Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 22
Page 1
Go To English Page
Nomor Surat 021/DIR-KA-CORSEC/IV/2026
Nama Perusahaan PT Kedoya Adyaraya Tbk
Kode Emiten RSGK
Lampiran 2
Perihal Penyampaian Laporan Keberlanjutan dan ESG
Merujuk pada pelaporan Laporan Tahunan Nomor 020/DIR-KA-CORSEC/IV/2026, Dengan ini Perseroan
Menyampaikan Laporan Keberlanjutan dan ESG tahun 2025 dengan periode tahun buku dari 01 Januari 2025 sampai
dengan 31 Desember 2025 dalam bahasa Indonesia dan Inggris
Apakah Perseroan akan/telah melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan? (Ya)
Perseroan melakukan panggilan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 11 Mei 2026
Informasi sebagaimana dimaksud di atas telah dimuat pada Situs Web Perseroan di alamat link
https://grhakedoya.com/id/hubungan-investor/rups pada tanggal 24 April 2026
Apakah Perseroan tercatat di Bursa lain? (Tidak)
A. Kinerja Lingkungan (Environmental Performance)
Perseroan menyampaikan Keberlanjutan dan ESG Tahunan :
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)
Laporan Emisi GRK Konsolidasi? Ya
Batasan Organisasi Operasional/Finansial
Adakah anak perusahaan yang tidak diikutsertakan dalam
Tidak
laporan ini?
Name Total Emisi (tCO2e)
Kategori 1: Emisi GRK langsung dan pembuangan
Emisi langsung dari pembakaran stasioner 0
Emisi langsung dari pembakaran bergerak 68,67
Emisi langsung dari proses pengolahan 0
Emisi fugitive langsung 0
Emisi langsung dari Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Emisi Langsung (Scope 1) 68,67
Page 2
Kategori 2: Emisi GRK tidak langsung dari energi yang diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi Listrik yang
7.366,81
diimpor/dibeli
Emisi tidak langsung dari konsumsi jaringan energi yang
0
diimpor/dibeli (diluar listrik)
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 2) 7.366,81
Kategori 3: Emisi GRK tidak langsung dari transportasi
Transportasi dan distribusi hulu 0
Perjalanan dinas 0
Transportasi dari klien dan pengunjung 0
Transportasi dan distribusi hilir 0
Perjalanan Karyawan 0
Kategori 4: Emisi GRK tidak langsung dari produk yang digunakan oleh perusahaan
Kegiatan yang berhubungan dengan energi yang tidak
termasuk dalam emisi langsung dan emisi energi tidak 0
langsung
Pembelian Barang dan Jasa 0
Capital equipment/goods 0
Limbah yang dihasilkan dalam kegiatan operasional 0
Aset Sewaan hulu 0
Kategori 5: Emisi GRK tidak langsung yang terkait dengan penggunaan produk dari perusahaan
Investasi 0
Penggunaan produk yang dijual 0
Perawatan akhir masa pakai produk yang dijual 0
Waralaba hilir 0
Aset Sewaan Hilir 0
Pengolahan produk yang dijual 0
Page 3
Kategori 6: Emisi GRK tidak langsung dari sumber lainnya
Emisi atau pembuangan tidak langsung lainnya 0
Total Emisi Tidak Langsung (Scope 3) 0
Total Emisi GRK (Scope 1 and 2) 7.435,48
Total Emisi GRK (Scope 1, 2 and 3) 7.435,48
Offsets/Credits 0
Pembelian Renewable Energy Certificate (REC) (kWh) 0
Total emisi dari Scope 1 dan 2 per unit
E-02 Intensitas Emisi GRK 0,02
pendapatan Perusahaan Tercatat
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
7.837.032
langsung (kWh or J)
Jumlah total energi yang dikonsumsi secara
E-03 Konsumsi Energi listrik 0
tidak langsung (kWh or J))
Total konsumsi energi (kWh or J) 7.837.032
E-04 Konsumsi Air Total konsumsi air (m3) 15.000
E-05 Limbah yang dihasilkan Total limbah yang dihasilkan (ton) 169
E-06 Komitmen Perusahaan untuk mencapai target Net Zero Emission
Apakah Perusahaan memiliki komitmen pencapaian target net zero? Ya
Tahun berapa Perusahaan menargetkan pencapaian Net Zero emission yang
2060
dipublikasi?
Mohon berikan deskripsi ringkas penjelasan dan tautan ke dokumentasi yang menjelaskan komitmen
pencapaian target Net zero emission Perusahaan.
Berbagai inisiatif efisiensi energi dan pengendalian emisi mencerminkan komitmen Perseroan dalam
mendukung arah kebijakan Pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Sesuai dengan
arahan Holding EMC Healthcare, Perseroan menargetkan penurunan emisi sekitar 5% per tahun melalui
efisiensi energi dan pengujian emisi kendaraan operasional secara berkala. Pada tahun 2025, Perseroan
telah menetapkan Pedoman Berketahanan Iklim dan Lestari Lingkungan di RS EMC Grha Kedoya melalui
Peraturan Hospital Director No: 344.PER/DIR/EMC-GK/V/2025 pada tanggal 22 Mei 2025. Secara garis
besar, Pedoman ini ditujukan sebagai acuan untuk pelaksanaan Rumah Sakit Berketahanan Iklim dan
Lestari lingkungan. Perseroan terus berupaya melakukan evaluasi mendalam terhadap pengelolaan risiko
dan peluang yang berkaitan dengan perubahan iklim. Upaya ini ditempatkan dalam sebuah kerangka
strategis yang dirancang untuk memastikan kesiapan Perseroan dalam menghadapi tantangan lingkungan.
E-07 Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (Emission Reduction)
Apakah Perusahaan memiliki komitmen mengurangi emisi? Ya
5%
Target pengurangan emisi GRK
302 (tCO2e)
Tahun target untuk penurunan emisi GRK? 2060
Apakah perusahaan memiliki manajemen yang mengawasi pengendalian iklim?
Page 4
Ya
Langkah-langkah yang sudah dilakukan dan penurunan emisi yang telah dicapai dibandingkan tahun
sebelumnya.
Penjelasan:
Upaya pengurangan emisi dilakukan melalui dua pendekatan utama. Pendekatan pertama adalah pengendalian
dan efisiensi penggunaan sumber energi, baik listrik maupun bahan bakar. Dengan menurunkan konsumsi
energi, Perseroan secara tidak langsung berkontribusi pada penurunan emisi CO2 dari aktivitas operasional.
Pendekatan kedua adalah peningkatan kesadaran dan praktik operasional yang lebih ramah lingkungan,
termasuk pemeliharaan peralatan, pengendalian emisi kendaraan, serta eksplorasi strategi jangka menengah
untuk menekan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Selain pengendalian emisi yang bersumber dari
penggunaan energi dan bahan bakar, Perseroan juga mulai memperhatikan sumber emisi tidak langsung yang
melekat pada aktivitas operasional sehari-hari di lingkungan rumah sakit. Hal ini didasari dari kesadaran
Perseroan bahwa jejak lingkungan rumah sakit tidak hanya bersumber dari penggunaan energi dan bahan bakar,
tetapi juga dari rantai pasok dan pengelolaan layanan penunjang, termasuk penyediaan gizi bagi pasien. Oleh
karena itu, Perseroan mulai memperhatikan efisiensi sumber daya dalam pengelolaan makanan pasien sebagai
bagian dari pendekatan operasional yang lebih berkelanjutan. Dalam penyusunan menu gizi pasien, Perseroan
mempertimbangkan komposisi bahan pangan secara selektif, termasuk pengaturan porsi dan frekuensi
penggunaan bahan berbasis daging, dengan tetap mengacu pada kebutuhan nutrisi dan kondisi medis
masingmasing pasien. Pendekatan ini bertujuan menjaga kualitas layanan klinis sekaligus mengoptimalkan
penggunaan sumber daya dalam proses penyediaan makanan. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya
peningkatan efisiensi operasional yang terintegrasi dengan standar pelayanan kesehatan, dan secara tidak
langsung berkontribusi pada pengurangan jejak lingkungan rumah sakit melalui pengelolaan rantai pasok dan
konsumsi bahan pangan yang lebih terukur.
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Kesetaraan Gender
Laki-Laki Perempuan
Level Jabatan
Jumlah pegawai Persentasi pegawai Jumlah pegawai Persentasi pegawai
Entry-level 199 24,09 % 464 56,17 %
Mid-level 53 6,42 % 87 10,53 %
Senior-level 7 0,85 % 9 1,09 %
Executive-level 4 0,48 % 3 24,09 %
Total Pegawai 263 31,84 % 563 68,16 %
S-02 Jumlah level pegawai yang dimiliki oleh laki-laki dan perempuan berdasarkan kelompok umur
Level Jabatan
Rentang Usia Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Jumlah
(tahun) Pegawai
Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan Laki-Laki Perempuan
18-25 8 19 0 0 0 0 0 0 27
25-35 122 294 22 33 1 0 0 0 472
35-45 49 114 16 27 3 7 2 1 219
45-55 18 35 13 23 1 2 1 0 93
>55 2 2 2 4 2 0 1 2 15
Page 5
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Jumlah Pegawai
resign/Pemutusan Hubungan 97 Pegawai 11,74 %
Kerja
Jumlah Pegawai Baru/pengganti 107 Pegawai 12,95 %
S-04 Jumlah Pegawai Sementara
Jumlah Pegawai (dalam tahun Percentage Pegawai (dalam tahun
pelaporan) pelaporan)
Jumlah Pegawai perusahaan
yang dipegang oleh kontraktor 15 Pegawai 1,82 %
dan/atau konsultan
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
Rata-rata jam pelatihan per
Jumlah pegawai yang ikut serta Persentase jumlah pegawai yang
pegawai dalam tahun
dalam program pelatihan ikut serta dalam pelatihan (%)
Pelaporan
52,13 jam/pegawai 14.092 99,64 %
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja
Persentase kecelakaan kerja serius yang berakibat
Frekuensi kecelakaan kerja dari total pegawai
cedera serius dan fatal dari total pegawai (%)
0,02 0%
S-07 Jumlah Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
Jumlah pelanggaran hak asasi manusia dalam tahun
0
Pelaporan
Kebijakan Perusahaan terkait Pekerja
S-08 Perusahaan memiliki kebijakan terkait pelecehan seksual dan/atau
Ya
non-diskriminasi?
Perseroan menegaskan komitmen untuk mencegah dan meniadakan segala bentuk pelecehan, termasuk
pelecehan seksual, perundungan, dan perilaku tidak pantas lainnya di lingkungan kerja. Setiap bentuk
tindakan yang melanggar martabat individu dipandang sebagai pelanggaran serius terhadap nilai dan
kebijakan Perseroan. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Perseroan memastikan bahwa seluruh
aktivitas operasional tidak melibatkan praktik yang melanggar HAM dalam bentuk apa pun. Sepanjang
tahun 2025, tidak terdapat laporan maupun insiden pelanggaran HAM, termasuk pelecehan seksual atau
diskriminasi di lingkungan Perseroan.
S-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai hak asasi manusia? Ya
Perseroan menjunjung tinggi penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) dalam seluruh aktivitas
operasional dan hubungan kerja. Komitmen ini diterapkan secara konsisten di seluruh lingkungan rumah
sakit, mencakup tenaga medis, tenaga pendukung, manajemen, serta pihak ketiga yang terlibat dalam
Page 6
operasional Perseroan. Sebagai bagian dari penghormatan terhadap HAM, Perseroan menetapkan
kebijakan kebebasan berserikat dan kebebasan berpendapat. Karyawan diberikan ruang untuk
menyampaikan aspirasi, masukan, dan saran secara terbuka sebagai bagian dari upaya perbaikan
berkelanjutan dan penguatan hubungan industrial yang sehat. Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan
maupun insiden pelanggaran HAM, termasuk pelecehan seksual atau diskriminasi di lingkungan Perseroan.
S-10 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pekerja anak dan/atau
Ya
pekerja paksa?
Perseroan menegaskan komitmen untuk mencegah dan meniadakan seluruh bentuk pekerja anak dan
praktik kerja paksa di seluruh rantai operasional rumah sakit. Komitmen ini berlaku bagi seluruh tenaga
kerja, baik karyawan tetap, karyawan kontrak, maupun pekerja yang terlibat melalui pihak ketiga dalam
kegiatan operasional Perseroan. Sebagai langkah pengendalian, Perseroan menerapkan persyaratan usia
minimum bagi calon pekerja secara ketat dengan mengacu sepenuhnya pada ketentuan peraturan
perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku. Kepatuhan terhadap persyaratan tersebut diverifikasi
melalui proses rekrutmen, termasuk pemeriksaan dokumen identitas, serta diawasi secara berkelanjutan
dalam pengelolaan SDM. Selain itu, Perseroan juga menerapkan prosedur kerja yang melarang segala
bentuk pemaksaan kerja, penahanan dokumen pribadi, atau praktik lainnya yang bertentangan dengan
prinsip ketenagakerjaan yang adil. Pendekatan ini juga selaras dengan standar ketenagakerjaan
internasional yang ditetapkan oleh International Labour Organization (ILO), khususnya terkait Penghapusan
Bentuk-Bentuk Pekerjaan Terburuk untuk Anak dan mengenai Penghapusan Kerja Paksa. Prinsip-prinsip
tersebut menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan dan prosedur internal Perseroan. Pendekatan
pencegahan ini didukung oleh mekanisme pengawasan internal dan pelaporan, yang memungkinkan
identifikasi dini atas potensi pelanggaran hak pekerja. Dengan penerapan kebijakan, prosedur, dan
pengawasan tersebut, Perseroan berupaya memastikan bahwa seluruh aktivitas operasional dijalankan
sesuai dengan prinsip ketenagakerjaan yang bertanggung jawab. Sepanjang periode pelaporan, tidak
terdapat insiden yang teridentifikasi terkait pekerja anak maupun praktik kerja paksa di lingkungan
Perseroan.
S-11 Perusahaan memiliki kebijakan perusahaan mengenai kesehatan dan
keselamatan kerja serta lingkungan kerja yang aman dan layak diberikan Ya
kepada seluruh karyawan?
Perseroan berkomitmen untuk menerapkan pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara
konsisten sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan. Aspek K3
menjadi salah satu prioritas utama Perseroan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan
mendukung keberlangsungan operasional rumah sakit. Dalam implementasinya, Perseroan secara aktif
melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap potensi risiko keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh
unit rumah sakit, mulai dari ruang operasi hingga area perawatan pasien. Upaya ini dilakukan melalui
pendekatan manajemen risiko yang terstruktur untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan memitigasi
potensi bahaya yang dapat berdampak pada karyawan. Perseroan juga menyelenggarakan pelatihan K3
secara berkala bagi seluruh tenaga medis dan non-medis, dengan materi yang mencakup protokol
keselamatan kerja, penggunaan peralatan medis yang aman, serta prosedur penanganan kondisi darurat.
Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan seluruh karyawan memiliki pemahaman yang memadai dan
mampu menerapkan prinsip keselamatan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Perusahaan memiliki aktivitas CSR, investasi atau sumbangan
Ya
terhadap komunitas atau organisasi nirlaba terdaftar?
Perseroan merealisasikan komitmen dalam menyediakan akses pelayanan kesehatan yang lebih merata
melalui penyelenggaraan berbagai program bantuan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Untuk
memastikan program dilaksanakan secara tepat sasaran, Perseroan membentuk komite khusus yang
bertugas melakukan pemetaan kebutuhan serta perencanaan program sesuai dengan kondisi dan
karakteristik masyarakat. Dalam pelaksanaannya, Perseroan juga bekerja sama dengan berbagai pihak
sebagai mitra penyelenggara guna mendukung efektivitas dan jangkauan kegiatan. Secara keseluruhan,
kegiatan tanggung jawab sosial Perseroan untuk masyarakat sepanjang tahun 2025 mencapai 26 program
dengan total pengeluaran untuk masyarakat sebesar Rp159.125.440 dan menjangkau kurang lebih 3.000
penerima manfaat.
C. Kinerja Tata Kelola (Governance Performance)
G-01 Keberagaman Manajemen dan Independensi (Board Diversity and Independence)
Page 7
Tipe Manajemen
Jumlah Laki-laki Perempuan Pihak Independen
Perusahaan
Komisaris 0 5 0 2
Direksi 0 2 2 0
G-02 Total kehadiran direksi dan komisaris ke rapat dewan
Jumlah rapat dewan (di tahun Rata-rata persentase kehadiran
pelaporan) direksi/komisaris dalam rapat dewan
Jumlah kehadiran direksi ke rapat
12 100 %
dewan
Jumlah kehadiran komisaris ke
6 93,33 %
rapat dewan
Kebijakan mengenai manajemen lainnya
G-03 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai pemisahan Chairman of
Ya
The Board dan CEO?
Struktur tata kelola Perseroan dalam korporasi terdiri dari Rapat Umum Pemegang Saham sebagai
pemegang otoritas tertinggi, Dewan Komisaris yang menjalankan fungsi pengawasan, serta Direksi yang
bertanggung jawab atas pengelolaan operasional rumah sakit termasuk implementasi kebijakan
keberlanjutan. Perseroan juga menerapkan pemisahan yang tegas antara peran Komisaris Utama dan
Direktur Utama. Komisaris Utama memimpin fungsi pengawasan dan memberikan arahan strategis kepada
Direksi, sementara Direktur Utama bertanggung jawab atas kepengurusan dan operasional Perseroan
sehari-hari. Pemisahan ini memastikan bahwa fungsi pengawasan tetap independen dan tidak tumpang
tindih dengan fungsi manajerial, serta mendukung prinsip tata kelola yang efektif, objektif, dan seimbang
sesuai praktik terbaik.
G-04 Perusahaan memiliki kebijakan penilaian dewan direksi dan
Ya
komisaris
Penilaian kinerja Dewan Komisaris dan Direksi dilakukan setiap tahun melalui mekanisme self assessment
yang menilai efektivitas pelaksanaan tugas secara kolegial dan individual. Hasil penilaian tersebut
dilaporkan dan dievaluasi dalam RUPS, termasuk laporan pengawasan Dewan Komisaris dan laporan
pengurusan Direksi yang mencakup kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan. RUPS menetapkan pemberian
pembebasan dan pelunasan sepenuhnya kepada Dewan Komisaris dan Direksi apabila laporan
pertanggungjawaban diterima dengan baik. Hasil penilaian ini menjadi dasar dalam penetapan remunerasi,
rotasi, pemberhentian, atau pengangkatan kembali anggota Dewan Komisaris dan Direksi. Pada tahun
2025, hasil self assessment menunjukkan bahwa Dewan Komisaris telah menjalankan fungsi pengawasan
sesuai mandat, sedangkan Direksi memenuhi target dan tugas pengelolaan operasional Perseroan.
Penilaian juga mencakup aspek tata kelola keberlanjutan, terutama efektivitas pengawasan dan
implementasi
strategi keberlanjutan di tingkat manajemen.
G-05 Perusahaan memiliki kebijakan pelatihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
Guna memastikan Dewan Komisaris dan Direksi mampu menjalankan fungsi pengawasan dan pengurusan
secara efektif, efisien, serta konsisten terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG), Perseroan
memfasilitasi berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi yang relevan. Program-program
ini dirancang untuk menjawab dinamika industri dan kebutuhan strategis Perseroan, yang mencakup
pembaruan regulasi, manajemen risiko, serta tren keberlanjutan global.
G-06 Kriteria khusus yang digunakan untuk pemilihan dewan direksi dan
Ya
komisaris
Perseroan telah memiliki kebijakan mengenai nominasi Dewan Komisaris dan Direksi yang bertujuan untuk
menjaga kesinambungan proses regenerasi atau kaderisasi kepemimpinan di Perseroan dalam rangka
mempertahankan keberlanjutan bisnis dan tujuan jangka panjang Perseroan. Adapun calon anggota Direksi
Page 8
dan Dewan Komisaris Perseroan yang diusulkan merupakan orang perorangan yang mempunyai akhlak,
integritas, moral yang baik, kemampuan, pengetahuan, pengalaman, keahlian, dan kompetensi yang sesuai
dengan bidang usaha Perseroan serta selaras dengan tujuan dan arahan strategis Perseroan. Dalam
proses pencarian kandidat anggota Dewan Komisaris dan Direksi, Perseroan dapat menggunakan jasa
lembaga pencarian eksekutif profesional (professional executive search firm) yang independen guna
mengidentifikasi dan merekomendasikan kandidat yang memenuhi persyaratan dan membantu memastikan
kualifikasi para kandidat secara objektif.
G-07 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kode etik dan/atau anti-
Ya
korupsi?
Kode Etik merupakan pedoman perilaku bagi seluruh insan Perseroan dalam menjalankan layanan
kesehatan secara etis, aman, dan bertanggung jawab. Kode Etik ini berlaku untuk seluruh karyawan, tenaga
medis, manajemen, Direksi, dan Dewan Komisaris, serta mengatur standar integritas, kepatuhan terhadap
regulasi kesehatan, perlindungan pasien, dan hubungan profesional dengan pemangku kepentingan.
Penerapan Kode Etik memastikan bahwa setiap keputusan dan tindakan yang diambil mendukung praktik
usaha yang transparan, berintegritas, dan sejalan dengan prinsip keberlanjutan.
Perseroan juga telah memiliki Kebijakan Anti-Korupsi dan Gratifikasi yang disusun dengan mematuhi
Undang-Undang No. 31.1999 tentang Tindak Pidana Korupsi. Kebijakan ini telah diintegrasikan dalam
Peraturan Perusahaan (PP) serta Pakta Integritas yang disetujui dan wajib ditandatangani oleh setiap
karyawan pada seluruh level organisasi. Selain itu, untuk memastikan kegiatan usaha Perseroan dilakukan
secara legal, hati-hati, dan sesuai dengan prinsip-prinsip GCG, Kode Etik Perseroan juga mengatur
mengenai Kebijakan Anti
Korupsi, Penyuapan dan Sumbangan Ilegal. Perseroan dengan tegas melarang segala bentuk praktik
korupsi, balas jasa, suap dan atau gratifikasi. Perseroan senantiasa menjalankan aktivitasnya dengan
integritas yang tinggi dan tidak mentolerir sama sekali adanya penyuapan dan sumbangan ilegal.
G-08 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai perlakuan adil terhadap
Ya
Pemegang Saham?
Kebijakan Insider Trading Perseroan mengatur larangan bagi setiap insan Perseroan yang memiliki akses
terhadap informasi orang dalam atau informasi material untuk tidak memanfaatkan jabatan maupun akses
tersebut demi keuntungan pribadi. Informasi yang berpotensi memengaruhi keputusan investor untuk
membeli, menjual, atau menahan saham Perseroan tidak boleh digunakan, dibocorkan, atau diberikan
kepada pihak yang memiliki hubungan istimewa. Sebaliknya, pengungkapan informasi material hanya dapat
dilakukan oleh Manajemen sesuai kewenangannya. Melalui kebijakan ini, Perseroan memastikan bahwa
seluruh pemegang saham menerima informasi secara adil dan pada waktu yang sama, tanpa adanya pihak
internal yang memperoleh keuntungan tidak wajar dari informasi non publik. Seluruh karyawan diwajibkan
mematuhi kebijakan tersebut, dan sanksi diberlakukan bagi pelanggaran yang terbukti.
G-09 Perusahaan memiliki kebijakan mengenai kewajiban
Ya
direksi/komisaris untuk mencegah adanya konflik kepentingan?
Untuk memastikan objektivitas dalam setiap keputusan strategis dan operasional, Perseroan menerapkan
Kebijakan Penanganan Benturan Kepentingan yang mencakup ketentuan mengenai identifikasi,
pencegahan, dan pelaporan terhadap berbagai bentuk potensi benturan kepentingan. Kebijakan ini
mengatur situasi yang dapat memengaruhi independensi individu dalam menjalankan tugasnya, termasuk
interaksi dengan pemasok, mitra bisnis, rekanan medis, ataupun pihak eksternal lain yang memiliki
hubungan komersial dengan rumah sakit. Seluruh insan Perseroan, mulai dari karyawan hingga Direksi,
mendapatkan pedoman yang jelas mengenai tindakan yang harus dilakukan apabila menemukan kondisi
yang dapat mengganggu objektivitas atau profesionalitas. Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak
menemukan adanya indikasi benturan kepentingan dalam proses pengambilan keputusan, baik yang
bersifat pribadi, keluarga, finansial, maupun yang terkait hubungan bisnis dan profesional. Apabila terdapat
dugaan benturan kepentingan, laporan dapat disampaikan melalui EMC Whistleblowing System. Setiap
laporan yang diterima akan ditangani sesuai prosedur internal dan ketentuan peraturan perundang
undangan yang berlaku.
Page 9
D. Lain-lain
Keselarasan Laporan Keberlanjutan/Tahunan dengan Metrik ESG
Halaman di Laporan
Kinerja Kode Nama Metrik
Keberlanjutan/Tahunan
E-01 Laporan Emisi Gas Rumah Kaca 181
E-02 Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca 181
E-03 Konsumsi Energi Listrik 179
E-04 Konsumsi Air 176
Lingkungan
E-05 Limbah yang Dihasilkan 173
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai
E-06 183
Target Net Zero Emission
Komitmen Perusahaan untuk
E-07 180
mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
S-01 Kesetaraan Gender 96
Pegawai Berdasarkan Gender dan
S-02 96
Kelompok Umur
S-03 Tingkat Pergantian Pegawai 98
S-04 Jumlah Pegawai Sementara 99
S-05 Pelatihan dan Pengembangan Pegawai 102
S-06 Jumlah Kecelakaan Kerja 126
Kejadian Pelanggaran Hak Asasi
S-07 126
Manusia
Sosial Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau
S-08 126
Non-diskriminasi
S-09 Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia 126
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau
S-10 127
Pekerja Paksa
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan
Keselamatan Kerja serta Lingkungan
S-11 115
Kerja yang Aman dan Layak diberikan
Kepada Seluruh Karyawan
S-12 Pencegahan Konflik Kepentingan 131
Page 10
Keberagaman Manajemen dan
G-01 59
Independensi
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke
G-02 60
Rapat Dewan
Kebijakan Pemisahan Chairman of the
G-03 56
Board dan CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan
G-04 63
Komisaris
Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan
Tata-kelola G-05 62
Komisaris
G-06 Kriteria Khusus Pemilihan Dewan 64
G-07 Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi 67
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap
G-08 67
Pemegang Saham
G-09 Pencegahan Konflik Kepentingan 63
Standar Internasional yang Diacu dan Verifikasi Pihak Ketiga
Keselarasan dengan kerangka pelaporan keberlanjutan
X Ya Tidak
X GRI
X TCFD
CDP
X IFRS S1
X IFRS S2
X SASB
Others, please specify
Assurance dan validasi pihak ketiga
X Tidak
Demikian untuk diketahui.
Hormat Kami,
PT Kedoya Adyaraya Tbk
Page 11
Agus Rosyadi
Corporate Secretary
PT Kedoya Adyaraya Tbk
RS Grha Kedoya, Jalan Panjang Arteri No. 26, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta
Telepon : 150-789, Fax : -, www.grhakedoya.com
Nama Pengirim Agus Rosyadi
Jabatan Corporate Secretary
Tanggal dan Waktu 30-04-2026 22:52
Lampiran 1. RSGK-Surat No.021.2026_SR 2025.pdf
2. RSGK SR 2025_Final OJK.pdf
Dokumen ini merupakan dokumen resmi PT Kedoya Adyaraya Tbk yang tidak memerlukan tanda tangan karena
dihasilkan secara elektronik oleh sistem pelaporan elektronik. PT Kedoya Adyaraya Tbk bertanggung jawab penuh
atas informasi yang tertera didalam dokumen ini.
Page 12
Go To Indonesian Page
Letter / Announcement No. 021/DIR-KA-CORSEC/IV/2026
Issuer Name PT Kedoya Adyaraya Tbk
Issuer Code RSGK
Attachment 2
Subject Submission of Sustainability Report
Referring to the Annual Report Report Number 020/DIR-KA-CORSEC/IV/2026 , with this The Company hereby submit
Sustainability Report 2025 for the period of 01 January 2025 to 31 December 2025 in Indonesia dan Inggris
Will the Company be/has summons for the Annual General Meeting of Shareholders? (Yes)
The Company made invitations to the Annual General Meeting of Shareholders on 11 Mei 2026
The information referred above has been published on the Company’s website https://grhakedoya.com/id/hubungan-
investor/rups at 24 April 2026
Is the Company listed on another Stock Exchange? (No)
A. Environmental Performance
The Company submits its Annual Sustainability and ESG Report:
E-01 Greenhouse Gas (GHG) Emission Report
Consolidated GHG Emission Report? Yes
Organizational Boundaries Operasional/Finansial
Any subsidiaries that are not included in the report? No
Name Total emission (tCO2e)
Category 1: Direct GHG emissions and removals
Direct emissions from stationary combustion 0
Direct emissions from mobile combustion 68,67
Direct emissions from processes 0
Direct fugitive emissions 0
Direct emissions from Land Use, Land Use Change and
0
Forestry (LULUCF)
Total Direct Emissions (Scope 1) 68,67
Page 13
Category 2: Indirect GHG emissions from imported energy
Indirect emissions from imported/purchased electricity
7.366,81
consumption
Indirect emissions from imported/purchased network energy
0
consumption (excluding electricity)
Total Indirect Emissions (Scope 2) 7.366,81
Category 3: Indirect GHG emissions from transportation
Upstream transport and distribution 0
Business travels 0
Transportation of clients and visitors 0
Downstream transportation and distribution 0
Employee commuting 0
Category 4: Indirect GHG emissions from products used by Organization
Energy related activities not included in direct emissions and
0
energy indirect emissions
Purchased goods and services 0
Capital equipment/goods 0
Waste generated in operations 0
Upstream leased assets 0
Category 5: Indirect GHG Emissions associated with the use of products from the Organization
Investments 0
Use of sold products 0
End of life treatment of sold products 0
Downstream franchises 0
Downstream leased assets 0
Processing of sold products 0
Page 14
Category 6: Indirect GHG emissions from other sources
Other indirect emissions or removals 0
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 0
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2) 7.435,48
Total GHG Emissions (Scope 1, 2 and 3) 7.435,48
Offsets/Credits 0
REC Purchases (kWh) 0
Total scope 1 and 2 emissions produced per
E-02 GHG Emissions Intensity 0,02
revenue of listed compant (tCO2e/Rp)
Total amount of energy directly consumed
7.837.032
(kWh or J)
Total amount of energy indirectly consumed
E-03 Electricity Consumption 0
(kWh or J)
Total energy consumption (kWh or J) 7.837.032
E-04 Water Consumption Total water consumed (m3) 15.000
E-05 Waste Generation Total waste generated (ton) 169
E-06 Company commitment to Net Zero Emission Target
Does the Company have a net zero emission target commitment? Yes
What year is the Company’s net zero emission published target? 2060
Please provide a brief description and a link to documentation explaining the Company’s commitment in
achieving net zero emission target.
Various energy-efficiency and emission-control initiatives reflect the Companys commitment to supporting
the Governments direction toward achieving Net Zero Emission (NZE) by 2060. In line with the directives of
EMC Healthcare as the Holding Company, the Company targets at an annual emission reduction of
approximately 5% through energy-efficiency measures and periodic emission testing of operational vehicles.
In 2025, the Company established the Climate Resilience and Environmental Sustainability Guideline for RS
EMC Grha Kedoya through Hospital Director Regulation No. 344.PER/DIR/EMCGK/V/2025 on May 22,
2025. This guideline braodly serves as a reference framework for the implementation of a Climate-Resilient
and Environmentally Sustainable Hospital. The Company continues to conduct in-depth evaluations of
climate related risks and opportunities. These efforts are embedded within a strategic framework designed
to ensure the Companys readiness in addressing emerging environmental challenges.
E-07 Company Commitment to GHG Emission Reduction Target
Does the Company commit to reducing GHG emission? Ya
5%
What is the Company’s GHG emission reduction target?
302 (tCO2e)
Targeted year in achieving GHG reduction target? 2060
Does the Listed Company has measures on monitoring in enacting climate policy?
Page 15
Yes
Steps that have been taken and emission reductions that have been achieved compared to the previous year
Emission reduction efforts are approached through two primary strategies. The first approach involves controlling
and optimizing the use of energy sources, both electricity and fuel. By reducing energy consumption, the
Company indirectly contributes to reduction of CO2 emissions from its operational activities. The second
approach focuses on enhancing awareness and adopting more environmentally responsible operational
practices, including equipment maintenance, vehicle emission control, and exploring medium term strategies to
further reduce greenhouse gas emissions. In addition to emissions generated from energy and fuel use, the
Company has begun to address indirect emission sources associated with daily operational activities within the
hospital environment. This approach stems from the Company awareness that the hospitals environmental
footprint extends beyond energy and fuel consumption to include supply chain processes and supporting
services, such as patient nutrition management. Consequently, the Company has begun paying closer attention
to resource efficiency in managing patient meals as part of a more sustainable operational approach. In
preparing patient nutrition menus, the Company carefully considers food composition, including portion control
and the frequency of meat based ingredients, while maintaining alignment with each patients nutritional
requirements and medical condition. This approach is designed to uphold clinical service quality while optimizing
resource use in the meal preparation process. These initiatives form part of the Company efforts to enhance
operational efficiency in alignment with healthcare service standards, and indirectly contribute to reducing the
hospitals environmental footprint through more measured supply chain management and food consumption.
B. Kinerja Sosial (Social Performance)
S-01 Gender Diversity
Men Women
Job positions Number of Percentage of Percentage of
Number of employees
employees employees employees
Entry-level 199 24,09 % 464 56,17 %
Mid-level 53 6,42 % 87 10,53 %
Senior-level 7 0,85 % 9 1,09 %
Executive-level 4 0,48 % 3 24,09 %
Total Pegawai 263 31,84 % 563 68,16 %
S-02 Employees Level by Gender and Age Group
Job levels
Age group Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level Number of
(years) employees
Men Women Men Women Men Women Men Women
18-25 8 19 0 0 0 0 0 0 27
25-35 122 294 22 33 1 0 0 0 472
35-45 49 114 16 23 3 7 2 1 219
45-55 18 35 13 23 1 2 1 0 93
>55 2 2 2 4 2 0 1 2 15
S-03 Employees Turnover
Page 16
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Number of employees resigned 97 Employees 11,74 %
Number of newly appointed
107 Employees 12,95 %
Employees
S-04 Temporary Worker
Number of employees Percentage
(in reporting year) (in reporting year)
Total company headcount held
by contractors and/or 15 Employees 1,82 %
consultants
S-05 Employee Training and Development
Average training hour per
Total employee attending company Percentage of employee attending
employee
training program company training program (%)
(in reporting year)
52,13 hours/employee 14.092 99,64 %
S-06 Injury Rate
Frequency of work-related accidents of total
Percentage of serious work-related accidents resulting in
Employees
serious and fatal injuries from total employees (%)
(in reporting year)
0,02 0%
S-07 Incidents Regarding Human Rights Abuse
Number of incidents regarding human rights
0
abuse (in reporting year)
Company Policy Regarding Employees
S-08 Does the company has a policy regarding sexual harassment and/or
Yes
non-discrimination?
The Company also reinforces its commitment to preventing and eliminating all forms of harassment,
including sexual harassment, bullying, and other inappropriate behavior at workplace. Any action that
undermines individual dignity is considered as a serious violation of the Companys values and policies. In
running its business activities, the Company ensures that no operational practices involve any form of
human rights violation. Throughout 2025, there were no reported cases or incidents relating to human rights
violations, including sexual harassment or discrimination within the Company.
S-09 Does the company has a policy regarding human rights? Yes
The Company upholds the protection and respect for human rights across all operational activities and
industrial relations. This commitment is implemented consistently across hospital environment,
encompassing medical personnel, support staffs, management members, and third parties involved in the
Companys operations. As part of its commitment to human rights protection, the Company has established
policies on freedom of association and freedom of expression. Employees are provided with the opportunity
Page 17
to voice their aspirations, feedback, and suggestions openly as part of ongoing improvement efforts and the
strengthening of healthy industrial relations. Throughout 2025, there were no reported cases or incidents
relating to human rights violations, including sexual harassment or discrimination within the Company
S-10 Does the company have a policy regarding child labor and/or forced
Yes
labor?
The Company reaffirms its commitment to preventing and eliminating all forms of child labor and forced
labor throughout the hospital operational value chain. This commitment applies to all workers, including
permanent employees, contract employees, and workers engaged in the Companys operations through third
parties. As a control measure, the Company strictly enforces minimum age requirement for prospective
workers in full compliance with applicable labor laws and regulations. Adherence to these requirements is
verified through recruitment process, including identity document check, and is continuously monitored
through human resource management practices. In addition, the Company applies procedures that prohibit
any practices of forced labor, retention of personal documents, or other practices that violate fair labor
principles. Such approach aligns with international labor standards set by the International Labour
Organization (ILO), particularly those concerning the Elimination of the Worst Forms of Child Labour and the
Abolition of Forced Labour. These principles serve as key references in the development of the Companys
internal policies and procedures. The preventive measures are further supported by internal monitoring and
reporting mechanisms that enable early identification of potential labor rights violations. The implementation
of these policies, procedures, and monitoring systems helps the Company to ensure that all operational
activities fully comply with a responsible labor practice. Throughout the reporting period, there were no
identified incidents associated with child labor or forced labor practices within the Company.
S-11 Does the company have a company policy regarding occupational
health and safety as well as a safe working environment for all Yes
employees?
The Company is committed to consistent implementation of Occupational Health and Safety (OHS)
management in accordance with applicable labor regulations. OHS is one of the Companys key priorities in
creating a work environment that is safe, healthy, and supportive of hospital operations. In its
implementation, the Company actively monitors and evaluates potential safety and health risks across all
hospital units, from operating rooms to patient care areas. These efforts are carried out through a structured
risk management approach to identify, control, and mitigate potential hazards that may impact employees.
The Company also provides regular OHS training for both medical and non-medical personnel, covering
workplace safety protocols, the safe use of medical equipment, and emergency response procedures. This
training aims to ensure that all employees possess adequate understanding and are able to apply safety
principles in their daily work activities.
Corporate Social Responsibility (CSR)
S-12 Does the company have CSR activities, investments or donations to
Yes
the community or registered non-profit organizations?
The Company demonstrates its commitment to providing more equitable access to healthcare services
through a range of assistance programs designed for the community. To ensure the effectiveness and
accuracy of program implementation, the Company has established a dedicated committee responsible for
assessing community needs and designing programs that align with local conditions and characteristics. In
executing these initiatives, the Company also partners with various external stakeholders to enhance
program effectiveness and outreach. Overall, the Companys community focused social responsibility
initiatives throughout 2025 totalling to 26 programs with total community expenses amounted to Rp159,
125,440 and reached more or less 3.000 beneficiaries.
C. Governance Performance
G-01 Board Diversity and Independence
Type of Company Number of seats Seats Occupied by Seats Occupied by Seats Occupied by
Board on Company Men Women Independent Party
Commissioners 0 5 0 2
Directors 0 2 2 0
Page 18
G-02 Board Meeting Attendance
Number of board meetings Percentage of board meeting
(in reporting year) attendances (in reporting year)
Director Attendance to
12 100 %
Board Meetings
Comissioner Attendance to
6 93,33 %
Board Meetings
Other governmental-related policy
G-03 Does the company has a policy regarding separation of the
Yes
Chairman of the Board and CEO?
Within the corporate governance framework, the Companys structure comprises the General Meeting of
Shareholders as the highest governing body, the Board of Commissioners performing the supervisory role,
and the Board of Directors responsible for managing hospital operations, including the implementation of
sustainability policies. The Company also applies a clear separation between the roles of the President
Commissioner and the President Director. The President Commissioner leads the supervisory function and
provides strategic guidance to the Board of Directors, while the President Director is responsible for the day-
to-day management and operations of the Company. This separation ensures that the oversight function
remains independent and does not overlap with managerial responsibilities, thereby supporting effective,
objective, and balanced governance in accordance with best practices.
G-04 Does the company has a policy regarding board appraisal? Yes
The performance of the Board of Commissioners and the Board of Directors is assessed on annual basis
through a self assessment mechanism that evaluates the effectiveness of the execution of duties, both
collegial and individual. The results of the assessment are reported and reviewed at the General Meeting of
Shareholders (GMS), including the supervisory report of the Board of Commissioners and the management
report of the Board of Directors, which encompass economic, social, and environmental performances. The
GMS grants full release and discharge to the Board of Commissioners and the Board of Directors if the
accountability reports are duly accepted. The results of this evaluation serve as the basis for determining
remuneration, rotation, dismissal, or reappointment of members of the Board of Commissioners and the
Board of Directors. In 2025, the self-assessment results indicated that the Board of Commissioners had
performed its supervisory function in accordance with its mandate, while the Board of Directors met its
targets and fulfilled its operational management responsibilities. The assessment also covered aspects of
sustainability governance, particularly the effectiveness of oversight and the implementation of sustainability
strategies at the management level.
G-05 Does the company has a policy regarding board training and
Yes
development?
In order to ensure that the Board of Commissioners and Board of Directors are able to carry out their
supervisory and management functions effectively, efficiently, and consistently with the principles of Good
Corporate Governance (GCG), the Company facilitates various relevant training and competency
development programs. These programs are designed to respond to industry dynamics and the Companys
strategic needs, which include regulatory updates, risk management, and global sustainability trends.
G-06 Does the company has a criteria regarding board appointment and
Yes
re-election?
The Company has established policies on the nomination of members of the Board of Commissioners and
the Board of Directors aimed at ensuring the continuity of leadership regeneration and succession within the
Company so as to sustain its business continuity and long term objectives. Candidates proposed for the
Board of Directors and the Board of Commissioners are individuals who possess good
G-07 Does the company has a policy regarding ethics and/or anti-
Yes
corruption?
The Code of Ethics serves as a code of conduct for all Companys personnel in delivering healthcare
services in an ethical, safe, and responsible manner. This Code of Ethics applies to all employees, medical
professionals, management, the Board of Directors, and the Board of Commissioners, and governs
standards of integrity, compliance with healthcare regulations, patient protection, and professional
Page 19
relationships with stakeholders. The implementation of the Code of Ethics ensures that all decisions and
actions support transparent, ethical business practices, and are aligned with sustainability principles. The
Company has also established an Anti-Corruption and Gratification Policy formulated in compliance with
Law No. 31 of 1999 concerning the Eradication of Criminal Acts of Corruption. This policy has been
integrated into the Company Regulation (Peraturan Perusahaan) as well as the Integrity Pact, which is
approved and mandatorily signed by all employees at every level of the organization. Furthermore, to ensure
that the Companys business activities are conducted in a lawful, prudent manner, and in compliance with
the principles of Good Corporate Governance (GCG), the Companys Code of Ethics also regulates the Anti
Corruption, Anti Bribery, and Gratification Policy. The Company strictly prohibits all forms of corruption,
kickbacks, bribery, and or gratification. The Company consistently conducts its activities with the highest
level of integrity and maintains zero tolerance toward bribery and illegal contributions.
G-08 Does the company has a policy regarding equitable treatment of
Yes
shareholders?
The Companys Insider Trading Policy prohibits any Company personnel who have access to insider or
material information from using their position or access for personal gain. Information that may influence
investors decisions to buy, sell, or hold the Companys shares must not be used, disclosed, or provided to
related parties. Disclosure of material information may only be carried out by Management within the scope
of its authorities. Through this policy, the Company ensures that all shareholders receive information fairly
and simultaneously, without any internal party obtaining undue benefit from nonpublic information. All
employees are required to comply with this policy, and sanctions are imposed for any proven violations.
G-09 Does the company have a policy regarding the obligations of
Yes
directors/commissioners to prevent conflicts of interest?
To ensure objectivity in every strategic and operational decision, the Company has implemented a Conflict-
of-Interest Management Policy, which regulates among others the identification, prevention, and reporting of
various forms of potential conflicts of interest. This policy governs situations that may affect an individuals
independence in performing their duties, including interactions with suppliers, business partners, medical
partners, or other external parties that have commercial relationships with the hospital. All Company
personnel, from employees to members of the Board of Directors, are provided with clear guidelines on the
actions to be taken when encountering circumstances that may compromise objectivity or professionalism.
Throughout 2025, the Company did not identify any indications of conflicts of interest in the decision-making
process, whether of a personal, familial, financial nature, or those related to business and professional
relationships. In the event of a suspected conflict of interest, reports may be submitted through the EMC
Whistleblowing System. All reports received are handled in accordance with internal procedures and
applicable laws and
regulations.
Page 20
D. Other
Alignment of Sustainability/Annual Reports with ESG Metrics
Pages in the Sustainability/Annual
Kinerja Kode Metric Name
Report
E-01 Greenhouse Gas Emission Report 181
E-02 Greenhouse Gas Emission Intensity 181
E-03 Electricity Consumption 179
E-04 Water Consumption 176
Environment
E-05 Waste Generated 173
Company Commitment to Achieving Net
E-06 183
Zero Emission Target
Company Commitment to Reduce
E-07 180
Emission
S-01 Gender Equality 96
S-02 Employees by Gender and Age Group 96
S-03 Employee Turnover Rate 98
S-04 Number of Temporary Officers 99
S-05 Employee Training and Development 102
S-06 Number of Work Accidents 126
S-07 Human Rights Violation Incidents 126
Social Sexual Harassment and/or Non-
S-08 126
Discrimination Policy
S-09 Policy on Human Rights 126
S-10 Child Labor and/or Forced Labor Policy 127
Occupational Health and Safety Policy
S-11 and Safe and Secure Work Environment 115
are provided to all employees.
S-12 Corporate Social Responsibility 131
Page 21
Management Diversity and
G-01 59
Independence
Total Attendance of Directors and
G-02 60
Commissioners to Board Meetings
Chairman of the Board and CEO
G-03 56
Separation Policy
Board of Directors and Commissioners
G-04 63
Assessment Policy
Board of Directors and Commissioners
Governance G-05 62
Training Policy
G-06 Special Criteria for Election of the Board 64
G-07 Code of Ethics and/or Anti-Corruption 67
G-08 Fair Treatment Policy for Shareholders 67
G-09 Conflict of Interest Prevention Policy 63
Referenced International Standards and Third Party Verification
Alignment with sustainability reporting framework
X Yes No
X GRI
X TCFD
CDP
X IFRS S1
X IFRS S2
X SASB
Others, please specify
null
Third-party assurance and/or validation
X No
Thus to be informed accordingly.
Respectfully,
PT Kedoya Adyaraya Tbk
Page 22
Agus Rosyadi
Corporate Secretary
PT Kedoya Adyaraya Tbk
RS Grha Kedoya, Jalan Panjang Arteri No. 26, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta
Phone : 150-789, Fax : -, www.grhakedoya.com
Sender Name Agus Rosyadi
Function Corporate Secretary
Date and Time 30-04-2026 22:52
Attachment 1. RSGK-Surat No.021.2026_SR 2025.pdf
2. RSGK SR 2025_Final OJK.pdf
This is an official document of PT Kedoya Adyaraya Tbk that does not require a signature as it was generated
electronically by the electronic reporting system. PT Kedoya Adyaraya Tbk is fully responsible for the information
contained within this document.
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Emisi langsung dari pembakaran stasioner
p.1
unresolved
—
Emisi fugitive langsung
p.1
unresolved
—
Total Emisi Langsung (Scope 1)
p.1
unresolved
—
Direct emissions from stationary combustion
p.12
unresolved
—
Direct emissions from mobile combustion
p.12
unresolved
—
Direct emissions from processes
p.12
unresolved
—
Direct fugitive emissions
p.12
unresolved
—
Total Direct Emissions (Scope 1)
p.12
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.