Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 290
Page 1
1
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Beyond Construction:
Sustaining Value, Strengthening Impact
Melampaui Konstruksi: Menjaga Nilai, Memperkuat Dampak
#BeyondConstruction PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 2
2
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk terus memperkuat PT ADHI KARYA (Persero) Tbk continues to strengthen
transfor masi bisnisnya sebagai perusahaan its business transformation as an integrated construction
konstruksi dan infrastruktur terintegrasi yang tidak and infrastructure company that focuses not only
hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga on physical development but also on creating long-
pada penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh term value for all stakeholders. This approach drives
pemangku kepentingan. Pendekatan ini mendorong the Company to go beyond its traditional role by
Perseroan untuk melampaui peran tradisional dengan delivering comprehensive solutions that encompass
menghadirkan solusi menyeluruh yang mencakup planning, construction, and sustainable infrastructure
aspek perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan management. This commitment is realized through
infrastruktur secara berkelanjutan. Komitmen tersebut innovation in construction processes, improved
diwujudkan melalui inovasi dalam proses konstruksi, resource efficiency, and the implementation of good
peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya, serta corporate governance to ensure business sustainability.
penerapan tata kelola perusahaan yang baik guna
memastikan keberlanjutan usaha.
Di sisi lain, Perseroan juga menitikberatkan pada On the other hand, the Company also emphasizes
penguatan dampak dari setiap aktivitas operasional enhancing the impact of every operational activity it
yang dijalankan. Kontribusi terhadap pembangunan undertakes. Contributions to national development
nasional terus ditingkatkan dengan memperhatikan continue to be enhanced by prioritizing sustainability
aspek keberlanjutan, seperti pengurangan emisi, aspects, such as reducing emissions, improving
peningkatan keselamatan kerja, serta pemberdayaan workplace safety, and empowering communities in
masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui the areas surrounding our operations. By integrating
integrasi antara strategi bisnis dan prinsip keberlanjutan, business strategies and sustainability principles, the
Perseroan tidak hanya menghasilkan proyek berkualitas, Company not only delivers high-quality projects but
tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan also provides tangible benefits to the environment
dan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan and society while simultaneously strengthening the
perusahaan dalam menghadapi dinamika industri Company’s resilience in the face of future dynamics
infrastruktur ke depan. in the infrastructure industry.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 3
3
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Sekapur Sirih
A Few Brief Introductory Words
Beyond Construction:
Sustaining Value, Strengthening Impact
Melampaui Konstruksi: Menjaga Nilai, Memperkuat Dampak
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 4
4
Daftar Isi
Table of Contents
Bidang Usaha
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan 46
6 Line of Business
Sustainability Performance Highlights
Wilayah Operasi dan Pasar yang Dilayani
Penjelasan Direksi 48
8 Operational Areas and Markets Served
Director’s explanation
Skala Organisasi
Tentang Laporan Keberlanjutan 49
01 Organizational Scale
About the Sustainability Report
Tenaga Kerja/Karyawan
Tentang Laporan Keberlanjutan 49
20 Workforce/Employees
About the Sustainability Report
Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung
Profil Perusahaan 54
02 Indirect Workers
Company Profile
Rantai Pasokan
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan 55
30 Supply Chain
General Information and Corporate Identity
Perubahan Signifikan pada Organisasi dan Rantai
Riwayat Singkat Perusahaan Pasokan 59
32
Brief Company History Significant Changes in Organizations and Supply Chains
Jejak Langkah Pendekatan atau Prinsip Pencegahan
34 59
Milestones Precautionary Approach or Principle
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan Inisiatif Eksternal
36 60
Vision, Mission, and Corporate Culture External initiatives
Nilai Budaya Keanggotaan Asosiasi
37 67
Corporate Values Association Memberships
Roadmap Budaya Perusahaan Tata Kelola Keberlanjutan
39 03
Corporate Culture Roadmap Sustainability Governance
Implementasi Budaya Perusahaan Prinsip Tata Kelola
40 71
Implementation of Corporate Culture Governance Principle
Kepemilikan Saham Struktur Tata Kelola
42 73
Shareholding Governance Structure
Struktur Organisasi Kode Etik
44
Organizational Structure 94
Code of Conduct
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 5
5
Komunikasi Masalah Penting/Kritis, serta Mekanisme Kinerja Sosial
06
untuk Mencari Nasihat dan Mengemukakan Masalah Social Performance
96
Communication of Material/Critical Issues, and
Mengoptimalkan Kinerja dengan Talent Prima
Mechanisms for Seeking Advice and Raising Concerns 186
Optimizing Performance with Top Talent
Whistleblowing System 97
Mencapai Kinerja Optimal
Kebijakan Antikorupsi/Anti Gratifikasi Melalui Lingkungan Kerja Ideal
100 203
Anti-Corruption/Anti-Gratification Policy Achieving Optimal Performance through an Ideal Work
Environment
Pencegahan Benturan Kepentingan
101
Prevention of Conflicts of Interest Teguh Merawat Kepercayaan Pelanggan
228
Consistently Maintaining Customer Trust
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
102
Stakeholders Engagement Sinergi dan Bertumbuh Bersama Masyarakat
238
Synergy and Growing with The Community
Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan/Kegiatan
Berkelanjutan Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017
103 261
Issues Regarding Sustainable Finance/Activities List of Disclosures According to POJK 51/2017
Implementation
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen
264
Kinerja Keberlanjutan Written Verification by an Independent Party
04
Sustainability Performance
Lembar Umpan Balik
265
Kinerja Keberlanjutan Feedback Form
106
Sustainability Performance
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Tahun
Membangun Budaya Keberlanjutan Sebelumnya 267
107
Building A Culture of Sustainability Response to Feedback on The Previous Year’s Report
Kinerja Ekonomi Indeks Konten GRI Standard 2025
109 268
Economic Performance GRI Standard 2025 Content Index
Kinerja Lingkungan Tautan GRI Standar dengan Sustainable Development
05
Environmental Performance Goals (SDGs)
278
Tautan GRI Standar Dengan Sustainable Development
Membangun Keselarasan dengan Lingkungan
132 Goals (SDGs)
Building Harmony with the Environment
Keselarasan Laporan Keberlanjutan/Tahunan dengan
Metrik ESG IDX 2024
288
Alignment of The Sustainability Report with Idx Esg
Metrics 2024
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 6
6
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Kinerja Ekonomi [OJK B.1]
Economic Performance [OJK B.1]
Kuantitas produk/jasa Lini Usaha 4 4 4
Product/service quantity Business Line
Pendapatan/Penjualan Miliar Rupiah 9.666 13.352 20.073
Revenue/Sales Billion Rupiah
Laba (Rugi) bersih tahun berjalan Miliar Rupiah (5.681) 281 290
Net Profit (Loss) for the year Billion Rupiah
Produk ramah lingkungan Unit Produk 8 10 7
Environmentally friendly product Product Unit
Pemasok lokal Partisipasi (%) 477 dari 1.752 828 dari 2.521 94 dari 277
Local suppliers Participation (%) (27,23%) (32,84%) (33,94%)
477 of 1,752 (27.23%) 828 of 2,521 94 of 277
(32.84%) (33.94%)
Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance [OJK B.2]
kWh
9.660.162,06 25.160.018**) 14.962.528*)
Penggunaan listrik
Electricity usage
Gigajoule
34.777 90.576 53.865*)
Penggunaan Air Meter Kubik 325.146.517 379.867.173**) 66.794*)
Water usage Cubic Meter
Total limbah padat yang dihasilkan Ton 78.552,76 748.507**) 310*)
Total solid waste generated Tons
Penambahan/(Pengurangan) limbah padat Ton (669.954) 748.197 175
yang dihasilkan Tons
Increase/(Decrease) in solid waste generated
Total berat limbah berbahaya yang dihasilkan Ton 33 278**) 117*)
Total weight of hazardous waste generated Tons
Penambahan/(Pengurangan) limbah Ton (245) 161 (15)
berbahaya yang dihasilkan Tons
Increase/(Decrease) in hazardous waste
generated
Total limbah padat non-B3 yang Dialihkan Ton 689,66**) 342.223**) 128,47*)
dari Pembuangan Akhir Tons
Total non-B3 solid waste diverted from final
disposal
Penambahan/(Pengurangan) total Ton (341.533,34) 342.094,53 -
limbah padat non-B3 yang dialihkan dari Tons
pembuangan akhir
Increase/(Decrease) in total non-B3 solid
waste diverted from final disposal
Jumlah air limbah yang dibuang Megaliter 10.843 9.746 -
Amount of wastewater discharged
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 7
7
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penambahan/(Pengurangan) air limbah yang Megaliter 1.097 - -
dibuang
Increase/(Decrease) in wastewater
discharged
Emisi gas rumah kaca tidak langsung Ton CO2eq 6.901**) 20.188**) 15.824*)
(Cakupan 2) dari penggunaan listrik Tons CO2eq
Indirect greenhouse gas emissions (Scope 2)
from electricity use
Penambahan/(Pengurangan) emisi Cakupan Ton CO2eq (13.287) 4.364 15.277*)
2 dari penggunaan listrik Tons CO2eq
Addition/(Reduction) of Scope 2 emissions
from electricity usage
Pelestarian keanekaragaman hayati Jumlah pohon 760.970 176.383 82.265
Biodiversity conservation ditanam
Total Tree Planted
Kinerja Sosial [OJK B.3]
Social Performance [OJK B.3]
Insiden Kecelakaan Kerja Kasus 8 8 4
Work Accident Incidents Case
Jumlah Jam Pelatihan Jam 3.885 5.068,5 5.197
Number of Training Hours Hour
Dana TJSL Jutaan Rupiah 2.240 2.196 2.206
CSR Funds Million Rupiah
*) Kantor Pusat dan 10 Proyek
**) Kantor Pusat dan semua Proyek ADHI
*) Head Office and 10 Projects
**) Head Office and all ADHI Projects
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 8
8
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Penjelasan Direksi [OJK D.1][GRI 2-22]
Director’s explanation
Moeharmein Zein
Chaniago
Direktur Utama
President Director
Di tengah berbagai tantangan, ADHI
mampu menjaga keberlangsungan
operasional dengan kinerja produksi
yang solid. Langkah penyehatan
yang dilakukan secara disiplin turut
memperkuat fondasi keuangan,
tercermin dari rasio utang yang tetap
terjaga dalam batas aman.
Amid various challenges, ADHI has
maintained operational continuity while
achieving solid production performance.
Disciplined restructuring measures have
further strengthened the Company’s
financial foundation, as evidenced by its
debt ratio remaining within safe limits.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 9
9
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Pemegang Saham dan Pemangku Kepentingan Esteemed Shareholders and Stakeholders,
yang Terhormat,
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk menghadapi tahun PT ADHI KARYA (Persero) Tbk faces 2025 with
2025 dengan dinamika yang menantang ditandai oleh challenging dynamics, marked by declines in assets,
penurunan aset, pendapatan usaha, dan laba bruto revenues, and gross profits, driven by business
sebagai dampak dari penyesuaian strategi bisnis dan strategy adjustments and the still-volatile conditions
kondisi industri konstruksi yang masih berfluktuasi. Di sisi of the construction industry. On the other hand, the
lain, Perseroan menunjukkan langkah pengelolaan yang Company has demonstrated disciplined management
disiplin melalui penurunan liabilitas serta efisiensi pada through reductions in liabilities and improvements in
beban penjualan serta beban umum dan administrasi. selling expenses as well as general and administrative
Upaya ini mencerminkan komitmen manajemen dalam expenses. These efforts reflect management’s
menjaga kesehatan keuangan dan memperkuat fondasi commitment to maintaining financial soundness
operasional di tengah tekanan eksternal. and strengthening operational foundations amid
external pressures.
Meskipun laba usaha mengalami penurunan, sedangkan Although operating profit declined, the Company’s
rugi sebelum pajak serta rugi tahun berjalan meningkat, loss before tax and loss for the year increased, and
Perseroan memandang kondisi ini sebagai bagian dari the Company views these conditions as part of a
fase konsolidasi untuk memperkuat keberlanjutan consolidation phase aimed at strengthening long-
jangka panjang. Kenaikan beban lainnya secara term sustainability. The significant increase in other
signifikan menjadi perhatian khusus yang mendorong expenses is a particular concern that has prompted
dilakukannya evaluasi dan optimalisasi kinerja ke an evaluation and optimization of future performance.
depan. Dengan tetap berfokus pada penguatan struktur By remaining focused on strengthening its financial
keuangan, peningkatan efisiensi, serta selektivitas structure, improving efficiency, and exercising project
proyek, ADHI optimis dapat meningkatkan kinerja secara selectivity, ADHI is optimistic that it can gradually
bertahap dan menciptakan nilai yang lebih berkelanjutan improve performance and create more sustainable
bagi seluruh pemangku kepentingan. value for all stakeholders.
Kinerja Lapangan Usaha Konstruksi Performance of the Construction Sector in
Tahun 2025 2025
Di tengah dinamika dan ketidakpastian global, Amid global dynamics and uncertainty, Indonesia’s
perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tetap economy in 2025 continues to demonstrate resilience,
menunjukkan ketahanan dengan pertumbuhan mencapai with growth reaching 5.11%. This performance is
5,11%. Kinerja ini ditopang oleh konsumsi domestik yang supported by strong domestic consumption, increased
kuat, peningkatan investasi, serta kontribusi ekspor investment, and a positive contribution from exports
yang tetap positif meskipun menghadapi tekanan global. despite global pressures. The synergy between fiscal
Sinergi kebijakan fiskal dan moneter, serta penguatan and monetary policies, along with the strengthening of
sektor riil, mampu menjaga stabilitas makroekonomi, the real sector, has maintained macroeconomic stability,
sehingga Indonesia tetap resilien dalam menghadapi ensuring Indonesia remains resilient in the face of global
perlambatan ekonomi dunia. economic slowdown.
Sejalan dengan itu, sektor konstruksi mencatat In line with this, the construction sector recorded growth
pertumbuhan sebesar 3,81% dan tetap menjadi of 3.81% and remains a key contributor to the national
salah satu kontributor utama perekonomian nasional. economy. The high realization rate of government
Tingginya realisasi belanja infrastruktur pemerintah infrastructure spending, which exceeded 95%, also
yang mencapai lebih dari 95% turut mendorong aktivitas drove construction activity, including the accelerated
konstruksi, termasuk percepatan pembangunan Ibu development of the Nusantara Capital City (IKN) and
Kota Nusantara (IKN) dan berbagai Proyek Strategis various National Strategic Projects. However, behind
Nasional. Namun demikian, di balik pertumbuhan this growth, several construction sector corporations
tersebut, sejumlah korporasi yang bergerak di bidang faced financial pressures in 2025, reflected in declining
konstruksi menghadapi tekanan kinerja keuangan pada revenue, rising costs, and net losses.
tahun 2025 yang tercermin dari penurunan pendapatan,
peningkatan beban, serta kondisi rugi bersih.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 10
10
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Hal ini dipengaruhi oleh tingginya beban keuangan, This is influenced by high financial costs, debt
restrukturisasi utang, serta tantangan likuiditas di tengah restructuring, and liquidity challenges amid shifts in
perubahan lanskap pendanaan dan penugasan proyek. the funding landscape and project assignments.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun These conditions indicate that, while demand for
permintaan terhadap jasa konstruksi tetap tinggi, industri construction services remains high, the industry
menghadapi tantangan struktural yang memerlukan faces structural challenges that require a fundamental
transformasi mendasar. Ke depan, penguatan tata transformation. Moving forward, strengthening financial
kelola keuangan, peningkatan selektivitas proyek, serta governance, increasing project selectivity, and
penerapan inovasi seperti Building Information Modeling implementing innovations such as Building Information
(BIM) dan konstruksi berkelanjutan menjadi kunci untuk Modeling (BIM) and sustainable construction are key to
meningkatkan efisiensi dan daya saing. Dengan langkah improving efficiency and competitiveness. With these
strategis tersebut, sektor konstruksi diharapkan tidak strategic steps, the construction sector is expected not
hanya mampu memulihkan kinerja, tetapi juga berperan only to recover its performance but also to serve as a
sebagai pendorong pembangunan nasional yang lebih driver of a healthier, more adaptive, and sustainable
sehat, adaptif, dan berkelanjutan. national development.
ADHI dan Keuangan Kegiatan ADHI and Sustainable Finance Activities
Berkelanjutan
ADHI berkomitmen untuk mengimplementasikan ADHI is committed to implementing the principles
prinsip keuangan berkelanjutan sesuai dengan of sustainable finance in accordance with the OJK
ketentuan POJK Keuangan Berkelanjutan. Menurut Regulation on Sustainable Finance. According to
regulasi tersebut, keuangan berkelanjutan merupakan these regulations, sustainable finance constitutes
dukungan menyeluruh dari sektor jasa keuangan dan comprehensive support from the financial services
emiten untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi sector to foster sustainable economic growth by aligning
berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan economic, environmental, and social interests. In a
ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial. Dalam konteks broader context, for issuers and public companies,
yang lebih luas, bagi emiten dan perusahaan publik, sustainable finance is understood as sustainable
keuangan berkelanjutan dimaknai kegiatan berkelanjutan operations—that is, business operations conducted
(sustainable operation), yaitu kegiatan operasi with due consideration for economic, environmental,
perusahaan yang dijalankan dengan memperhatikan and social aspects.
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial.
Dalam menjalankan bisnis, ADHI memandang In conducting its business, ADHI views the balance
keseimbangan antara aspek ekonomi, lingkungan between economic, environmental, and social aspects as
dan sosial sebagai bagian integral dari strategi jangka an integral part of its long-term strategy. The application
panjang. Penerapan prinsip ini didukung oleh tata kelola of these principles is supported by good corporate
perusahaan yang baik agar seluruh aktivitas dapat governance to ensure all activities are carried out
dijalankan secara transparan dan akuntabel. Untuk transparently and accountably. Therefore, the Company
itu, Perseroan tidak hanya berfokus pada pencapaian not only focuses on achieving financial performance
kinerja keuangan, tetapi juga berupaya meminimalkan but also strives to minimize environmental impacts
dampak lingkungan serta memberikan kontribusi positif and make positive contributions to society, ensuring
bagi masyarakat sehingga pertumbuhan usaha tetap business growth remains responsible and sustainable.
bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Lebih dari itu, ADHI meyakini bahwa sinergi antara Furthermore, ADHI believes that synergy among
aspek ekonomi, lingkungan, sosial, dan tata kelola economic, environmental, social, and governance
merupakan fondasi utama dalam membangun bisnis aspects is the primary foundation for building a resilient
yang tangguh. Melalui penerapan prinsip keuangan business. By applying sustainable finance principles,
berkelanjutan, Perseroan berupaya menjaga stabilitas the Company seeks to maintain performance stability,
kinerja, meningkatkan daya saing, serta memperkuat enhance competitiveness, and strengthen stakeholder
kepercayaan pemangku kepentingan. Dengan demikian, trust. Thus, ADHI ensures stronger business continuity
ADHI memastikan kesinambungan bisnis yang lebih kuat and a focus on creating long-term value.
dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 11
11
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Kebijakan ADHI untuk Merespons ADHI’s Policy for Addressing Challenges in
Tantangan dalam Pemenuhan Strategi Implementing Its Sustainability Strategy
Keberlanjutan
Sepanjang tahun 2025, ADHI menghadapi berbagai Throughout 2025, ADHI faced various challenges in
tantangan dalam pemenuhan strategi keberlanjutan, implementing its sustainability strategy, ranging from
mulai dari tekanan kinerja keuangan, dinamika industri financial performance pressures and dynamics in the
konstruksi, hingga tuntutan penerapan prinsip ESG construction industry to increasingly stringent demands
yang semakin ketat. Untuk merespons hal tersebut, for the application of ESG principles. To address these
Perseroan mengambil langkah strategis melalui program challenges, the Company has taken strategic steps
penyehatan yang mencakup penyesuaian nilai aset, through a revitalization program that includes asset
penguatan tata kelola, serta peningkatan transparansi. revaluation, strengthening corporate governance, and
Langkah ini menjadi fondasi penting dalam memastikan enhancing transparency. These measures serve as a
keberlanjutan bisnis di tengah proses restrukturisasi crucial foundation for ensuring business sustainability
BUMN karya. amidst the restructuring process of BUMN Karya.
Sejalan dengan itu, ADHI memperkuat fokus pada bisnis In line with this, ADHI is strengthening its focus on its
inti engineering dan konstruksi dengan pendekatan yang core engineering and construction businesses with a
lebih selektif terhadap proyek, khususnya yang memiliki more selective approach to projects, particularly those
profil risiko terukur dan nilai tambah jangka panjang. with measurable risk profiles and long-term value-added
Kebijakan ini juga didukung oleh upaya efisiensi biaya potential. This policy is also supported by cost-efficiency
dan optimalisasi operasional guna menjaga stabilitas efforts and operational optimization to maintain
kinerja. Selain itu, Perseroan mulai mengarahkan performance stability. Additionally, the Company is
portofolio proyek pada sektor-sektor yang mendukung beginning to realign its project portfolio toward sectors
keberlanjutan, seperti pembangunan infrastruktur hijau supporting sustainability, such as green infrastructure
dan proyek berbasis hilirisasi industri. development and industrial downstreaming.
Dalam aspek lingkungan, ADHI mengintegrasikan prinsip In the environmental aspect, ADHI integrates green
green construction melalui efisiensi penggunaan energi construction principles through energy and material
dan material, serta pengelolaan limbah konstruksi. efficiency, as well as construction waste management.
Perseroan juga mulai menyusun roadmap dekarbonisasi The Company has also begun drafting a decarbonization
sebagai bagian dari kontribusi terhadap target net zero roadmap to support its contribution to the national net-
emission nasional. Upaya ini mencerminkan komitmen zero emissions target. These efforts reflect ADHI’s
ADHI dalam meminimalkan dampak lingkungan sekaligus commitment to minimizing environmental impact while
meningkatkan daya saing di tengah meningkatnya enhancing competitiveness amid growing demands for
tuntutan proyek berbasis ESG. ESG-based projects.
Dari sisi sosial, ADHI terus mendorong penciptaan nilai On the social front, ADHI continues to drive value
bagi masyarakat melalui penyediaan lapangan kerja, creation for the community through job creation,
peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta penerapan workforce skill development, and the strict
standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang implementation of occupational health and safety (OHS)
ketat. Perseroan juga memperkuat keterlibatan standards. The Company also strengthens stakeholder
pemangku kepentingan melalui komunikasi yang lebih engagement through more open and participatory
terbuka dan partisipatif sehingga dapat merespons communication, enabling more adaptive responses to
kebutuhan dan ekspektasi secara lebih adaptif. needs and expectations.
Melalui berbagai kebijakan tersebut, ADHI menunjukkan Through these various policies, ADHI demonstrates its
komitmennya untuk tidak hanya bertahan di tengah commitment not only to weathering challenges but also
tantangan, tetapi juga bertransformasi menjadi to transforming into a more resilient and sustainable
perusahaan konstruksi yang lebih tangguh dan construction company. With strengthened governance,
berkelanjutan. Dengan penguatan tata kelola, inovasi business process innovation, and the integration of
proses bisnis, serta integrasi prinsip ESG, Perseroan ESG principles, the Company is optimistic that it can
optimis dapat meningkatkan kinerja sekaligus improve performance while creating long-term value
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh for all stakeholders.
pemangku kepentingan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 12
12
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Kinerja Keberlanjutan ADHI Tahun 2025 ADHI’s Sustainability Performance in 2025
Sepanjang tahun 2025, manajemen dan seluruh insan Throughout 2025, ADHI’s management and all
ADHI bersinergi untuk mengintegrasikan prinsip employees worked together to integrate sustainability
keberlanjutan ke dalam operasional perusahaan. principles into the Company’s operations. ADHI no
ADHI tidak lagi memandang pencapaian ekonomi, longer views economic achievements, environmental
kelestarian lingkungan, dan kemajuan sosial sebagai conservation, and social progress as separate elements,
elemen terpisah, melainkan sebagai kesatuan yang but rather as a mutually reinforcing whole. Through a
saling menguatkan. Melalui pendekatan terukur dan measured approach and disciplined governance, these
disiplin tata kelola, upaya kolektif ini menorehkan collective efforts yielded the following results:
capaian sebagai berikut:
Kinerja Aspek Ekonomi: Economic Performance:
ADHI menghadapi tekanan yang menantang pada ADHI faced significant challenges to its financial
kinerja keuangan tahun buku 2025, meskipun masih performance in the 2025 fiscal year, though it still
mampu mencatatkan EBITDA positif sebesar Rp763,8 recorded a positive EBITDA of Rp763.8 billion, indicating
miliar sebagai indikasi keberlangsungan operasional. operational sustainability. The Company recorded a
Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp5,7 triliun, net loss of Rp5.7 trillion, a significant increase from
meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, the previous year, primarily driven by provisions and
yang terutama dipengaruhi oleh pencadangan dan fair value adjustments to assets as part of the SOE
penyesuaian nilai wajar aset dalam rangka program restructuring program. On the revenue side, performance
penyehatan BUMN Karya. Di sisi pendapatan, kinerja also declined, with non-JO business revenue totaling
juga mengalami penurunan dengan pendapatan usaha Rp9.7 trillion—a 27.4% decrease—though it remained
non-JO sebesar Rp9,7 triliun atau turun 27,4%, meskipun supported by strategic infrastructure projects such
tetap ditopang oleh proyek infrastruktur strategis seperti as the Yogyakarta–Bawen Toll Road and PUSRI III-B.
Tol Yogyakarta–Bawen dan PUSRI III-B. Sementara itu, Meanwhile, new contract awards amounted to Rp18.1
perolehan kontrak baru tercatat sebesar Rp18,1 triliun trillion, with 91% originating from the engineering and
dengan 91% berasal dari lini engineering dan konstruksi. construction segments.
Di tengah tekanan tersebut, aktivitas operasional Amid these pressures, the Company’s operational
Perseroan tetap berjalan, tercermin dari nilai produksi activities continued, reflected in a production value of
sebesar Rp16,6 triliun. Adapun langkah penyehatan yang Rp16.6 trillion. The restructuring measures implemented
dilakukan mencakup koreksi nilai realisasi bersih aset included correcting the net realized value of property
properti, pencadangan piutang pada entitas anak yaitu assets, provisioning for receivables at the subsidiary
Adhi Persada Gedung, serta tindak lanjut atas temuan Adhi Persada Gedung, and follow-up actions on
audit. Langkah-langkah tersebut berdampak pada audit findings. These measures resulted in a decline
penurunan capaian dibanding tahun sebelumnya, yaitu in financial metrics compared to the previous year,
ekuitas menjadi Rp3,30 triliun, total aset Rp28,79 triliun with equity at Rp3.30 trillion, total assets at Rp28.79
dan liabilitas Rp25,50 triliun. Meski demikian, rasio utang trillion, and liabilities at Rp25.50 trillion. Nevertheless,
terhadap ekuitas (DER) berbasis utang berbunga tetap the debt-to-equity ratio (DER) based on interest-
terjaga pada level 2,41 kali, masih berada di bawah batas bearing debt remained stable at 2.41 times, still below
covenant yang ditetapkan, menunjukkan pengelolaan the established covenant limit, indicating that financial
struktur keuangan yang tetap terkendali. structure management remains under control.
Kinerja Aspek Sosial: Social Performance:
ADHI berkomitmen menjalankan tanggung jawab sosial ADHI is committed to fulfilling its social responsibilities
kepada seluruh pemangku kepentingan, baik internal toward all stakeholders, both internal and external.
maupun eksternal. Pemangku kepentingan internal Internal stakeholders include employees and
meliputi karyawan dan manajemen, sedangkan pihak management, while external stakeholders encompass
eksternal mencakup pemegang saham, regulator, shareholders, regulators, project owners, suppliers, and
pemilik proyek, pemasok, serta masyarakat di sekitar communities in the vicinity of operational areas. This
wilayah operasional. Komitmen ini diwujudkan melalui commitment is realized through various initiatives aimed
berbagai inisiatif yang bertujuan menjaga hubungan at maintaining harmonious, inclusive, and sustainable
yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan dengan relationships with all parties.
seluruh pihak.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 13
13
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Sebagai implementasi komitmen tersebut, sepanjang As part of implementing this commitment, throughout
tahun 2025 ADHI mencatatkan kinerja sosial yang 2025, ADHI recorded positive social performance,
positif antara lain dengan tidak ditemukannya kasus including the absence of discrimination or violations of
diskriminasi maupun pelanggaran hak normatif employees’ statutory rights. Additionally, there were no
karyawan. Selain itu, tidak terdapat kasus kerja paksa, cases of forced or child labor, nor any violations of the
pekerja anak, maupun pelanggaran upah minimum, minimum wage, reflecting the Company’s compliance
yang mencerminkan kepatuhan Perseroan terhadap with labor regulations. ADHI also continues to invest
regulasi ketenagakerjaan. ADHI juga terus berinvestasi in human resource competency development through
dalam pengembangan kompetensi SDM melalui 203 203 training programs participated by 3,831 personnel
program pelatihan yang diikuti oleh 3.831 karyawan and management to enhance productivity and readiness
dan manajemen guna meningkatkan produktivitas dan to address the dynamics of the construction industry.
kesiapan menghadapi dinamika industri konstruksi.
Sebagai upaya penguatan dan internalisasi budaya, As part of its efforts to strengthen and internalize its
ADHI juga mengimplementasikan karakter LAMPs, yaitu corporate culture, ADHI has also implemented the
nilai-nilai yang harus dimiliki oleh insan ADHI dalam LAMPs character framework—a set of values that
kesehariannya yang mencakup Learner, Adaptive, all ADHI employees must embody in their daily work,
Militant, dan Problem Solver. Pembentukan karakter encompassing Learner, Adaptive, Militant, and Problem
LAMPs diharapkan dapat menunjang pengamalan Solver. The development of the LAMPs character is
core values AKHLAK sebagai budaya perusahaan. expected to support the practice of the AKHLAK core
Dalam upaya untuk menginternalisasikan karakter values as part of the Company’s culture. In an effort to
LAMPs, ADHI telah melakukan berbagai upaya seperti internalize the LAMPs character, ADHI has undertaken
pengenalan karakter LAMPs melalui berbagai kanal various initiatives such as introducing the LAMPs
media internal, penyelenggaraan Townhall, serta Tone character through various internal media channels,
from the Top. organizing Town Halls, and implementing “Tone from
the Top.”
Dalam aspek keselamatan kerja, ADHI berkomitmen In terms of workplace safety, ADHI is committed to
menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat creating a safe and healthy work environment by
melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan, implementing the Occupational Safety, Health, and
Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (SMK3L). Hal ini Environmental Management System (SMK3L). This is
tercermin dari capaian jam kerja yang tinggi dengan reflected in high working hours, a controlled incident
tingkat insiden yang terkendali serta tingkat kepuasan rate, and a customer satisfaction rate of 94.72%
pelanggan terhadap penerapan sistem tersebut regarding the system implementation. On the other
yang mencapai 94,72%. Di sisi lain, Perseroan juga hand, the Company also strengthens its supply chain
memperkuat rantai pasok dengan memprioritaskan by prioritizing local and national suppliers, ensuring
pemasok lokal dan nasional sehingga seluruh kebutuhan that all procurement needs are met domestically. By the
pengadaan dapat dipenuhi dari dalam negeri. Hingga end of 2025, ADHI collaborated with 1,752 suppliers,
akhir tahun 2025, ADHI bekerja sama dengan 1.752 with local and national suppliers accounting for 99.77%
pemasok dengan komposisi pemasok lokal dan nasional of the total.
sebesar 99,77%.
Lebih lanjut, sebagai bagian dari komitmen terhadap Furthermore, as part of its commitment to the community,
masyarakat, ADHI menjalankan berbagai program ADHI implements various Social and Environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Responsibility (TJSL) programs with a total budget of
dengan total dana sebesar Rp2,24 miliar. Dana Rp2.24 billion. These funds are channeled through
tersebut disalurkan melalui empat pilar utama yaitu four main pillars: Social Development, Economic
Pilar Pembangunan sosial, Pembangunan Ekonomi, Development, Environmental Development, and Legal
Pembangunan Lingkungan serta Pilar Pembangunan & Governance Development. The implementation of
Hukum & Tata Kelola. Pelaksanaan program TJSL the TJSL program also reinforces ADHI’s support for
sekaligus mengukuhkan dukungan ADHI terhadap achieving the Sustainable Development Goals (SDGs).
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)
atau Sustainable Development Goals (SDGs).
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 14
14
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Kinerja Aspek Lingkungan: Environmental Performance:
ADHI terus memperkuat komitmennya dalam penerapan ADHI continues to strengthen its commitment
prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) to applying Environmental, Social & Governance
seiring dengan meningkatnya tuntutan keberlanjutan. (ESG) principles in line with increasing demands
Perseroan memastikan setiap proyek yang dijalankan for sustainability. The Company ensures that every
mematuhi seluruh regulasi, khususnya di bidang project it undertakes complies with all regulations,
lingkungan, termasuk pemenuhan persyaratan Analisis particularly in the environmental sector, including
Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Komitmen ini meeting the requirements of the Environmental
juga didukung oleh kepemilikan sertifikasi ISO 9001:2015 Impact Analysis (AMDAL). This commitment is further
dan ISO 14001:2015, serta implementasi ketentuan POJK supported by the Company’s ISO 9001:2015 and ISO
terkait keuangan berkelanjutan melalui proyek-proyek 14001:2015 certifications, as well as the implementation
ramah lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan, of OJK regulations on sustainable finance through
seperti Dumai Tirta Persada, Karian Water Service, dan environmentally friendly and sustainability-oriented
Kawasan Industri/FPLT Medan. projects, such as Dumai Tirta Persada, Karian Water
Service, and the Medan Industrial Zone/FPLT.
Selain menerapkan pada proyek yang dikerjakan, ADHI In addition to applying these principles to its projects,
juga mengintegrasikan prinsip ESG dalam operasional ADHI integrates ESG principles into its office operations
perkantoran melalui berbagai inisiatif ramah lingkungan. through various eco-friendly initiatives. These efforts
Upaya tersebut meliputi efisiensi penggunaan energi include improving energy and fuel efficiency to reduce
listrik dan bahan bakar untuk menekan emisi gas rumah greenhouse gas emissions, water conservation, waste
kaca, konservasi air, pengurangan limbah baik B3 reduction—both hazardous (B3) and non-hazardous—
maupun non-B3, serta pengelolaan air limbah secara and optimal wastewater management to prevent
optimal guna mencegah pencemaran lingkungan. environmental pollution.
Implementasi kebijakan tersebut menunjukkan hasil The implementation of these policies has yielded
yang signifikan antara lain penurunan penggunaan significant results, including a reduction in electricity
energi listrik lebih dari 50% dibandingkan tahun consumption of more than 50% compared to the
sebelumnya yang berdampak pada penurunan emisi gas previous year, resulting in a decrease in Scope 2
rumah kaca cakupan 2. Tak hanya itu, Perseroan juga greenhouse gas emissions. Furthermore, the Company
berhasil mengurangi konsumsi air sebesar 14,41% serta has successfully reduced water consumption by
menurunkan volume limbah berbahaya yang dihasilkan 14.41% and decreased the volume of hazardous
dan diangkut hingga 88,13% dibandingkan tahun 2024. waste generated and transported by 88.13% compared
to 2024.
Selanjutnya, sebagai bagian dari tanggung jawab Furthermore, as part of its environmental responsibility,
lingkungan, ADHI mengalokasikan biaya lingkungan ADHI allocated an environmental budget of Rp2.24 billion
tahun 2025 sebesar Rp2,24 miliar untuk mendukung for 2025 to support various pro-environmental programs,
berbagai program prolingkungan, termasuk pelatihan, including training, environmental conservation, and
konservasi lingkungan, serta kegiatan TJSL lainnya other TJSL activities in the environmental sector. In an
di bidang lingkungan. Dalam upaya menjaga effort to maintain biodiversity, the Company transplanted
keanekaragaman hayati, Perseroan melakukan 2,500 coral reef seedlings. Another achievement
transplantasi terumbu karang sebanyak 2.500 bibit. is that during the reporting year, ADHI received no
Pencapaian yang lain, selama tahun pelaporan, ADHI environmental complaints, reflecting the effectiveness
tidak menerima pengaduan terkait lingkungan hidup, of the Company’s environmental management.
yang mencerminkan efektivitas pengelolaan lingkungan
yang dijalankan Perseroan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 15
15
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Atas berbagai penerapan ketiga aspek tersebut, ADHI For the implementation of these three aspects, ADHI
mendapatkan apresiasi dan memenangkan berbagai received recognition and won various awards, including
penghargaan di antaranya Penghargaan Penerapan the Best OHS Implementation Award by ASTRA Tol Cipali
K3 Terbaik oleh ASTRA Tol Cipali 2025 dari Astra Tol 2025 from Astra Tol Cikopo – Palimanan; Indonesia’s
Cikopo – Palimanan; Indonesia Best Companies in HSE Best Companies in HSE Implementation 2025 with
Implementation 2025 dengan predikat: Excellent dari the “Excellent” rating from SWA Media Group; the
SWA Media Group; Indonesia Green Awards 2025 dalam Indonesia Green Awards 2025 in the “Carbon Footprint
kategori “Menghitung Jejak Karbon” melalui inisiatif Calculation” category through the Company’s Carbon
Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan yang Footprint Calculation Digitalization initiative, which
meraih predikat Platinum Alignment dari La Tofi School earned the Platinum Alignment designation from La
of Social Responsibility; K3 Award dari Pemerintah Tofi School of Social Responsibility; the OHS Award
Provinsi Banten dan Jawa Timur; serta Penghargaan from the Provincial Governments of Banten and East
Zero Accident untuk sejumlah proyek dari Gubernur Java; and the Zero Accident Award for several projects
Kalimantan Timur. from the Governor of East Kalimantan.
Strategi Pencapaian Target Target Achievement Strategy
ADHI menetapkan arah strategis jangka panjang ADHI has established a long-term strategic direction
melalui inisiatif “ADHI for ESG” dengan target menjadi through the “ADHI for ESG” initiative, aiming to become
ESG Champion di Indonesia dan masuk dalam 100 an ESG Champion in Indonesia and rank among the top
perusahaan terbaik di SEA Fortune. Strategi ini 100 companies on the SEA Fortune list. This strategy
diwujudkan melalui pengembangan proyek infrastruktur is implemented through the development of ESG-
berbasis ESG, eksplorasi investasi strategis, ekspansi based infrastructure projects, strategic investment
pasar regional, serta penguatan tata kelola dan rantai exploration, regional market expansion, as well as
pasok berkelanjutan. Sejalan dengan itu, integrasi BUMN strengthening governance and sustainable supply
Karya difokuskan pada pengembangan infrastruktur chains. In line with this, the integration of BUMN Karya
perkotaan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi focuses on developing sustainable urban infrastructure
ADHI sebagai perusahaan konstruksi yang berorientasi while simultaneously strengthening ADHI’s positioning
pada nilai dan keberlanjutan. as a construction company oriented toward value
and sustainability.
Dari aspek pemasaran dan investasi, ADHI From a marketing and investment perspective, ADHI
mengedepankan strategi pertumbuhan yang selektif prioritizes a selective growth strategy while remaining
dengan tetap fokus pada proyek pemerintah seperti focused on government projects such as the IKN and
IKN dan Proyek Strategis Nasional, serta memperluas National Strategic Projects, and expanding its market
pangsa pasar ke sektor BUMN, swasta, dan regional. share into the SOE, private, and regional sectors. Amid
Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah, ADHI government budget constraints, ADHI is also maximizing
juga memaksimalkan peluang properti berbasis Transit opportunities in Transit Oriented Development (TOD)-
Oriented Development (TOD) serta menjalin kemitraan based properties and forging strategic partnerships
strategis untuk meningkatkan nilai aset. Pada sisi to enhance asset value. On the investment side, the
investasi, Perseroan menargetkan sektor infrastruktur, Company targets the infrastructure, toll road, waste
jalan tol, pengelolaan limbah, dan air bersih, dengan management, and clean water sectors, adopting a
pendekatan selektif serta didukung rencana divestasi selective approach supported by an asset divestment
aset untuk memperkuat struktur permodalan. plan to strengthen its capital structure.
Pada aspek produksi dan keuangan, ADHI In terms of production and finance, ADHI implements
mengimplementasikan prinsip operating excellence, the principles of operating excellence, cost efficiency
efisiensi biaya melalui value engineering, serta through value engineering, and a shift from a sales-
transformasi dari pendekatan sales oriented menjadi oriented to a value-oriented approach. Strengthening
value oriented. Penguatan supply chain management, supply chain management, optimizing collection periods,
optimalisasi collection period, serta pengelolaan and maintaining a healthy financial structure are key
struktur keuangan yang sehat menjadi fokus utama priorities to ensure liquidity and profitability. Additionally,
untuk menjaga likuiditas dan profitabilitas. Selain itu, the Company is promoting asset optimization, budget
Perseroan juga mendorong optimalisasi aset, efisiensi efficiency, and the implementation of project financing
anggaran, serta penerapan skema project financing schemes to enhance cost management discipline and
untuk meningkatkan disiplin pengelolaan biaya dan project performance.
kinerja proyek.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 16
16
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Di sisi pendukung, ADHI terus memperkuat kapabilitas On the support side, ADHI continues to strengthen
sumber daya manusia melalui pengembangan talenta, human resource capabilities through talent development,
peningkatan produktivitas, serta perbaikan proses productivity improvements, and business process
bisnis. Hal ini didukung oleh penguatan aspek legal enhancements. This is supported by strengthening
dan kepatuhan, penerapan sistem teknologi terintegrasi legal and compliance aspects, implementing integrated
seperti ERP SAP, serta penguatan sistem pengendalian technology systems such as SAP ERP, and enhancing
internal dan manajemen risiko. Komitmen terhadap internal control systems and risk management.
aspek Health, Safety, and Environment (HSE) juga Commitment to Health, Safety, and Environment (HSE)
ditingkatkan melalui penerapan quality excellence, is also being strengthened through the implementation
zero fatality accident, serta program konstruksi of quality excellence, a zero-fatality accident policy,
berbasis ESG yang mendukung target dekarbonisasi and ESG-based construction programs that support
dan keberlanjutan jangka panjang. decarbonization targets and long-term sustainability.
Prospek dan Peluang Outlook and Opportunities
ADHI memandang tahun 2026 sebagai fase awal ADHI views 2026 as the initial phase of performance
pemulihan kinerja pasca langkah konsolidasi dan recovery following the consolidation and restructuring
penyehatan yang dilakukan sepanjang 2025. measures implemented throughout 2025. Significant
Penyesuaian nilai aset dan pencadangan yang signifikan asset revaluations and provisions serve as the
menjadi landasan untuk memperbaiki kualitas neraca foundation for improving balance sheet quality and
serta meningkatkan transparansi keuangan. Ke depan, enhancing financial transparency. Moving forward, the
Perseroan berfokus pada penguatan proyek berbasis Company is focusing on strengthening downstream-
hilirisasi dan green construction, sejalan dengan arah oriented and green construction projects, in line with
pembangunan nasional yang semakin menekankan national development priorities that increasingly
aspek keberlanjutan. Selain itu, potensi realisasi piutang emphasize sustainability. Additionally, the potential
dari proyek strategis seperti LRT Jabodebek dan Tol realization of receivables from strategic projects, such
Aceh–Sigli diharapkan dapat memperbaiki arus kas as the Jabodebek LRT and the Aceh–Sigli Toll Road, is
secara signifikan. expected to significantly improve cash flow.
Prospek pertumbuhan ADHI pada 2026 juga didukung ADHI’s growth outlook for 2026 is also supported by a
oleh pipeline proyek yang masih kuat dengan robust project pipeline, targeting new contracts worth
menargetkan kontrak baru sebesar Rp23,8 triliun, Rp23.8 trillion—a 31.49% increase compared to the
naik 31,49% dibandingkan realisasi 2025 senilai Rp18,1 2025 realization of Rp18.1 trillion. The Company’s focus
triliun. Fokus Perseroan pada lini bisnis engineering dan on engineering and construction as core competencies
konstruksi sebagai core competency selaras dengan aligns with government policies encouraging BUMN
kebijakan pemerintah yang mendorong BUMN karya Karya to reinvigorate their core businesses. On the
kembali memperkuat bisnis inti. Di sisi lain, kebutuhan other hand, the persistently high demand for national
pembangunan infrastruktur nasional yang tetap tinggi, infrastructure development—across the road, building,
baik pada sektor jalan, gedung, maupun sumber daya and water resources sectors—presents a sustainable
air, menjadi peluang berkelanjutan bagi Perseroan opportunity for the Company to selectively and
untuk memperluas portofolio proyek secara selektif strategically expand its project portfolio.
dan terukur.
Secara industri, tahun 2026 juga menjadi momentum From an industry perspective, 2026 also marks a pivotal
penting bagi sektor konstruksi melalui rencana integrasi moment for the construction sector through the planned
BUMN karya yang bertujuan memperkuat struktur consolidation of BUMN Karya, aimed at strengthening
keuangan, efisiensi operasional, dan daya saing. financial structures, operational efficiency, and
Langkah ini diproyeksikan menjadi katalis perbaikan competitiveness. This is projected to serve as a catalyst
fundamental dan membuka peluang sinergi yang lebih for fundamental improvement and open up greater
besar, meskipun proses restrukturisasi masih akan opportunities for synergy, although the restructuring
berlangsung secara bertahap. Dengan dukungan proyek process will still proceed gradually. With the support of
strategis nasional, potensi kontrak baru, serta perbaikan national strategic projects, potential new contracts, and
tata kelola dan struktur keuangan, ADHI memiliki improvements in governance and financial structure,
peluang untuk bertransformasi menjadi perusahaan ADHI has the opportunity to transform into a healthier,
konstruksi yang lebih sehat, adaptif, dan berkelanjutan more adaptive, and sustainable construction company
dalam jangka panjang. in the long term.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 17
17
Penjelasan Direksi
Director’s Explanation
Apresiasi Appreciation
ADHI menyadari bahwa kinerja tahun 2025 mengalami ADHI recognizes that its 2025 performance contracted
kontraksi dibandingkan periode sebelumnya, namun compared to the previous period; however, the disciplined
langkah-langkah penyehatan yang dilakukan secara financial restructuring measures implemented have
disiplin telah memperkuat fondasi keuangan Perseroan significantly strengthened the Company’s financial
secara signifikan. Upaya ini meningkatkan kualitas foundation. These efforts have improved the quality
neraca, transparansi, serta ketahanan bisnis sebagai of the balance sheet, transparency, and business
bekal memasuki fase pemulihan pada tahun 2026. resilience, positioning the Company to enter the
Dengan semangat optimisme dan transformasi recovery phase in 2026. With a spirit of optimism and
yang berkelanjutan, ADHI siap memanfaatkan continuous transformation, ADHI is ready to leverage
momentum tersebut untuk mendorong pertumbuhan this momentum to drive more sound, adaptive growth
yang lebih sehat, adaptif, dan selaras dengan arah aligned with the direction of national development.
pembangunan nasional.
Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya We extend our highest appreciation to the Board of
kepada Dewan Komisaris atas pengawasan dan arahan Commissioners for their supervision and strategic
strategis yang senantiasa memastikan efektivitas guidance, which consistently ensures the effective
implementasi kebijakan Perseroan. Ucapan terima implementation of the Company’s policies. We also
kasih juga kami sampaikan kepada para pemegang express our gratitude to our shareholders for the trust
saham atas kepercayaan yang diberikan, serta kepada they have placed in us, as well as to all ADHI personnel
seluruh insan ADHI atas dedikasi dan komitmennya for their dedication and commitment in facing various
dalam menghadapi berbagai tantangan. Tidak lupa, kami challenges. We also appreciate the continued support
menghargai dukungan berkelanjutan dari mitra usaha, from our business partners, customers, the government,
pelanggan, pemerintah, regulator, dan masyarakat. regulators, and the community. The synergy among all
Sinergi seluruh pemangku kepentingan ini menjadi these stakeholders serves as the primary foundation for
fondasi utama bagi ADHI untuk terus bertumbuh sebagai ADHI to continue growing as an innovative, competitive,
perusahaan konstruksi yang inovatif, berdaya saing, and sustainable construction company.
dan berkelanjutan.
Jakarta, 15 April 2026 I April, 15 2026
Atas Nama Direksi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
On behalf of the Board of Directors of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Moeharmein Zein Chaniago
Direktur Utama
President Director
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 18
18
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
#BeyondConstruction
01 Tentang Laporan
Keberlanjutan
About Sustainability Reports
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 19
19
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan menjadi instrumen penting dalam
memperkuat akuntabilitas ADHI kepada seluruh pemangku
kepentingan. Kehadirannya menegaskan komitmen Perseroan
terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab sekaligus
meningkatkan daya saing dan kepercayaan pasar.
The Sustainability Report serves as a vital tool in reinforcing ADHI’s
accountability to all stakeholders. Its existence underscores the
Company’s commitment to responsible business practices while
enhancing competitiveness and market confidence.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 20
20
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk merupakan perusahaan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk is a construction services
jasa konstruksi yang aktivitas usahanya menimbulkan company whose business activities have significant
dampak lingkungan dan sosial yang cukup besar. environmental and social impacts. Therefore, the annual
Karena itu, penerbitan Laporan Keberlanjutan setiap publication of a Sustainability Report is essential for the
tahun menjadi hal yang penting bagi Perusahaan untuk Company to maintain transparency in its operational
menjaga transparansi dalam kegiatan operasionalnya. activities. Through this report, ADHI outlines its
Melalui laporan ini, ADHI memaparkan rencana plans and implementation of environmental impact
serta pelaksanaan pengelolaan dampak lingkungan, management, while also demonstrating its contributions
sekaligus menunjukkan kontribusinya terhadap to the social and economic development of communities
pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di in the Company’s operational areas.
wilayah operasional Perusahaan.
Di sisi lain, Laporan Keberlanjutan juga menjadi On the other hand, the Sustainability Report also
instrumen penting untuk memperkuat akuntabilitas serves as a vital tool to strengthen the Company’s
Perusahaan kepada seluruh pemangku kepentingan, accountability to all stakeholders, both internal and
baik internal maupun eksternal. Kehadiran laporan ini external. The publication of this report reaffirms ADHI’s
menegaskan komitmen ADHI dalam menjalankan praktik commitment to conducting responsible and sustainable
bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. business practices. Furthermore, the issuance of the
Selain itu, penerbitan Laporan Keberlanjutan menjadi Sustainability Report is a strategic step for ADHI to
langkah strategis bagi ADHI untuk meningkatkan daya enhance its competitiveness and serves as a key
saing serta menjadi sarana penting dalam membangun instrument in building market trust.
kepercayaan pasar.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 21
21
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Tidak hanya itu, Laporan Keberlanjutan juga Moreover, the Sustainabilit y Report reflects
merefleksikan peran ADHI dalam mendukung ADHI’s role in supporting the achievement of the
pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Sustainable Development Goals (SDGs), particularly
atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), in the environmental and social development aspects.
khususnya pada aspek lingkungan dan pembangunan Thus, this report serves not only as a compliance
sosial. Dengan demikian, laporan ini tidak hanya document but also as a tangible manifestation of the
berfungsi sebagai dokumen kepatuhan, tetapi juga Company’s commitment to maintaining business and
menjadi wujud komitmen nyata Perusahaan dalam environmental sustainability.
menjaga keberlanjutan bisnis dan lingkungan.
Laporan Keberlanjutan PT ADHI KARYA (Persero) The 2025 Sustainability Report of PT ADHI KARYA
Tbk Tahun 2025 merupakan penerbitan yang ke- (Persero) Tbk is the 10th edition, while the previous
10, sementara laporan sebelumnya diterbitkan pada report was published on April 8, 2025. The preparation
08 April 2025. Penyusunan dan penerbitan laporan and publication of this report constitute the Company’s
ini merupakan bentuk kepatuhan Perusahaan compliance with Financial Services Authority (OJK)
terhadap Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Regulation No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan of Sustainable Finance for Financial Services
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Institutions, Issuers, and Public Companies, or the
dan Perusahaan Publik atau POJK Keuangan/Kegiatan OJK Regulation on Sustainable Finance/Activities. As
Berkelanjutan. Sebagai bagian dari perusahaan publik, a public company, ADHI is required to implement these
ADHI wajib menerapkan peraturan tersebut sejak 1 regulations effective January 1, 2021. [GRI 2-3]
Januari 2021. [GRI 2-3]
Prinsip Pelaporan Reporting Principles
Laporan ADHI disusun dengan mengacu pada delapan ADHI’s report is prepared in accordance with the eight
prinsip pelaporan yang ditetapkan dalam GRI 1: reporting principles established in GRI 1: Foundation
Landasan 2021, yaitu sebagai berikut: 2021, as follows:
1. Akurasi: 1. Accuracy:
Perusahaan melaporkan informasi yang benar dan The company reports accurate and sufficiently
cukup terperinci agar dapat dilakukan penilaian detailed information to enable an assessment of
dampak organisasi. the organization’s impacts.
2. Keseimbangan: 2. Balance:
Perusahaan melaporkan informasi dengan cara The company reports information neutrally and
netral dan menyediakan gambaran yang seimbang provides a balanced picture of the organization’s
tentang dampak negatif dan positif organisasi. negative and positive impacts.
3. Kejelasan: 3. Clarity:
Perusahaan menyajikan informasi yang dapat diakses The company presents information that is accessible
dan dipahami oleh semua pengguna informasi. and understandable to all users of the information.
4. Keterbandingan: 4. Comparability:
Perusahaan memilih, menyusun, dan menyajikan The company selects, compiles, and presents
informasi secara konsisten agar dapat menganalisis information consistently so that changes in the
perubahan dampak organisasi dari waktu ke waktu, organization’s impacts over time can be analyzed,
serta menilai keterkaitan dampak tersebut dengan and the relationship between those impacts
dampak yang ditimbulkan oleh organisasi lain. and those caused by other organizations can
be assessed.
5. Kelengkapan: 5. Completeness
Perusahaan menyediakan informasi yang memadai The company provides sufficient information to
agar penilaian dampak organisasi dapat dilakukan enable an assessment of the organization’s impacts
selama periode pelaporan. during the reporting period.
6. Konteks keberlanjutan: 6. Sustainability context:
Perusahaan mengungkapkan informasi mengenai The company discloses information regarding the
dampak yang ditimbulkan dalam konteks impacts it generates within the broader context of
pembangunan berkelanjutan yang lebih luas. sustainable development.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 22
22
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
7. Ketepatan waktu: 7. Timeliness:
Perusahaan menyampaikan informasi secara The company communicates infor mation
berkala dan menyediakannya tepat waktu agar periodically and makes it available on time so that
dapat digunakan sebagai dasar pengambilan it can be used as a basis for decision-making by
keputusan oleh para pengguna informasi. information users.
8. Keterverifikasian: 8. Verifiability:
Perusahaan mengumpulkan, mencatat, menyusun, The company collects, records, compiles, and
dan menganalisis informasi dengan cara yang analyzes information in a manner that allows it to
memungkinkan informasi tersebut ditelaah untuk be reviewed to assess its quality.
menilai kualitasnya.
Rujukan Laporan Report References
Laporan ini disusun dengan mengacu pada POJK This report was prepared in accordance with POJK
No. 51/POJK.03/2017, SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, No. 51/POJK.03/2017, SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021,
serta GRI Standards Universal 2021 (Standar GRI) yang and the 2021 GRI Universal Standards (GRI Standards)
diterbitkan oleh Global Sustainability Standards Board published by the Global Sustainability Standards Board
(GSSB). GSSB merupakan lembaga yang dibentuk oleh (GSSB). The GSSB is an organization established by the
Global Reporting Initiative (GRI) untuk mengembangkan Global Reporting Initiative (GRI) to develop sustainability
standar pelaporan keberlanjutan. Selain itu, penyusunan reporting standards. Additionally, the preparation of
laporan ini juga merujuk pada GRI G4 Pengungkapan this report also references the GRI G4 Construction
Sektor Konstruksi dan Real Estat 2013. and Real Estate Sector Disclosure 2013.
Sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam In line with the Company’s commitment to conducting
menjalankan kegiatan usaha berkelanjutan, kami sustainable business operations, we strive to present
berupaya menyajikan seluruh informasi dan data all information and data required by these guidelines.
yang dipersyaratkan dalam pedoman tersebut. Untuk To help readers locate information in accordance with
memudahkan pembaca menemukan informasi yang the regulations, we have included specific markers in
sesuai dengan ketentuan, kami mencantumkan penanda the form of letters and numbers as listed in Appendix
khusus berupa huruf dan angka sebagaimana tercantum II of POJK No. 51/POJK.03/2017 and SEOJK No. 16/
dalam Lampiran II POJK No. 51/POJK.03/2017 dan SEOJK.04/2021, or in the form of GRI Standard and
SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, atau berupa angka GRI G4 disclosure codes within the relevant sentences
pengungkapan Standar GRI dan GRI G4 pada bagian or paragraphs. A complete breakdown of the report’s
kalimat atau alinea yang relevan. Adapun rincian lengkap compliance with these two references is presented at
mengenai kesesuaian isi laporan dengan kedua acuan the end of this report.
tersebut disajikan pada bagian akhir laporan ini.
Melalui penyusunan laporan ini, kami berharap seluruh Through the preparation of this report, we hope that
pemangku kepentingan, seperti pelanggan, pemegang all stakeholders, such as customers, shareholders,
saham, karyawan, pemerintah, masyarakat, media, employees, the government, the public, the media,
pemasok, dan pemangku kepentingan lainnya, dapat suppliers, and other stakeholders, can understand the
memahami komitmen serta kontribusi Perusahaan Company’s commitment and contributions in supporting
dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan the achievement of the Sustainable Development Goals
Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
(SDGs).
Informasi keuangan dalam laporan ini disajikan dalam Financial information in this report is presented
mata uang Rupiah, kecuali dinyatakan lain. Dalam in Indonesian Rupiah, unless otherwise stated. In
penyajian data keuangan, kami menggunakan metode presenting financial data, we use methods in accordance
yang mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi with Indonesian Financial Accounting Standards
Keuangan (PSAK) Indonesia. Sementara itu, data (PSAK). Meanwhile, sustainability data is compiled
keberlanjutan disusun dengan menggunakan metode using internationally recognized measurement methods.
pengukuran yang berlaku secara internasional. Untuk To reach a wider audience, this report is published
menjangkau pembaca yang lebih luas, laporan ini in two languages: Indonesian and English. To assist
diterbitkan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia stakeholders in analyzing the Company’s performance
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 23
23
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
dan Bahasa Inggris. Guna membantu pemangku trends, the quantitative data in this report is presented
kepentingan dalam menganalisis tren kinerja based on the principle of comparability for at least three
Perusahaan, data kuantitatif dalam laporan ini disajikan consecutive years.
berdasarkan prinsip daya banding (comparability)
sekurang-kurangnya untuk tiga tahun berturut-turut.
Cakupan dan Batasan Laporan Reporting Scope and Limitations
Laporan ini memuat kegiatan operasional ADHI di bidang This report covers ADHI’s operational activities in the
ekonomi, lingkungan, dan sosial beserta dampak yang economic, environmental, and social spheres, along
ditimbulkan selama periode 1 Januari 2025 sampai with the impacts generated during the period from
31 Desember 2025, termasuk dampak positif yang January 1, 2025, to December 31, 2025, including
bersifat material. Laporan ini tidak mencakup kegiatan material positive impacts. This report does not cover
operasional anak perusahaan. [GRI 2-2] the operational activities of subsidiaries. [GRI 2-2]
Siklus, Periode Pelaporan dan Pernyataan Cycle, Reporting Period, and Statement of
Penggunaan Use
Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan As an integral part of the Company’s Annual Report,
Tahunan Perusahaan, laporan ini diterbitkan setiap this report is published annually. ADHI has reported
tahun. ADHI telah melaporkan informasi yang dikutip the information cited in the GRI content index for the
pada indeks konten GRI untuk periode dari 1 Januari period from January 1, 2025, to December 31, 2025,
2025-31 Desember 2025 “Sesuai dengan Standard “in accordance with GRI Standards.” [GRI 2-3]
GRI.” [GRI 2-3]
Perubahan Terkait Laporan Changes to the Report
Pada Laporan Keberlanjutan 2025 terdapat penambahan In the 2025 Sustainability Report, there are additional
topik material dibandingkan dengan tahun sebelumnya, material topics compared to the previous year, which
yang diantaranya mencakup Dampak Lingkungan dari include Environmental Impacts of Project Development
Pengembangan Proyek serta Tata Kelola. Penambahan and Governance. The addition of these material topics
topik material tersebut ditetapkan setelah Perusahaan was determined following the Company’s review of the
melakukan peninjauan atas topik material tahun 2024 2024 material topics, involving internal and external
dengan melibatkan pemangku kepentingan internal dan stakeholders as well as input from a sustainability
eksternal serta masukan dari konsultan keberlanjutan consultant, namely the Center for Environmental, Social,
yang digunakan untuk melakukan penilaian, yaitu Center & Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga,
for Environmental, Social, & Governance Studies (CESGS) in accordance with the GRI Standards Universal 2021
Universitas Airlangga, sesuai panduan GRI Standards guidelines. Through this review, the Company not only
Universal 2021. Melalui peninjauan ini, Perusahaan continuously identified and assessed impacts, but also
tidak hanya mengidentifikasi dan menilai dampak ensured that the material topics presented in this report
secara berkelanjutan, tetapi juga memastikan bahwa truly reflect the most significant impacts during the
topik material yang disajikan dalam laporan ini benar- reporting year. The material topic review was carried
benar mencerminkan dampak paling signifikan selama out by involving various strategic functions at ADHI, the
tahun pelaporan. Peninjauan topik material tersebut personnel responsible for preparing the sustainability
dilaksanakan dengan melibatkan berbagai fungsi report, as well as the consultant. The review was
strategis di ADHI, para penanggung jawab penyusunan conducted by examining material topics within the same
laporan keberlanjutan, serta konsultan. Peninjauan industry and benchmarking them against the material
topik material dilakukan dengan meneliti topik material topics adopted by ADHI. [GRI 3-1]
pada industri yang sama dan membandingkannya
dengan topik material yang diadopsi oleh ADHI.
[GRI 3-1]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 24
24
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Proses untuk menentukan topik material
Process for determining material topics
Mengidentifikasi dan menilai dampak secara berkesinambungan Menentukan topik material untuk pelaporan
Identify and assess impacts on an ongoing basis Define material topics for reporting
Melibatkan berbagai pemangku Menguji topik material dengan
kepentingan dan pakar yang relevan pakar dan pengguna informasi
Engage with relevant stakeholder and Test material topics with
experts experts and information users
1 2 3 4 Topik Material
Material Topics
Memahami Mengidentifikasi Menilai Memprioritaskan
konteks dampak aktual signifikasi dampak paling
organisasi dan potensial dampak signifikan untuk
pelaporan
Understand The Identify actual Assesing the
organizational and potential significance of Prioritize the
context impacts the impact most significant
impacts for
reporting
Menggunakan Mempertimbangkan
standar sektor untuk topik dan dampak Menguji topik material
memahami konteks yang dideskripsikan terhadap topik dalam
sektor dalam standar sektor standar sektor
Using sector Consider the Examine the material
standards to topics and impacts topics against topics in
understand sector described in the the sector standards
context sector standards
Daftar 15 topik material untuk laporan tahun 2025 The list of 15 material topics for the 2025 report, which
yang telah disepakati tersebut sudah memperoleh has been agreed upon, has received approval from the
persetujuan dari Direksi. Adapun daftar lengkap topik Board of Directors. The complete list of material topics
material dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025 in the 2025 Sustainability Report is as follows: [GRI 3-2]
adalah sebagai berikut: [GRI 3-2]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 25
25
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Tabel Topik Material Tahun 2025
Table of Material Topics in 2025
Nomor Boundary
Pengungkapan
Kenapa Topik Ini Material
Topik Material GRI Standards
Topic Materiality[GRI 3-3] Di Luar
Material Topics GRI Standards Di Dalam ADHI
ADHI
Disclosure Within ADHI
Outside ADHI
Number
Topik Lingkungan
Environmental Topics
Emisi & Perubahan Menggambarkan Komitmen Perseroan terhadap 305-1, 305-2, √
Iklim pengurangan emisi 305-3, 305-4,
Emissions & Climate Illustrates the Company’s Commitment to reducing 305-5, 305-6,
Change Emissions 305-7
Dampak Lingkungan Menggambarkan dampak yang ditimbulkan - √
dari Pengembangan dari kegiatan pengembangan proyek terhadap
Proyek lingkungan
Environmental Describes the impacts arising from project
Impacts of Project development activities on the environment
Development
Limbah Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap 306-1, 306-2, √ √
Waste pengelolaan limbah yang aman bagi lingkungan 306-3, 306-4,
Demonstrating the Company’s commitment to safe 306-5
waste management
for the environment
Air dan Air Limbah Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap 303-1, 303-2, √ √
(Efluen) pengelolaan sumber daya air yang ketersediaannya 303-3, 303-4,
Water and Effluents kian terbatas 303-5
Demonstrating the Company’s commitment to
managing water resources, the availability of which
is becoming increasingly limited
Energi Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap 302-1, 302-2, √
Energy pengelolaan energi yang ketersediannya kian 302-3, 302-4,
terbatas. 302-5
Describes the Company’s commitment to energy
management in the face of increasingly limited
energy availability.
Material Menggambarkan kepedulian Perusahaan terhadap 301-3 √ √
Materials penggunaan material yang ramah lingkungan bagi
kegiatan operasional di Perusahaan
Demonstrates the Company’s commitment to using
environmentally friendly materials in its operations
Topik Sosial
Social Topics
Kepegawaian Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam 401-1, 401-2, √
Employment memberikan kesempatan bekerja yang 401-3
setara bagi seluruh insan serta menghormati HAM
Demonstrates the Company’s commitment to
providing equal employment opportunities
equal employment opportunities for all individuals
and respecting human rights
Kesehatan dan Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam 403-1, 403-2, √
Keselamatan Kerja menjaga keselamatan dan kesehatan karyawan di 403-3, 403-4,
Occupational Health tempat kerja 403-5, 403-6,
and Safety Demonstrates the Company’s commitment to 403-7, 403-8,
ensuring the safety and health of employees in the 403-9, 403-10
workplace
Masyarakat Lokal Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam 413-1, 413-2 √ √
Local Communities menebar manfaatnya bagi masyarakat
Demonstrating the Company’s commitment to
bringing benefits to the community
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 26
26
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Tabel Topik Material Tahun 2025
Table of Material Topics in 2025
Nomor Boundary
Pengungkapan
Kenapa Topik Ini Material
Topik Material GRI Standards
Topic Materiality[GRI 3-3] Di Luar
Material Topics GRI Standards Di Dalam ADHI
ADHI
Disclosure Within ADHI
Outside ADHI
Number
Pelatihan dan Menggambarkan komitmen Perseroan dalam upaya 404-3 √
pendidikan meningkatkan kompetensi pekerja
Training and Demonstrates the Company’s commitment to
Education enhancing employee competencies
Pemasaran dan Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam 417-1 √
Pelabelan menyediakan informasi produk yang jelas bagi
Marketing and Pelanggan
Labeling Demonstrates the Company’s commitment to
providing clear product information to customers
Topik Tata Kelola
Governance Topics
Tata Kelola Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam 2-9, 2-10, 2-11, √
Governance menerapkan tata kelola yang baik, transparan, dan 2-12, 2-14, 2-15,
akuntabel guna memastikan keberlanjutan usaha 2-17, 2-18, 2-19,
serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku 2-20, 2-21, 2-27
Describes the Company’s commitment to
implementing good governance practices that are
transparent and accountable to ensure business
sustainability and regulatory compliance
Antikorupsi Menggambarkan komitmen Perusahaan untuk 205-1, 205-2, √
Anti-Corruption memerangi dan mencegah adanya praktik korupsi di 205-3
Perseroan
Describes the Company’s commitment to combating
and preventing corrupt practices within the
Company
Praktik Pengadaan Menggambarkan komitmen Perseroan terhadap 204-1 √ √
Procurement keberadaan pemasok lokal
Practices Describes the Company’s commitment to supporting
local suppliers
Topik Ekonomi
Economic Topics
Kinerja ekonomi Menggambarkan pencapaian dan kinerja 201-1, 201-2, √
Economic Perusahaan selama tahun pelaporan 201-3, 201-4
performance Describes the Company’s achievements and
performance during the reporting year
Keberadaan Pasar Menggambarkan komitmen Perseroan dalam 202-1, 202-2 √
Market Presence memberikan upah dan gaji yang layak
bagi seluruh karyawan
Describes the Company’s commitment to providing
fair wages and salaries for all employees
Dampak Ekonomi Menggambarkan komitmen Perusahaan dalam 203-1, 203-2 √ √
tidak Langsung membangun sarana dan prasarana yang layak
Indirect Economic Describes the Company’s commitment to building
Impacts adequate facilities and infrastructure
Pernyataan Ulang Informasi Restated Information
Untuk mendukung validitas isi laporan, setiap pernyataan To support the validity of the report’s content, each
ulang atas informasi yang telah disampaikan pada restatement of information previously presented in the
laporan sebelumnya diberi tanda *disajikan kembali. report is marked with *restated. In this report, such
Dalam laporan ini, penyajian kembali tersebut antara restatements include, among others, Table of Goods
lain berkaitan dengan Tabel Pemasok Barang dan Jasa and Services Suppliers and Contract Values [GRI 2-4]
beserta Nilai Kontrak [GRI 2-4]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 27
27
Tentang Laporan Keberlanjutan
About the Sustainability Report
Verifikasi oleh Pihak Independen Verification by an Independent Party
Laporan Keberlanjutan ini belum diverifikasi oleh This Sustainability Report has not been verified by an
Penyedia Jasa Assurance (Assurance Services Assurance Services Provider. However, PT ADHI KARYA
Provider). Namun demikian, PT ADHI KARYA (Persero) (Persero) Tbk warrants that all information disclosed
Tbk menjamin bahwa seluruh informasi yang in this report is true, accurate, and factual. [GRI 2-5]
diungkapkan dalam laporan ini adalah benar, akurat,
dan faktual. [GRI 2-5]
Aksesibilitas dan Umpan Balik Accessibility and Feedback
ADHI mengundang para pembaca dan pemangku ADHI invites readers and stakeholders to access and
kepentingan untuk mengakses serta mengunduh download the Sustainability Report via the website
Laporan Keberlanjutan melalui situs web www.adhi. www.adhi.co.id. We welcome comments, ideas, and
co.id. Kami terbuka terhadap komentar, gagasan, dan feedback to improve the quality of the report in the next
umpan balik sebagai bahan perbaikan kualitas laporan period. Such input can be submitted to us via: [GRI 2-3]
pada periode berikutnya. Berbagai masukan tersebut
dapat disampaikan kepada kami melalui: [GRI 2-3]
Corporate Secretary Corporate Secretary
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower ADHI Tower
Jl. MT Haryono No. 27, Jl. MT Haryono No. 27,
Jakarta 13630 - Indonesia Jakarta 13630 - Indonesia
Telp: +62 21 797 5312 Telp: +62 21 797 5312
E-mail: adhi@adhi.co.id E-mail: adhi@adhi.co.id
Email Informasi : corpcomm@adhi.co.id Information Email: corpcomm@adhi.co.id
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 28
28
Profil Perusahaan
Company Profile
#BeyondConstruction
02 Profil
Perusahaan
Company Profile
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 29
29
Profil Perusahaan
Company Profile
Pada tahun 2025, kepemilikan saham ADHI dialihkan dari
Kementerian BUMN kepada PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
dan PT Danantara Asset Management (Persero) sebagaimana
diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2025.
In 2025, ADHI’s shareholding was transferred from the Ministry of
State-Owned Enterprises to PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
and PT Danantara Asset Management (Persero) as stipulated in
Government Regulation No. 15 of 2025.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 30
30
Profil Perusahaan
Company Profile
Informasi Umum dan Identitas Perusahaan
General Information and Corporate Identity
Nama [GRI 2-1] PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Name [GRI 2-1]
Nama Panggilan [GRI 2-1] ADHI
Nickname [GRI 2-1]
Bidang Usaha [GRI 2-4] Jasa Konstruksi
Line of Business [GRI 2-4] Construction Services
Status Perusahaan [GRI 2-1] Perusahaan Terbuka
Company Status [GRI 2-1] Limited Liability Company
Tanggal Pendirian 11 Maret 1960
Date of Establishment March 11, 1960
Dasar Hukum • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 2 Tahun 1960 Tentang Penentuan Pemborongan
Legal Basis Milik Belanda yang Dikenakan Nasionalisasi.
• Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik No. 5 Tahun 1960 tanggal 11
Maret 1960.
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 65 Tahun 1961 tentang Pendirian Perusahaan
Negara “Adhi Karya”.
• Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 41 Tahun 1971 tentang Pengalihan Bentuk
Perusahaan Bangunan Negara Adhi Karya Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
• Akta Notaris No. 1 Tanggal 1 Juli 1974 yang diubah melalu Akta No. 2 Tanggal 3 Desember
1974 dibuat di hadapan Kartini Muljadi SH, Notaris di Jakarta, yang telah disahkan oleh Menteri
Kehakiman melalui Surat Keputusan Menteri Kehakiman No. Y.A.5/5/13 Tanggal 7 Januari 1975.
• Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 2 of 1960 on the Determination of
Dutch-Owned Contracts Subject to Nationalization.
• Minister of Public Works and Electricity Decree No. 5 of 1960 dated March 11, 1960.
• Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 65 of 1961 on the Establishment of
the State-Owned Enterprise "Adhi Karya".
• Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 41 of 1971 on the Conversion of the
State Construction Company Adhi Karya into a Limited Liability Company (Persero).
• Notarial Deed No. 1 dated July 1, 1974, amended by Deed No. 2 dated December 3, 1974,
drawn up before Kartini Muljadi, S.H., Notary in Jakarta, which was ratified by the Minister of
Justice through Minister of Justice Decree No. Y.A.5/5/13 dated January 7, 1975.
Akta Pendirian Perusahaan Akta No. 1 Tanggal 1 Juni 1974
Company Establishment Deed Deed No. 1 dated June 1, 1974
Kepemilikan Saham [GRI 2-1][OJK C.3] Pemerintah Republik Indonesia: 64%
Shareholding [GRI 2-1][OJK C.3] Publik: 36%
Government of the Republic of Indonesia: 64%
Public: 36%
Modal Dasar 22.000.000.000 saham dengan nilai nominal Rp2.200.000.000 atau masing-masing bernilai
Authorized Capital Rp100 per saham.
22,000,000,000 shares with a nominal value of Rp2,200,000,000 or Rp100 per share.
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 8.407.608.979 saham dengan nilai nominal Rp840.760.897.900
Issued and Fully Paid-up Capital 8,407,608,979 shares with a nominal value of Rp840,760,897,900.
Pencatatan di Bursa 18 Maret 2004
Initial Public Offering March 18, 2004
Bursa Saham Bursa Efek Indonesia
Stock Exchange Indonesia Stock Exchange
Jenis Saham Saham Seri A Dwiwarna dan Saham Seri B
Type of Shares Series A Dwiwarna Stocks and Series B Stocks
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 31
31
Profil Perusahaan
Company Profile
Kode Saham ADHI
Ticker Code
Hasil Pemeringkat obligasi idA- (Single A-) Outlook Positive
oleh Pefindo tahun 2024
Bond rating results by Pefindo in 2024
Kode Obligasi • Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap I
Bond Code » ADHI02CN1 jatuh tempo pada 22 Juni 2022
• Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II
» Seri A: ADHI02ACN2 jatuh tempo pada 25 Juni 2022
» Seri B: ADHI02BCN2 jatuh tempo pada 25 Juni 2024
• Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap I
» ADHI03CN1 jatuh tempo pada 18 November 2023
• Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap II Tahun 2021
» Seri A: ADHI03ACN2 jatuh tempo pada 4 September 2022
» Seri B: ADHI02BCN2 jatuh tempo pada 24 Agustus 2024
• Obligasi Berkelanjutan III Adhi Tahap III 2022
» Seri A: ADHI03ACN3, jatuh tempo pada 24 Mei 2025
» Seri B: ADHI03BCN3, jatuh tempo pada 24 Mei 2027
» Seri C: ADHI03CCN3, jatuh tempo pada 24 Mei 2029
• Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Tahap I Tahun 2024
» Seri A: ADHI04CN1, jatuh tempo pada 9 Juli 2027
• Adhi Karya Shelf Registered Bond II Phase I
» ADHI02CN1 maturing on June 22, 2022
• Adhi Karya Shelf Registered Bond II Phase I
» Series A: ADHI02ACN2 maturing on June 25, 2022
» Series B: ADHI02BCN2 maturing on June 25, 2024
• Adhi Karya Shelf Registered Bond III Phase I
» ADHI03CN1 maturing on November 18, 2023
• Adhi Karya Shelf Registered Bond III Phase I 2021
» Series A: ADHI03ACN2 maturing on September 4, 2022
» Series B: ADHI02BCN2 maturing on August 24, 2024
• Adhi Karya Shelf Registered Bond III Phase III 2021
» Series A: ADHI03ACN3 maturing on May 24, 2025
» Series B: ADHI03BCN3 maturing on May 24, 2027
» Series C: ADHI03CCN3 maturing on May 24, 2029
• Adhi Karya Shelf Registered Bond IV Phase I 2024
» Series A: ADHIACN1 maturing on July 9, 2027
Jumlah Pegawai [GRI 2-6] 2.109 orang per 31 Desember 2025
Number of Employees [GRI 2-6] 2,109 personnel as of December 31, 2025
Alamat Kantor Pusat [GRI 2-1] [OJK C.2] ADHI Tower
Head Office Address [GRI 2-1] [OJK C.2] Jl. MT Haryono No. 27,
Jakarta 13630
Telepon +62 21 797 5312
Phone
Faksimile +62 21 797 5311
Faximiline
Email adhi@adhi.co.id
Situs Perusahaan www.adhi.co.id
Company Website
Entitas Anak dan Asosiasi Entitas Anak | Subsidiaries:
Subsidiaries and Associates • PT Adhi Persada Properti (APP)
• PT Adhi Persada Gedung (APG)
• PT Adhi Persada Beton (APB)
• PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP)
• PT Dumai Tirta Persada (DTP)
• PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA)
• PT Adhi Jalintim Riau (AJR)
Entitas Afiliasi | Affiliates:
• PT Jasamarga Bali Tol
• PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama
• PT Perusahaan Air Indonesia Amerika (PAIA)
• PT Jasamarga Jogja Solo
• PT Jasamarga Jogja Bawen
• PT Karian Water Services
• PT Jasamarga Akses Patimban
• PT Karya Logistik Nusantara
• PT Jakarta Metro Ekspressway
• PT Bogor Serpong Infra Selaras
Media Sosial Facebook: adhikaryaID
Social Media
Instagram: @adhikaryaID
X (Twitter): @adhikaryaID
YouTube: adhikaryaID
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 32
32
Profil Perusahaan
Company Profile
Riwayat Singkat Perusahaan
Brief Company History
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk, yang selanjutnya PT ADHI KARYA (Persero) Tbk, hereinafter referred to
disebut dengan ADHI atau Perseroan, merupakan as ADHI or the Company, is one of Indonesia’s leading
salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) State-Owned Enterprises (BUMN) engaged in the
terkemuka yang bergerak di bidang konstruksi di construction sector. The Company has undertaken
Indonesia. Sejumlah proyek besar dan prestisius several large and prestigious projects in 2025, including
dikerjakan Perseroan pada tahun 2025 di antaranya the continuation of the Jakarta MRT Phase 2A Package
melanjutkan pembangunan proyek MRT Jakarta Fase CP202 project, which has entered the tunnel excavation
2A Paket CP202 yang memasuki tahap penggalian stage to connect Harmoni to Mangga Besar, and
terowongan untuk menghubungkan Harmoni hingga being appointed as the contractor for the Front-End
Mangga Besar, ditunjuk sebagai kontraktor pekerjaan Engineering Design (FEED) work for one of the national
Front-End Engineering Design (FEED) untuk salah satu strategic projects (PSN) undertaken by the Japanese
proyek strategis nasional (PSN) yang dikerjakan anak energy giant’s subsidiary, INPEX, where the Company
usaha raksasa energi asal Jepang yakni INPEX di mana received a Letter of Award (LOA) for the Indonesia
Perseroan menerima Surat Penetapan Pemenang (Letter INPEX Abadi Onshore LNG Project from INPEX Masela
of Award/LOA) untuk proyek Indonesia INPEX Abadi Ltd. In addition, through its subsidiary PT Adhi Persada
Onshore LNG Project dari INPEX Masela Ltd. Selain Beton (APB), the Company is playing a role in a large-
itu, melalui anak usaha PT Adhi Persada Beton (APB), scale mass transportation project in the Philippines,
Perseroan mengambil peran dalam proyek transportasi namely the North–South Commuter Railway (NCSR), a
massal berskala besar di Filipina, yaitu North–South railway line that will connect the northern part of the
Commuter Railway (NCSR), jalur kereta yang akan Philippines (Malolos) to the southern part (Calamba
menghubungkan sisi utara Filipina (Malolos) hingga City) with a track length of 6.8 kilometers.
sisi selatan (Kota Calamba) dengan panjang lintasan
mencapai 6,8 kilometer.
Sejarah ADHI dimulai pada 11 Maret 1960 dengan ADHI’s history began on March 11, 1960, with the
penetapan nama Perseroan melalui Surat Keputusan establishment of the Company’s name through a Minister
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja. Pada tahun of Public Works and Manpower Decree. In 1961, based
1961, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 65 on Government Regulation (PP) No. 65 of 1961, ADHI
Tahun 1961, ADHI ditetapkan sebagai Perusahaan was established as a State-Owned Enterprise (PN). In
Negara (PN). Pada tahun yang sama, perusahaan the same year, the former Dutch-owned construction
konstruksi bekas milik Belanda, Associate NV, yang company, Associate NV, which had been nationalized,
telah dinasionalisasi, dilebur ke dalam Adhi Karya. was merged into Adhi Karya.
Pada 1 Juni 1974, status perusahaan berubah dari PN On June 1, 1974, the Company’s status changed from
Adhi Karya menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PN Adhi Karya to a limited liability company under the
PT Adhi Karya (Persero), sesuai dengan pengesahan name PT Adhi Karya (Persero), in accordance with the
dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia melalui ratification of the Minister of Justice of the Republic
Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 1974. Proses of Indonesia through Government Regulation No. 26 of
pendirian perusahaan ini dicatat dalam Akta Notaris No. 1 1974. The process of establishing the Company was
tanggal 1 Juni 1974, yang kemudian diperbaharui dengan recorded in Notarial Deed No. 1 dated June 1, 1974,
Akta No. 2 pada 3 Desember 1974. Akta Pendirian ini which was later renewed with Deed No. 2 on December
telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum dan 3, 1974. This Deed of Establishment was approved by
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat the Minister of Law and Human Rights of the Republic of
Keputusan No. Y.A.5/5/13 tanggal 17 Januari 1975, dan Indonesia through Decree No. Y.A.5/5/13 dated January
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia 17, 1975, and announced in the State Gazette of the
No. 85 tanggal 24 Oktober 1975, Tambahan No. 600. Republic of Indonesia No. 85 dated October 24, 1975,
[GRI 2-1] Supplement No. 600. [GRI 2-1]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 33
33
Profil Perusahaan
Company Profile
Pada 18 Maret 2004, ADHI melakukan Initial Public On March 18, 2004, ADHI conducted an Initial Public
Offering (IPO) dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Offering (IPO) and was listed on the Indonesia Stock
menjadikannya perusahaan konstruksi pertama yang Exchange, making it the first construction company to
melantai di bursa dengan nama PT ADHI KARYA be listed on the stock exchange under the name PT
(Persero) Tbk. Saat itu, mayoritas saham ADHI (51%) ADHI KARYA (Persero) Tbk. At that time, the majority
dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia, sementara of ADHI shares (51%) were owned by the Government
24,5% dimiliki oleh manajemen melalui program of the Republic of Indonesia, while 24.5% were owned
Employee Management Buy Out (EMBO), dan sisanya by management through the Employee Management
sebesar 24,5% dimiliki oleh publik. Buy Out (EMBO) program, and the remaining 24.5%
were owned by the public.
Dengan status sebagai perusahaan terbuka, ADHI With its status as a public company, ADHI has a great
memiliki tanggung jawab besar untuk menunjukkan responsibility to demonstrate its best performance
kinerja terbaik kepada pemegang saham. Tanggung to its shareholders. This responsibility is fulfilled
jawab tersebut terpenuhi dengan kemampuan ADHI by ADHI’s ability to become a leading construction
menjadi perusahaan konstruksi terkemuka di Asia company in Southeast Asia through its competitiveness
Tenggara melalui daya saing dan pengalaman yang and experience, as proven by the success of the
dibuktikan pada keberhasilan proyek konstruksi yang construction projects it has undertaken. ADHI’s business
sudah dijalankan. Keberhasilan usaha yang sudah diraih success would be meaningless without the support and
ADHI tidak akan bermakna tanpa dukungan dan peran participation of the community. For this reason, ADHI, as
serta masyarakat. Untuk itu, ADHI sebagai salah satu one of Indonesia’s state-owned enterprises, contributes
BUMN RI memberikan sumbangsihnya kepada seluruh to the entire community by constantly striving to play an
masyarakat dengan senantiasa berupaya ikut berperan active role in the growth of infrastructure in Indonesia.
aktif menjadi bagian dari pertumbuhan infrastruktur
di Indonesia.
Dalam perjalanan bisnisnya, ADHI terus berkomitmen In its business journey, ADHI remains committed
untuk memenuhi tanggung jawab kepada seluruh to fulfilling its responsibilities to all stakeholders,
pemangku kepentingan, baik di masa perkembangan both during the Company’s development and amid
perusahaan maupun di tengah persaingan industri increasingly fierce competition in the construction
konstruksi yang semakin ketat. Menghadapi persaingan industry. Facing competition and price wars, ADHI
dan perang harga, ADHI melakukan redefinisi visi dan has redefined its vision and mission. Based on the
misi perusahaan. Berdasarkan Surat Keputusan Direksi Board of Directors Decree of PT ADHI KARYA (Persero)
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk No. 014-6/2020/432 Tbk No. 014-6/2020/432 dated October 2, 2020, the
tanggal 2 Oktober 2020, Perseroan mengubah Visi, Company changed its Vision, Mission, and Corporate
Misi, dan Nilai Perusahaan sebagai bagian dari Values as part of its commitment to continue to grow
komitmen untuk terus tumbuh menjadi korporasi yang into an innovative and culturally superior corporation
inovatif dan berbudaya unggul guna memastikan to ensure sustainable growth.
pertumbuhan berkelanjutan.
Keterangan Perubahan Nama dan Status Information on Changes to the Name and
Badan Hukum Legal Entity Status
1960 1974 2004
PN Adhi Karya PT Adhi Karya (Persero) PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Pengesahan Menteri Kehakiman RI Perusahaan konstruksi pertama yang
No.26 Tahun 1971 tanggal 1 Juni 1974 mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
11 Maret 1960 Indonesia pada 17 Maret 2004
Ratification of the Minister of
March 11, 1960 The first construction company to
Justice of the Republic of Indonesia list its shares on the Indonesia Stock
No.26 of 1974 dated June 1, 1974 Exchange on March 17, 2004
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 34
34
Profil Perusahaan
Company Profile
Jejak Langkah
Milestones
1960 1961 1971
PN Adhi Karya dibentuk dari hasil Pemer int ah Republik Indonesia Pemer int ah Republik Indonesia
nasionalisasi perusahaan Belanda secara resmi mengeluarkan Peraturan mengeluarkan Peraturan Pemerintah
bernama Associatie NV Pemerintah Republik Indonesia No. Republik Indonesia No. 41 Tahun 1971
PN Adhi Karya was established from 65 Tahun 1961 tentang Pendirian Tentang Pengalihan Bentuk Perusahaan
the nationalization of a Dutch company Perusahaan Negara “Adhi Karya”. Bangunan Negara Adhi Karya Menjadi
called Associatie NV. The Government of the Republic of Perusahaan Perseroan (Persero)
Indonesia officially issued Government The Government of the Republic of
Regulation of the Republic of Indonesia Indonesia issued Government Regulation
No. 65 of 1961 concer ning the of the Republic of Indonesia No. 41 of
Establishment of the State Company 1971 concerning the Change of Form of
“Adhi Karya”. the State Building Company Adhi Karya
to a Limited Liability Company (Persero).
2020 2019 2018
• Mendirikan entitas anak, yaitu PT Mendirikan PT Dumai Tirta Persada, • Mendirikan entitas anak, yaitu PT
Jalintim Adhi Abipraya; dan sebuah entitas anak Perseroan. Adhi Commuter Properti; dan
• Membuat perubahan Nilai Perseroan Established PT Dumai Tirta Persada, a • Melakukan redefinisi visi dan
• Establish a subsidiary, namely subsidiary of the Company misi Perseroan.
PT Jalintim Adhi Abipraya. • Establish a subsidiary, namely PT
• Make changes to the Corporate Value. Adhi Commuter Properti.
• Redefine the corporate vision
and mission.
2021 2022 2023
• Pendirian PT Adhi Jalintim Riau. • PT Adhi Commuter Properti Tbk • Pembentukan Perusahaan afiliasi
• Peresmian FPLT KIM Medan. (ADCP) melantai di Bursa Efek PT Jasamarga Akses Patimban.
• Establishment of PT Adhi Indonesia • Pembentukan Perusahaan afiliasi
Jalintim Riau. • Pelaksanaan Penawaran Umum PT Karya Logistik Nusantara.
• Inauguration of FPLT KIM Medan. Terbatas II Tahun 2022 • Pembentukan Perusahaan afiliasi
• PT Adhi Commuter Properti Tbk. PT Jakarta Metro Ekspressway
(ADCP) listed on the Indonesia • Peresmian LRT Jabodebek dan
Stock Exchange. Indonesia Arena GBK
• Implementation of Limited Public • Establishment of affiliated company
Offering II in 2022. PT Jasamarga Akses Patimban.
• Establishment of affiliated company
PT Karya Logistik Nusantara.
• Establishment of affiliated company
PT Jakarta Metro Ekspressway
• Inauguration of Jabodebek LRT and
Indonesia Arena GBK.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 35
35
Profil Perusahaan
Company Profile
1974 2004 2011
PN Adhi Karya berubah menjadi Menjadi BUMN Konstruksi pertama Mengalami transformasi bisnis dengan
PT Adhi Karya (Persero). yang tercatat di Bursa Efek Indonesia melakukan beberapa
PN Adhi Karya changed its name to (BEI) d.h. Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada langkah strategis, antara lain:
PT Adhi Karya (Persero). tanggal 18 Maret 2004 sehingga menjadi • Mengubah Visi, Misi, dan Tata Nilai
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. Perusahaan
Became the first SOE Construction listed • Melakukan restrukturisasi organisasi
on the Indonesia Stock Exchange (BEI), • Mendirikan ADHI Learning Center
formerly the Jakarta Stock Exchange (ALC)
(BEJ), on March 18, 2004, thus changing Undergoing business transformation by
its name to PT ADHI KARYA (Persero) taking several strategic steps, including:
Tbk. • Changing the Corporate Vision,
Mission, and Values.
• Restructuring the organization.
• Establishing the ADHI Learning
Center (ALC).
2015 2014 2012
Memulai pelaksanaan proyek LRT Mendirikan 2 (dua) entitas anak, yaitu: Mengembangkan bisnis dengan
Jabodebek yang ditandai dengan • PT Adhi Persada Gedung (APG) mendirikan entitas anak bernama
melakukan ground breaking. • PT Adhi Persada Beton (APB) PT Adhi Persada Properti.
Starting the implementation of the Established two subsidiaries, namely: Developing the business by
Jabodebek LRT project, which was • PT Adhi Persada Gedung (APG) establishing a subsidiary named
marked by the groundbreaking. • PT Adhi Persada Beton (APB) PT Adhi Persada Properti.
2024 2025
• Pembentukan Afiliasi PT Bogor • Pengalihan Saham dari Kementerian
Serpong Infra Selaras BUMN ke PT Danantara Asset
• Establishment of an affiliated Management (Persero).
company PT Bogor Serpong Infra • Transfer of Shares from the Ministry
Selaras of SOE to PT Danantara Asset
Management (Persero).
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 36
36
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Budaya Perusahaan [OJK C.1]
Vision, Mission, and Corporate Culture
Perseroan telah menetapkan Visi, Misi, The Company has established its Vision,
dan Nilai Budaya Perseroan berdasarkan Mission, and Cultural Values based on
Surat Keputusan Direksi PT ADHI KARYA the Board of Directors Decree of PT ADHI
(Persero) Tbk No. 014-6/2020/432 tanggal KARYA (Persero) Tbk No. 014-6/2020/432
2 Oktober 2020 tentang Penetapan Visi, dated October 2, 2020, on the Establishment
Misi, dan Nilai Perusahaan PT ADHI KARYA of the Vision, Mission, and Values of
(Persero) Tbk. PT ADHI KARYA (Persero) Tbk.
Visi
Vision
Menjadi Korporasi Inovatif dan Berbudaya
Unggul untuk Pertumbuhan Berkelanjutan.
To become an innovative and excellent corporation with a culture
of excellence for sustainable growth.
Misi
Mission
Membangun insan yang unggul, profesional, Menjalankan organisasi dengan tata kelola
amanah, dan berjiwa wirausaha. perusahaan yang baik.
Building superior, professional, trustworthy, and Running an organization with good corporate
entrepreneurial people. governance.
Mengembangkan bisnis konstruksi, rekayasa, Menjalankan sistem manajemen yang menjamin
property industri, dan investasi yang bereputasi. pencapaian sasaran kualitas lingkungan kerja.
Developing reputable construction, engineering, Running a management system that ensures the
industrial property, and investment businesses. achievement of quality environment targets.
Mengembangkan inovasi produk dan proses Mengembangkan teknologi informasi dan
untuk memberi solusi serta impact bagi komunikasi sebagai sarana untuk pembuatan
stakeholders. keputusan dan pengelolaan risiko korporasi.
Developing product and process innovations to Developing information and communication
provide solutions and impacts for stakeholders. technology as a means for making.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 37
37
Profil Perusahaan
Company Profile
Nilai Budaya
Corporate Values
Sejak tahun 2020, Perseroan mengadopsi Core Since 2020, the Company has adopted the Corporate
Values Perusahaan yaitu AKHLAK sesuai dengan Core Values AKHLAK, in accordance with Board
Surat Keputusan Direksi No. 014-6/2020/432 of Directors Decree No. 014-6/2020/432 on the
tentang Penetapan Visi, Misi dan Nilai Perusahaan Determination of the Vision, Mission and Values of PT
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk dan karakter LAMPs ADHI KARYA (Persero) Tbk and the LAMPs character
yang tertuang pada Surat Keputusan Direksi No. 014- as outlined in Board of Directors Decree No. 014-
6/2025/025B tentang Logo dan Karakter ADHI 2025. 6/2025/025B on the ADHI 2025 Logo and Character.
Core Values AKHLAK mencakup nilai budaya: The AKHLAK Core Values encompass cultural values:
Amanah Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
Trustworthy Uphold the trust given
Kompeten Terus belajar dan mengembangkan kapabilitas
Competent Continue to learn and develop capabilities
Harmonis Saling peduli dan menghargai perbedaan
Harmonious Mutual care and respect for differences
Berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa
Loyal dan negara
Loyal Dedicated and prioritizing the interests of the nation
and the state
Terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan
Adaptif ataupun menghadapi perubahan
Continue to innovate and be enthusiastic in driving or
Adaptive
facing change
Kolaboratif Memegang teguh kepercayaan yang diberikan
Collaborative Uphold the trust given
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 38
38
Profil Perusahaan
Company Profile
Karakter pegawai LAMPs mencakup karakter: LAMPs employee characteristics include:
Learner
L Terbuka, mengikuti dan mengimplementasikan perkembangan teknologi
Open-minded, follows and implements technological developments
Adaptive
A Terus berinovasi dan antusias daam menggerakan ataupun menghadapi perubahan
Continually innovates and is enthusiastic about driving or facing change
Militant
Pegawai memiliki standard kinerja yang tinggi dan menghargai hasil yang
M dicapai. Setiap pegawai bertanggung jawab atas kinerja tim dan organisasi
Employees have high performance standards and value the results achieved. Each
employee is responsible for the performance of the team and the organization.
Problem Solver
Pegawai mampu memberikan solusi yang inovatif dan efisien dalam mendukung
P pengembalian keputusan yang cepat dan tepat.
Employees are able to provide innovative and efficient solutions in support of quick
and accurate decision-making.
Review Visi, Misi, dan Nilai Perusahaan Review of the Corporate Vision, Mission,
and Values
Perseroan senantiasa mendukung program kerja The Company continues to support the work program of
Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara dalam the Regulatory Agency of State-Owned Enterprises in
mewujudkan peran BUMN sebagai ujung tombak realizing the role of SOEs as the spearhead of economic
pertumbuhan ekonomi, akselerator kesejahteraan sosial growth, accelerators of social welfare, providers of
(social welfare), penyedia lapangan kerja, dan penyedia employment, and providers of competent talent. To
talenta yang kompeten. Untuk mencapai kondisi tersebut achieve this, it is necessary to transform SOE human
perlu dilakukan transformasi SDM BUMN di semua resources across all lines. This human resource
lini. Dengan transformasi SDM tersebut diharapkan transformation is expected to become an identity
dapat menjadi identitas dan perekat budaya kerja yang and a unifying force for a work culture that supports
mendukung peningkatan kinerja secara berkelanjutan. continuous performance improvement.
Dalam upaya untuk menyelaraskan dan In an effort to harmonize and internalize ADHI’s cultural
menginternalisasikan nilai-nilai budaya ADHI ke dalam values into the ADHI community, one of the concrete
Insan ADHI, salah satu langkah nyata yang dilakukan steps taken by the Company is to develop the LAMPs
Perseroan adalah dengan melakukan pembentukan character. This adjustment is carried out in the form
karakter LAMPs. Penyesuaian ini dilakukan dalam of a strategy to achieve the vision, mission, and
bentuk strategi dalam rangka mencapai visi, misi dan cultural values.
nilai budaya.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 39
39
Profil Perusahaan
Company Profile
Roadmap Budaya Perusahaan
Corporate Culture Roadmap
2025 Menguatkan core
values AKHLAK
• Menguatkan core values AKHLAK melalui pembentukan karakter LAMPs sebagai
sifat-sifat yang harus dimiliki insan ADHI di keseharian pekerjaannya dalam menunjang
melalui penguatan terbentuknya AKHLAK. Proses internalisasi meliputi proses awareness pengenalan
karakter LAMPs serta karakter LAMPs melalui berbagai kanal media internal, Townhall dan Tone from the Top
institusionalisasi budaya • Memastikan nilai AKHLAK tidak lagi sebatas kampanye atau program, tetapi tertanam,
AKHLAK. terintegrasi, dan selaras dengan sistem organisasi (proses bisnis, tata kelola SDM,
Strengthening komunikasi, dan pengambilan keputusan)
AKHLAK's core values • Strengthening AKHLAK core values through the formation of LAMPs character traits
through LAMPs as qualities that ADHI employees must possess in their daily work to support the
character building formation of AKHLAK. The internalization process includes raising awareness of
and institutionalizing LAMPs character traits through various internal media channels, Townhall, and Tone
AKHLAK culture. from the Top.
• Ensuring that AKHLAK values are no longer limited to campaigns or programs, but
are embedded, integrated, and aligned with the organizational system (business
processes, HR management, communication, and decision-making).
2024 Meningkatkan Kualitas
Budaya Kerja AKHLAK
Peningkatan performa kualitas budaya kerja AKHLAK dengan melakukan review Tata
Kelola HC, struktur organisasi, mempercepat transformasi digital, menciptakan lingkungan
Improving the Quality of kerja yang harmonis inovatif, peningkatan kompetensi dan moralitas melalui perilaku
AKHLAK Work Culture karakter pegawai dan kepemimpinan yang berintegritas
Improving the performance of AKHLAK work culture by reviewing HC governance,
organizational structure, accelerating digital transformation, creating a harmonious and
innovative work environment, and improving competence and morality through employee
behavior and leadership with integrity.
2023 Menetapkan dan
Membangun Momentum
Melakukan sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai AKHLAK di perusahaan melalui 3 metode,
yaitu internalisasi melalui sistem manajemen kinerja pegawai, aspek simbol dan atribut
Budaya AKHLAK AKHLAK pada lingkungan kantor, baik atribut fisik maupun atribut pada sosial media, dan
Establishing and Building komitmen pimpinan yang ditunjukkan melalui berbagai kegiatan, seperti Townhall Meeting
Momentum for AKHLAK sebagai wadah diskusi refleksi perjalanan AKHLAH selama 3 tahun terakhir.
Culture Socializing and internalizing AKHLAK values in the company through three methods,
namely internalization through the employee performance management system, AKHLAK
symbols and attributes in the office environment, both physical attributes and attributes on
social media, and leadership commitment demonstrated through various activities, such as
Townhall Meetings as a forum for discussing and reflecting on AKHLAK's journey over the
past three years.
2022 Mendorong Kinerja
dengan AKHLAK
Melakukan perbaikan alat ukur AKHLAK dalam sistem Performance Appraisal.
Menerapkan edukasi nilai-nilai AKHLAK melalu platform digital korporasi mengadakan
Driving Performance perlombaan Semarak AKHLAK untuk memberikan reward & motivation kepada seluruh
with AKHLAK insan ADHI
Improving the AKHLAK measurement tools within the Performance Appraisal system.
Implementing AKHLAK values education through the corporate digital platform by
organizing the Semarak AKHLAK competition to provide rewards and motivation to all ADHI
employees.
2021 Peringatan 1 tahun
AKHLAK ADHI
Implementasi penerapan AKHLAK di ADHI selama 1 tahun terakhir.
Implementation of AKHLAK at ADHI over the past year.
First Anniversary of
AKHLAK ADHI
2020 Konsep Peluncuran
Program Budaya ADHI
Bagaimana ADHI ingin meningkatkan kesadaran dalam learning organization dan
meningkatkan tingkat adaptability dalam dunia bisnis
ADHI Cultural Program How ADHI wants to increase awareness in learning organizations and improve the level of
Launch Concept adaptability in the business world
2019 Profiing Indeks Budaya
ADHI
Pengukuran Indeks Budaya 2019 untuk menjadi program Peningkatan Indeks Budaya 2020
2019 Culture Index Measurement to become the 2020 Culture Index Improvement program
ADHI Cultural Index
Profiling
2018 Transformasi 3.0 – Back
to be the Best
ADHI ingin meraih kembali sebagai market leader industrinya dengan merumuskan Visi,
Misi, dan Nilai Budaya baru
3.0 Transformation – ADHI means to regain its position as the market leader in its industry by formulating a new
Back to be the Best Vision, Mission, and Cultural Values
2017 Budaya 3B
3B Culture
Penerapan nilai budaya baru yaitu bekerja cerdas, jujur bertanggung jawab, dan bersahaja.
Implementation of new cultural values, namely working smart, being honest and
responsible, and being humble.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 40
40
Profil Perusahaan
Company Profile
Implementasi Budaya Perusahaan
Implementation of Corporate Culture
Di era digitalisasi dan kompetisi bisnis yang semakin In this era of digitalization and increasingly open
terbuka, Perseroan dihadapkan pada tantangan untuk business competition, the Company faces the challenge
bertahan, beradaptasi dengan perubahan, dan terus of survival, adaptation to change, and continued growth
berkembang demi mencapai keberlanjutan usaha. to achieve business sustainability. In facing these
Dalam menghadapi tantangan ini, penerapan nilai challenges, the application of cultural values becomes
budaya menjadi sangat penting. Nilai budaya berfungsi very important. Cultural values serve as distinguishing
sebagai ciri pembeda yang mencerminkan karakteristik features that reflect the Company’s approach to the
Perseroan dalam menghadapi dinamika kondisi saat ini. dynamics of current conditions.
Fase Implementasi Perubahan Budaya
Cultural Change Implementation Phase
Tahap 1 Tahap 2 Tahap 3 Tahap 4 Tahap 5
Phase 1 Phase 2 Phase 3 Phase 4 Phase 5
Profiling Nilai Budaya Launching Budaya Sosialisasi Budaya Aktivasi Budaya Evaluasi dan
Perseroan ADHI Culture Socialization Cultural Monitoring Budaya
Corporate Cultural Launching of ADHI Cultural Activation Culture Evaluation and
Values Profiling Culture Monitoring
Program Sosialisasi Nilai-nilai Budaya Corporate Cultural Values Socialization
Perusahaan Program
Sepanjang tahun 2025, ADHI menjalankan proses Throughout 2025, ADHI continues to internalize its core
internalisasi core values AKHLAK dan karakter values of AKHLAK and LAMPs character in a sustainable
LAMPs secara berkelanjutan dan terarah melalui and focused manner through various strategic activities.
berbagai kegiatan strategis. Internalisasi dimulai dari Internalization began with a Townhall involving all ADHI
Townhall yang melibatkan seluruh insan ADHI sebagai employees as a space for aligning perceptions and
ruang penyamaan persepsi dan komitmen bersama, shared commitments, reinforced by Tone from the top
diperkuat dengan Tone from the top melalui pesan- through messages from the Board of Directors affirming
pesan Direksi yang menegaskan LAMPs sebagai arah LAMPs as the direction for the organization’s behavior
perilaku dan cara kerja organisasi. Seiring berjalan, and work style. Along the way, the LAMPs character was
karakter LAMPs diperkenalkan dan dihidupkan melalui introduced and brought to life through various internal
berbagai media komunikasi internal yang dekat dengan communication channels familiar to employees’ daily
keseharian karyawan, sehingga nilai tidak hanya lives, so that the values are not only understood but
dipahami, tetapi juga dirasakan dan dipraktikkan. also felt and practiced. This series of efforts reflects
Rangkaian upaya ini mencerminkan keseriusan ADHI ADHI’s seriousness in building an adaptive, competitive
dalam membangun budaya yang adaptif, berdaya culture based on AKHLAK core values.
saing, dan berlandaskan core values AKHLAK.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 41
41
Profil Perusahaan
Company Profile
Untuk memperkuat penanaman nilai-nilai budaya To strengthen the instillation of corporate cultural
perusahaan, ADHI melaksanakan program sosialisasi values, ADHI implements a socialization program
yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan, that provides knowledge, reinforces, and increases
menanamkan, serta meningkatkan pemahaman understanding of the Company’s cultural values among
mengenai nilai-nilai budaya Perusahaan kepada all ADHI personnel. This is expected to serve as a
seluruh insan ADHI. Hal ini diharapkan dapat menjadi guideline for good behavior in the work environment.
pedoman dalam berperilaku baik di lingkungan kerja. The socialization program is carried out in various
Program sosialisasi dilaksanakan melalui berbagai cara, ways, including workshops and the distribution of
antara lain penyelenggaraan workshop dan distribusi information through internal media, such as website
informasi melalui media internal, seperti tampilan di displays, standing banners, and logos on ID cards
website, standing banner, serta logo pada id-card dan and other attributes. In addition, to celebrate ADHI’s
atribut lainnya. Selain itu, dalam rangka merayakan 65th anniversary, a series of activities was held to
HUT ADHI ke-65, juga diadakan serangkaian kegiatan further explore and apply the corporate culture among
yang bertujuan untuk lebih mendalami dan menerapkan employees.
budaya perusahaan di kalangan karyawan.
Kampanye Melalui Media Sosial Campaigns through Social Media
Seiring dengan perkembangan terkini, Perseroan In line with current developments, the Company has
juga memperluas implementasi nilai budaya melalui also expanded its implementation of cultural values
kampanye di media sosial. Kampanye ini dilaksanakan through social media campaigns. These campaigns
pada hari-hari nasional tertentu untuk menonjolkan nilai are held on designated national days to highlight the
budaya perusahaan di seluruh platform media sosial. Company’s cultural values across all social media
Berbagai metode digunakan dalam kampanye media platforms. Various methods are used in social media
sosial, seperti mengunggah status WhatsApp (WA), campaigns, such as uploading WhatsApp (WA) statuses,
mengganti gambar profil, atau membagikan nilai-nilai changing profile pictures, or sharing cultural values
budaya melalui platform media sosial lainnya. Selain itu, through other social media platforms. In addition, ADHI
ADHI juga melaksanakan berbagai program kampanye carries out various LAMPs cultural campaign programs
budaya LAMPs di media sosial, seperti kuis, sosialisasi, on social media, such as quizzes, socialization, and
dan lomba video LAMPs. LAMPs video competitions.
Selain itu, ADHI memiliki akun Instagram @being.adhi Furthermore, ADHI has an Instagram account, @being.
yang digunakan untuk mengomunikasikan budaya adhi, which is used to communicate the Company’s
kerja di lingkungan Perseroan. Akun ini menjadi work culture. This account serves as a channel for
saluran bagi pegawai di mana pun mereka berada employees, wherever they are, to access information
untuk mendapatkan informasi terkait program-program about the Company’s employee programs. Not only that,
kepegawaian yang dimiliki perusahaan. Tak hanya @being.adhi also aims to attract potential employees
itu, @being.adhi juga bertujuan untuk menarik calon whose values and cultures align with ADHI’s so they
pegawai potensial yang memiliki nilai dan budaya yang are interested in joining and growing with the Company.
serupa dengan ADHI agar tertarik untuk bergabung dan
berkembang bersama perusahaan.
Aktivasi Activation
Program aktivasi dan internalisasi nilai-nilai budaya All ADHI employees participate in the program to
dijalankan oleh seluruh insan ADHI untuk memastikan activate and internalize cultural values, ensuring
nilai-nilai tersebut diyakini dan diterapkan dalam kinerja they are believed in and applied in their daily work.
sehari-hari. Melalui program ini diharapkan nilai-nilai Through this program, it is hoped that the Company’s
budaya perusahaan dapat tertanam dengan kuat dan cultural values will be deeply embedded and reflected
tercermin dalam perilaku para insan ADHI sehingga in ADHI employees’ behavior, thereby supporting the
mendukung tercapainya visi dan misi Perseroan. achievement of the Company’s vision and mission.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 42
42
Profil Perusahaan
Company Profile
Kepemilikan Saham [OJK C.3]
Shareholding
35,7%
Publik
0,6% Public
BP BUMN
63,7%
Danantara Asset
Management
Pemegang Saham Utama dan Pengendali Main and Controlling Shareholders
Sampai dengan 31 Desember 2025, Mayoritas As of December 31, 2025, 63.7% of ADHI shares
saham ADHI, yaitu sebesar 63,7% saat ini dimiliki are owned by the Government of the Republic of
oleh Pemerintah Negara Republik Indonesia melalui Indonesia through Danantara Asset Management,
Danantara Asset Management yang merupakan which is the majority and controlling shareholder of
pemegang saham utama dan pengendali ADHI. ADHI. Meanwhile, 35.7% of shares are owned by the
Sedangkan 35,7% saham dimiliki oleh publik. Pada public. At the Annual General Meeting of Shareholders
tanggal 7 April 2022 melalui Rapat Umum Pemegang on April 7, 2022, it was decided to reclassify ADHI
Saham Tahunan telah ditetapkan bahwa terdapat shares, previously unclassified, into Series A Dwiwarna
perubahan klasifikasi saham ADHI yang semula tanpa Shares and Series B Shares. It was also decided that
seri, menjadi terdiri dari Saham Seri A Dwiwarna dan one Series A Dwiwarna Share would be taken from the
Saham Seri B. Dan ditetapkan 1 (satu) Saham Seri Government’s 63.7% ownership. This resolution was
A Dwiwarna yang diambil dari kepemilikan 63,7% documented in Deed No. 12, dated April 7, 2022, by
Pemerintah. Penetapan tersebut dituangkan dalam Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta.
Akta No. 12, tanggal 7 April 2022 oleh Ashoya Ratam,
S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta.
Per 1 Januari 2025 Per 31 Desember 2025
As of January 1, 2025 As of December 31, 2025
Jumlah Jumlah
Pemegang Pemegang Pemegang
Jumlah Saham Persentase Jumlah Saham Persentase
Saham Saham Saham
(Lembar) Kepemilikan (Lembar) Kepemilikan
Shareholder (Subjek) (Subjek)
Total Shares Ownership Total Shares Ownership
Total Total
(share) Percentage (share) Percentage
Shareholders Shareholders
(Subject) (Subject)
Nilai Nominal Saham = Rp100,-/lembar saham
Nominal Value of Shares = Rp100 per share
Pemodal Nasional
National Investors
Negara Republik 1 5.408.773.792 64,33% 1 1 0%
Indonesia
Republic of
Indonesia
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 43
43
Profil Perusahaan
Company Profile
Per 1 Januari 2025 Per 31 Desember 2025
As of January 1, 2025 As of December 31, 2025
Jumlah Jumlah
Pemegang Pemegang Pemegang
Jumlah Saham Persentase Jumlah Saham Persentase
Saham Saham Saham
(Lembar) Kepemilikan (Lembar) Kepemilikan
Shareholder (Subjek) (Subjek)
Total Shares Ownership Total Shares Ownership
Total Total
(share) Percentage (share) Percentage
Shareholders Shareholders
(Subject) (Subject)
Perorangan 47.543 2.421.567.847 28,80% 46.029 2.270.756.241 27,01%
Indonesia
Indonesian
Individuals
Karyawan 1 10.000 0,00% 1 10.000 0,00%
Employees
Koperasi 4 1.655.060 0,02% 3 984.960 0,01%
Cooperatives
Yayasan 10 22.833.872 0,27% 8 15.300.235 0,18%
Foundations
Dana Pensiun 55 67.205.654 0,80% 46 53.850.788 0,64%
Pension Funds
Asuransi 12 26.757.145 0,32% 13 22.821.764 0,27%
Insurance
Companies
Bank 1 3.000.000 0,36% 1 3.000.000 0,04%
Banks
Perseroan 78 324.614.317 3,86% 67 5.954.818.167 70,83%
Terbatas
Limited Liability
Companies
Lembaga 1 87 0,00% 1 87 0%
Pemerintah
Government
Agencies
Reksa Dana 18 36.587.923 0,44% 15 1.365.902 0,02%
Mutual Funds
Sub jumlah 47.724 8.313.005.697 98,87% 46.185 8.322.908.145 98,99%
Subtotal
Pemodal Asing
Foreign Investors
Perorangan 259 23.450.646 0,28% 239 25.965.846 0,31%
Asing
Foreign
Individuals
Badan Usaha 55 71.152.636 0,85% 51 58.734.988 0,69%
Asing
Foreign
Business Entities
Sub Jumlah 314 94.603.282 1,13% 290 84.700.834 1,00%
Subtotal
Jumlah 48.038 8.407.608.979 100,00% 46.475 8.407.608.979 100,00%
Total
Salah satu perubahan signifikan di tahun 2026 adalah One significant change in 2026 was the transfer of
perubahan kepemilikan perusahaan ke PT Danantara the company’s ownership to PT Danantara Asset
Asset Management, yang terlihat pada tabel struktur Management, as shown in ADHI’s share ownership
kepemilikan saham ADHI sampai dengan 31 Januari structure as of January 31, 2026. Based on the table
2026. Berdasarkan tabel di atas, kepemilikan above, PT Danantara Asset Management’s ownership
PT Danantara Asset Management atas ADHI tercatat of ADHI is recorded in the Limited Liability Company,
di Perseroan Terbatas, di mana PT Danantara Asset where it holds 5,408,773,791 shares, representing
Management memegang 5.408.773.791 lembar saham 63.7% ownership.
dengan kepemilikan 63,7%.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 44
44
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Struktur Organisasi Korporasi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Corporate Organizational Structure of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
SPI
Internal Audit Unit
Ary Vambudi
Direktur Operasi I Direktur Operasi II Direktur Operasi III
Director of Director of Director of
Operations I Operations II Operations III
A. Suko Widigdo Harimawan Vera Kirana
Departemen Supply
Departemen Infra I Departemen
Management
Anak Perusahaan Infrastructure I Perkeretaapian
Supply Management
subsidiary Department Railways Department
Department
Rony Kusumanegara Siswanto Mochamad Yusuf
Departemen
Departemen Infra II
Departemen Gedung Pengendali Operasi
Afiliasi Infrastructure II
Buildings Department Operations Control
Affiliation Department
Department
Sudiyat Miko Bagus Prima Anugerah Sumantri
Departemen Energi & Departemen
Industrial Pengembangan Bisnis
Energy & industrial Business Development
Department Department
Susetyo Rohadi Lasarus Bambang S.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 45
45
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Organisasi ADHI per 6 Maret 2026, telah The organizational structure of ADHI as of March 6,
ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi No. 014- 2026, has been established through Board of Directors
6/2026/101 tanggal 6 Maret 2026 tentang Penetapan Decree No. 014-6/2026/101 dated March 6, 2026, on
Struktur Organisasi Mikro PT ADHI KARYA (Persero) the Establishment of the Micro Organizational Structure
Tbk sebagaimana terlampir di bawah ini. of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk as attached below.
Direktur Utama
President Director
Moeharmein Zein Chaniago
Departemen QHSE
QHSE Department
Yang Gisella Yulialistika E.
Direktur Manajemen
Direktur Human
Risiko & Kesisteman
Direktur Keuangan Capital & Legal
Director of Risk
Director of Finance Director of Human
Management and
Capital & Legal
Systems
Bani Iqbal Ki Syahgolang Permata Yan Arianto
Departemen Human Departemen Manajemen Corporate
Departemen
Capital Risiko
Keuangan Secretary
Human Capital Risk Management
Finance Department
Department Department
Rozi Sparta
Herry Ardianto Ahmad Affandi Hafiz Bambang Pamungkas
Departemen Departemen Kesisteman
Akuntansi Departemen Legal & Inovasi
Accounting Legal Department Systems & Innovation
Department Department
Bambang Utaryo Bindut Agus Dewanto Inonu Ferryanto Dewanto
Departemen Strategi
Korporasi
ADHI Learning Center
Corporate Strategy
Department
Parwanto Noegroho Tanti Indriastuti
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 46
46
Profil Perusahaan
Company Profile
Bidang Usaha [GRI 2-6] [OJK C.4]
Line of Business
Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 yang Pursuant to Article 3 of the Company’s Articles of
tercantum dalam Akta No. 47 tanggal 23 Juni 2021, Association, as stated in Deed No. 47 dated June
Perseroan menjalankan berbagai kegiatan usaha yang 23, 2021, the Company conducts various business
terbagi dalam empat lini bisnis utama yaitu Engineering activities across four main business lines: Engineering &
& Construction, Property & Hospitality, Manufacture, Construction, Property & Hospitality, Manufacture, and
serta Investment & Concession. Untuk mencapai Investment & Concession. To achieve its objectives,
tujuannya, Perseroan mengelola operasionalnya secara the Company manages its operations sustainably by
berkelanjutan dengan mendirikan lima departemen establishing five operational departments and seven
operasional dan tujuh entitas usaha yang tersebar di business entities across Indonesia.
seluruh Indonesia.
Perseroan membagi segmentasi pasarnya berdasarkan The Company divides its market segmentation
sumber pendanaannya yaitu proyek pemerintah (APBN/ by funding source: government projects (APBN/
APBD), swasta, dan BUMN. Selain itu, Perseroan APBD), the private sector, and SOEs. In addition, the
mengelompokkan proyek yang dijalankannya ke dalam Company groups its projects into three categories:
tiga kategori yaitu proyek infrastruktur dan energi, infrastructure and energy projects, property projects,
proyek properti, serta proyek lainnya. and other projects.
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di In line with the rapid technological development in the
era digital, Perseroan kini memanfaatkan teknologi digital era, the Company now utilizes technology across
dalam operasional usahanya. Beberapa teknologi yang its business operations. Some of the technologies
diterapkan antara lain: implemented include:
1. e-procurement, yaitu proses pengadaan barang 1. e-procurement, which is the process of procuring
dan jasa tertentu di lingkungan Perseroan, di certain goods and services within the Company,
mana seluruh proses pengadaan dilakukan where the entire procurement process is carried
sesuai prosedur yang telah ada namun diterapkan out in accordance with existing procedures but
secara elektronik; implemented electronically;
2. e-risk, yaitu aplikasi yang digunakan untuk 2. e-risk, an app used to automatically document
mendokumentasi tiap tahap manajemen risiko each stage of risk management, including risks
secara otomatis, yang meliputi risiko beserta and their monitoring;
monitoring-nya;
3. Enterprise Architecture, Integrasi & harmonisasi 3. Enter pr ise Architecture, integration and
antara perkembangan proses bisnis dengan harmonization between business process
pengembangan teknologi informasi, yang development and information technology
dihubungkan dengan seluruh dimensi perusahaan development, which is linked to all dimensions of
seperti visi-misi, RJPP/ program strategis, standar the Company, such as vision and mission, RJPP/
& regulasi, risiko, dan KPI; strategic programs, standards and regulations, risks,
and KPIs;
4. Enterprise Resource Planning (ERP), yaitu sistem 4. Enterprise Resource Planning (ERP), which is
pengelolaan proses bisnis Perseroan yang a business process management system that
mengintegrasikan seluruh sumber daya perusahaan integrates all of the Company’s resources so that
sehingga memungkinkan setiap departemen di every department in the Company can be connected
perusahaan dapat terhubung pada satu sistem to the same system;
yang sama;
5. Building Information Modelling (BIM) 8D, yaitu suatu 5. Building Information Modeling (BIM) 8D, which is
sistem atau teknologi yang mencakup Informasi a system or technology that includes important
penting dalam proses Design, Construction, information in the Design, Construction, and
Maintenance yang terintegrasi pada pemodelan Maintenance processes integrated into 3D modeling
3D untuk menunjang pekerjaan konstruksi di proyek. to support construction work on projects. With the
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 47
47
Profil Perusahaan
Company Profile
Dengan implementasi BIM 8D, maka modul yang implementation of BIM 8D, the modules that can be
dapat digunakan dalam BIM adalah Software used in BIM are Software Integration, Risk Analysis,
Integration, Risk Analysis, Safety Recommendation, Safety Recommendation, 3D Safety Visualization,
3D Safety Visualization, Risk Report, Volume Risk Report, Volume Calculation, Cost Estimation,
Calculation, Cost Estimation, serta Authentication; and Authentication;
6. BIM Interactive 3D Visualization, yaitu optimalisasi 6. BIM Interactive 3D Visualization, which is the
pemanfaatan BIM untuk otomatisasi beberapa fitur optimization of BIM utilization for the automation
bangunan melalui visualisasi 3D interaktif. Inovasi of several building features through interactive
ini meningkatkan efisiensi proyek melalui deteksi 3D visualization. This innovation improves project
benturan (clash detection), perencanaan waktu (4D efficiency through clash detection, 4D scheduling,
scheduling), dan analisis biaya (5D cost analysis); and 5D cost analysis.
7. Integrasi ERP-BIM, yaitu pengitegrasian antara 7. ERP-BIM Integration, which is the integration
software ERP dan BIM yang memungkinkan between ERP and BIM software that enables the
optimalisasi manajemen proyek konstruksi melalui optimization of construction project management
pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. through more efficient resource management.
BIM menyediakan model digital bangunan yang BIM provides a digital model of the building that
mencakup informasi detail mengenai desain, includes detailed information on design, structure,
struktur, dan sistem teknis, sementara ERP and technical systems, while ERP manages business
mengelola aspek bisnis seperti anggaran, tenaga aspects such as budget, labor, and the supply chain.
kerja, dan rantai pasokan. Dengan integrasi ini, data With this integration, data from BIM can be directly
dari BIM dapat secara langsung digunakan dalam used in the ERM system to improve budget planning,
sistem ERM untuk meningkatkan perencanaan material procurement, and real-time workforce
anggaran, pengadaan material, serta penjadwalan scheduling; and
tenaga kerja secara real-time; dan
8. Modular Box (MOBOX), yaitu proses di mana sebuah 8. Modular Box (MOBOX), which is a process whereby
bangunan dibuat dalam bentuk modul-modul di luar a building is constructed in modules off-site under
lokasi di bawah kondisi pabrik yang terkendali, yang controlled factory conditions, which are then
kemudian dikirimkan dan dibangun di lokasi proyek. shipped and assembled at the project site.
Bidang Usaha yang Dijalankan pada Business Fields Operated in the Fiscal
Tahun Buku [OJK C.4] Year [OJK C.4]
Pada tahun buku 2025, ADHI menjalankan seluruh In the 2025 fiscal year, ADHI carried out all business
kegiatan usaha yang tercantum dalam Anggaran activities listed in the Company’s Articles of Association.
Dasar Perseroan.
Empat Lini Bisnis ADHI [OJK C.4] ADHI’s Four Business Lines [OJK C.4]
Sesuai dengan Akta No. 47 tanggal 23 Juni 2021 tentang In accordance with Deed No. 47 dated June 23, 2021,
perubahan Anggaran Dasar PT ADHI KARYA (Persero) on amendments to the Articles of Association of PT
Tbk, yang dibuat oleh Notaris dan PPAT Ashoya Ratam, ADHI KARYA (Persero) Tbk, drawn up by Notary and
S.H., M.Kn., yang telah diperbaharui dengan Akta PPAT Ashoya Ratam, S.H., M.Kn., which has been
Perubahan Anggaran Dasar PT ADHI KARYA (Persero) updated with the Deed of Amendment to the Articles
Tbk. Sesuai dengan akta no. 18 tanggal 14 Januari 2026, of Association of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. In
dinyatakan bahwa bidang usaha ADHI adalah: accordance with Deed No. 18 dated January 14, 2026,
it is stated that ADHI’s business fields are:
Lini Bisnis
Nusiness Line
Engineering & Construction Property & Hospitality Manufacture Investment & Concession
Infrastruktur Properti Precast Concrete Infrastruktur
Infrastructure Property Infrastructure
Building TOD Pengelolaan Air
Water Management
Power Plant Hotel Pengelolaan Limbah
Waste Management
Oil and Gas Lainnya
Others
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 48
48
Profil Perusahaan
Company Profile
Operasional, Anak Usaha, dan Afiliasi
Operations, Subsidiaries, and Affiliates
Operasional
Operations
• Departemen Infrastruktur I
• Departemen Infrastruktur II
• Departemen Gedung
• Departemen Energi dan Industrial
• Departemen Perkeretaapian
• Infrastructure I Department
• Infrastructure II Department
• Buildings Department
• Energy and Industrial Department
• Railways Department
Anak Usaha dan Afiliasi
Subsidiaries and Affiliates
Anak Usaha Afiliasi
Subsidiaries Affiliates
PT Adhi Persada Gedung (APG) PT Jasamarga Bali Tol
PT Adhi Persada Properti (APP) PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama
PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) PT Perusahaan Air Indonesia Amerika (PAIA)
PT Adhi Persada Beton (APB) PT Jasamarga Jogja Solo
PT Dumai Tirta Persada (DTP) PT Jasamarga Jogja Bawen
PT Jalintim Adhi Abipraya (JAA) PT Karian Water Services
PT Adhi Jalintim Riau (AJR) PT Jasamarga Akses Patimban
PT Karya Logistik Nusantara
PT Jakarta Metro Ekspressway
PT Bogor Serpong Infra Selaras
Wilayah Operasi dan
Pasar yang Dilayani [GRI 2-1, 2-6][OJK C.3]
Operational Areas and Markets Served
ADHI menjalankan usahanya di seluruh wilayah ADHI operates throughout Indonesia, with project
Indonesia dan di mancanegara dengan lokasi proyek locations determined by tender wins in the reporting
tergantung pada kemenangan tender sesuai tahun year. Especially on an international scale, ADHI carries
pelaporan. Khususnya di skala internasional, ADHI out railway work in the Philippines. As of December 31,
melaksanakan pekerjaan Perkeretaapian di Filipina. 2025, the Company has five operational departments.
Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 5 (lima) All products and services provided by ADHI are intended
departemen operasional. Produk dan layanan yang for the corporate market/segment.
diberikan ADHI seluruhnya ditujukan untuk pasar/
segmen korporasi.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 49
49
Profil Perusahaan
Company Profile
Skala Organisasi [GRI 2-6] [OJK C.3]
Organizational Scale
Deskripsi Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Jumlah Karyawan Orang 2.109 2.502 2.595
Number of Employees Personnel
Jumlah Pendapatan Miliar Rupiah 9.666 13.352 20.073
Total Revenue Billion Rupiah
Jumlah Liabilitas Miliar Rupiah 25.497 25.368 31.273
Total Liabilities Billion Rupiah
Jumlah Ekuitas Miliar Rupiah 3.297 9.675 9.219
Total Equity Billion Rupiah
Jumlah Aset Miliar Rupiah 28.794 35.043 40.492
Total Assets Billion Rupiah
Laba Tahun Berjalan Miliar Rupiah (5.681) 281 290
Profit for the Year Billion Rupiah
Jumlah Produk dan Jasa yang Lini Bisnis 4 4 4
Ditawarkan Business Lines
Number of Products and
Services Offered
Jumlah Total Operasi Kantor Operasional 5 5 5
Total Operations Operational Offices
Pemegang Saham Terbesar Persen PT Danantara Asset Pemerintah Indonesia Pemerintah Indonesia
Majority Shareholder management Government of Government of
(63,7%) Indonesia Indonesia
(64%) (64%)
Tenaga Kerja/Karyawan [GRI 2-7] [OJK C.3]
Workforce/Employees
Per 31 Desember 2025, jumlah karyawan ADHI tercatat As of December 31, 2025, ADHI had 2,109 employees,
sebanyak 2.109 orang, berkurang 393 orang atau 15,7% a decrease of 393 employees, or 15.7%, from 2024,
dibandingkan tahun 2024 dengan karyawan sebanyak when it had 2,502 employees. The reduction occurred
2.502 orang. Pengurangan terjadi sejalan dengan in line with employee retirements and resignations. The
adanya pegawai yang purnatugas dan mengundurkan complete employee demographics are presented in the
diri. Demografi karyawan selengkapnya disajikan dalam following tables: [GRI 3-3]
tabel-tabel berikut: [GRI 3-3]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 50
50
Profil Perusahaan
Company Profile
Demografi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi (orang)
Employee Demographics by Organizational Level (personnel)
2025 2024 2023
Level Organisasi
Organizational level Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Direksi Anak Perusahaan 17 0,8% 14 0,6% 18 0,7%
Director of Subsidiaries
General Manager 22 1,0% 27 1,1% 23 0,9%
Manajer Biro 113 5,4% 117 4,7% 120 4,6%
Bureau Manager
Tenaga Ahli 46 2,1% 47 1,9% 38 1,5%
Experts
Senior Staff 274 13,0% 252 10,1% 218 8,4%
Staff 542 25,7% 535 21,4% 572 22,0%
Admin 9 0,4% 17 0,7% 11 0,4%
Project Manager (PM) 183 8,7% 199 8,0% 206 7,9%
Level 2 Proyek 611 29,0% 671 26,8% 708 27,3%
Level 2 Project
Level 3 Proyek 292 13,8% 622 24,9% 677 26,1%
Level 3 Project
Level 4 Proyek 0 0 0 0 4 0,2%
Level 4 Project
Level 5 Proyek 0 0 0 0 0 0
Level 5 Project
Jumlah 2.109 100% 2.502 100% 2.595 100,0%
Total
Merujuk demografi karyawan berdasarkan level Based on the employee demographics for the
organisasi di atas, proporsi manajemen senior dari organizational levels above, the proportion of senior
masyarakat lokal tercatat sebanyak 135 orang atau management from the local community is 135 personnel,
6,40% dari total karyawan. Dalam laporan ini, definisi or 6.40% of the total employees. In this report, senior
manajemen senior adalah karyawan yang menempati management is defined as employees who occupy
jabatan 1 tingkat dan 2 tingkat di bawah Board of positions one and two levels below the Board of
Directors, sedangkan penentuan kategori masyarakat Directors, while the local community category is defined
lokal adalah karyawan yang penempatannya sama as employees whose place of work is the same as their
dengan domisilinya yang terdaftar di Kartu Tanda domicile as registered on their Identity Card. [GRI 202-2]
Pengenal. [GRI 202-2]
Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Demographics by Education Level
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Education Level Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
S3 4 0,2% 2 0,08% 3 0,1%
Doctorate Degree
S2 377 17,9% 361 14,43% 331 12,8%
Master’s Degree
S1 1.432 67,9% 1.722 68,82% 1.769 68,2%
Bachelor’s Degree
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 51
51
Profil Perusahaan
Company Profile
Demografi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Demographics by Education Level
2025 2024 2023
Tingkat Pendidikan
Education Level Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
D4 39 1,8% 41 1,64% 46 1,8%
Diploma 4
D3 146 6,9% 195 7,79% 214 8,2%
Diploma 3
D2 3 0,1% 3 0,12% 3 0,1%
Diploma 2
D1 6 0,3% 7 0,28% 7 0,3%
Diploma 1
SMA/SMK/STM 101 4,8% 170 6,79% 221 8,5%
High School Equivalents
SMP 1 0,0% 1 0,04% 1 0,0%
Junior High School
SD 0 0,00% 0 0,00% 0 0,0%
Elementary School
Jumlah 2.109 100% 2.502 100,00% 2.595 100,0%
Total
Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian
Employee Demographics by Employment Status
2025 2024 2023
Status Kepegawaian
Employment Status Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Tetap 1.644 78,0% 1.725 68,90% 1.773 68,32%
Permanent
Tidak Tetap 465 22,0% 777 31,10% 822 31,68%
Contract
Jumlah 2.109 100% 2.502 100,00% 2.595 100,00%
Total
Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Wilayah Kerja
Employee Demographics by Employment Status and Work Area
Status 2025 2024 2023
Kepegawaian
Employment
KP % KD % KP % KD % KP % KD %
Status
Tetap 579 27,5% 1065 50,5% 573 23% 1.152 46% 610 24% 1.162 45%
Permanent
Tidak Tetap 154 7,3% 311 14,7% 166 7% 611 24% 224 9% 599 23%
Contract
Jumlah 733 34,8% 1376 65,2% 739 30% 1.763 70% 834 32% 1.761 68%
Total
KP=Kantor Pusat | KD=Kantor di Daerah/Proyek
KP=Head Office | KD=Regional/Project Office
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 52
52
Profil Perusahaan
Company Profile
Demografi Karyawan Berdasarkan Status Kepegawaian dan Jenis Kelamin
Employee Demographics by Employment Status and Gender
Status 2025 2024 2023
Kepegawaian
Employment Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
% % % % % %
Status Male Female Male Female Male Female
Tetap 1.341 63,58% 303 14,37% 1.414 56,51% 311 12,43% 1.458 56% 315 12%
Permanent
Tidak Tetap 357 16,93% 108 5,12% 636 25,42% 141 5,64% 693 27% 129 5%
Contract
Jumlah 1.698 80,51% 411 19,49% 2.050 81,93% 452 18,07% 2.151 83% 444 17%
Total
KP=Kantor Pusat | KD=Kantor di Daerah/Proyek
KP=Head Office | KD=Regional/Project Office
Demografi Karyawan Berdasarkan Rentang Usia
Employee Demographics by Age Range
2025 2024 2024
Rentang Usia
Age Range Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
>30 tahun 340 16,1% 424 16,95% 750 28,9%
>30 years old
>31-45 tahun 1.148 54,4% 1.339 53,52% 1.146 44,2%
>31-45 years old
>46-55 tahun 594 28,2% 665 26,58% 677 26,1%
>46-55 years old
>55 tahun 27 1,3% 74 2,96% 22 0,8%
>55 years old
Jumlah 2.109 100% 2.502 100% 2.595 100,0%
Total
Jumlah Level Karyawan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2025 [IDX S-02]
Total Employees by Job Level and Age Group in 2025 [IDX S-02]
Level Jabatan
Job Level
Rentang
Usia Jumlah
Entry level Mid level Senior-level Executive level
Age Total
Range
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-25 9 9 1 0 0 0 0 0 19
26-35 306 191 289 90 13 2 1 0 892
36-45 121 39 348 26 34 3 5 1 577
46-55 149 19 322 24 53 5 21 1 594
>55 0 0 14 0 3 0 9 1 27
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 53
53
Profil Perusahaan
Company Profile
Jumlah Level Karyawan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2024 [IDX S-02]
Total Employees by Job Level and Age Group in 2024 [IDX S-02]
Level Jabatan
Job Level
Rentang
Usia Jumlah
Entry level Mid level Senior-level Executive level
Age Total
Range
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-25 26 25 - - - - - - 51
26-35 475 219 324 84 15 3 1 1 1.122
36-45 199 43 364 29 34 4 7 - 680
46-55 198 21 341 20 54 3 11 1 663
>55 7 - 4 - 4 - 6 1 22
Jumlah Level Karyawan Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2023 [IDX S-02]
Total Employees by Job Level and Age Group in 2023 [IDX S-02]
Level Jabatan
Job Level
Rentang
Usia Jumlah
Entry level Mid level Senior-level Executive level
Age Total
Range
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-25 13 3 0 0 0 0 0 0 16
26-35 469 234 266 71 10 2 0 0 1.052
36-45 219 45 359 29 29 3 5 1 690
46-55 197 23 360 24 52 5 20 1 682
>55 49 0 73 0 17 2 13 1 155
Demografi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Demographics by Gender
2025 2024 2023
Jenis Kelamin
Gender Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase
Total Percentage Total Percentage Total Percentage
Laki-laki 1.698 80,5% 2.050 81,93% 2.151 83%
Male
Perempuan 411 19,5% 452 18,07% 444 17%
Female
Jumlah 2.109 100% 2.502 100% 2.595 100%
Total
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 54
54
Profil Perusahaan
Company Profile
Kesetaraan Gender [IDX S-01]
Gender Equality [IDX S-01]
2025 2024 2023
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female
Level
Jabatan Persentase Persentase Persentase Persentase Persentase Persentase
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
pegawai pegawai pegawai pegawai pegawai pegawai
Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai Pegawai
Employee Employee Employee Employee Employee Employee
Total Total Total Total Total Total
percentage percentage percentage percentage percentage percentage
Employee Employee Employee Employee Employee Employee
(%) (%) (%) (%) (%) (%)
Entry 585 27,7% 258 12,2% 905 35,7% 308 12,1% 947 36,5% 585 27,7%
level
Mid 974 46,2% 140 6,6% 1.033 40,7% 133 5,2% 1.058 40,8% 974 46,2%
level
Senior- 103 4,9% 10 0,5% 107 4,2% 10 0,4% 108 4,2% 103 4,9%
level
Executive 36 1,7% 3 0,1% 25 1,0% 3 0,1% 38 1,5% 36 1,7%
level
Total 1.698 80,5% 411 19,5% 2.070 81,6% 454 17,9% 2.151 82,9 1.698 80,5%
Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung [GRI 2-8]
Indirect Workers
Selain tenaga kerja/karyawan dalam kategori di atas, In addition to the employees in the above categories,
Perseroan juga mempekerjakan pekerja yang bukan the Company employs non-direct employees, who
pekerja secara langsung yaitu mereka yang melakukan perform work for ADHI but do not have a direct
pekerjaan untuk ADHI namun tidak memiliki hubungan employment relationship with ADHI. Employees in this
kerja langsung dengan ADHI. Pekerja dalam kategori category include outsourced workers who work as
ini meliputi tenaga kerja alih daya yang bekerja sebagai office assistants, cleaning service, security, drivers,
pramukantor, cleaning service, security, driver, technicians, and interns, as listed in the following table:
teknisi, dan magang sebagaimana tercantum dalam
tabel berikut:
Tabel Pekerja yang Bukan Pekerja Langsung Tahun 2023-2025
Table of Indirect Workers in 2023-2025
Uraian
2025 2024 2023
Description
Tenaga kerja alih daya 203 219 229
Outsourced workforce
Tenaga kerja magang 10 10 15
Interns
Jumlah 213 229 244
Total
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 55
55
Profil Perusahaan
Company Profile
Jumlah Pegawai Sementara [IDX S-04]
Total Temporary Employees [IDX S-04]
Persentase Pegawai
Jumlah Pegawai
Uraian (dalam tahun pelaporan)
(dalam tahun pelaporan)
Description Employee Percentage
Total Employees (in reporting year)
(in reporting year)
Jumlah Pegawai perusahaan yang dipegang 203 orang 9,63%
oleh kontraktor dan/atau konsultan 203 personnel
Total company personnel managed by
contractors and/or consultants
Rantai Pasokan [GRI 2-6]
Supply Chain
Pengelolaan rantai pasokan dan pengadaan barang Supply chain management and procurement of goods
serta jasa sangat krusial bagi keberhasilan bisnis ADHI and services are crucial to ADHI’s business success
karena berperan penting dalam mengoptimalkan biaya as they play an important role in optimizing costs and
dan meningkatkan efisiensi operasional. Hal ini menjadi improving operational efficiency. This is even more
lebih penting mengingat Perseroan menjalankan usaha important considering that the Company operates four
dengan empat lini bisnis yang beragam. Oleh karena itu, diverse business lines. Therefore, the Company works
Perseroan bekerja sama dengan pemasok/vendor untuk closely with suppliers/vendors to meet various needs,
memenuhi berbagai kebutuhan, baik barang maupun both for goods and services. Goods requirements include
jasa. Kebutuhan barang meliputi bahan baku/material raw materials/materials such as bulk cement, split stone,
seperti semen curah, batu split, besi beton, dan bahan concrete iron, and other materials. Meanwhile, service
material lainnya. Sementara itu, kebutuhan jasa meliputi requirements include outsourcing, training, employee
tenaga alih daya, pelatihan, pengembangan karyawan, development, heavy equipment rental, office equipment
sewa alat berat proyek, sewa peralatan kantor, serta rental, as well as project consultants and construction
konsultan proyek dan supervisi jasa konstruksi. service supervision. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]
Sebagai bagian dari BUMN, pengadaan barang dan As part of SOEs, the procurement of goods and services
jasa di ADHI mengikuti regulasi dan ketentuan yang at ADHI follows the regulations and provisions set by
ditetapkan oleh Badan Pengaturan Badan Usaha Milik the Regulatory Agency of State-Owned Enterprises,
Negara, termasuk Peraturan Menteri Badan Usaha Milik including the Minister of State-Owned Enterprises
Negara Republik Indonesia No. PER-2/MBU/03/2023 Regulation of the Republic of Indonesia No. PER-2/
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi MBU/03/2023 on Guidelines for Governance and
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Pada 6 Oktober Significant Corporate Activities of State-Owned
2025, Kementerian BUMN berubah menjadi Badan Enterprises. As of October 6, 2025, the Ministry of
Pengaturan BUMN sejalan dengan pengesahan SOE was transformed into the SOE Regulatory Agency
Undang-Undang Republik Indonesia No. 16 Tahun 2025 in line with the ratification of Law of the Republic of
tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang No. Indonesia No. 16 of 2025 on the Fourth Amendment
19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. to Law No. 19 of 2003 on State-Owned Enterprises.
Selanjutnya, untuk mendukung proses pengadaan Furthermore, to support a transparent procurement
yang transparan, Direksi ADHI mengeluarkan Surat process, the Board of Directors of ADHI issued a Board
Keputusan Direksi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk, No. of Directors Decree of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk,
014-6/2024/305 tentang MP 015 Tata Kelola Supply No. 014-6/2024/305 on MP 015 Governance of Supply
Chain Management PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Chain Management of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
pada tanggal 15 Juli 2024. on July 15, 2024.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 56
56
Profil Perusahaan
Company Profile
Dalam pengadaan barang dan jasa, Perusahaan In the procurement of goods and services, the Company
memegang prinsip-prinsip: upholds the following principles:
1. Efisien 1. Efficiency
2. Efektif 2. Effectiveness
3. Kompetitif 3. Competitiveness
4. Transparan 4. Transparency
5. Adil dan Wajar 5. Fairness and reasonableness
6. Terbuka 6. Openness
7. Akuntabel 7. Accountability
8. Anti gratifikasi dan independensi 8. Anti-gratification and independence
9. Mengutamakan produksi dalam negeri dengan 9. Prioritizing domestic production while complying
tetap mengindahkan ketentuan perundangan yang with applicable laws and regulations
berlaku
10. Perluasan kesempatan bagi UMKM 10. Expanding opportunities for MSMEs
11. Kolaboratif 11. Collaborative
12. Berlandaskan Tata Kelola Perusahaan yang Baik 12. Based on Good Corporate Governance
13. Serta merujuk pada implementasi Sistem Manajemen 13. As well as referring to the implementation of the
Anti Penyuapan sesuai dengan ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System in accordance
with ISO 37001:2016
Adapun tujuan pengadaan barang dan jasa di ADHI di The objectives of goods and services procurement at
antaranya adalah: ADHI include:
1. Menghasilkan barang dan jasa yang tepat kualitas, 1. Producing goods and services with the right quality,
jumlah, waktu, biaya, lokasi, dan penyedia quantity, timing, cost, location, and provider
2. Mendukung penciptaan nilai tambah bagi ADHI 2. Supporting the creation of added value for ADHI
3. Meningkatkan efisiensi bagi korporasi 3. Improving efficiency for the corporation
4. Menyederhanakan dan mempercepat proses 4. Simplifying and accelerating the decision-making
pengambilan keputusan process
5. Meningkatkan kemandirian, tanggung jawab, dan 5. To increase independence, responsibility, and
profesionalisme professionalism
6. Mewujudkan pengadaan yang fleksibel dan inovatif 6. To realize flexible and innovative procurement that
namun tetap kompetitif, transparan, akuntabel dan remains competitive, transparent, accountable, and
dilandasi etika pengadaan yang baik based on good procurement ethics
7. Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri 7. To increase the use of domestic production
8. Meningkatkan peran pelaku usaha nasional 8. To increase the role of national businesses, including
termasuk usaha kecil small businesses
9. Meningkatkan sinergi antar BUMN, sinergi Anak 9. Enhancing synergy between SOEs, subsidiaries,
Perusahaan, dan/atau Perusahaan Terafiliasi BUMN and/or companies affiliated with SOEs.
Lebih lanjut, untuk mendukung prinsip-prinsip Furthermore, to support these principles of goods and
pengadaan barang dan jasa tersebut, ADHI services procurement, ADHI has developed the ADHI
mengembangkan sistem Electronic Supply Chain Electronic Supply Chain Management (ELISA) system,
Management ADHI (ELISA), sebuah aplikasi Supply a Supply Chain Management app that digitally manages
Chain Management yang dirancang untuk mengelola the procurement process. With this system, ADHI
proses pengadaan secara digital. Dengan sistem ini, has created a single database of goods and service
ADHI telah membangun Daftar Penyedia Barang dan providers for its procurement.
Jasa dalam sebuah database tunggal yang dapat
digunakan dalam pengadaan barang dan jasa yang
diselenggarakan oleh ADHI.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 57
57
Profil Perusahaan
Company Profile
Selain mengikuti perkembangan teknologi terkini, tujuan In addition to keeping up with the latest technological
utama keberadaan ELISA adalah untuk memastikan developments, the main purpose of ELISA is to ensure
perlakuan yang adil dan setara bagi semua calon fair and equal treatment for all prospective partners and
rekanan, serta mengimplementasikan database tunggal to implement a centrally managed single database that
yang dikelola secara terpusat sehingga menjamin guarantees the accuracy of the data used.
kebenaran data yang digunakan.
Selaras dengan itu, untuk menjaga kualitas In line with this, ADHI also maintains product quality
dan mutu produk yang dihasilkan, ADHI juga by implementing the Construction Quality and Safety
mengimplementasikan Construction Quality and Safety Management System (CQSMS). This system is a quality
Management System (CQSMS). Sistem ini merupakan and HSE management system applied to contractors
sistem manajemen mutu dan K3L yang diterapkan and subcontractors, covering various quality and HSE
kepada kontraktor dan subkontraktor, mencakup elements in accordance with applicable standards.
berbagai elemen mutu dan K3L yang sesuai dengan The implementation of CQSMS aims to ensure that
standar yang berlaku. Penerapan CQSMS bertujuan the Company’s operations run safely and productively,
untuk memastikan operasional perusahaan berjalan enhance the Company’s reputation, strengthen partners’
dengan aman dan produktif, meningkatkan reputasi capabilities, and eliminate negative impacts on quality
perusahaan, memperkuat kemampuan rekanan, serta and HSE to prevent losses for the Company, partners,
mengeliminasi dampak negatif terkait kualitas dan K3L and other stakeholders.
untuk mencegah kerugian bagi perusahaan, rekanan,
dan stakeholder lainnya.
Implementasi CQSMS tersebut dilakukan berdasarkan: The implementation of CQSMS is carried out based on:
• Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang • Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety
Keselamatan Kerja
• Undang-Undang No.32Tahun 2009 tentang • Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection
Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup & Management
• Undang-undang No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa • Law No. 2 of 2017 on Construction Services
Konstruksi
• Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang • Government Regulation No. 50 of 2012 on the
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Implementation of Occupational Safety and Health
Kesehatan Kerja Management Systems
• Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2021 tentang • Government Regulation No. 14 of 2021 on
Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun Amendments to Government Regulation No. 22 of
2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang- 2020 concerning Implementing Regulations of Law
Undang No. 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi No. 2 of 2017 concerning Construction Services
• Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan • Minister of Public Works and Housing Regulation
Rakyat Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pedoman No. 10 of 2021 on Guidelines for the Construction
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Safety Management System
• ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu • ISO 9001:2015 Quality Management System
• ISO 14001:2015 Sistem Manajemen • ISO 14001:2015 Environment Management System
• ISO 45001: 2018 Sistem Manajemen Kesehatan dan • ISO 45001: 2018 Occupational Health and Safety
Keselamatan Kerja Management Systems
Hal yang tak kalah penting, sesuai dengan regulasi yang Equally important, in accordance with applicable
berlaku, ADHI berkomitmen untuk mendukung pemasok regulations, ADHI is committed to supporting local
lokal dan meningkatkan peran Usaha Mikro dan Usaha suppliers and enhancing the role of Micro and Small
Kecil (UMK), sebagaimana diatur dalam Peraturan Enterprises (MSEs), as stipulated in the Minister of
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia State-Owned Enterprises Regulation of the Republic
Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata of Indonesia No. PER-2/MBU/03/2023 on Guidelines
Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha for Corporate Governance and Significant Activities
Milik Negara, yang menyatakan bahwa “Pengguna of State-Owned Enterprises, which states that “Users
mengutamakan penggunaan produksi dalam negeri dan shall prioritize the use of domestic products and the
pemberdayaan produk Usaha Mikro dan Usaha Kecil.” empowerment of Micro and Small Enterprises.”
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 58
58
Profil Perusahaan
Company Profile
Mengikuti semangat tersebut, ADHI berkomitmen untuk In line with this spirit, ADHI is committed to prioritizing
mengutamakan dan memberdayakan pemasok lokal and empowering local suppliers, namely suppliers that
yakni pemasok yang beroperasi dan berdomisili dalam operate and are domiciled in the same province as
satu provinsi dengan kantor operasional proyek ADHI. ADHI’s project operational office. In addition, there is
Selain itu, terdapat kategori pemasok non-lokal yaitu a category of non-local suppliers, namely suppliers
pemasok yang beroperasi dan berdomisili di luar provinsi that operate and are domiciled outside the province of
kantor operasional proyek ADHI. Apabila pemasok ADHI’s project operational office. If local and non-local
lokal dan non-lokal (nasional) tidak dapat memenuhi (national) suppliers cannot meet ADHI’s needs for goods
kebutuhan barang dan jasa yang diperlukan ADHI, atau and services, or based on certain considerations, the
berdasarkan pertimbangan tertentu, Perseroan akan Company will collaborate with foreign/international
bekerja sama dengan pemasok asing/internasional suppliers, namely suppliers that operate and are
yaitu pemasok yang beroperasi dan berdomisili di domiciled outside Indonesia.
luar Indonesia.
Selain sejalan dengan komitmen untuk memberdayakan In addition to aligning with the commitment to empower
pemasok lokal dan non-lokal/nasional, kebijakan local and non-local/national suppliers, ADHI’s policy to
ADHI untuk menjalin kerja sama dengan kedua collaborate with both types of suppliers is also driven
jenis pemasok ini juga didorong oleh pertimbangan by environmental considerations. Collaborating with
lingkungan. Kerja sama dengan pemasok yang lebih suppliers closer to the Company can reduce the carbon
dekat secara geografis dapat mengurangi jejak karbon footprint associated with delivering the goods and
yang dihasilkan dari proses pengiriman barang dan jasa services required by the Company.
yang diperlukan Perseroan.
Berdasarkan kriteria, kategorisasi dan pertimbangan di Based on the above criteria, categorization, and
atas, maka rantai pasokan ADHI selama tahun 2023- considerations, ADHI’s supply chain for 2023-2025 is
2025 adalah sebagai berikut: [GRI 204-1] as follows: [GRI 204-1]
Tabel Pemasok Barang dan Jasa beserta Nilai Kontrak
Table of Goods and Services Suppliers and Contract Values
Jumlah Pemasok Barang Nilai Kontrak Pekerjaan (Rp Miliar)
Keterangan Total Suppliers Contract Value (Rp Billion)
Description
2025 2024* 2023 2025 2024 2023
Lokal 477 828 94 392 747 92
Local
Non-lokal (Nasional) 1.271 1.688 183 4.381 7.536 371,6
Non-local (National)
Asing/Internasional 4 5 - 23 24 -
Foreign/International
Jumlah 1.752 2.521 277 4.797 8.308 463,6
Total
*) dinyatakan kembali
*) restated
Sesuai tabel di atas, pelibatan pemasok lokal tercatat According to the table above, local suppliers accounted
sebanyak 27,23% dari total pemasok barang dan jasa for 27.23% of the total suppliers of goods and services
yang digandeng ADHI tahun 2025. Persentase tersebut engaged by ADHI in 2025. This percentage is down
turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 32,84%. from 32.84% in 2024.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 59
59
Profil Perusahaan
Company Profile
Perubahan Signifikan pada Organisasi dan
Rantai Pasokan [GRI 2-6] [OJK C.6]
Significant Changes in Organizations and Supply Chains
Pada tahun 2025, terdapat perubahan signifikan di In 2025, there were significant changes at ADHI,
ADHI di antaranya perubahan kepemilikan Perusahaan including changes in the Company’s ownership to PT
ke PT Danantara Asset Management sebagaimana Danantara Asset Management as stated in the ADHI
disampaikan dalam tabel struktur kepemilikan saham share ownership structure table until January 31, 2025.
ADHI sampai dengan 31 Januari 2025. Berdasarkan Based on the table, PT Danantara Asset Management’s
tabel tersebut, kepemilikan PT Danantara Asset ownership of ADHI was recorded in a Limited Liability
Management atas ADHI tercatat di Perseroan Terbatas Company where PT Danantara Asset Management
di mana PT Danantara Asset Management memegang held 5,408,773,791 shares with 63.7% ownership.
5.408.773.791 lembar saham dengan kepemilikan 63,7%. Meanwhile, in terms of the supply chain, the number
Sementara itu, berkaitan dengan rantai pasokan, pada of suppliers decreased from 2,521 in 2024 to 1,752 in
tahun 2025, terdapat perubahan berupa pengurangan 2025. This change is followed by a decrease in contract
jumlah pemasok dari 2.521 pemasok pada tahun 2024 value from Rp8,308 billion in 2024 to Rp4,797 billion in
menjadi 1.752 pemasok pada tahun 2025. Perubahan 2025. These changes in the supply chain also affect
tersebut diikuti dengan berkurangnya nilai kontrak dari ADHI’s efforts to achieve its targets and performance
Rp8.308 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp4.797 miliar during the reporting year.
pada tahun 2025. Perubahan rantai pasokan ini turut
memengaruhi upaya ADHI mewujudkan target dan
kinerja selama tahun pelaporan.
Pendekatan atau Prinsip Pencegahan [GRI 2-23]
Precautionary Approach or Principle
ADHI menyadari adanya berbagai risiko yang dapat ADHI recognizes that various risks can hinder the
menghambat pencapaian kinerja dan target yang achievement of performance and targets set out in the
telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Company’s Work Plan and Budget (RKAP). Therefore,
Perusahaan (RKAP). Oleh karena itu, Perusahaan the Company consistently implements Risk Management
secara konsisten menerapkan Manajemen Risiko to identify, manage, control, and mitigate risks
untuk mengidentifikasi, mengelola, mengendalikan, appropriately. Thus, even though there are risks that
dan melakukan mitigasi risiko dengan tepat. Dengan cannot be completely prevented, the negative impacts
demikian, meskipun ada risiko yang tidak dapat can be minimized. In managing risks, ADHI follows the
sepenuhnya dicegah, dampak negatif yang ditimbulkan guidelines of SNI ISO 31000:2018, as outlined in the risk
dapat diminimalkan. Dalam mengelola risiko, ADHI management implementation acceleration roadmap.
mengikuti pedoman SNI ISO 31000: 2018, yang Further details on Risk Management can be found in
dituangkan dalam roadmap akselerasi penerapan the Sustainability Governance chapter of this report.
manajemen risiko. Penjelasan lebih lanjut mengenai
Manajemen Risiko dapat ditemukan dalam Bab Tata
Kelola Keberlanjutan pada laporan ini.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 60
60
Profil Perusahaan
Company Profile
Inisiatif Eksternal
External initiatives
ADHI berkomitmen untuk menyediakan produk dan ADHI is committed to providing the best products and
layanan terbaik guna mencapai kepuasan pelanggan services to achieve maximum customer satisfaction.
yang maksimal. Untuk mewujudkan hal tersebut, To achieve this, the Company adopts various external
Perseroan mengadopsi berbagai standar eksternal yang standards relevant to ADHI’s business activities,
relevan dengan kegiatan usaha ADHI, seperti sertifikasi including national and international certifications. The
berskala nasional maupun internasional. Komitmen Company’s commitment to conducting its business
Perseroan dalam menjalankan operasional usaha operations in accordance with these best standards has
berdasarkan standar terbaik ini telah mendapatkan been recognized by external parties through awards.
pengakuan dari pihak eksternal berupa penghargaan. The certifications that are valid and the awards received
Sertifikasi yang berlaku dan penghargaan yang diterima during the reporting year are as follows:
selama tahun pelaporan adalah sebagai berikut:
Sertifikasi
Certifications
Lembaga
Pemberi Masa Berlaku Sertifikat
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat
Sertifikasi Certification Validity
Certification Name Certification Scope Brief Description
Certification Period
Agency
Guidance on Project The Provision of Project ISO 21502 memberikan SUCOFINDO Berlaku dari 11 Maret 2025
Management Management for Engineering, panduan tentang berbagai sampai 10 Maret 2028
SNI ISO 21502:2020 Procurment and Construction, praktik yang diperlukan Valid from March 11, 2025,
PT ADHI KARYA Building and Infrastructure dalam s etiap fase to March 10, 2028
(Persero) Tbk. siklus hidup proyek,
termasuk perencanaan dan
pengendalian, serta mengelola
manfaat, perubahan,
dan informasi bisnis dan
masyarakat.
ISO 21502 provides guidance
on practices for each phase
of the project life cycle,
including planning and control,
as well as managing benefits,
changes, and business and
community information.
BIM (Building Achieved BIM for Design, ISO 19650-2018 Kitemark BSI Group Berlaku dari 12 Oktober
information modelling) Construction and merupakan sertifikasi dengan 2025 sampai 11 Oktober
SNI ISO 19650 Commissioning in Accordance standar internasional untuk 2028
Kitemark PT ADHI with ISO 19650-1:2018, penerapan implementasi BIM. Valid from October 12,
KARYA (Persero) Tbk. ISO 19650-2:2018, and ISO 19650-2018 Kitemark 2025, to October 11, 2028
the implementation of a is an international standard
Security Minded Approach certification for BIM
in Accordance with BS EN implementation.
ISO 19650-5:2020 following
the assessment of Project
Delivery and Collaborative
Working Maturity with project
stakeholders
Sistem Manajemen Sistem Manajemen Keamanan ISO 27001 adalah standar SUCOFINDO Berlaku dari 16 Maret 2023
Keamanan Informasi Informasi untuk pengelolaan internasional yang mengatur sampai 15 Maret 2026.
SNI ISO 27001:2022 infrastruktur jaringan dan Sistem Manajemen Keamanan Valid from March 16, 2023,
PT ADHI KARYA server dalam operasional data Informasi (Information to March 15, 2026.
(Persero) Tbk. center Security Management
Information Security Information Security System/ISMS)
Management System Management System ISO 27001 is an international
SNI ISO 27001:2022 for managing network standard that specifies
PT ADHI KARYA infrastructure and servers in requirements for an
(Persero) Tbk data center operations. Information Security
Management System (ISMS).
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 61
61
Profil Perusahaan
Company Profile
Sertifikasi
Certifications
Lembaga
Pemberi Masa Berlaku Sertifikat
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat
Sertifikasi Certification Validity
Certification Name Certification Scope Brief Description
Certification Period
Agency
Sistem Manajemen Provision of construction ISO 14001 adalah bagian dari TUVNORD Berlaku dari 12 Juli 2024
Lingkungan SNI ISO business activities (including International Standard Series sampai 27 Juli 2027
14001:2015 PT ADHI EPC, property and realty, yang bisa diaplikasikan pada Valid from July 12, 2024, to
KARYA (Persero) Tbk. and investment), covering semua sistem organisasi July 27, 2027.
Environmental construction of buildings dengan fokus pada kinerja
Management System and infrastructure, civil, lingkungan, yang didefinisikan
ISO 14001:2015 PT mechanical, integrated project) sebagai hasil yang terukur dari
ADHI KARYA (Persero) pengelolaan yang dilakukan
Tbk oleh suatu organisasi terhadap
lingkungannya.
ISO 14001 is part of the
International Standard Series
that can be applied to all
organizational systems with
a focus on environmental
performance, which is defined
as the measurable results of
an organization's management
of its environment.
Sistem Manajemen Provision of construction ISO 9001:2015 adalah TUVNORD Berlaku dari 12 Juli 2024
Mutu SNI ISO business activities (including standar internasional yang sampai 27 Juli 2027
9001:2015 PT ADHI EPC, property and realty, digunakan untuk menetapkan Valid from July 12, 2024, to
KARYA (Persero) Tbk. and investment), covering kebijakan dan sasaran mutu July 27, 2027.
Quality Management construction of buildings (quality objective) serta
System ISO 9001:2015 and infrastructure, civil, pencapaiannya yang bisa
PT ADHI KARYA mechanical, integrated project) diterapkan dalam Perusahaan.
(Persero) Tbk
Dengan menerapkan SNI ISO
9001:2015 Perusahaan telah
menjamin bahwa produk atau
jasa yang dihasilkan sudah
memenuhi standar yang
diberlakukan di dunia
ISO 9001:2015 is an
international standard used to
establish quality policies and
objectives, and to assess their
achievement, which can be
applied within the Company.
By implementing SNI ISO
9001:2015, the Company has
ensured that its products and
services meet internationally
recognized standards.
Sistem Manajemen Provision of construction ISO 45001 adalah standar TUVNORD Berlaku dari 12 Juli 2024
keselamatan dan business activities (including internasional untuk sistem sampai 27 Juli 2027
kesehatan kerja (K3) EPC, property and realty, manajemen Keselamatan Valid from July 12, 2024, to
SNI ISO 45001:2018 and investment), covering dan Kesehatan Kerja (K3) July 27, 2027.
PT ADHI KARYA construction of buildings yang memberikan panduan
(Persero) Tbk and infrastructure, civil, bagi organisasi untuk
Occupational Health mechanical, integrated project) mengidentifikasi, mengelola,
and Safety (OHS) dan mengurangi risiko terkait
Management System K3.
SNI ISO 45001:2018 ISO 45001 is an international
PT ADHI KARYA standard for occupational
(Persero) Tbk health and safety (OHS)
management systems
that provides guidance to
organizations on identifying,
managing, and reducing OHS-
related risks.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 62
62
Profil Perusahaan
Company Profile
Sertifikasi
Certifications
Lembaga
Pemberi Masa Berlaku Sertifikat
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat
Sertifikasi Certification Validity
Certification Name Certification Scope Brief Description
Certification Period
Agency
Sistem Manajemen Jasa Konstruksi SMK3 Sistem Manajemen SUCOFINDO Berlaku dari 9 Juni 2023
Keselamatan dan Keselamatan dan Kesehatan sampai 9 Juni 2026
Kesehatan Kerja Kerja PP 50 Tahun 2012 , Valid from June 9, 2023, to
(SMK3) berdasarkan dalam peraturan tersebut, June 9, 2026.
PP 50 Tahun 2012 semua pemberi kerja
Occupational wajib melaksanakan SMK3
Health and Safety terutama perusahaan yang
Management System mempekerjakan minimal 100
(SMK3) based on PP tenaga kerja atau perusahaan
50 of 2012 yang memiliki tingkat potensi
kecelakaan yang tinggi
akibat karakteristik proses
kerja. SMK3 adalah bagian
dari sistem manajemen
perusahaan secara
keseluruhan dalam rangka
pengendalian risiko yang
berkaitan dengan kegiatan
kerja guna terciptanya tempat
kerja yang aman, efisien, dan
produktif.
SMK3 Occupational Safety
and Health Management
System based on PP 50
of 2012 stipulates that all
employers must implement
SMK3, especially companies
that employ at least 100
workers or companies
that have a high potential
for accidents due to the
characteristics of their work
processes. SMK3 is part
of the company's overall
management system for
controlling risks associated
with work activities as well as
creating a safe, efficient, and
productive workplace.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 63
63
Profil Perusahaan
Company Profile
Sertifikasi
Certifications
Lembaga
Pemberi Masa Berlaku Sertifikat
Nama Sertifikasi Ruang Lingkup Sertifikasi Deskripsi Singkat
Sertifikasi Certification Validity
Certification Name Certification Scope Brief Description
Certification Period
Agency
Sistem Manajemen Anti Departemen Infrastruktur 1, ISO 37001:2016 adalah SUCOFINDO Berlaku dari 4 September
Penyuapan SNI ISO Departemen Infrastruktur 2, standar internasional 2023 sampai 1 September
37001:2016 PT ADHI Departemen Perkeretaapian, mengenai Sistem Manajemen 2026
KARYA (Persero) Tbk. Departemen Energi dan Anti Penyuapan. Standar ini Valid from September 3,
Anti-Bribery Industri, Departemen bertujuan untuk memberikan 2023, to September 1,
Management System Gedung, Departemen Legal, kepastian kepada organisasi 2026.
SNI ISO 37001:2016 PT Departemen Pemasaran, bahwa sistem anti penyuapan
ADHI KARYA (Persero) Departemen Pemasaran, dengan menetapkan
Tbk Departemen Keuangan, serangkaian langkah-langkah
Departemen Akuntansi & dan kontrol yang berurusan
Pajak, Departemen Manajemen dengan penyuapan, dan
Risiko, Departemen juga dimaksudkan untuk
Pengembangan Bisnis, mencegah, mengurangi, serta
Departemen Human Capital, mendeteksi risiko korupsi.
Departemen Sistem IT dan ISO 37001:2016 is an
Inovasi, Departemen Strategi international standard on Anti-
Korporasi, Portofolio Bisnis Bribery Management Systems.
dan SCM, Departemen QHSE, This standard aims to assure
Satuan Pengawas Intern, organizations that their anti-
Corporate Secretary PT ADHI bribery systems are effective
KARYA (Persero) Tbk. by establishing a series of
Infrastructure Department 1, measures and controls to
Infrastructure Department 2, address bribery as well as to
Railway Department, Energy prevent, reduce, and detect
and Industry Department, the risk of corruption.
Building Department, Legal
Department, Marketing
Department, Marketing
Department, Finance
Department, Accounting & Tax
Department, Risk Management
Department, Business
Development Department,
Human Capital Department,
IT Systems and Innovation
Department, Corporate
Strategy, Business Portfolio
and SCM Department, QHSE
Department, Internal Audit
Unit, Corporate Secretary of
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 64
64
Profil Perusahaan
Company Profile
Penghargaan
Awards
Waktu Perolehan Nama Penghargaan Penyelenggara
Awarding Date Award Name Organizer
14 Februari 2025 Penghargaan Penerapan K3 Terbaik oleh ASTRA Tol Cipali 2025 Astra Tol Cikopo - Palimanan
February 14, 2025 Best OHS Implementation Award by ASTRA Cipali Toll Road 2025
24 April 2025 Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025 Katergori Zero Accident, Pemprov Banten
April 24, 2025 P2K3 dan HIV-AIDS Proyek Tol Serpan Seksi 3 Banten Provincial Government
2025 Banten Province OHS Award in the Zero Accident, P2K3, and HIV-AIDS
Categories for the Serpan Toll Road Section 3 Project
19 Maret 2025 Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2025 With the predicate : SWA Media Group
March 19, 2025 EXCELLENT
11 Maret 2025 Pembangunan Balok Pier Head Portal Terpanjang dengan Sistem Perancah/ Rekor Indonesia MURI
March 11, 2025 Heavy Shoring Free-Standing (Jalan Tol Yogyakarta – Bawen, 55,2 m) MURI Indonesian Record
Construction of the Longest Pier Head Portal Beam with a Free-Standing
Scaffolding/Heavy Shoring System (Yogyakarta – Bawen Toll Road, 55.2 m)
27 Februari 2025 2nd Runner Up Contractor Pada ajang SHES Awards 2025 MRT JAKARTA
February 27, 2025 2nd Runner Up Contractor at the 2025 SHES Awards
20 Oktober 2025 Indonesia Green Awards 2025 dalam kategori “Menghitung Jejak Karbon” melalui La Tofi School of Social
October 20, 2025 inisiatif Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan yang meraih predikat Responsibility
Platinum Alignment
2025 Indonesia Green Awards in the “Calculating Carbon Footprint” category
through the Corporate Carbon Footprint Calculation Digitalization initiative, which
achieved a Platinum Alignment rating
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 65
65
Profil Perusahaan
Company Profile
Penghargaan
Awards
Waktu Perolehan Nama Penghargaan Penyelenggara
Awarding Date Award Name Organizer
13 Januari 2025 Penghargaan K3 Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 Kategori Zero Accident, Gubernur Jawa Timur
January 13, 2025 Proyek RSUD Eka Cendrarini Surabaya East Java Governor
2025 East Java Province K3 Award in the Zero Accident category, Eka Cendrarini
Surabaya Regional General Hospital Project
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Sarana Prasarana Pemerintahan II di IKN Peringkat Gold East Kalimantan Governor
HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace, Government
Infrastructure Project II in IKN Gold Rating
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum East Kalimantan Governor
HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace for the IKN
Infrastructure Project 1B Platinum Rating
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 RS IKN Peringkat Platinum East Kalimantan Governor
HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace for the IKN Hospital
Project Platinum Rating
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Adhi Jakon/ Otorita IKN East Kalimantan Governor
HIV & AIDS Prevention and Control Program in the Workplace for the Adhi Jakon/
IKN Authority Project
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Adhi Jakon/Otorita IKN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for the Adhi Jakon/IKN Authority Project East Kalimantan Governor
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 66
66
Profil Perusahaan
Company Profile
Penghargaan
Awards
Waktu Perolehan Nama Penghargaan Penyelenggara
Awarding Date Award Name Organizer
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Sarana Prasarana 1B IKN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for Infrastructure Project 1B IKN East Kalimantan Governor
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Site Rumah Susun Polri dan BIN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for Police and BIN Apartment Complex Project East Kalimantan Governor
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek RS IKN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for IKN Hospital Project East Kalimantan Governor
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Pada Proyek RS IKN Peringkat Gold East Kalimantan Governor
Award Certificate for Tuberculosis Prevention Program in the Workplace at IKN
Hospital Project, Gold Rating
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Pada Proyek Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum East Kalimantan Governor
Certificate of Appreciation for the Tuberculosis Prevention Program in the
Workplace at the IKN Infrastructure Project 1B Platinum Rating
26 September 2025 Project Building Folded Box Board (FBB1) IKPP Kerawang Without LTI Accident Owner Sinarmas
September 26, 2025 Sinarmas Owner
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 67
67
Profil Perusahaan
Company Profile
Keanggotaan Asosiasi [GRI 2-28] [OJK C.5]
Association Memberships
ADHI aktif bergabung dan berperan dalam asosiasi yang ADHI actively participates and plays a role in
bergerak di bidang jasa konstruksi. Melalui keanggotaan associations engaged in the construction services
ini, ADHI dapat memperluas jaringan bisnis, berbagi sector. Through this membership, ADHI can expand
pengetahuan dan pengalaman dengan sesama pelaku its business network, share knowledge and experience
industri sejenis, serta mengakses berbagai pelatihan with other players in the same industry, and access
dan sertifikasi untuk pengembangan kapasitas sumber various training and certification programs to build
daya manusia. Selain itu, keterlibatan dalam asosiasi human resource capacity. In addition, involvement in
juga memberikan kesempatan bagi ADHI untuk associations provides ADHI with the opportunity to
berpartisipasi dalam perumusan kebijakan industri participate in the formulation of construction service
jasa konstruksi, menyuarakan kepentingan bersama, industry policies, voice common interests, and improve
dan meningkatkan standar pelayanan sesuai dengan service standards in accordance with best practices. In
praktik terbaik. Selama tahun 2025, ADHI tergabung 2025, ADHI was a member of the following associations:
dalam asosiasi sebagai berikut:
Iuran Tahunan
Skala Asosiasi
Nama Asosiasi Posisi 2025 (Rp)
No. Association
Association Name Position Annual Fee in
Scale
2025 (Rp)
1 Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Anggota Nasional 3.000.000
Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN) Member National
2 Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Anggota Nasional 15.000.000
Indonesian National Construction Association (GAPENSI) Member National
3 Gabungan Perusahaan Nasional Rancangbangun Indonesia (GAPENRI) Anggota Nasional 12.500.000
Indonesian Association of EPC Contractors (GAPENRI) Member National
4 Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) Anggota Nasional 12.000.000
Indonesian Contractors Association (AKI) Member National
5 Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNIBB) Anggota Nasional 5.000.000
National Committee for Big Dams (KNIBB) Member National
6 Perkumpulan Pengusaha Konstruksi Terintegrasi (PAKTI) Anggota Nasional 5.700.000
Integrated Construction Entrepreneurs Association (PAKTI) Member National
7 Gabungan Perusahaan Kontraktor Nasional (GAPEKNAS) Anggota Nasional 15.000.000
Integrated Construction Entrepreneurs Association (PAKTI) Member National
8 Green Building Council Indonesia (GBCI) Anggota Nasional 18.000.000
Member National
9 Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) Anggota Nasional 5.000.000
Indonesian Toll Road Association (ATI) Member National
10 Perkumpulan Pelaksana Pekerjaan Infrastruktur Mandiri (P3IM) Anggota Nasional 0
Independent Infrastructure Work Implementation Association (P3IM) Member National
11 Himpunan Jasa Konstruksi Indonesia (HJKI) Anggota Nasional 0
Indonesian Construction Services Association (HJKI) Member National
12 Perkumpulan Perusahaan Kontraktor Independen Nasional (PPKIN) Anggota Nasional 0
National Independent Contractors Association (PPKIN) Member National
13 Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) Anggota Nasional 5.000.000
Indonesian Road Developers Association (HPJI) Member National
14 Asosiasi Profesi Masyarakat Perkeretaapian Indonesia Anggota Nasional 5.000.000
Indonesian Railway Society Professional Association Member National
15 Green Building Anggota Nasional 5.000.000
Member National
16 BCI Central Anggota Nasional 75.000.000
Member National
17 World Safety Organization (WSO) Anggota Nasional 12.000.000
Member National
18 Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) Anggota Nasional 12.000.000
Indonesian Issuers Association (AEI) Member National
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 68
68
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
#BeyondConstruction
03 Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 69
69
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
ADHI berkomitmen menerapkan GCG secara konsisten sejalan
dengan visi dan misi Perseroan. Penerapan ini menjaga efektivitas
pengawasan, meminimalkan risiko kesalahan, serta mendorong
penciptaan nilai tambah yang optimal.
ADHI is committed to consistently implementing GCG in line with
the corporate vision and mission. This implementation ensures
effective oversight, minimizes the risk of errors, and drives the
creation of optimal added value.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 70
70
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Good Corporate Governance (GCG) serves as the
Corporate Governance (GCG) menjadi fondasi utama cornerstone for ADHI in managing all its operations.
bagi ADHI dalam mengelola seluruh operasionalnya. Recognizing the essence of GCG, the Company
Dengan kesadaran akan esensi GCG, Perseroan integrates it into every level of the organization to
mengintegrasikannya ke setiap lini organisasi ensure the smooth operation of business activities and
guna menjamin kelancaran kegiatan bisnis serta minimize the risk of mismanagement. The consistent
meminimalkan risiko kesalahan pengelolaan. Penerapan implementation of GCG also boosts operational
GCG yang berkelanjutan turut mendongkrak efisiensi efficiency and facilitates targeted evaluations of
operasi dan memfasilitasi evaluasi kinerja manajemen management performance.
secara tepat sasaran.
Bagi entitas publik seperti ADHI, komitmen terhadap GCG For a public entity like ADHI, a commitment to
krusial untuk membangun kepercayaan masyarakat, GCG is crucial for building public trust, particularly
khususnya para pemegang saham bahwa dana investasi among shareholders, that their investment funds are
mereka dijaga dengan aman dan profesional. Mengikuti safeguarded securely and professionally. Keeping pace
dinamika terkini, ADHI secara proaktif mengadopsi with current trends, ADHI proactively adopts innovations
inovasi dalam praktik GCG agar prinsip-prinsipnya in GCG practices to ensure its principles remain aligned
tetap selaras dengan perkembangan era. Dukungan with the evolving times. Support from shareholders
dari pemegang saham serta pemangku kepentingan and other stakeholders is essential to optimize ADHI’s
lainnya esensial untuk mengoptimalkan kinerja ADHI, performance, address contemporary challenges, and
mengatasi tantangan kontemporer, dan mewujudkan achieve sustainable growth.
pertumbuhan berkelanjutan.
ADHI teguh berkomitmen menerapkan GCG secara ADHI is firmly committed to consistently implementing
konsisten selaras dengan visi dan misi Perseroan. GCG in line with the Company’s vision and mission.
Pendekatan ini tidak hanya menjaga keseimbangan This approach not only maintains a balance in
pengawasan internal, tetapi juga meredam potensi internal oversight but also mitigates potential errors
kesalahan dalam pengelolaan. Di samping itu, GCG in management. Furthermore, GCG is designed to
dirancang untuk menghasilkan nilai tambah maksimal generate maximum value for the Company.
bagi Perseroan.
Prinsip-prinsip GCG di ADHI berpijak pada Undang- The principles of GCG at ADHI are grounded in
Undang serta peraturan perundang-undangan yang applicable laws and regulations, Financial Services
berlaku, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Authority (OJK) regulations, the General Guidelines
Pedoman Umum GCG Indonesia dari Komite Nasional on Corporate Governance in Indonesia from the
Kebijakan Governance (KNKG), dan Peraturan Menteri National Committee on Governance (KNKG), and the
Badan Usaha Milik Negara No. PER-2/MBU/03/2023 Minister of State-Owned Enterprises Regulation No.
tentang Pedoman Tata Kelola serta Kegiatan Korporasi PER-2/MBU/03/2023 on Guidelines on Corporate
Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Governance and Significant Corporate Activities of
State-Owned Enterprises.
Sebagai pilar operasional utama, penerapan GCG oleh As a key operational pillar, the implementation of GCG
Perseroan—sebagai bagian dari Badan Usaha Milik by the Company—as part of a State-Owned Enterprise
Negara di Indonesia—juga dimaksudkan untuk: in Indonesia—is also intended to:
1. Melindungi hak dan kepentingan Pemegang Saham 1. Protect the rights and interests of Shareholders
dan pemangku kepentingan; and stakeholders;
2. Mendorong Pemegang Saham, Dewan Komisaris, 2. E n c o u r a g e S h a re h o l d e r s , t h e B o a rd o f
Direksi, dan Karyawan untuk mengambil keputusan Commissioners, the Board of Directors, and
dan menjalankan tindakannya dilandasi oleh nilai Employees to make decisions and carry out their
moral yang tinggi dan keputusan terhadap peraturan actions based on high moral values and compliance
perundang-undangan; dan with laws and regulations; and
3. Meningkatkan nilai Perusahaan. 3. Enhance the Company’s value.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 71
71
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Prinsip Tata Kelola
Governance Principle
ADHI teguh berkomitmen menerapkan praktik bisnis ADHI is firmly committed to implementing sound
yang sehat dengan memprioritaskan prinsip-prinsip business practices by prioritizing GCG principles in
GCG dalam setiap kegiatan bisnis dan operasional all business and operational activities to optimize the
guna mengoptimalkan kualitas pengelolaan Perseroan. quality of the Company’s management. In line with
Sejalan dengan regulasi yang berlaku, termasuk applicable regulations, including the Regulation of
Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. the Minister of State-Owned Enterprises No. PER-2/
PER-2/MBU/03/2023, prinsip-prinsip utama mencakup MBU/03/2023, the main principles include transparency,
transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, accountability, responsibility, independence, as well as
independensi, serta kesetaraan dan kewajaran. equality and fairness.
1. Transparency (Keterbukaan) 1. Transparency
Keterbukaan adalah prinsip yang sangat vital Transparency is a vital principle in decision-
dalam pengambilan keputusan dan pengungkapan making and the accurate and timely disclosure of
informasi material yang relevan secara akurat dan relevant material information to all shareholders and
tepat waktu kepada seluruh pemegang saham stakeholders to ensure the fulfillment of the rights
dan pemangku kepentingan guna menjamin of all shareholders and stakeholders.
terpenuhinya hak-hak seluruh pemegang saham
dan pemangku kepentingan.
2. Accountability (Akuntabilitas) 2. Accountability
Prinsip akuntabilitas tidak bisa dihilangkan dalam The accountability principle is indispensable in
mencapai efektivitas dan efisiensi kegiatan achieving the effectiveness and efficiency of the
operasional Perseroan. Prinsip ini mengatur kejelasan Company’s operational activities. This principle
fungsi, struktur, sistem, dan pertanggungjawaban governs the clarity of functions, structures, systems,
masing-masing organ Perseroan. and the responsibilities of each of the Company’s
governing bodies.
3. Responsibility (Tanggung jawab) 3. Responsibility
Prinsip responsibility atau tanggung jawab The principle of responsibility serves to ensure
berfungsi menjaga kepatuhan Perseroan terhadap the Company’s compliance with applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku demi and regulations to foster a sound and conducive
menciptakan iklim bisnis yang sehat dan kondusif. business environment.
4. Independency (Kemandirian) 4. Independence
Independensi berfungsi menjalankan pelaksanaan Independence ensures that each of the Company’s
tugas, kewajiban serta wewenang dari masing- organs carries out its duties, obligations, and
masing organ Perseroan tanpa keterlibatan organ- authorities without the involvement of other
organ lainnya yang tidak sesuai dengan peraturan organs in a manner inconsistent with applicable
perundang-undangan yang berlaku. Prinsip ini laws and regulations. This principle plays a crucial
memegang peran penting dalam pengambilan role in management decision-making and policy
keputusan atau kebijakan manajemen agar formulation to ensure that decisions are objective
keputusan yang dihasilkan bersifat objektif dan and free from conflicts of interest or influence by
bebas dari konflik kepentingan atau pengaruh pihak any party.
mana pun.
5. Fairness (Kesetaraan dan Kewajaran) 5. Fairness
Kewajaran diwujudkan dengan perlakuan yang Fairness is realized through equitable and equal
adil dan setara di dalam memenuhi hak-hak para treatment in fulfilling the rights of shareholders
pemegang saham maupun pemangku kepentingan and stakeholders arising from agreements and
yang timbul berdasarkan perjanjian serta peraturan applicable laws and regulations, without engaging
perundangan yang berlaku, tanpa melakukan in any discriminatory actions in the implementation
tindakan diskriminatif apa pun dalam pelaksanaan of this principle.
prinsip tersebut.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 72
72
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Selanjutnya, dengan sikap terbuka terhadap pembaruan, Furthermore, with an open attitude toward innovation,
ADHI mengadopsi prinsip-prinsip terbaru dari Komite ADHI has adopted the latest principles from the National
Nasional Kebijakan Governance (KNKG) melalui Committee on Governance (KNKG) through the General
Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUG- Guidelines on Indonesian Corporate Governance
KI), yang dijiwai oleh empat pilar tata kelola korporat: (PUG-KI), which are guided by the four pillars of
Perilaku Beretika, Akuntabilitas, Transparansi dan corporate governance: Ethical Conduct, Accountability,
Keberlanjutan sebagaimana pertama kali diperkenalkan Transparency, and Sustainability, as first introduced in
dalam PUG-KI 2021. PUG-KI ini merupakan evolusi the 2021 PUG-KI. This PUG-KI represents an evolution of
dari nilai dasar TARIF (Transparansi, Akuntabilitas, the core values of TARIF (Transparency, Accountability,
Responsibility, Independensi, dan Fairness) yang Responsibility, Independence, and Fairness) used in
digunakan pada PUG-KI 2019, disesuaikan dengan the 2019 PUG-KI, adapted to current dynamics. The
dinamika terkini. Keempat prinsip dasar PUG-KI 2021 four core principles of the 2021 PUG-KI are detailed
secara rinci adalah sebagai berikut: as follows:
1. Perilaku Beretika 1. Ethical Conduct
Dalam melaksanakan kegiatannya, korporasi In carrying out its activities, the Company
s e n a n t i a s a m e n g e d e p a n k a n ke j u j u r a n , consistently prioritizes honesty, treats all parties
memperlakukan semua pihak dengan hormat with respect, fulfills its commitments, and
(respect), memenuhi komitmen, membangun serta consistently builds and maintains moral values
menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan secara and trust. The Company considers the interests of
konsisten. Korporasi memperhatikan kepentingan shareholders and other stakeholders based on the
pemegang saham dan pemangku kepentingan principles of fairness and equality, and is managed
lainnya berdasarkan asas kewajaran dan kesetaraan independently so that each corporate body does
(fairness) dan dikelola secara independen sehingga not dominate the others and cannot be interfered
masing-masing organ perusahaan tidak saling with by other parties.
mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh
pihak lain.
2. Akuntabilitas 2. Accountability
Korporasi dapat mempertanggungjawabkan The Company can account for its performance
kinerjanya secara transparan dan wajar. Untuk transparently and fairly. To that end, the Company
itu Korporasi harus dikelola secara benar, terukur must be managed properly, measurably, and in
dan sesuai dengan kepentingan korporat dengan accordance with corporate interests while taking
tetap memperhitungkan kepentingan pemegang into account the interests of shareholders and
saham dan pemangku kepentingan. Akuntabilitas stakeholders. Accountability is a prerequisite for
merupakan prasyarat yang diperlukan untuk achieving sustainable performance.
mencapai kinerja yang berkelanjutan.
3. Transparansi 3. Transparency
Untuk menjaga obyektivitas dalam menjalankan To maintain objectivity in conducting business,
bisnis, korporasi menyediakan informasi yang the Company provides material and relevant
material dan relevan dengan cara yang mudah information in a manner that is easily accessible and
diakses dan dipahami oleh pemangku kepentingan. understandable to stakeholders. The Company takes
Korporasi mengambil inisiatif untuk mengungkapkan the initiative to disclose not only matters required
tidak hanya masalah yang disyaratkan oleh by laws and regulations, but also matters that are
peraturan perundang-undangan, tetapi juga important for decision-making by shareholders,
hal yang penting untuk pengambilan keputusan creditors, and other stakeholders.
oleh pemegang saham, kreditur dan pemangku
kepentingan lainnya.
4. Keberlanjutan 4. Sustainability
Korporasi mematuhi peraturan perundang- The Company complies with laws and regulations
undangan serta berkomitmen melaksanakan and is committed to fulfilling its social and
tanggung jawab terhadap masyarakat dan environmental responsibilities to contribute to
lingkungan agar berkontribusi pada pembangunan sustainable development through collaboration with
berkelanjutan melalui kerja sama dengan semua all relevant stakeholders to improve their lives in a
pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan manner consistent with business interests and the
kehidupan mereka dengan cara yang selaras dengan sustainable development agenda.
kepentingan bisnis dan agenda pembangunan
berkelanjutan
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 73
73
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Governance Structure
Merujuk peraturan perundang-undangan yang berlaku, In accordance with applicable laws and regulations,
ADHI menyusun struktur Tata Kelola Perusahaan yang ADHI has established a Good Corporate Governance
Baik (GCG). Implementasi ini mengacu pada Undang- (GCG) structure. This implementation is based on Law
Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies. Under
Perseroan Terbatas. Berdasarkan undang-undang this law, there are three main governance bodies: the
tersebut, terdapat tiga organ utama tata kelola: Rapat General Meeting of Shareholders (GMS), the Board
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris, of Commissioners, and the Board of Directors. As
dan Direksi. Sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar stipulated in the Articles of Association, the management
Perseroan, sistem kepengurusan mengadopsi two tier system adopts a two-tier system between the Board
system antara Dewan Komisaris dan Direksi dengan of Commissioners and the Board of Directors, with
wewenang serta tanggung jawab yang tegas sesuai clearly defined authorities and responsibilities in
fungsi masing-masing sebagaimana diamanatkan accordance with their respective functions as mandated
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan. by the Articles of Association and applicable laws and
Di ADHI, Direksi berperan sebagai eksekutif senior regulations. At ADHI, the Board of Directors serves as
yang ditunjuk langsung oleh pemegang saham dan the senior executive body directly appointed by the
bertanggung jawab penuh atas pengelolaan keseluruhan shareholders and is fully responsible for the overall
perusahaan. [GRI 2-11][IDX G-03] Company management. [GRI 2-11][IDX G-03]
Untuk mendukung pelaksanaan tugas secara optimal, To support the optimal performance of their duties,
Dewan Komisaris dibantu organ pendukung berupa the Board of Commissioners is assisted by supporting
Sekretaris Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite bodies, including the Secretary to the Board of
Pemantau Manajemen Risiko dan Mutu, Komite Commissioners, the Audit Committee, the Risk
Pengawasan GCG dan Legal, serta Komite Nominasi Management and Quality Monitoring Committee,
dan Remunerasi. Sementara itu, Direksi didukung oleh the GCG and Legal Supervisory Committee, and the
Corporate Secretary dan Satuan Pengawasan Intern. Di Nomination and Remuneration Committee. Meanwhile,
antara organ pendukung Dewan Komisaris dan Direksi, the Board of Directors is supported by the Corporate
Corporate Secretary memegang peran kunci dalam Secretary and the Internal Audit Unit. Among the
pengambilan keputusan serta pengawasan dampak supporting bodies of the Board of Commissioners and
manajemen Perusahaan terhadap ekonomi, lingkungan, the Board of Directors, the Corporate Secretary plays a
dan masyarakat, melalui pengelolaan program key role in decision-making and in monitoring the impact
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan. Selain itu, of the Company’s management on the economy, the
ADHI memiliki departemen khusus untuk mengawasi environment, and society, through the management
serta mengelola isu strategis Environment, Social, dan of Social and Environmental Responsibility programs.
Governance (ESG) via Biro ESG di bawah Departemen Additionally, ADHI has a dedicated department to
Strategi Korporasi. Untuk memperkuat penerapan ESG, oversee and manage strategic Environment, Social,
ADHI telah membentuk Komite ESG berdasarkan Surat and Governance (ESG) issues via the ESG Bureau under
Keputusan Direksi No. 014-6/2023/190, yang diubah the Corporate Strategy Department. To strengthen the
melalui Surat Keputusan Direksi No. 014-6/2024/297, implementation of ESG, ADHI has established an ESG
dengan tujuan menyusun strategi dan kebijakan Committee based on Board of Directors Decree No.
ESG guna memastikan pertumbuhan berkelanjutan 014-6/2023/190, amended by Board of Directors Decree
Perusahaan sambil mempertimbangkan aspek No. 014-6/2024/297, to formulate ESG strategies and
lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. [GRI 2-9] policies to ensure the Company’s sustainable growth
while considering environmental, social, and good
governance aspects. [GRI 2-9]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 74
74
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Sebagai Perusahaan Publik, ADHI wajib menerapkan As a Public Company, ADHI is required to implement
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Financial Services Authority Regulation (POJK) No. 51/
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Finance for Financial Institutions, Issuers, and Public
dan Perusahaan Publik, berlaku sejak 1 Januari 2020. Companies, effective as of January 1, 2020. Appendix
Lampiran II peraturan ini mewajibkan penunjukan II of this regulation requires the designation of an
pegawai, pejabat, atau unit kerja sebagai penanggung employee, officer, or work unit as the person responsible
jawab penerapan Keuangan Berkelanjutan. Namun, for implementing sustainable finance. However, as of the
hingga akhir 2025, ADHI belum secara resmi membentuk end of 2025, ADHI has not yet officially established or
atau menugaskan entitas tersebut. Oleh karena assigned such an entity. Therefore, the responsibility for
itu, tanggung jawab penerapan keuangan/kegiatan implementing sustainable finance/activities is handled
berkelanjutan ditangani oleh Corporate Secretary . by the Corporate Secretary. [OJK E.1] [GRI 2-13]
[OJK E.1] [GRI 2-13]
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) General Meeting of Shareholders (GMS)
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan The General Meeting of Shareholders (GMS) is a
Organ Perusahaan yang memiliki kewenangan yang corporate body with authority not delegated to the
tidak diberikan kepada Direksi maupun Dewan Board of Directors or the Board of Commissioners, as
Komisaris, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang stipulated in the Law and/or the Articles of Association.
dan/atau Anggaran Dasar. Berdasarkan Anggaran Pursuant to the Articles of Association, the GMS consists
Dasar Perusahaan, RUPS terdiri atas RUPS Tahunan of the Annual GMS and other GMS (Extraordinary
dan RUPS lainnya (RUPS Luar Biasa). RUPS Tahunan GMS). The Annual GMS must be held no later than six
wajib diselenggarakan paling lambat 6 (enam) bulan months after the fiscal year ends. Other GMS may be
setelah tahun buku berakhir. Adapun RUPS lainnya held at any time as needed and in the best interests
dapat dilaksanakan setiap saat sesuai kebutuhan dan of the Company.
demi kepentingan Perusahaan.
Selama tahun 2025, ADHI menyelenggarakan 1 (satu) Throughout 2025, ADHI held one Annual GMS and
kali RUPS Tahunan, dan 1 (satu) kali RUPS Luar Biasa. one Extraordinary GMS. The Annual GMS was held on
RUPS Tahunan diselenggarakan pada Rabu, 30 April Wednesday, April 30, 2025, at ADHI Tower, Jakarta. The
2025, di ADHI Tower, Jakarta. Adapun RUPS Luar Biasa Extraordinary GMS was held on Tuesday, December 16,
diselenggarakan pada Selasa, 16 Desember 2025, di 2025, at ADHI Tower, Jakarta.
ADHI Tower, Jakarta.
Kebijakan Mengenai Perlakuan Adil Policy on Fair Treatment of Shareholders
terhadap Pemegang Saham [IDX G-08] [IDX G-08]
Perseroan berkomitmen untuk senantiasa melindungi The Company is committed to consistently protecting
serta memfasilitasi pemenuhan hak-hak pemegang and facilitating the fulfillment of shareholders’
saham, sekaligus memastikan perlakuan yang setara rights, while ensuring equal and fair treatment for all
dan adil bagi seluruh pemegang saham. Dalam rangka shareholders. To that end, the Company has established
itu, Perseroan telah menetapkan hak dan tanggung the rights and responsibilities of shareholders as
jawab pemegang saham sebagaimana diatur dalam stipulated in the Company’s Articles of Association
Anggaran Dasar Perusahaan No. 18 tanggal 14 Januari No. 18 dated January 14, 2026, which states that at
2026, di mana disampaikan bahwa dalam RUPS tiap the General Meeting of Shareholders, each share is
saham memiliki hak masing-masing 1 (satu) suara. entitled to 1 on vote.
Penetapan tersebut dimaksudkan untuk memberikan This provision is intended to provide a foundation and
landasan dan kejelasan mengenai hak-hak pemegang clarity regarding shareholders’ rights, thereby fostering
saham, sehingga tercipta kepastian hukum dan tata legal certainty and good corporate governance. Within
kelola yang baik. Dengan kerangka tersebut, para this framework, shareholders are expected to play
pemegang saham diharapkan dapat berperan aktif serta an active role and make positive contributions to the
memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan Company’s growth and sustainability.
dan keberlanjutan Perseroan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 75
75
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Dewan Komisaris adalah Organ Perusahaan yang The Board of Commissioners is a corporate organ
bertugas melakukan pengawasan secara umum responsible for exercising general and/or specific
dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar supervision in accordance with the articles of
serta memberi nasihat kepada Direksi sebagaimana association and for advising the Board of Directors,
diatur dalam Pasal 31 Undang-Undang No. 19 Tahun as provided for in Article 31 of Law No. 19 of 2003
2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) on State-Owned Enterprises (SOEs), as amended by
sebagaimana telah diubah dengan UU No. 1 Tahun Law No. 1 of 2025 on the Third Amendment to Law
2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang No. 19 of 2003 on State-Owned Enterprises and Law
No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara No. 1 on the Third Amendment to Law No. 19 of 2003
dan Undang-Undang No 1 tentang Perubahan Ketiga on State-Owned Enterprises. The supervisory duties
atas Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang Badan and authorities, as well as the provision of advice by
Usaha Milik Negara. Tugas dan wewenang pengawasan the Board of Commissioners to the Board of Directors,
serta pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada are also regulated in the Board Manual and are in
Direksi juga diatur di dalam Board Manual Perseroan dan accordance with the Articles of Association. In carrying
mengacu dengan Anggaran Dasar Perseroan. Dewan out its duties and authority regarding supervision and
Komisaris dalam melaksanakan tugas dan wewenang the provision of advice, the Board of Commissioners
pengawasan dan pemberian nasihat terbatas pada is limited to issues related to the Company’s business
isu - isu yang terkait dengan kegiatan usaha Perseroan operations (going concern). The full scope of the
(going concern). Tugas Dewan Komisaris selengkapnya Board of Commissioners’ duties is outlined in the Good
disampaikan dalam Bab Tata Kelola Perusahaan yang Corporate Governance Chapter in ADHI’s 2025 Annual
Baik pada Laporan Tahunan ADHI Tahun 2025 halaman Report pages 339-340. [GRI 2-12]
339-340. [GRI 2-12]
Berpedoman pada Pedoman Kerja, Dewan Komisaris In accordance with the Board Manual, the Board of
terdiri dari paling sedikit 2 (dua) orang, yang terdiri Commissioners consists of at least two members,
dari 1 (satu) orang Komisaris Utama; 1 (satu) orang comprising one President Commissioner; one
Komisaris atau lebih; dengan memperhatikan peraturan Commissioner, or more; in compliance with applicable
yang berlaku di bidang Pasar Modal. Apabila Dewan regulations in the capital market sector. If the Board
Komisaris terdiri dari 2 (dua) orang anggota Dewan of Commissioners consists of two members, then
Komisaris, maka 1 (satu) di antaranya adalah Komisaris one of them must be an Independent Commissioner.
Independen. Sementara itu, bila Dewan Komisaris terdiri Meanwhile, if the Board of Commissioners consists of
lebih dari 2 (dua) orang anggota Dewan Komisaris, more than two members, the number of Independent
maka jumlah Komisaris Independen wajib paling kurang Commissioners must be at least 30% of the total number
30% (tiga puluh persen) dari jumlah seluruh anggota of Board of Commissioners members.
Dewan Komisaris.
Pada tahun 2025, sebagaimana informasi selengkapnya In 2025, as detailed in ADHI’s 2025 Annual Report, the
disampaikan pada Laporan Tahunan ADHI Tahun 2025, composition of ADHI’s Board of Commissioners changed
komposisi Dewan Komisaris ADHI mengalami perubahan compared to the previous year. As of December 31,
dibanding tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2025, 2025, the composition of the Board of Commissioners
susunan dan komposisi Dewan Komisaris Perseroan is as follows:
adalah sebagai berikut:
Periode
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Dasar Pengangkatan
Jabatan
Name and Position Term of Office Appointment Basis
Office Period
Dody Usodo Hargo S RUPST 2025–RUPST 2030 Ke-2 (dua) Keputusan RUPST 30 April 2025
(Komisaris Utama) 2025 AGMS–2030 AGMS Second AGMS Resolution dated April 30, 2025
(President Commissioner)
Erwin Moeslimin Singaruju RUPST 2023–RUPST 2028 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 11 April 2023
(Komisaris Independen) 2023 AGMS–2028 AGMS First AGMS Resolution dated April 11, 2023
(Independent Commissioner)
Bob Arthur Lombogia RUPST 2024–RUPST 2029 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Komisaris) 2024 AGMS–2029 AGMS First AGMS Resolution dated April 1, 2024
(Commissioner)
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 76
76
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Periode
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Dasar Pengangkatan
Jabatan
Name and Position Term of Office Appointment Basis
Office Period
Rustam Sofyan Sirait RUPST 2024–RUPST 2029 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Komisaris Independen) 2024 AGMS–2029 AGMS First AGMS Resolution dated April 1, 2024
(Independent Commissioner)
Elan Suherlan RUPST 2024–RUPST 2029 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Komisaris Independen) 2024 AGMS–2029 AGMS First AGMS Resolution dated April 1, 2024
(Independent Commissioner)
Amelia Tetriana RUPSLB 2025 – RUPST 2030 Ke-1 (satu Keputusan RUPS-LB 16 Desember 2025
(Komisaris) 2025 EGMS–2030 AGMS First EGMS Resolution dated December 16,
(Commissioner) 2025
Direksi Board of Directors
Direksi adalah Organ Perusahaan yang berwenang dan The Board of Directors is the Company’s governing
bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perusahaan body authorized and fully responsible for managing
untuk kepentingan Perusahaan, sesuai dengan maksud the Company in the Company’s best interests, in
dan tujuan Perusahaan serta mewakili Perusahaan, baik accordance with the Company’s objectives and
di dalam maupun di luar pengadilan sesuai dengan purposes, and for representing the Company both in
ketentuan Anggaran Dasar. Secara umum, Direksi and out of court in accordance with the provisions of
berperan untuk mengelola kegiatan operasional the Articles of Association. Generally, the Board of
Perusahaan dengan orientasi kepentingan terbaik Directors is responsible for managing the Company’s
Perusahaan. Tugas Direksi selengkapnya diuraikan pada operational activities with a focus on the Company’s
Bab Tata Kelola Perusahaan dalam Laporan Tahunan best interests. The full duties of the Board of Directors
ADHI. [GRI 2-12] are outlined in the Corporate Governance Chapter of
ADHI’s Annual Report. [GRI 2-12]
Sesuai dengan Anggaran Dasar, Direksi Perusahaan In accordance with the Articles of Association, the
terdiri dari paling sedikit 2 (dua) orang, yang terdiri dari: Company’s Board of Directors consists of at least two
members, comprising:
• 1 (satu) orang Direktur Utama; dan • One President Director; and
• 1 (satu) orang Direktur atau lebih. • One Director or more.
Pada tahun 2025, sebagaimana informasi selengkapnya In 2025, as detailed in ADHI’s 2025 Annual Report,
disampaikan pada Laporan Tahunan ADHI Tahun 2025, the composition of ADHI’s Board of Directors changed
komposisi Direksi ADHI mengalami perubahan dibanding compared to the previous year. As of December 31,
tahun sebelumnya. Per 31 Desember 2025, susunan dan 2025, the composition of the Board of Directors is
komposisi Direksi Perseroan adalah sebagai berikut as follows.
Periode
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Dasar Pengangkatan
Jabatan
Name and Position Term of Office Appointment Basis
Office Period
Moeharmein Z. C RUPSLB 2025 – RUPST 2030 Ke-1 (satu Keputusan RUPS-LB 16 Desember 2025
(Direktur Utama) 2025 EGMS–2030 AGMS First EGMS Resolution dated December 16, 2025
(President Director)
Ki Syahgolang Permata RUPST 2023-RUPST 2028 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 11 April 2023
(Direktur Human Capital dan Legal) 2023 AGMS–2028 AGMS First AGMS Resolution dated April 11, 2023
(Director of Human Capital and Legal)
Bani Iqbal RUPST 2024 - RUPST 2029 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Direktur Keuangan) 2024 AGMS–2029 AGMS First AGMS Resolution dated April 1, 2024
(Director of Finance)
Yan Arianto RUPST 2024 - RUPST 2029 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Direktur Manajemen Risiko dan 2024 AGMS–2029 AGMS First AGMS Resolution dated April 1, 2024
Kesisteman)
(Director of Risk Management and
Systems)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 77
77
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Periode
Nama dan Jabatan Masa Jabatan Dasar Pengangkatan
Jabatan
Name and Position Term of Office Appointment Basis
Office Period
A. Suko Widigdo RUPST 2025–RUPST 2030 Ke-2 (dua) Keputusan RUPST 30 April 2025
(Direktur Operasi I) 2025 AGMS–2030 AGMS Second AGMS Resolution dated April 30, 2025
(Director of Operations I)
Harimawan RUPST 2024 - RUPST 2029 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 1 April 2024
(Direktur Operasi II) 2024 AGMS–2029 AGMS First AGMS Resolution dated April 1, 2024
(Director of Operations II)
Vera Kirana RUPST 2021-RUPST 2026 Ke-1 (satu) Keputusan RUPST 25 Mei 2021
(Direktur Operasi III) 2021 AGMS–2026 AGMS First AGMS Resolution dated May 25, 2024
(Director of Operations III)
Kriteria Pemilihan Dewan Komisaris dan Criteria for the Selection of the Board
Direksi [IDX G-06] [GRI 2-10] of Commissioners and the Board of
Directors [IDX G-06]
Perencanaan suksesi Direksi dilaksanakan oleh Komite Succession planning for the Board of Directors is carried
Nominasi dan Remunerasi sebagai bagian dari upaya out by the Nomination and Remuneration Committee
mempersiapkan proses regenerasi kepemimpinan as part of efforts to prepare for leadership succession
serta memastikan kesinambungan arah dan strategi and ensure the continuity of the Company’s direction
Perseroan di masa mendatang. Kebijakan dasar yang and strategy in the future. The fundamental policies
mengatur Dewan Komisaris dan Direksi di lingkungan governing the Board of Commissioners and the Board of
Perseroan berpedoman pada ketentuan peraturan Directors within the Company are based on applicable
perundang-undangan yang berlaku, antara lain: laws and regulations, including:
1. Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang 1. Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies.
Perseroan Terbatas.
2. Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tentang 2. OJK Regulation No. 33/POJK.04/2014 on the Board
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau of Directors and Board of Commissioners of Issuers
Perusahaan Publik. or Public Companies.
3. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor 3. Minister of State-Owned Enterprises Regulation
PER-3/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Peraturan No. PER-3/MBU/03/2023 of 2023 on the Minister
Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Organ of State-Owned Enterprises Regulation on the
dan Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Organizational Structure and Human Resources
Negara of State-Owned Enterprises
Berdasarkan Peraturan Menteri BUMN No. PER-3/ Pursuant to the Ministry of SOE Regulation No.
MBU/03/2023, calon anggota Dewan Komisaris dan PER-3/MBU/03/2023, candidates for the Board of
Direksi wajib dinyatakan lulus proses penilaian atas Commissioners and the Board of Directors must be
kelayakan dan kepatutan seseorang untuk menjabat deemed to have passed the assessment process
sebagai anggota Direksi atau Dewan Komisaris. regarding an individual’s suitability and fitness to
serve as a member of the Board of Directors or Board
of Commissioners.
Keberagaman Badan Tata Kelola [IDX G-01] Diversity of the Governance Body [IDX G-01]
Perseroan senantiasa menjaga keberagaman komposisi The Company consistently maintains diversity in
Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari upaya the composition of the Board of Commissioners and
mendorong proses pengambilan keputusan yang the Board of Directors as part of its efforts to foster
objektif, komprehensif, dan optimal. Keberagaman objective, comprehensive, and optimal decision-
tersebut diyakini mampu memperkaya perspektif dan making processes. This diversity is believed to
sudut pandang dalam setiap pembahasan strategis, baik enrich perspectives and viewpoints in every strategic
di tingkat Dewan Komisaris maupun Direksi, sehingga discussion, both at the Board of Commissioners and
menghasilkan keputusan yang lebih berkualitas serta Board of Directors levels, thereby yielding higher-quality
memberikan nilai tambah bagi kinerja operasional dan decisions and providing added value for the Company’s
pengembangan bisnis Perseroan. operational performance and business development.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 78
78
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Selain itu, keberagaman pada jajaran Dewan Komisaris Furthermore, diversity within the ranks of the Board
dan Direksi merupakan wujud nyata komitmen of Commissioners and the Board of Directors is a
Perseroan dalam menerapkan prinsip-prinsip Good tangible manifestation of the Company’s commitment
Corporate Governance (GCG). Anggota Dewan to implementing the principles of Good Corporate
Komisaris dan Direksi memiliki latar belakang yang Governance (GCG). Members of the Board of
beragam, mencakup pendidikan, pengalaman kerja, Commissioners and the Board of Directors possess
keahlian profesional, serta rentang usia, yang secara diverse backgrounds—encompassing education, work
kolektif mendukung terciptanya tata kelola perusahaan experience, professional expertise, and age ranges,
yang efektif dan berkelanjutan. which collectively support the creation of effective and
sustainable corporate governance.
Keberagaman Manajemen dan Independensi Tahun 2025
Management Diversity and Independence in 2025
Jumlah Pihak Independen
Tipe Manajemen Perusahaan Laki-laki Perempuan
Number of Independent
Company Management Type Male Female
Members
Komisaris 5 1 3
Commissioner
Direksi 6 1 -
Director
Direksi ADHI ditunjuk oleh Badan Pengaturan BUMN dan The Board of Directors of ADHI is appointed by the
disetujui di RUPS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. SOE Regulatory Agency and approved at the GMS
Perseroan menjamin indpendensi dan objektivitas in accordance with applicable regulations. The
pengambilan keputusan yang dilakukan, termasuk Company ensures the independence and objectivity
dengan adanya pengawasan dari Dewan Komisaris, of decision-making, including through oversight by the
baik oleh Komisaris maupun Komisaris Indpenden. Board of Commissioners, both by Commissioners and
Independent Commissioners.
Total Kehadiran Rapat Direksi dan Dewan Total Attendance at Board of Directors
Komisaris and Board of Commissioners Meetings
Mengacu pada Peraturan OJK No. 33 Tahun 2014, Pursuant to OJK Regulation No. 33 of 2014, the Board of
Direksi wajib menyelenggarakan Rapat Direksi Directors is required to hold a Board of Directors meeting
sekurang-kurangnya satu kali dalam setiap bulan, dan at least once every month, and every decision made
setiap keputusan yang dihasilkan dalam rapat tersebut during such a meeting is valid and binding. Decisions are
bersifat sah serta mengikat. Keputusan pada prinsipnya generally made through consensus, and if consensus
diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat, cannot be reached, they are determined by a vote
dan apabila tidak tercapai, maka ditetapkan melalui requiring the approval of more than one-half of the valid
pemungutan suara dengan persetujuan lebih dari ½ votes cast during the meeting. In every decision-making
(satu per dua) dari jumlah suara sah yang dikeluarkan process, the Board of Directors upholds the principle of
dalam rapat. Dalam setiap pengambilan keputusan, independence and avoids potential conflicts of interest
Direksi menjunjung tinggi prinsip independensi serta to maintain the objectivity and integrity of decisions.
menghindari potensi benturan kepentingan guna
menjaga objektivitas dan integritas keputusan.
Sementara itu, Anggaran Dasar Perseroan mengatur Meanwhile, the Articles of Association stipulate that
bahwa rapat Dewan Komisaris diselenggarakan paling meetings of the Board of Commissioners must be
sedikit satu kali dalam sebulan dan dapat mengundang held at least once a month and may invite the Board
Direksi apabila diperlukan. Pemanggilan rapat of Directors when necessary. Meetings are convened by
dilakukan oleh Komisaris Utama atau wakilnya, dengan the President Commissioner or their deputy, with written
undangan tertulis paling lambat lima hari sebelum rapat invitations issued no later than five days prior to the
dilaksanakan. Rapat Dewan Komisaris dinyatakan sah meeting. A meeting of the Board of Commissioners is
dan berwenang mengambil keputusan yang mengikat deemed valid and authorized to make binding decisions
apabila dihadiri dan/atau diwakili oleh lebih dari ½ (satu if attended and/or represented by more than one-half
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 79
79
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
per dua) jumlah anggota Dewan Komisaris. Setiap hasil of the total members of the Board of Commissioners.
rapat wajib dituangkan dalam risalah dan ditandatangani All meeting outcomes must be recorded in the minutes
oleh seluruh anggota yang hadir, serta didistribusikan and signed by all attending members, and distributed
kepada seluruh anggota Dewan Komisaris. Apabila to all members of the Board of Commissioners. If a
anggota tidak dapat hadir secara fisik, rapat dapat member is unable to attend in person, the meeting may
diselenggarakan melalui telekonferensi, video be held via teleconference, video conference, or other
konferensi, atau media elektronik lainnya. electronic means.
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan [IDX G-02]
Total Attendance of Directors and Commissioners at Board Meetings [IDX G-02]
Rata-rata persentase kehadiran
Jumlah rapat direksi/ komisaris dalam rapat
Uraian
Total Average attendance rate of
Description
Meetings directors/commissioners at
meetings
Jumlah kehadiran Direksi dalam Rapat Direksi 41 96%
Total Board of Directors’ Attendance at Board of Directors’ Meetings
Jumlah kehadiran Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris 14 93%
Total Board of Commissioners’ Attendance at Board of Commissioners’ Meetings
Total Kehadiran Direksi dalam pelaksanaan Rapat Direksi Tahun 2025
Total Attendance of the Board of Directors at the 2025 Board of Directors Meetings
Jumlah
Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran %
Name Position Total Meetings
Total Attendance
Entus Asnawi Direktur Utama 39 39 100%
Mukhson (EAM)* President Director
Moeharmein Zein Chaniago 2 2 100%
(MH)**
Vera Kirana (VKA) Direktur Operasi III 41 39 95%
Director of Operations III
A. Suko Widigdo (ASW) Direktur Operasi I 41 40 98%
Director of Operations I
Ki Syahgolang Permata (KSP) Direktur Human Capital dan Legal 41 41 100%
Director of Human Capital and Legal
Bani Iqbal (BIL) Direktur Keuangan 41 34 83%
Director of Finance
Harimawan (HMN) Direktur Operasi II 41 40 98%
Director of Operations II
Yan Arianto (YAO) Direktur Manajemen Risiko dan 41 40 98%
Kesisteman
Director of Risk Management and
Systems
*masa jabatan sampai dengan 16 Desember 2025
*Term of office until December 16, 2025
**masa jabatan mulai 17 Desember 2025
**Term of office begins on December 17, 2025
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 80
80
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jumlah
Nama Jabatan Jumlah Rapat
Kehadiran %
Name Position Total Meetings
Total Attendance
Dody Usodo Hargo S Komisaris Utama 14 13 93%
President Commissioner
R. Erwin Moeslimin Singajuru Komisaris Independen 14 13 93%
Independent Commissioner
Hironimus Hilapok* Komisaris Independen 4 4 100%
Independent Commissioner
Bob Arthur Lombogia Komisaris 14 11 79%
Commissioner
Elan Suherlan Komisaris Independen 14 14 100%
Independent Commissioner
Rustam Sofyan Sirait Komisaris Independen 14 14 100%
Independent Commissioner
Amelia Tetriana** Komisaris 1 1 100%
Commissioner
Entus Asnawi Mukhson Direktur Utama 13 12 92%
(EAM)*** President Director
Moeharmein Zein Chaniago 1 1 100%
(MH)***
Vera Kirana (VKA) Direktur Operasi III 14 13 93%
Director of Operations III
A. Suko Widigdo (ASW) Direktur Operasi I 14 12 86%
Director of Operations I
Ki Syahgolang Permata (KSP) Direktur Human Capital dan Legal 14 14 100%
Director of Human Capital and Legal
Bani Iqbal (BIL) Direktur Keuangan 14 13 93%
Director of Finance
Harimawan (HMN) Direktur Operasi II 14 13 93%
Director of Operations II
Yan Arianto (YAO) Direktur Manajemen Risiko dan 14 11 79%
Kesisteman
Director of Risk Management and
Systems
93%
*Habis masa jabatan sebagai Komisaris Independen sesuai dengan hasil RUPS pada tanggal 30 April 2025
*Term as Independent Commissioner expires in accordance with the GMS results on April 30, 2025
**Menjabat sebagai Komisaris sesuai dengan hasil RUPSLB pada tanggal 16 Desember 2025
**Serves as Commissioner in accordance with the EGMS results on December 16, 2025
***Habis masa jabatan sebagai Direktur Utama sesuai dengan hasil RUPSLB pada tanggal 16 Desember 2025
***Term as President Director expires in accordance with the EGMS results on December 16, 2025
****Menjabat sebagai Direktur Utama sesuai dengan hasil RUPSLB pada tanggal 16 Desember 2025
****Serves as President Director in accordance with the EGMS results on December 16, 2025
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan Performance Evaluation of the Board
Direksi [IDX G-04] of Commissioners and the Board of
Directors [IDX G-04]
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan Performance evaluations of the Board of Commissioners
untuk memastikan pengelolaan Perseroan berlangsung and the Board of Directors are conducted to ensure that
secara efektif, transparan, serta selaras dengan prinsip- the Company’s management is carried out effectively,
prinsip Good Corporate Governance (GCG). Proses ini transparently, and in accordance with the principles
mencakup evaluasi atas kontribusi individu maupun of Good Corporate Governance (GCG). This process
kolektif dalam mencapai sasaran strategis Perseroan, includes an evaluation of both individual and collective
sekaligus menegaskan akuntabilitas dalam setiap contributions toward achieving the Company’s strategic
pengambilan keputusan. Metode penilaian mengacu objectives, while reinforcing accountability in every
pada pendekatan Balanced Scorecard dan pengukuran decision-making process. The assessment method
berbasis Key Performance Indicators (KPI) yang telah is based on the Balanced Scorecard approach and
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 81
81
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
ditetapkan sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi measurements using pre-established Key Performance
instrumen penting dalam memberikan umpan balik Indicators (KPIs). This evaluation serves as a vital tool for
yang konstruktif, mendorong perbaikan berkelanjutan, providing constructive feedback, fostering continuous
serta menjaga dan meningkatkan kepercayaan para improvement, and maintaining and enhancing
pemangku kepentingan terhadap tata kelola Perseroan. stakeholders’ confidence in the Company’s governance.
Sebagaimana yang telah tertuang dalam Board Manual As stipulated in ADHI Board Manual, it is stated that in
ADHI, tercantum bahwa dalam penilaian kinerja Direksi, evaluating the performance of the Board of Directors,
Dewan Komisaris berkewajiban the Board of Commissioners is obligated to
1. Menetapkan kebijakan Dewan Komisaris mengenai 1. Establish Board of Commissioners policies regarding
penilaian kinerja Direksi secara kolegial dan the performance evaluation of the Board of Directors,
individual dan menyampaikan hasil penilaian kepada both collectively and individually, and communicate
Pemegang Saham. the evaluation results to the Shareholders.
2. Menyusun rencana mengenai pemantauan kinerja 2. Develop a plan for monitoring the Board of Directors’
Direksi dan pelaporan kepada Pemegang Saham. performance and reporting to the Shareholders.
3. Melakukan penilaian kinerja Direksi berdasarkan 3. Conduct performance evaluations of the Board of
indikator kinerja utama yang tercakup dalam Kontrak Directors based on key performance indicators
Manajemen Direksi secara kolegial dan individu included in the Board of Directors’ Management
dengan realisasi pencapaian masing-masing. Contracts, both collectively and individually, in
relation to the achievement of respective targets.
4. Menyampaikan hasil penilaian kinerja Direksi 4. Submit the results of the Board of Directors’
secara kolegial dan individu kepada RUPS dalam performance evaluation, both collectively
laporan tugas pengawasan Dewan Komisaris secara and individually, to the GMS in the Board of
tahunan Commissioners’ annual supervisory report.
Setiap tahun, Perseroan melaksanakan evaluasi kinerja Annually, the Company conducts a performance
Direksi berdasarkan capaian Key Performance Indicator evaluation of the Board of Directors based on the
(KPI) sesuai dengan pedoman yang diatur dalam achievement of Key Performance Indicators (KPIs) in
Peraturan Menteri BUMN. Di tahun 2025, Perseroan accordance with the guidelines outlined in the Minister
melaksanakan evaluasi kinerja Direksi berdasarkan of SOE Regulation. In 2025, the Company conducted a
capaian KPI sebagaimana di atur dalam Peraturan performance evaluation of the Board of Directors based
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara No. PER on KPI achievements as stipulated in the Minister of
2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan SOE Regulation No. PER 2/MBU/03/2023 on Guidelines
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik on Corporate Governance and Significant Corporate
Negara. [GRI 2-18] Activities of State-Owned Enterprises. [GRI 2-18]
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam The Role of the Highest Governance Body
Pelaporan Keberlanjutan [GRI 2-14] in Sustainability Reporting [GRI 2-14]
ADHI wajib mengimplementasikan praktik bisnis ADHI is required to implement sustainable business
berkelanjutan yang pelaporannya disampaikan melalui practices, the reporting of which is submitted through
Laporan Keberlanjutan sebagaimana diamanatkan the Sustainability Report as mandated by OJK Regulation
dalam POJK tentang Keuangan Berkelanjutan. Sebagai on Sustainable Finance. As a public company, the
perusahaan publik, penyusunan dan penyampaian preparation and submission of the Sustainability Report
Laporan Keberlanjutan merupakan kewajiban yang is an obligation that the Company must fulfill.
harus dipenuhi Perseroan.
Dalam konteks tersebut, Direksi sebagai organ tata In this context, the Board of Directors, as the
kelola yang bertanggung jawab atas pengelolaan governance organ responsible for managing the
perusahaan memberikan persetujuan atas penetapan Company, approves the determination of material topics
topik material dengan mempertimbangkan Tujuan by considering the Sustainable Development Goals
Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development (SDGs) as well as environmental, social, economic, and
Goals/SDGs) serta aspek lingkungan, sosial, ekonomi, governance (ESG) aspects. The Board of Directors also
dan tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ consistently encourages improvements in the quality
ESG). Direksi juga senantiasa mendorong peningkatan and completeness of the Sustainability Report’s content
kualitas dan kelengkapan substansi Laporan to align with the provisions of the OJK’s Sustainable
Keberlanjutan agar selaras dengan ketentuan POJK Finance Regulation and the GRI Universal Standards
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 82
82
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Keuangan Berkelanjutan dan GRI Universal Standards 2021. By referring to these two guidelines, the material
2021. Dengan mengacu pada kedua pedoman tersebut, topics presented reflect the application of ESG aspects
topik-topik material yang disajikan telah mencerminkan relevant to the expectations of stakeholders, both
penerapan aspek ESG yang relevan dengan ekspektasi internal and external.
pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal.
Lebih dari itu, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris juga Furthermore, the Board of Directors and the Board
berperan dalam melakukan pengawasan atas proses of Commissioners also play a role in overseeing the
penyusunan Laporan Keberlanjutan serta memberikan preparation process of the Sustainability Report
arahan strategis guna memastikan kualitas, akurasi, dan and providing strategic guidance to ensure the
kepatuhan laporan terhadap ketentuan yang berlaku . report’s quality, accuracy, and compliance with
applicable regulations.
Rasio Kompensasi Total Tahunan [GRI 2-21] Annual Total Compensation Ratio [GRI 2-21]
Rasio kompensasi total tahunan ADHI digunakan untuk ADHI’s annual total compensation ratio is used to
membandingkan gaji dan tunjangan yang diterima oleh compare the salary and benefits received by the
individu dengan remunerasi tertinggi terhadap nilai highest-paid individual against the median annual
tengah total kompensasi tahunan seluruh karyawan total compensation of all employees (excluding the
(tidak termasuk individu dengan bayaran tertinggi) yaitu highest-paid individual), which is General Manager The
General Manager Perseroan berkomitmen memastikan Company is committed to ensuring that compensation is
kompensasi diberikan secara proporsional dengan provided in a manner that is proportional to performance
kinerja dan adil, mencerminkan kontribusi setiap and fair, reflecting each employee’s contribution to the
karyawan terhadap pencapaian kinerja Perseroan. Company’s performance.
Pada tahun 2025, perbandingan pendapatan tertinggi In 2025, the comparison of the highest income earned
yang didapat oleh General Manager dengan rata-rata by General Manager with the average income of all
pendapatan seluruh karyawan menghasilkan rasio employees resulted in an annual total compensation ratio
kompensasi total tahunan sebesar 8:1. Peningkatan of 8:1. The increase in the annual total compensation of
kompensasi total tahunan individu dengan kompensasi the highest compensated individual from 2024 to 2025
tertinggi dari tahun 2024 ke tahun 2025 adalah is Rp 4.83%, while the average increase in the annual
sebesar Rp 4,83%,-, sedangkan peningkatan rata- total compensation of all employees (excluding the
rata kompensasi total tahunan seluruh karyawan (tidak highest paid individual) from 2024 to 2025 is 14.01%,
termasuk individu dengan bayaran tertinggi) dari tahun so that the ratio of the increase in the annual total
2024 ke tahun 2025 adalah sebesar 14,01% , sehingga compensation of ADHI is 1:3.
rasio peningkatan kompensasi total tahunan ADHI
sebesar 1 :3.
Pengembangan Kompetensi Terkait Development of Competencies Related to
Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan Sustainable Finance/Activities [GRI 2-17]
[GRI 2-17] [OJK E.2][IDX G-05] [OJK E.2][IDX G-05]
ADHI menyediakan fasilitas serta kesempatan bagi ADHI provides facilities and opportunities for the
Dewan Komisaris dan Direksi untuk meningkatkan Board of Commissioners and the Board of Directors
pengetahuan dan kompetensi yang relevan dengan to enhance their knowledge and competencies relevant
kegiatan usaha Perseroan guna mendukung efektivitas to the Company’s business operations to support the
pelaksanaan fungsi pengawasan oleh Dewan Komisaris effectiveness of the supervisory functions performed
dan fungsi pengelolaan oleh Direksi. Peningkatan by the Board of Commissioners and the management
kompetensi tersebut dilaksanakan melalui berbagai functions performed by the Board of Directors. This
program pengembangan, termasuk yang berkaitan competency enhancement is carried out through
dengan aspek keuangan dan kegiatan berkelanjutan. various development programs, including those related
to financial aspects and sustainable activities.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 83
83
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Program pengembangan kompetensi dapat berupa Competency development programs may take the
pelatihan, workshop, seminar, konferensi, kursus, form of training, workshops, seminars, conferences,
lokakarya, maupun bentuk kegiatan pembelajaran courses, or other forms of learning activities.
lainnya. Kesempatan yang setara juga diberikan kepada Equivalent opportunities are also provided to the
Corporate Secretary sebagai penanggung jawab Corporate Secretary as the interim person in charge
sementara atas penerapan keuangan dan/atau kegiatan of the implementation of financial and/or sustainable
berkelanjutan di Perseroan. Pengembangan kompetensi activities within the Company. A complete overview
selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut: of competency development is presented in the
following table:
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan
Nama dan Jabatan Pelatihan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Education and Training Education and Venue/Date Organizer
Type Training Material
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
DODY USODO HARGO S PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
ELAN SUHERLAN PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
HIRONIMUS HILAPOK PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
R ERWIN M PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
SINGAJURU ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
RUSTAM SOFYAN PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
SIRAIT ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
DODY USODO HARGO S WORKSHOP WORKSHOP Jakarta, 20 Mei 2025 LSPMR
IMPLEMENTASI ICOFR IMPLEMENTASI ICOFR Jakarta, May 20, 2025
(INTERNAL CONTROL (INTERNAL CONTROL
OVER FINANCIAL OVER FINANCIAL
REPORTING) REPORTING)
ICOFR (Internal Control ICOFR (Internal Control
Over Financial Reporting) Over Financial Reporting)
Implementation Workshop Implementation
Workshop
ELAN SUHERLAN WORKSHOP WORKSHOP Jakarta, 20 Mei 2025 LSPMR
IMPLEMENTASI ICOFR IMPLEMENTASI ICOFR Jakarta, May 20, 2025
(INTERNAL CONTROL (INTERNAL CONTROL
OVER FINANCIAL OVER FINANCIAL
REPORTING) REPORTING)
ICOFR (Internal Control ICOFR (Internal Control
Over Financial Reporting) Over Financial Reporting)
Implementation Workshop Implementation
Workshop
DODY USODO HARGO S PELATIHAN KOMISARIS PELATIHAN KOMISARIS 12 & 13 Juni 2025 Intipesan Conference
PROFESSIONAL - PROFESSIONAL - June 12 & 13, 2025
MENJADI KOMISARIS MENJADI KOMISARIS
YANG KOMPETEN DAN YANG KOMPETEN DAN
BERTANGGUNG JAWAB BERTANGGUNG JAWAB
Professional Board Professional Board
Member Training - Member Training -
Becoming a Competent Becoming a Competent
and Accountable Board and Accountable Board
Member Member
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 84
84
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan
Nama dan Jabatan Pelatihan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Education and Training Education and Venue/Date Organizer
Type Training Material
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
DODY USODO HARGO S WORKSHOP GRC SUMMIT WORKSHOP GRC 21/08/2025 CRMS Indonesia
: LEADING THROUGH GRC SUMMIT : LEADING August 21, 2025
IN THE POST DIGITAL ERA THROUGH GRC IN THE
GRC Summit Workshop: POST DIGITAL ERA
Leading Through GRC in GRC Summit Workshop:
the Post-Digital Era Leading Through GRC In
The Post-Digital Era
DODY USODO HARGO S WORKSHOP NAVIGATING WORKSHOP 28/08/2025 GRC Management
UNCERTAINTY : BUILDING NAVIGATING August 28, 2025
RESILIENCE THROUGH UNCERTAINTY :
STRATEGIC BCM BUILDING RESILIENCE
Workshop on Navigating THROUGH STRATEGIC
Uncertainty: Building BCM
Resilience Through Workshop on Navigating
Strategic BCM Uncertainty: Building
Resilience Through
Strategic BCM
DODY USODO HARGO S WORKSHOP ETHICAL WORKSHOP ETHICAL 30/09/2025 GRC MANAGEMENT
RISK CULTURE & RISK CULTURE & September 30, 2025
RISK LEADERSHIP RISK LEADERSHIP
Workshop On Ethical Risk Workshop On Ethical
Culture & Risk Leadership Risk Culture & Risk
Leadership
GENDUT SUPRAYITNO PELATIHAN CERTIFIED PELATIHAN CERTIFIED 10/06/2025 RAP INDONESIA
RISK GOVERNANCE RISK GOVERNANCE June 10, 2025
PROFESSIONAL (CRGP) PROFESSIONAL (CRGP)
Certified Risk Governance Certified Risk
Professional (CRGP) Governance Professional
Training (CRGP) Training
RAHMAT SULAIMAN PELATIHAN CERTIFIED PELATIHAN CERTIFIED 10/06/2025 RAP INDONESIA
RISK GOVERNANCE RISK GOVERNANCE June 10, 2025
PROFESSIONAL (CRGP) PROFESSIONAL (CRGP)
Certified Risk Governance Certified Risk
Professional (CRGP) Governance Professional
Training (CRGP) Training
YAN FIRWAN PELATIHAN CERTIFIED PELATIHAN CERTIFIED 10/06/2025 RAP INDONESIA
RISK GOVERNANCE RISK GOVERNANCE June 10, 2025
PROFESSIONAL (CRGP) PROFESSIONAL (CRGP)
Certified Risk Governance Certified Risk
Professional (CRGP) Governance Professional
Training (CRGP) Training
RUSTAM SOFYAN Certification In Audit Certification In Audit 18/11/2025 IKAI
SIRAIT Committee Practices CACP Committee Practices November 18, 2025
Batch 65 CACP Batch 65
DODY USODO HARGO S Seminar Konferensi Seminar Konferensi 27/11/2025 LSPMR
Nasional Profesional Nasional Profesional November 27, 2025
Manajemen Risiko XI – Manajemen Risiko XI –
2025 2025
11th National Professional 11th National Professional
Risk Management Risk Management
Conference Seminar – Conference Seminar –
2025 2025
ELAN SUHERLAN Seminar Konferensi Seminar Konferensi 27/11/2025 LSPMR
Nasional Profesional Nasional Profesional November 27, 2025
Manajemen Risiko XI – Manajemen Risiko XI –
2025 2025
11th National Professional 11th National Professional
Risk Management Risk Management
Conference Seminar – Conference Seminar –
2025 2025
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 85
85
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan
Nama dan Jabatan Pelatihan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Education and Training Education and Venue/Date Organizer
Type Training Material
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
MICHAEL CA WANNEE Seminar Konferensi Seminar Konferensi 27/11/2025 LSPMR
Nasional Profesional Nasional Profesional November 27, 2025
Manajemen Risiko XI – Manajemen Risiko XI –
2025 2025
11th National Professional 11th National Professional
Risk Management Risk Management
Conference Seminar – Conference Seminar –
2025 2025
MARDIANNUS Seminar Konferensi Seminar Konferensi 27/11/2025 LSPMR
PRAMUDYA Nasional Profesional Nasional Profesional November 27, 2025
Manajemen Risiko XI – Manajemen Risiko XI –
2025 2025
11th National Professional 11th National Professional
Risk Management Risk Management
Conference Seminar – Conference Seminar –
2025 2025
ANDI NUGROHO Seminar Konferensi Seminar Konferensi 27/11/2025 LSPMR
SURYO KUNCORO Nasional Profesional Nasional Profesional November 27, 2025
Manajemen Risiko XI – Manajemen Risiko XI –
2025 2025
11th National Professional 11th National Professional
Risk Management Risk Management
Conference Seminar – Conference Seminar –
2025 2025
Direksi
Board of Directors
ENTUS ASNAWI PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
MUKHSON.MM ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
ALLOYSIUS SUKO PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
WIDIGDO ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
HARIMAWAN PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
VERA KIRANA PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
BANI IQBAL PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
KI SYAHGOLANG PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
PERMATA ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
YAN ARIANTO PELATIHAN ICOFR PELATIHAN ICOFR Grandhika, 25 s/d 27 Departemen Human Capital
ICOFR Training ICOFR Training Februari 2025 Human Capital Department
Grandhika, February
25–27, 2025
YAN ARIANTO PROGRAM CHIEF RISIKO PROGRAM CHIEF RISIKO Jakarta, 14 s/d 16 Mei Badan Pengaturan BUMN
(CRO) SCHOOL TAHUN (CRO) SCHOOL TAHUN 2025 Regulatory Agency of SOE
2025 2025 Jakarta, May 14–16, 2025
2025 Chief Risk Officer 2025 Chief Risk Officer
(CRO) School Program (CRO) School Program
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 86
86
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis Pendidikan dan Materi Pendidikan
Nama dan Jabatan Pelatihan dan Pelatihan Tempat/Tanggal Penyelenggara
Name and Position Education and Training Education and Venue/Date Organizer
Type Training Material
Dewan Komisaris
Board of Commissioners
Sekretaris Perusahaan
Corporate Secretary
ROZI SPARTA Green Financing Amidst Green Financing Amidst ITB Bandung, 31 Juli s.d. ECADIN
Global Uncertainty Global Uncertainty 1 Agustus 2025
ITB Bandung, July 31 to
August 1, 2025
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan/ Risk Assessment on Sustainable Finance/
Kegiatan Berkelanjutan [GRI 2-23] [OJK E.3] Activities [GRI 2-23] [OJK E.3]
ADHI memahami bahwa terdapat berbagai potensi ADHI recognizes that various potential risks could
risiko yang dapat memengaruhi pencapaian target affect the achievement of established targets and
dan kinerja yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, performance. Therefore, the Company implements a
Perseroan menerapkan sistem Manajemen Risiko Risk Management system that includes policies for risk
yang mencakup kebijakan penyusunan peta risiko, mapping, controlling the likelihood and impact of risks,
pengendalian kemungkinan dan dampak risiko, serta and formulating appropriate and efficient mitigation
perumusan langkah mitigasi yang tepat dan efisien. measures. Through structured risk management, the
Melalui pengelolaan risiko yang terstruktur, dampak impact of risks on the Company’s performance can be
risiko terhadap kinerja Perseroan dapat ditekan minimized effectively.
secara optimal.
Penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara Risk management is implemented in an w manner
terintegrasi sejak tahap perencanaan hingga evaluasi from the planning stage through to final evaluation to
akhir untuk mengurangi potensi gangguan terhadap reduce potential disruptions to revenue. The Company’s
pendapatan. Kerangka kebijakan manajemen risiko risk management policy framework is systematically
Perseroan dirancang secara sistematis, mencakup designed, covering the stages of identification,
tahapan identifikasi, pengukuran, mitigasi, dan measurement, mitigation, and monitoring applied across
pemantauan yang diterapkan p ada seluruh all organizational levels.
tingkatan organisasi.
Dalam prosesnya, Direksi bersama Unit Audit Internal In this process, the Board of Directors, together with
serta Dewan Komisaris melalui Komite Audit melakukan the Internal Audit Unit and the Board of Commissioners
evaluasi dan menetapkan strategi pengelolaan serta through the Audit Committee, conducts evaluations
mitigasi risiko yang diperlukan. Dewan Komisaris and establishes the necessary risk management and
menjalankan fungsi pengawasan atas pelaksanaan mitigation strategies. The Board of Commissioners
manajemen risiko, dengan tetap memberikan performs a supervisory function regarding the
kewenangan kepada Direksi dan Unit Audit Internal implementation of risk management, while still granting
untuk mengelola risiko sesuai dengan profil risiko yang authority to the Board of Directors and the Internal
timbul dari kegiatan bisnis dan operasional. Audit Unit to manage risks in accordance with the risk
profile arising from business and operational activities.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 87
87
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Identifikasi, Pengukuran, dan Risk Identification, Measurement, and
Pemantauan Risiko [GRI 2-24] Monitoring [GRI 2-24]
Secara operasional, sistem manajemen risiko mencakup Operationally, the risk management system
kegiatan identifikasi, pengukuran, dan pemantauan atas encompasses activities to identify, measure, and
risiko yang melekat pada proses, transaksi, portofolio, monitor risks inherent in processes, transactions,
dan infrastruktur di seluruh aktivitas Perseroan. Penilaian portfolios, and infrastructure across all of the Company’s
profil risiko dilakukan secara berkala dengan mengukur activities. Risk profile assessments are conducted
tingkat eksposur risiko, baik yang bersumber dari faktor periodically by measuring the level of risk exposure,
internal maupun eksternal, terutama yang berpotensi whether stemming from internal or external factors,
memberikan dampak signifikan terhadap operasional, particularly those with the potential to significantly
bisnis, dan pencapaian tujuan strategis. impact operations, business, and the achievement of
strategic objectives.
Temuan dari proses identifikasi dan pengukuran risiko Findings from the risk identification and measurement
menjadi landasan dalam penetapan strategi mitigasi process serve as the foundation for establishing
yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing mitigation strategies tailored to the characteristics of
risiko. Sejalan dengan itu, Perseroan secara konsisten each risk. In line with this, the Company consistently
melakukan pemantauan dan reviu untuk memastikan conducts monitoring and reviews to ensure the
efektivitas implementasi manajemen risiko serta effectiveness of risk management implementation
menyediakan umpan balik yang konstruktif dalam and to provide constructive feedback in support of
mendukung pencapaian sasaran Perusahaan. the Company’s objectives.
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola risiko, ADHI As part of strengthening risk governance, ADHI has
menetapkan kebijakan manajemen risiko sesuai dengan established a risk management policy in accordance
MP 013 Tata Kelola Manajemen Risiko PT ADHI KARYA with MP 013 Risk Management Governance of PT
(Persero) Tbk., yang di dalamnya memuat ketentuan ADHI KARYA (Persero) Tbk., which includes the
sebagai berikut: following provisions:
1. PT ADHI KARYA (Persero) Tbk menerapkan 1. PT ADHI KARYA (Persero) Tbk implements a
sistem Manajemen Risiko berbasis standar SNI risk management system based on the SNI ISO
ISO 31000:2018, yang diintegrasikan ke dalam 31000:2018 standard, which is integrated into
semua proses bisnis dan sesuai dengan Tata all business processes and aligned with Good
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Corporate Governance (GCG) to create and protect
Governance) dengan tujuan untuk menciptakan corporate value.
dan melindungi nilai perusahaan.
2. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam 2. The Board of Commissioners is responsible for
memastikan pemantauan atas efektivitas ensuring the monitoring of the effectiveness of
pelaksanaan sistem pengendalian internal dan the implementation of the internal control and risk
pengendalian risiko oleh Direksi dan manajemen control systems by the Board of Directors and
melalui management review atas: management through management reviews of:
a. Pelaksanaan strategi dan risiko strategis a. The implementation of the Company’s strategy
perusahaan secara berkala. and strategic risks regularly.
b. Pemantauan atas tindak lanjut temuan dan b. Monitoring of follow-up actions on findings
rekomendasi yang disampaikan oleh regulator, and recommendations submitted by regulators,
audit internal dan audit eksternal melalui Komite internal audits, and external audits through
Audit dan Komite Pemantau Manajemen the Audit Committee, the Risk Management
Risiko dan Mutu, dan Komite Pemantau Good and Quality Monitoring Committee, and the
Corporate Governance dan Legal. Good Corporate Governance and Legal
Supervisory Committee.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 88
88
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
c. Direksi bersama dengan manajemen melakukan c. The Board of Directors, together with
Review secara berkala terhadap pelaksanaan management, conducts periodic reviews of
strategi Perusahaan dalam kegiatan operasional the implementation of the Company’s strategy
maupun non-operasional berdasarkan kebijakan in both operational and non-operational
dan prosedur pengendalian internal. activities based on internal control policies
and procedures.
3. Integrasi proses manajemen risiko dilakukan 3. The integration of risk management processes
berdasarkan risk based thinking approach is carried out based on a risk-based thinking
dimulai dari penetapan visi misi, RJPP, RKAP, approach, starting from the establishment of the
KPI, dan pelaksanaan seluruh proses bisnis vision and mission, RJPP, RKAP, KPIs, and the
ter masuk pengambilan keputusan untuk implementation of all business processes, including
lebih menjamin ketercapaian sasaran dengan decision-making, to better ensure the achievement
target-target kinerjanya. of objectives and performance targets.
4. Manajemen memfasilitasi sumber daya yang 4. Management facilitates the necessary resources
diperlukan untuk memenuhi penerapan Manajemen to ensure the implementation of Risk Management
Risiko berbasis standar SNI ISO 31000:2018. based on the SNI ISO 31000:2018 standard.
Penanggung Jawab Penerapan Manajemen Person Responsible for Risk Management
Risiko Implementation
Pelaksanaan manajemen risiko di ADHI berada di Risk management implementation at ADHI falls
bawah tanggung jawab Departemen Manajemen Risiko under the responsibility of the Risk Management
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur Department, which reports directly to the Director of
Manajemen Risiko dan Kesisteman. Departemen ini Risk Management and Systems. This department serves
berperan sebagai pemegang fungsi Manajemen Risiko as the holder of the Risk Management function at the
di tingkat korporat. corporate level.
Di setiap unit kerja, Perseroan juga membentuk unit Within each work unit, the Company also establishes
manajemen risiko yang bertugas mengimplementasikan a risk management unit tasked with implementing risk
pengelolaan risiko sesuai lingkup masing-masing. management within its respective scope. This structure
Struktur ini mencakup risk owner yaitu Kepala Satuan includes risk owners—the Heads of Work Units at every
Kerja pada setiap jenjang organisasi, mulai dari tingkat organizational level, from the Corporate level down
Korporat hingga Proyek, yang memiliki kewenangan to the Project level—who possess the authority and
dan otoritas dalam mengendalikan risiko. Selain itu, responsibility to control risks. Additionally, there are
terdapat risk treatment owner yang terdiri dari jajaran risk treatment owners, comprising staff within the
pada Unit Pengelola Risiko yang mendukung risk owner Risk Management Unit, who support risk owners in
dalam menangani berbagai risiko yang berpotensi addressing various risks that could potentially impact
memengaruhi pencapaian sasaran dan target kinerja. the achievement of objectives and performance
Sementara itu, risk officer menjalankan peran fungsional targets. Meanwhile, risk officers fulfill a functional role
sebagai fasilitator melalui pendampingan harian (daily as facilitators through daily coaching of risk owners
coaching) kepada para risk owner dalam memastikan to ensure the risk management process operates
proses manajemen risiko berjalan efektif di unit kerja effectively within their respective work units.
masing-masing.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 89
89
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Roadmap Manajemen Risiko Risk Management Roadmap
Perseroan memiliki Roadmap Manajemen Risiko yang The Company has a Risk Management Roadmap
dibuat berdasarkan Manual Manajemen Risiko dengan developed based on the Risk Management Manual while
tetap melaksanakan pengembangan Infrastruktur, continuing to develop Risk Infrastructure, Capabilities,
Kapabilitas, Integrasi, dan Budaya Risiko. Integration, and Culture.
1. Infrastruktur Manajemen Risiko 1. Risk Management Infrastructure
Pengelolaan infrastruktur manajemen risiko Risk management infrastructure management
menyediakan infrastruktur manajemen risiko provides the necessary framework for risk
dalam pengelolaan risiko di perusahaan, agar management within the Company, enabling it to
mampu mendukung pencapaian kinerja perusahaan support the achievement of optimal corporate
secara maksimal dan meningkatkan level performance and enhance the Company’s
maturitas perusahaan. maturity level.
a. Program digitalisasi (ADHI e-risk). a. Digitalization program (ADHI e-risk).
b. Review dan melaksanakan kajian roadmap b. R e v i e w i n g a n d a s s e s s i n g t h e R i s k
Manajemen Risiko. Management Roadmap.
c. Pelaksanaan Asesmen Tingkat Maturitas c. Conducting an External Assessment of Risk
Penerap an Manajemen Risiko oleh Management Implementation Maturity.
Pihak Eksternal.
2. Kapabilitas Manajemen Risiko 2. Risk Management Capabilities
Pengelolaan kapabilitas manajemen risiko Risk management capability management carries
melaksanakan kegiatan fungsi Kapabilitas out risk management capability functions to support
Manajemen Risiko agar mampu mendukung optimal corporate performance and enhance
pencapaian kinerja perusahaan secara optimal dan maturity levels.
meningkatkan level maturitas.
a. Sosialisasi Manual dan Prosedur Manajemen a. Training on Risk Management Manuals and
R i s i ko b e s e r t a r i s k a p p e t i t e & r i s k Procedures, including corporate risk appetite
tolerance korporat. and risk tolerance.
b. Risk Awareness. b. Risk Awareness.
c. Peningkatan kapabilitas Manajemen Risiko. c. Enhancement of Risk Management Capabilities.
d. Benchmarking Manajemen Risiko. d. Risk Management Benchmarking.
3. Integrasi Manajemen Risiko 3. Risk Management Integration
Pengelolaan integrasi manajemen r isiko Risk management integration involves embedding
melaksanakan proses integrasi manajemen risiko risk management processes into the Company’s
ke dalam proses bisnis perusahaan, agar mampu business operations to support optimal corporate
mendukung pencapaian kinerja perusahaan performance and enhance the Company’s
secara maksimal dan meningkatkan level maturity level.
maturitas perusahaan.
a. Pelaksanaan assessment internal a. Conducting internal risk
Manajemen Risiko. management assessments.
b. Pembuatan RKAP berbasis risiko. b. Development of a risk-based RKAP.
4. Budaya Manajemen Risiko 4. Risk Management Culture
Manajemen risiko mengusahakan agar tercipta Risk management strives to foster a risk-aware
budaya sadar risiko. Penerapan budaya perusahaan culture. The implementation of corporate culture
biasanya dilakukan melalui perumusan nilai-nilai is typically achieved through the formulation of
yang akan dianut oleh perusahaan tersebut. values that the Company will embrace.
a. Dashboard Manajemen Risiko. a. Risk Management Dashboard.
b. FGD antara Risk Champion Team dan Risk b. FGD between the Risk Champion Team and
Officer dengan Biro Manajemen Risiko dan the Risk Officer with the Risk Management
Komite Pemantau Manajemen Risiko dan Mutu. Office and the Risk Management and Quality
Monitoring Committee.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 90
90
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Bagan Roadmap Penerapan Manajemen Risiko
Risk Management Implementation Roadmap
Penguatan Budaya Risiko
Strengthening Risk Culture
Peningkatan Kapabilitas Risiko
Enhancing Risk Capabilities
Pengoptimalan Organ Pengelola Risiko
Strengthening Risk Culture
Peningkatan Efektifitas Peran dan Tanggung Jawab Organ Pengelola Risiko
Enhancing the Effectiveness of the Roles and Responsibilities of the Risk
Management Body
Peningkatan Efektifitas Model Tata Kelola Risiko Tiga Lini dan Tata
Kelola Risiko Terintegrasi
Enhancing the Effectiveness of the Three-Line Risk Governance Model
and Integrated Risk Governance
Penguatan Penerapan Strategi Risiko
Strengthening the Implementation of Risk Strategies
Peningkatan Efektifitas Penerapan Kebijakan dan Prosedur
Improving the Effectiveness of Policy and Procedure
Implementation
Penguatan Fungsi Kepatuhan
Strengthening the Compliance Function
Peningkatan Efektifitas Manajemen Risiko dan Pengendalian Intern
Improving the Effectiveness of Risk Management and Internal Control
Pengoptimalan Identifikasi Risiko
Optimizing Risk Identification
Penguatan Pengukuran dan Prioritisasi Risiko
Strengthening Risk Measurement and Prioritization
Pengoptimalan Perlakuan Risiko
Optimizing Risk Treatment
Penguatan Penerapan Permodelan Risiko
Strengthening the Application of Risk Modeling
Pengoptimalan Data Risiko
Optimizing Risk Data
2025 2026 2027 2028
Roadmap penerapan manajemen risiko di atas The risk management implementation roadmap above
didasarkan pada rekomendasi dari hasil penilaian Risk is based on recommendations from the results of the
Maturity Index (RMI) tahun 2025. Rekomendasi ini terdiri 2025 Risk Maturity Index (RMI) assessment. These
atas 5 (lima) dimensi risiko yang dirinci kembali ke dalam recommendations consist of five risk dimensions, which
14 (empat belas) sub-dimensi risiko sebagaimana pada are further broken down into 14 risk sub-dimensions,
gambar di atas. Adapun berikut merupakan penjelasan as shown in the figure above. The following is an
langkah-langkah konkrit yang perlu dilakukan untuk explanation of the concrete steps that need to be taken
tiap sub-dimensi: for each sub-dimension:
1. Sub Dimensi: Budaya Risiko 1. Sub-Dimension: Risk Culture
Penguatan budaya risiko dilakukan melalui Strengthening risk culture is achieved through
penyusunan laporan kinerja implementasi program the preparation of a performance report on the
budaya risiko yang memuat bukti kuantitatif dan implementation of the risk culture program, which
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 91
91
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
kualitatif seperti penurunan kasus kecurangan, includes quantitative and qualitative evidence such
pelanggaran kode etik, dan kerugian akibat as a reduction in cases of fraud, violations of the
pelanggaran tersebut. Langkah ini bertujuan code of conduct, and losses resulting from such
menilai efektivitas internalisasi budaya risiko serta violations. This step aims to assess the effectiveness
memastikan kesadaran risiko tertanam dalam of internalizing risk culture and ensure that risk
perilaku dan pengambilan keputusan sehari-hari awareness is embedded in daily behavior and
di seluruh lini bisnis perusahaan. decision-making across all Company business lines.
2. Sub Dimensi: Kapabilitas Risiko 2. Sub-Dimension: Risk Capability
Peningkatan kapabilitas risiko dilakukan melalui Improving risk capabilities is achieved through
optimalisasi hasil Penilaian RMI dan pengembangan the optimization of RMI Assessment results and
kompetensi risiko. Perusahaan menyusun laporan the development of risk competencies. The
kinerja implementasi hasil RMI yang menunjukkan Company prepares a performance report on the
peningkatan skor year-on-year serta realisasi implementation of RMI results, demonstrating
rencana aksi perbaikan secara penuh. Selain year-on-year score improvements and the
itu, pelatihan dan sertifikasi manajemen risiko full implementation of corrective action plans.
dilaksanakan secara terstruktur untuk meningkatkan Additionally, risk management training and
kesadaran, kualitas pengambilan keputusan certification are conducted in a structured manner
berbasis risiko, dan tanggung jawab kolektif dalam to enhance awareness, the quality of risk-based
pengelolaan risiko. decision-making, and collective responsibility in
risk management.
3. Sub Dimensi: Organ Pengelola Risiko 3. Sub-Dimension: Risk Management Organ
Optimalisasi organ pengelola risiko dilakukan melalui Optimization of the risk management organ is
sertifikasi lebih dari satu sertifikasi manajemen risiko achieved through obtaining more than one risk
bagi seluruh organ terkait. Upaya ini meningkatkan management certification for all relevant bodies.
profesionalisme, kemampuan identifikasi dan These efforts enhance professionalism, risk
mitigasi risiko, serta kontribusi strategis dalam identification, and mitigation capabilities, as well
menjaga reputasi dan keberlanjutan perusahaan. as strategic contributions to safeguarding the
company’s reputation and sustainability.
4. Sub Dimensi: Peran dan Tanggung Jawab Organ 4. Sub-Dimension: Roles and Responsibilities of the
Pengelola Risiko Risk Management Organ
Keterlibatan aktif Dewan Komisaris diperkuat melalui The active involvement of the Board of
partisipasi dalam sosialisasi risiko dan program Commissioners is strengthened through
pelatihan serta sertifikasi manajemen risiko. Dengan participation in risk awareness sessions, training
pemahaman yang lebih baik, Dewan Komisaris programs, and risk management certifications. With
mampu melakukan pengawasan strategis yang a better understanding, the Board of Commissioners
efektif dan memastikan integrasi risiko dalam can conduct effective strategic supervision and
pengambilan keputusan tingkat tertinggi. ensure the integration of risk into top-level decision-
making.
5. Sub Dimensi: Model Tata Kelola Risiko Tiga Lini dan 5. Sub-Dimension: Three-Line Risk Governance Model
Tata Kelola Risiko Terintegrasi and Integrated Risk Governance
Peningkatan efektifitas model tata kelola risiko tiga The effectiveness of the three-line risk governance
lini dilakukan melalui evaluasi dan penyesuaian model is enhanced through periodic evaluation
berkala struktur organisasi tata kelola risiko and adjustment of the organizational structure
tiga lini yang tertian dalam sebuah laporan of the three-line risk governance framework,
kinerja implementasi. Dengan hal ini diharapkan documented in an implementation performance
perusahaan dapat memastikan bahwa tanggung report. This is expected to ensure that risk
jawab pengelolaan risiko dibagi dengan jelas di management responsibilities are clearly allocated
antara berbagai fungsi. Setiap lini dalam model among various functions. Each line in the model
memiliki peran dan tanggung jawab yang spesifik, has specific roles and responsibilities, which help
yang membantu meningkatkan akuntabilitas dalam improve accountability in risk management.
manajemen risiko.
Selain itu, penyampaian risiko utama dan Additionally, the communication of key risks and
rekomendasi oleh lini kedua kepada lini ketiga recommendations by the second line to the third
sebagai bahan penyusunan rencana audit tahunan line as input for the preparation of the annual audit
juga diperlukan dalam rangka penguatan risk-based plan is necessary to strengthen risk-based auditing
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 92
92
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
audit dan menyeleraskan fokus pengawasan. and align oversight priorities. It is expected that
Diharapkan sinergi antara lini kedua dan lini ketiga this synergy between the second and third lines
ini dapat tertuang dalam laporan tindak lanjut yang will be reflected in a follow-up report detailing the
memuat hasil evaluasi efektifitas pelaksanaan results of the evaluation of the effectiveness of
pengendalian intern, manajemen risiko, dan tata internal controls, risk management, and corporate
kelola perusahaan. governance.
Terkait dengan peningkatan efektifitas atas Regarding the enhancement of the effectiveness of
tata kelola terintegrasi, Dewan Komisaris akan integrated governance, the Board of Commissioners
melakukan evaluasi kebijakan tata kelola terintegrasi will evaluate integrated governance policies,
dan mengarahkan untuk penyempurnaan dalam provide guidance for improvements in the form of
bentuk rekomendasi serta mengawasi pelaksanaan recommendations, and oversee the implementation
penyempurnaannya. Hal ini memungkinkan of such improvements. This enables the company
perusahaan untuk dapat mengoptimalkan proses to optimize business processes, reduce operational
bisnis, mengurangi gangguan operasional, dan disruptions, and improve efficiency.
meningkatkan efisiensi.
6. Sub Dimensi: Strategi Risiko 6. Sub-Dimension: Risk Strategy
Penguatan penerapan strategi risiko dihubungkan Strengthening the implementation of risk strategy
langsung dengan pencapaian target strategis is directly linked to achieving the strategic RKAP
RKAP melalui analisis backward-looking dan targets through backward-looking and forward-
forward-looking, termasuk analisis skenario looking analyses, including quantitative scenario
kuantitatif. Selain itu, penyusunan kapasitas analysis. Additionally, risk capacity assessment and
risiko dan penetapan selera risiko dilakukan agar risk appetite determination are conducted to ensure
pengambilan risiko tetap dalam batas kemampuan that risk-taking remains within the company’s actual
riil perusahaan. Adapun pembahasan mengenai capabilities. Discussions regarding risk appetite
selera dan strategi risiko diharapkan dapat dilakukan and strategy are expected to be conducted in
bersama dengan pemangku kepentingan utama collaboration with key stakeholders to provide
dengan tujuan memberikan arah dan batasan yang clear direction and boundaries for the company in
jelas bagi perusahaan dalam mengelola risiko managing risks, in alignment with the perspectives
dan sesuai dengan pandangan dari pemangku of key stakeholders.
kepentingan utama.
7. Sub Dimensi: Kebijakan dan Prosedur 7. Sub-Dimension: Policies and Procedure
Dalam rangka peningkatan efektifitas kebijakan, To enhance the effectiveness of policies, the
perusahaan menyusun rencana kontingensi dan company develops well-defined contingency
Business Continuity Management (BCM) yang plans and Business Continuity Management (BCM)
terdefinisi dengan baik serta melaksanakan stress frameworks, and conduct regular stress tests and
test dan simulasi krisis secara berkala. Langkah crisis simulations. These steps ensure preparedness
ini memastikan kesiapan menghadapi worst case for worst-case scenarios and maintain business
scenario dan menjaga kelangsungan bisnis. continuity. Regarding procedures, the effectiveness
Sementara dari sisi prosedur, dilakukan pengujian of risk-related procedures is tested to determine
efektifitas atas prosedur-prosedur yang berkait whether actions or strategies based on these
dengan risiko sehingga dapat diketahui apakah procedures can mitigate risks, reduce losses, or
mampu tindakan atau strategi yang berdasar maintain stability. The results of these evaluations
atas prosedur tersebut mampu menekan risiko, are further supported by benchmarking against
mengurangi kerugian, atau mempertahankan kondisi best practices.
tetap stabil. Hasil evaluasi pengujian tersebut juga
ditopang dengan melakukan benchmarking pada
praktik terbaik.
8. Sub Dimensi: Fungsi Kepatuhan 8. Sub-Dimension: Compliance Function
Penguatan fungsi kepatuhan dilakukan melalui Strengthening the compliance function is achieved
pemisahan fungsi dari proses bisnis, klarifikasi through the separation of the function from business
peran dengan risiko dan audit, pemantauan internal, processes, clarification of roles regarding risk
serta kajian regulasi baru. Fungsi kepatuhan juga and audit, internal monitoring, and review of new
berperan sebagai advisory untuk memastikan regulations. The compliance function also serves
kepatuhan dan transparansi tata kelola. as an advisory body to ensure compliance and
transparency in governance.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 93
93
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
9. Sub Dimensi: Efektivitas Manajemen Risiko dan 9. Sub-Dimension: Effectiveness of Risk Management
Pengendalian Intern and Internal Controls
Peningkatan efektifitas manajemen risiko dan Improvements in the effectiveness of risk
pengendalian intern dilakukan dengan menyusun management and internal controls are achieved
renc ana review tahunan Kerangka ERM, by developing an annual review plan for the ERM
transformasi ERM, benchmarking praktik terbaik, Framework, implementing ERM transformation,
dan membangun sistem pengendalian intern yang benchmarking best practices, and establishing an
sesuai dengan jenis dan tingkat risiko yang melekat internal control system appropriate to the nature
pada kegiatan usaha. Sehingga dapat memastikan and level of risks inherent in business operations.
pengelolaan risiko dilakukan secara terintegrasi, This ensures that risk management is conducted in
transparan, dan mendukung tata kelola perusahaan an integrated and transparent manner and supports
yang baik. good corporate governance.
10. Sub Dimensi: Identifikasi Risiko 10. Sub-Dimension: Risk Identification
Optimalisasi identifikasi risiko dilakukan dengan Risk identification is optimized by regularly updating
pengkinian taksonomi risiko secara rutin melalui the risk taxonomy through external benchmarking,
benchmarking eksternal, tinjauan oleh direksi, reviews by the board of directors, and cross-
dan workshop lintas fungsi untuk mengidentifikasi functional workshops to identify emerging risks and
emerging risk dan memastikan proses identifikasi ensure the identification process remains relevant
tetap relevan dan komprehensif. and comprehensive.
11. Sub Dimensi: Pengukuran dan Prioritisasi Risiko 11. Sub-Dimension: Risk Measurement and Prioritization
Penguatan aspek pengukuran risiko melalui Strengthening of risk measurement is achieved
pengembangan sistem penilaian risiko otomatis through the development of an automated risk
melalui Sistem Informasi Manajemen Risiko assessment system via the Risk Management
(SIMR), dalam hal ini adalah ERISKA, dengan fitur Information System (SIMR), specifically ERISKA,
peringatan limit risiko serta integrasi data historis featuring risk limit alerts and integration of historical
memastikan evaluasi risiko lebih akurat dan berbasis data to ensure more accurate and data-driven risk
data. Penguatan prioritasi risiko dilakukan melalui evaluations. Risk prioritization is strengthened
pembentukan prosedur formal saat limit terlampaui through the establishment of formal procedures
dan integrasi emerging risk. when limits are exceeded and the integration of
emerging risks.
12. Sub Dimensi: Perlakuan Risiko 12. Sub-Dimension: Risk Treatment
Optimalisasi perlakuan risiko dengan melakukan Optimizing risk treatment by developing well-
penyusunan rencana kontingensi yang terdefinisi defined contingency plans for each major risk and
untuk setiap risiko utama serta sosialisasi disseminating them to all employees ensures that
kepada seluruh pegawai memastikan perlakuan risk treatment is effective and understood by all
risiko berjalan efektif dan dipahami oleh seluruh levels of the Company.
lini perusahaan.
13. Sub Dimensi: Permodelan Risiko 13. Sub-Dimension: Risk Modeling
Penguatan permodelan risiko dilakukan melalui Strengthening risk modeling is achieved by creating
pembuatan model risiko untuk kuantifikasi sebagian risk models to quantify most of the Company’s key
besar risiko utama perusahaan, implementasi risks, implementing advanced analytics such as
advanced analytics seperti Early Warning Early Warning Systems (EWS) and anti-fraud tools,
System (EWS) dan anti-fraud, pembentukan establishing an in-house risk analytics team, and
tim risk analytics in-house, serta dilakukannya having the developed risk models validated by an
validasi atas model risiko yang telah dibuat oleh independent party. All of these measures aim to
pihak independen. Seluruh hal ini bertujuan untuk enhance the accuracy of risk predictions and the
meningkatkan akurasi prediksi risiko dan kualitas quality of data-driven decision-making.
pengambilan keputusan berbasis data.
14. Sub Dimensi: Data Risiko 14. Sub-Dimension: Risk Data
Otomatisasi pengelolaan data risiko dan pemanfaatan Automating risk data management and utilizing
Artificial Intelligence/Machine Learning dalam Artificial Intelligence/Machine Learning within the
sistem ERISKA diharapkan dapat meningkatkan ERISKA system is expected to improve the accuracy,
akurasi, kelengkapan, dan pemanfaatan data completeness, and utilization of risk data as the
risiko sebagai fondasi pengambilan keputusan dan foundation for decision-making and enhancing the
peningkatan ketahanan perusahaan. company’s resilience.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 94
94
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Kode Etik [GRI 2-23]
Code of Conduct
Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat As part of its commitment to strengthening the
penerapan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan implementation of good corporate governance
yang baik, ADHI menetapkan Pedoman Etika Bisnis principles, ADHI has established the Code of ADHI
ADHI (Code of ADHI Business Conduct) yang menjadi Business Conduct, which serves as a guide for the
pedoman perilaku bagi seluruh insan Perusahaan behavior of all Company personnel in their interactions,
dalam berinteraksi, baik dengan pihak internal both with internal and external parties. This Code
maupun eksternal. Kode Etik ini mengikat seluruh of Conduct applies to all levels of the organization,
jajaran, termasuk Dewan Komisaris, Direksi, dan including the Board of Commissioners, the Board of
seluruh karyawan. Agar Kode Etik dapat dipahami Directors, and all employees. To ensure the Code of
dan diimplementasikan secara konsisten, Perseroan Conduct is understood and implemented consistently,
secara berkelanjutan melakukan sosialisasi melalui the Company continuously conducts outreach through
berbagai sarana, antara lain situs resmi perusahaan, various channels, including the official company
media teknologi informasi internal yang dapat diakses website, internal information technology platforms
oleh seluruh karyawan, serta penyampaian melalui accessible to all employees, as well as communications
memo dan surat edaran Direksi. via memos and circulars from the Board of Directors.
Pokok-Pokok Kode Etik Key Provisions of the Code of Conduct
Pedoman Etika Bisnis ADHI memuat tingkah laku moral Code of ADHI Business Conduct outline the moral and
dan etika yang harus dimiliki oleh semua pegawai dan ethical conduct expected of all employees and officers
pengurus Perseroan. Pedoman tersebut berisi hal-hal of the Company. These guidelines include the following:
berikut:
1. Aset dan informasi Perseroan. 1. Company assets and information.
2. Perseroan dan karyawan. 2. The Company and its employees.
3. Berhati-hati dalam melakukan usaha dan 3. Exercising caution in engaging in side businesses
pekerjaan sampingan. and work.
4. Memperlakukan keluarga dan teman secara etis 4. Ethical treatment of family and friends in the
dalam pekerjaan. workplace.
5. Berhati-hati dalam menghadapi tawaran dan 5. Exercising caution when dealing with offers and
pemberian hadiah, jamuan, dan hiburan. the acceptance of gifts, meals, and entertainment.
6. Menjalin hubungan yang wajar dengan pemerintah. 6. M a i n t a i n a p p ro p r i a te re l a t i o n s h i p s w i t h
the government.
7. Menjaga reputasi ADHI dalam aktivitas politik. 7. Maintain ADHI’s reputation in political activities.
8. Memperlakukan mitra bisnis ADHI dengan adil. 8. Treat ADHI’s business partners fairly.
9. Bersaing secara sehat. 9. Compete fairly.
Informasi lengkap Kode Etik bisa diakses melalui situs: The full Code of Conduct is available at:
https://adhi.co.id/gcg/manual-gcg/ https://adhi.co.id/gcg/manual-gcg/
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 95
95
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Sosialisasi dan Penyebarluasan Kode Etik Socialization and Dissemination of the
[GRI 2-24] Code of Conduct [GRI 2-24]
Setiap Departemen/Divisi/Proyek bertanggung jawab Each Department/Division/Project is responsible
untuk menyampaikan dan menyebarluaskan Kode Etik for communicating and disseminating the Code of
kepada seluruh karyawan di unit kerjanya masing- Conduct to all employees in their respective work units.
masing. Sebagai bentuk komitmen terhadap kepatuhan, As a demonstration of commitment to compliance,
karyawan secara berkala diwajibkan menandatangani employees are required to periodically sign a statement
pernyataan kepatuhan terhadap Pedoman Kode Etik. of compliance with the Code of Conduct Guidelines.
Departemen Human Capital (HC) bersama General The Human Capital (HC) Department, together with
Manager dan Kepala Divisi melakukan pemantauan the General Manager and Division Heads, monitors the
atas pelaksanaan pedoman di masing-masing implementation of the guidelines in each Department/
Departemen/Divisi/Proyek serta melaksanakan evaluasi Division/Project and conducts periodic evaluations to
secara berkala guna memastikan implementasinya ensure effective implementation.
berjalan efektif.
Sanksi bagi Pelanggar Kode Etik Sanctions for Code of Conduct Violators
Seluruh karyawan diwajibkan mengikuti pelatihan All employees are required to attend Code of Conduct
Kode Etik sebagai bagian dari upaya menanamkan training as part of efforts to instill values of integrity
nilai-nilai integritas demi keberlanjutan Perseroan. for the Company’s sustainability. To ensure its
Untuk menjamin penerapannya, ADHI menetapkan enforcement, ADHI has established a mechanism
mekanisme penanganan pelanggaran beserta jenis for handling violations along with types of sanctions
sanksi yang mengacu pada Peraturan Perusahaan that align with Company Regulations and provisions
dan ketentuan dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB). in the Collective Bargaining Agreement (PKB). The
Pengenaan sanksi dilakukan secara konsisten dan imposition of sanctions is carried out consistently and
proporsional sesuai dengan tingkat pelanggaran yang proportionally according to the severity of the violation.
terjadi. Selain penegakan disiplin, Perseroan juga In addition to enforcing discipline, the Company also
memberikan apresiasi atas kepatuhan terhadap Kode recognizes compliance with the Code of Conduct
Etik melalui penilaian kinerja Insan ADHI, termasuk through performance evaluations of ADHI personnel,
pemberian penghargaan kepada individu yang including the awarding of recognition to individuals who
menunjukkan integritas tinggi dalam menjalankan tugas demonstrate high integrity in carrying out their duties
dan tanggung jawabnya. and responsibilities.
Jumlah Pelanggar Kode Etik Number of Code of Conduct Violators
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan mengenai Throughout 2025, there were no reports of Code of
pelanggaran Kode Etik sehingga Perseroan tidak Conduct violations; therefore, the Company did not
menjatuhkan sanksi apa pun sepanjang tahun buku. impose any sanctions during the year.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 96
96
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Komunikasi Masalah Penting/Kritis, serta
Mekanisme untuk Mencari Nasihat dan
Mengemukakan Masalah [GRI 2-26]
Communication of Material/Critical Issues, and Mechanisms for Seeking
Advice and Raising Concerns
ADHI menyediakan mekanisme penyampaian ADHI provides a complaint submission mechanism
pengaduan melalui Whistleblowing System (WBS) through the Whistleblowing System (WBS) as a means
sebagai sarana bagi pemangku kepentingan untuk for stakeholders to report various important issues,
melaporkan berbagai isu penting, termasuk potensi including potential or actual negative impacts. Issues
maupun dampak aktual yang bersifat negatif. Isu yang that can be reported include environmental, socio-
dapat dilaporkan mencakup aspek lingkungan, sosial- economic, and governance (ESG) aspects. Every
ekonomi, dan tata kelola (Environmental, Social, and complaint received will be reviewed by the WBS Team. If
Governance/ESG). Setiap pengaduan yang diterima categorized as a critical or material issue, its discussion
akan ditelaah oleh Tim WBS, dan apabila dikategorikan will involve the Board of Commissioners and the Board
sebagai isu kritis atau material, pembahasannya akan of Directors in formal forums, whether through Board of
melibatkan Dewan Komisaris dan Direksi dalam forum Commissioners meetings, Board of Directors meetings,
resmi, baik melalui rapat Dewan Komisaris, rapat Direksi, or joint Board of Commissioners and Board of Directors
maupun rapat gabungan Dewan Komisaris dan Direksi meetings, which are scheduled 15 times a year.
yang dijadwalkan sebanyak 15 kali dalam satu tahun.
Untuk mengantisipasi serta merespons isu-isu ekonomi, To anticipate and respond to economic, environmental,
lingkungan, dan sosial, termasuk tata kelola dan ESG and social issues, including governance, ESG and their
beserta potensi dampaknya, ADHI juga mengoptimalkan potential impacts, ADHI also optimizes the role of the
peran Corporate Secretary sebagai organ pendukung Corporate Secretary as a governance support organ.
tata kelola. Corporate Secretary bertanggung jawab The Corporate Secretary is responsible for coordinating
dalam mengoordinasikan serta mendukung proses and supporting the decision-making process regarding
pengambilan keputusan terkait topik-topik ekonomi, economic, environmental, and social topics within
lingkungan, dan sosial di Perseroan. the Company.
Secara khusus, topik ESG yang menjadi pembahasan Specifically, the ESG topics discussed by the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi selama tahun pelaporan Commissioners and the Board of Directors during the
adalah sebagai berikut: reporting year are as follows:
Waktu/Tempat
Jenis Rapat Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Meeting Type Meeting Date/ ESG Topics Discussed Participant
Venue
Rakomdir Maret 2025/ADHI HC agar segera memberdayakan ADHI Learning Center (ALC) untuk BoD
Board of Tower Lt.16.4 melaksanakan program – program ALC selama tahun 2025. BoC
Commissioners-Board March 2025/ADHI The HC is requested to immediately empower the ADHI Learning
of Directors Meeting Tower, 16th Floor, Center (ALC) to implement ALC programs throughout 2025.
Unit 4
Rakomdir Juni 2025/ADHI Terkait program ALC, perlu melakukan percepatan program- BoD
Board of Tower Lt.16.4 program ALC bersama HC dalam pengembangan karyawan BoC
Commissioners-Board June 2025/ADHI berdasarkan Competence Need Analysis dan Business Need Analysis.
of Directors Meeting Tower, 16th Floor, Hasil Asesmen Risiko SDM yang dilakukan oleh Manajemen Risiko
Unit 4 dijadikan pertimbangan utama dalam penyusunan Program-program
HC & ALC
Regarding ALC programs, it is necessary to accelerate ALC programs
in collaboration with HC for employee development based on
Competence Need Analysis and Business Need Analysis. The results
of the HR Risk Assessment conducted by Risk Management serve as
the primary consideration in the development of HC & ALC programs.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 97
97
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Waktu/Tempat
Jenis Rapat Rapat Topik ESG yang dibahas Peserta
Meeting Type Meeting Date/ ESG Topics Discussed Participant
Venue
Rakomdir Juni 2025/ADHI Walaupun talent mobility telah berjalan dengan baik tetapi Manajemen BoD
Board of Tower Lt.16.4 perlu mempersiapkan talent-talent terbaik untuk menggantikan BoC
Commissioners-Board June 2025/ADHI jabatan-jabatan yang pemangku nya akan memasuki masa pensiun,
of Directors Meeting Tower, 16th Floor, terutama untuk jabatan-jabatan kritis di BOD-1.
Unit 4 Although talent mobility has been proceeding well, Management
needs to prepare the best talents to fill positions whose incumbents
will be retiring, particularly for critical roles within BOD-1.
Rakomdir Juni 2025/ADHI Perlu adanya pelatihan kontrak yang berkala termasuk sertifikasi BoD
Board of Tower Lt.16.4 untuk penguatan unit Biro Kontrak dan Risiko (BKR) di Departemen. BoC
Commissioners-Board June 2025/ADHI There is a need for periodic contract training, including certification,
of Directors Meeting Tower, 16th Floor, to strengthen the Contract and Risk Bureau (BKR) unit within the
Unit 4 Department.
Selama tahun 2025, ADHI tidak menerima atau Throughout 2025, ADHI did not receive or face any
menghadapi masalah penting/kritis, baik yang significant/critical issues, whether reported through
disampaikan melalui WBS, maupun pengaduan kepada the WBS or complaints submitted to the Corporate
Corporate Secretary sehingga tidak terdapat keluhan Secretary; consequently, there were no complaints or
atau keprihatinan terkait dampak negatif aktual/ concerns regarding actual or potential negative impacts
potensial terhadap pemangku kepentingan dari aspek on stakeholders related to environmental, social, or
lingkungan, sosial, tata kelola, pelanggaran GCG, governance aspects, violations of Good Corporate
maupun ketidakpatuhan terhadap regulasi seperti POJK Governance (GCG), or non-compliance with regulations
Keuangan Berkelanjutan yang memerlukan tindak lanjut such as the POJK on Sustainable Finance that required
oleh Direksi atau Dewan Komisaris. [GRI 2-16] follow-up by the Board of Directors or the Board of
Commissioners. [GRI 2-16]
Whistleblowing System [GRI 2-25]
Sebagai upaya memperkuat penerapan prinsip tata As part of efforts to strengthen the implementation
kelola perusahaan yang baik serta mengadopsi praktik of good corporate governance principles and adopt
terbaik, Perseroan telah mengimplementasikan sistem best practices, the Company has implemented a
pelaporan pelanggaran (Whistleblowing System/WBS). Whistleblowing System (WBS). The purpose of this
Keberadaan sistem ini bertujuan untuk mencegah dan system is to prevent and minimize the potential for fraud,
menekan potensi terjadinya kecurangan, sekaligus while fostering a culture of integrity, transparency, and
menumbuhkan budaya integritas, transparansi, dan openness within the Company.
keterbukaan di lingkungan Perseroan.
Seluruh laporan yang diterima diproses oleh Tim WBS All reports received are processed by the WBS Team,
yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur which reports directly to the President Director. The
Utama. Hasil investigasi atas setiap laporan menjadi results of investigations into each report serve as the
dasar bagi Perseroan dalam menetapkan kebijakan basis for the Company in determining policies and
dan tindakan terhadap dugaan penyimpangan atau actions regarding alleged irregularities or violations.
pelanggaran. Pengembangan WBS memberikan manfaat The development of the WBS benefits the Company
bagi Perusahaan sebagai pijakan dalam merancang as a foundation for designing corrective measures
langkah perbaikan serta sebagai mekanisme peringatan and as an early warning system for potential issues.
dini (early warning system) atas potensi permasalahan. For whistleblowers, this system guarantees protection
Bagi pelapor, sistem ini menjamin perlindungan serta and confidentiality of identity for every complaint or
kerahasiaan identitas atas setiap pengaduan atau disclosure submitted.
pengungkapan yang disampaikan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 98
98
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pengelola WBS WBS Administrator
Dalam upaya melaksanakan penelaahan awal atas In an effort to conduct an initial review of every
setiap pengaduan atau pengungkapan pelanggaran, complaint or disclosure of a violation, ADHI established
ADHI membentuk Komite Etik yang ditetapkan melalui an Ethics Committee as stipulated in Board of Directors
Surat Keputusan Direksi No. 014-6/2024/133 tentang Decree No. 014-6/2024/133 on the Revision of the
Penyempurnaan Atas Pedoman Sistem Pelaporan Guidelines for the Violation Reporting System within
Pelanggaran pada Whistleblowing System (WBS) the Whistleblowing System (WBS) of PT ADHI KARYA
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk. Komite Etik bertugas (Persero) Tbk. The Ethics Committee is tasked with
memberikan kajian dan rekomendasi kepada Direksi providing reviews and recommendations to the Board
sebagai dasar pengambilan keputusan. Adapun Komite of Directors as a basis for decision-making. The Ethics
Etik terdiri dari unsur-unsur sebagai berikut: Committee consists of the following members:
1. Ketua: General Manager Departemen Legal. 1. Chairman: General Manager of the Legal Department.
2. Anggota: 2. Members:
a. General Manager Departemen HC a. General Manager of the HC Department
b. General Manager Departemen Kesisteman b. General Manager of the Corporate Systems &
Korporasi & IT IT Department
3. Corporate Secretary 3. Corporate Secretary
Sarana/Media Pelaporan Reporting Channels
Pelapor yang hendak menyampaikan pengungkapan/ Whistleblowers wishing to submit disclosures or reports
pelaporan pengaduan pelanggaran kepada Komite Etik of violations to the Ethics Committee may use the e-WBS
dapat memanfaatkan aplikasi e-WBS yang tersedia app available under the WBS menu on the ADHI website
pada menu WBS di situs web ADHI (www.adhi.co.id) (www.adhi.co.id), which is specifically designed for the
yang diperuntukkan khusus bagi Sistem Pengelolaan Whistleblowing System. The types of violations that
Pelanggaran. Adapun jenis pelanggaran yang dapat can be reported through WBS include:
dilaporkan melalui WBS meliputi:
1. Benturan Kepentingan; 1. Conflict of Interest;
2. Korupsi; 2. Corruption;
3. Kecurangan; 3. Fraud;
4. Penggelapan; 4. Embezzlement;
5. Gratifikasi; 5. Gratification;
6. Suap; dan 6. Bribery; and
7. Pelanggaran dalam Proses Pengadaan Barang 7. Violations in the Procurement Process of Goods
dan Jasa. and Services.
Perseroan berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan The Company is committed to maintaining the
identitas setiap pelapor (whistleblower) serta confidentiality of every whistleblower’s identity and
memberikan perlindungan dari segala bentuk ancaman, providing protection against any form of threat,
intimidasi, maupun tindakan tidak menyenangkan dari intimidation, or unpleasant actions from any party,
pihak mana pun sepanjang pelapor turut menjaga provided that the whistleblower also maintains
kerahasiaan atas kasus yang diadukan atau dilaporkan. confidentiality regarding the reported case.
Selain perlindungan bagi pelapor, Perseroan juga In addition to protection for whistleblowers, the
memastikan keamanan dan perlindungan bagi seluruh Company ensures the safety and protection of all
petugas yang ditunjuk dalam proses investigasi dan personnel appointed in the investigation and verification
verifikasi, termasuk pihak-pihak yang memberikan process, including parties who provide testimony or
keterangan atau informasi terkait pengaduan maupun information related to complaints or the disclosure of
pengungkapan dugaan pelanggaran. alleged violations.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 99
99
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Informasi lebih lanjut mengenai Whistleblowing System Further information regarding the Whistleblowing
(WBS) dapat diakses melalui situs resmi Perseroan: System (WBS) can be accessed through the Company’s
https://adhi.co.id/gcg/wbs/ official website: https://adhi.co.id/gcg/wbs/
Sosialisasi WBS WBS Socialization
Sepanjang tahun 2025, Perseroan melaksanakan Throughout 2025, the Company conducted awareness
sosialisasi Whistleblowing System (WBS) yang diikuti sessions on the Whistleblowing System (WBS) attended
oleh karyawan dari seluruh Departemen. Kegiatan ini by employees from all departments. These sessions
diselenggarakan melalui platform ILMU ADHI yaitu were held via the ILMU ADHI platform, an e-learning
media e-learning yang dapat diakses oleh seluruh platform accessible to all ADHI employees. The
Insan ADHI. Program sosialisasi tersebut diinisiasi oleh awareness program was initiated by the HR Department
Departemen SDM dan ditujukan kepada peserta Great and targeted participants of the Great Employee
Employee Development Program serta Fresh Graduate Development Program and the Fresh Graduate
Development Program (karyawan baru). Dalam rangka Development Program (new hires). To strengthen
memperkuat pemahaman mengenai integritas dan understanding of integrity and compliance, the
kepatuhan, Perseroan juga menyampaikan materi Company also presented materials on Gratuities and the
terkait Gratifikasi dan Code of Conduct (CoC) dalam Code of Conduct (CoC) during the awareness sessions.
sesi sosialisasi tersebut.
Jumlah Pengaduan dan Tindak Lanjut Total Complaints and Follow-Up Actions
Per 31 Desember 2025, ADHI tidak menerima As of December 31, 2025, ADHI has not received
pengaduan melalui WBS sebagaimana disampaikan any complaints through the WBS, as shown in the
dalam tabel berikut: following table:
Tindak Lanjut
2025 2024 2023
Follow Up
Laporan dalam Proses 0 0 -
Reports in Process
Laporan yang Selesai Ditindaklanjuti 0 0 2
Reports That Have Been Followed Up
Laporan Tidak Terbukti 0 0 1
Reports Not Proven
Jumlah 0 0 3
Total
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 100
100
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Kebijakan Antikorupsi/Anti Gratifikasi
[GRI 2-23, 2-24] [IDX G-07]
Anti-Corruption/Anti-Gratification Policy
Perseroan memandang korupsi sebagai ancaman serius The Company views corruption as a serious threat
yang menghambat percepatan pembangunan yang that hinders the acceleration of development, which
tengah dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. is being carried out consistently and sustainably.
Komitmen ADHI dalam pemberantasan korupsi sejalan ADHI’s commitment to combating corruption aligns
dengan Undang-Undang No. 20 Tahun 2001 tentang with Law No. 20 of 2001 Amending Law No. 31 of 1999
Perubahan atas Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 on the Eradication of Corruption Offenses, as well as
mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Circular Letter No. S-35/MBU/01/2020, which instructs
serta Surat Edaran No. S-35/MBU/01/2020 yang the Boards of Directors of SOEs to implement an Anti-
menginstruksikan Direksi BUMN untuk menerapkan Bribery Management System (SMAP). [GRI 3-3]
Sistem Manajemen Anti-Suap (SMAP). [GRI 3-3]
Sebagai bentuk implementasi kebijakan antikorupsi As part of the implementation of anti-corruption and
dan anti-gratifikasi, Perseroan menerbitkan Surat anti-gratification policies, the Company issued Board
Keputusan Direksi PT ADHI KARYA (Persero) Tbk No. of Directors Decree No. 014-6/2020/389B of PT ADHI
014-6/2020/389B tentang Pedoman Pengendalian KARYA (Persero) Tbk on Guidelines for Gratification
Gratifikasi yang disahkan pada 14 Agustus 2020. Control, which was approved on August 14, 2020. This
Kebijakan tersebut mengatur mekanisme pengendalian policy regulates the mechanism for controlling gratuities
gratifikasi yang berpotensi bertentangan dengan tugas that may conflict with employees’ duties and obligations.
dan kewajiban karyawan. Setiap karyawan wajib Every employee is required to politely refuse any form
menolak secara santun setiap bentuk gratifikasi yang of gratuity that does not comply with the Company’s
tidak sesuai dengan ketentuan Perseroan. Dalam hal regulations. In the event that refusal could potentially
penolakan berpotensi mengganggu hubungan kerja atau disrupt working relationships or the gift has already
pemberian telah berada di tempat penerima, gratifikasi been received by the recipient, such gratuities must
tersebut wajib dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan be reported to the Corruption Eradication Commission
Korupsi (KPK) atau kepada Tim Pelaksana Pengendali (KPK) or to the Gratification Control Implementation
Gratifikasi (TPPG) sebagai pengelola gratifikasi di Team (TPPG) as the gratuity manager within ADHI.
lingkungan ADHI.
Informasi lebih lanjut mengenai pengendalian gratifikasi Further information regarding gift control can be
bisa diakses melalui situs resmi Perseroan: https://adhi. accessed through the Company’s official website:
co.id/gcg/manual-gcg/ https://adhi.co.id/gcg/manual-gcg/
Selain menetapkan kebijakan pengendalian gratifikasi, In addition to establishing a gratuity control policy,
ADHI juga melakukan pemetaan risiko serta langkah ADHI conducts risk mapping and implements mitigation
mitigasi terhadap proses bisnis yang memiliki tingkat measures for business processes with a high risk of
kerawanan korupsi atau penyuapan, seperti pengadaan corruption or bribery, such as procurement of goods
barang dan jasa, pengelolaan sumber daya manusia, and services, human resources management, and
serta fungsi keuangan. Mitigasi risiko tersebut dilakukan financial functions. These risk mitigation measures
melalui pelaksanaan audit secara berkala, baik oleh are carried out through periodic audits, conducted by
auditor internal maupun eksternal. [GRI 205-1] both internal and external auditors. [GRI 205-1]
Sejalan dengan kebijakan antikorupsi dan implementasi In line with anti-corruption policies and the SMAP
SMAP, Perseroan secara aktif melakukan sosialisasi implementation, the Company actively disseminates
kebijakan kepada Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, these policies to the Board of Commissioners, the
serta mitra/vendor. Sosialisasi kepada organ tata Board of Directors, employees, and partners/vendors.
kelola dan karyawan dilaksanakan melalui program Dissemination to governance bodies and employees is
Sosialisasi GCG yang mencakup materi GCG, ISO 37001 carried out through the GCG Dissemination Program,
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 101
101
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
& Gratifikasi, serta WBS kepada seluruh Insan ADHI. which covers GCG materials, ISO 37001 & Gratuities,
Hingga 31 Desember 2025, sebanyak 100% Dewan and the WBS for all ADHI personnel. By December 31,
Komisaris, 100% Direksi, dan 100% karyawan telah 2025, 100% of the Board of Commissioners, 100%
memperoleh informasi mengenai kebijakan dan prosedur of the Board of Directors, and 100% of employees
antikorupsi. Sementara itu, penyampaian kebijakan have received information regarding anti-corruption
kepada mitra/vendor dan pemangku kepentingan policies and procedures. Meanwhile, the dissemination
lainnya dilakukan secara insidental sesuai kebutuhan, of policies to partners/vendors and other stakeholders
termasuk kepada mitra baru yang menjalin kerja sama is conducted on an ad hoc basis as needed, including
dengan Perseroan. to new partners entering into cooperation with the
Company.
Sejalan dengan itu, pada tahun pelaporan, In line with this, during the reporting year, ADHI
ADHI menyelenggarakan maupun mengirimkan organized and sent its employees to participate in the
karyawannya untuk mengikuti Sosialisasi Kebijakan socialization of the company’s Anti-Bribery Management
Sistem Manajemen Anti Penyuapan perusahaan. System Policy. Through this activity, as of December 31,
Melalui kegiatan tersebut, per 31 Desember 2025, 2025, 460 employees, or 21.81% of the total workforce,
sebanyak 460 karyawan atau21,81% dari total had participated in anti-corruption training. [GRI 205-2]
karyawan telah mengikuti pelatihan antikorupsi.
[GRI 205-2]
Komitmen dan integritas Insan ADHI dalam menerapkan The commitment and integrity of ADHI’s personnel in
prinsip antikorupsi menunjukkan hasil yang positif, applying anti-corruption principles have yielded positive
tercermin dari tidak adanya insiden korupsi sepanjang results, as evidenced by the absence of any corruption
tahun pelaporan. Dengan demikian, Perseroan tidak incidents throughout the reporting year. Consequently,
perlu mengambil tindakan perbaikan khusus, baik the Company has not needed to take any specific
secara internal maupun eksternal, serta tidak terdapat corrective actions, either internally or externally, and
sanksi atau pemutusan hubungan kerja sama terhadap there have been no sanctions or termination of business
mitra/vendor akibat keterlibatan dalam tindak korupsi. relationships with partners/vendors due to involvement
[GRI 205-3] in corrupt practices. [GRI 205-3]
Pencegahan Benturan Kepentingan [IDX G-09] [GRI 2-15]
Prevention of Conflicts of Interest
Benturan kepentingan terjadi ketika hak, kegiatan, dan A conflict of interest arises when an employee’s personal
hubungan pribadi pegawai mengganggu atau berpotensi rights, activities, and relationships interfere with or have
mengganggu tindakan pegawai demi kepentingan the potential to interfere with the employee’s actions
terbaik ADHI. Dengan kata lain, benturan kepentingan in the best interests of ADHI. In other words, a conflict
merupakan pertentangan antara kepentingan pribadi of interest is a clash between the personal interests
insan ADHI dengan kepentingan Perusahaan. Situasi of ADHI personnel and the interests of the Company.
tersebut dapat merusak atau dianggap merusak Such a situation may impair or be perceived as
kemampuan pegawai ADHI untuk mengambil keputusan impairing an ADHI employee’s ability to make objective
bisnis secara objektif. business decisions.
ADHI mengatur tentang pengelolaan dan pencegahan ADHI regulates the management and prevention
benturan kepentingan melalui Surat Keputusan Direksi of conflicts of interest through Board of Directors
No. 014-6/2024/303 tanggal 23 Juli 2024 tentang Tata Decree No. 014-6/2024/303 dated July 23, 2024,
Kelola Benturan Kepentingan (Conflict Of Interest). on Conflict of Interest Governance. The Conflict of
Mekanisme Tata Kelola Konflik Kepentingan (Conflict Interest Governance Mechanism can be accessed via
of Interest) bisa diakses melalui situs resmi Perseroan: the Company’s official website: https://adhi.co.id/gcg/
https://adhi.co.id/gcg/kebijakan/ kebijakan/
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 102
102
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Hubungan dengan
Pemangku Kepentingan [GRI 2-29] [OJK E.4]
Stakeholders Engagement
Pemangku kepentingan merupakan individu atau Stakeholders are individuals or entities affected by the
entitas yang terdampak oleh aktivitas, produk, activities, products, or services carried out by ADHI.
maupun layanan yang dijalankan ADHI. Sebaliknya, Conversely, their roles and presence also influence
peran dan keberadaan mereka juga turut memengaruhi the Company’s success in implementing strategies
keberhasilan Perseroan dalam mengimplementasikan and achieving established objectives. In this regard,
strategi serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan. ADHI has conducted an identification process of
Sehubungan dengan hal tersebut, ADHI telah melakukan individuals and groups falling under the stakeholder
proses identifikasi terhadap individu maupun kelompok category, taking into account their level of influence
yang termasuk dalam kategori pemangku kepentingan and significance. A description of the stakeholder list,
dengan mempertimbangkan tingkat pengaruh dan along with the forms of their engagement, is presented
kepentingannya. Uraian mengenai daftar pemangku in the following table:
kepentingan beserta bentuk pelibatannya disajikan
pada tabel berikut:
Pemangku
Topik Pembahasan Pendekatan Frekuensi Pendekatan
Kepentingan
Discussion Topics Engagement Engagement Frequency
Stakeholders
Pemegang Saham Informasi kinerja keuangan terkait aksi korporat RUPS Tahunan Setahun Sekali
Shareholders dan strategi perusahaan Annual GMS Once a Year
Financial performance information related to
corporate actions and company strategy
Informasi kinerja non keuangan Laporan triwulanan Setahun 4 Kali
Non-financial performance information Quarterly reports Four times a year
Karyawan Pemenuhan hak-hak normatif dan perlindungan Media internal [Majalah] 3 Bulan sekali
Employees kerja Internal Media [Magazine] Every 3 Months
Fulfillment of statutory rights and labor
protection
Pengembangan karier Perjanjian Kerja Bersama 2 tahun sekali
Career development Collective Bargaining Every 2 years
Agreement
Kesetaraan kesempatan pengembangan karier Orientasi karyawan baru Setiap program insidental
Equal opportunities for career development Program pengembangan All ad-hoc programs
individu
New employee orientation
Individual development
programs
Kesehatan dan keselamatan kerja Serikat Pekerja Setahun sekali
Occupational health and safety Labor Union Once a year
Owner Pelaksanaan pekerjaan tepat waktu, tepat Pelaporan kemajuan pekerjaan Sesuai termin yang Ditentukan
anggaran, dan aman. Progress reporting As per the agreed schedule
Work is carried out on time, within budget, and
safely.
Kualitas produk dan jasa Pengkajian Kontrak Kerja Saat dibutuhkan
Product and service quality Contract Review As needed
Inovasi Survei kepuasan pelanggan Setahun 2 kali
Innovation Customer satisfaction surveys Twice a year
Pemerintah Kepatuhan pada peraturan dan perundangan Laporan Tahunan Minimal setahun sekali
Government Compliance with regulations and laws Annual Report At least once a year
Transparansi dan informasi terkini Laporan Keberlanjutan Minimal setahun sekali
Transparency and up-to-date information Sustainability Report At least once a year
Tata Kelola perusahaan yang baik Program Kemitraan dan Bina Minimal setahun sekali
Good corporate governance Lingkungan At least once a year
Partnership and Community
Development Programs
Anti korupsi dan etika bisnis Sosialisasi Minimal setahun sekali
Anti-corruption and business ethics Socialization At least once a year
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 103
103
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pemangku
Topik Pembahasan Pendekatan Frekuensi Pendekatan
Kepentingan
Discussion Topics Engagement Engagement Frequency
Stakeholders
Masyarakat Program TJSL yang direncanakan dan Kerja sama strategis dalam Minimal setahun sekali
Community dilaksanakan program TJSL At least once a year
Planned and implemented CSR programs Strategic partnerships in CSR
programs
Dampak dan kinerja lingkungan Pelaporan TJSL Minimal setahun sekali
Environmental impact and performance CSR reporting At least once a year
Kesempatan untuk berkolaborasi pada kegiatan Program TJSL di sekitar Minimal setahun sekali
TJSL lingkungan proyek At least once a year
Opportunities to collaborate on CSR activities CSR programs in the project’s
surrounding community
Informasi kegiatan Media untuk Masyarakat Minimal setahun sekali
Activity information Media for the community At least once a year
Media Kinerja keuangan dan non keuangan Press release Insidental
Media Financial and non-financial performance Paparan publik kunjungan Incidental
proyek
Press release
Public presentation of the
project visits
Pemasok Proses pengadaan barang dan jasa yang Sosialisasi sistem pengadaan Insidental
Suppliers Transparan barang dan jasa Incidental
Transparent procurement process for goods and Socializtion on the goods and
services services procurement system
Hubungan bisnis yang saling menguntungkan Apresiasi penghargaan bagi Insidental
antara Perseroan dan pemasok pemasok Incidental
Mutually beneficial business relationships Recognition and appreciation
between the Company and suppliers for suppliers
Permasalahan terhadap Penerapan
Keuangan/Kegiatan Berkelanjutan [OJK E.5]
Issues Regarding Sustainable Finance/Activities Implementation
ADHI tidak mengalami kendala/permasalahan yang ADHI has not encountered any material obstacles or
material dalam mengimplementasikan kegiatan issues in implementing sustainable operations—that is,
berkelanjutan (sustainable operation) yaitu operasional company operations that prioritize a balance between
perusahaan yang memperhatikan keseimbangan aspek economic, environmental, and social aspects, as well
ekonomi, lingkungan, dan sosial, maupun ESG dan as ESG and governance. Specifically, in implementing
tata kelola. Secara khusus, dalam penerapan kegiatan sustainable operations through the allocation of a portion
berkelanjutan melalui pengalokasian sebagian dana of Social and Environmental Responsibility (TJSL) funds
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) to support programs aligned with OJK regulations on
untuk mendukung program-program yang sejalan Sustainable Finance/Activities, the Company has carried
dengan ketentuan POJK tentang Keuangan/Kegiatan this out optimally throughout the reporting year. The
Berkelanjutan, Perseroan telah melaksanakannya programs implemented include the development of
secara optimal sepanjang tahun pelaporan. Program facilities and infrastructure to improve the quality of life
yang dijalankan antara lain mencakup pembangunan for communities in the areas surrounding the Company’s
sarana dan prasarana guna meningkatkan kualitas operations. In carrying out these TJSL activities, the
hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional. Company did not encounter any significant obstacles.
Dalam pelaksanaan TJSL tersebut, Perseroan juga tidak
menghadapi hambatan yang signifikan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 104
104
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
#BeyondConstruction
04 Kinerja
Keberlanjutan
Sustainability Performance
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 105
105
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
ADHI memandang keseimbangan aspek ekonomi, lingkungan,
dan sosial sebagai fondasi utama dalam menjalankan bisnis.
Perseroan tidak hanya berorientasi pada laba, tetapi juga
berkomitmen menjaga lingkungan dan memberikan kontribusi
sosial untuk menciptakan kinerja berkelanjutan.
ADHI views the balance of economic, environmental, and social
aspects as the primary foundation for conducting business. The
Company is not solely profit-oriented but is also committed to
protecting the environment and making social contributions to
achieve sustainable performance.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 106
106
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
ADHI sebagai perusahaan publik di Indonesia As a public company in Indonesia, ADHI is obligated to
memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan implement sustainable finance principles in accordance
prinsip keuangan/kegiatan berkelanjutan sesuai with the provisions of the Financial Services Authority,
ketentuan Otoritas Jasa Keuangan melalui POJK as set out in POJK No. 51/POJK.03/2017 on the
No.51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Implementation of Sustainable Finance for Financial
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, Services Institutions, Issuers, and Public Companies
dan Perusahaan Publik (POJK Keuangan Berkelanjutan). (POJK Sustainable Finance). This regulation serves as
Regulasi tersebut menjadi dasar bagi Perseroan dalam the basis for the Company in integrating sustainability
mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam aspects into its policies and operational activities.
kebijakan dan aktivitas operasionalnya.
Keuangan ber kelanjutan merup akan bentuk Sustainable finance is a comprehensive form of
dukungan komprehensif dari sektor jasa keuangan support from the financial services sector to encourage
untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang sustainable economic growth by balancing economic,
berkesinambungan dengan menyeimbangkan environmental, and social interests. In the context of
kepentingan ekonomi, lingkungan, dan sosial. Dalam issuers and public companies, this concept is interpreted
konteks emiten dan perusahaan publik, konsep ini as sustainable operations, namely, operations carried
dimaknai sebagai kegiatan usaha berkelanjutan out with consideration for economic, environmental,
(sustainable operation) yakni yaitu kegiatan operasi and social factors.
perusahaan yang dijalankan dengan memperhatikan
aspek ekonomi, lingkungan hidup, dan sosial.
Bagi ADHI, keseimbangan antara dimensi ekonomi, For ADHI, the balance between economic, environmental,
lingkungan, dan sosial bukan sekadar pilihan, and social dimensions is not merely a choice but a
melainkan sebuah keniscayaan. Perusahaan tidak necessity. The Company is not only profit-oriented but
hanya berorientasi pada pencapaian laba, tetapi also has a responsibility to preserve the environment and
juga memiliki tanggung jawab menjaga kelestarian to show concern for various social issues. Furthermore,
lingkungan serta menunjukkan kepedulian terhadap the Company believes that harmonizing these three
berbagai isu sosial. Lebih jauh, Perseroan meyakini aspects is the primary foundation for building a strong,
bahwa harmonisasi ketiga aspek tersebut menjadi competitive business capable of delivering optimal
fondasi utama dalam membangun bisnis yang tangguh, performance on a sustainable basis.
berdaya saing, dan mampu menghasilkan kinerja optimal
secara berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 107
107
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Membangun Budaya Keberlanjutan [OJK F.1]
Building A Culture of Sustainability
Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kegiatan As a tangible manifestation of its commitment to
berkelanjutan, ADHI mengimplementasikannya melalui sustainable activities, ADHI implements this through
berbagai kebijakan strategis, termasuk penyaluran various strategic policies, including the distribution of
pembiayaan atau investasi yang sejalan dengan prinsip financing or investment in line with the principles of
kegiatan berkelanjutan serta pelaksanaan program sustainable activities and the implementation of Social
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). and Environmental Responsibility (TJSL)/Corporate
Untuk memastikan penerapan kegiatan berkelanjutan Social Responsibility (CSR) programs. To ensure that
berjalan efektif dan terarah, Perseroan berpedoman sustainable activities are implemented effectively and
pada delapan prinsip keuangan berkelanjutan sebagai purposefully, the Company adheres to eight principles
panduan utama dalam setiap proses pengambilan of sustainable finance as the main guidelines in every
keputusan dan pelaksanaan kegiatan usaha yaitu: decision-making process and business activity, namely:
1. Prinsip investasi bertanggung jawab; 1. Responsible investment principles;
2. Prinsip strategi dan praktik bisnis berkelanjutan; 2. Sustainable business strategy and practice principle;
3. P r i n s i p p e n g e l o l a a n r i s i k o s o s i a l d a n 3. Social and environmental risk management principle;
lingkungan hidup;
4. Prinsip tata kelola; 4. Governance principle;
5. Prinsip komunikasi yang informatif; 5. Informative communication principle;
6. Prinsip inklusif; 6. Inclusivity principle;
7. Prinsip pengembangan sektor unggulan prioritas; 7. Principles of priority sector development; and
dan
8. Prinsip koordinasi dan kolaborasi 8. Coordination and collaboration principles.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 108
108
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Berpedoman pada delapan prinsip tersebut, ADHI Guided by these eight principles, ADHI internalizes
menginternalisasikan budaya keberlanjutan yang a culture of sustainability, communicating it
disampaikan secara menyeluruh kepada jajaran comprehensively to management and all employees
manajemen dan seluruh karyawan agar terimplementasi so it is implemented at every level of the organization.
di setiap lini organisasi. Budaya keberlanjutan tersebut The culture of sustainability refers to ADHI’s culture
merujuk pada budaya ADHI sebagai bagian dari as part of a State-Owned Enterprise (BUMN), namely
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni AKHLAK AKHLAK (Trustworthy, Competent, Harmonious, Loyal,
(Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Adaptive, and Collaborative), and the character of
Kolaboratif) serta karakter pegawai ADHI yakni LAMPs ADHI employees, namely LAMPs (Learner, Adaptive,
(Learner, Adaptive, Militant, dan Problem Solver). Militant, and Problem Solver). The socialization process
Proses sosialisasi dilakukan melalui berbagai saluran is carried out through various communication channels
komunikasi dan forum, seperti situs resmi perusahaan, and forums, such as the Company’s official website,
media sosial, pertemuan manajemen dengan pegawai, social media, management meetings with employees,
serta interaksi dengan mitra kerja, masyarakat, dan and interactions with partners, the community, and other
pemangku kepentingan eksternal lainnya, baik yang external stakeholders, both scheduled and incidental.
terjadwal maupun bersifat insidental.
Di samping itu, penguatan budaya keberlanjutan juga In addition, strengthening a culture of sustainability is
diwujudkan melalui pelaksanaan berbagai kegiatan yang achieved through the implementation of activities aligned
sejalan dengan prinsip operasional berkelanjutan antara with the principles of sustainable operations, including
lain meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan, minimizing environmental impacts, implementing CSR
menjalankan program TJSL, serta menerapkan praktik programs, and adopting environmentally friendly
perkantoran yang ramah lingkungan. Implementasi office practices. Green operations are implemented
operasional hijau tersebut dilakukan melalui sejumlah through initiatives such as efficient use of materials,
inisiatif seperti efisiensi penggunaan material, reduced paper consumption, and conservation of
pengurangan konsumsi kertas, penghematan listrik, electricity, fuel, water, and other resources. In line
Bahan Bakar Minyak (BBM), air, dan sumber daya with this commitment, ADHI also promotes a culture
lainnya. Sejalan dengan komitmen tersebut, ADHI juga of sustainability by creating a safe and healthy work
memastikan penerapan budaya keberlanjutan melalui environment in accordance with Occupational Health
penciptaan lingkungan kerja yang aman dan sehat and Safety (OHS) principles, aiming to prevent work
sesuai prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), accidents and occupational diseases.
dengan tujuan mencegah terjadinya kecelakaan kerja
maupun penyakit akibat kerja.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 109
109
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Mengukuhkan Pencapaian Ekonomi Confirming Sustainable Economic
Berkelanjutan Achievements
Sekilas Ekonomi Global dan Nasional Global and National Economic Overview
Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2025 Global economic growth in 2025 faces significant
menghadapi tantangan signifikan khususnya akibat challenges, particularly due to international trade
ketegangan perdagangan internasional dan risiko tensions and geopolitical risks. According to the IMF,
geopolitik. Menurut IMF, proyeksi awal pertumbuhan the initial global growth projection of 3.3% has been
global sebesar 3,3 % direvisi turun menjadi sekitar revised down to around 2.8% due to the impact of
2,8 % karena dampak kebijakan tarif AS dan hambatan US tariff policies and other trade barriers. Although
perdagangan lainnya. Meski kemudian diperbaiki this was later revised upward to 3.0–3.2% as global
menjadi 3,0–3,2 % seiring meredanya sebagian pressures eased and financial conditions improved, the
tekanan global dan perbaikan kondisi keuangan, IMF IMF emphasized that the growth rate remained below
menekankan bahwa laju pertumbuhan masih berada the historical trend before the pandemic.
di bawah tren historis sebelum pandemi .
Pandangan Bank Dunia bahkan lebih konservatif, The World Bank’s view is even more conservative,
memperkirakan pertumbuhan ekonomi global hanya estimating that global economic growth will only
mencapai 2,3 % pada 2025. Laporan Global Economic reach 2.3% in 2025. The Global Economic Prospects
Prospects mencatat hampir 70 % negara mengalami report notes that nearly 70% of countries have had
pemotongan proyeksi akibat lemahnya investasi, their projections downwardly revised due to weak
penurunan permintaan global, dan ketidakpastian investment, declining global demand, and trade
perdagangan . Meski resesi global tidak diperkirakan, uncertainty. Although a global recession is not
lembaga ini menekankan bahwa dekade 2020-an expected, the institution emphasizes that the 2020s
berpotensi menjadi periode pertumbuhan global could potentially be the lowest period of global growth
terendah sejak 1960-an jika tren perlambatan berlanjut. since the 1960s if the slowdown trend continues.
Dari sisi regional, tekanan global ini memengaruhi Regionally, these global pressures are affecting
perdagangan, aliran modal, dan harga komoditas, trade, capital flows, and commodity prices, requiring
sehingga negara-negara ber kembang harus developing countries to adapt to tighter conditions. The
beradaptasi dengan kondisi yang lebih ketat. Penurunan slowdown in many major economies also increases
laju pertumbuhan di banyak ekonomi utama juga the risk of financial market volatility and slows post-
meningkatkan risiko volatilitas pasar keuangan dan pandemic recovery, especially for sectors dependent
memperlambat pemulihan pascapandemi, terutama on exports and international supply chains.
bagi sektor-sektor yang bergantung pada ekspor dan
rantai pasok internasional.
Di tengah tantangan global tersebut, perekonomian Amid these global challenges, the Indonesian economy
Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat. has shown strong resilience. Based on official data from
Berdasarkan data resmi BPS, pertumbuhan ekonomi Statistics Indonesia (BPS), national economic growth
nasional tahun 2025 mencapai 5,11%, meningkat in 2025 reached 5.11%, an increase from the previous
dibanding tahun sebelumnya. Pencapaian ini didorong year. This achievement was driven by continued high
oleh konsumsi domestik yang tetap tinggi, investasi domestic consumption, growing private and government
swasta dan pemerintah yang bertumbuh, serta investment, and exports that contributed positively
ekspor yang memberikan kontribusi positif meskipun despite a slowdown in global markets.
menghadapi perlambatan di pasar global.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 110
110
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto 2015-2025 (Persen)
Gross Domestic Product Growth 2015-2025 (Percent)
(Persen)
(Percent) 5,31
5,17 5,05 5,11
5,07
5,03 5,02 5,03
4,88
3,70
-2,07
2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024 2025
Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Februari 2026
Source: BPS Official Statistics News, February 5, 2026
Capaian ini menunjukkan bahwa Indonesia berhasil This achievement shows that Indonesia has maintained
menjaga momentum pertumbuhan meski diwarnai its growth momentum despite the global economic
perlambatan ekonomi global. Sinergi antara kebijakan slowdown. The synergy between fiscal and monetary
fiskal, moneter, dan upaya penguatan sektor riil terbukti policies and efforts to strengthen the real sector has
efektif dalam mendukung daya beli masyarakat, proven effective in supporting people’s purchasing
menciptakan lapangan kerja, dan menjaga stabilitas power, creating jobs, and maintaining macroeconomic
makroekonomi. Dengan demikian, ekonomi nasional stability. Thus, the national economy remains resilient
tetap resilient, sekaligus menunjukkan kemampuan while demonstrating Indonesia’s ability to face global
Indonesia menghadapi dinamika global yang dynamics full of uncertainty.
penuh ketidakpastian.
Kinerja Lapangan Usaha Konstruksi Construction Business Sector
Tahun 2025 Performance in 2025
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sebagian Based on data from Statistics Indonesia (BPS), most
besar lapangan usaha tumbuh positif pada tahun 2025, business sectors grew in 2025, including construction,
termasuk sektor konstruksi yang mencatat pertumbuhan which recorded growth of 3.81%. Construction is
sebesar 3,81%. Konstruksi juga masuk dalam lima also among the five business sectors that make the
lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap largest contribution to the national economy, along
perekonomian nasional, bersama industri pengolahan, with manufacturing, trade, agriculture, and mining.
perdagangan, pertanian, dan pertambangan. Capaian ini This achievement confirms the strategic role of the
menegaskan peran strategis sektor konstruksi sebagai construction sector as a driving force of economic
motor penggerak aktivitas ekonomi, terutama dalam activity, particularly in encouraging investment, labor
mendorong investasi, penyerapan tenaga kerja, dan absorption, and strengthening regional connectivity.
penguatan konektivitas antarwilayah.
Kinerja tersebut tidak terlepas dari efektivitas belanja This performance is inseparable from the effectiveness
infrastruktur pemerintah. Kementerian Pekerjaan of government infrastructure spending. The Ministry of
Umum (PU) mencatat realisasi keuangan Anggaran Public Works (PU) recorded a financial realization of
2025 sebesar 95,23% dari pagu efektif Rp112,13 triliun the 2025 Budget at 95.23% of the effective ceiling of
dengan capaian fisik 95,17 %, meningkat dibandingkan Rp112.13 trillion, with a physical achievement of 95.17%,
realisasi 2024 yang tercatat sebesar 93,8%. Otoritas an increase compared to the 2024 realization of 93.8%.
resmi kementerian menegaskan realisasi tersebut The ministry’s official authority emphasized that this
mencerminkan efektivitas eksekusi proyek infrastruktur realization reflects the effectiveness of infrastructure
sekaligus memberikan multiplier effect terhadap project execution while providing a multiplier effect on
pertumbuhan sektor konstruksi secara nasional. national construction sector growth.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 111
111
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan Usaha Tahun 2025 (Persen)
GDP Growth by Industry in 2025 (Percent)
6,26
5,49 Lainnya
5,33
5,30 Others
Perdagangan &
Pertanian Pertambangan dan Industri Reparasi
Agricultural Penggalian Pengolahan Trade & Repair
Manufacturing 3,81
Mining and
Quarrying Industry
-0,66 Konstruksi
Construction
Sumber: Berita Resmi Statistik BPS, 5 Februari 2026
Source: BPS Official Statistics News, February 5, 2026
Dari sisi proyek strategis, tahun 2025 ditandai oleh In terms of strategic projects, 2025 was marked by
percepatan pembangunan berskala besar, termasuk the acceleration of large-scale development, including
kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) the continued construction of the Nusantara Capital
dan berbagai Proyek Strategis Nasional. Penyelesaian City (IKN) and various National Strategic Projects. The
tahap awal kawasan inti pemerintahan, pembangunan completion of the initial phase of the core government
jalan tol penunjang konektivitas, hunian ASN, hingga area, the construction of toll roads to support
gedung kementerian menunjukkan kapasitas industri connectivity, housing for civil servants, and ministry
konstruksi dalam menangani proyek kompleks dan buildings demonstrated the construction industry’s
berteknologi tinggi. capacity to handle complex and high-tech projects.
Selain infrastruktur gedung dan jalan, pembangunan In addition to building and road infrastructure,
sektor sumber daya air, energi, dan konektivitas turut development in the water resources, energy, and
memperkuat fondasi ekonomi. Peresmian PLTA Jatigede connectivity sectors further strengthens the economic
dan sejumlah pembangkit listrik lain mendukung agenda foundation. The inauguration of the PLTA Jatigede
transisi energi, sementara pembangunan dan preservasi and several other power plants support the energy
jalan, jembatan, flyover, serta underpass meningkatkan transition agenda. At the same time, the construction
efisiensi logistik. Dukungan terhadap infrastruktur dasar and preservation of roads, bridges, flyovers, and
seperti Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), sanitasi, underpasses improve logistics efficiency. Support for
serta program berbasis masyarakat juga memperluas basic infrastructure, such as the Drinking Water Supply
dampak sosial pembangunan konstruksi hingga ke System (SPAM), sanitation, and community-based
wilayah perdesaan dan tertinggal. programs, also extends the social impact of construction
development to rural and disadvantaged areas.
Meski prospeknya positif hingga 2030, sektor Although the outlook is positive until 2030, the
konstruksi tetap menghadapi tantangan, mulai dari construction sector still faces challenges, including
risiko keselamatan kerja, fluktuasi harga material, hingga occupational safety risks, material price fluctuations, and
dampak lingkungan akibat masifnya pembangunan. the environmental impact of massive development. The
Implementasi regulasi konstruksi berkelanjutan, implementation of sustainable construction regulations,
penerapan Building Information Modeling (BIM), the application of Building Information Modeling (BIM),
teknologi modular, serta standar bangunan hijau modular technology, and green building standards
menjadi kebutuhan mendesak. Dengan penguatan are urgent needs. With strengthened governance,
tata kelola, inovasi teknologi, dan komitmen terhadap technological innovation, and a commitment to
prinsip keberlanjutan, sektor konstruksi Indonesia sustainability principles, Indonesia’s construction
tidak hanya mampu menopang pertumbuhan ekonomi sector is not only capable of supporting short-term
jangka pendek, tetapi juga berperan sebagai katalis economic growth but also catalyzing inclusive, low-
transformasi pembangunan nasional yang inklusif dan carbon national development.
rendah karbon.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 112
112
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Inisiatif dan Kebijakan Strategis ADHI ADHI’s Strategic Initiatives and Policies
Tahun 2025 menjadi momentum transformasi yang 2025 marks a fundamental transformation for ADHI,
fundamental bagi ADHI sebagai entitas bisnis terkemuka a leading business entity in the construction sector.
di sektor konstruksi. Di tengah dinamika perekonomian Amidst the dynamics of the national economy, the
nasional, Perusahaan mengambil keputusan strategis Company has taken bold and measured strategic
yang berani dan terukur. Hal ini tercermin pada laporan decisions. This is reflected in the financial statements
keuangan tahun pelaporan yang telah diaudit oleh Kantor for the reporting year, audited by a Public Accounting
Akuntan Publik, di mana Perusahaan memprioritaskan Firm, where the Company prioritizes comprehensive
langkah restrukturisasi dan penyehatan postur keuangan restructuring and financial posture recovery.
secara komprehensif.
Penyesuaian ini merupakan inisiatif Perusahaan This adjustment represents the Company’s initiative to
dalam melakukan pembersihan secara menyeluruh conduct a thorough cleanup to strengthen its financial
untuk penguatan fundamental keuangan. Perusahaan fundamentals. The Company proactively adjusted
secara proaktif melakukan penyesuaian nilai buku, its book value, implemented more conservative risk
pencadangan risiko yang lebih konservatif, serta provisions, and resolved past portfolio issues to achieve
penyelesaian portofolio masa lalu agar neraca keuangan a healthier, more accountable, and more transparent
menjadi jauh lebih sehat, akuntabel, dan transparan. balance sheet.
Langkah tegas yang ditetapkan dalam Rencana Kerja These decisive steps outlined in the 2025 Corporate
dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025 ini sekaligus Work Plan and Budget (RKAP) are also an integral part
merupakan bagian integral dari proses rasionalisasi of the pre-integration rationalization process. This
pre-integrasi. Rencana strategis ini disusun secara strategic plan was developed comprehensively through
komprehensif melalui evaluasi kondisi internal dan an evaluation of internal and macroeconomic conditions
makroekonomi tahun 2024. Melalui inisiatif ini, ADHI in 2024. Through this initiative, ADHI is preparing a
mempersiapkan fondasi perusahaan yang lebih leaner, more resilient company foundation, free from
ramping, tangguh, dan terbebas dari beban historis historical burdens, and prioritizing the upcoming
sebelum memasuki fase integrasi bisnis ke depannya. business integration phase. With its fundamentals now
Dengan fundamental yang kini telah dibersihkan cleaned up and strengthened, ADHI is in a much more
dan diperkuat, ADHI berada dalam posisi yang jauh solid position to realize its optimistic projections and
lebih solid untuk merealisasikan proyeksi optimis dan seize the opportunities for national economic growth
menangkap peluang pertumbuhan ekonomi nasional di in the coming years. The following are details of ADHI’s
tahun-tahun mendatang. Berikut adalah rincian inisiatif strategic initiatives and policies for 2025: [GRI 3-3]
dan kebijakan strategis ADHI pada tahun 2025: [GRI 3-3]
Aspek Strategis Strategic Aspects
1. ADHI for ESG 1. ADHI for ESG
ADHI telah menetapkan tujuan jangka panjang ADHI has set long-term goals in accordance with
sesuai RJPP 2025-2029, yaitu menjadi ESG the 2025-2029 RJPP, namely to become an ESG
Champion di Indonesia dan masuk jajaran 100 Champion in Indonesia and to be included in the
perusahaan di SEA Fortune. SEA Fortune 100 list of companies.
a. Memprakarsai proyek infrastruktur strategis a. Initiating strategic infrastructure projects in
di sektor ESG melalui skema KPBU Availability the ESG sector through the KPBU Availability
Payment Payment scheme
b. Mengeksplorasi peluang pengembangan bisnis b. Exploring business investment development
investasi melalui akuisisi strategis pemain di opportunities through strategic acquisitions of
sektor target players in the target sector
c. Mengeksplorasi peluang proyek regional yang c. Exploring regional project opportunities backed
didukung jaminan pembayaran (cth. ADB, WB) by payment guarantees (e.g., ADB, WB) through
melalui penguatan KAM KAM strengthening
d. Membudayakan keber lanjutan melalui d. Cultivating sustainability through enhancing
peningkatan kompetensi ESG dan penguatan ESG competencies and strengthening ADHI’s
tata kelola terintegrasi ADHI. integrated governance.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 113
113
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
e. Memperkuat praktik sustainable supply chain e. Strengthening sustainable supply chain
dengan mempertimbangkan dampak sosial, practices by considering social, environmental,
lingkungan, dan ekonomi and economic impacts
f. Adaptasi perubahan iklim melalui efisiensi f. Adapting to climate change through energy
energi dan air serta penurunan carbon footprint and water efficiency, and reducing the carbon
footprint
g. Menerapkan ekonomi sirkular, pemilihan g. Implementing a circular economy, selecting
material ramah lingkungan dan pengelolaan environmentally friendly materials, and
limbah managing waste
2. Integrasi BUMN Karya 2. BUMN Karya Integration
Sejalan dengan visi BP BUMN dan BPI Danantara In line with the vision of BP BUMN and BPI
terkait arah transformasi BUMN Karya ke Danantara regarding the future transformation of
depan, langkah integrasi diposisikan sebagai State-Owned Construction Companies (SOEs),
upaya strategis untuk memperkuat spesialisasi the integration is positioned as a strategic effort to
kompetensi serta mengoptimalkan value creation. strengthen competency specialization and optimize
Mempertimbangkan dinamika terkini dan arahan dari value creation. Considering current dynamics
pemegang saham, fokus integrasi kini ditekankan and shareholder direction, the integration focus
sepenuhnya pada implementasi strategi back to is now fully focused on implementing a back-
core (kembali ke bisnis inti). to-core strategy.
Melalui konsolidasi yang berfokus pada kekuatan Through consolidation focused on core strengths
utama di bidang konstruksi, ADHI berkomitmen in the construction sector, ADHI is committed to
untuk meningkatkan keunggulan operasional enhancing operational excellence and efficiency
(operational excellence) dan efisiensi di seluruh across all business lines. This back-to-core strategy
lini bisnis. Strategi back to core ini diharapkan is expected to solidify the Company’s role in
mampu memantapkan peran Perusahaan dalam strengthening the sustainable national development
memperkuat rantai nilai (value chain) pembangunan value chain, while ensuring long-term growth
nasional yang berkelanjutan, sekaligus memastikan aligned with ESG principles.
pertumbuhan jangka panjang yang selaras dengan
prinsip-prinsip ESG.
3. Rebranding ADHI: ADHI for ESG, creating value 3. ADHI rebranding: ADHI for ESG, creating value and
and sustainability. sustainability.
Brand image ADHI diperkuat dengan fokus pada ADHI’s brand image is strengthened by focusing on
aspek ESG yang sejalan dengan SDGs. Strategi ini ESG initiatives aligned with the SDGs. This strategy
tidak hanya bertujuan untuk memanfaatkan peluang not only aims to take advantage of opportunities
dari kebijakan keuangan berkelanjutan, tetapi juga from sustainable finance policies but also to expand
untuk memperluas pangsa pasar, terutama dalam market share, especially in environmentally friendly
proyek-proyek yang berwawasan lingkungan/ projects. By promoting ADHI’s ESG principles, it is
environmental. Dengan mengedepankan ADHI hoped that a competitive advantage can be built
prinsip-prinsip ESG, diharapkan dapat membangun in the future.
competitive advantage di masa mendatang.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 114
114
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Aspek Pemasaran Marketing Aspects
1. Pertumbuhan portofolio pangsa pasar baru 1. Growth of new market share portfolio
Karakteristik bisnis konstruksi mengandalkan The construction business relies on the continuity
keberlangsungan perolehan kontrak baru, yang of new contracts, which are expected to grow
diharapkan tumbuh setiap tahunnya. Secara historis, every year. Historically, ADHI’s new contracts
perolehan kontrak baru ADHI didominasi pada have been dominated by government infrastructure
pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung and supporting facilities, funded by state/regional
pemerintah, dengan sumber dana APBN/D dan budgets and loans. However, the government has
Loan. Namun demikian, saat ini Pemerintah telah now established priority programs focused on food
menetapkan program prioritas yang berfokus pada and energy security. To fund these priority programs
ketahanan pangan dan ketahanan energi. Untuk and address budget constraints, the government
mendanai program prioritas tersebut serta untuk has revised budget ceilings through efficiency
mengatasi keterbatasan anggaran yang dimiliki, mechanisms outlined in Presidential Instruction
Pemerintah telah melakukan perubahan pagu No. 1 of 2025.
anggaran melalui mekanisme efisiensi yang tertuang
dalam Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025.
2. Selektif menyasar proyek infrastruktur dengan risiko 2. Selectively targeting infrastructure projects with
yang terukur measurable risks
Sebagai salah satu penggerak industri konstruksi As one of the drivers of the construction industry in
di Indonesia, ADHI terus berupaya untuk tetap Indonesia, ADHI continues to strive to maintain and
fokus mempertahankan serta menguatkan posisi strengthen the company’s position in the domestic
perusahaan di dalam negeri. Proses ini dilakukan market. This process is carried out by continuing
dengan tetap menyasar proyek-proyek Pemerintah to target government projects (IKN projects and
(proyek-proyek IKN dan Proyek Strategis nasional/ other national strategic projects/PSN) and by
PSN lainnya) serta menangkap pangsa pasar capturing additional market share in the domestic
lain di dalam negeri. Dalam rentang 2025, ADHI market. In 2025, ADHI increased its market share in
akan memperbesar market share atas peluang BUMN/D and private projects while considering their
proyek BUMN/D dan swasta dengan tetap capabilities and risks. With the risk of a decline in
mempertimbangkan kapabilitas dan risikonya. the domestic market due to budget cuts, ADHI has
Dengan adanya risiko penurunan pasar domestik also begun to expand into regional markets, while
akibat penurunan anggaran, ADHI juga mulai considering potential risks in a measured manner.
melakukan ekspansi ke pasar regional dengan tetap
mempertimbangkan risiko-risiko yang mungkin
terjadi secara terukur.
3. Memaksimalkan keunggulan properti berbasis TOD 3. Maximizing the advantages of TOD-based
Khusus pemasaran properti, dengan telah properties
beroperasinya LRT Jabodebek, menjadi momentum Specifically for property marketing, with the
yang tepat untuk memaksimalkan keunggulan Jabodebek LRT in operation, this is the right
properti berbasis TOD sebagai diferensiasi produk momentum to maximize the advantages of TOD-
properti yang ditawarkan ADHI dibandingkan based properties as a product differentiation offered
properti yang ditawarkan oleh kompetitor. Skema by ADHI compared to competitors’ offerings.
lainnya yang akan dilakukan adalah dengan menjalin Another scheme to be carried out is establishing
partnership untuk memaksimalkan value dari aset partnerships to maximize the value of property
properti dan mengatasi keterbatasan pendanaan assets and overcome current funding constraints.
saat ini.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 115
115
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Aspek Investasi Investment Aspects
1. Differentiation Focus 1. Differentiation Focus
Sektor investasi infrastruktur terutama jalan tol The infrastructure investment sector, especially
diperkirakan masih tumbuh dan menjadi potensi toll roads, is expected to continue growing and
besar untuk digarap, dan menjadi peluang besar presents a significant opportunity for ADHI. ADHI’s
bagi ADHI. Keterbatasan ekuitas ADHI menjadi risiko limited equity poses a risk to its ability to develop
kapabilitas untuk mengembangkan proyek-proyek investment projects that require substantial funding.
investasi yang memerlukan sumber dana yang Therefore, ADHI must be selective in choosing
cukup besar. Oleh sebab itu, ADHI harus selektif investment projects while accounting for potential
memilih proyek investasi yang akan disasar dengan financial risks. Investment projects targeted for
mempertimbangkan risiko pendanaan/keuangan future business development: a) Infrastructure
yang mungkin terjadi. Proyek-proyek investasi yang and toll road projects as construction feeders; b)
menjadi target pengembangan bisnis ke depan: a) Waste and garbage management; and c) Clean
Investasi proyek infrastruktur dan jalan tol sebagai water supply.
feeding konstruksi; b) Pengelolaan limbah dan
sampah; dan c) Penyediaan air bersih.
2. Selektif memilih proyek investasi dengan 2. Selectively choosing investment projects by
mempertimbangkan risiko yang terukur considering measurable risks
Bisnis investasi dalam infrastruktur diperkirakan The infrastructure investment business is expected
akan terus tumbuh dan menyajikan potensi besar to continue growing and offer significant potential
bagi ADHI. Namun, keterbatasan ekuitas ADHI for ADHI. However, ADHI’s limited equity is a
menjadi tantangan dalam mengembangkan proyek challenge in developing investment projects
proyek investasi yang memerlukan sumber dana that require significant funding. Therefore, ADHI
yang cukup besar. Oleh sebab itu, ADHI perlu needs to be selective in choosing investment
selektif dalam memilih proyek investasi yang projects, taking into account potential funding and
akan disasar dengan mempertimbangkan risiko financial risks. ADHI’s future investment business
pendanaan dan keuangan yang mungkin terjadi. development focus may include, but is not limited to,
Fokus pengembangan bisnis investasi ADHI ke infrastructure and toll road projects as construction
depan dapat meliputi sebagai berikut namun tidak feeders, waste and garbage management, and clean
terbatas pada investasi proyek infrastruktur dan water supply.
jalan tol sebagai feeding konstruksi, pengelolaan
limbah dan sampah serta penyediaan air bersih.
3. Divestasi terhadap aset potensial 3. Divestment of potential assets
ADHI akan memulai proses divestasi terhadap ADHI will begin the process of divesting a number
sejumlah aset potensial yang dimiliki. Dengan gain of its potential assets. With the gains achieved, it
yang diperoleh, diharapkan ADHI dapat meningkatkan is hoped that ADHI can increase its equity, thereby
ekuitasnya sehingga mampu meningkatkan leverage enhancing its leverage to develop new investment
untuk dapat mengembangkan proyek investasi baru projects selectively and measurably.
dengan selektif dan terukur.
Aspek Produksi Production Aspects
1. Operating Excellence 1. Operating Excellence
ADHI menghadapi risiko produksi dalam industri ADHI faces production risks in the construction
konstruksi yang meliputi risiko biaya, risiko mutu, industry, including cost, quality, and time risks.
dan risiko waktu. Untuk mengatasi hal ini, ADHI To overcome this, ADHI implements an operating
menerapkan sistem operating excellence untuk excellence system to minimize the possibility and
meminimalkan kemungkinan dan dampak terjadinya impact of construction risks. In support of this
risiko konstruksi. Dalam mendukung strategi ini, strategy, ADHI has developed an ISO-based work
ADHI telah mengembangkan sistem kerja berbasis system that is periodically reviewed and adjusted
ISO yang secara berkala ditinjau dan disesuaikan to the demands of business changes.
dengan tuntutan perubahan bisnis.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 116
116
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
2. Strategi Cost Leadership 2. Cost Leadership Strategy
Untuk mengoptimalkan order book, ADHI berfokus To optimize its order book, ADHI focuses on
pada percepatan produksi dan cost reduction untuk accelerating production and reducing costs,
menekan biaya pokok produksi tanpa mengurangi thereby lowering the cost of goods sold without
kualitas produk yang dihasilkan melalui penerapan compromising product quality, through the
value engineering. application of value engineering.
3. Perubahan pola produksi dari sales oriented menjadi 3. Change in production pattern from sales-oriented
value oriented to value-oriented
Diperlukan perubahan pola produksi dari sales A shift in production patterns from sales-oriented
oriented menjadi value oriented yang lebih to value-oriented is needed, which prioritizes
mengedepankan kepuasan dan kepercayaan consumer satisfaction and trust in ADHI because
konsumen kep ada ADHI karena merasa they feel they are getting added value from the
mendapatkan nilai tambah dari proyek yang projects undertaken. This also mitigates the risk
dikerjakan. Hal ini sekaligus merupakan mitigasi of competition that demands added value for the
atas risiko persaingan yang menuntut nilai tambah products produced, and is not sufficient with just
atas produk yang dihasilkan, dan tidak cukup hanya an increase in business revenue.
dengan peningkatan pendapatan usaha.
4. Supply chain management strategy and 4. Supply chain management strategy and
improvement improvement
SCM memiliki dampak signifikan terhadap SCM has a significant impact on ADHI’s profitability
profitabilitas ADHI melalui efisiensi proses by improving the efficiency of its procurement
pengadaan barang dan jasa. Strategi operasi processes for goods and services. The supply chain
supply chain, yang berkaitan dengan penyusunan operations strategy, which involves formulating
kebijakan dan rencana penggunaan sumber daya policies and plans for the use of company resources,
perusahaan, perlu terintegrasi dengan strategi needs to be integrated with the company’s
bisnis perusahaan. Untuk meningkatkan daya business strategy. To increase competitiveness,
saing, memberikan nilai tambah (value added) provide added value, and enhance competitive
dan meningkatkan competitive advantage, ADHI advantage, ADHI implements appropriate supply
menerapkan strategi pengelolaan supply chain yang chain management strategies and continuous
tepat dan perbaikan berkelanjutan meliputi: improvements, including:
a. Memperoleh strategic partner yang qualified a. Acquiring qualified strategic partners
ADHI fokus pada pemilihan strategic partner ADHI focuses on selecting strategic partners
dengan kualifikasi terbaik untuk memperoleh with the best qualifications to procure goods or
barang atau jasa yang memberikan value services that deliver high value to customers.
added tinggi kepada pelanggan. ADHI terus ADHI continues to improve the ADHI Vendor
memperbaiki Vendor Management System Management System to identify qualified
ADHI untuk mengidentifikasi rekanan/partner partners by categorizing and clustering them
yang qualified dengan mengategorikan dan based on financial health, supply capabilities,
melakukan clustering seperti berdasarkan Quality Safety Management System, and partner
kesehatan keuangan, kemampuan supply, performance.
Quality Safety Management System serta
performance dari rekanan.
b. Procurement & SCM Process Improvement b. Procurement & SCM Process Improvement
Sejalan dengan target yang telah ditetapkan In line with the targets set by the PMO, both
dalam PMO baik internal ADHI maupun BP internally at ADHI and at BP BUMN, ADHI
BUMN, ADHI terus meningkatkan proses continues to improve its Procurement and SCM
Procurement dan SCM. Fokusnya adalah processes. The focus is on creating a system
menciptakan sistem yang lebih agile, inovatif, that is more agile, innovative, effective, efficient,
efektif, efisien dan transparan. Melalui and transparent. Through more optimal supply
pengelolaan supply chain yang lebih optimal, chain management, ADHI aims to reduce BPP
ADHI bertujuan untuk mereduksi biaya pokok and increase company profits.
produksi dan meningkatkan laba perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 117
117
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Aspek Keuangan Financial Aspects
1. Melakukan optimalisasi collection period 1. Optimizing the collection period
ADHI telah membangun branding yang kuat, ADHI has built a strong brand, making it the
menjadikannya perusahaan konstruksi pilihan construction company of choice for a wide range of
dalam menyelesaikan berbagai proyek. ADHI projects. ADHI will optimize the collection period to
akan mengoptimalkan collection period untuk accelerate receipt of payments for completed work,
mempercepat penerimaan pembayaran atas thereby achieving optimal financial performance.
pekerjaan yang telah dilakukan, untuk menciptakan
kinerja keuangan yang efektif dan optimal.
2. Menjaga fundamental keuangan dengan tingkat 2. Maintaining financial fundamentals with optimal
likuiditas dan solvabilitas optimal liquidity and solvency
Ke t a h a n a n f u n d a m e n t a l m e n j a d i k u n c i Fundamental resilience is key to ADHI’s future
keberlangsungan bisnis ADHI ke depan. Kebijakan business continuity. Financial policies will prioritize
keuangan akan mengedepankan optimalisasi struktur optimizing the capital structure (debt-to-equity)
modal (debt to equity) dan ketersediaan modal kerja and ensuring the availability of centralized working
yang tersentralisasi untuk mendukung produktivitas capital to support operational productivity. To
operasi. Dalam menjaga ketahanan fundamental maintain this financial resilience, ADHI will explore
keuangan ini beberapa peluang yang akan didalami opportunities, such as issuing Sharia Bonds,
ADHI, seperti penerbitan instrument keuangan dalam medium-term notes (MTNs), and other instruments,
bentuk Sukuk, medium term notes (MTN), dan/ to enhance the attractiveness of its financial
atau instrumen lainnya yang dapat meningkatkan instruments. In addition, ADHI will utilize its good
attractiveness terhadap instrumen keuangan ADHI. institutional relationships to obtain funding and
Selain itu, ADHI akan memanfaatkan hubungan restructuring approvals (if necessary) for ADHI and
kelembagaan yang baik untuk memperoleh pendaaan its subsidiaries. Furthermore, ADHI will undertake a
maupun persetujuan restrukturisasi (jika diperlukan) range of necessary intercompany corporate actions
bagi ADHI maupun anak usaha. Selain itu, ADHI akan (asset swaps, shareholder loans, asset guarantees,
melakukan sejumlah aksi korporasi intercompany etc.), prioritizing the principles of Good Corporate
yang dibutuhkan (asset swap, shareholder loan, Governance (GCG) and sound risk management.
penjaminan aset, dsb), dengan mengedepankan
prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan
manajemen risiko yang baik.
3. Project financing/loan allocation 3. Project financing/loan allocation
Strategi project financing/loan allocation akan A project financing/loan allocation strategy will
diterapkan, terutama untuk proyek-proyek baru be implemented, especially for new projects that
yang memerlukan pinjaman bank untuk modal kerja. require bank loans for working capital. This is
Hal ini penting untuk pengendalian bunga bank important for controlling banklocalized interest
yang terlokalisir dalam masing-masing proyek dan rates thatwithinh project and facifor litating bank
mempermudah pengendalian biaya bank. cost control.
4. Optimalisasi Aset-aset Non-Produktif 4. Optimization of Non-Productive Assets
ADHI akan memaksimalkan seluruh aset yang ADHI will maximize all assets owned, both in the
dimiliki, baik dalam entitas induk maupun anak parent entity and subsidiaries, to obtain added
perusahaan, ADHI untuk mendapatkan nilai tambah value through utilization as supporting assets in
melalui utilisasi sebagai aset supporting dalam the construction process and monetization through
proses konstruksi dan monetisasi melalui recurring recurring business. If they cannot be utilized, then
business. Apabila tidak dapat terutilisasi, maka akan several non-productive assets will be disposed of.
dilakukan terhadap sejumlah aset yang bersifat
non-produktif.
5. Optimalisasi anggaran biaya usaha tahun 2025 5. Optimization of the 2025 business cost budget
Dengan adanya risiko tingkat produksi pada tahun Given the risk of production levels in 2025, ADHI
2025, ADHI akan melakukan optimalisasi biaya optimized operating costs to maintain profitability.
usaha untuk menjaga profitabilitas. Optimalisasi This budget optimization will be carried out by
anggaran ini dilakukan dengan memberlakukan implementing policy adjustments, optimizing
penyesuaian kebijakan, optimalisasi proses business processes, and implementing solutions
bisnis, serta memanfaatkan implementasi yang that create budget management mechanisms that
menciptakan mekanisme pengelolaan anggaran prioritize budget discipline.
yang mengedepankan prinsip budget discipline.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 118
118
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Aspek Sumber Daya Manusia Human Resources Aspect
1. Business process improvement 1. Business process improvement
ADHI melakukan business process improvement ADHI is improving business processes by
melalui perubahan struktur organisasi Unit Kerja restructuring Work Units and Projects. The goal is
dan Proyek. Tujuannya adalah memastikan alur to ensure a more structured flow of coordination
koordinasi dan tanggung jawab yang lebih and responsibility in accordance with business
terstruktur sesuai proses bisnis, sekaligus untuk processes, while reducing project overhead
menekan overhead proyek dan biaya usaha kantor. and office operating costs. To improve control
Untuk meningkatkan fungsi pengendalian dan and operational support functions, an Operating
penunjang operasi, diperlukan organ Operating Support unit is needed at the Head Office, as an
Support di Kantor Pusat sebagai kepanjangan extension of the Director of Operations, to oversee
tangan Direktur Operasi dalam mengendalikan dan the production process.
mengawasi proses produksi.
2. Talent development 2. Talent development
Pengembangan talenta di ADHI dikelompokkan Talent development at ADHI is grouped into two
menjadi dua kategori berdasarkan kompetensi categories based on individual competencies,
individu yaitu pengembangan mandatory dan namely mandatory development and specific/
pengembangan spesifik/fungsional. Pengembangan functional development. Mandatory development
mandatory diberikan kepada semua jabatan dan is provided to all positions and levels, while specific/
jenjang, sementara pengembangan spesifik/ functional development is tailored to each position's
fungsional disesuaikan dengan bidang dan field and function and to each employee's expertise.
fungsi jabatan/pekerjaan serta keahlian masing- This program is developed through an Individual
masing karyawan. Program ini disusun melalui Development Plan created by employees together
Individual Development Plan yang disusun oleh with their supervisors as mentors, reflecting the
pegawai bersama dengan atasan sebagai mentor, concept of "leaders create leaders."
mencerminkan konsep “leader create leaders”.
3. Penguatan kapabilitas dan kapasitas para Insan 3. Strengthening the capabilities and capacity of ADHI
ADHI personnel
ADHI memiliki SDM dengan demografi umur dan ADHI has human resources with an ideal age
strata pendidikan yang cukup ideal untuk menunjang demographic and educational background to
Bisnisnya ke masa depan. Namun, produktivitas support its business in the future. However, ADHI's
ADHI relatif masih rendah dibandingkan para productivity is still relatively low compared to its
kompetitor. Untuk mengatasi risiko rendahnya competitors. To mitigate the risk of low human
produktivitas SDM, ADHI akan meningkatkan resource productivity, ADHI will improve employee
kualitas karyawannya melalui program sertifikasi quality through skill certification programs and other
keahlian dan pelatihan lain yang relevan dengan training aligned with the company's business needs.
kebutuhan bisnis perusahaan.
Aspek Legal dan Compliance Legal and Compliance Aspects
1. Business process improvement di bidang legal 1. Business process improvement in the legal field
Berkaitan dengan risiko legal, diperlukan mitigasi Regarding legal risks, mitigation is required through
dengan business process improvement di bidang business process improvement in the legal field,
legal, hasil dari pengembangan melalui Sub PMO achieved through development under the Sub PMO
Claim and Change Management, salah satunya Claim and Change Management, one of which is a
adalah key capabilities di contract review function. key capability in the contract review function. The
Peningkatan kapabilitas pada bidang kepatuhan improvement of capabilities in the field of legal
hukum dan perundang-undangan ini, akan ditunjang compliance and legislation will be supported by a
dengan serangkaian program pelatihan insan ADHI series of training programs for ADHI employees in
di bidang legal, serta perbaikan SOP sesuai dengan the legal field, as well as improvements to SOPs
ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku in accordance with applicable regulations and
untuk memastikan keseluruhan proses dilakukan legislation, to ensure that the entire process is
secara prudent memenuhi ketentuan peraturan carried out prudently in compliance with applicable
dan perundang-undangan yang berlaku. Selain regulations and legislation. Additionally, regarding
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 119
119
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
itu, berkaitan dengan aset-aset tanah dan/atau land and/or building assets that do not yet meet
bangunan yang belum memenuhi aspek legal dari legal requirements for ownership, ADHI aims to
sisi kepemilikan, ADHI menargetkan menyelesaikan complete the certification of some of these assets
sebagian sertifikasi aset pada tahun 2025. by 2025.
2. Meningkatkan kepatuhan/compliance 2. Improving compliance
ADHI berkomitmen untuk menerapkan GCG yang ADHI is committed to implementing good GCG
baik sesuai dengan PER-02 /MBU/03/2023 tentang in accordance with PER-02/MBU/03/2023 on
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi the Guidelines for Corporate Governance and
Signifikan BUMN. Peraturan ini menekankan Significant Corporate Activities of SOEs. This
kewajiban BUMN untuk menerapkan GCG secara regulation emphasizes the obligation of SOEs
konsisten dan menjadikannya landasan operasional. to consistently implement GCG and make it the
Tujuannya adalah meningkatkan keberhasilan basis for their operations. The goal is to improve
usaha dan akuntabilitas perusahaan, sehingga business performance and corporate accountability,
dapat mewujudkan nilai pemegang saham dalam thereby creating long-term shareholder value. In its
jangka panjang. Dalam implementasinya, ADHI implementation, ADHI continues to pay attention to
tetap memperhatikan kepentingan stakeholders the interests of other stakeholders, applicable laws
lainnya, serta berlandaskan pada peraturan and regulations, and business ethics.
perundangundangan dan nilai-nilai etika (business
ethics) yang berlaku.
3. Penyesuaian kepemilikan saham atas pendirian 3. Adjustment of share ownership upon the
Danantara establishment of Danantara
Seiring dengan pengesahan Undang-undang In line with the enactment of Law No. 1 of 2025 on
No. 1 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas the Third Amendment to Law No. 19 of 2003 on
Undang-undang No. 19 Tahun 2003 Tentang State-Owned Enterprises, and the establishment
Badan Usaha Milik Negara, dan pendirian of Danantara and the transfer of several shares
Danatara dan pengalihan sejumlah kepemilikan to Danantara, ADHI will make the necessary
saham kepada Danantara, ADHI akan melakukan adjustments to support the achievement of
penyesuaianpenyesuaian yang dibutuhkan guna Danantara's establishment objectives. These
mendukung tercapainya tujuan pendirian Danantara adjustments include, but are not limited to, matters
tersebut. Serangkaian penyesuaian tersebut determined at this time, as well as those that will be
mencakup namun tidak terbatas ada hal-hal determined later, given that portfolio optimization
yang telah ditetapkan saat ini, maupun yang akan is still under discussion at the initial stage of
ditetapkan kemudian mengingat optimasi portofolio Danantara's establishment.
masih dalam tahap pembahasan di awal pendirian
Danantara saat ini.
Aspek Sistem Teknologi dan Informasi Information Technology and Systems Aspects
1. Penguatan Sistem Pengendalian Kinerja dan 1. Strengthening Performance Control and Risk
Manajemen Risiko Management Systems
ADHI akan menyelaraskan sistem pengendalian ADHI will align its performance control and risk
kinerja dan manajemen risiko dengan Permen management systems with the Minister of SOE
BUMN, khususnya PER-2/MBU/03/2023 tentang Regulation, specifically PER-2/MBU/03/2023 on
Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Guidelines for Corporate Governance and Significant
Signifikan BUMN. Dalam prosesnya, perusahaan Corporate Activities of SOEs. In the process, the
akan mempertimbangkan dinamika perubahan Company will consider the dynamics of internal
faktor internal dan eksternal di lingkungan industri. and external factors in the industry.
2. Sistem pengendalian internal (Internal Control) 2. Internal Control System
Penerapan tata kelola perusahaan yang baik The implementation of good corporate governance
merupakan kewajiban ADHI untuk meningkatkan dan is ADHI's obligation to improve and develop
mengembangkan pengelolaan perusahaan menuju company management in accordance with
praktik-praktik bisnis terbaik sesuai dengan standar established standards and best business practices.
yang ditetapkan. Dengan komitmen dan kepatuhan With the commitment and compliance of all
seluruh stakeholder, manajemen, serta seluruh insan stakeholders, management, and ADHI personnel,
ADHI, diharapkan dapat menjamin pertumbuhan it is hoped that sustainable, long-term growth can be
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 120
120
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
jangka panjang yang berkesinambungan dan ensured and that the trust of shareholders and other
meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan stakeholders can be increased. To ensure effective
pemangku kepentingan lainnya. Untuk memastikan implementation, SPI will periodically conduct
pelaksanaan yang efektif, pengawasan internal internal supervision. SPI will be strengthened by
akan dilakukan secara periodik oleh SPI. SPI akan the addition of Technical Auditors and Financial
diperkuat dengan penambahan Auditor Teknik dan Auditors, as well as the certification of Auditors.
Auditor Keuangan, serta sertifikasi para Auditor.
3. Implementasi ERP dengan aplikasi SAP 3. Implementation of ERP with SAP apps
ADHI akan memanfaatkan kemajuan TI ADHI ADHI will leverage its IT advancements to enable
untuk proses yang lebih efektif dan efisien. more effective, efficient processes. The SAP
Implementasi SAP akan diintegrasikan dengan implementation will be integrated with the Vendor
Vendor Management System dan Procurement Management System and Procurement Monitoring
Monitoring System, memungkinkan ADHI untuk System, enabling ADHI to implement Strategic
menerapkan Strategic Sourcing secara korporasi. Sourcing on a corporate level.
Aspek Health, Safety and Environment Health, Safety, and Environment Aspects
1. Quality Excellence 1. Quality Excellence
Untuk menghadapi risiko kegagalan proses dan To address the risk of process and product failure
produk dalam industri konstruksi yaitu salah in the construction industry, one of which is quality
satunya ketidaksesuaian mutu yang terjadi, ADHI non-conformity, ADHI is committed to implementing
berkomitmen untuk mengimplementasikan Quality Quality Excellence through several programs,
Excellence melalui beberapa program seperti such as developing quality standards related to
menyusun standarisasi mutu terkait proses dan processes and product results, improving the
hasil produk, peningkatan budaya mutu, Gugus quality culture, Quality Control Groups (GKM) in all
Kendali Mutu (GKM) pada seluruh proyek, dan projects, and Quality Lessons Learned. In addition,
Quality Lesson Learned. Selain itu, ADHI juga ADHI conducts internal assessments and external
melakukan internal assesment dan surveillance surveillance audits to assess the consistency of
Audit Eksternal untuk megukur sejauh mana implementation of the Quality Management System
konsistensi tingkat penerapan Sistem Manajemen and quality excellence.
Mutu dan quality excellence.
2. Zero Fatality Accident 2. Zero Fatality Accident
Kecelakaan konstruksi, ketidaksesuaian mutu, Construction accidents, quality noncompliance,
penyakit akibat kerja, dan pencemaran lingkungan occupational diseases, and environmental pollution
yang masih terjadi di beberapa proyek yang still occur in several ADHI projects currently
sedang dikerjakan ADHI. Kasus terkait QHSE underway. QHSE-related cases do not discriminate
tidak memandang proyek yang memiliki risiko between projects with high or low work risks. To
pekerjaan tinggi atau rendah. Adapun untuk mitigasi mitigate these risks, ADHI must continue to be
risiko tersebut, ADHI harus terus berkomitmen committed to tightening the implementation of
memperketat implementasi prosedur dan petunjuk procedures and work instructions in projects,
kerja di proyek serta memperketat pengawasan di strengthening supervision, and improving the
proyek, peningkatan budaya K3. Hal ini diharapkan OHS culture. This is expected to reduce the risk
akan mengurangi risiko kecelakaan konstruksi, of construction accidents, quality noncompliance,
ketidaksesuaian mutu, penyakit akibat kerja dan occupational diseases, and environmental pollution.
pencemaran lingkungan. Selain Keselamatan kerja, In addition to occupational safety, ADHI cares
ADHI juga peduli akan kesehatan pekerjanya yaitu about its employees' health, particularly regarding
terkait penyakit akibat kerja. ADHI berkomitmen occupational diseases. ADHI is committed to
meningkatkan program Preventif, Promotif, Kuratif, improving its preventive, promotive, curative, and
dan Rehabilitatif melalui dukungan Pelayanan Unit rehabilitative programs through the support of the
Kesehatan Kerja (UKK). Occupational Health Unit (UKK).
3. Program penyelarasan proses konstruksi yang 3. Construction process alignment program oriented
berorientasi pada ESG. towards ESG.
Dalam upaya mendukung tercapainya NZE 2050, In an effort to support the achievement of NZE 2050,
ADHI akan menerapkan serangkaian program untuk ADHI will implement a series of programs to reduce
mengurangi emisi karbon dan limbah konstruksi. carbon emissions and construction waste. These
Inisiatif ini mencakup penyusunan roadmap initiatives include preparing ADHI's decarbonization
dekarbonisasi ADHI, pengoptimalan nilai ekonomi roadmap, optimizing carbon economic value, and
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 121
121
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
karbon, dan monetisasi operasi bisnis ramah monetizing environmentally friendly business
lingkungan untuk meningkatkan nilai tambah dalam operations to increase added value along the value
value chain, dan program lainnya. chain, among other programs.
Kinerja Ekonomi ADHI Tahun 2025 ADHI’s Economic Performance in 2025
ADHI meyakini bahwa keberhasilan implementasi ADHI believes that the successful implementation
inisiatif dan kebijakan strategis serta pencapaian target of strategic initiatives and policies, as well as the
RKAP 2025 sangat bergantung pada dukungan sinergis achievement of the 2025 RKAP targets, depend heavily
dari seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, on the synergistic support of all stakeholders. Therefore,
Perusahaan secara intensif menyosialisasikan arah the Company is intensively disseminating its strategic
kebijakan strategis guna memastikan keselarasan policy direction to ensure optimal understanding and
pemahaman dan partisipasi yang optimal di seluruh lini. participation across all lines.
Bagi pemangku kepentingan internal, sosialisasi For internal stakeholders, dissemination is carried out
dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi, termasuk through various communication channels, including
rapat manajemen terjadwal maupun pertemuan scheduled management meetings and incidental
insidental. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai meetings. These activities not only serve as a
sarana penyampaian strategi, tetapi juga menjadi means of communicating strategy, but also as a vital
instrumen vital dalam memperkuat budaya keberlanjutan instrument in strengthening a culture of sustainability
di lingkungan ADHI. Sementara itu, komunikasi dengan within ADHI. Meanwhile, communication with external
pemangku kepentingan eksternal seperti pemerintah, stakeholders, such as the government, regulators,
regulator, kreditur, dan pemasok dijalankan melalui creditors, and suppliers, is conducted through strategic
forum-forum strategis seperti investor gathering, forums, including investor gatherings, corporate
pembaruan informasi korporasi, serta pelaksanaan information updates, and annual public exposés to
public expose tahunan sebagai bentuk transparansi. foster transparency.
Selaras dengan upaya sosialisasi tersebut, In line with these outreach efforts, ADHI's management
manajemen dan seluruh insan ADHI secara konsisten and entire workforce consistently implement
mengimplementasikan kebijakan strategis di sepanjang strategic policies throughout the reporting year. This
tahun pelaporan. Proses pelaksanaan ini dipantau dan implementation process is monitored and evaluated
dievaluasi secara berkala untuk mengidentifikasi serta periodically to identify and mitigate any deviations or
memitigasi setiap deviasi maupun kendala operasional operational obstacles that arise in the field. Through
yang muncul di lapangan. Melalui komitmen dan disiplin commitment and high execution discipline, ADHI
eksekusi yang tinggi, ADHI berhasil mencatatkan kinerja succeeded in recording optimal performance in 2025
optimal pada tahun 2025 dan merealisasikan target and realizing the following RKAP targets: [OJK F.2]
RKAP sebagai berikut: [OJK F.2]
Target dan Realisasi Tahun 2023-2025
Targets and Realizations in 2023-2025
2025 2024 2023
Uraian Satuan
No. Realisasi Realisasi Realisasi
Description Unit Target Target Target
Realization Realization Realization
1 Pendapatan Rp miliar 12.700 9.666 16.996 13.352 18.876 20.073
Operasional Rp billion
Operating
Revenue
2 Laba kotor Rp miliar 1.765 179 1.824 1.628 2.065 2.323
Gross profit Rp billion
3 Laba bersih Rp miliar 40 (5.681) 100 281 215 290
Net profit Rp billion
4 Beban pokok Rp miliar (10.936) (8.617) (15.172) (11.724) (16.811) (17.750)
pendapatan Rp billion
Cost of revenues
5 ROE Persen 0,42% (62,99)% 1,20% 2,99% 1,27% 3,3%
Percentage
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 122
122
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Berdasarkan tabel di atas, secara umum, pencapaian Based on the table above, in general, the Company’s
pendapatan dan laba bersih perusahaan lebih tinggi/ revenue and net profit achievements are higher/lower
rendah dibandingkan dengan target yang ditetapkan than the targets set in the 2025 RKAP. This was partly
dalam RKAP Tahun 2025. Hal itu salahsatunya due to the recording of fixed asset impairments and
disebabkan oleh pencatatan impairment aset tetap accounts receivable impairment losses. A complete
dan ckpn piutang. Uraian selengkapnya tentang description of economic performance is presented in
kinerja ekonomi disampaikan dalam Bab Analisa dan the Management Analysis and Discussion section of
Pembahasan Manajemen Laporan Tahunan Perseroan the Company’s 2025 Annual Report on page 176-275.
Tahun 2025 halaman 176-275.
Distribusi Nilai Ekonomi Economic Value Distribution
Berdasarkan pencapaian ekonomi tahun 2025, distribusi Based on the economic achievements in 2025, the
nilai ekonomi ADHI yang mencakup nilai ekonomi distribution of ADHI’s economic value, which includes
langsung yang dihasilkan, didistribusikan, dan ditahan, the direct economic value generated, distributed,
dapat dipetakan secara akurat. Nilai ekonomi langsung and retained, can be accurately mapped. The direct
yang dihasilkan merepresentasikan total pendapatan economic value generated represents the total revenue
dari seluruh aktivitas operasional Perseroan. Sementara from all of the Company’s operational activities.
itu, nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan Meanwhile, distributed economic value is a tangible
wujud kontribusi nyata Perseroan dalam mendorong manifestation of the Company’s contribution to driving
pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan pemangku economic growth and stakeholder welfare, which
kepentingan, yang meliputi pembayaran gaji karyawan, includes employee salary payments, taxes to the state,
pajak kepada negara, dividen kepada pemegang saham, dividends to shareholders, payments to suppliers,
pembayaran kepada pemasok, serta penyaluran dana and the distribution of Social and Environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Adapun Responsibility (TJSL). The retained economic value is
nilai ekonomi yang ditahan merupakan selisih antara the difference between the economic value generated
nilai ekonomi yang dihasilkan dan didistribusikan, yang and distributed, which is reallocated to strengthen the
dialokasikan kembali untuk penguatan struktur modal capital structure and develop sustainable businesses.
serta pengembangan usaha berkelanjutan. [GRI 201-1] [GRI 201-1]
Tabel Distribusi Nilai Ekonomi Tahun 2023-2025 (Rp Juta)
Table of Economic Value Distribution for 2023-2025 (Rp Million)
Indikator
2025 2024 2023
Indicator
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Economic Value Generated
Pendapatan 9.666.050 13.351.717 20.072.993
Revenue
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Economic Value Distributed
Beban Pokok Pendapatan 8.616.501 11.723.660 17.750.066
Cost of Revenue
Beban Pegawai 622.641 610.274 591.402
Employee Expense
Pembayaran Dividen kepada Pemegang Saham 0 0 0
Divident Payment to Shareholders
Beban Pajak Penghasilan 235.120 305.829 520.921
Income Tax Expense
Pengeluaran untuk Masyarakat 2.240 2.196 2.206
Community Expenditures
Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan 9.476.502 12.641.959 18.864.595
Total Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi yang Ditahan 189.548 709.758 1.208.398
Economic Value Retained
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 123
123
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Proyek/Investasi yang Sejalan dengan Projects/Investments Aligned with
Kegiatan Berkelanjutan [OJK F.3] Sustainable Activities [OJK F.3]
Sebagai perusahaan publik, ADHI memiliki kewajiban As a public company, ADHI is obligated to implement
untuk mengimplementasikan POJK No. 51/POJK.03/2017 POJK No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Issuers, and Public Companies or Sustainable Finance
Publik atau POJK Keuangan Berkelanjutan. Regulasi ini POJK. This regulation mandates that every issuer and
mengamanatkan setiap emiten dan perusahaan publik public company organize financing programs and
untuk menyelenggarakan program pembiayaan maupun investments in instruments or projects that align with the
investasi pada instrumen atau proyek yang selaras principles of sustainable activities. In accordance with
dengan prinsip kegiatan berkelanjutan. Sejalan dengan these provisions, the criteria for sustainable financing
ketentuan tersebut, kriteria program pembiayaan, programs, investments, or projects adopted by the
investasi, atau proyek berkelanjutan yang diadopsi Company are as follows:
oleh Perseroan adalah sebagai berikut:
1. mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas 1. prioritizing efforts to efficiently and effectively use
penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan; natural resources sustainably;
2. mencegah/membatasi/mengurangi/memperbaiki 2. p r eve n t i n g / l i m i t i n g / r e d u c i n g / r e m e d y i n g
kerusakan lingkungan hidup, peningkatan polusi, environmental damage, increased pollution, waste,
limbah, kerusakan ekosistem, dan ketidakadilan/ ecosystem damage, and social injustice/inequality;
kesenjangan sosial; atau or
3. memberikan solusi bagi masyarakat yang 3. providing solutions for communities facing the
menghadapi dampak perubahan iklim. impacts of climate change.
Selaras dengan bidang usaha jasa konstruksi, ADHI In line with the construction services business, ADHI
mengimplementasikan POJK Keuangan Berkelanjutan implements Sustainable Finance POJK by allocating
melalui pengalokasian pembiayaan dan investasi pada financing and investing in various projects that meet
berbagai proyek yang memenuhi prinsip kegiatan the principles of sustainable activities. The details of
berkelanjutan. Adapun rincian proyek tersebut adalah these projects are as follows: [GRI G4: CRE8]
sebagai berikut: [GRI G4: CRE8]
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pembiayaan Investasi Ramah Lingkungan Tahun 2023-2025 (Nilai
Investasi) (Rp Juta)
Comparison Table of Targets and Realization of Environmentally Friendly Investment Financing for 2023-2025
(Investment Value) (Rp Million)
2025 2024 2023
Uraian
Description Realisasi Realisasi Realisasi
Target Target Target
Realization Realization Realization
Dumai Tirta Persada 1.020 0 13.416 1.964 2.611 59.639
Karian Water Service 45.666 0 36.469 0 38.349 0
Rehabilitasi Mangrove 3.111 2.801 3.074 840 0 0
Mangrove Rehabilitation
*nilai investasi
*investment value
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 124
124
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pendapatan Investasi Ramah Lingkungan Tahun 2023-2025 (Nilai
Pendapatan) (Juta Rupiah)
Comparison Table of Targets and Realization of Environmentally Friendly Investment Financing for 2023-2025
(Revenue Value) (Rp Million)
2025 2024 2023
Uraian
Description Realisasi Realisasi Realisasi
Target Target Target
Realization Realization Realization
Dumai Tirta Persada 68.738 84.577 206.103 75.239 70.579 68.982
Kawasan Industri/ FPLT 15.582 45.711 20.002 24.073 16.979 17.091
Medan
Medan Industrial Area/FPLT
*nilai pendapatan
*revenue value
Implikasi Finansial Serta Risiko dan Financial Implications, Other Risks, and
Peluang Lain Akibat dari Perubahan Iklim Opportunities Resulting from Climate
Change
Saat ini, masyarakat global tengah dihadapkan pada Currently, the global community faces complex issues
berbagai persoalan kompleks yang menuntut sinergi that require international cooperation to address
antarnegara untuk menanganinya secara efektif. Salah effectively. One of the most crucial issues is climate
satu isu paling krusial adalah perubahan iklim dan change and global warming, whose effects are
pemanasan global, yang dampaknya kian terasa nyata increasingly felt worldwide. This phenomenon triggers
di berbagai belahan dunia. Fenomena tersebut memicu extreme weather events, rising average temperatures,
kejadian cuaca ekstrem, kenaikan suhu rata-rata, curah unpredictable rainfall patterns, and prolonged droughts,
hujan tinggi dengan pola yang sulit diprediksi, hingga which can cause crop failures and other consequences.
musim kemarau berkepanjangan yang berpotensi Not only does it disrupt the environmental balance,
menyebabkan gagal panen serta konsekuensi lanjutan but the climate crisis also has serious implications for
lainnya. Tidak hanya mengganggu keseimbangan human survival and the preservation of ecosystems.
lingkungan, krisis iklim juga membawa implikasi serius [GRI 3-3]
bagi keberlangsungan hidup manusia dan kelestarian
ekosistem secara menyeluruh. [GRI 3-3]
Melihat luas dan besarnya dampak tersebut, ADHI Given the extent and magnitude of these impacts,
menyadari urgensi penerapan pengelolaan risiko ADHI recognizes the urgency of implementing robust
yang memadai guna memitigasi berbagai potensi risk management to mitigate potential negative
dampak negatif. Oleh karena itu, ADHI berkomitmen consequences. Therefore, ADHI is committed to
memastikan praktik Manajemen Risiko berjalan secara ensuring that Risk Management practices are carried
efektif melalui penyediaan kebijakan yang memadai, out effectively through the provision of adequate
penetapan toleransi risiko, serta batasan risiko yang policies, the establishment of risk tolerance and risk
ditinjau secara berkala dan memperoleh persetujuan limits, and their periodic review and approval by the
Direksi serta Dewan Komisaris. Komitmen ini diwujudkan Board of Directors and the Board of Commissioners.
melalui penerapan Tata Kelola Manajemen Risiko yang This commitment is realized through the implementation
mengatur ketentuan umum, arsitektur, mekanisme of Risk Management Governance, which regulates
implementasi, peran dan tanggung jawab organ risiko, general provisions, architecture, implementation
proses pengelolaan, hingga integrasinya dengan proses mechanisms, the roles and responsibilities of risk
bisnis lainnya. organs, management processes, and their integration
with other business processes.
Dalam operasional usahanya, ADHI menerapkan In its business operations, ADHI implements structured,
pengelolaan risiko secara terstruktur, sistematis, systematic, and integrated risk management to
dan terintegrasi untuk meningkatkan keyakinan atas increase confidence in achieving the Company's
tercapainya tujuan strategis Perseroan, baik yang strategic objectives, as outlined in the Company's
tertuang dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan Long-Term Plan (RJPP) and the Company's Work
(RJPP) maupun Rencana Kerja dan Anggaran Plan and Budget (RKAP). The process of identifying,
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 125
125
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Perusahaan (RKAP). Proses identifikasi, pengukuran, measuring, monitoring, and controlling risks is carried
pemantauan, serta pengendalian risiko dilakukan secara out continuously for all significant risks that could affect
berkesinambungan terhadap seluruh risiko signifikan business processes, with support from an integrated
yang berpotensi memengaruhi proses bisnis, dengan Risk Management information system. This approach
dukungan sistem informasi Manajemen Risiko yang is implemented in accordance with the principles of
terintegrasi. Pendekatan ini dijalankan berdasarkan prudence and high vigilance in all operational activities.
prinsip kehati-hatian dan kewaspadaan tinggi dalam This step aims to optimize shareholder value while
setiap aktivitas operasional. Langkah tersebut maintaining profitability and sustainable business
bertujuan untuk mengoptimalkan penciptaan nilai growth. ADHI's Risk Management System itself has been
bagi pemegang saham sekaligus menjaga profitabilitas referring to the principles, framework, and processes
serta pertumbuhan usaha yang berkelanjutan. Sistem as stipulated in ISO 31000:2018.
Manajemen Risiko ADHI sendiri telah mengacu pada
prinsip, kerangka kerja, dan proses sebagaimana diatur
dalam ISO 31000:2018.
Sebagai elemen penting dalam implementasi Manajemen As an important element in the implementation of
Risiko, ADHI juga menempatkan sistem pengendalian Risk Management, ADHI also places an effective
internal yang efektif sebagai fondasi utama tata kelola. internal control system at the core of its governance.
Manajemen memastikan bahwa pengendalian internal Management ensures that internal controls are applied
diterapkan secara konsisten di seluruh lini dan unit consistently across all lines and business units. Every
bisnis. Setiap kebijakan Manajemen Risiko yang disusun Risk Management policy formulated in line with ADHI's
selaras dengan visi, misi, sasaran, serta karakteristik vision, mission, objectives, and business characteristics
usaha ADHI telah diformalkan dan didokumentasikan has been formalized and clearly documented, including
dengan jelas, termasuk memuat tujuan serta komitmen the objectives and commitments for its implementation.
dalam pelaksanaannya.
Pada tahun pelapoporan, terdapat 9 (sembilan) risiko In the reporting year, there were nine risks managed
yang dikelola oleh ADHI yaitu : by ADHI, namely:
1. Risiko Strategis adalah risiko yang disebabkan oleh 1. Strategic Risk is a risk arising from uncertainty in
ketidakpastian kondisi ADHI dalam ketidaktepatan ADHI's condition due to inaccuracies in strategic
arahan kebijakan strategis yang dapat memberikan policy direction, which can have a material impact
dampak yang material terhadap posisi ADHI dalam on ADHI's position in the industry in which ADHI
industri di mana ADHI beroperasi. operates.
2. Risiko Pemasaran dibedakan berdasarkan lini 2. Marketing Risk is differentiated by business line.
bisnisnya. Risiko Pemasaran dalam lini bisnis Marketing Risk in the Engineering & Construction
Engineering & Construction adalah risiko business line is the risk of not achieving contract-
ketidaktercapaian target perolehan kontrak acquisition targets as planned, from tender planning
sesuai dengan yang direncanakan mulai dari to implementation. Marketing Risk in the property
perencanaan tender sampai pada pelaksanaannya. & manufacturing business line is the risk of
Risiko Pemasaran dalam lini bisnis property & conducting activities to promote a product/service
manufacturing adalah risiko pelaksanaan kegiatan and of gathering new market information to achieve
mempromosikan suatu produk/layanan serta targeted KPIs.
pencarian info pasar baru yang menjadi target
dalam pencapaian KPI
3. Risiko Investasi adalah risiko yang dihadapi oleh 3. Investment Risk is the risk faced by an entity
entitas mulai dari perencanaan sampai pada from the planning through implementation of an
pelaksanaan proyek investasi yang mencakup investment project, including the risk of selecting
risiko pemilihan dan keputusan proyek investasi and deciding on investment projects and assessing
dan kelayakan investasi (return, payback period, investment feasibility (return, payback period, and
dan strategi bisnisnya). business strategy).
4. Risiko Produksi adalah risiko terkait dengan 4. Production Risk is the risk related to costs, quality,
biaya, mutu, dan waktu yang menyebabkan tidak and timing that prevents revenue targets from being
tercapainya target revenue sesuai dengan rencana achieved according to the established plan.
yang telah ditetapkan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 126
126
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
5. Risiko Keuangan adalah risiko yang disebabkan oleh 5. Financial Risk is risk arising from funding structure
struktur dan akses pendanaan, terkait perpajakan, and access, including taxation, budgeting,
anggaran, akuntansi, piutang, pengelolaan modal accounting, accounts receivable, working capital,
kerja dan arus kas serta Risiko integritas atas and cash flow management, as well as integrity risk
penyusunan dan laporan keuangan, termasuk in financial statement preparation and reporting,
pergerakan tingkat bunga referensi dan pergerakan including movements in reference interest rates
nilai tukar rupiah. and rupiah exchange rates.
6. Risiko Sumber Daya Manusia (SDM) adalah Risiko 6. Human Resource Risk is risk related to human
yang berkaitan dengan Sumber Daya Manusia terkait resources, including recruitment, productivity,
dengan rekrutmen, produktivitas, kompetensi, competence, compensation and benefits, industrial
kompensasi dan benefit, industrial relationship, relations, and appropriate placement.
serta ketepatan penempatannya
7. Risiko Hukum, Reputasi dan Kepatuhan adalah 7. Legal, Reputation, and Compliance Risk is risk
risiko yang disebabkan oleh tindakan dan/atau caused by legal actions and/or lawsuits, fraud in
tuntutan hukum, kecurangan dalam konteks korupsi, the context of corruption, collusion, and nepotism,
kolusi, dan nepotisme, perburukkan reputasi damage to reputation, and non-compliance with
dan ketidakpatuhan pada peraturan perundang- applicable laws and regulations that may affect
undangan yang berlaku yang dapat berpengaruh reputation and performance.
terhadap reputasi dan kinerja.
8. Risiko Sistem & Teknologi Informasi adalah risiko 8. Information Technology & System Risk is risk
yang disebabkan oleh kegagalan perangkat lunak, caused by software, hardware, network, or other
perangkat keras, jaringan, atau sistem teknologi information technology system failures resulting
informasi lainnya yang diakibatkan oleh serangan from cyber attacks, data loss, privacy violations,
siber (cyber attacks), kehilangan data, pelanggaran malicious data manipulation, and/or data access
privasi, manipulasi data berbahaya, dan/atau management.
pengelolaan akses data.
9. Risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), 9. Occup ational He al th and Safet y (OHS),
Lingkungan, dan Sosial adalah risiko terhadap Environmental, and Social Risks are potential losses
potensi kerugian yang disebabkan oleh proses arising from internal processes, system failures,
internal, kegagalan sistem, kecelakaan dalam occupational health and safety accidents, human
kesehatan keselamatan kerja, kesalahan manusia, error, or external events that affect daily business
atau kejadian eksternal yang mempengaruhi operasi operations. Environmental and social risks are
bisnis sehari-hari. Risiko terkait lingkungan dan potential exposures caused by physical climate
sosial yaitu potensi eksposur yang disebabkan oleh change events and/or transition risks related to
peristiwa perubahan iklim fisik, dan/atau Risiko environmental policy changes, poor relations with
transisi terkait perubahan kebijakan lingkungan, the surrounding community, and social engagement.
Risiko terkait hubungan yang tidak baik dengan
komunitas/masyarakat sekitar dan social
engagement.
ADHI menetapkan kebijakan Manajemen Risiko melalui ADHI establishes a Risk Management policy through a
Surat Keputusan Direksi sebagai landasan formal dalam Board of Directors Decree, serving as the Company's
pengelolaan risiko Perseroan. Kebijakan ini mengatur formal basis for risk management. This policy governs
penerapan Manajemen Risiko dengan mengacu pada the implementation of Risk Management in accordance
standar SNI ISO 31000 serta Peraturan Menteri Badan with the SNI ISO 31000 standard and the Minister
Usaha Milik Negara Nomor PER-2/MBU/03/2023. of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-2/
Beberapa pokok pengaturan yang tercantum dalam MBU/03/2023. Several key provisions contained in the
kebijakan Manajemen Risiko adalah sebagai berikut: Risk Management policy are as follows:
1. ADHI menerapkan sistem Manajemen Risiko 1. ADHI implements a Risk Management system based
berbasis standar SNI ISO 31000:2018, yang on the SNI ISO 31000:2018 standard, integrated
diintegrasikan ke dalam semua proses bisnis dan into all business processes and aligned with Good
sesuai dengan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Corporate Governance, to create and protect the
(Good Corporate Governance) dengan tujuan untuk Company's value.
menciptakan dan melindungi nilai Perseroan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 127
127
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
2. Dewan Komisaris bertanggung jawab dalam 2. The Board of Commissioners is responsible for
memastikan pemantauan atas efektivitas ensuring the monitoring of the effectiveness of the
pelaksanaan sistem pengendalian internal dan implementation of internal control and risk control
pengendalian risiko oleh Direksi dan manajemen systems by the Board of Directors and management
melalui management review atas: through management reviews of:
a. Pelaksanaan strategi dan risiko strategis a. Implementation of the Company's strategies
Perseroan secara berkala. and strategic risks regularly.
b. Pemantauan atas tindak lanjut temuan dan b. Monitoring of follow-up on findings and
rekomendasi yang disampaikan oleh regulator, recommendations submitted by regulators,
audit internal, dan audit eksternal melalui internal audits, and external audits through the
Komite Audit, Komite Pemantau Manajemen Audit Committee, Risk and Quality Management
Risiko dan Mutu, Tata Kelola Terintegrasi dan Monitoring Committee, Integrated Governance,
Komite Pemantau Good Corporate Governance and Good Corporate Governance and Legal
dan Legal. Monitoring Committee.
c. Direksi bersama-sama dengan manajemen c. The Board of Directors, together with
melakukan review secara berkala terhadap management, periodically reviews the
pelaksanaan strategi perusahaan dalam implementation of the Company's strategy in
kegiatan operasional maupun non operasional operational and non-operational activities based
berdasar kan kebijakan dan prosedur on internal control policies and procedures.
pengendalian internal.
3. Integrasi proses manajemen risiko dilakukan 3. Risk management processes are integrated using
berdasarkan risk based thinking approach a risk-based thinking approach, starting with the
dimulai dari penetapan visi, misi, RJPP, RKAP, establishment of the vision, mission, RJPP, RKAP,
KPI dan pelaksanaan seluruh proses bisnis and KPI, and the implementation of all business
ter masuk pengambilan keputusan untuk processes, including decision-making, to better
lebih menjamin ketercapaian sasaran dengan ensure the achievement of objectives and their
target-target kinerjanya. performance targets.
4. Manajemen memfasilitasi sumber daya yang 4. Management provides the resources needed to
diperlukan untuk memenuhi penerapan sistem implement a risk management system in accordance
Manajemen Risiko berbasis standar SNI ISO with the SNI ISO 31000:2018 standard.
31000:2018.
Perubahan iklim sebagai konsekuensi dari pemanasan Climate change, driven by global warming, has become a
global telah menjadi tantangan signifikan bagi berbagai significant challenge for various business and industrial
sektor usaha dan industri di Indonesia, termasuk sectors in Indonesia, including the construction sector.
sektor konstruksi. Beberapa fenomena yang perlu Several phenomena to watch out for include shifts in
diwaspadai meliputi pergeseran pola curah hujan, rainfall patterns, increased frequency and intensity of
peningkatan frekuensi dan intensitas cuaca ekstrem, extreme weather events, and rising sea levels. For ADHI,
serta kenaikan permukaan air laut. Bagi ADHI, kondisi these conditions could affect the implementation and
tersebut berpotensi memengaruhi proses pelaksanaan completion of ongoing projects. In response to these
maupun penyelesaian proyek yang sedang berjalan. challenges, ADHI has formulated several mitigation
Sebagai respons atas tantangan tersebut, ADHI telah measures as follows: [GRI 201-2, GRI G4: CRE8]
merumuskan sejumlah langkah mitigasi sebagai berikut:
[GRI 201-2, GRI G4: CRE8]
1. Memastikan semua proyek yang menerima 1. Ensuring that all projects receiving government
dukungan Pemerintah menerapkan seluruh ruang support implement the full scope of Climate Change
lingkup Standar Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Mitigation and Adaptation Standards and disaster
Iklim serta risiko bencana risk management
2. Mendorong pengelola proyek untuk memastikan 2. Encouraging project managers to ensure that
pelaksanaan konstruksi berjalan lancar dan adanya construction runs smoothly and that efforts are
upaya pencegahan terhadap perubahan kondisi made to prevent climate change, such as global
iklim, seperti kenaikan suhu bumi, kenaikan muka warming, sea level rise, changes in rainfall patterns,
air laut, perubahan pola curah hujan, dan perubahan and changes in storm patterns, as well as preparing
pola badai serta menyiapkan penanganannya for their management
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 128
128
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
3. Memastikan setiap proyek yang menerima dukungan 3. Ensuring that every project receiving government
dari Pemerintah patuh dan melaksanakan segala support complies with and implements all types
jenis peraturan dan perundang-undangan yang of regulations and legislation related to buildings
berkaitan dengan bangunan dan bangunan hijau, and green buildings, as well as related regulations
serta peraturan yang terkait
4. Melakukan identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan 4. Identifying Environmental Aspects & Impacts
terhadap aspek limbah, aspek pencemaran, aspek on waste, pollution, water & energy resources,
sumber daya air & energi, aspek keanekaragaman biodiversity, climate change, cultural heritage,
hayati, aspek perubahan iklim, aspek cagar budaya, 5R (Compact, Neat, Clean, Maintain, Diligent),
aspek 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), dan and Social Environmental Aspects, which include
Aspek Sosial Lingkungan Sekitar yang di dalamnya impact analysis, mitigation control, environmental
terdapat analisa dampak, mitigasi pengendalian, program plans, and responsible parties. This is
rencana program lingkungan, dan penanggung stated in the Work Instructions for the Identification
jawab. Hal ini tertera pada Petunjuk Kerja Identifikasi of Environmental Aspects and Impacts (IADL) and
Aspek dan Dampak Lingkungan (IADL) dan Rencana the Environmental Program Plan SP 014 ES W01.
Program Lingkungan SP 014 ES W01
Program Pensiun Retirement Program
ADHI secara konsisten menunjukkan kepedulian ADHI consistently demonstrates its concern for
terhadap kesejahteraan karyawan, baik selama masa employee welfare, both during their service and
pengabdian maupun ketika memasuki masa purnabakti. upon retirement. In this regard, employees who enter
Sehubungan dengan hal tersebut, karyawan yang retirement are entitled to pension benefits calculated
memasuki masa pensiun berhak memperoleh manfaat in accordance with the Manpower Law’s severance
pensiun yang dihitung berdasarkan ketentuan pesangon pay provisions, with pension program funds managed
sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan, dengan in collaboration with the Financial Institution Pension
pengelolaan dana program pensiun melalui kerja sama Fund (DPLK). [GRI 3-3]
dengan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).
[GRI 3-3]
Program pensiun yang diterapkan di lingkungan ADHI The pension programs implemented at ADHI include
meliputi Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) yang the Defined Contribution Pension Program (PPIP),
dikelola oleh DPLK BNI. Besaran manfaat pensiun managed by DPLK BNI. The amount of pension benefits
yang diterima karyawan mengacu pada formula received by employees is determined by the severance
perhitungan pesangon sebagaimana diatur dalam pay calculation formula stipulated in the applicable
peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam laws and regulations. In its implementation, ADHI is
pelaksanaannya, ADHI berkewajiban memenuhi hak obliged to fulfill this right by paying the higher value
tersebut dengan membayarkan nilai yang lebih tinggi between the severance pay calculation in accordance
antara hasil perhitungan pesangon sesuai regulasi atau with regulations or the accumulated balance of the
akumulasi saldo iuran kontribusi Perseroan. [GRI 201-3] Company's contribution contributions. [GRI 201-3]
Bantuan Finansial yang Diterima dari Financial Assistance Received from the
Pemerintah Government
Sejak tahun 2010, Pemerintah memberikan perhatian Since 2010, the Government has paid special attention to
khusus kepada BUMN melalui alokasi Penyertaan SOEs by allocating State Capital Participation (PMN) to
Modal Negara (PMN) guna memperkuat peran BUMN strengthen their role as drivers of the national economy.
sebagai penggerak perekonomian nasional. Pada tahun In 2025, the Regulatory Agency of SOE and Commission
2025, Badan Pengaturan BUMN dan Komisi VI DPR RI VI of the House of Representatives (DPR RI) approved
menyetujui pemberian PMN kepada 16 BUMN dengan the provision of PMN to 16 SOEs, totaling Rp44.24
total nilai Rp44,24 triliun. Namun demikian, ADHI tidak trillion. However, ADHI is not among the recipients of
termasuk sebagai penerima modal negara tersebut. this state funding. Furthermore, ADHI does not receive
Selain itu, ADHI juga tidak menerima bantuan finansial any other financial assistance from the government.
lain dari pemerintah. [GRI 3-3, 201-4] [GRI 3-3, 201-4]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 129
129
Kinerja Ekonomi Keberlanjutan
Sustainability Economic Performance
Pengungkapan Kerangka Governansi, Disclosure of Governance, Management,
Pengelolaan dan Pengendalian Aspek and Control Framework for Taxation
Perpajakan
Sebagai wajib pajak, ADHI berkomitmen penuh untuk As a taxpayer, ADHI is fully committed to supporting
mendukung pembangunan nasional melalui ketaatan national development by complying with tax obligations.
dalam pembayaran pajak. Sepanjang tahun 2025, Throughout 2025, the Company has complied with all
Perseroan telah mematuhi seluruh peraturan perpajakan applicable tax regulations and, as of December 31, 2025,
yang berlaku, sehingga tidak menerima peringatan atau has not received any significant warnings or sanctions.
sanksi signifikan hingga 31 Desember 2025.
Pengelolaan pajak di ADHI ditangani oleh Departemen The Accounting Department manages tax matters at
Akuntansi di bawah Direktur Keuangan, yang juga ADHI under the Director of Finance, who also serves
berperan sebagai badan tata kelola tertinggi untuk as the highest governance body for reviewing and
meninjau dan menyetujui strategi perpajakan approving the Company's tax strategy. ADHI makes every
perusahaan. ADHI berupaya maksimal menghindari effort to avoid violations by preventing administrative
pelanggaran dengan mencegah sanksi administrasi sanctions, such as fines, interest, and surcharges, as
seperti denda, bunga, kenaikan, serta sanksi pidana well as criminal sanctions or imprisonment.
atau kurungan.
Sebagai bagian dari perencanaan pajak, Departemen As part of tax planning, the Accounting Department
Akuntansi melakukan Pelatihan Penggunaan Sistem conducts training on the use of the Core Tax Information
Inti Informasi Perpajakan. Pada tahun 2025, kegiatan System. In 2025, this training will be conducted offline
ini dilakukan secara luring di ADHI Tower. at the ADHI Tower.
Meskipun mengerjakan proyek luar negeri melalui Despite undertaking overseas projects through the
Departemen Perkeretaapian dan juga anak usaha PT Ministry of Railways and also a subsidiary of PT
Adhi Persada Beton berupa pembangunan prasarana Adhi Persada Beton, including railway infrastructure
perkeretaapian di Filipina pada 2025, laporan perpajakan development in the Philippines in 2025, ADHI's tax
ADHI tetap mengikuti regulasi Indonesia. Hingga 31 reports continues to comply with Indonesian regulations.
Desember 2025, total pembayaran pajak mencapai As of December 31, 2025, total tax payments reached
Rp1.544.815.688.082, yang terdiri dari terdiri dari Rp1,544,815,688,082, consisting of Income Tax of
Pajak Penghasilan sebesar Rp370.277.663.998, PPN Rp370,277,663,998, VAT of Rp1,172,811,987,186,
Rp1.172.811.987.186, Bea dan Cukai Rp127.089.560, serta Customs and Excise of Rp127,089,560, and Property Tax
PBB Rp1.589.222.771, meningkat/menurun dibandingkan of Rp1,589,222,771, an increase/decrease compared to
2024 yang mencapai Rp1.623.877.543.041. 2024, which reached Rp1,623,877,543,041.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 130
130
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
#BeyondConstruction
05 Kinerja
Lingkungan
Environmental Performance
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 131
131
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Perseroan memandang pemenuhan aspek lingkungan tidak
sekadar sebagai kewajiban regulatif, tetapi juga sebagai strategi
untuk memitigasi risiko dan meningkatkan efisiensi operasional
guna mendukung keberlanjutan jangka panjang.
The Company views compliance with environmental aspects not
merely as a regulatory obligation but also as a strategy to mitigate
risks and improve operational efficiency, thereby supporting long-
term sustainability.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 132
132
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Membangun Keselarasan dengan Lingkungan
Building Harmony with the Environment
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi As a company in the construction and infrastructure
dan infrastruktur, ADHI menyadari bahwa setiap sector, ADHI recognizes that every operational activity
aktivitas operasional memiliki potensi dampak terhadap can affect the environment, including changes to the
lingkungan, termasuk perubahan bentang alam dan landscape and the use of natural resources. Therefore,
penggunaan sumber daya alam. Oleh karena itu, ADHI ADHI places environmental aspects as an integral part
menempatkan aspek lingkungan sebagai bagian integral of the company's sustainability strategy.
dari strategi keberlanjutan perusahaan.
Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan prinsip This commitment is realized through the application
pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangkan of sustainable development principles that balance
pertumbuhan bisnis dengan perlindungan lingkungan. business growth with environmental protection. ADHI
ADHI tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap not only ensures compliance with applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi and regulations but also actively supports the global
juga berkontribusi aktif dalam mendukung agenda agenda for climate change control and greenhouse gas
global pengendalian perubahan iklim dan penurunan emission reduction.
emisi gas rumah kaca.
Dalam pelaksanaan proyek, ADHI secara konsisten In implementing its projects, ADHI consistently strives
berupaya mengendalikan emisi karbon, mengoptimalkan to control carbon emissions, optimize energy and water
efisiensi penggunaan energi dan air, serta menerapkan efficiency, and implement responsible construction
pengelolaan limbah konstruksi yang bertanggung waste management. These measures are taken to
jawab. Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk minimize potential air, water, and soil pollution while
meminimalkan potensi pencemaran udara, air, dan maintaining the quality of the environment in the
tanah, sekaligus menjaga kualitas lingkungan di sekitar surrounding operational areas.
wilayah operasional.
Kepatuhan terhadap standar lingkungan juga Compliance with environmental standards also
memperkuat reputasi dan daya saing perusahaan. strengthens the comp any's reputation and
Seiring meningkatnya perhatian pemangku kepentingan competitiveness. As stakeholders' attention to ESG
terhadap praktik ESG, ADHI terus mengintegrasikan practices increases, ADHI continues to integrate
prinsip keberlanjutan ke dalam proses bisnis guna sustainability principles into its business processes to
menciptakan nilai jangka panjang bagi investor, mitra create long-term value for investors, business partners,
usaha, pelanggan, dan masyarakat luas. customers, and the wider community.
Dengan pendekatan ini, aspek lingkungan tidak With this approach, environmental aspects are not
hanya dipandang sebagai kewajiban regulatif, tetapi only viewed as a regulatory obligation but also as
juga sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko dan part of a risk-mitigation and operational-efficiency
peningkatan efisiensi operasional yang mendukung improvement strategy that supports the company's
keberlanjutan perusahaan di masa depan. future sustainability.
Landasan Kebijakan [GRI 3-3] Policy Foundation [GRI 3-3]
Dalam menjalankan pengelolaan lingkungan, ADHI In implementing environmental management, ADHI
berpedoman pada berbagai peraturan perundang- adheres to various laws and regulations applicable
undangan yang berlaku di Indonesia serta standar yang in Indonesia as well as standards relevant to the
relevan dengan kegiatan usaha Perseroan di sektor Company's business activities in the construction
konstruksi dan infrastruktur. Kepatuhan terhadap and infrastructure sectors. Compliance with these
regulasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan regulations forms the basis for the formulation of
kebijakan internal, penerapan sistem manajemen internal policies, the implementation of environmental
lingkungan, serta pelaksanaan program pengelolaan management systems, and the implementation of
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 133
133
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
dan pemantauan lingkungan di seluruh proyek dan environmental management and monitoring programs
operasional perusahaan. in all of the Company's projects and operations.
Berbagai regulasi yang menjadi acuan dalam pengelolaan The various regulations that serve as a reference in
lingkungan Perseroan antara lain sebagai berikut: the Company's environmental management include
1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 30 Tahun the following:
2007 tentang Energi 1. Law of the Republic of Indonesia No. 30 of 2007
on Energy
2. Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 tentang 2. Law No. 18 of 2008 on Waste Management
Pengelolaan Sampah
3. Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang 3. Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection
Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. and Management.
4. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang 4. Law No. 6 of 2023 on the Stipulation of Government
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Creation into Law
Kerja menjadi Undang-Undang
5. Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021 tentang 5. Government Regulation No. 22 of 2021 on the
Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Implementation of Environmental Protection and
Lingkungan Hidup Management
6. Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001 tentang 6. Government Regulation No. 74 of 2001 on the
Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun Management of Hazardous and Toxic Materials
7. Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 2023 tentang 7. Government Regulation No. 33 of 2023 on Energy
Konservasi Energi Conservation
8. Instruksi Presiden No. 13 Tahun 2011 tentang 8. Presidential Instruction No. 13 of 2011 on Energy
Penghematan Energi Conservation
9. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan 9. Minister of Environment and Forestry Regulation
Republik Indonesia No. 12 Tahun 2010 tentang of the Republic of Indonesia No. 12 of 2010 on
Pelaksanaan Pengendalian Pencemaran Udara di the Implementation of Air Pollution Control in the
Daerah Regions
10. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan 10. Minister of Environment and Forestry Regulation
No. 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan No. 6 of 2021 on Procedures and Requirements for
Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. the Management of Hazardous and Toxic Waste.
11. Peraturan Menteri PUPR No. 9 Tahun 2021 tentang 11. Minister of Public Works and Housing Regulation
Program Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan No. 9 of 2021 on the Sustainable Construction
Implementation Program
12. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan 12. Minister of Environment and Forestry Regulation
No. 5 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penerbitan No. 5 of 2021 on Procedures for Issuing Technical
Persetujuan Teknis Dan Surat Kelayakan Operasional Approval and Letters of Operational Feasibility in
Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan. Environmental Pollution Control.
Berdasarkan berbagai regulasi tersebut, Perseroan In line with these regulations, the Company has
menetapkan kebijakan serta pedoman internal untuk established internal policies and guidelines to ensure
memastikan pengelolaan lingkungan dilaksanakan that environmental management is consistently
secara konsisten di seluruh kegiatan operasional. implemented across all operational activities. The
Implementasi kebijakan ini juga didukung melalui implementation of this policy is further supported by
penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015, the adoption of the ISO 9001:2015 Quality Management
Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, Sistem System, ISO 14001:2015 Environmental Management
Manajemen Energi ISO 50001:2018, dan Ekonomi System, ISO 50001:2018 Energy Management System,
Sirkular ISO 59004:2024. and ISO 59004:2024 Circular Economy Standard.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 134
134
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Komitmen ADHI terhadap Kelestarian ADHI’s Commitment to Environmental
Lingkungan [GRI 3-3] Sustainability [GRI 3-3]
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor As a company in the construction and infrastructure
konstruksi dan infrastruktur, ADHI berkomitmen untuk sector, ADHI is committed to conducting its business
menjalankan kegiatan usaha yang sejalan dengan activities in line with sustainability principles and
prinsip keberlanjutan serta menjaga kelestarian environmental preservation. This commitment is realized
lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan through the implementation of policies and programs
berbagai kebijakan dan program yang bertujuan untuk that minimize the Company's operational activities'
meminimalkan dampak lingkungan dari aktivitas environmental impact.
operasional perusahaan.
Upaya tersebut dilakukan tidak hanya melalui kepatuhan These efforts are carried out not only through
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, compliance with applicable laws and regulations,
tetapi juga melalui berbagai inisiatif yang mendukung but also through various initiatives that support
pengurangan dampak perubahan iklim dan pemanasan reducing the impact of climate change and global
global. ADHI secara konsisten mengintegrasikan prinsip warming. ADHI consistently integrates sustainability
keberlanjutan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, principles into the planning, execution, and oversight
serta pengawasan proyek konstruksi guna memastikan of construction projects to balance business growth
terciptanya keseimbangan antara pertumbuhan bisnis with environmental preservation.
dan pelestarian lingkungan.
Komitmen Perseroan dalam pengelolaan lingkungan The Company's commitment to environmental
juga sejalan dengan penerapan Peraturan Otoritas Jasa management is also in line with the implementation
Keuangan No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan of Financial Services Authority Regulation No. 51/
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, POJK.03/2017 on the Application of Sustainable
Emiten, dan Perusahaan Publik. Berdasarkan klasifikasi Finance for Financial Services Institutions, Issuers, and
dalam regulasi tersebut, kegiatan usaha ADHI termasuk Public Companies. Based on the classification in this
dalam kategori perusahaan yang proses bisnisnya regulation, ADHI's business activities are categorized
berkaitan langsung dengan lingkungan hidup, sehingga as a company whose business processes are directly
pengelolaan dampak lingkungan menjadi aspek yang related to the environment, making environmental
sangat penting dalam operasional Perseroan. impact management a very important aspect of the
Company's operations.
Dalam implementasinya, ADHI mendorong kolaborasi In its implementation, ADHI encourages collaboration
dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk with various stakeholders, including the government,
pemerintah, pelaku industri, lembaga pendidikan, serta industry players, educational institutions, and the
masyarakat. Melalui kerja sama tersebut, Perseroan community. Through these collaborations, the Company
berupaya meningkatkan efektivitas pengelolaan strives to improve the effectiveness of environmental
lingkungan, baik melalui program pengelolaan limbah, management by implementing waste management
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, maupun programs, building human resource capacity, and
penerapan standar pengelolaan lingkungan. adopting environmental management standards.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas As part of its efforts to enhance internal capacity,
internal, ADHI juga menyelenggarakan berbagai kegiatan ADHI also conducts various training activities to raise
pelatihan peningkatan kesadaran lingkungan serta environmental awareness and improve environmental
pengelolaan lingkungan, termasuk pelatihan perhitungan management, including training on greenhouse
emisi gas rumah kaca dan penerapan standar ISO gas emissions calculations and on implementing
terkait lingkungan. Dalam rangka mendukung upaya environmental ISO standards. To support climate
mitigasi perubahan iklim, ADHI melaksanakan program change mitigation efforts, ADHI implements mangrove
rehabilitasi mangrove di beberapa wilayah operasional. rehabilitation programs across several operational
Pada tahun pelaporan, kegiatan penanaman mangrove areas. In the reporting year, mangrove planting activities
dilaksanakan di Desa Sedari, Kec. Cibuaya, Kab. were carried out in Sedari Village, Cibuaya District,
Karawang, Prov. Jawa Barat seluas 525 Hektar dengan Karawang Regency, West Java Province, covering an
total bibit yang ditanam sebanyak 640.000 bibit. area of 525 hectares and totaling 640,000 seedlings.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 135
135
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Melalui berbagai inisiatif tersebut, ADHI berupaya Through these various initiatives, ADHI strives to
untuk terus meningkatkan kinerja lingkungan sekaligus continuously improve its environmental performance
mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. while supporting the sustainable development agenda.
Perseroan meyakini bahwa keberhasilan dalam menjaga The Company believes that success in maintaining a
keseimbangan antara kegiatan usaha dan kelestarian balance between business activities and environmental
lingkungan akan memberikan manfaat jangka panjang sustainability will provide long-term benefits for the
bagi perusahaan, masyarakat, serta lingkungan. Company, the community, and the environment.
Dalam rangka memastikan pengelolaan lingkungan To ensure environmental management is carried out in
dilakukan secara terstruktur dan terukur, ADHI a structured, measurable manner, ADHI implements the
menerapkan proses Identifikasi Aspek dan Dampak Identification of Environmental Aspects and Impacts
Lingkungan (IADL) pada setiap proyek. Melalui proses (IADL) process for every project. Through this process,
ini, Perseroan mengidentifikasi potensi dampak the Company identifies the potential environmental
lingkungan dari aktivitas operasional serta menetapkan impacts of its operational activities and determines the
langkah mitigasi dan pengendalian yang diperlukan. necessary mitigation and control measures.
Rincian identifikasi aspek dan dampak lingkungan Details of the identification of environmental aspects
tersebut disajikan pada tabel berikut. and impacts are presented in the following table.
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Klasifikasi Aspek
Lingkungan Definisi dan Contoh Risikonya
No
Classification of Definitions and Examples of Risks
Environmental Aspects
Aspek Limbah
1
Waste Aspect
1.1. Limbah Konstruksi Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
Construction Waste konstruksi dari aktivitas proyek.
The potential for negative environmental impacts resulting from the improper management of
construction waste generated by project activities.
Limbah konstruksi organik: Limbah dari bahan organik/alami, mudah terurai. Contoh: Limbah
kayu/multipleks bekisting, sisa palet kayu, sisa bambu.
Organic construction waste: Waste from organic/natural materials that is easily biodegradable.
Examples: Wood/plywood formwork waste, leftover wooden pallets, leftover bamboo.
Limbah konstruksi anorganik: Limbah dari bahan non-organik, sulit terurai secara alami.
Contoh: Sisa beton pengecoran, sisa mortar, sisa bata ringan, sisa scrap besi, sisa potongan
keramik, sisa pipa PVC/HDPE.
Inorganic construction waste: Waste from non-organic materials that does not decompose
naturally. Examples: Leftover concrete, leftover mortar, lightweight brick scraps, scrap iron,
ceramic tile scraps, PVC/HDPE pipe scraps.
1.2. Limbah Konstruksi B3 Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
B3 Construction Waste konstruksi B3 dari aktivitas proyek.
Potential for negative environmental impacts resulting from the improper management of B3
waste from project activities.
Limbah konstruksi B3: Limbah yang mengandung zat-zat berbahaya dan beracun.
Contoh: Tumpahan solar, tumpahan oli bekas, kemasan sisa cat, kemasan aditif beton.
B3 construction waste: Waste containing hazardous and toxic substances.
Examples: Diesel spills, used oil spills, leftover paint containers, and concrete additive
containers.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 136
136
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Klasifikasi Aspek
Lingkungan Definisi dan Contoh Risikonya
No
Classification of Definitions and Examples of Risks
Environmental Aspects
1.3. Limbah Domestik Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
Domestic Waste domestik dari aktivitas proyek.
Potential for negative environmental impacts resulting from improper management of domestic
waste from project activities.
Limbah domestik organik: Limbah dari bahan organik/alami dari kegiatan rumah tangga/kantor.
Contoh: Kertas bekas/karton, sisa makanan, sisa bungkus makanan.
Organic domestic waste: Waste from organic/natural materials generated by household or
office activities.
Examples: Used paper/cardboard, food scraps, food packaging waste.
Limbah domestik anorganik: Limbah dari material non-organik.
Contoh: Botol plastik minuman, kaleng minuman.
Inorganic domestic waste: Waste from non-organic materials.
Examples: Plastic beverage bottles, beverage cans.
1.4. Limbah Domestik B3 Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah
B3 Domestic Waste domestik B3 dari aktivitas proyek.
Potential for negative environmental impacts due to improper management of hazardous
domestic waste (B3) from project activities.
Limbah domestik B3: Limbah domestik yang mengandung zat-zat berbahaya dan beracun.
Contoh: Baterai bekas, Tinta bekas printer, Cartridge printer bekas, Kaleng semprotan
serangga.
Hazardous domestic waste (B3): Domestic waste containing hazardous and toxic substances.
Examples: Used batteries, used printer ink, used printer cartridges, insect spray cans.
1.5. Limbah Cair Potensi timbulnya dampak lingkungan negatif akibat tidak terkelola dengan baik limbah cair
Liquid Waste dari aktivitas proyek.
Potential for negative environmental impacts due to improper management of liquid waste from
project activities.
Limbah Cair Konstruksi: Air cuci concrete pump, Air cuci truck mixer, Air lumpur borepile, Air
bilasan ember adukan plesteran, Air cuci molen, Air dewatering, Air buangan hydrotest.
Construction Liquid Waste: Concrete pump wash water, Mixer truck wash water, Bore pile
slurry water, Plaster mix bucket rinse water, Mortar mixer wash water, Dewatering water,
Hydrotest discharge water.
Limbah Cair Domestik (Grey Water): Air bekas mandi, Air bekas wastafel, Air bekas cuci piring,
Air bekas cuci pakaian.
Domestic Liquid Waste (Grey Water): Bathwater, Sink water, Dishwater, Laundry water.
Limbah Cair Domestik (Black Water): Air bekas kloset/WC, Air bekas urinal.
Domestic Liquid Waste (Black Water): Toilet water, Urinal water.
Aspek Pencemaran
2
Pollution Aspect
2.1. Pencemaran Udara Potensi timbulnya penurunan kualitas udara ambien akibat aktivitas konstruksi, yang dapat
Air Pollution menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan pekerja, masyarakat sekitar, lingkungan,
serta kelancaran proyek.
Contoh: Debu pemadatan tanah, Debu transportasi tanah, Debu bobokan beton/plesteran,
Debu cutting keramik, Emisi gas buang alat berat, Emisi gas buang kendaraan truk, Emisi gas
buang kendaraan operasional.
The potential for a decline in ambient air quality from construction activities, which may
negatively impact workers' health, the surrounding community, the environment, and the
project's smooth progress.
Examples: Soil compaction dust, soil transport dust, concrete/plaster demolition dust, ceramic
cutting dust, heavy equipment exhaust emissions, truck exhaust emissions, and operational
vehicle exhaust emissions.
Faktor eksternal yang berasal dari aktivitas di sekitar lokasi proyek yang menghasilkan emisi,
bau, debu, atau polutan udara.
Contoh: Polusi udara dari kebakaran hutan, lalu lintas jalan raya sekitar, pabrik industri sekitar,
atau kegiatan peternakan/pertanian sekitar.
External factors originating from activities near the project site that generate emissions, odors,
dust, or air pollutants.
Examples: Air pollution from forest fires, nearby highway traffic, nearby industrial plants, or
nearby livestock/agricultural activities.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 137
137
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Klasifikasi Aspek
Lingkungan Definisi dan Contoh Risikonya
No
Classification of Definitions and Examples of Risks
Environmental Aspects
2.2. Pencemaran Air Potensi menurunnya kualitas air permukaan maupun air tanah akibat dari aktivitas konstruksi,
Water Pollution yang dapat mengganggu fungsi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kelancaran proyek.
Contoh: Sedimentasi tanah dari aktifitas proyek mempengaruhi kualitas air permukaan, Slurry
pada jacking pipa mempengaruhi kualitas air tanah.
Contoh: Slurry pada borepile mempengaruhi kualitas air tanah.
Potential deterioration of surface water and groundwater quality due to construction activities,
which may disrupt environmental functions, public health, and project progress.
Example: Soil sedimentation from project activities affecting surface water quality; slurry from
pipe jacking affecting groundwater quality.
Example: Slurry from bored piles affecting groundwater quality.
2.3. Pencemaran Tanah Potensi terkontaminasinya tanah akibat aktivitas konstruksi, yang dapat menurunkan kualitas
Land Pollution tanah, mempengaruhi ekosistem, serta menimbulkan risiko kesehatan dan sosial.
Contoh: Pestisida anti rayap, Bitumen aspal pada pondasi jalan kerja.
Potential soil contamination resulting from construction activities, which may degrade soil
quality, impact ecosystems, and pose health and social risks.
Example: Termite-resistant pesticides; asphalt bitumen in road foundation.
Aspek Sumber Daya Air & Energi
3
Water Resources & Energy Aspect
3.1. Sumber Daya Air Potensi terjadinya gangguan, kerusakan, kuantitas air permukaan maupun air tanah akibat
Water Resources kegiatan konstruksi maupun pemanfaatan air yang berlebihan.
Contoh: Rigid pavement pada temporary facility mempengaruhi resapan air hujan; Sumur bor
tanah secara berlebihan; Dewatering pada galian basement.
Potential for disruption, damage, or changes in the quantity of surface water or groundwater
due to construction activities or excessive water use.
Examples: Rigid pavement on temporary facilities affecting rainwater infiltration; excessive
drilling of groundwater wells; dewatering during basement excavation.
Ketersediaan dan akses terhadap air bersih, air teknis, dan sanitasi untuk mendukung proses
konstruksi.
Contoh: Keterbatasan sumber air bersih, Keterbatasan sumber air tawar.
Availability of and access to clean water, process water, and sanitation to support the
construction process.
Examples: Limited clean water sources, limited freshwater sources.
3.2. Sumber Daya Energi Potensi timbulnya gangguan, pemborosan, atau dampak negatif akibat penggunaan energi
Energy Resources (listrik, BBM, dll) yang mempengaruhi efisiensi dan jejak karbon.
Contoh: Pemilihan alat berat tidak sesuai (boros BBM), Alat berat umur tua, Pemakaian lampu
siang hari, Pemakaian AC terus-menerus, Pemakaian pompa tekan tangki air, Pemakaian lampu
PJU daya tinggi.
Potential for disruptions, waste, or negative impacts resulting from energy use (electricity, fuel,
etc.) that affect efficiency and carbon footprint.
Examples: Inappropriate selection of heavy equipment (fuel-inefficient), aged heavy
equipment, daytime lighting, continuous air conditioning, use of water tank pressure pumps,
and use of high-power streetlights.
Kondisi pasokan energi berupa listrik dan BBM yang digunakan untuk menjalankan seluruh
aktivitas konstruksi.
Contoh: Keterlambatan/ketiadaan stok BBM, Kualitas BBM buruk/ilegal, Tidak tersedia jaringan
PLN, Daya PLN tidak mencukupi, Gangguan pemadaman, Tegangan tidak stabil.
Conditions of energy supply, including electricity and fuel, for carrying out all construction
activities.
Examples: Delays/shortages in fuel supply, poor-quality or illegal fuel, lack of access to the
national power grid, insufficient power supply, power outages, and unstable voltage.
Aspek Keanekaragaman Hayati
4
Biodiversity Aspect
4.1. Keanekaragaman Hayati Flora Potensi hilangnya, rusaknya, atau menurunnya kualitas vegetasi dan ekosistem tumbuhan
Floral Biodiversity akibat aktivitas proyek.
Contoh: Pembukaan lahan menyebabkan hilangnya pohon dilindungi; Pembuatan temporary
facility menyebabkan hilangnya pohon kayu keras/peneduh; Pekerjaan pembentukan kontur
lereng menyebabkan hilangnya vegetasi alami penahan erosi.
Potential loss, damage, or degradation of vegetation and plant ecosystems due to project
activities.
Examples: Land clearing results in the loss of protected trees; construction of temporary
facilities results in the loss of hardwood/shade trees; slope contouring work results in the loss
of natural vegetation that prevents erosion.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 138
138
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Klasifikasi Aspek
Lingkungan Definisi dan Contoh Risikonya
No
Classification of Definitions and Examples of Risks
Environmental Aspects
4.2. Keanekaragaman Hayati Fauna Potensi hilangnya, menurunnya populasi, atau terganggunya perilaku satwa akibat aktivitas
Faunal Biodiversity proyek.
Contoh: Pembukaan lahan mengganggu habitat satwa buas/dilindungi; Aktivitas proyek
mengganggu jalur migrasi satwa; Dredging mengganggu ekosistem hewan laut.
Potential loss, population decline, or disruption of wildlife behavior due to project activities.
Examples: Land clearing disrupts the habitat of wild/protected animals; Project activities
disrupt animal migration routes; Dredging disrupts marine ecosystems.
Aspek Perubahan Iklim & Risiko Bencana
5
Climate Change & Disaster Risk
5.1. Perubahan Iklim Potensi dampak langsung/tidak langsung dari fenomena iklim ekstrem (suhu, curah hujan,
Climate Change banjir, kekeringan, kenaikan muka air laut) terhadap kegiatan proyek.
Contoh: Cuaca angin ekstrem (badai/muson), Cuaca hujan ekstrem, Gelombang laut tinggi,
Kenaikan muka air laut, Suhu udara meningkat.
Potential direct and indirect impacts of extreme weather events (temperature, rainfall, flooding,
drought, sea-level rise) on project activities.
Examples: Extreme wind events (storms/monsoons), extreme rainfall, high sea waves, sea level
rise, rising air temperatures.
5.2. Risiko Bencana Alam Potensi dampak peristiwa bencana alam yang mengancam keselamatan pekerja, infrastruktur,
Natural Disaster Risks material, dan keberlanjutan proyek.
Contoh: Bencana banjir, tsunami, gempa bumi, tanah longsor, dan letusan gunung berapi.
Potential impacts of natural disasters that threaten worker safety, infrastructure, materials, and
project sustainability.
Examples: Floods, tsunamis, earthquakes, landslides, and volcanic eruptions.
Aspek Cagar Budaya & Bersejarah
6
Cultural And Historical Heritage Aspects
6.1. Bangunan & Benda Cagar Potensi kerusakan, gangguan, atau hilangnya bangunan/benda yang sudah ditetapkan resmi
Budaya sebagai cagar budaya akibat aktivitas konstruksi.
Cultural Heritage Buildings & Contoh: Penemuan artefak/fosil purbakala bawah tanah pada situs cagar budaya; Adanya
Objects bangunan cagar budaya di lokasi.
Potential damage, disruption, or loss of buildings or objects officially designated as cultural
heritage sites due to construction activities.
Examples: Discovery of ancient artifacts or fossils underground at a cultural heritage site;
Presence of a cultural heritage building at the location.
6.2. Bangunan & Benda Bersejarah Potensi kerusakan/hilangnya bangunan/benda bersejarah yang belum ditetapkan resmi
Historical Buildings & Objects sebagai cagar budaya.
Contoh: Penemuan makam kuno/benda arkeologi di luar situs resmi; Adanya tempat ibadah
kuno atau bangunan sejarah kemerdekaan.
Potential damage or loss of historic buildings or objects that have not yet been officially
designated as cultural heritage sites.
Examples: Discovery of ancient tombs or archaeological artifacts outside official sites;
Presence of ancient places of worship or buildings related to the history of independence.
Aspek Budaya dan Kearifan Lokal
7
Cultural Aspects and Local Wisdom
7.1. Budaya & Kearifan Lokal Faktor eksternal mencakup nilai, adat istiadat, ritual, dan aturan sosial masyarakat setempat.
Culture & Local Wisdom Proyek dapat terganggu penolakan masyarakat/konflik jika tidak menghormati budaya lokal.
Contoh: Hari Nyepi di Bali, Pemakaman adat Toraja, Acara adat Minangkabau, Acara
selamatan, Ritual sedekah laut, Izin masuk lokasi Suku Dayak.
External factors include the local community's values, customs, rituals, and social norms. A
project may face community resistance or conflict if it fails to respect local culture.
Examples: Nyepi Day in Bali, traditional Toraja funerals, traditional Minangkabau ceremonies,
selamatan ceremonies, sea offering rituals, and permits to enter Dayak tribal territories.
Aspek 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin)
8
The 5R Principles (Compact, Neat, Clean, Maintain, Diligent)
8.1. Kondisi 5R Di Kantor Potensi ketidakteraturan, penurunan produktivitas, serta memburuknya kondisi kerja akibat
5R Practices In The Office tidak diterapkannya prinsip 5R di kantor.
Contoh: Kondisi 5R kantor yang tidak terkelola dengan baik.
The potential for disorganization, decreased productivity, and deteriorating working conditions
resulting from the failure to implement the 5R principles in the office.
Example: Poorly managed 5R conditions in the office.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 139
139
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Klasifikasi Aspek
Lingkungan Definisi dan Contoh Risikonya
No
Classification of Definitions and Examples of Risks
Environmental Aspects
8.2. Kondisi 5R Di Lapangan Potensi ketidakteraturan, penurunan produktivitas, serta memburuknya kondisi kerja akibat
5R Practices In The Field tidak diterapkannya prinsip 5R di kantor.
Contoh: Kondisi 5R lapangan yang tidak terkelola dengan baik.
Potential for disorganization, decreased productivity, and deteriorating working conditions due
to the failure to implement the 5R principles in the office.
Example: Poorly managed 5R conditions in the field.
Aspek Kepatuhan Terhadap Peraturan Pemerintah
9
Compliance With Government Regulations
9.1. Perizinan Lingkungan Potensi dampak faktor eksternal akibat tidak dipenuhinya ketaatan terhadap perizinan maupun
Environmental Permits kewajiban pembayaran retribusi resmi material.
Contoh:
a. Persetujuan Dokumen Lingkungan: AMDAL, UKL-UPL, SPPL, Pertek air limbah, Pertek emisi,
Pertek limbah B3, Andalalin.
b. Perizinan selama masa konstruksi: Retribusi Air Tanah, TPS Limbah B3, Izin pengangkutan
limbah, Laporan RKL-RPL.
c. Perizinan lintas sektor: Pengerukan laut/sungai, Olah Gerak Kapal, Izin Ketinggian (KKOP).
Potential impacts of external factors resulting from non-compliance with licensing
requirements or failure to pay official fees.
Examples:
a. Environmental Document Approvals: EIA, UKL-UPL, SPPL, Wastewater Technical Guidelines,
Emission Technical Guidelines, Hazardous Waste Technical Guidelines, and Andalalin.
b. Permits during the construction period: Groundwater Fees, Hazardous Waste (B3) Landfill
Permit, Waste Transportation Permit, RKL-RPL Report.
c. Cross-sectoral permits: Marine/River Dredging, Vessel Maneuvering Permit, Height Permit
(KKOP).
9.2. Perizinan Tambang & Retribusi Potensi dampak dari faktor eksternal akibat tidak dipenuhinya ketaatan terhadap perizinan
Material Tambang tambang maupun kewajiban pembayaran retribusi resmi material.
Mining Permits & Mining Contoh: Perizinan Pertambangan MBLB (tanah urug, pasir, batu kerikil).
Material Fees a. Retribusi Material MBLB dari Pemda
Potential impacts from external factors resulting from non-compliance with mining permits or
failure to pay official material fees.
Example: MBLB Mining Permits (fill dirt, sand, gravel).
a. MBLB Material Fees from the Local Government
Aspek Sosial & Lingkungan Lainnya
10
Other Social & Environmental Aspects
10,1 Kondisi Lalu Lintas Seluruh keadaan dan dinamika dari aktivitas proyek yang dapat mempengaruhi kelancaran lalu
Traffic Conditions lintas umum dan menimbulkan kerusakan fasilitas transportasi.
Contoh: Kemacetan lalu lintas umum; Hilangnya akses publik (penutupan jalan); Kerusakan
fasilitas umum transportasi.
All circumstances and dynamics of project activities that may affect the smooth flow of general
traffic and cause damage to transportation facilities.
Examples: General traffic congestion; Loss of public access (road closures); Damage to public
transportation facilities.
Seluruh kebijakan, kondisi, pembatasan, dan dinamika arus transportasi dari pihak/kondisi
eksternal yang mempengaruhi aktivitas proyek.
Contoh: Pembatasan waktu operasional/tonase kendaraan proyek; Penutupan jalan oleh
pemerintah/warga; Fasilitas jalan umum tidak memadai.
All policies, conditions, restrictions, and dynamics of transportation flows from external parties
or conditions that affect project activities.
Examples: Operational time/vehicle tonnage restrictions for the project; Road closures by the
government/residents; Inadequate public road infrastructure.
10,2 Fasilitas Umum, Jaringan Potensi kerusakan, gangguan fungsi, atau kehilangan terhadap fasilitas umum, jaringan utilitas,
Utilitas & Aset Masyarakat maupun aset masyarakat akibat aktivitas konstruksi.
Public Facilities, Utility Contoh: Bersinggungan dengan pipa gas, pipa PDAM, jaringan telekomunikasi, jaringan listrik
Networks & Community Assets PLN, jembatan rumah warga, gapura warga, atau pagar rumah warga.
Potential damage, functional disruption, or loss to public facilities, utility networks, or
community assets resulting from construction activities.
Examples: Interference with gas pipelines, water supply pipelines, telecommunications
networks, PLN power lines, residents’ bridges, residents’ gateways, or residents’ fences.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 140
140
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan (IADL)
Identification of Environmental Aspects & Impacts (IADL)
Klasifikasi Aspek
Lingkungan Definisi dan Contoh Risikonya
No
Classification of Definitions and Examples of Risks
Environmental Aspects
10,3 Kebisingan & Getaran Potensi terganggunya kenyamanan, kesehatan, serta keamanan warga akibat paparan suara
Lingkungan Masyarakat bising dan getaran dari aktivitas konstruksi.
Noise & Vibration In The Contoh: Kebisingan mengganggu kegiatan belajar, ibadah, atau istirahat warga; Getaran
Community menyebabkan keretakan bangunan warga.
Potential disruption to residents’ comfort, health, and safety due to exposure to noise and
vibrations from construction activities.
Examples: Noise disrupting residents’ study, worship, or rest; vibrations causing cracks in
residents’ buildings.
10,4 Permasalahan Lahan Kerja Potensi hambatan, keterlambatan, atau terhentinya proyek akibat lahan yang dibutuhkan belum
Employment Issues tersedia secara legal, fisik, maupun sosial.
Contoh: Lahan belum bebas/masih dimanfaatkan warga (tanggung jawab Owner); Akses lokasi
sulit dilalui; Lokasi proyek sangat sempit atau kawasan restricted (militer/bandar udara).
Potential obstacles, delays, or project stoppages due to the required land not yet being
available legally, physically, or socially.
Examples: Land not yet acquired/still in use by residents (the Owner’s responsibility); Difficult
site access; Project site is very narrow or a restricted area (military/airport).
10,5 Ketenagakerjaan Lokal Seluruh kondisi, karakteristik, dinamika, dan keterlibatan tenaga kerja yang berasal dari
Local Employment masyarakat sekitar lokasi proyek yang dapat mempengaruhi aktivitas konstruksi.
Contoh:
* Tenaga kerja lokal tidak tersedia.
* Tingkat kompetensi tenaga kerja lokal tidak memenuhi persyaratan.
* Intervensi dari tokoh lokal tentang permintaan perekrutan tenaga lokal.
* Perbedaan budaya dan disiplin kerja tenaga lokal.
All conditions, characteristics, dynamics, and involvement of the workforce from the
community surrounding the project site that may affect construction activities.
Examples:
* Local labor is not available.
* The competency level of local labor does not meet requirements.
* Intervention by local leaders regarding requests to hire local workers.
* Cultural differences and work discipline among local workers.
Total Klasifikasi: 26 Aspek Lingkungan
Sumber Referensi:
Perpres No 59/2017 tentang Pencapaian Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Peraturan Menteri PUPR 9/2021 tentang Penyelenggaraan Konstruksi Berkelanjutan.
Peraturan Menteri PUPR 10/2021 tentang Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi.
Surat Edaran 10/2022 tentang Panduan Operasional Keselamatan Konstruksi.
Peta Jalan dan RAN Ekonomi Sirkular Indonesia 2025-2045.
Total Classifications: 26 Environmental Aspects
References:
Presidential Regulation No. 59/2017 on the Implementation of Sustainable Development Goals.
Ministry of PUPR Regulation No. 9/2021 on the Implementation of Sustainable Construction.
Ministry of PUPR Regulation No. 10/2021 on the Construction Safety Management System.
Circular Letter No. 10/2022 on Operational Guidelines for Construction Safety.
Roadmap and RAN for Indonesia’s Circular Economy 2025–2045.
Implementasi Kepedulian terhadap Implementation of Environmental
Lingkungan [GRI 3-3] Awareness [GRI 3-3]
Sebagai bentuk implementasi komitmen terhadap As part of its commitment to sustainable environmental
pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, ADHI management, ADHI implements various policies,
menerapkan berbagai kebijakan, prosedur, serta procedures, and work programs that support integrated
program kerja yang mendukung pengelolaan dampak environmental impact management. This implementation
lingkungan secara terintegrasi. Penerapan tersebut includes compliance with applicable regulations and
mencakup kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku strengthening environmental governance in all of the
serta penguatan tata kelola lingkungan dalam seluruh Company’s operational activities.
aktivitas operasional Perseroan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 141
141
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Beberapa kebijakan dan pedoman internal terkait Several internal policies and guidelines related to
kepedulian terhadaap lingkungan telah rilis di tahun environmental awareness were released in the previous
sebelumnya, guna mendukung implementasi prinsip year. To support the implementation of Environmental,
Environmental, Social, and Governance (ESG), ADHI Social, and Governance (ESG) principles, ADHI has
telah menetapkan Petunjuk Kerja Penilaian Konstruksi established Sustainable Construction Assessment Work
Berkelanjutan, Petunjuk Kerja Dekarbonisasi. Guidelines and Decarbonization Work Guidelines.
Selain itu, Perseroan juga mengimplementasikan In addition, the Company has implemented Board of
SK Direksi Kebijakan ESG No. 014-6/2023/025, yang Directors Decree No. 014-6/2023/025 on ESG Policy,
menegaskan komitmen ADHI dalam melaksanakan which affirms ADHI’s commitment to implementing
pembangunan yang memperhatikan aspek keberlanjutan development that takes into account environmental
lingkungan. Kebijakan ini mencakup upaya pengurangan sustainability. This policy includes efforts to reduce
timbulan limbah, pengendalian emisi gas rumah kaca, waste, control greenhouse gas emissions, and increase
serta peningkatan efisiensi penggunaan sumber daya. resource efficiency.
Perseroan menjalankan program Public Transportation The Company runs a Public Transportation Day program
Day sebagai upaya pengurangan emisi karbon dari as an effort to reduce carbon emissions from employee
aktivitas transportasi karyawan. Program ini mendorong transportation activities. This program encourages
karyawan untuk menggunakan transportasi publik employees to use public transportation to commute
dalam perjalanan menuju tempat kerja sehingga to work, thereby contributing to a reduction in carbon
berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon dari emissions from office operations.
aktivitas operasional kantor.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 142
142
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Dalam operasional proyek, ADHI juga menerapkan In project operations, ADHI also implements various
berbagai inisiatif yang mendukung praktik konstruksi initiatives that support sustainable construction
berkelanjutan melalui penerapan program green practices through the application of a green construction
construction pada seluruh proyek yang dikerjakan program in all projects undertaken by the Company.
Perseroan. Program ini mencakup upaya pengendalian This program includes efforts to control environmental
dampak lingkungan selama proses konstruksi, efisiensi impacts during the construction process, resource
penggunaan sumber daya, serta penerapan metode efficiency, and the application of more environmentally
kerja yang lebih ramah lingkungan. friendly work methods.
Selain itu, Perseroan juga mengimplementasikan In addition, the Company implements a waste
program waste management di lingkungan kantor management program in the ADHI office environment as
ADHI sebagai bagian dari upaya pengelolaan limbah part of its efforts to manage waste in a more systematic
yang lebih sistematis dan bertanggung jawab. Program and responsible manner. This program includes waste
ini mencakup pemilahan sampah, pengurangan sorting, waste reduction, and sustainable domestic
timbulan limbah, serta pengelolaan limbah domestik waste management.
secara berkelanjutan.
Dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular , In supporting the implementation of a circular economy,
ADHI juga mengembangkan inisiatif pengolahan ADHI has developed an initiative to process organic
limbah organik menggunakan maggot yang kemudian waste using maggots, which are then reused to create
dimanfaatkan kembali menjadi produk bernilai guna. useful products. This initiative not only helps reduce
Inisiatif ini tidak hanya membantu mengurangi volume the volume of organic waste but also adds value to the
limbah organik, tetapi juga memberikan nilai tambah waste management process.
dari proses pengelolaan limbah yang dilakukan.
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan As part of its sustainable environmental management
yang berkelanjutan, ADHI secara konsisten menerapkan efforts, ADHI consistently applies the 9R principle
prinsip 9R (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair, (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish,
Refurbish, Remanufacture, Repurpose, dan Recycle) Remanufacture, Repurpose, and Recycle) in its
dalam kegiatan operasional, baik di lingkungan kantor operational activities, both in the office and on projects.
maupun proyek. Penerapan prinsip ini bertujuan The application of these principles aims to optimize
untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, resource utilization, reduce waste generation, and
mengurangi timbulan limbah, serta mendorong praktik encourage circular economy practices in the Company’s
ekonomi sirkular dalam aktivitas operasional Perseroan. operational activities.
Untuk memastikan implementasi kebijakan dan program To ensure the effective implementation of environmental
lingkungan berjalan secara efektif, Perseroan secara policies and programs, the Company regularly conducts
berkala melakukan sosialisasi dan kampanye internal internal socialization and campaigns to all work units
kepada seluruh unit kerja dan proyek. Melalui pendekatan and projects. Through this approach, ADHI not only
ini, ADHI tidak hanya memastikan kepatuhan terhadap ensures compliance with environmental regulations but
regulasi lingkungan, tetapi juga membangun budaya also builds a culture of sustainability across all lines of
keberlanjutan di seluruh lini operasional perusahaan. the Company’s operations.
Sebagai bagian dari implementasi komitmen As part of the implementation of its commitment to
terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan, sustainable environmental management, ADHI applies
ADHI menerapkan kerangka Sustainability ADHI. the Sustainability ADHI framework. This approach aims
Pendekatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi to identify and control the potential environmental
serta mengendalikan potensi dampak lingkungan dari impact of the Company’s operational activities.
aktivitas operasional Perseroan. [GRI 3-3] [OJK A.1] [GRI 3-3] [OJK A.1]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 143
143
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
2 3 4 4
1
2023 First Step 2024 Second 2025 Third 2026 Fourth 2027 Fifth
Step Step Step Step
• Komite ESG ADHI • Review Strategi • Review Strategi • Review Strategi • Review Strategi
• Perencanaan dan Kebijakan dan Kebijakan dan Kebijakan dan Kebijakan
Strategis ESG • Sertifikasi • Rencana Program • Rencana Program • Rencana Program
• Strategi dan ISO:26000 Unggulan 2025 Unggulan 2026 Unggulan 2027
Kebijakan ESG • Rencana Program • Implementasi • Implementasi • Implementasi
• Manual dan Unggulan 2024 Program Unggulan Program Unggulan Program Unggulan
Prosedur ESG • Implementasi dan Evaluasinya dan Evaluasinya dan Evaluasinya
• Implementasi Program Unggulan • ESG Risk • ESG Risk • ESG Risk
program Unggulan dan Evaluasinya Assessment 2024 Assessment 2025 Assessment 2026
Jangka Pendek • ESG Risk • Strategy and • Strategy and • Strategy and
• Improvement Assessment 2023 Policy Review Policy Review Policy Review
Annual SR • Strategy and • 2025 Featured • 2026 Featured • 2027 Featured
• Komite ESG ADHI Policy Review Program Plan Program Plan Program Plan
• ADHI ESG • ISO:26000 • Implementation of • Implementation of • Implementation of
Committee certification Flagship Programs Flagship Programs Flagship Programs
• ESG Strategic • 2024 Featured and Evaluation and Evaluation and Evaluation
Planning Program Plan • ESG Risk • ESG Risk • ESG Risk
• ESG Strategy and • Implementation of Assessment 2024 Assessment 2025 Assessment 2026
Policy Flagship Programs
• ESG Manuals and and Evaluation
• Procedures • ESG Risk
• Implementation Assessment 2023
of the Short-
Term Excellence
program
• Annual SR
Improvement
Pengelolaan Material/Bahan Baku Materials/Raw Materials Management
Sesuai dengan bidang usaha di sektor jasa konstruksi, In line with its business in the construction services
ADHI membutuhkan berbagai jenis bahan baku/material sector, ADHI requires various types of raw materials/
yang dapat dikelompokkan menjadi dua kategori yaitu materials that can be grouped into two categories,
material terbarukan dan tidak terbarukan. Perseroan namely renewable and non-renewable materials. The
selalu memastikan bahwa semua bahan baku yang Company always ensures that all raw materials used
digunakan diperoleh dari sumber yang sah dan memiliki are obtained from legitimate sources and have official
izin resmi. Berikut adalah rincian volume dan jenis bahan permits. The following are details of the volume and
baku yang digunakan oleh Perseroan selama tiga tahun types of raw materials used by the Company over the
terakhir: [GRI 301-1] last three years: [GRI 301-1]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 144
144
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Pemakaian Material/Bahan Baku Tahun 2023-2025
Table of Material/Raw Material Usage in 2023-2025
Tabel Penggunaan Bahan Baku/Material
Table of Raw Material Usage
Tahun
Nama
Satuan 2025 2024 2023
No. Material
Unit Nilai (Rp) Nilai (Rp) Nilai (Rp)
Material Volume Volume Volume
Value (Rp) Value (Rp) Value (Rp)
Material tidak terbarukan
Non-renewable materials
1. Pasir M3 64.395 12.505.967.427 15.443 2.381.781.995 44.021 44.989.581.019
Sand
2. Batu M3 31.409 11.336.697.640 56.452 27.885.501.250 1.427.493 351.148.102.551
Pecah
Crushed
stone
3. Batu M3 - - 34.310 8.968.496.100 33.134 10.325.599.320
Armour
Armour
stone
4. Batu Kali M3 6.141 1.569.352.450 51.664 37.987.852.440 260.649 17.545.406.073
River
stone
5. Sirtu M3 28.512 5.234.538.361 76.267 17.156.751.250 525.989 55.391.346.075
Gravel
6. Semen Sak 281.032 19.261.873.182 9.705 678.290.000 4.298.512 106.630.471.443
Cement Sack
Material Terbarukan
Renewable Materials
1. Kayu M3 547 8.754.768.005 396 1.138.950.000 47.434 12.013.296.299
Wood
Berdasarkan data pada tabel di atas, mayoritas material Based on the data in the table above, the majority of
yang digunakan oleh ADHI berasal dari sumber daya materials used by ADHI come from natural resources
alam dan termasuk dalam kategori tak terbarukan, and are classified as non-renewable, such as sand,
seperti pasir, batu pecah, batu armor, batu kali, sirtu, crushed stone, armor stone, river stone, gravel, and
dan semen. Mengingat ketersediaannya yang semakin cement. Given their increasingly limited availability, ADHI
terbatas, ADHI menyadari pentingnya pengelolaan yang recognizes the importance of prudent management to
bijaksana untuk memastikan penggunaan yang efisien ensure efficient use and reduce waste.
serta mengurangi limbah yang dihasilkan.
Untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan, ADHI To support efficiency and sustainability, ADHI strives to
berupaya memanfaatkan material secara optimal utilize materials optimally to minimize waste and save
guna meminimalkan pemborosan dan menghemat raw materials. In addition, for certain materials that can
bahan baku. Selain itu, untuk material tertentu yang be reused, the Company is committed to implementing
memungkinkan untuk digunakan kembali, Perseroan the principles of recycling and reuse in accordance with
berkomitmen untuk menerapkan prinsip daur ulang dan applicable standards.
pemanfaatan ulang sesuai dengan standar yang berlaku.
Sebagai bagian dari upaya pengelolaan lingkungan, As part of its environmental management efforts,
ADHI menerapkan Prosedur Pengelolaan Limbah ADHI implements Procedures for the Management
Konstruksi, Domestik, dan B3 di setiap proyek. Prosedur of Construction, Domestic, and Hazardous Waste in
ini mencakup penyediaan fasilitas pengumpulan, every project. These procedures include the provision
pemilahan, pencatatan, serta pembuangan akhir limbah. of facilities for the collection, sorting, recording, and
Limbah yang tidak dapat dikelola secara internal akan final disposal of waste. Waste that cannot be managed
dikirim ke pihak ketiga yang memiliki izin resmi untuk internally will be sent to third parties that have official
proses pengolahan lebih lanjut. permits for further processing.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 145
145
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Berdasarkan Identifikasi Aspek & Dampak Lingkungan Based on the Identification of Environmental Aspects &
(IADL), beberapa material yang sudah masuk kategori Impacts (IADL), several materials that are categorized
limbah dan dapat didaur ulang di antaranya limbah kayu as waste and can be recycled include formwork wood
bekisting, sisa beton readymix, scrap besi beton, kertas waste, ready-mix concrete scraps, concrete iron scraps,
bekas print, oli mesin bekas, sampah botol plastik, dan used printing paper, used engine oil, plastic bottle
limbah cartridge tinta printer. Beberapa material/limbah waste, and printer ink cartridge waste. Some materials/
yang dapat digunakan kembali (reuse) antara lain limbah waste that can be reused include formwork wood waste,
kayu bekisting, scrap besi beton, oli mesin bekas, kertas concrete iron scrap, used engine oil, used print paper,
bekas print, sampah botol plastik, dan air hasil cucian plastic bottle waste, and water from washing concrete
sisa beton dari truck mixer. Mengingat bidang usaha residue from truck mixers. Given that the Company’s
Perseroan di sektor konstruksi, tidak terdapat produk business is in the construction sector, there are no
reclaimed atau material kemasan yang dapat digunakan reclaimed products or packaging materials that can
kembali. [GRI 301-2, 301-3] be reused. [GRI 301-2, 301-3]
Selain bahan baku utama untuk mendukung pekerjaan di In addition to the main raw materials to support work
sektor konstruksi, ADHI juga memerlukan kertas sebagai in the construction sector, ADHI requires paper as
material pendukung dalam kegiatan perkantoran. Kertas a supporting material in office activities. Paper is
digunakan untuk berbagai keperluan administrasi, used for various administrative purposes, such as
seperti surat-menyurat, kontrak kerja dengan mitra, correspondence, work contracts with partners, memos,
memo, dan dokumen lainnya. ADHI menyadari bahwa and other documents. ADHI realizes that the paper
proses produksi kertas memerlukan bubur kayu yang production process requires wood pulp from tree felling,
berasal dari penebangan pohon, serta menggunakan as well as electricity, fuel oil, water, and other chemicals.
energi listrik, bahan bakar minyak, air, dan bahan In addition, paper production generates various types
kimia lainnya. Selain itu, produksi kertas menghasilkan of waste, including solid, liquid, and gas waste, as well
berbagai jenis limbah, baik padat, cair, maupun gas, as waste classified as Hazardous and Toxic Materials
termasuk limbah yang tergolong Bahan Berbahaya dan (B3) and non-B3, which contribute to environmental
Beracun (B3) serta non-B3, yang turut berkontribusi impacts such as global warming and climate change.
terhadap dampak lingkungan seperti pemanasan global
dan perubahan iklim.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak As a form of concern for the environmental impact
lingkungan yang ditimbulkan oleh produksi kertas, ADHI caused by paper production, ADHI is committed to
berkomitmen untuk mengurangi penggunaan kertas reducing the use of paper in its operational activities.
dalam aktivitas operasionalnya. Salah satu langkah One of the measures implemented is to reuse used
yang diterapkan adalah memanfaatkan kembali kertas paper from non-confidential documents by using the
bekas dari dokumen yang tidak bersifat rahasia dengan blank side for internal purposes.
menggunakan sisi kosongnya untuk keperluan internal.
Selain itu, ADHI juga menerapkan kebijakan paperless In addition, ADHI implements a paperless policy in
dalam berbagai proses administrasi dengan various administrative processes by utilizing digital
memanfaatkan teknologi digital. Penggunaan surat technology. The use of electronic mail, digital signature
elektronik, sistem tanda tangan digital, dan aplikasi systems, and online-based applications is optimized to
berbasis online dioptimalkan untuk mengurangi reduce dependence on printed documents.
ketergantungan pada dokumen cetak.
Sebagai bagian dari efisiensi penggunaan kertas, ADHI As part of its paper efficiency efforts, ADHI also
juga melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum conducts thorough checks before printing documents
pencetakan dokumen untuk menghindari kesalahan to avoid typos or spelling errors that could result in
ketik atau ejaan yang dapat menyebabkan pencetakan reprinting. Through these various efforts, ADHI strives to
ulang. Dengan berbagai upaya tersebut, ADHI berusaha reduce paper consumption and contribute to sustainable
menekan konsumsi kertas dan berkontribusi pada upaya environmental conservation efforts.
pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 146
146
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Penggunaan kertas oleh Perseroan secara otomatis The Company’s use of paper automatically generates
menghasilkan limbah yang termasuk dalam kategori waste that falls into the non-B3 (Hazardous and Toxic
non-B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Untuk Materials) category. For paper waste management,
pengelolaan limbah kertas, Perseroan menyerahkan the Company outsources to third parties, including the
kepada pihak ketiga, termasuk kemungkinan untuk possibility of reuse or recycling. However, until the end
digunakan kembali atau didaur ulang. Namun, hingga of 2025, ADHI has not utilized the recycled paper in its
akhir tahun 2025, ADHI belum memanfaatkan hasil daily operations. [OJK F.5]
daur ulang kertas tersebut dalam operasional sehari-
hari. [OJK F.5]
Dalam kegiatan operasional konstruksi, penggunaan In construction operations, the use of materials and
material dan bahan baku menjadi salah satu aspek raw materials is an important aspect that has the
penting yang berpotensi memberikan dampak terhadap potential to impact the environment. Therefore, ADHI
lingkungan. Oleh karena itu, ADHI berkomitmen untuk is committed to optimizing the efficient use of materials
mengoptimalkan penggunaan material secara efisien and encouraging the use of more environmentally
serta mendorong pemanfaatan material yang lebih friendly materials in project implementation.
ramah lingkungan dalam pelaksanaan proyek.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Perseroan As part of these efforts, the Company implements
menerapkan berbagai inisiatif dalam pengelolaan various initiatives in material management that focus
material yang berfokus pada efisiensi penggunaan on resource efficiency, waste reduction, and support
sumber daya, pengurangan timbulan limbah, serta for the application of circular economy principles in
dukungan terhadap penerapan prinsip ekonomi sirkular operational activities.
dalam kegiatan operasional.
Penggunaan material ramah lingkungan pada proyek- The use of environmentally friendly materials in ADHI
proyek ADHI disajikan dalam tabel berikut. projects is presented in the following table.
Material Pemakaian Justifikasi
No.
Material Usage Justification
1. Lampu LED Penggunaan lampu LED pada Lampu LED lebih efisien dalam penggunaan energi (listrik)
LED Lights kantor pusat ADHI dan proyek- dibandingkan dengan lampu non-LED. Memiliki masa waktu
proyek operasional pemakaian yang lama serta rendah emisi karbon
Use of LED lighting at ADHI’s LED lights are more energy-efficient (in terms of electricity)
headquarters and operational than non-LED lights. They have a long lifespan and produce low
projects. carbon emissions.
2. Panel Surya Lampu penerangan jalan akses Penggunaan panel surya sebagai energi terbarukan yang
Solar Panels kerja, lampu penerangan di area lebih efisien dan rendah emisi karbon untuk menggantikan
kerja, penerangan di area direksi penggunaan energi Listrik
keet, CCTV lapangan dan kantor The use of solar panels as a more efficient, low-carbon
direksi keet. renewable energy source to replace electricity.
Work access road lighting, lighting
in work areas, lighting in the project
office, on-site CCTV, and the
project office.
3. MOBOX Sebagai material alternatif untuk MOBOX (Modular Box) merupakan material alternatif dalam
pembangunan direksi keet proyek pembangunan direksi keet maupun proyek gedung lainnya. Dapat
ADHI digunakan berkali kali sehingga minim menghasilkan limbah
As an alternative material for the MOBOX (Modular Box) is an alternative material for the
construction of the ADHI project construction of site offices and other building projects. It can be
offices. reused multiple times, minimizing waste.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 147
147
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Material Pemakaian Justifikasi
No.
Material Usage Justification
4. Kaca SunenergyClear Material kaca sunergy untuk fasad Kaca Sunergy adalah kaca pelapis yang dapat mengurangi panas
Sunenergy Clear Glass yang dapat mereduksi suhu di matahari yang masuk ke dalam bangunan dan termasuk jenis
dalam gedung. kaca emisivitas rendah. Kaca ini memiliki tampilan clear sehingga
Sunergy glass for facades that can pencahayaan alami bisa masuk ke dalam bangunan. Material ini
reduce indoor temperatures. dapat mengurangi beban panas dan dapat mengurangi beban AC
yang digunakan sehingga kaca Sun energy termasuk kaca yang
ramah lingkungan.
Sunergy glass is a coated glass that reduces solar heat entering
a building and is classified as low-emissivity glass. This glass
is clear, allowing natural light to enter the building. This material
reduces heat gain and reduces the load on air conditioning
systems, making Sunergy glass an environmentally friendly
option.
5. Genset Powerbank Enertainer dimanfaatkan sebagai Enertainer sebagai Upaya Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dan
(Enertainer) solusi penyimpanan energi Bahan Perusak Ozon
Powerbank Generator yang menggantikan genset Enertainer as a strategy for reducing greenhouse gas and ozone-
(Enertainer) diesel konvensional, sehingga depleting substance emissions.
mengurangi konsumsi solar yang
tidak terbarukan dan menekan
ketergantungan pada pasokan
listrik dari PLN. Teknologi berbasis
baterai ini mampu menyuplai daya
listrik secara stabil dan efisien
untuk mendukung kebutuhan
proyek konstruksi, sekaligus
menurunkan biaya operasional
serta emisi karbon.
Enertainer is used as an energy
storage solution that replaces
conventional diesel generators,
thereby reducing consumption
of non-renewable diesel fuel and
decreasing reliance on PLN-
supplied electricity. This battery-
based technology can supply
stable, efficient electrical power to
support construction project needs
while reducing operational costs
and carbon emissions.
6. Semen Non-OPC Semen tipe PCC PCC juga mendukung keberlanjutan lingkungan dengan
Non-OPC Cement PCC-type cement mengurangi penggunaan klinker dan menambahkan bahan
yang lebih mudah diperoleh seperti batu kapur. Produksi PCC
menghasilkan emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan
dengan semen tradisional, menjadikannya pilihan yang lebih baik
dari segi lingkungan.
PCC also supports environmental sustainability by reducing
clinker use and incorporating more readily available materials,
such as limestone. PCC production results in lower carbon
emissions compared to traditional cement, making it a better
environmental choice.
7. Fly Ash Pengganti unsur semen yang Fly ash merupakan limbah sisa hasil pembakaran batu bara
dihasilkan dari limbah batu bara yang didaur ulang dan digunakan dalam konstruksi untuk
A cement substitute produced from menggantikan sebagian semen. Penggunaannya mengurangi
coal waste. emisi karbon, meningkatkan kekuatan beton, meminimalkan
dampak lingkungan, dan termasuk bahan non-B3 yang aman
digunakan dalam konstruksi.
Fly ash is a byproduct of coal combustion that is recycled
and used in construction to replace cement partially. Its use
reduces carbon emissions, enhances concrete strength,
minimizes environmental impact, and qualifies as a safe, non-B3
construction material.
8. SLAG limbah dari industri baja yang bisa limbah hasil peleburan biji besi, didaur ulang untuk menggantikan
digunakan sebagai agregat dalam sebagian semen dalam konstruksi. Penggunaannya mengurangi
campuran beton. emisi karbon, meningkatkan ketahanan beton terhadap sulfat
Steel industry waste that can be dan korosi, serta mengurangi konsumsi bahan baku alam,
used as aggregate in concrete menjadikannya pilihan material yang ramah lingkungan dan
mixes berkelanjutan
A byproduct of iron ore smelting, recycled to replace cement
in construction, partially. Its use reduces carbon emissions,
improves concrete’s resistance to sulfates and corrosion, and
reduces the consumption of natural raw materials, making it an
environmentally friendly and sustainable material choice.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 148
148
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Untuk beberapa program serta penggunaan material For several programs and the use of environmentally
ramah lingkungan tersebut, ADHI juga melakukan friendly materials, ADHI also calculates estimates of
perhitungan estimasi reduksi emisi karbon yang dihitung carbon emission reductions, which are calculated
secara internal oleh Departemen QHSE. Berdasarkan internally by the QHSE Department. Based on these
hasil perhitungan tersebut, pada tahun 2025 Perseroan calculations, in 2025, the Company recorded carbon
mencatatkan emisi karbon sebesar 59.596,55 ton emissions of 59,596.55 tons of CO₂eq and successfully
CO₂eq dan berhasil mereduksi emisi karbon sebesar reduced carbon emissions by 4,987.17 tons of CO₂eq,
4.987,17 ton CO₂eq, turun dibandingkan tahun 2024 down from 68,467.75 tons of CO₂eq recorded in 2024.
yang tercatat sebesar 68.467,75 ton CO₂eq.
Pengelolaan Air Water Management
Air merupakan salah satu sumber daya penting dalam Water is an important resource in supporting ADHI’s
mendukung kegiatan operasional ADHI, baik untuk operational activities, both for the domestic needs
kebutuhan domestik karyawan di kantor maupun untuk of employees in the office and for various stages of
berbagai tahapan pekerjaan konstruksi di lokasi proyek. construction work at project sites. Water is used for daily
Penggunaan air meliputi kebutuhan sehari-hari seperti needs such as bathing, washing, cooking, and religious
mandi, mencuci, memasak, serta keperluan ibadah, purposes, as well as in the construction process. Most
selain juga dimanfaatkan dalam proses konstruksi. of the Company’s water needs are obtained from
Sebagian besar kebutuhan air Perseroan diperoleh groundwater sources. [GRI 3-3]
dari sumber air tanah. [GRI 3-3]
Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan As part of its responsibility for the sustainability of
sumber daya air, ADHI berkomitmen untuk mengelola water resources, ADHI is committed to managing water
penggunaan air secara bijaksana dan efisien. use wisely and efficiently. Efforts made include water
Upaya yang dilakukan antara lain melalui kampanye conservation campaigns, routine checks of water pipes,
penghematan air, pemeriksaan rutin terhadap saluran taps, and valves to prevent leaks, and immediate repairs
air, keran, dan valve untuk mencegah kebocoran, if damage to the water distribution system is found.
serta melakukan perbaikan segera apabila ditemukan
kerusakan pada sistem distribusi air.
Melalui berbagai langkah tersebut, ADHI berupaya Through these various measures, ADHI strives to
memastikan bahwa penggunaan air dalam kegiatan ensure that water use in its operational activities does
operasional tidak memberikan dampak negatif terhadap not have a negative impact on the environment or the
lingkungan maupun masyarakat sekitar. Perseroan surrounding community. The Company also ensures
juga memastikan bahwa aktivitas operasional tidak that its operational activities do not cause water stress
menyebabkan terjadinya stres air pada wilayah tempat in the areas where its business activities are carried
kegiatan usaha dilaksanakan. Sebagai salah satu bentuk out. As part of its corporate social and environmental
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan, responsibility, ADHI has collaborated in a clean water
ADHI telah berkolaborasi dalam program penyediaan supply program in West Java. [GRI 303-1] [OJK F.5]
air bersih di Jawa Barat. [GRI 303-1] [OJK F.5]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 149
149
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Sumber air yang digunakan dalam operasional ADHI The water sources used in ADHI’s operations come
berasal dari beberapa sumber, antara lain air tanah, air from several sources, including groundwater, rainwater,
hujan, air PDAM, serta air daur ulang yang dimanfaatkan PDAM water, and recycled water that is reused to support
kembali untuk mendukung kegiatan operasional the Company’s operational activities. The utilization of
perusahaan. Pemanfaatan berbagai sumber air ini these various water sources is carried out to ensure
dilakukan untuk memastikan ketersediaan air bagi the availability of water for operational activities while
kegiatan operasional sekaligus mendorong efisiensi promoting the efficient use of water resources.
penggunaan sumber daya air.
Pada tahun pelaporan, ADHI melakukan pemantauan During the reporting year, ADHI monitored the volume
terhadap volume pengambilan air dari berbagai sumber of water taken from various sources to ensure that
guna memastikan penggunaan air dilakukan secara water use was measured and responsible. Details of
terukur dan bertanggung jawab. Rincian pengambilan the Company’s water intake over the last three years
air Perseroan selama tiga tahun terakhir disajikan pada are presented in the following table.
tabel berikut.
Tabel Pengambilan Air Tahun 2023-2025 [GRI 303-3][OJK F.5, F.8] [IDX E-04]
Table of Water Withdrawal in 2023-2025 [GRI 303-3][OJK F.5, F.8] [IDX E-04]
Sumber Air Satuan
2025**) 2024**) 2023*)
Water Source Unit
Air tanah m3 202.269.869 230.524.346 66.794
Groundwater
Megaliter 202.269 230.524 67
Air Hujan m3 12.174.612 12.827.732 -
Rainwater
Megaliter 12.175 12.828 -
Air PDAM m3 84.974.115 117.676.682 -
PDAM Water
Megaliter 84.974 117.677 -
Air Daur Ulang m3 25.727.920 18.838.412 -
Recycled Water
Megaliter 25.728 18.838 -
Jumlah m3 325.146.517 379.867.173 66.794
Total
Megaliter 325.147 379.867 67
Konversi m3 ke liter/megaliter: https://convertlive.com/id/u/mengkonversi/meter-kubik/ke/liter
*) Kantor Pusat dan 10 Proyek
**) Kantor Pusat dan semua Proyek ADHI
Conversion from m³ to liters/megaliters: https://convertlive.com/id/u/mengkonversi/meter-kubik/ke/liter
*) Head Office and 10 Projects
**) Head Office and all ADHI Projects
Berdasarkan tabel di atas, total pengambilan air pada Based on the table above, total water withdrawal in 2025
tahun 2025 tercatat sebesar 325.146.517 m³, menurun is recorded at 325,146,517 m³, a decrease compared
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 379.867.173 m³. to 2024, which reached 379,867,173 m³.
Penurunan ini dipengaruhi oleh berbagai inisiatif This decrease was influenced by various water
efisiensi penggunaan air yang diterapkan Perseroan efficiency initiatives implemented by the Company
serta optimalisasi pemanfaatan air daur ulang dalam and the optimization of recycled water utilization in
kegiatan operasional. operational activities.
Selain melakukan pemantauan terhadap pengambilan In addition to monitoring water withdrawal, ADHI
air, ADHI juga mengelola pembuangan air limbah yang manages wastewater disposal generated from
dihasilkan dari kegiatan operasional. Air limbah yang operational activities. Wastewater generated from
dihasilkan dari aktivitas domestik maupun operasional domestic and project operational activities first goes
proyek terlebih dahulu melalui proses pengolahan untuk through a treatment process to ensure that the quality
memastikan bahwa kualitas air yang dibuang telah of the discharged water meets applicable environmental
memenuhi baku mutu lingkungan yang berlaku. quality standards.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 150
150
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Di Kantor Pusat ADHI yang berlokasi di Jl. MT Haryono At ADHI’s Headquarters located at Jl. MT Haryono No.
No. 27 Jakarta, pengolahan air limbah dilakukan melalui 27 Jakarta, wastewater is treated through a Sewage
Sewage Treatment Plant (STP) sebelum dialirkan ke Treatment Plant (STP) before being discharged into an
sumur resapan. Sistem ini diterapkan untuk memastikan infiltration well. This system is implemented to ensure
bahwa air limbah yang dibuang tidak mencemari badan that the wastewater discharged does not pollute water
air maupun lingkungan sekitar. [GRI 303-2] bodies or the surrounding environment. [GRI 303-2]
Rincian volume pembuangan air limbah Perseroan Details of the Company’s wastewater discharge
selama periode pelaporan disajikan pada tabel berikut. volume during the reporting period are presented in
the following table.
Volume Pembuangan Air Tahun 2023-2025 [GRI 303-4][OJK F.13, F.14]
Water Discharge Volume in 2023-2025 [GRI 303-4][OJK F.13, F.14]
Badan Air Satuan Jenis/Mekanisme IPAL
No. 2025 2024 2023
Body of Waster Unit IPAL Type/Mechanism
1. Sumur Resapan m3 Sewage Treatment Plant 10.843 9,746 -
Infiltration Well
Untuk memastikan air limbah yang dihasilkan dari To ensure that wastewater generated from operational
kegiatan operasional tidak menimbulkan dampak negatif activities does not harm the environment, ADHI
terhadap lingkungan, ADHI secara rutin melakukan routinely conducts wastewater quality testing through
pengujian kualitas air limbah melalui laboratorium pihak an independent third-party laboratory. This testing
ketiga yang independen. Pengujian ini bertujuan untuk aims to ensure that wastewater quality parameters
memastikan bahwa parameter kualitas air limbah telah meet the quality standards set out in applicable
memenuhi baku mutu yang ditetapkan dalam peraturan environmental regulations.
lingkungan hidup yang berlaku.
Beberapa parameter utama yang diuji dalam pengolahan Some of the main parameters tested in wastewater
air limbah meliputi pH, Biological Oxygen Demand treatment include pH, Biological Oxygen Demand (BOD),
(BOD), Chemical Oxygen Demand (COD), amonia, Chemical Oxygen Demand (COD), ammonia, oil and
minyak dan lemak, total padatan tersuspensi (TSS), grease, total suspended solids (TSS), and total coliform.
serta total coliform. Hasil pengujian kualitas air limbah The results of wastewater quality testing in the reporting
pada tahun pelaporan disajikan pada tabel berikut. year are presented in the following table.
Tabel Zat-zat Prioritas yang Diperiksa dalam Air Limbah Bulan Desember Tahun 2025
Table of Priority Substances Examined in Wastewater in December 2025
Memenuhi?
Kadar
Hasil Pengolahan Fulfillment
Nama Satuan Maksimum Langkah lanjutan
Processing
Name Unit Maximum Next measure
Results Ya Tidak
Level
Yes No
pH - 6-9 6,92 Ya - -
Yes
BOD/Biochemical Oxygen Demand mg/L 30 2,78 Ya - -
Yes
COD/Chemical Oxygen Demand mg/L 100 14,80 Ya - -
Yes
ammonia mg/L 10 1,33 Ya - -
ammonia Yes
minyak dan lemak mg/L 5 0,79 Ya - -
oil and grease Yes
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 151
151
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Zat-zat Prioritas yang Diperiksa dalam Air Limbah Bulan Desember Tahun 2025
Table of Priority Substances Examined in Wastewater in December 2025
Memenuhi?
Kadar
Hasil Pengolahan Fulfillment
Nama Satuan Maksimum Langkah lanjutan
Processing
Name Unit Maximum Next measure
Results Ya Tidak
Level
Yes No
total padatan tersuspensi (TSS/ mg/L 30 0,50 Ya - -
Total Suspended Solids) Yes
Total suspended solids (TSS)
Total coliform Jumlah/ 3.000 < 1,8 Ya - -
100 mL Yes
Amount/
100 mL
Untuk memantau efisiensi penggunaan air, ADHI juga To monitor water usage efficiency, ADHI also calculates
melakukan penghitungan intensitas konsumsi air pada water consumption intensity at its Headquarters on
Kantor Pusat di Jl. MT Haryono, Jakarta. Perhitungan ini Jl. MT Haryono, Jakarta. This calculation is made by
dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah karyawan considering the relatively stable number of employees
yang relatif stabil dibandingkan dengan tenaga kerja compared to the workforce on dynamic projects.
pada proyek yang bersifat dinamis.
Intensitas penggunaan air dihitung dengan Water consumption intensity is calculated by comparing
membandingkan total konsumsi air dengan jumlah total water consumption with the number of employees
karyawan pada periode pelaporan. Melalui pendekatan during the reporting period. Through this approach,
ini, Perseroan dapat memantau tingkat efisiensi the Company can monitor the level of water usage
penggunaan air serta mengevaluasi efektivitas program efficiency and evaluate the effectiveness of the water
penghematan air yang telah diterapkan. conservation program that has been implemented.
Pada tahun 2025, intensitas penggunaan air tercatat In 2025, water usage intensity was recorded at 16.67
sebesar 16,67 m³/karyawan/tahun, turun dibandingkan m³/employee/year, down from 20.18 m³/employee/year
tahun 2024 yang mencapai 20,18 m³/karyawan/tahun. in 2024. This change was influenced by the dynamics
Perubahan tersebut dipengaruhi oleh dinamika aktivitas of office operations and the implementation of various
operasional kantor serta penerapan berbagai program water efficiency programs. [GRI G4: CRE2 [FM4.1]
efisiensi penggunaan air. [GRI G4: CRE2 [FM4.1]
Tabel Pengambilan, Pembuangan dan Konsumsi Air Tahun 2023-2025*)
Table of Water Intake, Discharge and Consumption in 2023-2025*)
Sumber Air Satuan
2025 2024 2023
Water Source Unit
Pengambilan Air
Water Intake
Air PDAM M3 12.366 14.307 -
PDAM Water Megaliter 12.37 14.31 -
Pembuangan Air M3 10.843 9.746 -
Water Disposal Megaliter 10,84 9.75 -
Konsumsi Air M3 1.523 4.561 -
Water Consumption
Megaliter 1,52 4.56 -
*) Data merujuk penggunaan air Kantor Pusat ADHI, Jl. MT Haryono No. 27, Jakarta
Konversi m3 ke megaliter: https://www.unitconverters.net/volume/megaliter-to-cubic-meter.htm
*) Data refers to water usage at ADHI's Headquarters, Jl. MT Haryono No. 27, Jakarta
Conversion from m3 to megaliters: https://www.unitconverters.net/volume/megaliter-to-cubic-meter.htm
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 152
152
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Sesuai tabel di atas, konsumsi air tahun 2025 According to the table above, water consumption in
mengalaami penurunan dibandingkan tahun 2024. Hal 2025 decrease compared to 2024. This was influenced
tersebut dipengaruhi oleh dinamika penggunaan air di by changes in water usage at ADHI’s headquarters.
lingkungan kantor pusat ADHI. [OJK F.8][GRI 303-3, [OJK F.8][GRI 303-3, 303-4, 303-5]
303-4, 303-5]
Pengelolaan Energi Energy Management
Energi merupakan salah satu sumber daya penting Energy is one of the important resources in supporting
dalam mendukung kegiatan operasional ADHI, baik pada ADHI’s operational activities, both in office activities and
aktivitas perkantoran maupun pada proyek konstruksi in construction projects carried out by the Company.
yang dijalankan Perseroan. Penggunaan energi terutama Energy use mainly comes from electricity, which is
berasal dari listrik yang digunakan untuk mendukung used to support the operation of office equipment and
operasional peralatan dan fasilitas kantor, serta facilities, as well as fuel oil (BBM), which is used for the
Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dimanfaatkan untuk operation of vehicles and heavy equipment at project
operasional kendaraan dan alat berat di lokasi proyek. sites. [GRI 3-3]
[GRI 3-3]
ADHI menyadari bahwa sebagian besar BBM yang ADHI realizes that most of the fuel currently used
digunakan saat ini masih berasal dari energi fosil yang still comes from fossil energy, which has limited
memiliki keterbatasan ketersediaan serta berpotensi availability and the potential to cause greenhouse gas
menimbulkan emisi gas rumah kaca. Begitu pula emissions. Similarly, electricity still uses coal as its
dengan listrik yang masih menggunakan batu bara energy source. Therefore, the Company is committed
sebagai energi pembangkit. Oleh karena itu, Perseroan to improving energy efficiency and encouraging the
berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi penggunaan use of more environmentally friendly energy sources
energi serta mendorong penerapan sumber energi yang in its operational activities. This also supports the
lebih ramah lingkungan dalam kegiatan operasional. implementation of Government Regulation No. 33 of
Hal ini sekaligus mendukung implementasi Peraturan 2023 on Energy Conservation.
Pemerintah No. 33 Tahun 2023 tentang Konservasi
Energi.
Sejalan dengan komitmen tersebut, ADHI menerapkan In line with this commitment, ADHI implements various
berbagai inisiatif efisiensi energi yang dilakukan energy efficiency initiatives that are carried out
secara berkelanjutan di lingkungan kantor maupun sustainably in the office and project environments.
proyek. Upaya tersebut antara lain melalui optimalisasi These efforts include optimizing the use of electrical
penggunaan peralatan listrik, penerapan teknologi equipment, applying energy-saving technologies,
hemat energi, serta peningkatan kesadaran karyawan and increasing employee awareness of the wise use
dalam penggunaan energi secara bijaksana. of energy.
Berbagai program untuk mendukung pengurangan Various programs to support the reduction of energy
konsumsi energi dan emisi karbon yang dilakukan consumption and carbon emissions carried out by the
Perseroan antara lain: [OJK F.7, F.12][GRI 302-4, 305-5] Company include: [OJK F.7, F.12][GRI 302-4, 305-5]
1. Optimalisasi mobilitas dinas guna mengurangi 1. Optimization of official mobility to reduce the
frekuensi perjalanan dinas yang tidak diperlukan frequency of unnecessary business trips
2. Mendorong penggunaan transportasi publik melalui 2. Encouraging the use of public transportation
program Transportation Day through the Transportation Day program
3. Pemasangan panel surya pada atap Kantor Pusat 3. Installation of solar panels on the roof of the Head
sebagai bagian dari implementasi konsep green Office as part of the implementation of the green
office office concept
4. Penggunaan lampu LED hemat energi pada fasilitas 4. Use of energy-efficient LED lights in office facilities
kantor
5. Optimalisasi penggunaan AC sesuai jam operasional 5. Optimization of AC use in accordance with office
kantor operating hours
6. D e s a i n b a n g u n a n k a n t o r p r o y e k y a n g 6. Office building design that maximizes natural
memaksimalkan pencahayaan alami sehingga lighting, thereby reducing the use of lights during
mengurangi penggunaan lampu pada siang hari the day
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 153
153
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
7. Pemanfaatan solar panel pada beberapa proyek 7. Utilization of solar panels in several ADHI projects
ADHI
Pengurangan energi yang dibutuhkan untuk produk/jasa ADHI reduces the energy required for its products/
dilakukan ADHI antara lain, dengan memanfaatkan alat services by, among other things, utilizing heavy
berat yang berusia di bawah 5 tahun dan melakukan equipment that is less than five years old and performing
perawatan rutin pada alat berat tersebut. [GRI 302-5] routine maintenance on such equipment. [GRI 302-5]
Konsumsi energi listrik yang digunakan dalam The Company’s electricity consumption during the
operasional Perseroan selama periode pelaporan reporting period is presented in the following table.
disajikan pada tabel berikut.
Tabel Konsumsi Listrik Tahun 2023 – 2025*) [GRI 302-1][OJK F.6] [IDX E-03]
Table of Electricity Consumption in 2023–2025*) [GRI 302-1][OJK F.6] [IDX E-03]
Jenis BBM Satuan
No. 2025 2024**) 2023**)
Fuel Type Unit
1. Listrik kWh 9.660.162 25.160.018 14.962.528
Electricity
Gigajoule 34.777 90.576 53.865
Konversi kWh ke Gigajoule: https://www.unitconverters.net/energy/kilowatt-hour-to-gigajoule.htm
*) Data ADHI dan Proyek ADHI
Conversion from kWh to Gigajoules: https://www.unitconverters.net/energy/kilowatt-hour-to-gigajoule.htm
*) ADHI data and ADHI Projects
Berdasarkan tabel di atas, konsumsi listrik Perseroan Based on the table above, the Company’s electricity
pada tahun 2025 tercatat sebesar 9.660.162 kWh, consumption in 2025 is recorded at 9,660,162 kWh, a
menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai decrease compared to 2024, which reached 25,160,018
25.160.018 kWh. Penurunan ini dipengaruhi oleh kWh. This decrease was influenced by various energy
berbagai program efisiensi energi yang diterapkan efficiency programs implemented by the Company,
Perseroan, termasuk optimalisasi penggunaan peralatan including the optimization of electrical equipment use
listrik serta pemanfaatan energi terbarukan melalui and the utilization of renewable energy through the
pemasangan panel surya. installation of solar panels.
Selain energi listrik, ADHI juga menggunakan energi In addition to electrical energy, ADHI sources energy
yang bersumber dari Bahan Bakar Minyak (BBM) dan from fuel oil (BBM) and Liquefied Petroleum Gas (LPG)
Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk mendukung to support the Company’s operational activities. The
kegiatan operasional Perseroan. Penggunaan BBM use of fuel oil is mainly intended for the operation of
terutama diperuntukkan bagi operasional alat berat heavy equipment in construction projects, operational
di proyek konstruksi, kendaraan operasional, serta vehicles, and other supporting equipment.
peralatan pendukung lainnya.
Penggunaan energi berbasis bahan bakar ini dikelola The use of fuel-based energy is managed in a measured
secara terukur melalui pemantauan konsumsi energi manner through monitoring energy consumption in
pada setiap proyek dan unit kerja. Hal ini dilakukan untuk each project and work unit. This is done to ensure that
memastikan penggunaan energi berlangsung secara energy is used efficiently while supporting efforts to
efisien sekaligusmendukung upaya pengurangan emisi reduce greenhouse gas emissions from the Company’s
gas rumah kaca dari kegiatan operasional Perseroan. operational activities. [GRI 305-5]
[GRI 305-5]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 154
154
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Rincian penggunaan BBM dan gas dalam kegiatan Details of fuel and gas consumption in ADHI’s operational
operasional ADHI selama periode pelaporan disajikan activities during the reporting period are presented in
pada tabel berikut. the following table.
Tabel Penggunaan BBM dan Gas Tahun 2023 – 2025 [GRI 302-1, 302-3][OJK F.6]
Table of Fuel and Gas Usage in 2023–2025 [GRI 302-1, 302-3][OJK F.6]
Jenis Energi Satuan
No. 2025*) 2024**) 2023*)
Energy Type Unit
1. Solar Liter 17.999.142 13.903.172 -
Diesel
Gigajoule 615.570 2.446.447 -
2. Bensin Liter 7.941.890 1.727.721 499
Gasoline
Gigajoule 271.612 59.088 88
3. Liquefied Petroleum Gas (LPG) Kg 40.759 41.108 -
Gigajoule 1.879 4.974 -
Jumlah Gigajoule 889.061 2.510.509 17
Total
Konversi liter ke Gigajoule: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
Konversi kg ke Gigajoule: https://www.elgas.com.au/elgas-knowledge-hub/residential-lpg/lpg-gas-unit-conversions/
*) Data penggunaan kendaraan kantor pusat
**) Data ADHI dan Proyek ADHI
Conversion from liters to gigajoules: https://hextobinary.com/unit/energy/from/gasoline/to/gigajoule
Conversion from kilograms to gigajoules: https://www.elgas.com.au/elgas-knowledge-hub/residential-lpg/lpg-gas-unit-conversions/
*) Head office vehicle usage data
**) ADHI data and ADHI projects
Berdasarkan tabel di atas, penggunaan BBM dan Based on the table above, fuel and gas consumption in
gas pada tahun 2025 mengalami peningkatan 2025 increased compared to 2024. This increase is in
dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini sejalan line with the growing number of construction projects
dengan bertambahnya jumlah proyek konstruksi yang undertaken by the Company and increased heavy
dikerjakan Perseroan serta meningkatnya aktivitas equipment operational activity at project sites. [GRI 3-3]
operasional alat berat di lokasi proyek. [GRI 3-3]
Untuk memantau efisiensi penggunaan energi, ADHI To monitor energy efficiency, ADHI also calculates
juga melakukan penghitungan intensitas konsumsi energy consumption intensity at the Company’s two
energi pada dua lokasi utama operasional Perseroan, main operational locations, namely the Office on Jl.
yaitu Kantor di Jl. Pasar Minggu dan Kantor Pusat di Jl. Pasar Minggu and the Headquarters on Jl. MT Haryono,
MT Haryono, Jakarta. Penghitungan ini menggunakan Jakarta. This calculation uses the number of employees
jumlah karyawan sebagai dasar pembagi, mengingat as the divisor, given that the number of workers on
jumlah tenaga kerja pada proyek bersifat dinamis. projects is dynamic.
Intensitas energi dihitung dengan membandingkan Energy intensity is calculated by comparing the total
total konsumsi energi listrik dan bahan bakar dengan consumption of electricity and fuel with the number of
jumlah karyawan pada masing-masing lokasi. Melalui employees at each location. Through this calculation,
penghitungan ini, Perseroan dapat memantau tingkat the Company can monitor the level of energy efficiency
efisiensi penggunaan energi serta mengevaluasi and evaluate the effectiveness of various energy-saving
efektivitas berbagai program penghematan energi yang programs that have been implemented.
telah diterapkan.
Pada tahun 2025, intensitas penggunaan energi di kedua In 2025, energy intensity at the two locations was
lokasi tersebut tercatat sebesar 4.42 GJ/karyawan/ recorded at 4.42 GJ/employee/year, down from 11.13
tahun, turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai GJ/employee/year in 2024. [GRI G4: CRE1] [GRI 302-3]
11.13 GJ/karyawan/tahun. [GRI G4: CRE1] [GRI 302-3]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 155
155
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Sementara itu, konsumsi energi yang terjadi di luar Meanwhile, energy consumption outside the
organisasi, seperti penggunaan listrik dan bahan bakar organization, such as the use of electricity and fuel by
oleh pemasok atau mitra kerja, belum dapat dilaporkan suppliers or business partners, cannot yet be reported
oleh ADHI. Hal ini disebabkan karena perjanjian kerja by ADHI. This is because the current cooperation
sama dengan pemasok saat ini belum termasuk agreement with suppliers does not include the obligation
kewajiban pencatatan maupun pelaporan volume energi to record or report the volume of energy used by partners
yang digunakan oleh mitra dalam mendukung kegiatan in supporting the Company’s operational activities.
operasional Perseroan.
Meskipun demikian, ADHI tetap melakukan identifikasi However, , ADHI continues to identify relevant energy
terhadap konsumsi energi yang relevan di luar consumption outside the organization. One of the
organisasi. Salah satu kategori yang diidentifikasi categories identified is business travel, particularly
adalah aktivitas perjalanan dinas (business travel), travel by air. In this report, the calculation of energy
khususnya perjalanan menggunakan transportasi udara. consumption from air travel refers to business trips
Dalam laporan ini, perhitungan konsumsi energi dari undertaken by the Board of Commissioners and
perjalanan udara mengacu pada perjalanan dinas yang Directors. Estimates of energy and fuel consumption
dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi. Estimasi from these trips are calculated using the ICAO
konsumsi energi dan bahan bakar dari perjalanan (International Civil Aviation Organization) carbon
tersebut dihitung menggunakan kalkulator emisi karbon emissions calculator, which takes into account the
ICAO (International Civil Aviation Organization) yang distance traveled and the type of aircraft used.
mempertimbangkan jarak perjalanan serta jenis pesawat
yang digunakan.
Rincian konsumsi energi dari perjalanan dinas Details of energy consumption from business travel
menggunakan pesawat selama periode pelaporan by aircraft during the reporting period are presented
disajikan pada tabel berikut. in the following table.
Konsumsi Energi dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat oleh Dewan Komisaris dan Direksi Tahun 2023-2025 [GRI 302-2]
Energy Consumption from Business Travel by Air by the Board of Commissioners and Board of Directors in 2023-2025
[GRI 302-2]
Total BBM
Total Jarak Total BBM Total Energi
Tahun Total Perjalanan Total Fuel
Total Distance Total Fuel Total Energy
Year Total Trip
(KM) (KG) (GJ)
Liter Kiloliter
2025 136 195.024 1.163.942 1.454.928 1.455 58.488
2024 67 60.268 339.689 424.611 425 17.084
2023 75 54.957 313.948 392.435 392 15.757
Konversi kilogram ke liter: https://iataops,com/conversion/
Konversi liter ke Gigajoule: https://www,unitconverters,net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule,htm
Conversion from kilograms to liters: https://iataops,com/conversion/
Conversion from liters to gigajoules: https://www,unitconverters,net/energy/fuel-oil-equivalent-kiloliter-to-gigajoule,htm
Untuk memantau efisiensi penggunaan energi, ADHI To monitor energy efficiency, ADHI also calculates
juga melakukan penghitungan intensitas konsumsi energy consumption intensity. This calculation is
energi. Perhitungan ini dilakukan dengan menggunakan performed using data from Head Office, given that
data dari Kantor Pusat, mengingat ketersediaan data the data available there is more consistent than that
yang lebih konsisten dibandingkan dengan aktivitas from dynamic project activities. Energy intensity is
proyek yang bersifat dinamis. Intensitas energi dihitung calculated by comparing total energy consumption
dengan membandingkan total konsumsi energi with the number of employees during the reporting
dengan jumlah karyawan pada periode pelaporan. period. This approach is used to evaluate the level
Pendekatan ini digunakan untuk mengevaluasi tingkat of energy efficiency and the effectiveness of various
efisiensi penggunaan energi serta efektivitas berbagai energy-saving programs that have been implemented
program penghematan energi yang telah diterapkan by the Company.
oleh Perseroan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 156
156
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Rincian intensitas konsumsi energi ADHI selama periode Details of ADHI’s energy consumption intensity during
pelaporan disajikan pada tabel berikut. the reporting period are presented in the following table.
Tabel Intensitas Konsumsi Energi Tahun 2023-2025[GRI 302-3][OJK F.6]
Table of Energy Consumption Intensity in 2023-2025 [GRI 302-3][OJK F.6]
Jenis Energi Satuan
2025 2024 2023
Energy Type Unit
Listrik Gigajoule 3.729 7.890 6.610
Electricity
BBM dan Gas Gigajoule 898 966 88
Fuel and Gas
Avtur dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat Gigajoule 58.488 17.084 15.757
Jet Fuel from Business Travel by Airplane
Jumlah Gigajoule 62.655 25.939 22.455
Total
Intensitas Energi GJ/Karyawan 85 35 27
Energy Intensity GJ/Employee
Berdasarkan tabel di atas, intensitas konsumsi energi Based on the table above, energy consumption intensity
tahun 2025 mengalami kenaikan dibanding tahun 2024, in 2025 increased compared to 2024, due to the addition
dikarenakan adanya penambahan lingkup pengumpulan of the scope of data collection, where official travel
data, di mana data perjalanan dinas di tahun 2025 data in 2025 includes the Board of Directors and the
mencakup Direksi dan Dewan Komisaris, sedangkan Board of Commissioners, while in 2024 it includes the
di tahun 2024 mencakup Direksi. Board of Directors.
Pengelolaan Emisi Emission Management
ADHI berkomitmen untuk mendukung upaya global ADHI is committed to supporting global efforts to combat
dalam mengatasi perubahan iklim dan pemanasan climate change and global warming by managing and
global melalui pengelolaan serta pengurangan emisi reducing greenhouse gas (GHG) emissions generated
Gas Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan dari kegiatan from the Company’s operational activities. These efforts
operasional Perseroan. Upaya ini dilakukan dengan are carried out by monitoring major sources of emissions
memantau sumber emisi utama serta menerapkan and implementing various initiatives to improve energy
berbagai inisiatif untuk meningkatkan efisiensi energi efficiency and reduce carbon emissions.
dan mengurangi emisi karbon.
Dalam kegiatan operasionalnya, emisi gas rumah kaca In its operational activities, the Company’s greenhouse
Perseroan terutama berasal dari penggunaan Bahan gas emissions mainly originate from the use of fuel oil
Bakar Minyak (BBM) pada kendaraan dan alat berat, (BBM) in vehicles and heavy equipment, consumption of
konsumsi energi listrik, serta aktivitas perjalanan dinas electricity, and business travel using air transportation.
menggunakan transportasi udara. Emisi yang dilaporkan The emissions reported in this report include direct
dalam laporan ini mencakup emisi langsung (Cakupan 1/ emissions (Scope 1), indirect emissions from electricity
Scope 1), emisi tidak langsung dari konsumsi energi listrik consumption (Scope 2), and other indirect emissions
(Cakupan 2/Scope 2), serta emisi tidak langsung lainnya (Scope 3) from business travel.
(Cakupan 3/Scope 3) yang berasal dari perjalanan dinas.
Jenis gas rumah kaca yang dihitung dalam inventarisasi The types of greenhouse gases calculated in the
emisi Perseroan meliputi karbon dioksida (CO₂), Company’s emissions inventory include carbon
metana (CH₄), dinitrogen oksida (N₂O), serta dioxide (CO₂), methane (CH₄), nitrous oxide (N₂O), and
hidrofluorokarbon (HFC). Perhitungan emisi dilakukan hydrofluorocarbons (HFC). Emissions are calculated
dengan menggunakan faktor emisi nasional maupun using national and international emission factors,
internasional, antara lain tier 2/National Default yang including tier 2/National Default published by the
diterbitkan oleh Kementerian ESDM dan KLHK serta tier Ministry of Energy and Mineral Resources and the
1/International Default yang mengacu pada pedoman Ministry of Environment and Forestry, as well as tier
IPCC dan EPA. 1/International Default, which refers to the IPCC and
EPA guidelines.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 157
157
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Melalui proses inventarisasi emisi tersebut, ADHI dapat Through this emissions inventory process, ADHI
memantau kontribusi emisi dari berbagai aktivitas can monitor the emissions contribution from various
operasional sekaligus menjadi dasar dalam menyusun operational activities and use this as a basis for
strategi pengurangan emisi gas rumah kaca secara developing strategies to reduce greenhouse gas
berkelanjutan. [GRI 3-3] emissions sustainably. [GRI 3-3]
Target Net Zero Emission Net Zero Emission Target
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengendalian As part of its commitment to climate change control
perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan, ADHI and sustainable development, ADHI has set a target
menetapkan target untuk mencapai net zero emission to achieve net zero emissions by 2055. To achieve
pada tahun 2055. Untuk mencapai target tersebut, this target, the Company is gradually implementing
Perseroan menerapkan berbagai langkah strategis various strategic measures, including improving energy
secara bertahap, antara lain melalui peningkatan efficiency, utilizing renewable energy, and implementing
efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, serta various emission reduction initiatives in its operations.
implementasi berbagai inisiatif pengurangan emisi
dalam kegiatan operasional.
Dalam rangka mewujudkan target tersebut, ADHI telah To realize this target, ADHI has established internal
menetapkan kebijakan dan pedoman internal yang policies and guidelines that regulate greenhouse gas
mengatur pengelolaan emisi gas rumah kaca, termasuk emissions management, including emission reduction
strategi pengurangan emisi serta penguatan tata kelola strategies and strengthening emission control
pengendalian emisi di lingkungan Perseroan. [IDX E-06] governance within the Company. [IDX E-06]
Untuk mendukung pencapaian target net zero emission, To support the achievement of the net-zero emission
ADHI juga menetapkan target pengurangan emisi target, ADHI has also set short-term (1 year), medium-
jangka pendek (1 tahun), jangka menengah (5 tahun), term (5 years), and long-term (10 years) emission
dan jangka panjang (10 tahun) dengan tahun dasar reduction targets with a baseline calculation year of
perhitungan (baseline) yaitu tahun 2024. Sejalan dengan 2024. In line with these targets, in 2025, the Company
target tersebut, pada tahun 2025 Perseroan berhasil succeeded in realizing a 9.66% reduction in emissions
merealisasikan penurunan emisi sebesar 9,66% dari from the 2024 GHG emissions inventory.
inventarisasi emisi GRK tahun 2024.
Dalam memastikan pencapaian target tersebut, To ensure the achievement of these targets, the
Perseroan menunjuk Biro Environment Management Company has appointed the Environment Management
Departemen QHSE sebagai unit yang bertanggung Bureau of the QHSE Department as the unit responsible
jawab dalam melakukan pemantauan serta pengendalian for monitoring and controlling greenhouse gas emissions
emisi gas rumah kaca di lingkungan Perseroan. within the Company. [IDX E-07]
[IDX E-07]
Untuk memantau pencapaian target tersebut, Perseroan To monitor the achievement of this target, the Company
melakukan inventarisasi emisi gas rumah kaca yang conducts an inventory of greenhouse gas emissions
berasal dari berbagai sumber operasional. from various operational sources.
Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca Greenhouse Gas Emissions Inventory
Dalam proses inventarisasi Gas Rumah Kaca, ADHI During the greenhouse gas inventory process,
melaksanakan perhitungan secara mandiri yang ADHI conducts independent calculations within
dilakukan di Departemen QHSE. Proses ini mencakup the QHSE Department. This process includes real-
pengumpulan data yang dilakukan secara real time ke time data collection for ADHI projects through the
proyek ADHI melalui aplikasi SIQHA. SIQHA application.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 158
158
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Dalam proses inventarisasi tersebut, ADHI menggunakan In the inventory process, the verifier used operational
batasan operasional (operational boundary) mencakup boundaries covering Scope 1 and Scope 2, as stipulated
Cakupan 1 (Scope 1) dan Cakupan 2 (Scope 2), in the ISO 14064-1 standard. Scope 3 emissions have
sebagaimana diatur dalam standar ISO 14064-1. Emisi not yet been fully calculated. One category that has
pada Cakupan 3 (Scope 3) belum seluruhnya dapat been specifically calculated is emissions from business
dihitung. Salah satu kategori yang telah dihitung secara travel, particularly air transportation by the Board of
spesifik adalah emisi dari aktivitas perjalanan dinas Directors, as classified in category 3.5 based on the
(business travel), khususnya transportasi udara oleh ISO 14064-1 standard.
jajaran Direksi, sebagaimana diklasifikasikan dalam
kategori 3.5 berdasarkan standar ISO 14064-1.
Jenis gas rumah kaca yang dihitung saat ini di The types of greenhouse gases currently calculated
operasional ADHI yaitu Karbon dioksida (CO₂),Metana in ADHI’s operations are carbon dioxide (CO₂), fossil
fosil (CH₄ - Fossil), Metana non-fosil (CH₄ - Non Fossil), methane (CH₄ - Fossil), non-fossil methane (CH₄ - Non
Dinitrogen oksida (N₂O), dan Hidrofluorokarbon (HFCs). Fossil), nitrous oxide (N₂O), and hydrofluorocarbons
Perhitungan gas rumah kaca mengacu pada factor emisi (HFCs). Greenhouse gas calculations refer to tier 2/
tier 2/National Default (ESDM, KLH) tier 1/International National Default (ESDM, KLH), tier 1/International Default
Default (IPCC, EPA). (IPCC, EPA) emission factors.
Pengukuran emisi GRK dilakukan berdasarkan kategori GHG emissions are measured based on the
sebagai berikut: following categories:
1. Cakupan 1 (Emisi Langsung): 1. Scope 1 (Direct Emissions)
a. 1.1 Emisi langsung dari pembakaran sumber a. 1.1 Direct emissions from stationary sources
tidak bergerak
b. 1.2 Emisi langsung dari pembakaran sumber b. 1.2 Direct emissions from mobile sources
bergerak
c. 1.3 Emisi dan serapan langsung dari c. 1.3 Direct emissions and removals from industrial
proses industri, processes
d. 1.4 Emisi langsung dari kebocoran (fugitive d. 1.4 Direct emissions from fugitive emissions of
emissions) gas rumah kaca dalam sistem greenhouse gases in anthropogenic systems.
antropogenik.
2. Cakupan 2 (Emisi Tidak Langsung): 2. Scope 2 (Indirect Emissions):
a. 2.1 Emisi tidak langsung yang berasal dari a. 2.1 Indirect emissions from electricity
konsumsi listrik yang disuplai oleh jaringan consumption supplied by the State Electricity
Perusahaan Listrik Negara (PLN). Company (PLN) network.
Emisi gas rumah kaca langsung (Cakupan 1) merupakan Direct greenhouse gas emissions (Scope 1) are emissions
emisi yang dihasilkan dari sumber yang dimiliki atau generated from sources owned or directly controlled by
dikendalikan secara langsung oleh Perseroan. Sumber the Company. These emission sources mainly originate
emisi ini terutama berasal dari penggunaan bahan from the use of fossil fuels in operational vehicles
bakar fosil pada kendaraan operasional dan alat berat, and heavy equipment, combustion in operational
pembakaran pada peralatan operasional, serta potensi equipment, and potential refrigerant gas leaks from
kebocoran gas refrigeran dari peralatan pendingin yang cooling equipment used in operational activities.
digunakan dalam kegiatan operasional.
Melalui proses inventarisasi emisi, ADHI melakukan Through the emission inventory process, ADHI monitors
pemantauan terhadap kontribusi emisi dari berbagai the emission contributions from various sources as a
sumber tersebut sebagai dasar dalam pengelolaan basis for managing and controlling greenhouse gas
dan pengendalian emisi gas rumah kaca di lingkungan emissions in the Company’s operational environment.
operasional Perseroan. Rincian emisi gas rumah kaca Details of direct greenhouse gas emissions (Scope
langsung (Cakupan 1) selama periode pelaporan 1) during the reporting period are presented in the
disajikan pada tabel berikut. following table.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 159
159
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Cakupan 1 Tahun 2023-2025 [GRI 305-1] [OJK F.11]
Table of Greenhouse Gas Emissions Scope 1 in 2023-2025 [GRI 305-1] [OJK F.11]
Konsumsi Konsumsi Energi Total Emisi CO2 yang Dihasilkan
Bahan Consumption Total CO2 Emissions Generated
Bakar (terajoule) (ton)
Fuel
Consumption 2025 2024 2023 2025 2024 2023
1.1 Emisi langsung 90,73 5 - 4.591 124 -
Pembakaran tidak
Bergerak
Direct emissions Perhitungan emisi
Non-moving GRK mengacu
combustion pada faktor emisi
tier 2/National
1.2 Emisi langsung 798,32 2.505 - 49.582 30.914 -
Pembakaran
Default (ESDM,
Bergerak KLH) dan tier
Direct emissions 1/International
Mobile combustion Default (IPCC,
1.3 Emisi dan - - -
EPA) 0 7 -
serapan langsung
dari proses industri GHG emissions
Direct emissions calculations refer to
and absorption from tier 2/National Default
industrial processes
(ESDM, KLH) and tier
1.4 Emisi langsung 0 - - 1/International Default 0,1 395 -
fugitive dari gas (IPCC, EPA) emission
rumah kaca factors.
dalam sistem
antropogenik
Fugitive direct
emissions of
greenhouse gases
in anthropogenic
systems
Jumlah 889,05 2.510 - 52.072 31.440 -
Total
Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca Based on the table above, direct greenhouse gas
langsung (Cakupan 1) pada tahun 2025 tercatat sebesar emissions (Scope 1) in 2025 are recorded at 54,173tons
52.072 ton CO₂eq, meningkat dibandingkan tahun 2024 of CO₂eq, an increase compared to 2024, which
yang mencapai 31.440 ton CO₂eq. Peningkatan tersebut reached 31,440 tons of CO₂eq. This increase is in line
sejalan dengan meningkatnya aktivitas operasional with the increase in project operational activities and
proyek serta penggunaan alat berat dalam pelaksanaan the use of heavy equipment in the implementation of
pekerjaan konstruksi. construction work.
Emisi gas rumah kaca tidak langsung (Cakupan 2) berasal Indirect greenhouse gas emissions (Scope 2) originate
dari konsumsi energi listrik yang digunakan dalam from the consumption of electrical energy used in the
kegiatan operasional Perseroan, baik pada aktivitas Company’s operational activities, both in office activities
perkantoran maupun pada proyek konstruksi. Meskipun and in construction projects. Although these emissions
emisi tersebut tidak dihasilkan secara langsung oleh are not generated directly by the Company, the use of
Perseroan, penggunaan listrik yang bersumber dari electricity sourced from the national grid still contributes
jaringan listrik nasional tetap berkontribusi terhadap to greenhouse gas emissions.
emisi gas rumah kaca.
Perhitungan emisi pada cakupan ini dilakukan dengan Emissions in this scope are calculated by multiplying
mengalikan total konsumsi listrik dengan faktor emisi total electricity consumption by the Jawa-Madura-Bali
sistem ketenagalistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali) (Jamali) electricity system emission factor as stipulated
sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri in the Minister of Energy and Mineral Resources Decree
Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia of the Republic of Indonesia No. 163.K/HK.02/MEM.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 160
160
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
No. 163.K/HK.02/MEM.S/2021 tentang Penetapan Faktor S/2021 on the Determination of Greenhouse Gas
Emisi Gas Rumah Kaca Sistem Ketenagalistrikan, yaitu Emission Factors for the Electricity System, which is
sebesar 0,87 kgCO₂/kWh. 0.87 kgCO₂/kWh.
Rincian emisi gas rumah kaca tidak langsung dari Details of indirect greenhouse gas emissions from
konsumsi energi listrik selama periode pelaporan electricity consumption during the reporting period
disajikan pada tabel berikut. are presented in the following table.
Tabel Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung (Cakupan 2) Tahun 2023-2025 [GRI 305-2][OJK F.11]
Table of Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 2) in 2023-2025 [GRI 305-2][OJK F.11]
Tahun (kWh) Emisi CO2 yang Dihasilkan (ton)
Konsumsi Energi Year (kWh) CO2 Emissions Generated (ton)
Energy Consumption
2025 2024 2023 2025 2024 2023
Listrik 9.660.162,06 25.024.815 14.962.528 6.901 20.188 15.824
Electricity
Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca Based on the table above, indirect greenhouse gas
tidak langsung (Cakupan 2) pada tahun 2025 tercatat emissions (Scope 2) in 2025 are recorded at 7,091
sebesar 6.901 ton CO₂eq, menurun dibandingkan tahun 6,901 ton CO₂eq, a decrease compared to 2024,
2024 yang mencapai 20.188 ton CO₂eq. Penurunan ini which reached 20,188 ton CO₂eq. This decrease was
dipengaruhi oleh berbagai upaya efisiensi energi yang influenced by various energy efficiency efforts carried
dilakukan Perseroan, termasuk optimalisasi penggunaan out by the Company, including optimizing the use of
energi listrik serta penerapan teknologi hemat energi electrical energy and implementing energy-saving
di lingkungan operasional. technologies in the operational environment.
Selain emisi langsung dan emisi dari konsumsi energi In addition to direct emissions and emissions from
listrik, ADHI juga mengidentifikasi emisi gas rumah kaca electricity consumption, ADHI identifies other indirect
tidak langsung lainnya (Cakupan 3) yang berasal dari greenhouse gas emissions (Scope 3) that originate
aktivitas operasional di luar kendali langsung Perseroan. from operational activities beyond the Company’s direct
Dalam laporan ini, kategori emisi Cakupan 3 yang control. In this report, the Scope 3 emissions category
dihitung adalah emisi yang berasal dari perjalanan dinas calculated is emissions originating from business travel
(business travel) menggunakan transportasi udara. using air transportation.
Perhitungan emisi dari perjalanan dinas tersebut The calculation of emissions from business travel is
dilakukan dengan menggunakan kalkulator emisi karbon carried out using the carbon emissions calculator from
dari International Civil Aviation Organization (ICAO) the International Civil Aviation Organization (ICAO),
yang mempertimbangkan jarak perjalanan serta jenis which takes into account the distance traveled and
pesawat yang digunakan. Dalam laporan ini, perjalanan the type of aircraft used. In this report, the air travel
udara yang dihitung merujuk pada perjalanan dinas yang calculated refers to business travel undertaken by
dilakukan oleh Dewan Komisaris dan Direksi selama the Board of Commissioners and Directors during the
periode pelaporan. reporting period.
Tabel Emisi GRK (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Perjalanan Dinas dengan Pesawat Terbang
[GRI 305-3][OJK F.11]
Table of Other Indirect GHG Emissions (Scope 3) from Business Travel by Aircraft [GRI 305-3][OJK F.11]
2025 2024 2023
Jumlah Jumlah Jumlah
Penggunaan Emisi (Kg CO2eq) Penggunaan Emisi (Kg CO2eq) Penggunaan Emisi (Kg CO2eq)
Pesawat Terbang Emission (Kg Pesawat Terbang Emission (Kg Pesawat Terbang Emission (Kg
Total Aircraft CO2eq) Total Aircraft CO2eq) Total Aircraft CO2eq)
Usage Usage Usage
136 29.373 67 5.450 75 5.452
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 161
161
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Berdasarkan tabel di atas, emisi gas rumah kaca Based on the table above, other indirect greenhouse
[Cakupan 3] tidak langsung lainnya dari perjalanan gas emissions [Scope 3] from business travel by aircraft
dinas dengan pesawat tahun 2025 mengalami kenaikan in 2025 increased compared to the previous year in
dibanding tahun sebelumnya sejalan dengan bertambah line with the increase in business travel by the Board
perjalanan dinas Dewan Komisaris dan Direksi. of Commissioners and Directors.
Untuk memantau efisiensi pengelolaan emisi gas rumah To monitor the efficiency of greenhouse gas emissions
kaca, ADHI juga melakukan penghitungan intensitas management, ADHI also calculates emission intensity.
emisi. Intensitas emisi dihitung dengan membandingkan Emission intensity is calculated by comparing the total
total emisi gas rumah kaca dari Cakupan 1, Cakupan 2, greenhouse gas emissions from Scope 1, Scope 2,
dan Cakupan 3 dengan jumlah karyawan pada Kantor and Scope 3 with the number of employees at ADHI
ADHI Pasar Minggu dan Kantor Pusat ADHI. Perhitungan Pasar Minggu Office and ADHI Head Office. Emission
intensitas emisi dilakukan dengan menggunakan rumus intensity is calculated using the following formula:
berikut: [IDX E-02] CRE3 [IDX E-02] CRE3
Intensitas Emisi = Jumlah emisi cakupan 1 + cakupan 2 + cakupan 3
Emission Intensity = Total emissions from scope 1 + scope 2 + scope 3
Pendapatan ADHI
ADHI’s Revenues
Berdasarkan perhitungan tersebut, intensitas emisi Based on these calculations, greenhouse gas
gas rumah kaca (GRK) pada tahun 2025 tercatat (GHG) emissions intensity in 2025 is recorded at
sebesar 61.076,02 ton CO₂eq mengalami penurunan 61,076.02 tons of CO₂eq, a decrease compared to
dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 69.870 2024, which is recorded at 69,870 tons of CO₂eq.
ton CO₂eq. [GRI 305-4] [OJK F.11] [GRI 305-4] [OJK F.11]
ADHI juga telah menghitung intensitas emisi gas ADHI has also calculated the intensity of greenhouse
rumah kaca dari penggunaan listrik berdasarkan gas emissions from electricity use based on
aktivitas pembangunan konstruksi dan proyek yang construction and project activities carried out in 2025,
dikerjakan tahun 2025, yaitu sebesar 0,0063 kgCO2eq/ which is 0.0063 kg of CO₂eq/million in revenue, an
juta pendapatan, naik dibandingkan tahun 2024 yang increase compared to 2024, which reached 0.0051 kg
mencapai 0,0051 kgCO2eq/juta pendapatan. Kenaikan of CO₂eq/million in revenue. The increase occurred
terjadi karena peningkatan jumlah proyek aktif di 2025. due to increase in the number of active projects in
Perhitungan diperoleh dengan membagi total emisi gas 2025. The calculation is obtained by dividing the total
rumah kaca dari penggunaan listrik dengan pendapatan greenhouse gas emissions from electricity usage
yang diraih Perseroan pada tahun pelaporan. by the Company’s revenue in the reporting year.
[GRI G4: CRE4] [GRI G4: CRE4]
Sejalan dengan komitmen Perseroan dalam In line with the Company’s commitment to controlling
mengendalikan emisi gas rumah kaca, ADHI menerapkan greenhouse gas emissions, ADHI implements various
berbagai kebijakan dan inisiatif untuk mengurangi policies and initiatives to reduce emissions generated
emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional. from operational activities. These efforts are carried
Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan efisiensi out through increasing energy efficiency, optimizing
penggunaan energi, optimalisasi penggunaan peralatan the use of operational equipment, and applying more
operasional, serta penerapan teknologi yang lebih environmentally friendly technologies.
ramah lingkungan.
Beberapa kebijakan yang telah diterapkan Perseroan Some of the policies that the Company has implemented
untuk mengurangi emisi gas rumah kaca di antaranya: to reduce greenhouse gas emissions include:
[GRI 305-5] [GRI 305-5]
1. Menggunakan alat berat umur di bawah 5 tahun 1. Using heavy equipment that is less than five years old
2. Menggunakan alat berat yang mempunyai teknologi 2. Using heavy equipment with emission reduction
pengurangan emisi technology
3. Melakukan perawatan alat berat secara berkala 3. Performing regular maintenance on heavy
equipment
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 162
162
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
4. Menggunakan BBM yang lebih bersih dan alternatif 4. Using cleaner and alternative fuels
5. Melakukan uji emisi gas buang alat berat 5. Conducting regular exhaust emission tests on
secara berkala. heavy equipment.
6. Mengganti alat berat yang tidak memenuhi standar 6. Replacing heavy equipment that does not meet
uji emisi emission test standards
7. Menggunakan bahan bakar yang lebih bersih dan 7. Using cleaner and alternative fuels to support
alternatif untuk mendukung pengurangan emisi emission reduction
Sebagai korporasi yang bergerak di bidang konstruksi As a corporation engaged in construction and
dan infrastruktur, sampai dengan akhir tahun 2025, ADHI infrastructure, until the end of 2025, ADHI does not
tidak memproduksi, mengimpor dan mengekspor Bahan produce, import, or export Ozone Depleting Substances
Perusak Ozon (BPO), yaitu senyawa kimia yang dapat (ODS), which are chemical compounds that can react
bereaksi dengan molekul ozon di lapisan stratosfer. with ozone molecules in the stratosphere. However,
Namun demikian, Perseroan memberikan perhatian the Company pays attention to materials that are
terhadap bahan yang kegunaannya antara lain dipakai used in air conditioners, refrigerators, and fire
pada mesin pendingin ruangan (AC), kulkas, dan tabung extinguishers, among other things. The use of ODS
pemadam api. Penggunaan BPO dapat menyebabkan can cause ozone depletion, which has the potential to
penipisan lapisan ozon, yang berpotensi menimbulkan cause environmental degradation, limited clean water
degradasi lingkungan, keterbatasan sumber air bersih, sources, damage to the marine food chain, decreased
kerusakan rantai makanan laut, penurunan hasil agricultural production, and other environmental
produksi pertanian, dan dampak lingkungan lainnya. impacts. In line with its initial commitment to reduce
Sesuai dengan komitmen awal untuk mengurangi emisi greenhouse gas emissions, including emissions from
gas rumah kaca, termasuk emisi akibat BPO, ADHI BPO, ADHI has replaced refrigerants in air conditioners
telah mengganti refrigeran AC dan kulkas dengan and refrigerators with more environmentally friendly
hidrofluorokarbon (HFC) yang lebih ramah lingkungan. hydrofluorocarbons (HFCs). Fire extinguishing agents
Zat pemadam api untuk Alat Pemadam Api Ringan for Light Fire Extinguishers (APAR) also use more
(APAR) juga sudah menggunakan monoammonium environmentally friendly monoammonium phosphate
phosphate yang lebih ramah lingkungan sebagai as a substitute for halons, which are classified as BPO.
pengganti halon yang termasuk dalam kategori BPO. [GRI 305-6] [OJK F.12]
[GRI 305-6] [OJK F.12]
Dalam upaya mengurangi dampak lingkungan, In an effort to reduce its environmental impact, ADHI
ADHI Karya juga berkomitmen untuk memantau dan Karya is also committed to monitoring and managing
mengelola emisi udara yang dihasilkan dari kegiatan air emissions generated from its operational activities,
operasional, terutama emisi Nitrogen Oksida (NO), particularly emissions of nitrogen oxide (NO), sulfur
Sulfur Oksida (SO), dan emisi udara signifikan lainnya. oxide (SO), and other significant air emissions. Through
Melalui kebijakan yang mendukung penggunaan policies that support the use of environmentally friendly
teknologi ramah lingkungan dan efisiensi energi, ADHI and energy-efficient technologies, ADHI has taken
telah mengambil langkah-langkah untuk mengurangi steps to reduce these emissions, including optimizing
emisi ini, termasuk pengoptimalan proses konstruksi, construction processes, using cleaner fuels, and
penggunaan bahan bakar yang lebih bersih, serta closely monitoring air emissions from vehicles and
pemantauan yang ketat terhadap emisi udara yang heavy machinery used in projects. Thus, ADHI strives
dihasilkan dari kendaraan dan mesin berat yang to minimize its contribution to air pollution and is
digunakan dalam proyek. Dengan demikian, ADHI committed to maintaining the quality of the surrounding
berupaya untuk meminimalkan kontribusi terhadap environment, in line with the principles of sustainability
polusi udara dan berkomitmen untuk menjaga kualitas and corporate social responsibility. [GRI 305-7]
lingkungan sekitar, sejalan dengan prinsip-prinsip
keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan.
[GRI 305-7]
Untuk mengurangi pencemaran udara, Perseroan To reduce air pollution, the Company implements various
menerapkan berbagai kebijakan, antara lain Manual ESG, policies, including the ESG Manual, ESG Policy Decree,
SKD Kebijakan ESG, Prosedur Pengelolaan Lingkungan, Environmental Management Procedures, Environmental
Prosedur Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan, Management System Implementation Procedures, and
serta beberapa Petunjuk Kerja, seperti Identifikasi dan several Work Instructions, such as Environmental Impact
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 163
163
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Analisa Dampak Lingkungan, Pengelolaan Limbah Identification and Analysis, Construction, Domestic,
Konstruksi, Domestik, dan B3. and Hazardous Waste Management.
Selain melakukan berbagai upaya pengurangan emisi In addition to various efforts to reduce greenhouse gas
gas rumah kaca, ADHI juga melaksanakan program emissions, ADHI implements a carbon sequestration
penyerapan karbon melalui kegiatan penghijauan di program through reforestation activities at various
berbagai lokasi proyek. Program ini bertujuan untuk project sites. This program aims to increase vegetation
meningkatkan tutupan vegetasi serta mendukung cover and support natural carbon sequestration
upaya penyerapan emisi karbon secara alami melalui efforts through plant ecosystems. The Company’s
ekosistem tanaman. Kegiatan penghijauan yang reforestation activities include a tree planting program
dilakukan Perseroan antara lain melalui program and mangrove rehabilitation in several operational areas.
penanaman pohon serta rehabilitasi mangrove di In addition to contributing to carbon sequestration,
sejumlah wilayah operasional. Selain berkontribusi these activities also provide other ecological benefits,
terhadap penyerapan karbon, kegiatan ini juga such as maintaining ecosystem balance, improving
memberikan manfaat ekologis lainnya, seperti menjaga environmental quality, and supporting the sustainability
keseimbangan ekosistem, meningkatkan kualitas of natural habitats around operational areas.
lingkungan, serta mendukung keberlanjutan habitat
alami di sekitar wilayah operasional.
Rincian kegiatan penanaman pohon dan rehabilitasi Details of tree planting and mangrove rehabilitation
mangrove serta estimasi nilai serapan karbon selama activities, as well as estimated carbon sequestration
periode pelaporan disajikan pada tabel berikut. values during the reporting period, are presented in
[GRI 305-7] the following table. [GRI 305-7]
Tabel Penanaman dan Potensi Nilai Serapan Karbon
Table of Planting and Potential Carbon Sequestration Value
Nilai serapan karbon
Volume Carbon sequestration value
No. Program (ton CO2e)
2025 2024 2025 2024
1 Penanaman Pohon 120,970 16.383 947,91 1.302,59
Tree Planting
2 Rehabilitasi Mangrove 125 Ha 640,000 160.000 2.484,79 67,12
125 Ha Mangrove Rehabilitation
Total 760,970 176.383 3.432,70 1.369,71
Berdasarkan tabel di atas, kegiatan penghijauan Based on the table above, the greening activities carried
yang dilakukan Perseroan memberikan kontribusi out by the Company contributed to increased carbon
terhadap peningkatan penyerapan karbon selama sequestration during the reporting period. Through tree
periode pelaporan. Melalui program penanaman planting and mangrove rehabilitation programs, ADHI
pohon dan rehabilitasi mangrove, ADHI berupaya strives to support climate change mitigation efforts
mendukung upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus while improving the quality of the environment around
meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar wilayah its operational areas. The program is also part of the
operasional. Program tersebut juga menjadi bagian dari Company’s commitment to supporting sustainable
komitmen Perseroan dalam mendukung pembangunan development through the implementation of more
berkelanjutan melalui penerapan praktik konstruksi environmentally friendly construction practices.
yang lebih ramah lingkungan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 164
164
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Rekapitulasi perhitungan emisi yang dilakukan ADHI A summary of the emission calculations conducted
disampaikan dalam tabel berikut. [IDX E-01] by ADHI is presented in the following table. [IDX E-01]
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi tCO2e
Name Example of Emission Sources Total tCO2e
Emissions
Kategori 1 Total Emisi Gas Rumah Kaca Langsung dan Pembuangan
Category 1 Total Direct Greenhouse Gas Emissions and Disposal
Emisi langsung dari Emisi yang berasal dari pembakaran pada peralatan tetap yang dimiliki perusahaan 4.591
pembakaran stasioner seperti generator set, boiler, tungku
Direct emissions from Emissions from combustion in fixed equipment owned by the company, such as
stationary combustion generator sets, boilers, and furnaces
Emisi langsung dari Emisi yang berasal dari kendaraan bermotor yang dimiliki perusahaan 49.582
pembakaran bergerak Emissions from motor vehicles owned by the company
Direct emissions from
mobile combustion
Emisi langsung dari proses Asap (fumes) yang dihasilkan selama proses produksi di tempat dan proses industri 0
pengolahan lainnya
Direct emissions from Fumes generated during on-site production processes and other industrial processes
processing
Emisi fugitive langsung Pelepasan gas yang tidak disengaja akibat kebocoran. Berasal dari gas pendingin AC, 0,1
Direct fugitive emissions pengolahan air limbah, kebocoran perpipaan, tangki penyimpanan
Unintentional gas releases due to leaks from air conditioning refrigerants, wastewater
treatment, pipeline leaks, and storage tanks
Emisi langsung dari Land Deforestasi/penebangan pohon, kebakaran hutan, konversi lahan 0
Use, Land Use Deforestation/logging, forest fires, land conversion
Change and Forestry/
LULUCF
Direct emissions from Land
Use, Land Use Change and
Forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung 54.173
(Scope 1)
Total Direct Emissions
(Scope 1)
Total Emisi
Nama Contoh Sumber Emisi tCO2e
Name Example of Emission Sources Total tCO2e
Emissions
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Category 2: Indirect GHG emissions from imported/purchased energy
Emisi tidak langsung dari Pembelian listrik 6.901
konsumsi listrik yang Electricity purchase
diimpor/dibeli
Indirect emissions from
imported/purchased
electricity consumption
Emisi tidak langsung dari Pembelian pemanasan distrik, pendinginan distrik, uap -
konsumsi jaringan energi District heating, district cooling, and steam purchase
yang diimpor/dibeli (di luar
listrik)
Indirect emissions from
imported/purchased energy
network consumption
(excluding electricity)
Total Emisi Langsung 6.901
(Scope 2)
Total Indirect Emissions
(Scope 2)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 165
165
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Total Emisi tCO2e
Nama Contoh Sumber Emisi
Total tCO2e
Name Example of Emission Sources
Emissions
Kategori 3: Total Emisi Gas Rumah Kaca (Cakupan 3) Tidak Langsung Lainnya dari Transportasi
Category 3: Total Other Indirect Greenhouse Gas Emissions (Scope 3) from Transportation
Transportasi dan Transportasi dan proses distribusi barang yang dibeli dan bahan mentah penting 0
distribusi hulu lainnya untuk operasional perusahaan
Upstream transportation Transportation and distribution of purchased goods and other raw materials essential
and distribution to company operations
Perjalanan dinas Perjalanan dinas karyawan yang dibayarkan oleh perusahaan 29.373
Business travel Business trips taken by employees and paid for by the company
Transportasi dari klien dan Perjalanan tamu dan klien yang berkunjung ke perusahaan yang dibayarkan oleh 0
pengunjung perusahaan
Transportation of clients Trips taken by guests and clients visiting the company and paid for by the company
and visitors
Transportasi dan Transportasi dan distribusi barang yang dijual oleh perusahaan dimana jasa 0
distribusi hilir transportasi tersebut dibayarkan oleh perusahaan
Downstream transportation Transportation and distribution of goods sold by the company, where transportation
and distribution services are paid for by the company
Perjalanan Karyawan Perjalanan (commuting) yang ditempuh karyawan perusahaan dari tempat tinggal 0
Employee travel karyawan ke perusahaan
Commuting taken by company employees from their place of residence to the
company
Kategori 4: Total Emisi Gas Rumah Kaca Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan Perusahaan
Category 4: Total Other Indirect Greenhouse Gas Emissions from Products Used by the Company
Kegiatan yang berhubungan Emisi yang berkaitan dengan adanya proses transmisi listrik dan transportasi bahan 0
dengan energi yang tidak bakar yang dibeli oleh perusahaan (di luar Scope 1 dan Scope 2)
termasuk dalam emisi Emissions associated with the transmission of electricity and transportation of fuel
langsung dan emisi energi purchased by the company (outside of Scope 1 and Scope 2)
tidak langsung
Activities related to energy
that are not included in
direct emissions and
indirect energy emissions
Pembelian barang dan jasa Emisi dari produk yang dibeli atau diperoleh oleh perusahaan, yang mencakup 0
Purchases of goods and barang dan bahan mentah (produk berwujud) dan jasa (produk tidak berwujud)
services Emissions from products purchased or acquired by the company, including goods
and raw materials (tangible products) and services (intangible products)
Capital equipment/goods Emisi dari produk akhir yang memiliki masa pakai lebih lama dan digunakan oleh 0
perusahaan pelapor untuk memproduksi suatu produk. Contoh: komputer, printer,
bangunan, mesin dan perlengkapan
Emissions from end products that have a longer service life and are used by the
reporting company to manufacture a product. Examples: computers, printers,
buildings, machinery, and equipment
Limbah yang dihasilkan Limbah dan air limbah yang dihasilkan oleh aktivitas Perusahaan pelapor 0
dalam kegiatan Operasional Waste and wastewater generated by the reporting company's activities
Waste generated in
operational activities
Aset sewaan hulu Emisi dari aktivitas pengoperasian aset yang disewa oleh Perusahaan pelapor. 0
Upstream leased assets Termasuk di dalamnya: mobil sewaan yang digunakan untuk perjalanan bisnis atau
mesin berat sewaan yang digunakan untuk proyek konstruksi perusahaan
Emissions from the operation of assets leased by the reporting company. This
includes: leased cars used for business travel or leased heavy machinery used for
the company's construction projects
Kategori 5: Emisi GRK Tidak Langsung yang Terkait dengan Penggunaan Produk dari Perusahaan
Category 5: Indirect GHG Emissions Related to the Use of the Company's Products
Investasi Emisi Scope 1 dan Scope 2 dari perusahaan yang masuk dalam investasi perusahaan 0
Investment pada tahun pelaporan, yang belum termasuk dalam Scope 1 atau Scope 2
Perusahaan pelapor
Scope 1 and Scope 2 emissions from companies included in the company's
investments in the reporting year, which are not included in Scope 1 or Scope 2 of the
reporting company
Penggunaan produk Penggunaan langsung dan tidak langsung dari produk yang dihasilkan perusahaan 0
yang dijual oleh konsumen
Use of products sold Direct and indirect use of products manufactured by the company by consumers
Pembuangan akhir masa Pembuangan dan pengolahan produk yang dihasilkan perusahaan oleh konsumen di 0
pakai produk yang dijual akhir masa hidup produk atau setelah menjadi limbah
Disposal of products sold at Disposal and treatment of products manufactured by the company by consumers at
the end of their useful life the end of the product's life or after it has become waste
Waralaba hilir Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian waralaba yang dimiliki perusahaan 0
Downstream franchising Scope 1 and Scope 2 from the operation of franchises owned by the company
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 166
166
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Total Emisi tCO2e
Nama Contoh Sumber Emisi
Total tCO2e
Name Example of Emission Sources
Emissions
Aset Sewaan Hilir Scope 1 dan Scope 2 dari pengoperasian aset yang dimiliki oleh perusahaan pelapor 0
Downstream leased assets (bertindak sebagai lessor) dan disewakan kepada entitas lain
Scope 1 and Scope 2 from the operation of assets owned by the reporting company
(acting as lessor) and leased to other entities
Pengolahan produk Pemrosesan produk yang dihasilkan perusahaan oleh konsumen. Berlaku jika produk 0
yang dijual yang dihasilkan perusahaan adalah produk intermediary product
Processing of products sold Processing of products produced by the company by consumers. Applies if the
products produced by the company are intermediate
Kategori 6: Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya
Category 6: Indirect GHG Emissions from Other Sources
Emisi atau pembuangan Emisi yang tidak bisa dilaporkan pada kategori lainnya 0
tidak langsung lainnya Emissions that cannot be reported in other categories
Other indirect emissions or
discharges
Total Emisi Tidak 29.373
Langsung(Scope 3)
Total Indirect Emissions
(Scope 3)
Total Emisi GRK 61.074
(Scope 1 and 2)
Total GHG Emissions
(Scope 1 and 2)
Total Emisi GRK 90.447
(Scope 1, 2 and 3)
Total GHG Emissions
(Scope 1, 2, and 3)
Offsets/Credits Klaim untuk menghindari emisi gas rumah kaca atau peningkatan removal gas rumah 0
kaca dari atmosfer
Claims to avoid greenhouse gas emissions or increase greenhouse gas removal from
the atmosphere
Pembelian Renewable REC mewakili hak perusahaan atas atribut lingkungan, sosial, dan atribut non-listrik 0 kWh
Energy lainnya dari pembangkitan listrik terbarukan. Jumlah yang diperoleh akan dilaporkan
Certificate (REC) (kWh) secara terpisah dari pelaporan emisi Scope 2.
Purchase of Renewable RECs represent a company's rights to the environmental, social, and other non-
Energy Certificates (REC) electricity attributes of renewable electricity generation. The amount obtained will be
(kWh) reported separately from Scope 2 emissions reporting.
Pengelolaan Limbah Waste Management
Limbah merupakan salah satu aspek lingkungan yang Waste is one aspect of the environment that needs to
perlu dikelola secara bertanggung jawab dalam kegiatan be managed responsibly in the Company’s operational
operasional Perseroan. Aktivitas konstruksi maupun activities. Construction and office activities have the
kegiatan perkantoran berpotensi menghasilkan berbagai potential to produce various types of waste, which,
jenis limbah yang apabila tidak dikelola dengan baik if not managed properly, can have an impact on
dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan. the environment.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan As part of its commitment to sustainable environmental
lingkungan yang berkelanjutan, ADHI menerapkan management, ADHI implements waste management in
pengelolaan limbah sesuai dengan karakteristiknya. accordance with the characteristics of the waste. Waste
Limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional generated from operational activities is classified into
diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori, yaitu several categories, namely organic waste, inorganic
limbah organik, limbah anorganik, serta limbah bahan waste, and hazardous and toxic waste (B3) in liquid and
berbahaya dan beracun (B3) dalam bentuk cair maupun solid forms. Each type of waste is placed in separate
padat. Setiap jenis limbah ditempatkan pada wadah containers to ensure that the management process can
terpisah untuk memastikan proses pengelolaan dapat be carried out appropriately.
dilakukan secara tepat.
Pengelolaan limbah Perseroan dilaksanakan dengan The Company’s waste management is carried out with
mengacu pada Prosedur Pengelolaan Limbah reference to the Procedures for the Management of
Konstruksi, Domestik, dan B3 yang mencakup Construction, Domestic, and B3 Waste, which covers
tahapan pengumpulan, pemilahan, pencatatan, serta the stages of waste collection, sorting, recording, and
pengolahan limbah. Dalam pelaksanaannya, Perseroan processing. In its implementation, the Company also
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 167
167
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
juga menerapkan prinsip 9R (Rethink, Refuse, Reduce, applies the 9R (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair,
Reuse, Repair, Refurbish, Remanufacture, Repurpose, Refurbish, Remanufacture, Repurpose, and Recycle)
dan Recycle) untuk meminimalkan timbulan limbah principle to minimize waste generation and encourage
serta mendorong pemanfaatan kembali sumber daya. the reuse of resources.
Limbah yang tidak dapat dikelola lebih lanjut di lokasi Waste that cannot be further managed at the operational
operasional akan disimpan sementara di Tempat site will be temporarily stored at a Temporary Storage
Penampungan Sementara (TPS) sebelum diserahkan Site (TPS) before being handed over to a third party
kepada pihak ketiga yang memiliki izin resmi untuk with an official permit for further processing.
dilakukan pengolahan lebih lanjut.
Untuk limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), For Hazardous and Toxic Materials (B3) waste, the
Perseroan menyediakan fasilitas TPS Limbah B3 yang Company provides a B3 Waste TPS facility that meets
telah memenuhi standar keselamatan dan lingkungan. safety and environmental standards. B3 waste is
Penanganan limbah B3 dilakukan oleh mitra pengelola handled by waste management partners that have
limbah yang memiliki izin resmi serta diaudit secara official permits and are audited regularly to ensure
berkala guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan compliance with applicable regulations. Details of
yang berlaku. Rincian volume limbah yang dihasilkan the volume of waste generated from the Company’s
dari kegiatan operasional Perseroan selama periode operational activities during the reporting period are
pelaporan disajikan pada tabel berikut: [GRI 3-3, 306-1, presented in the following table: [GRI 3-3, 306-1, 306-
306-3][OJK F.13, F.14] [IDX E-05] 3][OJK F.13, F.14] [IDX E-05]
Tabel Volume Limbah Padat dan Metode Pengelolaan Tahun 2023-2025
Table of Solid Waste Volume and Management Methods in 2023-2025
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Total limbah padat yang dihasilkan Kg 78.552,76 748.507 310
Total solid waste generated
Penggunaan Kembali Kg 471,94 234 113
Reuse
Daur ulang Kg 54,27 341.992 15
Recycling
Pengolahan menjadi kompos Kg 163,45 186 0,32
Composting
Pembakaran massa Kg 0 0 0
Incineration
Tempat pembuangan akhir Kg 77.863,10 406.095 181
Landfill
Sesuai tabel di atas, volume limbah padat tahun 2025 According to the table above, the volume of solid waste
turun dibandingkan tahun sebelumnya karena upaya- in 2025 decreased compared to the previous year due
upaya pengurangan limbah yang telah dilakukan. to waste reduction efforts that have been made
Perseroan terus berupaya mengelola limbah secara The Company continues to strive to manage waste
bertanggung jawab melalui penerapan prinsip 9R responsibly through the application of the 9R principle
(Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish, (Rethink, Refuse, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish,
Remanufacture, Repurpose, dan Recycle) serta Remanufacture, Repurpose, and Recycle) and the
optimalisasi pemilahan limbah di lingkungan proyek optimization of waste sorting in project and office
dan perkantoran. Melalui berbagai upaya tersebut, ADHI environments. Through these various efforts, ADHI
berupaya meminimalkan timbulan limbah sekaligus strives to minimize waste generation while increasing
meningkatkan pemanfaatan kembali sumber daya dalam the reuse of resources in its operational activities.
kegiatan operasional.
Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan As part of its efforts to improve sustainable
lingkungan secara berkelanjutan, ADHI mengembangkan environmental management, ADHI developed the Medan
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 168
168
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Fasilitas Pengelolaan Limbah Terpadu (FPLT) Kawasan Integrated Waste Management Facility (FPLT). This
Medan. Fasilitas ini mulai beroperasi sejak tahun facility has been operational since 2021 and plays a role
2021 dan berperan dalam meningkatkan kapasitas in increasing the capacity to manage waste generated
pengelolaan limbah yang dihasilkan dari kegiatan from the Company’s operational activities. The Medan
operasional Perseroan. FPLT Kawasan Medan telah Area FPLT has complied with applicable environmental
memenuhi ketentuan peraturan lingkungan hidup yang regulations and has received the Blue Company
berlaku serta memperoleh Program Penilaian Peringkat Performance Rating Program (PROPER) from the
Kinerja Perusahaan (PROPER) Biru dari Kementerian Ministry of Environment and Forestry (KLHK). Through
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Melalui this facility, the Company can manage waste in a more
fasilitas ini, Perseroan dapat mengelola limbah secara integrated and responsible manner. The operation of
lebih terintegrasi dan bertanggung jawab. Pengoperasian the Medan Area FPLT is also part of ADHI’s contribution
FPLT Kawasan Medan juga menjadi bagian dari kontribusi to supporting better environmental management and
ADHI dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang providing benefits to the communities surrounding its
lebih baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat operational areas. [GRI 306-2] [IDX E-05]
di sekitar wilayah operasional. [GRI 306-2] [IDX E-05]
Tabel Limbah Berbahaya Tahun 2023-2025
Table of Hazardous Waste in 2023-2025
Uraian Satuan
2025 2024 2023*
Description Unit
Total berat limbah berbahaya yang dihasilkan Kg 33 278 117
Total weight of hazardous waste generated
Total berat limbah berbahaya yang diangkut Kg 33 278 117
Total weight of hazardous waste transported
*) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
*) Data from 10 waste measurement pilot projects
Merujuk pada tabel di atas, total berat limbah Bahan Referring to the table above, the total weight of hazardous
Berbahaya dan Beracun (B3) yang dihasilkan dan and toxic waste (B3) produced and transported in 2025
diangkut pada tahun 2025 tercatat sebesar 33 ton, is recorded at 33 tons, a decrease compared to 2024,
menurun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai which reached 278 tons. This decrease was influenced
278 ton. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh upaya by waste reduction efforts at the source carried out in all
pengurangan limbah dari sumbernya yang dilakukan projects undertaken by the Company, such as increased
di seluruh proyek yang dikerjakan Perseroan, seperti control of the use of materials and operational materials
peningkatan pengendalian penggunaan material dan in the project environment. All B3 waste generated from
bahan operasional di lingkungan proyek. Seluruh limbah the Company’s operational activities is managed in
B3 yang dihasilkan dari kegiatan operasional Perseroan accordance with applicable environmental regulations,
dikelola sesuai dengan ketentuan peraturan lingkungan including through temporary storage at a Temporary
hidup yang berlaku, termasuk melalui penyimpanan Storage Site (TPS) for B3 Waste before being handed
sementara di Tempat Penampungan Sementara (TPS) over to a third party that has an official permit for further
Limbah B3 sebelum diserahkan kepada pihak ketiga transportation and processing.
yang memiliki izin resmi untuk dilakukan pengangkutan
dan pengolahan lebih lanjut.
Adapun pengelolaan limbah padat domestik dari The Company manages domestic solid waste from
aktivitas perkantoran dilakukan Perusahaan dengan office activities by providing temporary waste storage
menyediakan tempat penampungan sampah sementara facilities (TPS) according to type (organic & inorganic).
(TPS) sesuai jenisnya (organik & anorganik). Selanjutnya, The waste is then transported periodically by local
sampah tersebut akan diangkut oleh petugas Dinas Environmental Agency officials. [GRI 306-3, 306-5]
Lingkungan Hidup setempat secara berkala. [GRI 306- [OJK F.14]
3, 306-5][OJK F.14]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 169
169
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Limbah yang Dialihkan dari Pembuangan Akhir Tahun 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]
Table of Waste Diverted from Final Fisposal in 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]
Jenis Pengolahan Limbah Padat B3 Limbah Padat Non-B3
Limbah Satuan Solid B3 Waste Solid Non-B3 Waste
Type of Waste Unit
2025 2024 2023* 2025 2024 2023*
Treatment
Persiapan untuk Ton 0 0,197 0 471,94 233,76 113,3
digunakan kembali
Preparation for reuse
Daur ulang Ton 0 3,32 0 54,27 341.988,97 15,17
Recycling
Pengerjaan pemulihan Ton 33,00 0 0 163,45 0 0
lainnya
Other recovery
operations
Total Limbah yang Ton 33,00 3,52 0 689,66 342.223 128,47
Dialihkan dari
Pembuangan Akhir
Total Waste Diverted
from Final Disposal
*) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
*) Data from 10 waste measurement pilot projects
Limbah yang Dikirim ke Pembuangan Akhir tahun 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]
Waste Sent to Final Disposal in 2023-2025 [GRI 306-4, 306-5] [IDX E-05]
Jenis Pengolahan Limbah Padat B3 Limbah Padat Non-B3
Limbah Satuan Solid B3 Waste Solid Non-B3 Waste
Type of Waste Unit
2025 2024 2023* 2025 2024 2023
Treatment
Insinerasi dengan Ton 0 0 0 0 0 0
perolehan energi
Incineration with energy
recovery
Insinerasi tanpa Ton 0 0 0 0 0 0
perolehan energi
Incineration without
energy recovery
Penimbunan Ton 0 0 117,044 77,86 406.094,64 0
Landfilling
Cara pembuangan Ton 0 0 0 0 0 0
lainnya
Other disposal methods
Total Limbah yang Ton 0 0 117,044 77,86 406.094,64 0
Dikirim ke Pembuangan
Akhir
Total Waste Sent to Final
Disposal
*) Data dari 10 pilot project pengukuran limbah
*) Data from 10 waste measurement pilot projects
Merujuk pada tabel di atas, pada tahun 2025 ADHI Referring to the table above, in 2025, ADHI successfully
berhasil mengalihkan sebagian limbah dari pembuangan diverted some of its waste from final disposal through
akhir melalui proses persiapan untuk digunakan kembali, a process of preparation for reuse, recycling, and other
daur ulang, serta pemulihan lainnya. Total limbah yang recovery. The total waste successfully diverted from
berhasil dialihkan dari pembuangan akhir tercatat final disposal was recorded at 33 tons for B3 solid
sebesar 33 ton untuk limbah padat B3 dan 689,66 ton waste and 689.66 tons for non-B3 solid waste, an
untuk limbah padat non-B3, meningkat dibandingkan increase compared to the previous year. The increase
tahun sebelumnya. Peningkatan volume limbah yang in the volume of waste diverted from final disposal was
dialihkan dari pembuangan akhir terutama dipengaruhi mainly influenced by increased project activity and the
oleh meningkatnya aktivitas proyek serta penguatan strengthening of waste management implementation
implementasi pengelolaan limbah di lingkungan in the Company’s operational environment.
operasional Perseroan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 170
170
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Sementara itu, limbah yang dikirim ke tempat Meanwhile, waste sent to landfills in 2025 was recorded
pembuangan akhir (landfill) pada tahun 2025 tercatat at 77.86 tons for non-B3 solid waste, while B3 waste
sebesar 77,86 ton untuk limbah padat non-B3, was not landfilled. This shows that the hazardous waste
sedangkan limbah B3 tidak dilakukan penimbunan di produced by the Company has been managed through
landfill. Hal ini menunjukkan bahwa limbah B3 yang a treatment mechanism that complies with applicable
dihasilkan Perseroan telah dikelola melalui mekanisme regulations. Through this waste management, ADHI
pengolahan yang sesuai dengan ketentuan yang continues to strive to reduce the amount of waste that
berlaku. Melalui pengelolaan limbah tersebut, ADHI ends up in landfills and improve its responsible waste
terus berupaya mengurangi jumlah limbah yang berakhir management practices.
di tempat pembuangan akhir serta meningkatkan praktik
pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab.
Sebagai langkah untuk mengurangi limbah domestik As a measure to reduce domestic waste from office
dari aktivitas perkantoran, ADHI meluncurkan Program activities, ADHI launched the Plastic Diet Program.
Diet Plastik. Program ini mengajak karyawan untuk lebih This program encourages employees to be more
bijak dalam menggunakan plastik sekali pakai dengan prudent in using single-use plastics with the aim of
tujuan meminimalkan sampah plastik di lingkungan minimizing plastic waste in the ADHI office and project
kantor dan proyek ADHI. Karyawan diimbau untuk environments. Employees are encouraged to bring
membawa botol minum pribadi dan kantong belanja personal drinking bottles and non-plastic shopping bags
non-plastik sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari. as part of their daily habits. It is hoped that these habits
Diharapkan, kebiasaan ini tidak hanya diterapkan di will not only be applied in the workplace but also spread
lingkungan kerja, tetapi juga dapat ditularkan kepada to family and friends, creating a wider positive impact.
keluarga dan teman, menciptakan dampak positif yang
lebih luas.
Pada tahun 2025 ADHI juga mulai mengimplementasikan In 2025, ADHI also began implementing the ADHI Waste
Program ADHI Waste Management di Kantor Pusat. Management Program at its Head Office. This program
Program ini mendorong pemilahan sampah sejak encourages all employees and operational staff to sort
dari sumbernya oleh seluruh karyawan dan tenaga waste at the source by grouping waste into several
operasional dengan mengelompokkan sampah ke categories, namely organic, recyclable, non-organic,
dalam beberapa kategori, yaitu organik, daur ulang, and residual. The sorted waste is then managed through
non-organik, dan residu. Sampah yang telah dipilah various processing channels such as recycling, organic
kemudian dikelola melalui berbagai jalur pengolahan waste processing, and management by third parties,
seperti daur ulang, pengolahan limbah organik, thereby reducing the amount of waste that ends up
maupun pengelolaan oleh pihak ketiga, sehingga dapat in landfills.
mengurangi jumlah limbah yang berakhir di tempat
pembuangan akhir.
Melalui program ini, ADHI juga mendorong penerapan Through this program, ADHI also encourages the
prinsip ekonomi sirkular melalui pemanfaatan kembali application of the principles of a circular economy by
limbah menjadi produk bernilai guna. Limbah plastik reusing waste to create useful products. Collected
yang terkumpul dapat didaur ulang melalui program plastic waste can be recycled through the Plastic
Plastic Pay, sementara limbah organik seperti sisa Pay program, while organic waste, such as food
makanan diolah menggunakan metode Black Soldier scraps, is processed using the Black Soldier Fly (BSF)
Fly (BSF) Maggot untuk menghasilkan pupuk dan pakan Maggot method to produce fertilizer and high-protein
ternak berprotein tinggi. animal feed.
Selain itu, ADHI juga menjalankan Program Diet Plastik In addition, ADHI runs the Plastic Diet Program to reduce
untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di the use of single-use plastics in the office and project
lingkungan kantor maupun proyek. Karyawan dihimbau environments. Employees are encouraged to bring their
untuk membawa botol minum pribadi dan menggunakan own water bottles and use non-plastic shopping bags
kantong belanja non-plastik sebagai bagian dari as part of their daily routine. [GRI 3-3]
kebiasaan sehari-hari. [GRI 3-3]
Selain plastik, ADHI juga menyadari bahwa kegiatan Apart from plastic, ADHI also realizes that the Company’s
operasional perusahaan menghasilkan limbah kertas operational activities generate paper waste from various
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 171
171
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
dari berbagai keperluan administrasi, seperti surat- administrative purposes, such as correspondence,
menyurat, kontrak kerja, dan memo. Untuk mengurangi work contracts, and memos. To reduce paper waste,
limbah kertas, Perseroan menerapkan Program Diet the Company implements a Paper Diet Program by
Kertas dengan mengoptimalkan penggunaan kertas optimizing the efficient use of paper and reducing
secara efisien dan mengurangi pencetakan dokumen unnecessary document printing. This program aims
yang tidak perlu. Program ini bertujuan untuk to reduce the environmental impact of paper production
mengurangi dampak lingkungan dari produksi dan and disposal, in line with ADHI’s commitment to
pembuangan kertas, selaras dengan komitmen ADHI sustainability principles.
terhadap prinsip keberlanjutan.
Untuk mengurangi limbah kertas dari kegiatan To reduce paper waste from administrative activities, the
administrasi, Perseroan juga menerapkan Program Company also implements the Paper Diet Program by
Diet Kertas melalui optimalisasi penggunaan kertas optimizing the efficient use of paper and reducing the
secara efisien serta pengurangan pencetakan dokumen printing of unnecessary documents. This initiative is part
yang tidak diperlukan. Inisiatif ini dilakukan sebagai of ADHI’s commitment to supporting more sustainable
bagian dari komitmen ADHI dalam mendukung praktik operational practices.
operasional yang lebih berkelanjutan.
Pengelolaan Limbah IKN IKN Waste Management
Pengelolaan sampah adalah aspek penting yang Waste management is an important aspect that has
memiliki dampak langsung pada kesehatan lingkungan, a direct impact on environmental health, ecosystem
kebersihan ekosistem, dan kualitas hidup masyarakat cleanliness, and the quality of life of the surrounding
sekitar. Seiring dengan berkembangnya proyek community. As infrastructure projects develop, the
infrastruktur, volume sampah yang dihasilkan juga volume of waste produced also increases, so this
meningkat sehingga tantangan ini perlu dikelola dengan challenge needs to be managed properly to minimize
baik untuk meminimalkan dampak negatifnya. Dengan its negative impact. With effective waste management,
pengelolaan sampah yang efektif, proyek infrastruktur infrastructure projects not only contribute to physical
tidak hanya berkontribusi pada pembangunan fisik, development but also support environmental
tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan dan sustainability and the overall welfare of the community.
kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Salah satu proyek besar yang dikerjakan ADHI sejak One of the major projects undertaken by ADHI since
2022 dan berlanjut hingga 2025 adalah Pembangunan 2022 and continuing until 2025 is the Development of
Ibu Kota Nusantara (IKN), yang merupakan bagian the Nusantara Capital City (IKN), which is part of the
dari Proyek Strategis Nasional. Dalam proyek ini, National Strategic Project. In this project, in addition to
selain mengerjakan beberapa proyek, Perseroan working on several projects, the Company is given the
diberi tanggung jawab untuk melaksanakan Estate responsibility to implement ADHI’s Estate Management,
Management ADHI yaitu pengelolaan kawasan which covers various aspects such as road watering,
pembangunan IKN yang mencakup berbagai aspek traffic management, ambulance and rescue services, as
seperti penyiraman jalan, manajemen lalu lintas, layanan well as the management of waste and sewage produced.
ambulans dan penyelamatan, serta pengelolaan sampah
dan limbah yang dihasilkan.
Lingkup pengelolaan sampah dan limbah dalam The scope of waste and sewage management in
Estate Management ADHI mencakup seluruh proyek ADHI’s Estate Management covers all IKN development
pembangunan IKN, baik yang dikerjakan oleh ADHI projects, both those carried out by ADHI and by other
maupun oleh perusahaan lainnya. Sampah yang companies. Waste generated from the construction
dihasilkan dari proses konstruksi terdiri dari berbagai process consists of various types, such as organic
jenis seperti sampah organik (seperti sisa makanan, waste (such as food scraps, leaves, and wood),
daun, dan kayu), sampah anorganik (seperti botol inorganic waste (such as plastic bottles, paper, metal,
plastik, kertas, logam, dan sisa kabel), serta sampah and cable scraps), and hazardous waste (such as used
B3 (seperti oli bekas, gipsum, limbah cat, dan material oil, gypsum, paint waste, and construction materials
konstruksi yang terkontaminasi B3). Untuk memastikan contaminated with hazardous substances). To ensure
pengelolaan yang tepat, sampah dalam proyek ini proper management, waste in this project is classified
diklasifikasikan menjadi tiga kategori, yaitu sampah into three categories, namely specific waste, waste
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 172
172
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
spesifik, sampah dari aktivitas sehari-hari, dan sampah from daily activities, and hazardous waste, with different
B3, dengan metode pengelolaan yang berbeda untuk management methods for each category.
masing-masing kategori.
Dalam melaksanakan pengelolaan sampah dan limbah In implementing waste and waste management at
di Estate Management ADHI, Perseroan bekerja sama ADHI Estate Management, the Company collaborates
dengan pihak ketiga yang memiliki izin dan kompetensi with third parties that have licenses and expertise in
dalam pengolahan limbah. Dengan pendekatan ini, ADHI waste processing. With this approach, ADHI strives to
berupaya menjaga keseimbangan antara percepatan maintain a balance between accelerating infrastructure
pembangunan infrastruktur dan keberlanjutan development and environmental sustainability in the
lingkungan di kawasan IKN. IKN area.
Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10] Biodiversity [OJK F.9, F.10]
ADHI sangat memperhatikan upaya pelestarian ADHI pays close attention to biodiversity conservation
keanekaragaman hayati karena menyadari pentingnya efforts because it recognizes the importance of
perlindungan terhadap flora, fauna, keanekaragaman protecting flora, fauna, genetic diversity, and natural
genetik, dan ekosistem alami untuk memastikan ecosystems to ensure the sustainability of life. In this
keberlanjutan kehidupan. Dalam hal ini, ADHI regard, ADHI is committed to maintaining ecosystem
berkomitmen untuk menjaga keseimbangan ekosistem, balance, both inside and outside its operational areas,
baik di dalam maupun di luar area operasional, guna to minimize the environmental impact of the Company’s
meminimalkan dampak lingkungan yang ditimbulkan business activities.
dari kegiatan bisnis perusahaan.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, ADHI As part of this commitment, ADHI ensures that all
memastikan bahwa seluruh wilayah operasional dan of its operational areas and projects are not located
proyek yang dijalankannya tidak berada di dalam atau within or adjacent to protected areas or areas with high
berdekatan dengan kawasan lindung maupun kawasan biodiversity outside of protected forest areas. With this
dengan keanekaragaman hayati tinggi di luar kawasan measure, the Company can ensure that there are no
hutan lindung. Dengan langkah ini, perusahaan dapat significant impacts from its operational activities or
memastikan bahwa tidak ada dampak signifikan dari projects that could threaten the sustainability of the
kegiatan operasional maupun proyek yang dapat ecosystem. In implementing projects, the Company
mengancam kelestarian ekosistem. Dalam pelaksanaan also continues to carry out various environmental
proyek, Perseroan juga tetap melakukan berbagai management efforts to minimize potential impacts on
upaya pengelolaan lingkungan untuk meminimalkan the ecosystem, including through the implementation of
potensi dampak terhadap ekosistem, antara lain melalui environmental documents, responsible management of
penerapan dokumen lingkungan, pengelolaan area kerja work areas, and monitoring of environmental conditions
secara bertanggung jawab, serta pemantauan terhadap around the project area. [OJK F.9]
kondisi lingkungan di sekitar wilayah proyek. [OJK F.9]
Selain itu, ADHI juga melaksanakan berbagai kegiatan In addition, ADHI carries out various environmental
rehabilitasi lingkungan melalui penanaman pohon dan rehabilitation activities through tree and mangrove
mangrove di sejumlah wilayah operasional. Kegiatan planting in a number of operational areas. These
ini dilakukan sebagai bagian dari upaya Perseroan activities are carried out as part of the Company’s
dalam mendukung pelestarian ekosistem, meningkatkan efforts to support ecosystem preservation, increase
tutupan vegetasi, serta menjaga keseimbangan vegetation cover, and maintain environmental balance
lingkungan di sekitar area operasional. Penanaman around operational areas. Mangrove planting also plays
mangrove juga berperan penting dalam menjaga an important role in preserving coastal ecosystems,
ekosistem pesisir, melindungi wilayah pantai dari abrasi, protecting coastal areas from abrasion, and supporting
serta mendukung habitat bagi berbagai jenis flora dan habitats for various types of flora and fauna. In addition
fauna. Selain memberikan manfaat ekologis, kegiatan ini to providing ecological benefits, this activity also
juga berkontribusi terhadap upaya mitigasi perubahan contributes to climate change mitigation efforts by
iklim melalui peningkatan kapasitas penyerapan increasing natural carbon absorption capacity.
karbon alami.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 173
173
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Tabel Konservasi Keanekaragaman Hayati Tahun 2023-2025
Table of Biodiversity Conservation in 2023-2025
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penanaman Pohon Batang Pohon 120.970 176.383 82.265
Tree Planting Tree Trunk
Rehabilitasi Mangrove Bibit 640.000 160.000 0
Mangrove Rehabilitation Seedling
Penangkaran Fauna Ekor 800.000 0 80
Fauna Breeding Animal
Merujuk pada tabel di atas, pada tahun 2025 ADHI Referring to the table above, in 2025, ADHI carried out
melaksanakan berbagai kegiatan pelestarian various biodiversity conservation activities, including
keanekaragaman hayati yang meliputi penanaman planting 120,970 trees, rehabilitating 640,000 mangrove
pohon sebanyak 120.970 batang, rehabilitasi mangrove seedlings, and breeding 800,000 animals in several
sebanyak 640.000 bibit, serta penangkaran fauna operational areas. These activities are part of the
sebanyak 800.000 ekor di sejumlah wilayah operasional. Company’s commitment to preserving ecosystems,
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen increasing vegetation cover, and supporting
Perseroan dalam menjaga kelestarian ekosistem, environmental sustainability in the areas surrounding
meningkatkan tutupan vegetasi, serta mendukung its operations. [OJK F.10]
keberlanjutan lingkungan di sekitar area operasional
[OJK F.10]
Dalam kegiatan operasionalnya, beberapa proyek In its operational activities, several ADHI projects have
ADHI berpotensi bersinggungan dengan habitat the potential to interfere with wildlife habitats around
satwa liar di sekitar wilayah proyek. Oleh karena itu, the project area. Therefore, the Company continues
Perseroan terus melanjutkan berbagai upaya mitigasi to pursue various mitigation efforts to minimize the
untuk meminimalkan potensi dampak terhadap potential impact on biodiversity, including the protection
keanekaragaman hayati, termasuk perlindungan of wildlife habitats around the project area. In 2025,
habitat satwa liar di sekitar area proyek. Pada tahun ADHI continued to implement mitigation measures that
2025, ADHI melanjutkan implementasi langkah- were carried out in the previous year, including through
langkah mitigasi yang telah dilakukan pada tahun the responsible management of work areas and the
sebelumnya, antara lain melalui pengelolaan area kerja application of environmental documents to ensure that
secara bertanggung jawab serta penerapan dokumen operational activities continue to take into account the
lingkungan guna memastikan kegiatan operasional tetap preservation of ecosystems around the project area.
memperhatikan kelestarian ekosistem di sekitar wilayah ADHI also implements various mitigation measures to
proyek. ADHI juga mengimplementasikan berbagai reduce the impact of operational activities on wildlife,
langkah mitigasi untuk mengurangi dampak kegiatan as shown in the following table:
operasional terhadap satwa liar, yang dapat dilihat pada
tabel berikut:
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 174
174
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kegiatan
Spesies Asal Proyek Deskripsi Mitigasi Foto/ Dokumentasi
No.
Species Project Origin Description Mitigation Photo/Documentation
Activities
1 Acropora Kegiatan TJSL Kolaborasi ADHI Penanaman 2.500
Tenuis Kolaborasi Coral bersama dengan terumbu karang
Planting Lembaga Manajemen Planting 2,500
Coral Planting Infaq (LMI) dan 7 coral reefs
Collaborative TJSL BUMN lain dalam
Activities program pelestarian
terumbu karang di
Pantai Bangsring,
Banyuwangi.
ADHI’s collaboration
with the Infaq
Management
Institute (LMI) and 7
other state-owned
enterprises in the coral
reef conservation
program at Bangsring
Beach, Banyuwangi.
2 Mangrove Program Penanaman mangrove Program
Rehabilitasi sebagai upaya rehabilitasi
Mangrove ADHI penyerapan emisi mangrove di
ADHI Mangrove karbon secara alami beberapa wilayah
Rehabilitation melalui ekosistem operasional. Pada
Program tanaman tahun pelaporan,
Mangrove planting kegiatan
as an effort to absorb penanaman
carbon emissions mangrove
naturally through plant dilaksanakan
ecosystems di Desa Sedari,
Kec. Cibuaya,
Kab. Karawang,
Prov. Jawa Barat
seluas 525 Hektar
dengan total bibit
yang ditanam
sebanyak 640.000
bibit.
Mangrove
rehabilitation
programs
in several
operational areas.
In the reporting
year, mangrove
planting activities
were carried
out in Sedari
Village, Cibuaya
District, Karawang
Regency, West
Java Province,
covering an area
of 525 hectares,
with a total of
640,000 seedlings
planted.
3 Burung PLTMG Tobelo Habitat berkembang Penanaman telur
Momoa/ Tobelo Gas- biak Burung Momoa Burung Mamoa
Eulipoa Powered bersinggungan dengan siap tetas secara
wallacei Power Plant PLTMG Tobelo, di massal di wilayah
Momoa mana Burung Momoa bibir pantai sekitar
Bird/ Eulipoa akan terbang ke pantai proyek PLTMG
wallacei untuk bertelur Tobelo.
The Momoa Bird's Mass planting of
breeding habitat Mamoa bird eggs
overlaps with the ready to hatch in
Tobelo PLTMG, the coastal area
where the Momoa Bird around the Tobelo
will fly to the beach to PLTMG project.
lay eggs.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 175
175
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kegiatan
Spesies Asal Proyek Deskripsi Mitigasi Foto/ Dokumentasi
No.
Species Project Origin Description Mitigation Photo/Documentation
Activities
4 Gajah Tol Sigli - Banda Habitat gajah Adhi karya
Sumatera/ Aceh bersinggungan dengan berperan sebagai
Elephas Sigli - Banda Aceh Tol Sibanceh di penyedia jasa
Maximus Toll beberapa titik yang diminta oleh
Sumatranus Road The elephant habitat Hutama Karya
Sumatran intersects with the untuk membangun
Elephant/ Sibanceh Toll Road at 1 unit jembatan 3
Elephas several bentang, sehingga
Maximus points jalur gajah di
Sumatranus bawah jembatan
tidak terganggu.
Adhi Karya acts as
a service provider
requested by
Hutama Karya to
build 1 unit of
3-span bridge, so
that the elephant
path under the
bridge
is not disturbed
5 Primata Tol Sigli - Banda Habitat primata Adhi karya
Primates Aceh melintasi tol Sibanceh berperan sebagai
Sigli - Banda Aceh di beberapa titik penyedia jasa
Toll Road The elephant habitat yang diminta oleh
intersects with the Hutama Karya
Sibanceh Toll Road at untuk membangun
several 3 lokasi jembatan
points primata sehingga
primata dapat
tetap melintasi
habitatnya melalui
jembatan tersebut
Adhi Karya acts as
a service provider
requested by
Hutama Karya to
build 3 primate
bridge locations
so that primates
can continue to
cross their habitat
via the bridge.
6 Reptil Tol Sigli - Banda Habitat reptil berada Adhi karya
Reptile Aceh di sepanjang tol sta berperan sebagai
Sigli - Banda Aceh 7+000 - 16+000 penyedia jasa
Toll The reptile habitat is yang diminta
Road along the toll road sta oleh Hutama
7+000 - 16+000 Karya untuk
memodifikasi
dasar box culvert
menjadi bentuk V
agar reptil dapat
melintasi box
tersebut
Adhi Karya acts as
a service provider
requested by
Hutama Karya to
modify the base
of the box culvert
into a V shape so
that reptiles can
cross the box.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 176
176
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kegiatan
Spesies Asal Proyek Deskripsi Mitigasi Foto/ Dokumentasi
No.
Species Project Origin Description Mitigation Photo/Documentation
Activities
7 Monyet Ekor Jawa tengah - Habitat yang Merevegetasi
Panjang/ SPAM Wososukas bersinggungan dengan pohon jenis buah
Macaca Central Java - lokasi proyek - buahan sebagai
fascicularis SPAM Habitats that intersect sumber makanan
Long-tailed Wososukas with the project alami monyet ekor
Macaque/ location pajang
Macaca Efforts to maintain
fascicularis existing trees that
are not affected
by the building
site and relocate
trees that are
affected by the
building site
8 Pohon Jawa tengah - Habitat yang Upaya
Sonokeling/ SPAM Wososukas bersinggungan dengan mempertahankan
dalbergia Central Java - lokasi proyek pohon eksisting
latifolia SPAM Habitats that intersect yang tidak terkena
Sonokeling/ Wososukas with the project lokasi bangunan
Dalbergia location dan merelokasi
latifolia pohon yang
tree terkena lokasi
bangunan
Retain existing
trees that are not
affected by the
building site and
relocate trees that
are affected by
the building site.
9 Pohon Bungur/ Jawa tengah - Habitat yang Upaya
lagerstroemia SPAM Wososukas bersinggungan dengan mempertahankan
speciosa Central Java - lokasi proyek pohon eksisting
Bungur tree/ SPAM Habitats that intersect yang tidak terkena
lagerstroemia Wososukas with the project lokasi bangunan
speciosa location dan merelokasi
pohon yang
terkena lokasi
bangunan
Efforts to maintain
existing trees that
are not affected
by the building
site and relocate
trees that are
affected by the
building site
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 177
177
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kegiatan
Spesies Asal Proyek Deskripsi Mitigasi Foto/ Dokumentasi
No.
Species Project Origin Description Mitigation Photo/Documentation
Activities
10 Macan Dahan, Kalimantan Timur- lokasi proyek Sosialisasi secara
Ular Pyton Jalan Bebas merupakan salah satu berkala kepada
Clouded Hambatan Seksi habitat hewan tersebut sumua team
Leopard, 6A the project location yang terlibat di
Python East Kalimantan- is one of the animal's proyek agar tidak
Toll Road Section habitats menganggu dan
6A membunuh flora
dan fauna yang
ditemui di lokasi
kerja, melakukan
pemasangan
spanduk
himbauan
larangan
menganggu
dan membunuh
flora dan fauna,
melaksanakan
simulasi
penanggulangan
hewan buas dan
berbisa yang
di pandu oleh
team Damkar
Kabupaten
Penajam.
Periodic
socialization to all
teams involved in
the project so as
not to
disturb and kill
flora and fauna
found at the work
location, installing
banners urging
people not to
disturb and kill
flora and fauna,
carrying
out simulations of
dealing with wild
and venomous
animals guided by
the Penajam
Regency Fire
Department team.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 178
178
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kegiatan
Spesies Asal Proyek Deskripsi Mitigasi Foto/ Dokumentasi
No.
Species Project Origin Description Mitigation Photo/Documentation
Activities
11 Pohon Sengon JLS lot 1B Lokasi proyek dan Mengamati lokasi
Sengon Tree Brumbun - P. Sine sekitar proyek pohon-pohon
Kab. Tulungagung termasuk kawasan yang ada dan
JLS lot 1B Pohon Sengon terdampak Proyek,
Brumbun - Sine The project location serta berusaha
Island, and surrounding area untuk tetap
Tulungagung of the project include mempertahankan
Regency the Sengon Tree area pohon eksisting
dan jika memang
ada keharusan
penebangan
pohon untuk
pembebasan
lahan
pembangunan
jalan maka
dilakukan
penanaman
kembali
Observing the
location of
existing trees that
are affected by
the Project,
and trying to
maintain existing
trees and if there
is a need to cut
down
trees to clear
land for road
construction,
then replanting is
carried out.
12 Ular Kalimantan Di lokasi proyek Bekerja sama
Snake Timur- Proyek termasuk tempat dengan BPBD
Pembangunan habitat jenis ular setempat untuk
Jalan Tol IKN tersebut, karena melakukan
3A-1 Segmen berdekatan dengan sosialisasi
Karangjoang - Sungai dan Rawa dan pelatihan
KKT Kariangau The project location terkait tata cara
East Kalimantan - includes the habitat penanggulangan
IKN 3A-1 Toll Road of this type of snake, serangan hewan
Development because it is liar
Project, close to rivers and Collaborate with
Karangjoang swamps. the local BPBD to
Segment - KKT conduct outreach
Kariangau and training
related to
procedures for
dealing with wild
animal attacks.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 179
179
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kegiatan
Spesies Asal Proyek Deskripsi Mitigasi Foto/ Dokumentasi
No.
Species Project Origin Description Mitigation Photo/Documentation
Activities
13 Blekok Sawah D.I. Yogyakarta - Lokasi proyek dan pengamatan
(Ardeola Proyek Tol Jogja- area sekitarnya langsung terhadap
speciosa), Bawen Paket 1 termasuk dalam habitat satwa,
Bulus Kali (Seksi 1 ) habitat beberapa identifikasi potensi
(Amyda D.I. Yogyakarta spesies, seperti Blekok gangguan dari
cartilaginea), - Jogja Bawen Sawah (Ardeola aktivitas proyek,
dan Ular Piton Toll Road Project speciosa) di sekitar serta penerapan
(Malayopython Package 1 elevated 3, serta kebijakan
reticulatus) (Section 1) Bulus Kali (Amyda perlindungan
Rice Field cartilaginea) di sekitar satwa.
Turtle (Ardeola area Bligo dan Ular direct observation
speciosa), Piton (Malayopython of animal habitats,
River Soft reticulatus) di sekitar identification
Shelled Turtle area exit. of potential
(Amyda The project location disturbances
cartilaginea), and its surrounding from project
and Python areas are within the activities, and
(Malayopython habitat of several implementation of
reticulatus) species, such as the animal protection
Blekok Sawah (Ardeola policies.
speciosa) around
elevated 3, as well as
the Bulus Kali (Amyda
cartilaginea) around
the Bligo area and the
Python (Malayopython
reticulatus) around the
exit area.
14 Kirinyuh Sulawesi Selatan, Lokasi proyek Melakukan
(Euphatorium Kabupaten Gowa - Pembangunan penanaman
Odoratum), Proyek Bendungan Jenelata tanaman/vegetasi
Galinggang Pembangunan yang merupakan area yang dilindungi,
(Cassea Alata), Bendungan pertanian lahan kering baik untuk
dan Waru Jenelata dan hutan sekunder tanaman yang
(Hibiscus South Sulawesi, dengan jenis vegetasi dilindungi maupun
Tiliaceus) Gowa Regency hutan dataran rendah. penanaman
Babi Hutan Jenelata Dam The location of kembali untuk
(Sus Scrofa), Construction the Jenelata Dam restorasi habita
Kadal Kebun Project Construction project is satwa apabila
(Eutripos a dry land agricultural ditemukan adanya
multifasciata), area and secondary habitat satwa
Ular Pucuk forest with lowland yang terdampak.
(Ahaetulla sp) forest vegetation. Planting protected
dan Burung plants/vegetation,
Madu Hitam both for protected
(Nectarina plants and
Aspasia) replanting for
Kirinyuh wildlife habitat
(Euphatorium restoration if
Odoratum), affected wildlife
Galinggang habitats are found.
(Cassea Alata),
and Waru
(Hibiscus
Tiliaceus)
Wild Boar (Sus
Scrofa),
Garden Lizard
(Eutripos
multifasciata),
Snake Shoot
(Ahaetulla sp)
and Black
Sunbird
(Nectarina
Aspasia)
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 180
180
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kegiatan
Spesies Asal Proyek Deskripsi Mitigasi Foto/ Dokumentasi
No.
Species Project Origin Description Mitigation Photo/Documentation
Activities
15 Pohon Minyak Ambon, Lokasi pembangunan Melakukan
Kayu Putih Kabupaten Buru - proyek Pembangunan penanaman
serta spesies Proyek Bendungan Way Apu tanaman/vegetasi
fauna Babi Pembangunan merupakan area hutan yang dilindungi,
Hutan (Sus Bendungan way sekunder dengan jenis baik untuk
Scrofa) dan apu vegetasi hutan dataran tanaman yang
Rusa Ambon, Buru tinggi. Spesies flora dilindungi maupun
Eucalyptus Oil Regency yang mendominasi penanaman
Tree and fauna Way Apu Dam yaitu pohon Minyak kembali untuk
species of Wild Construction Kayu Putih serta restorasi habita
Boar (Sus Project spesies fauna ialah satwa apabila
Scrofa) and Babi Hutan (Sus ditemukan adanya
Deer Scrofa) dan Rusa habitat satwa
The location of yang terdampak.
the Way Apu Dam Planting protected
Development project plants/vegetation,
is a secondary forest both for protected
area with highland plants and
forest vegetation. The replanting for
dominant flora species wildlife habitat
are the Eucalyptus restoration if
Oil tree and the fauna affected wildlife
species are Wild Boar habitats are found.
(Sus Scrofa)
and Deer
Tumpahan yang Terjadi [OJK F.15] Spills [OJK F.15]
Tumpahan minyak, bahan bakar minyak, dan zat kimia Spills of oil, fuel oil, and certain chemicals are among the
tertentu merupakan salah satu risiko yang dihadapi risks faced in ADHI’s operations, especially at project
dalam operasional ADHI, terutama di lokasi proyek. Jika sites. If a spill occurs, the incident can affect the quality
terjadi tumpahan, insiden tersebut dapat memengaruhi of soil, water, air, biodiversity, and human health in the
kualitas tanah, air, udara, keanekaragaman hayati, dan surrounding area. ADHI is committed to preventing
kesehatan manusia yang berada di sekitar lokasi. ADHI spills, and the results are evident in the absence of
berkomitmen untuk mencegah terjadinya tumpahan, dan significant spill incidents during the reporting year.
hasilnya terlihat dengan tidak adanya insiden tumpahan Therefore, no specific actions need to be taken by the
yang signifikan selama tahun pelaporan. Oleh karena Company in relation to such spill incidents.
itu, tidak ada tindakan khusus yang perlu diambil oleh
Perseroan terkait insiden tumpahan tersebut.
Namun ADHI memahami adanya potensi risiko terjadinya However, ADHI understands that there is a potential risk
tumpahan bahan berbahaya yang dapat berdampak of hazardous spills that could impact the environment,
terhadap lingkungan, seperti bahan bakar, oli, such as fuel, oil, and chemicals used in construction
maupun bahan kimia yang digunakan dalam kegiatan activities. Therefore, the Company implements various
konstruksi. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan prevention and control measures to minimize the
berbagai langkah pencegahan dan pengendalian untuk potential for such spills. Control measures include
meminimalkan potensi terjadinya tumpahan tersebut. the implementation of standard operating procedures
Langkah pengendalian yang dilakukan antara lain for handling hazardous materials, the construction
melalui penerapan prosedur operasional standar dalam of bund walls at the project’s fuel storage site, and
penanganan bahan berbahaya, pembangunan bund wall the implementation of regular equipment inspections
di lokasi penyimpanan BBM proyek, serta pelaksanaan and maintenance.
inspeksi dan pemeliharaan peralatan secara berkala.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 181
181
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Dalam pengelolaan limbah, ADHI mengikuti pedoman In waste management, ADHI follows
yang telah ditetapkan: established guidelines:
1. Prosedur Pengelolaan Lingkungan (BP 014 ES P01) 1. Environmental Management Procedures (BP 014
ES P01)
2. Petunjuk Kerja Pengelolaan Limbah Konstruksi dan 2. Work Instructions for Construction Waste and
Limbah Domestik (SP 014 ES W03) Domestic Waste Management (SP 014 ES W03)
3. Petunjuk Kerja Pengelolaan Limbah Bahan 3. Work Instructions for Hazardous and Toxic Waste
Berbahaya dan Beracun (SP 014 ES W04) Management (SP 014 ES W04)
Biaya Lingkungan Environmental Costs
ADHI berkomitmen untuk mewujudkan lingkungan ADHI is committed to creating a better environment
yang lebih baik dengan mengalokasikan biaya by allocating environmental costs for various
lingkungan yang digunakan untuk berbagai keperluan environmental-related purposes. In 2025, the
terkait lingkungan. Pada tahun 2025, Perusahaan Company incurred environmental costs of Rp2.2
mengeluarkan biaya lingkungan sebesar Rp2,2 miliar, billion, a decrease compared to 2024, which reached
turun dibandingkan tahun 2024, yang mencapai Rp3,74 Rp3.74 billion with the following allocation of use:
miliar dengan alokasi penggunaan sebagai berikut: [OJK F.4]
[OJK F.4]
Tabel Biaya Lingkungan Tahun 2023-2025 (Rupiah)
Table of Environmental Costs in 2023-2025 (Rupiah)
Jumlah Biaya
Lingkungan
Tahun Pemanfaatan/Penggunaan
Total
Year Utilization/Use
Environmental
Cost
2025 2.242.761.299 Pengeluaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dan Program Lingkungan Lainnya
Expenditures for Social and Environmental Responsibility Programs and Other Environmental Programs
2024 3.742.649.938 Pengeluaran Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan dan Program Lingkungan Lainnya
Expenditures for Social and Environmental Responsibility Programs and Other Environmental Programs
2023 2.205.801.500 Pengeluaran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan tahun 2023
Expenditures for Social and Environmental Responsibility Programs in 2023
Kepatuhan Lingkungan Environmental Compliance
Dalam menjalankan usaha, ADHI berkomitmen In conducting its business, ADHI is committed to
untuk senantiasa mematuhi peraturan pemerintah di complying with government regulations in the field
bidang lingkungan hidup. Perseroan secara konsisten of the environment. The Company consistently
memastikan bahwa setiap kegiatan operasional ensures that all operational activities are carried out
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku in accordance with applicable regulations through the
melalui penerapan dokumen lingkungan, pemantauan implementation of environmental documents, regular
lingkungan secara berkala, serta pengelolaan dampak environmental monitoring, and responsible management
lingkungan yang bertanggung jawab. Komitmen ini of environmental impacts. This commitment has
membawa hasil dengan tidak adanya sanksi atau resulted in no sanctions or fines, either material or non-
denda, baik material maupun non-material, terkait material, related to non-compliance with environmental
ketidakpatuhan terhadap regulasi lingkungan selama regulations during 2025. In addition, during the reporting
tahun 2025. Selain itu, selama tahun pelaporan, year, the Company did not receive any complaints
Perseroan juga tidak menerima pengaduan terkait related to the environment. [GRI 2-27][OJK F.16]
lingkungan hidup. [GRI 2-27][OJK F.16]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 182
182
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Penghargaan Lingkungan Tahun 2025 Environmental Awards in 2025
Sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Perseroan In recognition of the Company’s commitment to
dalam menerapkan praktik pengelolaan lingkungan implementing responsible environmental management
yang bertanggung jawab, ADHI memperoleh berbagai practices, ADHI has received various environmental
penghargaan di bidang lingkungan dari lembaga awards from relevant institutions and agencies.
maupun instansi terkait.
Penghargaan tersebut mencerminkan upaya These awards reflect the Company’s efforts to
Perseroan dalam meningkatkan kinerja lingkungan improve its environmental performance through the
melalui penerapan berbagai program keberlanjutan, implementation of various sustainability programs,
pengelolaan dampak lingkungan secara bertanggung responsible management of environmental impacts, and
jawab, serta kepatuhan terhadap peraturan lingkungan compliance with applicable environmental regulations.
hidup yang berlaku. Rincian penghargaan di bidang Details of the environmental awards received by the
lingkungan yang diterima Perseroan selama periode Company during the reporting period are presented
pelaporan disajikan sebagai berikut. as follows.
Indonesia Green Awards 2026 & 2025 TOP CSR Awards 2025
Meraih penghargaan Predikat Platinum di kategori Apresiasi atas kontribusi dalam pelestarian
“Mengembangkan Pengolahan Sampah Terpadu” lingkungan hidup dan pengembangan ekonomi
melalui program Green Box Maggot (BSF) dan melalui konsep circular economy, termasuk
predikat Platinum Alignment untuk inisiatif penggunaan Modular Box (MOBOX) di proyek
Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan Hunian Pekerja Konstruksi IKN
Indonesia Green Awards 2026 & 2025 TOP CSR Awards 2025
Received the Platinum Award in the “Developing Appreciation for contributions to environmental
Integrated Waste Management” category through conservation and economic development through
the Green Box Maggot (BSF) program and the the concept of a circular economy, including the use
Platinum Alignment Award for the Corporate Carbon of Modular Boxes (MOBOX) in the IKN Construction
Footprint Calculation Digitalization initiative. Worker Housing project.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 183
183
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025 IDX Channel Anugerah ESG 2025
ADHI meraih Gold Rating atas kualitas Sustainability ADHI menerima penghargaan untuk kategori
Report Tahun 2024 yang menunjukkan transparansi Sektor Infrastruktur atas keberhasilan memadukan
praktik ESG penerapan ESG dari level karyawan hingga top
manajemen
Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025
ADHI achieved a Gold Rating for the quality of its IDX Channel ESG Awards 2025
2024 Sustainability Report, which demonstrates ADHI received an award in the Infrastructure
transparency in ESG practices. Sector category for its success in integrating ESG
implementation from the employee level to top
management.
In-House Counsel Awards 2025 Penghargaan Industri Hijau 2025
ADHI dianugerahi Most Innovative In-House Counsel Diperoleh oleh anak usaha, PT Adhi Persada Beton,
Team 2025 untuk sektor Infrastruktur & Konstruksi, atas komitmen dalam transformasi menuju industri
sebagai bukti tata kelola perusahaan yang adaptif hijau, termasuk pemanfaatan fly ash dan efisiensi
dan berintegritas bahan baku
In-House Counsel Awards 2025 2025 Green Industry Award
ADHI was awarded the Most Innovative In-House Awarded to subsidiary PT Adhi Persada Beton for its
Counsel Team 2025 for the Infrastructure & commitment to transforming into a green industry,
Construction sector, as proof of adaptive and including the use of fly ash and raw material
integrity-based corporate governance. efficiency.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 184
184
Kinerja Sosial
Social Performance
#BeyondConstruction
06 Kinerja Sosial
Social Performance
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 185
185
Kinerja Sosial
Social Performance
ADHI meyakini pemenuhan tanggung jawab sosial sebagai
strategi efektif untuk membangun hubungan harmonis dengan
pemangku kepentingan. Komitmen ini menjadi modal penting
bagi Perseroan untuk terus berkembang dan berkontribusi pada
pembangunan berkelanjutan.
ADHI believes that fulfilling social responsibilities is an effective
strategy for building harmonious relationships with stakeholders.
This commitment serves as a vital asset for the Company to
continue growing and contributing to sustainable development.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 186
186
Kinerja Sosial
Social Performance
Mengoptimalkan Kinerja dengan Talent Prima
Optimizing Performance with Top Talent
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk menempatkan Sumber PT ADHI KARYA (Persero) Tbk considers Human
Daya Manusia (SDM) sebagai aset strategis sekaligus Resources (HR) as a strategic asset and a key
pilar utama dalam akselerasi bisnis di industri konstruksi pillar in accelerating business in the construction
dan infrastruktur. ADHI menyadari bahwa keberhasilan and infrastructure industry. ADHI realizes that the
setiap proyek nasional yang diemban sangat ditentukan success of every national project it undertakes is
oleh kompetensi, dedikasi, dan profesionalisme tenaga largely determined by the competence, dedication,
kerjanya. Oleh karena itu, Perseroan berkomitmen and professionalism of its workforce. Therefore, the
penuh untuk membangun ekosistem kerja yang Company is fully committed to building a conducive work
kondusif, meningkatkan standar kesejahteraan, serta ecosystem, improving welfare standards, and initiating
menginisiasi program pengembangan kompetensi yang comprehensive competency development programs to
komprehensif demi melahirkan SDM yang adaptif dan produce adaptive and globally competitive HR.
berdaya saing global.
Secara berkesinambungan, ADHI memperkuat kapasitas ADHI continuously strengthens its employees’ intellectual
intelektual karyawan melalui program pelatihan dan capacity through training and certification programs that
sertifikasi yang mencakup keahlian teknis, manajerial, cover technical and managerial skills, as well as safety
hingga penguasaan standar keselamatan dan and sustainability standards. This approach ensures
keberlanjutan. Pendekatan ini memastikan talenta that ADHI’s talents are not only practically superior
ADHI tidak hanya unggul secara praktis, namun juga but also agile in adopting technological advances
tangkas dalam mengadopsi kemajuan teknologi serta and modern construction trends. The Company also
tren konstruksi modern. Perseroan turut menanamkan instills a culture of innovation and collaboration as the
budaya kerja berbasis inovasi dan kolaborasi sebagai foundation for each individual to contribute fully to the
fondasi bagi setiap individu untuk memberikan kontribusi organization’s growth.
maksimal bagi pertumbuhan organisasi.
Sebagai bentuk rekognisi atas kinerja dan loyalitas As a form of recognition for employee performance and
karyawan, ADHI menerapkan sistem remunerasi serta loyalty, ADHI implements a competitive and transparent
jenjang karier yang kompetitif dan transparan. Strategi remuneration system and career path. The Company’s
pengelolaan SDM Perseroan juga menitikberatkan pada HR management strategy also emphasizes inclusiveness
aspek inklusivitas serta keseimbangan kehidupan kerja and work-life balance. By creating an environment
dan pribadi (work-life balance). Dengan menciptakan that supports self-actualization and professional
lingkungan yang mendukung aktualisasi diri dan development, ADHI ensures that all employees are
pengembangan profesional, ADHI memastikan seluruh highly motivated to deliver their best performance,
tenaga kerja memiliki motivasi tinggi untuk mencapai ultimately strengthening business sustainability and
performa terbaik, yang pada akhirnya memperkokoh advancing the Company’s vision.
keberlanjutan bisnis dan pencapaian visi perusahaan
di masa depan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 187
187
Kinerja Sosial
Social Performance
Landasan Kebijakan [GRI 3-3] Policy Foundation [GRI 3-3]
ADHI menerapkan sistem pengelolaan Sumber Daya ADHI implements a comprehensive human resource
Manusia secara komprehensif dengan menjunjung management system that upholds compliance with
tinggi kepatuhan terhadap ketentuan perundang- applicable laws and regulations, including:
undangan yang berlaku di antaranya:
1. Undang-Undang Presiden Republik Indonesia No.11 1. Presidential Law of the Republic of Indonesia No.
Tahun 1992 tentang Dana Pensiun 11 of 1992 on Pension Funds
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 21 Tahun 2. Law of the Republic of Indonesia No. 21 of 2000
2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh on Labor Unions
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 13 tahun 3. Law of the Republic of Indonesia No . 13 of 2003
2003 tentang Ketenagakerjaan on Manpower
4. Undang Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 4. Law of the Republic of Indonesia No. 40 of 2004
2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional concerning the National Social Security System
5. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 5. Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011 on
2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial the Social Security Administration Agency
6. Undang-Undang Republik Indonesia No. 6 Tahun 6. Law of the Republic of Indonesia No. 6 of 2023 on
2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah the Stipulation of Government Regulation in Lieu of
Pengganti Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 Law No. 2 of 2022 on Job Creation into Law
tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang
7. Peraturan Pemerintah No. 44 tahun 2015 tentang 7. Government Regulation No. 44 of 2015 concerning
Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan the Implementation of Work Accident Insurance and
Kerja dan Jaminan Kematian Death Benefit Programs
8. Peraturan Pemerintah No.35 tahun 2021 tentang 8. Government Regulation No. 35 of 2021 concerning
Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Fixed-Term Employment Agreements, Outsourcing,
Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Working Hours and Rest Periods, and Termination
Kerja of Employment
9. Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2021 tentang 9. Government Regulation No. 36 of 2021 on Wages
Pengupahan
10. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 10. Minister of Manpower and Transmigration Regulation
No. Per-02/Men/1980 Pemeriksaan Kesehatan No. PER-02/MEN/1980 concerning Medical
Tenaga Kerja Dalam Penyelenggaraan Keselamatan Examinations of Workers in the Implementation of
Kerja Occupational Safety
11. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. 11. Minister of State-Owned Enterprises Regulation
PER-2/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Pedoman No. PER-2/MBU/03/2023 of 2023 concerning
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Guidelines on Governance and Significant Corporate
Usaha Milik Negara Activities of State-Owned Enterprises
12. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara No. 12. Minister of State-Owned Enterprises Regulation No.
PER-3/MBU/03/2023 Tahun 2023 tentang Peraturan PER-3/MBU/03/2023 of 2023 concerning Organs
Menteri Badan Usaha Milik Negara tentang Organ dan and Human Resources of State-Owned Enterprises.
Sumber Daya Manusia Badan Usaha Milik Negara
13. Surat Keputusan Menteri BUMN No. SK-394/ 13. Decree of the Minister of State-Owned Enterprises
MBU/12/2021 Tanggal 8 Desember 2021 tentang No. SK-394/MBU/12/2021 dated December 8, 2021
Pedoman Pelaksanaan Asesmen bagi Talenta concerning Guidelines for the Implementation of
Direksi BUMN Assessments for Board of Directors Talent of State-
Owned Enterprises
Berdasarkan kerangka regulasi di atas, Perseroan Based on the above regulatory framework, the Company
menerbitkan berbagai kebijakan internal yang has issued various internal policies covering the
mencakup seluruh siklus kepengawaian, mulai dari entire employment cycle, ranging from a transparent
sistem rekrutmen yang transparan, struktur pengupahan recruitment system and a competitive wage structure to
yang kompetitif, pengaturan jam kerja, hingga program working-hour arrangements, competency development
pengembangan kompetensi dan penilaian kinerja programs, and objective performance appraisals.
yang objektif. Lebih jauh, pengelolaan SDM di ADHI Furthermore, ADHI’s human resource management is
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 188
188
Kinerja Sosial
Social Performance
berkomitmen penuh pada penghormatan hak-hak fully committed to respecting employees’ normative
normatif karyawan, termasuk jaminan kebebasan rights, including freedom of association, equal career
berserikat, kesetaraan peluang karier tanpa diskriminasi, opportunities without discrimination, and protection of
serta perlindungan hak asasi manusia lainnya di other human rights in the workplace.
lingkungan kerja.
Program Human Capital ADHI ADHI’s Human Capital Program
Pengelolaan Sumber Daya Manusia di ADHI Human Resource Management at ADHI is carried out
dilaksanakan secara terpadu (incorporated) oleh by the Human Resources Department in an integrated
Departemen Sumber Daya Manusia. Sebagai langkah manner. As a strategic step to achieve excellent talent
strategis untuk mencapai standar pengelolaan talenta management standards, the Company has approved the
yang ekselen, Perseroan telah mengesahkan Program 2025 Human Capital Program. This program serves as
Human Capital 2025. Program ini menjadi kompas a compass for transformation, setting the direction for
transformasi dalam menetapkan arah pengembangan sustainable human resource development by aligning
SDM yang berkelanjutan dengan menyelaraskan internal needs with the challenges of the construction
kebutuhan internal serta tantangan industri konstruksi industry, both present and future. In its implementation,
di masa kini dan masa depan. Dalam implementasinya, this blueprint serves as the main reference in formulating
cetak biru (blueprint) ini menjadi referensi utama dalam talent management policies and strategies across all
merumuskan kebijakan dan strategi manajemen talenta lines of the Company. The complete 2025 Human
di seluruh lini Perseroan. Program Human Capital 2025 Capital Program is as follows:
selengkapnya adalah sebagai berikut:
Program Kerja Inisiatif Strategis
Work Program Strategic Initiatives
Organization Design • Struktur Organisasi Korporat
• Struktur Organisasi Anak
• Job Evaluation & Job Grade
• Work Load Analysis
• Treshold Pegawai
• Corporate Organizational Structure
• Subsidiary Organizational Structure
• Job Evaluation & Job Grading
• Workload Analysis
• Employee Threshold
HC Transformation • Digitalisasi HC System
• Performance Management System
• Culture
• HC System Digitization
• Performance Management System
• Culture
Learning • Training Need Analysis
• Pelatihan & Sertifikasi
• Knowledge Management
• ADHI Scholarship Program
• Retirement Pegawai
• Training Needs Analysis
• Training & Certification
• Knowledge Management
• ADHI Scholarship Program
• Employee Retirement
People Development • Individual Development Plan
• Talent Diversity
• Talent Mobility
• Asesmen Pegawai
• Individual Development Plan
• Talent Diversity
• Talent Mobility
• Employee Assessment
Produktifitas Pegawai • Man Power Planning
Employee Productivity • Revenue per Employee
• EBITDA per Employee
• Manpower Planning
• Revenue per Employee
• EBITDA per Employee
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 189
189
Kinerja Sosial
Social Performance
Rekrutmen dan Turnover Recruitment and Turnover
ADHI menyelenggarakan proses rekrutmen untuk ADHI conducts a recruitment process to attract the best
menjaring kandidat terbaik dengan kompetensi, candidates with competencies, expertise, and insights
keahlian, dan wawasan yang selaras dengan rencana aligned with the Company’s strategic human resources
strategis kepegawaian Perseroan. Lebih dari sekadar plan. More than just filling positions, recruitment is
pemenuhan posisi, rekrutmen dirancang sebagai designed as a regeneration tool to prepare future
instrumen regenerasi untuk mempersiapkan calon leaders who are competitive and visionary. The
pemimpin masa depan yang kompetitif dan visioner. Company ensures that the entire selection process
Perseroan menjamin bahwa seluruh proses seleksi is conducted transparently and inclusively for all
dilakukan secara transparan dan inklusif bagi setiap Indonesian citizens, regardless of ethnicity, race,
warga negara Indonesia, tanpa memandang suku, ras, religion, class, or gender. The principles of equality
agama, golongan, maupun gender. Prinsip kesetaraan and diversity are the foundation for ADHI’s approach
dan keberagaman menjadi fondasi bagi ADHI dalam to providing fair opportunities for every talent to grow
memberikan kesempatan yang adil bagi setiap talenta with the Company.
untuk tumbuh bersama perusahaan.
Sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan As a contribution to regional empowerment, ADHI
wilayah, ADHI menerapkan kebijakan prioritas tenaga implements a policy of prioritizing local workers
kerja lokal untuk pekerjaan tertentu sepanjang memenuhi for certain jobs, provided they meet the specified
kualifikasi kompetensi yang ditetapkan. Langkah ini competency qualifications. This step is a manifestation
merupakan perwujudan komitmen Perseroan dalam of the Company’s commitment to fostering local
mendorong keterlibatan masyarakat setempat serta community involvement and stimulating economic
menstimulasi pertumbuhan ekonomi di area operasional growth in ADHI’s operational areas.
ADHI
Pada tahun 2025, Perseroan merekrut karyawan In 2025, the Company recruited 12 new employees. The
baru sebanyak 12 orang. Komposisi karyawan baru composition of new employees based on age, gender,
berdasarkan usia, jenis kelamin dan wilayah kerja and work area is as follows: [GRI 401-1]
selengkapnya adalah sebagai berikut: [GRI 401-1]
Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Usia Tahun 2023-2025
Composition of New Employees Based on Age in 2023-2025
Kelompok Usia
2025 2024 2023
Age Group
<29 tahun 8 19 45
<29 years old
30-50 tahun 1 15 28
30-50 years old
>51 tahun 3 5 1
>51 years old
Jumlah 12 39 74
Total
Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2023-2025
Composition of New Employees Based on Gender in 2023-2025
Jenis Kelamin
2025 2024 2023
Gender
Pria 7 21 55
Male
Wanita 5 18 19
Female
Jumlah 12 39 74
Total
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 190
190
Kinerja Sosial
Social Performance
Komposisi Karyawan Baru Berdasarkan Wilayah Kerja Tahun 2023-2025
Composition of New Employees Based on Work Area in 2023-2025
Wilayah Kerja
2025 2024 2023
Work Area
Kantor Pusat 0 5 2
Head Office
Unit Kerja Operasional 3 14 46
Operational Work Unit
Anak Perusahaan 9 20 26
Subsidiary
Jumlah 12 39 74
Total
Selain bertambah karena rekrutmen, karyawan ADHI In addition to an increase due to recruitment, the number
berkurang karena adanya karyawan yang berhenti of ADHI employees decreased due to resignations or
bekerja atau meninggalkan Perseroan dengan alasan departures from the Company for reasons permitted
yang dibenarkan undang-undang. Selama tahun by law. Throughout 2025, the number of employees
2025, karyawan yang berhenti atau meninggalkan who resigned or left the Company was 236 people with
Perseroan sebanyak 236 orang dengan berbagai various backgrounds, namely reaching retirement age,
latar belakang yaitu mencapai usia pensiun, berhenti resigning, passing away, and others. The composition
bekerja, meninggal, dan lain-lain. Komposisi karyawan of employees who resigned or left ADHI based on age
yang berhenti bekerja atau meninggalkan ADHI group, gender, and work area is as follows: [GRI 401-1]
berdasarkan kelompok usia, jenis kelamin dan wilayah
kerja selengkapnya adalah sebagai berikut: [GRI 401-1]
Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Usia Tahun 2023-2025
Composition of Employees Leaving the Company Based on Age in 2023-2025
Kelompok Usia
2025 2024 2023
Age Group
<29 tahun 19 17 44
<29 years old
30-50 tahun 140 48 48
30-50 years old
>51 tahun 77 62 57
>51 years old
Jumlah 236 127 149
Total
Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Jenis Kelamin Tahun 2023-2025
Composition of Employees Leaving the Company Based on Gender in 2023-2025
Jenis Kelamin
2025 2024 2023
Gender
Pria 214 108 115
Male
Wanita 22 19 34
Female
Jumlah 236 127 149
Total
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 191
191
Kinerja Sosial
Social Performance
Komposisi Karyawan Meninggalkan Perusahaan Berdasarkan Wilayah Kerja Tahun 2023-2025
Composition of Employees Leaving the Company Based on Work Area in 2023-2025
Wilayah Kerja
2025 2024 2023
Work Area
Kantor Pusat 10 12 27
Head Office
Unit Kerja Operasional 190 77 74
Operational Work Unit
Anak Perusahaan 36 38 48
Subsidiary
Jumlah 236 127 149
Total
Penyebab karyawan meninggalkan Perseroan dan The reasons for employees leaving the Company and
tingkat turnover disajikan dalam tabel berikut: [GRI 3-3] the turnover rate are presented in the following table:
[GRI 3-3]
Tabel Penyebab Karyawan Keluar dan Turnover Tahun 2023-2025
Table of Reasons for Employee Departures and Turnover Rates in 2023-2025
Penyebab
2025 2024 2023
Reason
Pensiun 45 56 46
Retirement
Meninggal Dunia 7 4 6
Pass Away
Berhenti Kerja 184 67 97
Resigned
Jumlah karyawan yang keluar 236 127 149
Number of employees who left
Total karyawan 2109 2.502 2,595
Total employees
Persentase turnover 11,19% 5,08% 5,66%
Turnover percentage
Merujuk tabel di atas, tingkat turnover tahun 2025 lebih Referring to the table above, the turnover rate in 2025
tinggi dibandingkan tahun 2024. Hal ini menunjukkan is higher than in 2024. This indicates an increase in
adanya peningkatan dinamika pergerakan tenaga kerja workforce turnover in 2025, driven primarily by a rise
pada tahun 2025, yang terutama dipengaruhi oleh in the number of employees resigning, which warrants
meningkatnya jumlah karyawan yang mengundurkan attention in efforts to strengthen retention strategies
diri, sehingga perlu menjadi perhatian dalam upaya and human resource management.
penguatan strategi retensi dan pengelolaan sumber
daya manusia.
Tingkat Pergantian Pegawai Tahun 2025 [IDX S-03]
Employee Turnover Rate in 2025 [IDX S-03]
Jumlah Pegawai Persentase Pegawai
Uraian (dalam tahun pelaporan) (dalam tahun pelaporan)
Description Total Employees Employee Percentage
(in the reporting year) (in the reporting yea)
Jumlah Pegawai resign/ Pemutusan Hubungan Kerja 236 orang 11,19%
Number of Employees Resigning/Terminated 236 personnel
Jumlah Pegawai Baru/ Pengganti 12 orang 0,57%
Number of New/Replacement Employees 12 personnel
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 192
192
Kinerja Sosial
Social Performance
Untuk enekan tingkat perputaran karyawan (turnover) To reduce employee turnover and retain the best
serta mempertahankan talenta terbaik, baik tetap talent, both permanent and contract, ADHI consistently
maupun kontrak, ADHI secara konsisten memperkuat strengthens its employee engagement strategy. The
strategi keterikatan karyawan (employee engagement). Company fosters a supportive work ecosystem through
Perseroan menciptakan ekosistem kerja yang initiatives ranging from competitive remuneration
suportif melalui berbagai inisiatif, mulai dari skema and non-financial rewards to special recognition for
remunerasi dan penghargaan non-finansial yang employees who have reached certain work milestones.
kompetitif, hingga apresiasi khusus bagi karyawan In addition, ADHI facilitates employee self-actualization
yang telah mencapai milestone masa kerja tertentu. in non-professional fields through the Sports and Arts
Selain itu, ADHI memfasilitasi aktualisasi diri karyawan Management Board (BAPORSI) and the Spirituality
di bidang non-profesional melalui Badan Pengurus Coordination Board (BAKKO). The momentum of ADHI’s
Olahraga dan Seni (BAPORSI) dan Badan Koordinator anniversary celebration also serves as an opportunity
Kerohanian (BAKKO). Momentum perayaan HUT ADHI to strengthen team solidarity, where employees actively
juga menjadi ajang mempererat soliditas tim di mana participate in various competitions and exciting activities
karyawan berpartisipasi aktif dalam berbagai kompetisi such as ADHI Anniversary Celebration, Inter-SOE Sports
dan kegiatan menarik seperti Tasyakuran HUT ADHI, Competition, and Spiritual Activities. [GRI 3-3]
kompetisi olahraga antar BUMN dan kegiatan kerohanian
[GRI 3-3]
Kesetaraan Kesempatan Bekerja Equal Employment Opportunities
[OJK F.18] [OJK F.18]
ADHI menerapkan prinsip kesetaraan dan non- ADHI applies the principles of equality and non-
diskriminasi di semua aspek ketenagakerjaan, mulai discrimination in all aspects of employment, including
dari proses rekrutmen, pengembangan kompetensi dan recruitment, competency development, remuneration,
karier, hingga pemberian remunerasi dan kesempatan and promotion opportunities. In accordance with this
promosi. Sesuai dengan prinsip ini, setiap karyawan principle, every employee is given equal opportunities
diberikan peluang yang setara untuk bekerja dan to work and occupy positions or roles based on their
menduduki posisi atau jabatan berdasarkan kapasitas capacity and competence. As of December 31, 2025,
serta kompetensinya. Pada 31 Desember 2025, the composition of ADHI employees based on gender
komposisi karyawan ADHI berdasarkan jenis kelamin consists of 80.5% male and 19.5% female. This
terdiri dari 80,5% laki-laki dan 19,5% perempuan. percentage difference is not a result of discrimination,
Perbedaan persentase ini bukan akibat diskriminasi, but is related to the characteristics of the construction
melainkan terkait dengan karakteristik industri konstruksi industry, which requires more field workers.
yang lebih membutuhkan tenaga kerja di lapangan.
Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap Undang- In addition to complying with the Manpower and Job
Undang Ketenagakerjaan dan Cipta Kerja, penghargaan Creation Laws, the commitment to equal opportunities in
terhadap kesetaraan kesempatan dalam bekerja juga employment is also in line with Law No. 21 of 1999 on the
selaras dengan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999 Ratification of ILO Convention No. 111 on Discrimination
tentang Pengesahan ILO Convention No. 111 Concerning in Respect of Employment and Occupation, as well as
Discrimination in Respect of Employment and the Guidelines for Equality and Non-Discrimination in
Occupation (Konvensi ILO Mengenai Diskriminasi dalam the Workplace in Indonesia (Ministry of Manpower and
Pekerjaan dan Jabatan), serta Panduan Kesetaraan Transmigration of the Republic of Indonesia).
dan Non Diskriminasi di Tempat Kerja di Indonesia
(Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI).
Konsistensi ADHI menerapkan kesetaraan dan non- ADHI’s consistent implementation of equality and
diskriminasi, serta memberikan kesempatan yang non-discrimination, as well as its provision of equal
sama bagi karyawan untuk menduduki berbagai posisi, opportunities for employees to occupy various
termasuk posisi manajerial puncak, membuahkan hasil positions, including top managerial positions, has
dengan tidak adanya insiden diskriminasi sepanjang resulted in no incidents of discrimination throughout
tahun pelaporan. Oleh karena itu, Perseroan tidak the reporting year. Therefore, the Company does not
perlu mengambil langkah perbaikan terkait kebijakan need to take corrective measures related to its equality
kesetaraan dan non-diskriminasi tersebut. and non-discrimination policies.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 193
193
Kinerja Sosial
Social Performance
Upah Minimum Regional Regional Minimum Wage
ADHI berkomitmen memenuhi hak normatif karyawan ADHI is committed to fulfilling employees’ normative
melalui sistem remunerasi yang adil, kompetitif, dan rights through a fair, competitive, and performance-
berbasis kinerja. Kebijakan pengupahan Perseroan based remuneration system. The Company’s wage policy
dirancang untuk memotivasi produktivitas sekaligus is designed to motivate productivity while ensuring
memastikan daya saing talenta dengan merujuk pada talent competitiveness, in line with construction industry
standar industri konstruksi. Perseroan menjamin sistem standards. The Company guarantees a remuneration
penggajian yang sepenuhnya bebas dari diskriminasi di system that is completely free from discrimination, in
mana penentuan besaran imbalan kerja didasarkan pada which remuneration is determined by competence,
kompetensi, tanggung jawab, dan pencapaian kinerja responsibility, and individual performance, without
individu, tanpa membedakan latar belakang gender. distinction based on gender.
Dalam menetapkan standar upah, ADHI senantiasa In setting wage standards, ADHI always prioritizes the
mengedepankan prinsip pemenuhan kebutuhan hidup principle of fulfilling decent living needs. The minimum
layak. Besaran upah minimum bagi karyawan tetap wage for the lowest level of permanent employees is
level terendah disesuaikan secara dinamis dengan dynamically adjusted based on economic indicators,
mempertimbangkan indikator ekonomi seperti tingkat including inflation, purchasing power, and living
inflasi, daya beli, dan standar kelayakan hidup. standards. Given the spread of project operations
Mengingat persebaran operasional proyek di seluruh throughout Indonesia, the minimum wage for the lowest
Indonesia, maka besaran upah minimum bagi karyawan level of permanent employees is set by the Regional
tetap level terendah mengikuti ketentuan Upah Minimum Minimum Wage (UMR) at ADHI project locations.
Regional (UMR) di lokasi proyek ADHI.
Perseroan menegaskan bahwa tidak terdapat perbedaan The Company emphasizes that there is no difference in
skala upah antara karyawan pria dan wanita untuk the wage scale between male and female employees for
posisi dan tanggung jawab yang setara. Setiap variasi equivalent positions and responsibilities. Any variation
dalam jumlah remunerasi yang diterima merupakan in the amount of remuneration received is an objective
refleksi objektif dari hasil evaluasi kinerja individu serta reflection of the results of individual performance
kebijakan insentif yang diberikan berdasarkan hasil evaluations and incentive policies based on employees’
kerja dan kontribusi karyawan terhadap perusahaan. work performance and contributions to the Company.
Selain berpedoman pada kebijakan internal, In addition to adhering to internal policies, ADHI’s wage
sistem pengupahan ADHI selaras dengan regulasi system is in line with national labor regulations, including
ketenagakerjaan nasional di antaranya Keputusan the Minister of Manpower and Transmigration Decree
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 226 No. 226 of 2000, which amends several articles of the
Tahun 2000 tentang perubahan beberapa pasal Minister of Manpower Regulation No. PER-01/MEN/1999
dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER-01/ on Minimum Wages. Specifically, for the 2025 minimum
MEN/1999 mengenai Upah Minimum. Secara khusus, wage, the Company refers to Minister of Manpower
untuk UMR tahun 2025, Perseroan merujuk pada Regulation No. 16 of 2024 on the Determination of the
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 16 Tahun 2024 2025 Minimum Wage. In its implementation, the standard
tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2025. Dalam ratio of the lowest level of permanent employee wages
implementasinya, rasio standar upah karyawan tetap to the regional minimum wage exceeds the government-
level terendah terhadap upah minimum regional lebih set minimum wage. For example, for the lowest level
tinggi dibandingkan upah minimum yang ditetapkan of permanent employees in DKI Jakarta, it is set at
pemerintah. Untuk karyawan tetap tingkat terendah di Rp10,161,000 or 188.28% of the DKI Jakarta Provincial
DKI Jakarta misalnya, ditetapkan sebesar Rp 10.161.000 Minimum Wage of Rp5,396,761. [GRI 202-1][OJK F.20]
atau 188,28% dari Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta
sebesar Rp5.396.761. [GRI 202-1][OJK F.20]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 194
194
Kinerja Sosial
Social Performance
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia Policy on Human Rights [IDX S-09]
[IDX S-09]
ADHI belum memiliki kebijakan spesifik terkait dengan ADHI does not yet have a specific policy regarding
hak asasi manusia. Namun demikian, komitmen dalam human rights. However, the commitment to upholding
penegakkan HAM telah tercantum dalam Kode Etik human rights has been stated in the Code of Ethics
(Code of Conduct), Perjanjian Kontrak Bersama (Code of Conduct), Collective Contract Agreement
(PKB), dan Surat Ketetapan Direksi mengenai Sanksi & (PKB), and the Board of Directors’ Decree regarding
Punishment serta terdapat pembentukan organisasi dan Sanctions & Punishment as well as the establishment
program seperti Respectful Workplace Program (RWP), of organizations and programs such as the Respectful
SRIKANDI dan Badan Kordinasi Kerohanian (BAKO). Workplace Program (RWP), SRIKANDI and the Spiritual
Dalam aspek sosial, Perseroan menegaskan prinsip Coordination Unit (BAKO). In the social aspect, the
menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keadilan Company emphasizes the principle of upholding the
dengan menghormati hak asasi manusia serta menjamin values of humanity and justice by respecting human
kesetaraan tanpa diskriminasi. Prinsip ini menjadi rights and ensuring equality without discrimination.
dasar bagi seluruh kegiatan operasional ADHI,yaitu This principle is the basis for all ADHI operational
memastikan bahwa setiap kebijakan, praktik, dan activities, namely ensuring that every policy, practice,
interaksi dengan konsumen/pelanggan/mitra maupun and interaction with consumers/customers/partners
karyawan mencerminkan penghormatan terhadap hak and employees reflects respect for individual rights
individu dan perlakuan adil/non diskriminatif bagi semua and fair/non-discriminatory treatment for all parties as
pihak sebagai wujud implementasi penghormatan a form of implementation of respect for human rights.
terhadap hak asasi manusia.
Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia Tahun 2025 [IDX S-07]
Number of Human Rights Violations in 2025 [IDX S-07]
Jumlah pelanggaran HAM pada tahun pelaporan 0 kasus
0 cases
Number of human rights violations in the reporting year
Kebijakan terkait Pelecehan Seksual dan/ Policy on Sexual Harassment and/or
atau Diskriminasi [IDX S-08] Discrimination [IDX S-08]
Perseroan memiliki kebijakan tegas yang melarang The Company has a strict policy that prohibits all forms
segala bentuk pelecehan seksual di lingkungan kerja. of sexual harassment in the workplace. As stipulated the
Sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kerja Bersama, Collective Labor, this policy is implemented to create
Kebijakan ini diterapkan untuk menciptakan lingkungan a safe, professional, and respectful work environment
kerja yang aman, profesional, dan menghormati hak-hak for all employees, especially female employees, and
setiap karyawan, terkhusus karyawan perempuan, serta to ensure that all employees can work without fear
memastikan bahwa semua pegawai dapat bekerja tanpa or intimidation and without discriminatory treatment.
rasa takut atau intimidasi tanpa perlakuan diskriminatif. Policies regarding sexual harassment and discrimination
Kebijakan terkait pelecehan seksual dan diskriminasi are also outlined in ADHI’s Code of Ethical Conduct, 6th
juga tertulis di Pedoman Perilaku Etika ADHI Edisi 6, Edition, under Section 2: Guidelines for the Company and
pada bagian Pedoman 2 Perseroan dan Karyawan, yang Employees, which states the company’s commitment
menyatakan komitmen untuk memberikan kesempatan to providing equal employment opportunities (except
bekerja yang sama (kecuali untuk beberapa bidang in certain fields requiring specialized qualifications)
yang membutuhkan kualifikasi khusus), serta tidak and does not condone inappropriate behavior or any
membenarkan tindakan asulisa dan segala bentuk form of harassment.
pelecehan.
ADHI juga menyediakan saluran pengaduan untuk ADHI also provides a reporting channel for all acts
segala tindakan pelecehan dan diskriminasi melalui of harassment and discrimination through the ADHI
Whistleblowing System (WBS) ADHI. Melalui mekanisme Whistleblowing System (WBS). Through this mechanism,
tersebut pelapor dapat melaporkan segala bentuk reporters can report any violations of laws and
pelanggaran atas peraturan perundangundangan, regulations, internal company regulations, corporate
peraturan internal perusahaan, pedoman perilaku conduct guidelines, and sound business ethics. In
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 195
195
Kinerja Sosial
Social Performance
perusahaan, serta etika bisnis yang sehat. Sesuai Surat accordance with Board of Directors Decree No. 014-
Keputusan Direksi no. 014-6/2024/142 tentang Petunjuk 6/2024/142 on Technical Guidelines for the Protection
Teknis Pemberian Perlindungan Terhadap Pelapor of Whistleblowing System (WBS) Whistleblowers, ADHI
Whistleblowing System (WBS), ADHI juga melindungi also protects reporters who use the WBS system,
para pelapor yang menggunakan sistem WBS, baik including through physical protection, protection against
dari sisi perlindungan fisik, perlindungan dari tindakan retaliation by the reported party, career protection, and
balasan pihak yang terlapor, perlindungan karir, maupun the confidentiality of information.
kerahasiaan informasi.
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Child Labor and Forced Labor
Paksa [OJK F.19][IDX S-10] [OJK F.19][IDX S-10]
ADHI berkomitmen penuh dalam mendukung ADHI is fully committed to supporting the elimination
penghapusan pekerja anak dan segala bentuk kerja of child labor and all forms of forced labor as part
paksa sebagai bagian dari penghormatan terhadap of its respect for human rights. This commitment is
Hak Asasi Manusia (HAM). Wujud nyata komitmen ini implemented through a strict policy that includes a
diimplementasikan melalui kebijakan ketenagakerjaan minimum employee age of 22. In terms of working
yang ketat, termasuk penetapan usia minimum hours, as stipulated in the Collective Labor Agreement,
karyawan minimal 22 tahun. Dalam hal pengaturan the Company consistently refers to Article 77 of Law
waktu kerja, sebagaimana diatur dalam Perjanjian Kerja No. 13 of 2003 on Manpower, which implements an
Bersama, Perseroan secara konsisten merujuk pada eight-hour workday or a 40-hour workweek in a five-
Pasal 77 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang day workweek scheme.
Ketenagakerjaan dengan memberlakukan 8 (delapan)
jam kerja per hari atau 40 (empat puluh) jam per minggu
dalam skema lima hari kerja.
Pada beberapa unit kerja dan level tertentu, ADHI In certain work units and at certain levels, ADHI
memberlakukan sistem kerja giliran (shift work) yang implements a shift work system tailored to operational
disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan operasional. conditions and needs. This arrangement ensures that
Pengaturan ini memastikan bahwa setiap waktu kerja any additional working hours are counted as overtime
tambahan dihitung sebagai lembur dan diberikan and compensated in accordance with the provisions,
kompensasi sesuai ketentuan agar tidak merugikan without disadvantaging employees. In addition, the
karyawan. Selain itu, Perseroan juga menjamin hak Company guarantees employees’ right to take breaks
karyawan untuk beristirahat sesuai dengan waktu yang within the specified time to maintain a balance between
telah ditentukan guna menjaga keseimbangan antara productivity and the welfare of the workforce.
produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja.
Kebijakan batasan usia kerja di Perseroan tidak hanya The Company’s policy on age limits for employment
mengacu pada undang-undang ketenagakerjaan, not only refers to labor laws, but is also in line with
tetapi juga selaras dengan spirit Undang-Undang No. the spirit of Law No. 20 of 1999 on the Ratification of
20 Tahun 1999 tentang Pengesahan ILO Convention ILO Convention No. 138 Concerning Minimum Age for
No. 138 Concerning Minimum Age for Admission to Admission to Employment, and LawLaw of the Republic
Employment (Konvensi ILO Mengenai Usia Minimum of Indonesia No. 1 of 2000 on the Ratification of ILO
Untuk Diperbolehkan Bekerja), dan Undang-Undang Convention No. 182 on the Prohibition and Immediate
Republik Indonesia No. 1 Tahun 2000 tentang Action for the Elimination of the Worst Forms of Child
Pengesahan ILO Convention No. 182 Concerning The Labor. Meanwhile, the implementation of working hours
Prohibition And Immediate Action for The Elimination with clear time limits is in line with Law No. 19 of 1999
of The Worst Forms of Child Labour (Konvensi ILO of the Republic of Indonesia on the Ratification of ILO
No. 182 Mengenai Pelarangan dan Tindakan Segera Convention No. 105 on the Abolition of Forced Labor.
Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk
Anak). Sementara itu, penerapan jam kerja dengan
batasan waktu yang jelas sejalan dengan Undang-
Undang Republik Indonesia No. 19 Tahun 1999 Tentang
Pengesahan ILO Convention No. 105 Concerning The
Abolition of Forced Labour (Konvensi ILO Mengenai
Penghapusan Kerja Paksa).
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 196
196
Kinerja Sosial
Social Performance
Konsistensi ADHI dalam menjunjung tinggi komitmen ADHI’s consistency in upholding its commitment to
penghapusan pekerja anak dan kerja paksa eliminating child labor and forced labor has yielded
membuahkan hasil nyata, yang dibuktikan dengan tangible results, as evidenced by the absence of
tidak adanya insiden terkait pekerja anak maupun incidents related to child labor or forced labor in all
kerja paksa di seluruh wilayah operasional sepanjang operational areas throughout the reporting period.
periode pelaporan.
Pelatihan dan Pengembangan Employee Training and Capacity Building
Kemampuan Karyawan
Peningkatan kapasitas dan kompetensi karyawan Enhancing employee capacity and competence is
merupakan pilar strategis dalam memperkokoh a strategic pillar in strengthening ADHI’s business
pertumbuhan bisnis dan performa berkelanjutan growth and sustainable performance. To that end,
ADHI. Untuk itu, Perseroan secara sistematis the Company systematically organizes education and
menyelenggarakan berbagai program pendidikan dan training programs through both internal mechanisms
pelatihan, baik melalui mekanisme internal maupun and external collaborations. These initiatives are
kolaborasi eksternal. Inisiatif ini dipetakan secara carefully mapped out to ensure that every talent has the
cermat untuk memastikan setiap talenta memiliki relevant capabilities and is adaptable to the dynamics
kapabilitas yang relevan serta adaptif terhadap dinamika and demands of the construction industry.
dan tuntutan industri konstruksi.
Berpijak pada prinsip inklusivitas, ADHI menjamin Based on the principle of inclusiveness, ADHI
kesetaraan akses bagi seluruh karyawan untuk mengikuti guarantees equal access for all employees to participate
program pengembangan kompetensi tanpa memandang in competency development programs regardless
latar belakang maupun gender. Perseroan memandang of background or gender. The Company views the
peningkatan keterampilan tenaga kerja bukan sekadar improvement of workforce skills not merely as a cost
biaya, melainkan investasi strategis yang berkontribusi but as a strategic investment that directly strengthens
langsung pada penguatan produktivitas serta daya saing the organization’s productivity and competitiveness in
organisasi di pasar nasional maupun internasional. national and international markets.
Sebagai implementasi atas komitmen pengembangan As part of its commitment to employee development,
karyawan, pada tahun 2025, ADHI mengalokasikan dana in 2025 ADHI allocated a development fund of
pengembangan sebesar Rp3.354.500.000, mengalami Rp3,354,500,000, an decrease from the previous
penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yang year, which reached Rp6,808,988,344. Details of the
mencapai Rp6.808.988.344. Rincian pelaksanaan competency development program implementation
program pengembangan kompetensi sepanjang tahun throughout 2025 are presented in the following table:
2025 disajikan dalam tabel berikut: [GRI 404-1, 404-2] [GRI 404-1, 404-2] [OJK F.22]
[OJK F.22]
Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025
Rata-rata pelatihan
Jumlah Pelatihan
Jenis Pelatihan Jumlah Peserta Durasi (jam) (jam/orang)
Total Training
Training Type Total Participants Duration (hours) Average Training
Program
(hours/personnel)
2025
Public Training 135 474 2.956 jam 6,2 jam
2,956 hours 6.2 hours
In House Training 65 3.347 719 jam 0,2 jam
719 hours 0.2 hours
Dewan Komisaris & Direksi 3 10 210 jam 21 jam
Board of Commissioners & 210 hours 21 hours
Board of Directors
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 197
197
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025
Rata-rata pelatihan
Jumlah Pelatihan
Jenis Pelatihan Jumlah Peserta Durasi (jam) (jam/orang)
Total Training
Training Type Total Participants Duration (hours) Average Training
Program
(hours/personnel)
2024
Public Training 191 522 4.055,5 jam 7,77 jam
4,055.5 hours 7.77 hours
In House Training 76 3617 1.013,5 jam 0,29 jam
1,013.5 hours 0.29 hours
Dewan Komisaris & Direksi 6 24 151 jam 6,29 jam
Board of Commissioners & 151 hours 6.29 hours
Board of Directors
2023
Public Training 265 701 3.297 jam 4,70 jam
3,297 hours 4.70 hours
In House Training 91 2,453 1.875 jam 0,76 jam
1,875 hours 0.76 hours
Dewan Komisaris & Direksi 7 12 25 jam 1,8 jam
Board of Commissioners & 25 hours 1.8 hours
Board of Directors
Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025
Rata-rata Jam Pelatihan
Jumlah Pekerja yang
Memperoleh Pelatihan Jam Pelatihan
Setiap Pekerja
Uraian Total Employees Receiving Training Hours
Average Training Hours per
Description Training
Employee
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
Keseluruhan 3.821 4.139 3.166 42.829 11.249 68.091 11,2 1,2 22
Overall
Berdasarkan Gender
By Gender
Laki-laki 3.025 3.444 2.573 32.845 9.356 55,108 10,9 2,7 21
Male
Perempuan 796 406 593 9.984 1.893 12,983 12,5 4,7 21,9
Female
Berdasarkan kategori jabatan karyawan
By position category
Komisaris 18 20 2 280 107 8 15,6 5,4 4
Board of
Commissioners
Direksi 10 7 10 210 44 32 21 6,3 3.2
Board of Directors
Direksi AP 27 35 33 355 84 332 16,9 2,4 10,1
Board of Directors of
Subsidiaries
GM 71 72 52 85 85 571 15,2 1,2 11
M.Opr 17 5 2 175 17 6 10,3 3,4 3
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 198
198
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pelatihan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Kategori Jabatan Tahun Tahun 2023-2025
Table of Training by Gender and Job Position Category in 2023-2025
Rata-rata Jam Pelatihan
Jumlah Pekerja yang
Memperoleh Pelatihan Jam Pelatihan
Setiap Pekerja
Uraian Total Employees Receiving Training Hours
Average Training Hours per
Description Training
Employee
2025 2024 2023 2025 2024 2023 2025 2024 2023
M.Div 0 0 0 0 0 0 0 0 0
M.Biro 224 146 140 2.739 329 2,231 12,2 2,3 15,9
M.BD 0 1 6 0 8 135 0 8 22,5
PD 0 77 0 0 214 0 0 2,8 0
Koordinator 61 20 12 830 305 179 13,6 15,25 14,9
Coordinator
PM 592 1.169 386 4.909 3.378 5,338 8,3 2,9 13,8
L.2P 898 778 550 8.037 1.531 15,285 9 2 27,8
L.3P 514 880 1.194 3.788 1.942 26,513 7,4 2,2 22,2
L.4P 11 2 5 63 16 156 5,7 8 31,2
SPC 8 1 5 105 14 91 13,1 14 18,2
Sr SPC 0 0 5 0 0 19 0 0 3,8
SS 451 203 244 5.488 1.047 5.014 12,2 5,2 20,5
Staf 887 375 506 14.458 1.712 11,827 16,3 4,6 23,4
Staff
Admin 3 0 7 21 0 278 7 0 39,7
No Cluster 2 0 7 28 0 76 14 0 10,9
Data tabel di atas dihasilkan dengan pendekatan The data in the table above was generated using an
karyawannya, yaitu data masing-masing pelatihan employee-based approach, which includes data on
yang telah diikuti oleh masing-masing karyawan, each training program attended by each employee,
yang kemudian dihitung durasi totalnya. Data cakupan and then calculates the total duration. Data on the
program pelatihan terhadap jumlah total karyawan dapat training program coverage relative to the total number
dilihat pada tabel di bawah ini. of employees can be seen in the table below.
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai [IDX S-05]
Employee Training and Development [IDX S-05]
Rata-rata jam pelatihan per pegawai Jumlah pegawai yang ikut serta dalam Persentase jumlah pegawai yang ikut
dalam tahun Pelaporan program pelatihan serta dalam pelatihan (%)
Average training hours per employee in Total employees participating in training Percentage of employees participating
the reporting year programs in training (%)
11,2 Jam/Pegawai 3.821 orang 181,18%
11.2 hours/personnel 3,821 personnel
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 199
199
Kinerja Sosial
Social Performance
Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian terhadap masa As a form of appreciation and concern for the future
depan karyawan, ADHI menyelenggarakan program of its employees, ADHI organizes a special training
pelatihan khusus bagi karyawan yang akan memasuki program for employees who are about to retire.
masa purnabakti. Program ini dirancang secara holistik This program is designed holistically to provide
untuk memberikan pembekalan aspek psikis (kesiapan psychological preparation (mental readiness) and
mental) serta keahlian praktis yang relevan sehingga relevant practical skills so that retirees can continue
para pensiunan tetap dapat beraktualisasi secara to actualize themselves productively and independently
produktif dan mandiri di masa mendatang. in the future.
Sesuai dengan tabel di atas, persentase jumlah According to the table above, the percentage of
pegawai yang ikut serta dalam pelatihan adalah employees participating in training is 181.18% of ADHI’s
sebesar 181,18% dari total karyawan ADHI. ADHI tidak total workforce. ADHI does not impose a maximum limit
memberikan batasan jumlah maksimum pelatihan yang on the number of training sessions employees may
diperkenankan kepada pekerja, sehingga karyawan attend, so that employees can participate in more than
dapat menjalani lebih dari 1 pelatihan dalam 1 tahun. one training session per year. The retirement preparation
Program pelatihan persiapan pensiun yang telah training programs conducted by the Company in 2025
dilakukan perusahaan di tahun 2025 adalah sebagai are as follows: [GRI 404-2]
berikut: [GRI 404-2]
Pelatihan Menjelang Pensiun/Program Bantuan Peralihan Tahun 2025
Pre-Retirement Training/Transition Assistance Program 2025
Jumlah
Syarat Peserta
Deskripsi Materi Pelatihan Tujuan Waktu/Tempat Peserta
Participant
Description Training Material Objective Time/Venue Total
Requirement
Participants
RETIREMENT Awareness atas Membangun kesadaran baru Jakarta, 28 Agustus Peserta yang sudah 36
PROGRAM: pentingnya bahwa menyiapkan pensiun 2025/ADHI TOWER memasuki usia
JAGRATARA SESI 1 persiapan pensiun harus dimulai sejak 5 tahun Jakarta, August 28, pensiun minus 5
Awareness of sebelum masa pensiun tiba 2025 / ADHI TOWER tahun
the importance Building new awareness Participants who are
of retirement that preparing for retirement 5 years away from
preparation must begin 5 years before retirement age
retirement age
Jumlah 36
Total
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Collective Labor Agreement
ADHI memastikan hak normatif karyawan untuk ADHI ensures employees’ normative rights to associate
berserikat dan berkumpul, termasuk untuk mendirikan and assemble, including the right to establish and join
dan bergabung dengan Serikat Pekerja Adhi Karya. the Adhi Karya Workers Union. This freedom is part of
Kebebasan ini merupakan bagian dari komitmen the Company’s commitment to creating an inclusive
Perseroan untuk menciptakan lingkungan kerja yang work environment that respects employee rights.
inklusif dan menghormati hak-hak karyawan.
Implementasi kebebasan berserikat di ADHI The implementation of freedom of association at ADHI
mencerminkan kepatuhan terhadap Undang-Undang complies with Law No. 21 of 2000 on Labor Unions and
No. 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat ILO Convention No. 87. These regulations emphasize
Buruh dan Konvensi ILO No. 87. Regulasi ini menekankan the importance of guaranteeing all employees the right
pentingnya memberikan jaminan kebebasan bagi to join professionally managed labor organizations.
seluruh karyawan untuk bergabung dengan organisasi
pekerja yang dikelola secara profesional.
Serikat Pekerja di ADHI memegang peranan strategis The Labor Union at ADHI plays a strategic role as a
sebagai mitra dialog antara karyawan dan manajemen dialogue partner between employees and management
dalam membangun hubungan industrial yang harmonis in building harmonious and fair industrial relations. The
dan berkeadilan. Kehadiran wadah ini bertujuan purpose of this forum is to foster constructive synergy
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 200
200
Kinerja Sosial
Social Performance
untuk menciptakan sinergi konstruktif yang mampu that balances the fulfillment of employee rights with the
menyeimbangkan pemenuhan hak karyawan dengan Company’s productivity targets to ensure long-term
target produktivitas perusahaan, guna menjamin business sustainability.
keberlanjutan usaha jangka panjang.
Sebagai landasan operasional hubungan kerja, ADHI As the operational foundation of labor relations, ADHI
menerapkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang implements a Collective Labor Agreement (PKB) ratified
disahkan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan by the Director General of Industrial Relations and
Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja dengan nomor Social Security for Workers with Decree No. KEP. 4/
Keputusan KEP. 4/HI.00.01/00.0000.251006006/B/ HI.00.01/00.0000.251006006/B/III/2026. This PKB is
III/2026 PKB ini bersifat inklusif dan memberikan inclusive and provides legal protection for all (100%)
perlindungan hukum bagi seluruh (100%) karyawan ADHI employees. In addition, the PKB serves as a
ADHI. Selain itu, PKB berfungsi sebagai acuan formal formal reference in resolving any industrial relations
dalam penyelesaian setiap dinamika hubungan industrial dynamics while maintaining compliance with national
dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap labor regulations.
regulasi ketenagakerjaan nasional.
Sepanjang tahun 2025, ADHI menjamin penuh Throughout 2025, ADHI fully guaranteed employees’
hak karyawan dalam kebebasan berpendapat dan rights to freedom of expression and association, with
berserikat di mana tidak terdapat laporan mengenai no reports of restrictive company actions or policies
tindakan maupun kebijakan perusahaan yang bersifat regarding these rights. Communication between
restriktif terhadap hak-hak tersebut. Komunikasi antara management and the Labor Union was intensive through
manajemen dan Serikat Pekerja terjalin secara intensif regular meetings every semester. This forum served as
melalui pertemuan rutin setiap semester. Forum tersebut a strategic discussion space for employment-related
menjadi ruang diskusi strategis dalam membahas topics, including the alignment of employee rights and
aspek ketenagakerjaan, termasuk penyelarasan hak obligations, evaluations of remuneration structures,
dan kewajiban pegawai, evaluasi struktur remunerasi, and welfare adjustments in line with inflation rates.
hingga penyesuaian kesejahteraan terhadap tingkat This strong synergy ensured that every employee’s
inflasi. Sinergi yang kokoh ini memastikan setiap aspirasi aspirations could be professionally accommodated for
karyawan dapat diakomodasi secara profesional demi mutual progress. [GRI 2-30]
kemajuan bersama. [GRI 2-30]
Sistem Manajemen untuk Kerja Work Management System
ADHI melakukan penilaian kinerja terhadap seluruh ADHI conducts objective, gender-neutral performance
karyawan (100 persen) secara objektif dan tanpa appraisals for all employees (100 percent). The appraisal
membedakan jenis kelamin. Proses penilaian dimulai process begins with performance planning at the start
dengan penetapan performance planning di awal of the year, outlined as Key Performance Indicators
tahun yang dituangkan dalam bentuk Key Performance (KPIs), which are then broken down into individual KPIs.
Indicators (KPI), yang kemudian diturunkan hingga Next, performance reviews are conducted quarterly,
tingkat KPI individu. Selanjutnya, dilakukan performance with informal reviews as needed. At this stage, leaders
review setiap triwulan, disertai dengan review informal provide coaching and counseling to evaluate team and
yang dilaksanakan sesuai kebutuhan. Pada tahap ini, individual performance and to develop action plans to
para pemimpin memberikan coaching dan counseling achieve remaining targets. [GRI 3-3]
mengevaluasi kinerja tim serta individu, dan menyusun
action plan untuk mencapai target yang tersisa di masa
depan. [GRI 3-3]
Di awal tahun berikutnya, dilakukan performance At the beginning of the following year, a performance
appraisal untuk menilai kinerja selama satu tahun appraisal is conducted to assess performance over
dengan sistem gabungan yang mencakup penilaian the course of the year using a combined system
kinerja individu, baik aspek bisnis maupun perilaku, that includes individual performance assessments
serta potensi pengembangan karyawan. Hasil penilaian across business and behavior, as well as employee
kinerja karyawan selengkapnya disampaikan dalam development potential. The complete results of
tabel berikut: [GRI 404-3] employee performance assessments are presented in
the following table: [GRI 404-3]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 201
201
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karier Tahun 2023-2025
Table of Performance Appraisal and Career Development in 2023-2025
2025 2024 2023
Uraian Rotasi/ Rotasi/ Rotasi/
Description Promosi Mutasi Demosi Promosi Mutasi Demosi Promosi Mutasi Demosi
Promotion Rotation/ Demotion Promotion Rotation/ Demotion Promotion Rotation/ Demotion
Mutation Mutation Mutation
Laki-laki 59 547 81 151 652 53 280 801 49
Male
Perempuan 12 101 6 25 163 3 38 167 2
Female
Sub Jumlah 71 648 87 176 815 56 318 968 51
Subtotal
Jumlah 806 1.047 1.337
Total
Persentase 37,42% 42,18% 51,70%
Cakupan
Penilaian
Terhadap
Seluruh
Karyawan
Percentage of
Assessment
Coverage of
All Employees
Cuti Melahirkan Maternity Leave
ADHI menjamin pemenuhan hak cuti melahirkan bagi ADHI guarantees maternity leave for female employees
karyawan perempuan serta cuti bagi karyawan laki-laki and paternity leave for male employees whose wives
yang istrinya melahirkan (paternity leave). Pemberian give birth. This entitlement is intended to enable
hak ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi employees to properly prepare for the birth of their child.
karyawan agar dapat mempersiapkan kelahiran anak In accordance with labor regulations, ADHI provides
dengan baik. Sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan, paid leave to female employees who give birth for 90
ADHI memberikan izin dengan upah tetap dibayar bagi calendar days. For male employees whose wives give
karyawati yang melahirkan, dengan masa cuti selama birth, the Company provides two days of leave, both
90 hari kalender. Adapun kepada karyawan laki-laki within and outside the city.
yang istrinya melahirkan, Perseroan memberikan izin
tidak masuk kerja sebanyak 2 hari, baik di dalam kota
maupun di luar kota.
Berdasarkan ketentuan tersebut, per 31 Desember 2025, Based on these provisions, as of December 31, 2025,
jumlah karyawan perempuan yang memiliki hak cuti the number of female employees who are entitled
melahirkan tercatat sebanyak 21 orang, dan sebanyak to maternity leave is recorded at 21 people, and as
21 orang mengambil hak tersebut. Dari jumlah itu, many as 21 people have taken this entitlement. Of that
sebanyak 21 orang atau 100% telah kembali bekerja. number, as many as 21 people or 100% have returned
Adapun karyawan perempuan yang tetap bertahan di to work. Meanwhile, the number of female employees
ADHI hingga 12 bulan berikutnya setelah masa cutinya who remained at ADHI for 12 months after their leave
berakhir pada tahun sebelumnya sebanyak 22 orang ended in the previous year was 22 people or 100%
atau 100% dari total 22 orang. Sementara itu, karyawan of the total 22 people. Meanwhile, there were 0 male
laki-laki yang berhak cuti untuk mendampingi istrinya employees who were entitled to leave to accompany
melahirkan. ada sebanyak 0 orang, dan sebanyak 0 their wives during childbirth, and 0 people or 100%
orang atau 100% mengambil hak tersebut. Dari jumlah took this entitlement. Of that number, 0 people or 100%
itu, sebanyak 0 orang atau 100% telah kembali bekerja. have returned to work. On the other hand, there is no
Di sisi lain, tidak terdapat informasi tentang karyawan information on male employees who remained employed
pria yang tetap bekerja di Perseroan hingga 12 bulan at the Company for up to 12 months after their leave,
berikutnya karena tidak ada karyawan pria yang cuti as no male employees took leave in 2025. [GRI 401-3]
pada tahun 2024. [GRI 401-3]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 202
202
Kinerja Sosial
Social Performance
Realisasi Cuti Melahirkan untuk Ayah (Paternity Leave) dan Ibu (Maternity Leave) Tahun 2023-2025
Realization of Paternity Leave and Maternity Leave in 2023-2025
2025 2024 2023
Keterangan
Description Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pria
Women Men Women Men Women Men
Jumlah karyawan yang berhak 21 0 22 0 22 0
mendapatkan hak cuti
Number of employees eligible for leave
entitlement
Jumlah karyawan yang menggunakan hak 21 0 22 0 22 0
cuti
Number of employees who used their leave
entitlement
Jumlah karyawan yang kembali bekerja 21 0 22 0 22 0
setelah masa cuti berakhir
Number of employees who returned to
work after their leave ended
Jumlah karyawan yang kembali bekerja 22 0 22 0 22 0
setelah masa cuti berakhir, dan masih
bekerja hingga 12 bulan setelah cutinya
berakhir (data merujuk tahun sebelumnya)
Number of employees who returned to
work after their leave ended and were still
working 12 months after their leave ended
(data refers to the previous year)
Tingkat karyawan yang menggunakan 100% 100% 100% 100% 100% 100%
hak cuti yang kembali bekerja pada tahun
pelaporan (%)
Percentage of employees who used their
leave entitlement and returned to work in
the reporting year (%)
Tingkat karyawan yang kembali setelah 100% 100% 100% 100% 100% 100%
masa cuti berakhir, dan masih bekerja
hingga 12 bulan setelahnya (%)
Percentage of employees who return to
work after their leave ends and remain
employed for 12 months thereafter (%)
Tunjangan Karyawan Employee Benefits
Karyawan ADHI dibedakan berdasarkan statusnya ADHI employees are classified as permanent or
menjadi karyawan tetap dan tidak tetap. Meskipun contract. Although there are differences in status, this
terdapat perbedaan status, hal ini tidak mempengaruhi does not affect the types of benefits received, as listed
jenis tunjangan yang diterima, seperti yang tercantum in the following table: [GRI 401-2]
dalam tabel berikut: [GRI 401-2]
Tabel Tunjangan yang Diberikan kepada Karyawan Tetap dan Kontrak
Table of Benefits Provided to Permanent and Contract Employees
Jenis Tunjangan Karyawan Tetap Karyawan Kontrak
Benefit Type Permanent Employees Contract Employees
BPJS Tenaga Kerja √ √
BPJS Kesehatan Karyawan + Keluarga Karyawan + Keluarga
Employees + Family Employees + Family
Asuransi Kesehatan Karyawan + Keluarga
-
Health Insurance Employees + Family
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 203
203
Kinerja Sosial
Social Performance
Mencapai Kinerja Optimal
Melalui Lingkungan Kerja Ideal
Achieving Optimal Performance through an Ideal Work Environment
Komitmen ADHI Terhadap K3 [GRI 3-3] ADHI’s Commitment to OHS [GRI 3-3]
[OJK F.21] [IDX ESG S-11] [OJK F.21] [IDX ESG S-11]
ADHI meyakini bahwa lingkungan kerja yang aman ADHI believes that a safe and decent work environment
dan layak merupakan fondasi utama dalam memacu is the cornerstone of driving employee productivity. As
produktivitas karyawan. Sebagai bentuk kepatuhan a form of compliance with regulations, the Company
terhadap regulasi, Perseroan secara konsisten consistently implements integrated Occupational
menerapkan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja Health and Safety (OHS) principles. This aligns with
(K3) yang terintegrasi. Hal ini selaras dengan amanat the mandates of Law No. 17 of 2023 on Health and Law
UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan UU No. 1 No. 1 of 1970 on Occupational Safety, which guarantee
Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja yang menjamin the right to protection for every worker. Additionally,
hak perlindungan setiap tenaga kerja. Selain itu, ADHI ADHI refers to Presidential Regulation No. 7 of 2019 in
merujuk pada Peraturan Presiden No. 7 Tahun 2019 mitigating the risk of work-related illnesses. Through
dalam memitigasi risiko penyakit akibat kerja. Melalui this comprehensive commitment, ADHI strives to foster
komitmen menyeluruh ini, ADHI berupaya mewujudkan a zero-accident work culture and eliminate work-
budaya kerja zero accident dan tidak ada penyakit related illnesses to ensure the Company’s sustainable
akibat kerja demi pertumbuhan kinerja perusahaan performance growth.
yang berkelanjutan.
Landasan Kebijakan Policy Framework
Upaya ADHI mewujudkan lingkungan bekerja yang ADHI’s efforts to create a decent and safe working
layak dan aman merujuk berbagai regulasi dan standar environment are based on the following regulations
sebagai berikut: and standards:
1. Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 1. Law No. 13 of 2003 on Manpower
tentang Ketenagakerjaan;
2. Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang 2. Law No. 1 of 1970 on Occupational Safety;
Keselamatan Kerja;
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 3. Law of the Republic of Indonesia No. 17 of 2023
Tahun 2023 tentang Kesehatan; on Health;
4. Undang-Undang Republik Indonesia No. 24 Tahun 4. Law of the Republic of Indonesia No. 24 of 2011 on
2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial the Social Security Administration Agency
5. Undang-Undang No. 6 Tahun 2023 tentang 5. Law No. 6 of 2023 on the Enactment of Government
Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Regulation in Lieu of Law No. 2 of 2022 on Job
Undang-Undang No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Creation into Law
Kerja menjadi Undang-Undang
6. Peraturan Pemerintah (PP) No. 50 Tahun 2012 6. Government Regulation (PP) No. 50 of 2012 on the
tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Implementation of the Occupational Safety and
dan Kesehatan Kerja Health Management System
7. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 7 Tahun 7. Presidential Regulation of the Republic of Indonesia
2019 tentang Penyakit Akibat Kerja No. 7 of 2019 on Occupational Diseases
8. Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No. 26 Tahun 8. Minister of Manpower Regulation No. 26 of 2014 on
2014 tentang Penyelenggaraan Penilaian Penerapan the Conduct of Assessments of the Implementation
Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan of Occupational Safety and Health Management
Kerja Systems
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 204
204
Kinerja Sosial
Social Performance
9. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia 9. Minister of Manpower Regulation No. PER.04/
No. PER.04/MEN/1987 tentang Panitia Pembina MEN/1987 on the Occupational Safety and Health
Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Serta Tata Cara Advisory Committee and Procedures for the
Penunjukan Ahli Keselamatan Kerja. Appointment of Occupational Safety Experts
Berdasarkan regulasi di atas, selanjutnya ADHI Based on the above regulations, ADHI subsequently
menerbitkan sejumlah kebijakan internal terkait issued several internal policies related to quality and
kebijakan mutu dan K3L sebagai berikut: HSE policies as follows:
1. Kebijakan Mutu, K3L, dan Sasaran Mutu PT ADHI 1. Quality, HSE, and Quality Objectives Policy of PT
KARYA (Persero) Tbk. No. 014-6/2020/357 tanggal ADHI KARYA (Persero) Tbk. No. 014-6/2020/357
2 Juli 2020; dated July 2, 2020;
2. Tata Kelola Manajemen Risiko – MP013, tanggal 28 2. Risk Management Governance – MP013, dated
Februari 2024; February 28, 2024;
3. Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk 3. Board of Directors Decree of PT Adhi Karya (Persero)
No. 014-6/2024/129 tentang Manual Manajemen Tbk No. 014-6/2024/129 on the Quality, OHS, and
Mutu, K3, dan Lingkungan – MP014; Environment Management Manual – MP014;
4. Manual Manajemen Risiko No. 014-6/2021/359 4. Risk Management Manual No. 014-6/2021/359
tanggal 17 Desember 2021; dated December 17, 2021;
5. Surat Keputusan Direksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk 5. Board of Directors Decree of PT Adhi Karya
No. 014-6/2023/380 tentang Perubahan Struktur (Persero) Tbk No. 014-6/2023/380 on Changes to
Organisasi Panitia Pembina Keselamatan dan the Organizational Structure of the Occupational
Kesehatan Kerja (P2K3) Tanggal 31 Oktober 2023; Safety and Health Steering Committee (P2K3) dated
October 31, 2023;
6. Kebijakan SWA (Stop Work Authority) No. 014- 6. SWA (Stop Work Authority) Policy No. 014-
6/2020/369 tanggal 22 Juli 2020; 6/2020/369 dated July 22, 2020;
7. Kebijakan Sistem Manajemen Risiko Asesmen 7. Risk Assessment Management System Policy in
Berbasis Manajemen Risiko sesuai dokumen No. accordance with document No. BP 013 RS P04
BP 013 RS P04 tanggal 17 Desember 2020; dated December 17, 2020;
8. Prosedur Penerapan SMM sesuai dokumen No. BP 8. Procedures for Implementing SMM per document
024 QS P01 tanggal 18 Oktober 2021; dan No. BP 024 QS P01 dated October 18, 2021; and
9. Penerapan Prosedur Sistem Manajemen K3L sesuai 9. Implementation of the HSE Management System
dokumen No. BP 014 HS P01 Edisi Ke-2 tanggal 9 Procedures per document No. BP 014 HS P01, 2nd
Oktober 2023. Edition, dated October 9, 2023.
Sistem Manajemen Keselamatan dan Occupational Safety and Health
Kesehatan Kerja (SMK3) Management System (SMK3)
Sebagai perusahaan jasa konstruksi dengan risiko As a construction services company with high
operasional tinggi dan tenaga kerja lebih dari 100 operational risks and a workforce of more than 100
orang, ADHI berkomitmen penuh menerapkan Sistem people, ADHI is fully committed to implementing the
Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Safety and Health Management System
(SMK3). Langkah ini merupakan wujud kepatuhan (SMK3). This step demonstrates compliance with
terhadap regulasi Pemerintah serta Peraturan Menteri government regulations and the Minister of Manpower’s
Ketenagakerjaan. ADHI telah mengimplementasikan Regulations. ADHI has fully implemented the SMK3,
SMK3 secara menyeluruh, mencakup operasional covering operations from the Head Office to all project
di Kantor Pusat hingga seluruh unit proyek guna units to ensure the highest standards of protection for
memastikan standar perlindungan terbaik bagi seluruh all employees. [GRI G4: CRE6]
karyawan. [GRI G4: CRE6]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 205
205
Kinerja Sosial
Social Performance
Lebih lanjut, ADHI memastikan bahwa semua individiu Furthermore, ADHI ensures that all individuals (100%)
(100%) yang beraktivitas di lingkungan operasional working within the Company’s operational environment,
Perseroan, mencakup karyawan tetap dan tidak tetap, including permanent and non-permanent employees,
tenaga alih daya dan sebagainya yang area kerjanya outsourced personnel, and others whose work areas
dikendalikan oleh ADHI, telah terlindungi sepenuhnya are controlled by ADHI, are fully protected by the
oleh Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Occupational Safety and Health Management System
Kerja (SMK3). Sistem ini telah memenuhi standar (SMK3). This system complies with the national audit
audit nasional Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun standards of Government Regulation No. 50 of 2012
2012 serta tersertifikasi secara internasional melalui and is internationally certified under ISO 45001:2018
ISO 45001:2018 guna menjamin standar keamanan to ensure uniform safety standards without exception.
yang seragam tanpa terkecuali. Melalui penerapan Through the implementation of an inclusive SMK3
SMK3 yang inklusif di seluruh unit kerja dan proyek, across all work units and projects, the Company ensures
Perseroan memastikan bahwa setiap potensi bahaya that every potential hazard is systematically mitigated,
telah dimitigasi secara sistematis, baik melalui prosedur both through periodic internal audit procedures and
audit internal berkala maupun tinjauan eksternal untuk external reviews, to maintain the sustainability of health
menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan dan and safety protection for all workers. [GRI 403-8]
keselamatan bagi seluruh elemen pekerja. [GRI 403-8]
Penerapan SMK3 di ADHI memiliki tujuan sebagai The implementation of SMK3 at ADHI has the following
berikut: [GRI 403-1] objectives: [GRI 403-1]
1. Meningkatkan efektivitas perlindungan keselamatan 1. Enhancing the effectiveness of planned, measurable,
dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, structured, and integrated occupational safety and
terstruktur, dan terintegrasi; health protection;
2. Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan 2. Preventing and reducing workplace accidents and
penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur work-related illnesses by involving management,
manajemen, pekerja/buruh, dan/atau serikat workers, and/or labor unions; and
pekerja/serikat buruh; serta
3. Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan 3. Creating a safe, comfortable, and efficient
efisien untuk mendorong produktivitas. workplace to boost productivity.
Dalam mematuhi standar SMK3, Perseroan membentuk In compliance with SMK3 standards, the Company
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja established the Occupational Safety and Health Steering
(P2K3) sebagai badan pembantu yang bertanggung Committee (P2K3) as an auxiliary body responsible
jawab mengoordinasikan bidang K3. Organisasi ini for coordinating OHS matters. This organization
memfasilitasi kerja sama dua arah antara pengusaha facilitates two-way cooperation between employers
dan tenaga kerja guna membangun saling pengertian and employees to foster mutual understanding in
dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Sesuai creating a safe work environment. In accordance with
regulasi, susunan pengurus P2K3 terdiri dari Ketua, regulations, the P2K3 executive board consists of a
Sekretaris, dan Anggota. Mandat utama organisasi Chairperson, Secretary, and Members. The primary
ini adalah memberikan masukan dan pertimbangan mandate of this organization is to provide continuous
mengenai kebijakan serta permasalahan keselamatan input and recommendations regarding policies and
dan kesehatan kerja secara berkesinambungan bagi issues related to occupational safety and health to the
manajemen Perseroan. [GRI 403-4] Company’s management. [GRI 403-4]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 206
206
Kinerja Sosial
Social Performance
Dalam menjalankan tugasnya, P2K3 mempunyai fungsi In carrying out its duties, the P2K3 has the
sebagai berikut: following functions:
1. Menghimpun dan mengolah data tentang 1. Collecting and processing data on Occupational
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di tempat kerja; Safety and Health in the workplace;
2. Membantu menunjukkan dan menjelaskan kepada 2. Assisting in identifying and explaining to
setiap tenaga kerja: all employees:
a. Berbagai faktor bahaya di tempat kerja yang a. Various hazards in the workplace that may
dapat menimbulkan gangguan keselamatan dan cause occupational safety and health issues,
kesehatan kerja, termasuk bahaya kebakaran including fire and explosion hazards, as well as
dan peledakan serta cara penanggulangannya. methods for their prevention;
b. Faktor yang dapat mempengaruhi efisiensi dan b. Factors that can affect work efficiency
produktivitas kerja; and productivity;
c. Alat pelindung diri bagi tenaga ker ja c. Personal protective equipment for the
yang bersangkutan; relevant workers;
d. Cara dan sikap yang benar dan aman dalam d. Proper and safe methods and attitudes in
melaksanakan pekerjaannya; performing their work;
3. Membantu pengusaha atau pengurus dalam: 3. Assisting employers or managers in:
a. Mengevaluasi cara ker ja, proses dan a. Evaluating work methods, processes, and the
lingkungan kerja; work environment;
b. Menentukan tindakan koreksi dengan b. Determining corrective actions with the
alternatif terbaik; best alternatives;
c. Mengembangkan sistem pengendalian bahaya c. Developing a hazard control system for
terhadap keselamatan dan kesehatan kerja; occupational safety and health;
d. Mengevaluasi penyebab timbulnya kecelakaan, d. Evaluating the causes of accidents and work-
penyakit akibat kerja serta mengambil langkah- related illnesses and taking necessary steps;
langkah yang diperlukan;
e. Mengembangkan penyuluhan dan penelitian e. Developing socialization and research in
di bidang keselamatan kerja, kehigienisan occupational safety, workplace hygiene,
perusahaan, kesehatan kerja dan ergonomi; occupational health, and ergonomics;
f. Melaksanakan pemantauan terhadap gizi kerja f. Monitoring workplace nutrition and organizing
dan menyelenggarakan makanan di perusahaan; meals at the Company;
g. M e m e r i k s a k e l e n g k a p a n p e r a l a t a n g. Inspecting the completeness of occupational
keselamatan kerja; safety equipment;
h. Mengembangkan pelayanan kesehatan h. Developing occupational health services;
tenaga kerja;
i. Mengembangkan laboratorium kesehatan dan i. Developing occupational health and safety
keselamatan kerja, melakukan pemeriksaan laboratories, conducting laboratory tests, and
laboratorium dan melaksanakan interpretasi interpreting test results;
hasil pemeriksaan;
j. Menyelenggarakan administrasi keselamatan j. Managing occupational safety, workplace
ke r j a , ke h i g i e n i s a n p e r u s a h a a n d a n hygiene, and occupational health administration;
kesehatan kerja.
4. Membantu pimpinan perusahaan menyusun 4. Assisting company management in formulating
kebijaksanaan manajemen dan pedoman kerja management policies and work guidelines to improve
dalam rangka upaya meningkatkan keselamatan workplace safety, workplace hygiene, occupational
kerja, kehigienisan perusahaan, kesehatan kerja, health, ergonomics, and employee nutrition.
ergonomi dan gizi tenaga kerja.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 207
207
Kinerja Sosial
Social Performance
Sesuai dengan Surat Keputusan Direksi tentang In accordance with the Board of Directors Decree
Perubahan Struktur Organisasi Panitia Pembina on Changes to the Organizational Structure of the
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) No. 014- Occupational Safety and Health Steering Committee
6/2025/021 tanggal 13 Februari 2025, struktur (P2K3) No. 014-6/2025/021 dated February 13, 2025
dan kepengurusan P2K3 ADHI tahun 2025 adalah the structure and management of ADHI’s P2K3 for the
sebagai berikut: 2024–2025 term is as follows:
1. Ketua : Vera Kirana 1. Chairwoman : Vera Kirana
2. Wakil Ketua : Achmad Afandi 2. Vice Chairman : Achmad Afandi
3. Sekretaris : Dalimin 3. Secretary : Dalimin
Anggota : Yang Gisela Member : Yang Gisela
Subandi Subandi
Natali Agung Natali Agung
Muji Santoso Muji Santoso
Sri Mardhiyono Sri Mardhiyono
Tennissa Febriani Tennissa Febriani
Wahyudi Wahyudi
Sutarto Sutarto
Tatak Nurwahyudo Tatak Nurwahyudo
Aditya Yuwono Aditya Yuwono
Sigit Santoso Sigit Santoso
Novy Nur K. Novy Nur K.
Niza Nur Azizah Niza Nur Azizah
Lina Nur H. Lina Nur H.
Falin Diah Ekarini Falin Diah Ekarini
Dhian Pratiwi Dhian Pratiwi
Kusrini Retnowulan Kusrini Retnowulan
Kesehatan, Keselamatan Kerja dan Health, Safety, and Environment (HSE)
Lingkungan (K3L)
Dalam upaya merealisasikan lingkungan kerja yang In an effort to create a healthy and safe work
sehat dan aman, sekaligus meraih tujuan K3, ADHI environment while achieving OHS objectives, ADHI
membentuk organisasi Kesehatan, Keselamatan established an Occupational Health, Safety, and
Kerja dan Lingkungan (K3L), yang berada di bawah Environment (HSE) organization, which operates under
pengawasan langsung Direktur Operasi III. ADHI the direct supervision of the Director of Operations III.
menerapkan K3L dengan tujuan sebagai berikut: [GRI ADHI implements HSE with the following objectives:
403-7] [GRI 403-7]
• Meningkatkan efektivitas perlindungan keselamatan • To improve the effectiveness of occupational safety
dan kesehatan kerja yang terencana, terukur, and health protection that is planned, measurable,
terstruktur, dan terintegrasi. structured, and integrated.
• Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja dan • To prevent and reduce work-related accidents and
penyakit akibat kerja dengan melibatkan unsur illnesses by involving management, workers, and
manajemen, pekerja/buruh dan serikat pekerja/ labor unions.
serikat buruh.
• Menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, • Creating a safe, comfortable, healthy, and efficient
sehat dan efisien untuk mendorong produktivitas. workplace to boost productivity.
• Pelaksanaan inisiatif Kesehatan, Keselamatan Kerja • The implementation of Health, Safety, and
dan Lingkungan (K3L) atau Health, Safety and Environment (HSE) initiatives at ADHI is a realization
Environment (HSE) di ADHI merupakan realisasi of the Company’s commitment to serving customers
dari komitmen Perseroan untuk melayani pelanggan and stakeholders to the best of its ability.
dan stakeholder dengan sebaik-baiknya.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 208
208
Kinerja Sosial
Social Performance
Sasaran utama pelaksanaan K3L mencakup The primary objectives of implementing HSE include
pencapaian operasional tanpa kecelakaan fatal achieving zero fatal accidents and minimizing
(zero fatality accident) serta meminimalkan dampak environmental impact through pollution prevention. In
lingkungan melalui pencegahan polusi. Dalam striving to achieve this operational excellence, ADHI
upaya mencapai keunggulan operasional ini, ADHI is committed to continuously strengthening every
berkomitmen memperkuat setiap dimensi K3L secara aspect of HSE. This commitment is underscored by
berkesinambungan. Komitmen tersebut dipertegas the Company’s successful adoption of the international
dengan keberhasilan Perseroan dalam mengadopsi standard ISO 45001:2018 on Occupational Health and
standar internasional ISO 45001:2018 tentang Sistem Safety Management Systems.
Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Roadmap K3L/HSE HSE Roadmap
Sebagai panduan penerapan dan pencapaian, sekaligus As a guide for implementation and achievement, as well
evaluasi atas pelaksanaan program K3L/HSE, ADHI as for evaluating the execution of the HSE program,
telah menyusun roadmap sebagai berikut: ADHI has developed the following roadmap:
2023 2024 2025 2026 2027 2028
• Zero Fatality • Zero Fatality • Zero Fatality • Zero Fatality • Zero Fatality • Zero Fatality
Accident (SR Accident (SR Accident (SR Accident (SR Accident (Srmaks Accident (SR
maks 1,67 dan FR maks 1,68 dan FR maks 1,67 dan FR maks 1,67dan FR 1,68 dan FR maks 1,68 dan FR
maks 0,92) maks 0,92) maks 0,92) maks 0,92) maks0,93) maks 0,93)
• TRIR maksimal • TRIR maksimal • TRIR maksimal • TRIR maksimal • TRIR maksimal • TRIR maksimal
1,5 1,5 1,5 1,2 1,2 1,2
• Jumlah rekanan • Jumlah rekanan • Jumlah rekanan • Jumlah rekanan • Jumlah rekanan • Jumlah rekanan
terverifikasi terverifikasi terverifikasi terverifikasi terverifikasi terverifikasi
QSMS = 20% CQSMS = CQSMS = 40% CQSMS = 50% CQSMS = 60% CQSMS = 70%
dari total rekanan 30%dari total dari total rekanan dari total rekanan dari total rekanan dari total rekanan
• Skor Budaya rekanan • Skor Budaya • Skor Budaya • Skor Budaya • Skor Budaya
& Leadership • Skor Budaya & Leadership & Leadership & Leadership & Leadership
K3 distage 4: & Leadership K3 distage 4: K3 distage 4: K3 distage 5: K3 distage 5:
proactive K3 distage 4: proactive proactive generative generative
• QHSE proactive • QHSE • QHSE • QHSE • QHSE
Performance • QHSE Performance Performance Performance Performance
min. 94% Performance min. 94% min. 94% min. 95% min. 95%
• Zero Fatal min. 94% • Zero Fatality • Zero Fatality • Zero Fatality • Zero Fatality
Accidents (SR • Zero Fatality Accident (SR Accidents (SR Accident (SR Accident (SR
max 1.67 and FR Accidents (SR max 1.67 and FR max 1.67 and FR max 1.68 and FR max 1.68 and FR
max 0.92) max 1.68 and FR max 0.92) max 0.92) max 0.93) max 0.93)
• Maximum TRIR max 0.92) • Maximum TRIR • Maximum TRIR • Maximum TRIR • Maximum TRIR
1.5 • Maximum TRIR 1.5 1.2 1.2 1.2
• Number of 1.5 • Number of • Number of • Number of • Number of
QSMS-verified • Number of CQSMS-verified CQSMS-verified CQSMS-verified CQSMS-verified
partners = 20% CQSMS-verified partners = 40% partners = 50% partners = 60% partners = 70%
of total partners partners = 30% of total partners of total partners of total partners of total partners
• Stage 4 OHS of total partners • Stage 4 OHS • Stage 4 OHS • Stage 5 OHS • Stage 5 OHS
Culture & • Stage 4 OHS Culture & Culture & Culture & Culture &
Leadership Culture & Leadership Leadership Leadership Leadership
Score: proactive Leadership Score: proactive Score: proactive Score: generative Score: generative
• QHSE Score: proactive • QHSE • QHSE • QHSE • QHSE
Performance • QHSE Performance Performance Performance Performance
min. 94% Performance min. 94% min. 94% min. 95% min. 95%
min. 94%
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 209
209
Kinerja Sosial
Social Performance
Merujuk evaluasi atas implementasi roadmap K3L tahun Referring to the evaluation of the implementation of
2025, ADHI mencatatkan keberhasilan sebagai berikut: the 2025 OHS roadmap, ADHI recorded the following
[GRI 403-7] successes: [GRI 403-7]
Pencapaian
No. 2025
Achievement
1. Zero Fatality Accident (SR maks 1,67 dan FR maks 0,92) SR = 0,06 dan FR = 0,25
Zero Fatality Accidents (SR max 1.67 and FR max 0.92) SR = 0.06 and FR = 0.25
2. Jumlah rekanan terverifikasi CQSMS = 40% dari total rekanan 100%
Number of CQSMS-verified partners = 40% of total partners
3. Total Recordable Incident Rate (TRIR) target maksimal 1,5 0,02
Total Recordable Incident Rate (TRIR) target is a maximum of 1.5
4. Skor Budaya & Leadership K3 di stage 4: proactive 4 (Proactive)
Stage 4 OHS Culture & Leadership Score: proactive
5. Target QHSE Performance min. 94% 94,93%
QHSE Performance Target min. 94%
Program K3 dan Pelaksanaan pada OHS Program and Implementation in 2025
Tahun 2025
Berpedoman pada roadmap K3L, pada tahun 2024, In accordance with the HSE roadmap, by 2025, ADHI has
ADHI telah merancang berbagai program K3L sebagai designed various HSE programs as part of its initiative,
berikut: [GRI 403-3, 403-6] as follows: [GRI 403-3, 403-6]
Perencanaan Aspek Mutu, K3, dan Lingkungan Planning for Quality, OHS, and Environmental Aspects
1. Review dan Update HIRADC, HRA, dan IADL 1. Review and Update of HIRADC, HRA, and IADL
2. Review Dokumen SMKK dan Metode Kerja Aman 2. Review of SMKK Documents and Safe Work
Proyek High Risk Methods for High-Risk Projects
3. Penyusunan & Review Manual, Prosedur, dan 3. Development & Review of Manuals, Procedures,
Petunjuk Kerja and Work Instructions
Pelaksanaan Pengawasan dan Pembinaan QHSE Implementation of QHSE Supervision and Guidance
1. Aplikasi Adhi QHSE 1. Adhi QHSE App
2. Aplikasi Adhi Manpower 2. Adhi Manpower App
3. Kunjungan Lapangan 3. Site Visits
a. High Risk Project a. High-Risk Projects
b. Monitoring Evaluasi Integrasi (MONEVIN) b. Monitoring and Evaluation of Integration
(MONEVIN)
4. Sosialisasi dan Komunikasi 4. Socialization and Communication
a. Sosialisasi dan Komunikasi a. Socialization and Communication
b. Sharing Knowledge & Sharing Session b. Knowledge Sharing & Sharing Sessions
5. Pengembangan Kompetensi 5. Competency Development
a. Sertifikasi Personil QHSE a. QHSE Personnel Certification
b. Internal Training QHSE b. Internal QHSE Training
c. Training Lainnya c. Other Training
6. Program Latihan Kerja QHSE 6. QHSE Work Training Program
7. Simulasi Tanggap Darurat ADHI TOWER 7. ADHI TOWER Emergency Response Simulation
8. Program Gugus Kendali Mutu (GKM) 8. Quality Control Group (GKM) Program
9. Program Peningkatan Kematangan Berbudaya 9. Safety Culture Maturity Improvement Program
Keselamatan
a. Behaviour Based Safety a. Behavior-Based Safety
b. Program QHSE for Non QHSE b. QHSE Program for Non-QHSE
c. Safety Golden Rules c. Safety Golden Rules
d. Knowledge Sharing & Awareness d. Knowledge Sharing & Awareness
e. Pengukuran Safety Culture Maturity Level e. Safety Culture Maturity Level (SCML) 2025
(SCML) 2025 Assessment
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 210
210
Kinerja Sosial
Social Performance
10. Program Kesehatan 10. Health Programs
a. Safety Briefing a. Safety Briefing
b. FGD High Risk Assessment b. FGD on High-Risk Assessment
c. Mini Health Talk c. Mini Health Talk
d. Uji Lingkungan Kerja d. Workplace Environment Assessment
e. Refreshment P2HIV e. P2HIV Refresher Training
f. Kampanye TB-HIV f. TB-HIV Campaign
11. Program Lingkungan 11. Environmental Programs
a. Kampanye Transportasi Umum a. Public Transportation Campaign
b. Pencatatan Emisi Gas Rumah Kaca b. Greenhouse Gas Emissions Recording
c. Pengelolaan Limbah c. Waste Management
d. Kampanye Pemilahan dan Pengelolaan Sampah d. ADHI Tower Waste Sorting and Management
ADHI Tower Campaign
e. Pengelolan Sampah Organik dengan BSF e. Organic Waste Management Using BSF Maggots
Maggot di Adhi Tower at Adhi Tower
f. Program Penanaman Pohon & Rehabilitas f. Tree Planting & Mangrove Rehabilitation
Mangrove Program
g. Inspeksi 5R g. 5S Inspection
h. Penilaian Green Construction h. Green Construction Assessment
12. Kegiatan Lainnya 12. Other Activities
Evaluasi Kinerja Tahun 2025
Performance Evaluation for 2025
Realisasi TW
Rencana
IV 2025 Keterangan
No Item Note Tahun 2025
Q IV 2025 Remark
2025 Plan
Realization
Sasaran Quality Management
Quality Management Target
1 Zero Major NC Quality Max 0 0 Tercapai
Achieved
2 Penilaian Pelanggan Mutu dan K3L Min 90,00% 94,72% Tercapai
Customer Quality and HSE Assessment Achieved
3 Penilaian Penerapan Sistem Manajemen QHSE Min 94,00% 94,93% Tercapai
QHSE Management System Assessment Achieved
Sasaran Health & Safety Management
Health & Safety Management Target
1 Fatality Accident Max 0 0 Tercapai
Achieved
2 Zero Major NC K3 Max 0 0 Tercapai
Achieved
3 Maturity Budaya & Leadership K3 Min Level 4 Level 4 Tercapai
OHS Culture & Leadership Maturity Achieved
4 Penerapan Adhi CQSMS Min 100% 98% Belum Tercapai
Adhi CQSMS Implementation Not Yet
Achieved
Sasaran Environmental Management
Environmental Management Target
1 Pencemaran Lingkungan Max 0 0 Tercapai
Environmental Pollution Achieved
2 Zero Major NC Lingkungan Max 0 0 Tercapai
Zero Major Environmental NC Achieved
3 Program pengelolaan limbah konstruksi Min 75,00 75,06 Tercapai
sesuai prosedur dan 5R Achieved
Construction waste management program in accordance
with procedures and 5R
4 Penurunan Karbon terhadap baseline Min 4% 6,6% Tercapai
Carbon reduction compared to the baseline Achieved
5 Skor Environment pada ESG (Sustainaytic) Min 9,05 20,33 Tercapai
ESG Environmental Score (Sustainalytic) Achieved
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 211
211
Kinerja Sosial
Social Performance
Promosi, Sosialisasi dan Komunikasi K3L HSE Promotion, Socialization, and
Communication
Selama tahun 2025, ADHI telah melaksanakan berbagai Throughout 2025, ADHI has implemented various
program untuk mempromosikan, mensosialisasikan, dan programs to promote, raise awareness of, and
mengkomunikasikan K3L sebagai berikut: [GRI 403-3] communicate HSE as follows: [GRI 403-3]
Judul Dokumen Tanggal
No
Document Title Date
Triwulan 1 | First Quarter
1 Prosedur Tindakan Perbaikan Ketidaksesuaian atau NC 24 Februari 2025
Procedure for Correcting Non-Conformities (NC) February 24, 2025
2 Petunjuk Kerja Pekerjaan Sambungan Kepala Kolom 24 Februari 2025
Work Instructions for Column Head Joints February 24, 2025
3 Sosialisasi Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta BBS di Lingkungan Gedung ADHI Tower 26 Februari 2025
Awareness Campaign on Occupational Safety and Health and BBS at ADHI Tower February 26, 2025
Triwulan II | Second Quarter
1 Petunjuk Kerja CQSMS 22 April 2025
CQSMS Work Instructions April 22, 2025
2 Sosialisasi Perhitungan Statistik K3 (SR, FR, & TRIR) 8 – 16 Mei 2025
Training on OHS Statistical Calculations (SR, FR, & TRIR) May 8–16, 2025
3 Petunjuk Kerja Plesteran dan Acian 17 Juni 2025
Work Instructions for Plastering and Rendering June 17, 2025
4 Petunjuk Kerja Pengecoran Beton 17 Juni 2025
Work Instructions for Concrete Pouring June 17, 2025
Triwulan III | Third Quarter
1 Sosialisasi Petunjuk Kerja Pengecoran Beton & Pengelolaan NC 9 Juli 2025
Socialization on Concrete Pouring Work Instructions & NC Management July 9, 2025
2 Sosialisasi Prosedur QHSE Pada PM Proyek Dept Infra II 22 Juli 2025
Socialization on QHSE Procedures for Project Managers in the Infrastructure II Department July 22, 2025
3 Sosialisasi Program Waste Management di ADHI TOWER 28 Juli 2025
Training on the Waste Management Program at ADHI TOWER July 28, 2025
4 Sosialisasi Materi Pekerjaan Bekisting dan Quality Induction 13 Agustus 2025
Training on Formwork Work Materials and Quality Induction August 13, 2025
5 Sosialisasi Penilaian Konstruksi Berkelanjutan 22 Agustus 2025
Socialization of Sustainable Construction Assessment August 22, 2025
6 Sosialisasi Update Petunjuk Kerja Inventarisasi Emisi GRK & Konsumsi Air 19 September 2025
Socialization of Updated Work Guidelines for GHG Emissions and Water Consumption Inventory September 19, 2025
7 Sosialisasi Update Modul Lingkungan Pada Aplikasi SIQHA 19 September 2025
Socialization of the Updated Environmental Module in the SIQHA App September 19, 2025
Triwulan IV | First Quarter
1 Sosialisasi pekerjaan pengecatan 2 Oktober 2025
Socialization on Painting Work October 2, 2025
2 Sosialisasi pekerjaan hotmix 9 Oktober 2025
Socialization on Hot Mix Work October 9, 2025
3 Sosialisasi Site Management Plan 19 November 2025
Socialization on the Site Management Plan November 19, 2025
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 212
212
Kinerja Sosial
Social Performance
Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko dan Hazard Identification, Risk Assessment,
Pengendalian Bahaya and Hazard Control
ADHI secara proaktif melakukan pemetaan dan ADHI proactively maps and identifies risks in every type
identifikasi risiko pada setiap jenis pekerjaan untuk of work to determine appropriate mitigation measures.
menentukan langkah mitigasi yang tepat. Proses ini This process is comprehensively structured with
disusun secara komprehensif dengan mengacu pada reference to the scope of project activities, government
lingkup aktivitas proyek, regulasi pemerintah, serta regulations, and applicable contract standards. As a
standar kontrak yang berlaku. Sebagai instrumen utama, primary tool, the Company implements the Hazard
Perseroan menerapkan metode Hazard Identification Identification, Risk Assessment, and Determining
Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) Control (HIRADC) method across all project units to
di seluruh unit proyek guna memitigasi bahaya di mitigate hazards in the work environment measurably.
lingkungan kerja secara terukur.
Guna memastikan segalanya berjalan di bawah To ensure everything operates under ADHI’s supervision,
pengawasan ADHI, pelaporan terkait data K3 kepada reports on OHS data submitted to the QHSE Department
Departemen QHSE senantiasa ditinjau minimal satu kali are reviewed at least once a month to track severity
setiap bulan untuk mengetahui severity rate, frequency rates, frequency rates, incident rates, working hours,
rate, incident rate, jam kerja, jumlah pekerja, hingga the number of workers, and near-miss incidents. This
kecelakaan kerja yang nyaris terjadi. Pengawasan ketat strict oversight enables ADHI to implement continuous
ini memungkinkan ADHI untuk melakukan perbaikan improvement to ensure the highest safety standards.
berkelanjutan (continuous improvement) demi menjamin Details of the mapping and identification of occupational
standar keselamatan tertinggi. Detail pemetaan dan risks are presented in the following table: [GRI 403-2]
identifikasi risiko kerja disajikan dalam tabel berikut:
[GRI 403-2]
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Work Type Potential OHS Risks Risk Mitigation
Pembangunan Jembatan • Girder Patah • Terdapat Perhitungan Safety Factor erection girder yang akurat
Bridge Construction • Jatuh dari ketinggian • Bekerja sesuai Prosedur / WI yang telah disepakati
• Terkena Swing/Manuver Alat Berat • Dilakukan checklist kesiapan peralatan bersama (internal &
• Pekerja Kejatuhan Material eksternal)
• Tali Sling Crane Putus • Metode kerja, request kerja permit sesuai JSA (Job Safety
• Crane terguling Analysis) telah diperiksa tim pengawas
• Broken Girder • Manajemen Lalu Lintas, jalur kondisi darurat dan perkuatan
• Falling from a Height Tanah dasar
• Struck by Heavy Equipment Swing/ • Alat pelindung diri dan pemeriksaan kesehatan semua operator
Maneuver • Accurate safety factor calculations for girder erection
• Material Fall on a Worker • Work in accordance with the agreed-upon procedures/WI
• Broken Crane Sling • Joint equipment readiness checklist (internal & external) was
• Crane Overturn conducted
• Work methods and work permit requests in accordance with
the JSA (Job Safety Analysis) have been reviewed by the
supervisory team
• Traffic management, emergency routes, and ground
reinforcement
• Personal protective equipment and health checks for all
operators
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 213
213
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Work Type Potential OHS Risks Risk Mitigation
Pembangunan Jembatan • Alat pancang roboh pada saat • Melakukan TBM sebelum melaksanakan pekerjaan
Bridge Construction melakukan pemancangan spunpile • Menjelaskan metode kerja yang akan digunakan kepada
• Piling equipment collapsed during seluruh pekerja
spun pile driving • Melakukan pemeriksaan alat berat maupun alat kerja sebelum
melakukan pekerjaan
• Memasang pelat besi untuk landasan alat pancang pada tanah
yang tidak stabil/lunak
• Selalu melakukan koordinasi dengan Stasiun Kadipiro terkait
jadwal kereta
• Menghentikan pekerjaan saat kereta lewat
• Operator harus bersertifikat dan masih berlaku
• Conducting TBM before carrying out the work
• Explaining the work methods to be used to all workers
• Inspecting heavy equipment and tools before starting work
• Installing steel plates for the pile-driving equipment’s
foundation on unstable/soft ground
• Always coordinate with Kadipiro Station regarding train
schedules
• Stop work when a train is passing
• Operators must be certified and hold a valid license
Pembangunan Jalan • Lereng badan jalan longsor yang • Terdapat hasil-hasil pengujian tanah existing dan tanah
Road Construction mengakibatkan kerusakan badan timbunan
jalan • Dibuat SOP/WI metode kerja khusus pada timbunan tinggi
• Bangunan pelengkap jalan rusak • Pada area timbunan tinggi didesain dasar timbunan ada saluran
• Komplain warga yang fasilitas/ melintang
lahannya terimbas longsoran • Lereng-lereng timbunan langsung ditanami tanaman penahan
• Tertabrak alat berat longsoran
• Tertimbun beton basah • Dibuatkan saluran penangkap air hujan diarahkan ke saluran
• Sliding road embankment is pembuangan
causing road damage • Terdapat Metode kerja dan SOP Pekerjaan
• Damaged road infrastructure • Operator dan Alat Berat berlisensi
• Complaints from residents whose • Terdapat Rambu dan Alat pelindung Kerja yang mumpuni
facilities or land have been affected • Terdapat Izin Kerja & Pengawas di lokasi
by the landslide • Tersedia APD yang sesuai
• Struck by heavy equipment • Tersedia Flag man
• Buried under wet concrete • Results of tests on existing soil and fill soil are available
• SOPs/WI for special work methods on high-fill areas have been
established
• In high-fill areas, the fill base is designed with cross-drains
• The slopes of the fill are immediately planted with erosion-
control vegetation
• Rainwater collection channels were constructed and directed to
drainage channels
• Work methods and SOPs are in place
• Licensed operators and heavy equipment
• Appropriate safety signs and protective equipment are in place
• Work permits and on-site supervisors are in place
• Appropriate PPE is available
• Flagmen are available
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 214
214
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Work Type Potential OHS Risks Risk Mitigation
Pembangunan Bendungan • Komunikasi antara pelaksana • Mitigasi area terkena dampak ledakan
Dam Construction dengan tim K3 tidak berjalan baik • radius minimal untuk manusia = 500 m
(miskomunikasi) • radius minimal untuk struktur bangunan = 300 m
• Kurangnya sosialisasi kepada • Gunakan HT untuk komunikasi antar tim
pihak ekstern terhadap jadwal • Lakukan Simulasi prosedur pengamanan pekerjaan peledakan
pelaksanaan peledakan • Untuk struktur bangunan yang sudah terlanjur ada dan masuk
• Tim peledakan tidak kompeten area terkena dampak ledakan (<300 m), maka gunakan
• Communication between the rekayasa teknik peledakan untuk arah lontaran ledakan
contractor and the OHS team is not menjauhi struktur bangunan
effective (miscommunication) • Sosialisasi kepada pekerja lain dan warga masyarakat sekitar
• Lack of outreach to external parties min 3 hari sebelum pelaksanaan
regarding the blasting schedule • Memastikan Subkon memiliki pekerja bersertifikat KTT dan
• The blasting team is not competent Pelaksana Blasting yang masih valid
• Mitigation of areas affected by the blast
• minimum radius for people = 500 m
• minimum radius for building structures = 300 m
• Use walkie-talkies for communication between teams
• Conduct a simulation of safety procedures for blasting
operations
• For existing building structures located within the blast-affected
area (<300 m), use engineering methods to direct the blast
away from the structures
• Conduct outreach to other workers and nearby residents at
least three days prior to the operation
• Ensure that subcontractors have workers with valid KTT and
Blasting Supervisor certifications
Pembangunan Stadium • Terjatuh dari ketinggian • Mendatangkan pekerja sesuai skill dan memiliki pengalaman
Stadium Construction • Tertimpa material sesuai medan kerja
• Tersayat besi • Membuat perencanaan sesuai dengan kendala yang sekiranya
• Tergantung di full body harness akan muncul
• Falling from a height • Memastikan alat pelindung diri yang disediakan sesuai jenis
• Struck by falling debris pekerjaan dan layak digunakan
• Cut by metal • Memastikan alat kerja lengkap dan layak dioperasikan
• Suspended in a full-body harness • Pekerja memiliki kondisi kesehatan yang fit
• Memiliki sertifikat atau sudah pernah mengikuti pelatihan sesuai
jenis pekerjaan
• Mengadakan refresh ulang pelatihan yang sesuai medan kerja
• Memastikan jadwal kerja setiap minggu sesuai kondisi cuaca
dan medan kerja
• Memastikan material datang sesuai dan dicek sebelum
dipasang
• Wajib melakukan briefing sebelum bekerja
• Hiring workers with the appropriate skills and experience for
the job site
• Developing plans to address potential challenges
• Ensuring that the personal protective equipment provided is
appropriate for the type of work and in good condition
• Ensuring that work tools are complete and in good working
order
• Workers are in good health
• Possess a certificate or have completed training appropriate for
the type of work
• Conducting refresher training appropriate for the work
environment
• Ensuring weekly work schedules align with weather conditions
and the work environment
• Ensuring materials arrive as ordered and are inspected before
installation
• Must conduct a briefing before starting work
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 215
215
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pemetaan Risiko K3 Berdasarkan Unit Kerja
Table of OHS Risk Mapping by Work Unit
Jenis Pekerjaan Potensi risiko K3 Mitigasi Risiko
Work Type Potential OHS Risks Risk Mitigation
Pekerjaan Pemasangan • Terjatuh dari ketinggian • Mendatangkan pekerja sesuai skill dan memiliki pengalaman
Bekisting • Terpeleset sesuai medan kerja
Formwork Installation • Tergantung di full body harness • Membuat perencanaan sesuai dengan kendala yang sekiranya
• Kejatuhan material akan muncul
• Falls from heights • Memastikan alat pelindung diri yang disediakan sesuai jenis
• Slipping pekerjaan dan layak digunakan
• Suspended in a full-body harness • Memastikan alat kerja lengkap dan layak dioperasikan
• Falling materials • Pekerja memiliki kondisi kesehatan yang fit
• Memiliki sertifikat atau sudah pernah mengikuti pelatihan sesuai
jenis pekerjaan
• Mengadakan refresh ulang pelatihan yang sesuai medan kerja
• Memastikan jadwal kerja setiap minggu sesuai kondisi cuaca
dan medan kerja
• Memastikan bersama QC terkait ukuran dan kekuatan bekisting
sebelum dilakukan pengecoran
• Wajib melakukan briefing sebelum bekerja
• Hire workers with the appropriate skills and experience for the
job site
• Developing a plan to address potential challenges
• Ensuring that the personal protective equipment provided is
appropriate for the type of work and in good condition
• Ensuring that work equipment is complete and in good working
order
• Workers are in good health
• Possess a certificate or have completed training appropriate for
the type of work
• Conducting refresher training appropriate for the work
environment
• Ensuring weekly work schedules align with weather conditions
and work site conditions
• Ensuring, together with QC, the dimensions and strength of the
formwork before pouring
• Must conduct a briefing before work
Pembangunan Jalan Tol • Ikatan sling pada girder putus • Melakukan safety induction, Toolbox meeting sebelum bekerja
Highway Construction • Crane roboh atau terguling • Petugas Rigger harus memiliki kompetensi di bidang pengikatan
• Terkena manuver alat • Melakukan perhitungan alat crane dengan beban yang diangkat
• The sling attachment on the girder • Dipasang rambu " DILARANG DEKAT MANUVER ALAT BERAT"
broke • Memakai APD ( Helm, Rompi, Sepatu Safety)
• Crane collapse or overturn • Conduct safety induction and toolbox meetings before work
• Struck by moving equipment • Riggers must be competent in rigging
• Perform crane calculations based on the load being lifted
• Post a sign reading "NO ENTRY NEAR HEAVY EQUIPMENT
MANEUVERS"
• Wear PPE (Helmet, Vest, Safety Shoes)
Pembangunan Irigasi • Pekerja jatuh ke sungai • Melakukan Tool Box Meeting (TBM)
Irrigation Construction • Terkena swing alat servis crane • Berhenti bekerja ketika cuaca buruk (hujan dan arus sungai
• Pekerja tertabrak material spunpile deras)
pada saat swing • Memastikan kondisi alat dalam kondisi baik dan layak pakai
• Pekerja tertimpa, terjepit, kejatuhan (tersedia Surat Ijin Alat/ SIA)
material spun pile • Inspeksi rutin alat berat dan kelengkapannya
• Servis crane/HSPD terguling • Conducting a Toolbox Meeting (TBM)
• A worker falls into the river • Stop work during bad weather (rain and strong river currents)
• Struck by a swinging crane service • Ensure equipment is in good condition and serviceable
arm (Equipment Permit/SIA available)
• Worker struck by spun pile material • Routine inspection of heavy equipment and its accessories
during swing
• Worker struck, pinned, or hit by
falling spun pile material
• Crane/HSPD service overturn
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 216
216
Kinerja Sosial
Social Performance
ADHI menerapkan metodologi identifikasi aspek K3L ADHI implements a methodology for identifying HSE
dan evaluasi risiko sebagai landasan utama dalam aspects and risk assessment as the primary foundation
menetapkan sasaran, program kerja, serta strategi for establishing objectives, work programs, and
pengendalian bahaya. Proses ini dilaksanakan secara hazard control strategies. This process is carried out
komprehensif dengan mempertimbangkan cakupan comprehensively, taking into account operational scope,
operasional, kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, compliance with government regulations, and applicable
serta standar kontraktual yang berlaku. contractual standards.
Sebagai instrumen kendali di level operasional, As a control mechanism at the operational level, the
Perseroan mengimplementasikan metode Hazard Company implements the Hazard Identification, Risk
Identification, Risk Assessment, and Determining Assessment, and Determining Control (HIRADC) method
Control (HIRADC) di seluruh proyek. HIRADC berfungsi across all projects. HIRADC serves to comprehensively
memetakan potensi bahaya secara menyeluruh dan map potential hazards and develop mitigation measures
menyusun langkah mitigasi untuk mengeliminasi atau to eliminate or minimize workplace risks. Additionally,
meminimalkan risiko kerja. Selain itu, evaluasi HIRADC HIRADC evaluations are conducted periodically
dilakukan secara berkala guna menjamin bahwa setiap to ensure that all potential risks are consistently
potensi risiko senantiasa teridentifikasi dan dikendalikan identified and effectively controlled in accordance with
secara efektif sesuai dengan dinamika di lapangan. on-site dynamics.
Pelatihan dan Sertifikasi K3 OHS Training and Certification
ADHI berkomitmen melakukan peningkatan kompetensi ADHI is committed to continuously enhancing employee
karyawan secara berkelanjutan melalui program competencies through OHS training and certification
pelatihan dan sertifikasi K3. Selain bertujuan membekali programs. In addition to equipping personnel with
personel dengan wawasan terkini di bidang K3, program up-to-date knowledge in OHS, these programs are
ini dirancang untuk mengasah keterampilan teknis serta designed to sharpen technical skills and strengthen
memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi preparedness in handling emergency situations in the
darurat di lingkungan kerja. Per 31 Desember 2025, workplace. As of December 31, 2025, a total of 340
tercatat sebanyak 340 karyawan mengikuti pelatihan employees participated in OHS training and certification.
dan sertifikasi K3. Program pelatihan dan sertifikasi The OHS training and certification programs attended
K3 yang diikuti karyawan selama tahun 2025 adalah by employees during 2025 are as follows: [GRI 403-5]
sebagai berikut: [GRI 403-5]
Tabel Pelatihan dan Sertifikasi K3 Tahun 2025 [GRI 403-5]
Table of OHS Training and Certification [GRI 403-5]
Jumlah Peserta
Uraian Tanggal Pelatihan Internal/Eksternal Detail/Materi
Number of
Description Training Dates Internal/External Details/Materials
Participants
Uji Kompetensi Ahli K3 Umum 21 – 22 Januari 2025 8 Eksternal Presentasi
BNSP January 21–22, 2025 External Presentation
BNSP General OHS Expert
Competency Test
Pelatihan Public Disclosure 25 – 26 Februari 2025 15 Eksternal Presentasi
Program for Environmental February 25–26, 2025 External Presentation
Compliance
Public Disclosure Program for
Environmental Compliance
Training
Fasilitator Gugus Kendali Mutu 20 – 23 Mei 2025 25 Eksternal Presentasi
ADHI May 20–23, 2025 External Presentation
ADHI Quality Control Team
Facilitator
Sertifikasi Ahli K3 Kebakaran 11 – 13 Agustus 2025 7 Eksternal Presentasi
Kelas D August 11–13, 2025 External Presentation
Class D OHS Fire Safety Expert
Certification
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 217
217
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Pelatihan dan Sertifikasi K3 Tahun 2025 [GRI 403-5]
Table of OHS Training and Certification [GRI 403-5]
Jumlah Peserta
Uraian Tanggal Pelatihan Internal/Eksternal Detail/Materi
Number of
Description Training Dates Internal/External Details/Materials
Participants
Pelatihan Environmental 19 – 20 Juni 2025 38 Internal Presentasi
Sustainability Practice Batch 1 June 19–20, 2025 Internal Presentation
Environmental Sustainability
Practice Training Batch 1
Pelatihan Environmental 26 – 27 Agustus 2025 25 Internal Presentasi
Sustainability Practice Batch 2 August 26–27, 2025 Internal Presentation
Environmental Sustainability
Practice Training Batch 2
Pelatihan Implementasi 27 – 28 Agustus 2025 25 Eksternal Presentasi
ISO 50001 : 2018 – Sistem August 27–28, 2025 External Presentation
Manajemen Energy
Training on the Implementation
of ISO 50001:2018 – Energy
Management System
Pelatihan Manajemen Emisi Gas 5 Mei 2025 26 Eksternal Presentasi
Rumah Kaca Scope 3 May 5, 2025 External Presentation
Training on Scope 3
Greenhouse Gas Emissions
Management
Refreshment Tim P3K PT ADHI 10 Juni 2025 33 Internal Presentasi
KARYA (Persero) Tbk June 10, 2025 Internal Presentation
Refresher Training for the First
Aid Team at PT ADHI KARYA
(Persero) Tbk
Pelatihan Penggunaan AED 10 Juni 2025 33 Eksternal Presentasi
AED Usage Training June 10, 2025 External Presentation
Sertifikasi CSMS BNSP 19 – 20 Mei 2025 1 Eksternal Presentasi
BNSP CSMS Certification May 19–20, 2025 External Presentation
Sertifikasi Tim P3K Kemenaker 20 – 22 Agustus 2025 10 Eksternal Presentasi
Ministry of Manpower First Aid August 20–22, 2025 External Presentation
Team Certification
Sertifikasi Ahli K3 Kebakaran 15 – 21 Oktober 2025 2 Eksternal Presentasi
Kelas B October 15–21, 2025 External Presentation
Class B OHS Fire Safety
Specialist Certification
Awareness Integrasi ISO 9001, 23 – 24 September 2025 107 Eksternal Presentasi
45001, 14001 September 23–24, 2025 External Presentation
Awareness Training on the
Integration of ISO 9001, 45001,
and 14001
Tanggap Darurat Emergency Response
Selain menjamin kepatuhan operasional terhadap In addition to ensuring operational compliance with
standar keselamatan, ADHI mengimplementasikan safety standards, ADHI implements standard procedures
prosedur standar dalam manajemen situasi darurat for managing emergencies and workplace accidents.
dan kecelakaan kerja. Kebijakan ini diwujudkan melalui This policy is realized through the provision of
penyediaan sarana prasarana pendukung, penyusunan supporting facilities and infrastructure, the development
prosedur tanggap darurat yang komprehensif, of comprehensive emergency response procedures, the
pembentukan tim tanggap darurat yang kompeten, formation of a competent emergency response team,
serta pelaksanaan simulasi secara terprogram and the conduct of scheduled drills.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 218
218
Kinerja Sosial
Social Performance
Sebagai bentuk komitmen nyata, ADHI As a concrete demonstration of its commitment, ADHI
menyelenggarakan Simulasi Tanggap Darurat conducts Emergency Response Drills on a regular basis,
(Emergency Response Drill) secara rutin minimal satu at least once a year. This activity involves all elements
kali dalam setahun. Kegiatan ini melibatkan seluruh of the company—from the headquarters, departments,
elemen perusahaan, baik kantor pusat, departemen, to project units—to test personnel readiness in handling
hingga unit proyek, untuk menguji kesiapsiagaan emergency conditions. These drills not only prioritize
personel dalam menghadapi kondisi darurat. Simulasi the safety of lives but also serve as a preventive
ini tidak hanya bertujuan memprioritaskan keselamatan measure to mitigate asset damage and protect ADHI’s
jiwa, namun juga menjadi langkah preventif dalam vital documents. [GRI 403-7]
memitigasi kerusakan aset serta melindungi dokumen
vital milik ADHI. [GRI 403-7]
ADHI melaksanakan Simulasi Tanggap Darurat di ADHI conducted an Emergency Response Drill at
ADHI Tower pada hari Rabu (10/09) untuk menguji dan ADHI Tower on Wednesday (September 10) to test and
meningkatkan kesiapan seluruh elemen yang ada, baik improve the readiness of all relevant parties, including
dalam hal prosedur evakuasi, peralatan, dan koordinasi evacuation procedures, equipment, and coordination
antar tim yang terlibat. Simulasi tanggap darurat ini juga among the teams involved. This emergency response
merupakan kewajiban perusahaan untuk membekali drill is also a corporate obligation to ensure that all
seluruh karyawan agar peka terhadap kondisi darurat. employees are prepared for emergencies.
Kegiatan simulasi tanggap darurat melibatkan seluruh The emergency response simulation involved all
Insan ADHI yang berada di ADHI Tower didampingi oleh ADHI personnel at ADHI Tower, accompanied by the
Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perusahaan. company’s Occupational Health and Safety (OHS) Team.
Dalam simulasi ini, skenario gempa bumi digunakan In this simulation, an earthquake scenario was used
sebagai situasi darurat untuk menguji kesiapan dan as the emergency to test readiness and coordination
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 219
219
Kinerja Sosial
Social Performance
koordinasi antar tim, turut didukung oleh pihak Rumah among teams, supported by Budi Asih Regional
Sakit Umum Daerah Budi Asih untuk memastikan General Hospital to ensure a more comprehensive
penanganan darurat yang lebih komprehensif. emergency response.
Dalam skenario simulasi, general alarm tanda bahaya In the simulation scenario, the general alarm was
dibunyikan dan seluruh Insan ADHI di lokasi segera sounded, and all ADHI personnel on-site were
diarahkan untuk melakukan evakuasi melalui jalur immediately directed to evacuate via the designated
evakuasi yang telah ditentukan. Tim tanggap darurat evacuation routes. The emergency response team
dengan sigap memandu karyawan menuju titik kumpul swiftly guided employees to a safe assembly point
yang aman di luar gedung. Proses evakuasi berlangsung outside the building. The evacuation process proceeded
dengan tertib dan cepat, sesuai dengan prosedur yang in an orderly and swift manner, in accordance with
telah disosialisasikan sebelumnya melalui kegiatan procedures previously communicated through routine
rutin Safety Talk. Safety Talk sessions.
Selain evakuasi, simulasi ini juga melibatkan penanganan In addition to evacuation, this simulation involved the
korban yang terluka. Tim P3K ADHI dengan sigap handling of injured victims. The ADHI First Aid Team
memberikan pertolongan pertama kepada korban promptly provided first aid to injured victims, who
yang mengalami cedera dan langsung di evakuasi were then immediately evacuated by ambulance to
menggunakan ambulan ke rumah sakit terdekat. Setelah the nearest hospital. After the simulation concluded, the
simulasi berakhir, tim tanggap darurat selalu melakukan emergency response team evaluated the performance
evaluasi untuk menilai kinerja dan efektivitas prosedur and effectiveness of the implemented emergency
tanggap darurat yang telah diterapkan. Hasil evaluasi response procedures. The results of this evaluation
ini akan menjadi bahan masukan untuk perbaikan dan will serve as input for improvements and enhancements
peningkatan sistem keselamatan dan kesehatan kerja to the occupational safety and health system at
di ADHI Tower. ADHI Tower.
Health Talk Health Talk
Sebagai bentuk kepedulian dan upaya meningkatkan As part of its commitment to improving employees’
pengetahuan dan kesadaran karyawan terhadap aspek knowledge and awareness of health-related issues—
kesehatan terutama dalam hal pencegahan penyakit dan particularly disease prevention and the promotion of
promosi perilaku hidup sehat, ADHI menyelenggarakan healthy lifestyles—ADHI hosted a series of Health
Health Talk selama tahun 2025, adapun tema kegiatan Talks throughout 2025. The themes of these events
sebagai berikut : are as follows:
Tema Health Talk Waktu Kolaborasi
No
Health Talk Theme Time Collaboration
1 Ergonomi 21 Januari 2025 Dokter Perusahaan
Ergonomics January 21, 2025 Company Physician
2 Hipertensi 11 Februari 2025 RSUD Budi Asih
Hypertension February 11, 2025 Budi Asih General Hospital
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 220
220
Kinerja Sosial
Social Performance
Tema Health Talk Waktu Kolaborasi
No
Health Talk Theme Time Collaboration
3 Hari Tuberkolosis Sedunia 20 Maret 2025 RS Siloam Agora
World Tuberculosis Day March 20, 2025 Siloam Agora Hospital
4 Kupas Tuntas Hasil Medical Check Up (MCU) Mei – Juni 2025 Dokter Perusahaan
A Comprehensive Breakdown of Medical Check-Up (MCU) Results May–June 2025 Company Physician
5 Selamatkan Keluarga dari Stroke dengan Langkah Tepat 15 Juli 2025 RS Premier Jatinegara
Protect Your Family from Stroke with the Right Steps July 15, 2025 Jatinegara Premier Hospital
6 Cara Mudah Cegah Nyeri Otot & Cidera Kerja 16 Sep 2025 RS Premier Bintaro
Easy Ways to Prevent Muscle Pain & Work-Related Injuries September 16, 2025 Bintaro Premier Hospital
7 "DIABETES : Musuh atau Sahabat ? Strategi untuk Hidup Sehat 24 Oktober 2025 RS Mayapada
Bersamanya" October 24, 2025 Mayapada Hospital
“DIABETES: Enemy or Friend? Strategies for Living Healthily with It”
Melalui kegiatan Health Talk ini, karyawan mendapatkan Through this Health Talk event, employees receive
edukasi langsung dari tenaga medis profesional direct education from medical professionals on disease
mengenai pencegahan penyakit dan pentingnya prevention and the importance of maintaining good
menjaga kesehatan di lingkungan kerja. Kegiatan ini juga health in the workplace. This event also encourages
mendorong penerapan perilaku hidup sehat sebagai the adoption of healthy lifestyle habits as part of ADHI’s
bagian dari budaya kerja di ADHI. workplace culture.
Safety Culture Maturity Level Safety Culture Maturity Level
Sebagai bagian dari implementasi Sistem Manajemen As part of the implementation of an integrated OHS
K3 yang terintegrasi, Pada tahun 2025 ADHI melakukan Management System, in 2025, ADHI conducted an
pengukuran tingkat kematangan budaya keselamatan assessment of the safety culture maturity level through
melalui Survey Safety Culture Maturity Level (SCML). the Safety Culture Maturity Level Survey (SCML). The
SCML digunakan untuk memastikan bahwa sistem SCML is used to ensure that the safety system is not
keselamatan tidak hanya bersifat administratif, tetapi merely administrative in nature, but has been internalized
telah terinternalisasi dalam perilaku, kepemimpinan, into the Company’s behavior, leadership, and operational
dan proses operasional Perusahaan. Hasil pengukuran processes. The results of this assessment serve as the
ini menjadi dasar dalam penyusunan program basis for developing a program to continuously improve
peningkatan budaya keselamatan secara berkelanjutan. safety culture. [GRI 403-1, 403-4]
[GRI 403-1, 403-4]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 221
221
Kinerja Sosial
Social Performance
Safety Culture
Safety Culture Maturity
Generative “Safety is how we do business around here”
Increasingly
Informed “We work on the problems that we still find”
Proactive
Calculative “We have systems in place to manage all hazards”
Reactive “Safety is important; we do a lot every time we have an accident” Increasingly
Trust
Pathological “Who cares as long as we are not caught?”
Untuk memperoleh hasil yang komprehensif, pengukuran To obtain comprehensive results, the SCML
SCML dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu measurement was conducted using three main
psychological, behavioral, dan situational. Pendekatan approaches: psychological, behavioral, and situational.
psychological digunakan untuk mengukur persepsi dan The psychological approach was used to measure
sikap pekerja terhadap keselamatan (safety climate) workers’ perceptions and attitudes toward safety (safety
melalui penyebaran kuesioner. Dalam pelaksanaannya, climate) through the distribution of questionnaires. In
pengukuran ini melibatkan 494 responden dari berbagai practice, this measurement involved 494 respondents
proyek yang menjadi lokasi sampling, sehingga from various projects selected as sampling sites, so
hasil yang diperoleh dinilai representatif dalam the results obtained are considered representative in
menggambarkan persepsi keselamatan kerja. depicting perceptions of workplace safety.
1 2 3
PHYCOLOGICAL BEHAVIORAL SITUATIONAL
How people feel or Safety What people do What the organization has
Climate
Observation, Documents,
Questionnaire Interview, Interview
Ethnography
Safety Climate Safety Culture Maturity
TOTAL SAFETY CULTURE
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 222
222
Kinerja Sosial
Social Performance
Proyek Bank Mandiri Palembang Proyek Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Perkeretaapian Manggarai-Jatinegara
Proyek EPC Pembangunan CHF ICB Proyek Gedung DKUT Gresik
Proyek Jalan Tol Solo – Yogya – NYIA Kulon Progo Seksi 1 Paket 1.2 Proyek Jembatan Jorang Riau
Palnt Precast Margorejo Proyek Pembangunan Rumah Susun MBR IKN
RMC Margomulyo Proyek Peningkatan Kapasitas Sungai Veteran Kota Banjarmasin
Proyek Tol Serpan Fase 2 Paket 3
Sebagai bagian dari implementasi pengukuran SCML, As part of the implementation of the SCML assessment,
ADHI menetapkan 12 proyek sebagai lokasi sampling ADHI identified 12 projects as sampling sites that
yang mewakili karakteristik pekerjaan, tingkat risiko, represent the nature of the work, risk levels, and the
serta sebaran wilayah operasional. Proyek-proyek geographical distribution of its operations. These
tersebut mencakup berbagai sektor, antara lain projects span various sectors, including buildings, toll
gedung, infrastruktur jalan tol, fasilitas industri, serta road infrastructure, industrial facilities, and area-based
proyek berbasis kawasan, yang tersebar di berbagai projects, spread across various regions of Indonesia.
wilayah Indonesia.
Hasil pengukuran SCML ADHI tahun 2025 menunjukkan ADHI’s 2025 SCML measurement results show a
skor total 3,40, yang menempatkan Perusahaan pada total score of 3.40, placing the Company at Level 4
Level 4 – Proactive. – Proactive.
Pada level ini, budaya keselamatan telah menjadi bagian At this level, safety culture has become an integral part
integral dari nilai organisasi dan tercermin dalam: of the organization’s values and is reflected in:
• Ke p e m i m p i n a n y a n g a k t i f m e n d o r o n g • Active leadership that promotes safety practices.
praktik keselamatan.
• Identifikasi dan pengendalian risiko secara preventif • Preventive risk identification and control before
sebelum terjadi insiden. incidents occur.
• Keterlibatan pekerja dalam pelaporan bahaya • Worker involvement in hazard reporting and
(hazard reporting) dan perbaikan berkelanjutan. continuous improvement.
• Integrasi aspek keselamatan dalam pengambilan • Integration of safety aspects into operational and
keputusan operasional dan strategis. strategic decision-making.
Sebagai tindak lanjut, perusahaan terus mendorong As a follow-up, the company continues to strive for
peningkatan menuju Level 5 – Generative, di mana improvement toward Level 5 – Generative, where safety
keselamatan tidak hanya menjadi prioritas, tetapi telah is not merely a priority but has become a core value
menjadi nilai utama yang secara konsisten diterapkan consistently applied in every activity. These efforts are
dalam setiap aktivitas. Upaya ini dilakukan melalui carried out through strengthening safety leadership,
penguatan kepemimpinan keselamatan, peningkatan enhancing worker competencies, and developing
kompetensi pekerja, serta pengembangan program- behavior-based safety programs alongside the active
program keselamatan berbasis perilaku dan keterlibatan involvement of all company personnel.
aktif seluruh insan perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 223
223
Kinerja Sosial
Social Performance
Kinerja K3 Tahun 2025 OHS Performance in 2025
Sepanjang tahun 2025, ADHI berkomitmen untuk Throughout 2025, ADHI is committed to maintaining
mempertahankan perlindungan keselamatan pekerja worker safety to achieve zero fatalities and reduce injury
agar terwujud nihil kecelakaan fatal (zero fatality) dan rates through strict supervision across all construction
menekan tingkat cedera melalui pengawasan ketat project lines. From a cumulative total of 67,365,488
di seluruh lini proyek konstruksi. Dari total kumulatif safe working hours achieved, the Company recorded a
67.365.488 jam kerja selamat yang tercapai, Perseroan Lost Time Injury Frequency Rate (LTIFR) of 0.25 and a
mencatatkan Tingkat Keseringan Kecelakaan Kerja Severity Rate of 0.06, demonstrating the effectiveness
(Lost Time Injury Frequency Rate /LTIFR) sebesar 0,25 of preventive measures and rapid response in mitigating
dan Tingkat Keparahan (Severity Rate) sebesar 0,06, hazards on-site. [GRI 403-9]
yang menunjukkan efektivitas langkah preventif serta
respons cepat dalam mitigasi bahaya di lapangan.
[GRI 403-9]
Setiap insiden kerja, termasuk kategori near-miss Every workplace incident, including near-misses, has
(nyaris terjadi) telah didokumentasikan dan diinvestigasi been thoroughly documented and investigated to
secara mendalam untuk menentukan akar penyebab determine the root cause, to prevent similar incidents
(root cause analysis) guna mencegah pengulangan from recurring in the future. Through the consistent
kejadian serupa di masa depan. Melalui konsistensi implementation of safe work procedures and multi-
penerapan prosedur kerja aman dan pengawasan layered oversight by the QHSE Department, ADHI
berlapis oleh Departemen QHSE, ADHI memastikan ensures that the high risks inherent in construction
bahwa risiko tinggi yang melekat pada operasional services operations can be optimally managed to
jasa konstruksi dapat dikelola secara optimal demi guarantee the safety of all employees and partner
menjamin keselamatan seluruh karyawan dan pekerja workers under the Company’s operational control. Full
mitra di bawah kendali operasional Perseroan. Kinerja OHS performance is presented in the following table:
K3 selengkapnya disampaikan dalam tabel berikut: [GRI 403-9]
[GRI 403-9]
Tabel Kinerja K3 Tahun 2023-2025
Table of OHS Performance in 2023-2025
Realisasi
Deskripsi
Target Realization
Description
2025 2024 2023
Kecelakaan yang Nyaris Terjadi - 8 14 7
Near-Miss Incidents
Insiden - 8 8 4
Incident
Tingkat Insiden 1,5 0,02 0,02 0,003
Total Recordable Incident Rate
Tingkat Keparahan Max 0,50 0,06 0,5 0
Severity Level
Tingkat Keseringan Max 0,40 0,25 0,03 0
Frequency Level
Total Jam Kerja - 67.365.488 65.837.322 52.952.124
Total Working Hours
QHSE Performance 92,00% 94,93% 94,57% 94,83%
QHSE Performance
Kepuasan Pelanggan Penerapan SMM & SMK3L 90,00% 94,72% 92,90% 90,99%
Customer Satisfaction of SMM & SMK3L
Implementation
Berdasarkan data di atas, dengan akumulasi total jam Based on the data above, with a total accumulated
kerja sebanyak 67.365.488 jam, Perseroan mencatatkan working hours of 67,365,488 hours, the Company
incident rate sebesar 0,02 Capaian ini merefleksikan recorded an incident rate of 0.02 This achievement
efektivitas implementasi SMK3L di seluruh lingkungan reflects the effectiveness of SMK3L implementation
kerja ADHI, yang didorong oleh komitmen kuat dalam across all ADHI work environments, driven by a
menjamin keselamatan pekerja serta kelestarian strong commitment to ensuring worker safety and
lingkungan di area proyek. environmental sustainability at project sites.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 224
224
Kinerja Sosial
Social Performance
Jumlah Kecelakaan Kerja Tahun 2025 [IDX S-06]
Number of Work-Related Accidents in 2025 [IDX S-06]
Frekuensi kecelakaan kerja dari total Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat cedera serius dan fatal
pegawai dari total pegawai (%)
Workplace accident frequency among all Percentage of serious work-related accidents resulting in serious and fatal
employees injuries out of total employees (%)
0 kali 0%
0 times
Pada periode pelaporan, tercatat tidak terdapat During the reporting period, there were no work-related
kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka serius accidents resulting in serious injuries or fatalities. As
maupun fatality. Sebagai bagian dari pemantauan part of our safety performance monitoring, there were
kinerja keselamatan, tercatat 8 kejadian luka ringan eight incidents involving minor injuries that did not result
tanpa mengakibatkan kehilangan hari kerja, yang in lost workdays, indicating that the severity of incidents
menunjukkan bahwa tingkat keparahan kejadian masih remains within manageable limits. Each incident was
dalam batas terkendali. Setiap kejadian telah ditangani handled in accordance with procedures and recorded
sesuai prosedur dan dicatat sebagai bagian dari evaluasi as part of our safety performance evaluation.
kinerja keselamatan.
Sebagai landasan operasional, ADHI mempedomani As an operational foundation, ADHI adheres to the
Kebijakan Mutu dan K3L yang ditetapkan oleh Quality and HSE Policy established by the President
Direktur Utama sejak 2 Juli 2020. Kebijakan ini ditinjau Director on July 2, 2020. This policy is reviewed and
dan dievaluasi secara berkala guna memastikan evaluated periodically to ensure its relevance to industry
relevansinya terhadap dinamika industri. Komitmen dynamics. This commitment is reinforced through
tersebut diperkuat melalui kebijakan pendukung spesifik specific supporting policies such as the Emergency
seperti Kebijakan Tanggap Darurat, Kebijakan Stop Response Policy, the Stop Work Authority Policy,
Work Authority, Kebijakan Obat-obatan Terlarang, serta the Prohibited Drugs Policy, as well as the HIV/AIDS
Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS Prevention and Control Policy and the Workplace HIV/
dan Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan HIV- AIDS Prevention and Control Policy. This set of policies
AIDS di Tempat Kerja. Rangkaian kebijakan tersebut serves as a strategic tool to mitigate construction
merupakan instrumen strategis untuk memitigasi accidents, occupational disease risks, and prevent
kecelakaan konstruksi, risiko penyakit akibat kerja environmental pollution.
(PAK), serta mencegah pencemaran lingkungan.
Di tingkat operasional, fungsi QHSE di setiap unit At the operational level, the QHSE function in each
kerja memastikan program K3L berjalan optimal. work unit ensures that the HSE program runs optimally.
Kesiapsiagaan didukung oleh petugas tanggap darurat Preparedness is supported by on-call emergency
yang siaga serta pemeliharaan fasilitas proteksi seperti response personnel and the maintenance of protective
APAR, hidrant, dan kotak P3K dalam kondisi prima. facilities such as fire extinguishers, hydrants, and first-
Efektivitas sistem ini tercermin pada peningkatan indeks aid kits in prime condition. The effectiveness of this
kepuasan pelanggan terhadap penerapan SMK3L, yaitu system is reflected in the increase in the customer
naik dari 92,90% di tahun 2024 menjadi 94,72% pada satisfaction index regarding the SMK3L implementation,
tahun 2025. which rose from 92.90% in 2024 to 94.72% in 2025.
Sejalan dengan prioritas kesehatan kerja, ADHI secara In line with occupational health priorities, ADHI routinely
rutin mengevaluasi risiko Penyakit Akibat Kerja (PAK) evaluates the risks of Occupational Diseases (PAK)
yang bersumber dari sifat pekerjaan maupun paparan arising from the nature of the work and environmental
lingkungan. Berdasarkan hasil pemantauan sepanjang exposure. Based on monitoring results throughout
tahun pelaporan, tidak ditemukan adanya laporan the reporting year, there were no reports of workers
mengenai pekerja yang mengalami Penyakit Akibat suffering from Occupational Diseases (PAK).
Kerja (PAK ). [GRI 403-10] [GRI 403-10]
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 225
225
Kinerja Sosial
Social Performance
Kesehatan Lingkungan Kerja Occupational Health
Kesungguhan dan konsistensi ADHI dalam mewujudkan ADHI’s commitment and consistency in creating a
lingkungan kerja yang sehat dan aman dikukuhkan healthy and safe work environment are demonstrated
melalui pemberian layanan kesehatan di lingkungan through the provision of workplace health services,
kerja di antaranya: [GRI 403-3] including: [GRI 403-3]
1. Pemeriksaan rutin kesehatan lingkungan kerja ADHI, 1. Routine inspections of ADHI’s workplace health at
baik di proyek, kantor divisi maupun kantor pusat. project sites, division offices, or the headquarters.
2. Penyuluhan kesehatan dan pelatihan. 2. Health education and training.
3. Penyemprotan nyamuk dan serangga. 3. Mosquito and insect spraying.
4. Pengukuran tingkat kebisingan. 4. Noise level measurements.
5. Pengukuran kualitas air dan udara. 5. Water and air quality measurements.
6. Tingkat penerangan lampu. 6. Lighting levels.
7. Pengukuran kadar emisi kendaraan bermotor di 7. Measurement of motor vehicle emissions levels in
lingkungan kantor pusat. the vicinity of the headquarters.
Selaras dengan implementasi program K3L, Perseroan In line with the implementation of the HSE program, the
menetapkan berbagai kebijakan strategis untuk Company has established various strategic policies to
memastikan pemeliharaan kesehatan seluruh karyawan ensure the comprehensive health maintenance of all
secara komprehensif. Selain memberikan penyuluhan employees. In addition to providing intensive training on
intensif mengenai manajemen kesehatan, ADHI health management, ADHI emphasizes the importance
juga menekankan pentingnya sinergi antara aspek of synergy between professionalism and personal well-
profesionalisme dan kesejahteraan personal (work- being (work-life balance), both physically and mentally.
life balance), baik secara jasmani maupun rohani. Guna To achieve optimal physical and mental conditions
mewujudkan kondisi fisik dan mental yang prima bagi for work productivity, the Company implements the
produktivitas kerja, Perseroan menjalankan rangkaian following programs: [GRI 403-6]
program sebagai berikut: [GRI 403-6]
1. Medical check up setahun sekali. 1. Annual medical check-ups.
2. Evaluasi risiko kesehatan. 2. Health risk assessment.
3. Pengukuran kelembaban, pencahayaan dan 3. Me asurement of humidit y, lighting, and
suhu ruangan. room temperature.
4. Pemeriksaan biometric. 4. Biometric screening.
5. Pemeriksaan bio-monitoring air minum. 5. Drinking water bio-monitoring.
6. Poster-poster yang mendorong pola hidup sehat. 6. Posters promoting a healthy lifestyle.
7. Pengukuran ergonomi. 7. Ergonomic assessments.
8. Program olah raga karyawan. 8. Employee fitness program.
9. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan tenaga kerja 9. Provision of occupational health services
10. Memfasilitasi program ASI Eksklusif 10. Facilitating exclusive breastfeeding programs
11. Memfasilitasi konseling kesehatan kerja 11. Facilitating occupational health counseling
12. Penyediaan dan pemberian APD untuk pencegahan 12. Provision and distribution of PPE to prevent disease
penularan penyakit transmission
13. Memfasilitasi program gizi pekerja 13. Facilitating worker nutrition programs
14. Health Prevention Event 14. Health Prevention Event
15. Penanganan penyakit di tempat kerja 15. Management of workplace illnesses
Guna mewujudkan work-life balance bagi seluruh To achieve work-life balance for all employees, ADHI
karyawan, ADHI memfasilitasi berbagai infrastruktur dan facilitates various infrastructure and platforms for
wadah kreativitas. Untuk itu, Perseroan menyediakan creativity. To that end, the Company provides the
ADHI Sports Centre di Kantor ADHI Pasar Minggu yang ADHI Sports Center at the the ADHI Pasar Minggu
dilengkapi dengan lapangan badminton, tenis, dan futsal Office, equipped with badminton, tennis, and futsal
sebagai pusat aktivitas fisik. Selain fasilitas fisik, ADHI juga courts as a hub for physical activities. In addition to
mendukung penuh pembentukan berbagai komunitas physical facilities, ADHI fully supports the formation
minat dan bakat bagi Insan ADHI. Wadah ini mencakup of various interest and talent communities for ADHI
bidang olahraga seperti bersepeda, bola basket, dan tenis, employees. These platforms cover sports such as
hingga bidang seni seperti fotografi dan videografi, yang cycling, basketball, and tennis, as well as arts such as
bertujuan untuk mempererat soliditas serta keseimbangan photography and videography, aimed at strengthening
hidup karyawan. [GRI 403-6] solidarity and employees’ work-life balance. [GRI 403-6]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 226
226
Kinerja Sosial
Social Performance
Penghargaan K3 OHS Awards
Kesungguhan Perseroan dalam mengimplementasikan The Company’s commitment to implementing superior
standar K3 yang unggul mendapatkan pengakuan luas OHS standards has received widespread recognition
dari berbagai pemangku kepentingan. Keberhasilan dalam from various stakeholders. Success in creating a safe
menciptakan ekosistem kerja yang aman selama tahun work ecosystem in 2025 is reflected in the achievement
2025 tercermin dari pencapaian sejumlah penghargaan of several prestigious awards from external parties,
prestisius dari pihak eksternal di antaranya: including:
Waktu Perolehan Nama Penghargaan Penyelenggara
Recipient Date Award Name Organizer
13 Januari 2025 Penghargaan K3 Award Provinsi Jawa Timur Tahun 2025 Kategori Zero Gubernur Jawa Timur
January 13, 2025 Accident, Proyek RSUD Eka Cendrarini Surabaya East Java Governor
2025 East Java Province OHS Award, Zero Accident Category, Eka Cendrarini
General Hospital Project, Surabaya
14 Februari 2025 Penghagaan Penerapan K3 Terbaik oleh ASTRA Tol Cipali 2025 Astra Tol Cikopo - Palimanan
February 14, 2025 Best OHS Implementation Award by ASTRA Tol Cipali 2025
27 Februari 2025 2nd Runner Up Contractor Pada ajang SHES Awards 2025 MRT JAKARTA
February 27, 2025 2nd Runner-Up Contractor at the 2025 SHES Awards
11 Maret 2025 Pembangunan Balok Pier Head Portal Terpanjang dengan Sistem Perancah/ Rekor Indonesia MURI
March 11, 2025 Heavy Shoring Free-Standing (Jalan Tol Yogyakarta – Bawen, 55,2 m) MURI Indonesian Record
Construction of the Longest Portal Pier Head Beam Using a Free-Standing
Scaffolding/Heavy Shoring System (Yogyakarta–Bawen Toll Road, 55.2 m)
19 Maret 2025 Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2025 With the predicate : SWA Media Group
March 19, 2025 EXCELLENT
24 April 2025 Penghargaan K3 Award Provinsi Banten Tahun 2025 Katergori Zero Accident, Pemprov Banten
April 24, 2025 P2K3 dan HIV-AIDS Proyek Tol Serpan Seksi 3 Banten Provincial Government
Banten Province OHS Award 2025 in the Zero Accident, P2K3, and HIV-AIDS
Categories for the Serpan Toll Road Section 3 Project
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Sarana Prasarana Pemerintahan II di IKN Peringkat Gold East Kalimantan Governor
Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for Government
Infrastructure Project II in IKN – Gold Rating
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum East Kalimantan Governor
Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for Infrastructure
Project 1B in IKN – Platinum Rating
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 RS IKN Peringkat Platinum East Kalimantan Governor
Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for IKN Hospital Project
– Platinum Rating
26 Juni 2025 Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja Proyek Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Adhi Jakon/ Otorita IKN East Kalimantan Governor
Workplace HIV & AIDS Prevention and Control Program for the Adhi Jakon/IKN
Authority Project
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Adhi Jakon/ Otorita IKN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for the Adhi Jakon/IKN Authority Project East Kalimantan Governor
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Sarana Prasarana 1B IKN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for the IKN Infrastructure Project 1B East Kalimantan Governor
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek Site Rumah Susun Polri dan BIN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for the Police and BIN Apartment Complex East Kalimantan Governor
Site Project
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Zero Accident Proyek RS IKN Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Zero Accident Award Certificate for the IKN Hospital Project East Kalimantan Governor
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Pada Proyek RS IKN Peringkat Gold East Kalimantan Governor
Award Certificate for the Tuberculosis Control Program at the Workplace for
the IKN Hospital Project (Gold Rating)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 227
227
Kinerja Sosial
Social Performance
Waktu Perolehan Nama Penghargaan Penyelenggara
Recipient Date Award Name Organizer
26 Juni 2025 Piagam Penghargaan Program Penanggulangan Tuberkulosis di Tempat Kerja Gubernur Kalimantan Timur
June 26, 2025 Pada Proyek Sarana Prasarana 1B IKN Peringkat Platinum
Award Certificate for the Tuberculosis Control Program at the Workplace for East Kalimantan Governor
IKN Infrastructure 1B Project (Platinum Rating)
26 September 2025 Project Building Folded Box Board (FBB1) IKPP Kerawang Without LTI Accident Owner Sinarmas
September 26, 2025 Project Building Folded Box Board (FBB1) IKPP Kerawang Without LTI Accidents Sinarmas Owner
20 Oktober 2025 Indonesia Green Awards 2025 dalam kategori “Menghitung Jejak Karbon” La Tofi School of Social
October 20, 2025 melalui inisiatif Digitalisasi Perhitungan Jejak Karbon Perusahaan yang meraih Responsibility
predikat Platinum Alignment
Indonesia Green Awards 2025 in the “Carbon Footprint Calculation” category
through the Corporate Carbon Footprint Calculation Digitalization initiative,
which received the Platinum Alignment designation
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 228
228
Kinerja Sosial
Social Performance
Teguh Merawat Kepercayaan Pelanggan
Consistently Maintaining Customer Trust
Pelanggan dan pemberi kerja memiliki peran strategis Customers and employers play a strategic role in
dalam menjaga keberlangsungan usaha ADHI. Sebagai ensuring the sustainability of ADHI’s business. As a
perusahaan konstruksi terkemuka, Perseroan sangat leading construction company, the Company relies
bergantung pada tingkat kepercayaan dan kepuasan heavily on the level of customer trust and satisfaction in
pelanggan dalam pelaksanaan berbagai proyek the execution of various strategic projects. Every project
strategis. Setiap proyek yang dikerjakan tidak semata- undertaken is not merely a contractual relationship, but
mata merupakan hubungan kontraktual, melainkan a manifestation of ADHI’s commitment to delivering
wujud komitmen ADHI untuk menghadirkan hasil kerja high-quality work that aligns with customer needs and
berkualitas tinggi yang sejalan dengan kebutuhan dan expectations. Therefore, effective customer relationship
ekspektasi pelanggan. Oleh karena itu, pengelolaan management and a deep understanding of their
hubungan pelanggan yang baik serta pemahaman yang needs are top priorities in conducting the Company’s
mendalam terhadap kebutuhan mereka menjadi prioritas business operations.
utama dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan.
Di samping itu, pelanggan dan pemberi kerja berperan Furthermore, customers and clients play a crucial
penting dalam mendorong inovasi serta peningkatan role in driving innovation and improving the quality of
kualitas layanan ADHI. Dinamika persaingan industri ADHI’s services. The increasingly intense dynamics
konstruksi yang semakin ketat menuntut Perseroan of competition in the construction industry require the
untuk senantiasa beradaptasi terhadap perkembangan Company to continuously adapt to advancements in
teknologi, regulasi, dan standar keberlanjutan. Masukan technology, regulations, and sustainability standards.
dan umpan balik dari pelanggan menjadi bagian Customer input and feedback are an integral part
integral dalam proses evaluasi dan penyempurnaan of the process of evaluating and refining business
strategi bisnis, baik dari aspek teknis, operasional, strategies, whether from a technical, operational, or
maupun pelayanan. Melalui respons yang proaktif service perspective. Through proactive responses to
terhadap kebutuhan pelanggan, ADHI memastikan customer needs, ADHI ensures that every project not
setiap proyek tidak hanya memenuhi spesifikasi teknis, only meets technical specifications but also provides
tetapi juga memberikan nilai tambah bagi seluruh added value for all stakeholders.
pemangku kepentingan.
Lebih lanjut, reputasi dan loyalitas pelanggan menjadi Furthermore, customer reputation and loyalty
faktor kunci dalam mendukung keberlanjutan bisnis are key factors in supporting the sustainability of
ADHI. Tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi membuka ADHI’s business. High customer satisfaction opens
peluang perolehan proyek baru, baik dari sektor opportunities for securing new projects, both from
pemerintah maupun swasta. Untuk itu, Perseroan secara the government and private sectors. To this end, the
konsisten membangun kepercayaan jangka panjang Company consistently builds long-term trust through
melalui pelayanan yang profesional, transparansi dalam professional service, transparency in every business
setiap proses bisnis, serta penyelesaian proyek yang process, and the timely completion of projects in
tepat waktu dan sesuai standar mutu. Upaya tersebut accordance with quality standards. These efforts
memperkuat posisi ADHI sebagai perusahaan konstruksi strengthen ADHI’s position as a reliable, competitive,
yang andal, berdaya saing, dan berkelanjutan. and sustainable construction company.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 229
229
Kinerja Sosial
Social Performance
Landasan Kebijakan Policy Framework
Pemenuhan tanggung jawab ADHI terhadap konsumen ADHI fulfills its responsibilities toward consumers by
dilaksanakan dengan berpedoman pada berbagai adhering to various legal regulations, particularly the
ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya Consumer Protection Act under Law No. 8 of 1999,
Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan along with its implementing regulations. In addition,
Konsumen, beserta peraturan pelaksanaannya. Selain the Company also upholds the privacy of customers
itu, Perseroan juga memegang teguh privasi pelanggan and employees as stipulated in Law No. 27 of 2022 on
dan pemberi kerja sebagaimana diatur dalam Undang- Personal Data Protection (PDP Law).
Undang No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data
Pribadi (UU PDP) .
Konsep Sistem Manajemen Mutu Quality Management System Concept
Upaya ADHI dalam menyediakan produk dan layanan ADHI’s efforts to provide superior products and services
yang unggul kepada konsumen dilaksanakan dengan to consumers are carried out in accordance with
berpedoman pada berbagai regulasi dan standar, antara various regulations and standards, including through
lain melalui penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO the implementation of the ISO 9001:2015 Quality
9001:2015. Dengan mengacu pada sistem manajemen Management System. By adhering to this quality
mutu tersebut, Perseroan memastikan pemenuhan management system, the Company ensures compliance
seluruh persyaratan pengguna jasa sesuai dengan ruang with all service user requirements in accordance with
lingkup pekerjaan, anggaran, serta jangka waktu yang the scope of work, budget, and agreed-upon timeline.
telah disepakati. Penerapan Sistem Manajemen Mutu ini The implementation of this Quality Management
merupakan wujud tanggung jawab dan komitmen ADHI System is a manifestation of ADHI’s responsibility and
dalam menghormati serta melindungi hak-hak konsumen commitment to respecting and protecting consumer
sebagaimana diatur dalam peraturan perundang- rights as stipulated in consumer protection laws and
undangan di bidang perlindungan konsumen. Adapun regulations. The Quality Management System (SMM)
konsep Sistem Manajemen Mutu (SMM) yang menjadi concepts that serve as ADHI’s reference include:
acuan ADHI meliputi:
1. Fokus kepada pelanggan 1. Customer Focus
2. Kepemimpinan 2. Leadership
3. Keterlibatan orang 3. Involvement of people
4. Pendekatan proses 4. Process approach
5. Peningkatan 5. Improvement
6. Pengambilan keputusan berbasis bukti 6. Evidence-based decision-making
7. Manajemen hubungan 7. Relationship management
Layanan Setara untuk Konsumen [OJK F.17] Equal Service for Consumers [OJK F.17]
ADHI menjunjung tinggi prinsip kesetaraan layanan ADHI upholds the principle of service equality in
dalam menjalankan kegiatan usahanya dengan conducting its business activities by ensuring that
memastikan setiap konsumen atau pelanggan every consumer or customer receives fair and equal
memperoleh perlakuan yang adil dan setara. Perseroan treatment. The Company does not discriminate in its
tidak melakukan pembedaan layanan berdasarkan suku, services based on ethnicity, religion, race, skin color,
agama, ras, warna kulit, pandangan politik, maupun political views, or other backgrounds. This commitment
latar belakang lainnya. Komitmen tersebut sejalan aligns with Article 7(c) of the Consumer Protection
dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Law, which requires businesses to treat and serve
Pasal 7 huruf c, yang mewajibkan pelaku usaha untuk consumers fairly, honestly, and without discrimination.
memperlakukan dan melayani konsumen secara benar, The explanation of this article further emphasizes the
jujur, dan tidak diskriminatif. Penjelasan pasal tersebut prohibition against businesses discriminating against
juga menegaskan larangan bagi pelaku usaha untuk consumers, whether in the provision of services or the
membeda-bedakan konsumen, baik dalam pemberian quality of service provided.
layanan maupun mutu pelayanan yang diberikan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 230
230
Kinerja Sosial
Social Performance
Lebih lanjut, penerapan perlakuan setara terhadap Furthermore, the application of equal treatment toward
pelanggan merupakan bagian dari implementasi customers is part of the implementation of the ADHI
Code of Conduct ADHI, khususnya dalam Pedoman Code of Conduct, specifically in Guideline 8: Treating
8: Memperlakukan Mitra Bisnis ADHI dengan Adil. ADHI Business Partners Fairly. In this context, “partners”
Dalam hal ini, yang dimaksud mitra di antaranya adalah include customers. The required behavior is to treat
pelanggan. Perilaku yang harus dilakukan adalah customers fairly, while the prohibited actions—or those
memperlakukan pelanggan dengan adil, sedangkan to be avoided—are engaging in unfair practices.
larangan atau yang harus dihindari adalah melakukan
praktik yang tidak adil.
Informasi Produk/Jasa Product/Service Information
ADHI menjunjung tinggi dan berkomitmen dalam ADHI upholds and is committed to fulfilling consumers’
pemenuhan hak konsumen atas informasi yang rights to accurate, clear, and honest information
benar, jelas, dan jujur sebagaimana diatur dalam as stipulated in Article 4 of Law No. 8 of 1999 on
Pasal 4 Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Consumer Protection. This is also outlined in ADHI’s
Perlindungan Konsumen. Hal ini juga dituangkan ke Public Information Disclosure Statement, in which the
dalam Maklumat Keterbukaan Informasi Publik ADHI Company commits to:
di mana perusahaan berkomitmen untuk:
1. Menyediakan Informasi Publik secara cepat, tepat, 1. Provide Public Information promptly, appropriately,
dan akurat. and accurately.
2. Memberikan Pelayanan Informasi Publik dengan 2. Deliver Public Information Services responsibly
bertanggung jawab dan tepat waktu. and promptly.
3. Memberikan kemudahan untuk mendapatkan 3. Facilitate access to Public Information.
Informasi Publik.
4. Menyediakan sumber daya manusia yang siap 4. Provide human resources capable of delivering
melakukan pelayanan informasi secara handal reliable and competent information services.
dan kompeten.
5. Memastikan seluruh pengguna Informasi Publik 5. Ensuring that all users of Public Information and
dan fasilitas pelayanan mendapat perlakuan yang service facilities are treated fairly and in accordance
adil dan sesuai dengan ketentuan dan tata tertib with applicable regulations and rules.
yang berlaku.
6. Melakukan pengawasan, evaluasi, dan perbaikan 6. Conducting continuous monitoring, evaluation, and
kinerja pelaksana secara berkelanjutan. improvement of service providers’ performance.
Untuk memenuhi hak tersebut, Perseroan menyediakan To fulfill these rights, the Company provides transparent
informasi terkait produk dan layanan secara transparan information regarding its products and services
melalui situs web resmi perusahaan, www.adhi.co.id, through its official website, www.adhi.co.id, which
yang dapat diakses dengan mudah kapan saja dan di can be easily accessed anytime and anywhere. In
mana saja. Selain melalui situs resmi perusahaan, ADHI addition to the Company’s official website, ADHI also
juga menyediakan Layanan Informasi Publik yang dapat provides a Public Information Service accessible at
diakses pada https://adhi.co.id/ppid/ yang bertujuan https://adhi.co.id/ppid/, aimed at delivering more
untuk memberikan informasi-informasi yang lebih comprehensive information tailored to the requests
komprehensif sesuai dengan permintaan dan kebutuhan and needs of applicants. The provision of clear and
pemohon. Penyediaan informasi yang jelas dan akurat accurate information is not only a form of compliance
tidak hanya merupakan bentuk kepatuhan terhadap with applicable regulations but also reflects ADHI’s
regulasi yang berlaku, tetapi juga mencerminkan commitment to marketing products and services fairly
komitmen ADHI dalam memasarkan produk dan layanan and responsibly. [GRI 3-3, 417-1]
secara adil serta bertanggung jawab. [GRI 3-3, 417-1]
Selain menyediakam informasi produk secara In addition to providing transparent product information,
transparan, ADHI juga menjunjung tinggi etika dalam ADHI upholds ethical standards in all marketing activities
seluruh aktivitas pemasaran produk dan layanannya for its products and services to customers. Through
kepada pelanggan. Melalui Code of Conduct, Perseroan its Code of Conduct, the Company emphasizes the
menekankan penerapan prinsip kehati-hatian dalam application of the principle of due diligence in marketing
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 231
231
Kinerja Sosial
Social Performance
proses pemasaran dan produksi, termasuk kewajiban and production processes, including the obligation
untuk menjaga mutu produk. Selaras dengan itu, to maintain product quality. In line with this, ADHI
ADHI senantiasa mematuhi ketentuan dan standar consistently adheres to applicable regulations and
yang berlaku dalam komunikasi pemasaran, termasuk standards in marketing communications, including in
dalam periklanan, promosi, dan kegiatan sponsorship. advertising, promotions, and sponsorship activities.
Pendekatan ini memastikan bahwa setiap aktivitas This approach ensures that every marketing
pemasaran dilakukan secara profesional, transparan, activity is conducted professionally, transparently,
dan bertanggung jawab. and responsibly.
Penyampaian informasi yang jelas dan akurat mengenai The provision of clear and accurate information
produk serta layanan tidak hanya merupakan bentuk regarding products and services is not only a form of
kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, tetapi juga compliance with applicable regulations but also reflects
mencerminkan komitmen ADHI dalam memasarkan ADHI’s commitment to marketing products fairly and
produk secara adil dan bertanggung jawab. Dengan responsibly. By providing open access to information,
menyediakan akses informasi yang terbuka, ADHI ADHI ensures that consumers can make better-informed
memastikan bahwa konsumen dapat mengambil decisions and understand every aspect of the services
keputusan dengan lebih baik dan memahami setiap offered. [GRI 3-3]
aspek dari layanan yang ditawarkan. [GRI 3-3]
Kesungguhan ADHI dalam melaksanakan etika dan ADHI’s dedication to upholding marketing ethics and
regulasi pemasaran teruji dengan tidak adanya laporan regulations is evidenced by the absence of reports
maupun insiden ketidakpatuhan terkait komunikasi or incidents of non-compliance related to marketing
pemasaran pada tahun 2025 j, termasuk dalam aspek communications in 2025, including in the areas of
periklanan, promosi, dan sponsorship. Hal tersebut advertising, promotions, and sponsorships. This
menunjukkan konsistensi Perseroan dalam menerapkan demonstrates the Company’s consistency in applying
praktik pemasaran yang etis, adil, dan sesuai dengan ethical, fair, and legally compliant marketing practices.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang [GRI 417-2, 417-3]
berlaku. [GRI 417-2, 417-3]
Inovasi dan Pengembangan Produk dan/ Product and/or Service Innovation and
atau Jasa [OJK F.26] Development [OJK F.26]
Inovasi serta pengembangan produk dan layanan Innovation and the development of products and
merupakan prioritas strategis ADHI dalam memenuhi services are strategic priorities for ADHI in meeting
kebutuhan dan ekspektasi pelanggan. Pengembangan customer needs and expectations. Innovation
inovasi bahkan telah ditetapkan sebagai salah satu development has even been established as one of the
misi Perseroan. Upaya inovasi yang dilakukan tidak Company’s missions. Innovation efforts are not only
hanya berfokus pada produk dan layanan, tetapi juga focused on products and services but also encompass
mencakup strategi pemasaran serta aspek pendukung marketing strategies and other supporting aspects to
lainnya guna meningkatkan daya saing dan menciptakan enhance competitiveness and create sustainable value
nilai tambah yang berkelanjutan bagi pelanggan. for customers.
Sepanjang tahun 2025, ADHI secara konsisten Throughout 2025, ADHI consistently developed various
mengembangkan berbagai inovasi dan peningkatan innovations and improvements to products and services
produk serta layanan yang berorientasi pada efisiensi, focused on efficiency, quality enhancement, and
peningkatan kualitas, dan keberlanjutan. Berbagai sustainability. These initiatives reflect the Company’s
inisiatif tersebut mencerminkan komitmen Perseroan commitment to delivering optimal solutions for
dalam menghadirkan solusi yang optimal bagi pelanggan customers and all stakeholders. The innovations and
dan seluruh pemangku kepentingan. Adapun inovasi dan product and service developments implemented by
pengembangan produk dan layanan yang dilaksanakan ADHI throughout 2025 include the following:
ADHI selama tahun 2025 di antaranya sebagai berikut:
1. Inovasi teknologi digital yaitu platform AI 8D - 1. Digital technology innovation, i.e., the AI 8D - BISMA
BISMA (BIM Safety Management ADHI) yang (ADHI BIM Safety Management) platform, which
mengintegrasikan 3D model proyek dengan sistem integrates 3D project models with occupational
keselamatan kerja. Platform ini mampu memplot safety systems. This platform can automatically plot
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 232
232
Kinerja Sosial
Social Performance
otomatis kebutuhan safety seperti safety net, safety requirements such as safety nets, barriers,
barrier, safety sign dan elemen K3 lainnya langsung safety signs, and other OHS elements directly onto
di 3D modelnya, serta menghitung anggarannya the 3D model, as well as accurately calculate the
secara akurat untuk mendukung penerapan budget to support the implementation of safe and
konstruksi aman dan berkelanjutan. Inovasi ini sustainable construction. This innovation is the
merupakan yang pertama di Indonesia dan telah first of its kind in Indonesia and has received a
mendapatkan sertifikat Hak Cipta dari Direktorat Copyright Certificate from the Intellectual Property
Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum Directorate General, Ministry of Law of the Republic
Republik Indonesia. of Indonesia.
2. Inovasi sistem modular box dengan brand MoBox, 2. The modular box system innovation under the MoBox
yaitu unit portabel yang dirancang sebagai ruang brand, which consists of portable units designed
pendukung proyek dengan konsep plug and play. as project support spaces with a plug-and-play
MoBox dapat difungsikan sebagai kantor proyek. concept. MoBox can function as a project office.
Inovasi ini meningkatkan efisiensi mobilisasi, This innovation enhances mobilization efficiency,
mengurangi kebutuhan bangunan sementara, reduces the need for temporary structures,
serta mengurangi limbah dan mendukung prinsip minimizes waste, and supports the principles of
konstruksi hijau dan berkelanjutan. green and sustainable construction.
3. Inovasi penggunaan enertainer (powerbank) sebagai 3. The innovation of using an enertainer (power
power supply pada Proyek Pembangunan Gedung bank) as a power supply for the DKUT Building
DKUT serta Fasilitas Pendukung DKUT BI Gresik. Construction Project and the DKUT BI Gresik
Proyek pembangunan DKUT BI Gresik berlokasi di Support Facilities. The DKUT BI Gresik construction
kawasan JIIPE yang tidak dapat langsung terhubung project is located in the JIIPE area, which cannot be
ke jaringan listrik PLN. Sebagai bentuk inovasi directly connected to the PLN power grid. As a form
efisiensi energi, tim proyek mengimplementasikan of energy efficiency innovation, the project team
kombinasi satu unit Power Bank dan satu unit genset implemented a combination of one power bank unit
untuk menggantikan empat unit genset sebelumnya. and one generator set to replace the previous four
Inovasi ini mampu memenuhi kebutuhan listrik tiga generator sets. This innovation optimally meets
unit tower crane dan direksi keet secara optimal, the electricity needs of three tower cranes and the
sekaligus menekan konsumsi bahan bakar, project office, while reducing fuel consumption,
mengurangi emisi karbon 82%, dan mendukung cutting carbon emissions by 82%, and supporting
komitmen perusahaan terhadap praktik operasional the Company’s commitment to more environmentally
yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. friendly and sustainable operational practices.
4. Inovasi BioSmart Concrete (BSC) pada Proyek 4. BioSmart Concrete (BSC) Innovation in the Solo-
Pembangunan Jalan Tol Solo Yogyakarta. BSC adalah Yogyakarta Toll Road Construction Project. BSC
beton ramah lingkungan dengan penggunaan semen is an eco-friendly concrete with minimal cement
minimum dengan kuat tekan tinggi serta beton ini usage yet high compressive strength; this concrete
mempunyai kemampuan untuk memperbaiki retakan possesses the ability to self-heal cracks without
secara mandiri tanpa intervensi manusia atau self- human intervention—or self-healing concrete—
healing concrete (beton penyembuh diri) dengan with the assistance of microorganisms. BSC
bantuan mikroorganisme. Implementasi BSC dapat implementation can lead to cost and time savings for
berdampak pada penghematan biaya dan waktu concrete repairs. Additionally, the use of fly ash as
untuk repair beton. Di samping itu, penggunaan fly a cement substitute in BSC production contributes
ash sebagai subtitusi semen dalam produksi BSC to reducing carbon emissions.
juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 233
233
Kinerja Sosial
Social Performance
5. Inovasi digital BIMO 2.0 digunakan untuk 5. The BIMO 2.0 digital innovation is used to support an
mendukung alur kerja pengelolaan BIM yang efisien efficient and integrated BIM management workflow.
dan terintegrasi. Selain itu, kebutuhan koordinasi Furthermore, the need for BIM project coordination
dan kolaborasi proyek BIM memerlukan aplikasi and collaboration requires a Common Data
Common Data Environment (CDE) yang terkelola Environment (CDE) app that is managed internally
secara internal dan berkelanjutan. Oleh karena and sustainably. Therefore, the development of BIMO
itu, pengembangan BIMO 2.0 diarahkan sebagai 2.0 is aimed at creating an integrated platform that
platform terintegrasi yang berfungsi sebagai serves as a tool for monitoring BIM implementation,
sarana monitoring implementasi BIM, kolaborasi project collaboration and coordination, and connects
dan koordinasi proyek, serta terhubung dengan with existing internal, web-based, and mobile
aplikasi internal eksisting, berbasis web dan mobile, apps to enhance the effectiveness, efficiency,
guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan tata and governance of BIM at ADHI. In addition to
kelola BIM di ADHI. Selain mendukung peningkatan supporting improved BIM implementation and
implementasi dan kolaborasi BIM, pengembangan collaboration, the development of BIMO 2.0 is
BIMO 2.0 juga diarahkan untuk mendukung integrasi aimed at supporting the integration of the Quality
Sistem Manajemen Mutu (ISO) di lingkungan Management System (ISO) within ADHI through
ADHI melalui penambahan menu ISO terintegrasi. the addition of an integrated ISO menu. This menu
Menu ini dirancang untuk mengelola proses audit, is designed to manage audit processes, evidence,
eviden, dokumen, serta notifikasi dalam satu sistem documents, and notifications within a single
terpadu yang mudah dipantau dan diakses lintas integrated system that is easy to monitor and access
unit kerja. Dengan sistem terpusat, pengelolaan across departments. With a centralized system,
eviden ISO dapat dilakukan secara berkelanjutan, ISO evidence management can be conducted
terdokumentasi dengan baik, dan tersedia secara continuously, well-documented, and available
real time, sehingga pelaksanaan ISO tidak lagi in real time, ensuring that ISO implementation is
bersifat administratif atau reaktif menjelang audit. no longer merely administrative or reactive in the
Implementasi ini mendorong penerapan standar ISO lead-up to audits. This implementation promotes
yang lebih substansial dan terintegrasi dalam proses the adoption of more substantial and integrated
kerja harian, sekaligus memastikan kepatuhan ISO standards within daily work processes, while
terhadap standar ISO menjadi bagian dari budaya ensuring compliance with ISO standards becomes
kerja organisasi, bukan sekadar pemenuhan part of the organization’s work culture, rather than
dokumen saat audit. merely fulfilling documentation requirements
during audits.
6. A D H I M A R K E T I N G E L E K T R O N I K ( A M E L ) 6. ADHI MARKETING ELEKTRONIK (AMEL) is an
merupakan inovasi platform CRM terintegrasi innovative integrated CRM platform that bridges
yang menjembatani seluruh pengguna lintas all users across departments and subsidiaries at PT
departemen dan anak usaha di PT Adhi Karya Adhi Karya (Persero) Tbk. This platform serves as a
(Persero) Tbk. Platform ini berfungsi sebagai central hub for consolidating marketing data within
pusat konsolidasi data pemasaran dalam satu a unified system, making data processing faster,
sistem terpadu sehingga proses pengolahan data more efficient, and standardized. Through AMEL,
menjadi lebih cepat, efisien, dan terstandarisasi. the data presented is more valid and accountable as
Melalui AMEL, data yang disajikan lebih valid dan it avoids redundancy. The platform is also capable
dapat dipertanggungjawabkan karena terhindar dari of generating new insights from data analysis, such
redundansi. Platform ini juga mampu menghasilkan as information on competitors, partners, and project
insight baru hasil analisis data, seperti informasi data supporting RKAP preparation. Additionally, the
competitor, partner, serta data proyek pendukung digitization of analysis and reporting processes
penyusunan RKAP. Selain itu, digitalisasi proses via AMEL drives cost efficiency by reducing
analisis dan pelaporan melalui AMEL mendorong reliance on manual and paper-based processes.
efisiensi biaya dengan mengurangi ketergantungan By optimizing digital marketing business processes,
pada proses manual dan paper-based. Dengan AMEL strengthens the development of a high-value
optimalisasi proses bisnis pemasaran secara strategic database as a source of lessons learned
digital, AMEL memperkuat pembentukan bank data and the foundation for market development analysis
strategis yang bernilai tinggi sebagai sumber lesson for PT Adhi Karya (Persero) Tbk in the future.
learned dan dasar analisis pengembangan pasar PT
Adhi Karya (Persero) Tbk di masa depan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 234
234
Kinerja Sosial
Social Performance
Evaluasi Keamanan Produk dan Jasa Evaluation of Product and Service Safety
terhadap Pelanggan [OJK F.27] for Customers [OJK F.27]
ADHI menjamin bahwa setiap produk yang dihasilkan ADHI guarantees that every product it manufactures
memenuhi standar keamanan dan kualitas yang meets high safety and quality standards, ensuring they
tinggi sehingga aman bagi konsumen dan pengguna. are safe for consumers and users. This guarantee is
Jaminan tersebut didukung oleh proses pabrikasi supported by a manufacturing process that adheres to
yang menerapkan standar keselamatan dan kesehatan occupational safety and health standards in accordance
kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- with applicable laws and regulations. Every stage—from
undangan yang berlaku. Seluruh tahapan, mulai dari licensing and certification to distribution—is strictly
perizinan, sertifikasi, hingga distribusi, dilaksanakan enforced to ensure product safety and reliability. The
secara ketat untuk memastikan keamanan dan Company also ensures that all products produced
keandalan produk. Perseroan juga memastikan bahwa (100%) meet safety standards and relevant regulations,
seluruh produk yang dihasilkan (100%) telah memenuhi and are subject to continuous monitoring and evaluation
standar keselamatan serta regulasi yang relevan, dan to guarantee their quality and safety.
berada dalam pengawasan serta evaluasi berkelanjutan
guna menjamin mutu dan keamanannya.
Dalam rangka melindungi keselamatan pemilik To protect the safety of project owners, customers, and
proyek, pelanggan, serta pemangku kepentingan other stakeholders, ADHI assigns Quality, Health, Safety,
lainnya, ADHI menugaskan petugas Quality, Health, and Environment (QHSE) officers in operational areas to
Safety, and Environment (QHSE) di area operasional provide safety inductions to every visitor. This activity
untuk memberikan safety induction kepada setiap covers the explanation of visitors’ responsibilities,
pengunjung. Kegiatan ini mencakup penyampaian potential risks, and hazards at the worksite, as well
kewajiban pengunjung, potensi risiko dan bahaya di as other important information, such as the location
lokasi kerja, serta informasi penting lainnya, seperti of public facilities, evacuation routes, and assembly
lokasi fasilitas umum, jalur evakuasi, dan titik kumpul. points. This measure is part of the Company’s efforts
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya to support the achievement of the zero-accident target
Perseroan dalam mendukung pencapaian target zero through the consistent implementation of Occupational
accident melalui penerapan Kesehatan dan Keselamatan Health and Safety (OHS).
Kerja (K3) secara konsisten.
Selain itu, ADHI melakukan penilaian dan pengujian Additionally, ADHI conducts quality assessments and
kualitas terhadap setiap produk sebelum proses serah testing on every product prior to handover to customers.
terima kepada pelanggan. Perseroan juga memberikan The Company also provides signage and warnings
penandaan dan peringatan pada area atau fasilitas in areas or facilities with specific risk levels, such as
dengan tingkat risiko tertentu, seperti instalasi high-voltage installations or potential short circuits, to
bertegangan tinggi atau potensi arus pendek, guna minimize safety risks for users.
meminimalkan risiko keselamatan bagi pengguna.
Lebih lanjut, sebagai wujud penerapan tata kelola Furthermore, as a manifestation of good corporate
perusahaan yang baik, ADHI memastikan bahwa governance, ADHI ensures that all products and services
seluruh produk dan layanan yang dihasilkan senantiasa produced consistently comply with Occupational Health
mematuhi ketentuan Keselamatan dan Kesehatan and Safety (OHS) regulations. Throughout 2025, the
Kerja (K3). Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak Company recorded no incidents of non-compliance
mencatat adanya insiden ketidakpatuhan terhadap with the Occupational Safety and Health standards
standar keselamatan dan kesehatan kerja terkait produk regarding the products or services produced, reflecting
maupun jasa yang dihasilkan, yang mencerminkan ADHI’s strong commitment to maintaining safety and
komitmen kuat ADHI dalam menjaga keselamatan dan quality on an ongoing basis.
kualitas secara berkelanjutan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 235
235
Kinerja Sosial
Social Performance
Dampak Produk/Jasa [OJK F.28] Impact of Products/Services [OJK F.28]
Pembangunan infrastruktur melalui berbagai proyek Infrastructure development through various construction
konstruksi, seperti jalan, jembatan, dan bendungan, projects, such as roads, bridges, and dams, plays a
memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan strategic role in driving national economic growth. As
ekonomi nasional. Sebagai perusahaan jasa konstruksi, a construction services company, ADHI is committed
ADHI berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam to actively contributing to infrastructure development
pembangunan infrastruktur di berbagai sektor di across various sectors in Indonesia. Throughout 2025,
Indonesia. Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah the Company has undertaken and completed several
mengerjakan dan menyelesaikan sejumlah proyek projects, including the Construction of Public Schools,
antara lain Pembangunan Sekolah Rakyat, Satuan the Nutrition Fulfillment Service Unit – Package 2, and
Pelayanan Pemenuhan Gizi – Paket 2, dan Irigasi. Irrigation. The implementation of these projects has
Pembangunan proyek tersebut memberikan dampak had a positive impact on the community, including
positif bagi Masyarakat diantaranya peningkatan improved educational quality, enhanced nutritional
kualitas pendidikan, peningkatan asupan gizi, serta intake, and increased food security. The completion
peningkatan ketahanan pangan. Penyelesaian proyek of these projects is expected to contribute to domestic
ini diharapkan dapat berkontribusi ke sasaran-sasaran goals, such as the President’s Asta Cita, as well as
domestik dalam bentuk Asta Cita Presiden, maupun ke global goals like the Sustainable Development Goals.
sasaran-sasaran global serperti Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan.
Di sisi lain, Perseroan menyadari bahwa pelaksanaan On the other hand, the Company recognizes that the
proyek konstruksi berpotensi menimbulkan dampak implementation of construction projects has the potential
lingkungan akibat perubahan bentang alam. Dampak to cause environmental impacts due to changes in
tersebut antara lain berupa deforestasi, pencemaran the landscape. These impacts include deforestation,
air, tanah, dan udara, serta gangguan terhadap habitat water, soil, and air pollution, as well as disturbances
alami. Untuk memitigasi potensi dampak negatif to natural habitats. To mitigate these potential negative
tersebut, ADHI telah menerapkan berbagai upaya impacts, ADHI has implemented various environmental
pengelolaan lingkungan antara lain melalui penanaman management efforts, including tree planting, waste
pohon, pengolahan limbah, serta pemanfaatan kembali treatment, and the reuse of project waste in accordance
limbah proyek sesuai dengan ketentuan yang berlaku. with applicable regulations.
Selain dampak lingkungan, kegiatan konstruksi juga In addition to environmental impacts, construction
berpotensi memengaruhi lahan dan permukiman activities may affect community land and settlements,
masyarakat sehingga memerlukan proses pembebasan necessitating a land acquisition process prior to project
lahan sebelum proyek dilaksanakan. Dalam rangka implementation. To minimize social impacts, the
meminimalkan dampak sosial, pendekatan musyawarah principles of consensus-building through consultation
untuk mufakat dan penerapan solusi yang saling and the application of mutually beneficial solutions
menguntungkan (win-win solution) menjadi prinsip (win-win solutions) are paramount, including, if
utama, termasuk apabila diperlukan opsi pemindahan necessary, options for the relocation and resettlement
dan permukiman kembali masyarakat terdampak. of affected communities. However, as of December 31,
Namun demikian, hingga 31 Desember 2025, tidak 2025, no residents have had to relocate or undergo
terdapat penduduk yang harus berpindah atau menjalani resettlement due to projects undertaken by ADHI, as all
permukiman kembali akibat proyek yang dikerjakan land acquisition processes—including those involving
ADHI, mengingat seluruh proses pembebasan lahan, occupied land—are carried out by the project owners
termasuk yang telah dihuni, dilaksanakan oleh pemilik and fall outside the Company’s authority. [MM1.1] [GRI
proyek dan berada di luar kewenangan Perseroan. G4: CRE7]
[MM1.1] [GRI G4: CRE7]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 236
236
Kinerja Sosial
Social Performance
Lebih lanjut, sebagai wujud tanggung jawab sosial dan Furthermore, as a manifestation of its social and
lingkungan, ADHI menyediakan akses bagi pelanggan, environmental responsibility, ADHI provides access
masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya untuk for customers, the community, and other stakeholders
menyampaikan keluhan atau pengaduan terkait dampak to submit complaints or grievances regarding the
operasional Perseroan. Setiap pengaduan yang diterima Company’s operational impacts. Every complaint
akan ditindaklanjuti secara cepat, transparan, dan received will be followed up promptly, transparently, and
profesional sesuai dengan standar operasional yang professionally in accordance with applicable operational
berlaku, guna memastikan tersedianya solusi yang tepat standards, to ensure the provision of appropriate
serta terjaganya hubungan yang baik dengan seluruh solutions and the maintenance of good relations with
pemangku kepentingan. Adapun penyampaian keluhan all stakeholders. Complaints may be submitted through
dapat dilakukan melalui saluran pengaduan berikut: the following channels:
Call Center ADHI ADHI Call Center
1500 227 1500 227
Website Perseroan: www.adhi.co.id Company Website: www.adhi.co.id
Telepon : +62 21 797 5312, Phone : +62 21 797 5312,
Faksimile : +62 21 797 5311 Fax. : +62 21 797 5311
Email : adhi@adhi.co.id Email : adhi@adhi.co.id
Alamat Surat Menyurat: Mailing Address:
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27 ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27
Jakarta 13630 Jakarta 13630
Selain dampak produk/jasa, pengaduan yang bisa In addition to issues regarding products/services, the
disampaikan kepada Perseroan adalah sebagai berikut: following complaints may be submitted to the Company:
1. Penyalahgunaan wewenang (benturan kepentingan, 1. Abuse of authority (conflicts of interest, bribery,
penyuapan, dan gratifikasi). and gratuities).
2. Penyalahgunaan aset (cash, non cash, dan 2. Misuse of assets (cash, non-cash, and falsification
pemalsuan pengeluaran). of expenses).
3. Pemalsuan laporan (keuangan dan non keuangan/ 3. Falsification of reports (financial and non-financial/
operasional). operational).
Selama tahun 2025, ADHI menerima pengaduan, Throughout 2025, ADHI received complaints,
termasuk dari pelanggan sebanyak 13 laporan yang including 13 reports from customers, all of which had
seluruhnya telah diselesaikan dan ditindaklanjuti sampai been resolved and followed up on by the end of the
dengan akhir tahun pelaporan. reporting year.
Produk yang Ditarik Kembali [OJK F.29] Product Recalls [OJK F.29]
Selama tahun 2025, tidak terdapat produk dan layanan Throughout 2025, no ADHI products or services were
ADHI yang ditarik kembali/ditutup/dibatalkan dengan recalled, discontinued, or canceled for any reason,
alasan apa pun, baik karena pengaduan dari konsumen, whether due to complaints from consumers, regulators,
regulator maupun pemangku kepentingan lainnya . or other stakeholders.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 237
237
Kinerja Sosial
Social Performance
Survei Kepuasan Pelanggan [OJK F.30] Customer Satisfaction Survey [OJK F.30]
Kepuasan pelanggan dan pemberi kerja merupakan Customer and employer satisfaction are top priorities
prioritas utama dalam setiap layanan yang diberikan in every service provided by ADHI. High satisfaction
oleh ADHI. Tingkat kepuasan yang tinggi tidak hanya levels not only reflect the quality of the Company’s
mencerminkan mutu produk dan layanan Perseroan, products and services but also strengthen customer
tetapi juga memperkuat kepercayaan pelanggan dan and employer trust, and contribute to enhancing
pemberi kerja, serta berkontribusi terhadap peningkatan ADHI’s image and reputation in the infrastructure and
citra dan reputasi ADHI di industri infrastruktur construction industry. To measure and ensure the
dan konstruksi. Untuk mengukur dan memastikan achievement of these satisfaction levels, the Company
pencapaian tingkat kepuasan tersebut, Perseroan periodically conducts customer satisfaction surveys,
secara berkala melaksanakan survei kepuasan particularly on projects that have reached a minimum
pelanggan, khususnya pada proyek-proyek yang telah progress level of 50%.
mencapai tingkat progres minimal 50%
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tingkat The measurement results show that the customer
kinerja kepuasan pelanggan mencapai 90.66%, satisfaction rate reached 90.66%, significantly exceeding
yang secara signifikan melampaui target perusahaan the company’s target of 88.75%. This achievement also
sebesar 88.75%. Capaian ini juga berada di atas nilai surpasses the benchmark of 86.25%, confirming that
pembanding sebesar 86.25%, sehingga menegaskan the quality of service provided not only meets internal
bahwa kualitas layanan yang diberikan tidak hanya expectations but also outperforms the benchmark used.
memenuhi ekspektasi internal, tetapi juga unggul Regardless of these results, ADHI remains committed
dibandingkan standar pembanding yang digunakan. to consistently delivering high-quality products and
Terlepas dari hasil tersebut, ADHI tetap berkomitmen services to meet the expectations of all stakeholders,
untuk secara konsisten menghadirkan produk dan particularly customers and employers.
layanan berkualitas tinggi guna memenuhi harapan
seluruh pemangku kepentingan, khususnya pelanggan
dan pemberi kerja.
Bagi ADHI, survei kepuasan pelanggan tidak hanya For ADHI, the customer satisfaction survey serves not
berfungsi sebagai sarana evaluasi, tetapi juga menjadi only as an evaluation tool but also as the foundation
dasar dalam penerapan perbaikan berkelanjutan atas for implementing continuous improvements in product
kualitas produk dan layanan. Dengan secara aktif and service quality. By actively listening to customer
mendengarkan masukan dari pelanggan, Perseroan feedback, the Company continues to strengthen its
terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan position as a competitive, innovative, and trusted
konstruksi yang kompetitif, inovatif, dan terpercaya. construction firm.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 238
238
Kinerja Sosial
Social Performance
Sinergi dan Bertumbuh Bersama Masyarakat
Synergy and Growing with The Community
Keberadaan ADHI sebagai salah satu perusahaan ADHI’s existence as one of Indonesia’s leading
konstruksi terkemuka di Indonesia tidak semata-mata construction companies is not solely focused on
berorientasi pada pencapaian keuntungan. Sebagai profit. As part of a State-Owned Enterprise (SOE),
bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), the Company was established with the noble goal
Perseroan didirikan dengan tujuan luhur untuk turut of actively participating in providing guidance
berperan aktif dalam memberikan bimbingan dan and assistance to economically disadvantaged
bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi entrepreneurs, cooperatives, and communities. In line
lemah, koperasi, serta masyarakat. Sejalan dengan with this objective, ADHI continuously balances its
tujuan tersebut, ADHI senantiasa menyeimbangkan efforts to create economic value with its commitment
upaya penciptaan nilai ekonomi dengan komitmen to empower Micro, Small, and Medium Enterprises
dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, (MSMEs), cooperatives, and communities in the areas
dan Menengah (UMKM), koperasi, serta masyarakat where the Company operates.
di sekitar wilayah operasional Perusahaan.
Peran BUMN dalam pemberdayaan UMKM, koperasi, The role of SOEs in empowering MSMEs, cooperatives,
dan masyarakat diperkuat melalui Peraturan Menteri and communities is strengthened through the Minister
BUMN No. PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan of SOE Regulation No. PER-1/MBU/03/2023 on
Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Special Assignments and Social and Environmental
Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. Regulasi Responsibility Programs of State-Owned Enterprises.
ini mengatur pelaksanaan Program TJSL BUMN This regulation governs the implementation of the SOE
yang mencakup dua program utama yaitu Program CSR Program, which comprises two main programs:
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Program the Micro and Small Business Funding Program
Pendanaan UMK) serta Bantuan dan/atau Kegiatan (MSB Funding Program) and Other Assistance and/or
Lainnya, termasuk Pembinaan. Activities, including Guidance.
Merujuk pada regulasi tersebut, Program Tanggung Referring to this regulation, the SOE Social and
Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN didefinisikan Environmental Responsibility Program is defined as
kegiatan yang merupakan komitmen dan bakti BUMN activities that represent the commitment and dedication
terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan of SOEs to sustainable development by providing
memberikan manfaat pada ekonomi, sosial, lingkungan benefits to the economy, society, environment, and
serta hukum dan tata kelola dengan prinsip yang lebih law and governance with more integrated, targeted,
terintegrasi, terarah, terukur dampaknya serta dapat measurable, and accountable principles, and is part
dipertanggungjawabkan dan merupakan bagian dari of the Company’s business approach. The spirit of
pendekatan bisnis perusahaan. Spirit pelaksanaan implementing the SOE TJSL Program aligns with the
Program TJSL BUMN sejalan dengan ketentuan provisions on Social and Environmental Responsibility
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan sebagaimana stipulated in Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
diatur dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 Companies and Government Regulation of the Republic
tentang Perseroan Terbatas dan Peraturan Pemerintah of Indonesia No. 47 of 2012.
Republik Indonesia No. 47 Tahun 2012.
Sebagai wujud komitmen dalam pemberdayaan As a manifestation of its commitment to empowering
UMKM dan masyarakat, ADHI menerapkan berbagai MSMEs and the community, ADHI implements various
kebijakan strategis antara lain dengan memberikan strategic policies, including providing the widest
kesempatan seluas-luasnya kepada pelaku UMKM possible opportunities for MSME players to act as local
untuk berperan sebagai pemasok lokal barang dan suppliers of goods and services, as well as prioritizing
jasa, serta memprioritaskan perekrutan tenaga kerja dari the recruitment of workers from the local community or
masyarakat lokal atau putra daerah di sekitar wilayah local people around the Company’s operational areas.
operasional Perusahaan.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 239
239
Kinerja Sosial
Social Performance
Dalam laporan ini, masyarakat lokal atau putra daerah In this report, local communities or local residents are
didefinisikan sebagai individu yang berdomisili dan defined as individuals who reside and have an Identity
memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) di provinsi yang Card (KTP) in the same province as the project location
sama dengan lokasi proyek yang dikerjakan ADHI atau being worked on by ADHI or the Company’s operational
lokasi operasional Perusahaan, termasuk Kantor Pusat. location, including the Head Office. Meanwhile, local
Sementara itu, pemasok lokal adalah pelaku usaha suppliers are business actors who reside in and conduct
yang berdomisili dan menjalankan kegiatan usahanya their business activities in the same province as the
di provinsi yang sama dengan lokasi proyek atau ADHI project or operational location, including the
operasional ADHI, termasuk Kantor Pusat. Head Office.
Sepanjang tahun 2025, ADHI menjalin kerja sama Throughout 2025, ADHI collaborated with 477 suppliers
dengan pemasok lokal barang dan jasa sebanyak 477 of local goods and services, an decrease from 828
pemasok, menurun dibandingkan tahun 2024 yang suppliers in 2024. The goods supplied include
tercatat sebanyak 828 pemasok. Barang yang dipasok construction raw materials, such as sand, crushed
meliputi bahan baku konstruksi seperti pasir, batu stone, and cement, while the services provided
pecah, dan semen, sementara jasa yang disediakan include outsourcing, catering, and employee training
antara lain tenaga alih daya, penyediaan katering, serta and development. The number of local employees
pelatihan dan pengembangan karyawan. Adapun jumlah recruited in 2025 was 31,017 people, an decrease from
karyawan putra daerah yang dikaryakan pada tahun the previous year, when 78,018 people were recruited.
tercatat sebanyak 31.017 orang, menurun dibandingkan These employees were recruited as project workers
tahun sebelumnya yang mencapai 78.018 orang. Para through an open selection process and are still required
karyawan tersebut dikaryakan sebagai pekerja proyek to meet the Company’s qualifications. [OJK F.23]
melalui proses seleksi terbuka dan tetap diwajibkan
memenuhi kualifikasi yang ditetapkan oleh Perusahaan.
[OJK F.23]
TJSL dan Pembangunan Berkelanjutan TJSL and Sustainable Development
[GRI 3-3] [IDX ESG S-12] [GRI 3-3] [IDX ESG S-12]
Tuntutan terhadap implementasi Tanggung Jawab Demands for the implementation of Social and
Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi emiten dan Environmental Responsibility (TJSL) for issuers and
perusahaan publik semakin menguat seiring dengan public companies have grown stronger with the
diterbitkannya Peraturan Otoritas Jasa Keuangan issuance of Financial Services Authority Regulation
(POJK) No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan (POJK) No. 51/POJK.03/2017 on the Application of
Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Sustainable Finance for Financial Services Institutions,
Emiten, dan Perusahaan Publik. Peraturan ini berlaku Issuers, and Public Companies. This regulation came
efektif sejak 1 Januari 2020 dan menegaskan kewajiban into effect on January 1, 2020, and emphasizes public
perusahaan publik dalam mendukung penerapan companies’ obligation to support the implementation
keuangan berkelanjutan. Dalam Pasal 8 POJK of sustainable finance. Article 8 of the POJK states
tersebut, dinyatakan bahwa perusahaan publik yang that public companies that are required to implement
diwajibkan melaksanakan TJSL dapat mengalokasikan TJSL may allocate part of their TJSL funds to support
sebagian dana TJSL untuk mendukung kegiatan sustainable finance activities. Based on the technical
keuangan berkelanjutan. Berdasarkan pedoman teknis guidelines for its implementation, sustainable finance
pelaksanaannya, keuangan berkelanjutan bagi emiten for issuers and public companies is broadly defined as
dan perusahaan publik dimaknai secara luas sebagai the integration of sustainable operations that balance
pelaksanaan kegiatan operasional berkelanjutan economic, environmental, and social aspects.
(sustainable operation) yang memperhatikan
keseimbangan aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.
ADHI melaksanakan TJSL melalui Program Tanggung ADHI implements TJSL through the Social and
Jawab Sosial dan Lingkungan. Selain berlandaskan Environmental Responsibility Program. In addition
pada Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang to being based on Law No. 40 of 2007 on Limited
Perseroan Terbatas, pelaksanaan TJSL juga merupakan Liability Companies, the implementation of CSR also
bentuk pemenuhan kewajiban sebagaimana diatur serves to fulfill obligations stipulated in Law No. 25
dalam Undang-Undang No. 25 Tahun 2007 tentang of 2007 on Investment, specifically Article 15, letter b,
Penanaman Modal, khususnya Pasal 15 huruf b, yang which requires every investor to implement corporate
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 240
240
Kinerja Sosial
Social Performance
mewajibkan setiap penanam modal untuk melaksanakan social responsibility. Furthermore, referring to the
tanggung jawab sosial perusahaan. Selanjutnya, Circular Letter of the Financial Services Authority of
mengacu pada Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan the Republic of Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 on
Republik Indonesia No. 16/SEOJK.04/2021 tentang the Form and Content of Annual Reports of Issuers
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan or Public Companies as technical guidelines for
Publik sebagai pedoman teknis pelaksanaan POJK the implementation of POJK Sustainable Finance,
Keuangan Berkelanjutan, pelaksanaan TJSL perlu the implementation of TJSL needs to be linked to
dikaitkan dengan 17 (tujuh belas) Tujuan Pembangunan the 17 Sustainable Development Goals (SDGs) in
Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) Indonesia. This link is disclosed in the Company’s
di Indonesia. Keterkaitan tersebut diungkapkan melalui Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan Perusahaan.
Sejalan dengan ketentuan regulasi terbaru yaitu Peraturan In line with the latest regulatory provisions, namely
Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia the Minister of State-Owned Enterprises Regulation
Nomor PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus of the Republic of Indonesia No. PER-1/MBU/03/2023
dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan on Special Assignments and Social and Environmental
Badan Usaha Milik Negara, ADHI sebagai bagian dari Responsibility Programs of SOEs, ADHI, as part of
BUMN melaksanakan TJSL melalui Program Pendanaan SOEs, implements TJSL through the Micro and Small
Usaha Mikro dan Usaha Kecil (Program Pendanaan Business Funding Program (UMK Funding Program)
UMK) serta Program Pemberian Bantuan dan/atau and the Assistance and/or Other Activities Program,
Kegiatan Lainnya, termasuk Pembinaan. Pelaksanaan including Coaching. The implementation of the SOE
Program TJSL BUMN diarahkan untuk mendukung TJSL Program is directed at supporting the achievement
pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) of the Sustainable Development Goals (SDGs) and
serta berpedoman pada ISO 26000 sebagai panduan is guided by ISO 26000 to make the program more
sehingga implementasi program dapat berlangsung measurable, impactful, and sustainable. The SOE TJSL
secara lebih terukur, berdampak, dan berkelanjutan. program aims to:
Adapun program TJSL BUMN bertujuan untuk:
1. Memberikan kemanfaatan bagi pembangunan 1. Provide benefits for economic development, social
ekonomi, pembangunan sosial, pembangunan development, environmental development, and legal
lingkungan serta pembangunan hukum dan tata and governance development for the company;
kelola bagi perusahaan;
2. Memberikan kontribusi pada penciptaan nilai 2. Contribute to the creation of added value for the
tambah bagi perusahaan dengan prinsip yang company with integrated, targeted, and measurable
terintegrasi, terarah dan terukur dampaknya serta principles that are accountable; and
akuntabel; dan
3. Membina usaha mikro dan usaha kecil agar 3. Foster micro and small businesses to be more
lebih tangguh dan mandiri, serta masyarakat resilient and independent, as well as the communities
sekitar perusahaan. surrounding the company.
Sejalan dengan berbagai ketentuan regulasi yang In line with applicable regulatory provisions, ADHI
berlaku, ADHI melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab carries out the Social and Environmental Responsibility
Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan berorientasi Program. Activities aimed at strengthening community
pada penguatan kepedulian dan ketahanan sosial awareness and social resilience, as well as sustainable
masyarakat, serta pengembangan dan pemberdayaan community development and empowerment, from both
masyarakat secara berkelanjutan, baik dari aspek sosial social and economic perspectives.
maupun ekonomi.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 241
241
Kinerja Sosial
Social Performance
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Community Economic Empowerment
Sepanjang tahun 2025, ADHI melaksanakan Program Throughout 2025, ADHI implemented the Micro and
Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Small Business Funding Program (PUMK) to increase
sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas Usaha the capacity of its partner Micro and Small Businesses
Mikro dan Usaha Kecil (UMKM) mitra binaan agar tumbuh (MSBs) to grow into resilient, independent businesses.
menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Dana program Program funds were disbursed as loans for working
disalurkan dalam bentuk pinjaman yang digunakan capital and/or the procurement of fixed assets to
untuk pembiayaan modal kerja dan/atau pengadaan increase production and sales capacity, as well as for
aset tetap guna meningkatkan kapasitas produksi dan additional short-term loans to meet the funding needs
penjualan, serta pinjaman tambahan yang bersifat of partner businesses.
jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan pendanaan
atas pesanan dari rekanan usaha mitra binaan.
Sejalan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, In line with applicable regulations, the Company has
Perseroan menetapkan plafon pinjaman bagi setiap set a loan ceiling for each partner in the MSME Funding
mitra binaan dalam Program Pendanaan UMK paling Program of up to Rp250,000,000 (two hundred and
tinggi sebesar Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh fifty million rupiah). The administration fee for MSME
juta rupiah). Adapun jasa administrasi atas pinjaman development loans is set at 3% effective per annum
dana pembinaan UMKM ditetapkan sebesar 3% of the initial loan balance for the year. In addition to
(tiga persen) efektif per tahun dari saldo pinjaman providing soft loans, ADHI provides integrated guidance
awal tahun. Selain penyaluran pinjaman lunak, ADHI to its partners, including support for education, training,
juga melaksanakan pembinaan secara terintegrasi and apprenticeships, marketing and promotion, as well
kepada mitra binaan, meliputi dukungan pembiayaan as other activities aimed at increasing the productivity
pendidikan, pelatihan dan pemagangan, pemasaran and competitiveness of its partners. The guidance also
dan promosi, serta kegiatan lain yang bertujuan untuk includes assessment and/or research activities related
meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra to the implementation of the MSME Funding Program.
binaan. Pembinaan juga mencakup kegiatan pengkajian
dan/atau penelitian yang berkaitan dengan pelaksanaan
Program Pendanaan UMK.
Hingga 31 Desember 2025, ADHI telah merealisasikan As of December 31, 2025, ADHI has disbursed PUMK
penyaluran dana PUMK sebesar Rp1.000.000.000 funds amounting to Rp1,000,000,000 through a
melalui mekanisme kerja sama Penyaluran PUMK PUMK Disbursement cooperation mechanism with PT
dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk as the PUMK
sebagai Pengelola Kerja Sama Program PUMK. Jumlah Program Cooperation Manager. The amount of
penyaluran dana dan mitra binaan pada tahun 2025 funds disbursed and the number of partners in 2025
mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024 yang decreased compared to 2024, when the amount was
tercatat sebesar Rp1.400.000.000. Hal itu sejalan recorded at Rp1,400,000,000. This is in line with the
dengan pendekatan Perusahaan untuk mendistribusikan Company’s approach to distribute PUMK funds in
dana PUMK secara bertahap, sesuai dengan kesiapan stages, in accordance with the readiness and needs of
dan kebutuhan target penerima manfaat program/ the program’s target beneficiaries and partners, which
mitra binaan yang merupakan UMK di sekitar daerah are MSMEs in the vicinity of the Company’s operational
operasional perusahaan. areas.
Melalui mekanisme kerja sama penyaluran Program Through the PUMK Program distribution cooperation
PUMK, dana PUMK ADHI dititipkan kepada pengelola mechanism, ADHI’s PUMK funds are entrusted to
kerja sama untuk selanjutnya disalurkan kepada mitra cooperation managers for distribution to fostered
binaan yang telah memenuhi kualifikasi sesuai ketentuan partners who meet the qualifications in accordance
yang berlaku.[GRI 203-1, 203-2, 413-1][OJK F.3] with applicable regulations. [GRI 203-1, 203-2, 413-1]
[OJK F.3]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 242
242
Kinerja Sosial
Social Performance
Pada tahun 2025, Mitra Binaan ADHI yang disalurkan In 2025, ADHI’s fostered partners that are distributed
dengan mekanisme kerja sama dapat dikelompokkan through the cooperation mechanism can be grouped
ke dalam sektor-sektor sebagai berikut: into the following sectors:
Tabel Realisasi Mitra PUMK Kerja Sama Tahun 2025
Table of Realized PUMK Cooperation Partners in 2025
Provinsi Sektor Jumlah Mitra
Province Sector Total Partners
Kalimantan Timur Industri 6
East Kalimantan Industry
Kalimantan Timur Pertanian 11
East Kalimantan Agriculture
Kalimantan Timur Jasa 8
East Kalimantan Services
Kalimantan Timur Perkebunan 4
East Kalimantan Plantation
Kalimantan Timur Peternakan 3
East Kalimantan Livestock
Kalimantan Timur Perdagangan 17
East Kalimantan Trade
Kalimantan Timur Lainnya 4
East Kalimantan Others
Jawa Tengah Perdagangan 23
Central Java Trade
Jawa Tengah Jasa 6
Central Java Services
Jawa Tengah Industri 1
Central Java Industry
Jawa Tengah Pertanian 3
Central Java Agriculture
Jawa Tengah Lainnya 1
Central Java Others
Jawa Tengah Perikanan 1
Central Java Fisheries
Total Mitra 88
Total Partners
Kepedulian terhadap Ketahanan Sosial Concern for Social and Community
dan Masyarakat Resilience
Sebagai wujud kepatuhan terhadap Peraturan Menteri In compliance with Regulation of the Minister of State-
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor Owned Enterprises of the Republic of Indonesia No.
PER-1/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan PER-1/MBU/03/2023 on Special Assignments and Social
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan and Environmental Responsibility Programs of State-
Usaha Milik Negara, serta sebagai bentuk kontribusi Owned Enterprises, and as a form of the Company’s
perusahaan atas pencapaian Tujuan Pembangunan contribution to the achievement of Sustainable
Berkelanjutan, pelaksanaan TJSL ADHI mengacu pada Development Goals, the implementation of ADHI’s TJSL
pilar-pilar utama sebagai berikut: refers to the following main pillars:
1. Sosial, untuk tercapainya pemenuhan hak 1. Social, to achieve the fulfillment of basic human
dasar manusia yang berkualitas secara adil dan rights fairly and equitably, to improve the welfare
setara untuk meningkatkan kesejahteraan bagi of the entire community.
seluruh masyarakat.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 243
243
Kinerja Sosial
Social Performance
2. Lingkungan, untuk pengelolaan sumber daya 2. Environment, for the sustainable management
alam dan lingkungan yang berkelanjutan sebagai of natural resources and the environment as the
penyangga seluruh kehidupan. foundation of all life.
3. Ekonomi, untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi 3. Economic, to achieve quality economic growth
berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja through sustainable employment and business
dan usaha, inovasi, industri, inklusif, infrastruktur opportunities, innovation, industry, inclusiveness,
memadai, energi bersih yang terjangkau dan adequate infrastructure, affordable clean energy,
didukung kemitraan. and supported partnerships.
4. Hukum dan Tata Kelola, untuk terwujudnya 4. Legal and Governance, to realize legal certainty
kepastian hukum dan tata kelola yang efektif, and effective, transparent, accountable, and
transparan, akuntabel dan partisipatif untuk participatory governance to create security,
menciptakan stabilitas keamanan dan mencapai stability, and achieve a state based on law.
negara berdasarkan hukum.
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program To ensure the effective implementation of its Social
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), and Environmental Responsibility (TJSL) program, the
Perseroan secara aktif menjalin komunikasi dan Company actively communicates with and engages
keterlibatan dengan masyarakat di sekitar wilayah communities surrounding its operational areas. Through
operasional. Melalui pendekatan tersebut, ADHI this approach, ADHI obtains relevant information and
memperoleh informasi dan data yang relevan terkait data on community needs, while also identifying
kebutuhan masyarakat, sekaligus mengidentifikasi and formulating solutions to potential obstacles to
serta merumuskan solusi atas potensi kendala yang the implementation of the TJSL program. These
dapat timbul dalam pelaksanaan program TJSL. community engagement efforts align with ADHI’s TJSL
Upaya pelibatan masyarakat ini sejalan dengan prinsip implementation principle, namely ADHI Peduli (ADHI
pelaksanaan TJSL ADHI yaitu ADHI Peduli. [OJK F.23] Cares). [OJK F.23]
Hingga 31 Desember 2025, ADHI merealisasikan As of December 31, 2025, ADHI has realized TJSL
biaya TJSL sebesar Rp2.239.960.299, meningkat costs of Rp2,239,960,299, an increase from the
dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar 2024 realization of Rp2,196,170,279. This increase is
Rp2.196.170.279. Peningkatan ini dipengaruhi oleh influenced by the dynamics of TJSL implementation,
dinamika pelaksanaan TJSL, namun tidak mengubah but does not change the direction and objectives of
arah dan tujuan program TJSL. Dana TJSL tersebut the TJSL program. The CSR funds were distributed
disalurkan melalui empat pilar utama sebagai berikut: through the following four main pillars: [GRI 203-1,
[GRI 203-1, 203-2, 413-1][OJK F.3] 203-2, 413-1][OJK F.3]
Tabel Realisasi Program TJSL Tahun 2023-2025 (Rp juta)
Table of TJSL Program Realization in 2023-2025 (Rp million)
Pilar TPB
2025 2024 2023
SDG Pillar
Pilar Pembangunan Sosial 1.118.367.423 1.131.561.500 1.323.909.000
Social Development Pillar
Pilar Pembangunan Ekonomi 276.901.032 403.051.712 351.892.500
Economic Development Pillar
Pilar Pembangunan Lingkungan 757.112.844 648.397.067 530.000.000
Environmental Development Pillar
Pilar Pembangunan Hukum & Tata Kelola 87.579.000 13.160.000 -
Legal & Governance Development Pillar
Jumlah 2.239.960.299 2.196.170.279 2.205.801.500
Total
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 244
244
Kinerja Sosial
Social Performance
Selanjutnya, program TJSL ADHI dilaksanakan Furthermore, ADHI’s TJSL program aligns with the
dengan mengacu kepada target-target pada Tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). In 2025, the
Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Pada tahun Company has mapped these targets as the focus of
2025 perseroan telah memetakan target tersebut TJSL implementation. Based on this mapping, ADHI’s
untuk menjadi fokus pelaksanaan TJSL. Berdasarkan TJSL program is focused on SDGs No Hunger, Good
pemetaan tersebut, maka program TJSL ADHI Health and Well-Being, Quality Education, Clean Water
difokuskan ke TPB Tanpa Kelaparan, Kehidupan Sehat and Sanitation, Decent Work and Economic Growth,
dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, Air Bersih dan Industry, Innovation, and Infrastructure, Sustainable
Sanitasi Layak, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Cities and Communities, Responsible Consumption and
Ekonomi, Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, Kota dan Production, Life Below Water, as well as Peace, Justice,
Pemukiman yang Berkelanjutan, Konsumsi dan Produksi and Strong Institutions, as shown in the following table:
yang Bertanggung Jawab, Ekosistem Lautan, dan [GRI 203-1, 203-2] [OJK F.23, F.25]
Perdamaian Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh
sebagaimana tabel berikut: [GRI 203-1, 203-2] [OJK
F.23, F.25]
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
Pilar Sosial
Social Pillar
ADHI Mengajar - Pendidikan Indikator TPB 4.7.1, di mana melalui 40.549.600
ITS & UPI Berkualitas program ini ADHI berusaha untuk
ADHI Teaching - Quality meningkatkan pengetahuan mahasiswa
ITS & UPI Education terkait pembangunan berkelanjutan
SDG indicator 4.7.1, where, through
this program, ADHI strives to increase
students' knowledge of sustainable
development.
Bakti Sosial Tanpa Indikator TPB 2.1.1, di mana penyediaan 80.000.000
Ramadhan Kelaparan sembako akan membantu menghilangkan
Ramadan Social Zero Hunger kelaparan di beberapa hari
Service SDG indicator 2.1.1, where the provision
of basic food supplies will help eliminate
hunger in several days.
Khitanan Massal Kehidupan Indikator TPB 3.1 di mana melalui 149.424.753
ADHI Sehat dan pelaksanaan khitanan massal ADHI dapat
ADHI Mass Sejahtera menyediakan fasilitas khitanan untuk
Circumcision Good Health peserta yang terjamin kebersihannya
and Well-Being sehingga dapat mengurangi risiko penyakit.
SDG Indicator 3.1, where, through the
implementation of mass circumcision,
ADHI can provide circumcision facilities for
participants that are guaranteed to be clean,
thereby reducing the risk of disease.
Bantuan Renovasi Pendidikan Indikator TPB 4.2.2, di mana melalui 71.700.000
PAUD Yayasan Al Berkualitas program ini ADHI berusaha untuk
Kamal Ihsan Quality menjamin bahwa semua anak perempuan
Renovation Education dan laki-laki memiliki akses terhadap
Assistance for perkembangan dan pengasuhan anak usia
Al Kamal Ihsan dini, pengasuhan, pendidikan pra-sekolah
Foundation PAUD dasar yang berkualitas, sehingga mereka
siap untuk menempuh pendidikan dasar
SDG Indicator 4.2.2, where, through this
program, ADHI strives to ensure that all
girls and boys have access to quality early
childhood development, care, and pre-
primary education, so that they are ready
for primary education
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 245
245
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
Bantuan Biaya Pendidikan Indikator TPB 4.1. di mana melalui program 114.000.000
Pendidikan Anak Berkualitas ini ADHI berusaha untuk memberikan
Berprestasi Quality bantuan pendidikan berkualitas
Educational Education SDG Indicator 4.1, where, through this
Assistance for program, ADHI strives to provide quality
Outstanding educational assistance
Children
Bantuan Pendidikan Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui 150.000.000
Pembangunan Berkualitas program ini ADHI meningkatkan fasilitas
Ruang Kelas MI Quality pendidikan
Assistance for Education SDG indicator 4.a.1, whereby ADHI
MI Classroom improves educational facilities through
Construction this program.
Bantuan Peternak Tanpa Indikator 2.2 memaksimalkan pelaksanaan 25.000.000
Sapi Perah Kelaparan kebijakan strategi pangan dan gizi dan
Komunal Jombang Zero Hunger ditetapkan Dewan Ketahanan Pangan
Assistance 2015, baik oleh pemerintah, stakeholders,
for Jombang maupun masyarakat.
Communal Dairy Indicator 2.2 maximizes the
Farmers implementation of food and nutrition
strategy policies and was established
by the 2015 Food Security Council, by
the government, stakeholders, and the
community.
Qurban Bersama Tanpa Bagian upaya ADHI untuk berkontribusi 30.000.000
ADHI Kelaparan terhadap TPB indikator 2.1.1, Tanpa
Qurban with ADHI Zero Hunger Kelaparan. Distribusi daging kurban
membantu mencukupi kebutuhan gizi
masyarakat rentan, khususnya dalam
bentuk asupan protein. Ini mendukung
target pengurangan kelaparan dan
kekurangan gizi secara langsung.
Part of ADHI's efforts to contribute to
SDG indicator 2.1.1, No Hunger. The
distribution of sacrificial meat helps
meet the nutritional needs of vulnerable
communities, particularly by providing
protein. This directly supports the goal of
reducing hunger and malnutrition.
Bantuan Bencana Tanpa Bantuan tanggap darurat untuk korban 9.177.500
Banjir Rawajati Kelaparan banjir berkontribusi pada perlindungan
Rawajati Zero Hunger terhadap mata pencaharian masyarakat,
Flood Disaster melalui program ini ADHI membantu
Assistance Masyarakat dalam penyediaan makanan
siap saji. Hal ini selaras dengan Target
2.a yang mendorong investasi dalam
infrastruktur pedesaan dan peningkatan
ketahanan pangan.
Emergency assistance for flood victims
helps protect people's livelihoods.
Through this program, ADHI helps the
community by providing ready-to-eat
meals. This aligns with Target 2.a,
which encourages investment in rural
infrastructure and increased food security.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 246
246
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
Bantuan Bencana Tanpa Bantuan tanggap darurat untuk korban 12.350.000
Banjir Cawang Kelaparan banjir berkontribusi pada perlindungan
Flood Relief Zero Hunger terhadap mata pencaharian masyarakat,
Assistance in melalui program ini ADHI membantu
Cawang Masyarakat dalam penyediaan makanan
siap saji. Hal ini selaras dengan Target
2.a yang mendorong investasi dalam
infrastruktur pedesaan dan peningkatan
ketahanan pangan.
Emergency assistance for flood victims
helps protect people's livelihoods.
Through this program, ADHI helps
communities by providing ready-to-
eat meals. This aligns with Target 2.a,
which encourages investment in rural
infrastructure and increased food security.
Qurban Lazis Tanpa Penyembelihan kurban yang terorganisir 10.000.000
Kahmi Kelaparan mendukung distribusi pangan yang adil
Zero Hunger dan efisien, serta membantu menjaga
stabilitas pasokan protein hewani.
Ini sejalan dengan Target 2.b yang
mendorong kelancaran pasar pangan dan
perdagangan komoditas secara adil.
Organized slaughtering of sacrificial
animals supports fair and efficient food
distribution and helps maintain the stability
of animal protein supplies. This aligns with
Target 2.b, which encourages fair food
markets and commodity trade.
Bantuan Khitanan Kehidupan Indikator TPB 3.1 di mana melalui 25.000.000
Massal Sehat dan pelaksanaan khitanan massal ADHI dapat
Mass Sejahtera menyediakan fasilitas khitanan untuk
Circumcision Good Health peserta yang terjamin kebersihannya
Assistance and Well-Being sehingga dapat mengurangi risiko
penyakit.
SDG Indicator 3.1, where, through the
implementation of mass circumcision,
ADHI can provide circumcision facilities
for participants that are guaranteed to
be clean, thereby reducing the risk of
disease.
Bantuan Bibit Tanpa Indikator TPB 2.3 di mana penguatan 99.000.000
dan Pakan Kelaparan industri perikanan akan meningkatkan
Ikan Kelompok Zero Hunger ketahanan pangan
Budidaya Ikan SDG Indicator 2.3, where strengthening
Andalusia the fishing industry will increase food
Fish Seed and security.
Feed Assistance
for the Andalusia
Fish Farming
Group
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 247
247
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
ADHI Wellness Kehidupan Indikator TPB 3.3, melalui kegiatan 30.000.000
Fair - Bantuan Sehat dan ADHI Wellness Fair, perusahaan
Sembako Sejahtera mengampanyekan program kesehatan
ADHI Wellness Good Health untuk mencegah penyakit akibat kerja
Fair - Basic Food and Well-Being dan penyakit menular, sebagai bentuk
Assistance dukungan terhadap peningkatan
kesehatan karyawan dan pencapaian
tujuan pembangunan berkelanjutan.
SDG Indicator 3.3, through ADHI's
Wellness Fair activities, the Company
promotes health programs to prevent
occupational and infectious diseases, as
a form of support for improving employee
health and achieving sustainable
development goals.
Sertifikasi Mandor Pendidikan Indikator TPB 4.4, di mana melalui 20.115.570
Foreman Berkualitas program ini ADHI membantu
Certification Quality meningkatkan akses pendidikan teknik
Education dan kejuruan
SDG Indicator 4.4, where, through this
program, ADHI helps improve access to
technical and vocational education
Program Pendidikan Indikator TPB 4.5.1, di mana melalui 10.470.000
Kolaborasi TJSL Berkualitas program ini ADHI menjamin kualitas
Ata Modo Quality pendidikan yang inklusif dan merata serta
TJSL Ata Modo Education meningkatkan kesempatan belajar
Collaboration SDG Indicator 4.5.1, where, through this
Program program, ADHI ensures inclusive and
equitable quality education and promotes
lifelong learning opportunities
Srikandi Mengajar Pendidikan Indikator TPB 4.5.1, di mana melalui 35.000.000
& Aksi Sosial Berkualitas program ini ADHI menjamin kualitas
Srikandi Teaching Quality pendidikan yang inklusif dan merata serta
& Social Action Education meningkatkan kesempatan belajar
SDG Indicator 4.5.1, where, through this
program, ADHI ensures inclusive and
equitable quality education and promotes
lifelong learning opportunities
Bantuan Bencana Tanpa Indikator TPB 2.1.1, di mana penyediaan 10.000.000
Alam Sumatera Kelaparan sembako akan membantu menghilangkan
Barat Zero Hunger kelaparan di beberapa hari, dalam hal ini
Natural Disaster khususnya pada saat bencana
Relief in West SDG Indicator 2.1.1, where the provision
Sumatra of basic food supplies will help eliminate
hunger on certain days, particularly during
times of disaster
Perhitungan Pendidikan Indikator TPB 4.a.1, di mana melalui 86.580.000
dampak TJSL Berkualitas program ini ADHI meningkatkan fasilitas
TJSL Impact Quality pendidikan
Assessment Education SDG Indicator 4.a.1, where, through this
program, ADHI improves educational
facilities
Bantuan Bencana Tanpa Indikator TPB 2.1.1, di mana penyediaan 110.000.000
Alam Aceh Kelaparan sembako akan membantu menghilangkan
Natural Disaster Zero Hunger kelaparan di beberapa hari, dalam hal ini
Relief in Aceh khususnya pada saat bencana
SDG Indicator 2.1.1, where the provision
of basic necessities will help eliminate
hunger on certain days, particularly during
disasters
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 248
248
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
Pilar Ekonomi
Economic Pillar
DifabelPreneur Pekerjaan Indikator TBB 8.1 Pertumbuhan PDB Per 54.327.750
pelatihan Layak dan Perkapita & TPB 10.2.1 Proporsi penduduk
kewirausahaan Pertumbuhan yang hidup di bawah 50 persen dari
dan modal usaha Ekonomi median pendapatan, menurut jenis
DifabelPreneur Decent Work kelamin dan penyandang disabilitas.
entrepreneurship and Economic SDG Indicator 8.1 GDP growth per capita
training and Growth & SDG 10.2.1 Proportion of people living
business capital below 50 percent of median income, by
gender and disability status.
ADHI Green - Pekerjaan Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui 75.000.000
Rumah Apung Layak dan program ini ADHI berusaha untuk
ADHI Pertumbuhan meningkatkan pendapatan UMKM dengan
ADHI Green - Ekonomi kegiatan penggunaan rumah apung yang
ADHI Floating Decent Work digunakan untuk fasilitas ekowisata.
House and Economic SDG Indicator 8.1.1 (a), through which
Growth ADHI seeks to increase MSME income by
utilizing floating houses for ecotourism
facilities.
ADHI Green - Pekerjaan Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui 11.960.000
Bazar UMKM Layak dan program ini ADHI berusaha untuk
Sedari Pertumbuhan meningkatkan pendapatan UMKM dengan
ADHI Green - Ekonomi kegiatan bazar UMKM.
Sedari MSME Decent Work SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through this
Bazaar and Economic program, ADHI seeks to increase MSME
Growth income through MSME bazaar activities.
Permohonan Industri, Perbaikan infrastruktur jalan 25.000.000
Pengaspalan Inovasi, dan meningkatkan kondisi jalan nasional serta
Jalan Desa Mandi Infrastruktur akses masyarakat ke fasilitas kesehatan,
Raja Wetan Industry, pendidikan, dan pasar, dan merupakan
Request for Innovation, and upaya perusahaan untuk mendukung TPB
Paving of Mandi Infrastructure 9.1.1(a).
Raja Wetan Village Road infrastructure improvements
Road enhance national road conditions and
community access to health, education,
and market facilities, and are part of the
company's efforts to support SDG 9.1.1(a).
Bantuan Bibit Pekerjaan Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui 31.290.900
dan Pakan Layak dan program ini ADHI berusaha untuk
Ikan Kelompok Pertumbuhan meningkatkan kapasitas UMKM.
Budidaya Ikan Ekonomi SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through
Andalusia Decent Work this program, ADHI strives to increase the
Fish Seed and and Economic capacity of MSMEs
Feed Assistance Growth
for the Andalusia
Fish Farming
Group
Pameran Pekerjaan Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui 51.572.382
INACRAFT Mitra Layak dan program ini ADHI berusaha untuk
Binaan ADHI Pertumbuhan meningkatkan pendapatan UMKM dengan
INACRAFT Ekonomi kegiatan Pameran UMKM.
Exhibition for Decent Work SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through this
ADHI Partners and Economic program, ADHI seeks to increase MSME
Growth income through MSME exhibitions.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 249
249
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
Kegiatan UMKM Pekerjaan Indikator TPB 8.1.1 (a), di mana melalui 27.750.000
Naik Kelas 2025 Layak dan program ini ADHI berusaha untuk
Wilayah DIY Pertumbuhan meningkatkan pendapatan UMKM dengan
MSME Upgrading Ekonomi kegiatan workshop UMKM.
Activities 2025 in Decent Work SDG Indicator 8.1.1 (a), where, through this
the DIY Region and Economic program, ADHI seeks to increase MSME
Growth income through MSME workshops.
Pilar Lingkungan
Environmental Pillar
Bantuan Kota dan Indikator TPB 11.2.1 (a),Proporsi populasi 24.006.000
Pembangunan Pemukiman yang mendapatkan akses yang nyaman
Jembatan Desa yang pada transportasi publik.
Sedari - Kec. Berkelanjutan SDG Indicator 11.2.1 (a), Proportion of
Cibuaya Sustainable population with convenient access to
Assistance for the Cities and public transportation.
Construction of Communities
the Sedari Village
Bridge - Cibuaya
District
Bantuan Kota dan Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi 7.500.000
Pembangunan Pemukiman semua orang terhadap perumahan
Mushola Al yang yang layak, aman dan terjangkau serta
Mu'min Berkelanjutan layanan dasar dan meningkatkan kualitas
Assistance for the Sustainable permukiman kumuh.
Construction of Al Cities and SDG Indicator 11.1 ensures access for all
Mu'min Mosque Communities to adequate, safe, and affordable housing
and basic services and improves the
quality of slum settlements.
Bantuan Kota dan Indikator 1.3.1 (a), di mana melalui program 50.000.000
Pembangunan Pemukiman ini ADHI membantu fasilitas Sarana
Musholla yang prasarana desa.
Baiturrahman Berkelanjutan Indicator 1.3.1 (a), through which ADHI
Assistance for Sustainable assists with village infrastructure facilities.
the Construction Cities and
of Baiturrahman Communities
Mosque
Dakwah Kota dan Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi 10.000.000
Ramadhan Pemukiman semua orang terhadap perumahan
Yayasan PNB yang yang layak, aman dan terjangkau serta
Ramadan Da'wah Berkelanjutan layanan dasar dan meningkatkan kualitas
PNB Foundation Sustainable permukiman kumuh.
Cities and SDG Indicator 11.1 ensures access for all
Communities to adequate, safe, and affordable housing
and basic services, and improves the
quality of slum settlements.
Mudik Bareng Kota dan Indikator TPB 11.1 di mana melalui 108.608.272
ADHI - Mudik Pemukiman pelaksanaan mudik bersama ADHI
Aman Sampai yang membantu menyediakan transportasi yang
Tujuan Berkelanjutan berkualitas dan terjamin keamanannya
Homecoming with Sustainable untuk kegiatan mudik peserta.
ADHI - Travel Cities and SDG Indicator 11.1, where, through the
Safely to Your Communities implementation of joint homecoming
Destination trips, ADHI helps provide quality and
safe transportation for participants'
homecoming activities.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 250
250
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
Renovasi Masjid Kota dan Renovasi masjid sebagai sarana 50.000.000
Al Hikmah Pemukiman ibadah dan pusat kegiatan masyarakat
Renovation of Al yang mendukung terciptanya ruang publik
Hikmah Mosque Berkelanjutan yang inklusif, aman, dan mudah diakses.
Sustainable Hal ini selaras dengan TPB 11.a yang
Cities and mendorong perencanaan wilayah dan kota
Communities yang berkelanjutan serta memperkuat
keterkaitan wilayah perkotaan dan
pedesaan.
Renovating mosques as places of worship
and community activity centers supports
the creation of inclusive, safe, and
accessible public spaces. This aligns with
SDG 11.a, which promotes sustainable
regional and urban planning and
strengthens connections between urban
and rural areas.
Dropbox Konsumsi dan Indikator TPB 12.5.1(a) di mana ADHI 10.204.082
Plasticpay Produksi yang membantu menyediakan fasilitas untuk
Bertanggung daur ulang sampah plastik.
Jawab SDG Indicator 12.5.1(a), where ADHI
Responsible helps provide facilities for plastic waste
Consumption recycling.
and Production
Bantuan Sarana Air Bersih dan Indikator TPB 6.2.1 penyediaan layanan 51.168.040
Air Bersih dan Sanitasi Layak sanitasi yang dikelola secara aman,
Pemberdayaan Clean Water termasuk fasilitas cuci tangan dengan air
Masyarakat and Sanitation dan sabun.
Clean Water SDG Indicator 6.2.1, the provision of safely
Facilities and managed sanitation services, including
Community handwashing facilities with water and
Empowerment soap.
Assistance
Kolaborasi Ekosistem Indikator TPB 14.2.1* program yang 45.000.000
Restorasi Terumbu Lautan bertujuan mengelola dan melindungi
Karang Life Below ekosistem laut dan pesisir secara
Coral Reef Water berkelanjutan.
Restoration SDG Indicator 14.2.1*, programs aimed
Collaboration at sustainably managing and protecting
marine and coastal ecosystems.
Bantuan Mobil Kota dan Bagian dari upaya ADHI untuk 265.626.450
Ambulans Pemukiman menciptakan Desa Berkelanjutan, di
Ambulance yang mana salah satunya adalah penyediaan
Assistance Berkelanjutan ambulans.
Sustainable Part of ADHI's efforts to create
Cities and Sustainable Villages, including the
Communities provision of ambulances.
Bantuan Kota dan Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi 50.000.000
Kemandirian Desa Pemukiman semua orang terhadap perumahan
- Tenda/Tratagan yang yang layak, aman dan terjangkau serta
dan Kursi Berkelanjutan layanan dasar dan meningkatkan kualitas
Village Sustainable permukiman kumuh.
Independence Cities and SDG indicator 11.1 ensures access for all
Assistance - Communities to adequate, safe, and affordable housing
Tents/Tratagan and basic services and improves the
and Chairs quality of slums.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 251
251
Kinerja Sosial
Social Performance
Tabel Program TJSL dan Dukungan terhadap TPB Tahun 2025
Table of TJSL Programs and Support for SDGs in 2025
Pilar dan
Kesesuaian Realisasi
Uraian dengan SDGs Uraian Kegiatan Anggaran
Description Pillar and Activity Description Budget
Alignment Realization
with SDGs
Bantuan Kota dan Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi 60.000.000
Kemandirian Pemukiman semua orang terhadap perumahan
Desa - Lampu yang yang layak, aman dan terjangkau serta
Penerangan Jalan Berkelanjutan layanan dasar dan meningkatkan kualitas
Umum Sustainable permukiman kumuh.
Village Cities and SDG 11.1 indicator guarantees access
Independence Communities for all to adequate, safe, and affordable
Assistance - housing and basic services, and improves
Public Street the quality of slum settlements.
Lighting
Bantuan Kota dan indikator TPB 11.5.3 (a) Kerusakan pada 15.000.000
Kemandirian Desa Pemukiman infrastruktur vital dan (b) jumlah gangguan
- Pengaspalan yang pada layanan dasar, akibat bencana
Jalan Berkelanjutan SDG 11.5.3 indicator (a) Damage to
Village Sustainable vital infrastructure and (b) number of
Independence Cities and disruptions to basic services due to
Assistance - Road Communities disasters
Paving
Renovasi Mushola Kota dan Indikator TPB 11.1 menjamin akses bagi 10.000.000
Ar-Rahman Pemukiman semua orang terhadap perumahan
Renovation of Ar- yang yang layak, aman dan terjangkau serta
Rahman Mosque Berkelanjutan layanan dasar dan meningkatkan kualitas
Sustainable permukiman kumuh.
Cities and SDG 11.1 indicator ensures access for all
Communities to adequate, safe, and affordable housing
and basic services, and improves the
quality of slum settlements.
Pilar Hukum dan Tata Kelola
Legal and Governance Pillar
Wirausaha Perdamaian Indikator TPB 16.3 di mana peningkatan 87.579.000
Berkarya bersama Keadilan dan pemahaman dan kapasitas UMKM terkait
ADHI Kelembagaan legalitas dan hukum diharapkan akan
Empowering yang Tangguh meningkatakan ketaatan mereka terhadap
Entrepreneurs Peace, Justice, hukum tersebut.
with ADHI and Strong SDG indicator 16.3, whereby increased
Institutions understanding and capacity of MSMEs
regarding legality and law is expected to
increase their compliance with the law.
Jumlah 2.239.960.299
Total
Realisasi Program TJSL Tahun 2025 Realization of TJSL Program in 2025
Untuk memastikan pelaksanaan program Tanggung To ensure the implementation of an integrated, targeted,
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang terintegrasi, and measurable Social and Environmental Responsibility
terarah, dan berdampak terukur, ADHI menerapkan (TJSL) program, ADHI applies a selective planning and
proses perencanaan dan kurasi kegiatan TJSL secara curation process for TJSL activities. This approach is
selektif. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan taken to ensure that each implemented program is on
bahwa setiap program yang direalisasikan tepat sasaran target and delivers optimal benefits to stakeholders.
serta memberikan manfaat yang optimal bagi para
pemangku kepentingan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 252
252
Kinerja Sosial
Social Performance
Sejalan dengan ketentuan Peraturan Menteri BUMN, In line with the provisions of the Minister of SOE
ADHI memfokuskan pelaksanaan TJSL pada tiga bidang Regulation, ADHI focuses its TJSL implementation on
utama yaitu Pendidikan, Lingkungan, dan pemberdayaan three main areas: Education, Environment, and Micro,
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selain Small, and Medium Enterprises (MSME) empowerment.
ketiga bidang tersebut, ADHI juga melaksanakan In addition to these three areas, ADHI implements other
program-program lain yang dikelompokkan dalam programs grouped under the Social focus.
fokus Sosial.
Program pada Bidang Lingkungan meliputi kegiatan Environmental programs include environmental
rehabilitasi lingkungan, dukungan desa berkelanjutan, rehabilitation, sustainable village support, and
serta bantuan pengelolaan sampah. Program ini waste management assistance. These programs are
dilaksanakan untuk mengatasi dampak lingkungan, implemented to address environmental impacts, both
baik yang timbul dari aktivitas perusahaan maupun those arising from company activities and to improve
dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan secara overall environmental quality.
keseluruhan.
Adapun pelaksanaan TJSL di Bidang Pendidikan berupa The implementation of CSR in the Education field
ADHI Mengajar, Bantuan Sarana & Prasarana Pendidikan, comprises ADHI Teaching, Assistance for Educational
serta Sertifikasi Mandor. Kegiatan ini merupakan salah Facilities & Infrastructure, and Foreman Certification.
satu upaya ADHI untuk memberikan kontribusi positif These activities are part of ADHI’s efforts to make a
ke pengembangan kualitas SDM di Indonesia melalui positive contribution to the development of human
program TJSL. resource quality in Indonesia through the TJSL program.
Untuk Bidang Pemberdayaan UMKM, ADHI In the MSME Empowerment field, ADHI organizes
menyelenggarakan program Bantuan Pelatihan programs such as MSME Entrepreneurship Training
Kewirausahaan UMKM, Penyaluran Bantuan Modal Assistance, Business Capital Assistance Distribution,
Usaha, Penyertaan Pameran UMKM, dan Pengembangan MSME Exhibition Participation, and MSME Capacity
Kapasitas UMKM. Pelaksanaan program ini menjadi Building. The implementation of this program is one of
salah satu upaya ADHI untuk meningkatkan kontribusi ADHI’s efforts to increase the company’s contribution
perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat to the welfare of the surrounding community through
sekitar melalui pengembangan kapasitas UMKM. MSME capacity building. The MSME empowerment
Dengan adanya program pemberdayaan UMKM program is expected to have a sustainable, positive
diharapkan dapat memberikan dampak positif yang impact on MSMEs and on employees affected by it.
berkelanjutan bagi UMKM itu sendiri, maupun bagi
karyawan-karyawan yang menjadi ikut terdampak
program pemberdayaannya.
Sejalan dengan itu, untuk mengetahui manfaat program In line with this, to determine the benefits of the
TJSL yang dijalankan, ADHI melakukan pengukuran CSR program, ADHI measures the impact of several
dampak terhadap beberapa kegiatan dengan metode activities using the Social Return on Investment
Social Return on Investment (SROI). Evaluasi ini (SROI) method. This evaluation is used as a tool to
digunakan sebagai alat ukur efektivitas program TJSL measure the effectiveness of TJSL programs with the
dengan hasil sebagai berikut: following results:
Program TJSL Nilai SROI
CSR Program SROI Score
Program Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi 3,02
Construction Workforce Certification Program
Program Renovasi Ruang Kelas 3,06
Classroom Renovation Program
Program Pengelolaan Sampah Likupang 4,74
Likupang Waste Management Program
Program Kolaborasi Restorasi Terumbu Karang 1,18
Coral Reef Restoration Collaborative Program
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 253
253
Kinerja Sosial
Social Performance
Melalui pendekatan ini, ADHI berkomitmen untuk terus Through this approach, ADHI is committed to
meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan program continuously improving the effectiveness and
TJSL demi memberikan manfaat yang optimal bagi sustainability of TJSL programs to deliver optimal
masyarakat dan lingkungan. benefits to the community and the environment.
Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi ADHI ADHI Construction Workforce Certification
Peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi Improving the competence of the construction
merupakan faktor penting dalam mewujudkan workforce is an important factor in creating a
industri yang profesional, aman, dan berkualitas. professional, safe, and high-quality industry. Through
Melalui Program Sertifikasi Mandor, ADHI mendukung the Foreman Certification Program, ADHI supports the
peningkatan kapasitas sumber daya manusia konstruksi improvement of construction human resource capacity
melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi resmi. through training and official competency certification.
Program ini ditujukan bagi tenaga kerja konstruksi This program is intended for skilled construction
terampil ataupun mandor dan pekerja lapangan di workers, foremen, and field workers in the Jogja-Bawen
lingkungan proyek Jalan Tol Jogja–Bawen. Program Toll Road project environment. The certification program
sertifikasi mencakup dua skema kompetensi, yaitu covers two competency schemes, namely Level 3
Mandor Konstruksi Jenjang 3 dan Supervisor K3 Construction Foreman and Level 6 Main Construction
Konstruksi Utama Jenjang 6, yang diikuti oleh mandor OHS Supervisor, which are attended by foremen from
dari proyek-proyek ADHI Karya di wilayah Daerah ADHI Karya projects in the Special Region of Yogyakarta
Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Para peserta and Central Java. Participants undergo a nationally
menjalani proses asesmen kompetensi yang diakui recognized competency assessment process as a
secara nasional sebagai standar kualifikasi keahlian standard qualification for construction workers. This
tenaga kerja konstruksi. Program ini dilaksanakan program is carried out in collaboration with the Regional
bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Construction Services Center, the Construction
IV, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Directorate General, and the Ministry of Public Works.
Pekerjaan Umum
Program ini bertujuan memastikan mandor memiliki The program aims to ensure that foremen have the
kemampuan teknis, pemahaman keselamatan kerja, technical skills, understanding of work safety, and
serta profesionalitas sesuai kebutuhan industri. Dengan professionalism required by the industry. With this
adanya sertifikasi ini, diharapkan kualitas pekerjaan certification, it is hoped that the quality of work and
dan daya saing tenaga kerja konstruksi dapat terus competitiveness of construction workers will continue
meningkat. Program ini juga merupakan wujud komitmen to improve. This program is also a manifestation of ADHI
ADHI Karya dalam mendukung pengembangan sumber Karya’s commitment to supporting the development
daya manusia sektor konstruksi serta memberikan nilai of human resources in the construction sector and
tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional providing added value to the communities around the
proyek. Selain meningkatkan keterampilan, sertifikasi project operational areas. In addition to improving
ini diharapkan mampu memperkuat budaya kerja yang skills, this certification is expected to strengthen a
profesional, berstandar mutu, dan berorientasi pada professional work culture that is quality-oriented and
keselamatan kerja. Kegiatan ini merupakan bagian dari focused on work safety. This activity is part of a series
rangkaian kegiatan TJSL ADHI Pintar, yang dilakukan of ADHI Pintar TJSL activities aimed at developing
dalam rangka pengembangan kapasitas komunitas the capacity of the community around ADHI Karya,
sekitar ADHI Karya , dalam hal ini tenaga kerja specifically the construction workforce. Previously,
konstruksi. Sebelumnya ADHI Karya telah melakukan ADHI Karya had carried out this activity in 2024 in
kegiatan ini pada tahun 2024 bekerja sama dengan Balai collaboration with the Regional Construction Office II,
Kerja Konstruksi Wilayah II yang dilaksanakan di Proyek which was implemented at the PUSRI IIIB Palembang
PUSRI IIIB Palembang.Program ini mendukung Tujuan Project. This program supports the 8th Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Tujuan Kedelapan, Development Goal (SDG), namely Decent Work and
yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Economic Growth.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 254
254
Kinerja Sosial
Social Performance
Investasi Infrastruktur dan Dukungan Infrastructure Investment and Service
Layanan [GRI 203-1, 413-1, 413-2] [OJK Support [GRI 203-1, 413-1, 413-2] [OJK
F.23, F.25] F.23, F.25]
Selain melaksanakan program TJSL yang berfokus In addition to implementing CSR programs focused
pada community engagement, ADHI menyadari bahwa on community engagement, ADHI recognizes that
kegiatan operasional Perseroan berpotensi menimbulkan the Company’s operational activities can impact the
dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar, environment and surrounding communities, both
baik dampak positif maupun negatif. Dampak negatif positively and negatively. Negative impacts that may
yang dapat muncul antara lain peningkatan debu akibat arise include increased dust from mobilized project
mobilisasi kendaraan proyek, kerusakan jalan akses, vehicles, damage to access roads, health problems for
gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar, serta surrounding communities, and the diversion of traffic
pengalihan arus lalu lintas ke jalur alternatif. to alternative routes.
Sebagai bentuk mitigasi atas dampak tersebut, ADHI As a form of mitigation for these impacts, ADHI
melaksanakan berbagai kegiatan TJSL yang bersifat carries out various responsive and preventive CSR
responsif dan preventif, antara lain penyiraman jalan di activities, including watering roads in project areas and
area proyek dan jalan lingkungan untuk mengendalikan neighborhood roads to control dust, conducting free
debu, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan health checks and health education for the surrounding
penyuluhan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar, community, and repairing and maintaining community
serta perbaikan dan pemeliharaan akses jalan warga. access roads. In addition, the Company also installs
Selain itu, Perseroan juga melakukan pemasangan speed bumps, periodically cleans and scrubs access
speed bump, pembersihan dan scrubbing jalan akses roads, cleans drainage channels around the project
secara berkala, pembersihan saluran drainase di area, and installs safety signs and information related
sekitar area proyek, serta pemasangan rambu-rambu to project activities.
keselamatan dan informasi terkait kegiatan proyek.
Di samping itu, anak perusahaan ADHI turut Furthermore, ADHI’s subsidiaries implement the
melaksanakan program tanggung jawab sosial dan Social and Environmental Responsibility Program. to
lingkungan baik yang bertujuan untuk mengelola manage operational impacts and increase community
dampak operasional maupun yang bersifat peningkatan involvement and welfare. One of the subsidiaries that
keterlibatan dan kesejahteraan komunitas sekitar. Salah actively implements CSR is PT Adhi Persada Beton
satu anak perusahaan yang aktif melaksanakan CSR (APB), which is engaged in manufacturing. For APB,
adalah PT Adhi Persada Beton (APB), yang bergerak implementing CSR is an important part of its efforts to
di bidang manufaktur. Bagi APB, pelaksanaan CSR manage the impact of its operations and improve the
menjadi bagian penting dalam upaya pengelolaan welfare of communities in its operational areas.
dampak operasi sekaligus peningkatan kesejahteraan
masyarakat di sekitar area operasional.
Pada tahun 2025, APB melaksanakan berbagai kegiatan In 2025, APB carried out various CSR activities
CSR, yang mendukung 4 pilar Tanggung Jawab Sosial supporting the four pillars of SOEs’ Social and
dan Lingkungan (TJSL) BUMN, yaitu sosial, ekonomi, Environmental Responsibility (TJSL): social, economic,
lingkungan, dan hukum. Adapun kegiatan yang telah environmental, and legal. The activities carried
dilaksanakan antara lain: out include:
1. Pilar Sosial: 1. Social Pillar:
a. Health Talk & Sosialisasi K3 di Lingkungan Pabrik a. Health Talks & OHS Awareness Sessions at the
Dalam rangka Bulan K3 Nasional, di wilayah Factory
Pabrik Mojokerto telah dilaksanakan Health As part of National OSH Month, a Health Talk
Talk Penyakit Menular HIV AIDS & TB yang on HIV/AIDS and TB was held at the Mojokerto
dihadiri oleh warga sekitar pabrik. APB Factory, attended by residents living near
berkolaborasi dengan IHC Rumah Sakit Gatoel the facility. APB collaborated with IHC Gatoel
yang menghadirkan tenaga medis untuk Hospital, which provided medical personnel
memberikan edukasi kepada warga. Selain to educate the community. Additionally, in
itu di wilayah Pabrik Margorejo telah diadakan the Margorejo Factory area, an awareness
sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran akan campaign was held to raise awareness of the
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 255
255
Kinerja Sosial
Social Performance
pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja importance of Occupational Safety and Health
(K3) dengan peserta sosialisasi adalah siswa/i (OHS), with participants being students from
SMKN 1 Tempel. SMKN 1 Tempel.
b. APB Care: Beasiswa Karyawan b. APB Care: Employee Scholarships
Ditujukan untuk memberikan kesempatan bagi Designed to provide employees with
karyawan untuk melanjutkan pendidikan formal opportunities to pursue both formal and non-
maupun non-formal. Program ini dirancang formal education. This program is intended to
untuk meningkatkan kompetensi, wawasan, enhance employees’ competencies, knowledge,
serta daya saing karyawan di lingkungan kerja. and competitiveness in the workplace.
c. Berkah Ramadan: Buka Bersama & Santunan c. Ramadan Blessings: Iftar Gathering & Orphan
Anak Yatim Support
Dalam rangka menyambut dan memeriahkan To welcome and celebrate the holy month of
bulan suci Ramadhan 1446 H, APB Ramadan 1446 H, APB organized a joint iftar
menyelenggarakan kegiatan buka puasa and charity event for orphans as an expression
bersama dan santunan anak yatim sebagai of gratitude and an effort to strengthen the
wujud rasa syukur serta upaya memperkuat values of compassion and togetherness amidst
nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah this blessed atmosphere. Adhi Beton warmly
suasana penuh berkah. Adhi Beton dengan welcomed the children from the Al-Kautsar
penuh kehangatan menyambut kehadiran adik- Foundation, who were the honored guests at
adik dari Yayasan Al-Kautsar yang menjadi tamu this event.
utama dalam kegiatan ini.
d. APB Ber-Qurban d. APB Qurban Sacrifice
Adhi Beton berkolaborasi dengan BAKKO Adhi Beton collaborated with BAKKO ADHI
ADHI (Badan Kerohanian dan Keagamaan (ADHI Corporate Spiritual and Religious
Korporat ADHI) dalam pelaksanaan kegiatan Affairs Board) in carrying out the Eid al-Adha
Qurban Idul Adha 1446 Hijriah. APB berhasil Qurban sacrifice for the year 1446 Hijri. APB
menyalurkan total delapan 8 ekor hewan successfully distributed a total of eight sacrificial
qurban yang terdiri dari satu 1 ekor sapi dan animals, consisting of one cow and seven goats,
tujuh 7 ekor kambing yang melibatkan seluruh involving all Adhi Beton employees across
insan Adhi Beton di berbagai unit kerja, mulai various work units, from the headquarters to all
dari kantor pusat hingga seluruh batching batching plants in various operational regions.
plant di berbagai wilayah operasional. Daging The sacrificial meat was distributed to the
qurban didistribusikan kepada masyarakat communities surrounding the workplaces, with
sekitar lingkungan kerja, dengan harapan the hope of providing benefits and strengthening
dapat memberikan manfaat serta mempererat harmonious relationships between the company
hubungan yang harmonis antara perusahaan and the surrounding communities.
dan komunitas sekitar.
e. Kolaborasi: Srikandi Mengajar & Aksi Sosial e. Collaboration: Srikandi Mengajar & Social Action
Srikandi Mengajar & Aksi Sosial - Berbagi Srikandi Mengajar & Social Action - Sharing
untuk Anak-anak Badui merupakan program for the Badui Children is a collaborative
kolaborasi antara Adhi Beton dan Srikandi Adhi program between Adhi Beton and Srikandi
yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Adhi, implemented as an expression of the
dan komitmen perusahaan dalam mendukung company’s concern and commitment to
peningkatan kualitas pendidikan. Kegiatan supporting improvements in educational quality.
ini dilaksanakan di wilayah Badui, Banten, This activity was conducted in the Badui region
dengan tujuan berbagi inspirasi, pengetahuan, of Banten to share inspiration, knowledge,
serta dukungan nyata kepada para siswa di and tangible support with students in the
lingkungan Suku Badui. Badui community.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 256
256
Kinerja Sosial
Social Performance
2. Pilar Ekonomi: 2. Economic Pillar:
a. Pelatihan Roster Beton a. Concrete Mixing Training
APB bersama dengan PT Adhi Karya (Persero) APB, together with PT Adhi Karya (Persero)
Tbk. dan PT Permodalan Nasional Madani Tbk. and PT Permodalan Nasional Madani
(PNM) menyelenggarakan Pelatihan Roster (PNM), organized a Concrete Mixing Training
Beton di Purwakarta pada 11 September 2025. in Purwakarta on September 11, 2025. Under the
Mengusung tema “Manajemen Pengembangan theme “Business Development Management and
Usaha dan Strategi Pemasaran Produk”, Product Marketing Strategies”, this activity aims
kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas to enhance the capacity and competitiveness
dan daya saing pelaku usaha roster di sekitar of concrete mixer operators around the
batching plant Purwakarta melalui pembekalan Purwakarta batching plant through training on
terkait strategi pemasaran guna mendorong marketing strategies to drive sustainable local
pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. economic growth.
3. Pilar Lingkungan: 3. Environmental Pillar:
a. Bantuan Sarana Air Bersih a. Clean Water Infrastructure Assistance
Pada program yang sama dengan Pelatihan As part of the same program as the Concrete
Roster Beton, APB bersama Adhi Karya dan PNM Roster Training, APB, together with Adhi
telah menyalurkan Bantuan Sarana Air Bersih Karya and PNM, has distributed Clean Water
bagi masyarakat sekitar wilayah operasional. Infrastructure Assistance to communities near
Program ini bertujuan meningkatkan akses its operational areas. This program aims to
air bersih melalui pembangunan sumur, improve access to clean water through the
penampungan, tandon, dan fasilitas pendukung construction of wells, reservoirs, storage tanks,
lainnya secara kolaboratif dengan masyarakat and other supporting facilities in collaboration
dan aparat setempat, guna mendukung with local communities and authorities, to
kesehatan, kelestarian lingkungan, serta support health, environmental sustainability,
kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. and social welfare in a sustainable manner.
4. Pilar Hukum: 4. Legal Pillar:
a. Mengikuti Wawasan Kebangsaan LEMHANNAS a. Participating in LEMHANNAS RI National Outlook
RI Program
APB mengikuti program wawasan kebangsaan APB participates in the National Outlook
LEMHANNAS RI sebagai bentuk komitmen Program of LEMHANNAS RI as a demonstration
perusahaan dalam memperkuat kapasitas of the company’s commitment to strengthening
kepemimpinan dan nilai-nilai kebangsaan. leadership capacity and national values.
Kegiatan ini mendukung penguatan tata kelola, These activities support the strengthening of
literasi kebangsaan, serta kolaborasi strategis governance, national literacy, and strategic
antara dunia usaha dan institusi pembangunan collaboration between the business sector
demi terciptanya masyarakat yang berdaya dan and development institutions to create an
berkeadilan sosial. empowered and socially just society.
Selain itu, mengingat karakteristik kegiatan APB di bidang In addition, given the characteristics of APB’s
manufaktur, pelaksanaan TJSL APB mengedepankan manufacturing-sector activities, its CSR implementation
prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Dalam prioritizes the principles of Reduce, Reuse, and Recycle
implementasinya, sejumlah kegiatan TJSL dilakukan (3R). During implementation, several CSR activities were
dengan memanfaatkan sisa material konstruksi, antara carried out using construction waste materials, including
lain pemanfaatan benda uji beton untuk penataan taman concrete test specimens for community parks, dry
warga, pemanfaatan dry sludge sebagai material sludge as road-filling material in villages, and concrete
penimbunan jalan desa, serta pemanfaatan silinder cylinders for the construction of village facilities.
beton untuk pembangunan fasilitas desa.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 257
257
Kinerja Sosial
Social Performance
Sementara itu, sebagai Anak Perusahaan ADHI yang Meanwhile, as a subsidiary of ADHI engaged in Transit
bergerak di bidang Transit Oriented Development, Oriented Development, PT Adhi Commuter Properti Tbk
PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) memiliki (ADCP) has a responsibility to develop and improve the
tanggung jawab untuk pengembangan dan peningkatan welfare of the surrounding community, one of which is
kesejahteraan komunitas lingkungan sekitar yang salah realized through CSR activities. CSR activities carried
satunya direalisasikan melalui kegiatan TJSL. Kegiatan out by ADCP in 2025 include educational assistance,
TJSL yang telah dilakukan ADCP pada tahun 2025 antara donation of business books to the National Library,
lain bantuan pendidikan yang meliputi donasi buku assistance to the Khoiru Ummah Foundation Islamic
bisnis untuk Perpustakaan Nasional, bantuan kepada Boarding School in order to support the activities and
Pondok Pesantren Yayasan Khoiru Ummah dalam rangka operations of the Islamic boarding school, as well as
mendukung kegiatan dan operasional pesantren, serta development and operational support for PAUD and
pembangunan dan dukungan operasional bagi PAUD the poor through the Hidayatullah A’Raf Foundation.
dan kaum dhuafa melalui Yayasan Hidayatullah A’Raf.
Selanjutnya, Anak Perusahaan ADHI yang bergerak Furthermore, ADHI’s subsidiary in the property sector,
di bidang properti, PT Adhi Persada Properti (APP) PT Adhi Persada Properti (APP), consistently implements
secara konsisten melaksanakan program Tanggung Social and Environmental Responsibility (TJSL) programs
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan by prioritizing the management of the company’s
memprioritaskan pengelolaan dampak operasional operational impacts on the environment surrounding
perusahaan terhadap lingkungan sekitar proyek serta its projects and making tangible contributions to the
kontribusi nyata bagi masyarakat luas. Dalam aspek broader community. In the environmental aspect, APP’s
lingkungan, inisiatif program TJSL APP diwujudkan CSR initiatives are realized through tree-planting and
melalui kegiatan penanaman pohon dan penghijauan greening activities around project sites, responsible
di sekitar kawasan proyek, pengelolaan limbah management of construction waste at every stage of
konstruksi secara bertanggung jawab pada setiap development, and the implementation of eco-friendly
tahapan pembangunan, serta penerapan teknologi technologies, such as providing charging facilities for
ramah lingkungan seperti penyediaan fasilitas pengisian electric vehicles. These efforts aim not only to minimize
daya pada kendaraan listrik. Upaya ini tidak hanya environmental impact but also to support the creation
bertujuan meminimalkan dampak lingkungan, tetapi of more sustainable residential areas. From a social
juga mendukung terciptanya kawasan hunian yang perspective, APP implements various community
lebih berkelanjutan. Dari sisi sosial, APP menjalankan empowerment programs designed to improve the
berbagai program pemberdayaan masyarakat yang quality of life and economic self-reliance of residents
dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup dan near the project. These programs include organizing
kemandirian ekonomi warga di sekitar proyek. Program MSME bazaars as part of community activities such as
tersebut antara lain penyelenggaraan bazaar UMKM PoundFit, religious study sessions, and aid for orphans,
dalam rangkaian kegiatan komunitas seperti poundfit, as well as social service activities at the project sites
pengajian dan santunan anak yatim, serta kegiatan currently under construction. By integrating social and
bakti sosial di lokasi proyek yang sedang dibangun. environmental interests into every business activity, APP
Melalui integrasi kepentingan sosial dan lingkungan is committed to creating harmony between business
dalam setiap aktivitas bisnisnya, APP berkomitmen sustainability and community well-being, in line with
menciptakan harmoni antara keberlanjutan usaha dan the principles of sustainable development that form
kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan prinsip the foundation of the company’s growth.
pembangunan berkelanjutan yang menjadi landasan
pertumbuhan perusahaan.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 258
258
Kinerja Sosial
Social Performance
Adapun Anak Perusahaan ADHI yang turut berkontribusi ADHI’s subsidiary, PT ADHI Persada Gedung (APG),
dalam sektor konstruksi, yaitu PT ADHI Persada which contributes to the construction sector, implements
Gedung (APG), melaksanakan berbagai program CSR various CSR programs focused on the sustainability and
yang berfokus pada keberlanjutan dan kesejahteraan well-being of the surrounding community. APG’s CSR
masyarakat sekitar. Inisiatif APG untuk melaksanakan initiatives demonstrate its commitment to improving
program CSR menunjukkan komitmen APG untuk the quality of life of the community as its stakeholders,
dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat selaku while also maintaining the sustainability of the company
pemangku kepentingan perusahaan serta menjaga and the surrounding environment.
keberlanjutan perusahaan dan lingkungan sekitar.
Program-program yang dilaksanakan APG meliputi APG’s programs include the APGreen Program, which
Program APGreen yang mencakup kegiatan pelestarian encompasses environmental conservation and climate
lingkungan hidup dan mitigasi perubahan iklim melalui change mitigation through programs that directly
program-program yang berdampak langsung pada impact the ecosystem and raise collective awareness.
ekosistem dan kesadaran kolektif. Melalui kemitraan Through a strategic partnership with the Seribu Islands
strategis bersama Balai Taman Nasional Kepulauan National Park (TNKpS), APGreen collaborates with
Seribu (TNKpS), APGreen menjalin kerja sama dengan several community-based communities, such as the
sejumlah komunitas masyarakat binaan seperti Rumah Green Literacy House (Rumah Literasi Hijau), Pernitas
Literasi Hijau, Pernitas (Perempuan Pesisir Nusantara), (Perempuan Pesisir Nusantara), and SPKP Samosamo
dan SPKP Samosamo (Sentra Pendidikan Konservasi (Conservation and Production Education Center). This
dan Produksi). Kolaborasi ini memperkuat semangat collaboration strengthens the spirit of participation while
partisipatif, sekaligus memberdayakan kelompok lokal empowering local groups to take concrete action for
dalam aksi nyata pelestarian lingkungan secara inklusif inclusive and sustainable environmental conservation.
dan berkelanjutan. Kegiatannya antara lain: Penanaman Activities include mangrove tree planting, baby coral
Pohon Mangrove, Transplantasi Baby Coral, dan Aksi transplantation, and beach clean-ups.
Beach Clean-up.
Selain itu, terdapat program APG Berbagi menjadi In addition, the APG Berbagi program serves as
wadah bagi Perusahaan dalam menjalankan misi sosial a platform for the Company to carry out its social
dan kemanusiaan untuk meningkatkan taraf hidup and humanitarian mission to improve the lives of
masyarakat, khususnya kelompok rentan dan komunitas the community, especially vulnerable groups and
sekitar wilayah operasional. Melalui pengelompokan communities surrounding its operational areas. Through
ini, APG memastikan bahwa setiap program TJSL tidak this grouping, APG ensures that each TJSL program
hanya memiliki arah yang jelas dan terukur, tetapi juga not only has a clear and measurable direction but is
sejalan dengan nilai-nilai keberlanjutan dan prinsip also aligned with the values of sustainability and the
tanggung jawab sosial perusahaan. Kegiatannya antara principles of corporate social responsibility. Activities
lain: Santunan Anak Yatim, Pemberian Paket Sembako, include: Assistance to Orphans, Distribution of Basic
Pemberian Perlengkapan Sekolah. Food Packages, and Distribution of School Supplies.
Selain melaksanakan berbagai program TJSL In addition to implementing various CSR programs
sebagaimana diuraikan di atas, ADHI secara konsisten as described above, ADHI consistently contributes
berkontribusi melalui pembangunan infrastruktur to infrastructure development that enhances service
yang mendukung peningkatan kualitas layanan di quality across various sectors of community life.
berbagai sektor kehidupan masyarakat. Penyediaan The provision of this infrastructure provides tangible
infrastruktur tersebut memberikan manfaat nyata, benefits, including opening access for previously
antara lain membuka akses bagi masyarakat yang isolated communities through the construction of roads
sebelumnya terisolasi melalui pembangunan jalan dan and bridges, improving the quality of education through
jembatan, meningkatkan kualitas pendidikan melalui the provision of educational facilities, improving the
penyediaan sarana pendidikan, meningkatkan derajat health of the community through the construction of
kesehatan masyarakat melalui pembangunan fasilitas health facilities, and supporting religious life through
kesehatan, serta mendukung kehidupan beragama the provision of adequate worship facilities.
melalui penyediaan sarana ibadah yang layak.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 259
259
Kinerja Sosial
Social Performance
Dalam pelaksanaan program TJSL di bidang In implementing CSR programs in infrastructure
pembangunan infrastruktur, Perseroan menerima development, the Company receives various
berbagai usulan dan proposal dari masyarakat. ADHI suggestions and proposals from the community. ADHI
berupaya mengakomodasi usulan-usulan tersebut strives to accommodate these proposals optimally while
secara optimal dengan tetap menerapkan proses still implementing a selection process to ensure that
seleksi, guna memastikan bahwa program yang the programs implemented are on target and provide
dilaksanakan tepat sasaran dan memberikan manfaat maximum benefits to the community.
yang maksimal bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil evaluasi Perseroan, berbagai Based on the Company’s evaluation, the various
infrastruktur yang dibangun selama periode pelaporan infrastructure projects built during the reporting
merupakan investasi sosial yang memberikan manfaat period are social investments that provide significant
signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat. Sebagian and sustainable benefits to the community. Most of
besar program tersebut merupakan bantuan dari these programs are supported by the Company and are
Perseroan yang dapat dimanfaatkan masyarakat available to the community at no cost (pro bono). As for
tanpa dipungut biaya (pro bono). Adapun pada several commercial programs, such as the construction
beberapa program yang bersifat komersial, seperti of health facilities, the costs incurred by the community
pembangunan fasilitas kesehatan, biaya yang are not part of the Company’s revenue. Overall, ADHI’s
dikeluarkan oleh masyarakat tidak menjadi bagian infrastructure investments have had a positive impact,
dari pendapatan Perseroan. Secara keseluruhan, encouraging community progress and welfare.
investasi infrastruktur yang dilakukan ADHI terbukti
memberikan dampak positif serta mendorong kemajuan
dan kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan Atas Hak-hak Masyarakat Respect for Indigenous Peoples’ Rights
Adat
Dalam pelaksanaan pembangunan dan pengembangan In implementing infrastructure development, ADHI
infrastruktur, ADHI menyadari pentingnya interaksi yang recognizes the importance of harmonious interaction
harmonis serta peran masyarakat adat, khususnya with indigenous peoples, especially those living near
di sekitar lokasi proyek. Oleh karena itu, Perseroan project sites, and the role of indigenous peoples.
secara konsisten melaksanakan kegiatan Tanggung Therefore, the Company consistently carries out Social
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menjangkau and Environmental Responsibility (TJSL) activities that
masyarakat adat di wilayah operasional. Melalui reach out to indigenous peoples in its operational areas.
penerapan TJSL, ADHI berupaya meminimalkan potensi Through the implementation of TJSL, ADHI strives to
dampak negatif dari kegiatan operasional terhadap minimize the potential negative impact of its operational
masyarakat adat, sekaligus memberikan kontribusi activities on indigenous peoples, while also making a
positif melalui peningkatan kesejahteraan dan kualitas positive contribution by improving their welfare and
hidup mereka. Pelaksanaan kegiatan TJSL bagi quality of life. The implementation of TJSL activities for
masyarakat adat mencakup berbagai inisiatif, antara indigenous peoples includes initiatives such as providing
lain pemberian santunan, peningkatan dan perbaikan compensation, improving and repairing facilities, and
fasilitas, serta program-program lain yang mendukung other programs that support the sustainability of their
keberlanjutan kehidupan dan budaya masyarakat adat. lives and culture.
Pengaduan Masyarakat terhadap Dampak Public Complaints Regarding Negative
Negatif yang Ditimbulkan Perseroan Impacts Caused by the Company
ADHI berkomitmen menjalankan kegiatan usaha dengan ADHI is committed to conducting its business activities
mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan in compliance with all applicable laws and regulations
yang berlaku guna memastikan bahwa keberadaan to ensure that the Company’s existence and operations
dan operasional Perseroan tidak menimbulkan dampak do not have a negative impact on the community or the
negatif bagi masyarakat maupun lingkungan. Namun environment. However, the Company recognizes that
demikian, Perseroan menyadari bahwa dalam pelaksanaan during project implementation, certain potential impacts
proyek, terdapat potensi dampak tertentu yang dapat may arise, either directly or indirectly. For example,
muncul, baik secara langsung maupun tidak langsung. construction activities on or adjacent to public roads
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 260
260
Kinerja Sosial
Social Performance
Sebagai contoh, kegiatan konstruksi yang berada di atau can disrupt traffic and affect existing facilities and
berdekatan dengan jalan umum berpotensi menimbulkan infrastructure. [GRI 3-3]
gangguan arus lalu lintas serta berdampak pada sarana
dan infrastruktur yang telah ada sebelumnya. [GRI 3-3]
Sehubungan dengan potensi risiko tersebut, sebelum In relation to these potential risks, before commencing
memulai pelaksanaan proyek, ADHI melakukan koordinasi a project, ADHI coordinates with and obtains permits
dan perizinan dengan pihak atau instansi terkait. Selama from the relevant parties or agencies. During project
pelaksanaan proyek, Perseroan menempatkan personel implementation, the Company assigns supervisory
pengawas serta menerapkan berbagai langkah pengendalian, personnel and implements various control measures,
antara lain pemasangan rambu peringatan, pagar pengaman, including installing warning signs, safety fences, and
dan sarana pendukung lainnya, guna memastikan kegiatan other supporting facilities, to ensure that project activities
proyek berjalan sesuai rencana sekaligus meminimalkan run according to plan while minimizing potential negative
potensi dampak negatif, termasuk risiko kecelakaan akibat impacts, including the risk of accidents caused by traffic
gangguan lalu lintas. Melalui penerapan mekanisme disruptions. By implementing these mechanisms, the
tersebut, Perseroan berupaya mengurangi dampak Company strives to reduce the operational impact on
operasional terhadap masyarakat dan lingkungan. the community and the environment. [GRI 413-2]
[GRI 413-2]
Sejalan dengan komitmen tersebut, sebagai bentuk In line with this commitment, to fulfill its responsibilities
pemenuhan tanggung jawab kepada masyarakat dan to the community and other stakeholders, ADHI provides
pemangku kepentingan lainnya, ADHI menyediakan a complaint mechanism for parties affected by or who
mekanisme pengaduan bagi pihak-pihak yang have complaints related to operational activities or
terdampak atau memiliki keluhan terkait kegiatan project implementation. The Company has opened a
operasional maupun pelaksanaan proyek. Perseroan complaint channel through: [OJK F.24]
membuka saluran pengaduan melalui: [OJK F.24]
Call Center ADHI ADHI Call Center
1500 227 1500 227
Website Perseroan : www.adhi.co.id Company Website: www.adhi.co.id
Telepon : +62 21 797 5312, Telephone : +62 21 797 5312
Faksimile : +62 21 797 5311 Facsimile : +62 21 797 5311
Email : adhi@adhi.co.id Email : adhi@adhi.co.id
Alamat Surat Menyurat : Mailing Address :
Kantor Pusat Head Office
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27 ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27
Jakarta 13630 Jakarta 13630
Per 31 Desember 2025, ADHI menerima pengaduan As of December 31, 2025, ADHI received a total of 13
masyarakat sebanyak 13 pengaduan. Dari pengaduan complaints from the public. All of these complaints have
sebanyak itu, semuanya sudah diselesaikan dengan baik. been resolved well.
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 261
261
Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 [OJK G.4]
List of Disclosures According to POJK 51/2017
No
Nama Indeks Hal.
Indeks
Index Name Page
Index No
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
A.1 Penjelasan Strategi Keberlanjutan 142
Explanation on Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Sustainable Performance Overview
B.1 Aspek Ekonomi 6
Economic Aspect
B.2 Aspek Lingkungan Hidup 6
Environmental Aspect
B.3 Aspek Sosial 7
Social Aspect
Profil Perusahaan
Company Profile
C.1 Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan 36
Vision, Mission, and Sustainability Values
C.2 Alamat Perusahaan 31
Company Address
C.3 Skala Usaha 30, 42,48, 49
Company Scale
C.4 Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan 30,46, 47
Products, Services, and Business Activities
C.5 Keanggotaan pada Asosiasi 67
Membership in Associations
C.6 Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan 59
Significant Changes in the Issuers or Public Company
Penjelasan Direksi
Explanation from the Board of Directors
D.1 Penjelasan Direksi 8
Explanation from the Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
E.1 Penanggungjawab Penerapan Keuangan berkelanjutan 74
The Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
E.2 Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan 82
Competency Development related to Sustainable Finance
E.3 Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan 86
Risk Assessment on Sustainable Finance Implementation
E.4 Hubungan dengan Pemangku Kepentingan 102
Stakeholder Engagement
E.5 Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan 103
Issues in Sustainable Finance Implementation
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
F.1 Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan 107
Activities to Establish a Sustainability Culture
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 262
262
No
Nama Indeks Hal.
Indeks
Index Name Page
Index No
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
F.2 Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan dan 121
Laba Rugi
Targets and Performances Comparison of Production, Portfolio, Financing Target, or Investments, Revenue
and Profit/Loss
F.3 Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen Keuangan 123, 241, 243
atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
Targets and Performances Comparison of Production, Portfolio, Financing Target, or Investments on
Financial Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
F.4 Biaya Lingkungan Hidup 181
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
F.5 Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan 146, 148, 149
Use of Environmentally-Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6 Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan 153, 154, 156
Total Energy Used and their Intensity
F.7 Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan 152
The Efforts and Achievement of Energy Efficiency and Utilization of Renewable Energy
Aspek Air
Water Aspect
F.8 Penggunaan Air 149, 152
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
F.9 Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki 172
Keanekaragaman Hayati
Impacts from Operational Areas that are Near or Located in Conservation Areas or Have Biodiversity
F.10 Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati 172, 173
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11 Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya 159, 160, 161
Amount and Intensity of Emissions Generated by Type (Scope 1, 2, and 3)
F.12 Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan 152, 162
Efforts and Achievements of Emission Reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluents Aspect
F.13 Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis 150, 167
Amount of Waste and Effluents Generated by Type
F.14 Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen 150, 167, 168
Waste and Effluents Management Mechanism
F.15 Tumpahan yang Terjadi (jika ada) 180
Spills That Occur (If Any)
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 263
263
No
Nama Indeks Hal.
Indeks
Index Name Page
Index No
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaints Aspect
F.16 Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan 181
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
F.17 Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan Atas Produk dan/atau Jasa 229
yang Setara Kepada Konsumen
The Financial Services Institution, Issuer, or Public Company’s Commitment to Provide an Equal Service on
Products and/or Services to the Customers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18 Kesetaraan Kesempatan Bekerja 192
Equal Job Opportunity
F.19 Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa 195
Child Labor and Forced Labor
F.20 Upah Minimum Regional 193
Minimum Regional Wage
F.21 Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman 203
Decent and Safe Working Environment
F.22 Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai 196
Training and Development of Employee Competency
Aspek Masyarakat
Community Aspect
F.23 Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar 239, 243,
Operational Impact on the Surrounding Communities 244, 254
F.24 Pengaduan Masyarakat 260
Community Grievance
F.25 Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) 244, 254
Socio-Environment Responsibility Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility on Sustainable Product/Service Development
F.26 Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan 231
Innovation and Development of Sustainable Finance Products/Services
F.27 Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan 234
Safety-Evaluated Products/Services for the Customers
F.28 Dampak Produk/Jasa 235
Impacts of Products/Services
F.29 Jumlah Produk yang Ditarik Kembali 236
Total Recalled Products
F.30 Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan 237
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Finance Products and/or Services
Lain-lain
Others
G.1 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada) 264
Written Verication from an Independent Party (if any)
G.2 Lembar Umpan Balik 265
Feedback Form
G.3 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya 267
Response on the Feedback on the Previous Sustainability Report
G.4 Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa 261
Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik
List of Disclosure per POJK No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable Finance for
Financial Services Institutions, Issuers, and Public Companies
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 264
264 Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G.1] Written Verification by an Independent Party Laporan Keberlanjutan ini belum memperoleh verifikasi This Sustainability Report has not been verified by an dari Penyedia Jasa Assurance (Assurance Services Assurance Services Provider. However, PT ADHI KARYA Provider). Meski demikian, PT ADHI KARYA (Persero) (Persero) Tbk ensures that all information disclosed Tbk memastikan bahwa seluruh informasi yang in this report is presented truthfully, accurately, diungkapkan dalam laporan ini disajikan secara benar, and factually. akurat, dan faktual. Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 265
265
Lembar Umpan Balik [OJK G.2]
FEEDBACK FORM
Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu/ We would like to thank you for taking the time to read the
Saudara yang telah meluangkan waktu untuk membaca 2025 Sustainability Report of PT ADHI KARYA (Persero)
Laporan Keberlanjutan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Tbk. To improve the quality of the Sustainability Report
Tahun 2025. Guna meningkatkan kualitas isi Laporan in the coming years, please complete this Feedback
Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang, kami Form by circling one of the answers and filling in the
mengharapkan kesediaan Bapak/Ibu/Saudara untuk provided blanks.
mengisi Lembar Umpan Balik ini dengan melingkari
salah satu jawaban dan mengisi titik-titik yang
telah disediakan.
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan
lingkungan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk:
This Sustainability Report has provided clear information regarding the economic, social, and environmental
performance of PT ADHI KARYA (Persero) Tbk:
a.Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab
sosial dan lingkungan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk:
This Sustainability Report has provided clear information regarding the fulfillment of PT ADHI KARYA (Persero)
Tbk’s social and environmental responsibilities:
a. Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami:
The content and data in this Sustainability Report are easy to understand:
a.Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap:
The content and data in this Sustainability Report are sufficiently comprehensive:
a.Setuju | Agree b. Tidak Setuju | Disagree c. Tidak tahu | Don’t know
5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
Are the design, layout, graphics, and photos in this Sustainability Report good?
a.Sudah bagus | Good b. Belum bagus | Insufficient c. Tidak tahu | Don’t know
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information in this Sustainability Report is most useful?
..............................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................................
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information in this Sustainability Report do you find least useful?
...............................................................................................................................................................................
...............................................................................................................................................................................
................................................................................................................................................................................
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 266
266
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
Keberlanjutan mendatang?
What information is missing from this Sustainability Report and should be included in future Sustainability Reports?
..............................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................................................
Identitas Pengirim | Sender’s Information:
Nama I Name : ...........................................................................................................................................
Email : ...........................................................................................................................................
HP I Phone : ...........................................................................................................................................
Identifikasi menurut kategori pemangku kepentingan:
Identification by stakeholder category
a. Pelanggan | Customer
b. Pegawai/Organisasi Pegawai | Employee/Employee Organizations
c. Pemegang saham | Shareholder
d. Pemerintah, Regulator, Legislatif | Government, Regulators, Legislators
e. Mitra kerja | Business partner
f. Media massa | Media
g. Masyarakat | Public
h. Lain-lain, sebutkan.............
Others, please specify ………
Mohon lembar umpan balik ini dikirimkan ke:
Please send this feedback form to:
Sekretaris Perusahaan | Corporate Secretary [GRI 2-3]
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower
Jl. MT Haryono No. 27,
Jakarta 13630 - Indonesia
Telp | Phone: +62 21 797 5312
E-mail: adhi@adhi.co.id
Email Informasi | Information Email: corpcomm@adhi.co.id
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 267
267 Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya [OJK G.3] Response to Feedback on The Previous Year’s Report Sepanjang tahun 2025, PT ADHI KARYA (Persero) Throughout 2025, PT ADHI KARYA (Persero) Tbk did Tbk tidak menerima tanggapan dari para pemangku not receive any feedback from stakeholders regarding kepentingan terkait Laporan Keberlanjutan Tahun 2024. the 2024 Sustainability Report. Therefore, this report Oleh karena itu, laporan ini tidak memuat informasi does not contain specific information regarding the secara khusus mengenai tindak lanjut yang dilakukan Company’s follow-up actions on stakeholder feedback. Perusahaan atas tanggapan dari pemangku kepentingan. PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 268
268
Indeks Konten GRI Standard 2025
GRI Standard 2025 Content Index
Pernyataan penggunaan PT ADHI KARYA (Persero) Tbk telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks konten GRI ini untuk
Statement of Use periode 1 Januari 2025-31 Desember 2025 sesuai dengan Standard GRI.
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk has reported the information cited in this GRI content index for the period
January 1, 2025–December 31, 2025, in accordance with the GRI Standards.
GRI 1 GRI 1: Landasan 2021
GRI 1: Foundation 2021
GRI Sektor Standards GRI G4 Pengungkapan Sektor Konstruksi dan Real Estat 2013
GRI Sector Standards GRI G4 Construction and Real Estate Sector Disclosures 2013
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
GRI Pengungkapan 2-1 Detail Organisasi 30, 31, 32, 48
Umum 2021 Organizational details
GRI General
Disclosures 2021 2-2 Entitas yang tercakup dalam 23
pelaporan keberlanjutan organisasi
Entities included in the organization’s
sustainability reporting
2-3 Periode pelaporan, frekuensi dan 21, 23, 27, 266
titik kontak
Reporting period, frequency and
contact point
2-4 Pernyataan ulang informasi 26
Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal 27
External assurance
2-6 Kegiatan, rantai nilai, dan hubungan 30, 31, 46, 48,
bisnis lainnya 49, 55, 59
Activities, value chain and other
business relationships
2-7 Karyawan 49
Employees
2-8 Pekerja yang Bukan Pekerja 54
Langsung
Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola 73
Governance structure and
composition
2-10 Nominasi dan seleksi untuk badan 77
tata kelola tertinggi
Nomination and selection of the
highest governance body
2-11 Pejabat tata kelola tertinggi 73
Chair of the highest governance
body
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 269
269
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
GRI Pengungkapan 2-12 Peran pejabat tata kelola tertinggi 75, 76
Umum 2021 dalam memantau dampak
GRI General manajemen
Disclosures 2021 Role of the highest governance body
in overseeing the management of
impacts
2-13 Pendelegasian tanggung jawab 73,74
untuk mengelola dampak
Delegation of responsibility for
managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi 81
dalam pelaporan keberlanjutan
Role of the highest governance body
in sustainability reporting
2-15 Konflik kepentingan 101
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi keprihatinan kritis 97
Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif badan tata 82
kelola tertinggi
Collective knowledge of the highest
governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola 80
tertinggi
Evaluation of the performance of the
highest governance body
2-19 Kebijakan Remunerasi AR Bab GCG
Remuneration policies hlm. 414
2-20 Proses penentuan remunerasi AR Bab GCG
Process to determine remuneration hlm. 415
2-21 Rasio kompensasi total tahunan 82
Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan tentang strategi 8
pembangunan berkelanjutan
Statement on sustainable
development strategy
2-23 Komitmen kebijakan 59, 86, 94, 100
Policy commitments
2-24 Komitmen dalam menanamkan 87, 95, 100
kebijakan
Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memulihkan dampak 97
negatif
Processes to remediate negative
impacts
2-26 Mekanisme untuk mencari nasihat 96
dan menyampaikan kekhawatiran
Mechanisms for seeking advice and
raising concerns
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 270
270
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
GRI Pengungkapan 2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan 181
Umum 2021 peraturan
GRI General Compliance with laws and
Disclosures 2021 regulations
2-28 Keanggotaan asosiasi 67
Membership associations
2-29 Pendekatan terhadap keterlibatan 102
pemangku kepentingan
Approach to stakeholder
engagement
2-30 Perjanjian perundingan kolektif 200
Collective bargaining agreements
TOPIK MATERIAL
MATERIAL TOPICS
GRI 3: 3-1 Proses untuk menentukan topik 23
Topik Material 2021 material
GRI 3: Process to determine material
Material Topics topics
2021
3-2 Daftar topik material 24
List of material topics
PENGUNGKAPAN STANDAR KHUSUS
SPECIFIC STANDARD DISCLOSURES
TOPIK EKONOMI
ECONOMIC TOPICS
KINERJA EKONOMI
ECONOMIC PERFORMANCE
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 112, 124,
Topik Material 2021 Management of material topics 128
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 201: Kinerja 201-1 Nilai ekonomi langsung yang 122
Ekonomi 2016 dihasilkan dan didistribusikan
GRI 201: Economic Direct economic value generated
Performance 2016 and distributed
201-2 Kewajiban program pensiun 127
manfaat pasti dan program pensiun
lainnya
Financial implications and other
risks and opportunities due to
climate change
201-3 Kewajiban pada program imbalan 128
pasti dan program pensiun lainnya
Defined benefit plan obligations
and other retirement plans
201-4 Bantuan finansial dari pemerintah 128
Financial assistance received from
government
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 271
271
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
KEBERADAAN PASAR
MARKET PRESENCE
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 49, 187
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 202: 202-1 Rasio standar upah karyawan 193
Keberadaan Pasar entry-level berdasarkan jenis
GRI 202: Market kelamin terhadap upah minimum
Presence regional
Ratios of standard entry level
wage by gender compared to local
minimum wage
202-2 Proporsi manajemen senior yang 50
berasal dari masyarakat lokal
Proportion of senior management
hired from the local community
DAMPAK EKONOMI TIDAK LANGSUNG
INDIRECT ECONOMIC IMPACTS
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 239
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur dan 241, 243, 244,
Ekonomi Tidak dukungan layanan 254
Langsung Infrastructure investments and
GRI 203: Indirect services supported
Economic Impacts
203-2 Dampak ekonomi tidak langsung 241, 243, 244
yang signifikan
Significant indirect economic
impacts
PRAKTIK PENGADAAN
PROCUREMENT PRACTICES
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 55
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 204: Praktik 204-1 Proporsi pengeluaran untuk 58
Pengadaan pemasok lokal
GRI 204: Proportion of spending on local
Procurement suppliers
Practices
ANTIKORUPSI
ANTI-CORRUPTION
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 100
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 272
272
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
GRI 205: 205-1 Operasi-operasi yang dinilai 100
Antikorups memiliki risiko terkait korupsi
GRI 205: Anti- Operations assessed for risks
corruption related to corruption
205-2 Komunikasi dan pelatihan tentang 101
kebijakan dan prosedur anti-
korupsi
Communication and training
about anti-corruption policies and
procedures
205-3 Insiden korupsi yang terbukti dan 101
tindakan yang diambil
Confirmed incidents of corruption
and actions taken
TOPIK LINGKUNGAN
ENVIRONMENTAL TOPICS
MATERIAL
MATERIALS
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 132, 134,
Topik Material 2021 Management of material topics 140, 142
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 301: Material 301-1 Material yang digunakan 143
2016 berdasarkan berat atau volume
GRI 301: Materials Materials used by weight or volume
2016
301-2 Material input dari daur ulang yang 145
digunakan
Recycled input materials used
301-3 Produk reclaimed dan material 145
kemasannya
Reclaimed products and their
packaging materials
ENERGI
ENERGY
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 132, 134,
Topik Material 2021 Management of material topics 140, 142, 152,
GRI 3: 154
Material Topics
2021
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam organisasi 153, 154
2016 Energy consumption within the
GRI 302: Energy organization
2016
302-2 Konsumsi energi di luar organisasi 155
Energy consumption outside of the
organization
302-3 Intensitas energi 154, 156
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi 152
Reduction of energy consumption
302-5 Pengurangan pada energi yang 153
dibutuhkan untuk
produk dan jasa
Reductions in energy requirements
of products and services
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 273
273
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
AIR DAN EFLUEN
WATER AND EFFLUENTS
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 132, 134,
Topik Material 2021 Management of material topics 140, 142, 148
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 303: Air dan 303-1 Interaksi dengan air sebagai 148
Efluen 2018 sumber daya bersama
GRI 303: Water and Interactions with water as a shared
Effluents 2018 resource
303-2 Manajemen dampak yang berkaitan 150
dengan pembuangan air
Management of water discharge-
related impacts
303-3 Pengambilan air 149, 152
Water withdrawal
303-4 Pembuangan air 150, 152
Water discharge
303-5 Konsumsi air 152
Water consumption
EMISI
EMISSIONS
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 132, 134,
Topik Material 2021 Management of material topics 140, 142, 152,
GRI 3: 157
Material Topics
2021
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1) langsung 159
2016 Direct (Scope 1) GHG emissions
GRI 305: Emissions
2016 305-2 Emisi Energi GRK (Cakupan 2) 160
Tidak Langsung
Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions
305-3 Emisi GRK (Scope 3) tidak 160
langsung lainnya
Other indirect (Scope 3) GHG
emissions
Intensitas Emisi GRK 161
GHG emissions intensity
305-4 Pengurangan emisi GRK 152, 153, 161
Reduction of GHG emissions
305-5 Emisi zat perusak ozon (ODS) 162
Emissions of ozone-depleting
substances (ODS)
305-6 Nitrogen oksida (NOx), sulfur 162, 163
oksida (SOx), dan emisi udara yang
signifikan lainny
Nitrogen oxides (NOx), sulfur
oxides (SOx), and other significant
air emissions
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 274
274
Pengecualian
Omission
Standard GRI Hlm. Persyaratan
305-7
GRI Standard Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
LIMBAH
WASTE
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 25, 132, 134,
Topik Material 2021 Management of material topics 140, 142, 167,
GRI 3: 170
Material Topics
2021
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan Limbah dan Dampak- 167
2020 dampak yang Signifikan Terkait
GRI 306: Waste Limbah
2020 Waste generation and significant
waste-related impacts
306-2 Pengelolaan Dampak yang 168
Signifikan Terkait Limbah
Management of significant waste-
related impacts
306-3 Timbulan Limbah 167, 168
306-3 Waste generated
306-4 Limbah yang Dialihkan dari 169
Pembuangan Akhir
Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan ke 168, 169
pembuangan akhir
Waste directed to disposal
TOPIK SOSIAL
SOCIAL TOPICS
KEPEGAWAIAN
EMPLOYMENT
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 26, 187, 191, 192
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan baru dan 189, 190
Kepegawaian 2016 pergantian karyawan
GRI 401: New employee hires and employee
Employment 2016 turnover
401-2 Tunjangan yang diberikan 202
kepada karyawan purnawaktu
yang tidak diberikan kepada
karyawan sementara atau
paruh waktu
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
401-3 Cuti melahirkan 201
Parental leave
KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 26, 187, 203
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 275
275
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
GRI 403: 403-1 Sistem Manajemen Kesehatan dan 205, 220
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Keselamatan Kerja Occupational health and safety
2018 management system
GRI 403:
Occupational 403-2 Identifikasi bahaya, penilaian risiko, 212
Health and Safety dan investigasi insiden
2018 Hazard identification, risk
assessment, and incident
investigation
403-3 Layanan Kesehatan Kerja 209, 211, 225
Occupational health services
403-4 Partisipasi, Konsultan, dan 205, 220
Komunikasi Pekerja pada
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Worker participation, consultation,
and communication on
occupational health and safety
403-5 Pelatihan Bagi Pekerja Mengenai 216, 217
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Worker training on occupational
health and safety
403-6 Peningkatan Kualitas Kesehatan 209, 225
Pekerja
Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan Mitigasi 207, 209, 218
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
yang Berdampak Langsung dalam
Hubungan Bisnis
Prevention and mitigation of
occupational health and safety
impacts directly linked by business
relationships
403-8 Pekerja yang Tercakup dalam 205
Sistem Manajemen
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Workers covered by an
occupational health and safety
management system
403-9 Kecelakaan Kerja 223
Work-related injuries
403- Penyakit Akibat Kerja 224
10 Work-related ill health
PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
TRAINING AND EDUCATION
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 26, 187, 200
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 276
276
Pengecualian
Omission
Standard GRI PENGUNGKAPAN Hlm. Persyaratan
GRI Standard DISCLOSURE Page yang
Alasan Penjelasan
Dikecualikan
Reason Explanation
Requirements
Omitted
GRI 404: Pelatihan 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun 196
dan Pendidikan per karyawan
2016 Average hours of training per year
GRI 404: Training per employee
and Education
2016 404-2 Program untuk meningkatkan 196, 199
keterampilan karyawan
dan program bantuan peralihan
Programs for upgrading employee
skills and transition assistance
programs
404-3 Persentase karyawan 200
yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
Percentage of employees receiving
regular performance and career
development reviews
MASYARAKAT LOKAL
LOCAL COMMUNITIES
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 26, 239, 260
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 413: 413-1 Operasi dengan keterlibatan 241, 243, 254
Masyarakat Lokal masyarakat lokal, penilaian
2016 dampak, dan program
GRI 413: Local pengembangan
Communities 2016 Operations with local community
engagement, impact assessments,
and development programs
413-2 Operasi yang secara aktual dan 254, 260
yang berpotensi memiliki dampak
negatif signifikan terhadap
masyarakat lokal
Operations with significant actual
and potential negative impacts on
local communities
PEMASARAN DAN PELABELAN
MARKETING AND LABELING
GRI 3: 3-3 Manajemen topik material 26, 230, 231
Topik Material 2021 Management of material topics
GRI 3:
Material Topics
2021
GRI 417: 417-1 Persyaratan untuk pelabelan dan 230
Pemasaran dan informasi produk dan jasa
Pelabelan 2016 Requirements for product and
GRI 417: Marketing service information and labeling
and Labeling 2016
417-2 Insiden ketidakpatuhan terkait 231
informasi dan pelabelan produk
dan jasa
Incidents of non-compliance
concerning product and service
information and labeling
417-3 Insiden ketidakpatuhan terkait 231
komunikasi pemasaran
Incidents of non-compliance
concerning marketing
communications
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 277
277
GRI G4 PENGUNGKAPAN SEKTOR KONSTRUKSI DAN REAL ESTAT
GRI G4 CONSTRUCTION AND REAL ESTATE SECTOR DISCLOSURES
Indikator Deskripsi Halaman
No.
Indicator Description Page
1 CRE1 Intensitas energi bangunan 154
Building energy intensity
2 CRE2 Intensitas air bangunan 151
Building water intensity
3 CRE3 Intensitas emisi gas rumah kaca bangunan 161
Greenhouse gas emissions intensity from buildings
4 CRE4 Intensitas emisi gas rumah kaca dari kegiatan konstruksi dan pembangunan kembali 161
Greenhouse gas emissions intensity from new construction and redevelopment activity
6 CRE6 Kepatuhan organisasi terhadap implementasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan 204
Kerja (SMK3) dalam memberikan perlindungan kepada karyawan
Percentage of the organization operating in verified compliance with an internationally recognized
health and safety management system
7 CRE7 Jumlah orang yang secara sukarela/tidak sukarela menjalani perpindahan atau permukiman 235
kembali karena lahan/ permukimanya terkena aktivitas pembangunan konstruksi dan real estat
Number of persons voluntarily and involuntarily displaced and/or resettled by development, broken
down by project
8 CRE8 Jenis dan jumlah sertifikasi keberlanjutan, skema peringkat dan pelabelan untuk konstruksi baru, 123, 127
manajemen, pekerjaan dan pembangunan kembali
Type and number of sustainability certification, rating and labeling schemes for new construction,
management, occupation, and redevelopment
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 278
278
Tautan Gri Standar dengan Sustainable
Development Goals (SDGs)
Tautan GRI Standar Dengan Sustainable Development Goals (SDGs)
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk berkomitmen PT ADHI KARYA (Persero) Tbk is committed to
untuk berkontribusi dalam pencapaian Sustainable contributing to the achievement of Sustainable
Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Development Goals (SDGs) in Indonesia. Contributions
Berkelanjutan (TPB) di Indonesia. Kontribusi are conveyed through links between programs/activities
disampaikan melalui tautan antara program/kegiatan in the Company’s Sustainability Report in accordance
dalam Laporan Keberlanjutan Perusahaan sesuai with the GRI Standard with SDGs according to the
dengan GRI Standard dengan SDGs sesuai panduan SDG Compass guidelines issued by GRI, the United
SDG Compass yang diterbitkan oleh GRI, United Nations Global Compact, and the World Business
Nations Global Compact, dan World Business Council Council for Sustainable Development (WBCSD), as in
for Sustainable Development (WBCSD), sebagaimana the table below:
tabel di bawah ini:
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Mengakhiri Penyediaan GRI 201: 201-1 122
Kemiskinan dalam lapangan kerja, Kinerja Nilai ekonomi langsung yang
Segala Bentuk di pendapatan, upah Ekonomi dihasilkan dan didistribusikan
Manapun dan tunjangan Economic Direct economic value generated
End Poverty in All Its karyawan Performance and distributed
Forms Everywhere Provision of
employment, 201-3 128
income, wages, and Kewajiban program pensiun
employee benefits manfaat pasti dan program pensiun
lainnya
Defined benefit plan obligations and
other retirement plans
GRI 202: 202-1 193
Keberadaan Rasio standar upah karyawan entry-
Pasar level berdasarkan jenis kelamin
Market terhadap upah minimum regional
Presence Ratios of standard entry level
wage by gender compared to local
minimum wage
202-2 50
Proporsi manajemen senior yang
berasal dari masyarakat lokal
Proportion of senior management
hired from the local community
GRI 401: 401-1 189, 190
Kepegawaian Perekrutan karyawan baru dan
Employment pergantian karyawan
New employee hires and employee
turnover
401-2 202
Tunjangan yang diberikan kepada
karyawan purnawaktu yang
tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 279
279
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Mengakhiri Pembangunan dan GRI 203: 203-2 241, 243,
Kemiskinan dalam pemberdayaan Dampak Dampak ekonomi tidak langsung 244
Segala Bentuk di masyarakat Ekonomi Tidak yang signifikan
Manapun setempat Langsung Significant indirect economic
End Poverty in All Its Community Indirect impacts
Forms Everywhere development and Economic
empowerment Impacts
Menghilangkan Penyediaan GRI 201: 201-1 122
Kelaparan, Mencapai lapangan kerja, Kinerja Nilai ekonomi langsung yang
Ketahanan Pangan pendapatan, upah Ekonomi dihasilkan dan didistribusikan
dan Gizi yang Baik, dan tunjangan Economic Direct economic value generated
serta Meningkatkan karyawan Performance and distributed
Pertanian Provision of jobs,
Berkelanjutan income, wages, and 201-3 128
End Hunger, employee benefits Kewajiban program pensiun
Achieve Food manfaat pasti dan program pensiun
Security, Improved lainnya
Nutrition and Defined benefit plan obligations and
Promote Sustainable other retirement plans
Agriculture
GRI 202: 202-1 193
Keberadaan Rasio standar upah karyawan entry-
Pasar level berdasarkan jenis kelamin
Market terhadap upah minimum regional
Presence Ratios of standard entry level
wage by gender compared to local
minimum wage
202-2 50
Proporsi manajemen senior yang
berasal dari masyarakat lokal
Proportion of senior management
hired from the local community
GRI 401: 401-1 189, 190
Kepegawaian Perekrutan karyawan baru dan
Employment pergantian karyawan
New employee hires and employee
turnover
401-2 202
Tunjangan yang diberikan kepada
karyawan purnawaktu yang
tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Pembangunan dan GRI 203: 203-2 241, 243,
pemberdayaaan Dampak Dampak ekonomi tidak langsung 244
masyarakat Ekonomi Tidak yang signifikan
setempat Langsung Significant indirect economic
Community Indirect impacts
development and Economic
empowerment Impacts
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 280
280
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Menjamin Kehidupan Komitmen GRI 403: 403-1 205, 220
yang Sehat dan mewujudkan Kesehatan dan Sistem manajemen keselamatan
Meningkatkan lingkungan kerja Keselamatan dan kesehatan kerja
Kesejahteraan yang aman dan Kerja Occupational health and safety
Seluruh Penduduk sehat sesuai prinsip Occupational management system
Semua Usia Kesehatan dan Health and
Ensure Healthy Lives Keselamatan Kerja Safety 403-2 212
and Promote Well- Commitment to Identifikasi bahaya, penilaian risiko,
Being for All Ages creating a safe dan investigasi insiden
and healthy work Hazard identification, risk
environment in assessment, and incident
accordance with investigation
Occupational
Health and Safety 403-3 209, 211,
principles Layanan kesehatan kerja 225
Occupational health services
403-4 205, 220
Partisipasi, konsultasi, dan
komunikasi pekerja tentang
keselamatan dan kesehatan kerja
Worker participation, consultation,
and communication on occupational
health and safety
403-5
Pelatihan bagi pekerja mengenai 216, 217
keselamatan dan kesehatan kerja
Worker training on occupational
health and safety
403-6 209, 225
Peningkatan kualitas kesehatan
pekerja
Promotion of worker health
403-7 207, 209,
Pencegahan dan mitigasi dampak 218
dari keselamatan dan kesehatan
kerja yang secara langsung terkait
hubungan bisnis
Prevention and mitigation of
occupational health and safety
impacts directly linked by business
relationships
403-8 205
Pekerja yang tercakup dalam sistem
manajemen keselamatan dan
kesehatan kerja
Workers covered by an
occupational health and safety
management system
403-9 223
Kecelakaan kerja
Work-related injuries
403-10 224
Penyakit akibat kerja
Work-related ill health
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 281
281
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Menjamin Kualitas Peningkatan GRI 404: 404-1 196
Pendidikan yang kompetensi tanpa Pelatihan dan Rata-rata jam pelatihan per tahun
Inklusif dan Merata membedakan jenis Pendidikan per karyawan
serta Meningkatkan kelamin dan latar and Education Average hours of training per year
Kesempatan Belajar belakang pegawai per employee
Sepanjang Hayat Improving
untuk Semua competencies 404-2 196, 199
Ensure Inclusive without Program untuk meningkatkan
and Equitable discrimination keterampilan karyawan
Quality Education based on gender dan program bantuan peralihan
and Promote or employee Programs for upgrading employee
Lifelong Learning background skills and transition assistance
Opportunities for All programs
404-3 200
Persentase karyawan
yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
Percentage of employees receiving
regular performance and career
development reviews
Mencapai Kesetaraan Rekrutmen pegawai, GRI 401: 401-1 189, 190
Gender dan tunjangan, rasio Kepegawaian Perekrutan karyawan baru dan
Memberdayakan upah, pembiayaan/ Employment pergantian karyawan
Kaum Perempuan pembinaan UMKM New employee hires and employee
turnover
Achieve Gender Employee
Equality and recruitment, 401-2 202
Empower All Women benefits, wage Tunjangan yang diberikan kepada
and Girls ratios, financing/ karyawan purnawaktu yang
support for SMEs tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
GRI 202: 202-1 193
Keberadaan Rasio standar upah karyawan entry-
Pasar level berdasarkan jenis kelamin
Market terhadap upah minimum regional
Presence Ratios of standard entry level
wage by gender compared to local
minimum wage
202-2 50
Proporsi manajemen senior yang
berasal dari masyarakat lokal
Proportion of senior management
hired from the local community
GRI 203: 203-2 241, 243,
Dampak Dampak ekonomi tidak langsung 244
Ekonomi Tidak yang signifikan
Langsung Significant indirect economic
Indirect impacts
Economic
Impacts
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 282
282
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Menjamin Pengelolaan air, GRI 303: Air 303-1 148
Ketersediaan serta efisiensi air, daur dan Efluen Interaksi dengan air sebagai
Pengelolaan Air ulang air limbah, 2018 sumber daya
Bersih dan Sanitasi penyediaan air Water and Bersama
yang Berkelanjutan bersih untuk Effluents 2018 Interactions with water as a shared
untuk Semua masyarakat resource
Ensure Availability Water management,
and Sustainable water efficiency, 303-2 150
Management of wastewater Manajemen dampak yang berkaitan
Water and Sanitation recycling, and clean dengan pembuangan air
for All water supply for Management of water discharge-
communities related impacts
303-3 149, 152
Pengambilan air
Water withdrawal
303-4 150, 152
Pembuangan air
Water discharge
303-5 152
Konsumsi air
Water consumption
GRI 203: 203-1 241, 243,
Dampak Investasi infrastruktur dan 244, 254
Ekonomi Tidak dukungan layanan
Langsung Infrastructure investments and
Indirect services supported
Economic
Impacts
Menjamin Akses Pengelolaan energi GRI 302: 302-1 153, 154
Energi yang secara bijaksana, Energi 2016 Konsumsi energi dalam organisasi
Terjangkau, Andal, termasuk efisiensi Energy 2016 Energy consumption within the
Berkelanjutan dan yang dilakukan organization
Modern untuk Semua Prudent energy
Ensure Access to management, 302-2 155
Affordable, Reliable, including efficiency Konsumsi energi di luar organisasi
Sustainable and measures Energy consumption outside of the
Modern Energy for All organization
302-3 154, 156
Intensitas energi
Energy intensity
302-4 152
Pengurangan konsumsi energi
Reduction of energy consumption
302-5 153
Pengurangan pada energi yang
dibutuhkan untuk produk dan jasa
Reductions in energy requirements
of products and services
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 283
283
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Meningkatkan Penyediaan GRI 201: 201-1 122
Pertumbuhan lapangan kerja, Kinerja Nilai ekonomi langsung yang
Ekonomi yang Inklusif pendapatan, upah Ekonomi dihasilkan dan didistribusikan
dan Berkelanjutan, dan tunjangan Economic Direct economic value generated
Kesempatan Kerja karyawan, serta Performance and distributed
yang Produktif dan pembinaan/
Menyeluruh, serta peningkatan 201-3 128
Pekerjaan yang Layak kapasitas UMKM Kewajiban program pensiun
untuk Semua Job creation, manfaat pasti dan program pensiun
Promote Sustained, income, employee lainnya
Inclusive and wages and Defined benefit plan obligations and
Sustainable benefits, and other retirement plans
Economic Growth, capacity building/
Full and Productive enhancement for
Employment and MSMEs
Decent Work For All
GRI 202: 202-1 193
Keberadaan Rasio standar upah karyawan entry-
Pasar level berdasarkan jenis kelamin
Market terhadap upah minimum regional
Presence Ratios of standard entry level
wage by gender compared to local
minimum wage
202-2 50
Proporsi manajemen senior yang
berasal dari masyarakat lokal
Proportion of senior management
hired from the local community
GRI 401: 401-1 189, 190
Kepegawaian Perekrutan karyawan baru dan
Employment pergantian karyawan
New employee hires and employee
turnover
401-2 202
Tunjangan yang diberikan kepada
karyawan purnawaktu yang
tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 284
284
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Meningkatkan Penyediaan GRI 203: 203-2 241, 243,
Pertumbuhan lapangan kerja, Dampak Dampak ekonomi tidak langsung 244
Ekonomi yang Inklusif pendapatan, upah Ekonomi Tidak yang signifikan
dan Berkelanjutan, dan tunjangan Langsung Significant indirect economic
Kesempatan Kerja karyawan, serta Indirect impacts
yang Produktif dan pembinaan/ Economic
Menyeluruh, serta peningkatan Impacts
Pekerjaan yang Layak kapasitas UMKM
untuk Semua Job creation,
Promote Sustained, income, employee
Inclusive and wages and
Sustainable benefits, and
Economic Growth, capacity building/
Full and Productive enhancement for
Employment and MSMEs
Decent Work For All
Penyediaan GRI 401: 401-1 189, 190
lapangan kerja Kepegawaian Perekrutan karyawan baru dan
beserta hak-hak Employment pergantian karyawan
normatif bagi New employee hires and employee
pekerja turnover
Job creation and
the provision of 401-2 202
statutory rights for Tunjangan yang diberikan kepada
workers karyawan purnawaktu yang
tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Membangun Pembangunan GRI 203: 203-1 241, 243,
Infrastruktur sarana pendidikan, Dampak Investasi infrastruktur dan 244, 254
yang Tangguh, sarana ibadah, Ekonomi Tidak dukungan layanan
Meningkatkan sarana infrastruktur, Langsung Infrastructure investments and
Industri Inklusif dan sarana kesehatan Indirect services supported
Berkelanjutan, serta melalui Program Economic
Mendorong Inovasi TJSL Impacts
Build Resilient Construction
Infrastructure, of educational
Promote Inclusive facilities, places
and Sustainable of worship,
Industrialization, and infrastructure, and
Foster Innovation healthcare facilities
through the TJSL
Program
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 285
285
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Mengurangi Penyediaan GRI 201: 201-1 122
Kesenjangan Intra lapangan kerja, Kinerja Nilai ekonomi langsung yang
dan Antar Negara pendapatan, upah Ekonomi dihasilkan dan didistribusikan
Reduce Inequality dan tunjangan Economic Direct economic value generated
Within and Among karyawan Performance and distributed
Countries Job creation,
revenue, wages, and 201-3 128
employee benefits Kewajiban program pensiun
manfaat pasti dan program pensiun
lainnya
Defined benefit plan obligations and
other retirement plans
GRI 202: 202-1 193
Keberadaan Rasio standar upah karyawan entry-
Pasar level berdasarkan jenis kelamin
Market terhadap upah minimum regional
Presence Ratios of standard entry level
wage by gender compared to local
minimum wage
202-2 50
Proporsi manajemen senior yang
berasal dari masyarakat lokal
Proportion of senior management
hired from the local community
GRI 401: 401-1 189, 190
Kepegawaian Perekrutan karyawan baru dan
Employment pergantian karyawan
New employee hires and employee
turnover
401-2 202
Tunjangan yang diberikan kepada
karyawan purnawaktu yang
tidak diberikan kepada karyawan
sementara atau paruh waktu
Benefits provided to full-time
employees that are not provided to
temporary or part-time employees
Menjadikan Kota dan Pembangunan GRI 203: 203-1 241, 243,
Permukiman Inklusif, sarana dan Dampak Investasi infrastruktur dan 244, 254
Aman, Tangguh dan prasarana untuk Ekonomi Tidak dukungan layanan
Berkelanjutan meningkatkan Langsung Infrastructure investments and
Make Cities and kualitas hidup Indirect services supported
Human Settlements masyarakat melalui Economic
Inclusive, Safe, program TJSL Impacts
Resilient, and Development
Sustainable of facilities and
infrastructure
to improve the
quality of life of the
community through
TJSL programs
Menjamin Pola Pembinaan dan GRI 203: 203-2 241, 243,
Produksi dan peningkatan Dampak Dampak ekonomi tidak langsung 244
Konsumsi yang kapasitas UMKM Ekonomi Tidak yang signifikan
Berkelanjutan melalui program Langsung Significant indirect economic
Ensure Sustainable TJSL Indirect impacts
Consumption and Capacity building Economic
Production Patterns and enhancement Impacts
of MSMEs through
TJSL programs
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 286
286
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Mengambil Tindakan Pengurangan emisi GRI 305: 305-1 159
Cepat untuk sebagai penyebab Emisi Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
Mengatasi Perubahan pemanasan global Emissions Direct (Scope 1) GHG emissions
Iklim dan Dampaknya dan perubahan iklim
Take Urgent Action Emissions reduction 305-2 160
to Combat Climate as a cause of global Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
Change and Its warming and climate langsung
Impacts change Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions
305-3 160
Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
langsung lainnya
Other indirect (Scope 3) GHG
emissions
305-4 161
Intensitas emisi GRK
GHG emissions intensity
305-5 152, 153, 161
Pengurangan emisi GRK
Reduction of GHG emissions
305-6 162
Emisi zat perusak ozon (ODS)
Emissions of ozone-depleting
substances (ODS)
305-7 162, 163
Nitrogen Oksida (NOX), sulfur
oksida (SOX), dan emisi udara
signifikan lainnya
Nitrogen oxides (NOx), sulfur
oxides (SOx), and other significant
air emissions
Penanaman pohon GRI 203: 203-2 241, 243,
melalui program Dampak Dampak ekonomi tidak langsung 244
TJSL Ekonomi Tidak yang signifikan
Tree planting Langsung Significant indirect economic
through the TJSL Indirect impacts
program Economic
Impacts
Melestarikan dan Penjagaan GRI 203: 203-2 241, 243,
Memanfaatkan ekosistem melalui Dampak Dampak ekonomi tidak langsung 244
Secara Berkelanjutan penanaman Ekonomi Tidak yang signifikan
Sumber Daya mangrove di pesisir Langsung Significant indirect economic
Kelautan dan pantai melalui Indirect impacts
Samudera untuk program TJSL Economic
Pembangunan Ecosystem Impacts
Berkelanjutan conservation
Conserve and through mangrove
Sustainably Use the planting along the
Oceans, Seas and coast via the TJSL
Marine Resources program
for Sustainable
Development
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 287
287
Kesesuaian
Bahasan dalam dengan GRI
Tujuan Laporan Standar Pengungkapan Halaman
Logo
Goals Discussion in the Compliance Disclosure Page
Report with GRI
Standards
Melindungi, Pengelolaan emisi GRI 305: 305-1 159
Merestorasi dan sebagai penyebab Emisi Emisi GRK (Cakupan 1) langsung
Meningkatkan pemanasan global Emissions Direct (Scope 1) GHG emissions
Pemanfaatan dan perubahan iklim
Berkelanjutan Management of 305-2 160
Ekosistem Daratan, emissions as a Emisi energi GRK (Cakupan 2) tidak
Mengelola Hutan cause of global langsung
Secara Lestari, warming and climate Energy indirect (Scope 2) GHG
Menghentikan change emissions
Penggurunan,
Memulihkan 305-3 160
Degradasi lahan, Emisi GRK (Cakupan 3) tidak
serta Menghentikan langsung lainnya
Kehilangan Other indirect (Scope 3) GHG
Keanekaragaman emissions
Hayati
Protect, Restore and 305-4 161
Promote Sustainable Intensitas emisi GRK
Use of Terrestrial GHG emissions intensity
Ecosystems,
Sustainably Manage 305-5 152, 153, 161
Forests, Combat Pengurangan emisi GRK
Desertification, and Reduction of GHG emissions
Halt and Reverse
Land Degradation 305-6 162
and Halt Biodiversity Emisi zat perusak ozon (ODS)
Loss Emissions of ozone-depleting
substances (ODS)
305-7 162, 163
Nitrogen Oksida (NOX), sulfur
oksida (SOX), dan emisi udara
signifikan lainnya
Nitrogen oxides (NOx), sulfur
oxides (SOx), and other significant
air emissions
Pengelolaan GRI 303: 303-2 150
air limbah agar Air dan Manajemen dampak yang berkaitan
tidak mencemari Efluen 2018 dengan pembuangan air
lingkungan Water and Management of water discharge-
Wastewater Effluents 2018 related impacts
management
to prevent 303-4 150, 152
environmental Pembuangan air
pollution Water discharge
Pengelolaan GRI 306: 306-1 167
limbah agar Limbah Timbulan limbah dan dampak
tidak mencemari Waste signifikan terkait limbah
lingkungan Waste generation and significant
Waste management waste-related impacts
to prevent
environmental 306-2 168
contamination Pengelolaan dampak yang
signifikan terkait limbah
Management of significant waste-
related impacts
306-3 167, 168
Timbulan limbah
Waste generated
306-4 169
Limbah yang dialihkan dari
pembuangan akhir
Waste diverted from disposal
306-5 168, 169
Limbah yang dikirimkan ke
pembuangan akhir
Waste directed to disposal
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk Sustainability Report 2025
Page 288
288
Keselarasan Laporan Keberlanjutan/Tahunan
dengan Metrik ESG IDX 2024
Alignment of The Sustainability Report with IDX ESG Metrics 2024
Halaman di
Laporan Keberlanjutan/
Kinerja Kode Nama Metrik
Tahunan
Performance Code Metric Name
Page in Sustainability/
Annual Report
Lingkungan E-01 Laporan emisi gas rumah kaca 164
Environmental Greenhouse gas emissions report
E-02 Intensitas emisi gas rumah kaca 161
Greenhouse gas emissions intensity
E-03 Konsumsi Energi listrik 153
Electricity consumption
E-04 Konsumsi air 149
Water consumption
E-05 Limbah yang dihasilkan 167, 168, 169
Waste generated
E-06 Komitmen perusahaan untuk mencapai target Net Zero Emission 157
Company commitment to achieving Net Zero Emissions
E-07 Komitmen perusahaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca 157
Company commitment to reducing greenhouse gas emissions
Sosial S-01 Kesetaraan gender 54
Social Gender equality
S-02 Pegawai berdasarkan gender dan kelompok umur 52, 53
Employees by gender and age group
S-03 Tingkat pergantian pegawai 191
Employee turnover rate
S-04 Jumlah pegawai sementara 55
Number of temporary employees
S-05 Pelatihan dan pengembangan pegawai 198
Employee training and development
S-06 Jumlah kecelakaan kerja 224
Number of workplace accidents
S-07 Jumlah kejadian pelanggaran hak asasi manusia 194
Number of human rights violation incidents
S-08 Kebijakan pelecehan seksual dan/atau non-diskriminasi 194
Sexual harassment and/or non-discrimination policy
S-09 Kebijakan mengenai hak asasi manusia 194
Human rights policy
S-10 Kebijakan pekerja anak dan/atau pekerja paksa 195
Child labor and/or forced labor policy
S-11 Kebijakan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja serta lingkungan 203
kerja yang aman dan layak diberikan kepada seluruh karyawan
Occupational health and safety policy and provision of a safe and
decent working environment for all employees
S-12 Corporate Social Responsibility 239
Corporate Social Responsibility (CSR)
Tata Kelola G-01 Keberagaman manajemen dan independensi 77
Governance Management diversity and independence
G-02 Total kehadiran Direksi dan Komisaris ke rapat Dewan 79
Total attendance of the Board of Directors and Board of Commissioners
at Board meetings
G-03 Kebijakan pemisahan Chairman of The Board dan CEO 73
Policy on separation of the Chairman of the Board and CEO roles
G-04 Kebijakan penilaian dewan direksi dan komisaris 80
Board of Directors and Board of Commissioners evaluation policy
G-05 Kebijakan pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris 82
Training policy for the Board of Directors and Board of Commissioners
G-06 Kriteria khusus pemilihan Dewan 77
Specific criteria for Board selection
G-07 Kode etik dan/atau antikorupsi 100
Code of ethics and/or anti-corruption policy
G-08 Kebijakan perlakuan adil terhadap pemegang saham 74
Policy on fair treatment of shareholders
G-09 Pencegahan konflik kepentingan 101
Conflict of interest prevention
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Page 289
Page 290
290
Kinerja Sosial
Social Performance
#BeyondConstruction
2025
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Beyond Construction:
Sustaining Value, Strengthening Impact
Melampaui Konstruksi: Menjaga Nilai, Memperkuat Dampak
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Kantor Pusat | Head Office
PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
ADHI Tower Jl. MT Haryono No. 27
Jakarta 13630
P. +62 21 797 5312
E. adhi@adhi.co.id www.adhi.co.id www.adhi.co.id
Laporan Keberlanjutan 2025 PT ADHI KARYA (Persero) Tbk
Names mentioned 158 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Financial Services Authority
p.21 ×2
unresolved
org
PT ADHI KARYA Provider
p.27
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.29 ×2
unresolved
org
Ministry of State-Owned Enterprises
p.29
unresolved
org
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik
p.30
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.30
unresolved
org
Menteri Kehakiman No. Y.A.
p.30
unresolved
org
Minister of Public Works and Electricity Decree
p.30
unresolved
person
Kartini Muljadi
· Notaris
p.30 ×2
unresolved
org
Minister of Justice
p.30 ×2
unresolved
org
Minister of Justice Decree No. Y.A.
p.30
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.30
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.30 ×2
unresolved
org
PT Adhi Persada Properti
p.31 ×3
unresolved
org
PT Adhi Persada
p.31 ×4
unresolved
org
PT Adhi Persada Beton
p.31 ×5
unresolved
org
PT Dumai Tirta Persada
p.31 ×4
unresolved
org
PT Jalintim Adhi Abipraya
p.31 ×4
unresolved
org
PT Adhi Jalintim Riau
p.31 ×3
unresolved
org
PT Trans-Pacific Petrochemicals Indotama
p.31 ×2
unresolved
org
PT Perusahaan Air Indonesia Amerika
p.31 ×2
unresolved
org
PT Karian Water Services
p.31 ×2
unresolved
org
PT Karya Logistik Nusantara
p.31 ×4
unresolved
org
PT Jakarta Metro Ekspressway
p.31 ×4
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra Selaras Media Sosial
p.31
unresolved
org
Milik Negara
p.32 ×7
unresolved
org
PT Adhi Persada Onshore LNG Project
p.32
unresolved
org
INPEX Masela Ltd.
p.32
unresolved
org
Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Kerja.
p.32
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik Indonesia
p.32
unresolved
org
Menteri
p.32 ×2
unresolved
org
Minister of Law and Human Rights
p.32
unresolved
org
Menteri Kehakiman RI
p.33
unresolved
org
Minister
p.33
unresolved
org
PT Adhi Persada Properti. Starting
p.35
unresolved
org
PT Bogor
p.35
unresolved
org
Kementerian Serpong Infra Selaras
p.35
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra
p.35
unresolved
org
ADHI (Persero) Tbk
p.36 ×2
unresolved
org
KARYA (Persero) Tbk
p.36 ×9
unresolved
org
Pengaturan Badan Usaha Milik Negara
p.38
unresolved
—
kepemilikan perusahaan ke PT Danantara
p.43
unresolved
—
kepemilikan saham ADHI sampai dengan 31
p.43
unresolved
—
2026. Berdasarkan tabel di atas, kepemilikan
p.43
unresolved
org
PT Danantara Asset Management atas ADHI tercatat
p.43
unresolved
org
di Perseroan Terbatas, di mana PT Danantara Asset
p.43
unresolved
org
Management memegang 5.408.773.791
p.43
unresolved
person
Operasi II
· Direktur
p.44
unresolved
org
Departemen Supply Departemen Infra I
p.44
unresolved
org
Departemen Management Anak Perusahaan
p.44
unresolved
org
Departemen Departemen Infra II Departemen
p.44
unresolved
org
Departemen Energi
p.44 ×2
unresolved
org
Departemen Industrial
p.44
unresolved
org
Micro Organizational Structure Tbk
p.45
unresolved
org
Departemen QHSE QHSE Department Yang Gisella Yulialistika E.
p.45
unresolved
org
Departemen Human
p.45
unresolved
org
Departemen Manajemen
p.45 ×2
unresolved
org
Departemen Capital
p.45
unresolved
org
Departemen Kesisteman Akuntansi
p.45
unresolved
org
Departemen Legal
p.45 ×3
unresolved
org
Departemen Strategi Korporasi ADHI Learning Center
p.45
unresolved
person
PPAT Ashoya Ratam
· Notaris
p.47 ×3
unresolved
org
Articles Tbk.
p.47
unresolved
org
Departemen Infrastruktur I
p.48
unresolved
org
Departemen Infrastruktur II
p.48
unresolved
org
Departemen
p.48
unresolved
org
Departemen Energi dan Industrial
p.48
unresolved
org
Departemen Perkeretaapian
p.48 ×2
unresolved
org
PT Bogor Serpong Infra Selaras Wilayah Operasi
p.48
unresolved
org
Pengaturan Badan Usaha Milik
p.55
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik
p.55
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Negara Republik Indonesia No. PER-
p.55
unresolved
org
Ministry of Pengaturan BUMN
p.55
unresolved
org
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan
p.57
unresolved
org
Minister of Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia
p.57
unresolved
org
Departemen Infrastruktur
p.63 ×2
unresolved
org
Departemen Pemasaran
p.63 ×2
unresolved
org
Departemen Keuangan
p.63
unresolved
org
Departemen Akuntansi
p.63
unresolved
org
Departemen Human Capital
p.63
unresolved
org
Departemen Sistem IT
p.63
unresolved
org
Departemen Strategi
p.63
unresolved
org
Departemen QHSE
p.63
unresolved
org
Milik Negara No. PER-
p.70
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Regulation
p.70
unresolved
org
Milik
p.70 ×3
unresolved
org
Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara
p.71
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises No. PER-
p.71
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.77 ×5
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Regulation PER-
p.77 ×2
unresolved
org
Menteri BUMN No. PER-
p.77
unresolved
org
Ministry of SOE Regulation No. MBU
p.77
unresolved
org
Tata Kelola
p.77
unresolved
person
Furthermore
· Komisaris
p.78
unresolved
org
Pengaturan BUMN
p.78 ×2
unresolved
org
Menteri BUMN. Di
p.81
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.81
unresolved
org
Departemen Human Capital ICOFR Training
p.83 ×7
unresolved
org
Departemen Human Capital SINGAJURU
p.83
unresolved
org
Departemen Human Capital SIRAIT
p.83
unresolved
org
Departemen Human Capital MUKHSON.
p.85
unresolved
org
Departemen Human Capital WIDIGDO
p.85
unresolved
org
Departemen Human Capital PERMATA
p.85
unresolved
org
Departemen Manajemen Risiko
p.88
unresolved
person
Department
· Direktur
p.88
unresolved
org
General Manager Departemen Legal.
· Ketua
p.98
unresolved
person
General Manager
· Chairman
p.98
unresolved
org
Departemen HC
p.98
unresolved
org
Departemen Kesisteman
p.98
unresolved
org
Kementerian ESDM dan KLHK
p.156
unresolved
org
Ministry of Energy and Mineral Resources
p.156
unresolved
org
Ministry of Environment and Forestry
p.156
unresolved
org
Penyelenggara Jaminan Sosial
p.187
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
p.187
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises Regulation No. PER-
p.187
unresolved
org
Menteri BUMN No. SK-
p.187
unresolved
org
Minister of State-Owned Enterprises MBU
p.187
unresolved
org
Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia
p.204
unresolved
org
Minister of Manpower Regulation No. PER.
p.204
unresolved
org
Minister of Manpower’s Ketenagakerjaan. ADHI
p.204
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 1
ESG2025-ADHI.pdf
done