Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2023-IIFF-att2.pdf

Other Text extracted IIFF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 133

Page 1
2023
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report




Sharpening Focus
on Sustainable
Development
Page 2
                                  Mempertajam Fokus Pada
                                  Pembangunan Berkelanjutan
                                  Sharpening Focus on Sustainable Development

                                  Menghadapi dinamika dan tantangan bisnis yang terjadi sepanjang tahun 2023, IIF mempertajam
                                  fokus pada pembangunan berkelanjutan melalui konsistensi dalam mengimplementasikan
                                  model bisnis yang mengedepankan Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (“LST”). Hal ini tidak
                                  hanya mencakup penerapan model bisnis yang berfokus pada LST namun juga secara proaktif
                                  memperkuat kapasitas internal untuk mengelola dan memasukkan dimensi-dimensi ini ke dalam
                                  kerangka pengambilan keputusan dengan baik. Melalui pendekatan ini, kami menjamin setiap
                                  investasi memberikan kontribusi positif baik terhadap lingkungan maupun masyarakat luas.
                                  Komitmen ini direalisasikan melalui konsistensi IIF dalam mendukung investasi proyek energi
                                  terbarukan yang tidak hanya mengurangi emisi karbon tetapi juga meningkatkan ketersediaan
                                  energi bersih. Selain itu, dengan memperluas portofolio investasinya di beberapa sektor seperti
                                  transportasi massal dan air bersih, IIF menunjukkan pendekatan holistik dalam mengatasi
                                  kebutuhan masyarakat dan meningkatkan ketahanan komunitas.
                                  Untuk mendukung inisiatif pembangunan berkelanjutan, IIF mengambil langkah keuangan
                                  strategis dengan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II senilai Rp500 miliar. Inisiatif ini bertujuan
                                  memperkuat dukungan terhadap proyek infrastruktur berkelanjutan di Indonesia dengan
                                  keselarasan antara strategi keuangan dan tujuan keberlanjutan.
                                  Selain meningkatkan kapasitas internal, IIF juga menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai
                                  pemangku kepentingan. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan portofolio investasi
                                  yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Upaya-upaya ini menunjukkan bahwa
                                  pembangunan berkelanjutan bukanlah hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan hasil
                                  dari kerja sama dan kolaborasi lintas sektor. Dengan mempertajam fokus pada pembangunan
Laporan Keberlanjutan             berkelanjutan, IIF berkomitmen untuk meningkatkan peran sebagai katalisator pembangunan
    Sustainability Report         infrastruktur yang membawa dampak positif bagi masa depan Indonesia yang lebih hijau dan
                                  berkelanjutan.
               2023               Facing the business dynamics and challenges throughout 2023, IIF sharpened our focus on sustainable
                                  development by consistently implementing a business model that prioritizes Environmental, Social,
                                  and Governance (“ESG”). This was not merely embracing an ESG-focused business model but also
                                  proactively strengthening internal capacities to adeptly manage and incorporate those aspects
                                  into our decision-making frameworks. Through this approach, we guarantee that each investment
                                  contributes positively to both the environment and the wider community.
                                  This commitment was realized through IIF’s consistency in supporting investments in renewable
                                  energy projects that not only reduced carbon emissions but also increased the availability of
                                  clean energy. Moreover, by expanding its investment portfolio in several sectors such as mass
                                  transportation and clean water, IIF demonstrated a holistic approach to addressing societal needs
                                  and promoting community resilience.
                                  To support its sustainable development initiatives, IIF took a strategic financial step by issuing
                                  the Shelf Registration Bond II worth Rp500 billion. This initiative was specifically earmarked to
                                  strengthen support for sustainable infrastructure projects in Indonesia, indicating a clear alignment
                                  between financial strategies and sustainability objectives.
                                  Apart from bolstering its internal capacity, IIF also worked closely with various stakeholders. This
                                  collaboration geared towards crafting an investment portfolio that actively promoted sustainable
                                  development initiatives in Indonesia. These endeavors demonstrated that sustainable development
                                  transcended the responsibility of any singular entity, highlighting the necessity for cooperation and
                                  collaboration across sectors. By sharpening our focus on sustainable development, IIF committed
                                  to bolster its role as a catalyst for infrastructure development that brought positive impacts to the
                                  sustainable and more environmentally friendly future of Indonesia.


                            Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan kinerja aspek keberlanjutan seperti kinerja ekonomi, lingkungan, sosial,
   Disclaimer               dan tata kelola. Pernyataan-pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, serta memungkinkan adanya
                            perkembangan aktual secara material berbeda dari yang dilaporkan.
            Disclaimer
                            Pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Keberlanjutan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi mengenai
                            kondisi terkini dan kondisi mendatang Perseroan serta lingkungan bisnis di mana Perseroan menjalankan kegiatan
                            usaha. Perseroan tidak menjamin adanya hasil tertentu yang pasti tercapai berdasarkan informasi yang disajikan.
                            Laporan Keberlanjutan ini memuat kata “Perseroan” yang didefinisikan sebagai PT Indonesia Infrastructure
                            Finance yang menjalankan bisnis di bidang pembiayaan dan jasa konsultasi untuk proyek infrastruktur yang layak
                            secara komersial. Ada kalanya kata “IIF” dan “Perusahaan” juga digunakan atas dasar kemudahan untuk menyebut
                            PT Indonesia Infrastructure Finance secara umum.
                            This Sustainability Report contains performance statements on sustainability aspects such as economic, environmental,
                            social and governance performance. These statements involve prospective risks, uncertainties, and may cause actual
                            developments to differ materially from those reported.
                            Prospective statements in this Sustainability Report are prepared based on numerous assumptions concerning current
                            and future conditions of the Company and the business environment where the Company conducts its business.
                            The Company offers no guarantee that all information presented herein will bring about specific results as expected.
                            This Sustainability Report contains the word “Company” which is defined as PT Indonesia Infrastructure Finance which
                            engages in the business of financing and advisory services for commercially viable infrastructure projects. The words
                            “IIF” and “Company” are also used for convenience to refer to PT Indonesia Infrastructure Finance in general.
Page 3
Kesinambungan Tema
Theme Continuity

             Berkontribusi Lebih Besar untuk
             Pembangunan Berkelanjutan
             Creating Greater Contributions towards Sustainable Development


             Tahun 2022 merupakan tahun yang cukup              The 2022 was a rather complicated year due
             kompleks dengan berbagai tantangan yang            to various challenges faced by the Company.
             dihadapi Perseroan. Namun, hal tersebut            However, this did not hinder IIF’s progress and
             tidak menjadi penghambat bagi IIF untuk            contribution to sustainable development. IIF
             terus maju dan melanjutkan kontribusi pada         maintained a double-digit growth while ensuring
             pembangunan berkelanjutan. IIF tetap               competent management of various risks and the
             mencatatkan pertumbuhan “double digit              social and environmental impacts of financed
2022         growth” dengan tetap memastikan adanya             projects.
             pengelolaan yang mumpuni terhadap berbagai
             risiko dan dampak sosial dan lingkungan dari
             proyek-proyek yang dibiayai.

             Pembiayaan IIF terhadap proyek-proyek              IIF’s financing of infrastructure projects in
             infrastruktur di Indonesia juga diharapkan dapat   Indonesia was also expected to contribute to the
             memberikan kontribusi terhadap pencapaian          achievement of the Sustainable Development
             Sustainable Development Goals (“SDGs”).            Goals (SDGs). This year, there were new financings
             Pada tahun ini, terdapat pembiayaan baru           for port development and telecommunications
             untuk proyek pengembangan pelabuhan dan            infrastructure projects, aimed at supporting
             infrastruktur telekomunikasi, yang diharapkan      SDG target 9.1, which is to develop regional
             dapat mendukung target SDG 9.1, yakni untuk        and cross-border infrastructure, and to support
             mengembangkan infrastruktur regional dan           economic development and human well-being,
             lintas batas, serta mendukung pembangunan          with a focus on affordable and equitable access.
             ekonomi dan kesejahteraan manusia, dengan          IIF also financed an industrial estate expected
             fokus pada akses yang terjangkau dan merata.       to increase employment opportunities and
             IIF juga membiayai salah satu kawasan              economic growth in line with SDG 8 targets.
             industri yang diharapkan dapat meningkatkan
             kesempatan kerja dan pertumbuhan ekonomi
             sesuai dengan target SDG 8.

             Berbagai peran dan inisiatif IIF dalam             IIF’s various roles and initiatives in supporting
             mendukung pembangunan berkelanjutan                sustainable       development       were      also
             turut mendapatkan pengakuan dari pihak             acknowledged by external parties, as evidenced
             eksternal yang ditunjukkan dengan berbagai         by various sustainability awards received in 2022.
             penghargaan terkait keberlanjutan yang             In addition, IIF was entrusted to host the launch
             diterima di 2022. Selain itu, IIF juga dipercaya   of the Ministry of Finance’s ESG Framework
             menjadi tuan rumah untuk peluncuran                and Manual as part of G20 Side Events. In
             ESG Framework and Manual Kementerian               2022, IIF expanded its advisory service scope by
             Keuangan yang merupakan serangkaian dari           providing advisory services related to ESG. IIF
             G20 Side Event. Tahun 2022 ini juga merupakan      also actively raised awareness and knowledge
             tahun di mana IIF mengembangkan cakupan            regarding social and environmental protection
             jasa advisory-nya dengan menyediakan jasa          in infrastructure development.
             advisory terkait LST. IIF juga terus berperan
             aktif dalam memberikan kontribusi terhadap
             peningkatan kepedulian dan pengetahuan
             terkait perlindungan sosial dan lingkungan
             dalam pembangunan infrastruktur.
Page 4
                              Mendorong Pemulihan menuju Masyarakat yang
                              Tangguh dan Pembangunan yang Berkelanjutan
                              Driving Recovery towards Resilient Society and Sustainable Development


                              Pandemi Covid-19 yang mulai berangsur pulih        The 2021 was a challenging year desptie
                              tetap menjadikan tahun 2021 penuh dengan           the ongoing recovery from the Covid-19
                              tantangan dan hambatan. Meski menghadapi           pandemic. Nevertheless, IIF continued to
                              situasi yang sulit, IIF tetap memberikan kinerja   deliver optimal and positive performance
                              yang optimal dan positif untuk menjalankan         as a catalyst for infrastructure development
                              mandat sebagai katalisator pembangunan             in Indonesia. This is evidenced by various
                              infrastruktur di Indonesia. Hal ini dibuktikan     positive achievements that were expected
2021                          dengan berbagai pencapaian positif yang            to benefit society, the environment, and
                              diraih yang diharapkan dapat memberikan            sustainable development.
                              manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan
                              pembangunan yang berkelanjutan.

                              Pada tahun 2021, IIF berhasil meningkatkan         In 2021, IIF successfully increased
                              diversifikasi investasi dengan membiayai           investment diversification by financing
                              proyek-proyek pada sektor baru, seperti            projects in new sectors, such as railway
                              proyek pembangunan jalur kereta api, rumah         construction     projects,   hospitals,  and
                              sakit, dan data center. Hal ini menunjukkan        data centers. This demonstrated IIF’s
                              komitmen IIF dalam mendukung pemulihan             commitment to supporting recovery towards
                              menuju masyarakat yang tangguh dengan              resilient communities by providing financing
                              menyediakan        pembiayaan       terhadap       for infrastructure that can improve access to
                              infrastruktur yang mampu meningkatkan              health care, communication, and adequate
                              akses kesehatan, komunikasi, dan transportasi      transportation.
                              yang memadai.

                              IIF secara terus-menerus memastikan                Likewise, IIF continuously ensured the
                              penerapan Prinsip S&E pada setiap proyek           application of E&S Principles in every
                              yang dibiayai. Sistem pengelolaan sosial dan       financed project. Social and environmental
                              lingkungan merupakan hal penting yang              management systems were essential aspects
                              perlu untuk dimiliki oleh proyek, termasuk         that projects must have, including the
                              di dalamnya proses identifikasi potensi            process of identifying potential social and
                              risiko dan dampak terhadap sosial dan              environmental risks and impacts that could
                              lingkungan yang dapat membantu proyek              help projects prepare for mitigation actions.
                              untuk mempersiapkan tindakan mitigasi yang         IIF expects that every financed infrastructure
                              perlu dilakukan oleh proyek. IIF berharap          project to benefit from best practices and
                              agar setiap proyek infrastruktur yang dibiayai     create multiplier effects that contribute to
                              dapat memperoleh manfaat dari praktik-             improving community welfare, thus ensuring
                              praktik terbaik serta menciptakan multiplier       that the balance of development for social
                              effect yang berdampak pada peningkatan             and environmental aspects can be felt by
                              kesejahteraan       masyarakat,     sehingga       future generations.
                              keseimbangan pembangunan terhadap sosial
                              dan lingkungan dapat dirasakan manfaatnya
                              oleh generasi masa depan.




       PT Indonesia Infrastructure Finance
 2     Laporan Keberlanjutan 2023
Page 5
Daftar Isi
Table of Contents
  Tentang Laporan Keberlanjutan
  About the Sustainability Report     4


  Strategi Keberlanjutan
  Sustainability Strategy            10


  Ikhtisar Keberlanjutan
  Sustainability Highlights          28


  Profil Perusahaan
  Company Profile                    32


  Laporan Direksi
  Report of the Board of Directors   44

                                          Melanjutkan Pertumbuhan Ekonomi
  Tata Kelola Keberlanjutan
  Sustainability Governance          50   yang Bertanggung Jawab                         76
                                          Advancing Responsible Economic Growth


                                          Melestarikan Lingkungan
                                          yang Sehat                                     86
                                          Preserving Healthy Environment


                                          Mengembangkan SDM Berkualitas
                                          Developing High-Quality                        99
                                          Human Resources


                                          Menciptakan Manfaat bagi
                                          Masyarakat                                     112
                                          Creating Benefits for the Community


                                          Daftar Pengungkapan sesuai
                                          POJK No. 51/POJK.03/2017
                                          List of Disclosure based Pursuant to           118
                                          POJK No. 51/POJK.03/2017


                                          Indeks Isi GRI – in Accordance
                                          GRI Content Index – in Accordance              121




                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                            2023 Sustainability Report   3
Page 6
    Tentang Laporan Keberlanjutan
    About the Sustainability Report




Tentang Laporan Keberlanjutan
About The Sustainability Report



“Penerbitan Laporan Keberlanjutan secara konsisten dan komprehensif merupakan
bagian dari pertanggungjawaban kami kepada para pemangku kepentingan terkait dengan
kontribusi yang diberikan IIF terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan.”
“The consistent and comprehensive publication of Sustainability Reports is an integral part of our responsibility
to stakeholders as it highlights IIF’s contributions to the economy, society, and environment.”




Komitmen IIF untuk menyampaikan kinerja-kinerja                 IIF’s commitment to reporting sustainability performances
keberlanjutan dalam aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan       across economic, social, and environmental facets is
disampaikan melalui Laporan Keberlanjutan yang                  conveyed      through      the     Company’s    Sustainability
disampaikan secara periodik setiap tahun. Laporan ini           Report published regularly on an annual basis. This
merupakan Laporan Keberlanjutan kelima dari IIF, yang           year’s Sustainability Report is IIF’s fifth, encompassing
memuat informasi dari periode 1 Januari 2023 hingga             information from 1 Januari 2023 to 31 December, 2023.
31 Desember 2023. Dalam Laporan ini, tidak terdapat             There is no reiteration of disclosures from the previous
pengungkapan kembali dari Laporan tahun sebelumnya              year’s report published in April 2023 within this Report.
yang dipublikasikan pada April 2023. Adapun Laporan             Prior Sustainability Reports are available on the IIF’s official
Keberlanjutan sebelumnya dapat diakses di laman web             website (https://iif.co.id/en/investor/financial-informations
IIF    (https://iif.co.id/en/investor/financial-informations/   sustainability-report/). [GRI 2-3] [GRI 2-4]
sustainability-report/). [GRI 2-3] [GRI 2-4]




Standar Pelaporan
Reporting Standards



Penyusunan Laporan Keberlanjutan ini juga merupakan             The preparation of this Sustainability Report reflected
bagian dari realisasi komitmen kepatuhan IIF terhadap           IIF’s commitment to compliance with prevailing
peraturan perundang-undangan yang berlaku, yaitu                regulations i.e. Law No. 40/2007 pertaining to the
Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang kewajiban               Company’s obligation to disclose its Corporate Social
Perseroan untuk menyampaikan kegiatan Tanggung Jawab            and Environmental Responsibility annually, and Financial
Sosial dan Lingkungan setiap tahun dan Peraturan Otoritas       Service Authority (“OJK”) Regulation (herein called
Jasa Keuangan (“OJK”) (selanjutnya disebut “POJK”)              “POJK”) No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation
No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                  of Sustainable Finance for Financial Institutions, Listed,
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan           and Public Companies. The structure and content of this
Perusahaan Publik. Adapun struktur dan isi laporan mengacu      Sustainability Report adhere to the OJK Circular Decree
pada Surat Edaran OJK No. 16/SEOJK.04/2021 tentang Bentuk       No. 16/SEOJK.04/2021 on the Form and Content of Annual
dan Isi Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik.          Report of Listed or Public Companies. In addition, we have
Kami juga telah mengadopsi standar internasional dalam          adopted international standards, namely the Global Reporting
penyusunan Laporan Keberlanjutan, yaitu Global Reporting        Initiative (“GRI”) 2021 with “in Accordance” option.
Initiative (“GRI”) 2021 dengan opsi “in Accordance”.


          PT Indonesia Infrastructure Finance
  4       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 7
Penysunan Laporan Keberlanjutan ini juga dilakukan dengan          Moreover, this Sustainability Report was also prepared in
merujuk pada prinsip-prinsip pelaporan sebagaimana                 accordance with the reporting principles outlined in GRI 1:
diuraikan dalam GRI 1: Landasan 2021 sebagai berikut:              Foundation 2021, as follows:



                                                                                                           Kami memilih, menyusun, dan
                                                                                                             melaporkan informasi secara
                                                                                                              konsisten agar pemangku
                                                                                                           kepentingan dapat melakukan
                                                                                                            analisis mengenai perubahan
    Kami melaporkan informasi                                                                              dan perkembangan yang telah
                                     Kami melaporkan informasi
 yang benar dan cukup terperinci                                                                             dilakukan berkaitan dengan
                                       dengan cara netral dan                                                 pengelolaan dampak serta
  agar dapat dilakukan penilaian
                                    menyediakan gambaran yang        Kami menyajikan informasi               kontribusi Perseroan seiring
  yang komprehensif dan relevan
                                   seimbang tentang dampak dan     dengan cara yang dapat diakses       berjalan waktu dan analisis dampak
 terhadap dampak dan kontribusi
                                        kontribusi Perseroan.           dan dapat dipahami.              ini yang berkaitan dengan dampak
           Perseroan.
                                                                                                                    organisasi lain.
                                     We disclose information in     We disclose information in an
    We disclose extensive and                                                                               We carefully and consistently
                                    a neutral manner, providing    accessible and understandable
  accurate information to enable                                                                            select, organize, and disclose
                                    a balanced overview of the                manner.
  a comprehensive and relevant                                                                           information to allow stakeholders
                                      Company’s impact and
  assessment of the Company’s                                                                                   to analyze changes and
                                           contributions.                                                   developments related to the
    impact and contributions.
                                                                                                          management of the Company’s
                                                                                                           impact and contributions over
                                                                                                        time, and to analyze these impacts
                                                                                                             in relation to those of other
                                                                                                                     organizations.



           Akurasi                     Keseimbangan                         Kejelasan                        Keterbandingan
          Accuracy                        Balance                            Clarity                          Comparability




       Kelengkapan                 Konteks Keberlanjutan              Ketepatan Waktu                       Keterverifikasian
       Completeness                 Sustainability Context               Punctuality                           Verifiability




                                                                                                        Kami mengumpulkan, mencatat,
  Kami menyediakan informasi                                                                              menyusun, dan menganalisis
                                    Kami melaporkan informasi        Kami melaporkan informasi
  yang memadai agar penilaian                                                                                informasi dengan cara
                                   mengenai kontribusi Perseroan   secara rutin dan menyediakan
     dampak dan kontribusi                                                                                 sedemikian rupa sehingga
                                     dalam konteks yang lebih         informasi tersebut secara
   Perseroan dapat dilakukan                                                                             informasi yang disajikan dapat
                                      luas dari pembangunan         tepat waktu bagi pemangku
   selama periode pelaporan.                                                                               diteliti untuk menentukan
                                           berkelanjutan.          kepentingan untuk mengambil
      We disclose adequate                                                                                          kualitasnya.
                                   We disclose information about             keputusan.
     information to facilitate                                                                          We collect, record, organize, and
                                   the Company’s contributions         We disclose information
  assessments of the Company’s                                                                            analyze information in such a
                                     in the broader context of     regularly in a timely manner for
 impact and contributions during                                                                        way as to ensure that the quality
                                     sustainable development.      stakeholders to make decisions.
       the reporting period.                                                                            of our information disclosure can
                                                                                                                   be evaluated.




                                                                                         PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                   2023 Sustainability Report         5
Page 8
    Tentang Laporan Keberlanjutan
    About the Sustainability Report




Cakupan dan Batasan Laporan
Scope and Limitation of the Report


Cakupan dan batasan pembahasan dalam Laporan                     The scope and limitations of discussion in this Sustainability
Keberlanjutan ini difokuskan pada strategi dan pencapaian        Report are focused on the strategy and achievement of
kinerja keberlanjutan dalam aspek ekonomi, sosial, dan           sustainability performance in the economic, social, and
lingkungan di satu Entitas, yaitu PT Indonesia Infrastructure    environmental aspects of a single entity, namely PT Indonesia
Finance. Selain itu, IIF tidak memiliki Entitas Anak maupun      Infrastructure Finance. In addition, IIF does not have any
Entitas Asosiasi. [GRI 2-2]                                      Subsidiaries or Associate Entities. [GRI 2-2]

Meskipun pengukuran hanya mencakup IIF saja, namun               Even though the measurements only encompass IIF,
kami terus berupaya untuk mengungkapkan kontribusi-              we consistently strive to disclose the contributions of
kontribusi atas proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai IIF    infrastructure projects financed by IIF to the social and
terhadap kondisi sosial dan lingkungan sekitar. Pengukuran       environmental conditions of their surroundings. These
tersebut mencakup dampak ekonomi tidak langsung                  measurements include both indirect economic impacts and
maupun perhitungan energi beberapa proyek. Hal ini menjadi       energy calculations for several projects. This underscores
penegasan bahwa komitmen keberlanjutan yang dijalankan           our commitment to sustainability that is not merely about
tidak hanya mematuhi peraturan perundang-undangan yang           complying with applicable regulations, but also supporting
berlaku, lebih dari itu kami berkomitmen untuk mendukung         projects that add value to the social and environmental
terciptanya proyek-proyek yang memberikan nilai tambah           surroundings.
bagi sosial dan lingkungan sekitar.




Verifikasi Tertulis dari
Pihak Independen                                    [OJK G.1] [GRI 2-5]

Written Verification from an Independent Party


Proses validasi data yang disampaikan dalam Laporan              The data disclosed in this Sustainability Report has not
Keberlanjutan ini tidak dilakukan assurance oleh pihak           undergone external assurance for validation. Nevertheless,
eksternal. Namun demikian, kami memastikan penyajian data        we have ensured that the data has been disclosed correctly,
telah dilakukan secara benar, akurat, dan faktual.               accurately, and factually.




Penentuan Topik Materialitas
Materiality Topics Determination

Dalam menentukan topik materialitas, IIF berpedoman              To define materiality topics, GRI offers 4 (four) principles
pada 4 (empat) prinsip di GRI yaitu Inklusivitas Pemangku        that can be used to determine the reporting content,
Kepentingan, Konteks Keberlanjutan, Materialitas, dan            which includes Stakeholder Inclusiveness, Sustainability
Kelengkapan. Perseroan juga menggunakan Prinsip Sosial           Context, Materiality, and Completeness. The Company
dan Lingkungan (Social and Environmental Principles)             also uses the IIF Social and Environmental Principles and
(“S&E”) IIF serta melibatkan berbagai unit dan departemen        involves various units and departments to help consider the
yang menjadi landasan untuk mempertimbangkan dampak              impacts and topics relevant to its stakeholders’ decisions.
serta topik-topik keberlanjutan yang relevan terhadap            The materiality of this report is determined through the
pemangku kepentingan. Adapun materialitas pada laporan           following stages: [GRI 3-1]
ini ditentukan melalui tahapan sebagai berikut: [GRI 3-1]



          PT Indonesia Infrastructure Finance
  6       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 9
                                                                                                   Menentukan Topik Material
                      Mengidentifikasi dan Menilai Dampak
                                                                                                       Untuk Pelaporan
                          Secara Berkesinambungan
                                                                                                   Determining Material Topics
              Continuously Identifying and Assessing Impacts
                                                                                                         for Reporting
                                 [GRI 3-1]
                                                                                                            [GRI 3-1]




                                        Melibatkan pemangku kepentingan                            Menguji topik material dengan
                                                 dan manajemen.                                pemangku kepentingan dan manajemen.
                                             Engaging stakeholders and                        Assessing material topics with stakeholders
                                                 the management.                                        and the management.




          1                              2                               3                         4




                                                                                        Memprioritaskan dampak            Topik Material
 Memahami konteks                                              Menilai signifikansi
                             Mengidentifikasi dampak                                     yang paling signifikan           Material Topics
    organisasi.                                                    dampak.
                              aktual dan potensial.                                        untuk pelaporan.
 Understanding the                                               Evaluating the
                              Identifying actual and                                      Prioritizing the most
   context of the                                                significance of
                                potential impacts.                                       significant impacts for
   organization.                                                    impacts.
                                                                                                reporting.




                                                                                              Menetapkan
                                                                Menilai signifikansi
                                                                                          ambang batas untuk
                                                               dampak yang sudah
                                  Mengidentifikasi                                         menentukan topik-
                                                              teridentifikasi melalui
                                  sejumlah isu dan                                          topik mana yang
                                                                 tinjauan internal
                                topik keberlanjutan                                      bersifat material dan
                                                                untuk menentukan
 Melakukan analisis              yang relevan untuk                                        menyusunnya dari
                                                                skala prioritas yang
  tentang aktivitas            mengetahui dampak                                           paling signifikan ke
                                                                  memungkinkan
   dan hubungan               serta topik yang sesuai                                     yang tidak signifikan
                                                              Perseroan mengambil
   bisnis, konteks             dengan ketersediaan                                           melalui diskusi
                                                                  tindakan untuk
 keberlanjutan, dan             informasi, kapasitas                                      dengan manajemen
                                                               menangani dampak
 ikhtisar pemangku            IIF, dan preferensi dari                                     puncak Perseroan,
                                                                 dan menentukan
    kepentingan.                berbagai pemangku                                            para pemimpin
                                                               topik material untuk
                                    kepentingan.                                         senior, hingga tingkat
 Analyzing activities                                                pelaporan.
                              Identifying a number of                                       pelaksana kerja.
    and business                                                  Evaluating the
  relationships, the           relevant sustainability                                   Setting thresholds to
                                                                  significance of
sustainability context,           issues and topics                                        determine material
                                                                identified impacts
   and stakeholder               to understand their                                      topics and arranging
                                                                 through internal
     summaries.                impacts by taking into                                        them from most
                                                              reviews to determine
                                account information                                        significant to least
                                                               a priority scale that
                                   availability, IIF’s                                     significant through
                                                               allows the Company
                                capacity, and various                                        discussions with
                                                                 to take action in
                                    stakeholders’                                          the Company’s top
                                                             addressing the impacts
                                     preferences.                                        management, senior
                                                             and identifying material
                                                                                         leaders, and down to
                                                               topics for reporting.
                                                                                         the operational level.




                                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                        2023 Sustainability Report          7
Page 10
                      Tentang Laporan Keberlanjutan
                      About the Sustainability Report




Topik Material
Material Topics


Berdasarkan hasil analisis untuk Laporan Keberlanjutan                                                         Based on the results of the analysis for the 2023 Sustainability
tahun 2023, tidak terdapat penambahan topik material. Kami                                                     Report, there were no additional material topics. We
melihat topik-topik material yang telah disampaikan dalam                                                      firmly believe that the material topics presented in the
Laporan Keberlanjutan tahun sebelumnya masih relevan                                                           previous year’s Sustainability Report remain relevant with
dengan kegiatan usaha pembiayaan berkelanjutan yang                                                            the developments in the Company’s sustainable financing
dijalankan Perseroan. Berikut adalah daftar topik material                                                     activities. The material topics for the 2023 Sustainability
Laporan Keberlanjutan 2023: [GRI 3-2]                                                                          Report are as follows: [GRI 3-2]



                                                                                                                    Dampak Ekonomi Tidak Langsung
                                                                                                               1
                                                                                                                    Indirect Economic Impact
                                                                                  1
                                                                         6                                          Anti-Korupsi
                                                                                         2                     2
                                                                     3            7                                 Anti-Corruption
                                                                             5                                      Energi
                                                                                                               3
  Pengaruh terhadap Pemangku Kepentingan




                                                                                                                    Energy
                                                                         4        8                                 Air dan Efluen
                                                                                             9                 4
                                                                                                                    Water and Effluent
                                                                                                                    Keanekaragaman Hayati
                                                                                                               5
                                                                                                                    Biodiversity
  Impact to Stakeholders




                                                                                                                    Emisi
                                                                                                               6
                                                                                                                    Emissions
                                                                                                                    Ketenagakerjaan
                                                                                                               7
                                                                                                                    Employment
                                                                                                                    Kesehatan dan Keselamatan Kerja (“K3”)
                                                                                                               8
                                                                                                                    Occupational Health and Safety (“OHS”)
                                                                                                                    Pelatihan dan Pendidikan
                                                                                                               9
                                                                                                                    Training and Education
                                           Pengaruh terhadap Keberlanjutan Perusahaan
                                           Impact to Company Sustainability




                                                            Batasan Topik Material
                    Topik Material                          Scope of Material Topic                                     Penjelasan Topik Material
                    Material Topic                                                                                     Description of Material Topic
                      [GRI 3-2]                              Internal        Eksternal                                           [GRI 3-2]
                                                             Internal        External

 Dampak Ekonomi Tidak                                                                    Proyek-proyek yang dibiayai IIF akan memiliki dampak ekonomi tidak langsung terhadap
 Langsung                                                                                pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi proyek. Topik ini
                                                                                         menjadi salah satu topik utama bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan.
                                                                 -
 Indirect Economic                                                                       The projects that IIF finances will have indirect economic impacts on the development and
 Impact                                                                                  improvement of the welfare of the communities residing around the projects. This topic has
                                                                                         become one of the main topics for the Company and its stakeholders.

 Anti-Korupsi                                                                            IIF memastikan bahwa seluruh proses pembiayaan proyek-proyek infrastruktur telah dilakukan
                                                                                         secara transparan tanpa adanya konflik kepentingan yang dapat berujung pada tindak korupsi
                                                                                         dan tindakan-tindakan tidak berintegritas lainnya. Oleh karena itu, IIF memasukkan topik anti-
                                                                                         korupsi sebagai salah satu topik material dalam laporan ini.
 Anti-Corruption                                                                         IIF ensures that the entire financing process in our infrastructure projects has been carried out
                                                                                         transparently without any conflicts of interest that could have otherwise led to corruption and
                                                                                         other fraudulent acts. Therefore, IIF includes the topic of anti-corruption as one of the material
                                                                                         topics in this report.

 Energi                                                                                  Salah satu fokus utama pemerintah dalam aksi perubahan iklim adalah mengurangi emisi
                                                                                         karbon, termasuk upaya dalam mencapai net-zero emission pada 2060. Sehingga, pengelolaan
                                                                                         dan penggunaan energi dalam kegiatan operasional Perseroan serta proyek-proyek yang
                                                                                         dibiayai menjadi perhatian penting bagi para pemangku kepentingan.
                                                                 -
 Energy                                                                                  One of the government’s main focuses in climate change action is reducing carbon emissions,
                                                                                         including efforts to reach net-zero emissions by 2060. Hence, the energy management and
                                                                                         utilization in the Company’s operational activities as well as financed projects become an
                                                                                         important concern for stakeholders.




                                           PT Indonesia Infrastructure Finance
        8                                  Laporan Keberlanjutan 2023
Page 11
                            Batasan Topik Material
     Topik Material         Scope of Material Topic                                 Penjelasan Topik Material
     Material Topic                                                                Description of Material Topic
       [GRI 3-2]            Internal     Eksternal                                           [GRI 3-2]
                            Internal     External

 Air dan Efluen                                       Adanya potensi polusi dan kelangkaan air di beberapa wilayah di Indonesia merupakan risiko
                                                      yang perlu untuk dikelola sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku. Hal ini menjadi
                                                      tanggung jawab bagi IIF untuk memastikan bahwa seluruh proyek-proyek yang dibiayai telah
                                                      mengikuti standar dan aturan yang berlaku dalam upaya menjaga kualitas dan kuantitas air
                                -                     yang digunakan atau berada di sekitar lokasi proyek.
 Water and Effluent                                   The potential risk of water pollution and scarcity in some regions of Indonesia needs to be
                                                      managed in accordance with applicable standards and regulations. This becomes IIF’s
                                                      responsibility to ensure that all projects financed comply with applicable standards and
                                                      regulations to maintain water quality and quantity used or around project sites.

 Keanekaragaman Hayati                                IIF menyadari pentingnya perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati, serta
                                                      pengelolaan terhadap jasa ekosistem dan sumber daya alam secara berkelanjutan dari
                                                      lokasi proyek-proyek yang dibiayai. Untuk menghindari dan meminimalkan dampak terhadap
                                                      keanekaragaman hayati, IIF memastikan klien untuk dapat melakukan kajian dampak proyek
                                                      pada semua tingkatan keanekaragaman hayati sebagai bagian dari proses penilaian sosial dan
                                -                     lingkungan.
 Biodiversity                                         IIF recognizes the importance of biodiversity protection and conservation, as well as the
                                                      sustainable management of ecosystem services and natural resources of the projects’
                                                      locations that IIF finances. In order to avoid and minimize adverse impacts on biodiversity,
                                                      IIF encourages its clients to conduct an impact assessment on all levels of biodiversity as an
                                                      integral part of the social and environmental assessment process.

 Emisi                                                Tingkat emisi gas rumah kaca (“GRK”) berpotensi untuk menimbulkan risiko yang signifikan
                                                      terhadap kesejahteraan generasi saat ini dan masa depan. IIF berkomitmen untuk meningkatkan
                                                      upaya dalam mengurangi emisi GRK dari proyek yang dibiayai sebagai bagian dari kepatuhan
                                                      terhadap Prinsip S&E No. 3 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Pencemaran dan
                                -                     Perubahan Iklim.
 Emission                                             The levels of greenhouse gases (“GHG”) emission in the atmosphere pose a significant risk to
                                                      the wellbeing of both present and future generations. IIF is committed to enhance the efforts
                                                      to reduce the GHG emission from the financed project as part of compliance to S&E Principle
                                                      No. 3 on the Pollution Prevention and Abatement and Climate Change.

 Ketenagakerjaan                                      IIF berkomitmen untuk membuka kesempatan kerja tanpa memandang jenis kelamin, suku,
                                                      ras, dan agama. IIF melakukan rekrutmen secara transparan dan adil tanpa membeda-bedakan
                                                      latar belakang tertentu.
                                             -
 Employment                                           IIF is committed to providing job opportunities regardless of gender, ethnicity, race, and
                                                      religion. IIF conducts recruitment in a transparent and fairly manner without prejudice against
                                                      certain backgrounds.

 Kesehatan dan                                        IIF menyadari bahwa kegiatan pembangunan proyek harus memperhatikan kesehatan dan
 Keselamatan Kerja (K3)                               keselamatan bagi pekerja. IIF juga memastikan bahwa seluruh proyek yang dibiayai telah
                                                      menerapkan aspek-aspek K3 sesuai dengan aturan dan pedoman yang berlaku.
                                             -
 Occupational Health and                              IIF realizes that project development activities must pay attention to the health and safety
 Safety (OHS)                                         of workers. IIF also ensures that all the financed projects have implemented OHS aspects in
                                                      accordance with applicable rules and guidelines.

 Pelatihan dan Pendidikan                             Pengembangan karyawan melalui pelatihan dan pendidikan menjadi aspek penting dalam
                                                      kegiatan Perseroan terutama dalam menyamakan persepsi dan semangat untuk menjalankan
                                                      Prinsip S&E.
                                             -
 Training and Education                               Employee development through training and education is an important aspect of the Company’s
                                                      activities, especially in sharing the same perceptions and enthusiasm for implementing S&E
                                                      Principles.



Untuk korespondensi lebih lanjut terkait Laporan                           For further correspondence with regard to this Sustainability
Keberlanjutan ini, IIF telah menyediakan form umpan balik                  Report, IIF has provided a feedback form on page 129 that
pada halaman 129 yang dapat dikirimkan melalui beberapa                    can be submitted through the following communication
jalur komunikasi berikut: [GRI 2-3]                                        channels: [GRI 2-3]



         Sustainable Finance Working Group (SFWG)                          Prosperity Tower Floor 53rd-55th Floor
         PT Indonesia Infrastructure Finance                               Lot 28, Sudirman Central Business District (SCBD)
                                                                           Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
                                                                                : (62-21) 5082 6600
                                                                                : (62-21) 5082 6601
                                                                                : SFWG.Coord-Secr@iif.co.id




                                                                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                            2023 Sustainability Report          9
Page 12
           Strategi Keberlanjutan
           Sustainability Strategy




Strategi Keberlanjutan                                                                     [OJK A.1]

Sustainability Strategy

“IIF turut berkontribusi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia dengan
menyelaraskan prinsip triple bottom line, yaitu 3P (People, Planet, dan Profit) yang dikembangkan
melalui strategi dan praktik pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan sesuai dengan Prinsip S&E
yang dimiliki IIF. Seluruh proyek yang dibiayai IIF tidak hanya dipastikan kepatuhannya terhadap
ketentuan yang berlaku, namun juga dipastikan mampu memberikan kontribusi positif bagi sosial
dan lingkungan sekitarnya.”
“IIF also contributes to sustainable development in Indonesia in accordance with the triple bottom line principles
of 3P (People, Planet, and Profit), developed through sustainable infrastructure financing strategies and practices
in line with IIF’s S&E Principles. IIF persistently ensures that all projects the Company finances comply with
applicable regulations and positively contribute to their surrounding community and environment.”



Pembangunan infrastruktur memegang peranan yang sangat              The infrastructure development plays a crucial role in driving
penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi, baik di                   economic growth, both at the national and regional levels,
tingkat nasional maupun daerah, mengurangi pengangguran,            reducing unemployment, alleviating poverty, improving public
mengentaskan      kemiskinan,     meningkatkan      kesejahteraan   welfare, and serving as a benchmark for a nation’s progress.
masyarakat, bahkan menjadi salah satu tolok ukur bagi kemajuan      The availability of reliable infrastructure is essential to support
suatu bangsa. Ketersediaan infrastruktur yang andal merupakan hal   economic activities and business growth, creating a multiplier
yang sangat penting untuk mendukung kegiatan ekonomi maupun         effect that enhances the economy in the region.
pertumbuhan dunia usaha sehingga akan tercipta multiplier effect
yang dapat meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut.


Dalam mendukung pembangunan infrastruktur, pembiayaan               Financing is a crucial factor ensuring the sustainability of
menjadi satu hal yang krusial dalam memastikan keberlangsungan      ongoing projects as part of the infrastructure development.
proyek tersebut. Oleh karena itu diperlukan sumber-sumber           Therefore, robust funding sources are needed to complete the
pendanaan yang kuat agar proyek tersebut mampu terealisasi          aforementioned projects in line with the predetermined targets.
sesuai dengan target. Sebagai perusahaan yang menyediakan           As a company that provides financing and advisory services for
pembiayaan dan jasa advisory bagi pembangunan infrastruktur         infrastructure development in Indonesia, IIF plays a vital role by
di Indonesia, IIF memiliki peran dan tanggung jawab dalam           providing sustainable products and services and promoting long-
menyediakan produk dan layanan yang berkelanjutan serta             term funding for infrastructure projects in Indonesia.
mendorong sumber pendanaan jangka panjang proyek-proyek
infrastruktur di Indonesia.


IIF tidak hanya berfokus untuk menyalurkan produk pembiayaan        IIF is not merely focused on providing financing products and
dan advisory di bidang infrastruktur, melainkan juga turut          advisory in the infrastructure sector, but also actively ensuring
terlibat dalam memastikan proyek yang dibiayai tersebut mampu       that the funded projects can manage their impacts and
mengelola dampak serta memberikan kontribusi bagi sosial dan        contribute to the surrounding community and environment. This
lingkungan sekitar. Komitmen ini direalisasikan melalui prinsip     commitment is realized through the triple bottom line principles
triple bottom line yang terdiri dari 3P (People, Planet, dan        consisting of the 3Ps (People, Planet, and Profit) to balance
Profit) untuk menyeimbangkan manfaat ekonomi proyek dengan          the economic benefits of the project with the management of
pengelolaan terhadap aspek sosial dan lingkungan. Prinsip           social and environmental aspects. These principles are embodied
tersebut dituangkan melalui mekanisme pembiayaan yang               through financing mechanisms integrated with the application of
terintegrasi dengan penerapan Prinsip S&E.                          S&E Principles.


IIF berkomitmen untuk memastikan terpenuhinya Prinsip S&E           IIF is committed to ensuring the fulfillment of S&E Principles
pada setiap proyek infrastruktur yang dibiayai sehingga dapat       in every financed infrastructure project to minimize potential
meminimalkan potensi dampak negatif yang ditimbulkan dari           adverse impacts arising from infrastructure project development.
pembangunan proyek infrastruktur.


           PT Indonesia Infrastructure Finance
  10       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 13
Prinsip Keberlanjutan
Sustainability Principles


IIF menerapkan Prinsip S&E sebagai standar dalam                            IIF applies S&E Principles as the gold standard to ensure
memastikan klien mengelola, memitigasi, dan meminimalkan                    that clients manage, mitigate, and minimize the social
dampak serta risiko sosial dan lingkungan dari aktivitas                    and environmental impacts as well as the risks inherent in
proyek mereka. Kami berkomitmen untuk menerapkan Prinsip                    their project activities. We are committed to implementing
S&E pada seluruh proyek infrastruktur yang IIF biayai dengan                S&E Principles in all infrastructure projects financed by
berpedoman pada panduan operasional IIF yang telah                          IIF, guided by IIF’s operational guidelines outlined in the
disusun dalam Sistem Manajemen Sosial dan Lingkungan                        Social and Environmental Management System (“SEMS”).
(Social and Environmental Management System/”SEMS”).                        [GRI 2-23] [GRI 2-24]
[GRI 2-23] [GRI 2-24]


SEMS memuat panduan operasional penerapan 8 (delapan)                       SEMS contains operational guidelines for the implementation
Prinsip S&E yang menjadi acuan dalam penilaian risiko dan                   of the 8 (eight) S&E Principles, serving as a reference
dampak proyek terhadap aspek sosial dan lingkungan.                         in assessing project risks and impacts on social and
                                                                            environmental aspects.

                                              1                                                   2

                               Sistem Pengelolaan dan Penilaian
                                 Sosial dan Lingkungan (SEMS)
                                                                                    Tenaga Kerja dan Kondisi Kerja
                                    Social and Environmental                        Labour and Working Conditions
                                  Assessment and Management
                                         System (SEMS)




               8                                                                                                                  3

     Pengadaan Tanah dan                                                                                             Pencegahan dan Pengurangan
   Pemukiman Kembali secara                                                                                          Polusi, serta Perubahan Iklim
        Tidak Sukarela                                                                                                Pollution Preventation and
      Land Acquisition and                                                                                             Abatement and Climate
    Involuntary Resettlement                                                                                                    Change


                                                                       8
                                                                  Prinsip S&E IIF
                                                                     [GRI FS1]

  Konservasi Keanekaragaman
                                                                                                                       Kesehatan Masyarakat,
 Hayati dan Pengelolaan Sumber
                                                                                                                     Keselamatan, dan Keamanan
           Daya Alam
                                                                                                                      Community Health, Safety,
  Biodiversity Conservation and
                                                                                                                            Security
 Natural Resources Management

               7                                                                                                                  4




                                        Masyarakat Adat                              Benda dan Warisan Budaya
                                      Indigenous Peoples                            Cultural Property and Heritage



                                             6                                                    5




                                                                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                            2023 Sustainability Report        11
Page 14
          Strategi Keberlanjutan
          Sustainability Strategy




Prinsip S&E tersebut juga menjadi bukti nyata akan realisasi             The abovementioned S&E Principles reflect IIF’s
komitmen IIF untuk menjadi perusahaan pembiayaan                         commitment to being an infrastructure financing company
infrastruktur yang senantiasa berupaya dalam menjaga dan                 that consistently strives to preserve and enhance social and
meningkatkan kualitas sosial dan lingkungan sesuai dengan                environmental quality in line with sustainability principles.
prinsip keberlanjutan. Prinsip S&E IIF merupakan gabungan                IIF S&E Principles are a combination of international
dari praktik-praktik dan standar internasional yang dapat                practices and standards, providing foreign investors looking
membuat para investor asing yang akan bekerja sama atau                  to collaborate or invest in the Company with assurance that
berinvestasi pada Perseroan merasa aman karena semua                     all IIF’s projects meet international standards for social and
proyek IIF telah memenuhi standar sosial dan lingkungan                  environmental aspects.
bertaraf internasional.

Berdasarkan tinjauan dan laporan yang dibuat oleh Lembaga                Based on a research and report by the Institute for Economic
Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat – Fakultas Ekonomi                   and Social Research – Faculty of Economics and Business,
dan Bisnis Universitas Indonesia (“LPEM FEB UI”) pada tahun              University of Indonesia (“LPEM FEB UI”) in 2021, the S&E
2021, Prinsip S&E yang diterapkan oleh IIF dalam proses                  Principles applied by IIF in the infrastructure financing
pembiayaan infrastruktur memiliki beberapa nilai tambah                  process offer several additional values, as follows:
sebagai berikut:



                 Prinsip S&E IIF mampu mengidentifikasi potensi risiko dan dampak sosial dan lingkungan dengan lebih komprehensif. Sebagai
                 contoh, Prinsip S&E IIF mencakup penilaian terhadap dampak proyek terhadap tenaga kerja dan kondisi kerja, masyarakat
                 adat, serta benda dan warisan budaya yang sering kali masih minim analisisnya di dalam dokumen lingkungan proyek.
                 IIF’s S&E Principles able to identify potential social and environmental risks and impacts in a more comprehensive manner.
                 For example, IIF’s S&E Principles assess the project’s impact on workforce and working conditions, indigenous peoples, and
                 cultural objects and heritage, which often needs more analysis in project environmental documents.




                 Prinsip S&E IIF menyediakan rencana aksi mitigasi yang lebih komprehensif dan detail. Sebagai contoh, IIF memastikan
                 bahwa pemulihan mata pencaharian atau penghidupan masyarakat yang terdampak dilakukan dan dikelola dengan baik
                 oleh proyek dan tertuang dalam dokumen rencana yang strategis.
                 IIF’s S&E Principles offer a more comprehensive and detailed mitigation action plan. For example, IIF ensures that the
                 livelihoods of affected communities are restored and managed properly by the projects and contained in a strategic
                 planning document.




                 Prinsip S&E IIF mendukung terciptanya SEMS di masing-masing proyek untuk membantu debitur dalam mengelola risiko
                 dan dampak sosial dan lingkungan di sepanjang siklus proyek.
                 IIF’s S&E principles promote establishment of SEMS in each project which assists debtors in managing social and
                 environmental risks and impacts throughout the project cycle.




                 Prinsip S&E IIF menerapkan standar yang lebih ketat di beberapa aspek sosial dan lingkungan, dengan memastikan
                 penerapan praktik-praktik dan standar bertaraf internasional.
                 IIF’s S&E Principles apply stringent standards in several social and environmental aspects by ensuring the implementation
                 of international practices and standard.




                 Prinsip S&E IIF mendorong terlaksananya pemantauan secara berkala oleh proyek untuk memastikan penerapan aksi
                 mitigasi yang direncanakan telah memenuhi standar yang berlaku.
                 IIF’s S&E Principles encourage regular monitoring by projects to ensure the implementation of the planned mitigation
                 actions meets the applicable standards.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
  12      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 15
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan
Sustainable Finance Action Plan


Dukungan IIF terhadap penerapan keuangan berkelanjutan             IIF supports the implementation of sustainable finance
direalisasikan melalui penerapan kebijakan dan praktik             by adopting policies and business practices in line with
bisnis yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan.           sustainability principles. As the first step, the Company
Langkah awal IIF dalam menerapkan keuangan berkelanjutan           prepared its Sustainable Finance Action Plan (“SFAP”) in
tersebut dimulai melalui penyusunan Rencana Aksi                   accordance with the provisions POJK No. 51/POJK.03/2017.
Keuangan Berkelanjutan (“RAKB”) sesuai dengan ketentuan            Categorized as an Infrastructure Financing Company, IIF
POJK No. 51/POJK.03/2017. IIF berada dalam kategori                is required to submit the SFAP no later than 30 November
Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur yang memiliki                  each year to be applied throughout the year. The first SFAP
kewajiban untuk menyusun RAKB untuk disampaikan paling             outlines the roadmap for the implementation of sustainable
lambat pada tanggal 30 November setiap tahunnya serta              finance within IIF’s business environment for the 2019-2024
diterapkan di sepanjang tahun tersebut. RAKB pertama               period, focusing on the implementation and enhancement
memuat roadmap penerapan keuangan berkelanjutan dalam              of IIF’s S&E Principles in the sustainable infrastructure
lingkungan bisnis IIF periode 2019 – 2024, yang berfokus           financing process. [GRI FS1]
pada implementasi dan penguatan Prinsip S&E yang dimiliki
IIF dalam kaitannya dengan proses pembiayaan infrastruktur
berkelanjutan. [GRI FS1]



           2019                           2020                      2021 - 2023                                   2024
   Menyediakan produk sesuai          Identifikasi potensial         Menerapkan inisiatif S&E              Memperkuat standar S&E
   dengan kebutuhan debitur      penyelarasan persyaratan S&E       berkelanjutan kepada calon            untuk potensi penyelarasan
   dengan mempertahankan          dengan pasar Indonesia dan         debitur yang telah dipilih.         dengan regulator di Indonesia.
         Prinsip S&E.             calon debitur di masa depan.
    Providing products that      Identifying potential alignment   Implementing sustainable S&E            Reinforcing S&E standards
   meet clients’ needs while        of S&E requirements with        initiatives on selected clients.        to potentially align with
   maintaining S&E Principles.     the Indonesian market and                                                regulators in Indonesia.
                                       prospective clients.




Proses penyusunan RAKB tersebut dilakukan secara internal          The SFAP is prepared internally by involving various relevant
melalui keterlibatan berbagai divisi terkait dengan merujuk        divisions in accordance with the following provisions:
pada ketentuan-ketentuan berikut:
1. Peraturan Presiden No. 59 Tahun 2017 tentang                    1. Presidential Regulation No. 59/2017 on the
   Pelaksanaan      Pencapaian      Tujuan     Pembangunan            Implementation of Sustainable Development Goals;
   Berkelanjutan;
2. POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan                      2. POJK No. 51/POJK.03/2017 on the Implementation of
   Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan,                 Sustainable Finance for Financial Institutions, Listed, and
   Emiten, dan Perusahaan Publik, termasuk lampirannya;               Public Companies, including its attachments;
3. Perjanjian Pemegang Saham Perseroan sebagaimana                 3. The Company’s Shareholders Agreement as last stated in
   telah terakhir kali dinyatakan pada Fourth Amendment               the Fourth Amendment and Restatement of Shareholders
   and Restatement of Shareholders Agreement tanggal                  Agreement dated April 10th, 2018; and
   10 April 2018; serta
4. Anggaran Dasar Perseroan sebagaimana terakhir kali              4. The Company’s Articles of Association as last amended
   diubah melalui Akta Perubahan dan Pernyataan Kembali               through the Deed of Amendment and Restatement
   No. 43 tanggal 24 Juli 2018.                                       No. 43 dated July 24th, 2018.




                                                                                          PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                    2023 Sustainability Report     13
Page 16
          Strategi Keberlanjutan
          Sustainability Strategy




Selain itu, IIF juga menerapkan praktik-praktik berstandar                 Moreover, IIF also applies internationally standardized
internasional dalam pelaksanaan perlindungan S&E                           practices in implementing S&E protection through S&E
melalui Prinsip S&E yang sesuai dengan IFC Performance                     Principles in accordance with the 2012 IFC Performance
Standard tahun 2012 sebagai upaya untuk menanamkan                         Standard to instill sustainable principles in infrastructure
prinsip berkelanjutan dalam proyek-proyek pembangunan                      development projects in Indonesia.
infrastruktur di Indonesia.

Sejak tahun 2021, IIF membentuk kelompok kerja khusus,                     Since 2021, IIF has established a special working group
yaitu Sustainable Finance Working Group (“SFWG”) yang                      i.e. the Sustainable Finance Working Group (“SFWG”)
bertanggung jawab untuk menyusun RAKB. RAKB yang                           responsible for formulating the SFAP. The completed RAKB
telah disusun kemudian disampaikan kepada Direksi sebagai                  is then submitted to the Board of Directors as part of SFAP
bentuk pengelolaan Program RAKB yang mendukung Visi dan                    Program management to support the achievement of IIF’s
Misi IIF serta tujuan dari penerapan RAKB. Lebih lanjut, RAKB              Vision and Mission, as well as the SFAP objectives. The SFAP
ini disampaikan kepada Dewan Komisaris untuk menjalankan                   is subsequently presented to the Board of Commissioners
fungsi pengawasan dan pemberian saran terhadap                             as part of the oversight and advisory functions with
pengelolaan RAKB yang dilakukan oleh IIF. RAKB tersebut                    regard to the SFAP management by IIF. The SFAP is then
selanjutnya akan disampaikan kepada OJK sebagai bentuk                     submitted to the OJK as part of compliance with POJK
kepatuhan terhadap POJK No. 51/POJK.03/2017.                               No. 51/POJK.03/2017.

Program Prioritas Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2023
Sustainable Finance Action Targets and Realization 2023


                  Pada RAKB 2023, IIF memiliki 3 (tiga) program prioritas yang direncanakan sebagai bagian dari
                                   aksi keuangan berkelanjutan sebagaimana diuraikan berikut:
        In its 2023 SFAP, IIF has planned 3 (three) priority programs as part of its sustainable finance actions, as follows:
  1.    Pengembangan Produk atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
        Prioritas pertama rencana aksi keuangan berkelanjutan di 2023 adalah dengan mengembangkan jasa advisory terkait dengan LST yang
        diharapkan dapat mendukung penerapan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. Selain itu, IIF juga akan terus melanjutkan
        peningkatan pembiayaan pada proyek-proyek yang masuk ke dalam kriteria dan kategori keuangan berkelanjutan dengan tetap
        memastikan implementasi 8 (delapan) Prinsip S&E kepada debitur atau penanggung jawab proyek. Program tersebut penting untuk
        tetap dilanjutkan dengan pertimbangan sebagai berikut:
        a. Proyek atau perusahaan yang dibiayai adalah sesuai dengan batasan sektor infrastruktur yang tercantum dalam Peraturan Menteri
            Keuangan No. 100 tahun 2009 (PMK 100/2009), Surat Keputusan OJK No. No. S-2/D.05/2018 tanggal 2 Januari 2018, dan Peraturan
            OJK No. 46/POJK.05/2020 tanggal 27 Oktober 2020;
        b. Pembiayaan diberikan kepada proyek atau perusahaan atas dasar kelayakan secara komersial;
        c. Pembiayaan tersebut dilaksanakan dalam upaya perwujudan pelaksanaan fungsi IIF sebagai katalisator dalam pembiayaan
            pengembangan infrastruktur di Indonesia; dan
        d. Strategi pembiayaan dilaksanakan berbasis keunikan dari masing-masing sektor dengan mempertimbangkan faktor risiko yang
            dihadapi. Pelaksanaan strategi tersebut senantiasa didasarkan pada analisis kelayakan, mitigasi risiko, dan implementasi prinsip-
            Prinsip S&E.

        Development of Sustainable Financial Products or Services
        The first priority in the 2023 sustainable finance action plan was to develop advisory services related to ESG, aimed at supporting the
        implementation of sustainable development in Indonesia. In addition, IIF would continue to enhance financing for projects that meet
        the criteria and fall under sustainable financial categories, simultaneously ensuring the implementation of the 8 (eight) S&E Principles
        to borrowers or project stakeholders. The program was crucial to be continued due to the following considerations:
        a. Projects or companies financed align with the infrastructure sector limitations outlined in the Ministry of Finance Regulation
            No. 100/2009 (PMK 100/2009), OJK Decree No. S-2/D.05/2018 dated 2 January 2018, and Financial Services Authority Regulation
            No. 46/POJK.05/2020 dated 27 October 2020.
        b. Financing is provided to projects or companies based on commercial feasibility.
        c. The financing is carried out to realize IIF’s role as a catalyst in infrastructure development financing in Indonesia.
        d. Financing strategies are implemented based on the distinct characteristics of each sector by considering the faced risk factors.
            The implementation of these strategies is consistently grounded in feasibility analysis, risk mitigation, and the implementation of
            S&E Principles.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
  14      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 17
                   Pada RAKB 2023, IIF memiliki 3 (tiga) program prioritas yang direncanakan sebagai bagian dari
                                    aksi keuangan berkelanjutan sebagaimana diuraikan berikut:
         In its 2023 SFAP, IIF has planned 3 (three) priority programs as part of its sustainable finance actions, as follows:
  2.    Penyesuaian Organisasi dan Tata Kelola Penerapan Keuangan Berkelanjutan
        Prioritas kedua dari RAKB di 2023 adalah melakukan penyesuaian organisasi dan tata kelola penerapan keuangan berkelanjutan.
        Program ini menjadi prioritas kedua yang diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program prioritas pertama terkait dengan
        pengembangan jasa LST Advisory IIF dengan adanya penyesuaian organisasi dan tata kelola serta sinergi antara Direktorat Advisory
        dan SED untuk mengembangkan jasa tersebut. Selain itu, sebagai bentuk keberlanjutan atas program yang telah direncanakan di tahun
        sebelumnya, sinergi antar berbagai divisi yang terkait dengan penerapan keuangan berkelanjutan yang dikoordinasi oleh SFWG perlu
        untuk tetap dilanjutkan, utamanya dalam mendefinisikan kembali atau menyusun target serta strategi-strategi keuangan berkelanjutan
        yang lebih terukur dan realistis untuk dapat dilaksanakan dan ditinjau ulang setiap tahunnya. IIF juga dapat menyesuaikan Corporate
        Sustainability Target dengan SDGs sehingga dapat tercapainya suatu keselarasan antara pelaksanaan di tingkat nasional maupun
        internasional. Selain itu, perlu adanya tata kelola yang baik dalam hal pembagian peran antar divisi dalam mewujudkan pelaksanaan
        aksi keuangan berkelanjutan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan pertemuan rutin antar divisi untuk
        mengevaluasi target dan pencapaian IIF dalam hal penerapan aksi keuangan berkelanjutan.

        Adjustment in Organization and Sustainable Finance Implementation Governance
        The second priority in the 2023 sustainable finance action plan was to make adjustment in the organization and sustainable finance
        implementation governance. As the second priority, this program was expected to support the implementation of the first priority
        program related to the development of IIF’s ESG Advisory services. The adjustment in organization and governance aimed to foster
        synergy between the Advisory Directorate and SED in developing the aforementioned services. Furthermore, as a continuation of
        the planned programs from the previous year, collaboration among various divisions involved in sustainable finance implementation
        coordinated by SFWG must be sustained. This was especially crucial in redefining or formulating measurable and realistic targets and
        strategies for sustainable finance to be implemented and reviewed annually. IIF was also able to align its Corporate Sustainability Target
        with SDGs, ensuring alignment between national and international implementations. In addition, effective governance was essential in
        delineating inter-division roles to realize the implementation of sustainable finance actions. One approach was to hold regular meetings
        among divisions to evaluate IIF’s targets and achievements with regard to sustainable finance implementation.

  3.    Pengembangan Kapasitas internal IIF terkait dengan Keuangan Berkelanjutan
        Pengembangan kapasitas internal IIF terkait dengan penerapan keuangan berkelanjutan menjadi prioritas ketiga dari RAKB di 2023.
        Dengan adanya pengembangan jasa LST Advisory serta penyesuaian tata kelola, peningkatan kapasitas internal terhadap divisi-divisi
        yang terkait perlu dilakukan. Selain itu, sosialisasi terkait dengan aksi keuangan berkelanjutan juga akan disampaikan secara rutin
        kepada seluruh karyawan IIF secara bertahap. Dalam pengembangan kapasitas tersebut, IIF dapat melakukan kerja sama dengan pihak-
        pihak terkait seperti OJK, Pemegang Saham, dan pihak eksternal lainnya yang sudah memiliki pengalaman dalam menerapkan aksi
        keuangan yang berkelanjutan.

        Development of IIF’s Internal Capacity Pertaining to Sustainable Finance
        The development of IIF’s internal capacity pertaining to the implementation of sustainable finance was the third priority in the 2023
        sustainable finance action plan. Following the development of ESG Advisory services and governance adjustments, enhancing the
        internal capacity of relevant divisions was deemed necessary. Moreover, regular communication on sustainable finance actions would
        be progressively conveyed to all IIF employees. Regarding the development of this capacity, IIF was able to collaborate with relevant
        stakeholders such as OJK, Shareholders, and other external entities with experience in sustainable financial actions implementation.




Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2023
Sustainable Finance Action Targets and Realization 2023


Target Strategi Bisnis Jangka Pendek 1 (satu) Tahun
1 (one)-year Target

                                                                                                        Realisasi
                                Target
                                                                                                       Realization

 Meningkatkan portofolio investasi pada sektor-sektor infrastruktur       IIF telah membukukan 16 deal investasi baru dengan nilai mencapai
 baru dengan tetap menerapkan prinsip sosial dan lingkungan.              Rp3,46 triliun. Seluruh pembiayaan tersebut senantiasa didasari atas
                                                                          pertimbangan kepatuhan klien terhadap Prinsip S&E yang dimiliki IIF.
 Enhancing investment portfolio in new infrastructure sectors and         IIF recorded 16 new investment deals with a total value of Rp3.46
 upholding social and environmental principles.                           trillion, all of which were based on clients’ compliance with IIF’s S&E
                                                                          Principles.




                                                                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                            2023 Sustainability Report      15
Page 18
          Strategi Keberlanjutan
          Sustainability Strategy




                                                                                                        Realisasi
                               Target
                                                                                                       Realization

Fokus pada kesepakatan yang bernilai tambah tinggi sambil               IIF terus merealisasikan peran sebagai katalis dan enabler dalam
mempromosikan peran IIF sebagai katalisator dan enabler (junior         pembangunan infrastruktur melalui pembiayaan proyek-proyek
financing, PPP, dan kesepakatan project finance).                       corporate finance, operating assets, greenfield, dan brownfield.
                                                                        Sementara dalam mendorong profitabilitas, IIF berfokus pada project
                                                                        finance (greenfield & brownfield) dan subloan/mezzanine yang
                                                                        menawarkan imbal hasil lebih tinggi.
Focusing on high-value-added deals and promoting IIF’s role as          IIF continued to fulfill its role as a catalyst and enabler in infrastructure
a catalyst and enabler (junior financing, PPP, and project finance      development by financing various types of projects, including corporate
agreements).                                                            finance, operating assets, greenfield, and brownfield. To further boost
                                                                        profitability, IIF focused on project finance (greenfield & brownfield)
                                                                        and subloan/mezzanine that offered higher returns.

Terus meningkatkan pendapatan berbasis fee melalui penawaran            IIF telah merealisasikan inovasi lini produk dengan memberikan
produk-produk pembiayaan baru dan penyediaan jasa advisory LST.         fasilitas Credit Enhancement dalam bentuk Partial Guarantee
                                                                        Facility. IIF juga telah membantu klien merujuk ke bank mitra untuk
                                                                        menangani kebutuhan klien di luar mandat IIF. Dari sisi jasa advisory,
                                                                        IIF memberikan layanan advisory ESG kepada MCAI untuk program
                                                                        Good Practice Investment Projects (GPIP) lintas sektor, dan kepada
                                                                        klien sektor energi untuk uji tuntas ESG terhadap fasilitas pemrosesan
                                                                        gasnya.
Continuously increasing fee-based revenue through the introduction      IIF innovated its product line by providing a Credit Enhancement
of new financing products and the provision of ESG advisory services.   facility in the form of a Partial Guarantee Facility. IIF also assisted
                                                                        clients by referring them to partner banks to address their needs
                                                                        beyond IIF’s mandate. On the advisory side, IIF provided ESG advisory
                                                                        services to MCAI for its multi-sector Good Practice Investment Projects
                                                                        (GPIP) program, and to an energy sector client for ESG due diligence
                                                                        on its gas processing facilities.

Secara berkelanjutan melakukan diversifikasi pada sektor-sektor baru    IIF melakukan diversifikasi eksposur pembiayaan ke sektor yang
(di antaranya infrastruktur sosial) dan pengembangan aspek sosial dan   telah diberikan mandat melalui POJK No. 46/POJK.05/2020 tentang
lingkungan.                                                             Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur dan perluasan sektor, seperti
                                                                        infrastruktur sosial, ketahanan pangan, dan infrastruktur kendaraan
                                                                        listrik.
Sustainably diversifying into new sectors (including social             IIF diversified financing exposure to sectors mandated through POJK
infrastructure) and developing social and environmental aspects.        No. 46/POJK.05/2020 on Infrastructure Financing Companies and
                                                                        expanded into sectors such as social infrastructure, food security, and
                                                                        electric vehicle infrastructure.

Meningkatkan peran sebagai perusahaan pembiayaan berkelanjutan          IIF telah menjalin kerja sama dengan Millennium Challenge Account
yang terkemuka melalui kontribusi pada inisiatif-inisiatif pemerintah   Indonesia (“MCAI”) untuk menjadi Blended Finance Delivery
dalam pembentukan kerangka kerja dan manual prosedur LST,               Mechanism Host (“BFDM Host”). Selain itu, Direktorat Advisory IIF
mendukung penerbitan sustainable bonds dan akses kepada                 juga diberikan mandat sebagai salah satu konsultan dan advisory
pembiayaan campuran dan hibah dari Millenium Challenge                  (advisory services) bagi Otoritas Ibu Kota Nusantara (“OIKN”).
Corporation (“MCC”), Korean Development Bank (“KDB”), dan Green
Climate Fund (“GCF”), serta mempromosikan Prinsip S&E yang tinggi
dalam proyek dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang
pembiayaan berkelanjutan.
Enhancing role as a leading sustainable financing company through       IIF partnered with the Millennium Challenge Account Indonesia
contributions to government initiatives in shaping ESG framework and    (“MCAI”) to become Blended Finance Delivery Mechanism Host
procedures manuals; supporting the issuance of sustainable bonds        (“BFDM Host”). In addition, IIF’s Advisory Directorate was mandated
and access to blended financing and grants from the Millennium          to become one of the consultants and advisors (advisory services) for
Challenge Corporation (MCC), Korean Development Bank (KDB), and         the Nusantara Capital City Authority (“OJKN”).
Green Climate Fund (GCF); as well as promoting robust S&E Principles
in projects and increasing public awareness of sustainable financing.

Penguatan struktur permodalan melalui serangkaian corporate             IIF telah mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II Indonesia
action untuk penambahan modal, optimalisasi atas sumber-sumber          Infrastructure Finance Tahap I Tahun 2023 di Bursa Efek Indonesia
pendanaan dan manajemen portofolio treasury, secara aktif mencari       (“BEI”) senilai Rp500 miliar dengan rincian Obligasi Seri A senilai
sumber pendanaan yang atraktif, dan pembentukan Sustainable             Rp160,61 miliar, Obligasi Seri B senilai Rp245,06 miliar, dan Obligasi
Infrastructure Fund.                                                    Seri C senilai Rp94,33 miliar. Selain itu, IIF juga telah memperoleh
                                                                        pernyataan efektif pada tanggal 29 Desember 2023 untuk melakukan
                                                                        penerbitan Surat Berharga Perpetual Berwawasan Lingkungan
                                                                        Indonesia Infrastructure Finance Tahun 2023 dengan nilai emisi
                                                                        sebesar Rp335,19 miliar. Penerbitan surat berharga ini merupakan
                                                                        instrumen tematik yang diterbitkan dalam rangka memperkuat
                                                                        struktur modal IIF untuk mendukung pembiayaan proyek-proyek
                                                                        infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 16       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 19
                                                                                                        Realisasi
                               Target
                                                                                                       Realization

Strengthening capital structure through several corporate actions         IIF issued Indonesia Infrastructure Finance Shelf Registration Bond II
for capital infusion, optimizing funding sources and treasury portfolio   Phase I Year 2023 on the Indonesia Stock Exchange (“IDX”) amounting
management, actively seeking attractive funding sources, and              to Rp500 billion, consisting of Series A Bonds worth Rp160.61 billion,
establishing Sustainable Infrastructure Fund.                             Series B Bonds worth Rp245.06 billion, and Series C Bonds worth
                                                                          Rp94.33 billion. In addition, IIF has received an effective statement
                                                                          on 29 December 2023 for the issuance of Indonesia Infrastructure
                                                                          Finance Green Perpetual Notes Year 2023 with an emission value of
                                                                          Rp335.19 billion. This securities issuance is a thematic instrument
                                                                          aimed at strengthening IIF’s capital structure to support financing for
                                                                          sustainable infrastructure projects in Indonesia.

Peningkatan manajemen risiko dengan mengembangkan kerangka                IIF telah memperketat pemantauan secara periodik terhadap
pemantauan kredit untuk mempertahankan pemantauan portofolio              portofolio pembiayaan yang prosesnya terus disempurnakan melalui
pinjaman yang berkualitas baik, meningkatkan Enterprise Risk              Early Warning System guna mendeteksi perubahan (penurunan)
Management sesuai dengan arahan dari POJK No. 46/2020, serta              kualitas kredit sejak dini. Selain itu, IIF juga melakukan perbaikan
membangun kapasitas yang berkelanjutan pada pengembangan dan              berkelanjutan mengenai proses manajemen kredit, seperti
peningkatan keterampilan kredit, termasuk pembiayaan ekuitas.             menetapkan internal risk trigger untuk setiap pembiayaan yang telah
                                                                          dilakukan IIF.
Enhancing risk management by developing a credit monitoring               IIF further improved periodic monitoring of its financing portfolio by
framework to maintain the monitoring of quality loan portfolios,          implementing Early Warning System to detect early changes (declines)
improving Enterprise Risk Management in accordance with the               in credit quality. Furthermore, IIF continuously improved it credit
directives of POJK No. 46/2020, and sustainably building capacity in      management process, such as by establishing internal risk trigger for
the development and enhancement of credit skills, including equity        each financing undertaken by IIF.
financing.

Peningkatan kemampuan sumber daya manusia melalui peningkatan             IIF telah mengikutsertakan karyawan dalam berbagai program
pengetahuan dan kompetensi atas produk investasi ekuitas dan produk       pengembangan kompetensi terkait keberlanjutan sepanjang tahun
investasi ekuitas sejenis (equity-like investment) dan penerapan talent   2023. Sejalan dengan itu, pengembangan teknologi informasi juga
pool management, serta pengembangan sistem informasi untuk                terus direalisasikan sebagai upaya dalam mendukung peningkatan
mendukung efisiensi dan efektivitas pekerjaan melalui otomatisasi         proses bisnis yang lebih sederhana serta paperless approval process
dan digitalisasi.                                                         yang dapat meningkatkan efisiensi waktu dan menghemat penggunaan
                                                                          kertas.
Enhancing human resources capabilities through the improvement            IIF sent employees to participate in various sustainability-related
of knowledge and competence in equity investment products and             competency development programs in 2023. Likewise, the Company
similar equity-like investment products, implementing talent pool         continuously developed its information technology to further
management, and developing information systems to support job             streamline business processes and facilitate paperless approval
efficiency and effectiveness through automation and digitization.         process to bolster efficiency and reduce paper usage.

Memperkuat sinergi lintas Direktorat untuk mendukung strategi aksi        IIF telah menciptakan sinergi yang baik antara masing-masing Direktorat
keuangan berkelanjutan dan strategi bisnis IIF secara keseluruhan.        untuk mendukung implementasi aksi keuangan berkelanjutan dan
                                                                          strategi IIF secara keseluruhan. Dengan memaksimalkan sinergi
                                                                          antara Investment dan S&E Department, IIF terus mendukung proyek-
                                                                          proyek berwawasan lingkungan. Selain itu, sinergi antara Direktorat
                                                                          Advisory dan S&E Department juga telah meningkatkan nilai tambah
                                                                          IIF melalui penyediaan S&E Advisory services.

                                                                          Program-program tersebut akan disinergikan dengan divisi-divisi
                                                                          terkait yang sesuai, sehingga memungkinkan adanya penyesuaian
                                                                          kembali dalam hal tugas dan tanggung jawab divisi terkait dalam hal
                                                                          penerapan aksi keuangan berkelanjutan. Langkah ini didukung dengan
                                                                          sinergi dan kerja sama yang telah terjalin antara IIF dengan berbagai
                                                                          pemangku kepentingan sehingga IIF dapat senantiasa mengikuti
                                                                          perkembangan terkini terkait dengan keberlanjutan.

Strengthening cross-directorate synergy to support sustainable            IIF has created strong synergy between each Directorate to support
finance action strategies and IIF’s overall business strategy.            the implementation of sustainable finance actions and IIF’s overall
                                                                          strategy. By maximizing synergy between the Investment and S&E
                                                                          Departments, IIF continues to support environmentally conscious
                                                                          projects. In addition, the synergy between the Advisory Directorate and
                                                                          the S&E Department has also increased IIF’s value-added through the
                                                                          provision of S&E Advisory services.

                                                                          Those programs will be synergized with relevant divisions, enabling
                                                                          adjustments in terms of tasks and responsibilities of the related
                                                                          divisions regarding the implementation of sustainable finance
                                                                          actions. This step is supported by the synergy and cooperation that
                                                                          have been established between IIF and various stakeholders, allowing
                                                                          IIF to continuously keep up with the latest developments related to
                                                                          sustainability.




                                                                                                 PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                           2023 Sustainability Report       17
Page 20
           Strategi Keberlanjutan
           Sustainability Strategy




Target Jangka Panjang 5 (lima) Tahun
5 (five)-year Long Term Target

                                                                                                           Realisasi
                                 Target
                                                                                                          Realization

 Memanfaatkan penerapan 8 (delapan) Prinsip S&E sebagai Social &             IIF secara aktif telah berpartisipasi dalam mendorong penerapan LST,
 Environmental Standards dalam setiap proyek yang dibiayai oleh IIF,         baik di skala nasional maupun internasional. Beberapa agenda yang
 serta mendorong penerapan S&E Standards secara nasional melalui             melibatkan IIF sebagai panelis dalam mendorong penerapan LST, di
 komunikasi dengan regulator.                                                antaranya:
                                                                             1. World Bank - International Monetary Fund Spring Annual Meeting
                                                                                  2023, di mana diskusi berkisar pada perencanaan, pendanaan, dan
                                                                                  pelaksanaan investasi untuk mendukung infrastruktur yang dapat
                                                                                  memenuhi target Perjanjian Paris dan SDGs; serta
                                                                             2. Konferensi Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi
                                                                                  (“EBTKE”) yang menjelaskan tentang akselerasi Energi Baru
                                                                                  Terbarukan (“EBT”) melalui investasi pada proyek-proyek yang
                                                                                  dinilai hijau dan memiliki sebaran manfaat bagi masyarakat luas.
 To utilize the application of the 8 (eight) S&E Principles as               IIF actively promoted the implementation of ESG, both nationally and
 standards in every project financed by the Company, as well as              internationally. In that regard, IIF attended the following events as a
 encouraging the application of S&E Standards nationally through             panelist to promote ESG implementation:
 communication with regulators.                                              1. World Bank - International Monetary Fund Spring Annual Meeting
                                                                                  2023, where discussions revolved around planning, funding, and
                                                                                  executing investments to support infrastructure that could meet
                                                                                  the Paris Agreement targets and SDGs.
                                                                             2. New Renewable Energy and Energy Conservation (“EBTKE”)
                                                                                  Conference, which focused on accelerating New Renewable Energy
                                                                                  (“NRE”) through investments in projects deemed environmentally
                                                                                  friendly and with broad benefits for the wider community.

 Peningkatan kinerja Perseroan secara menyeluruh (end-toend                  IIF terus mengembangkan penerapan TI yang inovatif guna memenuhi
 improvement), dengan menerapkan optimalisasi sistem teknologi               kebutuhan bisnis serta memberikan layanan yang prima kepada
 informasi (“TI”), proses pengadaan, dan deal closing process dengan         seluruh unit untuk dapat melakukan proses bisnis secara lebih
 melibatkan seluruh unit bisnis terkait.                                     efisien dan efektif. Pada tahun 2023, IIF telah menerapkan perangkat
                                                                             keamanan TI lebih lanjut, menyempurnakan kebijakan TI dan SOP lebih
                                                                             lanjut. Langkah ini memperkuat beberapa pencapaian terkait TI yang
                                                                             telah direalisasikan IIF pada tahun-tahun sebelumnya.
 To improve the Company’s overall performance (end-to-end                    IIF continuously developed innovative IT implementations to
 improvement) by optimizing information technology (“IT”) systems,           meet business needs and provide excellent services to all units,
 procurement processes, and deal-closing processes by involving all          enabling more efficient and effective business processes. In 2023,
 related business units.                                                     IIF implemented additional IT security measures, further refined
                                                                             IT policies and SOPs. These steps reinforced several IIF’s IT-related
                                                                             achievements in previous years.

 Penawaran jenis pembiayaan yang lebih beragam melalui inovasi pada          IIF terus mengembangkan portofolio pembiayaan pada sektor-
 sektor dan produk baru, dengan tujuan untuk memberikan variasi dan          sektor yang memiliki imbal hasil terbaik. Pada tahun 2023, sektor
 fleksibilitas kepada klien dan mengoptimalkan margin.                       infrastruktur sosial menjadi salah satu fokus IIF melalui pemberian
                                                                             fasilitas pembiayaan bagi proyek Transit Oriented Development
                                                                             (“TOD”), pengembangan rumah sakit, serta pengembangan
                                                                             telekomunikasi. Selain itu, IIF juga memberikan fasilitas partial
                                                                             guarantee untuk corporate bonds.
 To offer more diverse types of financing through innovation in new          IIF continuously developed its financing portfolio in sectors with
 sectors and products, to provide variety and flexibility to clients while   the best returns. In 2023, the social infrastructure sector became
 optimizing margins.                                                         one of IIF’s focuses by providing financing facilities to Transit
                                                                             Oriented Development (“TOD”) projects, hospital developments, and
                                                                             telecommunication expansion. In addition, IIF also provides partial
                                                                             guarantee facilities for corporate bonds.




            PT Indonesia Infrastructure Finance
  18        Laporan Keberlanjutan 2023
Page 21
                                                                                                        Realisasi
                               Target
                                                                                                       Realization

Efisiensi cost of fund, dengan cara berkolaborasi dengan Pemegang         IIF mendorong pencapaian target jangka panjang terkait efektivitas
Saham untuk mendapatkan struktur skema pendanaan yang lebih               dan efisiensi sumber pendanaan melalui optimalisasi Divisi Treasury
ekonomis; berkolaborasi dengan lembaga keuangan non-bank untuk            IIF melalui berbagai langkah strategis sebagai berikut:
memperoleh alternatif sumber pendanaan; secara selektif melakukan         1. Melakukan just-in-time funding, yaitu senantiasa menyesuaikan
pembayaran dipercepat atas pendanaan yang berbiaya tinggi;                     realisasi penarikan pendanaan dengan laju pertumbuhan aset
dan optimalisasi produk capital market sebagai alternatif sumber               investasi untuk menjaga biaya bunga;
pendanaan.                                                                2. Melakukan negosiasi penurunan issuance fee untuk fasilitas non-
                                                                               cash loan dengan bank mitra dalam rangka efisiensi biaya; serta
                                                                          3. Mempererat hubungan dengan pelaku industri keuangan lainnya
                                                                               untuk mendapatkan fasilitas baru, baik untuk cash loan maupun
                                                                               non-cash loan.
Cost of fund efficiency, by collaborating with Shareholders to            IIF drove the achievement of long-term targets related to the
obtain a more economical funding scheme structure; collaborating          effectiveness and efficiency of funding sources through the
with non-bank financial institutions to obtain alternative funding        optimization of IIF’s Treasury Division via various strategic steps, as
sources; selectively performing early repayment for high-cost funding;    follows:
and optimizing capital market products as an alternative source of        1. Implemented just-in-time funding by continuously adjusting
funding.                                                                       the realization of funding withdrawals with the growth rate of
                                                                               investment assets to maintain interest costs.
                                                                          2. Negotiated a reduction in issuance fees for non-cash loan facilities
                                                                               with partner banks to enhance cost efficiency.
                                                                          3. Strengthened relationships with other financial industry players
                                                                               to secure new facilities, both for cash loans and non-cash loans.

Keselarasan kemampuan karyawan, melalui peningkatan kemampuan             IIF secara berkesinambungan terus merealisasikan program
dan keahlian karyawan, pemilihan sumber karyawan yang tepat               pengembangan kompetensi dalam rangka mendukung peningkatan
guna sesuai dengan tugas pokoknya (talent pool management), dan           kemampuan karyawan, khususnya terkait LST. Pada tahun 2023,
implementasi pengukuran kinerja dan reward system yang sesuai             rata-rata jam pelatihan karyawan meningkat. Sejalan dengan itu,
dengan tugas dan jabatannya.                                              IIF telah merekrut 43 karyawan baru berbasis kompetensi untuk
                                                                          menjaring talenta-talenta terbaik di bidangnya. Tak hanya fokus
                                                                          merekrut karyawan berkualitas dan berintegritas, IIF juga berupaya
                                                                          untuk meningkatkan retensi karyawan melalui program-program
                                                                          pengembangan kompetensi hingga upaya-upaya peningkatan
                                                                          kesejahteraan karyawan.
Alignment of workforce capabilities, through increasing the ability and   IIF consistently implemented competency development programs to
expertise of the workforce, selecting appropriate workforce sources       enhance employee skills, particularly in relation to ESG. In 2023, the
in accordance with their main tasks (talent pool management), and         average training hours per employee increased. Moreover, IIF recruited
implementing performance measurement and reward systems in                43 new competency-based employees to attract the best talents in
accordance with their duties and positions.                               their respective fields. Not only focusing on recruiting qualified and
                                                                          integrity-driven employees, IIF also improved employee retention
                                                                          through competency development programs and efforts to enhance
                                                                          employee well-being.

Peningkatan yield, melalui pengembangan kemampuan dan                     IIF terus mengoptimalkan kinerja jasa advisory dalam upaya
diversifikasi jasa advisory (termasuk kolaborasi dengan Direktorat        meningkatkan yield dengan menyeimbangkan bauran mandat
Investasi) serta asset recycling, untuk mendapatkan sumber                dari pemerintah maupun swasta sehingga berhasil mendapatkan
pendanaan baru melalui sekuritisasi aset-aset pembiayaan Perseroan,       9 (sembilan) mandat baru dengan nilai mencapai Rp23,19 miliar.
untuk dialokasikan ke proyek-proyek dengan imbal hasil yang lebih
tinggi.
Yield increase, through capacity development and diversification          IIF continuously optimized the performance of advisory services to
of advisory services (including collaboration with the Investment         enhance yield by balancing the portfolio mix between government
Directorate) and asset recycling, to obtain new funding sources           and private mandates, successfully working on 9 (nine) active
through the securitization of the Company’s financing assets, which       mandates with a revenue of Rp23.19 billion.
will be allocated to projects with higher yields.




                                                                                                 PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                           2023 Sustainability Report       19
Page 22
     Strategi Keberlanjutan
     Sustainability Strategy




                       Kontribusi terhadap Pencapaian SDGs di Tingkat Portofolio pada 2023
                     IIF’s Contribution to the SDGs Achievement at the Portfolio Level in 2023




                Target 1.4                                               Goal 1.4
                Pada tahun 2030, menjamin bahwa semua laki-laki          By 2030, ensure that all men and women, in
                dan perempuan, khususnya masyarakat miskin dan           particular the poor and vulnerable, have equal rights
                rentan, memiliki hak yang sama terhadap sumber           to economic resources, as well as access to basic
                daya ekonomi, serta akses terhadap pelayanan             services, ownership and control over land and other
                dasar, kepemilikan dan kontrol atas tanah dan            forms of property, inheritance, natural resources,
                bentuk kepemilikan lain, warisan, sumber daya            new technologies, and appropriate financial
                alam, teknologi baru, dan jasa keuangan yang tepat,      services, including microfinance.
                termasuk keuangan mikro.


                Indikator                                                Indicator
                • Jumlah rumah tangga dengan akses terhadap              • The number of households with access to
                  layanan sumber air minum layak dan berkelanjutan.        adequate and sustainable drinking water sources.
                • Jumlah rumah tangga dengan akses terhadap              • The number of households with access to
                  sumber penerangan dan listrik.                           lighting sources and electricity.

                Kontribusi di Portofolio IIF                             Contribution under IIF Portfolio
                • Jumlah rumah tangga yang telah mendapatkan             • A total of 1,339,545 households have gained
                  akses terhadap sumber air minum mencapai                 access to drinking water from 9 (nine) SPAM
                  1.339.545 rumah tangga dari 9 (sembilan) proyek          projects financed by IIF by end of 2023.
                  SPAM yang dibiayai IIF sampai dengan akhir tahun
                  2023.
                • Jumlah rumah tangga yang telah mendapat                • A total of 537,974 households have gained access
                  pasokan listrik mencapai 537.974 rumah tangga            to electricity from 16 power projects financed by
                  dari 16 proyek ketenagalistrikan yang dibiayai IIF       IIF by end of 2023.
                  sampai dengan akhir tahun 2023.



                Target 3.8                                               Goal 3.8
                Mencapai cakupan kesehatan universal, termasuk           Achieve universal health coverage, including
                perlindungan risiko keuangan, akses terhadap             financial risk protection, access to good basic health
                pelayanan kesehatan dasar yang baik, dan akses           services, and access to safe, effective, quality, and
                terhadap obat-obatan dan vaksin dasar yang aman,         affordable basic medicines and vaccines for all.
                efektif, berkualitas, dan terjangkau bagi semua orang.


                Indikator                                                Indicator
                Cakupan pelayanan kesehatan esensial (termasuk           Coverage of essential health services (including
                kapasitas layanan serta akses untuk penduduk             service capacity and access for the general
                secara umum).                                            population).


                Kontribusi di Portofolio IIF                             Contribution under IIF Portfolio
                Pada tahun 2023, IIF telah menyalurkan pembiayaan        In 2023, IIF provided financing to 4 (four) hospitals
                pada 4 (empat) rumah sakit di Bandung, Bogor,            in Bandung, Bogor, Surabaya, and Tangerang,
                Surabaya, dan Tangerang, sehingga secara                 bringing the Company’s total healthcare portfolio to
                keseluruhan IIF telah memiliki 6 (enam) portofolio       6 (six) out of 3 financing projects in the healthcare
                dari 3 proyek pembiayaan dalam sektor kesehatan.         sector. These investments in the healthcare sector
                Portofolio investasi dalam sektor ini menjadi bagian     were part of IIF’s efforts to enhance the quality of
                dari upaya IIF dalam mendukung peningkatan               healthcare services by incorporating sustainable
                kualitas layanan kesehatan dengan menerapkan             aspects. This initiative also involved support for the
                aspek berkelanjutan. Langkah ini termasuk juga           development of green hospitals in Indonesia and
                dukungan pada pembangunan green hospital di              public hospitals that cater to patients covered by
                Indonesia serta rumah sakit umum yang turut              BPJS.
                menerima pasien BPJS.



     PT Indonesia Infrastructure Finance
20   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 23
Target 4.a                                                 Goal 4.a
Membangun dan meningkatkan fasilitas pendidikan            Build and improve educational facilities that are
yang ramah anak, ramah penyandang cacat dan                child-friendly, disabled-friendly, and gender-friendly,
gender, serta menyediakan lingkungan belajar               and provide a safe, non-violent, inclusive, and
yang aman, anti kekerasan, inklusif, dan efektif bagi      effective learning environment for all.
semua.


Indikator                                                  Indicator
Peningkatan fasilitas sekolah dengan akses ke:             Improvement of school facilities with access to
• Listrik;                                                 • Electricity;
• Internet untuk tujuan pengajaran;                        • Internet for teaching purposes;
• Komputer untuk tujuan pengajaran;                        • Computers for teaching purposes;
• Infrastruktur dan materi memadai bagi siswa              • Adequate infrastructure and materials for
  disabilitas;                                               students with disabilities;
• Air minum layak;                                         • Proper drinking water;
• Fasilitas sanitasi dasar per jenis kelamin; dan          • Sanitation facilities basis per gender; and
• Fasilitas cuci tangan (terdiri dari air, sanitasi, dan   • Hand-washing facilities (consisting of water,
  higienitas bagi semua).                                    sanitation, and hygiene for all).


Kontribusi di Portofolio IIF                               Contribution under IIF Portfolio
Pada tahun 2023, IIF telah menyalurkan pembiayaan          In 2023, IIF provided financing to a fiber optic
pada perusahaan pengembang fiber optik dan                 and subsea cable telecommunications network
jaringan telekomunikasi via kabel bawah laut Jakarta       development company connecting Jakarta to
– Singapura, yang diharapkan dapat memperluas              Singapore. This initiative was expected to expand the
kapabilitas dan kapasitas jaringan telekomunikasi          capabilities and capacities of the telecommunication
di Indonesia. Investasi ini juga diharapkan dapat          network in Indonesia. The investment was also
mendukung peningkatan akses internet di berbagai           expected to support the improvement of internet
wilayah di Indonesia sehingga dapat dimanfaatkan           access in various regions of Indonesia, facilitating
untuk mendukung proses belajar mengajar dengan             enhanced access to unlimited educational resources
cara meningkatkan kemudahan dalam mengakses                on the internet and thereby contributing to the
sumber daya pendidikan yang tak terbatas dari              learning and teaching processes.
internet.




Target 5.1                                                 Goal 5.1
Mengakhiri segala bentuk diskriminasi terhadap             End all forms of discrimination against women
kaum perempuan di mana pun.                                everywhere.

Indikator                                                  Indicator
Kebijakan yang responsif gender dan mendukung              Policies that are gender-responsive and support
pemberdayaan wanita.                                       women’s empowerment.

Kontribusi di Portofolio IIF                               Contribution under IIF Portfolio
Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF turut                   Through the application of S&E Principles, IIF
memastikan agar setiap proyek infrastruktur yang           ensures that every financed infrastructure project
dibiayai tidak melaksanakan praktik diskriminasi           does not engage in discriminatory practices
terhadap wanita, namun turut mendukung                     against women, but actively supports women’s
pemberdayaan wanita.                                       empowerment.




                                                                        PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                  2023 Sustainability Report     21
Page 24
     Strategi Keberlanjutan
     Sustainability Strategy




                Target 6.1                                             Goal 6.1
                Pada tahun 2030, mencapai akses universal              By 2030, everyone will have equitable access to safe
                dan merata terhadap air minum yang aman dan            and affordable drinking water.
                terjangkau bagi semua.


                Indikator                                              Indicator
                • Persentase rumah tangga yang memiliki akses          • Percentage of households that have access to
                  terhadap layanan sumber air minum layak.               proper drinking water sources.
                • Kapasitas prasarana air baku untuk melayani          • The capacity of raw water infrastructure to
                  rumah tangga, perkotaan, dan industri, serta           serve households, cities, and industries, and the
                  penyediaan air baku untuk pulau-pulau.                 provision of raw water for inhabited islands.
                • Proporsi populasi yang memiliki akses layanan        • The proportion of the population that has access
                  sumber air minum aman dan berkelanjutan.               to safe and sustainable drinking water sources.


                Kontribusi di Portofolio IIF                           Contribution under IIF Portfolio
                • Jumlah proyek SPAM yang telah dibiayai IIF           • Drinking water supply projects financed by IIF
                  berkontribusi terhadap pencapaian sekitar              contribute to the achievement of 15.67% of the
                  15,67% dari target akses layanan sumber air            targeted adequate drinking water sources access
                  minum yang layak serta 2,06% dari proporsi             and 2.06% of the targeted population proportion
                  populasi yang ditargetkan untuk mendapatkan            to gain access to safe drinking water sources.
                  akses layanan sumber air minum yang aman.
                • Jumlah kapasitas proyek SPAM yang dibiayai IIF       • The total capacity of drinking water supply
                  mencapai sekitar 21.975 liter/detik.                   projects financed by IIF amounts to 21,975 liters
                                                                         per second.



                Target 6.3                                             Goal 6.3
                Pada tahun 2030, meningkatkan kualitas air dengan      By 2030, improve water quality by reducing
                mengurangi polusi, menghilangkan pembuangan,           pollution, eliminating waste and minimizing the
                dan meminimalkan pelepasan material dan bahan          release of hazardous materials and chemicals,
                kimia berbahaya, mengurangi setengah proporsi          halving the proportion of untreated wastewater, and
                air limbah yang tidak diolah, dan secara signifikan    significantly increasing the recycling and safe reuse
                meningkatkan daur ulang, serta penggunaan              of recyclables globally.
                kembali barang daur ulang yang aman secara global.


                Indikator                                              Indicator
                Proporsi saluran air dengan kualitas air ambien yang   The proportion of water bodies with good ambient
                baik. (Kualitas air sungai sebagai sumber air baku).   water quality. (Quality of river water as raw water
                                                                       source).


                Kontribusi di Portofolio IIF                           Contribution under IIF Portfolio
                Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan pada     Through the application of S&E Principles, IIF
                setiap kesempatan agar proyek-proyek yang dibiayai     persistently ensures that the financed projects
                turut menjaga, memantau, dan mengelola kualitas        actively maintain, monitor, and manage the quality
                air yang digunakan ataupun berada di sekitar lokasi    of water used or located around the project site.
                proyek.




     PT Indonesia Infrastructure Finance
22   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 25
Target 6.4                                             Goal 6.4
Pada tahun 2030, secara signifikan meningkatkan        By 2030, significantly increase the efficiency of
efisiensi penggunaan air di semua sektor, dan          water use in all sectors, and ensure the sustainable
menjamin penggunaan dan pasokan air tawar yang         use and supply of freshwater to address water
berkelanjutan untuk mengatasi kelangkaan air, dan      scarcity, and significantly reduce the number of
secara signifikan mengurangi jumlah orang yang         people suffering from water scarcity.
menderita akibat kelangkaan air.


Indikator                                              Indicator
Perubahan efisiensi penggunaan air dari waktu ke       Improved water use efficiency from time to time.
waktu.


Kontribusi di Portofolio IIF                           Contribution under IIF Portfolio
Pembiayaan IIF pada proyek SPAM di Pekanbaru           IIF’s financing for the drinking water supply project
yang ditujukan untuk merehabilitasi instalasi          in Pekanbaru, aimed at rehabilitating the water
pengolahan air di proyek tersebut mampu                treatment plant, was able to reduce the Non-
mengurangi angka kehilangan air (Non-Revenue           Revenue Water (“NRW”) rate by 93.10% in 2023
Water/”NRW”) hingga 93,10% di tahun 2023 jika          compared to 2019.
dibandingkan dengan angka di 2019.




Target 7.1                                             Goal 7.1
Pada tahun 2030, menjamin akses universal layanan      By 2030, ensure universal access to affordable,
energi yang terjangkau, andal, dan modern.             reliable, and modern energy services.


Indikator                                              Indicator
• Jumlah listrik yang telah dan akan dihasilkan dari   • The amount of electricity that has been and will
  proyek energi terbarukan IIF.                          be generated by the Renewable Energy project
                                                         financed by IIF.
• Proporsi penduduk yang mendapatkan akses             • The proportion of the population that will have
  ke energi listrik yang dihasilkan dari seluruh         access to electricity generated from IIF projects.
  proyek IIF.


Kontribusi di Portofolio IIF                           Contribution under IIF Portfolio
• Jumlah energi listrik yang telah dan akan            • By end of 2023, the total electricity generated and
  dihasilkan dari proyek-proyek energi terbarukan        to be generated from renewable energy projects
  yang dibiayai IIF sampai akhir tahun 2023              financed by IIF amounted to 686.40 MW.
  mencapai 686,40 MW.
• Jumlah penduduk yang telah dan diasumsikan           • By end of 2023, a total of 2.70 million residents
  akan mendapatkan pasokan listrik dari proyek           had received and assumed to receive electricity
  ketenagalistrikan yang dibiayai IIF sampai akhir       generated by power projects financed by IIF.
  tahun 2023 mencapai sekitar 2,70 juta penduduk.




                                                                   PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                             2023 Sustainability Report    23
Page 26
     Strategi Keberlanjutan
     Sustainability Strategy




                Target 8.7                                          Goal 8.7
                Mengambil tindakan cepat dan untuk memberantas      Take quick action to eradicate forced labor, end
                kerja paksa, mengakhiri perbudakan dan penjualan    human slavery and trafficking, secure the prohibition
                manusia, mengamankan larangan dan penghapusan       and elimination of the worst forms of child labor,
                bentuk terburuk tenaga kerja anak, termasuk         including the recruitment and use of child soldiers,
                perekrutan dan penggunaan tentara anak-anak,        and by 2025 end child labor in all of its forms.
                dan pada tahun 2025 mengakhiri tenaga kerja anak
                dalam segala bentuknya.

                Indikator                                           Indicator
                Mengakhiri kerja paksa dan tenaga kerja anak.       End forced and child labor.


                Kontribusi di Portofolio IIF                        Contribution under IIF Portfolio
                Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan       Through the application of S&E Principles, IIF
                pada setiap kesempatan agar proyek-proyek           persistently ensures that the financed projects
                yang dibiayai tidak melakukan praktik kerja paksa   refrain from engaging in child labor or forced labor
                ataupun mempekerjakan tenaga kerja anak dengan      practices by ensuring the implementation of policies
                memastikan tersedianya kebijakan terkait hal        on the subject matter.
                tersebut.




                Target 8.8                                          Goal 8.8
                Melindungi    hak-hak     tenaga     kerja   dan    Protect labor rights and promote a safe and secure
                mempromosikan lingkungan kerja yang aman dan        working environment for all workers, including
                terjamin bagi semua pekerja, termasuk pekerja       migrant workers, in particular women migrant
                migran, khususnya pekerja migran perempuan, dan     workers, and workers assigned to hazardous work.
                mereka yang bekerja dalam pekerjaan berbahaya.


                Indikator                                           Indicator
                • Penerapan norma K3.                               • The implementation of OHS norms.
                • Peningkatan kepatuhan atas hak-hak pekerja        • Enhanced compliance on workers’ rights (freedom
                  (kebebasan berserikat dan perundingan kolektif)     of association and collective bargaining) based on
                  berdasarkan sumber tekstual ILO dan peraturan       ILO textual sources and relevant country laws and
                  perundang-undangan negara terkait.                  regulations.

                Kontribusi di Portofolio IIF                        Contribution under IIF Portfolio
                • Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan     • Through the application of S&E Principles,
                  pada setiap kesempatan agar proyek-proyek           IIF persistently ensures that the financed
                  yang dibiayai memperhatikan dan menerapkan          projects pay attention to and implement OHS
                  manajemen K3.                                       management.
                • Melalui penerapan Prinsip S&E,       IIF juga     • Through the application of S&E Principles, IIF
                  memastikan pada setiap kesempatan agar              persistently ensures that the financed projects
                  proyek-proyek yang dibiayai memperhatikan dan       pay attention to and enhance compliance with
                  meningkatkan kepatuhan atas hak-hak pekerja,        workers’ rights, including the freedom to form
                  termasuk kebebasan untuk membentuk serikat          labor unions.
                  pekerja.




     PT Indonesia Infrastructure Finance
24   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 27
Target 9.1                                              Goal 9.1
Mengembangkan infrastruktur yang berkualitas,           Develop good-quality, reliable, sustainable, and
andal, berkelanjutan, dan tangguh, termasuk             resilient infrastructure, including regional and
infrastruktur regional dan lintas batas, untuk          cross-border infrastructure, to support economic
mendukung       pembangunan       ekonomi  dan          development and improve welfare with a focus on
kesejahteraan manusia, dengan fokus pada akses          affordable and equitable access for all.
yang terjangkau dan merata bagi semua.


Indikator                                               Indicator
• Panjang pembangunan jalan tol.                        • Length of the constructed toll road.
• Panjang jalur kereta api.                             • Length of the constructed railroad.
• Jumlah bandara.                                       • Number of airports.
• Jumlah pelabuhan strategis.                           • Number of strategic seaports.


Kontribusi di Portofolio IIF                            Contribution under IIF Portfolio
• Jumlah panjang proyek jalan tol yang telah            • By end of 2023, the total length of toll road
  dibiayai IIF sampai akhir tahun 2023 mencapai           projects financed by IIF was 351.99 kilometers.
  351,99 kilometer.
• Jumlah panjang jalan kereta api yang telah            • By end of 2023, the total length of railway projects
  dibiayai IIF sampai akhir tahun 2023 mencapai           financed by IIF was 13.32 kilometers.
  13,32 kilometer.
• Jumlah proyek bandara yang telah dibiayai IIF         • By end of 2023, the total number of airport
  sampai akhir tahun 2023 mencapai 4 (empat)              projects financed by IIF was 4 (four) projects.
  proyek.
• Jumlah proyek pelabuhan yang telah dibiayai IIF       • By end of 2023, the total number of port projects
  sampai akhir tahun 2023 mencapai 3 (tiga) proyek.       financed by IIF by was 3 (three) project.




Target 10.3                                             Goal 10.3
Menjamin kesempatan yang sama dan mengurangi            Ensure equal opportunity and reduce income
kesenjangan hasil, termasuk dengan menghapus            gaps, including eliminating discriminatory
hukum, kebijakan, dan praktik yang diskriminatif, dan   laws, policies, and practices, and promoting
mempromosikan legislasi, kebijakan, dan tindakan        appropriate legislation, policies, and actions
yang tepat terkait legislasi dan kebijakan tersebut.    related to such legislation and policies.

Indikator                                               Indicator
• Pelaporan terkait diskriminasi atau pelecehan         • Report received on discrimination or harassment
  sesuai hukum internasional tentang Hak Asasi            under international Human Rights law.
  Manusia.                                              • The proportion of participants in the Social
• Proporsi peserta Program Jaminan Sosial Bidang          Security Program in the Employment Sector.
  Ketenagakerjaan.


Kontribusi di Portofolio IIF                            Contribution under IIF Portfolio
• Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan         • Through the application of S&E Principles, IIF
  pada setiap kesempatan agar proyek-proyek yang          persistently ensures that the financed projects
  dibiayai memiliki mekanisme pelaporan keluhan           have whistleblowing mechanism for workers and
  dari pekerja maupun masyarakat, termasuk                the community to report violations, including
  pelaporan terkait dengan diskriminasi atau              discrimination or harassment.
  pelecehan.
• Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan         • Through the application of S&E Principles, IIF
  pada setiap kesempatan agar proyek-proyek yang          persistently ensures that the financed projects
  dibiayai menyediakan program Jaminan Sosial             provide Employment Social Security program.
  Ketenagakerjaan.




                                                                    PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                              2023 Sustainability Report     25
Page 28
     Strategi Keberlanjutan
     Sustainability Strategy




                Target 11.4                                         Goal 11.4
                Mempromosikan dan menjaga warisan budaya dunia      Promote and preserve world cultural heritage and
                dan warisan alam dunia.                             world natural heritage.


                Indikator                                           Indicator
                Upaya preservasi, perlindungan, dan konservasi      Preservation, protection, and conservation efforts
                pada semua warisan budaya dan alam.                 of all cultural and natural heritage.


                Kontribusi di Portofolio IIF                        Contribution under IIF Portfolio
                Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan       Through the application of S&E Principles, IIF
                pada setiap kesempatan agar proyek-proyek yang      persistently ensures that the financed projects pay
                dibiayai memperhatikan dan menjaga semua            attention to and preserve all cultural heritages in
                warisan budaya di daerah tersebut.                  their respective areas.




                Target 12.4                                         Goal 12.4
                Pada tahun 2022 mencapai pengelolaan bahan          By 2022 achieve the environmentally sound
                kimia dan semua jenis limbah yang ramah             management of chemicals and all types of waste
                lingkungan, di sepanjang siklus hidupnya, sesuai    in the entire life cycle, according to agreed
                kerangka kerja internasional yang disepakati, dan   international frameworks, and significantly reduce
                secara signifikan mengurangi pencemaran bahan       the pollution of these hazardous chemicals and their
                kimia berbahaya dan limbah tersebut ke udara,       wastes to the air, water, and soil to minimize adverse
                air, dan tanah untuk meminimalkan dampak buruk      impacts on human health and the environment.
                terhadap kesehatan manusia dan lingkungan.


                Indikator                                           Indicator
                Pengelolaan limbah B3 yang dilaksanakan sesuai      The management of hazardous waste is carried out
                peraturan perundangan.                              in accordance with regulatory provisions.


                Kontribusi di Portofolio IIF                        Contribution under IIF Portfolio
                Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan       Through the application of S&E Principles, IIF
                pada setiap kesempatan agar proyek-proyek yang      persistently ensures that the financed projects
                dibiayai melakukan pengelolaan terhadap material    manage hazardous materials and waste used
                dan limbah B3 yang digunakan dan dihasilkan dari    and produced by the project in accordance with
                proyek sesuai dengan peraturan perundangan yang     applicable regulations.
                berlaku.




     PT Indonesia Infrastructure Finance
26   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 29
Target 13.2                                           Goal 13.2
Mengintegrasikan tindakan antisipasi perubahan        Integrate anticipatory actions on climate change
iklim ke dalam kebijakan, strategi, dan perencanaan   into national policies, strategies, and plans.
nasional.

Indikator                                             Indicator
Tersedianya pelaporan penurunan emisi GRK.            Availability of reporting on the reduction of GHG
                                                      emissions.

Kontribusi di Portofolio IIF                          Contribution under IIF Portfolio
Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan         Through the application of S&E Principles, IIF
pada setiap kesempatan agar proyek-proyek yang        persistently ensures that the financed projects begin
dibiayai mulai melakukan perhitungan terhadap         calculating the GHG emissions they produce. IIF
emisi GRK yang dihasilkan. IIF juga menyediakan       also provides tools to assist projects in calculating
tools untuk membantu proyek menghitung GRK            their GHG. By financing Renewable Energy projects,
yang dihasilkan. Melalui pembiayaan terhadap          IIF helps reduce approximately 4.19 million tons of
proyek-proyek Energi Terbarukan, IIF membantu         potential CO2-eq greenhouse gas emissions.
mengurangi sekitar 4,19 juta ton CO2-eq potensi
emisi GRK.




Target 15.9                                           Goal 15.9
Pada tahun 2022, mengintegrasikan nilai-              By 2022, integrate ecosystem and biodiversity
nilai ekosistem dan keanekaragaman hayati ke          values into national and local planning,
dalam perencanaan nasional dan daerah, proses         development processes, strategies, and budgeting
pembangunan, strategi, serta penganggaran             for poverty reduction.
pengurangan kemiskinan.


Indikator                                             Indicator
Tersedianya rencana pengelolaan keanekaragaman        Availability of biodiversity management plan.
hayati.


Kontribusi di Portofolio IIF                          Contribution under IIF Portfolio
Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan         Through the application of S&E Principles, IIF
pada setiap kesempatan agar proyek-proyek             persistently ensures that the financed projects
yang dibiayai yang berlokasi di area-area yang        located in areas with the potential for biodiversity
berpotensi memiliki keanekaragaman hayati dan         and critical habitat develop documents for
habitat kritis melakukan penyusunan dokumen           biodiversity management plans and effectively
rencana pengelolaan keanekaragaman hayati dan         implement those plans.
mengimplementasikan pengelolaan tersebut.




                                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                            2023 Sustainability Report    27
Page 30
                      Ikhtisar Keberlanjutan
                      Sustainability Highlights




Ikhtisar Keberlanjutan
Sustainability Highlights


  ASPEK EKONOMI [OJK B.1] [GRI FS6] [GRI FS7] [GRI FS8]
  Economic Aspect

Pendapatan, Laba/Rugi, dan Jumlah Proyek
Revenue, Profit/Loss, and Total Projects




 Total Aset                                        Pendapatan*                                 Laba / Rugi
 Total Assets                                      Revenue                                     Profit / Loss


  2023 Rp15.110                                     2023 Rp1.341                                2023 Rp104
   2021                           2022               2021                           2022         2021                           2022
   Rp14.551                       Rp16.500           Rp967                          Rp1.168      Rp53                           Rp83

 Miliar Rupiah / Billion Rupiah                    Miliar Rupiah / Billion Rupiah              Miliar Rupiah / Billion Rupiah




                                                                                               Persentase Aset Investasi
 Komitmen Investasi Bersih                         Aset Investasi [GRI FS11]                   dari Total Aset [GRI FS11]
 Net Investment Commitment                         Investment Assets                           Percentage of Investment Assets to
                                                                                               Total Assets


  2023 Rp15.791                                     2023 Rp13.315                               2023 88,12%
   2021                           2022               2021                           2022         2021                           2022
   Rp17.079                       Rp16.678           Rp12.209                       Rp14.820     83,90%                         89,82%

 Miliar Rupiah / Billion Rupiah                    Miliar Rupiah / Billion Rupiah              %




   Jumlah Proyek yang Dibiayai
   Number of Projects Financed

     2023 61 proyek / projects
     2021                         2022
     57                           56

   Proyek / Project




             PT Indonesia Infrastructure Finance
 28          Laporan Keberlanjutan 2023
Page 31
Komitmen Bersih Portofolio Investasi
Net Commitment of Investment Portfolio                                                                                           Miliar Rupiah / Billion Rupiah



            Jalan                                               Telekomunikasi dan Informatika                       Air Minum
            Road                                                Telecommunications and                               Drinking Water
                                                                Informatics


   2023             Rp
                        1.714                            2023           Rp
                                                                            3.655                             2023          Rp
                                                                                                                                1.308
    2021                   2022                          2021                   2022                           2021                 2022
    Rp2.491                Rp1.899                       Rp3.886                Rp3.548                        Rp1.504              Rp1.255



            Minyak dan Gas*                                     Ketenagalistrikan                                    Bandara
            Oil and Gas                                         Power Generation                                     Airport


   2023             Rp
                        551                              2023           Rp
                                                                            4.121                             2023          Rp
                                                                                                                                1.120
    2021                   2022                          2021                   2022                           2021                 2022
    Rp2.082                Rp1.898                       Rp4.018                Rp3.971                        Rp1.185              Rp1.181



            Pelabuhan                                           Kereta Api dan Transportasi Publik                   Kawasan Industri
            Port                                                Railway and Public Transportation                    Industrial Complex


   2023             Rp
                        250                              2023           Rp
                                                                            133                               2023          Rp
                                                                                                                                500
    2021                   2022                          2021                   2022                           2021                 2022
    Rp417                  Rp702                         Rp238                  Rp211                          Rp477                Rp733



            Infrastruktur Sosial                                Lainnya
            Social Infrastructure                               Others


   2023             Rp
                        572                              2023           Rp
                                                                            1.867
    2021                   2022                          2021                   2022
    Rp101                  Rp101                         Rp680                  Rp1.180


*) IIF tidak membiayai eksplorasi ataupun transportasi minyak. / IIF does not finance any oil explorations or shipments.


Kinerja Jasa Advisory
Advisory Service Performance




  Jumlah Mandat Aktif yang                              Pendapatan dari Mandat                               Proporsi Pendapatan dari
  terkait dengan Keuangan                               Aktif yang terkait Keuangan                          Proyek terkait Keuangan
  Berkelanjutan                                         Berkelanjutan                                        Berkelanjutan
  Number of Sustainable                                 Revenue from Sustainable                             Proportion of Revenues from
  Finance-related Active                                Finance-related Active                               Sustainable Finance-related
  Mandates                                              Mandates                                             Project


  2023 4 proyek / projects                               2023 Rp8,03                                           2023 34,64%
  2021                   2022                            2021                   2022                           2021                 2022
  13 Proyek/ Projects    10 Proyek/ Projects             Rp8,86                 Rp14,19                        100,00%              87,92%




*) Termasuk pendapatan forex. / Include forex income.




                                                                                                         PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                                   2023 Sustainability Report         29
Page 32
                Ikhtisar Keberlanjutan
                Sustainability Highlights




  ASPEK LINGKUNGAN [OJK B.2]
  Environmental Aspect


Konsumsi Energi
Energy Consumption




 Listrik                                        BBM                                      Total Penggunaan Listrik dan BBM
 Electricity                                    Fossil Fuel                              Total Electricity and Fuel
                                                                                         Consumption

  2023 314.302 kWh                               2023 21.036 Liter                        2023 1.916 Gj
       1.131 Gj                                       785 Gj
  2021                2022                       2021                2022                 2021                2022
  216.263 kWh         335.129 kWhkWh             15.625 Liter        13.743 Liter         1.362 GJ            1.719 GJ
  779 Gj              1.206 GjGj                 583 Gj              513 Gj




Total Emisi GRK yang Dihasilkan (Cakupan 1 & 2)
Total GHG Emissions Generated (Scope 1 & 2)




 BBM (Cakupan 1)                                Listrik (Cakupan 2)                      Total Emisi GRK Cakupan 1 dan 2
 Fossil Fuel (Scope 1)                          Electricity (Scope 2)                    Total GHG Emissions
                                                                                         (Scopes 1 & 2)


  2023 43,62 ton CO2-eq                          2023 273,44 ton CO2-eq                  2023 317,06 ton CO2-eq
  2021                2022                       2021                2022                 2021                2022
  32,40 ton CO2-eq    28,50 ton CO2-eq           188,15 ton CO2-eq   291,53 ton CO2-eq    220,55 ton CO2-eq   320,03 ton CO2-eq




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 30       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 33
Kontribusi Proyek-Proyek Infrastruktur yang Dibiayai IIF di 2023
Contribution of Infrastructure Projects Financed by IIF in 2023


                 Pengurangan Emisi Karbon dari Proyek                                          Kontribusi terhadap Total Energi
                 Energi Terbarukan yang Dibiayai IIF                                           Terbarukan yang Terpasang di Indonesia*
                 Reduction of Carbon Emissions from                                            Contribution to the Total Installed
                 Renewable Energy Projects Financed by IIF                                     Renewable Energy Capacity in Indonesia


   2023 4.192.063 ton CO2-eq                                                     2023 5,22%
   2021                                2022                                      2021                               2022
   4.204.706** ton CO2-eq              4.094.610** ton CO2-eq                    5,80**                             5,32**




                  Mendapatkan Akses terhadap Listrik                                             Mendapatkan Akses terhadap
                  Providing Access to Electricity                                                Layanan Sumber Air Minum
                                                                                                 Providing Access to Clean Drinking
                                                                                                 Water

   2023 537.974 RT / Households                                                  2023 1.339.545 RT / Households
   2021                                2022                                      2021                               2022
   539.905** RT / Households           524.730** RT / Households                 1.319.545 RT / Households          1.319.545 RT / Households


*) Diukur berdasarkan perbandingan antara kapasitas pembangkit listrik energi terbarukan yang dibiayai IIF dengan kapasitas pembangkit listrik energi
    terbarukan yang terpasang di Indonesia berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. / Measured based on the comparison between
    the capacity of renewable energy power plants financed by IIF and the installed capacity of renewable energy power plants in Indonesia according to
    data from the Ministry of Energy and Mineral Resources.
**) Data disajikan kembali. / Restated data.



  ASPEK SOSIAL [OJK B.3]
  Social Aspect




   Proporsi Jumlah Karyawan                         Total Jam Pelatihan yang Diberikan                 Rata-Rata Jam Pelatihan Soft Skill dan
   Perempuan                                        kepada Karyawan yang Terdiri dari                  Technical Skill per Karyawan
   Proportion of Female Employees                   Pelatihan Soft Skill dan Technical Skill           Average Hours of Soft Skills and
                                                    Total training hours provided to                   Technical Skills Training per Employee
                                                    employees on soft skills and technical
                                                    skills.


   2023 49,65%                                       2023 10.824 jam / hours                             2023 76,76 jam / hours
   2021                   2022                       2021                   2022                         2021                   2022
   50,00%                 51,28%                     6.556 jam / hours      7.758 jam / hours            56,52 jam / hours      66,31 jam / hours




   Imbalan Jasa Karyawan Tetap                      Total Biaya Tanggung Jawab Sosial
   Golongan Terendah lebih tinggi                   dan Lingkungan (“TJSL”)
   40% dari UMP                                     Total Cost of Social and
   The Lowest Level of Permanent                    Environmental Responsibility (“SER”)
   Employee Benefits Was 40% higher
   than the Provincial Minimum Wage


   2023 138%                                         2023 Rp483,68 billion
                                                                                          miliar /


   2021                   2022                       2021                   2022
   147%                   140%                       Rp456                  Rp495,74
                                                     miliar / billion       miliar / billion




                                                                                                     PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                               2023 Sustainability Report       31
Page 34
           Profil Perusahaan
           Company Profile




           “IIF merupakan perusahaan swasta nasional yang menjadi katalisator dalam
           percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Produk pembiayaan IIF
           berfokus untuk berinvestasi pada proyek-proyek infrastruktur berwawasan sosial
           dan lingkungan. Selain itu, IIF juga memiliki jasa advisory, termasuk jasa advisory di
           bidang LST.”

           “IIF is a national private company that serves as a catalyst for accelerating infrastructure
           development in Indonesia. IIF’s financing products are focused on investing in socially and
           environmentally conscious infrastructure projects. In addition, IIF also provides advisory services,
           including ESG advisory services.”




     PT Indonesia Infrastructure Finance
32   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 35
Tentang IIF
About IIF




 Nama Organisasi [GRI 2-1]              Dasar Hukum Pendirian [GRI 2-1]
 Name of the Organization               Legal Basis of Establishment
 PT Indonesia Infrastructure Finance    • Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia (“PMK”) No. 100/2009 tentang
                                          Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur.
                                        • Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. KEP-439/KM.10/2010
                                          tanggal 6 Agustus 2010 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Pembiayaan
                                          Infrastruktur kepada PT Indonesia Infrastructure Finance.
                                        • Akta Pendirian No. 34 tanggal 15 Januari 2010 yang dibuat di hadapan Aulia
 Status Organisasi [GRI 2-1]              Taufani, SH, selaku pengganti Sutjipto SH, Notaris di Jakarta, disahkan oleh
 Organization Status                      Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat
 Perusahaan Terbatas (PT),                Keputusan No. AHU-21503.AH.01.01. Tahun 2010 tanggal 28 April 2010
 Perusahaan Swasta                        dan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 20 tanggal
 Limited Company (PT),                    11 Maret 2011, Tambahan No. 5123.
 Private Company                        • Regulation of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia (“PMK”)
                                          No. 100/2009 on Infrastructure Financing Companies.
                                        • Decree of Minister of Finance of the Republic of Indonesia
                                          No. KEP-439/KM.10/2010 dated 6 August 2010 on the Granting of Infrastructure
                                          Financing Company Business Permit to PT Indonesia Infrastructure Finance.
                                        • Deed of Establishment No. 34 dated 15 January 2010, made before Aulia
 Jumlah dan Nama Negara                   Taufani, SH, substituting for Sutjipto SH, Notary in Jakarta, and approved by
 Tempat Beroperasi [GRI 2-1]              the Minister of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia by Decree
 Total Area and Name of                   No. AHU-21503.AH.01.01.Tahun 2010 dated 28 April 2010, and announced in
 Country of Operations                    the State Gazette of the Republic of Indonesia No. 20 dated 11 March 2011,
 1 (satu), Indonesia                      Supplement No. 5123.
 1 (one), Indonesia




 Lokasi Kantor Pusat                   Kegiatan, Merek, Produk, dan Jasa [OJK C.4] [GRI 2-6]
 Headquarters                          Activities, Brands, Products, and Services
 [OJK C.2] [GRI 2-1]
                                       Kegiatan Usaha:
 Prosperity Tower Lantai 53-55         Pembiayaan Infrastruktur
 Prosperity Tower 53rd-55th Floor      Produk:
 Lot 28, Sudirman Central Business     Produk Investasi (fund-based dan non-fund-based) serta Jasa Advisory
 District (SCBD)
                                       Business Activities:
 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53,        Infrastructure Financing
 Jakarta 12190, Indonesia
                                       Products:
     : (62-21) 5082 6600               Investment Products (fund-based and non-fund-based) and Advisory Services
     : (62-21) 5082 6601
     : info@iif.co.id
     : www.iif.co.id




                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                        2023 Sustainability Report   33
Page 36
                          Profil Perusahaan
                          Company Profile




Visi dan Misi                               [OJK C.1]

Vision and Mission




                                                 Menjadi pelopor katalisator untuk pembiayaan
                                                 pengembangan infrastruktur di Indonesia.

VISI Vision                                      To become the leading catalyst for financing infrastructure
                                                 development in Indonesia.




                                                    1
                                                 Menjamin tercerminnya kepentingan pelaku investasi di dalam struktur kontrak
                                                 dan konsesi;
                                                 To ensure investors’ needs are reflected in contractual structures and concessions


MISI Mission                                        2
                                                 Memelopori ketersediaan beragam instrumen pembiayaan yang tepat bagi
                                                 proyek infrastruktur; dan
                                                 To lead in offering a mix of financing instruments appropriate for infrastructure; and



                                                    3
                                                 Menjadi mitra bagi lembaga keuangan dan lembaga investasi nasional lainnya
                                                 dalam menyalurkan dana masyarakat ke dalam pembangunan infrastruktur
                                                 jangka panjang di Indonesia.
                                                 To work with Indonesia’s financial institutions and other institutional investors to channel
                                                 the nation’s savings into longterm development of Indonesia’s infrastructure.




          Persetujuan Visi dan Misi oleh Manajemen Kunci
          Vision and Mission Approval by Key Management

Dewan Komisaris dan Direksi telah melakukan review dan menyetujui             The Boards of Commissioners and Directors have reviewed and came to
bahwa Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Budaya Perseroan telah disesuaikan dengan   terms that the Company’s Vision, Mission, and Corporate Culture are in
dinamika bisnis dan tantangan yang dihadapi IIF di masa mendatang.            accordance with IIF’s business dynamics and future challenges.

Sampai dengan Laporan Keberlanjutan ini selesai dituliskan, IIF tidak         As of the completion of this 2022 Sustainability Report, IIF had not
melakukan perubahan atau penyesuaian terhadap Visi, Misi, dan Nilai-Nilai     made any changes or adjustments to the Company’s Vision, Mission, and
Budaya Perseroan.                                                             Corporate Culture.




             PT Indonesia Infrastructure Finance
  34         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 37
Skala Bisnis              [OJK C.3] [GRI 102-7]

Scale of Business



 Total Aset                                                     Pendapatan
 Total Assets                                                   Revenue
                             (Miliar Rupiah / Billion Rupiah)                                       (Miliar Rupiah / Billion Rupiah)



           2021                                 14.551                    2021                                              967

           2022                                 16.500                    2022                                           1.168

           2023                                 15.110                    2023                                           1.341




 Total Liabilitas                                               Total Ekuitas
 Total Liability                                                Total Equity
                             (Miliar Rupiah / Billion Rupiah)                                       (Miliar Rupiah / Billion Rupiah)



           2021                                 12.330                    2021                                           2.222

           2022                                 14.197                    2022                                           2.302

           2023                                 12.722                    2023                                           2.388




 Total Karyawan                                                 Provinsi yang Dilayani [GRI FS6]
 Headcount                                                      Province Served
                                       (Orang / Employees)                                                     (Provinsi / Province)



           2021                                      112                  2021                                               26

           2022                                      117                  2022                                               26

           2023                                      141                  2023                                               14




 Jumlah Proyek yang Aktif Dibiayai                              Jumlah Mandat Advisory
 Total Active Projects Finance                                  Total Advisory Mandates
                                         (Proyek / Projects)                                                  (Mandat / Mandates)



           2021                                       57                  2021                                               34

           2022                                       56                  2022                                               40

           2023                                       61                  2023                                               49




                                                                                PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                          2023 Sustainability Report           35
Page 38
                      Profil Perusahaan
                      Company Profile




Kegiatan Usaha                                  [OJK C.4]

Business Activities


Sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan yang terakhir             In accordance with the Articles of Association last updated
kali diperbaharui melalui Akta No. 43 tanggal 24 Juli 2018,      through Deed No. 43 dated 24 July 2018, IIF’s core business
kegiatan usaha IIF bergerak dalam usaha pembiayaan proyek-       is financing infrastructure projects in Indonesia.
proyek infrastruktur di Indonesia.



Kegiatan Usaha yang Dijalankan Tahun 2023                        Business Activities Conducted in 2023

Pada tahun 2023, IIF telah menjalankan kegiatan usaha sesuai     In 2023, IIF had carried out its business activities in
dengan Anggaran Dasar sebagaimana diuraikan berikut.             accordance with its Articles of Association, as follows:

Produk Investasi                                                 Investment Products
Fund-based                                                       Fund-based
1. Bentuk pinjaman, antara lain pinjaman senior, pinjaman        1. In the form of loans, including senior loans, subordination/
   subordinasi/mezzanine finance, bridge financing, take-           mezzanine finance, bridge financing, take-out financing,
   out financing, dan/atau pembiayaan kembali;                      and/or refinancing;
2. Pembiayaan kegiatan lain yang berkaitan dengan                2. Financing of other activities related to infrastructure
   proyek-proyek infrastruktur selama diperkenankan oleh            projects as permitted by applicable regulations; and
   peraturan; serta
3. Investasi ekuitas.                                            3. Equity investments.

Non-fund-based                                                   Non-fund-based
1. Pemberian jasa dalam mencari pasar swap yang berkaitan        1. Provide services involving search for swap market related
   dengan perusahaan pembiayaan infrastruktur; serta                to infrastructure financing companies; and
2. Pemberian jaminan dalam bentuk, antara lain pemenuhan         2. Provide guarantees in the form of fulfilment of financial
   liabilitas keuangan, credit enhancement, dan/atau                liabilities, credit enhancement, and/or performance
   performance bonds.                                               bonds.

Jasa Advisory                                                    Advisory Services
1. Jasa Advisory untuk Klien Sektor Publik                       1. Advisory Services for Clients in Public Sector
   A. Jasa Advisory Transaksi                                       A. Transaction Advisory Services
      Jasa advisory transaksi untuk klien sektor publik,               Advisory services transaction consulting services for
      seperti kementerian/lembaga, pemerintah daerah, atau             clients in the public sector, such as ministries/agencies,
      BUMN/BUMD dalam proyek-proyek infrastruktur yang                 local governments, or SOE/ROE in infrastructure
      melibatkan kontrak antara lembaga pemerintah yang                projects including contracts between authorized
      berwenang dan pihak swasta, di mana pihak swasta                 government agencies and private sector, where the
      diberikan peran, tanggung jawab, dan alokasi risiko yang         private sector is assigned roles, responsibilities, and
      dapat meliputi salah satu atau beberapa aspek seperti            risk allocations that may include one or more aspects
      pembiayaan, pembangunan, dan operasional.                        such as financing, development, and operations.

       Jenis proyek infrastruktur yang dapat diberikan jasa              The types of infrastructure projects that can be
       advisory transaksi mencakup:                                      provided transaction advisory services include:
       • Proyek-proyek KBPU sebagaimana diatur dalam                     • PPP projects as regulated by Presidential
           Peraturan Presiden No. 38/2015 dan Peraturan                     Regulation     No.    38/2015     and     National
           Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional                         Development Planning Minister Regulation
           No. 7/2023;                                                      No. 7/2023;
       • Proyek-proyek infrastruktur non-KPBU, seperti                   • Non-PPP infrastructure projects, such as
           proyek-proyek pembangkit listrik swasta (“IPP”)                  Independent Power Producer (“IPP”) projects in the
           pada sektor pembangkit listrik atau proyek                       power generation sector or Business-to-Business
           business-to-business (“B2B”) Perusahaan Daerah                   (“B2B”) projects for Regional Water Companies
           Air Minum (“PDAM”) di sektor air minum; serta                    (“PDAM”) in the drinking water sector; and


          PT Indonesia Infrastructure Finance
  36      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 39
      •   Lingkup dari jasa advisory transaksi, antara lain           •   The scope of transaction advisory services covers
          pelaksanaan uji tuntas dan perencanaan proyek,                  due diligence and project planning, market
          pelaksanaan konsultasi pasar, penyusunan studi                  consultations, feasibility studies, analysis of
          kelayakan, analisis dukungan pemerintah, penyiapan              government support, preparation of commercial
          struktur komersial, negosiasi, pelaksanaan proses               structures, negotiations, tender/procurement
          tender/pengadaan, dan proses institusionalisasi                 process, and institutionalization processes with
          dengan tujuan alokasi risiko yang optimal dan                   the aim of optimizing risk allocation and bankable
          proyek yang bankable, di samping meningkatkan                   projects, in addition to improving the quality of
          kualitas layanan yang dihasilkan proyek tersebut.               services promoted by the project.

   B. Jasa Advisory Kebijakan                                     B. Policy Advisory Services
      Menyediakan jasa advisory kepada klien di sektor               Providing advisory services to clients in the public
      publik,   seperti    kementerian/lembaga    atau               sector, such as ministries/agencies or municipal
      pemerintah daerah dalam memformulasikan                        governments in formulating policies related to
      kebijakan terkait proyek infrastruktur dan/atau                infrastructure projects and/or providing capacity
      memberikan peningkatan kapasitas dalam rangka                  building for accelerated infrastructure procurement.
      percepatan pengadaan infrastruktur.

2. Jasa Advisory untuk Klien Sektor Swasta                     2. Advisory Services for Clients in Private Sector
   A. Jasa Advisory Kajian Ekonomi dan/atau Finansial             A. Financial and/or Economic Studies Advisory Services
      Menyediakan jasa advisory kepada klien untuk                   Providing advisory services to clients in the private
      mengevaluasi dampak finansial dan ekonomi dari                 sector aimed at evaluating the financial and economic
      inisiatif pengembangan infrastruktur.                          impact of infrastructure development initiatives.

   B. Jasa Advisory Keuangan                                      B. Financial Advisory Services
      Menyediakan jasa advisory keuangan untuk proyek                Providing financial advisory services for infrastructure
      infrastruktur bagi klien di sektor swasta agar                 projects to clients in the private sector in order
      dapat ditawarkan/dikerjasamakan dengan investor                to make it more attractive to potential investors,
      potensial, dibiayai oleh perbankan (bankable), dan             bankable and maximize value for Shareholders.
      memaksimalkan manfaat (value) bagi pemangku                    Financial advisory services that IIF can provide
      kepentingan. Jasa advisory keuangan yang dapat                 include but are not limited to advisory services for
      diberikan IIF termasuk namun tidak terbatas pada               project preparation, preparation of feasibility studies,
      jasa advisory penyiapan proyek, penyusunan studi               project transactions, and fulfillment of financing for
      kelayakan, transaksi proyek, dan pemenuhan                     both PPP and non-PPP projects. IIF may also provide
      pembiayaan untuk proyek KPBU maupun non-KPBU.                  consulting services in mergers and acquisitions
      IIF dapat juga memberikan jasa konsultan dalam                 (M&A) transactions, search for equity partners/
      transaksi merger dan akuisisi (“M&A”), pencarian               joint ventures, company/stock valuations, and due
      equity partner/joint venture, valuasi perusahaan/              diligence.
      saham, dan uji tuntas (due diligence).

   C. Jasa Advisory Strategi dan Bisnis                           C. Strategy and Business Advisory Services
      Menyediakan jasa advisory kepada klien di sektor               Providing advisory services to clients in the private
      swasta dalam menyusun rencana strategis atau                   sector in preparing either strategic or long-term
      rencana jangka panjang, baik untuk level korporasi             plans for both the corporate level and business units
      maupun unit bisnis yang terkait dengan sektor                  related to the infrastructure sector, including but
      infrastruktur, termasuk namun tidak terbatas                   not limited to assisting in preparing industry and
      membantu menyiapkan analisis industri dan                      competition analysis, business models, business
      persaingan, model bisnis, rantai proses bisnis,                process chains, risk identification/mitigation, as well
      identifikasi/mitigasi risiko, serta proyeksi keuangan          as financial projection with due regards on client’s
      dengan mempertimbangkan visi, misi, tujuan klien.              vision, mission, objectives.

   D. Jasa Advisory Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola           D. Environmental, Social and Corporate Governance
      Perusahaan                                                     Advisory Services (ESG Advisory)
      Menyediakan jasa advisory LST kepada klien di sektor           Providing ESG advisory services to clients in the
      swasta untuk mengevaluasi kesesuaian aktivitas                 private sector in evaluating the suitability of their
      bisnis/proyek infrastruktur dengan Prinsip-Prinsip             business activities/infrastructure projects based on
      S&E IIF dan menyusun rencana tindakan yang                     IIF’s S&E Principles and developing necessary action
      diperlukan untuk memenuhi prinsip-prinsip tersebut.            plans to comply with the principles.

                                                                                 PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                           2023 Sustainability Report   37
Page 40
                         Profil Perusahaan
                         Company Profile




Sektor Pembiayaan Infrastruktur                                          Infrastructure Financing Sector
[GRI FS6] [GRI FS10]                                                     [GRI FS6] [GRI FS10]


Dalam menjalankan kegiatan pembiayaan infrastruktur,                     In conducting infrastructure financing activities, IIF has
IIF memiliki sektor-sektor prioritas proyek infrastruktur                determined the priority infrastructure project sectors as its
sebagai target pembiayaannya. Sesuai dengan Pasal 5 PMK                  financing target. Pursuant to the Article 5 of the Regulation
No.        100/PMK.010/2009             tentang         Perusahaan       of the Minister of Finance No. 100/PMK.010/2009 regarding
Pembiayaan, Surat OJK No. S-2/D.05/2018, dan POJK                        Financing Companies, OJK Letter No. S-2/D.05/2018 and
No. 46/POJK.05/2020 tentang Perusahaan Pembiayaan                        POJK No. 46/POJK.05/2020 on Infrastructure Financing
Infrastruktur, objek pembiayaan infrastruktur meliputi infrastruktur     Companies; objects for infrastructure financing include
transportasi, jalan, sumber daya air dan irigasi, air minum, sistem      transportation, roads, water and irrigation, drinking water,
pengelolaan air limbah terpusat, sistem pengelolaan air limbah           centralized wastewater management systems, localized
setempat, sistem pengelolaan persampahan, telekomunikasi                 wastewater management systems, waste and toxic waste,
dan informatika, ketenagalistrikan, minyak dan gas bumi dan              telecommunications and informatics, electricity, oil and gas and
energi terbarukan, konservasi energi, fasilitas perkotaan, fasilitas     renewable energy, conservation energy, urban infrastructure
pendidikan, fasilitas sarana dan prasarana olahraga serta kesenian,      facilities, education, research, and development infrastructure,
kawasan, pariwisata, kesehatan, lembaga pemasyarakatan,                  sports, arts and cultural infrastructure facility, district, tourism,
perumahan rakyat, bangunan negara, kawasan industri, distribusi          healthcare, correctional, public housing, state-owned building,
pangan, dan infrastruktur lain.                                          industrial estate, food distribution, and other infrastructure.

Sampai dengan akhir tahun 2023, jumlah klien yang aktif dibiayai         As of end of 2023, the number of actively financed clients and
dan persentase portofolio investasinya diuraikan sebagai berikut:        their investment portfolio percentage were as follows:

                                                           Jumlah Klien Aktif yang Dibiayai
                                                                                                           Persentase Nilai Investasi
                   Sektor Portofolio                      Number of Actively Financed Clients
                                                                                                         Investment Value Percentage
                    Portfolio Sector                              (Jumlah Proyek)
                                                                                                                     (%)
                                                                (Number of Project)
           Jalan
                                                                            7                                        10,85
           Road
           Telekomunikasi dan Informatika
                                                                          11                                         23,15
           Telecommunications and Informatics
           Air Minum
                                                                           9                                          8,28
           Drinking Water
           Minyak dan Gas
                                                                           7                                          3,49
           Oil and Gas
           Ketenagalistrikan
                                                                          16                                         26,10
           Power Generation
           Bandara
                                                                           4                                          7,09
           Airport
           Pelabuhan
                                                                           1                                          1,58
           Port
           Kereta Api dan Transportasi Publik
                                                                           1                                          0,84
           Railway and Public Transportation
           Kawasan Industri
                                                                           1                                          3,17
           Industrial Complex
           Infrastruktur Sosial
                                                                           3                                          3.62
           Social Infrastructure
           Lainnya
                                                                           1                                         11,82
           Others
           Jumlah
                                                                          61                                       100,00
           Total


Rantai Pasokan [GRI 2-6]                                                 Supply Chain [GRI 2-6]

Kesuksesan IIF dalam menyediakan layanan pembiayaan dan                  IIF’s successful financing and advisory services in the
advisory di bidang infrastruktur didukung oleh serangkaian               infrastructure sector are supported by its integrated business
proses bisnis di dalamnya. Proses bisnis ini beberapa di                 processes. A number of these processes involve IIF’s partners
antaranya melibatkan mitra IIF yang menyediakan beragam                  who provide various services, such as auditors, consultants,
jasa, seperti auditor, konsultan, vendor, dan lain-lain.                 vendors, and more.


           PT Indonesia Infrastructure Finance
  38       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 41
Komposisi Kepemilikan Saham                                                                  [OJK C.3]

Share Ownership Composition


                                                                           Persentase
                                Jumlah Lembar       Nilai Nominal
           Nama                                                            Kepemilikan
                                   Saham           Nominal Amount
           Name                                                        Ownership Percentage
                               Number of Shares          (Rp)
                                                                               (%)
    PT Sarana Multi                                                                                              14,90%      30,00%
    Infrastruktur (Persero)         600.000          600.000.000.000              30,00            15,12%
    (SMI)

    Asian Development Bank
                                    399.800          399.800.000.000              19,99
    (ADB)

    International Finance
                                    399.800          399.800.000.000              19,99

                                                                                                               2023
    Corporation (IFC)

    Deutsche Investitionsund
    Entwicklungsgesellschaft        302.400          302.400.000.000              15,12
    (DEG)

    Sumitomo Mitsui
    Banking Corporation             298.000          298.000.000.000              14,90
    (SMBC)

    Jumlah / Total                2.000.000        2.000.000.000.000           100,00                   19,99%            19,99%




Perubahan Signifikan                                             [OJK C.6]

Significant Changes


Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat perubahan yang terjadi            Throughout 2023, there were no changes to the Company
pada Perseroan terkait penutupan atau pembukaan cabang                 related to the opening or closing of new branches, the
baru, pembukaan atau penutupan unit usaha baru, maupun                 opening or closing of new business units, or mergers or
merger atau penggabungan usaha. Begitu juga dengan                     business combinations. Similarly, the supply chain did not
rantai pasokan, tidak mengalami perubahan signifikan yang              undergo significant changes that affected the Company
berdampak terhadap Perseroan di sepanjang tahun 2023.                  throughout the year.




Keanggotaan Asosiasi                                                [OJK C.5] [GRI 2-28]

Associate Membership


                Nama Organisasi                              Skala Organisasi                         Status Keanggotaan
                 Organization                              Organizational Scale                       Membership Status
 Masyarakat Telematika Indonesia (“MASTEL”)                      Nasional                                 Anggota Aktif
 The Indonesian Telematics Society                               National                                 Active Member

 Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (“METI”)                 Nasional                                 Anggota Aktif
 The Indonesian Renewable Energy Society                         National                                 Active Member



                                                                                          PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                    2023 Sustainability Report     39
Page 42
                        Profil Perusahaan
                        Company Profile




Wilayah Operasional                                                   [OJK C.2] [GRI 2-6]

Areas of Operation


                           Aceh
                                                                                                                               Kalimantan Timur
                                                                                                                                East Kalimantan

                                        Sumatra Utara
                                        North Sumatra                                                                        Kalimantan Tengah
                                                                                                                             Central Kalimantan

                                                       Pekanbaru


                                                             Riau
                                                                               Kalimantan Barat
                                                                               West Kalimantan
     Sumatra Barat
     West Sumatra




                                                                                    Lampung
                                                                                                         Jawa Tengah
                                                                                                         Central Java    Kalimantan Selatan
                                                                                           DKI Jakarta                    South Kalimantan



Sampai dengan akhir tahun 2023, IIF
memiliki 61 proyek yang aktif dibiayai dari
berbagai sektor infrastruktur di 14 provinsi
yang tersebar di seluruh Indonesia.                                        Banten
                                                                                          Jawa Barat
As of end of 2023, IIF actively financed                                                  West Java
                                                                                                                Yogyakarta     Jawa Timur
61 projects from various infrastructure                                                                                         East Java
sectors in 14 provinces across Indonesia.                                                                                                     Bali




         Sektor Portofolio                                                     Wilayah Portofolio [GRI FS6]
          Portfolio Sector                                                           Portfolio Areas

       Jalan Tol                            DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
       Toll Road                            DKI Jakarta, West Java, Central Java, East Java, and South Sulawesi.

       Telekomunikasi dan
       Informatika                          Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan cakupan se-Indonesia (Nationwide).
       Telecommunications and               Java, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, and Coverage throughout Indonesia (Nationwide).
       Informatics

       Air Minum                            Jawa Timur, Banten, Lampung, dan Pekanbaru.
       Drinking Water                       East Java, Banten, Lampung, and Pekanbaru.

       Minyak dan Gas                       Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Papua Barat.
       Oil and Gas                          West Java, East Java, Central Java, Yogyakarta, East Kalimantan, Central Kalimantan, and West Papua.

                                            Aceh, Riau, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara,
       Ketenagalistrikan                    Sulawesi Selatan, dan Gorontalo.
       Power Generation                     Aceh, Riau, North Sumatra, West Sumatra, West Java, East Java, Central Sulawesi, North Sulawesi,
                                            South Sulawesi, and Gorontalo.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 40       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 43
              Sulawesi Utara
Gorontalo     North Sulawesi



                                                                    Papua Barat
                                                                    West Papua




                      Sulawesi




                                                 Maluku




      Sulawesi Selatan
      South Sulawesi




              Sektor Portofolio                                             Wilayah Portofolio [GRI FS6]
               Portfolio Sector                                                   Portfolio Areas

            Bandara                       Banten, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.
            Airport                       Banten, Yogyakarta, Central Java, East Java, South Kalimantan, and South Sulawesi.

            Pelabuhan                     Sumatra Utara dan Gorontalo.
            Sea Port                      North Sumatra and Gorontalo.

            Kereta Api dan Transportasi
            Publik                        Sulawesi Selatan dan Tangerang.
            Railway and Public            South Sulawesi and Tangerang.
            Transportation

            Kawasan Industri              Jawa Barat dan Jawa Timur.
            Industrial Complex            West Jawa and East Java.

            Infrastruktur Sosial          Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
            Social Infrastructure         Banten, West Java, and East Java.

            Lainnya                       Sumatra Utara, Kalimantan Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
            Others                        North Sumatra, West Kalimantan, Central Java, East Java, and South Sulawesi.




                                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                        2023 Sustainability Report   41
Page 44
                   Profil Perusahaan
                   Company Profile




Penghargaan
Awards




 ESG Entity Rating 2                                  The Asset Triple A Sustainable
                                                      Infrastructure Award

 Sustainable Fitch                                    The Asset
 4 Juli 2023 / 4 July 2023                            21 Agustus 2023 / 21 August 2023




                                                                          BI Award 2023
               The ASRRAT 2023                                            “Korporasi Pengelola
               “Gold Rank”                                                Utang Luar Negeri
                                                                          Terbaik – Skala Besar”
               National Center for Corporate Rating
               (“NCCR”)                                                   Bank Indonesia
               6 November 2023 / 6 November 2023                          29 November 2023 /
                                                                          29 November 2023




       PT Indonesia Infrastructure Finance
42     Laporan Keberlanjutan 2023
Page 45
PT Indonesia Infrastructure Finance
          2023 Sustainability Report   43
Page 46
                            Laporan Direksi
                            Report of the Board of Directors




    REYNALDI HERMANSJAH
    Presiden Direktur & Chief Executive Officer / President Director & Chief Executive Officer




Para Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Dear Stakeholders,

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa   Let us all extend our gratitude and praise to God Almighty for
atas berkat dan rahmat-Nya yang telah mengiringi perjalanan     His blessings and guidance that enabled PT Indonesia
PT Indonesia Infrastructure Finance dalam menjalankan           Infrastructure Finance to properly perform its role as a catalyst
peran sebagai katalisator pembangunan infrastruktur             for sustainable infrastructure development in Indonesia. Amid
berkelanjutan di Indonesia. Di tengah dinamika dan tantangan    business dynamics and challenges throughout 2023, we managed
bisnis yang berlangsung sepanjang tahun 2023, kami dapat        to record solid performance, showcasing IIF’s excellence and
mempertahankan pencapaian kinerja keberlanjutan yang solid      resilience in championing infrastructure financing that prioritizes
dan bertanggung jawab atas keunggulan dan keteguhan IIF dalam   ESG aspects. Accordingly, we are pleased to present the following
mengedepankan pembiayaan infrastruktur yang memperhatikan       summary of IIF’s sustainability strategy and performance
aspek LST. Ringkasan mengenai strategi dan pencapaian kinerja   throughout 2023.
keberlanjutan IIF sepanjang tahun 2023 kami uraikan sebagai
berikut.


Perkembangan perekonomian nasional tahun 2023 kembali           Indonesia’s economic growth in 2023 continued to display
melanjutkan pemulihan dan daya tahannya di tengah               recovery and resilience amid the global economic slowdown and
pertumbuhan ekonomi dunia yang menurun dan ketidakpastian       severe financial market uncertainty. This resilience was primarily
pasar keuangan yang tinggi. Ketahanan tersebut terutama         driven by robust domestic demand and the effectiveness of policy


          PT Indonesia Infrastructure Finance
 44       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 47
Laporan Direksi                                                     [OJK D.1] [OJK E.5] [GRI 2-22]


Report of the Board of Directors

“IIF senantiasa mengintegrasikan komitmen dan nilai keberlanjutan melalui penerapan S&E
Principles pada setiap proyek infrastruktur yang dibiayai. S&E Principles menjadi core values dan
keunggulan IIF dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, berwawasan
lingkungan, dan meningkatkan nilai tambah bagi pemangku kepentingan di sekitar wilayah proyek.”
“IIF consistently integrates sustainability commitments and values through the implementation of
S&E Principles in every financed infrastructure project. S&E Principles serve as IIF’s core values
and excellence in supporting sustainable infrastructure development, environmentally conscious
initiatives, and enhancing added value for stakeholders in every project’s surrounding areas.”




didorong oleh kuatnya permintaan domestik serta efektivitas         mixes to maintain stable inflation rate. In addition, the upward
bauran kebijakan guna menjaga stabilitas inflasi. Selain itu,       trend in interest rates throughout 2023 was believed to have
peningkatan suku bunga yang berlangsung sepanjang tahun 2023        peaked, reducing the risk of higher interest rates in the future.
diproyeksikan telah mencapai puncaknya sehingga menurunkan          This favorable outlook bolstered the confidence in Indonesian
signifikansi risiko kenaikan suku bunga lebih lanjut ke depannya.   economy’s long-term stability and growth.
Hal ini memberikan keyakinan tambahan bagi kestabilan ekonomi
dan pertumbuhan jangka panjang Indonesia.


Dari sisi infrastruktur, tren peningkatan suku bunga dalam jangka   In terms of infrastructure, the short-term trend of rising interest
pendek diproyeksikan tidak akan berdampak signifikan mengingat      rates is expected to have minimal impact, given that this
sektor bisnis ini merupakan investasi jangka panjang. Selain        sector involves long-term investments. Moreover, the uneven
itu, ketersediaan infrastruktur dasar di Indonesia yang belum       distribution of basic infrastructure in Indonesia is a clear signal
sepenuhnya merata menjadi sinyal positif bahwa kebutuhan            that the demand for infrastructure projects will persist. Therefore,
akan proyek infrastruktur akan terus berjalan. Hal ini menjadi      we are fully committed to continuously enhancing our internal
fondasi yang memicu semangat kami untuk terus meningkatkan          quality and capacity in providing sustainable infrastructure
kualitas dan kapasitas internal dalam menyediakan pembiayaan        financing to support projects that further improve community
infrastruktur berkelanjutan guna mendukung proyek-proyek yang       welfare and strengthen Indonesia’s economy.
memajukan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi
Indonesia.




                                                                                        PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                  2023 Sustainability Report     45
Page 48
                              Laporan Direksi
                              Report of the Board of Directors




Komitmen dan Nilai Keberlanjutan                                       Sustainable Commitment and Values

Komitmen dan nilai keberlanjutan dewasa ini telah menjadi              Today, the commitment to sustainability and its values is a vital
sebuah keharusan dan kebutuhan dalam menjalankan                       requirement in conducting responsible business activities. Since
kegiatan bisnis yang bertanggung jawab. Sejak awal didirikan           its establishment 14 years ago, IIF has integrated sustainability
14 tahun lalu, IIF telah mengintegrasikan komitmen dan nilai           commitment and values by implementing S&E Principles in every
keberlanjutan melalui penerapan Prinsip S&E pada setiap proyek         financed infrastructure project. S&E Principles have become IIF’s
infrastruktur yang dibiayai. Prinsip S&E menjadi core values dan       core values and strengths in supporting sustainable infrastructure
keunggulan IIF dalam mendukung pembangunan infrastruktur               development, environmentally conscious initiatives, and
yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan meningkatkan            enhancing the added value of infrastructure projects.
nilai tambah dari pembangunan proyek infrastruktur.


Melalui Prinsip S&E, kami tidak hanya mematuhi regulasi                Through S&E Principles, we not only comply with applicable
yang berlaku, tetapi juga berusaha untuk menjadi pelopor               regulations but also strive to be a pioneer in the responsible
dalam industri pembiayaan infrastruktur yang bertanggung               infrastructure financing industry. We conduct comprehensive
jawab. Kami melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap              evaluations of each financed project, ensuring that environmental
proyek yang dibiayai, memastikan bahwa aspek lingkungan                and social aspects are rigorously reviewed at every stage of
dan sosial dipertimbangkan dengan serius dalam setiap tahap            development. We not only ensure that the financed projects align
pembangunan. Kami juga tidak hanya memastikan bahwa proyek-            with S&E Principles but also measure their contributions and
proyek yang dibiayai telah sesuai dengan Prinsip S&E, melainkan        correlation with Sustainable Development Goals. With a focus
juga turut mengukur kontribusi yang dihasilkan dari proyek-            on sustainability, we aim to reduce carbon footprint, preserve
proyek tersebut dan korelasinya dengan Tujuan Pembangunan              natural resources, and empower local communities through the
Berkelanjutan. Dengan fokus pada keberlanjutan, kami berupaya          infrastructure projects we support.
untuk mengurangi jejak karbon, melestarikan sumber daya alam,
serta memberdayakan masyarakat setempat melalui proyek-
proyek infrastruktur yang kami dukung.



Kebijakan dan Strategi dalam Merespons                                 Policies and Strategies in Addressing
Tantangan Keberlanjutan                                                Sustainability Challenges

Pengelolaan bisnis IIF tidak hanya berfokus pada pencapaian            IIF’s business management is not solely focused on achieving
kinerja dan target saat ini, namun juga berorientasi pada              current performance and targets, but also oriented towards
keberlanjutan untuk terus berinovasi dalam mendukung                   sustainability to continuously innovate in supporting the
ketersediaan infrastruktur sebagai penunjang kehidupan di              availability of infrastructure as the foundation for a better future.
masa depan yang lebih baik. Dalam merealisasikan komitmen              To this end, we recognize that sustainability challenges, such as
tersebut, kami menyadari bahwa tantangan keberlanjutan,                climate change, social inequality, and the need for environmentally
seperti perubahan iklim, ketimpangan sosial, dan kebutuhan             friendly infrastructure, require robust and measurable strategies.
akan infrastruktur yang ramah lingkungan memerlukan strategi           Therefore, we continue to strengthen the Company’s internal
yang kokoh dan terukur. Oleh karena itu, kami terus berupaya           capacity related to ESG aspects, as well as enhance monitoring
untuk menguatkan kapasitas internal perusahaan terkait dengan          and evaluation of the social and environmental impacts of each
aspek LST serta peningkatan monitoring dan evaluasi terhadap           project we finance. With this approach, we are committed to
dampak sosial dan lingkungan dari setiap proyek yang kami              consistently delivering innovative and sustainable solutions to
biayai. Dengan pendekatan ini, kami berkomitmen untuk terus            support resilient infrastructure development that brings positive
menghadirkan solusi-solusi inovatif yang berkelanjutan dalam           benefits to society and the environment.
mendukung pembangunan infrastruktur yang berdaya tahan dan
memberikan manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan.


Dampak perubahan iklim merupakan salah satu tantangan                  The impact of climate change is one of the major challenges
utama yang menjadi perhatian masyarakat global saat ini. Kami          currently drawing global attention. To address this challenge,
merespons tantangan tersebut melalui pendekatan yang holistik,         we employ a holistic approach by emphasizing energy efficiency
yaitu mengedepankan efisiensi penggunaan energi pada kantor            at our office, carbon offset program, and requiring clients to
operasional kami, program carbon offset, dan mewajibkan klien          measure the carbon footprint of each project activity. At our
untuk mengukur jejak karbon dari setiap aktivitas proyek. Di kantor,   office, we consistently encourage employees to consume energy
kami senantiasa mendorong karyawan untuk menggunakan energi            responsibly, especially electricity. In addition, we also implement
secara bertanggung jawab, terutama listrik. Selain itu, kami juga      a carbon offset program for business travel conducted by IIF and
merealisasikan program carbon offset dari business travel yang di      verified by an independent third-party. In 2023, this program was


           PT Indonesia Infrastructure Finance
  46       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 49
jalankan oleh IIF dan diverifikasi oleh pihak ketiga independen. Pada   realized through the planting of 1,500 tree seedlings in the Dolok
tahun 2023, program ini telah direalisasikan melalui penanaman          Sanggul area, North Sumatra.
1.500 bibit pohon di daerah Dolok Sanggul, Sumatra Utara.


Sementara dari aspek proyek yang dibiayai, dengan menggunakan           In terms of financed projects, using the GHG emission calculation
perhitungan emisi GRK yang kami sediakan, setiap klien                  tools we provide, every client is required to annually report
diharuskan untuk melaporkan hasil perhitungannya setiap tahun           their calculations to IIF. In addition, IIF’s investment portfolio
kepada kami. Selain itu, portofolio investasi IIF telah banyak          has significantly supported renewable energy projects as an
mendukung proyek-proyek energi terbarukan sebagai bagian                integral part of our commitment to achieving net-zero emissions.
integral terhadap komitmen kami untuk mendukung pencapaian              Through this endeavor, we aim to play an active role in climate
net zero emission. Dengan demikian, kami berharap dapat                 action as well as efforts maintain environmental sustainability for
berperan aktif dalam upaya-upaya untuk mengatasi dampak                 a better future.
perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan bagi
masa depan yang lebih baik.


Dari sisi sosial, ketersediaan infrastruktur dasar sebagai              On the social front, the uneven distribution of basic infrastructure
penunjang perekonomian dan kebutuhan utama masyarakat                   as a support for the economy and the essential needs of the
belum sepenuhnya merata dibangun di seluruh wilayah                     population is yet another problem we need to address. Therefore,
Indonesia. Oleh karena itu, kami menganggap penting                     we firmly believe it is essential to not only focus on environmental
untuk tidak hanya fokus pada aspek lingkungan, tetapi juga              aspects but also the social impact of each infrastructure project
memperhatikan dampak sosial dari setiap proyek infrastruktur            we finance. Through collaboration with the government and
yang kami biayai. Melalui kolaborasi dengan pemerintah dan              other stakeholders, we are committed to supporting inclusive
pemangku kepentingan lainnya, kami berkomitmen untuk                    and equitable infrastructure development to provide equal
mendukung pembangunan infrastruktur yang inklusif dan                   benefits to all members of society. With this approach, we aim
berkeadilan, sehingga dapat memberikan manfaat yang merata              to improve access to basic infrastructure needed to enhance the
bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan pendekatan ini, kami            quality of life and well-being of the community.
berharap dapat turut berkontribusi dalam memperbaiki akses
masyarakat terhadap infrastruktur dasar yang dibutuhkan untuk
meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka.


Seluruh komitmen, kebijakan, dan strategi keberlanjutan yang            IIF implements all commitments, policies, and sustainability
telah diterapkan senantiasa memperhitungkan manajemen                   strategies by consistently considering the inherent risks
risiko yang melekat dengan business as usual yang dijalankan.           associated with the “business as usual” concept. We believe
Kami meyakini bahwa integrasi manajemen risiko yang efektif             that effective risk management integration is an integral part of
merupakan bagian integral dari praktik keberlanjutan yang baik.         good sustainability practices. By considering these risks in every
Dengan mempertimbangkan risiko-risiko tersebut dalam setiap             decision and action, IIF can enhance the resilience and overall
keputusan dan tindakan IIF, kami dapat meningkatkan ketahanan           sustainability of our business, allowing the Company to achieve
dan keberlanjutan bisnis kami secara keseluruhan sehingga IIF           positive growth while distributing benefits and protecting the
mampu mencatatkan pertumbuhan yang positif, diiringi dengan             social and environmental aspects, resulting in a sustainable
penyaluran manfaat serta perlindungan terhadap sosial dan               business.
lingkungan sehingga menghasilkan bisnis yang berkelanjutan.



Pencapaian Kinerja dan Target                                           Sustainability Performance and Target
Keberlanjutan                                                           Achievements

Konsistensi kami dalam melakukan inovasi untuk menghadirkan             Our consistent innovation in the provision of sustainable
solusi pembiayaan infrastruktur berkelanjutan tercermin dari            infrastructure financing solutions is reflected in the Company’s
pencapaian kinerja keberlanjutan yang berhasil diraih dengan            sustainable performance throughout 2023 that was generally
baik selama tahun 2023 yang secara umum sejalan dengan                  in line with the predetermined targets. In 2023, we managed
target yang telah ditetapkan. Pada tahun 2023, kami berhasil            to maintain a healthy double-digit growth in revenue and net
mempertahankan healthy double-digit growth pada pendapatan              profit that grew by 15.47% and 25.51%, respectively. On the
usaha dan laba bersih yang masing-masing bertumbuh sebesar              investment side, IIF disbursed 16 new deals totaling Rp3.46
15,47% dan 25,51%. Dari sisi investasi, IIF menyalurkan 16 deal         trillion, marking one of the highest achievements in recent
baru senilai Rp3,46 triliun yang menjadi salah satu pencapaian          years and a 107.67% increase compared to Rp1.7 trillion in
tertinggi IIF dalam beberapa tahun terakhir. Pencapaian ini             2022. Based on portfolio, 3 (three) sectors with the largest
meningkat 107,67% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp1,7                 growth in 2023 were social infrastructure, multi-infrastructure


                                                                                            PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                      2023 Sustainability Report     47
Page 50
                              Laporan Direksi
                              Report of the Board of Directors




triliun. Berdasarkan basis portofolio, 3 (tiga) sektor yang memiliki    project developer, and telecommunications and informatics.
pertumbuhan terbesar di tahun 2023, yaitu infrastruktur sosial,         In addition, IIF’s advisory services also exceeded targets,
pengembang proyek multi-infrastruktur, serta telekomunikasi             with revenue from the 9 (nine) mandates amounting to
dan informasi. Selain itu, kinerja jasa advisory IIF juga telah         Rp23.19 billion, a 43.73% increase compared to Rp16.14 billion
melebihi dengan target, di mana pendapatan dari 9 (sembilan)            in the previous year.
mandat yang diperoleh mencapai Rp23,19 miliar, meningkat
43,73% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp16,14 miliar.


Pada tahun 2023, kami telah melakukan pengembangan-                     In 2023, we embarked on innovative developments related
pengembangan yang inovatif terkait dengan produk-produk                 to sustainable infrastructure financing products. One
pembiayaan infrastruktur berkelanjutan. Salah satu inovasi yang         such successful innovation was the Credit Enhancement
berhasil direalisasikan adalah Fasilitas Credit Enhancement, yaitu      Facility, specifically underwriting Green Bonds issued by
Penanggungan pada Obligasi Berwawasan Lingkungan (Green Bond)           PT Arkora Hydro Tbk. This Credit Enhancement Facility was
yang diterbitkan PT Arkora Hydro Tbk. Fasilitas Credit Enhancement      part of IIF’s commitment to supporting initiatives related to
ini menjadi bagian dari komitmen IIF untuk mendukung inisiatif-         community participation in the scope of the Green Economy in
inisiatif terkait pelibatan partisipasi masyarakat pada ruang lingkup   Indonesia through Investment Instruments.
Ekonomi Hijau di Indonesia melalui Instrumen Investasi.


Kontribusi kami terhadap mitigasi dampak perubahan iklim                Moreover, we consistently contribute to climate action by
juga terus dikedepankan melalui dukungan terhadap proyek-               supporting projects utilizing renewable energy sources for
proyek pemanfaatan sumber energi terbarukan sebagai sumber              electricity generation. In 2023, IIF supported the development
energi pembangkit listrik. Pada tahun 2023, IIF mendukung               of the 2×5 MW Lae Ordi Mini-Hydro Power Plant in Pakpak
pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mini-Hidro                 Bharat Regency, North Sumatra. The project uses a run-off river
(“PLTMH”) Lae Ordi 2×5 MW yang berlokasi di Kabupaten Pakpak            system where the power plant obtains energy from the flow
Bharat, Sumatera Utara. Proyek PLTMH ini menggunakan sistem             of the Lae Ordi River without the need to dam said river. The
run-off river di mana pembangkit listrik memperoleh energi dari         average annual energy production of the power plant is 83.87
aliran air Sungai Lae Ordi tanpa perlu membendung sungai.               GWh. Financing support for this project is also part of IIF’s
Produksi energi PLTMH ini per tahun rata-rata mencapai 83,87            efforts to accelerate renewable energy mix that the government
GWh. Dukungan pembiayaan pada proyek ini juga menjadi bagian            expects to reach 23% by 2025.
dari upaya IIF untuk mempercepat bauran energi terbarukan
yang ditargetkan pemerintah mencapai 23% pada tahun 2025.


Dari sisi sosial, kami mendukung pembangunan dan                        On the social front, we support the construction and operation
pengoperasian sistem layanan air bersih dengan kapasitas                of a clean water service system with a capacity of 450 Lps in
450 Lps di Kota Dumai, Provinsi Riau. Sistem ini akan melayani          Dumai City, Riau Province. This system will provide clean water
kebutuhan air bersih bagi masyarakat di empat kecamatan,                to communities in four sub-districts i.e. South Dumai, East
yaitu Dumai Selatan, Dumai Timur, Dumai Barat, dan Kota                 Dumai, West Dumai, and Dumai City. In addition, we expand
Dumai. Selain itu, kami juga mengembangkan portofolio pada              our portfolio in the TOD sector by financing the construction of
sektor TOD melalui dukungan pembiayaan pengembangan                     residential and commercial buildings as part of TOD-oriented
konstruksi bangunan tempat tinggal/hunian dan area komersial            development in the Commuter Line area in Cisauk, Tangerang.
sebagai bagian dari pembangunan berorientasi TOD pada area              IIF’s support for this basic infrastructure development is part of
Commuter Line (“KRL”) di Cisauk, Tangerang. Dukungan IIF                our commitment to improving community welfare in line with
pada pengembangan infrastruktur dasar ini menjadi bagian dari           the Sustainable Development Goals.
komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat
sesuai dengan sasaran Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.


Berbagai peran dan inisiatif IIF dalam mengedepankan prinsip            IIF’s role and various initiatives in promoting sustainability
keberlanjutan telah berhasil mendapatkan pengakuan positif              principles have garnered due recognition from stakeholders,
dari eksternal melalui perolehan berbagai penghargaan. Pada             evidenced by the prestigious awards the Company received.
tahun 2023, kami berhasil mempertahankan penghargaan                    In 2023, we proudly retained the Project Finance House of the
pada The Asset Triple A Sustainable Infrastructure Award 2023           Year and PPP Deal of the Year awards at The Asset Triple A
yang diselenggarakan oleh Asset Publishing and Research Ltd.            Sustainable Infrastructure Award 2023 held by Asset Publishing
sebagai Project Finance House of the Year dan PPP Deal of the           and Research Ltd. In addition, the Company achieved an ESG
Year. Selain itu, kami juga memperoleh penghargaan ESG Entity           Entity Rating 2 from Sustainable Fitch, the highest rating for
Rating 2 dari Sustainable Fitch di mana rating 2 merupakan              financial institutions in Indonesia; secured a Gold Rank in the
rating tertinggi bagi institusi keuangan di Indonesia, Gold Rank        Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2023; and was
dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2023,               honored as the Best Foreign Debt Management Corporation


            PT Indonesia Infrastructure Finance
  48        Laporan Keberlanjutan 2023
Page 51
serta Korporasi Pengelola Utang Luar Negeri Terbaik - Skala       - Large Scale by Bank Indonesia. These accolades serve as
Besar dari Bank Indonesia. Penghargaan-penghargaan ini            motivation for us to continue innovating in the provision of
kian memicu kami untuk terus berinovasi dalam menyediakan         sustainable infrastructure financing products.
produk-produk pembiayaan infrastruktur yang berkelanjutan.



Prospek Keberlanjutan                                             Sustainability Outlook

Ke depan, kami melihat kebutuhan akan infrastruktur akan terus    Looking ahead, we expect the demand for infrastructure to remain
berjalan meskipun dinamika dan tantangan makroekonomi             high even though the macroeconomic dynamics and challenges
diproyeksikan masih akan terus berlangsung di tahun 2024.         are projected to persist in 2024. The election year and changes
Tahun politik dan perubahan pemimpin Indonesia juga               in leadership in Indonesia are also expected to have a negligible
diproyeksikan tidak akan berdampak signifikan mengingat           impact as infrastructure is a long-term investment. Therefore,
infrastruktur merupakan investasi jangka panjang. Oleh karena     we are optimistic about the sustainability outlook in the future
itu, kami memandang optimis prospek keberlanjutan ke depan        and will continue to enhance our support for sustainable and
dan akan terus mengembangkan dukungan kami terhadap               environmentally conscious infrastructure development to
pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berwawasan       minimize adverse impacts on the environment and society.
lingkungan, serta meminimalkan dampak negatifnya terhadap
lingkungan dan masyarakat.


Selain itu, dalam merespons dampak perubahan iklim, kami          In addition, to better mitigate the impacts of climate change,
akan mengembangkan portofolio infrastruktur yang fokus            we plan to develop an infrastructure portfolio focused on
pada efisiensi energi dan pengembangan infrastruktur yang         energy efficiency and the development of infrastructure that
mendukung ketahanan pangan. Langkah ini tidak hanya akan          supports food security. These initiatives will not only help
membantu dalam mengurangi emisi GRK, tetapi juga akan             reduce GHG emissions but also strengthen food and energy
memperkuat ketahanan pangan dan energi. Dengan mengambil          resilience. Moreover, we expect these steps to help maintain
langkah-langkah ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi    environmental and societal sustainability, and continuously
dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan masyarakat, sambil     provide added value to stakeholders.
terus memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.



Apresiasi                                                         Appreciation

Akhir kata, saya, atas nama Direksi, menyampaikan apresiasi       On behalf of the Board of Directors, I would like to extend our
dan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pemangku         gratitude to all stakeholders for their trust and support as we
kepentingan atas kepercayaan dan dukungannya dalam                expand IIF’s role as a catalyst for sustainable infrastructure
mendorong peningkatan peran IIF sebagai katalisator               development in Indonesia. We believe that through
pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. Kami        collaboration with all stakeholders, IIF can continuously improve
percaya bahwa melalui kerja sama dengan seluruh pemangku          competitiveness and solidify its position as a trailblazer and
kepentingan, IIF dapat terus meningkatkan daya saing dan          benchmark company that consistently applies ESG principles
meneguhkan posisi sebagai pelopor dan benchmark perusahaan        to support the availability and equitable distribution of
yang senantiasa menerapkan prinsip LST untuk mendukung            environmentally conscious infrastructure, and provide broad
ketersediaan dan pemerataan infrastruktur berwawasan              benefits to society.
lingkungan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.



                                                     Atas nama Direksi,
                                              On behalf of the Board of Directors,




                                                 Reynaldi Hermansjah
                                          Presiden Direktur & Chief Executive Officer
                                          President Director & Chief Executive Officer


                                                                                      PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                2023 Sustainability Report   49
Page 52
           Tata Kelola
           Keberlanjutan
           Sustainability Governance




           “Penerapan tata kelola keberlanjutan menjadi fondasi bagi IIF dalam setiap proses
           dan mekanisme pengelolaan Perseroan yang berlandaskan pada peraturan perundang-
           undangan, etika dalam berusaha, serta prinsip-prinsip keberlanjutan. Komitmen
           penerapan tata kelola keberlanjutan ini senantiasa kami kedepankan dalam menjalankan
           mandat sebagai katalisator percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia.”

           “At IIF, the implementation of sustainability governance serves as the foundation of every managerial
           process and mechanism in accordance with applicable laws and regulations, ethical business practices,
           and sustainability principles. We consistently uphold our commitment to implementing sustainability
           governance as we carry out our mandate as a catalyst for accelerating infrastructure development in
           Indonesia.”




     PT Indonesia Infrastructure Finance
50   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 53
Tata kelola keberlanjutan merupakan nilai-nilai, prinsip, dan   Sustainability governance embodies the values, principles,
filosofi yang menjadi acuan bagi seluruh insan Perseroan        and philosophy that guide all of the Company’s personnel
dalam berperilaku, bertindak, dan menjalankan kegiatan          in their behavior, actions, and business activities in line with
usaha sejalan dengan komitmen serta strategi keberlanjutan      the commitment and sustainability strategies consistently
yang senantiasa diusung IIF dalam menjalankan mandat            pursued by IIF to fulfill its role as a catalyst for accelerating
sebagai katalisator percepatan pembangunan infrastruktur.       infrastructure development. We firmly believe that the
Kami percaya bahwa penerapan tata kelola keberlanjutan          implementation of sustainability governance will further
akan membangun citra positif serta keunggulan kompetitif        strengthen the Company’s positive image and competitive
bagi Perseroan sehingga IIF dapat dipercaya menjadi mitra       advantage, enabling IIF to be a trusted partner for other
bagi lembaga keuangan dan lembaga investasi nasional            national financial and investment institutions in channeling
lainnya dalam menyalurkan dana masyarakat ke dalam              public funds into long-term infrastructure development
pembangunan infrastruktur jangka panjang di Indonesia.          in Indonesia. To this end, the implementation of IIF’s
Untuk mencapai tujuan tersebut, implementasi tata kelola        sustainability governance is supported by both hard and soft
keberlanjutan IIF telah ditopang oleh hard structure dan soft   structures, tailored to the Company’s scale of operations and
structure sesuai dengan skala usaha Perseroan dan bidang        lines of business.
usaha yang dijalankan.




                                                                                    PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                              2023 Sustainability Report   51
Page 54
                                        Tata Kelola Keberlanjutan
                                        Sustainability Governance




Struktur Tata Kelola                                                [GRI 2-11]

Governance Structure


IIF telah memiliki struktur tata kelola yang sesuai dengan                    IIF has established a governance structure in accordance with
Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 tahun 2007                            Law No. 40/2007 on Limited Liability Companies (“Company
tentang Perseroan Terbatas (“UU PT”) yang menyatakan                          Law”), which stipulates that the corporate organs consist of
bahwa organ perusahaan terdiri dari Rapat Umum Pemegang                       the General Meeting of Shareholders (“GMS”), the Board of
Saham (“RUPS”), Dewan Komisaris, Direksi dan organ-organ                      Commissioners, the Board of Directors, and other supporting
pendukung lainnya. Pengawasan dan pengelolaan Perseroan                       organs. Supervision and management of the Company are
dilaksanakan oleh Dewan Komisaris dan Direksi, dengan                         carried out by the Board of Commissioners and the Board
fungsi dan tanggung jawab yang jelas untuk memastikan                         of Directors, each with clear functions and responsibilities
independensi sesuai dengan Anggaran Dasar dan peraturan-                      to ensure independence in accordance with the Articles of
perundangan.                                                                  Association and applicable regulations.


Struktur Tata Kelola [GRI 2-9]
Governance Structure



              Board of Directors                                                                                       Board of Commissioners
            Investment Committee                                      Board of Commissioners                           Investment Committee

                                                                                                                          Nomination &
          Asset & Liability Committee                                                                                 RemunerationCommittee


                                                                                                                          Audit Committee
         Risk Management Committee


                                                                                                                      Risk Oversight Committee
              Advisory Committee
                                                                      Chief Executive Officer


            IT - Steering Committee                                                                               Corporate Strategy & Economist


         Human Resources Committee                                                                                   Legal & Corporate Secretary


                                                                                                                              HR & GA
   Fraud and Corruption Prevention Committee


                                                                                                                           Internal Audit




         Chief Investment                 Chief Investment
                                                                        Chief Risk Officer      Chief Financial Officer            Advisory Group
          Officer (CIO A)                  Officer (CIO B)



                            Syndication                                                                Financial
                                                                             Credit Risk                                             Public Sector
                                                                                                  Planning & Analysis

                              Equity                                    Operational, KYC &
                                                                                                                                     Private Sector
                                                                        Project Compliance           Institutional
                            Transaction                                                              Relations and
                               Legal                                        Market Risk &              Treasury
                                                                        Portfolio Management
                              Product
                            Development                                       Social &
                                                                                                    IT & Operations
                                                                            Environment
                             Business
                             Services


            Business                         Business
          Development                      Development




           PT Indonesia Infrastructure Finance
 52        Laporan Keberlanjutan 2023
Page 55
RUPS merupakan organ tertinggi dalam struktur tata kelola          The GMS serves as the highest organ in the Company’s
Perseroan. RUPS berperan sebagai mekanisme utama untuk             governance structure. The GMS serves as the main mechanism
melindungi dan melaksanakan hak-hak Pemegang Saham.                to protect and exercise Shareholders’ rights. As a corporate
Sebagai organ Perseroan, RUPS memegang kekuasaan                   organ, the GMS holds authorities not delegated to the Board
tertinggi dalam Perseroan, serta memiliki segala wewenang          of Commissioners and Board of Directors. The GMS functions
yang tidak diserahkan kepada Dewan Komisaris dan Direksi.          in accordance with the Articles of Association and applicable
RUPS menjalankan ketentuan Anggaran Dasar dan peraturan            regulations.
yang berlaku.

Sedangkan Dewan Komisaris dan Direksi berperan dalam               On the other hand, the Board of Commissioners and Board
pengembangan, persetujuan, dan memperbarui tujuan,                 of Directors are involved in the development, approval, and
nilai atau pernyataan misi, strategi, kebijakan, dan sasaran       updating of the Company’s objectives, values or mission
organisasi yang berkaitan dengan topik-topik keberlanjutan.        statements, strategies, policies, and organizational targets
Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan juga dibantu oleh            related to sustainability topics. In addition, the Board of
4 (empat) komite yang berada di bawah Dewan Komisaris              Commissioners is supported by 4 (four) committees, whereas
dan 6 (enam) komite yang berada di bawah Direksi, serta            Board of Directors is supported by 6 (six) committees, as well
Sekretaris Perusahaan dan Unit Audit Internal. [GRI 2-12]          as the Corporate Secretary and Internal Audit Unit. [GRI 2-12]



Masing-masing komite tersebut mengadakan pertemuan                 Each committee holds regular meetings to support the
rutin untuk mendukung Direksi dalam proses pengambilan             Board of Directors in the decision-making process, including
keputusan, termasuk keputusan mengenai topik-topik                 decisions related to economic, social, and environmental
ekonomi, sosial, dan lingkungan. Materi rapat dan hasil            topics. Meeting materials and decisions are then forwarded
keputusan rapat kemudian diteruskan kepada Komite                  to the Board of Commissioners’ Committees for review. Thus,
Dewan Komisaris untuk ditinjau kembali. Dengan demikian,           the Company ensures that the Board of Commissioners,
Perseroan memastikan bahwa Dewan Komisaris melalui                 through its committees, receives complete and up-to-date
komite-komitenya akan mendapatkan informasi lengkap dan            information about the Company’s operations. [GRI 2-12]
terkini mengenai kondisi operasional Perseroan. [GRI 2-12]

Komposisi Dewan Komisaris per 31 Desember 2023 [GRI 2-9]
Board of Commissioners Composition as of 31 December 2023

                                                       Jumlah (Orang)
                       Jabatan                                                                           Position
                                                        Total (Person)
 Non-Independen                                                6                                                    Non-Independent

 Independen                                                    2                                                        Independent



Komposisi Organ Tata Kelola Berdasarkan Status Jabatan 31 Desember 2023 [GRI 2-9]
Composition of Corporate Governance Based on Position as of 31 December 2023

                                                       Jumlah (Orang)
                       Jabatan                                                                           Position
                                                        Total (Person)
 Dewan Komisaris                                               8                                            Board of Commissioners

 Direksi (Eksekutif)                                           4                                      Board of Directors (Executive)



Komposisi Organ Tata Kelola Dewan Komisaris Berdasarkan Masa Jabatan 31 Desember 2023 [GRI 2-9]
Board of Commissioners Composition of Corporate Governance Based on Term of Office as of 31 December 2023

                                                       Jumlah (Orang)
                       Jabatan                                                                           Position
                                                        Total (Person)
 < 1 Tahun                                                     1                                                             < 1 Years

 1 – 3 Tahun                                                   3                                                         1 – 3 Years

 4 – 6 Tahun                                                   3                                                         4 – 6 Years

 > 6 Tahun                                                     1                                                             > 6 Years



                                                                                      PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                2023 Sustainability Report      53
Page 56
                                         Tata Kelola Keberlanjutan
                                         Sustainability Governance




Komposisi Organ Tata Kelola Berdasarkan Jenis Kelamin 31 Desember 2023 [GRI 2-9]
Composition of Corporate Governance Based on Gender as of 31 December 2023

                                                                      Jumlah (Orang)
                     Jabatan                                                                                                  Description
                                                                       Total (Person)
 Pria                                                                          9                                                               Male

 Wanita                                                                        3                                                             Female

Catatan / Notes:
• Seluruh Dewan Komisaris dan Direksi telah memiliki kompetensi terkait topik-topik ekonomi, sosial, dan lingkungan.
   All members of the Board of Commissioners and Board of Directors have competence related to economic, social, and environmental topics.
• Tidak ada Dewan Komisaris yang merangkap jabatan sebagai pejabat eksekutif Perseroan. [GRI 2-11]
   None of the members of the Board of Commissioners assume any other positions as executive officers of the Company.




Prosedur Nominasi Dewan Komisaris dan                                               Nomination Procedures for the Board of
Direksi [GRI 2-10]                                                                  Commissioners and the Board of Directors
                                                                                    [GRI 2-10]


IIF melakukan nominasi Dewan Komisaris dan/atau                                     IIF nominates the Board of Commissioners and/or the
Direksi dengan maksud untuk menjaga kesinambungan                                   Board of Directors to maintain continuity and ensure
dan kelancaran proses regenerasi dalam kepemimpinan                                 uninterrupted regeneration in the Company’s leadership.
Perseroan. Nominasi Dewan Komisaris dan/atau Direksi IIF                            At IIF, the nomination of the Board of Commissioners
dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip keberagaman                              and/or Board of Directors is carried out by upholding the
yang mempertimbangkan latar belakang keahlian, usia,                                principle of diversity and taking into account expertise, age,
pendidikan, dan pengalaman berkarier profesional, tanpa                             education, and professional career experience, regardless of
memandang perbedaan jenis kelamin, suku, ras, dan agama.                            gender, ethnicity, race, and faith. Moreover, the nomination
Proses nominasi Dewan Komisaris dan/atau Direksi juga                               procedures for the Board of Commissioners and/or the Board
diselaraskan dengan ketentuan-ketentuan berikut:                                    of Directors observe the following provisions:
1. Anggaran Dasar Perseroan;                                                        1. The Articles of Association;
2. POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan                               2. POJK No. 33/POJK.04/2014 on the Board of Directors and
    Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik; serta                                      Board of Commissioners of Listed or Public Companies; and
3. Peraturan perundang-undangan lain yang berlaku.                                  3. Other applicable regulations.

Proses nominasi Dewan Komisaris dan/atau Direksi IIF                                At IIF, the nomination procedures for the Board of
dijalankan oleh Komite Nominasi dan Remunerasi atau                                 Commissioners and/or Board of Directors are conducted
Nomination and Remuneration Committee (“NRC”) melalui                               by the Nomination and Remuneration Committee (“NRC”)
prosedur sebagai berikut:                                                           through the following procedures:
1. NRC melakukan seleksi dan memberikan nominasi calon                              1. The NRC conducts selection and nominates candidates to
    yang akan direkomendasikan kepada Dewan Komisaris;                                  be recommended to the Board of Commissioners;
2. Dewan Komisaris melakukan seleksi dan memberikan                                 2. The Board of Commissioners conducts selection and
    nominasi calon yang akan direkomendasikan kepada                                    nominates candidates to be recommended to the
    Pemegang Saham;                                                                     Shareholders;
3. Ketua NRC dan Dewan Komisaris memberikan                                         3. The Chairman of the NRC and the Board of Commissioners
    rekomendasi nominasi calon dan remunerasinya kepada                                 provide recommendations for candidates nomination and
    Pemegang Saham;                                                                     remuneration to the Shareholders;
4. Pemegang Saham memberikan tanggapan, pertanyaan,                                 4. Shareholders respond, inquire, and/or give their approval
    dan/atau persetujuannya pada nominasi yang                                          to the nomination presented by the Chairman of the NRC
    disampaikan oleh Ketua NRC dan Dewan Komisaris;                                     and the Board of Commissioners;
5. Khusus untuk anggota Komisaris yang mewakili                                     5. Specifically   for    Commissioners    who     represent
    Pemegang Saham, seleksi dan nominasinya dilakukan                                   Shareholders, selection and nomination are carried out
    oleh Pemegang Saham Terkait.                                                        by the Relevant Shareholders.




             PT Indonesia Infrastructure Finance
  54         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 57
Kebijakan Remunerasi Dewan Komisaris dan                         Remuneration Policy of the Board of
Direksi [GRI 2-19] [GRI 2-20]                                    Commissioners and the Board of Directors
                                                                 [GRI 2-19] [GRI 2-20]


IIF memberikan remunerasi kepada Dewan Komisaris dan             IIF provides remuneration to the Board of Commissioners and
Direksi sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-           Board of Directors in accordance with their respective duties
masing anggota. Kebijakan dan strategi remunerasi                and responsibilities. Remuneration policies and strategies
ditetapkan untuk dapat mempertahankan talenta                    are prepared to retain the best talents while motivating all
terbaik sambil mendorong motivasi insan Perseroan agar           personnel to deliver optimal performance. The provisions
memberikan kinerja yang optimal. Ketentuan mengenai              regarding the structure and amount of remuneration for
struktur dan besaran remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi      the Board of Commissioners and Board of Directors are
ditetapkan dalam RUPS Tahunan, berdasarkan hasil evaluasi        determined in the Annual GMS based on evaluations and
serta usulan NRC dan belum melibatkan konsultan atau pihak       proposals from the NRC without involving consultants or
ketiga lainnya.                                                  other third parties.

Penerapan besaran remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi         The determination of the amount of remuneration for the
diawali dengan pembahasan oleh Dewan Komisaris mengenai          Board of Commissioners and Board Directors begins with
indikator-indikator yang menjadi pertimbangan utama dalam        discussions by the Board of Commissioners regarding the
proses penetapan remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi,         main indicators considered in the remuneration process,
termasuk hasil evaluasi dan pertimbangan yang disampaikan        including the results of evaluations and considerations
oleh NRC. Selanjutnya, usulan penerapan remunerasi               presented by the NRC. Subsequently, the proposed
Dewan Komisaris dan Direksi akan disampaikan kepada              remuneration for the Board of Commissioners and Board
Pemegang Saham pada saat RUPS Tahunan untuk dimintakan           of Directors will be presented to the Shareholders at the
persetujuannya.                                                  Annual GMS for approval.

Adapun indikator-indikator utama yang dijadikan dasar            The key indicators used as the basis for determining the
pertimbangan dalam menentukan besaran remunerasi Dewan           amount of remuneration for the Board of Commissioners and
Komisaris dan Direksi diuraikan sebagai berikut:                 Board of Directors are as follows:
1. Kinerja Perseroan;                                            1. The Company’s performance;
2. Faktor dan skala usaha;                                       2. Business scale and factors;
3. Faktor kompleksitas usaha;                                    3. Business complexity factors;
4. Tingkat inflasi;                                              4. Inflation rate;
5. Kondisi dan kemampuan keuangan Perseroan; serta               5. The Company’s financial condition and capability; and
6. Faktor-faktor lain yang relevan dan tidak bertentangan        6. Other relevant factors in accordance with applicable
    dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.               regulations.

Terkait dengan besaran remunerasi Dewan             Komisaris    Regarding the remuneration of the Board of Commissioners
dan Direksi tahun 2023, IIF menganut                kebijakan    and the Board of Directors in 2023, IIF adheres to a closed
tertutup. [GRI 2-21]                                             policy. [GRI 2-21]



Penyampaian Hal-Hal Kritis [GRI 2-16]                            Disclosure of Critical Matters [GRI 2-16]

Hal-hal kritis merupakan kekhawatiran yang muncul dari           Critical matters are concerns expressed by the stakeholders
pemangku kepentingan mengenai risiko atau potensi                over risks or potential negative impacts of the Company’s
dampak negatif dari pelaksanaan kegiatan usaha Perseroan.        business operations. A two-way method is applied in defining
Penyampaian hal-hal kritis secara internal dapat dilakukan       critical matters internally, from employees to the Board of
secara dua arah, baik dari karyawan kepada Dewan Komisaris       Commissioners and Directors or vice versa. Anyone can express
dan Direksi ataupun sebaliknya. Penyampaian hal-hal kritis       critical matters through a Written Report/ Memorandum
dari sisi internal dapat disampaikan melalui Laporan Tertulis/   to give critics on the project’s economic, social, and
Memorandum yang mengkritisi aspek ekonomi, sosial, dan           environmental aspects to the Board of Directors and/or the
lingkungan dari proyek tersebut kepada Direksi dan/atau          Board of Commissioners. Meanwhile, external stakeholders
Dewan Komisaris. Sedangkan penyampaian hal-hal kritis dari       can submit critical matters through the company contact
pemangku kepentingan eksternal dapat disampaikan melalui         listed on the website, feedback sheet on the Sustainability
kontak Perseroan yang tertera di situs web, umpan balik pada     Report, or the whistleblowing system.
Laporan Keberlanjutan, maupun whistleblowing system.



                                                                                    PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                              2023 Sustainability Report   55
Page 58
                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                  Sustainability Governance




Penilaian Kinerja Dewan Komisaris dan                             Performance Assessment of the Board of
Direksi [GRI 2-18]                                                Commissioners and the Board of Directors
                                                                  [GRI 2-18]


Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi, baik secara        The performance assessment of the Board of Commissioners
kolegial maupun individual, dilakukan secara periodik             and Board of Directors, both collegially and individually, is
setiap tahun melalui metode penilaian mandiri terhadap            conducted periodically each year through a self-assessment
pencapaian Key Performance Indicator (“KPI”). KPI tersebut        method based on the achievement of Key Performance
menjelaskan pencapaian dalam berbagai aspek, termasuk             Indicators (“KPIs”). These KPIs encompass various aspects,
aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Selain itu, penilaian      including economic, social, and environmental facets. In
juga dilakukan dengan mempertimbangkan pelaksanaan                addition, the assessment takes into account the execution of
tugas serta tanggung jawab Dewan Komisaris dan Direksi            duties and responsibilities by the Board of Commissioners and
sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Anggaran           Board of Directors in accordance with applicable regulations
Dasar Perseroan.                                                  and the Articles of Association.

Hasil penilaian kinerja Dewan Komisaris disampaikan               The results of the Board of Commissioners’ performance
langsung kepada Presiden Komisaris, sementara hasil               assessment are directly communicated to the President
penilaian Direksi disampaikan kepada Dewan Komisaris              Commissioner, whereas the results of the Board of Directors’
dan evaluasi akhir penilaian akan dilakukan oleh Presiden         performance assessment are presented to the Board of
Komisaris berdasarkan rekomendasi dari NRC. Hasil                 Commissioners and the final assessment is conducted by the
penilaian kinerja ini menjadi bagian dari bentuk tanggung         President Commissioner based on recommendations from
jawab pelaksanaan tugas serta tanggung jawab Dewan                the NRC. The results of the performance assessment are an
Komisaris dan Direksi kepada Pemegang Saham. Selain itu,          integral part of the Board of Commissioners and Board of
hasil penilaian kinerja juga menjadi bahan pertimbangan           Directors’ responsibility to the Shareholders. Furthermore,
evaluasi dalam upaya meningkatkan kinerja Dewan                   the assessment results serve as a reference for the Boards’
Komisaris dan Direksi ke depannya sekaligus menjadi salah         performance improvement in the future. The assessment
satu dasar pertimbangan bagi NRC dalam memberikan                 results also serve as the basis for the NRC’s recommendations
rekomendasi kepada Dewan Komisaris untuk mengangkat               to the Board of Commissioners regarding the reappointment
Kembali anggota Direksi dan/atau untuk menyusun struktur          of the Board of Directors and/or the structure of the Board of
remunerasi Direksi.                                               Directors’ remuneration.




Tugas dan Tanggung Jawab Organ
Tata Kelola Keberlanjutan                                                 [OJK E.1] [GRI 2-12] [GRI 2-13]

Duties and Responsibilities of Sustainability Governance Organs



Penerapan keuangan berkelanjutan dalam lingkup bisnis             The implementation of sustainable finance within the scope
IIF merupakan bagian dan tanggung jawab dari seluruh              of IIF’s business is a part and responsibility of all units under
unit kerja di bawah pengawasan Dewan Komisaris dan                the supervision of the Board of Commissioners and Directors.
Direksi. Dalam rangka memastikan penerapan keuangan               In order to ensure the optimal implementation of sustainable
berkelanjutan berjalan dengan optimal, IIF telah memiliki         finance, IIF has established the SFWG the supervision of
SFWG yang berada di bawah tanggung jawab Chief Financial          the Chief Financial Officer and Chief Risk Officer, as well
Officer dan Chief Risk Officer, serta Social and Environmental    as the Social and Environmental Division (“SED”) under
Division (“SED”) yang berada di bawah tanggung jawab Chief        the responsibility of the Chief Risk Officer. The SFWG is
Risk Officer. SFWG bertanggung jawab melaporkan segala            responsible for reporting all activities related to sustainable
pelaksanaan aktivitas keuangan berkelanjutan dengan               finance, supported by the SED, Finance Control Division,
didukung oleh SED, Divisi Finance Control, Divisi Manajemen       Risk Management Division, Human Resources and General
Risiko, Divisi SDM dan Umum, Divisi Investasi, dan Divisi Legal   Affairs Division, Investment Division, and Legal & Corporate
& Corporate Secretary.                                            Secretary Division.



          PT Indonesia Infrastructure Finance
  56      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 59
Sustainable Finance Working Group                                    Sustainable Finance Working Group

SFWG merupakan satuan tugas khusus yang dibentuk IIF                 SFWG is a specialized task force established by IIF to support
untuk mendukung penerapan keuangan berkelanjutan serta               the implementation of sustainable finance and ensure the
memastikan tersedianya pelaporan yang memadai atas                   availability of adequate reporting on the implementation of
pelaksanaan keuangan berkelanjutan yang telah dituangkan             sustainable finance as outlined in the Sustainable Framework.
dalam Sustainable Framework. SFWG beranggotakan                      SFWG consists of a coordinator, secretary, and members from
koordinator, sekretaris, dan anggota dari beberapa divisi            various relevant divisions involved in sustainable finance.
terkait yang terlibat dalam keuangan berkelanjutan.

Pada pelaksanaannya, SFWG memiliki tugas dan tanggung                SFWG’s duties and responsibilities are as follows:
jawab sebagaimana diuraikan berikut:
1. Mengkoordinasikan penilaian kesesuaian proyek yang                1. Coordinate suitability assessment of a proposed project
   diusulkan untuk penggunaan dana Sustainability Bond                  for the use of Sustainability Bond funds with reference to
   dengan mengacu pada Sustainability Framework;                        the Sustainability Framework;
2. Menyusun Sustainability Impact Reporting setiap                   2. Prepare annual Sustainability Impact Reporting until
   tahun selama periode Obligasi (Sustainability Bond)                  the maturity date of the Bond (Sustainability Bond) as
   berlangsung sebagaimana dipersyaratkan dalam                         required in the Sustainability Framework; and
   Sustainability Framework; serta
3. Menyusun RAKB serta Laporan Keberlanjutan yang akan               3. Prepare a SFAP and a Sustainability Report which will be
   disampaikan setiap tahun kepada OJK.                                 submitted every year to OJK.

Pada penyusunan Laporan Keberlanjutan yang menjadi                   In preparing the Sustainability Report, which is the
tanggung jawab SFWG, Direksi secara formal memberikan                responsibility of the SFWG, the Board of Directors formally
persetujuan serta memastikan bahwa topik-topik utama                 approves and ensures that the main topics have been
telah diungkapkan dalam laporan. [GRI 2-14]                          disclosed in the report. [GRI 2-14]

Dalam RAKB, SFWG mendapatkan dukungan dari seluruh                   In the RAKB, SFWG is supported by all lines of IIF’s
lini manajemen dan karyawan IIF. SFWG sebagai koordinator            management and employees. Various related divisions assist
dalam pelaksanaannya dibantu oleh berbagai divisi terkait            the SFWG as the coordinator in its implementation during the
selama proses penyusunan, pelaporan, serta penerapan                 process of preparing, reporting, and implementing sustainable
program-program keuangan berkelanjutan. Sementara itu,               finance programs. Meanwhile, the implementation of S&E
penerapan Prinsip S&E dalam setiap proyek yang dibiayai              Principles in each of IIF’s portfolio projects is comprehensively
oleh IIF secara komprehensif dikelola oleh SED dalam                 managed by SED to mitigate project risks and impacts in
upaya untuk memitigasi risiko dan dampak kegiatan proyek             terms of social and environmental aspects.
terhadap aspek sosial dan lingkungan.

Tugas dan Tanggung Jawab dalam Pelaksanaan Aktivitas Keuangan Berkelanjutan
Duties and Responsibilities in the Implementation of Sustainable Finance Activities

       Pihak Terkait                                              Tugas dan Tanggung Jawab
       Related Party                                              Duties and Responsibilities
 Dewan Komisaris          Pengawasan, pemberian saran, dan persetujuan             Overseeing, providing advice, and approval on RAKB
 Board of Commissioners   terhadap pengelolaan RAKB yang dilakukan oleh            management carried out by the IIF Board of Directors.
                          Direksi IIF.

 Direksi                  Pengelolaan Program RAKB secara keseluruhan              Comprehensive RAKB Program Management to
 Board of Directors       yang mendukung Visi dan Misi IIF serta tujuan dari       support IIF’s Vision and Mission and the objectives of
                          penerapan RAKB.                                          RAKB implementation.

 Sustainable Finance      • Menyusun RAKB IIF.                                     • Preparing the IIF RAKB.
 Working Group            • Memastikan kepatuhan dan pelaporan pelaksanaan         • Ensuring     compliance      and     reporting  the
                            Program RAKB kepada Direksi IIF dan Otoritas             implementation of the RAKB Program to IIF
                            terkait.                                                 Directors and related Authorities.
                          • Menyusun Laporan Keberlanjutan IIF.                    • Preparing IIF Sustainability Report.
                          • Berperan aktif dalam produk ataupun kegiatan IIF       • Playing an active role in IIF products or activities
                            yang bersangkutan dengan sustainability (Sustainable     related to sustainability (Sustainable Financing,
                            Financing, Sustainable Bonds, dan lainnya).              Sustainable Bonds, and others).




                                                                                          PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                    2023 Sustainability Report     57
Page 60
                                    Tata Kelola Keberlanjutan
                                    Sustainability Governance




       Pihak Terkait                                                   Tugas dan Tanggung Jawab
       Related Party                                                   Duties and Responsibilities
 Hukum & Sekretaris            • Melakukan koordinasi dengan divisi terkait lainnya     • Coordinating with other related divisions in the CSR
 Perusahaan                      dalam pelaksanaan CSR.                                   implementation.
 Legal & Corporate             • Sebagai pintu utama arus komunikasi dengan pihak       • As the main gate of communication flow with
 Secretary                       eksternal.                                               external parties.

 Social and Environmental      • Mendukung penerapan RAKB serta penyesuaian             • Supporting the implementation of SFAP and
 Division                        dengan Prinsip S&E dalam ruang lingkup internal          adjustments to S&E Principles within IIF’s internal
                                 dan eksternal IIF.                                       and external scope.
                               • Mengelola penerapan Prinsip S&E dalam setiap proyek    • Comprehensively managing the implementation
                                 yang dibiayai oleh IIF secara komprehensif dalam         of the S&E Principles in every project financed by
                                 upaya untuk memitigasi risiko dan dampak kegiatan        IIF to mitigate the risks and impacts of project
                                 proyek terhadap aspek sosial dan lingkungan.             activities on social and environmental aspects.

 Divisi Finance & Accounting   • Mendukung dalam penyusunan RAKB dan Laporan            • Supporting the preparation of SFAP and
 dan Divisi Corporate            Keberlanjutan.                                           Sustainability Reports.
 Planning                      • Mendukung pelaporan realisasi anggaran CSR.            • Supporting the reporting of the realization of the
 Finance & Accounting                                                                     CSR budget.
 Division and Corporate        • Memastikan kesesuaian RAKB dengan Rencana              • Ensuring the conformity of the SFAP to with IIF’s
 Planning Division               Strategi Bisnis IIF.                                     Business Strategy Plan.
                               • Mendukung          sinergisasi dan penerapan           • Supporting the synergy and implementation of the
                                 pengembangan produk dan jasa keuangan                    development of sustainable financial products and
                                 berkelanjutan.                                           services.

 Departemen HR                 • Melakukan rekrutmen karyawan atas kebutuhan            • Conducting employee recruitment for the need for
 HR Department                   penguatan internal organisasi terkait penerapan          internal organizational strengthening related to
                                 RAKB.                                                    SFAP implementation.
                               • Melakukan pelatihan peningkatan kompetensi             • Conducting competency improvement training
                                 terkait keuangan berkelanjutan.                          related to sustainable finance.

 Direktorat Risiko             Melakukan kajian dan pembaruan atas risiko-risiko        Conducting studies and updates on risks that may arise
 Risk Directorate              yang mungkin timbul, baik dalam risiko kredit, risiko    i.e. credit risk, market risk, operational risk, and S&E
                               pasar, risiko operasional, dan risiko S&E.               risk.

 Direktorat Investasi          Menyediakan proyeksi     sektor   infrastruktur   yang   Providing projections of infrastructure sectors targeted
 Investment Directorate        menjadi target IIF.                                      by IIF.




SED dan Sistem Pengelolaan Sosial dan                                     SED and Social and Environmental
Lingkungan [GRI 2-23] [GRI 2-24] [GRI FS2] [GRI FS5]                      Management System [GRI 2-23] [GRI 2-24] [GRI FS2]
                                                                          [GRI FS5]


Untuk mendukung penerapan tugas dan tanggung jawab                        To support the implementation of the duties and
pengelolaan tata kelola keberlanjutan, IIF memiliki SEMS,                 responsibilities in managing sustainability governance, IIF
yang menjadi pedoman dalam pengelolaan risiko sosial dan                  has a SEMS, which offers guidelines for managing social and
lingkungan serta risiko reputasi.                                         environmental risk and reputation risk.

Risiko sosial dan lingkungan dapat muncul apabila proyek                  Social and environmental risks can arise if a project does
tidak mematuhi dan/atau tidak menerapkan aturan dan                       not comply with and/or does not apply the rules and
regulasi yang berlaku di Indonesia, serta mengabaikan                     regulations in Indonesia and fails to implement Good
penerapan Good International Industry Practice (“GIIP”)                   International Industry Practice (“GIIP”) related to S&E
terkait aspek S&E. Sementara risiko reputasi merupakan risiko             aspects. Meanwhile, reputation risk is a risk caused by, among
disebabkan oleh adanya publikasi negatif terkait kegiatan                 other things, negative publications or negative perceptions,
usaha IIF atau persepsi negatif terhadap IIF sehingga                     which in turn will potentially affect the sustainability of its
berpotensi memberikan dampak buruk bagi keberlangsungan                   business.
usaha IIF.

SEMS dikelola dan dikoordinasikan oleh SED di bawah                       SEMS is managed and coordinated by the SED under the
Direktorat Risiko. SED dibentuk untuk memastikan bahwa                    Risk Directorate. SED has been established to ensure that all
seluruh klien dapat mengelola risiko S&E dengan berpedoman                Clients can manage their S&E risk using IIF’s S&E Principles
pada penerapan Prinsip S&E IIF. SED berkomitmen untuk                     as guidance. SED is committed to reaching out to more
menjangkau lebih banyak klien atau proyek dengan                          clients or projects by providing assistance related to the
memberikan bantuan terkait dengan penerapan Prinsip                       implementation of the S&E Principles. SED will also provide
S&E. SED juga akan memberikan Corrective Action Plans                     Corrective Action Plans (“CAP”) for projects with gaps in S&E



            PT Indonesia Infrastructure Finance
 58         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 61
(“CAP”) terhadap proyek-proyek yang diidentifikasi                        Principles. SED also continues to promote the positive impact
memiliki kesenjangan terhadap Prinsip S&E. SED juga terus                 of implementing S&E Principles through capacity-building
mempromosikan dampak positif penerapan Prinsip S&E                        activities that benefit both IIF and its clients.
melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang bermanfaat
bagi IIF dan klien.

Sampai dengan akhir tahun 2023, SED memiliki anggota                      As of end of 2023, SED was manned by 12 staff members,
12 orang staf, meningkat 9,09% dibandingkan tahun                         went up by 9.09% compared to the previous year. The SED
sebelumnya. Tim SED tersebut memiliki keahlian beragam                    team have diverse expertise and experience from various
dari berbagai latar belakang dan pengalaman di bidang                     social and environmental backgrounds, e.g., expertise in land
sosial dan lingkungan, seperti keahlian dalam menangani isu               acquisition, indigenous peoples, biodiversity, environmental
pembebasan lahan, masyarakat adat, keanekaragaman hayati,                 management, environmental engineering, and OHS.
pengelolaan lingkungan, rekayasa lingkungan, serta K3.

Struktur SED
SED Structure


                        Risk Management Committee
                             (Board of Directors)


                              Chief Risk Officer
                             (Board of Directors)




                       Social and Enviromental Manager
                                    (SEM)




                                                    Deputy Head
                                              S&E Bussiness Development




                                                                                                       Third Party S&E Independent Consultant
      Monitoring and Evaluation               S&E Bussiness Development                                          (enganged as needed)


                      Social and Envirometal Specialist




SED menunjuk Konsultan S&E independen untuk membantu                      SED appoints an independent S&E Consultant to it more
SED dalam memahami dampak S&E, risiko, dan peluang yang                   insights into the S&E impacts, risks, and opportunities to which
dihadapi oleh Perseroan. Keahlian konsultan diperlukan untuk              the Company is exposed. Consultant expertise is needed to
membantu IIF memberikan penilaian yang komprehensif,                      assist IIF in providing comprehensive assessments, especially
utamanya terhadap proyek-proyek dengan risiko yang lebih                  for higher-risk projects. Independent S&E consultants may
tinggi. Konsultan S&E independen juga mungkin diperlukan                  also be required to look into specific opportunities related
untuk melihat peluang khusus yang berkaitan dengan bisnis                 to high-risk businesses or particular aspects of the business
berisiko tinggi atau aspek tertentu dari bisnis yang menjadi              of concern, such as pollution, biodiversity, land acquisition,
perhatian, seperti isu pencemaran polusi, keanekaragaman                  and/or occupational health and safety issues. [GRI 2-25]
hayati, pembebasan lahan, dan/atau masalah kesehatan
serta keselamatan kerja. [GRI 2-25]

Konsultan juga dilibatkan dalam berbagai ruang lingkup                    Consultants are also involved in various scopes of work, such
pekerjaan, seperti pengerjaan Penilaian Dampak Lingkungan                 as in making Environmental and Social Impact Assessments
dan Sosial (“ESIA”), penilaian S&E yang lebih terbatas dan                (ESIA), S&E assessments that are more limited and focused
terfokus pada pengelolaan isu tertentu (seperti pembuatan                 on managing specific issues (such as developing a Biodiversity
Biodiversity Action Plan), proses Audit/ Pemantauan/                      Action Plan), Audit/ Monitoring/S&E Supervision processes,
Pengawasan S&E, dan pelaksanaan Uji Tuntas Sosial dan                     and conducting Social and Environmental Due Diligence
Lingkungan (“SEDD”).                                                      (“SEDD”).


                                                                                             PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                       2023 Sustainability Report       59
Page 62
                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                      Sustainability Governance




SED IIF didukung oleh International Bank for Reconstruction                   The International Bank supports IIF SED for Reconstruction
and Development (“IBRD”), International Finance Corporation                   and Development (“IBRD”), the International Finance
(“IFC”), dan Asian Development Bank (“ADB”), yang telah                       Corporation (“IFC”), and the Asian Development Bank
memberikan komentar dan ulasan konstruktif pada kegiatan                      (“ADB”), who have provided constructive comments and
penilaian, pemantauan, dan pengawasan proyek. IBRD, IFC,                      reviews on project appraisal, monitoring, and supervision
dan ADB bersama-sama mendukung staf SED dalam meninjau                        activities. IBRD, IFC, and ADB jointly support SED staff in
SEDD, ESAP, dan dokumen perlindungan hukum untuk                              reviewing SEDD, ESAP, and legal safeguards documents to
memastikan bahwa risiko S&E telah diidentifikasi dengan baik                  ensure that S&E risks are properly identified and accompanied
dan disertai dengan upaya pengelolaan dan mitigasi risiko                     by risk management and mitigation efforts that will then be
yang kemudian akan dimasukkan ke dalam persyaratan proyek.                    incorporated into project requirements.




Pengembangan Kompetensi
Tata Kelola Keberlanjutan                                                             [OJK E.2] [GRI 2-17] [GRI FS4]

Sustainability Governance Competence Development

Pemahaman insan IIF mengenai topik keberlanjutan dan                          IIF personnel’s understanding of sustainability and ESG
LST turut menentukan efektivitas keputusan-keputusan                          topics plays a crucial role in determining the effectiveness
dan arah Perseroan. Oleh karena itu, IIF memastikan                           of the Company’s decisions and the direction. Therefore,
pengembangan kapasitas karyawan mengenai topik tersebut                       IIF consistently develops employees’ capacity regarding
senantiasa dilaksanakan secara berkesinambungan melalui                       these topics through various training sessions tailored
berbagai pelatihan sesuai dengan tugas dan tanggung                           to each employee’s duties and responsibilities. Likewise,
jawab masing-masing karyawan. Pengembangan dan                                the aforementioned competency development and
pembaharuan kompetensi terkini mengenai topik tersebut                        improvement are vital for IIF to provide Advisory services
juga dibutuhkan IIF dalam rangka mendukung pelaksanaan                        to clients. Sustainability-related competency development
peran Perseroan dalam memberikan jasa Advisory terhadap                       programs provided to the employees throughout 2023 were
klien. Informasi mengenai program pengembangan                                as follows:
kompetensi terkait keberlanjutan yang diikuti sepanjang
tahun 2023 diuraikan sebagai berikut:

Program Pengembangan Kompetensi Tahun 2023
2023 Competency Development Program

        Tanggal                                                Topik Pelatihan                                          Penyelenggara
         Date                                                  Training Subject                                           Organizer
 Februari 2023
                              S&E Division Café Talk: Biodiversity Safeguard in Infrastructure                    IIF - World Bank
 February 2023

                              S&E Division Café Talk: Indigenous Peoples Safeguard Policy and Implementation in
 April 2023                                                                                                       IIF - ADB - Consultant
                              Infrastructure Project Development

 Mei 2023
                              ADB's Training on Grievance Redress Mechanism and Dispute Resolution                ADB
 May 2023

 Mei 2023                     Workshop on Climate and Social Inclusivity Project Screening Tool and Benefit
                                                                                                                  World Bank - PPIAF - CRISIL
 May 2023                     Quantification Tool

 Oktober 2023
                              S&E Division Café Talk: CAP Development and Implementation                          IIF - IFC
 October 2023

 Oktober 2023                 S&E Division Café Talk: Environmental Screening and Project S&E Risk
                                                                                                                  IIF - World Bank
 October 2023                 Categorization

 November 2023                S&E Division Café Talk: Land Acquisition (LARAP 101)                                IIF - World Bank

 November 2023                6 ESG Summit: Beyond the Hype
                               th
                                                                                                                  The Asset




              PT Indonesia Infrastructure Finance
 60           Laporan Keberlanjutan 2023
Page 63
Manajemen Risiko atas Penerapan
Keuangan Berkelanjutan                                              [OJK E.3] [GRI 2-25] [GRI FS9]

Risk Management of Sustainable Finance Implementation


Perseroan meyakini penerapan manajemen risiko yang              The Company believes that careful, integrated, and effective
cermat, terintegrasi, dan efektif menjadi salah satu syarat     risk management is one of the conditions that must be
yang harus terpenuhi untuk memastikan tercapainya               met to ensure the achievement of healthy and sustainable
pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, serta          business growth and eventually deliver maximum added
dalam rangka memaksimalkan nilai tambah bagi Pemegang           value to Shareholders. IIF runs risk management through a
Saham. IIF melakukan pengelolaan risiko melalui unit            comprehensive spectrum of risk management units in each
manajemen risiko yang bersifat menyeluruh atas setiap           Company’s business activities. Each risk management stage
kegiatan usahanya. Setiap tahapan pengelolaan risiko diatur     is managed systematically and effectively and gives room for
secara sistematis dan efektif yang memungkinkan adanya          continuous feedback.
proses umpan balik yang berkesinambungan.

Dalam melaksanakan kegiatan usaha, Perseroan mengadopsi         In carrying out its business activities, the Company has
prinsip 3 (tiga) lini pertahanan (three lines of defense)       adopted the principle of 3 (three) lines of defense consisting
yang terdiri dari Business & Supporting Units sebagai lini      of Business & Supporting Units as the first line of defense.
pertahanan pertama. Selanjutnya, Direktorat Risiko berperan     Furthermore, the Risk Directorate acts as a second line of
sebagai lini pertahanan kedua yang akan memeriksa,              defense that will examine, verify, and give independent
memverifikasi, dan menyediakan opini independen kepada          opinions to Management regarding proposals from the
Manajemen berkenaan dengan proposal dari Unit Pengambil         Risk-Taking Units and monitor investment portfolios in
Risiko serta memantau portofolio investasi bersama dengan       collaboration with the Finance and Operations Directorate.
Direktorat Keuangan dan Operasi. Selanjutnya, lini pertahanan   Furthermore, the third and final line of defense is the Internal
ketiga dan terakhir adalah Unit Audit Internal, yang akan       Audit Unit, which will verify that all IIF standard procedures
memverifikasi untuk memastikan seluruh standar prosedur IIF     have been met. This strategy is part of the four eyes principle
telah terpenuhi. Strategi ini secara keseluruhan merupakan      concept in which the Company performs a clear and consistent
bagian dari konsep four eyes principle di mana Perseroan        division of tasks to support sustainable growth optimally.
melakukan pembagian tugas secara jelas dan konsisten untuk
mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan secara optimal.

Dalam hal risiko sosial dan lingkungan atas proyek-proyek       Regarding social and environmental risks inherent in every
yang dibiayai, IIF memiliki standar dan Prinsip S&E yang        project it finances, IIF adopts S&E Principles and Standards,
menjadi landasan untuk pembangunan berkelanjutan yang           which form the basis for sustainable development that
mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial,         encourages harmony between economic, social, and
dan lingkungan. IIF berupaya melakukan penerapan prinsip        environmental aspects. IIF strives to apply the precautionary
kehati-hatian (Precautionary Principle) dengan memastikan       principle by ensuring that its financing facility complies with
pembiayaan yang dilakukan oleh IIF telah memenuhi               applicable environmental, security, health and safety, and
ketentuan dan persyaratan lingkungan, keamanan, kesehatan       social terms and conditions. Risks can arise at any time if
dan keselamatan kerja, serta sosial yang berlaku. Risiko        IIF’s ongoing project does not comply with and/or does not
dapat muncul sewaktu-waktu apabila proyek berjalan tidak        heed the rules and regulations that apply in Indonesia and/or
mematuhi dan/atau tidak mengindahkan aturan dan regulasi        fails to implement GIIP related to social and environmental
yang berlaku di Indonesia, dan/atau mengabaikan penerapan       aspects.
GIIP terkait aspek sosial dan lingkungan.



Tinjauan atas Efektivitas Sistem Manajemen                      Overview of the Effectiveness of the Risk
Risiko [OJK E.3]                                                Management System [OJK E.3]

Di IIF, efektivitas sistem manajemen risiko dipantau oleh       At IIF, the risk management system’s effectiveness is
Komite Manajemen Risiko (“RMC”) yang secara aktif               monitored by the Risk Management Committee (“RMC”),
memantau dan memberikan rekomendasi untuk menyusun              which actively monitors and provides recommendations
kebijakan dan strategi manajemen risiko. Selain itu, IIF        to prepare risk management policies and strategies. In
memberikan rekomendasi dan memantau implementasi CAP            addition, IIF provides recommendation and monitoring of the

                                                                                   PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                             2023 Sustainability Report   61
Page 64
                                          Tata Kelola Keberlanjutan
                                          Sustainability Governance




untuk menjelaskan langkah-langkah yang diperlukan guna                                  CAP implementation to outline the necessary measures to
mengatasi risiko sosial dan lingkungan serta dampak yang                                address social and environmental risks and impacts affecting
memengaruhi bisnis Perseroan. Efektivitas sistem manajemen                              the Company’s business. The effectiveness of the risk
risiko tercermin dari peningkatan kinerja keuangan Perseroan                            management system is reflected by the Company’s improved
dan pemenuhan rasio keuangan sesuai dengan peraturan dan                                financial performance and the fulfillment of financial ratios
ketentuan yang berlaku.                                                                 in accordance with applicable regulations and requirements.

Selain itu, Perseroan berhasil mempertahankan the World                                 Moreover, the Company was able to maintain the World
Bank’s Safeguard rating pada tingkat Moderately Satisfactory                            Bank’s Safeguard rating at Moderately Satisfactory for
selama 2 (dua) tahun berturut-turut pada tahun 2022 dan 2023.                           2 (two) consecutive years in 2022 and 2023. Sustainable
Sustainable Fitch juga telah memberikan ESG Entity Rating ‘2’                           Fitch has also assigned IIF an ESG Entity Rating of ‘2’.
kepada IIF. Peringkat ini mencerminkan kinerja LST IIF yang baik                        This rating reflects IIF’s good ESG performance and the
dan integrasi pertimbangan LST ke dalam bisnis, strategi, dan                           integration of ESG considerations into its business, strategy
manajemen. Hal ini juga menunjukkan bahwa manajemen risiko                              and management. It also indicates that the Company’s risk
Perseroan berjalan dengan baik dan cukup memadai untuk                                  management is running well and adequately sufficient to face
menghadapi berbagai tantangan di masa depan.                                            various challenges in the futures.




Tantangan Penerapan Keuangan
Berkelanjutan                                         [OJK E.5]

Challenges in Implementing Sustainable Finance

Penerapan keuangan berkelanjutan merupakan sebuah                                       The implementation of sustainable finance is a long-term
perjalanan panjang yang tidak terlepas dari berbagai                                    endeavor with its distinct challenges and opportunities.
tantangan dan peluang yang mengiringinya. Oleh karena                                   Therefore, we continuously identify and evaluate, as well as
itu, kami terus melakukan identifikasi dan evaluasi, serta                              establish mitigation measures to overcome those challenges,
menetapkan langkah-langkah mitigasi untuk menavigasi                                    as follows:
berbagai tantangan tersebut. Tantangan beserta dengan
respons kami untuk mengatasinya diuraikan sebagai berikut:


           Tantangan Penerapan Keuangan Berkelanjutan                                                               Respons Kami
          Sustainable Finance Implementation Challenges                                                             Our Response
 Perubahan arahan atau regulasi dari pemerintah terkait dengan penerapan              IIF secara rutin menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan
 keuangan berkelanjutan yang dapat menghambat atau menunda eksekusi                   dan pejabat terkait untuk mengetahui arah kebijakan selanjutnya
 pembangunan infrastruktur.                                                           dan sedapat mungkin melakukan penyesuaian pada aksi keuangan
                                                                                      berkelanjutan Perseroan.
 Changes in government directives or regulations on the implementation                IIF regularly communicates with stakeholders and relevant officials
 of sustainable finance that could hinder or delay the execution of                   to understand the direction of future policies and properly adjust the
 infrastructure development.                                                          Company’s sustainable financial actions.

 Perubahan preferensi debitur dan produk investasi yang tersedia di pasar             IIF akan memberikan asistensi dan sosialisasi kepada calon debitur maupun
 sektor infrastruktur, khususnya pembiayaan infrastruktur di Indonesia.               debitur dalam penerapan 8 (delapan) Prinsip S&E.
 Selain itu, kesadaran debitur maupun masyarakat umum terkait dengan
 implementasi Prinsip S&E juga perlu untuk terus didorong.
 Changes in debtor preferences and available investment products in the               IIF plans to provide assistance and conduct dissemination to potential
 infrastructure sector market, especially in infrastructure financing in Indonesia.   debtors, as well as existing debtors, regarding the implementation of the
 In addition, awareness regarding the implementation of S&E Principles among          8 (eight) S&E Principles.
 debtors and the general public also needs to be continuously raised.

 Peningkatan tren suku bunga yang terus berlanjut di tahun 2023 menjadikan            IIF terus melakukan upaya-upaya dalam mendapatkan kontrak-kontrak
 para klien kami mencari alternatif sumber pendanaan lain, seperti dari               baru serta mengoptimalkan pendapatan dari lini bisnis lainnya, seperti jasa
 perbankan ataupun pasar modal, sehingga klien tersebut melakukan                     advisory. Selain itu, kami juga berupaya untuk meningkatkan pendapatan di
 percepatan pembayaran berdasarkan sumber-sumber dana tersebut.                       luar bunga, seperti treasury maupun produk-produk lainnya.
 The ongoing increase in interest rates in 2023 prompts our clients to seek           IIF continues its efforts to acquire new contracts and optimize revenue
 alternative sources of funding, such as from banking or capital markets,             from other business lines, such as advisory services. In addition, we strive to
 leading them to accelerate payments based on these funding sources.                  increase non-interest income, such as treasury and other products.

 Penawaran-penawaran dari institusi lain terhadap karyawan IIF yang sudah             IIF menerapkan strategi khusus dalam mengembangkan dan
 cukup ahli di bidang LST menjadi tantangan tersendiri bagi kami untuk                mempertahankan karyawan yang sudah memiliki kompetensi di bidang LST,
 mempertahankan karyawan kami tersebut.                                               termasuk dalam hal pemberian remunerasi yang menarik, pemberian fasilitas
                                                                                      kesejahteraan karyawan, program pengembangan karier, dan lain-lain.
                                                                                      IIF implements tailored strategies to develop and retain employees well-
 Offers from other institutions to our employees who are already experts in           versed in ESG, including offering attractive remuneration, providing employee
 the ESG field pose a challenge for us to retain our employees.                       welfare facilities, career development programs, and more.



             PT Indonesia Infrastructure Finance
  62         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 65
Kode Etik
Code of Conduct


IIF memiliki ruang lingkup kode etik yang mengatur berbagai     IIF has a code of ethics that governs matters pertaining to
hal terkait tata cara kerja, pola hubungan di internal maupun   work procedures, internal and external relationships, and
eksternal, serta komitmen Perseroan terkait masalah             commitment to address environmental and health issues.
lingkungan dan kesehatan. Adapun isi Kode Etik sebagai          The contents of the Code of Ethics are as follows:
berikut:


               Melakukan Usaha dengan Taat Hukum
                                                                           Run Ethical and Law-Abiding Business
                          dan Beretika




            Kebijakan Informasi, Pengendalian Internal,                    Information Policy, Internal Control,
                     dan Pelaporan Keuangan                                      and Financial Reporting




                      Benturan Kepentingan                                         Conflict of Interest




                Kebijakan Sumber Daya Elektronik                               Electronic Resources Policy




          Keamanan Informasi dan Kebijakan Kerahasiaan                    Information Security and Privacy Policy




           Pengendalian Internal, Pelaporan Keuangan,                     Internal Control, Financial Reporting,
             Retensi Dokumen, dan Kebijakan Audit                         Document Retention, and Audit Policy




                 Hormati Individu dan Masyarakat                             Respect Individuals and Society




                         Kebijakan Privasi                                            Privacy Policy




                   Perilaku dengan Mitra Usaha                               Behavior with Business Partners
                         dan Pihak Ketiga                                           and Third Parties




Informasi mengenai penjelasan dari setiap Kode Etik IIF         Information regarding IIF’s Code of Conduct is available in
diuraikan pada Laporan Tahunan Perseroan bab Tata Kelola        the Corporate Governance chapter of the Company’s Annual
Perusahaan yang disusun secara terpisah dari Laporan            Report prepared separately from this Sustainability Report.
Keberlanjutan ini.


                                                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                            2023 Sustainability Report   63
Page 66
                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                  Sustainability Governance




Kebijakan dan Praktik Anti-Korupsi
Anti-Corruption Policies and Practices


Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (“KKN”) serta penipuan            Corruption, Collusion, and Nepotism (“CCN”) as well
dan kecurangan (fraud) menjadi perhatian utama bagi IIF          as fraud are major concerns for IIF as they are highly
karena tindakan tersebut sangat merugikan bangsa dan             detrimental to the nation and the state, and they create
negara serta memberikan citra buruk yang dapat berdampak         a negative image that can adversely affect the Company’s
negatif pada kinerja Perseroan. IIF dengan tegas menjunjung      performance. IIF strongly upholds integrity and does not
tinggi integritas dan tidak memberikan toleransi kepada          tolerate corrupt practices in all business activities and at
praktik korupsi di seluruh kegiatan usaha dan seluruh tingkat    all levels of employment and management. The prevention
karyawan dan manajemen. Pencegahan dan pengelolaan anti-         and anti-corruption management are under the authority of
korupsi ini menjadi kewenangan dari RMC. Terkait dengan          the RMC. With regard to prevention, the RMC’s duties and
pencegahan, RMC bertanggung jawab untuk melaksanakan             responsibilities are as follows:
tugas sebagai berikut:
1. Mengembangkan strategi untuk meningkatkan kesadaran           1. Developing strategies in order to increase employee
    dan etika karyawan atas penipuan (kecurangan) dan korupsi;      awareness and ethics on fraud and corruption;
2. Meninjau penilaian risiko kecurangan dan korupsi untuk        2. Reviewing the risk assessment of fraud and corruption
    seluruh lingkup Perseroan sebagaimana disusun oleh              within the scope of the Company which has been
    Direktorat Risiko setidaknya 3 (tiga) tahun sekali, atau        prepared by the Risk Directorate at least once every 3
    setelah terjadinya perubahan struktural atau fungsional         (three) years, or after significant structural or functional
    yang signifikan di IIF;                                         changes have occurred at IIF;
3. Menentukan strategi pengendalian penipuan dan korupsi         3. Determining fraud and corruption control strategies to
    untuk mengatasi risiko yang diidentifikasi oleh kesadaran       address the risks identified by Fraud and Corruption Risk
    atas penipuan dan korupsi;                                      Assessment;
4. Memastikan setiap karyawan dalam ruang lingkup                4. Ensuring that every employee within the scope of their
    tanggung jawab masing-masing menerima pelatihan                 respective responsibilities receives adequate training in
    peningkatan kesadaran atas penipuan dan korupsi dan             order to raise their awareness of fraud and corruption and
    memahami Kode Etik IIF;                                         so they can better understand the IIF Code of Ethics;
5. Merekomendasikan kebijakan dan prosedur yang tepat            5. Recommending appropriate policies and procedures to
    untuk deteksi dan pencegahan penipuan dan korupsi; serta        detect and prevent fraud and corruption; and
6. Meninjau dan memperbarui kebijakan dan prosedur               6. Reviewing and updating other policies and procedures
    apabila diperlukan namun setidaknya setiap 2 (dua)              as necessary at least every 2 (two) years. This is done to
    tahun sekali untuk memastikan kesesuaiannya dengan              ensure the alignment of the existing internal policies
    prinsip, standar, dan praktik terbaik dalam pencegahan          and procedures with the principles, standards and best
    penipuan dan korupsi.                                           practices in order to prevent fraud and corruption.

Selain melakukan pencegahan, RMC juga melakukan                  In addition to prevention, the RMC also conducts
identifikasi melalui pengkajian risiko terkait korupsi. Risiko   identification by assessing corruption-related risks. These
ini dimitigasi melalui penerapan four-eyes principle dan         risks are mitigated through the implementation of the
pemisahan tugas dalam aktivitas utama, larangan menerima         four-eyes principle and task segregation in core activities,
hadiah dalam bentuk uang atau bentuk lainnya yang                the prohibition of accepting gifts in the form of money or
nilainya melebihi US$100, sesi sadar risiko bagi karyawan,       other forms exceeding US$100, risk awareness sessions
kebijakan pelaporan pelanggaran, dan pernyataan yang harus       for employees, whistleblowing policies, as well as code of
ditandatangani karyawan bahwa mereka akan mematuhi               conduct and anti-corruption policy compliance statements
kode etik dan kebijakan anti-korupsi. Direksi kemudian secara    that must be signed by all employees. The Board of Directors
berkala meninjau dan merevisi jumlah atau nilai larangan         periodically reviews and revises the amount or value of the
hadiah tersebut tergantung pada praktik yang terjadi di          gift ban depending on workplace practices. Any gifts received
dunia kerja. Setiap hadiah yang diterima secara langsung         directly and exceeding the specified limit must be returned
dan melebihi dari jumlah batas yang telah ditentukan, harus      without causing any harm to the sender’s reputation. This
dikembalikan tanpa menyinggung maupun mengganggu                 risk assessment is carried out for all operational activities and
reputasi pihak pengirim. Penilaian risiko ini dilakukan          projects that involve corruption-related risks. As a result, IIF
terhadap seluruh kegiatan operasional dan proyek-proyek          has properly and effectively assessed the risks for its entire
yang memiliki risiko terkait korupsi. Dengan demikian, 100%      operations. [GRI 3-3] [GRI 205-1]
operasi IIF telah dinilai risikonya. [GRI 3-3] [GRI 205-1]


          PT Indonesia Infrastructure Finance
 64       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 67
Setelah melakukan penilaian dan identifikasi, IIF secara aktif    After conducting assessment and identification, IIF actively
melakukan komunikasi, sosialisasi, dan pelatihan mengenai         communicates, promotes, and conducts training on anti-
anti-korupsi. Seluruh karyawan dan manajemen IIF telah            corruption measures. All IIF employees and management have
mendapat sosialisasi mengenai kebijakan dan prosedur              been briefed on the anti-corruption policy and procedures
anti-korupsi sejak mereka pertama kali bekerja di IIF.            since their initial employment at IIF. Anti-corruption
Sedangkan pelatihan-pelatihan anti-korupsi juga diikuti oleh      training is also attended by the Board of Commissioners,
Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, dan mitra usaha yang          Board of Directors, employees, and business partners,
dilaksanakan sebagian besar secara virtual dan sebagian           primarily held online and partly in-person at the IIF Office.
secara luring di Kantor IIF. [GRI 3-3] [GRI 205-2]                [GRI 3-3] [GRI 205-2]


IIF juga mewajibkan klien dan mitra usaha untuk mematuhi          IIF also requires clients and business partners to comply
kebijakan anti-korupsi IIF dan menyampaikan dokumen               with IIF’s anti-corruption policy and submit the “Fraud
“Panduan Pencegahan dan Pemberantasan Penipuan dan                and Corruption Prevention and Eradication Guidelines in
Korupsi dalam Proyek yang Dibiayai oleh Pinjaman IBRD dan         Projects Financed by IBRD Loans and IDA Credits and Grants”
Kredit dan Hibah IDA” sebelum penandatanganan Perjanjian          document before signing the Facility Agreement. IIF also
Fasilitas. IIF juga memasukkan klausul tentang praktik korupsi    includes clauses about corrupt practices and fraud that can
dan penipuan yang dapat dikenai sanksi sebagai bagian dari        be subject to sanctions as part of the Facility Agreement.
Perjanjian Fasilitas. Sepanjang tahun 2023, IIF tidak memiliki    Throughout 2023, IIF had no proven internal corruption
insiden korupsi yang terbukti di dalam lingkup internal           incidents, and no business partners were terminated due to
Perseroan dan tidak ada mitra kerja yang diputus kontrak          corruption-related violations. [GRI 3-3] [GRI 205-3]
karena pelanggaran terkait korupsi. [GRI 3-3] [GRI 205-3]




Kebijakan Penanganan
Benturan Kepentingan                                             [GRI 2-15]

Conflict of Interest Management Policy

IIF melakukan pencegahan benturan kepentingan dengan              IIF prevents conflicts of interest by ensuring that all personnel
memastikan bahwa seluruh insan Perseroan, mulai dari              including the Board of Commissioners, Board of Directors,
Dewan Komisaris, Direksi, karyawan, bahkan klien memahami         and employees, as well as clients, understand and commit
dan berkomitmen untuk menerapkan Kode Etik. Secara                to the Code of Conduct. In particular, the Code of Conduct
khusus, Kode Etik IIF memuat penjelasan mengenai benturan         expressly states that all personnel and representatives must
kepentingan, di mana seluruh insan Perseroan maupun               be free from conflicts of interest that could adversely affect
perwakilan harus terbebas dari benturan kepentingan               their decisions, objectivity, or loyalty to the Company.
yang dapat memberikan pengaruh buruk pada keputusan,
objektivitas, atau kesetiaan mereka pada Perseroan.

Selain itu, seluruh proyek yang memiliki potensi konflik          Moreover, all projects with potential conflicts of interest will
kepentingan juga akan menjadi subyek dari proses                  also be subject to approval processes within their respective
persetujuan sesuai dengan limit kewenangan. Jika klien            scope of authority. If a client requests IIF to provide a
meminta IIF untuk memberikan kombinasi jasa advisory dan          combination of advisory and financing services, IIF will
pembiayaan, IIF akan:                                             conduct the following:
1. Memberikan penjelasan kepada klien terkait:                    1. Provide explanations to the client regarding:
    A. Sifat umum dan/atau sumber konflik kepentingan                 A. General nature and/or potential conflicts of interest
       yang ada pada saat ini maupun potensial;                           that currently exist;
    B. Dalam kasus pembiayaan, preferensi IIF adalah untuk            B. In the case of financing, IIF’s preference is to engage
       terlibat secara non-eksklusif, untuk memungkinkan                  non-exclusively, to enable offering similar financing
       memberikan penawaran pembiayaan yang sama                          to other clients; and
       kepada klien lain; serta
2. Membentuk kebijakan, prosedur, dan prinsip-prinsip             2. Establish policies, procedures, and principles of authority
    pemisahan wewenang dan tanggung jawab (Chinese                   and responsibility separation (Chinese Walls) if necessary.
    Walls) jika diperlukan.


                                                                                      PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                2023 Sustainability Report   65
Page 68
                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                  Sustainability Governance




Sistem Pelaporan Pelanggaran                                                            [GRI 2-26]

Whistleblowing System


Kami senantiasa berupaya mengutamakan pengelolaan                We consistently prioritize healthy, open, supportive, honest,
Perseroan yang sehat, terbuka, kondusif, jujur, dan transparan   and transparent corporate management to support IIF’s
dalam mendukung peran IIF sebagai katalisator terdepan           role as a leading catalyst in the sustainable infrastructure
pada sektor pembiayaan pengembangan infrastruktur                development financing sector in Indonesia. This good
berkelanjutan di Indonesia. Pengelolaan Perseroan yang           corporate management is inseparable from the support
baik tersebut tidak terlepas dari dukungan para pemangku         of stakeholders who provide inputs to maintain the
kepentingan yang menyampaikan masukan-masukan demi               Company’s integrity. Through the Whistleblowing System
menjaga integritas Perseroan. Para pemangku kepentingan          (“WBS”), stakeholders are able to file complaints or reports
dapat menyampaikan pengaduan melalui Sistem Pelaporan            regarding violations or alleged violations of policies and/
Pelanggaran      (Whistleblowing    System/”WBS”)         atas   or procedures, as well as the Code of Conduct and the
pelanggaran atau dugaan terjadinya pelanggaran terhadap          Company’s cultural values. The Company’s WBS regulations
kebijakan dan/atau prosedur serta Kode Etik dan nilai-           have been incorporated into the Operation Manual approved
nilai budaya Perseroan. Peraturan WBS Perseroan telah            by the Board of Directors, Board of Commissioners, and
dituangkan dalam Operation Manual yang telah disetujui           Shareholders.
oleh Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham.

Konsistensi IIF dalam menjalankan WBS ini menjadi bagian         IIF’s consistency in implementing the WBS is part of the
dari realisasi komitmen IIF dalam menjalankan praktik            Company’s commitment to conducting healthy business
bisnis sehat yang berlandaskan pada prinsip-prinsip GCG.         practices based on GCG principles. Moreover, it encourages
Selain itu, hal ini juga mendorong seluruh karyawan untuk        all employees to actively report any violations or alleged
turut terlibat aktif dalam melaporkan setiap tindakan            violations and/or abuses of regulations, cultural values, and
pelanggaran atau dugaan terjadinya pelanggaran dan/              corporate policies without fear or hesitation, as long as the
atau penyalahgunaan peraturan, tata nilai, dan kebijakan         report is supported by sufficiently accountable initial evidence.
Perseroan tanpa ada rasa takut atau keragu-raguan
sepanjang pelaporan tersebut didukung dengan kecukupan
bukti awal yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.



Mekanisme atau Prosedur Pelaporan                                Whistleblowing Mechanism or Procedure
Pelanggaran

Karyawan atau pemangku kepentingan lainnya dapat                 Employees or other stakeholders can report alleged
melaporkan      dugaan     pelanggaran     atau    aktivitas     violations or suspicious activities in writing so the Company
mencurigakan secara tertulis agar Perseroan mendapat             will have a more precise description and understanding of the
deskripsi dan pemahaman yang jelas mengenai kronologis           chronology and subject of the reported allegation. Reporting
dan subjek perkara yang dilaporkan. Pelaporan pelanggaran        of infringements must have a cover letter stating the
harus dikirimkan bersama dengan surat pengantar yang             whistleblower’s identity. Anonymous reporting is permitted
menyebutkan identitas pelapor. Penyampaian laporan               on condition that the whistleblower gives sufficient
secara anonim hanya diperkenankan apabila pelapor                supporting evidence, accurate information, and a strong
dapat memberikan bukti pendukung yang memadai,                   indication that a fraud/violation has been committed and is
informasi yang akurat, dan indikasi kuat bahwa telah terjadi     worth further investigation.
penipuan/tindakan pelanggaran yang dapat mengarah pada
penyelidikan lebih lanjut.

Adapun Penyampaian Pelaporan Pelanggaran dapat                   Whistleblowing Reports can be submitted by first
dilakukan dengan mengunduh dan mengisi Formulir                  downloading and filling out the Disclosure Report
Laporan Pengungkapan yang telah disediakan di situs web          Form, available for download on the Company’s website
Perseroan https://iif.co.id/id/hubunganinvestor/tata-kelola-     https://iif.co.id/en/relationsinvestor/tata-kelolaenterprise/
perusahaan/sistem-whistleblowing-iif/.                           sistem-whistleblowing-iif/.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 66       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 69
Perseroan berkomitmen untuk menjaga kerahasiaan identitas                The Company is committed to keeping whistleblower’s
dan memberikan perlindungan kepada pelapor dari segala bentuk            identities confidential and providing them with maximum
ancaman, intimidasi, atau tindakan yang tidak menyenangkan               protection from threats, intimidation, or unpleasant actions
yang berpotensi merugikan pelapor dan keluarganya. Apabila               that might harm the whistleblower and their families. In
pelapor adalah karyawan IIF, maka Perseroan akan memberikan              cases where the whistleblower is an employee of IIF, then the
jaminan perlindungan terhadap jenjang kariernya ke depan,                Company will guarantee protection for their future career
sepanjang pelaporan pengaduan yang disampaikan memenuhi                  path, as long as the violation they allege meets reporting
kriteria pelaporan serta yang bersangkutan tidak terlibat dalam          criteria and they are not involved in the alleged fraudulent
tindakan curang dan/atau kegiatan korupsi tersebut.                      acts and/or corrupt activities.



Kriteria Pelaporan                                                       Reporting Criteria

Lingkup pelaporan yang dapat ditindaklanjuti WBS IIF                     The scope of reporting that can be followed up by IIF’s WBS
diuraikan sebagai berikut:                                               is as follows:


     Kategori                                                              Penjelasan
     Category                                                             Descriptions
 Praktik Korupsi      Tindakan menawarkan, memberikan, atau meminta, baik          Any act of offering, giving, or asking, either directly or
 Corruption           secara langsung ataupun tidak langsung, atas sesuatu         indirectly for something of value to unlawfully influence
                      yang berharga untuk mempengaruhi secara tidak patut          the actions of another party.
                      atas tindakan pihak lain.

 Praktik Kecurangan   Setiap perbuatan atau kelalaian, termasuk pemberian          Any act or omission, including giving a false statement
 Frauds               pernyataan yang salah baik yang disengaja ataupun yang       whether intentionally or unintentionally and misleading, or
                      tidak disengaja dan menyesatkan, atau mencoba untuk          trying to mislead a party in order to gain financial or other
                      menyesatkan suatu pihak demi mendapatkan keuntungan          benefits or to avoid an obligation.
                      finansial atau lainnya atau untuk menghindari suatu
                      kewajiban.

 Praktik Kolusi       Kesepakatan antara 2 (dua) pihak atau lebih yang             An unlawful agreement between 2 (two) or more parties
 Collusion            direncanakan untuk mencapai tujuan yang tidak benar,         that is designed to achieve an improper purpose, including
                      termasuk mempengaruhi secara tidak patut atas tindakan       unlawfully influencing the actions of another party.
                      pihak lain.

 Praktik Koersif      Tindakan menghalangi atau merugikan, atau mengancam          Acts of obstructing or harming, or threatening to impede
 Coercive             untuk menghalangi atau merugikan, baik secara langsung       or harm, either directly or indirectly, any party or the
                      atau tidak langsung, setiap pihak atau kepemilikan suatu     property of a party to unlawfully influence the actions of a
                      pihak untuk mempengaruhi secara tidak patut tindakan         party, including but not limited to intimidation and sexual
                      suatu pihak, termasuk namun tidak terbatas pada intimidasi   harassment.
                      dan pelecehan seksual.




                                                                                               PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                         2023 Sustainability Report       67
Page 70
                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                      Sustainability Governance




Hubungan dengan
Pemangku Kepentingan                                                          [OJK E.4] [GRI 2-29] [GRI FS12]

Relationship with Stakeholders


Kami senantiasa menjalin komunikasi yang efektif dan                       We consistently engage in effective communication and
membina     hubungan yang harmonis dengan seluruh                          cultivate amicable relationships with all stakeholders
pemangku kepentingan sebagai upaya dalam memenuhi                          involved with IIF’s business process in order to meet
kebutuhan mereka yang terlibat dalam proses bisnis                         their needs. In practice, we map and manage issues at the
IIF. Pada penerapannya, kami melakukan pemetaan dan                        center of our stakeholders’ attention, then prepare and
pengelolaan isu yang menjadi fokus perhatian pemangku                      implement programs based on actual issues and the needs
kepentingan untuk kemudian merumuskan program dan                          of each stakeholder. This step is part of IIF’s commitment
mengimplementasikannya berdasarkan isu yang dihadapi                       to consistently listening to stakeholders’ aspirations, needs,
di lapangan dan kebutuhan dari masing-masing pemangku                      ideas, suggestions, and criticisms.
kepentingan. Langkah ini merupakan bagian dari realisasi
komitmen IIF yang senantiasa        mendengar aspirasi,
kebutuhan, ide, saran, dan kritik yang disampaikan para
pemangku kepentingan.

Metode Identifikasi Kelompok Pemangku Kepentingan [GRI 2-29]
Stakeholder Group Identification Method

               Membangun Hubungan Kerja Sama
             Ketergantungan
              Build Collaborative Relationship
             Dependency
             IIF memiliki ketergantungan pada seseorang atau sebuah organisasi, atau sebaliknya.
             IIF has a dependence on a person or an organization, or vice versa.




             Kewajiban
             Responsibility
             IIF memiliki tanggung jawab legal, komersial, atau etika terhadap seseorang atau sebuah organisasi.
             IIF has legal, commercial, or ethical responsibilities towards a person or an organization.




             Tekanan
             Tension
             Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap isu ekonomi, sosial, atau lingkungan tertentu.
             A person or an organization who has influence on certain economic, social or environmental issues.




             Pengaruh
             Influence
             Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap atau strategi atau kebijakan pemangku kepentingan lain.
             A person or an organization who has influence over or the strategies or policies of other stakeholders.




             Perspektif Beragam
             Diverse Perspective
             Seseorang atau sebuah organisasi memiliki pandangan yang berbeda yang dapat mempengaruhi situasi dan mendorong adanya aksi
             yang tidak ada sebelumnya.
             A person or an organization who has a different perspective that may affect a given situation and stimulate an unprecedented action.



             Kedekatan
             Proximity
             Seseorang atau sebuah organisasi memiliki kedekatan geografis dan operasional dengan IIF.
             A person or organization that has proximity with IIF both geographically and operationally.




         PT Indonesia Infrastructure Finance
 68      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 71
Ikhtisar Basis Identifikasi, Topik, dan Metode Pelibatan Pemangku Kepentingan [OJK E.4] [GRI 2-29]
Stakeholder Identification Bases, Topics, and Methods of Stakeholder Engagement Highlights

    Basis Penetapan
 Pemangku Kepentingan                          Metode Pendekatan dan Frekuensi Pertemuan                                   Fokus Perhatian
 Basis for Stakeholders’                          Engagement Methods and Frequency                                         Focus of Concern
     Determination
 Pemegang Saham dan Investor
 Shareholders and Investors

 Pengaruh dan                 Pemegang Saham:                                                                          • Kinerja Perseroan;
 Ketergantungan               • Persetujuan rencana bisnis, aksi korporasi, dan struktur organisasi;                   • Tanggung jawab sosial dan
                              • Penunjukan anggota Dewan Komisaris dan Direksi;                                          lingkungan; serta
                              • Penetapan struktur tata kelola;                                                        • Pengelolaan risiko.
                              • Keterwakilan melalui keanggotaan dalam Dewan Komisaris; serta
                              • Pengaruh dalam pengambilan keputusan pembiayaan oleh Komite Investasi.
                              Investor:
                              • Pengendalian struktur permodalan;
                              • Pembatasan penerbitan utang dan ekuitas; serta
                              • Penetapan proyek-proyek yang akan dibiayai.
 Influence and Dependency     Shareholders:                                                                            • Company performance;
                              • Approval of business plans, corporate actions, and organizational structure;           • Social and environmental
                              • Appointment of BoC and BoD members;                                                      responsibility; and
                              • Determination of governance structures;                                                • Risk management.
                              • Representation through membership in the BoC; and
                              • Influence in the financing decision-making by the Investment Committee.
                              Investors:
                              • Controlling of capital structure;
                              • Limit-setting of debt and equity issuances; and
                              • Determination of projects eligible for financing.

 Karyawan
 Employees

 Pengaruh, Ketergantungan,    • Team Building per Divisi dan per Direktorat (frekuensi tidak ditetapkan namun          • Pengembangan karier dan
 dan Kewajiban                  anggaran per tahun dibatasi);                                                            kompetensi;
                              • Team Building di tingkat Perseroan (sekali setahun);                                   • Remunerasi dan
                              • Town Hall Meeting (sesuai kebutuhan);                                                    kesejahteraan;
                              • Sosialisasi prosedur operasional dan induksi terhadap karyawan (sesuai kebutuhan);     • Perbaikan kinerja
                              • Acara-acara penting Perseroan, seperti Investor Gathering, Pencatatan Obligasi, dan      operasional Perseroan;
                                sebagainya. (sesuai kebutuhan);                                                        • Fasilitas kerja; serta
                              • Acara Tutup Tahun (sekali setahun); serta                                              • Kesehatan dan keselamatan
                              • Acara-acara penting karyawan, seperti pernikahan, kelahiran, sakit, meninggal,           kerja.
                                promosi, dan sebagainya (sesuai kebutuhan).
 Influence, Dependency, and   • Team Building at each Division and each Directorate (frequency undetermined with       • Career and competency
 Responsibility                 predefined annual budget);                                                               development;
                              • Team Building at Company-wide level (once a year);                                     • Remuneration and welfare;
                              • Town Hall Meeting (as needed);                                                         • Improvement of the
                              • Socialization of operational and induction procedures to employees (as needed);          Company’s operational
                              • Significant Corporate Events, such as investor Gathering, Bonds Listings, etc. (as       performance;
                                needed);                                                                               • Work facilities; and
                              • Year-End event (once a year); and                                                      • Occupational health and
                              • Employees’ important events or situations, such as marriage, birth, sickness, death,     safety.
                                promotion, etc. (as needed).

 Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan Anggota Legislatif Terkait
 Central Government, Regional Government, and Related to Legislative Members

 Pengaruh dan                 •   Melakukan koordinasi dan identifikasi proyek infrastruktur di pusat dan daerah;      • Pembangunan infrastruktur;
 Ketergantungan               •   Menghadiri market sounding/sosialisasi oleh pemerintah pusat/daerah;                 • Perkembangan kemajuan
                              •   Menghadiri dan memberikan masukan pada acara METI;                                     proyek;
                              •   Berpartisipasi dalam berbagai acara Kementerian Keuangan; serta                      • Kendala yang dihadapi
                              •   Menjadi anggota dalam Sustainable Finance Task Force OJK.                              proyek; serta
                                                                                                                       • Pencapaian target SDGs dan
                              • Infrastructure project coordination and identification at the central or regional        NDCs.
 Influence and Dependency       governments;                                                                           • Infrastructure development;
                              • Attendance in market sounding/dissemination events organized by central/regional       • Project progress;
                                government;                                                                            • Constraints faced by
                              • Attendance and provide input in IRES events;                                             project; and
                              • Participation in the events of the Ministry of Finance; and                            • Achievement of SDGs and
                              • Become a member of OJK’s Sustainable Finance Task Force.                                 NDCs targets.




                                                                                                     PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                               2023 Sustainability Report     69
Page 72
                                  Tata Kelola Keberlanjutan
                                  Sustainability Governance




   Basis Penetapan
Pemangku Kepentingan                        Metode Pendekatan dan Frekuensi Pertemuan                                         Fokus Perhatian
Basis for Stakeholders’                        Engagement Methods and Frequency                                               Focus of Concern
    Determination
Klien dan Sponsor/Pemrakarsa Proyek, serta Pemangku Kepentingan Terkait
Project Sponsors/Proponents, and Associated Stakeholders

Pengaruh dan                Klien/Sponsor/Pemrakarsa Proyek:                                                              • Produk dan jasa;
Ketergantungan              • Kesediaan untuk dibiayai oleh IIF;                                                          • Pelayanan advisory;
                            • Kepatuhan terhadap perjanjian yang diatur oleh IIF dalam kesepakatan pinjaman               • Suku bunga pinjaman;
                               (terkait hal-hal finansial, pelaporan, dan S&E);                                           • Proses dan durasi dalam
                            • Penetapan harga (suku bunga, biaya, dan semua hal komersial lainnya);                         pemberian keputusan;
                            • Kerja sama dalam penyediaan data;                                                           • Persyaratan kredit; serta
                            • Pemantauan perkembangan proyek dan penerapan aspek sosial dan lingkungan                    • Kepatuhan terhadap Prinsip
                               (sebagaimana diperlukan);                                                                    S&E IIF.
                            • Tinjauan secara berkala atas proyek-proyek yang dibiayai (kunjungan rutin ke
                               proyek); serta
                            • Koordinasi atau advisory terkait proyek infrastruktur yang berlangsung (sebagaimana
                               diperlukan).
                            Pemangku Kepentingan terkait:
                            • Kesediaan untuk membangun/mengerjakan proyek berdasarkan Prinsip S&E yang
                               diatur oleh IIF; serta
                            • Kesediaan untuk patuh pada perjanjian yang relevan bagi pemangku kepentingan
                               terkait (misalnya, perusahaan EPC, konsultan kerekayasaan/teknis, dan lain-lain.).
Influence and Dependency    Clients/Project Sponsors/Proponents:                                                          • Products and services;
                            • Willingness to be financed by IIF;                                                          • Advisory Service;
                            • Compliance with the covenants set by IIF in the loan agreements (financial, reporting       • Interest rates on loans;
                               and S&E covenants);                                                                        • Process and duration of
                            • Price-setting (interest rates, fees and all commercial matters);                              decision making;
                            • Cooperation in providing data;                                                              • Credit terms; and
                            • Monitoring of project development and implementation of social and environmental            • Compliance with IIF S&E
                               aspects (as needed);                                                                         Principles.
                            • Periodic reviews of financed projects i.e. routine site visit; and
                            • Coordination or advisory on ongoing infrastructure projects (as needed).
                            Associated Stakeholders:
                            • Willingness to develop/construct projects according to S&E Principles as set by IIF; and
                            • Willingness to comply with the covenants relevant to the associated stakeholders
                               (e.g. EPC companies, engineering/technical consultants, etc.).

Vendor
Vendor

Pengaruh dan                IIF menggunakan jasa konsultan profesional untuk melakukan analisis kesenjangan,              • Proses pengadaan barang
Ketergantungan              memberikan saran tentang dokumen yang dihasilkan oleh proyek, atau menawarkan saran             dan jasa yang transparan;
                            profesional mengenai masalah yang lebih kompleks, dan/atau apabila informasi yang             • Seleksi dan evaluasi
                            diberikan perusahaan proyek tidak cukup untuk menentukan sejauh mana klien mematuhi             kandidat mitra bisnis yang
                            kebijakan IIF. Konsultan eksternal dipakai berdasarkan kasus per kasus. IIF mengarahkan dan     objektif;
                            mengawasi pekerjaan para konsultan untuk memenuhi praktik terbaik S&E berdasarkan SEP.        • Prosedur administrasi yang
                                                                                                                            mudah dan akurat;
                            Kontraktor dan Mitra Kerja:                                                                   • Pembayaran produk dan
                            • Pengaturan hubungan hak dan kewajiban masing-masing melalui kontrak kerja                     jasa tepat waktu;
                              sama; serta                                                                                 • Hubungan saling
                            • Koordinasi dan supervisi mengenai proyek infrastruktur, secara rutin sesuai dengan            menguntungkan; serta
                              rencana kerja selama masa kontrak kerja sama.                                               • Independent review dan/
                            Asosiasi di Bidang Infrastruktur:                                                               atau laporan dengan mutu
                            • Partisipasi pada acara yang diselenggarakan oleh asosiasi-asosiasi yang berfokus              yang berkualitas.
                              pada pengembangan infrastruktur Indonesia; serta
                            • Inisiatif knowledge sharing sebagai bentuk partisipasi aktif IIF dengan mitra kerja
                              proyek infrastruktur.
Influence and Dependency    IIF employs professional consultants’ services to conduct gap analysis, provides              • Transparent process of
                            advice on documents delivered by the projects, or offers professional advice on more            procurement of goods and
                            complex issues and/or in the event the information provided by the project company is           services;
                            inadequate to determine the extent to which the clients can comply with IIF’s policies.       • Objective selection and
                            External consultants are employed on a case-by-case basis. IIF directs and supervises           evaluation of business
                            the work of these consultants to meet the S&E best practices under the SEP.                     partners;
                                                                                                                          • Easy and accurate
                            Contractors and Work Partners                                                                   administrative procedures;
                            • Arrangement on respective rights and obligations through a cooperation agreement; and       • Timely payment of products
                            • Coordination and supervision on infrastructure projects, routinely according to the           and services;
                              work plan during the period of cooperation agreement.                                       • Mutually beneficial
                            Associations Engaging in the Field of Infrastructure                                            relationship; and
                            • Participation in events organized by associations focusing on the national                  • Independent review and/or
                              infrastructure development; and                                                               quality report.
                            • Knowledge sharing initiatives as a form of active participation of IIF with its work
                              partners in infrastructure projects.



          PT Indonesia Infrastructure Finance
 70       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 73
    Basis Penetapan
 Pemangku Kepentingan                        Metode Pendekatan dan Frekuensi Pertemuan                                             Fokus Perhatian
 Basis for Stakeholders’                        Engagement Methods and Frequency                                                   Focus of Concern
     Determination
 Masyarakat
 Public

 Pengaruh dan               • Pada praktiknya IIF tidak berhubungan secara langsung dengan masyarakat dan                     • Program-program
 Ketergantungan               hubungan dengan masyarakat lebih banyak dikelola melalui proyek;                                  pengembangan masyarakat;
                            • Proses diskusi dengan masyarakat sering kali dilakukan oleh IIF pada saat melakukan             • Penanganan keluhan;
                              uji tuntas untuk mengonfirmasi beberapa hal terkait pengelolaan aspek sosial di                 • Pengelolaan kesehatan,
                              lokasi proyek;                                                                                    keselamatan, dan
                            • Beberapa proyek yang dibiayai IIF yang bersinggungan langsung dengan kelompok                     keamanan masyarakat di
                              masyarakat adat akan dikelola sesuai dengan standar yang tertuang pada SEMS                       proyek; serta
                              sepanjang periode pembiayaan; serta                                                             • Kontribusi di bidang
                            • Masyarakat dapat menyampaikan keluhan melalui Grievance Redress Mechanism                         pendidikan, kesehatan, dan
                              (“GRM”) yang tersedia di situs web IIF dan juga di level proyek. Mekanisme ini                    ekonomi.
                              spesifik dan dapat diakses oleh publik di seluruh wilayah di mana terdapat investasi
                              IIF, dalam format dan bahasa yang mudah dimengerti.
 Influence and Dependency   • In practice, IIF is not directly related to the public as it is managed through the projects;   • Community development
                            • IIF often has discussions with the affected community during the due diligence process            programs;
                              to clarify matters pertaining to the management of social aspects at the project site;          • Complaint handling;
                            • Some of the projects financed by IIF that have direct contact with indigenous peoples will      • Management of public
                              be managed throughout the financing period in accordance with SEMS standards; and                 health, safety and security
                            • The public at large can submit complaints through the Grievance Redress Mechanism                 in the project; and
                              (“GRM”) that is made available on IIF official website and directly to the projects.            • Contributions to education,
                              This mechanism is specific and can be accessed by the public in all areas where IIF               health and the economy.
                              investments are available, in a format and language that is easily understood.

 Media Massa
 Mass Media

 Pengaruh dan               • Perseroan melibatkan media massa untuk setiap peristiwa penting yang berhubungan                • Kinerja Perseroan; serta
 Ketergantungan               dengan pemangku kepentingan eksternal. Media massa secara formal diundang ke                    • Informasi yang berkaitan
                              acara tersebut untuk meliput langsung. Demi terjaganya akurasi dan aktualnya berita,              dengan proyek-proyek yang
                              IIF membuat siaran pers untuk menjadi acuan media massa dalam menerbitkan berita;                 didukung.
                            • Perseroan melibatkan media massa, baik secara langsung maupun melalui agensi,
                              untuk penyebarluasan berita terkait Perseroan secara aktual dan efektif; serta
                            • Jenis media massa yang terlibat dalam operasi Perseroan, mayoritas merupakan
                              media daring yang terafiliasi dengan media cetak, dan umumnya dalam bidang bisnis
                              dan ekonomi.
 Influence and Dependency   • The Company engages the mass media for every significant event related to external              • Company performance; and
                              stakeholders. The media are formally invited to each event so to cover the event                • Project-related information.
                              directly. To maintain accuracy and actuality of the news, IIF prepares an official press
                              release as a reference for the media in publishing the news;
                            • The Company engages mass media, both directly and through agencies, for the
                              timely and effective dissemination of accurate news related to the Company; and
                            • The media involved in the Company’s operations are mostly online media affiliated
                              with print media, with a majority of them covering business and the economy.




Membangun Budaya Keberlanjutan                                                                                                 [OJK F.1]

Building Sustainability Culture



IIF menyadari pentingnya penerapan aspek keberlanjutan                          IIF recognizes the importance of implementing sustainability
dalam menunjang operasional pembiayaan yang berwawasan                          aspects to support socially and environmentally conscious
sosial dan lingkungan. Oleh karena itu, IIF menetapkan                          financing operations. Therefore, IIF prioritizes internalizing
prioritas untuk menginternalisasikan budaya keberlanjutan                       a culture of sustainability in every business activity and
dalam setiap aktivitas bisnis serta meningkatkan kepedulian                     increasing awareness among all personnel and other
dari seluruh Insan Perseroan maupun pemangku kepentingan                        stakeholders to behave, interact, and perform their duties
lainnya untuk berperilaku, berinteraksi, dan menjalankan                        based on sustainability principles. IIF regularly conducts
tugasnya      dengan      mengedepankan       prinsip-prinsip                   internal sharing sessions for employees to develop their
keberlanjutan. IIF secara rutin mengadakan sesi sharing                         capacities across divisions in a sustainable manner. Externally,


                                                                                                         PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                                   2023 Sustainability Report          71
Page 74
                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                      Sustainability Governance




internal kepada karyawan dalam rangka mengembangkan                        IIF actively raises public awareness about sustainability
kapasitas karyawan antar divisi secara berkelanjutan.                      through webinars.
Sedangkan untuk eksternal, IIF berperan aktif dalam
melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum terkait
keberlanjutan melalui kegiatan-kegiatan webinar.

Kegiatan Sharing Session Internal di Tahun 2023
Internal Sharing Sessions in 2023

         Tanggal                                    Topik Pelatihan                                        Penyelenggara
          Date                                      Training Subject                                         Organizer
 Mei / May 2023               First Internal Sharing Session on ESG                   S&E Division – HR

 Agustus / August 2023        Second Internal Sharing Session on ESG                  S&E Division – HR – IFC



Kegiatan Sosialisasi Keberlanjutan kepada Eksternal di Tahun 2023
Sustainability Dissemination Activities to Externals in 2023

         Tanggal                                    Topik Pelatihan                                        Penyelenggara
          Date                                      Training Subject                                         Organizer
 Februari /                   Sharing Session: Biodiversity Safeguard in              IIF dan World Bank
 February 2023                Infrastructure Development                              IIF and World Bank

 Februari /                   Capacity Building dan Knowledge Transfer terkait        IIF, SMI, serta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan,
 February 2023                Proyek KPBU                                             Riset, dan Teknologi (“KEMENDIKBUDRISTEK”)
                              Capacity Building and Knowledge Transfer related to     Republik Indonesia
                              PPP Projects                                            IIF, SMI, and the Ministry of Education, Culture,
                                                                                      Research and Technology of the Republic of Indonesia

 Februari /                   Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Penerapan LST          PT Brantas Abipraya
 February 2023                pada Pembangunan Infrastruktur
                              Occupational Health and Safety: ESG Implementation
                              in Infrastructure Development

 April 2023                   Partnering for Impact: Tangible Examples of Private     World Bank dan IMF
                              Sector Engagement in Infrastructure Finance             World Bank and IMF

 April 2023                   Sharing Session on Indigenous People Safeguard          IIF, World Bank, Asian Development Bank
                              Policy and Implementation in Infrastructure Project
                              Development

 Maret / March 2023           2023 Fitch on Indonesia: Navigating a World of Risk     Fitch Ratings

 Maret / March 2023           Green and Sustainable Financing Roundtable Discussion   Lembaga Management Fakultas Ekonomi dan Bisnis
                                                                                      Universitas Indonesia
                                                                                      Management Institute of the Faculty of Economics and
                                                                                      Business, University of Indonesia

 Mei / May 2023               IIF Climate Change Adaptation & Quantification of       World Bank
                              Impacts: Capacity Building Workshop

 Juni / June 2023             Sustainable Development Financing Challenge based       Pusdiklat Keuangan Umum, Kementerian Keuangan
                              on ESG                                                  Republik Indonesia
                                                                                      General Financial Training and Education Center, the
                                                                                      Ministry of Finance of the Republic of Indonesia

 Juni / June 2023             Sharing session on “Peluang dan Tantangan               MoF
                              Pembiayaan Infrastruktur Berbasis ESG”
                              Sharing session on “Opportunities and Challenges of
                              ESG-Based Infrastructure Financing.”

 Juli / July 2023             Enabling Acceleration of Renewables Energy through      Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (“METI”)
                              Green Financing & Government Supports and Initiatives   Indonesia Renewable Energy Society

 Juli / July 2023             Indonesia Solar Summit 2023: Partisipasi IIF            Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
                              Mengakselerasi Solar Project                            (“ESDM”) Republik Indonesia dan Institute for Essential
                              Indonesia Solar Summit 2023: IIF’s Participation        Services Reform
                              Accelerates Solar Project                               The Ministry of Energy and Mineral Resources of
                                                                                      the Republic of Indonesia and Institute for Essential
                                                                                      Services Reform




              PT Indonesia Infrastructure Finance
  72          Laporan Keberlanjutan 2023
Page 75
        Tanggal                             Topik Pelatihan                                            Penyelenggara
         Date                               Training Subject                                             Organizer
Juli / July 2023         Focus Group Discussion: Nilai Ekonomi Karbon               Pusat Riset Perubahan Iklim Universitas Indonesia
                         Focus Group Discussion: Carbon Economic Value              (“RCCC-UI”) - Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup
                                                                                    (“BPDLH”)

Agustus / August 2023    Focus Group Discussion: Global Islamic Financing           WWF Uni Emirat Arab (“UEA”), Yayasan WWF Indonesia,
                         Facility for Climate, Nature, and Develipment              dan Ajman University Centre for Excellence in Islamic
                                                                                    Finance (“AU-CEIF”)
                                                                                    United Arab Emirates (“UAE”) WWF, WWF Indonesia
                                                                                    Foundation, and Ajman University Centre for Excellence
                                                                                    in Islamic Finance (“AU-CEIF”)

Agustus / August 2023    Penyiapan dan Pelaksanaan Transaksi Proyek KPBU            Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
                         Rumah Susun di Jawa Barat                                  (“Kementerian PUPR”) Republik Indonesia
                         Preparation and Implementation of PPP Project              The Ministry of Public Works and Public Housing of the
                         Transactions for Apartment Buildings in West Java          Republic of Indonesia


Agustus / August 2023    Navigating Indonesia’s Net-Zero Journey                    Eco-Business dan Jakarta Investment Centre
                                                                                    Eco-Business and Jakarta Investment Centre

September 2023           FIDIC’s Global Infrastructure Conference: IIF's Role and   FIDIC
                         Contribution toward Net-Zero Target

September 2023           Lecture on Social Safeguard and Development                Universitas Indonesia

Oktober / October 2023   BNI Workshop on "Environmental Social Governance           PT Bank Negara Indonesia Tbk
                         (ESG) Implementation and Financing Renewable
                         Energy"

November 2023            Decarbonization Data and Disclosure - Trends in            Environmental Finance
                         Corporate Sustainability Reporting

November 2023            Building a Resilient Economy with Sustainable              Sustainable Infrastructure Programme in Asia (“SIPA”)
                         Infrastructure

November 2023            Strengthening the Implementation of Environmental,         MoF
                         Social, and Governance (ESG) in Public-Private
                         Partnerships (KPBU)

November 2023            Kajian Prioritas Nasional                                  Badan Kebijakan Fiskal Pusat
                         National Priority Research

November 2023            The Future of ESG Data Asia                                Environmental Finance

November 2023            Building Resilient Economy with Sustainable                Bappenas - OECD SIPA - the Energy Transition Policy
                         Infrastructure                                             Development Forum (CWC, CPD, IESR, IISD, IRID, PYC)




                                                                                             PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                       2023 Sustainability Report     73
Page 76
                                   Tata Kelola Keberlanjutan
                                   Sustainability Governance




                                                                    Partisipasi IIF sebagai Salah Satu Panelis
                                                                    dalam World Bank - International Monetary
                                                                    Fund Spring Annual Meeting 2023
                                                                    IIF Participates in World Bank - International
                                                                    Monetary Fund Spring Annual Meeting 2023
                                                                    as Panelist



     Kehadiran IIF sebagai salah satu panelis dalam acara World Bank - International Monetary Fund Spring Annual Meeting 2023 menjadi momen
     penting yang menandai kontribusi kami di panggung internasional. Dalam forum bertemakan Partnering for Impact: Tangible Examples of
     Private Sector Engagement in Infrastructure Finance ini, kami berperan aktif dalam pembahasan tentang perencanaan, pembiayaan, dan
     pelaksanaan investasi untuk infrastruktur yang sesuai dengan target Perjanjian Paris dan SDGs. Keterlibatan IIF dalam dialog global ini
     mencerminkan komitmen kami untuk memainkan peran yang aktif dalam mempromosikan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

     Sebagai panelis dalam acara ini, kami berbagi wawasan dan pengalaman dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur yang ramah
     lingkungan dan berkelanjutan. Diskusi melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor publik dan swasta, serta organisasi
     internasional, untuk mencari solusi bersama dalam mengatasi tantangan pembangunan infrastruktur di era yang semakin kompleks ini.
     Partisipasi kami dalam acara prestisius ini menegaskan peran penting IIF dalam memperjuangkan investasi yang berdampak positif bagi
     lingkungan dan masyarakat, serta mempromosikan praktik-praktik terbaik dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

     IIF’s presence as one of the panelists at the World Bank - International Monetary Fund Spring Annual Meeting 2023 marked a significant
     moment highlighting our contribution on the international stage. Carrying the theme Partnering for Impact: Tangible Examples of Private
     Sector Engagement in Infrastructure Finance, we played an active role in discussions regarding the planning, financing, and implementation
     of investments for infrastructure in line with the Paris Agreement targets and SDGs. IIF’s engagement in this global dialogue reflected our
     commitment to actively promoting sustainable infrastructure development.

     As a panelist, we shared insights and experiences in supporting environmentally friendly and sustainable infrastructure projects. The
     discussions involved various stakeholders from the public and private sectors, as well as international organizations, aiming to find collective
     solutions to the challenges of infrastructure development in this increasingly complex era. Our participation in this prestigious event
     reaffirmed IIF’s crucial role in advocating for investments with positive impacts on the environment and society, as well as promoting best
     practices in sustainable infrastructure development.




                                                                    Komitmen Net Zero Carbon: IIF menjadi
                                                                    Panelis di Konferensi Energi Baru Terbarukan
                                                                    dan Konservasi Energi (“EBTKE”)
                                                                    Net Zero Carbon Commitment: IIF
                                                                    Participates in New Renewable Energy and
                                                                    Energy Conservation Conference as Panelist



     IIF mendapat kehormatan menjadi salah satu panelis dalam EBTKE yang diselenggarakan oleh METI. Sebagai lembaga pembiayaan non-
     bank yang berfokus pada aspek ESG, kehadiran kami dalam acara ini menunjukkan komitmen IIF terhadap akselerasi EBT dan penekanan
     pada target Net Zero Carbon.

     Pada pameran konservasi energi tahunan METI, kami berbagi wawasan dan pengalaman dalam mendukung proyek-proyek EBT yang
     berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sebagai pelaku utama dalam pembiayaan proyek-proyek hijau, IIF memainkan peran penting dalam
     mendorong inovasi dan investasi dalam sektor energi yang bersih. Dengan fokus pada proyek-proyek yang memberikan manfaat sosial,
     ekonomi, dan lingkungan yang luas, IIF berkomitmen untuk terus mendukung transformasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan
     dan ramah lingkungan.

     IIF had the honor of being one of the panelists at the New Renewable Energy and Energy Conservation Conference held by the METI. As a
     non-bank financing institution with a focus on ESG aspects, our presence at this event demonstrated IIF’s commitment to accelerating NRE
     and emphasizing the Net Zero Carbon target.

     At METI’s annual energy conservation exhibition, we shared insights and experiences in supporting sustainable and environmentally
     friendly NRE projects. As a key player in green projects financing, IIF played a crucial role in driving innovation and investments in the clean
     energy sector. With a focus on projects that deliver broad social, economic, and environmental benefits, IIF was committed to continuously
     supporting the transformation towards a more sustainable and environmentally friendly future.




       PT Indonesia Infrastructure Finance
74     Laporan Keberlanjutan 2023
Page 77
Kepatuhan Hukum dan Regulasi                                                                [GRI 2-27]

Legal and Regulatory Compliance


Selama tahun 2023, terdapat 1 (satu) sanksi administratif         In 2023, there was 1 (one) administrative sanction in the form
berupa peringatan tertulis dari OJK yang bersifat relatif minor   of a written warning from the OJK, which was relatively minor
dan segera dapat diperbaiki oleh IIF. Sebagai tanggapan,          and promptly rectified by IIF. In response, on 23 August 2023,
pada tanggal 23 Agustus 2023, OJK telah mencabut sanksi           the OJK revoked the sanction.
tersebut.




                                                                                     PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                               2023 Sustainability Report   75
Page 78
           Melanjutkan
           Pertumbuhan Ekonomi
           yang Bertanggung
           Jawab
           Advancing Responsible Economic
           Growth




           “Tantangan makroekonomi yang berkembang sepanjang tahun 2023, terutama inflasi
           dan peningkatan suku bunga, mampu dimitigasi IIF dengan baik melalui penerapan
           strategi bisnis yang tepat serta manajemen risiko yang mengedepankan kehati-hatian.
           Hal ini diperkuat dengan tingkat kesehatan keuangan IIF yang mampu dijaga pada
           level yang optimal. Strategi-strategi ini membuat Perseroan mampu mempertahankan
           pertumbuhan yang kuat secara top line dan bottom line di mana IIF mencatatkan
           healthy double-digit growth selama tahun 2023.”

           “IIF effectively mitigated the evolving macroeconomic challenges throughout 2023, particularly
           inflation and rising interest rates, by implementing sound business strategies and prudent risk
           management. In addition, the Company successfully maintained its robust financial health at an
           optimal level. These strategies enabled IIF to sustain strong top-line and bottom-line growth with
           healthy double-digit growth throughout the year.”




     PT Indonesia Infrastructure Finance
76   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 79
Memberikan Manfaat Ekonomi
dari Kinerja Operasional
Providing the Economic Benefits from Operations


Pertumbuhan ekonomi global masih dihadapkan pada                The global economic growth remains dynamic in the face
dinamika dan ketidakpastian yang masih tinggi. Inflasi di       of uncertainties. Inflation in developed economies is still
negara maju masih di atas target dengan tekanan yang            above the target as pressures starting to ease. Following
mulai mereda. Dengan perkembangan inflasi ini, suku bunga       these inflation developments, monetary policy interest rates,
kebijakan moneter, termasuk Federal Funds Rate (“FFR”),         including the Federal Funds Rate (“FFR”), are expected
diprakirakan bertahan tinggi dalam jangka waktu yang lama       to remain higher for longer. In this regard, Indonesia’s
(higher for longer). Sementara itu, pertumbuhan ekonomi         economic growth remains robust supported by domestic
Indonesia tetap kuat didukung oleh permintaan domestik.         demand. In addition to the high household consumption
Selain oleh kuatnya konsumsi rumah tangga serta investasi,      and investment, the resilience of the national economy is
ketahanan perekonomian nasional ditopang oleh tumbuhnya         bolstered by the growth of various business sectors, including
berbagai sektor usaha, termasuk industri infrastruktur.         the infrastructure industry.

Infrastruktur menjadi penopang peradaban suatu bangsa.          Infrastructure serves as the backbone of a nation’s
Pembangunan infrastruktur sangat penting mengingat              civilization. Infrastructure development is crucial given
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan kekhasan            Indonesia’s archipelagic nature and unique geographic
kondisi geografis di dalamnya. Oleh karena itu, pemerintah      conditions. Therefore, the government continues its efforts
terus berupaya meningkatkan konektivitas antar wilayah          to enhance connectivity between regions and strives for
serta    berupaya     melakukan     pemerataan     dengan       equitable development by prioritizing construction in rural
memprioritaskan pembangunan di daerah dan desa.                 areas and villages.

Pemerintah Indonesia memprioritaskan 2 (dua) hal terkait        In 2023, the Indonesian government prioritized two
pembangunan infrastruktur di Indonesia di tahun 2023, yaitu     infrastructure development aspects: accelerating the
mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur              completion of national priority infrastructure projects and
prioritas nasional serta mendorong pertumbuhan sentra-          promoting the growth of new economic centers, including
sentra ekonomi baru, termasuk Ibu Kota Nusantara (“IKN”).       the National Capital City (“IKN”). This commitment
Komitmen ini merupakan langkah strategis pemerintah             represented a strategic step by the government to enhance
dalam rangka meningkatkan produktivitas untuk transformasi      productivity for economic transformation towards the vision
ekonomi menuju visi Indonesia Maju 2045.                        of Progressive Indonesia 2045.

Sebagai perusahaan yang didirikan atas prakarsa dan inisiatif   As a company founded on the initiative of the Government of
Pemerintah Republik Indonesia, IIF berada di jalur yang tepat   the Republic of Indonesia, IIF is on the right track to becoming
dalam menjadi katalisator dalam akselerasi pembangunan          a catalyst for accelerating infrastructure development in
infrastruktur di Indonesia sehingga dapat memberikan            Indonesia in that it gives sustainable economic benefits to
manfaat ekonomi berkelanjutan kepada masyarakat.                the community.

Seluruh komitmen, kebijakan, dan strategi yang diterapkan       IIF worked all of its commitments, policies, and strategies
tentunya memperhitungkan risiko yang melekat dengan             with due consideration of the risks inherent in the business
business as usual yang dijalankan. Dengan strategi bisnis       as usual. With the right business strategy, effective risk
yang tepat dan manajemen risiko yang efektif, serta tingkat     management, and sustained financial health, IIF was able to
kesehatan keuangan Perseroan senantiasa terjaga, IIF            navigate through the many economic challenges to deliver
mampu menavigasikan sejumlah tantangan perekonomian             strong growth in its top and bottom lines as the Company
sehingga dapat mempertahankan pertumbuhan yang kuat             recorded healthy double-digit growths on both fronts during
secara top line dan bottom line di mana IIF mencatatkan         2023.
healthy double-digit growth selama tahun 2023.




                                                                                   PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                             2023 Sustainability Report   77
Page 80
                                              Melanjutkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
                                              Advancing Responsible Economic Growth




 Credit Enhancement IIF dalam Mendukung Instrumen Investasi Hijau [OJK F.26]
 IIF’s Credit Enhancement Supports Green Investment Instruments

 IIF terus berinovasi dalam menyediakan layanan pembiayaan infrastruktur yang mengedepankan pengimplementasian LST. Komitmen
 tersebut salah satunya direalisasikan melalui pengembangan lini produk pembiayaan dengan memberikan fasilitas Credit Enhancement
 guna mendukung kebutuhan debitur. Pada tahun 2023, IIF telah memberikan Partial Guarantee Facility yang rencananya akan
 digunakan oleh klien untuk memenuhi kebutuhan penjaminan Green Bond yang diterbitkan. IIF dalam hal ini mendukung penuh aksi
 korporasi tersebut, sebagai bagian dari komitmen dalam melibatkan partisipasi masyarakat pada ruang lingkup Ekonomi Hijau di
 Indonesia melalui Instrumen Investasi.

 Partisipasi IIF dalam mendukung investasi hijau merupakan bukti nyata dari peran penting sektor keuangan dalam mendorong
 pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia. Melalui instrumen investasi seperti Green Bond, klien tidak hanya dapat mengakses sumber
 pendanaan yang lebih berkelanjutan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam mengurangi dampak negatif
 terhadap lingkungan. Kerja sama ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga keuangan untuk
 mencapai tujuan bersama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan memberikan dukungan finansial dan teknis, IIF
 membantu mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

 Dalam konteks ekonomi global yang semakin memperhatikan isu-isu lingkungan, kemitraan IIF dengan klien juga memberikan
 contoh yang kuat tentang bagaimana sektor keuangan dapat berperan sebagai penggerak utama dalam mempercepat transformasi
 menuju pembangunan berkelanjutan. Dengan adanya inisiatif seperti ini, diharapkan lebih banyak perusahaan akan terinspirasi untuk
 mengadopsi praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta lebih banyak investor yang akan terlibat dalam mendukung
 proyek-proyek yang berkelanjutan.

 IIF continued to innovate in providing infrastructure financing services that prioritized ESG implementation. This commitment was
 realized, among others, through the development of Credit Enhancement facilities to support the needs of borrowers. In 2023, IIF
 provided a Partial Guarantee Facility intended for clients to meet the collateral needs of the issued Green Bond. In this regard, IIF fully
 supported the aforementioned corporate action as part of its commitment to engaging public participation in the scope of the Green
 Economy in Indonesia through Investment Instruments.

 IIF’s participation in supporting green investments was tangible evidence of the financial sector’s crucial role in driving green economic
 growth in Indonesia. Through investment instruments like Green Bonds, clients not only gained access to more sustainable sources of
 funding but also made a meaningful contribution to reducing negative environmental impacts. This partnership also reflected the spirit
 of cooperation between the private sector and financial institutions to achieve common goals in supporting sustainable development.
 By providing financial and technical support, IIF helped accelerate the transition towards a greener and more sustainable economy.

 As the global economy pays greater attention to environmental issues, IIF’s partnership with clients also sets a strong example
 of how the financial sector can play a leading role in accelerating the transformation towards sustainable development. With the
 abovementioned initiative, IIF expects to inspire more companies to adopt environmentally friendly and sustainable business practices,
 and more investors to engage in supporting sustainable projects.




       PT Indonesia Infrastructure Finance
78     Laporan Keberlanjutan 2023
Page 81
Kerja Sama IIF dan Export Development Canada (“EDC”) dalam Mendukung
Pembiayaan Infrastruktur di Indonesia [OJK F.26]
IIF Partners With Export Development Canada (“EDC”) to Support Infrastructure
Financing in Indonesia


IIF dan EDC menjalin kemitraan strategis yang bertujuan untuk mendukung pembiayaan infrastruktur di Indonesia. Sebagai institusi
keuangan yang memiliki mandat untuk mendukung perusahaan Kanada dalam transaksi perdagangan ekspor di pasar internasional,
EDC memiliki potensi besar untuk menyediakan layanan pembiayaan dan mitigasi risiko bagi perusahaan-perusahaan Kanada yang
terlibat dalam perdagangan ekspor di Indonesia.

Melalui Memorandum of Understanding (“MoU”) ini, IIF dan EDC akan menjajaki peluang baru bagi perusahaan Kanada yang memiliki
bisnis operasional di Indonesia. IIF, yang memiliki pengetahuan dan keahlian yang kuat dalam pembiayaan proyek infrastruktur,
termasuk proyek energi terbarukan, akan berkolaborasi dengan EDC untuk menyediakan pembiayaan dan layanan advisory yang
dibutuhkan. Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip LST serta kemampuan yang dimiliki oleh kedua lembaga ini, kemitraan ini
diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.

IIF and EDC established a strategic partnership aimed at supporting infrastructure financing in Indonesia. As a financial institution
mandated to support Canadian companies in export transactions in the international market, EDC offered significant opportunities to
provide financing and risk mitigation services to Canadian companies engaged in export trade in Indonesia.

By signing a Memorandum of Understanding (“MoU”), IIF and EDC would explore new opportunities for Canadian companies with
operational businesses in Indonesia. Leveraging IIF’s strong knowledge and expertise in financing infrastructure projects, including
renewable energy projects, the collaboration with EDC aimed to provide the necessary financing and advisory services. By utilizing
ESG principles and the capabilities of both institutions, this partnership was expected to contribute to sustainable infrastructure
development in Indonesia.




                                                                                           PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                     2023 Sustainability Report     79
Page 82
                                                       Melanjutkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
                                                       Advancing Responsible Economic Growth




Kinerja Portofolio dan Pembiayaan
Portfolio and Financing Performance


Pada tahun 2023, IIF mencatatkan pendapatan usaha                             In 2023, IIF booked Rp1,336.95 billion operating revenues, went
sebesar Rp1.336,95 miliar, meningkat 15,47% dibandingkan                      up by 15.47% compared to Rp1,157.85 billion in the previous
tahun sebelumnya sebesar Rp1.157,85 miliar. Pertumbuhan                       year. This remarkable growth was due to IIF’s consistently
ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan IIF dalam                              excellent operations as the Company successfully acquired
mempertahankan keunggulan operasi sehingga mampu                              a total of 16 new deals with a total investment value of
meraih kontrak-kontrak baru. Pada tahun 2023, sejumlah                        Rp3.46 trillion, bringing IIF’s total investment assets at
16 deal baru berhasil ditandatangani dengan nilai investasi                   the end of 2023 to Rp13.32 trillion. As a result, IIF posted
mencapai Rp3,46 triliun, sehingga jumlah aset investasi IIF                   Rp104.15 billion net income, a 25.51% increase compared to
pada akhir tahun 2023 mencapai Rp13,32 triliun. Atas kinerja                  Rp82.98 billion in the previous year.
tersebut, IIF berhasil mencatatkan laba bersih tahun berjalan
sebesar Rp104,15 miliar, meningkat 25,51% dibandingkan
tahun sebelumnya sebesar Rp82,98 miliar.

Sampai dengan akhir tahun 2023, IIF memiliki 61 proyek                        As of end of 2023, IIF financed a total of 61 projects, most of
yang sebagian besar berasal dari portofolio pembiayaan di                     which were under the Company’s financing portfolio in the
sektor ketenagalistrikan, transportasi, dan telekomunikasi.                   electricity, transportation, and telecommunications sectors.
Dalam praktiknya, IIF berkomitmen untuk menyediakan                           In practice, IIF is committed to providing equivalent products
produk dan layanan yang setara kepada seluruh klien serta                     and services to all clients and explaining how its products
menjelaskan bagaimana produk yang dibuat dimaksudkan                          are intended to meet the diverse needs of clients. [OJK F.17]
untuk memenuhi kebutuhan klien yang berbeda. [OJK F.17]                       [GRI FS15]
[GRI FS15]


Kinerja Portofolio dan Pembiayaan [OJK F.2] [OJK F.3]
Portfolio and Financing Performance

                                                                        Hasil (Miliar Rupiah)            Target 2023      Pencapaian 2023
                           Keterangan                                  Results (Billion Rupiah)        (Miliar Rupiah)          2023
                           Description                                                                   Target 2023        Achievement
                                                                     2021        2022       2023       (Billion Rupiah)          (%)

 Komitmen Investasi Bersih
                                                                    17.079      16.678      15.791          23.878               66,13
 Net Investment Commitments

 Aset investasi
                                                                    12.209      14.820      13.315          18.137               73,41
 Investment Asset

 Pendapatan*
                                                                       967       1.168       1.341              1.408            95,24
 Revenue

 Laba Bersih Tahun Berjalan
                                                                        53          83         104                99           105,52
 Net Income for the Year

 Nilai Komitmen untuk Proyek terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                    17.079      16.678      15.791          23.878               66,13
 Commitments in Sustainable Financerelated Projects

 Aset Investasi dalam Proyek terkait Keuangan
 Berkelanjutan                                                      12.209      14.820      13.315          18.137               73,41
 Investment Assets in Sustainable Financerelated Projects

* termasuk pendapatan forex. / include forex income.




             PT Indonesia Infrastructure Finance
  80         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 83
Kinerja Jasa Advisory [GRI FS6] [GRI FS7] [GRI FS8]
Summary of Advisory Services’ Performance

                                                                                                                        Hasil
                                       Keterangan                                         Satuan                       Results
                                       Description                                         Unit
                                                                                                           2021         2022          2023

 Jumlah Mandat yang Aktif                                                                 Mandat
                                                                                                              13           11             9
 Number of Active Mandates                                                               Mandates

 Pendapatan                                                                            Miliar Rupiah
                                                                                                            8,86        16,14         23,19
 Revenues                                                                              Billion Rupiah

 Jumlah Mandat Aktif yang terkait Keuangan Berkelanjutan                                  Mandat
                                                                                                              13           10             4
 Number of Sustainable Finance-related Active Mandates                                   Mandates

 Pendapatan dari Mandat Aktif yang terkait Keuangan Berkelanjutan                      Miliar Rupiah
                                                                                                            8,86        14,19          8,03
 Revenue from Sustainable Finance-related Active Mandates                              Billion Rupiah

 Proporsi Pendapatan dari Proyek terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                               %         100,00         87,92         34,34
 Proportion of Revenues from Sustainable Finance-related Projects



Komitmen Bersih Portofolio Investasi [GRI FS6] [GRI FS7] [GRI FS8]
Investment Portfolio Commitment (Net)

                                                                     Hasil (Miliar Rupiah)            Target 2023         Pencapaian 2023
                         Keterangan                                 Results (Billion Rupiah)        (Miliar Rupiah)             2023
                         Description                                                                  Target 2023           Achievement
                                                              2021           2022        2023       (Billion Rupiah)             (%)
 Jalan
                                                               2.491          1.899       1.714            2.084                  82,22
 Road

 Telekomunikasi dan Informatika
                                                               3.886          3.548       3.655            4.707                  77,65
 Telecommunications and Informatics

 Air Minum
                                                               1.504          1.255       1.308            2.478                  52,79
 Drinking Water

 Minyak dan Gas
                                                               2.082          1.898        551             2.203                  24,99
 Oil and Gas

 Ketenagalistrikan
                                                               4.018          3.971       4.121            6.388                  64,51
 Electricity

 Bandara
                                                               1.185          1.181       1.120            1.313                  85,26
 Airport

 Pelabuhan
                                                                    417        702         250               862                  28,99
 Port

 Kereta Api dan Transportasi Publik
                                                                    238        211         133               226                  58,79
 Railway and Public Transportation

 Kawasan Industri
                                                                    477        733         500             2.187                  22,86
 Industrial Complex

 Infrastruktur Sosial
                                                                    101        101         572               598                  95,71
 Social Infrastructure

 Lainnya
                                                                    680       1.180       1.867              830                 224,86
 Others

 Jumlah
                                                             17.079         16.678      15.791            23.878                 66,13
 Total




                                                                                               PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                         2023 Sustainability Report       81
Page 84
                                                 Melanjutkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
                                                 Advancing Responsible Economic Growth




Distribusi Nilai Ekonomi                                                 [GRI 201-1]

Economic Value Distribution


Kinerja ekonomi yang diperoleh IIF dari portofolio investasi            The economic performance IIF gained from its investment
dan pembiayaan menjadi tumpuan dalam mendistribusikan                   and financing portfolio serves as a cornerstone in distributing
nilai ekonomi langsung kepada pemangku kepentingan,                     direct economic value to stakeholders. This includes the
baik nilai ekonomi yang dihasilkan, nilai ekonomi yang                  generated economic value, distributed economic value,
didistribusikan, dan nilai ekonomi yang ditahan. Nilai                  and retained economic value. The generated economic
ekonomi yang dihasilkan merupakan sejumlah pendapatan                   value represents the income obtained from IIF’s business
yang diperoleh dari hasil kegiatan bisnis IIF. Sedangkan                activities. On the other hand, the distributed economic
nilai ekonomi yang didistribusikan merupakan sejumlah                   value comprises various expenditures distributed as a part
pengeluaran yang didistribusikan sebagai bentuk kontribusi              of IIF’s contribution to enhancing economic growth and the
IIF dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi                         well-being of stakeholders. This includes salary payments,
dan kesejahteraan para pemangku kepentingan, seperti                    taxes, dividends, payments to suppliers, and funds realized
pembayaran gaji, pajak, dividen, pembayaran untuk pemasok,              for the community, representing one of the manifestations
maupun realisasi dana untuk masyarakat sebagai salah                    of corporate social responsibility. Information regarding the
satu bentuk perwujudan tanggung jawab sosial perusahaan.                distribution of economic value over the past 3 (three) years is
Informasi mengenai distribusi nilai ekonomi selama 3 (tiga)             as follows: [GRI 3-3]
tahun terakhir diuraikan sebagai berikut: [GRI 3-3]


                                                                                          Hasil (Miliar Rupiah)
                           Keterangan                                                    Results (Billion Rupiah)
                           Description
                                                                           2021                   2022                  2023
 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
 Economic Value Generated
 Penerimaan Pendapatan Bunga
                                                                             730                    985                  1.080
 Receipt of Interest Income
 Penerimaan Pendapatan Provisi dan Komisi dan Lainnya
                                                                              89                     31                     73
 Receipt of Provision and Commission and Other Income
 Penerimaan Pendapatan Jasa Advisory
                                                                               5                     15                     24
 Receipt of Advisory Income
 Penerimaan Pengembalian Pajak
                                                                             0,10                   0,16                  0,15
 Tax Refund Received
 Jumlah Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
                                                                             824                  1.032                  1.176
 Total Economic Value Generated
 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
 Economic Value Distributed
 Pembayaran kepada Pemasok
                                                                              69                     63                     78
 Payment to Suppliers
 Pembayaran kepada Karyawan
                                                                             109                    120                    146
 Payment to Employees
 Pembayaran Pajak Final dan Pajak Penghasilan Badan
                                                                              12                       6                    15
 Payment of Final Tax and Corporate Income Tax
 Pembayaran Beban Bunga
                                                                             567                    635                    792
 Payment of Interest Expense
 Pembayaran Dividen
                                                                                -                    16                     25
 Payment of Dividend
 Pembayaran Utang Sewa
                                                                                -                         -               0,26
 Payment of Lease Liabilities
 Investasi Pengembangan Masyarakat
                                                                             0,46                   0,50                  0,48
 Community Development Investment
 Jumlah Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
                                                                             757                    840                  1.055
 Total Economic Value Distributed
 Jumlah
                                                                              67                    192                    121
 Total



           PT Indonesia Infrastructure Finance
  82       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 85
Mitigasi Dampak
Produk/Jasa                           [OJK F.27] [OJK F.28] [GRI FS2] [GRI FS3] [GRI FS5]

Product/Service Impact Mitigation
Pembiayaan infrastruktur serta jasa advisory yang menjadi         Infrastructure financing and advisory services, which
kegiatan usaha utama IIF tidak memiliki dampak secara             constitute IIF’s main business activities, do not have a direct
langsung terhadap kondisi sosial dan lingkungan sekitar.          impact on the social and environmental conditions in the
Namun demikian, kami memastikan bahwa proyek yang                 surrounding area. Nevertheless, we ensure that the projects
dibiayai senantiasa mengedepankan perhatian terhadap              we finance pay close attention to the surrounding social
kondisi sosial dan lingkungan sekitar. Komitmen ini kami          and environmental conditions. We realize this commitment
realisasikan melalui SEDD pada seluruh proyek yang didanai        through SEDD on all funded projects to identify potential
untuk mengidentifikasi potensi risiko serta dampak sosial dan     risks as well as social and environmental impacts that may
lingkungan yang mungkin timbul dari pelaksanaan proyek            arise from project implementation and the ability to address
tersebut serta kemampuan untuk mengatasinya sesuai                them in accordance with IIF guidelines, namely IIF OM SEMS
dengan persyaratan pedoman IIF, yaitu IIF Operation Manual        2019. SEDD classifies projects into several risk categories
(“OM’) SEMS 2019. SEDD mengklasifikasikan proyek menjadi          based on the S&E SEMS classification, namely Category A
beberapa kategori risiko dengan mengacu pada klasifikasi          (high risk), Category B (moderate risk), and Category C (low
S&E SEMS, yaitu Kategori A (risiko tinggi), Kategori B (risiko    risk).
sedang), dan Kategori C (risiko rendah).

SEDD IIF dilaksanakan oleh internal safeguards expert IIF         At IIF, SEDD is conducted by the Company’s internal
atau dengan bantuan konsultan S&E untuk mengevaluasi              safeguards experts or with the assistance of S&E consultants
proyek yang diusulkan. Hasil SEDD tersebut akan dianalisis        to evaluate proposed projects. SEDD findings are analyzed
untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam Prinsip S&E untuk        to identify gaps in the S&E Principles, which then lead to a
kemudian menghasilkan serangkaian tindakan mitigasi yang          series of mitigation actions known as the CAP. The CAP is
disebut dengan CAP. CAP ini menjadi bagian dari kesepakatan       incorporated into the financing agreement between IIF and
pembiayaan antara IIF dan debitur, di mana IIF mewajibkan         the debtors, where IIF requires the debtors to implement and
debitur untuk menerapkan dan memantau pelaksanaan CAP             monitor the CAP according to IIF standards.
sesuai dengan standar IIF.

CAP juga menjadi instrumen dalam memastikan proyek-               CAP also serves as an instrument to ensure that the financed
proyek yang dibiayai senantiasa mengimplementasikan               projects consistently implement and adhere to IIF’s S&E
dan mematuhi prinsip-prinsip S&E yang dimiliki IIF. Melalui       principles. Through the CAP, IIF identifies, evaluates, and
CAP, IIF mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memperbaiki          rectifies any violations or non-compliance with established
pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan prinsip S&E               S&E principles, utilizing specific measures such as procedural
yang telah ditetapkan, dengan langkah-langkah spesifik            changes, additional training, and regular monitoring. With
yang mencakup perubahan prosedur, pelatihan tambahan,             the effective implementation of CAP, IIF can ensure that
dan pengawasan berkala. Dengan implementasi CAP yang              projects not only meet the prescribed S&E standards but
efektif, IIF dapat memastikan bahwa proyek-proyek tidak           also contribute to sustainable development and social
hanya memenuhi standar S&E yang ditetapkan, tetapi juga           responsibility.
berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan dan
bertanggung jawab secara sosial.

Sepanjang tahun 2023, tidak terdapat produk/layanan yang          Throughout 2023, there were no products/services recalled
ditarik karena tidak terkait dengan sifat layanan keuangan IIF.   due to their non-alignment with the nature of IIF’s financial
Selain itu, IIF juga belum melakukan survei kepuasan klien        services. In addition, as of end of 2023, IIF had yet to conduct
atas produk dan layanan yang ditawarkan hingga akhir tahun        client satisfaction surveys pertaining to its products and
2023. [OJK F.29] [OJK F.30]                                       services. [OJK F.29] [OJK F.30]




                                                                                     PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                               2023 Sustainability Report   83
Page 86
                                                Melanjutkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
                                                Advancing Responsible Economic Growth




Tanggung Jawab untuk Pengembangan
Produk/Jasa yang Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development



Produk dan layanan pembiayaan infrastruktur berkelanjutan              IIF’s sustainable infrastructure financing products and
yang dihadirkan IIF telah memenuhi seluruh persyaratan                 services have met all relevant requirements, particularly
terkait, terutama terhadap prinsip-prinsip S&E yang dimiliki           with regard to the Company’s S&E Principles. This includes
IIF. Hal ini termasuk juga dengan perhatian khusus terhadap            a special focus on safety aspects, pollution prevention, and
aspek keselamatan, pencegahan polusi, dan inklusi sosial.              social inclusion.

Sebagai komitmen lebih jauh, dalam mendukung                           As part of its greater commitment to supporting the
pengembangan energi terbarukan, IIF terus membiayai                    development of renewable energy, IIF continues to finance
proyek pembangkit listrik EBT dalam portofolio usaha,                  NRE projects in its business portfolio, including the
seperti Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (“PLTA”) di               Hydropower Plant project in North Sumatra; the Solar Power
Sumatera Utara; Pembangkit Listrik Tenaga Surya (“PLTS”)               Plant projects in Gorontalo and East Nusa Tenggara; the
di Gorontalo dan Nusa Tenggara Timur; Pembangkit Listrik               Wind Farm project in Sulawesi; the Mini Hydropower Plant
Tenaga Bayu (“PLTB”) di Sulawesi; Pembangkit Listrik                   projects in West Java, North Sumatra, North Sulawesi, South
Tenaga Mini-Hidro (“PLTMH”) di Jawa Barat, Sumatera                    Sulawesi, and Central Sulawesi; the Geothermal Power
Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi                  Plant project in West Java; as well as the Biomass Power
Tengah; Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (Geothermal)              Plant project in Aceh.
(“PLTP”) di Jawa Barat; serta Pembangkit Listrik Tenaga
Biomassa di Aceh.

Selain itu, IIF juga membiayai proyek-proyek baru,                     In addition, IIF also finances new projects such as sustainable
seperti proyek infrastruktur rumah sakit berkelanjutan,                hospital infrastructure, renewable energy-based power
proyek pembangkit listrik energi terbarukan, serta proyek              plants, and projects to increase clean water supply capacity.
peningkatan kapasitas penyediaan air bersih. Proyek-proyek             These projects exemplify IIF’s commitment to expanding its
ini merupakan bentuk komitmen IIF untuk memperluas                     industry portfolio.
portofolio industrinya.



Highlights Pembiayaan IIF untuk                                        Highlights of IIF Financing for Sustainable
Pembangunan Berkelanjutan                                              Development

IIF terus berupaya untuk melanjutkan dan mengembangkan                 IIF strives to continuously develop and diversify its financing
diversifikasi portofolio pembiayaan di berbagai sektor                 portfolio across various infrastructure sectors, as follows:
infrastruktur, sebagaimana yang dirangkum berikut:




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 84       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 87
                                                                    Akselerasi Proyek Energi Terbarukan
                                                                    dalam Mencapai Net Zero Emission di
                                                                    Indonesia [OJK F.26]
                                                                    Accelerating Renewable Energy
                                                                    Projects to Achieve Net Zero Emission in
                                                                    Indonesia


Transformasi menuju energi bersih dan berkelanjutan telah menjadi agenda utama di tingkat global, dan Indonesia tidak terkecuali. Dalam
upaya untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emission, IIF terus mempertahankan komitmen dalam mendukung akselerasi proyek-
proyek energi terbarukan. Dalam beberapa tahun terakhir, IIF telah menyalurkan pembiayaan terhadap berbagai jenis proyek infrastruktur
energi terbarukan, seperti PLTMH, PLTB, dan PLTS. Dukungan pembiayaan ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat transisi menuju
sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Fasilitas pinjaman jangka panjang yang diberikan oleh IIF di tahun 2023 adalah contoh nyata dari komitmen IIF dalam mengakselerasi
proyek-proyek energi terbarukan. Dengan sumber pendanaan yang stabil dan berkelanjutan, proyek-proyek seperti ini memiliki potensi
besar untuk tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

The transformation towards clean and sustainable energy has become a global priority, and Indonesia is no exception. To support the
achievement of Net Zero Emission targets, IIF continues to uphold its commitment to accelerating renewable energy projects. In recent
years, IIF has provided financing for various types of renewable energy infrastructure projects, such as Mini Hydro Power Plants, Wind Farms,
and Solar Power Plants. This financing support marks a crucial milestone in accelerating the transition towards environmentally friendly
and sustainable energy sources.
The long-term loan facilities provided by IIF in 2023 were a tangible example of the Company’s commitment to accelerating renewable
energy projects. With stable and sustainable funding sources, the abovementioned projects have significant potential not only to reduce
carbon emissions but also to create jobs and stimulate local economic growth.




                                                                    Dukungan pada Peningkatan Kapasitas
                                                                    Penyediaan dan Penyaluran Air Bersih
                                                                    kepada Masyarakat [OJK F.26]
                                                                    Support for Clean Water Provision and
                                                                    Distribution Capacity Increment for the
                                                                    Community


Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Di tengah tantangan peningkatan
populasi dan urbanisasi, upaya untuk meningkatkan penyediaan dan penyaluran air bersih kepada masyarakat menjadi semakin mendesak.
Dalam konteks ini, IIF memainkan peran penting dalam mendukung peningkatan kapasitas penyediaan air bersih, khususnya di Kota Dumai.
Dengan membangun sinergi bersama SMI, IIF berkomitmen untuk memaksimalkan kapasitas infrastruktur penyediaan air bersih kepada
masyarakat. Dukungan yang diberikan berupa pembiayaan pinjaman sindikasi dari IIF dan SMI ini diharapkan mempercepat proses
pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan SPAM. Capaian ini akan memungkinkan aliran air yang cukup untuk melayani lebih dari
20.300 rumah tangga dan industri. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih, tetapi juga akan
berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Access to clean water is an indispensable basic human need. Amid the challenges of population growth and urbanization, efforts to improve
the provision and distribution of clean water to the community are becoming increasingly urgent. In this regard, IIF played a crucial role in
supporting the increase in clean water provision capacity increment, particularly in the city of Dumai.
By building synergy with SMI, IIF was committed to maximizing the capacity of clean water provision infrastructure to the community. The
support was provided in the form of a syndicated loan financing from IIF and SMI, and was expected to expedite the development, operation,
and maintenance of the SPAM. This would enable a sufficient water supply to serve more than 20,300 households and industries. Moreover,
this support would not only enhance community access to clean water but also have a positive impact on economic growth and community
well-being.




                                                                                               PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                         2023 Sustainability Report         85
Page 88
           Melestarikan
           Lingkungan yang Sehat
           Preserving Healthy Environment




           “Langkah nyata IIF dalam mewujudkan pengurangan dampak perubahan iklim
           dimulai dari penerapan praktik-praktik operasional perkantoran yang bertanggung
           jawab hingga penyaluran pembiayaan bagi proyek-proyek yang ramah lingkungan
           dan memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan sekitarnya sejalan dengan
           Prinsip S&E yang dianut IIF.”

           “IIF’s tangible efforts to effectively mitigate climate change impacts begin with the
           implementation of responsible office operational practices and extend to the provision of
           financing for environmentally friendly projects that contribute positively to their surroundings in
           line with the Company’s S&E Principles.”




     PT Indonesia Infrastructure Finance
86   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 89
Mewujudkan Operasional
yang Ramah Lingkungan
Realizing Environmentally Friendly Operations


Perlindungan lingkungan merupakan hal yang bukan                    Environmental protection is no longer just an ordinary issue
lagi menjadi isu biasa bagi masyarakat dunia. Bumi kini             for the global community. The Earth is currently facing
dihadapkan pada masalah perubahan iklim dan peningkatan             climate change and global warming, which have various
suhu (global warming) yang telah menimbulkan berbagai               impacts on the lives of people worldwide. While IIF’s
dampak bagi kehidupan seluruh penduduk dunia. Meskipun              operations may not directly impact the environment, IIF
kegiatan operasional IIF tidak memberikan dampak                    remains responsible for ensuring that funded projects adopt
secara langsung terhadap lingkungan, namun IIF tetap                environmentally friendly operations. We firmly believe that
bertanggung jawab terhadap proyek-proyek yang dibiayai              environmental sustainability is a key factor in achieving
agar melaksanakan operasional yang ramah lingkungan.                a balanced business that will positively contribute to our
Kami meyakini bahwa kelestarian lingkungan menjadi salah            sustainability.
satu kunci dalam menghasilkan keseimbangan bisnis yang
akan berdampak pada keberlanjutan usaha.

Salah satu bentuk komitmen dan tanggung jawab IIF dalam             As part of our commitment to and responsibility for
perlindungan lingkungan, IIF menerapkan mekanisme                   environmental protection, IIF implements financing
pembiayaan yang terintegrasi dengan Prinsip S&E. Prinsip            mechanisms integrated with S&E Principles. S&E Principles
S&E menekankan bagaimana proyek dibangun dan dikelola               emphasize how projects are designed and managed, taking
dengan memerhatikan aspek lingkungan, seperti pencegahan            into account environmental aspects such as prevention
perubahan iklim akibat emisi dan polusi, keanekaragaman             of climate change caused by emissions and pollution,
hayati, dan pengelolaan sumber daya alam.                           biodiversity, and natural resource management.

Pada tahun 2023, proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai          In 2023, infrastructure projects financed by IIF contributed
oleh IIF memiliki kontribusi dalam peningkatan kualitas             to environmental quality improvement, such as the transition
lingkungan, seperti transisi energi ke EBT, penyerapan karbon       to NRE, carbon absorption and emission reduction, as well as
dan pengurangan emisi, serta penyediaan air bersih.                 the provision of clean water.

Kontribusi IIF terhadap Rencana Umum Energi Daerah (“RUED”)
IIF’s Contribution to the Regional Energy General Plan (“RUED”)

                         Jenis Energi            Total Kapasitas                                   Kontribusi IIF untuk RUED
         Wilayah         Terbarukan              Total Capacity              Total Regional                di 2023
        Description                                   (MW)                  Produced Target
                         Renewable                                                             IIF Contribution to RUED in 2023
                                                                              (MW)-RUED
                        Energy Types      2021        2022         2023                                       (%)

 Sumatra Utara              PLTA          208         180          180            4.935                          9,06
 North Sumatra             PLTMH           18          18           28            4.935                          1,26

 Sumatra Barat
                           PLTHM           10          10           10            1.244                          0,80
 West Sumatra

 Lampung                   PLTHM             5          0            5            2.004                          0,27

 Aceh                      PLTBM           12          12           12            2.530                          0,47

 Sulawesi Utara
                           PLTMH             4          4            4             371                           1,08
 North Sulawesi

 Sulawesi Tengah
                           PLTMH           31          31           31            1.546                          2,01
 Central Sulawesi

 Sulawesi Selatan
                            PLTB           70          70           70            2.411                          2,90
 South Sulawesi

                         Panel Surya
 Gorontalo                                   2          2            2               97                          2,06
                         Solar Panel



                                                                                      PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                2023 Sustainability Report   87
Page 90
                                                              Melestarikan Lingkungan yang Sehat
                                                              Preserving Healthy Environment




                                Jenis Energi                  Total Kapasitas                                             Kontribusi IIF untuk RUED
         Wilayah                Terbarukan                    Total Capacity                  Total Regional                      di 2023
        Description                                                (MW)                      Produced Target
                                 Renewable                                                                             IIF Contribution to RUED in 2023
                                                                                               (MW)-RUED
                                Energy Types        2021            2022          2023                                                (%)

 Jawa Barat                         PLTMH               7                7          7                8.767                              0,08
 West Java                           PLTP            227            227           227                8.767                              2,59

 Jawa Timur
                                     PLTP            110            110           110                4.230                              2,60
 East Java

 Jumlah
                                                     704            671           686               41.837                          25,19
 Total




Pengurangan Karbon dari Proyek Energi Baru Terbarukan [GRI 305-5]
Carbon Reduction from New and Renewable Energy Project
                                                                                                                                                  (ton CO2-eq)


      Jenis Energi Terbarukan
                                                            2021*                                  2022*                                2023
      Renewable Energy Types
 PLTBM                                                        61.295                                61.295                               61.295

 PLTP                                                       2.369.219                          2.383.139                             2.383.139

 PLTA                                                       1.234.515                          1.151.331                             1.151.331

 PLTMH                                                       346.742                               346.168                              443.622

 PLTS                                                          2.211                                 2.071                                2.071

 PLTB                                                        190.724                               150.606                              150.606

 Jumlah
                                                         4.204.706                             4.094.610                            4.192.063
 Total

*Data disajikan kembali./ Data restated.



Jumlah Pelanggan yang Dilayani
Number of People Served

                                                            2021*                                  2022*                                2023
      Jenis Energi Terbarukan                   Rumah                                Rumah                                  Rumah
      Renewable Energy Types                                     Perorangan                            Perorangan                              Perorangan
                                                Tangga                               Tangga                                 Tangga
                                                                   Person                                Person                                  Person
                                               Household                            Household                              Household
 PLTBM                                              8.330                41.650            8.330              41.650            8.330              41.650

 PLTP                                            310.872            1.554.361            312.699           1.563.493          312.699           1.563.493

 PLTA                                            149.922                749.608          139.820             699.098          139.820             699.098

 PLTMH                                            47.539                237.696           45.481             227.407           58.725             293.627

 PLTS                                                 324                 1.618             303                1.516              303               1.516

 PLTB                                             22.918                114.590           18.097              90.487           18.097              90.487

 Jumlah
                                                 539.905            2.699.523            524.730           2.623.651         537.974           2.689.870
 Total

*Data disajikan kembali./ Data restated.

PLTBM    : Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa / Biomass Powerplant
PLTP     : Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi / Geothermal Power Plant
PLTA     : Pembangkit Listrik Tenaga Air / Hydropower Plant
PLTMH    : Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro / Mini Hydropower Plant
PLTS     : Pembangkit Listrik Tenaga Surya / Solar Power Plant
PLTB     : Pembangkit Listrik Tenaga Bayu / Wind Farm




             PT Indonesia Infrastructure Finance
  88         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 91
Energi dan Emisi
Energy and Emissions


Konsumsi energi fosil merupakan salah satu kontributor           Fossil energy consumption is one of the contributors to GHG
timbulnya emisi GRK yang akan berdampak pada perubahan           emissions that lead to climate change. While IIF’s business
iklim. Meskipun kegiatan usaha IIF tidak menggunakan energi      activities do not significantly use energy or generate GHG
dan menghasilkan emisi GRK secara signifikan, namun kami         emissions, we still strive to save energy across various
tetap berupaya untuk melakukan penghematan energi di             sectors. This effort not only aids in addressing climate
berbagai sektor. Upaya ini tidak hanya dapat membantu            change but also translates into cost savings. Moreover,
penanganan perubahan iklim, namun penghematan energi             relevant divisions directly coordinate with the Board
berarti juga penghematan biaya. Divisi-divisi terkait yang       of Directors and consistently monitor and evaluate the
berkoordinasi langsung dengan Direksi juga senantiasa            effectiveness of these programs. [GRI 3-3]
memantau dan mengevaluasi efektivitas program ini secara
berkala. [GRI 3-3]

Dalam kegiatan operasional, IIF menggunakan 2 (dua) jenis        In our operations, IIF utilizes two types of energy:
sumber energi, yaitu listrik dan bahan bakar minyak (“BBM”).     electricity and fuel oil. Electricity is obtained from PLN
Energi listrik diperoleh IIF dari PLN dan digunakan untuk        and used for lighting and operating electronic equipment.
penerangan serta pengoperasian peralatan elektronik.             For measurement, we accumulate the amount of electricity
Untuk pengukurannya, kami mengakumulasikan jumlah                used in kilowatt-hours, as indicated on the monthly electricity
pemakaian listrik dalam satuan kWh yang tertera pada             bills. Meanwhile, fuel oil is used for operational vehicles,
tagihan listrik setiap bulannya. Sementara BBM digunakan         with measurements based on the total fuel purchases
untuk kendaraan operasional yang pengukurannya dilakukan         converted into liters. As of end of 2023, IIF had yet to use NRE
berdasarkan akumulasi dari total pembelian BBM kemudian          for its operations, as the energy source for IIF’s office spaces
dikonversikan ke dalam satuan liter. Sampai dengan akhir         is provided and managed directly by the building manager.
tahun 2023, IIF belum menggunakan energi dari EBT untuk          [GRI 3-3] [OJK F.7] [GRI 302-1]
kegiatan operasional mengingat sumber energi di Kantor IIF
disediakan dan dikelola langsung oleh pengelola gedung.
[GRI 3-3] [OJK F.7] [GRI 302-1]



Konsumsi Energi [GRI 302-1] [GRI 302-2]                          Energy Consumption [GRI 302-1] [GRI 302-2]

Sepanjang tahun 2023, total konsumsi energi IIF mencapai         Throughout 2023, IIF’s total energy consumption amounted
1.916 GJ, meningkat 11,46% dibandingkan tahun sebelumnya         to 1,916 GJ, went up by 11.46% compared to 1,719 GJ in the
sebesar 1.719 GJ. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh          previous year. This was mainly due to the rising consumption
peningkatan penggunaan BBM untuk kendaraan operasional           of fuel oil for operational vehicles following the increasing
seiring dengan meningkatnya mobilitas dan perjalanan             mobility and employees’ business trips. Similarly, the energy
kerja karyawan. Namun demikian, intensitas energi yang           intensity calculated from the total energy consumption with
dihitung dari total konsumsi energi dengan denominator           the denominator being the number of employees decreased
jumlah karyawan menunjukkan penurunan menjadi                    to 13.59 GJ per employee from 14,69 GJ/employee in the
13,59 GJ/karyawan dari sebelumnya sebesar 14,69 GJ/              previous year. The decrease was mainly due to an 15.57%
karyawan. Kondisi ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan      increase in the number of the Company’s employees.
jumlah karyawan Perseroan hingga 15,57% di tahun 2023.

Sementara itu, tidak terdapat data mengenai total energi         On the other hand, there was no data available regarding
yang terjual karena tidak relevan dengan kegiatan usaha yang     the total energy sold as it was not relevant to IIF’s business
dijalankan IIF. Begitu juga dengan konsumsi energi di luar       activities. Similarly, the energy consumption outside of IIF,
IIF, seperti konsumsi energi dari proyek-proyek yang dibiayai,   such as the energy consumption from financed projects, had
belum dilakukan pengukuran pada tahun buku berjalan.             not been measured in the current fiscal year.




                                                                                     PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                               2023 Sustainability Report   89
Page 92
                                                                 Melestarikan Lingkungan yang Sehat
                                                                 Preserving Healthy Environment




Tren Konsumsi Energi Perseroan [OJK F.6] [GRI 302-1]
Company Energy Consumption Tren

                    Energi                         Satuan                                                                                        Perubahan
                                                                         2021                    2022                    2023
                    Energy                          Unit                                                                                          Changes
                                                     Liter
 BBM                                                                     15.625                   13.743                  21.036                      7.293
                                                     Litre
 Fuel
                                                       GJ                    583                      513                     785                        272

 Listrik                                             kWh                216.263                 335.129                  274.928                   (60.201)
 Electricity                                           GJ                    779                   1.206                      990                      (217)

 Total Penggunaan Listrik dan BBM
                                                      GJ                   1.362                   1.719                    1.774                         55
 Total Electricity and Fuel Consumption

Keterangan / Notes:
• Konsumsi bahan bakar dalam liter dihitung berdasarkan jumlah bahan bakar yang dibeli (Rp) dibagi dengan harga bahan bakar per liter (asumsi 1 (satu) liter = Rp9.000).
   Fuel consumption in litres is calculated based on the amount of fuel purchased (Rp) divided by the price of fuel per litre (assume 1 (one) litre = Rp9,000).
   1 (satu) liter = 10,36 kWh / 1 (one) litre = 10.36 kWh
• Penggunaan listrik kWh diperoleh berdasarkan pengukuran tagihan listrik kWh gedung kantor IIF.
   kWh electricity usage is obtained based on the IIF office building kWh electricity bill measurement.
• Konsumsi listrik dikonversi dari kWh ke Gigajoule menggunakan Greenhouse Gas Protocol Initiatives (2005), di mana 1 (satu) kWh = 3.600.000 Joule = 0,0036 GJ.
   Electricity consumption is converted from kWh to Gigajoules using the Greenhouse Gas Protocol Initiatives (2005), where 1 (one) kWh = 3,600,000 Joule = 0.0036 GJ.


Rasio Intensitas Energi per Karyawan [OJK F.6] [GRI 302-3]
Energy Intensity Ratio per Employees

                                                            Total Energi
                   Tahun                                                                       Jumlah Karyawan                            GJ/Karyawan
                                                            Total Energy
                    Year                                                                       Total Employees                            GJ/Employee
                                                                (GJ)
                   2021                                        1.362                                    112*                                    12,16*

                   2022                                        1.719                                    117*                                    14,69*

                   2023                                        1.916                                     141                                    13,59

*Data disajikan kembali./ Data restated.


Rasio Intensitas Energi Listrik per Luas Area Kantor [OJK F.6] [GRI 302-3]
Energy Intensity Ratio per Office Area

                                                            Total Energi                       Luas Area Kantor
                   Tahun
                                                            Total Energy                         Office Area                                   GJ/m2
                    Year
                                                                (GJ)                                 (m2)
                   2021                                          779                                   2.600                                      0,30

                   2022                                        1.206                                   2.600                                      0,46

                   2023                                        1.131                                   2.600                                      0,44



Selain menghitung konsumsi energi, IIF juga melakukan                                  In addition to calculating energy consumption, IIF also
pengukuran terhadap emisi GRK yang dihasilkan dari                                     measures GHG emissions generated from its energy
penggunaan energi tersebut. BBM yang digunakan dalam                                   consumption. Fuel oil used in operational activities can
kegiatan operasional dapat menghasilkan emisi GRK secara                               produce direct GHG emissions (Scope 1), and the use of
langsung (Cakupan 1) dan penggunaan listrik dari PLN                                   electricity from PLN results in indirect GHG emissions
menghasilkan emisi GRK secara tidak langsung (Cakupan 2).                              (Scope 2). The calculation of GHG emissions from fuel oil
Perhitungan emisi GRK dari penggunaan BBM mengacu pada                                 use refers to the IPCC Guideline for National Greenhouse
IPCC Guideline for National Greenhouse Gas Inventories                                 Gas Inventories (2006). Meanwhile, the calculation of GHG
(2006). Sedangkan perhitungan emisi GRK dari penggunaan                                emissions from electricity use utilizes the 2019 Jakarta
listrik menggunakan Faktor Emisi (“FE”) GRK Sistem                                     Electricity Interconnection System GHG Emission Factor
Interkoneksi Tenaga Listrik Tahun 2019 Jakarta (ESDM, 2019).                           (“FE”) (ESDM, 2019).

Mempertimbangkan sifat bisnis IIF yang bergerak dalam                                  Considering the nature of IIF’s business in the financial
sektor keuangan, kami tidak memperhitungkan emisi                                      sector, we do not account for non-CO2 emissions such as
non-CO2 sebagai emisi bahan perusak ozon (Ozon Depleting                               ozone-depleting substances (“ODS”). [GRI 305-6] [GRI 305-7]
Substance/”ODS”). [GRI 305-6] [GRI 305-7]


               PT Indonesia Infrastructure Finance
  90           Laporan Keberlanjutan 2023
Page 93
Total Emisi GRK yang Dihasilkan (ton CO2-eq) (Cakupan 1 dan 2) [OJK F.11] [GRI 305-1] [GRI 305-2]
Total GHG Emissions Generated (ton CO2-eq) (Scope 1 and 2)

             Sumber Emisi                                                                                                                       Perubahan
                                                         2021                       2022                       2023
           Source of Emission                                                                                                                    Changes
 BBM (Cakupan 1)
                                                          32,40                      28,50                     43,62                                   15,12
 Fossil Fuel (Scope 1)

 Listrik (Cakupan 2)
                                                         188,15                    291,53                     273,44                                (18,09)
 Electricity (Scope 2)

 Jumlah
                                                        220,55                     320,03                     317,06                                 (2,97)
 Total
Catatan / Notes:
• Perhitungan Emisi Konsumsi Listrik (Cakupan 2) menggunakan FE GRK Sistem Interkoneksi Tenaga Listrik Tahun 2019 Jakarta (ESDM, 2019); FE (ex-Post) 0,87 ton CO2/MWH.
   Electricity Consumption Emissions (Scope 2) is calculated the GHG FE of the 2019 Jakarta Electric Power Interconnection System (ESDM, 2019); FE (ex-Post) 0.87 ton CO2/ MWH.
• Perhitungan Emisi Konsumsi BBM (Cakupan 1) mengacu pada IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006) dengan rincian sebagai berikut:
   The calculation of BBM Consumption Emissions (Scope 1) refers to the IPCC Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories (2006) with the following details:

                     Jenis                         Faktor Konversi (kg/TJ)                        Berat Jenis (ton/L)                        Net Calorific Value
                     Type                         Conversion Factor (kg/TJ)                        Density (ton/L)                                (TJ/ton)
    BBM
                                                               69.300                                    0,00068                                       0,044
    Fossil Fuel



Rasio Intensitas Emisi per Karyawan [OJK F.11] [GRI 305-4]
Emission Intensity Ratio per Employees

                                                             Total Emisi
                   Tahun                                                                           Jumlah Karyawan                         ton CO2-eq/Karyawan
                                                           Total Emission
                    Year                                                                           Total Employees                         ton CO2-eq/Employee
                                                            (ton CO2-eq)
                    2021                                        220,55                                       112*                                      1,97*

                    2022                                        320,03                                       117*                                      2,74*

                    2023                                        282,80                                       141                                        2,01

*Data disajikan kembali./ Data restated.



Rasio Intensitas Emisi per Luas Area Kantor [OJK F.11] [GRI 305-4]
Emission Intensity Ratio per Office Area

                                                    Total Konsumsi Listrik                          Luas Area Kantor
                   Tahun
                                                 Total Electricity Consumption                        Office Area                                      GJ/m2
                    Year
                                                          (ton CO2-eq)                                    (m2)
                    2021                                        188,15                                      2.600                                      0,072

                    2022                                        291,53                                      2.600                                      0,112

                    2023                                        239,19                                      2.600                                      0,105

Catatan / Notes:
• Total emisi yang digunakan dalam perhitungan adalah emisi listrik (Cakupan 2).
   The total emissions considered in the calculation are electricity emissions (Scope 2).


Tren Konsumsi Energi dan Emisi [OJK F.7] [OJK F.12] [GRI 305-5]
Trends of Energy Consumption and Emissions

                                                                      Tren Konsumsi Energi                                              Tren Emisi
                         Tahun
                                                                  Trends of Energy Consumption                                      Trends of Emissions
                          Year
                                                                               (GJ)                                                    (ton CO2-eq)
                          2021                                                       (16)                                                     (1,84)

                          2022                                                       357                                                      99,48

                          2023                                                       197                                                      (2,97)




                                                                                                                     PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                                               2023 Sustainability Report               91
Page 94
                                                         Melestarikan Lingkungan yang Sehat
                                                         Preserving Healthy Environment




Konsumsi Energi dan Emisi Proyek                                           Project Energy Consumption and Emissions

Selain melakukan pengukuran terhadap jumlah emisi GRK                      In addition to measuring the amount of GHG emissions
yang dihasilkan dari penggunaan energi, kami juga melakukan                generated from energy consumption, we also record the
pencatatan konsumsi dan emisi GRK yang dihasilkan dari                     energy consumption of and GHG emissions resulting from
beberapa portofolio proyek-proyek yang dibiayai IIF. Sejalan               a number of IIF’s project portfolios. In line with the S&E
dengan Prinsip S&E, yaitu Pencegahan dan Pengurangan                       Principles of Pollution Prevention and Reduction, and Climate
Polusi, dan Perubahan Iklim, IIF mengharuskan setiap                       Change, IIF requires every project financed by the Company
portofolio proyek Perseroan dapat meningkatkan efisiensi                   to improve the efficiency of energy, water, and other natural
penggunaan energi, air, dan sumber daya alam lainnya                       resources consumption to protect and preserve natural
dalam rangka melindungi dan melestarikan sumber daya                       resources. In addition, IIF mandates clients to calculate GHG
alam. Selain itu, IIF juga mewajibkan klien untuk melakukan                emissions from each project activity using IIF GHG Tools
perhitungan emisi GRK dari setiap aktivitas proyek dengan                  and report the results annually to IIF as part of the Social
menggunakan IIF GHG Tools dan melaporkan hasilnya setiap                   Protection and Environmental Monitoring Report.
tahun kepada IIF sebagai bagian dari Laporan Perlindungan
Sosial dan Pemantauan Lingkungan.

IIF telah memiliki panduan yang tertuang pada SEMS IIF                     IIF has guidelines outlined in the IIF SEMS 2019 regarding
2019 terkait ambang batas emisi GRK, yaitu untuk proyek                    the threshold for GHG emissions, which states that for
yang memiliki estimasi emisi gas buang di atas 25.000 ton                  projects with estimated emissions exceeding 25,000 tons of
CO2-eq per tahun, maka klien harus menyiapkan langkah-                     CO2-eq per year, clientsmust prepare GHG emission reduction
langkah pengurangan emisi GRK yang kemudian dipantau                       measures, which are then monitored by IIF for effectiveness
oleh IIF efektivitas dan perkembangannya. Pada tahun 2023,                 and progress. In 2023, IIF has conducted data measurements
IIF telah melakukan pengukuran data mengenai penggunaan                    regarding energy consumption and emissions generated from
energi dan emisi yang dihasilkan dari beberapa proyek                      several projects, as follows:
sebagaimana berikut:

Konsumsi Energi dan Emisi Proyek Tahun 2023
Project Energy Consumption and Emissions in 2023

                                      Penggunaan BBM         Konsumsi Listrik
                                                                                 Emisi Cakupan 1    Emisi Cakupan 2       Total Emisi
         Sektor           Lokasi          Fuel Oil             Electricity
                                                                                 Emission Scope 1   Emission Scope 2    Total Emissions
         Sector          Location       Consumption           Consumption
                                                                                  (ton CO2-eq)       (ton CO2-eq)        (ton CO2-eq)
                                           (liter)               (MWh)
 Telekomunikasi dan
 Informasi                 Jawa
                                            150.312                     580                   26          3.125               3.151
 Telecommunication         Java
 and Informatics
                           Jawa
 Air Minum                                   15.318                  16.643                   30         36.812              36.842
                           Java
 Drinking Water
                         Sumatra              9.757                   3.693                   12          5.346               5.357
 Minyak dan Gas            Jawa
                                              4.398                   1.511              2.096              995               3.090
 Oil and Gas               Java
 Pelabuhan
                         Sulawesi             4.880                      44                   10             39                  49
 Port
 Layanan Kesehatan         Jawa
                                              6.881                   1.047                   14            919                 933
 Healthcare                Java
 Transportasi              Jawa
                                                   732           19.453.362              1.406           20.123              28.228
 Transportation            Java
 Total                                      192.278             19.478.738              4.005            74.128              84.832



Saat ini, IIF telah memiliki 16,36% data dari keseluruhan                  Currently, IIF has collected 16.36% of the data from all active
proyek yang masih aktif dibiayai oleh IIF hingga akhir tahun               projects financed by IIF as of end of 2023.
2023.




             PT Indonesia Infrastructure Finance
  92         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 95
Pengelolaan Air dan Limbah
Water and Waste Management


Penghematan air dan pengelolaan limbah menjadi salah satu            Water savings and waste management are part of IIF’s
realisasi dari kepedulian IIF terhadap kegiatan operasional          commitment to responsible operations. Therefore, IIF
yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, IIF menghimbau              encourages all employees to consistently consume water
seluruh karyawan untuk senantiasa menggunakan sumber                 efficiently and implement waste management in accordance
daya air secara efisien dan menerapkan pengelolaan limbah            with office waste management practices. IIF’s water needs
sesuai dengan praktik pengelolaan limbah perkantoran.                are sourced from the PDAM provided and managed by the
Kebutuhan air IIF diperoleh dari PDAM yang disediakan                building management. In addition, IIF does not calculate
pengelola gedung sehingga pengelolaannya ditangani                   the volume of water drawn, discharged, and consumed as
langsung oleh pengelola gedung tersebut. Selain itu, IIF             IIF’s water consumption is integrated into the building lease
juga tidak melakukan perhitungan volume air yang ditarik,            facilities. [OJK F.8] [GRI 3-3] [GRI 303-1] [GRI 303-2] [GRI 303-3]
dibuang, dan dikonsumsi mengingat penggunaan air IIF                 [GRI 303-4] [GRI 303-5]
terintegrasi dalam fasilitas sewa gedung. [OJK F.8] [GRI 3-3]
[GRI 303-1] [GRI 303-2] [GRI 303-3] [GRI 303-4] [GRI 303-5]


Sedangkan dalam pengelolaan limbah, kegiatan usaha IIF               Regarding waste management, IIF’s business activities do
tidak menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun                not generate significant hazardous and toxic waste (“B3”)
(“B3”) yang signifikan, namun menghasilkan limbah                    but produce office waste, such as paper, used ink, plastic, and
perkantoran, seperti kertas, tinta bekas, plastik, dan sampah        food waste. The management of these wastes is handled by
sisa makanan. Pengelolaan limbah-limbah tersebut dilakukan           the building management to be taken to the Final Disposal
oleh pengelola gedung untuk dibawa ke tempat pembuangan              Site. Therefore, we do not manage or measure industrial-
akhir (“TPA”). Dengan demikian, kami tidak melakukan                 scale waste or effluents. [OJK F.14]
pengelolaan dan pengukuran mengenai limbah atau efluen
berskala industri. [OJK F.14]

Kami hanya melakukan pengukuran terhadap penggunaan                  We only measure the use of paper as part of our efforts to
kertas sebagai bagian dari upaya pengawasan dan                      monitor and control paper waste. In addition, most of IIF’s
pengendalian limbah kertas. Di samping itu, sebagian besar           office operations have been digitized, greatly reducing paper
kegiatan operasional perkantoran IIF telah terdigilitalisasi         usage. Likewise, recycled paper has been used in our office
sehingga penggunaan kertas dapat lebih diminimalkan.                 activities as part of our commitment to the environment.
Begitu juga dengan kertas daur ulang yang telah kami                 Throughout 2023, the amount of paper used by IIF amounted
gunakan dalam kegiatan perkantoran sebagai bentuk                    to 243 reams, went up by 18,54% compared to 205 reams in
komitmen kami terhadap lingkungan. Sepanjang tahun                   the previous year. [OJK F.13]
2023, jumlah penggunaan kertas IIF mencapai 243 rim,
meningkat 18,54% dibandingkan tahun sebelumnya
sebanyak 205 rim. [OJK F.13]

Konsumsi Kertas dan Toner/Tinta Printer
Paper and Toner/Ink Consumption

                                                Kertas                                         Toner/Tinta Printer
                                                Paper                                              Toner/Ink
       Tahun
        Year                                                  Perubahan             Jumlah Penggunaan                   Perubahan
                          Jumlah Penggunaan (Rim)
                                                               Changes                 Total Usage                       Changes
                            Total Usage (Reams)
                                                                 (%)                       (Rp)                            (%)
        2021                            140                     (6,67)                    38.506.148                      (16,51)

        2022                            205                     46,43                     51.955.523                       34,93

        2023                            243                     18,54                    100.381.939                       93,21




                                                                                         PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                   2023 Sustainability Report       93
Page 96
                                                  Melestarikan Lingkungan yang Sehat
                                                  Preserving Healthy Environment




IIF juga sudah menggunakan bahan yang dapat didaur ulang            IIF has also started using recyclable and environmentally
dan ramah lingkungan dalam setiap kegiatan operasional,             friendly materials in its operational activities, such as gallons
seperti galon air isi ulang dan kertas bekas untuk keperluan        of water refill and used paper for internal printing and work
pencetakan internal dan draf kerja. IIF juga menghindari            drafts. IIF has stopped using single-use bottled water for
air kemasan sekali pakai untuk para tamu dan keperluan              guests and internal use and replaced it with glass water
internal, dan menggantinya dengan botol air berbahan gelas          bottles that can be returned to the seller for a refill. IIF also
yang dapat dikembalikan ke penjual. IIF juga menyediakan            provides reusable water bottles (tumblers) for all employees.
botol air (tumbler) yang dapat digunakan kembali untuk              [OJK F.5]
seluruh karyawan. [OJK F.5]




Keanekaragaman Hayati
Biodiversity


Kegiatan operasional IIF tidak berada pada lokasi yang              IIF’s operations are not located in proximity to or within
berdekatan atau di dalam cagar alam yang dilindungi                 government-protected nature reserves or areas with high
pemerintah atau kawasan dengan keanekaragaman hayati                biodiversity. Therefore, IIF’s operations do not have a direct
tinggi. Oleh karena itu, kegiatan operasional IIF tidak             impact on biodiversity. [OJK F.9] [GRI 304-1]
berdampak langsung terhadap keanekaragaman hayati.
[OJK F.9] [GRI 304-1]


Namun demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan                  Nevertheless, this does not diminish our commitment to
komitmen kami untuk turut berkontribusi dalam pelestarian           contributing to biodiversity conservation. In this regard, in
keanekaragaman hayati. Terkait dengan hal ini, pada                 2023, we engaged our employees in sea turtle conservation
tahun 2023 kami telah mengikutsertakan karyawan dalam               efforts to support the sustainability of marine life and coastal
konservasi penyu untuk mendukung keberlanjutan biota laut           ecosystems in Jimbaran, Bali. In addition, we participated in
dan ekosistem pesisir di Jimbaran, Bali. Selain itu, kami juga      planting 15,000 trees in the Dieng Highlands by partnering
berpartisipasi dalam kegiatan penanaman 15.000 pohon di             with the Special Mission Vehicle (“SMV”) and 1,500 trees
Dataran Tinggi Dieng bersama dengan Special Mission Vehicle         in North Sumatra. Moreover, IIF consistently considers the
(“SMV”) dan 1.500 pohon di Sumatra Utara. Selain itu, IIF           biodiversity aspects of every funded or ongoing project.
juga senantiasa memperhatikan aspek keanekaragaman                  Biodiversity conservation is a crucial aspect of IIF’s
hayati dari setiap proyek yang dibiayai maupun yang sedang          sustainability strategy realized through the S&E Principles,
berjalan. Konservasi keanekaragaman hayati merupakan                namely Biodiversity Conservation and Natural Resource
aspek penting dari strategi keberlanjutan IIF yang diwujudkan       Management. In practice, IIF’s clients will conduct studies to
melalui Prinsip S&E, yaitu Konservasi Keanekaragaman Hayati         avoid, minimize, and manage adverse impacts on biodiversity
dan Pengelolaan Sumber Daya Alam. Pada implementasinya,             at the project site. The S&E Principles application, as well as
klien IIF akan melakukan kajian dalam upaya menghindari,            the determination of the scope and depth of the study, will
meminimalkan, dan mengelola dampak negatif terhadap                 depend on the results of the SEDD conducted by the IIF’s SED
keanekaragaman hayati di lokasi proyek. Penerapan S&E serta         team on all new projects. [GRI 3-3]
penentuan cakupan dan kedalaman kajian akan tergantung
pada hasil SEDD yang dilakukan oleh tim SED IIF pada seluruh
proyek baru. [GRI 3-3]




           PT Indonesia Infrastructure Finance
  94       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 97
                                                                                Partisipasi Karyawan IIF dalam
                                                                                Kegiatan Konservasi Penyu
                                                                                IIF’s Employee Participation in
                                                                                Sea Turtle Conservation Activities



Kesadaran akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati merupakan hal yang tidak terpisahkan dari komitmen IIF yang senantiasa
mengedepankan aspek LST dalam menjalankan kegiatan usaha yang bertanggung jawab. Hal ini tercermin dari langkah yang diambil oleh
IIF untuk mendorong karyawan dalam mendukung konservasi lingkungan, khususnya di Pulau Bali, melalui kegiatan kelestarian penyu. Di
pulau Bali, tepatnya di perairan laut Jimbaran, IIF telah menyelenggarakan kegiatan pelepasan tukik atau bayi penyu sejumlah 150 ekor.
Tindakan ini mencerminkan komitmen IIF dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas
lokal. Melalui partisipasi dalam konservasi penyu, karyawan IIF tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian
lingkungan, tetapi juga secara langsung turut berkontribusi dalam menjaga ekosistem laut yang rentan serta mendukung keberlanjutan
biota laut dan ekosistem pesisir. IIF berharap bahwa kontribusi yang diberikan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi
lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.

The awareness of the importance of biodiversity conservation is a core part IIF’s commitment, which consistently prioritizes ESG aspects
in conducting responsible business activities. This was reflected in IIF’s efforts to encourage employees to support environmental
conservation, particularly on Bali Island, through sea turtle conservation activities by releasing 150 turtle hatchlings in Jimbaran waters.
This action underscored IIF’s commitment to environmental sustainability while strengthening relationships with the local community.
Through involvement in sea turtle conservation, IIF employees not only raised awareness of the importance of environmental conservation
but also directly contributed to safeguarding vulnerable marine ecosystems and supporting the sustainability of marine life and coastal
ecosystems. IIF expected the aforementioned contributions to provide a lasting positive impact on the environment, the community, and
future generations.




                                                                                Sinergi SMV: Menanam 15.000
                                                                                Pohon di Dataran Tinggi Dieng
                                                                                SMV Synergy: Planting 15,000
                                                                                Trees in Dieng Highlands




Dataran tinggi Dieng telah mengalami aktivitas antropogenik selama bertahun-tahun dan sedang menghadapi tingkat penggunaan lahan
yang berisiko, menyebabkan potensi hilangnya biodiversitas, dan menimbulkan dampak ekologis yang negatif. Merespons tantangan
tersebut, sinergi SMV antara PT Geo Dipa Energi (Persero) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) menginisiasi program
reforestasi sekitar 15.000 pepohonan di dataran tinggi Dieng. Bersama dengan SMV lainnya, IIF turut berpartisipasi dan terlibat langsung
dalam pelaksanaan program tersebut.
Partisipasi IIF dalam program ini menegaskan komitmen IIF dalam mendukung pelestarian lingkungan dan keberlanjutan. Sebagai
katalisator pembangunan infrastruktur berkelanjutan, IIF memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan bagi masa depan yang
lebih baik. Reforestasi bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi juga tentang menciptakan kesadaran masyarakat setempat akan
pentingnya menjaga lingkungan. Dengan dukungan dan kerja sama yang kuat antara berbagai pihak, maka diharapkan dapat menciptakan
perubahan positif bagi Dataran Tinggi Dieng dan lingkungan sekitarnya.

The Dieng Highlands have experienced anthropogenic activities for years and are currently facing the risk of land use that could lead to the
potential loss of biodiversity and negative ecological impacts. To address these challenges, the SMV synergy between PT Geo Dipa Energi
(Persero) and PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) initiated a reforestation program involving approximately 15,000 trees in the
Dieng Highlands. Alongside other SMV entities, IIF actively participated and directly engaged in the implementation of the aforementioned
program.
IIF’s involvement underscored its commitment to supporting environmental preservation and sustainability. As a catalyst for sustainable
infrastructure development, IIF understood the importance of maintaining environmental sustainability for a better future. Reforestation
was not merely about planting trees but also creating awareness among the local community about the importance of environmental
conservation. With strong support and collaboration from various parties, positive changes were expected to occur in the Dieng Highlands
and its surrounding environment.




                                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                        2023 Sustainability Report         95
Page 98
                                                           Melestarikan Lingkungan yang Sehat
                                                           Preserving Healthy Environment




                                                                       Komitmen Net Zero Emission:
                                                                       IIF Tanam 1.500 Pohon di Sumatra Utara
                                                                       Net Zero Emission Commitment: IIF
                                                                       Plants 1,500 Trees in North Sumatra



        IIF turut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah menuju Indonesia Net Zero Emission di tahun 2060 mendatang. Selain
        melalui pembiayaan pada proyek energi terbarukan, dukungan IIF pada net zero emission juga direalisasikan melalui kegiatan penanaman
        pohon. Sejumlah 1.500 bibit pohon berupa kopi, kemiri, dan alpukat telah ditanam di kawasan Desa Marbun Toruan, Humbang Hasundutan,
        Sumatra Utara. Pemilihan jenis-jenis pohon tersebut tidak hanya mempertimbangkan dampak positif terhadap lingkungan, melainkan juga
        dapat memberikan manfaat ekonomis bagi masyarakat setempat.
        Secara simbolis penanaman pohon tersebut dilakukan oleh Manajemen IIF beserta Manajemen Asian Development Bank selaku salah satu
        Pemegang Saham IIF. Kegiatan penanaman pohon ini mencerminkan komitmen jangka panjang IIF untuk berpartisipasi dalam pembangunan
        berkelanjutan di Indonesia. Dengan terus mengambil langkah-langkah proaktif dalam menjaga lingkungan, IIF berharap dapat menjadi
        bagian dari solusi dalam mengatasi perubahan iklim.

        IIF actively supported the government’s program to achieve Net Zero Emission in Indonesia by the 2060. In addition to financing renewable
        energy projects, IIF’s support for net-zero emission was also realized through tree-planting activities. A total of 1,500 tree seedlings,
        including coffee, candlenut, and avocado, had been planted in the Marbun Toruan Village, Humbang Hasundutan, North Sumatra. The
        selection of these tree species not only considered their positive impact on the environment but also aimed to provide economic benefits
        to the local community.
        Symbolically, the tree planting was carried out by IIF’s Management together with the Asian Development Bank’s Management, one of the
        shareholders of IIF. This tree-planting activity reflected IIF’s long-term commitment to participating in sustainable development in Indonesia.
        By consistently taking proactive steps in environmental conservation, IIF aimed to be a part of the solution in addressing climate change.




Komitmen IIF terhadap keanekaragaman hayati dari proyek-                         IIF’s commitment to biodiversity in funded projects is
proyek yang dibiayai direalisasikan melalui SEDD pada aspek                      realized through SEDD carried out by the SED team to
potensi dampak proyek terhadap keanekaragaman hayati dan                         asses the potential impact of projects on biodiversity and
jasa lingkungan untuk beberapa proyek yang dilaksanakan                          environmental services for several projects implemented.
oleh SED. Proyek-proyek tersebut di antaranya Proyek PLTMH                       These projects include the Mini Hydro Power Plant projects
di Lampung dan Sumatera Utara, Kabel Bawah Laut Jakarta-                         in Lampung and North Sumatra, the Jakarta-Singapore
Singapura, Industrial Estate di Subang, Sistem Penyediaan Air                    Submarine Cable, an Industrial Estate in Subang, Clean Water
Bersih di Dumai, dan sebagainya. [OJK F.10]                                      Supply System in Dumai, and more. [OJK F.10]

Selain itu, SED juga membantu beberapa klien untuk                               Moreover, SED also assists several clients in conducting
melakukan kajian lebih detail serta menyusun Biodiversity                        more detailed studies and developing Biodiversity Action
Action Plans serta langkah-langkah mitigasi untuk                                Plans, as well as mitigation measures for biodiversity and
pengelolaan keanekaragaman hayati dan jasa lingkungan.                           environmental service management. One of IIF’s projects in
Salah satu proyek IIF di sektor kelistrikan di Sulawesi Tengah                   the electricity sector in Central Sulawesi conducted a study
melakukan kajian atas kondisi keanekaragaman hayati dan                          on the biodiversity and ecosystem services conditions in the
jasa ekosistem di lingkungan proyek. [OJK F.10]                                  project’s environment. [OJK F.10]

Kajian dilakukan oleh tim ahli dari universitas lokal                            The study was conducted by a team of experts from a local
berdasarkan rekomendasi IIF yang tertulis pada Rencana                           university based on IIF recommendations as stated in the
Tindakan Perbaikan S&E yang disetujui di dalam Perjanjian                        S&E Improvement Action Plan and to be approved in the
Kerja Sama Fasilitas Pembiayaan. Kajian tersebut nantinya                        Financing Facility Cooperation Agreement. The study will
akan memaparkan identifikasi atas critical area, area                            describe the identification of critical areas, protected areas,
dilindungi, dan spesies terancam serta merekomendasikan                          and threatened species and recommend mechanisms for
mekanisme pengelolaan keanekaragaman hayati melalui                              managing biodiversity through the Biodiversity Action Plan.
Biodiversity Action Plan. Di Kalimantan Tengah, SED IIF juga                     In Central Kalimantan, the SED also assisted a condensate
membantu satu proyek pipa kondensat dan kilang mini untuk                        pipeline project and a mini-refinery in conducting detailed
melakukan kajian detail terkait keanekaragaman hayati dan                        studies on biodiversity and environmental services and
jasa lingkungan serta menyusun Biodiversity Action Plan.                         developing a Biodiversity Action Plan.



          PT Indonesia Infrastructure Finance
  96      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 99
Setiap proyek yang dibiayai oleh IIF wajib untuk patuh          IIF makes it mandatory for each project under its portfolio
terhadap peraturan nasional, salah satunya kewajiban            to comply with national regulations e.g., to rehabilitate and
rehabilitasi dan konservasi Kawasan hutan yang menjadi          conserve forest areas which are the obligations of the holder
kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan yang         of a Borrow- To-Use Permit for Forest Areas regulated in the
diatur di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan          Regulation of the Minister of Environment and Forestry. In
Kehutanan. Guna memastikan kepatuhan masing-masing              order to ensure the compliance of each client with these
klien atas peraturan nasional tersebut, maka IIF mewajibkan     national regulations, IIF requires clients with rehabilitation
klien yang memiliki kewajiban rehabilitasi dan konservasi       and conservation obligations to send their regular reports.
mengirimkan laporan rutin kepada IIF.

Dengan strategi pengelolaan yang holistik, IIF dapat            With a holistic management strategy, IIF can support its
mendukung langkah yang diambil klien untuk mengadopsi           clients’ measures to adopt adaptive management practices
praktik pengelolaan yang adaptif dalam pelaksanaan tindakan     in implementing mitigation actions and run responsive
mitigasi, serta pengelolaan yang responsif terhadap perubahan   management to changing conditions while monitoring results
kondisi dan hasil dari pemantauan selama siklus hidup proyek.   throughout the project life cycle.




Biaya Pengelolaan Lingkungan
Environmental Management Costs


Terkait biaya pengelolaan lingkungan, IIF tidak melakukan       In terms of environmental management costs, IIF does not
pencatatan secara terpisah untuk biaya pengelolaan              record them separately, as these costs are already included
lingkungan, mengingat biaya tersebut sudah dimasukkan           in other expenses, such as building maintenance costs.
dalam biaya lainnya, seperti biaya pemeliharaan gedung.         However, IIF actively encourages owners of project financed
Namun, IIF secara aktif melakukan rekomendasi kepada            by IIF to engage in sustainable environmental management.
pemilik proyek-proyek yang dibiayai oleh IIF untuk melakukan    Moreover, in 2023, IIF conducted a Corporate Social
pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu,          Responsibility program by planting 1,500 trees as an effort to
pada tahun 2023, IIF melakukan program Corporate Social         offset the carbon footprint generated from IIF’s operational
Responsibility melalui penanaman 1.500 pohon sebagai            travel activities throughout 2023. The cost incurred for tree
upaya offsetting carbon yang dihasilkan dari kegiatan           planting was approximately Rp208 million.
operasional perjalanan dinas IIF sepanjang 2023. Biaya yang
dikeluarkan untuk penanaman pohon itu adalah sekitar
Rp208 juta. [OJK F.4]




                                                                                   PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                             2023 Sustainability Report   97
Page 100
                                                         Melestarikan Lingkungan yang Sehat
                                                         Preserving Healthy Environment




Pengaduan Terkait Lingkungan                                                                               [OJK F.16] [GRI 2-27]

Environmental Grievances


Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, IIF tidak menerima                  In the past 3 (three) years, IIF has not received any grievances
pengaduan dari masyarakat berkenaan dengan kejadian                            from the community regarding incidents of environmental
pencemaran lingkungan dan ketidakpatuhan terhadap                              pollution or non-compliance with environmental regulations
peraturan terkait lingkungan yang timbul langsung dari bisnis                  directly resulting from IIF’s business or office operations.
atau operasional kantor IIF.

Lebih dari itu, sebagai perusahaan pembiayaan yang                             Furthermore, as a responsible financing company, we also
bertanggung jawab, kami juga melakukan pelacakan dan                           track and record grievances received by each project financed
pencatatan atas pengaduan yang diterima oleh setiap                            by IIF from external stakeholders, including the local
proyek yang dibiayai IIF dari pihak eksternal, termasuk dari                   communities around the project areas. IIF is committed to
masyarakat sekitar wilayah proyek-proyek tersebut berada.                      ensuring that clients have resolved all received grievances,
IIF turut bertanggung jawab untuk memastikan bahwa                             including conducting investigations, determining necessary
klien telah menyelesaikan seluruh keluhan yang diterima,                       follow-up actions, and communicating the results. In 2023,
termasuk melakukan investigasi, menentukan tindak lanjut                       the majority of recorded grievances were related to the social
yang perlu diambil, serta mengkomunikasikan hasilnya. Pada                     aspects of the projects.
tahun 2023, mayoritas keluhan yang tercatat terkait dengan
aspek sosial proyek.




                                                                     Perlindungan terhadap Satwa Endemik
                                                                     (Anguilla sp)
                                                                     Protection of Endemic Species (Anguilla sp)




        Pada salah satu proyek yang dibiayai IIF, kami telah menyelesaikan Studi Keanekaragaman Hayati dan mengimplementasikan rekomendasi
        utama sebagai berikut:
        1. Mengembangkan Rencana Pengelolaan Keanekaragaman Hayati untuk meminimalkan gangguan pola migrasi spesies Anguilla
            Marmorata;
        2. Memasang tanda larangan penggunaan alat tangkap ikan yang merusak untuk menangkap belut di daerah hulu dan sekitar proyek;
            serta
        3. Melakukan pemantauan berkala terhadap keanekaragaman hayati akuatik.

        Melalui program ini, IIF berkomitmen untuk bertanggung jawab dan turut terlibat dalam menjaga keberlanjutan satwa endemik di wilayah
        operasional proyek yang dibiayai sebagai bagian dari upaya kami untuk menjaga keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup.

        In one of the projects financed by IIF, we have completed a Biodiversity Study and implemented the following key recommendations:
        1. Developing a Biodiversity Management Plan to minimize disruption to the migration patterns of Anguilla Marmorata species;
        2. Installing signs prohibiting the use of harmful fishing gear for catching eels in the upstream areas and around the project site; and
        3. Conducting regular monitoring of aquatic biodiversity.

        Through this program, IIF is committed to being responsible and actively involved in preserving the sustainability of endemic species in the
        operational areas of projects financed as part of our efforts to conserve biodiversity and the environment.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 98       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 101
Mengembangkan
SDM Berkualitas
Developing High-Quality
Human Resources




“Karyawan merupakan salah satu pemangku kepentingan yang tumbuh bersama-sama
dalam perjalanan perkembangan IIF hingga saat ini. Oleh karena itu, kami berkomitmen
untuk terus mengembangkan insan IIF yang berkualitas, berkompeten, dan berintegritas
di bidangnya masing-masing sehingga dapat menjadi ujung tombak pelaksanaan
kebijakan dan strategi keberlanjutan Perseroan.”

“Employees are among the stakeholders who have grown together with IIF to date. Therefore, we are
committed to continuously developing high-quality, competent, and integrity-driven personnel who
excel in their respective fields to lead the implementation of the Company’s sustainability policies
and strategies.”




                                                                             PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                       2023 Sustainability Report   99
Page 102
                                                      Mengembangkan SDM Berkualitas
                                                      Developing High-Quality Human Resources




Meningkatkan Produktivitas,
Memastikan Kesehatan dan Keselamatan
Increasing Productivity, Ensuring Health and Safety


Tantangan iklim bisnis yang kian dinamis dewasa kini,             The increasingly dynamic business climate today makes
menjadikan kompetensi karyawan sebagai salah satu faktor          employee competence a key factor in achieving the expected
kunci dalam mencapai kesuksesan dan tingkat produktivitas         level of success and productivity. The presence of high-
yang diharapkan. Keberadaan karyawan yang berkualitas,            quality, competent, and integrity-driven employees in
berkompeten, dan berintegritas di bidangnya masing-masing         their respective fields plays a crucial role in fulfilling the
memiliki peran kunci dalam menjalankan mandat pembiayaan          mandate of sustainable infrastructure financing to drive
infrastruktur berkelanjutan demi mendorong pertumbuhan            the Company’s business growth while maintaining focus on
bisnis Perseroan yang memperhatikan kontribusi-kontribusi         sustainability contributions. Therefore, IIF consistently strives
keberlanjutan di sampingnya. Oleh karena itu, IIF senantiasa      to create a work environment that provides opportunities
berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang                  for collaboration, growth, and excellence to ensure
memberikan kesempatan untuk berkolaborasi, bertumbuh,             optimal contributions to the Company and infrastructure
dan unggul sehingga dapat memberikan kontribusi optimal           development in Indonesia.
bagi Perseroan dan pembangunan infrastruktur di Indonesia.



Praktik Ketenagakerjaan                                           Labor Practices

IIF menyadari bahwa peran strategis karyawan dalam                IIF recognizes the strategic role of employees in driving the
mendorong ketahanan dan keunggulan bersaing Perseroan             Company’s resilience and competitive edge, which is highly
sangat signifikan. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk     significant. Therefore, we consistently cultivate a learning
menumbuhkan budaya belajar sehingga dapat membuka                 culture that can unlock employees’ full potential and foster
seluruh potensi karyawan serta mendorong pertumbuhan              career growth and job satisfaction. To this end, IIF has
karier dan kepuasan kerja karyawan. Program-program               designed continuous training programs to develop employee
pelatihan pun dirancang IIF secara berkesinambungan               competencies, especially in the ESG field, in line with current
untuk mengembangkan kompetensi karyawan, khususnya                and future needs. In addition, IIF also offers competitive
di bidang LST, sesuai dengan kebutuhan saat ini maupun            remuneration to attract and retain the best talents in the
masa depan. Selain memberikan pelatihan terbaik, IIF juga         industry. This is supported by creating an inclusive, non-
menawarkan remunerasi yang kompetitif untuk menarik dan           discriminatory work environment that upholds equality
mempertahankan talenta terbaik di industri. Hal ini didukung      that we champion. Likewise, we persistently uphold other
dengan penciptaan lingkungan kerja yang inklusif, anti-           employee rights, such as parental leave, in accordance with
diskriminasi, serta mengedepankan kesetaraan yang terus           applicable regulations. [GRI 3-3]
kami kedepankan. Begitu juga dengan hak-hak karyawan
lainnya, seperti cuti memiliki anak, senantiasa kami pastikan
pelaksanaannya dapat berjalan sesuai ketentuan yang
berlaku. [GRI 3-3]



Kebijakan SDM                                                     HR Policy

Dalam perumusan kebijakan SDM, Perseroan memiliki 3               The Company builds its HR policies on three core values
(tiga) nilai inti yang juga dijadikan pedoman bagi seluruh        that offer guidelines to all employees. The hope is that all
karyawan. Diharapkan dengan adanya 3 (tiga) nilai utama           employees can live up to the values in their respective work
ini, seluruh karyawan bisa menerapkannya dengan baik              environment and field of work and use them as the basis for
di lingkungan kerja dan bidang kerjanya masing-masing,            employees when interacting with IIF’s business partners.
termasuk menjadi landasan karyawan saat berinteraksi
dengan para mitra bisnis IIF.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 100      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 103
Nilai Utama Kebijakan SDM
Core Values of HR Policy




                                                                                                           Komitmen terhadap
               Kolaborasi                                   Keunggulan                                      Bisnis Infrastruktur
               Collaborate                                  Superiority                                      Commitment to
                                                                                                         Infrastructure Business

    IIF berkomitmen dalam menumbuhkan         IIF berkomitmen meningkatkan keunggulan,                IIF berkomitmen untuk menjadi pakar
  rasa kepercayaan, rasa hormat, komunikasi      seperti ketelitian hingga ke hal-hal yang               bisnis infrastruktur di Indonesia.
       terbuka, pengakuan atas prestasi,          mendetail, tidak memberikan toleransi
    pemahaman atas tujuan organisasi, dan          terhadap kesalahan, akurat, mampu                IIF is committed to becoming an expert in
      bekerja sama untuk mencapai tujuan       memenuhi harapan, mengedepankan sikap                    Indonesian infrastructure business.
                   tersebut.                      profesionalisme dalam pekerjaan, dan
                                                      mampu memecahkan masalah.
       IIF is committed to fostering trust,
   respect, open communication, recognition     IIF is committed to enhancing excellence,
       of achievements, understanding of           such as accuracy down to details, zero
     organizational goals, and team work to       tolerance for mistakes, accuracy, ability
                achieve these goals.              to meet expectations, prioritizing work
                                              professionalism, and ability to solve problems.




Kesetaraan dan Keberagaman [OJK F.18] [GRI 406-1]                       Equality and Diversity [OJK F.18] [GRI 406-1]

IIF mengedepankan lingkungan kerja inklusif yang                        IIF champions an inclusive work environment that
menghargai munculnya kreativitas dari berbagai latar                    values creativity emerging from various backgrounds of
belakang kepribadian dan budaya yang beragam. Kami                      personalities and diverse cultures. We consistently provide
senantiasa memberikan kesempatan dan memberlakukan                      equal opportunities and treat employees fairly, regardless
karyawan dengan setara tanpa memandang jenis kelamin,                   of gender, ethnicity, race, religion, social status, political
suku, ras, agama, status sosial, hubungan politik, dan aspek            affiliation, or other aspects vulnerable to discrimination. This
lainnya yang rentan mengalami diskriminasi. Komitmen                    commitment to equality is applied from the initial employee
kesetaraan ini kami terapkan sejak awal proses penerimaan               recruitment process to the training and career development
karyawan hingga dalam sistem pelatihan maupun                           systems. Due to IIF’s commitment and diligence in this
pengembangan karier karyawan. Atas komitmen dan kehati-                 matter, there were no reported incidents of discrimination in
hatian IIF terhadap hal ini, maka tidak terdapat tuntutan               the IIF workplace during the reporting year.
atas insiden diskriminasi yang terjadi di lingkungan kerja IIF
selama tahun pelaporan.



Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa                                Child Labor and Forced Labor [OJK F.19] [GRI 408-1]
[OJK F.19] [GRI 408-1] [GRI 409-1]                                      [GRI 409-1]


Selain prinsip kesetaraan, IIF juga tidak memperkerjakan                In addition to the principle of equality, IIF never employs
anak di bawah umur dan kerja paksa. Hal ini merupakan aksi              underage children, nor does it practice forced labor, reflecting
nyata Perseroan dalam mengikuti aturan pemerintah yang                  the Company’s real action in complying with government
tertuang dalam UU No. 13 tahun 2003 Pasal 68 tentang                    regulations contained in Law No.13 of 2003 Article 68 on
Ketenagakerjaan yang melarang perusahaan mempekerjakan                  Manpower which prohibits corporations from employing
anak dan UU No. 19 tahun 1999 tentang Konvensi ILO                      children and Law No. 19 of 1999 on the ILO Convention
Mengenai Penghapusan Kerja Paksa. Oleh karena itu,                      Regarding the Abolition of Forced Labor. The Company
Perseroan telah melakukan pemantauan ke seluruh proyek                  monitors all of its ongoing projects and supply chains
dan rantai pasokan yang tersebar di seluruh wilayah                     across all operational areas in Indonesia, where children
operasional di Indonesia yang berpotensi memperkerjakan                 employment and forced labor practice tend to take place.
anak dan mempraktikkan kerja paksa. Hal ini juga sejalan                This is also in line with the 8 (eight) S&E Principles in reducing
dengan 8 (delapan) Prinsip S&E dalam mengurangi dampak                  the impacts and risks arising from social and environmental
dan risiko yang muncul karena masalah sosial dan lingkungan             issues inherent in IIF infrastructure projects.
dari proyek infrastruktur yang dibiayai IIF.


                                                                                                PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                          2023 Sustainability Report     101
Page 104
                                                                Mengembangkan SDM Berkualitas
                                                                Developing High-Quality Human Resources




Profil Karyawan [OJK C.3] [GRI 2-7]                                             Employee Profile [OJK C.3] [GRI 2-7]

Sampai dengan akhir tahun 2023, jumlah karyawan IIF                             As of end of 2023, IIF employed 141 employees, went up by
mencapai 141 orang, meningkat 20,51% dibandingkan                               20.51% compared to 117 in the previous year. Moreover,
dengan tahun sebelumnya sebesar 117 orang. Dari jumlah                          49.65% of the Company’s employees were female, reflecting
tersebut, sebanyak 49,65% di antaranya merupakan karyawan                       IIF’s commitment to inclusivity by providing women with
perempuan. Hal ini merupakan wujud inklusivitas IIF dalam                       equal opportunity to contribute to the Company.
memberikan kesempatan kepada karyawan wanita untuk
berkarya di IIF.

Profil Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Profile Based on Gender

                           50,00%                                        48,72%                                           50,35%




             2021                                        2022                                          2023

                                                                                                                                    Pria / Male
50,00%                                          51,28%                                        49,65%                                Wanita / Female




Profil Karyawan Berdasarkan Jenjang Kepangkatan
Employee Profile Based on Rank Level

                                    2021                                 2022                                 2023
  Keterangan                                                                                                                         Description
                   Wanita    Pria     Jumlah             Wanita   Pria     Jumlah             Wanita Pria Jumlah
                                                   %                                   %                                     %
                   Female    Male      Total             Female   Male      Total             Female Male Total

 Pelaksana            21       19          40    35,71     32       26          58    49,57     26     22            48     34.04   Staff
                                                                                                                                    Middle
 Manajer Madya        29       21          50    44,64     20       17          37    31,62     34     34            68     48.23
                                                                                                                                    Manager
 Eksekutif             6       16          22    19,64      8       14          22    18,80     10     15            25     17.73   Executive

 Jumlah               56       56      112      100,00     60       57      117      100,00     70     71        141       100,00   Total


Profil Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Employee Profile Based on Employment Status

                                    2021                                 2022                                 2023
  Keterangan                                                                                                                         Description
                   Wanita    Pria     Jumlah             Wanita Pria       Jumlah             Wanita   Pria Jumlah
                                                   %                                   %                                     %
                   Female    Male      Total             Female Male        Total             Female   Male Total

 Kontrak               1      13           14    12,50      4        3           7     5,98      7        6          13      9,22   Contract

 Tetap                55      43           98    87,50     56       54      110       94,02     63      65       128        90,78   Permanent

 Jumlah               56      56       112      100,00     60       57      117      100,00     70      71       141       100,00   Total




             PT Indonesia Infrastructure Finance
 102         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 105
Profil Karyawan Berdasarkan Tipe Ketenagakerjaan
Employee Profile Based on Employment Type

                                2021                                2022                                     2023
  Keterangan                                                                                                                        Description
                 Wanita Pria Jumlah                  Wanita Pria      Jumlah               Wanita Pria Jumlah
                                             %                                     %                                       %
                 Female Male Total                   Female Male       Total               Female Male Total
 Karyawan                                                                                                                          Part-time
                    -      1            1     0,89      -       -            -         -      -          -           -         -
 Paruh Waktu                                                                                                                       Employee
 Karyawan                                                                                                                          Full-time
                   56     55       111       99,11     60     57       117       100,00     70       71         141      100,00
 Purnawaktu                                                                                                                        Employee
 Jumlah            56     56       112      100,00     60     57       117       100,00     70      71          141      100,00 Total



Profil Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
Employee Profile Based on Age Group

                                2021                                2022                                     2023
  Keterangan                                                                                                                        Description
                 Wanita   Pria    Jumlah             Wanita   Pria Jumlah                  Wanita Pria Jumlah
                                              %                                    %                                       %
                 Female   Male     Total             Female   Male Total                   Female Male Total
                                                                                                                                   22 – 30
 22 – 30 Tahun     17     18           35   31,25     21       18          39     33,33     27      22              49   34,75
                                                                                                                                   Years Old
                                                                                                                                   31 – 40
 31 – 40 Tahun     23     24           47   41,96     21       23          44     37,61     24      30              54   38,30
                                                                                                                                   Years Old
                                                                                                                                   41 – 50
 41 – 50 Tahun     11     19           20   17,86     10       13          23     19,66     12      15              27   19,15
                                                                                                                                   Years Old
                                                                                                                                   51 – 55
 51 – 55 Tahun      5      5           10     8,93     8        3          11      9,40      7       4              11     7,80
                                                                                                                                   Years Old
 Jumlah            56     56       112      100,00    60       57      117       100,00     70      71          141      100,00    Total



Profil Karyawan Berdasarkan Pendidikan
Employee Profile Based on Education

                                2021                                2022                                     2023
  Keterangan                                                                                                                        Description
                 Wanita   Pria    Jumlah             Wanita Pria      Jumlah               Wanita Pria Jumlah
                                              %                                    %                                       %
                 Female   Male     Total             Female Male       Total               Female Male Total
 Diploma            2       3           5     4,46      3       3           6      5,13       3      3               6     4,26    Diploma
                                                                                                                                   Bachelor’s
 Strata 1          38      33          71    63,39     41      40          81     69,23      50    43               93   65,96
                                                                                                                                   Degree
                                                                                                                                   Master’s
 Strata 2 atau
                   16      20          36    32,14     16      14          30     25,64      17    25               42   29,79     Degree or
 Lebih Tinggi
                                                                                                                                   Higher
 Jumlah            56      56      112      100,00     60     57       117       100,00     70     71           141      100,00    Total




Pekerja Bukan Karyawan [GRI 2-8]                                           Non-Employee Workers [GRI 2-8]
IIF juga memiliki pekerja yang bukan pekerja langsung, yaitu               IIF also employs non-direct workers i.e. those who work for
mereka yang bekerja untuk Perseroan tetapi tidak dalam                     the Company but are not in direct employment relationships
hubungan kerja dengan Perseroan secara langsung, seperti                   with the Company, such as outsourced workers and interns.
karyawan alih daya dan pekerja magang. Demografi pekerja                   The demographics of these non-direct workers are as follows:
yang bukan pekerja langsung tersebut diuraikan sebagai
berikut:




                                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                        2023 Sustainability Report           103
Page 106
                                                                Mengembangkan SDM Berkualitas
                                                                Developing High-Quality Human Resources




Profil Pekerja Bukan Karyawan
Profile of Non-employee Workers

                                     2021                                2022                                   2023
  Keterangan                                                                                                                          Description
                    Wanita    Pria     Jumlah             Wanita Pria      Jumlah               Wanita Pria Jumlah
                                                    %                                    %                                   %
                    Female    Male      Total             Female Male       Total               Female Male Total
 Karyawan Alih                                                                                                                       Outsourced
                        4       13          17    85,00     4       15          19      59,38      4       14          18    69,23
 Daya                                                                                                                                Workers
 Part-time/                                                                                                                          Part-time/
                        1        2           3    15,00     6        7          13      40,63      4        4           8    30,77
 Magang                                                                                                                              Interns
 Jumlah                5        15          20   100,00    10       22          32    100,00       8       18          26   100,00 Total




Rekrutmen                                                                       Recruitment

Di tengah dinamika bisnis yang terus berkembang dan                             Amid the ever-evolving and disruptive business dynamics,
penuh dengan disrupsi, kami berupaya untuk membangun                            we strive to build a high-quality, competent, and integrity-
tim yang berkualitas, berkompeten, dan berintegritas.                           driven team. This commitment is reinforced by the demands
Hal ini diperkuat dengan tuntutan aspek keberlanjutan                           of sustainability aspects and the rapid development of
dan semakin pesatnya pembangunan infrastruktur yang                             infrastructure, which require employees with capabilities
memerlukan kapabilitas karyawan sesuai dengan kebutuhan                         aligned with the needs of the current industry. Therefore, IIF’s
industri terkini. Oleh karena itu, perekrutan karyawan IIF                      employee recruitment is also oriented towards competent
juga diorientasikan pada tenaga profesional muda yang                           young professional talents possessing the capabilities to
berkompeten dan memiliki kapabilitas dalam menghadapi                           face industry challenges. Accordingly, the recruitment is
tantangan industri. Pada prosesnya, rekrutmen tersebut                          conducted through a comprehensive selection, including the
dilakukan melalui seleksi secara komprehensif, termasuk                         involvement of each unit to accurately assess the candidates’
pelibatan masing-masing unit kerja untuk menilai tingkat                        competence and character. [GRI 3-3]
kompetensi dan karakter para kandidat. [GRI 3-3]

Untuk memperoleh kandidat terbaik, proses rekrutmen IIF                         To obtain the best candidates, IIF’s recruitment process
dimulai dari identifikasi kebutuhan karyawan, kualifikasi                       begins with identifying employee needs, the expected
karyawan yang diharapkan, pelaksanaan proses rekrutmen,                         qualifications of employees, the execution of the recruitment
hingga masa pelatihan pengenalan organisasi (induction                          process, and the induction training period. Each candidate is
training). Seluruh proses ini harus dilakukan oleh setiap                       required to go through the entire process to ensure that the
kandidat sebagai jaminan bagi Perseroan agar mendapat                           Company acquires qualified and integrity-driven employees.
karyawan yang berkualitas dan berintegritas. Selain itu,                        Moreover, the recruitment process is conducted with a focus
proses rekrutmen juga dilakukan dengan mengedepankan                            on the principle of equality, where each candidate has an
prinsip kesetaraan, yang mana setiap kandidat memiliki                          equal opportunity without discrimination based on gender,
kesempatan yang setara tanpa membedakan jenis kelamin,                          ethnicity, race, religion, social status, political affiliations, or
suku, ras, agama, status sosial, hubungan politik, dan aspek                    other aspects vulnerable to discrimination. [GRI 3-3]
lainnya yang rentan mengalami diskriminasi. [GRI 3-3]

Selain dilakukan secara internal, proses rekrutmen karyawan                     In addition to in-house recruitment, IIF also engages external
IIF juga dilakukan oleh pihak eksternal, seperti konsultan SDM                  parties to conduct its employee recruitment, such as HR
dan organisasi yang secara independen melakukan analisis                        consultants and organizations that independently analyze
kebutuhan karyawan serta melaksanakan proses perekrutan                         employee needs and execute the recruitment process.
karyawan tersebut. Sepanjang tahun 2023, IIF telah merekrut                     Throughout 2023, IIF recruited 43 new employees consisting
43 karyawan baru dengan proporsi 22 karyawan pria dan 21                        of 22 male employees and 21 female employees.
karyawan wanita.




              PT Indonesia Infrastructure Finance
 104          Laporan Keberlanjutan 2023
Page 107
Profil Karyawan yang Direkrut Perseroan Berdasarkan Kelompok Usia [GRI 401-1]
Recruited Employees Based on Age Groups

                                2021                                 2022                                   2023
  Keterangan                                                                                                                       Description
                 Wanita   Pria    Jumlah              Wanita Pria      Jumlah               Wanita Pria Jumlah
                                              %                                     %                                     %
                 Female   Male     Total              Female Male       Total               Female Male Total
                                                                                                                                  22 – 30
 22 – 30 Tahun      7       7          14    56,00      7        6          13     41,94      14      11           25    59,52
                                                                                                                                  Years Old
                                                                                                                                  31 – 40
 31 – 40 Tahun      4       4           8    32,00      5       12          17     54,84       6       8           14    33,33
                                                                                                                                  Years Old
                                                                                                                                  41 – 50
 41 – 50 Tahun      1       1           2     8,00       -       -           -          -      -       3           3      7,14
                                                                                                                                  Years Old
                                                                                                                                  51 – 55
 51 – 55 Tahun      -       1           1     4,00       -       1          1       3,23       -        -           -         -
                                                                                                                                  Years Old
 Jumlah            12      13          25   100,00     12       19      31        100,00     20       22       42       100,00    Total


Tak hanya fokus merekrut karyawan berkualitas dan                           Not only focusing on recruiting qualified and integrity-driven
berintegritas, IIF juga berupaya untuk meningkatkan                         employees, IIF also strives to enhance employee retention
retensi karyawan melalui program-program pengembangan                       through competency development programs and efforts
kompetensi hingga upaya-upaya peningkatan kesejahteraan                     to improve employee well-being. Nevertheless, IIF remains
karyawan. Namun demikian, IIF juga tetap mengedepankan                      committed to championing employees’ rights, including
hak-hak karyawan, termasuk untuk tidak memaksa karyawan                     not compelling them to continue working for the Company.
terus bekerja di Perseroan. Sepanjang tahun 2023, terdapat                  Throughout 2023, there were 19 (nineteen) employees who
19 (sembilan belas) karyawan yang keluar dari Perseroan,                    left the Company, resulting in a turnover rate of 14% during
sehingga tingkat perputaran karyawan selama periode                         the reporting period.
pelaporan mencapai 14%.

Profil Karyawan yang Meninggalkan Perseroan [GRI 401-1]
Demography of Employees who Resigned

                                2021                                 2022                                   2023
  Keterangan                                                                                                                       Description
                 Wanita   Pria    Jumlah              Wanita   Pria    Jumlah               Wanita   Pria Jumlah
                                              %                                     %                                    %
                 Female   Male     Total              Female   Male     Total               Female   Male Total
                                                                                                                                  22 – 30
 22 – 30 Tahun      5       -           5    35,71       -       4           4     15,38      5        5           10    55,56
                                                                                                                                  Years Old
                                                                                                                                  31 – 40
 31 – 40 Tahun      1       4           5    35,71      8       10          18     69,23      4        2            6    33,33
                                                                                                                                  Years Old
                                                                                                                                  41 – 50
 41 – 50 Tahun      -       4           4    28,57       -       2           2      7,69       -       1            1     5,56
                                                                                                                                  Years Old
                                                                                                                                  51 – 55
 51 – 55 Tahun      -       -           -         -      -       2           2      7,69      1        -            1     5,56
                                                                                                                                  Years Old
 Jumlah             6       8          14   100,00      8       18          26    100,00     10        8           18   100,00 Total



Pendidikan dan Pelatihan                                                    Education and Training

Kompetensi karyawan merupakan kunci bagi kemajuan dan                       Employee competence is the key to the Company’s progress
keunggulan Perseroan dalam menghadapi tantangan dan                         and excellence in facing business challenges and dynamics.
dinamika bisnis. Oleh karena itu, penyelenggaraan program                   Therefore, IIF consistently implements employee education
pendidikan dan pelatihan karyawan senantiasa dilaksanakan                   and training programs at all levels, covering topics tailored
secara berkesinambungan di seluruh level jabatan dengan                     to the latest business needs. This is in line with the increasing
topik-topik program yang disesuaikan dengan kebutuhan                       and diverse tasks and responsibilities of each employee,
bisnis terkini. Hal ini mengingat pelaksanaan tugas dan                     requiring fresh ideas to continue innovating. In addition,
tanggung jawab dari masing-masing karyawan yang kian                        employees’ characteristics, including knowledge, attitudes,
meningkat dan beragam sehingga membutuhkan gagasan-                         and behavior, are continuously developed to further enhance
gagasan segar untuk terus berinovasi. Selain itu, karakteristik             the Company’s performance and productivity. [GRI 3-3]
yang dimiliki karyawan berupa pengetahuan, sikap, termasuk
perilaku juga terus dikembangkan dalam upaya meningkatkan
kinerja serta produktivitas Perseroan. [GRI 3-3]


                                                                                                PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                          2023 Sustainability Report      105
Page 108
                                                                    Mengembangkan SDM Berkualitas
                                                                    Developing High-Quality Human Resources




Program pendidikan dan pelatihan karyawan di IIF dilakukan                          At IIF, employee education and training programs are
melalui berbagai media, baik pelatihan yang dilakukan oleh                          implemented through various means, including training
pihak internal maupun melibatkan praktisi-praktisi eksternal                        by internal parties and involving external practitioners
yang berkompetensi pada bidangnya masing-masing.                                    competent in their respective fields. In terms of objectives,
Sedangkan dari aspek tujuannya, program pendidikan dan                              these programs cover technical, managerial, soft skills, and
pelatihan ini mencakup kompetensi teknis, manajerial,                               leadership skills, especially for team leaders, needed to face
soft skill, dan leadership skill khusus team leader yang                            future business challenges. Moreover, with the increasing
dibutuhkan untuk menghadapi tantangan usaha di masa                                 stakeholders’ interest in ESG, IIF also strives to raise ESG
depan. Selain itu, seiring meningkatnya perhatian dari                              awareness and capabilities among all employees, not just the
pemangku kepentingan mengenai LST, IIF juga berupaya                                S&E team. [GRI 3-3] [GRI FS4]
meningkatkan kesadaran dan kemampuan LST kepada seluruh
karyawan, tidak hanya pada tim S&E. [GRI 3-3] [GRI FS4]

Sepanjang tahun 2023, program pendidikan dan pelatihan                              Throughout 2023, the implemented education and training
yang telah dilaksanakan mencapai 131,64% dari target yang                           programs reached 131.64% of the predetermined target.
ditetapkan. Program tersebut telah melibatkan 141 orang                             A total of 141 employees participated in the aforementioned
karyawan dengan jumlah jam pelatihan mencapai 10.824                                programs with a total 10,824 training hours or 76.76 hours
jam atau 76,76 jam per karyawan. Informasi lebih lengkap                            per employee, as follows:
diuraikan sebagai berikut:

Jam Pelatihan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin dan Tingkat Jabatan [OJK F.22] [GRI 404-1]
Employee Training Hours Based on Gender and Position Level

                                                             Jumlah Jam Pelatihan (Jam)
                                                             Total Training Hours (Hours)

  Keterangan                     2021                                     2022                                      2023                       Description

                   Wanita    Pria    Jumlah                Wanita     Pria      Jumlah                  Wanita   Pria    Jumlah
                                                   %                                         %                                        %
                   Female    Male     Total                Female     Male       Total                  Female   Male     Total
 Pelaksana           1.453   1.852    3.305    50,41        2.102     1.814      3.915      50,47        2.064   1.765     3.829      35,37 Staff
 Manajer Madya       1.210     985    2.195    33,48        1.289     1.185      2.474      31,88        2.602   2.289     4.891      45,18 Middle Manager
 Eksekutif            436      620    1.056    16,11         576        793      1.369      17,65         792    1.313     2.105      19,44 Executive
 Jumlah             3.099    3.457    6.556   100,00        3.966     3.791      7.758 100,00            5.458   5.366   10.824      100.00 Total



Jam Pelatihan Berdasarkan Jenis Pelatihan [GRI 404-2]
Training Hours Based on Type of Training

1. Pelatihan Internal / In-house Training
                                                              Jumlah Jam Pelatihan (Jam)
                                                              Total Training Hours (Hours)

  Keterangan                     2021                                        2022                                       2023                   Description

                   Wanita    Pria    Jumlah                Wanita      Pria     Jumlah                  Wanita   Pria     Jumlah
                                                   %                                          %                                        %
                   Female    Male     Total                Female      Male      Total                  Female   Male      Total
 Pelaksana           409       806   1.215     53,93        1.363       1.195       2.558   51,38        1.121   1.188     2.308      41,97 Staff
                                                                                                                                               Middle
 Manajer Madya       338       366      704    31,25          834        774        1.607   32,28        1.217   1.044     2.260      41,10
                                                                                                                                               Manager
 Eksekutif           136       198      334    14,82          300          51         814   16,34          395     537         932    16,94 Executive
 Jumlah              883     1.370   2.253    100,00        2.496      2.482        4.978 100,00         2.732   2.768     5.500 100,00 Total
                                                                                                                                               Average
 Rata-Rata                                                                                                                                     Training
 Jam Pelatihan      7,61     11,81   20.11             -    21,33      21,21        42,55           -    19,37   19,62     39,00           -
 per Karyawan                                                                                                                                  Hours per
                                                                                                                                               Employee




             PT Indonesia Infrastructure Finance
 106         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 109
2. Pelatihan Umum / Public Training
                                                       Jumlah Jam Pelatihan (Jam)
                                                       Total Training Hours (Hours)

  Keterangan                 2021                                 2022                                 2023                     Description

                 Wanita   Pria    Jumlah             Wanita   Pria    Jumlah              Wanita   Pria    Jumlah
                                             %                                    %                                    %
                 Female   Male     Total             Female   Male     Total              Female   Male     Total
 Pelaksana        1.044   1.046    2.090    48,57      739      619      1.358   48,83      944      577    1.521    28,56 Staff
                                                                                                                               Middle
 Manajer Madya     872     619     1.491    34,65      456      411       867    31,17     1.386   1.245    2.631    49,41
                                                                                                                               Manager
 Eksekutif         300     422       722    16,78      276      279       556    19,99      397      776    1.173    22,03 Executive
 Jumlah           2.216   2.087    4.303 100,00      1.470    1.309      2.780 100,00      2.726   2.598    5.324   100,00 Total
 Rata-Rata                                                                                                                   Average
 Jam Pelatihan    19,10   17,99    35.27         -    8,67    11,19      19,87        -    19,33   18,42    37,75          - Training Hours
 per Karyawan                                                                                                                per Employee




Jam Pelatihan Berdasarkan Tujuan Pelatihan [GRI 404-2]
Training Hours Based on Training Objective

1. Pelatihan Soft Skill / Training on Soft Skills
                                                       Jumlah Jam Pelatihan (Jam)
                                                       Total Training Hours (Hours)

  Keterangan                 2021                                 2022                                 2023                     Description

                 Wanita   Pria    Jumlah             Wanita   Pria    Jumlah              Wanita   Pria    Jumlah
                                             %                                    %                                    %
                 Female   Male     Total             Female   Male     Total              Female   Male     Total
 Pelaksana           0      33       33     10,44     1.363   1.194   2.558      51,38      494      337      830     31,41 Staff
                                                                                                                               Middle
 Manajer Madya     32      122      154     48,73      834      774   1.607      32,28      594      529    1.123     42,50
                                                                                                                               Manager
 Eksekutif         20      109      129     40,82      300      514       814    16,34      309      381      690     26,09 Executive
 Jumlah            52     264       316    100,00    2.496    2.482   4.978 100,00        1.396    1.247    2.643   100,00 Total
                                                                                                                               Average
 Rata-Rata
                                                                                                                               Training
 Jam Pelatihan    0,45    2,28     2,59          -   21,33    21,21   42,55           -    9,90     8,84    18,74          -
                                                                                                                               Hours per
 per Karyawan
                                                                                                                               Employee


2. Pelatihan Technical Skill / Training on Technical Skills
                                                       Jumlah Jam Pelatihan (Jam)
                                                       Total Training Hours (Hours)

  Keterangan                 2021                                 2022                                 2023                     Description

                 Wanita   Pria    Jumlah             Wanita   Pria    Jumlah              Wanita   Pria    Jumlah
                                             %                                    %                                    %
                 Female   Male     Total             Female   Male     Total              Female   Male     Total
 Pelaksana        1.453   1.819   3.272     52.44      739      619   1.358      48,83    1.571    1.428    2.998     36,65 Staff
                                                                                                                               Middle
 Manajer Madya    1.178    863    2.041     32.71      456      411       867    31,17    2.008    1.760    3.768     46,06
                                                                                                                               Manager
 Eksekutif         416     511      927     14.86      276      279       556    19,99      484      929    1.415     17,30 Executive
 Jumlah          3.047    3.193   6.240 100,00       1.470    1.309   2.780 100,00        4.062    4.116    8.181   100,00 Total
                                                                                                                               Average
 Rata-Rata
                                                                                                                               Training
 Jam Pelatihan   26,27    27,53   51,15          -   12,57    11,19   23,76           -   28,80    29,19    58,02          -
                                                                                                                               Hours per
 per Karyawan
                                                                                                                               Employee




                                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                        2023 Sustainability Report       107
Page 110
                                                       Mengembangkan SDM Berkualitas
                                                       Developing High-Quality Human Resources




Penilaian Kinerja                                                  Performance Assessment

Penilaian kinerja menjadi bagian penting dari strategi             Performance assessment is an integral part of the employee
pengelolaan karyawan karena memberikan gambaran                    management strategy as it provides a comprehensive
yang komprehensif mengenai kinerja dan capaian                     overview of employee performance and achievements. This
karyawan sehingga dapat menjadi salah satu acuan dalam             information serves as a reference for evaluating existing
mengevaluasi program yang telah berjalan dan menyusun              programs and preparing development programs for future
program pengembangan di periode-periode mendatang.                 periods. Employee performance assessment is conducted
Penilaian kinerja karyawan Perseroan dilakukan oleh Divisi         by the HR Division through a KPI based assessment module.
SDM melalui program manajemen kinerja yang dikembangkan            Within a one-year timeframe, the HR Division has conducted
menggunakan modul penilaian berbasis KPI. Dalam jangka             1 (one) KPI assessments, covering 100% of employees,
waktu 1 (satu) tahun, Divisi SDM telah melakukan 1 (satu)          including contract employees. [GRI 404-3]
kali penilaian KPI yang diikuti oleh 100% karyawan, termasuk
karyawan kontrak. [GRI 404-3]



Remunerasi dan Kompensasi                                          Remuneration and Compensation

Kami menyadari keterlibatan karyawan merupakan salah               We are keenly aware that employee engagement is one
satu penentu keberhasilan pencapaian tujuan Perseroan.             of the main factors determining the achievement of
Dalam rangka menguatkan keterlibatan karyawan serta rasa           the Company’s objectives. In order to bolster employee
kepemilikan karyawan terhadap Perseroan, IIF memberikan            engagement and their sense of ownership in the company,
remunerasi dan kompensasi yang menarik bagi karyawan.              IIF provides attractive remuneration and compensation
Langkah ini juga merupakan bagian dari penghargaan,                packages. This initiative is also a form of acknowledgment,
apresiasi, dan imbalan bagi karyawan atas kontribusi,              appreciation, and reward for employees’ contributions,
prestasi, dan keberhasilannya dalam melaksanakan tugas             achievements, and success in carrying out their duties and
serta tanggung jawab secara optimal.                               responsibilities optimally.

Dalam hal remunerasi, kami memberikan paket remunerasi             Regarding remuneration, we offer a remuneration package
bagi seluruh insan IIF yang disusun sedemikian rupa                for all IIF personnel structured based on market benchmarks,
berdasarkan tolok ukur pasar, serta ditinjau dan disesuaikan       periodically reviewed and adjusted without involving
secara berkala tanpa melibatkan konsultan remunerasi,              remuneration consultants, stakeholders, or other third
pemangku kepentingan, dan pihak ketiga lainnya. Kami               parties. We believe that the current remuneration policy
meyakini kebijakan remunerasi yang telah berjalan saat ini         is competitive, implemented fairly, well-structured, and
telah mencapai level yang kompetitif dan diimplementasikan         in accordance with applicable regulations. We expect our
secara adil, terstruktur, dan sesuai dengan ketentuan              remuneration policy to strengthen the Company’s position
perundang-undangan yang berlaku. Hal ini diharapkan                as a preferred choice for both external talents and existing
dapat memberikan kontribusi positif bagi Perseroan sebagai         employees.
perusahaan pilihan, baik untuk talenta eksternal maupun
karyawan yang telah bergabung.

Dalam hal kompensasi, kami telah memberikan paket                  In terms of compensation, we have provided a competitive
kompensasi yang kompetitif di industri sejenis, sehingga dapat     compensation package in the industry to attract the best
menarik talenta terbaik dari pasar. Paket kompensasi yang          talents in the market. The compensation package includes
diberikan meliputi gaji pokok yang dibayarkan kepada karyawan      the basic salary paid to employees at the end of each month
setiap akhir bulan sesuai dengan ketentuan Upah Minimum            in accordance with provisions of the Provincial Minimum
Provinsi (“UMP”), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial               Wage (“UMP”), Social Security Administrator (“BPJS”), health
(“BPJS”), asuransi kesehatan, manfaat yang terkait dengan          insurance, position-related benefits, Holiday Allowance
jabatan, Tunjangan Hari Raya (“THR”), dan bonus prestasi.          (“THR”), and performance bonuses.


                                    Standar gaji yang diberikan Perseroan juga sudah memenuhi UMP DKI Jakarta di mana
                                    imbalan jasa karyawan tetap golongan terendah lebih tinggi 138% dari UMP. UMP DKI
                                    Jakarta pada tahun 2023 adalah sebesar Rp4.901.798,00 [OJK F.20]
                                    The Company’s salary standard has complied with the Jakarta Provincial Minimum Wage
                                    (UMP DKI Jakarta), where the fixed employee remuneration for the lowest grade is 138%
                                    higher than the UMP. The UMP DKI Jakarta in 2023 was set at Rp4,901,798.00. [OJK F.20]



          PT Indonesia Infrastructure Finance
 108      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 111
Program Kesejahteraan untuk Seluruh Karyawan (Tetap dan Kontrak)
Welfare Program for All Employees (Permanent and Contract)


                Gaji dan Bonus Kinerja
                Salary and Performance Bonus

                Besaran gaji dan bonus kinerja yang diterima karyawan berdasarkan pada tingkat atau pangkat masing-masing karyawan,
                ditambah dengan prestasi yang telah dicapai serta kontribusi yang telah diberikan kepada Perseroan.
                Employees receive salary and performance bonuses whose amount is based on their respective levels or ranks; plus, the
                achievements and contributions they have respectively made to the Company.




                Fasilitas dan Tunjangan
                Facilities and Allowances

                • BPJS Ketenagakerjaan;
                • BPJS Kesehatan;
                • THR yang diberikan setahun sekali sesuai dengan peraturan yang berlaku;
                • Penggantian biaya pengobatan rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit, serta bersalin untuk karyawan dan anggota
                  keluarganya;
                • Tunjangan komunikasi dan transportasi;
                • Tunjangan keanggotaan olahraga; serta
                • Dana pensiun karyawan

                • Employment Social Security Administration Agency (BPJS);
                • Health Social Security Administration (BPJS);
                • Holiday allowance which is given once a year in accordance with applicable regulations;
                • Reimbursement for medical expenses for outpatient and inpatient in hospital, as well as maternity for employees and their
                  family members;
                • Communication and Transportation Allowance;
                • Sports membership; and
                • Employee pension fund.




Cuti Memiliki Anak                                                     Maternity Leave

Kami menghormati hak reproduksi karyawan, baik bagi                    We respect the reproductive rights of our employees, both
karyawan wanita yang hamil dan hendak melahirkan maupun                for pregnant women who are expecting and those male
karyawan pria yang mendampingi pasangannya dalam masa                  employees supporting their partners during childbirth.
persalinan. Sesuai dengan UU No. 13 tahun 2003 tentang                 In accordance with Law No. 13/2003 on Manpower that
Ketenagakerjaan mengenai hak pekerja/buruh untuk                       stipulates the rights of workers to take maternity leave and
menggunakan hak waktu istirahat hamil dan melahirkan                   the rights to receive full wages during that time, IIF provides
serta hak untuk mendapatkan upah penuh selama waktu                    maternity leave for female employees and paternity leave for
tersebut, IIF memberikan fasilitas cuti melahirkan untuk               male employees whose wives give birth. Throughout 2023,
karyawan wanita (maternity leave) dan cuti memiliki anak               there were 1 (one) female employees who took maternity
untuk pria bagi istrinya yang melahirkan (paternity leave).            leave and 1 (one) male employees who took paternity leave,
Sepanjang tahun 2023, terdapat 1 (satu) karyawan wanita                and 100% of whom returned to work. This demonstrates IIF’s
yang telah mengambil cuti melahirkan dan 1 (satu) karyawan             commitment to being a workplace that supports the rights of
pria yang mengambil paternity leave. Dari jumlah tersebut,             its employees.
100% dari karyawan kembali bekerja seperti sebelumnya. Hal
ini membuktikan komitmen IIF untuk menjadi tempat bekerja
yang mendukung hak-hak para karyawan.




                                                                                            PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                      2023 Sustainability Report   109
Page 112
                                                                       Mengembangkan SDM Berkualitas
                                                                       Developing High-Quality Human Resources




                                                  2021                           2022                           2023
            Keterangan                 Wanita     Pria     Jumlah Wanita         Pria     Jumlah Wanita         Pria     Jumlah               Description
                                       Female     Male      Total Female         Male      Total Female         Male      Total

 Jumlah karyawan yang
                                                                                                                                   Number of employees taking
 mengambil cuti melahirkan dan                4        2         6          3         6         9          1         1         2
                                                                                                                                   maternity and parental leave
 cuti memiliki anak

                                                                                                                                   Number of employees
 Jumlah karyawan yang kembali
                                                                                                                                   returning to work after
 bekerja setelah cuti melahirkan              4        2         6          3         6         9          1         1         2
                                                                                                                                   maternity leave
 dan cuti memiliki anak
                                                                                                                                   and parental leave

 Jumlah karyawan yang kembali                                                                                                      Number of employees who
 bekerja setelah cuti melahirkan                                                                                                   returned to work after
 dan cuti memiliki anak,                      6        1         7          2         6         8          1         1         2   maternity leave and parental
 yang masih bekerja 12 bulan                                                                                                       leave, and continue working
 setelahnya*                                                                                                                       over the following 12*

 Tingkat pekerja kembali
                                       100,00 100,00 100,00           100,00    100,00 100,00        100,00 100,00 100,00          Return to work rate (%)
 bekerja (%)

 Tingkat retensi (%)                   150,00     50,00 116,67         66,66    100,00     88,89     100,00 100,00 100,00          Retention rate (%)

Catatan / Note:
• Dihitung dari data cuti melahirkan dan memiliki anak di tahun buku sebelumnya. / Calculated based on maternity and parental leave data from the previous fiscal year.




Perjanjian Perundingan Kolektif [GRI 2-30]                                              Collective Bargaining Agreement [GRI 2-30]

Hubungan industrial yang harmonis antara manajemen dan                                  Harmonious industrial relations between the management
seluruh karyawan merupakan hal yang sangat penting dalam                                and all employees are crucial in building a supportive work
membangun lingkungan kerja yang kondusif, yang pada                                     environment, ultimately enhancing employee performance.
akhirnya dapat meningkatkan kinerja karyawan. Oleh karena                               Therefore, IIF consistently strives to foster harmonious
itu, IIF senantiasa berupaya untuk membina hubungan                                     working relationships and effectively manage any emerging
kerja yang harmonis dan mengelola setiap isu yang muncul                                issues to mitigate the risk of disputes and conflicts. In this
dengan baik dalam rangka menghindari risiko perselisihan                                regard, we have established a Collective Labor Agreement
dan konflik. Terkait dengan hal ini, kami telah menetapkan                              (“CLA”) that encompasses the rights, obligations, and
Perjanjian Kerja Bersama (“PKB”) yang memuat hak,                                       work regulations applicable to both the Company and its
kewajiban, serta peraturan kerja yang mengingat Perseroan                               employees. This agreement is binding and applicable to all
maupun karyawan. PKB ini berlaku dan mengingat bagi                                     personnel, whether permanent or contract employees.
seluruh karyawan Perseroan, baik karyawan tetap maupun
karyawan kontrak.




             PT Indonesia Infrastructure Finance
  110        Laporan Keberlanjutan 2023
Page 113
Lingkungan Bekerja
yang Aman dan Kondusif                                              [OJK F.21]

Safe and Conducive Working Environment

Kami berkomitmen untuk menyediakan lingkungan kerja            We are committed to providing a healthy, safe, and
yang sehat, aman, dan kondusif bagi setiap karyawan,           conducive     working environment for every employee,
termasuk klien atau tamu yang berada dalam lokasi              including clients or guests present at IIF’s operational
operasional IIF. Komitmen ini merupakan upaya kami             locations. This commitment is part of our effort to instill a
dalam memberikan perasaan aman bagi karyawan dalam             sense of security in employees, enabling them to perform
bekerja sehingga karyawan tersebut mampu menunjukkan           at their best and ultimately enhancing their productivity.
kinerja terbaiknya, yang pada akhirnya akan meningkatkan       Therefore, we ensure that the OHS facilities provided by
produktivitas karyawan tersebut. Oleh karena itu, kami         the building management, such as first aid kits, Portable
memastikan sarana dan prasarana K3 yang disediakan oleh        Fire Extinguishers (“PFE”), hydrants, sprinklers, and others,
pengelola gedung, seperti P3K, Alat Pemadam Api Ringan         are always in good condition and functioning properly.
(“APAR”), hydrant, sprinkler, dan lainnya, senantiasa dalam    [GRI 3-3] [GRI 403-2] [GRI 403-6]
keadaan baik dan dapat berfungsi dengan semestinya.
[GRI 3-3] [GRI 403-2] [GRI 403-6]


Sepanjang tahun 2023, kami telah mengidentifikasi tidak        Throughout 2023, we identified zero job types with a high
terdapat jenis pekerjaan yang memiliki tingkat risiko          health risk, and there were no work accidents resulting in
kesehatan yang tinggi dan tidak terdapat kecelakaan kerja      fatalities or work-related illnesses at IIF. We also provided
yang mengakibatkan fatalitas maupun penyakit akibat kerja di   health facilities for both permanent and contract employees
IIF. Kami juga memberikan fasilitas kesehatan bagi karyawan    in the form of BPJS Kesehatan and other third-party health
tetap maupun kontrak berupa BPJS Kesehatan dan asuransi        insurance. [GRI 403-9] [GRI 403-10]
kesehatan pihak ketiga lainnya. [GRI 403-9] [GRI 403-10]




Mekanisme Pengaduan Ketenagakerjaan
Employment Grievance Mechanism

Beberapa masalah ketenagakerjaan mungkin saja terjadi di       Some employment issues may occur among employees, so
kalangan karyawan, namun Perseroan akan bertindak cepat        that the Company will respond quickly and appropriately.
dan tepat dalam menangani masalah tersebut. Secara             Openly, the Company provides a forum for employees
terbuka, Perseroan memberi wadah bagi karyawan untuk           to report through a complaint facility mechanism in the
melaporkan melalui mekanisme sarana pengaduan pada             Performance Appraisal assessment system. This system
sistem penilaian Performance Appraisal. Sistem ini mencakup    includes direct coaching and a whistleblowing mechanism
direct coaching dan mekanisme whistleblowing yang telah        governed by Company Regulations.
diatur dalam Peraturan Perusahaan.

Untuk melaporkan masalah intimidasi, diskriminasi,             To report cases from intimidation, discrimination, and
pelecehan, hingga dugaan penipuan/perbuatan melanggar          harassment to allegations of fraud/unlawful acts, the
hukum, Perseroan menyediakan jalur bagi karyawan lewat         Company provides a channel for employees through a
mekanisme whistleblowing. Selain itu, Perseroan melalui        whistleblowing mechanism. In addition, the Company,
manajemen terkait juga rutin mengadakan pertemuan              through related management, also routinely holds meetings
dengan karyawan untuk membahas strategi atau solusi dari       with employees to discuss strategies or solutions to existing
masalah-masalah yang ada secara top-down setiap 4 (empat)      problems on a top-down basis every 4 (four) months. Over
bulan sekali. Dari berbagai media pengaduan tersebut, dalam    the past 3 (three) years, IIF has not received any significant
kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir, IIF tidak menerima        and material employment grievances from various grievance
pengaduan terkait ketenagakerjaan yang bersifat signifikan     channels.
dan material.


                                                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                            2023 Sustainability Report   111
Page 114
            Menciptakan Manfaat
            bagi Masyarakat
            Creating Benefits for the Community




            “Kesinambungan usaha sangat bergantung pada terciptanya hubungan yang saling
            menguntungkan antara seluruh pemangku kepentingan, baik internal maupun eksternal,
            termasuk masyarakat sekitar di lokasi operasional proyek yang dibiayai. Meskipun sifat
            bisnis IIF tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat sekitar tersebut, namun kami
            berkomitmen untuk berperan serta dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan
            guna meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat melalui penerapan Prinsip S&E yang
            mendorong upaya-upaya pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.”

            “Our business continuity heavily relies on the establishment of mutually beneficial relationships with
            all stakeholders, both internal and external, including the communities around the funded projects’
            operational locations. Even though IIF’s business nature does not have direct interaction with these
            local communities, we are committed to contributing to sustainable infrastructure development to
            enhance the quality of life for those communities. This commitment is driven by the implementation
            of S&E Principles that encourage community development and empowerment efforts.”




      PT Indonesia Infrastructure Finance
112   Laporan Keberlanjutan 2023
Page 115
Manfaat Positif untuk Masyarakat
Positive Benefits to the Community


Kegiatan operasional IIF dalam industri pembiayaan tidak                IIF’s operations in the financing industry do not directly
secara langsung memberikan dampak negatif terhadap                      impose adverse impacts on the community. However, we
masyarakat. Namun demikian, kami memahami bahwa setiap                  understand that each infrastructure project funded by IIF
kegiatan proyek infrastruktur yang IIF biayai berpotensi                has the potential to create social impacts on the surrounding
memberikan dampak sosial kepada masyarakat di sekitar                   communities. Therefore, we bear the responsibility for
lokasi proyek. Oleh karena itu, kami memiliki tanggung                  managing these impacts, ensuring that development
jawab atas pengelolaan dampak tersebut sehingga IIF turut               and empowerment efforts for the local community are
memastikan upaya pengembangan dan pemberdayaan                          implemented according to the plans and needs of the people.
masyarakat telah dilaksanakan sesuai dengan rencana dan                 [GRI 3-3]
kebutuhan masyarakat setempat. [GRI 3-3]

Melalui penerapan Prinsip S&E, IIF memastikan setiap proyek             Through the application of S&E Principles, IIF ensures that
infrastruktur yang dibiayai mampu memberikan kehidupan                  every financed infrastructure project is able to provide a
yang lebih baik bagi masyarakat setempat, tidak hanya                   better life for the local community, not only during the
selama proyek pembangunan tersebut berjalan tetapi juga                 construction phase but also after the completion and
setelah proyek tersebut selesai dan beroperasional. Selain              operation of the project. In addition, we ensure that our
itu, hubungan yang harmonis dengan pemangku kepentingan                 relationship with local stakeholders remains amicable.
setempat juga dipastikan tetap terjaga dengan baik.

   Penerapan Prinsip S&E IIF bertujuan untuk memastikan pengelolaan aspek sosial di setiap proyek infrastruktur yang dibiayai dapat
                            berjalan optimal, termasuk namun tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
  The implementation of IIF’s S&E Principles aims to ensure the optimal management of social aspects in every financed infrastructure
                                           project, including but not limited to the following:


                                                                             Mendorong penyediaan sarana pelibatan pemangku kepentingan.
                                                                             Encouraging the provision of stakeholder engagement facilities.
  Memastikan keluhan dari masyarakat terdampak proyek (project
  affected people/”PAP”) dan komunikasi eksternal dengan pemangku
  kepentingan terkait ditanggapi dan dikelola dengan tepat.
  Ensuring that complaints from project affected people (“PAP”) and
  external communications with relevant stakeholders are responded to
  and managed appropriately.                                                 Menghindari atau meminimalkan risiko dan dampak negatif terhadap
                                                                             kesehatan, keselamatan, dan keamanan masyarakat yang terdampak
                                                                             proyek.
                                                                             Avoiding or minimizing negative risks and impacts on the health,
                                                                             safety, and security of project-affected communities.

  Menghindari penggusuran atau pemukiman kembali secara paksa.
  Avoiding forced evictions or involuntary resettlement.

                                                                             Mengantisipasi dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi dari
                                                                             proses pembebasan lahan.
                                                                             Anticipating and minimizing the social and economic impacts of the
                                                                             land acquisition process.
  Meningkatkan atau memulihkan penghidupan dan standar hidup
  masyarakat tergusur.
  Improving or restoring the welfare and livelihood of relocated
  communities.
                                                                             Menghindari atau meminimalkan dampak negatif proyek terhadap
                                                                             masyarakat adat.
                                                                             Avoiding or minimizing the project’s negative impacts on indigenous
  Memastikan proses pembangunan menghormati hak asasi manusia,               peoples.
  martabat, aspirasi, budaya, dan penghidupan berbasis sumber daya
  alam dari masyarakat adat.
  Ensuring that the development process fosters respect for the human
  rights, dignity, aspirations, culture, and natural resource-based          Menghormati dan melestarikan budaya, pengetahuan, dan praktik-
  livelihoods of indigenous peoples.                                         praktik yang dimiliki masyarakat adat serta membangun dan menjaga
                                                                             hubungan yang berkelanjutan dengan masyarakat adat selama siklus
                                                                             berjalan.
                                                                             Respecting and preserving the , knowledge, and practices of
                                                                             indigenous peoples and building while maintaining sustainable
  Melindungi dan melestarikan warisan budaya dari dampak negatif             relationships with indigenous peoples throughout the cycle.
  kegiatan proyek.
  Protecting and preserving cultural heritage from the negative
  impacts of project activities.



                                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                        2023 Sustainability Report              113
Page 116
                                                                                     Menciptakan Manfaat bagi Masyarakat
                                                                                     Creating Benefits for the Community




Dampak Kegiatan Operasional                                           terhadap             Impact of Operations on the Community
Masyarakat [OJK F.23] [GRI 413-2]                                                          [OJK F.23] [GRI 413-2]


IIF turut bertanggung jawab untuk memastikan pengelolaan                                   IIF also takes responsibility to ensure the optimal
dampak sosial yang ditimbulkan dari proyek-proyek yang                                     management of social impacts arising from financed
dibiayai berjalan optimal sehingga dapat mendukung                                         projects to support the development of the local community.
pengembangan masyarakat setempat. Terkait dengan hal                                       In this regard, we conduct a thorough assessment to
ini, kami melakukan proses uji tuntas untuk mengidentifikasi                               identify the social impacts of the project and ensure that
dampak sosial dari proyek dan memastikan bahwa proyek                                      the project can implement the 8 (eight) S&E Principles.
mampu menerapkan 8 (delapan) Prinsip S&E. Dengan                                           By embodying internationally best-standardized S&E
mewujudkan Prinsip S&E yang berstandar internasional                                       Principles and implementing good governance, we expect
terbaik dan menerapkan tata kelola yang baik, diharapkan                                   to help develop sustainable infrastructure projects that not
dapat tercapainya proyek-proyek infrastruktur berkelanjutan                                only focus on physical infrastructure development but also
yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur                                      the improvement of the quality of life for the community
fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat                                  and the protection of the environment around the project
dan melindungi lingkungan di sekitar area proyek. Dengan                                   area. In other words, bringing projects and the surrounding
kata lain, menghidupkan proyek dan masyarakat sekitarnya                                   community into a more harmonious existence.
menjadi lebih harmonis.



Dampak Ekonomi Tidak Langsung [GRI 203-1]                                                  Indirect Economic Impacts [GRI 203-1]

IIF memiliki kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi                                       IIF contributes to economic growth and the development of
dan pengembangan masyarakat sekitar wilayah operasional                                    the communities around the operational areas of financed
proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai. Efek ganda dari                                 infrastructure projects. The dual impact of this infrastructure
pembiayaan infrastruktur tersebut meliputi pembangunan                                     financing includes the construction of connecting roads
jalan penghubung di sekitar lokasi proyek yang mempermudah                                 around the project location, facilitating transportation for
transportasi warga lokal, pembangunan sistem air bersih yang                               local residents, the establishment of a clean water system
juga bisa dirasakan oleh warga sekitar, fasilitas kesehatan                                that is also accessible to nearby residents, healthcare
yang tentunya juga melayani semua pihak di lokasi proyek,                                  facilities that serve everyone in the project location, and the
dan penciptaan lapangan kerja di sekitar lokasi proyek.                                    creation of job opportunities in the vicinity of the project site.



                                                                                                   Pembangunan Jalan Tol
                                                                                                   Toll Road construction

                                                                                                IIF berkontribusi dalam 7 (tujuh) proyek pembangunan jalan tol dengan
                                                                                                total panjang mencapai 145,74 kilometer yang dibiayai secara aktif sampai
                                                                                                dengan akhir tahun 2023. Proyek pembangunan jalan tol ini bertujuan untuk
                                                                                                meningkatkan mobilitas barang dan jasa serta mempercepat pertumbuhan
                                                                                                ekonomi di wilayah tersebut.
                                                                                                As of end of 2023, IIF actively financed 7 (seven) toll road construction projects
                                                                                                with a total length of 145.74 kilometers. The purpose of these toll road
                                                                                                construction projects is to enhance the mobility of goods and services and
   Pembangunan Bandara dan Pelabuhan                                                            accelerate economic growth in the region.
   Airport and Seaport Development

IIF berkontribusi dalam 4 (empat) proyek pembangunan bandara dan
1 (satu) proyek pembangunan pelabuhan yang dibiayai secara aktif sampai
dengan akhir tahun 2023. Kedua jenis pembiayaan infrastruktur tersebut
diharapkan dapat memperlancar transportasi antar pulau atau antar negara,
membantu meningkatkan perekonomian Indonesia, meratakan pertumbuhan
ekonomi, mengurangi kesenjangan ekonomi antar pulau, dan pada gilirannya
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
                                                                                                   Pengembangan Sarana Penyediaan
                                                                                                   Air Minum
As of end of 2023, IIF actively financed 4 (four) airport development projects and
1 (one) port development projects. Both types of infrastructure financing                          Development of Drinking Water
are expected to facilitate transportation between islands or countries, help                       Supply Facilities
boost the Indonesian economy, equalize economic growth, reduce economic
disparities between islands, and ultimately improve the welfare of the
community.                                                                                      IIF berkontribusi dalam 9 (sembilan) proyek pengembangan SPAM dengan total
                                                                                                kapasitas sekitar 21.975 liter/detik yang dibiayai secara aktif sampai dengan
                                                                                                akhir tahun 2023. Proyek ini diperkirakan akan memasok air minum ke 1.339.545
                                                                                                rumah tangga. Ketersediaan sumber air bersih yang cukup dan aman sangat
                                                                                                penting untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat.
                                                                                                As of end of 2023, IIF actively financed 9 (nine) SPAM projects with a total
                                                                                                capacity of around 21,975 liters per second. Those projects were expected to
                                                                                                supply drinking water to 1,339,545 households. The availability of adequate
                                                                                                and safe clean water is crucial to improving the quality of life and public health.




               PT Indonesia Infrastructure Finance
 114           Laporan Keberlanjutan 2023
Page 117
   Pengembangan Pembangkit Listrik
   dari Energi Terbarukan
   Development of Power Generation
   from Renewable Energy

IIF berkontribusi dalam 17 (tujuh belas) proyek pengembangan energi
terbarukan dengan total kapasitas output sekitar 686 MW yang dibiayai secara
aktif sampai dengan akhir tahun 2023. Dari total proyek-proyek tersebut, lebih
dari setengahnya akan menjadi PLTMH atau PLTA. Ketersediaan tenaga listrik
memegang peranan penting dalam pembangunan daerah untuk menunjang
kelancaran kehidupan dan perekonomian daerah.
As of end of 2023, IIF actively financed 17 (seventeen) renewable energy
development projects with a total output capacity of 686 MW. More than half
of these projects are Solar Power Plants or Hydropower Plants. Electricity plays                  Pengembangan Sarana Telekomunikasi
a crucial role in regional development to support the improvement of both the                     Telecommunication Facilities Development
quality of life and the local economy.

                                                                                               IIF berkontribusi dalam 11 (sebelas) proyek pengembangan sarana
                                                                                               telekomunikasi yang dibiayai secara aktif sampai dengan akhir tahun 2023. IIF
                                                                                               telah mendukung sektor ini di berbagai segmen, seperti backbone serat optik
                                                                                               (Palapa Ring), penyedia layanan internet, penyedia menara telekomunikasi,
                                                                                               operator telekomunikasi, dan pusat data. Berkat traffic data dan koneksi
                                                                                               jaringan internet yang memadai, hal ini dapat mendukung proses belajar
                                                                                               mengajar siswa dan memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitas
                                                                                               ekonominya.
                                                                                               As of end of 2023, IIF actively financed 11 (eleven) telecommunication
                                                                                               infrastructure development projects. IIF has supported this sector in various
                                                                                               segments, such as fiber optic backbone (Palapa Ring), internet service providers,
                                                                                               telecommunication tower providers, telecommunication operators, and data
                                                                                               centers. Thanks to adequate data traffic and internet network connections, IIF’s
                                                                                               contribution is able to support the learning process of students and facilitate
                                                                                               the community in conducting economic activities.




Pasokan Air ke Masyarakat
Water Supply to Communities

                                                  Jumlah Kapasitas
                                                                                         Jumlah Pengguna (Rumah Tangga)
                                                   Total Capacity
           Wilayah                                                                           Total Users (Household)                                      Area
                                                        (m3)
                                        2021              2022*               2023         2021            2022*               2023
 Jawa Timur                               5.000             5.000              5.000      500.000          500.000            500.000        East Java
 Lampung                                    825                825                 825      60.000           60.000             60.000       Lampung
 Banten                                   4.750             4.750              4.750      262.768          262.768            262.768        Banten
 DKI Jakarta                            10.200             10.200            10.200       435.777          435.777            435.777        DKI Jakarta
 Riau                                       750                750             1.200        61.000           61.000             81.000       Riau
 Jumlah                                 21.525            21.525             21.975      1.319.545      1.319.545          1.339.545         Total

*) Data disajikan kembali. / Restated data.




Inisiatif Pemberdayaan Masyarakat                                                        Community Empowerment Initiatives
Tahun 2023 [OJK F.25] [GRI 413-1]                                                        in 2023 [OJK F.25] [GRI 413-1]

Inisiatif pemberdayaan masyarakat merupakan kegiatan CSR                                 The community empowerment initiative is a CSR activity
yang diinisiasi oleh IIF secara mandiri maupun melalui kerja                             initiated by IIF independently or through collaboration
sama dengan lembaga lainnya. Inisiatif ini telah melibatkan                              with other institutions. This initiative has involved and
dan memberdayakan sejumlah masyarakat dengan program-                                    empowered several communities with programs focusing
program yang berfokus pada keberlangsungan hidup                                         on the sustainability of community life to ensure direct and
masyarakat agar dapat dirasakan langsung manfaatnya.                                     immediate impacts.




                                                                                                                  PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                                            2023 Sustainability Report                 115
Page 118
                                                                      Menciptakan Manfaat bagi Masyarakat
                                                                      Creating Benefits for the Community




Sepanjang tahun 2023, IIF telah merealisasikan 3 (tiga)                       Throughout 2023, IIF implemented 3 (three) program with
program dengan total biaya mencapai Rp483,68 juta,                            a total expense of Rp483.68 million, went down by 2.43%
menurun 2,43% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar                           compared to Rp495.74 million in the previous year. The
Rp495,74 juta. Program-program tersebut diuraikan sebagai                     programs were as follows:
berikut:
1. Program pengelolaan sampah WE CARE bersama dengan                          1. The WE CARE waste management program in
    Sinergi SMV;                                                                 collaboration with SMV Synergy;
2. Pemberian hewan qurban melalui kolaborasi dengan                           2. Provision of sacrificial animals through collaboration with
    Kementerian Keuangan Republik Indonesia; serta                               the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia; and
3. Penanaman 1.500 bibit pohon di daerah Dolok Sanggul,                       3. Planting 1,500 tree seedlings in the Dolok Sanggul area,
    Sumatra Utara berdekatan dengan lokasi proyek mini                           North Sumatra, near the mini-hydro project site financed
    hidro yang dibiayai oleh IIF.                                                by IIF.




    Sinergi SMV: Program Pengelolaan Sampah
    SMV Synergy: Waste Management Program

    Di tengah pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang cepat, masalah sampah menjadi salah satu perhatian utama yang memerlukan sinergi
    kuat antara berbagai pihak untuk menciptakan solusi yang inovatif. Oleh karena itu, sinergi SMV yang terdiri dari berbagai perusahaan dan
    lembaga yang berkomitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, telah meluncurkan program pengelolaan sampah organik di
    Yogyakarta yang dinamai dengan WE CARE (Waste Management for Circular Economy).
    WE CARE bukan hanya sekadar program pengelolaan sampah biasa. Ini adalah inisiatif holistik yang bertujuan untuk mengurangi sampah
    organik dan anorganik serta mengintegrasikan nilai tambah dari limbah yang dihasilkan. Melalui berbagai inisiatif yang diterapkan, seperti
    pengolahan kompos, daur ulang, dan pembuatan produk-produk baru dari limbah, program ini bertujuan untuk menciptakan ekonomi sirkuler
    yang berkelanjutan. Salah satu keunggulan dari Program WE CARE adalah pendekatannya yang partisipatif. Selain melibatkan pemerintah dan
    lembaga terkait, program ini juga mengajak masyarakat setempat untuk berperan aktif dalam pengelolaan sampah. Dengan melibatkan semua
    pihak, program ini tidak hanya menciptakan solusi yang lebih efektif, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.
    Amid rapid population growth and urbanization, waste management has become a major concern that requires strong collaboration among
    various stakeholders to create innovative solutions. Therefore, SMV synergy that consisted of diverse companies and institutions committed to
    supporting sustainable development had launched an organic waste management program in Yogyakarta named WE CARE (Waste Management
    for Circular Economy).
    WE CARE is not a mere waste management program. It is a holistic initiative aimed at reducing both organic and inorganic waste while
    integrating added value from the generated waste. Through various implemented initiatives, such as composting, recycling, and creating new
    products from waste, the program strives to establish a sustainable circular economy. One of the strengths of the WE CARE Program is its
    participatory approach. In addition to involving the government and relevant institutions, the program also encourages local communities to
    actively participate in waste management. By engaging all stakeholders, the program not only creates more effective solutions but also raises
    awareness of the importance of environmental preservation.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 116      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 119
Mekanisme Penanganan Pengaduan [OJK F.24]                        Grievance Management Mechanism [OJK F.24]

Peningkatan kualitas pengelolaan dampak sosial dari              IIF improves the quality of social impact management of
proyek-proyek infrastruktur yang dibiayai IIF salah satunya      its financed infrastructure projects, in part, through the
direalisasikan melalui penyediaan fasilitas pengaduan            provision of grievance mechanism if disruptions are perceived
apabila dinilai adanya gangguan yang ditimbulkan dari            to affect the local community’s life. In this regard, IIF has
proyek tersebut terhadap kehidupan masyarakat setempat.          established GRM as a platform for stakeholders to directly file
Terkait dengan hal ini, IIF telah memiliki GRM yang menjadi      complaints to IIF.
media bagi pemangku kepentingan untuk menyampaikan
pengaduan langsung kepada IIF.

GRM dapat diakses melalui situs web IIF dan seluruh              The GRM can be accessed through IIF’s website, and all
pengaduan yang diterima akan dicatat dan diperbarui secara       received grievances are recorded and periodically updated.
berkala. Mekanisme penanganan pengaduan IIF meliputi:            IIF’s grievance management mechanism is as follows:
1. Menerima dan mencatat pengaduan;                              1. Receiving and recording grievances;
2. Menanggapi pengaduan dalam waktu 2x24 jam dengan              2. Responding to grievances within 2x24 hours by confirming
    menyatakan bahwa pengaduan telah diterima dan sedang             receipt and ongoing follow-up by the team;
    ditindaklanjuti oleh tim;
3. Penyelesaian proses peninjauan dan validasi pengaduan         3. Resolving the review and validation process within 14
    dalam waktu 14 hari;                                            days;
4. Setelah pengaduan dikonfirmasi, harus diselesaikan dalam      4. Confirming resolution within 30 days after confirmation,
    waktu 30 hari, baik secara langsung atau dengan meneruskan      either directly or by forwarding the grievance to the
    pengaduan tersebut ke pihak yang bertanggung jawab,             responsible party for resolution;
    untuk menyelesaikan pengaduan tersebut;
5. Mengawasi proses penyelesaian pengaduan; serta                5. Monitoring the grievance resolution process; and
6. Menutup pengaduan jika dinyatakan telah selesai dan           6. Closing the grievance when deemed completed and
    menyiapkan memorandum kesepakatan antara pihak                  preparing a memorandum of understanding between the
    pengadu dan juga IIF.                                           dissatisfied party and IIF.

Setiap tahun, dokumen pengaduan dilaporkan sebagai bagian        Each year, grievances and their resolution status are disclosed
dari Laporan Tahunan Kinerja Sosial dan Lingkungan IIF dan       as part of IIF’s Social and Environmental Performance Annual
diberikan status penyelesaiannya.                                Report

Selain itu, IIF juga menerapkan hal yang sama untuk              Furthermore, IIF applies the same approach to all financed
seluruh proyek yang dibiayai. Proyek harus memiliki              projects. Projects must have a similar grievance management
mekanisme penanganan yang serupa, menangkap seluruh              mechanism to capture all types of received grievances and
jenis aduan yang diterima, dan tindakan yang diambil untuk       actions taken to resolve them. Projects must then report
menyelesaikannya. Proyek kemudian harus dapat melaporkan         these grievances to IIF on an annual basis. This mechanism
hasil pencatatan tersebut kepada IIF setiap tahun. Mekanisme     ensures that projects can maintain good relationships with
ini memastikan bahwa proyek dapat menjaga hubungan baik          all stakeholders, especially with the communities affected by
dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama dengan             the project, throughout all project phases.
masyarakat sekitar yang terkena dampak proyek, pada
seluruh tahapan pengerjaan proyek.

Sampai dengan akhir tahun 2023, tidak ada pengaduan yang         As of end of 2023, the Company did not receive any
diterima Perseroan dan ditujukan kepada proyek yang dibiayai     grievances directed to projects financed by IIF. Following the
IIF. Sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan, kami         established mechanism, we addressed these grievances by
menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan mengkomunikasikan      communicating them to the project owners and ensuring that
aduan kepada pemilik proyek dan memastikan bahwa aduan           the grievances were resolved through the project-level GRM.
diselesaikan dengan GRM di level proyek tersebut.

Selain kanal aduan di atas, IIF juga memiliki kanal aduan        In addition, IIF also has an additional corporate-level
tambahan di level korporasi untuk aduan-aduan yang               grievance channel for grievances directed to the Company.
ditujukan kepada Perseroan. Aduan-aduan ini secara periodik      These grievances are periodically reported to the OJK. As of
akan dilaporkan kepada OJK. Sampai dengan akhir tahun            end of 2023, IIF did not receive any grievances through the
2023, terdapat nihil pengaduan yang diterima IIF melalui         corporate-level grievance channel.
kanal aduan di level korporasi.


                                                                                    PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                              2023 Sustainability Report   117
Page 120
Daftar Pengungkapan sesuai
POJK No. 51/POJK.03/2017                                                         [OJK G.4]

List of Disclosure based Pursuant to POJK No. 51/POJK.03/2017


   No. Indeks                                                    Nama Indeks                                               Halaman
 Index Number                                                    Index Name                                                 Page
Strategi Keberlanjutan
Sustainability Strategy
                      Penjelasan Strategi Keberlanjutan
       A.1                                                                                                                     10
                      Explanation on Sustainability Strategies
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
Overview of Sustainability Aspects Performance
                      Aspek Ekonomi
       B.1                                                                                                                   28-29
                      Economy Aspects
                      Aspek Lingkungan Hidup
       B.2                                                                                                                   30-31
                      Environmental Aspects
                      Aspek Sosial
       B.3                                                                                                                     31
                      Social Aspects
Profil Perusahaan
Company Profile
                      Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
       C.1                                                                                                                     34
                      Vision, Mission, Sustainable Values
                      Alamat Perusahaan
       C.2                                                                                                                     33
                      Company Address
                      Skala Usaha:
                      a. Total aset atau kapitalisasi dan total kewajiban;
                      b. Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia, pendidikan, dan status ketenagakerjaan;
                      c. Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan saham; serta
                      d. Wilayah operasional
       C.3                                                                                                               35; 39; 102-103
                      Business Scale:
                      a. Total assets or assets capitalization and total liabilities;
                      b. Total employee based on gender, position, age, education and employment status;
                      c. Percentage of share ownership; and
                      d. Operational area.
                      Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
       C.4                                                                                                                 33; 36-37
                      Product, Service, and Business Activities
                      Keanggotaan pada Asosiasi
       C.5                                                                                                                     39
                      Member Association
                      Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
       C.6                                                                                                                     39
                      Significant Changes
Penjelasan Direksi
Director Explanation
                      Penjelasan Direksi
       D.1                                                                                                                   44-49
                      Director Explanation
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Corporate Governance
                      Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.1                                                                                                                     56
                      Person in Charge Responsibility for Sustainable Finance
                      Pengembangan Kompetensi terkait Keuangan Berkelanjutan
       E.2                                                                                                                     60
                      Sustainable Finance Competency Development
                      Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.3                                                                                                                   61-62
                      Sustainable Finance Risk Assessment Implementation
                      Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
       E.4                                                                                                                   68-71
                      Stakeholders Relations
                      Permasalahan terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
       E.5                                                                                                                 46-47; 62
                      Sustainable Finance Implementation Problems




             PT Indonesia Infrastructure Finance
 118         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 121
  No. Indeks                                                   Nama Indeks                                                  Halaman
Index Number                                                   Index Name                                                    Page
Kinerja Keberlanjutan
Sustainable Performance
                  Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
      F.1                                                                                                                     71-73
                  The Activities of Building a Culture of Sustainability
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
                  Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi, Pendapatan
                  dan Laba Rugi
      F.2                                                                                                                     80-81
                  Comparison of Production Targets and Performance, Portfolio, Financial Targets, or Investment,
                  Revenue and Profit
                  Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada Instrumen
                  Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
      F.3                                                                                                                     80-81
                  Comparison of Portfolio Targets and Performance, Financing Targets, or Investments in Finansial
                  Instruments or Projects in Line With the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
                  Biaya Lingkungan Hidup
      F.4                                                                                                                          97
                  Environment Cost Incurred
Aspek Material
Material Aspect
                  Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
      F.5                                                                                                                          94
                  Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
                  Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
      F.6                                                                                                                          90
                  The Amount and Intensity of Energy Used
                  Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
      F.7                                                                                                                     89; 91
                  Efforts and Achievement of Energy Efficiency Including Use of Renewable Energy Sources
Aspek Air
Water Aspect
                  Penggunaan Air
      F.8                                                                                                                          93
                  Water Used
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
                  Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi atau Memiliki
      F.9         Keanekaragaman Hayati                                                                                            94
                  Impacts from Operational Areas Close to or in Conservation Areas or Having Biodiversity
                  Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
      F.10                                                                                                                         96
                  Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
                  Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan berdasarkan Jenisnya
      F.11                                                                                                                         91
                  The Amount and Intensity of Emissions Produced by Type
                  Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
      F.12                                                                                                                         91
                  Efforts and Achievement Emission Reduction Carried Out
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
                  Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan berdasarkan Jenis
      F.13                                                                                                                         93
                  The Amount of Waste and Effluent Produced by Type
                  Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
      F.14                                                                                                                         93
                  Mechanism of Waste and Effluent Management
                  Tumpahan yang Terjadi (jika ada)                                                                        Tidak Relevan
      F.15
                  Spills that Occur (if any)                                                                              Not Relevant
Aspek Pengaduan terkait Lingkungan Hidup
Environmental Complaint Aspect
                  Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
      F.16                                                                                                                         98
                  The Amount and Material of Environmental Complaints Received and Resolved




                                                                                            PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                      2023 Sustainability Report        119
Page 122
  No. Indeks                                                     Nama Indeks                                          Halaman
Index Number                                                     Index Name                                            Page
Kinerja Sosial
Social Aspect
                      Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
      F.17                                                                                                               80
                      Commitment to Provide Services for Equivalent Products and/or Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
                      Kesetaraan Kesempatan Bekerja
      F.18                                                                                                              101
                      Equality of Employment Opportunities
                      Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
      F.19                                                                                                              101
                      Child Labor and Forced Labor
                      Upah Minimum Regional
      F.20                                                                                                              108
                      The Regional Minimum Wage
                      Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
      F.21                                                                                                              111
                      Decent and Safe Working Environment
                      Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
      F.22                                                                                                              106
                      Training and Capacity Building of Employees
Aspek Masyarakat
Society Aspect
                      Dampak Operasi terhadap Masyarakat Sekitar
      F.23                                                                                                              114
                      Operational Impacts to the Surrounding Community
                      Pengaduan Masyarakat
      F.24                                                                                                              117
                      Public Complaints
                      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
      F.25                                                                                                            115-116
                      Environmental and Social Responsibility Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibilities for Developing Sustainable Products/Services
                      Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.26                                                                                                            78-79; 85
                      Innovation and Development of Sustainable Financial Products and/or Services
                      Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
      F.27                                                                                                               83
                      Products/Services that have been Evaluated for Safety for Customers
                      Dampak Produk/Jasa
      F.28                                                                                                               83
                      Products/Service Impacts
                      Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
      F.29                                                                                                               83
                      Number of Products Recalled
                      Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan Berkelanjutan
      F.30                                                                                                               83
                      Customer Satisfaction Survey of Sustainable Finance and/or Services
Lain-lain
Others
                      Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
       G.1                                                                                                               6
                      Written Verification from an Independent Party (if any)
                      Lembar Umpan Balik
       G.2                                                                                                              129
                      Feedback Form
                      Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
       G.3                                                                                                              128
                      Feedback on Previous Year’s Sustainability Report
                      Daftar Pengungkapan Sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan
                      Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
       G.4                                                                                                            118-120
                      Disclosure List Based on POJK No. 51/POJK.03/2017 regarding the Implementation of Sustainable
                      Finance for Financial Services Institutions, Listed Companies and Public Companies




             PT Indonesia Infrastructure Finance
120          Laporan Keberlanjutan 2023
Page 123
Indeks Isi GRI – in Accordance
GRI Content Index – in Accordance


Pernyataan Penggunaan                          PT Indonesia Infrastructure Finance telah melaporkan informasi yang dikutip dalam indeks GRI
Statement of Use                               ini untuk periode 1 Januari – 31 Desember 2023 dengan mengacu pada Standar GRI
                                               PT Indonesia Infrastructure Finance has reported the information cited in this GRI content
                                               index for the period January 1 – December 31, 2023 with reference to the GRI Standards.

GRI 1 yang Digunakan                           GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 Used                                     GRI 1: Foundation 2021

Standar Sektor GRI yang Berlaku                GRI G4 Jasa Keuangan
Applicable GRI Sector Standard                 GRI G4 Financial Services



  Standar GRI                                                Pengungkapan                                                    Halaman
 GRI Standards                                                 Disclosure                                                     Page
Pengungkapan Umum
General Disclosures
                              Informasi Organisasi
                       2-1                                                                                                          33
                              Organization Details
                              Entitas yang Termasuk dalam Laporan Keuangan Dikonsolidasi
                       2-2                                                                                                          6
                              Entities Included in the Consolidated Financial Statement
                              Periode Pelaporan, Frekuensi, dan Titik Kontak
                       2-3                                                                                                      4; 9
                              Reporting Period, Frequency, and Contact Point
                              Pernyataan Kembali Informasi
                       2-4                                                                                                          4
                              Restatement of Information
                              Verifikasi Pihak Eksternal
                       2-5                                                                                                          6
                              External Assurance
                              Kegiatan, Rantai Pasokan, dan Hubungan Bisnis Lainnya
                       2-6                                                                                                   33; 38; 40
                              Activities, Value Chain and Other Business Relationships
                              Karyawan
                       2-7                                                                                                  35; 102-103
                              Employees
                              Pekerja Bukan Karyawan
                       2-8                                                                                                    103-104
                              Workers Who are Not Employees
                              Struktur Tata Kelola dan Komposisi
                       2-9                                                                                                          52
                              Governance Structure and Composition
                              Nominasi dan Seleksi Badan Tata Kelola Tertinggi
GRI 2                  2-10                                                                                                         54
                              Nomination and Selection of the Highest Governance Body
                              Ketua Badan Tata Kelola Tertinggi
                       2-11                                                                                                    52; 54
                              Chair of the Highest Governance Body
                              Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam Mengawasi Pengelolaan Dampak
                       2-12                                                                                                    53; 56
                              Role of the Highest Governance Body in Overseeing the Management of Impacts
                              Delegasi Tanggung Jawab untuk Mengelola Dampak
                       2-13                                                                                                         56
                              Delegation of Responsibility for Managing Impacts
                              Peran Badan Tata Kelola Tertinggi dalam Laporan Keberlanjutan
                       2-14                                                                                                         57
                              Role of the Highest Governance Body in Sustainability Reporting
                              Konflik Kepentingan
                       2-15                                                                                                         65
                              Conflict of Interest
                              Komunikasi Hal-hal Kritis
                       2-16                                                                                                         55
                              Communication of Critical Concern
                              Pengetahuan Kolektif Badan Tata Kelola Tertinggi
                       2-17                                                                                                         60
                              Collective Knowledge of the Highest Governance Body
                              Evaluasi Kinerja Badan Tata Kelola Tertinggi
                       2-18                                                                                                         56
                              Evaluation of the Performance of the Highest Governance Body
                              Kebijakan Remunerasi
                       2-19                                                                                                         55
                              Remuneration Policies



                                                                                             PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                       2023 Sustainability Report        121
Page 124
  Standar GRI                                                  Pengungkapan                               Halaman
 GRI Standards                                                   Disclosure                                Page
                               Proses Menentukan Remunerasi
                       2-20                                                                                 55
                               Process to Determine Remuneration
                               Rasio Kompensasi Total Tahunan
                       2-21                                                                                 55
                               Annual Total Compensation
                               Pernyataan tentang Strategi Pembangunan Berkelanjutan
                       2-22                                                                                44-49
                               Statement on Sustainable Development Strategy
                               Komitmen Kebijakan
                       2-23                                                                                11; 58
                               Policy Commitments
                               Menerapkan Komitmen Kebijakan
                       2-24                                                                                11; 58
                               Embedding Policy Commitments
                               Proses untuk Memulihkan Dampak Negatif
GRI 2                  2-25                                                                                59; 61
                               Processes to Remediate Negative Impacts
                               Mekanisme untuk Mencari Saran dan Menyampaikan Kekhawatiran
                       2-26                                                                                 66
                               Mechanism for Seeking Advice and Raising Concern
                               Kepatuhan terhadap Regulasi dan Hukum
                       2-27                                                                                 75
                               Compliance with Laws and Regulations
                               Keanggotaan Asosiasi
                       2-28                                                                                 39
                               Membership Associations
                               Pendekatan Pelibatan Pemangku Kepentingan
                       2-29                                                                                68-71
                               Approach to Stakeholder Engagement
                               Perjanjian Perundingan Kolektif
                       2-30                                                                                 110
                               Collective Bargaining Agreements
                               Proses Menentukan Topik Material
                       3-1                                                                                  6-7
                               Process to Determine Material Topics
GRI 3
                               Daftar Topik Material
                       3-2                                                                                  8-9
                               List of Material Topics
Ekonomi
Economic
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
                               Pengelolaan Topik Material
GRI 3                  3-3                                                                                  82
                               Management of Material Topics
GRI 201:
Kinerja Ekonomi                Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan
                      201-1                                                                                 82
Economic                       Direct Economic Value Generated and Distributed
Performance
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect economic impacts
                               Pengelolaan Topik Material
GRI 3                  3-3                                                                                  113
                               Management of Material Topics
GRI 203
Dampak Ekonomi
                               Investasi Infrastruktur dan Dukungan Layanan
Tidak Langsung        203-1                                                                               114-115
                               Infrastructure Investments and Services Supported
Indirect Economic
Impact
Anti Korupsi
Anti-corruption
                               Pengelolaan Topik Material
GRI 3                  3-3                                                                                  64
                               Management of Material Topics
                               Operasi-operasi yang Dinilai Memiliki Risiko terkait Korupsi
                      205-1                                                                                 64
                               Operations Assessed for Risks Related to Corruption
GRI 205
                               Komunikasi dan Pelatihan tentang Kebijakan dan Prosedur Anti Korupsi
Anti Korupsi          205-2                                                                                 65
                               Communication and Training About Anti-corruption Policies and Procedures
Anti-corruption
                               Insiden Korupsi yang Terbukti dan Tindakan yang Diambil
                      205-3                                                                                 65
                               Confirmed Incidents of Corruption and Action Taken




           PT Indonesia Infrastructure Finance
122        Laporan Keberlanjutan 2023
Page 125
  Standar GRI                                                 Pengungkapan                                                    Halaman
 GRI Standards                                                  Disclosure                                                     Page
Lingkungan
Environment
Energi
Energy
                              Pengelolaan Topik Material
GRI 3                  3-3                                                                                                           89
                              Management of Material Topics
                              Konsumsi Energi dalam Organisasi
                      302-1                                                                                                     89-90
                              Energy Consumption within the Organization
GRI 302
                              Konsumsi Energi di Luar Organisasi
Energi                302-2                                                                                                          89
                              Energy consumption Outside of the Organization
Energy
                              Intensitas Energi
                      302-3                                                                                                          90
                              Energy Intensity
Air dan Efluen
Water and Effluents
                              Pengelolaan Topik Material
GRI 3                  3-3                                                                                                           93
                              Management of Material Topics
                              Interaksi dengan Air sebagai Sumber Daya Bersama
                      303-1                                                                                                          93
                              Interactions with Water as a Shared Resource
                              Manajemen Dampak yang Berkaitan dengan Pembuangan Air
                      303-2                                                                                                          93
                              Management of Water Discharge-related Impacts
GRI 303
Air dan Efluen                Pengambilan Air
                      303-3                                                                                                          93
Water and                     Water Withdrawal
Effluents
                              Pembuangan Air
                      303-4                                                                                                          93
                              Water Discharge
                              Konsumsi Air
                      303-5                                                                                                          93
                              Water Consumption
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
                              Pengelolaan Topik Material
GRI 3                  3-3                                                                                                           94
                              Management of Material Topics
GRI 304                       Lokasi Operasi yang Dimiliki, Disewa, Dikelola, atau Berdekatan dengan, Kawasan Lindung
Keanekaragaman                dan Kawasan dengan Nilai Keanekaragaman Hayati Tinggi di Luar Kawasan Lindung
                      304-1                                                                                                          94
Hayati                        Operational Sites Owned, Leased, Managed in, or Adjacent to, Protected Areas and Areas
Biodiversity                  of High Biodiversity Value Outside Protected Areas
Emisi
Emissions
                              Pengelolaan Topik Material
GRI 3                  3-3                                                                                                           89
                              Management of Material Topics
                              Emisi GRK Langsung (Cakupan 1)
                      305-1                                                                                                          91
                              Direct GHG Emissions (Scope1)
                              Emisi Energi GRK (Cakupan 2) Tidak Langsung
                      305-2                                                                                                          91
                              Energy Indirect (Scope 2) GHG Emmisions
                              Intensitas Emisi GRK
GRI 305               305-4                                                                                                          91
                              GHG Emissions Intensity
Emisi
Emission                      Pengurangan Emisi GRK
                      305-5                                                                                                     88; 91
                              Reduction of GHG Emissions
                              Emisi Zat Perusak Ozon (ODS)
                      305-6                                                                                                          90
                              Emissions of Ozone-Depleting Subtance (ODS)
                              Nitrogen Oksida (NOX), Sulfur Oksida (SOX), dan Emisi Udara Signifikan Lainnya
                      305-7                                                                                                          90
                              Nitrogen Oxides (NOX), Sulfur Oxides (SOX), and Other Significant Air Emissions




                                                                                              PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                        2023 Sustainability Report        123
Page 126
  Standar GRI                                                  Pengungkapan                                                Halaman
 GRI Standards                                                   Disclosure                                                 Page
Sosial
Social
Ketenagakerjaan
Employment
                               Pengelolaan Topik Material
GRI 3                 3-3                                                                                                    104
                               Management of Material Topics
GRI 401
Ketenagakerjaan                Perekrutan Karyawan Baru dan Penggantian Karyawan
                     401-1                                                                                                   105
Employment                     New Employee Hires and Employee Turnover
2016
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
                               Pengelolaan Topik Material
GRI 3                 3-3                                                                                                    111
                               Management of Material Topics
                               Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Investigasi Insiden
GRI 403:             403-2                                                                                                   111
                               Hazard Identification, Risk Assessment, and Incident Investigation
Kesehatan dan
Keselamatan Kerja              Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja
                     403-6                                                                                                   111
2018                           Promotion of Worker Health
GRI 403:                       Kecelakaan Kerja
Occupational         403-9                                                                                                   111
                               Work-related Injuries
Health and Safety
2018                           Penyakit Akibat Kerja
                     403-10                                                                                                  111
                               Work-related Ill Health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and education
                               Pengelolaan Topik Material
GRI 3                 3-3                                                                                                  105-106
                               Management of Material Topics
                               Rata-rata Jam Pelatihan per Tahun per Karyawan
                     404-1                                                                                                   106
GRI 404                        Average Hours of Training per Year per Employee
Pelatihan dan
                               Program untuk Meningkatkan Keterampilan Karyawan dan Program Bantuan Peralihan
Pendidikan           404-2                                                                                                 106-107
                               Programs for Upgrading Employee Skills and Transition Assistance Programs
Training and
Education                      Persentase Karyawan yang Menerima Tinjauan Rutin terhadap Kinerja dan Pengembangan Karier
                     404-3                                                                                                   108
                               Percentage of Employees Receiving Regular Performance and Career Development Reviews
Nondiskriminasi
Non-discrimination
GRI 406
                               Insiden Diskriminasi dan Tindakan Perbaikan yang Dilakukan
Non-diskriminasi     406-1                                                                                                   101
                               Incidents of Discrimination and Corrective Actions Taken
Non-discrimination
Pekerja Anak
Child Labor
GRI 408
                               Operasi dan Pemasok yang Berisiko Signifikan terhadap Insiden Pekerja Anak
Pekerja Anak         408-1                                                                                                   101
                               Operations and Suppliers at Significant Risk for Incidents of Child Labor
Child Labor
Kerja Paksa atau Wajib Kerja
Forced or Compulsory Labor
GRI 409
Kerja Paksa atau               Operasi dan Pemasok yang Berisiko Signifikan terhadap Insiden Pekerja Kerja Paksa atau
Wajib Kerja          409-1     Wajib Kerja                                                                                   101
Forced or                      Operations and Suppliers at Significant Risk for Incidents of Forced or Compulsory Labor
Compulsory Labor
Masyarakat Lokal
Local Community
                               Operasi dengan Keterlibatan Masyarakat Lokal, Penilaian Dampak, dan Program
                               Pengembangan
                     413-1                                                                                                   115
GRI 413                        Operations with Local Community Engagement, Impact Assessments, and Development
Masyarakat Lokal               Programs
Local Community                Operasi yang secara Aktual dan yang Berpotensi Memiliki Dampak Negatif Signifikan
                     413-2     terhadap Masyarakat Lokal                                                                     114
                               Operations with Significant Actual and Potential Negative Impacts on Local Communities


          PT Indonesia Infrastructure Finance
124       Laporan Keberlanjutan 2023
Page 127
  Standar GRI                                               Pengungkapan                                                    Halaman
 GRI Standards                                                Disclosure                                                     Page
Pengungkapan Sektor
Sector Disclosure
                             Kebijakan dengan Komponen Lingkungan dan Sosial Tertentu
                      FS1                                                                                                     11; 13
                             Policies with Specific Environmental and Social Components
                             Prosedur untuk Menilai dan Menyaring Lingkungan dan Risiko Sosial di Lini Bisnis
                      FS2                                                                                                     58; 83
                             Procedures for Assessing and Screening Environmental and Social Risks in Business Lines
                             Proses untuk Memantau Implementasi dan Kepatuhan Klien terhadap Persyaratan
                             Lingkungan dan Sosial yang termasuk dalam Perjanjian atau Transaksi
                      FS3                                                                                                          83
                             Processes for Monitoring Clients’ Implementation of and Compliance with Environmental
                             and Social Requirements Included in Agreements or Transactions
                             Proses untuk Meningkatkan Kompetensi Staf untuk Menerapkan Kebijakan dan Prosedur
                             Lingkungan dan Sosial sebagaimana Diterapkan pada Lini Bisnis
                      FS4                                                                                                     60; 106
                             Process(es) for Improving Staff Competency to Implement the Environmental and Social
                             Policies and Procedures as Applied to Business Lines
                             Interaksi dengan Klien/Investasi/Mitra Bisnis mengenai Risiko dan Peluang Lingkungan
                             dan Sosial
                      FS5                                                                                                     58; 83
                             Interactions with Clients/Investees/Business Partners Regarding Environmental and
                             Social Risks and Opportunities
                             Persentase Portofolio untuk Lini Bisnis berdasarkan Ukuran Wilayah Tertentu (misalnya
                             mikro/UKM/besar) dan berdasarkan Sektor
                      FS6                                                                                                28; 35; 38; 40; 81
                             Percentage of the Portfolio for Business Lines by Specific Region, Size (e.g. micro/SME/
                             large) and by Sector
                             Nilai Moneter Produk dan Layanan yang Dirancang untuk Memberikan Manfaat Sosial
                             Tertentu untuk Setiap Lini Bisnis yang Dipecah berdasarkan Tujuan
                      FS7                                                                                                     28; 81
                             Monetary Value of Products and Services Designed to Deliver a Specific Social Benefit for
                             Each Business Line Broken Down by Purpose
                             Nilai Moneter Produk dan Layanan yang Dirancang untuk Memberikan Manfaat Lingkungan
GRI G4 Jasa                  Tertentu untuk Setiap Lini Bisnis yang Dipecah berdasarkan Tujuan
Keuangan              FS8                                                                                                     28; 81
                             Monetary Value of Products And Services Designed to Deliver a Specific Environmental
GRI G4 Financial             Benefit for Each Business Line Broken Down by Purpose
Services
                             Cakupan dan Frekuensi Audit untuk Menilai Implementasi Kebijakan Lingkungan dan
                             Sosial serta Prosedur Penilaian Risiko
                      FS9                                                                                                          61
                             Coverage and Frequency of Audits to Assess Implementation of Environmental and Social
                             Policies and Risk Assessment Procedures
                             Persentase dan Jumlah Perusahaan yang Dipegang dalam Portofolio Institusi Tempat
                             Organisasi Pelaporan Berinteraksi dalam isu Lingkungan atau Sosial
                      FS10                                                                                                         38
                             Percentage and Number of Companies Held in the Institution’s Portfolio with Which the
                             Reporting Organization has Interacted on Environmental or Social Issues
                             Persentase Aset yang Tunduk pada Lingkungan Positif dan Negatif dari Masalah Sosial
                      FS11                                                                                                         28
                             Percentage of Assets Subject to Positive and Negative Environmental or Social Screening
                             Kebijakan Pemungutan Suara Diterapkan pada Masalah Lingkungan atau Sosial untuk
                             Dibagikan di mana Organisasi Pelaporan Berhak untuk Memilih Bagi-Bagi atau Saran
                      FS12   tentang Pemungutan Suara                                                                              68
                             Voting Policy(ies) Applied to Environmental or Social Issues for Shares Over Which the
                             Reporting Organization Holds the Right to Vote Shares or Advises on Voting
                             Titik Akses di Daerah Berpenduduk Rendah atau Kurang Beruntung Secara Ekonomi
                                                                                                                          Tidak Relevan
                      FS13   berdasarkan Jenis
                                                                                                                          Not Relevant
                             Access Points in Low-Populated or Economically Disadvantaged Areas by Type
                             Inisiatif untuk Meningkatkan Akses ke Layanan Keuangan bagi Orang-Orang yang Kurang
                                                                                                                          Tidak Relevan
                      FS14   Beruntung
                                                                                                                          Not Relevant
                             Initiatives to Improve Access to Financial Services for Disadvantaged People
                             Kebijakan untuk Desain dan Penjualan Produk dan Layanan Keuangan yang Adil
                      FS15                                                                                                         80
                             Policies for the Fair Design and Sale of Financial Products and Services
                             Inisiatif untuk Meningkatkan Literasi Keuangan berdasarkan Jenis atau Penerima Manfaat       Tidak Relevan
                      FS16
                             Initiatives to Enhance Financial Literacy by Type of Beneficiary                             Not Relevant




                                                                                            PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                      2023 Sustainability Report        125
Page 128
Daftar Singkatan
List of Abbreviation


   Singkatan                                                        Nama Lengkap
  Abbreviation                                                        Full Name
      ADB          Asian Development Bank                                    Asian Development Bank

      AKB          Aksi Keuangan Berkelanjutan                               Sustainable Finance Action

      BBM          Bahan Bakar Minyak                                        Fuel

      BEI          Bursa Efek Indonesia                                      Indonesia Stock Exchange

      BPJS         Badan Penyelenggara Jaminan Sosial                        Social Security Administrator

       B3          Bahan Berbahaya dan Beracun                               Hazardous and Toxic

      BUMN         Badan Usaha Milik Negara                                  State Owned Enterprise

      CAP          Corrective Action Plans                                   Corrective Action Plans

      DEG          Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft mbH    Deutsche Investitions-und Entwicklungsgesellschaft mbH

      EBT          Energi Baru Terbarukan                                    New and Renewable Energy

      ESG          Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                       Environmental, Social, and Governance

      GCG          Good Corporate Governance                                 Good Corporate Governance

      GIIP         Good International Industry Practice                      Good International Industry Practice

       GJ          Giga Joule                                                Giga Joule

      GRI          Global Reporting Initiative                               Global Reporting Initiative

   GRK/GHG         Gas Rumah Kaca                                            Green House Gas

      IBRD         International Bank for Reconstruction and Development     International Bank for Reconstruction and Development

      IPCC         Intergovernmental Panel on Climate Change                 Intergovernmental Panel on Climate Change

      IFC          International Finance Corporation                         International Finance Corporation

       IIF         Indonesia Infrastructure Finance                          Indonesia Infrastructure Finance

    K3/OHS         Keselamatan dan Kesehatan Kerja                           Occupational Health and Safety

   KKN/CCN         Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme                            Corruption, Collusion, and Nepotism

      KPBU         Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha                     Public Private Partnership

      kWh          Kilowatt Jam                                              Kilowatt Hour

                   Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Institute of Economic and Social Research University of
    LPEM UI
                   Indonesia                                               Indonesia

      LST          Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola                       Environmental, Social, and Governance

      MW           Megawatt                                                  Megawatt

      NRC          Komite Nominasi dan Remunerasi                            Nomination and Remuneration Committee

      NRW          Non-Revenue Water                                         Non-Revenue Water

      ODS          Bahan Perusak Ozon                                        Ozone Depleting Substance

      OIKN         Otoritas Ibu Kota Nusantara                               Nusantara Capital City Authority




         PT Indonesia Infrastructure Finance
126      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 129
 Singkatan                                                Nama Lengkap
Abbreviation                                                Full Name

    OJK        Otoritas Jasa Keuangan                           Financial Services Authority

    OM         Operation Manual                                 Operation Manual

   PDAM        Perusahaan Daerah Air Minum                      Regional Drinking Water Company

   PLTA        Pembangkit Listrik Tenaga Air                    Hydroelectric Power Plant

   PLTB        Pembangkit Listrik Tenaga Bayu                   Wind Power Plant

   PLTBm       Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa               Biomass Power Plant

   PLTMH       Pembangkit Listrik Tenaga Mini-Hidro             Mini-Hydro Power Plant

   PLTP        Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi             Geothermal Power Plant

   PLTS        Pembangkit Listrik Tenaga Surya                  Solar Power Plant

   PT SMI      PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)          PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)

   POJK        Peraturan OJK                                    OJK Regulation

    PPP        Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha            Public Private Partnership

   RAKB        Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan              Sustainable Finance Action Plan

   RUED        Rencana Umum Energi Daerah                       Rencana Umum Energi Daerah

 RUPS/GMS      Rapat Umum Pemegang Saham                        General Meeting of Shareholders

    S&E        Sosial dan Lingkungan                            Social & Environmental

   SDGs        Tujuan Pembangunan Berkelanjutan                 Sustainable Development Goals

    SDM        Sumber Daya Manusia                              Human Resources

    SED        Social and Environment Division                  Social and Environmental Division

   SEDD        Uji Tuntas Sosial dan Lingkungan                 Social and Environmental Due Diligence

   SEMS        Sistem Pengelolaan Sosial dan Lingkungan         Social and Environmental Management System

   SEOJK       Surat Edaran OJK                                 OJK Circular Letter

   SFWG        Sustainable Finance Working Group                Sustainable Finance Working Group

   SPAM        Sarana Penyediaan Air Minum                      Water Supply Facility

   SMBC        Sumitomo Mitsui Banking Corporation              Sumitomo Mitsui Banking Corporation

    SMV        Special Mission Vehicle                          Special Mission Vehicle

   SPAM        Sistem Penyediaan Air Minum                      Drinking Water Supply System

 TJSL / CSR    Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan             Corporate Social Responsibility

    TOD        Transit Oriented Development                     Transit Oriented Development

    TPA        Tempat Pembuangan Akhir                          Final Disposal Site

    UMP        Upah Minimum Provinsi                            Provincial Minimum Wage

    USD        Dolar Amerika Serikat                            United States Dollar

    WBS        Whistleblowing System                            Whistleblowing System

    3P         People, Planet, Profit                           People, Planet, Profit




                                                                             PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                       2023 Sustainability Report   127
Page 130
Tanggapan terhadap Survei Pembaca
Laporan Tahun Sebelumnya                                                    [POJK G.3]

Response to the Previous Year’s Reader Survey



Perseroan tidak mendapat tanggapan dari para pemangku          The Company did not receive feedback from stakeholders
kepentingan setelah diterbitkannya Laporan Keberlanjutan       following the publication of the 2022 Sustainability Report.
2022. Dengan demikian, dalam laporan ini tidak terdapat        Therefore, this report does not contain specific information
informasi secara spesifik tentang tindak lanjut yang diambil   about the Company’s follow-up actions regarding
Perseroan atas tanggapan dari pemangku kepentingan             stakeholders’ feedback from the previous year.
tahun sebelumnya.




          PT Indonesia Infrastructure Finance
 128      Laporan Keberlanjutan 2023
Page 131
Lembar Umpan Balik                                              [OJK G.2]
Feedback Form


Laporan Keberlanjutan IIF Tahun 2023
IIF Sustainability Report 2023

Silakan pilih salah satu kelompok pemangku kepentingan yang paling mewakili Anda:
Please tick the box for the stakeholder group that best describes you:
      Karyawan / Employee                                           Regulator                              Lain-lain / Others:

      Contractor/Sub-contractor/Vendor/Supplier                     NGO

      Klien / Client                                                Media

      Investor/Financial Analyst/Shareholders                       Student/Academics


Bagaimana penilaian Anda terhadap laporan ini:
Please rate the report for:
                                                         (1 SANGAT TIDAK BAIK sampai dengan 5 SANGAT BAIK / 1 being POOR up to 5 being EXCELLENT)


                           Parameter
                                                                   1                2                3                4                5
                           Parameter
 Dapat memenuhi kebutuhan informasi yang anda butuhkan
 Meeting your information needs
 Konten yang lengkap
 Content completeness
 Transparan
 Transparency
 Jelas dan mudah dimengerti
 Clarity and easy to understand
 Kemudahan dalam mencari informasi tertentu
 Ease in finding information

 Keseluruhan laporan
 Overall report



Laporan ini terdiri dari bagian-bagian berikut:
The report has these following sections:


                                                               Apakah Anda mengakses                  Apakah bagian ini bermanfaat/
                             Bagian
                                                                       bagian ini?                  memuat informasi yang mencukupi?
                             Section
                                                              Did you access this section?               Is it useful/insightful?
 Strategi Keberlanjutan
 Sustainability Strategy
 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
 Sustainability Performance Overview
 Profil Perusahaan
 Company Profile
 Laporan Direksi
 Report of the Board of Directors
 Tata Kelola Keberlanjutan
 Sustainability Governance
 Kinerja Operasional
 Operational Performance




                                                                                               PT Indonesia Infrastructure Finance
                                                                                                         2023 Sustainability Report        129
Page 132
                                                           Apakah Anda mengakses            Apakah bagian ini bermanfaat/
                            Bagian
                                                                   bagian ini?            memuat informasi yang mencukupi?
                            Section
                                                          Did you access this section?         Is it useful/insightful?
 Kinerja Lingkungan
 Environmental Performance
 Ketenagakerjaan
 Employment
 Kinerja Sosial
 Social Performance



Material aspek apa yang menurut Anda paling informatif dan bermanfaat:
Which of our most material aspect did you find informative or useful:


                                                                       Apakah data dan informasi yang disajikan cukup
                                                                              untuk kebutuhan informasi Anda?
                   Aspek Keberlanjutan Material                     Is data and information presented sufficient for you?
                   Material Sustainability Aspects
                                                                 Terlalu Banyak          Mencukupi           Terlalu Sedikit
                                                                   Too Much              Sufficient            Too Little
 Dampak Ekonomi Tidak Langsung
 Indirect Economic Impact
 Anti-Korupsi
 Anti-Corruption
 Energi
 Energy
 Air dan Efluen
 Water and Effluents
 Keanekaragaman Hayati
 Biodiversity
 Emisi
 Emissions
 Ketenagakerjaan
 Employment
 Kesehatan dan Keselamatan Kerja
 Occupational Health and Safety
 Pelatihan dan Pendidikan
 Training and Education


Mohon penjelasan, apakah laporan ini telah menjawab pertanyaan Anda tentang kinerja keberlanjutan kami?
Please elaborate, does the report address your main concerns about our sustainability performance?




Mohon berikan saran kepada kami untuk meningkatkan kualitas laporan berikutnya?
How could we improve this report in the future?




                                                     == TERIMA KASIH ==
                                                      == THANK YOU ==




             PT Indonesia Infrastructure Finance
 130         Laporan Keberlanjutan 2023
Page 133
2023
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report




Prosperity Tower Floor 53rd-55th
District 8, Sudirman Centra Business District (SCBD)
Jln. Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
   : (62-21) 5082 6600
   : (62-21) 5082 6601
   : info@iif.co.id
   : Indonesia Infrastructure Finance
   : @pt_iif

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.65 MB
Published3 Apr 2024
Pages133
Characters641,871
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 54 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Asian Development Bank p.41 ×4
linked — Sumitomo Mitsui Banking p.41
linked person REYNALDI HERMANSJAH p.46 ×2
linked org Arkora Hydro Tbk. p.50 ×5
linked org International Finance p.62
linked org Export Development Canada p.81 ×2
possible — Central Business p.11 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.18
possible org Negara Republik Indonesia p.35
possible org PT Sarana Multi p.41
possible org Bank Negara Indonesia Tbk p.75 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.79
unresolved org Ministry of Finance’s ESG Framework p.3
unresolved org Menteri Keuangan p.16
unresolved org Ministry of Finance Regulation p.16
unresolved org Financial Services Authority p.16
unresolved org Kota Nusantara p.18 ×2
unresolved org Challenge Corporation p.18
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.19
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. p.33
unresolved org Ministry of Energy and Mineral Resources. p.33 ×2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.35 ×2
unresolved person Taufani p.35 ×2
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.35
unresolved org Minister of Finance p.35 ×3
unresolved org Minister of Law and Human Rights p.35
unresolved org Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional p.38
unresolved org Sumitomo Mitsui Banking Corporation p.41
unresolved — terkait penutupan atau pembukaan cabang p.41
unresolved — merger atau penggabungan usaha. Begitu juga p.41
unresolved — berdampak terhadap Perseroan di sepanjang tahun 2023. p.41
unresolved — Keanggotaan Asosiasi p.41
unresolved org Bank Indonesia p.44 ×3
unresolved org Research Ltd. p.50 ×2
unresolved org Best Foreign Debt Management Corporation p.50
unresolved org Bank Indonesia. Penghargaan-penghargaan p.51
unresolved person Komposisi Organ Tata Kelola · Komisaris p.55
unresolved person Prosedur Nominasi · Komisaris p.56
unresolved person Nominasi · Komisaris p.56
unresolved org Departemen HR p.60
unresolved org Kementerian Keuangan p.71 ×2
unresolved org Ministry of Finance p.71 ×2
unresolved org Kementerian Pendidikan p.74
unresolved org Ministry of Education p.74
unresolved org PT Brantas Abipraya p.74
unresolved org Bank Impacts p.74
unresolved org Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Mengakselerasi Solar Project p.74
unresolved org Pengelola Dana Lingkungan Hidup p.75
unresolved org Yayasan WWF Indonesia p.75
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Rumah Susun p.75
unresolved org Kementerian PUPR p.75
unresolved org Ministry of Public Works and Public Housing p.75
unresolved org Kebijakan Fiskal Pusat National Priority Research p.75

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result