Back to announcement
20240403_FILM_Laporan Informasi dan Fakta Material_31623377_lamp3.pdf
Other Text extracted FILMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Press Release PT MD Pictures Tbk (“FILM”)
Jakarta— MD Pictures mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun 2023 meski persaingan dengan
film luar negeri semakin ketat dan semakin memperkuat posisi sebagai produsen konten sukses yang
tercermin dari kinerja Perusahaan di tahun buku 2023.
MD Pictures berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp370 miliar dan laba bersih sebesar
Rp95 miliar pada tahun 2023. Hal ini didukung oleh “Sewu Dino” yang dinobatkan sebagai
film lokal terlaris tahun 2023.
MD Pictures berkomitmen terhadap keunggulan operasional yang terlihat dari EBITDA margin
sebesar 76% yang konsisten dengan tahun 2022, memastikan arus kas positif dan menjaga posisi
likuiditas yang solid. Hal ini ditunjukkan dengan posisi kas bersih sebesar Rp 518 miliar per
Desember 2023 dan quick and cash rasio melebihi 8x, naik dari kisaran Desember 2022 sebesar 6-
7x. Pada tanggal 31 Desember 2023, perusahaan juga tetap memiliki neraca yang positif dengan
tidak memiliki hutang bank.
Financial performance (IDR billion) 2022 2023
Revenue 437 370
Gross profit 307 230
Operating profit 193 112
Operating Margin 44% 30%
EBITDA 333 283
EBITDA Margin 76% 76%
Net profit 156 95
Net profit Margin 36% 26%
Cash flow (IDR billion) 2022 2023
Cash flow from operation 188 121
Cash flow from investing 10 (8)
Cash flow from financing 124 0
Net increase (decrease) in cash and cash equivalents 322 113
Cash and cash equivalents at the beginning of the years 83 405
Cash and cash equivalents at the end of the years 405 518
Balance Sheet (IDR billion) 2022 2023
Cash & Equivalent 405 518
Other current assets 99 111
Film assets 304 304
Other non-current assets 807 780
1
Page 2
Total assets 1,615 1,713
Total liabilities 77 84
Total equity 1,539 1,629
Ratio 2022 2023
Net debt/(net cash) (IDR billion) (405) (518)
Quick ratio (x) 6.7 8.8
Cash ratio (x) 6.0 8.2
MD Pictures berkomitmen terhadap penetrasi konten digital (OTT), yang dibuktikan dengan
peningkatan pendapatan digital yang signifikan sebesar 130% pada tahun 2023.
Seiring berkembangnya sektor OTT, hal yang menarik bahwa sektor bioskop tetap menjadi
pemimpin dalam industri ini. Pada tahun 2023 terdapat dua film MD Pictures, “Sewu Dino” dan
“Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul,” mencapai peringkat 12 besar dan menguasai 21% pangsa
pasar film blockbuster lokal.
Top-12 Most Viewed Indonesian Movies of 2023
No. Movie Title Production House Viewership Genre
1 Sewu Dino MD Pictures 4.891.609 Horror
2 Di Ambang Kematian MVP Pictures 3.302.047 Horror
3 Air Mata di Ujung Sajadah Beehave Pictures 3.127.671 Drama
4 172 Days Starvision Plus 3.087.826 Drama
5 Siksa Neraka Dee Company 2.610.036 Horror
6 Petualangan Sherina 2 Miles Films 2.414.504 Adventure
7 Waktu Maghrib Rapi Films 2.403.711 Horror
8 Suzzanna: Malam Jumat Kliwon Soraya Intercine Films 2.189.363 Horror
9 Sijjin Rapi Films 1.930.901 Horror
10 Panggonan Wingit Hitmaker Studios 1.800.003 Horror
11 Kisah Tanah Jawa: Pocong Gundul MD Pictures 1.652.862 Horror
12 Ketika Berhenti di Sini Sinemaku Pictures 1.611.005 Drama
MD Pictures berkomitmen kuat untuk terus meningkatkan prestasi melalui film “Badarawuhi Di
Desa Penari” yang mendunia. MD Pictures dengan bangga mengumumkan kemitraan strategisnya
dengan Lionsgate untuk distribusi eksklusif Badarawuhi Di Desa Penari (Dancing Village: The
Curse Begins), prekuel dari film terlaris sepanjang masa di Indonesia yaitu KKN di Desa Penari.
Lionsgate adalah perusahaan media dan hiburan ternama yang terdaftar di NYSE: LGF.A dengan
kapitalisasi pasar sebesar USD 2 miliar. Film box office komersial yang sukses antara lain – The
2
Page 3
Hunger Games: Catching Fire (Grossing USD 865 juta), The Twilight Saga: Breaking Dawn Part 2
(Grossing USD 829 juta), dan La La Land (Grossing USD 433 juta), pemenang enam Nominasi
Academy Awards.
MD Pictures juga dengan bangga menyampaikan bahwa Badarawuhi Di Desa Penari (Dancing
Village: The Curse Begins) adalah film IMAX pertama yang diproduksi di Asia Tenggara. Pada
tahun 2024, film ini akan menjadi salah satu dari lima film produksi IMAX di seluruh dunia.
Kerjasama MD Pictures dan Lionsgate merupakan sejarah yang luar biasa di industry perfilman
yang akan mampu mendistribusikan film lebih luas hingga ke skala intersional. Sebagai wujud
kerjasama ini, Lionsgate akan menjadi tuan rumah pemutaran perdana Badarawuhi Di Desa Penari
(Dancing Village: The Curse Begins) di Amerika Serikat pada tanggal 4 April 2024. Penayangan
perdana ini menandai tonggak sejarah besar dalam misi internasional MD untuk memamerkan
karya-karyanya. film Indonesia.
Saya sangat bangga mengumumkan kerjasama kami dengan Lionsgate untuk distribusi film
‘Badarawuhi Di Desa Penari (Dancing Village: The Curse Begins)’ di Amerika Serikat. Kolaborasi
ini merupakan sebuah lompatan maju bagi industri film Indonesia di kancah global. Kami percaya
bahwa film dapat melampaui batasan bahasa dan budaya, dan kami yakin bahwa melalui kerjasama
ini kami dapat menampilkan kekayaan budaya Indonesia kepada penonton Amerika dan
mancanegara," ujar Manoj Punjabi, CEO dan Founder dari MD Pictures.
"Di Lionsgate, kami selalu berinovasi untuk menampilkan hiburan terbaik bagi para penonton di
seluruh dunia. Dengan kolaborasi bersama MD Pictures, kami merilis film Indonesia untuk pertama
kalinya, dan ini adalah sebuah terobosan untuk membuktikan komitmen kami dalam menyajikan
film-film visioner berskala global. Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan Manoj dan MD
Pictures melalui film ini dan tidak sabar untuk merayakan perilisannya," ujar Helen Lee-Kim,
President, International Motion Picture Group, Lionsgate
3
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
MD Pictures Tbk
p.1 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.