, kebijakan, peraturan, standar perilaku dan tindakan yang mendukung
atau kode etik, melakukan pemantauan atas kepatuhan Bank atas hukum dan peraturan
kepatuhan terhadap pemenuhan komitmen yang berlaku.
230 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 233
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
B.6 Risiko Stratejik strategi Bank menjadi rencana operasional,
Risiko Stratejik adalah risiko akibat memantau eksekusi dari rencana
ketidaktepatan dalam pengambilan dan/ operasional, melakukan evaluasi progress
atau pelaksanaan suatu keputusan stratejik dari Balance Score Card yang telah
yang berdampak pada profitabilitas Bank, ditetapkan, serta memberikan highlight
dan kegagalan dalam mengantisipasi atas area yang perlu diperhatikan oleh
perubahan dalam lingkungan bisnis, seperti pihak Manajemen.
perubahan dalam industri perbankan, gejolak
perekonomian nasional, dan gangguan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Stratejik
teknologi. UOB Indonesia berpegang teguh pada prinsip
kehati-hatian dalam setiap keputusan bisnis
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko sehingga dapat meminimalkan dan memitigasi
Stratejik risiko. Dalam mengelola Risiko Stratejik, Bank
Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam secara berkala memantau lingkungan dimana
pengelolaan Risiko Stratejik adalah sebagai Bank beroperasi, menganalisa kinerja Bank
berikut: dibandingkan dengan pesaingnya, termasuk
1. Dewan Komisaris dan Direksi merumuskan analisis pada semua alternatif strategis
dan menyetujui rencana stratejik dan yang tersedia setelah mempertimbangkan
rencana bisnis yang telah disesuaikan rencana strategis dan toleransi risiko Bank,
dengan visi dan tujuan strategis Bank, mengamati dinamika ekonomi yang dapat
melakukan pengarahan, pemantauan dan berdampak pada industri perbankan, serta
evaluasi pelaksanaan kebijakan strategis perubahan lanskap bisnis yang didorong oleh
Bank, termasuk mengkomunikasikan perkembangan teknologi, dan mengambil
kepada seluruh karyawan di semua tingkat tindakan korektif untuk menyesuaikan strategi
organisasi; dan rencana. Pelaksanaan keputusan stratejik
2. Komite Manajemen Risiko mendukung dan antisipasi perubahan lingkungan bisnis
Direksi dalam memantau proses dilakukan melalui siklus Manajemen Risiko
pengelolaan Risiko Stratejik di Bank, serta stratejik dengan elemen utama berupa
memberikan informasi terkait eksposur, penerapan visi dan misi; penetapan tujuan
masalah, dan tindak lanjut atas risiko yang dan rencana stratejik; penetapan target
material; dan rencana bisnis; serta implementasi,
3. Fungsi kerja bisnis dan pendukung pemantauan dan evaluasi kinerja.
memantau dan mengelola Risiko Stratejik
pada areanya, dan memastikan seluruh Bank menyusun rencana stratejik secara
risiko yang bersifat material yang timbul matang dan realistis, serta senantiasa
pada kegiatan usaha dan pelaksanaan memperhatikan prinsip kehati-hatian dan
strategi dilaporkan secara tepat waktu penerapan Manajemen Risiko. Rencana
kepada Direktur atau Pejabat Senior stratejik Bank tersebut disiapkan oleh Direksi
Eksekutif terkait. Masing-masing fungsi dan setelah memperoleh persetujuan dari
kerja juga bertanggung jawab untuk Dewan Komisaris, dikomunikasikan kepada
memastikan bahwa sasaran yang dituju pejabat dan/atau pegawai Bank pada setiap
untuk fungsi kerjanya dapat tercapai jenjang organisasi. Setiap Kepala Fungsi
dengan baik dan juga sejalan dengan Kerja bertanggung jawab untuk memastikan
target Bank secara keseluruhan; keselarasan rencana kerja tahunan di masing-
4. Fungsi Kerja Manajemen Risiko bersama masing fungsi kerjanya dengan rencana kerja
dengan Divisi Finance melakukan proses yang telah ditetapkan oleh Direksi.
evaluasi atas realisasi Rencana Bisnis
Bank untuk mendukung kecukupan sistem Secara berkelanjutan, Bank melakukan
informasi manajemen risiko stratejik; dan kaji ulang berkala atas pencapaian target
5. Fungsi Kerja CEO Office mendukung keuangan dan realisasi strategi. Cakupan kaji
pengelolaan risiko stratejik dan ulang dan evaluasi disesuaikan berdasarkan
bertanggung jawab dalam menerjemahkan perkembangan eksposur risiko Bank,
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 231
Page 234
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
perubahan pasar, dan metode pengukuran 2. tidak adanya dukungan atau
dan pengelolaan risiko. Direksi dan Dewan perkembangan peraturan perundang-
Komisaris juga melakukan tinjauan secara undangan;
periodik terhadap tingkat pencapaian target 3. kontrak yang lemah seperti kontrak
keuangan dan realisasi strategi melalui yang tidak dapat dilaksanakan/tidak
berbagai forum dan rapat koordinasi, seperti menguntungkan/tidak sempurna/ tidak
Rapat Direksi. Setiap fungsi kerja bertanggung diinginkan; atau
jawab untuk memantau Risiko Stratejik pada 4. ketidakpatuhan terhadap hukum yang
areanya dan melaporkan secara tepat waktu berlaku.
kepada Direktur dan/atau Pejabat Eksekutif
Senior terkait apabila terdapat isu potensial Tata Kelola Manajemen Risiko Hukum
atau masalah yang memiliki implikasi stratejik Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam
terhadap Bank. Seluruh hasil kaji ulang dan pengelolaan Risiko Hukum adalah sebagai
laporan terkait berfungsi sebagai masukan berikut:
dalam rangka penyempurnaan kerangka dan 1. Dewan Komisaris dan Direksi (melalui
proses manajemen risiko secara keseluruhan. Komite Pemantau Risiko dan Komite
Manajemen Risiko) bertanggung jawab
Kebijakan Manajemen Risiko Stratejik untuk mengawasi dan mengelola Risiko
Penerapan Manajemen Risiko Stratejik yang Hukum yang timbul dari kegiatan usaha
efektif didukung oleh kecukupan kebijakan dan Bank;
prosedur terkait Manajemen Risiko Stratejik 2. Komite Manajemen Risiko mendukung
serta limit risiko yang sejalan dengan visi, misi, Direksi dalam memantau proses
dan strategi bisnis Bank. Penyusunan kebijakan pengelolaan Risiko di Bank, memberikan
dan prosedur tersebut dilakukan dengan informasi terkait eksposur, masalah, dan
memperhatikan jenis, kompleksitas kegiatan tindak lanjut atas risiko yang material;
usaha, profil risiko, dan limit risiko yang sesuai 3. Fungsi kerja bisnis dan pendukung
dengan peraturan yang ditetapkan regulator bertanggung jawab untuk memantau dan
dan/atau praktik perbankan yang sehat. Selain mengelola Risiko Hukum dan dampaknya
itu, penerapan kebijakan dan prosedur terkait pada masing-masing fungsi kerja; dan
Manajemen Risiko Stratejik juga didukung oleh 4. Spesialis bidang seperti Fungsi Kerja
kecukupan permodalan dan kualitas sumber Compliance, Fungsi Kerja Legal, Human
daya manusia. Resources, Technology and Operations,
Corporate Real Estate Service, dan
Dalam rangka menerapkan Manajemen Corporate Secretary bertanggung jawab
Risiko Stratejik, sistem pengendalian untuk memberikan petunjuk terkait dengan
internal diterapkan secara efektif terhadap keahliannya.
pelaksanaan kegiatan usaha dan operasional
ada seluruh jenjang organisasi dengan Kerangka Kerja Manajemen Risiko Hukum
mengacu pada kebijakan dan prosedur Pengukuran Risiko Hukum dilakukan dengan
yang telah ditetapkan. Pelaksanaan sistem menggunakan indikator seperti potensi
pengendalian internal juga dilakukan guna kerugian akibat litigasi, pembatalan
memastikan Bank dapat secara tepat waktu kontrak akibat perjanjian yang tidak dapat
mendeteksi kelemahan dan penyimpangan dilaksanakan dan perubahan peraturan.
yang terjadi dalam proses implementasi Setiap insiden Risiko Hukum dan potensi
pengelolaan manajemen stratejik. jumlah kerugiannya wajib didokumentasi dan
dilaporkan.
B.7 Risiko Hukum
Risiko Hukum adalah risiko terhadap posisi Fungsi Kerja Legal memberikan pendapat
keuangan, operasi atau reputasi Bank, yang hukum (legal advice) dan bimbingan kepada
timbul dari: seluruh unit kerja Bank, ketika diperlukan. Hal
1. adanya tuntutan hukum yang melibatkan ini termasuk pengawasan dan peninjauan
Bank; secara berkala atas:
232 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 235
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
1. seluruh kontrak/perjanjian standar; 4. Fungsi kerja bisnis dan pendukung
2. seluruh perjanjian kredit standar antara bertanggung jawab untuk memantau
Bank dan pihak lain. dan mengelola berbagai jenis risiko yang
dianggap dan perlu dicermati karena
Fungsi Kerja Legal juga bertanggung jawab berpotensi memberikan dampak risiko
dalam menginformasikan Risiko Hukum yang reputasi;
tergolong baru maupun bersifat potensial. 5. Fungsi Kerja Risk Management bertanggung
jawab untuk mengembangkan dan
Kebijakan Manajemen Risiko Hukum memelihara berbagai kebijakan dan
Bank memiliki Kebijakan Manajemen Risiko prosedur Manajemen Risiko, memberikan
Hukum yang mengatur Struktur Tata Kelola pelatihan dan masukan kepada fungsi
Manajemen Risiko Hukum dan menetapkan kerja bisnis dan pendukung terhadap
tugas dan tanggung jawab masing-masing pengelolaan risiko, termasuk Risiko
pihak dalam menerapkan Manajemen Risiko Reputasi; dan
Hukum. 6. Para fungsi yang memiliki spesialisasi
dan bertanggung jawab dalam
Fungsi Kerja Legal telah menetapkan memberikan konsultasi adalah Strategic
berbagai pedoman terkait Manajemen Communications and Brand, Customer
Risiko Hukum, diantaranya adalah Pedoman Experience and Advocacy, Compliance,
Pengelolaan Risiko Kekayaan Intelektual, Legal, Human Resources, Technology and
Pedoman Penunjukan Pengacara Eksternal, Operations, dan Corporate Secretary.
dan Pedoman Pengelolaan Risiko Kontraktual.
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Reputasi
B.8 Risiko Reputasi Identifikasi dan pengukuran Risiko Reputasi
Risiko Reputasi merupakan dampak negatif dilakukan dengan menggunakan informasi
pada pendapatan, likuiditas, atau modal Bank dari berbagai macam sumber, seperti berita di
yang timbul dari persepsi atau opini negatif media massa, media sosial, keluhan nasabah
dari para pemangku kepentingan (stakeholder) (contohnya melalui Contact Centre) dan survei
terhadap praktik bisnis, kegiatan, dan kondisi kepuasan nasabah.
keuangan Bank.
Pemantauan Risiko Reputasi dilakukan secara
Struktur Tata Kelola Manajemen Risiko berkala disesuaikan dengan kebijakan,
Reputasi pedoman, dan prosedur Bank, serta
Pihak-pihak terkait yang terlibat dalam pengalaman Bank di masa lalu.
pengelolaan Risiko Reputasi adalah sebagai
berikut: Pengendalian Risiko Reputasi dilakukan
1. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung melalui:
jawab untuk mengawasi dan mengelola 1. Pencegahan peristiwa yang dapat
Risiko Reputasi Bank; menyebabkan Risiko Reputasi, misalnya
2. Komite Manajemen Risiko membantu dengan melakukan pelatihan komunikasi
Direksi dalam pengawasan pengelolaan media, pemantauan berita media,
Risiko Reputasi di Bank, memastikan komunikasi secara berkala kepada para
Direksi mengetahui eksposur, masalah, pemangku kepentingan guna menciptakan
dan rencana penyelesaian atas risiko yang reputasi yang positif termasuk melalui
material; serangkaian kegiatan, seperti program-
3. Panel Manajemen Risiko Reputasi yang program tanggung jawab sosial
merupakan sub komite dari Komite perusahaan; dan
Manajemen Risiko bertanggung jawab 2. Pemulihan reputasi Bank setelah peristiwa
untuk memberikan konfirmasi dampak Risiko Reputasi dan pencegahan dari
dari isu Risiko Reputasi yang material, memburuknya reputasi Bank.
menetapkan rencana tindakan yang tepat,
menunjuk satuan tugas yang relevan, dan
menyetujui penutupan kasus;
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 233
Page 236
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Manajemen Risiko
Setiap kejadian yang berkaitan dengan Risiko Hasil Self-Assessment Tingkat Kesehatan Bank
Reputasi dan potensi kerugiannya harus Semester II tahun 2023:
didokumentasikan, termasuk jumlah potensi
No Faktor Penilaian Peringkat
kerugian yang timbul dari insiden tersebut.
1 Profil Risiko 2
Ketika kejadian Risiko Reputasi memengaruhi 2 Tata Kelola (GCG) 2
kemampuan Bank untuk melanjutkan kegiatan 3 Rentabilitas 2
usaha dan/atau untuk mendapatkan
4 Permodalan 2
pendanaan, Bank akan mengaktifkan Crisis
Management Plan (CMP), Business Continuity Peringkat RBBR 2
Plan (BCP), Disaster Recovery Plan (DRP), dan/
atau Contingency Funding Plan yang relevan. Secara self-assessment, UOB Indonesia menilai
bahwa Tingkat Kesehatan Bank pada Semester II
Kebijakan Manajemen Risiko Reputasi tahun 2023 berada pada peringkat ”2” atau berada
Bank telah menetapkan Kebijakan Manajemen pada kondisi Sehat, sehingga mampu menghadapi
Risiko Reputasi yang mengatur Struktur Tata pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan
Kelola Manajemen Risiko Reputasi, metodologi kondisi bisnis dan faktor eksternal lainnya tercermin
dan toolkit untuk mengelola Risiko Reputasi dari peringkat faktor-faktor penilaian antara lain
termasuk proses komunikasi Risiko Reputasi, Profil Risiko, Penerapan Tata Kelola, Rentabilitas,
proses eskalasi Risiko Reputasi, pembentukan dan Permodalan. Adapun kelemahan-kelemahan
Panel Manajemen Risiko Reputasi, pemilik isu yang terdapat pada faktor-faktor penilaian dinilai
Risiko Reputasi, dan lain-lain. Bank kurang signifikan dalam mempengaruhi
Tingkat Kesehatan Bank.
C. Rencana Pemulihan (RCP)
Bank telah menyusun Rencana Pemulihan E. Pelaksanaan Sistem Manajemen
(RCP) sebagai panduan pemulihan dari kondisi Risiko
yang sangat buruk yang dapat menyebabkan Sistem manajemen risiko bertujuan untuk
kegagalan. Rencana pemulihan mencakup opsi melakukan analisis terhadap risiko saat ini atau
pemulihan ketika Bank menghadapi masalah yang akan datang dan/atau potensi risiko yang
solvabilitas (yaitu Modal, Likuiditas, Pendapatan, dihadapi Bank serta menentukan langkah-langkah
dan Kualitas Aset). Ini termasuk penentuan sinyal mitigasi atas risiko tersebut. Sistem ini menetapkan
dan level pemicu untuk setiap sinyal untuk tujuan risiko dan mendukung kontrol internal yang
pencegahan, pemulihan, dan resolusi. kuat. Sistem ini dievaluasi secara berkala untuk
mengukur tingkat efektivitasnya. Melalui evaluasi
D. Tingkat Kesehatan Bank (RBBR) ini, Bank diharapkan dapat menganalisis kembali
Bank secara berkala melakukan penilaian apakah strategi-strategi tersebut telah sesuai
terhadap Tingkat Kesehatan Bank sesuai dengan dengan target yang telah ditetapkan. Bank terus
Peraturan OJK No. 4/POJK.03/2016 dan Surat menyempurnakan sistem Manajemen Risiko untuk
Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017 mengenai mendukung pengendalian internal yang kuat. Bank
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum. secara progresif meningkatkan sistem pengelolaan
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilakukan risiko operasional dan risiko pasar.
terhadap 4 (empat) faktor yakni Profil Risiko, Tata
Kelola (GCG) Perusahaan yang baik, Rentabilitas, Pernyataan Direksi dan/atau Dewan
dan Permodalan. Komisaris atas Kecukupan Sistem
Manajemen Risiko
Direksi dan/atau Dewan Komisaris menyatakan
bahwa sistem manajemen risiko Bank telah
memadai dan telah beroperasi secara efektif
dalam semua aspek material untuk tahun
keuangan yang berakhir pada 31 Desember 2023
dan juga memadai dan efektif untuk mencapai
tujuan bisnis Bank dalam mematuhi undang-
undang yang relevan. Direksi dan/atau Dewan
234 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 237
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Risiko
Komisaris juga mengonfirmasi bahwa terdapat
proses berkelanjutan dalam mengidentifikasi,
menganalisis, mengevaluasi, memantau, dan
mengelola risiko signifikan yang dihadapi oleh
Bank, dan bahwa seluruh risiko dapat dikelola
dalam batasan risk appetite yang ditetapkan
dalam peninjauan sepanjang tahun ini. Bank
telah menerapkan Kebijakan dan Kerangka Kerja
Manajemen Risiko secara memadai dan efektif
serta meninjau setiap kebijakan dan prosedur
secara rutin. Selain itu, Direksi dan/atau Dewan
Komisaris juga menegaskan tanggung jawab dan
komitmennya untuk terus menjaga dan meninjau
kecukupan, efektivitas, dan integritas sistem
manajemen risiko Bank.
F. Penerapan Basel
Sejalan dengan pelaksanaan ketentuan regulator,
Bank telah mengadopsi Pendekatan Standar
(Standardised Approach) untuk Risiko Kredit, Risiko
Pasar, dan Risiko Operasional. Selain itu, UOB
Indonesia telah menggunakan Credit Valuation
Adjustment (CVA) sebagai beban modal untuk
Risiko Pasar akibat kegagalan pihak lawan, pada
transaksi derivatif OTC (Over-the-Counter).
Bank telah melakukan pelaporan Rasio Kecukupan
Likuiditas (LCR) sesuai peraturan OJK No. 42/
POJK.03/2015 secara bulanan sejak bulan Juni
2016 kepada regulator dan mempublikasikan
secara triwulanan sejak bulan September 2016
melalui situs Bank. Pelaporan dan publikasi Rasio
Pendanaan Stabil Bersih (NSFR) sesuai peraturan
OJK No. 50/POJK.03/2017 telah dilakukan secara
triwulanan sejak bulan Maret 2018.
UOB Indonesia juga terus meningkatkan
penerapan Basel II Pilar 2 “Internal Capital
Adequacy Assessment Process” (ICAAP) untuk
menilai kecukupan modal secara keseluruhan yang
dikaitkan dengan profil risiko dan strategi untuk
mempertahankan tingkat permodalan Bank. Selain
itu, Bank juga telah melakukan pengukuran Risiko
Suku Bunga pada Banking Book (IRRBB) mengacu
pada Peraturan OJK No. 12/SEOJK.03/2018.
Secara berkelanjutan, Bank juga akan
meningkatkan penerapan Pilar 3 “Disiplin Pasar”
untuk memastikan transparansi informasi
keuangan maupun non-keuangan Bank.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 235
Page 238
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Eksposur Risiko
1. Laporan Ukuran Utama (Key Metrics)
(dalam jutaan Rupiah)
No. Deskripsi 31 Des 2023 30 Sep 2023 30 Jun 2023 31 Mar 2023 31 Des 2022
Modal yang Tersedia (nilai)
1 Modal Inti Utama (CET1) 15.639.914 15.223.871 15.333.362 14.916.466 14.542.529
2 Modal Inti (Tier 1) 15.639.914 15.223.871 15.333.362 14.916.466 14.542.529
3 Total Modal 17.117.971 16.738.414 16.890.106 16.586.181 16.347.435
Aset Tertimbang Menurut Risiko (Nilai)
4 Total Aset Tertimbang Menurut 93.462.608 90.485.891 87.868.205 89.858.077 98.628.720
Risiko (ATMR)
Rasio Modal berbasis Risiko dalam bentuk persentase dari ATMR
5 Rasio CET1 (%) 16,73% 16,82% 17,45% 16,60% 14,74%
6 Rasio Tier 1 (%) 16,73% 16,82% 17,45% 16,60% 14,74%
7 Rasio Total Modal (%) 18,32% 18,50% 19,22% 18,46% 16,57%
Tambahan CET1 yang berfungsi sebagai buffer dalam bentuk persentase dari ATMR
8 Capital conservation buffer 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
(2,5% dari ATMR) (%)
9 Countercyclical Buffer (0 - 2,5% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
dari ATMR) (%)
10 Capital Surcharge untuk Bank 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Sistemik (1% - 2,5%) (%)
11 Total CET1 sebagai buffer (Baris 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
8 + Baris 9 + Baris 10)
12 Komponen CET1 untuk buffer 9,32% 9,50% 10,22% 9,46% 7,57%
Rasio pengungkit sesuai Basel III
13 Total Eksposur 177.960.580 170.392.271 158.935.547 164.723.994 151.467,302
14 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk 8,77% 8,93% 9,65% 9,06% 9,61%
dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian
sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi
ketentuan GWM (jika ada)
14b Nilai Rasio Pengungkit, 8,77% 8,93% 9,65% 9,06% 9,61%
tidak termasuk dampak
dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara
atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika
ada)
14c Nilai Rasio Pengungkit, termasuk 7,54% 7,71% 8,37% 8,18% 8,85%
dampak dari penyesuaian
terhadap pengecualian
sementara atas penempatan
giro pada Bank Indonesia
dalam rangka memenuhi
ketentuan GWM (jika ada),
yang telah memasukkan nilai
rata-rata dari nilai tercatat aset
Securities Financing Transaction
(SFT) secara gross
236 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 239
Membangun Masa Depan ASEAN
Tabel Eksposur Risiko
(dalam jutaan Rupiah)
No. Deskripsi 31 Des 2023 30 Sep 2023 30 Jun 2023 31 Mar 2023 31 Des 2022
14d Nilai Rasio Pengungkit, 7,54% 7,71% 8,37% 8,18% 8,85%
tidak termasuk dampak
dari penyesuaian terhadap
pengecualian sementara
atas penempatan giro pada
Bank Indonesia dalam rangka
memenuhi ketentuan GWM (jika
ada), yang telah memasukkan
nilai rata-rata dari nilai tercatat
aset SFT secara gross
Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)
15 Total Aset Likuid Berkualitas 56.644.277 57.418.529 58.818.074 54.502.821 46.228.209
Tinggi (HQLA)
16 Total Arus Kas Keluar Bersih (net 20.065.312 18.985.679 19.763.835 18.355.982 14.606.119
cash outflow)
17 LCR (%) 282,30% 302,43% 297,60% 296,92% 316,50%
Rasio Pendanaan Stabil Bersih (NSFR)
18 Total Pendanaan Stabil yang 89.581.268 78.578.117 77.208.414 79.831.720 76.923.293
Tersedia (ASF)
19 Total Pendanaan Stabil yang 68.098.529 60.984.474 60.565.261 62.065.159 58.556.515
Diperlukan (RSF)
20 NSFR (%) 131,55% 128,85% 127,48% 128,63% 131,37%
2. Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi Sesuai Standar Akuntansi
dengan Ketentuan Kehati-Hatian (LI1)
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat Tidak
Nilai
sebagaimana mengacu
tercatat
tercantum pada
berdasarkan Sesuai
dalam Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
prinsip kerangka
publikasi kerangka kerangka kerangka permodalan
kehati- counterparty
laporan risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
hatian credit risk
keuangan berdasarkan
pengurangan
modal
a b c d e f g
Aset
Kas 603.540 N/A 603.540
Penempatan pada Bank
11.746.774 N/A 11.746.774
Indonesia
Penempatan pada bank lain 1.379.072 N/A 1.379.072
Tagihan spot dan derivatif/
844.856 N/A 3.792.150 844.856
forward
Surat berharga yang dimiliki 21.979.351 N/A 19.221.114 2.786.121
Surat berharga yang dijual
dengan janji dibeli kembali 13.725.753 N/A 13.725.753 448.816
(repo)
Tagihan atas surat berharga
yang dibeli dengan janji
22.678.253 N/A 22.678.253 1.582.077
dijual kembali (reverse
repo)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 237
Page 240
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Eksposur Risiko
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat Tidak
Nilai
sebagaimana mengacu
tercatat
tercantum pada
berdasarkan Sesuai
dalam Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
prinsip kerangka
publikasi kerangka kerangka kerangka permodalan
kehati- counterparty
laporan risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
hatian credit risk
keuangan berdasarkan
pengurangan
modal
a b c d e f g
Tagihan akseptasi 2.508.114 N/A 2.508.114
Kredit yang diberikan 84.022.605 N/A 84.022.605
Pembiayaan syariah - N/A
Penyertaan modal 26 N/A 26
Aset keuangan lainnya 1.000.309 N/A 969.880
Cadangan kerugian
penurunan nilai aset (4.136.793) N/A (3.574.489)
keuangan -/-
a. Surat berharga yang
(13.848) N/A (1.046)
dimiliki
b. Kredit yang diberikan dan
(4.110.763) N/A (3.564.093)
pembiayaan syariah
c. Lainnya (12.182) N/A (9.350)
Aset tidak berwujud 1.133.973 N/A 1.133.973
Akumulasi amortisasi aset
(3.667) N/A (3.667)
tidak berwujud -/-
Aset tetap dan inventaris 4.887.324 N/A 4.887.324
Akumulasi penyusutan aset
(2.202.552) N/A (2.202.552)
tetap dan inventaris -/-
Aset non produktif 189.068 N/A 189.068
a. Properti terbengkalai 28.689 N/A 28.689
b. Agunan yang diambil alih 157.602 N/A 157.602
c. Rekening tunda 2.777 N/A 2.777
d. Aset antarkantor - N/A
Aset lainnya 2.190.300 N/A 671.047
Total aset 162.546.306 N/A 134.147.276 26.919.219 - 5.213.054 1.130.306
Kewajiban
Giro 23.701.502 N/A
Tabungan 37.486.376 N/A
Deposito 58.094.663 N/A
Uang Elektronik - N/A
Liabilitas kepada Bank
- N/A
Indonesia
Liabilitas kepada bank lain 2.488.564 N/A
Liabilitas spot dan derivatif/
1.226.175 N/A
forward
Liabilitas atas surat berharga
yang dijual dengan janji dibeli 13.295.961 N/A
kembali (repo)
238 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 241
Membangun Masa Depan ASEAN
Tabel Eksposur Risiko
Nilai tercatat masing-masing risiko
Nilai tercatat Tidak
Nilai
sebagaimana mengacu
tercatat
tercantum pada
berdasarkan Sesuai
dalam Sesuai Sesuai Sesuai persyaratan
prinsip kerangka
publikasi kerangka kerangka kerangka permodalan
kehati- counterparty
laporan risiko kredit sekuritisasi risiko pasar atau
hatian credit risk
keuangan berdasarkan
pengurangan
modal
a b c d e f g
Liabilitas akseptasi 2.412.181 N/A
Surat berharga yang
1.443.423 N/A
diterbitkan
Pinjaman/Pembiayaan yang
- N/A
diterima
Setoran jaminan 175.268 N/A
Liabilitas antarkantor - N/A
Liabilitas lainnya 4.620.764 N/A
Kepentingan minoritas
- N/A
(minority interest)
Total liabilitas 144.944.877 N/A
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 239
Page 242
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Tabel Eksposur Risiko
3. Sumber perbedaan utama antara eksposur sesuai ketentuan kehati-
hatian dengan carrying values sesuai standar akuntansi keuangan (LI2)
a b c d e
Item sesuai:
Total Kerangka
Kerangka risiko Kerangka Kerangka risiko
Counterparty
kredit sekuritisasi pasar
credit risk
Nilai tercatat aset sesuai dengan 166.279.549 134.147.276 - 26.919.219 5.213.054
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
hatian (sebagaimana dilaporkan pada
template LI1)
Nilai tercatat liabilitas sesuai lingkup - - - - -
sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian (sebagaimana
dilaporkan pada template LI1)
Total nilai bersih sesuai dengan 166.279.549 134.147.276 - 26.919.219 5.213.054
cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
hatian
Nilai rekening administratif 93.452.988 13.750.394 - - -
Perbedaan valuasi
Perbedaan antara netting rules, selain
dari yang termasuk pada baris 2.
Nilai eksposur yang dipertimbangkan, 259.732.537 147.897.670 - 26.919.219 5.213.054
sesuai dengan cakupan konsolidasi
ketentuan kehati-hatian
Analisis Kualitatif
Terdapat perbedaan jumlah total nilai tercatat aset dengan jumlah nilai tercatat masing-masing risiko yang berasal dari Tagihan Spot dan
Derivatif dan Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo). Perbedaan akan dijelaskan sebagai berikut:
1. Tagihan Spot dan Derivatif
Mengacu ke aturan OJK untuk aset keuangan berupa Tagihan Spot dan Derivatif dikenakan lebih dari satu risiko yaitu dalam kerangka
risiko counterparty credit risk dan kerangka risiko pasar.
- Pada kerangka risiko counterparty credit risk, perhitungan Transaksi Derivatif dengan Pendekatan Standar memiliki perbedaan kriteria
perhitungan dengan nilai tercatat secara akuntansi dikarenakan kalkulasi mempergunakan data penjumlahan Replacement Cost dan
Potential Future Exposure yang dikali dengan 1,4 sesuai dengan ketentuan SEOJK Nomor 48/SEOJK.03/2017.
- Pada kerangka risiko pasar, perhitungan megacu ke SEOJK Nomor 38/SEOJK/2016 mengenai Pedoman Penggunaan Metode Standar
dalam Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dengan Memperhitungkan Risiko Pasar.
2. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo)
Mengacu ke aturan OJK untuk aset keuangan berupa reverse repo dikenakan lebih dari satu jenis risiko yaitu risiko counterparty credit risk
dan kerangka risiko pasar.
- Pada kerangka risiko pasar, perhitungan Transaksi Reverse Repo mengacu ke ketentuan SEOJK Nomor 38/SEOJK/2016 Kerangka risiko
pasar tentang transaksi Reverse Repo dalam Trading Book, bahwa jika surat berharga yang menjadi agunan transaksi reverse repo
diperdagangkan maka Bank harus membukukan transaksi tersebut sebagai posisi short dalam Trading Book sehingga terekspos Risiko
Pasar.
- Pada kerangka risiko counterparty credit risk, perhitungan reverse repo mengacu ke SEOJK Nomor 11/SEOJK.03/2018 mengenai Pedoman
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar
3. Tagihan Surat Berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (Repo)
Mengacu ke aturan OJK untuk aset keuangan berupa repo dikenakan lebih dari satu jenis risiko yaitu risiko counterparty credit risk dan
kerangka risiko pasar.
- Pada kerangka risiko kredit, perhitungan megacu ke SEOJK Nomor 11/SEOJK.03/2018 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang
Menurut Resiko untuk Resiko Kredit dengan menggunakan Pendekatan Standar.
- Pada kerangka risiko pasar, perhitungan megacu ke SEOJK Nomor 38/SEOJK/2016 mengenai Pedoman Penggunaan Metode Standar
dalam Perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum dengan Memperhitungkan Risiko Pasar.
240 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 243
Membangun Masa Depan ASEAN
Permodalan
4. Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1)
(dalam jutaan Rupiah)
NO KOMPONEN JUMLAH
Modal Inti Utama (Common Equity Tier 1) / CET1 : Instrumen dan Tambahan Modal Disetor
1 Saham Biasa (termasuk stock surplus) 7.990.848
2 Laba Ditahan 9.568.243
3 Akumulasi penghasilan komprehensif lain (dan cadangan lain) 52.807
4 Modal yang termasuk phase out dari CET1 -
5 Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan -
6 CET1 sebelum regulatory adjustment 17.611.898
CET1 : Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
7 Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen keuangan dalam trading book -
8 Goodwill (913.973)
9 Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage Servicing Rights) (216.333)
10 Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability -
11 Cash-flow hedge reserve -
12 Shortfall of provisions to expected losses -
13 Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi -
14 Peningkatan/penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA) -
15 Aset pensiun manfaat pasti -
16 Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di Laporan Posisi Keuangan) -
17 Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain -
18 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara -
ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah diatas batasan 10%)
19 Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan -
konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan (jumlah diatas batasan 10%)
20 Mortgage servicing rights -
21 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (jumlah diatas batasan 10%, net dari -
kewajiban pajak)
22 Jumlah melebihi batasan 15% dari : -
23 Investasi signifikan pada saham biasa financials -
24 Mortgage servicing rights -
25 Pajak tangguhan dari perbedaan temporer -
26 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional : (841.678)
27 Penyesuaian pada CET 1 akibat AT 1 dan Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya -
28 Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET1 (1.971.984)
29 Jumlah CET1 setelah faktor pengurang 15.639.914
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 241
Page 244
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Permodalan
(dalam jutaan Rupiah)
NO KOMPONEN JUMLAH
Modal Inti Tambahan (AT1) : Instrumen
30 Instrumen AT1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus) -
31 Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar akuntansi -
32 Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar akuntansi -
33 Modal yang termasuk phase out dari AT1 -
34 Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM secara -
konsolidasi
35 Instrumen yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out -
36 Jumlah AT1 sebelum regulatory adjusment -
Modal Inti Tambahan : Faktor Pengurang (regulatory adjustment)
37 Investasi pada instrumen AT1 sendiri -
38 Kepemilikan silang pada instrumen AT1 pada entitas lain -
39 Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi secara -
ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan (jumlah diatas batasan 10%)
40 Investasi signifikan pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi di luar cakupan konsolidasi -
secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
41 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional -
41a Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain
42 Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor pengurangnya -
43 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjusment) terhadap AT 1 -
44 Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang -
45 Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1) 15.639.914
Modal Pelengkap (Tier 2) : Instrumen dan cadangan
46 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Bank ( termasuk stock surplus) 608.227
47 Modal yang termasuk phase out dari Tier 2 -
48 Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh Entitas Anak yang diakui dalam perhitungan KPMM secara -
konsolidasi
49 Modal yang diterbitkan Entitas Anak yang termasuk phase out -
50 Cadangan umum PPKA atas aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah paling tinggi sebesar 869.830
1,25% dari ATMR untuk Risiko Kredit
51 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang 1.478.057
Modal Pelengkap (Tier 2) : Faktor Pengurang (Regulatory Adjustment)
52 Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri -
53 Kepemilikan silang instrumen Tier 2 pada entitas lain -
54 Investasi pada kewajiban TLAC modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar cakupan konsolidasi -
secara ketentuan, net posisi short yang diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
saham yang diterbitkan; nilai sebelumnya ditetapkan dengan threshold 5% namun tidak lagi memenuhi
kriteria (untuk bank Sistemik)
55 Investasi signifikan pada modal atau instrumen TLAC Bank, entitas keuangan dan asuransi di luar -
cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi short yang diperkenankan)
56 Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional -
56a Sinking fund -
56b Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain -
57 Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal Pelengkap -
58 Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment 1.478.057
59 Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap) 17.117.971
60 Total Aset Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) 93.462.608
242 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 245
Membangun Masa Depan ASEAN
Permodalan
(dalam jutaan Rupiah)
NO KOMPONEN JUMLAH
Rasio Kecukupan Pemenuhan Modal Minimum (KPMM) dan Tambahan Modal (Capital Buffer)
61 Rasio (CET 1) - persentase terhadap ATMR 16,73%
62 Rasio Modal Inti (Tier 1) - persentase terhadap ATMR 16,73%
63 Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR 18,32%
64 Tambahan Modal (Buffer) - persentase terhadap ATMR 2,50%
65 Capital Conservation Buffer 2,50%
66 Countercyclical Buffer 0,00%
67 Capital Surcharge untuk Bank Sistemik 0,00%
68 Modal Inti Utama (CET 1) yang tersedia untuk memenuhi Tambahan Modal (Buffer) - persentase 9,32%
terhadap ATMR
National minima (jika berbeda dari Basel 3)
69 Rasio terendah CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) -
70 Rasio terendah Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3) -
71 Rasio terendah total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3) -
Jumlah dibawah batasan pengurangan (sebelum pembobotan risiko)
72 Investasi non signifikan pada modal entitas keuangan lain -
73 Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan -
74 Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak) -
75 Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net dari kewajiban pajak) -
Cap yang dikenakan untuk provisi pada Tier 2
76 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan pendekatan standar -
(sebelum dikenakan cap)
77 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan standar -
78 Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur berdasarkan pendekatan IRB -
(sebelum dikenakan cap)
79 Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan pendekatan IRB -
Instrumen Modal yang termasuk phase out (hanya berlaku antara 1 Jan 2018 s.d 1 Jan 2022)
80 Cap pada CET1 yang termasuk phase out -
81 Jumlah yang dikecualikan dari CET1 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah redemptions -
dan maturities)
82 Cap pada AT1 yang termasuk phase out -
83 Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah redemptions dan -
maturities)
84 Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out -
85 Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan diatas cap setelah redemptions -
dan maturities)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 243
Page 246
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Permodalan
5. Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
(dalam jutaan Rupiah)
No. POS-POS 31 Desember 2023
ASET
1 Kas 603.540
2 Penempatan pada Bank Indonesia 11.746.774
3 Penempatan pada bank lain 1.379.072
4 Tagihan spot dan derivatif/forward 844.856
5 Surat berharga yang dimiliki 21.979.351
6 Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 13.725.753
7 Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse repo) 22.678.253
8 Tagihan akseptasi 2.508.114
9 Kredit yang diberikan 84.022.605
10 Pembiayaan syariah -
11 Penyertaan modal 26
12 Aset keuangan lainnya 1.000.309
13 Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-
a. Surat berharga yang dimiliki (13.848)
b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah (4.110.763)
c. Lainnya (12.182)
14 Aset tidak berwujud 1.133.973
Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/- (3.667)
15 Aset tetap dan inventaris 4.887.324
Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/- (2.202.552)
16 Aset non produktif
a. Properti terbengkalai 28.689
b. Agunan yang diambil alih 157.602
c. Rekening tunda 2.777
d. Aset antarkantor -
17 Aset lainnya 2.190.300
TOTAL ASET 162.546.306
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
1 Giro 23.701.502
2 Tabungan 37.486.376
3 Deposito 58.094.663
4 Uang elektronik -
5 Liabilitas kepada Bank Indonesia -
6 Liabilitas kepada bank lain 2.488.564
7 Liabilitas spot dan derivatif/forward 1.226.175
8 Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo) 13.295.961
9 Liabilitas akseptasi 2.412.181
10 Surat berharga yang diterbitkan 1.443.423
11 Pinjaman/pembiayaan yang diterima -
12 Setoran jaminan 175.268
13 Liabilitas antarkantor -
14 Liabilitas lainnya 4.620.764
244 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 247
Membangun Masa Depan ASEAN
Permodalan
(dalam jutaan Rupiah)
No. POS-POS 31 Desember 2023
15 Kepentingan minoritas (minority interest) -
TOTAL LIABILITAS 144.944.877
EKUITAS
16 Modal disetor
a. Modal dasar 9.000.000
b. Modal yang belum disetor -/- (5.943.102)
c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/- -
17 Tambahan modal disetor -
a. Agio 4.933.950
b. Disagio -/- -
c. Dana setoran modal -
d. Lainnya 4.576
18 Penghasilan komprehensif lain
a. Keuntungan -
b. Kerugian -/- (107.463)
19 Cadangan
a. Cadangan umum 145.225
b. Cadangan tujuan -
20 Laba/rugi
a. Tahun-tahun lalu 8.893.280
b. Tahun berjalan 674.963
c. Dividen yang dibayarkan -/- -
TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK 17.601.429
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 162.546.306
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 245
Page 248
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Permodalan
6. Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen
TLAC - Eligible (CCA)
No. INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
1 Penerbit PT Bank UOB Indonesia
2 Nomor Identifikasi BBIA01SBCN2, BBIA02SBCN1, BBIA02SBCN2 dan BBIA03SBCN1
3 Hukum yang digunakan Hukum Indonesia
Sarana yang memungkinkan kewajiban
pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar Istilah
3a N/A
TLAC tercapai (untuk instrumen TLAC sah lainnya
yang diatur oleh hukum asing)
Perlakuan Instrumen berdasarkan ketentuan KPMM
4 Pada saat masa transisi N/A
5 Setelah masa transisi Tier 2
Apakah instrumen eligible untuk Individu/
6 Konsolidasi dan Individu
Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu
7 Jenis Instrumen Surat berharga subordinasi
8 Jumlah yang diakui dalam perhitungan KPMM Rp608.227 juta
9 Nilai Par dari instrumen Rp1.350.000 juta
10 Klasifikasi sesuai standar akuntansi keuangan Liabilitas - Biaya perolehan amortisasi
11 Tanggal Penerbitan 17 Oktober 2017, 5 Juli 2019, 13 November 2019 dan 08 Maret 2022
Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau dengan
12 Dengan Jatuh Tempo
jatuh tempo
13 Tanggal jatuh tempo 17 Oktober 2024, 5 Juli 2026, 13 November 2026 dan 08 Maret 2029
Eksekusi call option atas persetujuan Pengawas
14 N/A
Bank
Tanggal call option, jumlah penarikan dan
15 N/A
persyaratan call option lainnya (bila ada)
16 Subsequent call option N/A
Kupon/dividen
17 Dividen/ kupon dengan bunga tetap atau floating Fixed
Tingkat dari coupon rate atau index lain yang
18 9,25%; 9,85%; 9,25% dan 8,00%
menjadi acuan
19 Ada atau tidaknya dividend stopper Tidak
20 Full discretionary, partial atau mandatory Mandatory
21 Apakah terdapat fitur step up atau insentif lain Tidak
22 Non-kumulatif atau kumulatif Non - kumulatif
23 Dapat dikonversi atau tidak dapat dikonversi Tidak
24 Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger point-nya N/A
Jika dapat dikonversi, apakah seluruh atau
25 N/A
sebagian
26 Jika dapat dikonversi, bagaimana rate konversinya N/A
Jika dapat dikonversi; apakah mandatory atau
27 N/A
optional
Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis instrumen
28 N/A
konversinya
Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of instrument
29 N/A
it converts into
30 Fitur write-down Ya
Ketika Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usahanya (point of non-
viability) dan memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun atau lebih serta hanya dapat
31 Jika write-down, sebutkan trigger-nya dilunasi setelah memperoleh persetujuan OJK. Berdasarkan SE OJK No. 20/
SEOJK.03/2016 tanggal 21 Juni 2016, Obligasi Subordinasi dapat dikonversi
menjadi saham biasa atau dilakukan write down apabila :
246 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 249
Membangun Masa Depan ASEAN
Permodalan
No. INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1/CET 1) lebih rendah atau
sama dengan 5,125% (lima koma seratus dua puluh lima persen) dari aset
i.
tertimbang menurut risiko (ATMR) baik secara individu maupun konsolidasi
dengan anak perusahaan; dan/atau
terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan
ii. penyertaan modal kepada Bank yang dinilai berpotensi terganggu
kelangsungan usahanya;
dan terdapat perintah dari OJK untuk melakukan konversi menjadi saham
iii.
biasa dan/atau write down
Jika terjadi write-down, apakah penuh atau
32 Proporsional, parsial atau keseluruhan dengan persetujuan OJK
sebagian
33 Jika terjadi write down; permanen atau temporer Permanen
Jika terjadi write down temporer, jelaskan
34 N/A
mekanisme write-up
34a Tipe subordinasi Obligasi Subordinasi
Pertama-tama Kreditur Preferen berhak menerima pembayaran penuh
35 Hierarki instrumen pada saat likuidasi 1. atas seluruh tagihan piutangnya sesuai dengan ketentuan perundang-
undangan yang berlaku
Selanjutnya, Nasabah penyimpanan dan kreditur Hutang Senior berhak
menerima pembayaran penuh atas seluruh tagihan piutangnya sesuai
2.
dengan perjanjian hutang masing-masing, dengan memperhatikan jaminan
khusus yang diberikan
Setelah para Kreditur Preferen, Nasabah Penyimpan dan para kreditur
Hutang Senior, menerima pembayaran penuh seluruh tagihan hutang
sesuai ketentuan dalam perjanjian hutang masing-masing maka
Pemegang Obligasi Subordinasi (termasuk pemegang Obligasi Subordinasi
3.
atau kreditur pinjaman subordinasi lain yang kedudukannya pari passu
dengan Pemegang Obligasi Subordinasi apabila ada) berhak menerima
pembayaran penuh atas seluruh tagihan piutangnya sesuai dengan
ketentuan perjanjian hutang masing masing
Dalam hal kreditur preferen, nasabah penyimpan dan kreditur hutang
senior, belum menerima pembayaran secara penuh atas piutangnya dan
4. jika wali amanat menerima pembayaran atau pembagian dari kurator,
likuidator atau wali yang mengurus harta benda dan aset perseroan dalam
proses likuidasi, maka :
Wali Amanat tidak boleh membagikan uang yang telah diterima oleh
Wali Amanat dari kurator, likuidator atau wali yang mengurus harta
a.
benda dan aset Perseroan dalam proses likuidasi, kepada Pemegang
Obligasi Subordinasi kecuali Wali Amanat telah menerima:
penegasan tertulis dari kurator, likuidator atau wali yang
mengurus aset Perseroan dalam proses likuidasi tersebut bahwa
i
semua kreditur preferen, nasabah penyimpan dan para kreditur
hutang senior, telah dibayar lunas; atau
perintah pengadilan yang berwenang dalam jurisdiksi
yang bersangkutan yang memerintahkan atau memberikan
wewenang kepada Wali Amanat untuk melakukan pembayaran
ii
kepada Pemegang Obligasi Subordinasi karena semua kreditur
preferen, nasabah penyimpan, para kreditur hutang senior dan
telah dibayar lunas.
Dalam hal Wali Amanat tidak menerima penegasan tertulis
sebagaimana tersebut dalam 4.a.i. atau perintah pengadilan
sebagaimana tersebut dalam 4.a.ii. tersebut dalam ayat ini maka
Wali Amanat harus segera mengembalikan pembayaran yang telah
diterima Wali Amanat tersebut kepada kurator, likuidator atau wali
yang mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam proses
likuidasi, untuk pembayaran semua kreditur preferen, nasabah
b. penyimpan, dan para kreditur hutang senior yang masih belum di
bayar. Apabila kurator, likuidator atau wali yang mengurus harta
benda dan aset Perseroan dalam proses likuidasi tidak menerima
uang yang dikembalikan oleh Wali Amanat, maka Wali Amanat harus
membuka rekening bank terpisah dan menyetor uang yang telah
diterima tersebut kedalam rekening tersebut sampai Wali Amanat
menerima surat/dokumen yang disebut dalam butir 4.a.i. atau butir
4.a.ii. tersebut diatas.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 247
Page 250
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Permodalan
No. INFORMASI KUANTITATIF/KUALITATIF
kecuali dalam hal para kreditur preferen, nasabah penyimpan, dan kreditur
hutang senior telah menerima pembayaran secara penuh dalam proses
likuidasi dan dengan tidak mengesampingkan ketentuan perlakuan
sebagai modal pelengkap (Tier 2) perseroan sebagaimana dimaksud
dalam POJK No.11/POJK.03/2016 dan peraturan pelaksanaan dan
peraturan penggantinya, Pemegang Obligasi Subordinasi yang secara
langsung menerima pembayaran dengan cara lain dari, atau pembagian
5.
aset dari Perseroan, apapun jenis atau sifatnya, baik dalam bentuk uang
tunai, harta benda atau efek, maka Pemegang Obligasi Subordinasi
tersebut wajib menyerahkan pembayaran atau pembagian aset tersebut
kepada Wali Amanat atau kurator dalam kepailitan, atau likuidator atau
wali yang mengurus harta benda dan aset Perseroan dalam proses likuidasi
untuk pembagian aset Perseroan sesuai dengan ketentuan butir 1.,2. dan
3.diatas
Jika sisa hasil likuidasi Perseroan setelah pemenuhan tagihan kreditur
preferen, nasabah penyimpan dan kreditur hutang senior tidak cukup
untuk membayar jumlah yang harus dibayar berkenaan dengan Obligasi
Subordinasi dan setiap hak tagih yang menempati peringkat paripassu
6.
dengan Obligasi Subordinasi, maka Pemegang Obligasi Subordinasi dan
pemegang hak tagih yang menempati peringkat pari passu dengan Obligasi
Subordinasi akan berbagi terhutang, masing-masing yang merupakan hak
mereka.
36 Apakah transisi untuk fitur yang non-compliant Tidak
37 Jika Ya, jelaskan fitur non-complaint N/A
7.a Laporan Total Eksposur Dalam Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
No Keterangan Jumlah
1 Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi CKPN) 166.331.072
2 Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau entitas -
lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan konsolidasi
berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
3 Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam sekuritisasi -
aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum. Dalam hal aset keuangan
yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi keuangan maka angka pada
baris ini adalah 0 (nol)
4 Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka -
memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
5 Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan berdasarkan standar -
akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit
6 Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan menggunakan metode -
akuntansi tanggal perdagangan
7 Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam -
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini
8 Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif 3.466.097
9 Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo 448.816
10 Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK 13.750.385
11 Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN (6.035.790)
12 Penyesuaian lainnya
13 Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit 177.960.580
Analisis Kualitatif
Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit merupakan penjumlahan dari eksposur aset dalam laporan posisi keuangan, eksposur
transaksi derivatif, eksposur transaksi pembiayaan surat berharga (Securities Financing Transactions/SFT), eksposur TRA dalam laporan
komitmen dan kontinjensi yang mencakup posisi trading book dan banking book posisi Desember 2023. Perhitungan Eksposur ini diperlukan
untuk memantau agar Modal Inti terhadap Total eksposur berada diatas rasio minimum yang ditetapkan oleh OJK yaitu 3%.
248 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 251
Membangun Masa Depan ASEAN
Rasio Pengungkit
7.b Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No.
Desember 2023 September 2023
Eksposur Aset dalam Laporan Posisi Keuangan
1 Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun 129.033.028 118.211.156
tidak termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT (Nilai gross sebelum
dikurangi CKPN)
2 Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak - -
lawan yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena
adanya penerapan standar akuntansi keuangan
3 (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif)
4 (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT
yang diakui sebagai aset)
5 (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan) (4.136.794) (4.347.495)
6 (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti (1.898.996) (733.402)
sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai
kewajiban penyediaan modal minimum bagi bank umum)
7 Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan 122.997.238 113.130.259
Eksposur Transaksi Derivatif
8 Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin 1.217.467 1.549.673
yang memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi
persyaratan tertentu
9 Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivatif 3.142.668 2.776.198
10 (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
counterparty (CCP))
11 Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit - -
12 (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan - -
pengurangan add-on untuk transaksi penjualan derivatif kredit)
13 Total Eksposur Transaksi Derivatif 4.360.135 4.325.871
Eksposur Securities Financing Transaction (SFT)
14 Nilai tercatat aset SFT secara gross 36.404.006 40.502.981
15 (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas) - -
16 Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada 448.816 425.912
perhitungan current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan ini
17 Eksposur sebagai agen SFT - -
18 Total Eksposur SFT 36.852.822 40.928.893
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA)
19 Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi 93.452.988 73.785.483
Nilai gross sebelum dikurangi CKPN
20 (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau (79.322.743) (61.507.928)
kewajiban kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)
21 (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan) (379.860) (270.307)
22 Total Eksposur TRA 13.750.385 12.007.248
Modal dan Total Eksposur
23 Modal Inti 15.615.946 15.223.871
24 Total Eksposur 177.960.580 170.392.271
Rasio Pengungkit (Leverage)
25 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 8,77% 8,93%
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 249
Page 252
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Rasio Pengungkit
(dalam jutaan Rupiah)
Periode
No.
Desember 2023 September 2023
25a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 8,77% 8,93%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)
26 Nilai Minimum Rasio Pengungkit 3% 3%
27 Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit
Pengungkapan Nilai Rata-Rata
28 Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk 29.023.266 27.155.371
transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara
bersih (net) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT
29 Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah 36.404.006 40.502.981
penyesuaian untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction)
yang dihitung secara bersih (net) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas
dalam SFT
30 Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 206.983.846 197.547.642
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata
dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
30a Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 206.983.846 197.547.642
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata
dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31 Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian 7,54% 7,71%
sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata
dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28
31a Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap 7,54% 7,71%
pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam
rangka memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan
nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross sebagaimana dimaksud
dalam baris 28
Analisis Kualitatif
Rasio Pengungkit per Desember 2023 adalah sebesar 8,77% yang merupakan hasil perbandingan antara Modal Inti sebesar Rp15.62 Triliun
dengan Total Eksposur sebesar Rp177.96 Triliun. Bila dibandingkan dengan periode September 2023, Rasio Pengungkit periode Desember 2023
mengalami penurunan sebesar 0,16%. Penurunan ini disebabkan adanya peningkatan Eksposur Aset pada Posisi Keuangan sebesar Rp9.87
Triliun dan penurunan Eksposur Securities Financing Transaction sebesar Rp4.07 Triliun. Bank akan tetap menjaga permodalan (khususnya
Modal Inti) agar Rasio Pengungkit tetap berada diatas rasio minimum sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.31/POJK.03/2019
tanggal 2 Desember 2019.
8. Pengungkapan Kualitas Kredit atas Aset (CR1)
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai Tercatat Bruto CKPN
CKPN
Tagihan yang Tagihan yang Nilai Bersih
CKPN (Pendekatan
Telah Jatuh Belum Jatuh Stage 2 & 3 Stage 1 (a+b+c)
)IRB
Tempo Tempo
a b c d f g h
1 Surat Berharga - 19.221.114 (13.848) (1.046) (12.802) 19.207.266
2 Kredit yang
1.633.611 82.388.993 (4.110.763) (3.564.092) (546.671) 79.911.841
diberikan
3 Transaksi Rekening
- 5.684.193 (3.586) (3.480) (106) 5.680.607
Administratif
Total 1.633.611 107.294.300 (4.128.197) (3.568.618) (559.579) 104.799.714
250 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 253
Membangun Masa Depan ASEAN
Rasio Pengungkit
9. Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh
Tempo (CR2)
(dalam jutaan Rupiah)
No a
1 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir 1.699.444
2 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir 125.389
3 Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo (16.106)
4 Nilai hapus buku (152.448)
5 Perubahan lain (22.668)
6 Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5) 1.633.611
10. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
No. Kategori Portofolio
Jawa Jawa Timur Kalimantan
Jakarta Jawa Barat Sumatera total
Tengah & Bali & Makassar
a b c d e f g h i
Tagihan kepada
1 40.777.893 - - - - - 40.777.893
Pemerintah
Tagihan kepada Entitas
2 988.700 - - - - - 988.700
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
3 - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 6.472.873 1.982 687 183.204 - 734 6.659.480
Tagihan berupa Covered
5 - - - - - - -
Bond
Tagihan kepada
Perusahaan Efek dan
6 2.804.457 - - - - - 2.804.457
Lembaga Jasa Keuangan
Lainnya
Tagihan berupa Surat
Berharga/Piutang
7 26 - - - - - 26
Subordinasi, Ekuitas, dan
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti
8 6.333.486 678.771 592.194 1.711.387 875.994 312.617 10.504.449
Rumah Tinggal
Kredit Beragun Properti
9 17.130.927 1.386.376 1.858.838 3.878.988 2.764.249 1.939.710 28.959.088
Komersial
Kredit untuk Pengadaan
10 Tanah, Pengolahan Tanah, 1.349.561 16.375 33.528 73.619 255.538 41.413 1.770.034
dan Konstruksi
Kredit Pegawai atau
11 - - - - - - -
Pensiunan
Tagihan kepada Usaha
12 Mikro, Usaha Kecil, dan 12.801.627 51.621 65.762 180.364 92.576 42.658 13.234.608
Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 31.003.645 913.096 429.554 3.187.885 1.369.758 226.681 37.130.619
Tagihan yang Telah Jatuh
14 548.850 130.339 76.042 97.020 39.736 27.901 919.888
Tempo
15 Aset Lainnya 3.613.040 71.339 139.530 139.963 129.273 55.280 4.148.425
Total 123.825.085 3.249.899 3.196.135 9.452.430 5.527.124 2.646.994 147.897.667
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 251
Page 254
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
11. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Sektor Ekonomi
Tagihan
Tagihan kepada
Tagihan
kepada Bank Tagihan Perusahaan
Tagihan kepada Tagihan
Pembangunan berupa Efek dan
No. Sektor Ekonomi kepada Entitas kepada
Multilateral Covered Lembaga
Pemerintah Sektor Bank
dan Lembaga Bond Jasa
Publik
Internasional Keuangan
Lainnya
a b c d e f g h
31 Desember 2023
1 Pertanian, Kehutanan dan Perikanan - - - - - -
2 Pertambangan dan Penggalian - 23.698 - - - -
3 Industri Pengolahan - - - 925.625 - -
4 Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
- 442.874 - - - -
Udara Dingin
5 Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan - - - - - -
Aktivitas Remediasi
6 Konstruksi - 60.218 - - - -
7 Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
- 461.910 - - - -
dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan - - - - - -
9 Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
- - - - - -
Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi - - - - - -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 31.332.481 - - 5.732.884 - 2.797.693
12 Real Estat - - - - - -
13 Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis - - - - - -
14 Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
- - - - - -
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
Lainnya
15 Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan
- - - - - -
Jaminan Sosial Wajib
16 Pendidikan - - - - - -
17 Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
- - - - - -
Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi - - - - - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - 6.000
20 Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
dan Jasa oleh Rumah Tangga yang - - - - - -
Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
Sendiri
21 Aktivitas Badan Internasional dan Badan
- - - - - -
Ekstra Internasional Lainnya
22 Rumah Tangga - - - - - -
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 9.445.412 - - 971 - 764
24 Lainnya - - - - - -
Total 40.777.893 988.700 - 6.659.480 - 2.804.457
252 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 255
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan
Tagihan
berupa Surat Kredit untuk
Kredit kepada
Berharga/ Kredit Pengadaan Kredit Tagihan
Beragun Usaha Mikro, Tagihan
Piutang Beragun Tanah, Pegawai yang Telah Aset
Properti Usaha kepada
Subordinasi, Properti Pengolahan atau Jatuh Lainnya
Rumah Kecil, dan Korporasi
Ekuitas, dan Komersial Tanah, dan Pensiunan Tempo
Tinggal Portofolio
Instrumen Konstruksi
Ritel
Modal lainnya
i j k l m n o p q
- 34.662 1.045.862 - - 1.454 1.239.222 1.340 -
- 1.788 191.774 - - 11.559 7.662.195 - -
- 642.873 11.447.126 - - 312.895 16.080.179 175.613 -
- 4.175 180.455 - - 469 178.347 - -
- 3.640 8.359 - - - - 1.264 -
- 58.237 84.723 1.770.034 - 12.181 - 51.688 -
- 2.396.894 9.616.490 - - 339.311 6.682.031 291.699 -
- 295.220 194.885 - - 65.198 113.600 6.336 -
- 54.727 1.895.001 - - 41.710 2.441 25.010 -
25 96.917 685.506 - - 9.706 2.288.071 57.886 -
1 1.225 - - - - - - -
- 33.316 2.220.822 - - 15.372 2.518.022 1.478 -
- 38.906 51.510 - - 18.843 7.518 - -
- 41.783 186.017 - - 1.596 181.436 7.388 -
- - - - - - - - -
- 1.218 24.552 - - 811 - - -
- 1.947 19.169 - - 6.986 - - -
- 805 9.027 - - 501 1.002 - -
- 60.987 569.346 - - 37.581 107.036 4.664 -
- - - - - - - - -
- - - - - - - - -
- 6.735.129 528.464 - - 323.106 - 277.463 -
- - - - - 12.035.329 69.519 18.059 -
- - - - - - - - 4.148.425
26 10.504.449 28.959.088 1.770.034 - 13.234.608 37.130.619 919.888 4.148.425
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 253
Page 256
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
12. Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasakan Sisa Jangka Waktu
Kontrak
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
No. Kategori Portfolio
>1 thn s.d. > 3 thn s.d. Non
≤1 tahun >5 thn Total
3 thn 5 thn Kontraktual
a b c d e f g h
1 Tagihan kepada Pemerintah 22.905.487 3.981.268 1.253.472 2.849.938 9.787.728 40.777.893
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 918.486 70.214 - - - 988.700
Tagihan kepada Bank Pembangunan
3 Multilateral dan Lembaga - - - - - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 5.257.852 397.734 3 - 1.003.891 6.659.480
5 Tagihan berupa Covered Bond - - - - - -
Tagihan kepada Perusahaan Efek
6 dan Lembaga Jasa Keuangan 1.005.028 1.456.516 342.878 - 35 2.804.457
Lainnya
Tagihan berupa Surat Berharga/
7 Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan - - - - 26 26
Instrumen Modal Lainnya
Kredit Beragun Properti Rumah
8 3.208.755 362.147 746.892 6.183.895 2.760 10.504.449
Tinggal
9 Kredit Beragun Properti Komersial 20.449.077 2.115.874 3.989.286 2.379.902 24.949 28.959.088
Kredit untuk Pengadaan Tanah,
10 1.579.455 153.921 14.265 17.111 5.282 1.770.034
Pengolahan Tanah, dan Konstruksi
11 Kredit Pegawai atau Pensiunan - - - - - -
Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
12 2.677.246 4.370.772 3.407.457 2.769.459 9.674 13.234.608
Kecil, dan Portofolio Ritel
13 Tagihan kepada Korporasi 28.166.445 4.388.729 4.010.154 254.159 311.132 37.130.619
14 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 439.276 104.253 40.032 335.366 961 919.888
15 Aset Lainnya - - - - 4.148.425 4.148.425
Total 86.607.107 17.401.428 13.804.439 14.789.830 15.294.863 147.897.667
254 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 257
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
13. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
No Keterangan
Jawa Jawa Timur Kalimantan
Jakarta Jawa Barat Sumatera total
Tengah & Bali & Makassar
a b c d e f g h i
1 Tagihan 191.495.927 5.219.502 4.890.208 14.127.534 11.639.222 3.831.048 231.203.441
Tagihan yang Mengalami
2
Penurunan Nilai 7.038.746 899.827 1.173.322 1.059.253 324.519 337.063 10.832.730
a. Belum Jatuh Tempo 6.093.618 746.433 850.692 931.054 275.692 301.630 9.199.119
b. Telah Jatuh Tempo 945.128 153.394 322.630 128.199 48.827 35.433 1.633.611
3 CKPN - Stage 1 775.034 8.350 8.129 26.149 15.701 7.697 841.060
4 CKPN - Stage 2 1.870.730 329.029 227.946 167.591 32.104 58.911 2.686.311
5 CKPN - Stage 3 591.421 29.898 293.921 54.303 10.891 8.848 989.282
6 Tagihan yang Dihapus Buku 772.288 58.342 362.837 138.989 80.171 54.920 1.467.547
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan bersih berdasarkan wilayah
No Keterangan
Jawa Jawa Timur Kalimantan
Jakarta Jawa Barat Sumatera total
Tengah & Bali & Makassar
a b c d e f g h i
1 Tagihan 165.124.235 5.656.619 6.006.395 12.995.544 10.953.623 3.686.910 204.423.326
Tagihan yang Mengalami
2 6.017.317 890.147 1.616.474 1.327.882 485.647 644.281 10.981.748
Penurunan Nilai
a. Belum Jatuh Tempo 5.369.730 720.985 1.168.143 1.127.264 378.021 536.981 9.301.124
b. Telah Jatuh Tempo 647.587 169.162 448.331 200.618 107.626 107.300 1.680.624
3 CKPN - Stage 1 584.965 11.563 12.405 35.057 19.465 8.920 672.375
4 CKPN - Stage 2 1.702.439 298.482 492.637 178.268 50.752 96.262 2.818.840
5 CKPN - Stage 3 591.880 24.821 305.436 68.269 30.285 19.877 1.040.568
6 Tagihan yang Dihapus Buku 577.444 28.021 127.617 193.025 48.162 66.863 1.041.132
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 255
Page 258
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
14. Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor
Ekonomi
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh
Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2023
Pertanian, Kehutanan dan
1 6.426.226 16.885 1.340 4.953 2.870 -
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 11.796.021 105.569 - 13.947 9.198 -
3 Industri Pengolahan 50.232.564 2.226.431 476.116 66.324 1.356.662 330.357
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
4 1.835.789 7.687 - 2.021 1.148 -
Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
5 24.550 2.697 1.264 31 673 -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 4.849.844 393.680 55.193 4.646 284.983 3.505
Perdagangan Besar dan Eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil 34.770.390 1.722.231 440.357 59.082 326.039 353.397
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 841.235 47.645 6.336 2.133 9.164 -
Penyediaan Akomodasi dan
9 2.599.435 1.693.353 25.934 1.479 385.664 13.732
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 5.711.380 - 149.119 6.802 2.970 91.233
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 45.969.256 1.436 - 19.898 215 -
12 Real Estat 5.780.348 653.035 6.231 14.810 67.589 4.753
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
13 175.964 4.968 - 399 818 -
Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 709.342 26.527 7.388 1.066 5.097 -
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan
dan Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15 Pertahanan dan Jaminan Sosial - - - - - -
Wajib
16 Pendidikan 33.450 1.084 - 77 169 -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 31.758 - - 146 - -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 11.536 - - 41 - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya 1.071.897 26.379 4.667 2.769 4.262 4
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
20 - - - - - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
Aktivitas Badan Internasional
21 dan Badan Ekstra Internasional - - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga 8.115.901 175.743 292.405 42.371 79.730 17.082
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 45.947.061 2.093.769 167.261 598.065 149.060 175.219 1.467.547
24 Lainnya 4.269.494 - - - - -
Total 231.203.441 9.199.119 1.633.611 841.060 2.686.311 989.282 1.467.547
256 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 259
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang Mengalami
Tagihan
Penurunan Nilai
CKPN CKPN CKPN yang
No. Sektor Ekonomi Tagihan
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Dihapus
Belum Jatuh Telah Jatuh
Buku
Tempo Tempo
a b c d e f g h i
31 Desember 2022
Pertanian, Kehutanan dan
1 6.457.242 15.530 1.899 47.012 2.493 382
Perikanan
2 Pertambangan dan Penggalian 7.285.044 - 5.029 11.606 - -
3 Industri Pengolahan 50.204.614 2.459.735 649.737 96.377 1.684.681 782.203
Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air
4 4.368.327 8.986 - 13.469 1.306 -
Panas dan Udara Dingin
Pengelolaan Air, Pengelolaan Air
Limbah, Pengelolaan dan Daur
5 29.241 734 1.264 35 313 -
Ulang Sampah, dan Aktivitas
Remediasi
6 Konstruksi 6.889.098 441.444 63.899 7.899 89.902 8.315
Perdagangan Besar dan Eceran;
7 Reparasi dan Perawatan Mobil 34.189.206 1.935.337 559.982 68.198 393.965 179.228
dan Sepeda Motor
8 Pengangkutan dan Pergudangan 1.071.626 113.398 11.029 3.679 14.097 469
Penyediaan Akomodasi dan
9 2.646.253 2.001.834 22.759 2.421 341.975 13.704
Penyediaan Makan Minum
10 Informasi dan Komunikasi 6.934.949 171.302 - 10.912 24.315 -
11 Aktivitas Keuangan dan Asuransi 30.917.360 - - 45.912 - -
12 Real Estat 5.338.773 1.025.115 5.187 18.277 117.865 3
Aktivitas Profesional, Ilmiah dan
13 233.420 25.739 17.616 399 4.294 4.067
Teknis
Aktivitas Penyewaan dan Sewa
Guna Usaha Tanpa Hak Opsi,
14 648.076 23.641 11.774 2.038 4.592 543
Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan
dan Penunjang Usaha Lainnya
Administrasi Pemerintahan,
15 Pertahanan dan Jaminan Sosial - - - - - -
Wajib
16 Pendidikan 32.937 1.175 6.153 46 169 -
Aktivitas Kesehatan Manusia dan
17 24.159 6.987 - 76 1.011 -
Aktivitas Sosial
18 Kesenian, Hiburan dan Rekreasi 12.672 - - 40 - -
19 Aktivitas Jasa Lainnya - - - - - -
Aktivitas Rumah Tangga sebagai
Pemberi Kerja; Aktivitas yang
Menghasilkan Barang dan
20 1.297 - - 4 - -
Jasa oleh Rumah Tangga yang
Digunakan untuk Memenuhi
Kebutuhan Sendiri
Aktivitas Badan Internasional
21 dan Badan Ekstra Internasional 14.757 - - - - -
Lainnya
22 Rumah Tangga 8.502.218 374.260 294.236 48.613 117.345 23.096
23 Bukan Lapangan Usaha Lainnya 35.200.316 695.907 30.060 295.362 20.517 28.558 1.041.132
24 Lainnya 3.421.741 - - - - -
Total 204.423.326 9.301.124 1.680.624 672.375 2.818.840 1.040.568 1.041.132
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 257
Page 260
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
15. Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
31 Desember 2023
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
No Jenis Eksposur
> 90 hari s.d. > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
120 hari 180 hari
a b c d e f
Kredit yang termasuk dalam Tagihan
1 123.806 350.219 1.159.586 1.633.611
yang Telah Jatuh Tempo
Surat Berharga yang termasuk dalam
2 - - - -
Tagihan yang Telah Jatuh Tempo
Total 123.806 350.219 1.159.586 1.633.611
16A. Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
Performing ( Kualitas L dan DPK)
Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai
No
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d
1 Surat Berharga 19.221.114 (13.848)
2 Kredit 81.873.578 (3.121.480) 2.149.026 (989.283)
a. Korporasi 54.376.301 (2.234.833) 936.798 (659.671)
b. Ritel 27.497.277 (886.647) 1.212.228 (329.612)
3 Transaksi Rekening Administratif 5.684.193 (3.586)
16B. Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
Performing (Kualitas L dan DPK) Non Performing (Kualitas KL, D, M)
No
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
a b c d
1 Surat Berharga
2 Kredit 4.983.254 (1.481.149) 1.457.729 (615.333)
a. Korporasi 3.560.084 (1.347.772) 717.464 (518.407)
b. Ritel 1.423.170 (133.377) 740.265 (96.926)
3 Transaksi Rekening Administratif
258 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 261
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
> 90 hari s.d. 120 > 120 hari s.d.
> 180 hari Total
hari 180 hari
g h i j
152.946 170.900 1.356.778 1.680.624
152.946 170.900 1.356.778 1.680.624
(dalam jutaan Rupiah)
Non Performing (Kualitas KL, D, M)
Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
Memiliki Tunggakan > 90 Hari Memiliki Tunggakan ≤ 90 Hari
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
e f g h
(dalam jutaan Rupiah)
Stage 1 Stage 2 Stage 3
Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN Nilai Tercatat Bruto CKPN
e f g h i j
827.648 (6.437) 4.155.602 (1.474.711) 1.457.733 (615.334)
130.511 (552) 3.429.573 (1.347.219) 717.464 (518.408)
697.137 (5.885) 726.029 (127.492) 740.269 (96.926)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 259
Page 262
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
17. Pengungkapan Kuantitatif terkait Teknik MRK (CR3)
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan yang
Tagihan yang Dijamin dengan
Tagihan yang Tagihan yang Tagihan yang
Tidak Dijamin Garansi,
No. Dijamin dengan Dijamin dengan Dijamin dengan
dengan Teknik Penjaminan dan/
Teknik MRK Agunan Derivatif Kredit
MRK atau Asuransi
Kredit
a b c d e
1 Surat Berharga 19.207.266 - -
2 Kredit yang diberikan 71.619.028 7.372.936 7.372.936
Total 90.826.294 7.372.936 7.372.936
Kredit dan Surat Berharga
4 919,877 - -
yang Telah Jatuh Tempo
18. Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
Tagihan Bersih Sebelum penerapan FKK dan Teknik MRK
No. Kategori Portofolio
Laporan Posisi Keuangan TRA
a b
1 Tagihan kepada Pemerintah 40.631.782 1.461.105
2 Tagihan kepada Entitas Sektor Publik 342.874 6.458.264
Tagihan kepada Bank Pembangunan Multilateral dan Lembaga
3 - -
Internasional
4 Tagihan kepada Bank 6.474.465 317.259
Tagihan kepada Perusahaan Efek dan Lembaga Jasa Keuangan
2.001.114 5.948.321
Lain1)
5 Tagihan berupa Covered Bond - -
Tagihan kepada Korporasi - Eksposur Korporasi Umum 2) 30.019.644 34.302.218
6 Tagihan kepada perusahaan efek dan lembaga jasa keuangan lain3) 430.253 756
Eksposur Pembiayaan Khusus4) -
Tagihan berupa Surat Berharga/Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan
7 26 -
Instrumen Modal Lainnya
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Portofolio Ritel 10.478.020 26.896.585
Kredit Beragun Properti
9
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya Tidak
10.119.243 2.147.523
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Rumah Tinggal yang Pembayarannya
169.360 1.625
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Tidak
21.561.008 11.760.703
Bergantung Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Beragun Properti Komersial yang Pembayarannya Bergantung
5.285.263 2.118.969
Secara Material pada Arus Kas Properti
Kredit Pengadaan Tanah, Pengolahan Tanah, dan Konstruksi 1.565.920 2.039.543
10 Tagihan yang Telah Jatuh Tempo 919.876 117
11 Aset Lainnya 4.148.425 -
12 Total 134.147.273 93.452.988
260 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 263
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih Setelah penerapan FKK dan Teknik MRK ATMR dan Rata-Rata Bobot Risiko
Rata-Rata Bobot Risiko (e/
Laporan Posisi Keungan TRA ATMR
(c+d))
c d e f
40.631.782 146.111 - 0,00%
342.874 645.826 494.350 50,00%
- - - 0,00%
6.474.465 185.015 4.538.523 68,15%
1.907.949 799.840 1.743.450 64,39%
- - - 0,00%
23.867.539 6.307.224 29.597.836 98,09%
430.253 76 430.329 100,00%
- - - 0,00%
26 - 39 150,00%
9.628.746 2.751.672 5.974.692 48,26%
0,00%
10.113.523 215.196 4.246.260 41,11%
169.208 650 53.767 31,65%
21.456.473 1.265.230 16.465.583 72,47%
5.282.979 847.587 7.001.553 114,21%
1.451.404 204.114 2.480.699 149,84%
919.876 12 1.105.285 120,15%
4.148.425 - 3.623.687 87,35%
126.825.522 13.368.553 77.756.052
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 261
Page 264
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
19. Pengungkapan Eksposur berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)
Kategori Portofolio 0% 20% 50%
1 Tagihan kepada Pemerintah
40.777.893 - -
Kategori Portofolio 20% 50% 100%
Tagihan kepada Entitas Sektor
2
Publik - 988.700 -
Kategori Portofolio 0% 20% 30% 50%
Tagihan kepada Bank
3 Pembangunan Multilateral dan
Lembaga Internasional
Kategori Portofolio 20% 30% 40% 50%
4 Tagihan kepada Bank
19.820 5.658 - 1.770.561
Tagihan kepada Perusahaan Efek
dan Lembaga Jasa Keuangan Lain - 101.379 - 967.083
Kategori Portofolio 10% 15% 20% 25%
5 Tagihan berupa Covered Bond
- - - -
Kategori Portofolio 20% 50% 65% 75%
6 Tagihan kepada Korporasi Umum 788.668 653.705
-
Tagihan kepada perusahaan efek
dan lembaga jasa keuangan lain
Eksposur Pembiayaan Khusus
Kategori Portofolio 100% 150%
7 Tagihan berupa Surat Berharga/
Piutang Subordinasi, Ekuitas, dan 26
Instrumen Modal Lainnya
Kategori Portofolio 45% 75% 85%
8 Tagihan kepada Usaha Mikro, Usa-
ha Kecil, dan Portofolio Ritel 11.124.682 1.145.253 5.583
262 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 265
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
(dalam jutaan Rupiah)
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
40.777.893
- -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
150% Lainnya
Teknik MRK
988.700
-
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% 150% Lainnya
Teknik MRK
-
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
75% 100% 150% Lainnya
Teknik MRK
6.659.480
4.863.441 - -
2.707.789
1.639.327 - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
35% 50% 100% Lainnya
Teknik MRK
- - - -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
80% 85% 100% 130% 150% Lainnya
Teknik MRK
- 127.779 28.604.611 30.174.763
-
430.329
430.329
-
- -
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
250% 400% Lainnya
Teknik MRK
26
Tagihan Bersih Setelah FKK dan
100% Lainnya
Teknik MRK
12.380.418
104.900
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 263
Page 266
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
Kategori Portofolio 0% 20% 25% 30% 35% 40% 45% 50% 60%
Kredit Beragun Properti
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya Tidak
2.926.397 1.050.658 2.368.790 810.517 122.490
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun Properti
Rumah Tinggal yang
Pembayarannya
140.067 18.219 11.417 -
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
9 Kredit Beragun Properti
Komersial yang
Pembayarannya Tidak
- -
Bergantung Secara 10.859.584
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Beragun
Properti Komersial
yang Pembayarannya
Bergantung Secara
Material pada Arus Kas
Properti
Kredit Pengadaan Tanah,
Pengolahan Tanah, dan
Konstruksi5)
Kategori Portofolio 50% 100%
10 Tagihan yang Telah Jatuh tempo
19.204 510.686
Kategori Portofolio 0% 20% 100%
11 Aset Lainnya 603.539 3.387.284
Tagihan Bersih TRA (sebelum pengenaan
No Bobot Risiko Tagihan Bersih Laporan Posisi Keuangan
FKK)
1 <40% 40.801.142 1.462.730
2 40%-70% 29.415.716 41.767.952
3 75% 21.561.008 11.760.703
4 85% 4.148.425 -
5 90%-100% 30.449.897 34.302.974
6 105%-130% 6.205.139 2.119.086
7 150% 1.565.946 2.039.543
8 250%
9 400%
10 1250%
11 Total Tagihan Bersih 134.147.273 93.452.988
264 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 267
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
Tagihan Bersih Setelah
65% 70% 75% 85% 90% 100% 105% 110% 150% Lainnya
FKK dan Teknik MRK
438.500 2.243.850 367.517 10.328.719
- - 155 169.858
1.329.688 10.532.431 - 22.721.703
2.562.221 73.700 250.747 3.243.898 6.130.566
5.157 1.650.361 1.655.518
150% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
919.888
389.998
150% 1250% Lainnya Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik MRK
157.602 4.148.425
Tagihan Bersih (Setelah pengenaan
Rata-Rata FKK
FKK dan Teknik MRK)
10.03% 40.947.751
11.01% 33.065.106
10.76% 22.721.703
0.00% 4.148.425
18.39% 30.605.092
40.00% 7.050.454
10.01% 1.655.544
140.194.075
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 265
Page 268
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Kredit
20. Analisis Eksposur Counterparty Credit Risk (CCR1)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
a b c d e f
Alpha
No Potential digunakan
Replacement Future untuk Tagihan
EEPE ATMR
Cost (RC) Exposure perhitungan Bersih
(PFE) regulatory
(EAD)
1. SA-CCR (untuk derivatif) 869.619 1.839.060 1,4 3.792.150 2.954.830
Metode Internal Model
2. N/A N/A
(untuk derivatif dan SFT)
Pendekatan sederhana untuk
3. mitigasi risiko kredit (untuk N/A N/A
SFT)
Pendekatan komprehensif
4. untuk mitigasi risiko kredit N/A N/A
(untuk SFT)
5. VaR untuk SFT N/A N/A
6. Total 2.954.830
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
a b c d e f
Alpha
No Potential digunakan
Replacement Future untuk Tagihan
EEPE ATMR
Cost (RC) Exposure perhitungan Bersih
(PFE) regulatory
(EAD)
1. SA-CCR (untuk derivatif) 1.355.994 1.582.156 1,4 4.113.409 2.465.376
Metode Internal Model (untuk
2. N/A N/A
derivatif dan SFT)
Pendekatan sederhana untuk
3. mitigasi risiko kredit (untuk N/A N/A
SFT)
Pendekatan komprehensif
4. untuk mitigasi risiko kredit N/A N/A
(untuk SFT)
5. VaR untuk SFT N/A N/A
6. Total 2.465.376
21. Capital Charge untuk Credit Valuation Adjustment (CCR2)
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
a b a b
No
Tagihan Bersih ATMR Tagihan Bersih ATMR
Total portofolio berdasarkan Advanced CVA Capital
N/A N/A N/A N/A
Charge
1 Komponen VaR (termasuk 3x multiplier) N/A N/A
2 Komponen Stressed VaR (termasuk 3x multiplier) N/A N/A
Semua portofolio sesuai Standardised CVA Capital
3 3.792.150 1.766.421 4.113.409 1.716.136
Charge
4 Total sesuai CVA Capital Charge 3.792.150 1.766.421 4.113.409 1.716.136
266 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 269
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Kredit
22. Eksposur CCR berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)
31 Desember 2023
Bobot Risiko
Kategori Portofolio a b c d e f g h i
Total
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya Tagihan
Bersih
Tagihan kepada
Pemerintah dan Bank 170.050 - - - - - - - 170.050
Sentral
Tagihan kepada Entitas
- - - - - - - - -
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
Tagihan kepada Bank Lain - - - 129.046 2.263.116 - - - 2.392.162
Tagihan kepada
Perusahaan Efek dan
- - - 12.504 122.864 - - - 135.368
Lembaga Jasa Keuangan
Lain
Tagihan kepada
- - - - - - - - -
Perusahaan Sekuritas
Tagihan kepada Korporasi - - - - - 66 - - 66
Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan - - - - - 1.094.504 - - 1.094.504
Portofolio Ritel
Aset Lainnya - - - - - - - - -
Total 170.050 - - 141.550 2.385.980 1.094.570 - - 3.792.150
31 Desember 2022
Bobot Risiko
Kategori Portofolio a b c d e f g h i
Total
0% 10% 20% 50% 75% 100% 150% Lainnya Tagihan
Bersih
Tagihan kepada
Pemerintah dan Bank 345.585 - - - - - - - 345.585
Sentral
Tagihan kepada Entitas
- - - - - - - - -
Sektor Publik
Tagihan kepada
Bank Pembangunan
- - - - - - - - -
Multilateral dan Lembaga
Internasional
Tagihan kepada Bank
- - 154.991 2.356.894 - - - - 2.511.885
Lain
Tagihan kepada
Perusahaan Efek dan
- - - - - - - - -
Lembaga Jasa Keuangan
Lain
Tagihan kepada
- - - - - - - - -
Perusahaan Sekuritas
Tagihan kepada
- - - - - 1.255.905 - - 1.255.905
Korporasi
Tagihan kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil dan - - - - 34 - - - 34
Portofolio Ritel
Aset Lainnya - - - - - - - - -
Total 345.585 - 154.991 2.356.894 34 1.255.905 - - 4.113.409
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 267
Page 270
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Credit Risk
23. RISIKO KREDIT - Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)
Pada tanggal 31 Desember 2023 & 2022 Bank tidak memiliki Tagihan Bersih Derivatif Kredit
24. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book (SEC1)
Pada tanggal 31 Desember 2023 & 2022 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book
25. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Trading Book (SEC2)
Pada tanggal 31 Desember 2023 & 2022 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Trading Book
26. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan terkait
Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Originator atau
Sponsor (SEC3)
Pada tanggal 31 Desember 2023 & 2022 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
terkait Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Originator atau Sponsor
27. RISIKO KREDIT - Eksposur sekuritisasi pada Banking Book dan
Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor (SEC4)
Pada tanggal 31 Desember 2023 & 2022 Bank tidak memiliki Eksposur sekuritisasi pada Banking Book
dan Persyaratan Modalnya - Bank yang bertindak sebagai Investor
Risiko Pasar
28. Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023 31 Desember 2022
No. Jenis Risiko Bank Bank
Beban Modal ATMR Beban Modal ATMR
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1 Risiko Suku Bunga
a. Risiko Spesifik 3.149 39.356 2.268 28.348
b. Risiko Umum 188.566 2.357.073 129.386 1.617.330
2 Risiko Nilai Tukar 57.000 712.495 19.749 246.860
3 Risiko Ekuitas - - - -
4 Risiko Komoditas - - - -
5 Risiko Option - - - -
6 CVA 1.766.421 - -
Total 248.714 4.875.344 151.403 1.892.538
268 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 271
Membangun Masa Depan ASEAN
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB
29. Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk Risiko Suku Bunga dalam
Banking Book (IRRBB)
Analisis Kualitatif
1 Bank melakukan pengukuran interest rate risk berdasarkan dua perspektif yaitu perspektif rentabilitas (earning) dan perspektif
nilai ekonomis (economic value). Perspektif rentabilitas (earning) mengukur dampak jangka pendek (sampai dengan 1 tahun)
dari perubahan suku bunga terhadap net interest income Bank. Sedangkan prespektif nilai ekonomis (economic value) mengukur
sensitifitas perubahan suku bunga terhadap nilai bersih (net worth) dari modal Bank (tier 1) dalam jangka panjang. Nilai bersih
yang dimaksud merupakan nilai saat ini (present value) dari ekspektasi arus kas aset di masa mendatang dikurangi dengan arus
kas kewajiban ditambah posisi off-balance sheet. Untuk mengakomodasi kedua hal tersebut, Bank menggunakan metode NII yang
mengukur perubahan pada pendapatan bunga bersih (net interest income) dan metode EVE yang mengukur perubahan pada nilai
ekonomis dari ekuitas (economic value of equity).
2 Sebagai bagian dari manajemen risiko IRRBB, Bank menetapkan Risk Appetite Statement (RAS) dan limit internal untuk IRRBB. Setiap
bulan, hasil pengukuran IRRBB dan pemantauan terhadap limit internal diinformasikan kepada Komite Aktiva dan Pasiva (ALCO) untuk
selanjutnya menyesuaikan strategi dengan kondisi Bank ataupun kondisi pasar jika diperlukan.
3 Bank melakukan perhitungan IRRBB (EVE dan NII) setiap bulan dengan menggunakan posisi akhir bulan. Untuk menghitung IRRBB, Bank
terlebih dahulu mengkategorikan instrumen atau posisi Banking Book yang sensitif terhadap suku bunga baik pada neraca maupun
komitmen kontijensi, kemudian Bank melakukan proyeksi arus kas yang mengalami penyesuaian suku bunga pada masa mendatang
dari instrumen tersebut dengan berdasar kepada jatuh tempo penyesuaian suku bunga (repricing maturities). Dalam menentukan
repricing maturities, Bank turut memperhatikan intrumen atau posisi dengan opsi perilaku seperti Non-Maturity Deposit (NMD),
pinjaman suku bunga tetap dengan risiko pelunasan dipercepat, dan deposito dengan risiko penarikan dipercepat. Posisi saldo dan
arus kas untuk NMD mengikuti hasil perhitungan model internal Bank terhadap Core dan Non-Core deposit, dengan memperhatikan
cap terhadap rasio dan jangka waktu seperti diatur dalam SEOJK No.12/SEOJK.03/2018. Sedangkan untuk pinjaman suku bunga
tetap dengan risiko pelunasan dipercepat, dan deposito dengan risiko penarikan dipercepat Bank menghitung nilai baseline yang
dibutuhkan dalam perhitungan prepayment rate dan early withdrawal rate seperti yang dijelaskan poin 7 di bawah.
Pengukuran berdasarkan EVE menggunakan asumsi run-off balance sheet yaitu asumsi bahwa seluruh instrumen Banking Book
dalam neraca akan sepenuhnya diamortisasi dan tidak akan diganti dengan instrumen baru kecuali jika terdapat kebutuhan untuk
melakukan pendanaan terhadap komponen neraca yang tersisa. Pengukuran berdasarkan NII menggunakan asumsi ukuran neraca
yang konstan (constant balance sheet), yaitu asumsi bahwa besaran dan komposisi neraca akan dipertahankan sesuai kondisi pada
saat awal perhitungan dengan melakukan penggantian instrumen yang serupa (like-for-like replacement) atas aset dan liabilitas
yang mengalami jatuh tempo.
4 Bank menggunakan 6 skenario shock bunga untuk EVE sesuai dengan yang diatur dalam SEOJK No.12/SEOJK.03/2018. Keenam
skenario tersebut adalah:
1. Parallel up
2. Parallel down
3. Steepener
4. Flattener
5. Short Rate up
6. Short Rate down
Sedangkan untuk perhitungan NII, Bank menggunakan 2 skenario shock suku bunga yaitu parallel up dan parallel down.
5 Bank tidak menggunakan asumsi yang berbeda dari asumsi pemodelan yang digunakan dalam laporan perhitungan IRRBB dengan
pendekatan standar.
6 Saat ini Bank belum melakukan lindung nilai (hedging) terhadap IRRBB, mengingat posisi atau paparan risiko masih dalam internal
limit.
7 a. Bank turut memperhitungkan margin komersial dan spread components lainnya dalam pembuatan arus kas masa mendatang dan
dalam tingkat suku bunga diskonto yang digunakan dalam perhitungan dengan metode EVE.
b. Berdasarkan karakteristiknya yang kurang stabil atau relatif sensitif terhadap perubahan suku bunga di pasar, non-core deposit
diasumsikan memiliki jangka tempo penilaian ulang suku bunga overnight. Sedangkan untuk core deposit, Bank menggunakan
kajian historis internal dalam penentuan jatuh tempo penilailan ulang dengan tetap memperhitungkan caps yang diatur dalam
SEOJK No.12/SEOJK.03/2018.
c. Bank menggunakan metode rata-rata akhir bulan selama 1 tahun terakhir dalam menghitung estimasi parameter baseline atas
produk pinjaman suku bunga tetap dengan opsi pelunasan dipercepat (prepayment). Estimasi parameter baseline untuk produk
deposito dengan opsi penarikan dipercepat (early redemption) juga dilakukan dengan metode/pendekatan yang sama, yaitu
rata-rata akhir bulan selama 1 tahun terakhir.
d. Saat ini Bank tidak memiliki asumsi tambahan lain untuk instrumen dengan opsi perilaku (behavioral option) yang telah dikeluarkan
dari perhitungan, yang memiliki dampak material terhadap EVE dan NII.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 269
Page 272
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Laporan Penerapan Manajemen Risiko untuk IRRBB
Analisis Kualitatif
e. Dalam perhitungan IRRBB, Bank mempertimbangkan mata uang yang dinilai signifikan terhadap neraca Bank, yaitu Rupiah
(IDR) dan US Dollar (USD). Sedangkan mata uang lainnya dihitung secara konsolidasi (tidak dihitung secara terpisah). Dalam hal
pemantauan limit IRRBB internal Bank, Bank melakukan agregasi mata uang dengan cara menjumlahkan eksposur risiko suku
bunga dari semua mata uang baik Rupiah, US Dollar, dan mata uang lainnya untuk setiap skenario shock suku bunga.
8 Berdasarkan hasil perhitungan IRRBB posisi akhir bulan Desember 2023, Bank melihat bahwa paparan risiko suku bunga dari sisi nilai
ekonomis (economic value) masih dalam limit yang ditentukan. Hal ini terlihat dari rasio ΔEVE (total seluruh mata uang) terhadap modal
inti sebesar 8,62 persen. Rasio ini naik sebesar 0,93 persen dibandingkan posisi akhir Juni 2023 yaitu 7,69 persen, yang disebabkan
kenaikan aset SRBI sebesar Rp6.5 triliun. Rasio ΔNII terhadap Projected Income adalah sebesar 37,90 persen, mengalami kenaikan dari
posisi akhir Juni 2023 (23,82 persen). ALCO senantiasa melakukan pemantauan terhadap kedua ukuran risiko tersebut secara rutin
dalam meeting bulanan ALCO.
Analisis Kualitatif
1 Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) yang diterapkan untuk NMD adalah sebagai berikut.
Produk Rata-rata jangka waktu penyesuaian suku bunga (dalam tahun)
Retail IDR 2,46
Retail USD 1,50
Wholesale IDR 0,60
Wholesale USD 0,77
2 Jangka waktu penyesuaian suku bunga (repricing maturity) terlama yang diterapkan untuk NMD adalah 3 tahun.
270 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 273
Membangun Masa Depan ASEAN
Laporan Perhitungan IRRBB
30. Laporan Perhitungan IRRBB
Dalam Jutaan Rupiah ΔEVE ΔNII
Periode Desember 2023 Juni 2023 Desember 2023 Juni 2023
Parallel up (1.345.910) (1.178.934) (586.666) (370.163)
Parallel down (366.267) (355.824) (148.926) (188.093)
Steepener (23.556) -
Flattener (278.613) (401.111)
Short rate up (862.115) (873.157)
Short rate down (240.483) (213.973)
Nilai Maksimum Negatif (absolut) (1.345.910) (1.178.934) (586.666) (370.163)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 15.615.946 15.333.362 1.548.070 1.554.085
Projected Income (untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 8,62% 7,69% 37,90% 23,82%
(untuk ΔEVE) atau Projected Income
(untuk ΔNII)
Mata Uang: Rupiah
Dalam Jutaan Rupiah ΔEVE ΔNII
Periode Desember 2023 Juni 2023 Desember 2023 Juni 2023
Parallel up (1.344.785) (1.175.863) (558.154) (344.650)
Parallel down - - 37.927 (58.383)
Steepener (3.955) -
Flattener (277.342) (397.822)
Short rate up (860.500) (868.914)
Short rate down - -
Nilai Maksimum Negatif (absolut) (1.344.785) (1.175.863) (558.154) (344.650)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 15.615.946 15.333.362 1.548.070 1.554.085
Projected Income (untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 8,61% 7,69% 36,05% 22,18%
(untuk ΔEVE) atau Projected Income
(untuk ΔNII)
Mata Uang: USD
Dalam Jutaan Rupiah ΔEVE ΔNII
Periode Desember 2023 Juni 2023 Desember 2023 Juni 2023
Parallel up - - 12.945 15.357
Parallel down (366.267) (355.824) (189.488) (141.983)
Steepener (19.601) -
Flattener - -
Short rate up - -
Short rate down (240.483) (213.973)
Nilai Maksimum Negatif (absolut) (366.267) (355.824) (189.488) (141.983)
Modal Tier 1 (untuk ΔEVE) atau 15.615.946 15.333.362 1.548.070 1.554.085
Projected Income (untuk ΔNII)
Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 2,35% 2,32% 12,24% 9,14%
(untuk ΔEVE) atau Projected Income
(untuk ΔNII)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 271
Page 274
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Rasio Kecukupan Likuiditas
31. Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan
Likuiditas (Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan
INDIVIDUAL
Desember 2023
Nilai HQLA setelah
pengurangan
nilai (haircut)
atau Outstanding
No Komponen Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen dikalikan
komitmen/nilai tingkat penarikan
tagihan kontraktual (run-off rate) atau
Nilai tagihan
kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan
(inflow rate)
1 Jumlah data poin yang digunakan dalam perhitungan LCR 63 Hari
HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)
2 Total High Quality Liquid Asset (HQLA) 56.644.277
ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOWS)
3 Simpanan nasabah perorangan dan Pendanaan yang berasal dari nasabah 30.230.588 2.264.767
Usaha Mikro dan Usaha Kecil, terdiri dari:
a. Simpanan/Pendanaan stabil 15.165.839 758.292
b. Simpanan/Pendanaan kurang stabil 15.064.749 1.506.475
4 Pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi, terdiri atas: 63.983.626 27.691.848
a. Simpanan Operasional 20.024.692 4.740.193
b. Simpanan non-operasional dan/atau kewajiban lainnya yang bersifat 43.914.722 22.907.443
non-operasional
c. Surat berharga berupa surat utang yang diterbitkan oleh bank 44.212 44.212
(unsecured debt)
5 Pendanaan dengan Agunan (secured funding) -
6 Arus kas keluar lainnya (additional requirement) terdiri dari : 34.425.248 1.398.701
a. arus kas keluar atas transaksi derivatif 128.864 128.864
b. arus kas keluar atas peningkatan kebutuhan likuiditas - -
c. arus kas keluar atas kehilangan pendanaan - -
d. arus kas keluar atas penarikan komitmen fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas 4.938.996 491.847
e. arus kas keluar atas kewajiban kontraktual lainnya terkait penyaluran dana 30.873 30.873
f. arus kas keluar atas kewajiban kontijensi pendanaan lainnya 28.809.555 230.156
g. arus kas keluar kontraktual lainnya 516.960 516.960
7 TOTAL ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOWS) - 31.355.315
ARUS KAS MASUK (CASH INFLOWS)
8 Pinjaman dengan agunan (Secured Lending) 1.951.719 -
9 Tagihan berasal dari pihak lawan (counterparty) yang bersifat lancar 19.816.011 11.155.226
(inflows from fully performing exposures)
10 Arus kas masuk lainnya 134.777 134.777
11 TOTAL ARUS KAS MASUK (CASH INFLOWS) 21.902.507 11.290.003
TOTAL ADJUSTED VALUE1
12 TOTAL HQLA 56.644.277
13 TOTAL ARUS KAS KELUAR BERSIH (NET CASH OUTLOWS) 20.065.312
14 LCR (%) 282%
Keterangan:
¹ Adjusted value dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan
(inflow rate) serta batas maksimum komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas
maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.
272 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 275
Membangun Masa Depan ASEAN
Rasio Kecukupan Likuiditas
(dalam jutaan Rupiah)
Konsolidasi
September 2023 Desember 2023 September 2023
Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah Nilai HQLA setelah
pengurangan pengurangan pengurangan
nilai (haircut) nilai (haircut) nilai (haircut)
atau Outstanding atau Outstanding atau Outstanding
Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan Nilai outstanding kewajiban dan
kewajiban dan komitmen dikalikan kewajiban dan komitmen dikalikan kewajiban dan komitmen dikalikan
komitmen/nilai tingkat penarikan komitmen/nilai tingkat penarikan komitmen/nilai tingkat penarikan
tagihan kontraktual (run-off rate) atau tagihan kontraktual (run-off rate) atau tagihan kontraktual (run-off rate) atau
Nilai tagihan Nilai tagihan Nilai tagihan
kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan kontraktual dikalikan
tingkat penerimaan tingkat penerimaan tingkat penerimaan
(inflow rate) (inflow rate) (inflow rate)
62 Hari 63 Hari 62 Hari
57.418.529 56.644.277 57.418.528,8
28.049.717 2.104.485 30.230.588 2.264.767 28.049.717 2.104.485
14.009.731 700.487 15.165.839 758.292 14.009.731 700.487
14.039.986 1.403.999 15.064.749 1.506.475 14.039.986 1.403.999
65.055.143 27.652.393 63.983.626 27.691.848 65.055.143 27.652.393
21.014.562 5.001.890 20.024.692 4.740.193 21.014.562 5.001.890
44.029.787 22.639.708 43.914.722 22.907.443 44.029.787 22.639.708
10.794 10.794 44.212 44.212 10.794 10.794
- - -
33.068.319 1.133.023 34.425.248 1.398.701 33.068.319 1.133.023
111.320 111.320 128.864 128.864 111.320 111.320
- - - - - -
9.085 9.085 - - 9.085 9.085
4.735.743 472.153 4.938.996 491.847 4.735.743 472.153
106.608 106.608 30.873 30.873 106.608 106.608
27.930.703 258.996 28.809.555 230.156 27.930.703 258.996
174.861 174.861 516.960 516.960 174.861 174.861
- 30.889.901 31.355.315 30.889.901
876.048 - 1.951.718,87 - 876.048 -
20.036.226 11.799.537 19.816.011,02 11.155.226 20.036.226 11.799.537
95.678 95.678 134.776,62 134.777 95.678 95.678
21.007.953 11.895.215 21.902.506,50 11.290.003 21.007.953 11.895.215
TOTAL ADJUSTED VALUE1 TOTAL ADJUSTED VALUE1 TOTAL ADJUSTED VALUE1
57.418.529 56.644.277 57.418.529
18.985.679 20.065.312 18.994.686
302% 282% 302%
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 273
Page 276
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Rasio Kecukupan Likuiditas
Laporan Perhitungan Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas
(Liquidity Coverage Ratio) Triwulanan
Analisis Secara Individu
Kondisi Likuiditas :
• Perhitungan Liquidity Coverage Ratio (LCR) periode Triwulan IV 2023 menggunakan data rata-rata
posisi harian selama bulan Oktober 2023 sampai dengan Desember 2023.
• Pemenuhan Liquidity Coverage Ratio (LCR) rata-rata harian sepanjang Triwulan IV 2023 adalah sebesar
282,30 persen, di atas batas minimum 100 persen yang ditetapkan oleh OJK. Posisi LCR Triwulan IV 2023
mengalami penurunan sebanyak 20,13 persen dibandingkan posisi Triwulan III 2023 sebesar (302,43
persen) yang sebagian besar disebabkan oleh kenaikan rata-rata arus kas keluar bersih yang sebesar
5,69 persen.
• Berdasarkan perspektif aset lancar, komposisi HQLA pada Triwulan IV 2023 terdiri dari HQLA Level 1
sebesar (99,83 persen), HQLA Level 2A sebesar (0,15 persen), dan HQLA Level 2B sebesar (0,02 persen)
Komposisi HQLA Level 1 didominasi oleh Surat Berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat dan
Bank Indonesia sebesar (68,98 persen) dan penempatan pada Bank Indonesia sebesar (24,35 persen),
sedangkan sisanya dalam bentuk Kas.
• Berdasarkan perspektif arus kas keluar, komposisi pada Triwulan IV 2023 terdiri dari nasabah korporasi
sebesar (88,32 persen) serta nasabah perorangan dan UMKM sebesar (7,22 persen) dari total arus kas
keluar sedangkan sisanya dari arus kas keluar lainnya.
• Berdasarkan perspektif arus kas masuk, komposisi pada Triwulan IV 2023 berasal dari pembayaran
tagihan pinjaman dengan agunan (secured lending) berdasarkan pihak lawan (counterparty) dari
nasabah korporasi non-keuangan sebesar (72,74 persen) serta dari lembaga jasa keuangan sebesar
(21,44 persen) dari total arus kas masuk sedangkan sisanya dari arus kas masuk lainnya.
• Pengelolaan aset dan liabilitas serta likuiditas ditetapkan melalui rapat Komite Aset dan Liabilitas
(ALCO) dan secara sinergi dilaksanakan oleh unit bisnis dengan didukung oleh satuan kerja manajemen
risiko.
• Bank juga memantau dan mengelola risiko likuiditas melalui beberapa rasio yang dimonitor secara
harian, yaitu rasio penurunan simpanan bukan bank, Loan to Deposit Ratio (LDR), Rasio Intermediasi
Makroprudensial (RIM), rasio top 20 dan 50 deposan terbesar adalah nasabah non-bank, limit deposan
tunggal terbesar adalah nasabah bank dan non-bank, rasio pendanaan melalui swap, dan rasio
undrawn facility. Selain itu, Bank juga melakukan stress test risiko likuiditas dalam menilai kecukupan
likuiditas bank, baik berdasarkan ’bank-specific crisis’ maupun ’general market crisis’.
274 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 277
Membangun Masa Depan ASEAN
Rasio Kecukupan Likuiditas
Analisis Secara Individu
• Proyeksi arus kas menggunakan behavioral modelling untuk memastikan arus kas telah mencerminkan
perilaku kegiatan bisnis dalam kondisi normal. Dari analisa arus kas secara behaviour, dapat diperoleh
gap Net Cumulative Outflow (NCO) yang diperkirakan akan dihadapi Bank. Di samping itu Bank juga
melakukan pemantauan secara berkala terhadap stabilitas pendanaan inti (core deposits) yang terdiri
dari dana-dana stabil bukan bank seperti giro, tabungan, dan deposito berjangka melalui analisa
terhadap volatilitasnya.
• Selanjutnya, Rencana Pendanaan Kontijensi (Contingency Funding Plan-CFP) menjadi komponen penting
dalam kerangka kerja manajemen likuiditas dan berfungsi sebagai perpanjangan atas kebijakan
operasional atau manajemen likuiditas Bank sehari-hari. Rencana Pendanaan Kontijensi menguraikan
tindakan yang harus diambil oleh Bank pada saat terjadi krisis likuiditas, baik yang terjadi pada bank
secara spesifik (bank-specific) atau pasar secara keseluruhan (general market). Rencana Pendanaan
Kontijensi mencakup proses identifikasi krisis likuiditas, penetapan tanggung jawab dan tindakan
manajemen bank pada saat krisis, memperbaiki area yang menjadi perhatian, serta memastikan bahwa
informasi dapat diperoleh secara akurat dan tepat waktu sehingga dapat memfasilitasi pengambilan
keputusan secara cepat, tepat, dan efektif. Selain itu, Bank juga telah membentuk Liquidity Task Force
(LTF) yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi posisi likuiditas dan menentukan tindakan yang
akan diambil pada saat terjadi krisis.
Keterangan: angka LCR disajikan setelah pembobotan
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 275
Page 278
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
NSFR
32. Perhitungan NSFR
September 2023
Komponen ASF
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
1 Modal: 16.035.993 - - 1.403.123
2 Modal sesuai POJK KPMM 16.035.993 - - 1.403.123
3 Instrumen modal lainnya - - - -
4 Simpanan yang berasal dari nasabah 17.142.683 22.873.581 700.847 24.806
perorangan dan pendanaan yang berasal dari
nasabah usaha mikro dan usaha kecil:
5 Simpanan dan pendanaan stabil 11.004.280 4.304.428 106.125 2.579
6 Simpanan dan pendanaan kurang stabil 6.138.403 18.569.152 594.722 22.227
7 Pendanaan yang berasal dari nasabah 41.318.324 47.119.107 406.592 -
korporasi:
8 Simpanan operasional 20.560.113 - - -
9 Pendanaan lainnya yang berasal dari nasabah 20.758.211 47.119.107 406.592 -
korporasi
10 Liabilitas yang memiliki pasangan aset yang - - - -
saling bergantung
11 Liabilitas dan ekuitas lainnya : - - - -
12 NSFR liabilitas derivatif 1.338.860
13 ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk - 2.730.766 - -
dalam kategori diatas
14 Total ASF
September 2023
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen RSF
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
15 Total HQLA dalam rangka perhitungan NSFR
16 Simpanan pada lembaga keuangan lain untuk - - - -
tujuan operasional
17 Pinjaman dengan kategori Lancar dan Dalam - 62.903.581 12.711.033 33.037.749
Perhatian Khusus (performing) dan surat berharga
18 kepada lembaga keuangan yang dijamin dengan - 267.780 - 1.545.491
HQLA Level 1
19 kepada lembaga keuangan yang dijamin bukan - 6.902.385 261.124 1.575.586
dengan HQLA Level 1 dan pinjaman kepada lembaga
keuangan tanpa jaminan
20 kepada perusahaan non-keuangan, nasabah - 55.485.278 12.161.980 23.357.543
perorangan dan nasabah usaha mikro dan kecil,
pemerintah Indonesia, pemerintah negara lain, Bank
Indonesia, bank sentral negara lain dan entitas sektor
publik, yang diantaranya:
21 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - - - -
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
22 Kredit beragun rumah tinggal yang tidak sedang - - - -
dijaminkan, yang diantaranya :
23 memenuhi kualifikasi untuk mendapat bobot risiko - 248.138 233.691 5.916.652
35% atau kurang, sesuai SE OJK ATMR untuk Risiko
Kredit
276 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 279
Membangun Masa Depan ASEAN
NSFR
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023
Total Nilai
Tertimbang
Total Nilai Tertimbang
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
17.439.116 17.514.942 - - 1.475.561 18.990.503
17.439.116 17.514.942 - - 1.475.561 18.990.503
- - - - - -
37.440.948 21.315.565 27.254.041 1.001.695 53.746 45.610.810
14.646.671 14.735.043 4.005.651 117.183 4.724 17.919.707
22.794.276 6.580.522 23.248.390 884.512 49.021 27.691.103
23.698.053 39.590.330 44.696.606 1.398.621 23.388 24.725.324
10.280.056 21.147.138 - - - 10.573.569
13.417.997 18.443.193 44.696.606 1.398.621 23.388 14.151.755
- - - - - -
- - - - - -
1.244.164
- - 3.085.360 509.260 - 254.630
78.578.117 89.581.268
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Total Nilai
Total Nilai Tertimbang
Tertimbang Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
980.235 1.388.685
- - - - - -
53.187.223 - 58.464.865 10.841.280 32.856.703 51.150.828
1.572.269 - - - 1.539.692 1.539.692
2.741.505 - 6.659.042 862.825 914.922 2.345.190
44.213.485 - 51.411.715 9.777.739 23.650.455 42.453.528
- - - - - -
- - - - - -
4.086.738 - 22.390 20.863 6.119.419 3.999.249
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 277
Page 280
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
NSFR
September 2023
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu
Komponen RSF
Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
24 Surat Berharga yang tidak sedang dijaminkan, tidak - - 54.238 642.478
gagal bayar, dan tidak masuk sebagai HQLA, termasuk
saham yang diperdagangkan di bursa
25 Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang saling - - - -
bergantung
26 Aset lainnya : - 2.448.025 97.411 4.890.343
27 Komoditas fisik yang yang diperdagangkan, termasuk -
emas
28 Kas, surat berharga dan aset lainnya yang dicatat -
sebagai initial margin untuk kontrak derivatif dan kas
atau aset lain yang diserahkan sebagai default fund
pada central counterparty (CCP)
29 NSFR aset derivatif 1.138.451
30 NSFR liabilitas derivatif sebelum dikurangi dengan 66.943
variation margin
31 Seluruh aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori - 2.448.025 97.411 3.684.949
diatas
32 Rekening Administratif 73.888.009
33 Total RSF
34 Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable Funding
Ratio (%))
¹ Komponen yang dilaporkan dalam kategori tanpa jangka waktu adalah komponen yang tidak memiliki jangka waktu kontraktual, antara
lain: instrumen modal yang bersifat permanen (perpetual), short positions, open maturity positions, giro, ekuitas yang tidak masuk dalam
kategori HQLA dan komoditas.
Analisis Secara Individu
• Perhitungan rasio NSFR Bank posisi Desember 2023 adalah 131,55 persen dengan jumlah pendanaan stabil yang tersedia (ASF)
sebesar Rp89,58 triliun dan jumlah pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) sebesar Rp68,10 triliun. Angka NSFR tersebut di atas batas
minimum 100 persen yang ditetapkan oleh OJK.
• Jumlah pendanaan stabil yang tersedia (ASF) sebagian besar dari nilai tertimbang simpanan ritel yang secara total mencapai
Rp45,61 triliun atau 51 persen dari total ASF, kemudian berturut-turut pendanaan yang berasal dari nasabah korporasi (28 persen)
dan modal (21 persen). Sedangkan jumlah pendanaan stabil yang diperlukan (RSF) sebagian besar berasal dari nilai tertimbang
pinjaman dengan kategori lancar dan dalam perhatian khusus (performing) dan surat berharga yang secara total mencapai Rp51,15
triliun atau 75 persen dari total RSF.
• Jika dibandingkan dengan posisi September 2023 yang sebesar 128,85 persen, nilai rasio NSFR posisi Desember 2023 mengalami
peningkatan sebesar 2,70 persen. Peningkatan ini antara lain disebabkan peningkatan jumlah AFS sebesar Rp11,00 triliun atau 14,00
persen yang sebagian besar berasal dari peningkatan simpanan ritel sebesar Rp8,17 triliun menjadi Rp45,61 triliun.
• Dengan hasil perhitungan NSFR di atas, maka Bank memiliki pendanaan stabil yang memadai untuk mendanai aset Bank dalam
upaya mengelola risiko likuiditas jangka panjang.
• Pengelolaan aset dan liabilitas serta likuiditas ditetapkan melalui rapat Komite Aset dan Liabilitas (ALCO) dan secara sinergi
dilaksanakan oleh unit bisnis dengan didukung oleh satuan kerja manajemen risiko.
278 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 281
Membangun Masa Depan ASEAN
NSFR
(dalam jutaan Rupiah)
Desember 2023
Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Total Nilai
Total Nilai Tertimbang
Tertimbang Tanpa Jangka ≥ 6 bulan - <1
< 6 bulan ≥ 1 tahun
Waktu¹ tahun
573.225 - 371.719 179.853 632.216 813.169
- - - - - -
6.297.328 - 2.376.277 64.847 13.559.927 15.107.844
- - -
- - -
- 893.208 -
66.943 62.208 62.208
6.230.385 - 2.376.277 64.847 12.604.511 15.045.635
519.688 93.474.052 451.172
60.984.474 68.098.529
128,85% 131,55%
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 279
Page 282
Bab .05
Tata Kelola Perusahaan
Risiko Likuiditas
33. Rasio Likuiditas - Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)
(dalam jutaan Rupiah)
a b c d
Aset yang
disimpan atau
diperjanjikan
Aset Terikat dengan Aset Tidak Terikat
Total
(Encumbered) bank sentral (Unencumbered)
namun belum
menghasilkan
likuiditas
Kas dan Setara Kas - - 603.539 603.539
Penempatan pada Bank Indonesia - 11.633.550 - 11.633.550
Surat Berharga (HQLA Level 1) 13.772.858 - 39.504.840 53.277.698
Surat Berharga Korporasi (HQLA Level 2a dan 2b) - - 96.047 96.047
Total HQLA 13.772.858 11.633.550 40.204.426 65.610.834
Analisa Kualitatif
a. Aset terikat (encumbered assets) adalah aset bank yang tidak dapat digunakan untuk kebutuhan likuiditas, secara legal dan kontraktual
oleh Bank pada saat terjadi kondisi stres. Per 31 Desember 2023, jumlah aset terikat Bank adalah sebesar Rp13,8 triliun.
b. Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan bank sentral namun belum bisa digunakan untuk menghasilkan likuiditas merupakan
penempatan pada Bank Indonesia sebesar Rp11,6 triliun (posisi 31 Desember 2023).
c. Aset tidak terikat terdiri dari Kas dan Setara Kas sebesar Rp603 miliar dan Surat Berharga (setelah pembobotan) sebesar Rp39,6 triliun
(posisi 31 Desember 2023).
d. Poin b) dan c) merupakan HQLA.
280 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 283
Membangun Masa Depan ASEAN
Risiko Operasional
34. Perhitungan Risiko Operasional
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2023
No. Pendekatan yang Digunakan
Indikator Bisnis Komponen Indikator Bisnis ATMR
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Pendekatan Standar 5.164.703 619.764 7.747.054
Total 5.164.703 619.764 7.747.054
(dalam jutaan Rupiah)
31 Desember 2022
No. Pendekatan yang Digunakan
Pendapatan Bruto (Rata-rata
Beban Modal ATMR
3 tahun terakhir)
(1) (2) (3) (4) (5)
1 Pendekatan Indikator Dasar 5.517.052 827.558 10.344.473
Total 5.517.052 827.558 10.344.473
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 281
Page 284
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
282 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 285
Membangun Masa Depan ASEAN
Bab .06
Laporan
Keberlanjutan
284 Tentang Laporan Keberlanjutan
288 Ikhtisar Keberlanjutan
289 Pendekatan Kami
310 Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
319 Mengutamakan Nasabah
327 Mengembangkan Individu Profesional dan
Berprinsip
335 Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
346 Indeks POJK 51/POJK.03/2017
354 Indeks Konten GRI
357 Indeks Standar Sustainability Accounting
Standards Board (SASB)
358 Lembar Umpan Balik
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 283
Page 286
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Tentang Laporan Keberlanjutan
[GRI 2-4, 2-5] [OJK G.1]
Laporan Keberlanjutan ini merupakan salah satu sarana komunikasi kami kepada
seluruh pemangku kepentingan terkait pendekatan, kebijakan, dan kegiatan yang telah
dilaksanakan oleh UOB Indonesia untuk mendukung pertumbuhan bisnis Bank yang
berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan PT Bank UOB Indonesia Sedangkan informasi keuangan berasal dari Laporan
(selanjutnya disebut “UOB Indonesia” atau “Bank” Keuangan Audit yang diaudit oleh Kantor Akuntan
atau “kami”) diterbitkan sebagai bagian dari Laporan Publik. [GRI 2-2, 3-1]
Tahunan Bank.
Informasi spesifik seperti tanda “disajikan kembali”
Sebagai sarana komunikasi kepada seluruh pemangku akan diberikan jika ada perubahan atau perbaikan
kepentingan, Bank menerbitkan Laporan Keberlanjutan data/informasi yang telah kami sampaikan dalam
tahun 2023 yang menguraikan pendekatan, kebijakan laporan sebelumnya dengan menyebutkan alasan
dan kegiatan yang telah diterapkan UOB Indonesia penyajian kembali. [GRI 2-4]
dalam menyeimbangkan kinerja aspek Ekonomi,
Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (LST) untuk Proses penentuan isi laporan [GRI 3-1]
memastikan pertumbuhan bisnis yang positif dan Bank menjalani 4 tahap penentuan topik material
berkelanjutan tercapai. sesuai dengan Standar Universal GRI yang
dilaksanakan dengan mengacu pada 8 prinsip dasar
Laporan Keberlanjutan ini menggambarkan penyusunan. Tahapan-tahapan tersebut dijabarkan
perkembangan operasional bisnis dalam upaya Bank dalam Proses Penentuan Topik Materi.
untuk memberikan dampak positif atau mengatasi
dampak negatif terhadap seluruh pemangku Berikut ini adalah 8 prinsip dasar penyusunan Laporan
kepentingan termasuk dampak terhadap kondisi sosial Keberlanjutan sesuai Standar Universal GRI:
dan lingkungan, langkah-langkah mitigasi yang kami 1. Akurasi
lakukan, serta presentasi kontribusi Bank terhadap 2. Keseimbangan
Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. 3. Kejelasan
4. Keterbandingan
Konten pelaporan kami disiapkan dengan mengacu 5. Kelengkapan
pada pedoman berikut: [GRI 2-3] 6. Konteks Keberlanjutan
• Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 51/ 7. Ketepatan waktu
POJK.03 Tahun 2017. 8. Keterverifikasian
• Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK)
No. 16/POJK.04/2021, bagian Petunjuk Teknis Laporan keberlanjutan ini belum diverifikasi oleh pihak
Penyusunan Laporan Keberlanjutan bagi Emiten eksternal. Namun, laporan keuangan terlampir, yang
dan Perusahaan Publik; dikonsolidasikan dari 1 Januari hingga 31 Desember
• Standar Global Reporting Initiative (GRI) 2021. 2023, telah diaudit oleh akuntan publik. Dalam laporan
ini, kami akan memberikan detail spesifik tentang
Sampai dengan akhir periode pelaporan, Bank belum setiap perubahan, penyajian ulang, atau peningkatan
memiliki entitas anak perusahaan. Ruang lingkup yang dilakukan pada data atau informasi yang
laporan ini mencakup realisasi program keberlanjutan dikirimkan dalam laporan kami sebelumnya, beserta
Bank. Informasi yang disajikan berupa topik material alasan penyajian ulang tersebut.
yang telah ditentukan sesuai dengan Standar GRI,
serta kompilasi data dari manajemen di Kantor Pusat
dan 131 cabang di seluruh wilayah operasional Bank.
284 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 287
Membangun Masa Depan ASEAN
Ikhtisar Keberlanjutan
Kinerja Ekonomi [OJK B.1]
Laba Operasional Laba Tahun Berjalan Pembiayaan untuk
(Rp Miliar) (Rp Miliar) Kegiatan Usaha
Berkelanjutan
(Kerangka POJK 51)
(Rp Miliar)
1.136
951
917
830 16.384
16.082
675
655
15.717
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Pajak Pendapatan Jumlah Vendor Lokal Jumlah yang
Perusahaan Didistribusikan ke Vendor
(Rp Miliar) Lokal
(Rp Miliar)
237 2.773
194 197
1.490 1.490
1.467
1.388
1.356
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 285
Page 288
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Ikhtisar Keberlanjutan
Pembiayaan terhadap Kegiatan Usaha Berkelanjutan [FN-CB-240A.1] [FN-CB-240A.2]
Deskripsi Satuan 2021 2022 2023
Jenis produk yang memenuhi kriteria kegiatan usaha
Satuan 4 5 6
berkelanjutan
Energi terbarukan Rp Miliar* 1.653 1.871 242
Pengelolaan sumber daya dan penggunaan lahan
Rp Miliar* 3.627 2.110 2.219
berkelanjutan
Produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber
Rp Miliar* 253 651 759
daya dan polusi (eco-efficient)
Bangunan Ramah Lingkungan yang Memenuhi Standar
atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, Rp Miliar* 0 0 717
atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan
Rp Miliar* 0 421** 1.089
Usaha Ramah Lingkungan Lainnya
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Rp Miliar* 10.852 10.664 11.055
Klasifikasi keuangan berkelanjutan POJK 51 Rp Miliar* 16.384 15.717 16.082
Klasifikasi keuangan berkelanjutan (UOB Framework) Rp Miliar* 409 1.446 2.886
Total Pinjaman Rp Miliar* 74.805 85.535 84.023
Pembiayaan Berkelanjutan terhadap total kredit % 21,9 18,4 19,1
NPL penyaluran kredit UMKM % 6,2 7,3 5,8
* Oustanding per 31 Desember 2023
**Revisi angka 2022 karena perubahan metodologi penandaan dan perhitungan
Inklusi Keuangan [FN-CB-240a.3] [FN-CB-240a.4]
Deskripsi Satuan 2021* 2022** 2023
Jumlah sekolah yang dikunjungi melalui program outreach* Satuan 0 2 6
Jumlah pembukaan rekening pelajar** Satuan 1.085 901 931
Dana yang disimpan di rekening pelajar Rp Miliar 66 25 35
*) Masa pandemi.
**) Jumlah rekening pelajar yang dibuka pada tahun 2022 bersumber dari program produk umum baik secara
virtual maupun tatap muka.
286 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 289
Membangun Masa Depan ASEAN
Ikhtisar Keberlanjutan
Kinerja Sosial [OJK B.3]
Employee Composition by Gender
2021 2022 2023
48% 48% 47%
3.282 3.273 4.252
52% 52% 53%
Perempuan | Laki-laki Perempuan | Laki-laki Perempuan | Laki-laki
Komposisi Dewan Komisaris dan Direksi Berdasarkan Gender
Gender 2021 2022 2023
Laki-laki 92% 93% 92%
Perempuan 8% 7% 8%
Fokus Area Pelayanan Masyarakat
Deskripsi Satuan 2021 2022 2023
Anak-anak dan Pendidikan Rp Juta 1.228 1.373 356
Seni Rp Juta 1.060 1.060 2.487
Bantuan COVID-19 Rp Juta 1.000 0 0
Pelatihan Karyawan
Deskripsi Satuan 2021 2022 2023
Total peserta untuk semua pelatihan (dihitung dua kali
Satuan
lipat jika peserta pelatihan menghadiri beberapa kursus) 93.513 93.127 100.836
Total jam pelatihan Jam 218.106 216.654 188.973
Jumlah total karyawan yang menghadiri pelatihan Satuan 3.868 3.687 4.590
Rata-rata hari pelatihan (man-days) per headcount Man-days 7,1 8,3 5,2
Tingkat penyelesaian e-learning wajib % 100 100 100
Tingkat penyelesaian karyawan baru % 100 100 100
Tingkat penyelesaian Refresher % 100 100 100
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 287
Page 290
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Ikhtisar Keberlanjutan
Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Pemakaian Bahan Pemakaian Listrik Ruang Lingkup 1 –
Bakar (GWh) Emisi
(Gigajoule) (Ribuan Ton CO2 eq)
18.674 1,58
18.106 18,10
18,08
17,20 1,34
16.710
1,18
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Ruang Lingkup 2 – Emisi Pemakaian Air Pengadaan Botol Plastik
(Ribuan Ton CO2 eq) (M3) (Satuan)
16.766
14,07 84.784
13,86
14.616
13,27 83.908
80.646
0
2021 2022 2023 2021 2022 2023 2021 2022 2023
Pemakaian Kertas
(Metric Ton)
44,8
39,9
37,9
2021 2022 2023
288 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 291
Membangun Masa Depan ASEAN
Sustainability Highlights
Pendekatan Kami
290 Strategi Keberlanjutan
299 Tata Kelola Keberlanjutan
301 Manajemen Pemangku Kepentingan
305 Faktor LST Material
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 289
Page 292
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
Di UOB Indonesia, strategi keberlanjutan kami didukung oleh tujuan perusahaan dan
mencerminkan pendekatan bisnis kami untuk tumbuh dan bertanggung jawab. Strategi
kami mempertimbangkan faktor ekonomi, sosial, lingkungan, privasi data, dan etika
bisnis yang memengaruhi keputusan dan tindakan kami, serta dampaknya terhadap
pemangku kepentingan kami. Hal ini juga memastikan bahwa kami tetap pragmatis dan
progresif melalui pengelolaan risiko dan peluang lingkungan, sosial dan tata kelola (LST)
secara praktis dan sejalan dengan kondisi pasar.
Lima Prinsip Panduan
Program keberlanjutan UOB Indonesia berjalan sesuai dengan Lima Prinsip Panduan yang berfungsi sebagai
acuan tentang bagaimana kami memitigasi risiko, serta mengoptimalkan peluang yang dapat berdampak
materiil bagi nasabah, para kolega, investor, pemasok, dan masyarakat di mana pun kami beroperasi.
Membangun Masa Depan yang
Berkelanjutan Bersama dengan Nasabah
Melibatkan nasabah kami secara proaktif
untuk mempengaruhi praktik keberlanjutan 01
nasabah agar lebih memiliki ketahanan
jangka panjang.
Selaras dengan Strategi Bisnis dan
Pemangku Kepentingan
02 Tetap relevan secara ekonomi dengan
mengutamakan strategi pembangunan
berkelanjutan.
Pragmatik dan Progresif
Menerapkan program keberlanjutan
untuk mengelola risiko dan peluang 03
LST secara wajar, selaras dengan
realita pasar dan persaingan.
Kepatuhan Regulasi sebagai Landasan Kami
Menyelaraskan pendekatan keberlanjutan
kami dengan kebijakan-kebijakan dan
04 pedoman LST dari pemerintah dan pasar
penting kami.
Mengacu pada Nilai
Berdasar pada nilai-nilai kami yang
ada sejak dulu. 05
290 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 293
Membangun Masa Depan ASEAN
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
Strategi keberlanjutan Bank didasarkan pada nilai-nilai: Honourable, Enterprising, United, dan Committed.
Nilai-nilai tersebut menjadi panduan bagi seluruh karyawan dalam menerapkan kebijakan dan proses
operasional untuk memastikan kepentingan jangka panjang para pemangku kepentingan dapat terpenuhi
dan kinerja Bank tetap terjaga.
Strategi Keberlanjutan [OJK F.1]
Empat pilar strategi keberlanjutan bermuara dari kekuatan fundamental UOB dan berakar pada nilai-nilai
Bank. Keempat pilar tersebut mencerminkan keahlian, tanggung jawab, dan peran Bank dalam memastikan
kesejahteraan dalam jangka panjang para pemangku kepentingan utama. Setiap pilar menentukan tujuan yang
ingin dicapai guna memastikan penerapan strategi keberlanjutan yang sesuai dengan rencana dan tujuan yang
jelas.
1. Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan, Bank memasukkan unsur-unsur risiko keberlanjutan dalam
pendekatan kami terhadap manajemen risiko. Hal ini termasuk mengintegrasikan pertimbangan LST ke
dalam proses evaluasi dan persetujuan kredit. Kami menawarkan berbagai solusi berkelanjutan yang dapat
membantu nasabah kami membuat perbedaan di komunitas mereka sendiri. Kami juga secara progresif
mengadopsi serta mempromosikan praktik menjaga keseimbangan iklim yang akan mendukung nasabah
kami dalam transisi mereka ke ekonomi rendah karbon. Selain pembiayaan, kami terus membuat langkah
signifikan dalam menumbuhkan portofolio investasi berkelanjutan kami.
2. Mengutamakan Nasabah
Karena Bank berfokus untuk melakukan apa yang baik bagi nasabah, kami memastikan bahwa prinsip-prinsip
Fair Dealing tertanam dalam semua aspek hubungan Bank dengan mereka. Dengan mempertimbangkan
kepentingan nasabah, kami memanfaatkan teknologi dan data untuk memberikan layanan perbankan
yang lebih praktis, cerdas, aman, dan intuitif. Dengan demikian, kami bertujuan untuk membuat transaksi
perbankan menjadi lebih mudah diakses dan inklusif bagi individu dan bisnis di komunitas tempat kami
beroperasi. Mendampingi nasabah kami juga berarti bahwa kami harus melindungi data dan privasi mereka
dengan menjaga keamanan dan ketahanan sistem serta proses kami.
3. Mengembangkan Individu Profesional yang Berprinsip
Bank mengembangkan individu profesional yang berprinsip - tim yang berkinerja baik dan individu yang
dipandu oleh nilai-nilai Bank. Kami merangkul beragam kekuatan dan kemampuan dimana hal tersebut akan
meningkatkan kemampuan dan daya saing kami. Kami membekali kolega kami untuk menghadapi tantangan
masa depan sekaligus kami senantiasa peduli terhadap kesejahteraan dan keharmonisan kehidupan kerja
mereka. Kami juga menumbuhkan rasa memiliki di antara rekan-rekan kami dengan mendorong kesukarelaan
dan meningkatkan keterlibatan dan kepuasan.
4. Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Sebagai penyedia jasa keuangan yang bertanggung jawab, Bank menjunjung tinggi tanggung jawab
perusahaan dengan menjaga standar tata kelola dan budaya risiko terbaik, memastikan kepatuhan
terhadap regulasi, dan melindungi sistem keuangan Bank. Kami teguh dalam komitmen kami untuk
mewujudkan pembangunan sosial di bidang seni, anak-anak dan pendidikan. Baik dalam operasional kami
sendiri maupun di antara para pemangku kepentingan, kami juga secara aktif mendorong dan mendukung
upaya pengelolaan lingkungan. Bersama-sama, upaya ini memungkinkan kami berkontribusi pada masa
depan yang kuat dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 291
Page 294
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan para pemangku
kepentingan kami
Mendorong Pertumbuhan Mengutamakan Mengembangkan Mengusung Tanggung
Berkelanjutan Nasabah Individu Profesional dan Jawab Perusahaan
Berprinsip
• Memberikan kontribusi • Melindungi data dan • Membangun tim • Memelihara standar
ekonomi untuk privasi nasabah dengan berkinerja tinggi dan tata kelola dan budaya
memajukan komunitas sistem dan praktik yang individu yang berfokus risiko terbaik
aman dan kuat pada masa depan
• Mengintegrasikan risiko • Memastikan transaksi • Mendukung harmoni • Memastikan kepatuhan
lingkungan, sosial, yang adil (Fair Dealing) antara kehidupan dan terhadap regulasi
dan tata kelola dalam pekerjaan
manajemen risiko
• Mengintegrasikan • Merancang customer • Mendorong • Melindungi sistem
pertimbangan sosial experience yang intuitif kesukarelaan dan keuangan dari
dan lingkungan ke advokasi mengenai isu penyalahgunaan
dalam proses evaluasi sosial dan lingkungan
dan persetujuan kredit
• Mengadopsi dan • Menjadikan transaksi • Memastikan • Melindungi prinsip-
mempromosikan bank lebih sederhana, keterlibatan dan prinsip keberlanjutan
praktik-praktik menjaga cerdas, dan aman kepuasan karyawan dalam praktik
keseimbangan iklim melalui penggunaan pengadaan kami
untuk mendukung teknologi dan data
nasabah kami dalam secara etis
transisi mereka ke
ekonomi rendah karbon
• Mengembangkan • Menjadikan perbankan • Memastikan kesehatan, • Mengelola dampak
dan menyediakan lebih mudah diakses keamanan, dan langsung dan
pembiayaan serta solusi dan inklusif kesejahteraan di tempat mendorong kepedulian
investasi berkelanjutan kerja lingkungan
• Mendukung bisnis • Terbuka terhadap • Mendukung
di semua tahap beragam kemampuan perkembangan sosial
pertumbuhan dan kekuatan pada anak-anak,
pendidikan, dan seni
Tertanam dalam Nilai-Nilai Honourable, Enterprising, United, dan Committed
Membangun Budaya Keberlanjutan pembiayaan yang bertanggung jawab dan pelatihan
Bank menerapkan beberapa program khusus untuk online terkait LST. Dalam tahun pelaporan, 80 persen
mengembangkan budaya keberlanjutan, termasuk karyawan mengikuti program Better U, program
perubahan dan pembenahan internal organisasi, peningkatan keterampilan yang diakreditasi oleh
pembentukan dan integrasi kebijakan LST dalam The Institute of Banking and Finance Singapore (IBF)
manajemen risiko dan proses persetujuan, pelatihan yang dirancang untuk membekali karyawan dengan
karyawan terkait dengan aspek keberlanjutan dan pengetahuan dan kompetensi agar tetap relevan dan
menyediakan program pendidikan keberlanjutan bagi berkembang dalam lingkungan yang terus berubah.
masyarakat. Topik yang dibahas mencakup kesadaran digital,
ilmu data dasar, human centred design, pemecahan
Bank telah menetapkan strategi LST, yang akan masalah, dan pola pikir pertumbuhan.
terus disempurnakan dari waktu ke waktu. Pelatihan
karyawan merupakan komponen utama dalam Bank juga melaksanakan program untuk membangun
strategi ini. Beberapa program pelatihan keuangan kesadaran pemangku kepentingan guna memastikan
berkelanjutan untuk karyawan yang diimplementasikan keselarasan agar semua pemangku kepentingan
dalam tahun pelaporan mencakup: pelatihan dapat mendukung pencapaian tujuan keberlanjutan
292 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 295
Membangun Masa Depan ASEAN
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
sosial dan lingkungan. Kami telah melaksanakan Komitmen net zero kami mencakup enam sektor
beberapa program secara mandiri atau bekerja sama fokus yang mewakili sekitar 60 persen dari portofolio
dengan pihak ketiga dan pemerintah, seperti acara pinjaman korporasi kami.
untuk mendukung literasi keuangan masyarakat
setempat, UOB Painting of the Year, dan pengelolaan Hal ini dapat dikelompokkan menjadi dua ekosistem
sampah daur ulang di kantor pusat. dalam hal emisi: energi dan pembangunan
lingkungan. Sektor-sektor ini dipilih berdasarkan tiga
Komitmen terhadap Net Zero pertimbangan utama:
Seruan global semakin marak dan mendesak untuk
aksi menjaga keseimbangan iklim yang lebih kuat dan • Signifikansi: Keenam sektor tersebut adalah sektor
terkoordinasi. Semakin banyak negara dan perusahaan yang paling materiil dan paling berhubungan
yang menjanjikan komitmen mereka terhadap emisi dalam hal upaya dekarbonisasi. Minyak, gas, dan
net zero, dan menetapkan target yang terukur dan batu bara, misalnya, bertanggung jawab atas
merencanakan tindakan nyata untuk mendukung lebih dari 73 persen emisi langsung secara global
transisi global. Kita tidak dapat mewariskan tanggung sebagai pasokan energi dasar. Konsumen pada
jawab kepada generasi mendatang; kita harus umumnya, termasuk listrik, otomotif, real estate,
menjalankan transisi ini mulai saat ini. Sementara itu, dan baja, menyumbang lebih dari 60 persen emisi
Asia Tenggara, adalah salah satu wilayah yang paling dari pembakaran bahan bakar fosil.
rentan terhadap perubahan iklim, Asia Tenggara
menghadapi konsekuensi nyata – naiknya permukaan • Eksposur dan dampak: Keenam sektor tersebut
laut, gelombang panas, kekeringan dan badai hujan merupakan mayoritas portofolio pinjaman
serta banjir yang semakin parah. korporasi kami. Strategi pembiayaan UOB dapat
memiliki dampak jangka pendek pada sektor listrik
UOB Indonesia, sebagai anak perusahaan UOB dan otomotif, di mana teknologi rendah karbon
yang bercita-cita menjadi bank yang terkemuka dapat dikembangkan namun membutuhkan
dalam prinsip keberlanjutan di Asia Tenggara serta investasi besar, serta di sektor real estate di mana
berkomitmen untuk mencapai net zero pada tahun infrastruktur hemat energi juga tersedia. Meskipun
2050, mengakui dampak substansial yang dapat emisi di sektor baja dan konstruksi akan lebih sulit
dimiliki lembaga keuangan dalam mengkatalisasi untuk dikurangi, transisi di sektor-sektor ini sangat
dan memfasilitasi dekarbonisasi, serta berupaya penting bagi klien real estate kami dalam upaya
menyeimbangkan pertumbuhan dengan tanggung dekarbonisasi mereka.
jawab melalui dukungan terhadap transisi yang adil.
Upaya kami lebih dari sekedar pengurangan emisi • Aksesibilitas dan ketersediaan metodologi
gas rumah kaca (GRK), namun kami juga membantu dan data: Tantangan seputar kualitas dan
memastikan bahwa kehidupan dan mata pencaharian ketersediaan data, dan kami telah memilih
individu dan masyarakat dapat terus meningkat. sektor di mana data emisi yang bermakna dapat
diakses atau di mana ada metodologi data yang
UOB telah mengadopsi pandangan pragmatis mapan untuk menghitung perkiraan. Metodologi
dan komitmen kami berdasarkan pada realitas dan cakupan sektor yang kami terapkan akan
perkembangan pasar Indonesia. Dalam menetapkan diperbaharui seiring dengan peningkatan kualitas
target net zero, UOB dipandu oleh pendekatan ilmiah data.
yang kredibel dan menyelaraskandengan model
net zero global jika memungkinkan. Pendekatan ini
sejalan dengan panduan dari Glasgow Financial
Alliance for Net Zero (GFANZ) tentang bagaimana
lembaga keuangan harus menetapkan target dan
menggunakan jalur sektoral sejalan dengan Perjanjian
Paris dan pemulihan pemanasan global 1.5°C yang
digariskan oleh Panel Antar Pemerintah tentang
Perubahan Iklim.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 293
Page 296
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
Ikhtisar Peluang berdasarkan Sektor seperti di bawah ini:
Ekosistem Sektor Peluang
Energi Bekerja dengan perusahaan pembangkit listrik/energi/tenaga lainnya dan produsen
peralatan untuk mengadopsi target dekarbonisasi
Listrik/energi Meningkatkan pembiayaan untuk proyek energi baru terbarukan
Bekerja dengan produsen peralatan, dealer, dan perusahaan leasing (sewa guna usaha)
keuangan otomotif untuk mendukung rantai pasokan kendaraan listrik (EV)
Otomotif Meningkatkan pembiayaan untuk bisnis yang berfokus pada EV
Bekerja dengan perusahaan di sektor yang sulit menerapkan dekarbonisasi, untuk
berinvestasi di energi terbarukan, bahan bakar alternative rendah emisi dan teknologi
Minyak dan gas pengurangan emisi
Lingkungan Bekerja dengan pengembang properti, operator, perusahaan investasi dan Real Estate
yang Investment Trust (REIT) untuk mendorong adopsi standar efisiensi energi untuk bangunan
dikembangkan
Real Estate Meningkatkan pembiayaan untuk mendukung penguatan dan peningkatan bangunan
yang ada untuk pemasangan peralatan hemat energi dan/atau pemasangan energi
terbarukan
Bekerja dengan kontraktor dan pemasok material untuk meningkatkan pembiayaan untuk
kegiatan konstruksi bangunan hijau dan mendorong peningkatan penggunaan bahan
bangunan berkelanjutan untuk biaya siklus hidup yang lebih baik dan untuk menurunkan
Konstruksi emisi karbon yang terkandung
Meningkatkan pembiayaan energi terbarukan di lokasi
Mendukung produsen dan pedagang baja mentah dan logam fabrikasi terhadap metode
produksi tungku busur listrik (EAF) dan penggunaan besi tua
Baja Mendukung penelitian dan pengembangan teknologi baru untuk meningkatkan efisiensi
pabrik
UOB Indonesia akan terus memperdalam pemahaman tentang perjalanan dekarbonisasi klien kami, meningkatkan
produk keuangan berkelanjutan termasuk solusi yang spesifik untuk setiap sektor dalam melayani kebutuhan
end-to-end, dan memperkuat kemampuan untuk mengkatalisasi transformasi ekosistem melalui konsultasi dan
solusi di luar perbankan.
Informasi lebih lanjut mengenai komitmen net zero UOB untuk mencapai net zero tersedia di https://www.
uobgroup.com/sustainability/sustainable-banking/net-zero-commitment.page
Dukungan Dalam Pencapaian United Nations Sustainable Development Goals (UN SDGs)
Rencana Aksi Bisnis (RAB) dan Rencana Aksi Keberkelanjutan Bank (RAKB) UOB Indonesia telah disesuaikan untuk
mencerminkan dukungan kami terhadap TPB PBB yang menunjukkan tanggung jawab sosial dan lingkungan
serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
294 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 297
Membangun Masa Depan ASEAN
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
United Nations Global Compact (UNGC)
UOB juga merupakan anggota dalam United Nations Global Compact (UNGC), yang merupakan inisiatif untuk
mendorong perusahaan agar menyelaraskan strategi dan operasional mereka dengan sepuluh prinsip di
bidang hak asasi manusia, tenaga kerja, lingkungan, dan anti-korupsi, serta mendukung Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebagai penandatangan, UOB mendukung Sepuluh Prinsip dari
Global Compact:
Sepuluh Prinsip | Global Compact PBB
Hak asasi manusia Prinsip 1: Para pelaku usaha harus mendukung dan menghormati perlindungan hak asasi
manusia yang diproklamirkan secara internasional; dan
Prinsip 2: Memastikan bahwa tidak ada keterlibatan dalam pelanggaran hak asasi
manusia.
Tenaga Kerja Prinsip 3: Para pelaku usaha harus menjunjung tinggi kebebasan dalam berserikat dan
menyadarihak untuk berunding bersama;
Prinsip 4: Penghapusan segala bentuk kerja paksa dan kerja wajib;
Prinsip 5: penghapusan pekerja anak secara efektif; dan
Prinsip 6: penghapusan diskriminasi sehubungan dengan pekerjaan dan jabatan.
Lingkungan Prinsip 7: Para pelaku usaha diharuskan mendukung pendekatan tindakan pencegahan
terhadap tantangan lingkungan;
Prinsip 8: Menjalankan inisiatif untuk meningkatkan tanggung jawab lingkungan, dan
Prinsip 9: Mendorong perkembangan dan difusi teknologi yang ramah lingkungan.
Anti Korupsi Prinsip 10: Para pelaku usaha diharuskan menolak segala tindak korupsi termasuk
pemerasan dan penyuapan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 295
Page 298
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
Prinsip Keuangan Berkelanjutan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) untuk
[OJK A.1] mewujudkan berbagai program keberlanjutan, baik
UOB Indonesia percaya pada pengembangan untuk jangka pendek (satu tahun) maupun jangka
berkelanjutan yang memenuhi kebutuhan masa kini panjang (lima tahun).
tanpa mengorbankan mata pencaharian generasi
mendatang. Pemerintah Indonesia juga telah Untuk mengoptimalkan kinerja program yang
mulai membentuk sistem lembaga keuangan yang berfokus pada pembentukan nilai berkelanjutan bagi
ramah lingkungan sebagaimana diamanatkan pemangku kepentingan, Bank menyelaraskan strategi
dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang bisnis jangka panjangnya dengan kepentingan
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. para pemangku kepentingan. Dalam melaksanakan
kegiatan operasional, Bank berupaya memberikan
Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah nilai tambah bagi pemangku kepentingan dengan
menerbitkan peraturan No. 51/POJK.03/2017 mengintegrasikan delapan prinsip keuangan
(POJK 51/2017) tentang Penerapan Keuangan berkelanjutan (tertuang dalam Peraturan Otoritas
Berkelanjutan Bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Jasa Keuangan No. 51 Tahun 2017), antara lain: [OJK A.1]
dan Perusahaan Publik. Dengan demikian, setiap
bisnis di sektor keuangan perlu mengambil langkah- • Prinsip Investasi yang Bertanggung Jawab;
langkah yang dapat menghasilkan dampak positif • Prinsip Strategi dan Praktik Bisnis Berkelanjutan;
bagi lingkungan dan masyarakat serta menerapkan • Prinsip Manajemen Risiko Sosial dan Lingkungan;
keuangan berkelanjutan, sehingga pengembangan • Prinsip Tata Kelola;
bisnis dapat berdampak luas bagi masyarakat. • Prinsip Komunikasi Informatif;
• Prinsip Inklusivitas;
Bank mendukung program pemerintah untuk • Prinsip Prioritas Pengembangan Sektor Strategis;
menerapkan prinsip-prinsip keuangan berkelanjutan dan
dengan mengintegrasikan aspek Lingklungan, Sosial • Prinsip Koordinasi dan Kolaborasi.
dan Tata Kelola (LST) dalam kegiatan operasional
Bank. Kami berpegang teguh pada prinsip kehati-
hatian dalam menjalankan bisnis dan memastikan Realisasi Program Aksi
bahwa risiko kredit terkendali. Bank juga berkomitmen Berkelanjutan Bank
untuk memitigasi aspek LST dalam operasional kami Sebagai wujud komitmen kami dalam mendukung
dan berpartisipasi dalam implementasi proyek pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,
percontohan Taksonomi Hijau Indonesia, yang dimulai Bank telah mengevaluasi dan menerapkan RAKB
pada Juli 2022 dan terus menerapkan pelaporan periode 2023-2028 yang dirumuskan oleh Direksi dan
klasifikasi Taksonomi Hijau setiap triwulan di segmen disetujui oleh Dewan Komisaris. Berbagai program
Wholesale Banking (tidak termasuk Business Banking). RAKB yang direalisasikan pada tahun 2023 adalah
Selanjutnya, Bank akan terus mendukung inisiatif OJK sebagai berikut:
terkait taksonomi hijau pada tahun 2024.
Jangka pendek
Kami telah menetapkan kebijakan dan menerapkan a. Menumbuhkan kesadaran internal bank terkait
pembiayaan berkelanjutan untuk mendukung aspek LST
pembangunan berkelanjutan yang bertanggung Pada tahun 2023, kami telah menerbitkan
jawab. Kami mendukung pelaku usaha dalam transisi sirkulasi email secara rutin mengenai LST ke
mereka menuju ekonomi yang lebih berkelanjutan, semua karyawan, termasuk beberapa kegiatan
rendah karbon, hemat energi, membantu mereka diskusi dan kegiatan kolaboratif lainnya untuk
tetap relevan dan kompetitif untuk jangka panjang. meningkatkan pemahaman karyawan Bank
Untuk membantu menyederhanakan akses ke terkait LST. Selain itu, bank telah meluncurkan
pembiayaan berkelanjutan bagi perusahaan yang modul e-learning keberlanjutan 101 yang wajib
ingin membangun bisnis yang tangguh, kami memiliki bagi seluruh karyawan. Modul ini memberikan
sustainable finance umbrella framework yang selaras pemahaman dasar tentang topik-topik di seluruh
dengan standar, prinsip, dan pedoman yang diakui dimensi LST, strategi keberlanjutan UOB, serta
secara internasional. bagaimana karyawan dapat berkontribusi pada
agenda keberlanjutan kami.
Sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) No. 51 Tahun 2017, Bank mendukung
pencapaian tujuan keberlanjutan dengan menyusun
296 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 299
Membangun Masa Depan ASEAN
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
b. Menumbuhkan kesadaran akan keragaman dan risiko lingkungan yang baik di lingkungan
inklusi Bank, menetapkan peran dan tanggung
Untuk mendukung lingkungan kerja inklusif jawab pemangku kepentingan internal
yang bebas dari diskriminasi, intimidasi, terkait pengelolaan risiko lingkungan dan
pelecehan, dan memberikan kesempatan yang memfasilitasi pengembangan usaha melalui
sama bagi pengembangan seluruh karyawan, pendekatan yang cermat dan konsisten.
Bank mewajibkan seluruh karyawan yang baru
bergabung untuk memberikan deklarasi “Kode f. Implementasi pelaporan Taksonomi Hijau
Etik”. Pada tahun 2023, 100 persen karyawan telah Indonesia (THI)
menyelesaikan dan/atau masih dalam batas waktu Bank telah menyampaikan laporan THI sesuai
yang ditentukan untuk menyelesaikan deklarasit. arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setiap
triwulan.
c. Menciptakan tenaga kerja dengan pengembangan
keterampilan g. Membangun program sosial yang berfokus
80 persen dari karyawan Bank yang relevan telah pada seni, anak-anak dan pendidikan melalui
menyelesaikan 5 modul pelatihan di program kemitraan, partisipasi karyawan/kesukarelaan,
Better U. dan filantropi perusahaan.
d. Peningkatan analisis debitur dengan menentukan UOBI memberdayakan masyarakat melalui
klasifikasi risiko LST serangkaian program seperti UOB Painting
• Pemantauan portofolio profil risiko LST of the Year, UOB Heartbeat dan Art Jakarta.
disampaikan kepada manajemen melalui rapat Kompetisi UOB POY memberikan kesempatan
atau sirkulasi kepada anggota CPC (Credit kepada seniman yang sudah mapan dan baru
Policy Committe). Pemantauan tindak lanjut dan muncul di Indonesia untuk menunjukkan bakat
kemajuan debitur baru dan debitur eksisting artistik mereka dan mendapatkan pengakuan di
dengan isu-isu terkait LST yang teridentifikasi Asia Tenggara. Selama tiga belas tahun berdiri,
(misalnya hasil PROPER atau insiden terkait seniman pemenang UOB POY Indonesia telah
LST) dilakukan setiap bulan melalui pertemuan memenangkan penghargaan bergengsi UOB POY
CPQM (Credit Portfolio Quality Meeting) Award Asia Tenggara sebanyak enam kali. Kami
sebagai bagian dari kerangka daftar pantauan juga memberdayakan seniman pemenang untuk
Bank. mengajar anak-anak melalui program kesadaran
• Bank terus melakukan kolaborasi antara lingkungan sebagai bagian dari inisiatif
fungsi kerja terkait untuk menyusun laporan pendidikan kami.
tentang klasifikasi Taksonomi Hijau Indonesia
(THI) untuk debitur Bank sebagaimana yang UOB Heartbeat adalah program keterlibatan
diprasyaratkan oleh Otoritas Jasa Keuangan karyawan tahunan yang mendorong karyawan
yang akan berlaku pada tahun 2024. Bank untuk berpartisipasi dalam kegiatan sukarela yang
telah mulai melakukan uji coba tahap berdampak positif bagi masyarakat. Kegiatan
percontohan pelaporan klasifikasi THI untuk ini termasuk membantu anak-anak yang kurang
sejumlah debitur bank di Wholesale Banking beruntung atau berkebutuhan khusus dengan
(tidak termasuk Business Banking). pendidikan seni, akses digital, literasi bahasa
• Bank melakukan pelatihan penilaian LST untuk Inggris dan keuangan, dan mendongeng. Selain
sektor industri terkait pada kuartal ketiga 2023. itu, UOB Heartbeat Run/Walk dilakukan dalam
bentuk lari/jalan kaki untuk menggalang donasi
e. Peningkatan kebijakan atau prosedur kredit, bagi masyarakat.
tata kelola dan/atau SOP terkait risiko LST
sesuai dengan prinsip keberlanjutan, khususnya UOB Indonesia juga telah menjalin kemitraan
penyesuaian ketentuan terkait THI dari OJK strategis dengan Art Jakarta, salah satu acara
• Bank telah meningkatkan kebijakan pameran seni terbesar di Indonesia, sejak 2016.
pembiayaan yang bertanggung jawab di
sektor minyak & gas, batubara termal, protein Sebagai salah satu mitra utama, UOB Indonesia
hewani, dan minyak kelapa sawit. mempersembahkan UOB Art Space, ruang
• Bank juga telah menetapkan Kerangka Kerja pameran seni berukuran besar untuk menghargai
Manajemen Risiko Lingkungan yang bertujuan dan mempromosikan karya seni pemenang UOB
untuk membangun sistem manajemen Painting of the Year, tidak hanya dari Indonesia
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 297
Page 300
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Strategi Keberlanjutan
[GRI 2-22, 2-23, 2-24] [OJK A.1]
tetapi juga dari Malaysia, Singapura, Vietnam, l. Mendukung “obligasi hijau” dengan menjadi agen
dan Thailand. distribusi produk SUKUK Tabungan
Untuk mendukung program pelestarian lingkungan
h. Diseminasi dan komunikasi kepada mahasiswa pemerintah, Bank berpartisipasi sebagai agen
untuk meningkatkan literasi keuangan penjual ST010. Kami juga menawarkan obligasi ritel
Pada tahun 2023, UOB Indonesia melakukan hijau kepada nasabah sebagai pilihan investasi.
kunjungan ke beberapa sekolah terpilih. Bank
mempromosikan budaya menabung melalui 6 Jangka panjang
kegiatan di sekolah dan 7 kegiatan di masyarakat a. Mengembangkan kompetensi internal untuk
dan tempat umum, untuk memungkinkan interaksi mendukung pertumbuhan Bank yang berkelanjutan
antara orang tua dan anak. Kios promosi kegiatan Kami mengembangkan karyawan kami dan
didirikan di mal, kantor, dan pasar. membekali mereka dengan pengetahuan dan
keterampilan yang relevan sehingga mereka siap
i. Meminimalkan pencemaran lingkungan dengan menghadapi tantangan masa depan. Ini termasuk
mengurangi penggunaan plastik, kertas, dan topik LST dan topik terkait digital, yaitu kesadaran
toner digital, ilmu data fundamental, desain yang
Untuk mengurangi pencemaran lingkungan, berpusat pada manusia, pemecahan masalah, dan
UOB Indonesia menghentikan pengadaan air pola pikir berkembang.
minum kemasan plastik sejak Januari 2023. Bank
menganjurkan karyawan untuk membawa tumbler Tim Pembelajaran dan Pengembangan SDM
mereka sendiri untuk penggunaan pribadi. Selain bekerja sama dengan Wholesale Banking, Risk
itu, kami menyediakan gelas minum khusus untuk Management, Compliance, Legal, and Corporate
nasabah. Secretary, Integrated Fraud Management, Technology
and Operations, dan Strategic Communications
Pada tahun 2023, kami mengurangi penggunaan & Brand untuk mengkurasi, melakukan, dan
kertas sebesar 45 persen dan toner sebesar 72 memfasilitasi program pembelajaran ini.
persen pada tahun 2023, dibandingkan dengan
penggunaan pada tahun 2019. b. Deskripsi Tugas Jangka Panjang Independen
Country Sustainability Office (CSO) [GRI 2-14]
j. Menerapkan pengelolaan sampah di Kantor Pada pertengahan tahun 2023, Bank membentuk
Pusat Country Sustainability Office (CSO) yang
Kami menerapkan sistem pemisahan sampah bertanggungjawab langsung kepada Direktur
di gedung kantor pusat kami, menyediakan Utama Bank, serta beroperasi di bawah kerangka
tempat sampah yang berbeda untuk sampah keberlanjutan yang telah disetujui dan mematuhi
kertas, anorganik, dan organik. Selain itu, kami regulasi setempat. Unit ini memiliki peran sebagai
melibatkan perusahaan pengelolaan sampah hub tata kelola utama yang fokus pada 3 area
untuk mengelola dan mengoptimalkan daur ulang yang saling terkait, yaitu manajemen pemangku
sampah dari UOB Plaza dan kantor Wahid Hasyim, kepentingan eksternal, manajemen pemangku
sehingga mampu mengurangi jumlah sampah kepentingan internal, dan pertumbuhan bisnis
yang berakhir di tempat pembuangan akhir. berkelanjutan serta manajemen risiko. Untuk
mendukung perjalanan keberlanjutan Bank, Unit ini
k. Efisiensi Energi dan Energi Terbarukan melaksanakan beberapa inisiatif berikut:
Bank membeli Renewable Energy Certificate • Membentuk Kelompok Kerja Keberlanjutan
(REC) dari pembangkit listrik tenaga panas bumi (Sustainability Working Group - SWG) yang
di Indonesia berdasarkan jumlah listrik yang terdiri dari para pemimpin unit-unit yang
digunakan. REC diperoleh setiap tahun setelah kegiatannya berdampak pada LST, dan
data penggunaan listrik untuk Januari hingga bertanggung jawab langsung kepada jajaran
Desember selesai. Kami juga secara bertahap Direksi.
mengganti sistem pencahayaan konvensional di • Menunjuk Sustainability champions di tingkat
kantor pusat dan kantor cabang dengan sistem kerja di seluruh unit UOB Indonesia.
pencahayaan light-emitting diodes (LED) yang • Memperbarui kebijakan dan prosedur agar
lebih efisien. sejalan dengan peraturan perundang-
undangan yang berlaku dan struktur tata kelola
Bank.
298 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 301
Membangun Masa Depan ASEAN
Tata Kelola Keberlanjutan
Bank berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan untuk
memastikan kinerja optimal dari semua program berkelanjutan yang telah kami rancang
dengan cermat dengan tujuan memenuhi harapan semua pemangku kepentingan.
Prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan UOB Indonesia yang berkelanjutan (lingkungan dan sosial),
mencakup kerangka kerja yang dirancang untuk dan menyelaraskan kerangka pembiayaan Bank
memastikan transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan dengan prioritas nasional yang ditetapkan oleh
tanggung jawab dalam semua aspek operasional dan Pemerintah dan Regulator;
pengelolaan Bank. Semua karyawan bertanggung • Mendiskusikan dan menetapkan strategi/Aksi
jawab untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip ini Keberlanjutan dan Rencana Keuangan untuk
karena sangat penting untuk menjaga kepercayaan tahun depan dan 5 tahun ke depan; dan
para depositor, investor, dan masyarakat luas. Bank • Meninjau Aksi Keberlanjutan dan Kinerja/Realisasi
mematuhi standar peraturan dan kebijakan internal Keuangan.
yang ketat untuk mengelola risiko secara efektif,
menjaga kepentingan pemangku kepentingan, dan CSO SWG bertugas menilai topik-topik LST yang
meningkatkan kinerja keuangan. relevan dengan konteks perbankan, mengidentifikasi
risiko dan peluang, menentukan target dan tujuan,
Bank juga berkomitmen terhadap pelayanan yang adil meninjau isu-isu yang muncul, menyusun, menilai data
terhadap semua nasabah, memastikan kerahasiaan yang relevan, dan memantau perkembangan program
dan keamanan informasi nasabah. Melalui praktik dan inisiatif yang terkait dengan keberlanjutan.
tata kelola ini, Bank bertujuan untuk mempertahankan CSO dan SWG melaporkan kinerja dan tantangan
reputasi kami, memastikan keberhasilan jangka yang dihadapi langsung kepada Direksi. Anggota
panjang, dan berkontribusi positif terhadap stabilitas SWG mewakili unit bisnis dan pendukung Bank yang
sistem keuangan. kegiatannya memiliki dampak terhadap lingkungan,
masyarakat, dan ekonomi. SWG diketuai CSO dan
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3] anggota tetap terdiri dari Wholesale Banking Director,
Kami mengevaluasi dan meningkatkan pendekatan Risk Management Director, Compliance, Legal and
tata kelola Bank secara berkala untuk memastikan Corporate Secretary Director, Finance & Corporate
bahwa tata kelola Bank masih relevan dan selaras Services Director, Head of Human Resource dan Head
dengan praktik terbaik dan selalu siap untuk of Strategic Communication & Brand.
mengatasi setiap tantangan perubahan.
Seluruh karyawan UOB Indonesia memiliki tanggung
Bank mendapatkan peringkat komposit 2, indikasi jawab untuk mematuhi dan menjunjung tinggi
penerapan Good Corporate Governance (“GCG”) yang kerangka kerja Keberlanjutan. Seluruh unit bisnis dan
‘Baik’, dengan terus menyempurnakan kebijakan, unit pendukung UOB Indonesia bertanggung jawab
prosedur, proses, dan sistem internal kami. untuk menilai isu-isu LST yang relevan dengan lingkup
pekerjaan mereka dan mengambil langkah-langkah
Tata Kelola Sustainability Working Group yang tepat untuk memastikan bahwa nasabah dan
[OJK E.1]
pemasok juga memenuhi persyaratan kebijakan yang
Pada tahun 2023, Dewan relevan jika berlaku.
• secara resmi mendirikan Country Sustainability
Office (“CSO”) independen di Indonesia.
Tujuannya adalah untuk mewujudkan komitmen
Bank terhadap net-zero dengan mendukung
nasabah untuk mengembangkan model bisnis
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 299
Page 302
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Tata Kelola Keberlanjutan
Peran Direksi Pengembangan Manajemen Risiko atas
dalam Kompetensi terkait Penerapan Keuangan
Keberlanjutan Keberlanjutan Keberlanjutan
[GRI 2-14] [OJK E.2] [OJK E.3]
Direksi UOB Indonesia Untuk mengembangkan Salah satu pendekatan
senantiasa memperhatikan kapasitas internal utama UOB Indonesia
untuk mengevaluasi, UOB Indonesia dalam terhadap keuangan
memantau dan memastikan menerapkan keuangan berkelanjutan adalah
bahwa pelaksanaan inisiatif berkelanjutan, hingga berdasarkan penerapan
keberlanjutan telah sesuai periode penulisan laporan manajemen risiko.
dengan rencana dan tujuan ini, UOB Indonesia telah Kami mengidentifikasi,
yang ingin dicapai. Dewan melaksanakan berbagai menganalisis dampak atau
juga memberikan arahan kegiatan keberlanjutan, risiko, dan menetapkan
strategis untuk praktik antara lain: meluncurkan rencana dan kebijakan
keberlanjutan. modul pelatihan terkait untuk memitigasi setiap
Mandatory Workshop for kegiatan operasional Bank.
Dalam merumuskan laporan Responsible Financing
keberlanjutan ini, Direksi Topic, mengadakan Informasi lebih lanjut
juga memberikan arahan, pelatihan APU/PPT untuk tentang pengelolaan
peninjauan kembali, dan pencegahan pencucian risiko dapat dilihat dalam
menyetujui informasi yang uang, fraud awareness laporan tahunan di bagian
dilaporkan, termasuk untuk pencegahan fraud, Manajemen Risiko.
menentukan faktor material. anti penyuapan untuk
pencegahan korupsi, fair
dealing untuk kesadaran
akan transaksi yang
adil, Keamanan TI untuk
kesadaran akan informasi
dan keamanan siber, dan
Keberlanjutan 101.
300 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 303
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Pemangku Kepentingan
[GRI 2-29] [POJK E.4]
Secara rutin kami menilik pandangan dan harapan pemangku kepentingan melalui
percakapan, kolaborasi, dan penelitian. Melalui keterlibatan pemangku kepentingan
yang berkelanjutan, kami mendapatkan informasi mengenai tren, perkembangan, dan
harapan yang terus berubah, sehingga kami tetap dapat menjaga segala kemungkinan
dan berfokus untuk tetap relevan terhadap para pemangku kepentingan.
Untuk memenuhi komitmen kami dalam memberikan nilai tambah secara berkelanjutan dan melindungi
pertumbuhan bisnis jangka panjang, kami melibatkan para pemangku kepentingan dalam pengembangan
kegiatan bisnis kami. Kami mengadakan pertemuan dan forum untuk mempertimbangkan kepentingan mereka
dalam setiap kebijakan dan kegiatan yang kami terapkan. Kami memahami pentingnya memperhatikan harapan
pemangku kepentingan dalam mencapai pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Kami berinteraksi dengan
para pemangku kepentingan kami melalui berbagai cara dan media, baik secara formal maupun informal.
Kelompok Pemangku Topik yang menjadi
Kepentingan dan Mekanisme perhatian bagi Pemangku Mekanisme untuk Memenuhi Ekspektasi
Keterlibatan dengan Pemangku Kepentingan Pemangku Kepentingan
Kepentingan [GRI 3-1]
Rekan
• Komunikasi Chief Executive • Kepercayaan dan rasa • Menjunjung tinggi budaya organisasi yang
Officer (CEO) kepada semua hormat; berbasiskan nilai-nilai dan berfokus pada
kolega tentang topik reguler • Pelibatan dan komunikasi risiko;
dan aktual (triwulanan, dan rutin; • Memastikan kesempatan yang adil dan
jika perlu); • Pengembangan karier, merata untuk semua kolega;
• Komunikasi Human Resources kepuasan kerja, dan • Memastikan kebijakan dan proses SDM yang
kepada semua kolega apresiasi; adil;
tentang inisiatif terkait • Gaji dan tunjangan yang • Memungkinkan rekan-rekan kita untuk
karyawan (sebagaimana dan kompetitif; mendapatkan informasi dan terlibat sehingga
bila diperlukan); • Lingkungan kerja yang mereka dapat berkontribusi secara efektif;
• Sesi tatap muka dengan aman; dan • Mempromosikan kerja tim dan mendukung
manajer (rutin); • Keseimbangan satu sama lain untuk mencapai tujuan
• Portal daring dan aplikasi antara kehidupan bersama;
seluler karyawan dengan sosial, pekerjaan dan • Mendorong umpan balik dan berani
fitur informatif, kolaboratif, keberlanjutan. menyampaikan pendapat;
dan sosial (berkelanjutan); • Memastikan penilaian kinerja yang
• Tinjauan kinerja (tengah transparan dan objektif, serta penghargaan
tahunan); dan pengakuan berbasis kinerja;
• Survei keterlibatan karyawan • Memberikan kesempatan pelatihan
(setiap tahun); dan pengembangan untuk membangun
• Townhall (setiap tahun), keterampilan yang bermanfaat di era
• Pelatihan dan lokakarya ekonomi digital;
(berkelanjutan); dan • Mendukung karyawan untuk memilih jalur
• Inisiatif ‘Speak Up’ bagi karier mereka;
kolega menyampaikan • Memberikan pengaturan waktu kerja yang
masalah untuk ditindaklanjuti fleksibel;
dan diselesaikan • Menawarkan manfaat kesehatan dan
(berkelanjutan). kesejahteraan;
• Menjaga tempat kerja yang sehat dan aman;
• Memungkinkan kolega untuk berkontribusi
kepada komunitas melalui inisiatif yang
bersifat sukarela; dan
• Menciptakan dan menjaga tempat kerja yang
inklusif.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 301
Page 304
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Manajemen Pemangku Kepentingan
[GRI 2-29] [POJK E.4]
Kelompok Pemangku Topik yang menjadi
Kepentingan dan Mekanisme perhatian bagi Pemangku Mekanisme untuk Memenuhi Ekspektasi
Keterlibatan dengan Pemangku Kepentingan Pemangku Kepentingan
Kepentingan [GRI 3-1]
Nasabah
• Interaksi di kantor cabang • Biaya yang kompetitif; • Memberikan informasi dan saran yang
(berkelanjutan); • Nasihat keuangan yang relevan;
• Pertemuan tatap muka bertanggung jawab; • Memberikan informasi yang jelas dan
(berkelanjutan); • Transaksi yang aman; transparan kepada nasabah sehingga
• Layanan Pusat Kontak • Perlindungan data dan mereka dapat membuat keputusan keuangan
(berkelanjutan); privasi; yang terinformasi;
• Survei nasabah setelah • Akses yang mudah ke • Menangani umpan balik nasabah secara
transaksi (berkelanjutan); produk dan layanan; efektif dan tepat waktu;
• Program pemasaran dan • Layanan dan • Memastikan akses ke produk dan layanan
periklanan (berkelanjutan); penyelesaian keluhan perbankan melalui saluran omni-channel dan
• Program melalui kanal yang cepat; jaringan touchpoint nasabah yang luas;
media sosial, dan situs web • Informasi perkembangan • Memastikan kekuatan pemantauan dan
(berkelanjutan); dan bisnis; sistem untuk menjaga keamanan perbankan;
• Acara dan seminar, • Informasi yang relevan • Mengintegrasikan pertimbangan LST
termasuk lokakarya tentang dan tepat waktu tentang ke dalam penilaian risiko dan proses
keberlanjutan (bila diperlukan). produk dan layanan; pengambilan keputusan kredit;
• Layanan purnajual; • Memastikan tata kelola perusahaan dan
• Karyawan yang budaya risiko yang kuat; dan
berpengetahuan; • Menerapkan pedoman pembiayaan yang
• Standar pelayanan dalam bertanggung jawab.
semua interaksi kita
dengan nasabah;
• Berfokus pada kebutuhan
nasabah individu
dan institusi saat
mengembangkan produk
dan layanan kami;
• Memastikan bahwa
kolega kami diperlengkapi
dan berkomitmen
untuk bertindak dan
memberikan saran
yang mengutamakan
kepentingan nasabah;
dan
• Pembiayaan dan investasi
yang bertanggung jawab.
302 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 305
Membangun Masa Depan ASEAN
Manajemen Pemangku Kepentingan
[GRI 2-29] [POJK E.4]
Kelompok Pemangku Topik yang menjadi
Kepentingan dan Mekanisme perhatian bagi Pemangku Mekanisme untuk Memenuhi Ekspektasi
Keterlibatan dengan Pemangku Kepentingan Pemangku Kepentingan
Kepentingan [GRI 3-1]
Komunitas
• Dukungan kepada gerakan • Kesempatan kerja yang • Menawarkan kesempatan kerja kepada
nasional untuk membangun inklusif; talenta lokal;
komunitas inklusif • Kontribusi terhadap • Mendorong investasi strategis yang dapat
(berkelanjutan); penciptaan lapangan memacu pertumbuhan ekonomi dan
• Acara penggalangan dana kerja lokal dan pembangunan sosial; dan
(setiap tahun); pertumbuhan ekonomi; • Berkontribusi kepada komunitas melalui
• Kompetisi seni regional (setiap dan program tanggung jawab sosial perusahaan
tahun); • Tanggung jawab yang berfokus pada anak-anak, seni, LST dan
• Kolaborasi dengan nasabah, perusahaan yang baik. pendidikan.
mitra bisnis dan lembaga seni
(berkelanjutan);
• Roadshow seni dan
program penjangkauan (bila
diperlukan);
• Program pendidikan untuk
anak- anak (berkelanjutan);
• Program literasi keuangan (bila
diperlukan);
• Sumbangan dalam bentuk
uang tunai atau barang untuk
mendukung kegiatan yang
berkaitan dengan seni, anak-
anak, dan pendidikan (bila
diperlukan); dan
• Kesukarelaan karyawan
(berkelanjutan).
Pemasok
• Permintaan penawaran dan • Proses pemilihan vendor • Menjamin integritas dalam semua keputusan
proposal (bila diperlukan); yang adil; mengenai pembelian; dan
• Pengarahan vendor (bila • Kode etik; dan • Patuh terhadap persyaratan perjanjian.
diperlukan); • Pembayaran yang tepat
• Perjanjian pembelian (bila waktu.
diperlukan); dan
• Tinjauan kinerja (setiap tahun
atau sebelum berakhirnya
kontrak).
Pemerintah dan Regulator
• Pertemuan dan keterlibatan • Standar tertinggi untuk • Mematuhi hukum, regulasi, dan kebijakan
rutin (bila diperlukan); tata kelola perusahaan yang berlaku, kebijakan perilaku beretika,
• Konsultasi dengan regulator dan perilaku etis; termasuk pembayaran pajak; dan
(bila diperlukan); • Pencegahan penipuan • Konsultasi dengan regulator (mencegah
• Laporan tahunan dan (fraud) keuangan dan penipuan keuangan dan pencucian uang
keberlanjutan (tahunan); dan pencucian uang; dengan mengadopsi pendekatan proaktif
• Laporan audit (berkelanjutan). • Pencegahan Pendanaan untuk melibatkan regulator).
Terorisme (PPT);
• Menjaga stabilitas
keuangan;
• Pengelolaan pajak secara
bertanggung jawab; dan
• Dukungan kepada
ekonomi dan industri
lokal.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 303
Page 306
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Manajemen Pemangku Kepentingan
[GRI 2-29] [POJK E.4]
Kelompok Pemangku Topik yang menjadi
Kepentingan dan Mekanisme perhatian bagi Pemangku Mekanisme untuk Memenuhi Ekspektasi
Keterlibatan dengan Pemangku Kepentingan Pemangku Kepentingan
Kepentingan [GRI 3-1]
Investor dan Analis
• Pelaporan keuangan dan • Pertumbuhan dan • Memastikan pengawasan yang kuat dan
uraian kinerja (triwulanan);• profitabilitas yang stabil akuntabilitas oleh kepemimpinan yang
Pertemuan berkala dengan dan berkelanjutan; berpengalaman dan kompeten;
lembaga pemeringkat • Pembiayaan dan • Memastikan standar tinggi tata
(minimal setahun sekali); investasi yang kelola perusahaan, transparansi, dan
• Rapat umum dengan bertanggung jawab; pengungkapan informasi;
pemegang saham (tahunan); dan • Mengadopsi pendekatan yang disiplin dan
• Laporan tahunan dan • Tata kelola perusahaan terukur terhadap risiko dan peluang bisnis;
keberlanjutan (tahunan); dan yang kuat dan • Memastikan budaya, tata kelola, dan
• Presentasi, konferensi, dan transparansi, dengan manajemen risiko yang kuat;
roadshow (berkelanjutan). pengungkapan yang • Menerapkan pedoman pembiayaan yang
tepat waktu. bertanggung jawab yang bertanggung
jawab; dan
• Memastikan ketepatan pelaporan dan
pengungkapan.
Media
• Rilis berita dan pernyataan • Informasi yang tepat • Memberikan pernyataan dan pengarahan
media (berkelanjutan); waktu, aktual, dan rutin untuk meng-update media dan publik
• Diskusi tatap muka dan transparan; tentang perkembangan, inisiatif dan kinerja
online (berkelanjutan); • Pelaporan berita bisnis kami;
• Pengarahan media dan perusahaan yang cepat • Memastikan respons yang cepat dan
konferensi (bila diperlukan); dan akurat; dan relevan terhadap pertanyaan dari media;
• Wawancara media (bila • Akses ke eksekutif senior • Memastikan ketersediaan juru bicara kami
diperlukan) yang relevan untuk untuk topik-topik yang relevan; dan
• Platform media sosial wawancara media. • Berbagi thought leadership untuk
(berkelanjutan); dan mengemukakan pandangan terkait
• Laporan penelitian ekonomi berbagai pasar dan industri.
dan pasar serta laporan
atau panduan yang
menginformasikan topik
atau masalah tertentu (bila
diperlukan).
304 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 307
Membangun Masa Depan ASEAN
Faktor LST Materiil
[GRI 3-2]
Dampak terbesar dari UOB Indonesia terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat
tercermin dari faktor-faktor LST yang material. Kami melakukan penilaian materialitas
dan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan secara berkelanjutan untuk memastikan
bahwa faktor-faktor yang material telah sesuai dengan lingkungan operasional, usaha,
dan operasional kami, serta harapan para regulator dan pemangku kepentingan.
Kami melakukan latihan penilaian materialitas dan tinjauan internal secara terus-menerus untuk mengidentifikasi,
meninjau, dan memprioritaskan topik yang memastikan keberhasilan bisnis kami, sekaligus mendukung
pembangunan berkelanjutan. Kami juga menganalisis kondisi yang dihadapi oleh UOB Indonesia pada
tahun pelaporan dan menyimpulkan bahwa tidak ada perubahan signifikan yang terjadi secara keseluruhan
dibandingkan dengan pelaporan pada tahun sebelumnya. Selain itu, kami juga memvalidasi dan mengadaptasi
analisis topik-topik material di perusahaan induk dengan kondisi yang dihadapi dalam lingkup operasional UOB
Indonesia, dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:
• Mengidentifikasi ekspektasi dan pertimbangan para pemangku kepentingan:
Kami menerima masukan dari berbagai fasilitas bank, termasuk call center sebagai pusat data bagi
peningkatan layanan nasabah, dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai forum penyampaian
ekspektasi pemegang saham.
• Hasil diskusi dan arahan Direksi dengan unit kerja LST dan tim penyusunan Laporan Keberlanjutan.
• Hasil identifikasi perkembangan isu perbankan yang relevan dengan konteks keberlanjutan.
Dari proses penyesuaian ini, UOB Indonesia menetapkan beberapa faktor material dalam Laporan Keberlanjutan
untuk tahun pelaporan sebagai berikut [GRI 3-2]:
Penting Sangat Penting Kritis
Tata kelola perusahaan Kepatuhan
dan budaya risiko Privasi data terhadap
Perbankan berkelanjutan peraturan
Keamanan
Fair Dealing
informasi
Pengembangan dan inklusi talenta
Dampak
Keselamatan, kesehatan,
Kontribusi ekonomi
dan kesejahteraan di
tempat kerja
Dampak lingkungan langsung
Penatalayanan komunitas
Pengadaan berkelanjutan
Inklusi keuangan
Penting
Mendorong Pertumbuhan Mengutamakan Nasabah Mengembangkan Individu Mengusung Tanggung Jawab
Berkelanjutan Profesional dan Berprinsip Perusahaan
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 305
Page 308
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Faktor LST Materiil
[GRI 3-2]
Tabel Topik Material, Pengungkapan, Tujuan Strategi dan Kontribusi UOB Indonesia
Faktor LST
Material Prioritas Tujuan Strategis Kontribusi Kami 2023
[GRI 3-2]
Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Kontribusi Sangat • Memberikan • Pembayaran yang disalurkan sebesar
ekonomi Penting kontribusi ekonomi Rp5.162 miliar kepada pemangku
[GRI 201-1, 202-1, 203- untuk memajukan kepentingan seperti mitra, pemasok,
1, 203-2, 201-3, 207-1] komunitas investor, pemerintah dan masyarakat
setempat
Perbankan Kritis • Mengintegrasikan • Mengembangkan pendekatan holistik
berkelanjutan risiko lingkungan, untuk investasi yang dapat membantu
sosial, dan tata kelola nasabah memahami pentingnya
dalam manajemen dan manfaat memiliki investasi
risiko; dan perencanaan keuangan yang
• Mengintegrasikan bertanggung jawab
pertimbangan sosial • Menyalurkan total pembiayaan
dan lingkungan ke berkelanjutan sebesar Rp16.082 miliar
dalam proses evaluasi (klasifikasi OJK)
dan persetujuan • Mendistribusikan total dana kelolaan
kredit; sebesar Rp884,2 miliar untuk investasi
• Mengadopsi dan yang berfokus pada LST
mempromosikan
praktik-praktik
ketahanan iklim untuk
mendukung nasabah
kami dalam transisi
mereka ke ekonomi
rendah karbon;
• Mengembangkan
dan menyediakan
pembiayaan serta
solusi investasi
berkelanjutan.
306 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 309
Membangun Masa Depan ASEAN
Faktor LST Material
[GRI 3-2]
Faktor LST
Material Prioritas Tujuan Strategis Kontribusi Kami 2023
[GRI 3-2]
Mengutamakan Nasabah
Fair Dealing Kritis • Memastikan transaksi • Memastikan bahwa prinsip-prinsip Fair
yang adil (Fair Dealing dipatuhi dalam semua kegiatan
Dealing) operasional
• Merancang • Sebagai bagian dari budaya
customer experience perusahaan, Bank memastikan bahwa
yang intuitif dan prinsip-prinsip Fair Dealing dipatuhi
berdampak dalam semua kegiatan operasional
• Menjadikan transaksi • Tingkat kepuasan pelanggan yang
bank lebih sederhana, terjaga
cerdas, dan aman • Meningkatkan tampilan dan fitur
melalui penggunaan yang dipersonalisasi dengan tujuan
teknologi dan data memberikan layanan perbankan digital
secara etis terbaik kepada nasabah
• Meluncurkan Rewards+ sebagai cara
mudah bagi nasabah untuk melihat
berbagai promosi dari TMRW dan mitra,
serta cara mudah menukarkan reward
• Meluncurkan Wealth View untuk
memberikan gambaran menyeluruh
tentang kesehatan keuangan nasabah
dan investasi yang sedang berlangsung,
serta peningkatan UI UX untuk perbaikan
yang diperlukan sejalan dengan
branding baru UOB
Privasi data Kritis • Melindungi data • Secara aktif memastikan privasi data
[418-2] dan privasi nasabah pelanggan sesuai dengan kebijakan dan
dengan sistem dan prosedur yang ditetapkan
praktik yang aman
dan kuat
• Melindungi sistem
keuangan dari
penyalahgunaan
Inklusi keuangan Penting • Menjadikan • Secara aktif mempromosikan literasi
perbankan lebih keuangan di kalangan siswa, serta
mudah diakses dan menyediakan akses ke produk dan
inklusif layanan keuangan
• Mendukung bisnis • Menyelenggarakan kegiatan/ acara
di semua tahap bekerjasama dengan pakar/lembaga
pertumbuhan pengawas dengan tujuan meningkatkan
literasi keuangan pada nasabah dan
masyarakat umum
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 307
Page 310
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Pendekatan Kami
Faktor LST Material
[GRI 3-2]
Faktor LST
Material Prioritas Tujuan Strategis Kontribusi Kami 2023
[GRI 3-2]
Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip
Pengembangan Kritis • Membangun tim • Bank terus mendukung penugasan
talent dan inklusi berkinerja tinggi internasional dan domestik, kegiatan
[401-2, 404-1, dan individu yang pelatihan kepemimpinan (seperti
404-2, 404-3] berfokus pada masa program akselerasi kepemimpinan dan
depan; akademi kepemimpinan)
• Memastikan • Skor keterlibatan yang lebih tinggi
keterlibatan dan menjadi 93% untuk survei keterlibatan
kepuasan karyawan; karyawan
• Merangkul beragam
kemampuan dan
kekuatan.
Keselamatan, Kritis • Mendukung harmoni • Memastikan persyaratan dan prosedur
kesehatan antara kehidupan dan keselamatan kerja diterapkan oleh
kerja dan pekerjaan; semua orang di wilayah operasional.
kesejahteraan di • Memastikan • Menerapkan pengenalan wajah sebagai
tempat kerja kesehatan, upgrade ke sistem akses keamanan kami
[401-3, 403-1] keamanan, dan di kantor pusat (UOB Plaza)
kesejahteraan di
tempat kerja.
Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Tata kelola Kritis • Memelihara standar • Mematuhi Kerangka Kerja Manajemen
perusahaan dan tata kelola dan Risiko tentang budaya risiko dan
budaya risiko budaya risiko terbaik mempertimbangkan risiko LST
Kepatuhan Kritis • Memastikan • Mematuhi kerangka kerja, kebijakan,
terhadap kepatuhan terhadap dan prosedur Bank mengenai risiko
regulasi regulasi kepatuhan terhadap peraturan
[205-2, 205-3] • Melindungi sistem • Memastikan semua karyawan baru dan
keuangan dari lama telah menyelesaikan pelatihan dan
penyalahgunaan pembaharuan tentang berbagai topik
terkait kepatuhan terhadap regulasi
Keamanan Kritis • Melindungi data • Berfokus pada tanggung jawab kami
informasi dan privasi nasabah untuk melindungi data Bank dan
[418-1] dengan sistem dan menjaga informasi yang dipercayakan
praktik yang aman kepada kami oleh nasabah kami di bulan
dan kuat Cybersecurity Awareness tahunan kami
• Menjadikan transaksi
bank lebih sederhana,
cerdas, dan aman
melalui penggunaan
teknologi dan data
secara etis
• Melindungi sistem
keuangan dari
penyalahgunaan
Dampak Sangat • Mengelola • Menjaga netralitas karbon untuk emisi
lingkungan Penting dampak langsung karbon kami Lingkup 1, Lingkup 2, dan
langsung dan mendorong Lingkup 3 – emisi perjalanan udara
[302-1, 303-3, 304-1, kepedulian • Melanjutkan upaya kami untuk
305-1, 305-2, 306-4] lingkungan menggunakan sumber daya secara
efisien untuk mengurangi dampak
terhadap lingkungan
308 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 311
Membangun Masa Depan ASEAN
Faktor LST Material
[GRI 3-2]
Faktor LST
Material Prioritas Tujuan Strategis Kontribusi Kami 2023
[GRI 3-2]
Pengadaan Penting • Melindungi prinsip- • Untuk pemasok utama dan pemasok
Berkelanjutan prinsip keberlanjutan lainnya, Bank mulai menerapkan
dalam praktik Prinsip Keberlanjutan Pemasok untuk
pengadaan kami memastikan komitmen pemasok dalam
mematuhi persyaratan LST Bank
Penatalayanan Sangat • Mendukung • Mencapai total 2.966 karyawan sebagai
komunitas Penting perkembangan sosial tenaga sukarela pada tahun 2023;
[413-1] pada anak-anak, meningkat 16 persen dari tahun 2022
Pendidikan, dan seni • Mencatat 8.735 jam kerja karyawan
• Mendorong sebagai tenaga sukarela pada tahun
kesukarelaan dan 2023; meningkat 14 persen dari tahun
advokasi mengenai 2022
isu sosial dan • Meluncurkan inisiatif baru untuk
lingkungan menyediakan kelas bahasa isyarat bagi
• Mendorong karyawan untuk mempromosikan inklusi
penatalayanan bagi masyarakat dengan gangguan
lingkungan pendengaran
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 309
Page 312
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Mendorong
Pertumbuhan
Berkelanjutan
311 Kontribusi Ekonomi
313 Perbankan Berkelanjutan
310 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 313
Membangun Masa Depan ASEAN
Kontribusi Ekonomi
[Gri 201-1]
UOB Indonesia menyadari bahwa nilai ekonomi yang kami ciptakan dan distribusikan
berpotensi berdampak pada perekonomian nasional dan masyarakat luas. Dengan
jaringan yang tersebar di 44 kota di Indonesia dan 131 cabang, kami berkontribusi pada
ekonomi yang lebih luas dengan menciptakan lapangan kerja bagi karyawan, mencari
sumber dari pemasok produk dan layanan, mendukung masyarakat lokal, mempromosikan
pembiayaan inklusif, dan membayar pajak kepada pemerintah dan dividen kepada
pemegang saham.
Nilai ekonomi yang dihasilkan UOB Indonesia telah dirasakan manfaatnya melalui distribusi nilai ekonomi kepada
pemangku kepentingan berupa pendapatan usaha bagi pemegang saham, gaji dan tunjangan bagi karyawan,
pembayaran pajak kepada pemerintah, dan nilai kolaborasi dengan mitra bisnis termasuk mitra lokal. Selain itu,
UOB Indonesia telah secara aktif berkontribusi pada kemajuan pengembangan sosial kemasyarakatan melalui
pemenuhan peran tanggung jawab sosial kami.
UOB Indonesia juga telah berhasil menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional
kami.
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3]
Untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemangku kepentingan, kami memiliki kerangka kerja, kebijakan,
pedoman, dan prosedur untuk memastikan bahwa kami tetap bertanggung jawab dan disiplin dalam mendorong
pertumbuhan.
Di antaranya adalah pendekatan kami terhadap manajemen pajak yang bertanggung jawab. Kami berkomitmen
untuk mematuhi hukum dan peraturan perpajakan Indonesia yang berlaku.
Implementasi Kebijakan dan Komitmen
Pendapatan bunga bersih, pendapatan operasional, dan pendapatan non-operasional merupakan metrik
yang mencerminkan kinerja ekonomi UOB Indonesia. Kami menghasilkan nilai ekonomi untuk didistribusikan
ke berbagai pemangku kepentingan dalam bentuk pembayaran pajak kepada pemerintah, gaji karyawan,
tunjangan, dan program pensiun, donasi ke badan amal daerah, dan pengeluaran untuk akuisisi produk dan
layanan sebesar Rp5.162 miliar pada tahun 2023.
Kinerja Ekonomi [OJK F.2]
(dalam miliar Rupiah)
Deskripsi 2021* 2022* 2023
Total Aset (Rp) 121.395 138.276 162.546
Portofolio Kredit yang Diberikan (Rp) 74.805 85.535 84.023
Deposit dari Nasabah (Rp) 100.033 113.917 119.283
Laba Bersih (Rp) 655 951 675
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 311
Page 314
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Kontribusi Ekonomi
[Gri 201-1]
Deskripsi 2021* 2022* 2023
Rasio Kinerja (%)
Rasio Kecukupan Modal Minimum (KPMM) 17,98% 16,57% 18,32%
Kredit Bermasalah Bruto 3,51% 2,98% 2,58%
Kredit Bermasalah Neto 2,22% 1,73% 1,39%
Return on Assets (ROA) 0,71% 0,84% 0,61%
Return on Equity (ROE) 4,68% 6,70% 4,44%
Net Interest Margin (NIM) 3,81% 3,98% 3,85%
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 90,19% 87,74% 92,31%
Loan to Deposit Ratio (LDR) 74,78% 73,18% 69,92%
*Revisi angka 2021 dan 2022 karena perubahan metodologi penandaan dan perhitungan
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 2-6, 201-1]
(dalam miliar Rupiah)
Uraian 2021 2022 2023
Pendapatan bunga - bersih 4.433 5.140 5.357
Pendapatan operasional lainnya - bersih 1.339 1.396 1.374
Pendapatan non-operasional - bersih 19 12 (5)
Gaji dan tunjangan 2.040 2.038 2.386
Pajak pendapatan perusahaan 194 197 237
Jumlah vendor lokal 1.388 1.490 1.467
Jumlah yang didistribusikan ke vendor lokal 1.356 1.490 2.773
312 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 315
Membangun Masa Depan ASEAN
Perbankan Berkelanjutan
[FN-CB-410a.2] [FN-CB-550a.2]
UOB Indonesia berkomitmen untuk mendukung para pelaku usaha secara bertanggung
jawab dan menciptakan gaya hidup berkelanjutan melalui penyediaan produk
perbankan yang berkelanjutan, dari pembiayaan hingga investasi. Sehingga
kami mampu mendukung nasabah kami dalam transisi ke ekonomi net zero serta
meningkatkan ketahanan portofolio kami.
Pembiayaan yang Bertanggung -
melakukan penangkapan ikan ilegal, tidak
dilaporkan, dan tidak diatur (IUU) atau
Jawab menggunakan kapal yang diketahui telah
UOB Indonesia menyadari peran pentingnya dalam
melakukan penangkapan ikan IUU.
mempengaruhi perilaku nasabah dan mempromosikan
pembangunan berkelanjutan melalui praktik
Pada tahun 2023, kami semakin meningkatkan posisi
pembiayaannya. Kami memberikan dukungan kepada
spesifik di sektor berikut:
nasabah di berbagai segmen yang memprioritaskan
• Minyak Kelapa Sawit
pemanfaatan sumber daya alam yang bertanggung
Kami tidak akan memberikan pembiayaan kepada
jawab, inovasi dalam konsumsi energi terbarukan, dan
perusahaan yang terlibat dalam deforestasi
inisiatif terkait keberlanjutan lainnya.
dalam operasi perkebunan kelapa sawit mereka,
yaitu konversi hutan bernilai konservasi tinggi
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3] (NKT), hutan stok karbon tinggi (SKT) dan hutan
UOB Indonesia menetapkan Kebijakan Pembiayaan
primer. Kami mewajibkan nasabah kami untuk
yang Bertanggung Jawab berdasarkan karakteristik
menunjukkan keselarasan dengan kebijakan
sektor dan mengintegrasikannya ke dalam proses
Tanpa Deforestasi, Tanpa Gambut, dan Tanpa
evaluasi dan persetujuan kredit untuk semua nasabah
Eksploitasi (NDPE).
debitur Wholesale Banking (tidak termasuk Business
Banking) dan untuk kegiatan underwriting pasar modal
Selain itu, kami juga menyediakan daftar periksa
Bank. UOB Indonesia juga melakukanpemantauan
LST untuk membantu relationship manager dalam
pada portofolio kami untuk menilai profil risiko
mengidentifikasi, menilai, dan meninjau risiko LST
lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST) guna
nasabah kami.
mempromosikan pembiayaan yang bertanggung
jawab. Setiap calon debitur menjalani penilaian
Debitur di industri yang diklasifikasikan sensitif
kelayakan untuk memverifikasi bahwa profil dan tujuan
terhadap LST tunduk pada uji tuntas yang
pinjaman mereka tidak bertentangan dengan prinsip-
ditingkatkan berdasarkan kebijakan sektoral:
prinsip berkelanjutan. Kami memiliki kebijakan sektor
• Pertanian;
untuk menetapkan persyaratan dan rekomendasi LST
• Kehutanan;
yang wajib dari Bank untuk nasabah kami, contohnya:
• Logam dan pertambangan;
• Minyak dan gas bumi
• Bahan kimia;
Kami berkomitmen untuk tidak ada pembiayaan
• Energi;
proyek baru untuk proyek pencarian sumber
• Infrastruktur; dan
explorasi dan ekstrasi minyak dan gas bumi yang
• Pengelolaan limbah.
disetujui untuk pengembangan setelah tahun
2022.
UOB Indonesia mengadopsi Equator Principles ke
• Batubara termal
dalam kebijakan pemberian kredit. Pedoman Equator
Kami berkomitmen untuk keluar dari pembiayaan
Principles diterbitkan melalui Surat Edaran No. 22/
sektor batubara termal pada tahun 2039.
RMG/0002 pada 11 Februari 2022. Pedoman ini
• Protein hewani merupakan bagian dari kerangka kerja manajemen
Kami tidak akan memberikan pembiayaan kepada risiko yang memberikan panduan tentang penerapan
perusahaan yang terlibat dalam Equator Principles, termasuk penyaringan penerapan
- memancing dengan menggunakan bahan Equator Principles, proses tinjauan lingkungan dan
peledak atau sianida; dan sosial, dan persyaratan kredit (covenant) yang harus
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 313
Page 316
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Perbankan Berkelanjutan
[FN-CB-410a.2] [FN-CB-550a.2]
dipenuhi. Klausul LSTG peminjam dievaluasi sebagai UOB Indonesia berpartisipasi dalam proyek awal
bagian dari dokumen Persetujuan Kredit sebelum percontohan Taksonomi Hijau Indonesia, yang dimulai
ditambahkan ke Perjanjian Fasilitas Kredit. pada Juli 2022 dan terus menerapkan pelaporan
klasifikasi Taksonomi Hijau setiap triwulan di segmen
Implementasi Kebijakan dan Komitmen Wholesale Banking (tidak termasuk Business Banking).
UOB Indonesia melakukan tinjauan tahunan terhadap Selanjutnya, Bank akan terus mendukung inisiatif OJK
pedoman Equator Principles pada Desember 2023 terkait taksonomi hijau pada tahun 2024. Prosedur
dan menyirkulasikan pedoman yang telah ditinjau pembiayaan Bank memiliki peran penting dalam
kepada para pemangku kepentingan utama. Selain membentuk tindakan yang bertanggung jawab di
itu, Committee Credit Policy (CPC) Bank melakukan antara nasabah, sehingga mendorong pembangunan
review terkait checklist LST bersamaan dengan review berkelanjutan jangka panjang.
Pembiayaan Bertanggung Jawab yang termasuk
dalam Kebijakan Kredit Umum pada Juni 2023 dan Implementasi Kebijakan dan Komitmen
Desember 2023. Implementasi semua kebijakan yang berkaitan dengan
dukungan sektor perbankan untuk mitigasi perubahan
UOB Indonesia senantiasa menyelenggarakan kerja iklim telah berhasil. Pada tahun 2023, UOB Indonesia
sama antar fungsi terkait dalam hal penerapan mencatat kegiatan usaha berkelanjutan sebesar
klasifikasi debitur Bank ke dalam kategori Taksonomi Rp16.082 miliar yang diklasifikasikan dalam kerangka
Hijau Indonesia (THI) dan pelaporannya berdasarkan POJK 51 Pembiayaan Berkelanjutan.
pedoman OJK yang berlaku.
Pemantauan portofolio terkait profil risiko LST Pembiayaan Berkelanjutan
dilaporkan kepada manajemen melalui rapat atau
diedarkan kepada anggota CPC secara bulanan. Mendukung Bisnis untuk Mendorong Pembangunan
Pemantauan peminjam baru dan lama yang Berkelanjutan [GRI 203-1, 203-2]
diidentifikasi dengan masalah terkait LST (misalnya, UOB Indonesia secara aktif mendorong pertumbuhan
hasil PROPER atau insiden terkait LST) sebagai bagian yang berkelanjutan dengan mendukung nasabah kami
dari kerangka Daftar Pantauan Bank, dilakukan setiap dalam perjalanan keberlanjutan mereka.
bulan melalui Credit Portfolio Meeting Committee
(CPQM). UOB Indonesia tidak hanya mengembangkan praktik
bisnis yang ramah lingkungan melalui penyediaan
Memitigasi Risiko Perubahan Iklim [GRI 2-25] pembiayaan berkelanjutan tetapi juga memberikan
Pemanasan global telah menjadi perhatian utama dukungan untuk pertumbuhan usaha kecil dan
bagi masyarakat dunia, mengingat dampaknya menengah (UKM). Kami memiliki peran penting dalam
terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan yang mendukung nasabah kami dalam:
dapat mempengaruhi kehidupan manusia. Demikian • menciptakan alur pendapatan baru dan peluang
pula, Indonesia, setelah meratifikasi Perjanjian Paris, pertumbuhan;
telah menyatakan komitmennya untuk mengurangi • dihargai oleh berbagai pemangku kepentingan
emisi gas rumah kaca (GRK) dengan menerbitkan seperti pembuat kebijakan, investor dan konsumen
Taksonomi Hijau Indonesia 1.0. atas upaya keberlanjutan mereka; dan
• manfaat dari reputasi jangka panjang yang
Dalam praktiknya, Taksonomi Hijau adalah sistem ditingkatkan.
klasifikasi yang mengategorikan kegiatan ekonomi
berkelanjutan ke dalam kelompok. Klasifikasi ini Dengan kapasitas, kompetensi, pengalaman, dan
didasarkan pada kegiatan usaha yang mendukung kemitraan dalam ekosistem bisnis, UOB Indonesia
upaya pelestarian lingkungan serta mitigasi dan diposisikan untuk membantu nasabah sepanjang
adaptasi perubahan iklim. perjalanan transformasi mereka.
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3] Kebijakan dan Komitmen
Untuk mendukung pengelolaan risiko perubahan iklim, UOB Indonesia mengintegrasikan keberlanjutan ke
UOB Indonesia melakukan penilaian risiko khusus, dalam semua keputusan pembiayaan kami untuk
terutama berfokus pada implikasi lingkungan, sebagai menghasilkan dampak positif dan mengurangi potensi
bagian dari komitmen kami terhadap pembiayaan dampak negatif terhadap masyarakat dan ekosistem
yang bertanggung jawab. UOB Indonesia lingkungan. Kami menyelaraskan kerangka kerja dan
mendorongpembiayaan operasi bisnis yang ramah prosedur pembiayaan berkelanjutan kami dengan
lingkungan, termasuk mitigasi perubahan iklim, energi standar dan prinsip yang diakui secara internasional.
terbarukan, dan mobilitas ramah lingkungan.
314 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 317
Membangun Masa Depan ASEAN
Perbankan Berkelanjutan
[FN-CB-410a.2] [FN-CB-550a.2]
Mencakup pembiayaan ramah lingkungan dan keberlanjutan untuk real estat
global di 8 kelas aset:
KEHIDUPAN SEHAT ENERGI BERSIH PEKERJAAN LAYAK INDUSTRI, INOVASI
DAN PERTUMBUHAN
Pusat Data Rumah sakit
DAN SEJAHTERA DAN TERJANGKAU DAN INFRASTRUKTUR
EKONOMI
Sustainable Finance Hotel Perumahan KOTA DAN PERMUKIMAN
YANG BERKELANJUTAN
KONSUMSI DAN
PRODUKSI YANG
BERTANGGUNG JAWAB
PENANGANAN
PERUBAHAN IKLIM
EKOSISTEM
DARATAN
Framework for Green
Building Developers Industri Retail
and Owners
Restoran Kantor
Mendukung perusahaan yang berkontribusi pada penciptaan smart city yang
berkelanjutan dan cerdas melalui:
Pengelolaan Air KEHIDUPAN SEHAT AIR BERSIH DAN ENERGI BERSIH PEKERJAAN LAYAK
DAN SEJAHTERA SANITASI LAYAK DAN TERJANGKAU DAN PERTUMBUHAN
Energi Terbarukan
EKONOMI
Konstruksi Bangunan Pengelolaan INDUSTRI, INOVASI KOTA DAN PERMUKIMAN
KONSUMSI DAN
PENANGANAN
Ramah Lingkungan Limbah
PRODUKSI YANG
DAN INFRASTRUKTUR YANG BERKELANJUTAN BERTANGGUNG JAWAB PERUBAHAN IKLIM
Smart City Sustainable
Financing Framework Efisiensi Energi Transportasi EKOSISTEM EKOSISTEM
Ramah
LAUTAN DARATAN
Adaptasi Lingkungan
Perubahan Iklim
Mendukung perusahaan dalam bisnis 3R (memperbaiki, menggunakan
Kembali, dan mengurangi)
INDUSTRI, INOVASI KOTA DAN PERMUKIMAN KONSUMSI DAN PENANGANAN
Daur Ulang Plastik
DAN INFRASTRUKTUR PRODUKSI YANG
YANG BERKELANJUTAN PERUBAHAN IKLIM
Desain sirkular
BERTANGGUNG JAWAB
Daur Ulang Logam
Green Financing Daur Ulang
for Circular Economy Elektronik
Produk sebagai
Layanan
Mendukung kebutuhan perusahaan akan pembiayaan jangka pendek (<1
tahun) dengan menggunakan pendekatan ‘principle based’
AIR BERSIH DAN ENERGI BERSIH INDUSTRI, INOVASI KOTA DAN PERMUKIMAN
SANITASI LAYAK DAN TERJANGKAU DAN INFRASTRUKTUR YANG BERKELANJUTAN
Kelayakan:
Perusahaan yang kegiatan usahanya berfokus
Green and Sustainable pada green economy atau proyek-proyek
KONSUMSI DAN PENANGANAN EKOSISTEM EKOSISTEM
PRODUKSI YANG LAUTAN DARATAN
PERUBAHAN IKLIM
BERTANGGUNG JAWAB
Trade Finance and ramah lingkungan;
Working Capital Perusahaan dengan sertifikasi industri
berkelanjutan yang diakui.
Mendukung transisi sektor padat energi, bahan bakar fosil/penghasil karbon
tinggi, dan sektor yang sulit untuk dikurangi.
Minyak, Gas & Penangkapan Karbon TANPA
KEMISKINAN
AIR BERSIH DAN
SANITASI LAYAK
ENERGI BERSIH
DAN TERJANGKAU
PEKERJAAN LAYAK
DAN PERTUMBUHAN
Bahan Kimia
EKONOMI
dan Penyimpanan
Transportasi dan (CCS)/Karbon Tangkap,
Logistik Pemanfaatan INDUSTRI, INOVASI BERKURANGNYA KONSUMSI DAN PENANGANAN
DAN INFRASTRUKTUR KESENJANGAN PRODUKSI YANG
PERUBAHAN IKLIM
BERTANGGUNG JAWAB
Transition Finance Pembangkit Listrik dan Penyimpanan
Framework Bahan Bakar Fosil (CCUS) EKOSISTEM
DARATAN
Logam & Kredit Karbon/
Pertambangan Offset
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 315
Page 318
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Perbankan Berkelanjutan
[FN-CB-410a.2] [FN-CB-550a.2]
Implementasi Kebijakan dan Komitmen
Pada tahun 2023, UOB Indonesia memberikan dukungan finansial untuk kegiatan bisnis berkelanjutan, dengan
jumlah:
1. Berdasarkan kerangka OJK: Rp16.082 miliar
2. Berdasarkan kerangka kerja UOB: Rp2.886 miliar
Portofolio Keuangan Berkelanjutan (POJK 51) dalam Miliar Rupiah
2021 2022 2023
16.384 15.717 16.082
Energi Terbarukan
Pengelolaan Sumber Daya Alam Hayati dan Penggunaan Lahan Berkelanjutan
Produk yang dapat Mengurangi Penggunaan Sumber Daya dan Menghasilkan Lebih Sedikit Polusi (Eco-efficient)
Bangunan Ramah Lingkungan yang Memenuhi Standar atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau Internasional
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan Usaha Lain yang Ramah Lingkungan
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan 2021* 2022* 2023*
Energi terbarukan 1.653 1.871 242
Pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan
3.627 2.110 2.219
lahan berkelanjutan
Produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya
253 651 759
dan menghasilkan lebih sedikit polusi (eco-efficient)
Bangunan Ramah Lingkungan yang Memenuhi Standar
atau Sertifikasi yang Diakui Secara Nasional, Regional, atau - - 717
Internasional
Kegiatan Usaha dan/atau Kegiatan Lain dari Kegiatan
- 421** 1.089
Usaha Lain yang Ramah Lingkungan
Kegiatan UMKM 10.852 10.664 11.055
*dalam Miliar Rupiah per 31 Desember 2023
**Revisi angka 2022 karena perubahan metodologi penandaan dan perhitungan
UOB Indonesia menyadari bahwa mitra bisnisnya harus mengadopsi pendekatan bisnis yang berkelanjutan
dengan menyesuaikan kebijakan, teknologi, pengeluaran, dan kemampuan sumber daya manusia mereka. Oleh
karena itu, kami terus memberikan layanan dan saran terbaik untuk membantu nasabah mengintegrasikan
keberlanjutan ke dalam bisnis mereka.
UOB Indonesia belum menerima keluhan apa pun dari nasabah dan kami belum mencatat dampak negatif apa
pun yang diakibatkan oleh penerapan kebijakan dan prosedur terkait pembiayaan berkelanjutan.
316 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 319
Membangun Masa Depan ASEAN
Perbankan Berkelanjutan
[FN-CB-410a.2] [FN-CB-550a.2]
UOB Indonesia X PT Putragaya Wahana dalam Pembiayaan Proyek Bangunan Hijau
Autograph Tower adalah bangunan hijau yang dikembangkan oleh PT Putragaya Wahana (PGW), sebuah
proyek yang dibiayai oleh UOB. Strategi dan kebijakan berkelanjutan PGW ditunjukkan dengan jelas
dalam pembangunan berkelanjutan Autograph Tower yang selaras dengan dukungan dan komitmen
UOB Indonesia untuk mendorong perekonomian berkelanjutan. Menjadi bangunan tertinggi di Belahan
Bumi Selatan, gedung ini memiliki kantor mewah, hotel, F&B, sky walk, sky garden, dek observatorium,
dan penggunaan ritel lainnya. Hotel ini juga menawarkan zona terbuka hijau, taman vertikal, dan parkir
sepeda.
Autograph Tower (tidak termasuk Waldorf Astoria Hotel) telah memperoleh sertifikasi BCA Greenmark
Platinum karena bahan yang digunakan ramah lingkungan yang digunakan, pengelolaan air yang kuat,
meminimalkan limbah selama
konstruksi. Arsitekturnya memiliki
ftur dan desain untuk menjaga
suhu ruangan pada tingkat yang
mengoptimalkan efisiensi energi.
PGW telah aktif terlibat dalam
aksi tanggung jawab sosial yang
meliputi, antara lain, memfasilitasi
pedagang kaki lima yang dikelola
oleh penduduk setempat dan
memfasilitasi tempat parkir
sepeda motor kasual yang
dikelola oleh penduduk setempat
untuk meningkatkan kualitas
hidup bagi penduduk dan
pengunjung sekitar.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 317
Page 320
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan
Perbankan Berkelanjutan
[FN-CB-410a.2] [FN-CB-550a.2]
Investasi Berkelanjutan
Investasi dalam portofolio yang mematuhi kriteria LST semakin dikenal karena meningkatnya kesadaran
masyarakat akan praktik bisnis dan investasi yang berkelanjutan. UOB Indonesia memberikan panduan mengenai
perencanaan keuangan dan pilihan investasi yang selaras dengan tujuan dan karakteristik nasabah. Bank
memberikan solusi kepada nasabah dan mempromosikan investasi jangka panjang yang solid dan berkelanjutan.
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3]
UOB Indonesia berkomitmen untuk membantu regulator dan secara aktif terlibat dalam penerbitan obligasi
hijau. Unit Wealth Management akan kami secara aktif meningkatkan distribusi produk Tabungan SUKUK dan
reksa dana terkait LST dengan melakukan kampanye kesadaran nasabah tentang pembiayaan proyek hijau
pemerintah. Inisiatif ini bertujuan untuk memotivasi nasabah untuk berinvestasi dan berpartisipasi dalam
membantu inisiatif pemerintah mengenai keberlanjutan.
Kami menyediakan pendekatan end-to-end yang komprehensif untuk membantu dan membimbing nasabah
dalam memahami pentingnya memiliki perencanaan keuangan dan investasi, termasuk pemilihan produk yang
bijaksana dalam portofolio mereka berdasarkan tingkat risiko dan tujuan keuangan.
• Pendekatan risk-first untuk membantu nasabah memahami risiko investasi apa pun sebelum memahami
potensi pengembalian;
• Pendekatan portofolio Inti dan Taktis memberikan panduan yang jelas tentang alokasi dan pemilihan produk,
yang disesuaikan dengan profil dan kebutuhan masing-masing nasabah; dan
• Pendekatan VTAR menetapkan penilaian yang jelas dan bijaksana atas alokasi portofolio taktis kami
berdasarkan penilaian, tren, aktivitas, dan potensi risiko saat ini dan yang diharapkan.
Salah satu tujuan kami adalah untuk menjadikan Bank sebagai pemain kunci dalam bisnis wealth management
di Indonesia dalam hal asset under management (AUM) dan jumlah investor.Untuk mencapai hal ini, kami telah
mengembangkan 3P::
• People
Memiliki advisor/relationship manager yang berprinsip dan bertanggung jawab untuk memberikan
pengetahuan dan saran yang benar kepada nasabah kami;
• Product
Mengembangkan dan menawarkan produk dan layanan yang bertanggung jawab untuk membantu
nasabah kami mencapai tujuan mereka; dan
• Portfolio
Membantu nasabah dalam membentuk portofolio yang terdiversifikasi dengan baik di semua segmen dan
jenis produk.
Implementasi Kebijakan dan Komitmen
Pada tahun 2023, AUM dalam produk wealth yang berfokus pada LST meningkat sebesar 123 persen year-
on-year menjadi Rp884 miliar. Peningkatan portofolio ini terutama dikontribusikan oleh peningkatan portofolio
Sukuk Savings Fund ST010 berbasis LST, diikuti oleh portofolio BNP Paribas Sri Kehati.
318 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 321
Membangun Masa Depan ASEAN
Mengutamakan
Nasabah
320 Fair Dealing
324 Privasi Data
325 Inklusi Keuangan
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 319
Page 322
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengutamakan Nasabah
Fair Dealing
Di UOB Indonesia, kami mengutamakan nasabah dan atas dasar inilah kami membangun
bisnis kami dan akan terus berkembang. Apa yang tidak tepat untuk nasabah kami maka
tidak tepat untuk kami. Fair Dealing adalah inti dari setiap keputusan dan rekomendasi
yang kami buat di UOB. Melalui pendekatan omni-channel, kami berusaha untuk
memenuhi beragam kebutuhan nasabah kami, menggunakan teknologi canggih pada
analisis data, untuk mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang preferensi mereka
dan memberikan solusi yang sangat personal. Dengan secara aktif melibatkan nasabah,
kami terus menciptakan pengalaman positif, menumbuhkan kepercayaan yang lebih
dalam dengan mereka dan tetap relevan dan kompetitif.
Bank memiliki Kebijakan SKDIR No. 23/SKDIR/0033 bahwa seluruh operasionalnya mematuhi peraturan
tentang Kebijakan Layanan Penasihat Keuangan perundang-undangan yang berlaku, khususnya di
dan Penjualan Produk Investasi dan SKDIR No. 22/ sektor perbankan. Setiap produk dilengkapi dengan
SKDIR/0063 tentang Panel Review Kompensasi yang informasi yang terperinci dan transparan, memastikan
bertujuan untuk menelaah pengaduan terkait produk bahwa nasabah sepenuhnya menyadari setiap
investasi/asuransi dan memberikan kompensasi ketentuan dan konsekuensinya ketika melakukan
yang adil kepada nasabah. Bank juga berkomitmen transaksi perbankan. Seluruh produk dan kegiatan
untuk selalu memperlakukan nasabah secara adil UOB Indonesia telah dievaluasi dan diawasi secara
berdasarkan prinsip integritas, etika, profesionalisme, menyeluruh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
kepercayaan, dan saling menghormati. Untuk dan Bank Indonesia (BI). Pada dasarnya, Bank
mendukung realisasi komitmen dan kebijakan tersebut, mengurangi dampak negatif terhadap nasabah
Bank melakukan hal-hal berikut: melalui pengelolaan risiko yang komprehensif, dengan
• Melakukan pelatihan Breakthrough Service untuk mengidentifikasi, mengukur, dan memitigasi risiko
manajemen senior, manajer, front-liner, dan yang ada sejak awal. [OJK F.28, F.29, F.30]
karyawan back-office sebagai persiapan bagi
rekan kerja untuk mendapatkan keterampilan Sepanjang tahun 2023, tidak ada produk UOB
dalam mengubah pain point nasabah menjadi Indonesia yang melanggar ketentuan dan peraturan,
peluang dan menciptakan nilai tambah yang juga tidak ada produk yang ditarik dari pasar.
signifikan bagi bisnis; dan
• Membuat integritas, kepercayaan, dan Pengalaman Nasabah
menghormati elemen penting dari Fair Dealing
sebagaimana tercermin dalam pengembangan Digital Banking [OJK F. 26]
semua produk dan layanan. UOB Indonesia meluncurkan Tomorrow (“TMRW”) pada
tahun 2020, sebuah aplikasi mobile yang menawarkan
UOB Indonesia memastikan bahwa Fair Dealing layanan perbankan digital khusus yang disesuaikan
tertanam dalam budaya perusahaan melalui: dengan kebutuhan finansial dan preferensi generasi
o Menawarkan produk dan layanan yang tech-savvy di Indonesia. Layanan mobile digital TMRW
memenuhi kebutuhan nasabah; merupakan layanan digital berbasis aplikasi pertama
o Memastikan tim pemasaran memiliki di Indonesia.
kompetensi dalam memberikan saran dan
rekomendasi yang tepat serta memberikan Peluncuran TMRW sejalan dengan strategi Bank
informasi yang jelas, relevan, dan tepat waktu untuk memberikan pengalaman nasabah yang lebih
untuk memastikan bahwa nasabah dapat personal dengan memanfaatkan teknologi terkini,
mengambil keputusan keuangan yang akurat; sehingga membangun model bisnis yang berkelanjutan
dan Menangani keluhan nasabah secara bagi UOB Indonesia. TMRW adalah platform berbasis
mandiri, efektif, dan cepat. data yang mengubah model perbankan konvensional
menjadi lebih ramping, transparan, dan menarik bagi
Bank menjaga keamanan data nasabah dan nasabah. Ini dirancang khusus untuk memenuhi semua
menjaga kepentingan nasabah dengan memastikan fase siklus hidup nasabah.
320 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 323
Membangun Masa Depan ASEAN
Fair Dealing
TMRW memungkinkan Bank untuk memperoleh dan serta mengakuisisi nasabah baru dari berbagai
melayani basis nasabah yang substansial di Indonesia komunitas;
yang menghargai aksesibilitas digital. Hal ini • Menerapkan strategi pemasaran digital dengan
melengkapi pendekatan omni-channel Bank dengan memanfaatkan program referral karyawan dan
menyediakan touch point digital bagi nasabah untuk nasabah;
melayani kebutuhan keuangan yang lebih luas dan • Mengembangkan produk bundling menarik
kompleks, termasuk rekening tabungan, pinjaman, dan (Tabungan dengan Kartu Kredit TMRW dan TMRW
kartu kredit. Pay) yang menawarkan berbagai promo khusus
untuk nasabah Kartu Kredit dan TMRW Pay;
Ketika nasabah memanfaatkan TMRW dengan • Mengembangkan
basis kemitraan yang
frekuensi yang lebih banyak, TMRW akan semakin komprehensif dengan lebih dari 150 biller dan
memahami tujuan dan kebutuhan mereka karena lebih dari 50 merchant mitra; dan
kemampuannya untuk mengubah data transaksi • Meluncurkan versi seluler infinity.
menjadi wawasan praktis, sehingga meningkatkan
pengalaman perbankan mereka lebih menyenangkan Inovasi-inovasi ini merupakan bagian dari upaya
dan menarik. Untuk memastikan pengalaman nasabah berkelanjutan untuk memastikan pengalaman
yang memuaskan dan 24/7, TMRW dilengkapi dengan nasabah yang berkualitas di UOB TMRW. Upaya ini
chatbot bernama TIA (TMRW Intelligent Assistant), juga disertai dengan beberapa inisiatif lain, termasuk
yang memiliki interface yang terinspirasi dari aplikasi peluncuran fitur dan kemampuan baru seperti Loyalty
messaging populer. TIA memfasilitasi komunikasi and Rewards, pembayaran dengan poin, dan Wealth
nasabah dan menghubungkan mereka dengan Portfolio View.
asisten personel di dalam aplikasi TMRW, sehingga
tidak perlu keluar atau berpindah platform. TIA Hasilnya, Bank mencatat peningkatan nasabah baru
memberikan tanggapan yang cepat dan solusi efektif CASA TMRW sebesar 40 persen, dengan pertumbuhan
bagi nasabah. dana pihak ketiga sebesar 22 persen. Selain itu, TMRW
telah mendapatkan berbagai penghargaan, antara
Inovasi Layanan Digital Banking 2023 lain dari Infobank (Bank with the Best Digital Service),
Pada tahun 2023, UOB Indonesia memperbarui International Finance (Most Innovative Digital Bank
aplikasi TMRW menjadi UOB TMRW dengan interface and Best Mobile Banking App), The Iconomics (Best
dan fitur baru yang memberikan layanan perbankan Brand Image), dan the Digital Banking Awards 2023
digital terbaik kepada nasabah. Peningkatan ini juga (Best in Data Dimension for 3 KBMI Banks).
meningkatkan pengalaman nasabah digital melalui:
• Peluncuran Rewards+ sebagai akses nasabah Meningkatkan Pengalaman dan Kepuasan
untuk mengakses penawaran dari UOB dan Nasabah
mitranya, dan cara mudah untuk menukarkan poin Nasabah adalah inti dari bisnis Bank. Melalui
reward nasabah. keterlibatan aktif dan mendengarkan dengan penuh
• Peluncuran menu Wealth untuk memberikan perhatian, Bank dapat meningkatkan kemampuannya
gambaran keseluruhan tentang portofolio untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan membina
nasabah, termasuk investasi yang sedang hubungan yang langgeng. Dalam rangka memahami,
berlangsung. menyadari, dan memenuhi kebutuhan nasabah, Bank
tidak hanya memberikan layanan yang komprehensif,
Selain itu, UOB Indonesia telah mengakuisisi nasabah akurat, dan prima melalui pendekatan omni-channel,
baru TMRW melalui berbagai inisiatif sepanjang tetapi juga mengembangkan budaya berorientasi
tahun: layanan untuk memberikan layanan terbaik kepada
• Membangun kemitraan dengan berbagai entitas nasabah. Layanan Bank kepada nasabahnya telah
dari online transportation, e-commerce, dan online diatur oleh budaya dan nilai-nilainya, khususnya
travel, melakukan kampanye pemasaran melalui Honourable, Enterprising, United, dan Committed. [GRI
penempatan di media konvensional dan online, 3-3]
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 321
Page 324
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengutamakan Nasabah
Fair Dealing
Selain menerapkan budaya dan nilai-nilai tersebut,
Honourable: Treat customers
UOB Indonesia mengadakan Customer Commitments
Fairly
Awards Ceremony tahunan untuk menghormati
Kami menjunjung tinggi standar karyawan yang telah memimpin dan memberikan
profesional dan etika dalam contoh dalam memenuhi komitmen kepada nasabah.
melayani nasabah. Kami Hal ini memastikan bahwa karyawan UOB Indonesia
tidak mengenal kompromi terus memberikan pelayanan prima kepada nasabah.
dalam disiplin, kejelasan, dan Pada tahun 2023, Bank memberikan penghargaan
keberanian untuk melakukan kepada empat pemenang di kategori individu dan tiga
apa yang benar serta untuk pemenang di kategori grup
membuat setiap keputusan demi
memenuhi kepentingan nasabah Meningkatkan Kepuasan Nasabah dan
kami. Advokasi [OJK F. 30]
Enterprising: Provide Customers Penilaian dan evaluasi kepuasan nasabah sangat
with the Right Solution penting untuk meningkatkan layanan Bank dan
Kami memberi solusi untuk pertumbuhan bisnis di masa depan. Bank berusaha
memberikan pengalaman yang untuk memperoleh penilaian obyektif dari nasabah
terbaik bagi nasabah kami. melalui metode survei Net Promoter Score (NPS), yang
Kami menyediakan keahlian, tetap menjadi tolok ukur yang diakui untuk kepuasan
wawasan dan panduan yang dan loyalitas global. Bank menggunakan survei NPS
jelas untuk membantu nasabah di semua lini bisnis dan produknya. NPS berfungsi
dalam menangani kebutuhan sebagai sarana bagi Bank untuk mengukur sejauh
rutin saat ini ataupun di masa mana nasabah akan merekomendasikan merek,
yang akan datang; untuk produk, atau layanan Bank kepada orang lain.
yang sederhana maupun yang
kompleks. UOB Indonesia kembali melakukan survei kepuasan
dan loyalitas nasabah pada tahun 2023, yang
United: Know You Personally
dilakukan oleh Greenwich Associates dan Bain &
Nilai yang kami usung dari Company, sebuah firma konsultan dan riset strategis
suatu kerja sama terefleksikan global. Survei ini melibatkan nasabah dari segmen
dalam keinginan kami untuk Wholesale Banking, Global Markets dan Consumer
memberikan pengalaman Banking yang merupakan tiga segmen yang
terpersonalisasi untuk setiap ditargetkan oleh UOB Indonesia, dengan hasil NPS
nasabah. Dengan mempelajari meningkat dari tahun ke tahun.
kebutuhan, mengetahui
keinginan dan lebih memahami Bank berinteraksi dengan nasabah melalui email,
dari setiap interaksi, kami pesan teks dan panggilan telepon, khususnya
membuat nasabah kami merasa dalam berinteraksi melalui salah satu dari tiga belas
bahwa pengalaman ini khusus touchpoint, sebagai berikut:
untuk nasabah kami. • Aplikasi kartu kredit;
Committed: Be There when it • Aplikasi kredit pemilikan rumah;
Matters • Wealth Banking on-boarding;
Kami berdedikasi untuk berdiri • Privilege Banking on-boarding;
bersama nasabah kami, untuk • Pembukaan akun mass market,
merayakan pencapaian, dan • Pembukaan rekening Business Banking;
hadir untuk masa depan, • Penukaran reward kartu kredit,
di saat baik maupun buruk. • Layanan contact center;
Kami memberi nasabah • Investment and Insurance Personal Financial
panduan yang didukung Services,
oleh penyampaian yang • Investment and Insurance survey for Personal
seamless dan konsisten untuk Financial Services, Business Banking, Commercial
membangun ambisi - agar Banking and Global Market; dan
menjadi relevan saat mengalami • Penyelesaian masalah.
momen-momen besar, dan
selalu berada dekat dengan
nasabah kami.
322 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 325
Membangun Masa Depan ASEAN
Fair Dealing
Selain melakukan survei kepuasan dan loyalitas jangka panjang. Oleh karena itu, Bank berupaya
nasabah, UOB Indonesia terus melakukan kegiatan untuk mendengarkan dan memenuhi kebutuhan serta
survei dan benchmarking secara berkala. Pada ekspektasi para nasabahnya, termasuk menangani
tahun 2023, UOB Indonesia melakukan survei voice pengaduan dan meningkatkan kepuasan nasabah
of customer kepada nasabah TMRW dan KPR. Tujuan sebagai bagian dari proses perbaikan dan evaluasi
dari survei ini adalah untuk mengevaluasi kinerja dan kinerja Bank.
layanan Bank, membandingkannya dengan industri
perbankan lainnya, dan mengidentifikasi potensi Bank menangani keluhan nasabah secara hati-hati,
peningkatan atau inovasi. Survei dan benchmarking menggunakan prosedur penanganan keluhan yang
sangat penting bagi UOB Indonesia untuk tepat yang memungkinkan penyelesaian yang cepat
mempertahankan standar kualitas tinggi dan dapat dan akurat. Sebagai lembaga keuangan yang handal
beradaptasi dengan kebutuhan nasabah yang terus dan terpercaya, UOB Indonesia menyediakan saluran
berkembang dan dinamika industri perbankan. Oleh penanganan pengaduan nasabah sebagai berikut:
karena itu, UOB Indonesia dapat lebih meningkatkan • Layanan Nasabah
daya saingnya dan memberikan layanan terbaik • Contact Center 14008
kepada nasabahnya. • Surel: UOBcare@uob.co.id
• Digital Bank TMRW
Pada tahun 2023, Bank juga melakukan service huddle • Media Sosial (Instagram, Facebook)
di kantor cabang dan kantor pusat, serta survei • Media cetak dan online
internal NPS untuk meningkatkan kualitas layanan • Contact Center Regulator (OJK dan BI)
nasabah. Melalui service huddle, Bank mendorong • LAPS SJK, yang dapat membantu masyarakat jika
rekan-rekan dari seluruh lini bisnis untuk memberikan ada permasalahan yang dimediasi.
ide-ide guna meningkatkan customer experience
Bank. Survei benchmark memberikan informasi Keluhan dan Resolusi
yang memungkinkan Bank untuk mempercepat dan 2021 2022 2023
Pelanggan
menyederhanakan proses pembukaan rekening.
Semua petugas keamanan cabang bank juga telah Keluhan/pengaduan 6.220 6.017 8.718
dilatih untuk mengarahkan nasabah ke perwakilan Sedang dalam proses
247 455 1.590
cabang yang sesuai. resolusi
Keluhan diselesaikan 5.973 5.562 7.128
Hasil dari survei tersebut menjadi dasar pelaksanaan
Rasio (persen) 96,0% 92,4% 81,8%
berbagai tindak lanjut, seperti perbaikan proses,
pengembangan produk dan layanan, serta
Dengan meningkatnya transaksi dan portofolio
penyesuaian strategi pemasaran. Selain itu, umpan
kartu kredit UOB, pengaduan nasabah (khususnya
balik dari survei dapat digunakan untuk meningkatkan
pengaduan kartu kredit) juga meningkat di tahun 2023,
pengalaman nasabah, mengidentifikasi area yang
namun situasi ini masih terkendali dengan baik. Hal
memerlukan perhatian khusus, dan membentuk
ini terlihat dari peningkatan jumlah pengaduan yang
kebijakan organisasi.
sedang dalam proses penyelesaian untuk diselesaikan
dalam waktu layanan standar. Oleh karena itu,
Mekanisme Pengaduan Masyarakat [OJK F.24]
penurunan rasio penyelesaian pada tahun 2023
Kepuasan nasabah merupakan hal yang sangat
disebabkan oleh peningkatan jumlah pengaduan.
penting untuk kemajuan dan pertumbuhan bisnis
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 323
Page 326
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengutamakan Nasabah
Privasi Data
[OJK F.27] [GRI 418-1]
Seiring dengan evolusi ekonomi digital dan penggunaan data yang cepat, komitmen UOB
untuk melindungi data pribadi dan privasi menjadi kian penting. Kami terus secara proaktif
meningkatkan langkah-langkah mengenai privasi, yang selaras dengan praktik industri
terdepan dan standar hukum yang ketat. Upaya kami difokuskan pada integrasi privasi
data secara menyeluruh terhadap layanan kami dan proses operasional, memastikan
kami tetap unggul dalam melindungi informasi nasabah terhadap ancaman digital yang
muncul dan mempertahankan kepercayaan nasabah di dunia yang semakin terkoneksi.
Keamanan informasi nasabah dan privasi data ketika memberikan informasi pemasaran. Bank akan
merupakan kebutuhan mutlak dan mendasar yang memfasilitasi permintaan nasabah untuk mengakses
harus dipenuhi. UOB Indonesia berkomitmen untuk dan memperbaiki data pribadi sesuai dengan peraturan
melindungi data dan privasi nasabah melalui sistem terkait privasi data.
dan praktik yang aman dan andal. Oleh karena
itu, dengan demikian, dengan pesatnya kemajuan Nasabah juga dapat mengakses website Bank untuk
teknologi informasi, UOB Indonesia berupaya untuk mencari informasi tentangkebijakan Bank mengenai
mencegah risiko kebocoran data dan penyalahgunaan perlindungan data dan privasi. Pemberitahuan privasi
data nasabah. [GRI 3-3] data juga tersedia secara online.
Prinsip-prinsip Kebijakan Perlindungan Data Pribadi di Etika Penggunaan Data
UOB Indonesia: [FN-CB-230a.2] Kemajuan teknologi informasi dan manfaatnya
• Data pribadi hanya dapat dikumpulkan dan dimaksimalkan untuk pengembangan bisnis. UOB
digunakan untuk tujuan yang telah diinformasikan Indonesia menggunakan proses analisis data canggih
dan disetujui dengan jelas oleh nasabah, atau dengan tujuan penggunaan data yang bertanggung
diizinkan oleh hukum dan peraturan yang berlaku jawab dan beretika di semua lini bisnis.
terkait dengan privasi data;
• Data pribadi digunakan secara bertanggung
jawab sesuai dengan kode etik dan nilai-nilai Kualitas Data [FN-CB-230a.1]
perusahaan; Bank sangat mementingkan kualitas data nasabah.
• Akses dan pengungkapan informasi didasarkan UOB Indonesia, sebagai bank dan lembaga
pada kebutuhan untuk mengetahui; dan keuangan, mengumpulkan, memproses, menggunakan,
• Integritas dan keamanan data pribadi adalah mendistribusikan, dan membuang data pribadi
yang terpenting. nasabah sebagai bagian dari prosedur operasional
dan perbankan sehari-hari, sesuai dengan persetujuan
Semua data pribadi yang tidak lagi diperlukan untuk dan pernyataan nasabah. Memastikan ketepatan
tujuan hukum atau bisnis harus dibuang dengan layanan keuangan yang diberikan kepada nasabah
aman, sesuai dengan hukum dan peraturan yang sangat bergantung pada kelengkapan, konsistensi,
terkait dengan privasi data. dan integritas data nasabah. UOB Indonesia telah
menetapkan pedoman resmi untuk memastikan
Data Protection Officer mengawasi kepatuhan kelengkapan dan konsistensi pengumpulan informasi
terhadap peraturan yang berlaku, membantu dalam dan pemeliharaan data nasabah.
penyelidikan dugaan pelanggaran sebagaimana
diperlukan, dan bila diperlukan. Operational Risk Data nasabah dilindungi dengan aman dan hanya
Management dan Data Protection Officer meninjau dapat diakses oleh orang yang berwenang yang
setiap insiden dan rencana serta tindakan yang terlibat dalam kegiatan bisnis dan operasional UOB
dirumuskan oleh unit bisnis dan pendukung. Insiden Indonesia. UOB Indonesia telah menerapkan prosedur
signifikan dilaporkan kepada Komite Manajemen untuk secara efektif memanfaatkan dan mengawasi
Risiko. data ini di seluruh unit bisnis UOB Indonesia, sesuai
dengan hukum dan peraturan yang berlaku di negara
Persetujuan nasabah merupakan persyaratan tempat Bank beroperasi.
wajib untuk menerima panggilan telemarketing
324 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 327
Membangun Masa Depan ASEAN
Inklusi Keuangan
[OJK F.17]
Meskipun standar pendidikan dan tingkat pendapatan terus membaik dengan
meningkatnya kemakmuran, namun masih banyak individu dan bisnis, khususnya di
Asia Tenggara, yang masih belum mendapat akses produk dan layanan keuangan yang
terjangkau. UOB berkomitmen untuk memberdayakan mereka yang kurang terlayani dan
tidak memiliki rekening bank melalui inovasi digital dan edukasi nasabah.
Untuk mencapai peningkatan kualitas hidup dan tujuan • Profesional/karyawan;
pembangunan berkelanjutan, Bank berkomitmen • Siswa;
untuk menyediakan akses produk dan layanan kepada • Komunitas/publik; dan
konsumen dan bisnis lintas segmen melalui inovasi • Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
digital dan edukasi nasabah.
UOB Indonesia memiliki program literasi keuangan
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3] untuk siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi
Bank menyadari bahwa pengetahuan, pemahaman, serta pekerja berpenghasilan rendah, memastikan
dan ketersediaan lembaga, produk, dan layanan bahwa mereka dapat mengakses produk keuangan
keuangan masyarakat Indonesia saat ini belum dan meningkatkan pemahaman mereka tentang
memadai dan tidak konsisten. Oleh karena itu, prinsip-prinsip pengelolaan keuangan yang sehat,
Bank melakukan inisiatif literasi keuangan sesuai sementara juga berpotensi meningkatkan jumlah
dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 76/ pembukaan rekening karyawan dan siswa.
POJK.07/2016, yang bertujuan untuk meningkatkan
literasi dan inklusi keuangan di sektor jasa keuangan Bank memiliki Program Karyawan Korporasi dengan
bagi konsumen dan/atau masyarakat. kemampuan/fitur payroll untuk perusahaan. Sebagian
besar pekerja di bisnis seperti pabrik menerima upah
Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank yang minimum, dan beberapa tidak memiliki rekening bank.
tergabung dalam Kelompok Kerja Bank Indonesia Melalui inisiatif ini, Bank memberikan mereka akses
(Pokja BI) berkomitmen untuk berpartisipasi aktif ke rekening USave dan TMRW, menawarkan akses
dalam melakukan kegiatan Literasi Keuangan bagi mudah menggunakan kartu ATM/Debit UOB Indonesia
masyarakat melalui program Literasi, Komunitas, dan di jaringan ATM Bersama dan Prima, sehingga mereka
Kolaborasi, yang meliputi: dapat mengelola keuangan secara efektif.
1. Literasi Bank mempromosikan produk tabungan seperti
Berbagi pengetahuan tentang manfaat, risiko, dan TabunganKu dan Simpanan Pelajar (Simpel). Produk-
tanggung jawab produk dan layanan perbankan, produk ini menawarkan setoran awal yang terjangkau
pengelolaan keuangan, dan pengetahuan dan tanpa biaya bulanan.
perbankan secara umum.
Pada tahun 2023, Bank juga menyelenggarakan
2. Masyarakat berbagai program literasi, bekerja sama dengan
Membentuk kelompok diskusi dan berbagi beberapa lembaga, sebagai berikut:
pengalaman antar kelompok akan membangun
komunitas yang bertujuan mempercepat
Nama Acara Bulan Acara
penyebaran pengetahuan.
Pertahankan & kembangkan Maret 2023
3. Kolaborasi kekayaan Anda melalui
Kolaborasi program literasi keuangan antara UOB pendekatan risk-first
Indonesia dengan pihak terkait diharapkan dapat Peran bank dalam mendukung Mei 2023
bermanfaat bagi masyarakat luas. Kegiatan perekonomian Indonesia melalui
literasi UOB Indonesia, yang dipimpin oleh unit sektor pasar modal (bersama
PFS Wealth and Liabilities Product, dibantu oleh Kementerian Keuangan)
unit bisnis dan didukung oleh seluruh fungsi UOB Membangun Ekonomi Inklusif September 2023
Indonesia di seluruh Indonesia, berfokus pada: (bersama OJK)
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 325
Page 328
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengutamakan Nasabah
Inklusi Keuangan
[OJK F.17]
Program Kunjungan Sekolah pertumbuhan, diperlukan pendekatan komprehensif yang
UOB Indonesia melanjutkan program literasinya memprioritaskan transformasi digital di seluruh proses.
dengan kunjungan sekolah pada tahun 2023 setelah UKM yang mampu beradaptasi dan terbuka terhadap
sebelumnya terhenti akibat pandemi. Bank terus digitalisasi akan tumbuh pesat, karena semakin banyak
mempromosikan budaya menabung di masyarakat orang yang mengandalkan ekonomi digital.
melalui promosi di 80 kegiatan di komunitas dan area
publik yang menawarkan interaksi antara orang tua Berikut adalah program-program UOB Indonesia dalam
dan anak, seperti mensponsori kompetisi mewarnai, upaya untuk terus membina nasabah UKM:
balap sepeda di komunitas sepeda, serta membuka • Meningkatkan layanan perbankan digital bagi
kios promosi di mal atau pusat perbelanjaan. Bank juga nasabah UKM dalam fasilitas pembayaran,
berkomunikasi langsung dengan nasabah, dengan penagihan, dan pembiayaan;
mengirimkan artikel tentang edukasi keuangan dan • Menyelenggarakan webinar untuk nasabah UKM
tabungan melalui email. Total rekening tabungan yang bekerja sama dengan mitra ekosistem Bank,
dibuka oleh pelajar pada tahun 2023 mencapai 931 memberikan informasi tentang: literasi keuangan,
rekening. peluang jaringan dan membantu UKM untuk
meningkatkan skala bisnis mereka melalui digitalisasi
dengan memanfaatkan konektivitas UOB Indonesia;
Akun Pelajar 2021 2022 2023
• Menjangkau mitra ekosistem Bank untuk berbagi
Jumlah akun 1.085 901 931 pengetahuan dan strategi tentang keuangan,
Saldo (dalam Rupiah sistem akuntansi dan perpajakan untuk mendukung
66 25 35
miliar) nasabah UKM; dan
• Mengatasi kebutuhan pinjaman properti komersial
Dukungan Untuk UKM yang terlibat dengan pengembang dan broker.
Sebagai tulang punggung perekonomian nasional,
sektor usaha kecil dan menengah (UKM) berperan Program Dukungan Pengembangan UKM
penting dalam menyediakan lapangan kerja, Dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan bagi
meningkatkan tingkat pendapatan karyawan dan nasabah UKM, Transaction Banking Experience (TBEX)
diversifikasi ekonomi. Pemerintah telah menyoroti sebagai pusat pengetahuan terus memberikan informasi
program-program yang mendukung UKM, termasuk terkini tentang bisnis dan peraturan terkait. Akses online
yang dilaksanakan selama pandemi serta program- ini memberikan pengetahuan yang luas tentang cara
program baru dan berkelanjutan, dengan harapan mengembangkan bisnis bagi nasabah UKM Bank.
kebangkitan sektor ini dapat mendorong pertumbuhan
ekonomi dan mempercepat pemulihan ekonomi Untuk mendukung UKM dalam mengakses teknologi
nasional. Transformasi digital perlu dipercepat lebih yang diperlukan untuk transformasi digital, UOB
lanjut untuk mengembangkan UKM yang progresif. Indonesia telah berkolaborasi dengan mitra ekosistem
Bank untuk meluncurkan beberapa inisiatif dan program
Kementerian Keuangan mendorong UKM untuk sejak tahun 2020. Pada tahun 2022, Bank meningkatkan
memasuki pasar digital melalui pengembangan UOB Bizsmart, solusi bisnis terintegrasi berbasis cloud.
ekosistem digital Indonesia baik di bidang Solusi ini mengintegrasikan solusi pembayaran dengan
infrastruktur digital maupun akses layanan digital. otomatisasi pelaporan point-of-sale otomatis yang
Kementerian Koperasi dan UKM memperkirakan terhubung ke rekening nasabah bank UOB Indonesia,
potensi pertumbuhan ekonomi digital UKM mencapai sehingga memungkinkan rekonsiliasi real-time dan
nilai bernilai Rp4.531 triliun pada 2030. Potensi setoran langsung. Hal ini menghasilkan peningkatan
tersebutmemperhitungkan terbukanya akses volume transaksi sebesar 147,5 persen year-on-year
pasar yang lebih luas ke dalam ekosistem digital. melalui UOB Bizsmart pada tahun 2023.
Berdasarkan studi lain yang dilakukan oleh ASEAN
menunjukkan bahwa UKM yang telah mengadopsi Platform cash management dan trade finance Bank,
teknologi digital akan meningkatkan efisiensi dengan Infinity, mendukung nasabah dengan memastikan bahwa
mengurangi biaya produksi sebesar 44 persen.¹ transaksi perbankan mereka dapat dilakukan dari jarak
jauh dan efisien. Hal ini tercermin dalam pertumbuhan
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3] yang baik dari peningkatan 23,9 persen year-on-year
Bank menyadari bahwa untuk mendukung UKM dalam jumlah transaksi melalui Infinity dibandingkan
dalam meningkatkan bisnis mereka dan mencapai dengan tahun sebelumnya. Tercatat peningkatan 5,7
persen year-on-year dalam jumlah pelanggan UKM
¹Sumber: https://djpb.kemenkeu.go.id/kanwil/ntt/id/data-publikasi/
pada tahun 2023.
artikel/2886-umkm-goes-digital.html
326 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 329
Membangun Masa Depan ASEAN
Mengembangkan
Individu Profesional
Dan Berprinsip
328 Pengembangan dan Inklusi Talenta
333 Keselamatan, Kesehatan, dan Kesejahteraan
di Tempat Kerja
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 327
Page 330
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip
Pengembangan dan Inklusi Talenta
Kami menyadari bahwa tenaga kerja yang dinamis dan kemauan karyawan untuk
terlibat sangatlah penting demi kesuksesan Bank yang berkelanjutan. Dengan mengasah
pengetahuan dan keterampilan karyawan kami melalui program teknis, pengembangan
diri, dan konversi profesional, kami memastikan mereka dibekalidengan keahlian dan
pola pikir untuk tetap relevan dan kompetitif.
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3] Memberikan Manfaat bagi Karyawan [GRI
Karyawan adalah aset UOB Indonesia yang paling 401-2]
berharga. Oleh karena itu, kami melindungi dan Selain gaji pokok, UOB Indonesia juga menyediakan
memenuhi kebutuhan karyawan di seluruh aspek fasilitas lain untuk mendukung work-life balance dan
ketenagakerjaan sekaligus terus meningkatkan kesejahteraan karyawan. Fasilitas tersebut antara lain
kemampuan karyawan melalui program pelatihan asuransi kesehatan dan jiwa, BPJS Ketenagakerjaan,
dan pengembangan yang kami lakukan. Berikut ini BPJS Kesehatan, dan kelayakan untuk mengikuti
adalah beberapa program yang diluncurkan oleh UOB program pensiun DPLK, yang dikelola secara mandiri
Indonesia untuk mengembangkan talenta, yang pada dari program pemerintah.
akhirnya mendorong pertumbuhan jangka panjang
dan berkelanjutan baik bagi organisasi maupun Manfaat lainnya dituangkan dalam Perjanjian Kerja
individu. Kami berusaha memberikan manfaat terbaik Bersama dan kebijakan mengenai kesejahteraan
untuk meningkatkan kualitas hidup, memprioritaskan karyawan, antara lain fasilitas kesejahteraan
kesehatan dan keselamatan kerja, serta membangun karyawan (kredit perumahan, pinjaman multiguna,
tempat kerja yang produktif dan harmonis. kredit kendaraan), cuti tahunan, cuti hamil, dan cuti
ayah.
Kesempatan yang Sama
UOB Indonesia juga memberikan kesempatan melalui
Remunerasi dan Manfaat yang Kompetitif berbagai program pengembangan seperti penugasan
[OJK F.20] [GRI 202-1, 405-2] internasional dan domestik, beasiswa, dan kegiatan
Remunerasi merupakan bagian penting dalam pelatihan kepemimpinan.
mempertahankan sumber daya manusia sekaligus
meningkatkan daya saing UOB Indonesia di tengah Kebijakan Pensiun [GRI 201-3]
kebutuhan bisnis yang dinamis dan persaingan industri UOB Indonesia memiliki Program Pensiun Iuran
yang ada. UOB Indonesia memberikan remunerasi Pasti dan prosedur pencatatan estimasi kewajiban
yang menarik, efektif, dan kompetitif, diharapkan imbalan kerja untuk pesangon, uang jasa, dan
dapat menarik dan mempertahankan karyawan serta kompensasi kepada karyawan untuk menutupi potensi
mendukung tujuan jangka panjang kami. kekurangan. Program ini dilaksanakan berdasarkan
Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang
Remunerasi telah mempertimbangkan kondisi UOB Ketenagakerjaan, UU Cipta Kerja, dan perjanjian kerja
Indonesia dan industri sejenis, serta undang-undang Bank.
dan peraturan ketenagakerjaan yang relevan. Semua
karyawan UOB Indonesia di seluruh Indonesia Perhitungan kontribusi program pensiun tergantung
menerima remunerasi di atas standar Upah Minimum pada beberapa asumsi yang digunakan oleh aktuaris
Provinsi (UMP), yang berfungsi sebagai patokan untuk independen dan manajemen kami, termasuk tingkat
standar minimum hidup layak di setiap daerah di diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat
Indonesia sesuai dengan Kementerian Tenaga Kerja pergantian karyawan tahunan, tingkat cacat, usia
dan Transmigrasi No. 7 tahun 2013 tentang Upah pensiun, dan tingkat kematian.
Minimum.
Selain itu, UOB Indonesia juga berpartisipasi dalam
Kami tidak membedakan remunerasi berdasarkan Program Jaminan Pensiun yang dilaksanakan oleh
gender. Besarnya remunerasi ditentukan sesuai dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), sesuai
kapasitas dan kinerja masing-masing karyawan peraturan terkait.
328 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 331
Membangun Masa Depan ASEAN
Pengembangan dan Inklusi Talenta
Kebebasan Berserikat dan Kesepakatan Bersama [GRI 2-30]
Untuk menjaga hubungan yang harmonis, kami memberikan kebebasan kepada karyawan untuk berkumpul,
berserikat, dan mengutarakan pendapat mereka. UOB Indonesia dan karyawannya telah menetapkan Perjanjian
Kerja Bersama (PKB) sebagai sarana untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis.
PKB mengatur tentang hak dan kewajiban baik pekerja maupun pengusaha, yang telah disesuaikan dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, seluruh karyawan diwajibkan untuk menandatangani
PKB.
Mekanisme Pengaduan Tenaga Kerja
Kami berusaha untuk menyelesaikan masalah tempat kerja secara harmonis. Menurut PKB, setiap karyawan
dapat mengajukan keluhan tentang perlakuan tidak menyenangkan yang mereka terima. Keluhan disampaikan
secara tertulis dan ditujukan kepada atasan langsung yang terlibat. Karyawan juga dapat mencari bantuan dan
advokasi dari serikat pekerja untuk membantu menyelesaikan masalah internal.
Sepanjang tahun 2023, beberapa keluhan karyawan diterima melalui berbagai saluran komunikasi dan berhasil
diselesaikan dengan menggunakan mekanisme yang diatur dalam KKB. Dalam kasus seperti itu, setiap potensi
perselisihan dapat diantisipasi dan diselesaikan dengan melibatkan peran partisipatif dari pihak-pihak terkait,
seperti Karyawan, Manajer, Sumber Daya Manusia, dan Serikat Pekerja. Parameter yang digunakan dalam
kasus ini mencakup tidak adanya perselisihan hubungan industrial yang melibatkan pihak ketiga (Departemen
Ketenagakerjaan) dan penyelesaian kasus atau perselisihan dalam pengaturan peradilan.
Pelatihan dan Pengembangan [GRI 404-2]
Salah satu pilar untuk mencapai keberlanjutan dan kunci keberhasilan kami adalah kehadiran karyawan dengan
keterampilan berorientasi masa depan yang sangat baik. Kami berkomitmen untuk meningkatkan kesiapan
karyawan di era digital dan disruptif dengan membekali karyawan dengan kombinasi soft skill dan technical
skill. Salah satu program kami adalah Better U, yang memberikan pelatihan kepada karyawan di berbagai
bidang seperti pola pikir berkembang, pemecahan masalah, kesadaran digital, human-centered design, dan
storytelling. Better U merupakanProgram Peningkatan Kompetensi Berorientasi Masa Depan yang mematuhi
standar pelatihan internasional dan menekankan pengembangan lima kompetensi inti. Dengan keahlian dasar
ini, karyawan lebih siap untuk menghadapi tantangan ekonomi digital sambil mempertahankan relevansi dan
kemampuan kerja mereka.
Sebagai pengembangan lebih lanjut dari program ini, karyawan dibekali dua keterampilan penting: Data
Analytics dan Project Management. Tujuan dari program ini adalah untuk mempersiapkan karyawan menghadapi
dinamika sistem kerja berbasis inovasi. Pada tahun 2023, sejumlah 57 karyawan menerima pelatihan Data
Analytics dan 26 karyawan berpartisipasi dalam kelas Project Management.
Realisasi Pelatihan Karyawan Tahun 2023 [OJK F.22] [GRI 404-1]
Pada tahun 2023, kami melakukan investasi dan memberikan kesempatan pelatihan kepada para rekan kami.
Berikut rangkuman jumlah peserta dan jam pelatihan.
Pelatihan Karyawan 2021 2022 2023
Total peserta pelatihan untuk semua kursus
(dihitung ganda jika peserta pelatihan 93.515 93.127 100.836
menghadiri beberapa kursus)
Total jam pelatihan 218.106 216.654 188.973
Total karyawan berpartisipasi dalam pelatihan 3.868 3.687 4.590
Rata-rata hari pelatihan (man-days) per total
7,1 8,3 5,2
karyawan
Karyawan Refresher Karyawan Refresher Karyawan Refresher
Tingkat penyelesaian untuk e-learning wajib
Baru Baru Baru
100% 100% 100% 100% 83.23% 100%
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 329
Page 332
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip
Pengembangan dan Inklusi Talenta
Survei Keterlibatan Karyawan (EES) Keberagaman dan Inklusi [OJK F.18] [GRI 2-7,
Survei keterlibatan karyawan secara rutin dilakukan 3-3, 405-1, 406-1]
dengan tujuan untuk menumbuhkan hubungan yang Kami percaya bahwa mengembangkan budaya
lebih kuat dengan UOB Indonesia. Berbagai inisiatif kerja yang beragam dan kolaboratif, menciptakan
keterlibatan telah dilaksanakan sebagai tanggapan lingkungan tempat kerja yang inklusif, dan menghargai
terhadap survei-survei sebelumnya. Skor engagement perbedaan adlah hal yang penting. Keberagaman
diperoleh pada tahun 2023 dibandingkan tahun menghadirkan beragam perspektif dan menumbuhkan
sebelumnya. pemikiran inovatif untuk memecahkan tantangan
bisnis untuk pertumbuhan yang berkelanjutan. Ini
Skor UOB Indonesia Employee Engagement Survey adalah elemen penting dalam strategi kami untuk
meningkat dari 92 persen menjadi 93 persen pada memperoleh, mengembangkan, dan mempertahankan
tahun 2023. Ini merupakan indikasi penting bahwa beragam talenta untuk UOB Indonesia.
program keterlibatan kami telah efektif dalam
mempertahankan tingkat keterlibatan karyawan Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja
meskipun berbagai proyek telah secara signifikan yang inklusif bebas dari segala bentuk diskriminasi,
meningkatkan volume pekerjaan dan mengharuskan intimidasi, atau pelecehan. Hal ini bertujuan untuk
karyawan untuk bekerja di luar pengaturan kerja menciptakan tempat kerja yang aman dan nyaman
normal. bagi karyawan, mendukung produktivitas dan
keterlibatan. Kami juga telah menetapkan Kode Etik
Manajemen Talenta untuk mengkomunikasikan standar perilaku profesional
Untuk mempersiapkan dan mengembangkan dan etika yang diharapkan kepada karyawan, dengan
kompetensi dan kemampuan kepemimpinan dari implikasi pelanggaran. [GRI 3-3]
talenta-talenta utama ini, Bank telah melakukan di
dalam sejumlah inisiatif pengembangan, sebagai Sosialisasi dan Penegakan Kode
berikut::
• Leadership Acceleration Program
Etik [OJK F.21]
Untuk memastikan komitmen ini, setiap karyawan
Program pengembangan kepemimpinan yang
yang bergabung diwajibkan untuk menandatangani
komprehensif untuk talenta-talenta utama, yang
perjanjian Kode Etik Bank. Bank juga secara berkala
dirancang dengan menggabungkan penugasan
memperbarui Kode Etik, yang dapat diakses melalui
atau rotasi internasional di berbagai negara
platform yang disediakan oleh SDM. Sepanjang tahun
untuk memperluas paparan talenta-talenta utama
2023, 100 persen karyawan telah menandatangani
UOB dalam memimpin lintas budaya, memberikan
pakta kepatuhan Kode Etik.
kesempatan untuk terlibat dalam sejumlah proyek
strategis.
Untuk penegakannya, Bank telah memantau
• Leadership Academy
transaksi rekening karyawan, mengamati perubahan
Program tiga bulan untuk karyawan berkinerja
perilaku karyawan, memberikan layanan vendor
tinggi yang dirancang untuk Manajer hingga
untuk penyaringan data dan pemeriksaan profil
Direktur Eksekutif. Program ini bertujuan untuk
calon karyawan, serta melakukan pemeriksaan SLIK
membekali talenta dengan keterampilan, alat, dan
(Sistem Layanan Informasi Keuangan). Karyawan
teknik untuk mendorong pertumbuhan berbasis
diharapkan untuk menjunjung tinggi Kode Etik Bank
inovasi, dengan penekanan pada kolaborasi, yang
dan menerapkan prinsip-prinsipnya dalam kegiatan
mencerminkan nilai-nilai dan strategi Bank bekerja
sehari-hari.
sama dengan sekolah bisnis global terkemuka.
Bank mengambil tindakan preventif untuk melawan
Sebanyak 36 karyawan dari UOB Indonesia terpilih
praktik-praktik yang bertentangan dengan tata
untuk berpatisipasi dalam program-program di atas
kelola perusahaan yang baik dengan menindaklanjuti
pada tahun 2023.
pelanggaran yang dilaporkan, termasuk melalui
sistem whistle-blowing. Sistem ini diharapkan dapat
meningkatkan partisipasi dari seluruh karyawan
dan pihak eksternal untuk melaporkan pelanggaran.
330 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 333
Membangun Masa Depan ASEAN
Pengembangan dan Inklusi Talenta
Laporan pelanggaran harus dibuat oleh Pelapor Sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan kerja
dengan kepastian pelaporan yang benar, dan Pelapor yang inklusif dan bebas diskriminasi, kami memastikan
harus dapat memberikan informasi dan bukti yang modul pelatihan “Kode Etik” wajib bagi semua
dapat dilacak dan ditindaklanjuti. Seluruh karyawan karyawan, termasuk karyawan baru. Pada Desember
mendukung lingkungan kerja yang inklusif bebas dari 2023, 100 persen dari semua karyawan yang baru
segala bentuk diskriminasi. Sepanjang tahun 2023, bergabung pada tahun 2023 telah menyelesaikan
tidak ada keluhan atau insiden terkait diskriminasi. atau masih dalam durasi yang ditentukan. Sementara
itu, karyawan yang bergabung sebelum tahun 2023
diwajibkan menjalani pelatihan pembaharuan
setahun sekali.
Demografi Karyawan
UOB Indonesia mencatat peningkatan 1.461 karyawan pada 2023, dibandingkan dengan 524 pada 2022.
Mayoritas penambahan karyawan baru pada tahun 2023 berasal dari akuisisi Consumer Banking Citibank,
termasuk pengelolaan kartu kredit Citibank. Berikut ini adalah gambaran perkembangan demografi karyawan
UOB Indonesia.
Komposisi Karyawan 2021 2022 2023
berdasarkan Usia
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Di bawah 25 tahun 0% 0% 0% 1% 1% 2%
25 – 34 tahun 12% 18% 11% 17% 12 % 17%
35 – 44 tahun 22% 22% 22% 22% 21% 21%
45 – 54 tahun 13% 11% 14% 12% 11% 10%
Di atas 55 tahun 1% 1% 1% 1% 2% 3%
Total 48% 52% 48% 53% 47% 53%
Karyawan Baru [GRI 401-1] 2021 2022 2023
Jenis kelamin Total % Total % Total %
Perempuan 123 43 272 52 796 54
Laki-laki 165 57 252 48 665 46
Total 288 100 524 100 1461 100
Usia Gender
Posisi (tahun 2023)
<30 30-50 >50 Laki-laki Perempuan
Komisaris - - 6 6 -
Direktur - 3 5 7 1
Manajer - 142 87 135 94
Supervisor 2 442 92 284 252
Staf 596 2.585 298 1.564 1.915
Tingkat Turnover Karyawan [GRI 401-1] 2021 2022 2023
Tingkat Turnover 14% 16% 13%
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 331
Page 334
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip
Pengembangan dan Inklusi Talenta
Usia Gender
Perekrutan Baru/Attrition [GRI 401-1]
<30 30-50 >50 Laki-laki Perempuan
Jumlah karyawan yang bergabung selama tahun 2023 422 988 51 665 796
Jumlah karyawan yang keluar selama tahun 2023 87 341 54 241 241
Hak Asasi Manusia [OJK F.19]
Kami berdedikasi untuk menegakkan prinsip-prinsip hak asasi manusia yang diakui secara internasional serta
peraturan-peraturan di Indonesia. UOB Indonesia senantiasa berkomitmen tinggi dalam menerapkan tata kelola
perusahaan yang baik, terutama prinsip transparansi, yang dijalankan secara mutlak dan bertanggung jawab
oleh Direksi. Dalam penerapan kebijakan pelaporan pelanggaran kami, semua karyawan dan pihak eksternal
yang bekerjasama dengan Bank dapat melaporkan setiap ketidaksesuaian, penyimpangan, atau pelanggaran
terhadap peraturan yang berlaku tanpa ragu dan takut, baik dari dalam Bank, di seluruh lini bisnis, termasuk
Direksi, maupun pihak eksternal.
Kami percaya pada kesempatan yang sama bagi semua orang dan tidak mentolerir segala bentuk diskriminasi,
termasuk kerja paksa, atau pekerja anak. UOB Indonesia tidak mempekerjakan pekerja di bawah umur, dan kami
tidak menggunakan segala bentuk kerja paksa. [OJK F. 19]
332 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 335
Membangun Masa Depan ASEAN
Keselamatan, Kesehatan, dan Kesejahteraan di
Tempat Kerja
[OJK F.12] [GRI 403-1]
Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan kondusif akan menciptakan kenyamanan dan
meningkatkan produktivitas, yang pada akhirnya berdampak pada kinerja kami. UOB
Indonesia berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja yang aman bagi semua
karyawan, mitra, dan nasabah di area operasional kami. UOB Indonesia mengembangkan
dan menerapkan prosedur yang mengatur praktik kerja yang aman sesuai dengan
peraturan keselamatan kerja yang relevan.
Lingkungan kerja yang aman, sehat, dan kondusif Kami juga menyediakan komunikasi dan pelatihan
akan menciptakan kenyamanan dan meningkatkan terkait prosedur keselamatan di lingkungan tempat
produktivitas, yang pada akhirnya berdampak pada kerja, termasuk:
kinerja kita. UOB Indonesia berkomitmen untuk • Analisis keselamatan kerja untuk kegiatan berisiko
menyediakan lingkungan kerja yang aman bagi tinggi bagi karyawan dan vendor;
semua karyawan, mitra, dan nasabah di lingkungan • Prosedur keselamatan yang terkait dengan
operasional kami. UOB Indonesia mengembangkan barang-barang listrik; dan
dan menerapkan prosedur yang mengatur praktik kerja • Prosedur darurat jika terjadi kebakaran dan
yang aman sesuai dengan peraturan keselamatan gempa bumi.
kerja yang relevan.
Implementasi K3
Kami memastikan bahwa kebijakan untuk menjamin Penerapan prinsip-prinsip Kesehatan dan Keselamatan
keamanan, kesehatan, dan keselamatan karyawan Kerja tercermin dari rancangan ruangan kantor
telah dilaksanakan dengan baik dan menguntungkan yang mengacu pada keberadaan dan kesesuaian
seluruh karyawan dan kinerja Bank. [GRI 3-3] lingkungan tempat kerja, serta fasilitas keamanan.
Kami melengkapi infrastruktur gedung kantor kami
Kesehatan & Keselamatan Kerja dengan fasilitas keamanan seperti alat pemadam
kebakaran, sistem deteksi kebakaran, dan alarm
(K3) sebagai perangkat peringatan dini, di samping upaya
Kami menerapkan langkah-langkah praktis untuk untuk meningkatkan kewaspadaan dan mencegah
mengurangi risiko kecelakaan kerja dan memastikan korban. Simulasi kebakaran dan bencana alam
keselamatan dan kesehatan karyawan, nasabah, juga dilakukan secara teratur untuk meningkatkan
kontraktor, dan semua pihak yang bekerja di gedung- kesadaran.
gedung yang dimiliki dan dikelola oleh UOB Indonesia.
Langkah-langkah ini meliputi: Kami memastikan tersedianya alat-alat yang sangat
a. Mengkomunikasikan semua prosedur kesehatan penting, termasuk Peralatan Pertolongan Pertama
dan keselamatan yang relevan. pada Kecelakaan (P3K) dan Alat Pemadam Api Ringan
b. Meninjau rencana tanggap darurat bangunan (APAR). Pemeriksaan secara rutin dilakukan untuk
kami yang menetapkan tindakan relevan yang semua peralatan tersebut guna memastikan kondisi
harus diambil untuk melindungi dan mengevakuasi dan fungsi yang optimal.
penghuni bangunan di bawah skenario darurat
yang berbeda. Kami memiliki tim tanggap darurat yang terdiri dari
c. Melakukan dan meninjau penilaian risiko karyawan UOB Indonesia yang mewakili setiap
kontraktor yang tepat untuk mengidentifikasi dan cabang dan setiap lantai di kantor pusat, dilatih untuk
meminimalkan sumber risiko. menangani situasi darurat dan evakuasi kebakaran.
d. Menetapkan persyaratan keselamatan dan Kami melakukan latihan rutin setiap tahun untuk
kesehatan kerja untuk semua vendor, pemasok, memastikan karyawan kami memahami tindakan
dan kontraktor yang bekerja di tempat kami. pencegahan dan protokol keselamatan selama
Mereka harus mematuhi semua hukum dan proses evakuasi. Kami melakukan latihan rutin untuk
peraturan yang berlaku, melakukan penilaian memastikan rekan-rekan kami memahami tindakan
risiko yang sesuai, dan menyelesaikan semua dan protokol keselamatan selama evakuasi.
sertifikasi yang diperlukan untuk karyawan
mereka sebagaimana diprasyaratkan oleh
undang-undang setempat.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 333
Page 336
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengembangkan Individu Profesional dan Berprinsip
Keselamatan, Kesehatan, dan Kesejahteraan
di Tempat Kerja
[OJK F.12] [GRI 403-1]
Kesehatan dan Kesejahteraan Bank percaya bahwa kesehatan mental sama
UOB Indonesia berkomitmen penuh terhadap pentingnya dengan kesehatan fisik; Oleh karena itu,
kesejahteraan karyawannya. Salah satu bentuk fasilitas konsultasi dengan ahli profesional (psikolog
kepedulian kami adalah dengan memberikan manfaat dan psikiater) untuk menunjang kesehatan mental
kesehatan, dimana Bank bekerja sama dengan karyawan disediakan sesuai kebutuhan.
penyedia asuransi kesehatan untuk menyediakan
fasilitas asuransi baik bagi karyawan tetap maupun Cuti melahirkan [GRI 401-3]
kontrak. Karyawan juga berhak mendapatkan Karyawan UOB Indonesia berhak atas cuti hamil tanpa
pemeriksaan kesehatan rutin sesuai dengan peraturan memandang status pekerjaan mereka (kontrak atau
terkait. permanen). Bank memberikan hak cuti melahirkan bagi
karyawan perempuan yang akan melahirkan, yaitu cuti
Seluruh karyawan dan keluarganya mendapatkan 4 bulan yang dapat dimanfaatkan 1,5 bulan sebelum
jaminan kesehatan melalui Program Asuransi dan 2,5 bulan setelah melahirkan tanpa mengurangi
Kesehatan, yang meliputi manfaat rawat jalan dan hak cuti tahunan. Selain itu, Bank juga memberikan hak
rawat inap serta pemeriksaan kesehatan. Sesuai cuti ayah bagi karyawan laki-laki yang istrinya telah
dengan peraturan terkait, seluruh karyawan juga melahirkan, memberikan 15 hari kalender sebagai
terdaftar dalam program asuransi pemerintah, yaitu salah satu manfaat.
BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
Selama tahun 2023, sebanyak 67 karyawan
Pada tahun 2023, Bank meninjau dan menyempurnakan menggunakan hak cuti melahirkan dan 43 karyawan
batas manfaat asuransi untuk anggota keluarga dan mengambil cuti ayah.
tanggungan karyawan. Sebuah klinik in-house juga
diselenggarakan untuk memfasilitasi karyawan dalam
berkonsultasi dengan Dokter Umum. Peralatan dan
fasilitas kebugaran tersedia di UOB Plaza di mana
karyawan dapat berolahraga, baik di pagi hari
maupun selama jam makan siang.
334 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 337
Membangun Masa Depan ASEAN
Mengusung
Tanggung Jawab
Perusahaan
336 Tata Kelola Perusahaan dan Budaya Risiko
338 Kepatuhan terhadap Peraturan
341 Keamanan Informasi
343 Dampak Lingkungan Langsung
347 Pengadaan Berkelanjutan
348 Penatalayanan Komunitas
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 335
Page 338
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Tata Kelola Perusahaan dan Budaya Risiko
Di UOB Indonesia, kami memiliki komitmen tata kelola dan budaya risiko yang kuat, karena
keduanya merupakan hal yang penting untuk kesuksesan berkelanjutan dan penciptaan
nilai. Kami mencanangkan standar etika dan tata kelola tertinggi, dan memastikan
identifikasi dan mitigasi risiko yang muncul secara tepat waktu. Budaya akuntabilitas
dan praktik etis kami adalah kunci untuk melindungi kepentingan pemangku kepentingan
dan meningkatkan nilai berkelanjutan.
Budaya Risiko [FN-CB-510a.2] Seluruh karyawan mendapatkan sejumlah pelatihan
UOB Indonesia memahami pentingnya penerapan mengenai manajemen risiko yang mencakup topik-
prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik untuk topik sebagai berikut:
melindungi kepentingan pemangku kepentingan, • Budaya risiko dan Kode Etik;
menjaga integritas, dan memastikan pencapaian • Anti Pencucian Uang-Pencegahan Pendanaan
target pengembangan usaha yang berkualitas dan Terorisme-Pencegahan Pendanaan Proliferasi
berkelanjutan. Salah satu perhatian utama adalah Senjata Pemusnah Massal dan Sanksi
manajemen risiko di seluruh operasional perbankan. • Penilaian dan penanganan risiko operasional;
UOB Indonesia senantiasa menanamkan budaya risiko • Fair Dealing;
kepada seluruh karyawan dalam setiap keputusan • Kesadaran akan penipuan;
dan tindakan yang diambil. Dalam pelaksanaannya, • Keamanan TI dan kesadaran risiko siber; dan
kami mengidentifikasi, mengukur, memantau dan • UK Bribery Act.
mengendalikan berbagai risiko yang relevan dengan
industri perbankan termasuk risiko kredit, risiko pasar, Selain topik-topik di atas, UOB Indonesia juga
risiko suku bunga, risiko kepatuhan, risiko reputasi menanamkan dan meningkatkan kesadaran
dan lain-lain. Hal ini juga sejalan dengan Peraturan dan pemahaman tentang budaya risiko dengan
Otoritas Jasa Keuangan No. 18/POJK.03/2016 tentang menerapkan hal-hal berikut:
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum. • Menanamkan budaya risiko dan menerapkan
kerangka kerja manajemen risiko;
Budaya risiko UOB Indonesia dibangun di atas nilai- • Menciptakan e-learning wajib tentang budaya
nilai Honourable, Enterprising, United dan Committed. risiko untuk menggarisbawahi dan menegakkan
Dewan Komisaris dan Direksi Bank berperan budaya risiko yang kuat;
penting dalam memberikan fungsi pengawasan • Melakukan self-assessment terhadap unit usaha
dan memastikan pengembangan dan implementasi dan unit pendukung untuk mengevaluasi budaya
budaya risiko. risiko di masing-masing unit; dan
• Memasukkan manajemen risiko ke survei
Untuk memastikan bahwa arahan dari regulator keterlibatan karyawan untuk mengukur
diterjemahkan secara efektif ke dalam arahan pemahaman tentang budaya risiko.
dari jajaran Senior Management, semua manajer
karyawan bertanggung jawab untuk mempraktikkan Pengawasan aktif terhadap Direksi dan Pejabat
perilaku yang berfokus pada risiko dalam tim mereka. Eksekutif Senior mengenai risiko operasional telah
Manajemen senior mempromosikan pemahaman dan dilakukan secara berkala melalui rapat Komite
praktik manajemen risiko di seluruh organisasi dengan Manajemen Risiko (RMC), yang meliputi hal-hal
mengatur komunikasi reguler seperti pertemuan tatap sebagai berikut:
muka, kelompok diskusi dan buletin elektronik internal. 1. Key Risk and Control Self-Assessment;
2. Key Operational Risk Indicators;
3. Incident Reporting; and
4. Management Risk Awareness.
336 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 339
Membangun Masa Depan ASEAN
Tata Kelola Perusahaan dan Budaya Risiko
Kami juga menggunakan whistleblowing sebagai cara untuk meninjau efektivitas penerapan budaya risiko.
Melalui mekanisme whistleblowing, kami mendorong setiap tingkat karyawan dan manajemen untuk berkontribusi
dalam membangun budaya risiko dengan melaporkan dugaan pelanggaran tanpa khawatir tentang tekanan
atau pembalasan. Semua kasus yang dilaporkan telah ditindaklanjuti. Internal Audit bertanggung jawab untuk
memeriksa status whistleblowing yang disampaikan dan melaporkan hasilnya kepada Komite Audit setiap
triwulan. [FN-CB-510a.2]
Mengelola topik ini sangat penting bagi kami dan pada tahun 2023 upaya menumbuhkan budaya risiko
menghasilkan dampak positif pada operasi Bank. Kami mencatat tidak ada insiden yang terkait dengan
pelanggaran Kode Etik atau risiko terkait. Kami secara konsisten menerapkan program pelatihan manajemen
risiko untuk semua karyawan. Per 31 Desember 2023, seluruh karyawan baru di tahun 2023 telah menyelesaikan
modul risk culture. Karyawan yang telah bergabung dengan perusahaan sebelum tahun 2023 diwajibkan untuk
mengikuti pelatihan pembaharuan setahun sekali.
Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan manajemen risiko dapat dilihat pada bagian manajemen risiko dalam
Laporan Tahunan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 337
Page 340
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Kepatuhan terhadap Peraturan
[GRI 2-27, 3-3]
Kejahatan keuangan menghambat persaingan yang adil, memperlambat inovasi,
meningkatkan biaya dan menimbulkan konsekuensi hukum dan reputasi yang serius.
Ancaman tersebut, jika tidak diantisipasi dan ditangani, dapat merusak integritas
dan kepercayaan sistem keuangan. Dalam hal ini, UOB berkomitmen untuk menjunjung
standar etika tertinggi, melalui kepatuhan terhadap hukum dan regulasi setempat, serta
mencegah kejahatan keuangan seperti insider trading, aksi suap, korupsi, dan penipuan,
maupun pencucian uang. Hal ini memastikan UOB untuk tetap dapat menjadi sumber
stabilitas, keamanan, dan kekuatan bagi para pemangku kepentingan.
UOB Indonesia berkomitmen untuk melaksanakan Larangan Insider Trading Melarang
kegiatan usahanya dengan integritas dan standar UOB Indonesia memiliki kebijakan untuk melarang
etika yang tinggi. Kami juga bertekad untuk terus praktik insider trading bagi karyawan dan menetapkan
mematuhi peraturan perundang-undangan yang kerangka kerja untuk mengelola risiko insider trading.
berlaku, termasuk peraturan perundang-undangan Kami juga menyediakan modul pelatihan online setiap
yang dikeluarkan oleh regulator di industri perbankan, tahun tentang insider trading dan pelanggaran pasar.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia
(BI), serta peraturan terkait yang dikeluarkan oleh Kami menerapkan kebijakan staff trading yang
instansi pemerintah seperti Kementerian Keuangan, mengharuskan karyawan untuk mematuhi semua
Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian kebijakan kerahasiaan informasi dan melarang
Ketenagakerjaan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi distribusi informasi rahasia kepada mereka yang
Manusia, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan mungkin memiliki akses ke informasi internal. Untuk
Kehutanan. itu, deklarasi dan persetujuan diperlukan sebelum
memperdagangkan saham yang dimiliki oleh
Seluruh karyawan UOB Indonesia tidak diperkenankan karyawan atau manajemen di bursa efek. Selain itu,
terlibat masalah kepentingan untuk mendapatkan fungsi kepatuhan secara berkala meninjau transaksi
keuntungan pribadi yang dapat merugikan institusi efek untuk mendeteksi potensi pelanggaran. Melalui
atau nasabah. [GRI 2-15] kebijakan ini, kami berharap dapat menjaga reputasi
dan kepercayaan para pemangku kepentingan.
Unit Perlindungan Nasabah
Sehubungan dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 22/2023 tentang Perlindungan
Foreign Account Tax Compliance Act
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, (FATCA)
kami telah membentuk Unit Perlindungan Nasabah Ketentuan undang-undang United States tax law
dengan fungsi kerja sebagai berikut: FATCA mewajibkan lembaga keuangan non-AS untuk
• Mensosialisasikan prinsip-prinsip perlindungan mengidentifikasi dan melaporkan informasi mengenai
nasabah dan masyarakat kepada karyawan; aset yang dimiliki oleh warga negara AS dan entitas
• Mengkoordinasikan perencanaan dan serta individu non-koperasi lainnya ke US Internal
pelaksanaan perlindungan nasabah dan Revenue Service.
masyarakat;
• Memberikan laporan dan rekomendasi kepada Kami berkomitmen kuat untuk mematuhi ketentuan
manajemen; dan FATCA dan memastikan bahwa semua persyaratan
• Melakukan konsolidasi self-assessment yang berlaku di Indonesia terpenuhi. Kami juga telah
perlindungan nasabah setiap tahun yang memasukkan pedoman FATCA ke dalam tata kelola
kemudian disampaikan kepada Otoritas Jasa dan operasi bisnis kami.
Keuangan melalui situs web sistem informasi
(https://peduli.ojk.go.id/Public/Login.aspx)
338 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 341
Membangun Masa Depan ASEAN
Kepatuhan terhadap Peraturan
[GRI 2-27, 3-3]
Common Reporting Standard (CRS) unit pendukung untuk memperkuat implementasi lima
Kami juga menerapkan CRS, standar pertukaran pilar pencegahan, deteksi, respons, peningkatan, dan
informasi pajak global yang dikembangkan oleh pelaporan.
OECD untuk membantu mencegah penggelapan
pajak offshore. Melalui CRS, setiap tahun kami dapat Untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran
mengidentifikasi, mengumpulkan, dan melaporkan akan budaya anti-fraud di UOB Indonesia, IFM
kepada otoritas lokal informasi pajak dari yurisdiksi mengimplementasikan kampanye Fraud Risk
tempat perjanjian pertukaran informasi disepakati. Awareness melalui pelatihan virtual wajib dan e-learning
Dengan program CRS, kami telah memenuhi seluruh (untuk karyawan baru dan pembaharuan untuk
persyaratan CRS yang berlaku di Indonesia. karyawan lama) dan bekerja sama dengan Customer
Education and Advocacy (CEA) untuk menyampaikan
Kami memastikan bahwa kami telah mematuhi komunikasi rutin ke cabang melalui huddle pagi di
semua ketentuan dan regulasi-regulasi nasional dan cabang. Untuk memperkuat deteksi dan mencegah
internasional yang berlaku. Oleh karena itu, pada penipuan, kami juga menyelenggarakan Kampanye
tahun 2023, tidak ada kerugian moneter sebagai akibat Anti-Penipuan dan memberikan penghargaan “Anti-
dari proses hukum terkait penipuan, perdagangan Fraud Hero” bagi mereka yang melaporkan dan
orang dalam, anti-trust, perilaku anti-persaingan, mampu memberikan bukti pelanggaran.
manipulasi pasar, malpraktik, atau undang-undang
atau peraturan industri keuangan terkait lainnya. Anti Pencucian Uang-Pencegahan
Pendanaan Terorisme-Pencegahan
Mencegah Korupsi, Penipuan dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Pencucian Uang [GRI 205-2] Massal (APU-PPT-PPPSPM) dan Sanksi
Kejahatan keuangan dapat merusak ekosistem Kami berkomitmen untuk memastikan kepatuhan
persaingan yang adil, menghambat inovasi, terhadap undang-undang dan peraturan mengenai
meningkatkan biaya, dan menciptakan konsekuensi Anti Pencucian Uang-Pencegahan Pendanaan,
hukum dan risiko reputasi yang serius. Jika tidak Terorisme-Pencegahan Pendanaan, Proliferasi
diantisipasi dan ditangani secara tepat dan akurat, hal Senjata Pemusnah Massal (APU-PPT-PPPSPM) dan
ini dapat membahayakan integritas dan kepercayaan sanksi. Untuk mempertahankan standar terbaik, kami
sistem keuangan. UOB Indonesia berkomitmen mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengambil
untuk melindungi integritas sistem keuangan dan tindakan yang tepat yang dapat secara efektif
penggunanya. Kami terus memperkuat kapasitas mengurangi risiko pencucian uang, pendanaan
Bank, termasuk kemampuan untuk mengurangi risiko terorisme, dan sanksi.
kejahatan keuangan dan berinvestasi dalam keahlian
dan sistem yang diperlukan. Berikut adalah prinsip dan sanksi APU-PPT-PPPSPM
dan Sanksi yang diterapkan oleh UOB Indonesia:
Mencegah Korupsi
Kepatuhan terhadap undang-undang anti-penyuapan • Customer Due Diligence (CDD), risk rating, and
dan anti-korupsi dilakukan oleh fungsi hukum untuk name screening
memastikan bahwa kontrak dengan pihak ketiga Kami menerapkan CDD, risk rating, dan name
sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku screening pada nasabah, pihak terkait, penerima
tentang penyuapan dan korupsi. manfaat, individu yang berwenang untuk
menyebutkan nama nasabah, dan pihak lain
Mencegah Penipuan yang ditentukan dalam APU-PPT-PPPSPM dan
Divisi Integrated Fraud Management (lFM), sebagai prosedur sanksi. CDD dilaksanakan sesuai dengan
Second Line of Defense, menerapkan strategi dan tata pendekatan berbasis risiko pada saat pembukaan
kelola serta mengawasi kerangka kerja dan kebijakan rekening dan pemantauan berkelanjutan,
manajemen risiko fraud di seluruh UOB Indonesia. terutama bagi nasabah yang dianggap berisiko
Hotline penipuan menyediakan saluran yang aman tinggi;
untuk melaporkan dugaan kasus penipuan dan
memastikan investigasi penipuan independen oleh
unit khusus. IFM bekerja sama dengan unit bisnis dan
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 339
Page 342
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Kepatuhan terhadap Peraturan
• Laporan Transaksi Mencurigakan
Kami memiliki sistem pemantauan yang diterapkan pada transaksi nasabah untuk mengidentifikasi transaksi
keuangan yang mencurigakan. Selanjutnya, Divisi APU & Sanksi PPT, Anti Suap & Korupsi & Anti Penggelapan
Pajak pada Fungsi Kepatuhan melakukan analisis independen terhadap identifikasi awal. Selain sistem
monitoring, bagi karyawan, unit usaha atau unit fungsional yang mengidentifikasi transaksi mencurigakan,
laporan dapat disampaikan kepada Divisi APU PPT dan Sanksi untuk dianalisis lebih lanjut;
• Penyimpanan Dokumen
Penyimpanan dokumen dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
• Pelatihan
Kami memiliki modul pelatihan wajib bagi seluruh karyawan dan Direksi yang wajib dilaksanakan setiap
tahun. Tingkat kesulitan modul pelatihan APU-PPT-PPPSPM dan sanksi disesuaikan dengan peran dan
tanggung jawab masing-masing karyawan; dan
• Know Your Employee (KYE)
Prinsip KYE diterapkan selama proses perekrutan karyawan baru.
UOB Indonesia juga memiliki Anti-Money Laundering Committee (AMLC) untuk memastikan pengawasan aktif.
AMLC didirikan untuk meninjau dan mendukung strategi, kerangka kerja, kebijakan, program, dan struktur yang
terkait dengan APU-PPT-PPPSPM dan Sanksi, serta untuk memastikan pengawasan tata kelola risiko terhadap
APU-PPT-PPPSPM dan sanksi.
Efektivitas dan Kinerja Kebijakan
UOB Indonesia memiliki modul e-learning wajib yang mencakup APU-PPT-PPPSPM dan sanksi; Kode Etik;
anti penyuapan dan/atau gratifikasi; dan kesadaran penipuan. Kami mewajibkan semua karyawan untuk
menyelesaikan program refresher tentang topik ini setiap tahun. Kami juga menyediakan mekanisme whistle
blowing system bagi karyawan untuk melaporkan pelanggaran, termasuk kekhawatiran atau dugaan
pelanggaran berbagai kebijakan Bank.
Seluruh karyawan dan mitra bisnis telah dikomunikasikan terkait implementasi kebijakan, pencegahan praktik
korupsi, suap, kecurangan, penyuapan dan/atau gratifikasi. Kami telah mencatat 100% penerapan e-learning
wajib bagi karyawan tentang korupsi, penipuan, dan kesadaran anti pencucian uang.
Pada tahun pelaporan, tidak ada keluhan, denda atau sanksi yang diakibatkan oleh pelanggaran korupsi,
kecurangan, pencucian uang atau pelanggaran peraturan yang berlaku. [FN-CB-510a.1]
340 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 343
Membangun Masa Depan ASEAN
Keamanan Informasi
UOB memiliki keteguhan dalam melindungi data dan aset bank, khususnya informasi
nasabah, terhadap ancaman siber yang terus berkembang. Kami menerapkan strategi
pemantauan, deteksi, dan respons cepat yang canggih, serta mengintegrasikan teknologi
terbaru dan praktik terbaik untuk memastikan keamanan dan ketahanan sistem. Kami
terus berdedikasi untuk mempertahankan standar keamanan siber dan integritas
operasional tertinggi.
Kami mengutamakan pemeliharaan dan perlindungan pemulihan dalam keamanan siber dan informasi.
data dan aset Bank sebaik mungkin. Oleh karena Program ini dilaksanakan melalui berbagai kontrol
itu, UOB Indonesia telah menerapkan kerangka kerja keamanan informasi dalam aspek administrasi,
manajemen risiko teknologi dan kebijakan manajemen organisasi, teknologi, dan fisik yang dirancang untuk
Keamanan TI untuk secara konsisten mengidentifikasi menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan
dan memitigasi semua risiko keamanan siber. informasi yang digunakan dalam kegiatan operasional
dan bisnis UOB Indonesia. Program ini secara rutin
Selain memiliki tim khusus yang mendeteksi dan dievaluasi setiap tahun untuk perbaikan di masa
merespons potensi risiko dan ancaman keamanan mendatang dan dilaporkan kepada Direksi dan Komite
siber, kami bermitra dengan penyedia keamanan siber Manajemen Risiko. UOB Indonesia juga menerima
terkemuka untuk meningkatkan keamanan. dan mengadopsi rekomendasi praktik terbaik dari
industri perbankan dan pihak eksternal terpercaya
Keamanan informasi merupakan tanggung jawab untuk meningkatkan kemampuan keamanan informasi,
seluruh karyawan dan pemangku kepentingan di contohnya adalah ISO 27001, NIST CSF, standar Basel II,
UOB Indonesia, termasuk pihak ketiga yang mewakili dan rekomendasi dari auditor eksternal dan regulator
UOB Indonesia dalam memproses data pribadi. UOB (OJK, BI, Kemkominfo, BSSN).
Indonesia mengadopsi sistem Three Lines of Defense,
didukung oleh beberapa fungsi organisasi yang UOB Indonesia menyelenggarakan pelatihan dan
secara khusus didedikasikan untuk melakukan fungsi komunikasi rutin tentang keamanan informasi untuk
pengawasan dan tata kelola keamanan informasi dan semua karyawan sepanjang tahun. Pelatihan ini wajib
pengendalian internal. tidak hanya untuk karyawan baru. Materi pelatihan
dan komunikasi mencakup kewajiban dan tanggung
UOB Indonesia telah menetapkan proses dan jawab terkait perlindungan data dan privasi, potensi
prosedur standar untuk melaporkan dan menanggapi risiko, serta tren dan perkembangan terbaru terkait
dugaan atau insiden privasi data aktual yang ancaman terhadap keamanan informasi dan privasi
dapat membahayakan kerahasiaan, integritas, data.
atau ketersediaan data pribadi. Bank menyediakan
saluran komunikasi bagi karyawan dan masyarakat Karyawan UOB Indonesia terikat oleh Kode Etik dan
untuk melaporkan melalui sistem terpusat. Laporan peraturan UOB Indonesia yang memberikan referensi
insiden ditangani oleh tim respons insiden khusus khusus dalam melindungi dan menggunakan aset UOB
untuk menilai tingkat keparahan, mitigasi, investigasi Indonesia, termasuk informasi rahasia dari nasabah,
akar penyebab, dan tindakan korektif. Sesuai dengan karyawan, mitra bisnis, penyedia layanan pihak ketiga,
kebijakan UOB Indonesia dan undang-undang terkait, dan pemerintah atau regulator.
Bank menginformasikan individu dan regulator terkait
tentang insiden privasi data. Sepanjang tahun 2023, Bank tidak menerima keluhan,
pengaduan, denda, atau sanksi yang disebabkan
Perencanaan program keamanan informasi dan oleh pelanggaran data, kebocoran data pribadi, atau
pengalokasian sumber daya yang cukup untuk penyalahgunaan data nasabah.
melaksanakan program ditentukan setiap tahun
oleh UOB Indonesia. Program ini mencakup fungsi Bank terus berinvestasi dalam mengembangkan
identifikasi, perlindungan, deteksi, respons, dan kemampuan TI, keamanan siber, dan sumber daya
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 341
Page 344
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Keamanan Informasi
manusia untuk memastikan keamanan data, dan yang terpenting, untuk menjaga kepercayaan nasabahnya.
Saat ini, UOB Indonesia telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001 untuk aplikasi perbankan digital: UOB TMRW,
Personal Internet Banking, dan Infinity. Sebagai pengakuan atas sistem keamanan informasi yang diterapkan,
Farina Mutia, Head of Information Security UOB Indonesia, menerima penghargaan Indosec Cyber Woman of
the Year 2023.
Kebijakan dan Komitmen [GRI 3-3]
• Mendukung pembagian dan penggunaan data yang bertanggung jawab melalui pedoman dan program
kesadaran Bank untuk melindungi dan mengamankan kerahasiaan dan privasi data. Hal ini sejalan dengan
undang-undang privasi data yang berlaku, sensitivitas data bisnis internal dan dinamika peraturan;
• Memperluas penerapan prinsip-prinsip etika dan keadilan dalam desain dan validasi model analitik AI
utama;
• Melindungi dan mengamankan informasi UOB Indonesia dan nasabah dengan memperdalam kemampuan
keamanan siber untuk menghadapi ancaman dan mengatasi lanskap keamanan yang terus berkembang;
dan
• Menciptakan keamanan siber dan kesadaran informasi yang kuat dengan pola pikir “keamanan adalah
tanggung jawab semua orang” dan mempertahankan tingkat kelulusan 100 persen untuk pelatihan
keamanan karyawan.
Implementasi Kebijakan dan Komitmen
Semua kebijakan yang terkait dengan keamanan informasi telah dilaksanakan dengan baik. Seluruh karyawan
UOB Indonesia telah mendapatkan pelatihan IT Security. Per Desember 2023, 100 persen karyawan baru telah
menyelesaikan modul pelatihan.
Pada tahun 2023, tidak ada tuntutan hukum yang diajukan terhadap UOB Indonesia sehubungan dengan
pelanggaran privasi data. Kami terus mengembangkan kemampuan keamanan siber dan meningkatkan model
operasional untuk memperkuat pertahanan terhadap ancaman dinamis. Melalui upaya ini, kami berkontribusi
terhadap keamanan dan stabilitas sistem keuangan dan kepercayaan terhadap industri perbankan. Seiring
dengan peningkatan kemampuan digitalnya, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan investasi dalam
ketahanan dan keamanan siber.
342 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 345
Membangun Masa Depan ASEAN
Dampak Lingkungan Langsung
Kami berkomitmen untuk menghemat sumber daya dan mengurangi emisi karbon
demi kesejahteraan para pemangku kepentingan dan generasi mendatang. Kami juga
menyadari dampak lingkungan langsung yang dihasilkan dari operasional di seluruh
jaringan kami. Seiring dengan pertumbuhan usaha, kami berupaya untuk mengurangi
jejak karbon melalui inisiatif efisiensi energi dan meningkatkan pengelolaan lingkungan
di tempat kerja.
Konsumsi sumber daya seperti listrik, air, bahan Efisiensi Energi [GRI 302-1]
bakar, kertas, dan plastik merupakan dampak Kami secara aktif bekerja untuk mencapai
lingkungan langsung utama. Selain itu, lingkungan pengurangan konsumsi energi dan sumber daya
juga dipengaruhi oleh limbah yang dihasilkan dari yang terukur dengan mengadopsi teknologi baru
kegiatan operasional kami. Oleh karena itu, kami dan efisien untuk meningkatkan peralatan dan sistem
berkomitmen untuk menerapkan kebijakan efisiensi bangunan kami saat ini. Salah satu inisiatif kami
energi, meminimalkan penggunaan plastik dan kertas, untuk mengurangi konsumsi listrik adalah dengan
dan menerapkan strategi pengelolaan limbah untuk mengganti sistem pencahayaan konvensional secara
mengurangi jumlah limbah yang dikirim ke tempat bertahap di kantor pusat dan kantor cabang dengan
pembuangan akhir. sistem pencahayaan light-emitting diodes (LED) yang
lebih efisien. Pada tahun 2023, kami mengganti sekitar
Kebijakan dan Komitmen 1.200 lampu non-LED dengan lampu LED, yang akan
menghasilkan penghematan energi sekitar 114.500
Kelestarian Lingkungan [GRI 3-3] kWh/tahun.
Dalam hal manajemen sumber daya dan energi, kami
berusaha untuk secara aktif mengadaptasi teknologi
Energi Terbarukan [OJK F.7]
terbaru dan paling efektif untuk meningkatkan sistem
Kami juga menggunakan beberapa kendaraan listrik
kami saat ini dan mengurangi dampak langsung
sebagai bagian dari armada perusahaan kami.
terhadap lingkungan. Kami berkomitmen untuk
Dengan menggunakan kendaraan listrik, kita bisa
mematuhi semua hukum dan peraturan yang relevan
menghindari konsumsi bensin sekitar 3.400 liter per
di lokasi tempat kami beroperasi.
tahun. Kami sedang menjajaki kemungkinan untuk
mengoptimalkan kendaraan operasional kami atau
Pengelolaan Energi dan Sumber menggunakan lebih banyak kendaraan dengan
Daya [OJK F. 7] emisi karbon rendah untuk mengurangi emisi gas
Kami berkomitmen untuk melestarikan sumber daya rumah kaca Cakupan 1 kami. Selain itu, kami sudah
dan mengurangi emisi karbon untuk kesejahteraan mulai memasang panel surya di salah satu kantor
para pemangku kepentingan dan generasi mendatang. kami. Pembangkit listrik tenaga surya diharapkan
Kami juga menyadari dampak lingkungan langsung akan beroperasi penuh pada tahun 2024 dan dan
yang disebabkan oleh kegiatan operasional kami di merupakan bagian dari upaya kami untuk mengurangi
seluruh jaringan kami. Seiring pertumbuhan bisnis kami, emisi karbon kita.
mentargetkan untuk mengurangi jejak karbon kami
dengan membangun portofolio real estat yang lebih Kami berusaha untuk mendapatkan energi
hemat energi dan sumber daya serta mempromosikan rendah karbon dalam batas pasar lokal kami bila
pengelolaan lingkungan di tempat kerja. memungkinkan. Pada tahun 2023, kami membeli dan
memperdagangkan 18.082 Sertifikat Energi Terbarukan
(REC) dari pembangkit listrik tenaga panas bumi di
Indonesia untuk memenuhi 100 persen konsumsi listrik
kami (kantor pusat dan kantor cabang serta kendaraan
listrik). Semua REC yang dibeli telah disertifikasi oleh
International Renewable Energy Certificate (I-REC).
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 343
Page 346
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Dampak Lingkungan Langsung
Konsumsi Energi [OJK F.6] [GRI 302-1]
No Uraian Satuan 2021 2022 2023*
1 Listrik GWh 18,1 17,2 18,1
Giga Joule 65.160 61.920 65.092
2 BBM untuk transportasi/ Liter 506.364 545.939 551.916
Operasional 16.710 18.016 18.674
Total Konsumsi Energi Giga Joule 81.870 79.936 83.766
*) Akuisisi bisnis consumer banking Citibank di Indonesia selesai pada pertengahan November 2023. Angka emisi yang dihitung untuk tahun
2023 mengecualikan data Citibank relevan yang diperoleh untuk tujuan perbandingan yang lebih baik.
Konsumsi listrik pada tahun 2023 meningkat dari Dalam upaya mengurangi pencemaran lingkungan,
penggunaan tahun sebelumnya karena penambahan kami tidak lagi mengeluarkan purchase order untuk
ruang kantor dan kapasitas pusat data kami. Namun, pengadaan air kemasan plastik. Selain itu, kami telah
intensitas listrik 2023 (kWh/m2 per tahun) 6,4% lebih berhasil mengurangi konsumsi kertas kantor sebesar
rendah dibandingkan tahun 2022 karena inisiatif 45 persen dan toner sebesar 72 persen pada tahun
efisiensi energi yang dilaksanakan pada tahun 2023. 2023 dibandingkan dengan tahun 2019 ketika kami
pertama kali mulai menerapkan kebijakan konservasi.
Offset karbon
Kami mentargetkan pengurangan konsumsi energi Pengelolaan Sampah [OJK F.13, F.14] [GRI 306-4]
dengan menggunakan energi terbarukan untuk Sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengurangi
mengurangi sebagian besar emisi karbon operasional pencemaran lingkungan dengan mengurangi jumlah
Bank. Namun, kami menyadari adanya tantangan sampah anorganik yang dikirim ke TPA, kami telah
dalam mengurangi emisi gas rumah kaca (khususnya bekerja sama dengan pihak ketiga untuk mendaur
emisi Scope 1 dan Scope 3) yang dapat diatasi melalui ulang sampah anorganik sejak 2019.
penggunaan offset karbon. Pada tahun 2023, kami
membeli 3.064 offset karbon yang disertifikasi oleh Kami telah menyediakan tempat sampah terpisah
Verified Carbon Standard atau Gold Standard untuk untuk sampah kertas, sampah anorganik, dan sampah
mengatasi emisi gas rumah kaca Scope 1 dan 3. organik untuk memisahkan sampah pada sumbernya
Emisi Scope 1 kami berasal dari bahan bakar untuk di gedung perkantoran kami. Selain itu, kami telah
kendaraan, bahan bakar untuk pembangkit listrik bermitra dengan perusahaan pengelolaan sampah
(genset), refrigeran, dan emisi Scope 3 kami berasal untuk mengelola dan mendaur ulang 100 persen
dari perjalanan bisnis melalui udara. sampah yang dihasilkan dari UOB Plaza dan kantor
Wahid Hasyim, sehingga mengurangi jumlah sampah
Penggunaan Sumber Daya [OJK F.5] yang dikirim ke tempat pembuangan akhir.
Membangun momentum positif dari pengaturan kerja
hybrid selama pandemi, yang telah mengubah budaya Kami juga telah mengeluarkan surat edaran untuk
kerja kami dari manual ke digital, kami berkomitmen mengajak karyawan berpartisipasi dan berkontribusi
untuk secara progresif mengurangi konsumsi kertas dalam menerapkan praktik hijau dengan mengurangi
dan toner dalam kegiatan operasional kami dan beralih penggunaan plastik sekali pakai di tempat kerja,
ke kertas cetak yang lebih ramah lingkungan. Kami termasuk mengganti air minum dalam kemasan
menjunjung tinggi komitmen ini dengan menetapkan dengan air panas/air minum yang disediakan melalui
kebijakan untuk secara eksklusif menggunakan kertas panci atau dispenser dan cangkir, membawa dan
kantor yang telah disertifikasi oleh SVLK & PEFC-IFCC menggunakan botol air isi ulang (tumbler) untuk
untuk memastikan bahwa bahan baku kertas berasal kebutuhan minum pribadi. Kami juga mendorong
dari hutan yang dikelola dan dikendalikan secara penggunaan tumbler pribadi untuk mendapatkan
berkelanjutan. harga jual di kedai kopi mitra kami di UOB Plaza.
Untuk mengurangi jumlah plastik sekali pakai dari Pada tahun 2023, sebanyak 57,85 ton sampah yang
air minum kemasan dalam cangkir atau botol, kami dihasilkan dari operasional kantor UOB didaur ulang.
mendorong karyawan untuk membawa tumbler
mereka sendiri untuk penggunaan pribadi. Selain itu,
kami menyediakan gelas minum khusus untuk nasabah.
344 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 347
Membangun Masa Depan ASEAN
Dampak Lingkungan Langsung
Konsumsi Energi [OJK F.6] [GRI 302-1]
Uraian 2021 2022 2023*
Pengadaan botol plastik (dalam unit) 14.616 16.766 0
Penggunaan kertas (dalam metrik ton) – konsumsi kantor 39,9 37,9 44,8
Penggunaan kertas (dalam metrik ton) - konsumsi nasabah
79,2 92,5 44,2
(laporan penagihan, saran, dll.)
Penggunaan toner (dalam satuan) 1.105 676 617
Limbah yang dapat didaur ulang (dalam kg) 3.079 3.342 58.752
Tingkat konversi yang direvisi untuk metrik ton kertas dalam pelaporan 2023 dicatat. Menggunakan tingkat konversi 2023, angka 2021
dan 2022 menjadi 32,78 dan 36,4.
*) Akuisisi bisnis consumer banking Citibank di Indonesia selesai pada pertengahan November 2023. Angka yang dihitung untuk tahun
2023 mengecualikan data Citibank relevan yang diperoleh untuk tujuan perbandingan yang lebih baik.
Pengelolaan Penggunaan Air [OJK F.8] [GRI 303-3]
Kami memanfaatkan berbagai sumber air, salah satunya dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), tergantung
pada lokasi dan ketersediaan akses air bersih di mana kantor Bank beroperasi. Sebagian besar konsumsi air
UOB digunakan untuk toilet, pembersihan, dapur, kebersihan. Kami berusaha untuk menghemat penggunaan
air dengan secara teratur memelihara instalasi air untuk memastikan tidak ada kebocoran, menggunakan keran
hemat air, dan mengatur kampanye konservasi air.
Penggunaan Air [OJK F.8]
No. Uraian 2021 2022 2023*
1 PAM Air (m3) 80.646 84.784 83.908
2 Air kota di daerah yang tidak mengalami keterbatasan
14.145 13.253 10.226
air (m3)
3 Air kota di daerah yang mengalami keterbatasan air
66.500** 71.531** 73.682
(m3)**
4 Air Tanah (m3) n.a 13.172 9.950
*) Akuisisi bisnis consumer banking Citibank di Indonesia selesai pada pertengahan November 2023. Angka yang dihitung untuk tahun 2023
mengecualikan data Citibank relevan yang diperoleh untuk tujuan perbandingan yang lebih baik.
**) 2021-2022: Daerah yang mengalami kelangkaan air adalah daerah dengan permintaan air lebih tinggi daripada pasokan, atau yang
kualitas airnya buruk, membatasi penggunaannya (wilayah Jawa). Daerah yang tidak mengalami tekanan air adalah daerah yang memi-
liki keseimbangan antara pasokan dan permintaan air (Sumatera, Kalimantan, Papua). 2023: Daerah yang mengalami kelangkaan air
diidentifikasi menggunakan alat WRI.org ‘atlas risiko air saluran air’ di mana “tekanan air” - “>40% berisiko”.
Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10] [GRI 304-1]
UOB Indonesia memahami pentingnya melestarikan ekosistem lingkungan. Saat ini, kegiatan operasional dan
aset yang digunakan, disewakan, atau dikelola oleh UOB Indonesia tidak berada di dalam atau di sekitar
kawasan lindung atau kawasan dengan keanekaragaman hayati tinggi. Oleh karena itu, daerah hutan belantara
dengan keanekaragaman hayati yang tinggi tidak terkena dampak negatif dari kegiatan kami.
Pengelolaan Emisi GRK [OJK F.12] [GRI 305-1, 305-2]
Tingkat emisi GRK berbanding lurus dengan jumlah energi yang dikonsumsi. Oleh karena itu, kami mengurangi
emisi GRK dengan menghemat dan menggunakan energi secara efisien. Data 2023 kami mencakup emisi
Cakupan 1 yang dihasilkan dari konsumsi generator diesel, bahan bakar kendaraan, dan refrigeran AC. Emisi
Cakupan 2 berasal dari listrik yang dibeli, sedangkan emisi Cakupan 3 dihasilkan dari perjalanan bisnis dengan
transportasi udara.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 345
Page 348
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Dampak Lingkungan Langsung
Emisi GRK UOB
Uraian Satuan 2021* 2022* 2023
Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 1 Ton CO2 Eq 1.183 1.344 1.583
Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 2 Ton CO2 Eq 13.859 13.270 14.074
Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 3 Ton CO2 Eq n.a 528 1.480
Total Emisi Ton CO2 Eq 15.042 15.142 17.137
* Revisi angka 2021-2022 seperti yang ditunjukkan laporan sebelumnya dalam ribuan ton dengan 1 koma desimal
Upaya Mengurangi Dampak Lingkungan
Untuk mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan, kami lebih memperkuat upaya kami untuk melaksanakan
kegiatan operasional dengan mengintensifkan penerapan langkah-langkah hijau, seperti:
• Menjaga netralitas karbon operasional untuk emisi Cakupan 1, Cakupan 2, dan Cakupan 3;
• Meningkatkan efisiensi konsumsi listrik;
• Mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke tempat pembuangan sampah;
• Mengurangi konsumsi plastik, kertas, dan toner.
346 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 349
Membangun Masa Depan ASEAN
Pengadaan Berkelanjutan
Keberlanjutan adalah tanggung jawab semua karyawan UOB. Sebagai bagian dari
komitmen kami terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,
kami mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko serta tantangan lingkungan dan
sosial, dampak dan peluang di seluruh value chain kami. Hal ini dilakukan berdasarkan
kerangka tata kelola yang kuat, didukung dengan kebijakan dan pedoman yang
mendefinisikan komitmen dan memandu pendekatan kami dalam menjalankan usaha.
Pengadaan berkelanjutan merupakan bagian integral dari etos praktik bisnis yang bertanggung jawab. Kami
berkomitmen untuk menyelaraskan kegiatan pengadaan kami dengan tujuan lingkungan, sosial, dan tata kelola
(LST), yang selaras dengan nilai-nilai kami. Kami berdedikasi untuk melibatkan pemasok yang menunjukkan
komitmen kuat terhadap tata kelola perusahaan yang kuat, kepatuhan terhadap peraturan yang ketat,
menjunjung tinggi hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan yang etis dan pengelolaan lingkungan, dan
menyediakan tempat kerja yang aman dan sehat bagi semua karyawan. Pendekatan ini mencerminkan dedikasi
kami terhadap tanggung jawab perusahaan dan memperkuat integritas operasional kami.
Pendekatan kami untuk mengatasi risiko dan dampak LST dari operasional kami merambah sampai ke layanan
pengadaan produk dan layanan dari pemasok yang mencakup pihak ketiga, perusahaan, atau individu mana
pun yang menyediakan produk atau layanan kepada kami.
Kami memahami bahwa ada risiko LST yang terkait dengan aktivitas pemasok kami dan bahwa risikonya akan
bervariasi tergantung pada sektor, ukuran, dan lokasi mereka.
Untuk mengurangi risiko dan dampak lingkungan dan sosial (termasuk hak asasi manusia) yang terkait dengan
kegiatan pengadaan kami. Pada tahun 2023, kami mewajibkan pemasok material untuk menjalankan dan
mematuhi standar yang ditetapkan dalam Prinsip Keberlanjutan Pemasok PT UOB Indonesia (UOB Indonesia
SSP). SSP UOB Indonesia mencakup tiga bidang utama:
• tata kelola dan kepatuhan perusahaan,
• tenaga kerja dan hak asasi manusia; dan
• lingkungan, kesehatan dan keselamatan.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 347
Page 350
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Penatalayanan Komunitas
[OJK F.23] [GRI 3-3, 413-1]
UOB memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan sosial bagi masyarakat di
sekitar lokasi kami beroperasi yang dilakukan melalui program seni, anak-anak, dan
edukasi. Kami percaya ini merupakan hal penting untuk kemajuan dan kesejahteraan
masyarakat. Selama beberapa dekade, secara regional kami telah berupaya mendukung
generasi muda, terutama yang kurang beruntung, serta mereka yang memiliki kebutuhan
khusus dan talenta yang belum dapat diraih.
Berikut kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2023: menjaga lingkungan sekitar untuk masa depan
yang berkelanjutan.
• UOB Painting of the Year
Kompetisi tahunan UOB Painting of the Year, salah UOB Indonesia melaksanakan dua program
satu platform kompetisi paling bergengsi di Asia pendidikan dengan pendekatan seni di pulau Bali
Tenggara, menunjukkan komitmen jangka panjang dan Medan, provinsi Sumatera Utara.
UOB terhadap seni di kawasan Asia Tenggara.
Tahun ini UOB Indonesia menyelenggarakan 1. Konservasi Penyu di Tanjungbenoa
UOB Painting of the Year ke-13. Selain Indonesia Melalui program edukasi yang interaktif
dan Singapura, UOB Painting of the Year juga dan menyenangkan, anak-anak yang
diadakan di Malaysia dan Thailand dan tahun ini tinggal di Tanjung Benoa diberi kesempatan
merupakan tahun pertama bagi Vietnam untuk untuk belajar tentang konservasi penyu,
mengikuti kompetisi ini. mempromosikan peran mereka dalam
menjaga keseimbangan kehidupan laut.
Di Indonesia, kompetisi UOB Painting of the
Year telah berkembang selama tiga belas tahun Pemenang UOB Painting of the Year 2021,
terakhir untuk mendapatkan kesadaran dan Silver Award, Irene Febry menjalankan sesi
pengakuan di kalangan komunitas seni sebagai seni kreatif dan mendorong anak-anak untuk
kesempatan untuk mengembangkan bakat artistik membuat kolase penyu dari sampah pantai
dan mempromosikan keterampilan konseptual seperti pancing dan kantong plastik.
dan kreatif dalam seni visual. Melalui kompetisi
ini, banyak seniman Indonesia yang berhasil 2. Mendaur ulang bahan organik di Dolok
meraih penghargaan di tingkat Asia Tenggara, Masihul, Medan
dengan kesempatan mengikuti program residensi Bekerja sama dengan salah satu nasabah
di Fukuoka Asian Art Museum Jepang. wholesale banking, Socfin Indonesia yang
berlokasi di Dolok Masihul, Medan, UOB
UOB Indonesia memainkan peran aktif dalam Indonesia bersama dengan Adi Sundoro,
komunitas di seluruh kawasan Asia Tenggara, Peraih Bronze Painting of The Year 2022
terutama melalui komitmen jangka panjangnya memberikan edukasi kehidupan berkelanjutan
terhadap seni. Sebagai advokat seni terkemuka dengan mendaur ulang bahan bekas organik
di Asia Tenggara, UOB Indonesia terus membuat menjadi karya seni yang dapat digunakan
seni dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas setiap hari.
melalui berbagai program seni visual, kemitraan,
dan penjangkauan masyarakat. • Art Jakarta
Sejak 2016, UOB Indonesia telah menjalin
Para alumni yang terdiri dari seniman pemenang kemitraan strategis dengan Art Jakarta, salah
UOB Painting of the Year juga secara aktif terlibat satu acara pameran seni terbesar di Indonesia.
dalam masyarakat dan komunitas dengan berbagi
pengetahuan dan keterampilan seni rupa mereka. Sebagai salah satu mitra utama, UOB Indonesia
menghadirkan UOB Art Space, ruang pameran
Di tahun 2023, UOB Indonesia terus berupaya seni berskala besar untuk menghargai dan
meningkatkan kesadaran akan pentingnya mempromosikan karya seni pemenang UOB
348 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 351
Membangun Masa Depan ASEAN
Penatalayanan Komunitas
[OJK F.23] [GRI 413-1]
Painting of the Year, tidak hanya dari Indonesia, Pada tahun 2023, dana yang terkumpul disalurkan
tetapi juga dari Malaysia, Singapura, Vietnam, untuk mendukung fasilitas belajar mengajar
dan Thailand. Sekolah Luar Biasa untuk Anak Tuli (SDSC) di
setiap kota untuk memperdalam pengetahuan,
UOB Indonesia juga mempersembahkan Play keterampilan, dan ketahanan mereka.
by UOB Indonesia, ‘Plant a Tree, Plant a Life’,
sebuah ruang interaktif untuk anak-anak yang Penerima manfaat termasuk Cicendo SSDC. Gold
dipimpin oleh Farhan Siki, pemenang UOB Winner UOB Painting of the Year 2023 Ibu Karina
Indonesia Painting of the Year tahun 2022. Farhan Yuwono, seorang tuna rungu, adalah guru mata
berinteraksi langsung dengan anak-anak untuk pelajaran seni dan kerajinan di SSDC. Penerima
mengeksplorasi benda-benda yang mungkin tidak manfaat lainnya adalah Karya Murni SSDC, Siswa
lagi bernilai tetapi dapat diubah menjadi karya Budhi SSDC, dan Bangun Bangsa SSDC.
seni dalam suasana yang menyenangkan.
UOB Indonesia juga memberikan bantuan kepada
Lebih dari 500 anak berpartisipasi untuk Rosa Foundation, sebuah yayasan nirlaba
menikmati ruang dan menciptakan karya seni di Jakarta yang berfokus untuk mendukung
selama pameran. kebutuhan pendidikan anak-anak yang orang
tuanya adalah pasien kanker stadium akhir.
• UOB Heartbeat Yayasan ini membantu keluarga-keluarga
UOB Heartbeat adalah program keterlibatan ini mengatasi kesulitan keuangan untuk
karyawan tahunan yang mendorong karyawan meminimalkan dampak pada pendidikan anak-
untuk berpartisipasi dalam melakukan kegiatan anak mereka.
sukarelawan untuk memberikan dampak bagi
masyarakat, seperti membantu anak-anak yang • Pendidikan – Bahasa Isyarat
kurang beruntung atau berkebutuhan khusus Untuk mendukung program UOB Heartbeat di
dengan pendidikan seni, akses digital, literasi tahun 2023, UOB Indonesia mengadakan kelas
bahasa Inggris dan keuangan, storytelling. bahasa isyarat yang diikuti oleh lebih dari 100
kolega dari berbagai departemen. Program kelas
Secara khusus, UOB Heartbeat Run/Walk bahasa isyarat merupakan komponen penting
adalah program penggalangan dana dan dari inisiatif UOB Heartbeat di Indonesia, yang
kesukarelaan unggulan kami yang bertujuan untuk dirancang bagi karyawan untuk mendapatkan
meningkatkan tingkat kehidupan anak-anak dan pemahaman dasar tentang bahasa isyarat dan
keluarga yang kurang beruntung. Setiap tahun, mengembangkan tingkat empati mereka untuk
karyawan, nasabah, dan keluarga bersatu melalui berinteraksi dengan komunitas tuli.
kegiatan sukarela dan penggalangan dana
sambil berpartisipasi dalam kegiatan kebugaran UOB Indonesia memberikan kesempatan kepada
yang sehat. rekan-rekan untuk berkomunikasi langsung
dan membangun lingkungan yang lebih inklusif
Sejalan dengan brand promise UOB Indonesia dengan anak-anak penerima manfaat tunarungu.
untuk melakukan yang baik bagi masyarakat,
dana yang terkumpul disalurkan untuk mendukung
berbagai kegiatan, keberagaman, dan inklusivitas
bagi penyandang disabilitas.
Lebih dari 2.000 kolega diundang untuk
berpartisipasi dalam aktivitas fisik UOB Heartbeat
yang diadakan pada 12 Agustus 2023 di lima kota
yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya
dan Medan. Anak-anak berkebutuhan khusus
berasal dari beberapa Sekolah Luar Biasa Anak
Tunarungu (SSDC) di Jakarta, Bandung, Semarang
dan Surabaya.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 349
Page 352
Bab .06
Laporan Keberlanjutan | Mengusung Tanggung Jawab Perusahaan
Penatalayanan Komunitas
[OJK F.23] [GRI 413-1]
UOB Painting of the Year 2023
UOB menggelar UOB Painting of the Year (POY) 2023. Kompetisi melukis paling bergengsi di Asia
Tenggara. Pada tahun 2023, penghargaan UOB (POY) diberikan kepada Ni Nyoman Sani dengan
karya seninya ‘Tranquility’. Ini menggambarkan hubungan antara alam semesta dan elemen
makhluknya yang melampaui metode konvensional.
UOB Heartbeat 2023
UOB Heartbeat Run/Walk Donation adalah program relawan dan penggalangan dana tahunan
yang diselenggarakan oleh UOB secara global di 18 negara, termasuk negara-negara di kawa-
san ASEAN. Untuk tahun 2023, lebih dari 2.000 karyawan berpartisipasi dalam program peng-
galangan dana ini. Dana yang terkumpul disalurkan untuk mendukung Sekolah Luar Biasa untuk
Anak Tunarungu (SSDC), termasuk Cicendo SSDC, Karya Murni SSDC, Siswa Budhi SSDC, dan Bangun
Bangsa SSDC, dan juga tambahan untuk Rosa Foundation.
350 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 353
Membangun Masa Depan ASEAN
Penatalayanan Komunitas
[OJK F.23] [GRI 413-1]
Art Jakarta 2023
Kemitraan jangka panjang dengan Art Jakarta, UOB Indonesia menyelenggarakan Ruang Seni UOB
yang besar yang menampilkan karya seni terbaru para pemenang UOB Painting of the Year dari
Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Thailand.
UOB Indonesia juga menyelenggarakan UOB Indonesia Art Space bertajuk “Play by UOB Indonesia”.
Di mana lebih dari 500 anak berinteraksi dengan benda-benda daur ulang untuk menciptakan
barang-barang artistik sebagai bagian dari pembelajaran cara menjaga lingkungan.
Pendidikan – Bahasa Isyarat
UOB Indonesia mengadakan program kelas bahasa isyarat, yang dihadiri oleh lebih dari 100 kolega
dari berbagai departemen. Program kelas bahasa isyarat dirancang untuk keterampilan komunikasi
rekan kerja, memungkinkan mereka untuk mendapatkan pemahaman mendasar tentang bahasa
isyarat.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 351
Page 354
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Indeks POJK 51/2017
[OJK G.5]
No Indeks Nama Indeks Halaman
SUSTAINABILITY STRATEGY
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 290, 292, 294
IKHTISAR KINERJA KEBERLANJUTAN
B.1 Ikhtisar Kinerja Ekonomi 285
B.2 Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup 287
B.3 Ikhtisar Kinerja Sosial
PROFIL PERUSAHAAN
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 40
C.2 Alamat Perusahaan 34
C.3 Skala Perusahaan 34
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 42
C.5 Keanggotaan Pada Asosiasi 34
C.6 Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan 60
PENJELASAN DIREKSI
D.1 Penjelasan Direksi 25
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN
E.1 Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan 299
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan berkelanjutan 300
E.3 Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan 300
E.4 Hubungan Dengan Pemangku Kepentingan 301, 302, 303,
304
KINERJA KEBERLANJUTAN
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 291
KINERJA EKONOMI
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, 311
atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
KINERJA LINGKUNGAN
Umum
Aspek Material
F.5 Penggunaan Material Yang Ramah Lingkungan 344
Aspek Energi
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi Yang Digunakan 344
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 343
Aspek Air
F.8 Penggunaan Air 345
Aspek Keanekaragaman Hayati
F.9 Dampak Dari Wilayah Operasional Yang Dekat atau Berada di Daerah 345
Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
352 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 355
Membangun Masa Depan ASEAN
Indeks POJK 51/2017
[OJK G.5]
No Indeks Nama Indeks Halaman
Aspek Emisi
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi Yang Dilakukan 345
Aspek Limbah Dan Efluen
F.13 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 344
F.14 Jumlah Limbah dan Efluen Yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 344
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
KINERJA SOSIAL
F.17 Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik Untuk Memberikan Layanan 325, 326
Atas Produk dan/atau Jasa Yang Setara Kepada Konsumen
Aspek Ketenagakerjaan
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 100, 330
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 332
F.20 Upah Minimum Regional 101, 328
F.21 Lingkungan Bekerja Yang Layak dan Aman 330
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 100, 102, 329
Aspek Masyarakat
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 348, 349
F.24 Pengaduan Masyarakat 323
Responsibility on the development of Sustainable Finance products and/or
services:
F.26 Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan 320
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan berkelanjutan
F.27 Produk/Jasa Yang Sudah Dievaluasi Keamanannya Bagi Pelanggan 324
F.28 Dampak Produk/Jasa 320
F.29 Jumlah Produk Yang Ditarik Kembali 320
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan 320, 322
Berkelanjutan
LAIN-LAIN
G.1 Verifikasi Tertulis Dari Pihak Independen, Jika Ada 284
G.2 Lembar Umpan Balik 358
G.5 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 352
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 353
Page 356
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Indeks Isi GRI
Pernyataan PT Bank UOB Indonesia telah melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk
penggunaan periode 1 Januari 2023 sampai dengan 31 Desember 2023.
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
Standar Sektor GRI
-
yang berlaku
Referensi
pengungkapan
Standar GRI/sumber lain Pengungkapan
dan/atau
tanggapan
Pengungkapan umum
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021
2-1 Rincian organisatoris 34
2-2 Entitas yang dicantumkan dalam pelaporan keberlanjutan organisasi 284
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan 284
2-4 Penyajian kembali informasi 284
2-5 Penjaminan eksternal 284
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan hubungan bisnis lain 42
2-7 Tenaga kerja 104, 330
2-8 Pekerja yang bukan pekerja langsung 105
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 126
2-10 Pencalonan dan pemilihan badan tata kelola tertinggi 135, 143
2-11 Ketua badan tata kelola tertinggi juga merupakan eksekutif senior 135, 144
dalam organisasi
2-12 P
eran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi manajemen 134, 141
dampak
2-13 Delegasi tanggung jawab untuk mengelola dampak 137, 145
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan keberlanjutan 359
2-15 Konflik kepentingan 338
2-16 Komunikasi masalah penting 207
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata kelola tertinggi 135, 143
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi 146, 139
2-19 Kebijakan remunerasi 200
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi 200
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 201
2-22 Pernyataan tentang strategi pembangunan berkelanjutan 25, 290, 291, 292,
293, 294, 295
2-23 Komitmen kebijakan 40, 290-298
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan 290-298
2-25 Proses untuk memperbaiki dampak negatif 314
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat dan mengemukakan masalah 207
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan regulasi 189, 338
2-28 Asosiasi keanggotaan 34
2-29 Pendekatan untuk keterlibatan pemangku kepentingan 301-304
354 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 357
Membangun Masa Depan ASEAN
Indeks Isi GRI
Referensi
pengungkapan
Standar GRI/sumber lain Pengungkapan
dan/atau
tanggapan
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 101
Topik material
3-1 Proses untuk menentukan topik material 284, 301-304
GRI 3: Topik Material 2021
3-2 Daftar topik material 305-309
Kinerja ekonomi
GRI 3: Material 3-3 Manajemen topik material 311
Topics 2021
GRI 201: Kinerja Ekonomi 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan didistribusikan 311
2016 201-3 P
engungkapan 201-3 Kewajiban program pensiun manfaat pasti 328
dan program pensiun lainnya
Keberadaan pasar
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 328
GRI 202: Keberadaan Pasar 202-1 R
asio standar upah karyawan pemula berdasarkan jenis kelamin 328
2016 terhadap upah minimum regional
Dampak ekonomi tidak langsung
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 313
GRI 203: Dampak Ekonomi 203-1 Investasi infrastruktur dan dukungan layanan 314
Tidak Langsung 2016 203-2 Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan 314
Antikorupsi
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 338
GRI 205: Antikorupsi 2016 205-2 K
omunikasi dan pelatihan tentang kebijakan dan prosedur 339
antikorupsi
Energi
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 343
GRI 302: Energi 2016 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 343
Air dan efluen
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 343
GRI 303: Air dan Efluen 303-3 Pengambilan air 345
2018
Keanekaragaman hayati
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 343
GRI 304: Keanekaragaman 304-1 Lokasi operasi yang dimiliki, disewa, dikelola, atau berdekatan 345
Hayati 2016 dengan, kawasan lindung dan kawasan dengan nilai
keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan lindung
Emisi
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 343
GRI 305: Emisi 2016 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 345
305-2 Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak langsung 345
Efluen dan limbah
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 343
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 355
Page 358
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Indeks Isi GRI
Referensi
pengungkapan
Standar GRI/sumber lain Pengungkapan
dan/atau
tanggapan
GRI 306: Efluen dan Limbah 306-4 Limbah dialihkan dari pembuangan 344
2020
Kepegawaian
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 328
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru dan pergantian karyawan 331
Kepegawaian 2016 401-2 Tunjangan yang diberikan kepada karyawan purnawaktu yang 328
tidak diberikan kepada karyawan pada kurun waktu tertentu atau
paruh waktu
401-3 Cuti melahirkan 334
Kesehatan dan keselamatan kerja
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 333
GRI 403: Kesehatan dan 403-1 Kesehatan dan Keselamatan Kerja 333-334
Keselamatan Kerja 2018
Training and education
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 328
GRI 404: Pelatihan dan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan 329
Pendidikan 2016 404-2 Program untuk meningkatkan keterampilan karyawan dan 329
program bantuan peralihan
404-3 Persentase karyawan yang menerima tinjauan rutin terhadap 101
kinerja dan pengembangan karier
Keanekaragaman dan Peluang Setara
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 328
GRI 405: Keanekaragaman 405-1 Keanekaragaman dan Peluang 104
dan Peluang Setara 2016 Setara
405-2 Rasio gaji pokok dan remunerasi 328
perempuan dibandingkan laki-laki
Nondiskriminasi
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 330
GRI 406: Nondiskriminasi 406-1 Insiden diskriminasi dan tindakan 330
2016 perbaikan yang dilakukan
Masyarakat setempat
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 348
GRI 413: Masyarakat 413-1 Operasi dengan keterlibatan 348
Setempat 2016 masyarakat setempat, penilaian
dampak, dan program
pengembangan
Privasi Nasabah
GRI 3: Topik Material 2021 3-3 Manajemen topik material 321
GRI 418: Privasi Nasabah 418-1 Pengaduan yang berdasar 324
2016 mengenai pelanggaran terhadap
privasi nasabah dan hilangnya
data nasabah
356 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 359
Membangun Masa Depan ASEAN
Indeks Standar Sustainability Accounting
Standards Board (SASB)
Topik Matriks Accounting Kode Halaman
Keamanan 1) ) Jumlah pelanggaran data, (2) persentase yang melibatkan FN-CB-230a.1
Data informasi yang dapat diidentifikasi secara pribadi, (3) jumlah 324
pemegang rekening yang terkena dampak
Uraian tentang pendekatan untuk mengidentifikasi dan FN-CB-230a.2
324
mengatasi risiko keamanan data
Inklusi (1) Jumlah dan (2) nilai pinjaman yang disalurkan yang memenuhi FN-CB-240a.1
Keuangan & syarat untuk program-program yang dirancang untuk mendorong 286
Pengembangan usaha kecil dan pengembangan masyarakat
Kapasitas (1) Jumlah dan (2) nilai pinjaman yang telah jatuh tempo dan FN-CB-240a.2
nonakrual yang memenuhi syarat untuk program-program yang
286
dirancang untuk mendorong usaha kecil dan pengembangan
masyarakat
Jumlah rekening giro ritel tanpa biaya yang diberikan kepada FN-CB-240a.3
nasabah yang sebelumnya tidak mengakses fasilitas bank
maupun lembaga keuangan lainnya atau yang belum bisa 286
memiliki akses untuk menggunakan jenis produk keuangan
lainnya.
Jumlah peserta inisiatif literasi keuangan untuk nasabah FN-CB-240a.4
yang sama sekali tidak mengakses fasilitas bank maupun
lembaga keuangan lainnya, belum bisa memiliki akses untuk 286
menggunakan jenis produk keuangan lainnya, atau kurang
terlayani
Penggabungan Eksposur kredit komersial dan industri, berdasarkan industri FN-CB-410a.1 115
Faktor
Uraian tentang pendekatan untuk memasukkan industri FN-CB-410a.2
Lingkungan,
lingkungan, sosial, dan tata industri (LST) dalam analisis kredit
Sosial, dan Tata 313
Kelola dalam
Analisis Kredit
Etika Bisnis Jumlah total kerugian moneter sebagai akibat dari proses FN-CB-510a.1
hukum yang terkait dengan penipuan, perdagangan orang
dalam, antipakat, perilaku anti-persaingan, manipulasi pasar, 340
malpraktek, atau undang-undang atau peraturan industri
keuangan terkait lainnya
Uraian tentang kebijakan dan prosedur whistleblower FN-CB-510a.2 336, 337
Manajemen Uraian tentang pendekatan untuk memasukkan hasil stress test FN-CB-550a.2
Risiko Sistemik wajib dan sukarela ke dalam perencanaan kecukupan modal, 313
strategi korporasi jangka panjang, dan aktivitas bisnis lainnya
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 357
Page 360
Bab .06
Laporan Keberlanjutan
Lembar Umpan Balik [G. 2]
Tanggapan Anda terhadap pertanyaan di bawah ini sangat berharga bagi kami dan kami menyambut umpan
balik Anda.
No Pertanyaan Ya Tidak
1. Laporan ini memberi informasi yang bermanfaat. { } { }
2. Laporan ini mudah dimengerti. { } { }
3. Laporan ini telah mendorong saudara untuk berkontribusi dalam keberlanjutan. { } { }
Seberapa penting/menarik kinerja dibawah ini: (Skala 1-10)
4. Kinerja Ekonomi
5. Kinerja Sosial
6. Kinerja Lingkungan
7. Materi apa yang dirasa perlu ditambahkan?
8. Kontribusi apa yang dirasa perlu ditingkatkan Perseroan?
9. Saran dan masukan lain:
Profil Pemangku Kepentingan
( ) Pemegang saham/ ( ) Karyawan ( ) Konsumen ( ) Masyarakat ( ) Pemerintah
Investor
( ) Mitra bisnis ( ) Media ( ) LSM ( ) Lainnya
Hubungi Kami
Pertanyaan, saran, atau umpan balik atas laporan keberlanjutan ini dapat ditujukan kepada: to:
PT Bank UOB Indonesia +62 21 2350 6000 uobcare@uob.co.id UOB Indonesia,
(hunting) TMRW Indonesia
UOB Plaza
Jl. M.H Thamrin No. 10 +62 21 2993 6632 www.uob.co.id uobcards.id,
DKI Jakarta 10230 TMRWIndonesia
Indonesia 14008
358 Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia
Page 361
Membangun Masa Depan ASEAN
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris dan Direksi
tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2023
PT Bank UOB Indonesia
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank UOB Indonesia tahun 2023 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran
isi Laporan Tahunan Perusahaan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 5 April 2024
Dewan Komisaris
Wee Ee Cheong Chin Voon Fat Chan Kok Seong
Komisaris Utama Wakil Komisaris Utama Komisaris
Wayan Alit Antara VJH Boentaran Lesmana Johanes Susilo*
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris Independen
Direksi
Hendra Gunawan Teh Han Yi Paul Rafiuly Harapman Kasan
Direktur Utama Direktur Direktur Direktur
Sonny Samuel Choi Yau Chi Henry Santoso Ardhi Wibowo
Direktur Direktur Direktur Direktur Kepatuhan
*) Efektif menjabat per 30 Januari 2024.
Laporan Tahunan 2023 | PT Bank UOB Indonesia 359
Page 362
Laporan Keuangan
Page 363
PT Bank UOB Indonesia Laporan keuangan tanggal 31 Desember 2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Financial statements as of 31 December 2023 and for the year then ended with independent auditor’s report
Page 364
Page 365
The original financial statements included herein are in the
Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 31 DESEMBER 2023 AS OF 31 DECEMBER 2023
DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Pages
Laporan Auditor Independen................................... ............................................Independent Auditor’s Report
Laporan Posisi Keuangan....................................... 1-4 ......................................... Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statement of Profit or Loss and
Komprehensif Lain.............................................. 5-6 ....................................Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ................................... 7 ........................................ Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas .................................................. 8-9 .................................................. Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan ............................ 10-204 ..................................... Notes to the Financial Statements
***************************
Page 366
Page 367
Page 368
Page 369
Page 370
Page 371
Page 372
Page 373
Page 374
Page 375
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2023 Notes 31 December 2022
ASET ASSETS
2d,2y
Kas 603.540 4,40,42 717.402 Cash
2d,2e,2y Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 5,40,41,42 8.869.574 Bank Indonesia
2d,2e,2l,2y
Giro pada bank lain 6,40,41,42 Current accounts with other banks
Pihak ketiga 942.952 1.005.778 Third parties
Pihak berelasi 41.530 2c,37 94.469 Related parties
984.482 1.100.247
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.706) (6.313) Allowance for impairment losses
Neto 981.776 1.093.934 Net
Penempatan pada Bank Indonesia 2d,2f,2p,2y Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 2.135.930 7,40,41,42 5.855.685 and other banks
Cadangan kerugian penurunan nilai - (56) Allowance for impairment losses
Neto 2.135.930 5.855.629 Net
2d,2g,2y,8
Efek-efek yang diperdagangkan 2.758.236 40,41,42 593.778 Trading securities
2c,2d,2h,2l
Investasi keuangan 33.051.225 2y,9,37 27.972.754 Financial investments
Cadangan kerugian penurunan nilai (13.848) (19.598) Allowance for impairment losses
Neto 33.037.377 27.953.156 Net
2d,2i,2y,10
Tagihan derivatif 40,41,42 Derivative receivables
Pihak ketiga 600.405 1.118.775 Third parties
Pihak berelasi 240.289 2c,37 201.962 Related parties
840.694 1.320.737
2d,2j,2l,2y
11,17,18,19
Kredit yang diberikan 40,41,42 Loans
Pihak ketiga 83.970.569 85.496.000 Third parties
Pihak berelasi 52.036 2c,37 38.522 Related parties
84.022.605 85.534.522
Cadangan kerugian penurunan nilai (4.110.763) (4.235.951) Allowance for impairment losses
Neto 79.911.842 81.298.571 Net
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
1
Page 376
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2023 Notes 31 December 2022
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Tagihan atas surat berharga 2d,2l,2n Receivables on securities
yang dibeli dengan janji 2y,12,40 purchased with
dijual kembali 22.678.253 41,42 2.870.284 agreements to resell
2d,2k,2l
2x,13,40,
Tagihan akseptasi 2.508.114 41,42 3.687.076 Acceptance receivables
Cadangan kerugian penurunan nilai (9.448) (3.877) Allowance for impairment losses
Neto 2.498.666 3.683.199 Net
Aset pajak tangguhan - neto 733.560 2aa,21,40 747.018 Deferred tax assets - net
2o,2p,14
Aset tetap dan aset hak guna 30,40 Fixed assets and right-of-use assets
Biaya perolehan 4.887.324 3.338.036 Cost
Akumulasi penyusutan (2.202.552) (1.930.009) Accumulated depreciation
Nilai buku 2.684.772 1.408.027 Book value
Aset tak berwujud 2b,2q,3 Intangible assets
Aset tak berwujud 220.000 - Intangible assets
Akumulasi amortisasi (3.667) - Accumulated amortization
Nilai buku 216.333 - Book value
Goodwill 913.973 - Goodwill
Neto 1.130.306 - Net
2c,2d,2m,2r
2s,2y,2w,15
Aset lain-lain - neto 2.650.277 37,40,41,42 1.864.798 Other assets - net
TOTAL ASET 162.546.306 138.276.107 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
2
Page 377
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2023 Notes 31 December 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
2d,2y,16
Liabilitas segera 475.355 30,42 192.839 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 2d,2t,2y Deposits from customers
Giro 11,17,40,42 Demand deposits
Pihak ketiga 23.531.878 23.969.279 Third parties
Pihak berelasi 169.624 2c,37 197.421 Related parties
23.701.502 24.166.700
Tabungan 18 Saving deposits
Pihak ketiga 37.375.588 38.517.403 Third parties
Pihak berelasi 110.788 2c,37 130.467 Related parties
37.486.376 38.647.870
Deposito berjangka 19 Time deposits
Pihak ketiga 57.922.045 50.970.691 Third parties
Pihak berelasi 172.618 2c,37 132.010 Related parties
58.094.663 51.102.701
Total simpanan dari nasabah 119.282.541 113.917.271 Total deposits from customers
2c,2d
2u,2y,20
Simpanan dari bank lain 1.398.759 37,40,42 206.148 Deposits from other banks
2d,2y
Bunga yang masih harus dibayar 199.137 40,42 132.472 Interest payables
Utang pajak 170.850 2aa,21,40 195.938 Tax payables
2d,2y,10
Liabilitas derivatif 40,42 Derivative payables
Pihak ketiga 696.949 821.064 Third parties
Pihak berelasi 525.651 2c,37 579.471 Related parties
1.222.600 1.400.535
2d,2y,13
Liabilitas akseptasi 2.412.181 40,42 3.251.652 Acceptance payables
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji 2d,2n,2y sold under repurchase
dibeli kembali 13.295.961 22,40,42 - agreements
Liabilitas atas imbalan kerja 344.372 2z,35,40 258.405 Liabilities for employee’s benefits
Efek utang yang diterbitkan - neto 1.443.423 2c,2d,2v 1.595.668 Debt securities issued - net
2c,2d,2y,24
Liabilitas lain-lain 4.699.698 37,40,42 1.763.837 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 144.944.877 122.914.765 TOTAL LIABILITIES
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
3
Page 378
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31 Desember/ Catatan/ 31 Desember/
31 December 2023 Notes 31 December 2022
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
(lanjutan) (continued)
EKUITAS EQUITY
Modal saham - nilai nominal Rp250 25 Share capital - par value Rp250
(nilai penuh) per lembar saham (full amount) per share
Modal dasar - Authorized -
36.000.000.000 lembar saham 36,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid capital -
penuh (2023: (2023:
12.227.591.633 lembar saham; 12,227,591,633 shares;
2022: 2022:
11.186.644.888 lembar saham) 3.056.898 2.796.661 11,186,644,888 shares)
Tambahan modal disetor - neto 4.938.526 26 3.698.759 Additional paid-in capital - net
Penghasilan komprehensif lain (107.463) (172.583) Other comprehensive income
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 145.225 135.710 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 9.568.243 8.902.795 Unappropriated
TOTAL EKUITAS 17.601.429 15.361.342 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 162.546.306 138.276.107 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
4
Page 379
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2023 Notes 2022
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERATING INCOME AND
OPERASIONAL EXPENSES
Pendapatan dan beban bunga Interest income and expenses
Pendapatan bunga 9.944.870 2c,2w,29,38 7.571.057 Interest income
Beban bunga (4.587.972) 2c,2w,30,38 (2.431.061) Interest expenses
PENDAPATAN BUNGA - NETO 5.356.898 5.139.996 INTEREST INCOME - NET
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Administration fees and
Komisi dan jasa administrasi - neto 265.002 409.475 commissions - net
Keuntungan yang telah direalisasi
dan belum direalisasi atas Realized and unrealized gain
efek-efek yang dijual dan on securities sold and from
perubahan nilai wajar efek-efek changes in fair value of
yang diperdagangkan - neto 282.219 154.888 trading securities - net
Keuntungan transaksi mata Gain from foreign currency
uang asing 316.851 373.629 transactions
Lain-lain - neto 510.022 458.549 Others - net
Total pendapatan operasional Total other operating
lainnya - neto 1.374.094 1.396.541 income - net
Pembentukan penyisihan Provision for
kerugian penurunan nilai: impairment losses:
6,7,9,11
Aset keuangan (796.740) 12,13,34 (1.600.071 ) Financial assets
Agunan yang diambil alih (215) 15 959 Foreclosed assets
Total pembentukan
penyisihan kerugian Total provision for
penurunan nilai (796.955) (1.599.112) impairment losses
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Gaji dan kesejahteraan Salaries and employees’
karyawan (2.385.807) 31 (2.037.902) benefits
General and administrative
Beban umum dan administrasi (2.630.756) 2c,30,37 (1.763.015) expenses
Total beban operasional lainnya (5.016.563) (3.800.917) Total other operating expenses
LABA OPERASIONAL 917.474 1.136.508 OPERATING INCOME
Pendapatan non-operasional Non-operating income
(Kerugian)/keuntungan (Loss)/gain on sale of fixed
penjualan aset tetap, assets, foreclosed assets,
agunan yang diambil alih dan and abandoned
properti terbengkalai - neto (5.741) 11.705 property - net
Lain-lain - neto (44) - Others - net
Total pendapatan non-operasional (5.785) 11.705 Total non-operating income
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 911.689 1.148.213 INCOME BEFORE TAX EXPENSE
Beban pajak (236.726) 2aa,21 (196.652) Tax expense
LABA TAHUN BERJALAN 674.963 951.561 INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
5
Page 380
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN (lanjutan) OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2023 Notes 2022
LABA TAHUN BERJALAN 674.963 951.561 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of
imbalan kerja 3.822 35 4.020 post-employment benefits
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax related
komponen pendapatan to components of other
komprehensif lainnya (841) (884) comprehensive income
2.981 3.136
Pos-pos yang akan direklasifikasi Items that will be reclassified
ke laba rugi: to profit or loss:
Mutasi sehubungan dengan
perubahan nilai wajar
investasi keuangan yang Movement in respect of fair value
diukur pada nilai wajar changes of financial investment
melalui penghasilan at fair value through other
komprehensif lain 79.666 9 (347.896) comprehensive income
Pajak penghasilan terkait dengan Income tax related
komponen pendapatan to component of other
komprehensif lainnya (17.527) 76.537 comprehensive income
62.139 (271.359)
Keuntungan/(kerugian) Other comprehensive
komprehensif lainnya income/(loss) for the year-
tahun berjalan - setelah pajak 65.120 (268.223) net of tax
TOTAL PENGHASILAN
KOMPREHENSIF TAHUN TOTAL COMPREHENSIVE
BERJALAN 740.083 683.338 INCOME FOR THE YEAR
LABA PER SAHAM BASIC EARNINGS
DASAR (nilai penuh) 60 2ab,32 85 PER SHARE (full amount)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
6
Page 381
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2023 For the Year Ended 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Penghasilan komprehensif lain/
Other comprehensive income
Keuntungan/
(kerugian) yang
belum direalisasi
atas efek-efek yang
diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan Pengukuran
komprehensif lain - neto/ kembali
Modal saham Tambahan Unrealized gain/(loss) atas liabilitas
ditempatkan dan modal disetor - on securities imbalan kerja - Saldo laba/Retained earnings
disetor penuh/ neto/ at fair value neto/
Issued and Additional through other Remeasurement Telah ditentukan Belum ditentukan
Catatan/ fully paid - paid-in comprehensive of post-employment penggunaannya/ penggunaannya/ Total ekuitas/
Notes share capital capital - net income - net benefits - net Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo pada tanggal 31 Desember 2021 2.796.661 3.698.759 117.348 (21.708 ) 129.158 7.957.786 14.678.004 Balance as of 31 December 2021
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - 951.561 951.561 Income for the year
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurement of post-employment
- neto - - - 3.136 - - 3.136 benefits - net
Kerugian yang belum direalisasi atas Unrealized loss on securities
efek-efek yang diukur pada nilai wajar at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain - neto 9 - - (271.359) - - - (271.359) comprehensive income - net
Total penghasilan komprehensif untuk Total comprehensive income
tahun berjalan 2022 - - (271.359) 3.136 - 951.561 683.338 for the year of 2022
Pembentukan cadangan umum 27 - - - - 6.552 (6.552) - Appropriation for general reserve
Saldo pada tanggal 31 Desember 2022 2.796.661 3.698.759 (154.011) (18.572 ) 135.710 8.902.795 15.361.342 Balance as of 31 December 2022
Penghasilan komprehensif tahun berjalan Comprehensive income for the year
Laba tahun berjalan - - - - - 674.963 674.963 Income for the year
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja Remeasurement of post-employment
- neto 2.981 - - 2.981 benefits - net
Keuntungan yang belum direalisasi atas Unrealized gain on securities
efek-efek yang diukur pada nilai wajar at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain - neto 9 - - 62.139 - - - 62.139 comprehensive income - net
Total penghasilan komprehensif untuk Total comprehensive income
tahun berjalan 2023 - - 62.139 2.981 - 674.963 740.083 for the year of 2023
Pembentukan cadangan umum 27 - - - - 9.515 (9.515) - Appropriation for general reserve
Penerbitan saham baru dan New shares issuance and
tambahan modal disetor 25,26 260.237 1.239.767 - - - - 1.500.004 additional paid-in capital
Saldo pada tanggal 31 Desember 2023 3.056.898 4.938.526 (91.872) (15.591 ) 145.225 9.568.243 17.601.429 Balance as of 31 December 2023
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara The accompanying notes to the financial statement form an integral part of these financial statements taken as a
keseluruhan. whole.
7
Page 382
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2023 Notes 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan pendapatan bunga 10.029.354 7.278.592 Receipts from interest income
Penerimaan pendapatan Receipts from
operasional lainnya 2.210.331 1.094.719 other operating income
Penerimaan dari penjualan agunan Receipts from sale of foreclosed
yang diambil alih 14.577 12.665 assets
Pemulihan dari kredit Recovery from loans previously
yang telah dihapusbukukan 384.191 11 266.178 written-off
Penerimaan atas penjualan kredit 141.346 11 230.052 Receipts from sale of loans
Pembayaran beban bunga (4.518.552) (2.421.896) Payment of interest expenses
Pembayaran beban operasional (4.571.454) (3.564.774) Payment of operating expenses
Pembayaran pajak penghasilan (289.382) 21 (393.177) Payment of income tax
Pembayaran transaksi non-operasional Payments of non-operating
- bersih (44) - transaction - net
Perubahan dalam aset dan Changes in operating assets and
liabilitas operasi: liabilities:
Decrease/(increase) in
Penurunan/(kenaikan) aset operasi: operating assets:
Efek-efek yang diperdagangkan (2.164.458) 8 975.157 Trading securities
Kredit yang diberikan 7.118.935 (12.187.485) Loans
Tagihan akseptasi 1.178.962 13 (883.828) Acceptance receivables
Surat berharga yang dibeli Securities purchased
dengan janji dijual kembali (19.807.969) 12 12.676.021 with agreements to resell
Aset lain-lain (924.663) (79.667) Other assets
Kenaikan/(penurunan) liabilitas Increase/(decrease) in
operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 282.516 16 17.167 Current liabilities
Simpanan dari nasabah: Deposits from customers:
Giro (676.328) 17 2.584.957 Demand deposits
Tabungan (6.355.419) 18 6.920.883 Saving deposits
Deposito berjangka 805.401 19 4.379.097 Time deposits
Simpanan dari bank lain 1.192.611 20 131.822 Deposits from other banks
Utang pajak 60.057 32.953 Tax payables
Liabilitas akseptasi (839.471) 13 940.374 Acceptance payables
Surat berharga yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 13.295.961 45 - repurchase agreements
Liabilitas lain-lain 2.703.182 574.889 Other liabilities
Kas Neto (Digunakan untuk) Net Cash (Used in)
Diperoleh dari Provided by
Aktivitas Operasi (730.316) 18.584.699 Operating Activities
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
8
Page 383
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal For the Year Ended
31 Desember 2023 31 December 2023
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, (Expressed in millions of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended 31 December
Catatan/
2023 Notes 2022
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan Proceeds from sales of
aset tetap dan properti fixed assets and
terbengkalai 4.926 14 15.834 abandoned property
Hasil bersih dari Net proceed from
akuisisi consumer business 3.015.300 3 - consumer business acquisition
Pembelian investasi Purchase of financial
keuangan (4.675.886) 9 (11.805.956) investments
Perolehan aset tetap (1.464.983) 14 (432.783) Acquisitions of fixed assets
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (3.120.643) (12.222.905) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran atas efek utang Payment of debt securities
yang jatuh tempo (155.000) 23,45 - issued that have matured
Penerimaan atas efek utang Proceeds from debt
yang diterbitkan - 23,45 100.000 securities issued
Pembayaran biaya transaksi Payment of debt transaction
utang - 23 (5.360) costs
Pembayaran atas surat Payment of securities
berharga yang dijual sold under repurchase
dengan janji dibeli kembali - 45 (12.981) agreements
Penerimaan setoran modal 1.500.004 - Proceeds from capital injection
Liabilitas sewa (60.087) 45 (52.542) Lease liabilities
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Pendanaan 1.284.917 29.117 Financing Activities
(Penurunan)/kenaikan neto Net (decrease)/increase in Cash
Kas dan Setara Kas (2.566.042) 6.390.911 and Cash Equivalents
Pengaruh neto perubahan kurs Net effect on exchange rate
pada Kas dan Setara Kas (30.766) 325.575 on Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
Awal Tahun 16.542.908 9.826.422 At Beginning of Year
Kas dan Setara Kas Cash and Cash Equivalents
Akhir Tahun 13.946.100 16.542.908 At The End Of Year
Components of Cash and Cash
Komponen Kas dan Setara Kas Equivalents
Kas 603.540 4 717.402 Cash
Current accounts with
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 5 8.869.574 Bank Indonesia
Giro pada bank lain 984.482 6 1.100.247 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain - jatuh and other banks - maturing
tempo dalam 3 bulan within 3 months
sejak tanggal perolehan 2.457.001 7 5.855.685 from the date of acquisition
Total 13.946.100 16.542.908 Total
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian The accompanying notes to the financial statements form an
yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan secara integral part of these financial statements taken as a whole.
keseluruhan.
9
Page 384
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum 1. General
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
Information
PT Bank UOB Indonesia (dahulu PT Bank PT Bank UOB Indonesia (formerly PT Bank
UOB Buana) (“Bank”) didirikan di Indonesia UOB Buana) (the “Bank”) was established in
berdasarkan Akta Pendirian No. 150 tanggal Indonesia based on the Deed of Establishment
31 Agustus 1956 yang dibuat di hadapan No. 150 dated 31 August 1956 drawn up
Notaris Eliza Pondaag, S.H. Akta pendirian before Eliza Pondaag, S.H. The Deed of
ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Establishment was approved by the Minister of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Justice of the Republic of Indonesia in Decree
No. J.A 5/78/4 tanggal 24 Oktober 1956, Letter No. J.A 5/78/4 dated 24 October 1956,
didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta as recorded at the Jakarta Court of Justice
dengan No. 1811 tanggal 27 Oktober 1956 under registration No. 1811 dated 27 October
dan telah diumumkan dalam Berita Negara 1956 and was published in State Gazette of
Republik Indonesia No. 96, Tambahan the Republic of Indonesia No. 96, Supplement
No.1243 tanggal 30 November 1956. No. 1243 dated 30 November 1956.
Bank memulai aktivitas perbankan secara The Bank's commercial banking activities
komersial pada tanggal 1 November 1956 began on 1 November 1956 based on the
berdasarkan Surat Keputusan Menteri Decision Letter of The Ministry of Finance of
Keuangan Republik Indonesia No. the Republic of Indonesia No. 203443/U.M.II
203443/U.M.II tanggal 15 Oktober 1956 dated 15 October 1956 about Granting
tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Business License of PT Bank Buana
Buana Indonesia berkedudukan di Jakarta. Indonesia located in Jakarta. Based on Article
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar 3 of the Bank’s Articles of Association, the
Bank, ruang lingkup kegiatan usaha Bank scope of the Bank’s business is to engage in
adalah menjalankan kegiatan umum general banking activities. The Bank also
perbankan. Bank telah memperoleh izin obtained a license to run the activities as a
untuk menjalankan aktivitas sebagai bank foreign bank based on Bank Indonesia (BI)
devisa berdasarkan Surat Keputusan Governor Decree No. 9/39/KEP/DIR/UD dated
Gubernur Bank Indonesia (BI) 22 July 1976.
No. 9/39/KEP/DIR/UD tanggal 22 Juli 1976.
Pada tahun 2000, Bank mengubah status In 2000, the Bank changed the status of the
Perseroan menjadi perusahaan terbuka Company into a public company with the initial
dengan melakukan penawaran umum public offering of as many as 194 million
perdana kepada masyarakat sebanyak 194 shares to the public. The status change of the
juta saham. Perubahan status Bank menjadi Bank into a public company has been
perusahaan terbuka telah disetujui oleh approved by Bapepam-LK based on the Letter
Bapepam-LK berdasarkan Surat Ketua from the Chairman of the Capital Market
Badan Pengawas Pasar Modal Supervisory Board No. S-1544/PM/2000,
No. S-1544/PM/2000, tanggal 27 Juni 2000. dated 27 June 2000. Furthermore, in 2002,
Selanjutnya pada tahun 2002, 2003 dan 2003 and 2006, the Bank conducted Limited
2006, Bank melakukan Penawaran Umum Public Offering I, II and III.
Terbatas I, II dan III.
10
Page 385
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Pada tahun 2008, Rapat Umum Pemegang In 2008, the General Meeting of Shareholders
Saham (RUPS) Bank telah menyetujui of the Bank has approved the change in the
perubahan status Bank dari perusahaan Bank’s status from publicly listed to private
terbuka menjadi perusahaan tertutup dan company and delisted the Bank’s shares at
menghapuskan pencatatan (delisting) saham Indonesian Stock Exchange (BEI). The
Bank di Bursa Efek Indonesia (BEI). change in status, including the delisting
Perubahan status termasuk delisting tersebut process, had been conducted in compliance to
telah dilakukan sesuai dengan persyaratan the requirements determined by Financial
yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Service Authority (formerly Capital Market and
Keuangan (dahulu Bapepam dan LK) dan Financial Institution Supervisory Agency) and
BEI, dan Bank telah menyelesaikan hak-hak BEI, and the Bank had settled the rights of
pemegang saham minoritas melalui proses minority shareholders through tender offer
penawaran tender sesuai dengan ketentuan process in accordance with applicable
yang berlaku. Berdasarkan Akta Pernyataan regulations. Pursuant to the Deed of
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Statement of Resolutions of Extraordinary
Luar Biasa No. 16 tanggal 16 Januari 2009, Meeting of Shareholders No. 16 dated
dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., 16 January 2009, drawn up before Fathiah
Notaris di Jakarta dan telah disetujui oleh Helmi, S.H., Notary in Jakarta and approved
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia by the Minister of Laws and Human Rights
berdasarkan Surat Persetujuan No. AHU- through Letter of Approval No. AHU-
26687.AH.01.02. Tahun 2009 tanggal 26687.AH.01.02. Year 2009 dated 17 June
17 Juni 2009, Anggaran Dasar Bank telah 2009, the Articles of Association of the Bank
diubah sehubungan dengan perubahan have been amended in relation to the change
status Bank dari perusahaan terbuka (publik) in the Bank’s status from a publicly listed to a
menjadi perusahaan tertutup. private company.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan By virtue of Deed of Resolutions Statement of
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Extraordinary General Meeting of
No. 12 tanggal 15 April 2010, dibuat di Shareholders No. 12 dated 15 April 2010,
hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di drawn up before Fathiah Helmi, S.H., Notary in
Jakarta dan telah diberitahukan kepada Jakarta and as notified to the Minister of Laws
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia and Human Rights through Letter of
berdasarkan Surat Penerimaan Notification Receipt No. AHU-AH.01.10-14548
Pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-14548 dated 14 June 2010, the shareholders of the
tanggal 14 Juni 2010, para pemegang saham Bank (whose name at the time was PT Bank
Bank (yang pada saat itu bernama PT Bank UOB Buana) agreed to merge its business
UOB Buana) setuju untuk melakukan with a bank whose name at the time was
penggabungan usaha dengan suatu bank PT Bank UOB Indonesia.
yang pada saat itu bernama PT Bank UOB
Indonesia.
Pada tanggal 30 Juni 2010, Bank (yang pada On 30 June 2010, the Bank (whose name at
saat itu bernama PT Bank UOB Buana) the time was PT Bank UOB Buana) effectively
secara efektif menerima penggabungan accepted the business merger of PT Bank
usaha PT Bank UOB Indonesia. UOB Indonesia. This merger had obtained the
Penggabungan tersebut telah memperoleh approval of Bank Indonesia (BI) under Decree
persetujuan dari Bank Indonesia (BI) of BI Governor No. 12/45/KEP.GBI/2010 dated
berdasarkan Surat Keputusan Gubernur BI 10 June 2010 regarding Granting of Merger
No. 12/45/KEP.GBI/2010 tanggal 10 Juni Permit of PT Bank UOB Indonesia into
2010 tentang Pemberian Izin Penggabungan PT Bank UOB Buana. The permit still applies
Usaha (Merger) PT Bank UOB Indonesia ke as the business permit of the Bank as the
dalam PT Bank UOB Buana. Izin tersebut surviving bank.
tetap berlaku sebagai izin usaha Bank
sebagai perusahaan hasil penggabungan.
11
Page 386
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Pada bulan Mei 2011, Bank melakukan In May 2011, the Bank changed its name from
perubahan nama dari PT Bank UOB Buana PT Bank UOB Buana into PT Bank UOB
menjadi PT Bank UOB Indonesia dan telah Indonesia and has obtained approval from BI
memperoleh persetujuan dari BI berdasarkan by virtue of BI Governor Decree No.
Surat Keputusan Gubernur BI 13/34/KEP.GBI/2011 dated 19 May 2011
No. 13/34/KEP.GBI/2011 tanggal 19 Mei regarding the Change of Business Permit Use
2011 tentang Perubahan Penggunaan Izin on Behalf of PT Bank UOB Buana into a
Usaha Atas Nama PT Bank UOB Buana Business License Under Name of PT Bank
menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank UOB UOB Indonesia.
Indonesia.
Setelah pendiriannya, Anggaran Dasar Bank After its establishment, the Bank’s Articles of
telah mengalami beberapa kali perubahan, Association have been amended several
perubahan terakhir sebagaimana dinyatakan times, the latest amendment was stated on the
dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Deed of State Resolutions of the Amendment
Perubahan Anggaran Dasar No. 38 tanggal of Articles of Association No. 38 dated
20 November 2023 mengenai perubahan 20 November 2023 change of Article 4
Pasal 4 ayat (2), yang dibuat di hadapan paragraph (2), drawn up before Aulia Taufani,
Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta. S.H., Notary in Jakarta. The amendment of the
Perubahan Anggaran Dasar Bank tersebut Bank’s Articles of Association has been
telah diterima dan dicatat dalam Sistem received and recorded by Ministry of Laws and
Administrasi Badan Hukum Kementerian Human Rights of the Republic of Indonesia as
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik stated in the Letter No. AHU-AH.01.03-
Indonesia No. AHU-AH.01.03-0145724 0145724 dated 23 November 2023.
tanggal 23 November 2023.
Kantor pusat Bank berlokasi di The Bank’s head office is located at Jl. M.H.
Jl. M.H. Thamrin No. 10, Jakarta. Pada Thamrin No. 10, Jakarta. As of 31 December
tanggal 31 Desember 2023, jaringan layanan 2023, the Bank’s service network covers 42
Bank mencakup 42 kantor cabang, 89 kantor branches, 89 sub-branches and 142 ATMs
cabang pembantu dan 142 ATM yang across 44 cities/regencies in 16 provinces
tersebar di 44 kota/kabupaten di 16 provinsi which collaborate with ATM Prima and ATM
yang bekerja sama dengan jaringan ATM Bersama networks, VISA global network and
Prima dan ATM Bersama, dan jaringan VISA regional ATM network of the United Overseas
di seluruh dunia, serta jaringan regional ATM Bank Limited business group.
grup usaha United Overseas Bank Limited.
Pada tanggal 26 Oktober 2023, Bank On 26 October 2023, the Bank has received
mendapatkan persetujuan Rapat Umum approval from the Extraordinary General
Pemegang Saham Luar Biasa untuk Meeting of Shareholders to increase the
meningkatkan modal ditempatkan dan Bank’s issued and paid-up capital by issuing
disetor Bank dengan cara mengeluarkan new shares of 1,040,946,745 shares with
saham baru sebanyak 1.040.946.745 lembar nominal amount of Rp250 (full amount) per
saham dengan nilai nominal masing-masing share with offering price of Rp1,441 (full
Rp250 (nilai penuh) per lembar saham amount) per share.
dengan harga penawaran Rp1.441 (nilai
penuh) per lembar saham.
12
Page 387
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Bank dimiliki sebesar 68,943% oleh UOB The Bank is 68.943% owned by UOB
International Investment Private Limited International Investment Private Limited
(UOBII), anak perusahaan dari United (UOBII), a subsidiary of United Overseas Bank
Overseas Bank Limited, Singapura (UOB), Limited, Singapore (UOB), 30.056% is owned
30,056% dimiliki oleh UOB, 1,000% dimiliki by UOB, 1.000% is owned by Yayasan
oleh Yayasan Kesejahteraan Nusantara dan Kesejahteraan Nusantara and 0.001% is
sebesar 0,001% dimiliki oleh lain-lain owned by others (Note 25).
(Catatan 25).
Penawaran Umum Obligasi Public Offering of Bonds
Pada bulan Maret 2022, Bank melakukan In March 2022, the Bank conducted public
Penawaran Umum Obligasi Subordinasi offering of Bank UOB Indonesia Subordinated
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Debt Shelf Offering III with target total funds of
dengan target total dana yang dihimpun Rp2,000,000,000,000 (full amount) (Note 23).
sebesar Rp2.000.000.000.000 (nilai penuh)
(Catatan 23).
Pada bulan September 2021, Bank In September 2021, the Bank conducted
melakukan Penawaran Umum Obligasi public offering of Bank UOB Indonesia Senior
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Debt Shelf Offering III with target total funds of
dengan target total dana yang dihimpun Rp2,000,000,000,000 (full amount) (Note 23).
sebesar Rp2.000.000.000.000 (nilai penuh)
(Catatan 23).
Pada bulan Juni 2019, Bank melakukan In June 2019, the Bank conducted public
Penawaran Umum Obligasi Subordinasi offering of Bank UOB Indonesia Subordinated
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia dengan Debt Shelf Offering II with target total funds of
target total dana yang dihimpun sebesar Rp2,000,000,000,000 (full amount) (Note 23).
Rp2.000.000.000.000 (nilai penuh)
(Catatan 23).
Pada tahun 2018, Bank telah melakukan In 2018, the Bank conducted public offering of
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Bank UOB Indonesia dengan target total Offering II with target total funds of
dana yang dihimpun sebesar Rp3,000,000,000,000 (full amount) (Note 23).
Rp3.000.000.000.000 (nilai penuh)
(Catatan 23).
Pada tahun 2016, Bank telah melakukan In 2016, Bank conducted public offering of
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Bank UOB Indonesia dan Penawaran Umum Offering I and Bank UOB Indonesia
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Subordinated Debt Shelf Offering I with target
UOB Indonesia dengan target total dana total funds of Rp2,000,000,000,000
yang dihimpun masing-masing sebesar (full amount) and Rp1,000,000,000,000
Rp2.000.000.000.000 (nilai penuh) dan (full amount), respectively (Note 23).
Rp1.000.000.000.000 (nilai penuh)
(Catatan 23).
13
Page 388
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Dalam rangka penawaran umum tersebut Regarding the public offering, the Bank issued
Bank menerbitkan obligasi-obligasi sebagai bonds as follows (Note 23):
berikut (Catatan 23):
1. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I 1. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun Shelf Offering I Phase I 2016 with total
2016 dengan jumlah pokok sebesar amount of Rp100,000,000,000 (full
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) amount) that was subject to fixed interest
dikenakan suku bunga tetap sebesar rate of 9.40% per annum which was
9,40% per tahun yang dibayarkan payable every three months with a seven-
setiap tiga bulan dan jangka waktu year term and has already matured on
selama tujuh tahun dan telah jatuh 25 November 2023
tempo pada tanggal 25 November
2023.
Bank telah melakukan pelunasan The Bank has paid the principal of Bank
pokok atas Obligasi Subordinasi UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Offering I Phase I 2016 with nominal value
Tahap I Tahun 2016 dengan nilai of Rp100,000,000,000 (full amount) which
nominal sebesar Rp100.000.000.000 matured on 25 November 2023 (Note 23).
(nilai penuh) yang jatuh tempo pada
tanggal 25 November 2023
(Catatan 23).
2. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I 2. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap II Tahun Shelf Offering I Phase II 2017 with total
2017 dengan jumlah pokok sebesar amount of Rp500,000,000,000 (full
Rp500.000.000.000 (nilai penuh) amount) that was subject to fixed interest
dikenakan suku bunga tetap sebesar rate of 9.25% per annum which is payable
9,25% per tahun yang dibayarkan every three months with a seven-year
setiap tiga bulan dan jangka waktu term and will mature on 17 October 2024
selama tujuh tahun dan akan jatuh (Note 23).
tempo pada tanggal 17 Oktober 2024
(Catatan 23).
3. Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB 3. Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Indonesia Tahap II Tahun 2018 dengan Offering I Phase II Year 2018 totalling
jumlah pokok sebesar Rp1,000,000,000,000 (full amount)
Rp1.000.000.000.000 (nilai penuh) consists of Bonds Series A amounting to
yang terbagi menjadi Obligasi Seri A Rp862,000,000,000 (full amount), Series
sebesar Rp862.000.000.000 (nilai B amounting to Rp83,000,000,000 (full
penuh), Obligasi Seri B sebesar amount) and Series C amounting to
Rp83.000.000.000 (nilai penuh) dan Rp55,000,000,000 (full amount) with fixed
Obligasi Seri C sebesar interest rates of 6.15%, 7.40% and
Rp55.000.000.000 (nilai penuh) yang 7.65%, respectively, which is repayable
dikenakan tingkat bunga tetap per tahun every three months and have already
masing-masing sebesar 6,15%, 7,40% matured on 3 June 2019, 23 May 2021
dan 7,65%, yang dibayarkan setiap tiga and 23 May 2023, respectively.
bulan dan telah jatuh tempo masing-
masing pada tanggal 3 Juni 2019,
23 Mei 2021 dan 23 Mei 2023.
14
Page 389
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. Establishment of the Bank and General
(lanjutan) Information (continued)
Dalam rangka penawaran umum tersebut Regarding the public offering, the Bank issued
Bank menerbitkan obligasi-obligasi sebagai bonds as follows (Note 23): (continued)
berikut (Catatan 23): (lanjutan)
Bank telah melakukan pelunasan pokok The Bank has paid the principal of Bank
atas Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Indonesia Tahap II Tahun 2018 Seri A, Offering I Phase II Year 2018 Series A, B
B dan C dengan nilai nominal masing- and C with nominal value of
masing sebesar Rp862.000.000.000 Rp862,000,000,000 (full amount),
(nilai penuh), Rp83.000.000.000 (nilai Rp83,000,000,000 (full amount) and
penuh) dan Rp55.000.000.000 (nilai Rp55,000,000,000 (full amount) which
penuh) yang jatuh tempo masing- matured on 3 June 2019, 23 May 2021
masing pada tanggal 3 Juni 2019, and 23 May 2023 respectively (Note 23).
23 Mei 2021 dan 23 Mei 2023
(Catatan 23).
4. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II 4. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun Shelf Offering II Phase I 2019 on 4 July
2019 pada tanggal 4 Juli 2019 dengan 2019 with tenor of 7 years since issuance
jangka waktu selama 7 tahun dan date totalling to Rp100,000,000,000 (full
jumlah pokok sebesar amount) with fixed interest rate of 9.85%
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) (Note 23).
dengan tingkat bunga tetap sebesar
9,85% (Catatan 23).
5. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II 5. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap II Tahun Shelf Offering II Phase II 2019 on 13
2019 pada tanggal 13 November 2019 November 2019 with tenor of 7 years
dengan jangka waktu selama 7 tahun since issuance date totalling to
dan jumlah pokok sebesar Rp650,000,000,000 (full amount) with
Rp650.000.000.000 (nilai penuh) fixed interest rate of 9.25% (Note 23).
dengan tingkat bunga tetap sebesar
9,25% (Catatan 23).
6. Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB 6. Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Indonesia Tahap I Tahun 2021 dengan Offering III Phase I Year 2021 totalling to
jumlah pokok sebesar Rp100,000,000,000 (full amount) with
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) fixed interest rate of 5.65% which is
dengan tingkat bunga tetap per tahun repayable every three months and will
sebesar 5,65% yang dibayarkan setiap mature on 2 September 2024 (Note 23).
tiga bulan dan akan jatuh tempo pada
tanggal 2 September 2024 (Catatan
23).
7. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III 7. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun Shelf Offering III Phase I Year 2022 on 8
2022 pada tanggal 8 Maret 2022 March 2022 with tenor of 7 years since
dengan jangka waktu 7 tahun dan issuance date and totalling to
jumlah pokok sebesar Rp100,000,000,000 (full amount) with
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) fixed interest rate of 8.00% which is
dengan tingkat bunga tetap per tahun repayable every three months and will
sebesar 8,00% yang dibayarkan setiap mature on 8 March 2029 (Note 23).
tiga bulan dan akan jatuh tempo pada
tanggal 8 Maret 2029 (Catatan 23).
15
Page 390
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan b. The Board of Commissioners, the Board of
Directors and Employees
Susunan Dewan Komisaris pada tanggal The composition of the Bank’s Board of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah Commissioners as of 31 December 2023 and
sebagai berikut: 2022 are as follows:
31 Desember 2023/
31 December 2023
Komisaris Utama Wee Ee Cheong President Commissioner
Wakil Komisaris Utama Chin Voon Fat Deputy President Commissioner
Komisaris Chan Kok Seong Commissioner
Komisaris Independen Wayan Alit Antara Independent Commissioner
Komisaris Independen VJH Boentaran Lesmana Independent Commissioner
Komisaris Independen Johanes Susilo* Independent Commissioner
* Johanes Susilo diangkat sebagai Komisaris Independen berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 26 Oktober 2023 dan telah
mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sehingga telah efektif menjabat sejak tanggal 30 Januari 2024./ Johanes Susilo has been appointed as
Independent Commissioner based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated 26 October 2023 and has obtained approval
from Financial Services Authority (Otoritas Jasa Keuangan) therefore has effectively served since 30 January 2024.
31 Desember 2022/
31 December 2022
Komisaris Utama Wee Ee Cheong President Commissioner
Wakil Komisaris Utama Chin Voon Fat Deputy President Commissioner
Komisaris Chan Kok Seong Commissioner
Komisaris Independen Wayan Alit Antara Independent Commissioner
Komisaris Independen Aswin Wirjadi* Independent Commissioner
Komisaris Independen VJH Boentaran Lesmana Independent Commissioner
* Aswin Wirjadi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Independen berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal
26 Oktober 2023./Aswin Wirjadi has resigned from his position as Independent Commissioner based on the resolution of the Extraordinary General Meeting of
Shareholders dated 26 October 2023.
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Bank’s Board of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai Directors as of 31 December 2023 and 2022
berikut: are as follows:
31 Desember/
31 December 2023
Direktur Utama Hendra Gunawan President Director
Direktur Keuangan dan Finance and Corporate
Layanan Korporasi Teh Han Yi Services Director
Direktur Kepatuhan, Legal Compliance, Legal and
dan Sekretaris Perusahaan Ardhi Wibowo Corporate Secretary Director
Direktur Teknologi dan Operasional Paul Rafiuly Technology and Operations Director
Direktur Wholesale Banking Harapman Kasan Wholesale Banking Director
Direktur Global Markets Sonny Samuel Global Markets Director
Direktur Strategic Business Development, Strategic Business Development
Retail & Channels Transformation Choi Yau Chi Retail & Channels Transformation Director
Direktur Manajemen Risiko Henry Santoso Risk Management Director
16
Page 391
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan b. The Board of Commissioners, the Board
(lanjutan) of Directors and Employees (continued)
Susunan Direksi Bank pada tanggal The composition of the Bank’s Board of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai Directors as of 31 December 2023 and 2022
berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/
31 December 2022
Direktur Utama Hendra Gunawan President Director
Direktur Keuangan dan Finance and Corporate
Layanan Korporasi Teh Han Yi Services Director
Direktur Kepatuhan, Legal Compliance, Legal and
dan Sekretaris Perusahaan Ardhi Wibowo Corporate Secretary Director
Direktur Teknologi dan Operasional Paul Rafiuly Technology and Operations Director
Direktur Wholesale Banking Harapman Kasan Wholesale Banking Director
Direktur Global Markets Sonny Samuel Global Markets Director
Direktur Consumer Banking Choi Yau Chi Consumer Banking Director
Direktur Manajemen Risiko Henry Santoso* Risk Management Director
* Henry Santoso diangkat sebagai Direktur berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 29 November 2022 dan telah mendapatkan
persetujuan dari regulator sehingga efektif menjabat sejak tanggal 12 Desember 2022./Henry Santoso has been appointed as Director based on the resolution of
the Extraordinary General Meeting of Shareholders dated 29 November 2022 and obtained approval from regulator therefore effectively served on 12 December
2022.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the
susunan Komite Audit diputuskan melalui composition of the Audit Committee was
Rapat Dewan Komisaris tanggal 4 April 2023 appointed based on the Resolution of the
dan ditetapkan berdasarkan Surat Board of Commissioners Meeting on 4 April
Keputusan Direksi No. 23/SKDIR/0057 2023 and established by Decree of the Board
tanggal 3 Mei 2023. of Directors No. 23/SKDIR/0057 dated 3 May
2023.
Susunan Komite Audit pada tanggal The composition of the Audit Committee as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai 31 December 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
31 Desember 2023/
31 December 2023
Ketua Komite Audit VJH Boentaran Lesmana* Chairman of Audit Committee
Anggota Humbul Kristiawan Member
Anggota Burlita Member
* VJH Boentaran Lesmana efektif menjabat sebagai Ketua Komite Audit sejak tanggal 3 Mei 2023./VJH Boentaran Lesmana effectively served as Chairman of
Audit Committee since 3 May 2023.
31 Desember 2022/
31 December 2022
Ketua Komite Audit Aswin Wirjadi Chairman of Audit Committee
Anggota Humbul Kristiawan Member
Anggota Burlita Member
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, Corporate
Kepala Sekretaris Perusahaan adalah Secretary Head is Susilowati based on
Susilowati berdasarkan Surat Keputusan the Board of Directors’ Decree
Direksi No. 15/SKDIR/0021 tanggal 25 Juni No. 15/SKDIR/0021 dated 25 June 2015.
2015.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, Internal
Kepala Satuan Kerja Audit Intern (Kepala Audit Unit Head is Imbang Perdana Satryawan
SKAI) adalah Imbang Perdana Satryawan based on the Board of Directors’ Decree
berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 22/SKDIR/0007 dated 27 January 2022.
No. 22/SKDIR/0007 tanggal 27 Januari 2022.
17
Page 392
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
b. Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan b. The Board of Commissioners, the Board of
(lanjutan) Directors and Employees (continued)
Imbalan kerja jangka pendek yang diterima Short-term employee benefits received by the
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Bank’s Board of Commissioners and the Board
untuk tahun yang berakhir pada tanggal of Directors for the years ended 31 December
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 2023 and 2022 amounted to Rp96,194 and
sebesar Rp96.194 dan Rp71.986 Rp71,986, respectively (Note 37g).
(Catatan 37g).
Imbalan kerja jangka panjang yang diterima Long-term employee benefits received by the
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Bank’s Board of Commissioners and the Board
untuk tahun yang berakhir pada tanggal of Directors for the years ended 31 December
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 2023 and 2022 amounted to Rp12,588 and
sebesar Rp12.588 dan Rp7.473. Biaya yang Rp7,473, respectively. Expenses incurred by
dikeluarkan oleh Bank terkait program the Bank relating to post-employment benefits
imbalan pasca kerja Dewan Komisaris dan of the Bank’s Board of Commissioners and the
Direksi Bank dengan jumlah masing-masing Board of Directors amounted to Rp1,707 and
sebesar Rp1.707 dan Rp1.194 untuk tahun Rp1,194 for the year ended 31 December 2023
yang berakhir pada tanggal 31 Desember and 2022, respectively (Note 37g).
2023 dan 2022 (Catatan 37g).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the Bank
Bank memiliki total karyawan masing-masing had 4,252 and 3,273 employees, respectively
sebanyak 4.252 dan 3.273 orang (tidak (unaudited).
diaudit).
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material Information
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: set out below:
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
Statements
Laporan keuangan disusun dan disajikan The financial statements have been prepared
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan and presented in accordance with Indonesian
di Indonesia dan Peraturan Bapepam dan LK Financial Accounting Standards and Bapepam
No. VIII.G.7 Lampiran Keputusan Ketua and LK regulation No. VIII.G.7 Attachment of
Bapepam dan LK No. KEP-347/BL/2012 the Chairman of Bapepam and LK’s decree
tanggal 25 Juni 2012 tentang “Pedoman No. KEP-347/BL/2012 dated 25 June 2012
Penyajian dan Pengungkapan Laporan regarding “Guidelines for Financial Statements
Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik”. Presentation and Disclosure for Issuer or
Public Companies”.
Laporan keuangan kecuali laporan arus kas, The financial statements, except for the
disusun dengan dasar akrual dan statement of cash flows, are prepared using
berdasarkan konsep biaya historis, kecuali the accrual basis and based on historical cost
beberapa akun tertentu yang disusun concept, except for certain accounts which are
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana measured on the bases described in the
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- related accounting policies for those accounts.
masing akun tersebut.
18
Page 393
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan a. Basis of Preparation of the Financial
(lanjutan) Statements (continued)
Laporan arus kas disusun menggunakan The statement of cash flows have been
metode langsung yang dimodifikasi dan arus prepared using the modified direct method and
kas dikelompokkan atas dasar aktivitas the cash flows have been classified on the
operasi, investasi dan pendanaan. Kas dan basis of operating, investing and financing
setara kas terdiri dari kas, giro pada Bank activities. Cash and cash equivalents consist
Indonesia dan giro pada bank lain, of cash, current accounts with Bank Indonesia
penempatan pada Bank Indonesia dan bank and current accounts with other banks,
lain, dan investasi keuangan yang jatuh placements with Bank Indonesia and other
tempo dalam waktu 3 bulan sejak tanggal banks, and financial investments, maturing
perolehan, sepanjang tidak digunakan within 3 months or less from the acquisition
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima date provided they are not used as collateral
serta tidak dibatasi penggunaannya. for borrowings nor restricted.
Pos-pos dalam Penghasilan Komprehensif The items under Other Comprehensive
Lainnya disajikan terpisah antara akun-akun Income (OCI) are presented separately
yang akan direklasifikasikan ke laba rugi dan between items to be reclassified to profit or
akun-akun yang tidak akan direklasifikasikan loss and those items not to be reclassified to
ke laba rugi. profit or loss.
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai The preparation of financial statements in
dengan Standar Akuntansi Keuangan di conformity with Indonesian Financial
Indonesia, dibutuhkan estimasi dan asumsi Accounting Standards requires the use of
yang mempengaruhi: estimates and assumptions that affect:
- Nilai aset dan liabilitas yang dilaporkan, - The reported amounts of assets and
dan pengungkapan atas aset dan liabilitas liabilities and disclosure of contingent
kontinjensi pada tanggal laporan assets and liabilities at the date of financial
keuangan. statements.
- Jumlah pendapatan dan beban selama - The reported amounts of revenues and
periode pelaporan. expenses during the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik Manajemen atas Management’s best knowledge of current
kejadian dan aktivitas saat ini, hasil akhir events and activities, actual results may differ
mungkin berbeda dengan jumlah yang from those estimates.
diestimasi.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the financial
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah, statement is Indonesian Rupiah, which is the
yang merupakan mata uang fungsional Bank. functional currency of the Bank. Figures in the
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, financial statements are rounded to and stated
kecuali dinyatakan secara khusus, dibulatkan in millions of Rupiah unless otherwise stated.
menjadi jutaan Rupiah.
19
Page 394
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
b. Kombinasi Bisnis (lanjutan) b. Business Combination (continued)
Bank menerapkan metode akuntansi akuisisi The Bank applies the acquisition accounting
untuk mencatat akuisisi bisnis konsumen method in acquiring of the consumer business
Citibank, N.A., Indonesia (Citi), yang of Citibank, N.A., Indonesia (Citi), which is
dianggap sebagai kombinasi bisnis considered as business combinations
(Catatan 3). Imbalan yang dialihkan untuk (Note 3). The consideration transferred for the
akuisisi adalah sebesar nilai wajar aset yang acquisition of a subsidiary is the fair value of
dialihkan dan liabilitas yang diakui pada the assets transferred, the liabilities incurred at
tanggal akuisisi. Aset teridentifikasi yang the date of acquisition. Identifiable assets
diperoleh dan liabilitas yang diambil alih acquired and liabilities in a business
dalam suatu kombinasi bisnis pada awalnya combination are measured initially at their fair
diukur sebesar nilai wajar pada tanggal values at the acquisition date.
akuisisi.
Selisih lebih imbalan yang dialihkan dan nilai The excess of the consideration transferred
wajar aset bersih teridentifikasi pada saat and the fair value of the net identifiable assets
akuisisi yang diperoleh dicatat sebagai acquired at acquisition date is recorded as
goodwill (Catatan 2q). Biaya yang terkait goodwill (Note 2q). Acquisition-related costs
dengan akuisisi dibebankan pada saat are expensed as incurred.
terjadinya.
Bank menentukan bahwa mereka telah The Bank determines that it has acquired a
mengakuisisi bisnis ketika rangkaian aktivitas business when the acquired set of activities
dan aset yang diakuisisi mencakup input dan and assets include an input and a substantive
proses substantif yang bersama-sama process that together significantly contribute to
secara signifikan berkontribusi pada the ability to create outputs.
kemampuan untuk menghasilkan output.
Proses yang diperoleh adalah substantif jika The acquired process is considered
penting bagi kemampuan untuk terus substantive if it is critical to the ability to
menghasilkan output dan input yang continue producing outputs and the inputs
diperoleh mencakup tenaga kerja yang acquired include an organized workforce with
terorganisir dengan keterampilan, the necessary skills, knowledge, or experience
pengetahuan, atau pengalaman yang to perform that process or it significantly
diperlukan untuk melakukan proses itu atau contributes to the ability to continue producing
secara signifikan berkontribusi pada outputs and is considered unique or scarce or
kemampuan untuk terus menghasilkan cannot be replaced without significant cost,
output dan dianggap unik atau langka atau effort, or delay in the ability to continue
tidak dapat diganti tanpa biaya, usaha, atau producing outputs.
penundaan yang signifikan dalam
kemampuan untuk terus menghasilkan
output.
Ketika melakukan akuisisi atas sebuah When the Bank acquires a business, it
bisnis, Bank mengklasifikasikan dan assesses the financial assets acquired and
menentukan aset keuangan yang diperoleh liabilities assumed for appropriate
dan liabilitas keuangan yang diambil alih classification and designation in accordance
berdasarkan pada persyaratan kontraktual, with the contractual terms, economic
kondisi ekonomi dan kondisi terkait lain yang circumstances and pertinent conditions as at
ada pada tanggal akuisisi. the acquisition date.
20
Page 395
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
b. Kombinasi Bisnis (lanjutan) b. Business Combination (continued)
Bila pencatatan awal kombinasi bisnis belum If the initial accounting for a business
dapat diselesaikan pada tanggal pelaporan, combination is incomplete by the end of the
Bank melaporkan jumlah sementara bagi reporting period, the Bank reports provisional
item yang pencatatannya belum dapat amounts for the items for which the accounting
diselesaikan tersebut. is incomplete.
Periode pengukuran adalah periode setelah The measurement period is the period after
tanggal akuisisi yang didalamnya Bank dapat the acquisition date during which the Bank
melakukan penyesuaian atas jumlah may adjust the provisional amounts
sementara yang diakui dalam kombinasi recognized for a business combination. During
bisnis tersebut. Selama periode pengukuran, the measurement period, the Bank recognizes
Bank mengakui penambahan aset atau additional assets or liabilities if new
liabilitas bila terdapat informasi terbaru yang information is obtained about facts and
diperoleh mengenai fakta dan keadaan pada circumstances that existed as of the
tanggal akuisisi. acquisition date.
Pada tanggal akuisisi, goodwill awalnya At acquisition date, goodwill is initially
diukur pada harga perolehan yang measured at cost being the excess of the
merupakan selisih lebih nilai agregat dari aggregate of the consideration transferred and
imbalan yang dialihkan dan jumlah setiap the amount recognized for non-controlling
kepentingan non-pengendali atas selisih interest over the net identifiable assets
jumlah dari aset teridentifikasi yang diperoleh acquired and liabilities assumed.
dan liabilitas yang diambil alih.
Setelah pengakuan awal, goodwill diukur After initial recognition, goodwill is measured
pada jumlah tercatat dikurangi akumulasi at cost less any accumulated impairment
kerugian penurunan nilai. Untuk tujuan losses. For the purpose of impairment testing,
pengujian penurunan nilai, goodwill yang goodwill acquired in a business combination
diperoleh dari suatu kombinasi bisnis, sejak is, from the acquisition date, allocated to each
tanggal akuisisi dialokasikan kepada setiap of the Bank’s Cash-generating Units (“CGU”)
Unit Penghasil Kas (“UPK”) dari Bank yang that are expected to benefit from the
diharapkan akan menerima manfaat dari combination, irrespective of whether other
sinergi kombinasi tersebut, terlepas dari assets or liabilities of the acquiree are
apakah aset atau liabilitas lain dari pihak allocated to those CGUs.
yang diakuisisi dialokasikan kepada UPK
tersebut.
Jika goodwill telah dialokasikan pada suatu Where goodwill forms part of a CGU and part
UPK dan operasi tertentu atas UPK tersebut of the operations within that CGU is disposed
dihentikan, maka goodwill yang of, the goodwill associated with the operation
diasosiasikan dengan operasi yang disposed of is included in the carrying amount
dihentikan tersebut termasuk dalam jumlah of the operation when determining the gain or
tercatat operasi tersebut ketika menentukan loss on disposal of the operation. Goodwill
keuntungan atau kerugian dari pelepasan. disposed of in this circumstance is measured
Goodwill yang dilepaskan tersebut diukur based on the relative values of the operation
berdasarkan nilai relatif operasi yang disposed of and the portion of the CGU
dihentikan terhadap bagian dari UPK yang retained.
ditahan.
21
Page 396
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
c. Transaksi dengan Pihak Berelasi c. Transactions with Related Parties
Dalam menjalankan usahanya, Bank In the normal course of its business, the Bank
melakukan transaksi dengan pihak berelasi enters into transactions with related parties
seperti yang didefinisikan dalam Pernyataan which are defined under Statement of
Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Financial Accounting Standard (SFAS) No. 7
No. 7 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak regarding “Related Party Disclosures”.
Berelasi”.
Seluruh transaksi yang signifikan dengan All significant transactions with related parties
pihak berelasi telah diungkapkan dalam are disclosed in the notes to the financial
catatan atas laporan keuangan. statements.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is
yang terkait dengan entitas yang menyiapkan related to the entity that is preparing its
laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang financial statements (reporting entity). The
termasuk pihak berelasi adalah sebagai related parties are as follows:
berikut:
1. Orang atau anggota keluarga terdekat 1. A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas person’s family is related to a reporting
pelapor jika orang tersebut: entity if that person:
a. Memiliki pengendalian atau a. Has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
b. Memiliki pengaruh signifikan atas b. Has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
c. Merupakan personil manajemen c. Is a member of the key management
kunci entitas pelapor atau entitas personnel of the reporting entity or of
induk pelapor. a parent of the reporting entity.
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas 2. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following condition applies:
sebagai berikut:
a. Entitas dan entitas pelapor adalah a. The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary
anak, dan entitas anak berikutnya and fellow subsidiary is related to the
terkait dengan entitas lain); others);
b. Suatu entitas adalah entitas b. One entity is an associate or joint
asosiasi atau ventura bersama dari venture of the other entity (or an
entitas lain (atau entitas asosiasi associate or joint venture of a
atau ventura bersama yang member of a group of which the other
merupakan anggota suatu entity is a member);
kelompok usaha, yang mana entitas
lain adalah anggotanya);
c. Kedua entitas tersebut adalah c. Both entities are joint ventures of the
ventura bersama dari pihak ketiga same third party;
yang sama;
22
Page 397
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
c. Transaksi dengan Pihak Berelasi (lanjutan) c. Transactions with Related Parties
(continued)
Pihak berelasi adalah orang atau entitas A related party is a person or entity that is
yang terkait dengan entitas yang menyiapkan related to the entity that is preparing its
laporan keuangannya (entitas pelapor). Yang financial statements (reporting entity). The
termasuk pihak berelasi adalah sebagai related parties are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas 2. An entity is related to a reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following condition applies:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
d. Suatu entitas adalah ventura d. One entity is a joint venture of a third
bersama dari entitas ketiga dan party and the other entity is an
entitas yang lain adalah entitas associate of the third entity;
asosiasi dari entitas ketiga;
e. Entitas tersebut adalah sebuah e. The entity is a post-employment
program imbalan pasca kerja untuk benefit plan for the benefits of
imbalan kerja dari salah satu entitas employees of either the reporting
pelapor atau entitas yang terkait entity or an entity related to the
dengan entitas pelapor; reporting entity;
f. Entitas yang dikendalikan atau f. The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang controlled by a person identified in
yang diidentifikasi sebagaimana (1); or
dimaksud dalam angka (1); atau
g. Orang yang diidentifikasi g. A person identified in (1) (a) has
sebagaimana dimaksud dalam significant influence over the entity or
angka (1) huruf (a) memiliki is a member of the key management
pengaruh signifikan atas entitas personnel of the entity (or of a parent
atau merupakan manajemen kunci of the entity).
entitas (atau entitas induk dari
entitas).
h. Entitas, atau anggota dari kelompok h. The entity, or any member of a group
dimana entitas merupakan bagian of which it is a part provides key
dari kelompok tersebut management personnel services to
menyediakan jasa personil the reporting entity or to the parent of
manajemen kunci kepada entitas the reporting entity.
pelapor atau kepada entitas induk
dari entitas pelapor.
d. Aset dan Liabilitas Keuangan d. Financial Assets and Liabilities
1) Klasifikasi 1) Classification
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition:
awal:
- Aset keuangan yang diukur pada - Financial assets measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi; value through profit or loss;
- Aset keuangan yang diukur pada - Financial assets that are measured at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through other
komprehensif lain; comprehensive income;
23
Page 398
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Bank mengklasifikasikan aset The Bank classifies its financial assets
keuangannya berdasarkan kategori according to the following categories at
sebagai berikut pada saat pengakuan initial recognition: (continued)
awal: (lanjutan)
- Aset keuangan yang diukur pada - Financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Aset keuangan diukur pada biaya Financial assets are measured at
perolehan diamortisasi jika memenuhi amortized cost if they meet the following
kondisi sebagai berikut: conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam - Financial assets are managed in a
model bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to have
memiliki aset keuangan dalam financial assets in order to obtain
rangka mendapatkan arus kas contractual cash flow (“hold to
kontraktual (“hold to collect”); dan collect”); and
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual terms of the financial
keuangan tersebut memberikan hak assets provide rights on a certain date
pada tanggal tertentu atas arus kas for cash flow obtained solely from
yang diperoleh semata dari payment of principal and interest
pembayaran pokok dan bunga (SPPI) on the principal amount owed
(SPPI) dari jumlah pokok terutang.
Aset keuangan diukur pada nilai wajar Financial assets are measured at fair
melalui penghasilan komprehensif lain value through other comprehensive
jika memenuhi kondisi sebagai berikut: income if they meet the following
conditions:
- Aset keuangan dikelola dalam - Financial assets are managed in a
model bisnis yang bertujuan untuk business model that aims to obtain
mendapatkan arus kas kontraktual contractual cash flow and sell financial
dan menjual aset keuangan (“hold assets (“hold to collect and sell”); and
to collect and sell”); dan
- Persyaratan kontraktual dari aset - The contractual requirements of the
keuangan tersebut memenuhi financial assets meet the SPPI criteria.
kriteria SPPI.
Pada saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank may make
membuat pilihan yang tidak dapat an irrevocable choice to present equity
dibatalkan untuk menyajikan instrumen instruments that are not held for trading at
ekuitas yang bukan dimiliki untuk fair value through other comprehensive
diperdagangkan pada nilai wajar melalui income.
penghasilan komprehensif lain.
Aset keuangan lainnya yang tidak Other financial assets that do not meet the
memenuhi persyaratan untuk requirements to be classified as financial
diklasifikasikan sebagai aset keuangan assets measured at amortized cost or fair
diukur pada biaya perolehan value through other comprehensive
diamortisasi atau nilai wajar melalui income are classified as measured at fair
penghasilan komprehensif lain value through profit or loss.
diklasifikasikan sebagai diukur pada nilai
wajar melalui laba rugi.
24
Page 399
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Saat pengakuan awal, Bank dapat At initial recognition, the Bank can make
membuat penetapan yang tidak dapat an irrevocable determination to measure
dibatalkan untuk mengukur aset yang assets that meet the requirements to be
memenuhi persyaratan untuk diukur measured at amortized cost or fair value
pada biaya perolehan diamortisasi atau through other comprehensive income at
nilai wajar melalui penghasilan fair value through profit or loss, if the
komprehensif lain pada nilai wajar determination eliminates or significantly
melalui laba rugi, apabila penetapan reduces the measurement or recognition
tersebut mengeliminasi atau secara inconsistencies (sometimes referred to as
signifikan mengurangi inkonsistensi "accounting mismatch").
pengukuran atau pengakuan (kadang
disebut sebagai “accounting mismatch”).
Penilaian model bisnis Business models valuation
Model bisnis ditentukan pada level yang The business model is determined at a
mencerminkan bagaimana kelompok level that reflects how groups of financial
aset keuangan dikelola bersama-sama assets are managed together to achieve
untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. certain business objectives.
Penilaian model bisnis dilakukan dengan The evaluation of the business model is
mempertimbangkan, tetapi tidak carried out by considering, but not limited
terbatas pada hal-hal berikut: to the following:
- Bagaimana kinerja dari model bisnis - How the performance of the business
dan aset keuangan yang dimiliki model and financial assets held in the
dalam model bisnis dievaluasi dan business model are evaluated and
dilaporkan kepada personil reported to the Bank's key
manajemen kunci Bank; management personnel;
- Apakah risiko yang memengaruhi - What risks affect the performance of
kinerja dari model bisnis (termasuk the business model (including financial
aset keuangan yang dimiliki dalam assets held in the business model) and
model bisnis) dan khususnya specifically how the financial assets are
bagaimana cara aset keuangan managed; and
tersebut dikelola; dan
- Bagaimana penilaian kinerja - How to evaluate the performance of
pengelola aset keuangan (sebagai managers of financial assets (for
contoh, apakah penilaian kinerja example, whether performance
berdasarkan nilai wajar dari aset appraisals are based on the fair value
yang dikelola atau arus kas of the assets being managed or the
kontraktual yang diperoleh). contractual cash flows obtained).
Aset keuangan yang dimiliki untuk Financial assets held for trading or
diperdagangkan atau dikelola dan managing and which performance
penilaian kinerja berdasarkan nilai wajar appraisals based on fair value are
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. measured at fair value through profit or
loss.
25
Page 400
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business models valuation (lanjutan)
Derivatif juga dikategorikan dalam Derivatives are also categorized under
kelompok ini, kecuali derivatif yang this classification, unless they are
ditetapkan sebagai instrumen lindung designated as effective hedging
nilai efektif. instruments.
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI)
bunga (SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, pokok For the purpose of this valuation, principal
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset is defined as the fair value of financial
keuangan pada saat pengakuan awal. assets at initial recognition. Interest is
Bunga didefinisikan sebagai imbalan defined as compensation for the time
untuk nilai waktu atas uang dan risiko value of money and credit risk in relation
kredit terkait jumlah pokok terutang pada to the principal amount owed over
periode waktu tertentu dan juga risiko a certain period of time and also the risk
dan biaya peminjaman standar, serta and standard borrowing costs, as well as
marjin laba. profit margins.
Penilaian mengenai arus kas kontraktual An assessment of contractual cash flows
yang diperoleh semata-mata dari obtained solely from principal and interest
pembayaran pokok dan bunga dilakukan payments is made by considering
dengan mempertimbangkan persyaratan contractual terms, including whether
kontraktual, termasuk apakah aset financial assets contain contractual terms
keuangan mengandung persyaratan that can change the timing or amount of
kontraktual yang dapat mengubah waktu contractual cash flows. In assessing, the
atau jumlah arus kas kontraktual. Dalam Bank considers:
melakukan penilaian, Bank
mempertimbangkan:
- Peristiwa kontinjensi yang akan - Contingency events that will change
mengubah waktu atau jumlah arus the timing or amount of contractual
kas kontraktual; cash flow;
- Fitur leverage; - Leverage feature;
- Persyaratan pembayaran di muka - Terms of advance payment and
dan perpanjangan kontraktual; contractual extension;
- Persyaratan mengenai klaim yang - Requirements regarding limited claims
terbatas atas arus kas yang berasal for cash flows from specific assets; and
dari aset spesifik; dan
- Fitur yang dapat mengubah nilai - Features that can change the time
waktu dari elemen uang. value of the money element.
26
Page 401
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Penilaian mengenai arus kas Evaluation of contractual cash flows
kontraktual yang diperoleh semata- obtained solely from payment of
mata dari pembayaran pokok dan principal and interest (SPPI) (continued)
bunga (SPPI) (lanjutan)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut pada following categories at initial recognition:
saat pengakuan awal:
- Liabilitas keuangan yang diukur pada - Financial liabilities at fair value through
nilai wajar melalui laporan laba rugi, profit or loss, which has 2 (two) sub-
yang memiliki 2 (dua) sub-klasifikasi, classifications, i.e., those designated
yaitu liabilitas keuangan yang as such upon initial recognition and
ditetapkan demikian pada saat those classified as held for trading;
pengakuan awal dan liabilitas
keuangan yang telah diklasifikasikan
dalam kelompok diperdagangkan;
- Liabilitas keuangan lain yang tidak - Other financial liabilities that are not
diklasifikasikan sebagai liabilitas classified as financial liabilities at fair
keuangan yang diukur pada nilai value through profit or loss are
wajar melalui laba rugi dikategorikan categorized and measured at
dan diukur dengan biaya perolehan amortized cost.
diamortisasi.
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK No. 71: classification of the Bank based on SFAS
No. 71:
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK No. 71/
Financial instruments Category as defined by SFAS No. 71
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Kas/Cash
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Giro pada Bank Indonesia/
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current accounts with Bank
yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Indonesia
Aset Giro pada bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
keuangan/ Current accounts with other banks yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Financial Penempatan pada Bank Indonesia
assets dan bank lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Placements with Bank Indonesia and yang diamortisasi/Financial assets at amortized cost
other banks
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Efek-efek yang diperdagangkan/
laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
Trading securities
loss
27
Page 402
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
1) Klasifikasi (lanjutan) 1) Classification (continued)
Berikut klasifikasi instrumen keuangan Below are financial instruments
Bank berdasarkan PSAK No. 71: classification of the Bank based on SFAS
(lanjutan) No. 71: (continued)
Instrumen keuangan/ Kategori yang didefinisikan oleh PSAK No. 71/
Financial instruments Category as defined by SFAS No. 71
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain/Financial assets at fair
Investasi keuangan/ value through other comprehensive income
Financial investments
Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Tagihan derivatif/
laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
Derivative receivables
loss
Aset
Kredit yang diberikan/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
keuangan/
Loans diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Financial
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
assets
Tagihan atas surat berharga yang laba rugi/Financial assets at fair value through profit or
dibeli dengan janji dijual kembali/ loss
Receivables on securities
purchased with agreements to resell Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Tagihan akseptasi/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
Acceptance receivables diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Aset lain-lain/ Aset keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang
Other assets diamortisasi/Financial assets at amortized cost
Liabilitas segera/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Current liabilities yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Simpanan dari nasabah/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Deposits from customers yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Simpanan dari bank lain/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Deposits from other banks yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Bunga yang masih harus Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
dibayar/Interest payables yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui
Liabilitas Liabilitas derivatif/
laba rugi/Financial liabilities at fair value through profit
keuangan/ Derivative payables
or loss
Financial
liabilities Liabilitas akseptasi/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Acceptance payables yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Liabilitas atas surat berharga yang
dijual dengan janji dibeli Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
kembali/Liabilities on securities sold yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
under repurchase agreements
Efek utang yang diterbitkan/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Debt securities issued yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
Liabilitas lain-lain/ Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan
Other liabilities yang diamortisasi/Financial liabilities at amortized cost
28
Page 403
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
2) Pengakuan awal 2) Initial recognition
Aset dan liabilitas keuangan pada Financial assets and liabilities are initially
awalnya diukur pada nilai wajarnya. recognized at fair value. For those
Dalam hal aset atau liabilitas keuangan financial assets or liabilities not classified
tidak diklasifikasikan sebagai nilai wajar as fair value through profit or loss, the fair
melalui laba rugi, nilai wajar tersebut value is added/deducted with directly
ditambah/dikurangi biaya transaksi yang attributable transaction costs to the
dapat diatribusikan secara langsung issuance of financial assets or liabilities.
dengan perolehan atau penerbitan aset
atau liabilitas keuangan.
Bank pada pengakuan awal dapat The Bank upon initial recognition may
menetapkan aset dan keuangan liabilitas designate certain financial assets and
tertentu sebagai nilai wajar melalui laba liabilities at fair value through profit or loss
rugi (opsi nilai wajar). Opsi nilai wajar (fair value option). The fair value option is
dapat digunakan hanya bila memenuhi only applied when the following conditions
ketetapan sebagai berikut: are met:
- Penetapan sebagai opsi nilai wajar - The application of the fair value option
mengurangi atau mengeliminasi reduces or eliminates an accounting
inkonsistensi pengukuran dan mismatch that would otherwise arise;
pengakuan (accounting mismatch) or
yang dapat timbul; atau
- Aset dan liabilitas keuangan - The financial assets and liabilities are
merupakan bagian dari portofolio part of a portfolio of financial
instrumen keuangan yang risikonya instruments, the risks of which are
dikelola dan dilaporkan kepada managed and reported to key
manajemen kunci berdasarkan nilai management on a fair value basis; or
wajar; atau
- Aset dan liabilitas keuangan terdiri - The financial assets and liabilities
dari kontrak utama dan derivatif consist of a host contract and an
melekat yang harus dipisahkan tetapi embedded derivative that must be
tidak dapat mengukur derivatif bifurcated but are unable to measure
melekat secara terpisah. the embedded derivative separately.
3) Pengukuran setelah pengukuran awal 3) Subsequent measurement
Aset keuangan dalam kelompok aset Financial assets at fair value through other
keuangan yang diukur pada nilai wajar comprehensive income and financial
melalui penghasilan komprehensif lain assets and liabilities at fair value through
dan aset dan liabilitas keuangan yang profit or loss are measured at fair value.
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi
diukur pada nilai wajarnya.
Aset keuangan kelompok biaya Financial assets classified as amortized
perolehan diamortisasi dan liabilitas cost and other financial liabilities are
keuangan lainnya diukur pada biaya measured at amortized cost using the
perolehan diamortisasi dengan effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga
efektif.
29
Page 404
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
4) Penghentian pengakuan 4) Derecognition
a. Aset keuangan dihentikan a. Financial assets are derecognized
pengakuannya jika: when:
- Hak kontraktual atas arus kas - The contractual rights to receive
yang berasal dari aset keuangan cash flows from the financial
tersebut berakhir; atau assets have expired; or
- Bank telah mentransfer haknya - The Bank has transferred its rights
untuk menerima arus kas yang to receive cash flows from the
berasal dari aset keuangan atau financial assets or has assumed
menanggung kewajiban untuk an obligation to pay the received
membayarkan arus kas yang cash flows in full without material
diterima tersebut secara penuh delay to a third party under a
tanpa penundaan berarti kepada ‘pass-through’ arrangement; and
pihak ketiga di bawah either (a) the Bank has transferred
kesepakatan pelepasan; dan substantially all the risks and
antara (a) Bank telah rewards of the asset, or (b) the
mentransfer secara substansial Bank has neither transferred nor
seluruh risiko dan manfaat atas retained substantially all the risks
aset, atau (b) Bank tidak and rewards of the asset but has
mentransfer maupun tidak transferred control of the asset.
memiliki secara substansial
seluruh risiko dan manfaat atas
aset namun telah mentransfer
pengendalian atas aset.
Ketika Bank telah mentransfer hak When the Bank has transferred its
untuk menerima arus kas dari aset rights to receive cash flows from an
atau telah memasuki kesepakatan asset or has entered into a ’pass-
pelepasan dan tidak mentransfer through’ arrangement and has
serta tidak memiliki secara neither transferred nor retained
substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and rewards
manfaat atas aset atau tidak of the asset nor transferred control of
mentransfer kendali atas aset, aset the asset, the asset is recognized to
diakui sebesar keterlibatan Bank the extent of the Bank’s continuing
yang berkelanjutan atas aset involvement on the asset.
tersebut.
Kredit yang diberikan Loans are written-off when there is no
dihapusbukukan ketika tidak realistic prospect of collection in the
terdapat prospek yang realistis near future or the normal relationship
mengenai pengembalian kredit between the Bank and the borrowers
dalam waktu dekat atau hubungan have ceased to exist. When a loan is
normal antara Bank dan debitur deemed uncollectible, it is written-off
telah berakhir. Kredit yang tidak against the related allowance for
dapat dilunasi dihapusbukukan impairment losses.
dengan mendebit cadangan
kerugian penurunan nilai.
30
Page 405
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
4) Penghentian pengakuan (lanjutan) 4) Derecognition (continued)
b. Liabilitas keuangan dihentikan b. Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas when they are extinguished, i.e.,
keuangan tersebut berakhir, yaitu liabilities stated in the contract are
ketika liabilitas yang ditetapkan discharged, cancelled or has expired.
dalam kontrak dilepaskan atau
dibatalkan atau kadaluwarsa.
Jika suatu liabilitas keuangan yang Where an existing financial liability is
ada digantikan dengan yang lain replaced by another from the same
oleh pemberi pinjaman yang sama lender on substantially different terms
pada keadaan yang secara or the terms of an existing liability are
substansial berbeda atau substantially modified, such an
berdasarkan suatu liabilitas yang exchange or modification is treated
ada yang secara substansial telah as derecognition of the original
diubah, seperti pertukaran atau liability and the recognition of a new
modifikasi yang diperlakukan liability, and the difference in the
sebagai penghentian pengakuan respective carrying amounts is
liabilitas awal dan pengakuan recognized in the statement of profit
liabilitas baru dan perbedaan nilai or loss and other comprehensive
tercatat masing-masing diakui income.
dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
5) Pengakuan pendapatan dan beban 5) Income and expense recognition
a. Pendapatan dan beban bunga atas a. Interest income and expense on
aset keuangan yang diukur pada financial assets measured at fair
nilai wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain, serta aset dan income, as well as financial assets
liabilitas keuangan yang dicatat and liabilities measured at amortized
berdasarkan biaya perolehan cost are recognized in the statement
diamortisasi diakui pada laporan of profit or loss using the effective
laba rugi dengan menggunakan interest rate method.
metode suku bunga efektif.
Jumlah tercatat bruto aset The gross carrying amount of a
keuangan adalah biaya perolehan financial asset is the amortized cost
diamortisasi aset keuangan of a financial asset before adjusting
sebelum disesuaikan dengan for allowance for impairment.
cadangan penurunan nilai.
Dalam menghitung pendapatan dan In calculating interest income and
beban bunga, tingkat suku bunga expenses, the effective interest rate is
efektif diterapkan pada jumlah applied to the gross carrying amount
tercatat bruto aset (ketika aset of an asset (when the asset is not a
tersebut bukan aset keuangan yang deteriorated financial asset) or to the
memburuk) atau terhadap biaya amortized cost of a liability.
perolehan diamortisasi dari
liabilitas.
31
Page 406
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
5) Pengakuan pendapatan dan beban 5) Income and expense recognition
(lanjutan) (continued)
Untuk aset keuangan yang For financial assets that deteriorated
memburuk setelah pengakuan awal, after initial recognition, interest
pendapatan bunga dihitung dengan income is calculated by applying an
menerapkan tingkat suku bunga effective interest rate to the amortized
efektif terhadap biaya perolehan cost of the financial assets. If the
diamortisasi dari aset keuangan asset is no longer deteriorating, the
tersebut. Jika aset tersebut tidak lagi calculation of interest income will be
memburuk, maka perhitungan calculated by applying an effective
pendapatan bunga akan dihitung interest rate to the gross carrying
dengan menerapkan tingkat suku amount of the financial asset.
bunga efektif terhadap nilai tercatat
bruto dari aset keuangan tersebut.
b. Keuntungan dan kerugian yang b. Gains and losses arising from
timbul dari perubahan nilai wajar changes in the fair value of financial
aset keuangan yang diukur pada asset measured at fair value through
nilai wajar melalui pendapatan other comprehensive income other
komprehensif lain selain than foreign exchange gains or
keuntungan atau kerugian selisih losses on debt instruments are
kurs atas instrumen utang diakui recognized directly in other
secara langsung dalam pendapatan comprehensive income (as part of
komprehensif lain (sebagai bagian equity) until the financial asset is
dari ekuitas) hingga aset keuangan derecognized or impaired.
tersebut dihentikan pengakuannya
atau terdapat penurunan nilai.
Pada saat aset keuangan When a financial asset is
dihentikan pengakuannya atau derecognized or impaired, the
mengalami penurunan nilai, cummulative gains or losses
keuntungan atau kerugian kumulatif previously recognized in equity are
yang sebelumnya diakui dalam recognized in statement of profit or
ekuitas harus diakui pada laporan loss.
laba rugi.
6) Reklasifikasi instrumen keuangan 6) Reclassification financial instruments
Bank mereklasifikasi aset keuangan jika The Bank reclassifies financial assets if
dan hanya jika, model bisnis untuk and only if, the business model for
pengelolaan aset keuangan berubah. managing financial assets changes.
Tidak terdapat reklasifikasi untuk There is no reclassification of financial
liabilitas keuangan. liabilities.
32
Page 407
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
6) Reklasifikasi instrumen keuangan 6) Reclassification financial instruments
(lanjutan) (continued)
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair value
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar through profit or loss are recorded at fair
melalui laba rugi dicatat sebesar nilai value. The difference between the
wajarnya. Selisih antara nilai tercatat recorded value and fair value is
dengan nilai wajar diakui sebagai recognized in profit or loss on the
keuntungan atau kerugian pada laba rugi statement of profit or loss and other
dalam laporan laba rugi dan pendapatan comprehensive income.
komprehensif lainnya.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications of financial assets from
klasifikasi biaya perolehan yang amortized cost classifications to fair value
diamortisasi ke klasifikasi nilai wajar classifications through other
melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive are recorded at their fair
dicatat sebesar nilai wajarnya. values.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classification through other
komprehensif lain ke klasifikasi nilai comprehensive income to fair value
wajar melalui laba rugi dicatat pada nilai classification through profit or loss is
wajar. Keuntungan atau kerugian yang recorded at fair value. Unrealized gains or
belum direalisasi direklasifikasi ke laba losses are reclassified to profit or loss.
rugi.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan fair value classifications through other
komprehensif lain ke klasifikasi biaya comprehensive income to the amortized
perolehan yang diamortisasi dicatat cost classification is recorded at carrying
pada nilai tercatat. Keuntungan atau value. Unrealized gains or losses are
kerugian yang belum direalisasi dihapus removed from equity and adjusted agains
dari ekuitas dan disesuaikan terhadap the fair value.
nilai wajar.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassifications on financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke fair value classification through profit or
klasifikasi nilai wajar melalui penghasilan loss to fair value classification through
komprehensif lain dicatat pada nilai other comprehensive income are
wajar. recorded at fair value.
Reklasifikasi aset keuangan dari Reclassification of financial assets from
klasifikasi nilai wajar melalui laba rugi ke fair value classification through profit or
klasifikasi biaya perolehan yang loss to amortized cost classification is
diamortisasi dicatat pada nilai wajar. recorded at fair value.
33
Page 408
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
7) Saling Hapus 7) Offsetting
Aset dan liabilitas keuangan saling Financial assets and liabilities are offset
hapus dan nilai netonya dilaporkan pada and the net amount is reported in the
laporan posisi keuangan jika dan hanya statement of financial position if and only
jika, saat ini terdapat hak yang if, there is currently an enforceable legal
berkekuatan hukum untuk saling hapus rights to offset the recognized amounts
jumlah keduanya dan terdapat intensi and there is an intention to settle on a net
untuk diselesaikan secara neto atau basis or to realize the assets and settle the
untuk merealisasikan aset dan liabilities simultaneously.
menyelesaikan liabilitas secara
bersamaan.
Hak yang berkekuatan hukum berarti: Enforceable right means:
a. Tidak terdapat kontinjensi di masa a. There are no contingencies in the
yang akan datang; dan future; and
b. Hak yang berkekuatan hukum pada b. Enforceable right to the following
kondisi-kondisi berikut ini: conditions:
- Kegiatan bisnis normal; - Deploying normal activities;
- Kondisi kegagalan usaha; dan - Conditions of business failures; and
- Kondisi gagal bayar atau - Conditions of default or bankruptcy.
bangkrut.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on a
jumlah bersih hanya jika diperkenankan net basis only when permitted by
oleh standar akuntansi. accounting standards.
8) Pengukuran biaya diamortisasi 8) Amortized cost measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial assets or
atau liabilitas keuangan adalah jumlah liabilities are the amount at which the
aset atau liabilitas keuangan yang diukur financial assets or liabilities are measured
pada saat pengakuan awal dikurangi at initial recognition, minus principal
pembayaran pokok pinjaman, ditambah repayments, plus or minus the
atau dikurangi amortisasi kumulatif cummulative amortization using the
menggunakan metode suku bunga effective interest rate method of any
efektif yang dihitung dari selisih antara difference between the initial amount
nilai pengakuan awal dan nilai jatuh recognized and the maturity amount,
temponya dan dikurangi penurunan nilai. minus any reduction for impairment.
9) Nilai wajar 9) Fair value
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to transfer
harga yang akan dibayar untuk a liability in an orderly transaction between
mengalihkan suatu liabilitas dalam market participants at the measurement
transaksi teratur antara pelaku pasar date.
pada tanggal pengukuran.
34
Page 409
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
9) Nilai wajar (lanjutan) 9) Fair value (continued)
Pengukuran nilai wajar mengasumsikan The fair value measurement is based on
bahwa transaksi untuk menjual aset atau the presumption that the transaction to sell
mengalihkan liabilitas terjadi: the asset or transfer the liability takes
place either:
- Di pasar utama untuk aset dan - In the principal market for the asset or
liabilitas tersebut; atau liability; or
- Jika tidak terdapat pasar utama, di - In the absence of a principal market,
pasar yang paling menguntungkan in the most advantageous market for
untuk aset atau liabilitas tersebut. the asset or liability.
Nilai wajar suatu aset atau liabilitas The fair value of an asset or a liability is
diukur menggunakan asumsi yang akan measured using the assumptions that
digunakan pelaku pasar ketika market participants would use when
menentukan harga aset dan liabilitas pricing the asset or liability, assuming that
tersebut dengan asumsi bahwa pelaku market participants act in their economic
pasar bertindak dalam kepentingan best interest.
ekonomis terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar aset non- A fair value measurement of a non-
keuangan memperhitungkan financial asset takes into account a market
kemampuan pelaku pasar untuk participant's ability to generate economic
menghasilkan manfaat ekonomi dengan benefits by using the asset in its highest
menggunakan aset dalam penggunaan and best use or by selling it to another
tertinggi dan terbaiknya atau dengan market participant that would use the
menjualnya kepada pelaku pasar lain asset in its highest and best use.
yang akan menggunakan aset tersebut
dalam penggunaan tertinggi dan
terbaiknya.
Bank menggunakan teknik penilaian The Bank uses valuation techniques that
yang sesuai dalam keadaan dan dimana are appropriate in the circumstances and
data yang memadai tersedia untuk for which sufficient data are available to
mengukur nilai wajar, memaksimalkan measure fair value, maximizing the use of
penggunaan input yang dapat relevant observable inputs and minimizing
diobservasi yang relevan dan the use of unobservable inputs.
meminimalkan penggunaan input yang
tidak dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair value
wajar diukur atau diungkapkan dalam is measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements are categorized within the fair
pada tingkat hierarki nilai wajar, value hierarchy, described as follows,
berdasarkan tingkatan input terendah based on the lowest level input that is
yang signifikan atas pengukuran nilai significant to the fair value measurement
wajar secara keseluruhan: as a whole:
- Tingkat 1 - Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) Quoted prices (unadjusted) in active
dalam pasar aktif untuk aset atau markets for identical assets or
liabilitas yang identik; liabilities;
35
Page 410
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
9) Nilai wajar (lanjutan) 9) Fair value (continued)
Semua aset dan liabilitas dimana nilai All assets and liabilities for which fair value
wajar diukur atau diungkapkan dalam is measured or disclosed in the financial
laporan keuangan dapat dikategorikan statements are categorized within the fair
pada tingkat hierarki nilai wajar, value hierarchy, described as follows,
berdasarkan tingkatan input terendah based on the lowest level input that is
yang signifikan atas pengukuran nilai significant to the fair value measurement
wajar secara keseluruhan: (lanjutan) as a whole: (continued)
- Tingkat 2 - Level 2
Input selain harga kuotasian yang Inputs other than quoted prices
termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat included within Level 1 that are
diobservasi untuk aset dan liabilitas observable for the asset or liability
baik secara langsung (misalnya, either directly (example, price) or
harga) atau secara tidak langsung; indirectly;
- Tingkat 3 - Level 3
Input untuk aset dan liabilitas yang Inputs for the asset and liability that are
bukan berdasarkan data pasar yang not based on observable market data
dapat diobservasi (input yang tidak (unobservable inputs).
dapat diobservasi).
Untuk aset dan liabilitas yang diakui For assets and liabilities that are
pada laporan keuangan secara recognized in the financial statements on
berulang, Bank menentukan apakah a recurring basis, the Bank determines
terjadi transfer antar tingkat di dalam whether transfers have occurred between
hierarki dengan cara mengevaluasi levels in the hierarchy by re-assessing
kategori (berdasarkan input tingkat categorization (based on the lowest level
terendah yang signifikan dalam input that is significant to the fair value
pengukuran nilai wajar) setiap akhir measurement as a whole) at the end of
periode pelaporan. each reporting period.
Investasi pada sukuk Investment in sukuk
Efek-efek dan obligasi pemerintah syariah, Sharia securities and government bonds,
kecuali reksadana diklasifikasikan except for reksadana are classified based on
berdasarkan model usaha yang ditentukan business model determined by the Bank at the
oleh Bank pada saat pembelian surat date of purchase in accordance with SFAS No.
berharga tersebut didasarkan atas klasifikasi 110 on "Accounting for Sukuk” as follows:
yang sesuai dengan PSAK No. 110 tentang
“Akuntansi Sukuk” sebagai berikut:
a. Surat berharga diukur pada biaya a. At cost securities are stated at cost
perolehan disajikan sebesar biaya (including transaction costs) adjusted by
perolehan (termasuk biaya transaksi) unamortised premium and/or discount.
yang disesuaikan dengan premi dan/atau Premium and discount are amortized over
diskonto yang belum diamortisasi. Premi the period until maturity.
dan diskonto diamortisasi selama
periode hingga jatuh tempo.
36
Page 411
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
d. Aset dan Liabilitas Keuangan (lanjutan) d. Financial Assets and Liabilities (continued)
Investasi pada sukuk (lanjutan) Investment in sukuk (continued)
Efek-efek dan obligasi pemerintah syariah, Sharia securities and government bonds,
kecuali reksadana diklasifikasikan except for reksadana are classified based on
berdasarkan model usaha yang ditentukan business model determined by the Bank at the
oleh Bank pada saat pembelian surat date of purchase in accordance with SFAS No.
berharga tersebut didasarkan atas klasifikasi 110 on "Accounting for Sukuk” as follows:
yang sesuai dengan PSAK No. 110 tentang (continued)
“Akuntansi Sukuk” sebagai berikut: (lanjutan)
b. Surat berharga diukur pada nilai wajar b. At fair value securities are stated at fair
melalui laba rugi yang dinyatakan value through profit or loss. Unrealized
sebesar nilai wajar. Keuntungan atau gains or losses from the increase or
kerugian yang belum direalisasi akibat decrease in fair values are presented in
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya current year profit or loss.
disajikan dalam laporan laba rugi tahun
yang bersangkutan.
c. Surat berharga yang diukur pada nilai c. At fair value through other comprehensive
wajar melalui penghasilan komprehensif income securities are measured at fair
lainnya. Surat berharga disajikan value. Unrealized gains or losses from the
sebesar nilai wajar. Keuntungan atau increase or decrease in fair value are
kerugian yang belum direalisasi akibat presented in other comprehensive income.
kenaikan atau penurunan nilai wajarnya Premium and discount are amortized over
disajikan dalam penghasilan the period until maturity.
komprehensif lain. Premi dan diskonto
diamortisasi selama periode hingga
jatuh tempo.
e. Giro pada Bank Indonesia dan bank lain e. Current accounts with Bank Indonesia and
other banks
Giro pada bank lain diklasifikasikan sebagai Current accounts with other banks are
biaya perolehan yang diamortisasi. Giro pada classified as amortized cost. Current accounts
bank lain dinyatakan sebesar biaya with other banks are stated at amortized cost
perolehan diamortisasi menggunakan using the effective interest rate (EIR) method
metode suku bunga efektif dikurangi less allowance for impairment losses as
cadangan kerugian penurunan nilai disclosed in Note 2l.
sebagaimana diungkapkan dalam
Catatan 2l.
Giro pada Bank Indonesia diklasifikasikan Current accounts with Bank Indonesia is
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. classified as amortized cost. Current account
Giro pada Bank Indonesia dinyatakan with Bank Indonesia is stated in outstanding
sebesar saldo penempatan. balances.
37
Page 412
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
f. Penempatan pada Bank Indonesia dan f. Placements with Bank Indonesia and other
bank lain banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank Placements with Bank Indonesia and other
lain merupakan penempatan dana dalam banks consist of Term Deposits of Bank
bentuk Term Deposit Bank Indonesia, Indonesia, Deposit Facilities of Bank Indonesia,
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia, dan call and call money.
money.
Penempatan pada bank lain diklasifikasikan Placements with other banks are classified as
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. amortized cost. Placements with other banks
Penempatan pada bank lain dinyatakan are stated at amortized cost using the
sebesar biaya perolehan diamortisasi effective interest rate method less allowance
menggunakan metode suku bunga efektif for impairment losses as disclosed in Note 2l.
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
sebagaimana diungkapkan dalam
Catatan 2l.
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia is classified
diklasifikasikan sebagai biaya perolehan as amortized cost. Placement with Bank
yang diamortisasi. Penempatan pada Bank Indonesia is stated in outstanding balances.
Indonesia dinyatakan sebesar saldo
penempatan.
g. Efek-efek yang diperdagangkan g. Trading securities
Efek-efek yang diperdagangkan terdiri dari Trading securities comprise of Government
Obligasi Pemerintah, Obligasi Korporasi, Bonds, Corporate Bonds, Sukuk and
Sukuk dan Negotiable Certificate of Deposit Negotiable Certificate of Deposit that are
yang dikategorikan sebagai dimiliki untuk classified as held for trading and are recorded
diperdagangkan dan dicatat di laporan posisi at fair value in the statement of financial
keuangan sebesar nilai wajar. position.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from the
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan increase or decrease in fair value are
nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi recognized in the current year statement of
dan penghasilan komprehensif lain tahun profit or loss and other comprehensive income.
berjalan. Pendapatan bunga dari efek utang The interest income from debt securities is
dicatat dalam laporan laba rugi dan recorded in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain sesuai other comprehensive income according to the
dengan persyaratan dalam kontrak. Pada terms of the contract. At the time of sale of
saat penjualan portofolio efek yang trading securities portfolio, the difference
diperdagangkan, selisih antara harga jual between the selling price and the purchase
dengan harga perolehan diakui sebagai price is recognized as a gain or loss in the year
keuntungan atau kerugian penjualan pada when the securities are sold.
tahun dimana efek tersebut dijual.
h. Investasi keuangan h. Financial investments
Investasi keuangan terdiri dari Obligasi Financial investments comprise of Government
Pemerintah, Sukuk, Negotiable Certificate of Bonds, Sukuk, Negotiable Certificate of
Deposit, Obligasi Korporasi dan Wesel Deposit, Corporate Bonds, and Export bills.
ekspor berjangka.
38
Page 413
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
h. Investasi keuangan (lanjutan) h. Financial investments (continued)
Obligasi Pemerintah, Sukuk, Negotiable Government Bonds, Sukuk, Negotiable
Certificate of Deposit dan Obligasi Korporasi Certificate of Deposit, and Corporate Bonds
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui are classified as fair value through other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Obligasi Pemerintah dan Wesel ekspor Government Bonds and Export bills are
berjangka diklasifikasikan sebagai biaya classified as amortized cost.
perolehan yang diamortisasi.
Investasi keuangan diklasifikasikan sebagai Financial investments are classified as follows:
berikut:
Investasi keuangan yang diukur pada nilai Financial investments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
Investasi keuangan yang diukur pada nilai Financial investments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income is
diakui dan diukur sebesar nilai wajar dengan recognized and measured at fair value by
memperhitungkan pendapatan dan/atau calculating income and/or expenses directly
beban yang dapat diatribusikan langsung attributable to the purchase of securities. After
pada pembelian efek-efek. Setelah initial recognition, gains and losses from
pengakuan awal, keuntungan dan kerugian changes in fair value of securities, net of tax,
yang belum direalisasikan dari kenaikan atau are recognized directly to equity.
penurunan nilai wajar, setelah pajak, diakui
dan disajikan sebagai komponen ekuitas.
Ketika investasi tersebut dihapus, When the investment is disposed the
keuntungan atau kerugian kumulatif setelah cumulative gain or loss, net of tax, previously
pajak, yang sebelumnya diakui di recognized in other comprehensive income is
penghasilan komprehensif lainnya, diakui recognized in the statement of profit or loss and
dalam laporan laba rugi dan penghasilan other comprehensive income. The losses
komprehensif lain. Kerugian yang timbul dari arising from impairment of such investments
penurunan nilai pada investasi tersebut are recognized in the statement of profit or loss
diakui dalam laporan laba rugi dan and other comprehensive income and removed
penghasilan komprehensif lain dan from other comprehensive income.
dikeluarkan dari penghasilan komprehensif
lainnya.
Premi dan/atau diskonto diamortisasi Premium and/or discount is amortized and
sebagai pendapatan bunga dengan reported as interest income using the EIR.
menggunakan suku bunga efektif.
39
Page 414
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
h. Investasi keuangan (lanjutan) h. Financial investments (continued)
Investasi keuangan diklasifikasikan sebagai Financial investments are classified as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
Investasi keuangan yang diklasifikasikan Financial investments classified as amortized
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi cost
Investasi keuangan yang diklasifikasikan Financial investments classified as amortized
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi cost is recognized and measured at fair value
diakui dan diukur sebesar nilai wajar dengan by calculating income and/or expenses directly
memperhitungkan pendapatan dan/atau attributable to the purchase of securities. After
beban yang dapat diatribusikan langsung initial recognition, securities are measured at
pada pembelian efek-efek. Setelah amortized acquisition cost using EIR.
pengakuan awal, efek-efek diukur pada biaya
perolehan diamortisasi menggunakan suku
bunga efektif.
i. Instrumen keuangan derivatif i. Derivative financial instruments
Seluruh instrumen derivatif dicatat dalam All derivative instruments are recognized in
laporan posisi keuangan berdasarkan nilai statement of financial position at fair value. The
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan fair value is based on the market rate, Reuters
berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada exchange rate at statement of financial position
tanggal pelaporan laporan posisi keuangan, date, discounted cash flows and price valuation
diskonto arus kas, model penentu harga atau or broker quoted price on other instruments
harga yang diberikan oleh broker (quoted with similar characteristics or price model.
price) atas instrumen lain yang memiliki
karakteristik atau model penentuan harga
serupa.
Keuntungan atau kerugian dari kontrak Gain or loss on a derivative contract not
derivatif yang tidak ditujukan untuk lindung designated as a hedging instrument (or does
nilai (atau tidak memenuhi kriteria untuk not qualify as a hedging instrument) is
dapat diklasifikasikan sebagai lindung nilai) recognized in the current year statement of
diakui pada laporan laba rugi dan profit or loss and comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain tahun
berjalan.
Instrumen derivatif melekat dipisahkan dari Embedded derivative instruments are
kontrak utama non-derivatif dan diperlakukan separated from their host non-derivative
sebagai instrumen derivatif jika seluruh contract and accounted for as a derivative
kriteria berikut terpenuhi: instrument if all of the following criteria are met:
1. Risiko dan karakteristik ekonomi dari 1. The risks and economic characteristics of
derivatif melekat tidak secara erat the embedded derivative are not closely
berhubungan dengan karakteristik dan related to those of the host contract;
risiko kontrak utama;
40
Page 415
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
i. Instrumen keuangan derivatif i. Derivative financial instruments
Instrumen derivatif melekat dipisahkan dari Embedded derivative instruments are
kontrak utama non-derivatif dan diperlakukan separated from their host non-derivative
sebagai instrumen derivatif jika seluruh contract and accounted for as a derivative
kriteria berikut terpenuhi: (lanjutan) instrument if all of the following criteria are met:
(continued)
2. Instrumen terpisah dengan kondisi yang 2. A separate instrument with the same terms
sama dengan instrumen derivatif as the embedded derivative would meet the
melekat memenuhi definisi dari derivatif; definition of a derivative; and
dan
3. Instrumen hibrid (kombinasi) tidak diukur 3. The hybrid (combined) instrument is not
pada harga wajar dengan perubahan measured at fair value with changes in fair
nilai wajar diakui dalam laporan laba rugi value recognized in statement of profit or
dan penghasilan komprehensif lain loss and other comprehensive income (i.e.,
(yaitu derivatif melekat dalam aset a derivative that is embedded in a financial
keuangan atau liabilitas keuangan yang asset or financial liability at fair value
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi through profit or loss is not separated).
tidak dipisahkan).
j. Kredit yang diberikan j. Loans
Kredit yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortized cost.
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan Loans are classified as amortized cost. Loans
sebagai biaya perolehan yang diamortisasi. are measured at amortized cost using the EIR
Kredit yang diberikan diukur pada biaya less allowance for impairment losses. The
perolehan diamortisasi menggunakan suku amortized cost of loan is the amount at which
bunga efektif dikurangi cadangan kerugian the loan is measured at initial recognition minus
penurunan nilai. Biaya perolehan principal repayments, plus or minus the
diamortisasi dihitung dengan cumulative amortization using EIR method of
memperhitungkan nilai kredit pada saat any difference between that initial amount and
pengakuan awal dikurangi pembayaran the maturity amount, and minus any reduction
pokok, ditambah atau dikurangi dengan for impairment or uncollectability. The
amortisasi kumulatif menggunakan metode amortization is recognized in the statement of
suku bunga efektif yang dihitung dari selisih profit or loss and other comprehensive income.
antara nilai awal dan nilai jatuh temponya,
dikurangi penurunan untuk penurunan nilai
atau nilai yang tidak dapat ditagih. Amortisasi
tersebut diakui pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain.
41
Page 416
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
j. Kredit yang diberikan (lanjutan) j. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit Loan restructuring
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi Losses on loan restructuring in respect of
kredit yang berkaitan dengan modifikasi modification of the terms of the loans are
persyaratan kredit hanya diakui bila nilai recognized only if the cash value of total future
tunai penerimaan kas masa depan yang cash receipts specified in the new terms of the
telah ditentukan dalam persyaratan kredit loans, including both receipts designated as
yang baru, termasuk penerimaan yang interest and those designated as loan principal
diperuntukkan sebagai bunga maupun pokok are less than the recorded amounts of loans
adalah lebih kecil dari nilai kredit yang before restructuring.
diberikan yang tercatat sebelum
restrukturisasi.
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah For loan restructuring which involves a
dengan cara konversi kredit yang diberikan conversion of loans into equity or other financial
menjadi saham atau instrumen keuangan instruments, a loss on loan restructuring is
lainnya, kerugian dari restrukturisasi kredit recognized only if the fair value of the equity or
diakui hanya apabila nilai wajar penyertaan other financial instruments received, reduced
saham atau instrumen keuangan yang by estimated costs to sell the equity or other
diterima dikurangi estimasi biaya untuk financial instruments is less than the carrying
menjualnya adalah kurang dari nilai tercatat value of loan.
kredit yang diberikan.
Saat ini hanya terdapat restrukturisasi kredit Currently, there is only loan restructuring using
dengan menggunakan metode perpanjangan extension of terms of loans and decrease of
jangka waktu kredit dan penurunan suku loan interest method.
bunga kredit.
k. Tagihan dan liabilitas akseptasi k. Acceptance receivables and payables
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai Acceptance receivables are classified as
biaya perolehan yang diamortisasi. amortized cost.
Tagihan akseptasi diukur pada biaya Acceptance receivables are measured at
perolehan diamortisasi menggunakan amortized cost using the EIR method, less
metode suku bunga efektif, dikurangi dengan allowance for impairment losses. Acceptance
cadangan kerugian penurunan nilai. Liabilitas liabilities are measured at amortized cost by
akseptasi diukur pada biaya perolehan using the EIR method.
diamortisasi menggunakan metode suku
bunga efektif.
Cadangan kerugian penurunan nilai The allowance for impairment losses is
dilakukan bila terdapat bukti yang obyektif assessed if there is an objective evidence of
mengenai penurunan nilai dengan impairment by using the impairment
menggunakan metodologi penurunan nilai methodology as disclosed in Note 2l.
sebagaimana diungkapkan dalam
Catatan 2l.
42
Page 417
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan l. Impairment of financial assets
Bank mengakui penyisihan kerugian kredit The Bank recognizes the allowance for
ekskpektasian pada instrumen keuangan expected credit losses on financial instruments
yang tidak diukur pada nilai wajar melalui that are not measured at fair value through
laba rugi. profit or loss.
Tidak ada penyisihan kerugian kredit There is no allowance for expected credit
ekskpektasian pada investasi instrumen losses on investment in equity instruments.
ekuitas.
Bank mengukur cadangan kerugian sejumlah The Bank measures the allowance for losses
kerugian kredit ekspektasian sepanjang for the lifetime of an expected credit losses,
umurnya, kecuali untuk hal berikut diukur except for the following which are measured
sejumlah kerugian kredit ekspektasian according to 12 months expected credit losses:
12 bulan:
- Instrumen utang yang memiliki risiko kredit - Debt instruments that have low credit risk at
rendah pada tanggal pelaporan; dan the reporting date; and
- Instrumen keuangan lainnya yang risiko - Other financial instruments for which credit
kreditnya tidak meningkat secara risk has not increased significantly since
signifikan sejak pengakuan awal. initial recognition.
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12-month expected credit loss is part of
adalah bagian dari kerugian kredit the expected credit loss throughout its lifetime
ekspektasian sepanjang umurnya yang that represents an expected credit loss arising
merepresentasikan kerugian kredit from a default on financial instruments that
ekspektasian yang timbul dari peristiwa gagal might occur in 12 months after reporting date.
bayar instrumen keuangan yang mungkin
terjadi dalam 12 bulan setelah tanggal
pelaporan.
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah Expected Credit Losses are the estimate of the
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted probability of a credit loss measured
kerugian kredit yang diukur sebagai berikut: as follows:
- Aset keuangan yang tidak memburuk - Financial assets that do not deteriorate at
pada tanggal pelaporan, kerugian kredit the reporting date, the expected credit loss
ekspektasian diukur sebesar selisih is measured at the difference between the
antara nilai kini dari seluruh kekurangan present value of all cash shortages i.e., the
kas yaitu selisih antara arus kas yang difference between the cash flows owed to
terutang kepada Bank sesuai dengan the Bank in accordance with the contract
kontrak dan arus kas yang diperkirakan and the cash flows expected to be received
akan diterima oleh Bank; by the Bank;
- Aset keuangan yang memburuk pada - Financial assets that deteriorate at the
tanggal pelaporan, kerugian kredit reporting date, the expected credit loss is
ekspektasian diukur sebesar selisih measured at the difference between the
antara jumlah tercatat bruto dan nilai kini gross carrying amount and the present
arus kas masa depan yang diestimasi; value of estimated future cash flows;
43
Page 418
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
(lanjutan) (continued)
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah Expected Credit Losses are the estimate of the
estimasi probabilitas tertimbang dari weighted probability of a credit loss measured
kerugian kredit yang diukur sebagai berikut: as follows:
- Komitmen pinjaman yang belum ditarik, - For undisbursed loan commitments,
kerugian kredit ekspektasian diukur expected credit losses are measured at the
sebesar selisih antara nilai kini jumlah difference between the present value of the
arus kas jika komitmen ditarik dan arus amount of cash flow if the commitments is
kas yang diperkirakan akan diterima oleh withdrawn and the cash flow expected to be
Bank; received by the Bank;
- Kontrak jaminan keuangan, kerugian - For financial guarantee contracts, expected
kredit ekspektasian diukur sebesar selisih credit losses are measured at the difference
antara pembayaran yang diperkirakan between the estimated payments to replace
untuk mengganti pemegang atas the holder for the credit losses incurred less
kerugian kredit yang terjadi dikurangi the amount estimated to be recoverable.
jumlah yang diperkirakan dapat
dipulihkan.
Aset keuangan yang direstrukturisasi Restructured financial assets
Jika ketentuan aset keuangan If the terms of the financial assets are
dinegosiasikan ulang atau dimodifikasi atau renegotiated or modified or the existing
aset keuangan yang ada diganti dengan financial assets are replaced with new ones
yang baru karena kesulitan keuangan due to the borrower’s financial difficulties, an
peminjam, maka dilakukan penilaian apakah assessment is made whether recognition of
aset keuangan yang ada harus dihentikan existing financial assets must be derecognized
pengakuannya dan kerugian kredit and expected credit losses measured as
ekspektasian diukur sebagai berikut: follows:
- Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan - If the restructuring does not result in the
penghentian pengakuan aset yang ada, termination of recognition of existing
maka arus kas yang diperkirakan yang assets, then the estimated cash flows
timbul dari aset keuangan yang arising from the modified financial assets
dimodifikasi dimasukkan dalam are included in the calculation of cash
perhitungan kekurangan kas dari aset shortages of existing assets.
yang ada.
- Jika restrukturisasi akan menghasilkan - If the restructuring will result in a
penghentian pengakuan aset yang ada, derecognition of the existing assets, the fair
maka nilai wajar aset baru diperlakukan value of the new asset is treated as the final
sebagai arus kas akhir dari aset cash flow of the existing financial assets at
keuangan yang ada pada saat the time of derecognition. This amount is
penghentian pengakuannya. Jumlah ini included in the calculation of cash
dimasukkan dalam perhitungan shortages from existing financial assets
kekurangan kas dari aset keuangan yang which are discounted from the date of
ada yang didiskontokan dari tanggal derecognition to the reporting date using
penghentian pengakuan ke tanggal the initial effective interest rate of the
pelaporan menggunakan suku bunga existing financial assets.
efektif awal dari aset keuangan yang
ada.
44
Page 419
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Aset keuangan yang memburuk Credit impaired financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank menilai At each reporting date, the Bank assesses
apakah aset keuangan yang dicatat pada whether the financial assets recorded at
biaya perolehan diamortisasi dan aset amortized cost and the financial assets of debt
keuangan instrumen utang yang dicatat pada instruments which are recorded at fair value
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income are
lain mengalami penurunan nilai kredit credit-impaired (worsening). Financial assets
(memburuk). Aset keuangan memburuk deteriorate when one or more events that have
ketika satu atau lebih peristiwa yang memiliki an adverse effect on the estimated future cash
damerugikan atas estimasi arus kas masa flows of the financial assets have occurred.
depan dari aset keuangan telah terjadi.
Bukti bahwa aset keuangan mengalami Evidence that financial assets become credit
penurunan nilai kredit (memburuk) termasuk impaired (worsening) including observable
data yang dapat diobservasi mengenai data regarding the following events:
peristiwa berikut ini:
- Kesulitan keuangan signifikan yang - Significant financial difficulties experienced
dialami penerbit atau pihak peminjam; by the issuer or the borrower;
- Pelanggaran kontrak, seperti peristiwa - Breach of contract, such as a default or
gagal bayar atau peristiwa tunggakan; arrears;
- Pihak pemberi pinjaman, untuk alasan - The lender, for economic or contractual
ekonomis atau kontraktual sehubungan reasons in relation to the financial difficulties
dengan kesulitan keuangan yang dialami experienced by the borrower, the lender has
pihak peminjam, pihak pemberi pinjaman given concession which is not possible if the
telah memberikan konsesi yang tidak borrower does not experience such
mungkin diberikan jika pihak peminjam difficulties;
tidak mengalami kesulitan tersebut;
- Terjadi kemungkinan bahwa pihak - It is probable that the borrower will enter
peminjam akan dinyatakan pailit atau bankruptcy or the other financial
melakukan reorganisasi keuangan reorganization;
lainnya;
- Hilangnya pasar aktif dari aset keuangan - Loss of an active market for financial assets
akibat kesulitan keuangan; atau due to financial difficulties; or
- Pembelian atau penerbitan aset keuangan - Purchase or issuance of financial asset at
dengan diskon sangat besar yang significant discount which reflects the credit
mencerminkan kerugian kredit yang loss that occurs.
terjadi.
45
Page 420
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Aset keuangan yang memburuk (lanjutan) Credit-impaired financial assets (continued)
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial
sebagai berikut: positions as follows:
- Aset keuangan yang diukur pada biaya - Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi, penyisihan cost, allowance for expected credit losses is
kerugian kredit ekspektasian disajikan presented as a deduction from the gross
sebagai pengurang dari jumlah tercatat carrying amount of the asset;
bruto aset;
- Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan - Loan commitments and financial guarantee
keuangan, penyisihan kerugian kredit contracts, allowance for expected credit
ekspektasian disajikan sebagai provisi; losses is presented as a provision;
- Instrumen utang yang diukur pada nilai - Debt instruments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income,
lain, penyisihan kerugian kredit allowance for expected credit losses is not
ekspektasian tidak diakui dalam laporan recognized in the statement of financial
posisi keuangan karena jumlah tercatat position because the carrying amounts of
dari aset-aset ini adalah nilai wajarnya. these assets are at their fair values.
Namun demikian, penyisihan kerugian However, allowance for expected credit
kredit ekspektasian diungkapkan dan losses is disclosed and recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
Perhitungan penurunan nilai secara Individual impairment calculation
individual
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan The Bank determines that impairment of loans
harus dievaluasi penurunan nilainya secara shall be evaluated individually, if one of the
individual, jika memenuhi salah satu kriteria following criteria is met:
di bawah ini:
- Pinjaman yang diberikan secara individual - Loans which individually have significant
memiliki nilai signifikan; atau value; or
- Pinjaman diberikan yang direstrukturisasi - Restructured loans which individually have
secara individual memiliki nilai signifikan. significant value.
46
Page 421
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
l. Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) l. Impairment of financial assets (continued)
Perhitungan penurunan nilai secara Collective impairment calculation
kolektif
Bank menetapkan pinjaman yang diberikan The Bank determines that impairment of loans
harus dievaluasi penurunan nilainya secara shall be evaluated collectively, if one of the
kolektif, jika memenuhi salah satu kriteria di following criteria is met:
bawah ini:
- Pinjaman yang diberikan secara individual - Loans which individually have insignificant
memiliki nilai tidak signifikan; atau value; or
- Pinjaman diberikan yang direstrukturisasi - Restructured loans which individually have
secara individual memiliki nilai tidak insignificant value.
signifikan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan Recoveries of written-off financial assets
yang telah dihapusbukukan
Ketika pinjaman yang diberikan tidak When a loan is uncollectible, it is written-off
tertagih, pinjaman yang diberikan tersebut against the related allowance for impairment
dihapusbukukan dengan menjurnal balik loss. Such loans are written-off after all the
cadangan kerugian penurunan nilai. necessary procedures have been completed
Pinjaman yang diberikan tersebut dapat and the amount of the loss has been
dihapusbukukan setelah semua prosedur determined.
yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah
kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan The recoveries of written-off financial assets in
yang telah dihapusbukukan pada tahun the current year and previous years are
berjalan dan pada tahun sebelumnya dicatat recorded as operational income other than
sebagai pendapatan operasional selain interest income.
pendapatan bunga.
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
Pada setiap tanggal pelaporan, Bank At each reporting date, the Bank assesses
melakukan penilaian apakah terdapat whether there is any indication that its non-
indikasi bahwa aset non-keuangan mungkin financial assets may be impaired in accordance
mengalami penurunan nilai sesuai dengan with SFAS No. 48, “Impairment of Asset Value”.
PSAK No. 48 tentang “Penurunan Nilai Aset”. When an indicator of impairment exists or when
Ketika suatu indikator penurunan nilai terjadi an annual impairment testing for an asset is
atau ketika pengujian penurunan nilai required, the Bank makes a formal estimation
tahunan untuk aset diperlukan, maka Bank of the recoverable amount.
membuat estimasi resmi atas jumlah yang
terpulihkan.
47
Page 422
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Nilai yang dapat dipulihkan adalah nominal Recoverable amount is the higher of an asset’s
yang lebih tinggi antara dari nilai wajar aset (or cash-generating unit) fair value less costs to
(atau unit penghasil kas) dikurangi besarnya sell and its value in use and is determined for
biaya untuk menjual dengan nilai pakai yang an individual asset, unless the asset does not
ditentukan untuk aset individu, kecuali jika generate cash inflows that are largely
aset tersebut tidak menghasilkan sebagian independent of those from other assets or
besar arus kas masuk dibandingkan groups of assets, in which case the recoverable
sejumlah aset lain atau kelompok aset, maka amount is assessed as part of the cash
nilai terpulihkan dinilai sebagai bagian dari generating unit to which it belongs. When the
unit penghasil kas. Apabila nilai tercatat carrying amount of an asset (or cash-
suatu aset (atau unit penghasil kas) lebih generating unit) exceeds its recoverable
besar daripada nilai terpulihkannya, maka amount, then the asset (or cash-generating
aset (atau unit penghasil kas) tersebut unit) is considered impaired and is written down
dianggap mengalami penurunan nilai dan to its recoverable amount. For assessing value
dicatat sebesar nilai terpulihkannya. Dalam in use, the estimated future cash flows are
menilai nilai pakai, estimasi arus kas masa discounted to their present value using a pre-
depan didiskontokan ke nilai kini tax discount rate that reflects current market
menggunakan tingkat suku bunga diskonto assessments of the time value of money and
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian the risks specific to the asset (or cash-
pasar terkini mengenai nilai waktu dari uang generating unit).
dan risiko khusus terkait aset (atau unit
penghasil kas) tersebut.
Kerugian penurunan nilai akan dibebankan An impairment loss is charged to operations on
pada periode yang bersangkutan, kecuali the period in which it arises, unless the asset is
apabila aset tersebut telah dicatat sebesar carried at a revalued amount, in which case the
jumlah yang direvaluasi, maka kerugian impairment loss is charged to the revaluation
penurunan nilai tersebut akan dibebankan increment of the said asset.
pada selisih penilaian kembali aset tersebut.
Bank melakukan evaluasi pada setiap The Bank assesses at each reporting date as
tanggal pelaporan apakah terdapat indikasi to whether there is any indication that
bahwa pengakuan kerugian penurunan nilai previously recognized impairment losses may
sebelumnya mungkin tidak lagi ada atau no longer exist or may have decreased. If such
telah menurun. Bila terdapat indikasi indications exist, then the recoverable amounts
tersebut, maka nilai terpulihkan akan shall be estimated. A previously recognized
diestimasi. Kerugian penurunan nilai yang impairment loss is reversed only if there has
sebelumnya telah diakui akan dibalik hanya been a change in the estimates used to
jika telah terjadi perubahan dalam estimasi determine the asset’s recoverable amount
yang digunakan untuk menentukan nilai since the last impairment loss was recognized.
terpulihkan aset sejak kerugian penurunan If that is the case, the carrying amount of the
nilai terakhir diakui. Jika demikian, nilai asset will be increased to its recoverable
tercatat aset akan ditingkatkan sebesar nilai amount.
terpulihkannya.
48
Page 423
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
m. Penurunan nilai aset non-keuangan m. Impairment of non-financial assets
(lanjutan) (continued)
Peningkatan nilai aset tersebut tidak dapat The increased amount cannot exceed the
melebihi nilai tercatat yang seharusnya carrying amount that would have been
diakui, setelah dikurangi penyusutan jika determined, net of depreciation, assuming that
diasumsikan tidak terdapat penurunan nilai there has no impairment loss been recognized
pada tahun sebelumnya. Pembalikan for the asset in prior years. Such reversal is
tersebut diakui di dalam laporan laba rugi dan recognized in the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain, kecuali jika other comprehensive income, unless the asset
aset tersebut dicatat pada nilai revaluasi, is carried at a revalued amount, in which case
dimana pembalikannya akan diakui sebagai the reversal is treated as a revaluation
peningkatan revaluasi. increase.
Setelah pembalikan tersebut dicatat, beban After such reversal is recorded, the
penyusutan akan disesuaikan ke tahun- depreciation expense shall be adjusted in
tahun mendatang untuk mengalokasikan nilai future years to allocate the asset’s revised
tercatat aset yang telah direvaluasi, setelah carrying amount, minus any residual value on a
dikurangi nilai sisa yang diperhitungkan systematic basis over its remaining life.
secara sistematis sepanjang masa manfaat
aset tersebut.
n. Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji n. Securities purchased/sold under
dijual/dibeli kembali agreements to resell/repurchase
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk Securities purchased under agreements to
dijual kembali pada kelompok biaya resell at amortized cost are measured at
perolehan diamortisasi, diukur pada biaya amortized cost by using the effective interest
perolehan diamortisasi dengan rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk Securities purchased under agreements to
dijual kembali diukur pada nilai wajar melalui resell are measured at fair value through profit
laba rugi dicatat di laporan posisi keuangan or loss are recorded at fair value in the
sebesar nilai wajar. statement of financial position.
Efek-efek yang dibeli dengan janji untuk Securities purchased under agreements to
dijual kembali disajikan sebagai aset dalam resell are presented as asset in the statement
laporan posisi keuangan sebesar harga of financial position, at the resale price net of
penjualan kembali dikurangi dengan unamortized interest income and allowance for
pendapatan bunga yang belum diamortisasi impairment losses. The difference between the
dan cadangan kerugian penurunan nilai. purchase price and the resale price is treated
Selisih antara harga beli dan harga jual as unearned interest income, and recognized
kembali diperlakukan sebagai pendapatan as income over the period starting from when
bunga yang ditangguhkan dan diakui sebagai those securities are purchased until they are
pendapatan selama periode sejak efek-efek sold by using effective interest rate method.
tersebut dibeli hingga dijual menggunakan
suku bunga efektif.
49
Page 424
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
n. Efek-efek yang dibeli/dijual dengan janji n. Securities purchased/sold under
dijual/dibeli kembali (lanjutan) agreements to resell/repurchase (continued)
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk Securities sold under agreements to
dibeli kembali disajikan sebagai liabilitas repurchase are presented as liabilities in the
dalam laporan posisi keuangan sebesar statement of financial position at the
harga pembelian kembali, dikurangi dengan repurchase price, net of unamortized prepaid
bunga dibayar di muka yang belum interest. The difference between the selling
diamortisasi. Selisih antara harga jual dan price and the repurchase price is treated as
harga beli kembali diperlakukan sebagai prepaid interest and recognized as interest
bunga dibayar di muka dan diakui sebagai expense over the period starting from when
beban bunga selama jangka waktu sejak those securities are sold until they are
efek-efek tersebut dijual hingga dibeli repurchased by using effective interest rate
kembali menggunakan metode suku bunga method.
efektif.
Efek-efek yang dijual dengan janji untuk Securities sold under agreements to
dibeli kembali diukur pada nilai wajar melalui repurchase are measured at fair value through
laba rugi dicatat di laporan posisi keuangan profit or loss are recorded at fair value in the
sebesar nilai wajar. statement of financial position.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses resulting from the
direalisasi akibat kenaikan atau penurunan increase or decrease in fair value are
nilai wajar disajikan dalam laporan laba rugi recognized in the current year statement of
tahun berjalan. profit or loss.
o. Aset tetap o. Fixed assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya Fixed assets are stated at cost minus
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan accumulated depreciation and impairment
dan rugi penurunan nilai. Biaya perolehan losses. Such cost includes the cost of
termasuk biaya penggantian bagian aset replacing part of the fixed assets when that
tetap saat biaya tersebut terjadi, jika cost is incurred, if the recognition criteria are
memenuhi kriteria pengakuan. Selanjutnya, met. Likewise, when a major inspection is
pada saat pemeriksaan yang signifikan performed, its cost is recognized in the
dilakukan, biaya pemeriksaan itu diakui pada carrying amount of the fixed assets as a
nilai tercatat aset tetap sebagai suatu replacement, if the recognition criterias are
penggantian, jika memenuhi kriteria satisfied. All repairs and maintenance costs
pengakuan. Semua biaya perbaikan dan that do not meet the recognition criterias are
pemeliharaan yang tidak memenuhi kriteria recognized in the statement of profit or loss
pengakuan diakui pada laporan laba rugi dan and other comprehensive income as incurred.
penghasilan komprehensif lain pada saat
terjadinya.
50
Page 425
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Fixed assets (continued)
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is calculated on a straight-line
metode garis lurus selama umur manfaat method over the estimated useful lives of the
aset tetap yang diestimasi sebagai berikut: assets as follows:
Tahun/
Years
Bangunan dan prasarana bangunan 10-20 Buildings and building improvements
Perabot kantor, peralatan kantor dan Furniture and fixtures, office equipment
kendaraan 3-10 and vehicles
Persentase/
Percentage
Bangunan dan prasarana bangunan 5-10 Buildings and building improvements
Perabot kantor, peralatan kantor dan Furniture and fixtures, office equipment
kendaraan 10-33 and vehicles
Biaya pengurusan hak legal atas tanah Legal cost of land rights in the form of Building
dalam bentuk Hak Guna Bangunan ketika Rights Title when the land was acquired
tanah diperoleh pertama kali diakui sebagai initially is recognized as part of the cost of the
bagian dari biaya perolehan tanah pada akun land under the “Fixed assets” account and are
“Aset tetap” dan tidak diamortisasi. not amortized.
Sementara itu, biaya pengurusan atas Meanwhile, the extension or the legal renewal
perpanjangan atau pembaruan hak legal atas costs of land rights in the form of Cultivation
tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha, Hak Rights Title, Building Rights Title and Rights to
Guna Bangunan dan Hak Pakai dibebankan Use Title are charged to the statement of profit
pada laporan laba rugi dan penghasilan or loss and other comprehensive income as
komprehensif lain pada saat terjadinya incurred because its value is insignificant.
karena nilainya tidak signifikan.
Nilai residu, umur manfaat dan metode The residual values, useful lives and
penyusutan ditelaah dan jika sesuai dengan depreciation methods are reviewed and
keadaan, maka akan disesuaikan secara adjusted prospectively when appropriate at
prospektif pada setiap akhir periode. each period end.
Bank melakukan penelaahan untuk The Bank evaluates any indication of asset
menentukan adanya indikasi terjadinya impairment on a quarterly basis. The Bank
penurunan nilai aset setiap kuartalan. Bank determines the estimated realizable amount of
menentukan taksiran jumlah yang dapat its assets if there is an event or condition which
direalisasi kembali atas semua asetnya jika indicates impairment of the asset.
terdapat suatu peristiwa atau kondisi yang
mengindikasikan adanya penurunan nilai
aset.
51
Page 426
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
o. Aset tetap (lanjutan) o. Fixed assets (continued)
Bank mengakui aset hak guna untuk sewa The Bank recognizes the right-of-use assets
yang memenuhi kriteria PSAK No. 73 for lease that meet the criterias of
sebagai berikut: SFAS No. 73 as follows:
- Terdapat aset identifikasian; - There are identifying assets;
- Bank secara substansial menikmati - The Bank substantially enjoy the economic
manfaat ekonomis dari penggunaan aset benefits of using identifying assets;
identifikasian;
- Bank memiliki hak untuk mengendalikan - The Bank has the right to control the
aset identifikasian dimaksud. identifying assets.
Bank menerapkan pengecualian atas sewa The Bank applies exceptions to the lease as
sebagai berikut: follows:
- Dengan jangka waktu kurang atau sama - With a term less than or equal to 12 months
dengan 12 bulan dan tidak terdapat opsi and no purchase options;
beli;
- Dengan nilai pendasar rendah, yaitu - With low base value, i.e., less or equal to
kurang atau sama dengan Rp75.000.000 Rp75,000,000 (full amount).
(nilai penuh);
Untuk sewa yang tidak memenuhi kriteria For lease that does not meet the criterias of
PSAK No. 73, maka diperlakukan sebagai SFAS No. 73, then it is treated as a regular
sewa operasi biasa. operating lease.
Bank mengakui liabilitas sewa sebesar The Bank recognizes lease liabilities at the
jumlah pembayaran sewa yang masih harus amount of lease payments accrued to the end
dibayar hingga akhir masa sewa yang of the lease term which discounted using the
didiskontokan dengan menggunakan suku incremental borrowing rate. While the right-of-
bunga pinjaman inkremental. Sedangkan use assets includes the amount of lease
aset hak guna mencakup jumlah liabilitas liabilities recognized, initial direct costs paid,
sewa yang diakui, biaya langsung awal yang restoration costs and lease payments on or
dibayarkan, biaya pemulihan dan before the start date of the lease, less lease
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau incentives received. Right-of-use assets are
sebelum tanggal mulai sewa, dikurangi depreciated using the straight-line method
insentif sewa yang diterima. Aset hak guna over the shorter period between the lease term
disusutkan dengan metode garis lurus and the estimated useful life of the asset.
selama jangka waktu yang lebih pendek
antara masa sewa dengan estimasi masa
manfaat aset.
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa p. Right-of-use assets and lease liabilities
Jika kepemilikan aset sewa dialihkan ke If the ownership of lease asset is transferred
Bank pada akhir masa sewa atau to the Bank at the end of the lease term or the
pembayaran sewa mencerminkan lease payments reflect the exercise of the
pelaksanaan opsi pembelian, maka purchase option, then depreciation is
penyusutan dihitung menggunakan estimasi calculated using the estimated useful life of the
masa manfaat ekonomis aset. Aset hak guna assets. Right-of-use assets are tested for
diuji penurunan nilainya sesuai dengan impairment in accordance with SFAS No. 48
PSAK No. 48 tentang “Penurunan Nilai regarding “Impairment”.
Aset”.
52
Page 427
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa p. Right-of-use assets and lease liabilities
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal dimulainya sewa, Bank On the initial of lease date, the Bank
mengakui liabilitas sewa yang diukur pada recognizes lease liabilities which measured at
nilai kini dari pembayaran sewa masa depan the present value of future lease payments
yang akan dibayarkan selama masa sewa. that will be paid over the lease term. Lease
Pembayaran sewa termasuk pembayaran payments include fixed payments (including
tetap (termasuk pembayaran tetap secara substantially fixed payments), less lease
substansi) dikurangi piutang insentif sewa, incentive receivables, variable lease
pembayaran sewa variabel yang bergantung payments that depends on index or interest
pada indeks atau suku bunga dan jumlah rate and the expected amount to be paid in a
yang diharapkan akan dibayar dalam residual value guarantee. Lease payments
jaminan nilai residu. Pembayaran sewa juga also include the reasonable exercise price for
termasuk harga eksekusi opsi pembelian the purchase option if it is determined to be
yang wajar jika dipastikan akan dilakukan made by the Bank and the payment of a
oleh Bank dan pembayaran penalti untuk penalty to terminate the lease, if the lease term
mengakhiri sewa, jika jangka waktu sewa reflects the Bank exercising the lease
mencerminkan Bank mengeksekusi opsi termination option.
penghentian sewa.
Pembayaran sewa variabel yang tidak Variable lease payments that are not depends
bergantung pada indeks atau suku bunga on an index or interest rate are recognized as
diakui sebagai beban pada periode di mana an expense in the period in which the event or
peristiwa atau kondisi yang memicu condition that triggers the payment occurs.
pembayaran terjadi.
Dalam menghitung nilai kini dari pembayaran In calculating the present value of lease
sewa, Bank menggunakan suku bunga payments, the Bank uses the lessee
pinjaman inkremental penyewa pada tanggal incremental borrowing rate at the inception
dimulainya sewa karena suku bunga implisit date of the lease since the interest rate implicit
dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah in the lease cannot be determined. After the
tanggal dimulainya sewa, jumlah liabilitas inception date of the lease, the amount of the
sewa ditingkatkan untuk mencerminkan lease liability is increased to reflect the interest
pertambahan bunga dan dikurangi increase and less lease payments made.
pembayaran sewa yang dilakukan. Selain itu, Furthermore, the lease liabilities carrying
jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali amount is remeasured if there are
jika terdapat modifikasi, perubahan jangka modifications, changes in term of the lease,
waktu sewa, perubahan pembayaran sewa, lease payments, or the valuation of the option
atau perubahan dalam penilaian opsi untuk to purchase the underlying asset.
membeli aset pendasar.
53
Page 428
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
p. Aset hak guna dan liabilitas sewa p. Right-of-use assets and lease liabilities
(lanjutan) (continued)
Sewa jangka pendek (dengan jangka waktu Short-term leases (with term of less or equal
kurang atau sama dengan 12 bulan) dan to 12 months) and leases of low-value assets,
sewa aset bernilai rendah, serta elemen- and elements of those leases, partially or
elemen sewa tersebut, sebagian atau entirely not applying the recognition principles
seluruhnya tidak menerapkan prinsip-prinsip stipulated by SFAS No. 73 will be treated the
pengakuan yang ditentukan oleh PSAK No. same as operating leases in SFAS No. 30. The
73 akan diperlakukan sama dengan sewa Bank will recognize these lease payments on
operasi pada PSAK No. 30. Bank akan a straight-line basis during the lease period on
mengakui pembayaran sewa tersebut the statement of profit or loss and other
dengan dasar garis lurus selama masa sewa comprehensive income. This expense is
dalam laporan laba rugi dan penghasilan recorded under general and administrative
komprehensif lain. Beban ini dicatat pada expenses in profit or loss.
beban umum dan administrasi dalam laporan
laba rugi.
Penerapan pencatatan PSAK No. 73 berlaku The recording implementation of SFAS No. 73
untuk seluruh sewa (kecuali sebagaimana is applied for all leases (except as stated
yang disebutkan sebelumnya) sebagai earlier) as follows:
berikut:
- Menyajikan aset hak guna sebagai bagian - Presents right-of-use assets as part of fixed
dari aset tetap dan liabilitas sewa disajikan assets and lease liabilities presented as
sebagai bagian dari liabilitas lain-lain part of other liabilities in the statement of
dalam laporan posisi keuangan, yang financial position which measured at the
diukur pada nilai kini dari pembayaran present value of the future lease payments;
sewa masa depan;
- Mencatat penyusutan aset hak guna dan - Records depreciation of right-of-use assets
bunga atas liabilitas sewa dalam laporan and interest on lease liabilities in the
laba rugi dan penghasilan komprehensif; statement of profit or loss and other
dan comprehensive income; and
- Memisahkan jumlah total pembayaran ke - Separates the total amount of cash paid
bagian pokok (disajikan dalam kegiatan into a principal portion (presented within
pendanaan) dan bunga (disajikan dalam financing activities) and interest (presented
kegiatan operasional) dalam laporan arus within operating activities) in the statement
kas. of cash flows.
q. Aset tak berwujud q. Intangible assets
Aset tak berwujud diukur sebesar nilai Intangible assets is measured on initial
perolehan pada pengakuan awal, kemudian recognition at cost, then will be carried at cost
dicatat pada biaya perolehan dikurangi less any accumulated amortization and any
akumulasi amortisasi dan akumulasi accumulated impairment loss. The usefeul life
kerugian penurunan nilai. Umur manfaat aset of intangible assets is assessed to be either
tak berwujud dinilai apakah terbatas atau finite of indefinite.
tidak terbatas.
54
Page 429
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
q. Aset tak berwujud (lanjutan) q. Intangible assets (continued)
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible asset with finite useful life
terbatas
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible assets with finite useful life is
terbatas diamortisasi selama umur manfaat amortized over the economic useful life by
ekonomi dengan metode garis lurus (atau using a straight-line method (or other method
metode lain sepanjang mencerminkan pola as it reflects the pattern in which the asset’s
manfaat ekonomis masa depan yang future economic benefits are expected to be
diperkirakan dikonsumsi oleh entitas). consumed by the entity).
Amortisasi dihitung sebagai penghapusan Amortization is calculated to write-off the cost
biaya perolehan aset, dikurangi nilai of the assets, less its estimated residual value,
residunya, atas umur ekonomisnya sebagai over its useful economic life as follows:
berikut:
Tahun/
Years
Hubungan dengan nasabah 10 Customer relationship
Simpanan dari nasabah 10 Customer’s deposits
Periode amortisasi dan metode amortisasi The amortization period and the amortization
untuk aset tak berwujud dengan umur method for an intangible asset with finite useful
manfaat terbatas ditelaah setidaknya setiap life are reviewed at least at each financial year-
akhir tahun buku. end.
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible asset with indefinite useful life
tidak terbatas
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible assets with indefinite useful life is
tidak terbatas tidak diamortisasi. Masa not amortized. The useful life of this type of
manfaat jenis aset ini ditelaah setiap tahun asset that is not being amortized is reviewed
untuk menentukan apakah peristiwa dan annually to determine whether events and
keadaan dapat terus mendukung penilaian cisrcumstances continue to support an
bahwa umur manfaat tetap tidak terbatas. indefinite useful life assessment for that asset.
Jika tidak, perubahan masa manfaat dari If not, the change in the useful life assessment
tidak terbatas menjadi terbatas diterapkan from indefinite to finite is accounted for an
secara prospektif. prospective basis.
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible assets with indefinite useful life is
tidak terbatas diuji untuk penurunan nilai tested for impairment annually and whenever
setiap tahun dan kapanpun terdapat suatu there is an indication that the intangible asset
indikasi bahwa aset tak berwujud mungkin may be impaired.
mengalami penurunan nilai.
55
Page 430
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
q. Aset tak berwujud (lanjutan) q. Intangible assets (continued)
Aset tak berwujud dengan umur manfaat Intangible asset with indefinite useful life
tidak terbatas (lanjutan) (continued)
Aset tak berwujud dihentikan pengakuannya An intangible asset is derecognized upon
pada saat pelepasan (yaitu, pada tanggal disposal (i.e., at the date the recipient obtains
penerima memperoleh kendali) atau ketika control) or when no future economic benefits
tidak ada manfaat ekonomi masa depan are expected from its use or disposal. Any gain
yang diharapkan dari penggunaan atau or loss arising upon derecognition of the asset
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian (calculated as the difference between the net
yang timbul dari penghentian pengakuan disposal proceeds and the carrying amount of
aset (dihitung sebagai perbedaan antara the asset) is included in the statement of profit
hasil pelepasan neto dan jumlah tercatat or loss.
aset) dimasukkan dalam laporan laba rugi.
r. Agunan yang diambil alih r. Foreclosed assets
Agunan yang diambil alih sehubungan Collaterals acquired through foreclosures
dengan penyelesaian pinjaman yang related to the loans settlement are presented
diberikan disajikan sebagai bagian dari akun as part of “Other assets” account.
“Aset lain-lain”.
Pada saat pengakuan awal, agunan yang At initial recognition, foreclosed assets are
diambil alih dibukukan pada nilai wajar stated at fair value, net of estimated costs to
setelah dikurangi perkiraan biaya untuk sell at the maximum of the borrower’s liabilities
menjualnya, maksimum sebesar liabilitas as stated in the statement of financial position.
debitur di laporan posisi keuangan. Setelah After initial recognition, foreclosed assets are
pengakuan awal, agunan yang diambil alih recorded at the amount whichever is lower of
dibukukan sebesar nilai yang lebih rendah the carrying amount and fair value, net of
antara nilai tercatat dengan nilai wajarnya estimated costs to sell. The excess of the
setelah dikurangi dengan biaya untuk uncollectible loan balance over the value of the
menjualnya. Selisih lebih saldo kredit diatas collateral is charged to allowance for
nilai realisasi bersih dari agunan yang diambil impairment losses.
alih dibebankan ke dalam akun cadangan
kerugian penurunan nilai.
Beban-beban yang berkaitan dengan Maintenance expenses of foreclosed assets
pemeliharaan agunan yang diambil alih are charged to the statement of profit or loss
dibebankan pada laporan laba rugi dan and other comprehensive income as incurred.
penghasilan komprehensif lain pada saat
terjadinya.
Laba atau rugi yang diperoleh atau berasal Gains or losses earned or incurred from the
dari penjualan agunan yang diambil alih sale of foreclosed assets are presented as part
disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan/ of “Non-operating income/(expense) - net” in
(beban) non-operasional - neto” pada the statement of profit or loss and other
laporan laba rugi dan penghasilan comprehensive income for the current year.
komprehensif lain tahun berjalan.
56
Page 431
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
s. Biaya dibayar di muka s. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka dibebankan pada Prepaid expenses are charged to operations
usaha sesuai dengan masa manfaatnya dan over the period benefited and presented as
disajikan sebagai bagian dari akun “Aset lain- part of “Other assets” account.
lain”.
t. Simpanan dari nasabah t. Deposits from customers
Simpanan dari nasabah adalah dana yang Deposits from customers are the funds
dipercayakan oleh nasabah (di luar bank lain) entrusted by customers (excluding other
kepada Bank berdasarkan perjanjian banks) to the Bank based on deposit
penyimpanan dana. Simpanan dari nasabah agreements. Deposits from customers consist
terdiri dari giro, tabungan dan deposito of demand deposits, saving deposits and time
berjangka. deposits.
Giro, tabungan dan deposito berjangka Demand deposits, saving deposits and time
diakui sebesar nilai wajar pada awalnya dan deposits are initially recognized at fair value
selanjutnya diukur sebesar biaya perolehan and subsequently measured at amortized
diamortisasi. Biaya perolehan diamortisasi cost. Amortized cost is calculated by taking
dihitung dengan memperhitungkan adanya into account any discount or premium related
diskonto atau premi terkait dengan to the initial recognition of deposits and
pengakuan awal simpanan dan biaya transaction costs that are an integral part of the
transaksi yang merupakan bagian yang tak EIR.
terpisahkan dari suku bunga efektif.
u. Simpanan dari bank lain u. Deposits from other banks
Simpanan dari bank lain merepresentasikan Deposits from other banks represent liabilities
liabilitas terhadap bank lain, baik di dalam to other domestic and overseas banks in the
maupun di luar negeri berupa giro, tabungan, form of demand deposits, saving deposits,
interbank call money dengan periode jatuh interbank call money with maturity period
tempo berdasarkan perjanjian kurang dari under agreement is less than or equal to
atau sama dengan 90 hari dan deposito 90 days and time deposits.
berjangka.
Simpanan dari bank lain diakui sebesar nilai Deposits from other banks are initially
wajar pada awalnya dan selanjutnya recognized at fair value and subsequently
diukur sebesar biaya perolehan diamortisasi measured at amortized cost using the EIR.
dengan menggunakan suku bunga efektif. Amortized cost is calculated by taking into
Biaya perolehan diamortisasi dihitung account any discount or premium related to
dengan memperhitungkan diskonto atau the initial recognition of deposits from other
premi yang terkait dengan pengakuan awal bank and transaction costs that are integral
simpanan dari bank lain dan biaya transaksi part of the EIR.
yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
57
Page 432
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
v. Efek utang yang diterbitkan v. Debt securities issued
Efek utang yang diterbitkan diakui sebesar Debt securities issued are initially recognized
nilai wajar pada awalnya dan selanjutnya at fair value and subsequently measured at
diukur sebesar nilai biaya perolehan amortized cost using EIR method. Amortized
diamortisasi dengan menggunakan metode cost is calculated by taking into account any
suku bunga efektif. Biaya perolehan discount or premium related to the initial
diamortisasi dihitung dengan recognition of debt securities issued and
memperhitungkan adanya diskonto atau transaction costs that are an integral part of
premi terkait dengan pengakuan awal efek EIR.
utang yang diterbitkan dan biaya transaksi
yang merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
w. Pendapatan dan beban bunga w. Interest income and expenses
Instrumen keuangan yang diukur pada biaya For financial instruments measured at
perolehan diamortisasi, aset dan liabilitas amortized cost, financial assets and liabilities
keuangan yang diklasifikasikan sebagai nilai classified as fair value through other
wajar melalui pendapatan komprehensif lain, comprehensive income, interest income and
pendapatan maupun beban bunganya diakui expenses are recognized using the EIR, which
dengan menggunakan suku bunga efektif is the rate that exactly discounts the estimated
yaitu suku bunga yang akan mendiskonto future cash payments or receipts through the
secara tepat estimasi pembayaran atau expected life of the financial instrument or a
penerimaan kas di masa depan sepanjang shorter period, where appropriate, to the net
perkiraan umur instrumen keuangan tersebut carrying amount of the financial asset or
atau jika lebih tepat untuk masa yang lebih financial liability. The calculation takes into
singkat sebagai nilai tercatat bersih dari account all contractual terms of the financial
aset atau liabilitas keuangan tersebut. instrument and includes any fees or
Perhitungan dilakukan dengan incremental costs that are directly attributable
mempertimbangkan seluruh syarat dan to the instrument and are an integral part of the
ketentuan kontraktual instrumen keuangan EIR.
termasuk fee atau biaya tambahan yang
terkait secara langsung dengan instrumen
tersebut yang merupakan bagian tidak
terpisahkan dari suku bunga efektif.
Nilai tercatat aset atau liabilitas keuangan The carrying amount of the financial asset or
disesuaikan jika Bank merevisi estimasi liability is adjusted if the Bank revises its
pembayaran atau penerimaan. Nilai tercatat estimates of payments or receipts. The
yang disesuaikan tersebut dihitung dengan adjusted carrying amount is calculated using
menggunakan suku bunga efektif awal dan the initial EIR and the change in carrying
perubahan nilai tercatat dibukukan pada amount is recorded in the statement of profit
laporan laba rugi dan pendapatan or loss and other comprehensive income.
komprehensif lainnya. Tetapi untuk aset However, for a reclassified financial asset for
keuangan yang telah direklasifikasi, dimana which the Bank subsequently increases its
pada tahun berikutnya Bank meningkatkan estimates of future cash receipts as a result of
estimasi pemulihan kas sebagai hasil dari increased recoverability of those cash
peningkatan pengembalian penerimaan kas, receipts, the effect of that increase is
dampak peningkatan pemulihan tersebut recognized as an adjustment to the EIR from
diakui sebagai penyesuaian suku bunga the date of the change in estimate.
efektif sejak tanggal perubahan estimasi.
58
Page 433
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
w. Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) w. Interest income and expenses (lanjutan)
Ketika nilai tercatat aset keuangan atau Once the recorded value of a financial asset or
kelompok aset keuangan serupa telah a group of similar financial assets has been
diturunkan akibat kerugian penurunan nilai, reduced due to an impairment loss, accordingly
maka pendapatan bunga tetap diakui pada interest income continues to be recognized
tingkat suku bunga yang digunakan untuk using the rate of interest used to discount the
mendiskontokan arus kas masa depan dalam future cash flows for the purpose of measuring
pengukuran kerugian penurunan nilai. the impairment loss.
x. Pendapatan dan beban provisi dan komisi x. Fees and commissions income and
expenses
Pendapatan dan beban provisi dan komisi Fees and commissions that have material
yang jumlahnya material yang berkaitan amount directly related with the acquisition of
langsung dengan kegiatan pemberian aset financial assets are recognized as addition or
keuangan diakui sebagai bagian penambah deduction part of acquisition cost of related
atau pengurang dari biaya perolehan aset financial assets and will be recognized as
keuangan yang bersangkutan dan akan income and amortized using the EIR during the
diakui sebagai pendapatan dengan cara expected life of financial assets or liabilities.
diamortisasi berdasarkan suku bunga efektif
sepanjang perkiraan umur aset atau liabilitas
keuangan.
Saldo beban yang ditangguhkan dan The outstanding balances of deferred fees and
pendapatan komisi atas pinjaman yang commission income on loans that are
diberikan yang diakhiri atau diselesaikan terminated or settled prior to maturity are
sebelum jatuh tempo diakui sebagai recognized as income on settlement.
pendapatan dari penyelesaian.
y. Transaksi dan saldo dalam mata uang y. Foreign currencies transactions and
asing balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat recorded at the rates of exchange prevailing at
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan the time the transactions are made. At
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter statement of financial position dates, monetary
dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam assets and liabilities denominated in foreign
mata uang Rupiah berdasarkan kurs spot currencies are translated into Rupiah based on
Reuters pada tanggal tersebut pukul 16.00 Reuters’ spot rates at 16.00 WIB (West
WIB (Waktu Indonesia Barat). Indonesian local time) on that date.
Laba atau rugi kurs yang terjadi dikreditkan The resulting gains or losses are credited or
atau dibebankan pada laporan laba rugi dan charged to the statement of profit or loss and
penghasilan komprehensif lain tahun other comprehensive income for the current
berjalan. year.
59
Page 434
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
y. Transaksi dan saldo dalam mata uang y. Foreign currencies transactions and
asing (lanjutan) balances (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the middle
kurs tengah mata uang asing adalah sebagai rates of the foreign currencies are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Pound Sterling Inggris 19.626,56 18.786,09 Great Britain Pound Sterling
Franc Swiss 18.299,27 16.827,00 Swiss Franc
Euro Eropa 17.038,32 16.581,72 European Euro
Dolar Amerika Serikat 15.397,00 15.567,50 United States Dollar
Dolar Singapura 11.676,34 11.592,88 Singapore Dollar
Dolar Kanada 11.629,59 11.486,39 Canadian Dollar
Dolar Australia 10.520,77 10.557,88 Australian Dollar
Dolar Selandia Baru 9.765,55 9.851,12 New Zealand Dollar
Ringgit Malaysia 3.355,20 3.533,66 Malaysian Ringgit
Yuan China (CNY) 2.170,06 2.238,91 (CNY) Chinese Yuan
Yuan China (CNH) 2.169,50 2.234,50 (CNH) Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 1.970,73 1.996,55 Hong Kong Dollar
Krona Swedia 1.541,54 1.487,84 Swedish Krona
Baht Thailand 449,74 450,71 Thailand Baht
Yen Jepang 108,88 117,81 Japanese Yen
z. Imbalan kerja z. Employee benefits
Beban pensiun berdasarkan program dana Pension costs under defined benefit pension
pensiun manfaat pasti ditentukan melalui plans are determined by periodic actuarial
perhitungan aktuaria secara periodik dengan calculation using the projected-unit-credit
menggunakan metode projected-unit-credit method and applying the assumptions on
dan menerapkan asumsi atas tingkat discount rate, expected return on plan assets
diskonto, hasil yang diharapkan atas aset and annual rate of increase in compensations.
dana pensiun dan tingkat kenaikan manfaat
pasti pensiun tahunan.
Seluruh pengukuran kembali yang terdiri atas All remeasurements comprises of actuarial
keuntungan dan kerugian aktuarial dan hasil gains and losses and the return of plan assets
atas aset dana pensiun (tidak termasuk (excluding net interest) are recognized
bunga bersih) diakui langsung melalui immediately through other comprehensive
penghasilan komprehensif lainnya dengan income in order for the net pension asset or
tujuan agar aset atau kewajiban pensiun liability recognized in the statement of financial
bersih diakui dalam laporan posisi keuangan position to reflect the full value of the plan
untuk mencerminkan nilai penuh dari defisit deficit and surplus. Remeasurements are not
dan surplus dana pensiun. Pengukuran reclassified to profit or loss in the subsequent
kembali tidak direklasifikasikan ke laba atau periods.
rugi pada periode berikutnya.
Seluruh biaya jasa lalu diakui di awal pada All past service costs are recognized at the
saat amendemen/kurtailmen terjadi atau earlier of when the amendment/curtailment
ketika biaya restrukturisasi atau pemutusan occurs and when the restructuring costs or
hubungan kerja diakui. Sebagai akibatnya, termination costs are recognized. As a result,
biaya jasa lalu yang belum vested tidak lagi unvested past service costs can no longer be
dapat ditangguhkan dan diakui selama deferred and recognized over the future
periode vesting masa depan. vesting period.
60
Page 435
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
z. Imbalan kerja (lanjutan) z. Employee benefits (continued)
Beban bunga dan pengembalian aset dana The interest costs and expected return on plan
pensiun yang diharapkan sebagaimana assets used in the previous version of SFAS
digunakan dalam PSAK No. 24 digantikan No. 24 are replaced with a net-interest amount,
dengan beban bunga - bersih yang dihitung which are calculated by applying the discount
dengan menggunakan tingkat diskonto untuk rate to the net defined benefit liability or asset
mengukur kewajiban manfaat pasti-bersih at the start of each annual reporting period.
atau aset pada saat awal dari tiap periode
pelaporan tahunan.
Bank memiliki program pensiun iuran pasti. The Bank has a defined contribution plan. The
Imbalan yang akan diterima karyawan benefit to be received by employees is
ditentukan berdasarkan jumlah iuran yang determined based on the amount of
dibayarkan pemberi kerja dan karyawan contribution paid by the employer and
ditambah dengan hasil investasi iuran employee and the investment earnings of the
tersebut. fund.
Pada bulan April 2022, Dewan Standar In April 2022, Institute of Indonesia Chartered
Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Accountants’ Accounting Standard Board
Indonesia (DSAK IAI) menerbitkan materi (DSAK IAI) issued an explanatory material
penjelasan melalui siaran pers atas through a press release regarding attribution of
persyaratan pengatribusian imbalan pada benefits to periods of service in accordance
periode jasa sesuai dengan PSAK No. 24: with SFAS No. 24: Employee Benefits which
Imbalan Kerja yang diadopsi dari IAS 19 was adopted from IAS 19 Employee Benefits.
Employee Benefits. Materi penjelasan The explanatory material conveyed the
tersebut menyampaikan informasi bahwa information that the fact pattern of the pension
pola fakta umum dari program program based on the Labor Law currently
pensiun berbasis undang-undang enacted in Indonesia is similar to those
ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia responded and concluded in the IFRS
saat ini memiliki pola fakta serupa dengan Intepretation Committee (IFRIC) Agenda
yang ditanggapi dan disimpulkan dalam IFRS Decision Attributing Benefit to Periods of
Interpretation Committee (IFRIC) Agenda Service (IAS 19). The Bank has adopted the
Decision Attributing Benefit to Periods of said explanatory material and accordingly
Service (IAS 19). Bank telah menerapkan changed its accounting policy regarding
materi penjelasan tersebut dan dengan attribution of benefits to periods of service
demikian mengubah kebijakan akuntansi previously applied in the financial statements
menyangkut atribusi imbalan kerja pada of the Bank as of 31 December 2021 and for
periode jasa dari kebijakan yang diterapkan the year then ended. The impact of the change
sebelumnya pada laporan keuangan Bank in calculation is immaterial to the Bank,
pada tanggal 31 Desember 2021 dan untuk therefore the impact of the changes is
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut. recorded entirety in the financial statements for
Dampak perubahan perhitungan tersebut the current year (Note 35).
adalah tidak material terhadap Bank,
sehingga dibukukan seluruhnya pada
laporan keuangan pada tahun berjalan
(Catatan 35).
61
Page 436
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
aa. Pajak penghasilan aa. Income tax
Bank menerapkan PSAK No. 46 mengenai The Bank has applied SFAS No. 46 regarding
“Pajak Penghasilan” yang mengharuskan “Accounting for Income Tax” which requires
Perusahaan untuk memperhitungkan the Company to account for the current and
konsekuensi pajak kini dan pajak masa future tax consequences of the future recovery
depan atas pemulihan di masa depan (settlement) of the carrying amount of assets
(penyelesaian) dari jumlah tercatat aset (liabilities) that are recognized in the
(liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi statements of financial position and
keuangan dan transaksi-transaksi serta transactions and other events of the current
peristiwa lain yang terjadi dalam periode period.
berjalan.
Bank menerapkan metode posisi keuangan The Bank adopts the financial position method
dalam menghitung beban pajak in determining its deferred tax. Under this
tangguhannya. Dengan metode ini, aset dan method, deferred tax assets and liabilities are
liabilitas pajak tangguhan diakui pada setiap recognized at each reporting date for
tanggal pelaporan sebesar perbedaan temporary differences between the financial
temporer aset dan liabilitas untuk tujuan and tax bases of assets and liabilities. This
akuntansi dan tujuan pajak. Metode ini juga method also requires the recognition of future
mengharuskan pengakuan manfaat pajak di tax benefits, to the extent that realization of
masa akan datang, jika kemungkinan such benefits is probable. Currently enacted or
realisasi manfaat tersebut di masa substantively enacted tax rates are used in the
mendatang cukup besar. Tarif pajak yang determination of deferred income tax.
berlaku atau yang secara substansial telah
berlaku digunakan dalam menentukan pajak
penghasilan tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila terdapat Deferred tax assets are recognized to the
kemungkinan besar bahwa jumlah laba fiskal extent that it is probable that future taxable
pada masa datang akan memadai untuk profit will be available to compensate the
mengkompensasi perbedaan temporer yang temporary differences which result in such
menimbulkan aset pajak tangguhan tersebut. deferred tax assets.
Aset dan liabilitas pajak penghasilan Deferred income tax assets and liabilities are
tangguhan dapat saling hapus apabila offset when there is a legally enforceable right
terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk to offset current tax assets against current tax
melakukan saling hapus antara aset pajak liabilities and when the deferred income tax
kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila assets and liabilities relate to income taxes
aset dan liabilitas tangguhan terkait pajak levied by the same taxation authority on either
penghasilan yang dikenakan oleh otoritas the same taxable entity or different taxable
perpajakan yang sama, baik atas entitas entities where there is an intention to settle the
kena pajak yang sama ataupun berbeda dan balances on a net basis.
adanya niat untuk melakukan penyelesaian
saldo-saldo tersebut secara neto.
Perubahan terhadap kewajiban perpajakan Amendments to taxation obligations are
dicatat pada saat diterimanya surat ketetapan recorded when an assessment is received or if
atau apabila dilakukan banding ketika hasil an appeal is applied when the results of the
banding diterima. appeal are received.
62
Page 437
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
ab. Laba per saham ab. Earning per share
Laba per saham dasar dihitung dengan Basic earnings per share is computed by
membagi laba tahun berjalan yang dapat dividing income for the year attributable to
diatribusikan kepada pemegang saham equity holders by weighted average number of
dengan jumlah rata-rata tertimbang saham issued and fully paid shares outstanding
yang ditempatkan dan disetor penuh pada during the year.
tahun bersangkutan.
ac. Transaksi restrukturisasi antara entitas ac. Restructuring transactions among entities
sepengendali under common control
Bank menerapkan PSAK No. 38 tentang The Bank prospectively adopted SFAS No. 38
“Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali” about “Business Combinations of Entities
yang menggantikan PSAK No. 38 mengenai Under Common Control” which supersedes
“Akuntansi Restrukturisasi Entitas SFAS No. 38, regarding “Accounting for
Sepengendali” kecuali atas saldo selisih nilai Restructuring of Entities Under Common
transaksi restrukturisasi entitas sepengendali Control” except for the previously recognized
yang diakui sebelumnya, disajikan sebagai difference in value of restructuring
bagian dari “Tambahan Modal Disetor” dalam transactions of entities under common control
bagian ekuitas. PSAK No. 38 mengatur are presented as “Additional Paid-in Capital” in
tentang akuntansi kombinasi bisnis entitas the equity section. SFAS No. 38 prescribes the
sepengendali, baik untuk entitas yang accounting for business combinations of
menerima bisnis maupun untuk entitas yang entities under common control for both the
melepas bisnis. entity which receiving the business and the
entity which disposing the business.
Dalam PSAK No. 38, pengalihan bisnis Under SFAS No. 38, transfer of business
antara entitas sepengendali tidak within entities under common control does not
mengakibatkan perubahan substansi result in a change of the economic substance
ekonomi kepemilikan atas bisnis yang of ownership of the business being transferred
dialihkan dan tidak dapat menimbulkan laba and would not result in a gain or loss to the
atau rugi bagi Bank secara keseluruhan Bank or to the individual entity within the Bank.
ataupun bagi entitas individual dalam Bank Since the transfer of business of entities under
tersebut. Karena pengalihan bisnis antara common control does not result in a change of
entitas sepengendali tidak mengakibatkan the economic substance, then the business
perubahan substansi ekonomi, maka bisnis being exchanged is recorded at book value as
yang dipertukarkan dicatat pada nilai buku a business combination using the pooling-of-
sebagai kombinasi bisnis dengan interests method.
menggunakan metode penyatuan
kepemilikan.
63
Page 438
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
ac. Transaksi restrukturisasi antara entitas ac. Restructuring transactions among entities
sepengendali (lanjutan) under common control (continued)
Dalam menerapkan metode penyatuan In applying the pooling-of-interests method,
kepemilikan, komponen laporan keuangan the components of the financial statements for
dimana terjadi kombinasi bisnis dan untuk the period during which the business
periode lain yang disajikan untuk tujuan combination occurred and for other periods
perbandingan disajikan sedemikian rupa presented for comparison purposes are
seolah-olah kombinasi bisnis telah terjadi presented in such a manner as if the business
sejak awal periode terjadi sepengendalian. combination has already happened since the
Selisih antara nilai tercatat transaksi beginning of the periods during which the
kombinasi bisnis dan jumlah imbalan yang entities were under common control. The
dialihkan diakui dalam akun “Tambahan difference between the carrying amounts of
modal disetor - neto”. the business combination transaction and the
consideration transferred is recognized under
the account “Additional paid-in capital - net”.
ad. Informasi segmen ad. Segment information
Segmen operasi adalah komponen Bank An operating segment is the Bank’s
yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang component that is involved in business
memperoleh pendapatan dan menimbulkan activities which derives income and incurs
beban, dimana hasil operasinya dikaji ulang expenses, in which the operating result is
secara regular oleh pengambil keputusan reviewed regularly by operational decision
operasional untuk membuat keputusan maker for making decisions related to
tentang sumber daya yang dialokasikan pada resources that are allocated to the segment
segmen tersebut dan menilai kinerjanya and evaluates the performance and provides
serta menyediakan informasi keuangan yang separable financial information. The operating
dapat dipisahkan. Segmen operasi terbagi segment has been determined to be
dalam kelompok wholesale, retail dan wholesale, retail and others.
lainnya.
ae. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi ae. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan of Statements of Financial Accounting
Standards
Penerapan dari standar dan interpretasi baru The adoption of these new and revised
berikut sejak tanggal 1 Januari 2023, tidak standards and interpretation since 1 January
menimbulkan perubahan substansial 2023 did not result in substansial changes to
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak the Bank’s accounting policies and had no
berdampak signifikan terhadap jumlah yang material effect on the amounts reported for the
dilaporkan pada periode berjalan atau tahun current or prior financial period/years:
sebelumnya:
- Amendemen PSAK No. 1: “Penyajian - Amendment of SFAS No. 1: “Presentation
Laporan Keuangan” tentang of Financial Statements” regarding
pengungkapan kebijakan akuntansi yang disclosure of accounting policies that
mengubah istilah “signifikan” menjadi change the term "significant" to "material"
“material” dan memberi penjelasan and provide explanations of material
mengenai kebijakan akuntansi material”. accounting policies”.
- Amendemen PSAK No. 1: “Penyajian - Amendment of SFAS No. 1: “Presentation
Laporan Keuangan” tentang klasifikasi of Financial Statements” regarding
liabilitas. classification of liabilities.
64
Page 439
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
ae. Perubahan Pernyataan Standar Akuntansi ae. Changes to Statements of Financial
Keuangan dan Interpretasi Standar Accounting Standards and Interpretations
Akuntansi Keuangan (lanjutan) of Statements of Financial Accounting
Standards (continued)
Penerapan dari standar dan interpretasi baru The adoption of these new and revised
berikut sejak tanggal 1 Januari 2023, tidak standards and interpretation since 1 January
menimbulkan perubahan substansial 2023 did not result in substansial changes to
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak the Bank’s accounting policies and had no
berdampak signifikan terhadap jumlah yang material effect on the amounts reported for the
dilaporkan pada periode berjalan atau tahun current or prior financial period/years:
sebelumnya: (lanjutan) (continued)
- Amendemen PSAK No. 25: “Kebijakan - Amendment of SFAS No. 25: “Accounting
Akuntansi, Perubahan Estimasi Policies, Changes in Accounting
Akuntansi, dan Kesalahan” tentang Estimates, and Errors” regarding the
definisi “estimasi akuntansi” dan definition of “accounting estimates” and
penjelasannya. their explanations.
- Amendemen PSAK No. 16: “Aset Tetap” - Amendment of SFAS No. 16: “Fixed
tentang hasil sebelum penggunaan yang Assets” regarding proceeds before
diintensikan. intended use.
- Amendemen PSAK No. 46: “Pajak - Amendment of SFAS No. 46: "Income
Penghasilan” tentang Pajak Tangguhan Tax" on Deferred Tax related to Assets
terkait Aset dan Liabilitas yang timbul dari and Liabilities arising from a Single
Transaksi Tunggal yang diadopsi dari Transaction which adopted from Amended
Amendemen IAS 12 Income Taxes IAS 12 Income Taxes on Deferred Tax
tentang Deferred Tax related to Assets related to Assets and Liabilities arising
and Liabilities arising from a Single from a Single Transaction.
Transaction.
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan estimates
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: judgments and estimates are as follows:
Usaha yang berkelanjutan Going concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian The Bank’s management has made an
atas kemampuan Bank untuk melanjutkan assessment of the Bank’s ability to continue as
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan a going concern and is satisfied that the Bank
bahwa Bank memiliki sumber daya untuk has the resources to continue in business for
melanjutkan usahanya di masa mendatang. the foreseeable future.
65
Page 440
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Usaha yang berkelanjutan (lanjutan) Going concern (continued)
Selain itu, Manajemen menyadari bahwa Furthermore, the Management realized that
tidak ada ketidakpastian material yang dapat there are no material uncertainties that may
menimbulkan keraguan yang signifikan cast significant doubt upon the Bank’s ability to
terhadap kemampuan Bank untuk continue as a going concern. Therefore, the
melanjutkan kelangsungan usahanya. Oleh financial statements continue to be prepared
karena itu, laporan keuangan telah disusun on a going concern basis.
atas dasar usaha yang berkelanjutan.
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments
Bila nilai wajar aset keuangan dan liabilitas When the fair values of financial assets and
keuangan yang tercatat pada laporan posisi financial liabilities recorded on the statement
keuangan tidak tersedia di pasar aktif, of financial position cannot be derived from
nilainya ditentukan dengan menggunakan active markets, they are determined using a
berbagai teknik penilaian termasuk variety of valuation techniques that include the
penggunaan model matematika. Input untuk use of mathematical models. The inputs to
model ini berasal dari data pasar yang bisa these models are derived from observable
diamati sepanjang data tersebut tersedia, market data where possible, but where
namun bila data pasar yang bisa diamati observable market data are not available,
tersebut tidak tersedia, maka digunakan management judgment is required to establish
pertimbangan manajemen untuk fair values.
menentukan nilai wajar.
Pertimbangan manajemen tersebut Management judgments include
mencakup pertimbangan likuiditas dan considerations of liquidity and model inputs
masukan model seperti volatilitas untuk such as volatility for long term derivatives and
transaksi derivatif yang berjangka panjang discount rates, early payment rates and
dan tingkat diskonto, tingkat pelunasan default rate assumptions.
dipercepat dan asumsi tingkat gagal bayar.
66
Page 441
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments (continued)
(lanjutan)
Bank menampilkan nilai wajar atas instrumen The Bank presents fair value of financial
keuangan berdasarkan hierarki nilai wajar instruments based on the following fair value
sebagai berikut: hierarchy:
- Tingkat 1 - Level 1
Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam Quoted prices (unadjusted) in active markets
pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang for identical assets or liabilities;
identik;
- Tingkat 2 - Level 2
Input selain harga kuotasian yang Inputs other than quoted prices included
termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat within Level 1 that are observable for the
diobservasi untuk aset dan liabilitas baik asset or liability either directly (example,
secara langsung (misalnya harga) atau price) or indirectly; and
secara tidak langsung; dan
- Tingkat 3 - Level 3
Input untuk aset dan liabilitas yang bukan Inputs for the asset and liability that are not
berdasarkan pada pasar yang dapat based on observable market data
diobservasi (input yang tidak dapat (unobservable inputs).
diobservasi).
Nilai wajar atas instrumen derivatif yang The fair values of derivative instruments
dinilai menggunakan teknik penilaian dengan valued by valuation techniques using
menggunakan komponen yang dapat diamati components which can be observed in the
di pasar terutama adalah swap suku bunga, market, primarily are interest rate swaps,
swap mata uang dan kontrak pertukaran currency swaps and currency exchange
mata uang. Teknik penilaian yang paling contracts. Most widely used valuation
banyak digunakan meliputi model penilaian techniques include forward and swap
forward dan swap yang menggunakan valuation models which use the present value
perhitungan nilai kini. Model tersebut calculation. The models incorporate various
menggabungkan berbagai komponen yang components which include the credit quality of
meliputi kualitas kredit dari counterparty, nilai the counterparty, spot value and future
spot dan kontrak berjangka serta kurva contracts and interest rate curve.
tingkat suku bunga.
67
Page 442
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Nilai wajar atas instrumen keuangan Fair value of financial instruments (continued)
(lanjutan)
Teknik penilaian termasuk model nilai tunai Valuation techniques include net present value
dan arus kas yang didiskontokan dan and discounted cash flow models and
perbandingan dengan instrumen yang comparison to similar instruments for which
sejenis dimana terdapat harga pasar yang market observable prices exist. Assumptions
dapat diobservasi. Asumsi dan input yang and inputs used in valuation techniques
digunakan dalam teknik penilaian termasuk include risk-free and benchmark interest rates,
suku bunga bebas risiko dan suku bunga credit spreads and other variables used in
acuan, credit spread dan variabel lainnya estimating discount rates, bond prices, foreign
yang digunakan dalam mengestimasi tingkat currency exchange rates, and expected price
diskonto, harga obligasi, kurs valuta asing, volatilities and correlations. The objective of
serta tingkat kerentanan dan korelasi harga valuation technique is to arrive at a fair value
yang diharapkan. Tujuan dari teknik penilaian determination that reflects the price of the
adalah penentuan nilai wajar yang financial instrument at the reporting date that
mencerminkan harga dari instrumen would have been determined by market
keuangan pada tanggal pelaporan yang akan participants acting at arms length.
ditentukan oleh para partisipan di pasar
dalam suatu transaksi yang wajar.
Penurunan nilai kredit yang diberikan Impairment losses on loans
Bank melakukan penelaahan pada setiap The Bank reviews its loans at each statement
tanggal laporan posisi keuangan untuk of financial position date to assess whether an
menilai apakah penurunan nilai harus dicatat impairment loss should be recorded in the
dalam laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other
komprehensif lain. Secara khusus, comprehensive income. In particular,
pertimbangan manajemen diperlukan dalam judgment by management is required in the
estimasi jumlah dan waktu arus kas di masa estimation of the amount and timing of future
mendatang ketika menentukan penurunan cash flows when determining the impairment
nilai. loss.
68
Page 443
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Penurunan nilai kredit yang diberikan Impairment losses on loans (continued)
(lanjutan)
Dalam mengestimasi arus kas tersebut, Bank In estimating these cash flows, the Bank
melakukan penilaian atas kondisi keuangan makes judgment about the borrower’s financial
peminjam dan nilai realisasi bersih agunan. situation and the net realizable value of
Estimasi tersebut didasarkan pada asumsi collateral. These estimates are based on the
dari sejumlah faktor dan hasil aktual mungkin assumptions about number of factors and
berbeda, sehingga mengakibatkan actual results may differ that cause changes to
perubahan penyisihan di masa depan. the allowance in the future.
Penurunan nilai aset yang diukur pada nilai Impairment in value of fair value through other
wajar melalui pendapatan komprehensif lain comprehensive income and acceptance
dan tagihan akseptasi receivables
Bank menelaah aset yang diklasifikasikan The Bank reviews assets which are classified
sebagai nilai wajar melalui pendapatan as fair value through other comprehensive
komprehensif lain dan tagihan akseptasi income and acceptance receivables at each
pada setiap tanggal laporan posisi keuangan financial position date to assess whether
untuk menilai apakah telah terjadi penurunan impairment has occurred. The assessment
nilai. Penilaian tersebut menggunakan uses the same considerations as applied to
pertimbangan yang sama seperti yang individual assessment on loans.
diterapkan pada penilaian secara individual
atas kredit yang diberikan.
69
Page 444
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowances for impairment losses of financial
keuangan assets
Kondisi spesifik counterparty yang In the calculation of allowance for impairment
mengalami penurunan nilai dalam losses of financial assets, the specific
pembentukan cadangan kerugian atas aset condition of impaired counterparty is
keuangan dievaluasi secara individu individually evaluated based on management's
berdasarkan estimasi terbaik manajemen best estimate of the present value of the
atas nilai kini arus kas yang diharapkan expected cash flows to be received. In
akan diterima. Dalam mengestimasi arus estimating these cash flows, management
kas tersebut, manajemen membuat makes judgements about the counterparty's
pertimbangan tentang situasi keuangan financial situation and the net realizable value
counterparty dan nilai realisasi bersih dari of any underlying collateral. Each impaired
setiap agunan. Setiap aset yang mengalami asset is assessed on its merits, the completion
penurunan nilai harus dinilai sesuai dengan strategy and estimated cash flows which are
manfaat yang ada, strategi penyelesaian considered recoverable.
dan estimasi arus kas yang diperkirakan
dapat diterima.
Perhitungan cadangan penurunan nilai Collectively assessed impairment allowances
kolektif meliputi kerugian kredit yang cover credit losses inherent in portfolios of
melekat dalam portofolio aset keuangan financial assets with similar economic
dengan karakteristik ekonomi yang sama characteristics when there is objective
ketika terdapat bukti objektif penurunan nilai evidence to suggest that they contain impaired
terganggu, tetapi penurunan nilai secara financial assets, but the individual impaired
individu belum dapat diidentifikasi. Dalam items cannot yet be identified. In assessing the
menilai kebutuhan untuk cadangan kolektif, need for collective allowances, management
manajemen mempertimbangkan faktor- considers factors such as credit quality and
faktor seperti kualitas kredit dan jenis type of product. In order to estimate the
produk. Guna membuat estimasi cadangan required allowance, assumptions are made to
yang diperlukan, manajemen membuat define the way inherent losses are modelled
asumsi untuk menentukan kerugian yang and to determine the required input
melekat, dan untuk menentukan parameter parameters, based on historical experiences,
input yang diperlukan, berdasarkan current economic conditions and future
pengalaman masa lalu, kondisi ekonomi economic condition as well since 1 January
saat ini dan juga kondisi ekonomi masa 2020.
depan sejak tanggal 1 Januari 2020.
70
Page 445
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai aset Allowances for impairment losses of financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
Keakuratan penyisihan tergantung pada The accuracy of the allowances depends on
seberapa baik estimasi arus kas masa how well the estimated future cash flows for
depan untuk cadangan counterparty specific counterparty allowances and the
tertentu dan asumsi model dan parameter model assumptions and parameters are used
yang digunakan dalam menentukan in determining collective allowances.
cadangan kolektif.
Penurunan nilai aset non-keuangan Impairment of non-financial assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset The Bank assesses impairment of assets
apabila terdapat kejadian atau perubahan whenever events or changes in circumstances
keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai that would indicates that the carrying amount
tercatat aset tak dapat dipulihkan kembali. of an asset may not be recoverable. The
Faktor-faktor penting yang dapat factors that the Bank considers important
menyebabkan penelaahan penurunan nilai which could trigger an impairment review
adalah sebagai berikut: include the following:
a) Performa yang tidak tercapai secara a) Significant underperformance relative to
signifikan terhadap ekspektasi historis expected historical or projected future
atau proyeksi hasil operasi di masa yang operating results;
akan datang;
b) Perubahan yang signifikan dalam cara b) Significant changes in the manner of use of
penggunaan aset atau strategi bisnis the acquired assets or the strategy for
secara keseluruhan; dan overall business; and
c) Industri atau tren ekonomi yang secara c) Significant negative industry or economic
signifikan bernilai negatif. trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai The Bank recognizes an impairment loss
apabila nilai tercatat aset melebihi nilai yang whenever the carrying amount of an asset
dapat dipulihkan. Nilai terpulihkan adalah exceeds its recoverable amount. The
nilai yang lebih tinggi antara nilai wajar recoverable amount is the whichever higher of
dikurang biaya untuk menjual dengan nilai an asset’s (or cash-generating units) fair value
pakai aset (atau unit penghasil kas). Nilai less costs to sell and its value in use.
terpulihkan diestimasi untuk aset individual Recoverable amounts are estimated for
atau jika tidak memungkinkan, untuk unit individual assets or if it is not possible, for the
penghasil kas yang mana aset tersebut cash-generating unit to which the asset
merupakan bagian daripada unit tersebut. belongs.
71
Page 446
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Metode Suku Bunga Efektif (EIR) Effective Interest Rate (EIR) Method
Manajemen menggunakan estimasi Management applied the estimated expected
ekspektasi umur kredit perumahan dengan life of mortgage loan using behavior life
pendekatan umur behavior dan akan approach and will reassess the behavior life to
melakukan penilaian kembali perilaku umur determine the best estimated life of housing
behavior untuk menentukan estimasi umur loans, regularly.
terbaik kredit perumahan secara berkala.
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui atas jumlah Deferred tax assets are recognized for the
pajak penghasilan terpulihkan pada periode future recoverable taxable income arising from
mendatang sebagai akibat dari perbedaan temporary difference. Management’s
temporer. Justifikasi manajemen diperlukan judgment is required to determine the amount
untuk menentukan jumlah aset pajak of deferred tax assets that can be recognized
tangguhan yang dapat diakui sesuai dengan based upon the likely timing and level of future
perkiraan waktu dan tingkat laba fiskal di taxable profits together with future tax
masa mendatang sejalan dengan strategi strategy.
rencana perpajakan ke depan.
Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan Classification of financial assets and liabilities
Bank menetapkan klasifikasi aset dan The Bank determines the classifications of
liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan certain assets and liabilities as financial assets
liabilitas keuangan dengan and financial liabilities by judging if they meet
mempertimbangkan apakah definisi yang the definition set forth in SFAS No. 71.
ditetapkan PSAK No. 71 terpenuhi. Dengan Accordingly, the financial assets and financial
demikian, aset keuangan dan liabilitas liabilities are accounted for in accordance with
keuangan diakui sesuai dengan kebijakan the Bank’s accounting policies disclosed in
akuntansi Bank seperti diungkapkan pada Note 2d.
Catatan 2d.
72
Page 447
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
2. Ikhtisar Informasi Kebijakan Akuntansi 2. Summary of Material Accounting Policies
Material (lanjutan) Information (continued)
Kebijakan akuntansi utama yang diterapkan The principal accounting policies adopted in
dalam penyusunan laporan keuangan Bank preparing the financial statements of the Bank are
adalah seperti dijabarkan di bawah ini: (lanjutan) set out below: (continued)
af. Pertimbangan dan estimasi akuntansi af. Judgments and significant accounting
yang signifikan (lanjutan) estimates (continued)
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Imbalan kerja Employee benefits
Penentuan liabilitas imbalan kerja Bank The Bank’s employee benefit liabilities are
bergantung pada pemilihan asumsi yang determined depend on the selection of certain
digunakan oleh aktuaris independen dan assumptions used by the independent
manajemen Bank dalam menghitung jumlah- actuaries and the Bank’s management in
jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk calculating such amounts. Those assumptions
antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan include among others, discount rates, future
gaji tahunan, tingkat pengunduran diri annual salary increase, annual employee
karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur turnover rate, disability rate, retirement age
pensiun dan tingkat kematian. and mortality rate.
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of applying the Bank’s
akuntansi Bank, Manajemen telah accounting policies, Management has
melakukan pertimbangan dan estimasi exercised professional judgments and made
profesional dalam menentukan jumlah yang estimates in determining the amounts
diakui dalam laporan keuangan. recognized in the financial statements. The
Pertimbangan dan estimasi profesional yang most significant uses of the professional
signifikan adalah sebagai berikut: (lanjutan) judgments and estimates are as follows:
(continued)
Pajak penghasilan Income tax
Bank mengakui liabilitas atas pajak The Bank recognizes liabilities for corporate
penghasilan badan berdasarkan estimasi income tax based on estimation of whether
apakah akan terdapat tambahan pajak additional corporate income tax will be due.
penghasilan badan.
3. Kombinasi Bisnis 3. Business Combination
Bank telah menyelesaikan Penjualan dan Bank has completed the Sale and Purchase of
Pembelian Aset dan Liabilitas atas bisnis Assets and Liabilities for the consumer business
konsumer dari Citi pada tanggal 18 November from Citi on 18 November 2023. Goodwill of
2023. Goodwill senilai Rp913.973 telah diakui Rp913,973 has been recognized on a provisional
berdasarkan basis provisi sementara, menunggu basis, pending the finalization of the completion
finalisasi atas penyelesaian akun, alokasi harga accounts, purchase price allocation and intangible
pembelian dan penilaian aset tak berwujud. Aset asset valuations. Other intangible assets relate to
tak berwujud lainnya berkaitan dengan hubungan Citi consumer business customer relationships and
pelanggan dari bisnis konsumer Citi dan core core deposits amounting to Rp220,000.
deposits senilai Rp220.000.
73
Page 448
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
3. Kombinasi Bisnis (lanjutan) 3. Business Combination (continued)
Tabel berikut ini merangkum harga perolehan The following table summarises the consideration
yang dibayarkan untuk akuisisi bisnis konsumer paid for business combination of the Citi’s
Citi serta jumlah aset yang diperoleh dan liabilitas consumer banking along with the amounts of the
yang diambil-alih pada tanggal akuisisi. assets acquired and liabilities assumed recognised
at the acquisition date.
18 November 2023
Imbalan yang dialihkan Consideration transferred
Aset Assets
Kredit yang diberikan - neto 7.607.000 Loans
Aset lain-lain 113.464 Other assets
Total 7.720.464 Total
Liabilitas Liability
Simpanan nasabah 11.591.616 Customer deposits
Liabilitas lain-lain 205.966 Other liabilities
Total 11.797.582 Total
Nilai aset bersih diperoleh 4.077.118 Net assets acquired
Dikurangi: Less:
Goodwill setelah penyesuaian nilai wajar 1.061.759 Goodwill after fair value adjustment
Aset tak berwujud 72.214 Intangible assets
Nilai bersih diperoleh setelah dikurangi Net assets acquired less
biaya akuisisi 2.943.145 acquisition cost
Kas dan setara kas diperoleh 72.155 Cash and cash equivalents acquired
Hasil akusisi atas bisnis konsumen, Proceeds from acquisition of consumer
nilai kas yang diperoleh - neto 3.015.300 business, net of cash acquired
Terdapat perkiraan biaya transaksi one-off senilai There were approximate of Rp630,000 one-off
Rp630.000 sehubungan dengan akuisisi bisnis ini transactional costs relating to this business
sudah termasuk dalam biaya operasional untuk tahun acquisition were included in the operating
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023. expenses for the financial year ended
31 December 2023.
Setelah akun penyelesaian difinalisasi, jumlah Once the completion accounts are finalized, the
penyesuaian penyelesaian akan dibayarkan. Alokasi completion adjustment amount will be paid. The
harga pembelian, penilaian aset tak berwujud dan purchase price allocation, the intangible asset
goodwill sehubungan dengan akuisisi, akan valuations and goodwill relating to the acquisition,
diselesaikan dan disesuaikan jika diperlukan. will be finalized and adjusted for where necessary.
74
Page 449
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
4. Kas 4. Cash
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 465.713 540.916 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 72.259 61.976 United States Dollar
Dolar Singapura 65.568 114.510 Singapore Dollar
Total 603.540 717.402 Total
Kas dalam Rupiah termasuk uang pada mesin Cash in Rupiah includes cash in Automatic Teller
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) sejumlah Machines (ATM) amounting to Rp14,516 and
Rp14.516 dan Rp9.475 masing-masing pada Rp9,475 as of 31 December 2023 and 2022,
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. respectively.
5. Giro pada Bank Indonesia 5. Current Accounts with Bank Indonesia
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 7.911.177 6.751.944 Rupiah
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
(USD129.239.467 dan USD136.028.914 (USD129,239,467 and USD136,028,914
masing-masing pada tanggal as of 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022) 1.989.900 2.117.630 2022, respectively)
Total 9.901.077 8.869.574 Total
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain Minimum
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam Statutory Reserves (GWM) in Rupiah for
kegiatannya sebagai bank umum, serta GWM conventional banking and statutory reserves in
dalam mata uang asing dalam kegiatannya foreign currencies for foreign exchange
melakukan transaksi mata uang asing. transactions.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, GWM As of 31 December 2023 and 2022, GWM in
dalam Rupiah dan mata uang asing masing- Rupiah and foreign currencies are as follows:
masing adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
GWM Harian 9,42% 9,47% Daily GWM
GWM Rata-rata 10,34% 10,57% Average GWM
Penyangga Likuiditas Makroprudensial 34,36% 31,25% Macroprudential Liquidity Buffer
Rasio Intermediasi Makroprudensial 67,84% 69,69% Macroprudential Intermediation Ratio
Valuta asing Foreign currencies
GWM Harian 4,67% 4,10% Daily GWM
GWM Rata-rata 4,22% 4,12% Average GWM
GWM adalah simpanan minimum yang wajib GWM is a minimum reserve that should be
dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo rekening maintained by the Bank in the current account with
giro pada Bank Indonesia yang besarnya Bank Indonesia, the amount of which is determined
ditetapkan oleh Bank Indonesia sebesar by Bank Indonesia at a certain percentage of third
persentase tertentu dari dana pihak ketiga dalam party fund in rupiah and foreign currency.
rupiah dan valuta asing.
75
Page 450
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
5. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) 5. Current Accounts with Bank Indonesia
(continued)
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) Macroprudential Liquidity Buffer (PLM) is the
adalah cadangan likuiditas minimum dalam minimum liquidity reserve in Rupiah that the Bank
Rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank dalam is required to maintain in form of the percentage of
bentuk surat berharga yang besarnya ditetapkan treasury bonds over third party funds in Rupiah.
oleh Bank Indonesia sebesar persentase tertentu
dari dana pihak ketiga dalam Rupiah.
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) adalah Macroprudential Intermediation Ratio (RIM) is
rasio hasil perbandingan pinjaman yang diberikan resulted from comparison of loan and corporate
dan surat berharga korporasi yang dimiliki oleh bonds owned by the Bank towards third party
Bank terhadap dana pihak ketiga dalam bentuk funds in form of demand deposits, saving deposits
giro, tabungan dan simpanan berjangka (tidak and time deposits (excluded deposits from other
termasuk dana antarbank), surat berharga yang banks) and bonds issued by the Bank to non-bank
diterbitkan oleh Bank kepada pihak ketiga bukan third parties and borrowings in the form of bilateral
bank dan pinjaman yang diterima dalam bentuk and syndicated loans with remaining term of more
pinjaman bilateral dan sindikasi dengan sisa than 1 year and are not domestic interbank loans
jangka waktu lebih dari 1 tahun dan bukan and overdraft.
merupakan pinjaman antarbank dalam negeri dan
overdraft.
Rasio GWM Bank pada tanggal 31 Desember The Bank’s GWM ratios as of 31 December 2023
2023 dan 2022 telah sesuai dengan Peraturan have already complied with Bank Indonesia
Bank Indonesia (PBI) No.24/4/PBI/2022 tanggal Regulation No.24/4/PBI/2022 dated 25 February
25 Februari 2022 tentang perubahan keempat 2022 regarding fourth amendment of PBI No.
atas PBI No.20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 20/3/PBI/2018 dated 29 March 2018 regarding
tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum dalam Minimum Reserve Requirement in Rupiah and
Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Foreign Currency for Conventional Bank and
Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan Board Member of Governor Regulation (PADG)
Gubernur (PADG) No. 12 Tahun 2023 tanggal No. 12 of 2023 dated 27 September 2023
27 September 2023 tentang Peraturan concerning Regulations for the Fulfillment of
Pelaksanaan Pemenuhan Giro Wajib Minimum Minimum Statutory Current Accounts in Rupiah
dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum and Foreign Currencies for Conventional
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Commercial Banks, Sharia Commercial Banks,
Usaha Syariah. Parameter pemenuhan GWM and Sharia Business Units. The parameter of
Rupiah ditetapkan sebesar 0% untuk GWM harian required GWM Rupiah is determined at 0% which
dan bertahap untuk pemenuhan GWM secara is fulfilled on a daily basis and gradually for the
rata-rata yaitu sebesar 7,5% mulai tanggal 1 Juli average basis, at 7.5% from 1 July to 31 August
hingga 31 Agustus 2022 dan sebesar 9,0% mulai 2022 and at 9.0% from 1 September 2022.
tanggal 1 September 2022.
76
Page 451
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
5. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) 5. Current Accounts with Bank Indonesia
(continued)
Bank Indonesia melakukan penguatan kebijakan Bank Indonesia has strengthened incentive policy
insentif untuk mendorong peranan perbankan to stimulate the role of banks in financing priority
dalam pembiayaan kepada sektor prioritas sesuai sectors in accordance with Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. Regulation (PBI) No. 24/5/PBI/2022 regarding
24/5/PBI/2022 tentang Insentif bagi Bank yang Incentives for Banks Providing Funds for Certain
Memberikan Penyediaan Dana untuk Kegiatan and Inclusive Economic Activities dated
Ekonomi Tertentu dan Inklusif tanggal 25 Februari 25 February 2022, as further regulated through
2022, sebagaimana diatur lebih lanjut melalui PADG No. 24/4/PADG/2022 dated 1 March 2022
PADG No. 24/4/PADG/2022 tanggal 1 Maret 2022 as amended by the latest amendment of PADG
sebagaimana telah diubah dengan perubahan No. 1 of 2023 dated 15 February, 2023, and the
terakhir PADG No. 1 Tahun 2023 tanggal latest amendment by PADG No. 11 year of 2023
15 Februari 2023 dan perubahan terakhir PADG dated 27 September 2023 regarding “Regulations
No. 11 tahun 2023 tanggal 27 September 2023 for Implementing Macroprudential Liquidity
tentang “Peraturan Pelaksanaan Kebijakan Incentive Policy” Bank Indonesia provides
Insentif Likuiditas Makroprudensial” Bank incentives in the form of leniency on the obligation
Indonesia memberikan insentif berupa to fulfill the statutory reserve in rupiah which must
kelonggaran atas kewajiban pemenuhan GWM be fulfilled on a daily basis of 3.20% and the
dalam rupiah yang wajib dipenuhi secara harian obligation to fulfill the statutory reserve in rupiah
sebesar 3,20% dan kewajiban pemenuhan GWM based on sharia principles is 2.50%. This incentive
dalam rupiah berdasarkan prinsip syariah sebesar is given to Banks that provide funds for certain and
2,50%. Insentif bagi Bank yang melakukan inclusive economic activities as
penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu stipulated by Bank Indonesia and are valid from
dan inklusif ditetapkan oleh Bank Indonesia dan 1 December 2023 to 29 February 2024.
berlaku mulai tanggal 1 Desember 2023 sampai
dengan tanggal 29 Februari 2024.
Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) dan The Bank’s Macroprudential Intermediation Ratio
Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) (RIM) and Macroprudential Liquidity Buffer (PLM)
Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 as of 31 December 2023 and 2022 refers to PADG
mengacu pada PADG No.24/14/PADG/2022 No.24/14/PADG/2022 dated 1 November 2022
tanggal 1 November 2022 tentang perubahan regarding the fifth amendment of PADG
kelima atas PADG No.21/22/PADG/2019 tanggal No.21/22/PADG/2019 dated 28 November 2019
28 November 2019 dan PBI No.23/17/PBI/2021 and PBI No.23/17/PBI/2021 dated 17 December
tanggal 17 Desember 2021 tentang perubahan 2021 regarding the third amendment of PBI
ketiga atas PBI No.20/4/PBI/2018 tanggal No.20/4/PBI/2018 dated 29 March 2018 regarding
29 Maret 2018 tentang Rasio Intermediasi Macroprudential Intermediation Ratio and
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Buffer for Conventional
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional Bank which the limit parameter lower RIM are
dimana parameter pemenuhan batas bawah RIM implemented from 1 January 2022 the RIM limit is
diberlakukan sejak tanggal 1 Januari 2022 less than 84%.
batasan RIM adalah kurang dari 84%.
Untuk batas atas RIM tetap sebesar 94% dan PLM The upper limit for RIM is fixed at 94% and PLM at
sebesar 6%. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 6%. As of 31 December 2023 and 2022, the RIM
2022 rasio RIM adalah sebesar 67,84% dan ratio are 67.84% and 69.69%. The Bank has
69,69%. Bank telah memperhitungkan Giro RIM calculated Giro RIM in accordance with applicable
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. regulations.
Suku bunga efektif rata-rata giro pada Bank The average effective interest rates of current
Indonesia adalah sebagai berikut: account with Bank Indonesia are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 0,69% 0,77% Rupiah
Mata uang asing 0,00% 0,00% Foreign currency
77
Page 452
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. Giro pada Bank Lain 6. Current Accounts with Other Banks
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/ Types of current accounts
Jenis giro pada bank lain 31 December 2023 31 December 2022 with other banks
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
PT Bank Central Asia Tbk 38.910 150 PT Bank Central Asia Tbk
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp2.000) 2.451 900 Others (below Rp2,000 each)
Subtotal - Pihak ketiga - Rupiah 41.361 1.050 Subtotal - Third parties - Rupiah
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
JP Morgan Chase Bank, JP Morgan Chase Bank,
Amerika Serikat 339.931 212.332 United States of America
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 9.279 15.456 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 8.222 24.280 PT Bank Central Asia Tbk
Deutsche Bank AG, Deutsche Bank AG,
Amerika Serikat 5.339 3.197 United States of America
Dolar Singapura: Singapore Dollar:
DBS Bank, Singapura 137.784 204.090 DBS Bank Singapore
Yuan China Renminbi: Chinese Yuan Renminbi:
PT Bank ICBC Indonesia 109.742 177.381 PT Bank ICBC Indonesia
Yuan China: Chinese Yuan:
ICBC, China 3.258 3.358 ICBC, China
Yen Jepang: Japanese Yen:
Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ, Bank of Tokyo - Mitsubishi UFJ,
Jepang 22.455 167.463 Japan
Euro Eropa: European Euro:
Deutsche Bank, Frankfurt 50.643 64.180 Deutsche Bank, Frankfurt
ING Belgium, Brussels 13.601 6.357 ING Belgium, Brussels
Pound Sterling Inggris: Great Britain Pound Sterling:
Barclays Bank, London 69.162 47.557 Barclays Bank, London
Dolar Australia: Australian Dollar:
ANZ Bank Ltd., Australia 32.680 31.972 ANZ Bank Ltd., Australia
National Australia Bank, Australia 24.572 10.371 National Australia Bank, Australia
Dolar Selandia Baru: New Zealand Dollar:
ANZ National Bank, Selandia Baru 27.551 11.822 ANZ National Bank, New Zealand
Dolar Kanada: Canadian Dollar:
Canadian Imperial Bank of Commerce, Canadian Imperial Bank of Commerce,
Toronto 34.249 9.826 Toronto
Krona Swedia: Swedish Krona:
Danske Bank A/S, Swedia 8.952 8.868 Danske Bank A/S, Sweden
Franc Swiss: Swiss Franc:
UBS AG, Zurich 2.610 3.663 UBS AG, Zurich
Lain-lain (masing-masing
di bawah Rp2.000) 1.561 2.555 Others (below Rp2,000 each)
Subtotal - Pihak ketiga - Subtotal - Third parties -
Mata uang asing 901.591 1.004.728 Foreign currencies
Total - Pihak ketiga 942.952 1.005.778 Total - Third parties
78
Page 453
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. Giro pada Bank Lain (lanjutan) 6. Current Accounts with Other Banks (continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/ Types of current accounts
Jenis giro pada bank lain 31 December 2023 31 December 2022 with other banks
Pihak berelasi (Catatan 37) Related parties (Note 37)
Dolar Singapura: Singapore Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Singapura 12.563 18.291 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Yuan China: Chinese Yuan:
United Overseas Bank Ltd., Shanghai 9.483 1.751 United Overseas Bank Ltd., Shanghai
Dolar Hong Kong: Hong Kong Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Hong Kon g 6.004 1.215 United Overseas Bank Ltd., Hong Kong
United Overseas Bank Ltd., Singapura 30 30 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Dolar Amerika Serikat: United States Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Singapura 5.058 49.855 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Euro Eropa: European Euro:
United Overseas Bank Ltd., Singapura 2.754 718 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Yen Jepang: Japanese Yen:
United Overseas Bank Ltd., Tokyo 2.730 3.303 United Overseas Bank Ltd., Tokyo
Yuan China Renminbi: Chinese Yuan Renminbi:
United Overseas Bank Ltd., Shanghai 1.974 188 United Overseas Bank Ltd., Shanghai
United Overseas Bank Ltd., Singapura 120 123 United Overseas Bank Ltd., Singapore
Dolar Australia: Australian Dollar:
United Overseas Bank Ltd., Sydney 598 600 United Overseas Bank Ltd., Sydney
Baht Thailand: Thailand Baht:
United Overseas Bank Ltd., Thailand 144 18.316 United Overseas Bank Ltd., Thailand
Ringgit Malaysia: Malaysian Ringgit:
United Overseas Bank Ltd., Malaysia 72 79 United Overseas Bank Ltd., Malaysia
Total - Pihak berelasi 41.530 94.469 Total - Related parties
Total 984.482 1.100.247 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.706) (6.313) Allowance for impairment losses
Neto 981.776 1.093.934 Net
Suku bunga rata-rata untuk giro pada bank lain The average interest rate for current accounts with
adalah sebagai berikut: other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 0,00% - 0,01% 0,00% - 1,12% Rupiah
Mata uang asing 0,00% - 7,38% 0,00% - 1,38% Foreign currency
Tidak terdapat giro pada bank lain yang diblokir There were no current accounts with other banks
dan dijadikan jaminan pada tanggal blocked and pledged as collateral as of
31 Desember 2023 dan 2022. 31 December 2023 and 2022.
79
Page 454
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
6. Giro pada Bank Lain (lanjutan) 6. Current Accounts with Other Banks (continued)
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh giro pada bank By collectability, all current accounts with other
lain pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 banks as of 31 December 2023 and 2022 are
diklasifikasikan lancar. classified as current.
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 1.884.946 - - 1.884.946 31 December 2021
Mutasi neto (784.699) - - (784.699) Net movement
31 Desember 2022 1.100.247 - - 1.100.247 31 December 2022
Mutasi neto (115.765) - - (115.765) Net movement
31 Desember 2023 984.482 - - 984.482 31 December 2023
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 5.954 - - 5.954 31 December 2021
Pengukuran kembali 1.229 - - 1.229 Remeasurement
Perubahan pada: Changes in:
- Parameter (870) - - (870) - Parameter
31 Desember 2022 6.313 - - 6.313 31 December 2022
Pengukuran kembali (3.601) - - (3.601) Remeasurement
Perubahan pada: Changes in:
- Parameter (6) - - (6) - Parameter
31 Desember 2023 2.706 - - 2.706 31 December 2023
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup allowance for impairment losses is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan cover possible impairment losses from
nilai atas tidak tertagihnya giro pada bank lain. uncollectible current accounts with other banks.
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain Banks
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
Jenis penempatan 31 December 2023 31 December 2022 Types of placements
Pihak ketiga Third parties
Rupiah: Rupiah:
Fasilitas Simpanan Bank Indonesia 1.399.184 279.889 Deposit Facilities of Bank Indonesia
Term Deposit Bank Indonesia - 599.645 Term Deposits of Bank Indonesia
Subtotal - Pihak ketiga - Rupiah 1.399.184 879.534 Subtotal - Third parties - Rupiah
80
Page 455
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain (lanjutan) Banks (continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
Jenis penempatan 31 December 2023 31 December 2022 Types of placements
Mata uang asing: Foreign currencies:
Term Deposit Bank Indonesia 446.513 3.938.577 Term Deposits of Bank Indonesia
Call Money: Call Money:
Bank of New York, Bank of New York,
Amerika Serikat 290.233 959.736 United States of America
PT Bank ANZ Indonesia - 77.838 PT Bank ANZ Indonesia
Subtotal - Pihak ketiga - Subtotal - Third parties -
Mata uang asing 736.746 4.976.151 Foreign currencies
Total - Pihak ketiga 2.135.930 5.855.685 Total - Third parties
Total 2.135.930 5.855.685 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai - (56) Allowance for impairment losses
Neto 2.135.930 5.855.629 Net
Suku bunga rata-rata untuk penempatan pada The average interest rates for placement with Bank
Bank Indonesia dan bank lain adalah sebagai Indonesia and other banks are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 5,10% - 5,42% 3,25% - 3,60% Rupiah
Mata uang asing 4,99% - 5,12% 1,79% - 1,98% Foreign currencies
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan The details of placements with Bank Indonesia and
bank lain berdasarkan jenis penempatan dan sisa other banks based on the type of placements and
umur sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai remaining maturities are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2023
Penempatan/ Call
Placements Money Total
Rupiah Rupiah
< 1 bulan 1.399.184 - 1.399.184 < 1 month
Mata uang asing Foreign currencies
< 1 bulan 446.513 290.233 736.746 < 1 month
Total 1.845.697 290.233 2.135.930 Total
81
Page 456
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain (lanjutan) Banks (continued)
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan The details of placements with Bank Indonesia and
bank lain berdasarkan jenis penempatan dan sisa other banks based on the type of placements and
umur sampai dengan jatuh tempo adalah sebagai remaining maturities are as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
31 Desember/31 December 2022
Penempatan/ Call
Placements Money Total
Rupiah Rupiah
< 1 bulan 879.534 - 879.534 < 1 month
Mata uang asing Foreign currencies
< 1 bulan 3.938.577 1.037.574 4.976.151 < 1 month
Total 4.818.111 1.037.574 5.855.685 Total
Tidak terdapat penempatan pada bank lain yang There were no placements with other banks
diblokir dan dijadikan jaminan pada tanggal blocked and pledged as collateral as of
31 Desember 2023 dan 2022. 31 December 2023 and 2022.
Rincian penempatan pada Bank Indonesia dan The details of placements with Bank Indonesia and
bank lain berdasarkan sisa umur sampai dengan other banks based on remaining maturities are
jatuh tempo terdapat pada Catatan 40. shown in Note 40.
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh penempatan By collectability, all placements with Bank
pada Bank Indonesia dan bank lain pada tanggal Indonesia and other banks as of 31 December
31 Desember 2023 dan 2022 diklasifikasikan 2023 and 2022 are classified as current.
lancar.
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 2.994.531 - - 2.994.531 31 December 2021
Aset baru 5.855.685 - - 5.855.685 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (2.994.531) - - (2.994.531) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2022 5.855.685 - - 5.855.685 31 December 2022
Aset baru 2.135.930 - - 2.135.930 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (5.855.685) - - (5.855.685) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2023 2.135.930 - - 2.135.930 31 December 2023
82
Page 457
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
7. Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank 7. Placements with Bank Indonesia and Other
Lain (lanjutan) Banks (continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 - - - - 31 December 2021
Aset baru 56 - - 56 New assets originated
31 Desember 2022 56 - - 56 31 December 2022
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (56) - - (56) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2023 - - - - 31 December 2023
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup allowance for impairment losses is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan cover possible impairment losses from
nilai atas tidak tertagihnya penempatan pada uncollectible placements with Bank Indonesia and
Bank Indonesia dan bank lain. other banks.
8. Efek-efek yang Diperdagangkan 8. Trading Securities
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Efek-efek yang diperdagangkan Trading securities
Obligasi Pemerintah 1.690.188 78.501 1.768.689 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia
Bank Indonesia 677.264 - 677.264 Rupiah Securities
Obligasi Korporasi 196.136 - 196.136 Corporate Bonds
Sukuk 20.746 95.401 116.147 Sukuk
Total 2.584.334 173.902 2.758.236 Total
31 Desember/31 December 2022
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Efek-efek yang diperdagangkan Trading securities
Obligasi Pemerintah 359.340 48.401 407.741 Government Bonds
Obligasi Korporasi 141.018 - 141.018 Corporate Bonds
Sukuk 31.390 13.629 45.019 Sukuk
Total 531.748 62.030 593.778 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, efek- As of 31 December 2023 and 2022, trading
efek yang diperdagangkan adalah efek-efek yang securities are the securities issued by the
diterbitkan oleh pemerintah dan korporasi dan government and corporation and categorized as
dikategorikan tanpa peringkat berupa obligasi non-rated in the form of government bonds, Bank
pemerintah, sekuritas rupiah Bank Indonesia dan Indonesia rupiah securities and sukuk.
sukuk.
83
Page 458
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
8. Efek-efek yang Diperdagangkan (lanjutan) 8. Trading Securities (continued)
Rincian obligasi korporasi berdasarkan peringkat The details of corporate bonds based on rating are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/31 December
Pemeringkat/
Ranked by 2023 2022 2023 2022
PT Merdeka Copper Gold Tbk Pefindo idA+ idA+ 99.805 141.018 PT Merdeka Copper Gold Tbk
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Pefindo idAA- - 90.638 - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk
PT Astra Sedaya Finance Pefindo idAAA - 4.998 - PT Astra Sedaya Finance
PT PLN (Persero) - Kantor Pusat Pefindo idAAA - 446 - PT PLN (Persero) - Head Office
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA - 249 - (Persero) Tbk
Total 196.136 141.018 Total
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa pada The Bank’s management believes that as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, seluruh 31 December 2023 and 2022, all trading securities
efek-efek yang diperdagangkan digolongkan are classified as current and not impaired.
lancar dan tidak mengalami penurunan nilai.
Rincian efek-efek diperdagangkan berdasarkan The details of trading securities based on
sisa umur sampai dengan jatuh tempo terdapat remaining maturities are shown in Note 40.
pada Catatan 40.
Suku bunga efektif rata-rata efek-efek yang The average effective interest rates of trading
diperdagangkan adalah sebagai berikut: securities are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah 4,90% - 8,95% 4,91% - 8,54% Government Bonds
Sekuritas Rupiah Bank Indonesia 6,40% - 6,71% - Bank Indonesia Rupiah Securities
Obligasi Korporasi 6,23% - 9,15% 6,76% - 7,76% Corporate Bonds
Sukuk 4,48% - 6,73% 5,04% - 6,75% Sukuk
Mata uang asing Foreign currency
Obligasi Pemerintah 1,85% - 7,19% 2,54% - 5,66% Government Bonds
Sukuk 2,30% - 4,70% 2,43% - 4,53% Sukuk
9. Investasi Keuangan 9. Financial Investments
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan At fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 11.183.830 414.216 11.598.046 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 6.184.397 321.071 6.505.468 Bank Indonesia
Sukuk 685.108 825.193 1.510.301 Sukuk
Obligasi Korporasi 683.593 - 683.593 Corporate Bonds
Negotiable
Certificate Deposit 104.357 - 104.357 Negotiable Certificate Deposit
Total 18.841.285 1.560.480 20.401.765 Total
84
Page 459
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi At amortized cost
Obligasi Pemerintah 7.629.732 - 7.629.732 Government Bonds
Wesel ekspor berjangka Export bills
Pihak ketiga 2.581.035 2.068.786 4.649.821 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) - 56.999 56.999 Related parties (Note 37)
Sukuk 312.908 - 312.908 Sukuk
Total 10.523.675 2.125.785 12.649.460 Total
Total investasi keuangan 29.364.960 3.686.265 33.051.225 Total financial investments
Cadangan kerugian
penurunan nilai (6.853) (6.995) (13.848) Allowance for impairment losses
Neto 29.358.107 3.679.270 33.037.377 Net
31 Desember/31 December 2022
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan At fair value through other
komprehensif lain comprehensive income
Obligasi Pemerintah 9.821.319 881.299 10.702.618 Government Bonds
Sukuk 3.890.069 878.786 4.768.855 Sukuk
Obligasi Korporasi 453.609 - 453.609 Corporate Bonds
Total 14.164.997 1.760.085 15.925.082 Total
Diukur pada biaya perolehan
yang diamortisasi At amortized cost
Obligasi Pemerintah 7.431.039 - 7.431.039 Government Bonds
Wesel ekspor berjangka Export bills
Pihak ketiga 1.912.559 2.098.279 4.010.838 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) - 96.459 96.459 Related parties (Note 37)
Sukuk 509.336 - 509.336 Sukuk
Total 9.852.934 2.194.738 12.047.672 Total
Total investasi keuangan 24.017.931 3.954.823 27.972.754 Total financial investments
Cadangan kerugian
penurunan nilai (8.249) (11.349) (19.598) Allowance for impairment losses
Neto 24.009.682 3.943.474 27.953.156 Net
85
Page 460
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
a. Investasi keuangan yang diukur pada nilai a. The financial investments at fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income as of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 December 2023 and 2022 are as follows:
2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Nilai wajar Fair value
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah 11.183.830 9.821.319 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 6.184.397 - Bank Indonesia
Sukuk 685.108 3.890.069 Sukuk
Obligasi Korporasi 683.593 453.609 Corporate Bonds
Negotiable Certifcate of Deposit 104.357 - Negotiable Certificate of Deposit
Subtotal 18.841.285 14.164.997 Subtotal
Mata Uang Asing Foreign Currencies
Obligasi Pemerintah 414.216 881.299 Government Bonds
Sekuritas Rupiah Rupiah Securities
Bank Indonesia 321.071 - Bank Indonesia
Sukuk 825.193 878.786 Sukuk
Subtotal 1.560.480 1.760.085 Subtotal
Total 20.401.765 15.925.082 Total
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Nilai nominal 20.639.191 15.883.152 Nominal value
Saldo yang belum diamortisasi (121.227) 239.643 Unamortized amount
Kerugian yang
belum direalisasi (116.199) (197.713) Unrealized loss
Total 20.401.765 15.925.082 Total
Rekonsiliasi atas perubahan Reconciliations of movement in unrealized
keuntungan/(kerugian) yang belum gain/(loss) on securities at fair value through
direalisasi atas efek-efek yang diukur pada other comprehensive income - net are as
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif follows:
lain - neto adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31
2023 2022
Saldo awal tahun (154.011) 117.348 Balance at beginning of year
Keuntungan/(kerugian) yang belum Unrealized gain/(loss)
direalisasi diakui di ekuitas 79.383 (346.987) recognized in equity
(Pemulihan)/Penyisihan kerugian
penurunan nilai selama tahun (Reversal)/provision for impairment
berjalan 283 (909) losses during the year
Efek pajak (17.527) 76.537 Tax effect
Saldo akhir tahun (91.872) (154.011) Balance at end of year
86
Page 461
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
b. Klasifikasi investasi keuangan yang diukur b. The classification of financial investments at
pada biaya perolehan yang diamortisasi amortized cost based on the remaining
berdasarkan sisa umur sebelum cadangan maturities before allowance for impairment
kerugian penurunan nilai adalah sebagai losses are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
< 1 bulan 5.264.748 898.948 6.163.696 < 1 month
≥ 1 bulan ≤ 3 bulan 1.986.681 544.966 2.531.647 ≥ 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 12 bulan 487.626 681.871 1.169.497 > 3 months ≤ 12 months
> 12 bulan 2.784.620 - 2.784.620 > 12 months
Total 10.523.675 2.125.785 12.649.460 Total
31 Desember/31 December 2022
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
< 1 bulan 585.333 1.143.304 1.728.637 < 1 month
≥ 1 bulan ≤ 3 bulan 1.050.223 782.244 1.832.467 ≥ 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 12 bulan 277.003 269.190 546.193 > 3 months ≤ 12 months
> 12 bulan 7.940.375 - 7.940.375 > 12 months
Total 9.852.934 2.194.738 12.047.672 Total
Rincian investasi keuangan berdasarkan sisa The details of financial investment based on
umur sampai dengan jatuh tempo terdapat remaining maturities are shown in Note 40.
pada Catatan 40.
c. Rincian obligasi korporasi berdasarkan c. The details of corporate bonds based on rating
peringkat adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/31 December
Pemeringkat/
Ranked by 2023 2022 2023 2022
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA idAAA 158.309 161.387 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk Pefindo idAAA idAAA 140.000 137.959 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk Pefindo idAAA idAAA 100.406 51.654 (Persero) Tbk
PT Sarana Multi PT Sarana Multi
Infrastruktur Pefindo idAAA idAAA 84.348 - Infrastruktur
PT Bank CIMB Niaga Tbk Pefindo idAAA idAAA 75.496 77.498 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Astra Sedaya PT Astra Sedaya
Finance Pefindo idAAA idAAA 69.974 - Finance
PT Federal PT Federal
International Finance Pefindo idAAA idAAA 30.203 - International Finance
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk Pefindo idAAA idAAA 14.904 15.061 Indonesia Tbk
PT PLN (Persero) Pefindo idAAA idAAA 9.953 10.050 PT PLN (Persero)
Total 683.593 453.609 Total
d. Berdasarkan kolektibilitas, seluruh investasi d. By collectability, all financial investments as of
keuangan pada tanggal 31 Desember 2023 31 December 2023 and 2022 are classified as
dan 2022 diklasifikasikan lancar. current.
87
Page 462
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
e. Perubahan nilai tercatat bruto atas investasi e. Movements in the gross carrying amount of
keuangan yang diukur pada nilai wajar financial investments at fair value through
melalui penghasilan komprehensif lainnya other comprehensive income and at amortized
dan yang diukur pada biaya perolehan yang cost are as follows:
diamortisasi adalah sebagai berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 16.457.995 55.789 - 16.513.784 31 December 2021
Aset baru 14.041.739 17.635 - 14.059.374 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (7.155.380) (55.789) - (7.211.169) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali 4.610.765 - - 4.610.765 Remeasurement
31 Desember 2022 27.955.119 17.635 - 27.972.754 31 December 2022
Aset baru 13.900.707 8.691 - 13.909.398 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (8.431.897) (17.635) - (8.449.532) (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (381.395) - - (381.395) Remeasurement
31 Desember 2023 33.042.534 8.691 - 33.051.225 31 December 2023
f. Perubahan cadangan kerugian penurunan f. The movements in the allowance for
nilai atas investasi keuangan yang diukur impairment losses of financial investments at
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif fair value through other comprehensive
lainnya dan yang diukur pada biaya income and at amortized cost are as follows:
perolehan yang diamortisasi adalah sebagai
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 25.605 3.083 - 28.688 31 December 2021
Aset baru 16.889 2.709 - 19.598 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (25.605) (3.083) - (28.688) (excluding write-offs)
31 Desember 2022 16.889 2.709 - 19.598 31 December 2022
Aset baru 12.802 1.046 - 13.848 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (16.889) (2.709) - (19.598) (excluding write-offs)
31 Desember 2023 12.802 1.046 - 13.848 31 December 2023
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa The Bank’s management believes that the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses is adequate
adalah cukup untuk menutup kemungkinan to cover possible impairment losses from
kerugian penurunan nilai atas tidak uncollectible export bills and corporate bonds.
tertagihnya wesel ekspor berjangka dan
obligasi korporasi.
88
Page 463
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
9. Investasi Keuangan (lanjutan) 9. Financial Investments (continued)
g. Suku bunga efektif rata-rata investasi g. The average effective interest rates of financial
keuangan adalah sebagai berikut: investments are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 4,83% - 11,00% 3,69% - 12,60% Rupiah
Mata uang asing 2,90% - 8,29% 0,98% - 6,65% Foreign currency
10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif 10. Derivative Receivables and Payables
Ikhtisar tagihan dan liabilitas derivatif adalah The summary of derivative receivables and
sebagai berikut: payables are as follows:
31 Desember/31 December 2023
Nilai nosional
(kontrak)
(ekuivalen
rupiah)/
Notional value Tagihan Liabilitas
(contract) derivatif/ derivatif/
(equivalent Derivative Derivative
Jenis rupiah) receivables payables Type
Cross currency interest rate
Swap pertukaran valas dan suku bunga swap
Rupiah 21.050.446 516.385 158.821 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 23.705.299 109.919 634.129 United States Dollar
Forward beli Forward bought
Dolar Amerika Serikat 21.204.568 28.591 204.687 United States Dollar
Forward jual Forward sold
Dolar Amerika Serikat 9.519.718 63.974 20.262 United States Dollar
Option 8.520.456 77.979 75.019 Option
Swap suku bunga Interest rate swap
Rupiah 339.331 502 2.864 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 14.301.440 43.344 124.506 United States Dollar
Futures 92.382 - 2.312 Futures
Total 840.694 1.222.600 Total
31 Desember/31 December 2022
Nilai nosional
(kontrak)
(ekuivalen
rupiah)/
Notional value Tagihan Liabilitas
(contract) derivatif/ derivatif/
(equivalent Derivative Derivative
Jenis rupiah) receivables payables Type
Cross currency interest rate
Swap pertukaran valas dan suku bunga swap
Rupiah 21.677.439 839.777 101.481 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 23.729.072 42.080 942.696 United States Dollar
Forward beli Forward bought
Dolar Amerika Serikat 15.889.556 174.950 52.837 United States Dollar
89
Page 464
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 10. Derivative Receivables and Payables
(continued)
Ikhtisar tagihan dan liabilitas derivatif adalah The summary of derivative receivables and
sebagai berikut: (lanjutan) payables are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2022
Nilai nosional
(kontrak)
(ekuivalen
rupiah)/
Notional value Tagihan Liabilitas
(contract) derivatif/ derivatif/
(equivalent Derivative Derivative
Jenis rupiah) receivables payables Type
Forward jual Forward sold
Dolar Amerika Serikat 7.421.196 37.105 45.647 United States Dollar
Option 9.302.826 107.535 103.143 Option
Swap suku bunga Interest rate swap
Rupiah 488.920 2.154 4.836 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 16.134.220 117.136 149.895 United States Dollar
Total 1.320.737 1.400.535 Total
Rincian tagihan dan liabilitas derivatif The details of derivative receivables and payables
berdasarkan sisa umur sampai dengan jatuh based on remaining maturities are shown in
tempo terdapat pada Catatan 40. Note 40.
Dalam kegiatan normal bisnis, Bank melakukan In the normal course of the business, the Bank
transaksi derivatif tertentu untuk memenuhi enters into some derivative transactions to meet the
kebutuhan spesifik nasabahnya dan dalam specific needs of its customers as well as to
rangka pengelolaan likuiditas dan posisi lindung manage its liquidity and hedging position. The Bank
nilai. Bank memiliki kebijakan pengelolaan risiko has its own risk management policy and the risk
dan limit yang ditentukan untuk mengendalikan amount limit for controlling the foreign exchange
risiko nilai tukar dan suku bunga. Perubahan and interest rate risks. The changes in variable
variabel risiko pasar dimonitor secara aktif dalam market risk are actively monitored in the ALCO
rapat ALCO (Asset and Liability Committee) yang (Asset and Liability Committee) meeting, whereby
dijadikan acuan dalam menentukan strategi the changes serve as the benchmark in determining
Bank. the Bank’s strategies.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank As of 31 December 2023 and 2022, the Bank has
memiliki beberapa tipe instrumen derivatif the following types of derivative instruments:
sebagai berikut:
Pertukaran forward Forward exchange
Kontrak forward pertukaran valuta asing adalah Forward foreign exchange contracts are contractual
perjanjian untuk membeli atau menjual suatu agreements to buy or sell a foreign currency at
mata uang asing pada kurs dan tanggal tertentu. specified rates and on certain dates. These
Transaksi tersebut dilakukan di over-the-counter transactions are conducted in the over-the-counter
market. Secara spesifik, Bank mengadakan market. Specifically, the Bank enters into this
transaksi ini dengan tujuan untuk mengendalikan transaction with the objective to control the
risiko nilai tukar. Jangka waktu perjanjian untuk exchange rate risk. The period of contract for
transaksi forward pertukaran mata uang asing forward foreign exchange transactions undertaken
yang dilakukan oleh Bank berkisar antara 4 hari by the Bank ranged between 4 days to 2 years.
hingga 2 tahun.
90
Page 465
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
10. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 10. Derivative Receivables and Payables
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank As of 31 December 2023 and 2022, the Bank has
memiliki beberapa tipe instrumen derivatif the following types of derivative instruments:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
Options Options
Options merupakan perjanjian kontraktual antara Options are a contractual agreements between two
dua pihak yang merupakan suatu kontrak yang parties which is a contract granting rights (instead
memberikan hak (bukan kewajiban) kepada of liabilities) to the option buyer to purchase or sell
pembeli option untuk untuk membeli atau menjual a currency against another currency at a
mata uang terhadap mata uang lainnya dengan predetermined price (strike price) for a certain
harga yang telah ditentukan (strike price) untuk period by paying significant amount of premium to
suatu periode tertentu dengan membayar the option seller. The contract period for the option
sejumlah premi kepada penjual option. Periode transacted by the Bank ranged between 16 days to
perjanjian untuk option yang dilakukan oleh Bank 5 years.
berkisar antara 16 hari hingga 5 tahun.
Swap suku bunga Interest rate swap
Perjanjian swap suku bunga merupakan Interest rate swap contracts are contractual
perjanjian kontraktual antara dua pihak untuk agreements between two parties to exchange
menukarkan pergerakan tingkat suku bunga dan movements of interest rates and to make payments
untuk melakukan suatu pembayaran yang with respect to defined credit events based on
didasarkan pada suatu situasi tertentu dan specified notional amount.
jumlah nosional tertentu.
Secara spesifik, Bank mengadakan transaksi Specifically, the Bank has entered into these
tersebut dengan tujuan untuk melindungi nilai contracts to hedge its future interest cash flows on
pergerakan arus kas di masa depan, terkait its interest income from Indonesian Rupiah loan
dengan pendapatan bunga atas pinjaman yang receivables from customers (corporate and
diberikan kepada debitur (debitur perusahaan individual at a pool basis) and its interest income
dan debitur perorangan yang telah digabungkan) from United States Dollar denominated available-
dalam Rupiah dan pendapatan bunga dari efek for-sale securities. The contract period for the
tersedia untuk dijual dalam mata uang Dolar interest rate swap transacted by the Bank is
Amerika Serikat. Periode perjanjian untuk swap between 3 months to 8 years.
suku bunga yang dilakukan oleh Bank berkisar
antara 3 bulan hingga 8 tahun.
Swap valuta asing dan suku bunga Cross currency interest rate swap
Perjanjian swap valuta asing suku bunga Cross currency interest rate swap are contractual
merupakan perjanjian kontraktual antara dua agreements between two parties to exchange cash
pihak untuk menukarkan aliran kas dari pokok flows from loan principal and interest payments
kredit dan pembayaran bunganya dalam which are in different denominations. The contract
denominasi mata uang yang berbeda. Periode period for the cross currency interest rate swap
perjanjian untuk swap valuta asing suku bunga transacted by the Bank ranged between 6 months
yang dilakukan oleh Bank berkisar antara to 7 years.
6 bulan hingga 7 tahun.
Transaksi-transaksi tersebut di atas tidak The above transactions are not treated as an
diperlakukan sebagai transaksi lindung nilai yang effective hedging relationships for accounting
efektif untuk tujuan akuntansi. Perubahan nilai purposes. The changes in the fair value of the
wajar dari instrumen derivatif tersebut dikreditkan derivative instruments are credited or charged to
atau dibebankan dalam laporan laba rugi dan the statements of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain tahun berjalan. comprehensive income in the current year.
91
Page 466
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan 11. Loans
1) Jenis kredit yang diberikan 1) By type of loan
31 Desember/31 December 2023
Pihak Pihak berelasi
ketiga/ (Catatan 37)/
Third Related parties
parties (Note 37) Total
Rupiah Rupiah
Promes 12.939.543 - 12.939.543 Promissory notes
Trade loans 11.127.495 - 11.127.495 Trade loans
Kartu kredit 9.860.276 8.484 9.868.760 Credit card
Rekening koran 8.772.132 - 8.772.132 Overdraft
Investasi 7.409.416 - 7.409.416 Investment
Pemilikan rumah 6.721.220 25.537 6.746.757 Housing
Angsuran 4.181.242 - 4.181.242 Installment
Sindikasi 1.670.110 - 1.670.110 Syndicated
Multiguna 962.586 9.530 972.116 Multi-purpose
Kendaraan bermotor 27.435 8.485 35.920 Motor vehicles
Tetap 15.800 - 15.800 Fixed
63.687.255 52.036 63.739.291
Mata uang asing Foreign currencies
Promes 6.503.497 - 6.503.497 Promissory notes
Sindikasi 6.419.084 - 6.419.084 Syndicated
Trade loans 5.588.403 - 5.588.403 Trade loans
Investasi 1.085.715 - 1.085.715 Investment
Angsuran 686.615 - 686.615 Installment
20.283.314 - 20.283.314
Total 83.970.569 52.036 84.022.605 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.108.979) (1.784) (4.110.763) Allowance for impairment losses
Neto 79.861.590 50.252 79.911.842 Net
31 Desember/31 December 2022
Pihak Pihak berelasi
ketiga/ (Catatan 37)/
Third Related parties
parties (Note 37) Total
Rupiah Rupiah
Promes 16.378.366 - 16.378.366 Promissory notes
Rekening koran 10.576.599 - 10.576.599 Overdraft
Trade loans 10.318.162 - 10.318.162 Trade loans
Pemilikan rumah 7.040.488 25.173 7.065.661 Housing
Investasi 7.007.007 - 7.007.007 Investment
Angsuran 6.570.788 - 6.570.788 Installment
Sindikasi 3.037.491 - 3.037.491 Syndicated
Kartu kredit 2.367.747 6.366 2.374.113 Credit card
Multiguna 1.054.348 3.424 1.057.772 Multi-purpose
Kendaraan bermotor 48.925 3.559 52.484 Motor vehicles
Tetap 16.200 - 16.200 Fixed
64.416.121 38.522 64.454.643
92
Page 467
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
1) Jenis kredit yang diberikan (lanjutan) 1) By type of loan (continued)
31 Desember/31 December 2022
Pihak Pihak berelasi
ketiga/ (Catatan 37)/
Third Related parties
parties (Note 37) Total
Mata uang asing Foreign currencies
Sindikasi 7.587.478 - 7.587.478 Syndicated
Promes 6.788.697 - 6.788.697 Promissory notes
Trade loans 5.022.886 - 5.022.886 Trade loans
Investasi 1.343.608 - 1.343.608 Investment
Angsuran 337.210 - 337.210 Installment
21.079.879 - 21.079.879
Total 85.496.000 38.522 85.534.522 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.235.454) (497) (4.235.951) Allowance for impairment losses
Neto 81.260.546 38.025 81.298.571 Net
2) Sektor ekonomi 2) By economic sector
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Industri pengolahan 21.318.545 23.357.349 Processing industry
Perdagangan besar dan eceran 18.720.204 18.759.826 Wholesale and retail trading
Rumah tangga 17.625.534 10.553.117 Household
Pertambangan dan penggalian 7.249.461 3.577.522 Mining and excavation
Real estate 4.502.509 4.655.379 Real estate
Aktivitas keuangan dan asuransi 3.454.621 9.632.747 Financial and insurance activities
Informasi dan komunikasi 2.633.668 2.999.063 Information and communication
Penyedia akomodasi dan Accommodation and
penyedia makanan dan minuman 2.095.861 2.227.390 food and beverages provider
Konstruksi gedung 2.023.681 2.520.895 Building construction
Pertanian, kehutanan dan perikanan 1.853.616 2.344.182 Agriculture, forestry and fisheries
Pengangkutan dan pergudangan 660.629 890.608 Transportation and warehousing
Pengadaan listrik, gas dan udara 613.864 3.338.539 Electricity, gas and air procurement
Lainnya 1.270.412 677.905 Others
Total 84.022.605 85.534.522 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.110.763) (4.235.951) Allowance for impairment losses
Neto 79.911.842 81.298.571 Net
3) Jangka waktu 3) By terms
a. Berdasarkan perjanjian kredit a. Based on loan agreement
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 12.965.735 17.487.379 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 18.294.857 19.951.712 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 9.542.190 6.577.624 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 22.936.509 20.437.928 > 5 years
63.739.291 64.454.643
93
Page 468
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
3) Jangka waktu (lanjutan) 3) By terms (continued)
a. Berdasarkan perjanjian kredit a. Based on loan agreement (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 8.837.105 7.915.065 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 4.185.159 5.408.858 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 4.195.298 3.172.362 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 3.065.752 4.583.594 > 5 years
20.283.314 21.079.879
Total 84.022.605 85.534.522 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.110.763) (4.235.951) Allowance for impairment losses
Neto 79.911.842 81.298.571 Net
b. Berdasarkan sisa umur jatuh tempo b. Based on remaining maturities
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
≤ 1 tahun 37.083.311 39.090.190 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 4.969.648 6.489.713 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 10.025.089 9.176.656 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 11.661.243 9.698.084 > 5 years
63.739.291 64.454.643
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 tahun 13.576.140 15.750.903 ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 1.163.488 1.202.891 > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 5.351.083 2.914.448 > 2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 192.603 1.211.637 > 5 years
20.283.314 21.079.879
Total 84.022.605 85.534.522 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.110.763) (4.235.951) Allowance for impairment losses
Neto 79.911.842 81.298.571 Net
4) Berdasarkan kolektibilitas 4) By collectability
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
Lancar 58.627.954 59.961.270 Current
Dalam perhatian khusus 3.032.269 2.254.361 Special mention
Kurang lancar 426.836 351.390 Sub-standard
Diragukan 369.609 183.493 Doubtful
Macet 1.282.623 1.704.129 Loss
63.739.291 64.454.643
94
Page 469
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
4) Berdasarkan kolektibilitas (lanjutan) 4) By collectability (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Mata uang asing Foreign currencies
Lancar 18.858.159 19.434.915 Current
Dalam perhatian khusus 1.355.197 1.403.021 Special mention
Kurang lancar - 63.890 Sub-standard
Diragukan - 3.425 Doubtful
Macet 69.958 174.628 Loss
20.283.314 21.079.879
Total 84.022.605 85.534.522 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.110.763) (4.235.951) Allowance for impairment losses
Neto 79.911.842 81.298.571 Net
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows:
a. Kredit yang diberikan dijamin dengan a. Loans are secured with time deposits,
deposito, agunan yang diikat dengan hak registered mortgages over collateral or power
tanggungan atau surat kuasa untuk menjual of attorney to sell or to liquidate and with other
atau mencairkan dan jaminan lain yang guarantees generally acceptable to the Bank.
umumnya dapat diterima oleh Bank.
b. Giro sejumlah Rp655.364 dan Rp547.289 b. Demand deposits amounting to Rp655,364
masing-masing pada tanggal 31 Desember and Rp547,289 as of 31 December 2023 and
2023 dan 2022 digunakan sebagai jaminan 2022, respectively are pledged as collateral for
atas kredit yang diberikan dan fasilitas bank loans and other bank facilities (Note 17).
lainnya (Catatan 17).
c. Tabungan sejumlah Rp1.063.347 dan c. Saving deposits amounting to Rp1,063,347
Rp983.973 masing-masing pada tanggal and Rp983,973 as of 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 digunakan 2022, respectively are pledged as collateral for
sebagai jaminan atas kredit yang diberikan loans (Note 18).
(Catatan 18).
d. Deposito berjangka sejumlah Rp8.442.844 d. Time deposits amounting to Rp8,442,844 and
dan Rp6.684.562 masing-masing pada Rp6,684,562 as of 31 December 2023 and
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 2022, respectively are pledged as collateral for
digunakan sebagai jaminan atas kredit yang loans (Note 19).
diberikan (Catatan 19).
e. Suku bunga kontraktual rata-rata untuk kredit e. The average contractual interest rates for
adalah sebagai berikut: loans are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 7,12% 7,91% Rupiah
Mata uang asing 6,42% 3,45% Foreign currencies
95
Page 470
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
f. Kredit yang diberikan kepada karyawan f. Loans to employees represent, among others,
antara lain merupakan kredit untuk housing, multipurpose and car loans. These
pembelian rumah, multiguna dan kendaraan. loans granted to employees that bear a lower
Kredit kepada karyawan tersebut dikenakan interest rates than interest rates charged to
bunga sesuai ketentuan Bank yang lebih non-employee amounted to Rp220,935 and
rendah dari suku bunga kredit yang diberikan Rp173,104 as of 31 December 2023 and 2022,
Bank kepada nasabah bukan karyawan respectively.
dengan jumlah masing-masing sebesar
Rp220.935 dan Rp173.104 pada tanggal
31 Desember 2023 dan 2022.
g. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, g. As of 31 December 2023 and 2022, total
jumlah kredit yang direstrukturisasi masing- restructured loans amounting to Rp6,440,983
masing sebesar Rp6.440.983 dan and Rp9,985,220, respectively, are provided
Rp9.985.220, dengan cadangan kerugian with allowance for impairment losses of
penurunan nilai yang dibentuk masing- Rp2,096,482 and Rp2,828,367, respectively.
masing sebesar Rp2.096.482 dan The restructuring of loans represents
Rp2.828.367. Bentuk restrukturisasi kredit extension of maturity dates and reduction of
meliputi antara lain kredit dengan interest rates. There are no losses resulted
perpanjangan jatuh tempo dan perubahan from those loans restructuring and the Bank
tingkat suku bunga. Tidak ada kerugian yang does not have any commitments to grant
timbul dari restrukturisasi kredit tersebut dan additional loans to these customers.
Bank tidak memiliki komitmen untuk
memberikan tambahan kredit kepada
nasabah-nasabah tersebut.
Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan penurunan nilai yang dibentuk allowance for impairment losses is adequate.
telah memadai.
Restrukturisasi kredit berdasarkan jenis kredit Restructured loan by type of loan as follows:
yang diberikan sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
Angsuran 1.502.105 2.633.898 Installment
Investasi 1.043.092 1.694.276 Investment
Promes 611.458 1.230.795 Promissory notes
Rekening koran 590.390 1.098.918 Overdraft
Pemilikan rumah 418.524 617.605 Housing
Sindikasi 251.103 150.633 Syndicated
Multiguna 203.197 291.923 Multi-purpose
Trade loans 26.072 109.563 Trade loans
Kartu kredit 21.531 13.379 Credit card
Tetap - 400 Fixed
4.667.472 7.841.390
96
Page 471
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
Restrukturisasi kredit berdasarkan jenis kredit Restructured loan by type of loan as follows:
yang diberikan sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Mata uang asing Foreign currencies
Investasi 997.052 1.184.923 Investment
Promes 493.907 425.962 Promissory notes
Trade loans 259.157 259.328 Trade loans
Angsuran 23.395 273.617 Installment
1.773.511 2.143.830
Total 6.440.983 9.985.220 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.096.482) (2.828.367) Allowance for impairment losses
Neto 4.344.501 7.156.853 Net
Restrukturisasi kredit berdasarkan kolektibilitas Restructured loan by collectability as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
Lancar 2.112.766 4.269.962 Current
Dalam perhatian khusus 1.162.410 1.619.519 Special mention
Kurang lancar 304.895 292.124 Sub-standard
Diragukan 51.825 128.144 Doubtful
Macet 1.035.576 1.531.641 Loss
4.667.472 7.841.390
Mata uang asing Foreign currencies
Lancar 354.048 518.766 Current
Dalam perhatian khusus 1.354.030 1.387.705 Special mention
Kurang lancar - 62.731 Sub-standard
Macet 65.433 174.628 Loss
1.773.511 2.143.830
Total 6.440.983 9.985.220 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.096.482) (2.828.367) Allowance for impairment losses
Neto 4.344.501 7.156.853 Net
97
Page 472
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
h. Pada tanggal 29 November 2023, Bank h. On 29 November 2023, the Bank sold its
melakukan penjualan atas kredit yang telah written off loan. Payment for the selling prices
dihapusbukukan. Pembayaran dari harga of Rp141,346 has been fully received by the
jual atas kredit tersebut sebesar Rp141.346 Bank and recovery of the written-off loans was
telah diterima seluruhnya oleh Bank dan presented as part of “Other operating income -
pemulihan atas kredit yang telah Others-net” in current year statement of profit
dihapusbukukan tersebut dicatat sebagai or loss and other comprehensive income.
bagian dari “Pendapatan operasional lainnya
- Lain-lain-neto” pada laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain di tahun
berjalan.
Kredit tersebut dijual dengan skema jual The loans were sold with true sales scheme
putus dengan pengalihan hak atas kredit with the transfer of rights on the sold loans
yang dijual berlaku efektif pada tanggal become effective on 29 November 2023.
29 November 2023.
Pada tanggal 26 Agustus 2022, Bank On 26 August 2022, the Bank sold its non
melakukan penjualan atas kredit yang performing loans and written off loan. Payment
bermasalah dan kredit yang telah for the selling prices of Rp230,052 has been
dihapusbukukan. Pembayaran dari harga fully received by the Bank and loss from sale
jual dari kredit tersebut sebesar Rp230.052 was presented as part of “Other operating
telah diterima seluruhnya oleh Bank dan income - Others-net” in current year statement
kerugian dari penjualan tersebut dibukukan of profit or loss and other comprehensive
sebagai bagian dari “Pendapatan income.
operasional lainnya - Lain-lain-neto” pada
laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain di tahun berjalan.
Kredit tersebut dijual dengan skema jual The loans were sold with true sales scheme
putus dengan pengalihan hak atas kredit with the transfer of Rights on the sold loans
yang dijual berlaku efektif pada tanggal become effective on 26 August 2022.
26 Agustus 2022.
i. Kredit bermasalah (NPL) pada tanggal i. Non-Performing Loans (NPL) amounting to
31 Desember 2023 dan 2022 masing- Rp2,149,026 and Rp2,480,955 as of
masing sebesar Rp2.149.026 dan 31 December 2023 and 2022, respectively.
Rp2.480.955.
Rasio NPL kotor pada tanggal 31 Desember Gross NPL ratio as of 31 December 2023 and
2023 dan 2022 masing-masing sebesar 2022 represents 2.58% and 2.98% of the total
2,58% dan 2,98% dari total kredit yang loans, respectively, whereas net NPL ratio
diberikan, sedangkan rasio NPL neto represents 1.39% and 1.73% of the total loans,
masing-masing sebesar 1,39% dan 1,73% respectively. Net NPL ratio is calculated in
dari jumlah kredit yang diberikan. Rasio NPL accordance with Bank Indonesia Regulation
neto dihitung sesuai dengan peraturan Bank No. 15/2/PBI/2013 dated 20 May 2013, that
Indonesia No. 15/2/PBI/2013 tanggal 20 Mei the maximum net NPL ratio is 5% of the
2013, dimana rasio kredit bermasalah bank commercial bank’s total loans.
umum secara neto adalah maksimal sebesar
5% dari jumlah kredit yang diberikan.
98
Page 473
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
j. Perubahan nilai tercatat bruto atas kredit j. Movements in the gross carrying amount of
yang diberikan adalah sebagai berikut: loans are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 63.066.001 9.111.114 2.627.731 74.804.846 31 December 2021
Aset baru 49.166.040 3.208.883 1.875.791 54.250.714 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (33.750.889) (4.587.463) (1.135.311) (39.473.663) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 956.234 (951.920) (4.314) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (2.091.873) 2.106.492 (14.619) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (26.060) (69.377) 95.437 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (2.170.290) (913.325) (24.565) (3.108.180) Remeasurement
Penghapusbukuan - - (816.854) (816.854) Bad debts written-off
Penghapusbukuan
terkait penjualan kredit Bad debts written-off
yang diberikan - - (122.341) (122.341) of sale of loans
31 Desember 2022 75.149.163 7.904.404 2.480.955 85.534.522 31 December 2022
Aset baru 26.606.185 409.258 860.000 27.875.443 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (21.084.943) (1.422.483) (191.709) (22.699.135) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 1.305.008 (983.367) (321.641) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (2.015.473) 2.030.201 (14.728) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (107.886) (731.494) 839.380 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (4.812.467) (372.527) (35.684) (5.220.678) Remeasurement
Penghapusbukuan - - (1.467.547) (1.467.547) Bad debts written-off
31 Desember 2023 75.039.587 6.833.992 2.149.026 84.022.605 31 December 2023
k. Perubahan cadangan kerugian penurunan k. The movements in the allowance for
nilai atas kredit yang diberikan adalah impairment losses of loans are as follows:
sebagai berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 604.063 2.034.810 968.019 3.606.892 31 December 2021
Aset baru 220.138 1.018.946 896.735 2.135.819 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (624.143) (1.021.525) 187.045 (1.458.623) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 71.996 (71.508) (488) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (91.525) 91.875 (350) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (537) (9.252) 9.789 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 396.788 390.090 (360.454) 426.424 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (816.854) (816.854) Bad debts written-off
Penghapusbukuan
terkait penjualan kredit Bad debts written-off
yang diberikan - - (122.341) (122.341) of sale of loans
Penerimaan kembali atas
aset keuangan yang
telah dihapusbukukan - - 266.178 266.178 Bad debts recoveris
Perubahan di: Changes in:
- Valuta asing - - 13.289 13.289 - Foreign exchange
- Parameter (126.150) 311.317 - 185.167 - Parameter
31 Desember 2022 450.630 2.744.753 1.040.568 4.235.951 31 December 2022
99
Page 474
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
k. Perubahan cadangan kerugian penurunan k. The movements in the allowance for
nilai atas kredit yang diberikan adalah impairment losses of loans are as follows:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2022 450.630 2.744.753 1.040.568 4.235.951 31 December 2022
Aset baru 315.266 785.012 174.663 1.274.941 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuan Assets derecognized
atau dilunasi or repaid
(kecuali hapus buku) (141.696) (913.550) 586.749 (468.497) (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 164.778 (160.529) (4.249) - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (15.635) 16.617 (982) - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (2.508) (401.382) 403.890 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (224.164) 503.889 (127.587) 152.138 Remeasurement
Penghapusbukuan - - (1.467.547) (1.467.547) Bad debts written-off
Penerimaan kembali atas
aset keuangan yang
telah dihapusbukukan - - 384.191 384.191 Bad debts recoveries
Perubahan di: Changes in:
- Valuta asing - - (414) (414) - Foreign exchange
31 Desember 2023 546.671 2.574.810 989.282 4.110.763 31 December 2023
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa The Bank’s management believes that the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses of loans is
adalah cukup untuk menutup kemungkinan adequate to cover any possible losses on
kerugian atas tidak tertagihnya kredit yang uncollectible loans.
diberikan.
l. Keikutsertaan Bank sebagai anggota l. The participation of the Bank as a member of
sindikasi terhadap jumlah seluruh kredit a syndicated loans in the total syndicated
sindikasi yang diberikan berkisar antara loans ranged from 2.50% to 55.00% as of
2,50% sampai dengan 55,00% pada tanggal 31 December 2023 and 2022.
31 Desember 2023 dan 2022.
m. Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah m. The ratio of loans to small businesses to the
kredit yang diberikan adalah sebesar 0,34% total loans is 0.34% and 0.24% as of
dan 0,24% masing-masing pada tanggal 31 December 2023 and 2022, respectively.
31 Desember 2023 dan 2022.
100
Page 475
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
11. Kredit yang Diberikan (lanjutan) 11. Loans (continued)
Berikut ini adalah informasi signifikan lainnya The other significant information relating to loans
sehubungan dengan kredit yang diberikan: are as follows: (continued)
(lanjutan)
n. Bank telah melakukan restrukturisasi kredit n. The Bank has restructured credit for debtors
untuk debitur yang terdampak pandemi affected by the Covid-19 pandemic in
Covid-19 sesuai dengan POJK accordance with POJK No. 11/POJK.03/2020
No. 11/POJK.03/2020 “Stimulus “National Economic stimulus as
Perekonomian Nasional sebagai kebijakan countercyclical policy in the impact of the
countercyclical dampak penyebaran Corona spread of Coronavirus Disease 2019 dated
Virus Disease 2019” tertanggal 13 Maret 13 March 2020 which was updated by POJK
2020 yang telah diperbaharui beberapa kali No. 48/POJK.03/2020 “First Changes in POJK
dengan POJK No.48/POJK.03/2020 No. 11/POJK.03/2020” dated 1 December
“Perubahan Pertama Atas POJK 2020 and POJK No. 17/POJK.03/2021
No.11/POJK.03/2020” tertanggal “Second Changes in POJK No.
1 Desember 2020 dan POJK 11/POJK.03/2020” dated 10 September 2021,
No. 17/POJK.03/2021 “Perubahan Kedua also Press Release OJK No. SP
Atas POJK No.11/POJK.03/2020” tertanggal 85/DHMS/OJK/XI/2022 dated 28 November
10 September 2021 serta Siaran Pers OJK 2022 regarding extension of targeted and
No. SP 85/DHMS/OJK/XI/2022 tertanggal sectoral credit and financing restructuring
28 November 2022 tentang Perpanjangan policies due to the continued impact of the
Kebijakan Restrukturisasi Kredit dan Covid - 19 pandemic. As of 31 December 2023
Pembiayaan Secara Targeted dan Sektoral and 2022, Covid-19 restructured loan balance
Atasi Dampak Lanjutan Pandemi Covid-19. amounted to Rp1,607,880 and Rp6,974,437,
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, respectively.
kredit restrukturisasi Covid-19 masing-
masing sebesar Rp1.607.880 dan
Rp6.974.437.
o. Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, o. As of 31 December 2023 and 2022, the Bank
Bank telah mematuhi ketentuan Batas is in compliance with the legal lending limit
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), baik (BMPK) regulations, both for the related and
terhadap pihak-pihak berelasi maupun non-related party borrowers.
kepada pihak yang tidak berelasi.
p. Pinjaman yang diberikan dinyatakan tidak p. Loans is declared uncollectible so that it will be
tertagih sehingga akan dihapusbukukan written-off if there is a prolonged legal case,
apabila terdapat kasus hukum yang thus preventing the Bank from collecting,
berkepanjangan, sehingga menghalangi and/or making other alternative legal remedies
Bank untuk melakukan penagihan, dan/atau to the debtor and/or its assets.
melakukan upaya hukum alternatif lainnya
kepada debitur dan/atau aset-asetnya.
Dalam hal ini, Bank telah melakukan upaya- In this case, the Bank has performed
upaya penagihan secara maksimal, tetapi maximum effort to collect, but has no
tidak terdapat kemungkinan pengembalian possibility of collection from debtors.
kredit dari debitur.
101
Page 476
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli 12. Receivables on Securities Purchased with
dengan Janji Dijual Kembali Agreements to Resell
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivables on securities purchased with
janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember agreements to resell as of 31 December 2023
2023 terdiri dari: consist of:
Jenis obligasi
Nilai Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh Nilai beli/
Nasabah/ nominal/ penjualan/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ Purchase
Counterparty Nominal Resale Carrying
government Start date Due date amount
amount amount value
bonds
Diukur pada nilai wajar At fair value through
melalui laba rugi profit or loss
PT Bank Mandiri 5 Sep 23/ 4 Sep 26/
(Persero) Tbk FR0091 1.654.050 5 Sep 23 4 Sep 26 1.539.691 1.571.293 1.582.077
Diukur pada nilai perolehan
yang diamortisasi At amortised cost
17 Feb 23/ 16 Feb 24/
Bank Indonesia VR0049 3.841.000 17 Feb 23 16 Feb 24 3.574.645 3.816.431 3.785.875
24 Feb 23/ 23 Feb 24/
Bank Indonesia VR0094 3.000.000 24 Feb 23 23 Feb 24 2.804.100 2.993.967 2.966.322
18 Ags 23/ 16 Ags 24/
Bank Indonesia VR0063 2.500.000 18 Aug 23 16 Aug 24 2.401.952 2.557.822 2.460.189
4 Ags 23/ 2 Ags 24/
Bank Indonesia VR0071 2.300.000 4 Aug 23 2 Aug 24 2.196.648 2.338.892 2.255.265
24 Mar 23/ 22 Mar 24/
Bank Indonesia VR0046 1.100.000 24 Mar 23 22 Mar 24 1.058.545 1.128.213 1.112.710
27 Jan 23/ 26 Jan 24/
Bank Indonesia VR0070 1.000.000 27 Jan 23 26 Jan 24 954.047 1.018.293 1.013.880
28 Apr 23/ 26 Jan 24/
Bank Indonesia VR0061 1.000.000 28 Apr 23 26 Jan 24 936.428 982.551 978.327
10 Mar 23/ 17 Mei 24/
Bank Indonesia VR0084 1.000.000 10 Mar 23 17 May 24 926.300 989.080 977.524
14 Apr 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia VR0068 1.000.000 14 Apr 23 12 Jan 24 932.044 977.951 976.101
5 Mei 23/ 3 Mei 24/
Bank Indonesia VR0073 1.000.000 5 May 23 3 May 24 930.473 991.673 970.993
28 Apr 23/ 26 Apr 24/
Bank Indonesia VR0077 1.000.000 28 Apr 23 26 Apr 24 928.831 989.942 970.467
14 Jul 23/ 12 Jul 24/
Bank Indonesia VR0072 1.000.000 14 Jul 23 12 Jul 24 926.140 986.118 954.317
12 Mei 23/ 13 Mei 24/
Bank Indonesia VR0081 500.000 12 May 23 13 May 24 469.247 500.341 489.073
14 Apr 23/ 23 Feb 24/
Bank Indonesia VR0085 500.000 14 Apr 23 23 Feb 24 466.561 497.562 488.632
19 Mei 23/ 17 Mei 24/
Bank Indonesia VR0094 300.000 19 May 23 17 May 24 279.987 298.388 291.462
20 Jan 23/ 19 Jan 24/
Bank Indonesia VR0073 250.000 20 Jan 23 19 Jan 24 250.000 247.728 246.951
17 Feb 23/ 16 Feb 24/
149.254 159.366 158.088
Bank Indonesia VR0080 159.000 17 Feb 23 16 Feb 24
Subtotal/Subtotal 21.450.000 20.185.202 21.474.318 21.096.176
Total 23.104.050 21.724.893 23.045.611 22.678.253
102
Page 477
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli 12. Receivables on Securities Purchased with
dengan Janji Dijual Kembali (lanjutan) Agreements to Resell (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2023, suku bunga As of 31 December 2022, the effective interest rate
efektif untuk tagihan atas surat berharga yang for receivables on securities purchased with
dibeli dengan janji dijual kembali berkisar antara agreements to resell ranged between 6.25% -
6,25% - 6,80% untuk mata uang Rupiah. 6.80% for Rupiah.
Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan Receivables on securities purchased with
janji dijual kembali pada tanggal 31 Desember agreements to resell as of 31 December 2022
2022 terdiri dari: consist of:
Jenis obligasi
Nilai Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh Nilai beli/
Nasabah/ nominal/ penjualan/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ Purchase
Counterparty Nominal Resale Carrying
government Start date Due date amount
amount amount value
bonds
Diukur pada nilai wajar At fair value through
melalui laba rugi profit or loss
PT Bank Mandiri 9 Ags 22/ 25 Jul 23/
(Persero) Tbk FR0091 858.716 9 Aug 22 25 Jul 23 778.385 804.493 781.933
PT Bank Mandiri 10 Ags 22/ 26 Jul 23/
(Persero) Tbk FR0091 858.551 10 Aug 22 26 Jul 23 778.376 804.484 781.811
18 Okt 22/ 9 Okt 23/
PT PPA Persero FR0091 300.000 18 Oct 22 9 Oct 23 252.052 268.228 254.694
Subtotal/Subtotal 2.017.267 1.808.813 1.877.205 1.818.438
Diukur pada nilai perolehan
yang diamortisasi At amortised cost
30 Des 22/ 6 Jan 23/
Bank Indonesia VR0054 600.000 30 Dec 22 6 Jan 23 573.248 573.861 573.423
30 Des 22/ 13 Jan 23/
Bank Indonesia VR0036 500.000 30 Dec 22 13 Jan 23 478.270 479.343 478.423
Subtotal/Subtotal 1.100.000 1.051.518 1.053.204 1.051.846
Total 3.117.267 2.860.331 2.930.409 2.870.284
Pada tanggal 31 Desember 2022, suku bunga As of 31 December 2022, the effective interest rate
efektif untuk tagihan atas surat berharga yang for receivables on securities purchased with
dibeli dengan janji dijual kembali berkisar antara agreements to resell ranged between 5.50% -
5,50% - 6,49% untuk mata uang Rupiah dan 6.49% for Rupiah and 3.45% for foreign currency.
sebesar 3,45% untuk mata uang asing.
Berdasarkan kolektibilitas, seluruh tagihan atas By collectability, all receivables on securities
surat berharga yang dibeli dengan janji dijual purchased with agreements to resell as of
kembali pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 December 2023 and 2022 are classified as
2022 diklasifikasikan lancar. current.
103
Page 478
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
12. Tagihan atas Surat Berharga yang Dibeli 12. Receivables on Securities Purchased with
dengan Janji Dijual Kembali (lanjutan) Agreements to Resell (continued)
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying amount are as
berikut: follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Nilai tercatat awal Initial carrying amount
31 Desember 2021 15.546.305 - - 15.546.305 31 December 2021
Aset baru 2.870.284 - - 2.870.284 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (15.546.305) - - (15.546.305) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2022 2.870.284 - - 2.870.284 31 December 2022
Aset baru 22.678.253 - - 22.678.253 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (2.870.284) - - (2.870.284) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2023 22.678.253 - - 22.678.253 31 December 2023
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 6.352 - - 6.352 31 December 2021
Aset baru New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (6.352) - - (6.352) repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2022 - - - - 31 December 2022
Aset baru - - - - New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) - - - - repaid (excluding write-offs)
31 Desember 2023 - - - - 31 December 2023
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai adalah cukup allowance for impairment losses is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian penurunan cover possible impairment losses from
nilai atas tidak tertagihnya tagihan atas surat uncollectible receivables on securities purchased
berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali. with agreements to resell.
104
Page 479
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi 13. Acceptance Receivables and Payables
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported by
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga letters of credit, which are received from third party
dengan rincian berdasarkan: customers, with details as follows:
1. Mata uang 1. Type of currency
a. Tagihan akseptasi a. Acceptance receivables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Dolar Amerika Serikat 2.060.237 2.103.257 United States Dollar
Rupiah 214.522 1.220.957 Indonesian Rupiah
Euro Eropa 148.201 214.070 European Euro
Yen Jepang 35.116 42.355 Japanese Yen
Yuan China Renminbi 20.453 71.653 Chinese Yuan Renminbi
Yuan China 18.442 22.071 Chinese Yuan
Dolar Singapura 11.143 5.423 Singapore Dollar
Krona Swedia - 7.290 Swedish Krona
Total 2.508.114 3.687.076 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (9.448) (3.877) Allowance for impairment losses
Neto 2.498.666 3.683.199 Net
b. Liabilitas akseptasi b. Acceptance payables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Dolar Amerika Serikat 2.013.861 2.024.219 United States Dollar
Rupiah 185.580 875.559 Rupiah
Euro Eropa 141.062 214.070 European Euro
Yen Jepang 35.116 42.355 JapaneseYen
Yuan China Renminbi 20.453 71.653 Chinese Yuan Renminbi
Dolar Singapura 11.143 5.423 Singapore Dollar
Yuan China 4.966 11.083 Chinese Yuan
Krona Swedia - 7.290 Swedish Krona
Total 2.412.181 3.251.652 Total
2. Jangka waktu 2. Period
a. Tagihan akseptasi a. Acceptance receivables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 21.427 19.085 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 88.803 538.742 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 104.292 385.000 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan - 278.130 > 6 months
214.522 1.220.957
105
Page 480
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan) 13. Acceptance Receivables and Payables
(continued)
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported by
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga letters of credit, which are received from third party
dengan rincian berdasarkan: (lanjutan) customers, with details as follows: (continued)
2. Jangka waktu (lanjutan) 2. Period (continued)
a. Tagihan akseptasi (lanjutan) a. Acceptance receivables (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 44.309 12.991 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 250.782 365.253 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 1.595.260 1.560.790 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 403.241 527.085 > 6 months
2.293.592 2.466.119
Total 2.508.114 3.687.076 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (9.448) (3.877) Allowance for impairment losses
Neto 2.498.666 3.683.199 Net
b. Liabilitas akseptasi b. Acceptance payables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
≤ 1 bulan 4.909 4.236 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 84.791 537.071 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 95.880 322.882 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan - 11.370 > 6 months
185.580 875.559
Mata uang asing Foreign currencies
≤ 1 bulan 44.309 12.992 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 227.595 365.253 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 1.565.304 1.471.374 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 389.393 526.474 > 6 months
2.226.601 2.376.093
Total 2.412.181 3.251.652 Total
106
Page 481
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan) 13. Acceptance Receivables and Payables
(continued)
Tagihan dan liabilitas akseptasi merupakan Acceptance receivables and payables represent
akseptasi wesel impor atas dasar letters of credit acceptances arising from import bills, supported by
berjangka yang berasal dari nasabah pihak ketiga letters of credit, which are received from third party
dengan rincian berdasarkan: (lanjutan) customers, with details as follows: (continued)
3. Kolektibilitas menurut Peraturan Bank 3. Collectability based on Bank Indonesia
Indonesia Regulation
Tagihan akseptasi Acceptance receivables
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
Lancar 214.522 1.220.957 Current
Mata uang asing Foreign currencies
Lancar 2.293.592 2.466.119 Current
Total 2.508.114 3.687.076 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (9.448) (3.877) Allowance for impairment losses
Neto 2.498.666 3.683.199 Net
Perubahan nilai tercatat bruto adalah sebagai Movements in the gross carrying are as follows:
berikut:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 2.639.794 113.603 49.851 2.803.248 31 December 2021
Aset baru 3.514.711 159.232 - 3.673.943 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (2.625.997) (113.602) (49.851) (2.789.450) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (665) - - (665) Remeasurement
31 Desember 2022 3.527.843 159.233 - 3.687.076 31 December 2022
Aset baru 2.418.757 81.202 - 2.499.959 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (3.519.020) (159.232) - (3.678.252) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (669) - - (669) Remeasurement
31 Desember 2023 2.426.911 81.203 - 2.508.114 31 December 2023
107
Page 482
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi (lanjutan) 13. Acceptance Receivables and Payables
(continued)
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal Beginning balance
31 Desember 2021 166 430 49.851 50.447 31 December 2021
Aset baru 150 3.726 - 3.876 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (166) (430) (49.851) (50.447) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali (7) (160) - (167) Remeasurement
Perubahan pada: Changes in:
- Parameter 8 160 - 168 Parameter -
31 Desember 2022 151 3.726 - 3.877 31 December 2022
Aset baru 98 9.350 - 9.448 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (151) (3.726) - (3.877) repaid (excluding write-offs)
Pengukuran kembali - - - - Remeasurement
Perubahan pada: Changes in:
- Parameter - - - - Parameter -
31 Desember 2023 98 9.350 - 9.448 31 December 2023
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai yang allowance for impairment losses as of
dibentuk pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 December 2023 and 2022 is adequate to cover
2022, adalah cukup untuk menutup kemungkinan any possible losses on uncollectible acceptance
kerugian atas tidak tertagihnya tagihan akseptasi. receivables.
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Perubahan selama satu tahun/
Changes during the year
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
31 Desember 2023 balance and reclassification and reclassification balance 31 December 2023
Biaya perolehan Cost
Tanah 116.530 - 1.170 115.360 Land
Bangunan 535.662 - 2.173 533.489 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 2.238.755 1.146.883 92.455 3.293.183 office equipments
Kendaraan 8.908 - 108 8.800 Vehicles
Aset dalam proses
pembangunan 230.103 620.953 231.584 619.472 Construction in progress
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap 3.129.958 1.767.836 327.490 4.570.304 fixed assets
Aset hak guna 208.078 172.832 63.890 317.020 Right-of-use assets
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap dan fixed assets and
aset hak guna 3.338.036 1.940.668 391.380 4.887.324 right-of-use assets
108
Page 483
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Akun ini terdiri dari: (lanjutan) This account consists of: (continued)
Perubahan selama satu tahun/
Changes during the year
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
31 Desember 2023 balance and reclassification and reclassification balance 31 December 2023
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 386.073 23.573 2.173 407.473 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 1.444.306 346.423 91.042 1.699.687 office equipments
Kendaraan 8.908 - 108 8.800 Vehicles
1.839.287 369.996 93.323 2.115.960
Aset hak guna 90.722 59.372 63.502 86.592 Right-of-use assets
Total akumulasi penyusutan 1.930.009 429.368 156.825 2.202.552 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 1.408.027 2.684.772 Book value - net
Perubahan selama satu tahun/
Changes during the year
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
31 Desember 2022 balance and reclassification and reclassification balance 31 December 2022
Biaya perolehan Cost
Tanah 127.057 - 10.527 116.530 Land
Bangunan 546.841 - 11.179 535.662 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 2.185.767 312.161 259.173 2.238.755 office equipments
Kendaraan 9.393 - 485 8.908 Vehicles
Aset dalam proses
pembangunan 109.481 273.080 152.458 230.103 Construction in progress
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap 2.978.539 585.241 433.822 3.129.958 fixed assets
Aset hak guna 189.985 71.537 53.444 208.078 Right-of-use assets
Total biaya perolehan Total cost of
aset tetap dan fixed assets and
aset hak guna 3.168.524 656.778 487.266 3.338.036 right-of-use assets
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 372.552 24.292 10.771 386.073 Buildings
Prasarana dan Infrastructure and
peralatan kantor 1.463.957 236.456 256.107 1.444.306 office equipments
Kendaraan 9.393 - 485 8.908 Vehicles
1.845.902 260.748 267.363 1.839.287
Aset hak guna 89.439 50.410 49.127 90.722 Right-of-use assets
Total akumulasi penyusutan 1.935.341 311.158 316.490 1.930.009 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 1.233.183 1.408.027 Book value - net
109
Page 484
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Rincian aset dalam proses pembangunan beserta The details of the construction in progress with the
persentase penyelesaian terhadap nilai kontrak percentage of completion of the contract values are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/31 December 2023
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated of
completion cost completion
Prasarana 55% 49.432 2024 Infrastructure
Peralatan kantor 41% 570.040 2024 Office equipment
619.472
31 Desember/31 December 2022
Persentase Akumulasi Estimasi
penyelesaian/ biaya/ penyelesaian/
Percentage of Accumulated Estimated of
completion cost completion
Prasarana 50% 4.487 2023 Infrastructure
Peralatan kantor 39% 225.616 2023 Office equipment
230.103
Seluruh aset tetap yang dimiliki oleh Bank berasal All fixed assets owned by the Bank are from direct
dari kepemilikan langsung. ownership.
Nilai tercatat bruto dari aset tetap yang telah Gross carrying amount of fixed assets which were
disusutkan penuh dan masih digunakan adalah fully depreciated and still used are as follows
sebagai berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Bangunan 63.374 65.455 Buildings
Prasarana dan peralatan kantor 853.601 676.052 Infrastructure and office equipment
Kendaraan 8.800 8.908 Vehicles
Total 925.775 750.415 Total
Rekonsiliasi penambahan aset tetap yang Reconciliations of addition to fixed assets which
berasal dari pembelian dan reklasifikasi adalah comes from purchase and reclassification are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Penambahan melalui pembelian Addition through purchase of
aset tetap 1.464.983 432.783 fixed assets
Penambahan melalui akuisisi bisnis Addition through consumer banking business
consumer banking Citi 71.269 - acquisition of Citi
Penambahan aset tetap melalui Addition of fixed assets
reklasifikasi aset dalam through reclassification of
proses pembangunan 231.584 152.458 construction in progress
Penambahan aset hak guna 172.832 71.537 Addition of right-of-use assets
Total 1.940.668 656.778 Total
110
Page 485
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Rekonsiliasi pengurangan aset tetap yang Reconciliations of deduction to fixed assets which
berasal dari penjualan dan reklasifikasi adalah comes from disposal and reclassification are as
sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Pengurangan melalui penjualan Deduction through sale of
aset tetap 25.920 14.156 fixed assets
Penghapusan aset tetap 66.643 247.480 Write-off of fixed assets
Pengurangan aset dalam proses
pembangunan melalui Deduction of construction in progress
reklasifikasi aset tetap 231.584 152.458 through reclassification
Pengurangan aset hak guna 63.890 53.444 Deduction of right-of-use assets
Reklasifikasi ke properti terbengkalai 3.343 19.728 Reclassification to abandoned property
Total 391.380 487.266 Total
Penyusutan yang dibebankan pada laporan laba Depreciation charged to statement of profit or loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain masing- and other comprehensive income amounted to
masing sebesar Rp429.368 dan Rp311.158 untuk Rp429,368 and Rp311,158 for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31 December 2023 and 2022, respectively
2023 dan 2022 (Catatan 30). (Note 30).
Manajemen Bank juga berpendapat bahwa tidak The Bank’s management believes that there is no
terdapat penurunan nilai atas aset tetap tersebut impairment that should be recorded in value of the
yang harus dicatat pada tanggal 31 Desember aforementioned fixed assets as of 31 December
2023 dan 2022. 2023 and 2022.
Seluruh aset tetap (kecuali tanah) diasuransikan All fixed assets (except land) are covered by
terhadap risiko kebakaran dan risiko lainnya insurance against fire and other risks under blanket
berdasarkan paket polis tertentu kepada policies with the Bank’s third party insurance
perusahaan asuransi pihak ketiga Bank yaitu company which is PT Zurich Asuransi Indonesia,
PT Zurich Asuransi Indonesia, Tbk dengan nilai Tbk with sum insured amounting to Rp1,895,619
pertanggungan sebesar Rp1.895.619 dan and Rp1,936,356 as of 31 December 2023 and
Rp1.936.356 masing-masing pada tanggal 2022, respectively. The Bank’s management
31 Desember 2023 dan 2022. Manajemen Bank believes that insurance coverage is adequate to
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan cover possible losses arising from such risks.
asuransi telah mencukupi untuk menutupi
kemungkinan kerugian dari risiko yang ada.
Hasil penjualan aset tetap adalah masing-masing The proceeds from the sale of fixed assets
sebesar Rp4.926 dan Rp15.834 untuk tahun yang amounted to Rp4,926 and Rp15,834 for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan ended 31 December 2023 and 2022, respectively
2022.
Nilai buku aset tetap yang dijual adalah masing- Book value from the sale of fixed assets amounted
masing sebesar Rp927 dan Rp2.950 untuk tahun to Rp927 and Rp2,950 for the years ended
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 31 December 2023 and 2022, respectively.
dan 2022.
Keuntungan atas penjualan aset tetap masing- The related profit on sales of fixed assets of
masing sebesar Rp3.999 dan Rp12.884 untuk Rp3,999 and Rp12,884 for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 December 2023 and 2022, respectively are
31 Desember 2023 dan 2022 dibukukan sebagai presented as part of “Non-operating income - gain
bagian dari “Pendapatan non-operasional- on sale of fixed assets and abandoned properties -
keuntungan penjualan aset tetap dan properti net” during the year.
terbengkalai - neto” selama tahun berjalan.
111
Page 486
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
14. Aset Tetap dan Aset Hak Guna (lanjutan) 14. Fixed Assets and Right-of-Use Assets
(continued)
Aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2023 Right-of-use assets as of 31 December 2023 as
adalah sebagai berikut: follows:
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
balance and reclassification and reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 155.622 166.400 18.899 303.123 Buildings
Kendaraan 52.456 6.432 44.991 13.897 Vehicles
Total biaya perolehan 208.078 172.832 63.890 317.020 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 53.878 47.244 18.659 82.463 Buildings
Kendaraan 36.844 12.128 44.843 4.129 Vehicles
Total akumulasi penyusutan 90.722 59.372 63.502 86.592 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 117.356 230.428 Book value - net
Aset hak guna pada tanggal 31 Desember 2022 Right-of-use assets as of 31 December 2022 as
adalah sebagai berikut: follows:
Penambahan Pengurangan
Saldo awal/ dan reklasifikasi/ dan reklasifikasi/ Saldo akhir/
Beginning Additions Deductions Ending
balance and reclassification and reclassification balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 139.038 67.247 50.663 155.622 Buildings
Kendaraan 50.947 4.290 2.781 52.456 Vehicles
Total biaya perolehan 189.985 71.537 53.444 208.078 Total cost
Akumulasi penyusutan Accumulated depreciation
Bangunan 63.323 37.294 46.739 53.878 Buildings
Kendaraan 26.116 13.116 2.388 36.844 Vehicles
Total akumulasi penyusutan 89.439 50.410 49.127 90.722 Total accumulated depreciation
Nilai buku - neto 100.546 117.356 Book value - net
Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung The Bank had rent a number of assets including
kantor, rumah dinas, kendaraan dan lain-lain. offices, official houses, vehicles and others.
Bank menyewa beberapa aset termasuk The Bank leases several assets including buildings
bangunan dengan jangka waktu sewa 2-10 tahun with lease term of 2-10 years and car with lease
dan kendaraan mobil dengan jangka waktu sewa terms of 2-4 years.
2-4 tahun.
Bank mempunyai sewa tertentu dengan masa The Bank also has certain leases with lease terms
sewa 12 bulan atau kurang dan sewa bernilai of 12 months or less and low value assets. The
rendah. Bank menerapkan pengecualian Bank applies the recognition exemptions of short-
pengakuan sewa jangka pendek dan sewa term leases and low-value assets for these leases.
bernilai rendah untuk sewa tersebut.
112
Page 487
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
15. Aset Lain-lain 15. Other Assets
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Piutang bunga 980.544 1.065.029 Interest receivables
Term Deposit Valas Term Deposit
hasil ekspor (TD Valas DHE SDA) with Bank Indonesia
Bank Indonesia 739.056 - in foreign currency from DHE SDA
Biaya dibayar di muka 197.791 120.077 Prepaid expense
Agunan yang diambil alih Foreclosed assets
(setelah dikurangi cadangan (net of allowance for decline
penurunan nilai masing-masing sebesa r in value of Rp28,691 and Rp28,709
Rp28.691 dan Rp28.709 pada tanggal as of 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022) 157.602 174.021 2022, respectively)
ATM bersama 75.756 114.897 ATM Bersama
Uang muka 45.527 41.514 Advances
Properti terbengkalai 28.689 28.012 Abandoned property
Setoran jaminan 2.819 2.865 Security deposits
Lain-lain 422.493 318.383 Others
Neto 2.650.277 1.864.798 Net
Ikhtisar perubahan cadangan kerugian The changes in the allowance for the decline in
penurunan nilai agunan yang diambil alih adalah value of foreclosed assets are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Saldo awal tahun 28.709 29.668 Beginning balance
Pemulihan selama tahun berjalan (18) (959) Reversal during the year
Saldo akhir tahun 28.691 28.709 Ending balance
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that the
cadangan kerugian penurunan nilai atas agunan allowance for the decline in value of foreclosed
yang diambil alih telah memadai dan nilai tercatat assets is adequate and the carrying value of
agunan yang diambil alih tersebut merupakan foreclosed assets is stated at net realizable value.
nilai bersih yang dapat direalisasi.
Manajemen Bank berkeyakinan bahwa jumlah The Bank’s management believes that no
cadangan kerugian penurunan nilai atas properti allowance for the decline in value of abandoned
terbengkalai tidak diperlukan. property is necessary.
Term Deposit Valas Devisa Hasil Ekspor Term Deposits of Foreign Exchange from Export
merupakan suatu instrumen dimana dana devisa Proceeds is an instrument where foreign
hasil ekspor dari rekening khusus eksportir exchange from export proceeds from exporters’
ditempatkan pada Bank Indonesia melalui special account are placed in Bank Indonesia
rekening Bank sesuai mekanisme pasar. through Bank’s accounts in accordance with
market mechanisms.
16. Liabilitas Segera 16. Current Liabilities
Akun ini adalah sebesar Rp475.355 dan This account amounting to Rp475,355 and
Rp192.839 masing-masing pada tanggal Rp192,839 as of 31 December 2023 and 2022
31 Desember 2023 dan 2022 terdiri dari kiriman respectively represents cash remittances/draft
uang/wesel akan dibayar, titipan dana nasabah, payables, customers’ funds, unsettled
transaksi kliring/transfer yang belum diselesaikan clearing/transfer transactions and other short-term
dan liabilitas-liabilitas jangka pendek lainnya. liabilities.
113
Page 488
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
17. Giro 17. Demand Deposits
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 22.212.020 1.319.858 23.531.878 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 169.624 - 169.624 Related parties (Note 37)
Total 22.381.644 1.319.858 23.701.502 Total
31 Desember/31 December 2022
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 22.505.752 1.463.527 23.969.279 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 197.421 - 197.421 Related parties (Note 37)
Total 22.703.173 1.463.527 24.166.700 Total
Giro dalam mata uang asing terdiri dari Dolar Demand deposits in foreign currencies consist of
Singapura, Dolar Amerika Serikat dan Yuan Singapore Dollar, United States Dollar and Chinese
China Renminbi. Yuan Renminbi.
Suku bunga rata-rata untuk giro adalah sebagai The average interest rates for demand deposits are
berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 2,69% 1,99% Rupiah
Mata uang asing 0,21% 0,01% Foreign currencies
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, giro As of 31 December 2023 and 2022, demand
yang digunakan sebagai jaminan untuk kredit deposits amounting to Rp655,364 and Rp547,289,
masing-masing sebesar Rp655.364 dan are pledged as collateral for loan facilities. The
Rp547.289. Giro yang dijaminkan ini diblokir pledged demand deposits are blocked throughout
sepanjang jangka waktu fasilitas kredit the loan period (Note 11).
(Catatan 11).
Tidak terdapat kredit kepada pihak berelasi yang There are no loan facilities to related parties which
dijaminkan dengan giro. are secured with demand deposits as collateral.
114
Page 489
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
18. Tabungan 18. Saving Deposits
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 11.908.663 25.466.925 37.375.588 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 93.145 17.643 110.788 Related parties (Note 37)
Total 12.001.808 25.484.568 37.486.376 Total
31 Desember/31 December 2022
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 10.056.993 28.460.410 38.517.403 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 84.731 45.736 130.467 Related parties (Note 37)
Total 10.141.724 28.506.146 38.647.870 Total
Tabungan dalam mata uang asing terdiri dari Saving deposits in foreign currencies consist of
Pound Sterling Inggris, Euro Eropa, Franc Swiss, Great Britain Pound Sterling, European Euro,
Dolar Australia, Dolar Amerika, Dolar Kanada, Swiss Franc, Australian Dollar, United States
Dolar Selandia Baru, Dolar Singapura, Dolar Dollar, Canadian Dollar, New Zealand Dollar,
Hong Kong, Yen Jepang dan Krona Swedia. Singapore Dollar, Hong Kong Dollar, Japanese Yen
and Swedish Krona.
Suku bunga rata-rata untuk tabungan adalah The average interest rates for saving deposits are
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 1,57% 1,41% Rupiah
Mata uang asing 2,16% 0,41% Foreign currencies
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, saving deposits
tabungan yang diblokir untuk jaminan fasilitas pledged as collateral for loan facilities amounted to
kredit adalah masing-masing sebesar Rp1,063,347 and Rp983,973, respectively (Note
Rp1.063.347 dan Rp983.973 (Catatan 11). 11).
Tidak terdapat kredit kepada pihak berelasi yang There are no loan facilities to related parties which
dijaminkan dengan tabungan. are secured with saving deposits as collateral.
115
Page 490
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. Deposito Berjangka 19. Time Deposits
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 43.970.624 13.951.421 57.922.045 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 123.703 48.915 172.618 Related parties (Note 37)
Total 44.094.327 14.000.336 58.094.663 Total
31 Desember/31 December 2022
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
Pihak ketiga 37.675.027 13.295.664 50.970.691 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 109.903 22.107 132.010 Related parties (Note 37)
Total 37.784.930 13.317.771 51.102.701 Total
Rincian deposito berjangka berdasarkan jangka The details of time deposits based on contractual
waktu kontrak adalah sebagai berikut: maturities are as follows:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 1.524.009 852.702 2.376.711 ≤ 1 bulan
> 1 bulan ≤ 3 bulan 12.498.388 5.033.229 17.531.617 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 16.388.715 4.997.495 21.386.210 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 13.683.215 3.116.910 16.800.125 > 6 months
.
Total 44.094.327 14.000.336 58.094.663 Total
31 Desember/31 December 2022
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 746.686 545.466 1.292.152 ≤ 1 bulan
> 1 bulan ≤ 3 bulan 16.189.864 6.749.043 22.938.907 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 8.091.903 3.172.796 11.264.699 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan 12.756.477 2.850.466 15.606.943 > 6 months
Total 37.784.930 13.317.771 51.102.701 Total
116
Page 491
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
19. Deposito Berjangka (lanjutan) 19. Time Deposits (continued)
Rincian deposito berjangka berdasarkan sisa The details of time deposits based on remaining
umur sampai tanggal jatuh tempo adalah sebagai maturities are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 20.218.376 6.512.454 26.730.830 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 15.850.258 5.129.101 20.979.359 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 6.771.116 1.249.415 8.020.531 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 1.174.337 1.081.924 2.256.261 > 6 months ≤ 12 months
> 12 bulan 80.240 27.442 107.682
.
Total 44.094.327 14.000.336 58.094.663 Total
31 Desember/31 December 2022
Mata uang
asing/
Foreign
Rupiah currencies Total
≤ 1 bulan 19.655.162 8.807.661 28.462.823 ≤ 1 month
> 1 bulan ≤ 3 bulan 10.003.834 1.800.762 11.804.596 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 6 bulan 6.213.744 802.815 7.016.559 > 3 months ≤ 6 months
> 6 bulan ≤ 12 bulan 1.912.190 1.906.533 3.818.723 > 6 months ≤ 12 months
Total 37.784.930 13.317.771 51.102.701 Total
Deposito berjangka dalam mata uang asing terdiri Time deposits in foreign currencies consist of Great
dari Pound Sterling Inggris, Euro Eropa, Dolar Britain Pound Sterling, European Euro, Australian
Australia, Dolar Amerika, Dolar Singapura, Yen Dollar, United States Dollar, Singapore Dollar,
Jepang dan Dolar Hong Kong. Japanese Yen and Hong Kong Dollar.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, time deposits
deposito berjangka yang diblokir untuk jaminan pledged as collateral for loan facilities granted
atas fasilitas kredit yang diberikan kepada amounted to Rp8,442,844 and Rp6,684,562,
nasabah adalah masing-masing sebesar respectively. The pledged time deposits are
Rp8.442.844 dan Rp6.684.562. Deposito blocked throughout the loan period (Note 11).
berjangka yang dijaminkan ini diblokir sepanjang
jangka waktu fasilitas kredit (Catatan 11).
Suku bunga rata-rata untuk deposito berjangka The average interest rates for time deposits are as
adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 4,44% 3,05% Rupiah
Mata uang asing 2,98% 0,93% Foreign currencies
117
Page 492
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
20. Simpanan dari Bank Lain 20. Deposits from Other Banks
Simpanan dari bank lain berdasarkan jenis dan Deposits from other banks based on type and
mata uang terdiri dari: currency consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
Call Money 1.265.000 - Call Money
Giro 107.187 179.201 Demand deposits
Tabungan 9.959 7.488 Saving deposits
Deposito berjangka 9.400 6.500 Time deposits
1.391.546 193.189
Mata uang asing Foreign currency
Tabungan 7.213 12.959 Saving deposits
Total 1.398.759 206.148 Total
Simpanan dari bank lain berdasarkan hubungan Deposits from other banks based on their
transaksi dengan Bank terdiri dari: relationship transaction with the Bank consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga 1.331.108 38.047 Third parties
Pihak berelasi (Catatan 37) 60.438 155.142 Related parties (Note 37)
1.391.546 193.189
Mata uang asing Foreign currency
Pihak ketiga 7.213 12.959 Third parties
Total 1.398.759 206.148 Total
Jangka waktu simpanan dari bank lain dalam The terms of deposits from other banks in time
deposito berjangka dan call money adalah kurang deposits and call money are less than one year.
dari satu tahun.
Tidak terdapat simpanan dari bank lain yang There are no deposits from other banks which are
diblokir atau dijaminkan pada tanggal blocked or collateralized as of 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022. and 2022.
Suku bunga rata-rata tahunan untuk simpanan The average annual interest rates for deposits from
dari bank lain adalah sebagai berikut: other banks are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Rupiah 0,00% - 6,02% 0,00% - 3,51% Rupiah
Mata uang asing 0,00% - 5,26% 0,00% - 1,84% Foreign currency
118
Page 493
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. Perpajakan 21. Taxation
Utang pajak terdiri dari: Tax payables consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Utang pajak penghasilan Income tax payables
Pasal 4 (2) 81.368 40.015 Article 4 (2)
Pasal 21 52.600 55.830 Article 21
Pasal 23 dan 26 25.884 2.201 Article 23 and 26
Pasal 25 708 27.004 Article 25
Pasal 29 3.617 62.466 Article 29
Pajak Pertambahan Nilai 6.673 8.422 Value Added Taxes
Total utang pajak 170.850 195.938 Total tax payables
Rekonsiliasi antara laba sebelum beban pajak The reconciliations between income before tax
menurut laporan laba rugi dan penghasilan expense, as shown in the statement of profit or loss
komprehensif lain dengan penghasilan kena and other comprehensive income, and taxable
pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal income for the years ended 31 December 2023 and
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai 2022 are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Laba sebelum beban pajak Income before tax expense
sebagaimana disajikan dalam as stated in the statement of
laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and
komprehensif lain 911.689 1.148.213 other comprehensive income
Beda temporer: Temporary differences:
Penyusutan aset tetap (137.426) 18.355 Depreciation of fixed assets
Cadangan atas imbalan kerja 80.894 (16.141) Provision for employees’ benefits
Pembentukan cadangan Provision for allowance for
atas kerugian penurunan nilai impairment losses on earning
aset produktif dan non-produktif (42.590) 230.829 assets and non-earning assets
Pembentukan cadangan atas Provision for credit card
point rewards kartu kredit 21.542 - reward points
Kerugian/(keuntungan) yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized loss/(gain) on trading
diperdagangkan - neto (13.035) 8.692 securities – net
Amortisasi aset tak berwujud (5.500) - Amortization of intangible assets
Penyusutan aset hak guna 2.400 288 Depreciation of right-of-use assets
Kerugian/(keuntungan) penjualan Loss/(gain) on sale
aset tetap - neto 1.085 176 of fixed assets - net
Pembentukan atas cadangan
penurunan nilai agunan Provision for decline in value
yang diambil alih 215 (959) of foreclosed assets
Lain-lain (8.827) - Others
Beda tetap: Permanent differences:
Keuntungan penjualan aset tetap dan Gain on sale of fixed assets
properti terbengkalai - neto (3.533) (12.286) and abandoned properties - net
Lain-lain - neto 121.436 54.985 Others - net
Penghasilan kena pajak - Bank 928.350 1.432.152 Taxable income - Bank
119
Page 494
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. Perpajakan (lanjutan) 21. Taxation (continued)
Perhitungan beban pajak tahun berjalan dan The computation of current tax expense and
beban pajak tangguhan - neto untuk tahun yang deferred tax expense - net for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 December 2023 dan 2022 are as follows:
2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Penghasilan kena pajak 928.350 1.432.152 Taxable income
Beban pajak penghasilan
- tahun berjalan 204.237 315.073 Income tax expense - current
Beban pajak penghasilan - tangguhan: Income tax expense - deferred:
Penyusutan aset tetap (30.234) 4.038 Depreciation of fixed assets
Cadangan atas imbalan kerja - neto `17.797 (3.551) Provision for employees’ benefits - net
Pembentukan cadangan atas Provision for impairment
kerugian penurunan nilai losses on earning assets
aset produktif dan non-produktif (9.370) 116.131 and non-earning assets
Pembentukan cadangan atas Provision for credit card
reward points kartu kredit 4.739 - reward points
(Keuntungan)/kerugian yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized (gain)/loss on trading
diperdagangkan - neto (2.868) 1.912 securities - net
Amortisasi aset tak berwujud (1.210) - Amortization of intangible assets
Penyusutan aset hak guna 528 63 Depreciation of right-of-use assets
Keuntungan penjualan
aset tetap - neto 239 39 Gain on sale of fixed assets - net
Pembentukan atas penurunan Provision for decline
nilai agunan yang diambil alih 47 (211) in value of foreclosed assets
Lain-lain (1.942) - Others
(Beban)/manfaat pajak tangguhan Deferred tax (expense)/
- neto (22.274) 118.421 income - net
Penyesuaian (10.215) - Adjustment
Beban pajak - neto 236.726 196.652 Tax expense - net
Rekonsiliasi antara beban pajak yang dihitung The reconciliations between tax expense
dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku calculated by using the applicable tax rate from
dari laba sebelum beban pajak, dengan beban income before tax expense, and tax expense
pajak seperti yang disajikan dalam laporan laba presented in the statement of profit or loss and
rugi dan penghasilan komprehensif lain untuk other comprehensive income for the years ended
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 31 December 2023 and 2022 are as follows:
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Laba sebelum beban pajak 911.689 1.148.213 Income before tax expense
Beban pajak penghasilan berdasarkan
tarif pajak yang berlaku 200.572 252.607 Income tax expense at applicable tax rate
Pengaruh beda tetap atas beban Effects of permanent differences on
pajak penghasilan: income tax expense:
Keuntungan penjualan aset tetap Gain on sale of fixed assets
dan properti terbengkalai - neto (777) (2.703) and abandoned properties - net
Lain-lain - neto 26.716 12.097 Others - net
226.511 262.001
Penyesuaian 10.215 (65.349) Adjustment
Beban pajak - neto 236.726 196.652 Tax expense - net
120
Page 495
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
21. Perpajakan (lanjutan) 21. Taxation (continued)
Perhitungan beban pajak - tahun berjalan dan The computations of tax expense - current and
utang pajak penghasilan adalah sebagai berikut: income tax payables are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Beban pajak penghasilan - tahun berjalan 204.237 315.073 Tax expense - current
Pembayaran pajak penghasilan di muka (200.620) (252.607) Pre-payments of income taxes
Utang pajak penghasilan 3.617 62.466 Income tax payables
Rincian aset pajak tangguhan adalah sebagai The details of deferred tax assets are as follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses on
nilai aset produktif dan non-produktif 661.624 670.993 earning assets and non-earning assets
Liabilitas atas imbalan kerja 75.762 56.849 Liability for employees’ benefits
Penyusutan aset tetap (61.835) (31.601) Depreciation of fixed assets
Kerugian/(keuntungan) yang belum
direalisasi atas efek-efek yang Unrealized loss/(gain) on
diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through
penghasilan komprehensif lain 25.912 43.439 other comprehensive income
Pembentukan cadangan atas Provision for credit card
reward points kartu kredit 22.556 - reward points
Cadangan penurunan nilai agunan Allowance for decline in value of
yang diambil alih 6.442 6.395 foreclosed assets
Kerugian/(keuntungan) yang belum
direalisasi atas efek-efek Unrealized loss/(gain) on trading
yang diperdagangkan - neto (2.697) 171 securities - net
Penyusutan aset hak guna 2.015 1.487 Depreciation of right-of-use assets
Amortisasi aset tak berwujud (1.210) - Amortization of intangible assets
Keuntungan penjualan aset tetap (477) (715) Gain on sale of fixed assets - net
Lain-lain 5.468 - Others
Total 733.560 747.018 Total
Perhitungan pajak penghasilan badan untuk The calculations of corporate income tax for the
tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 year ended December 31, 2023 are estimated
adalah estimasi untuk pengisian SPT 2023 dan numbers for 2023 annual tax return and 2022
perhitungan pajak penghasilan badan 2022 corporate income tax which conform to the Bank’s
adalah sesuai dengan SPT Bank. Annual Tax Return.
Pajak penghasilan badan Bank untuk tahun yang The Bank's corporate income tax for the year
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan ended 31 December 2023 and 2022 are calculated
2022 masing-masing telah dihitung dengan using the tax rate of 22%, respectively.
menggunakan tarif pajak sebesar 22%.
121
Page 496
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. Liabilitas atas Surat Berharga yang Dijual 22. Liabilities on Securities Sold under Repurchase
dengan Janji Dibeli Kembali Agreements
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan Liabilities on securities sold under repurchase
janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember agreements as of 31 December 2023 consists of:
2023 terdiri dari:
Jenis obligasi Nilai
Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh pembelian
Nasabah/ nominal/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ kembali/
Counterparty Nominal Carrying
government Start date Due date Repurchase
amount value
bonds amount
Diukur pada nilai perolehan
At amortized cost
yang diamortisasi
27 Des 23/ 10 Jan 24/
Bank Indonesia FR0081 1.000.000 953.308 951.716
27 Dec 23 10 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia FR0095 900.000 873.492 870.866
20 Dec 23 17 Jan 24
29 Des 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia FR0081 900.000 859.200 857.446
29 Dec 23 12 Jan 24
20 Des 23/ 3 Jan 24/
Bank Indonesia FR0078 800.000 805.576 805.277
20 Dec 23 3 Jan 24
29 Des 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia FR0081 800.000 763.734 762.174
29 Dec 23 12 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia FR0078 700.000 706.765 704.641
20 Dec 23 17 Jan 24
27 Des 23/ 10 Jan 24/
Bank Indonesia FR0056 600.000 613.750 612.724
27 Dec 23 10 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia FR0056 500.000 512.807 510.607
27 Dec 23 24 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia SR014 500.000 491.973 490.494
20 Dec 23 17 Jan 24
PT Bank Rakyat 20 Des 23/ 19 Jan 24/
FR0095 500.000 485.949 484.330
Indonesia (Persero) Tbk 20 Dec 23 19 Jan 24
22 Des 23/ 5 Jan 24/
Bank Indonesia FR0087 500.000 471.698 471.348
22 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Mandiri 28 Des 23/ 4 Jan 24/
IDSR151124364S 500.000 471.352 471.106
(Persero) Tbk 28 Dec 23 4 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia FR0086 500.000 473.071 471.041
27 Dec 23 24 Jan 24
29 Des 23/ 5 Jan 24/
Bank Indonesia FR0086 500.000 471.272 470.945
29 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Rakyat 22 Des 23/ 5 Jan 24/
IDSR041224364S 500.000 469.841 469.503
Indonesia (Persero) Tbk 22 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Rakyat 22 Des 23/ 5 Jan 24/
IDSR041224364S 500.000 469.841 469.503
Indonesia (Persero) Tbk 22 Dec 23 5 Jan 24
PT Bank Rakyat 22 Des 23/ 5 Jan 24/
IDSR041224364S 500.000 469.841 469.503
Indonesia (Persero) Tbk 22 Dec 23 5 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia FR0096 450.000 445.477 443.566
27 Dec 23 24 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia ORI019 400.000 393.329 392.146
20 Dec 23 17 Jan 24
122
Page 497
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
22. Liabilitas atas Surat Berharga yang Dijual 22. Liabilities on Securities Sold under Repurchase
dengan Janji Dibeli Kembali (lanjutan) Agreements (continued)
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan Liabilities on securities sold under repurchase
janji dibeli kembali pada tanggal 31 Desember agreements as of 31 December 2023 consists of:
2023 terdiri dari: (lanjutan) (continued)
Jenis obligasi Nilai
Nilai Nilai
pemerintah/ Tanggal Jatuh pembelian
Nasabah/ nominal/ tercatat/
Type of dimulai/ tempo/ kembali/
Counterparty Nominal Carrying
government Start date Due date Repurchase
amount value
bonds amount
Diukur pada nilai perolehan
At amortized cost (continued)
yang diamortisasi (lanjutan)
27 Des 23/ 10 Jan 24/
Bank Indonesia FR0064 400.000 378.182 377.550
27 Dec 23 10 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia SR015 350.000 341.240 340.214
20 Dec 23 17 Jan 24
29 Des 23/ 12 Jan 24/
Bank Indonesia FR0070 300.000 302.935 302.316
29 Dec 23 12 Jan 24
20 Des 23/ 17 Jan 24/
Bank Indonesia FR0059 250.000 243.622 242.890
20 Dec 23 17 Jan 24
20 Des 23/ 3 Jan 24/
Bank Indonesia SR016 250.000 229.467 229.381
20 Dec 23 3 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia ORI020 200.000 194.786 193.953
27 Dec 23 24 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia PBS017 200.000 188.191 187.386
27 Dec 23 24 Jan 24
27 Des 23/ 24 Jan 24/
Bank Indonesia PBS026 150.000 149.736 149.096
27 Dec 23 24 Jan 24
PT Bank Rakyat 28 Des 23/ 4 Jan 24/
IDSR131124364S 100.000 94.288 94.239
Indonesia (Persero) Tbk 28 Dec 23 4 Jan 24
Total/Total 13.750.000 13.324.723 13.295.961
Tidak terdapat liabilitas atas surat berharga yang There is no liabilities on securities sold under
dijual dengan janji dibeli kembali pada tanggal repurchase agreements as of 31 December
31 Desember 2022. 2022.
23. Efek Utang yang Diterbitkan 23. Debt Securities Issued
Efek utang yang diterbitkan pada tanggal Debt securities issued as of 31 December 2023
31 Desember 2023 dan 2022 terdiri dari: and 2022 consist of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering III Tranche I
Tahun 2022 Year 2022
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 100.000 100.000 Bonds
Total nominal Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering III
Tahap I Tahun 2022 100.000 100.000 Tranche I Year 2022
123
Page 498
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (4.000) (4.744) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering III
Tahap I Tahun 2022 96.000 95.256 Tranche I Year 2022
Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Senior Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering III Tranche I
Tahun 2021 Year 2021
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 100.000 100.000 Bonds
Total nominal Obligasi Berkelanjutan III Total nominal Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap I Senior Debt Shelf Offering III
Tahun 2021 100.000 100.000 Tranche I Year 2021
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (638) (1.482) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Berkelanjutan III Total Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap I Senior Debt Shelf Offering III
Tahun 2021 99.362 98.518 Tranche I Year 2021
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap II Shelf Offering II Tranche II
Tahun 2019 Year 2019
Pihak Berelasi (Catatan 37) - 1.000 Related Parties (Note 37)
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 650.000 649.000 Bonds
Total nominal Obligasi Subordinasi Total Nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Sub Debt Shelf Offering II
Tahap II Tahun 2019 650.000 650.000 Tranche II Year 2019
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (876) (1.176) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Sub Debt Shelf Offering II
Tahap II Tahun 2019 649.124 648.824 Tranche II Year 2019
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering II Tranche I
Tahun 2019 Year 2019
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 100.000 100.000 Bonds
Total nominal Obligasi Subordinasi Total Nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Sub Debt Shelf Offering II
Tahap I Tahun 2019 100.000 100.000 Tranche I Year 2019
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (883) (1.222) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Sub Debt Shelf Offering II
Tahap I Tahun 2019 99.117 98.778 Tranche I Year 2019
124
Page 499
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Senior Debt
Bank UOB Indonesia Tahap II Shelf Offering I Tranche II
Tahun 2018 Year 2018
Pihak ketiga Third parties
Obligasi Seri C - 55.000 Bonds Series C
Total nominal Obligasi Berkelanjutan I Total nominal Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap II Senior Debt Shelf Offering I
Tahun 2018 - 55.000 Tranche II Year 2018
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi - (13) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Berkelanjutan I Total Bank UOB Indonesia
Bank UOB Indonesia Tahap II Senior Debt Shelf Offering I
Tahun 2018 - 54.987 Tranche II Year 2018
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap II Shelf Offering I Tranche II
Tahun 2017 Year 2017
Pihak ketiga 500.000 500.000 Third Parties
Total nominal Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering I
Tahap II Tahun 2017 500.000 500.000 Tranche II Year 2017
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (180) (397) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering I
Tahap II Tahun 2017 499.820 499.603 Tranche II Year 2017
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
Bank UOB Indonesia Tahap I Shelf Offering I Tranche I
Tahun 2016 Year 2016
Pihak ketiga - 100.000 Third Parties
Total nominal Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering I
Tahap I Tahun 2016 - 100.000 Tranche I Year 2016
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi - (298) Unamortized bonds issuance cost
Total Obligasi Subordinasi Total nominal Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering I
Tahap I Tahun 2016 99.702 Tranche I Year 2016
Total 1.443.423 1.595.668 Total
Pada tahun 2022, Bank telah melakukan In 2022, the Bank conducted Public Offering of
Penawaran Umum Obligasi Subordinasi Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia dengan Offering III with target total funds of
target total dana yang dihimpun sebesar Rp2,000,000,000,000 (full amount).
Rp2.000.000.000.000 (nilai penuh).
Pada tahun 2021, Bank telah melakukan In 2021, the Bank conducted Public Offering of
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf Offering II
Bank UOB Indonesia dengan target total dana with target total funds of Rp2,000,000,000,000 (full
yang dihimpun sebesar Rp2.000.000.000.000 amount).
(nilai penuh).
125
Page 500
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Pada bulan Juni 2019, Bank telah melakukan In June 2019, the Bank conducted Public Offering
Penawaran Umum Obligasi Subordinasi of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia dengan Offering II with target total funds of
target total dana yang dihimpun sebesar Rp2,000,000,000,000 (full amount).
Rp2.000.000.000.000 (nilai penuh).
Dalam rangka penawaran umum tersebut Bank Regarding the public offering, the Bank issued
menerbitkan obligasi-obligasi sebagai berikut: bonds as follows: (continued)
(lanjutan)
Pada tahun 2018, Bank telah melakukan In 2018, the Bank conducted Public Offering of
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan II Bank Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf Offering II
UOB Indonesia dengan target total dana yang with target total funds of Rp3,000,000,000,000 (full
dihimpun sebesar Rp3.000.000.000.000 (nilai amount).
penuh).
Pada tahun 2016, Bank telah melakukan In 2016, Bank conducted Public Offering of Bank
Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf Offering I and
UOB Indonesia dan Penawaran Umum Obligasi Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
Subordinasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Offering I with target total funds of
dengan target total dana yang dihimpun masing- Rp2,000,000,000,000 (full amount) and
masing sebesar Rp2.000.000.000.000 (nilai Rp1,000,000,000,000 (full amount), respectively.
penuh) dan Rp1.000.000.000.000 (nilai penuh).
Dalam rangka penawaran umum tersebut Bank Regarding the public offering, the Bank issued
menerbitkan obligasi-obligasi sebagai berikut: bonds as follows:
1. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan III Bank 1. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2022 pada Offering III Phase I 2022 on 8 March 2022 with
tanggal 8 Maret 2022 dengan jangka waktu tenor of 7 years since issuance date and
selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar totalling to Rp100,000,000,000 (full amount)
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan with fixed interest rate of 8%.
tingkat bunga tetap sebesar 8%.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the rating
peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
III Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2022 Shelf Offering III Phase I 2022 based on Fitch
menurut Fitch Ratings adalah idAA. Ratings was idAA.
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Otoritas Jasa
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Keuangan No. SR-46/PB.32/2022 dated
No. SR-46/PB.32/2022 pada tanggal 19 April 2022.
19 April 2022.
2. Obligasi Berkelanjutan III Bank UOB 2. Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Indonesia Tahap I Tahun 2021 dengan Offering III Phase I Year 2021 totalling
jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000 Rp100,000,000,000 (full amount) with fixed
(nilai penuh) yang dikenakan tingkat bunga interest rate of 5.65% which is repayable every
tetap per tahun masing-masing sebesar three months and will mature on
5,65% dibayarkan setiap tiga bulan dan akan 2 September 2024.
jatuh tempo pada tanggal 2 September 2024.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the rating
peringkat Obligasi Berkelanjutan III Bank of Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2021 menurut Offering III Phase I 2021 based on Fitch
Fitch Ratings adalah idAAA. Ratings was idAAA.
126
Page 501
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Dalam rangka penawaran umum tersebut Bank Regarding the public offering, the Bank issued
menerbitkan obligasi-obligasi sebagai berikut: bonds as follows: (continued)
(lanjutan)
3. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank 3. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap II Tahun 2019 pada Offering II Phase II 2019 on 13 November
tanggal 13 November 2019 dengan jangka 2019 with tenor of 7 years since issuance date
waktu selama 7 tahun dan jumlah pokok totalling to Rp650,000,000,000 (full amount)
sebesar Rp650.000.000.000 (nilai penuh) with fixed interest rate of 9.25%.
dengan tingkat bunga tetap sebesar 9,25%.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the rating
peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
II Bank UOB Indonesia Tahap II Tahun 2019 Shelf Offering II Phase II 2019 based on Fitch
menurut Fitch Ratings adalah idAA. Ratings was idAA.
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Otoritas Jasa
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Keuangan No. S-92/PB.32/2019 dated
No. S-92/PB.32/2019 pada tanggal 20 December 2019.
20 Desember 2019.
4. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank 4. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 pada Offering II Phase I 2019 on 4 July 2019 with
tanggal 4 Juli 2019 dengan jangka waktu tenor of 7 years since issuance date totalling to
selama 7 tahun dan jumlah pokok sebesar Rp100,000,000,000 (full amount) with fixed
Rp100.000.000.000 (nilai penuh) dengan interest rate of 9.85%.
tingkat bunga tetap sebesar 9,85%.
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Otoritas Jasa
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan Keuangan No. S-92/PB.32/2019 dated
No. S-92/PB.32/2019 pada tanggal 20 December 2019.
20 Desember 2019.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the rating
peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
II Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 Shelf Offering II Tranche I Year 2019 based on
menurut Fitch Ratings adalah idAA. Fitch Ratings is idAA.
5. Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia 5. Bank UOB Indonesia Senior Debt Shelf
Tahap II Tahun 2018 dengan jumlah pokok Offering I Phase II Year 2018 totalling
sebesar Rp1.000.000.000.000 (nilai penuh) Rp1,000,000,000,000 (full amount) consists of
yang terbagi menjadi Obligasi Seri A sebesar Bonds Series A amounting to
Rp862.000.000.000 (nilai penuh), Obligasi Rp862,000,000,000 (full amount), Series B
Seri B sebesar Rp83.000.000.000 (nilai amounting to Rp83,000,000,000 (full amount)
penuh) dan Obligasi Seri C sebesar and Series C amounting to Rp55,000,000,000
Rp55.000,000.000 (nilai penuh) yang (full amount) with fixed interest rates of 6.15%,
dikenakan tingkat bunga tetap per tahun 7.40%, and 7.65%, respectively, which is
masing-masing sebesar 6,15%, 7,40%, dan repayable every three months and matured on
7,65%, yang dibayarkan setiap tiga bulan dan 3 June 2019, 23 May 2021 and 23 May 2023,
sudah jatuh tempo masing-masing pada respectively.
tanggal 3 Juni 2019, 23 Mei 2021 dan 23 Mei
2023.
127
Page 502
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Dalam rangka penawaran umum tersebut Bank Regarding the public offering, the Bank issued
menerbitkan obligasi-obligasi sebagai berikut: bonds as follows: (continued)
(lanjutan)
Bank telah melakukan pelunasan pokok atas The Bank has paid the principal of Bank UOB
Obligasi Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Indonesia Senior Debt Shelf Offering I Phase II
Tahap II Tahun 2018 Seri A, B dan C dengan Year 2018 Series A, B and C with nominal
nilai nominal masing-masing sebesar value of Rp862,000,000,000 (full amount),
Rp862.000.000.000 (nilai penuh), Rp83,000,000,000 (full amount) and
Rp83.000.000.000 (nilai penuh) dan Rp55,000,000,000 (full amount) which
Rp55.000.000.000 (nilai penuh) yang jatuh matured on 3 June 2019, 23 May 2021 and
tempo pada tanggal 3 Juni 2019, 23 Mei 2021 23 May 2023 respectively.
dan 23 Mei 2023.
6. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank 6. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap II Tahun 2017 dengan Offering I Phase II 2017 with total amount of
jumlah pokok sebesar Rp500.000.000.000 Rp500,000,000,000 (full amount) that was
(nilai penuh) dikenakan suku bunga tetap subject to fixed interest rate of 9.25% per
sebesar 9,25% per tahun yang dibayarkan annum which is payable every three months
setiap tiga bulan dan jangka waktu selama with a seven-year term and will mature on
tujuh tahun dan akan jatuh tempo pada 17 October 2024. The Bond was listed on the
tanggal 17 Oktober 2024. Obligasi tersebut Indonesia Stock Exchange at
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 18 October 2017.
tanggal 18 Oktober 2017.
Bank memperhitungkan Obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Otoritas Jasa
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. S- Keuangan No. S-84/PB.32/2017 dated
84/PB.32/2017 pada tanggal 20 Desember 20 December 2017.
2017.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, the rating
peringkat Obligasi Subordinasi Berkelanjutan of Bank UOB Indonesia Subordinated Debt
I Bank UOB Indonesia Tahap II Tahun 2017 Shelf Offering I Tranche II Year 2017 based on
menurut Fitch Ratings adalah idAA. Fitch Ratings is idAA.
7. Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank 7. Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2016 dengan Offering I Phase I 2016 with total amount of
jumlah pokok sebesar Rp100.000.000.000 Rp100,000,000,000 (full amount) that was
(nilai penuh) dikenakan suku bunga tetap subject to fixed interest rate of 9.40% per
sebesar 9,40% per tahun yang dibayarkan annum which was payable every three months
setiap tiga bulan dan jangka waktu selama with a seven-year term and will mature on
tujuh tahun dan akan jatuh tempo pada 25 November 2023. The Bond was listed on
tanggal 25 November 2023. Obligasi tersebut the Indonesia Stock Exchange on 28
dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada November 2016.
tanggal 28 November 2016.
Bank telah melakukan pelunasan pokok atas The Bank paid the principal of Bank UOB
Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Bank Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering I
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2016 dengan Phase I Year 2016 with nominal value of
nilai nominal Rp100.000.000.000 (nilai Rp100,000,000,000 (full amount) which
penuh) yang telah jatuh tempo pada tanggal matured 25 November 2023.
25 November 2023.
128
Page 503
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Dalam rangka penawaran umum tersebut Bank Regarding the public offering, the Bank issued
menerbitkan obligasi-obligasi sebagai berikut: bonds as follows: (continued)
(lanjutan)
Bank memperhitungkan Obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Otoritas Jasa
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. S- Keuangan No. S-18/PB.32/2017 dated
18/PB.32/2017 pada tanggal 6 Maret 2017. 6 March 2017.
Bank memperhitungkan obligasi tersebut The Bank calculates its bond as part of Lower
sebagai Komponen Modal Pelengkap Level Supplementary Capital (Lower Tier 2) based
Bawah (Lower Tier 2) berdasarkan Surat on Approval Letter from Otoritas Jasa
Persetujuan Otoritas Jasa Keuangan No. S- Keuangan No.S-86/PB.321/2014 dated
86/PB.321/2014 pada tanggal 18 Juni 2014. 18 June 2014.
Obligasi-obligasi Subordinasi tersebut di atas The said subordinated bonds are not secured
tidak dijamin dengan jaminan khusus tetapi by specific collateral but are secured by all
dijamin dengan seluruh harta kekayaan assets of the Bank.
Bank.
Wali amanat dari penerbitan Obligasi The trustee for issuance of Bank UOB
Subordinasi Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf Offering III
Indonesia Tahap I Tahun 2022, Obligasi Tranche I Year 2022, Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan III Bank UOB Indonesia Tahap Senior Debt Shelf Offering III Tranche I Year
I Tahun 2021, Obligasi Subordinasi 2021, Bank UOB Indonesia Subordinated
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap Debt Shelf Offering II Tranche II Year 2019,
II Tahun 2019, Obligasi Subordinasi Bank UOB Indonesia Subordinated Debt Shelf
Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap Offering II Tranche I Year 2019, Bank UOB
I Tahun 2019, Obligasi Berkelanjutan II Bank Indonesia Senior Debt Shelf Offering II
UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019, Obligasi Tranche I Year 2019, Bank UOB Indonesia
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Tahap Senior Debt Shelf Offering I Tranche II Year
II Tahun 2018, Obligasi Subordinasi 2018, Bank UOB Indonesia Subordinated
Berkelanjutan I Bank UOB Indonesia Tahap Debt Shelf Offering I Tranche II Year 2017.
II Tahun 2017.
Tidak terdapat keterkaitan usaha antara wali There is no business relationship between the
amanat dengan Bank. trustees and the Bank.
Selama jangka waktu obligasi tersebut diatas, During the term of above mentioned bonds, without
tanpa izin tertulis dari wali amanat, Bank tidak written permission from trustee, the Bank is not
diperkenankan untuk: allowed to:
1) Mengagunkan sebagian maupun seluruh 1) Secure part or all of the income or asset of the
pendapatan atau harta kekayaan Bank yang Bank that exists in the present or in the future,
ada pada saat ini maupun di masa yang akan other than for the Bank’s business activity;
datang di luar kegiatan usaha Bank;
2) Mengurangi modal dasar, modal ditempatkan 2) Reduce the authorized capital, issued capital
dan modal disetor, kecuali pengurangan and paid-up capital, unless the reduction is
tersebut dilakukan berdasarkan permintaan carried out based on the request and/or order
dan/atau perintah dari otoritas berwenang of the authorized regulator (including but not
(termasuk tetapi tidak terbatas pada OJK); limited to OJK);
3) Melakukan penggabungan dan/atau 3) Perform any merger and/or acquisition which
peleburan yang menyebabkan bubarnya causes the liquidation of the Bank or would
Bank atau yang akan mempunyai akibat have a material adverse impact on the
negatif secara material terhadap continuation of the Bank's businesses;
kelangsungan usaha Perseroan;
129
Page 504
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
23. Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 23. Debt Securities Issued (continued)
Dalam rangka penawaran umum tersebut Bank Regarding the public offering, the Bank issued
menerbitkan obligasi-obligasi sebagai berikut: bonds as follows: (continued)
(lanjutan)
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank As of 31 December 2023 and 2022, the Bank has
telah mengamortisasi biaya emisi obligasi amortized the bonds issuance cost amounting to
masing-masing sebesar Rp2.755 dan Rp2.663 Rp2,755 and Rp2,663, respectively, which is
yang dicatat dalam laporan laba rugi dan recorded in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Selama tahun 2023 dan 2022, Bank telah During 2023 and 2022, the Bank has complied with
memenuhi persyaratan-persyaratan dalam covenants of the debt securities issued above.
penerbitan efek utang tersebut.
24. Liabilitas Lain-lain 24. Other Liabilities
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Setoran jaminan (Catatan 37) 1.265.073 463.423 Margin deposits(Note 37)
Biaya yang masih harus dibayar
(Catatan 37) 1.079.291 655.424 Accrued expenses (Note 37)
Term deposit valas Term deposit
hasil ekspor (TD Valas DHE SDA) with Bank Indonesia
Bank Indonesia in foreign currency from DHE SDA
(Catatan 15) 739.056 - (Note 15)
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses of
atas komitmen dan kontinjensi commitments and contingencies
(Catatan 34) 379.860 265.987 (Note 34)
Liabilitas sewa 187.538 83.516 Lease liabilities
Pendapatan diterima di muka 14.203 75.238 Unearned income
Lain-lain 1.034.677 220.249 Others
Total 4.699.698 1.763.837 Total
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, As of 31 December 2023 and 2022, included in the
termasuk dalam biaya yang masih harus dibayar accrued expenses is deferred bonus granted to the
adalah bonus yang diberikan kepada Direksi yang Board of Directors amounting to Rp13,021 and
ditangguhkan masing-masing sebesar Rp13.021 Rp9,851, respectively, in accordance with POJK
dan Rp9.851 sesuai dengan POJK No. 45/POJK.03/2015 dated 23 December 2015
No. 45/POJK.03/2015 tanggal 23 Desember 2015 concerning the Implementation of Governance for
tentang Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Commercial Banks in the Provision of
Remunerasi bagi Bank Umum. Remunerations.
Termasuk pada lain-lain adalah angka Included in others are settlement figures in regards
penyelesaian terkait dengan akusisi bisnis with acquisition of Citi’s consumber business
konsumer Citi senilai Rp497.301. amounting Rp497,301.
Setoran jaminan terutama merupakan perjanjian Margin deposits mainly represent operational
kerjasama operasional dengan United Overseas cooperation agreements with United Overseas
Bank Limited, Singapura dan PT Bank Mandiri Bank Limited, Singapore and PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk. (Persero) Tbk.
130
Page 505
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
24. Liabilitas Lain-lain (lanjutan) 24. Other Liabilities (continued)
United Overseas Bank Limited, Singapura United Overseas Bank Limited, Singapore
(“UOBS”) (“UOBS”)
Pada tanggal 25 Agustus 2022, Bank dan UOBS On 25 August 2022, the Bank and UOBS has
menandatangani Perjanjian Jaminan Uang Tunai signed Cash Collateral Agreement that UOBS
dimana UOBS menyediakan jaminan uang tunai provides cash collateral on derivative transactions
atas transaksi derivatif mencakup FX Derivative including FX Derivative and Interest Rate
dan Interest Rate Derivative yang diatur dalam Derivative stipulated in International Swaps and
Perjanjian Induk International Swaps and Derivative Transactions (ISDA) 2022 Master
Derivative Transactions (ISDA) 2022 tanggal 20 Agreement on 20 August 2007. Cash collateral is
Agustus 2007. Jaminan uang tunai diberikan provided in USD with minimal transfer nominal
dalam mata uang USD dengan jumlah transfer amounting to USD2,000,000 (full amount). The
minimal sebesar USD2.000.000 (angka penuh). Bank is obliged to pay interest on the cash
Bank memiliki kewajiban untuk membayar bunga collateral placement which is determined and
atas penempatan jaminan ini yang ditentukan dan calculated using Secured Overnight Financing
dihitung dengan menggunakan suku bunga Rate (SOFR).
Secured Overnight Financing Rate (SOFR).
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai As of 31 December 2023 and 2022, the cash
jaminan uang tunai masing-masing sebesar collateral amounting to USD48,860,000 (full
USD48.860.000 (angka penuh) dan amount) and USD13,790,000 (full amount),
USD13.790.000 (angka penuh) (Catatan 37). respectively (Note 37).
Bunga yang masih harus dibayar atas jaminan Interest payables on the cash collateral amounting
uang tunai tersebut sebesar USD257.010,36 to USD257,010.36 (full amount) and
(angka penuh) dan USD59.647,12 (angka penuh) USD59,647.12 (full amount) as of 31 December
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 2023 and 2022, respectively (Note 37).
(Catatan 37).
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank
Mandiri”) Mandiri”)
Pada tanggal 22 April 2016, Bank dan Bank On 22 April 2016, the Bank and Bank Mandiri has
Mandiri menandatangani Perjanjian Induk Global signed the Global Master Repurchase Agreement
Pembelian Kembali (GMRA) (GMRA) No.FTS.TRS/IRT.204/2016,
No.FTS.TRS/IRT.204/2016, No.16/GMG/0008 No.16/GMG/0008 which is amended with GMRA
yang diamandemen dengan GMRA No.TIB.TRS/TLA.91/2023, No.23/GMG/0042 that
No.TIB.TRS/TLA.91/2023, No.23/GMG/042 one of the parties will provide cash margin on
dimana salah satu pihak akan menyediakan securities sold under repurchase agreements
marjin tunai atas transaksi pembelian kembali which will be paid to the party who has net
efek yang akan dibayarkan kepada salah satu eksposure againts other party. The party who
pihak yang memiliki eksposur bersih terhadap receive cash margin is obliged to pay interest on
pihak lainnya. Pihak yang menerima marjin tunai the cash margin placement which is determined
memiliki kewajiban untuk membayar bunga atas and calculated using Money Market Reference
penempatan jaminan ini yang ditentukan dan Interest Rate as provided by Bank Indonesia.
dihitung dengan menggunakan Suku Bunga
Acuan Pasar Uang yang ditetapkan Bank
Indonesia.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, nilai As of 31 December 2023 and 2022, the cash
jaminan uang tunai sebesarRp312.102 dan collateral amounting to Rp312,102 and Rp76,732,
Rp76.732. respectively.
Bunga yang masih harus dibayar atas jaminan Interest payables on the cash collateral amounting
uang tunai tersebut sebesar Rp1.475 dan Rp315 to Rp1,475 and Rp315 as of 31 December 2023
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022. and 2022, respectively.
131
Page 506
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
25. Modal Saham 25. Share Capital
Pada tanggal 26 Oktober 2023, Bank On 26 October 2023, the Bank has received
mendapatkan persetujuan Rapat Umum approval from the Extraordinary General Meeting
Pemegang Saham Luar Biasa sebagaimana of Shareholders as stated in Deed of Minutes of
termuat dalam Akta Berita Acara Rapat Umum Extraordinary General Meeting of Shareholders
Pemegang saham Luar Biasa No. 89 tanggal 26 No. 89 dated 26 October 2023 made before Notary
Oktober 2023 yang dibuat di hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notary in Jakarta, which
Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta yang approved to increase the Bank’s issued and paid-
menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan up capital by issuing new shares of 1,040,946,745
disetor Bank dengan cara mengeluarkan saham shares with nominal amount of Rp250 (full amount)
baru sebanyak 1.040.946.745 lembar saham per share with offering price of Rp1,441 (full
dengan nilai nominal masing-masing sebesar amount) per share.
Rp250 (nilai penuh) per saham dengan harga
penawaran sebesar Rp1.441 (nilai penuh) per
lembar saham.
Hasil penerbitan saham tersebut telah diterima The result of shares issues has been received by
oleh Bank sehingga dengan demikian jumlah the Bank so therefore the total number of issued
seluruh saham ditempatkan dan disetor penuh and fully paid-up shares of the Bank increases to
Bank meningkat menjadi sebanyak 12,227,591,633 shares or Rp3,056,897,908,250
12.227.591.633 lembar saham atau sebesar (full amount) as stated in Deed of Statement
Rp3.056.897.908.250 (nilai penuh) sebagaimana Resolutions No. 38 dated 20 November 2023 made
termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat before Notary Aulia Taufani, S.H., Notary in
No. 38 tanggal 20 November 2023 yang dibuat di Jakarta, which the notice of amendment has been
hadapan Notaris Aulia Taufani, S.H., Notaris di received and recorded by Legal Entity
Jakarta, yang pemberitahuan perubahan Administration System of the Ministry of Laws and
anggaran dasarnya telah diterima dan dicatat Human Rights of the Republic of Indonesia as
dalam Sistem Administrasi Badan Hukum stated in the letter No. AHU-AH.01.03-0145724
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dated 23 November 2023. On 30 November 2023,
sebagaimana tercantum dalam surat No. AHU- based on letter from the Financial Services
AH.01.03-0145724 tanggal 23 November 2023. Authority No. SR-123/PB.31/2023, the Bank has
Pada tanggal 30 November 2023, melalui surat obtained approval from Financial Services
dari Otoritas Jasa Keuangan No. SR- Authority to book the additional paid-in capital as
123/PB.31/2023, Bank telah memperoleh Paid-in Capital.
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan untuk
mencatatkan tambahan modal disetor tersebut
sebagai Modal Disetor.
Susunan pemegang saham Bank dan persentase The Bank's shareholders and percentage of
kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2023 ownership as of 31 December 2023 and 2022 are
dan 2022 adalah sebagai berikut: (Catatan 1a) as follows: (Note 1a)
31 Desember 2023/
31 December 2023
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Issued and kepemilikan/
fully paid Percentage Total modal/
Pemegang saham shares of ownership Total capital Shareholders
UOB International UOB International
Investment Private Limited, 8.430.031.879 68,943% 2.107.508 Investment Private Limited,
Singapura Singapore
United Overseas Bank Limited, 3.675.134.661 30,056% 918.784 United Overseas Bank Limited,
Singapura Singapore
Yayasan Kesejahteraan Nusantara 122.308.897 1,000% 30.577 Yayasan Kesejahteraan Nusantara
Lain-lain (masing-masing di bawah 1%) 116.196 0,001% 29 Others (below 1% each)
Total 12.227.591.633 100,000% 3.056.898 Total
132
Page 507
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
25. Modal Saham (lanjutan) 25. Share Capital (continued)
Susunan pemegang saham Bank dan persentase The Bank's shareholders and percentage of
kepemilikannya pada tanggal 31 Desember 2023 ownership as of 31 December 2023 and 2022 are
dan 2022 adalah sebagai berikut: (Catatan 1a) as follows: (Note 1a) (continued)
(lanjutan)
31 Desember 2022/
31 December 2022
Jumlah saham
ditempatkan dan
disetor penuh/ Persentase
Issued and kepemilikan/
fully paid Percentage Total modal/
Pemegang saham shares of ownership Total capital Shareholders
UOB International UOB International
Investment Private Limited, 7.712.375.083 68,943% 1.928.094 Investment Private Limited,
Singapura Singapore
United Overseas Bank Limited, 3.362.266.880 30,056% 840.567 United Overseas Bank Limited,
Singapura Singapore
Yayasan Kesejahteraan Nusantara 111.886.756 1,000% 27.971 Yayasan Kesejahteraan Nusantara
Lain-lain (masing-masing di bawah 1%) 116.169 0,001% 29 Others (below 1% each)
Total 11.186.644.888 100,000% 2.796.661 Total
Pengelolaan modal Capital management
Tujuan utama pengelolaan modal Bank adalah The primary objective of the Bank’s capital
untuk memastikan pemeliharaan rasio modal management is to ensure that it maintains healthy
yang sehat untuk mendukung usaha dan capital ratios in order to support its business and
memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham. maximize shareholders value.
Selain itu, Bank dipersyaratkan oleh Undang- In addition, the Bank is also required by the
Undang Perseroan Terbatas efektif tanggal Corporate Law effective on 16 August 2007 to
16 Agustus 2007 untuk mengkontribusikan contribute and maintain a non-distributable reserve
sampai dengan 20% dari modal saham fund until the said reserve reaches 20% of the
ditempatkan dan disetor penuh dalam bentuk issued and fully paid up share capital. This capital
dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. requirements are considered by the Bank at the
Persyaratan permodalan tersebut Annual General Shareholders’ Meeting (“AGM”).
dipertimbangkan oleh Bank pada Rapat Umum
Pemegang Saham (“RUPS”).
Bank mengelola struktur permodalan dan The Bank manages its capital structure and makes
melakukan penyesuaian terhadap perubahan adjustments to it in light of changes in economic
kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan conditions. In order to maintain or adjust the capital
menyesuaikan struktur permodalan, Bank dapat structure, the Bank may adjust the dividend
menyesuaikan pembayaran dividen kepada payment to shareholders, issue new shares or
pemegang saham, menerbitkan saham baru atau raise debt financing. There were no changes made
mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. in the objectives, policies or processes as of
Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan 31 December 2023 and 2022.
maupun proses pada tanggal 31 Desember 2023
dan 2022.
Kebijakan Bank adalah mempertahankan struktur The Bank’s policy is to maintain a healthy capital
permodalan yang sehat untuk mengamankan structure in order to secure access to finance at a
akses terhadap pendanaan pada biaya yang reasonable cost.
wajar.
133
Page 508
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
26. Tambahan Modal Disetor 26. Additional Paid-in Capital
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Agio saham Paid-in capital
Penawaran Umum Terbatas III tahun 2006 576.625 576.625 Limited Public Offering III year 2006
Penerbitan saham tahun 2020 1.591.941 1.591.941 Right issue year 2020
Penerbitan saham tahun 2023 1.239.767 - Right issue year 2023
Dividen saham 238.276 238.276 Stock dividend
Biaya emisi efek ekuitas Issuance cost
Penawaran Umum Terbatas III tahun 2006 (2.306) (2.306) Limited Public Offering III year 2006
Difference in the value of
Selisih nilai transaksi restrukturisasi restructuring transactions of
entitas sepengendali 1.289.647 1.289.647 entities under common control
Adjustment on
Penyesuaian tambahan modal disetor 4.576 4.576 additional paid-in capital
Total 4.938.526 3.698.759 Total
27. Saldo Laba 27. Retained Earnings
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan At the Annual General Meeting of Shareholders
yang diselenggarakan pada tanggal 3 Mei 2023 held on 3 May 2023, the minutes of which were
yang berita acaranya diaktakan dengan Akta notarized under Deed No. 13 of Notary Aulia
Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 13 pada tanggal Taufani, S.H., on the same date, the shareholders
yang sama, para pemegang saham setuju untuk agreed to increase the amount appropriated for
menambah dana cadangan umum sebesar general reserve amounting to Rp9,515 to comply
Rp9.515 guna memenuhi ketentuan Pasal 70 with Article 70 of the Corporation Law and Article
Undang-undang Perseroan Terbatas dan Pasal 20 of the Bank’s Articles of Association and
20 Anggaran Dasar Bank serta membukukan registered the entire net profit earned in 2022 after
seluruh laba bersih yang diperoleh di tahun 2022 deduction against reserve as retained earnings.
setelah dikurangi cadangan wajib sebagai laba
ditahan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan At the Annual General Meeting of Shareholders
yang diselenggarakan pada tanggal 28 April 2022 held on 28 April 2022, the minutes of which were
yang berita acaranya diaktakan dengan Akta notarized under Deed No. 115 of Notary Aulia
Notaris Aulia Taufani, S.H., No. 115 pada tanggal Taufani, S.H., on the same date, the shareholders
yang sama, para pemegang saham setuju untuk agreed to increase the amount appropriated for
menambah dana cadangan umum sebesar general reserve amounting to Rp6,552 to comply
Rp6.552 guna memenuhi ketentuan Pasal 70 with Article 70 of the Corporation Law and
Undang-undang Perseroan Terbatas dan Article 20 of the Bank’s Articles of Association and
Pasal 20 Anggaran Dasar Bank serta registered the entire net profit earned in 2021 after
membukukan seluruh laba bersih yang diperoleh deduction against reserve as retained earnings.
di tahun 2021 setelah dikurangi cadangan wajib
sebagai laba ditahan.
134
Page 509
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
28. Pendapatan Bunga 28. Interest Income
Akun ini diperoleh dari: This account is derived from the following:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Kredit yang diberikan 6.532.425 5.777.623 Loans
Investasi keuangan dan Financial investments and
efek-efek yang diperdagangkan 1.612.825 1.122.159 trading securities
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 1.376.598 470.605 agreements to resell
Penempatan pada Bank Indonesia Placements with Bank Indonesia
dan bank lain 304.195 141.918 and other banks
Giro pada Bank Indonesia dan Current accounts with
bank lain 118.827 58.752 Bank Indonesia and other banks
Total 9.944.870 7.571.057 Total
Provisi dan komisi yang diamortisasi dan diakui Provision and commission which are amortized and
sebagai pendapatan bunga untuk tahun yang recognized as interest income for the years ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 December 2023 and 2022 amounted to
2022 masing-masing sebesar Rp405.947 dan Rp405,947 and Rp413,876, respectively.
Rp413.876.
Informasi mengenai pendapatan bunga yang Interest income earned from related parties of loan
diperoleh dari pihak-pihak yang berelasi are disclosed in Note 37.
diungkapkan pada Catatan 37.
29. Beban Bunga 29. Interest Expenses
Akun ini merupakan beban bunga yang timbul This account represents interest expenses incurred
atas: on the following:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Deposito berjangka 2.233.102 1.276.944 Time deposits
Tabungan 756.347 254.109 Saving deposits
Giro 732.391 518.783 Demand deposits
Premi penjaminan Premium on Government
Pemerintah (Catatan 36) 246.061 219.512 guarantee (Note 36)
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under repurchase
dibeli kembali 223.242 3.239 agreements
Simpanan dan pinjaman Deposits and borrowings
dari bank lain 218.451 14.259 from other banks
Efek utang yang diterbitkan 139.995 141.993 Debt securities issued
Setoran jaminan 37.855 2.222 Margin deposits
Lain-lain 528 - Others
Total 4.587.972 2.431.061 Total
Informasi mengenai beban bunga atas transaksi Interest expense on transactions with related
dengan pihak-pihak yang berelasi diungkapkan parties are disclosed in Note 37.
pada Catatan 37.
135
Page 510
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
30. Beban Umum dan Administrasi 30. General and Administrative Expenses
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Telekomunikasi, listrik dan air 488.556 407.934 Telecommunication, electricity, and water
Pemeliharaan dan perbaikan Repairs and maintenance
(Catatan 37) 429.558 315.892 (Note 37)
Penyusutan aset tetap dan Depreciation of fixed assets and
aset hak guna (Catatan 14) 429.368 311.158 right-of-use assets (Note 14)
Jasa outsourcing (Catatan 37) 422.085 306.891 Outsourcing service (Note 37)
Jasa tenaga ahli 306.485 74.293 Professional fees
Iklan dan promosi 212.482 185.661 Advertising and promotion
Pungutan OJK 69.821 56.806 OJK levy
Barang cetakan dan keperluan Printed materials and office
kantor 42.149 31.251 supplies
Sewa (Catatan 37) 15.859 10.914 Rental (Note 37)
Keamanan 12.738 12.676 Security
Asuransi 10.171 8.687 Insurance
Beban jasa manajemen (Catatan 37) 9.284 11.064 Management fee (Note 37)
Penyusutan aset tak berwujud 3.667 - Depreciation of intangible assets
Biaya emisi obligasi (Catatan 23) 2.754 2.663 Bond issuance cost (Note 23)
Lain-lain 175.779 27.125 Others
Total 2.630.756 1.763.015 Total
Termasuk pada lain-lain biaya yang ditanggung Included in others are expenses borned by the
oleh Bank sehubungan dengan akusisi bisnis Bank in regards with Citi’s consumer business
konsumer Citi senilai Rp105.686. acquisition amounting Rp105,686.
31. Beban Gaji dan Kesejahteraan Karyawan 31. Salaries and Employee Benefits Expenses
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Gaji, upah dan tunjangan hari raya 1.623.767 1.536.570 Salaries, wages and lebaran bonus
Manfaat pensiun 172.443 69.439 Gratuity
Makan, transportasi dan Meals, transportation and
tunjangan lainnya 125.121 108.167 other allowance
Imbalan kerja (Catatan 35) 101.267 16.717 Employee benefits (Note 35)
Pengobatan 92.770 64.722 Medical
BPJS ketenagakerjaan 70.308 61.185 Insurance and social security
Pendidikan dan pelatihan 69.596 58.217 Education and training
Tunjangan pajak PPh 21 40.404 32.284 Taxable allowance PPh 21
Insentif 55.530 58.356 Incentive
Lembur 5.872 4.756 Overtime
Lain-lain 28.729 27.489 Others
Total 2.385.807 2.037.902 Total
136
Page 511
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
32. Laba Per Saham Dasar 32. Basic Earnings Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share is calculated by dividing
laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada the income for the year attributable to the equity
pemegang saham dengan jumlah saham pada holders by the number of shares outstanding
tahun bersangkutan. during the year.
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Laba tahun berjalan diatribusikan Income for the year
kepada pemegang saham 674.963 951.561 attributable to equity holders
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number
lembar saham yang beredar 11.278.156.690 11.186.644.888 of shares outstanding
Laba per saham dasar* (nilai penuh) 60 85 Basic earnings per share* (full amount)
* Bank tidak mempunyai laba per saham dasar yang bersifat dilutif untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2023 dan 2022./The bank
has no dilutive earning per share for the year ended 31 December 2023 and 2022.
33. Transaksi Pembelian dan Penjualan Tunai 33. Spot Foreign Currency Bought and Sold
Mata Uang Asing
Rincian nilai nominal atas pembelian dan The details of the notional values of spot foreign
penjualan tunai mata uang asing (spot) pada currencies bought and sold as of 31 December
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 2023 and 2022 are as follows:
sebagai berikut:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing/
Foreign currencies Rupiah
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak ketiga EUR 3.000.000 51.115 Third parties
GBP 4.000.000 78.506
USD 133.799.220 2.060.107
SGD 50.000 584
2.190.312
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak berelasi EUR 2.000.000 34.077 Related parties
AUD 759.856 7.994
USD 9.389.127 144.564
GBP 10.000 196
186.831
2.377.143
Penjualan tunai mata uang asing Spot foreign currency sold
Pihak ketiga EUR 5.000.000 85.192 Third parties
GBP 3.000.000 58.880
USD 108.274.351 1,667.100
1.811.172
137
Page 512
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
33. Transaksi Pembelian dan Penjualan Tunai 33. Spot Foreign Currency Bought and Sold
Mata Uang Asing (lanjutan) (continued)
Rincian nilai nominal atas pembelian dan The details of the notional values of spot foreign
penjualan tunai mata uang asing (spot) pada currencies bought and sold as of 31 December
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 2023 and 2022 are as follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing/
Foreign currencies Rupiah
Penjualan tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak berelasi EUR 425.000 7.241 Related parties
AUD 219.000 2.304
USD 5.076.642 78.165
87.710
1.898.882
31 Desember/31 December 2022
Mata uang asing/
Foreign currencies Rupiah
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak ketiga EUR 130.000 2.156 Third parties
GBP 228.000 4.283
USD 50.783.874 790.578
797.017
Pembelian tunai mata uang asing Spot foreign currency bought
Pihak berelasi USD 216.174 3.365 Related parties
3.365
800.382
Penjualan tunai mata uang asing Spot foreign currency sold
Pihak ketiga EUR 108.420 1.798 Third parties
GBP 180.243 3.386
AUD 700.000 7.390
USD 121.872.598 1.897.252
1.909.826
34. Komitmen dan Kontinjensi 34. Commitments and Contingencies
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank’s commitments and contingencies are as
kontinjensi sebagai berikut: follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Komitmen Commitments
Tagihan komitmen 85.307 162.510 Commitment receivables
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Fasilitas kredit yang belum
digunakan (87.768.795) (61.088.765) Unused loan facilities granted
Irrevocable letters of credit Outstanding irrevocable
yang masih berjalan (1.502.308) (2.191.544) letters of credit
Liabilitas komitmen - neto (89.185.796) (63.117.799) Commitment liabilities - net
138
Page 513
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
34. Komitmen dan Kontinjensi (lanjutan) 34. Commitments and Contingencies (continued)
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank’s commitments and contingencies are as
kontinjensi sebagai berikut: (lanjutan) follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Kontinjensi Contingencies
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Pendapatan bunga Interest on non-performing
dalam penyelesaian 569.036 531.837 loans
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Bank garansi (2.532.256) (2.794.900) Bank guarantees
Standby letters of credit (1.649.629) (1.329.309) Standby letters of credit
Liabilities kontinjensi - neto (3.612.849) (3.592.372) Contingent liabilities - net
Liabilitas komitmen dan Commitments and contingent
kontinjensi - neto (92.798.645) (66.710.171) liabilities - net
Perubahan cadangan kerugian penurunan nilai The movements in the allowance for impairment
adalah sebagai berikut: losses are as follows:
Tahap 1/ Tahap 2/ Tahap 3/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
31 Desember 2021 220.364 39.152 - 259.516 31 December 2021
Aset baru 67.376 15.424 - 82.800 New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (75.207) (21.447) - (96.654) repaid (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 7.923 (7.923) - - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (425) 425 - - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (1) - 1 - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali 18.652 (2.933) (1) 15.718 Remeasurement
Perubahan pada: Changes in:
- Parameter (40.348) 44.955 - 4.607 Parameter -
31 Desember 2022 198.334 67.653 - 265.987 31 December 2022
Aset baru (148.256) (54.364) - (202.620) New assets originated
Aset dihentikan
pengakuannya atau Assets derecognized or
dilunasi (kecuali hapus buku) (43.340) (21.407) - (64.747) repaid (excluding write-offs)
Transfer ke Tahap 1 11.875 (11.875) - - Transfers to Stage 1
Transfer ke Tahap 2 (702) 702 - - Transfers to Stage 2
Transfer ke Tahap 3 (1) 1 - - Transfers to Stage 3
Pengukuran kembali (296.665) (81.815) - (378.480) Remeasurement
Perubahan pada: Changes in:
- Parameter - - - - Parameter -
31 Desember 2023 (278.755) (101.105) - 379.860 31 December 2023
139
Page 514
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja 35. Liability for Employee Benefits
Bank memiliki program pensiun iuran pasti dan The Bank has defined contribution retirement plan
juga mencatat liabilitas estimasi imbalan kerja and also recognized estimated liability for
atas uang pesangon, uang penghargaan masa termination, gratuity and compensation benefits to
kerja dan ganti kerugian kepada karyawan untuk cover any deficiency as provided, which the
menutupi kemungkinan kekurangan, dimana calculation as of 31 December 2023 and 2022 in
untuk perhitungan pada tanggal 31 Desember accordance with Law No. 11 of 2020 on Job
2023 dan 2022 sesuai dengan Undang-Undang Creation, Government Regulation No. 35 of 2021
No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, PP No. and the Bank’s labor agreement.
35 Tahun 2021 dan perjanjian ketenagakerjaan
Bank.
Program pensiun iuran pasti Bank dikelola oleh The Bank’s defined contribution retirement plan is
Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) managed by Dana Pensiun Lembaga Keuangan
Manulife Indonesia (pihak ketiga). Iuran yang (DPLK) Manulife Indonesia (a third party). The
dibayarkan kepada DPLK pada tahun yang contribution retirement paid to DPLK for the years
berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan ended 31 December 2023 and 2022 amounted to
2022 masing-masing sebesar Rp133.881 dan Rp133,881 and Rp134,304, respectively.
Rp134.304.
Iuran pensiun ditetapkan sebesar 16% dari gaji The pension contribution is determined at 16% of
karyawan peserta dana pensiun, dimana sebesar the employees’ salary who joined the pension plan,
10% ditanggung oleh Bank dan sisanya 6% of which 10% is contributed by the Bank and the
ditanggung oleh karyawan. Sejak 1 Juni 2023, remaining 6% is contributed by the employees.
Bank merubah ketentuan, yaitu iuran pensiun Since 1 June 2023, the Bank has changed the
ditetapkan dengan minimal 10% dari gaji provisions, namely pension contribution is
karyawan peserta dana pensiun, dan bisa determined at a minimum of 10% of the employees’
ditambahkan dari karyawan secara sukarela salary who participating in the pension fund, and
sesuai dengan pilihan yang ditentukan Bank. can be added from employees voluntarily
Beban pensiun Bank pada tahun yang berakhir according to the options determined by the Bank.
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 The Bank’s pension expense for the years ended
masing-masing berjumlah sebesar Rp91.549 dan 31 December 2023 and 2022 amounted to
Rp85.707 (Catatan 31). Rp91,549 and Rp85,707, respectively (Note 31).
Estimasi liabilitas imbalan kerja karyawan pada The estimated liabilities for employee benefits as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 dicatat 31 December 2023 and 2022 were determined
berdasarkan penilaian aktuaria yang masing- based on the actuarial valuations performed by
masing dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits, the
Steven & Mourits, aktuaris independen, independent actuary, in their reports dated
berdasarkan laporannya masing-masing 2 January 2024 and 5 January 2023, respectively,
bertanggal 2 Januari 2024 dan 5 Januari 2023, using the “Projected Unit Credit” method. The
dengan menggunakan metode “Projected Unit principal assumptions used in the valuations are as
Credit”. Asumsi-asumsi penting yang digunakan follows:
dalam penilaian tersebut adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Tingkat bunga diskonto 6,60% 7,00% Discount interest rate
Tingkat proyeksi kenaikan gaji 4,50% 4,50% Salary increase projection rate
Tabel kematian TMI 2019 TMI 2019 Mortality table
Tingkat cacat 1% of mortality rate 1% of mortality rate Disability rate
Usia pensiun (tahun) 55 55 Retirement age (years old)
Tingkat pengunduran diri Turnover rate
Umur 25-29 12,50% 12,50% Age 25-29
Umur 30-34 10,00% 10,00% Age 30-34
Umur 35-39 7,50% 7,50% Age 35-39
Umur 40-44 5,00% 5,00% Age 40-44
Umur 45-49 2,50% 2,50% Age 45-49
Umur 50-54 2,00% 2,00% Age 50-54
Umur >54 0,00% 0,00% Age >54
140
Page 515
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan) 35. Liability for Employee Benefits (continued)
Beban imbalan kerja Employee benefits expenses
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Beban jasa kini 40.510 36.384 Current service cost
Biaya jasa lalu - amendemen program 43.700 (26.475) Past service cost - benefit changes
Beban bunga 16.659 13.785 Interest cost
Dampak SP DSAK IAI per Impact of SP DSAK IAI at
tanggal 1 Januari 2022 - (6.332) 1 January 2022
Pengakuan/(keuntungan) Recognition of
kerugian aktuaria 398 (645) actuarial (gain)/loss
Beban imbalan kerja 101.267 16.717 Employee benefits expense
Nilai kini liabilitas imbalan kerja Present value of benefit obligations
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, Present value of benefit obligation,
awal tahun 258.405 278.566 beginning of the year
Beban jasa kini 40.510 36.384 Current service cost
Biaya jasa lalu - amendemen program 43.700 (26.475) Past service cost - benefit changes
Dampak SP DSAK IAI per Impact of SP DSAK IAI at
tanggal 1 Januari 2022 - (6.332) 1 January 2022
Beban bunga 16.659 13.785 Interest cost
Penyesuaian kewajiban atas Liability adjustment from
transfer karyawan ex-Citi 8.895 - transfer of employee ex-Citi
Pembayaran manfaat (20.373) (32.858) Payments of benefits
Pengukuran kembali aktuarial (3.822) (4.020) Remeasurement of defined benefit plan
Pengakuan (keuntungan)/ Recognition of
kerugian aktuaria 398 (645) actuarial (gain)/loss
Nilai kini liabilitas imbalan kerja, Present value of benefit obligations,
akhir tahun 344.372 258.405 end of year
Jumlah penyesuaian yang timbul pada liabilitas The amounts of experience adjustments arising
program untuk tahun yang berakhir pada tanggal on the plan liabilities for the year ended
31 Desember 2023 dan posisi empat tahun 31 December 2023 and previous four years are as
sebelumnya adalah sebagai berikut (tidak follows (unaudited):
diaudit):
31 Desember/31 December
2023 2022 2021 2020 2019
Present value of benefit
Nilai kini liabilitas 344.009 258.405 278.566 301.036 248.085 obligation
Experience adjustment on
Penyesuaian liabilitas (7.336) 4.323 (19.604) (18.352) (39.959) liability
141
Page 516
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan) 35. Liability for Employee Benefits (continued)
Perubahan liabilitas atas imbalan kerja untuk The movements of employee benefits liability for
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember the years ended 31 December 2023 and 2022 are
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Saldo awal tahun 258.405 278.566 Beginning balance
Beban imbalan kerja Employee benefits expense
tahun berjalan 101.267 16.717 during the year
Total yang diakui di penghasilan Total amount recognized in
komprehensif lainnya (3.822) (4.020) other comprehensive income
Penyesuaian kewajiban atas Liability adjustment from
Transfer karyawan ex-Citi 8.895 - transfer of employee ex-Citi
Pembayaran manfaat (20.373) (32.858) Payments of benefits
Saldo akhir tahun 344.372 258.405 Ending balance
Tabel berikut menunjukkan analisa sensitivitas The tables below show the sensitivity analysis of
nilai kini liabilitas imbalan kerja diasumsikan the present value of employee benefit obligation in
terdapat perubahan atas tingkat diskonto dan the assumed changes in the discount rate and
tingkat kenaikan upah (tidak diaudit): salary increment rate (unaudited):
Tingkat Diskonto Discount Rate
Nilai kini liabilitas/
Present value of employee
Perubahan benefit obligation
persentase/
Percentage 31 Desember/ 31 Desember/
change 31 December 2023 31 December 2022
+1% 329.158 247.230
-1% 361.112 270.664
Tingkat Kenaikan Upah Salary Increment Rate
Nilai kini liabilitas/
Present value of employee
Perubahan benefit obligation
persentase/
Percentage 31 Desember/ 31 Desember/
change 31 December 2023 31 December 2022
+1% 370.352 278.902
-1% 321.647 240.442
Jatuh tempo dari liabilitas imbalan kerja pada The maturity of the benefits obligation as of
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah 31 December 2023 and 2022 are as follows
sebagai berikut (tidak diaudit): (unaudited):
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Dalam waktu 12 bulan berikutnya 71.546 50.380 Within the next 12 months
Antara 1 dan 2 tahun 58.146 38.386 Between 1 and 2 years
Antara 2 dan 5 tahun 169.980 151.968 Between 2 and 5 years
Antara 5 dan 10 tahun 264.536 201.941 Between 5 and 10 years
Di atas 10 tahun 553.795 408.813 Beyond 10 years
Total 1.118.003 851.488 Total
142
Page 517
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
35. Liabilitas atas Imbalan Kerja (lanjutan) 35. Liability for Employee Benefits (continued)
Durasi rata-rata liabilitas imbalan kerja pada The average duration of employees’ benefits
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 adalah liability as of 31 December 2023 and 2022 are 8.10
masing-masing selama 8,10 tahun dan 7,89 tahun years and 7.89 years, respectively (unaudited).
(tidak diaudit).
36. Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas 36. The Government Guarantee for The Payment of
Pembayaran Bank Umum Obligations of Commercial Banks
Berdasarkan Undang-Undang No. 24 tentang Based on Law No. 24 regarding the Indonesia
Lembaga Penjaminan Simpanan (“LPS”) tanggal Deposit Insurance Agency (“LPS”) dated
22 September 2004, efektif sejak tanggal 22 September 2004, effective on 22 September
22 September 2005, sebagaimana diubah 2005, which was amended by the Law No. 7 Year
dengan Undang-Undang No. 7 Tahun 2009 2009 dated January 13, 2009 regarding the
tanggal 13 Januari 2009 tentang Penetapan Stipulation of Government Regulation No. 3 Year
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- 2008, LPS was formed to guarantee certain
Undang No. 3 Tahun 2008, LPS dibentuk untuk obligations of commercial banks under the
menjamin liabilitas tertentu bank-bank umum applicable guarantee program, in which the amount
berdasarkan program penjaminan yang berlaku, of guarantee can vary if it meets the applicable
yang besaran nilai jaminannya dapat berubah jika criteria.
memenuhi kriteria tertentu yang berlaku.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.66 Tahun Based on Government Regulation No.66 year 2008
2008 tanggal 13 Oktober 2008 tentang Besaran dated 13 October 2008 regarding the Amount of
Nilai Simpanan yang Dijamin Lembaga Penjamin Deposit Guaranteed by LPS, which was enhanced
Simpanan, yang disempurnakan melalui by LPS Regulation No. 2/PLPS/2010 dated
Peraturan LPS No. 2/PLPS/2010 tanggal 25 November 2010 regarding the Deposit
25 November 2010 tentang Program Penjaminan Insurance Program, that the balance guaranteed
Simpanan bahwa saldo yang dijamin untuk setiap for each customer at one Bank is a maximum of
nasabah pada satu Bank adalah paling tinggi Rp2,000,000,000 (full amount).
sebesar Rp2.000.000.000 (nilai penuh).
Pada tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023 based on the LPS
berdasarkan Pengumuman LPS No.Peng- Announcement No.Peng-11/DSPS/2023 dated
11/DSPS/2023 tanggal 26 September 2023, 26 September 2023, customer deposits are only
simpanan nasabah dijamin hanya jika suku covered if the interest rate is equal to or below
bunganya sama dengan atau dibawah 4,25% 4.25% for deposits denominated in Rupiah and
untuk simpanan dalam Rupiah dan sama dengan equal to or below 2.25% for deposits denominated
atau dibawah 2,25% untuk simpanan dalam in foreign currency.
valuta asing.
Pada tanggal 31 Desember 2022 As of 31 December 2022 based on the LPS
berdasarkan Pengumuman LPS No.Peng- Announcement No.Peng-3/DSPS/2022 dated
3/DSPS/2022 tanggal 7 Desember 2022, 7 December 2022, customer deposits are only
simpanan nasabah dijamin hanya jika suku covered if the interest rate is equal to or below
bunganya sama dengan atau dibawah 3,75% 3.75% for deposits denominated in Rupiah and
untuk simpanan dalam Rupiah dan sama dengan equal to or below 1.75% for deposits denominated
atau dibawah 1,75% untuk simpanan dalam in foreign currency.
valuta asing.
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, Bank As of 31 December 2023 and 2022, the Bank is a
adalah peserta dari program penjaminan participant of that guarantee program.
tersebut.
143
Page 518
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
Parties
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
Kredit yang diberikan, Simpanan dari nasabah,
Dewan Komisaris dan Direksi/
Karyawan kunci dan pengurus/ Pendapatan dan beban bunga/
The Board of Commissioners and
Key employees and management Loans, Deposits from customers, Interest income
the Directors
and expense
Giro pada bank lain, Investasi keuangan, Tagihan
dan liabilitas derivatif, Simpanan dari bank lain,
Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan
janji dibeli kembali, Aset lain-lain: tagihan spot,
Liabilitas akseptasi, Liabilitas lain-lain: biaya yang
masih harus dibayar dan liabilitas spot,
Arrangement fee, Pendapatan dan beban dari
transaksi derivatif dan spot, Beban bunga, Biaya
United Overseas Bank Ltd., outsourcing, Counter guarantee, Setoran jaminan,
Singapura/ Pemegang saham akhir/ beban sewa, pemeliharaan & lainnya/
United Overseas Bank Ltd., Ultimate shareholder Current accounts with other banks, Financial
Singapore investments, Derivative receivables and payables,
Deposits from other banks, Liabilities on securities
sold under repurchase agreements, Other assets:
spot receivables, acceptance liabilities, Other
liabilities: accrued expenses and spot payable,
Arrangement fee, Income and expense from
derivative and spot transaction, Interest expense,
Outsourcing cost, Counter guarantee, Guarantee
deposits, Rental, maintenance, and other cost
United Overseas Bank Ltd., Tokyo/ Mempunyai induk yang sama/ Giro pada bank lain/
United Overseas Bank Ltd., Tokyo Owned by the same shareholder Current accounts with other banks
Giro pada bank lain, Tagihan Derivatif, Liabilitas
United Overseas Bank Ltd., Hong lain-lain: liabilitas spot, Pendapatan dan beban dari
Kong/ Mempunyai induk yang sama/ transaksi derivatif dan spot/
United Overseas Bank Ltd., Hong Owned by the same shareholder Current accounts with other banks, Derivative
Kong Receivable, Other liabilities: spot payable, Income
and expense from derivative and spot transaction
United Overseas Bank Ltd.,
Giro pada bank lain, Liabilitas akseptasi/
Sydney/ Mempunyai induk yang sama/
Current accounts with other banks, Acceptance
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder
Payable
Sydney
Giro pada bank lain, Simpanan dari bank lain,
United Overseas Bank Ltd., Liabilitas akseptasi, Pendapatan dari transaksi
Malaysia/ Mempunyai induk yang sama/ derivatif dan spot, Counter guarantee/
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder Current accounts with other banks, Deposits from
Malaysia other banks, acceptance liabilities, Income from
derivative and spot transaction, Counter guarantee
United Overseas Bank Ltd.,
Shanghai/ Mempunyai induk yang sama/ Giro pada bank lain/
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder Current accounts with other banks
Shanghai
United Overseas Bank Ltd., Giro pada bank lain, Simpanan dari bank lain,
Thailand/ Mempunyai induk yang sama/ Beban bunga/
United Overseas Bank Ltd., Owned by the same shareholder Current accounts with other banks, Deposits from
Thailand other banks, Interest expense
Simpanan dari bank lain, Tagihan derivatif, Aset
lain-lain: tagihan spot, Liabilitas derivatif,
Pendapatan dan beban dari transaksi derivatif dan
United Overseas Bank Ltd., China/ Mempunyai induk yang sama/ spot, Arrangement fee/
United Overseas Bank Ltd., China Owned by the same shareholder Deposits from other banks, Derivative receivables,
Other assets: spot receivables, Derivative payables,
Income and expense from derivative and spot
transaction, Arrangement fee
144
Page 519
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Pihak berelasi/ Sifat dari hubungan/ Sifat dari transaksi/
Related parties Nature of relationship Nature of transaction
____________________________________________ ___________________________________________ _________________________________________________________________
Tagihan dan liabilitas derivatif, Simpanan dari
nasabah, Pendapatan komisi, Pendapatan dan
beban dari transaksi derivatif dan spot, Beban
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/
bunga/
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd. Owned by the same shareholder
Derivative receivables and payables, Deposit from
customer, Fee income, Income and expense from
derivative and spot transaction, Interest expense
Beban bunga, Pendapatan komisi, Bank Garansi,
PT UOB Kay Hian Securities/ Mempunyai induk yang sama/ Simpanan dari nasabah/
PT UOB Kay Hian Securities Owned by the same shareholder Interest expense, Fee income, Bank Guarantee,
Deposit from customer
Simpanan dari nasabah, Pendapatan dari transaksi
derivatif dan spot, Beban bunga, Beban sewa,
PT UOB Property/ Mempunyai induk yang sama/ pemeliharaan dan lainnya, Pendapatan bunga/
PT UOB Property Owned by the same shareholder Deposit from customer, Income from derivative and
spot transaction, Interest expense, Rental expense,
Maintenance and other cost, Interest income
Aset lain-lain: Tagihan spot, Efek utang yang
diterbitkan, Pendapatan dan beban dari transaksi
derivatif dan spot, Beban bunga, Tagihan dan
liabilitas derivatif, Simpanan dari nasabah,
UOB Kay Hian Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/ Pendapatan komisi/
UOB Kay Hian Pte., Ltd. Owned by the same shareholder Other assets: Spot receivables, Debt securities
issued, Income and expense from derivative and
spot transaction, Interest expense, Derivative
receivables and payables, Deposit from customer,
Commission Fee
Simpanan dari nasabah, Beban bunga, Beban
PT Avatec Services Indonesia/ Mempunyai induk yang sama/
pemeliharaan/Deposits from customers, Interest
PT Avatec Services Indonesia Owned by the same shareholder
expense, Maintenance fee
UIC Asian Computer Services
Pte., Ltd/ Mempunyai induk yang sama/ Beban pemeliharaan dan lainnya/
UIC Asian Computer Services Owned by the same shareholder Maintenance fee and others
Pte., Ltd
UOB Travel Planner Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/ Beban pemeliharaan dan lainnya/
UOB Travel Planner Pte., Ltd. Owned by the same shareholder Maintenance fee and others
Junipa Pte., Ltd./ Mempunyai induk yang sama/
Security agent fee
Junipa Pte., Ltd. Owned by the same shareholder
UOB Asset Management Simpanan dari nasabah, Beban bunga, Selling fee
Indonesia/ Mempunyai induk yang sama/ agent, Support service fee/
UOB Asset Management Owned by the same shareholder Deposits from customers, Interest expense, Selling
Indonesia fee agent, Support service fee
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank In the normal course of business, the Bank enters
melakukan transaksi-transaksi tertentu dengan into certain transactions with related parties under
pihak berelasi dengan persyaratan dan kondisi similar terms and conditions as those with third
yang sama dengan yang berlaku bagi pihak parties, except for loans to its employees.
ketiga, kecuali kredit yang diberikan kepada
karyawan.
145
Page 520
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Aset Assets
Current accounts with other banks
Giro pada bank lain (Catatan 6) (Note 6)
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 20.525 69.017 Singapore
United Overseas Bank Ltd., Shanghai 11.457 1.939 United Overseas Bank Ltd., Shanghai
United Overseas Bank Ltd., Hong Kong 6.004 1.215 United Overseas Bank Ltd., Hong Kong
United Overseas Bank Ltd., Tokyo 2.730 3.303 United Overseas Bank Ltd., Tokyo
United Overseas Bank Ltd., Sydney 598 600 United Overseas Bank Ltd., Sydney
United Overseas Bank Ltd., Thailand 144 18.316 United Overseas Bank Ltd., Thailand
United Overseas Bank Ltd., Malaysia 72 79 United Overseas Bank Ltd., Malaysia
41.530 94.469
Persentase terhadap jumlah aset 0,03% 0,07% Percentage to total assets
Investasi keuangan (Catatan 9) Financial investments (Note 9)
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 56.999 96.459 Singapore
Persentase terhadap jumlah aset 0,04% 0,07% Percentage to total assets
Tagihan derivatif Derivative receivables
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 236.624 201.459 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 2.034 3 China
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Hong Kong 1.567 - Hong Kong
UOB Kay Hian Credit Pte. Ltd. 64 - UOB Kay Hian Credit Pte. Ltd
UOB Kay Hian Pte. Ltd. - 500 UOB Kay Hian Pte. Ltd.
240.289 201.962
Persentase terhadap jumlah aset 0,15% 0,15% Percentage to total assets
Kredit yang diberikan (Catatan 11) 52.036 38.522 Loans (Note 11)
Persentase terhadap jumlah aset 0,03% 0,03% Percentage to total assets
Aset lain-lain Other Assets
Tagihan spot Spot receivable
UOB Kay Hian Pte., Ltd. 154 - UOB Kay Hian Pte., Ltd.
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 49 - Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 17 - China
220 -
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,00% 0,00% Percentage to total liabilities
146
Page 521
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Liabilitas Liabilities
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka (Catatan 19) 172.618 132.010 Time deposits (Note 19)
Giro (Catatan 17) 169.624 197.421 Demand deposits (Note 17)
Tabungan (Catatan 18) 110.788 130.467 Saving deposits (Note 18)
453.030 459.898
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,31% 0,37% Percentage to total liabilities
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
(Catatan 20) (Note 20)
Giro dari bank lain Demand deposits from other banks
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 47.960 138.098 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 8.984 11.927 China
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Malaysia 3.056 4.116 Malaysia
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Thailand 438 1.001 Thailand
60.438 155.142
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,04% 0,13% Percentage to total liabilities
Liabilitas derivatif Derivative payables
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 524.780 578.488 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 815 504 China
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd. 56 - UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd.
UOB Kay Hian Pte., Ltd. - 479 UOB Kay Hian Pte., Ltd.
525.651 579.471
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,36% 0,47% Percentage to total liabilities
Liabilitas akseptasi Acceptance payables
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 10.368 412.051 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Malaysia 3.677 - Malaysia
14.045 412.051
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,01% 0,34% Percentage to total liabilities
147
Page 522
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Liabilitas (lanjutan) Liabilities (continued)
Efek utang yang diterbitkan (Catatan 22) Debt securities issued (Note 22)
UOB Kay Hian Pte., Ltd. - 1.000 UOB Kay Hian Pte., Ltd.
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,00% 0,00% Percentage to total liabilities
Liabilitas lain-lain Other liabilities
Biaya yang masih harus dibayar Accrued expenses
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 158.545 135.588 Singapore
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,11% 0,11% Percentage to total liabilities
Liabilitas spot Spot payable
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 282 12 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Hong Kong 43 - Hong Kong
325 12
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,00% 0,00% Percentage to total liabilities
Setoran Jaminan Margin deposits
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 752.297 214.676 Singapore
Persentase terhadap jumlah liabilitas 0,52% 0,17% Percentage to total liabilities
Pendapatan Income
Pendapatan bunga (Catatan 28) Interest income (Note 28)
Kredit yang diberikan 4.012 7.616 Loans
Persentase terhadap Percentage to
jumlah pendapatan bunga 0,02% 0,10% total interest income
Security agent fee Security agent fee
Junipa Pte., Ltd. 360 360 Junipa Pte., Ltd.
Arrangement fee Arrangement fee
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 10.568 31.964 Singapore
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
China 1.249 2.207 China
Pendapatan Komisi Fee Income
UOB Kay Hian Securities 6.952 6.522 UOB Kay Hian Securities
UOB Kay Hian Pte., Ltd. 4.049 - UOB Kay Hian Pte., Ltd.
UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd. 747 948 UOB Kay Hian Credit Pte., Ltd.
Selling Fee Agent Selling Fee Agent
UOB Aset Management Indonesia 3.687 193 UOB Aset Management Indonesia
Support Service Fee Support Service Fee
UOB Aset Management Indonesia 1.130 769 UOB Aset Management Indonesia
148
Page 523
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Pendapatan (lanjutan) Income (continued)
Counter Guarantee Counter Guarantee
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Malaysia 340 468 Malaysia
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 31 171 Singapore
29.113 43.602
Persentase terhadap jumlah Percentage to administration fees
komisi dan jasa administrasi - neto 10,99% 10,65% and commissions - net
Pendapatan (beban) dari transaksi Income (expense) from derivative
derivatif dan spot 184.658 439.963 and spot transaction
Beban Expense
Beban bunga (Catatan 29) Interest expense (Note 29)
Efek utang yang diterbitkan 54 92 Debt securities issued
Giro 2.952 2.929 Demand deposits
Deposito berjangka 6.847 4.203 Time deposits
Tabungan 3.446 3.435 Saving deposits
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Call Money 6.975 437 Call Money
Pinjaman yang diterima 17.451 8.736 Borrowings
Giro dari bank lain - - Demand deposits from other banks
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under repurchase
dibeli kembali - 2.165 agreements
Setoran Jaminan Margin deposits
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 32.821 1.353 Singapore
70.546 23.350
Persentase terhadap Percentage to
jumlah beban bunga 1.54% 0,96% total interest expense
Biaya outsourcing (Catatan 30) Outsourcing cost (Note 30)
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura Singapore
Dikapitalisasi ke aset tetap Capitalized to fixed assets
Peralatan kantor 284.176 310.153 Office equipment
Dibebankan atas aplikasi 228.298 156.157 Charged for software
149
Page 524
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Rincian dari transaksi dengan pihak berelasi The details of transactions with related parties are
adalah sebagai berikut: (lanjutan) as follows: (continued)
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Beban (lanjutan) Expense (continued)
Beban sewa, pemeliharaan dan lainnya Rental, maintenance fee and others
UIC Asian Computer Services 66.864 43.945 UIC Asian Computer Services
PT UOB Property 51.011 30.114 PT UOB Property
PT Avatec Services Indonesia 9.284 11.064 PT Avatec Services Indonesia
United Overseas Bank Ltd., United Overseas Bank Ltd.,
Singapura 355 35.427 Singapore
UOB Travel Planner Pte., Ltd. 560 80 UOB Travel Planner Pte., Ltd.
640.548 586.940
Persentase terhadap jumlah Percentage to general
beban umum dan administrasi 24,35% 33,29% and administrative expenses
Gaji dan kesejahteraan karyawan Salaries and employees’ benefits
Imbalan kerja jangka pendek 96.194 71.986 Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka panjang 12.588 7.473 Long-term employee benefits
Imbalan pasca kerja 1.707 1.194 Post-employment benefits
110.489 80.653
Persentase terhadap jumlah Percentage to salaries
gaji dan kesejahteraan karyawan 4,63% 3,96% and employees’ benefits
Keterangan: Notes:
a. Persentase dari giro pada bank lain, investasi a. The percentages of current accounts with
keuangan, tagihan derivatif, kredit yang other banks, financial investments, derivative
diberikan dan aset lain-lain dihitung terhadap receivables, loans and other assets are
total aset pada masing-masing tanggal computed based on the total assets at
laporan posisi keuangan. statement of financial position dates.
b. Persentase dari giro, tabungan, deposito b. The percentages of demand deposits, saving
berjangka, simpanan dari bank lain, liabilitas deposits, time deposits, deposits from other
derivatif, liabilitas atas surat berharga yang banks, derivative payables, liabilities on
dijual dengan janji dibeli kembali, efek utang securities sold under repurchase agreements,
yang diterbitkan, biaya yang masih harus debt securities issued, accrued expenses and
dibayar dan liabilitas lain-lain dihitung other liabilities are computed based on the
terhadap total liabilitas pada masing-masing total liabilities at statement of financial position
tanggal laporan posisi keuangan. dates.
c. Persentase dari beban pemeliharaan gedung c. The percentages of building maintenance
dihitung terhadap total beban umum dan expenses are computed based on the total
administrasi untuk masing-masing tahun general and administrative expenses in each
yang bersangkutan. Beban pemeliharaan related year. The building maintenance
gedung merupakan beban pemeliharaan expense represents the maintenance
atas gedung UOB Plaza - Thamrin Nine yang expenses of UOB Plaza - Thamrin Nine which
dibayarkan ke PT UOB Property. was paid to PT UOB Property.
d. Persentase dari beban umum dan d. The percentage of other general and
administrasi lainnya dihitung terhadap total administrative expenses is computed based
beban umum dan administrasi untuk masing- on the total general and administrative
masing tahun yang bersangkutan. expenses for each year.
150
Page 525
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
37. Sifat dan Transaksi dengan Pihak Berelasi 37. Nature and Transaction Balances with Related
(lanjutan) Parties (continued)
Keterangan: (lanjutan) Notes: (continued)
e. Biaya Outsourcing merupakan biaya yang e. Outsourcing costs represent costs charged by
dibebankan oleh United Overseas Bank United Overseas Bank Limited (UOB) to the
Limited (UOB) kepada Bank sehubungan Bank in connection with the Master
dengan Master Technology and Operations Technology and Operations Services
Services Agreement (MTOSA), dimana UOB Agreement (MTOSA), whereby UOB renders
memberikan peningkatan sistem dan system enhancement and information
layanan terkait teknologi informasi pada kartu technology related services on credit card,
kredit, treasury dan aplikasi sistem umum di treasury and common system application in
Bank. Sebagai kompensasi atas layanan, the Bank. As compensation to the services the
Bank wajib membayar biaya satu kali dan Bank is obliged to pay one-time cost and
biaya berulang seperti biaya pengembangan recurring costs such as development and
dan peningkatan atas aplikasi yang enhancement costs on the application stated
tercantum dalam perjanjian. Persentase in the agreement. Certain percentage of these
tertentu dari biaya outsourcing ini outsourcing costs were capitalized to fixed
dikapitalisasi ke aktiva tetap sebagai modal assets as start-up and inseparable part of fixed
awal dan bagian yang tidak terpisahkan dari assets and a certain percentage were charged
aktiva tetap dan persentase tertentu to operations based on agreed calculations.
dibebankan pada operasi berdasarkan
perhitungan yang disepakati.
Sebagai imbalan atas jasa ini, Bank wajib As compensation to the services, the Bank is
membayar one time cost atas beban aktual obliged to pay one time cost and recurring
dan recurring cost atas beban pemeliharaan costs such as development and enhancement
serta biaya peningkatan sistem dan aplikasi costs on the application stated in the
teknologi informasi (enhancement cost) agreement.
seperti yang diungkapkan dalam perjanjian
tersebut.
f. Pendapatan dan beban bunga dari/kepada f. Interest income and expenses from/to related
pihak-pihak berelasi, yang dihasilkan/ parties, which are received/incurred by the
menjadi beban Bank berjumlah kurang dari Bank is less than 10% of the Bank’s total
10% dari jumlah pendapatan dan beban interest income and expenses, respectively,
bunga Bank untuk masing-masing tahun for each related year.
yang bersangkutan.
g. Imbalan kerja jangka pendek yang diterima g. Short-term employee benefits received by
oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank the Bank’s Board of Commissieoners and the
pada tahun yang berakhir pada tanggal Board of Directors for the year ended
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 31 December 2023 and 2022 amounting to
sebesar Rp96.194 dan Rp71.986. Rp96,194 and Rp71,986, respectively.
Imbalan kerja jangka panjang yang diterima Long-term employee benefits received by the
oleh Dewan Komisaris dan Direksi untuk Bank’s Board of Commissioners and the
tahun yang berakhir pada tanggal Board of Directors for the years ended
31 Desember 2023 dan 2022 masing-masing 31 December 2023 and 2022 amounting to
sebesar Rp12.588 dan Rp7.473. Biaya yang Rp12,588 and Rp7,473, respectively.
dikeluarkan oleh Bank terkait program Expenses incurred by the Bank relating to
imbalan pasca kerja Dewan Komisaris dan post-employment benefits of the Bank’s Board
Direksi Bank dengan jumlah masing-masing of Commissioners and the Board of Directors
sebesar Rp1.707 dan Rp1.194, untuk tahun amounting to Rp1,707 and Rp1,194 for the
yang berakhir pada tanggal 31 Desember years ended 31 December 2023 and 2022,
2023 dan 2022 seperti yang diungkapkan respectively and which are disclosed in
pada Catatan 1b. Note 1b.
151
Page 526
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. Posisi Devisa Neto 38. Net Open Position
Posisi Devisa Neto (PDN) pada tanggal The Net Open Positions (NOP) as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai 31 December 2023 and 2022 are as follows:
berikut:
31 Desember/31 December 2023
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Ekuivalen rupiah/
(full amount) Rupiah equivalent
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Keseluruhan (laporan Aggregate (statement of
posisi keuangan dan financial position and
rekening administratif) and administrative accounts)
Yen Jepang 5.814.528.500 5.816.409.768 633.057 633.262 205 Japanese Yen
Dolar Amerika Serikat 7.108.925.088 7.151.468.751 109.456.120 110.111.164 655.044 United States Dollar
Krona Swedia 67.321.896 66.067.527 103.780 101.846 1.934 Swedish Krona
Dolar Singapura 496.971.950 498.224.217 5.802.814 5.817.435 14.621 Singapore Dollar
Yuan Cina (CNH) 322.815.657 328.618.198 700.349 712.937 12.588 (CNH) Chinese Yuan
Dolar Australia 113.610.593 113.734.132 1.195.271 1.196.572 1.301 Australian Dollar
Euro Eropa 102.842.159 103.060.711 1.752.258 1.755.981 3.723 European Euro
Yuan Cina (CNY) 31.785.061 31.260.682 68.975 67.838 1137 (CNY) Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 6.031.731 5.941.000 11.887 11.708 179 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 10.938.372 9.916.873 214.683 194.634 20.049 Great Britain Pound Sterling
Dolar Selandia Baru 5.595.263 5.577.126 54.642 54.463 179 New Zealand Dollar
Dolar Kanada 5.826.771 5.799.196 67.763 67.442 321 Canadian Dollar
Franc Swiss 227.343 172.925 4.160 3.164 996 Swiss Franc
Baht Thailand 319.100 - 144 - 144 Thailand Baht
Ringgit Malaysia 21.497 - 72 - 72 Malaysian Ringgit
Total 14.087.760.981 14.136.251.106 120.065.975 120.728.446 712.493 Total
Total modal Desember 2023 17.117.971 Total capital December 2023
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
Desember 2023 (keseluruhan) 4,16% December 2023 capital (aggregate)
Total modal November 2023 Total capital November 2023
(tidak diaudit) 17.124.686 (unaudited)
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
November 2023 (keseluruhan) November 2023 capital
(tidak diaudit) 4,16% (aggregate) (unaudited)
31 Desember/31 December 2022
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Ekuivalen rupiah/
(full amount) Rupiah equivalent
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Keseluruhan (laporan Aggregate (statement of
posisi keuangan dan financial position and
rekening administratif) and administrative accounts)
Yen Jepang 7.984.729.884 7.982.431.978 940.681 940.410 271 Japanese Yen
Dolar Amerika Serikat 7.181.513.813 7.195.653.389 111.798.216 112.018.334 220.118 United States Dollar
Krona Swedia 42.216.684 41.514.725 62.812 61.768 1.044 Swedish Krona
Dolar Singapura 648.245.749 648.309.034 7.515.036 7.515.768 732 Singapore Dollar
Yuan Cina (CNH) 206.252.248 204.759.863 460.871 457.536 3.335 (CNH) Chinese Yuan
Dolar Australia 64.585.005 64.509.455 681.881 681.083 798 Australian Dollar
Euro Eropa 77.557.484 77.561.910 1.286.037 1.286.110 73 European Euro
Yuan Cina (CNY) 26.855.769 26.667.863 60.128 59.707 421 (CNY) Chinese Yuan
Dolar Hong Kong 949.727 652.816 1.896 1.303 593 Hong Kong Dollar
Pound Sterling Inggris 5.044.348 5.065.066 94.765 95.154 389 Great Britain Pound Sterling
Dolar Selandia Baru 2.330.051 2.310.493 22.953 22.761 192 New Zealand Dollar
Dolar Kanada 1.663.976 1.622.424 19.113 18.636 477 Canadian Dollar
Franc Swiss 476.380 475.081 8.017 7.994 23 Swiss Franc
152
Page 527
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
38. Posisi Devisa Neto 38. Net Open Position
Posisi Devisa Neto (PDN) pada tanggal The Net Open Positions (NOP) as of
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sebagai 31 December 2023 and 2022 are as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/31 December 2022
Mata uang asing
(nilai penuh)/
Foreign currencies Ekuivalen rupiah/
(full amount) Rupiah equivalent
Posisi Devisa
Neto/
Aset/ Liabilitas/ Aset/ Liabilitas/ Net Open
Assets Liabilities Assets Liabilities Position
Keseluruhan (laporan Aggregate (statement of
posisi keuangan dan financial position and
rekening administratif) and administrative accounts)
Baht Thailand 40.638.521 - 18.316 - 18.316 Thailand Baht
Ringgit Malaysia 22.490 201 79 1 78 Malaysian Ringgit
Total 16.283.082.129 16.251.534.298 122.970.801 123.166.565 246.860 Total
Total modal Desember 2022 16.347.435 Total capital December 2022
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
Desember 2022 (keseluruhan) 1,51% December 2022 capital (aggregate)
Total modal November 2022 Total capital November 2022
(tidak diaudit) 16.220.725 (unaudited)
Rasio PDN atas modal Percentage of NOP to
November 2022 (keseluruhan) November 2022 capital
(tidak diaudit) 1,52% (aggregate) (unaudited)
Sesuai dengan PBI No. 17/5/PBI/2015 tanggal In accordance with PBI No. 17/5/PBI/2015 dated
29 Mei 2015 tentang perubahan keempat atas 29 May 2015 regarding the fourth amendment of
PBI No. 5/13/PBI/2003 tanggal 17 Juli 2003 PBI No. 5/13/PBI/2003 dated 17 July 2003
tentang Posisi Devisa Neto, bank diwajibkan regarding Net Open Position, banks are required to
untuk memelihara PDN secara keseluruhan maintain overall NOP at a maximum of 20% of
setinggi-tingginya adalah sebesar 20% dari capital.
modal.
PDN secara keseluruhan merupakan jumlah Overall NOP is the absolute amount of the
absolut dari selisih antara aset dan liabilitas difference between assets and liabilities
dalam mata uang asing yang disajikan dalam denominated in foreign currencies which is
Rupiah ditambah dengan selisih bersih dari presented in Rupiah plus the net difference from
tagihan dan liabilitas komitmen dan kontinjensi claims and liabilities on commitments and
yang dicatat dalam rekening administratif untuk contingencies recorded in administrative accounts
setiap mata uang asing yang disajikan dalam for each foreign currency which is presented in
Rupiah. Rupiah.
PDN Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan The NOP of the Bank as of 31 December 2023 and
2022 telah memenuhi ketentuan BI. 2022 are in compliance with BI regulations.
153
Page 528
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Informasi Penting 39. Significant Information
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio
Pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 rasio As of 31 December 2023 and 2022, the Bank’s
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) Capital Adequacy Ratio (CAR) is computed in
Bank dihitung berdasarkan POJK accordance with POJK No. 34/POJK.03/2016
No. 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September dated 22 September 2016 and is computed in
2016 dan disusun berdasarkan PBI accordance with PBI No. 14/18/PBI/2012 dated
No. 14/18/PBI/2012 tanggal 28 November 2012 28 November 2012 and PBI No. 15/12/PBI/2013
dan PBI No. 15/12/PBI/2013 tanggal dated 12 December 2013 with calculation as
12 Desember 2013 dengan perhitungan sebagai follows:
berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Modal inti 15.639.914 14.542.529 Core capital
Modal pelengkap 1.478.057 1.804.906 Supplementary capital
Total modal 17.117.971 16.347.435 Total capital
Aset Tertimbang Menurut
Risiko Kredit 80.840.210 86.391.709 Credit Risk Weighted Assets
Aset Tertimbang Menurut
Risiko Pasar 4.875.344 1.892.538 Market Risk Weighted Assets
Aset Tertimbang Menurut
Risiko Operasional 7.747.054 10.344.473 Operational Risk Weighted Assets
Rasio CET1 16,73% 14,74% CET1 ratio
Rasio Tier 1 16,73% 14,74% Tier 1 ratio
Rasio Tier 2 1,58% 1,83% Tier 2 ratio
Rasio total 18,32% 16,57% Total ratio
Rasio KPMM yang diwajibkan Required Capital Adequacy Ratio
sesuai dengan profil risiko 9,00% 9,00% in accordance with risk profile
Capital conservation buffer 2,500% 2,500% Capital conservation buffer
Countercyclical buffer 0,000% 0,000% Countercyclical buffer
Capital surcharge untuk Bank Sistemik 0,000% 0,000% Capital surcharge for D-SIB
Persentase buffer yang wajib Buffer which must be fulfilled
dipenuhi oleh Bank 2,500% 2,500% by the Bank
CET1 untuk buffer 9,32% 7,57% CET1 for buffer
Berdasarkan POJK No. 34/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK No. 34/POJK.03/2016 dated
22 September 2016 tentang Kewajiban 22 September 2016 concerning Capital Adequacy
Penyediaan Modal Minimum, Bank wajib Ratio, the Bank is required to establish additional
membentuk tambahan modal sebagai penyangga capital as a buffer with explanation as follows:
dengan penjelasan sebagai berikut:
a. Capital Conservation Buffer adalah a. Capital Conservation Buffer is additional
tambahan modal yang berfungsi sebagai capital which serves as a buffer in the event of
penyangga apabila terjadi kerugian pada a loss in the period of crisis;
periode krisis;
154
Page 529
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan Untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
39. Informasi Penting (lanjutan) 39. Significant Information (continued)
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Capital Adequacy Ratio (continued)
(lanjutan)
Berdasarkan POJK No. 34/POJK.03/2016 tanggal Based on POJK No. 34/POJK.03/2016 dated
22 September 2016 tentang Kewajiban 22 September 2016 concerning Capital Adequacy
Penyediaan Modal Minimum, Bank wajib Ratio, the Bank is required to establish additional
membentuk tambahan modal sebagai penyangga capital as a buffer with explanation as follows:
dengan penjelasan sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
b. Countercyclical Buffer adalah tambahan b. Countercyclical Buffer is an additional capital
modal yang berfungsi untuk mengantisipasi which serves to anticipate losses in the event
kerugian apabila terjadi pertumbuhan kredit of excessive credit growth and thus, potentially
perbankan yang berlebihan sehingga disrupt the stability of the financial system;
berpotensi mengganggu stabilitas sistem
keuangan;
c. Capital Surcharge untuk Domestic c. Capital Surcharge for Domestic Systemically
Systemically Important Bank (D-SIB) adalah Important Banks (D-SIB) is additional capital
tambahan modal yang berfungsi untuk which serves to reduce the negative impact on
mengurangi dampak negatif terhadap the stability of the financial system and
stabilitas sistem keuangan dan economy in the event of the Bank’s failure
perekonomian apabila terjadi kegagalan which has a systemic effect through an
Bank yang berdampak sistemik melalui increase in the Bank's ability to absorb losses.
peningkatan kemampuan Bank dalam
menyerap kerugian.
Pemenuhan modal sebagai penyangga harus Fulfillment of capital as a buffer should be met by
dipenuhi dengan menggunakan komponen Modal using components of Common Equity Tier 1.
Inti Utama (Common Equity Tier 1).
155
Page 530
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank 40. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2023 and 2022, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: remaining period of maturities are as follows:
31 Desember/31 December 2023
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Aset Assets
Kas 603.540 - - - - - 603.540 Cash
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 - - - - - 9.901.077 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 981.776 - - - - - 981.776 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - neto - 2.135.930 - - - - 2.135.930 Indonesia and other banks - net
Efek-efek yang
diperdagangkan - 2.031 2.647 689.630 579.802 1.484.126 2.758.236 Trading securities
Investasi keuangan - neto - 1.447.978 4.093.399 9.122.263 12.997.122 5.376.615 33.037.377 Financial investments - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - 3.215.259 9.000.519 8.880.398 1.582.077 - 22.678.253 agreements to resell
Tagihan derivatif - 65.753 107.543 210.897 407.225 49.276 840.694 Derivative receivables
Kredit yang diberikan - neto - 5.506.456 11.928.852 30.750.222 20.251.496 11.474.816 79.911.842 Loans - net
Tagihan akseptasi - neto - 969.734 835.226 686.651 7.055 - 2.498.666 Acceptance receivables - net
Aset pajak tangguhan - neto 733.560 - - - - - 733.560 Deferred tax assets - net
Aset tetap dan aset hak guna 2.684.772 - - - - - 2.684.772 Fixed assets and right-of-use assets
Aset tidak berwujud 1.130.306 - - - - - 1.130.306 Intangible assets
Aset lain-lain - neto 523.289 1.520.082 536.525 45.527 24.854 - 2.650.277 Other assets - net
Total Aset 16.558.320 14.863.223 26.504.711 50.385.588 35.849.631 18.384.833 162.546.306 Total Assets
156
Page 531
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 40. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2023 and 2022, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan) remaining period of maturities are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2023
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas segera - 475.355 - - - - 475.355 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 61.098.269 26.740.521 20.987.937 10.305.600 147.789 2.425 119.282.541 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 124.359 1.273.400 - 1.000 - - 1.398.759 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar 199.137 - - - - 199.137 Interest payables
Utang pajak - 170.850 - - - - 170.850 Tax payables
Liabilitas derivatif - 79.561 116.214 501.869 481.926 43.030 1.222.600 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 930.056 796.809 678.261 7.055 - 2.412.181 Acceptance liabilities
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under
dibeli kembali - 13.295.961 - - - - 13.295.961 repurchase agreements
Liabilitas atas
Imbalan kerja - - - 77.772 135.509 131.091 344.372 Liabilities for employee benefit
Efek utang yang
diterbitkan - - - 599.181 748.242 96.000 1.443.423 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 2.250.766 1.015.509 538.180 754.063 141.180 - 4.699.698 Other liabilities
Total Liabilitas 63.473.394 44.180.350 22.439.140 12.917.746 1.661.701 272.546 144.944.877 Total Liabilities
Neto (46.915.074) (29.317.127 ) 4.065.571 37.467.842 34.187.930 18.112.287 17.601.429 Net
.
157
Page 532
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 40. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2023 and 2022, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan) remaining period of maturities are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2022
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Aset Assets
Kas 717.402 - - - - - 717.402 Cash
Giro pada Bank Indonesia 8.869.574 - - - - - 8.869.574 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 1.093.934 - - - - - 1.093.934 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with Bank
Indonesia dan bank lain - neto - 5.855.629 - - - - 5.855.629 Indonesia and other banks - net
Efek-efek yang
diperdagangkan - - 4.591 31.485 187.000 370.702 593.778 Trading securities
Investasi keuangan - neto - 1.796.674 2.702.080 2.966.952 16.071.122 4.416.328 27.953.156 Financial investments - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - 1.051.846 1.818.438 - - - 2.870.284 agreements to resell
Tagihan derivatif - 54.274 163.620 522.208 558.844 21.791 1.320.737 Derivative receivables
Kredit yang diberikan - neto - 8.444.293 10.075.962 34.104.191 18.465.697 10.208.428 81.298.571 Loans - net
Tagihan akseptasi - neto - 889.802 1.559.871 1.224.702 8.824 - 3.683.199 Acceptance receivables - net
Aset pajak tangguhan - neto 747.018 - - - - - 747.018 Deferred tax assets - net
Aset tetap dan aset hak guna 1.408.027 - - - - - 1.408.027 Fixed assets and right-of-use assets
Aset lain-lain - neto 488.573 1.203.661 120.073 41.514 10.977 - 1.864.798 Other assets - net
Total Aset 13.324.528 19.296.179 16.444.635 38.891.052 35.302.464 15.017.249 138.276.107 Total Assets
158
Page 533
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 40. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 berdasarkan waktu yang As of 31 December 2023 and 2022, the Bank’s assets and liabilities based on the
tersisa sampai dengan tanggal jatuh tempo adalah sebagai berikut: (lanjutan) remaining period of maturities are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2022
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas segera - 192.839 - - - - 192.839 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 62.709.673 28.469.842 11.813.102 10.858.438 63.574 2.642 113.917.271 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 199.648 2.500 3.000 1.000 - - 206.148 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar - 132.472 - - - - 132.472 Interest payables
Utang pajak - 195.938 - - - - 195.938 Tax payables
Liabilitas derivatif - 75.510 65.558 239.625 1.002.008 17.834 1.400.535 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 865.469 1.223.006 1.154.352 8.825 - 3.251.652 Acceptance liabilities
Liabilitas atas
Imbalan kerja - - - 56.476 110.211 91.718 258.405 Liabilities for employee benefit
Efek utang yang
diterbitkan - - - 154.690 1.345.722 95.256 1.595.668 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 312.882 305.902 47.055 1.006.741 83.895 7.362 1.763.837 Other liabilities
Total Liabilitas 63.222.203 30.240.472 13.151.721 13.471.322 2.614.235 214.812 122.914.765 Total Liabilities
Neto (49.897.675) (10.944.293 ) 3.292.914 25.419.730 32.688.229 14.802.437 15.361.342 Net
.
159
Page 534
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 40. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan Bank The table below shows the remaining contractual maturities of the Bank’s financial
berdasarkan pada arus kas yang tidak didiskonto: liabilities based on undiscounted cash flow:
31 Desember/31 December 2023
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas segera - 475.355 - - - - 475.355 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 61.098.269 26.926.044 21.158.095 10.424.542 150.763 2.860 119.760.573 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 124.359 1.275.588 - 1.000 - - 1.400.947 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar - 199.137 - - - - 199.137 Interest payables
Liabilitas derivatif - 79.561 116.214 501.869 481.926 43.030 1.222.600 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 930.056 796.809 678.261 7.055 - 2.412.181 Acceptance liabilities
Liabilitas atas surat berharga Liabilities on securities
yang dijual dengan janji sold under
dibeli kembali - 13.295.961 - - - - 13.295.961 repurchase agreements
Efek utang yang
diterbitkan - 10.823 21.646 686.752 912.146 102.089 1.733.456 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 2.250.767 1.015.509 538.180 754.063 141.180 - 4.699.699 Other liabilities
Total Liabilitas 63.473.395 44.208.034 22.630.944 13.046.487 1.693.070 147.979 145.199.909 Total Liabilities
160
Page 535
The original financial statements included herein are in the Indonesian language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2022 dan untuk As of 31 December 2022
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut and for the Year Then Ended
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in millions of Rupiah, unless otherwise stated)
40. Jatuh Tempo Aset dan Liabilitas Bank (lanjutan) 40. Remaining Maturity Periods of the Bank’s Assets and Liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual dari liabilitas keuangan Bank The table below shows the remaining contractual maturities of the Bank’s financial
berdasarkan pada arus kas yang tidak didiskonto: (lanjutan) liabilities based on undiscounted cash flow: (continued)
31 Desember/31 December 2022
Lebih dari Lebih dari Lebih dari
1 bulan 3 bulan 1 tahun
sampai dengan sampai dengan sampai dengan
Tanpa Sampai 3 bulan/ 12 bulan/ 5 tahun/ Lebih dari
jangka waktu/ dengan More than More than More than 5 tahun/
No contractual 1 bulan/ 1 month up to 3 months up to 1 year up to More than
Keterangan maturity up to 1 month 3 months 12 months 5 years 5 years Total Description
Liabilitas segera - 192.839 - - - - 192.839 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 62.709.673 28.588.364 11.924.208 10.973.824 68.404 3.236 114.267.709 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 199.648 2.500 3.000 1.000 - - 206.148 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus
dibayar - 132.472 - - - - 132.472 Interest payables
Liabilitas derivatif - 75.510 65.558 239.625 1.002.008 17.834 1.400.535 Derivative payables
Liabilitas akseptasi - 865.469 1.223.006 1.154.352 8.825 - 3.251.652 Acceptance liabilities
Efek utang yang
diterbitkan - 11.956 23.914 259.278 1.625.059 110.200 2.030.407 Debt securities issued
Liabilitas lain-lain 312.882 305.902 47.055 1.006.741 83.895 7.362 1.763.837 Other liabilities
Total Liabilitas 63.222.203 30.175.012 13.286.741 13.634.820 2.788.191 138.632 123.245.599 Total Liabilities
161
Page 536
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko 41. Risk Management Policies
Pelaksanaan fungsi manajemen risiko meliputi Implementation of risk management function
hal-hal terkait dengan upaya identifikasi, includes identification, assessment, measurement,
penilaian, pengukuran, evaluasi, pemantauan evaluation, monitoring and risk controls, including
dan pengendalian risiko termasuk the development of technology and management
pengembangan teknologi dan sistem informasi information system in each risk faced by the Bank,
manajemen di setiap jenis risiko yang dihadapi as well as the improvement of human resource
oleh Bank, serta peningkatan kualitas sumber quality in order to manage the risks.
daya manusia dalam pengelolaan risiko tersebut.
Secara garis besar, Kebijakan Manajemen Risiko Generally, the Risk Management Policy refers to
mengacu pada peraturan regulator, dimana the regulatory provision of which the
penerapannya mencakup empat pilar manajemen implementation includes the four pillars of risk
risiko yang ditetapkan dalam POJK management as stipulated in OJK Regulation No.
No. 18/POJK.03/2016 tentang Penerapan 18/POJK.03/2016 concerning Risk Management
Manajemen Risiko Bagi Bank Umum sebagai Implementation for Commercial Banks as follows:
berikut:
1. Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris dan 1. Active supervision of the Board of
Direksi; Commissioners and the Board of Directors;
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur 2. Adequacy of risk management policies,
manajemen risiko serta penetapan limit procedures and risk limit stipulation;
risiko;
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 3. Adequacy of risk identification, measurement,
pemantauan, dan pengendalian risiko, serta monitoring and controlling process, as well as
sistem informasi manajemen risiko; dan risk management information system; and
4. Sistem pengendalian internal yang 4. A comprehensive internal control system.
menyeluruh.
Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung jawab The Board of Commissioners and the Board of
untuk memastikan bahwa penerapan manajemen Directors are responsible to ensure the adequacy
risiko telah memadai sesuai dengan karakteristik, of risk management implementation tailored with
kompleksitas dan profil risiko Bank, serta the characteristic, complexity, and risk profile of the
memahami dengan baik jenis dan tingkat risiko Bank, and have a good understanding on the type
yang melekat pada kegiatan bisnis Bank. Untuk and level of risks inherent in the Bank’s business
mendukung hal tersebut, dibentuk komite-komite activities. To support this, committees are formed
untuk mengkaji masalah terkait manajemen to assess issues related to risk management,
risiko, termasuk rencana perbaikan jika including the improvement plan if necessary, to
dibutuhkan, memberikan persetujuan atas give approval for various risk management policies,
berbagai kebijakan manajemen risiko, mengkaji to assess the risk profile reports and to evaluate the
laporan profil risiko, dan mengevaluasi implementation of the Bank’s risk control system.
pelaksanaan sistem pengendalian Bank. Komite One of the committees at the commissioner level is
yang dibentuk pada level komisaris salah satunya the Risk Monitoring Committee (ROC), whereas at
yaitu Komite Independen Pemantau Risiko the director level are the Risk Management
(KIPER), sedangkan pada level direksi antara lain Committee (RMC), Asset and Liability Committee
Komite Manajemen Risiko (RMC), Komite Aktiva (ALCO), Credit Policy Committee (CPC) and
dan Pasiva (ALCO), Komite Kebijakan Kredit others.
(CPC) dan lainnya.
Penetapan kebijakan manajemen risiko sesuai Risk management policies are determined in
dengan profil risiko Bank yaitu mencakup 8 tipe accordance with the Bank's risk profile which
risiko yang terdiri dari risiko kredit, risiko pasar, includes 8 types of risks consists of credit risk,
risiko likuiditas, risiko operasional, risiko market risk, liquidity risk, operational risk,
kepatuhan, risiko stratejik, risiko hukum dan risiko compliance risk, strategic risk, legal risk and
reputasi. reputation risk.
162
Page 537
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Manajemen risiko kredit dalam kondisi Credit risk management during the COVID-19
pandemi COVID-19 pandemic
Dalam rangka mendukung upaya pemerintah In order to support the government's efforts to
dalam mempertahankan stabilitas ekonomi, Bank maintain economic stability, the Bank has policies
telah menyiapkan kebijakan dan prosedur and procedures in place for credit restructuring for
restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak debtors affected by COVID-19 through internal
COVID-19 melalui ketentuan internal baik berupa regulations in the form of Circular and Directors
Surat Edaran maupun Surat Keputusan Direksi Decree regarding UOBI COVID-19 General Credit
tentang Kebijakan dan Panduan Bantuan Kredit Policy and Guideline including its updates which
Umum COVID-19 UOBI beserta perubahannya was effective since 8 April 2020. In this policy,
yang berlaku sejak tanggal 8 April 2020. Dalam criteria for debtors and business sectors affected by
kebijakan tersebut, telah diatur kriteria debitur dan COVID-19 that can be restructured have been
sektor usaha terdampak COVID-19 yang dapat regulated. Relaxation is carried out specifically for
dilakukan restrukturisasi. Relaksasi dilakukan debtors and sectors affected by COVID-19 with
khusus untuk debitur dan sektor yang terdampak reference to POJK No. 11/POJK.03/2020 which
COVID-19 dengan mengacu pada POJK was updated by POJK No. 48/POJK.03/2020 and
No. 11/POJK.03/2020 yang diperbaharui dengan POJK No.17/POJK.03/2021, Decree of the Board
POJK No. 48/POJK.03/2020 dan POJK of Commissioners of OJK No. 34/KDK.03/2022
No. 17/POJK.03/2021, Keputusan Dewan concerning Stipulation of the Sector for Provision of
Komisioner OJK No.34/KDK.03/2022 tentang Accommodation and Provision of Food and Drink,
Penetapan Sektor Penyediaan Akomodasi dan the Textile and Textile Products and Footwear
Penyediaan Makan Minum, Sektor Tekstil dan Sectors, the Micro, Small and Medium Enterprises
Produk Tekstil serta Alas Kaki, Segmen Usaha Segment, and the Province of Bali as a Sector and
Mikro, Kecil dan Menengah, serta Provinsi Bali Region in Need Special Treatment for Bank Credit
Sebagai Sektor dan Daerah yang Memerlukan or Financing, and Regulation of the Coordinating
Perlakuan Khusus Terhadap Kredit atau Minister for the Economy No. 6/2020 and the
Pembiayaan Bank, dan Peraturan Menko Bank's internal regulations.
Perekonomian No. 6/2020 dan ketentuan internal
Bank.
Dalam upaya mitigasi terjadi risiko kredit, Bank In an effort to mitigate credit risk, the Bank
melakukan analisa kredit yang memadai bagi conducted adequate credit analysis for debtors who
debitur yang mengajukan permohonan apply for restructuring and to minimize the risk of
restrukturisasi dan meminimalisasi risiko improperly granting restructuring. The stimulus is
pemberian restrukturisasi yang tidak tepat only given to debtors who meet the criteria set by
sasaran. Pemberian stimulus hanya diberikan the Bank.
kepada debitur yang memenuhi kriteria yang
ditetapkan oleh Bank.
163
Page 538
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Dengan diterapkannya kebijakan tersebut, With the implementation of this policy, it is expected
diharapkan debitur-debitur Bank yang terdampak that the Bank’s debtors who are affected by the
pandemi COVID-19 dapat terbantu dan kualitas COVID-19 pandemic can be supported and the
portofolio Bank dapat tetap terjaga dengan baik. quality of the Bank's portfolio can be maintained
Dalam kaitan dengan kondisi dampak dari properly. In relation to the condition of the impact of
pandemi COVID-19 yang masih ada, Bank juga the COVID-19 pandemic that still exists, the Bank
telah memperkuat pelaksanaan kerangka kerja has also intensified the implementation of its credit
pengawasan kredit yang telah dimiliki oleh Bank monitoring framework that the Bank has been in
dan sudah berjalan secara efektif dalam place and has been running effectively in
memantau kinerja debitur, baik secara individual monitoring the performance of debtors, both
maupun portofolio. Pemantauan yang lebih individually as well as on portfolio basis. The more
intensif ini dilakukan agar dapat memberikan intensive monitoring is carried out in order to
early warning signal dan memastikan mitigasi provide early warning signals and ensure the
risiko yang ditetapkan dapat tepat guna dalam designed risk mitigation is effective in maintaining
menjaga kualitas kredit selama masa pandemi. credit quality during the pandemic period. The
Mekanisme pemantauan kredit dilakukan melalui credit monitoring mechanism is carried out through
analisa watchlist atau health check terhadap a watchlist or health check analysis of all debtors,
seluruh debitur terutama entitas debitur yang especially debtor entities that are affected or are in
terdampak atau berada pada sektor usaha the business sector affected by COVID-19 with
terdampak COVID-19 dengan mengacu pada reference to POJK No. 11/POJK.03/2020 which
POJK No. 11/POJK.03/2020 yang diperbaharui was updated by POJK No. 48/POJK.03/2020 and
dengan POJK No. 48/POJK.03/2020 dan POJK POJK No. 17/POJK.03/2021, and Decree of the
No. 17/POJK.03/2021, dan Keputusan Dewan Board of Commissioners of OJK No.
Komisioner OJK No.34/KDK.03/2022 tentang 34/KDK.03/2022 concerning Stipulation of the
Penetapan Sektor Penyediaan Akomodasi dan Sector for Provision of Accommodation and
Penyediaan Makan Minum, Sektor Tekstil dan Provision of Food and Drink, the Textile and Textile
Produk Tekstil serta Alas Kaki, Segmen Usaha Products and Footwear Sectors, the Micro, Small
Mikro, Kecil dan Menengah, serta Provinsi Bali and Medium Enterprises Segment, and the
Sebagai Sektor dan Daerah yang Memerlukan Province of Bali as a Sector and Region in Need
Perlakuan Khusus Terhadap Kredit atau Special Treatment for Bank Credit or Financing, as
Pembiayaan Bank, serta ketentuan internal Bank. well as the Bank's internal regulations. Debtors that
Debitur yang berpotensi mengalami penurunan have the potential to experience a decline in
kinerja wajib dipantau dengan action plan yang performance must be monitored with an action plan
dipantau pelaksanaannya secara berkelanjutan. where the implementation is monitored on an
ongoing basis.
Risiko kredit Credit risk
Risiko kredit didefinisikan sebagai risiko kerugian Credit risk is defined as the risk of loss arising from
yang timbul dari kegagalan debitur atau any failure by a debtor or a counterparty to fulfill its
counterparty dalam memenuhi kewajiban financial obligations as and when they fall due.
keuangannya pada saat jatuh tempo.
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows:
berikut:
1. Pemisahan tugas antara berbagai fungsi 1. Segregation of duties among functions in
dalam pemberian kredit granting credit
Terdapat pemisahan tugas antara fungsi kerja There is segregation of duties between
originasi (bisnis), fungsi kerja administrasi origination function (business), credit
kredit, fungsi kerja kredit, dan fungsi kerja administration function, credit function, and risk
manajemen risiko untuk menjaga management function to maintain
independensi dan integritas dari berbagai independence and integrity of the various credit
fungsi kredit tersebut. functions.
164
Page 539
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
1. Pemisahan tugas antara berbagai fungsi 1. Segregation of duties among functions in
dalam pemberian kredit (lanjutan) granting credit (continued)
Bank menetapkan struktur delegasi Batas The Bank established a structure for the
Wewenang Persetujuan Kredit (CDL) yang delegation of Credit Discretionary Limits (CDL)
juga meliputi proses eskalasi persetujuan atas which is also including the escalation process
penyimpangan, pelampauan, dan for the approval of exception, excesses and
perpanjangan kredit di luar pagu yang telah credit extension beyond prescribed limits. The
ditetapkan. Pemberian delegasi Batas delegation of CDL to certain individual is
Wewenang Persetujuan Kredit yang diberikan performed through a stringent process that
kepada individu tertentu dilakukan melalui takes into consideration the experience,
proses yang ketat dengan mempertimbangkan seniority and track record of the officer. Credit
pengalaman, senioritas dan rekam jejak dari Risk Management Division acts as the
pejabat tersebut. Divisi Credit Risk custodian of the CDL structure to ensure that
Management bertindak sebagai pengelola the CDLs are properly administered.
Batas Wewenang Persetujuan Kredit dan juga
memastikan bahwa hal ini telah
diadministrasikan secara baik.
Divisi Credit Risk Management secara Credit Risk Management Division provides
independen melakukan pengawasan terhadap independent oversight of credit risk and is
risiko kredit dan bertanggung jawab untuk responsible to report and analyse all elements
melaporkan dan menganalisa semua elemen of credit risk.
risiko kredit.
2. Kebijakan dan prosedur risiko kredit 2. Credit risk policies and procedures
Bank telah menerbitkan beberapa kebijakan The Bank has issued several policies related to
terkait pengelolaan risiko kredit antara lain managing credit risk including the following:
sebagai berikut:
a. Kebijakan Manajemen Risiko Kredit yang a. Credit Risk Management Policy that
mengatur prinsip-prinsip utama dalam governs core principals in lending, credit
pemberian, pengelolaan dan risk management and monitoring.
pemantauan risiko kredit.
b. Kebijakan Kredit Umum untuk segmen b. General Credit Policy for Wholesale
Wholesale Banking serta Kebijakan Banking segments and Consumer Credit
Kredit Konsumsi yang mengatur tata cara Policy that govern the principles of
pemberian kredit konsumsi dan berbagai consumer credit extension, and various
prinsip dan standar kredit guna mengelola credit principles and standards by which
risiko kredit Bank pada segmen Retail the Bank undertakes and manages the
Banking. credit risk in the Retail Banking segments.
c. Kebijakan Manajemen Risiko Konsentrasi c. Credit Concentration Risk Management
Kredit untuk mengelola risiko konsentrasi Policy to manage credit concentration risk.
kredit.
d. Pedoman Klasifikasi Aset Basel yang d. Basel Asset Classification Guideline that
memberikan pedoman atas gives the guidelines for classifying
pengelompokkan eksposur ke dalam exposures into the Basel Asset Classes
Kelas Aset Basel untuk perhitungan for Risk Weighted Asset calculation.
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko.
165
Page 540
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
2. Kebijakan dan prosedur risiko kredit (lanjutan) 2. Credit risk policies and procedures (continued)
Bank telah menerbitkan beberapa kebijakan The Bank has issued several policies related to
terkait pengelolaan risiko kredit antara lain managing credit risk including the following:
sebagai berikut: (lanjutan) (continued)
e. Kebijakan dan Pedoman Umum e. UOBI COVID-19 General Credit Relief
Relaksasi Kredit UOBI terkait COVID-19 Policy and Guideline according to OJK
sesuai dengan arahan OJK dan and management direction to provide
manajemen untuk memberikan panduan umbrella guidance on the criteria,
payung terkait kriteria, parameter, parameter, implementation, monitoring
pelaksanaan, pengawasan dan and reporting of Temporary Relief
pelaporan Program Relaksasi Sementara Program across all business lines.
di semua lini bisnis.
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit portfolios
kredit
Divisi Credit Risk Management menjadi Credit Risk Management Division acts as
pengawas independen dan melakukan independent overseer and performs portfolio
pemantauan portofolio dengan melakukan kaji monitoring by conducting regular reviews of
ulang secara berkala atas risiko internal dan internal and external risk environment and credit
eksternal dan parameter-parameter risiko risk parameters i.e., delinquency trend, special
kredit seperti tren delinquency, Dalam mention, watchlist accounts, concentration risk,
Perhatian Khusus (DPK), watchlist accounts, loan quality movement and others.
risiko konsentrasi, pergerakan kualitas kredit
dan lainnya.
Hasil pemantauan portofolio kredit Outcomes of credit portfolio monitoring is
disampaikan kepada Manajemen Senior dan reported to Senior Management and Board of
Direksi melalui Laporan Credit Risk Highlight. Directors through the Credit Risk Highlight.
Divisi Credit Risk Management juga secara Credit Risk Management Division also
independen melakukan reviu terhadap akun- independently review the watchlist accounts
akun watchlist dan memastikan bahwa akun- and ensure that the accounts are proactively
akun tersebut dikelola secara proaktif untuk managed to minimize the losses of the Bank
meminimalkan kerugian Bank serta memiliki and has an appropriate collectability in
kolektibilitas sesuai dengan ketentuan internal accordance with the Bank's internal regulations
Bank dan ketentuan regulator. and regulatory provisions.
Bank juga telah membentuk Credit The Bank formed a Credit Management
Management Working Group (CMWG) dan Working Group (CMWG) and Credit Portfolio
Credit Portfolio Quality Management (CPQM) Quality Management (CPQM) which are
yaitu kelompok kerja yang dibentuk dengan working groups with key objective to monitor
tujuan utama untuk melakukan pemantauan credit quality of the Bank, implement
atas kualitas kredit yang dimiliki oleh Bank, restructuring strategy, monitor portfolio
menerapkan strategi restrukturisasi, performance and discuss account strategies for
melakukan pemantauan portofolio dan vulnerable accounts.
membahas langkah penyelesaian terhadap
kredit yang dianggap rentan.
166
Page 541
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio kredit 3. Management and monitoring of credit portfolios
(lanjutan) (continued)
Pengelolaan risiko konsentrasi kredit Credit concentration risk management
Risiko konsentrasi kredit didefinisikan sebagai Credit concentration risk is defined as any
eksposur tunggal atau kelompok atau single or group or portfolio exposures with the
portofolio yang berpotensi menghasilkan potential to generate substantial losses (relative
kerugian yang cukup besar (relatif terhadap to the Bank’s capital, total assets or overall risk
modal Bank, total aktiva atau tingkat risiko level) which may threaten the Bank’s health or
secara keseluruhan) yang mungkin ability to maintain its core operations. As lending
mengancam kesehatan Bank atau is the Bank’s primary activity, therefore credit
kemampuan Bank untuk mempertahankan concentration risk is concerned as material risk.
operasi intinya. Oleh karena kredit adalah
aktivitas utama Bank, maka risiko konsentrasi
kredit termasuk risiko yang material.
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis Concentration of credit risk by type of debtors
debitur adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/31 December 2023
Pemerintah
dan Bank
Indonesia/
Government
and Bank Ritel/
Wholesale Indonesia Bank Retail Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia - 9.901.077 - - 9.901.077 Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto - - 984.482 - 984.482 other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with
Indonesia dan Bank Indonesia
bank lain - neto - 1.845.697 290.233 - 2.135.930 and other banks- net
Efek-efek yang
diperdagangkan 195.887 2.562.100 249 - 2.758.236 Trading securities
Investasi keuangan - neto 911.919 25.098.147 7.027.311 - 33.037.377 Financial investments - net
Tagihan derivatif 15.420 - 825.274 - 840.694 Derivative receivables
Kredit yang
diberikan - neto 69.368.001 - 1.650.556 8.893.285 79.911.842 Loans - net
Tagihan atas surat Receivables on securities
berharga yang dibeli purchased with
dengan janji dijual agreements to
kembali - neto - 21.096.176 1.582.077 - 22.678.253 resell - net
Tagihan akseptasi - neto 2.498.666 - - - 2.498.666 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 618.076 811 322.709 45.930 987.526 Other assets*
Total 73.607.969 60.504.008 12.682.891 8.939.215 155.734.083 Total
Persentase 47,27% 38,85% 8,14% 5,74% 100,00% Percentage
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
167
Page 542
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio kredit 3. Management and monitoring of credit portfolios
(lanjutan) (continued)
Pengelolaan risiko konsentrasi kredit Credit concentration risk management
(lanjutan) (continued)
Konsentrasi risiko kredit berdasarkan jenis Concentration of credit risk by type of debtors
debitur adalah sebagai berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2022
Pemerintah
dan Bank
Indonesia/
Government
and Bank Ritel/
Wholesale Indonesia Bank Retail Total
Current accounts with Bank
Giro pada Bank Indonesia - 8.869.574 - - 8.869.574 Indonesia
Current accounts with
Giro pada bank lain - neto - - 1.093.934 - 1.093.934 other banks - net
Penempatan pada Bank Placements with
Indonesia dan Bank Indonesia
bank lain - neto - 4.818.111 1.037.518 - 5.855.629 and other banks- net
Efek-efek yang
diperdagangkan 141.018 452.760 - - 593.778 Trading securities
Investasi keuangan - neto 1.137.131 23.411.847 3.404.178 - 27.953.156 Financial investments - net
Tagihan derivatif 446.870 - 873.867 - 1.320.737 Derivative receivables
Kredit yang
diberikan - neto 68.913.921 - 2.159.347 10.225.303 81.298.571 Loans - net
Tagihan atas surat Receivables on securities
berharga yang dibeli purchased with
dengan janji dijual agreements to
kembali - neto 254.693 1.051.846 1.563.745 - 2.870.284 resell - net
Tagihan akseptasi - neto 3.683.199 - - - 3.683.199 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 1.029.571 1.197 9.874 37.217 1.077.859 Other assets*
Total 75.606.403 38.605.335 10.142.463 10.262.520 134.616.721 Total
Persentase 56,16% 28,68% 7,54% 7,62% 100,00% Percentage
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
Eksposur maksimum risiko kredit Maximum exposure to credit risk
Bank menetapkan limit eksposur untuk The Bank sets the exposure limit for
individual/grup, sektor industri, jangka waktu single/group, industry sector, tenor and foreign
dan nilai tukar asing, yang telah disesuaikan exchange, which is in line with the Bank’s risk
dengan risk appetite dan risk tolerance appetite and risk tolerance as one of the tools
sebagai salah satu alat bagi Bank untuk for the Bank to monitor and mitigate credit
memonitor dan memitigasi risiko konsentrasi concentration risk.
kredit.
Eksposur maksimum aset keuangan Bank The Bank’s financial asset’s maximum
untuk risiko kredit sebelum exposure to credit risk before taking into
memperhitungkan agunan dan jaminan kredit account any collateral and other credit
lainnya adalah sebesar nilai tercatatnya enhancements is its carrying value (Note 42).
(Catatan 42).
168
Page 543
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit portfolios
kredit (lanjutan) (continued)
Eksposur maksimum dari aset keuangan The maximum exposure of the Bank's financial
Bank setelah mempertimbangkan dampak asset after considering the impact of collateral
dari jaminan dan pengaturan tambahan lain and other enhancement arrangement other
selain dari kredit yang diberikan dan tagihan than loan and receivable and securities
atas surat berharga yang dibeli dengan janji purchased with agreement to resell are equal
dijual kembali sama dengan nilai tercatat. to its carrying value.
Untuk aset keuangan yang diakui pada For financial assets recognized in the
laporan posisi keuangan, eksposur statement of financial position, the carrying
maksimum terhadap risiko kredit sama amounts of the financial assets best represent
dengan nilai tercatat. Untuk Bank Garansi the maximum exposure to credit risk. For Bank
dan Irrevocable Letters of Credit, eksposur Guarantees and Irrevocable Letters of Credit,
maksimum terhadap risiko kredit adalah nilai the maximum exposure to credit risk is the
maksimum yang harus dibayarkan oleh Bank maximum amount that the Bank would has to
jika liabilitas atas Bank Garansi dan pay if the obligations of the Bank Guarantees
Irrevocable Letters of Credit tersebut terjadi. and Irrevocable Letters of Credit issued are
called upon.
Analisis eksposur maksimum risiko kredit Analysis of maximum exposure to credit risk
setelah memperhitungkan dampak agunan after taking into account the impact of
dan mitigasi risiko kredit lainnya adalah collaterals and other credit risk mitigations are
sebagai berikut: as follows:
a. Nilai tercatat aset keuangan Bank selain a. The carrying amount of the Bank’s
pinjaman mewakili eksposur maksimum financial assets other than loans
risiko kredit. represent the maximum exposure of
credit risk.
b. Untuk kredit yang diberikan, Bank b. For the loans, the Bank uses the collateral
menggunakan agunan untuk to minimize the credit risk. Loans and
meminimalkan risiko kredit. Pinjaman receivables are classified into two major
yang diberikan dan piutang categories as follows:
diklasifikasikan menjadi dua kelompok
besar yaitu:
1. Secured loans. 1. Secured loans.
2. Unsecured loans. 2. Unsecured loans.
Untuk secured loans, Bank menetapkan jenis For secured loans, the Bank determines the
dan nilai agunan yang dijaminkan sesuai type and value of collateral according to the
dengan skema kredit. Jenis agunan terdiri loan scheme. Types of collateral are as
dari: follows:
a. Physical collateral, antara lain tanah, a. Physical collateral, such as land, buildings
bangunan dan BPKB kendaraan and proof of vehicle ownership.
bermotor.
b. Financial collateral, antara lain b. Financial collateral, such as deposits
simpanan (tabungan, giro dan deposito (saving deposits, demand deposits and
berjangka), surat berharga dan emas. time deposits), securities, and gold.
c. Lainnya, antara lain garansi, jaminan c. Others, such as guarantees, Government
dari Pemerintah dan jaminan dari guarantees and guarantee institution.
lembaga penjamin.
169
Page 544
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit portfolios
kredit (lanjutan) (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) Maximum exposure to credit risk (continued)
Apabila terjadi gagal bayar, Bank akan In times of default, the Bank will use the
menggunakan agunan tersebut sebagai collateral as the last resort in recovering the
pilihan terakhir untuk pemenuhan kewajiban obligation of the counterparty.
counterparty.
Unsecured loan adalah ketika fasilitas Unsecured loan is when the facility is granted
diberikan tanpa agunan (termasuk pinjaman without any collateral (including fully
tanpa jaminan penuh dan pinjaman dengan unsecured loan and partially secured loan).
jaminan sebagian). Bank memberikan The Bank grants loan mainly based on debtor
pinjaman utamanya berdasarkan arus kas cash flow whilst collateral are used as credit
dari debitur sedangkan agunan merupakan risk mitigant. The Bank exercises prudence at
langkah mitigasi risiko kredit. Bank all times in the granting of such credit. Credit
senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian decisions including maximum credit exposure
dalam pemberian kredit. Keputusan kredit are made based on thorough assessment of
termasuk maksimum eksposur kredit dibuat the debtor's prospect and performance as well
berdasarkan penilaian menyeluruh atas as their cash flow or repayment capability
prospek dan kinerja debitur termasuk arus (such as considering on debtor internal credit
kas atau kemampuan membayarnya rating, past credit behavior from credit bureau
(misalnya mempertimbangkan internal credit and other external sources).
rating, perilaku kredit masa lalu debitur dari
biro kredit dan sumber eksternal lainnya).
Kredit yang diberikan menurut sektor industri Loans based on industrial sector as of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 31 December 2023 and 2022 are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/ 31 Desember/
31 December 2023 31 December 2022
Industri pengolahan 21.338.502 23.357.349 Processing industry
Perdagangan besar dan eceran 18.720.790 18.759.826 Wholesale and retail trading
Rumah tangga 17.938.336 10.553.117 Household
Pertambangan dan penggalian 7.249.461 3.577.522 Mining and excavation
Real estate 5.666.169 4.655.379 Real estate
Aktivitas keuangan dan asuransi 3.453.185 9.632.747 Financial and insurance activities
Pengangkutan dan pergudangan 2.589.591 890.608 Transportation and warehousing
Penyedia akomodasi dan Accommodation and
penyedia makanan dan minuman 2.095.861 2.227.390 food and beverages provider
Konstruksi gedung 2.023.748 2.520.895 Building construction
Pertanian, kehutanan dan perikanan 1.853.616 2.344.182 Agriculture, forestry and fisheries
Pengadaan listrik, gas dan udara 613.887 3.338.539 Electricity, gas and air procurement
Informasi dan komunikasi - 2.999.063 Information and communication
Lainnya 479.459 677.905 Others
Total 84.022.605 85.534.522 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (4.110.763) (4.235.951) Allowance for impairment losses
Neto 79.911.842 81.298.571 Net
170
Page 545
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) Maximum exposure to credit risk (continued)
Eksposur terbesar Bank pada tanggal The biggest Bank’s exposure on 31 December
31 Desember 2023 dan 2022 adalah sektor 2023 and 2022 is processing industry with
industri pengolahan dengan proporsi masing- proportion of around 25.40% and 27.31%,
masing sebesar 25,40% dan 27,31% dari respectively from total loan which diversified
total kredit Bank yang terdiversifikasi ke into various sub industry type and it is still
dalam berbagi jenis sub industri dan hal within the Bank’s risk appetite and risk
tersebut masih sesuai dengan risk appetite tolerance.
dan risk tolerance yang dimiliki oleh Bank.
Kredit yang diberikan berdasarkan sisa umur Loans based on remaining maturities as of
jatuh tempo pada tanggal 31 Desember 2023 31 December 2023 are as follows:
adalah sebagai berikut:
Baki debet kredit/ Persentase (%)/
Loan outstanding Percentage (%)
≤ 1 tahun 53.611.496 63,81% ≤ 1 year
> 1 tahun ≤ 2 tahun 5.770.859 6,87% > 1 year ≤ 2 years
> 2 tahun ≤ 5 tahun 14.138.210 16,83% >2 years ≤ 5 years
> 5 tahun 10.502.040 12,50% > 5 years
Total 84.022.605 100,00% Total
Sebagian besar jangka waktu kredit atau Most of the loan tenor or 63.81 % is within less
sebesar 63,81% jatuh tempo dalam kurun than one year and loan with tenor of more than
waktu kurang dari satu tahun, sedangkan five years is 12.50% and it is within the Bank’s
untuk kredit dengan jangka waktu lebih besar risk appetite and risk tolerance.
dari lima tahun memiliki porsi sebesar
12,50% dan hal ini masih sesuai dengan risk
appetite dan risk tolerance yang dimiliki oleh
Bank.
Tabel di bawah ini menunjukkan The table below shows the net maximum
eksposur maksimum neto (setelah exposure (after considering collateral) to credit
memperhitungkan agunan) atas risiko kredit risk of receivable on securities purchased with
untuk tagihan atas surat berharga yang dibeli agreement to resell as of 31 December 2023
dengan janji dijual kembali pada tanggal and 2022:
31 Desember 2023 dan 2022:
Eksposur maksimum/ Agunan/ Eksposur - neto/
Maximum exposure Collateral Exposure - net
31 Desember 2023 31 December 2023
Tagihan atas surat berharga Receivable on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 22.678.253 23.104.050 - agreements to resell
31 Desember 2022 31 December 2022
Tagihan atas surat berharga Receivable on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 2.870.284 3.117.267 - agreements to resell
171
Page 546
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Eksposur maksimum risiko kredit (lanjutan) Maximum exposure to credit risk (continued)
Manajemen kredit bermasalah Managing non-performing loans
Kredit bermasalah dikelola secara terpusat Non-performing loans are centrally managed
oleh divisi independen yaitu Special Asset by independent units that are Special Asset
Management (SAM) untuk segmen Management (SAM) for Corporate and
Corporate dan Commercial Banking dan Commercial Banking segment and Business
Business Banking Credit Management Banking Credit Management (BBCM) for
(BBCM) untuk segmen Retail Banking dan Retail Banking and Business Banking
Business Banking. Divisi-divisi tersebut segment. Those divisions have two main
memiliki dua fungsi utama sebagai berikut: functions as follows:
1. Fungsi Restrukturisasi yang secara 1. Restructuring Function which proactively
proaktif mengelola kredit bermasalah. manages the non-performing loans. Its
Tujuan utamanya adalah untuk main objective is to handle non-performing
menangani kredit bermasalah agar loans back to performing so that these
kembali lancar sehingga akun tersebut accounts can be transferred back to the
dapat ditransfer kembali ke fungsi kerja Business Units; and
bisnis; dan
2. Fungsi Recovery yang mengelola kredit 2. Recovery Function which manages non-
bermasalah dengan tujuan utama untuk performing loans with the main objective
memaksimalkan pemulihan utang. to maximize debt recovery.
Eksposur kredit berdasarkan Basel Credit exposures under Basel
Saat ini Bank menggunakan Pendekatan The Bank currently uses the Standardized
Standar berdasarkan Basel mengikuti Approach under Basel according to regulatory
pedoman dari regulator dalam mengukur guidelines to measure the Risk Weighted
Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Asset (RWA) for credit risk. The information
untuk risiko kredit. Informasi dan pedoman and guidelines of rating for RWA for credit risk
peringkat ATMR untuk risiko kredit diatur is regulated in the Asset Classification Policy.
dalam Kebijakan Klasifikasi Aset.
Berdasarkan Pendekatan Standar, eksposur Under the Standardized Approach, the Bank’s
Bank dibagi menjadi 15 klasifikasi aset dan exposures are classified into 15 assets
portofolio sebagai berikut: classification and portfolios as follows:
a. Pemerintah a. Sovereigns
b. Entitas sektor publik bukan pemerintah b. Non-central government public sector
pusat entities
c. Bank pembangunan multilateral dan c. Multilateral development bank and other
Lembaga internasional lainnya international institutions
d. Bank d. Banks
e. Korporasi e. Corporate
f. Karyawan/pensiunan f. Employee/retiree
172
Page 547
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Eksposur kredit berdasarkan Basel Credit exposures under Basel (continued)
(lanjutan)
Berdasarkan Pendekatan Standar, eksposur Under the Standardized Approach, the Bank’s
Bank dibagi menjadi 15 klasifikasi aset dan exposures are classified into 15 assets
portofolio sebagai berikut: (lanjutan) classification and portfolios as follows:
(continued)
g. Klaim beragunan rumah tinggal g. Claim secured by residential property
h. Klaim beragunan real estate komersial h. Claim secured by commercial real estate
i. Klaim yang telah jatuh tempo i. Overdue claims
j. Aset lainnya j. Other assets
k. Piutang subordinasi, ekuitas dan modal k. Subordinated receivables, equity and
lainnya other capital
Untuk tujuan manajemen risiko internal, Bank For the purpose of internal risk management,
telah menerapkan penggunaan model the Bank has implemented Internal Rating
Internal Rating pada segmen Wholesale model on the Wholesale Banking segment and
Banking dan senantiasa mengembangkan continuously enhances the Bank’s risk
perangkat tambahan, sistem dan proses management systems and processes to
untuk mendukung penerapan praktik support the Bank in the implementation of a
manajemen risiko yang hati-hati. prudent risk management.
Informasi kualitas kredit atas aset keuangan The information on the credit quality of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 financial assets as of 31 December 2023 and
adalah sebagai berikut: 2022 are as follows:
31 Desember/31 December 2023
Belum jatuh
tempo dan Jatuh tempo dan
tidak mengalami tidak mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami
Neither past due Past-due penurunan nilai/
not impaired but not impaired Impaired Total
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 - - 9.901.077 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 984.482 - - 984.482 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan bank lain 2.135.930 - - 2.135.930 Bank Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 2.758.236 - - 2.758.236 Trading securities
Investasi keuangan 33.051.225 - - 33.051.225 Financial investment
Tagihan derivatif 840.694 - - 840.694 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 77.797.424 4.076.155 2.149.026 84.022.605 Loans
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 22.678.253 - - 22.678.253 agreements to resell
Tagihan akseptasi 2.508.114 - - 2.508.114 Acceptance receivables
Aset lain-lain* 987.526 - - 987.526 Other assets*
Total 153.642.961 4.076.155 2.149.026 159.868.142 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (1.758.373) (1.386.411) (989.275) (4.134.059) Allowance for impairment losses
Neto 151.884.588 2.689.744 1.159.751 155.734.083 Net
Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
173
Page 548
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Informasi kualitas kredit atas aset keuangan The information on the credit quality of
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 financial assets as of 31 December 2023 and
adalah sebagai berikut: (lanjutan) 2022 are as follows: (continued)
31 Desember/31 December 2022
Belum jatuh
tempo dan Jatuh tempo dan
tidak mengalami tidak mengalami
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami
Neither past due Past-due penurunan nilai/
not impaired but not impaired Impaired Total
Giro pada Bank Indonesia 8.869.574 - - 8.869.574 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 1.100.247 - - 1.100.247 Current accounts with other banks
Penempatan pada Placements with
Bank Indonesia dan bank lain 5.855.685 - - 5.855.685 Bank Indonesia and other banks
Efek-efek yang diperdagangkan 593.778 - - 593.778 Trading securities
Investasi keuangan 27.972.754 - - 27.972.754 Financial investment
Tagihan derivatif 1.320.737 - - 1.320.737 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 79.396.185 3.657.382 2.480.955 85.534.522 Loans
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali 2.870.284 - - 2.870.284 agreements to resell
Tagihan akseptasi 3.687.076 - - 3.687.076 Acceptance receivables
Aset lain-lain* 1.077.859 - - 1.077.859 Other assets*
Total 132.744.179 3.657.382 2.480.955 138.882.516 Total
Cadangan kerugian
penurunan nilai (2.024.076) (1.201.151) (1.040.568) (4.265.795) Allowance for impairment losses
Neto 130.720.103 2.456.231 1.440.387 134.616.721 Net
Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan transaksi spot. Other assets consist of interest receivables, security deposits and spot
transaction.
Analisis umur kredit yang diberikan yang The aging analysis of loans that are past due
jatuh tempo tetapi tidak mengalami but not impaired as of 31 December 2023 and
penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2022 are as follows
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/31 December 2023
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Investasi 1.315.961 29.140 10.480 1.355.581 Investment
Modal kerja 1.417.910 - - 1.417.910 Working capital
Konsumen 1.275.436 2.863 24.365 1.302.664 Consumer
Total 4.009.307 32.003 34.845 4.076.155 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.370.586) (5.567) (10.258) (1.386.411) impairment losses
Neto 2.638.721 26.436 24.587 2.689.744 Net
174
Page 549
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kredit (lanjutan) Credit risk (continued)
Dalam mengelola eksposur risiko kredit, Bank In managing credit risk exposure, the Bank applies
menerapkan beberapa prinsip dasar sebagai several basic principles as follows: (continued)
berikut: (lanjutan)
3. Pengelolaan dan pemantauan portofolio 3. Management and monitoring of credit
kredit (lanjutan) portfolios (continued)
Analisis umur kredit yang diberikan yang The aging analysis of loans that are past due
jatuh tempo tetapi tidak mengalami but not impaired as of 31 December 2023 and
penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2022 are as follows
2023 dan 2022 adalah sebagai berikut:
31 Desember/31 December 2022
1 sampai 31 sampai 61 sampai
30 hari/ 60 hari/ 90 hari/
1 to 30 days 31 to 60 days 61 to 90 days Total
Investasi 1.521.283 - - 1.521.283 Investment
Modal kerja 1.391.892 17.531 23.504 1.432.927 Working capital
Konsumen 702.899 82 191 703.172 Consumer
Total 3.616.074 17.613 23.695 3.657.382 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1.195.793) (2.164) (3.194) (1.201.151) impairment losses
Neto 2.420.281 15.449 20.501 2.456.231 Net
Bank melakukan penilaian terhadap tiga pilar The Bank uses three pillars approach in
dalam menilai aset keuangan yang jatuh assessing financial assets that are past due or
tempo atau mengalami penurunan. Ketiga impaired. Those three pillars are business
pilar tersebut adalah prospek bisnis, kinerja prospect, performance of the borrower and
debitur dan kemampuan bayar debitur repayment capability which are in line with the
dimana hal tersebut sesuai dengan kebijakan regulatory provision.
regulator.
Bank memperhitungkan agunan yang layak The Bank takes into account the eligible
dalam menghitung cadangan kerugian collaterals in calculating the allowance for
penurunan nilai. Agunan yang layak yang impairment losses. The eligible collaterals
diperhitungkan oleh Bank adalah kas/setara recognized by the Bank are cash/cash
kas, tanah dan bangunan. equivalents, land and buildings.
Risiko pasar Market risk
Risiko pasar adalah risiko yang timbul dari Market risk is the risk arising from movements in
pergerakan variabel pasar pada posisi yang market variables on the position held by the Bank
dimiliki oleh Bank yang dapat menimbulkan which can result in losses for the Bank. Market
kerugian bagi Bank. Variabel pasar yang variables that influence the position of the Bank are
mempengaruhi posisi Bank adalah suku bunga interest rates and exchange rates, including
dan nilai tukar termasuk perubahan harga option. changes in the price of the option.
Kerangka kerja risiko pasar Bank terdiri dari The Bank’s market risk framework comprises
kebijakan dan praktek risiko pasar, market risk policies and practices, delegation of
pendelegasian wewenang, limit risiko pasar, authority, market risk limits, valuation and risk
penilaian dan model risiko. Kerangka kerja ini models. This framework also encompasses the
juga meliputi proses produk/aktivitas baru untuk new product/service program process to ensure
memastikan isu-isu risiko pasar telah diidentifikasi the market risk issues are adequately identified
secara memadai sebelum diluncurkan. prior to its launch.
175
Page 550
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Direksi mendelegasikan wewenang kepada The Board of Directors delegates authority to the
Komite Aktiva dan Pasiva (ALCO) untuk Assets and Liabilities Committee (ALCO) to
melakukan pengawasan aktif terhadap conduct active monitoring on market risk
manajemen risiko pasar. ALCO melakukan kajian management. ALCO reviews and provides
dan memberikan arahan atas seluruh hal terkait direction on all market risk related matters.
risiko pasar.
Bank menggunakan Pendekatan Standar untuk The Bank adopts the Standardized Approach to
menghitung modal risiko pasar sesuai dengan calculate the regulatory market risk capital in
ketentuan OJK tentang Kewajiban Penyediaan compliance with OJK’s regulation on Capital
Modal Minimum. Bank memiliki modal yang kuat Adequacy Ratio. The Bank has a strong capital
dengan rasio kecukupan modal sebesar masing- base with Capital Adequacy Ratio of 18.32% and
masing 18,32% dan 16,57% pada tanggal 16.57% as of 31 December 2023 and 2022,
31 Desember 2023 dan 2022. Modal Bank lebih respectively. The Bank’s capital is more than
dari cukup untuk menutup potensi kerugian yang sufficient to cover any potential losses that might
mungkin timbul dari fluktuasi tingkat bunga dan arise from interest rate and exchange rate
nilai tukar. fluctuations.
Untuk kepentingan pemantauan dan pelaporan For the purposes of internal monitoring and
internal, risiko pasar secara portofolio diukur dan reporting, market risk on a portfolio basis is
dikontrol menggunakan model internal. Bank measured and controlled based on internal models.
mengadopsi Expected Shortfall (ES) dengan The Bank adopts the Expected Shortfall (ES) using
menggunakan pendekatan simulasi historis untuk historical simulation approach to measure the
mengukur potensi kerugian pada tingkat potential loss at a 97.5% confidence level (using
kepercayaan sebesar 97,5% (mengambil rata- average of seven days worst losses) based on 300
rata tujuh hari kerugian paling buruk) dengan days historical price changes. ES estimation are
menggunakan data historis selama 300 hari. back- tested against profit or loss of trading book
Perkiraan ES diuji kembali (back-testing) dengan (actual or hypothetical profit or loss) as a
menggunakan data laba rugi pada trading book verification process of the accuracy and robustness
(baik itu laba rugi aktual maupun laba rugi of the methodology. The back-testing process
hipotesis) sebagai suatu proses verifikasi analyses whether the exceptions are due to model
keakuratan dan ketahanan metodologi tersebut. deficiencies or market volatility. All model
Proses pengujian kembali ini dilakukan guna deficiencies are addressed with appropriate model
menganalisa apakah penyimpangan yang terjadi enhancements.
disebabkan oleh kelemahan pada model
perhitungan atau karena volatilitas pasar. Seluruh
penyimpangan pada model ditujukan untuk
penyempurnaan model tersebut.
Berdasarkan hasil model back-testing, Based on back-testing result, the ES forecast
pengukuran ES telah memadai terhadap kerugian model was adequate to the hypothetical and actual
hipotesis dan aktual yang terjadi untuk periode loss for the whole year result. To complement the
satu tahun. Untuk melengkapi pengukuran ES ES measurement, stress-test is performed on the
tersebut, stress-test dilakukan pada portofolio trading portfolio in order to identify the Bank’s
trading untuk mengidentifikasi ketahanan Bank vulnerability in the event of crisis.
dalam kondisi krisis.
176
Page 551
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
Perhitungan ES telah memperhitungkan faktor ES calculation already includes correlation factors
korelasi antar instrumen pada seluruh posisi across instruments in trading book portfolios of the
trading book Bank (tidak diaudit). Bank (unaudited).
31 Desember/31 December 2023
(dalam jutaan Rupiah/in millions of Rupiah)
Akhir tahun/ Tinggi/ Rendah/ Rata-rata/
Year end High Low Average
Total ES 20.120 20.268 10.208 16.066 Total ES
a. Risiko nilai tukar a. Foreign exchange risk
Risiko nilai tukar adalah risiko pada Foreign exchange risk is the risk to earnings
pendapatan dan nilai ekonomis dari aset, and economic value of foreign currency
kewajiban, dan derivatif keuangan dalam assets, liabilities and financial derivatives
mata uang asing yang disebabkan oleh caused by fluctuation in foreign exchange
fluktuasi nilai tukar. rates.
Risiko nilai tukar dikelola melalui kebijakan Foreign exchange risk is managed through
dan limit risiko yang disetujui oleh ALCO. policies and risk limits approved by the Asset
Limit tersebut meliputi limit Expected and Liability Committee (ALCO). The limits
Shortfall, FX NOP, PV01, eksposur include Expected Shorfall, FX NOP, PV01,
berdasarkan mata uang, maksimum tenor, exposures by currency, maximum tenors and
dan lainnya. Market Risk Management & others. Market Risk Management & Product
Product Control secara harian memantau Control on a daily basis monitors market risk
aktivitas risiko pasar dan/atau ekposur activities and/or exposures against the
terhadap limit yang telah disetujui oleh approved ALCO limits, and escalates any
ALCO, dan melaporkan kejadian excesses to appropriate officers for
pelampauan limit kepada pejabat terkait approval/ratification.
untuk mendapatkan persetujuan/
pengesahan.
Risiko nilai tukar Bank dinilai relatif rendah Foreign exchange risk is assessed at relatively
dikarenakan Posisi Devisa Neto (PDN) Bank low as Bank’s Net Open Position (NOP)
tercatat sangat rendah, dimana pada tanggal recorded very low, which at 31 December
31 Desember 2023, NOP tercatat sebesar 2023 the Bank’s NOP has recorded only 4.2%
4,2% dari modal keseluruhan Bank atau di from total capital of the Bank or below
bawah ketentuan regulator. Berdasarkan regulator requirement. Based on simulation,
simulasi, setiap pelemahan mata uang any weakening of IDR currency around 100
Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pips against USD would result in potential
sebesar 100 pips akan menimbulkan potensi losses of Rp4.6 billion.
kerugian sebesar Rp4,6 miliar.
b. Risiko suku bunga pada banking book b. Interest rate risk in the banking book
Risiko suku bunga pada banking book Interest rate risk in the banking book is defined
didefinisikan sebagai risiko potensi as the risk of potential reduction in or loss of
penurunan atau kerugian pada rentabilitas earnings (net interest income) and capital (the
(pendapatan bunga bersih) dan modal (nilai economic value of the Bank) due to changes
ekonomis Bank) akibat perubahan dari suku in interest rates.
bunga.
177
Page 552
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko pasar (lanjutan) Market risk (continued)
b. Risiko suku bunga pada banking book b. Interest rate risk in the banking book
(lanjutan) (continued)
Eksposur dinilai secara bulanan Exposure is quantified on a monthly basis
menggunakan perangkat analisa statis dan using static and simulation analysis tools such
simulasi seperti jadwal repricing dan analisa as repricing schedules and sensitivity analysis.
sensitivitas. Perangkat tersebut dapat They provide indications of the potential
memberikan indikasi atas dampak potensial impact of interest rate changes on interest
perubahan suku bunga pada pendapatan income and price value through analysis of the
bunga dan harga melalui analisa sensitivitas sensitivity of assets and liabilities from any
pada aktiva dan pasiva ketika suku bunga changes in interest rates. Mismatches in the
mengalami perubahan. Kesenjangan pada longer tenor will experience greater change in
tenor yang lebih panjang akan mengalami the price-value of interest rate positions than
perubahan price-value yang lebih besar similar positions in the shorter tenor.
dibandingkan dengan posisi serupa pada
tenor yang lebih pendek.
Nilai Ekonomis pada Ekuitas (EVE) Economic Value of Equity (EVE) is applied to
diterapkan untuk mengukur risiko suku measure the interest rate risk from any
bunga dari perubahan suku bunga changes of interest rate using a variety of
menggunakan berbagai macam skenario interest rate scenarios such as changes in
suku bunga seperti perubahan bentuk pada shape of the curve of interest rates which
kurva suku bunga yang meliputi skenario include extreme changes in the interest rate
perubahan suku bunga yang ekstrim. scenario.
EVE banking book pada tanggal EVE banking book as of 31 December 2023
31 Desember 2023 tercatat sebesar was recorded at Rp1,345.91 billion
Rp1.345,91 miliar (tidak diaudit) atau (unaudited) or 8.62% of Tier 1 capital,
sebesar 8,62% dari modal inti, sedangkan meanwhile PV01 banking book was recorded
PV01 banking book sebesar Rp1.713,06 juta at Rp1,713.06 million (unaudited). That means
(tidak diaudit). Hal ini berarti, setiap kenaikan any increment of 1 bps on market interest rate
1 bps pada suku bunga pasar akan is expected to have an impact on the Bank's
memberikan dampak potensial kerugian potential losses amounting to Rp1,713.06
pada Bank sebesar Rp1.713,06 juta (tidak million (unaudited). While delta NII was
diaudit). Sedangkan Delta NII terhitung recorded at Rp Rp586.67 billion (unaudited).
sebesar Rp586,67 miliar (tidak diaudit).
Risiko likuiditas Liquidity risk
Risiko likuiditas didefinisikan sebagai risiko yang Liquidity risk is defined as the risk that arises from
muncul akibat ketidakmampuan Bank untuk its inability to meet its obligations to customer and
memenuhi kewajiban keuangannya baik terhadap regulator without incurring significant costs or
nasabah maupun regulator, tanpa menimbulkan losses.
biaya atau kerugian yang signifikan.
178
Page 553
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Pengukuran utama yang digunakan oleh Bank The key measures used by the Bank for managing
dalam mengelola risiko likuiditas adalah dengan liquidity risk with measuring and monitoring
mengukur dan memantau Liquidity Coverage Liquidity Coverage Ratio (LCR), Net Stable
Ratio (LCR), Net Stable Funding Ratio (NSFR) Funding Ratio (NSFR) and Net Cumulative Outflow
dan Net Cumulative Outflow (NCO) dengan (NCO) with using cash ‘business as usual’ scenario
menggunakan skenario ’business as usual’ serta also by monitoring the other liquidity ratios as early
memantau rasio-rasio likuiditas lainnya sebagai warning indicator i.e., percentage decreased in
indikator peringatan dini seperti rasio penurunan non-bank deposits, top 50 and 20 non-bank
simpanan bukan bank, rasio 50 dan 20 nasabah depositors’ ratios, swap funding ratio, undrawn
terbesar bukan bank, rasio pendanaan melalui facility ratio and top single bank depositor. Cash
swap, rasio undrawn facility dan nasabah flow projection is using behavioral modelling to
terbesar bank. Proyeksi arus kas menggunakan ensure that the cash flow reflects the business-as-
behavioral modelling untuk memastikan arus kas usual behavior.
telah mencerminkan perilaku kegiatan bisnis
dalam kondisi normal.
Di samping itu, Bank juga melakukan Besides, the Bank also monitors the stability of its
pemantauan secara berkala terhadap stabilitas core deposits on a regular basis which consists of
pendanaan inti yang terdiri dari dana-dana stabil stable non-bank deposits such as demand
bukan bank seperti giro, tabungan, dan deposito deposits, saving accounts, and time deposits by
berjangka melalui analisa terhadap volatilitasnya. analyzing their volatility overtime.
Bank juga memantau stress-testing limit dengan The Bank also monitors stress-test limit using
skenario ‘Bank Specific Crisis’ dan ‘General ‘Bank Specific Crisis’ and ‘General Market Crisis’
Market Crisis’. scenarios.
Pada tanggal 31 Desember 2023, Bank telah As of 31 December 2023, the Bank has recorded
mencatat simpanan nasabah sebesar Rp119,3 Rp119.3 trillion of customer’s deposits which went
triliun atau naik sebesar 4,71% dibandingkan up by 4.71% compared to 31 December 2022,
dengan simpanan nasabah pada tanggal contributed by demand deposits which decreased
31 Desember 2022, dimana giro turun sebesar by 1.92% to Rp23.7 trillion, saving deposits which
1,92% menjadi Rp23,7 triliun, tabungan turun decreased by 3.01% to Rp37.5 trillion, and time
sebesar 3,01% menjadi Rp37,5 triliun, dan deposits which increased by 13.68% to Rp58.1
deposito berjangka naik sebesar 13,68% menjadi trillion.
Rp58,1 triliun.
LCR dan NSFR pada tanggal 31 Desember 2023 LCR and NSFR as of 31 December 2023 were
masing-masing berada pada level 399% dan maintained at level of 399% and 132% respectively
132% (tidak diaudit) dimana kedua rasio ini jauh (unaudited) which these two ratios were above
berada diatas ketentuan regulator sebesar 100%. regulatory minimum requirement level of 100%.
Bank secara berkesinambungan akan terus The Bank will continuously maintain the LCR and
menjaga tingkat LCR dan NSFR agar berada NSFR in a sound range.
dalam kisaran yang sehat.
Disamping itu pengukuran dan pemantauan In addition to the above measurement and
terhadap analisa gap, limit-limit yang ditetapkan, monitoring of the gap analysis, defined limits, stress
stress-testing, dan Rencana Pendanaan Darurat testing, and Contingency Funding Plan are
dilaksanakan secara konsisten. consistently implemented.
179
Page 554
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Rencana Pendanaan Darurat menjadi komponen The Contingency Funding Plan (CFP) is a critical
penting dalam kerangka kerja manajemen component of the liquidity management framework
likuiditas dan berfungsi sebagai perpanjangan and serves as an extension of the Bank’s
atas kebijakan operasional atau manajemen operational or daily liquidity management policy.
likuiditas sehari-hari. Walaupun Bank memantau Although the Bank periodically monitors liquidity
kebutuhan likuiditas dan pendanaan secara and funding requirements, it is important to
berkala, penting juga untuk mengetahui kejadian recognize the unexpected events, economic or
yang tak terduga, kondisi ekonomi dan pasar, market conditions, earnings problems or situations
masalah pendapatan atau situasi di luar kendali beyond its control that could cause a liquidity crisis.
yang dapat menyebabkan krisis likuiditas. The CFP outlines the actions to be taken by the
Rencana Pendanaan Darurat menguraikan Bank in the event of a liquidity crisis and would be
tindakan yang harus diambil oleh Bank pada saat activated in the event of a liquidity stress situation.
terjadi krisis likuiditas dan akan diaktifkan jika
terjadi krisis atau liquidity stress.
Hal ini berfungsi untuk mengidentifikasi dan It serves to identify and recognize a liquidity crisis,
mengetahui potensi krisis likuiditas, menentukan define the appropriate management
tanggung jawab dan tindakan manajemen yang responsibilities and responses during a crisis,
terkait pada saat krisis, memperbaiki area yang rectify areas of concern and ensure that information
menjadi perhatian dan memastikan bahwa arus flows remain timely and uninterrupted so it can
informasi tepat waktu sehingga dapat facilitate quick and effective decision-making.
memfasilitasi pengambilan keputusan secara
cepat dan efektif.
Tingkat kerumitan dan detail dari rencana The level of sophistication and detail of the plan
tersebut disesuaikan dengan kompleksitas, would commensurate with the complexity, risk
eksposur risiko, aktivitas, produk, dan struktur exposure, activities, products and organization
organisasi Bank untuk menentukan indikator yang structure of the Bank to identify the indicators that
paling relevan untuk digunakan dalam mengelola are most relevant to its management of liquidity and
likuiditas dan pendanaan. Selain itu, Bank juga funding. In addition, the Bank also has established
telah menetapkan Liquidity Crisis Management a Liquidity Crisis Management Team which is
Team yang bertanggung jawab untuk responsible to evaluate the liquidity position and
mengevaluasi posisi likuiditas dan menentukan decide the actions to be taken when crisis occurs.
tindakan yang akan diambil pada saat terjadi
krisis.
Analisa arus kas mengenai kebutuhan The cash flow analysis of net funding requirement
pendanaan bersih melibatkan penyusunan involves the preparation of cash flow mismatch
laporan arus kas berdasarkan jatuh tempo based on actual contractual and behavioral
(kontraktual) aktual dari arus kas tersebut maturity. Contractual cash flow profiles allocate the
maupun secara behavioral. Profil arus kas assets, liabilities and off-balance sheet items into
kontraktual mengalokasikan aset-aset, liabilitas- time band by remaining maturity of the assets,
liabilitas dan rekening administratif ke dalam liabilities and off balance sheet items. While
jangka waktu berdasarkan sisa jatuh tempo aset, behavioral cash flow is based on Business As
liabilitas, dan rekening administratif tersebut. Usual (BAU). In behavioral cash flow, core non-
Sedangkan arus kas secara behavioral core measurement is conducted.
berdasarkan perilaku arus kas secara bisnis pada
umumnya. Dalam arus kas secara perilaku bisnis
pada umumnya, dilakukan pengukuran arus kas
yang menetap (Core) maupun tidak menetap
(Non Core).
Dari analisa arus kas secara perilaku bisnis pada From the behaviour or Business As Usual (BAU)
umumnya, diperoleh gap Net Cumulative Outflow cash flow analysis, it is obtained the expected Net
(NCO) yang diperkirakan akan dihadapi Bank dan Cumulative Outflow (NCO) gap that will be
dilakukan pengawasan secara harian. encountered by the Bank and is monitored in daily
basis.
180
Page 555
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko likuiditas (lanjutan) Liquidity risk (continued)
Tabel jatuh tempo aset dan liabilitas Bank Maturity table of the Bank’s asset and liabilities
berdasarkan jangka waktu kontraktual yang based on contractual can be seen in Note 40.
tersisa dapat dilihat pada Catatan 40.
Risiko operasional Operational risk
Risiko operasional didefinisikan sebagai risiko Operational Risk is defined as the risk of loss
yang terjadi sebagai akibat dari ketidakcukupan resulting from inadequate or failed internal
atau kegagalan proses internal, manusia dan processes, people and systems or from various
sistem atau dari berbagai peristiwa eksternal. external events. Potential loss may be in the form
Potensi kerugian dapat berupa kerugian finansial of financial loss or other damages, for example,
atau dampak buruk lainnya, misalnya, kehilangan loss of reputation and public confidence that will
reputasi dan kepercayaan publik yang berdampak impact the Bank’s credibility and ability to transact,
pada kredibilitas Bank dan kemampuan untuk maintain liquidity and obtain new business.
bertransaksi dan menjaga likuiditas dan
memperoleh bisnis baru.
Bank telah menetapkan Kerangka Kerja dan The Bank has established an Operational Risk
Kebijakan Manajemen Risiko Operasional Management Framework and Policy as a
sebagai pendekatan terstruktur untuk systematic approach to identify, measure, monitor
mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan and mitigate operational risk. The framework
memitigasi risiko operasional. Kerangka kerja consists of governance structure, policies and
tersebut terdiri dari struktur tata kelola, kebijakan standards, enforcement of risk culture and
dan prosedur, pelaksanaan budaya dan awareness, methodology and tools, risk
kesadaran risiko, metodologi dan perangkat, monitoring, mitigation, and reporting, regulatory
pengawasan, mitigasi dan pelaporan risiko, capital and also reviews and audit.
peraturan permodalan serta peninjauan risiko dan
audit.
Ambang batas untuk risiko operasional telah Operational risk thresholds have been established
ditetapkan, termasuk namun tidak terbatas pada: through, including but not limited to, the following:
Risk Appetite Statement. Risk Appetite Statement.
Risk Assessment Matrix. Risk Assessment Matrix.
Batas pemicu yang menjadi bagian dari Trigger limit embedded in the Key Operational
pengawasan rutin atas Key Operational Risk Risk Indicators.
Indicators.
Direksi melakukan pengawasan secara aktif The Board of Directors performs active supervision
terhadap pengelolaan risiko operasional melalui towards operational risk management through Risk
Komite Manajemen Risiko. Management Committee.
Bank telah menerapkan dan secara berkelanjutan The Bank has implemented and continuously
mengembangkan infrastruktur berupa sistem dan develops the infrastructure in the form of system
perangkat untuk mendukung pelaksanaan and tools to support the identification,
identifikasi, pengukuran, pengendalian dan measurement, control and monitoring of
pengawasan manajemen risiko operasional. operasional risk management. The system enables
Sistem yang ada mendukung kolaborasi dalam collaboration in implementing operational risk
penerapan perangkat-perangkat dan pelaporan management tools and reports such as Key Risk
manajemen risiko operasional, seperti Key Risk Control Self Assessment (KRCSA), General
Control Self Assessment (KRCSA), General Operating & Control Environment Questionnaire
Operating & Control Environment Questionnaire (GOCEQ), Key Operational Risk Indicator (KORI),
(GOCEQ), Key Operational Risk Indicator (KORI), Management Risk Awareness (MRA), Incident
Management Risk Awareness (MRA) dan Risk Reporting to identify operational risk incidents
Incident Risk Reporting. in all working units and branches.
181
Page 556
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko operasional (lanjutan) Operational risk (continued)
Secara konsisten Bank melaksanakan program The Bank consistently performs programmes and
dan inisiatif untuk meningkatkan kemampuan initiatives in order to improve the Bank's capability
Bank dalam mengelola risiko operasional: in managing its operational risk:
Membuat dan melakukan pengkinian Development and review of operational risk
terhadap kerangka kerja dan kebijakan management framework, policies, and other
manajemen risiko operasional serta policies guidelines relating to operational risk
kebijakan lainnya yang berkaitan dengan management.
pengelolaan risiko operasional.
Mengevaluasi secara berkala Operational Periodical review of current Operational Risk
Risk Appetite Statement (RAS) untuk Appetite Statement (RAS) to be aligned with
menyesuaikan dengan sasaran dan strategi the Bank's overall business objectives and
bisnis bank secara keseluruhan. strategy.
Pengembangan metode analisa dan laporan- Development of analysis methodology and
laporan manajemen risiko operasional. reports of operational risk management.
Menumbuhkan budaya risiko yang kuat Foster strong risk culture through risk culture
melalui operational risk management communication series in various events and
communication series di berbagai acara dan communication media.
media komunikasi.
Melakukan pengkajian atas sejumlah Reviewing new products/activities/third
produk/aktivitas/ pihak ketiga/prosedur baru. party/procedures.
Risiko kepatuhan Compliance risk
Risiko kepatuhan didefinisikan sebagai risiko Compliance risk is defined as the risk that occurs
yang timbul akibat Bank tidak mematuhi dan/atau due to the Bank’s failure to comply with and/or
tidak melaksanakan peraturan perundang- implement the prevailing laws and regulations.
undangan dan ketentuan yang berlaku.
Fungsi kerja kepatuhan telah menetapkan The compliance function has put in place the
langkah-langkah berikut untuk mengurangi dan following measures to mitigate and manage the
mengelola risiko kepatuhan terhadap peraturan: regulatory compliance risk:
A. Kebijakan dan prosedur kepatuhan A. Compliance policies and procedures
Sejalan dengan peraturan yang berlaku, In line with the regulations, the compliance
kebijakan kepatuhan telah dirumuskan untuk policy is formulated to define the scope,
menentukan cakupan, prinsip-prinsip dan principles and responsibilities for the effective
tanggung jawab untuk pengelolaan yang management of the compliance function. The
efektif dari fungsi kepatuhan. Pokok-pokok principal regulations as well as its objectives
pengaturan kepatuhan beserta tujuan are as follows:
pengaturannya adalah sebagai berikut:
1. Piagam Kepatuhan Bank 1. The Bank’s Compliance Charter
Mengatur mengenai Kerangka Kerja Governing the Bank’s Compliance
Fungsi Kepatuhan Bank (Compliance Framework as well as the roles and
Framework) serta peran dan tanggung responsibilities of all stakeholders.
jawab seluruh stakeholders.
182
Page 557
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Fungsi kerja kepatuhan telah menetapkan The compliance function has put in place the
langkah-langkah berikut untuk mengurangi dan following measures to mitigate and manage the
mengelola risiko kepatuhan terhadap peraturan: regulatory compliance risk: (continued)
(lanjutan)
A. Kebijakan dan prosedur kepatuhan (lanjutan) A. Compliance policies and procedures
(continued)
Sejalan dengan peraturan yang berlaku, In line with the regulations, the compliance
kebijakan kepatuhan telah dirumuskan untuk policy is formulated to define the scope,
menentukan cakupan, prinsip-prinsip dan principles and responsibilities for the effective
tanggung jawab untuk pengelolaan yang management of the compliance function. The
efektif dari fungsi kepatuhan. Pokok-pokok principal regulations as well as its objectives
pengaturan kepatuhan beserta tujuan are as follows: (continued)
pengaturannya adalah sebagai berikut:
(lanjutan)
2. Prosedur pengkajian kepatuhan 2. Procedures for compliance review
Mengatur mengenai mekanisme Governing the mechanism to identify
identifikasi kekurangan atau kelemahan control deficiencies or weaknesses in the
kontrol pada kebijakan, ketentuan, Bank’s internal policies, provisions,
sistem, dan prosedur internal Bank serta systems and procedures as well as the
mekanisme pemantauan risiko mechanism of risk-based approach in
kepatuhan dengan pendekatan berbasis compliance risk monitoring.
risiko (Risk-Based Approach).
3. Prosedur pemantauan komitmen Bank 3. Procedures in monitoring the Bank’s
dan tindak lanjut atas permintaan dari commitment and follow-up on requests
regulator terkait from related regulator
Mengatur mengenai mekanisme Governing the mechanism of compliance
pemenuhan kepatuhan dan fulfilment and implementation towards the
pelaksanaan terhadap komitmen yang commitments made by the Bank to the
dibuat oleh Bank kepada regulator. regulator.
4. Prosedur pengeskalasian dan pelaporan 4. Procedures in escalating and reporting
kejadian risiko kepatuhan compliance risk events
Mengatur mengenai mekanisme Governing the reporting mechanism in
pelaporan yang tepat waktu untuk setiap a timely manner for each breach or
pelanggaran atau ketidakpatuhan violation of the prevailing laws,
terhadap peraturan perundang- regulations and provisions.
undangan dan ketentuan yang berlaku.
5. Regulatory Risk Assessment (RRA) 5. Regulatory Risk Assessment (RRA)
Memberikan petunjuk dalam melakukan Providing guidance in performing RRA
proses RRA yang digunakan untuk process used to identify, manage and
mengidentifikasi, mengelola dan mitigate compliance risk within the Bank.
memitigasi risiko kepatuhan di Bank.
183
Page 558
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Fungsi kerja kepatuhan telah menetapkan The compliance function has put in place the
langkah-langkah berikut untuk mengurangi dan following measures to mitigate and manage the
mengelola risiko kepatuhan terhadap peraturan: regulatory compliance risk: (continued)
(lanjutan)
A. Kebijakan dan prosedur kepatuhan (lanjutan) A. Compliance policies and procedures
(continued)
Fungsi Kerja Compliance bekerja sama Compliance Function in cooperation with Risk
dengan Fungsi Kerja Risk Management dan Management Function and Internal Audit
Fungsi Kerja Internal Audit telah menerbitkan Function has issued Guidelines of Risk Based
Pedoman Penyesuaian Nilai Kinerja Employee Performance/Key Performance
Pegawai/Key Performance Indicator (KPI) Indicator (KPI) to ensure the effectiveness of
Berdasarkan Risiko untuk memastikan risk management and Good Corporate
efektivitas dari pelaksanaan manajemen Governance implementation, so that the Bank
risiko dan Good Corporate Governance, soundness rating can be maintained at a good
sehingga tingkat kesehatan Bank dapat rating.
terjaga pada peringkat yang baik.
Hingga tanggal 31 Desember 2023, Fungsi As of 31 Desember 2023, Compliance
Kerja Compliance telah mengkinikan Function has updated several internal
beberapa ketentuan internal antara lain provisions, namely the Marketing Material
Prosedur Marketing Material Checklist, Checklist Procedure, Staff Trading Policy, Staff
Kebijakan Perdagangan Staf atas Surat Trading Procedure, Compliance Charter, and
Berharga, Prosedur Perdagangan Staf atas Compliance Guidelines. Moreover,
Surat Berharga, Piagam Kepatuhan dan Compliance Function has also issued an
Pedoman Kepatuhan. Selain itu, Fungsi internal provision related to monitoring
Kerja Compliance juga telah menerbitkan mechanism for Customer data improvement in
ketentuan internal terkait mekanisme order to support Integrated Commercial Bank
pemantauan atas perbaikan data Nasabah Report.
dalam rangka mendukung Laporan Bank
Umum Terintegrasi.
B. Pemantauan indikator keuangan B. Monitoring the financial indicator
Beberapa indikator kunci seperti rasio Several key indicators such as minimum
persyaratan modal minimum, kualitas aktiva capital adequacy ratio, earning asset quality,
produktif, rasio NPL, batas maksimum NPL ratio, legal lending limit, statutory reserve
pemberian kredit, persyaratan giro wajib requirement, macroprudential intermediation
minimum, rasio intermediasi ratio and net open position have been
makroprudensial dan posisi devisa neto telah established to monitor and identify potential
dibentuk untuk memantau dan compliance risks that may arise if the Bank
mengidentifikasi potensi risiko kepatuhan fails to comply.
yang mungkin timbul jika Bank gagal untuk
memenuhinya.
184
Page 559
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Fungsi kerja kepatuhan telah menetapkan The compliance function has put in place the
langkah-langkah berikut untuk mengurangi dan following measures to mitigate and manage the
mengelola risiko kepatuhan terhadap peraturan: regulatory compliance risk: (continued)
(lanjutan)
B. Pemantauan indikator keuangan (lanjutan) B. Monitoring the financial indicator (continued)
Divisi Operational Risk Management bekerja Operational Risk Management Division
sama dengan Fungsi Kerja Compliance, collaborates with Compliance Function,
khususnya Divisi Compliance Advisory and particularly Compliance Advisory and
Monitoring untuk melaporkan setiap potensi Monitoring Division to report any potential
pelanggaran atau pelanggaran atas violation or breach of the prevailing
ketentuan yang berlaku. Secara regulations. Bank has continuously enhanced
berkesinambungan, Bank meningkatkan the management of regulatory compliance
pengelolaan risiko kepatuhan terhadap risks. As of 31 December 2023, there have
peraturan. Sampai dengan tanggal been fines imposed by the regulator due to
31 Desember 2023 masih terdapat administrative errors related to inaccuracy or
pengenaan sanksi dari regulator atas delay in the preparation and/or submission of
kesalahan yang bersifat administratif, terkait routine regulatory reporting, such as
dengan ketidaktelitian atau keterlambatan Commercial Bank Daily Report (LHBU),
dalam penyusunan dan/atau penyampaian Securities Transaction Report, SLIK Report,
laporan-laporan rutin kepada Regulator, and Integrated Commercial Bank Report
seperti Laporan Harian Bank Umum (LHBU), (LBUT). In managing the compliance risk that
Laporan Transaksi Efek, Laporan SLIK, dan have arised from the administrative errors, the
Laporan Bank Umum Terintegrasi (LBUT). Bank’s management has provided direction
Dalam mengelola risiko kepatuhan yang and guidance as part of the continuous effort
timbul dari pengenaan sanksi tersebut, to ensure adherence to prevailing regulations
manajemen Bank telah memberikan at all times.
pengarahan dan himbauan sebagai bagian
dari upaya berkesinambungan dalam
memastikan kepatuhan terhadap ketentuan
yang berlaku.
Dalam penerapan Program Anti Pencucian In the implementation of Anti Money
Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Laundering (AML) and Countering the
Terorisme (PPT), Bank telah melakukan Financing of Terrorism (CFT) Program, Bank
langkah-langkah yang mencakup: has performed the following:
a) Pengawasan aktif dari Dewan Komisaris a) Active supervision of the Board of
dan Direksi, dengan melaksanakan: Commissioners and the Board of
Directors, by conducting:
- Penyelenggaraan rapat Komite Anti - Anti Money Laundering Committee
Money Laundering setiap bulannya; monthly meeting;
- Rapat berkala melalui forum rapat - Regular meeting in the form of
Dewan Komisaris, Direksi dan Board of Commissioners/Board of
Komite Manajemen Risiko untuk Directors and Risk Management
membahas antara lain hasil Committee meeting to discuss,
pelaksanaan program APU-PPT, among other the implementation of
perkembangan, pencapaian dan AML-CFT program, the
tindak lanjut yang akan diambil developments, achievements and
mengenai pengkinian data, kasus- the follow-up actions to be taken
kasus yang memerlukan perhatian regarding the updating of data,
khusus dari manajemen, dan tindak cases escalated for management
lanjut untuk meminimalisasi attention, and the follow-up to
kesalahan pelaporan. minimize the error in reporting.
185
Page 560
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Fungsi kerja kepatuhan telah menetapkan The compliance function has put in place the
langkah-langkah berikut untuk mengurangi dan following measures to mitigate and manage the
mengelola risiko kepatuhan terhadap peraturan: regulatory compliance risk: (continued)
(lanjutan)
B. Pemantauan indikator keuangan (lanjutan) B. Monitoring the financial indicator (continued)
Dalam penerapan Program Anti Pencucian In the implementation of Anti Money
Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Laundering (AML) and Countering the
Terorisme (PPT), Bank telah melakukan Financing of Terrorism (CFT) Program, Bank
langkah-langkah yang mencakup: (lanjutan) has performed the following: (continued)
b) Kebijakan dan prosedur dengan cara: b) Policies and procedures by conducting:
- Menjalankan Program APU-PPT - Formulating the AML-CFT Program
dalam kebijakan internal Bank yang within the Bank’s internal policy by
disesuaikan dengan aturan dari adopting the regulation from the
regulator dan 40 + 9 rekomendasi regulator and the FATF
FATF; recommendations of 40 + 9;
- Implementasi Program APU-PPT - Implementation AML-CFT Program
dalam bentuk SOP yang mencakup in the form of SOP that includes:
antara lain:
Penerimaan nasabah; Customer acceptance;
On-going review; On-going review;
Pelaporan kepada manajemen; Management reporting;
Pemantauan transaksi; Transaction monitoring;
Pelaporan kepada regulator. Regulatory reporting.
c) Sistem Pengendalian Internal: c) Internal Control System:
- Penunjukkan petugas/pejabat yang - Appointment of staff/officer
bertugas secara khusus dalam specifically tasked in monitoring the
pemantauan pelaksanaan proses implementation of the AML-CFT
dan program APU dan PPT pada process and programs in each
setiap unit bisnis dan unit business units and support units.
pendukung.
- Penyusunan SOP yang lebih rinci - Formulating more detailed SOP
terkait proses pelaksanaan program regarding AML-CFT program
APU dan PPT pada masing-masing implementation process in each
unit bisnis dan unit pendukung. business unit and supporting unit.
- Pengembangan metodologi - Development of AML-CFT risk
pengklasifikasian risiko APU dan classification methodology in the
PPT pada unit bisnis dan kantor business units and branches.
cabang.
- Pengembangan metodologi - Development of compliance testing
pengkajian kepatuhan terhadap methodology on the implementation
implementasi ketentuan APU-PPT. of AML-CFT regulation.
186
Page 561
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Fungsi kerja kepatuhan telah menetapkan The compliance function has put in place the
langkah-langkah berikut untuk mengurangi dan following measures to mitigate and manage the
mengelola risiko kepatuhan terhadap peraturan: regulatory compliance risk: (continued)
(lanjutan)
B. Pemantauan indikator keuangan (lanjutan) B. Monitoring the financial indicator (continued)
Dalam penerapan Program Anti Pencucian In the implementation of Anti Money
Uang (APU) dan Pencegahan Pendanaan Laundering (AML) and Countering the
Terorisme (PPT), Bank telah melakukan Financing of Terrorism (CFT) Program, Bank
langkah-langkah yang mencakup: (lanjutan) has performed the following: (continued)
d) Sistem Informasi Manajemen, dimana d) Management Information System, where
Bank telah memiliki: the Bank has established:
- Sistem untuk pemantauan transaksi - System for transaction monitoring
nasabah yang meliputi rekening which includes current/savings
tabungan/giro, deposito dan kartu accounts, time deposits and credit
kredit; cards;
- Sistem untuk melakukan - System for screening transaction
penyaringan atas transaksi (incoming and outgoing) of wire
(incoming maupun outgoing) transfer using SWIFT method
transfer dana yang menggunakan against the sanction list/regulatory
metode SWIFT terhadap daftar list/Bank UOB internal list and for
sanksi/daftar regulator/daftar message stripping detection;
internal Bank UOB dan untuk
mendeteksi message stripping;
- Sistem untuk melakukan proses - System for screening process
screening terhadap daftar through the black list/sanctions
hitam/daftar sanksi/daftar internal list/Bank UOB internal list/adverse
bank UOB/pemberitaan negatif news on AML-CFT;
tentang APU-PPT;
- Sistem aplikasi yang terkait dengan - Application system related to
pelaporan kepada regulator; regulatory reporting;
- Sistem untuk melakukan otomasi - System for automated assessing
penilaian peringkat risiko nasabah customer risk ratings based on
berdasarkan parameter yang telah predefined parameters and periodic
ditentukan sebelumnya dan review/trigger events.
pemeriksaan berkala/trigger event.
d) Sumber daya manusia dan pelatihan, di d) Human resource and training, where the
mana Bank telah: Bank already has:
- Melakukan proses Know Your - Conducted Know Your Employee
Employee (KYE) sebelum (KYE) process before employee
penerimaan karyawan dan recruitment and monitoring of
pemantauan terhadap profil employee profile;
karyawan;
- Melakukan pelatihan terkait dengan - Conducted training related to AML-
APU-PPT minimal 1 tahun sekali; CFT minimum once a year;
- Menerapkan metode pelatihan - Implemented training method
dengan cara: through:
i. Face to face: pelatihan di dalam i. Face to face: in class trainings/
kelas/ melalui media virtual; through virtual media;
ii. E-Learning: pelatihan yang ii. E-Learning: training by using
menggunakan aplikasi/modul application/module via online.
via online.
187
Page 562
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko kepatuhan (lanjutan) Compliance risk (continued)
Selain hal di atas, Fungsi Kerja Compliance juga Apart from the above, Compliance Function also
berperan penting sebagai penasehat dengan plays an important advisory role as it provides the
memberikan opini terkait ketentuan regulator dan business and other units with regulatory and
kepatuhan secara berkelanjutan kepada fungsi compliance advice on an ongoing basis.
kerja bisnis dan fungsi kerja lainnya.
Risiko strategis Strategic risk
Risiko strategis didefinisikan sebagai risiko akibat Strategic risk is defined as the risk due to poor
ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau setting and/or implementation of a strategic
pelaksanaan suatu keputusan strategis yang decision that has impact on the Bank’s profitability,
berdampak pada rentabilitas Bank serta and failure to anticipate any changes in the
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan business environment such as changes in banking
lingkungan bisnis seperti perubahan-perubahan industry, turmoil in the national economy, and
yang terjadi di industri perbankan, gejolak pada disruption in technological field.
perekonomian nasional, maupun disrupsi pada
bidang teknologi.
Kebijakan Manajemen Risiko Strategis telah Strategic Risk Management Policy has been
ditetapkan guna memfasilitasi seluruh fungsi kerja established in order to facilitate all functions in the
dalam melakukan identifikasi, pengukuran, identification, measurement, monitoring and
pemantauan, dan pelaporan risiko strategis. reporting of strategic risk.
Pengelolaan risiko strategis merujuk pada Strategic risk management refers to how the Bank
bagaimana Bank membuat suatu keputusan makes strategic decisions in response to significant
strategis untuk merespon segala perubahan changes in the current and prospective
lingkungan (internal dan eksternal) pada masa environment (internal and external) and how it
kini maupun pada masa yang akan datang, serta deploys capital and resources to achieve its
bagaimana modal dan sumber daya dialokasikan strategic goals.
guna mencapai tujuan strategis Bank.
Secara berkelanjutan, Bank melakukan On an ongoing basis, the Bank performs periodic
pengkajian ulang secara berkala atas pencapaian reviews on the achievement of financial targets and
target keuangan dan realisasi strategi. Seluruh realized strategies. All business functions are also
fungsi kerja bisnis juga bertanggung jawab untuk responsible for the monitoring of its strategic risks
memantau risiko strategis pada areanya dan and reporting promptly to related director or senior
melaporkan secara tepat waktu kepada direktur executive officers on any potential issues or
atau pejabat eksekutif senior terkait apabila problems that have strategic implications on the
terdapat isu potensial atau masalah yang memiliki Bank.
implikasi strategis terhadap Bank.
Seluruh fungsi kerja bertanggung jawab untuk All functions are responsible for the monitoring of
memantau risiko strategis. strategic risk.
Risiko hukum Legal risk
Risiko hukum didefinisikan sebagai risiko yang Legal risk is defined as the risk impacts on the
berakibat terhadap posisi finansial Bank, Bank’s financial position, operations or reputation,
operasional atau reputasi yang disebabkan caused by existence of lawsuits involving the Bank,
adanya tuntutan hukum yang melibatkan Bank, absence of supporting or developments in laws
ketiadaan peraturan perundang-undangan yang and regulations, weak contracts such as
mendukung atau perkembangannya, kelemahan unenforceable/ unfavourable/ defective/
perikatan seperti kontrak yang tidak dapat unintended contracts, or non-compliance with
dijalankan/ tidak menguntungkan/ mengandung applicable laws.
kesalahan/ tidak diinginkan, atau ketidakpatuhan
terhadap hukum yang berlaku.
188
Page 563
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko hukum (lanjutan) Legal risk (continued)
Bank melakukan pemantauan atas potensi risiko The Bank has monitored the potential legal risk that
hukum yang mungkin timbul dari ketidakjelasan might arise from lack of clarity of the
dalam kontrak/perjanjian, adanya perkara- contracts/agreements, litigation cases and
perkara litigasi dan jaminan, klaim, dan adanya collaterals, claims, and changes or absence of
perubahan atau ketiadaan peraturan clear regulations. In managing the legal risk, the
perundangan yang jelas. Dalam pengelolaan Bank conducted monitoring in all operational
risiko hukum, Bank melakukan pemantauan activities, mainly those involving the third parties,
komprehensif terhadap seluruh kegiatan which potentially can cause conflict of interest as
operasional, terutama yang melibatkan pihak well as lawsuits. Monitoring is conducted by
ketiga, yang berpotensi menimbulkan benturan developing standard agreements that include
kepentingan maupun tuntutan hukum. regulations and internal policies, reviewing
Pemantauan dilakukan dengan mengembangkan transactional agreements, and analyzing new
standar perjanjian meliputi peraturan dan products or activities for potential legal risks.
kebijakan internal, melakukan kaji ulang atas
perjanjian transaksional, dan menganalisa
potensi risiko hukum pada produk dan aktivitas
baru.
Risiko reputasi Reputation risk
Risiko reputasi dapat berdampak negatif pada Reputation risk is the adverse impact on the Bank’s
pendapatan, likuiditas, atau modal Bank yang income, liquidity, or capital arising from negative
timbul dari persepsi atau opini negatif stakeholder stakeholder perception or opinion of the Bank’s
terhadap praktik bisnis, kegiatan dan kondisi business practices, activities and financial
keuangan Bank. condition.
Pengelolaan risiko reputasi dilakukan melalui Risk management for reputation risk is conducted
pencegahan peristiwa yang dapat menyebabkan through prevention of events that could lead to
risiko reputasi terjadi, misalnya dengan reputation risk, for example by conducting a regular
melakukan pemantauan, komunikasi secara communication to related stakeholders and a
berkala kepada para pemangku kepentingan, dan series of activities such as corporate social
kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan. responsibility.
Mitigasi atas risiko reputasi dilakukan melalui Mitigation of reputation risk was performed through
pemantauan dan pengelolaan secara intensif atas intensive monitoring and management of negative
pemberitaan negatif di media massa atau news in mass media and negative sentiments in
percakapan negatif di media sosial oleh Divisi social media by Strategic Communications and
Strategic Communication and Brand. Divisi ini Brand Division. This division will regularly update
secara berkala akan melakukan sosialisasi dan and refresh communications policies to relevant
pembaharuan kebijakan komunikasi kepada stakeholders, particularly those appointed as the
pemangku kepentingan terkait, khususnya pihak- Bank’s spokespersons. Trainings on social media
pihak yang ditunjuk sebagai juru bicara Bank. ethics are also provided in an effort to mitigate
Pelatihan mengenai kode etik dalam sosial media reputation risks.
juga diberikan kepada seluruh karyawan sebagai
upaya mitigasi terkait risiko reputasi.
Kualitas layanan dan penanganan keluhan Service quality and handling of customer
nasabah telah ditingkatkan melalui pemantauan complaints have been improved through the
secara berkala dan pengembangan program regular monitoring and development programme
yang dilakukan oleh Divisi Customer Experience by Customer Experience and Advocacy Division.
and Advocacy.
189
Page 564
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
41. Kebijakan Manajemen Risiko (lanjutan) 41. Risk Management Policies (continued)
Risiko reputasi (lanjutan) Reputation risk (continued)
Upaya Bank dalam memitigasi risiko reputasi The Bank's efforts in mitigating reputation risk are
adalah sebagai berikut: as follow:
Melakukan tinjauan (evaluasi) dan revisi yang Revising and adjusting policy and guidance for
diperlukan atas kebijakan serta pedoman complaint handling.
dalam penanganan keluhan nasabah.
Mensosialisasikan seluruh revisi kebijakan Socializing all revised policies and complaint
tersebut serta alur kerja penanganan keluhan management procedure to all units.
pada seluruh unit.
Memaksimalkan peran Contact Centre Maximising the role of Contact Center by
dengan meningkatkan mekanisme untuk improving the complaint handling mechanism
menangani keluhan serta mendelegasikan and by delegation of duty regarding customer
beberapa wewenang penyelesaian keluhan complaints settlement.
nasabah.
Melakukan pemantauan pemberitaan media Monitoring media coverage and social media
massa dan media sosial setiap hari dengan on a daily basis with specific attention to
memberikan perhatian khusus kepada berita negative news, conversation or complaint
atau percakapan negatif atau keluhan which has the potential to impact the Bank’s
nasabah yang berpotensi berdampak reputation.
kepada reputasi.
Menjaga hubungan baik dengan media Maintain good relationship with media as part
sebagai bagian dari upaya mengatasi of negative news handling which could
dampak penyebaran berita negatif yang adversely impact the Bank’s reputation.
dapat berdampak pada reputasi perusahaan.
Melakukan evaluasi dan koordinasi secara Evaluating and coordinating regularly with
berkala dengan unit-unit terkait untuk related units to discuss customer complaint
membahas keluhan nasabah, mencari resolution, find out alternative solution
solusinya termasuk penyelesaian keluhan including complaint resolution as per
sesuai dengan Service Level Agreement determined by the Service Level Agreement
(SLA) yang ditentukan. (SLA).
Melakukan edukasi kepada para nasabah Educating related customers on the
mengenai pencegahan atas tindakan precautionary actions against fraud by placing
pemalsuan atau penipuan (fraud) dengan posters in branches and ATMs as well as
menempatkan poster di cabang dan ATM, through the display space on the ATM screen.
serta melalui iklan pada layar ATM.
Guna meningkatkan kualitas layanan serta In order to improve the service quality and to
mendorong loyalitas nasabah, maka Bank encourage the customer loyalty, the Bank
melakukan rapat Service Excellence Council conducts Service Excellence Council meeting
minimal empat kali dalam setahun. at least four times a year.
Melakukan coaching dan pemantauan Periodical coaching and monitoring of service
standar layanan untuk semua front-liner oleh standards for all front-liners by regional
penanggung jawab layanan wilayah secara Service PIC.
periodik.
Melakukan sosialisasi kepada seluruh bisnis Socialising process flow of complaint handling
segmen dan divisi terkait dengan alur proses to all business segments and divisions so that
penanganan keluhan agar dapat complaint can be followed up properly when it
ditindaklanjuti dengan benar. occurs.
Menanggapi keluhan nasabah secara tertulis Responding to customers’ complaints in
dengan segera dan benar baik keluhan yang writing as soon as possible and properly either
diterima melalui Contact Centre, Kantor for complaints received through Contact
Cabang, Media, Bank Indonesia (BI) dan Center, Branches, Media, Bank Indonesia (BI)
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). and Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
190
Page 565
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. Nilai Wajar Instrumen Keuangan 42. Fair Value of Financial Instruments
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The tables below present the comparison between
antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan the carrying values as reported in the statement of
dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar financial position and the fair values of all financial
semua aset keuangan dan liabilitas keuangan. assets and liabilities.
31 Desember/
31 December 2023
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Biaya perolehan yang diamortisasi Amortised cost
Kas 603.540 603.540 Cash
Giro pada Bank Indonesia 9.901.077 9.901.077 Currents accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 981.776 981.776 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 2.135.930 2.135.930 and other banks - net
Investasi keuangan - neto 12.649.460 12.649.460 Financial investments - net
Kredit yang diberikan - neto 79.911.842 79.911.842 Loans - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto 21.096.176 21.096.176 agreements to resell - net
Tagihan akseptasi - neto 2.498.666 2.498.666 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 987.526 987.526 Other assets*
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek yang diperdagangkan 2.758.236 2.758.236 Trading securities
Tagihan derivatif 840.694 840.694 Derivative receivables
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto 1.582.077 1.582.077 agreements to resell - net
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Investasi keuangan 20.401.765 20.401.765 Financial investments
Total 156.348.765 156.348.765 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Biaya perolehan yang diamortisasi Amortised cost
Liabilitas atas surat berharga yang dijual Liabilities on securities sold under
dengan janji dibeli kembali 13.295.961 13.295.961 repurchase agreement
Diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi Fair value through profit or loss
Liabilitas derivatif 1.222.600 1.222.600 Derivative payables
Liabilitas Lain-lain Other Liabilities
Liabilitas segera 473.355 473.355 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 119.282.541 119.282.541 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 1.398.759 1.398.759 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 199.137 199.137 Interest payables
Liabilitas akseptasi 2.412.181 2.412.181 Acceptance payables
Efek utang yang diterbitkan - neto 1.443.423 1.541.996 Debt securities issued - net
Liabilitas lain-lain** 2.044.497 2.044.497 Other liabilities**
Total 141.772.454 141.871.027 Total
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan * Other assets consists of interest receivables, security deposits and
transaksi spot. spot transactions.
** Liabilitas lain-lain terdiri dari biaya yang masih harus dibayar, ** Other liabilities consists of accrued expenses, security deposits and
setoran jaminan dan transaksi spot. spot transactions.
191
Page 566
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 42. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The tables below present the comparison between
antara nilai tercatat, seperti yang dilaporkan the carrying values as reported in the statement of
dalam laporan posisi keuangan dengan nilai wajar financial position and the fair values of all financial
semua aset keuangan dan liabilitas keuangan. assets and liabilities. (continued)
(lanjutan)
31 Desember/
31 December 2022
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Biaya perolehan yang diamortisasi Amortised cost
Kas 717.402 717.402 Cash
Giro pada Bank Indonesia 8.869.574 8.869.574 Currents accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain - neto 1.093.934 1.093.934 Current accounts with other banks - net
Penempatan pada Bank Indonesia Placement with Bank Indonesia
dan bank lain - neto 5.855.629 5.855.629 and other banks - net
Investasi keuangan - neto 12.028.074 12.028.074 Financial investments - net
Kredit yang diberikan - neto 81.298.571 81.298.571 Loans - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto 1.051.846 1.051.846 agreements to resell - net
Tagihan akseptasi - neto 3.683.199 3.683.199 Acceptance receivables - net
Aset lain-lain* 1.077.859 1.077.859 Other assets*
Diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Efek-efek yang diperdagangkan 593.778 593.778 Trading securities
Tagihan derivatif 1.320.737 1.320.737 Derivative receivables
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto 1.818.438 1.818.438 agreements to resell - net
Diukur pada nilai wajar Fair value through
melalui penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Investasi keuangan 15.925.082 15.925.082 Financial investments
Total 135.334.123 135.334.123 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Diukur pada nilai wajar
melalui laporan laba rugi Fair value through profit or loss
Liabilitas derivatif 1.400.535 1.400.535 Derivative payables
Liabilitas Lain-lain Other Liabilities
Liabilitas segera 192.839 192.839 Current liabilities
Simpanan dari nasabah 113.917.271 113.917.271 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 206.148 206.148 Deposits from other banks
Bunga yang masih harus dibayar 132.472 132.472 Interest payables
Liabilitas akseptasi 3.251.652 3.251.652 Acceptance payables
Efek utang yang diterbitkan - neto 1.595.668 1.716.580 Debt securities issued - net
Liabilitas lain-lain** 1.000.334 1.000.334 Other liabilities**
Total 121.696.919 121.817.831 Total
* Aset lain-lain terdiri dari piutang bunga, setoran jaminan dan * Other assets consists of interest receivables, security deposits and
transaksi spot. spot transactions.
** Liabilitas lain-lain terdiri dari biaya yang masih harus dibayar, ** Other liabilities consists of accrued expenses, security deposits and
setoran jaminan dan transaksi spot. spot transactions.
192
Page 567
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 42. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Nilai wajar aset dan liabilitas keuangan, kecuali The fair value of financial assets and liabilities,
efek-efek yang diperdagangkan, tagihan dan except for trading securities, derivative receivables
liabilitas derivatif, investasi keuangan yang and liabilities, financial investments available-for-
tersedia untuk dijual dan efek utang yang sale and debt securities issued, approximate its
diterbitkan, mendekati nilai tercatatnya karena carrying values because financial assets and
aset dan liabilitas keuangan dalam jumlah liabilities in significant amount have short-term
signifikan memiliki jangka waktu yang pendek period and/or the interest rate is frequently
dan/atau suku bunganya sering ditinjau ulang. reviewed. The fair value of derivative receivables
Tagihan dan liabilitas derivatif nilai wajarnya and liabilities are based on valuation technique.
dihitung berdasarkan teknik penilaian. Efek-efek Trading securities and financial investment at fair
yang diperdagangkan dan investasi keuangan value through other comprehensive income, its fair
yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan value is based on quoted or observable prices. The
komprehensif lain, nilai wajarnya berdasarkan fair value of debt securities issued are calculated
harga yang dapat diperoleh atau dapat using discounted cash flows using market interest
diobservasi. Nilai wajar dari efek utang yang rate.
diterbitkan dihitung menggunakan diskonto arus
kas berdasarkan tingkat suku bunga pasar.
Penilaian atas nilai wajar instrumen keuangan Valuation for the fair value of financial instruments
berdasarkan hierarki nilai wajar dapat dilihat pada based on the fair value hierarchy refer to Note 2af.
Catatan 2af.
Tabel di bawah ini menyajikan aset dan liabilitas The tables below show the asset and liabilities
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy
yang digunakan oleh Bank untuk menentukan used by the Bank in determining and disclosing the
dan mengungkapkan nilai wajar dari aset dan fair value of asset and liabilities:
liabilitas:
31 Desember/
31 December 2023
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset yang diukur pada
nilai wajar Assets measured at fair value
Investasi keuangan 20.401.765 - - 20.401.765 Financial investments
Efek-efek yang
diperdagangkan 2.758.236 - - 2.758.236 Trading securities
Tagihan derivatif - 840.694 - 840.694 Derivative receivables
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - 1.582.077 - 1.582.077 agreements to resell
Total aset yang diukur Total assets measured
pada nilai wajar 23.160.001 2.422.771 - 25.582.772 at fair value
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Kredit yang diberikan - neto - - 79.911.842 79.911.842 Loans - net
Investasi keuangan - neto - 12.649.460 - 12.649.460 Financial investments - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto - 21.096.176 - 21.096.176 agreements to resell - net
Agunan yang diambil alih - neto - - 157.602 157.602 Foreclosed assets - net
Properti terbengkalai - - 28.689 28.689 Abandoned property
Total aset yang nilai Total assets for which
wajarnya diungkapkan - 33.745.636 80.098.133 113.843.769 fair value are disclosed
Total 23.160.001 36.168.407 80.098.133 139.426.541 Total
193
Page 568
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 42. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan aset dan liabilitas The tables below show the asset and liabilities
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy
yang digunakan oleh Bank untuk menentukan used by the Bank in determining and disclosing the
dan mengungkapkan nilai wajar dari aset dan fair value of asset and liabilities: (continued)
liabilitas: (lanjutan)
31 Desember/
31 December 2023
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Liabilitas yang diukur pada
nilai wajar Liabilities measured at fair value
Liabilitas derivatif - 1.222.600 - 1.222.600 Derivative liabilities
Total liabilitas yang diukur Total liabilities measured
pada nilai wajar - 1.222.600 - 1.222.600 at fair value
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Efek utang yang diterbitkan
- neto - 1.541.996 - 1.541.996 Debt securities issued - net
Total liabilitas yang nilai Total liabilities for which
wajarnya diungkapkan - 1.541.996 - 1.541.996 fair value are disclosed
Total - 2.764.596 - 2.764.596 Total
31 Desember/
31 December 2022
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Aset yang diukur pada
nilai wajar Assets measured at fair value
Tagihan derivatif - 1.320.737 - 1.320.737 Derivative receivables
Efek-efek yang
diperdagangkan 593.778 - - 593.778 Trading securities
Investasi keuangan 15.925.082 - - 15.925.082 Financial investments
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - 1.818.438 - 1.818.438 agreements to resell
Total aset yang diukur Total assets measured
pada nilai wajar 16.518.860 3.139.175 - 19.658.035 at fair value
Aset yang nilai wajarnya Assets for which
diungkapkan fair value are disclosed
Kredit yang diberikan - neto - 78.157.797 3.140.774 81.298.571 Loans - net
Investasi keuangan - neto - 12.028.074 - 12.028.074 Financial investments - net
Tagihan atas surat berharga Receivables on securities
yang dibeli dengan janji purchased with
dijual kembali - neto - 1.051.846 - 1.051.846 agreements to resell - net
Agunan yang diambil alih - neto - - 174.021 174.021 Foreclosed assets - net
Properti terbengkalai - - 28.012 28.012 Abandoned property
Total aset yang nilai Total assets for which
wajarnya diungkapkan - 91.237.717 3.342.807 94.580.524 fair value are disclosed
Total 16.518.860 94.376.892 3.342.807 114.238.559 Total
194
Page 569
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
42. Nilai Wajar Instrumen Keuangan (lanjutan) 42. Fair Value of Financial Instruments (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan aset dan liabilitas The tables below show the asset and liabilities
yang diakui pada nilai wajar berdasarkan hierarki recognized at fair value based on the hierarchy
yang digunakan oleh Bank untuk menentukan used by the Bank in determining and disclosing the
dan mengungkapkan nilai wajar dari aset dan fair value of asset and liabilities: (continued)
liabilitas: (lanjutan)
31 Desember/
31 December 2022
Tingkat 1/ Tingkat 2/ Tingkat 3/
Level 1 Level 2 Level 3 Total
Liabilitas yang diukur pada
nilai wajar Liabilities measured at fair value
Liabilitas derivatif - 1.400.535 - 1.400.535 Derivative liabilities
Total liabilitas yang diukur Total liabilities measured
pada nilai wajar - 1.400.535 - 1.400.535 at fair value
Liabilitas yang nilai wajarnya Liabilities for which
diungkapkan fair value are disclosed
Efek utang yang diterbitkan
- neto - 1.716.580 - 1.716.580 Debt securities issued - net
Total liabilitas yang nilai Total liabilities for which
wajarnya diungkapkan - 1.716.580 - 1.716.580 fair value are disclosed
Total - 3.117.115 - 3.117.115 Total
43. Informasi Segmen Operasi 43. Operating Segment Information
Segmen operasi dilaporkan sesuai dengan Operating segments are reported in accordance
laporan internal Bank yang disiapkan untuk with the internal reporting provided to determine
mengambil keputusan operasional, yaitu Direksi operational decision, which is the Board of
yang bertanggung jawab untuk mengalokasikan Directors who are responsible for allocating
sumber daya ke segmen tertentu dan penilaian resources to certain segments and performance
atas performanya. assessments.
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 For the year ended 31 December 2023 and 2022,
Desember 2023 dan 2022, Bank diorganisasikan the Bank is organized into three operating
ke dalam tiga segmen operasi berdasarkan segments based on products and services as
produk dan jasa sebagai berikut: follows:
- Wholesale yang terdiri segmen commercial - Wholesale consists of commercial banking,
banking, corporate banking, financial institution corporate banking, financial institution group,
group, multi national companies, treasury dan multi national companies, treasury and
investment banking. investment banking segment.
- Retail yang terdiri dari segmen personal - Retail yang terdiri dari segmen personal
financial services, kartu kredit, privillage financial services, kartu kredit, privillage banking
banking dan digital banking. dan digital banking.
- Lain-lain yang terdiri dari segmen yang tidak - Lain-lain yang terdiri dari segmen yang tidak
dapat dialokasikan ke segmen wholesale atau dapat dialokasikan ke segmen wholesale atau
retail. retail.
195
Page 570
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. Informasi Segmen Operasi (lanjutan) 43. Operating Segment Information (continued)
Tabel berikut menyajikan informasi segmen bisnis The tables below show the business segment
Bank berdasarkan segmen operasi: information of the Bank based on operating
segment:
31 Desember/31 December 2023
Lainnya/
Wholesale Retail Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 4.641.625 2.099.479 (15.897 ) 6.725.207 Income*
Beban** (1.621.116 ) (2.126.895 ) (1.268.552 ) (5.016.563) Expenses**
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (663.602 ) (60.762 ) (72.591 ) (796.955) losses
Laba sebelum beban pajak 2.356.907 (88.178 ) (1.357.040 ) 911.689 Income before tax expense
Beban pajak (236.726) Tax expense
Laba tahun berjalan 674.963 Income for the year
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 136.661.664 17.324.817 8.559.825 162.546.306 Total assets
Jumlah liabilitas 94.702.419 42.065.411 8.177.047 144.944.877 Total liabilities
31 Desember/31 December 2022
Lainnya/
Wholesale Retail Others Total
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 4.644.408 1.718.464 185.370 6.548.242 Income*
Beban** (1.415.263) (1.785.973) (599.681) (3.800.917) Expenses**
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai (804.999) (84.664) (709.449) (1.599.112) losses
Laba sebelum beban pajak 2.424.146 (152.173) (1.123.760) 1.148.213 Income before tax expense
Beban pajak (196.652) Tax expense
Laba tahun berjalan 951.561 Income for the year
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 121.375.195 10.703.521 6.197.391 138.276.107 Total assets
Jumlah liabilitas 82.342.099 33.614.996 6.957.670 122.914.765 Total liabilities
* Pendapatan terdiri dari Pendapatan bunga neto, Pendapatan operasional lainnya, dan * Income consists of Interest income-net, Other operating income, and Non-operating income.
Pendapatan non-operasional.
** Beban terdiri dari Gaji dan kesejahteraan karyawan dan Beban umum dan administrasi. ** Expense consists of Salaries and employee’s benefits and General and administrative expenses.
Informasi yang berkaitan dengan segmen Information concerning the geographical segments
geografis Bank disajikan dalam tabel di bawah ini: of the Bank are set out in the tables below:
31 Desember/31 December 2023
Jawa Timur
Jakarta/ Sumatera/ dan Bali/ Total
Jakarta Sumatera East Java
and Bali
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 5.375.831 697.677 651.699 6.725.207 Income*
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 130.088.872 15.934.794 16.522.640 162.546.306 Total assets
196
Page 571
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
43. Informasi Segmen Operasi (lanjutan) 43. Operating Segment Information (continued)
Informasi yang berkaitan dengan segmen Information concerning the geographical segments
geografis Bank disajikan dalam tabel di bawah ini: of the Bank are set out in the tables below:
(lanjutan) (continued)
31 Desember/31 December 2022
Jawa Timur
Jakarta/ Sumatera/ dan Bali/ Total
Jakarta Sumatera East Java
and Bali
Laporan laba rugi Statement of profit or loss
dan penghasilan and other comprehensive
komprehensif lain income
Pendapatan* 5.289.219 616.989 642.034 6.548.242 Income*
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Jumlah aset 109.549.390 13.996.909 14.729.808 138.276.107 Total assets
* Pendapatan terdiri dari Pendapatan bunga neto, Pendapatan operasional lainnya, dan * Income consists of Interest income-net, Other operating income, and Non-operating income.
Pendapatan non-operasional.
** Beban terdiri dari Gaji dan kesejahteraan karyawan dan Beban umum dan administrasi. ** Expense consists of Salaries and employee’s benefits and General and administrative expenses.
44. Penitipan Harta 44. Custodianship
Bank juga memberikan jasa penitipan harta. Total The Bank engages in the provision of custodial
uang jasa yang diterima dari pemberian jasa ini services. Total fees received from custodial
pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 services as of 31 December 2023 and 2022
adalah masing-masing sebesar Rp6.708 dan amounted to Rp6,708 and Rp7,513, respectively.
Rp7.513. Pada tanggal 6 Juli 2010, Bank telah On 6 July 2010, the Bank has obtained a Decree of
memperoleh Surat Keputusan Badan Pengawas the Capital Market and Financial Institutions
Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP- Supervisory Agency No. KEP-287/BL/2010 about
287/BL/2010 tentang Penetapan Penggunaan The Stipulation of Use of Approval of Commercial
Persetujuan Bank Umum Sebagai Kustodian atas Bank as Custodian on behalf of PT Bank UOB
nama PT Bank UOB Indonesia. Indonesia.
45. Tambahan Informasi Arus Kas 45. Supplementary Cash Flow Information
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing
pendanaan pada laporan arus kas adalah sebagai activities in the cash flow statement are as follows:
berikut:
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2023 Proceeds Payment changes exchange 2023
Efek utang yang
diterbitkan - neto 1.595.668 - (155.000) 2.755 - 1.443.423 Debt securities issued - net
Liabilitas sewa 83.516 - (60.087) 164.109 - 187.538 Lease liabilities
Total 1.679.184 - (215.087) 166.864 - 1.630.961 Total
Arus kas/Cash flows Perubahan
1 Januari/ non-kas/ Selisih kurs/ 31 Desember/
1 January Penerimaan/ Pembayaran/ Non-cash Foreign 31 December
2022 Proceeds Payment changes exchange 2022
Surat berharga yang dijual Securities sold under
dengan janji dibeli kembali 12.878 - (12.981) - 103 - agreements to repurchase
Efek utang yang
diterbitkan - neto 1.498.366 100.000 - (2.698) - 1.595.668 Debt securities issued - net
Liabilitas sewa 58.708 - (52.542) 77.350 - 83.516 Lease liabilities
Total 1.569.952 100.000 (65.523) 74.652 103 1.679.184 Total
197
Page 572
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. Standar Akuntansi yang Telah Disahkan 46. Accounting Standards Issued but not yet
Namun Belum Berlaku Efektif Effective
Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai The accounting standards that have been issued
tanggal penerbitan laporan keuangan Bank up to the date of issuance of the Bank’s financial
namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut statements, but not yet effective are disclosed
ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan below. The management intends to adopt these
standar-standar tersebut yang dipertimbangkan standards that are considered relevant to the Bank
relevan terhadap Bank pada saat efektif, dan when they become effective, and the impact to the
dampaknya terhadap posisi dan kinerja keuangan financial position and performance of the Bank is
Bank masih diestimasi pada tanggal penerbitan still being estimated as at the authorisation date of
laporan keuangan ini. this financial statements.
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after 1 January 2024
1 Januari 2024
Pilar Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Pillars
Standar ini memberikan persyaratan dan These standards provides requirements and
pedoman bagi entitas untuk menerapkan standar guidelines for entities to apply the correct financial
akuntansi keuangan yang benar dalam menyusun accounting standards in preparing general purpose
laporan keuangan bertujuan umum. Akan ada 4 financial statements. There will be 4 (four) financial
(empat) standar akuntansi keuangan yang saat ini accounting standards that are currently applied in
diterapkan di Indonesia, yaitu: Indonesia, namely:
- Pilar 1 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 1 International Financial Accounting
Internasional, Standards,
- Pilar 2 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 2 Indonesian Financial Accounting
Indonesia (PSAK), Standards (PSAK),
- Pilar 3 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 3 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Swasta/Standar Standards for Private Entities/Indonesian
Akuntansi Keuangan Indonesia untuk Entitas Financial Accounting Standards for Entities
Tanpa Akuntabilitas Publik, dan without Public Accountability, and
- Pilar 4 Standar Akuntansi Keuangan - Pillar 4 Indonesian Financial Accounting
Indonesia untuk Entitas Mikro Kecil dan Standards for Micro Small and Medium
Menengah. Entities.
Standar Akuntansi Keuangan Internasional International Financial Accounting Standard
Standar ini merupakan adopsi penuh dari This standard is a full-adoption of International
International Financial Reporting Standards Financial Reporting Standards (“IFRS”) which is
(“IFRS”) yang diterjemahkan kata demi kata dan translated in a word-for-word basis and there is no
tidak ada modifikasi dari Standar IFRS, termasuk modifications from IFRS Standards, including the
tanggal efektifnya. Entitas yang memenuhi effective date. Entities that meet the requirements
persyaratan dapat menerapkan standar ini, sejak can apply this standard, from the effective date.
tanggal efektif.
Nomenklatur Standar Akuntansi Keuangan Financial Accounting Standards Nomenclature
Standar ini ini mengatur penomoran baru untuk This standard regulates the new numbering for
standar akuntansi keuangan yang berlaku di financial accounting standards applicable in
Indonesia yang diterbitkan oleh DSAK IAI. Indonesia issued by DSAK IAI.
198
Page 573
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. Standar Akuntansi yang Telah Disahkan 46. Accounting Standards Issued but not yet
Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan) Effective (continued)
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after 1 January 2024 (continued)
1 Januari 2024 (lanjutan)
Amandemen PSAK 1: Liabilitas Jangka Panjang Amendment of PSAK 1: Non-current Liabilities with
dengan Kovenan Covenants
Amandemen ini menentukan persyaratan untuk The amendments specify the requirements for
mengklasifikasikan suatu liabilitas sebagai jangka classifying liabilities as current or non-current and
pendek atau jangka panjang dan menjelaskan: clarify:
hal yang dimaksud sebagai hak untuk what is meant by a right to defer settlement,
menangguhkan pelunasan,
hak untuk menangguhkan pelunasan harus the right to defer must exist at the end of the
ada pada akhir periode pelaporan, reporting period,
klasifikasi tersebut tidak dipengaruhi oleh classification is not affected by the likelihood
kemungkinan entitas akan menggunakan that an entity will exercise its deferral right, and
hakya untuk menangguhkan liabilitas, dan
hanya jika derivatif melekat pada liabilitas only if an embedded derivative in a convertible
konversi tersebut adalah suatu instrumen liability is an equity instrument would the terms
ekuitas, maka syarat dan ketentuan dari suatu and conditions of a liability will not impact its
liabilitas konversi tidak akan berdampak pada classification.
klasifikasinya.
Selain itu, persyaratan telah diperkenalkan untuk In addition, a requirement has been introduced to
mewajibkan pengungkapan ketika suatu require disclosure when a liability arising from a loan
kewajiban timbul dari pinjaman perjanjian agreement is classified as non-current and the
diklasifikasikan sebagai tidak lancar dan hak entity’s right to defer settlement is contingent on
entitas untuk menunda penyelesaian bergantung compliance with future covenants within twelve
pada kepatuhan terhadap persyaratan di masa months.
depan dalam waktu dua belas bulan.
Amendemen tersebut berlaku efektif untuk The amendments are effective for annual reporting
periode pelaporan tahunan yang dimulai pada periods beginning on or after 1 January 2024
atau setelah tanggal 1 Januari 2024 secara retrospectively with early adoption permitted.
retrospektif dengan penerapan dini
diperkenankan.
The Bank is currently assessing the impact of the
Bank saat ini sedang menilai dampak dari amendment to determine the impact they will have
amandemen tersebut untuk menentukan on the Bank’s financial reporting.
dampaknya terhadap pelaporan keuangan Bank.
Amandemen PSAK No. 73: Liabilitas Sewa dalam Amendment of PSAK No. 73: Lease liability in a
Jual Beli dan Sewa-balik Sale and Leaseback
Amandemen PSAK No. 73 Sewa menetapkan The amendment to PSAK No. 73 Leases specifies
persyaratan yang digunakan penjual-penyewa the requirements that a seller-lessee uses in
dalam mengukur kewajiban sewa yang timbul dalam measuring the lease liability arising in a sale and
transaksi jual beli dan sewa-balik, untuk leaseback transaction, to ensure the seller-lessee
memastikan penjual-penyewa tidak mengakui does not recognise any amount of the gain or loss
jumlah setiap keuntungan atau kerugian yang terkait that relates to the right of use it retains.
dengan hak guna yang dipertahankan.
199
Page 574
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
46. Standar Akuntansi yang Telah Disahkan 46. Accounting Standards Issued but not yet
Namun Belum Berlaku Efektif (lanjutan) Effective (continued)
Efektif berlaku pada atau setelah tanggal Effective on or after 1 January 2025
1 Januari 2025
Amendemen PSAK No. 10: “Pengaruh SFAS No. 10: “The Effect of Changes in Foreign
Perubahan Kurs Valuta Asing tentang Exchange Rates on the Lack of Convertibility”.
Kekurangan Ketertukaran”.
Standar tersebut akan berlaku efektif pada The above standards will be effective on 1 January
tanggal 1 Januari 2025 dan penerapan dini 2025 and early adoption is permitted.
diperbolehkan.
Pada saat penerbitan laporan keuangan, Bank As at the authorisation date of this financial
masih mempelajari dampak yang mungkin timbul statements, the Bank is still evaluating the potential
dari penerapan standar akuntansi baru dan revisi impact of these new and revised accounting
tersebut serta pengaruhnya pada laporan standards to the financial statements of the Bank.
keuangan Bank.
47. Analisis Kualitas Kredit 47. Credit Quality Analysis
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
Peningkatan risiko kredit secara signifikan Significant increase in credit risk
Ketika menentukan apakah risiko gagal bayar When determining whether the risk of default on
pada instrumen keuangan telah meningkat financial instruments has increased significantly
secara signifikan sejak pengakuan awal, Bank since initial recognition, the Bank considers
memperbangkan informasi yang wajar dan reasonable and supported relevant information that
relevan yang mendukung dan tersedia tanpa is available without excessive costs or efforts. This
biaya atau upaya yang berlebihan. Hal tersebut includes quantitative and qualitative information
mencakup informasi dan analisa kuantitatif dan and analysis, based on historical experience and
kualitatif, berdasarkan pada pengalaman historis credit expert assessments and including forward-
dan penilaian pakar kredit dan termasuk looking estimates.
perkiraan masa depan.
Tujuan dari penilaian ini adalah untuk The purpose of this assessment is to identify
mengidentifikasi apakah peningkatan risiko kredit whether a significant increase in credit risk of
secara signifikan atas eksposur telah terjadi exposure has occurred by comparing:
dengan membandingkan:
Probability of default (PD) atas umur tersisa Probability of default (PD) for the remaining
pada tanggal pelaporan; dengan tenor at the reporting date; with
Probability of default (PD) atas umur tersisa Probability of default (PD) for the estimated
yang di estimasi pada saat pengakuan awal remaining tenor at initial recognition of the
eksposur (jika relevan, disesuaikan dengan exposure (if relevant, adjusted for change in
perubahan ekspektasi pembayaran di muka). expectations of prepayment).
Bank menggunakan kriteria berikut dalam The Bank uses these criterias for determining
menentukan apakah peningkatan risiko kredit whether there has been a significant increase in
secara signifikan atas eksposur tersebut telah credit:
terjadi:
Tertunggak lebih dari 30 hari; Days past due above 30 days;
Dalam Perhatian Khusus (DPK) berdasarkan Special Mention based on OJK 3 pillars;
OJK 3 pilar;
Kredit yang direstrukturisasi; dan Loan restructure; and
Termasuk dalam kategori Watchlist (with Included as part of Watchlist (with High Risk).
High Risk).
200
Page 575
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
47. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
(lanjutan) (continued)
Penentuan struktur probability of default Determination of the probability of default
structure
Bank menggunakan model statistik untuk The Bank uses a statistical model to analyze the
menganalisa data yang dikumpulkan dan collected data and produce an estimate of the
menghasilkan perkiraan probability of default probability of default (PD) for the remaining life and
(PD) atas umur tersisa dan bagaimana hal ini how this is expected to change as a result of the
diperkirakan akan berubah sebagai akibat dari passage of time.
berlalunya waktu.
Penentuan terjadinya peningkatan risiko Determination of significant increase in credit
kredit secara signifikan risk
Bank menggunakan sejumlah kriteria untuk The Bank uses several criterias for determining
menentukan telah terjadi peningkatan risiko kredit that credit risk has increased significantly.
secara signifikan.
Kriteria tersebut ditetapkan menggunakan faktor The criterias are determined using qualitative and
kuantitatif dan kualitatif termasuk penentuan quantitative factors including determination based
berdasarkan status hari tunggakan yang dapat on arrear day status that can indicate significant
mengindikasikan telah terjadi peningkatan risiko increase in credit risk since initial recognition.
kredit yang signifikan terhadap saat awal
diberikan.
Bank menggunakan penilaian dari analis kredit The Bank also uses the judgment of credit analysts
dan pengalaman historis yang relevan, dalam and, if possible, relevant historical experience, in
menentukan bahwa eksposur mungkin saja telah determining that the exposure may have
mengalami peningkatan risiko kredit yang experienced a significant increase in credit risk
signifikan berdasarkan indikator kualitatif tertentu based on certain qualitative indicators that are
yang dianggap dapat mengindikasikan hal considered to indicate this and their effects may not
tersebut dimana pengaruhnya mungkin belum be fully reflected in quantitative analysis in a
sepenuhnya tercermin pada saat dilakukan comprehensive manner on a timely manner.
analisis kuantitatif.
Bank menentukan bahwa peningkatan risiko The Bank determines that a significant increase in
kredit secara signifikan belum terjadi apabila credit risk has not occurred if it is still less than 30
masih kurang dari 30 hari tunggakan. Hari days in arrears. Arrear days are determined by
tunggakan ditentukan dengan menghitung jumlah counting the number of days from the initial due
hari sejak tanggal jatuh tempo awal dimana date where full payment has not been received.
pembayaran penuh belum diterima. Tanggal jatuh The due date is determined without considering the
tempo ditentukan tanpa mempertimbangkan grace period that might be available to the
masa tenggang yang mungkin tersedia bagi borrower.
peminjam.
Bank memantau efektivitas kriteria yang The Bank monitors the effectiveness of the criteria
digunakan dalam mengidentifikasi peningkatan used in identifying significant increases in credit
risiko kredit yang signifikan dengan cara reviu risk by periodic review.
berkala.
201
Page 576
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
47. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
(lanjutan) (continued)
Modifikasi aset keuangan Modification of financial assets
Ketentuan kontraktual pinjaman dapat Loan contractual terms can be modified for a
dimodifikasi untuk beberapa alasan, termasuk number of reasons, including changes in market
perubahan kondisi pasar, retensi pelanggan dan conditions, customer retention and other factors
faktor-faktor lain yang tidak terkait dengan not related to the current credit decline. Loans with
penurunan kredit. Pinjaman yang ketentuan modified contractual terms can cause the initial
kontraktualnya dimodifikasi dapat menyebabkan loan to be derecognized and recognized the
pinjaman awal dihentikan pengakuannya dan modified loan as a new loan at fair value.
pinjaman hasil modifikasi diakui sebagai pinjaman
baru pada nilai wajar.
Definisi gagal bayar (default) Definition of failed payment (default)
Bank menganggap aset keuangan dalam The Bank considers financial assets as default
keadaan default/gagal bayar ketika: when:
Debitur tidak mungkin membayar kewajiban The debtor is unlikely to pay its credit
kreditnya secara penuh, tanpa bantuan obligation in full, without assistance (recourse)
(recourse) dari Bank; atau from the Bank; or
Debitur telah melewati jatuh tempo lebih dari The debtor has past due more than 90 days for
90 hari atas kewajiban kredit material apa any material credit obligations to the Bank.
pun kepada Bank.
Kualitatif seperti pelanggaran persyaratan Qualitative such as violations of the terms of
perjanjian (kovenan); dan the agreement (covenants); and
Kuantitatif seperti status tunggakan. Quantitative such as arrears status.
Input, asumsi, dan teknik yang digunakan Inputs, assumptions, and techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai estimating impairment
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information
(forward-looking)
Bank menggunakan informasi forward-looking The Bank uses forward-looking information in
dalam menilai apakah telah terjadi peningkatan assessing whether there has been a significant
risiko kredit secara signifikan dan pengukuran increase in credit risk and measurement of
kerugian kredit ekspektasian. Berdasarkan saran expected credit losses. Based on advice from
dari pakar ekonomi dan pertimbangan berbagai economists and consideration of various actual
informasi aktual dan perkiraan eksternal, Bank information and external forecast, the Bank
merumuskan pandangan dasar (base case) formulated a base case for the movement of
tentang pergerakan variabel ekonomi yang relevant economic variables in future as well as
relevan di masa depan serta perkiraan skenario forecasts of other possible scenarios. This process
lain yang mungkin terjadi. Proses ini meliputi involves developing two or more additional
pengembangan dua atau lebih skenario ekonomi economic scenarios and considering the relative
tambahan dan mempertimbangkan probabilitas probabilities of the possible outputs. External
relatif dari keluaran (output) yang mungkin. information includes economic data and estimation
Informasi eksternal mencakup data ekonomi dan published by, such as government agencies and
perkiraan yang diterbitkan oleh, seperti badan selected private sector analysts and academics.
pemerintah dan analis sektor swasta dan
akademisi terpilih.
202
Page 577
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
47. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
(lanjutan) (continued)
Input, asumsi, dan teknik yang digunakan Inputs, assumptions, and techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information
(forward-looking)
Pandangan dasar (base case) mencerminkan The base case reflects the output with the highest
keluaran dengan probabilitas yang paling tinggi probability and is used in strategic planning and
dan digunakan dalam perencanaan strategis dan budgeting. Another scenario, reflects more
anggaran. Skenario yang lain, mencerminkan optimistic outputs and/or more pessimistic outputs.
keluaran yang lebih optimis dan keluaran yang
lebih pesimis.
Bank menggunakan berbagai variabel makro The Bank uses various macro-economic variables
ekonomi (MEV) untuk memperkirakan masa (MEV) to estimate the forward-looking, such as
depan (forward-looking), antara lain Jakarta Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) 1-month,
Interbank Offered Rate (JIBOR) 1-bulan, Gross Domestic Product (GDP) growth,
pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), unemployment rate, inflation rate and House Price
tingkat pengangguran, tingkat inflasi dan House Index (HPI).
Price Index (HPI).
Input utama dalam pengukuran kerugian kredit The main inputs in measuring expected credit loss
ekspektasian adalah variabel berikut : are the following variables:
- Probability of default (PD). - Probability of default (PD).
- Loss of given default (LGD). - Loss of given default (LGD).
- Exposure at default (EAD). - Exposure at default (EAD).
Parameter ini umumnya berasal dari model These parameters generally come from statistical
statistik yang dikembangkan secara internal dan models that are developed internally and other
data historis lainnya. historical data.
PD adalah tingkat kemungkinan kegagalan PD is the probability of debtor failure to fulfill the
debitur memenuhi kewajiban. obligations.
LGD adalah besarnya tingkat kerugian yang LGD is the amount of loss caused by the debtor's
diakibatkan kegagalan debitur memenuhi failure to meet the obligations which can be
kewajiban yang dapat diukur berdasarkan measured based on several approaches including
beberapa pendekatan antara lain Expected Expected Recoveries, Collateral Shortfalls, and
Recoveries, Collateral Shortfall, dan Loss on Loss on Disposal.
Disposal.
EAD dipandang sebagai estimasi atas sejauh EAD is seen as an estimation of the extent to which
mana suatu bank dapat terpapar oleh suatu a bank may be exposed to a counterparty in the
counterparty ketika counterparty tersebut event of, and at the time of, that counterparty’s
mengalami gagal bayar. EAD sama dengan default. EAD is equal to the current amount
jumlah saat ini yang belum dilunasi dalam hal outstanding in case of fixed exposures such as
eksposur tetap seperti pinjaman berjangka. Untuk term loans. For revolving exposures like lines of
eksposur berulang seperti kredit, EAD dapat credit, EAD can be divided into drawn and undrawn
dibagi menjadi drawn dan undrawn commitments, commitments; typically the drawn commitment is
biasanya drawn commitments diketahui known whereas the undrawn commitment needs to
sedangkan undrawn commitments perlu be estimated to arrive at a value of EAD.
diperkirakan sampai pada nilai EAD.
203
Page 578
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT BANK UOB INDONESIA PT BANK UOB INDONESIA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2023 As of 31 December 2023
dan untuk Tahun yang Berakhir and For the Year Then Ended
pada Tanggal Tersebut (Expressed in millions of Rupiah,
(Disajikan dalam jutaan Rupiah, unless otherwise stated)
kecuali dinyatakan lain)
47. Analisis Kualitas Kredit (lanjutan) 47. Credit Quality Analysis (continued)
Pengukuran kerugian kredit ekspektasian Measurement of expected credit losses
(lanjutan) (continued)
Input, asumsi, dan teknik yang digunakan Inputs, assumptions, and techniques used in
dalam mengestimasi penurunan nilai (lanjutan) estimating impairment (continued)
Penggunaan informasi perkiraan masa depan Use of forward-looking information (continued)
(forward-looking) (lanjutan)
Ketika pemodelan parameter dilakukan secara When parameter modeling is done collectively,
kolektif, instrumen keuangan dikelompokkan financial instruments are grouped according to:
berdasarkan:
- Aset dapat dikelompokkan berdasarkan - Assets may be grouped based on shared risk
karakteristik risiko bersama; dan characteristics; and
- Hasil evaluasi harus konsisten terlepas dari - The outcome of the evaluation shall be
apakah aset dievaluasi secara individual atau consistent regardless of whether the asset is
sebagai bagian dari grup. evaluated individually or as part of a group.
48. Penyelesaian Laporan Keuangan 48. Completion of the Financial Statements
Manajemen bertanggung jawab atas penyajian The management is responsible for the preparation
laporan keuangan yang telah diselesaikan dan of financial statements which were completed and
diotorisasi untuk terbit oleh Direksi Bank pada authorized for issuance by the Bank’s Board of
tanggal 28 Februari 2024. Directors on 28 February 2024.
204
Page 579
PT Bank UOB Indonesia Kantor Pusat UOB Plaza Jl. M.H. Thamrin No. 10 Jakarta 10230 Tel. (62) 21 2350 6000 Fax. (62) 21 2993 6632 Facebook: UOB Indonesia Instagram: uob.id YouTube: UOB Indonesia www.uob.co.id
Names mentioned 175 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Rasio Kredit Bermasalah
p.4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×21
unresolved
org
Kementerian Investasi
p.14
unresolved
org
Kementerian Pendidikan
p.19
unresolved
org
Kementerian Investasi Indonesia
p.23
unresolved
org
PT Bank UOB
p.27 ×4
unresolved
org
Bank Pembangunan Asia
p.29
unresolved
org
Ikhtisar Keuangan United Overseas Bank Limited
p.34
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Jumlah Kantor Nama Komersial
p.36
unresolved
person
H. Thamrin
p.36 ×9
unresolved
person
Eliza Pondaag
· Notaris
p.36
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.36
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak
p.36
unresolved
org
UOB International Investment Private Limited
p.36 ×2
unresolved
org
Yayasan Kesejahteraan Nusantara
p.36 ×4
unresolved
org
Bank Internasional Indonesia
p.37
unresolved
org
PT Bank Buana Indonesia UOB Indonesia
p.39
unresolved
org
Bank UOB Buana Tbk
p.39 ×4
unresolved
org
Finance Corporation
p.40
unresolved
org
Private Limited
p.40
unresolved
org
PT Sari Melakukan
p.40
unresolved
org
PT Bank Pembinaan Nasional
p.40
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia. Melakukan
p.40
unresolved
org
PT Bank Aman Makmur
p.40
unresolved
org
Bank Buana Indonesia Tbk
p.40 ×3
unresolved
org
Grup Tbk.
p.40
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Tahap I
p.40 ×4
unresolved
org
PT Prudential Life Assurance
p.41
unresolved
person
Joko
p.41
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik
p.41
unresolved
org
ASEAN Tbk.
p.41
unresolved
org
PT Sompo Insurance
p.41
unresolved
org
Dana Pensiun Lembaga
p.45
unresolved
org
Bank Draft
p.47
unresolved
person
Riwayat Pendidikan
· Komisaris Utama
p.50 ×2
unresolved
person
Rangkap
· Komisaris
p.51 ×2
unresolved
org
PT Sumber Abadi Tirtasentosa
p.51
unresolved
org
PT Bhakti Securities
p.51
unresolved
org
Rintis dan Rekan
p.51
unresolved
org
Drs Hadi Sutanto dan Rekan
p.51
unresolved
person
Drs Hadi Sutanto
p.51
unresolved
org
PT Sucorinvest Asset Management
p.52
unresolved
org
PT Jayatama Prima Distribusi
p.52
unresolved
org
PT Gulf Mangan Grup
p.52
unresolved
org
PT Sucor Sekuritas
p.52
unresolved
org
PT Sucorinvest Central Gani
p.52
unresolved
org
Asia Kapitalindo Securities Tbk
p.52 ×2
unresolved
org
PT Asia Kapitalindo Finance
p.52
unresolved
org
PT Danamon GT Management
p.52
unresolved
org
PT Jakarta Assetama Usia
p.52
unresolved
org
PT Danamon Securities
p.52
unresolved
org
PT Chase Leasing Indonesia
p.52
unresolved
person
Aryanti Artisari
p.52
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.52 ×2
unresolved
org
PT Schroders Investment Management Indonesia
p.53
unresolved
org
Overseas Union Bank Limited
p.53
unresolved
org
Trimegah Securities Tbk
p.54 ×2
unresolved
org
Bank Singapura
p.54
unresolved
org
PT Bank Niaga
p.54
unresolved
org
PT Bank ANZ Indonesia
p.55
unresolved
org
PT Standard Chartered Bank
p.55
unresolved
org
PT Rabobank International Indonesia
p.55
unresolved
org
America Corporation
p.55
unresolved
org
PT GE Finance Indonesia
p.55
unresolved
org
Bank Thailand
p.56
unresolved
org
PT Bank BII Commonwealth
p.56
unresolved
org
Profil Perusahaan United Overseas Bank Limited
p.58
unresolved
org
Profil Perusahaan Ikhtisar Keuangan United Overseas Bank Limited
p.60
unresolved
—
Ekuit
· Pemegang Saham
p.60
unresolved
org
Singapura United Overseas Bank Limited
p.61 ×4
unresolved
org
Singapore Pte Ltd.
p.63
unresolved
—
HSBC (Singapore
p.63
unresolved
org
Nominees Pte Ltd
p.63
unresolved
org
Investment Private Ltd
p.63
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Pemegang Saham
p.63
unresolved
org
Pemegang Saham Pengendali Bank. United Overseas Bank Limited
p.63
unresolved
org
Bank UOB Indonesia Tahap II
p.64 ×2
unresolved
—
Wali Amanat
· Kantor Akuntan Publik
p.65
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.65
unresolved
org
PT Raya Saham Registra
p.65
unresolved
org
Kantor Notaris Aulia Taufani S.
p.65
unresolved
org
PT Fitch Ratings Indonesia
p.65
unresolved
person
Piagam
· Komisaris
p.65
unresolved
org
Bank Indonesia Lembaga Penerbit
p.66
unresolved
org
PT Cipta Piranti Sustainable Finance
p.66
unresolved
org
PT Indotruck Jenis Penghargaan
p.66
unresolved
org
PT Bank Rakyat Indonesia US
p.66
unresolved
org
PT Sany Heavy
p.66
unresolved
org
PT Permata Karya Perdana
p.66
unresolved
org
PT Astrindo UOB Indonesia
p.66
unresolved
org
Bank Saving Account
p.66
unresolved
org
PT Bhumyamca Lembaga Penerbit
p.66
unresolved
org
Kementerian Kesehatan Republik
p.66
unresolved
org
PT Wahana Citra Nabati Conventional KBMI
p.66
unresolved
org
Bank KBMI
p.66 ×3
unresolved
org
PT Merdeka Tsingshan Unit Bisnis
p.66
unresolved
org
Bank Conventional KBMI
p.66
unresolved
org
PT Tiga Jaya Jenis Penghargaan
p.66
unresolved
org
PT Bank UOB Indonesia Best Covid Management Strategies
p.67
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.68 ×3
unresolved
person
Dr. Wahidin
p.70
unresolved
person
H. Samanhudi
p.72
unresolved
person
K.H. Fahruddin
p.72
unresolved
person
K.H. Wahid Hasyim
p.72 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan.
p.96
unresolved
org
PT Cipta Piranti Sejahtera
p.97
unresolved
org
PT Indotruck Utama
p.97
unresolved
org
PT Sany Heavy Industry Indonesia
p.97
unresolved
org
PT Astrindo Senayasa
p.97
unresolved
org
PT Bhumyamca Sekawan
p.97
unresolved
org
PT Wahana Citra Nabati
p.97
unresolved
org
PT Merdeka Tsingshan Indonesia
p.97
unresolved
org
PT Tiga Jaya
p.97
unresolved
org
Bank Awards
p.97
unresolved
org
Bank Sentral Indonesia
p.98
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwantono
p.128
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Keputusan RUPST
p.130
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. RUPST
p.132
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Pernyataan Terkait Keputusan RUPS
p.135
unresolved
—
Pengangkatannya
· Komisaris Independen
p.138
unresolved
person
Independensi
· Komisaris
p.138
unresolved
org
Bank Semester II Tahun
p.139
unresolved
—
Pedoman
· Akuntan Publik
p.139
unresolved
org
PT Arfaidhams Secret
p.142 ×5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.