Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1329
Page 1
Page 2
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Disclaimer and Limitation of Liability Laporan tahunan ini memuat pernyataan kondisi This annual report contains statements of financial keuangan, hasil operasi, proyeksi, rencana, strategi, condition, results of operations, projections, plans, kebijakan, serta tujuan Lembaga Pembiayaan strategies, policies, and objectives of Indonesia Ekspor Indonesia (LPEI), yang digolongkan sebagai Eximbank, which are classified as forward-looking pernyataan ke depan dalam pelaksanaan statements in compliance with applicable laws, perundang-undangan yang berlaku, kecuali hal- except those that are historical in nature. Such hal yang bersifat historis. Pernyataan-pernyataan statements involve prospective risks, uncertainties tersebut memiliki prospek risiko, ketidakpastian, and could cause actual developments to differ serta dapat mengakibatkan perkembangan aktual materially from those reported. secara material berbeda dari yang dilaporkan. Pernyataan-pernyataan prospektif dalam Laporan Prospective statements in this Annual Report are Tahunan ini dibuat berdasarkan berbagai asumsi based on assumptions about Indonesia Eximbank’s mengenai kondisi terkini dan kondisi mendatang current and future conditions and the business LPEI serta lingkungan bisnis di mana Lembaga environment in which the Institutions conducts menjalankan kegiatan usaha. Pernyataan yang business. Statements contained in this Annual terdapat di Laporan Tahunan ini bukan menjadi Report are not a guarantee of future performance, jaminan kinerja di masa yang akan datang, karena as actual future results may differ as they may be hasil sebenarnya di masa depan dapat berbeda affected by factors beyond Indonesia Eximbank karena dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor di control. luar kendali LPEI. Tema dan Arti Tema Themes and Explanation of Themes Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 2 Laporan Tahunan 2025
Page 3
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Maintaining Momentum,
Empowering Sustainable Growth
Tema “Maintaining Momentum, Empowering Sustainable Growth” merefleksikan komitmen
LPEI untuk menjaga kesinambungan kinerja dan memperkuat peran strategisnya dalam
mendukung pertumbuhan ekspor nasional yang berkelanjutan. Di tengah dinamika ekonomi
global yang masih dipenuhi ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga komoditas, serta
perubahan arah kebijakan perdagangan internasional, LPEI terus mempertahankan momentum
pertumbuhan bisnis melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko yang prudent, serta
inovasi produk dan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan eksportir.
Maintaining Momentum mencerminkan konsistensi LPEI dalam menjalankan mandatnya
sebagai lembaga pembiayaan ekspor nasional, termasuk melalui optimalisasi pembiayaan,
penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi bagi eksportir. Momentum ini dibangun melalui
pengelolaan portofolio yang sehat, penguatan permodalan, serta sinergi strategis dengan
pemangku kepentingan untuk memastikan dukungan yang tepat sasaran, khususnya bagi
sektor-sektor prioritas dan komoditas strategis nasional.
Sementara itu, Empowering Sustainable Growth menegaskan peran LPEI dalam mendorong
pertumbuhan ekspor yang berkesinambungan dan berdampak luas bagi perekonomian
nasional. Pertumbuhan yang dimaksud tidak hanya berorientasi pada peningkatan volume
pembiayaan, tetapi juga pada penciptaan nilai jangka panjang termasuk aspek Environmental,
Social, and Governance (ESG), penguatan daya saing eksportir, serta dukungan terhadap
sektor-sektor prioritas dan komoditas strategis. Dengan pendekatan yang terarah dan
bertanggung jawab, LPEI terus berupaya menjadi katalis dalam membangun ekosistem ekspor
yang lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing global.
The theme “Maintaining Momentum, Empowering Sustainable Growth” reflects Indonesia
Eximbank’s commitment to maintaining performance continuity and strengthening its strategic
role in supporting sustainable national export growth. Amidst global economic dynamics that
remain fraught with geopolitical uncertainty, commodity price fluctuations, and changes in
international trade policy direction, Indonesia Eximbank continues to maintain its business
growth momentum through strengthened governance, prudent risk management, and product
and service innovations that are adaptive to the needs of exporters.
Maintaining Momentum reflects Indonesia Eximbank’s consistency in carrying out its mandate
as a national export financing institution, including through the optimization of financing,
guarantees, insurance, and consulting services for exporters. This momentum is built through
sound portfolio management, capital strengthening, and strategic synergies with stakeholders
to ensure targeted support, particularly for priority sectors and national strategic commodities.
Meanwhile, Empowering Sustainable Growth emphasizes Indonesia Eximbank’s role in
promoting sustainable export growth that has a broad impact on the national economy. This
growth is not only oriented towards increasing financing volume, but also towards creating
long-term value, including Environmental, Social, and Governance (ESG) aspects, strengthening
the competitiveness of exporters, and supporting priority sectors and strategic commodities.
With a focused and responsible approach, Indonesia Eximbank continues to strive to be a
catalyst in building a more resilient, adaptive, and globally competitive export ecosystem.
Annual Report 2025 3 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 4
Kesinambungan Tema Theme Continuity 2024 Bangkit Lebih Kuat untuk Masa Depan Lebih Cerah Rising Stronger for a Brighter Tomorrow Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) senantiasa membangun ekosistem guna mendorong pertumbuhan ekspor melalui kerja sama, kolaborasi dan sinergi antar lembaga Pemerintah, Daerah dan instasi terkait lainnya. Dukungan LPEI terhadap ekosistem ekspor nasional juga diwujudkan dengan menjadi narasumber maupun kontributor aktif dalam program Kementerian/ Lembaga seperti sharing knowledge tentang international trend dan shifting global trend in trade, mitigasi risiko transaksi melalui produk dan layanan perbankan dan topik-topik aktual lainnya dalam rangka pemulihan dan penguatan ekspor nasional. LPEI membangun sinergi kelembagaan baik dengan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah serta lembaga terkait lainnya dalam Program Desa Devisa dan program Coaching Program for New Exporter (CPNE) yang dilakukan secara sistematis dan bertahap untuk mencetak para eksportir baru. Indonesia Eximbank, functioning as a Special Mission Vehicle (SMV) of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, is actively developing a conducive ecosystem to foster export growth through cooperation, partnerships, and synergy among governmental, regional, and other relevant institutions. Indonesia Eximbank’s commitment to fortify the domestic export ecosystem is demonstrated by its participation as a resource and dynamic contributor in the various programs of Ministries/ Institutions. This includes sharing insights on the latest global trends in trade, mitigating transaction risks through banking products and services, and addressing other pertinent issues in the current context of revitalizing and strengthening national exports. Indonesia Eximbank intertwines strategic institutional synergy including with the Central and Regional Governments and other relevant entities, to implement the Go Export Village and the Coaching Program for New Exporters (CPNE) in a systematic and gradual manner. These initiatives aim to cultivate new exporters.manner to produce new competitive exporters. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 4 Laporan Tahunan 2025
Page 5
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
2023
HARMONI
Hadirkan Semangat Kolaborasi Membangun Negeri
Spirit of Collaboration in Advancing the Nation
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia terus mendorong proses transformasi bisnis yang
telah berlangsung sejak 2020, dengan melaksanakan perbaikan fundamental secara
komprehensif baik bersifat organik maupun inorganik dalam berbagai aspek. Salah satu
fokus transformasi LPEI adalah penguatan seluruh aspek pembiayaan, mulai dari proses
underwriting sampai dengan pencairan dan monitoring. LPEI juga terus menyeimbangkan
komposisi portofolio secara bertahap, serta meningkatkan peran dalam ekosistem ekspor
terkait pelaksanaan mandat penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi, termasuk fokus
pada pengembangan UMKM ekspor. Dengan demikian, LPEI terus memastikan pertumbuhan
bisnis yang berkesinambungan dan memberikan dampak pada pembangunan nasional.
The Indonesia Eximbank continues to advance its business transformation process that has been underway since
2020 by implementing comprehensive fundamental improvements, both organic and inorganic, across various
aspects of its operations. One of the key focuses of Indonesia Eximbank’s transformation is the strengthening of all
financing aspects, ranging from the underwriting process to disbursement and monitoring. Indonesia Eximbank also
continues to gradually rebalance its portfolio composition while enhancing its role within the export ecosystem in
carrying out its mandates in guarantees, insurance, and advisory services, including a focus on the development of
export-oriented MSMEs. Through these efforts, Indonesia Eximbank continues to ensure sustainable business growth
while contributing to national development.
2022
Supporting Export Ecosystem Strengthening Collaborations
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) secara aktif membangun kerjasama
dengan berbagai institusi dan lembaga baik pemerintah daerah maupun pusat dalam
rangka meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), sehingga
mampu mengembangkan produk berorientasi ekspor, serta mewujudkan iklim usaha
yang kondusif bagi peningkatan ekspor nasional. LPEI berperan sebagai fasilitator dan
akselerator guna menjembatani kepentingan aktivitas dan pelaku ekspor dengan
instansi terkait dalam rangka menyelesaikan hambatan ekspor serta mempermudah
aktivitas ekspor yang mengalami hambatan regulasi di negara tujuan ekspor. Selain itu,
LPEI memberikan dukungan berupa layanan Finansial dan layanan non-finansial kepada
pelaku UMKM berorientasi ekspor.
The Indonesia Eximbank actively establishes cooperation with various institutions and
organizations at both the regional and central government levels to enhance the capacity of micro, small, and medium
enterprises (MSMEs), enabling them to develop export-oriented products and foster a conducive business climate for
increasing national exports. Indonesia Eximbank acts as a facilitator and accelerator to bridge the interests of export
activities and exporters with relevant institutions in order to address export barriers and facilitate export activities that
encounter regulatory constraints in destination countries. In addition, Indonesia Eximbank provides support in the
form of financial services and non-financial services to export-oriented MSME players.
2021
Penguatan Mandat Institusi untuk Meningkatkan Ekspor dan
Pemulihan Ekonomi Nasional
Empowering Institutional Mandate in Supporting Export and National
Economic Recovery
Pemerintah memberikan mandat kepada LPEI untuk menyediakan penjaminan atas kredit
modal kerja yang disalurkan oleh perbankan kepada pelaku usaha korporasi melalui
program Penjaminan Pemerintah atau JAMINAH dalam rangka Pemulihan Ekonomi
Nasional. terkait dengan hal tersebut, LPEI memiliki tiga peran penting dalam rangka
meningkatkan Pemulihan Ekonomi Nasional dan ekspor nasional sebagai Special Mission
Vehichle (SMV) kementerian keuangan yang meliputi Penjaminan Pemerintah untuk
pelaku usaha korporasi; pelaksana pada program investasi pemerintah; dan penugasan
khusus ekspor atau PKE dengan tujuan menyediakan pembiayaan ekspor.
Indonesia Eximbank has been given the mandates by the government to provide guarantees for working capital loans
disbursement by banks to corporate business practitioners through the government guarantee program or JAMINAH
in the framework of national economic recovery. as such, Indonesia Eximbank has three key roles in order to improve
the national economic recovery and enhance the national exports as a Special Mission Vehicles (SMV) of the Ministry
of Finance which includes government guarantees for corporate business players; the executor of government
investment programs; and export-specific assignments or PKE with the aim at providing export financing.
Annual Report 2025 5 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 6
Daftar Isi Profil Perusahaan
Company Profile
Table of Content Identitas dan Informasi
68 Umum Perusahaan
Corporate Identity and General Information
Sanggahan dan Batasan Tanggung Jawab Riwayat Singkat LPEI
2 70
Disclaimer and Limitation of Liability Brief History of Indonesia Eximbank
Tema dan Arti Tema Visi, Misi dan Budaya LPEI
2
Themes and Explanation of Themes 72 Vision, Mission, and Culture of Indonesia
Eximbank
Kesinambungan Tema
4
Theme Continuity Kegiatan Usaha
75
Business Activities
Daftar Isi
6
Table of Content Skala Usaha
78
Business Scale
Sekilas Kinerja LPEI di Tahun 2025
10 A Glimpse of Indonesia Eximbank Demografi Karyawan
79
Performance in 2025 Employees Demography
Komitmen Keberlanjutan LPEI Wilayah Operasional
82
11 Indonesia Eximbank Sustainability Operational Area
Commitment
Struktur Organisasi
84
Organizational Structure
Kilas Kinerja Perubahan Komposisi Dewan Direktur,
Performance Review Direktur Eksekutif Dan Direktur Pelaksana
86 Changes In Board Of Directors, Executive
Ikhtisar Data Keuangan Penting Director, And Managing Directors
14
Key Financial Highlights Composition
Informasi Saham Profil Dewan Direktur
18 90
Information on Stock Profile of Board of Directors
Informasi Mengenai Obligasi, Sukuk atau Profil Direktur Pelaksana
Obligasi Konversi Yang Masih Beredar 98
19 Managing Directors Profile
Information on Outstanding Bonds,
Sukuk or Convertible Bonds Profil Manajemen Senior
104
Senior Management Profile
Peringkat Lembaga
20 Komposisi Manajemen Senior
Institution Rating 106
Senior Management Composition
Peristiwa Penting
21 Komposisi Pemegang Saham
Event Highlights 109
Shareholders Composition
Penghargaan dan Sertifikasi
28 Informasi Pemegang Saham Utama Dan
Awards and Certification
Pengendali
111
Information on Major and Controlling
Shareholders
Laporan Manajemen
Management Report Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi, dan
Ventura Bersama
Laporan Dewan Direktur 111
32 Subsidiaries, Associated Entities, and
Board of Directors Report Joint Ventures of Indonesia Eximbank
Laporan Direktur Eksekutif Struktur Grup
dan Direktur Pelaksana 113
42 Group Structure
Report of the Executive Director and
Managing Directors Kronologi Pencatatan Saham
113
Share Listing Chronology
Laporan Dewan Pengawas Syariah
60 Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
Sharia Supervisory Board Report 114
Chronology of Other Securities Listings
Surat Pernyataan Dewan Direktur Tentang
Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan Akuntan Publik Dan Kantor
dan Laporan Keberlanjutan 2025 Akuntan Publik (KAP)
117
64 Statement Letter of Board of Directors Public Accountant And Public Accounting
Regarding Responsibility for Firm (PAF)
the 2025 Annual Report and Sustainability Lembaga dan Profesi Penunjang
Report 119
Supporting Institutions and Professions
Surat Pernyataan Direktur Eksekutif & Keanggotaan Asosiasi
Direktur Pelaksana Tentang Tanggung 120
Association Membership
Jawab Atas Laporan Tahunan dan Laporan
Keberlanjutan 2025 Perubahan yang Bersifat Signifikan
65 121
Statement Letter of Executive Director & Significant Changes
Managing Directors Regarding Responsibility
for the 2025 Annual Report and Sustainability Informasi Pada Situs Web LPEI
121
Report Information on Company Website
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 6 Laporan Tahunan 2025
Page 7
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Analisis dan Pembahasan Manajemen Perubahan Peraturan
Management Discussion and Analysis Perundang-Undangan Terhadap
216 LPEI Pada Tahun 2025
Tinjauan Perekonomian dan Industri Changes in Laws and Regulations Affecting
126
Economic and Industry Review Indonesia Eximbank in 2025
Fokus Strategi 2025 Perubahan Kebijakan Akuntansi yang
134
2025 Strategic Fokus Diterapkan LPEI pada Tahun 2025
230
Accounting Policy Changes Implemented by
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha Indonesia Eximbank in 2025
137
Operational Review by Business Segment
Tingkat Kesehatan LPEI
Analisis Kinerja Keuangan 231
169 Indonesia Eximbank’s Soundness Level
Financial Performance Analysis
Kemampuan Membayar Utang dan
Tingkat Kolektibilitas Piutang Fungsi Penunjang Bisnis
185
Capital Structure and Management Policy on Business Support Function
Capital Structure
Teknologi Informasi
Struktur Modal dan Kebijakan 234
Information Technology
Manajemen atas Struktur Modal
188
Capital Structure and Management Policy on Pengembangan Sumber Daya Manusia
241
Capital Structure Human Resource Development
Ikatan Material untuk
Investasi Barang Modal
191
Material Commitments for Capital Tata Kelola Perusahaan
Expenditure Investments Good Corporate Governances
Realisasi Investasi Barang Modal Pencapaian Terbaik dalam
192
Realization of Capital Goods Investment Penerapan Tata Kelola yang Baik
250
Best Achievements in The Implementation of
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi Good Corporate Governance
Setelah Tanggal Laporan Akuntan
193 Information and Material Facts Occurring Komitmen dan Kebijakan
After the Date of the Penerapan Tata Kelola pada LPEI
Independent Auditor’s Report 251 Commitment and Policies on the
Implementation of Corporate Governance At
Kontribusi Kepada Negara Indonesia Eximbank
193
Contribution to the State
Dasar Penerapan Tata Kelola LPEI
Perbandingan Antara Target dan 252 Basis for the Implementation of Corporate
Realisasi Tahun 2025 Governance at Indonesia Eximbank
193
Comparison Between Target & Realization in
2025 Perkembangan Penerapan Tata Kelola
yang Baik di Lingkup LPEI
Proyeksi Tahun Mendatang 259 Developments in the Implementation
197
Projection For the Next Year of Good Corporate Governance within
Kebijakan dan Pembagian Dividen Indonesia Eximbank
201
Dividend Policy and Distribution Struktur Tata Kelola LPEI
277
Realisasi Dana Hasil Penawaran Umum Indonesia Eximbank Governance Structure
201
Realization of Funds From Public Offerings Rapat Pengesahan
296
Informasi Material Mengenai Investasi, Ratification Meeting
Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/ Dewan Direktur
Peleburan Usaha, Akuisisi, dan 301
Board of Directors
Restrukturisasi Utang/ Modal
202
Material Information on Investment, Direktur Eksekutif Dan Direktur Pelaksana
Expansion, Divestment, 314
Executive Director and Managing Directors
Merger/Consolation of Businesses,
Acquisitions, and Debt/Capital Restructuring Dewan Pengawas Syariah
332
Sharia Supervisory Board
Dampak Perubahan Harga Terhadap
202 Pendapatan Transparansi Informasi Tentang Dewan
Impact of Price Changes on Revenues Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana, serta Dewan Pengawas Syariah
Informasi Transaksi Material yang 342 Transparency of Information Regarding
Mengandung Benturan Kepentingan dan/ The Board of Directors, Executive Director
atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi/Berelasi and Managing Directors, and The Sharia
203 Information on Material Transaction Supervisory Board
Involving Conflicts of Interest
and/or Transactions with Affiliated/Related Organ Pendukung Dewan Direktur
412
Parties Supporting Organs of the Board of Directors
Prospek Usaha Organ Pendukung Direktur Eksekutif
211 464
Business Prospects Executive Director Supporting Organs
Aspek Pemasaran Akuntan Publik
214 608
Marketing Aspect Public Accountant
Annual Report 2025 7 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 8
611
Fungsi Kepatuhan Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Compliance Function
Sustainability Performance Highlights
Sistem Pengendalian Internal
619 Aspek Ekonomi
Internal Control System 698
Economy Aspects
Internal Control Over Financial Reporting
622 Aspek Lingkungan
(ICOFR)
699
Environmental Aspects
Manajemen Risiko
623
Risk Management Aspek Sosial
700
Social Aspects
Perkara Hukum dan Upaya Penyelesaian
653
Legal Cases and the Settlement
Sanksi Administratif
654
Administrative Sanctions Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Akses Informasi Dan Data LPEI
654
Access to Company Information and Data Tentang Laporan Keberlanjutan
704
About the Sustainability Report
Kode Etik & Kode Perilaku
655
Code of Ethics & Code of Conduct Pengelolaan Topik Material
705
Kebijakan Pemberian Kompensasi Material Topic Management
Jangka Panjang Berbasis Kinerjaf
661 Kerangka dan Strategi Keberlanjutan
Long-Term Performance-Based 707
Compensation Policy Sustainability Framework and Strategy
Kebijakan Pengungkapan Kepemilikan Realisasi Roadmap RAKB LPEI 2025
Saham Anggota Direktur Eksekutif dan 708 Realization of Indonesia Eximbank’s 2025
Direktur Pelaksana dan Anggota Dewan RAKB Roadmap
661
Share Ownership Disclosure Policy for
Executive Director, Managing Visi dan Misi Keberlanjutan
723
Directors, and Board Members Sustainability Framework and Strategy
Transparansi Manajemen Tentang Membangun Budaya Keberlanjutan
723
Kepemilikan Saham Building a Sustainability Culture
662
Management Transparency on Share
Ownership Kontribusi pada Pencapaian SDGs
724
Contribution to the Achievement of SDGs
Sistem Pelaporan Pelanggaran
663
Whistleblowing System
Kebijakan Anti Korupsi dan Anti Gratifikasi Tata Kelola Keberlanjutan
669 Anti-Corruption and Anti-Gratification
Policies Sustainability Governance
Kebijakan Anti Pencucian Uang (APU) dan Penanggung Jawab Penerapan
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) Keuangan Berkelanjutan
677 728
Anti-Money Laundering (AML) and Those in Charge of Sustainable Finance
Counter-Terrorist Financing (CTF) Policy Implementation
Transparansi Keuangan dan Pengembangan Kompetensi Terkait
Non-Keuangan Lembaga Keuangan Berkelanjutan
681 730
Financial and Non-Financial Transparency of Competency Development on Sustainable
Corporate Finance
Buyback Saham dan/ Atau Obligasi Pengelolaan dan Mitigasi Risiko
684
Bond and Stock Buybacks
Keuangan Berkelanjutan
732
Kebijakan Barang dan Jasa Management and Mitigation of Sustainable
684 Finance Risks
Surveillance System
Kebijakan Pencegahan Insider Trading Pengelolaan Hubungan dengan
689
Insider Trading Prevention Policy 734 Pemangku Kepentingan
Relationship Management with Stakeholders
Penyediaan Dana Kepada Pihak
Terkait Dan Penyediaan Dana Besar Tantangan dan Peluang dalam
689
Distribution of Funds to Related Parties and Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Large Exposure 738
Challenges and Opportunities in
Pemberian Dana Untuk Kegiatan Implementing Sustainable Finance
Sosial Dan Kepentingan Politik
690
Providing Funds for Social Activities and
Political Interests
Kinerja Ekonomi
Transparansi Praktik Bad Corporate Economic Performance
690 Governance
Transparency of Bad Governance Practices Komitmen dan Kebijakan Mengelola
Kinerja Ekonomi
Penerapan Atas Pedoman 742
Tata Kelola Lembaga Commitment and Policies in Managing
692 Economic Performance
Implementation of Good Corporate
Governance Guidelines
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 8 Laporan Tahunan 2025
Page 9
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Target dan Pencapaian Kepatuhan Lingkungan
743 765
Target and Achievement Environmental Compliance
Kebijakan Penilaian, Penyaringan,
Pemantauan Risiko Pembiayaan
744 Keberlanjutan Kinerja Sosial
Policy on Assessment, Screening, and Social Performance
Monitoring of Sustainable Financing Risk
Komitmen dan Kebijakan
Kinerja Portofolio Pembiayaan Mengelola Kinerja Sosial
768
745 Keuangan Berkelanjutan Commitment and Policies in Managing
Sustainable Financing Performance Social Performance
Nilai Ekonomi Langsung Perputaran dan Perekrutan Karyawan
746 771
Direct Economic Value Employee Turnover and Recruitment
Kerja Sama Dengan Mitra Bisnis Praktik Kerja yang Adil
747
Cooperation with Partners 773 dan Bertanggung Jawab
Fair and Responsible Employment Practice
Produk Dievaluasi Untuk
750 Keamanan Nasabah Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas
774
Products Evaluated for Customer Safety Disability-Friendly Work Environment
Inovasi dan Pengembangan Perlindungan Terhadap HAM, Perlindungan
Produk atau Jasa dari Pelecehan Seksual dan Tindakan
751
Innovation and Product or Service Diskriminasi Lainnya
775
Development Protecting Human Rights, Protection Against
Sexual Harassment
Akses Kantor Cabang and Other Discriminations
751
Access to Branch
Perlindungan terhadap Hak-Hak
Edukasi Produk dan Jasa Layanan LPEI 775 Karyawan Perempuan
752
Products Evaluated for Customer Safety Protection of the Rights of Female Employees
Jumlah Produk yang Ditarik Remunerasi dan Fasilitas
752
Number of Products Recalled Kesejahteraan Karyawan
777
Employee Remuneration and Welfare
Pengaduan Nasabah
752 Facilities
Customer Complaint
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Proses Penanganan Pengaduan Nasabah 780
753 Occupational Health and Safety
Customer Complaint Handling Process
Pelatihan dan Pengembangan
Survei Kepuasan Nasabah 782
753 Training and Development
Customer Satisfaction Survey
Persiapan Pensiun
789
Retirement Preparation
Kinerja Lingkungan Rencana Pengembangan dan Pelatihan SDM
789
Environmental Performance HR Development and Training Plan
Komitmen dan Kebijakan Mengelola Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karier
Kinerja Lingkungan 798 Performance Review and Career
756
Commitment and Policies in Managing Development
Environmental Performance
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
800
Sustainable Financing & Sustainable Funding Social and Environmental Responsibility
757
Sustainable Financing & Sustainable Funding
Dampak Operasi Terhadap
Program Green Office LPEI Masyarakat Sekitar
758 800
LPEI’S Green Office Program Impact of Operations on Surrounding
Communities
Konsumsi Energi dan Emisi yang Dihasilkan
759 Energy Consumption and Generated Pelaksanaan Program di Bidang Sosial
Emission dan Lingkungan Hidup
801
Implementation of Social and Environmental
Emisi dari Aktivitas Operasional Program
761
Emissions from Operational Activities
Konsumsi Air
762
Water Consumption Lampiran
808
Appendix
Pengelolaan Limbah
763
Waste Management
Program Lingkungan Laporan Keuangan
764
Environmental Program Financial Report
Annual Report 2025 9 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 10
Sekilas Kinerja LPEI di Tahun 2025
A Glimpse of Indonesia Eximbank Performance in 2025
Kinerja Keuangan dan Bisnis
Financial and Business Performance
Pertumbuhan Total Aset Pertumbuhan Total Ekuitas Pertumbuhan Laba
Total Asset Growth Total Equity Growth Tahun Berjalan
Current Year Profit Growth
19,66% 1,46% 8,50%
2025 : Rp58,77 triliun | trillion 2025 : Rp14,20 triliun | trillion 2025 : Rp252,28 miliar | billion
2024 : Rp49,11 triliun | trillion 2024 : Rp13,99 triliun | trillion 2024 : Rp232,52 miliar | billion
Pembiayaan Penjaminan
Financing Guarantee
Outstanding Pembiayaan Outstanding Penjaminan Komersial & PKE
Outstanding Financing Outstanding of Commercial & NIA Guarantees
Rp57,21 Rp4,87
triliun | trillion triliun | trillion
Asuransi Trade Finance
Insurance Trade Finance
Volume Asuransi Volume Trade Finance
Insurance Volume Trade Finance Volume
Rp8,85 Rp24,43
triliun | trillion triliun | trillion
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 10 Laporan Tahunan 2025
Page 11
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Pertumbuhan Nilai Penurunan Pemakaian Energi Pengurangan Emisi GRK
Ekonomi Didistribusikan Reduction in Energy Reduction in GHG Emission
Distributed Economic Consumption
Value Growth
14,54% 15,12% 32,87%
2025 : 1.135,25 Ton CO2-eq
2025 : Rp1.038,12 miliar | billion 2025 : 5.445 GJ
2024 : 1.691,06 Ton CO2-eq
2024 : Rp906,38 miliar | billion 2024 : 6.415 GJ
Realisasi Investasi Sosial Rata-rata Man-days
dalam kegiatan CSR Pelatihan per Tahun
Realization of Social Average Man-days of
Investment in CSR Training per Year
activities
Rp2,46 7,85
Man-days pelatihan/pegawai
miliar | billion
Man-days of training/employee
Progam Unggulan Program Pengembangan Program Coaching Program
Desa Devisa for New Exporter (CPNE)
Kegiatan Go Export Village Coaching Program for New
Keberlanjutan Development Program Exporter (CPNE) Program
Sustainability
Activities Flagship
Program 4 6
Komitmen Keberlanjutan LPEI Indonesia Eximbank Sustainability
Commitment
Dengan berpegang pada prinsip-prinsip By adhering to the principles of sustainable
keuangan berkelanjutan, LPEI berkomitmen finance, Indonesia Eximbank is committed to
untuk terus meningkatkan peran aktifnya dalam continuously improving its active role in supporting
mendukung perkembangan ekonomi yang sustainable economic development through
berkelanjutan melalui implementasi strategi the implementation of strategies that integrate
yang mengintegrasikan aspek Environmental, Environmental, Social and Governance (ESG)
Social and Governance (ESG) serta berpedoman aspects and are guided by the triple bottom lines
pada prinsip triple bottom lines dalam proses principle in the business decision-making process.
pengambilan keputusan bisnis. Langkah ini This step is taken as a way to measure the extent
dilakukan sebagai salah satu cara untuk mengukur of Indonesia Eximbank sustainable contribution to
sejauh mana kontribusi berkelanjutan LPEI kepada its stakeholders.
para pemangku kepentingannya.
Annual Report 2025 11 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 12
Ikhtisar Utama Performance Highlights Capaian kinerja tahun ini mencerminkan ketahanan dan konsistensi Lembaga dalam menjalankan mandatnya di tengah dinamika global. Setiap pencapaian menjadi fondasi bagi pertumbuhan yang lebih kuat ke depan. This year’s performance reflects the Institution’s resilience and consistency in conducting its mandate amidst global dynamics. Each achievement serves as the foundation for stronger growth going forward. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 12 Laporan Tahunan 2025
Page 13
01
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Annual Report 2025 13 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 14
Ikhtisar Data Keuangan Penting
Key Financial Highlights
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Consolidated Statement of Financial
Position
Tabel Posisi Keuangan Konsolidasian (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Consolidated Financial Position (In Rp million, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024* 2023 2022 2021
Description
Total Aset
56.767.496 49.112.997 51.349.279 83.815.752 89.040.921
Total Assets
Portofolio Treasuri – Bruto
18.311.165 3.763.151 8.957.378 14.711.957 17.877.638
Treasury Portfolio - Gross
Portofolio Pembiayaan dan
Piutang – Bruto
57.205.378 55.984.156 73.823.211 83.636.003 83.963.162
Financing and Receivables
Portfolio - Gross
Tagihan Derivatif
220.472 50.674 85 - 6
Derivatives Receivables
Aset Kontrak Asuransi
5.338 3.192 - - -
Insurance Contract Asset
Aset Kontrak Reasuransi
3 4.726 - - -
Reinsurance Contract Asset
Piutang Penjaminan
6.850 - - - -
Guarantee Receivables
Aset Reasuransi
- - 2.933 3.544 2.615
Reinsurance Assets
Piutang Asuransi dan
Penjaminan – Bruto
- - 75.059 288.989 285.656
Insurance Receivables and
Guarantee - Gross
Tagihan Akseptasi – Bruto
Acceptance Receivables - 159.107 138.647 153.852 151.161 460.540
Gross
Total Liabilitas
44.570.213 35.120.367 42.587.812 56.947.507 58.920.543
Total Liabilities
Efek-Efek Utang
yang Diterbitkan 4.321.273 8.140.064 21.981.313 25.290.672 27.712.389
Debt Securities Issued
Pinjaman yang Diterima
38.319.169 24.863.560 18.352.943 29.297.065 28.799.571
Fund Borrowings
Liabilitas Kontrak Asuransi
82 12.199 - - -
Insurance Contract Liabilities
Liabilitas Kontrak Reasuransi
Reinsurance Contract 844 - - - -
Liabilities
Utang Penjaminan
2.419 1.738 18.427 61.715 62.363
Guaranteed Debt
Utang Asuransi
- - 5.534 6.306 4.055
Insurance Payables
Liabilitas Asuransi
- - 6.672 7.961 6.390
Insurance Liabilities
Total Ekuitas
14.197.283 13.992.630 8.761.467 26.868.245 30.120.378
Total Equity
Notes | Note:
*Tahun 2024 terdapat beberapa akun remapping mengikuti PSAK117
*In 2024, several accounts were remapped in accordance with PSAK 117
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 14 Laporan Tahunan 2025
Page 15
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statement of Profit or Loss
Komprehensif Lain Konsolidasian and Other Comprehensive Income
Tabel Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Consolidated Profit or Loss and Other Comprehensive Income (In Rp million, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Pendapatan Bunga
2.873.922 3.366.082 4.052.097 3.711.851 4.263.520
Interest Income
Beban Bunga
(1.913.780) (2.656.651) (3.128.893) (2.936.114) (3.057.215)
Interest Expense
Pendapatan Bunga Bersih
965.284 716.335 923.204 775.737 1.206.305
Net Interest Income
Pendapatan
Operasional – Neto 1.148.275 263.839 1.182.281 961.951 1.421.725
Operating Income - Net
Pembentukan Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai
Aset Keuangan
(1.144.276) (277.774) (16.932.394) (2.107.596) (257.752)
Provision for Impairment
Losses on Financial Assets
Balue
Penyisihan Kerugian
Estimasi Klaim Penjaminan
Allowance for Impairment 1.104 1.185 2.994 (652) (114)
Losses on Estimated
Guarantee Claim
Beban Operasional
(745.748) (685.089) (794.033) (762.488) (758.763)
Operating Expenses
Pendapatan Non
Operasional – Neto 28.439 63.420 10.488 16.420 3.943
Non-Operating Income - Net
Laba (Rugi) Sebelum Pajak
253.078 81.916 (16.530.664) (1.892.365) 409.039
Profit (Loss) Before Tax
Laba (Rugi) Setelah Pajak
252.278 232.525 (18.114.327) (3.114.554) 387.396
Profit (Loss) After Tax
Pendapatan (Rugi)
Komprehensif Lain – Neto
15.476 (1.362) 7.549 (26.784) 14.890
Other Comprehensive
Income (Loss) - Net
Penghasilan (Rugi)
Komprehensif
267.754 231.163 (18.106.778) (3.141.338) 402.286
Comprehensive Income
(Loss)
Komitmen dan Kontinjensi
Commitments and Contingencies
Irrevocable L/C Masih
Berjalan 411.909 485.527 125.656 395.071 379.096
Outstanding Irrevocable L/C
Penjaminan yang Diberikan
4.867.899 8.146.399 10.895.141 12.428.806 13.136.226
Guarantees Facility
Asuransi Ekspor
1.310.067 2.088.935 2.039.586 1.103.998 480.622
Export Insurance
Annual Report 2025 15 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 16
Rasio Keuangan Financial Ratio
Tabel Rasio Keuangan (Dalam persentase, kecuali dinyatakan lain)
Financial Ratio (In percentage, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Kecukupan Modal (CAR) -
Risiko Kredit
36,50 35,05 18,43 32,93 38,19
Credit Risk - Capital
Adequacy (CAR)
Kecukupan Modal (CAR)
- Resiko Kredit, Pasar, dan
Operasional
36,45 34,35 17,88 32,74 37,19
Credit, Market, and
Operational Risk - Capital
Adequacy (CAR)
NPF Bruto
30,91 29,07 43,48 26,61 21,03
NPF Gross
NPF Neto
2,41 4,52 4,54 10,39 7,12
NPF Net
Pengembalian
atas Aktiva (ROA) 0,54 0,17 (22,74) (2,19) 0,46
Return on Assets (ROA)
Pengembalian
atas Ekuitas (ROE) 1,79 2,51 (71,71) (10,49) 1,54
Return on Equity (ROE)
Pendapatan Bunga Bersih
Terhadap Aktiva Produktif
1,44 0,86 1,04 0,78 1,17
(NIM)
Net Interest Margin (NIM)
Beban Operasional terhadap
Pendapatan Operasional
(BOPO) 95,21 99,85 483,24 148,57 90,87
Operating Expenses to
Operating Income (BOPO)
Posisi Devisa Neto
0,31 0,40 12,09 1,74 7,07
Net Open Position
Kewajiban terhadap
Ekuitas (kali) 3,14 2,51 4,86 2,12 1,96
Debt to Equity (times)
Kewajiban terhadap
Aset (kali) 0,76 0,72 0,83 0,68 0,66
Debt to Assets (times)
Laba bersih terhadap
pendapatan (margin
0,09 0,07 (4,47) (0,84) 0,09
laba bersih)
Net Profit Margin
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 16 Laporan Tahunan 2025
Page 17
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Laporan Arus Kas Konsolidasian Consolidated Statement of Cash Flow
Tabel Arus Kas Konsolidasian (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Consolidated Cash Flow (In Rp million, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024 2023 2022 2021
Description
Arus Kas dari atau (untuk)
Aktivitas Operasi
519.707 2.983.234 8.547.359 (371.945) 7.466.129
Cash Flow from or (for)
Operating Activities
Arus Kas dari atau (untuk)
Aktivitas Investasi
339.742 188.283 494.494 (1.459.883) (48.527)
Cash Flow from or (for)
Investing Activities
Arus Kas dari atau (untuk)
Aktivitas Pendanaan
14.131.806 (8.109.975) (14.267.016) (2.708.648) (3.663.516)
Cash Flow from or (for)
Financing Activities
Kenaikan (Penurunan) Neto
Kas dan Setara Kas
Net Increase (Decrease) in 15.001.730 (4.933.593) (5.218.335) (4.575.778) 3.778.801
Cash and Cash
Equivalents
Kas dan Setara
Kas Awal Tahun
2.589.947 7.523.540 12.741.875 17.317.653 13.538.852
Cash and Cash Equivalents
at Beginning of the Year
Kas dan Setara
Kas Akhir Tahun
17.591.677 2.589.947 7.523.540 12.741.875 17.317.653
Cash and Cash Equivalents
at End of the Year
Annual Report 2025 17 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 18
Informasi Saham Information on Stock Ikhtisar Kinerja Saham Stock Performance Highlights Sebagai lembaga yang ditetapkan sebagai As an institution designated as a Special Mission Special Mission Vehicle (SMV) di bawah koordinasi Vehicle (SMV) under the coordination of the Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) the Indonesia Eximbank operates based on beroperasi berdasarkan ketentuan Undang- the provisions of Law Number 2 of 2009, which Undang Nomor 2 Tahun 2009, yang menegaskan stipulates that all of Indonesia Eximbank’s capital bahwa seluruh modal LPEI sepenuhnya berasal is fully derived from and owned by the Government dari dan dimiliki oleh Negara Republik Indonesia of the Republic of Indonesia and is not divided into serta tidak terbagi dalam bentuk saham. shares. In view of this institutional characteristic, Sehubungan dengan karakteristik kelembagaan this Report does not contain information related to tersebut, Laporan ini tidak memuat informasi yang capital market aspects, including but not limited berkaitan dengan aspek pasar modal, termasuk to share prices, share trading activities, or market namun tidak terbatas pada harga saham, aktivitas capitalization. perdagangan saham, maupun kapitalisasi pasar. Aksi Korporasi Corporate Actions Sepanjang tahun 2025, LPEI tidak melaksanakan Throughout 2025, the Indonesia Eximbank did aksi korporasi yang berkaitan dengan saham, not undertake any corporate actions related to termasuk pemecahan saham (stock split), shares, including stock splits, reverse stock splits, penggabungan saham (reverse stock), serta or the issuance or distribution of stock dividends or penerbitan atau pembagian dividen saham bonus shares. Accordingly, this Annual Report does maupun saham bonus. Dengan demikian, Laporan not contain disclosures related to such aspects. Tahunan ini tidak memuat pengungkapan terkait aspek-aspek tersebut. Penghentian Sementara Perdagangan Suspension and/or Delisting of Shares Saham (Suspension) dan/atau Penghapusan Pencatatan Saham (Delisting) Selama periode pelaporan, LPEI tidak melakukan During the reporting period, the Indonesia tindakan korporasi yang berkaitan dengan Eximbank did not carry out corporate actions perubahan nilai nominal saham, penangguhan related to changes in the nominal value of shares, perdagangan saham, maupun penghapusan suspension of share trading, or delisting of shares. pencatatan saham. Oleh karena itu, Laporan Therefore, this Annual Report does not present Tahunan ini tidak menyajikan informasi yang information related to those matters. berkaitan dengan hal-hal tersebut. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 18 Laporan Tahunan 2025
Page 19
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Informasi Mengenai Obligasi, Sukuk atau
Obligasi Konversi yang Masih Beredar
Information on Outstanding Bonds, Sukuk, or Convertible Bonds
Daftar Obligasi/Sukuk/Obligasi Konversi List of Outstanding Bonds/Sukuk/
yang Masih Beredar (Outstanding) Convertible Bonds
Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, LPEI As of December 31, 2025, the Indonesia Eximbank
masih mencatat instrumen pendanaan berupa still recorded funding instruments in the form of
obligasi yang berada dalam posisi belum jatuh corporate that remained outstanding and had not
tempo, dengan perincian sebagai berikut: yet matured, with details as follows:
Tabel Obligasi Korporasi Indonesia Eximbank
Indonesia Eximbank Corporate Bonds
Jumlah yang
Outstanding Tingkat
per 31 Desember Bunga
Tanggal Tanggal
2025 per Tahun
Nama Efek Seri Penerbitan Jatuh Tempo Bursa Peringkat
No (Rp miliar) (%)
Name of Securities Series Issuance Maturity Exchange Rating
Total Outstanding Annual
Date Date
as of December Interest
31, 2025 Rate (%)
(Rp billion)
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
23 Februari 23 Februari
Eximbank III Tahap PT Bursa
2017 2017 IdAAA
1 IV Tahun 2017 E 1.266,00 9,40 Efek
February 23, February 23, (Pefindo)
Indonesia Indonesia
2017 2017
Eximbank Shelf
Bonds III Phase IV
of 2017
PT Bursa
23 April 2019 23 April 2019 IdAAA
Obligasi D 278,00 9,25 Efek
April 23, 2019 April 23, 2019 (Pefindo)
Berkelanjutan Indonesia
Indonesia Eximbank
PT Bursa
IV Tahap IV Tahun 23 April 2019 23 April 2019 IdAAA
2 E 349,00 9,50 Efek
2019 April 23, 2019 April 23, 2019 (Pefindo)
Indonesia
Indonesia Eximbank
Shelf Bonds IV PT Bursa
Phase IV of 2019 23 April 2019 23 April 2019 IdAAA
F 625,00 9,80 Efek
April 23, 2019 April 23, 2019 (Pefindo)
Indonesia
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia Eximbank
PT Bursa
IV Tahap V Tahun 09 Juli 2019 09 Juli 2019 IdAAA
3 D 737,00 9,20 Efek
2019 July 09, 2019 July 09, 2019 (Pefindo)
Indonesia
Indonesia Eximbank
Shelf Bonds IV
Phase V of 2019
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia 03 03
Eximbank IV Tahap September September PT Bursa
IdAAA
4 VI Tahun 2019 D 714,50 8,50 2019 2019 Efek
(Pefindo)
Indonesia September September Indonesia
Eximbank Shelf 03, 2019 03, 2019
Bonds IV Phase VI
of 2019
Annual Report 2025 19 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 20
Tabel Obligasi Korporasi Indonesia Eximbank
Indonesia Eximbank Corporate Bonds
Jumlah yang
Outstanding Tingkat
per 31 Desember Bunga
Tanggal Tanggal
2025 per Tahun
Nama Efek Seri Penerbitan Jatuh Tempo Bursa Peringkat
No (Rp miliar) (%)
Name of Securities Series Issuance Maturity Exchange Rating
Total Outstanding Annual
Date Date
as of December Interest
31, 2025 Rate (%)
(Rp billion)
Obligasi 29 Oktober 29 Oktober
PT Bursa
Berkelanjutan 2019 2019 IdAAA
D 112,00 8,50 Efek
Indonesia Oktober 29, Oktober 29, (Pefindo)
Indonesia
Eximbank IV Tahap 2019 2019
5 VII Tahun 2019
Indonesia 29 Oktober 29 Oktober
PT Bursa
Eximbank Shelf 2019 2019 IdAAA
E 219,75 8,75 Efek
Bonds IV Phase VII Oktober 29, Oktober 29, (Pefindo)
Indonesia
of 2019 2019 2019
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia Eximbank 06 Desember 06 Desember
IV Tahap VIII Tahun 2019 2019 IdAAA
6 C 22,50 8,20 (Pefindo)
2019 Desember Desember (Pefindo)
Indonesia Eximbank 06, 2019 06, 2019
Shelf Bonds IV
Phase VIII of 2019
Jumlah Obligasi
4.323,75
Total Bonds
Peringkat Lembaga
Institution Rating
Tabel Peringkat LPEI untuk Periode 2025
Indonesia Eximbank Rating Table for the period 2025
Lembaga Pemeringkat Peringkat
No Outlook
Rating Agency Rating
1 Moody’s Baa2 Stable
2 Fitch BBB Stable
3 Pefindo idAAA Stable
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 20 Laporan Tahunan 2025
Page 21
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Peristiwa Penting
Event Highlights
Penandatanganan Perjanjian Kredit Oneject
16 Januari 2025
January, 2025 (PKE Alat Medis)
Signing of the Oneject Credit Agreement
(Medical Equipment NIA)
LPEI memberikan pembiayaan melalui Program
Penugasan Khusus Ekspor (PKE) Farmasi dan
Alat Kesehatan kepada PT Oneject Indonesia
untuk meningkatkan kapasitas produksi ekspor
jarum suntik ke lebih dari 30 negara di Asia, Timur
Tengah, Afrika, Eropa, hingga Amerika Serikat.
Indonesia Eximbank provided financing
through the National Interest Account (NIA) for
Pharmaceuticals and Medical Devices to PT
Oneject Indonesia to enhance export production
capacity of syringes to more than 30 countries
across Asia, the Middle East, Africa, Europe, and
the United States.
Morning Dialogue: Bea Cukai Dampingi LPEI
27 Februari 2025
February, 2025 Gali Potensi Ekspor Jawa Timur
Morning Dialogue: Customs Accompanies
Indonesia Eximbank to Explore Export
Potential in East Java
LPEI berkolaborasi dengan Bea Cukai Tanjung
Perak memberikan edukasi dan sosialisasi
kepada eksportir di Jawa Timur mengenai
perkembangan terbaru ekspor serta layanan dan
program LPEI yang dapat dimanfaatkan.
Indonesia Eximbank collaborated with Customs
Tanjung Perak to provide education and outreach
to exporters in East Java regarding the latest
export developments, as well as LPEI’s services
and programs that can be utilized.
Pelaksanaan Courtesy Meeting dengan
7 Maret 2025
March, 2025 Duta Besar Tajikistan
Courtesy Meeting with the Ambassador of
Tajikistan
LPEI menerima kunjungan dari Duta Besar
Tajikistan untuk Indonesia dan delegasi dari
Tajikstan untuk membahas potensi kerja sama
terkait ekspor antara LPEI dengan Tajikistan.
Indonesia Eximbank had the honor of receiving
an official visit from the Ambassador of Tajikistan
to Indonesia, along with a delegation from
Tajikistan, to explore potential avenues for
cooperation in export-related activities between
Indonesia Eximbank and Tajikistan.
Annual Report 2025 21 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 22
Pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi kepada
10 Maret 2025
March, 2025 Pelaku Usaha di Cianjur
Implementation of Outreach and Education for
Entrepreneurs in Cianjur
LPEI memberikan sosialisasi kepada para pelaku
ekspor di wilayah Cianjur & sekitarnya bersama
anggota Komisi XI DPR RI.
Indonesia Eximbank conducted outreach for
exporters in Cianjur and surrounding areas in
collaboration with a member of Commission XI of
the Indonesian House of Representatives.
Penandatanganan Memorandum of
16 April 2025
April, 2025 Understanding (MoU) antara LPEI
dengan Saudi EXIM Bank
Signing of a Memorandum of Understanding
(MoU) between Indonesia Eximbank and Saudi
EXIM Bank
LPEI dan Saudi EXIM Bank resmi menandatangani
MoU sebagai kerangka strategis untuk
memperkuat kerja sama dan mendorong
perdagangan bilateral antara Indonesia dan
Arab Saudi.
Indonesia Eximbank and Saudi EXIM Bank
officially signed an MoU as a strategic framework
to strengthen cooperation and promote bilateral
trade between Indonesia and Saudi Arabia.
Peluncuran buku Road to Rotterdam &
14 Mei 2025
May, 2025 pelaksanaan Trade Dialogue “Mendorong
Potensi Pasar Eropa melalui Belanda”
bersama KBRI Den Haag
Launch of the book *Road to Rotterdam* and
the Trade Dialogue “Unlocking European
Market Potential through the Netherlands” in
collaboration with KBRI Den Haag
Buku Road to Rotterdam edisi 2025 dipersiapkan
oleh LPEI bersama KBRI Den Haag dalam rangka
mendukung referensi berbasis penelitian untuk
pengambilan keputusan bisnis yang sejalan
dengan kebijakan Pemerintah Republik Indonesia
dalam mendorong penetrasi dan diversifikasi
ekspor ke pasar Belanda.
The Road to Rotterdam 2025 edition was
prepared by Indonesia Eximbank in collaboration
with KBRI Den Haag to support research-based
references for business decision-making, in
line with the Government of the Republic of
Indonesia’s policy to promote export penetration
and diversification into the Netherlands market.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 22 Laporan Tahunan 2025
Page 23
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Partisipasi LPEI dalam program
25 Juni 2025
June, 2025 Jelajah Ekspor 2025
Participation of Indonesia Eximbank in the
Jelajah Ekspor 2025 Program
LPEI berpartisipasi dalam program Jelajah Ekspor
2025 sebagai kolaborasi antara pemerintah,
media, pelaku usaha, dan masyarakat untuk
membangun ekosistem ekspor yang sehat dan
kompetitif.
Indonesia Eximbank participated in the Jelajah
Ekspor 2025 program as a collaboration between
the government, media, business actors, and the
public to build a healthy and competitive export
ecosystem.
09 Juli 2025
Pelaksanaan Kunjungan Kerja Pers terkait Peran
12 July, 2025 APBN untuk Para Penenun di NTT
Implementation of a Press Working Visit related
to the Role of the State Budget for Weavers in
East Nusa Tenggara
Kementerian Keuangan RI berkolaborasi dengan
LPEI melakukan peliputan peran APBN dalam
mendukung penenun dan pergerakan ekonomi di
NTT, salah satunya melalui program PKE Destinasi
Wisata Super Prioritas Labuan Bajo serta Desa
Devisa Tenun NTT.
Ministry of Finance of Indonesia collaborated with
Indonesia Eximbank to cover the role of the State
Budget in supporting weavers and economic
activities in East Nusa Tenggara, including
through the National Interest Account (NIA) for
the Super Priority Tourism Destination Labuan
Bajo as well as the Go-Export Village for weaving
in NTT.
Pelatihan CPNE Cikarang bersama dengan DJBC,
6 Agustus 2025
August, 2025 Dihadiri oleh Komisi XI RI
CPNE Cikarang training together with DJBC,
attended by Commission XI of the House of
Representatives of the Republic of Indonesia.
Pelatihan Coaching Program for New Exporter
(CPNE) 2025 di Cikarang, hasil kolaborasi LPEI dan
Bea Cukai Bekasi (DJBC), dihadiri Komisi XI DPR RI
untuk mendorong ekspor UMKM.
Coaching Program for New Exporter (CPNE) 2025
training in Cikarang, a collaboration between
LPEI and Directorate General of Customs and
Excise Bekasi, attended by Commission XI of the
Indonesian House of Representatives to promote
MSME exports.
Annual Report 2025 23 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 24
Penyusunan dan Peluncuran Buku
18 Agustus 2025
August, 2025 “Jawa Tengah Berani Mendunia”
Preparation and Launch of the Book
“Jawa Tengah Berani Mendunia”
Indonesia Eximbank Institute meluncurkan kajian
strategis dalam buku “Jawa Tengah Berani
Mendunia” yang menggambarkan strategi
komprehensif untuk menjadikan Jawa Tengah
sebagai kekuatan ekspor Indonesia. Buku ini
merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov
Jawa Tengah, Indonesia Eximbank, OJK, BI, DJBC
Jawa Tengah Yogyakarta, serta Bank Jateng.
The Indonesia Eximbank Institute launched a
strategic study in the book “Jawa Tengah Berani
Mendunia”, which outlines a comprehensive
strategy to position Central Java as one of
Indonesia’s export strengths. The book is the
result of a collaboration between the Central
Java Provincial Government, Indonesia Eximbank,
Financial Services Authority, Bank Indonesia,
Directorate General of Customs and Excise, and
Bank Jateng.
1 September 2025
September, 2025
Pelantikan Dewan Direktur dan Direktur
Pelaksana LPEI
Inauguration of the Board of Directors and
Managing Directors of LPEI
Pelantikan jajaran direksi LPEI melalui Keputusan
Menteri Keuangan Nomor 263 Tahun 2025.
Perubahan mencakup pengangkatan Doddy
Rahadi sebagai Anggota Dewan Direktur
menggantikan Arus Gunawan, serta penyesuaian
pada posisi Direktur Pelaksana yaitu Sulaeman
sebagai Direktur Pelaksana Bisnis II, Anwar
Harsono sebagai Direktur Pelaksana Operasional,
Keuangan, dan Teknologi Informasi, serta Agus
Sudiarto sebagai Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan, dan Sumber Daya
Manusia.
The appointment of LPEI’s Board of Directors
was formalized through Minister of Finance
Decree No. 263 of 2025. The changes include the
appointment of Doddy Rahadi as a Member of
the Board of Directors, replacing Arus Gunawan,
as well as adjustments Sulaeman as Managing
Director of Business II, Anwar Harsono as
Managing Director of Operations, Finance, and
Information Technology, and Agus Sudiarto
as Managing Director of Corporate Secretary,
Compliance, and Human Capital.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 24 Laporan Tahunan 2025
Page 25
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Peresmian Desa BISA Ekspor Jembrana
9 September 2025
September, 2025 Inauguration of the “BISA Export Village”
in Jembrana
Program Desa Berani Inovasi, Siap Adaptasi
(BISA) Ekspor di Kabupaten Jembrana, Bali pada
9 September 2025. Program ini merupakan
kolaborasi Kementerian Perdagangan,
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah
Tertinggal, Kementerian Pertanian, LPEI, dan
Astra.
The “Desa Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA)
Export” Program was implemented in Jembrana
Regency, Bali, on September 9, 2025. The program
is a collaboration between the Ministry of
Trade, the Ministry of Villages and Development
of Disadvantaged Regions, the Ministry of
Agriculture, the Indonesia Eximbank, and Astra.
Pelaksanaan Webinar Sosialisasi IEU-CEPA
8 Oktober 2025
October, 2025 bersama Social Impact Lab Jogjakarta
Implementation of the IEU-CEPA Socialization
Webinar in collaboration with Social Impact
Lab Jogjakarta
LPEI menyelenggarakan webinar sosialisasi
mengenai IEU-CEPA kepada pelaku UMKM dan
mitra binaan LPEI. Kegiatan ini berkolaborasi
dengan Social Impact Lab Jogjakarta yang
bertujuan untuk memberikan awareness publik
terhadap IEU-CEPA sebagai perjanjian kemitraan
ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa.
Indonesia Eximbank organized a socialization
webinar on IEU-CEPA for MSMEs and its assisted
partners. The activity was conducted in
collaboration with Social Impact Lab Jogjakarta,
aiming to raise public awareness of IEU-CEPA as
an economic partnership agreement between
Indonesia and the European Union.
Annual Report 2025 25 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 26
Business Forum BRICS Market Deep Dives:
16 Oktober 2025
October, 2025 Menembus Pasar Brasil dan Afrika Selatan
pada TEI 2025
Business Forum BRICS Market Deep Dives:
Penetrating the Brazilian and South African
Markets at TEI 2025
LPEI menyelenggarakan Business Forum “BRICS
Market Deep Dive: Menembus Brasil & Afrika
Selatan” di Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 pada
16 Oktober 2025 di ICE BSD. Forum ini bertujuan
mendorong eksportir nasional menembus
pasar nontradisional BRICS, khususnya Brasil
sebagai pintu gerbang Amerika Latin dan Afrika
Selatan, melalui strategi ekspor dan dukungan
pembiayaan LPEI.
Indonesia Eximbank organized the Business
Forum “BRICS Market Deep Dive: Penetrating Brazil
& South Africa” at Trade Expo Indonesia 2025
on October 16, 2025, at Indonesia Convention
Exhibition BSD. The forum aimed to encourage
national exporters to enter non-traditional BRICS
markets, particularly Brazil as a gateway to
Latin America and South Africa, through export
strategies and financing support provided by LPEI.
Kegiatan TGIF with LPEI: Visit Komunitas
21 November 2025
November, 2025 #UangKita (Komunita) Kemenkeu RI
TGIF with Indonesia Eximbank: Visit to the
#UangKita Community of the Ministry of Finance
Kegiatan “TGIF with LPEI: Visit Komunitas
#UangKita (Komunita) Kemenkeu RI” adalah
kolaborasi edukatif di mana LPEI menerima
kunjungan komunitas muda Kemenkeu. Agenda
ini bertujuan mengenalkan peran LPEI sebagai
Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu dalam
mendorong ekspor nasional serta membahas
dunia kerja.
The “TGIF with Indonesia Eximbank: Visit
Komunitas #UangKita (Komunita) Kemenkeu
RI” activity is an educational collaboration in
which Indonesia Eximbank hosted a visit from the
youth community of the Ministry of Finance. The
agenda aims to introduce LPEI’s role as a Special
Mission Vehicle (SMV) under the Ministry of
Finance in promoting national exports, as well as
to provide insights into the professional working
environment.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 26 Laporan Tahunan 2025
Page 27
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Penandatanganan MOU antara LPEI
24 November 2025
November, 2025 dengan Kemenperin
Signing of the MoU between Indonesia
Eximbank and the Ministry of Industry
LPEI dan Kemenperin melalui Ditjen IKMA
menandatangani Nota Kesepahaman (MoU)
sebagai langkah konkret untuk memperkuat
ekosistem ekspor nasional, khususnya bagi
pelaku IKM yang menjadi tulang punggung
perekonomian Indonesia.
Indonesia Eximbank and the Ministry of Industry,
through the Directorate General of Small
Medium and Miscellaneous Industries, signed
a Memorandum of Understanding (MoU) as a
concrete step to strengthen the national export
ecosystem, particularly for IKM players who serve
as the backbone of Indonesia’s economy.
Pelaksanaan CSR Desa Devisa Kemiri
28 November 2025
November, 2025 di Lombok Tengah
Implementation of CSR for the Kemiri
Go-Export Village in Central Lombok
LPEI menegaskan komitmen dalam mendukung
penguatan UKM berorientasi ekspor melalui
program Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) berupa pemberdayaan Desa
Devisa Kemiri di Lombok Tengah, yang memiliki
potensi besar menjadi komoditas ekspor.
Indonesia Eximbank reaffirmed its commitment
to supporting export-oriented SMEs through its
Corporate Social Responsibility (CSR) program
by empowering the Kemiri Go-Export Village in
Central Lombok, which holds strong potential to
become an export commodity hub.
Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia
9 Desember 2025
December, 2025 (HAKORDIA) 2025
Commemoration of International
Anti-Corruption Day 2025
LPEI menyelenggarakan kegiatan “Belajar Bareng
Eximbankers” sebagai bentuk kegiatan literasi
dalam rangka memperingati HAKORDIA 2025 di
SD Gunung 05 (SD Mexico), Jakarta Selatan.
Indonesia Eximbank organized the “Belajar
Bareng Eximbankers” activity as a literacy
initiative in commemoration of International
Anti-Corruption Day 2025 at SD Gunung 05 (SD
Mexico), South Jakarta.
Annual Report 2025 27 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 28
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certification
“The Best SOE Under Financial Ministry - “The Highest Digital Index In SOE Under Financial Ministry” dari Infobank
Asset IDR 10 Trillion to <100 Trillion” dari Infobank “The Highest Digital Index In SOE Under Financial Ministry” from Infobank
LPEI berturut-turut meraih penghargaan “The Best SOE Under Financial LPEI meraih penghargaan pada ajang Infobank Digital Brand 2024, yang
Ministry” dan Golden Trophy, yang mengukuhkan posisinya sebagai SOE (BUMN) menunjukkan keunggulan dalam indeks digital di kategori SOE (BUMN) yang
yang berada di bawah Kementerian Keuangan terbaik dalam kategori tersebut. berada di bawah Kementerian Keuangan.
Indonesia Eximbank consecutively received the “The Best SOE Under Financial Indonesia Eximbank received an award at the Infobank Digital Brand 2024,
Ministry” award and the Golden Trophy, solidifying its position as the best SOE demonstrating excellence in the digital index within the SOE (BUMN) category
(BUMN) under the Ministry of Finance of Indonesia in that category. under the Ministry of Finance of Indonesia.
20 Maret 2025 20 Maret 2025
March 20, 2025 March 20, 2025
Top 3 Best Stellar Workplace Award in Medium-Size Organizations Category Stellar Wokrplace Recognition in Employee Commitment
LPEI meraih penghargaan pada ajang Stellar Workplace Award, yang LPEI meraih penghargaan pada ajang Stellar Workplace Award, yang
menunjukkan kemampuan unggul LPEI dalam membangun engagement serta menunjukkan karyawan LPEI memiliki loyalitas kuat, rasa memiliki terhadap
menciptakan lingkungan kerja yang siap menghadapi tantangan masa depan perusahaan, dan komitmen karyawan dalam mendukung pencapaian tujuan
(future-ready workplace). organisasi, termasuk kesediaan untuk berkontribusi lebih dalam mencapai
LPEI received an award at the Stellar Workplace Award, demonstrating LPEI’s strong tujuan organisasi.
capability in building engagement and creating a future-ready workplace environment. Indonesia Eximbank received an award at the Stellar Workplace Award, reflecting
that Indonesia Eximbank employees have strong loyalty, a sense of ownership
25 September 2025 toward the organization, and a strong commitment to supporting the achievement
September 25, 2025 of organizational goals, including their willingness to go the extra mile to
accomplish such objectives.
25 September 2025
September 25, 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 28 Laporan Tahunan 2025
Page 29
Ikthisar Kinerja
Performance Highlights
Stellar Workplace Recognition in Employee Satisfaction Risk Maturity Assessment (RMA) kategori Fase
Praktik yang Baik (Good Practice Phase)
LPEI meraih penghargaan pada ajang Stellar Workplace Award, yang
menunjukkan bahwa LPEI dapat menciptakan pengalaman kerja yang positif LPEI meraih kategori Fase Praktik yang Baik (Good Practice Phase) dalam
dan bermakna, yang tercermin dari persepsi yang baik terhadap lingkungan hasil penilaian Risk Maturity Assessment (RMA) tahun 2025 yang dilakukan
kerja, keseimbangan kerja-hidup, kompensasi, hubungan dengan atasan, oleh konsultan independen, RWI Consulting.
serta peluang pengembangan karier. Indonesia Eximbank achieved the Good Practice Phase category in the 2025
Indonesia Eximbank received an award at the Stellar Workplace Award, Risk Maturity Assessment (RMA) conducted by an independent consultant, RWI
demonstrating its ability to create a positive and meaningful employee experience, Consulting.
as reflected in favorable perceptions of the work environment, work-life
balance, compensation, relationships with supervisors, and career development 31 Desember 2025
opportunities. December 31, 2025
25 September 2025
September 25, 2025
Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan Finalis Annual Report Award (ARA) 2024
LPEI resmi meraih sertifikasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti LPEI terpilih sebagai finalis Annual Report Award (ARA) 2024 menunjukkan
Penyuapan (SMAP) berlaku sejak 22 Desember 2025 - 21 Desember 2028. komitmen LPEI dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan
Sertifikasi ini menunjukkan komitmen LPEI dalam menerapkan tata kelola tata kelola perusahaan yang baik melalui penyusunan laporan tahunan yang
perusahaan yang bersih, transparan, dan berintegritas tinggi dalam setiap informatif, berkualitas, dan sesuai dengan standar pelaporan yang berlaku.
kegiatan operasionalnya. Indonesia Eximbank was selected as a finalist in the Annual Report Award (ARA)
Indonesia Eximbank officially obtained the SNI ISO 37001:2016 Anti-Bribery 2024, demonstrating its commitment to upholding the principles of transparency,
Management System (ABMS) certification, effective December 22, 2025 - December accountability, and good corporate governance through the preparation of informative,
21, 2028. This certification reflects Indonesia Eximbank’s commitment to implementing high-quality annual reports in accordance with applicable reporting standards.
clean, transparent, and high-integrity corporate governance across all of its operations.
13 Maret 2025
31 Desember 2025 March 13, 2025
December 31, 2025
Annual Report 2025 29 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 30
Laporan Manajemen Management Report Manajemen terus mengarahkan strategi secara adaptif untuk menjawab tantangan dan menangkap peluang. Komitmen terhadap kinerja berkelanjutan menjadi landasan dalam setiap pengambilan keputusan. Management continues to adapt its strategy to address challenges and seize opportunities. A commitment to sustainable performance underpins every decision- making process.
Page 31
02
Page 32
Laporan Dewan Direktur
Board of Directors Report
Sukatmo Padmosukarso
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors
concurrently Executive Director
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 32 Laporan Tahunan 2025
Page 33
Laporan Manajemen
Management Report
Para Pemangku Kepentingan yang Dear Valued Stakeholders,
terhormat,
Dewan Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor The Board of Directors of the Indonesia Eximbank
Indonesia (“LPEI” atau “Lembaga”) memanjatkan (“LPEI” or the “Institution”) expresses its highest
puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa gratitude to Almighty God for His blessings and
atas segala rahmat dan karunia-Nya, sehingga grace, which have enabled Indonesia Eximbank
LPEI dapat menjalankan peran dan tanggung to carry out its roles and responsibilities effectively
jawabnya dengan baik sepanjang tahun 2025. throughout 2025. As part of its commitment to
Sebagai bagian dari komitmen terhadap transparency and accountability, the Board of
transparansi dan akuntabilitas, Dewan Direktur Directors hereby presents this Annual Report as a
menyampaikan Laporan Tahunan ini sebagai manifestation of its supervisory function over the
wujud pelaksanaan fungsi pengawasan atas management of the Institution in accordance with
pengelolaan Lembaga sesuai dengan ketentuan prevailing regulations.
yang berlaku.
Tahun 2025 merupakan periode yang The year 2025 reaffirmed the strategic importance
menegaskan kembali pentingnya peran Lembaga of Indonesia Eximbank within Indonesia’s export
Pembiayaan Ekspor Indonesia (“LPEI”) dalam financing ecosystem. Amid persistent global
ekosistem pembiayaan ekspor nasional. Di tengah uncertainty, heightened trade fragmentation,
ketidakpastian global, meningkatnya fragmentasi and the banking sector’s constrained capacity
perdagangan, serta keterbatasan kapasitas to accommodate certain risk profiles and longer
pembiayaan perbankan untuk menangani risiko tenors, the need for an institution capable of
dan tenor tertentu, kebutuhan akan lembaga effectively bridging market gaps has become
yang mampu mengisi kesenjangan (market gap) increasingly pronounced.
menjadi semakin nyata.
Dalam konteks tersebut, LPEI tidak hanya In this context, Indonesia Eximbank is not only
dituntut untuk menjaga kinerja, tetapi juga expected to sustain its performance, but also to
untuk semakin mempertegas perannya sebagai further reinforce its role as a Government instrument
instrumen Pemerintah yang melengkapi, bukan that complements, rather than substitutes,
menggantikan, peran perbankan. Dewan Direktur the banking sector. The Board of Directors
memandang bahwa sepanjang tahun 2025, observes that throughout 2025, Management
Manajemen telah mengambil langkah-langkah has undertaken important measures to maintain
penting dalam menjaga kesinambungan kinerja performance sustainability while progressively
sekaligus mulai mengarahkan Lembaga menuju steering the Institution toward a more focused role
peran yang lebih fokus sebagai gap filler, melalui as a gap filler, through strengthened governance,
penguatan tata kelola, disiplin manajemen risiko, disciplined risk management, and strategic
serta penyesuaian strategi yang lebih responsif adjustments that are more responsive to the
terhadap kebutuhan eksportir. evolving needs of exporters.
Pengawasan yang dilakukan oleh Dewan Direktur The supervision exercised by the Board of
selama tahun buku ini tidak hanya berfokus Directors during the financial year extended
pada pencapaian kinerja jangka pendek, tetapi beyond a focus on short-term performance
juga pada kesiapan LPEI dalam menghadapi achievements, encompassing Indonesia
perubahan lanskap pembiayaan ekspor ke depan. Eximbank’s preparedness to navigate the evolving
Hal ini mencakup evaluasi atas arah strategis, export financing landscape going forward. This
kualitas portofolio, serta efektivitas peran LPEI included evaluations of the Institution’s strategic
dalam menjembatani kebutuhan pembiayaan direction, the quality of its portfolio, as well as
yang belum dapat dipenuhi oleh pasar. the effectiveness of Indonesia Eximbank’s role
in bridging financing needs that have yet to be
adequately addressed by the market.
Annual Report 2025 33 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 34
Melalui laporan ini, Dewan Direktur menyampaikan Through this report, the Board of Directors presents
hasil pelaksanaan fungsi pengawasan selama the outcomes of its supervisory function for the
tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, financial year ended December 31, 2025, while also
sekaligus memberikan pandangan atas prospek providing its perspectives on Indonesia Eximbank’s
dan arah pengembangan LPEI ke depan. Kami future prospects and strategic direction. The Board
berharap laporan ini tidak hanya memberikan expects that this report will not only present an
gambaran kinerja, tetapi juga memperjelas peran overview of performance, but also further clarify
strategis LPEI dalam mendukung pertumbuhan Indonesia Eximbank’s strategic role in supporting
ekspor Indonesia secara berkelanjutan. the sustainable growth of Indonesia’s exports.
Pandangan terhadap Perkembangan View on Macroeconomic Developments,
Makroekonomi dan Kinerja Ekspor Nasional National Export Performance, and Indonesia
serta Posisi LPEI dalam Industri Eximbank’s Position in the Industry
Dewan Direktur memandang bahwa sepanjang The Board of Directors observes that throughout
tahun 2025, dinamika perekonomian global 2025, global economic dynamics have not only
tidak hanya berdampak pada perlambatan contributed to a slowdown in international trade,
perdagangan internasional, tetapi juga but have also affected the availability of financing
memengaruhi ketersediaan pembiayaan bagi for export activities. Geopolitical uncertainties,
aktivitas ekspor. Ketidakpastian geopolitik, fluktuasi commodity price fluctuations, and heightened
harga komoditas, serta meningkatnya kehati- prudence within the financial sector have
hatian sektor keuangan turut membentuk lanskap collectively shaped a more selective financing
pembiayaan yang lebih selektif di berbagai landscape across many countries, including
negara, termasuk Indonesia. Indonesia.
Dalam konteks domestik, meskipun perekonomian In the domestic context, while Indonesia’s
Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang economy continued to demonstrate relatively
relatif baik, kinerja ekspor nasional menghadapi solid resilience, national export performance faced
tekanan, baik dari sisi harga komoditas maupun pressures stemming from both commodity price
permintaan global. Dewan Direktur menilai fluctuations and weakening global demand. The
bahwa kondisi ini menegaskan pentingnya Board of Directors considers that these conditions
penguatan struktur ekspor nasional, tidak hanya underscore the importance of strengthening
melalui peningkatan volume, tetapi juga melalui the national export structure—not only through
diversifikasi pasar, peningkatan nilai tambah, serta increasing volumes, but also through market
perluasan akses pembiayaan bagi eksportir. diversification, value-added enhancement, and
expanded access to financing for exporters.
Dalam lanskap tersebut, LPEI memiliki peran yang Within this landscape, LPEI plays an increasingly
semakin relevan dalam mendukung pembiayaan relevant role in supporting national export
ekspor nasional, khususnya pada segmen yang financing, particularly in segments that are not yet
belum sepenuhnya terlayani oleh mekanisme fully served by existing market-based financing
pembiayaan yang tersedia di pasar. Dewan mechanisms. The Board of Directors views this role
Direktur memandang bahwa peran ini menjadi as essential in sustaining export activities amid the
penting dalam menjaga kesinambungan aktivitas prevailing dynamics.
ekspor di tengah dinamika yang ada.
Dewan Direktur juga mencermati bahwa dalam The Board of Directors also notes that, in carrying
menjalankan mandat tersebut, LPEI dihadapkan out this mandate, Indonesia Eximbank faces the
pada tantangan untuk menjaga keseimbangan challenge of maintaining a balance between
antara pencapaian kinerja dan pengelolaan performance achievement and prudent risk
risiko. Oleh karena itu, penguatan pendekatan management. Accordingly, strengthening
yang adaptif, selektif, dan berorientasi pada an approach that is adaptive, selective, and
keberlanjutan menjadi semakin penting dalam sustainability-oriented has become increasingly
memastikan peran LPEI tetap efektif. important to ensure that Indonesia Eximbank’s role
remains effective.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 34 Laporan Tahunan 2025
Page 35
Laporan Manajemen
Management Report
Secara keseluruhan, Dewan Direktur menilai Overall, the Board of Directors considers Indonesia
bahwa posisi LPEI dalam industri tetap strategis Eximbank’s position within the industry to remain
sebagai bagian dari ekosistem pembiayaan strategic as an integral part of the national
ekspor nasional. Dengan dukungan kebijakan, export financing ecosystem. With continued
penguatan tata kelola, serta sinergi dengan policy support, strengthened governance, and
pemangku kepentingan, LPEI diharapkan dapat enhanced collaboration with stakeholders,
terus meningkatkan kontribusinya dalam Indonesia Eximbank is expected to further increase
mendorong daya saing ekspor Indonesia secara its contribution to advancing the sustainable
berkelanjutan. competitiveness of Indonesia’s export
Pengawasan atas Perumusan serta Supervision over the Formulation and
Implementasi Strategi dan Kebijakan Implementation of the Institution’s
Lembaga Strategies and Policies
Dewan Direktur secara konsisten menjalankan The Board of Directors consistently performs its
fungsi pengawasan terhadap perumusan supervisory function over the formulation and
serta implementasi strategi dan kebijakan implementation of the Institution’s strategies
Lembaga guna memastikan bahwa seluruh arah and policies to ensure that Indonesia Eximbank’s
pengelolaan LPEI selaras dengan mandat yang overall management direction remains aligned
diberikan, prinsip kehati-hatian, serta dinamika with its mandate, the principle of prudence, and
lingkungan usaha yang terus berkembang. the evolving business environment. Such oversight
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh sejak is carried out comprehensively—from the planning
tahap perencanaan hingga pelaksanaan, melalui stage through to execution—through structured
mekanisme yang terstruktur dan berbasis pada mechanisms grounded in the principles of good
prinsip tata kelola yang baik. governance.
Dalam proses perumusan strategi, Dewan Direktur In the strategy formulation process, the Board of
memberikan arahan dan masukan strategis Directors provides strategic guidance and input to
kepada Direktur Eksekutif dan jajaran Direktur the Executive Director and the Managing Directors,
Pelaksana, khususnya dalam memastikan bahwa particularly in ensuring that the policies developed
kebijakan yang disusun telah mempertimbangkan duly consider macroeconomic conditions,
kondisi makroekonomi, profil risiko, serta potensi risk profiles, and their potential impact on the
dampak terhadap pengembangan ekspor development of national exports. The Board also
nasional. Dewan Direktur juga mencermati reviews the alignment between the business plan,
keselarasan antara rencana bisnis, Rencana Aksi the Sustainable Finance Action Plan (RAKB), and
Keuangan Berkelanjutan (RAKB), serta prioritas the Institution’s strategic priorities to ensure their
strategis Lembaga agar dapat diimplementasikan integrated implementation.
secara terintegrasi.
Pada tahap implementasi, Dewan Direktur During the implementation phase, the Board of
melakukan pengawasan secara berkala melalui Directors conducts periodic oversight through
evaluasi kinerja, pemantauan realisasi program performance evaluations, monitoring the
kerja, serta penilaian atas pencapaian target yang realization of work programs, and assessing
telah ditetapkan. Dalam hal ini, Dewan Direktur the achievement of established targets. In this
tidak hanya memperhatikan aspek pencapaian, regard, the Board of Directors not only focuses on
tetapi juga konsistensi pelaksanaan strategi di outcomes, but also on the consistency of strategy
seluruh lini organisasi. Mekanisme pengawasan execution across all levels of the organization.
tersebut didukung oleh laporan manajemen, These supervisory mechanisms are supported by
forum koordinasi, serta rekomendasi dari komite- management reports, coordination forums, and
komite di bawah Dewan Direktur. recommendations from committees under the
Board of Directors.
Dewan Direktur juga memberikan perhatian khusus The Board of Directors also places particular
terhadap efektivitas implementasi kebijakan, emphasis on the effectiveness of policy
termasuk dalam hal pengelolaan risiko, kualitas implementation, including in the areas of risk
portofolio pembiayaan, serta penguatan tata management, the quality of the financing portfolio,
kelola. Dalam hal ini, Dewan Direktur mendorong and the strengthening of governance. In this regard,
penerapan pendekatan yang lebih selektif dan the Board of Directors encourages the adoption of
Annual Report 2025 35 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 36
berbasis risiko, serta memastikan bahwa setiap a more selective and risk-based approach, while
kebijakan yang diambil dapat diimplementasikan ensuring that all policies are implemented in a
secara konsisten dan berkelanjutan. consistent and sustainable manner.
Selain itu, Dewan Direktur turut memastikan In addition, the Board of Directors ensures
bahwa proses pengambilan keputusan strategis that strategic decision-making processes are
dilakukan secara transparan, akuntabel, dan conducted in a transparent, accountable, and
terdokumentasi dengan baik. Penguatan fungsi well-documented manner. Strengthening this
pengawasan ini menjadi penting untuk menjaga supervisory function is essential to maintaining an
keseimbangan antara pencapaian target bisnis appropriate balance between the achievement
dan keberlanjutan kinerja Lembaga. of business targets and the sustainability of the
Institution’s performance.
Secara keseluruhan, Dewan Direktur menilai Overall, the Board of Directors considers that
bahwa proses perumusan dan implementasi the processes of formulating and implementing
strategi serta kebijakan sepanjang tahun 2025 strategies and policies throughout 2025 have
telah berjalan dengan baik. Ke depan, terdapat been carried out effectively. Looking ahead,
ruang untuk penyempurnaan, khususnya dalam there remains room for further enhancement,
meningkatkan integrasi antar inisiatif strategis particularly in strengthening integration across
serta memperkuat konsistensi implementasi, strategic initiatives and reinforcing consistency
guna memastikan efektivitas strategi dalam in execution, in order to ensure the effectiveness
mendukung peran LPEI secara berkelanjutan. of these strategies in sustainably supporting
Indonesia Eximbank’s role.
Penilaian terhadap Kinerja Direktur Assessment of the Performance of the
Eksekutif dan Direktur Pelaksana Mengenai Executive Director and Managing Directors
Pengelolaan Lembaga Tahun 2025 in Managing the Institution in 2025
Dewan Direktur menilai bahwa sepanjang tahun The Board of Directors considers that throughout
2025, Direktur Eksekutif bersama jajaran Direktur 2025, the Executive Director, together with
Pelaksana telah menunjukkan kinerja yang cukup the Managing Directors, has demonstrated
baik dalam mengelola LPEI di tengah dinamika commendable performance in managing
global dan tantangan industri yang kompleks. Indonesia Eximbank amid global dynamics and
Pengelolaan Lembaga dilakukan dengan complex industry challenges. The Institution has
pendekatan yang adaptif dan berhati-hati, dengan been managed with an adaptive and prudent
tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta approach, while upholding the principles of
penguatan tata kelola sebagai landasan utama prudence and strengthening governance as the
dalam menjalankan kegiatan usaha. primary foundation for its operations.
Dari sisi kinerja keuangan, Dewan Direktur From a financial performance perspective, the
memandang bahwa manajemen telah mampu Board of Directors consider that Management
menjaga kinerja secara stabil serta mencatatkan has been able to maintain stable performance
pertumbuhan yang konsisten pada indikator while delivering consistent growth across key
utama. Pencapaian laba yang melampaui target indicators. The achievement of profit exceeding
mencerminkan upaya optimalisasi pendapatan the established target reflects efforts to optimize
serta peningkatan efisiensi pengelolaan Lembaga, revenue generation and enhance operational
di tengah berbagai dinamika yang memengaruhi efficiency amid various dynamics affecting
kinerja. Dewan Direktur tetap mencermati performance. The Board continues to emphasize
pentingnya menjaga kualitas portofolio secara the importance of maintaining portfolio quality
berkelanjutan guna memastikan kesinambungan on a sustained basis to ensure performance
kinerja ke depan. continuity going forward.
Dalam aspek operasional, Dewan Direktur melihat From an operational perspective, the Board of
adanya upaya yang berkelanjutan dalam Directors is of the view that sustained efforts
memperkuat proses bisnis, termasuk peningkatan have been undertaken to strengthen business
kualitas analisis pembiayaan, penguatan processes, including enhancing the quality of
pengelolaan risiko, serta perbaikan dalam financing analysis, reinforcing risk management
penanganan pembiayaan bermasalah. Langkah- practices, and improving the management of
langkah tersebut menunjukkan komitmen non-performing financing. These initiatives reflect
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 36 Laporan Tahunan 2025
Page 37
Laporan Manajemen
Management Report
manajemen dalam menjaga keseimbangan Management’s commitment to maintaining a
antara pertumbuhan bisnis dan pengelolaan prudent balance between business growth and
risiko. risk management.
Dari sisi strategis, Dewan Direktur menilai bahwa From a strategic perspective, the Board of Directors
manajemen telah mampu merumuskan dan considers that Management has been able to
mengimplementasikan strategi yang responsif formulate and implement strategies that are
terhadap dinamika eksternal serta tetap selaras responsive to external dynamics while remaining
dengan mandat Lembaga. Pendekatan yang lebih aligned with the Institution’s mandate. A more
selektif dalam pengelolaan portofolio serta upaya selective approach to portfolio management,
pengembangan eksportir menjadi bagian penting together with efforts to support exporter development,
dalam menjaga relevansi peran LPEI. has become an integral part of maintaining the
relevance of Indonesia Eximbank’s role.
Dewan Direktur juga mencermati adanya The Board of Directors also notes progress in
kemajuan dalam penguatan tata kelola dan strengthening governance and compliance,
kepatuhan, termasuk peningkatan peran fungsi including the enhanced role of internal oversight
pengawasan internal serta implementasi functions and the implementation of more
kebijakan yang lebih terstruktur. Ke depan, Dewan structured policies. Going forward, the Board
Direktur mendorong adanya peningkatan lebih of Directors encourages further improvements,
lanjut, khususnya dalam mempercepat integrasi particularly in accelerating policy integration,
kebijakan, meningkatkan kualitas data dan sistem enhancing the quality of data and supporting
pendukung, serta memperkuat koordinasi lintas systems, and strengthening cross-functional
fungsi guna mendukung efektivitas implementasi coordination to support the effective execution of
strategi. strategy.
Pandangan atas Prospek Usaha yang View on Business Prospects Prepared by the
Disusun Direktur Eksekutif dan Direktur Executive Director and Managing Directors
Pelaksana
Dewan Direktur memandang bahwa prospek The Board of Directors considers that Indonesia
usaha LPEI ke depan dipengaruhi oleh dinamika Eximbank’s business prospects going forward
makroekonomi global, perkembangan will be influenced by global macroeconomic
perdagangan internasional, serta kondisi industri dynamics, developments in international trade,
pembiayaan ekspor yang terus berkembang. and the evolving landscape of the export financing
Dalam konteks tersebut, Dewan Direktur menilai industry. In this context, the Board is of the view
bahwa arah pengembangan usaha LPEI perlu that LPEI’s business development direction should
tetap mempertimbangkan keseimbangan antara continue to strike an appropriate balance between
peluang pertumbuhan dan risiko yang dihadapi growth opportunities and the risks faced by the
oleh Lembaga. Institution.
Dewan Direktur memandang bahwa penguatan The Board of Directors considers that strengthening
sektor-sektor yang memberikan nilai tambah sectors that generate higher value-added
terhadap ekspor nasional merupakan salah satu for national exports constitutes a key focus
fokus penting dalam mendorong pertumbuhan in promoting sustainable growth. In addition,
yang berkelanjutan. Selain itu, perluasan basis expanding the exporter base—particularly within
eksportir, khususnya pada segmen usaha kecil the small and medium enterprise segment—forms
dan menengah, menjadi bagian dari upaya an integral part of efforts to strengthen the national
memperkuat struktur ekspor nasional sekaligus export structure while broadening developmental
memperluas dampak pembangunan. impact.
Dalam menghadapi ketidakpastian global, Dewan In navigating global uncertainties, the Board of
Direktur menekankan pentingnya penerapan Directors emphasizes the importance of adopting
pendekatan yang selektif dan berbasis risiko a selective and risk-based approach to portfolio
dalam pengembangan portofolio. Pendekatan development. This approach is essential to
ini diperlukan untuk menjaga kualitas aset serta maintaining asset quality and ensuring that growth
memastikan bahwa pertumbuhan tetap berada remains within a sound and sustainable trajectory.
dalam koridor yang sehat dan berkelanjutan.
Annual Report 2025 37 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 38
Dewan Direktur juga mencermati bahwa peluang The Board of Directors also observes that growth
pertumbuhan masih terbuka, seiring dengan opportunities remain available, in line with the
penguatan struktur industri nasional serta upaya strengthening of the national industrial structure
diversifikasi pasar ekspor, termasuk pada pasar and ongoing efforts to diversify export markets,
non-tradisional. Dalam hal ini, LPEI diharapkan including into non-traditional markets. In this
dapat terus memperkuat perannya melalui regard, Indonesia Eximbank is expected to further
strategi yang adaptif serta penguatan kolaborasi reinforce its role through adaptive strategies and
dengan berbagai pemangku kepentingan dalam enhanced collaboration with stakeholders across
ekosistem ekspor. the export ecosystem.
Di sisi lain, Dewan Direktur menekankan pentingnya On the other hand, the Board of Directors
kewaspadaan terhadap berbagai risiko yang emphasizes the importance of maintaining
berpotensi memengaruhi prospek usaha, vigilance toward various risks that may affect
termasuk volatilitas harga komoditas, perubahan business prospects, including commodity price
kebijakan perdagangan internasional, serta volatility, changes in international trade policies, and
dinamika geopolitik. Oleh karena itu, penguatan geopolitical dynamics. Accordingly, strengthening
manajemen risiko dan tata kelola tetap menjadi risk management and governance remains a
prioritas dalam menjaga kesinambungan kinerja key priority in safeguarding the sustainability of
LPEI ke depan. Indonesia Eximbank’s performance going forward.
Pandangan atas Penerapan Tata Kelola View on the Implementation of the
Lembaga Institution’s Governance
Dewan Direktur memandang bahwa penerapan The Board of Directors considers that the
tata kelola LPEI sepanjang tahun 2025 telah implementation of governance at Indonesia
menunjukkan perkembangan yang positif dan Eximbank throughout 2025 has demonstrated
semakin terarah. Penguatan tata kelola dilakukan positive and increasingly well-directed progress.
secara konsisten melalui penyempurnaan Governance strengthening has been carried out
kebijakan, peningkatan efektivitas fungsi consistently through the refinement of policies,
pengawasan, serta penguatan budaya kepatuhan enhancement of the effectiveness of oversight
di seluruh lini organisasi. functions, and the reinforcement of a culture of
compliance across all levels of the organization.
Dari sisi struktur dan kelembagaan, Dewan Direktur From a structural and institutional perspective,
mencermati adanya upaya berkelanjutan dalam the Board of Directors observes ongoing efforts to
meningkatkan efektivitas organisasi, termasuk enhance organizational effectiveness, including
melalui penyempurnaan pembagian fungsi dan through the refinement of the allocation of functions
tanggung jawab, serta penguatan independensi and responsibilities, as well as the strengthening
fungsi kepatuhan. Langkah ini dinilai penting of the independence of the compliance function.
dalam memastikan terciptanya mekanisme check These measures are considered essential to
and balance yang lebih optimal dalam proses ensuring a more optimal system of checks and
pengambilan keputusan. balances in the decision-making process.
Dalam aspek implementasi, Dewan Direktur From an implementation standpoint, the Board of
menilai bahwa Direktur Eksekutif dan Direktur Directors considers that the Executive Director and
Pelaksana telah menjalankan prinsip-prinsip Good the Managing Directors have adequately upheld
Corporate Governance (GCG) secara memadai, the principles of Good Corporate Governance
yang tercermin dari meningkatnya kualitas (GCG), as reflected in the improved quality
pengendalian internal, kepatuhan terhadap of internal controls, adherence to regulatory
regulasi, serta transparansi dalam pelaporan. requirements, and greater transparency in
Peran fungsi kepatuhan dan audit internal juga reporting. The roles of the compliance and internal
semakin proaktif dalam mendukung pengawasan audit functions have also become increasingly
terhadap aktivitas operasional dan mitigasi risiko. proactive in supporting oversight of operational
activities and risk mitigation.
Dewan Direktur menekankan pentingnya The Board of Directors emphasizes the importance
penguatan integritas sebagai bagian dari fondasi of strengthening integrity as a fundamental pillar of
tata kelola, termasuk melalui implementasi governance, including through the implementation
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 38 Laporan Tahunan 2025
Page 39
Laporan Manajemen
Management Report
kebijakan anti penyuapan serta peningkatan of anti-bribery policies and the enhancement of
kesadaran terhadap etika bisnis. Selain itu, awareness of business ethics. In addition, more
pengelolaan hubungan dengan pemangku open and structured stakeholder engagement
kepentingan yang lebih terbuka dan terstruktur is viewed as a key factor in maintaining trust in
dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga Indonesia Eximbank as a public institution.
kepercayaan terhadap LPEI sebagai lembaga
publik.
Meskipun demikian, Dewan Direktur memandang Nevertheless, the Board of Directors considers
bahwa masih terdapat ruang untuk that there remains room for further improvement,
penyempurnaan, khususnya dalam meningkatkan particularly in enhancing cross-functional
integrasi antar fungsi, pemanfaatan sistem integration, optimizing the use of information
informasi untuk mendukung tata kelola, serta systems to support governance, and reinforcing a
penguatan budaya kepatuhan yang lebih more consistent culture of compliance across all
konsisten di seluruh unit kerja. Ke depan, aspek- business units. Going forward, these aspects will
aspek tersebut menjadi perhatian dalam remain a focus in strengthening the effectiveness
memperkuat efektivitas tata kelola LPEI secara of governance at Indonesia Eximbank on a
berkelanjutan. sustainable basis.
Penilaian Kinerja Komite di bawah Dewan Assessment of the Performance of
Direktur Committees under the Board of Directors
Dewan Direktur menilai bahwa komite-komite di The Board of Directors considers that the
bawah Dewan Direktur telah menjalankan fungsi committees under its purview have effectively
dan tanggung jawabnya secara efektif sepanjang carried out their functions and responsibilities
tahun 2025. Keberadaan komite menjadi elemen throughout 2025. The existence of these
penting dalam mendukung pelaksanaan fungsi committees constitutes an important element in
pengawasan, khususnya dalam memberikan supporting the execution of the Board’s supervisory
pendalaman analisis serta rekomendasi atas function, particularly in providing in-depth analysis
berbagai isu strategis yang dihadapi LPEI. and recommendations on various strategic issues
faced by Indonesia Eximbank.
Dalam menjalankan tugasnya, setiap komite telah
berperan aktif dalam melakukan penelaahan In performing their duties, each committee
terhadap kebijakan, mengevaluasi implementasi has played an active role in reviewing policies,
strategi, serta memberikan masukan yang evaluating the implementation of strategies,
konstruktif kepada Dewan Direktur. Proses and providing constructive input to the Board
pembahasan yang dilakukan secara berkala of Directors. Regular deliberations conducted
melalui rapat komite turut memastikan bahwa through committee meetings have also ensured
setiap isu strategis dapat dikaji secara lebih that strategic issues are assessed in a more
komprehensif dan menjadi dasar dalam comprehensive manner, forming a sound basis for
pengambilan keputusan tepat dan terukur. well-informed and measured decision-making.
Dewan Direktur juga mencermati bahwa koordinasi The Board of Directors also observes that
antara komite dengan manajemen berjalan coordination between the committees and
dengan baik, sehingga mendukung efektivitas Management has been effective, thereby
fungsi pengawasan. Rekomendasi yang dihasilkan enhancing the overall supervisory function. The
oleh komite tidak hanya berfungsi sebagai recommendations produced by the committees
mekanisme kontrol, tetapi juga memberikan nilai serve not only as a control mechanism, but also
tambah dalam meningkatkan kualitas proses add value in improving the quality of decision-
pengambilan keputusan di tingkat Dewan Direktur. making at the Board of Directors level.
Selain itu, tingkat partisipasi anggota komite In addition, the level of participation demonstrated
dalam pelaksanaan tugasnya mencerminkan by committee members in the discharge of
komitmen yang kuat dalam menjalankan fungsi their duties reflects a strong commitment to the
pengawasan. Hal ini mendukung peran komite effective execution of the supervisory function. This
sebagai bagian integral dari penerapan tata supports the role of the committees as an integral
kelola yang baik di LPEI. part of the implementation of good governance at
Indonesia Eximbank.
Annual Report 2025 39 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 40
Secara keseluruhan, Dewan Direktur menilai bahwa Overall, the Board of Directors considers that
kinerja komite di bawah Dewan Direktur telah the performance of the committees under its
memberikan kontribusi positif dalam mendukung purview has made a positive contribution to the
efektivitas pelaksanaan fungsi Dewan Direktur effectiveness of the Board’s functions, as well as to
serta penguatan tata kelola Lembaga. the strengthening of the Institution’s governance.
Apresiasi dan Penutup Appreciation and Closing
Dewan Direktur menyampaikan apresiasi yang The Board of Directors extends its highest
setinggi-tingginya kepada Direktur Eksekutif appreciation to the Executive Director, the
beserta jajaran Direktur Pelaksana, dan seluruh Managing Directors, and all employees of Indonesia
karyawan LPEI atas dedikasi, komitmen, integritas, Eximbank for their dedication, commitment,
serta kerja keras yang telah ditunjukkan integrity, and hard work demonstrated throughout
sepanjang tahun 2025. Di tengah dinamika yang 2025. Amid the prevailing dynamics, all personnel
di hadapi, seluruh insan LPEI mampu menjaga of Indonesia Eximbank have been able to maintain
kesinambungan kinerja serta menjalankan performance sustainability while effectively
mandat Lembaga dengan baik. Dewan Direktur carrying out the Institution’s mandate. The Board
juga menyampaikan penghargaan kepada of Directors also conveys its appreciation to the
Pemerintah, regulator, mitra kerja, serta seluruh Government, regulators, business partners, and all
pemangku kepentingan atas dukungan dan stakeholders for their continued support and trust
kepercayaan yang terus diberikan kepada LPEI. in Indonesia Eximbank.
Ke depan, Dewan Direktur memandang bahwa Looking ahead, the Board of Directors considers that
LPEI memiliki fondasi yang semakin kuat untuk Indonesia Eximbank is supported by an increasingly
menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan strong foundation to navigate challenges
peluang yang ada. Dengan terus mengedepankan while capturing emerging opportunities. By
prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola, consistently upholding the principles of prudence,
serta komitmen terhadap keberlanjutan, LPEI strengthening governance, and maintaining a
diharapkan dapat terus memperkuat perannya commitment to sustainability, Indonesia Eximbank
dalam mendukung pengembangan ekspor is expected to further reinforce its role in supporting
nasional, termasuk dalam menjangkau kebutuhan the development of national exports, including in
pembiayaan yang belom sepenuhnya terlayani addressing financing needs that have not yet been
dalam ekosistem yang ada. fully served within the existing ecosystem.
Dewan Direktur akan terus menjalankan fungsi The Board of Directors will continue to perform its
dan perannya secara optimal guna memastikan roles and responsibilities optimally to ensure that
bahwa LPEI dikelola secara profesional, Indonesia Eximbank is managed in a professional,
transparan, dan berorientasi jangka panjang, transparent, and long-term-oriented manner,
serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan while delivering sustainable contributions to
bagi perekonomian Indonesia. Indonesia’s economy.
Atas Nama Dewan Direktur,
On Behalf of the Board of Directors,
Sukatmo Padmosukarso
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors concurrently Executive Director
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 40 Laporan Tahunan 2025
Page 41
Laporan Manajemen
Management Report
Dwi Teguh Wibowo Yon Arsal
Anggota Dewan Direktur Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors Member of Board of Directors
Doddy Rahadi Fajarini Puntodewi
Anggota Dewan Direktur Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors Member of Board of Directors
Bambang Setyatmojo Sukatmo Padmosukarso
Anggota Dewan Direktur Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Member of Board of Directors Chairman of the Board of Directors
concurrently Executive Director
Annual Report 2025 41 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 42
Laporan Direktur Eksekutif
dan Direktur Pelaksana [OJK D.1]
Report of the Executive Director and
Managing Directors
Sukatmo Padmosukarso
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors
concurrently Executive Director
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 42 Laporan Tahunan 2025
Page 43
Laporan Manajemen
Management Report
Para Pemangku Kepentingan yang Dear Valued Stakeholders,
terhormat,
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang We express our gratitude to Almighty God for
Maha Esa, atas karunia-Nya Lembaga Pembiayaan His blessings, which have enabled Indonesia
Ekspor Indonesia (LPEI) dapat melalui tahun 2025 Eximbank to navigate the dynamic year of 2025
yang penuh dinamika dengan tetap menjaga while maintaining performance sustainability
kesinambungan kinerja dan pelaksanaan mandat. and fulfilling its mandate. Amid ongoing global
Di tengah ketidakpastian global yang masih uncertainty, Indonesia Eximbank continues to
berlanjut, LPEI terus menunjukkan komitmen yang demonstrate a strong commitment to its role as
kuat dalam menjalankan perannya sebagai a Government special mission vehicle, particularly
special mission vehicle Pemerintah, khususnya in promoting export financing that contributes on
dalam mendukung mendorong pembiayaan enhancing national competitiveness, economic
ekspor yang berkontribusi terhadap peningkatan growth, and job creation.
daya saing nasional, pertumbuhan ekonomi, serta
penciptaan lapangan kerja.
Sepanjang tahun 2025, kami melanjutkan Throughout 2025, we continued the gradual
agenda transformasi LPEI secara bertahap, transformation agenda of Indonesia Eximbank,
yang saat ini berada pada fase Rebalancing. which is currently in the Rebalancing phase.
Dalam fase ini, langkah-langkah diarahkan pada During this phase, initiatives were directed toward
penyesuaian komposisi portofolio, penguatan adjusting the portfolio composition, strengthening
disiplin manajemen risiko, serta penyelarasan risk management discipline, and aligning
strategi bisnis agar lebih responsif terhadap business strategies to be more responsive to the
dinamika lingkungan usaha. Upaya tersebut evolving business environment. These efforts were
dilakukan dengan tetap menjaga keseimbangan undertaken while maintaining a balance between
antara pertumbuhan dan kualitas portofolio, serta growth and portfolio quality, as well as ensuring
memastikan kesinambungan kinerja Lembaga. the sustainability of the Institution’s performance.
Sejalan dengan itu, penerapan tata kelola yang In parallel, the implementation of good corporate
baik serta integrasi aspek lingkungan, sosial, dan governance and the integration of environmental,
tata kelola (ESG) terus diperkuat dalam proses social, and governance (ESG) aspects were
bisnis LPEI. further strengthened across Indonesia Eximbank’s
business processes.
Melalui laporan ini, kami menyampaikan Through this report, we present the implementation
pelaksanaan pengelolaan Lembaga selama tahun of the management of the Institution for the year
2025 sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas 2025 as a manifestation of transparency and
kepada seluruh pemangku kepentingan. Laporan accountability to all stakeholders. This report
ini mencakup tinjauan atas kondisi makroekonomi includes a review of macroeconomic conditions
dan kinerja ekspor nasional, evaluasi kinerja LPEI, and national export performance, an evaluation
implementasi strategi dan kebijakan, serta prospek of Indonesia Eximbank’s performance, the
usaha ke depan. Kami berharap laporan ini dapat implementation of strategies and policies, as
memberikan gambaran yang komprehensif well as the outlook for future business. We hope
mengenai upaya LPEI dalam memperkuat peran this report provides a comprehensive overview
dan kontribusinya secara berlanjutan sesuai of Indonesia Eximbank’s efforts to sustainably
dengan mandat yang di berikan. strengthen its role and contribution in accordance
with the mandate entrusted to it.
Annual Report 2025 43 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 44
Tinjauan Makroekonomi dan Kinerja Ekspor Macroeconomic Overview and National Nasional Export Performance Sepanjang tahun 2025, perekonomian global masih Throughout 2025, the global economy continued diwarnai oleh ketidakpastian yang dipicu oleh to be characterized by uncertainty driven by dinamika geopolitik, fragmentasi perdagangan, geopolitical dynamics, trade fragmentation, and serta kebijakan moneter yang ketat di berbagai tight monetary policies across several developed negara maju. Kondisi tersebut memberikan countries. These conditions exerted pressure tekanan terhadap arus perdagangan internasional on international trade flows and global export dan kinerja ekspor global, termasuk bagi negara- performance, including those of developing negara berkembang. Meskipun demikian, ekonomi countries. Nevertheless, the global economy global tetap menunjukkan ketahanan yang relatif demonstrated relatively stable resilience, with stabil, dengan proyeksi pertumbuhan yang masih growth projections remeaning within a moderate berada pada kisaran moderat, mencerminkan range, reflecting a gradual recovery amid various pemulihan yang berlangsung secara bertahap di prevailing risks. tengah berbagai risiko. Kinerja ekspor Indonesia sepanjang tahun 2025 Indonesia’s export performance throughout 2025 juga menunjukkan ketahanan yang cukup baik also demonstrated resilience despite global meskipun menghadapi tekanan global. Pada pressures. During certain periods, Indonesia’s periode tertentu, ekspor Indonesia tercatat tumbuh exports recorded positive growth, supported positif, antara lain didorong oleh kinerja ekspor by non-oil and gas exports such as palm oil nonmigas seperti produk turunan kelapa sawit, derivatives, nickel, as well as machinery and nikel, serta mesin dan peralatan listrik. Secara electrical equipment. On a quarterly basis, triwulanan, ekspor juga menunjukkan peningkatan exports also showed increases in specific periods, pada priode tertentu, mencerminkan adanya reflecting sustained global demand for Indonesia’s permintaan global yang masih terjaga terhadap leading commodities. komoditas unggulan Indonesia. Selain itu, neraca perdagangan Indonesia tetap In addition, Indonesia’s trade balance continued mencatatkan surplus, pada beberapa periode to record a surplus during several periods in 2025, selama tahun 2025, didukung oleh kontribusi supported by contibutions from the agricultural and sektor pertanian dan manufaktur. Kondisi ini manufacturing sectors. This conditions indicates menunjukkan bahwa sektor eksternal Indonesia that Indonesia’s external sector remained resilient, masih memiliki daya tahan yang baik, meskipun despite pressures on several natural resource- terdapat tekanan pada beberapa komoditas based commodities amid fluctuations in global berbasis sumber daya alam akibat fluktuasi harga prices. global. Secara umum, kondisi makroekonomi Indonesia Overall, Indonesia’s macroeconomic conditions pada tahun 2025 menunjukkan fondasi yang tetap in 2025 reflected a solid foundation, with kuat, dengan pertumbuhan yang terjaga serta sustained growth and a continued significant kontribusi ekspor yang tetap signifikan. Namun contribution from exports. Nevertheless, ongoing demikian, tantangan global yang masih berlanjut global challenges necessitated more adaptive menuntut adanya strategi yang lebih adaptif, strategies, particularly in strengthening export khususnya dalam memperkuat daya saing ekspor, competitiveness, market diversification, and diversifikasi pasar, serta peningkatan nilai tambah enhancing the value added of national products. produk nasional. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 44 Laporan Tahunan 2025
Page 45
Laporan Manajemen
Management Report
Dalam konteks tersebut, dinamika perdagangan Within this context, developments in global trade
global dan kinerja ekspor nasional turut dynamics and national export performance also
memengaruhi kebutuhan serta pola pembiayaan influenced the demand for and patterns of export
ekspor. Oleh karena itu, ketersediaan akses financing. Accordingly, the availability of adequate
pembiayaan yang memadai dan responsif menjadi and responsive access to financing became a
faktor penting dalam menjaga kesinambungan key factor in ensuring the sustainability of export
aktivitas ekspor, sekaligus memperkuat peran activities, while at the same time strengthening
lembaga pembiayaan ekspor dalam mendukung the role of export financing institutions in
pelaku usaha di tengah perubahan lingkungan supporting businesses amid an evolving business
usaha environment.
Strategi dan Kebijakan Strategis Tahun Strategic Initiatives and Policies in 2025
2025
Dalam menghadapi dinamika global yang semakin In response to increasingly complex global
kompleks serta tuntutan untuk memperkuat peran dynamics and the need to strengthen its role as an
sebagai lembaga pembiayaan ekspor, LPEI pada export credit agency, Indonesia Eximbank in 2025
tahun 2025 menetapkan arah strategis melalui established its strategic direction under the theme
tema “Rebalancing toward Enabling Export “Rebalancing toward Enabling Export Empowering
Empowering Nation”. Tema ini mencerminkan Nation.” This theme reflects Indonesia Eximbank’s
langkah penyeimbangan kembali fokus bisnis efforts to recalibrate its business focus, not only to
LPEI, tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, drive growth, but also to sustainably enhance its
tetapi juga memperkuat dampak terhadap impact on the national export ecosystem.
ekosistem ekspor nasional secara berkelanjutan.
Rebalancing toward “Enabling Export Empowering Nation”
Peningkatan kolaborasi dengan ekosistem ekspor
P1
Increased collaboration with the export ecosystem
Pertumbuhan segmen korporasi beserta value chain-nya
P2 Growth of the corporate segment and its value chain
Peningkatan layanan digital UKM
P3 Improved SME digital services
Percepatan collection dan optimalisasi recovery
P4 Accelerate collection and optimize recovery
Efisiensi biaya operasional dan pendanaan
P5 Operational and funding cost efficiency
Penguatan governance, risk management & compliance
P6 Strengthening governance, risk management & compliance
Penguatan IT infrastructure dan MIS
P7
Strengthening IT infrastructure and MIS
Penguatan human capital
P8 Strengthening human capital
Penguatan komunikasi dan stakeholder engagement
P9 Strengthening communication and stakeholder engagement
Annual Report 2025 45 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 46
Sejalan dengan arah tersebut, LPEI melayani In line with this direction, Indonesia Eximbank
eksportir di berbagai segmen melalui pendekatan serves exporters across various segments
yang terintegrasi, dengan menyediakan beragam through an integrated approach, providing a
solusi pembiayaan, penjaminan, asuransi, serta comprehensive range of financing, guarantee,
jasa konsultasi. Pendekatan ini memungkinkan insurance, and advisory services. This approach
LPEI untuk menjangkau kebutuhan yang beragam, enables Indonesia Eximbank to address diverse
sekaligus mendukung pengembangan eksportir needs while supporting the holistic development
secara lebih menyeluruh dalam ekosistem ekspor of exporters within the national export ecosystem.
nasional.
Dalam implementasinya, strategi tahun 2025 In its implementation, the 2025 strategy was
diarahkan untuk memperkuat peran LPEI dalam oriented toward reinforcing Indonesia Eximbank’s
mendorong sektor-sektor yang memberikan role in advancing sectors that generate higher
nilai tambah terhadap ekspor nasional, value-added for national exports, including
termasuk industri hilirisasi dan manufaktur, serta downstream and manufacturing industries, as well
memperluas basis eksportir baru, khususnya pada as expanding the base of new exporters, particularly
segmen usaha kecil dan menengah. within the small and medium enterprise segment.
Upaya tersebut didukung oleh sejumlah prioritas These efforts were supported by a number
strategis yang mencakup penguatan kolaborasi of strategic priorities, encompassing the
dengan ekosistem ekspor, peningkatan kualitas strengthening of collaboration within the export
layanan, serta pengembangan kapasitas pelaku ecosystem, the enhancement of service quality,
usaha melalui pendekatan yang lebih adaptif dan and the development of business actors’
berbasis kebutuhan. capabilities through a more adaptive and needs-
based approach.
Di sisi lain, LPEI juga memprioritaskan perbaikan Concurrently, Indonesia Eximbank placed
kualitas aset melalui penguatan pengelolaan emphasis on improving asset quality through
portofolio, serta peningkatan efisiensi operasional strengthened portfolio management, alongside
dan pendanaan guna mendukung struktur enhancing operational and funding efficiency
biaya yang lebih optimal. Penguatan tata kelola, to achieve a more optimal cost structure. The
manajemen risiko, dan kepatuhan tetap menjadi reinforcement of governance, risk management,
fondasi utama dalam setiap pengambilan and compliance remained a fundamental
keputusan. underpinning of all decision-making processes.
Transformasi kelembagaan turut diperkuat Institutional transformation is also strengthened
melalui pengembangan infrastruktur teknologi through the development of more integrated
informasi dan sistem manajemen informasi information technology infrastructure and
yang lebih terintegrasi, sebagai enabler dalam information management systems, serving as
meningkatkan efisiensi operasional, kualitas enablers to improve operational efficiency, service
layanan, serta pengelolaan risiko berbasis data. quality, and data-driven risk management.
Selain itu, penguatan sumber daya manusia Additionally, human resource development is
dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung pursued continuously to support the creation
terciptanya organisasi yang lebih adaptif dan of a more adaptive and performance-oriented
berorientasi pada kinerja. organization.
Tidak kalah penting, LPEI juga memperkuat Equally important, Indonesia Eximbank also
komunikasi dan stakeholder engagement untuk strengthens communication and stakeholder
membangun kepercayaan serta meningkatkan engagement to build trust and increase its active
peran aktif dalam ekosistem ekspor. Pendekatan ini role within the export ecosystem. This approach
menjadi krusial, terutama dalam menjaga reputasi is crucial, particularly in maintaining institutional
lembaga dan memastikan keterlibatan yang lebih reputation and ensuring broader engagement
luas dari berbagai pemangku kepentingan. from various stakeholders.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 46 Laporan Tahunan 2025
Page 47
Laporan Manajemen
Management Report
Secara keseluruhan, strategi dan kebijakan Overall, Indonesia Eximbank’s strategies and
strategis LPEI pada tahun 2025 diarahkan untuk strategic policies in 2025 were directed toward
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, maintaining an appropriate balance between
pengelolaan risiko, serta penciptaan dampak growth, risk management, and the creation of
pembangunan, sekaligus memperkuat peran developmental impact, while further reinforcing
LPEI dalam mendukung kebutuhan pembiayaan its role in addressing the evolving needs of export
ekspor yang terus berkembang. financing.
Peranan Direktur Eksekutif dan Direktur The Role of the Executive Director and
Pelaksana dalam Perumusan Strategi dan Managing Directors in Formulating
Kebijakan Strategis Lembaga the Institution’s Strategic Policies and
Strategies
Direktur Eksekutif bersama jajaran Direktur The Executive Director, together with the Managing
Pelaksana memiliki peran penting dalam Directors, plays a pivotal role in ensuring that the
memastikan bahwa strategi dan kebijakan strategies and policies of Indonesia Eximbank
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) are implemented effectively, consistently, and in
dapat diimplementasikan secara efektif, alignment with its mandate as an export financing
konsisten, dan selaras dengan mandat yang institution. Strategy execution is carried out
diemban sebagai lembaga pembiayaan ekspor. through integrated cross-functional coordination,
Pelaksanaan strategi dilakukan melalui koordinasi while taking into account external dynamics as
lintas fungsi yang terintegrasi, dengan tetap well as the Institution’s internal conditions.
mempertimbangkan dinamika eksternal serta
kondisi internal Lembaga.
Dalam menjalankan peran tersebut, kami In fulfilling this role, Management ensures that
memastikan bahwa setiap kebijakan strategis each established strategic policy is translated into
yang telah ditetapkan dapat diterjemahkan ke measurable work plans that can be effectively
dalam rencana kerja yang terukur dan dapat executed across all levels of the organization. This
dilaksanakan secara efektif di seluruh lini approach is undertaken by integrating various
organisasi. Pendekatan ini dilakukan dengan aspects, including business development, risk
mengintegrasikan berbagai aspek, termasuk management, governance strengthening, and
pengembangan bisnis, pengelolaan risiko, institutional transformation.
penguatan tata kelola, serta transformasi
kelembagaan.
Peran fungsi bisnis dan pendukung menjadi The roles of both business and supporting
penting dalam memastikan implementasi strategi functions are critical in ensuring that strategy
berjalan sesuai dengan arah yang telah ditetapkan, implementation proceeds in accordance with
khususnya dalam merespons kebutuhan eksportir, the defined direction, particularly in responding
mengelola portofolio, serta menjaga kualitas to exporters’ needs, managing the portfolio, and
layanan. Di sisi lain, fungsi manajemen risiko maintaining service quality. At the same time,
memastikan bahwa pelaksanaan strategi tetap the risk management function ensures that the
berada dalam koridor yang terukur, dengan execution of strategies remains within defined
pengelolaan risiko yang dilakukan secara parameters, supported by comprehensive and
menyeluruh dan berkelanjutan. sustainable risk management practices.
Selain itu, dukungan fungsi keuangan, operasional, In addition, the support of finance, operations,
dan teknologi informasi memastikan kesiapan and information technology functions ensures
dari sisi pendanaan, infrastruktur, serta sistem readiness in terms of funding, infrastructure,
pendukung dalam pelaksanaan strategi. Hal ini and enabling systems for effective strategy
menjadi penting untuk menjaga keseimbangan execution. This is essential to maintaining an
antara ekspansi bisnis, efisiensi operasional, serta appropriate balance between business expansion,
penguatan kapabilitas LPEI sebagai institusi yang operational efficiency, and the strengthening of
semakin adaptif terhadap dinamika pasar. Indonesia Eximbank’s institutional capabilities as
an organization that is increasingly adaptive to
market dynamics.
Annual Report 2025 47 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 48
Dari sisi tata kelola, implementasi strategi dan From a governance perspective, the kebijakan juga dilakukan dengan mengedepankan implementation of strategies and policies is prinsip transparansi, akuntabilitas, serta also carried out by upholding the principles of kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. transparency, accountability, and compliance with Pengelolaan pemangku kepentingan dan prevailing regulations. Stakeholder management komunikasi strategis menjadi bagian integral and strategic communication form an integral part dalam mendukung pelaksanaan kebijakan, guna of policy execution, aimed at maintaining public menjaga kepercayaan publik serta memperkuat trust and strengthening Indonesia Eximbank’s posisi LPEI dalam ekosistem ekspor nasional. position within the national export ecosystem. Secara keseluruhan, implementasi strategi Overall, the implementation of strategies and dan kebijakan dilakukan melalui pendekatan policies is undertaken through an integrated, yang terintegrasi, kolaboratif, dan berbasis tata collaborative, and governance-based approach, kelola yang baik, sehingga mampu memastikan ensuring more consistent, measurable, and pelaksanaan strategi yang lebih konsisten, terukur, sustainable execution, while remaining responsive dan berkelanjutan, serta tetap relevan dengan to the evolving needs of export financing. kebutuhan pembiayaan ekspor yang terus berkembang. Proses yang Dilakukan untuk Memastikan Processes to Ensure Strategy Implementasi Strategi Implementation Sejalan dengan peran Direktur Eksekutif dan Direktur In alignment with the roles of the Executive Pelaksana dalam memastikan implementasi Director and the Managing Directors in ensuring strategi dan kebijakan, LPEI menerapkan proses the effective implementation of strategies and yang terstruktur, terukur, dan terintegrasi di seluruh policies, Indonesia Eximbank adopts a structured, fungsi organisasi. Pendekatan ini dirancang measurable, and integrated process across all untuk memastikan bahwa setiap arah kebijakan organizational functions. This approach is designed dapat diterjemahkan secara efektif ke dalam to ensure that each policy direction is effectively pelaksanaan operasional. translated into operational execution. Direktur Eksekutif bersama jajaran Direktur The Executive Director, together with the Managing Pelaksana memastikan bahwa setiap strategi Directors, ensures that all strategies and policies of dan kebijakan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Eximbank are implemented effectively Indonesia (LPEI) dapat diimplementasikan secara through a structured, measurable, and integrated efektif melalui proses yang terstruktur, terukur, process across the organization. This approach dan terintegrasi di seluruh fungsi organisasi. extends beyond planning to encompass Pendekatan yang dilakukan tidak hanya strengthened execution, robust oversight, and berfokus pada perencanaan, tetapi juga pada continuous evaluation, thereby ensuring the penguatan eksekusi, pengawasan, serta evaluasi achievement of established performance targets. berkelanjutan guna memastikan tercapainya target kinerja yang telah ditetapkan. Implementasi strategi diawali dengan penjabaran Strategy implementation begins with the arah kebijakan ke dalam rencana kerja yang lebih translation of policy directions into more operasional, termasuk penetapan indikator kinerja operational work plans, including the utama (IKU) pada setiap unit kerja. IKU tersebut establishment of Key Performance Indicators dirancang untuk mencerminkan prioritas strategis (KPIs) at each organizational unit. These KPIs are LPEI, baik dari sisi pertumbuhan, kualitas portofolio, designed to reflect Indonesia Eximbank’s strategic efisiensi operasional, maupun penguatan tata priorities, encompassing growth, portfolio quality, kelola dan keberlanjutan, sehingga setiap unit operational efficiency, as well as governance and memiliki arah yang jelas dalam menjalankan sustainability, thereby providing clear direction for perannya. each unit in carrying out its role. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 48 Laporan Tahunan 2025
Page 49
Laporan Manajemen
Management Report
Dalam memastikan kualitas pelaksanaan strategi, To ensure the quality of execution, Indonesia
LPEI menerapkan pendekatan pengelolaan yang Eximbank applies an integrated management
terintegrasi antara fungsi bisnis, manajemen risiko, approach across business, risk management,
operasional, dan kepatuhan. Proses pengelolaan operations, and compliance functions. Portfolio
portofolio dilakukan secara lebih selektif dan management is conducted in a more selective
berbasis analisis, dengan mempertimbangkan and analytical manner, taking into account market
kondisi pasar serta profil risiko, guna menjaga conditions and risk profiles, in order to maintain an
keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas appropriate balance between growth and asset
aset. quality.
Pengawasan terhadap implementasi strategi Oversight of strategy implementation is carried out
dilakukan secara berlapis melalui mekanisme through multi-layered monitoring mechanisms.
monitoring berkala. LPEI juga menerapkan Indonesia Eximbank also adopts an early warning
pendekatan deteksi dini terhadap potensi approach to identify potential deterioration in
penurunan kualitas portofolio, yang ditindaklanjuti portfolio quality, which is followed up through
melalui forum evaluasi lintas fungsi. Selain itu, cross-functional evaluation forums. In addition,
pemantauan kinerja dilakukan secara periodik performance monitoring is conducted periodically
melalui forum manajemen guna memastikan through management forums to ensure alignment
keselarasan antara target dan realisasi serta between targets and realization, while supporting
mendukung pengambilan keputusan yang lebih more responsive decision-making.
responsif.
Dari sisi operasional, implementasi strategi From an operational perspective, strategy
didukung oleh penguatan sistem dan digitalisasi implementation is supported by the strengthening
proses bisnis. Pengembangan infrastruktur of systems and the digitalization of business
teknologi informasi menjadi enabler dalam processes. The development of information
meningkatkan efisiensi, transparansi, serta technology infrastructure serves as a key enabler
kualitas pengelolaan data dan pelaporan, in enhancing efficiency, transparency, and the
sekaligus memperkuat fungsi pengawasan dan quality of data management and reporting, while
pengendalian internal. also reinforcing oversight and internal control
functions.
Selain itu, LPEI memastikan bahwa implementasi Furthermore, Indonesia Eximbank ensures that
strategi berjalan selaras dengan prinsip tata strategy implementation remains aligned with
kelola dan kepatuhan melalui keterlibatan aktif governance and compliance principles through
fungsi kepatuhan dan audit internal dalam setiap the active involvement of compliance and internal
tahapan proses. Pendekatan ini memastikan audit functions at every stage of the process.
bahwa seluruh aktivitas tetap berada dalam This approach ensures that all activities remain
koridor regulasi serta sesuai dengan prinsip within the regulatory framework and adhere to the
kehati-hatian. principles of prudence.
Dalam pengelolaan risiko, LPEI juga melakukan In terms of risk management, Indonesia Eximbank
penguatan proses penanganan pembiayaan has also strengthened the structured handling
bermasalah secara terstruktur sebagai bagian of non-performing financing as part of its efforts
dari upaya menjaga kualitas portofolio dan to maintain portfolio quality and institutional
stabilitas kinerja lembaga. performance stability.
Secara keseluruhan, proses implementasi strategi Overall, the implementation of strategies is carried
dilakukan secara disiplin, terintegrasi, dan out in a disciplined, integrated, and sustainable
berkelanjutan, sehingga mampu mendukung manner, thereby supporting performance
pencapaian kinerja sekaligus menjaga ketahanan achievement while maintaining Indonesia
LPEI dalam menghadapi dinamika yang terus Eximbank’s resilience in navigating an increasingly
berkembang. dynamic environment.
Annual Report 2025 49 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 50
Kinerja Tahun 2025 Performance in 2025
Perbandingan antara Pencapaian Target Comparison Between Target Achievement and
dengan Realisasi Tahun 2025 Realization in 2025
Kinerja Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia The performance of Indonesia Eximbank
(LPEI) sepanjang tahun 2025 menunjukkan throughout 2025 reflected solid achievements
capaian yang baik di tengah dinamika ekonomi amid a challenging global economic environment.
global yang menantang. Secara umum, LPEI Overall, Indonesia Eximbank was able to maintain
mampu menjaga kesinambungan kinerja melalui performance sustainability through a more
pengelolaan portofolio yang lebih selektif serta selective approach to portfolio management and
penerapan prinsip kehati-hatian yang konsisten. the consistent application of prudential principles.
Dalam pelaksanaan mandatnya, LPEI mencatatkan In carrying out its mandate, Indonesia Eximbank
capaian pada beberapa indikator utama. Total recorded achievements across several key
pembiayaan mencapai sebesar Rp57,21 triliun, indicators. Total financing reached IDR 57.21
atau sebesar 111% dari target yang ditetapkan. trillion, representing 111% of the established target.
Sementara itu, total penjaminan tercatat sebesar Meanwhile, total guarantees amounted to IDR 4.87
Rp4,87 triliun atau 51% dari target, dan total volume trillion, or 51% of the target, and total insurance
asuransi mencapai Rp8,85 triliun atau 104% dari volume reached IDR 8.85 trillion, equivalent to 104%
target. of the target.
Dari sisi mandat non-keuangan, LPEI juga From a non-financial mandate perspective,
mencatatkan capaian pada pengembangan Indonesia Eximbank also recorded progress
ekosistem ekspor, dengan jumlah akumulasi in developing the export ecosystem, with the
Desa Devisa mencapai sebanyak 2.328 desa cumulative number of Go-Export Village reaching
atau 104% dari targetnya, serta jumlah akumulasi 2,328 villages, or 104% of the target, and a
eksportir baru sebanyak 1.654 eksportir. Capaian total of 1,654 new exporters onboarded. These
ini mencerminkan upaya LPEI dalam memperluas achievements reflect Indonesia Eximbank’s efforts
basis eksportir serta mendorong dampak to expand the exporter base while fostering more
pembangunan yang lebih inklusif. inclusive developmental impact.
Dari sisi kinerja keuangan, pendapatan bunga From a financial performance standpoint, interest
dan bagi hasil tetap menjadi kontributor utama, and profit-sharing income remained the primary
tercatat sebesar Rp2,91 triliun atau turun 14% contributor, recorded at IDR 2.91 trillion, representing
YoY. Selain itu, pendapatan non-bunga tercatat a decrease of 14% year-on-year. In addition, non-
sebesar Rp1,15 triliun atau naik 3,3 kali YoY, yang interest income reached IDR 1.15 trillion, an increase
antara lain dikontribusi dari pendapatan recovery of 3.3 times year-on-year, driven in part by recovery
serta pengakuan unearned income dari program income and the recognition of unearned income
penjaminan Pemerintah dalam rangka PEN from the Government guarantee program under
(Pemulihan Ekonomi Nasional) yang telah berakhir. the National Economic Recovery (PEN) initiative,
which has concluded.
LPEI mencatatkan perbaikan efisiensi biaya Indonesia Eximbank also recorded improved
dana yang tercermin dari penurunan interest funding cost efficiency, as reflected in a reduction
expense menjadi sebesar Rp1,91 triliun atau turun in interest expense to IDR 1.91 trillion, down 28%
28% YoY, sebagai hasil dari pengelolaan struktur year-on-year, resulting from a more optimized
pendanaan yang lebih optimal. funding structure.
Dari sisi kualitas aset, LPEI juga mencatatkan In terms of asset quality, Indonesia Eximbank
perbaikan, dengan rasio net non-performing loan reported improvement, with the net non-performing
(NPL) sebesar 2,41%, atau membaik dari 4,53% di loan (NPL) ratio improving to 2.41%, from 4.53%
tahun lalu. Hal ini mencerminkan upaya penguatan in the previous year. This reflects strengthened
pengelolaan portofolio serta penanganan portfolio management and ongoing efforts in the
pembiayaan bermasalah secara berkelanjutan. resolution of non-performing financing.
Laba Bersih tercatat sebesar Rp252 Miliar atau Net profit was recorded at IDR 252 billion,
meningkat 8% YoY, didorong oleh kenaikan representing an 8% year-on-year increase,
pendapatan bunga bersih dan pendapat supported by higher net interest income and non-
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 50 Laporan Tahunan 2025
Page 51
Laporan Manajemen
Management Report
non-bunga, namun demikian dilakukan juga interest income. At the same time, provisioning was
pembentukan pencadangan untuk kualitas aset strengthened to support asset quality, resulting in
sehingga meningkatkan NPL coverage. improved NPL coverage.
Sementara itu, rasio tingkat kecukupan modal LPEI Meanwhile, Indonesia Eximbank’s capital adequacy
tercatat sebesar 36,29%, berada pada level yang ratio stood at 36.29%, at a level considered sufficient
memadai untuk mendukung ekspansi usaha serta to support business expansion while maintaining
menjaga stabilitas kinerja dalam jangka panjang. long-term performance stability.
Secara keseluruhan, kinerja tahun 2025 Overall, the 2025 performance demonstrates that
menunjukkan bahwa LPEI mampu menjaga Indonesia Eximbank has been able to maintain an
keseimbangan antara pencapaian mandat, appropriate balance between fulfilling its mandate,
pertumbuhan bisnis, serta pengelolaan risiko, achieving business growth, and managing risks,
sehingga mendukung keberlanjutan peran LPEI thereby supporting the sustainability of its role in
dalam pembiayaan ekspor nasional. national export financing.
Kinerja Keberlanjutan Tahun 2025 Sustainability Performance in 2025
Kebijakan untuk Merespon Tantangan dalam Policies to Address Challenges in Achieving
Pemenuhan Strategi Keberlanjutan Sustainability Strategy [OJK A.1][GRI 2-22, 2-23]
[OJK A.1][GRI 2-22, 2-23]
Dalam menghadapi tantangan keberlanjutan In addressing evolving sustainability challenges,
yang semakin berkembang, LPEI menerapkan Indonesia Eximbank has adopted a phased
pendekatan yang bertahap dengan berfokus pada approach, focusing on strengthening governance,
penguatan tata kelola, integrasi ke dalam proses integrating sustainability into business processes,
bisnis, serta peningkatan kapasitas internal secara and comprehensive internal capacity building.
menyeluruh. Pendekatan ini dilakukan dengan This approach is carried out by considering
mempertimbangkan kondisi portofolio, kesiapan portfolio conditions, organizational readiness,
organisasi, serta karakteristik bisnis LPEI sebagai and Indonesia Eximbank’s specific characteristics
lembaga pembiayaan ekspor dalam menghadapi as an export financing institution amidst global
dinamika global. dynamics.
Dalam implementasinya, LPEI menghadapi In its implementation, Indonesia Eximbank
dinamika eksternal berupa peningkatan faces external dynamics such as increasing
tuntutan regulasi dan standar global, ekspektasi regulatory demands and global standards, higher
transparansi yang lebih tinggi dari pemangku transparency expectations from stakeholders, and
kepentingan, serta tantangan transisi menuju the challenge of transitioning toward low-carbon
pembiayaan rendah karbon. Selain itu, kesiapan financing. Additionally, the readiness of debtors to
debitur dalam memenuhi aspek keberlanjutan meet sustainability aspects is a primary concern.
juga menjadi perhatian utama. Untuk merespon hal To address this, Indonesia Eximbank consistently
tersebut, LPEI secara konsisten menyempurnakan refines its policies and strives to implement ESG
kebijakan dan mengupayakan penerapan practices, as outlined in the Sustainable Finance
praktik ESG, sebagaimana dituangkan dalam Action Plan (RAKB) and the sustainability reports
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) submitted to the Financial Services Authority (OJK)
dan laporan keberlanjutan yang disampaikan in a timely manner. We have developed an ESG
kepada OJK secara tepat waktu. Telah dilakukan Checklist for priority sectors to map ESG gaps within
pengembangan ESG Checklist pada sektor Indonesia EximbankI’s business portfolio, executed
prioritas yang ditujukan untuk memperoleh pilot projects for greenhouse gas (GHG) emission
pemetaan kesenjangan ESG dalam portfolio bisnis measurement, and enhanced human resource
LPEI, pelaksanaan pilot project pengukuran emisi capacity and cross-stakeholder collaboration.
gas rumah kaca, serta peningkatan kapasitas SDM
dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Sejalan dengan upaya tersebut, integrasi aspek Aligned with these efforts, the integration of
keberlanjutan juga mulai dilakukan secara sustainability aspects has begun gradually
bertahap melalui penggunaan ESG checklist dalam through the use of ESG checklists in the due
proses due diligence terhadap debitur tertentu, diligence process for certain debtors, as well as
serta dialog langsung untuk memahami praktik direct engagement to understand their current
Annual Report 2025 51 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 52
keberlanjutan yang dijalankan. Implementasi ini sustainability practices. This implementation is in
masih bersifat awal dan akan diperluas secara its early stages and will be gradually expanded
bertahap ke seluruh portofolio seiring dengan to the entire portfolio as Indonesia Eximbank’s
peningkatan kesiapan internal LPEI. internal readiness increases.
Di sisi kelembagaan, LPEI juga telah membentuk Institutionally, Indonesia Eximbank has established
unit khusus untuk mendukung implementasi a dedicated unit to support the implementation
prinsip ESG serta menerbitkan Kebijakan of ESG principles and issued the Sustainable
Keuangan Berkelanjutan melalui PDD No. 0012/ Finance Policy via PDD No. 0012/PDD/10/2022.
PDD/10/2022, termasuk menyusun prosedur yang This includes developing procedures to support
mendukung pelaksanaan Rencana Aksi Keuangan the execution of the Sustainable Finance Action
Berkelanjutan (RAKB), penyesuaian struktur Plan (RAKB), adjusting organizational structure,
organisasi dan penguatan kapasitas sumber and strengthening human resource capacity.
daya manusia. Langkah ini menjadi bagian dari These steps are part of the effort to build a
upaya membangun budaya keberlanjutan yang culture of sustainability focused on foundational
lebih terarah pada tahap penguatan fondasi. strengthening.
Penerapan Keuangan Berkelanjutan dan Implementation of Sustainable Finance and
Strategi Pencapaian Target Keberlanjutan Sustainability Target Achievement Strategy
Sebagai bagian dari implementasi keuangan As part of the implementation of sustainable
berkelanjutan, LPEI mulai mengintegrasikan aspek finance, LPEI has begun to gradually integrate
lingkungan, sosial, dan tata Kelola (ESG) ke dalam environmental, social, and governance (ESG)
kegiatan usaha secara bertahap. Pendekatan aspects into its business activities. Our approach
yang dilakukan difokuskan pada penguatan proses focuses on strengthening internal processes and
internal serta peningkatan kesadaran terhadap increasing awareness of sustainability risks and
risiko dan dampak keberlanjutan, sejalan dengan impacts, in line with the institution’s business
karakteristik bisnis dan kesiapan organisasi. characteristics and organizational readiness.
Sepanjang tahun 2025, LPEI menunjukkan Throughout 2025, Indonesia Eximbank
komitmen yang kuat dalam mengintegrasikan demonstrated a strong commitment to integrating
prinsip keuangan berkelanjutan ke dalam strategi sustainable finance principles into its institutional
kelembagaan melalui pendekatan yang adaptif strategy through an adaptive and integrated
dan terintegrasi. Kinerja keberlanjutan LPEI pada approach. Indonesia Eximbank’s sustainability
tahun 2025 menunjukkan tren positif dan konsisten. performance in 2025 showed a positive and
consistent trend.
Dari aspek ekonomi, LPEI menjalankan pembiayaan Economic Perspective From an economic
ekspor dengan prinsip kehati-hatian berbasis perspective, Indonesia Eximbank conducts export
ESG. Pada tahun 2025, LPEI mencatat penyaluran financing based on ESG-prudent principles. In 2025,
pembiayaan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Eximbank recorded financing distribution
(UMKM) sebesar Rp11,6 triliun yakni 20,34% dari total to Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs)
Pembiayaan LPEI secara keseluruhan. Penyaluran of IDR 11.6 trillion, representing 20.34% of Indonesia
pembiayaan kepada UMKM ini mencerminkan Eximbank’s total financing. This distribution reflects
komitmen LPEI dalam memberikan dukungan Indonesia Eximbank’s commitment to providing
pembiayaan yang lebih inklusif, mendorong inclusive financing support, fostering equitable
pemerataan ekonomi, menciptakan lapangan economic growth, creating jobs, and enhancing
kerja, dan meningkatkan daya saing UMKM the competitiveness of Indonesian MSMEs in the
Indonesia di pasar global. global market.
Dari aspek lingkungan dan sosial, penguatan Environmental and social perspective regarding
dilakukan melalui pengelolaan dampak, environmental and social aspects, strengthening
pengukuran emisi, peningkatan kualitas pelaporan, was achieved through impact management,
serta pelaksanaan program Tanggung Jawab emission measurement, improved reporting
Sosial dan Lingkungan (TJSL). Integrasi aspek quality, and the implementation of Corporate
lingkungan masih berada pada tahap awal dan Social and Environmental Responsibility (TJSL)
akan terus dikembangkan secara bertahap. LPEI programs. Environmental integration is still in its
juga telah memonitor jejak karbon dari kegiatan early stages and will continue to be developed
operasionalnya dari penggunaan energi, emisi gradually. Indonesia Eximbank has also monitored
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 52 Laporan Tahunan 2025
Page 53
Laporan Manajemen
Management Report
yang dihasilkan, hingga menerapkan budaya the carbon footprint of its operational activities—
Green Office Lifestyle. from energy usage to emissions produced—and
has implemented a “Green Office Lifestyle” culture.
Dari sisi sosial, LPEI secara konsisten menjalankan On the social side, Indonesia Eximbank consistently
perannya dalam mendorong pengembangan fulfills its role in promoting the development of
eksportir nasional, khususnya melalui dukungan national exporters, particularly through financing
pembiayaan dan layanan non-pembiayaan support and non-financing services for business
kepada pelaku usaha, termasuk UMKM. Melalui players, including MSMEs. Through TJSL programs,
program TJSL yang secara garis besar mencakup which broadly encompass disaster relief, health,
penanggulangan bencana, bidang kesehatan, community empowerment (especially for women),
pemberdayaan masyarakat khususnya wanita, education, and infrastructure development. These
pendidikan, dan pembangunan infrasruktur. efforts are part ofIndonesia Eximbank’s contribution
Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi LPEI to creating a broader social impact, particularly in
dalam menciptakan dampak sosial yang lebih improving public welfare and job creation.
luas, terutama dalam peningkatan kesejahteraan
masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.
Sementara itu, pada aspek tata kelola, LPEI terus Governance perspective meanwhile, in terms
memperkuat penerapan prinsip Good Corporate of governance, Indonesia Eximbank continues
Governance (GCG) melalui penguatan fungsi to strengthen the implementation of Good
pelaksanaan tugas Dewan Direktur, Direktur Corporate Governance (GCG) principles through
Eksekutif dan Direktur Pelaksana, pengawasan, the reinforcement of the duties of the Board of
kepatuhan, dan manajemen risiko. Implementasi Directors, Executive Directors, and Managing
kebijakan internal, peningkatan peran komite, Directors, as well as the supervision, compliance,
serta penguatan sistem pengendalian internal and risk management functions. This includes the
serta mekanisme pemantauan kinerja ESG secara implementation of internal policies, increasing
berkala dan terukur. Selain itu, transparansi dalam the role of committees, and strengthening
pelaporan dan komunikasi dengan pemangku internal control systems as well as periodic
kepentingan termasuk layanan pengaduan and measurable ESG performance monitoring
nasabah, pelaksanaan literasi dan inklusi mechanisms. Furthermore, transparency in
keuangan juga terus ditingkatkan sebagai upaya reporting and communication with stakeholders—
membangun kepercayaan yang berkelanjutan. including customer complaint services—as well as
financial literacy and inclusion initiatives, continue
to be enhanced to build sustainable trust.
Secara internal, strategi pencapaian target Internally, the strategy to achieve sustainable
keuangan berkelanjutan didukung oleh penguatan finance targets is supported by strengthening
tata kelola, manajemen risiko, serta peningkatan governance, risk management, and enhancing
kompetensi sumber daya manusia. Langkah human resource competencies. These efforts
ini dilakukan untuk memastikan bahwa LPEI are undertaken to ensure that, going forward,
kedepannya dapat mencapai sasaran pemerintah Indonesia Eximbank can meet the government’s
untuk memenuhi proses adopsi International objectives in adopting International Financial
Financial Reporting Standards (IFRS) S1 dan S2, Reporting Standards (IFRS) S1 and S2, complying
standar dalam rangka aksesi The Organisation with standards required for accession to the
for Economic Co-operation and Development Organisation for Economic Co-operation and
(OECD), dan peraturan otoritas terkait Keuangan Development (OECD), and adhering to regulations
Berkelanjutan. issued by relevant authorities on Sustainable
Finance.
Memasuki tahun 2026, LPEI menargetkan Entering 2026, Indonesia Eximbank aims to
penguatan lebih lanjut pada aspek manajemen further strengthen risk management and
risiko dan infrastruktur pendukung keberlanjutan, sustainability-supporting infrastructure, including
termasuk pengembangan Climate Risk the development of a Climate Risk Management
Management System (CRMS) dan Climate- & Scenario Analysis (CRMS) and Climate-related
related Stress Test (CRST), penambahan cakupan Stress Testing (CRST), expanding the scope of ESG
pelaksanaan ESG due diligence, serta persiapan due diligence implementation, and preparing for
adopsi standar pelaporan IFRS S1 dan S2. Selain itu, the adoption of IFRS S1 and S2 reporting standards.
penguatan budaya keberlanjutan dan kontribusi In addition, strengthening the sustainability culture
Annual Report 2025 53 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 54
terhadap aspek sosial dan lingkungan melalui and contributing to social and environmental program TJSL tetap menjadi prioritas. aspects through the CSR will remain a priority. Manajemen juga melihat adanya peluang untuk Management also recognizes opportunities meningkatkan proses transfomasi menuju to accelerate the transformation toward a bisnis yang berkelanjutan. Adapun peluang dari sustainable business model. These opportunities meningkatnya kesadaran dan dukungan regulasi arise from increasing awareness, regulatory serta standar internasional menjadi fondasi awal support, and international standards, which perkembangan kerangka kebijakan nasional dan serve as the foundation for the development of internal LPEI. Beberapa perkembangan standar both national policy frameworks and Indonesia internasional antara lain dalam rangka aksepsi Eximbank’s internal policies. Notable international Indonesia menjadi bagian dari Organization for developments include Indonesia’s accession Economic Co-operation and Development (OECD) process to the OECD and the adoption of dan penerapan standar pelaporan keberlanjutan sustainability reporting standards from IFRS dari International Financial Reporting Standars into the Statement of Sustainability Reporting (IFRS) menjadi Pernyataan Standar Pelaporan Standards (PSPK). Keberlanjutan (PSPK). Analisis Prospek Usaha Business Outlook Analysis Memasuki tahun 2026, prospek usaha LPEI Entering 2026, the business prospects of Indonesia dipengaruhi oleh kondisi makroekonomi global Eximbank are influenced by global macroeconomic yang masih diwarnai ketidakpastian, namun conditions that remain marked by uncertainty, menunjukkan ketahanan yang relatif stabil. albeit with relatively stable resilience. Global Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan tetap economic growth is expected to remain at a berada pada kisaran moderat, mencerminkan moderate level, reflecting a gradual recovery amid pemulihan yang berlangsung secara bertahap ongoing geopolitical risks and financial market di tengah risiko geopolitik dan volatilitas pasar volatility. keuangan. Di tingkat nasional, prospek perekonomian At the domestic level, Indonesia’s economic outlook Indonesia diperkirakan tetap solid, didukung oleh is projected to remain solid, supported by domestic konsumsi domestik, peningkatan investasi, serta consumption, increased investment, and relatively kebijakan ekonomi yang relatif terjaga. Kondisi ini stable economic policies. These conditions provide memberikan dasar yang cukup kuat bagi aktivitas a strong foundation for economic activity, including ekonomi, termasuk sektor ekspor. the export sector. Dari sisi eksternal, kinerja ekspor Indonesia pada From an external perspective, Indonesia’s export tahun 2026 diperkirakan masih menghadapi performance in 2026 is expected to continue tekanan akibat perlambatan perdagangan facing pressures from the slowdown in global trade global dan fluktuasi harga komoditas. Namun and commodity price fluctuations. Nevertheless, demikian, peluang tetap terbuka seiring dengan opportunities remain, supported by rising meningkatnya permintaan terhadap produk demand for downstream products, export market hilirisasi, diversifikasi pasar ekspor, serta pergeseran diversification, and shifts in global supply chains rantai pasok global yang memberikan ruang bagi that provide greater opportunities for emerging negara berkembang untuk memperkuat perannya economies to strengthen their role in international dalam perdagangan internasional. trade. Dalam konteks tersebut, dinamika ekspor nasional In this context, the dynamics of national exports will akan turut memengaruhi kebutuhan pembiayaan influence the demand for export financing, both in ekspor, baik dari sisi volume maupun kompleksitas terms of volume and the increasing complexity of struktur pembiayaan. Hal ini membuka peluang financing structures. This creates opportunities for bagi LPEI untuk terus memperkuat perannya Indonesia Eximbank to further strengthen its role in dalam mendukung pelaku usaha, khususnya pada supporting business actors, particularly in value- sektor-sektor bernilai tambah serta segmen yang added sectors and segments that require more masih membutuhkan dukungan pembiayaan adaptive financing solutions. yang lebih adaptif. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 54 Laporan Tahunan 2025
Page 55
Laporan Manajemen
Management Report
Sejalan dengan hal tersebut, prospek usaha In line with these developments, Indonesia
LPEI pada tahun 2026 diperkirakan tetap positif, Eximbank’s business prospects in 2026 are
dengan peluang pertumbuhan yang didukung expected to remain positive, with growth
oleh kebutuhan pembiayaan pada sektor hilirisasi, opportunities driven by financing needs in
manufaktur, serta industri berbasis ekspor downstream industries, manufacturing, and
lainnya. Di sisi lain, pengembangan eksportir other export-oriented sectors. At the same time,
baru, khususnya pada segmen UKM, juga menjadi the development of new exporters, particularly
sumber pertumbuhan yang potensial seiring within the small and medium enterprise segment,
dengan meningkatnya perhatian terhadap represents a potential source of growth in line with
penguatan ekosistem ekspor nasional. the increasing focus on strengthening the national
export ecosystem.
Namun demikian, LPEI tetap mencermati berbagai Nevertheless, Indonesia Eximbank continues to
risiko yang dapat memengaruhi prospek usaha, remain vigilant regarding various risks that may
antara lain potensi perlambatan ekonomi affect its business outlook, including the potential
global, ketegangan geopolitik, serta dinamika slowdown in the global economy, geopolitical
kebijakan perdagangan internasional. Risiko tensions, and developments in international trade
domestik, termasuk dinamika kebijakan ekonomi policies. Domestic risks, including economic policy
dan stabilitas pasar keuangan, juga menjadi dynamics and financial market stability, also
faktor yang perlu diantisipasi dalam menjaga require close attention to ensure performance
kesinambungan kinerja. sustainability.
Dengan mempertimbangkan peluang dan Taking into account these opportunities and
tantangan tersebut, LPEI akan terus memperkuat challenges, Indonesia Eximbank will continue to
perannya melalui strategi yang adaptif, strengthen its role through adaptive strategies,
pengelolaan risiko yang prudent, serta penguatan prudent risk management, and enhanced
kolaborasi dengan berbagai pemangku collaboration with stakeholders. This approach
kepentingan. Pendekatan ini diharapkan dapat is expected to support Indonesia Eximbank in
mendukung LPEI dalam menjaga pertumbuhan maintaining sustainable growth while further
yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan increasing its contribution to the development of
kontribusi terhadap pengembangan ekspor national exports.
nasional.
Perkembangan Penerapan Tata Kelola Development of Institutional Governance
Lembaga Tahun 2025 Implementation in 2025
Sepanjang tahun 2025, LPEI terus memperkuat Throughout 2025, Indonesia Eximbank continued to
penerapan tata kelola sebagai fondasi utama strengthen the implementation of governance as
dalam menjaga keberlanjutan kinerja serta a fundamental pillar in maintaining performance
meningkatkan kepercayaan pemangku sustainability and enhancing stakeholder
kepentingan. Penguatan tata kelola dilakukan confidence. Governance enhancement was
secara menyeluruh melalui penyempurnaan carried out comprehensively through the
struktur organisasi, kebijakan, proses pengendalian, refinement of organizational structures, policies,
serta penguatan budaya kepatuhan yang semakin control processes, and the reinforcement of a
terintegrasi dalam kegiatan operasional. compliance culture that is increasingly integrated
into operational activities.
Dari sisi kelembagaan, LPEI melakukan From an institutional perspective, Indonesia
penyempurnaan struktur organisasi, termasuk Eximbank undertook refinements to its
pemisahan fungsi kepatuhan dari fungsi legal organizational structure, including the separation
guna meningkatkan independensi dan efektivitas of the compliance function from the legal function
pengawasan. Selain itu, penguatan struktur to enhance independence and the effectiveness of
manajemen juga dilakukan untuk mendukung oversight. In addition, the management structure
proses pengambilan keputusan yang lebih efektif was further strengthened to support more effective
serta koordinasi lintas fungsi yang lebih optimal. decision-making processes and improved cross-
functional coordination.
Annual Report 2025 55 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 56
Pada aspek kebijakan dan sistem, LPEI terus In terms of policies and systems, Indonesia
melakukan penyempurnaan pedoman dan Eximbank continuously refined its internal
prosedur internal agar selaras dengan regulasi guidelines and procedures to align with prevailing
serta praktik tata kelola yang baik. Implementasi regulations and best practices in governance. The
Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang telah implementation of the Anti-Bribery Management
memperoleh sertifikasi ISO 37001 menjadi salah System, which has obtained ISO 37001 certification,
satu wujud komitmen LPEI dalam menjaga represents a tangible commitment to upholding
integritas serta memperkuat pengendalian integrity and strengthening controls over potential
terhadap potensi risiko kepatuhan. compliance risks.
Penguatan tata kelola juga tercermin dari Governance strengthening is also reflected in the
peningkatan efektivitas fungsi pengawasan enhanced effectiveness of oversight and internal
dan pengendalian internal. Fungsi kepatuhan control functions. The compliance function has
berperan lebih proaktif dalam mendukung proses adopted a more proactive role in supporting
bisnis, termasuk melalui keterlibatan sejak tahap business processes, including early-stage
awal sebagai bagian dari mekanisme check and involvement as part of the check-and-balance
balance. Di sisi lain, peningkatan tindak lanjut atas mechanism. At the same time, improved follow-up
hasil audit serta penguatan koordinasi dengan on audit findings and strengthened coordination
regulator turut mendukung perbaikan kualitas with regulators have contributed to the continuous
pengawasan secara berkelanjutan. enhancement of oversight quality.
Selain itu, LPEI juga memperkuat pengelolaan Furthermore, Indonesia Eximbank has strengthened
komunikasi dan keterlibatan pemangku the management of stakeholder communication
kepentingan secara lebih terstruktur sebagai and engagement in a more structured manner
bagian dari upaya menjaga transparansi dan as part of its efforts to maintain transparency and
reputasi lembaga. institutional reputation.
Dari sisi budaya organisasi, LPEI terus mendorong From an organizational culture perspective,
internalisasi nilai-nilai integritas, akuntabilitas, Indonesia Eximbank continues to promote
dan profesionalisme melalui berbagai program the internalization of integrity, accountability,
pengembangan sumber daya manusia serta and professionalism through various human
penguatan sistem pelaporan pelanggaran. capital development programs, as well as
Upaya ini diarahkan untuk membangun budaya the strengthening of whistleblowing systems.
kepatuhan yang tidak hanya bersifat formal, tetapi These efforts are aimed at fostering a culture
menjadi bagian dari perilaku kerja sehari-hari. of compliance that extends beyond formal
requirements to become an integral part of day-
to-day conduct.
Secara keseluruhan, perkembangan penerapan Overall, the development of governance
tata kelola LPEI sepanjang tahun 2025 implementation at Indonesia Eximbank throughout
menunjukkan arah yang semakin terstruktur dan 2025 reflects a more structured and consistent
konsisten. Penguatan pada aspek kelembagaan, direction. Strengthening across institutional,
sistem, dan budaya organisasi menjadi landasan system, and cultural dimensions serves as a critical
penting dalam memastikan bahwa LPEI mampu foundation in ensuring that Indonesia Eximbank
menjalankan mandatnya secara kredibel, is able to carry out its mandate in a credible,
transparan, dan berkelanjutan di tengah dinamika transparent, and sustainable manner amid an
yang terus berkembang. increasingly dynamic environment.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 56 Laporan Tahunan 2025
Page 57
Laporan Manajemen
Management Report
Penilaian Kinerja Komite di bawah Direktur Performance Evaluation of Committees
Eksekutif dan Direktur Pelaksana under the Executive Director and Managing
Directors
Sepanjang tahun 2025, komite-komite di Throughout 2025, the committees under the
bawah Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana Executive Director and Managing Directors of
LPEI menunjukkan kinerja yang baik dalam the Indonesia Eximbank demonstrated strong
mendukung efektivitas tata kelola, pengambilan performance in supporting effective governance,
keputusan, serta penguatan manajemen risiko. decision-making processes, and the strengthening
Hal ini tercermin dari konsistensi pelaksanaan of risk management. This was reflected in
rapat, tingkat partisipasi anggota yang tinggi, the consistent implementation of committee
serta kualitas rekomendasi yang dihasilkan dalam meetings, a high level of member participation,
merespons dinamika bisnis. and the quality of recommendations produced in
response to evolving business dynamics.
Komite-komite yang berfokus pada pengelolaan Committees focusing on risk and financial
risiko dan keuangan, termasuk Komite Manajemen management, including the Risk Management
Risiko dan Komite Asset & Liability Management Committee and the Asset & Liability Management
(ALMA), berperan penting dalam menjaga Committee (ALMA), played an important role
stabilitas kinerja melalui penguatan pengawasan in maintaining performance stability through
risiko serta pengelolaan struktur keuangan yang enhanced risk oversight and balanced financial
seimbang. structure management.
Di sisi bisnis, Komite Pembiayaan menunjukkan On the business side, the Financing Committee
peran yang sangat signifikan melalui intensitas demonstrated a highly significant role through the
pembahasan yang tinggi, dengan pelaksanaan high intensity of deliberations, with 143 meetings
rapat sebanyak 143 kali untuk segmen UKM dan conducted for the SME segment and 194 meetings
194 kali untuk segmen non-UKM. Aktivitas ini for the non-SME segment. These activities reflect
mencerminkan peran strategis dalam memastikan the committee’s strategic role in ensuring that
setiap keputusan pembiayaan dilakukan secara each financing decision is made prudently and
prudent dan selaras dengan prinsip manajemen aligned with risk management principles. In
risiko. Selain itu, Komite Pengembangan Produk addition, the Product Development Committee
dan Komite Jasa Konsultasi turut berkontribusi and the Advisory Services Committee contributed
dalam mendorong pengembangan layanan serta to driving service development and strengthening
penguatan ekosistem eksportir. the exporter ecosystem.
Sementara itu, komite-komite yang berfokus Meanwhile, committees focusing on governance
pada tata kelola dan operasional, seperti Komite and operations, such as the Policy and Guidelines
Kebijakan dan Pedoman, Komite Pengadaan, Committee, the Procurement Committee, and
serta Komite Teknologi Sistem Informasi, berperan the Information Systems Technology Committee,
dalam memastikan keselarasan kebijakan, played a role in ensuring policy alignment, process
transparansi proses, serta dukungan sistem yang transparency, and the availability of adequate
memadai bagi operasional LPEI. system support for Indonesia Eximbank’s operations.
Dari sisi pengelolaan sumber daya manusia, From the human capital perspective, the Human
Komite Sumber Daya Manusia turut berkontribusi Capital Committee also contributed to refining
dalam penyempurnaan kebijakan serta policies and strengthening an organizational
penguatan budaya organisasi yang adaptif dan culture that is adaptive and performance-oriented.
berorientasi kinerja.
Annual Report 2025 57 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 58
Secara keseluruhan, Direktur Eksekutif dan Direktur Overall, the Executive Director and Managing
Pelaksana menilai bahwa seluruh komite telah Directors assessed that all committees had carried
menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya out their functions and responsibilities effectively
secara efektif, serta memberikan kontribusi positif and made positive contributions in supporting the
dalam mendukung implementasi strategi dan implementation of Indonesia Eximbank’s strategies
penguatan tata kelola LPEI. and the strengthening of its corporate governance.
Apresiasi dan Penutup Appreciation and Closing
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana The Executive Director and Managing Directors
menyampaikan apresiasi kepada seluruh express their appreciation to all stakeholders for
pemangku kepentingan atas dukungan dan the continued support and trust extended to the
kepercayaan yang terus diberikan kepada Indonesia Eximbank throughout 2025. Appreciation
LPEI sepanjang tahun 2025. Penghargaan juga is also conveyed to all LPEI personnel for their
disampaikan kepada seluruh insan LPEI atas dedication and commitment in addressing various
dedikasi dan komitmen dalam menghadapi challenges and in carrying out the Institution’s
berbagai tantangan serta dalam menjalankan mandate to support national exports. Synergy
mandat Lembaga untuk mendukung ekspor among management, employees, regulators,
nasional. Sinergi antara manajemen, karyawan, business partners, and exporters has been a key
regulator, mitra kerja, dan pelaku usaha menjadi factor in sustaining LPEI’s performance.
faktor penting dalam menjaga kesinambungan
kinerja LPEI.
Ke depan, LPEI akan terus memperkuat perannya Going forward, Indonesia Eximbank will continue
sebagai lembaga pembiayaan ekspor yang to strengthen its role as an adaptive, credible, and
adaptif, kredibel, dan berorientasi pada sustainability-oriented export financing institution.
keberlanjutan. Dengan tetap mengedepankan By upholding prudential principles, reinforcing
prinsip kehati-hatian, penguatan tata kelola, serta governance, and adopting a more focused
pendekatan yang lebih terarah dalam mendukung approach in supporting export financing, Indonesia
pembiayaan ekspor, LPEI diharapkan dapat Eximbank is expected to respond effectively to the
menjawab kebutuhan pelaku usaha di tengah needs of businesses amid an increasingly dynamic
dinamika yang terus berkembang. environment.
Melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai Through strengthened collaboration with various
pemangku kepentingan, LPEI akan terus stakeholders, Indonesia Eximbank will continue
mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan to drive sustainable growth and enhance its
serta meningkatkan kontribusi dalam memperkuat contribution to improving the competitiveness of
daya saing ekspor nasional. Indonesia’s national exports.
Atas Nama Direktur Eksekutif & Direktur Pelaksana
On Behalf of Executive Director & Managing Directors
Sukatmo Padmosukarso
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors concurrently Executive Director
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 58 Laporan Tahunan 2025
Page 59
Laporan Manajemen
Management Report
Posisi duduk
Agus Sudiarto
Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga, Sukatmo Padmosukarso Sam Malee
Kepatuhan & Sumber Daya Manusia Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit
Managing Director of Corporate Secretary, Chairman of the Board of Directors Managing Director of Credit & Risk Management
Compliance, & Human Capital concurrently Executive Director
Posisi berdiri
Anwar Harsono
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, Sulaeman Anton Herdianto
& Teknologi Informasi Direktur Pelaksana Bisnis II Direktur Pelaksana Bisnis I
Managing Director of Finance, Operations, & Managing Director of Business II Managing Director of Business I
Information Technology
Annual Report 2025 59 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 60
Laporan Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board Report
Kanny Hidaya, SE.,MA
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Chair of the Sharia Supervisory Board
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 60 Laporan Tahunan 2025
Page 61
Laporan Manajemen
Management Report
Assalamu’alaikum warahmatullaahi Assalamu’alaikum warahmatullaahi
wabarakatuh wabarakatuh
Bismillaahirrahmaanirrahiim Bismillaahirrahmaanirrahiim
Kepada seluruh Pemangku Kepentingan yang To all respected Stakeholders,
kami hormati,
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah We extend our praise and gratitude to Allah
Subhanahu wa Ta’ala atas segala rahmat, taufik, Subhanahu wa Ta’ala for His blessings, guidance,
dan hidayah-Nya, sehingga Lembaga Pembiayaan and grace, enabling the Indonesia Eximbank
Ekspor Indonesia (“LPEI” atau “Lembaga”) dapat (“LPEI” or the “Institution”) to carry out its business
menjalankan kegiatan usahanya dengan baik activities effectively throughout 2025. May peace
sepanjang tahun 2025. Shalawat serta salam and blessings always be bestowed upon Prophet
semoga senantiasa tercurah kepada junjungan Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, along
Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, with his family and companions.
beserta keluarga dan para sahabatnya.
Pada kesempatan ini, Dewan Pengawas Syariah On this occasion, the Sharia Supervisory Board (SSB)
(DPS) menyampaikan laporan pelaksanaan hereby presents its report on the implementation
tugas pengawasan terhadap kegiatan usaha of supervisory duties over LPEI’s sharia business
syariah LPEI selama tahun buku 2025. DPS secara activities for the financial year 2025. The SSB has
konsisten menjalankan fungsi pengawasan dan consistently carried out its supervisory and advisory
pemberian nasihat kepada Direktur Eksekutif serta functions to the Executive Director and Managing
jajaran Direktur Pelaksana guna memastikan Directors to ensure that all business activities,
bahwa seluruh aktivitas usaha, khususnya pada particularly within the sharia unit, have been
unit syariah, telah berjalan sesuai dengan prinsip- conducted in accordance with sharia principles
prinsip syariah sebagaimana diatur dalam fatwa as stipulated in the fatwas of the National Sharia
Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia Council – Indonesian Ulema Council (DSN-MUI)
(DSN-MUI) serta peraturan perundang-undangan and prevailing laws and regulations.
yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025, DPS menilai bahwa Throughout 2025, the SSB assesses that the
implementasi prinsip syariah pada kegiatan implementation of sharia principles in LPEI’s export
pembiayaan ekspor LPEI telah berjalan dengan baik financing activities has been carried out properly
dan tetap berada dalam koridor yang sesuai. Hal and remains within the appropriate framework.
ini tercermin dari kepatuhan terhadap akad-akad This is reflected in compliance with the applied
syariah yang digunakan, proses bisnis yang telah sharia contracts, business processes that have
mempertimbangkan aspek kesesuaian syariah, taken into account sharia compliance aspects,
serta komitmen manajemen dalam menjaga and management’s commitment to maintain
integritas dan kehati-hatian dalam setiap integrity and prudence in all business activities.
aktivitas usaha. DPS tidak menemukan adanya The SSB did not identify any material violations of
pelanggaran yang bersifat material terhadap sharia principles in LPEI’s operational activities.
prinsip syariah dalam kegiatan operasional LPEI.
Annual Report 2025 61 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 62
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, DPS In carrying out its supervisory function, the SSB
melakukan berbagai kegiatan, antara lain melalui conducted various activities, including providing
pemberian opini syariah, pelaksanaan uji petik sharia opinions, performing sampling reviews of
terhadap transaksi dan produk, serta pembahasan transactions and products, and holding regular
secara berkala dalam forum rapat DPS. Selain itu, discussions through SSB meetings. In addition,
DPS juga terus melakukan diskusi dan koordinasi the SSB continuously engages in discussions and
dengan manajemen guna memastikan bahwa coordination with management to ensure that
setiap pengembangan produk maupun kebijakan the development of new products and policies
baru tetap sejalan dengan ketentuan syariah. remains aligned with sharia provisions.
DPS juga mencermati bahwa LPEI terus berupaya The SSB also observes that LPEI continues to
memperkuat implementasi nilai-nilai syariah progressively strengthen the implementation
secara bertahap, tidak hanya dalam aspek of sharia values, not only in product aspects
produk, tetapi juga dalam budaya kerja dan tata but also within the Institution’s work culture and
kelola Lembaga. Upaya ini menjadi penting dalam governance. This effort is essential to maintaining
menjaga konsistensi penerapan prinsip syariah consistency in the comprehensive application of
secara menyeluruh, sekaligus memperkuat sharia principles and reinforcing stakeholders’
kepercayaan para pemangku kepentingan trust in LPEI as an institution grounded in value-
terhadap LPEI sebagai lembaga yang menjalankan driven principles.
kegiatan usaha berbasis nilai.
Dewan Pengawas Syariah menyampaikan The Sharia Supervisory Board expresses
apresiasi kepada Direktur Eksekutif, jajaran its appreciation to the Executive Director,
Direktur Pelaksana, serta seluruh insan LPEI atas Managing Directors, and all LPEI personnel for
komitmen dan upaya yang telah dilakukan dalam their commitment and efforts in maintaining
menjaga kepatuhan terhadap prinsip syariah compliance with sharia principles throughout
sepanjang tahun 2025. DPS berharap bahwa 2025. The SSB hopes that this commitment will be
komitmen tersebut dapat terus dipertahankan sustained and further enhanced in the future, in line
dan ditingkatkan pada masa yang akan datang, with business developments and the increasing
seiring dengan perkembangan bisnis dan complexity of challenges.
kompleksitas tantangan yang dihadapi.
Ke depan, DPS akan terus menjalankan peran Going forward, the SSB will continue to perform its
pengawasan secara optimal serta memberikan supervisory role optimally and provide constructive
nasihat dan rekomendasi yang konstruktif guna advice and recommendations to ensure that all
memastikan bahwa seluruh kegiatan usaha of LPEI’s business activities consistently align with
LPEI senantiasa sejalan dengan prinsip syariah, sharia principles, DSN-MUI fatwas, and applicable
fatwa DSN-MUI, serta ketentuan yang berlaku. regulations. May Allah Subhanahu wa Ta’ala
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa always grant guidance and blessings in every step
memberikan petunjuk dan keberkahan dalam taken by LPEI.
setiap langkah yang diambil oleh LPEI.
Wassalamu’alaikum warahmatullaahi Wassalamu’alaikum warahmatullaahi
wabarakatuh wabarakatuh
Atas Nama Dewan Pengawas Syariah,
On Behalf of the Sharia Supervisory Board,
Kanny Hidaya, SE.,MA
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Chair of the Sharia Supervisory Board
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 62 Laporan Tahunan 2025
Page 63
Laporan Manajemen
Management Report
Kanny Hidaya, SE.,MA
Dr. Yulizar D. Sanrego, M.Ec
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Chairman of the
Member of Sharia Supervisory Board
Sharia Supervisory Board
Annual Report 2025 63 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 64
Surat Pernyataan Dewan Direktur tentang
Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan
dan Laporan Keberlanjutan 2025
Statement Letter of Board of Directors Regarding Responsibility for
the 2025 Annual Report and Sustainability Report
Kami yang bertanda tangan di bawah ini We, the undersigned, declare that all information
menyatakan bahwa semua informasi dalam in the Annual Report and Sustainability Report of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan the Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) for 2025 has been fully contained and take full
tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan responsibility for the accuracy of the contents of
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi the Institution’s Annual Report and Sustainability
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Report.
Lembaga.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Thus this statement is made truthfully.
Jakarta, April 2026
Dewan Direktur
Board of Directors
Sukatmo Padmosukarso
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors concurrently Executive Director
Yon Arsal Dwi Teguh Wibowo Fajarini Puntodewi
Anggota Dewan Direktur Anggota Dewan Direktur Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors Member of Board of Directors Member of Board of Directors
Doddy Rahadi Bambang Setyatmojo
Anggota Dewan Direktur Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors Member of Board of Directors
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Laporan Tahunan 2025
Page 65
Laporan Manajemen
Management Report
Surat Pernyataan Direktur Eksekutif &
Direktur Pelaksana tentang Tanggung
Jawab atas Laporan Tahunan dan
Laporan Keberlanjutan 2025
Statement Letter of Executive Director & Managing Directors
Regarding Responsibility for the 2025 Annual Report and
Sustainability Report
Kami yang bertanda tangan di bawah ini We, the undersigned, declare that all information
menyatakan bahwa semua informasi dalam in the Annual Report and Sustainability Report of
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan the Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) for 2025 has been fully contained and take full
tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan responsibility for the accuracy of the contents of
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi the Institution’s Annual Report and Sustainability
Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Report.
Lembaga.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. Thus this statement is made truthfully.
Jakarta, April 2026
Direktur Eksekutif & Direktur Pelaksana
Executive Director & Managing Directors
Sukatmo Padmosukarso
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors concurrently Executive Director
Anton Herdianto Sulaeman Anwar Harsono
Direktur Pelaksana Bisnis I Direktur Pelaksana Bisnis II Direktur Pelaksana Keuangan,
Managing Director of Business I Managing Director of Business II Operasional & Teknologi Informasi
Managing Director of Finance,
Operations & Information
Technology
Sam Malee Agus Sudiarto
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga,
Managing Director of Credit & Risk Management Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia
Managing Director of Corporate Secretary,
Compliance & Human Capital
Annual Report 2025 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 66
Profil Perusahaan Company Profile Sebagai lembaga pembiayaan ekspor nasional, Lembaga berperan strategis dalam mendorong daya saing Indonesia di pasar global. Identitas dan kapabilitas yang kuat menjadi dasar dalam menjalankan mandat tersebut. As a national export financing institution, the Institution holds a strategic role in enhancing Indonesia’s competitiveness in the global market. A strong identity and capabilities are the foundation for carrying out this mandate. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 66 Laporan Tahunan 2025
Page 67
03
Laporan Manajemen
Management Report
Annual Report 2025 67 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 68
Identitas dan Informasi
Umum Perusahaan
Corporate Identity and General Information
Nama Perusahaan [GRI 2-1] Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Company’s Name [GRI 2-1] Indonesia Eximbank
Sejak didirikan pada tanggal 1 September 2009, LPEI tidak
Informasi Perubahan Nama melakukan perubahan atas nama maupun status hukum.
Name Changes Information Since its establishment on 1 September 2009, Indonesia Eximbank
has not made any changes to its name or legal status.
Tanggal Pendirian 01 September 2009
Date of Establishment September 01, 2009
Lembaga keuangan khusus yang didirikan untuk melaksanakan
Pembiayaan Ekspor Nasional (PEN) melalui penyediaan
Pembiayaan, Penjaminan dan Asuransi, serta Jasa Konsultasi baik
secara konvensional, maupun berdasarkan prinsip syariah baik di
Bidang Usaha
dalam, maupun di luar negeri.
Line of Business
Special Financial Institution established specifically to provide the
National Export Financing in the form of Financing, Guarantee and
Insurance as well as Advisory Services conventionally and on sharia
principle-based, domestically or overseas.
Undang-Undang Republik Indonesia No. 2 Tahun 2009 tentang
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Tambahan Lembaran
Dasar Hukum Pendirian Negara Republik Indonesia No. 4957.
Legal Basis of Establishment Act of the Republic of Indonesia No. 2 of 2009 on Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Addition of the State Gazette of the
Republic of Indonesia No. 4957.
Lembaga Keuangan Khusus yang didirikan
Jenis/ Badan Hukum Perusahaan
berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2009
Legal Status of Entity
Special Financial Institution established under the Act No. 2 of 2009.
Modal Dasar
Rp4.321.586.806.472
Authorized Capital
Modal Ditempatkan
Rp38.437.798.197.858 (Per 31 Desember 2025)
dan Disetor Penuh
(as of December 31, 2025)
Issued and Fully-Paid in Capital
Kepemilikan Saham 100% milik Pemerintah Indonesia dan tidak terbagi atas saham
Share Ownership 100% Government-owned and not divided into shares
Obligasi LPEI dicatat dan diperdagangkan pada:
1. Bursa Efek Indonesia (IDX)
Bursa Efek 2. Bursa Efek Singapura (SGX)
Stock Exchange Indonesia Eximbank bonds are listed and traded on:
1. Indonesia Stock Exchange (IDX); and
2. Singapore Stock Exchange (SGX)
Kode Obligasi di BEI
BEXI
Bond Codes on the IDX
Jumlah Karyawan 535 orang (per 31 Desember 2025)
Number of Employees 535 employees (as of December 31, 2025)
1 Kantor Pusat
3 Kantor Wilayah
3 Kantor Cabang
Jaringan Usaha 1 Kantor Area
Business Network 1 Head Office
3 Regional Offices
3 Branch Offices
1 Area Office
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 68 Laporan Tahunan 2025
Page 69
Profil Perusahaan
Company Profile
Akses terhadap Perusahaan termasuk Access to the Company including Branch or
Kantor Cabang atau Perwakilan Representative Offices
Jaringan Kantor Alamat
Office Network Address
Prosperity Tower, 1st floor
District 8, SCBD, Lot. 28
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190, Indonesia
Tel. : +62 (21) 3950 3600
Fax. : (62-21) 395 03699
Kantor Pusat [OJK C.2] E-mail : corpsec@indonesiaeximbank.go.id
Head Office Website : www.indonesiaeximbank.go.id
Media Sosial / Social Media :
Facebook: EximbankID
Instagram: @indonesiaeximbank
X: Eximbank_ID
YouTube: Indonesia Eximbank
LinkedIn : Indonesia-eximbank
ENTITAS ANAK
SUBSIDIARY
Gedung Prosperity lantai 33 District 8,
SCBD Lot. 28,
PT IEB Prima Aset
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
KANTOR WILAYAH
REGIONAL OFFICE
Prosperity Tower Lantai 1, District 8
Sudirman Central Business District (SCBD) Lot. 28
Kantor Wilayah I
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Regional I Office
Tel. (62-21) 395 03600
Fax. (62-21) 395 03600
LPEI Kantor Cabang Surakarta, Gedung Indonesia Eximbank
Kantor Wilayah II Jl. Dr. Radjiman No. 457, Bumi, Laweyan
Regional II Office Surakarta 57148, Jawa Tengah
Tel. : 0271-740999
Intiland Tower 2nd Floor, Suite 1
Jl. Panglima Sudirman 101-103
Kantor Wilayah III
Surabaya 60271, Indonesia
Regional III Office
Tel. : (62-31) 534 9382
Fax. : (62-31) 534 9383
KANTOR CABANG
BRANCH OFFICE
Gedung Keuangan Negara II (GKN II), Lt. 5
Makassar Jl. Urip Sumoharjo Km.4, Panakkukang
Makassar 90232, Indonesia
Gedung Keuangan Negara
Jl. Ahmad Yani No.68 Klandasan Ilir, Kecamatan Balikpapan Kota,
Balikpapan
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur 76113
Tel.: (62-42) 427 268
Gedung Keuangan Negara
Jalan Kusuma Atmaja, Sumerta Kelod
Denpasar Denpasar – Bali, 80234
Tel. : (62-361) 235 065
Fax. : (62-361) 235 065
KANTOR AREA
AREA OFFICE
B&G Tower, J.W. Marriott 6th Floor, Unit 607-610
Jl. Putri Hijau No. 10, Medan 20111, Indonesia
Medan
Tel. : (62-61) 800 10098
Fax. : (62-81) 800 10096
Annual Report 2025 69 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 70
Riwayat Singkat LPEI Brief History of Indonesia Eximbank Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) The Indonesia Eximbank is a specialized institution merupakan lembaga khusus yang dibentuk oleh established by the Government of the Republic of Pemerintah Republik Indonesia sebagai Special Indonesia as a Special Mission Vehicle (SMV) under Mission Vehicle (SMV) di bawah koordinasi the coordination of the Ministry of Finance, with the Kementerian Keuangan, dengan mandat utama primary mandate of supporting the strengthening mendukung penguatan pembiayaan ekspor of national export financing. The establishment nasional. Keberadaan LPEI ditetapkan melalui of Indonesia Eximbank is mandated by Law No. 2 Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 tentang of 2009 concerning the Indonesia Eximbank, with Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, dengan an initial capital of at least IDR 4 trillion sourced modal awal sekurang-kurangnya sebesar Rp4 from separated state assets and not divided into triliun yang bersumber dari kekayaan negara yang shares. Indonesia Eximbank officially commenced dipisahkan dan tidak terbagi atas saham. LPEI operations on September 1, 2009, as stipulated secara resmi mulai beroperasi pada 1 September in the Decree of the Minister of Finance No. 336/ 2009, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan KMK.06/2009 dated August 24, 2009. Menteri Keuangan No. 336/KMK.06/2009 tanggal 24 Agustus 2009. Mengacu pada Pasal 5 ayat (1) UU No. 2 Tahun Referring to Article 5 paragraph (1) of Law No. 2 of 2009, LPEI menjalankan fungsi strategis dalam 2009, Indonesia Eximbank carries out a strategic mendukung program ekspor nasional melalui function in supporting the national export program penyediaan Pembiayaan Ekspor Nasional (PEN). through the provision of National Export Financing Fasilitas PEN mencakup layanan pembiayaan, (PEN). PEN facilities include financing, guarantees, penjaminan, dan asuransi yang dapat diberikan and insurance services that can be provided to kepada berbagai pihak, baik badan usaha various parties, both legal entities and non-legal berbadan hukum maupun tidak berbadan entities, domiciled within or outside Indonesia, hukum, yang berdomisili di dalam maupun di including individuals. All of these services are luar wilayah Indonesia, termasuk perorangan. offered through conventional schemes as well as Seluruh layanan tersebut diselenggarakan melalui based on Sharia principles. skema konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 70 Laporan Tahunan 2025
Page 71
Profil Perusahaan
Company Profile
Dalam menjalankan mandatnya, LPEI memiliki In carrying out its mandate, Indonesia Eximbank
sejumlah tugas utama, antara lain menyalurkan has several main tasks, including distributing
pembiayaan, penjaminan, dan/atau asuransi bagi financing, guarantees, and/or insurance for export
kegiatan ekspor, termasuk pembiayaan produksi activities, including financing the production
barang dan jasa serta usaha pendukung ekspor of goods and services as well as other export-
lainnya. Selain itu, LPEI berperan menyediakan supporting businesses. Furthermore, Indonesia
pembiayaan bagi transaksi atau proyek Eximbank plays a role in providing financing for
yang dinilai layak dan memiliki prospek untuk transactions or projects that are considered
meningkatkan ekspor nasional, namun belum feasible and have prospects for increasing national
dapat dibiayai oleh perbankan. LPEI juga berfungsi exports, but are not yet eligible for financing by
membantu mengatasi keterbatasan bank atau commercial banks. Indonesia Eximbank also
lembaga keuangan lainnya dalam menyediakan functions to help overcome the limitations of banks
pembiayaan bagi eksportir yang secara komersial or other financial institutions in providing financing
potensial dan/atau memiliki signifikansi strategis to exporters who are commercially potential and/
bagi perekonomian Indonesia. Sejalan dengan or strategically significant to Indonesia’s economy.
mandat tersebut, LPEI berwenang memberikan In line with this mandate, Indonesia Eximbank is
bimbingan serta jasa konsultasi kepada bank, authorized to provide guidance and consultancy
lembaga keuangan, eksportir, produsen barang services to banks, financial institutions, exporters,
ekspor, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, and producers of export goods, especially
menengah, dan koperasi, serta melaksanakan micro, small, and medium enterprises (MSMEs)
kegiatan pendukung lain sepanjang tidak and cooperatives, as well as to carry out other
bertentangan dengan ketentuan UU No. 2 Tahun supporting activities as long as they do not conflict
2009. with the provisions of Law No. 2 of 2009.
Sebagai lembaga khusus milik negara, LPEI As a state-owned specialized institution, Indonesia
menerapkan struktur tata kelola yang dirancang Eximbank implements a governance structure
untuk memastikan pelaksanaan mandat secara designed to ensure that the execution of its
akuntabel dan terkelola dengan baik. Dewan mandate is accountable and well-managed. The
Direktur berperan sebagai organ tertinggi yang Board of Directors serves as the highest organ
bertugas merumuskan dan menetapkan kebijakan responsible for formulating and establishing
sekaligus melakukan pengawasan atas kegiatan policies while overseeing the activities of the
Lembaga. Sementara itu, pelaksanaan operasional Institution. Meanwhile, the day-to-day operational
sehari-hari berada di bawah tanggung jawab execution is under the responsibility of the Executive
Direktur Eksekutif yang didukung oleh paling Director, supported by up to five Managing
banyak lima orang Direktur Pelaksana, guna Directors, to ensure effective risk management
memastikan efektivitas pengelolaan risiko dan and the continuity of export financing functions.
kesinambungan pelaksanaan fungsi pembiayaan
ekspor.
Dalam perannya sebagai katalis ekspor In its role as a catalyst for Indonesian exports,
Indonesia, LPEI secara konsisten berkontribusi Indonesia Eximbank consistently contributes to
memperluas akses pembiayaan dan layanan expanding access to financing and support services
pendukung bagi pelaku ekspor, khususnya UMKM for exporters, particularly export-oriented MSMEs, to
berorientasi ekspor, agar semakin berdaya saing enhance their competitiveness and sustainability.
dan berkelanjutan. Di saat yang sama, LPEI terus At the same time, Indonesia Eximbank continues
memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai to strengthen strategic partnerships with credible
pihak yang kredibel, baik di dalam maupun di luar parties, both domestically and abroad, to enhance
negeri, guna meningkatkan kapasitas pendanaan funding capacity and risk management, including
dan pengelolaan risiko, termasuk melalui through the development of export insurance
pengembangan bisnis asuransi ekspor yang business, which is expected to further boost
diharapkan dapat semakin mendorong kinerja national export performance.
ekspor nasional.
Annual Report 2025 71 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 72
Visi, Misi, dan Budaya LPEI
Vision, Mission, and Culture of Indonesia Eximbank
Visi | Vision
Menjadi Eximbank yang unggul dan kredibel dalam mendorong ekspor
nasional yang berdaya saing tinggi pada tataran global.
To become an Eximbank that is credible and excels in promoting national
export with high competitiveness on the global level.
Penjelasan Pernyataan Visi Explanation of Vision Statement
• Berlandaskan mandat dan kewenangan • Based on the mandate and authority
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang stipulated in Law No. 2 of 2009, Indonesia
No. 2 Tahun 2009, LPEI memiliki kapabilitas Eximbank possesses adequate capabilities to
yang memadai untuk menjalankan tugas carry out its duties and functions optimally,
dan fungsinya secara optimal, sehingga enabling it to position itself as a professional,
mampu menempatkan diri sebagai mitra credible, and trusted global economic
ekonomi global yang profesional, kredibel, partner.
dan terpercaya.
• Sejalan dengan visi tersebut, LPEI berperan • In line with this vision, Indonesia Eximbank
aktif dalam memperkuat daya saing eksportir plays an active role in strengthening the
Indonesia di kancah internasional melalui competitiveness of Indonesian exporters
penyediaan pembiayaan dan layanan on the international stage by providing
pendukung lainnya, agar pelaku usaha financing and other supporting services, so
nasional mampu menghasilkan produk dan that domestic businesses are able to produce
jasa ekspor yang memenuhi standar global. export goods and services that meet global
standards.
Misi | Mission
• Mendorong kesinambungan iklim usaha • To encourage the sustainability of conductive
yang kondusif bagi pertumbuhan ekspor business climate for the sustainable growth of
nasional yang berkelanjutan, national export.
• Memberikan layanan pembiayaan • To provide national export financing services
ekspor nasional dan jasa konsultasi yang and advisory services as the solution to the
berkualitas sebagai solusi terhadap needs of Indonesian export, and;
kebutuhan ekspor Indonesia, dan
• Meningkatkan kemampuan pelaku usaha, • To improve the ability of business
termasuk usaha kecil dan menengah, untuk perpetrators, including small and medium
menghasilkan produk berorientasi ekspor enterprises, to produce superior and
yang unggul dan berdaya saing. competitive export-oriented products.
Penjelasan Pernyataan Misi Explanation of Mission Statement
• LPEI menjalankan peran strategis sebagai • Indonesia Eximbank plays a strategic role
penghubung dan koordinator dengan as a liaison and coordinator with various
berbagai instansi pemerintah dalam government agencies in developing a healthy
membangun ekosistem ekspor yang sehat and conducive export ecosystem, aimed at
dan kondusif, guna menopang pertumbuhan supporting sustainable growth of Indonesian
ekspor Indonesia yang berkelanjutan. exports.
• LPEI menghadirkan solusi komprehensif • Indonesia Eximbank provides comprehensive
melalui penyediaan pembiayaan, solutions through the provision of financing,
penjaminan, asuransi, serta layanan guarantees, insurance, as well as reliable and
konsultasi yang andal dan bernilai tambah, value-added consultancy services, to address
untuk menjawab kebutuhan ekspor yang diverse and specific export needs.
beragam dan bersifat spesifik.
• Selain itu, LPEI mengemban mandat untuk • In addition, Indonesia Eximbank carries the
mendorong dan mempercepat peningkatan mandate to encourage and accelerate the
kapasitas pelaku usaha nasional, termasuk capacity-building of domestic businesses,
usaha kecil dan menengah, agar mampu including small and medium enterprises, so
menghasilkan produk berorientasi ekspor that they are able to produce export-oriented
dengan tingkat daya saing yang tinggi. products with a high level of competitiveness.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 72 Laporan Tahunan 2025
Page 73
Profil Perusahaan
Company Profile
Review Visi dan Misi Vision and Mission Review
Visi dan Misi LPEI telah dirumuskan dan disetujui The vision and mission of Indonesia Eximbank
oleh Dewan Direktur bersama jajaran Direktur have been formulated and approved by the Board
Pelaksana. Sepanjang tahun 2025, LPEI tidak of Directors together with the Managing Directors.
melakukan penyesuaian atas Visi, Misi, nilai-nilai Throughout 2025, Indonesia Eximbank made no
Lembaga, maupun komitmen LPEI kepada para adjustments to its vision, mission, institutional
pemangku kepentingan. values, or its commitments to stakeholders.
Budaya Kerja Lembaga Corporate Culture
Budaya kerja di LPEI dimaknai sebagai seperangkat The work culture at Indonesia Eximbank is
nilai, keyakinan, dan norma bersama yang understood as a set of values, beliefs, and shared
membentuk pola sikap dan perilaku seluruh norms that shape the attitudes and behaviors
insan Lembaga. Sebagai upaya memperkuat of all members of the Institution. As an effort to
pencapaian Visi dan Misi, LPEI melakukan strengthen the achievement of its Vision and
penyempurnaan nilai budaya yang menjadi Mission, Indonesia Eximbank has refined its
fondasi perilaku seluruh Eximbanker, guna cultural values, which form the foundation of
mendorong peningkatan kinerja dan produktivitas all Eximbankers’ behaviors, in order to promote
secara berkelanjutan. sustainable performance and productivity
improvement.
Penyelarasan budaya tersebut dilaksanakan This cultural alignment is implemented through a
melalui proses yang terstruktur dan kolaboratif, structured and collaborative process involving the
melibatkan Dewan Direktur, Manajemen, serta Board of Directors, Management, and Structural
Pejabat Struktural dalam sebuah inisiatif bertajuk Officers in an initiative titled Redefining Us. The
Redefining Us. Inisiatif ini dijalankan melalui initiative is carried out in systematically designed
tahapan yang dirancang secara sistematis, stages, which include:
meliputi:
1. Diagnostic Findings & Condition Assessment 1. Diagnostic Findings & Condition Assessment
2. Senior Leaders’ Workshop 2. Senior Leaders’ Workshop
3. Leaders Workshop Detailing 3. Leaders Workshop Detailing
4. Small Group Fine-tuning 4. Small Group Fine-tuning
5. Persetujuan Rabom 5. Rabom Approval
Nilai budaya LPEI ditetapkan dalam PDE No. 0010/ Indonesia Eximbank’s cultural values were
PDE/07/2022 tertanggal 11 Juli 2022 dan dirumuskan established in PDE No. 0010/PDE/07/2022 dated
dalam akronim APIK, yang terdiri dari: July 11, 2022, and are encapsulated in the acronym
APIK, which consists of:
Profesional Integritas Kreatif
Agile
(Professional) (Integrity) (Creative)
Setiap Eximbanker harus Setiap Eximbanker harus Setiap Eximbanker Setiap Eximbanker secara
bertindak secara tangkas, bekerja dengan tuntas harus berpikir, berkata, bersama-sama melakukan
gesit, dan lincah untuk dan akurat berdasarkan berperilaku, bertindak perbaikan dengan
memberikan pelayanan kompetensi terbaik dan dengan baik dan benar, penciptaan gagasan
terbaik kepada para penuh tanggung jawab serta selalu memegang atau terobosan yang
pemangku kepentingan. serta komitmen yang teguh kode etik dan solutif guna mendukung
Each Eximbanker must tinggi. prinsip-prinsip moral. pelaksanaan mandat
act with agility to present Each Eximbanker must Each Eximbanker must Lembaga.
service excellence to the work thoroughly and think, speak, behave, act Each Eximbanker
stakeholders. accurately based on the properly and correctly, collaborates together
best competence, full and always adhere to the in order to make
responsibility, and high code of ethics and moral improvements by creating
commitment. principles. solutions or breakthrough
ideas to support the
implementation of the
institution’s mandates.
Annual Report 2025 73 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 74
Dalam implementasinya, Budaya LPEI harus In practice, Indonesia Eximbank’s culture must be dipahami, dihayati, dan dijalankan secara understood, internalized, and consistently applied konsisten oleh setiap Eximbanker. Untuk by every Eximbanker. To reinforce the internalization memperkuat pengamalan nilai-nilai budaya of organizational cultural values, Indonesia organisasi, LPEI mendasarkan upaya penguatan Eximbank bases its culture-strengthening efforts budaya pada sejumlah pilar utama, antara lain on several key pillars, including but not limited to: namun tidak terbatas pada: 1. Budaya eksekusi secara berkolaborasi 1. Collaborative Execution Culture – Prioritize Utamakan perilaku Behavior Menekankan kedisiplinan dan fokus dalam Emphasizing discipline and focus in achieving mencapai target pelaksanaan mandat the targets of the mandate stipulated by Undang‑Undang melalui kerja sama lintas law through cross-functional collaboration, fungsi, dengan terus mengasah kompetensi while continuously honing competencies in a secara tepat guna dan tepat sasaran. purposeful and targeted manner. 2. Budaya kinerja unggul 2. High-Performance Culture Mendorong pencapaian hasil terbaik melalui Encouraging the achievement of optimal results pemantauan kinerja yang sistematis, didukung through systematic performance monitoring, sistem penilaian kinerja yang andal, terukur, supported by a reliable, measurable, and dan objektif. objective performance appraisal system. 3. Budaya sadar tata kelola, manajemen risiko, 3. Governance, Risk Management, and dan kepatuhan Compliance Awareness Culture Mengutamakan ketaatan pada asas, Prioritizing adherence to principles, enhancing peningkatan kepatuhan terhadap sistem compliance with the Institution’s operational dan prosedur operasional Lembaga, serta systems and procedures, and fostering pembentukan kesadaran kolektif atas collective awareness of the importance of risk pentingnya pengelolaan risiko dan kepatuhan. management and compliance. 4. Budaya pembelajaran berkelanjutan 4. Continuous Learning Culture Menjunjung perilaku yang selalu memperbarui Upholding behaviors that consistently kapabilitas sesuai perkembangan tren dan update capabilities according to trends and kebutuhan pasar melalui berbagai mekanisme, market needs through various mechanisms, seperti berbagi pengetahuan, coaching, dan such as knowledge sharing, coaching, and mentoring berbasis kompetensi. competency-based mentoring. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 74 Laporan Tahunan 2025
Page 75
Profil Perusahaan
Company Profile
Kegiatan Usaha [OJK C.4][GRI 2-6]
Business Activities
Kegiatan Usaha Berdasarkan Amanat Business Activities Based on the Mandate
Undang-Undang LPEI dan yang Dijalankan of the Indonesia Eximbank Law and Those
di Tahun 2025 Conducted in 2025
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 2 Based on the provisions of Law No. 2 of 2009,
Tahun 2009, LPEI dibentuk dengan mandat utama Indonesia Eximbank was established with the
untuk mendukung pelaksanaan program ekspor primary mandate to support the implementation
nasional melalui penyediaan Pembiayaan Ekspor of the national export program through the
Nasional (PEN). Mandat tersebut diwujudkan melalui provision of National Export Financing (PEN). This
pemberian fasilitas pembiayaan, penjaminan, dan mandate is realized through the provision of
asuransi kepada pelaku ekspor, sebagai bagian financing, guarantees, and insurance facilities
dari upaya memperkuat daya saing ekspor to exporters, as part of efforts to strengthen
Indonesia. Sejalan dengan amanat tersebut, LPEI the competitiveness of Indonesian exports. In
secara berkelanjutan mengembangkan portofolio line with this mandate, Indonesia Eximbank
produk dan skema layanan yang disesuaikan continuously develops a portfolio of products and
dengan karakteristik pembiayaan perdagangan service schemes tailored to the characteristics of
internasional, termasuk untuk sektor maupun international trade financing, including for sectors
proyek yang belum sepenuhnya dapat difasilitasi and projects that cannot yet be fully facilitated by
oleh lembaga keuangan komersial. commercial financial institutions.
Dalam rangka merealisasikan mandat dan tujuan In order to realize this mandate and objectives,
tersebut, LPEI melaksanakan kegiatan usaha Indonesia Eximbank conducts the following
sebagai berikut: business activities:
Kegiatan Usaha yang Dijalankan
Kegiatan Usaha Berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 pada Tahun Buku
No
Business Activities Based on Law No. 2/2009 Business Activities Carried Out in the
Financial Year
1 Fasilitas pembiayaan disalurkan dalam bentuk pembiayaan modal v
kerja ekspor dan/atau pembiayaan investasi ekspor.
Financing facilities are provided in the form of export working capital
financing and/or export investment financing.
2 Layanan penjaminan yang disediakan mencakup: v
1. Penjaminan bagi eksportir Indonesia atas pembayaran yang
diterima dari pembeli barang dan/atau jasa di luar negeri.
2. Penjaminan bagi importir barang dan/atau jasa Indonesia di luar
negeri atas pembayaran yang telah disalurkan kepada eksportir
Indonesia sehubungan dengan pembiayaan kontrak ekspor atas
penjualan barang dan/atau jasa maupun pelaksanaan pekerjaan
atau jasa oleh perusahaan Indonesia.
3. Penjaminan bagi bank mitra atas fasilitas pembiayaan transaksi
ekspor yang telah diberikan kepada eksportir Indonesia.
4. Penjaminan yang terkait dengan proses tender untuk proyek yang
seluruhnya atau sebagian mendukung kegiatan ekspor.
The guarantee services provided include:
1. Guarantees for Indonesian exporters on payments received from
buyers of goods and/or services abroad.
2. Guarantees for Indonesian importers of goods and/or services
abroad on payments made to Indonesian exporters in connection
with export contract financing for the sale of goods and/or services
or the execution of work or services by Indonesian companies.
Guarantees for partner banks on export transaction financing
facilities provided to Indonesian exporters.
3. Guarantees related to the tender process for projects that fully or
partially support export activities.
Annual Report 2025 75 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 76
Kegiatan Usaha yang Dijalankan
Kegiatan Usaha Berdasarkan Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 pada Tahun Buku
No
Business Activities Based on Law No. 2/2009 Business Activities Carried Out in the
Financial Year
3 Produk asuransi dapat diberikan antara lain dalam bentuk: v
1. Asuransi terhadap risiko kegagalan pelaksanaan ekspor.
2. Asuransi terhadap risiko gagal bayar.
3. Asuransi atas investasi yang dilakukan perusahaan
Indonesia di luar negeri.
4. Asuransi atas risiko politik di negara tujuan ekspor.
Insurance products may be provided in the form of:
1. Insurance against the risk of export performance failure.
2. Insurance against the risk of non-payment.
3. Insurance on investments made by Indonesian companies abroad.
4. Insurance against political risks in export destination countries.
4 Seluruh instrumen pembiayaan, penjaminan, dan asuransi tersebut v
dapat diberikan dengan skema konvensional maupun berdasarkan
prinsip syariah, sehingga menjangkau kebutuhan pelaku usaha
dengan preferensi yang berbeda. LPEI juga menyediakan layanan
bimbingan dan konsultasi bagi bank, lembaga keuangan, eksportir,
dan produsen barang ekspor, termasuk dukungan berupa counter
guarantee, joint guarantee, pembiayaan substitusi impor, dan
pembiayaan impor bahan baku untuk memenuhi kebutuhan domestik
yang terkait kegiatan ekspor.
All financing, guarantee, and insurance instruments may be offered
under conventional schemes as well as Sharia principles, thereby
catering to businesses with different preferences. Indonesia Eximbank
also provides guidance and consultancy services for banks, financial
institutions, exporters, and exporters of goods, including support in
the form of counter guarantees, joint guarantees, import substitution
financing, and raw material import financing to meet domestic needs
related to export activities.
5 Selain menjalankan fungsi komersial, LPEI juga dapat melaksanakan v
Penugasan Khusus Pemerintah atau National Interest Account, yaitu
penyaluran pembiayaan ekspor untuk transaksi atau proyek yang
secara komersial dinilai menantang namun dipandang strategis oleh
Pemerintah dalam rangka mendukung kebijakan atau program ekspor
nasional. Melalui skema ini, LPEI berperan sebagai perpanjangan
tangan Pemerintah untuk menjembatani kesenjangan pembiayaan
di sektor‑sektor prioritas dan pasar negara tujuan yang berisiko tinggi
tetapi strategis.
In addition to carrying out its commercial functions, Indonesia Eximbank
may also undertake Special Assignments from the Government,
or National Interest Account (NIA), which involves providing export
financing for transactions or projects that are commercially
challenging but considered strategic by the Government to support
national export policies or programs. Through this scheme, Indonesia
Eximbank acts as an extension of the Government, bridging financing
gaps in priority sectors and in export markets that are high-risk yet
strategically important.
Untuk mendanai seluruh kegiatan usahanya, LPEI To fund all of its business activities, Indonesia
memperoleh sumber pendanaan dari beberapa Eximbank obtains financing from several main
kanal utama, antara lain: channels, including:
1. Penerbitan surat berharga; 1. Issuance of securities;
2. Pinjaman jangka pendek, menengah, dan 2. Short-, medium-, and long-term loans from
panjang dari pemerintah asing, lembaga foreign governments, multilateral institutions,
multilateral, perbankan, serta lembaga banks, as well as financial and financing
keuangan dan pembiayaan baik dalam institutions both domestically and abroad,
maupun luar negeri, serta pinjaman dari including loans from the Government;
Pemerintah;
3. Hibah; 3. Grants;
4. Penempatan dana oleh Bank Indonesia; dan 4. Placement of funds by Bank Indonesia; and
5. Penyertaan modal negara. 5. State capital participation.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 76 Laporan Tahunan 2025
Page 77
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur pendanaan yang beragam ini This diversified funding structure enables Indonesia
memungkinkan LPEI untuk menjaga kapasitas Eximbank to maintain adequate financing capacity
pembiayaan yang memadai sekaligus mengelola while carefully managing liquidity and funding
risiko likuiditas dan pendanaan secara hati‑hati. risks.
Produk dan Jasa Product and Services
Pembiayaan Financing
1. Pembiayaan Modal Kerja Ekspor (PMKE) 1. Export Working Capital Financing (PMKE)
a. PMKE a. PMKE
• PMKE Transaksional • PMKE Transactional
• PMKE Jangka Pendek • PMKE Short-Term
• PMKE Revolving • PMKE Revolving
• PMKE Term Loan • PMKE Term Loan
• PMKE Fixed Loan • PMKE Fixed Loan
b. Trade Finance b. Trade Finance
• Trust Receipt Financing • Trust Receipt Financing
• Pembiayaan Pre-Ekspor • Pre-Export Financing
• Pembiayaan Wesel Ekspor (PWE) • Export Bills Financing (PWE)
• Buyer’s Credit • Buyer’s Credit
• Account Payable (AP) Financing • Account Payable (AP) Financing
• Account Receivable (AR) Financing • Account Receivable (AR) Financing
• Supply Chain Financing • Supply Chain Financing
• Approved Payable Financing • Approved Payable Financing
• Correspondent Bank Bill Discounting • Correspondent Bank Bill Discounting
(CBBD) (CBBD)
• Auto purchase • Auto purchase
• Documentary Collection • Documentary Collection
c. Non- Cash Loan/Financing c. Non-Cash Loan/Financing
• Penerbitan LC/SKBDN • LC/SKBDN Issuance
• LC/SKBDN Sight/Ussance • LC/SKBDN Sight/Ussance
2. Pembiayaan Investasi Ekspor (PIE) 2. Export Investment Financing (PIE);
a. Pembiayaan Investasi a. Investment Financing
b. Plasma Perkebunan b. Plantation Plasma;
c. Plasma Pertambakan c. Aquaculture Plasma;
3. Produk Pembiayaan Lain 3. Other Financing Products
a. Pembiayaan Luar Negeri a. Overseas Financing
4. Akad Syariah Produk Pembiayaan Ekspor 4. National Export Financing Product Sharia
Nasional, antara lain: Contract, such as:
a. Akad Murabahah a. Murabahah Contract
b. Akad Musyarakah b. Musyarakah Contract
c. Akad Musyarakah Mutanaqishah c. Musyarakah Mutanaqishah Contract
d. Akad Ijarah Munthahiya Bittamlik (IMBT) d. Ijarah Munthahiya Bittamlik (IMBT) Contract
e. Akad Wakalah bil Ujrah dan Qardh e. Wakalah bil Ujrah and Qardh Contract
f. Akad Hawalah bil Ujrah f. Hawalah bil Ujrah Contract
g. Akad Kafalah bil Ujrah g. Kafalah bil Ujrah Contract
h. Akad Tabarru h. Tabarru Contract
Penjaminan Guarantee
1. Penjaminan Proyek 1. Project Guarantee
2. Jaminan Kepabeanan 2. Custom Bond
3. Penjaminan Kredit/Pembiayaan 3. Credit Guarantee/Financing
Asuransi Insurance
1. Proteksi Piutang Dagang 1. Trade Credit Insurance
2. Marine Cargo 2. Marine Cargo
3. Asuransi Investasi Luar Negeri 3. Overseas Investment Insurance
Annual Report 2025 77 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 78
Jasa Konsultasi Advisory Services
1. Pelatihan Ekspor (Coaching Program for New 1. Export Coaching (Coaching Program for new
Exporters - CPNE) Exporters - CPNE)
2. Marketing Handholding 2. Marketing Handholding
3. Community Development (Desa Devisa) 3. Community Development (Go-Export Village)
4. Program Kemitraan 4. Partnership Program
Penugasan Khusus Ekspor National Interest Account
Penugasan Khusus dan Penugasan Pemerintah National Interest Account and Other Assignments:
Lainnya:
1. PKE Penerbangan 1. NIA Aviation
2. Alat Transportasi 2. Transportation Special Assignment
3. KEK Mandalika 3. KEK Mandalika
4. Pariwisata SP 4. SP Tourism
5. UKM 5. SME
6. Kawasan 6. Regions
7. Trade Finance 7. Trade Finance
8. Industri Farmasi 8. Pharmaceutical Industry
9. Penjaminan Kredit PEN 9. PEN Credit Guarantee
10. Penugasan Investasi Pemerintah 10. Government Investment Assignment
11. Penjaminan dan Asuransi 11. Guarantee and Insurance
Tata Kelola Devisa Hasil Ekspor (DHE) DHE Governance
1. Optimus 1. Optimus
2. Prime 2. Prime
3. DARE 3. DARE
Skala Usaha [OJK C.3]
Business Scale
Uraian Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Total Aset
58,77 49,11 51,35
Total Assets Rp triliun
Total Liabilitas Rp trillion
44,57 35,12 42,59
Total Liabilities
Kepemilikan Saham Sepenuhnya milik Pemerintah Indonesia (100%) dan tidak terbagi atas saham.
Share Ownership Fully owned by the Indonesian Government (100%) and not divided into shares.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 78 Laporan Tahunan 2025
Page 79
Profil Perusahaan
Company Profile
Demografi Karyawan [OJK C.3][GRI 2-7, 2-8]
Employees Demography
Hingga akhir tahun 2025, jumlah Karyawan LPEI As of the end of 2025, the total number of Indonesia
sebanyak 535 orang, meningkat dari tahun Eximbank employees was 535, an increase from
sebelumnya sebanyak 521 orang. Berikut dijelaskan the previous year 521 employees. The detailed
secara rinci mengenai komposisi karyawan LPEI: composition of Indonesia Eximbank employees is
explained as follows:
Komposisi Karyawan Berdasarkan Level Organisasi
Employee Composition Based on Organization Level
2025 2024
Level Organisasi
Organization Level Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Senior Executive Vice President 2 3 5 5 3 8
Kepala Divisi/Kepala Kantor Wilayah
26 12 38 26 11 37
Division Head/Regional Office Head
Kepala Departemen
76 35 111 67 35 102
Department Head
Eksekutif
150 113 263 144 99 243
Executive
Pelaksana
51 67 118 60 71 131
Staff
Jumlah
305 230 535 302 219 521
Total
Annual Report 2025 79 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 80
Komposisi Karyawan Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Employee Composition Based on Education
2025 2024
Tingkat Pendidikan
Education Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Doktor
- - - 1 - 1
Doctorate
Magister
75 44 119 81 49 130
Master Degree
Sarjana
230 185 415 220 169 389
Bachelor Degree
Diploma - 1 1 - 1 1
Jumlah
305 230 535 302 219 521
Total
Komposisi Karyawan Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Employee Composition Based on Employment Status
2025 2024
Status Ketenagakerjaan
Employment Status Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
Tetap
283 211 494 267 197 464
Permanent
Probation 8 8 16 11 3 14
PKWT
14 11 25 24 19 43
Temporary
Jumlah
305 230 535 302 219 521
Total
Hingga akhir tahun 2025, karyawan PKWT Lembaga As of the end of 2025, the Institutions had a total of
tercatat 25 orang. 25 temporary employees.
Komposisi Karyawan Berdasarkan Usia
Employee Composition Based on Age
2025 2024
Usia
Age Laki-laki Perempuan Jumlah Laki-laki Perempuan Jumlah
Male Female Total Male Female Total
X & Baby Boomers 52 31 83 57 34 91
Millenials & Gen Z 253 199 452 245 185 430
Jumlah
305 230 535 302 219 521
Total
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 80 Laporan Tahunan 2025
Page 81
Profil Perusahaan
Company Profile
Komposisi Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Gender
Jenis Kelamin
2025 2024
Gender
Laki-laki
305 302
Male
Perempuan
230 219
Female
Jumlah 535 521
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Level Jabatan dan Jenis Kelamin
Employee Composition Based on Position and Gender
2025
Level Jabatan Jumlah Pegawai Jumlah Pegawai
Level of Position Laki-laki Perempuan
% %
Total Male Total Female
Employees Employees
Entry Level 51 9.5% 67 12.5%
Mid-Level 150 28% 113 21.2%
Senior-Level 76 14.2% 35 6.5%
Executive-Level 28 5.2% 15 2.8%
Jumlah
305 56.9% 230 43.1%
Total
Komposisi Karyawan berdasarkan Usia, Jenis Kelamin, dan Level Jabatan Tahun 2025
Employee Composition by Age, Gender, and Position Level in 2025
Level Jabatan
Level of Position
Kelompok
Entry-Level Mid-Level Senior-Level Executive-Level Jumlah
Usia
Total
Age Laki- Laki- Laki-
Perempuan Perempuan Perempuan Laki-laki Perempuan
laki laki laki
Female Female Female Male Female
Male Male Male
18-25 6 10 4 7 - - - - 27
25-35 30 37 79 63 7 - - - 216
35-45 14 17 58 38 52 27 12 5 223
45-55 1 3 8 5 16 6 7 5 51
>55 - - 1 - 1 2 9 5 18
Jumlah
51 67 150 113 76 35 28 15 535
Total
Annual Report 2025 81 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 82
Wilayah Operasional [OJK C.3]
Operational Area
LPEI per akhir tahun 2025 memiliki total 8 kantor yang As of the end of 2025, Indonesia Eximbank had a
tersebar di berbagai kota di Indonesia, terdiri atas total of 8 offices across various cities in Indonesia,
1 Kantor Pusat, 3 Kantor Wilayah, 3 Kantor Cabang, consisting of 1 Head Office, 3 Regional Offices,
dan 1 Kantor Area. LPEI dapat melakukan aktivitas 3 Branch Offices, and 1 Area Office. Indonesia
usahanya dalam menyalurkan Pembiayaan Eximbank is able to conduct its business activities
Ekspor Nasional (PEN) di dalam maupun di luar in providing National Export Financing (PEN) both
wilayah negara Republik Indonesia. within and outside the territory of the Republic of
Indonesia.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 82 Laporan Tahunan 2025
Page 83
Profil Perusahaan
Company Profile
Kantor Wilayah Kantor Cabang
Regional Offices Branch Office
Kantor Wilayah I Makassar
Regional Offices I Gedung Keuangan Negara II (GKN II), Lt. 5
Prosperity Tower Lantai 1, District 8, Jl. Urip Sumoharjo Km.4, Panakkukang
Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 28 Makassar 90232, Indonesia
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Tel. (62-21) 395 03600 Balikpapan
Fax. (62-21) 395 03600 Gedung Keuangan Negara
Jl. Ahmad Yani No.68 Klandasan Ilir,
Kantor Wilayah II Kecamatan Balikpapan Kota, Kota Balikpapan,
Regional Offices II Kalimantan Timur 76113 Tel.: (62-42) 427 268
LPEI Kantor Cabang Surakarta,
Gedung Indonesia Eximbank Denpasar
Jl. Dr. Radjiman No. 457, Bumi, Gedung Keuangan Negara
Laweyan, Surakarta 57148, Jawa Tengah Jl. Kusuma Atmaja, Sumerta Kelod Denpasar,
Tel. : 0271-740999 Bali, 80234
Tel. : (62-361) 235 065
Kantor Wilayah III Fax. : (62-361) 235 065
Regional Offices III
Intiland Tower 2nd Floor, Suite 1
Jl. Panglima Sudirman 101-103, Surabaya 60271, Kantor Area
Indonesia Area Office
Tel. : (62-31) 534 9382
Fax. : (62-31) 534 9383 Medan
B&G Tower, J.W. Marriott 6th Floor, Unit 607-610
Jl. Putri Hijau No. 10, Medan 20111, Indonesia
Tel. : (62-61) 800 10098
Fax. : (62-81) 800 10096
Annual Report 2025 83 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 84
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Pada tahun 2025, Struktur Organisasi LPEI telah In 2025, the Organizational Structure of Indonesia
ditetapkan melalui Peraturan Direktur Eksekutif No. Eximbank was established through Executive
0027/PDE/11/2025 dengan rincian sebagai berikut: Director Regulation No. 0027/PDE/11/2025, with the
details as follows:
Struktur Organisasi LPEI per 31 Desember Indonesia Eximbank Organizational
2025 Structure as of December 31, 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 84 Laporan Tahunan 2025
Page 85
Profil Perusahaan
Company Profile
Annual Report 2025 85 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 86
Perubahan Komposisi Dewan Direktur,
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Changes in Board of Directors, Executive Director,
and Managing Directors Composition
Di sepanjang tahun 2025, terdapat perubahan Throughout 2025, there were changes in the
komposisi Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan composition of the Board of Directors, Executive
Direktur Pelaksana, sehingga per 31 Desember Director, and Managing Directors. Therefore, as of
2025 komposisi Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, December 31, 2025, the composition of the Board
dan Direktur Pelaksana adalah sebagai berikut: of Directors, Executive Director, and Managing
Directors is as follows:
Dewan Direktur
Board of Directors
1 Januari 2025 24 Januari 13 Februari 20 Maret 2025 27 Agustus 19 November 31 Desember
– 23 Januari 2025 - 12 2025 – 19 – 26 Agustus 2025 – 18 2025- 30 2025
2025 Februari 2025 Maret 2025 2025 November Desember December 31,
January 1 2025 January February 13, March 20, 2025 2025 2025 2025
– January 23, 24, 2025 – 2025 – March – August 26, August November
2025 February 12, 19, 2025 2025 27, 2025 – 19, 2025 –
2025 November 18, November 18,
2025 2025
Yon Arsal Yon Arsal Yon Arsal Sukatmo Sukatmo Sukatmo Sukatmo
Padmosukarso Padmosukarso Padmosukarso Padmosukarso
Plt. Ketua Plt. Ketua Plt. Ketua Plt. Ketua Plt. Ketua Ketua Dewan Ketua Dewan
Dewan Direktur Dewan Direktur Dewan Direktur Dewan Direktur Dewan Direktur Direktur Direktur
merangkap merangkap merangkap merangkap merangkap merangkap merangkap
Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur
Eksekutif Eksekutif Eksekutif Eksekutif Eksekutif Eksekutif Eksekutif
Acting Acting Acting Acting Acting Chairman Chairman
Chairman Chairman Chairman Chairman Chairman of the Board of the Board
of the Board of the Board of the Board of the Board of the Board of Directors of Directors
of Directors of Directors of Directors of Directors of Directors concurrently concurrently
concurrently concurrently concurrently concurrently concurrently serving as serving as
serving as serving as serving as serving as serving as Executive Executive
Executive Executive Executive Executive Executive Director Director
Director Director Director Director Director
Kasan Kasan Dwi Teguh Yon Arsal Yon Arsal Yon Arsal Yon Arsal
Wibowo
Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota
Member Member Member Member Member Member Member
Arus Gunawan Dwi Teguh Fajarini Dwi Teguh Dwi Teguh Dwi Teguh Dwi Teguh
Wibowo Puntodewi Wibowo Wibowo Wibowo Wibowo
Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota
Member Member Member Member Member Member Member
Dwi Teguh Sukatmo Arus Gunawan Fajarini Fajarini Fajarini Fajarini
Wibowo Padmosukarso Puntodewi Puntodewi Puntodewi Puntodewi
Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota
Member Member Member Member Member Member Member
Bambang Sukatmo Arus Gunawan Doddy Rahadi Bambang Doddy Rahadi
Setyatmojo Padmosukarso Setyatmojo
Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota
Member Member Member Member Member Member
Bambang Bambang Bambang Bambang
Setyatmojo Setyatmojo Setyatmojo Setyatmojo
Anggota Anggota Anggota Anggota
Member Member Member Member
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 86 Laporan Tahunan 2025
Page 87
Profil Perusahaan
Company Profile
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Executive Director and Managing Directors
1 Januari 2025 – 17 Februari 2025 20 Maret 2025 – 21 Agustus – 31 1 September 31 Desember
16 Februari 2025 – 19 Maret 2025 20 Agustus 2025 Agustus 2025 2025 - 30 2025
January 1, 2025 – February 17, 2025 March 20, 2025 – August 21, 2025 – Desember 2025 December 31,
February 16, 2025 – March 19, 2025 August 20, 2025 August 31, 2025 September 1, 2025
2025 – December
30, 2025
Yon Arsal Yon Arsal Sukatmo Sukatmo Sukatmo Sukatmo
Padmosukarso Padmosukarso Padmosukarso Padmosukarso
Plt. Ketua Plt. Ketua Plt. Ketua Plt. Ketua Plt. Ketua Ketua Dewan
Dewan Direktur Dewan Direktur Dewan Direktur Dewan Direktur Dewan Direktur Direktur
merangkap merangkap merangkap merangkap merangkap merangkap
Direktur Eksekutif Direktur Eksekutif Direktur Eksekutif Direktur Eksekutif Direktur Eksekutif Direktur Eksekutif
concurrently concurrently Acting Chairman Acting Chairman Acting Chairman Chairman of the
serving as serving as of the Board of the Board of the Board Board of Directors
Executive Director Executive Director of Directors of Directors of Directors concurrently
concurrently concurrently concurrently serving as
serving as serving as serving as Executive Director
Executive Director Executive Director Executive Director
Anton Herdianto Anton Herdianto Anton Herdianto Anton Herdianto Anton Herdianto Anton Herdianto
Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur
Pelaksana Bisnis Pelaksana Bisnis Pelaksana Bisnis Pelaksana Bisnis I Pelaksana Bisnis I Pelaksana Bisnis I
Managing Managing Managing Managing Managing Managing
Director of Director of Director of Director of Director of Director of
Business Business Business Business I Business I Business I
Maqin U Norhadi Maqin U Norhadi Maqin U Norhadi Maqin U Norhadi Sulaeman Sulaeman
(Plt.) Direktur (Plt.) Direktur (Plt.) Direktur (Plt.) Direktur Direktur Pelaksana Direktur
Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Bisnis II Bisnis II Pelaksana Bisnis
Pengembangan Pengembangan Pengembangan (Acting) Managing II
Bisnis Bisnis Bisnis Managing Director of Managing
(Acting) (Acting) (Acting) Director of Business II Director of
Managing Managing Managing Business II Business II
Director of Director of Director of
Business Business Business
Development Development Development
Anwar Harsono Anwar Harsono Anwar Harsono Anwar Harsono Anwar Harsono Anwar Harsono
(Plt.) Direktur (Plt.) Direktur (Plt.) Direktur (Plt.) Direktur Direktur Direktur
Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana
Keuangan, Keuangan, Keuangan, Keuangan, Keuangan, Keuangan,
Operasional Operasional Operasional Operasional Operasional Operasional
dan Teknologi dan Teknologi dan Teknologi dan Teknologi dan Teknologi dan Teknologi
Informasi Informasi Informasi Informasi Informasi Informasi
(Acting) (Acting) (Acting) (Acting) Managing Managing
Managing Managing Managing Managing Director of Director of
Director of Director of Director of Director of Finance, Finance,
Finance, Finance, Finance, Finance, Operations, and Operations, and
Operations, and Operations, and Operations, and Operations, and Information Information
Information Information Information Information Technology Technology
Technology Technology Technology Technology
Annual Report 2025 87 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 88
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Executive Director and Managing Directors
1 Januari 2025 – 17 Februari 2025 20 Maret 2025 – 21 Agustus – 31 1 September 31 Desember
16 Februari 2025 – 19 Maret 2025 20 Agustus 2025 Agustus 2025 2025 - 30 2025
January 1, 2025 – February 17, 2025 March 20, 2025 – August 21, 2025 – Desember 2025 December 31,
February 16, 2025 – March 19, 2025 August 20, 2025 August 31, 2025 September 1, 2025
2025 – December
30, 2025
Sam Malee Sam Malee Sam Malee Sam Malee Sam Malee Sam Malee
Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur Direktur
Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana Pelaksana
Manajemen Manajemen Manajemen Manajemen Manajemen Manajemen
Risiko dan Kredit Risiko dan Kredit Risiko dan Kredit Risiko dan Kredit Risiko dan Kredit Risiko dan Kredit
Managing merangkap merangkap Managing Managing Managing
Director of Risk Direktur Direktur Director of Risk Director of Risk Director of Risk
Management Pelaksana Pelaksana Management Management Management
and Credit Sekretariat Sekretariat and Credit and Credit and Credit
Lembaga, Lembaga,
Kepatuhan, dan Kepatuhan, dan
Sumber Daya Sumber Daya
Manusia Direktur Manusia Direktur
Pelaksana Pelaksana
Managing Managing
Director of Risk Director of Risk
Management Management
and Credit and Credit
concurrently concurrently
serving as serving as
Managing Managing
Director of Director of
Corporate Corporate
Secretariat, Secretariat,
Compliance, Compliance,
and Human and Human
Resources Resources
T. Wahyu Prihadi Agus Sudiarto Agus Sudiarto Agus Sudiarto
Wibowo (Plt.) Direktur Direktur Direktur
(Plt.) Direktur Pelaksana Pelaksana Pelaksana
Pelaksana Sekretariat Sekretariat Sekretariat
Sekretariat Lembaga, Lembaga, Lembaga,
Lembaga, Kepatuhan, dan Kepatuhan, dan Kepatuhan, dan
Kepatuhan, dan Sumber Daya Sumber Daya Sumber Daya
Sumber Daya Manusia Manusia Manusia
Manusia Direktur (Acting) Managing Managing
Pelaksana Managing Director of Director of
(Acting) Director of Corporate Corporate
Managing Corporate Secretariat, Secretariat,
Director of Secretariat, Compliance, Compliance,
Corporate Compliance, and Human and Human
Secretariat, and Human Resources Resources
Compliance, Resources
and Human
Resources
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 88 Laporan Tahunan 2025
Page 89
Profil Perusahaan
Company Profile
Annual Report 2025 89 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 90
Profil Dewan Direktur
Profile of Board of Directors
SUKATMO PADMOSUKARSO
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors concurrently Executive Director
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
69 tahun Indonesia Bekasi
69 years old
1. Menjabat sebagai Anggota Dewan Direktur sejak 24 Januari 2025 berdasarkan
Keputusan Menteri Keuangan No. 13 Tahun 2025
2. Menjabat sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif sejak 31
Dasar Hukum Desember 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 392 Tahun 2025
Pengangkatan 1. Served as a Member of the Board of Directors since January 24, 2025, based on Decree
Appointment Basis
of the Minister of Finance No. 13 of 2025.
2. Served as Chairman of the Board of Directors and Executive Director since December 31,
2025, based on Decree of the Minister of Finance No. 392 of 2025.
1. Master of Business Administration (MBA),
Curtin University of Technology, Australia (1994)
2. Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia, Indonesia (1986)
Riwayat Pendidikan 3. Sarjana Muda Jurusan Bahasa Inggris, Universitas Sebelas Maret (UNS), Indonesia (1979)
Educational Background 1. Master of Business Administration (MBA),
Curtin University of Technology, Australia (1994)
2. Bachelor’s Degree in Economics, Universitas Indonesia, Indonesia (1986)
3. Associate Degree in English Language, Universitas Sebelas Maret (UNS), Indonesia (1979)
1. Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif, Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (Desember 2025 – Sekarang)
2. Plt. Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif, Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (Maret 2025 – Desember 2025)
3. Anggota Dewan Direktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Januari 2025 – Maret
2025)
4. Komisaris Utama, PT IEB Prima Aset (IPA) (2023 - 2024)
5. Komisaris Independen, PT Sarana Multi Infrastruktur (2016– 2024)
6. President Director, PT Indonesia Infrastructure Finance (2014 – 2016)
7. Komisaris Independen, PT Rabo Bank Internasional Indonesia (2009– 2014)
8. Ketua Pengurus Yayasan Institute Perbanas (2009 – 2019)
9. Wakil Presiden Direktur, PT Pos Indonesia (2009 – 2013)
10. Wakil Presiden Direktur, PT Bank Internasional Indonesia (2002 –2009)
11. Vice President Risk Management, PT Bank Mandiri (1999 –2002)
12. Kepala Cabang, PT Bank Pembangunan Indonesia (1980 – 1999)
Riwayat Karier 1. Chairman of the Board of Directors and Executive Director, Indonesian Export Financing
Career Background Institution (December 2025 – Present)
2. Acting. Chairman of the Board of Directors and Executive Director, Indonesian Export
Financing Institution (March 2025 – December 2025)
3. Member of the Board of Directors, Indonesian Export Financing Institution (January 2025
– March 2025)
4. President Commissioner, PT IEB Prima Aset (IPA) (2023 – 2024)
5. Independent Commissioner, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (2016–2024)
6. President Director, PT Indonesia Infrastructure Finance (2014–2016)
7. Independent Commissioner, PT Rabo Bank Internasional Indonesia (2009–2014)
8. Chairman of the Board of Directors of the Perbanas Institute Foundation (2009–2019)
9. Vice President Director, PT Pos Indonesia (2009–2013)
10. Vice President Director, PT Bank Internasional Indonesia (2002–2005) –2009)
11. Vice President of Risk Management, PT Bank Mandiri (Persero) (1999–2002)
12. Branch Manager, PT Bank Pembangunan Indonesia (1980–1999)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 90 Laporan Tahunan 2025
Page 91
Profil Perusahaan
Company Profile
1. Senior Partner PT Asta Konsultan Indonesia (2016 – sekarang)
Rangkap Jabatan 2. Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Pendidikan Perbanas (2019 –sekarang)
Concurrent Position 1. Senior Partner, PT Asta Konsultan Indonesia (2016 – present)
2. Chairman of the Executive Board, Perbanas Education Foundation (2019 – present)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders.
1. Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan LPEI
2. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
3. Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
4. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
5. Sharing Session Product & Business Operations
6. Good Corporate Governance
Pendidikan dan Pelatihan 7. E- Learning Refreshment Kode Etik dan Kode Perilaku LPEI 2025
Workshop and Training 1. Risk Management and the Financial Soundness Level of LPEI
2. Economic and Financial Outlook for 2025
3. Level 7 Risk Management Certification Program
4. Level 7 Risk Management Certification Examination
5. Sharing Session Product & Business Operations
6. Good Corporate Governance
7. 2025 E-Learning Refreshment on LPEI’s Code of Ethics and Code of Conduct
Annual Report 2025 91 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 92
YON ARSAL
Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
53 tahun Indonesia Jakarta
53 years old
Menjabat sebagai anggota Dewan Direktur sejak 28 April 2023 berdasarkan Keputusan
Dasar Hukum
Menteri Keuangan No. 155 Tahun 2023
Pengangkatan
Served as a member of the Board of Directors since April 28, 2023 pursuant to Decree of the
Appointment Basis
Minister of Finance No. 155 of 2023
1. Doctor of Philosophy in Economics, Kobe University (2007)
2. Master of Science in Fiscal Administration, Univeristas Indonesia (2004)
3. Master of Arts in Economic, Kobe University (2004)
Riwayat Pendidikan 4. Sarjana Ekonomi, Universitas Padjajaran (1955)
Educational Background 1. Doctor of Philosophy in Economics, Kobe University (2007)
2. Master of Science in Fiscal Administration, University of Indonesia (2004)
3. Master of Arts in Economic, Kobe University (2004)
4. Bachelor of Economics, Padjajaran University (1955)
1. Plt. Ketua Dewan Direktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(Desember 2024 – Maret 2025)
2. Anggota Dewan Direktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (2023 – Sekarang)
3. Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak, Kementerian Keuangan RI (Januari 2020 - Sekarang)
4. Anggota Dewan Komisaris, Indonesia Infrastructure Finance (2020)
5. Direktur Potensi, Kepatuhan dan Penerimaan, Kementerian Keuangan RI
(Mei 2016 – Januari 2020)
6. Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan Intensifikasi Pajak, Kementerian Keuangan RI
(Februari 2016 – Mei 2016)
7. Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan, Kementerian Keuangan RI
(September 2013 - Februari 2016).
8. Kepala Subdirektorat Dampak Kebijakan, Kementerian Keuangan RI
(Juni 2011 - September 2013)
Riwayat Karier 1. Acting Chairman of the Board of Directors, Indonesian Export Financing Institution
Career Background (December 2024 – March 2025)
2. Member of the Board of Directors, Indonesian Export Financing Institution
(2023 – Present)
3. Expert Staff for Tax Compliance, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
(January 2020 – Present)
4. Member of the Board of Commissioners, Indonesia Infrastructure Finance (2020)
5. Director of Potential, Compliance, and Revenue, Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia (May 2016 – January 2020)
6. Researcher for Tax Extensification and Intensification, Ministry of Finance of the Republic
of Indonesia (February 2016 – May 2016)
7. Head of the Sub-Directorate of Tax Potential, Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia (September 2013 – February 2016).
8. Head of the Sub-Directorate of Policy Impact, Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia (June 2011 – September 2013)
Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak, Kementerian Keuangan RI (Januari 2020 - Sekarang)
Rangkap Jabatan
Expert Staff for Tax Compliance, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia (January 2020 -
Concurrent Position Present)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or Controlling and Major Shareholders
1. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
Pendidikan dan Pelatihan 2. Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
Workshop and Training 1. Economic and Financial Outlook for 2025
2. Risk Management Certification Preparatory Program
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 92 Laporan Tahunan 2025
Page 93
Profil Perusahaan
Company Profile
DWI TEGUH WIBOWO
Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
56 tahun Indonesia Bekasi
56 years old
Menjabat sebagai anggota Dewan Direktur sejak 29 Desember 2024 berdasarkan
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Menteri Keuangan nomor 454 Tahun 2024
Appointment Basis Member of Board of Directors since December 29, 2024 pursuant to Decree of the Minister of
Finance No. 454 of 2024
1. Sarjana Ekonomi Manajemen Pembangunan, Universitas Indonesia (2000)
2. Politeknik Keuangan Negara STAN, Diploma III Kepabeanan dan Cukai (1991)
Riwayat Pendidikan
1. Bachelor of Economics in Development Management, University of Indonesia
Educational Background
(2000)
2. State Financial Polytechnic STAN, Diploma III in Customs and Excise (1991)
1. Anggota Dewan Direktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (2024 – sekarang)
2. Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara, Kementerian Keuangan RI (2023- sekarang)
3. Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok (2017 – 2023)
4. Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai (2016 –
2017)
5. Kepala Bidang Pelayanan Pabean dan Cukai IV KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok
(2015 - 2016)
6. Kepala Bidang Kepatuhan Internal KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok (2012 – 2025)
Riwayat Karier 7. Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Dumai
Career Background (2011 – 2012)
1. Member of the Board of Directors, Indonesian Export Financing Agency (2024 – present)
2. Expert Staff for State Revenue, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia (2023 – present)
3. Head of the Tanjung Priok Type A Main Customs and Excise Service Office (2017 – 2023)
4. Analyst for Customs and Excise Supervision and Law Enforcement
5. (2016 – 2017)
6. Head of Customs and Excise Service Division IV, Tanjung Priok Type A Customs and Excise Office
(2015 – 2016)
7. Head of the Dumai Type A Customs and Excise Supervision and Service Office (2011 – 2012)
Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara, Kementerian Keuangan RI (2023- sekarang)
Rangkap Jabatan
Expert Staff for State Revenue, Ministry of Finance of the Republic of Indonesia
Concurrent Position
(2023 - present)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
1. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
2. Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan LPEI
Pendidikan dan Pelatihan 3. Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko
Workshop and Training 1. Economic and Financial Outlook for 2025
2. Risk Management and Indonesia Eximbank’s Soundness Level
3. Risk Management Certification Preparatory Program
Annual Report 2025 93 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 94
FAJARINI PUNTODEWI
Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
58 tahun Indonesia Jakarta
58 years old
Menjabat sebagai Anggota Dewan Direktur sejak tanggal 13 Februari 2025
Dasar Hukum Pengangkatan berdasarkan KMK No.33 Tahun 2025
Appointment Basis Member of the Board of Directors since February 13, 2025 pursuant to Decree of the Minister
of Finance No. 33 Year 2025
1. Magister Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia (2003)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Hukum Perdata, Universitas Islam Indonesia (1990)
Educational Background 1. Master of Administrative Science, University of Indonesia (2003)
2. Bachelor of Civil Law, Islamic University of Indonesia (1990)
1. Anggota Dewan Direktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (2025 – sekarang)
2. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI
(2025 - sekarang)
3. Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Kementerian Perdagangan RI (2024 -2025)
4. Staf Ahli Bidang Iklim Usaha dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian Perdagangan
RI (2023-2024)
5. Kepala Pusat Penanganan Isu Strategis, Kementerian Perdagangan RI (2021-2023)
6. Sekretaris Inspektorat Jenderal, Kementerian Perdagangan RI (2020-2021)
7. Inspektur 1, Kementerian Perdagangan RI (2019-2020)
8. Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kementerian Perdagangan RI (2018-2019)
9. Kepala Pusat Pengkajian Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan RI (2017)
1. Member of the Board of Directors, Indonesian Export Financing Agency (2025 – present)
2. Director General of National Export Development, Ministry of Trade of the Republic of
Riwayat Karier
Indonesia (2025 – present)
Career Background
3. Head of the Trade Policy Agency, Ministry of Trade of the Republic of Indonesia
(2024-2025)
4. Expert Staff for Business Climate and Inter-Agency Relations, Ministry of Trade of the
Republic of Indonesia (2023-2024)
5. Head of the Center for Handling Strategic Issues, Ministry of Trade of the Republic of
Indonesia (2021-2023)
6. Secretary of the Inspectorate General, Ministry of Trade of the Republic of Indonesia
(2020-2021)
7. Inspector 1, Ministry of Trade of the Republic of Indonesia (2019-2020)
8. Head of the Public Relations Bureau, Ministry of Trade of the Republic of Indonesia
(2018-2019)
9. Head of the Center for Foreign Trade Studies, Ministry of Trade of the Republic
of Indonesia (2017)
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI
Rangkap Jabatan (2025 – sekarang)
Concurrent Position Director General of National Export Development, Ministry of Trade of the Republic of
Indonesia (2025-present)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
1. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
2. Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan LPEI
Pendidikan dan Pelatihan 3. Good Corporate Governance
Workshop and Training 1. Economic and Financial Outlook for 2025
2. Risk Management and Indonesia Eximbank’s Soundness Level
3. Good Corporate Governance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 94 Laporan Tahunan 2025
Page 95
Profil Perusahaan
Company Profile
DODDY RAHADI
Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
59 tahun Indonesia Jakarta
59 years old
Menjabat sebagai Anggota Dewan Direktur sejak tanggal 27 Agustus 2025 berdasarkan:
1. Keputusan Menteri Keuangan No. 263 Tahun 2025
Dasar Hukum
2. Keputusan Menteri Keuangan No. 390 Tahun 2025
Pengangkatan
Serving as a Member of the Board of Directors since August 27, 2025, pursuant:
Appointment Basis
1. Decree of the Minister of Finance No. 263 of 2025
2. Decree of the Minister of Finance No. 390 of 2025
1. Doktor Stratejik Manajemen, Universitas Padjajaran (2017)
2. Magister Teknik, Institut Teknologi Bandung (2002)
Riwayat Pendidikan 3. Insinyur Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung (1991)
Educational Background 1. Doctor of Management Strategic, Padjajaran University (2017)
2. Master of Engineering, Bandung Institute of Technology (2002)
3. Professional Engineer in Mechanical Engineering, Bandung Institute of Technology (1991)
1. Anggota Dewan Direktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (2025 – sekarang)
2. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kementerian
Perindustrian RI (2025 – sekarang)
3. Staf Ahli Menteri Perindustrian RI Bidang Iklim Usaha dan Investasi (2023 – 2025)
4. Ketua Tim Pokja Pengawasan dan Pengendalian Tingkat Komponen Dalam Negeri Tim
Nasional Peningkatan Produk Dalam Negeri (2022 – 2023)
5. Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (2020 – 2021)
6. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (2019 – 2020)
7. Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional
(2019 – 2020)
8. Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika
(2018 – 2019)
9. Direktur Industri Logam (2016-2018)
10. Atase Perindustrian pada KBRI Tokyo – Jepang (2014-2016)
Riwayat Karier 1. Member of the Board of Directors, Indonesian Export Financing Institution
Career Background (2025 – present)
2. Head of the Industrial Human Resources Development Agency, Ministry of Industry of the
Republic of Indonesia (2025 – present)
3. Expert Staff to the Minister of Industry of the Republic of Indonesia for Business Climate
and Investment (2023 – 2025)
4. Head of the Domestic Component Level Monitoring and Control Working Group, National
Team for Domestic Product Improvement (2022 – 2023)
5. Head of the Industrial Services Standardization and Policy Agency (2020 – 2021)
6. Head of the Industrial Research and Development Agency (2019 – 2020)
7. Director General of Resilience, Regionalization, and International Industrial Access
(2019 – 2020)
8. Secretary of the Directorate General of Metal, Machinery, Transportation Equipment, and
Electronics Industry (2018-2019)
9. Director of Metal Industry (2016-2018)
10. Industrial Attaché at the Indonesian Embassy in Tokyo, Japan (2014-2016)
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri, Kementerian Perindustrian
Rangkap Jabatan RI (2025 – sekarang)
Concurrent Position Head of the Industrial Human Resources Development Agency, Ministry of Industry, Republic of
Indonesia (2025–present)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
Pendidikan dan Pelatihan Selama tahun 2025, beliau belum menjalani pelatihan
Workshop and Training Throughout 2025, he has not participated in any training programs
Annual Report 2025 95 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 96
BAMBANG SETYATMOJO
Anggota Dewan Direktur
Member of Board of Directors
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
57 tahun Indonesia Jakarta
57 years old
Menjabat sebagai Anggota Dewan Direktur sejak tanggal 24 Januari 2025
Dasar Hukum
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No. 13 Tahun 2025
Pengangkatan
Member of Board of Directors since January 24, 2025 pursuant to Decree of the Minister of
Appointment Basis
Finance No. 13 of 2025
1. Magister Manajemen, Universitas Gajah Mada, Indonesia (1997)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Teknik, Universitas Gajah Mada, Indonesia (1995)
Educational Background 1. Master of Management, University of Gadjah Mada, Indonesia (1997)
2. Bachelor of Engineering, University of Gadjah Mada, Indonesia (1995)
1. Anggota Dewan Direktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (2025 – sekarang)
2. Project Manager New Way of Working Distribution Network and Sales Division, PT BNI
(Januari 2024 – Januari 2025)
3. SVP ePP Business Banking Policy Governance Division, PT BNI
(Februari 2023 – Januari 2024)
4. Pemimpin Kantor Wilayah 05 Semarang, PT BNI (November 2021 – Februari 2023)
5. Pemimpin Divisi Bisnis Usaha Kecil, PT BNI (April 2018 – November 2021)
Riwayat Karier
1. Member of the Board of Directors, Indonesian Export Financing Institution
Career Background
(2025 – Present)
2. Project Manager for the New Way of Working, Distribution Network and Sales Division,
PT BNI (January 2024 – January 2025)
3. 3. Senior Vice President of ePP Business Banking Policy Governance Division,
PT BNI (February 2023 – January 2024)
4. Head of Regional Office 05 Semarang, PT BNI Tbk (November 2021 – February 2023)
5. Head of the Small Business Division, PT BNI Tbk (April 2018 – November 2021)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di LPEI ataupun di perusahaan lain
Concurrent Position Has no concurrent positions in Indonesia Eximbank or other companies
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
1. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
2. Professional Recognition Program (PRP) untuk Qualified Internal Auditor (QIA)
Pendidikan dan Pelatihan 3. Seminar Nasional Internal Audit 2025
Workshop and/or Training 1. Economic and Financial Outlook for 2025
2. Professional Recognition Program (PRP) for Qualified Internal Auditors (QIA)
3. 2025 National Internal Audit Seminar
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 96 Laporan Tahunan 2025
Page 97
Profil Perusahaan
Company Profile
Annual Report 2025 97 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 98
Profil Direktur Pelaksana
Managing Directors Profile
ANTON HERDIANTO
Direktur Pelaksana Bisnis I
Managing Director of Business I
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
56 tahun Indonesia Jakarta
56 years old
Menjabat sebagai Direktur Pelaksana sejak 25 November 2024 berdasarkan:
1. KDD No. 0012/KDD/11/2024
Dasar Hukum Pengangkatan 2. KDD No. 0009/KDD/08/2025
Appointment Basis Serving as Managing Director since November 25, 2024 pursuant to:
1. KDD No. 0012/KDD/11/2024
2. KDD No. 0009/KDD/08/2025
1. Magister Keuangan & Akuntansi, Universitas Indonesia (2001)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Akuntansi, Universitas Padjadjaran (1993)
Educational Background 1. Master Degree, Finance and Accounting, University of Indonesia (2001)
2. Bachelor Degree, Accounting, University of Padjajaran (1993)
1. Direktur Pelaksana Bisnis I, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(November 2024 - sekarang)
2. Senior Executive Vice President / Head of Regions, Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (April 2022 – November 2024)
3. Direktur Keuangan dan Risk Management, PT Aneka Tambang
(Desember 2019 – Desember 2021)
4. Senior Executive Vice President – Finance Operations, PT Inalum
(Oktober 2018 - Desember 2019)
5. Senior Vice President – SME Banking, PT Bank Mandiri (Januari 2017 – Oktober 2018)
6. Supervisory Board Member Bank Mandiri Pension Fund
(November 2015 – November 2018)
7. Senior Vice President – Strategy & Performance, PT Bank Mandiri (November 2014 – 2017)
Riwayat Karier
Career Background
8. Direktur Keuangan, PT Mandiri Tunas Finance (2009 – Oktober 2014)
1. Managing Director of Business I, Indonesia Eximbank (November 2024 – Present)
2. Senior Executive Vice President / Head of Regions, Indonesia Eximbank
(April 2022 – November 2024)
3. Director of Finance and Risk Management, PT Aneka Tambang
(December 2019 – December 2021)
4. Senior Executive Vice President – Finance Operations, PT Inalum
(October 2018 - December 2019)
5. Senior Vice President – SME Banking, PT Bank Mandiri (January 2017 – October 2018)
6. Supervisory Board Member Bank Mandiri Pension Fund
(November 2015 – November 2018)
7. Senior Vice President – Strategy & Performance, PT Bank Mandiri (November 2014 – 2017)
8. Director of Finance, PT Mandiri Tunas Finance (2009 – October 2014)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di LPEI ataupun di perusahaan lain
Concurrent Position Has no concurrent positions in Indonesia Eximbank or other companies
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 98 Laporan Tahunan 2025
Page 99
Profil Perusahaan
Company Profile
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
1. Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
2. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
3. Sharing Session Product & Business Operations
4. Good Corporate Governance
5. E-Learning Refreshment Pengendalian Gratifikasi – 2025
Pendidikan dan Pelatihan 6. E-Learning Refreshment Kode Etik dan Kode Perilaku – 2025
Workshop and/or Training 1. Risk Management Certification Level 7 Refreshment
2. Economic and Financial Outlook for 2025
3. Sharing Session on Product & Business Operations
4. Good Corporate Governance
5. E-Learning Refreshment on Gratification Control – 2025
6. E-Learning Refreshment on Code of Ethics and Code of Conduct – 2025
Annual Report 2025 99 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 100
Sulaeman
Direktur Pelaksana Bisnis II
Managing Director of Business II
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
58 tahun Indonesia Jakarta
58 years old
Menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bisnis II sejak 29 Agustus 2025 berdasarkan KDD
Dasar Hukum
Nomor 0012/KDD/08/2025
Pengangkatan
Serving as Managing Director of Business II since August 29, 2025, based on KDD Number
Appointment Basis
0012/KDD/08/2025
1. Magister Management, Universitas Gadjah Mada (1997)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Pertanian, Universitas Padjajaran Bandung (1989)
Educational Background 1. Master of Management, Gadjah Mada University (1997)
2. Bachelor of Agriculture, Padjajaran University, Bandung (1989)
1. Direktur Pelaksana Bisnis II, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(1 September 2025 – sekarang)
2. Direktur Risiko, Litigasi, dan Manajemen Perkantoran, PT IEB Prima Aset (2024-2025)
3. Regional CEO Region V, PT Bank Mandiri (2021-2023)
4. Regional CEO Region VI, PT Bank Mandiri (2020-2021)
5. Executive Business Officer, Corporate Banking Group PT Bank Mandiri (2018-2020)
6. Group Head Special Asset Management, PT Bank Mandiri (2017-2018)
7. Group Head Commercial Risk Group, PT Bank Mandiri (2012-2017)
Riwayat Karier 8. Group Head Corporate Risk Group, PT Bank Mandiri (2008-2012)
Career Background 1. Managing Director of Business II, Indonesian Export Financing Institution
(September 1, 2025 – present)
2. Director of Risk, Litigation, and Office Management, PT IEB Prima Aset (2024-2025)
3. Regional CEO Region V, PT Bank Mandiri (2021-2023)
4. Regional CEO Region VI, PT Bank Mandiri (2020-2021)
5. Executive Business Officer, Corporate Banking Group, PT Bank Mandiri (2018-2020)
6. Group Head of Special Asset Management, PT Bank Mandiri (2017-2018)
7. Group Head of Commercial Risk Group, PT Bank Mandiri (2012-2017)
8. Group Head of Corporate Risk Group, PT Bank Mandiri (2008-2012)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di LPEI ataupun di perusahaan lain
Concurrent Position Has no concurrent positions in Indonesia Eximbank or other companies
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
1. Good Corporate Governance
2. Workshop Direktorat DND
3. E-Learning Refreshment Pengendalian Gratifikasi – 2025
Pendidikan dan Pelatihan 4. E-Learning Refreshment Kode Etik dan Kode Perilaku – 2025
Workshop and/or Training 1. Good Corporate Governance
2. DND Directorate Workshop
3. E-Learning Refreshment on Gratification Control – 2025
4. E-Learning Refreshment on Code of Ethics and Code of Conduct – 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 100 Laporan Tahunan 2025
Page 101
Profil Perusahaan
Company Profile
SAM MALEE
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit
Managing Director of Credit & Risk Management
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
59 tahun Indonesia Jakarta
59 years old
Menjabat sebagai Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit sejak 14 Maret 2024 berdasarkan
KDD :
1. KDD No. 0002/KDD/03/2024
2. KDD No. 0007/KDD/07/2024
Dasar Hukum Pengangkatan
3. KDD No. 0010/KDD/08/2025
Appointment Basis
Serving as Managing Director of Credit & Risk Management since March 14, 2024 pursuant to:
1. KDD No. 0002/KDD/03/2024
2. KDD No. 0007/KDD/07/2024
3. KDD No. 0010/KDD/08/2025
1. Master of Commerce In Funds Management, The University of New Wales Sydney Australia
(2001)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Teknologi Pertanian, Universitas Sam Ratulangi, Manado (1993)
Educational Background 1. Master of Commerce In Funds Management, The University of New Wales Sydney Australia
(2001)
2. Bachelor of Agricultural Technology, University of Sam Ratulangi, Manado (1993)
1. Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(14 Maret 2024 – sekarang)
2. Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit merangkap Plt. Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan, & Sumber Daya Manusia, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(Februari 2025 – Agustus 2025)
3. Group Head Corporate Risk, PT Bank Mandiri (2020 - 2023)
4. Executive Credit Officer A- Wholesale Risk, PT Bank Mandiri (2019 - 2020)
5. Executive Credit Officer B-Corporate Risk, PT Bank Mandiri (2017 - 2019)
6. Department Head Corporate Risk 3 & 6, PT Bank Mandiri (2016 - 2017)
7. Department Head (Risk Model Validator, Credit Risk Analytics, Portfolio Credit Risk
Riwayat Karier Management), PT Bank Mandiri (2009 - 2016)
Career Background 1. Managing Director of Risk & Credit Management, Indonesian Export Financing Institution
(March 14, 2024 – Present)
2. Managing Director of Risk & Credit Management and Acting Managing Director of Institutional
Secretariat, Compliance, & Human Resources, Indonesian Export Financing Institution
(February 2025 – August 2025)
3. Group Head of Corporate Risk, PT Bank Mandiri (2020 - 2023)
4. Executive Credit Officer A - Wholesale Risk, PT Bank Mandiri (2019 - 2020)
5. Executive Credit Officer B - Corporate Risk, PT Bank Mandiri 2017 - 2019)
6. Department Head of Corporate Risk 3 & 6, PT Bank Mandiri (2016 - 2017)
7. Department Head (Risk Model Validator, Credit Risk Analytics,
Portfolio Credit Risk Management), PT Bank Mandiri (2009 - 2016)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di LPEI ataupun di perusahaan lain
Concurrent Position Has no concurrent positions in Indonesia Eximbank or other companies
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali.
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive Directors
or the Controlling and Major Shareholders.
1. Penerapan GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor dan Stabilitas Sektor Keuangan
2. Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
3. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
4. Efek Domino Tarif Trump Ancaman atau Peluang bagi Indonesia
5. A to Z Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah
6. Sharing Session Product & Business Operations
7. Good Corporate Governance
8. Workshop Direktorat DMR
9. E-Learning Refreshment Pengendalian Gratifikasi – 2025
Pendidikan dan Pelatihan 10. E-Learning Refreshment Kode Etik dan Kode Perilaku 2025
Workshop and/or Training 1. Implementation of GRC to Enhance Investor Confidence and Financial Sector Stability
2. Risk Management Certification Level 7 Refresher
3. Economic and Financial Outlook for 2025
4. The Domino Effect of Trump’s Tariffs: Threat or Opportunity for Indonesia
5. A to Z of Resolving Problematic Financing
6. Sharing Session Product & Business Operations
7. Good Corporate Governance
8. DMR Directorate Workshop
9. E-Learning Refreshment on Gratification Control – 2025
10. E-Learning Refreshment on Code of Ethics and Code of Conduct – 2025
Annual Report 2025 101 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 102
ANWAR HARSONO
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional & Teknologi Informasi
Managing Director of Finance, Operations & Information Technology
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
52 tahun Indonesia Jakarta
52 years old
Menjabat sebagai Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, & Teknologi Informasi sejak 1
Dasar Hukum Pengangkatan September 2025 berdasarkan KDD No. 0013/KDD/08/2025
Appointment Basis Serving as Managing Director of Finance, Operational, and Information Technology since
September 1, 2025 pursuant to KDD No. 0013/KDD/08/2025
1. Master of Bussines Administration Finance, Cleveland State University, USA (2003)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Akuntansi, Universitas Trisakti, Jakarta (1997)
Educational Background 1. Master of Bussines Administration Finance, University of Cleveland State, USA (2003)
2. Bachelor of Accounting, University of Trisakti, Jakarta (1997)
1. Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional & Teknologi Informasi Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia (1 September 2025 – sekarang)
2. Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Pelaksana Bidang Keuangan, Operasional dan IT,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (1 September 2024 – 31 Agustus 2025)
3. Chief of Finance, Treasury and Strategy, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Juli
2020 – 31 Agustus 2024)
4. Direktur Keuangan, Standard Chartered Indonesia (Juni 2017 – Juni 2020)
5. Dewan Pengawas Dana Pensiun CIMB Niaga, (Januari 2015 – Juni 2017)
6. EVP, Head of Finance & Strategy, Bank CIMB Niaga (Agustus 2004 – Juni 2017)
Riwayat Karier 7. Finance Accounting Officer, Astra Otopart (April 1997 – Februari 2000)
Career Background 1. Managing Director of Finance, Operations & Information Technology Indonesia Eximbank
(September 1, 2025 – present)
2. Acting Managing Director of Finance, Operational and IT, Indonesia Eximbank
(September 1, 2024 – August 31, 2025)
3. Chief of Finance, Treasury and Strategy, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(July 2020 – August 31, 2024)
4. Director of Finance, Standard Chartered Indonesia (June 2017 – June 2020)
5. CIMB Niaga Pension Fund Supervisory Board, (January 2015 – June 2017)
6. EVP, Head of Finance & Strategy, Bank CIMB Niaga (August 2004 – June 2017)
7. Finance Accounting Officer, Astra Otopart (April 1997 – February 2000)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di LPEI ataupun di perusahaan lain
Concurrent Position Has no concurrent positions in Indonesia Eximbank or other companies
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
1. Chartered Financial Analyst (CFA) - Level 1
2. Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025”
3. Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)
4. Implikasi Akuntansi, Aktuaria & Pajak atas Penerapan Imbalan Kerja sesuai PSAK 219
5. Workshop Fraud Identification with Forensic Accounting and Investigative Audit
6. Corporate Valuation
7. Pembekalan Sertifikasi Treasury Jenjang 7
8. Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
9. Sharing Session Product & Business Operations
10. Good Corporate Governance
11. Workshop Direktorat DFO
12. E-Learning Refreshment Pengendalian Gratifikasi – 2025
13. E-Learning Refreshment Kode Etik dan Kode Perilaku – 2025
Pendidikan dan Pelatihan 1. Chartered Financial Analyst (CFA) – Level 1
Workshop and/or Training 2. Webinar: Economic and Financial Outlook for 2025
3. Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)
4. Accounting, Actuarial, and Tax Implications of Employee Benefits Implementation under
PSAK 219
5. Workshop on Fraud Identification through Forensic Accounting and Investigative Audit
6. Corporate Valuation
7. Treasury Certification Preparatory Program – Level 7
8. Risk Management Certification Level 7 Refresher
9. Sharing Session on Product & Business Operations
10. Good Corporate Governance
11. DFO Directorate Workshop
12. E-Learning Refreshment on Gratification Control – 2025
13. E-Learning Refreshment on Code of Ethics and Code of Conduct – 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 102 Laporan Tahunan 2025
Page 103
Profil Perusahaan
Company Profile
AGUS SUDIARTO
Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga, Kepatuhan & SDM
Managing Director of Corporate Secretary,
Compliance & Human Capital
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
61 tahun Indonesia Jakarta
61 years old
Menjabat sebagai Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga, Kepatuhan & SDM sejak 1
Dasar Hukum
September 2025 berdasarkan KDD nomor 0014/KDD/08/2025
Pengangkatan
Serving as Managing Director of Corporate Secretary, Compliance, and Human Capital
Appointment Basis
since 1 September 2025, pursuant to KDD Decree No. 0014/KDD/08/2025
1. Magister Ekonomi, Universitas Indonesia (2004)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Hukum, Universitas Indonesia (1988)
Educational Background 1. Master of Economics, University of Indonesia (2004)
2. Bachelor of Law, University of Indonesia (1988)
1. Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga, Kepatuhan & SDM, Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia (2025 – sekarang)
2. Direktur Manajemen Risiko, PT Bank Rakyat Indonesia (2019-2025)
3. Senior Executive Vice President, PT Bank Mandiri (2017-2019)
4. Direktur Utama, PT Bank Syariah Mandiri (2014-2017)
Riwayat Karier 5. Group Head, Senior Vice President, PT Bank Mandiri (2007-2014)
Career Background 1. Managing Director of Corporate Secretary, Compliance & Human Capital, Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia (2025 – present)
2. Director of Risk Management, PT Bank Rakyat Indonesia (2019–2025)
3. Senior Executive Vice President, PT Bank Mandiri (2017–2019)
4. President Director, PT Bank Syariah Mandiri (2014–2017)
5. Group Head, Senior Vice President, PT Bank Mandiri (2007–2014)
Rangkap Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan di LPEI ataupun di perusahaan lain
Concurrent Position Has no concurrent positions in Indonesia Eximbank or other companies
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan anggota Dewan Direktur, anggota Direktur
Hubungan Afiliasi Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Affiliation Does not have any affiliation with members of Board of Directors, members of Executive
Directors or the Controlling and Major Shareholders
1. Good Corporate Governance
2. Workshop Direktorat DSL
3. E-Learning Refreshment Pengendalian Gratifikasi – 2025
Pendidikan dan Pelatihan 4. E-Learning Refreshment Kode Etik dan Kode Perilaku – 2025
Workshop and/or Training 1. Good Corporate Governance
2. DSL Directorate Workshop
3. E-Learning Refreshment on Gratification Control – 2025
4. E-Learning Refreshment on Code of Ethics and Code of Conduct – 2025
Annual Report 2025 103 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 104
Profil Manajemen Senior
Senior Management Profile
NURY SRIANDAJANI
Chief of SDM, Pengadaan & Umum merangkap Chief
of Special Asset Management
Chief of HC, Procurement & General Services concurrently
Chief of Special Asset Management
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
60 tahun Indonesia Jakarta
60 years old
Beliau mulai bergabung di LPEI sejak tahun 2022 dan diangkat sebagai manajemen senior
Bergabung di Lembaga berdasarkan KDE No. 0050/KDE/11/2025 sejak 26 November 2025
Joined the Institution Joined Indonesia Eximbank since 2022 and was appointed as senior management based on KDE
No. 0050/KDE/11/2025 since November 26, 2025
1. Magister Manajemen Internasional, Universitas Indonesia (1997)
Riwayat Pendidikan 2. Sarjana Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga (1989)
Educational Background 1. Master Degree, International Management, University of Indonesia (1997)
2. Bachelor Degree, Dentistry, University of Airlangga (1989)
TITIEK SETIYOWATI
Chief of Risiko Bisnis
Chief of Business Risk
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
62 tahun Indonesia Bekasi
62 years old
Beliau mulai bergabung di LPEI sejak tahun 2022 dan diangkat sebagai manajemen senior
Bergabung di Lembaga berdasarkan KDE No. 0017/KDE/06/2024 sejak 1 Februari 2024
Joined the Institution Joined Indonesia Eximbank since 2022 and was appointed as senior management based on KDE
No. 0017/KDE/06/2024 since February 1, 2024
Riwayat Pendidikan Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian, Universitas Jember, Jawa Timur (1989)
Educational Background Bachelor of Agricultural Social Economics, University of Jember, East Java (1989)
I NYOMAN GEDE SUARJA
Chief of Audit Internal
Chief of Internal Audit
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
64 tahun Indonesia Jakarta
64 years old
Beliau mulai bergabung di LPEI sejak tahun 2022 dan diangkat sebagai manajemen senior
Bergabung di Lembaga berdasarkan KDE No. 0017/KDE/06/2024 sejak 1 Februari 2024.
Joined the Institution Joined Indonesia Eximbank since 2022 and was appointed as senior management based on KDE No.
0017/KDE/06/2024 since February 1, 2024
• Magister Manajemen, Universitas Gadjah Mada (1999)
Riwayat Pendidikan • Sarjana Ekonomi, Universitas Brawijaya (1987)
Educational Background • Master of Management, Gadjah Mada University (1999)
• Bachelor of Economy, Brawijaya University (1987)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 104 Laporan Tahunan 2025
Page 105
Profil Perusahaan
Company Profile
Annual Report 2025 105 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 106
Komposisi Manajemen Senior
Senior Management Composition
Berikut adalah komposisi Manajemen Senior The following is the composition of Senior
hingga akhir tahun 2025: Management as of the end of 2025:
Jenjang
Tanggal
Nama, Umur Jabatan Pendidikan
No Pengangkatan
Name, Age Position Educational
Appointment Date
Level
S2, Ilmu
Kepala Divisi Sumber Daya
1 Februari 2024 Manajemen
1 Sumarno, 54 Manusia
February 1, 2024 Master Degree,
Human Capital Division Head
Management
S1, Administrasi
Kepala Divisi Special Asset Niaga
Management I 26 November 2025 Bachelor
2 Rudi Rinardi, 53
Head of Special Asset November 26, 2025 Degree,
Management Division I Commerce
Administration
Kepala Divisi Sekretariat
S2, Keuangan
Lembaga & Hubungan
dan Perbankan
Kelembagaan 1 Februari 2024
3 T. Dyza Rovina Aziz Rochadi, 53 Master Degree,
Corporate Secretary & February 1, 2024
Finance and
Stakeholder Engagement
Banking
Division Head
S1, Akuntansi
Kepala Kantor Area Medan 1 Februari 2024 Bachelor
4 Alexander Halim, 50
Medan Area Head Office February 1, 2024 Degree,
Accounting
S2, Manajemen
Kepala Divisi Hukum 1 Februari 2024
5 Yoseph Tri Purnomosidi, 56 Master Degree,
Legal Division Head February 1, 2024
Management
S2, Master of
Kepala Divisi Bisnis II 1 Februari 2024
6 Wahyu Bagus Yuliantok, 40 Management
Business II Division Head February 1, 2024
(Finance)
Kepala Divisi Kepatuhan 1 Februari 2024 S2, Applied
7 Pretty Halim, 51
Compliance Division Head February 1, 2024 Finance
S1, Pertanian
Eksekutif Analisa Risiko 1 Februari 2024 Bachelor
8 Farid Maruf, 62
Executive Risk Officer February 1, 2024 Degree,
Agricultural
S2, Perencanaan
Ekonomi dan
Kebijakan
Pembangunan
Indonesia Eximbank Institute 1 Februari 2024
9 Rini Satriani, 42 Master Degree,
Head Specialist February 1, 2024
Economics
Planning and
Development
Policy
S2, Bisnis
Kepala Divisi Audit Khusus 2 Juli 2021
10 Saeful Hendra, 46 Master Degree,
Audit Special Division Head July 2, 2021
Business
Kepala Divisi Perencanaan
S2, Manajemen
Strategi & Transformasi 1 Februari 2024
11 Yoda Ditria, 44 Master Degree,
Strategic Planning & February 1, 2024
Management
Transformation Division Head
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 106 Laporan Tahunan 2025
Page 107
Profil Perusahaan
Company Profile
Jenjang
Tanggal
Nama, Umur Jabatan Pendidikan
No Pengangkatan
Name, Age Position Educational
Appointment Date
Level
S1, Manajemen
Kepala Kantor Wilayah II 1 Februari 2024 Bachelor
12 Irwan Prasetiyawan, 47
Region II Office Head February 1, 2024 Degree,
Management
S1, Akuntansi
Kepala Divisi Operasional 28 Mei 2021 Bachelor
13 Christiati E. Sianipar, 57
Operational Division Head May 28, 2021 Degree,
Accounting
S2, Manajemen
Kepala Divisi Manajemen Risiko 1 Februari 2024
14 Sidik Mahanda, 44 Master Degree,
Risk Management Division Head February 1, 2024
Management
S1, Teknologi
Informasi
Kepala Divisi Teknologi Informasi
1 Oktober 2022 Bachelor
15 Andre Sucahya, 43 Information Technology Division
October 1, 2022 Degree,
Head
Information
Technology
S1, Akuntansi
Executive Business Head 1 Februari 2024 Bachelor
16 Ninik Martini, 59
Specialist February 1, 2024 Degree,
Accounting
Kepala Divisi Jasa Konsultasi S2, Public
UMKM 1 Oktober 2024 Relations
17 Saur Maria Sidabutar, 53
SME Advisory Service Division October 1, 2024 Master Degree,
Head Public Relations
Kepala Divisi
S1, Akuntansi
Pendanaan dan Tresuri
18 Lianawaty Mihardja, 46 23 Oktober 2021 Bachelor Degree
Funding and Treasury
October 23, 2021 of Accounting
Division Head
S2, Manajemen
Business Ecosystem Head 1 Februari 2024
19 Suharyanto, 60 Master Degreeof
Specialist February 1, 2024
Management
S2, Ekonomi
Kepala Divisi Bisnis III 1 Februari 2024
20 Nurrohmanudin, 41 Master Degree,
Business III Division Head February 1, 2024
Economics
S2, Keuangan
Kepala Divisi Bisnis I 1 Februari 2024
21 Irvansyah Setiady, 38 Master Degree,
February 1, 2024 February 1, 2024
Finance
S2, Manajemen
& Finance
Kepala Divisi Overseas 1 Agustus 2025
22 Fifin Yolanda E. Febrina Tan, 46 Master Degree,
Overseas Division Head August 1, 2025
Management &
Finance
Kepala Divisi Asuransi S1 Hukum
1 Agustus 2025
23 Ilham Mustafa, 41 Insurance Division Bachelor
August 1, 2025
Head Degree, Legal
S1 Manajemen
Bisnis
Kepala Divisi Penugasan Khusus
1 Agustus 2025 Bachelor
24 Berlianto Wibowo, 40 dan Strategi
August 1, 2025 Degree,
NIA & Strategic Division Head
Business
Management
Kepala Divisi Special Asset
S2 Manajemen
Basa Nova Agustina Marpaung, Management II 26 November 2025
25 Master Degree,
38 Special Asset Management II November 26, 2025
Management
Division Head
Annual Report 2025 107 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 108
Jenjang
Tanggal
Nama, Umur Jabatan Pendidikan
No Pengangkatan
Name, Age Position Educational
Appointment Date
Level
S1 Ekonomi
Kepala Divisi Special Asset Manajemen
Management III 26 November 2025 Bachelor
26 Onot Sujatmiko, 44
Special Asset Management III November 26, 2025 Degree,
Division Head Economy
Management
S2 Pemasaran,
Administrasi
Bisnis dan
Kepala Divisi Risiko Digital &
Manajemen
Operasional 1 Juli 2024
27 Jugie Sugiarto, 61 Master Degree,
Digital Risk & Operation Division July 1, 2024
Business
Head
Administration
and
Management
S2 Manajemen
Risiko
Eksekutif Analisa Risiko 1 Agustus 2024
28 Sumanggam Simanjuntak, 59 Master
Executive Risk Officer August 1, 2024
Degree, Risk
Management
Kepala Divisi Hukum dan
S1 Hukum
Pelaporan SAM 26 November 2025
29 M. Sigit Yuniarso, 58 Bachelor
SAM Legal and Reporting November 26, 2025
Degree, Law
Division Head
Kepala Divisi Pengadaan &
S1 Hukum
Umum 15 September 2025
30 Yudha Yunanto, 49 Bachelor
Procurement & General Affairs September 15, 2025
Degree, Law
Division Head
Kepala Divisi Penjaminan dan
S2 Manajemen
Trade Finance 15 September 2025
31 Sylvia Sandyazmara Devi, 43 Master Degree,
Guarantee and Trade Finance September 15, 2025
Management
Division Head
S2 Manajemen
Eksekutif Analisa Risiko 15 Juli 2025
32 Priyadi Hadi Asmoro, 40 Master Degree,
Risk Analysis Executive July 15, 2025
Management
S2 Islamic
Kepala Kantor Wilayah I 15 September 2025 Finance
33 Muhammad Imron Saifi, 39
Head of Regional Office I September 15, 2025 Master Degree,
Islamic Finance
S1 Teknik Kimia
Bachelor
Kepala Kantor Wilayah III 1 Agustus 2025
34 Dessy Dania, 43 Degree,
Head of Regional Office III August 1, 2025
Chemical
Engineering
S2 Manajemen
Kepala Divisi Reguler Audit 1 Maret 2025
35 Jan Elisa Barmen Girsang, 58 Master Degree,
Regular Audit Division Head March 1, 2025
Management
S2 Manajemen
Eksekutif Analisa Risiko 15 September 2025
36 Iswandi, 58 Master Degree,
Risk Analysis Executive September 15, 2025
Management
S1 Ekonomi
Akuntansi
Kepala Divisi Keuangan 1 November 2025 Bachelor
37 Suwito, 47
Finance Division Head November 1, 2025 Degree,
Economics
Accounting
Kepala Divisi Kebijakan, Prosedur
S2 Manajemen
dan Produk 15 Juli 2025
38 Amril Faisal, 42 Master Degree,
Policy, Procedure, and Product July 15, 2025
Management
Division Head
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 108 Laporan Tahunan 2025
Page 109
Profil Perusahaan
Company Profile
Komposisi Pemegang Saham [OJK C.3]
Shareholders Composition
Berikut adalah komposisi pemegang saham tahun The following is the composition of shareholders in
2025: 2025:
Komposisi Pemegang Saham per 1 Januari 2025
Shareholders Composition as of January 1, 2025
Kepemilikan Kepemilikan Secara
Pemegang Saham Jumlah Saham
Secara Langsung Tidak Langsung
Shareholders Number of Shares
Direct Ownership Indirect Ownership
Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham
Shareholder Owns 5% or More Shares
LPEI tidak terbagi atas
Pemerintah Republik
Saham
Indonesia 100%
Not divided into
Government of RI
shares
Kelompok Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang Dari 5% Saham
Public Shareholders Who Have Less Than 5% Shares
Masyarakat
Tidak ada Tidak ada Tidak ada
(di bawah 5%)
None None None
Public (below 5%)
Anggota Direksi dan Anggota Dewan Direktur yang Memiliki Saham
Members of Managing Directors and Board of Directors Owning Shares
Dewan Direktur Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Board of Directors None None None
Direktur Pelaksana Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Managing Directors None None None
Jumlah 100%
Total
Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember 2025
Shareholder Composition as of December 31, 2025
Kepemilikan Kepemilikan Secara
Pemegang Saham Jumlah Saham
Secara Langsung Tidak Langsung
Shareholders Number of Shares
Direct Ownership Indirect Ownership
Pemegang Saham yang Memiliki 5% atau Lebih Saham
Shareholder Owns 5% or More Shares
LPEI tidak terbagi atas
Pemerintah Republik
Saham
Indonesia 100%
Not divided into
Government of RI
shares
Kelompok Pemegang Saham Masyarakat yang Memiliki Kurang Dari 5% Saham
Public Shareholders Who Have Less Than 5% Shares
Masyarakat
Tidak ada Tidak ada Tidak ada
(di bawah 5%)
None None None
Public (below 5%)
Anggota Direksi dan Anggota Dewan Direktur yang Memiliki Saham
Members of Managing Directors and Board of Directors Owning Shares
Dewan Direktur Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Board of Directors None None None
Annual Report 2025 109 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 110
Komposisi Pemegang Saham per 31 Desember 2025
Shareholder Composition as of December 31, 2025
Kepemilikan Kepemilikan Secara
Pemegang Saham Jumlah Saham
Secara Langsung Tidak Langsung
Shareholders Number of Shares
Direct Ownership Indirect Ownership
Direktur Pelaksana Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Managing Directors None None None
Total 100%
Kepemilikan Saham Secara Langsung maupun Direct and Indirect Share Ownership by Members
Tidak Langsung oleh Anggota Dewan Direktur dan of the Board of Directors and Managing Directors
Anggota Direktur Pelaksana pada Posisi 1 Januari as of January 1, 2025 and December 31, 2025
2025 dan 31 Desember 2025
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat anggota Throughout 2025, no Managing Directors or Board
Direktur Pelaksana maupun anggota Dewan of Directors members of Indonesia Eximbank held
Direktur LPEI yang memiliki kepemilikan saham, any shares, either directly or indirectly, in Indonesia
baik secara langsung maupun tidak langsung Eximbank.
pada LPEI.
Komposisi Pemegang Saham berdasarkan Klasifikasi per 31 Desember 2025
Shareholders Composition by Classification as of December 31, 2025
Klasifikasi Jumlah Pemegang Saham. Persentase
Classification Number of Shares Percentage
Kepemilikan institusi lokal
- -
Local institutional ownership
Kepemilikan institusi asing
- -
Foreign institutional ownership
Kepemilikan individu lokal
- -
Local individual ownership
Kepemilikan individu asing
- -
Foreign individual ownership
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 110 Laporan Tahunan 2025
Page 111
Profil Perusahaan
Company Profile
Informasi Pemegang
Saham Utama dan Pengendali
Information on Major and Controlling Shareholders
Pemerintah Republik Indonesia
The Government of the Republic of Indonesia
Seluruh kepemilikan LPEI hingga akhir tahun 2025 As of the end of 2025, full ownership of Indonesia
berada pada Pemerintah Republik Indonesia, Eximbank is held by the Government of the Republic
dengan porsi 100% (seratus persen), dan modal of Indonesia, with a 100% (one hundred percent)
Lembaga tidak terbagi atas saham. ownership stake, and the Institution’s capital is not
divided into shares.
Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi,
dan Ventura Bersama
Subsidiaries, Associated Entities, and
Joint Ventures of Indonesia Eximbank
Entitas Anak Subsidiaries
Hingga akhir tahun 2025, LPEI memiliki satu entitas As of the end of 2025, Indonesia Eximbank has
anak, yaitu PT IEB Prima Aset, yang didirikan pada one subsidiary, namely PT IEB Prima Aset, which
17 Desember 2021 berdasarkan Akta Pendirian was established on December 17, 2021, based on
Perseroan Terbatas PT IEB Prima Aset (PT IEBPA) the Deed of Establishment of PT IEB Prima Aset (PT
No. 154 di Jakarta, dan memperoleh pengesahan IEBPA) No. 154 in Jakarta, and obtained legal entity
sebagai badan hukum melalui Keputusan Menteri status through the Decree of the Minister of Law
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia and Human Rights of the Republic of Indonesia No.
Nomor AHU-0081370.AH.01.01.Tahun 2021 tanggal AHU-0081370.AH.01.01.Year 2021 dated December
20 Desember 2021. Penyertaan modal LPEI pada 20, 2021. Indonesia Eximbank’s capital participation
PT IEB Prima Aset telah mendapat persetujuan in PT IEB Prima Aset was approved by the Minister
Menteri Keuangan Republik Indonesia melalui of Finance of the Republic of Indonesia through
Surat Keputusan No. S-1097/MK.06/2021 tanggal 6 Decree No. S-1097/MK.06/2021 dated December
Desember 2021 dengan nilai sebesar Rp50 miliar 6, 2021, with a value of IDR 50 billion, allocated to
yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan support the company’s operational activities.
operasional perseroan.
Annual Report 2025 111 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 112
PT IEB Prima Aset bergerak di bidang jasa PT IEB Prima Aset operates in the field of consulting
konsultasi, termasuk jasa advisory terkait kegiatan services, including advisory services related to
yang berorientasi ekspor. LPEI menguasai 99,98% export-oriented activities. LPEI holds 99.98% of the
kepemilikan saham PT IEB Prima Aset, sementara shares of PT IEB Prima Aset, while the remaining
porsi kepemilikan sisanya sebesar 0,02% dimiliki 0.02% is owned by the Indonesia Eximbank
oleh Koperasi Konsumen Pegawai LPEI. Employees’ Consumer Cooperative.
0,02%
99,98%
LPEI Koperasi Konsumen Pegawai LPEI
Indonesia Eximbank Indonesia Eximbank Employee Consumer Cooperative
Nama Perusahaan
PT IEB Prima Aset
Company Name
Alamat Gedung Prosperity lantai 33 District 8, SCBD Lot. 28,
Address Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Bidang Usaha Jasa konsultasi, termasuk konsultasi atas kegiatan yang berorientasi ekspor
Line of Business Consulting services, including consulting on export-oriented activities
LPEI (99,98%)
Koperasi Konsumen Pegawai LPEI (0,02%)
Kepemilikan Saham
Share Ownership
Indonesia Eximbank (99.98%)
Indonesia Eximbank Employee Consumer Cooperative (0.02%)
Jenis Badan Hukum Perseroan Terbatas (PT)
Type of Legal Entity Limited Liability Company
Total Aset per 31 Desember 2025
Total Assets as of December 31, Rp79.385.269.887
2025
Status Operasi Beroperasi
Operating Status Operating
Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama Associated Entities and Joint Ventures
LPEI tidak memiliki entitas asosiasi dan ventura Indonesia Eximbank did not have any associated
bersama sepanjang tahun 2025. entities or joint ventures throughout 2025.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 112 Laporan Tahunan 2025
Page 113
Profil Perusahaan
Company Profile
Struktur Grup
Group Structure
Berikut adalah struktur grup LPEI per 31 Desember The following is the Indonesia Eximbank group
2025: structure as of December 31, 2025:
Struktur Grup LPEI per 31 Desember 2025 Indonesia Eximbank Group Structure as of
December 31, 2025
LPEI pada tahun 2025 memiliki 1 (satu) entitas anak In 2025, Indonesia Eximbank had 1 (one) subsidiary
yang menjadi bagian dari portofolio Lembaga. as part of the Institution’s portfolio.
Kronologi Pencatatan Saham
Share Listing Chronology
LPEI belum pernah melakukan penerbitan saham As of the end of 2025, Indonesia Eximbank has
dan tidak tercatat di bursa efek manapun per never issued shares and is not listed on any stock
akhir tahun 2025. Dengan demikian, informasi exchange. Therefore, information regarding the
mengenai riwayat penerbitan dan pencatatan history of share issuance and listing is not relevant
saham tidak relevan untuk dicantumkan dalam to be included in the 2025 Annual Report or
Laporan Tahunan maupun Laporan Keberlanjutan Sustainability Report.
periode 2025.
Annual Report 2025 113 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 114
Kronologi Pencatatan Efek Lainnya
Chronology of Other Securities Listings
LPEI tidak melakukan penerbitan dan pencatatan Indonesia Eximbank did not issue or list any other
efek lainnya pada tahun 2025. Adapun outstanding securities in 2025. The outstanding securities held
efek yang dimiliki pada tahun 2025 adalah sebagai in 2025 were as follows:
berikut:
Jumlah yang
Tingkat
Outstanding per 31
Bunga Tanggal
Desember 2025 Tanggal
per Jatuh
Nama Efek Seri (Rp Miliar) Penerbitan Bursa Peringkat
No Tahun Tempo
Securities Name Series Total Issued Exchange Rating
Interest Maturity
Outstanding as Date
Rate Per Date
of 31 December
Annum
2024 (Rp Billion)
Obligasi dalam mata uang Rupiah
Bonds denominated in Rupiah
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank III
Tahap IV Tahun
23 Februari 23 Februari
2017 PT Bursa
2017 2027 idAAA
1 Indonesia E 1.266,00 9,40% Efek
February February (Pefindo)
Eximbank Indonesia
23, 2017 23, 2017
Shelf
Registration
Offering Bonds III
Phase
IV of 2017
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank III
Tahap VI Tahun
14 Februari 14 Februari
2018 PT Bursa
2018 2025 idAAA
2 Indonesia C 206,00 6,90% Efek
February February (Pefindo)
Eximbank Indonesia
14, 2017 14, 2017
Shelf
Registration
Offering Bonds III
Phase
VI of 2018
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank IV
Tahap I Tahun
2018
Indonesia 6 Juni 2018 6 Juni 2018 PT Bursa
idAAA
3 Eximbank C 1.756,00 8,30% June 6, June 6, Efek
(Pefindo)
Indonesia 2018 2018 Indonesia
Eximbank
Shelf
Registration
Offering Bonds
IV Phase
I of 2018
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 114 Laporan Tahunan 2025
Page 115
Profil Perusahaan
Company Profile
Jumlah yang
Tingkat
Outstanding per 31
Bunga Tanggal
Desember 2025 Tanggal
per Jatuh
Nama Efek Seri (Rp Miliar) Penerbitan Bursa Peringkat
No Tahun Tempo
Securities Name Series Total Issued Exchange Rating
Interest Maturity
Outstanding as Date
Rate Per Date
of 31 December
Annum
2024 (Rp Billion)
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank IV
Tahap II Tahun 05 05
2018 September September PT Bursa
idAAA
4 Indonesia D 1.324,00 8,75% 2018 2025 Efek
(Pefindo)
Eximbank September September Indonesia
Shelf 05, 2018 05, 2018
Registration
Offering Bonds
IV Phase
II of 2018
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank IV
Tahap III Tahun 08 08
2018 November November PT Bursa
idAAA
5 Indonesia D 380,00 9,75% 2018 2025 Efek
(Pefindo)
Eximbank November November Indonesia
Shelf 08, 2018 08, 2018
Registration
Offering Bonds
IV Phase
III of 2018
Obligasi 23 April 23 April
PT Bursa
Berkelanjutan 2019 2026 idAAA
D 278,00 9,25% Efek
Indonesia April 23, April 23, (Pefindo)
Indonesia
Eximbank IV 2019 2019
Tahap IV Tahun
23 April 23 April
2019 PT Bursa
2019 2029 idAAA
6 Indonesia E 349,00 9,50% Efek
April 23, April 23, (Pefindo)
Eximbank Indonesia
2019 2019
Shelf
Registration 23 April 23 April
Offering Bonds PT Bursa
2019 2034 idAAA
IV Phase F 625,00 9,80% Efek
April 23, April 23, (Pefindo)
IV of 2019 Indonesia
2019 2019
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank IV
Tahap V Tahun
09 Juli
2019 09 Juli 2019 PT Bursa
2026 idAAA
7 Indonesia D 737,00 9,20% July 09, Efek
July 09, (Pefindo)
Eximbank 2019 Indonesia
2019
Shelf
Registration
Offering Bonds
IV Phase
V of 2019
Annual Report 2025 115 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 116
Jumlah yang
Tingkat
Outstanding per 31
Bunga Tanggal
Desember 2025 Tanggal
per Jatuh
Nama Efek Seri (Rp Miliar) Penerbitan Bursa Peringkat
No Tahun Tempo
Securities Name Series Total Issued Exchange Rating
Interest Maturity
Outstanding as Date
Rate Per Date
of 31 December
Annum
2024 (Rp Billion)
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank IV
Tahap VI Tahun
2019
Indonesia 03 03
Eximbank IV September September PT Bursa
idAAA
8 Tahap VI Tahun D 714,50 8,50% 2019 2026 Efek
(Pefindo)
2019 September September Indonesia
Indonesia 03, 2019 03, 2019
Eximbank
Shelf
Registration
Offering Bonds
IV Phase
VI of 2019
Obligasi 29 Oktober 29 Oktober
PT Bursa
Berkelanjutan 2019 2026 idAAA
D 112,00 8,50% Efek
Indonesia October 29, October 29, (Pefindo)
Indonesia
Eximbank IV 2019 2019
Tahap VII Tahun
2019
9 Indonesia
Eximbank 29 Oktober 29 Oktober
PT Bursa
Shelf 2019 2029 idAAA
E 219,75 8,75% Efek
Registration October 29, October 29, (Pefindo)
Indonesia
Offering Bonds 2019 2019
IV Phase
VII of 2019
Obligasi
Berkelanjutan
Indonesia
Eximbank IV
Tahap VIII Tahun 06 06
2019 Desember Desember PT Bursa
idAAA
10 Indonesia C 22,50 8,20% 2019 2026 Efek
(Pefindo)
Eximbank December December Indonesia
Shelf 06, 2019 06, 2019
Registration
Offering Bonds
IV Phase
VIII of 2019
Jumlah Obligasi 7.989,75
Total Bonds
Sukuk dalam mata uang Rupiah
Sukuk denominated in Rupiah
Sukuk
Mudharabah
Indonesia
Eximbank I 08 08
Tahap II Tahun November November PT Bursa
idAAA
1 2018 D 155,00 9,75% 2018 2025 Efek
(Pefindo)
Indonesia November November Indonesia
Eximbank 08, 2018 08, 2018
Sukuk
Mudharabah I
Phase II of 2018
Jumlah Obligasi 155,00
Total Bonds
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 116 Laporan Tahunan 2025
Page 117
Profil Perusahaan
Company Profile
Akuntan Publik dan Kantor
Akuntan Publik (KAP)
Public Accountant and Public Accounting Firm (PAF)
Akuntan Publik Chairul Wismoyo, S.E., Ak., M.Si., MBA, CPA, CA, CIFR,
Public Accountant CPSAK, ASEAN CPA, CRMP, CRP, CBV
Kantor Akuntan Publik
Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan
Public Accountant Firm
RSM Indonesia
Plaza ASIA, Level 10
Alamat
Jl. Jend. Sudirman Kav. 59
Address
Jakarta 12190 Indonesia
Tel.: (62 21) 51401340
Periode Penugasan
27 Oktober 2025 – 31 Mei 2026
Assignment Period
1. Audit Umum atas Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun yang berakhir
pada 31 Desember 2025 yang disusun dan disajikan sesuai dengan kerangka
pelaporan keuangan penyajian wajar bertujuan khusus sebagai berikut:
a. Untuk unsur-unsur Laporan Keuangan Konsolidasian lainnya disusun sesuai
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia;
b. Sedangkan untuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas
pembiayaan dalam rangka penugasan khusus yang direstrukturisasi dihitung
menggunakan asumsi tingkat diskonto sebesar tingkat suku bunga setelah
direstukturisasi. Yang terdiri dari laporan posisi keuangan konsolidasian
tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian, perubahan ekuitas konsolidasian dan
laporan arus kas konsolidasian, dan suatu informasi kebijakan akuntansi
material dan informasi penjelasan lainnya.
2. Audit atas kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dan
Pengendalian Internal untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025.
3. Audit umum atas Laporan Keuangan PT IEB Prima Aset untuk Tahun yang Berakhir
pada 31 Desember 2025.
4. Audit umum atas Laporan Keuangan Program Kemitraan untuk tahun yang
Jasa Audit yang Diberikan berakhir pada 31 Desember 2025.
Services Provided 1. General Audit of Consolidated Financial Statements for the year ended December
31, 2025, prepared and presented in accordance with a pecial purpose fair
presentation financial reporting framework as follows:
a. For other elements of Consolidated Financial Statements, prepared in
accordance with Financial Accounting Standards in Indonesia;
b. Meanwhile, for Allowance for Impairment Losses (CKPN) on financing under
special assignments that have been restructured, it is calculated using a
discount rate assumption equal to the interest rate after estructuring. This
consists of consolidated statement of financial position as of December
31, 2025, as well as the consolidated statement of profit or loss and other
comprehensive income, consolidated statement of changes in equity, and
consolidated statement of cash flows, along with material accounting policy
information and other explanatory information.
2. Audit of compliance with Laws and Regulations and Internal Control for the year
ended December 31, 2025.
3. General Audit of the Financial Statements of PT IEB Prima Aset for the year ended
December 31, 2025.
4. General Audit of the Partnership Financing Program Financial Statements for the
year ended December 31, 2025.
Biaya Jasa Audit
Rp4.250.722.267
Audit Service Fee
Annual Report 2025 117 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 118
1. Perikatan Asurans Keyakinan Terbatas (reviu) atas Laporan Realisasi Indikator
Kinerja Utama (IKU) untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025.
2. Perikatan Asurans Keyakinan Terbatas (reviu) atas Program Pembiayaan Khusus
Ekspor (PKE) untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025.
3. Perikatan Asurans Keyakinan Terbatas (reviu) atas Laporan Keuangan Syariah
untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025.
4. Perikatan Asurans Keyakinan Terbatas (reviu) atas Internal Control Operation and
Information Technology (IT) untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025.
5. Penerapan prosedur yang disepakati untuk Laporan Kegiatan Penerapan Prinsip
Kehati-hatian (KPPK) triwulan IV tanggal 31 Desember 2025.
6. Perikatan Prosedur Asurans Terbatas (reviu) atas Laporan Pinjaman Industrial
Efficiency and Pollution Control (IEPC) untuk tahun yang berakhir pada 31
Desember 2025.
7. Perikatan keyakinan memadai atas Laporan Pelaksanaan Investasi Pemerintah
PEN kepada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) untuk tahun yang berakhir
Jasa Non-Audit
pada 31 Desember 2025.
yang Diberikan
1. Limited Assurance Engagement (Review) on the Report on the Realization of Key
Non-Audit Services
Performance Indicators (KPIs) for the year ended 31 December 2025.
2. Limited Assurance Engagement (Review) on the Special Export Financing
Program (Program Pembiayaan Khusus Ekspor – PKE) for the year ended 31
December 2025.
3. Limited Assurance Engagement (Review) on the Sharia Financial Statements for
the year ended 31 December 2025.
4. Limited Assurance Engagement (Review) on Internal Control Operations and
Information Technology (IT) for the year ended 31 December 2025.
5. Agreed-Upon Procedures on the Report on the Implementation of Prudential
Principles (KPPK) for the fourth quarter as of 31 December 2025.
6. Limited Assurance Procedures Engagement (Review) on the Industrial Efficiency
and Pollution Control (IEPC) Loan Report for the year ended 31 December 2025.
7. Reasonable Assurance Engagement on the Report on the Implementation of the
Government Investment under the National Economic Recovery (PEN) Program to
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) for the year ended 31 December 2025.
Biaya Jasa Non-Audit
Rp652.157.733
Non-Audit Service Fee
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 118 Laporan Tahunan 2025
Page 119
Profil Perusahaan
Company Profile
Lembaga dan Profesi Penunjang
Supporting Institutions and Professions
Lembaga dan profesi penunjang pasar modal The capital market institutions and supporting
untuk penerbitan Obligasi dan Sukuk berkelanjutan professions for the issuance of Indonesia
LPEI pada tahun 2025 adalah: Eximbank’s sustainable Bonds and Sukuk in 2025
are:
Nama Pihak Alamat Peran Periode Penugasan
No
Name Address Assignment Assignment Period
1 PT Pemeringkat Equity Tower 30th Floor SCBD, Lot. 9 Lembaga Sampai dengan efek
Efek Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Pemeringkat Efek yang dicatat jatuh
(Pefindo) Jakarta 12190, Indonesia yang diterbitkan tempo
Tel. (021) 509 68469 Indonesia Eximbank Until the recorded
Fax. (021) 509 68468 Rating Agency for securities
Securities mature
issued by Indonesia
Eximbank
2 PT Bursa Efek Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1 Lembaga Pencatatan Sampai dengan efek
Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Emisi Efek Indonesia yang dicatat jatuh
Jakarta 12190 Eximbank tempo
Tel. (021) 515 0515 Listing Agency for Until the recorded
Fax. (021) 515 0330 Securities securities
issued by Indonesia mature
Eximbank
3 PT Kustodian Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower Lembaga Kustodi dan Sampai dengan efek
Sentral Efek 1, Lt. 5 Penyelesaian di Pasar yang dicatat jatuh
Indonesia (KSEI) Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Modal atas efek yang tempo
Jakarta 12190 diterbitkan Indonesia Until the recorded
Tel. (021) 515 2855 Eximbank securities
Fax. (021) 5299 1199 Custodian Agency mature
and Settlement
in the Capital Market
for Securities
issued by Indonesia
Eximbank
4 PT Bank Mandiri Plaza Mandiri, Lantai 22 Wali Amanat atas Sampai dengan efek
(Persero) Tbk Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 efek yang diterbitkan yang dicatat jatuh
Jakarta 12190 Indonesia Eximbank tempo
Tel. (021) 527 5370 Trustee for Securities Until the recorded
Fax. (021) 526 8201 issued by securities
Indonesia Eximbank mature
Annual Report 2025 119 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 120
Keanggotaan Asosiasi [OJK C.5][GRI 2-28]
Association Membership
Daftar keanggotaan LPEI dalam asosiasi industri The list of Indonesia Eximbank’s memberships
hingga akhir tahun 2025, termasuk namun tidak in industry associations up to the end of 2025,
terbatas adalah sebagai berikut: including but not limited to, is as follows:
Nama Forum Keterangan Skala Telah Bergabung
No
Forum Name Description Scale Has joined
1 AEBF Asian Exim Banks Forum (AEBF) merupakan forum Internasional 1999
yang beranggotakan Eximbank - Eximbank di Asia International
dan Oceania. Forum AEBF diadakan sebagai upaya
dalam meningkatkan kerja sama dan menciptakan
bagi anggota Eximbank dalam rangka meningkatkan
perdagangan dan investasi global.
The Asian Exim Banks Forum (AEBF) is a forum
comprising Eximbanks across Asia and Oceania. The
AEBF is established to enhance cooperation and create
opportunities among member Eximbanks in order to
promote global trade and investment.
2 G-NEXID Global Network of Export-Import Banks and Development Internasional 2007
Finance Institutions (G-NEXID) merupakan organisasi International
non-profit yang bertujuan untuk meningkatkan kerja
sama bilateral dan multilateral antara anggota dengan
tujuan mempromosikan perdagangan dan investasi
pada negara South-South (negara berkembang).
The Global Network of Export-Import Banks and
Development Finance Institutions (G-NEXID) is a non-
profit organization that aims to enhance bilateral and
multilateral cooperation among its members in order
to promote trade and investment among South-South
(developing) countries.
3 Berne Union Berne Union adalah organisasi internasional untuk Internasional 2015
lembaga global export credit and investment insurance International
(ECA) yang bertujuan untuk mendukung perkembangan
produk dan skema fasilitas asuransi kredit dan asuransi
investasi.
The Berne Union is an international organization for
global export credit and investment insurance agencies
(ECAs), aiming to support the development of products
and schemes for export credit and investment insurance
facilities.
4 Aman Union Aman Union merupakan forum commercial dan non- Internasional 2018
commercial risk insurers dan reinsurers bagi negara- International
negara anggota Organization of Islamic Cooperation
(OIC).
The Aman Union is a forum of commercial and non-
commercial risk insurers and reinsurers from member
countries of the Organization of Islamic Cooperation
(OIC).
5 AAUI Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) merupakan Nasional 2017
organisasi yang menjadi wadah perkumpulan seluruh National
perusahaan asuransi umum dan reasuransi di
Indonesia.
The Indonesian General Insurance Association (AAUI)
is an organization that serves as a forum for all general
insurance and reinsurance companies in Indonesia.
6 Asosiasi Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) adalah Nasional 2011
Sistem organisasi yang menjadi wadah bagi pelaku industri National
Pembayaran sistem pembayaran di Indonesia. ASPI bertujuan untuk
Indonesia meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta keamanan
(ASPI) dalam penyelenggaraan sistem pembayaran di
Indonesia.
The Indonesian Payment System Association (ASPI) is
an organization that serves as a forum for participants
in Indonesia’s payment system industry. ASPI aims to
enhance the effectiveness, efficiency, and security of
payment system operations in Indonesia.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 120 Laporan Tahunan 2025
Page 121
Profil Perusahaan
Company Profile
Perubahan yang Bersifat Signifikan [OJK C.6]
Significant Changes
Pada tahun 2025, LPEI melakukan penyesuaian In 2025, Indonesia Eximbank made adjustments
terhadap jaringan operasional sebagai bagian to its operational network as part of efforts to
dari upaya peningkatan efisiensi dan optimalisasi improve efficiency and optimize performance.
kinerja. Salah satu perubahan yang bersifat One significant change was the closure of the
signifikan adalah penutupan Kantor Cabang Batam Branch Office, effective September 1, 2025.
Batam yang efektif berlaku sejak 1 September 2025. This decision was made after considering various
Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan strategic aspects, including business dynamics,
berbagai aspek strategis, termasuk dinamika operational requirements, and the need to
bisnis, kebutuhan operasional, serta penguatan strengthen focus on more integrated and efficient
fokus pada layanan yang lebih terintegrasi dan services.
efisien.
LPEI memastikan bahwa proses penutupan tersebut Indonesia Eximbank ensured that the closure
telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang process was carried out in accordance with
berlaku, dengan tetap menjaga kualitas layanan applicable regulations, while maintaining service
kepada nasabah melalui pengalihan ke jaringan quality for customers through the transition to
kantor dan kanal layanan lainnya. other office networks and service channels.
Informasi pada Situs Web LPEI
Information on Company Website
LPEI mengelola situs web resmi sebagai salah Indonesia Eximbank manages its official website
satu media keterbukaan informasi kepada publik as one of the media for public information
melalui alamat www.indonesiaeximbank.go.id. disclosure at www.indonesiaeximbank.go.id. This
Platform ini menyajikan informasi Lembaga platform provides the Institution’s information
secara komunikatif dan mutakhir sesuai prinsip in a communicative and up-to-date manner in
transparansi dan keterbukaan informasi, serta accordance with the principles of transparency
dapat diakses secara luas kapan saja dan di and information openness, and can be widely
mana saja dengan tampilan yang sederhana dan accessed anytime and anywhere with a simple
mudah digunakan. and user-friendly interface.
Situs tersebut berfungsi sebagai portal informasi The website serves as Indonesia Eximbank’s
resmi LPEI yang dirancang untuk memberikan official information portal, designed to provide
gambaran komprehensif, akurat, dan aktual a comprehensive, accurate, and current
mengenai profil, layanan, serta kinerja Lembaga overview of the Institution’s profile, services, and
kepada masyarakat. Seluruh konten yang disajikan performance to the public. All content is available
tersedia dalam dua bahasa, yakni Bahasa in two languages, Indonesian and English, and is
Indonesia dan Bahasa Inggris, serta disusun prepared in compliance with relevant external and
dengan memperhatikan kepatuhan terhadap internal regulations, including:
berbagai ketentuan eksternal maupun internal
yang relevan, antara lain:
1. Undang-Undang RI No. 14/2008 tentang 1. Law of the Republic of Indonesia No. 14/2008 on
Keterbukaan Informasi Publik. Public Information Disclosure.
2. Undang-Undang RI No. 11/2008 tentang 2. Law of the Republic of Indonesia No. 11/2008 on
Informasi dan Transaksi Elektronik. Electronic Information and Transactions.
Annual Report 2025 121 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 122
Selain berpedoman pada ketentuan In addition to adhering to legislation regarding
perundang‑undangan mengenai keterbukaan information transparency, the content of Indonesia
informasi, konten situs web LPEI juga telah disusun Eximbank’s website is also structured to include
untuk mencakup elemen‑elemen informasi yang informational elements required to be published on
diwajibkan dimuat dalam situs web perusahaan a corporate website as stipulated in the Financial
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Services Authority Regulation No. 8/POJK.04/2015,
Jasa Keuangan No. 8/POJK.04/2015, dengan with exceptions for items that specifically apply
pengecualian pada butir‑butir yang secara only to Public Companies.
khusus hanya berlaku bagi Perusahaan Publik.
Uraian Ketersediaan Keterangan
Description Availability Remarks
Informasi pemegang saham
sampai dengan pemilik akhir
individu; https://www.indonesiaeximbank.go.id/about
Shareholder information up to
the ultimate individual owner
Isi Kode Etik;
https://www.indonesiaeximbank.go.id/gcg/code_of_conduct
Content of Code of Conduct
Informasi Rapat Umum
Pemegang Saham (RUPS);
https://www.indonesiaeximbank.go.id/investor-relation/
Information on the General
ratification-meeting
Meeting of Shareholders
(GMS)
Laporan keuangan tahunan
terpisah (5 tahun terakhir); https://www.indonesiaeximbank.go.id/investor-relation/
Separate annual financial financial-report
statements (last 5 years);
Profil Dewan Direktur dan
Direktur Pelaksana; https://www.indonesiaeximbank.go.id/message-from-
Profiles of Board of Directors chairman/bod
and Managing Directors;
Piagam/Charter Dewan
Direktur, Direktur Pelaksana,
Komite-komite, dan Unit Audit
https://www.indonesiaeximbank.go.id/gcg/audit-comittee-
Internal.
charter
Charters of Board of Directors,
Managing Directors, Committees,
and Internal Audit Unit
LPEI secara berkala memperbarui informasi yang Indonesia Eximbank regularly updates the
diunggah di situs web resmi untuk memastikan information uploaded on its official website
seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat to ensure that all stakeholders and the public
memperoleh data terkini. Selain itu, sebagai bagian receive the latest data. Furthermore, as part of its
dari keterbukaan informasi dan komunikasi, LPEI information disclosure and communication efforts,
juga mengelola berbagai akun media sosial Indonesia Eximbank also manages various social
seperti Facebook, Instagram, X, YouTube, dan media accounts, including Facebook, Instagram,
LinkedIn yang digunakan untuk berbagi informasi, X, YouTube, and LinkedIn, which are used to share
aktivitas, serta edukasi terkait layanan dan peran information, activities, and educational content
LPEI. related to Indonesia Eximbank’s services and role.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 122 Laporan Tahunan 2025
Page 123
Profil Perusahaan
Company Profile
Annual Report 2025 123 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 124
Analisis dan Pembahasan Manajemen Management Discussion and Analysis Analisis kinerja disusun secara komprehensif untuk memberikan gambaran yang transparan atas kondisi Lembaga. Pendekatan ini menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis yang berkelanjutan. Performance analysis is prepared comprehensively to provide a transparent overview of the Institution’s condition. This approach serves as the basis for formulating sustainable strategic steps. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 124 Laporan Tahunan 2025
Page 125
04
Profil Perusahaan
Company Profile
Annual Report 2025 125 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 126
Tinjauan Perekonomian dan Industri
Economic and Industry Review
Analisis Perekonomian Global Global Economy Analysis
Ketidakpastian perekonomian global meningkat Global economic uncertainty increased
sepanjang 2025, terutama dipicu oleh eskalasi throughout 2025, driven primarily by the escalation
perang dagang dan berlanjutnya konflik geopolitik of trade wars and the continuation of geopolitical
di Eropa serta Timur Tengah. Kebijakan tarif impor conflicts in Europe and the Middle East. The United
Amerika Serikat yang bersifat fluktuatif terhadap States’ fluctuating import tariff policies toward
mitra dagang utama memicu disrupsi rantai major trading partners triggered disruptions in
pasok global, menekan kinerja sektor manufaktur, global supply chains, pressured the performance
dan memperlemah perdagangan internasional. of the manufacturing sector, and weakened
Langkah balasan dari negara-negara terdampak international trade. Retaliatory measures by
turut memperburuk sentimen global dan menahan affected countries further deteriorated global
arus investasi lintas negara. IMF melalui World sentiment and restrained cross-border investment
Economic Outlook Januari 2026 memperkirakan flows. The International Monetary Fund (IMF),
pertumbuhan dunia berada di kisaran 3,3% through its World Economic Outlook published
pada 2025, lalu 3,3% pada 2026 dan 3,2% pada in January 2026, projects global growth to reach
2027. Pertumbuhan ini didukung oleh investasi approximately 3.3% in 2025, followed by 3.3% in
teknologi, dukungan fiskal dan moneter, kondisi 2026 and 3.2% in 2027. This growth is supported
keuangan akomodatif, serta adaptasi sektor by technological investment, fiscal and monetary
swasta yang mengimbangi pergeseran kebijakan support, accommodative financial conditions, as
perdagangan. well as private sector adaptation that offsets shifts
in trade policy.
Dari sisi geopolitik, konflik Rusia–Ukraina dan From a geopolitical perspective, the Russia–
ketegangan di Timur Tengah, termasuk konflik Ukraine conflict and tensions in the Middle East,
Israel–Hamas serta risiko gangguan Selat Hormuz, including the Israel–Hamas conflict and the
meningkatkan volatilitas harga energi dan risk of disruption in the Strait of Hormuz, have
ketidakpastian pasar global. Rivalitas Amerika increased energy price volatility and global market
Serikat dan Tiongkok juga meluas ke sektor strategis uncertainty. Rivalry between the United States and
seperti semikonduktor, logam tanah jarang, China has also expanded into strategic sectors
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 126 Laporan Tahunan 2025
Page 127
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
dan kecerdasan buatan, yang mempercepat such as semiconductors, rare earth metals,
fragmentasi ekonomi global dan mendorong and artificial intelligence, accelerating global
negara-negara menerapkan diversifikasi rantai economic fragmentation and prompting countries
pasok melalui regionalisasi perdagangan. to pursue supply chain diversification through
trade regionalization.
Ketidakpastian global tersebut mendorong This global uncertainty has driven a shift in investor
pergeseran preferensi investor ke aset aman preferences toward safe-haven assets (flight to
(flight to quality), yang memicu arus keluar modal quality), triggering capital outflows from emerging
dari negara berkembang dan menekan stabilitas markets and putting pressure on exchange rate
nilai tukar. Tren ini tercermin dari meningkatnya stability. This trend is reflected in rising demand for
permintaan emas, baik oleh investor ritel maupun gold, both from retail investors and global central
bank sentral global, yang mendorong harga emas banks, pushing gold prices to record highs in 2025.
mencapai level tertinggi pada 2025. Di sisi lain, Meanwhile, the growing need for fiscal stimulus
meningkatnya kebutuhan stimulus fiskal akibat in response to economic pressures has also
tekanan ekonomi turut memperbesar utang publik increased global public debt, resulting in global
global, sehingga tingkat utang global di 2030 debt levels being projected to exceed 100% of GDP
diperkirakan akan melebihi seratus persen dari by 2030.
PDB.
Sementara itu, kebijakan moneter global Meanwhile, global monetary policy has tended to
cenderung akomodatif, dengan sebagian remain accommodative, with most central banks
besar bank sentral menahan atau menurunkan holding or cutting interest rates to support growth,
suku bunga guna menopang pertumbuhan, despite exceptions in some countries facing high
meskipun terdapat pengecualian di beberapa inflationary pressures. Overall, the dynamics
negara yang menghadapi tekanan inflasi tinggi. of trade wars, economic fragmentation, and
Secara keseluruhan, dinamika perang dagang, geopolitical risks throughout 2025 have the potential
fragmentasi ekonomi, dan risiko geopolitik to restrain the pace of global economic growth.
sepanjang 2025 berpotensi menahan laju These conditions call for stronger international
pertumbuhan ekonomi global. Kondisi ini menuntut policy coordination, enhanced domestic resilience,
penguatan koordinasi kebijakan internasional, and adaptive economic diplomacy to safeguard
peningkatan ketahanan domestik, serta diplomasi national economic stability and resilience.
ekonomi yang adaptif guna menjaga stabilitas
dan resiliensi ekonomi nasional.
Analisis Perekonomian Nasional National Economy Analysis
Perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2025 Indonesia’s economy throughout 2025
menunjukkan kinerja yang relatif solid di tengah demonstrated relatively solid performance amid
berlanjutnya ketidakpastian global. Perlambatan continued global uncertainty. The slowdown in global
pertumbuhan ekonomi dunia, fragmentasi economic growth, fragmentation of international
perdagangan internasional, serta dinamika trade, and ongoing geopolitical dynamics and
geopolitik dan kebijakan moneter global masih global monetary policy developments remained
menjadi tantangan utama. Namun demikian, key challenges. Nevertheless, well-maintained
fundamental ekonomi domestik yang terjaga, domestic economic fundamentals—supported by
didukung oleh konsumsi rumah tangga yang strong household consumption, financial sector
kuat, stabilitas sektor keuangan, serta koordinasi stability, and close policy coordination between
kebijakan yang erat antara pemerintah dan the government and the central bank—were able
bank sentral, mampu menjaga momentum to keep national economic growth momentum
pertumbuhan ekonomi nasional tetap resilien. resilient. The IMF projects Indonesia’s growth at 5%
IMF memproyeksikan pertumbuhan Indonesia in 2025 and 5.1% in 2026. In line with this, the OECD
5% di 2025 dan 5,1% di 2026. Sejalan dengan itu, projects Indonesia’s economic growth at 5% for
OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi both 2025 and 2026. This growth is supported by
Indonesia 5% untuk tahun 2025 dan 2026. relatively well-contained domestic inflation and a
Pertumbuhan ini didukung inflasi domestik yang fairly strong external position.
relatif terkendali dan posisi eksternal cukup kuat.
Annual Report 2025 127 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 128
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada Indonesia’s economic growth remained within a
pada kisaran yang stabil dengan kontribusi utama stable range, with major contributions coming from
berasal dari konsumsi rumah tangga, investasi, household consumption, investment, and exports
dan ekspor komoditas unggulan. Konsumsi of leading commodities. Household consumption
rumah tangga tetap menjadi penopang utama continued to be the main pillar of growth, supported
pertumbuhan seiring terjaganya daya beli by sustained purchasing power, well-controlled
masyarakat, inflasi yang terkendali, serta dukungan inflation, and fiscal policy measures through social
kebijakan fiskal melalui perlindungan sosial dan protection and food price stabilization. Meanwhile,
pengendalian harga pangan. Sementara itu, investment showed improvement, underpinned
investasi menunjukkan perbaikan yang ditopang by the continued development of strategic
oleh berlanjutnya pembangunan infrastruktur infrastructure, downstreams projects for natural
strategis, proyek hilirisasi sumber daya alam, resources, and increasing realization of capital
serta meningkatnya realisasi penanaman modal, investment, particularly in the manufacturing and
khususnya pada sektor manufaktur dan energi. energy sectors.
Dari sisi stabilitas makroekonomi, inflasi nasional From a macroeconomic stability perspective,
sepanjang 2025 berada dalam kisaran sasaran national inflation throughout 2025 remained within
Bank Indonesia. Moderasi inflasi didukung oleh Bank Indonesia’s target range. Inflation moderation
terjaganya pasokan pangan, normalisasi harga was supported by well-maintained food supply,
energi, serta efektivitas kebijakan moneter yang the normalization of energy prices, and the
bersifat pre-emptive dan forward looking. Bank effectiveness of pre-emptive and forward-looking
Indonesia, melalui bauran kebijakan moneter, monetary policy. Bank Indonesia, through its mix
makroprudensial, dan sistem pembayaran, terus of monetary, macroprudential, and payment
berperan aktif dalam menjaga stabilitas nilai system policies, continued to play an active role
tukar rupiah, mengendalikan ekspektasi inflasi, in maintaining rupiah exchange rate stability,
serta mendukung pemulihan dan pertumbuhan anchoring inflation expectations, and supporting a
ekonomi yang berkelanjutan. sustainable economic recovery and growth.
Kinerja sektor eksternal Indonesia pada 2025 tetap Indonesia’s external sector performance in 2025
terjaga meskipun tekanan global meningkat. remained resilient despite rising global pressures.
Neraca perdagangan masih mencatat surplus, The trade balance continued to record a surplus,
didukung oleh ekspor komoditas berbasis sumber supported by exports of natural-resource-based
daya alam yang telah mengalami peningkatan commodities that have increased in value through
nilai tambah melalui kebijakan hilirisasi. Di sisi downstreams policies. On the other hand, imports
lain, impor tumbuh sejalan dengan peningkatan grew in line with increased investment activity.
aktivitas investasi. Posisi cadangan devisa tetap The foreign exchange reserves position remained
kuat dan mampu menopang ketahanan eksternal, strong, supporting external resilience while also
sekaligus memberikan ruang bagi stabilitas nilai providing room for exchange rate stability amid
tukar di tengah volatilitas pasar keuangan global. global financial market volatility.
Kebijakan fiskal pada tahun 2025 diarahkan Fiscal policy in 2025 was directed in a measured
secara terukur dan berkelanjutan untuk menjaga and sustainable manner to maintain a balance
keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan. between stability and growth. The government,
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus through the Ministry of Finance, continued to
mengoptimalkan peran APBN sebagai shock optimize the role of the state budget (APBN) as
absorber, dengan fokus pada penguatan belanja a shock absorber, with a focus on strengthening
produktif, perlindungan sosial, serta dukungan productive spending, social protection, and
terhadap sektor-sektor prioritas. Tinjauan Ekonomi, support for priority sectors. The Economic,
Keuangan, dan Fiskal Edisi IV Tahun 2025 mencatat Financial, and Fiscal Review Issue IV 2025 notes
bahwa defisit fiskal tetap terkendali dan rasio that the fiscal deficit remained under control and
utang pemerintah terjaga pada level yang aman. the government debt ratio was maintained at a
safe level.
Secara keseluruhan, perekonomian nasional Overall, Indonesia’s national economy in 2025
Indonesia pada tahun 2025 menunjukkan tingkat demonstrated a strong level of resilience in facing
ketahanan yang baik dalam menghadapi global dynamics full of uncertainty. Going forward,
dinamika global yang penuh ketidakpastian. Ke the main challenges remain related to weakening
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 128 Laporan Tahunan 2025
Page 129
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
depan, tantangan utama masih berkaitan dengan global demand, geopolitical risks, and shifts in
pelemahan permintaan global, risiko geopolitik, economic policy direction in advanced economies.
serta perubahan arah kebijakan ekonomi negara Therefore, strengthening domestic demand,
maju. Oleh karena itu, penguatan permintaan accelerating structural transformation, deepening
domestik, percepatan transformasi struktural, financial markets, and improving productivity
pendalaman pasar keuangan, serta peningkatan and competitiveness are key to maintaining the
produktivitas dan daya saing menjadi kunci untuk continuity of Indonesia’s economic growth in the
menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi medium and long term.
Indonesia dalam jangka menengah dan panjang.
Analisis Industri dan Posisi LPEI dalam Industry Analysis and Indonesia
Industri Eximbank’s Position Within the Industry
Perkembangan Ekonomi Global Global Economic Developments
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global Throughout 2025, the global economy recorded
tumbuh moderat di tengah ketidakpastian yang moderate growth amid persistently high
masih tinggi. World Economic Outlook Januari 2026 uncertainty. The World Economic Outlook of January
mencatat bahwa pertumbuhan di negara maju 2026 notes that growth in advanced economies
tidak merata, dengan perlambatan di sebagian was uneven, with slowdowns in certain regions due
wilayah akibat penyesuaian pasca-pengetatan to post-monetary tightening adjustments, while
moneter sebelumnya, sementara permintaan domestic demand weakened in several countries.
domestik melemah di beberapa negara. Di sisi lain, On the other hand, developing countries and
negara berkembang dan emerging market tetap emerging markets remained key drivers of global
menjadi motor pertumbuhan global, didukung oleh growth, supported by resilient exports, policy
ekspor resilien, stimulus kebijakan, dan adaptasi stimulus, and private sector adaptation, despite
sektor swasta, meskipun menghadapi tekanan facing pressures from financial market volatility
dari volatilitas pasar keuangan dan fragmentasi and international trade fragmentation.
perdagangan internasional.
Inflasi global menunjukkan tren stabil dibandingkan Global inflation showed a stabilizing trend
tahun sebelumnya, seiring normalisasi harga compared to the previous year, in line with the
energi dan membaiknya kondisi rantai pasok. normalization of energy prices and improving
Inflasi global diperkirakan sekitar 4.1% pada 2025, supply chain conditions. Global inflation is
menurun menjadi 3.8% pada 2026 dan 3.4% pada estimated at around 4.1% in 2025, declining to 3.8%
2027. Namun demikian, inflasi di Amerika Serikat in 2026 and 3.4% in 2027. Nevertheless, inflation in
diperkirakan kembali ke target lebih lambat the United States is projected to return to target
dibandingkan negara besar lainnya, terutama more slowly than in other major economies,
karena tarif perdagangan yang lebih tinggi mulai primarily due to higher trade tariffs beginning to
memengaruhi harga. Kondisi ini mendorong affect prices. This condition has prompted global
bank sentral global untuk menempuh kebijakan central banks to adopt a more cautious monetary
moneter yang lebih hati-hati, dengan melakukan policy stance, implementing gradual interest
pelonggaran suku bunga secara bertahap dan rate easing while closely monitoring inflation
memantau perkembangan inflasi. developments.
Dari sisi keuangan global, volatilitas pasar tetap From a global financial perspective, market volatility
tinggi sepanjang 2025 meskipun kondisi keuangan remained elevated throughout 2025 despite overall
secara keseluruhan akomodatif. Ketidakpastian accommodative financial conditions. Uncertainty
arah kebijakan moneter, meningkatnya risiko surrounding the direction of monetary policy, rising
geopolitik, serta fluktuasi dolar AS mendorong geopolitical risks, and fluctuations in the US dollar
fluktuasi arus modal lintas negara, khususnya di have driven cross-border capital flow volatility,
negara berkembang. Situasi tersebut berdampak particularly in emerging markets. This situation
pada pergerakan nilai tukar, pasar obligasi, dan has affected movements in exchange rates, bond
pasar saham global yang cenderung sensitif markets, and global equity markets, which have
terhadap rilis data ekonomi dan sinyal kebijakan tended to remain sensitive to economic data
otoritas moneter utama. releases and policy signals from major monetary
authorities.
Annual Report 2025 129 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 130
Perdagangan global masih tertahan oleh Global trade remained constrained by increasing meningkatnya fragmentasi geoekonomi dan geoeconomic fragmentation and protectionist kebijakan proteksionisme. Penyesuaian rantai policies. Adjustments in global supply chains pasok global semakin menguat, dengan negara have continued to strengthen, with countries and dan korporasi mengadopsi strategi diversifikasi corporations adopting production diversification, produksi, front-loading, serta regionalisasi front-loading, and trade regionalization strategies perdagangan untuk merespons perubahan tarif in response to tariff changes and uncertainty. While dan ketidakpastian. Meskipun langkah ini bertujuan these measures aim to enhance medium-term meningkatkan ketahanan jangka menengah, resilience, in the short term such adjustments have dalam jangka pendek penyesuaian tersebut weighed on efficiency and global trade volumes. menekan efisiensi dan volume perdagangan global. Harga komoditas global sepanjang 2025 Global commodity prices throughout 2025 tended cenderung berfluktuasi dengan kecenderungan to fluctuate with an overall weakening trend, in line melemah secara keseluruhan, sejalan dengan with moderate global economic growth. Energy pertumbuhan ekonomi global yang moderat. Harga prices declined significantly compared to the energi menurun signifikan dibandingkan tahun previous year, although they remained vulnerable sebelumnya, meskipun tetap rentan terhadap to geopolitical escalation. Meanwhile, strategic eskalasi geopolitik. Sementara itu, komoditas commodities supporting the energy transition and strategis yang mendukung transisi energi dan digitalization continued to record relatively strong digitalisasi masih mencatat permintaan relatif demand, driven by technological investment. kuat, didorong oleh investasi teknologi. Secara keseluruhan, perekonomian global tahun Overall, the global economy in 2025 is in a 2025 berada dalam fase penyesuaian menuju transition phase toward a new equilibrium stabilitas baru pasca periode inflasi tinggi dan following a period of high inflation and aggressive pengetatan moneter agresif, dengan ketahanan monetary tightening, with resilience supported yang ditopang oleh investasi teknologi, dukungan by technological investment, fiscal and monetary fiskal-moneter, serta adaptasi sektor swasta. Risiko support, and private sector adaptation. Looking ke depan masih didominasi oleh ketidakpastian ahead, risks remain dominated by geopolitical geopolitik, fragmentasi perdagangan, serta uncertainty, trade fragmentation, and the potential potensi perlambatan ekonomi global yang lebih for a deeper global economic slowdown. dalam. Perkembangan Ekonomi Nasional National Economic Development Perekonomian Indonesia pada tahun 2025 Indonesia’s economy in 2025 showed strong menunjukkan ketahanan yang kuat di resilience amid rising global uncertainty. tengah meningkatnya ketidakpastian global. Indonesia’s economic growth in the third quarter Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan of 2025 remained stable at 5.11% year-on-year, III 2025 tetap terjaga di level 5,11% (yoy), didukung supported by solid domestic demand—particularly oleh permintaan domestik yang solid, khususnya household consumption and government konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah, spending—as well as continued investment serta berlanjutnya aktivitas investasi. Stabilitas activity. Maintaining macroeconomic stability was makroekonomi yang terjaga menjadi faktor the main factor supporting national economic utama yang menopang kinerja ekonomi nasional performance amid the global economic slowdown di tengah perlambatan ekonomi global dan and fragmentation of international trade. fragmentasi perdagangan internasional. Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga On the demand side, household consumption tetap menjadi kontributor utama pertumbuhan, remained the main contributor to growth, in line sejalan dengan inflasi yang terkendali dan with controlled inflation and relatively stable daya beli masyarakat yang relatif terjaga. Bank purchasing power. Bank Indonesia’s notes that Indonesia (BI) mencatat bahwa inflasi domestik domestic inflation throughout 2025 remained sepanjang 2025 berada dalam kisaran sasaran, within the target range, supported by consistent didukung oleh kebijakan moneter yang konsisten, monetary policy, sufficient food supply, and kecukupan pasokan pangan, serta koordinasi coordinated inflation control efforts between Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 130 Laporan Tahunan 2025
Page 131
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
pengendalian inflasi pusat dan daerah. Stabilitas central and regional authorities. This price
harga ini memberikan ruang bagi konsumsi untuk stability provided room for consumption to grow
tumbuh secara berkelanjutan, meskipun tekanan sustainably, even though external pressures
eksternal masih berlangsung. persisted.
Investasi menunjukkan tren positif, didorong Investment showed a positive trend, driven by the
oleh berlanjutnya pembangunan infrastruktur continued development of strategic infrastructure,
strategis, proyek hilirisasi sumber daya alam, downstreams projects for natural resources,
serta meningkatnya realisasi investasi pada and increasing investment realization in the
sektor manufaktur dan energi. Tinjauan Ekonomi, manufacturing and energy sectors. The Economic,
Keuangan, dan Fiskal Edisi IV Tahun 2025 mencatat Financial, and Fiscal Review Issue IV 2025 notes that
bahwa kebijakan fiskal tetap diarahkan secara fiscal policy remained expansive yet measured,
ekspansif namun terukur, dengan fokus pada with a focus on strengthening productive sectors,
penguatan sektor produktif, perlindungan sosial, social protection, and accelerating economic
dan percepatan transformasi ekonomi. Defisit fiskal transformation. The fiscal deficit remained within
tetap terjaga dalam batas aman, mencerminkan a safe limit, reflecting the continuity of fiscal policy
kesinambungan kebijakan fiskal dan kredibilitas and the credibility of state budget management.
pengelolaan APBN.
Dari sisi eksternal, kinerja ekspor Indonesia pada On the external side, Indonesia’s export
2025 mengalami moderasi seiring pelemahan performance in 2025 moderated in line with
permintaan global dan penurunan harga weakening global demand and declining prices of
beberapa komoditas utama. Namun demikian, several major commodities. Nonetheless, the trade
neraca perdagangan tetap mencatat surplus, balance still recorded a surplus, supported by
didukung oleh diversifikasi pasar ekspor dan export market diversification and increased exports
meningkatnya ekspor produk bernilai tambah of value-added products from downstreams. Bank
hasil hilirisasi. BI mencatat bahwa ketahanan Indonesia notes that Indonesia’s external sector
sektor eksternal Indonesia tetap kuat, tercermin resilience remains strong, reflected in adequate
dari cadangan devisa yang memadai dan defisit foreign exchange reserves and a controlled current
transaksi berjalan yang terkendali. account deficit.
Stabilitas sistem keuangan nasional tetap terjaga National financial system stability remained
sepanjang 2025. Sektor perbankan menunjukkan intact throughout 2025. The banking sector
ketahanan yang solid dengan permodalan yang demonstrated solid resilience with strong capital,
kuat, likuiditas yang memadai, serta rasio kredit adequate liquidity, and a well-maintained non-
bermasalah yang terjaga. Kebijakan moneter Bank performing loan ratio. Bank Indonesia’s monetary
Indonesia tetap bersifat hati-hati dan pre-emptive, policy remained cautious and pre-emptive, with
dengan fokus menjaga stabilitas nilai tukar a focus on maintaining rupiah exchange rate
rupiah, mengendalikan inflasi, serta mendukung stability, controlling inflation, and supporting
pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. sustainable economic growth.
Secara keseluruhan, perekonomian nasional Overall, the national economy in 2025 was resilient
tahun 2025 berada dalam kondisi resilien dan and adaptive in facing global dynamics. Policy
adaptif dalam menghadapi dinamika global. synergy between fiscal and monetary authorities,
Sinergi kebijakan fiskal dan moneter, penguatan strengthening domestic demand, and accelerating
permintaan domestik, serta percepatan structural transformation are key factors in
transformasi struktural menjadi faktor kunci maintaining the stability and sustainability of
dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan Indonesia’s economic growth going forward.
pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.
Perkembangan Ekspor Indonesia Tahun 2025 Indonesia Export Development in 2025
Sepanjang tahun 2025, kinerja ekspor Indonesia Throughout 2025, Indonesia’s export performance
menghadapi dinamika yang dipengaruhi oleh faced dynamics influenced by a global economy
kondisi perekonomian global yang masih diliputi still shrouded in uncertainty. The slowdown in
ketidakpastian. Perlambatan pertumbuhan economic growth in several major trading partner
ekonomi di sejumlah negara mitra dagang countries, fluctuations in international commodity
Annual Report 2025 131 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 132
utama, fluktuasi harga komoditas internasional, prices, and the ongoing impacts of global trade serta dampak lanjutan kebijakan perdagangan policies also shaped the direction of national export global turut membentuk arah kinerja ekspor performance. Nevertheless, Indonesia’s exports nasional. Meski demikian, ekspor Indonesia tetap remained resilient, supported by a relatively menunjukkan ketahanan dengan dukungan diversified commodity structure. struktur komoditas yang relatif terdiversifikasi. Ekspor nonmigas tetap menjadi kontributor Non-oil and gas exports remained the main utama terhadap total ekspor nasional. Komoditas contributor to total national exports. Leading unggulan seperti batu bara, minyak kelapa sawit, commodities such as coal, palm oil, iron and steel, besi dan baja, serta produk manufaktur berbasis as well as natural-resource-based manufactured sumber daya alam masih mendominasi, meskipun products continued to dominate, although they menghadapi tekanan harga di pasar global. Di sisi faced price pressures in global markets. On the lain, ekspor produk manufaktur bernilai tambah, other hand, exports of value-added manufactured termasuk elektronik, otomotif, dan produk kimia, products, including electronics, automotive, and menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat seiring chemical products, showed a strong growth trend dengan upaya hilirisasi industri dan peningkatan in line with industrial downstreams efforts and daya saing produk dalam negeri. improved competitiveness of domestic products. Dari sisi tujuan ekspor, negara-negara di kawasan From the export destination side, countries in Asia tetap menjadi pasar utama bagi produk the Asian region remained the main markets for Indonesia, terutama Tiongkok, India, dan negara- Indonesian products, particularly China, India, negara ASEAN. Sementara itu, ekspor ke Amerika and ASEAN countries. Meanwhile, exports to the Serikat dan Eropa menunjukkan kinerja yang United States and Europe showed more selective lebih selektif, dipengaruhi oleh kebijakan moneter performance, influenced by tight monetary yang ketat serta penyesuaian permintaan policies and adjustments in global demand. global. Diversifikasi pasar ekspor terus didorong Market diversification continues to be promoted untuk mengurangi ketergantungan pada pasar to reduce dependence on traditional markets and tradisional dan memperluas akses ke pasar non- expand access to non-traditional markets. tradisional. Pemerintah bersama pelaku usaha secara The government, together with business actors, has konsisten mendorong peningkatan ekspor consistently pushed to increase exports through melalui penguatan kebijakan hilirisasi, fasilitasi strengthening downstreams policies, trade perdagangan, serta peningkatan kualitas dan facilitation, and improving product quality and standar produk. Berbagai perjanjian perdagangan standards. Various international trade agreements internasional dimanfaatkan untuk memperluas have been utilized to expand market access and akses pasar dan meningkatkan daya saing enhance the competitiveness of national exports. ekspor nasional. Selain itu, penguatan logistik In addition, strengthening logistics and trade dan infrastruktur perdagangan turut mendukung infrastructure has also supported the smooth kelancaran aktivitas ekspor sepanjang tahun 2025. conduct of export activities throughout 2025. Secara keseluruhan, meskipun menghadapi Overall, despite facing significant external tantangan eksternal yang signifikan, ekspor challenges, Indonesia’s exports in 2025 continued to Indonesia pada tahun 2025 tetap menunjukkan demonstrate adaptive and resilient performance. kinerja yang adaptif dan resilien. Ke depan, Going forward, strengthening value added, penguatan nilai tambah, diversifikasi produk dan diversifying products and markets, and improving pasar, serta peningkatan daya saing menjadi competitiveness will be key to maintaining the kunci dalam menjaga keberlanjutan kinerja sustainability of export performance and its ekspor dan kontribusinya terhadap pertumbuhan contribution to national economic growth. ekonomi nasional. Perkembangan Industri Industry Developments Industri perbankan nasional menunjukkan The national banking industry has continued to kinerja yang tetap resilien di tengah dinamika show resilient performance amid challenging perekonomian global dan domestik yang penuh global and domestic economic dynamics. Global tantangan. Ketidakpastian global yang dipicu oleh uncertainty driven by economic slowdowns in Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 132 Laporan Tahunan 2025
Page 133
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
perlambatan ekonomi negara maju, volatilitas advanced economies, financial market volatility,
pasar keuangan, serta tensi geopolitik yang masih and ongoing geopolitical tensions has pushed
berlanjut mendorong industri perbankan untuk the banking sector to further strengthen risk
semakin memperkuat manajemen risiko dan management and maintain performance stability.
menjaga stabilitas kinerja.
Penyaluran kredit perbankan pada tahun 2025 tetap Bank lending in 2025 continued to record positive
mencatat pertumbuhan yang positif, terutama growth, primarily driven by increased financing to
didorong oleh peningkatan pembiayaan ke sektor productive sectors, particularly through investment
produktif, khususnya melalui kredit investasi loans supporting the electricity, gas and water
yang mendukung sektor pengadaan listrik, gas, supply, manufacturing, mining, construction,
dan air, manufaktur, pertambangan, konstruksi, transportation, and trade sectors. Meanwhile,
pengangkutan serta perdagangan. Sementara itu, third-party funds (TPF) growth remained stable,
pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) juga tetap reflecting strong public confidence in the national
terjaga, mencerminkan kepercayaan masyarakat banking system.
yang kuat terhadap sistem perbankan nasional.
Dari aspek kualitas aset, industri perbankan From the asset quality perspective, the banking
mampu mempertahankan tingkat risiko kredit industry has been able to maintain credit risk at
pada level yang terkendali. Rasio kredit bermasalah a manageable level. The non-performing loan
(Non-Performing Loan/NPL) berada dalam batas (NPL) ratio has remained within safe limits, in line
aman, sejalan dengan penerapan prinsip kehati- with the implementation of prudential principles,
hatian, penguatan proses penilaian kredit, serta strengthened credit assessment processes, and
upaya restrukturisasi dan pemantauan debitur ongoing debtor restructuring and monitoring
secara berkelanjutan. Kondisi ini mencerminkan efforts. This condition reflects the resilience of
ketahanan sektor perbankan dalam menghadapi the banking sector in facing potential economic
potensi tekanan ekonomi. pressures.
Seiring dengan perkembangan teknologi dan Along with technological developments and
perubahan perilaku nasabah, transformasi digital changes in customer behavior, the digital
perbankan terus berlanjut sepanjang tahun 2025. transformation of banking continued throughout
Bank-bank semakin mengoptimalkan layanan 2025. Banks increasingly optimized digital services
digital untuk meningkatkan efisiensi operasional, to improve operational efficiency, expand financial
memperluas inklusi keuangan, serta memperbaiki inclusion, and enhance customer experience. The
pengalaman nasabah. Implementasi teknologi implementation of technologies such as artificial
seperti kecerdasan buatan, analitik data, dan intelligence, data analytics, and strengthened
penguatan sistem keamanan siber menjadi fokus cybersecurity systems became key focuses in
utama dalam mendukung pertumbuhan bisnis supporting sustainable business growth.
yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2025 industri Overall, throughout 2025 the national banking
perbankan nasional berhasil menjaga stabilitas industry successfully maintained stability
dan kinerja yang solid, sekaligus melanjutkan and solid performance while continuing its
agenda transformasi dan keberlanjutan. Dengan transformation and sustainability agenda. With
fundamental yang kuat, dukungan regulasi strong fundamentals, adaptive regulatory support,
yang adaptif, serta inovasi yang berkelanjutan, and ongoing innovation, the banking sector is
industri perbankan berada pada posisi yang baik well positioned to face future challenges and
untuk menghadapi tantangan ke depan dan consistently support national economic growth.
mendukung pertumbuhan ekonomi nasional
secara berkesinambungan.
Annual Report 2025 133 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 134
Fokus Strategi 2025
2025 Strategic Focus
Dalam menghadapi dinamika perdagangan In addressing increasingly complex global trade
global yang semakin kompleks serta dynamics and the growing need for more adaptive
meningkatnya kebutuhan pembiayaan yang lebih financing solutions, Indonesia Eximbank continues
adaptif, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia to strengthen its strategic development direction
(LPEI) terus memperkuat arah pengembangan as part of its efforts to maintain the relevance
strategi sebagai bagian dari upaya menjaga of its role within the national export ecosystem.
relevansi peran dalam ekosistem ekspor nasional. Changes in the global landscape, market volatility,
Perubahan lanskap global, volatilitas pasar, serta and increasing demands for higher value-added
tuntutan terhadap peningkatan nilai tambah exports have prompted Indonesia Eximbank to
ekspor, mendorong LPEI untuk tidak hanya berfokus focus not only on growth, but also on the quality of
pada pertumbuhan, tetapi juga pada kualitas its portfolio and the impact generated.
serta dampak yang dihasilkan.
Sejalan dengan mandat sebagai Special Mission In line with its mandate as the Government’s Special
Vehicle Pemerintah dalam mendorong ekspor Mission Vehicle in promoting national exports,
Nasional, LPEI mengarahkan strategi secara lebih Indonesia Eximbank has directed its strategy in a
terstruktur melalui penguatan posisi kelembagaan, more structured manner through strengthening
penajaman fokus bisnis, serta pengembangan its institutional position, sharpening its business
peran dalam mendukung ekosistem ekspor secara focus, and enhancing its role in supporting
menyeluruh. Pendekatan ini dilakukan secara the export ecosystem comprehensively. This
bertahap melalui transformasi yang terukur, approach has been implemented gradually
dengan tetap mengedepankan prinsip kehati- through a measured transformation process,
hatian serta pengelolaan risiko yang disiplin. while consistently upholding prudential
principles and disciplined risk management.
Dalam kerangka tersebut, LPEI menetapkan arah Within this framework, Indonesia Eximbank
pengembangan yang mencakup penegasan has set strategic development directions
value proposition lembaga, penyusunan strategi encompassing the reaffirmation of its institutional
jangka menengah, serta penetapan prioritas value proposition, the formulation of medium-
strategis tahunan sebagai bagian dari upaya term strategies, and the establishment of annual
untuk memastikan bahwa seluruh inisiatif yang strategic priorities, as part of efforts to ensure
dijalankan selaras dengan mandat dan mampu that all initiatives undertaken remain aligned with
memberikan kontribusi yang berkelanjutan the mandate and are able to deliver sustainable
terhadap pengembangan ekspor nasional. contributions to the development of national
exports.
Prioritas LPEI Tahun 2025 Indonesia Eximbank Priorities for 2025
LPEI menetapkan sejumlah prioritas strategis Indonesia Eximbank has set a number of strategic
pada tahun 2025 yang difokuskan pada priorities for 2025, focused on strengthening
penguatan fondasi kelembagaan sekaligus institutional foundations while maintaining
menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis. sustainable business growth. These priorities
Prioritas ini mencerminkan upaya LPEI dalam reflect Indonesia Eximbank’s efforts to strike a
menyeimbangkan antara ekspansi, pengelolaan balance between expansion, risk management,
risiko, serta peningkatan peran dalam ekosistem and the enhancement of its role within the national
ekspor nasional. export ecosystem.
1. Peningkatan kolaborasi dengan ekosistem 1. Strengthening collaboration with the export
ekspor ecosystem
LPEI memperkuat kerja sama dengan berbagai Indonesia Eximbank continues to enhance
pemangku kepentingan dalam ekosistem cooperation with various stakeholders
ekspor, termasuk lembaga keuangan, pelaku within the export ecosystem, including
usaha, serta instansi pemerintah. Pendekatan financial institutions, business actors, and
ini bertujuan untuk memperluas jangkauan government agencies. This approach aims to
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 134 Laporan Tahunan 2025
Page 135
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
pembiayaan serta meningkatkan efektivitas expand financing outreach and improve the
dukungan terhadap eksportir melalui skema effectiveness of support for exporters through
kolaboratif. collaborative schemes.
2. Pertumbuhan segmen korporasi beserta rantai 2. Growth in the corporate segment and its supply
pasoknya chain
Fokus pertumbuhan diarahkan pada Growth efforts are focused on the corporate
segmen korporasi yang memiliki keterkaitan segment that is integrated within export value
dengan rantai nilai ekspor. Pendekatan chains. This approach enables Indonesia
ini memungkinkan LPEI untuk mendorong Eximbank to promote more integrated financing
pembiayaan yang lebih terintegrasi, sekaligus while expanding its impact on businesses
memperluas dampak terhadap pelaku usaha across the related ecosystem.
dalam ekosistem tersebut.
3. Peningkatan layanan digital dan dukungan 3. Enhancement of digital services and support
bagi UKM eksportir for SME exporters
LPEI mendorong penguatan layanan berbasis Indonesia Eximbank promotes the
digital untuk meningkatkan aksesibilitas dan strengthening of digital-based services to
efektivitas layanan, khususnya bagi pelaku improve accessibility and service effectiveness,
usaha kecil dan menengah. Upaya ini juga particularly for small and medium-sized
menjadi bagian dari strategi untuk memperluas enterprises. This initiative also forms part of
basis eksportir nasional secara bertahap. the strategy to gradually expand the national
exporter base.
4. Percepatan perbaikan kualitas aset melalui 4. Acceleration of asset quality improvement
optimalisasi collection dan recovery through optimized collection and recovery
Perbaikan kualitas portofolio menjadi prioritas Improving portfolio quality remains a key priority
utama melalui penguatan pengelolaan through strengthened management of non-
pembiayaan bermasalah, termasuk performing financing, including accelerated
percepatan proses penagihan dan optimalisasi collection processes and optimized recovery
recovery. Langkah ini bertujuan untuk menjaga efforts. These measures are aimed at
stabilitas kinerja serta memperkuat fondasi maintaining performance stability and
keuangan lembaga. reinforcing the institution’s financial foundation.
5. Efisiensi biaya operasional dan optimalisasi 5. Operational cost efficiency and funding
pendanaan optimization
LPEI melakukan pengendalian biaya secara Indonesia Eximbank implements disciplined
disiplin serta mengoptimalkan struktur cost control and optimizes its funding structure
pendanaan untuk meningkatkan efisiensi biaya to enhance cost-of-funds efficiency. This
dana. Pendekatan ini mendukung daya saing approach supports financing competitiveness
pembiayaan sekaligus menjaga keberlanjutan while ensuring operational sustainability.
operasional.
6. Penguatan governance, risk management, dan 6. Strengthening governance, risk management,
compliance (GRC) and compliance (GRC)
Penguatan tata kelola dan manajemen Governance and risk management are
risiko dilakukan secara berkelanjutan untuk continuously strengthened to ensure that
memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis all business activities adhere to prudential
berjalan dalam koridor prinsip kehati-hatian. principles. This includes enhancing the
Hal ini mencakup peningkatan kualitas quality of oversight, strengthening policies,
pengawasan, penguatan kebijakan, serta and integrating risk management more
integrasi manajemen risiko dalam proses comprehensively into business processes.
bisnis.
7. Penguatan infrastruktur teknologi dan sistem 7. Enhancement of technology infrastructure and
informasi information systems
Pengembangan sistem dan infrastruktur The development of information technology
teknologi informasi dilakukan untuk systems and infrastructure is pursued to
meningkatkan efisiensi operasional, kualitas improve operational efficiency, data quality,
data, serta mendukung pengambilan and to support faster and more accurate
keputusan yang lebih cepat dan akurat. decision-making.
Annual Report 2025 135 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 136
8. Penguatan kapabilitas sumber daya manusia 8. Strengthening human capital capabilities and
dan budaya organisasi organizational culture
LPEI terus meningkatkan kompetensi SDM serta Indonesia Eximbank continues to enhance
mendorong pengembangan budaya kerja human resource competencies and foster an
yang adaptif dan berorientasi kinerja. Langkah adaptive, performance-oriented work culture.
ini menjadi penting dalam mendukung These efforts are essential in supporting the
implementasi strategi dan transformasi effective implementation of the institution’s
lembaga secara berkelanjutan. strategy and transformation on a sustainable
basis.
9. Penguatan komunikasi dan keterlibatan 9. Strengthening communication and stakeholder
pemangku kepentingan engagement
LPEI meningkatkan efektivitas komunikasi serta Indonesia Eximbank enhances the effectiveness
engagement dengan berbagai pemangku of communication and engagement with
kepentingan guna memperkuat reputasi various stakeholders to strengthen institutional
lembaga serta membangun kepercayaan reputation and build sustained trust.
yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, prioritas strategis tahun 2025 Overall, the strategic priorities for 2025 reflect
mencerminkan pendekatan yang terintegrasi an integrated approach between internal
antara penguatan internal dan pengembangan strengthening and business development, thereby
bisnis, sehingga mampu mendukung supporting more effective strategy implementation
implementasi strategi secara lebih efektif serta while maintaining a balance between growth and
menjaga keseimbangan antara pertumbuhan risk management.
dan pengelolaan risiko.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 136 Laporan Tahunan 2025
Page 137
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tinjauan Operasi per Segmen Usaha
Operational Review by Business Segment
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) The Indonesia Eximbank is the only financial
atau Indonesia Eximbank merupakan satu- institution in Indonesia committed to strengthening
satunya lembaga keuangan di Indonesia yang the national export ecosystem and enhancing
berkomitmen untuk memperkuat ekosistem the competitiveness of businesses in the global
ekspor Indonesia dan mendorong pelaku usaha market through comprehensive financial services.
untuk berdaya saing di pasar global melalui In carrying out this mandate, Indonesia Eximbank
layanan jasa keuangan yang lengkap. Dalam operates seven (7) business lines: financing,
melaksanakan mandat tersebut, LPEI menjalankan guarantees, insurance, trade finance, treasury,
tujuh (7) lini usaha: pembiayaan, penjaminan, advisory services, and special assignments. Each
asuransi, trade finance, treasury, jasa konsultasi business line complements the others, enabling
dan penugasan khusus. Masing-masing lini usaha the institution to provide comprehensive financing
saling melengkapi sehingga dapat memberikan solutions as well as services tailored to meet the
solusi pembiayaan yang komprehensif, serta needs of businesses across both corporate and
layanan yang dirancang untuk memenuhi small and medium enterprise segments in facing
kebutuhan pelaku usaha baik pada segmen challenges in the global market.
korporasi maupun usaha kecil dan menengah
dalam menghadapi tantangan di pasar global.
Melangkah ke depan, LPEI terus berkomitmen untuk Moving forward, Indonesia Eximbank remains
memperkuat integrasi dengan ekosistem ekspor committed to strengthening integration within the
dan membuka jalan bagi sinergi yang lebih besar export ecosystem and paving the way for greater
dengan Kementerian/ Lembaga/ Perbankan/ synergy with ministries, government agencies,
Institusi lainnya. Mendorong pertumbuhan banking institutions, and other organizations.
ekonomi yang berkelanjutan, inovasi dan Promoting sustainable economic growth,
ketahanan bagi eksportir dan bisnis Indonesia innovation, and resilience for Indonesian exporters
terus menjadi semangat utama LPEI. and businesses continues to be at the core of
Indonesia Eximbank’s mission.
Pendanaan Penugasan
Pemblayaan Penjaminan Asuransi Trade Finance dan Tresuri Jasa Konsultasi Khusus
Financing Guarantee Insurance Funding & Advisory Services National Interest
Treasury Account
Tinjauan Operasional Operational Overview
Segmen Pembiayaan Financing Segment
Fokus LPEI dalam mendukung peningkatan The Indonesia Eximbank’s focus on supporting the
pangsa ekspor Indonesia pada tataran global, expansion of Indonesia’s export share at the global
diwujudkan melalui penguatan kapasitas level is realized through strengthening export
ekspor dan dukungan bagi pelaku usaha dalam capacity and providing support to businesses
mencapai daya saing global. LPEI berkomitmen in achieving global competitiveness. Indonesia
memberikan akses pendanaan sebagai salah Eximbank is committed to providing access to
satu bentuk peningkatan daya saing bagi eksportir financing as a means of enhancing exporters’
guna menungkinkan untuk mengakses pasar competitiveness, enabling them to access global
global dan menjadi bagian dari rantai pasok markets and become part of global supply chains.
global. Penyaluran pembiayaan diberikan kepada Financing is extended to Corporate, Export-
segmen Korporasi, Usaha Kecil dan Menengah Oriented Small and Medium Enterprises (SMEs), and
berbasis Ekspor (UKME) dan Usaha Menengah Export-Oriented Medium and Large Enterprises
Annual Report 2025 137 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 138
dan Besar berbasis Ekspor (UMBE), baik secara (MLEs), through both conventional and sharia- konvensional maupun berbasis syariah. based schemes. Untuk menjaga kualitas portofolio pembiayaan, LPEI To maintain the quality of its financing portfolio, menerapkan strategi yang disesuaikan dengan Indonesia Eximbank implements strategies karakteristik masing-masing segmen penerima tailored to the characteristics of each beneficiary manfaat. Dengan pendekatan yang inovatif, LPEI segment. Through an innovative approach, terus memperluas jangkauan layanannya agar Indonesia Eximbank continues to expand the reach mampu mencakup seluruh lapisan pelaku usaha of its services to cover all layers of export-oriented berorientasi ekspor. business players. Melalui fasilitas pembiayaan konvensional dan Through conventional and sharia-based financing syariah, LPEI menyediakan berbagai skema/ facilities, Indonesia Eximbank provides various produk, antara lain Kredit Modal Kerja Ekspor schemes/products, including Export Working (KMKE), Kredit Investasi Ekspor (KIE), serta Trade Capital Credit (KMKE), Export Investment Credit Finance untuk segmen korporasi dan UKM ekspor (KIE), and Trade Finance for the Corporate and (UKME). Fasilitas tersebut diberikan kepada badan Export-oriented Small and Medium Enterprises usaha maupun perorangan yang terlibat langsung (UKME). These facilities are extended to both dalam kegiatan ekspor maupun kegiatan business entities and individuals directly involved penunjang ekspor, baik di dalam maupun di luar in export activities as well as export-supporting negeri. activities, both domestically and overseas. Dunia saat ini menghadapi krisis iklim yang The world is currently facing an escalating climate semakin parah dengan peningkatan suhu global crisis, marked by continuously rising global yang terus menerus. LPEI berupaya untuk selaras temperatures. The Indonesia Eximbank strives to dengan komunitas global dengan menyatakan align with the global community by committing to komitmen terhadap tujuan Netralitas Karbon Carbon Neutrality by 2050 and a Net Zero Emissions pada tahun 2050 dan target Emisi Nol Bersih pada target by 2065. In ensuring inclusive access to tahun 2065. Dalam memastikan ketersediaan financing, Indonesia Eximbank plays an active role akses pendanaan yang inklusif, LPEI berperan aktif in fostering a conducive business environment to dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif support the growth of national exports. bagi peningkatan ekspor nasional. Selain mempercepat pertumbuhan ekspor, In addition to accelerating export growth, the lembaga ini juga berkontribusi dalam memperkuat institution also contributes to strengthening kapasitas produksi nasional yang kompetitif, competitive national production capacity while sekaligus mendorong pengembangan UMKM encouraging the development of MSMEs and dan koperasi agar mampu menghasilkan produk cooperatives to produce export-oriented products. berorientasi ekspor. Melalui pelaksanaan kegiatan pembiayaan yang Through the consistent and targeted konsisten dan terarah, LPEI tidak hanya berfokus implementation of financing activities, Indonesia pada perluasan akses bagi eksportir nasional, Eximbank not only focuses on expanding access for tetapi juga terus menjaga kualitas pembiayaan national exporters, but also continuously maintains agar tetap berada pada tingkat yang sehat dan the quality of its financing to remain at a healthy berkelanjutan. and sustainable level. Pembiayaan Korporasi Corporate Financing Pembiayaan korporasi merupakan fasilitas Corporate financing is a productive financing pembiayaan produktif yang disalurkan LPEI kepada facility provided by Indonesia Eximbank to private perusahaan swasta yang berpartisipasi dalam companies participating in export activities, either kegiatan ekspor, baik secara langsung (direct directly (direct export) or indirectly (indirect export). export) maupun tidak langsung (indirect export). The main objective of financing in this segment is Tujuan utama dari pembiayaan pada segmen to strengthen the debtor’s operational capacity in ini adalah memperkuat kapasitas operasional supporting its export activities. debitur dalam mendukung aktivitas ekspor yang dijalankan. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 138 Laporan Tahunan 2025
Page 139
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
LPEI menyediakan beragam skema pembiayaan Indonesia Eximbank provides various financing
untuk menjawab kebutuhan modal pelaku schemes to meet business capital needs, including
usaha, antara lain Kredit Investasi Ekspor (KIE) Export Investment Credit, (KIE) which covers
yang mencakup pendanaan capital expenditure financing for CAPEX and project financing, Export
(CAPEX) dan project financing, Kredit Modal Kerja Working Capital Loans (KMKE), as well as trade
Ekspor (KMKE), serta fasilitas trade financing financing facilities for pre- and post-shipment
untuk pembiayaan pre dan post-shipment. financing. Through this product portfolio, Indonesia
Melalui portofolio produk tersebut, LPEI membantu Eximbank helps companies obtain efficient and
perusahaan memperoleh akses pendanaan sustainable access to funding to support export
yang efisien dan berkelanjutan guna menunjang activities and related import activities.
kegiatan ekspor maupun impor terkait.
Para pengusaha Indonesia diharapkan dapat Indonesian businesses are expected to
mengatasi tekanan dari langkah-langkah atau address pressures arising from increasingly
kebijakan lingkungan dari berbagai negara stringent environmental measures and policies
yang semakin ketat melalui peningkatan daya across various countries by enhancing their
saing agar selaras dengan tren pembangunan competitiveness in order to align with global
berkelanjutan di panggung global. sustainable development trends.
Keberadaan fasilitas pembiayaan korporasi LPEI The presence of Indonesia Eximbank’s corporate
tidak hanya memberikan manfaat langsung financing facilities not only provides direct
bagi pelaku usaha, tetapi juga berperan sebagai benefits to business players, but also serves as
katalisator dalam mendorong pertumbuhan a catalyst in driving national economic growth.
ekonomi nasional. Dengan mendukung By supporting increased export activities, these
peningkatan aktivitas ekspor, produk pembiayaan financing products contribute to higher foreign
ini turut berkontribusi pada peningkatan devisa exchange earnings and the strengthening of the
negara dan penguatan daya saing industri competitiveness of Indonesian industries in the
Indonesia di pasar global. global market.
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategy and Challenges in 2025
Sepanjang tahun 2025, LPEI mengarahkan Throughout 2025, Indonesia Eximbank directed
pertumbuhan bisnis korporasi untuk mencapai corporate business growth to achieve healthier,
kinerja yang lebih sehat, berimbang, dan more balanced, and more sustainable
berkelanjutan. Strategi utama difokuskan pada performance. The main strategy focused on
penguatan hubungan dengan debitur eksisting strengthening relationships with existing debtors
sekaligus perluasan ke calon debitur potensial while expanding outreach to potential new debtors
yang memiliki kinerja ekspor prospektif. Meskipun with promising export performance. This was
dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti carried out despite facing a number of challenges,
kompleksitas struktur kredit dan peningkatan including the complexity of credit structures
persaingan antar lembaga keuangan. and increasing competition among financial
institutions.
Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan This approach is expected to create stronger
sinergi yang lebih kuat antara tim bisnis korporasi synergies between the corporate and SME business
dan UKM melalui pengembangan ekosistem teams through the development of a financing
pembiayaan dengan model Anchor dan ecosystem using the Anchor and Principal models,
Principal, sehingga rantai pasok ekspor dapat thereby enabling export supply chains to be
terintegrasi secara lebih efektif. Selain itu, LPEI juga integrated more effectively. In addition, Indonesia
menekankan peningkatan kualitas pembiayaan Eximbank also emphasized improving the quality
dengan memperkuat proses internal, sistem tata of financing by strengthening internal processes,
kelola, serta kapasitas analisis kredit guna menjaga governance systems, and credit analysis capacity
portofolio tetap sehat dan berdaya saing tinggi. to ensure that the portfolio remains sound and
highly competitive.
Annual Report 2025 139 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 140
Kinerja Pembiayaan Korporasi Tahun 2025 Corporate Financing Performance in 2025
Pada akhir Desember 2025, posisi outstanding As of the end of December 2025, the outstanding
pembiayaan segmen korporasi tercatat sebesar financing position in the corporate segment was
Rp45,6 triliun, meningkat 3% yoy dari tahun 2024 recorded at IDR 45.6 trillion, representing a 3% year-
(Rp44,2 triliun). Portofolio pembiayaan pada on-year increase from 2024 (IDR 44.2 trillion). The
segmen korporasi sebagaian besar ditujukan financing portfolio in the corporate segment was
kepada bidang industri: logam, pertambangan, primarily allocated to industrial sectors, including
tekstil dan produk tekstil, refinery berbasis sawit, metals, mining, textiles and textile products, palm
kimia dan kertas dan produk turunannya yang oil-based refineries, chemicals, as well as paper
mendukung peningkatan ekspor nasional. and its derivative products, all of which support the
growth of national exports.
Sepanjang tahun 2025, LPEI menyalurkan Throughout 2025, Indonesia Eximbank disbursed
pembiayaan korporasi melalui berbagai fasilitas, corporate financing through various facilities, such
seperti Kredit Modal Kerja Ekspor (KMKE), Kredit as Export Working Capital Loans (KMKE), Export
Investasi Ekspor (KIE), dan Trade Finance, baik Investment Loans (KIE), and Trade Finance, under
dalam skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) both the National Interest Account Scheme (NIA)
maupun pembiayaan komersial. Penyaluran and commercial financing. This disbursement
ini merupakan bagian dari strategi LPEI untuk formed part of Indonesia Eximbank’s strategy to
memperkuat dukungan terhadap sektor-sektor strengthen support for export-oriented sectors
berorientasi ekspor dengan struktur pembiayaan through competitive and sustainable financing
yang kompetitif dan berkelanjutan. structures.
Dari sisi kualitas aset, pembiayaan korporasi From an asset quality perspective, corporate
menunjukkan kinerja yang terjaga mencerminkan financing continued to demonstrate sound
efektivitas upaya pengelolaan risiko serta performance, reflecting the effectiveness of
komitmen LPEI dalam menjaga portofolio risk management efforts as well as Indonesia
pembiayaan tetap sehat. Eximbank’s commitment to maintaining a healthy
financing portfolio.
Dengan tetap berfokus pada penguatan By maintaining its focus on strengthening strategic
pembiayaan korporasi strategis, LPEI berkomitmen corporate financing, the Indonesia Eximbank
mendukung pertumbuhan sektor riil dan remains committed to supporting real sector
meningkatkan daya saing produk Indonesia di growth and enhancing the competitiveness of
pasar ekspor global secara berkelanjutan. Indonesian products in the global export market
on a sustainable basis.
Rencana Strategis di Tahun 2026 Strategic Plan for 2026
Pertumbuhan pembiayaan korporasi diarahkan The growth of corporate financing is directed
untuk mencapai kinerja yang lebih sehat dan toward achieving healthier and more sustainable
berkelanjutan. Strategi utama LPEI difokuskan performance. The Indonesia Eximbank’s key
pada beberapa hal sebagai berikut: strategies are focused on the following:
1. Mendorong industri target negara untuk 1. Encouraging targeted industries within
bersaing dan berkembang di pasar global the country to compete and expand in the
melalui kerja sama dengan ekosistem ekspor global market through collaboration with
(eksportir korporasi, Kementerian/Lembaga, the export ecosystem (corporate exporters,
perbankan/Lembaga keuangan lainnya). ministries/agencies, and banks/other financial
institutions).
2. Mendukung para pengusaha Indonesia akan 2. Supporting Indonesian businesses in exploring
menjajaki peluang investasi di luar negeri investment opportunities abroad as a strategy
sebagai strategi untuk mempertahankan daya to maintain competitiveness and effectively
saing dan secara efektif mendiversifikasi risiko. diversify risk.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 140 Laporan Tahunan 2025
Page 141
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Pembiayaan UKME dan UMBE SME and MLE Financing
LPEI menjalankan tugas dari Pemerintah melalui The Indonesia Eximbank carries out its mandate
program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) yang from the Government through the National
ditujukan untuk memperluas akses pembiayaan Interest Account (NIA) program, which is aimed at
bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah berbasis expanding access to financing for Export-Oriented
Ekspor (UKME) dan Usaha Menengah dan Besar Small and Medium Enterprises (SMEs) and Export-
berorientasi Ekspor (UMBE). Fokus utama diarahkan Oriented Medium and Large Enterprises (MLEs). The
kepada eksportir yang memiliki potensi ekspor primary focus is directed toward exporters with
tinggi, mengingat peran strategis mereka sebagai high export potential, given their strategic role as
penggerak perekonomian nasional dan pencipta drivers of the national economy and creators of
lapangan kerja. employment opportunities.
Bagi LPEI, pembiayaan kepada segmen UKME For Indonesia Eximbank, financing the SME and MLE
dan UMBE tidak hanya merupakan bagian dari segment is not only part of its mission to develop the
misi pengembangan ekonomi rakyat, tetapi juga people’s economy, but also an implementation of
implementasi dari mandat Pemerintah yang the Government’s mandate, which sets a financing
menetapkan target porsi pembiayaan sebesar allocation target of 30% for the SME sector. Through
30% untuk sektor UKM. Melalui skema PKE, LPEI the NIA scheme, Indonesia Eximbank strives to
berupaya menciptakan pembiayaan yang inklusif, create inclusive and sustainable financing while
berkelanjutan, serta mampu memperkuat daya strengthening the competitiveness of Indonesian
saing pelaku UMKM Indonesia di pasar global. MSMEs in the global market.
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategy and Challenges in 2025
LPEI menghadapi berbagai tantangan sepanjang Throughout 2025, Indonesia Eximbank faced
tahun 2025 dalam penyaluran pembiayaan various challenges in disbursing financing to the
kepada segmen UKME dan UMBE, antara lain SME and MLE segment, including potential credit
potensi risiko kredit yang perlu diantisipasi serta risks that needed to be anticipated as well as the
munculnya eksportir-eksportir baru di berbagai emergence of new exporters across regions with
daerah dengan karakteristik usaha yang beragam. diverse business characteristics.
Sejalan dengan hal tersebut, LPEI menetapkan fokus In response, Indonesia Eximbank set strategic
strategis untuk memperkuat dan menumbuhkan priorities to strengthen and grow both segments’
portofolio pembiayaan kedua segmen ini. Salah financing portfolios. One of the key initiatives
satu langkah utama yang dijalankan adalah was the implementation of the anchor/principal
penerapan strategi anchor/principal, dengan strategy by leveraging established relationships
memanfaatkan hubungan baik yang telah terjalin with corporate debtors to attract new SME
dengan debitur korporasi untuk menjaring calon borrowers. Under this approach, corporate debtors
debitur UKM baru. Dalam penerapannya, debitur play an active role as anchors or principals/
korporasi akan berperan aktif sebagai anchor referrals for SME companies that act as suppliers
atau referral/principal bagi perusahaan UKM within their business supply chains.
yang menjadi pemasok dalam rantai pasok bisnis
mereka.
Selain itu, sejalan dengan mandat Pemerintah Furthermore, in line with the Government’s
melalui program Penugasan Khusus Ekspor (PKE) mandate through the National Interest Account
untuk segmen UKM, LPEI akan terus memperluas (NIA) program for the SME segment, Indonesia
penyaluran fasilitas pembiayaan yang Eximbank continues to expand the distribution
mendukung pertumbuhan usaha berorientasi of financing facilities that support the growth
ekspor. Untuk mengoptimalkan potensi tersebut, of export-oriented businesses. To optimize this
LPEI juga berkomitmen memperkuat berbagai potential, Indonesia Eximbank is also committed
aspek pendukung internal, termasuk efisiensi to strengthening internal supporting aspects,
proses penyaluran, peningkatan kualitas analisis including improving disbursement process
pembiayaan, serta penguatan manajemen risiko efficiency, enhancing the quality of credit analysis,
agar pembiayaan UKM dapat tumbuh secara and reinforcing risk management to ensure that
sehat dan berkelanjutan. SME financing grows in a sound and sustainable
manner.
Annual Report 2025 141 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 142
Kinerja Pembiayaan UKM Tahun 2025 SME Financing Performance in 2025
Outstanding pembiayaan untuk segmen UKME Outstanding financing for the SME segment in 2025
pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp3,1 triliun (dari was recorded at IDR 3.1 trillion (down from IDR 3.3
Rp3,3 triliun pada 2024) sementara segmen UMBE trillion in 2024), while the MLE segment reached IDR
mencapai Rp8,5 triliun (dari Rp8,6 triliun pada 2024). 8.5 trillion (from IDR 8.6 trillion in 2024). The main
Adapun bidang industri eksportir pada segmen ini exporting industries within this segment include
utamanya adalah Perkebunan dan Pengolahan plantation and palm oil processing, wood and wood
minyak sawit, Kayu dan Hasil Kayu, Peternakan products, livestock and fisheries, textiles and textile
dan Perikanan, Tekstil dan Produk Tekstil dan products, as well as component manufacturing.
Pembuatan Komponen.
LPEI berupaya menjaga kualitas aset dan Indonesia Eximbank continues to maintain asset
mengelola risiko pada segmen ini, sehingga quality and manage risks within this segment,
dapat mendukung pertumbuhan UKM berorientasi thereby supporting the sustainable growth of
ekspor secara berkelanjutan. export-oriented SMEs.
Rencana Strategis di Tahun 2026 Strategic Plan for 2026
LPEI memusatkan upaya pada penguatan dan Indonesia Eximbank focuses its efforts on
pertumbuhan portofolio pembiayaan Usaha Kecil strengthening and expanding the financing
dan Menengah (UKM). Beberapa strategi utama portfolio for Small and Medium Enterprises (SMEs).
yang dijalankan adalah: The key strategies implemented include:
1. Supply chain financing dengan korporasi 1. Supply chain financing with corporations acting
sebagai anchor. as anchors.
2. Kolaborasi dengan ekosistem ekspor yang 2. Collaboration with the export ecosystem,
termasuk didalamnya dengan International including international banks, regional
Banks, BPD, dan logistic player. development banks (BPD), and logistics players.
3. Skema bundling pada produk seperti co- 3. Bundling schemes for products such as co-
financing dan penjaminan kredit serta paket financing and credit guarantees, as well as
asuransi dan pembiayaan. insurance and financing packages.
4. Fokus pada pertumbuhan keunggulan ekspor 4. A focus on developing each region’s export
masing-masing wilayah. competitive advantages.
Pembiayaan Syariah Sharia Financing
LPEI terus menunjukkan komitmen dalam Indonesia Eximbank continues to demonstrate its
mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah commitment to strengthening the national Islamic
nasional melalui penyediaan fasilitas pembiayaan economic ecosystem through the provision of
yang berlandaskan prinsip syariah, khususnya financing facilities based on Sharia principles,
bagi sektor-sektor ekspor yang memiliki daya particularly for export-oriented sectors with strong
saing tinggi. Inisiatif ini merupakan wujud nyata competitiveness. This initiative represents the
dari pelaksanaan mandat sebagaimana diatur implementation of Indonesia Eximbank’s mandate
dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 as stipulated in Law Number 2 of 2009 concerning
tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. the Indonesia Eximbank.
Pembiayaan syariah LPEI menyasar sektor- Indonesia Eximbank’s Sharia financing targets
sektor potensial, antara lain pembiayaan bagi potential sectors, including financing for halal
produk halal, ekspor ke negara-negara anggota products, exports to member countries of the
Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), serta kerja sama Organization of Islamic Cooperation (OIC), as well
pembiayaan bersama (co-financing) dengan as co-financing arrangements with other Islamic
lembaga keuangan syariah lainnya. Melalui skema financial institutions. Through these schemes,
ini, LPEI berupaya memperluas akses pembiayaan Indonesia Eximbank seeks to expand access
syariah serta memperkuat posisi Indonesia dalam to Sharia-compliant financing and strengthen
rantai pasok global berbasis prinsip Islam. Indonesia’s position within the global supply chain
based on Islamic principles.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 142 Laporan Tahunan 2025
Page 143
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Produk pembiayaan syariah yang ditawarkan Sharia financing products offered by Indonesia
LPEI mencakup fasilitas pembiayaan modal kerja Eximbank include working capital and investment
dan investasi dengan berbagai akad, seperti financing facilities under various contracts, such
Musyarakah dan Musyarakah Mutanaqisah as Musyarakah and Diminishing Musyarakah
(MMQ). Selain itu, LPEI juga menyediakan layanan (Musyarakah Mutanaqisah/MMQ). In addition,
pendukung berbasis prinsip syariah untuk Indonesia Eximbank also provides Sharia-
Trade Finance, Penjaminan, dan Asuransi, yang based supporting services for Trade Finance,
dirancang untuk mendukung aktivitas ekspor Guarantees, and Insurance, which are designed to
secara menyeluruh dan berkesinambungan. comprehensively and sustainably support export
activities.
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategy and Challenges in 2025
Rencana strategis LPEI dalam pengembangan Indonesia Eximbank’s strategic plan for the
pembiayaan berbasis prinsip syariah pada development of Sharia-based financing in 2025 is
tahun 2025 diarahkan untuk memperkuat peran directed at strengthening its institutional role and
kelembagaan dan memperluas jangkauan pasar expanding the reach of the Sharia market through
syariah melalui langkah-langkah berikut: the following initiatives:
1. Memperjelas peran Unit Usaha Syariah (UUS) 1. Clarifying the role of the Sharia Business Unit as
sebagai product specialist dan advisory unit a product specialist and advisory unit focused
yang berfokus pada pengembangan solusi on developing financial solutions in accordance
keuangan sesuai prinsip syariah. with Sharia principles.
2. Mengoptimalkan fungsi pemasaran produk 2. Optimizing the marketing function of Sharia
syariah melalui Unit Bisnis LPEI agar penyebaran products through Indonesia Eximbank’s
produk lebih terintegrasi dan menjangkau Business Units to ensure more integrated
target pasar yang lebih luas. product distribution and broader market
outreach.
3. Mengembangkan produk pembiayaan syariah 3. Developing new Sharia financing products
baru yang selaras dengan strategi lembaga aligned with the institution’s strategy and the
serta kebutuhan pelaku usaha ekspor nasional. needs of national export-oriented businesses.
Kinerja Pembiayaan Syariah Tahun 2025 Sharia Financing Performance in 2025
Pada tahun buku 2025, pembiayaan LPEI pada In the 2025 fiscal year, the Indonesia Eximbank’s
segmen Syariah tercatat sebesar Rp4,6 triliun, financing in the Sharia segment was recorded
dari tahun 2024 yang mencapai Rp7,2 triliun. at IDR 4.6 trillion, down from IDR 7.2 trillion in 2024.
Adapun pembiayaan segmen syariah sebagian The majority of Sharia segment financing was
besar ditujukan kepada industri perkebunan allocated to industries such as plantation and
dan pengolahan minyak sawit, pertambangan, palm oil processing, mining, transportation, and
pengangkutan dan kertas & hasil kertas. paper & paper products.
Rencana Strategis di Tahun 2026 Strategic Plan for 2026
Dalam menghadapi tahun 2026, LPEI telah In preparing for 2026, Indonesia Eximbank has
menyiapkan arah dan langkah strategis untuk established the following strategic directions and
pengembangan pembiayaan berbasis prinsip initiatives for the development of Sharia-based
syariah sebagai berikut: financing:
1. Menumbuhkan pembiayaan segmen Syariah 1. Expanding Sharia segment financing that
yang tidak bertentangan dengan prinsip complies with Sharia principles, while promoting
Syariah serta memasarkan produk dan akad products and contracts in accordance with
sebagaimana pada Standar Pedoman Produk the PEN Product Guidelines based on Sharia
PEN berdasarkan prinsip Syariah dengan tetap principles, with continued emphasis on
mengedepankan prinsip kehati-hatian. prudential principles.
2. Produk pembiayaan segmen syariah 2. Sharia segment financing products are offered
dipasarkan melalui akad: (i) Akad Musyarakah through the following contracts: (i) Musyarakah
– pembiayaan modal kerja; (ii) Akad MMQ contract – working capital financing; (ii)
– pembiayaan investasi (pembelian baru, MMQ (Musyarakah Mutanaqisah) contract –
Annual Report 2025 143 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 144
project finance maupun refinancing asset) investment financing (new purchases, project
dan modal kerja, (iii) Akad IMBT – pembiayaan finance, and asset refinancing) as well as
investasi (pembelian baru, project finance working capital; and (iii) IMBT (Ijarah Muntahiya
maupun refinancing asset). Bittamlik) contract – investment financing
(new purchases, project finance, and asset
refinancing).
3. Memperkuat kolaborasi dengan mitra 3. Strengthening collaboration with external
eksternal, baik lembaga keuangan maupun partners, both financial institutions and non-
institusi non-keuangan, untuk memperluas financial institutions, to expand synergies
sinergi dan meningkatkan nilai tambah and enhance the value of Sharia financing
program pembiayaan syariah. programs.
4. Menjaga fokus pembiayaan pada sektor-sektor 4. Maintaining a focus on priority sectors such
prioritas seperti produk halal, pembiayaan as halal products, export financing to member
ekspor ke negara-negara anggota OKI, countries of the Organisation of Islamic
serta skema co-financing dengan lembaga Cooperation, as well as co-financing schemes
keuangan syariah lainnya. with other Sharia financial institutions.
Segmen Penjaminan Guarantee Segment
Penjaminan merupakan salah satu mandat Guarantee services constitute one of Indonesia
strategis yang dijalankan LPEI sesuai dengan Eximbank’s strategic mandates as stipulated under
amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 Law Number 2 of 2009 Articles 7 and 13 concerning
Pasal 7 dan 13 tentang Lembaga Pembiayaan the Indonesia Eximbank. This program plays an
Ekspor Indonesia. Program ini berperan penting important role in supporting national export growth
dalam mendukung pertumbuhan ekspor nasional through the provision of guarantee facilities for
melalui penyediaan fasilitas penjaminan bagi business actors and financial institutions involved
pelaku usaha dan lembaga keuangan yang in export–import activities.
terlibat dalam kegiatan ekspor-impor.
Mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 43 Referring to Government Regulation Number 43 of
Tahun 2020, Pemerintah telah menetapkan LPEI 2020, the Government has designated Indonesia
bersama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Eximbank together with PT Penjaminan Infrastruktur
(PII) sebagai Special Mission Vehicle (SMV) yang Indonesia (PII) as Special Mission Vehicles (SMV) to
berperan dalam pelaksanaan Program Penjaminan implement the Government Guarantee Program
Pemerintah (JAMINAH). Sejak tahun 2022, program (JAMINAH). Since 2022, the program has entered
tersebut memasuki tahap kedua (Gen 2) sebagai its second phase (Gen 2) as a continuation of
kelanjutan dari JAMINAH Gen 1 yang berakhir pada JAMINAH Gen 1, which ended in December 2021.
Desember 2021. Hingga akhir tahun 2023, sebanyak As of the end of 2023, five banks had participated
lima bank telah berpartisipasi dalam implementasi in the implementation of JAMINAH Gen 2, and
JAMINAH Gen 2. Saat ini, outstanding penjaminan its growth potential is expected to continue
PEN posisi Desember 2024 adalah sebesar Rp1,56 increasing in the coming years. Currently, there
triliun dengan empat nasabah aktif yang masa remains an outstanding PEN of Rp1.56 trillion with
berlakunya akan berakhir pada Desember 2025. four active customers, whose facilities will mature
in December 2025.
Dalam menjalankan kegiatan penjaminan, In carrying out its guarantee activities, Indonesia
LPEI menyediakan berbagai layanan, antara Eximbank provides various services, including
lain penjaminan bagi eksportir Indonesia atas guarantees for Indonesian exporters on the
penerimaan pembayaran dari pembeli luar receipt of payments from overseas buyers, as
negeri serta penjaminan bagi importir Indonesia well as guarantees for Indonesian importers
terhadap pembayaran barang atau jasa yang on payments for goods or services received. In
diterima. Di samping itu, LPEI juga menerbitkan addition, Indonesia Eximbank issues guarantees
penjaminan/garansi untuk pelaku usaha nasional for domestic business actors to support export-
dalam mendukung proyek-proyek berorientasi oriented projects, both domestically and abroad,
ekspor, baik di dalam negeri maupun di luar which ultimately contribute to increasing the
negeri, yang pada akhirnya turut menyumbang country’s foreign exchange earnings.
peningkatan devisa negara.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 144 Laporan Tahunan 2025
Page 145
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Selain mendukung pelaku usaha, fasilitas Beyond supporting business actors, Indonesia
penjaminan LPEI juga berfungsi sebagai credit Eximbank’s guarantee facilities also function as a
enhancer bagi sektor perbankan Indonesia. Melalui credit enhancer for the Indonesian banking sector.
skema ini, bank memperoleh jaminan tambahan Through this scheme, banks obtain additional
atas pembiayaan yang disalurkan kepada debitur security for financing extended to exporter debtors,
eksportir, sehingga risiko gagal bayar dapat thereby minimizing the risk of default, both in terms
diminimalkan, baik terhadap pembayaran bunga of interest and principal payments. Accordingly,
maupun pokok pinjaman. Dengan demikian, Indonesia Eximbank’s guarantee activities play
penjaminan yang dilakukan LPEI berperan vital a vital role in strengthening a sustainable and
dalam memperkuat ekosistem pembiayaan competitive national export financing ecosystem.
ekspor nasional yang berkelanjutan dan berdaya
saing.
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategy and Challenges in 2025
Untuk tahun 2025, bisnis Penjaminan LPEI In 2025, Indonesia Eximbank’s Guarantee
menetapkan sejumlah strategi utama guna business set several key strategies to strengthen
memperkuat kinerja dan memperluas kontribusi performance and expand its contribution to the
terhadap sektor ekspor nasional, antara lain: national export sector, including:
1. Mengoptimalkan pemanfaatan limit 1. Optimizing the utilization of guarantee limits
penjaminan bagi debitur eksisting guna for existing debtors to improve the efficiency of
meningkatkan efisiensi penggunaan fasilitas available facilities.
yang telah tersedia.
2. Mempererat komunikasi dan kolaborasi 2. Strengthening communication and
dengan para bowheer, termasuk SKK Migas, collaboration with obligees, including SKK Migas,
dalam rangka memperluas pemahaman serta to enhance understanding and utilization of
pemanfaatan produk-produk Penjaminan LPEI. Indonesia Eximbank’s Guarantee products.
3. Memfokuskan pengembangan produk Kontra 3. Focusing on the development of Counter
Bank Garansi (KBG) melalui optimalisasi Bank Guarantee (CBG) products through the
perjanjian kerja sama (PKS) yang sudah ada serta optimization of existing cooperation agreements
perluasan kerja sama baru dengan perusahaan and the expansion of new partnerships with
asuransi yang memiliki reputasi baik. reputable insurance companies.
4. Melakukan evaluasi terhadap PKS eksisting 4. Reviewing existing cooperation agreements
dengan perbankan untuk menyesuaikan terms with banks to adjust terms and conditions in
and conditions agar lebih selaras dengan line with market dynamics and best practices
dinamika kebutuhan pasar dan praktik terbaik in the guarantee industry.
industri penjaminan.
5. Memperluas kemitraan dengan bank BUKU III 5. Expanding partnerships with BUKU III banks
dalam penyediaan produk Penjaminan Kredit, in providing Credit Guarantee products,
terutama untuk sektor-sektor berorientasi particularly for export-oriented sectors.
ekspor.
Meskipun berbagai langkah strategis telah Despite the various strategic initiatives undertaken,
dilakukan, sepanjang tahun 2025 LPEI tetap throughout 2025 Indonesia Eximbank continued
menghadapi sejumlah tantangan yang to face several challenges that affected the
memengaruhi kinerja bisnis Penjaminan, antara performance of the Guarantee business, including:
lain:
1. Brand LPEI belum familiar & dikenal luas di 1. Indonesia Eximbank’s brand is not yet widely
market export ecosystem. recognized or familiar within the export
ecosystem market.
2. Keterbatasan own channel distribution. 2. Limitations in proprietary distribution channels.
3. Program training & sertifikasi membutuhkan 3. Training and certification programs require a
komitmen tinggi peserta dan alokasi biaya. high level of participant commitment as well as
cost allocation.
4. Pricing kurang kompetitif. 4. Pricing remains less competitive.
5. Sebagian proses bisnis dilakukan secara 5. Certain business processes are still conducted
manual. manually.
6. Perlu review bisnis proses sesuai market. 6. A review of business processes is needed to
better align with market conditions.
Annual Report 2025 145 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 146
Kinerja Penjaminan Tahun 2025 Guarantee Performance in 2025
Pada tahun buku 2025, volume penjaminan untuk In the 2025 financial year, the volume of guarantees
importir atau transaksi luar negeri tercatat sebesar for importers or overseas transactions amounted
Rp139 miliar, sedikit menurun dibandingkan tahun Rp139 billion, slightly declining compared to the
sebelumnya yang mencapai Rp667 miliar. Negara previous year, which reached Rp667 billion. The
tujuan utama transaksi penjaminan tersebut main destination countries for these guarantee
meliputi Australia, Korea Selatan, Qatar, dan UAE. transactions included Australia, South Korea, Qatar
and the UAE.
Sementara itu, volume penjaminan Business Meanwhile, the volume of Business As Usual (BAU)
As Usual (BAU) atau non-PEN pada tahun 2025 or non-PEN guarantees in 2025 was recorded
tercatat sebesar Rp4,86 triliun. Jika dikategorikan at Rp4.86 trillion. When categorized by product
berdasarkan jenis produk, yang menjadi type, Project Guarantees represent the largest
kontributor terbesar adalah Penjaminan Proyek. contributor. Overall, the total BAU guarantee
Secara keseluruhan, total volume penjaminan BAU volume in the 2025 financial year amounted to
pada tahun buku 2025 tercatat mencapai Rp2,19 Rp2.19 trillion.
triliun.
Perubahan
2025 2024 Change
Jenis Penjaminan
(Rp Triliun) (Rp Triliun) Nominal
Type of Guarantee
(Rp Trillion) (Rp Trillion) (Rp Triliun) %
(Rp Trillion)
Proyek
4,10 5,14 (1.04) (20%)
Project
Kredit
0,76 0,77 (0.01) (1%)
Credit
Pada tahun buku 2025, penjaminan proyek terus In the 2025 financial year, project guarantees
menjadi penyumbang utama dalam portofolio continued to be the main contributor to Indonesia
bisnis Penjaminan LPEI dengan nilai outstanding Eximbank’s Guarantee business portfolio, with
mencapai Rp4,10 triliun. Kinerja ini menegaskan outstanding value reaching IDR 4.10 trillion. This
peran strategis segmen proyek sebagai pendorong performance underscores the strategic role of
utama aktivitas penjaminan lembaga. the project segment as the primary driver of the
institution’s guarantee activities.
Di sisi lain, total Imbal Jasa Penjaminan (fee) yang On the other hand, total Guarantee Service Fees
diperoleh sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar earned throughout 2025 were recorded at IDR 4
Rp4 miliar, mengalami penurunan dibandingkan billion, representing a decline compared to the
dengan capaian tahun sebelumnya yang previous year’s achievement of IDR 67 billion.
mencapai Rp67 miliar. Penurunan tersebut sejalan This decrease was in line with the decrease in
dengan penurunan outstanding penjaminan. guarantees outstanding.
Rencana Strategis di Tahun 2026 Strategic Plan for 2026
LPEI telah menetapkan strategi Bisnis Penjaminan Indonesia Eximbank has established the Guarantee
untuk tahun 2026 yang meliputi: Business strategy for 2026, which includes:
1. Penguatan kolaborasi dengan mengoptimalkan 1. Strengthening collaboration by optimizing
referal & ekosistem baik internal maupun referrals and ecosystems, both internal and
eksternal LPEI. external to the Indonesia Eximbank.
2. Pengembangan & penyempurnaan proses 2. Developing and refining business processes,
bisnis, kapasitas, dan fitur produk penjaminan. capacity, and features of guarantee products.
3. Peningkatan customer based & volume bisnis. 3. Increasing the customer base and business
volume.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 146 Laporan Tahunan 2025
Page 147
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Segmen Asuransi Insurance Segment
Dalam melaksanakan mandatnya untuk In carrying out its mandate to promote national
mendorong pembiayaan ekspor nasional, LPEI tidak export financing, Indonesia Eximbank not only
hanya berperan melalui layanan Pembiayaan operates through Financing and Guarantee
dan Penjaminan, tetapi juga mengembangkan services, but also develops Insurance services as
layanan Asuransi sebagai instrumen penting an important instrument within Indonesia’s export
dalam ekosistem ekspor Indonesia. Berdasarkan ecosystem. Pursuant to the provisions of Law
ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 Number 2 of 2009 Article 3, Indonesia Eximbank’s
Pasal 3, layanan Asuransi LPEI ditujukan untuk Insurance services are intended to provide
memberikan perlindungan terhadap berbagai protection against various risks inherent in export
risiko yang melekat pada kegiatan ekspor, antara activities, including default risk, export failure risk,
lain risiko gagal bayar, risiko kegagalan ekspor, overseas investment risk of Indonesian companies,
investasi perusahaan Indonesia di luar negeri, and political risk in partner countries.
serta risiko politik di negara mitra dagang.
Layanan asuransi ini dirancang untuk mendukung These insurance services are designed to support
eksportir, baik debitur eksisting maupun calon exporters, both existing debtors and prospective
tertanggung baru dalam memperluas akses new insured parties, in expanding access to global
pasar global secara aman dan berkelanjutan. markets in a safe and sustainable manner. In
Dalam memperkuat bisnis asuransi, LPEI terus strengthening its insurance business, Indonesia
membangun jaringan kemitraan melalui kerja Eximbank continues to build partnership networks
sama dengan lembaga keuangan bank dan non- through cooperation with banking and non-
bank, kementerian/lembaga, asosiasi usaha, serta banking financial institutions, ministries/agencies,
Export Credit Agency (ECA) dari berbagai negara business associations, as well as Export Credit
mitra. Agencies (ECAs) from various partner countries.
LPEI menawarkan berbagai produk asuransi bagi Indonesia Eximbank offers a wide range of
segmen korporasi maupun UKM, baik secara insurance products for both corporate and MSME
stand-alone maupun dalam bentuk bundling segments, either on a stand-alone basis or in
melalui program Pembiayaan PKE UKM yang bundled form through the MSME Export Financing
dikombinasikan dengan Trade Credit Insurance (NIA UKM) program combined with Trade Credit
(TCI) serta paket Trade Finance dengan TCI. Produk Insurance (TCI), as well as Trade Finance packages
TCI menjadi salah satu andalan utama karena with TCI. TCI products remain one of the mainstays,
memberikan perlindungan yang komprehensif, as they provide comprehensive protection,
membuka peluang bagi eksportir Indonesia create opportunities for Indonesian exporters to
untuk menjajaki pasar baru, serta mempererat explore new markets, and strengthen business
hubungan bisnis dengan buyer internasional. relationships with international buyers.
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategies and Challenges in 2025
Dalam upaya memperluas customer base dan In an effort to expand its customer base and
memperkuat kontribusi segmen Asuransi, LPEI strengthen the contribution of the Insurance
telah menempuh Langkah langkah strategis yang segment, Indonesia Eximbank has undertaken
tepat di tahun 2025 untuk mendukung kelancaran appropriate strategic initiatives in 2025 to support
pelaksanaan mandat penyediaan PKE melalui the effective implementation of its mandate in
layanan Asuransi LPEI, antara lain: providing the National Interest Account (NIA)
through Indonesia Eximbank’s insurance services,
including:
1. Berkolaborasi dengan Bank dan Lembaga/ 1. Collaborating with banks and partner ministries/
Kementerian lain untuk meningkatkan peran agencies to enhance Indonesia EximbankI’s
LPEI sebagai penyedia produk asuransi dalam role as a provider of insurance products for risk
rangka mitigasi risiko; mitigation purposes;
2. Sosialisasi berkala kepada calon bank partner 2. Conducting regular outreach to prospective
untuk meningkatkan jumlah PKS; partner banks to increase the number of
cooperation agreements;
Annual Report 2025 147 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 148
3. Meningkatkan portfolio Trade Credit Insurance 3. Expanding the Trade Credit Insurance portfolio
dengan cara sosialisasi dan kerja sama dengan through outreach and collaboration with
Broker Asuransi; insurance brokers;
4. Meningkatkan product holding debitur eksisting; 4. Increasing product holding among existing
debtors;
5. Aliansi strategis dengan Kementerian/ 5. Establishing strategic alliances with ministries/
Lembaga, Lembaga Keuangan/Asuransi/ agencies as well as financial, insurance, and
Penjaminan untuk referal potensi Asuransi guarantee institutions to generate insurance
referrals;
6. Mengembangkan kemitraan strategis dengan 6. Developing strategic partnerships with Export
Export Credit Agency (ECA) dari negara mitra. Credit Agencies (ECAs) from partner countries.
Namun demikian, pengembangan segmen Nevertheless, the development of the Insurance
Asuransi juga dihadapkan pada sejumlah segment also faces several challenges.
tantangan. Di antaranya, masih rendahnya These include the still low level of literacy and
tingkat literasi dan pemahaman pelaku usaha understanding among business players regarding
terhadap pentingnya perlindungan risiko ekspor, the importance of export risk protection, as well
serta kebutuhan peningkatan daya saing produk as the need to enhance product competitiveness
terhadap perusahaan asuransi komersial yang against commercial insurance companies that
telah memiliki jaringan distribusi luas. Selain itu, already possess extensive distribution networks.
proses klaim yang memerlukan verifikasi dokumen In addition, the claims process, which requires
ekspor secara ketat juga menjadi salah satu faktor strict verification of export documents, is also a
yang menuntut peningkatan efisiensi operasional factor that demands improvements in operational
dan digitalisasi layanan. efficiency and service digitalization.
Dalam menjawab berbagai tantangan ini, LPEI In addressing these challenges, Indonesia Eximbank
berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas is committed to continuously strengthening
internal, memperbaiki tata kelola risiko, serta internal capacity, improving risk governance, and
mengembangkan produk asuransi yang lebih developing insurance products that are more
adaptif terhadap kebutuhan pasar ekspor adaptive to the needs of the national export
nasional. market.
Kinerja Asuransi Tahun 2025 Insurance Performance in 2025
Produk asuransi yang disediakan oleh LPEI, Insurance products provided by Indonesia
khususnya Trade Credit Insurance (Proteksi Piutang Eximbank, particularly Trade Credit Insurance
Dagang) dan Marine Cargo Insurance, berperan (Trade Receivables Protection) and Marine Cargo
penting dalam memperkuat kegiatan ekspor Insurance, play an important role in strengthening
nasional dengan memberikan perlindungan national export activities by providing
menyeluruh terhadap risiko transaksi dengan buyer comprehensive protection against transaction
di luar negeri. Perlindungan ini mencakup seluruh risks with overseas buyers. This protection covers
proses perdagangan, mulai dari pengiriman the entire trading process, from the shipment of
barang hingga diterimanya pembayaran oleh goods to the receipt of payment by Indonesian
eksportir Indonesia. exporters.
Hingga akhir tahun buku 2025, LPEI telah As of the end of the 2025 financial year, Indonesia
memberikan perlindungan atas transaksi Eximbank had provided coverage for export
ekspor yang melibatkan buyer dari 55 negara, transactions involving buyers from 55 countries,
mencerminkan jangkauan global layanan asuransi reflecting the global reach of the institution’s
lembaga. Meskipun dihadapkan pada berbagai insurance services. Despite facing various
tantangan eksternal dan persaingan ketat di pasar external challenges and intense competition in
internasional, LPEI tetap mampu berkontribusi the international market, Indonesia Eximbank
nyata dalam mendukung aktivitas ekspor nasional. continued to deliver tangible contributions in
Nilai transaksi asuransi yang dibukukan pada supporting national export activities. The value of
tahun 2025 mencapai Rp8,84 triliun, turun dari insured transactions recorded in 2025 reached
Rp10,86 triliun pada tahun sebelumnya. Penurunan IDR 8.84 trillion, down from IDR 10.86 trillion in the
tersebut terutama dipengaruhi oleh tidak previous year. The decline was primarily driven by
diperpanjangnya beberapa tertanggung akibat the non-renewal of several insured parties due to
dari market competition yang cukup menantang. increasingly challenging market competition.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 148 Laporan Tahunan 2025
Page 149
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Berbagai langkah penyesuaian ini dilakukan agar These adjustment measures were undertaken
lini bisnis Asuransi LPEI tetap adaptif, berdaya to ensure that Indonesia Eximbank’s Insurance
saing, dan mampu memberikan perlindungan business line remains adaptive, competitive,
yang optimal bagi para eksportir Indonesia di and capable of providing optimal protection
tengah dinamika perdagangan global yang for Indonesian exporters amid increasingly
semakin menantang. challenging global trade dynamics.
Perubahan
2025 2024 Change
Jenis Layanan Asuransi
(Rp Triliun) (Rp Triliun) Nominal
Type of Insurance Services
(Rp Trillion) (Rp Trillion) (Rp Triliun) %
(Rp Trillion)
Proteksi Piutang Dagang
8,67 10,36 1,67 16,31
Trade Credit Insurance
Marine Cargo 0,17 0,49 0,32 65,3
Layanan asuransi LPEI pada tahun buku 2025 Indonesia Eximbank’s insurance services in the
masih didominasi oleh produk Trade Credit 2025 financial year were still dominated by Trade
Insurance (TCI), dengan nilai kontribusi mencapai Credit Insurance (TCI) products, with contribution
Rp8,67 triliun. Angka tersebut mencatat penurunan value reaching IDR 8.67 trillion. This figure recorded
dibandingkan capaian tahun sebelumnya sebesar a decrease compared to the previous year’s
Rp10,36 triliun. Sementara itu, produk Marine Cargo achievement of IDR 10.36 trillion. Meanwhile, Marine
Insurance membukukan volume sebesar Rp0,17 Cargo Insurance recorded a volume of IDR 0.17
triliun, menurun dari Rp0,49 triliun pada tahun buku trillion, decreasing from IDR 0.49 trillion in the
2024. Hal ini disebabkan oleh pembatasan risiko 2024 financial year. This was attributable to risk
dan penyesuaian risk appetite. limitations and adjustments to risk appetite.
Rencana Strategis di Tahun 2026 Strategic Plan for 2026
LPEI menetapkan rencana strategi pada segmen Indonesia Eximbank has established the insurance
asuransi untuk tahun 2026 diantaranya: business strategy for 2026, which includes:
1. Penguatan Kolaborasi 1. Strengthening Collaboration
a. Pihak eksternal dengan sosialisasi melalui a. External parties through outreach initiatives
LPEI Export Forum dan memperkuat kerja such as the LPEI Export Forum and by
sama dengan ekosistem ekspor strengthening cooperation with the export
ecosystem.
b. Pihak internal dengan kolaborasi dengan b. Internal parties through collaboration with
unit kerja bisnis melalui optimalisasi pipeline business units by optimizing pipelines and
dan produk cross-selling cross-selling products.
2. Pengembangan dan penyempurnaan proses 2. Development and enhancement of business
bisnis, kapasitas, serta fitur produk processes, capacity, and product features
3. Meningkatkan kerja sama dengan Bank 3. Enhancing collaboration with banks and
dan Lembaga/Kementerian lainnya untuk partner ministries/agencies to strengthen the
meningkatkan peran LPEI sebagai penyedia role of the Indonesia Eximbank as a provider of
produk asuransi dalam rangka mitigasi risiko; insurance products for risk mitigation purposes;
4. Meningkatkan portfolio Trade Credit Insurance 4. Expanding the Trade Credit Insurance portfolio
dengan cara sosialisasi dan kerja sama dengan through outreach and cooperation with
Broker Asuransi; insurance brokers;
5. Aliansi strategis dengan Kementerian/ 5. Establishing strategic alliances with ministries/
Lembaga, Lembaga Keuangan/Asuransi/ agencies as well as financial, insurance, and
Penjaminan untuk referal potensi Asuransi guarantee institutions to generate insurance
referrals;
6. Mengembangkan kemitraan strategis dengan 6. Developing strategic partnerships with Export
Export Credit Agency (ECA) dari negara mitra Credit Agencies (ECAs) from partner countries.
Annual Report 2025 149 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 150
Segmen Trade Finance Trade Finance Segment
Melalui penyediaan layanan Trade Finance yang Through the provision of integrated Trade Finance
terintegrasi, LPEI berkomitmen memberikan nilai services, Indonesia Eximbank is committed to
tambah bagi para eksportir dan pemasok dalam delivering added value to exporters and suppliers
mendukung keberlanjutan kegiatan ekspor in supporting the sustainability of national export
nasional. Layanan ini tidak hanya berfungsi activities. These services not only function as
sebagai fasilitas pendanaan, tetapi juga sebagai funding facilities but also serve as strategic tools
sarana strategis untuk mendorong pertumbuhan to drive business growth and strengthen the role of
usaha dan memperkuat peran pelaku ekspor exporters in Indonesia’s economy.
dalam perekonomian Indonesia.
LPEI telah membentuk unit kerja khusus Trade Indonesia Eximbank has established a dedicated
Finance yang berfokus pada penyediaan solusi Trade Finance unit focused on providing solutions
yang dirancang untuk membantu eksportir designed to help exporters increase their sales
meningkatkan kapasitas penjualan dan capacity and contribution to the national export
kontribusi terhadap nilai ekspor nasional. Produk value. Trade Finance products are developed
Trade Finance dikembangkan sebagai layanan as an integrated financial service (one-stop
keuangan terpadu (one-stop solution service), solution service), covering pre-shipment financing
mencakup pembiayaan pre-shipment (termasuk (including post-import) to post-shipment, tailored
post-import) hingga post-shipment, yang to the specific needs of clients and prospective
disesuaikan dengan kebutuhan spesifik nasabah clients.
maupun calon nasabah.
Dalam implementasinya, LPEI senantiasa In its implementation, Indonesia Eximbank
mengedepankan prinsip kehati-hatian melalui consistently upholds the principle of prudence
penguatan sistem pengelolaan risiko, baik risiko through strengthening risk management systems,
komersial, operasional, maupun risiko lintas negara covering commercial, operational, and cross-
(cross-border risk). Selain itu, LPEI memanfaatkan border risks. Additionally, Indonesia Eximbank
jaringan global dan kemitraan strategis untuk leverages its global network and strategic
memitigasi potensi risiko serta mengoptimalkan partnerships to mitigate potential risks and
sumber pendanaan berbasis Trade Finance, optimize Trade Finance-based funding sources,
sehingga dapat menghasilkan efisiensi biaya dan resulting in cost efficiency and more competitive
struktur harga yang lebih kompetitif. pricing structures.
Dengan pendekatan yang menyeluruh, layanan With this comprehensive approach, Indonesia
Trade Finance LPEI tidak hanya memperluas akses Eximbank’s Trade Finance services not only
keuangan bagi eksportir, tetapi juga menciptakan expand financial access for exporters but also
peluang ekspansi pasar yang lebih luas. Upaya ini create broader market expansion opportunities.
diharapkan memberikan kontribusi nyata terhadap These efforts are expected to make a tangible
peningkatan kinerja ekspor dan penguatan contribution to improving export performance
perekonomian nasional secara berkelanjutan. and strengthening the national economy in a
sustainable manner.
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategies and Challenges in 2025
LPEI telah menyiapkan rencana strategis yang Indonesia Eximbank has prepared a focused
terarah untuk menjaga keberlanjutan dan strategic plan to maintain the sustainability
memperkuat pertumbuhan segmen Trade and strengthen the growth of the Trade Finance
Finance. Upaya tersebut difokuskan pada langkah- segment. These efforts are concentrated on the
langkah berikut: following measures:
1. Melakukan pemeliharaan dan pemantauan 1. Maintaining and monitoring existing facilities
terhadap fasilitas eksisting, guna memastikan to ensure that each financing is managed
bahwa setiap pembiayaan tetap dikelola optimally and remains within a healthy risk
secara optimal dan berada dalam tingkat level.
risiko yang sehat.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 150 Laporan Tahunan 2025
Page 151
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
2. Menerapkan strategi eksekusi yang lebih 2. Implementing a more focused execution
terfokus, di mana Trade Finance akan strategy, whereby Trade Finance will prioritize
memprioritaskan debitur dengan kontribusi debtors with stable contributions to the
pada average balance yang stabil, memiliki average balance, regular utilization levels, and
tingkat utilisasi reguler, serta memberikan competitive margins.
margin yang kompetitif.
Untuk mendukung implementasi strategi To support the implementation of this strategy, the
tersebut, Departemen Trade Finance juga Trade Finance Department also carries out several
menjalankan sejumlah fungsi strategis, antara strategic functions, including product development
lain pengembangan dan penyempurnaan and enhancement, provision of advisory services,
produk, pemberian layanan advisory services, and the execution of various initiatives such as
serta pelaksanaan berbagai inisiatif seperti product socialization and thematic programs with
sosialisasi produk dan program tematik dengan special pricing schemes tailored to market needs.
skema special pricing yang disesuaikan dengan
kebutuhan pasar.
Meskipun prospeknya menjanjikan, segmen Trade Although the prospects are promising, the Trade
Finance juga menghadapi sejumlah tantangan Finance segment also faces several challenges
yang perlu diantisipasi. Salah satunya adalah that need to be anticipated. One of these is
meningkatnya tekanan likuiditas global dan the increasing pressure from global liquidity
volatilitas nilai tukar yang dapat memengaruhi conditions and exchange rate volatility, which can
biaya pendanaan. Selain itu, kompleksitas regulasi affect funding costs. In addition, the complexity
internasional serta ketidakpastian geopolitik of international regulations and geopolitical
menimbulkan risiko tambahan dalam transaksi uncertainties introduces additional risks in cross-
lintas negara (cross-border transactions). border transactions. Another challenge is the
Tantangan lain yang dihadapi adalah intensitas intensity of competition from domestic and global
persaingan dari lembaga keuangan domestik dan financial institutions offering similar products with
global yang menawarkan produk serupa dengan more flexible financing structures.
struktur pembiayaan yang lebih fleksibel.
Kinerja Trade Finance Tahun 2025 Trade Finance Performance in 2025
Segmen Trade Finance (TFC) mencatatkan The Trade Finance (TFC) segment recorded solid
kinerja yang solid sepanjang tahun 2025 dengan performance throughout 2025, with interest
pendapatan bunga mencapai Rp 270,74 miliar dan income reaching IDR 270.74 billion and fee-based
pendapatan fee-based sebesar Rp 12,63 miliar. income amounting to IDR 12.63 billion. Compared
Jika dibandingkan dengan tahun buku 2024, total to the 2024 fiscal year, total income increased by
pendapatan meningkat sebesar 13% secara year- 13% year-on-year (YoY). This growth was primarily
on-year (YoY). Pertumbuhan ini terutama didorong driven by a significant increase in Trade Finance
oleh peningkatan volume transaksi Trade Finance transaction volumes.
yang signifikan.
Dari sisi volume transaksi, Trade Finance In terms of transaction volume, Trade Finance
membukukan nilai sebesar Rp 24,43 triliun, naik 13% recorded a total value of IDR 24.43 trillion,
dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai representing a 13% increase compared to the
Rp21,55 triliun. Lonjakan ini mencerminkan previous year’s IDR 21.55 trillion. This surge reflects
peningkatan penetrasi LPEI ke pasar ekspor the Indonesia Eximbank’s increased penetration
indonesia yang sudah sejalan dengan mandat into Indonesia’s export market, in line with the
yang diamanatkan pemerintah kepada LPEI melalui mandate entrusted by the Government through
penyaluran pembiayaan yang berfokus pada financing disbursement focused on international
perdagangan internasional. Kinerja tersebut turut trade. This performance was further supported
didukung oleh bertambahnya jumlah nasabah by an increase in the number of customers,
yang pada akhir tahun mencapai 97 perusahaan, which reached 97 companies by year-end, with a
dengan komposisi 79% berasal dari segmen UKM composition of 79% from the SME and MLE segments,
dan UMBE, serta 21% dari segmen korporasi. and 21% from the corporate segment.
Annual Report 2025 151 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 152
Pertumbuhan jumlah nasabah ini merupakan The growth in the number of clients is the result
hasil dari strategi proaktif LPEI dalam memperluas ofIndonesia Eximbank’s proactive strategy in
jaringan pembiayaan ekspor melalui berbagai expanding the export financing network through
inisiatif, seperti kegiatan control tower, various initiatives, such as control tower activities,
penyelenggaraan LPEI Export Forum, serta the organization of the LPEI Export Forum, and
pendekatan intensif terhadap eksportir di berbagai intensive outreach to exporters in various regions.
daerah. Upaya ini menegaskan komitmen LPEI These efforts underscore Indonesia Eximbank’s
untuk memperluas jangkauan layanan Trade commitment to expanding the reach of Trade
Finance sekaligus memperkuat perannya dalam Finance services while strengthening its role in
mendukung pertumbuhan ekspor nasional secara supporting the sustainable growth of national
berkelanjutan. exports.
Rencana Strategis di Tahun 2026 Strategic Plan for 2026
Dalam menghadapi tahun 2026, LPEI telah Facing 2026, Indonesia Eximbank has formulated
merumuskan arah strategis yang terukur untuk a measurable strategic direction to ensure the
memastikan kesinambungan dan pertumbuhan continuity and growth of the Trade Finance segment
segmen Trade Finance melalui berbagai inisiatif through various strategic initiatives as follows:
strategis sebagai berikut:
1. Optimalisasi utilisasi atas debitur eksisting 1. Optimization of utilization of existing debtors
2. Perluasan debitur trade finance potensial 2. Expansion of potential trade finance debtors
melalui ekosistem industri debitur eksisting through the existing debtor industry ecosystem
3. Penambahan Trade Service Desk di wilayah 3. Establishment of additional Trade Service Desks
dalam rangka optimalisasi layanan trade in regional areas to optimize trade finance
finance services
4. Learning & Growth dalam rangka penguatan 4. Learning & Growth initiatives to strengthen
kompetensi SDM human capital competencies
Segmen Pendanaan dan Tresuri Funding and Treasury Segment
LPEI memiliki Divisi Funding and Treasury yang Indonesia Eximbank has a Funding and Treasury
memegang peran strategis dalam mendukung Division that plays a strategic role in supporting
stabilitas keuangan dan keberlanjutan operasional the institution’s financial stability and operational
lembaga. Divisi ini bertanggung jawab atas sustainability. This division is responsible for
pengelolaan dana, likuiditas, serta hubungan fund management, liquidity, and institutional
kelembagaan dengan mitra keuangan, yang relationships with financial partners, carried out
dilaksanakan melalui tiga departemen utama through the following three main departments:
berikut:
1. Treasury 1. Treasury
a. Mengelola likuiditas lembaga dalam mata a. Managing the institution’s liquidity in both
uang Rupiah maupun valuta asing untuk Rupiah and foreign currencies to optimize
mengoptimalkan pemanfaatan dana yang the use of unutilized funds.
belum terserap.
b. Menempatkan dana pada instrumen b. Placing funds in financial instruments with
keuangan yang memiliki tingkat risiko controlled risk levels and high liquidity.
terkendali serta likuiditas tinggi.
c. Melakukan pengelolaan portofolio treasury c. Effectively managing the treasury portfolio
secara efektif guna mendukung strategi to support the institution’s funding strategy.
pendanaan lembaga.
d. Mengelola Rasio Posisi Devisa Neto (PDN) d. Managing the Net Open Position (NOP)
dengan prinsip kehati-hatian sesuai ratio with prudence in accordance with
regulasi dan kebijakan internal. regulations and internal policies.
2. Financial Institution 2. Financial Institution
a. Berfokus pada pengelolaan hubungan a. Focusing on managing relationships with
dengan counterparty bank dan/atau bank counterparties and/or non-state-
lembaga keuangan non‑BUMN/BUMD. owned/non-regional financial institutions.
b. Menjalin kerja sama korespondensi, b. Establishing correspondent cooperation,
termasuk melakukan set-up dan annual including RMA setup and annual review,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 152 Laporan Tahunan 2025
Page 153
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
review RMA, KYC/AML due diligence, serta KYC/AML due diligence, and nostro account
pemeliharaan rekening nostro. maintenance.
c. Menetapkan serta meninjau secara c. Setting and periodically reviewing limits for
berkala batasan limit bagi bank dan banks and non-state/non-regional financial
lembaga keuangan non‑BUMN/BUMD untuk institutions to ensure risk exposure remains
memastikan eksposur risiko tetap dalam within reasonable bounds.
batas yang wajar.
d. Menggalang pendanaan melalui pasar d. Raising funds through bilateral loan markets,
pinjaman bilateral, seperti term loan, such as term loans, revolving loans, BA
revolving loan, BA financing, maupun financing, or through syndication or club
melalui skema sindikasi atau club deal, deal schemes, as well as issuing foreign
serta kegiatan penerbitan obligasi valas di currency bonds in international capital
pasar modal internasional. markets.
3. Non-Bank Financial Institution 3. Non-Bank Financial Institution
a. Berfokus pada penguatan hubungan a. Focusing on strengthening relationships
dengan counterparty bank BUMN/BUMD with counterparty banks of state-owned/
dan/atau lembaga keuangan, termasuk regional-owned banks (BUMN/BUMD)
institusi multilateral dan Eximbank negara and/or financial institutions, including
lain. multilateral institutions and other countries’
Eximbanks.
b. Menjalin kerja sama korespondensi, b. Establishing correspondent relationships,
termasuk melakukan set-up dan annual including the set-up and annual review
review RMA, uji tuntas KYC/AML, serta of RMA, KYC/AML due diligence, and
pemeliharaan rekening nostro. maintenance of nostro accounts.
c. Menetapkan serta meninjau secara berkala c. Establishing and periodically reviewing
batasan limit bagi bank lembaga keuangan limit thresholds for state-owned/regional-
BUMN/BUMD untuk memastikan eksposur owned bank financial institutions (BUMN/
risiko tetap dalam batas yang wajar. BUMD) to ensure that risk exposure remains
within acceptable limits.
d. Melakukan penggalangan dana dalam d. Raising funds in Rupiah sourced from the
mata uang Rupiah yang bersumber dari Government of the Republic of Indonesia.
Pemerintah Republik Indonesia.
e. Melakukan penggalangan dana melalui e. Raising funds through bilateral loan markets,
pasar pinjaman bilateral, seperti term loan, such as term loans, revolving loans, BA
revolving loan, BA financing, maupun melalui financing, as well as through syndicated
skema sindikasi, club deal, serta penerbitan schemes, club deals, and issuance of
obligasi rupiah di pasar modal. Rupiah-denominated bonds in the capital
market.
4. Balance Sheet Management 4. Balance Sheet Management
a. Mengoptimalkan return asset dan kewajiban a. Optimizing returns on assets and liabilities
dengan mempertimbangkan risiko secara by taking measured risks into consideration
terukur
b. Melakukan yield enhancement dan cost b. Conducting yield enhancement and cost
reduction untuk mengoptimalkan return reduction to optimize the Institution’s returns
Lembaga
c. Melakukan monitoring likuiditas secara c. Conducting prudent and controlled
hati-hati dan terkontrol sesuai risk appetite liquidity monitoring in accordance with the
Lembaga Institution’s risk appetite
d. Melakukan assessment dalam rangka d. Conducting assessments in the context
manajemen pricing yang dinamis dan of dynamic and adaptive pricing
adaptif terhadap kondisi internal dan management in response to internal and
eksternal Lembaga external conditions of the Institution
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategies and Challenges in 2025
Strategi pengelolaan Treasury LPEI pada tahun Indonesia EximbankI’s Treasury management
buku 2025 difokuskan untuk memperkuat struktur strategy for the 2025 financial year focused
pendanaan dan menjaga stabilitas likuiditas on strengthening the funding structure and
dalam mendukung ekspansi pembiayaan yang maintaining liquidity stability in support of
Annual Report 2025 153 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 154
berkelanjutan. Arah kebijakan strategis yang sustainable financing expansion. The strategic
dijalankan meliputi: policy directions implemented included:
1. Pengelolaan available funding lines secara 1. Optimal management of available funding lines
optimal guna memastikan kecukupan likuiditas, to ensure adequate liquidity, while supporting
sekaligus mendukung ekspansi pembiayaan financing expansion with an efficient cost
dengan struktur biaya yang efisien dan structure and measured risk management.
pengelolaan risiko yang terukur.
2. Peningkatan kinerja portofolio treasury melalui 2. Enhancement of treasury portfolio performance
optimalisasi pendapatan bunga (interest through optimization of interest income.and
income) dan pengelolaan beban bunga efficient management of interest expenses, in
(interest expense) secara efisien agar tercipta order to achieve a balance between profitability
keseimbangan antara profitabilitas dan and liquidity.
likuiditas.
3. Perluasan jaringan kerja sama dengan 3. Expansion of cooperation networks with
counterparties guna mendukung penyaluran counterparties to support financing distribution,
pembiayaan, memperkuat penetrasi strengthen market penetration for new
pasar bagi eksportir baru, serta menopang exporters, and support the development of
pengembangan bisnis asuransi dan insurance and guarantee businesses.
penjaminan.
Di sisi lain, segmen Treasury juga menghadapi On the other hand, the Treasury segment
berbagai tantangan yang perlu dikelola secara also faced various challenges that needed
hati-hati. Ketidakpastian kondisi makroekonomi careful management. Uncertainty in global
global, fluktuasi nilai tukar, dan tren kenaikan suku macroeconomic conditions, exchange rate
bunga internasional menjadi faktor eksternal yang fluctuations, and international interest rate trends
berpotensi menekan biaya pendanaan lembaga. were external factors that could potentially
Selain itu, dinamika pasar keuangan domestik yang increase the institution’s funding costs. In addition,
kompetitif menuntut LPEI untuk lebih adaptif dalam the dynamics of a competitive domestic financial
menentukan strategi pricing serta memperluas market required Indonesia Eximbank to be more
akses ke sumber pendanaan alternatif. adaptive in determining pricing strategies and
expanding access to alternative funding sources.
Kinerja Tresuri Tahun 2025 Treasury Performance in 2025
Dengan implementasi strategi dan rencana With the implementation of appropriate
kerja yang tepat, Divisi Treasury LPEI berhasil strategies and work plans, Indonesia Eximbank’s
mencatatkan sejumlah pencapaian signifikan Treasury Division achieved several significant
sepanjang tahun 2025, antara lain: accomplishments throughout 2025, including:
1. Pengendalian beban bunga secara efektif, 1. Effective control of interest expenses, where,
di mana meskipun tren suku bunga pasar despite a generally declining market interest
cenderung menurun sepanjang tahun, rate trend throughout the year, Indonesia
pertumbuhan beban bunga LPEI tetap terjaga Eximbank’s interest expense growth remained
di bawah laju penurunan suku bunga tersebut below the rate of decline due to efficient funding
berkat strategi pengelolaan pendanaan yang management strategies.
efisien.
2. Pemenuhan seluruh kewajiban jatuh tempo 2. Timely and full settlement of all maturing
secara tepat waktu dan tepat jumlah, meliputi: obligations, including:
a. Pelunasan pinjaman sindikasi LPI dalam a. Indonesia Eximbank completed the
valuta asing sebesar USD 250 juta, pinjaman repayment of its foreign currency syndicated
term loan dalam valuta asing sebesar USD loan amounting to USD 250 million, a foreign
200 Juta, serta pelunasan jatuh tempo currency term loan of USD 200 million, as
obligasi Rupiah sebesar Rp 3,82 triliun pada well as the maturity settlement of rupiah-
tahun 2025. denominated bonds totaling IDR 3.82 trillion
in 2025,
b. keberhasilan memperoleh pendanaan b. Successful acquisition of new funding in
baru dalam bentuk pinjaman bilateral the form of multicurrency bilateral loans to
multicurrency untuk mendukung support liquidity continuity.
kesinambungan likuiditas.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 154 Laporan Tahunan 2025
Page 155
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
3. Optimalisasi pengelolaan aset Treasury, yang 3. Optimization of Treasury asset management,
memastikan likuiditas lembaga tetap kuat dan ensuring the institution’s liquidity remained
efisien dalam mendukung kegiatan operasional strong and efficient in supporting operational
dan ekspansi pembiayaan. activities and financing expansion.
4. Perluasan jaringan kerja sama perbankan, 4. Expansion of the banking partnership network,
melalui peningkatan jumlah bank through an increased number of correspondent
correspondent baik di dalam negeri maupun banks both domestically and internationally
luar negeri yang dapat menerima penempatan capable of receiving Indonesia Eximbank fund
dana LPEI. placements.
5. Optimalisasi pendapatan treasury, di mana 5. Optimization of Treasury income, where
pengelolaan portofolio menghasilkan portfolio management generated revenue of
pendapatan sebesar Rp309,14 miliar hingga 31 Rp309.14 billion as of December 31, 2025.
Desember 2025.
Rencana Strategis 2026 Strategic Plan for 2026
Dalam menghadapi tahun buku 2026, LPEI telah In facing the 2026 financial year, Indonesia
menetapkan arah dan rencana strategis Divisi Eximbank has established the strategic direction
Treasury dengan rincian sebagai berikut: and plans for the Treasury Division as follows:
1. Pelaksanaan proses penerimaan dana sOIP 1. Implementation of the fund receipt process for
(Operator Investasi Pemerintah). sOIP (Government Investment Operator).
2. Pelaksanaan reprofiling jatuh tempo 2. Implementation of funding maturity reprofiling
pendanaan guna menekan beban biaya to reduce interest expense burdens.
bunga.
3. Pengembangan materi ALCO (Asset and 3. Development of ALCO (Asset and Liability
Liability Committee) terkait pengelolaan risiko Committee) materials related to liquidity risk
likuiditas. management.
4. Penambahan kreditur baru sebagai upaya 4. Addition of new creditors as part of efforts to
diversifikasi sumber pendanaan. diversify funding sources.
Segmen Jasa Konsultasi Advisory Services Segment
Sebagai bagian dari mandat untuk mendukung As part of its mandate to support the national
program ekspor nasional, LPEI menyediakan export program, Indonesia Eximbank provides
layanan bimbingan dan konsultasi bagi bank, guidance and Advisory Services for banks, financial
lembaga keuangan, eksportir, dan produsen institutions, exporters, and producers of export
barang ekspor, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, goods, particularly for Micro, Small, and Medium
Kecil, dan Menengah (UMKM). Tugas ini sejalan Enterprises (MSMEs). This role aligns with the
dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun mandate of Law Number 2 of 2009 and Government
2009 dan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun Regulation Number 43 of 2019 regarding the
2019 tentang Kebijakan Dasar Pembiayaan Ekspor National Export Financing Policy (KD PEN), which
Nasional (KD PEN), yang memberikan kewenangan grants Indonesia Eximbank the authority to
kepada LPEI untuk melaksanakan fungsi Jasa carry out consultancy functions to assist various
Konsultasi dalam membantu berbagai pihak stakeholders in overcoming challenges related to
mengatasi tantangan terkait kegiatan ekspor. export activities.
Layanan Jasa Konsultasi LPEI mencakup Indonesia Eximbank’s Advisory Services encompass
serangkaian kegiatan konsultasi, pemberdayaan, a range of activities, including consultation,
pengembangan kapasitas, advokasi, dan empowerment, capacity development, advocacy,
pendampingan bagi calon eksportir maupun and mentoring for prospective and existing
eksportir eksisting. Fokus utamanya adalah exporters. The primary focus is to increase the
mendorong peningkatan jumlah dan kemampuan number and capability of MSME actors so that they
pelaku UMKM agar mampu bersaing dan can compete and penetrate international markets.
menembus pasar internasional.
Salah satu Unique Value Proposition LPEI di bidang One of Indonesia Eximbank’s unique value
ini adalah program Coaching Program for New propositions in this field is the Coaching Program
Exporters (CPNE) dan Desa Devisa. Melalui CPNE, for New Exporters (CPNE) and Go-Export Village.
Annual Report 2025 155 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 156
LPEI memberikan pelatihan, pendampingan, dan Through CPNE, Indonesia Eximbank provides
kegiatan penguatan kapasitas, seperti sosialisasi, training, mentoring, and capacity-building
pameran, dan bimbingan bagi komunitas atau activities, such as socialization, exhibitions, and
individu pelaku usaha. guidance for business communities or individual
entrepreneurs.
Melengkapi inisiatif tersebut, program Desa Devisa Complementing these initiatives, the Go-
hadir sebagai bentuk pengembangan komunitas Export Village program serves as a community
yang berfokus pada peningkatan kapasitas development initiative focused on enhancing
masyarakat di wilayah dengan potensi ekspor the capacity of communities in regions with
tinggi. Program ini bertujuan mengoptimalkan high export potential. The program aims to
komoditas unggulan daerah serta meningkatkan optimize local flagship commodities and improve
kesejahteraan masyarakat melalui penguatan community welfare through strengthening the
daya saing produk lokal di pasar ekspor. competitiveness of local products in export
markets.
Selain itu, LPEI menawarkan program Marketing In addition, Indonesia Eximbank offers the
Handholding, sebagai upaya memperluas akses Marketing Handholding Program to expand market
pasar bagi mitra binaan dan debitur LPEI. Program access for partner businesses and Indonesia
ini membantu pelaku usaha dalam proses Eximbank debtors. This program assists business
penetrasi pasar hingga tahap komersialisasi actors in the market penetration process up to the
produk di luar negeri. Tujuannya adalah mencetak commercialization stage of their products abroad.
eksportir baru yang berdaya saing dan siap The objective is to produce new, competitive
beroperasi di pasar global. exporters who are ready to operate in global
markets.
Dalam memperkuat ekosistem layanan To further strengthen its consultancy ecosystem,
konsultasinya, LPEI juga tengah mengembangkan Indonesia Eximbank is also developing an
digital platform ekspor terintegrasi yang integrated digital export platform that facilitates
memfasilitasi pelaku UMKM untuk mengakses MSMEs’ access to information, training, financing,
informasi, pelatihan, pendanaan, dan peluang and market opportunities more easily, as a tangible
pasar secara lebih mudah, sebagai wujud nyata demonstration of government support for the
dukungan pemerintah terhadap internasionalisasi internationalization of Indonesian MSMEs.
UMKM Indonesia.
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategies and Challenges in 2025
Dalam rangka memperkuat pertumbuhan To strengthen the growth of its sustainable
mandat yang berkelanjutan, LPEI telah mandate, Indonesia Eximbank established several
menetapkan sejumlah program prioritas tahun priority programs in 2025 aimed at expanding
2025 yang diarahkan untuk memperluas dampak, impact, enhancing collaboration, and increasing
memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan the capacity of national exporters. These programs
kapasitas pelaku ekspor nasional. Program- include:
program tersebut mencakup:
1. Peningkatan kualitas Desa Devisa eksisting 1. Improving the quality of existing Go-Export
guna menjamin keberlanjutan pendampingan Village programs to ensure the continuity of
dan pemberdayaan masyarakat berbasis community mentoring and empowerment
komoditas unggulan. based on local flagship commodities.
2. Pertumbuhan jumlah eksportir baru sekaligus 2. Growing the number of new exporters
memastikan keberlanjutan usaha ekspor yang while ensuring the sustainability of already
telah terbentuk. established export businesses.
3. Peningkatan kualitas produk UMKM melalui 3. Enhancing the quality of MSME products
pelaksanaan program kurasi ekspor agar through the implementation of export curation
sesuai dengan standar pasar global. programs to meet global market standards.
4. Program kemitraan yang terintegrasi, selaras 4. Implementing integrated partnership programs
dengan tujuan pembangunan berkelanjutan aligned with the Sustainable Development
(Sustainable Development Goals) dan sinergi Goals (SDGs) and synergized with Ministry of
program Kementerian Keuangan, serta Finance programs, while supporting Indonesia
mendukung bisnis inti LPEI. Eximbank’s core business.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 156 Laporan Tahunan 2025
Page 157
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
5. Penerapan digitalisasi ekosistem ekspor 5. Applying digitalization to the export ecosystem
melalui optimalisasi digital platform LPEI untuk by optimizing Indonesia Eximbank’s digital
mempermudah akses dan partisipasi UMKM platforms to facilitate access and participation
dalam kegiatan ekspor. of MSMEs in export activities.
Selain itu, LPEI juga memperkuat kolaborasi dalam In addition, Indonesia Eximbank strengthened
pelaksanaan Jasa Konsultasi melalui langkah- collaboration in implementing Advisory Services
langkah berikut: through the following measures:
1. Memperkuat kerja sama dengan kantor-kantor 1. Strengthening cooperation with Indonesia’s
perwakilan Indonesia di luar negeri untuk overseas representative offices to obtain
mendapatkan informasi mengenai peluang information on opportunities and barriers
dan hambatan di negara tujuan ekspor untuk in export destination countries, in order to
memperkuat export competitiveness nasional. enhance national export competitiveness.
2. Meningkatkan sinergi dengan Kementerian/ 2. Increasing synergy with Ministries/Agencies,
Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, Special local governments, state-owned enterprises
Mission Vehicle (SMV), serta sektor swasta. (SOEs), Special Mission Vehicles (SMVs), and
the private sector.
3. Memperluas jangkauan program hingga ke 3. Expanding programs reach across various
berbagai daerah di Indonesia dalam upaya regions in Indonesia to promote national export
mendorong pertumbuhan ekspor nasional. growth.
Untuk menunjang penguatan peran Jasa Konsultasi To support the enhancement of Advisory Services,
tersebut, LPEI juga tengah mengembangkan Indonesia Eximbank is also developing an
platform digital terpadu, dengan fitur utama seperti integrated digital platform, which has main feature
informasi pasar ekspor, advanced e-learning, serta services such as export market information,
katalog produk ekspor. advanced e-learning, and export product catalogs.
Program-program prioritas tersebut akan These priority programs will be implemented
diimplementasikan melalui beberapa inisiatif through the following main initiatives:
utama berikut:
1. Coaching Program for New Exporters (CPNE) 1. Coaching Program for New Exporters (CPNE)
a. Perluasan kerja sama dengan Pemerintah a. Expanding cooperation with the Central and
Pusat dan Daerah untuk memperluas Regional Governments to broaden CPNE
jangkauan peserta CPNE participant reach
b. Kemitraan dengan BUMN, perbankan, serta b. Partnering with SOEs, banks, and private
sektor swasta yang memiliki program sector organizations with similar programs.
sejenis
c. Kolaborasi dengan lembaga pelatihan c. Collaborating with export training
ekspor untuk perluasan jangkauan dan institutions to extend reach and generate
potensi income generator bagi LPEI potential income for Indonesia Eximbank
d. Pengembangan sistem digital pelatihan d. Developing a digital training system to
agar akses program dapat menjangkau make program access available to a larger
lebih banyak pelaku usaha number of business actors
2. Desa Devisa 2. Go-Export Village
Meningkatkan kualitas Desa Devisa melalui Enhancing the quality of Go-Export Village
program pendampingan lanjutan dan through advanced mentoring programs and
kolaborasi lintas lembaga seperti: cross-agency collaboration, including:
a. Program Kemenkeu Satu (DJKN, DJBC, DJP, a. Kemenkeu Satu Program (DJKN, DJBC, DJP,
PKN STAN, LPEI, SMV, BLU, dan sebagainya) PKN STAN, Indonesia Eximbank, SMV, BLU, et
b. Program Desa Ekspor (LPEI, Kementerian cetera)
Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, b. Desa Ekspor Program (Indonesia Eximbank,
Kementerian Perdagangan, dan Ministry of Trade, Ministry of Villages and
sebagainya) Development of Disadvantaged Regions, et
c. Program One Village One Product (OVOP) cetera)
bersama Kementerian Perindustrian c. One Village One Product (OVOP) Program in
collaboration with Ministry of Industry
d. Kemitraan dengan BUMN, Perbankan, d. Partnerships with SOEs, banks, the private
sektor swasta, serta praktisi ekspor sebagai sector, and export practitioners serving as
penghubung transaksi internasional intermediaries for international transactions
Annual Report 2025 157 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 158
3. Marketing Handholding 3. Marketing Handholding
a. Membangun komunikasi erat dengan kantor a. Establishing close communication with
perwakilan Indonesia di luar negeri seperti Indonesian Embassies, ITPC/Perwadag
Kedutaan Besar RI, ITPC/Perwadag di luar offices abroad, diaspora communities, and
negeri, diaspora, serta export aggregator. export aggregators.
b. Menentukan target negara tujuan ekspor b. Determining priority export destination
prioritas dan memperluas jejaring countries and expanding partnership
kemitraan dengan pemangku kepentingan networks with relevant stakeholders.
relevan.
c. Melakukan pemetaan buyer dari nasabah c. Mapping buyers from financing and
pembiayaan dan asuransi untuk insurance clients to be connected with
dihubungkan dengan mitra binaan. partner businesses.
d. Memanfaatkan e-commerce platform d. Utilizing global e-commerce platforms as
global maupun digital platform LPEI yang well as Indonesia Eximbank’s developing
sedang dikembangkan. digital platforms.
4. Digital Platform LPEI 4. Indonesia Eximbank Digital Platform
Inisiatif ini bertujuan memperkuat kapasitas This initiative aims to strengthen the capacity
eksportir Indonesia sekaligus menjadi sarana of Indonesian exporters while serving as a
transaksi antara pemasok dan buyer luar transactional medium between suppliers and
negeri. Platform ini dikembangkan melalui overseas buyers. The platform is developed
kolaborasi dengan ekosistem ekspor yang through collaboration with the export
melibatkan berbagai Kementerian/Lembaga, ecosystem, involving various ministries/
buyers, perusahaan logistik, sertifikasi, verifikasi agencies, buyers, logistics companies,
& inspeksi, serta perbankan. Fitur utama yang certification, verification & inspection services,
tersedia meliputi: as well as banking institutions. Key features
include:
a. Coaching Service – program pelatihan a. Coaching Service – digital export training
digital ekspor berupa on-demand video programs in the form of on-demand videos
dan modul skill development. and skill development modules.
b. Eksporpedia – pusat informasi digital ekspor b. Eksporpedia – a national digital export
nasional berisi data, istilah, dan potensi information center containing data,
ekspor Indonesia. terminology, and Indonesia’s export
potential.
c. Business Check-Up – self-assessment UKME c. Business Check-Up – self-assessment
terkait kesiapan ekspor disertai rekomendasi for MSMEs regarding export readiness,
layanan yang dibutuhkan. accompanied by recommended services
needed.
d. Community Room – ruang komunikasi digital d. Community Room – a digital communication
antara UKME dengan Account Manager. space between MSMEs and Account
Managers.
e. Virtual Assistant – layanan pendamping e. Virtual Assistant – digital support service for
digital untuk solusi permasalahan ekspor export-related issues not yet covered by the
yang belum tercakup di sistem. system.
f. Global Marketplace – kanal pemasaran dan f. Global Marketplace – an overseas marketing
transaksi luar negeri yang difokuskan bagi and transaction channel focused on MSME
pelaku ekspor UKME. exporters.
5. Program Kemitraan 5. Partnership Program
Strategi pengembangan layanan melalui Service development strategies through
fasilitas kemitraan, baik disalurkan langsung partnership facilities, delivered either directly
kepada mitra binaan maupun tidak langsung to assisted partners or indirectly through
dimana penyaluran dilakukan melalui mitra channeling partners.
penyalur.
Meskipun menunjukkan potensi besar dalam Although showing significant potential in
mendukung peningkatan kapasitas ekspor supporting the enhancement of national export
nasional, segmen Jasa Konsultasi dihadapkan capacity, the Advisory Services segment faces
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 158 Laporan Tahunan 2025
Page 159
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
pada sejumlah tantangan utama, antara lain: several key challenges, including:
1. Kesenjangan literasi ekspor dan digitalisasi 1. Export and digital literacy gaps among MSME
di kalangan pelaku UMKM yang masih perlu actors, which need to be improved so they can
ditingkatkan agar mereka dapat mengakses independently access global markets.
pasar global secara mandiri.
2. Keterbatasan sumber daya dan infrastruktur 2. Limited mentoring resources and infrastructure
pendampingan di daerah, yang menuntut in regional areas, requiring closer collaboration
kolaborasi lebih erat dengan pemerintah with local governments and strategic partners.
daerah dan mitra strategis.
3. Ketersediaan pendanaan program dan tenaga 3. Availability of program funding and expert
ahli eksportir praktisi yang masih perlu diperluas export practitioners, which still needs to be
agar dapat menjangkau wilayah baru. expanded to reach new regions.
4. Tingginya persaingan ekspor internasional dan 4. High international export competition and
perubahan kebijakan perdagangan global, changes in global trade policies, necessitating
yang menuntut penyesuaian berkelanjutan continuous adjustments to training curricula
terhadap kurikulum pelatihan dan strategi and mentoring strategies.
pendampingan.
Kinerja Jasa Konsultasi Tahun 2025 Advisory Services Performance in 2025
Melalui implementasi strategi yang tepat Through the implementation of targeted strategies
sasaran dan perencanaan bisnis yang terukur, and measurable business planning, Indonesia
Jasa Konsultasi LPEI berhasil mencatat berbagai Eximbank’s Advisory Services achieved significant
kemajuan signifikan sepanjang tahun buku 2025. progress throughout the 2025 financial year.
Capaian tersebut tercermin dari peningkatan These achievements are reflected in the increased
pelaksanaan program pemberdayaan, execution of empowerment programs, capacity
pengembangan kapasitas, serta perluasan development, and expanded impact on business
dampak terhadap pelaku usaha di berbagai actors across various regions of Indonesia. Key
wilayah Indonesia. Beberapa hasil utama yang results include:
berhasil dicapai antara lain:
1. Program Coaching Program for New Exporters 1. The Coaching Program for New Exporters
(CPNE) telah dilaksanakan di 9 kota dengan (CPNE) was implemented in 9 cities with a
total 72 sesi pelatihan, melibatkan 1.042 pelaku total of 72 training sessions, involving 1,042
UKM. Angka ini menunjukkan peningkatan SME participants. This figure shows a change
dibanding tahun sebelumnya yang mencatat compared to the previous year, which
92 sesi pelatihan di 14 kota, diikuti oleh 1.245 UKM. recorded 92 training sessions in 14 cities with
Peningkatan tersebut menunjukkan efektivitas 1,245 SMEs participating. The results reflect the
CPNE dalam memperluas jangkauan dan effectiveness of CPNE in expanding outreach
memperkuat kemampuan ekspor pelaku UKM. and strengthening the export capabilities of
SMEs.
2. Program Community Development melalui 2. The Community Development Program through
inisiatif Desa Devisa mengalami pertumbuhan the Go-Export Village initiative recorded
signifikan. Hingga 31 Desember 2025, tercatat significant growth. As of 31 December 2025,
2.328 Desa Devisa telah terbentuk, memberikan a total of 2,328 Go-Export Village had been
dampak langsung maupun tidak langsung established, delivering both direct and indirect
kepada 201.580 penerima manfaat. Jumlah ini impact to 201,580 beneficiaries. This represents
meningkat dibanding tahun sebelumnya yang an increase compared to the previous year,
mencatat 928 Desa Devisa dengan 179.205 which recorded 928 Go-Export Village with
penerima manfaat. 179,205 beneficiaries.
3. Program Marketing Handholding juga 3. The Marketing Handholding Program
mencatat perkembangan positif, dengan also recorded positive progress, with the
pelaksanaan 50 kegiatan business matching, implementation of 50 business matching
meningkat dibandingkan 33 kegiatan pada activities, an increase compared to 33 activities
tahun sebelumnya. Selain itu, LPEI turut aktif in the previous year. In addition, the Indonesia
berpartisipasi dalam pameran bertaraf Eximbank actively participated in international-
internasional baik yang diselenggarakan di scale exhibitions held both in Indonesia and
Indonesia mau pun di luar negeri. Keberhasilan abroad. The successful implementation of this
Annual Report 2025 159 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 160
pelaksanaan program ini merupakan hasil program is the result of cross-ministerial and
kolaborasi lintas kementerian/lembaga, institutional collaboration, including the Ministry
di antaranya Kementerian Keuangan, of Finance, Ministry of Trade, Ministry of Foreign
Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Affairs, Ministry of Cooperatives and SMEs Bank
Negeri, Kementerian Koperasi dan UKM, Bank Indonesia, as well as other stakeholders.
Indonesia, serta berbagai pihak lainnya.
Ketiga program tersebut secara akumulatif Collectively, these three programs demonstrate
menunjukkan kinerja yang semakin kuat dalam increasingly strong performance in fostering
mendorong lahirnya pelaku usaha berorientasi the growth of export-oriented businesses.
ekspor. Sepanjang periode pelaporan, total Throughout the reporting period, the total number
eksportir baru yang berhasil dicetak mencapai of new exporters created reached 557 entities,
557 entitas, meningkat signifikan dibandingkan a significant increase compared to 484 new
capaian tahun sebelumnya sebanyak 484 eksportir exporters in the previous year. This growth reflects
baru. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas the effectiveness of an integrated approach that
pendekatan terintegrasi yang menggabungkan combines capacity building, curation, market
pembinaan, kurasi, fasilitasi akses pasar, serta access facilitation, and transaction assistance. In
pendampingan transaksi. Selain memperluas basis addition to expanding the national exporter base,
eksportir nasional, capaian ini juga memperkuat this achievement also strengthens the quality of
kualitas pipeline usaha yang lebih siap memasuki the business pipeline, making it more prepared to
pasar global dan berpotensi berlanjut ke tahap enter the global market and potentially progress to
pembiayaan. the financing stage.
Rencana Strategis 2026 Strategic Plan for 2026
Tahun 2026 menjadi fase konsolidasi dan The year 2026 marks a phase of consolidation and
transformasi bagi Divisi Jasa Konsultasi dalam transformation for the Advisory Services Division in
memperkuat peran LPEI sebagai institusi yang strengthening the role of the Indonesia Eximbank
tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi as an institution that not only provides financing,
juga menghadirkan solusi komprehensif untuk but also delivers comprehensive solutions to
meningkatkan daya saing ekspor nasional. Strategi enhance national export competitiveness. The
yang dirancang menekankan keseimbangan strategies developed emphasize a balance
antara perluasan dampak, peningkatan kualitas between expanding impact, improving the
intervensi, serta penciptaan nilai ekonomi yang quality of interventions, and creating measurable
terukur. economic value.
Pendekatan yang digunakan tidak lagi semata The approach is no longer solely program-based,
berbasis program, melainkan berbasis ekosistem but rather ecosystem- and commercial pipeline-
dan pipeline komersial, sehingga setiap based, ensuring that each advisory intervention
intervensi konsultasi terhubung dengan peluang is linked to financing opportunities and market
pembiayaan dan ekspansi pasar. expansion.
Penguatan Desa Devisa dan Peningkatan Strengthening the Go-Export Village Program
Kualitas Ekspor and Enhancing Export Quality
Program Desa Devisa tetap menjadi fondasi utama Go-Export Village program remains a key
dalam membangun basis eksportir nasional. Pada foundation in building Indonesia’s exporter base.
tahun 2026, fokus diarahkan pada dua dimensi In 2026, the focus is directed toward two main
utama, yakni ekspansi wilayah binaan dan dimensions, expanding assisted regions and
pendalaman kualitas klaster yang telah berjalan. deepening the quality of existing clusters.
Ekspansi dilakukan melalui kolaborasi yang lebih Expansion is pursued through closer collaboration
erat dengan kementerian/lembaga, pemerintah with ministries/agencies, regional governments,
daerah, korporasi, perbankan, dan agregator corporations, banks, and export aggregators.
ekspor. Pola kemitraan ini mendorong skema This partnership model promotes cost-sharing
cost-sharing, efisiensi pelaksanaan program, schemes, enhances program implementation
serta peningkatan akses pasar bagi pelaku usaha efficiency, and improves market access for
di daerah. businesses in regional areas.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 160 Laporan Tahunan 2025
Page 161
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Sementara itu, peningkatan kualitas Desa Devisa Meanwhile, improving the quality of Go-Export
difokuskan pada penguatan tata kelola usaha, Village is focused on strengthening business
standarisasi produk, peningkatan produktivitas, governance, product standardization, productivity
serta kesiapan ekspor. Integrasi dengan Unit enhancement, and export readiness. Integration
Bisnis LPEI diperkuat agar Desa Devisa tidak with the Indonesia Eximbank’s busines Go-Export
hanya menghasilkan UMKM siap ekspor, tetapi Village not only produces export-ready MSMEs, but
juga membentuk pipeline pembiayaan yang also builds a sustainable financing pipeline.
berkelanjutan.
Dengan pendekatan ini, Desa Devisa berevolusi Through this approach, Go-Export Village is
dari program pemberdayaan menjadi strategic evolving from a development program into a
feeder bagi pertumbuhan portofolio pembiayaan strategic feeder for the growth of the export
ekspor. financing portfolio.
Penciptaan Eksportir Baru dan Perluasan Akses Creation of New Exporters and Expansion of
Pasar Market Access
Divisi Jasa Konsultasi memprioritaskan penciptaan The Advisory Services Division prioritizes the
eksportir baru melalui pendekatan terstruktur creation of new exporters through a structured
yang mencakup pelatihan, pendampingan, kurasi approach that includes training, mentoring,
produk, hingga fasilitasi transaksi. product curation, and transaction facilitation.
Coaching Program for New Exporters diperkuat The Coaching Program for New Exporters is
dengan pembaruan modul yang lebih aplikatif strengthened through the enhancement of
dan berbasis kebutuhan industri. Pelaksanaan more practical and industry-driven modules. Its
dilakukan secara kolaboratif dengan pemangku implementation is carried out collaboratively with
kepentingan di pusat maupun daerah, termasuk stakeholders at both central and regional levels,
perwakilan perdagangan di luar negeri, untuk including overseas trade representatives, to ensure
memastikan keselarasan dengan kebutuhan alignment with global market needs.
pasar global.
Kegiatan business matching dan ekspor bersama Business matching activities and joint export
diarahkan pada peningkatan kualitas interaksi initiatives are directed toward improving the
bisnis. Proses kurasi supplier dilakukan secara lebih quality of business interactions. Supplier curation
ketat, sementara pendampingan buyer readiness processes are conducted more rigorously, while
dan negosiasi transaksi diperkuat agar peluang support for buyer readiness and transaction
kerja sama dapat dikonversi menjadi transaksi negotiations is strengthened to ensure that
nyata. partnership opportunities can be converted into
actual transactions.
Selain itu, optimalisasi marketplace global In addition, the optimization of global marketplaces
menjadi bagian dari strategi digital untuk forms part of the digital strategy to enhance
meningkatkan eksposur produk Indonesia. the exposure of Indonesian products. Account
Pengelolaan akun dilakukan secara profesional management is conducted professionally through
dengan pengelompokan komoditas, peningkatan commodity clustering, improved profile credibility,
kredibilitas profil, dan strategi pemasaran digital and more targeted digital marketing strategies.
yang lebih terarah. Langkah ini diharapkan This approach is expected to expand market reach
mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus while increasing the conversion rate from inquiries
meningkatkan tingkat konversi permintaan into trade contracts.
menjadi kontrak dagang.
Transformasi Digital melalui Platform Digital Transformation through an Integrated
Terintegrasi Platform
Tahun 2026 menandai penguatan digital platform The year 2026 marks the strengthening of digital
sebagai tulang punggung layanan konsultasi. platforms as the backbone of advisory services.
Platform dikembangkan sebagai ekosistem yang The platform is developed as an ecosystem that
mengintegrasikan edukasi, advisory, business integrates education, advisory, business matching,
matching, dan potensi pembiayaan. and potential financing.
Annual Report 2025 161 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 162
Penguatan sistem dilakukan melalui System enhancement is carried out through the
penyempurnaan fitur, peningkatan stabilitas refinement of features, improved infrastructure
infrastruktur, serta pengayaan konten stability, and the enrichment of thematic learning
pembelajaran tematik. Sosialisasi kepada supplier content. Outreach to suppliers and buyers is
dan buyer dilakukan secara masif melalui conducted extensively through digital marketing
pendekatan digital marketing dan kolaborasi approaches and cross-institutional collaboration.
lintas lembaga.
Dengan model hybrid antara pendampingan With a hybrid model combining offline assistance
offline dan platform digital, Divisi Jasa Konsultasi and digital platforms, the Advisory Services Division
dapat menjangkau pelaku usaha secara lebih luas is able to reach a broader range of businesses in
dengan biaya yang lebih efisien. Digitalisasi juga a more cost-efficient manner. Digitalization also
memungkinkan pengukuran kinerja berbasis data enables data-driven performance measurement
dan pemantauan pipeline secara real-time. and real-time pipeline monitoring.
Segmen Penugasan Khusus Ekspor National Interest Account Segment
Penugasan Khusus Ekspor (PKE) merupakan National Interest Account (NIA), is a mandate
mandat yang diberikan Pemerintah kepada granted by the Government to Indonesia Eximbank
LPEI untuk memperkuat peran lembaga dalam to strengthen the institution’s role in supporting
mendukung pelaku usaha ekspor melalui exporters through the provision of export financing
penyediaan fasilitas pembiayaan ekspor. Program facilities. This program is designed to help national
ini dirancang untuk membantu eksportir nasional exporters enter non-traditional markets and
menembus pasar nontradisional dan wilayah regions with high country risk, which are generally
dengan risiko negara (country risk) tinggi yang not accessible through commercial financing.
umumnya tidak terjangkau oleh pembiayaan
komersial.
Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor Referring to Minister of Finance Regulation
183/PMK.08/2021 tanggal 14 Desember 2021 tentang Number 183/PMK.08/2021 dated December 14, 2021,
Penugasan Khusus kepada Lembaga Pembiayaan concerning Special Assignments to the Indonesia
Ekspor Indonesia, ruang lingkup PKE mencakup tiga Eximbank, the scope of NIA covers three main
instrumen utama, yaitu pembiayaan, asuransi, instruments which includes financing, insurance,
dan penjaminan. Program ini ditujukan bagi and guarantees. The program targets exporters
pelaku ekspor yang memiliki proyek strategis with projects that are strategic to the national
bagi perekonomian nasional tetapi menghadapi economy but face limited access to financing from
keterbatasan akses pembiayaan dari sektor banks or commercial financial institutions.
perbankan atau lembaga keuangan komersial.
Hingga 31 Desember 2025, LPEI mengelola 9 As of December 31, 2025, Indonesia Eximbank
(Sembilan) program PKE yang masih aktif dan managed nine active NIA programs with
memiliki outstanding, meliputi: outstanding balances, including:
1. PKE Kawasan Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, 1. National Interest Account (NIA) – Africa, South
Amerika Latin, dan Eropa Timur (PKE Kawasan) Asia, Middle East, Latin America, and Eastern
Europe Regions (Regional NIA)
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Based on the Minister of Finance Decree (KMK)
(KMK) No. 460 tahun 2023, Pemerintah No. 460 of 2023, the Government has mandated
memberikan mandat kepada LPEI untuk the Indonesia Eximbank to provide financing
menyalurkan pembiayaan kepada pelaku to business entities with export sales to the
usaha yang memiliki penjualan ekspor ke regions of Africa, South Asia, the Middle East,
kawasan Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, Latin America, and Eastern Europe, covering all
Amerika Latin dan Eropa Timur yang meliputi business sectors and commodities. A total fund
seluruh sektor usaha dan komoditas. Dana allocation of IDR 2.6 trillion has been provided,
dialokasikan sebesar Rp2,6 triliun dengan with the assignment period extending until
jangka waktu penugasan sampai dengan December 2028.
Desember 2028.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 162 Laporan Tahunan 2025
Page 163
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
2. PKE Usaha Kecil dan Menengah (PKE UKM) 2. Small and Medium Enterprises (SMEs) NIA
Berdasarkan KMK No. 37 Tahun 2025, Based on KMK No. 37 of 2025, the Government
Pemerintah memberikan mandat kepada LPEI has mandated the Indonesia Eximbank
untuk menyediakan fasilitas pembiayaan, to provide financing, guarantees, and/or
penjaminan, dan/atau asuransi kepada insurance facilities to export-oriented small and
pelaku usaha di sektor usaha kecil menengah medium enterprises. This program is focused
berorientasi ekspor. Program ini difokuskan on supporting SMEs to continue growing and
untuk mendukung sektor UKM agar tetap remain competitive at the global level. The fund
tumbuh dan memiliki daya saing di tataran allocation for the SME NIA program amounts
global. Alokasi dana untuk program PKE UKM to IDR 2 trillion, with the assignment period
sebesar Rp2 triliun dengan jangka waktu extending until 31 December 2029.
penugasan sampai dengan 31 Desember 2029.
3. PKE Trade Finance (PKE TFC) 3. Trade Finance (TFC) NIA
Berdasarkan KMK No. 50 Tahun 2025, Pemerintah Based on Minister of Finance Decree (KMK) No.
memberikan mandat kepada LPEI untuk 50 of 2025, the Government has mandated
menyediakan fasilitas Trade Finance. Program the Indonesia Eximbank to provide Trade
ini difokuskan untuk mendukung penguatan Finance facilities. This program is aimed
industri dan komoditas unggulan ekspor agar at strengthening key export industries and
memiliki daya saing di tataran global. Terdapat commodities to enhance their competitiveness
18 (delapan belas) komoditas/produk uggulan, at the global level. There are 18 (eighteen) priority
antara lain produk karet, produk kopi (termasuk commodities/products, including rubber
kopi specialty), furnitur, produk alas kaki, products, coffee products (including specialty
makanan olahan (termasuk produk ikan, udang, coffee), furniture, footwear, processed foods
seafood), tekstil dan produk tekstil, produk (including fish, shrimp, and seafood), textiles and
perhiasan/permata, produk teh dan rempah- textile products, jewelry/gemstone products,
rempah, produk kayu, produk kerajinan, produk tea and spices, wood products, handicrafts,
elektronika, produk kimia, produk otomotif electronics, chemicals, automotive products
(termasuk suku cadang kendaraan bermotor), (including motor vehicle parts), tanned leather
produk dari kulit samak, mesin dan peralatan products, machinery and electrical equipment,
listrik, besi dan baja, produk pertanian, dan iron and steel, agricultural products, and paper
produk kertas. Alokasi dana untuk program PKE products. The fund allocation for the NIA Trade
TFC sebesar Rp2,5 triliun dengan jangka waktu Finance program amounts to IDR 2.5 trillion,
penugasan sampai dengan 31 Desember 2029. with the assignment period extending until 31
December 2029.
4. PKE Alat Transportasi (PKE ATP) 4. Transportation Equipment (ATP) NIA
Berdasarkan KMK No. 406/KMK.08/2021, Based on Minister of Finance Decree (KMK)
Pemerintah memberikan mandat kepada No. 406/KMK.08/2021, the Government has
LPEI untuk menyalurkan pembiayaan mandated the Indonesia Eximbank to provide
kepada pelaku usaha dalam rangka financing to business entities in support of the
mendukung pengembangan industri development of the transportation equipment
manufaktur alat transportasi dengan produk/ manufacturing industry, covering strategic
komoditas strategis, antara lain perkapalan, products/commodities such as shipbuilding,
perkeretaapian, kedirgantaraan, alat railways, aerospace, specialized transportation
transportasi khusus (berbasis listrik), komponen equipment (including electric-based), as well
dan/atau jasa pendukung industri alat as components and/or supporting services
transportasi. Alokasi dana untuk program PKE for the transportation equipment industry.
ATP sebesar Rp1,5 triliun dengan jangka waktu The fund allocation for the NIA ATP program
penugasan sampai dengan 31 Desember 2026. amounts to IDR 1.5 trillion, with the assignment
period extending until 31 December 2026.
5. PKE Industri Farmasi dan Alat Kesehatan (PKE 5. Pharmaceutical and Medical Devices Industry
IFA) (IFA) NIA
Berdasarkan KMK No. 145 Tahun 2023, Based on Minister of Finance Decree (KMK) No.
Pemerintah memberikan mandat kepada 145 of 2023, the Government has mandated
LPEI untuk menyalurkan pembiayaan kepada the Indonesia Eximbank to provide financing
Pelaku Usaha dalam rangka mendukung to business entities in support of strengthening
ketahanan dan kemandirian industri farmasi, the resilience and self-sufficiency of the
alat kesehatan dan bahan baku obat dengan pharmaceutical, medical devices, and
Annual Report 2025 163 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 164
tujuan menghasilkan devisa, menghemat pharmaceutical raw materials industries, with
devisa dalam negeri, dan/atau meningkatkan the aim of generating foreign exchange, saving
kapasitas produksi nasional. Alokasi dana untuk domestic foreign exchange, and/or increasing
program PKE IFA sebesar Rp500 miliar dengan national production capacity. The fund
jangka waktu penugasan sampai dengan 31 allocation for the NIA IFA program amounts
Desember 2027. to IDR 500 billion, with the assignment period
extending until 31 December 2027.
6. PKE Penjaminan dan Asuransi (PKE PJA) 6. Guarantees and Insurance (PJA) NIA
Berdasarkan KMK No. 329 Tahun 2025, Based on Minister of Finance Decree (KMK) No.
Pemerintah memberikan mandat kepada LPEI 329 of 2025, the Government has mandated the
untuk memberikan fasilitas penjaminan dan Indonesia Eximbank to provide guarantee and
asuransi untuk mendukung ekspor pada sektor insurance facilities to support exports in priority
produk/jasa yang menjadi prioritas atau fokus product and service sectors designated by the
pemerintah. Alokasi dana PMN untuk PKE PJA Government. The state capital injection (PMN)
ini sebesar Rp1,91 triliun dengan jangka waktu allocation for the NIA PJA program amounts
penugasan sampai dengan 31 Desember 2029. to IDR 1.91 trillion, with the assignment period
extending until 31 December 2029.
7. PKE Pariwisata Mandalika (PKE Mandalika) 7. Mandalika Tourism (Mandalika NIA)
Berdasarkan KMK No. 387/KMK.08/2022, Based on Minister of Finance Decree (KMK) No.
Pemerintah memberikan mandat kepada 387/KMK.08/2022, the Government mandated
LPEI untuk menyalurkan pembiayaan kepada the Indonesia Eximbank to provide financing
Pelaku Usaha dalam rangka pengembangan to business entities in support of tourism
pariwisata Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. development in the Mandalika Special
Dana yang dialokasikan untuk program ini Economic Zone. The fund allocated for this
sebesar Rp1,6 triliun dengan jangka waktu program amounted to IDR 1.6 trillion, with the
penugasan sampai dengan 31 Desember 2024. assignment period ending on 31 December
Sesuai dengan jangka waktu penugasannya, 2024. In line with the completion of its mandate
PKE Mandalika sudah selesai, namun hingga 31 period, the Mandalika NIA program has been
Desember 2024 masih memiliki outstanding. concluded. However, as of 31 December 2024,
outstanding balances remained.
Sehubungan dengan telah berakhirnya jangka Following the expiration of the Mandalika NIA
waktu fasilitas program PKE Mandalika pada program facility on 31 December 2024, the
tanggal 31 Desember 2024, program PKE ini program was not extended, and its closure
tidak dilakukan perpanjangan jangka waktu has been formally reported to the Minister of
fasilitas dan telah dilaporkan penutupan Finance through an official memorandum from
program kepada Menteri Keuangan melalui the Directorate General of Budget Financing
Nota Dinas Direktorat Jenderal Pengelolaan and Risk Management (DJPPR) of the Ministry of
Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Finance No. ND-193/PR/2025 dated 30 June 2025.
Keuangan Nomor ND-193/PR/2025 tanggal 30
Juni 2025
8. PKE Marina dan Penunjang Destinasi Pariwisata 8. Marina and Super Priority Tourism Destination
Super Prioritas (PKE DPSP) Support (DPSP NIA)
Berdasarkan KMK No. 272/KMK.08/2022 Based on Minister of Finance Decree (KMK)
tanggal 5 Juli 2022, Pemerintah memberikan No. 272/KMK.08/2022 dated 5 July 2022, the
mandat kepada LPEI untuk menyalurkan Government mandated the Indonesia Eximbank
pembiayaan kepada Pelaku Usaha dalam to provide financing to business entities in
rangka mendukung sektor pariwisata yang support of the tourism sector prioritized by
menjadi fokus pemerintah, termasuk pelaku the Government, including those involved in
usaha yang turut melakukan pengembangan the development of marina infrastructure
infrastruktur marina & penunjang pariwisata and supporting facilities for super priority
pada destinasi pariwisata super prioritas. Dana tourism destinations. The fund allocated for this
yang dialokasikan untuk program ini sebesar program amounted to IDR 500 billion, with the
Rp500 miliar dengan jangka waktu penugasan assignment period ending in December 2024.
sampai dengan Desember 2024.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 164 Laporan Tahunan 2025
Page 165
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Sehubungan dengan telah berakhirnya jangka Following the expiration of the DPSP NIA
waktu fasilitas program PKE DPSP pada tanggal program facility on 31 December 2024, the
31 Desember 2024, program PKE ini tidak program was not extended, and its closure
dilakukan perpanjangan jangka waktu fasilitas has been formally reported to the Minister of
dan telah dilaporkan penutupan program Finance through an official memorandum from
kepada Menteri Keuangan melalui Nota Dinas the Directorate General of Budget Financing
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan and Risk Management (DJPPR) of the Ministry of
dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Finance No. ND-193/PR/2025 dated 30 June 2025.
Nomor ND-193/PR/2025 tanggal 30 Juni 2025
9. PKE Industri Penerbangan 9. Aviation Industry (Aviation NIA)
Berdasarkan KMK No. 428/KMK.08/2020 tanggal Based on Minister of Finance Decree (KMK) No.
23 September 2020, Pemerintah memberikan 428/KMK.08/2020 dated 23 September 2020, the
mandat kepada LPEI untuk menyalurkan Government mandated the Indonesia Eximbank
pembiayaan kepada Pelaku Usaha dalam to provide financing to business entities in
rangka mendukung penguatan sektor ekonomi support of strengthening the transportation
transportasi dan pergudangan, khususnya and warehousing sectors, particularly air
jasa angkutan udara dengan kriteria pelaku transportation services, with exporter eligibility
ekspor sesuai dengan persyaratan yang criteria as stipulated in the decree. The fund
tertuang dalam KMK. Dana yang dialokasikan allocated for this program amounted to IDR
untuk program ini sebesar Rp1.000 miliar 1,000 billion, with the assignment period ending
dengan jangka waktu penugasan sampai in December 2021. In accordance with its
dengan Desember 2021. Sesuai jangka waktu mandate period, the Aviation NIA program has
penugasannya, PKE Industri Penerbangan been completed; however, as of 31 December
sudah selesai, namun hingga 31 Desember 2025, outstanding balances remained.
2025 masih memiliki outstanding.
Sehubungan dengan telah berakhirnya Following the expiration of the Aviation NIA
jangka waktu fasilitas program PKE Industri program facility on 31 December 2021, the
Penerbangan pada tanggal 31 Desember program was not extended, and its closure
2021, program PKE Industri Penerbangan tidak has been formally reported to the Minister of
dilakukan perpanjangan jangka waktu fasilitas Finance through an official memorandum from
dan telah dilaporkan penutupan program the Directorate General of Budget Financing
kepada Menteri Keuangan melalui Nota Dinas and Risk Management (DJPPR) of the Ministry of
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan Finance No. ND-246/PR/2022 dated 30 June 2021.
dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan
Nomor ND-246/PR/2022 tanggal 30 Juni 2021
Strategi dan Tantangan Tahun 2025 Strategies and Challenges in 2025
Pada tahun 2025, fokus utama Penugasan Khusus In 2025, the primary focus of the National Interest
Ekspor (PKE) adalah memperkuat kontribusi Account (NIA) was to strengthen the program’s
program terhadap perekonomian nasional contribution to the national economy through the
melalui penciptaan dan penghematan devisa. generation and conservation of foreign exchange.
Upaya ini dijalankan dengan memperluas These efforts were carried out by expanding the
jangkauan program, memperkuat dukungan program’s reach, enhancing support for business
terhadap pelaku usaha, serta memastikan actors, and ensuring the optimal utilization of the
optimalisasi pemanfaatan fasilitas PKE yang NIA facilities that have been provided. The strategic
telah disediakan. Adapun Inisiatif strategi initiatives and action plans are as follows:
dan action plan-nya sebagai berikut:
Annual Report 2025 165 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 166
Strategi
No Action Plan
Strategy
1. Melakukan sosialisasi berkala bersama K/L terkait dalam rangka menggali
potensi pipeline/debitur (pelaku usaha).
Peningkatan customer
2. Fokus pada produk/komoditas unggulan ekspor yang memiliki kategori survive
base dan volume bisnis
strong & moderate.
1 Increase in customer
1. Conducting regular outreach in collaboration with relevant ministries/
base and business
agencies to identify potential pipelines/debtors (business actors).
volume.
2. Focusing on leading export products/commodities categorized as having
strong and moderate resilience.
1. Mendorong pemanfaatan program PKE yang kinerja pemanfaatannya tinggi
Optimalisasi program PKE antara lain PKE TFC, PKE UKM, PKE KWS, dan PKE IFA.
Optimization of the NIA 2. Implementasi paket pembiayaan serta skema blended financing.
2
program. 1. Encouraging the utilization of NIA programs with strong performance,
including NIA TFC, NIA SMEs, NIA Regional, and NIA IFA.
2. Implementing financing packages as well as blended financing schemes.
1. Penyempurnaan produk dan manual/ketentuan.
2. Penguatan risk acceptance criteria (RAC) dan mekanisme early warning
sebagai bagian dari portfolio monitoring.
Pengembangan/
3. Pengelolaan data dan pelaporan kepada komite PKE melalui pengembangan
penyempurnaan internal
monitoring dashboard PKE.
3 Internal development or
1. Enhancement of products and manuals/regulatory provisions.
enhancement.
2. Strengthening of risk acceptance criteria (RAC) and early warning
mechanisms as part of portfolio monitoring.
3. Management of data and reporting to the NIA committee through the
development of an NIA monitoring dashboard.
1. Pelaksanaan kegiatan teknis bersama komite PKE sesuai rencana kerja
tahunan PKE.
2. Melakukan monitoring/evaluation dan pelaporan periodik terkait pelaksanaan
program PKE.
3. Kolaborasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) maupun Institusi/Lembaga
Keuangan lainnya, antara lain: melalui Komite Harmonisasi Ekspor LPEI,
penambahan mitra perusahaan asuransi kredit untuk mendukung PKE UKM,
pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan business gathering bersama K/L terkait,
Pengelolaan teknis
serta pelaksanaan LPEI Export Forum (LEF) yang merupakan sarana campaign
pelaksanaan PKE
program PKE kepada eksportir unggulan terpilih berbasis wilayah.
Management of the
4 1. Implementation of technical activities in coordination with the NIA committee
technical implementation
in accordance with the annual NIA work plan.
of the NIA.
2. Conducting monitoring, evaluation, and periodic reporting on the
implementation of NIA programs.
3. Collaboration with ministries/agencies and other financial institutions,
including through the Indonesia Eximbank Export Harmonization Committee,
the addition of credit insurance partners to support the NIA SME program,
the organization of outreach and business gathering activities with relevant
ministries/agencies, as well as the implementation of the LPEI Export Forum
(LEF) as a platform to promote NIA programs to selected leading exporters on
a regional basis.
Kinerja Penugasan Khusus Ekspor (PKE) National Interest Account (NIA)
Tahun 2025 Performance in 2025
Sejak peluncuran berbagai program Penugasan Since the launch of various National Interest
Khusus Ekspor (PKE) berdasarkan Keputusan Account (NIA) programs based on Minister of
Menteri Keuangan (KMK), LPEI telah menunjukkan Finance Decrees (KMK), Indonesia Eximbank
komitmen berkelanjutan dalam menyalurkan has demonstrated a sustained commitment to
pembiayaan untuk mendukung penguatan providing financing in support of strengthening
ekspor nasional. Hingga akhir tahun buku 2025, national exports. As of the end of the 2025 financial
total kumulatif penyaluran dana (disbursement) year, the total cumulative disbursement through
melalui program PKE mencapai Rp13,5 triliun, PKE programs reached IDR 13.5 trillion, reflecting
mencerminkan peran aktif LPEI dalam mendukung Indonesia Eximbank’s active role in supporting
sektor-sektor strategis yang berorientasi ekspor. strategic export-oriented sectors.
Sementara itu, posisi outstanding per 31 Desember Meanwhile, the outstanding balance as of
2025 tercatat sebesar Rp6,8 triliun, yang December 31, 2025, was recorded at IDR 6.8 trillion,
menunjukkan kesinambungan atas pembiayaan indicating continuity in financing provided across
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 166 Laporan Tahunan 2025
Page 167
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
yang telah diberikan dalam berbagai program PKE the active NIA programs. Further details regarding
aktif. Rincian lebih lanjut terkait pelaksanaan PKE NIA implementation during the 2025 financial year
selama tahun buku 2025 disajikan sebagai berikut: are presented as follows:
Akumulasi
Alokasi
Disbursement
Berlaku Dana Limit Disbursement Outstanding
(Rp Juta)
Program PKE Hingga (Rp Juta) (Rp Juta) (Rp Juta) (Rp Juta)
Accumulated
NIA Program Program Funds Plafond (Rp Disbursement Outstanding
Disbursement
Period Allocation Million) (Rp Million) (Rp Million)
(Rp
(Rp Million)
Million)
PKE PENERBANGAN 31 Des 2021
1.000.000 994.404 - 994.404 994.404
(KMK No.428/2020) Dec 31, 2021
PKE ALAT
31 Des 2026
TRANSPORTASI 1.500.000 1.242.875 252.550 682.187 556.756
Dec 31, 2026
(KMK No.406/2021)
PKE DP SUPER
31 Des 2024
PRIORITAS 500.000 500.000 - 170.000 164.000
Dec 31, 2024
(KMK No.272/2022)
PKE PARIWISATA
31 Des 2024
MANDALIKA 1.188.000*) 1.188.000 - 1.354.081 1.180.364
Dec 31, 2024
(KMK No.387/2022)
PKE INDUSTRI
31 Des 2027
FARMASI & ALKES 500.000 516.000 238.968 355.968 272.718
Dec 31, 2027
(KMK No.145/2023)
PKE KAWASAN 31 Des 2028
2.600.000 1.949.607 5.198.201 11.067.800 1.403.053
(KMK No.460/2023) Dec 31, 2028
PKE UKM 31 Des 2029
2.000.000 541.594 106.978 1.236.082 252.635
(KMK No.37/2025) Dec 31, 2029
PKE TRADE FINANCE 31 Des 2029
2.500.000 3.353.865 7.680.789 18.195.813 1.989.653
(KMK No.50/2025) Dec 31, 2029
PKE PENJAMINAN &
31 Des 2029
ASURANSI 1.912.000**) - - - -
Dec 31, 2029
(KMK No.329/2025)
Jumlah
13.700.000 10.286.347 13.477.487 34.056.335 6.813.582
Total
*) Alokasi dana PKE KEK Mandalika sebesar Rp1,6 triliun telah berakhir jangka waktu penugasannya pada 31 Desember 2024, dan masih terdapat sisa alokasi
dana program sebesar Rp412 miliar.
**) Kemudian atas sisa alokasi dana program PKE KEK Mandalika sebesar Rp412 miliar telah dialokasikan dananya ke program PKE Penjaminan & Asuransi
sehingga total alokasi dana PKE Penjaminan & Asuransi menjadi sebesar Rp1,912 triliun sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) 329/2025 pada 7
November 2025.
*) The fund allocation for the KEK Mandalika NIA program amounting to IDR 1.6 trillion has reached the end of its assignment period on 31 December 2024, with
a remaining program allocation of IDR 412 billion.
**) The remaining allocation of IDR 412 billion from the KEK Mandalika NIA program has subsequently been reallocated to the NIA Guarantee & Insurance
program, bringing the total allocation for the NIA Guarantee & Insurance program to IDR 1.912 trillion in accordance with Minister of Finance Decree (KMK) No.
329/2025 dated November 7, 2025.
Rencana Strategis 2026 Strategic Plan for 2026
Penugasan Khusus Ekspor (PKE) lebih jauh The National Interest Account (NIA) is further
diharapkan dapat lebih berperan terhadap expected to play a greater role in the national
perekonomian nasional melalui penciptaan atau economy through the generation and/or
penghematan devisa yang berasal dari Program conservation of foreign exchange derived from
PKE. Dalam upaya mencapai hal tersebut, tentunya NIA programs. To achieve this objective, several
terdapat beberapa hal yang perlu dicapai sebagai targets have been set for the 2025–2029 period,
sasaran dalam periode tahun 2025-2029, antara including:
lain:
1. Peningkatan dukungan fasilitas Pembiayaan 1. Enhancing support from NIA financing facilities
PKE terhadap 3P (pelaku, produk dan pasar); toward the 3Ps (players, products, and markets);
Annual Report 2025 167 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 168
2. Diversifikasi atas penyaluran fasilitas 2. Diversifying export financing disbursement
pembiayaan ekspor tidak hanya melalui not only through financing support, but also
dukungan pembiayaan, namun juga dalam through guarantees and/or insurance;
bentuk penjaminan dan/atau asuransi;
3. Optimalisasi utilisasi/pemanfaatan PKE yang 3. Optimizing the utilization of established NIA
sudah ditetapkan; dan programs; and
4. Peningkatan monitoring kinerja PKE berbasis 4. Improving performance monitoring of NIA
sistem informasi teknologi (IT). through information technology (IT)-based
systems.
Untuk mencapai sasaran tersebut, beberapa To achieve these targets, several strategies will be
strategi yang akan dilakukan untuk mendukung implemented to support this focus, namely:
fokus tersebut, yaitu:
1. Ekstensifikasi 1. Extensification
a. Meningkatkan jumlah pelaku usaha yang a. Increasing the number of business actors
memanfaatkan program PKE (customer) utilizing NIA programs (customers) through
melalui optimalisasi referral berupa the optimization of referrals in the form of
leads/pipelines dari K/L & pemetaan leads/pipelines from ministries/agencies, as
eksportir unggulan wilayah, yang berbasis well as mapping leading regional exporters
pendekatan ekosistem, kinerja ekspor, dan/ based on ecosystem approaches, export
atau basis buyer yang baik performance, and/or strong buyer bases
b. Peningkatan kolaborasi dengan b. Enhancing collaboration with ministries/
Kementerian/Lembaga dan/atau institusi agencies and/or other relevant institutions
lain, yang relevan melalui dukungan Komite through the support of the NIA Committee
PKE sebagi penghubung as a coordinating platform
c. Kolaborasi dengan institusi keuangan, c. Collaborating with financial institutions,
dengan fokus perluasan saluran bisnis with a focus on expanding guarantee
penjaminan dan/atau asuransi & upaya and/or insurance business channels and
mitigasi risiko yang diperlukan dalam strengthening risk mitigation efforts in NIA
penyaluran PKE (spreading risk) disbursement (risk spreading)
2. Intensifikasi 2. Intensification
a. Penyesuaian relevansi program PKE antara a. Enhancing the relevance of NIA programs,
lain terkait: fitur produk, jangka waktu including adjustments to product features,
penugasan, dan optimalisasi dana PMN PKE assignment periods, and the optimization of
state capital injection (PMN) funds for NIA
b. Pengembangan program PKE yang sesuai b. Developing NIA programs aligned with
fokus pemerintah atau program yang government priorities or programs
dimiliki oleh K/L implemented by ministries/agencies
c. Diversifikasi atas penyaluran fasilitas c. Diversifying export financing facilities not
pembiayaan ekspor yang tidak hanya only through financing support, but also
melalui dukungan pembiayaan, namun through guarantees and/or insurance
juga dalam bentuk penjaminan dan/atau
asuransi
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 168 Laporan Tahunan 2025
Page 169
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Analisis Kinerja Keuangan
Financial Performance Analysis
Analisis dan pembahasan keuangan berikut The following financial analysis and discussion are
disusun berdasarkan Laporan Keuangan prepared based on the Consolidated Financial
Konsolidasian LPEI dan entitas anak untuk tahun Statements of Indonesia Eximbank and its
yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 31 subsidiaries for the years ended December 31, 2025,
Desember 2024. Laporan keuangan tersebut telah and December 31, 2024. These financial statements
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi have been audited by the Public Accounting Firm
Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan, yang menyatakan (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Partners,
opini “Wajar dalam Semua Hal yang Material.” which expressed an opinion of “Fair in All Material
Aspects.”
Laporan keuangan konsolidasian tersebut disusun The consolidated financial statements are
dan disajikan menggunakan kerangka pelaporan prepared and presented using a financial reporting
keuangan dengan penyajian wajar untuk framework with fair presentation for special
tujuan khusus, khususnya terkait perhitungan purposes, particularly related to the calculation
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas of the Allowance for Impairment Losses (CKPN)
pembiayaan dalam rangka Penugasan Khusus on financing under restructured Special Export
yang direstrukturisasi. Penyusunan ini mengacu Assignments (PKE). This preparation refers to the
pada Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia Letter of the Minister of Finance of the Republic
No. S-194/MK.08/2023 tentang Penetapan of Indonesia No. S-194/MK.08/2023 regarding the
Penggunaan Asumsi Tingkat Diskonto Berdasarkan determination of the discount rate assumptions
Tingkat Suku Bunga setelah Restrukturisasi dalam based on post-restructuring interest rates for CKPN
Perhitungan CKPN. calculation.
Adapun untuk elemen laporan keuangan For other elements of the consolidated financial
konsolidasian lainnya, penyusunan dan statements, their preparation and presentation
penyajiannya tetap mengacu pada Standar continue to refer to the Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku di Standards (SAK) applicable in Indonesia.
Indonesia.
Posisi Keuangan Financial Position
Tabel Laporan Posisi Keuangan (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Statement of Financial Position (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Kas
43 49 (6) (12,24)
Cash
Giro pada Bank Indonesia
919 775 144 18,58
Current Account with Bank Indonesia
Giro pada Bank – Neto
1.694.927 1.217.286 477.641 39,24
Current Account with Banks - Net
Penempatan pada Bank – Neto
15.894.268 1.371.751 14.522.517 1058,68
Placements with Banks - Net
Efek-Efek
719.531 1.173.253 (453.722) (38,67)
Securities
Tagihan Derivatif
220.472 50.674 169.798 335,08
Derivative Receivable
Pembiayaan dan Piutang
57.205.378 55.984.156 1.221.222 2,18
Financing and Receivables
Annual Report 2025 169 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 170
Tabel Laporan Posisi Keuangan (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Statement of Financial Position (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai
(CKPN) – Pembiayaan dan Piutang
(18.478.681) (17.131.351) (1.347.330) 7,86
Allowance for Impairment Losses -
Financing and Receivables
Aset Ijarah - Neto
36.714 68.808 (32.094) (46,64)
Ijarah Assets – Net
Piutang Setoran Modal
- 5.000.000 (5.000.000) (100,00)
Capital Subscription Receivables
Pajak Dibayar Dimuka
1.647 2.827 (1.180) (41,74)
Prepaid Taxes
Biaya Dibayar Dimuka
29.624 23.723 5.901 24,87
Prepaid Expenses
Asset Kontrak Asuransi
5.338 3.192 2.149 67,23
Insurance Contract Assets
Aset Kontrak Reasuransi
3 4.726 (4.723) (99,94)
Reinsurance Assets
Piutang Penjaminan
6.850 - 6.850 100
Guarantee Receivables
Tagihan Akseptasi – Neto
158.943 138.126 20.817 15,07
Acceptances Receivables- Net
Aset Tetap – Neto
952.547 907.581 44.966 4,95
Fixed Assets - Net
Aset Pajak Tangguhan – Neto
159.768 150.993 8.775 5,81
Deferred Tax Assets - Net
Aset Lain-Lain
159.205 146.428 12.777 8,73
Other Assets
Jumlah Aset
58.767.496 49.112.997 9.654.449 19,66
Total Assets
Aset Assets
LPEI pada tahun 2025 telah mencatat total aset In 2025, Indonesia Eximbank recorded total assets
sebesar Rp58,77 triliun, naik 19,66% dari tahun 2024 of IDR 58.77 representing an increase of 19.66%
sebesar Rp49,11 triliun. Hal ini terutama di sebabkan compared to 2024, which amounted to IDR 49.11
oleh meningkatnya penempatan pada bank. trillion. This was primarily driven by an increase
placements with banks.
Tabel Penempatan pada Bank (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Placements at the Banks (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Penempatan pada Bank
Placements with Banks
Penugasan Umum
1.105.288 447.500 657.788 146,99
General Assignment
Penugasan Khusus
14.790.500 924.333 13.866.167 1500,13
National Interest Account
Jumlah
15.895.788 1.371.833 14.523.955 1058,73
Total
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 170 Laporan Tahunan 2025
Page 171
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Pada tahun 2025, LPEI mengalokasikan In 2025, Indonesia Eximbank allocated placements
Penempatan pada bank dalam dua kategori in banks into two business categories: general
kegiatan usaha, yaitu penugasan umum dan assignments and special assignments.
penugasan khusus.
Nilai penempatan pada penugasan Umum Placements under General Assignment increased
mengalami peningkatan 146,99% menjadi Rp1,11 by 146.99% to IDR 1.11 trillion in 2025, from IDR 447.50
triliun pada tahun 2025 dari Rp447,50 miliar pada billion in 2024. Meanwhile, placements under
tahun 2024. Sedangkan nilai penempatan pada Special Assignment rose significantly by 1,500.13%
penugasan khusus mengalami peningkatan in 2025, from IDR 924.33 billion in 2024 to IDR 14.79
1500,13% pada tahun 2025, dari Rp924,33 miliar trillion.
pada tahun 2024 menjadi Rp14,79 triliun.
Tabel Penempatan di Bank (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Placements at the Banks (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Deposito berjangka – Rupiah
15.199.000 1.315.500 13.883.500 1055,38
Time Deposits - Rupiah
Deposito berjangka - Dollar AS
- 56.333 (56.333) (100,00)
Time Deposits - US Dollar
Call Money - Dollar AS
641.988 - 641.988 100,00
Call Money - US Dollar
Call Money - Euro
54.800 - 54.800 100,00
Call Money - Euro
Jumlah
15.895.788 1.371.833 14.523.955 1058,73
Total
Pada tahun 2025, LPEI mencatat deposito berjangka In 2025, Indonesia Eximbank recorded Rupiah-
dalam mata uang Rupiah sebesar Rp15,20 triliun, denominated time deposits amounting to IDR 15.20
naik 1055,38% atau Rp13,88 triliun dari tahun trillion, representing an increase of 1,055.38% or IDR
sebelumnya sebesar Rp1,32 triliun. Sementara 13.88 trillion from IDR 1.32 trillion in the previous year.
itu, deposito berjangka dalam mata uang Dollar Meanwhile, time deposits denominated in US
AS pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp0, turun Dollars in 2025 were recorded at IDR 0, representing
100% dari tahun sebelumnya Rp56,33 miliar. Hal a decrease of 100% from the previous year of IDR
ini di terutama di sebabkan oleh meningkatanya 56.33 billion. This was primarily due to the increase
penempatan deposito berjangka -Rupiah. in placements of Rupiah-denominated time
deposits.
LPEI melakukan evaluasi atas penempatan dana Indonesia Eximbank conducts evaluations
pada bank secara kolektif dengan memperhatikan of bank placements collectively, taking into
analisis kuantitatif dan kualitatif, yang mencakup account quantitative and qualitative analyses,
pengalaman historis, penilaian kredit, serta which include historical experience, credit
informasi proyeksi kondisi ke depan. Manajemen assessments, and forward-looking condition
meyakini bahwa cadangan kerugian penurunan projections. Management believes that the
nilai yang telah dibentuk saat ini memadai untuk allowance for impairment losses currently
mengantisipasi potensi risiko kerugian akibat tidak established is adequate to anticipate potential
tertagihnya penempatan pada bank lain. Selain itu, risks of uncollectible placements in other banks.
sebagian penempatan pada bank juga dijadikan Additionally, a portion of the bank placements
jaminan, baik per 31 Desember 2025 maupun pada serves as collateral, both as of December 31, 2025,
tahun buku sebelumnya, 2024. and in the previous financial year, 2024.
Annual Report 2025 171 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 172
Pembiayaan dan Piutang Financing and Receivables
Tabel Pembiayaan dan Piutang Penugasan Umum (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Financing and Receivables (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Penugasan Umum
General Assignment
Pembiayaan dan piutang yang
diberikan 46.141.905 44.726.802 1.415.103 3,16
Financing and Receivables
Pembiayaan dan piutang syariah
yang diberikan 4.634.547 7.152.949 (2.518.402) (35,21)
Financing and Shariah Receivables
Sub -Total
50.776.452 51.879.751 (1.103.299) (2,13)
Sub-Total
Penugasan Khusus
National Interest Account
Pembiayaan dan piutang yang
diberikan 6.425.379 4.102.685 2.322.694 56,61
Financing and Receivables
Pembiayaan dan piutang syariah
yang diberikan 3.547 1.720 1.827 106,22
Financing and Shariah Receivables
Sub -Total
6.428.926 4.104.405 2.324.521 56,63
Sub-Total
Jumlah
57.205.378 55.984.156 1.221.222 2,18
Total
Pada tahun 2025, jumlah pembiayaan dan piutang In 2025, Indonesia Eximbank recorded total
LPEI sebelum Cadangan Kerugian Penurunan Nilai financing and receivables before Allowance
(CKPN) yaitu sebesar Rp57,21 triliun, naik 2,18% for Impairment Losses (CKPN) of IDR 57.21 trillion,
atau Rp1,22 triliun dari tahun 2024 sebesar Rp55,98 representing an increase of 2.18% or IDR 1.22 trillion
triliun. Hal ini seiring dengan peningkatan pada from IDR 55.98 trillion in 2024. This growth was in
pembiayaan dan piutang penugasan khusus line with a 56.63% increase, or IDR 2.32 trillion, in
sebesar 56,63% atau Rp2,32 triliun. financing and receivables under National Interest
Account.
Tabel Non Performing Financing (NPF) Bruto (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Non-Performing Financing (NPF) Gross (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Lancar
35.943.419 32.761.717 3.181.702 9,71
Current
Dalam perhatian khusus
3.581.653 6.912.467 (3.330.814) (48,19)
Special mention
Kurang lancar
4.285.688 3.934.897 350.791 8,91
Substandard
Diragukan
1.276.383 979.269 297.114 30,34
Doubtful
Macet
12.118.235 11.395.806 722.429 6,34
Loss
Jumlah
57.205.378 55.984.156 1.221.222 2,18
Total
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 172 Laporan Tahunan 2025
Page 173
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Non Performing Financing (NPF) Bruto (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Non-Performing Financing (NPF) Gross (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Non Performing Finance (NPF) 17.680.306 16.309.972 1.370.334 8,40
NPF (%) – bruto
30,91% 29,07%
NPF (%) - gross
Dari sisi kolektabilitas, rasio pembiayaan In terms of collectability, the gross Non-Performing
bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) bruto Financing (NPF) ratio in 2025 was recorded at 30.91%,
pada tahun 2025 tercatat sebesar 30,91%, nilai indicating a decrease compared to the previous
tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan year, which stood at 29.07%. This was mainly
tahun sebelumnya yang berada pada level 29,07%. attributable to 19 debtors with a total exposure of
Hal ini terutama disebabkan oleh terdapat 19 IDR 1.48 trillion experiencing an improvement in
debitur dengan total Rp1,48 Trilliun mengalami collectability from Non-Performing Loans (NPL) to
perbaikan kolektabilitas dari NPL menjadi PL. Performing Loans (PL).
Tabel Non Performing Financing (NPF) Neto (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Non-Performing Financing (NPF) Nett (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Lancar
35.588.663 32.251.837 3.336.826 10,35
Current
Dalam perhatian khusus
1.762.175 4.065.525 (2.303.350) (56,66)
Special mention
Kurang lancar
1.030.480 1.149.253 (118.773) (10,33)
Substandard
Diragukan
324.492 186.843 137.649 73,67
Doubtful
Macet
20.887 1.199.347 (1.178.460) (98,26)
Loss
Jumlah
38.726.697 38.852.805 (126.108) (0,32)
Total
NPF Neto 1.375.859 2.535.443 (1.159.584) (45,73)
NPF (%) – neto
2,41% 4,52%
NPF (%) - net
Rasio NPF neto, setelah memperhitungkan The net NPF ratio, after accounting for the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai, menunjukkan for impairment losses, showed improvement
perbaikan dibandingkan tahun sebelumnya. Total compared to the previous year. Total net non-
pembiayaan dan piutang bermasalah neto pada performing financing and receivables in 2025
tahun 2025 tercatat sebesar Rp1,38 triliun, turun amounted to IDR 1.38 trillion an decrease of 45.73%
45,73% dari tahun 2024 yang tercatat sebesar from IDR 2.54 trillion in 2024. This decline contributed
Rp2,54 triliun. Penurunan tersebut berkontribusi to an improvement in the net NPF ratio to 2.41% from
pada perbaikan rasio NPF neto menjadi 2,41% dari 4.52% at the end of 2024.
4,52% di akhir tahun 2024.
Annual Report 2025 173 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 174
Tabel Penyaluran Pembiayaan dan Piutang ke Sektor Usaha (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Financing and Receivables to Business Sectors Distribution (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian 2025 2024
Change
Description
Nominal % Nominal % Nominal %
Perindustrian
25.640.074 44,82 25.339.102 45,26 300.972 1,19
Manufacturing
Pertanian, perburuan
dan sarana pertanian
10.495.078 18,35 11.676.803 20,86 (1.181.725) (10,12)
Agriculture, haunting and
agriculture services
Konstruksi
1.828.947 3,20 2.062.908 3,68 (233.961) (11,34)
Construction
Listrik, gas, dan air
1.415.243 2,47 613.955 1,10 801.288 130,51
Electricity, gas, and water
Pengangkutan, pergudangan
dan Telekomunikasi
Transportation, 2.658.130 4,65 3.069.281 5,48 (411.151) (13,40)
warehousing and
telecommunications
Restoran dan hotel
3.037.512 5,31 2.361.391 4,22 676.121 28,63
Restaurant and hotel
Jasa dunia usaha
1.915.257 3,35 2.452.706 4,38 (537.449) (21,91)
Business services
Pertambangan
10.006.990 17,49 8.140.606 14,54 1.866.384 22,93
Mining
Jasa-jasa sosial/ masyarakat
15.073 0,03 15.823 0,03 (750) (4,74)
Social, services/society
Lain-lain
193.074 0,34 251.581 0,45 (58.507) (23,26)
Others
Jumlah
57.205.378 100,00% 55.984.156 100,00% 1.221.222 2,18
Total
Pada tahun 2025, LPEI menyalurkan pembiayaan In 2025, Indonesia Eximbank disbursed financing
dan piutang ke berbagai sektor usaha dengan total and receivables across various business sectors
sebesar Rp57,21 triliun, naik 2,18% atau Rp1,22 triliun totaling IDR 57.21 trillion, representing an increase of
dari tahun 2024 sebesar Rp55,98 triliun. Penyaluran 2.18% or IDR 1.22 trillion from IDR 55.98 trillion in 2024.
terbesar pada tahun 2025 diberikan kepada sektor The largest disbursement in 2025 was allocated to
perindustrian sebesar Rp25,64 triliun, kemudian the industrial sector at IDR 25.64 trillion, followed by
kepada sektor pertanian, perburuan dan sarana the agriculture, hunting, and agricultural facilities
pertanian sebesar Rp10,50 triliun, dan kepada sector at IDR 10.50 trillion, and the mining sector at
sektor pertambangan sebesar Rp10,01 triliun. IDR 10.01 trillion.
Pada sektor perindustrian dan pertambangan The industrial and mining sectors recorded
mengalami peningkatan masing-masing sebesar increases of 1.19% and 22.93%, respectively,
1,19% dan 22,93% jika dibandingkan dengan tahun compared to IDR 25.34 trillion and IDR 8.14 trillion
2024 sebesar Rp25,34 triliun dan Rp8,14 triliun. in 2024. Meanwhile, the agriculture, hunting, and
Sedangkan pada sektor pertanian, perburuan, agricultural facilities sector declined by 10.12% from
dan sarana pertanian menurun sebesar 10,12% dari 2024.
tahun 2024.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 174 Laporan Tahunan 2025
Page 175
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Pembiayaan dan Piutang Bermasalah (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Non-Performing Financing and Receivables (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Gross
Uraian Change
2025 2024 Nominal %
Perindustrian
7.528.323 8.350.852 (822.529) (9,85)
Manufacturing
Pertanian, perburuan
dan sarana Pertanian
4.550.460 3.057.654 1.492.806 48,82
Agriculture, haunting and
agriculture services
Konstruksi
35.203 35.202 1 0,00
Construction
Listrik, gas, dan air
395.761 416.619 (20.858) (5,01)
Electricity, gas, and water
Pengangkutan, pergudangan dan
Telekomunikasi
Transportation, 220.957 206.972 13.985 6,76
warehousing and
telecommunications
Perdagangan, Restoran dan hotel
1.301.830 1.181.366 120.464 10,20
Trade, Restaurant and hotel
Jasa dunia usaha
298.963 313.926 (14.963) (4,77)
Business services
Pertambangan
3.215.364 2.609.568 605.796 23,21
Mining
Jasa-jasa sosial/masyarakat
15.073 15.823 (750) (4,74)
Social, services/society
Lain-lain
118.372 121.990 (3.618) (2,97)
Others
Jumlah Pembiayaan Bermasalah
17.680.306 16.309.972 1.370.334 8,40
Total Non-Performing Financing
NPF (%) - Bruto 30,91% 29,07%
Pada tahun 2025, total pembiayaan dan piutang In 2025, Indonesia Eximbank recorded total non-
bermasalah LPEI tercatat berdasarkan sektor performing financing and receivables by business
usaha sebesar Rp17,68 triliun, naik 8,40% atau Rp1,37 sector amounting to IDR 17.68 trillion, representing
triliun dari tahun 2024 sebesar Rp16,31 triliun. Nilai an increase of 8.40% or IDR 1.37 trillion from IDR 16.31
tersebut setara dengan 30,91% dan 29,07% dari total trillion in 2024. This amount was equivalent to 30.91%
pembiayaan dan piutang (gross) yang disalurkan and 29.07% of total gross financing and receivables
oleh LPEI ke seluruh sektor usaha, yaitu pada tahun disbursed by ndonesia Eximbank across all
2025 sebesar Rp57,20 triliun dan pada tahun 2024 business sectors, which stood at IDR 57.20 trillion in
sebesar Rp55,98 triliun. 2025 and IDR 55.98 trillion in 2024, respectively.
Liabilitas Liabilities
Tabel Liabilitas (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Liabilities (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Liabilitas Segera
41.382 17.283 24.099 139,44
Current Liabilities
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor
Foreign Exchanghe Export Proceeds 242.430 245.116 (2.686) (1,10)
Liabilities
Annual Report 2025 175 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 176
Tabel Liabilitas (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Liabilities (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Liabilitas Akseptasi
159.107 138.647 20.460 14,76
Acceptances Payable
Utang Pajak
6.337 8.728 (2.391) (27.39)
Taxes Payable
Efek-Efek Utang yang
Diterbitkan – Neto 4.321.273 8.140.064 (3.818.791) (46,91)
Debt Securities Issued - Net
Liabilitas Derivatif
241.145 49.939 191.206 382,88
Derivatives Payable
Pinjaman yang Diterima
38.319.169 24.863.560 13.455.609 54,12
Fund Borrowings
Liabilitas Kontrak Asuransi
82 12.199 (12.117) (99,33)
Insurance Contract Liabilities
Liabilitas Kontrak Reasuransi
844 - 844 100
Reinsurance Contract Liabilities
Utang Penjaminan
2.419 1.738 681 39,18
Guarantee Payable
Estimasi Klaim Penjaminan
4.787 444.847 (440.060) (98,92)
Estimated Guarantee Claim
Liabilitas Imbalan Kerja
152.512 139.268 13.244 9,51
Liability for Employee Benefits
Liabilitas Sewa
3.300 2.949 351 11,90
Lease Liabilities
Liabilitas Lain-Lain
1.075.426 1.056.029 19.397 1,84
Other Liabilities
Jumlah Liabilitas
44.570.213 35.120.367 9.449.846 26,91
Total Liabilities
LPEI telah mencatat jumlah liabilitas pada tahun Indonesia Eximbank recorded total liabilities of
2025 yang meningkat 26,91% dari tahun 2024 IDR 44.57 trillion in 2025, representing an increase
sebesar Rp35,13 triliun menjadi Rp44,57 triliun. Hal of 26.91% from IDR 35.13 trillion in 2024. This was
ini terutama dipengaruhi oleh peningkatan pada primarily driven by a 54.12% increase in borrowings.
pinjaman yang diterima sebesar 54,12%.
Ekuitas Equity
Tabel Ekuitas (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Equity (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Kontribusi modal Pemerintah
Government Capital Contribution
Penugasan Umum
23.589.123 23.589.123 0 0,00
General Assignment
Penugasan Khusus
19.170.262 19.013.308 156.954 0,83
National Interest Account
42.759.385 42.602.431 156.954 0,37
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 176 Laporan Tahunan 2025
Page 177
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Ekuitas (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Equity (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Kerugian yang belum direalisasi atas
efek-efek yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan
komprehensif lain setelah pajak
tangguhan (8.174) (22.953) 14.779 (64,39)
Unrealized loss of financial
assets at fair value through other
comprehensive income net of
deferred tax
Pengukuran Kembali Kewajiban
Imbalan Pasti -
Setelah Pajak Tangguhan 149.044 148.347 697 0,47
Remeasurement of defined benefit
obligation. net of deferred tax
Saldo Laba
Retained earnings
Telah Ditentukan Penggunaannya
Appropriated
Cadangan Umum
322.161 322.161 - -
General reserve
Cadangan Tujuan
758.235 758.235 - -
Specific reserve
1.080.396 1.080.396 - -
Belum ditentukan penggunaannya
(29.783.369) (29.815.592) 32.223 (0,11)
Unappropriated
Kepentingan non-pengendali
1 1 - -
Non-controlling interest
Jumlah Ekuitas
14.197.283 13.992.630 204.653 1,46
Total Equity
LPEI telah mencatat jumlah ekuitas sebesar Rp14,20 Indonesia Eximbank recorded total equity of IDR
triliun pada tahun 2025, meningkat 1,46% dari tahun 14.20 trillion in 2025, representing an increase of 1.46%
2024 sebesar Rp13,99 triliun. Hal ini dipengaruhi from IDR 13.99 trillion in 2024. This was influenced
oleh adanya Kapitalisasi Modal sebesar 0,37% by capitalization contribution of 0.37% or IDR 156.95
atau Rp156,95 miliar sesuai yang di tetapkan Surat billion, as stipulated in the Minister of Finance Letter
Menteri Keuangan No. S-375/MK.06/2025 tanggal 21 No. S-375/MK.06/2025 dated May 21, 2025.
Mei 2025
Annual Report 2025 177 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 178
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Profit Loss and Other Comprehensive
Lain Income
Tabel Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Consolidated Statements of Profit Loss and Other Comprehensive Income (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pendapatan dan Beban Operasional
Income and Expenses from Operations
Pendapatan Bunga
dan Usaha Syariah
2.873.922 3.366.082 (492.160) -14,62%
Interest Income and
Income from Sharia
Pendapatan Usaha dari Ujrah
5.142 6.904 (1.762) -25,52%
Income from Ujrah
Beban Bunga
(1.913.780) (2.656.651) 742.871 -27,96%
Interest Expense
Pendapatan Bunga dan Usaha
Interest Income and Income 965.284 716.335 248.949 34,75%
from Sharia - Net
Pendapatan Operasional Lainnya
Other Operating Income
Pendapatan dari Asuransi
2.118 1.792 326 18,19%
Income from Insurance
Hasil Jasa Asuransi dari kontrak
asuransi terbitan
7.410 8.292 (882) -10,64%
Insurance Service Result from
Insurance Contract Issued
Beban Neto dari kontrak reasuransi
milikan
(6.530) (6.500) (30) 0,46%
Net expense from reinsurance
contracts held
Penghasilan atau beban keuangan
asuransi net
1.309 - 1.309 100,00%
Net Insurances finance income/
expenses
Lainnya
(71) - (71) 100,00%
Others
Pendapatan Dari Penjaminan
488.822 65.792 423.030 642,98%
Income from Guarantee
Keuntungan Transaksi
Mata uang asing – Neto
10.475 4.865 5.610 115,31%
Profit on Foreign Exchange
transactions - net
Provisi dan Komisi Selain dari
Pembiayaan dan Piutang
Non financing and receivables 49.497 36.938 12.559 34,00%
related fees and
commission
Keuntungan penjualan efek-efek
- 500 (500) -100,00%
profit on sale of marketable securities
Lain-lain
597.363 153.952 443.411 288,02%
Others
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 178 Laporan Tahunan 2025
Page 179
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Consolidated Statements of Profit Loss and Other Comprehensive Income (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pendapatan Operasional
Lainnya – Neto 1.148.275 263.839 884.436 335,22%
Total Other Operating Income - Net
Pembentukan Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai Aset Keuangan
(1.144.276) (277.774) (866.502) 311,94%
Provision for Impairment Losses on
Financial Assets
Penyisihan Kerugian Estimasi
Klaim Penjaminan
1.104 1.185 (81) -6,84%
Provision for Impairment Losses on
Estimated Guarantee Claim
Beban Operasional Lainnya
Other Operating Expenses
Gaji dan Tunjangan
(512.309) (437.532) (74.777) 17,09%
Salaries and benefits
Umum dan Administrasi
(225.135) (233.520) 8.385 -3,59%
General and administrative
Lain-Lain
(8.304) (14.037) 5.733 -40,84%
Others
Jumlah Beban Operasional Lainnya
(745.748) (685.089) (60.659) 8,85%
Total Other Expenses
Laba Operasional
224.639 18.496 206.143 1.114,53%
Profit from Operations
Pendapatan Bukan Operasional -
Neto 28.439 63.420 (34.981) -55,16%
Non-Operating Income – Net
Laba Sebelum Beban Pajak
253.078 81.916 171.162 208,95%
Profit Before Tax Expense
Manfaat (Beban) Pajak
(800) 150.609 (151.409) -100,53%
Tax Benefit (Expense)
Laba Tahun Berjalan
252.278 232.525 19.753 8,50%
Profit for the Year
Penghasilan (Rugi) Komprehensif
Lain – Neto Setelah Pajak
15.476 (1.362) 16.838 -1.236,27%
Other Comprehensive Income
(Loss) - Net of Tax
Jumlah Penghasilan Komprehensif
Tahun Berjalan
267.754 231.163 36.591 15,83%
Total Comprehensive Profit for the
Year
Total penghasilan Tahun Berjalan yang diatribusikan kepada:
Total income for the Year Attributable to:
Pemilik entitas induk
252.278 232.525 19.753 8,50%
Equity holder of the parent entity
Kepentingan non-pengendali
- -
Non controlling interest
Annual Report 2025 179 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 180
Tabel Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Consolidated Statements of Profit Loss and Other Comprehensive Income (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Jumlah penghasilan Komprehensif yang diatribusikan kepada:
Total Comprehensive Income Attibutable to:
Pemilik entitas induk
267.754 231.163 36.591 15,83%
Equity holder of the parent entity
Kepentingan non-pengendali
-
Non controlling interest
Pada tahun 2025, LPEI telah mencatat jumlah In 2025, Indonesia Eximbank recorded total
penghasilan komprehensif tahun berjalan sebesar comprehensive income for the year amounting
Rp267,75 miliar, naik 15,83% atau Rp36,59 miliar to IDR 267.75 billion, an increase of 15.83% or IDR
dari tahun 2024 sebesar Rp231,16 miliar. Hal ini 36.59 billion compared to IDR 231.16 billion in 2024.
dipengaruhi oleh kenaikan keuntungan akibat This was influenced by gains arising from the
pengukuran kembali aset keuangan tersedia remeasurement of available-for-sale financial
untuk di jual. assets.
Pendapatan Bunga dan Usaha Syariah Interest Income and Income from Sharia
Tabel Pendapatan Bunga dan Usaha Syariah (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Interest Income and Income from Sharia (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Penugasan Umum
General Assignment
Pembiayaan dan piutang
2.113.121 2.406.222 (293.101) (12,18)
Financing and receivables
Pendapatan Usaha Syariah
249.748 390.492 (140.744) (36,04)
Income from sharia
Penempatan pada bank
50.704 164.139 (113.435) (69,11)
Placements with banks
Efek-efek
7.495 10.394 (2.899) (27,89)
Securities
Giro pada bank
22.644 82.525 (59.881) (72,56)
Current accounts with banks
Sub-total
2.443.712 3.053.772 (610.060) (19,98)
Sub-total
Penugasan Khusus
National Interest Account
Deposito berjangka
187.761 94.833 92.928 97,99
Time deposit
Pembiayaan dan piutang
201.751 155.706 46.045 29,57
Financing and receivables
Pendapatan Usaha Syariah
157 47 110 234,04
Income from sharia
Efek-efek
32.902 60.226 (27.324) (45,37)
Securities
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 180 Laporan Tahunan 2025
Page 181
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Pendapatan Bunga dan Usaha Syariah (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Interest Income and Income from Sharia (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Giro pada bank
7.639 1.498 6.141 409,95
Current accounts with banks
Sub-total
430.210 312.310 117.900 37,75
Sub-total
Jumlah
2.873.922 3.366.082 (492.160) (14,62)
Total
Pendapatan bunga dan usaha syariah LPEI berasal Indonesia Eximbank’s interest income and Shariah
dari penugasan umum dan penugasan khusus. business Indonesia Eximbank’s interest income
Pada tahun 2025, penugasan umum tercatat and sharia business income are derived from
menyumbang sebesar Rp2,44 triliun, turun 19,98% general assignments and special assignments.
dari tahun 2024 sebesar Rp3,05 triliun. Sedangkan In 2025, general assignments contributed IDR
penugasan khusus tercatat menyumbang sebesar 2.44 trillion, representing a decrease of 19.98%
Rp430,21 miliar, naik 37,75% dari tahun sebelumnya from IDR 3.05 trillion in 2024. Meanwhile, special
sebesar Rp312,31 miliar. Sehingga total pendapatan assignments contributed IDR 430.21 billion, an
bunga dan usaha syariah pada tahun 2025 increase of 37.75% from IDR 312.31 billion in the
menurun 14,62% menjadi Rp2,87 triliun dari Rp3,37 previous year. Accordingly, total interest income
triliun pada tahun 2024. Faktor-faktor tersebut and sharia business income in 2025 decreased by
menjadi salah satu pendorong pendapatan bunga 14.62% to IDR 2.87 trillion from IDR 3.37 trillion in 2024.
dan usaha syariah LPEI di tahun buku 2025. These factors contributed to Indonesia Eximbank’s
interest income and sharia business income in the
2025 financial year.
Beban Bunga Interest Expense
Tabel Beban Bunga (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Table of Interest Expense (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Efek-efek utang yang diterbitkan
572.805 1.078.628 (505.823) (46,90)
Debt securities issued
Pinjaman yang diterima
1.340.975 1.578.023 (237.048) (15,02)
Fund borrowing
Jumlah
1.913.780 2.656.651 (742.871) (27,96)
Total
Pada tahun 2025, LPEI mencatat beban bunga In 2025, Indonesia Eximbank recorded interest
sebesar Rp1,91 triliun, turun 27,96% atau Rp742,87 expenses of IDR 1.91 trillion, a decrease of 27.96% or
miliar dari tahun 2024 sebesar Rp2,66 triliun. Hal ini IDR 742.87 billion from IDR 2.66 trillion in 2024. This
disebabkan oleh menurunnya beban bunga dari was due to a decrease in interest expenses from
kedua jenis utang. both types of liabilities.
Pendapatan Operasional Lainnya Other Operating Income
LPEI mencatat pendapatan operasional lainnya Indonesia Eximbank recorded other operating
yang meningkat 335,22% pada tahun 2025, dari income that increased by 335.22% in 2025, from
Rp263,84 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,15 IDR 263.84 billion in 2024 to IDR 1.15 trillion. This
triliun. Peningkatan ini terutama didorong oleh increase was primarily driven by higher income
peningkatan pendapatan dari penjaminan atas from guarantees due to the reversal of stop
pembalikan stop loss (liabilitas estimasi klaim) loss (estimated claims liabilities) related to PEN
Annual Report 2025 181 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 182
atas penjaminan PEN yang programnya telah guarantee programs that concluded in 2025, as berakhir di tahun 2025 serta pemulihan debitur well as recoveries from written-off debtors hapus buku. Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Provision for Impairment Losses on Financial Nilai Aset Keuangan Assets Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai The provision for impairment losses on financial (CKPN) aset keuangan pada tahun 2025 meningkat assets in 2025 increased by 311.94% to IDR 1.14 311,94% menjadi Rp1,14 triliun dari tahun sebelumnya trillion from IDR 277.77 billion in the previous year. sebesar Rp277,77 miliar. Kenaikan atas CKPN ini This increase in impairment losses was influenced dipengaruhi oleh peningkatan pembiayaan dan by an 8.40% rise in non-performing financing and piutang bermasalah sebesar 8,40% menjadi Rp17,68 receivables to IDR 17.68 trillion in 2025 from IDR 16.31 triliun di tahun 2025 dari Rp16,31 triliun pada tahun trillion in 2024. Indonesia Eximbank’s gross NPF ratio 2024. Rasio NPF bruto LPEI pada posisi 31 Desember as of December 31, 2025 stood at 30.91%, increasing 2025 adalah sebesar 30,91% meningkat terhadap compared to the position as of December 31, 2024, posisi 31 Desember 2024 sebelumnya yang sebesar which was 29.07%. 29,07%. Beban Operasional Lainnya Other Operating Expenses LPEI telah membukukan beban operasional Indonesia Eximbank recorded other operating lainnya sebesar Rp745,75 miliar pada tahun 2025, expenses of IDR 745.75 billion in 2025, an increase nilai tersebut naik 8,85% jika dibandingkan dengan of 8.85% compared to IDR 685.09 billion in 2024. This tahun 2024 sebesar Rp685,09 milliar. Kenaikan was primarily driven by increase in salaries and ini sejalan dengan peningkatan beban gaji dan benefits expenses. tunjangan selama periode pelaporan. Laba Operasional Operating Profit Pada tahun 2025, LPEI telah mencatat laba In 2025, Indonesia Eximbank recorded operating operasional sebesar Rp224,64 miliar, naik profit of IDR 224.64 billion, representing a 1.114.53% jika dibandingkan dengan tahun remarkable increase of 1,114,53% compared to IDR sebelumnya sebesar Rp18,50 miliar. Peningkatan 18.50 billion in the previous year. This growth was ini seiring dengan peningkatan pada pendapatan in line with the increase in other operating income. operasional lainnya. Laba Tahun Berjalan Profit for the Year Pada tahun 2025, LPEI telah mencatat laba In 2025, Indonesia Eximban recorded operating operasional sebesar Rp252,28 miliar, naik 8,50% jika profit of IDR 252.28 billion, an increase of 8.50% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar compared to IDR 232.53 billion in the previous year. Rp232,53 miliar. Faktor utama yang berkontribusi The main factor contributing to this decrease in terhadap kenaikan ini adalah penurunan beban interest expense and an increase in other operating bunga serta peningkatan pendapatan operasional income. lainnya. Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Total Comprehensive Income for the Year Dengan mempertimbangkan penghasilan Taking into account other comprehensive income komprehensif lain – neto setelah pajak yang – net of tax amounting to IDR 15.48 billion, Indonesia tercatat sebesar Rp15,48 miliar, total penghasilan Eximban’s total comprehensive income for the komprehensif tahun berjalan LPEI pada tahun 2025 financial year reached IDR 267.75 billion. This buku 2025 mencapai Rp267,75 miliar. Angka ini figure increased compared to the previous year’s mengalami kenaikan dibandingkan laba tahun total comprehensive income of IDR 231.16 billion. buku sebelumnya yang sebesar Rp231,16 miliar. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 182 Laporan Tahunan 2025
Page 183
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Arus Kas Cash Flow
Tabel Arus Kas Konsolidasian (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Consolidated Statement of Cash Flow (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Arus Kas dari atau (untuk)
Aktivitas Operasi
519.707 2.983.234 (2.463.527) (82,58)
Cash Flows from (or for)
Operating Activities
Arus Kas dari atau (untuk)
Aktivitas Investasi
339.742 188.283 151.459 80,44
Cash Flows from (or for)
Investing Activities
Arus Kas dari atau (untuk)
Aktivitas Pendanaan
14.131.806 (8.109.975) 22.241.781 (274,25)
Cash Flows from (or for)
Financing Activities
Pengaruh perubahan kurs mata uang
asing pada kas dan setara kas
Effect of foreign exchange rate 10.475 4.865 5.610 115,31
changes on cash and cash
equivalents
Penurunan Neto Kas dan Setara Kas
Nett decrease in Cash and Cash 15.001.730 (4.933.593) 19.935.323 (404,07)
Equivalents
Kas dan Setara Kas awal Tahun
Cash and Cash Equivalent at 2.589.947 7.523.540 (4.933.593) (65,58)
Beginning of Year
Kas dan Setara Kas akhir Tahun
Cash and Cash Equivalent 17.591.677 2.589.947 15.001.730 579,23
at End of Year
Arus Kas dari atau (untuk) Kegiatan Operasi Cash Flows from (for) Operating Activities
Arus kas bersih dari kegiatan operasi pada tahun Net cash flows from operating activities in 2025
2025 menurun 82,58% menjadi Rp519,71 miliar decreased by 82.58% to IDR 519.71 billion from IDR
dari tahun sebelumnya sebesar Rp2,98 triliun. 2.98 trillion in the previous year. This was influenced
Hal ini dipengaruhi oleh penurunan pelunasan by a decline in repayments of financing and sharia
pembiayaan dan piutang syariah. receivables.
Arus Kas dari atau (untuk) Aktivitas Investasi Cash Flows from (for) Investment Activities
Arus kas bersih dari aktivitas investasi pada Net cash flows from investing activities in 2025
tahun 2025 sebesar Rp339,74 miliar, meningkat amounted to IDR 339.74 billion, representing an
80,44% atau Rp151,46 miliar. Hal ini dipengaruhi increase of 80.44% or IDR 151.46 billion. This was
oleh peningkatan pada penerimaan efek-efek driven by higher receipts from securities classified
dalam kelompok nilai wajar melalui penghasilan at fair value through other comprehensive income,
komprehensif lainnya dari Rp261,36 miliar pada rising from IDR 261.36 billion in 2024 to IDR 860.20
tahun 2024 menjadi Rp860,20 miliar pada tahun billion in 2025.
2025.
Annual Report 2025 183 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 184
Arus Kas dari atau (untuk) Aktivitas Pendanaan Cash Flows from/(used in) Financing Activities
LPEI telah mencatat arus kas bersih dari aktivitas Indonesia Eximbank recorded net cash flows from
pendanaan pada tahun 2025 sebesar Rp14,13 financing activities in 2025 amounting to IDR 14.13
triliun, sedangkan arus kas bersih untuk aktivitas trillion, compared to net cash flows from financing
pendanaan tahun 2024 sebesar Rp8,11 triliun. activities of IDR 8.11 trillion in 2024. This was primarily
Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan due to an increase in fund borrowings.
penerimaan pijaman yang diterima.
Kas dan Setara kas Akhir tahun Cash and Cash Equivalents at Year-End
LPEI telah mencatat jumlah kas dan setara kas Indonesia Eximbank recorded total cash and cash
pada akhir tahun sebesar Rp17,59 triliun, naik equivalents at year-end amounting to IDR 17.59
579,23% atau Rp15 triliun dari jumlah kas dan setara trillion, an increase of 579.23% or IDR 15 trillion from
kas pada awal tahun sebesar Rp2,59 triliun. Hal ini the beginning-of-year balance of IDR 2.59 trillion.
disebabkan oleh peningkatan penempatan pada This was driven by increased placements with
bank di tahun 2025 banks in 2025.
Rasio Keuangan Penting Key Financial Ratio
(Dalam Presentase)
(In Percentage)
Pos-Pos 31 Desember 2025 31 Desember 2024
No
Posts 31 December 2025 31 December 2024
Rasio Kinerja
Performance Ratio
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)
1 36,45 34,35
Capital to Adequacy Ratio (CAR)
2 NPL Gross 30,91 29,07
3 NPL Net 2,41 4,52
Laba Bersih Terhadap Rata-rata Aset
4 0,54 0,17
Return on Assets (ROA)
Laba Bersih Terhadap Rata-rata Modal
5 1,79 2,51
Return on Equity (ROE)
Pendapatan Bunga Bersih
6 1,44 0,86
Net Interest Margin (NIM)
Beban Operasional Terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)
7 95,21 99,85
Operating Expenses to Operating Income
Rasio Kepatuhan
Compliance Ratios
Posisi Devisa Net
0,31 0,40
Net Open Position
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 184 Laporan Tahunan 2025
Page 185
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Kemampuan Membayar Utang dan
Tingkat Kolektibilitas Piutang
Capital Structure and Management Policy on Capital Structure
Kemampuan Membayar Utang Solvency
Dalam pengelolaan risiko likuiditas, LPEI In managing liquidity risk, Indonesia Eximbank
menerapkan strategi yang hati-hati dan terukur implements prudent and measured strategies
melalui pemantauan profil jatuh tempo kewajiban, through monitoring the maturity profile of
menjaga kecukupan saldo kas, serta menyiapkan liabilities, maintaining adequate cash balances,
sumber pendanaan yang memadai untuk and preparing sufficient funding sources to meet
memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo. maturing obligations.
Kondisi keuangan dan kemampuan LPEI dalam Indonesia Eximbank’s financial condition and its
memenuhi kewajibannya tercermin dari berbagai ability to fulfill its obligations are reflected in various
rasio likuiditas dan solvabilitas yang digunakan liquidity and solvency ratios used to measure
dalam pengukuran kinerja keuangan. financial performance.
Dari sisi eksternal, kredibilitas LPEI dalam memenuhi From an external perspective, Indonesia Eximbank’s
kewajiban jangka pendek maupun jangka panjang credibility in meeting its short-term and long-term
dievaluasi oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia obligations is evaluated by PT Pemeringkat Efek
(Pefindo). Berdasarkan hasil penilaian, Pefindo Indonesia (Pefindo). Based on the assessment
menetapkan peringkat idAAA atau peringkat results, Pefindo has assigned an idAAA rating, or
terbaik untuk seluruh efek utang yang diterbitkan the highest rating, to all debt securities issued by
LPEI, baik berupa obligasi korporasi maupun sukuk. Indonesia Eximbank, including both corporate
Peringkat ini mencerminkan kemampuan luar bonds and sukuk. This rating reflects Indonesia
biasa LPEI dalam memenuhi seluruh kewajiban Eximbank’s exceptional ability to meet all of its
finansialnya, yang didukung oleh statusnya financial obligations, supported by its status as
sebagai lembaga milik pemerintah, struktur a government-owned institution, a solid capital
permodalan yang solid, serta peran strategis structure, and its strategic role in supporting
dalam mendukung pembiayaan ekspor nasional. national export financing.
Meski dihadapkan pada tantangan terkait kualitas Despite facing challenges related to asset quality
aset dan profitabilitas, LPEI tetap menjaga posisi and profitability, Indonesia Eximbank continues to
keuangannya yang kuat di sektor pembiayaan. maintain a strong financial position in the financing
Informasi mendetail mengenai peringkat efek sector. Detailed information regarding Indonesia
utang LPEI disajikan pada bagian Ikhtisar Obligasi Eximbank’s debt securities ratings is presented in
di Bab Profil Perusahaan laporan ini. the Bond Overview section in the Company Profile
chapter of this report.
Tingkat Kolektibilitas Pembiayaan Financing Collectibility Level
Tabel Tingkat Kolektibilitas Pembiayaan (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Financing Collectability Level Table (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Pembiayaan Lancar
39.525.072 39.798.479 (149.112) (0,38)
Current Financing
Lancar
35.943.419 32.886.012 3.181.702 9,71
Current
Annual Report 2025 185 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 186
Tabel Tingkat Kolektibilitas Pembiayaan (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Financing Collectability Level Table (In Rp million, unless otherwise stated)
Perubahan
Uraian Change
2025 2024
Description
Nominal %
Dalam perhatian khusus
3.581.653 6.912.467 (3.330.814) (48,19)
Special Mention
Pembiayaan Bermasalah
17.680.306 16.309.972 1.370.334 8,40
Non-Performing Financing
Kurang lancar
4.285.688 3.934.897 350.791 8,91
Substandard
Diragukan
1.276.383 979.269 297.114 30,34
Doubtful
Macet
12.118.235 11.395.806 722.429 6,34
Loss
Total Pembiayaan dan Piutang
57.205.378 56.108.451 1.221.222 2,18
Total Financing and Receivables
CKPN NPF
(16.304.447) (13.774.529) (2.529.918) 18,37
Allowance for Impairment Losse – NPF
NPF gross
30,91% 29.07% 1,84
Gross NPF
NPF neto
2,41% 4.52% (2,11)
Net NPF
Nilai pembiayaan lancar LPEI pada tahun 2025 Indonesia Eximbank’s current financing in 2025
mengalami penurunan 0,38% dari tahun 2024 decreased by 0.38% from IDR 39.80 trillion in 2024 to
sebesar Rp39,80 triliun menjadi Rp39,53 triliun. IDR 39.53 trillion. At the same time, non-performing
Di saat bersamaan, pembiayaan bermasalah financing increased by approximately 8.40% to
menunjukkan peningkatan sekitar 8,40% menjadi IDR 17.68 trillion from IDR 16.31 trillion in the previous
Rp17,68 triliun dari tahun sebelumnya sebesar year. This resulted in an increase in the allowance
Rp16,31 triliun. Hal ini berpengaruh terhadap for impairment losses, which rose by 18.37% to IDR
kenaikan cadangan kerugian penurunan nilai 16.30 trillion compared to the previous year.
yang meningkat 18,37% menjadi Rp16,30 triliun
dibandingkan tahun sebelumnya.
Berdasarkan ketentuan Pasal 55 Ayat 3 POJK No. Based on the provisions of Article 55 Paragraph 3
9 Tahun 2022 tentang Pengawasan Lembaga of POJK No. 9 of 2022 concerning the Supervision of
Pembiayaan Ekspor Indonesia, yang menggantikan the Indonesia Eximbank, which replaces POJK No. 40
POJK No. 40 Tahun 2015, LPEI berkewajiban untuk of 2015, Indonesia Eximbank is required to conduct
melakukan penilaian, pemantauan, dan tindakan assessments, monitoring, and necessary actions
yang diperlukan guna memastikan peningkatan to ensure continuous improvement in asset quality.
kualitas aset secara berkelanjutan. Sejalan In line with these provisions, Indonesia Eximbank
dengan ketentuan tersebut, LPEI terus berupaya continues to strive to maintain non-performing
menjaga agar tingkat pembiayaan bermasalah financing at a controlled level.
tetap terkendali.
Rasio Pembiayaan Bermasalah (NPF) Non-Performing Financing (NPF) Ratio
Rasio NPF bruto LPEI pada tahun 2025 sebesar 30,91%, Indonesia Eximbank’s gross NPF ratio in 2025 was
meningkat dari tahun sebelumnya sebesar 29,07%. 30.91%, increasing from 29.07% in the previous year.
Disamping itu, rasio NPF neto LPEI pada tahun 2025 Meanwhile, Indonesia Eximbank’s net NPF ratio in
menurun dari tahun 2024 sebesar 4,52% menjadi 2025 decreased from 4.52% in 2024 to 2.41%. This
2,41%. Hal ini dipengaruhi oleh kenaikan cadangan was influenced by the increase in the allowance for
kerugian penurunan nilai pada tahun buku 2025. impairment losses during the 2025 financial year.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 186 Laporan Tahunan 2025
Page 187
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Rasio Kecukupan Permodalan Capital Adequacy Ratio
Tabel Kecukupan Permodalan (Dalam persentase, kecuali dinyatakan lain)
Capital Adequacy Ratio (In percentage, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024
Description
Kecukupan Permodalan
Capital Adequacy
Kewajiban Penyediaan
Modal Minimum 36,45 34,35
Capital to Adequacy Ratio (CAR)
Kualitas Aset
Asset Quality
Pembiayaan Bermasalah
Terhadap Total
30,91 29,07
Non-Performing Loans to Total
Financing - gross (Gross NPL)
Pembiayaan Bermasalah
Terhadap Total
2,41 4,52
Non-Performing Loans to Total
Financing - net (Net NPL)
Kas dan Setara Kas Akhir
Tahun (Rp juta)
17.591.677 2.589.947
Cash and Cash Equivalent
at End of Year
Rentabilitas
Earnings
Tingkat Pengembalian Atas Aset
0,54 0,17
Return on Assets (ROA)
Tingkat Pengembalian Atas Ekuitas
1,79 2,51
Return on Equity (ROE)
Marjin Bunga Bersih
1,44 0,86
Net Interest Margin (NIM)
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
(BOPO) 95,21 99,85
Operating Expense to Operating Income
Rasio Kepatuhan
Compliance Ratio
Posisi Devisa Neto (PDN)
0,31 0,40
Net Open Position (NOP)
Utang terhadap Ekuitas (kali)
3,14 kali 2,51 kali
Debt to Equity Ratio (DER) - x
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Indonesia Eximbank’s Minimum Capital Adequacy
(KPMM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR) LPEI Requirement (KPMM) or Capital Adequacy Ratio
secara konsolidasian, dengan memperhitungkan (CAR) on a consolidated basis, taking into account
risiko kredit, pasar, dan operasional pada tahun credit, market, and operational risks, stood at
2025 berada pada tingkat 36,45%. Nilai tersebut 36.45% in 2025. This figure increased compared
meningkat jika dibandingkan capaian tahun 2024 to 34.35% in 2024. This strong capital level reflects
sebesar 34,35%. Tingkat permodalan yang kuat ini Indonesia Eximbank’s ability to maintain financial
mencerminkan kemampuan LPEI dalam menjaga resilience while providing adequate room for the
ketahanan keuangan sekaligus menyediakan future expansion of its financing portfolio.
ruang yang memadai bagi pengembangan
portofolio pembiayaannya ke depan.
Annual Report 2025 187 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 188
Rentabilitas Profitability
LPEI telah mencatat laba bersih tahun berjalan In 2025, Indonesia Eximbank recorded net income
sebesar Rp252,28 miliar pada tahun 2025, for the year amounting to IDR 252.28 billion, an
naik 8,50% bila dibandingkan dengan tahun increase of 8.50% compared to IDR 232.53 billion in
2024 sebesar Rp232,53 miliar. Faktor utama 2024. The main factors contributing to this increase
yang berkontribusi terhadap kenaikan ini yakni were the reduction in interest expenses and the
penurunan beban bunga serta peningkatan increase in other operating income.
pendapatan operasional lainnya.
Struktur Modal dan Kebijakan
Manajemen atas Struktur Modal
Capital Structure and Management Policy on Capital Structure
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Indonesia Eximbank’s Minimum Capital Adequacy
(KPMM) LPEI menunjukkan peningkatan signifikan Requirement (KPMM) showed a significant increase
pada tahun 2025 mencapai 36,45% jika in 2025, reaching 36.45% compared to 34.35% in
dibandingkan dengan tahun 2024 mencapai 2024. This increase was primarily driven by profit
34,35%. Kenaikan tersebut terutama didorong oleh recognition.
pembukuan laba.
Jika dilihat berdasarkan perhitungan yang Based on calculations that take credit risk into
memperhitungkan risiko kredit, rasio KPMM pada account, the KPMM ratio in 2025 was recorded at
tahun 2025 tercatat sebesar 36,50%, naik dari 36.50%, up from 35.05% in 2024.
posisi 35,05% pada tahun 2024.
Tabel Struktur Modal (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Capital Structure (In millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024
Description
Modal
Capital
Modal Inti
13.922.098 13.728.020
Core Capital
Modal Pelengkap
359.333 328.567
Supplementary Capital
Modal Inti dan Pelengkap
14.281.431 14.056.587
Core and Supplementary Capital
Total Modal untuk Risiko Kredit, Pasar, dan Operasional
Total Capital for Credit, Market, and Operational Risk
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Kredit
39.125.178 40.104.121
Risk Weighted Assets (RWA) Credit Risk
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Pasar
44.092 56.062
Risk Weighted Assets (RWA) Market Risk
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
Operasional 10,101 759.546
Risk Weighted Assets (RWA) Operational Risk
Rasio Kecukupan Modal yang Tersedia untuk
Risiko Kredit (%) 36,50% 35,05%
CAR with Credit Risk (%)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 188 Laporan Tahunan 2025
Page 189
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tabel Struktur Modal (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Capital Structure (In millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024
Description
Rasio Kecukupan Modal yang Tersedia untuk
Risiko Kredit, Pasar, dan Operasional (%)
36,45% 34,35%
CAR With Credit, Market, and
Operational Risk
Rasio Kecukupan Modal yang Diwajibkan (%)
10%-<11% 10%-<11%
Required CAR
LPEI pada tahun 2025, LPEI tidak menerima In 2025, Indonesia Eximbank did not receive
tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) dari additional State Capital Injection (PMN) from
Pemerintah Republik Indonesia. Dengan demikian, the Government of the Republic of Indonesia.
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Accordingly, as of December 31, 2025 and 2024, the
kontribusi modal dari Pemerintah Negara Republik Government of the Republic of Indonesia’s capital
Indonesia pada LPEI adalah sebesar Rp42,60 triliun. contribution in Indonesia Eximbank remained at
IDR 42.60 trillion.
Dasar Penetapan Kebijakan Manajemen Basis for Determining Management Policy
atas Struktur Modal on Capital Structure
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 Based on Law Number 2 of 2009 concerning
tentang LPEI yang disahkan pada 12 Januari 2009, Indonesia Eximbank, which was enacted on 12
modal awal LPEI ditetapkan sekurang-kurangnya January 2009, the initial capital of Indonesia
sebesar Rp4 triliun. Apabila modal tersebut Eximbank was set at a minimum of Rp4 trillion. If
menurun di bawah batas minimum, Pemerintah the capital falls below the minimum threshold,
wajib menutup kekurangannya melalui Anggaran the Government is obliged to cover the shortfall
Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sesuai through the State Budget (APBN) according to the
mekanisme yang berlaku, dengan penambahan applicable mechanism, with capital increases
modal ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah determined by Government Regulation (PP).
(PP).
Sebagai wujud dukungan Pemerintah terhadap As a form of Government support to strengthen
penguatan peran dan keberlanjutan LPEI, the role and sustainability of Indonesia Eximbank,
kontribusi modal dalam bentuk Penyertaan Modal capital contributions in the form of State Capital
Negara (PMN) telah beberapa kali direalisasikan, Participation (PMN) have been realized several
antara lain sebesar Rp2 triliun pada 2010, Rp1 triliun times, including Rp2 trillion in 2010, Rp1 trillion in 2014,
pada 2014, Rp1 triliun pada 2015, Rp4 triliun pada Rp1 trillion in 2015, Rp4 trillion in 2016, Rp3.2 trillion in
2016, Rp3,2 triliun pada 2017, Rp2,5 triliun pada 2019, 2017, Rp2.5 trillion in 2019, Rp10 trillion in 2020, Rp5
Rp10 triliun pada 2020, Rp5 triliun pada 2021, dan trillion in 2021, and Rp5 trillion in 2024.
Rp5 triliun pada 2024.
Tabel Penyertaan Modal Negara (PMN) (Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
State Capital Injection (In billions of Rupiah, unless otherwise stated)
PMN
Peningkatan PMN Penugasan PMN dalam
Tahun Kapasitas Usaha Khusus Rangka Dasar Hukum
Total PMN
Year Business Special PEN Legal Basis
Capacity Assignment PMN for PEN
Enhancement
Peraturan Pemerintah No.
73 tahun 2010
2010 2.000 - - 2.000
Government Regulation
No. 73 Year 2010
Peraturan Pemerintah No.
86 tahun 2014
2014 1.000 - - 1.000
Government Regulation
No.86 Year 2014
Annual Report 2025 189 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 190
Tabel Penyertaan Modal Negara (PMN) (Dalam miliar Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
State Capital Injection (In billions of Rupiah, unless otherwise stated)
PMN
Peningkatan PMN Penugasan PMN dalam
Tahun Kapasitas Usaha Khusus Rangka Dasar Hukum
Total PMN
Year Business Special PEN Legal Basis
Capacity Assignment PMN for PEN
Enhancement
Peraturan Pemerintah No.
67 tahun 2015
2015 1.000 - - 1.000
Government Regulation
No.67 Year 2015
Peraturan Pemerintah No.
81 tahun 2016
2016 2.000 2.000 - 4.000
Government Regulation
No.81 Year 2016
Peraturan Pemerintah No.
55 tahun 2017
2017 1.000 2.000 - 3.200
Government Regulation
No.55 Year 2017
Peraturan Pemerintah No.
44 tahun 2019
2019 1.000 1.000 - 2.500
Government Regulation
No.44 Year 2019
Peraturan Pemerintah No.
40 tahun 2020
2020 4.000 1.000 - 5.000
Government Regulation
No.40 Year 2020
Peraturan Pemerintah
No.78 tahun 2020
2020 - - 5.000 5.000
Government Regulation
No.78 Year 2020
Peraturan Pemerintah
No.117 tahun 2021
2021 2.500 2.500 - 5.000
Government Regulation
No.117 Year 2021
Peraturan Pemerintah
No. 50 tahun 2024
2024 - 5.000 - 5.000
Government Regulation
No.50 Year 2024
Jumlah 15.000 13.700 5.000 33.700
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 190 Laporan Tahunan 2025
Page 191
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Ikatan Material untuk
Investasi Barang Modal
Material Commitments for Capital Expenditure Investments
LPEI melakukan pengikatan perjanjian material Indonesia Eximbank entered into material
yang berkaitan dengan belanja barang modal agreements related to capital expenditure
dengan sejumlah pihak pada tahun 2025. Rincian investments with several parties in 2025. The
atas kebijakan dan pelaksanaan investasi barang policy and implementation of these capital
modal tersebut adalah sebagai berikut: investments are detailed as follows:
1. Tujuan Investasi Barang Modal 1. Purpose of Capital Expenditure Investments
Investasi barang modal dilaksanakan untuk Capital expenditure investments are carried
pengadaan aset tetap maupun peningkatan out for the procurement of fixed assets or
nilai aset tetap yang ada, dengan tujuan the enhancement of existing fixed assets,
menghasilkan manfaat ekonomi di masa with the objective of generating economic
mendatang. Investasi ini diarahkan untuk benefits in the future. These investments are
mendukung kelancaran kegiatan operasional intended to support the smooth operation of
serta sejalan dengan rencana pengembangan business activities and align with sustainable
usaha yang berkelanjutan. Aset dalam business development plans. Assets under
penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, construction are recorded at acquisition cost,
dan seluruh akumulasi biaya akan direklasifikasi and all accumulated costs will be reclassified
ke dalam aset tetap terkait setelah aset to the related fixed assets once the assets are
tersebut selesai dibangun dan siap digunakan. completed and ready for use.
2. Sumber Dana untuk Investasi Barang Modal 2. Sources of Funding for Capital Expenditure
Realisasi investasi barang modal LPEI pada Investments
umumnya difokuskan pada penguatan The realization of Indonesia Eximbank’s capital
infrastruktur teknologi informasi dan expenditure investments is generally focused
pengembangan jaringan. Pendanaan atas on strengthening information technology
investasi tersebut bersumber dari hasil usaha infrastructure and network development.
internal Perusahaan. Funding for these investments comes from the
Company’s internal operating results.
3. Denominasi Mata Uang 3. Currency Denomination
Investasi barang modal dilakukan baik dari Capital expenditure investments are made with
pemasok dalam negeri maupun luar negeri. both domestic and foreign suppliers. However,
Namun demikian, sebagian besar transaksi most billing and payment transactions are
penagihan dan pembayaran dilakukan dalam conducted in Indonesian Rupiah to minimize
mata uang Rupiah guna meminimalkan exposure to foreign exchange fluctuations.
eksposur terhadap risiko fluktuasi nilai tukar.
4. Langkah-langkah untuk Melindungi Risiko Mata 4. Measures to Mitigate Foreign Exchange Risk
Uang Asing
Meskipun sebagian besar transaksi dilakukan Although the majority of transactions are
dalam Rupiah, Lembaga menyadari conducted in Rupiah, the Institution recognizes
adanya fluktuasi nilai tukar dalam transaksi the existence of exchange rate fluctuations
internasional yang dapat memengaruhi biaya in international transactions that may affect
investasi. Oleh karena itu, LPEI menggunakan investment costs. Therefore, Indonesia
beberapa instrumen proteksi, seperti swap Eximbank utilizes several hedging instruments,
mata uang dan secara berkala (harian- such as currency swaps, and periodically (on a
bulanan) dilakukan pemantauan rasio PDN. daily to monthly basis) monitors the Net Open
Position (PDN) ratio.
Annual Report 2025 191 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 192
Realisasi Investasi Barang Modal
Realization of Capital Goods Investment
Dalam menjalankan aktivitas operasional In conducting its daily operational activities,
sehari-hari, LPEI memanfaatkan kas internal Indonesia Eximbank utilizes internal cash as the
sebagai sumber pendanaan untuk kebutuhan source of funding for capital expenditure needs,
belanja modal, dengan seluruh transaksi with all transactions carried out in Indonesian
dilakukan dalam mata uang Rupiah. Rincian Rupiah. The details of Indonesia Eximbank’s capital
investasi atas belanja barang modal LPEI expenditure investments are presented as follows:
disajikan sebagai berikut:
Tabel Investasi Barang Modal (Dalam Rp juta, kecuali dinyatakan lain)
Capital Goods Investment (In millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Uraian
2025 2024
Description
Peralatan dan Perlengkapan Kantor
360 188
Office Equipment and Supplies
Aset Dalam Penyelesaian
124.764 72.546
Assets Under Construction
Aset Hak Guna
4.482 1.827
Right-of-Use Assets
Realisasi Investasi Barang Modal
129.606 74.561
Realization of Capital Goods Investment
Perubahan
2025 2024 Change
Rp %
Realisasi Investasi Barang Modal
Realization of Capital Goods 129.606 74.561 55.045 73,83%
Investment
LPEI membukukan kenaikan signifikan pada Indonesia Eximbank recorded a significant
realisasi belanja modal tahun 2025 yaitu sebesar increase in capital expenditure in 2025, rising 73.83%
73,83% menjadi Rp129,61 miliar, dibandingkan to Rp129.61 billion from Rp74.56 billion in 2024. This
dengan Rp74,56 miliar pada tahun 2024. increase was primarily driven by growth in assets
Peningkatan tersebut terutama dipengaruhi oleh under construction.
peningkatan pada aset dalam penyelesaian.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 192 Laporan Tahunan 2025
Page 193
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Informasi dan Fakta Material yang Terjadi
Setelah Tanggal Laporan Akuntan
Information and Material Facts Occurring After the Date of the
Independent Auditor’s Report
Pada Tahun 2025 tidak terdapat informasi dan In 2025, there were no information and material
fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan facts occurring after the date of the auditor’s
akuntan, sehingga tidak ada dampaknya terhadap report that would have an impact on LPEI’s future
kinerja dan risiko LPEI dimasa mendatang. performance and risk profile.
Kontribusi kepada Negara
Contribution to the State
Pada tahun 2025, LPEI melakukan pembayaran In 2025, Indonesia Eximbank made a payment of
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) kepada Non-Tax State Revenue (PNBP) to the Government
Pemerintah atas kelebihan akumulasi Cadangan for the excess accumulation of general reserves
umum dan Cadangan tujuan berdasarkan surplus and specific reserves based on the 2024 financial
tahun buku 2024 sebesa Rp52,32 miliar. year suIDR lus amounting to IDR 52.32 billion.
Perbandingan Antara Target dan
Realisasi Tahun 2025
Comparison Between Target & Realization in 2025
LPEI melakukan perbandingan antara realisasi Indonesia Eximbank conducted a comparison
capaian dengan target yang telah ditetapkan between the actual achievements and the
sebelumnya, dalam menilai kinerja tahun 2025. previously set targets to assess the performance
Evaluasi ini bertujuan untuk menilai efektivitas in 2025. This evaluation aims to measure the
strategi yang diterapkan serta mengidentifikasi effectiveness of the strategies implemented and
berbagai faktor yang memengaruhi tingkat identify various factors influencing the level of
pencapaian tersebut. Hasil analisis ini menjadi achievement. The results of this analysis serve as
dasar bagi LPEI dalam merumuskan langkah the basis for Indonesia Eximbank in formulating
strategis guna meningkatkan kinerja pada periode strategic steps to improve performance in the
berikutnya. following period.
Asumsi yang Digunakan untuk Menyusun Target Assumptions Used to Prepare the 2025
2025 Targets
Asumsi ekonomi makro yang digunakan dalam The macroeconomic assumptions used in the 2025
RKAT Tahun 2025 disusun berdasarkan asumsi yang RKAT were prepared based on the assumptions
tercantum dalam APBN serta berbagai sumber outlined in the State Budget (APBN) and other
relevan lainnya, sebagaimana ditampilkan pada relevant sources, as shown in the following table:
tabel berikut:
Annual Report 2025 193 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 194
Ekonomi Global Sumber
2025E 2026F
World Economy Source
Pertumbuhan PDB (%)
1 3,3* 3,3 IMF, WEO Januari 2026
GDP growth (% yoy)
Volume Perdagangan Global (% yoy)
2 4,1* 2,6 IMF, WEO Januari 2026
World Trade Volume (% yoy)
Fed Funds Rate (%) 2025: CEIC
3 3,75 3,25
Fed Funds Rate (%) 2026: IEB Institute (LPEI)
Ekonomi Indonesia Sumber
2025E 2026F
Indonesian Economy Source
Pertumbuhan PDB (%) 2025: BPS
4 5,11 5,40
GDP growth (%) 2026: Asumsi Makro APBN
Inflasi (% yoy) 2025: BPS
5 2,92 2,50
Inflation (% yoy) 2026: Asumsi Makro APBN
Suku Bunga SBN 10 Tahun (%, rata - rata) 2025: CEIC
6 6,2 6,9
10-Year SBN Interest Rate (%, average) 2026: Asumsi Makro APBN
Nilai Tukar (Rp/USD, rata - rata) 2025: Bank Indonesia
7 16.477 16.500
Rp/USD exchange rate (average) 2026: Asumsi Makro APBN
2025: Bank Indonesia
8 BI Rate (%) 4,75 4,25
2026: IEB Institute (LPEI)
Kemendag, diolah.
Pertumbuhan Nilai Ekspor Barang (% yoy)
9 7,1 7,8 Porsi Ekspor per PDB
Growth in Export Value of Goods (% yoy)
2026 = 21,9%
Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Keuangan 2025 (Dalam juta Rupiah)
Comparison Between Target & Realization of 2025 Financial Performance (In million Rupiah)
Uraian Target 2025 Realisasi 2025 Pencapaian (%)
Description 2025 Target 2025 Realization Achievement (%)
Pendapatan Bunga & Bagi Hasil Bersih
886.985 965.284 108,83%
Interest Income & Net Profit Sharing
Laba Sebelum Beban Pajak
132.148 253.078 191,51%
Profit Before Tax Expense
Laba Tahun Berjalan
132.148 252.278 190,91%
Profit for the Year
Struktur Modal
Capital Structure
Aset
45.683.845 58.767.496 128,64%
Asset
Liabilitas
26.754.448 44.570.213 166,59%
Liabilities
Ekuitas
18.929.397 14.197.283 75,00%
Equity
Liabilitas dan Ekuitas
45.683.845 58.767.496 128,64%
Liabilities and Equity
Pendapatan Bunga & Bagi Hasil Bersih Net Interest & Profit-Sharing Income
LPEI membukukan realisasi Pendapatan Bunga Indonesia Eximbank recorded Net Interest and
dan Bagi Hasil Bersih pada tahun 2025 sebesar Profit-Sharing Income in 2025 amounting to IDR
Rp965,28 miliar, setara dengan 108.83% dari target 965.28 billion, equivalent to 108.83% of the 2025
tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp886,98 target of IDR 886.98 billion. This achievement
miliar. Capaian tersebut terutama dipengaruhi was mainly driven by an increase in the average
oleh peningkatan pada rata-rata pembiayan di financing in 2025.
tahun 2025.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 194 Laporan Tahunan 2025
Page 195
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Laba Sebelum Beban Pajak Profit Before Tax
LPEI mencatatkan Laba Sebelum Beban Pajak pada Indonesia Eximbank recorded Profit Before Tax of
tahun 2025 sebesar Rp253.08 miliar, atau mencapai IDR 253.08 billion in 2025, representing 191.51% of the
191.51% dari target laba sebelum pajak tahun 2025 2025 target of IDR 132.15 billion. This performance
yang ditetapkan sebesar Rp132.15 miliar. Kinerja was primarily driven by an increase in other
tersebut terutama didorong oleh peningkatan operating income.
pendapatan operasional lainnya.
Laba Tahun Berjalan Profit for the Year
LPEI membukukan Laba Tahun Berjalan tahun Indonesia Eximbank recorded Profit for the Year in
2025 sebesar Rp252,28 miliar, atau setara 2025 amounting to IDR 252.28 billion, equivalent to
dengan 190,91% dari target Laba Tahun Berjalan 190.91% of the Profit for the Year target of IDR 132.15
yang ditetapkan sebesar Rp132,15 miliar. Kinerja billion. This performance was primarily driven
tersebut dipengaruhi terutama oleh peningkatan by an increase in other operating income from
pendapatan operasional lainnya dari penjaminan guarantees as well as recoveries from written-off
serta pemulihan debitur hapus buku. debtors.
Aset Assets
Total aset LPEI pada tahun 2025 tercatat sebesar Indonesia Eximbank’s total assets in 2025 were
Rp58,77 triliun, setara dengan 128,64% dari target recorded at IDR 58.77 trillion, equivalent to 128.64%
aset tahun 2025 sebesar Rp45,68 triliun. Capaian of the 2025 asset target of IDR 45.68 trillion. This
tersebut terutama ditopang oleh peningkatan achievement was primarily supported by an
pada aspek penempatan pada bank serta increase in net placements with banks.
pencapaian target pembiayaan di tahun 2025.
Liabilitas Liabilities
Total liabilitas LPEI pada tahun 2025 tercatat In 2025,Indonesia Eximbank’s total liabilities
sebesar Rp44,57 triliun, atau mencapai 166.59% amounted to IDR 44.57 trillion, representing 166.59%
dari target liabilitas tahun 2025 yang ditetapkan of the 2025 liability target of IDR 26.75 trillion. This
sebesar Rp26,75 triliun. Posisi tersebut terutama position was primarily driven by an increase in
dipengaruhi oleh peningkatan pinjaman yang borrowings during the year.
diterima tahun 2025.
Ekuitas Equity
Ekuitas LPEI pada tahun 2025 tercatat sebesar Indonesia Eximbank’s equity in 2025 was recorded
Rp14,20 triliun, atau 75,00% dari target ekuitas at IDR 14.20 trillion, or 75.00% of the 2025 equity
tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp18,93 triliun. target of IDR 18.93 trillion. This development was
Perkembangan ini di pengaruhin oleh laba bersih influenced by net profit and the determination of
dan penetapan kapitalisasi modal tahun 2025. capital capitalization in 2025.
Liabilitas dan Ekuitas Liabilities and Equity
Total liabilitas dan ekuitas LPEI pada tahun 2025 Total liabilities and equity of Indonesia Eximbank in
tercatat sebesar Rp58,77 triliun, setara dengan 2025 were recorded at IDR 58.77 trillion, equivalent
128.64% dari target tahun 2025 sebesar Rp45,68 to 128.64% of the 2025 target of IDR 45.68 trillion. This
triliun. Capaian tersebut terutama dipengaruhi achievement was mainly influenced by an increase
oleh dipengaruhi oleh peningkatan pinjaman in borrowings received, as well as net profit and the
yang di terima dan laba bersih dan penetapan determination of capital capitalization in 2025.
kapitalisasi modal ditahun 2025.
Annual Report 2025 195 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 196
Perbandingan Target dan Realisasi Kinerja Operasional 2025
(Dalam juta Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Comparison Between Target and Realization of (In millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Operational Performance 2025
Realisasi 2025
Uraian Pencapaian (%)
Target 2025 Realization
Description Achievement (%)
2025
Jumlah Pembiayaan
51.681.651 57.205.378 110,69%
Total Financing
Jumlah Penjaminan (termasuk PEN)
9.545.794 4.867.899 51,00%
Total Guarantees (including PEN)
Jumlah Asuransi (volume)
8.517.638 8.847.380 103,87%
Total Insurance (Volume)
Pada tahun 2025, LPEI membukukan realisasi In 2025, Indonesia Eximbank recorded financing
pembiayaan sebesar Rp57,21 triliun, atau mencapai realization amounting to IDR 57.21 trillion, or 110.69% of
110,69% dari target tahun 2025 yang tercatat the 2025 target of IDR 51.68 trillion. This achievement
sebesar Rp51,68 triliun. Hal ini disebabkan oleh was driven by several factors, namely (i) the growth
beberapa faktor, yaitu (i) adanya pertumbuhan of new debtors, as indicated by the addition of
debitur baru yang ditandai dengan masuknya several major names in the Agriculture, Mining, and
beberapa nama besar pada bidang industri Overseas Financing sectors, and (ii) the write-off
Agrikultur, Pertambangan dan Pembiayaan plan that was not realized in accordance with the
Mancanegara (Overseas), (ii) rencana hapus buku 2025 target.
yang tidak terealisasi sesuai target di tahun 2025.
Jumlah Penjaminan (termasuk PEN) di tahun Total guarantees (including PEN) in 2025 were
2025 tercatat sebesar Rp4,87 triliun, atau 51,0% recorded at Rp4.87 trillion, or 51.0% of the target of
dari target yang ditetapkan sebesar Rp9,55 triliun. Rp9.55 trillion. This change was influenced by the
Perubahan ini dipengaruhi oleh berakhirnya conclusion of the Corporate Credit Guarantee
program penugasan Penjaminan Kredit Korporasi assignment program under the National Economic
dalam rangka Pembiayaan Ekspor Nasional (PEN) Recovery (PEN) export financing scheme in
pada bulan Desember 2025, serta penguatan December 2025, as well as the strengthening of
manajemen risiko LPEI terkait proses bisnis dan Indonesia Eximbank’s risk management related to
operasional, produk dan risk based pricing produk business and operational processes, products, and
Penjaminan. risk-based pricing of guarantee products.
Di sisi lain, Volume Asuransi tercatat Rp8,85 On the other hand, insurance volume was recorded
triliun, atau 103,87% dari target tahun 2025 yang at IDR 8.85 trillion, or 103.87% of the 2025 target
sebesar Rp8,52 triliun. Meskipun demikian, realisasi of IDR 8.52 trillion. Nevertheless, the realization
pencapaian volume asuransi secara year on year of insurance volume on a year-on-year basis
mengalami penurunan, baik asuransi PPD (Proteksi declined, both for Trade Credit Insurance (TCI) and
Piutang Dagang) maupun asuransi Marine Cargo. Marine Cargo Insurance.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 196 Laporan Tahunan 2025
Page 197
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Proyeksi Tahun Mendatang
Projection for the Next Year
Capaian kinerja keuangan dan operasional LPEI The financial and operational performance
sepanjang tahun 2025 menjadi landasan evaluasi achievements of Indonesia Eximbank throughout
sekaligus referensi bagi Manajemen dalam 2025 serve as a basis for evaluation as well
menyusun proyeksi usaha serta menetapkan as a reference for Management in preparing
sasaran bisnis yang lebih progresif untuk tahun business projections and setting more
2026. Proyeksi tersebut diharapkan dapat progressive business targets for 2026. These
mendukung LPEI dalam menjalankan peran dan projections are expected to support Indonesia
fungsinya secara berkelanjutan sebagai Special Eximbank in carrying out its role and function
Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan sustainably as a Special Mission Vehicle (SMV)
Republik Indonesia. of the Ministry of Finance of the Republic of
Indonesia.
Asumsi yang Digunakan untuk Menyusun Assumptions Used in Preparing 2026
Target 2026 Targets
Dengan mempertimbangkan dinamika tantangan Taking into account the dynamics of
dan peluang dalam perekonomian global maupun challenges and opportunities in both the
domestik, berikut disajikan asumsi indikator global and domestic economies, the following
makroekonomi yang akan digunakan hingga macroeconomic indicator assumptions will
tahun 2026: be used through 2026:
Ekonomi Global Sumber
2025E 2026F 2027F 2028F 2029F
World Economy Source
Pertumbuhan PDB (%) IMF, WEO Januari
1 3,3* 3,3 3,2 3,1 3,1
GDP Growth (% yoy) 2026
Volume Perdagangan
Global (% yoy) IMF, WEO Januari
2 4,1* 2,6 3,3 3,3 3,3
World Trade 2026
Volume (% yoy)
2025: CEIC
3 Fed Funds Rate (%) 3,75 3,25 3,25 3,25 3,25 2026: IEB Institute
(LPEI)
Ekonomi Indonesia
Indonesian Economy
Pertumbuhan PDB (%) 2025: BPS
4 GDP Growth 5,11 5,40 5,07 5,06 5,07 2026: Asumsi Makro
(% yoy) APBN
2025: BPS
Inflasi (% yoy)
5 2,92 2,50 2,52 2,52 2,52 2026: Asumsi Makro
Inflation (%)
APBN
Pertumbuhan
Nilai Ekspor
NonMigas (% 2025 : Kemendag,
yoy) diolah.
6 7,1 7,8 6,5 7,0 7,0
Non-Oil and 2026 : Asumsi Makro
Gas Export APBN
Value Growth
(% yoy)
Pertumbuhan
Kredit 2025: CEIC
7 Perbankan (%) 6,2 6,9 6,2 6,0 5,9 2026: Asumsi Makro
Bank Credit APBN
Growth (%)
Annual Report 2025 197 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 198
Ekonomi Global Sumber
2025E 2026F 2027F 2028F 2029F
World Economy Source
Nilai tukar
Rupiah/USD
2025: Bank Indonesia
(rata-rata)
8 16.477 16.500 16.700 16.600 16.500 2026: Asumsi Makro
Rupiah/USD
APBN
Exchange Rate
(average)
2025: Bank Indonesia
9 BI Rate (%) 4,75 4,25 4,50 4,50 4,50 2026: IEB Institute
(LPEI)
Proyeksi Kinerja Keuangan 2026
2026 Financial Performance Projections
Uraian Realisasi 2025 Target 2026 Pencapaian (%)
Description Realization 2025 Target 2026 Growth (%)
Jumlah Aset
58.767.496 57.349.699 102
Total Assets
Jumlah Pembiayaan
57.205.378 51.990.067 110
Total Financing
Jumlah Penjaminan (termasuk PEN)
4.867.899 6.430.097 76
Total Guarantee (Including PEN)
Jumlah Asuransi (volume)
8.847.000 9.199.049 96
Total Insurance (Volume)
Jumlah Ekuitas
14.197.283 14.442.978 98
Total Equity
Laba (Rugi) Bersih tahun Berjalan
252.278 257.140 98
Net Profit (Loss) for the Year
Laba Tahun Berjalan Profit/Loss for the Year
LPEI memproyeksikan Laba Tahun Berjalan untuk Indonesia Eximbank projects Profit for the Year in
tahun 2026 sebesar Rp257,14 miliar, atau meningkat 2026 to reach IDR 257.14 billion, representing an
sekitar 2% dibandingkan realisasi laba tahun 2025 increase of approximately 2% compared to the
yang mencapai Rp252,28 miliar. Peningkatan ini 2025 realization of IDR 252.28 billion. This increase
sejalan dengan penurunan beban Cadangan is in line with the decrease in the provision for
Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan. impairment losses on financial assets.
Aset Assets
LPEI menargetkan total aset pada tahun 2026 Indonesia Eximbank targets total assets in 2026 to
mencapai Rp57,35 triliun, atau menurun sekitar 2% reach IDR 57.35 trillion, or approximately 2% lower
dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar Rp58,77 than the 2025 realization of IDR 58.77 trillion. This
triliun. Penurunan ini terutama mencerminkan decline primarily reflects LPEI’s strategic measures
langkah strategis LPEI dalam melakukan to adjust and strengthen its portfolio, including
penyesuaian dan penyehatan portofolio, termasuk through the optimization of non-productive
melalui optimalisasi pengelolaan aset non- asset management and the resolution of certain
produktif serta penyelesaian eksposur tertentu. exposures.
Di sisi lain, pertumbuhan aset produktif yang berasal On the other hand, the growth of productive assets
dari aktivitas bisnis utama tetap menunjukkan tren derived from core business activities continues
yang positif. Hal ini mencerminkan fokus LPEI dalam to show a positive trend. This reflects Indonesia
mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas, Eximbank’s focus on driving higher-quality growth
dengan menyeimbangkan ekspansi bisnis dan by balancing business expansion with prudent risk
pengelolaan risiko secara prudent. management.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 198 Laporan Tahunan 2025
Page 199
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Liabilitas Liabilities
LPEI menargetkan total liabilitas pada tahun 2026 Indonesia Eximbank targets total liabilities in 2026
sebesar Rp42,91 triliun, atau turun 4% dibandingkan at IDR 42.91 trillion, or a decrease of 4% compared
realisasi tahun 2025 yang mencapai Rp44,57 to the 2025 realization of IDR 44.57 trillion. This
triliun. Penurunan ini terutama disebabkan oleh decrease is mainly due to a reduction in borrowings
penurunan pada pinjaman yang diterima. received.
Ekuitas Equity
Ekuitas LPEI pada tahun 2026 berada pada tingkat Equity of Indonesia Eximbank in 2026 is expected
yang cukup kuat untuk mendukung pertumbuhan to remain at a sufficiently strong level to support
sekaligus menghadapi berbagai tantangan di growth while facing various future challenges.
masa mendatang. Dalam rangka mencapai To achieve the financial performance targets as
target kinerja keuangan sebagaimana tercantum outlined in the 2026 RKAT, Indonesia Eximbank has
dalam RKAT 2026, LPEI telah menyiapkan sejumlah prepared a number of strategies and strategic
strategi dan rencana strategis. plans.
Pada tahun 2026 menjadi tonggak penting dalam In 2026, Indonesia Eximbank enters a pivotal
fase Rebalancing transformasi LPEI 2024–2027. milestone in the Rebalancing phase of its
Tahun ini adalah landasan strategis transformasi 2024–2027 transformation. This year serves as
LPEI menuju 2029, yang menekankan keberanian a strategic foundation for Indonesia Eximbank’s
mengambil risiko terukur, memperluas akses transformation toward 2029, emphasizing the
pembiayaan ekspor, dan memperkuat ekosistem courage to take measured risks, expand access
perdagangan nasional. Melalui tujuh prioritas to export financing, and strengthen the national
strategis yang terarah, LPEI berperan sebagai trade ecosystem. Through seven well-defined
lembaga pembiayaan ekspor berorientasi strategic priorities, Indonesia Eximbank plays its
pembangunan yang beroperasi dengan tata role as a development-oriented export financing
kelola kuat, reputasi terpercaya, dan komitmen institution operating with strong governance, a
tinggi terhadap dampak ekonomi nasional, trusted reputation, and a high commitment to
sebagai berikut: national economic impact, as follows:
Prioritas Indikator
AUM ( Asset Under Ma na gem ent)
1. Pertum buha n Bisnis ya ng seha t da n m engha silka n da n Business Unit m eningka t
CoF ( Cost of Fund) da n Interest
2. Penda na a n da n pengelola a n trea sury ya ng optim a l Expense
3. Mela njutka n m om entum perba ika n kua lita s a set NPL gross da n NPL Net
Bisnis oversea s, Kola bora si
4. Pengua ta n ekosistem ekspor da n step- up ja sa konsulta si FI/ Exim , Ja skon Self Sufficient
Ops risk, m a rket risk, policy da n ris
5. Pengua ta n GRC m a na gem ent utk m a rket ga p, ESG
Kom petensi pega wa i, core a nd
6. Peningka ta n Ka pa bilita s SDM, Teknologi da n Infra struktur surrounding
7. Meningka tka n reputa si da n citra lem ba ga Bra nd im a ge, pem berita a n positi
Annual Report 2025 199 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 200
Proyeksi Kinerja Operasional 2026 (Dalam juta Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
Projection of Operational Performance for 2026 (In millions of Rupiah, unless otherwise stated)
Uraian Realisasi 2025 Target 2026
Description Realization 2025 Target 2026
Jumlah Pembiayaan
57.205.378 51.990.067
Total Financing
Jumlah Penjaminan (termasuk PEN)
4.867.899 6.430.097
Total Guarantee (including PEN)
Jumlah Asuransi (volume)
8.847.000 9.199.049
Total Insurance (volume)
LPEI menargetkan total pembiayaan pada Indonesia Eximbank targets total financing in 2026
tahun 2026 sebesar Rp51,99 triliun, atau turun 9% at IDR 51.99 trillion, representing a decrease of 9%
dibandingkan realisasi tahun 2025 yang tercatat compared to the 2025 realization of IDR 57.21 trillion.
sebesar Rp57,21 triliun. Penurunan ini terutama This decline is primarily due to collections and
disebabkan oleh penagihan serta rencana hapus planned write-offs of non-performing financing.
buku untuk pembiayaan tidak lancar.
Untuk produk penjaminan, LPEI memproyeksikan For guarantee products, Indonesia Eximbank
nilai sebesar Rp6,43 triliun pada tahun 2026, projects a value of IDR 6.43 trillion in 2026,
meningkat 32% dibandingkan realisasi tahun representing an increase of 32% compared to the
2025 yang mencapai Rp4,87 triliun. Peningkatan 2025 realization of IDR 4.87 trillion. The increase
tersebut didorong oleh peningkatan perluasan was driven by the expansion of partnerships with
kerjasama dengan Bank untuk melakukan banks for credit guarantee cooperation, as well
kerjasama penjaminan kredit serta pendekatan as enhanced engagement and collaboration with
dan menjalin kerjasama dengan Pemilik Proyek project owners to secure acceptance of Indonesia
untuk dapat menerima penjaminan dari LPEI. Eximbank’s guarantees.
Sementara itu, nilai asuransi yang ditargetkan Meanwhile, the insurance target for 2026 is set
pada tahun 2026 sebesar Rp9,20 triliun, atau at IDR 9.20 trillion, representing an increase of 4%
meningkat 4% dibandingkan capaian tahun 2025 compared to the 2025 achievement of IDR 8.85
yang sebesar Rp8,85 triliun. Peningkatan tersebut trillion. The increase was driven by intensification
didorong oleh intensifikasi dari tertanggung of existing insured parties through higher volumes,
eksisting untuk Peningkatan Volume dengan including limit enhancements and the addition
peningkatan limit dan penambahan Buyer baru, of new buyers, as well as extensification through
Ekstensifikasi dengan melakukan pendekatan engagement with both existing Indonesia
Debitur Eksisting LPEI ataupun bukan Debitur LPEI, Eximbank debtors and non-debtors. It was further
penambahan jumlah broker untuk menambah supported by the expansion of broker networks
jumlah tertanggung, serta memperbanyak kerja to increase the number of insured parties, and
sama dengan ekosistem ekspor laintermasuk strengthened collaboration across the broader
dengan perbankan. export ecosystem, including with the banking
sector.
Proyeksi Struktur Modal dan Kebijakan Dividen Capital Structure Projection and Dividend
2026 Policy 2026
Struktur modal LPEI mengikuti Rasio Kewajiban Indonesia Eximbank’s capital structure follows
Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sehingga the Capital Adequacy Ratio (CAR) requirements
tidak ditetapkan dalam bentuk proyeksi namun and is therefore not set as a fixed projection,
realisasi yang secara rinci disajikan dalam bab ini but its realization is presented in detail in this
bagian Struktur Modal dan Kebijakan Manajemen chapter under the section Capital Structure and
atas Struktur Modal. Begitu pula dengan kebijakan Management Policy on Capital Structure. Similarly,
dividen yang tidak ditetapkan proyeksi setiap the dividend policy is not projected annually but
tahun namun dalam bentuk pelaksanaan implemented as described in detail below.
sebagaimana yang dijabarkan lebih rinci pada
penjelasan di bawah ini.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 200 Laporan Tahunan 2025
Page 201
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Kebijakan dan Pembagian Dividen
Dividend Policy and Distribution
Mengacu pada Pasal 21 Undang-Undang Nomor Referring to Article 21 of Law No. 2 of 2009 concerning
2 Tahun 2009 tentang LPEI serta Peraturan Menteri Indonesia Eximbank and Minister of Finance
Keuangan PMK Nomor 257 tahun 2018 tentang Regulation Minister of Finance Regulation No. 257
perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan of 2018 concerning Amendments to Minister of
Nomor 260/PMK.06/2015 tentang Tata Cara Finance Regulation No. 260/PMK.06/2015 regarding
Penetapan Penggunaan Surplus dan Kapitalisasi Procedures for Determining the Utilization of
Modal LPEI, surplus yang diperoleh LPEI dalam Surplus and Capital Capitalization of Indonesia
kurun waktu 1 (satu) tahun kegiatan digunakan Eximbank, the surplus generated by Indonesia
untuk cadangan umum, cadangan tujuan, Eximbank within one financial year is allocated
jasa produksi dan tantiem, dan bagian laba to general reserves, specific reserves, production
Pemerintah. Berdasarkan ketentuan tersebut, 90% bonuses, tantiem, and the Government’s share of
dari surplus ditetapkan untuk cadangan umum profit. Based on these provisions, 90% of the surplus
dan cadangan tujuan, sedangkan 10% sisanya is allocated to general and specific reserves, while
dialokasikan untuk jasa produksi, tantiem, dan the remaining 10% is allocated to production
bagian laba Pemerintah. Penetapan besaran bonuses, tantiem, and the Government’s share
alokasi tersebut dilakukan oleh Menteri Keuangan of profit. The determination of such allocation is
Republik Indonesia. made by the Minister of Finance of the Republic of
Indonesia..
Pembagian Dividen dalam Dua tahun Terakhir
Dividend Distribution in the Last Two Years
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia No. S-375/MK.06/2025
tanggal 21 Mei 2025, Menteri Keuangan RI menetapkan penggunaan surplus usaha LPEI
tahun buku 2024 sebesar Rp10,78 miliar sebagai bagian laba pemerintah
Tahun 2025
Based on the Letter of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. S-375/
2025 year
MK.06/2025 dated May 21, 2025, the Minister of Finance determined the utilization of
Indonesia Eximbank’s 2024 financial year business surplus amounting to Rp10.78
billion as the Government’s share of profit.
Tahun 2024 Tidak terdapat pembagian dividen pada tahun 2024
2024 year There was no dividend distribution in 2024.
Realisasi Dana Hasil Penawaran Umum
Realization of Funds From Public Offerings
Sepanjang tahun 2025, LPEI tidak melakukan Throughout 2025, Indonesia Eximbank did not
penerbitan efek bersifat utang. Oleh karena issue any debt securities. Therefore, Indonesia
itu, LPEI tidak menyampaikan informasi terkait Eximbank does not provide information
penggunaan dana dari hasil penawaran umum. regarding the use of funds from public
offerings.
Annual Report 2025 201 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 202
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/ Peleburan Usaha, Akuisisi, Dan Restrukturisasi Utang/ Modal Material Information on Investment, Expansion, Divestment, Merger/Consolation of Businesses, Acquisitions, and Debt/Capital Restructuring LPEI melaksanakan kegiatan investasi melalui Indonesia Eximbank carries out investment pembelian efek. Instrumen efek tersebut mencakup activities through the purchase of securities. These surat berharga yang diperdagangkan di pasar securities include tradable instruments in the modal, baik yang diterbitkan oleh Pemerintah capital market, issued either by the Government or maupun oleh entitas korporasi. by corporate entities. Pengukuran dan penilaian atas efek dilakukan Measurement and valuation of these securities are berdasarkan klasifikasi sebagai berikut: conducted based on the following classifications: 1. Keuntungan atau kerugian yang timbul 1. Gains or losses arising from changes in fair akibat perubahan nilai wajar dicatat dalam value are recorded in other comprehensive penghasilan komprehensif lain. income. 2. Pendapatan diakui dalam laporan laba rugi 2. Income is recognized in the profit and loss dengan menggunakan metode suku bunga statement using the effective interest rate efektif, sedangkan laba atau rugi selisih kurs method, while foreign exchange gains or losses diakui pada laba rugi. are recognized in profit and loss. Sepanjang tahun 2025, LPEI melakukan investasi Throughout 2025, Indonesia Eximbank made berupa efek utang yang diterbitkan oleh investments in the form of debt securities issued Pemerintah dalam mata uang Rupiah senilai by the Government in Rupiah amounting to IDR Rp480 Miliar dan efek utang yang diterbitkan oleh 480 billion and debt securities issued by the Pemerintah dalam mata uang asing sebesar Government in foreign currencies amounting to Rp233,45 Miliar. IDR 233.45 billion. Selama periode pelaporan tersebut, LPEI tidak During the reporting period, Indonesia Eximbank did melakukan kegiatan ekspansi, divestasi, akuisisi, not engage in expansion, divestment, acquisition, maupun restrukturisasi. Dengan demikian, or restructuring activities. Therefore, Indonesia Indonesia Eximbank tidak menyajikan informasi Eximbank does not present information regarding terkait transaksi-transaksi tersebut, termasuk such transactions, including dates, amounts tanggal, nilai dan objek transaksi, pihak-pihak yang and objects of the transactions, involved parties, terlibat, hubungan afiliasi (jika ada), penjelasan affiliated relationships (if any), the fairness of the kewajaran transaksi, serta pemenuhan ketentuan transactions, and compliance with applicable yang berlaku. regulations Dampak Perubahan Harga terhadap Pendapatan Impact of Price Changes on Income Tidak terdapat dampak yang signifikan atas There were no material impacts arising from perubahan harga (suku bunga, premi, dan biaya), changes in prices (including interest rates, selain dari akibat pergerakan pasar secara umum, premiums, and fees), other than those resulting Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 202 Laporan Tahunan 2025
Page 203
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
atas jasa dan layanan Lembaga di sepanjang from general economic and market conditions, on
tahun 2025 yaitu atas pendapatan bersih serta the Institution’s services and products throughout
laba operasional Lembaga selama 2 tahun terakhir. 2025, affecting the Institution’s net profit and
operating income for the last two reporting years.
Analisis dan penjelasan detail pendapatan bersih Further analysis and detailed explanations
dan laba operasional Lembaga untuk tahun 2024 regarding the Institution’s net profit and operating
dan 2025 dapat mengacu pada pembahasan income for the years 2024 and 2025 are disclosed
Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain in the discussion of the Profit Loss and Other
yang dimuat di bab Analisis dan Pembahasan Comprehensive Income, as presented in the
Manajemen dalam Laporan Tahunan ini. Management’s Discussion and Analysis section of
this Annual Report.
Informasi Transaksi Material yang
Mengandung Benturan Kepentingan dan/
atau Transaksi dengan Pihak Afiliasi/
Berelasi
Information on Material Transaction Involving Conflicts of Interest
and/or Transactions with Affiliated/Related Parties
Transaksi Material yang Mengandung Material Transactions Containing
Benturan Kepentingan Conflicts of Interest
Tidak terdapat transaksi yang mengandung There were no transactions involving conflicts
benturan kepentingan yang dilaksanakan LPEI of interest carried out by Indonesia Eximbank
sepanjang tahun 2025. throughout the year 2025.
Tujuan Transaksi dengan Pihak Afiliasi atau Purpose of Transactions with Affiliated or
Berelasi Related Parties
LPEI melaksanakan transaksi dengan pihak-pihak Indonesia Eximbank conducted transactions
berelasi pada tahun 2025 dalam rangka kegiatan with related parties in 2025 as part of its routine
usaha rutin yang didasarkan pada hubungan business activities, based on ownership and/or
kepemilikan dan/atau pengurusan. Seluruh management relationships. All such transactions
transaksi tersebut dilakukan sesuai dengan were carried out in accordance with mutually
kebijakan serta ketentuan yang telah disepakati agreed policies and terms, with the objective of
bersama, dengan tujuan mendukung perolehan supporting revenue generation, both recurring and
pendapatan, baik yang bersifat berulang maupun non-recurring. Further details regarding material
tidak berulang. Uraian lebih lanjut mengenai transactions with related parties during 2025 are
transaksi material dengan pihak berelasi selama presented in Note No. 41 of Indonesia Eximbank’s
tahun 2025 disajikan dalam Catatan No.41 Laporan Audited Annual Financial Statements for the
Keuangan Tahunan Audited LPEI untuk tahun buku financial year ended December 31, 2025.
yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Pihak-pihak Berelasi dan Sifat Transaksi Related Parties and Nature of
Transactions
Berikut disajikan secara rinci mengenai pihak- The following provides a detailed presentation
pihak berelasi, termasuk karakteristik hubungan of related parties, including the nature of the
serta jenis transaksi yang dilakukan dengan pihak relationships and the types of transactions
berelasi hingga 31 Desember 2025: conducted with these related parties up to
December 31, 2025:
Annual Report 2025 203 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 204
Pihak Berelasi Sifat dari Hubungan Sifat dari Transaksi
Related Parties Nature of Relationship Nature of Transactions
Dewan Direktur, Direktur Pelaksana,
Komite Audit, Dewan Pengawas
Pembiayaan dan piutang dan
Syariah dan Kepala Divisi
Personel manajemen kunci penyisihan imbalan kerja
Board of Directors, Executive
Key management personnel Financing and receivables and
Directors, Audit Committee, Sharia
allowance Employee benefits
Supervisory Board, and Division
Heads
Kementerian Keuangan atas nama
Efek-efek dan pinjaman
Pemerintah Republik Indonesia Pemilik
yang diterima
Ministry of Finance on behalf of the Ownership
Securities and fund borrowings
Government of the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah Giro pada bank dan penempatan
Republik Indonesia (RI) pada bank
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Controlled by the Government of Current accounts and placements
the Republic of Indonesia with banks
Pengendalian melalui Pemerintah Giro pada bank dan penempatan
Republik Indonesia (RI) pada bank
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Controlled by the Government of Current accounts and placements
the Republic of Indonesia with banks
Giro pada bank, penempatan
Pengendalian melalui Pemerintah
pada bank dan pinjaman yang
Republik Indonesia (RI)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk diterima
Controlled by the Government of
Current accounts with banks and
the Republic of Indonesia
placements with banks
Pengendalian melalui Pemerintah Giro pada bank dan penempatan
Republik Indonesia (RI) pada bank
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Controlled by the Government of Current accounts and placements
the Republic of Indonesia with banks
Giro pada bank, penempatan
Pengendalian melalui Pemerintah
pada bank dan pinjaman yang
Republik Indonesia (RI)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk diterima
Controlled by the Government of
Current accounts with banks and
the Republic of Indonesia
placements with banks
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Penempatan pada bank
PT Bank Syariah Nasional
Controlled by the Government of Placements with banks
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Penempatan pada bank
PT Bank Jabar Banten Syariah
Controlled by the Government of Placements with banks
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Penempatan pada bank
PT Bank BPD Jawa Barat & Banten Tbk
Controlled by the Government of Placements with banks
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Penempatan pada bank
PT Bank DKI
Controlled by the Government of Placements with banks
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Perkebunan Nusantara VII (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT PAL Indonesia (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 204 Laporan Tahunan 2025
Page 205
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Pihak Berelasi Sifat dari Hubungan Sifat dari Transaksi
Related Parties Nature of Relationship Nature of Transactions
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
Pengembangan Pariwisata Indonesia
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Angkasa Pura II (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Jasamarga Manado Bitung
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
(Persero) Tbk Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Perkebunan Nusantara I (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Mineral Industri Indonesia (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT PP Presisi Tbk
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Sinergi Gula Nusantara
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
Perhutani
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Annual Report 2025 205 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 206
Pihak Berelasi Sifat dari Hubungan Sifat dari Transaksi
Related Parties Nature of Relationship Nature of Transactions
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Industri Kereta Api (Persero)
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Petro Oxo Nusantara
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Pengendalian melalui Pemerintah
Republik Indonesia (RI) Pembiayaan dan piutang
PT Citra Lautan Teduh
Controlled by the Government of Financing and receivables
the Republic of Indonesia
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi Realization of Related Party Transactions
Rincian saldo serta transaksi dengan pihak-pihak The details of balances and transactions with
berelasi yang memengaruhi kinerja keuangan LPEI related parties that affect Indonesia Eximbank’s
disajikan sebagai berikut: financial performance are presented as follows:
Aset Asset
1. Giro pada Bank 1. Current Accounts with Banks
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 1.520.336 35.720
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 52.744 21.628
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 39.402 4.195
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 15.908 17.275
PT Bank Jabar Banten Syariah 520 518
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 127 2.943
Jumlah 1.629.037 82.279
Total
2. Penempatan pada Bank 2. Placements with Banks
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk 3.416.875 -
PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk 3.350.000 861.500
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk 3.200.000 -
PT Bank DKI 1.876.000 454.000
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1.700.000 -
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 339.500 -
PT Bank Syariah Nasional 250.000 -
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 54.000 -
Jumlah
14.186.375 1.315.500
Total
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 206 Laporan Tahunan 2025
Page 207
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
3. Efek-efek 3. Securities
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Keuangan
Republik Indonesia
719.531 555.175
Government of the Republic of Indonesia through the Ministry of
Finance of the Republic of Indonesia
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk - 618.078
Jumlah 719.531 1.173.253
Total
4. Pembiayaan dan Piutang 4. Financing and Receivables
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
PT Perkebunan Nusantara I (Persero) 1.151.122 1.397.070
Pengembangan Pariwisata Indonesia 1.180.520 1.180.481
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 1.019.482 197.336
PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) 1.001.912 989.156
PT Garuda Indonesia (Persero) 994.412 994.418
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk 956.105 977.144
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 714.754 733.543
PT Mineral Industri Indonesia (Persero) 556.664 536.392
PT PAL Indonesia (Persero) 310.457 313.826
PT Pembangunan Perumahan Presisi Tbk 299.941 300.543
PT Sinergi Gula Nusantara 243.029 249.523
PT Jasamarga Manado Bitung 224.222 231.440
PT Dirgantara Indonesia (Persero) 196.335 65.189
PT Biofarma (Persero) Tbk 130.334 16.987
PT Industri Kereta Api (Persero) 123.146 --
PT Polytama Propindo 94.291 --
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 66.282 434.262
PT Petro Oxo Nusantara 59.480 --
Perhutani 53.829 --
PT Citra Lautan Teduh 10.020 --
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (Persero) Tbk -- 468.347
PT Angkasa Pura II (Persero) -- 328.840
Jumlah 9.386.337 9.414.497
Total
Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai
(1.239.813) (1.241.022)
Less allowance for impairment losses
Neto
8.146.524 8.173.475
Net
Annual Report 2025 207 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 208
Liabilitas Liabilities
1. Pinjaman yang Diterima 1. Fund borrowings
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 4.000.000 2.000.000
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.000.000 4.000.000
Pengendalian melalui Pemerintah Republik Indonesia
Melalui Kementerian keuangan
53.547 48.313
Controlled through Government of the Republic of
Indonesia Through the Ministry of Finance
Jumlah 5.053.547 6.048.313
Total
2. Penyisihan Imbalan Kerja 2. Provision for Employee Benefit
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Personel manajemen kunci
26.052 28.311
Key management personnel
3. Fasilitas Pinjaman kepada Debitur yang Belum 3. Unused Loan Facilities to Debtors
Digunakan
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Entitas dan Lembaga Pemerintah
731.768 745.926
Government Entities and Institutions
4. Penerbitan L/C yang tidak dapat dibatalkan 4. Outstanding Irrevocable L/C
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Entitas dan lembaga Pemerintah
266.559 223.382
Government entities and institutions
5. Pendapatan Bunga Pembiayaan Bermasalah 5. Interest Income on Non-Performing Financing
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Entitas dan lembaga Pemerintah
627.791 574.927
Government entities and institutions
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 208 Laporan Tahunan 2025
Page 209
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
6. Bank Garansi 6. Bank Guarantee
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Entitas dan lembaga Pemerintah
169.988 27.216
Government entities and institutions
7. Penjaminan Kredit 7. Credit Guarantee
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Entitas dan lembaga Pemerintah
197.816 1.190.936
Government entities and institutions
8. Efek-efek utang yang diterbitkan 8. Debt securities issued
(Dalam juta Rupiah)
(In million Rupiah)
Uraian
2025 2024
Description
Entitas dan lembaga Pemerintah
400.000 2.405.000
Government entities and institutions
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit The Role of Board of Commissioners
dalam Mengawasi Jalannya Prosedur and Audit Committee in Supervising the
Transaksi Afiliasi Implementation of Affiliate Transaction
Procedures
Dalam rangka menjamin transparansi serta To ensure transparency and prevent potential
mencegah timbulnya risiko potensial, Dewan risks, the Board of Commissioners, together with
Komisaris bersama Komite Audit melakukan the Audit Committee, supervised the execution of
pengawasan terhadap pelaksanaan transaksi material transactions with related parties carried
material dengan pihak-pihak berelasi yang out by Indonesia Eximbank throughout 2025.
dilakukan LPEI sepanjang tahun 2025. Langkah This oversight is part of the risk mitigation efforts
pengawasan ini merupakan bagian dari upaya aimed at preventing conflicts of interest that could
mitigasi risiko guna mencegah terjadinya benturan adversely affect Indonesia Eximbank in the future.
kepentingan yang dapat berdampak merugikan
bagi LPEI di masa mendatang.
Informasi Mengenai Transaksi dengan Information on Transactions with
Pihak Afiliasi Affiliated Parties
Dalam kegiatan operasionalnya, Bank melakukan In its operational activities, the Bank conducts
transaksi dengan pihak-pihak berelasi transactions with related parties as defined in PSAK
sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 224 224 on Related Party Disclosures. A related party is
tentang Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi. an individual or entity that has a connection with
Pihak berelasi merupakan individu atau entitas the reporting entity:
yang memiliki keterkaitan dengan entitas pelapor:
1. Orang atau anggota keluarga dekatnya 1. An individual or close family member is related
mempunyai relasi dengan entitas pelapor to the reporting entity if the person: has control
jika orang tersebut: memiliki pengendalian or joint control over the reporting entity; has
atau pengendalian bersama atas entitas significant influence over the reporting entity;
pelapor; memiliki pengaruh signifikan atas or is a key management personnel of the
entitas pelapor; atau merupakan personel reporting entity or of its parent entity.
Annual Report 2025 209 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 210
manajemen kunci entitas pelapor atau entitas
induk dari entitas pelapor.
2. Suatu entitas berelasi dengan entitas pelapor 2. An entity is related to the reporting entity if it
jika memenuhi salah satu hal berikut: meets any of the following criteria:
a. Entitas dan entitas pelapor adalah anggota a. The entity and the reporting entity are
dari kelompok usaha yang sama (artinya members of the same group (i.e., the
entitas induk, entitas anak, dan sesama parent, subsidiaries, and fellow subsidiaries
entitas anak saling berelasi dengan entitas are related to each other);
anak lainnya);
b. Satu entitas adalah entitas asosiasi atau b. One entity is an associate or joint venture
ventura bersama dari entitas lain (atau of the other entity (or an associate or joint
entitas asosiasi atau ventura bersama venture that is a member of a group where
yang merupakan anggota suatu kelompok the other entity is a member);
usaha, dimana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
c. Kedua entitas tersebut adalah ventura c. Both entities are joint ventures of the same
bersama dari pihak ketiga yang sama; third party;
d. Satu entitas adalah ventura bersama dari d. One entity is a joint venture of a third entity
entitas ketiga dan entitas yang lain adalah and the other entity is an associate of the
entitas asosiasi dari entitas ketiga; third entity.
e. Entitas tersebut adalah suatu program e. The entity is a post-employment benefit
imbalan pascakerja untuk imbalan kerja plan for the benefit of employees of either
dari salah satu entitas pelapor atau entitas the reporting entity or an entity related to
yang terkait dengan entitas pelapor. the reporting entity. If the reporting entity
Jika entitas pelapor adalah entitas yang is the entity administering the plan, the
menyelenggarakan program tersebut, sponsoring entity is also considered related
maka entitas sponsor juga berelasi dengan to the reporting entity;
entitas pelapor;
f. Entitas yang dikendalikan atau dikendalikan f. An entity that is controlled or jointly
bersama oleh orang yang diidentifikasi controlled by a person identified in point (a);
dalam huruf (a);
g. Orang yang diidentifikasi dalam huruf (a) g. A person identified in point (a) (i) who has
(i) memiliki pengaruh signifikan atas entitas significant influence over the entity or is a
atau merupakan personel manajemen key management personnel of the entity (or
kunci entitas (atau entitas induk dari of the entity’s parent); or
entitas); atau
h. Entitas atau anggota dari kelompok dimana h. An entity, or a member of a group of which
entitas merupakan bagian dari kelompok the entity is part, provides key management
tersebut, menyediakan jasa personel personnel services to the reporting entity or
manajemen kunci kepada entitas pelapor to the parent of the reporting entity.
atau kepada entitas induk dari entitas
pelapor.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi, selain Transactions with related parties, other than with
dengan personel manajemen kunci, dilaksanakan key management personnel, are conducted
dengan ketentuan dan persyaratan yang under terms and conditions comparable to those
sebanding dengan transaksi yang dilakukan applicable to transactions with third parties. Every
dengan pihak ketiga. Setiap transaksi yang transaction carried out by Indonesia Eximbank
dilakukan LPEI senantiasa mengacu dan mematuhi is always in accordance with and complies with
ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan the Financial Services Authority Regulation (POJK)
(POJK) No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi No. 42/POJK.04/2020 on Affiliate Transactions and
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan pada Conflicts of Interest Transactions at the time of
saat pelaksanaannya. execution.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 210 Laporan Tahunan 2025
Page 211
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Kebijakan LPEI terkait Mekanisme Reviu Indonesia Eximbank Policy on Review
atas Transaksu dan Pemenuhan Peraturan Mechanisms for Transactions and
serta Ketentuan Terkait Compliance with Related Regulations and
Provisions
Pada tahun 2025, LPEI menerapkan mekanisme In 2025, Indonesia Eximbank implemented an
reviu internal yang melibatkan organ pengawas, internal review mechanism involving supervisory
termasuk Komite Audit dan Dewan Direktur, organs, including the Audit Committee and
untuk menganalisis serta meninjau transaksi the Board of Directors, to analyze and review
dengan pihak-pihak berelasi. Selain pengawasan transactions with related parties. In addition to
internal, transaksi tersebut juga diaudit oleh internal oversight, such transactions were also
Akuntan Publik independen melalui proses audit audited by independent Public Accountants
eksternal. Seluruh mekanisme ini dilaksanakan through an external audit process. All of these
sesuai dengan ketentuan PSAK 7 (revisi 2014) mechanisms were carried out in accordance with
tentang Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi dan PSAK 7 (revised 2014) concerning Related Party
dipastikan telah memenuhi Standar Akuntansi Disclosures and were ensured to comply with the
Keuangan (SAK) yang berlaku di Indonesia. applicable Financial Accounting Standards (SAK)
in Indonesia.
Prospek Usaha
Business Prospects
Makro Ekonomi Global dan Domestik 2026 Global and Domestic Macroeconomics 2026
Pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 Global economic growth in 2026 is projected to
diperkirakan tetap moderat di tengah remain moderate amid external uncertainties.
ketidakpastian eksternal, di mana proyeksi The latest forecasts from international institutions
terbaru lembaga internasional menunjukkan indicate global growth close to 3.3%, following
pertumbuhan global mendekati kisaran 3,3% several prior revisions. These uncertainties are
setelah beberapa revisi perkiraan sebelumnya. driven by complex geopolitics, trade tensions,
Ketidakpastian ini antara lain dipengaruhi and monetary policy dynamics in several
oleh geopolitik yang kompleks, ketegangan advanced economies still balancing inflation
perdagangan, serta dinamika kebijakan pressures with economic growth needs. Global risk
moneter di sejumlah negara maju yang masih structures remain diverse, ranging from slowing
menavigasi antara tekanan inflasi dan kebutuhan trade to financial market volatility, while higher
pertumbuhan ekonomi. Struktur risiko global growth opportunities are linked to accelerated
tetap beragam, dari perlambatan perdagangan technological innovation and public infrastructure
hingga volatilitas pasar keuangan, sementara investment in key regions.
peluang pertumbuhan lebih tinggi masih terkait
pada percepatan inovasi teknologi dan investasi
infrastruktur publik di beberapa kawasan utama.
Risiko-risiko eksternal yang dihadapi External risks facing the global economy
perekonomian dunia mencakup tekanan include persistent inflation pressures in various
inflasi yang masih variatif di berbagai negara, countries, potential protectionist policies
potensi kebijakan proteksionisme yang dapat affecting international trade flows, and prolonged
memengaruhi alur perdagangan internasional, geopolitical impacts on investor confidence and
serta dampak geopolitik yang berkepanjangan global capital flows. Exchange rate volatility and
terhadap kepercayaan investor dan arus modal commodity market fluctuations are also factors
global. Volatilitas nilai tukar dan fluktuasi pasar that exporters and importers need to anticipate.
komoditas juga turut menjadi faktor yang perlu Overall, the global economic outlook remains
diantisipasi oleh pelaku usaha yang berorientasi cautious, signaling moderate growth but leaving
ekspor-impor. Secara keseluruhan, outlook room for improvement if global demand and
ekonomi global cenderung berhati-hati dengan investment conditions strengthen.
sinyal pertumbuhan yang moderat, namun tetap
membuka ruang bagi perbaikan jika kondisi
permintaan dan investasi global membaik.
Annual Report 2025 211 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 212
Untuk perekonomian domestik, proyeksi For the domestic economy, Indonesia’s growth
pertumbuhan Indonesia pada 2026 menunjukkan projection in 2026 shows stronger momentum
momentum yang lebih kuat dibandingkan rata- compared to the global average. Various
rata global. Berbagai lembaga internasional dan international and domestic institutions estimate
domestik memperkirakan tingkat pertumbuhan Indonesia’s economic growth to range between
ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,1%–5,4% 5.1% and 5.4% for the year, supported by solid
pada tahun tersebut, didorong oleh permintaan domestic demand and coordinated policies
domestik yang solid dan koordinasi kebijakan among fiscal authorities, monetary authorities,
antara otoritas fiskal, moneter, serta lembaga and related institutions to maintain economic
terkait untuk menjaga momentum pemulihan recovery momentum.
ekonomi.
Permintaan domestik diperkirakan tetap menjadi Domestic demand is expected to remain the main
kekuatan utama perekonomian, dengan konsumsi driver of the economy, with household consumption
rumah tangga yang terjaga stabil serta investasi staying stable and investment increasing in line
yang meningkat seiring upaya memperbaiki with efforts to improve the business climate and
iklim usaha dan melanjutkan program reformasi continue structural reform programs. Additionally,
struktural. Selain itu, peran sektor swasta dalam the private sector’s role in driving investment and
memacu pertumbuhan investasi dan kegiatan productive activities continues to be strengthened
produktif terus diperkuat melalui dukungan through fiscal policy support and economic
kebijakan fiskal dan instrumen stabilitas ekonomi. stabilization instruments.
Inflasi di Indonesia diproyeksikan tetap berada Inflation in Indonesia is projected to remain within
dalam target otoritas moneter, menciptakan ruang the central bank’s target, providing more policy
kebijakan yang lebih fleksibel untuk mendukung flexibility to support growth through moderate
pertumbuhan melalui langkah-langkah moderat measures, such as interest rate easing if necessary.
seperti relaksasi suku bunga acuan jika diperlukan. Increased investment in strategic sectors, including
Peningkatan investasi di sektor strategis, termasuk industrial downstreaming and infrastructure, is
hilirisasi industri dan infrastruktur, diharapkan expected to support medium-term growth, while
menjadi penopang pertumbuhan jangka improvements in the investment climate and
menengah, sementara perbaikan iklim investasi export diversification can strengthen the national
dan diversifikasi ekspor dapat memperkuat basis economic growth base.
pertumbuhan ekonomi nasional.
Namun demikian, pertumbuhan ekonomi However, Indonesia’s economic growth is not
Indonesia juga tidak terlepas dari risiko eksternal without risks. External challenges include global
seperti tekanan perdagangan global dan fluktuasi trade pressures and fluctuations in export demand,
permintaan ekspor, serta tantangan domestik while domestic challenges involve the need to
seperti perlunya peningkatan produktivitas tenaga enhance labor productivity and strengthen the
kerja dan penguatan sektor keuangan untuk tetap financial sector to remain resilient amid global
tangguh di tengah ketidakpastian global. Menjaga uncertainties. Maintaining exchange rate stability
stabilitas nilai tukar dan memperkuat cadangan and reinforcing foreign exchange reserves are
devisa menjadi elemen penting dalam strategi key elements of the macroeconomic strategy to
ekonomi makro untuk menghadapi risiko global manage evolving global risks.
yang terus berkembang.
Arah Prioritas Strategis LPEI Tahun 2026 Strategic Priority Direction of Indonesia
Eximbank for 2026
Memasuki tahun 2026, Lembaga Pembiayaan Entering 2026, Indonesia Eximbank continues its
Ekspor Indonesia (LPEI) melanjutkan fase transformation journey within the Rebalancing
transformasi dalam tahap Rebalancing, dengan phase, with a focus on strengthening the quality
fokus pada penguatan kualitas pertumbuhan of growth and enhancing its role in supporting
serta peningkatan peran dalam mendukung national export financing. Following the focus in
pembiayaan ekspor nasional. Setelah pada tahun 2025 on reinforcing institutional foundations and
2025 LPEI berfokus pada penguatan fondasi dan rebalancing the portfolio, the strategic direction
penyeimbangan portofolio, arah strategi tahun for 2026 is centered on accelerating healthier,
2026 difokuskan pada akselerasi pertumbuhan more measurable, and more sustainable growth.
yang lebih sehat, terukur, dan berkelanjutan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 212 Laporan Tahunan 2025
Page 213
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Prioritas tahun 2026 dirancang dengan The priorities for 2026 are designed by taking into
mempertimbangkan dinamika global yang masih account ongoing global uncertainty and the need
diwarnai ketidakpastian, serta kebutuhan untuk to strengthen the competitiveness of national
memperkuat daya saing eksportir nasional. Dalam exporters. In this context, Indonesia Eximbank has
konteks tersebut, LPEI menetapkan sejumlah established the following strategic priorities:
prioritas strategis sebagai berikut:
1. Pertumbuhan bisnis yang sehat dan 1. Healthy and income-generating business
menghasilkan growth
LPEI mendorong pertumbuhan aset produktif Indonesia Eximbank promotes measured
secara terukur dengan tetap menjaga growth of productive assets while maintaining
kualitas portofolio. Fokus ini tidak hanya pada portfolio quality. This focus extends beyond
peningkatan volume pembiayaan, penjaminan, increasing the volume of financing, guarantees,
dan asuransi, tetapi juga pada pencapaian and insurance, to also achieving a sound level
tingkat profitabilitas yang sehat of profitability
2. Optimalisasi pendanaan dan pengelolaan 2. Optimization of funding and treasury
treasury management
Penguatan struktur pendanaan dilakukan Strengthening the funding structure is
untuk memastikan ketersediaan sumber dana pursued to ensure the availability of stable
yang stabil dan kompetitif. Upaya ini mencakup and competitive funding sources. These
pengelolaan biaya dana yang lebih efisien efforts include more efficient cost-of-funds
serta penyesuaian struktur pendanaan agar management and adjustments to the funding
selaras dengan kebutuhan pembiayaan yang structure to align with increasingly diverse
semakin beragam financing needs.
3. Melanjutkan momentum perbaikan kualitas 3. Sustaining momentum in asset quality
aset improvement
Perbaikan kualitas portofolio tetap menjadi Improving portfolio quality remains a
prioritas melalui penguatan pengelolaan risiko key priority through strengthened risk
serta optimalisasi penanganan pembiayaan management and optimized handling of non-
bermasalah. Pendekatan ini bertujuan untuk performing financing. This approach is aimed
menjaga stabilitas kinerja dan memperkuat at maintaining performance stability and
kepercayaan pemangku kepentingan reinforcing stakeholder confidence.
4. Penguatan ekosistem ekspor dan 4. Strengthening the export ecosystem and
pengembangan jasa konsultasi developing advisory services
LPEI memperluas peran dalam ekosistem Indonesia Eximbank expands its role within the
ekspor melalui peningkatan kolaborasi dengan export ecosystem by enhancing collaboration
Kementerian Lembaga, pelaku ekspor, lembaga with ministries and government institutions,
keuangan domestik maupun internasional, ECA exporters, domestic and international financial
global, serta penguatan layanan jasa konsultasi institutions, global export credit agencies
sebagai bagian dari penguatan dan dukungan (ECAs), as well as by strengthening advisory
kepada eksportir Indonesia khususnya segmen services as part of its support for Indonesian
UKM exporters, particularly in the SME segment.
5. Penguatan governance, risk management, dan 5. Strengthening governance, risk management,
compliance (GRC) and compliance (GRC)
Penguatan GRC dilakukan untuk memastikan The reinforcement of GRC is carried out to ensure
bahwa pengembangan bisnis berjalan dalam that business development progresses within
koridor yang prudent, sekaligus mendukung prudential boundaries, while also supporting
integrasi prinsip keberlanjutan dalam aktivitas the integration of sustainability principles into
usaha business activities.
6. Peningkatan kapabilitas SDM, teknologi, dan 6. Enhancing human capital, technology, and
infrastruktur infrastructure capabilities
LPEI terus meningkatkan kualitas sumber daya Indonesia Eximbank continues to enhance
manusia serta memperkuat infrastruktur the quality of its human resources and
teknologi untuk mendukung efektivitas strengthen technology infrastructure to
operasional, pengambilan keputusan berbasis support operational effectiveness, data-driven
data, serta peningkatan kualitas layanan decision-making, and improved service quality
7. Peningkatan reputasi dan citra lembaga 7. Enhancing institutional reputation and image
Penguatan komunikasi dan engagement Strengthening communication and stakeholder
dengan pemangku kepentingan menjadi fokus engagement remains a focus to increase
Annual Report 2025 213 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 214
untuk meningkatkan kepercayaan publik serta public trust and reinforce Indonesia Eximbank’s
memperkuat posisi LPEI sebagai lembaga position as a credible export financing institution
pembiayaan ekspor yang kredibel
Secara keseluruhan, prioritas tahun 2026 Overall, the strategic priorities for 2026 represent
mencerminkan langkah lanjutan dalam a continuation of efforts to strengthen growth
memperkuat kualitas pertumbuhan, meningkatkan quality, enhance the effectiveness of Indonesia
efektivitas peran dalam ekosistem ekspor, serta Eximbank’s role within the export ecosystem, and
memastikan bahwa transformasi LPEI berjalan ensure that the transformation process progresses
secara konsisten menuju fase berikutnya, yaitu consistently toward the next phase, namely
Enabling Export and Empowering Nation. Enabling Export and Empowering Nation.
Aspek Pemasaran
Marketing Aspect
Sebagai salah satu Special Mission Vehicle As one of the Special Mission Vehicles (SMV) under
(SMV) di bawah Kementerian Keuangan Republik the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia,
Indonesia, LPEI memegang mandat strategis Indonesia Eximbank holds a strategic mandate from
dari Pemerintah untuk menyediakan layanan the Government to provide financing, guarantee,
pembiayaan, penjaminan, dan/atau asuransi bagi and/or insurance services for transactions or
transaksi maupun proyek yang memiliki tingkat projects that carry high commercial risk but are
risiko komersial tinggi namun bernilai penting crucial for the implementation of national export
bagi pelaksanaan kebijakan dan program ekspor policies and programs. In addition, Indonesia
nasional. Selain itu, LPEI juga berperan aktif dalam Eximbank actively promotes the capacity building
mendorong penguatan kapasitas pelaku UMKM of export-oriented MSMEs, helping their products
berorientasi ekspor agar produk mereka semakin become more competitive and able to penetrate
kompetitif dan mampu menembus pasar global. global markets.
Strategi Pemasaran Marketing Strategy
Sejalan dengan mandat yang diemban, LPEI In line with its mandate, Indonesia Eximbank
mengimplementasikan berbagai strategi implements targeted and measured marketing
pemasaran yang terarah dan terukur guna strategies to strengthen support for national export
memperkuat dukungan terhadap kegiatan ekspor activities. These strategies are carried out through
nasional. Strategi tersebut dijalankan melalui several key initiatives, as follows:
beberapa inisiatif utama sebagai berikut:
1. Peningkatan Penyaluran Pembiayaan Ekspor 1. Increasing Export Financing Distribution
Dengan tetap menjunjung tinggi prinsip kehati- While upholding prudential principles, Indonesia
hatian, LPEI menyediakan skema pembiayaan Eximbank provides both conventional and
baik konvensional maupun syariah, yang Sharia financing schemes, distributed
disalurkan di dalam negeri maupun luar domestically and internationally. The financing
negeri. Penyaluran pembiayaan dirancang is designed to align with customer needs,
agar selaras dengan kebutuhan nasabah, particularly to support export activities and
khususnya untuk mendukung aktivitas ekspor financing for MSME and corporate segments,
serta pembiayaan segmen UKME dan korporasi, while maintaining prudent and sustainable risk
dengan tetap mengedepankan pengelolaan management.
risiko yang prudent dan berkelanjutan.
2. Peningkatan Penyaluran Penjaminan
Dalam rangka memperluas penyaluran 2. Expanding Guarantee Distribution
penjaminan ekspor, LPEI melakukan koordinasi To broaden export guarantee distribution,
intensif dengan regulator, terutama terkait Indonesia Eximbank coordinates intensively
penyesuaian ketentuan peraturan guna with regulators, especially regarding
memperluas cakupan dan fleksibilitas adjustments to regulations to expand coverage
penjaminan. Upaya ini juga ditujukan untuk and flexibility of guarantees. This effort also
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 214 Laporan Tahunan 2025
Page 215
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
memfasilitasi UKME agar memperoleh akses aims to facilitate wider financing access for
pembiayaan yang lebih luas. Penjaminan MSMEs. The guarantees provided by Indonesia
yang disediakan LPEI meliputi penjaminan Eximbank include payment guarantees for
pembayaran bagi eksportir Indonesia atas Indonesian exporters on transactions with
transaksi dengan pembeli luar negeri, foreign buyers, guarantees for Indonesian
penjaminan bagi importir Indonesia atas importers on payments made to foreign parties,
pembayaran yang telah dilakukan kepada guarantees for banks providing financing for
pihak luar negeri, penjaminan bagi perbankan export transactions; and guarantees for project
yang menyalurkan pembiayaan transaksi tenders whose activities wholly or partially
ekspor, serta penjaminan dalam rangka support exports. In addition, Indonesia Eximbank
tender proyek yang seluruh atau sebagian distributes Government Guarantees as part of
kegiatannya mendukung ekspor. Selain itu, LPEI the National Economic Recovery through the
turut menyalurkan Penjaminan Pemerintah labor-intensive corporate guarantee program
dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (JAMINAH) to banks, aiming to sustain credit
melalui program penjaminan korporasi padat distribution and accelerate economic recovery.
karya (JAMINAH) kepada perbankan, guna
menjaga keberlangsungan penyaluran kredit
dan mempercepat pemulihan ekonomi.
3. Peningkatan Penyaluran Asuransi 3. Expanding Insurance Distribution
Upaya peningkatan penyaluran asuransi ekspor Efforts to increase export insurance distribution
dilakukan melalui koordinasi dengan regulator, are carried out through coordination with
khususnya dalam penyesuaian kebijakan regulators, particularly in adjusting policies to
untuk memperluas ruang lingkup perlindungan expand the scope of insurance coverage and
asuransi, sekaligus mempermudah akses facilitate easier access for MSMEs. Indonesia
asuransi bagi UKM. Produk asuransi ekspor Eximbank’s export insurance products cover
LPEI mencakup perlindungan terhadap risiko protection against export failure risks, payment
kegagalan ekspor, risiko gagal bayar, risiko default risks, risks associated with Indonesian
investasi perusahaan Indonesia di luar negeri, companies’ investments abroad, as well as
serta risiko politik di negara tujuan ekspor. political risks in export destination countries.
4. Penguatan Peran Jasa Konsultasi 4. Strengthening the Role of Consulting Services
Kegiatan Jasa Konsultasi diarahkan pada Consulting services focus on enhancing
peningkatan kapasitas business advisory business advisory capacity and expanding
serta perluasan akses pasar, baik melalui market access, both through conventional and
pendekatan konvensional maupun digital digital commerce approaches. In carrying out
commerce. Dalam pelaksanaan mandat this mandate, Indonesia Eximbank provides
ini, LPEI memberikan pendampingan dan guidance and consulting services to banks,
layanan konsultasi kepada perbankan, financial institutions, exporters, and export
lembaga keuangan, eksportir, serta produsen producers, particularly micro, small, medium
barang ekspor, khususnya usaha mikro, kecil, enterprises, and cooperatives. This support
menengah, dan koperasi. Pendampingan aims to help overcome obstacles faced by
tersebut bertujuan membantu mengatasi financial institutions in providing financing to
kendala yang dihadapi lembaga keuangan exporters with adequate commercial potential
dalam menyalurkan pembiayaan kepada and/or a strategic role in the national economy.
eksportir yang memiliki potensi komersial
memadai dan/atau memiliki peran strategis
bagi perekonomian nasional.
Pangsa Pasar Market Share
Sebagai institusi yang menjalankan fungsi As an institution carrying out export financing
pembiayaan ekspor, tingkat pangsa pasar LPEI functions, Indonesia Eximbank’s market share
tercermin melalui kinerja penyaluran kredit ekspor. is reflected in its export credit distribution
Informasi terkait posisi dan capaian LPEI pada performance. Information on Indonesia Eximbank’s
tahun buku 2025 disajikan secara ringkas dalam position and achievements in the 2025 fiscal year
tabel berikut. is summarized in the following table.
Annual Report 2025 215 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 216
(dalam miliar Rupiah)
(in billion Rupiah)
Parameter
2025
Parameters
Pembiayaan LPEI (Desember 2025)
57.205
Indonesia Eximbank Financing (2025 December)
Kredit ekspor industri (Juni 2025)
190.399
Industry export financing (2025 Juny)
Sumber data: Statistik Perbankan Indonesia (SPI)
Source: Indonesian Banking Statistics (SPI)
Perubahan Peraturan
Perundang-undangan terhadap
LPEI pada Tahun 2025
Changes in Laws and Regulations Affecting
Indonesia Eximbank in 2025
LPEI secara berkelanjutan melakukan evaluasi Indonesia Eximbank continuously evaluates
terhadap penerbitan maupun perubahan berbagai the issuance and amendments of regulatory
ketentuan regulasi untuk mengidentifikasi potensi provisions to identify potential impacts and to
dampak yang mungkin timbul dan memastikan ensure that all operational activities remain in
seluruh kegiatan operasional tetap sesuai dengan compliance with applicable laws and regulations.
peraturan yang berlaku. Adapun perubahan serta The regulatory amendments and new regulations
regulasi baru yang secara langsung memengaruhi that directly affected Indonesia Eximbank during
LPEI sepanjang tahun 2025 meliputi: 2025 are as follows:
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
1. Peraturan Pusat Pelaporan dan Mencabut Peraturan Berdampak Langsung Atas terbitnya regulasi
Analisis Transaksi Keuangan Kepala PPATK No.Per- Direct Impact tersebut dilakukan
Nomor 1 Tahun 2025 tentang 02/1.01/PPATK/02/15 yang penyesuaian
Pencabutan Peraturan Pusat dinilai tidak lagi sesuai ketentuan internal LPEI
Pelaporan dan Analisis Transaksi dengan rekomendasi mengenai Kriteria dan
Keuangan Nomor PER-02/1.01/ internasional di bidang Informasi Risiko Tinggi
PPATK/02/15 Tentang Kategori Pencegahan dan (High Risk) dalam
Pengguna Jasa Yang Berpotensi Pemberantasan tindak Penilaian Nasabah
Melakukan Tindak Pidana pidana pencucian berdasarkan RBA (Risk
Pencucian Uang (“PPATK 1/2025”) uang dan pendanaan Based Approach).
Regulation of the Financial terorisme. Following the issuance
Transaction Reports and Analysis Revokes Regulation of of the regulation,
Center No. 1 of 2025 concerning the Head of the Financial adjustments were
the Revocation of Regulation of the Transaction Reports made to Indonesia
Financial Transaction Reports and and Analysis Center No. Eximbank’s internal
Analysis Center No. PER-02/1.01/ PER-02/1.01/PPATK/02/15, provisions concerning
PPATK/02/15 on Categories of which is considered the Criteria and
Service Users Potentially Engaging no longer aligned Information for High
in Money Laundering (“PPATK with international Risk in Customer
1/2025”). recommendations in Assessment based
the field of anti-money on the Risk-Based
laundering and counter- Approach (RBA).
terrorism financing.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 216 Laporan Tahunan 2025
Page 217
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
2. Surat Edaran Otoritas Jasa SEOJK 22/2024 Berdampak Langsung Pada tanggal
Keuangan Nomor 22/ menegaskan kewajiban Direct Impact 18 Februari 2025
SEOJK.06/2024 tentang Penilaian dan mekanisme telah dilakukan
Kemampuan dan Kepatutan Penilaian Kemampuan penyampaian
Bagi Pihak Utama Lembaga dan Kepatutan bagi internal memo
Pembiayaan, Perusahaan Modal Pihak Utama LPEI dan PT kepada unit kerja
Ventura, Lembaga Keuangan SMI, termasuk kewajiban perihal penyampaian
Mikro, dan Lembaga Jasa persetujuan OJK kajian POJK 42/2024
Keuangan Lainnya (“SEOJK sebelum pengangkatan tentang Penerapan
22/2024”) pejabat tertentu. Manajemen Risiko
Otoritas Jasa Keuangan Circular SEOJK 22/2024 Bagi Lembaga
Letter Number 22/SEOJK.06/2024 emphasizes the Pembiayaan,
concerning Fit and Proper Test for obligations and Perusahaan Modal
Key Parties of Financing Institutions, mechanisms for Ventura, Lembaga
Venture Capital Companies, conducting Fit and Keuangan Mikro,
Microfinance Institutions, and Proper Tests for Key dan Lembaga Jasa
Other Financial Services Institutions Parties of Indonesia Keuangan Lainnya.
(“SEOJK 22/2024”) Eximbank and PT On February 18,
SMI, including the 2025, an internal
requirement to obtain memorandum was
OJK approval prior to the circulated to the
appointment of certain work units regarding
officials. the submission of
a review of POJK
42/2024 concerning
the Implementation
of Risk Management
for Financing
Institutions, Venture
Capital Companies,
Microfinance
Institutions, and Other
Financial Services
Institutions.
Annual Report 2025 217 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 218
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 1. Manajemen Risiko Berdampak Langsung Pada tanggal
Nomor 42 Tahun 2024 tentang bagi LPEI wajib Direct Impact 18 Februari 2025
Penerapan Manajemen Risiko diterapkan untuk: telah dilakukan
Bagi Lembaga Pembiayaan, a. Risiko Kredit; penyampaian
Perusahaan Modal Ventura, b. Risiko Pasar; internal memo
Lembaga Keuangan Mikro, dan c. Risiko Operasional; kepada unit kerja
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya d. Risiko Strategis; perihal penyampaian
(“POJK 42/2024”) e. Risiko Likuiditas; kajian POJK 42/2024
Otoritas Jasa Keuangan f. Risiko Hukum; tentang Penerapan
Regulation Number 42 of 2024 g. Risiko Kepatuhan; Manajemen Risiko
concerning the Implementation h. Risiko Reputasi; Bagi Lembaga
of Risk Management for Financing i. Risiko Asuransi. Pembiayaan,
Institutions, Venture Capital 2. LPEI wajib melakukan Perusahaan Modal
Companies, Microfinance penilaian sendiri Ventura, Lembaga
Institutions, and Other Financial profil Risiko secara Keuangan Mikro,
Services Institutions (“POJK triwulanan. dan Lembaga Jasa
42/2024”) 1. Risk Management Keuangan Lainnya.
at Indonesia On February 18,
Eximbank must be 2025, an internal
implemented for the memorandum was
following risk types: circulated to the
a. Credit Risk; work units regarding
b. Market Risk; the submission of
c. Operational Risk; a review of POJK
d. Strategic Risk; 42/2024 concerning
e. Liquidity Risk; the Implementation
f. Legal Risk; of Risk Management
g. Compliance Risk; for Financing
h. Reputational Risk; Institutions, Venture
i. Insurance Risk. Capital Companies,
2. Indonesia Eximbank is Microfinance
required to conduct Institutions, and Other
a self-assessment Financial Services
of its risk profile on a Institutions.
quarterly basis.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 218 Laporan Tahunan 2025
Page 219
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Peraturan ini bertujuan Berdampak Langsung Pada tanggal 10 April
Nomor 49 Tahun 2024 tentang untuk memastikan Direct Impact 2025 telah dilakukan
tentang Pengawasan, Penetapan bahwa lembaga- penyampaian email
Status Pengawasan, dan Tindak lembaga tersebut kepada kepada unit
Lanjut Pengawasan Lembaga beroperasi sesuai kerja terkait POJK
Pembiayaan, Perusahaan dengan ketentuan 49/2024 perihal
Modal Ventura, Lembaga yang berlaku dan Pengawasan,
Keuangan Mikro, dan Lembaga dapat memberikan Penetapan Status
Jasa Keuangan Lainnya (“POJK perlindungan yang Pengawasan,
49/2024”) memadai bagi Dan Tindak Lanjut
Otoritas Jasa Keuangan Regulation konsumen. Pengawasan
Number 49 of 2024 concerning This regulation aims Lembaga
Supervision, Determination of to ensure that these Pembiayaan,
Supervisory Status, and Follow- institutions operate in Perusahaan Modal
up Actions on the Supervision of accordance with the Ventura, Lembaga
Financing Institutions, Venture prevailing provisions Keuangan Mikro,
Capital Companies, Microfinance and are able to provide Dan Lembaga Jasa
Institutions, and Other Financial adequate protection for Keuangan Lainnya.
Services Institutions (“POJK consumers. On 10 April 2025, an
49/2024”) email was sent to
the relevant work
units regarding
POJK 49/2024
on Supervision,
Determination of
Supervisory Status,
and Follow-up Actions
on the Supervision
of Financing
Institutions, Venture
Capital Companies,
Microfinance
Institutions, and Other
Financial Services
Institutions.
5. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Sistem Informasi Pelaku Berdampak Langsung Pada tanggal 22 April
Nomor 28 Tahun 2024 tentang di Sektor Jasa Keuangan Direct Impact 2025 telah dilakukan
Pengelolaan Informasi Rekam (SIPELAKU OJK), meliputi: penyampaian email
Jejak Pelaku Melalui Sistem 1. Fungsi Utama kepada kepada
Informasi Pelaku (“POJK 28/2024”) 2. Sumber Data unit kerja terkait
Otoritas Jasa Keuangan Regulation 3. Informasi yang POJK 28/2024
Number 28 of 2024 concerning Disediakan perihal Pengelolaan
the Management of Track Record 4. Hak Akses Informasi Rekam
Information of Actors through the Financial Services Jejak Pelaku Melalui
Actor Information System (“POJK Sector Actor Information Sistem Informasi
28/2024”) System (SIPELAKU OJK), Pelaku Di Sektor Jasa
includes: Keuangan.
1. Main Functions On 22 April 2025, an
2. Data Sources email was sent to
3. Information Provided the relevant work
4. Access Rights units regarding
POJK 28/2024 on
the Management of
Actor Track Record
Information through
the Actor Information
System in the
Financial Services
Sector.
Annual Report 2025 219 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 220
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
6. Peraturan Pemerintah Nomor 8 PP Nomor 8 Tahun 2025 Berdampak Langsung Pada tanggal 7 April
Tahun 2025 tentang Perubahan mengatur beberapa Direct Impact 2025 telah dilakukan
Atas Peraturan Pemerintah poin penting antara lain: penyampaian email
Nomor 36 Tahun 2023 Tentang 1. Peningkatan kepada kepada
Devisa Hasil Ekspor dari Kegiatan Likuiditas unit kerja terkait
Pengusahaan, Pengelolaan, dan 2. Penguatan Peran PP 8/2025 perihal
Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Ekonomi Perubahan atas
(“PP 8/2025”) Nasional Peraturan Pemerintah
Government Regulation Number 8 3. Fleksibilitas Nomor 36 Tahun 2023
of 2025 concerning Amendments Penggunaan DHE SDA Tentang Devisa Hasil
to Government Regulation Number 4. Peningkatan Ekspor dari Kegiatan
36 of 2023 on Export Proceeds Pengawasan dan Pengusahaan,
of Foreign Exchange from the Kepatuhan Pengelolaan, dan
Business Activities, Management, Government Regulation Pengelolahan Sumber
and Processing of Natural Number 8 of 2025 Daya Alam
Resources (“PP 8/2025”) stipulates several key On 7 April 2025, an
points, including: email was sent to the
1. Enhancement of relevant work units
Liquidity regarding PP 8/2025
2. Strengthening of Its on the Amendment
Role in the National to Government
Economy Regulation
3. Flexibility in the Number 36 of 2023
Utilization of Natural concerning Export
Resource Export Proceeds of Foreign
Proceeds (DHE SDA) Exchange from the
4. Enhancement of Business Activities,
Supervision and Management, and
Compliance Processing of Natural
Resources..
7. Undang-Undang Nomor 1 Tahun Menetapkan ketentuan Berdampak Langsung Pada tanggal 9 Mei
2025 tentang Perubahan Ketiga dalam UU 1/2025, bahwa Direct Impact 2025 telah dilakukan
Atas Undang-Undang Nomor 19 Setiap Anggota Direksi, penyampaian email
Tahun 2003 tentang Badan Usaha Dewan Komisaris, dan kepada kepada
Milik Negara (“UU 1/2025”) Dewan Pengawas BUMN unit kerja terkait UU
Law Number 1 of 2025 concerning bukan lagi digolongkan Nomor 1/2025 tentang
the Third Amendment to Law sebagai penyelenggara Perubahan Ketiga
Number 19 of 2003 on State-Owned negara. Atas Undang-Undang
Enterprises (“UU 1/2025”) Namun sesuai Peraturan Nomor 19 Tahun 2003
PPATK dan POJK, tetap tentang Badan Usaha
dikategorikan sebagai Milik Negara.
PEP (Politically Exposed On 9 May 2025, an
Person). email was sent to
Stipulates under Law the relevant work
Number 1 of 2025 that units regarding Law
each member of the Number 1 of 2025
Board of Directors, Board concerning the Third
of Commissioners, and Amendment to Law
Supervisory Board of Number 19 of 2003
State-Owned Enterprises on State-Owned
is no longer classified as Enterprises.
a state official.
However, in accordance
with PPATK and OJK
regulations, they are
still categorized as PEPs
(Politically Exposed
Persons).
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 220 Laporan Tahunan 2025
Page 221
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
8. Peraturan Bank Indonesia Nomor Mengoptimalkan Berdampak Langsung Pada tanggal 7 April
3 Tahun 2025 tentang Perubahan pengelolaan DHE Direct Impact 2025 telah dilakukan
atas Peraturan Bank Indonesia guna meningkatkan penyampaian email
Nomor 7 Tahun 2023 Tentang kemakmuran rakyat kepada kepada
Devisa Hasil Ekspor dan Devisa dan mendukung unit kerja terkait
Pembayaran Impor (“PBI 3/2025”) pembiayaan PBI Nomor 3/2025
Bank Indonesia Regulation Number pembangunan yang tentang Perubahan
3 of 2025 concerning Amendments pada akhirnya akan atas Peraturan
to Bank Indonesia Regulation berdampak kepada Bank Indonesia
Number 7 of 2023 on Export peningkatan dan Nomor 7 Tahun 2023
Proceeds of Foreign Exchange ketahanan ekonomi Tentang Devisa Hasil
and Foreign Exchange for Import nasional. Ekspor dan Devisa
Payments (“PBI 3/2025”) Optimizing the Pembayaran Impor.
management of On 7 April 2025, an
Export Proceeds of email was sent to
Foreign Exchange the relevant work
(DHE) to enhance units regarding
public welfare and Bank Indonesia
support development Regulation Number
financing, which will 3 of 2025 concerning
ultimately contribute Amendments to Bank
to strengthening and Indonesia Regulation
improving the resilience Number 7 of 2023 on
of the national economy. Export Proceeds of
Foreign Exchange and
Foreign Exchange for
Import Payments.
9. Peraturan Anggota Dewan Kewajiban Eksportir SDA Berdampak Langsung Pada tanggal 10 April
Gubernur Nomor 4 Tahun 2025 mengatur bahwa DHE Direct Impact 2025 telah dilakukan
tentang Perubahan Kedua Atas SDA yang ditempatkan penyampaian email
Peraturan Anggota Dewan dalam Reksus wajib kepada kepada unit
Gubernur Nomor 4 Tahun 2023 tetap berada di sistem kerja terkait mengenai
Tentang Devisa Hasil Ekspor dan keuangan Indonesia PADG 4/2025 perihal
Devisa Pembayaran Impor (“PADG sesuai besaran dan Perubahan Kedua
4/2025”) jangka waktu dalam Atas Peraturan
Board of Governors Regulation PP DHE SDA, dengan Anggota Dewan
Number 4 of 2025 concerning the penambahan instrumen Gubernur Nomor
Second Amendment to Board of SVBI dan SUVBI yang 4 Tahun 2023
Governors Regulation Number 4 of tidak dapat dicairkan Tentang Devisa Hasil
2023 on Export Proceeds of Foreign sebelum jatuh tempo Ekspor dan Devisa
Exchange and Foreign Exchange dan dananya harus Pembayaran Impor.
for Import Payments (“PADG kembali ke Reksus saat On 10 April 2025, an
4/2025”) jatuh tempo. email was sent to
The obligation of Natural the relevant work
Resource Exporters units regarding
stipulates that DHE PADG 4/2025
SDA placed in Special concerning the
Accounts (Reksus) Second Amendment
must remain within the to Board of Governors
Indonesian financial Regulation Number
system in accordance 4 of 2023 on Export
with the amounts and Proceeds of Foreign
timeframes set out in Exchange and Foreign
the DHE SDA regulation, Exchange for Import
with the addition of SVBI Payments.
and SUVBI instruments
which cannot be
withdrawn prior to
maturity, and whose
funds must be returned
to the Special Accounts
upon maturity.
Annual Report 2025 221 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 222
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
10. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan POJK Nomor 2 Tahun Berdampak Langsung Pada tanggal 5 Mei
Nomor 2 Tahun 2025 tentang 2025 memiliki beberapa Direct Impact 2025 telah dilakukan
Tata Cara Pelaksanaan Pungutan dampak penting bagi penyampaian email
di Sektor Jasa Keuangan dan lembaga keuangan kepada unit kerja
Penerimaan Lainnya (“POJK (termasuk LPEI) sebagai terkait mengenai
2/2025”) berikut: Peraturan Otoritas
Otoritas Jasa Keuangan Regulation 1. Peningkatan Biaya Jasa Keuangan
Number 2 of 2025 concerning Operasional Nomor 2 Tahun
Procedures for the Implementation 2. Transparansi dan 2025 tentang Tata
of Levies in the Financial Services Akuntabilitas Cara Pelaksanaan
Sector and Other Revenues (“POJK 3. Pengelolaan Risiko Pungutan di Sektor
2/2025”) 4. Efisiensi Operasional Jasa Keuangan dan
OJK Regulation Number Penerimaan Lainnya.
2 of 2025 has several On 5 May 2025, an
significant impacts on email was sent to the
financial institutions relevant work units
(including Indonesia regarding Otoritas
Eximbank), as follows: Jasa Keuangan
1. Increased Regulation Number
Operational Costs 2 of 2025 concerning
2. Transparency and Procedures for the
Accountability Implementation of
3. Risk Management Levies in the Financial
4. Operational Efficiency Services Sector and
Other Revenues.
11. Surat Edaran Ketua Komisi Dalam rangka Berdampak Langsung 1. Pada tanggal
Pemberantasan Korupsi Nomor 7 mendukung upaya Direct Impact 18 Maret 2025
Tahun 2025 tentang Pencegahan pencegahan mengirimkan surat
Korupsi dan Pengendalian korupsi, khususnya keluar LPEI.
Grafitikasi Terkait Hari Raya (“SE pengendalian gratifikasi 2. Pada tanggal
KPK 7/2025”) terkait hari raya 19 Maret 2025
Circular Letter of the Chairperson keagamaan atau mengirimkan blast
of the Corruption Eradication perayaan hari besar email terkait surat
Commission Number 7 of 2025 lainnya. gratifikasi kepada
concerning Corruption Prevention In order to support All Unit termasuk
and Control of Gratification corruption prevention mitra.
Related to Religious Holidays (“SE efforts, particularly in 3. Pada tanggal
KPK 7/2025”) controlling gratification 21 Maret 2025
related to religious mengirimkan blast
holidays or other major email terkait surat
celebrations. gratifikasi kepada
Seluruh Pegawai.
4. On 18 March
2025, Indonesia
Eximbank issued an
outgoing letter.
5. On 19 March
2025, a blast
email regarding
the gratification
circular was sent to
all units, including
partners.
6. On 21 March
2025, a blast
email regarding
the gratification
circular was sent to
all employees.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 222 Laporan Tahunan 2025
Page 223
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
12. Surat Edaran PPATK Nomor 6 Aplikasi pelaporan Berdampak Langsung Pada tanggal 24
Tahun 2025 tentang Perubahan PPATK mengalami Direct Impact Juni 2025 telah
atas Surat Edaran Pusat Pelaporan pembaharuan yakni mengikuti sosialisasi
dan Analisis Transaksi Tata Cara dari yang sebelumnya online mengenai
Penyampaian Informasi Pengguna menggunakan penggunaan aplikasi
Jasa Terpadu Melalui Aplikasi aplikasi GRIPS menjadi SIPESAT, yang
Pelaporan Sistem Informasi menggunakan aplikasi diselenggarakan oleh
Pengguna Jasa Terpadu (“SE goAML terhitung sejak PPATK.
PPATK 6/2025”) tanggal 1 Februari 2021. On 24 June 2025,
Financial Transaction Reports and Dengan beralihnya participation was
Analysis Center Circular Letter aplikasi pelaporan PPATK made in an online
Number 6 of 2025 concerning ini, terdapat kewajiban socialization session
Amendments to the Circular bagi penyedia jasa regarding the use
Letter of the Financial Transaction keuangan (dalam hal of the SIPESAT
Reports and Analysis Center on ini termasuk LPEI) untuk application, organized
Procedures for the Submission of kembali melakukan by PPATK.
Integrated Service User Information proses registrasi Pihak
through the Integrated Service Pelapor.
User Information System Reporting The PPATK reporting
Application (“SE PPATK 6/2025”) application has been
updated, transitioning
from the previously used
GRIPS application to
the goAML application,
effective 1 February 2021.
With this transition,
there is an obligation
for financial service
providers (including
Indonesia Eximbank) to
re-register as Reporting
Parties.
13. Peraturan Pusat Pelaporan dan Peraturan Kepala PPATK Berdampak Langsung Atas terbitnya regulasi
Analisis Transaksi Keuangan Nomor PER-02/1.02/ tersebut dilakukan
Nomor 6 Tahun 2025 tentang PPATK/02/15 dinilai Direct Impact penyesuaian
Pencabutan Peraturan Kepala sudah tidak relevan ketentuan internal LPEI
Pusat Pelaporan dan Analisis dengan perkembangan mengenai pengguna
Transaksi Keuangan Nomor terkini. jasa yang berpotensi
PER-02/1.02/PPATK/02/15 Tentang melakukan TPPU.
Kategori Pengguna Jasa yang Untuk memberikan
Berpotensi Melakukan Tindak kepastian hukum dan Following the issuance
Pidana Pencucian Uang (”Per efektivitas pengawasan, of the regulation,
PPATK 6/2025”) kategori pengguna adjustments were
jasa yang berpotensi made toIndonesia
Financial Transaction Reports melakukan TPPU perlu Eximbank’s internal
and Analysis Center Regulation ditinjau ulang. provisions concerning
Number 6 of 2025 concerning the service users
Revocation of Regulation of the PPATK Head Regulation potentially involved
Head of the Financial Transaction Number PER-02/1.02/ in money laundering
Reports and Analysis Center PPATK/02/15 is (TPPU).
Number PER-02/1.02/PPATK/02/15 considered no longer
concerning Categories of Service relevant to current
Users Potentially Engaging in developments.
Money Laundering (”Per PPATK To provide legal
6/2025”) certainty and enhance
the effectiveness
of supervision, the
categories of service
users potentially
involved in money
laundering (TPPU) need
to be reassessed.
Annual Report 2025 223 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 224
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
14. Surat Edaran Direktur Jenderal Surat Edaran ini Berdampak Langsung Pada tanggal 2
Administrasi Hukum Umum Nomor menekankan Direct Impact September 2025
AHU-AH.02-85 Tahun 2025 tentang pentingnya registrasi telah dilakukan
Pelaksanaan Registrasi Ulang ulang terhadap data penyampaian kajian
Notaris (“SE AHU 85/2025”) notaris yang sudah kepada unit kerja DKP
Circular Letter of the Director terdaftar sebelumnya, perihal Pelaksanaan
General of General Legal sebagai bagian Registrasi Ulang
Administration Number AHU- dari pembaruan Notaris.
AH.02-85 of 2025 concerning the administratif dan On 2 September
Implementation of Notary Re- memastikan akurasi 2025, a study was
registration (“SE AHU 85/2025”) data. submitted to the DKP
This Circular Letter work unit regarding
emphasizes the the implementation of
importance of re- Notary Re-registration.
registration of notary
data that has been
previously registered, as
part of administrative
updates and to ensure
data accuracy.
15. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Sebagai peraturan Berdampak Langsung 1. Pada tanggal 24
Nomor 19 Tahun 2025 tentang pelaksanaan ketentuan Direct Impact September 2025
Kemudahan Akses Pembiayaan Undang-Undang Nomor telah dilakukan
Kepada Usaha Mikro, Kecil, dan 4 Tahun 2023 tentang penyampaian
Menengah (“POJK 19/2025”) Pengembangan dan internal memo
Otoritas Jasa Keuangan Regulation Penguatan Sektor kepada unit
Number 19 of 2025 concerning Keuangan pada kerja perihal
Ease of Access to Financing Pasal 249 ayat (3) penyampaian
for Micro, Small, and Medium yang berbunyi: perlu kajian POJK
Enterprises (“POJK 19/2025”) menetapkan Peraturan 19/2025 tentang
Otoritas Jasa Keuangan Kemudahan Akses
Nomor 19 Tahun 2025 Pembiayaan
tentang Kemudahan Kepada Usaha
Akses Pembiayaan Mikro, Kecil, dan
Kepada Usaha Mikro, Menengah.
Kecil, dan Menengah 2. Pada tanggal
As an implementing 3 Oktober 2025
regulation of the telah dilakukan
provisions of Law Sosialisasi POJK
Number 4 of 2023 19/2025 kepada
concerning the unit kerja terkait.
Development and 1. On 24 September
Strengthening of 2025, an internal
the Financial Sector, memorandum
specifically Article 249 was circulated
paragraph (3), which to the work units
stipulates the need to regarding the
enact Otoritas Jasa submission of a
Keuangan Regulation review of POJK
Number 19 of 2025 19/2025 on Ease
concerning Ease of of Access to
Access to Financing Financing for Micro,
for Micro, Small, and Small, and Medium
Medium Enterprises. Enterprises.
2. On 3 October 2025,
a socialization
session on POJK
19/2025 was
conducted for the
relevant work units.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 224 Laporan Tahunan 2025
Page 225
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
16. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Melakukan penguatan Berdampak Langsung Pada tanggal 19
Republik Indonesia Nomor 11 Tahun industri penjaminan Direct Impact Desember 2025
2025 tentang Penyelenggaraan dan mewujudkan telah dilakukan
Usaha Lembaga Penjamin (“POJK industri penjaminan penyampaian
11/2025”) yang sehat, terpercaya, Internal Memo
Otoritas Jasa Keuangan of the dan berkelanjutan, kepada kepada
Republic of Indonesia Regulation serta untuk mendukung unit kerja terkait
Number 11 of 2025 concerning pertumbuhan dan POJK 11/2025 perihal
the Implementation of Business pemerataan ekonomi Penyelenggaraan
Activities of Guarantee Institutions nasional. Usaha Lembaga
(“POJK 11/2025”) To strengthen the Penjamin.
guarantee industry On 19 December
and establish a 2025, an internal
sound, credible, and memorandum
sustainable guarantee was circulated to
industry, as well as the relevant work
to support national units regarding
economic growth and POJK 11/2025 on the
equitable distribution. Implementation of
Business Activities of
Guarantee Institutions.
17. Keputusan Menteri Keuangan Memberikan penugasan Berdampak Langsung Pada tanggal 17
Republik Indonesia Nomor 329 khusus kepada LPEI Direct Impact November 2025
Tahun 2025 tentang Penugasan untuk menyediakan telah dilakukan
Khusus Kepada Lembaga fasilitas penjaminan dan penyampaian
Pembiayaan Ekspor Indonesia asuransi dalam rangka Internal Memo
Untuk Menyediakan Fasilitas mendukung ekspor kepada kepada unit
Penjaminan dan Asuransi dalam produk/jasa pada sektor kerja terkait KMK
Rangka Mendukung Ekspor Produk/ yang menjadi prioritas 329/2025 tentang
Jasa pada Sektor yang Menjadi atau fokus Pemerintah. Penugasan Khusus
Prioritas atau Fokus Pemerintah Alokasi Dana Kepada Lembaga
(“KMK 329/2025”) yang diberikan Pembiayaan Ekspor
Decree of the Minister of Finance kepada LPEI adalah Indonesia Untuk
of the Republic of Indonesia Rp1.912.000.000.000,00. Menyediakan Fasilitas
Number 329 of 2025 concerning Jangka waktu Penjaminan dan
the Special Assignment to the Penugasan sampai Asuransi dalam
Indonesia Eximbank to Provide dengan 31 Desember Rangka Mendukung
Guarantee and Insurance Facilities 2029. Ekspor Produk/Jasa
in Order to Support the Export of To provide a special pada Sektor yang
Products/Services in Sectors that assignment to Menjadi Prioritas atau
are Government Priorities or Focus Indonesia Eximbank to Fokus Pemerintah.
Areas (“KMK 329/2025”) deliver guarantee and On 17 November
insurance facilities in 2025, an internal
order to support the memorandum
export of products/ was circulated to
services in sectors the relevant work
that are government units regarding KMK
priorities or focus areas. 329/2025 on the
The fund allocation Special Assignment
granted to Indonesia to the Indonesia
Eximban kamounts to Eximbank to Provide
IDR 1,912,000,000,000.00. Guarantee and
The assignment Insurance Facilities in
period extends until 31 Order to Support the
December 2029. Export of Products/
Services in Sectors
that are Government
Priorities or Focus
Areas.
Annual Report 2025 225 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 226
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
18. Surat OJK Nomor S-39/D.06/2025 Telah terjadinya Berdampak Langsung Pada tanggal 19
tentang Penetapan Provinsi Aceh, bencana alam Direct Impact Desember 2025
Provinsi Sumatera Utara, dan hidrometeorologi di telah dilakukan
Provinsi Sumatera Barat yang Provinsi Aceh, Provinsi penyampaian Internal
Memerlukan Perlakuan Khusus Sumatera Utara, dan Memo kepada
terhadap Pembiayaan Lembaga Provinsi Sumatera Barat unit kerja terkait
Pembiayaan, Perusahaan Modal dan harus diberikannya Surat OJK Nomor
Ventura, Lembaga Keuangan perlakuan khusus S-39/D.06/2025
Mikro, dan Lembaga Jasa untuk Lembaga Jasa tentang Penetapan
Keuangan Lainnya (“S-39/2025”) Keuangan pada Daerah Provinsi Aceh,
Otoritas Jasa Keuangan Letter dan Sektor Tertentu di Provinsi Sumatera
Number S-39/D.06/2025 Indonesia yang terkena Utara, dan Provinsi
concerning the Designation of the dampak dengan Sumatera Barat
Provinces of Aceh, North Sumatra, memperhatikan POJK 19 yang Memerlukan
and West Sumatra Requiring Tahun 2022. Perlakuan Khusus
Special Treatment for Financing Hydrometeorological terhadap Pembiayaan
by Financing Institutions, Venture natural disasters Lembaga
Capital Companies, Microfinance have occurred in the Pembiayaan,
Institutions, and Other Financial Provinces of Aceh, North Perusahaan Modal
Services Institutions (“S-39/2025”) Sumatra, and West Ventura, Lembaga
Sumatra, necessitating Keuangan Mikro,
special treatment dan Lembaga Jasa
for Financial Services Keuangan Lainnya.
Institutions in affected On 19 December
regions and sectors 2025, an internal
in Indonesia, with due memorandum
consideration to OJK was circulated to
Regulation Number 19 of the relevant work
2022. units regarding
OJK Letter Number
S-39/D.06/2025
concerning the
designation of the
Provinces of Aceh,
North Sumatra,
and West Sumatra
requiring special
treatment for
financing by Financing
Institutions, Venture
Capital Companies,
Microfinance
Institutions, and Other
Financial Services
Institutions.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 226 Laporan Tahunan 2025
Page 227
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
19. Surat Edaran Otoritas Jasa Memberikan panduan Berdampak Langsung Pada tanggal
Keuangan Nomor 20 Tahun 2025 kepada pelaku Direct Impact 8 Oktober 2025
tentang Publikasi Penanganan usaha jasa keuangan telah dilakukan
Pengaduan dan Laporan Layanan mengenai publikasi penyampaian Internal
Pengaduan (“SEOJK 20/2025”) singkat prosedur Memo kepada unit
Otoritas Jasa Keuangan Circular layanan pengaduan kerja terkait SEOJK
Letter Number 20 of 2025 dan penanganan 20/2025 tentang
concerning the Publication pengaduan serta bentuk Publikasi Penanganan
of Complaint Handling and laporan dan tata cara Pengaduan dan
Complaint Service Reports (“SEOJK pengisian laporan Laporan Layanan
20/2025”) layanan pengaduan. Pengaduan.
To provide guidance On 8 October
to financial service 2025, an internal
business actors memorandum was
regarding the circulated to the
publication of a work units regarding
summary of complaint SEOJK 20/2025 on
service procedures and the Publication of
complaint handling, Complaint Handling
as well as the format and Complaint
and procedures for Service Reports.
completing complaint
service reports.
Annual Report 2025 227 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 228
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
20. Peraturan Anggota Dewan Perubahan dan Berdampak Langsung Pada tanggal 19
Gubernur Nomor 24 Tahun penambahan utama Direct Impact November 2025
2025 tentang Penyelenggaraan yang diatur dalam telah dilakukan
Setelmen Dana Seketika melalui PADG Nomor 24 Tahun penyampaian Internal
Sistem Bank Indonesia-Real Time 2025 dibandingkan Memo kepada unit
Gross Settlement (“PADG 24/2025”) dengan PADG Nomor 20 kerja terkait PADG
Board of Governors Regulation Tahun 2018 mengenai 24/2025 tentang
Number 24 of 2025 concerning penyelenggaraan Penyelenggaraan
the Implementation of Instant Setelmen Dana Seketika Setelmen Dana
Fund Settlement through the melalui Sistem BI RTGS Seketika melalui
Bank Indonesia–Real Time Gross adalah sbb: Sistem Bank
Settlement System (“PADG 1. Penguatan kewajiban Indonesia-Real Time
24/2025”) peserta dalam segi Gross Settlement
kelancaran dan dan dilakukan
keamanan BI RTGS. penyesuaian
2. Penambahan BI RTGS ketentuan internal.
Payment Gateway On 19 November
berbasis web. 2025, an internal
3. Pengembangan memorandum was
manajemen risiko circulated to the
siber dan fraud. work units regarding
4. Penyesuaian audit PADG 24/2025 on
sistem informasi. the Implementation
5. Penyusunan of Instant Fund
kebijakan keamanan Settlement
dan tata kelola TI. through the Bank
The main changes and Indonesia–Real Time
additions stipulated Gross Settlement
in PADG Number 24 System, followed
of 2025 compared to by adjustments to
PADG Number 20 of internal provisions.
2018 concerning the
implementation of
Instant Fund Settlement
through the BI RTGS
System are as follows:
1. Strengthening
participants’
obligations in terms
of the smooth
operation and
security of BI RTGS.
2. Introduction of a
web-based BI RTGS
Payment Gateway.
3. Enhancement of
cyber risk and fraud
risk management.
4. Adjustment of
information system
audits.
5. Formulation of
IT security and
governance policies.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 228 Laporan Tahunan 2025
Page 229
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
No Peraturan Pokok Peraturan Dampak Bagi Upaya Mitigasi
Perundang - undangan Key Changes LPEI Mitigation Efforts
Legal Regulations Impact for Indonesia
Eximbank
21. Peraturan Menteri Hukum Nomor Unit Kerja Pengelola Berdampak Langsung Pada tanggal 12
2 Tahun 2025 tentang Verifikasi diminta untuk Direct Impact November 2025
dan Pengawasan Pemilik Manfaat melakukan pengecekan telah dilakukan
Korporasi (”Permenkum 2/2025”) kesesuaian pengisian penyampaian Internal
Minister of Law Regulation nama Beneficial Owner Memo kepada
Number 2 of 2025 concerning dalam formulir Beneficial unit kerja terkait
Verification and Supervision of Owner melalui halaman Permenkum 2/2025
Beneficial Owners of Corporations Ditjen AHU. tentang Verifikasi dan
(“Permenkum 2/2025”) The Managing Work Pengawasan Pemilik
Unit is requested to Manfaat Korporasi.
verify the accuracy of On 12 November
the Beneficial Owner 2025, an internal
name entered in the memorandum was
Beneficial Owner form circulated to the
through the Directorate work units regarding
General of General Legal Permenkum 2/2025
Administration (Ditjen on the Verification
AHU) portal. and Supervision of
Beneficial Owners of
Corporations.
22. Peraturan Pemerintah Nomor 43 PP Nomor 43/2025 Berdampak Langsung Pada tanggal 22
Tahun 2025 tentang Pelaporan ini mengatur terkait Direct Impact Desember 2025
Keuangan (“PP 43/2025”) Platform Bersama telah dilakukan
Government Regulation Number Pelaporan Keuangan penyampaian Internal
43 of 2025 concerning Financial (financial reporting Memo kepada unit
Reporting (“PP 43/2025”) single window) atau kerja terkait PP Nomor
PBPK yaitu sistem 43/2025 tentang
elektronik penyampaian Pelaporan Keuangan.
Laporan Keuangan On 22 December
secara tunggal. 2025, an internal
Government Regulation memorandum was
Number 43 of 2025 circulated to the
governs the Financial work units regarding
Reporting Single Window Government
Platform (Platform Regulation Number 43
Bersama Pelaporan of 2025 on Financial
Keuangan/PBPK), Reporting.
which is an electronic
system for the unified
submission of Financial
Statements.
23. SE Menteri Ketenagakerjaan No Memberikan Berdampak Langsung Pada tanggal 5 Juni
M/5/HK.04.00/V/2025 tentang pelindungan bagi Direct Impact 2025 telah dilakukan
Larangan Penahanan Ijazah pekerja/buruh untuk penyampaian email
dan/atau Dokumen Pribadi Milik mendapatkan pekerjaan kepada unit kerja
Pekerja/Buruh oleh Pemberi Kerja dan penghidupan terkait SE Menaker
(“SE Menaker 005/2025”) yang layak bagi 005/2025 tentang
Circular Letter of the Minister kemanusiaan, dan Larangan Penahanan
of Manpower Number M/5/ memperhatikan praktik Ijazah dan/atau
HK.04.00/V/2025 concerning penahanan ijazah dan/ Dokumen Pribadi Milik
the Prohibition of Withholding atau dokumen pribadi Pekerja/Buruh oleh
Diplomas and/or Personal milik pekerja/buruh. Pemberi Kerja.
Documents Belonging to Workers/ To provide protection On 5 June 2025, an
Laborers by Employers (“SE for workers/laborers email was sent to the
Menaker 005/2025”) in obtaining decent work units regarding
employment and a SE Menaker 005/2025
livelihood in line with on the Prohibition of
human dignity, and to Withholding Diplomas
address the practice of and/or Personal
withholding diplomas Documents Belonging
and/or personal to Workers/Laborers
documents belonging to by Employers.
workers/laborers.
Annual Report 2025 229 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 230
Perubahan Kebijakan Akuntansi yang
Diterapkan LPEI pada Tahun 2025
Accounting Policy Changes Implemented by
Indonesia Eximbank in 2025
Per 1 Januari 2025, LPEI telah menerapkan As of January 1, 2025, Indonesia Eximbank has
standar akuntansi yang berlaku efektif dan adopted the accounting standards that are
relevan terhadap penyusunan laporan keuangan effective and relevant for the preparation of the
konsolidasian, dengan rincian sebagai berikut: consolidated financial statements, with the details
as follows:
• PSAK 117: “Kontrak Asuransi” terkait dengan • PSAK 117: “Insurance Contracts” relates to the
pengakuan, pengukuran, dan penyajian recognition, measurement, and presentation
kontrak asuransi dalam laporan keuangan, of insurance contracts in financial statements,
dimana standar ini mencakup semua jenis where this standard covers all types of
kontrak asuransi, baik yang diterbitkan oleh insurance contracts, whether issued by
perusahaan asuransi maupun entitas lain yang insurance companies or other entities involved
terlibat dalam kegiatan asuransi in insurance activities
• Amendemen PSAK 221 tentang “Pengaruh • Amendment to PSAK 221 on “The Effects of
Perubahan Kurs Valuta Asing”, yang berlaku Changes in Foreign Exchange Rates,” effective
efektif 1 Januari 2025. Amendemen tentang January 1, 2025. The amendment addresses the
kekurangan ketertukaran. Amendemen ini issue of lack of exchangeability. It clarifies the
memperjelas pengaturan terkait kondisi ketika requirements for situations in which a currency
suatu mata uang tidak tertukarkan serta is not exchangeable, as well as the related
pengungkapannya. Dampak atas penerapan disclosures. The impact of the implementation
amendemen tersebut di atas tidak material of the above amendment is not material to the
terhadap laporan keuangan konsolidasian consolidated financial statements
Beberapa PSAK juga diamendemen yang Several PSAKs were also amended which
merupakan amendemen konsekuensial were consequential amendments due to the
karena berlakunya PSAK 117: Kontrak enactment of PSAK 117: Insurance Contracts,
Asuransi, yaitu: as follows:
• PSAK 103: Kombinasi Bisnis • PSAK 103: Business Combinations
• PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang Dikuasai untuk • PSAK 105: Non-Current Assets Held for Sale and
Dijual dan Operasi yang Dihentikan Discontinued Operations
• PSAK107: Instrumen Keuangan: Pengungkapan • PSAK 107: Financial Instruments: Disclosures
• PSAK109: Instrumen Keuangan • PSAK 109: Financial Instruments
• PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak dengan • PSAK 115: Income from Contracts with Customers
Pelanggan
• PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan • PSAK 201; Presentation of Financial Statements
• PSAK 207: Laporan Arus Kas • PSAK 207: Statement of Cash Flows
• PSAK 216: Aset Tetap • PSAK 216: Fixed Assets
• PSAK 219: Imbalan Kerja • PSAK 219: Employee Benefits
• PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi • PSAK 228: Investment in Associated Entities and
dan Ventura Bersama Joint Ventures
• PSAK 232: Instrumen Keuangan Penyajian • PSAK 232: Financial Instruments: Presentation.
• PSAK 236: Penurunan Nilai Aset • PSAK 236 Impairment of Asset
• PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontijensi dan Aset • PSAK 237: Provisions, Contingent Liabilities and
Kontijensi Contingent Assets
• PSAK 238: Aset Takberwujud • PSAK 238: Intangible Assets
• PSAK 240: Properti Investasi. • PSAK 240: Investment Property
Dampak terhadap LPEI Impact on Indonesia Eximbank
Penerapan standar akuntansi yang baru tersebut The implementation of the new accounting
tidak memberikan dampak yang material standards did not have a material impact on the
terhadap laporan keuangan konsolidasian. consolidated financial statements.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 230 Laporan Tahunan 2025
Page 231
Analisis dan Pembahasan Manajemen
Management Discussion and Analysis
Tingkat Kesehatan LPEI
Indonesia Eximbank’s Soundness Level
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank is required to conduct a self-
berkewajiban melakukan penilaian mandiri assessment of its Soundness level in accordance
atas Tingkat Kesehatan dengan mengacu pada with POJK No. 9/POJK.05/2022 regarding the
POJK No. 9/POJK.05/2022 tentang Pengawasan supervision of LPEI. This assessment adopts a risk-
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Penilaian based approach encompassing the following four
ini menggunakan pendekatan berbasis risiko yang key factors:
mencakup empat faktor utama berikut:
1. Tata Kelola Perusahaan yang Baik. 1. Good Corporate Governance.
2. Profil Risiko. 2. Risk Profile.
3. Rentabilitas. 3. Profitability.
4. Permodalan. 4. Capital Adequacy.
Hasil penilaian menunjukkan bahwa pada The assessment results indicate that in Q4 2025,
Triwulan IV 2025, Tingkat Kesehatan LPEI berada Indonesia Eximbank’s Soundness level achieved
pada Peringkat Komposit 3 (PK-3). Peringkat a Composite Rating 3 (CR-3). This rating reflects
tersebut menggambarkan kondisi yang cukup a reasonably healthy condition with adequate
sehat dengan kemampuan yang memadai dalam capacity to manage business dynamics and
menghadapi dinamika bisnis serta berbagai faktor external factors. Although there are certain areas
eksternal. Meskipun masih terdapat beberapa that require strengthening, existing weaknesses
aspek yang perlu diperkuat, kelemahan yang are manageable and can be addressed through
ada bersifat terkendali dan dapat diatasi melalui appropriate strategies. Consequently, Indonesia
strategi yang tepat. Dengan demikian, LPEI tetap Eximbank remains well-positioned to perform its
berada pada posisi yang solid untuk menjalankan role as the national export financing institution.
perannya sebagai lembaga pembiayaan ekspor
nasional.
Peringkat Tingkat Kesehatan ini konsisten dengan This soundness level rating is consistent with the
hasil penilaian pada Triwulan IV 2024, di mana results of Q4 2023, when Indonesia Eximbank also
LPEI juga memperoleh Peringkat Komposit 3 received a Composite Rating 3 (CR-3) based on self-
(PK-3) berdasarkan self-assessment sesuai assessment under POJK No. 9/POJK.05/2022. This
ketentuan POJK No. 9/POJK.05/2022. Konsistensi consistency demonstratesIndonesia Eximbank’s
tersebut menunjukkan kemampuan LPEI dalam ability to maintain operational and financial
mempertahankan stabilitas operasional dan stability while strengthening risk management and
keuangan, sekaligus memperkuat praktik corporate governance practices.
manajemen risiko dan tata kelola perusahaan.
LPEI terus berkomitmen untuk memperkokoh Indonesia Eximbank continued to commit
pengelolaan risiko, meningkatkan efisiensi to enhancing risk management, improving
operasional, serta mengoptimalkan strategi bisnis operational efficiency, and optimizing business
guna mewujudkan pertumbuhan berkelanjutan strategies to achieve sustainable growth and
dan kontribusi yang lebih signifikan terhadap make a greater contribution to national export
peningkatan ekspor nasional. Sesuai dengan development. In line with its risk profile and
karakteristik dan profil risikonya, LPEI wajib menjaga characteristics, Indonesia Eximbank is required
rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum to maintain its Minimum Capital Adequacy
(KPMM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR) pada Requirement (Kewajiban Penyediaan Modal
kisaran 10%–11%. Tingkat rasio yang dimiliki saat Minimum / Capital Adequacy Ratio – CAR) within
ini telah melampaui batas minimum tersebut, the 10%–11% range. The current CAR exceeds the
mencerminkan struktur permodalan yang kuat minimum requirement, reflecting a strong capital
dan kesiapan menghadapi potensi risiko di masa structure and readiness to face potential future
mendatang. risks.
Annual Report 2025 231 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 232
Fungsi Penunjang Bisnis Business Support Function Keunggulan operasional dibangun dari fungsi pendukung yang solid, adaptif, dan selaras dengan arah strategis Lembaga. Operational excellence is built upon strong, adaptive supporting functions that are aligned with the Institution’s strategic direction.
Page 233
05
Page 234
Teknologi Informasi
Information Technology
Dalam menjalankan mandatnya sebagai lembaga In carrying out its mandate as a national export
pendukung ekspor nasional, LPEI menempatkan support institution, Indonesia Eximbank places
teknologi informasi (TI) sebagai enabler strategis information technology (IT) as a strategic enabler
dalam transformasi bisnis dan operasional. in its business and operational transformation. The
Pemanfaatan TI diarahkan untuk memperkuat utilization of IT is directed toward strengthening
efektivitas proses internal, meningkatkan the effectiveness of internal processes,
keandalan layanan kepada nasabah, serta enhancing the reliability of services provided to
memastikan pengelolaan data dan keamanan customers, and ensuring increasingly integrated
informasi yang semakin terintegrasi. Pendekatan data management and information security.
ini mencerminkan komitmen LPEI untuk terus This approach reflects Indonesia Eximbank’s
beradaptasi terhadap dinamika global sekaligus commitment to continuously adapt to global
memperkuat posisinya sebagai mitra strategis dynamics while reinforcing its position as a
bagi eksportir nasional. strategic partner for national exporters.
Penguatan kapabilitas TI LPEI dilakukan melalui The strengthening of Indonesia Eximbank’s IT
pengembangan infrastruktur digital yang capabilities is carried out through the continuous
berkelanjutan, dimulai dari modernisasi core development of digital infrastructure, starting
system sebagai fondasi utama, dilanjutkan dengan with the modernization of the core system as the
integrasi sistem pendukung, pengembangan primary foundation, followed by the integration of
kanal digital, serta kesiapan teknologi untuk supporting systems, the development of digital
mendukung model bisnis berbasis ekosistem. channels, and technological readiness to support
Investasi pada perangkat keras dan perangkat ecosystem-based business models. Investments
lunak juga dioptimalkan untuk mendorong in hardware and software are also optimized to
otomasi proses, pemanfaatan analitik data, encourage process automation, the utilization of
serta peningkatan pengalaman nasabah. Seiring data analytics, and improvements in customer
dengan itu, LPEI secara konsisten mengembangkan experience. At the same time, Indonesia Eximbank
kompetensi sumber daya manusia di bidang consistently develops the competencies of its
teknologi agar selaras dengan transformasi human resources in the field of technology to align
digital dan kebutuhan bisnis ke depan, sehingga with digital transformation and future business
pemanfaatan TI dapat terus menjadi pengungkit needs, so that the utilization of IT can continue to
daya saing ekspor nasional dan kontribusi LPEI serve as a driver of national export competitiveness
terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. and Indonesia Eximbank’s contribution to
Indonesia’s economic growth.
Pengelolaan manajemen risiko menjadi Risk Management is an integral component of
bagian terintegrasi dalam aktivitas-aktivitas Indonesia Eximbank’s IT implementation activities,
penyelenggaraan TI LPEI yang dimulai dengan starting with the identification and assessment
identifikasi dan pengukuran risiko-risiko of key risks aligned with current technological
utama yang relevan dengan perkembangan developments and global trends. These include
perkembangan teknologi saat ini (tren global) cyber security breaches, system outages,
antara lain cyber security breach, system regulatory non-compliance, third-party failures,
outage, regulatory non-compliance, third-party and issues related to data governance and privacy.
failure dan data governance & privacy issue. Mitigation measures and monitoring action plans
Kemudian telah ditetapkan langkah-langkah have been established to address these risks,
dan monitoring action plan untuk mitigasi risiko- including the implementation of an operational
risiko tersebut di antaranya dengan implementasi risk management system, review and update of IT
sistem menajemen risiko operasional, review dan policies, enhancement of cyber security controls,
updating IT policy, penguatan IT cyber security, improvement of backup and restoration strategies,
improvement backup & restore system strategy, strengthened due diligence and SLA agreements,
due-diligence dan kontrak SLA yang kuat, dan as well as reinforcement and regular testing of
penguatan atas infrastruktur & testing Disaster Indonesia Eximbank’s Disaster Recovery Center
Recovery Center (DRC) LPEI serta pelaporan (DRC) infrastructure. Risk management is also
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 234 Laporan Tahunan 2025
Page 235
Fungsi Penunjang Bisnis
Business Support Function
berkala atas pengelolaan manajemen risio reported regularly to management through the IT
kepada manajemen melalui forum IT steering Steering Committee.
commitee.
Fokus dan Inisiatif Strategis Divisi Teknologi Focus and Strategic Initiatives of the
Informasi Tahun 2025 Information Technology Division in 2025
Pada tahun 2025, Divisi Teknologi Informasi In 2025, Indonesia Eximbank’s Information
LPEI memfokuskan strategi pada fundamental Technology Division focused its strategy on
infrastruktur TI yang kuat untuk mendukung bisnis establishing a strong IT infrastructure foundation to
model baru LPEI di masa depan. Seluruh inisiatif TI support Indonesia Eximbank’s future business model.
diarahkan untuk memperkuat ketahanan sistem, All IT initiatives were directed toward strengthening
meningkatkan efisiensi proses operasional, system resilience, improving operational process
serta memastikan kesiapan teknologi dalam efficiency, and ensuring technological readiness to
mendukung model bisnis berbasis ekosistem dan support an ecosystem-based business model and
kolaborasi lintas pemangku kepentingan. cross-stakeholder collaboration.
Inisiatif strategis di tahun 2025, yakni: The strategic initiatives in 2025 include:
1. Melanjutkan implementasi Modernisasi Core 1. Continuing the implementation of Core System
System termasuk dengan enhancement Modernization, including enhancements to
seluruh surrounding dan downstream system all impacted surrounding and downstream
yang terdampak systems;
2. Penguatan dan perbaikan proses pembuatan 2. Strengthening and improving the process of
laporan kepada Regulator reporting to the Regulator;
3. Pengembangan sistem untuk mendukung 3. Developing systems to support the centralization
sentralisasi dan konsolidasi proses pembiayaan and consolidation of financing processes;
4. Peningkatan kapabilitas Infrastruktur IT dengan 4. Enhancing IT infrastructure capabilities through
melakukan peremajaan seluruh perangkat the renewal of all server, storage, network, and
infrastruktur server, storage, network dan firewall infrastructure components.
firewall.
Seluruh pelaksanaan inisiatif terkait Teknologi All Information Technology–related initiatives
Informasi pada tahun 2025 tetap memperhatikan implemented in 2025 continue to take into
aspek tata kelola dan kecukupan resources account governance aspects and the adequacy
atau sumber daya manusia agar mendapatkan of resources, including human capital, to ensure
hasil yang sesuai dan dapat digunakan secara outcomes that are fit for purpose and can be
maksimal serta optimal. utilized in a maximized and optimal manner.
Realisasi Rencana Strategis TI Tahun 2025 Realization of the 2025 IT Strategic Plan
Realisasi rencana strategis TI di tahun 2025 antara The realization of the IT Strategic Plan in 2025
lain adalah: includes:
1. Implementasi solusi modernisasi Core System, 1. Implementation of Core System Modernization
untuk core banking yang terdiri dari Core Solutions for core banking, comprising the
System Oracle UBS dan Acumen Oracle UBS Core System and Acumen;
2. Integrated Origination System (IOS) Fase-1, 2. Integrated Origination System (IOS) Phase 1, to
dalam mendukung integrasi proses pengajuan support the integration of financing application
pembiayaan processes;
3. Enterprise Middleware System, yang berfungsi 3. Enterprise Middleware System, which functions
untuk mengintegrasikan berbagai sistem baik to integrate various systems, both internal
di internal maupun eksternal menggunakan and external, using multiple communication
berbagai format komunikasi formats;
4. New Document Management System, 4. New Document Management System, involving
refreshment/penggantian sistem terkait the refreshment/replacement of systems
dengan proses sentralisasi digital imaging related to the centralization of digital document
document imaging processes;
5. Integrated Regulatory Reporting System (SLIK 5. Integrated Regulatory Reporting System
dan LLD DHE) Fase-1, implementasi sistem (SLIK and LLD DHE) Phase 1, involving the
Annual Report 2025 235 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 236
terkait proses integrasi pengolahan data dan implementation of systems related to the
penyusunan pelaporan untuk regulator baik integration of data processing and the
OJK maupun Bank Indonesia preparation of reports for regulators, including
OJK and Bank Indonesia;
6. Peningkatan pemanfaatan kapasitas dan 6. Enhancement of capacity utilization and
kapabilitas operasional seperti tech refresh operational capabilities, including Non-Core
infra non core, tech refresh datacenter Infrastructure Tech Refresh, Datacenter Facility
facility dan pembelian perangkat hardware Tech Refresh, and the procurement of other
pendukung operasional lainnya. supporting operational hardware.
Tata Kelola Teknologi Informasi Information Technology Governance
LPEI memandang Tata Kelola Teknologi Informasi Indonesia Eximbank views Information Technology
sebagai fondasi penting dalam memastikan Governance as an essential foundation for
pemanfaatan teknologi yang efektif, aman, dan ensuring that the use of technology is effective,
selaras dengan mandat kelembagaan sebagai secure, and aligned with its institutional mandate
Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian as a Special Mission Vehicle (SMV) of the Ministry of
Keuangan Republik Indonesia. Tata Kelola TI Finance of the Republic of Indonesia. IT Governance
diterapkan untuk memastikan bahwa seluruh is implemented to ensure that all development,
pengembangan, pengelolaan, dan pemanfaatan management, and utilization of information
teknologi informasi mendukung pencapaian tujuan technology support the achievement of Indonesia
strategis LPEI, meningkatkan kualitas layanan Eximbank’s strategic objectives, enhance the
pembiayaan ekspor, serta menjaga keandalan quality of export financing services, and maintain
dan keberlanjutan operasional Lembaga. the reliability and sustainability of the Institution’s
operations.
Penerapan Tata Kelola TI di LPEI dilaksanakan The implementation of IT Governance at
melalui struktur organisasi, kebijakan, dan proses Indonesia Eximbank is carried out through a clear
yang jelas, dengan pembagian peran dan organizational structure, policies, and processes,
tanggung jawab yang terdefinisi antara Direksi, with well-defined roles and responsibilities among
unit kerja terkait, serta fungsi pengawasan. the Board of Directors, relevant work units, and
Kerangka tata kelola ini dirancang untuk oversight functions. This governance framework
memastikan keselarasan antara strategi TI dan is designed to ensure alignment between IT
strategi bisnis, pengelolaan risiko teknologi secara strategy and business strategy, the measured
terukur, serta kepatuhan terhadap ketentuan management of technology-related risks, and
peraturan perundang-undangan dan standar compliance with applicable laws, regulations, and
yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, kebijakan TI standards. In practice, IT policies are periodically
secara berkala ditinjau dan disempurnakan guna reviewed and refined to respond to technological
merespons perkembangan teknologi, dinamika developments, evolving cyber risk dynamics, and
risiko siber, serta kebutuhan bisnis yang terus continuously changing business needs.
berkembang.
Aspek manajemen risiko menjadi bagian integral Risk management constitutes an integral part
dari Tata Kelola Teknologi Informasi LPEI. Lembaga of Indonesia Eximbank’s Information Technology
secara sistematis mengidentifikasi, menilai, Governance. The Institution systematically
dan memitigasi risiko yang berkaitan dengan identifies, assesses, and mitigates risks related
penggunaan teknologi, termasuk risiko keamanan to the use of technology, including information
informasi, ketersediaan sistem, dan kontinuitas security risks, system availability risks, and
layanan. Penguatan pengendalian internal, service continuity risks. Strengthening internal
penerapan prinsip kehati-hatian, serta pengujian controls, implementing the prudential principle,
business continuity dan disaster recovery and conducting business continuity and disaster
dilakukan untuk memastikan ketahanan sistem recovery testing are undertaken to ensure system
dalam mendukung operasional pembiayaan resilience in supporting reliable and sustainable
ekspor yang andal dan berkelanjutan. export financing operations.
Sejalan dengan komitmen terhadap transparansi In line with its commitment to transparency
dan akuntabilitas, Tata Kelola TI LPEI juga and accountability, Indonesia Eximbank’s IT
menekankan pentingnya pemantauan dan Governance also emphasizes the importance
evaluasi kinerja teknologi informasi secara of continuous monitoring and evaluation
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 236 Laporan Tahunan 2025
Page 237
Fungsi Penunjang Bisnis
Business Support Function
berkelanjutan. Indikator kinerja TI digunakan of information technology performance. IT
sebagai dasar untuk menilai efektivitas sistem, performance indicators are used as the basis
efisiensi proses, serta kualitas layanan yang for assessing system effectiveness, process
diberikan kepada pemangku kepentingan. Hasil efficiency, and the quality of services delivered
evaluasi tersebut menjadi masukan penting bagi to stakeholders. The results of these evaluations
manajemen dalam pengambilan keputusan serve as important inputs for management in
strategis dan perumusan pengembangan TI ke making strategic decisions and formulating future
depan. IT development initiatives.
Program Ketahanan dan Keamanan Siber Cyber Security and Resilience Program
Ketahanan dan keamanan siber merupakan aspek Cyber resilience and security constitute strategic
strategis dalam mendukung keberlangsungan aspects in supporting the continuity of Indonesia
operasional LPEI di tengah meningkatnya Eximbank’s operations amid the increasing
pemanfaatan teknologi digital. Untuk itu, LPEI utilization of digital technology. To this end,
mengimplementasikan pendekatan Integrated Indonesia Eximbank implements an Integrated IT
IT Security Access and Monitoring sebagai arah Security Access and Monitoring approach as the
akhir (final state) pengembangan keamanan final state of its information technology security
teknologi informasi. Pendekatan ini mengacu development. This approach refers to the Cyber
pada Cyber Security Framework yang mencakup Security Framework, which encompasses the
tahapan identify, protect, detect, respond, dan stages of identify, protect, detect, respond, and
recover, serta diperkuat melalui empat pilar recover, and is further strengthened through four
utama pengamanan TI, yaitu Governance, People, main pillars of IT security, namely Governance,
Process, dan Infrastructure, guna memastikan People, Process, and Infrastructure, to ensure the
terjaganya prinsip Confidentiality, Integrity, dan preservation of the principles of Confidentiality,
Availability (CIA) atas seluruh aset informasi Integrity, and Availability (CIA) across all of the
Lembaga. Institution’s information assets.
Pada pilar Governance, LPEI secara berkelanjutan Within the Governance pillar, Indonesia Eximbank
melakukan peninjauan dan pembaruan kebijakan continuously reviews and updates its IT policies,
TI, penyusunan standar dan baseline konfigurasi develops standards and baseline configurations
sistem dan aplikasi, serta penguatan pengelolaan for systems and applications, and strengthens
risiko melalui IT Risk Register, Risk and Control Self- risk management through the IT Risk Register, Risk
Assessment (RCSA), password management, dan and Control Self-Assessment (RCSA), password
change management. Dari sisi People, penguatan management, and change management. From
dilakukan melalui peningkatan kesadaran the People perspective, strengthening efforts
keamanan siber yang mencakup sosialisasi, are carried out through increased cyber security
pelatihan, kampanye internal, simulasi insiden siber, awareness, including socialization programs,
pengembangan kompetensi, serta penugasan training, internal campaigns, cyber incident
Dedicated IT Security Officer. Sementara itu, simulations, competency development, and the
pada aspek Process, LPEI mengimplementasikan assignment of a Dedicated IT Security Officer.
Security Operations Center (SOC), melaksanakan Meanwhile, under the Process aspect, Indonesia
periodic vulnerability assessment dan hardening, Eximbank implements a Security Operations
serta menerapkan standar konfigurasi perangkat Center (SOC), conducts periodic vulnerability
kerja. Adapun pada pilar Infrastructure, assessments and system hardening, and applies
pengamanan dilakukan melalui penerapan multi- standard configurations for work devices. Under
factor authentication, sistem pencadangan data, the Infrastructure pillar, security is maintained
serta pemisahan infrastruktur antara lingkungan through the implementation of multi-factor
produksi dan pengembangan. authentication, data backup systems, and the
separation of infrastructure between production
and development environments.
Dalam implementasinya, LPEI menerapkan konsep In its implementation, Indonesia Eximbank
multi-layer defence secara konsisten pada lima consistently applies a multi-layer defense concept
lapisan pengamanan, meliputi perlindungan across five layers of protection, covering the
pada area server, endpoint devices, perangkat server area, endpoint devices, perimeter devices,
perimeter, Trusted Zone Local Area Network (LAN), the Trusted Zone Local Area Network (LAN), and
serta lapisan aplikasi. Pendekatan berlapis ini the application layer. This layered approach is
dirancang untuk meningkatkan ketahanan sistem designed to enhance system resilience against
Annual Report 2025 237 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 238
terhadap berbagai potensi ancaman siber. Ke various potential cyber threats. Going forward,
depan, LPEI juga mempersiapkan penguatan Indonesia Eximbank is also preparing further
lanjutan melalui rencana penerapan berbagai enhancements through plans to implement
solusi keamanan, antara lain Anti-Fraud Detection various security solutions, including an Anti-Fraud
System, Data Access Governance, Data Loss Detection System, Data Access Governance, Data
Prevention, Privileged Access Management, Loss Prevention, Privileged Access Management,
Database Activity Monitoring, Database Firewall, Database Activity Monitoring, Database Firewall,
micro-segmentation, serta peningkatan patch micro-segmentation, as well as improvements to
management dan code reviewer tools. patch management and code reviewer tools.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan organisasi, As part of its organizational preparedness,
LPEI telah membentuk Tim Tanggap Insiden Indonesia Eximbank has established a Cyber
Siber yang bertugas memastikan pengelolaan Incident Response Team tasked with ensuring that
keamanan informasi berjalan secara efektif dan information security management is carried out
responsif, guna menjamin ketersediaan, keutuhan, effectively and responsively, in order to guarantee
dan kerahasiaan aset informasi Lembaga. Melalui the availability, integrity, and confidentiality of
penerapan program ketahanan dan keamanan the Institution’s information assets. Through the
siber yang terintegrasi, LPEI berupaya menyediakan implementation of an integrated cyber resilience
dukungan TIK yang aman dan andal, sekaligus and security program, Indonesia Eximbank strives
meningkatkan kesadaran dan kapabilitas sumber to provide secure and reliable ICT support, while
daya manusia dalam menjaga keamanan also enhancing the awareness and capabilities of
informasi secara berkelanjutan. its human resources in maintaining information
security on a continuous basis.
Fokus utama program ketahanan dan keamanan Key Focus Areas of the Cyber Resilience and
siber: Security Program:
1. Penguatan kebijakan, standar, dan manajemen 1. Strengthening policies, standards, and
risiko keamanan informasi; information security risk management;
2. Peningkatan awareness dan kompetensi SDM 2. Enhancing awareness and human resource
di bidang keamanan siber; competencies in the field of cyber security;
3. Implementasi pengamanan sistem berbasis 3. Implementing system security based on four
empat pilar dan multi-layer defence; pillars and a multi-layer defense approach;
4. Penguatan kesiapan respons dan pemulihan 4. Strengthening preparedness for cyber incident
insiden siber. response and recovery.
Perlindungan Data Pribadi Personal Data Protection
LPEI menempatkan perlindungan data pribadi Indonesia Eximbank places personal data
sebagai bagian integral dari tata kelola teknologi protection as an integral part of the Institution’s
informasi dan pengelolaan risiko Lembaga. Di information technology governance and risk
tengah meningkatnya pemanfaatan sistem management. Amid the increasing use of digital
digital dalam kegiatan pembiayaan ekspor, LPEI systems in export financing activities, Indonesia
berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh Eximbank is committed to ensuring that all personal
data pribadi yang dikelola, baik milik nasabah, data under its management—whether belonging
mitra usaha, maupun karyawan—diproses secara to customers, business partners, or employees—
sah, aman, dan bertanggung jawab sesuai dengan is processed lawfully, securely, and responsibly in
ketentuan peraturan perundang-undangan yang accordance with applicable laws and regulations.
berlaku.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan This commitment is realized through the
kebijakan dan prosedur perlindungan data pribadi implementation of personal data protection
yang terintegrasi dengan kerangka keamanan policies and procedures that are integrated
informasi LPEI. Pengelolaan data pribadi dilakukan with Indonesia Eximbank’s information security
berdasarkan prinsip kehati-hatian, termasuk framework. The management of personal data
pembatasan akses sesuai kewenangan, is carried out based on the prudential principle,
pengamanan data sepanjang siklus hidupnya, including access restrictions based on authority,
serta penerapan kontrol teknis dan administratif data protection throughout its lifecycle, and the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 238 Laporan Tahunan 2025
Page 239
Fungsi Penunjang Bisnis
Business Support Function
untuk mencegah akses tidak sah, kebocoran, implementation of technical and administrative
maupun penyalahgunaan data. Perlindungan controls to prevent unauthorized access, data
data pribadi juga menjadi bagian dari desain breaches, and misuse of data. Personal data
dan pengembangan sistem teknologi informasi protection is also incorporated into the design and
(privacy by design) guna memastikan aspek development of information technology systems
perlindungan data telah dipertimbangkan sejak (privacy by design) to ensure that data protection
tahap awal pengembangan sistem. considerations are embedded from the early
stages of system development.
Sejalan dengan penguatan tata kelola, LPEI In line with the strengthening of governance,
secara berkelanjutan meningkatkan kesadaran Indonesia Eximbank continuously enhances
dan kapabilitas sumber daya manusia terkait the awareness and capabilities of its human
perlindungan data pribadi melalui sosialisasi, resources regarding personal data protection
pelatihan, dan penguatan budaya kepatuhan. through socialization programs, training, and
Selain itu, LPEI melakukan pemantauan dan the reinforcement of a culture of compliance. In
evaluasi secara berkala terhadap penerapan addition, Indonesia Eximbank conducts periodic
perlindungan data pribadi, termasuk dalam monitoring and evaluation of the implementation
pengelolaan risiko teknologi informasi dan of personal data protection, including within the
keamanan siber, untuk memastikan efektivitas management of information technology and
pengendalian yang diterapkan. cyber security risks, to ensure the effectiveness of
the controls implemented.
Rencana Strategis Tahun 2026 Strategic Plan for 2026
Memasuki tahun 2026, LPEI menetapkan Rencana Entering 2026, Indonesia Eximbank has established
Strategis yang difokuskan pada fondasi dan a Strategic Plan focused on strengthening core
fundamental yang kuat dan accelerate digital foundations and fundamentals, while accelerating
transformation. Seluruh arah strategis tersebut digital transformation. All of these strategic
dirancang untuk memastikan kesinambungan directions are designed to ensure the sustainability
kinerja LPEI, meningkatkan daya saing eksportir of Indonesia Eximbank’s performance, enhance
nasional, serta memperkuat kontribusi LPEI the competitiveness of national exporters, and
terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia strengthen Indonesia Eximbank’s contribution
di tengah tantangan dan peluang yang terus to Indonesia’s economic growth amid evolving
berkembang. challenges and opportunities.
Berikut adalah rencana strategis di tahun 2026: The Strategic Plans for 2026 are as follows:
1. Melanjutkan implementasi Modernisasi Core 1. Continuing the implementation of Core System
System khususnya dukungan untuk proses Modernization, particularly to support insurance
bisnis asuransi, dimana akan dilakukan business processes, through the development
pengembangan atas core system asuransi of the Insurance core system. This is expected to
sehingga diharapkan digitalisasi proses bisnis enable the digitalization of insurance business
asuransi dapat dilakukan untuk mendukung processes and support the growth of Indonesia
pengembangan bisnis asuransi LPEI. Eximbank’s insurance business.
2. Salah satu inisiatif penguatan fondasi proses 2. One of the initiatives to strengthen the
operasional Finance dan Accounting juga akan foundation of Finance and Accounting
dilakukan, seperti implementasi New General operational processes will also be carried out,
Ledger (GL) System dalam rangka memastikan including the implementation of a New General
integritas, akurasi, dan keteraturan pencatatan Ledger (GL) System to ensure the integrity,
keuangan LPEI serta mendukung implementasi accuracy, and proper recording of Indonesia
Modernisasi Core System Project. Eximbank’s financial data, as well as to support
the implementation of the Core System
Modernization Project.
Annual Report 2025 239 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 240
3. Selain poin tersebut di atas, akan dilakukan 3. In addition to the above, system developments
juga pengembangan sistem untuk mendukung will also be undertaken to support Indonesia
operasional internal LPEI antara lain : Eximbank’s internal operations, including:
a. New E-procurement, a. New E-Procurement;
b. General Affairs Information System, b. General Affairs Information System;
c. Sistem Laporan Tingkat Kesehatan, c. Health Level Reporting System;
d. Anti Money Laundering (AML) System, d. Anti-Money Laundering (AML) System;
e. Integrated Regulation Report System (IRRS) e. Integrated Regulation Report System (IRRS)
Fase-2, Phase 2;
f. Integrated Originating System (IOS) Fase-2, f. Integrated Origination System (IOS) Phase 2;
g. Enhancement System (CKPN Individual, g. System Enhancements (Individual CKPN,
Expense System, Corporate Website, Fund Expense System, Corporate Website, Fund
Request System), dan Request System); and
h. Pembelian lisensi software untuk h. Procurement of software licenses to support
pemenuhan tata kelola aplikasi. application governance compliance.
4. Selain pengembangan sistem untuk 4. In addition to system development to
penguatan fundamental TI juga dibutuhkan strengthen IT fundamentals, enhancing IT
peningkatan kapabilitas infrastruktur TI dengan infrastructure capabilities is also required
melakukan peremajaan beberapa perangkat through the refresh of several infrastructure
infrastruktur (Web Application Firewall, IP components (Web Application Firewall, IP
Phone Infrastructure, Switch Access Floor), Phone Infrastructure, Access Switch Floor), the
implementasi storage tiering, dan pembelian implementation of storage tiering, and the
perangkat-perangkat hardware untuk procurement of hardware devices to support IT
mendukung operasional IT. operations.
Keseluruhan proyek untuk aplikasi dan All application and infrastructure projects to be
infrastruktur yang akan dijalankan pada tahun implemented in 2026 represent the continuation
2026 merupakan kelanjutan implementasi inisiatif of initiatives outlined in the 2023–2029 IT Strategic
yang telah direncanakan pada rencana strategis Plan, aimed at establishing IT as a strategic
TI tahun 2023-2029 untuk mewujudkan TI sebagai enabler in supporting LPEI’s Long-Term Corporate
strategic enabler yang mendukung Rencana Plan (RJP).
Jangka Panjang (RJP) LPEI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 240 Laporan Tahunan 2025
Page 241
Fungsi Penunjang Bisnis
Business Support Function
Pengembangan Sumber Daya Manusia
Human Resource Development
Arah Strategis Pengembangan Sumber Strategic Direction for Human Resource
Daya Manusia Development
Pada tahun 2025, Lembaga Pembiayaan In 2025, Indonesia Eximbank established a strategic
Ekspor Indonesia menetapkan arah strategis direction for human resource development
pengembangan sumber daya manusia yang aligned with the agency’s business transformation
selaras dengan prioritas transformasi bisnis priorities. Human resource development is targeted
Lembaga. Pengembangan SDM diarahkan as a key enabler in strengthening the agency’s
sebagai enabler utama dalam memperkuat role in supporting national export financing, with
peran Lembaga dalam mendukung pembiayaan an emphasis on organizational readiness to
ekspor nasional, dengan menitikberatkan pada face global dynamics, increasing productivity,
kesiapan organisasi dalam menghadapi dinamika strengthening governance, and preparing talent
global, peningkatan produtivitas, penguatan tata to face increasingly complex business dynamics.
kelola, serta kesiapan talenta dalam menghadapi
dinamika bisnis yang semakin kompleks.
Dalam implementasinya, Lembaga menetapkan The Institution has established a strategic focus
fokus strategis pengembangan SDM tahun 2025 for human resource development in 2025, which
yang mencakup: includes:
1. Pengembangan talenta dan kepemimpinan 1. Sustainable talent and leadership development
yang berkerlanjutan
2. Peningkatan kapabilitas dan kesiapan SDM 2. Improvement in capabilities and readiness of
masa depan (future-ready) future-ready human resources
3. penguatan produktivitas dan tata kelola SDM 3. Strengthening productivity and performance-
berbasis kinerja based human resource governance
Fokus tersebut dirancang untuk memastikan This focus aims to ensure the availability of talent
ketersediaan talenta yang relevan dengan aligned with business needs while enhancing
kebutuhan bisnis, sekaligus meningkatkan organizational agility in responding to changes in
agility organisasi dalam merespons perubahan the business environment.
lingkungan usaha.
Selain itu, arah pengembangan SDM juga In addition, human resource development focuses
menekankan penguatan fondasi organisasi on reinforcing the organization’s foundation by
melalui penyelarasan antara kapabilitas individu, aligning individual capabilities, business needs, and
kebutuhan bisnis, serta budaya kerja Lembaga the institution’s work culture, supported by the active
yang di dukung oleh peran aktif pemimpin sebagai role of leaders as people coaches and employees
people coach, karyawan sebagai proactive player. as proactive players. This approach aims to build
Pendekatan ini bertujuan untuk membangun an organization that goes beyond technical
organisasi yang tidak hanya kompeten secara competence and is also adaptive, collaborative,
teknis, tetapi juga memiliki karakter yang adaptif, and oriented toward long-term performance.
kolaboratif, dan berorientasi pada kinerja jangka
panjang.
Dengan arah strategis tersebut, lembaga With this strategic direction, the institution aims
berupaya memastikan bahwa pengelolaan SDM to ensure that HR management is not merely a
tidak hanya berfungsi sebagai fungsi pendukung, supporting function, but an integral driver of value
tetapi menjadi bagian integral dalam mendorong creation, performance improvement, and business
penciptaan nilai, peningkatan kinerja serta sustainability.
keberlanjutan bisnis lembaga.
Annual Report 2025 241 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 242
Perencanaan dan Pemetaan Talenta Talent Planning and Mapping Lembaga menerapkan perencanaan SDM yang The Institution implements integrated HR planning terintegrasi untuk memastikan ketersediaan to ensure the availability of talent aligned with talenta yang sesuai dengan kebutuhan bisnis, baik business needs, both in the short and long term. dalam jangka pendek maupun jangka panjang. This planning is carried out through a workforce Perencanaan ini dilakukan melalui pendekatan planning approach that considers the Institution’s workforce planning yang mempertimbangkan strategic direction, projected business growth, arah strategis Lembaga, proyeksi pertumbuhan and the dynamics of the ever-evolving export bisnis, serta dinamika industri pembiayaan ekspor financing industry. This allows the Institution to yang terus berkembang. Dengan demikian, anticipate competency and workforce needs in a Lembaga dapat mengantisipasi kebutuhan more measured and adaptive manner. kompetensi dan jumlah tenaga kerja secara lebih terukur dan adaptif. Sejalan dengan hal tersebut, Lembaga melakukan In line with this, the Institution conducts regular pemetaan talenta secara berkala guna talent mapping to identify employee potential, mengidentifikasi potensi, kinerja, serta kesiapan performance, and readiness to support karyawan dalam mendukung pengembangan organizational development. This process results in organisasi. Proses ini menghasilkan talent pool a talent pool of high-potential employees ready to yang terdiri dari karyawan berpotensi tinggi fill strategic positions in the future. This approach (high potential employees) yang dipersiapkan not only ensures leadership continuity but also untuk mengisi posisi-posisi strategis di masa enhances the organization’s competitiveness by depan. Pendekatan ini tidak hanya mendukung maximizing internal potential. keberlanjutan kepemimpinan, tetapi juga memperkuat daya saing organisasi melalui optimalisasi potensi internal. Selain itu, Lembaga juga mengimplementasikan Furthermore, the Institution also runs a succession program suksesi (succession planning) untuk planning program to ensure leadership continuity memastikan keberlangsungan kepemimpinan in key positions. Succession planning is carried out pada posisi kunci. Perencanaan suksesi dilakukan systematically, taking into account competency, secara sistematis dengan mempertimbangkan performance, and individual readiness, so that aspek kompetensi, kinerja, serta kesiapan individu, the leadership transition can be effective and sehingga transisi kepemimpinan dapat berjalan minimize risk. secara efektif dan minim risiko. Program Pelatihan dan Pengembangan Training and Competency Development Kompetensi Programs Lembaga secara konsisten menyelenggarakan The Institution consistently conducts training program pelatihan dan pengembangan and competency development programs as kompetensi sebagai bagian dari upaya part of its efforts to improve the quality of its meningkatkan kualitas sumber daya manusia human resources, aligned with business needs. yang selaras dengan kebutuhan bisnis. Program These programs are designed to support the ini dirancang untuk mendukung peningkatan improvement of employees’ technical capabilities kapabilitas teknis maupun perilaku kerja karyawan, and work behaviors, allowing them to make optimal sehingga mampu memberikan kontribusi optimal contributions in carrying out their functions and dalam pelaksanaan fungsi dan tanggung responsibilities. jawabnya. Pengembangan kompetensi mencakup berbagai Competency development encompasses various program pelatihan yang terbagi ke dalam training programs divided into strengthening hard penguatan hard skills dan soft skills. Pelatihan hard skills and soft skills. Hard skills training focuses skills difokuskan pada peningkatan kemampuan on improving technical abilities relevant to the teknis yang relevan dengan bisnis Lembaga, seperti Institution’s business, such as export financing, pembiayaan ekspor, analisis kredit, dan lainnya. credit analysis, and others. Meanwhile, soft skills Sementara itu, pelatihan soft skills diarahkan untuk training is directed at strengthening leadership, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 242 Laporan Tahunan 2025
Page 243
Fungsi Penunjang Bisnis
Business Support Function
memperkuat aspek kepemimpinan, komunikasi, communication, and problem-solving abilities
serta kemampuan pemecahan masalah guna to support work effectiveness and collaboration
mendukung efektivitas kerja dan kolaborasi antar across functions.
fungsi.
Dalam pelaksanaannya, Lembaga mengadopsi To support this, the Institution adopts a variety of
berbagai metode pembelajaran yang adaptif dan adaptive and diverse learning methods, including
beragam, antara lain melalui classroom training, classroom training, e-learning, certification
e-learning, program sertifikasi, serta coaching programs, and coaching and mentoring. This
dan mentoring. Pendekatan ini memungkinkan approach allows for a more flexible and sustainable
proses pembelajaran yang lebih fleksibel dan learning process and encourages employees to
berkelanjutan, serta mendorong karyawan untuk continuously develop competencies according to
terus mengembangkan kompetensi sesuai the needs of their respective roles.
dengan kebutuhan peran masing-masing.
Informasi terkait jumlah program pelatihan, Information regarding the number of training
rata-rata jam pelatihan per karyawan, serta programs, average training hours per employee,
tingkat partisipasi karyawan dalam kegiatan and employee participation levels in competency
pengembangan kompetensi disajikan secara lebih development activities is presented in more detail
rinci pada bagian Pelatihan dan Pengembangan in the Training and Development section of this
dalam Laporan Keberlanjutan pada laporan ini. Sustainability Report.
Manajemen Kinerja Performance Management
Lembaga menerapkan sistem manajemen The Institution adopts a structured and integrated
kinerja yang terstruktur dan terintegrasi sebagai performance management system as the
instrumen utama dalam memastikan pencapaian primary instrument for ensuring the sustainable
target bisnis secara berkelanjutan. Sistem achievement of business targets. The performance
penilaian kinerja (performance appraisal system) appraisal system is designed to objectively
dirancang untuk mengukur kontribusi individu measure individual contributions based on
secara objektif berdasarkan indikator kinerja yang established performance indicators, taking into
telah ditetapkan, dengan mempertimbangkan account both work results and work behavior.
aspek hasil kerja maupun perilaku kerja.
Dalam implementasinya, penetapan Key In practice, the establishment of Key Performance
Performance Indicators (KPI) dilakukan secara Indicators (KPIs) is aligned with the Institution’s
selaras dengan strategi bisnis Lembaga serta business strategy while taking sustainability
mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Hal aspects into account. This aims to ensure that
ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap each employee has clear and measurable
karyawan memiliki arah kerja yang jelas dan work objectives and contributes directly to the
terukur, serta berkontribusi langsung terhadap achievement of the Institution’s strategic goals.
pencapaian tujuan strategis Lembaga.
Evaluasi kinerja dilakukan secara berkala Performance evaluations are conducted
melalui mekanisme yang sistematis, dengan periodically through a systematic mechanism,
pendekatan yang mengintegrasikan pencapaian with an approach that integrates individual
kinerja individu dan penguasaan kompetensi. performance achievements and competency
Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam mastery. The results of these evaluations serve
pengambilan keputusan terkait pengembangan as the basis for decisions regarding career
karier, pemberian penghargaan, serta development, rewards, and future employee
perencanaan pengembangan karyawan ke depan. development planning. By 2025, the Institution
Pada tahun 2025, Lembaga telah melakukan had conducted performance assessments on 487
penilaian kinerja kepada 487 karyawannya. employees.
Annual Report 2025 243 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 244
Keterlibatan dan Kesejahteraan Karyawan Employee Engagement and Well-Being Lembaga menempatkan keterlibatan dan The Institution prioritizes employee engagement kesejahteraan karyawan sebagai salah satu aspek and well-being as a critical aspect in supporting penting dalam mendukung keberlanjutan kinerja the organization’s sustainable performance. This organisasi. Upaya ini dilakukan melalui berbagai effort is manifested through various initiatives in inisiatif yang bertujuan untuk membangun order to build harmonious working relationships, hubungan kerja yang harmonis, meningkatkan increasing employee satisfaction, and creating a kepuasan karyawan, serta menciptakan conducive and productive work environment. lingkungan kerja yang kondusif dan produktif. Dalam rangka menjaga tingkat keterlibatan To maintain employee engagement levels, the karyawan, Lembaga secara berkala melaksanakan Institution regularly conducts employee satisfaction survei kepuasan dan engagement karyawan serta and engagement surveys and organizes various menyelenggarakan berbagai program internal internal programs that encourage two-way yang mendorong komunikasi dua arah dan communication and active employee participation partisipasi aktif karyawan dalam pengembangan in organizational development. The results of organisasi. Hasil dari kegiatan tersebut menjadi these activities serve as the basis for developing dasar dalam penyusunan strategi peningkatan strategies to continuously improve the quality of kualitas lingkungan kerja secara berkelanjutan. the work environment. Selain itu, Lembaga juga menyediakan berbagai In addition, the Institution also provides various program kesejahteraan yang mencakup aspek well-being programs that cover aspects of health, kesehatan, keselamatan, serta keseimbangan safety, and work-life balance. These programs kehidupan kerja (work-life balance). Program ini include healthcare facilities, wellness programs, antara lain meliputi fasilitas layanan kesehatan, and various initiatives that support employee program kebugaran (wellness program), serta balance between their professional and personal berbagai inisiatif yang mendukung keseimbangan lives. antara kehidupan profesional dan pribadi karyawan. Lembaga juga secara konsisten memantau tingkat The Institution also consistently monitors retensi dan turnover karyawan sebagai bagian employee retention and turnover rates as part dari evaluasi efektivitas kebijakan pengelolaan of its evaluation of the effectiveness of its HR SDM. Pemantauan ini menjadi salah satu indikator management policies. This monitoring serves as penting dalam memastikan bahwa Lembaga a key indicator in ensuring the Institution’s ability mampu mempertahankan talenta terbaik serta to retain top talent and create an attractive and menciptakan lingkungan kerja yang menarik dan sustainable work environment. berkelanjutan. Informasi lebih lanjut terkait paket remunerasi, Further information regarding remuneration pengupahan, serta fasilitas kesejahteraan packages, wages, and employee welfare benefits karyawan disajikan secara rinci pada bagian is presented in detail in the Remuneration Remunerasi dan Fasilitas Kesejahteraan Karyawan and Employee Welfare Benefits section of this dalam Laporan Keberlanjutan pada laporan ini. Sustainability Report. Digitalisasi dan Inovasi SDM HR Digitalization and Innovation Lembaga terus mendorong transformasi fungsi The Institution continues to drive the transformation sumber daya manusia melalui penerapan of its human resources function through the digitalisasi dan inovasi guna meningkatkan implementation of digitalization and innovation efisiensi, akurasi, serta kualitas pengambilan to improve the efficiency, accuracy, and quality keputusan. Inisiatif ini dilakukan untuk mendukung of decision-making. This initiative is undertaken kebutuhan organisasi yang semakin dinamis serta to support the increasingly dynamic needs of the memastikan pengelolaan SDM yang lebih adaptif organization and ensure more adaptive and data- dan berbasis data. driven HR management. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 244 Laporan Tahunan 2025
Page 245
Fungsi Penunjang Bisnis
Business Support Function
Dalam implementasinya, Lembaga The Institution develops and optimizes digital
mengembangkan dan mengoptimalkan sistem systems in the HR sector, including a Human
digital di bidang SDM, termasuk penerapan Human Resource Information System (HRIS) and a digital
Resource Information System (HRIS) dan platform learning platform. These systems integrate various
pembelajaran digital. Sistem ini dimanfaatkan untuk HR management processes, from personnel
mengintegrasikan berbagai proses pengelolaan administration and performance management
SDM, mulai dari administrasi kepegawaian, to competency development, thereby improving
pengelolaan kinerja, hingga pengembangan operational effectiveness and facilitating
kompetensi, sehingga dapat meningkatkan employee access to information. The Institution is
efektivitas operasional dan kemudahan akses also advancing various digital learning initiatives
informasi bagi karyawan. Lembaga juga to foster a culture of continuous learning.
mengembangkan berbagai inisiatif digital learning
sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya
pembelajaran yang berkelanjutan.
Ke depan, Lembaga akan terus memperkuat Going forward, the Institution will continue
integrasi teknologi dalam pengelolaan SDM melalui to strengthen technology integration in HR
pengembangan sistem dan inovasi berbasis management through the development of digital-
digital yang selaras dengan kebutuhan bisnis based systems and innovations aligned with
serta perkembangan teknologi, guna mendukung business needs and technological developments,
terciptanya organisasi yang lebih agile, efisien, to support the creation of a more agile, efficient,
dan berdaya saing tinggi. and highly competitive organization.
Rencana Strategis tahun 2026 Strategic Plan for 2026
Memasuki tahun 2026, Lembaga Pembiayaan Entering 2026, Indonesia Eximbank (LPEI) is
Ekspor Indonesia mengarahkan pengembangan directing its human capital development toward
sumber daya manusia pada penguatan strengthening talent sustainability and enhancing
keberlanjutan talenta dan kesiapan organisasi organizational readiness to address future
dalam menghadapi tantangan masa depan. challenges. This strategy builds upon the foundation
Strategi ini merupakan kelanjutan dari penguatan established in the previous year, with a focus on
fondasi pada tahun sebelumnya, dengan fokus developing a sustainable talent pipeline and
pada pembangunan sustainable talent pipeline fostering a future-ready workforce that is adaptive
serta pengembangan future-ready workforce yang to evolving business and technological landscapes.
adaptif terhadap perubahan bisnis dan teknologi.
Dalam implementasinya, arah strategis In its implementation, the 2026 human
pengembangan SDM tahun 2026 difokuskan capital development strategy is
pada beberapa inisiatif utama sebagai berikut: focused on the following key initiatives:
• Penguatan manajemen talenta dan suksesi • Strengthening structured and proactive talent
yang terstruktur dan proaktif and succession management
Melalui penetapan critical position list, Through the establishment of a critical
penyusunan succession map berbasis tingkat position list, the development of readiness-
kesiapan talenta, serta integrasi perencanaan based succession maps, and the integration
suksesi dengan pengembangan individu guna of succession planning with individual
memastikan keberlangsungan kepemimpinan development to ensure leadership continuity
dan meminimalkan risiko kekosongan posisi and mitigate the risk of vacancies in strategic
strategis positions
• Pengembangan jalur karier dan mobilitas • Developing structured career pathways and
talenta secara terencana talent mobility
Melalui implementasi rotasi pegawai yang Through the implementation of
terukur, program career acceleration, serta measured employee rotations, career
pengayaan pengalaman lintas fungsi guna acceleration programs, and cross-
meningkatkan eksposur, mempercepat functional exposure to enhance
kesiapan talenta, dan mendorong organisasi experience, accelerate talent readiness,
yang lebih agile and promote a more agile organization.
Annual Report 2025 245 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 246
• Penguatan kapabilitas strategis dan • Enhancing strategic capabilities and future
kompetensi masa depan competencies
Melalui peningkatan kompetensi di bidang Through the development of expertise in the
ekosistem ekspor, penjaminan dan asuransi, export ecosystem, guarantees and insurance,
serta penguatan keterampilan digital dan as well as strengthening digital and analytical
analitik untuk mendukung transformasi bisnis capabilities to support sustainable business
yang berkelanjutan transformation
• Perluasan dan diversifikasi sumber talenta • Expanding and diversifying talent sources
Melalui penguatan talent pool yang Through strengthening the talent pool by
mengombinasikan kandidat internal dan combining internal and external candidates,
eksternal, termasuk kolaborasi dengan institusi including collaboration with academic
pendidikan dan profesional guna memastikan and professional institutions to ensure the
ketersediaan talenta berkualitas yang selaras availability of high-quality talent aligned with
dengan kebutuhan strategis Lembaga the Institution’s strategic needs.
• Penguatan budaya organisasi dan keterlibatan • Strengthening organizational culture and
karyawan employee engagement
Melalui internalisasi nilai-nilai budaya, Through the internalization of corporate values,
pengembangan organizational citizenship the development of organizational citizenship
behavior, serta peningkatan peran pemimpin behavior, and the enhancement of leadership
dalam membangun keterlibatan dan kinerja roles in fostering sustainable team engagement
tim secara berkelanjutan and performance.
Selain itu, Lembaga juga mendorong In addition, the Institution promotes greater global
penguatan eksposur global melalui program exposure through global immersion programs
global immersion dan networking dengan and networking with international export credit
lembaga pembiayaan ekspor internasional, agencies, as part of its efforts to broaden insights,
sebagai bagian dari upaya memperkaya expand business perspectives, and enhance
wawasan, memperluas perspektif bisnis, serta talent competitiveness at the global level.
meningkatkan daya saing talenta di tingkat global.
Secara keseluruhan, strategi pengembangan Overall, the 2026 human capital development
SDM tahun 2026 diarahkan untuk membentuk strategy is designed to build an organization that
organisasi yang tidak hanya unggul dalam not only excels in current performance but also
kinerja saat ini, tetapi juga memiliki ketahanan demonstrates resilience and readiness to address
dan kesiapan dalam menghadapi tantangan long-term challenges, supported by the availability
jangka panjang, melalui ketersediaan talenta of high-quality talent, strong leadership, and an
yang berkualitas, kepemimpinan yang kuat, serta adaptive and sustainable work culture.”
budaya kerja yang adaptif dan berkelanjutan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 246 Laporan Tahunan 2025
Page 247
Fungsi Penunjang Bisnis
Business Support Function
Annual Report 2025 247 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 248
Tata Kelola Perusahaan Good Corporate Governance Penerapan tata kelola yang baik menjadi pilar utama dalam menjaga integritas dan keberlanjutan usaha. Lembaga berkomitmen menjalankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme secara konsisten. The implementation of good governance is a key pillar in maintaining business integrity and sustainability. The Institution is committed to consistently implementing the principles of transparency, accountability, and professionalism.
Page 249
06
Page 250
Pencapaian Terbaik dalam Penerapan Tata Kelola yang Baik Best Achievements in the Implementation of Good Corporate Governance LPEI berkomitmen menerapkan tata kelola Indonesia Eximbank is committed to implementing perusahaan yang kuat sebagai landasan strong corporate governance as the foundation penyelenggaraan kegiatan usaha yang for conducting business activities that are transparan, terukur, dan bertanggung jawab. transparent, measurable, and accountable. Guided Berpedoman pada nilai integritas, akuntabilitas, by the values of integrity, accountability, and serta independensi, Lembaga memastikan setiap independence, the Institution ensures that every kebijakan dan proses pengambilan keputusan policy and decision-making process is carefully disusun secara hati-hati untuk mendukung formulated to support sustainable performance keberlanjutan kinerja dan penguatan daya saing and strengthen institutional competitiveness. institusi. Penguatan tata kelola tersebut menjadi faktor The strengthening of corporate governance has penting dalam meningkatkan kepercayaan para become a key factor in increasing stakeholder pemangku kepentingan, sekaligus memastikan confidence, while at the same time ensuring kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. Di compliance with applicable regulations. saat yang sama, penerapan prinsip-prinsip tata Concurrently, the implementation of effective kelola yang efektif turut memperkuat kerangka governance principles also reinforces the risk manajemen risiko, meningkatkan kualitas management framework, improves the quality of pengendalian internal, dan mendorong efektivitas internal controls, and enhances the effectiveness pelaksanaan strategi bisnis. of business strategy execution. Dengan konsistensi penerapan tata kelola Through the consistent application of good yang baik, LPEI menegaskan perannya dalam corporate governance, Indonesia Eximbank mendukung program pengembangan ekspor reaffirms its role in supporting national export nasional. Upaya ini diharapkan dapat mendorong development programs. These efforts are pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan expected to encourage more inclusive and berkelanjutan melalui peningkatan kontribusi sustainable economic growth by increasing ekspor dan penguatan daya saing pelaku usaha export contributions and strengthening the Indonesia. competitiveness of Indonesian business players. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 250 Laporan Tahunan 2025
Page 251
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Komitmen dan Kebijakan
Penerapan Tata Kelola pada LPEI
Commitment and Policies on the Implementation
of Corporate Governance at Indonesia Eximbank
LPEI menempatkan penerapan tata kelola Indonesia Eximbank places the implementation of
yang baik sebagai fondasi utama dalam good governance as a fundamental cornerstone
penyelenggaraan seluruh kegiatan operasional. in the conduct of all operational activities. The
Prinsip keterbukaan, akuntabilitas, dan integritas principles of transparency, accountability, and
diinternalisasikan ke dalam setiap proses bisnis integrity are embedded in every business process
sebagai dasar pengambilan keputusan dan as the basis for decision-making and the execution
pelaksanaan kegiatan usaha. Dalam perannya of business activities. In its role as a national export
sebagai lembaga pendukung ekspor nasional, support institution, Indonesia Eximbank consistently
LPEI senantiasa menjaga kepercayaan pemangku maintains stakeholders’ trust through policies
kepentingan melalui kebijakan yang disusun aligned with prevailing laws and regulations, while
selaras dengan ketentuan peraturan perundang- fostering a professional, integrity-driven, and
undangan, sekaligus membangun budaya kerja sustainability-oriented work culture.
yang profesional, berintegritas, dan berorientasi
pada keberlanjutan.
Setiap kebijakan dan keputusan strategis All policies and strategic decisions are directed
diarahkan untuk dapat mendukung toward ensuring operational sustainability,
kesinambungan operasional, memperkuat strengthening the internal control system, and
sistem pengendalian internal, serta mendukung supporting the execution of the institution’s
pelaksanaan mandat lembaga dalam mandate in advancing the broader national
mendorong agenda pembangunan nasional development agenda. The consistent
yang lebih luas. Penerapan tata kelola yang implementation of governance practices also
konsisten juga bertujuan untuk memperjelas aims to enhance accountability in management,
pertanggungjawaban pengelolaan, melindungi safeguard stakeholders’ interests, and reinforce
kepentingan para pemangku kepentingan, serta compliance with applicable regulations.
memperkokoh kepatuhan terhadap regulasi yang
berlaku.
Dengan konsistensi atas penerapan prinsip- Through the consistent application of these
prinsip tata kelola tersebut, LPEI berupaya governance principles, Indonesia Eximbank
meningkatkan daya adaptasi dan memperkuat strives to enhance its adaptability and strengthen
daya saing kelembagaan agar dapat tumbuh its institutional competitiveness to achieve
secara berkelanjutan. Dengan demikian, sustainable growth. Accordingly, compliance is not
kepatuhan tidak dipandang semata sebagai viewed merely as a formality, but as an integral
pemenuhan formalitas, melainkan sebagai bagian part of Indonesia Eximbank’s commitment to
yang terintegrasi dalam komitmen LPEI untuk conducting operations in adherence to ethical
menjalankan operasional dengan pemenuhan standards, transparency, and accountability.
kode etik, transparan, dan bertanggung jawab.
Annual Report 2025 251 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 252
Dasar Penerapan Tata Kelola LPEI
Basis for the Implementation of Corporate Governance
at Indonesia Eximbank
Implementasi tata kelola di LPEI dijalankan dengan The implementation of corporate governance at
mengacu pada peraturan perundang-undangan Indonesia Eximbank is carried out with reference
serta ketentuan hukum yang berlaku, antara lain: to prevailing laws and regulations, including the
1. Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 (“UU No. following:
2/2009”) tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor 1. Law No. 2 of 2009 (“Law No. 2/2009”) on the
Indonesia (LPEI), pasal 17 yang menyatakan Indonesia Eximbank (Indonesia Eximbank),
bahwa: Article 17, which stipulates that:
a. Dalam menjalankan tugasnya, LPEI wajib a. In carrying out its duties, Indonesia Eximbank
menerapkan prinsip tata kelola perusahaan is required to implement the principles
yang baik, prinsip penerapan manajemen of good corporate governance, risk
risiko, dan prinsip mengenal nasabah. management principles, and know-your-
customer principles.
b. Penerapan prinsip tata kelola perusahaan b. The implementation of good corporate
yang baik sebagaimana dimaksud pada governance principles as referred to in
ayat (1) mencakup prinsip keterbukaan, paragraph (1) includes the principles of
akuntabilitas, tanggung jawab, kemandirian, transparency, accountability, responsibility,
dan kewajaran. independence, and fairness.
2. Peraturan Menteri Keuangan RI No. 208/ 2. Regulation of the Minister of Finance of the
PMK.06/2021 (“PMK No. 208/2021”) tentang Republic of Indonesia No. 208/PMK.06/2021
Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, (“PMK No. 208/2021”) on Governance Principles,
dan Prinsip Mengenal Nasabah LPEI, pasal 3 Risk Management Principles, and Know-Your-
yang menyatakan bahwa: Customer Principles of Indonesia Eximbank,
Article 3, which stipulates that:
a. LPEI wajib menerapkan prinsip Tata Kelola a. Indonesia Eximbank is required to implement
yang baik dalam setiap menjalankan good governance principles effectively in
kegiatan usaha pada seluruh tingkatan the conduct of its business activities at all
atau jenjang organisasi secara efektif. levels or tiers of the organization.
b. Pelaksanaan prinsip Tata Kelola yang baik b. The implementation of good governance
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) principles as referred to in paragraph (1) is
diwujudkan dalam: manifested in:
• Pelaksanaan tugas dan tanggung • The performance of duties and
jawab Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, responsibilities of the Board of Directors,
Direktur Pelaksana; Executive Director, and Managing
Directors;
• Kelengkapan dan pelaksanaan • The adequacy and performance of
tugas Dewan Pengawas Syariah dan duties of the Sharia Supervisory Board
komite-komite serta satuan kerja yang and committees as well as work units
menjalankan fungsi pengendalian performing internal control functions;
internal;
• Penerapan fungsi kepatuhan, audit • The implementation of compliance,
internal, dan audit eksternal; internal audit, and external audit
functions;
• Penerapan Manajemen Risiko termasuk • The implementation of Risk Management,
sistem pengendalian internal; including internal control systems;
• Pengadaan barang dan jasa; • Procurement of goods and services;
• Penyusunan rencana jangka panjang • The preparation of long-term plans as
serta rencana kerja dan anggaran well as annual work plans and budgets;
tahunan;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 252 Laporan Tahunan 2025
Page 253
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
•
Transparansi kondisi keuangan dan • Transparency of financial and non-
nonkeuangan; dan financial conditions; and
• Pelaporan internal dan benturan • Internal reporting and conflicts of
kepentingan. interest.
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan RI No. 9/ 3. Financial Services Authority Regulation of the
POJK.05/2022 (“POJK No. 9/2022) tentang Republic of Indonesia No. 9/POJK.05/2022 (“POJK
Pengawasan Lembaga Pembiayaan Ekspor No. 9/2022”) on the Supervision of the Indonesia
Indonesia, pasal 9 yang menyatakan bahwa: Eximbank (Indonesia Eximbank), Article 9, which
stipulates that:
a. LPEI wajib melaksanakan prinsip Tata a. Indonesia Eximbank is required to
Kelola Perusahaan yang Baik dalam setiap implement the principles of Good Corporate
kegiatan usaha pada seluruh tingkatan Governance in every business activity at all
atau jenjang organisasi. levels or tiers of the organization.
b. Prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik b. The principles of Good Corporate
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Governance as referred to in paragraph (1)
meliputi: include:
• keterbukaan; • transparency;
• akuntabilitas; • accountability;
• tanggung jawab; • responsibility;
• kemandirian; dan • independence; and
• kewajaran. • fairness.
c. Pelaksanaan prinsip Tata Kelola Perusahaan c. The implementation of Good Corporate
yang Baik sebagaimana dimaksud pada Governance principles as referred to in
ayat (1) paling sedikit harus diwujudkan paragraph (1) must at a minimum be
dalam: manifested in:
• Pelaksanaan tugas dan tanggung • The performance of duties and
jawab Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, responsibilities of the Board of Directors,
Direktur Pelaksana, dan Dewan Executive Director, Managing Directors,
Pengawas Syariah; and the Sharia Supervisory Board;
• Kelengkapan dan pelaksanaan • The adequacy and performance of
tugas komite dan satuan kerja yang duties of committees and work units
menjalankan fungsi pengendalian performing internal control functions;
internal; • The implementation of compliance,
• Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal audit, and external audit
internal, dan audit eksternal; functions;
• Penerapan Manajemen Risiko, termasuk • The implementation of Risk Management,
sistem pengendalian internal; including internal control systems;
• Rencana bisnis LPEI; • Indonesia Eximbank’s business plan;
• Transparansi kondisi keuangan dan • Transparency of financial and non-
nonkeuangan; dan financial conditions; and
• Pelaporan internal dan benturan • Internal reporting and conflicts of
kepentingan. interest.
Annual Report 2025 253 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 254
Implementasi Prinsip-Prinsip Tata Kelola
Implementation of Corporate Governance Principles
LPEI menegaskan komitmen penerapan tata Indonesia Eximbank affirms its commitment to
kelola perusahaan yang baik sebagai pedoman implementing good corporate governance as the
utama dalam menjalankan kegiatan usaha dan primary guideline in conducting its business and
operasional secara konsisten. Seluruh insan LPEI operational activities in a consistent manner. All
mulai dari Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, Direktur members of Indonesia Eximbank, from the Board
Pelaksana, hingga seluruh pegawai memiliki peran of Directors, Executive Director, and Managing
dan tanggung jawab untuk memastikan nilai-nilai Directors to all employees, have roles and
tata kelola diinternalisasi serta dijalankan secara responsibilities to ensure that governance values
berkelanjutan dalam setiap proses bisnis. are internalized and implemented sustainably in
every business process.
Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) milik As a Special Mission Vehicle (SMV) owned by the
Pemerintah Republik Indonesia yang juga Government of the Republic of Indonesia that
berinteraksi dengan mekanisme pasar modal, LPEI also interacts with capital market mechanisms,
memandang tata kelola yang berkualitas sebagai Indonesia Eximbank views high-quality governance
prasyarat untuk menjaga legitimasi, memperkuat as a prerequisite for maintaining legitimacy,
kepercayaan pemangku kepentingan, dan strengthening stakeholder trust, and supporting
mendukung kesinambungan kinerja. Penerapan sustainable performance. The implementation
tata kelola tidak hanya diarahkan pada of governance is not only directed at fulfilling
pemenuhan kepatuhan, tetapi juga menjadi compliance requirements, but also serves as a
sarana penguatan pengendalian, pengelolaan means to strengthen controls, manage risks, and
risiko, dan peningkatan kualitas pengambilan improve the quality of decision-making.
keputusan.
Sejalan dengan prinsip ETAK yang dikeluarkan In line with the ETAK principles issued by the
KNKG, LPEI mengedepankan Perilaku Beretika, National Committee on Governance Policy (KNKG),
Transparansi, Akuntabilitas, dan Keberlanjutan Indonesia Eximbank upholds Ethical Conduct,
sebagai pedoman perilaku dan standar kerja Transparency, Accountability, and Sustainability
di seluruh tingkatan organisasi. Prinsip tersebut as behavioral guidelines and work standards
dijalankan melalui penguatan budaya integritas, at all levels of the organization. These principles
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 254 Laporan Tahunan 2025
Page 255
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
keterbukaan informasi yang relevan, kejelasan are implemented through the strengthening of
peran dan pertanggungjawaban, serta kepatuhan a culture of integrity, the disclosure of relevant
terhadap ketentuan dan kebijakan internal yang information, clarity of roles and accountability,
berlaku. Penerapan prinsip-prinsip tersebut dapat and compliance with applicable regulations and
diuraikan sebagai berikut: internal policies. The implementation of these
principles can be described as follows:
Prinsip Tata Kelola yang Baik Penjelasan Penerapan di LPEI
Good Corporate Governance Principle Description Implementation in Indonesia
Eximbank
Perilaku Beretika Setiap keputusan dan tindakan LPEI menerapkan prinsip perilaku
Ethical Conduct harus didasarkan pada integritas, beretika sebagai fondasi dalam
kejujuran, objektivitas, serta menjalankan seluruh aktivitas
penghormatan terhadap norma kelembagaan dan bisnis. Prinsip
dan kepentingan publik yang ini diwujudkan melalui penegakan
melekat pada mandat LPEI. kode etik, integritas, transparansi,
Every decision and action must dan akuntabilitas, serta kepatuhan
be based on integrity, honesty, terhadap peraturan perundang-
objectivity, as well as respect for undangan dan prinsip tata kelola
norms and public interests inherent yang baik. Dengan menjunjung
in Indonesia Eximbank’s mandate. tinggi etika profesional, LPEI
memastikan setiap pengambilan
keputusan dilakukan secara
objektif, bertanggung jawab, dan
bebas dari benturan kepentingan,
guna menjaga kepercayaan
pemangku kepentingan.
Indonesia Eximbank applies the
principle of ethical conduct as
a foundation in carrying out all
institutional and business activities.
This principle is manifested through
the enforcement of the code of
ethics, integrity, transparency,
and accountability, as well as
compliance with prevailing
laws and regulations and good
corporate governance principles.
By upholding professional ethics,
Indonesia Eximbank ensures that
every decision-making process is
conducted objectively, responsibly,
and free from conflicts of interest, in
order to maintain stakeholder trust.
Annual Report 2025 255 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 256
Prinsip Tata Kelola yang Baik Penjelasan Penerapan di LPEI
Good Corporate Governance Principle Description Implementation in Indonesia
Eximbank
Transparansi Penyelenggaraan kegiatan 1. LPEI menyediakan informasi
Transparency usaha LPEI dilaksanakan dengan terkini yang relevan bagi para
memastikan adanya keterbukaan pemangku kepentingan dan
dalam proses pengambilan masyarakat luas melalui situs
keputusan, sehingga setiap web yang mudah diakses, yaitu:
keputusan terkait operasional https://www.indonesiaeximbank.
dapat dipahami dan ditelusuri go.id/. Publikasi seluruh
sesuai ketentuan peraturan informasi tetap memperhatikan
perundang-undangan serta praktik ketentuan perundang-
umum yang berlaku. undangan yang berlaku terkait
The conduct of Indonesia transparansi informasi dan
Eximbank’s business activities is peraturan perusahaan;
carried out by ensuring openness 2. LPEI menerbitkan laporan yang
in the decision-making process, dipublikasikan secara berkala
so that every operational decision dan tepat waktu, antara lain
can be understood and traced in Laporan Keuangan Triwulan,
accordance with prevailing laws Laporan Keuangan Semester,
and regulations as well as generally Laporan Keuangan Tahunan
accepted practices. yang diaudit, dan Laporan
Tahunan;
3. LPEI mengadakan kegiatan
paparan publik dengan media
cetak dan elektronik, serta forum
investor
1. Indonesia Eximbank provides
up-to-date and relevant
information to stakeholders
and the general public
through an easily accessible
website, namely: https://www.
indonesiaeximbank.go.id/. The
publication of all information
continues to observe applicable
laws and regulations related to
information transparency and
corporate regulations.
2. Indonesia Eximbank publishes
reports on a regular and timely
basis, including Quarterly
Financial Statements, Semi-
Annual Financial Statements,
Audited Annual Financial
Statements, and the Annual
Report.
3. Indonesia Eximbank conducts
public exposure activities with
print and electronic media, as
well as investor forums.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 256 Laporan Tahunan 2025
Page 257
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Prinsip Tata Kelola yang Baik Penjelasan Penerapan di LPEI
Good Corporate Governance Principle Description Implementation in Indonesia
Eximbank
Akuntabilitas LPEI dapat 1. LPEI memiliki sistem pengelolaan
Accountability mempertanggungjawabkan yang mendukung terciptanya
kinerjanya secara transparan dan kejelasan fungsi, pelaksanaan,
wajar. Akuntabilitas merupakan dan pertanggungjawaban
prasyarat yang diperlukan kinerja dari masing-masing
untuk mencapai kinerja yang organ Lembaga;
berkelanjutan. 2. LPEI menetapkan sasaran
Indonesia Eximbank is able to usaha dan strategi untuk
account for its performance in dapat dipertanggungjawabkan
a transparent and fair manner. kepada stakeholders;
Accountability is a prerequisite for 3. Direktur Eksekutif secara berkala
achieving sustainable performance. menyampaikan sejumlah
laporan kepada Dewan Direktur,
seperti pelaporan Rencana
Kerja Anggaran Tahunan (RKAT)
dan evaluasi kinerja keuangan
Lembaga, penyampaian
laporan keuangan pada RUPS
Tahunan, pembentukan Satuan
Kerja Audit Internal (SKAI) dan
penunjukan auditor eksternal,
serta pemberlakuan Pedoman
Kode Etik bagi semua pegawai
LPEI.
1. Indonesia Eximbank has a
management system that
supports clarity of functions,
implementation, and
performance accountability of
each organ of the Institution.
2. Indonesia Eximbank establishes
business targets and strategies
that can be accounted for to
stakeholders.
3. The Executive Director
periodically submits various
reports to the Board of Directors,
including reports on the Annual
Work Plan and Budget (RKAT) and
evaluations of the Institution’s
financial performance,
submission of financial
statements at the Annual
General Meeting of Shareholders
(AGMS), the establishment of
the Internal Audit Unit (SKAI)
and the appointment of
external auditors, as well as the
implementation of the Code of
Ethics Guidelines for all Indonesia
Eximbank employees.
Annual Report 2025 257 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 258
Prinsip Tata Kelola yang Baik Penjelasan Penerapan di LPEI
Good Corporate Governance Principle Description Implementation in Indonesia
Eximbank
Keberlanjutan LPEI mematuhi peraturan Dalam penerapan
Sustainability perundang-undangan serta prinsip keberlanjutan, LPEI
berkomitmen melaksanakan mengintegrasikan pertimbangan
tanggung jawab terhadap aspek lingkungan, sosial, dan tata
masyarakat dan lingkungan agar kelola (ESG) ke dalam kebijakan
berkontribusi pada pembangunan pembiayaan, manajemen risiko,
berkelanjutan melalui kerjasama serta proses bisnis. Pendekatan
dengan semua pemangku ini bertujuan memastikan
kepentingan terkait untuk bahwa dukungan pembiayaan
meningkatkan kehidupan mereka ekspor tidak hanya mendorong
dengan cara yang selaras dengan pertumbuhan ekonomi dan
kepentingan bisnis dan agenda daya saing nasional, tetapi juga
pembangunan berkelanjutan. memperhatikan dampak jangka
Indonesia Eximbank complies with panjang terhadap masyarakat dan
prevailing laws and regulations lingkungan.
and is committed to carrying out In implementing the sustainability
responsibilities toward society principle, Indonesia Eximbank
and the environment in order integrates environmental,
to contribute to sustainable social, and governance (ESG)
development through cooperation considerations into its financing
with all relevant stakeholders policies, risk management, and
to improve their well-being in a business processes. This approach
manner aligned with business aims to ensure that export
interests and the sustainable financing support not only drives
development agenda. economic growth and national
competitiveness, but also takes
into account long-term impacts on
society and the environment.
LPEI menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola yang Indonesia Eximbank applies the principles of Good
Baik sebagai rujukan utama untuk memastikan Corporate Governance as the primary reference to
setiap praktik bisnis dilakukan secara wajar ensure that every business practice is conducted
dan seimbang, dengan mempertimbangkan in a fair and balanced manner, taking into account
kepentingan seluruh pemangku kepentingan. the interests of all stakeholders. Integrated
Penerapan tata kelola yang terintegrasi dan and consistently implemented governance
dijalankan secara konsisten dipandang penting is viewed as essential to strengthening trust,
untuk memperkuat kepercayaan, meningkatkan enhancing organizational discipline, and building
disiplin organisasi, serta membangun lingkungan a professional and productive work environment.
kerja yang profesional dan produktif.
Dengan dukungan seluruh insan LPEI, implementasi With the support of all Indonesia Eximbank
tata kelola yang baik diharapkan semakin personnel, the implementation of good corporate
memperkuat ketahanan institusi dan mendukung governance is expected to further strengthen
pertumbuhan yang berkelanjutan. Melalui institutional resilience and support sustainable
fondasi tata kelola tersebut, LPEI memperkokoh growth. Through this governance foundation,
perannya dalam menjalankan mandatnya untuk Indonesia Eximbank reinforces its role in carrying
mendukung perekonomian nasional. out its mandate to support the national economy.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 258 Laporan Tahunan 2025
Page 259
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Perkembangan Penerapan Tata Kelola
yang Baik di Lingkup LPEI
Developments in the Implementation of Good Corporate
Governance within Indonesia Eximbank
Penetapan Standar Kualitas Tata Kelola LPEI Establishment of Good Corporate
yang Baik di Lingkup LPEI Governance Quality Standards within
Indonesia Eximbank
Untuk mendukung pencapaian tujuan dan To support the achievement of its objectives and
menjaga keberlanjutan LPEI, penetapan standar safeguard Indonesia Eximbank’s sustainability,
mutu tata kelola yang baik merupakan fondasi the establishment of good corporate governance
penting yang melekat pada seluruh proses quality standards serves as a fundamental
operasional dan pengambilan keputusan. LPEI foundation embedded in all operational processes
secara konsisten memperkuat penerapan and decision-making. Indonesia Eximbank
tata kelola yang transparan, akuntabel, dan consistently strengthens the implementation
profesional dengan berpedoman pada kerangka of transparent, accountable, and professional
regulasi yang berlaku, termasuk Undang-Undang governance by referring to the applicable
Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2009 tentang regulatory framework, including Law of the
Prinsip Tata Kelola Lembaga Pembiayaan Ekspor Republic of Indonesia No. 2 of 2009 on the Principles
Indonesia serta Peraturan Menteri Keuangan of Governance of the Indonesia Eximbank and
Nomor 208/PMK.06/2021 mengenai prinsip tata Minister of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021
kelola, manajemen risiko, dan prinsip mengenal on governance principles, risk management
nasabah bagi LPEI. principles, and know-your-customer principles for
Indonesia Eximbank.
Melalui implementasi standar tersebut, LPEI Through the implementation of these standards,
terus melakukan penyempurnaan tata kelola Indonesia Eximbank continuously enhances
secara berkelanjutan untuk memastikan its governance practices on an ongoing basis
keterbukaan informasi yang memadai, penguatan to ensure adequate information disclosure,
akuntabilitas, dan pengelolaan risiko yang lebih strengthened accountability, and more effective
efektif. Pendekatan ini diarahkan agar tata risk management. This approach is intended
kelola tidak hanya memenuhi aspek kepatuhan, to ensure that governance not only fulfills
tetapi juga mendorong terbentuknya praktik compliance requirements, but also encourages
pengelolaan yang adaptif, berintegritas, dan adaptive, integrity-driven management practices
mampu menciptakan nilai yang optimal bagi that are capable of creating optimal value for all
seluruh pemangku kepentingan. stakeholders.
Penanggung Jawab Penerapan Tata Kelola Parties Responsible for Governance
LPEI Implementation at Indonesia Eximbank
Dalam struktur penerapan Tata Kelola yang baik Within the structure of good corporate governance
di LPEI, Direktur Eksekutif ditetapkan sebagai pihak implementation at Indonesia Eximbank, the
yang memegang tanggung jawab utama. Peran Executive Director is designated as the party
tersebut dijalankan melalui fungsi pengendalian, bearing primary responsibility. This role is carried
pemantauan, dan evaluasi atas implementasi tata out through control, monitoring, and evaluation
kelola agar tetap selaras dengan ketentuan yang functions over governance implementation to
berlaku, sehingga mendukung kesinambungan ensure alignment with applicable regulations,
dan efektivitas operasional LPEI. thereby supporting the continuity and effectiveness
of Indonesia Eximbank’s operations.
Annual Report 2025 259 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 260
Sosialisasi Kebijakan Tata Kelola LPEI pada Socialization of Indonesia Eximbank
Tahun Buku Governance Policies During the Financial
Year
LPEI senantiasa memperkuat penerapan tata Indonesia Eximbank continuously strengthens
kelola dengan memastikan setiap kebijakan tidak governance implementation by ensuring that every
hanya ditetapkan, tetapi juga dipahami dan policy is not only established, but also understood
diimplementasikan secara konsisten di seluruh and consistently implemented across all work units.
unit kerja. Untuk mendukung hal tersebut, kegiatan To support this effort, socialization activities are
sosialisasi diposisikan sebagai instrumen penting positioned as an important instrument to enhance
guna meningkatkan pemahaman, membangun understanding, build a culture of compliance,
budaya kepatuhan, serta menyelaraskan persepsi and align perceptions and work practices with
dan praktik kerja agar sejalan dengan standar prevailing governance standards.
tata kelola yang berlaku.
Sepanjang tahun 2025, LPEI melaksanakan Throughout 2025, Indonesia Eximbank conducted
rangkaian sosialisasi tata kelola secara berkala a series of periodic governance socialization
dengan fokus pada penguatan kontrol dan activities focused on strengthening control and
kepatuhan. Kegiatan ini antara lain sebagai compliance. These activities included the following:
berikut:
Pelatihan/Sosialisasi Waktu Pelaksanaan
No.
Training/Dissemination Implementation Period
1 Pengkinian Kriteria dan Informasi Risiko Tinggi (High Risk) berdasarkan RBA 23 Januari 2025
melalui IM.0024/LCD/01/2025 January 23, 2025
Updating of High-Risk Criteria and Information based on the Risk-Based
Approach (RBA) through IM.0024/LCD/01/2025
2 Refreshment Tata Cara Pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara 13 Maret 2025
Negara (LHKPN) melalui IM.0070/LCD/03/2025 March 13, 2025
Refreshment on the Procedures for Completing the State Officials’ Asset
Disclosure Report (LHKPN) through IM.0070/LCD/03/2025
3 New Hire Orientation (NHO) kepada pegawai baru LPEI 30 Januari 2025
(terkait Penerapan Fungsi Kepatuhan di LPEI) 19 Februari 2025
New Hire Orientation (NHO) for newly recruited Indonesia Eximbank employees 23 Juni 2025
(related to the Implementation of the Compliance Function at Indonesia 4 November 2025
Eximbank) January 30, 2025
February 19, 2025
June 23, 2025
November 4, 2025
4 Refreshment APU, PPT, & PPPSPM 2025 17 – 25 Juli 2025
Refreshment on Anti-Money Laundering (APU), Counter-Terrorism Financing July 17-25, 2025
(PPT), and Counter-Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction
(PPPSPM) 2025
5 Pelatihan Awareness ISOP 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan 3 September 2025
Awareness Training on ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System September 3, 2025
6 Sosialisasi POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses 3 Oktober 2025
Pembiayaan Kepada UMKM October 3, 2025
Dissemination of POJK Number 19 of 2025 concerning Easier Access to
Financing for MSMEs
7 Sosialisasi Persiapan Penilaian Tata Kelola yang Baik sesuai PMK 208/ Oktober 2025
PMK.06/2021 (“PMK No. 208/2021”) tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip October 2025
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah LPEI
Dissemination on the Preparation for Good Governance Assessment in
accordance with PMK 208/PMK.06/2021 (“PMK No. 208/2021”) concerning
Governance Principles, Risk Management Principles, and Know Your Customer
Principles of Indonesia Eximbank
8 Sosialisasi Penilaian Tata Kelola yang Baik terhadap masing-masing PIC 11-25 November 2025
Dissemination of Good Governance Assessment to each person in charge November 11-25, 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 260 Laporan Tahunan 2025
Page 261
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Pemantauan dan Penilaian/ Assessment Monitoring and Assessment of the
atas Penerapan Tata Kelola LPEI yang Baik Implementation of Good Corporate
Tahun 2024-2025 Governance at Indonesia Eximbank for
2024–2025
Penilaian atas penerapan Tata Kelola yang Baik Assessments of the implementation of Good
di LPEI dilaksanakan secara periodik sekurang- Corporate Governance at Indonesia Eximbank
kurangnya satu kali dalam satu tahun, sesuai are conducted periodically at least once a year,
ketentuan yang berlaku. Evaluasi tersebut in accordance with applicable regulations. The
mengacu pada PMK 208/PMK.06/2021 yang evaluation refers to PMK No. 208/PMK.06/2021,
mengatur kerangka penilaian mencakup prinsip which sets out an assessment framework
tata kelola, prinsip manajemen risiko, serta prinsip covering governance principles, risk management
mengenal nasabah di lingkungan LPEI. principles, and know-your-customer principles
within Indonesia Eximbank.
Untuk penilaian tahun 2025 yang mengevaluasi For the 2025 assessment evaluating governance
implementasi Tata Kelola pada tahun buku 2024, implementation for the 2024 financial year, the
pelaksanaan assessment dilakukan oleh Badan assessment was conducted by the Financial and
Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Development Supervisory Agency (BPKP). The
(BPKP). Penugasan tersebut ditetapkan melalui assignment was formalized through appointment
surat penunjukan BS.0026/DSL/10/2024 tanggal 11 letter No. BS.0026/DSL/10/2024 dated October 11,
Oktober 2024 perihal Assessment GCG LPEI Tahun 2024, regarding the GCG Assessment of LPEI for the
Buku 2024. 2024 Financial Year.
Penilaian Penerapan Tata Kelola yang Baik Assessment of the Implementation of Good
Tahun Buku 2024: Hasil, Rekomendasi, dan Corporate Governance for the 2024 Financial
Tindak Lanjutnya di Tahun 2025 Year: Results, Recommendations, and Follow-Up
in 2025
Mengacu pada laporan hasil asesmen No. Referring to the assessment report No. PE.05.03/
PE.05.03/LHP-29/D403/1/2025 tanggal 17 April LHP-29/D403/1/2025 dated April 17, 2025, Indonesia
2025, LPEI telah melaksanakan evaluasi atas Eximbank has conducted an evaluation of the
penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola yang implementation of Good Corporate Governance
Baik untuk tahun buku 2024. Proses penilaian principles for the 2024 fiscal year. The assessment
tersebut menggunakan kerangka 10 aspek utama process applied a framework of 10 key aspects
dengan total 151 indikator faktor uji kesesuaian, with a total of 151 indicators of compliance testing
yang menghasilkan skor 83,074 dengan Predikat factors, resulting in a score of 83.074 with a “Good”
Komposit “Baik”. Composite Rating.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, LPEI juga Based on the assessment results, Indonesia
memetakan sebanyak 36 Area of Improvement Eximbank also identified 36 Areas of Improvement
(AoI) sebagai ruang penyempurnaan tata kelola. (AoI) as opportunities for enhancing governance
Sampai dengan tahun 2025, Lembaga telah practices. As of 2025, the Institution has completed
menuntaskan tindak lanjut atas 36 AoI (pemenuhan follow-up actions on all 36 AoI (100% completion).
100%).
Capaian tindak lanjut tersebut mencerminkan These follow-up achievements reflect Indonesia
konsistensi LPEI dalam memperkuat tata kelola Eximbank’s consistency in strengthening
secara terukur, tidak hanya melalui penilaian, governance in a measurable manner, not only
tetapi juga melalui perbaikan berkelanjutan. through assessment but also through continuous
Dengan demikian, penguatan tata kelola di LPEI improvement. Accordingly, governance
terus diarahkan untuk semakin menyatu dalam strengthening at Indonesia Eximbank continues to
proses bisnis dan tata organisasi, sehingga be directed toward deeper integration into business
mendukung efektivitas operasional serta processes and organizational governance,
keberlanjutan lembaga. thereby supporting operational effectiveness and
institutional sustainability.
Annual Report 2025 261 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 262
Penerapan Tata Kelola yang Baik Tahun Implementation of Good Corporate
2025 Governance in 2025
Mengacu pada PMK Nomor 208/PMK.06/2021, Referring to PMK No. 208/PMK.06/2021, LPEI
LPEI mengimplementasikan prinsip Tata Kelola implements Good Corporate Governance
yang Baik melalui serangkaian mekanisme dan principles through a series of integrated
pengaturan yang terintegrasi, meliputi: mechanisms and arrangements, including:
1. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab 1. The performance of duties and responsibilities
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, Direktur of the Board of Directors, Executive Director, and
Pelaksana; Managing Directors;
2. Kelengkapan dan pelaksanaan tugas Dewan 2. The adequacy and performance of duties of
Pengawas Syariah dan komite-komite serta the Sharia Supervisory Board, committees, and
satuan kerja yang menjalankan fungsi work units performing internal control functions;
pengendalian internal;
3. Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, 3. The implementation of compliance, internal
dan audit eksternal; audit, and external audit functions;
4. Penerapan Manajemen Risiko termasuk sistem 4. The implementation of Risk Management,
pengendalian internal; including internal control systems;
5. Pengadaan barang dan jasa; 5. Procurement of goods and services;
6. Penyusunan rencana jangka panjang serta 6. Preparation of long-term plans as well as
rencana kerja dan anggaran tahunan; annual work plans and budgets;
7. Transparansi kondisi keuangan dan 7. Transparency of financial and non-financial
nonkeuangan; dan conditions; and
8. Pelaporan internal dan benturan kepentingan. 8. Internal reporting and conflicts of interest.
LPEI telah menjalankan sejumlah program dan Indonesia Eximbank has implemented a number
langkah perbaikan guna memperkuat efektivitas of programs and improvement measures to
penerapan Tata Kelola yang Baik sepanjang strengthen the effectiveness of Good Governance
tahun 2025, antara lain meliputi penguatan implementation throughout 2025, including
kebijakan dan kerangka kerja tata kelola yang the enhancement of policies and governance
selaras dengan ketentuan peraturan perundang- frameworks in alignment with prevailing laws and
undangan serta praktik terbaik yang berlaku. regulations as well as applicable best practices.
Inisiatif tersebut difokuskan untuk meningkatkan These initiatives are focused on improving the
kualitas pengambilan keputusan, memperjelas quality of decision-making, clarifying management
akuntabilitas pengelolaan, dan memastikan accountability, and ensuring the consistent
konsistensi penerapan prinsip tata kelola di seluruh application of governance principles across all
jenjang organisasi. levels of the organization.
Selain itu, LPEI terus memperkuat integrasi In addition, Indonesia Eximbank continues to
tata kelola dengan manajemen risiko dan strengthen the integration of governance with
kepatuhan melalui penyempurnaan sistem risk management and compliance through the
pengendalian internal, peningkatan efektivitas refinement of internal control systems, enhancement
fungsi pengawasan, serta penguatan budaya of the effectiveness of oversight functions, as well
kepatuhan dan integritas. Upaya ini didukung oleh as the reinforcement of a culture of compliance
pelaksanaan sosialisasi, peningkatan kompetensi and integrity. These efforts are supported by the
sumber daya manusia, serta optimalisasi implementation of socialization programs, the
pemanfaatan sistem dan teknologi informasi enhancement of human resource competencies,
guna mendukung proses bisnis yang transparan, and the optimization of the utilization of systems
terukur, dan berkelanjutan. and information technology to support business
processes that are transparent, measurable, and
sustainable.
Melalui implementasi program dan langkah Through the implementation of these programs
perbaikan tersebut, LPEI berupaya memastikan and improvement measures, Indonesia Eximbank
bahwa penerapan Tata Kelola yang Baik tidak seeks to ensure that the application of Good
hanya berorientasi pada pemenuhan kewajiban Governance is not only oriented toward fulfilling
regulasi, tetapi juga memberikan nilai tambah regulatory obligations, but also provides added
bagi lembaga. Penerapan tata kelola yang efektif value to the institution. Effective governance
diharapkan dapat memperkuat kepercayaan para implementation is expected to strengthen
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 262 Laporan Tahunan 2025
Page 263
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
pemangku kepentingan, meningkatkan daya saing stakeholders’ trust, enhance institutional
kelembagaan, serta mendukung pelaksanaan competitiveness, and support the execution of
mandat LPEI dalam mendorong pengembangan LPEI’s mandate in promoting sustainable national
ekspor nasional secara berkelanjutan. export development.
Fokus dan Penerapan Tata Kelola yang Baik Focus and Implementation of Good
di Tahun 2025 Corporate Governance in 2025
Pada tahun 2025, LPEI melanjutkan penguatan In 2025, Indonesia Eximbank continued to
penerapan Tata Kelola yang Baik dengan strengthen the implementation of Good Corporate
menitikberatkan pada penyempurnaan Governance by focusing on the enhancement
struktur tata kelola (governance structure) of governance structure and the improvement
serta peningkatan efektivitas proses tata kelola of governance processes. This focus is aimed
(governance process). Fokus ini diarahkan agar at ensuring that the institutional management
kerangka pengelolaan lembaga semakin selaras, framework becomes more aligned, efficient, and
efisien, dan mampu mendukung pelaksanaan capable of supporting the sustainable execution
mandat secara berkelanjutan. of its mandate.
Dari sisi governance structure, LPEI berencana From the governance structure perspective,
menyederhanakan sekaligus menyelaraskan Indonesia Eximbank plans to streamline and
peraturan internal agar lebih terintegrasi dan harmonize internal regulations to achieve
mudah diimplementasikan. Lalu, kekuatan greater integration and ease of implementation.
aspek governance structure LPEI tercermin dari Furthermore, the strength of LPEI’s governance
terpenuhinya struktur manajemen LPEI, yang structure is reflected in the fulfillment of its
meliputi Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur management structure, comprising the
Eksekutif dan Direktur Pelaksana yang seluruhnya Chairperson of the Board of Directors who
telah berstatus definitif, yang didukung dengan concurrently serves as the Executive Director,
mekanisme penjaringan hingga Uji Kemampuan as well as Managing Directors, all of whom hold
dan Kepatutan sesuai ketentuan yang berlaku definitive appointments. These positions are
dan telah mendapatkan persetujuan regulator. supported by a structured selection process,
Lalu, dalam rangka penguatan aspek governance including Fit and Proper Tests in accordance
structure adalah penguatan pemenuhan with applicable regulations, and have obtained
sumber daya pada fungsi-fungsi tertentu, approval from the regulator. In addition, efforts
guna memastikan keberlanjutan efektivitas to strengthen the governance structure include
pengawasan. enhancing resource fulfillment in specific functions
to ensure the sustained effectiveness of oversight.
Selain penguatan regulasi, LPEI juga akan In addition to strengthening regulations, Indonesia
melakukan penataan struktur organisasi agar Eximbank will also streamline its organizational
lebih ramping, efisien, dan sesuai kebutuhan structure to make it leaner, more efficient, and
lembaga. Penyesuaian ini diharapkan dapat better aligned with the institution’s needs. This
memperjelas peran, mempercepat koordinasi, adjustment is expected to clarify roles, accelerate
serta meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan coordination, and enhance accountability in the
fungsi-fungsi strategis. implementation of strategic functions.
Sementara itu, pada aspek governance Meanwhile, from the governance process
process, Pelaksanaan tugas dan tanggung perspective, the execution of duties and
jawab Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan responsibilities of the Board of Directors, the
Direktur Pelaksana menunjukkan peningkatan Executive Director, and the Managing Directors
yang berkelanjutan, didukung oleh program has shown continuous improvement, supported
pembekalan dan pembelajaran yang terstruktur by structured and ongoing induction and learning
serta berkesinambungan. Penguatan peran programs. The strengthening of oversight and
pengawasan dan pengelolaan lembaga juga institutional management roles is also reflected
tercermin melalui mekanisme pelaporan dan in reporting and accountability mechanisms
pertanggungjawaban yang dilaksanakan secara carried out periodically to the Minister, including
periodik kepada Menteri, antara lain melalui through the submission of the Board of Directors’
penyampaian Laporan Pengawasan Dewan Supervisory Report. These efforts contribute to
Direktur. Upaya tersebut berkontribusi pada enhancing the quality of strategic decision-
peningkatan kualitas pengambilan keputusan making as well as strengthening accountability in
Annual Report 2025 263 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 264
strategis serta penguatan akuntabilitas the management of Indonesia Eximbank.
pengelolaan LPEI.
Dewan Pengawas Syariah telah melaksanakan The Sharia Supervisory Board has carried out its
tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan duties and responsibilities in accordance with
Piagam Dewan Pengawas Syariah LPEI. Hal the Indonesia Eximbank Sharia Supervisory Board
ini tercermin dari tidak adanya pelaksanaan Charter. This is reflected in the absence of activities
kegiatan yang bertentangan dengan prinsip that contravene Sharia principles, as well as the
Syariah, serta dilaksanakannya penyesuaian implementation of operational adjustments
mekanisme operasional melalui penerbitan opini through the issuance of Sharia Supervisory Board
Dewan Pengawas Syariah, kegiatan sosialisasi dan opinions, socialization and training activities, and
pelatihan, serta pengawasan aktif yang dilakukan active oversight conducted through regular Sharia
melalui rapat Dewan Pengawas Syariah secara Supervisory Board meetings. The implementation of
berkala. Penerapan tata kelola Syariah tersebut Sharia governance further strengthens assurance
memperkuat kepastian kepatuhan atas produk of compliance in Indonesia Eximbank’s products
dan aktivitas usaha yang dijalankan LPEI. and business activities.
Di sisi lain, proses pengawasan dan pengendalian On the other hand, internal supervision and control
internal telah berjalan secara memadai, antara processes have been implemented adequately,
lain melalui pemantauan berkelanjutan atas among others through continuous monitoring of
pemenuhan rekomendasi hasil audit oleh Satuan the follow-up on audit recommendations by the
Kerja Audit Internal dan Komite Audit, yang secara Internal Audit Unit and the Audit Committee, which
rutin dilaporkan kepada Dewan Direktur. Seluruh are regularly reported to the Board of Directors. All
temuan audit ditindaklanjuti sesuai ketentuan audit findings have been addressed in accordance
yang berlaku, sehingga berkontribusi pada with applicable regulations, thereby contributing
perbaikan proses bisnis serta penguatan sistem to the improvement of business processes and
pengendalian internal secara menyeluruh. the strengthening of the overall internal control
system.
Penerapan fungsi kepatuhan, audit internal, audit The implementation of compliance, internal audit,
eksternal, dan manajemen risiko juga menunjukkan external audit, and risk management functions has
perbaikan yang signifikan, yang tercermin also shown significant improvement, as reflected
dari peningkatan nilai parameter penilaian, in the enhancement of assessment parameter
pemenuhan tindak lanjut DMTL, serta penguatan scores, the completion of DMTL follow-ups, and the
penerapan Enterprise Risk Management (ERM) strengthening of Enterprise Risk Management (ERM)
yang didukung oleh prosedur dan perangkat implementation supported by risk management
pengelolaan risiko. Sepanjang tahun 2025, tidak procedures and tools. Throughout 2025, there were
terdapat temuan audit maupun pengenaan sanksi no audit findings or sanctions related to conflicts
terkait benturan kepentingan, yang mencerminkan of interest, reflecting the effective management of
terjaganya pengelolaan konflik kepentingan serta conflicts of interest and the consistent application
konsistensi penerapan prinsip integritas dalam of integrity principles across all LPEI activities.
seluruh aktivitas LPEI.
Selanjutnya, LPEI juga menargetkan perbaikan Furthermore, Indonesia Eximbank also targets
pengelolaan data dan pelaporan guna improvements in data management and reporting
meningkatkan kualitas informasi manajerial to enhance the quality of managerial information
dan ketepatan pengambilan keputusan. and the accuracy of decision-making. To support
Untuk mendukung hal tersebut, penguatan this, strengthening information systems will be
sistem informasi akan menjadi perhatian agar prioritized to ensure the availability of reliable and
tersedia infrastruktur yang andal, memadai, dan adequate infrastructure capable of supporting
mampu menunjang kebutuhan pelaporan serta integrated reporting and control requirements.
pengendalian secara terintegrasi.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 264 Laporan Tahunan 2025
Page 265
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Peta Jalan Pengembangan Tata Kelola Roadmap for the Development of
yang Baik dan Pencapaiannya Good Corporate Governance and Its
Achievements
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2009 1. Pembentukan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia melalui UU No. 2/2009.
2. Penetapan Peraturan Menteri Keuangan RI tentang: Pembinaan dan Pengawasan; Prinsip Tata
Kelola; Manajemen Risiko; dan Prinsip Mengenal Nasabah di LPEI.
3. Diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan RI tentang Tata Cara Pengusulan, Pengangkatan, dan
Pemberhentian Direktur Pelaksana LPEI.
1. Establishment of the Indonesia Eximbank through Law No. 2/2009.
2. Issuance of the Regulation of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia on: Guidance and
Supervision; Governance Principles; Risk Management; and Know-Your-Customer Principles at
Indonesia Eximbank.
3. Issuance of the Regulation of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia on the Procedures
for the Nomination, Appointment, and Dismissal of Indonesia Eximbank Managing Directors.
2010 1. Terbitnya regulasi tentang Kebijakan Akuntansi LPEI.
2. Ditetapkannya regulasi internal mengenai Pedoman Kerja Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif
(PDD).
1. Issuance of regulations on Indonesia Eximbank Accounting Policies.
2. Adoption of internal regulations regarding the Working Guidelines of the Board of Directors and the
Executive Director (PDD).
2011 1. Pengembangan regulasi internal mengenai Pedoman Kerja Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif.
2. Penetapan tentang SOP Pengadaan Barang dan Jasa LPEI.
1. Development of internal regulations on the Working Guidelines of the Board of Directors and the
Executive Director.
2. Adoption of regulations on the Standard Operating Procedures (SOP) for the Procurement of Goods
and Services at Indonesia Eximbank.
2012 1. Diterbitkannya peraturan internal mengenai Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System)
LPEI.
2. Evaluasi terhadap implementasi Tata Cara Penyampaian Laporan Transaksi Keuangan
Mencurigakan dan Laporan Transaksi Keuangan Tunai Bagi Penyedia Jasa Keuangan.
3. Pelaksanaan Pelaporan Keuangan LPEI yang telah sesuai dengan standardisasi.
1. Issuance of internal regulations on the Indonesia Eximbank Whistleblowing System.
2. Evaluation of the implementation of procedures for reporting Suspicious Financial Transactions and
Cash Financial Transaction Reports for Financial Service Providers.
3. Implementation of standardized Indonesia Eximbank financial reporting.
20113 1. Penyusunan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bagi Pejabat LPEI sesuai
dengan regulasi, dan ditetapkannya pedoman internal penyusunan LHKPN.
2. Penyempurnaan Peraturan Internal tentang Tata Cara Pengusulan, Pengangkatan, dan
Pemberhentian Direktur Pelaksana LPEI.
1. Preparation of the State Officials’ Wealth Report (LHKPN) for Indonesia Eximbank officials in
accordance with regulations, and adoption of internal guidelines for LHKPN preparation.
2. Enhancement of internal regulations on the procedures for the nomination, appointment, and
dismissal of Indonesia Eximbank Managing Directors.
2014 1. Penyempurnaan Ketentuan dan Prosedur Pelaksanaan atas Pembagian Tugas dan Wewenang
Kewajiban Pelaporan kepada Pihak Eksternal LPEI.
2. Implementasi Pengendalian Internal Verifikasi Audit Pembiayaan Bermasalah LPEI.
3. Ditetapkannya Ketentuan Internal Perihal Penilaian Efektivitas Sistem Pengendalian Internal LPEI.
1. Enhancement of provisions and implementation procedures regarding the segregation of duties and
authorities related to reporting obligations to external parties.
2. Implementation of internal control through audit verification of non-performing financing at
Indonesia Eximbank.
3. Adoption of internal provisions on the assessment of the effectiveness of Indonesia Eximbank’s
internal control system
Annual Report 2025 265 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 266
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2015 1. Review Kebijakan Regulator (Peraturan Otoritas Jasa Keuangan) Perihal Pembinaan dan
Pengawasan LPEI.
2. Program Pelatihan dan Pengembangan Pegawai LPEI.
3. Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan LPEI berdasarkan Surat Himbauan dari KPK
1. Review of regulatory policies (Financial Services Authority regulations) regarding the guidance and
supervision of Indonesia Eximbank.
2. Employee training and development programs at Indonesia Eximbank.
3. Control of gratuities within Indonesia Eximbank based on an advisory letter from the Corruption
Eradication Commission (KPK).
2016 1. Penetapan Regulasi Internal Perihal Disiplin Pegawai LPEI.
2. Penyempurnaan tentang Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara.
3. Sosialisasi teknis Penyampaian dan Pengelolaan LHKPN.
1. Adoption of internal regulations on employee discipline at Indonesia Eximbank.
2. Enhancement of procedures for registration, announcement, and examination of State Officials’
Wealth Reports (LHKPN).
3. Technical socialization on the submission and management of LHKPN.
2017 1. Penyempurnaan regulasi Kewajiban Penyampaian LHKPN bagi Pejabat LPEI.
2. Pengisian peraturan internal tentang Program Penerapan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
pendanaan Terorisme (APU & PPT) LPEI.
3. Ditetapkannya regulasi mengenai Tanggung Jawab Direksi atas Laporan Keuangan
1. Enhancement of regulations on mandatory LHKPN submission for Indonesia Eximbank officials.
2. Filling in internal regulations on the Anti-Money Laundering and Counter-Terrorism Financing (AML/
CTF) Program at Indonesia Eximbank.
3. Adoption of regulations on the responsibility of the Board of Directors for financial statements.
2018 1. Diterbitkannya peraturan internal mengenai Know Your Employee di LPEI.
2. Ditetapkannya Limit Kewenangan Persetujuan Penggunaan Anggaran LPEI.
3. Penyempurnaan peraturan mengenai Komite Manajemen Risiko LPEI; Komite Pengembangan Produk
LPEI; Komite Personalia LPEI.
4. Penyempurnaan Manual Operasional Pengadaan Barang atau Jasa LPEI.
5. Penyempurnaan Regulasi Internal perihal Disiplin Pegawai LPEI.
6. Implementasi Program sertifikasi Manajemen Risiko bagi Pegawai LPEI.
1. Issuance of internal regulations on Know Your Employee (KYE) at Indonesia Eximbank.
2. Determination of authority limits for budget utilization approval at Indonesia Eximbank.
3. Enhancement of regulations on the Indonesia Eximbank Risk Management Committee, Product
Development Committee, and Personnel Committee.
4. Enhancement of the operational manual for the procurement of goods or services at Indonesia
Eximbank.
5. Enhancement of internal regulations on employee discipline at Indonesia Eximbank.
6. Implementation of Risk Management certification programs for Indonesia Eximbank employees.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 266 Laporan Tahunan 2025
Page 267
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2019 1. Penyempurnaan peraturan mengenai Komite Pembiayaan LPEI; Komite Pembiayaan Penugasan
Khusus Ekspor LPEI; Komite Teknologi Sistem Informasi; Komite Asset dan Liability LPEI; Komite
Kebijakan Bisnis LPEI; & Komite Manajemen Risiko LPEI.
2. Penyempurnaan mengenai peraturan internal Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan LPEI.
3. Sosialisasi dari Unsur Top Management (Tone of The Top) dengan tema Budaya Kerja; Kode Etik dan
Anti Gratifikasi.
4. Pengisian peraturan internal tentang Program Penerapan Anti Pencucian Uang dan Pencegahan
pendanaan Terorisme (APU & PPT) LPEI.
5. Penyempurnaan Ketentuan dan Prosedur Pelaksanaan atas Pembagian Tugas dan Wewenang
Kewajiban Pelaporan kepada Pihak Eksternal LPEI.
6. Ditetapkannya Peraturan Internal mengenai Strategi Anti-Fraud LPEI
7. Melanjutkan Program sertifikasi Manajemen Risiko bagi seluruh Pegawai di LPEI.
8. Diterbitkannya Piagam Audit Internal dan updating peraturan internal mengenai Penerapan Fungsi
Audit Internal LPEI.
9. Diterbitkannya Piagam Kepatuhan mengenai penerapan Fungsi Kepatuhan di LPEI
1. Enhancement of regulations on the Indonesia Eximbank Financing Committee, Special Export
Assignment Financing Committee, Information Technology Systems Committee, Asset and Liability
Committee, Business Policy Committee, and Risk Management Committee.
2. Enhancement of internal regulations on gratuity control within Indonesia Eximbank.
3. Socialization by top management (Tone of the Top) with themes of Work Culture, Code of Ethics, and
Anti-Gratuity.
4. Filling in internal regulations on the AML/CTF Program at Indonesia Eximbank.
5. Enhancement of provisions and procedures regarding the segregation of duties and authorities
related to reporting obligations to external parties.
6. Adoption of internal regulations on the Indonesia Eximbank Anti-Fraud Strategy.
7. Continuation of the Risk Management certification program for all Indonesia Eximbank employees.
8. Issuance of the Internal Audit Charter and updating of internal regulations on the implementation of
the Internal Audit function at Indonesia Eximbank.
9. Issuance of the Compliance Charter on the implementation of the Compliance function at Indonesia
Eximbank.
2020 1. Penerbitan Peraturan Tata Tertib Kerja Dewan Direktur (Board Manual).
2. Penyempurnaan dan/atau Perubahan Peraturan mengenai proses bisnis di antaranya Komite
Manual Produk Penugasan Khusus LPEI; Komite Assets & Liabilities Management LPEI; Manual
Operasional Pembiayaan LPEI; Standard Operating Procedure Credit File; Komite Pembiayaan LPEI;
Komite Pembiayaan Khusus LPEI; Limit Kewenangan Persetujuan Penggunaan Anggaran LPEI;
3. Perpanjangan Sementara Fasilitas Pembiayaan; Tata Cara Pelaksanaan AYDA; Adendum
Perpanjangan Fasilitas Sementara Global Line; Pencairan Fasilitas Debitur; Tindak Lanjut Pengelolaan
Debitur terdampak COVID-19.
4. Penerbitan Kebijakan dan Prosedur mengenai Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan
Pencegahan Pendanaan Terorisme dan dilakukan sosialisasi kepada seluruh Unit Bisnis dan Support.
5. Penyempurnaan Peraturan mengenai Pedoman dan Tata Kerja Organisasi LPEI.
6. Penggunaan New Employee Self Service System.
7. Perubahan susunan Dewan Direktur, dengan adanya pemberhentian dan pengangkatan anggota
Dewan Direktur LPEI.
8. Penerbitan Kebijakan Pengelolaan Dana Program Kemitraan Eks PT Bank Ekspor Indonesia (Persero).
9. Penerapan dan penyempurnaan Digital Signature.
10. Implementasi POJK No. 14/POJK.05/2020 tentang Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran
COVID-19 Bagi Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.
11. Implementasi PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang Pembinaan dan Pengawasan LPEI.
12. Sosialisasi mengenai Tata Kelola Pembiayaan kepada seluruh pegawai Unit Bisnis dan Support di
Kantor Pusat dan Kantor Wilayah.
13. Penyempurnaan Piagam Dewan Pengawas Syariah LPEI.
14. Penerbitan Kebijakan Kegiatan Ekspor, Penunjang Ekspor dan Kegiatan Lain terkait Penjaminan
Pemerintah untuk Pelaku Usaha Korporasi dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi
Nasional LPEI.
15. Penerbitan Manual Produk Penjaminan Kredit Pemerintah untuk Pelaku Usaha Korporasi dalam
Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional.
16. Penerbitan Manual Produk Penugasan Khusus dalam Rangka Mendukung Sektor Usaha Kecil dan
Menengah Berorientasi Ekspor LPEI.
17. Penerbitan Manual Produk Penugasan Khusus Trade Finance dalam Rangka Mendukung Pemulihan
Ekonomi Nasional LPEI.
18. Penerbitan Manual Produk Investasi Pemerintah dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional LPEI
19. Penerbitan Peraturan Mengenai Penerapan Know Your Employee (KYE) LPEI.
20. Penerbitan Peraturan mengenai Penegakan Disiplin dan Penentuan Sanksi atas Pelanggaran LPEI.
21. Penerbitan Keputusan Direktur Eksekutif Perihal Komite Etik dan Disiplin Pegawai.
22. Pengembangan Computer Based Training (CBT) Kode Etik dan Budaya Kerja Lembaga.
Annual Report 2025 267 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 268
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
1. Issuance of the Board of Directors’ Rules of Procedure (Board Manual).
2. Enhancement and/or amendment of regulations on business processes, including the Special
Assignment Product Manual Committee, Assets & Liabilities Management Committee, Indonesia
Eximbank Financing Operational Manual, Credit File SOP, Financing Committee, Special Financing
Committee, limits of authority for budget utilization approval,
3. Temporary extension of financing facilities, procedures for AYDA implementation, addendum
for extension of temporary global line facilities, disbursement of debtor facilities, and follow-up
management of debtors affected by COVID-19.
4. Issuance of policies and procedures on the implementation of the AML/CTF Program and
socialization to all Business and Support Units.
5. Enhancement of regulations on Indonesia Eximbank Organizational Guidelines and Working
Procedures.
6. Implementation of the New Employee Self Service System.
7. Changes in the composition of the Board of Directors, including dismissal and appointment of
members.
8. Issuance of policies on the management of Partnership Program funds of the former PT Bank
Ekspor Indonesia (Persero).
9. Implementation and enhancement of digital signatures.
10. Implementation of POJK No. 14/POJK.05/2020 on Countercyclical Policies for the Impact of
COVID-19 for Non-Bank Financial Institutions.
11. Implementation of PMK No. 58/PMK.06/2020 on the Guidance and Supervision of Indonesia Eximbank.
12. Socialization on Financing Governance to all Business and Support Unit employees at Head
Office and Regional Offices.
13. Enhancement of the Indonesia Eximbank Sharia Supervisory Board Charter.
14. Issuance of policies on export activities, export support, and other activities related to government
guarantees for corporate business actors under the National Economic Recovery Program.
15. Issuance of the Government Credit Guarantee Product Manual for Corporate Business Actors under
the National Economic Recovery Program.
16. Issuance of the Special Assignment Product Manual to support export-oriented MSMEs.
17. Issuance of the Special Assignment Trade Finance Product Manual to support the National Economic
Recovery Program.
18. Issuance of the Government Investment Product Manual under the National Economic Recovery
Program.
19. Issuance of regulations on the implementation of Know Your Employee (KYE) at Indonesia Eximbank.
20. Issuance of regulations on disciplinary enforcement and determination of sanctions for violations at
Indonesia Eximbank.
21. Issuance of an Executive Director Decree on the Ethics and Employee Discipline Committee.
22. Development of Computer-Based Training (CBT) on the Code of Ethics and institutional work culture.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 268 Laporan Tahunan 2025
Page 269
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2021 1. Penyempurnaan peraturan tentang Pedoman dan Tata Kerja Organisasi LPEI.
2. Penerbitan peraturan tentang Penyesuaian Organisasi LPEI.
3. Penetapan Anggota Komite Penjaminan Bagi Pelaku Usaha Korporasi Dalam Rangka Pelaksanaan
PEN.
4. Penerbitan manual Produk Program Penugasan Khusus dalam Rangka Mendukung Sektor Usaha
Kecil dan Menengah Berorientasi Ekspor LPEI.
5. Penerbitan manual produk terkait Program Kemitraan LPEI.
6. Pembentukan dan peresmian Governance, Risk, Compliance (GRC) Champion LPEI.
7. Penguatan sistem pengendalian internal dengan peluncuran Whistleblowing System (WBS) dan
Pengendalian Gratifikasi bekerja sama dengan Kementerian Keuangan.
8. Sosialisasi berkelanjutan terkait WBS dan Gratifikasi kepada seluruh pegawai LPEI bersama Itjen
Kemenkeu dan Pusintek Kemenkeu.
9. Pelatihan Tata Cara Pengisian LHKPN dan Perubahan Peraturan KPK tentang LHKPN.
10. Pelatihan Computer Based Training (CBT) Kode Etik dan Budaya Kerja Lembaga kepada seluruh
pegawai LPEI.
11. Penerbitan Standar Pedoman Operasional Penyusunan Peraturan Edisi 1.
12. Penetapan anggota Komite Pembiayaan Program Penugasan Khusus Ekspor dalam Rangka
Mendukung Sektor Usaha Kecil dan Menengah Berorientasi Ekspor.
13. Penetapan anggota Komite Pembiayaan Supplier Chain Financing.
14. Implementasi dan penunjukan Person in Charge (PIC) pada Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen
(APPK) OJK.
15. Penunjukan Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) sistem pelaporan Gratifikasi Online (GOL) KPK.
16. Pelaksanaan dan penyampaian laporan gratifikasi kepada KPK melalui sistem pelaporan Gratifikasi
Online (GOL).
17. Pelaksanaan penilaian independen prinsip-prinsip tata kelola yang baik oleh pihak eksternal.
18. Sosialisasi Tata Kelola yang Baik (Good Corporate Governance) oleh konsultan independen kepada
seluruh pegawai LPEI.
19. Diseminasi Surat Edaran kepada Pegawai LPEI, Mitra/Rekanan, dan Nasabah/Debitur perihal
larangan permintaan, penerimaan dan pemberian gratifikasi untuk/dari Pegawai LPEI serta kepada
Rekanan, Penyedia Barang/Jasa (Vendor), Mitra, dan Nasabah.
20. Sosialisasi melalui flyer terkait larangan praktik Gratifikasi kepada seluruh pegawai LPEI.
21. Pembentukan dan Peresmian Special Purpose Vehicle (SPV) LPEI.
22. Penerapan Manajemen Risiko melalui sertifikasi kompetensi Manajemen Risiko dan sertifikasi
kompetensi kerja pegawai LPEI.
23. Penerbitan peraturan tentang Komite Pengadaan LPEI.
24. Penerbitan Manual Operasional Teknologi Sistem Informasi LPEI.
25. Penetapan struktur dan keanggotaan Komite Manajemen Risiko LPEI
Annual Report 2025 269 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 270
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
1. Enhancement of regulations on Indonesia Eximbank Organizational Guidelines and Working
Procedures.
2. Issuance of regulations on organizational adjustments at Indonesia Eximbank.
3. Appointment of members of the Guarantee Committee for Corporate Business Actors under the
National Economic Recovery Program.
4. Issuance of the Special Assignment Program Product Manual to support export-oriented MSMEs.
5. Issuance of product manuals related to the Indonesia Eximbank Partnership Program.
6. Establishment and inauguration of the Indonesia Eximbank Governance, Risk, and Compliance (GRC)
Champion.
7. Strengthening of internal control systems through the launch of the Whistleblowing System (WBS)
and Gratuity Control in cooperation with the Ministry of Finance.
8. Continuous socialization on WBS and gratuities to all Indonesia Eximbank employees together with
the Inspectorate General and Pusintek of the Ministry of Finance.
9. Training on procedures for filling out LHKPN and amendments to KPK regulations on LHKPN.
10. CBT training on the Code of Ethics and institutional work culture for all Indonesia Eximbank employees.
11. Issuance of Standard Operating Guidelines for Regulatory Drafting, Edition 1.
12. Appointment of members of the Special Export Assignment Financing Committee to support export-
oriented MSMEs.
13. Appointment of members of the Supplier Chain Financing Committee.
14. Implementation and appointment of Persons in Charge (PIC) for the OJK Consumer Protection Portal
Application (APPK).
15. Appointment of the Gratuity Control Unit (UPG) for the KPK Online Gratuity Reporting (GOL) system.
16. Implementation and submission of gratuity reports to KPK through the GOL system.
17. Conduct of independent assessments of good corporate governance principles by external parties.
18. Socialization of Good Corporate Governance by independent consultants to all Indonesia Eximbank
employees.
19. Dissemination of circular letters to Indonesia Eximbank employees, partners, and customers/debtors
regarding the prohibition of requesting, receiving, and giving gratuities.
20. Socialization through flyers regarding the prohibition of gratuity practices to all Indonesia Eximbank
employees.
21. Establishment and inauguration of the Indonesia Eximbank Special Purpose Vehicle (SPV).
22. Implementation of Risk Management through risk management competency certification and
employee competency certification.
23. Issuance of regulations on the Indonesia Eximbank Procurement Committee.
24. Issuance of the Indonesia Eximbank Information Technology Systems Operational Manual.
25. Determination of the structure and membership of the Indonesia Eximbank Risk Management
Committee.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 270 Laporan Tahunan 2025
Page 271
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2022 1. Pelaksanaan self-assessment GCG LPEI posisi tahun 2021.
2. Pelaksanaan penilaian independen prinsip-prinsip tata kelola yang baik oleh pihak eksternal.
3. Pemenuhan Pelaporan LHKPN.
4. Penyempurnaan Struktur Organisasi LPEI.
5. Pembentukan jabatan Head of Manajemen Risiko & Kredit LPEI.
6. Pengukuhan nilai-nilai Budaya LPEI yang baru yakni Agile, Profesionalisme, Integritas, dan Kreatif
yang diformulasikan dalam sebuah kata “APIK.”
7. Penyusunan Standar Pedoman Operasional Sembilan Komite di Bawah Direktur Eksekutif.
8. Pemutakhiran Piagam Dewan Pengawas Syariah LPEI, Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi LPEI,
Piagam Komite Pemantau Risiko LPEI, Piagam Komite Audit LPEI, dan Piagam Audit Internal LPEI.
9. Penyusunan Piagam Komite Penugasan Khusus LPEI.
10. Pemutakhiran Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai LPEI.
11. Pemutakhiran peraturan internal tentang Kewajiban Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara (LHKPN) Bagi Pejabat LPEI Wajib Lapor.
12. Pemutakhiran peraturan internal tentang pengendalian Gratifikasi LPEI.
13. Pemutakhiran peraturan internal tentang Pengadaan Barang/Jasa LPEI.
14. Penyampaian Laporan Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan dan APU-PPT semester I 2022.
15. Sosialisasi Tata Kelola yang Baik (Good Corporate Governance) oleh konsultan independen kepada
seluruh pegawai LPEI.
16. Pelatihan Tata Cara Pengisian LHKPN dengan pembicara langsung dari KPK.
17. Pelatihan Computer Based Training (CBT) Kode Etik dan Budaya Kerja Lembaga kepada seluruh
pegawai LPEI.
18. Sosialisasi berkelanjutan terkait WBS dan Gratifikasi kepada seluruh pegawai LPEI, termasuk
sosialisasi larangan praktik Gratifikasi melalui email blast, flyer , dan screensaver kepada seluruh
pegawai LPEI.
19. Keikutsertaan dalam e-learning Peningkatan Pemahaman Gratifikasi dari KPK oleh seluruh pegawai
Satuan Kerja Kepatuhan.
20. Pelaksanaan dan penyampaian laporan gratifikasi kepada KPK melalui sistem pelaporan Gratifikasi
Online (GOL) KPK.
21. Penyampaian pemenuhan rencana kerja dan realisasi atas Program Pengendalian Gratifikasi (PPG)
LPEI tahun 2022 kepada KPK.
22. Diseminasi Surat Edaran kepada Pegawai LPEI, Mitra/Rekanan, dan Nasabah/Debitur perihal
larangan permintaan, penerimaan dan pemberian gratifikasi untuk/dari Pegawai LPEI serta kepada
Rekanan, Penyedia Barang/Jasa (Vendor), Mitra, dan Nasabah.
23. Persiapan pencatatan Unit Usaha Syariah berdasarkan POJK, dilengkapi dengan audiensi dengan
OJK Bagian Pengawas Syariah.
24. Focus Group Discussion beserta sosialisasi PMK 208/2021 antara LPEI, BPKP, dan Kementerian
Keuangan yang diwakili oleh DJKN.
25. Penyusunan roadmap dan framework Governance, Risk dan Compliance (GRC) LPEI.
26. Pelaksanaan Webinar: Cara APIK Melawan Fraud dan Anti Money Laundering, dengan Pembicara dari
PPATK dan Transparansi Internasional Indonesia.
Annual Report 2025 271 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 272
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
1. Conduct of Indonesia Eximbank GCG self-assessment as of 2021.
2. Conduct of independent assessments of good corporate governance principles by external parties.
3. Fulfillment of LHKPN reporting obligations.
4. Enhancement of Indonesia Eximbank’s organizational structure.
5. Establishment of the position of Head of Risk Management & Credit at Indonesia Eximbank.
6. Formalization of new Indonesia Eximbank cultural values: Agile, Professionalism, Integrity, and
Creativity, formulated as “APIK”.
7. Preparation of Standard Operating Guidelines for nine committees under the Executive Director.
8. Updating of the Charters of the Sharia Supervisory Board, Remuneration and Nomination Committee,
Risk Monitoring Committee, Audit Committee, and Internal Audit at Indonesia Eximbank.
9. Preparation of the Special Assignment Committee Charter at Indonesia Eximbank.
10. Updating of the Indonesia Eximbank Employee Code of Ethics and Code of Conduct.
11. Updating of internal regulations on mandatory LHKPN reporting for Indonesia Eximbank officials.
12. Updating of internal regulations on gratuity control at Indonesia Eximbank.
13. Updating of internal regulations on procurement of goods/services at Indonesia Eximbank.
14. Submission of reports on the implementation of the Compliance Function and AML/CTF for the first
semester of 2022.
15. Socialization of Good Corporate Governance by independent consultants to all Indonesia Eximbank
employees.
16. Training on procedures for filling out LHKPN with speakers directly from KPK.
17. CBT training on the Code of Ethics and institutional work culture for all Indonesia Eximbank employees.
18. Continuous socialization on WBS and gratuities, including prohibitions on gratuity practices via email
blasts, flyers, and screensavers.
19. Participation in KPK e-learning on enhancing gratuity understanding by all Compliance Unit
employees.
20. Implementation and submission of gratuity reports to KPK through the GOL system.
21. Submission of work plan fulfillment and realization of the 2022 Gratuity Control Program to KPK.
22. Dissemination of circular letters regarding gratuity prohibitions to employees, partners, vendors, and
customers.
23. Preparation for the registration of the Sharia Business Unit based on POJK, including audience
sessions with OJK Sharia Supervisory Division.
24. Focus Group Discussions and socialization of PMK 208/2021 among Indonesia Eximbank, BPKP, and the
Ministry of Finance (represented by DJKN).
25. Preparation of the Governance, Risk, and Compliance (GRC) roadmap and framework.
26. Webinar: How APIK Fights Fraud and Anti-Money Laundering, with speakers from PPATK and
Transparency International Indonesia.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 272 Laporan Tahunan 2025
Page 273
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2023 1. Pembentukan dan pengukuhan DCOR Officer LPEI;
2. Pelaksanaan penilaian terhadap penerapan prinsip-prinsip tata kelola yang baik LPEI periode tahun
2022 oleh BPKP;
3. Pelaksanaan self assessment faktor tata kelola yang baik LPEI tahun 2023 menggunakan parameter
SEOJK No. 15/ SEOJK.05/2022 sebagai bagian dari Laporan Tingkat Kesehatan LPEI tahun 2023;
4. Pemenuhan pelaporan LHKPN periode tahun 2023 secara tepat waktu dan terpenuhi 100%;
5. Penyusunan piagam komite Governance, Risk dan Compliance (GRC) LPEI;
6. Sosialisasi berkelanjutan terkait pengendalian gratifikasi, Whistleblowing System (WBS), dan APU PPT
kepada pegawai LPEI;
7. Pelaksanaan survei WBS dan Gratifikasi kepada seluruh Manajemen dan pegawai LPEI;
8. Pelaksanaan program pengendalian Gratifikasi LPEI tahun 2023.
9. Sosialisasi Penguatan Bisnis LPEI melalui Penerapan Good Corporate Governance (GCG) kepada KAP
Rekanan LPEI;
10. Pengkinian peraturan internal dan penguatan framework Strategi Anti Fraud LPEI;
11. Pembentukan Komite GRC LPEI yang diatur dalam peraturan internal Komite Governance, Risk &
Compliance (GRC Committee) LPEI;
12. Pengkinian peraturan internal atas penerapan program Anti Pencucian uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, & Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT &
PPPSPM);
13. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Tata Kelola yang Baik LPEI;
14. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Operasional Manajemen Risiko Enterprise LPEI;
15. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Pengelola Rekanan Pengadaan Barang/Jasa LPEI;
16. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Penyusunan RKAT, Rencana Bisnis dan RJP LPEI;
17. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Tata Naskah Dinas LPEI;
18. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Penilaian Tingkat Kesehatan LPEI;
19. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan LPEI;
20. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Komite Perusahaan Anak LPEI;
21. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Layanan Pengaduan Nasabah LPEI;
22. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Pedoman Tata Kerja Dewan Direktur LPEI.
23. Penyusunan dan pengkinian peraturan internal terkait penerapan PMK 208/PMK.06/2021.
1. Establishment and inauguration of Indonesia Eximbank DCOR Officers.
2. Assessment of the implementation of good corporate governance principles at Indonesia Eximbank
for 2022 by BPKP.
3. Self-assessment of governance factors at Indonesia Eximbank in 2023 using SEOJK No. 15/
SEOJK.05/2022 parameters as part of the 2023 Indonesia Eximbank Health Level Report.
4. Timely and 100% fulfillment of LHKPN reporting for the 2023 period.
5. Preparation of the Governance, Risk, and Compliance (GRC) Committee Charter at Indonesia
Eximbank.
6. Continuous socialization on gratuity control, WBS, and AML/CTF to Indonesia Eximbank employees.
7. Conduct of WBS and gratuity surveys for all management and employees.
8. Implementation of the 2023 Indonesia Eximbank Gratuity Control Program.
9. Socialization on strengthening Indonesia Eximbank’s business through the implementation of Good
Corporate Governance to partner Public Accounting Firms.
10. Updating of internal regulations and strengthening of the Indonesia Eximbank Anti-Fraud Strategy
framework.
11. Establishment of the Indonesia Eximbank GRC Committee regulated under internal regulations.
12. Updating of internal regulations on AML, CTF, and Proliferation Financing Prevention programs.
13. Preparation of internal governance policies/regulations at Indonesia Eximbank.
14. Preparation of internal Enterprise Risk Management operational policies/regulations.
15. Preparation of internal policies/regulations on procurement partner management.
16. Preparation of internal policies/regulations on the preparation of RKAT, Business Plans, and Long-
Term Plans.
17. Preparation of internal policies/regulations on official correspondence administration.
18. Preparation of internal policies/regulations on Indonesia Eximbank Health Level Assessment.
19. Preparation of internal policies/regulations on the implementation of the Compliance Function.
20. Preparation of internal policies/regulations on subsidiary Institution committees.
21. Preparation of internal policies/regulations on customer complaint services.
22. Preparation of internal policies/regulations on the Board of Directors’ Working Guidelines.
23. Preparation and updating of internal regulations related to the implementation of PMK 208/
PMK.06/2021.
Annual Report 2025 273 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 274
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2024 1. Pelaksanaan penilaian terhadap penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola yang Baik LPEI periode tahun
2023 oleh BPKP;
2. Pelaksanaan self assessment faktor Tata Kelola yang Baik LPEI tahun 2024 menggunakan parameter
SEOJK No. 15/ SEOJK.05/2022 sebagai bagian dari Laporan Tingkat Kesehatan LPEI tahun 2023;
3. Pemenuhan pelaporan LHKPN periode tahun 2023 secara tepat waktu dan terpenuhi 100%;
4. Sosialisasi berkelanjutan terkait Pengendalian Gratifikasi, Whistleblowing System (WBS), dan APU, PPT
dan PPPSPM kepada pegawai LPEI;
5. Pelaksanaan survey WBS dan Gratifikasi kepada seluruh Manajemen dan pegawai LPEI;
6. Pelaksanaan program pengendalian Gratifikasi LPEI tahun 2024.
7. Pengkinian peraturan internal dan penguatan framework Strategi Anti-Fraud LPEI;
8. Pengkinian peraturan internal atas penerapan program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, & Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan
PPPSPM);
9. Penyusunan kebijakan/peraturan internal Tata Kelola yang Baik LPEI;
10. Penyusunan dan pengkinian regulasi-regulasi internal LPEI dalam rangka penginian ketentuan
internal dan sejalan dengan tindak lanjut rekomendasi BPKP.
1. Assessment of the implementation of good corporate governance principles at Indonesia Eximbank
for 2023 by BPKP.
2. Self-assessment of good corporate governance factors at Indonesia Eximbank in 2024 using SEOJK
No. 15/SEOJK.05/2022 parameters as part of the 2023 Indonesia Eximbank Health Level Report.
3. Timely and 100% fulfillment of LHKPN reporting for the 2023 period.
4. Continuous socialization on Gratuity Control, Whistleblowing System (WBS), and AML, CTF, and
Proliferation Financing Prevention to Indonesia Eximbank employees.
5. Conduct of WBS and gratuity surveys for all management and employees.
6. Implementation of the 2024 Indonesia Eximbank Gratuity Control Program.
7. Updating of internal regulations and strengthening of the Indonesia Eximbank Anti-Fraud Strategy
framework.
8. Updating of internal regulations on AML, CTF, and Proliferation Financing Prevention programs.
9. Preparation of internal policies/regulations on Good Corporate Governance at Indonesia Eximbank.
10. Preparation and updating of Indonesia Eximbank internal regulations to align with updated internal
provisions and follow up on BPKP recommendations.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 274 Laporan Tahunan 2025
Page 275
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
2025 1. Penyusunan peraturan internal Sistem Manajemen Anti Penyuapan LPEI;
2. Sertifikasi ISO37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan untuk fungsi Pembiayaan dan
Pengadaan Barang/Jasa;
3. Sosialisasi berkelanjutan terkait pengendalian gratifikasi, Whistleblowing System (WBS), dan APU PPT
kepada pegawai LPEI;
4. Awareness training ISO37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan;
5. Sosialisasi Kebijakan Anti Penyuapan LPEI kepada Rekanan Bisnis;
6. Pelaksanaan program pengendalian Gratifikasi LPEI tahun 2025;
7. Pelaksanaan Fraud Risk Assessment untuk fungsi Pembiayaan dan Pengadaan Barang/Jasa LPEI;
8. Penyusunan rating Uji Petik Pembiayaan untuk keperluan overall opinion yang berkolaborasi dengan
Satuan Kerja Audit Internal dan Manajemen Risiko;
9. Pemenuhan pelaporan LHKPN periode tahun 2024 secara tepat waktu dan terpenuhi 100%;
10. Sosialisasi Tata Cara Pengisian dan Pelaporan LHKPN melalui Refreshment Tata Cara Pengisian
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) melalui e-LHKPN;
11. Review Pengkinian peraturan internal atas penerapan program Anti Pencucian Uang, Pencegahan
Pendanaan Terorisme, & Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT dan
PPPSPM);
12. Penyusunan peraturan internal SWIFT Transaction Screening System;
13. Penyusunan Keputusan Direktur Eksekutif tentang Penetapan Unit Kerja Penanggung Jawab
Pelaporan LPEI;
14. Pengkinian peraturan internal terkait Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN);
15. Penyusunan dokumen kebutuhan pengembangan AML System;
16. Penyusunan laporan Individual Risk Assessment LPEI tahunan kepada OJK;
17. Update pedoman kode etik dengan menambahkan ketentuan yang sesuai dengan PMK Nomor 208/
PMK.06/2021 tentang Tata Kelola yang Baik pada LPEI.
18. Survei kepuasan pemangku kepentingan mencakup diantaranya Nasabah/Debitur, Mitra Binaan,
Kreditur, dan Media.
19. Rencana kerja pelatihan pada RKAT terkait rincian kegiatan masing-masing pelatihan beserta
anggarannya
20. Seluruh pegawai untuk menandatangani Surat Pernyataan Pelaksanaan Standar Etika dan Kebijakan
Pertentangan Kepentingan dan Pakta Integritas setiap tahun dan meningkatkan pemahaman
seluruh pegawai terkait tata kelola yang baik dan kode etik LPEI [GRI 2-15]
21. Sosialisasi kebijakan/ pedoman LPEI mengenai manajemen karir di LPEI, dan sistem dan prosedur
promosi, demosi, dan mutasi di LPEI secara berkala, menerapkan kebijakan tersebut secara
konsisten, dan melakukan evaluasi melalui survei secara berkala untuk mengetahui persepsi
pegawai mengenai kesesuaian, transparansi, dan objektivitas dalam penerapan kebijakan tersebut
22. Penetapan Hak dan Pemangku Kepentingan Kreditur LPEI yang telah dituangkan dalam Tentang
Standar Prosedur Operasional Penerimaan Pinjaman” yang mengatur terkait hak dan kewajiban
untuk LPEI dengan Kreditur/Pemberi Fasilitas Pembiayaan.
23. Penerbitan Kebijakan mengenai prosedur untuk menampung dan menindaklanjuti keluhan-keluhan
pemangku kepentingan setidaknya pada kreditur, konsumen/nasabah/debitur, dan mitra kerja
termasuk vendor.
24. Menetapkan kebijakan mengenai manajemen dan sertifikasi K3 termasuk PTO atau SPO mengenai
perlindungan keselamatan pegawai dan lingkungan kerja yang berlaku.
25. Sosialisasi terkait kebijakan pelaporan atas dugaan penyimpangan (whistle blowing system)
dengan mengikutsertakan seluruh pegawai serta pelaksanaan sosialisasi kepada pemangku
kepentingan minimal 1(satu) tahun sekali
26. Pengembangan sistem informasi yang cukup untuk mendukung ketersediaan informasi yang akurat
dan tepat waktu dalam pengambilan keputusan oleh Direktur Eksekutif
Annual Report 2025 275 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 276
Peta Jalan Penerapan Tata Kelola yang Baik
Roadmap for the Implementation of Good Governance
Tahun Kegiatan
Year Activities
1. Formulation of internal regulations on the Indonesia Eximbank Anti-Bribery Management System;
2. ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System certification for the Financing and Procurement of
Goods/Services functions;
3. Ongoing dissemination on gratuity control, the Whistleblowing System (WBS), and Anti-Money
Laundering and Counter-Terrorism Financing (APU PPT) to Indonesia Eximbank employees;
4. Awareness training on ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System;
5. Dissemination of Indonesia Eximbank’s Anti-Bribery Policy to Business Partners;
6. Implementation of the 2025 Indonesia Eximbank Gratuity Control Program;
7. Implementation of Fraud Risk Assessment for the Financing and Procurement of Goods/Services
functions of Indonesia Eximbank;
8. Preparation of financing sampling test ratings for the purpose of forming an overall opinion, in
collaboration with the Internal Audit Work Unit and Risk Management;
9. Timely submission and 100% fulfillment of the 2024 LHKPN reporting;
10. Dissemination on the procedures for completing and reporting LHKPN through the Refreshment on
Procedures for Completing the State Officials’ Asset Disclosure Report (LHKPN) via e-LHKPN;
11. Review and update of internal regulations on the implementation of the Anti-Money Laundering,
Counter-Terrorism Financing, and Counter-Proliferation Financing of Weapons of Mass Destruction
(APU PPT and PPPSPM) program;
12. Formulation of internal regulations on the SWIFT Transaction Screening System;
13. Formulation of the Executive Director’s Decree on the Designation of the Work Unit Responsible for
Indonesia Eximbank Reporting;
14. Update of internal regulations related to the State Officials’ Asset Disclosure Report (LHKPN);
15. Preparation of requirement documents for the development of the AML System;
16. Preparation of Indonesia Eximbank’s annual Individual Risk Assessment report to the Financial
Services Authority (OJK);
17. Update of the Code of Ethics guidelines by incorporating provisions in accordance with Minister of
Finance Regulation Number 208/PMK.06/2021 on Good Governance at Indonesia Eximbank;
18. Stakeholder satisfaction survey covering, among others, Customers/Debtors, Assisted Partners,
Creditors, and the Media;
19. Training work plan under the RKAT, including detailed activities for each training program along with
the respective budget allocations;
20. All employees are required to sign the Statement of Implementation of Ethical Standards, Conflict of
Interest Policy, and Integrity Pact annually, as well as to enhance employees’ understanding of good
governance and the Indonesia Eximbank Code of Ethics. [GRI 2-15]
21. Periodic dissemination of Indonesia Eximbank policies/guidelines on career management, as well
as systems and procedures for promotion, demotion, and mutation within Indonesia Eximbank;
consistent implementation of such policies; and periodic evaluation through surveys to assess
employees’ perceptions regarding the appropriateness, transparency, and objectivity of their
implementation;
22. Establishment of the rights of Indonesia Eximbank creditors and stakeholders as stipulated in the
Standard Operating Procedure on Loan Acceptance, which governs the rights and obligations
between Indonesia Eximbank and creditors/financing facility providers;
23. Issuance of policies regarding procedures for receiving and following up on stakeholders’ complaints,
at a minimum covering creditors, consumers/customers/debtors, and business partners, including
vendors;
24. Establishment of policies on occupational health and safety (OHS) management and certification,
including Technical Operational Guidelines (PTO) or Standard Operating Procedures (SOP)
concerning employee safety protection and the applicable work environment;
25. Dissemination of policies related to reporting suspected misconduct (whistleblowing system)
involving all employees, as well as dissemination to stakeholders at least once a year;
26. Development of adequate information systems to support the availability of accurate and timely
information for decision-making by the Executive Director.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 276 Laporan Tahunan 2025
Page 277
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Struktur Tata Kelola LPEI
Indonesia Eximbank Governance Structure
Sistem Tata Kelola Governance System
Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor In accordance with the provisions of Law Number
2 Tahun 2009, LPEI menerapkan sistem tata 2 of 2009, Indonesia Eximbank adopts a One Board
kelola One Board System (Dewan Tunggal), di System governance structure, in which the Board of
mana Dewan Direktur berperan sebagai organ Directors serves as the primary organ responsible
utama yang bertanggung jawab atas perumusan for formulating and determining strategic policies,
dan penetapan kebijakan strategis sekaligus as well as overseeing the implementation of LPEI’s
pengawasan atas penyelenggaraan operasional operations. This governance model is considered
LPEI. Model tata kelola ini dinilai selaras dengan to be aligned with the characteristics and specific
karakteristik dan mandat khusus LPEI sebagai mandate of Indonesia Eximbank as a state-owned
lembaga pembiayaan ekspor milik negara, export financing institution, thereby enabling more
sehingga memungkinkan terwujudnya koordinasi effective coordination, integrated decision-making
yang lebih efektif, proses pengambilan keputusan processes, and organizational control that is more
yang terintegrasi, serta pengendalian organisasi responsive to business dynamics and government
yang lebih responsif terhadap dinamika usaha policies.
dan kebijakan pemerintah.
Dalam implementasinya, Dewan Direktur In its implementation, the Board of Directors
menjalankan fungsi pengawasan dan pengarahan performs oversight and advisory functions
secara kolektif, sementara pelaksanaan collectively, while the day-to-day operations are
operasional sehari-hari dijalankan oleh Direktur carried out by the Executive Director, supported
Eksekutif yang dibantu oleh Direktur Pelaksana. by the Managing Directors. This division of roles
Pembagian peran tersebut dirancang untuk is designed to ensure a clear separation between
memastikan adanya pemisahan yang jelas antara supervisory and management functions, while
fungsi pengawasan dan fungsi pengelolaan, strengthening accountability at each level of
sekaligus memperkuat akuntabilitas pada setiap decision-making. All processes are conducted in
tingkat pengambilan keputusan. Seluruh proses accordance with the principles of good governance,
tersebut dilaksanakan dengan berlandaskan including transparency, accountability, and
prinsip tata kelola yang baik, termasuk independence.
transparansi, akuntabilitas, dan independensi.
Untuk menjaga keseimbangan tata kelola serta To maintain governance balance and prevent the
mencegah terjadinya konsentrasi kewenangan, concentration of authority, Indonesia Eximbank
LPEI menerapkan pengaturan khusus bagi applies specific arrangements for members of
anggota Dewan Direktur yang ditunjuk Menteri the Board of Directors appointed by the Minister
sebagai Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur as the Chairperson of the Board of Directors who
Eksekutif. Dalam rapat Dewan Direktur, Ketua concurrently serves as the Executive Director.
Dewan Direktur tidak memiliki hak suara, sehingga In Board of Directors meetings, the Chairperson
keputusan tetap diambil secara kolektif oleh does not have voting rights, thereby ensuring
anggota Dewan Direktur lainnya. Mekanisme ini that decisions are made collectively by the
dirancang sebagai bagian dari penerapan prinsip other members of the Board. This mechanism is
check and balance, guna memastikan objektivitas designed as part of the implementation of the
dalam pengambilan keputusan serta menjaga check and balance principle, in order to ensure
independensi Dewan Direktur dalam menjalankan objectivity in decision-making and to maintain the
fungsi pengawasan. independence of the Board of Directors in carrying
out its supervisory function.
Struktur Tata Kelola yang Baik Good Corporate Governance Structure
LPEI menerapkan struktur tata kelola yang Indonesia Eximbank implements a governance
dibangun untuk mendukung efektivitas structure designed to support effective institutional
Annual Report 2025 277 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 278
pengelolaan lembaga dan memastikan arah management and ensure that organizational
organisasi berjalan selaras dengan mandatnya. direction remains aligned with its mandate. Within
Dalam struktur tersebut, Dewan Direktur menjadi this structure, the Board of Directors functions as
organ tunggal yang memegang tanggung jawab the sole organ holding primary responsibility for
utama untuk merumuskan kebijakan, menetapkan policy formulation, determination of strategic
arah strategis, serta melakukan pengawasan atas direction, and supervision of Indonesia Eximbank’s
pelaksanaan operasional LPEI. operational implementation.
Rancangan struktur ini dimaksudkan agar proses This structural design is intended to ensure that
pengambilan keputusan, pengendalian, dan decision-making, control, and oversight processes
pengawasan dapat dilakukan secara terintegrasi, are carried out in an integrated manner, while
sekaligus memperjelas akuntabilitas pada tingkat also clarifying accountability at the highest
pengelolaan tertinggi. Dengan demikian, setiap management level. Accordingly, every function
fungsi dan pelaksanaan kegiatan operasional and operational activity is conducted within a
berada dalam koridor kebijakan dan pengawasan structured framework of policy and oversight.
yang terstruktur.
Struktur Tata Kelola yang Baik LPEI selanjutnya The Good Corporate Governance Structure of
dapat digambarkan melalui bagan sebagai Indonesia Eximbank can be illustrated in the
berikut: following organizational chart:
Ex Officio
1. Fiskal (3 orang)
Fiscal (3 persons)
2. Perdagangan (1 orang)
Trade (1 person)
3. Perindustrian (1 orang)
Dewan Direktur
Industry (1 person)
Board of Directors
4. Pertanian (1 orang)
Agriculture (1 person)
Independen | Independent
Berasal dari luar LPEI paling banyak 3 Orang dan
1 orang dari dalam LPEI
Comes from outside the Indonesia Eximbank
at most 3 people and 1 person from inside the
Indonesia Eximbank
Ketua Dewan Direktur merangkap
Direktur Eksekutif
Chairman of the Board of Directors
Direktur Pelaksana concurrently Executive Director
Managing Director Managing Director / Direktur Pelaksana yang
terdiri dari para profesional dan membantu
Direktur Eksekutif
Managing Director consists of professionals and
assists the Executive Director
Mengacu pada ketentuan yang berlaku, jumlah Referring to the applicable provisions, the number
anggota Dewan Direktur ditetapkan paling of members of the Board of Directors is set at a
banyak 10 (sepuluh) orang, dengan susunan yang maximum of 10 (ten) persons, with a composition
mencakup: comprising:
1. 3 (tiga) orang pejabat yang berasal dari 1. 3 (three) officials originating from institutions or
instansi atau lembaga yang membidangi agencies responsible for fiscal affairs;
fiskal.
2. 1 (satu) orang pejabat yang berasal dari 2. 1 (one) official originating from an institution or
instansi atau lembaga yang membidangi agency responsible for trade;
perdagangan.
3. 1 (satu) orang pejabat yang berasal dari 3. 1 (one) official originating from an institution or
instansi atau lembaga yang membidangi agency responsible for industry;
perindustrian.
4. 1 (satu) orang pejabat yang berasal dari 4. 1 (one) official originating from an institution or
instansi atau lembaga yang membidangi agency responsible for agriculture; and
pertanian.
5. Paling banyak 3 (tiga) orang yang berasal dari 5. A maximum of 3 (three) members originating
luar LPEI dan 1 (satu) orang dari dalam LPEI. from outside Indonesia Eximbank and 1 (one)
member from within Indonesia Eximbank.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 278 Laporan Tahunan 2025
Page 279
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Salah satu anggota Dewan Direktur yang ditetapkan One of the members of the Board of Directors
oleh Menteri mengemban peran sebagai Ketua appointed by the Minister serves as the Chair of
Dewan Direktur sekaligus menjalankan fungsi the Board of Directors and concurrently performs
Direktur Eksekutif. Dalam pelaksanaan mandatnya, the function of Executive Director. In carrying out
Direktur Eksekutif memperoleh dukungan paling the mandate, the Executive Director is supported
banyak lima orang Direktur Pelaksana, dengan by a maximum of five Managing Directors, with up
komposisi hingga empat orang berasal dari to four originating from within Indonesia Eximbank.
internal LPEI. Penunjukan maupun pemberhentian The appointment and dismissal of Managing
Direktur Pelaksana dilakukan oleh Dewan Direktur Directors are carried out by the Board of Directors
berdasarkan usulan Direktur Eksekutif. based on the proposal of the Executive Director.
Untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas, To enhance the effectiveness of the execution of
wewenang, dan pengawasan, Dewan Direktur duties, authorities, and oversight, the Board of
membentuk komite-komite di bawahnya sebagai Directors establishes committees under its purview
perangkat pendukung. Komite yang dibentuk as supporting organs. The committees formed
mencakup: include:
1. Komite Audit 1. Audit Committee
2. Komite Pemantau Risiko 2. Risk Monitoring Committee
3. Komite Remunerasi dan Nominasi 3. Remuneration and Nomination Committee
4. Komite Harmonisasi 4. Harmonization Committee
Masing-masing komite menjalankan fungsi dan Each committee carries out its functions and
tanggung jawab sesuai ruang lingkup kerja yang responsibilities in accordance with its defined
ditetapkan melalui Keputusan Direktur Eksekutif scope of work as stipulated through Executive
(KDE), sehingga terdapat kejelasan mandat, Director Decrees (KDE), ensuring clarity of mandate,
mekanisme kerja, dan akuntabilitas pelaksanaan working mechanisms, and accountability in the
tugas. Pengaturan ini selaras dengan ketentuan performance of duties. These arrangements are in
PMK No. 208/PMK.06/2021, termasuk ketentuan line with the provisions of PMK No. 208/PMK.06/2021,
mengenai pembentukan komite di bawah Dewan including provisions regarding the establishment
Direktur sebagaimana diatur dalam Pasal 8. of committees under the Board of Directors as
regulated in Article 8.
Arsitektur Tata Kelola yang Baik Architecture of Good Corporate Governance
Penerapan tata kelola yang baik merupakan The implementation of good corporate governance
landasan penting untuk memastikan pengelolaan constitutes an essential foundation to ensure
organisasi berjalan secara terbuka, terukur, dan that organizational management is conducted
dapat dipertanggungjawabkan. Dalam kerangka in an open, measurable, and accountable
ini, arsitektur Tata Kelola yang Baik berfungsi manner. Within this framework, the architecture
sebagai rambu pengarah agar seluruh kebijakan, of Good Corporate Governance serves as guiding
standar, dan prosedur disusun serta dijalankan principles to ensure that all policies, standards, and
selaras dengan prinsip-prinsip tata kelola yang procedures are formulated and implemented in
berlaku. alignment with applicable governance principles.
Melalui struktur tata kelola yang kokoh, LPEI Through a robust governance structure, Indonesia
dapat membangun iklim kerja yang mendukung Eximbank is able to build a work environment that
keberlanjutan, meningkatkan nilai tambah bagi supports sustainability, enhances value creation
para pemangku kepentingan, serta memperkuat for stakeholders, and strengthens public and
tingkat kepercayaan publik dan stakeholder. stakeholder trust. The governance architecture
Arsitektur tata kelola juga membantu memastikan also helps ensure consistency in implementation,
konsistensi pelaksanaan, memperjelas clarify authorities and approval flows, and reinforce
kewenangan dan alur persetujuan, sekaligus internal controls across all activities.
memperkuat pengendalian internal dalam setiap
aktivitas.
Dalam penyusunan kebijakan dan prosedur, LPEI In formulating policies and procedures, Indonesia
menekankan pentingnya dokumentasi tertulis Eximbank emphasizes the importance of clear
yang jelas dan terdokumentasi dengan baik. and well-documented written documentation.
Annual Report 2025 279 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 280
Keberadaan dokumen formal tersebut menjadi The existence of such formal documents serves
acuan yang seragam bagi seluruh unit kerja, as a uniform reference for all work units, facilitates
memudahkan sosialisasi dan evaluasi kepatuhan, socialization and compliance evaluation, and
serta memastikan pengambilan keputusan ensures that decision-making and operational
dan pelaksanaan operasional dapat ditelusuri execution can be traced in accordance with
sesuai standar yang ditetapkan. Hal tersebut established standards, as illustrated in the following
sebagaimana ditunjukkan dalam skema berikut: scheme:
Akuntabilitas
Accountability
UU
Undang-Undang
Tanggung Jawab Act
Responsibility
PMK, POJK, & Regulasi Lainnya
Peraturan Menteri Keuangan,
Perturan OJK, dan lain-lain
Regulations of the Minister of Finance,
Kemandirian Arsitektur GCG OJK Regulations, and others regulators
Independence GCG Architecture
PDD
Peraturan Dewan Direktur
Regulation of the Board of Director
Kewajaran PDE
Fairness Peraturan Dewan Eksekutif
Regulation of Executive Directors
Keterbukaan
Transparency
Kementerian Keuangan
Ministry of Finance Otoritas Jasa Keuangan
Eksternal Peraturan Menteri Financial Service Authority Auditor Eksternal
External Keuangan Peraturan OJK External Auditor
Minister of Finance OJK Regulation
Regulation
Dewan Direktur
(Ketua Dewan Direktur Merangkap Direktur Eksekutif)
Board of Directors
(Chairman of the Board of Directors and Concurrently as Executive)
Direktur Pelaksana
Managing Director
Internal
1st Line of Defense 2nd Line of Defense 3rd Line of Defense
Pengendalian internal Pengelolaan Risiko dan Pengawasan internal oleh
dilakukan oleh Unit Kerja Kepatuhan dilakukan oleh Satuan Kerja Audit Internal
Bisnis, Unit Pendukung, Manajemen Risiko dan Internal Control
dan Unit Kerja Operasional Kepatuhan by Internal Audit
Internal Control by the Risk Management and
Business Unit, Supporting Compliance by the
Unit, and Operational Unit Portfolio Risk Management
Unit and Compliance Unit
Kerangka Tata Kelola (Struktur, Proses, dan Governance Framework (Governance
Hasil Tata Kelola) Structure, Process, and Outcome)
LPEI secara berkelanjutan meningkatkan kualitas Indonesia Eximbank continuously enhances
penerapan Tata Kelola yang Baik di seluruh the quality of Good Corporate Governance
tingkatan organisasi. Komitmen ini dijalankan implementation across all levels of the
melalui keterlibatan dan penguatan peran Dewan organization. This commitment is carried out
Direktur, Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana, through the involvement and strengthening of the
serta seluruh unit kerja untuk memastikan prinsip- roles of the Board of Directors, Executive Director,
prinsip tata kelola yang transparan dan akuntabel Managing Directors, and all work units to ensure
diterapkan secara konsisten dalam setiap aktivitas. that transparent and accountable governance
principles are consistently applied in every activity.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 280 Laporan Tahunan 2025
Page 281
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Capaian implementasi Tata Kelola yang Baik The Institution’s achievements in implementing
Lembaga tercermin dari penerapan yang selaras Good Corporate Governance are reflected in the
atas tiga pilar utama, yaitu Struktur Tata Kelola, aligned application of three main pillars, namely
Proses Tata Kelola, dan Hasil Tata Kelola. Ketiga Governance Structure, Governance Process, and
pilar tersebut menjadi kerangka yang memastikan Governance Outcome. These three pillars form
kejelasan peran dan kewenangan, efektivitas a framework that ensures clarity of roles and
pelaksanaan pengendalian dan pengawasan, authorities, effectiveness in the execution of control
serta keluaran tata kelola yang terukur dan and oversight, and measurable governance
berorientasi perbaikan berkelanjutan. Uraian lebih outputs oriented toward continuous improvement.
rinci mengenai penerapan masing-masing pilar A more detailed explanation of the implementation
disajikan pada bagian berikut: of each pillar is presented in the following sections.
1. Struktur Tata Kelola (governance structure) 1. Governance Structure
Governance structure menggambarkan tingkat Governance Structure describes the
kecukupan perangkat organisasi dan sarana adequacy of organizational arrangements
pendukung tata kelola yang diperlukan agar and governance-supporting facilities required
implementasi prinsip-prinsip Tata Kelola yang to ensure that the implementation of Good
Baik dapat berjalan efektif dan menghasilkan Corporate Governance principles can operate
capaian yang selaras dengan ekspektasi effectively and produce outcomes aligned
pemangku kepentingan Lembaga. with the expectations of the Institution’s
stakeholders.
Struktur organ tata kelola mencakup unsur- The structure of governance organs includes
unsur seperti Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, elements such as the Board of Directors,
Direktur Pelaksana, komite-komite pendukung, Executive Director, Managing Directors,
serta satuan kerja terkait. Adapun infrastruktur supporting committees, and relevant work
tata kelola meliputi ketersediaan kebijakan dan units. Governance infrastructure encompasses
prosedur, sistem informasi manajemen, serta the availability of policies and procedures,
kejelasan tugas pokok dan fungsi pada setiap management information systems, and clear
elemen organisasi. delineation of duties and functions for each
organizational element.
2. Proses Tata Kelola (Governance Process) 2. Governance Process
Governance Process merujuk pada tingkat Governance Process refers to the level of
efektivitas pelaksanaan tata kelola, yaitu effectiveness in governance implementation,
bagaimana prinsip-prinsip Tata Kelola yang namely how Good Corporate Governance
Baik dijalankan melalui proses yang ditopang principles are executed through processes
oleh struktur dan infrastruktur yang memadai supported by adequate structures and
sehingga menghasilkan outcome sesuai infrastructure so as to generate outcomes that
ekspektasi pemangku kepentingan. meet stakeholder expectations.
Dalam penerapannya, LPEI memastikan proses In practice, Indonesia Eximbank ensures
tata kelola berlangsung melalui prosedur kerja that governance processes are carried out
serta mekanisme pengambilan keputusan through clear, structured, and systematic work
yang jelas, terstruktur, dan sistematis. Dengan procedures and decision-making mechanisms.
demikian, pelaksanaan fungsi pengendalian, Accordingly, the execution of control,
koordinasi, dan pengawasan dapat berjalan coordination, and oversight functions can be
konsisten untuk menghasilkan outcome yang conducted consistently to produce outcomes
selaras dengan prinsip Tata Kelola yang aligned with applicable governance principles.
berlaku.
3. Hasil Tata Kelola (Governance Outcome) 3. Governance Outcome
Governance Outcome yang sesuai harapan Governance Outcomes that meet stakeholder
pemangku kepentingan hanya dapat expectations can only be achieved when the
diwujudkan apabila penerapan prinsip tata implementation of governance principles
kelola berjalan efektif dan didukung struktur is effective and supported by adequate
serta infrastruktur tata kelola yang memadai, governance structures and infrastructure,
sejalan dengan kebutuhan dan kompleksitas in line with the Institution’s business needs
bisnis Lembaga. Dengan kata lain, Governance and complexity. In other words, Governance
Annual Report 2025 281 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 282
Outcome merupakan keluaran akhir yang Outcome represents the final output reflecting
mencerminkan kualitas Governance Process the quality of the Governance Process as well
sekaligus kecukupan Governance Structure as the adequacy of the supporting Governance
sebagai penopangnya. Structure.
Keterkaitan ketiga pilar tersebut bersifat The relationship among these three pillars is
sebab-akibat dan saling memengaruhi. causal and interdependent. If there are issues
Apabila terdapat isu atau ketidakcukupan or inadequacies in the Governance Structure,
pada Governance Structure, maka efektivitas the effectiveness of the Governance Process
Governance Process berpotensi melemah; may be weakened; conversely, weaknesses
sebaliknya, kelemahan Governance Process in the Governance Process will ultimately be
pada akhirnya akan tercermin pada reflected in suboptimal Governance Outcomes.
Governance Outcome yang tidak optimal.
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
1 Pelaksanaan tugas dan 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. UU No. 2/2009 tentang LPEI.
tanggung jawab Dewan 0003/PDD/04/2023 tentang 2. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
Direktur, Direktur Eksekutif dan Pedoman Tata Kerja Dewan Tata Kelola, Prinsip Manajemen
Direktur Pelaksana Direktur Lembaga Pembiayaan Risiko, dan Prinsip Mengenal
Performance of duties and Ekspor Indonesia. Nasabah LPEI.
responsibilities of the Board of 2. Peraturan Direktur Eksekutif 3. POJK No. 9/2022 tentang
Directors, Executive Director, No. 0041/PDE/11/2011 tentang Pengawasan Lembaga
and Managing Directors Pedoman Tata Kerja Direktur Pembiayaan Ekspor Indonesia
Pelaksana 1. Law No. 2/2009 on LPEI.
1. Board of Directors Regulation 2. PMK No. 208/2021 on Governance
No. 0003/PDD/04/2023 on the Principles, Risk Management
Working Guidelines of the Board Principles, and Know-Your-
of Directors of the Indonesia Customer Principles of LPEI.
Eximbank (LPEI). 3. POJK No. 9/2022 on the
2. Executive Director Regulation No. Supervision of the Indonesia
0041/PDE/11/2011 on the Working Eximbank.
Guidelines of Managing Directors.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 282 Laporan Tahunan 2025
Page 283
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
2 Kelengkapan dan 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. UU No. 2/2009 tentang LPEI.
pelaksanaan tugas DPS dan 0003/PDD/12/2021 tentang 2. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
komite-komite serta satuan Kebijakan Sistem Pengendalian Tata Kelola, Prinsip Manajemen
kerja yang menjalankan Internal LPEI. Risiko, dan Prinsip Mengenal
fungsi pengendalian internal 2. Peraturan Dewan Direktur No. Nasabah LPEI.
0013/PDD/10/2022 tentang 3. POJK No. 9/2022 tentang
Piagam Dewan Pengawas Pengawasan Lembaga
Syariah LPEI. Pembiayaan Ekspor Indonesia
3. Peraturan Dewan Direktur No.
0005/PDD/12/2023 tentang
Piagam Komite Harmonisasi
Ekspor LPEI.
4. Peraturan Dewan Direktur No.
0005/PDD/09/2022 tentang
Piagam Komite Audit LPEI.
5. Peraturan Dewan Direktur No.
0007/PDD/09/2022 tentang
Piagam Komite Remunerasi dan
Nominasi LPEI.
6. Peraturan Dewan Direktur No.
0008/PDD/09/2022 tentang
Piagam Komite Penugasan
Khusus LPEI.
7. Peraturan Dewan Direktur No.
0006/PDD/09/2022 tentang
Piagam Komite Pemantau Risiko.
8. Peraturan Direktur Eksekutif No.
No. 0021/PDE/09/2023 tentang
Sembilan Komite di bawah
Direktur Eksekutif.
9. Peraturan Direktur Eksekutif
No. 0008/PDE/07/2023 tentang
Standar Pedoman Operasional
Komite Governance, Risk &
Compliance (GRC Committee).
10. Keputusan Direktur Eksekutif No.
0089/KDE/10/2021 tentang komite
Pembiayaan Program PKE dalam
rangka Mendukung Sektor Usaha
UKM Berorientasi Ekspor.
11. Keputusan Direktur Eksekutif No.
0090/KDE/10/2021 tentang Komite
Pembiayaan Supply Chain
Financing.
12. Keputusan Direktur Eksekutif No.
0100/KDE/11/2021 tentang Komite
Penjaminan Program Penjaminan
Pemerintah Bagi Pelaku Usaha
Korporasi Dalam Rangka
Pelaksanaan Program PEN.
13. Keputusan Direktur Eksekutif
No. 0078/KDE/08/2021 tentang
Anggota Komite Pembiayaan
Program Penugasan Khusus
Ekspor dalam Rangka Mendukung
Sektor UKM Berorientasi Ekspor.
14. Keputusan Direktur Eksekutif
No. 0086/KDE/12/2020 tentang
Komite Etik dan Disiplin Pegawai
LPEI.
Annual Report 2025 283 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 284
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
Adequacy and performance 1. Board of Directors Regulation No. 1. Law No. 2/2009 on LPEI.
of duties of the Sharia 0003/PDD/12/2021 on LPEI Internal 2. PMK No. 208/2021 on Governance
Supervisory Board (DPS), Control System Policy. Principles, Risk Management
committees, and work units 2. Board of Directors Regulation No. Principles, and Know-Your-
performing internal control 0013/PDD/10/2022 on the Charter Customer Principles of LPEI.
functions of the LPEI Sharia Supervisory 3. POJK No. 9/2022 on the
Board. Supervision of the Indonesia
3. Board of Directors Regulation No. Eximbank.
0005/PDD/12/2023 on the Charter
of the LPEI Export Harmonization
Committee.
4. Board of Directors Regulation No.
0005/PDD/09/2022 on the Charter
of the LPEI Audit Committee.
5. Board of Directors Regulation No.
0007/PDD/09/2022 on the Charter
of the LPEI Remuneration and
Nomination Committee.
6. Board of Directors Regulation
No. 0008/PDD/09/2022 on
the Charter of the LPEI Special
Assignment Committee.
7. Board of Directors Regulation
No. 0006/PDD/09/2022 on the
Charter of the Risk Monitoring
Committee.
8. Executive Director Regulation
No. 0021/PDE/09/2023 on Nine
Committees under the Executive
Director.
9. Executive Director Regulation
No. 0008/PDE/07/2023 on the
Standard Operating Guidelines
of the Governance, Risk &
Compliance (GRC) Committee.
10. Executive Director Decree No.
0089/KDE/10/2021 on the PKE
Program Financing Committee to
Support Export-Oriented MSMEs.
11. Executive Director Decree No.
0090/KDE/10/2021 on the Supply
Chain Financing Committee.
12. Executive Director Decree
No. 0100/KDE/11/2021 on the
Government Guarantee Program
Committee for Corporate
Business Actors under the PEN
Program.
13. Executive Director Decree No.
0078/KDE/08/2021 on Members
of the Special Export Assignment
Financing Committee to Support
Export-Oriented MSMEs.
14. Executive Director Decree No.
0086/KDE/12/2020 on the LPEI
Ethics and Employee Discipline
Committee.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 284 Laporan Tahunan 2025
Page 285
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3 Fungsi Kepatuhan 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. UU No. 2/2009 tentang LPEI.
Compliance Function 0015/PDD/12/2022 tentang 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang
Kebijakan Fungsi Kepatuhan dan Pembinaan Dan Pengawasan
Penerapan Program APU PPT LPEI. Lembaga Pembiayaan Ekspor
2. Peraturan Direktur Eksekutif Indonesia.
No. 0007/PDE/072023 tentang 3. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
Standar Pedoman Operasional Tata Kelola, Prinsip Manajemen
Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Risiko, dan Prinsip Mengenal
LPEI. Nasabah LPEI.
1. Board of Directors Regulation 4. POJK No. 9/2022 tentang
No. 0015/PDD/12/2022 on the Pengawasan LPEI
Compliance Function Policy and 1. Law No. 2/2009 on LPEI.
Implementation of the AML/CFT 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 on the
Program at LPEI. Guidance and Supervision of the
2. Executive Director Regulation Indonesia Eximbank.
No. 0007/PDE/07/2023 on the 3. PMK No. 208/2021 on Governance
Standard Operating Guidelines Principles, Risk Management
for the Implementation of the LPEI Principles, and Know-Your-
Compliance Function. Customer Principles of LPEI.
4. POJK No. 9/2022 on the
Supervision of LPEI.
Annual Report 2025 285 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 286
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3.1 LHKPN Peraturan Direktur Eksekutif No. 1. UU No. 28 Tahun 1999 Tentang
State Officials’ Wealth Report 0022/PDE/11/2025 tentang Standar Penyelenggara Negara yang
Pedoman Operasional Kewajiban Bersih dan Bebas dari KKN.
Penyampaian Laporan Harta 2. UU No. 30 Tahun 2002 tentang
Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Tindak
(LHKPN) Bagi Pejabat LPEI Wajib Pidana Korupsi.
Lapor LHKPN Edisi 2. 3. UU No. 2 Tahun 2009 tentang LPEI.
Executive Director Regulation No. 4. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
0022/PDE/11/2025 concerning the Tata Kelola, Prinsip Manajemen
Standard Operating Guidelines for Risiko, dan Prinsip Mengenal
the Mandatory Submission of State Nasabah LPEI.
Officials’ Asset Disclosure Reports 5. Peraturan Komisi Pemberantasan
(LHKPN) for LPEI Officials Required to Korupsi No. 7 Tahun 2016
Submit LHKPN (Edition 2). tentang Tata Cara Pendaftaran,
Pengumuman, dan Pemeriksaan
Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara.
6. Peraturan Komisi Pemberantasan
Korupsi No. 2 Tahun 2020 tentang
Perubahan atas Peraturan Komisi
Pemberantasan Korupsi No. 07
Tahun 2016 tanggal 31 Mei 2016
tentang Tata Cara Pendaftaran,
Pengumuman dan Pemeriksaan
Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara.
7. Peraturan Komisi Pemberantasan
Korupsi No. 3 Tahun 2024 tentang
Perubahan Kedua atas Peraturan
Komisi Pemberantasan Korupsi
No. 07 Tahun 2016 tanggal 31
Mei 2016 tentang Tata Cara
Pendaftaran, Pengumuman dan
Pemeriksaan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara.
1. Law No. 28 of 1999 on Clean
and Corruption-Free State
Administration.
2. Law No. 30 of 2002 on the
Corruption Eradication
Commission.
3. Law No. 2 of 2009 on LPEI.
4. PMK No. 208/2021 on Governance
Principles, Risk Management
Principles, and Know-Your-
Customer Principles of LPEI.
5. KPK Regulation No. 7 of 2016 on
Procedures for Registration,
Announcement, and Examination
of State Officials’ Wealth.
6. KPK Regulation No. 2 of 2020
amending KPK Regulation No. 7 of
2016 dated May 31, 2016.
7. KPK Regulation No. 3 of 2024 on
the Second Amendment to KPK
Regulation No. 7 of 2016 dated
May 31, 2016.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 286 Laporan Tahunan 2025
Page 287
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3.2 Gratifikasi 1. Peraturan Direktur Eksekutif 1. UU No. 11 Tahun 1980 tentang
Gratuities No. 0013/PDE/08/2022 tentang Tindak Pidana Suap.
Pengendalian Gratifikasi di 2. UU No. 28 Tahun 1999 tentang
Lingkungan LPEI Penyelenggara Negara Yang
2. Peraturan Direktur Eksekutif Bersih dan Bebas Dari Korupsi,
No. 0027/PDE/12/2024 tentang Kolusi dan Nepotisme, beserta
Standar Pedoman Operasional perubahannya.
Penerapan Strategi Anti Fraud 3. UU No. 31 Tahun 1999 tentang
LPEI. Pemberantasan Tindak Pidana
3. Peraturan Direktur Eksekutif Korupsi dengan perubahannya
No. 0026/PDE/11/2025 tentang UU No. 20 Tahun 2001 tentang
Standar Pedoman Operasional Pemberantasan Tindak Pidana
Sistem Manajemen Anti Korupsi. d. UU No.2 Tahun 2009
Penyuapan LPEI. tentang LPEI.
1. Executive Director Regulation No. 4. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang
0013/PDE/08/2022 concerning Pembinaan Dan Pengawasan
Gratuity Control within LPEI Lembaga Pembiayaan Ekspor
2. Executive Director Regulation No. Indonesia.
0027/PDE/12/2024 concerning the 5. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
Standard Operating Guidelines Tata Kelola, Prinsip Manajemen
for the Implementation of LPEI’s Risiko, dan Prinsip Mengenal
Anti-Fraud Strategy Nasabah LPEI.
3. Executive Director Regulation No. 6. Peraturan Komisi Pemberantasan
0026/PDE/11/2025 concerning Korupsi No. 2 Tahun 2019 tentang
the Standard Operating Pelaporan Gratifikasi.
Guidelines for the LPEI Anti-Bribery 7. POJK No. 9/2022 tentang
Management System Pengawasan LPEI.
8. POJK No.12 Tahun 2024 tentang
Penerapan Strategi Anti Fraud
Bagi Lembaga Jasa Keuangan
1. Law No. 11 of 1980 on Bribery
Crimes.
2. Law No. 28 of 1999 on Clean
and Corruption-, Collusion-,
and Nepotism-Free State
Administration and its
amendments.
3. Law No. 31 of 1999 on the
Eradication of Corruption Crimes
as amended by Law No. 20 of
2001. Law No. 2 of 2009 on LPEI.
4. PMK No. 58/PMK.06/2020 on the
Guidance and Supervision of the
Indonesia Eximbank.
5. PMK No. 208/2021 on Governance
Principles, Risk Management
Principles, and Know-Your-
Customer Principles of LPEI.
6. KPK Regulation No. 2 of 2019 on
Gratuity Reporting.
7. POJK No. 9/2022 on the
Supervision of LPEI.
8. POJK No. 12 of 2024 concerning
the Implementation of Anti-Fraud
Strategy for Financial Services
Institutions
Annual Report 2025 287 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 288
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3.3 Whistleblowing System 1. Peraturan Direktur Eksekutif No. 1. UU No. 2/2009 tentang LPEI.
0018/PDE/03/2012 tentang Manual 2. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
Sistem Pelaporan Pelanggaran Tata Kelola, Prinsip Manajemen
(Whistleblowing system) LPEI. Risiko, dan Prinsip Mengenal
2. Peraturan Direktur Eksekutif Nasabah LPEI.
No. 0027/PDE/12/2024 tentang 3. POJK No. 9/2022 tentang
Standar Pedoman Operasional Pengawasan LPEI.
Penerapan Strategi Anti Fraud 1. Law No. 2/2009 on LPEI.
LPEI. 2. PMK No. 208/2021 on Governance
1. Executive Director Regulation Principles, Risk Management
No. 0018/PDE/03/2012 on the LPEI Principles, and Know-Your-
Whistleblowing System Manual. Customer Principles of LPEI.
2. Executive Director Regulation No. 3. POJK No. 9/2022 on the
0027/PDE/12/2024 concerning the Supervision of LPEI.
Standard Operating Guidelines
for the Implementation of LPEI’s
Anti-Fraud Strategy
3.4 Prinsip Mengenal Nasabah 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. UU No. 2 Tahun 2009 tentang LPEI.
dalam rangka Penerapan 0015/PDD/12/2022 tentang 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang
Program Anti Pencucian Uang Kebijakan Fungsi Kepatuhan dan Pembinaan & Pengawasan LPEI.
dan Pencegahan Pendanaan Penerapan Program APU PPT LPEI. 3. PMK No. 208/PMK.06/2021 tentang
Terorisme (APU PPT) 2. Peraturan Direktur Eksekutif Prinsip Tata Kelola, Prinsip
Know-Your-Customer No. 0028/PDE/12/2024 tentang Manajemen Risiko, dan Prinsip
Principle in the Standar Pedoman Operasional Mengenal Nasabah LPEI.
implementation of AML/CFT Pelaksanaan Penerapan 4. POJK No. 8 tahun 2023 tentang
Programs Program Anti Pencucian Uang, Penerapan Program Anti
Pencegahan Pendanaan Pencucian Uang, Pencegahan
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pencegahan Pendanaan
Pemusnah Massal (APU PPT & Proliferasi Senjata Pemusnah
PPPSPM). Massal Di Sektor Jasa Keuangan.
3. Peraturan Direktur Eksekutif 5. Surat Edaran Otoritas Jasa
No. 0027/PDE/11/2020 Tentang Keuangan No. 37/SEOJK.05/2017
Manual Operasional Penerapan tentang Pedoman Penerapan
Know Your Employee (KYE) LPEI Program Anti pencucian Uang
dan Pencegahan Pendanaan
1. Board of Directors Regulation Terorisme di Sektor Industri
No. 0015/PDD/12/2022 on Keuangan Non Bank
the Compliance Function 6. Peraturan Kepala PPATK No.
Policy and AML/CFT Program PER02/1.02/PPATK/02/15 tentang
Implementation at LPEI. Kategori Pengguna Jasa Yang
2. Executive Director Regulation Berpotensi Melakukan Tindak
No. 0028/PDE/12/2024 on the Pidana Pencucian Uang
Standard Operating Guidelines 1. Law No. 2 of 2009 on LPEI.
for AML, CFT, and Proliferation 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 on the
Financing Prevention (AML/CFT & Guidance and Supervision of LPEI.
PF) Programs. 3. PMK No. 208/PMK.06/2021 on
3. Executive Director Regulation No. Governance Principles, Risk
0027/PDE/11/2020 on the Know Management Principles, and
Your Employee (KYE) Operational Know-Your-Customer Principles
Manual at LPEI. of LPEI.
4. POJK No. 8 of 2023 on the
Implementation of AML, CFT, and
Proliferation Financing Prevention
Programs in the Financial Services
Sector.
5. OJK Circular Letter No. 37/
SEOJK.05/2017 on AML/CFT
Program Guidelines in the Non-
Bank Financial Industry Sector.
6. PPATK Regulation No. PER02/1.02/
PPATK/02/15 on Categories of
Service Users Potentially Involved
in Money Laundering Crimes.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 288 Laporan Tahunan 2025
Page 289
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3.4.1 Internal: Know Your Employee Peraturan Direktur Eksekutif No.
Internal: Know Your Employee 0028/PDE/12/2024 tentang Standar
Pedoman Operasional Pelaksanaan
Penerapan Program Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU PPT &
PPPSPM)
Executive Director Regulation No.
0028/PDE/12/2024 concerning the
Standard Operating Guidelines
for the Implementation of the
Anti-Money Laundering, Counter-
Terrorism Financing, and Counter-
Proliferation Financing of Weapons
of Mass Destruction (APU PPT &
PPPSPM) Program
3.4.2 Eksternal: Nasabah dan Peraturan Direktur Eksekutif No.
Rekanan 0028/PDE/12/2024 tentang Standar
External: Customers and Pedoman Operasional Pelaksanaan
Partners Penerapan Program Anti Pencucian
Uang, Pencegahan Pendanaan
Terorisme, dan Pencegahan
Pendanaan Proliferasi Senjata
Pemusnah Massal (APU PPT &
PPPSPM).
Executive Director Regulation No.
0028/PDE/12/2024 concerning the
Standard Operating Guidelines
for the Implementation of the
Anti-Money Laundering, Counter-
Terrorism Financing, and Counter-
Proliferation Financing of Weapons
of Mass Destruction (APU PPT &
PPPSPM) Program
Annual Report 2025 289 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 290
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3.5 Laporan Transaksi Keuangan 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. Peraturan Pusat Pelaporan dan
yang Mencurigakan 0015/PDD/12/2022 tentang Analisis Transaksi Keuangan No.
Suspicious Financial Kebijakan Fungsi Kepatuhan dan 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara
Transaction Reporting Penerapan Program APU PPT LPEI. Penyampaian Laporan Transaksi
2. Peraturan Dewan Direktur No. Keuangan Mencurigakan,
0017/PDD/12/2022 tentang Transaksi Keuangan Tunai, dan
Kebijakan Manajemen Risiko Transaksi Keuangan Transfer
Enterprise Lembaga Pembiayaan Dana dari dan ke Luar Negeri
Ekspor Indonesia. Melalui Aplikasi GoAML Bagi
3. Peraturan Direktur Eksekutif Penyedia Jasa Keuangan.
No. 0028/PDE/12/2023 tentang 2. POJK No. 8 tahun 2023 tentang
tentang Standar Pedoman Penerapan Program Anti
Operasional Pelaksanaan Pencucian Uang, Pencegahan
Penerapan Program Anti Pendanaan Terorisme, dan
Pencucian Uang, Pencegahan Pencegahan Pendanaan
Pendanaan Terorisme, dan Proliferasi Senjata Pemusnah
Pencegahan Pendanaan Massal Di Sektor Jasa Keuangan.
Proliferasi Senjata Pemusnah 3. PMK No. 208/PMK.06/2021 tentang
Massal (APU PPT & PPPSPM). Prinsip Tata Kelola, Prinsip
4. Peraturan Dewan Direktur No. Manajemen Risiko, dan Prinsip
0003/PDD/03/2024 tentang Mengenal Nasabah LPEI.
Kebijakan Sistem Pengendalian 1. PPATK Regulation No. 1 of 2021
Internal Lembaga Pembiayaan on Procedures for Submitting
Ekspor Indonesia. a. UU No. 2 Suspicious Financial Transaction
Tahun 2009 tentang Lembaga Reports, Cash Financial
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Transaction Reports, and Cross-
1. Board of Directors Regulation Border Fund Transfer Reports
No. 0015/PDD/12/2022 on through the GoAML Application
the Compliance Function for Financial Service Providers.
Policy and AML/CFT Program 2. POJK No. 8 of 2023 on AML, CFT,
Implementation at LPEI. and PF Programs in the Financial
2. Board of Directors Regulation Services Sector.
No. 0017/PDD/12/2022 on the 3. PMK No. 208/PMK.06/2021 on
Enterprise Risk Management Governance Principles, Risk
Policy of LPEI. Management Principles, and
3. Executive Director Regulation Know-Your-Customer Principles
No. 0028/PDE/12/2023 on the of LPEI.
Standard Operating Guidelines
for AML, CFT, and PF Programs.
4. Board of Directors Regulation No.
0003/PDD/03/2024 on the Internal
Control System Policy of LPEI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 290 Laporan Tahunan 2025
Page 291
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3.6 Kepatuhan pemenuhan Peraturan Direktur Eksekutif No. 1. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
pelaporan kepada eksternal 0067/PDE/12/2019 tentang Manual Tata Kelola, Prinsip Manajemen
termasuk kepada regulator Operasional Penetapan Unit Kerja Risiko, dan Prinsip Mengenal
Compliance with external Penanggung Jawab Pelaporan LPEI Nasabah LPEI.
reporting obligations, Executive Director Regulation No. 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang
including to regulators 0067/PDE/12/2019 on the Operational Pembinaan dan Pengawasan
Manual for the Designation of Lembaga Pembiayaan Ekspor
Reporting Responsibility Units at LPEI. Indonesia.
3. Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan No. 9/2022 tentang
Pengawasan LPEI.
4. Surat Edaran Otoritas Jasa
Keuangan No. 15/SEOJK.05.2022
tentang Penilaian Tingkat
Kesehatan LPEI
1. PMK No. 208/2021 on Governance
Principles, Risk Management
Principles, and Know-Your-
Customer Principles of LPEI.
2. PMK No. 58/PMK.06/2020 on the
Guidance and Supervision of the
Indonesia Eximbank.
3. POJK No. 9/2022 on the
Supervision of LPEI.
4. OJK Circular Letter No. 15/
SEOJK.05/2022 on the Assessment
of LPEI’s Soundness Level.
3.7 Kepatuhan penyelesaian Peraturan Direktur Eksekutif No. 1. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
advance pegawai 0004/PDE/04/2023 tentang Tata Kelola, Prinsip Manajemen
Compliance in the settlement Standar Pedoman Operasional Risiko, dan Prinsip Mengenal
of employee advances Limit Kewenangan Persetujuan Nasabah LPEI.
Penggunaan Anggaran LPEI 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang
Executive Director Regulation No. Pembinaan dan Pengawasan
0004/PDE/04/2023 on the Standard Lembaga Pembiayaan Ekspor
Operating Guidelines for Limits Indonesia.
of Authority in Budget Utilization 3. POJK No. 9/2022 tentang
Approval at LPEI. Pengawasan LPEI
1. PMK No. 208/2021 on Governance
Principles, Risk Management
Principles, and Know-Your-
Customer Principles of LPEI.
2. PMK No. 58/PMK.06/2020 on the
Guidance and Supervision of the
Indonesia Eximbank.
3. POJK No. 9/2022 on the
Supervision of LPEI.
Annual Report 2025 291 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 292
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
3.8 Anti Fraud 1. Peraturan Direktur Eksekutif 1. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
Anti-Fraud No. 0027/PDE/12/2024 tentang Tata Kelola, Prinsip Manajemen
Standar Pedoman Operasional Risiko, dan Prinsip Mengenal
Penerapan Strategi Anti Fraud Nasabah LPEI.
LPEI. 2. POJK No.12 Tahun 2024 tentang
2. Peraturan Direktur Eksekutif Penerapan Strategi Anti Fraud
No. 0026/PDE/11/2025 tentang Bagi Lembaga Jasa Keuangan.
Standar Pedoman Operasional 1. PMK No. 208/2021 on Governance
Sistem Manajemen Anti Principles, Risk Management
Penyuapan LPEI. Principles, and Know-Your-
1. Executive Director Regulation No. Customer Principles of LPEI.
0027/PDE/12/2024 concerning the 2. POJK No. 12 of 2024 concerning
Standard Operating Guidelines the Implementation of Anti-Fraud
for the Implementation of LPEI’s Strategy for Financial Services
Anti-Fraud Strategy. Institutions
2. Executive Director Regulation No.
0026/PDE/11/2025 concerning
the Standard Operating
Guidelines for the LPEI Anti-Bribery
Management System.
4 Audit Internal dan Audit 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. UU No. 2/2009 tentang LPEI.
Eksternal 0016/PDD/12/2022 tentang 2. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
Internal Audit and External Kebijakan Penerapan Fungsi Tata Kelola, Prinsip Manajemen
Audit Audit Internal LPEI. Risiko, dan Prinsip Mengenal
2. Peraturan Direktur Eksekutif Nasabah LPEI.
No. 0027/PDE/12/2022 tentang 3. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang
Standar Pedoman Operasional Pembinaan Dan Pengawasan
Audit Internal. Lembaga Pembiayaan Ekspor
3. Peraturan Direktur Eksekutif Indonesia.
No. 0014/PDE/08/2022 tentang 4. POJK No. 9/2022 tentang
Piagam Audit Internal. Pengawasan LPEI.
1. Board of Directors Regulation No. 5. Surat Edaran Otoritas Jasa
0016/PDD/12/2022 on the Policy Keuangan No. 15/SEOJK.05.2022
for the Implementation of the tentang Penilaian Tingkat
Internal Audit Function at LPEI. Kesehatan LPEI.
2. Executive Director Regulation 1. Law No. 2/2009 on LPEI.
No. 0027/PDE/12/2022 on the 2. PMK No. 208/2021 on Governance
Internal Audit Standard Operating Principles, Risk Management
Guidelines. Principles, and Know-Your-
3. Executive Director Regulation No. Customer Principles of LPEI.
0014/PDE/08/2022 on the Internal 3. PMK No. 58/PMK.06/2020 on the
Audit Charter. Guidance and Supervision of the
Indonesia Eximbank.
4. POJK No. 9/2022 on the
Supervision of LPEI.
5. OJK Circular Letter No. 15/
SEOJK.05/2022 on the Assessment
of LPEI’s Soundness Level.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 292 Laporan Tahunan 2025
Page 293
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
5 Penerapan manajemen 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
risiko termasuk Sistem 0017/PDD/12/2022 tentang Tata Kelola, Prinsip Manajemen
Pengendalian Internal. Kebijakan Manajemen Risiko Risiko, dan Prinsip Mengenal
Implementation of risk Enterprise LPEI. Nasabah LPEI.
management, including the 2. Peraturan Direktur Eksekutif 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang
Internal Control System No. 0032/PDE/09/2018 Pembinaan dan Pengawasan
tentang Manual Operasional Lembaga Pembiayaan Ekspor
Manajemen Risiko (Enterprise Risk Indonesia.
Management Manual) LPEI. 3. POJK No. 9/2022 tentang
3. Peraturan Dewan Direktur No. Pengawasan LPEI.
0003/PDD/12/2021 tentang 4. POJK No. 42/2024 dan PADK No.
Kebijakan Sistem Pengendalian 48/2025 tentang Penerapan
Internal LPEI. Manajemen Risiko
1. Board of Directors Regulation 5. Surat Edaran Otoritas Jasa
No. 0017/PDD/12/2022 on the Keuangan No. 15/SEOJK.05.2022
Enterprise Risk Management tentang Penilaian Tingkat
Policy of LPEI. Kesehatan LPEI.
2. Executive Director Regulation 1. PMK No. 208/2021 on Governance
No. 0032/PDE/09/2018 on the Principles, Risk Management
Enterprise Risk Management Principles, and Know-Your-
Operational Manual of LPEI. Customer Principles of LPEI.
3. Board of Directors Regulation No. 2. PMK No. 58/PMK.06/2020 on the
0003/PDD/12/2021 on the Internal Guidance and Supervision of the
Control System Policy of LPEI. Indonesia Eximbank.
3. POJK No. 9/2022 on the
Supervision of LPEI.
4. POJK No. 42/2024 and PADK No.
48/2025 on Risk Management
Implementation
5. OJK Circular Letter No. 15/
SEOJK.05/2022 on the Assessment
of LPEI’s Soundness Level.
Annual Report 2025 293 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 294
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
6 Pengadaan barang dan jasa 1. Peraturan Dewan Direktur No. 1. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
Procurement of goods and 0002/PDD/06/2022 tentang Tata Kelola, Prinsip Manajemen
services Kebijakan Pengadaan Barang/ Risiko, dan Prinsip Mengenal
Jasa LPEI. Nasabah LPEI.
2. Peraturan Direktur Eksekutif 2. POJK No. 9/2022 tentang
No. 0023/PDE/11/2025 tentang Pengawasan LPEI
Standar Pedoman Operasional 1. PMK No. 208/2021 on Governance
Pengadaan Barang/Jasa Principles, Risk Management
Lembaga Pembiayaan Ekspor Principles, and Know-Your-
Indonesia. Customer Principles of LPEI.
3. Peraturan Direktur Pelaksana 2. POJK No. 9/2022 on the
No. 0009/MDI/11/2023 tentang Supervision of LPEI.
Petunjuk Teknis Operasional
Pengelola Rekanan Pengadaan
Barang/Jasa.
4. Peraturan Direktur EksekutiF
No. 0028.01/PDE/12/2024 Edisi 2
tentang Tata Kelola Penyedia
Jasa Rekanan LPEI
1. Board of Directors Regulation No.
0002/PDD/06/2022 on the LPEI
Procurement Policy.
2. Executive Director Regulation No.
0023/PDE/11/2025 concerning the
Standard Operating Guidelines
for the Procurement of Goods/
Services of the Indonesia
Eximbank.
3. Managing Director Regulation
No. 0009/MDI/11/2023 on the
Operational Technical Guidelines
for Managing Procurement
Partners.
4. Executive Director Regulation
No. 0028.01/PDE/12/2024 (Edition
2) concerning the Governance
of LPEI Business Partner Service
Providers
7 Penyusunan rencana jangka Peraturan Direktur Eksekutif No. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip
panjang serta rencana kerja 0026/PDE/11/2023 tentang Standar Tata Kelola, Prinsip Manajemen
dan anggaran tahunan Pedoman Operasional Penyusunan Risiko, dan Prinsip Mengenal
Preparation of long-term Rencana Kerja Anggaran Tahunan Nasabah LPEI.
plans and annual work plans (RKAT), Rencana Bisnis dan Rencana POJK No. 9/2022 tentang
and budgets Jangka Panjang (RJP) Lembaga Pengawasan LPEI
Pembiayaan Ekspor Indonesia. PMK No. 208/2021 on Governance
Executive Director Regulation No. Principles, Risk Management
0026/PDE/11/2023 on the Standard Principles, and Know-Your-Customer
Operating Guidelines for the Principles of LPEI.
Preparation of the Annual Work Plan POJK No. 9/2022 on the Supervision
and Budget (RKAT), Business Plan, of LPEI.
and Long-Term Plan (RJP) of LPEI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 294 Laporan Tahunan 2025
Page 295
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penerapan Pedoman Tata Kelola yang Baik
Implementation of the Good Corporate Governance Guidelines
Penerapan Prinsip
Telah Diatur dalam
Tata Kelola Peraturan Eksternal Terkait
No Peraturan Internal
Implementation of Relevant External Regulations
Regulated in Internal Regulations
Governance Principles
8 Transparansi kondisi 1. Peraturan Dewan Direktur No. POJK No. 75/POJK.04/2017 tentang
keuangan dan non keuangan 0004/PDD/09/2022 tentang Tanggung Jawab Direksi atas
Transparency of financial and Kebijakan Akuntansi LPEI. Laporan Keuangan.
non-financial conditions 2. Peraturan Direktur Eksekutif POJK No. 75/POJK.04/2017 on the
No. 0018/PDE/09/2022 tentang Responsibility of the Board of
Standar Pedoman Operasional Directors for Financial Statements.
Pelaksanaan Standar Akuntansi
LPEI.
1. Board of Directors Regulation
No. 0004/PDD/09/2022 on LPEI
Accounting Policy.
2. Executive Director Regulation
No. 0018/PDE/09/2022 on the
Standard Operating Guidelines
for the Implementation of LPEI
Accounting Standards.
9 Pelaporan internal dan 1. Peraturan Direktur Eksekutif No. 1. PMK No. 208/PMK.06/2021 tentang
benturan kepentingan 0067/PDE/12/2019 tentang Manual Prinsip Tata Kelola, Prinsip
Internal reporting and Operasional Penetapan Unit Kerja Manajemen Risiko, dan Prinsip
conflicts of interest Penanggung Jawab Pelaporan Mengenal Nasabah LPEI.
LPEI. 2. POJK No. 9/2022 tentang
2. Peraturan Direktur Eksekutif Pengawasan LPEI.
No. 0027/PDE/12/2024 tentang 3. POJK No.12 Tahun 2024 tentang
Standar Pedoman Operasional Penerapan Strategi Anti Fraud
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan.
LPEI. 1. PMK No. 208/PMK.06/2021 on
3. Peraturan Direktur Eksekutif Governance Principles, Risk
No. 0026/PDE/11/2025 tentang Management Principles, and
Standar Pedoman Operasional Know-Your-Customer Principles
Sistem Manajemen Anti of LPEI.
Penyuapan LPEI.. 2. POJK No. 9/2022 on the
1. Executive Director Regulation Supervision of LPEI.
No. 0067/PDE/12/2019 on the 3. POJK No. 12 of 2024 concerning
Operational Manual for the the Implementation of Anti-Fraud
Designation of Reporting Strategy for Financial Services
Responsibility Units at LPEI. Institutions
2. Executive Director Regulation No.
0027/PDE/12/2024 concerning the
Standard Operating Guidelines
for the Implementation of LPEI’s
Anti-Fraud Strategy
3. Executive Director Regulation No.
0026/PDE/11/2025 concerning
the Standard Operating
Guidelines for the LPEI Anti-Bribery
Management System
Annual Report 2025 295 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 296
Rapat Pengesahan
Ratification Meeting
LPEI mengemban mandat sebagai lembaga Indonesia Eximbank carries out its mandate as
keuangan negara dalam mendukung peningkatan a state financial institution in supporting the
ekspor nasional, dengan pelaksanaan tata enhancement of national exports, with governance
kelola yang berada dalam lingkup pembinaan implementation falling under the guidance and
dan kewenangan Menteri Keuangan Republik authority of the Minister of Finance of the Republic
Indonesia. Dalam menjalankan mandat tersebut, of Indonesia. In carrying out this mandate, LPEI
LPEI menyusun dan menyampaikan Rencana prepares and submits a Long-Term Plan (RJP)
Jangka Panjang (RJP) serta Rencana Kerja and an Annual Work Plan and Budget (RKAT) as
dan Anggaran Tahunan (RKAT) sebagai acuan references for strategic planning and as the basis
perencanaan strategis dan dasar pelaksanaan for operational implementation.
operasional.
Sebagai bagian dari mekanisme akuntabilitas, As part of the accountability mechanism, approval
persetujuan atas rencana kerja sekaligus penilaian of the work plan as well as the assessment of annual
atas kinerja tahunan dilaksanakan melalui forum performance is conducted through the Ratification
Rapat Pengesahan yang menjalankan fungsi Meeting, which performs a function equivalent to a
setara RUPS. Forum ini menjadi sarana bagi General Meeting of Shareholders (GMS). This forum
Menteri Keuangan untuk menelaah, memberikan serves as a platform for the Minister of Finance to
arahan, serta mengesahkan rencana yang review, provide direction, and ratify the proposed
diajukan, sekaligus mengevaluasi capaian kinerja plans, while also evaluating LPEI’s performance
LPEI dalam satu tahun buku. achievements over one financial year.
Landasan Hukum dan Tahapan Legal Basis and Stages of Implementation
Pelaksanaan
Rapat Pengesahan berpedoman pada UU No. The Ratification Meeting is conducted with
2/2009 tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor reference to Law No. 2 of 2009 on the Indonesia
Indonesia Bagian Keempat RKAT, Yaitu: Eximbank, Part Four concerning the Annual Work
1. Pasal 36: Tahun Buku dan Tahun Anggaran Plan and Budget (RKAT), namely:
LPEI dimulai dari 1 Januari sampai dengan 1. Article 36The financial year and budget year
31 Desember Rencana Kerja dan Anggaran of LPEI commence on January 1 and end on
Tahunan. December 31 of the relevant year.
2. Pasal 37: 2. Article 37
a. Direktur Eksekutif menyiapkan Rencana a. The Executive Director prepares the Long-
Jangka Panjang sebagai rencana strategis Term Plan as a strategic plan containing
yang memuat sasaran yang hendak the targets to be achieved by LPEI over a five
dicapai oleh LPEI dalam periode 5 (lima) (5)-year period.
tahunan.
b. Direktur Eksekutif menyusun Rencana b. The Executive Director prepares the Annual
Kerja dan Anggaran Tahunan sebagai Work Plan and Budget as the annual
penjabaran tahunan dari Rencana Jangka elaboration of the Long-Term Plan.
Panjang.
c. Tata cara penyusunan, penyampaian, dan c. The procedures for the preparation,
pengubahan Rencana Jangka Panjang submission, and amendment of the Long-
serta Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Term Plan and the Annual Work Plan and
ditetapkan dalam Peraturan Menteri. Budget are stipulated in a Ministerial
Regulation.
Hak-hak Pemegang Saham Shareholder Rights
Mengacu pada Pasal 19 Undang-Undang Nomor Referring to Article 19 of Law Number 2 of 2009
2 Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan concerning the Indonesian Eximbank, capital
Ekspor Indonesia, modal LPEI merupakan kekayaan constitutes separated state assets and is not
negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas divided into shares.
saham.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 296 Laporan Tahunan 2025
Page 297
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kesetaraan Perlakuan terhadap Pemegang Equal Treatment of Shareholders
Saham
LPEI tetap mengedepankan prinsip kesetaraan Indonesia Eximbank continues to uphold the
dalam tata kelola, meskipun struktur kepemilikan principle of equal treatment in governance, despite
Lembaga tidak mengenal pemegang saham the absence of a minority shareholder structure.
minoritas. Seluruh kepemilikan LPEI berada All ownership of Indonesia Eximbank is held by
pada Pemerintah Republik Indonesia, sehingga the Government of the Republic of Indonesia;
prinsip kesetaraan diterapkan sebagai standar therefore, the principle of equality is applied as a
perlindungan kepentingan pemilik dan acuan standard for protecting the interests of the owner
perlakuan yang adil dalam pengambilan and as a reference for fair treatment in decision-
keputusan serta pengelolaan lembaga. making and institutional management.
Pelaksanaan dan Kehadiran Peserta Rapat Implementation and Attendance of the
Pengesahan Tahun 2025 2025 Ratification Meeting
LPEI telah menyelenggarakan Rapat Pengesahan Indonesia Eximbank has convened the Approval
atas Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Meeting for the 2025 Annual Work Plan and
Tahun 2025 pada 18 Desember 2024, dengan Budget (RKAT) on 18 December 2024, with the
rincian pelaksanaan sebagai berikut: implementation details as follows:
Tempat/ Tanggal Jakarta, 18 Desember 2024
Venue/Date Jakarta, December 18, 2024
Waktu
13.00 s.d 15.30 WIB
Time
Kementerian Keuangan Ministry of Finance
1. Rionald Silaban, Direktur Jenderal 1. Rionald Silaban, Director General of State
Kekayaan Negara Assets
2. Meirijal Nur, Direktur Kekayaan Negara 2. Meirijal Nur, Director of Separated State
Dipisahkan Assets
3. Heri Setiawan, Direktur Pengelolaan Risiko 3. Heri Setiawan, Director of State Financial
Keuangan Negara Risk Management
LPEI Indonesia Eximbank
1. Riyani Tirtoso, Ketua Dewan Direktur 1. Riyani Tirtoso, Chairperson of the Board of
Kehadiran
merangkap Direktur Eksekutif Directors concurrently serving as Executive
Attendance
Director
2. Yon Arsal, Anggota Dewan Direktur 2. Yon Arsal, Member of the Board of Directors
3. Kasan, Anggota Dewan Direktur 3. Kasan, Member of the Board of Directors
4. Arus Gunawan, Anggota Dewan Direktur 4. Arus Gunawan, Member of the Board of
Directors
5. Maqin U. Norhadi, Direktur Pelaksana 5. Maqin U. Norhadi, Managing Director
6. Sam Malee, Direktur Pelaksana 6. Sam Malee, Managing Director
7. Anwar Harsono, Direktur Pelaksana 7. Anwar Harsono, Managing Director
8. Wahyu Wibowo, Direktur Pelaksana 8. Wahyu Wibowo, Managing Director
9. Anton Herdianto, Direktur Pelaksana 9. Anton Herdianto, Managing Director
Laporan Rapat Pengesahan RKAT 2025 telah The Report of the Approval Meeting for the 2025
memperoleh persetujuan Menteri Keuangan Annual Work Plan and Budget (RKAT) has obtained
melalui surat S-1226/MK.06/2024 tanggal 31 approval from the Minister of Finance through Letter
Desember 2024 mengenai Pengesahan Rencana No. S-1226/MK.06/2024 dated 31 December 2024
Kerja dan Anggaran Tahunan, Kontrak Manajemen concerning the Approval of the Annual Work Plan
dan Progam Kemitraan Lembaga Pembiayaan and Budget, Management Contract, and Partnership
Ekspor Indonesia Tahun 2025. Program of the Indonesian Eximbank for 2025.
Persetujuan tersebut menegaskan bahwa This approval affirms that Indonesia Eximbank’s
rencana kerja dan penganggaran LPEI, termasuk work plan and budgeting, including any
penyesuaiannya, telah melalui proses penelaahan adjustments thereto, have undergone a review
sesuai mekanisme yang berlaku. Pokok process in accordance with the applicable
pembahasan dalam proses pengesahan tersebut mechanisms. The key matters discussed in the
mencakup hal-hal berikut: ratification process included the following:
Annual Report 2025 297 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 298
Hasil Keputusan Rapat Pengesahan Tahun 2025
Results of the 2025 Ratification Meeting Decisions
Hasil Keputusan Realisasi
No Status
Resolution Realization
1 Mengesahkan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), Pelaksanaan poin-poin di Selesai
Kontrak Manajemen, dan Program Kemitraan Lembaga atas telah disampaikan Done
Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Tahun 2025, dengan kepada Menteri Keuangan
pokok-pokok sebagaimana terlampir melalui surat: BS.0042/
To approve the Annual Work Plan and Budget (RKAT), CEO/01/2026 perihal:
Management Contract, and Partnership Program of the Penyampaian Laporan
Indonesian Eximbank (LPEI) for 2025, with the main points as Manajemen Realisasi
attached. Rencana Kerja dan Anggaran
Tahunan (RKAT) Triwulan IV
2025
2 Dalam melakukan kegiatan operasional LPEI Tahun 2025, The implementation of the
Direktur Eksekutif agar memperhatikan hal-hal sebagai above points has been
berikut. submitted to the Minister
a. RKAT Tahun 2025 menjadi pedoman dalam melakukan of Finance through Letter
kegiatan operasional dengan tetap melaksanakan disiplin No. BS.0042/CEO/01/2026
anggaran dan memperhatikan pelaksanaan mandat LPEI regarding: Submission of
berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 dan the Management Report on
Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2019. the Realization of the Annual
b. Perbaikan kondisi LPEI, khususnya kondisi keuangan agar Work Plan and Budget (RKAT)
menjadi prioritas utama. for the Fourth Quarter of 2025.
c. Sejalan dengan transformasi lembaga yang tengah
dilakukan, produktivitas harus menjadi concern LPEI dan
memastikan Sumber Daya Manusia memiliki kapasitas
yang cukup untuk mendukung transformasi dan bisnis LPEI.
d. Mengingat kondisi LPEI yang belum sepenuhnya membaik,
diminta agar setiap pengurus dan pegawai LPEI memiliki
“sense of vigilance” terhadap berbagai skenario kondisi
yang mungkin terjadi sehingga dapat dilakukan tindakan
preventif dalam rangka pencegahan.
e. Mempertimbangkan kondisi perekonomian yang
belum stabil dan kondisi LPEI yang masih dalam proses
perbaikan kinerja, diminta agar pada tahun 2025 LPEI
fokus pada peningkatan peran dalam ekosistem ekspor
nasional. Dalam pengembangan Desa Devisa, LPEI agar
memprioritaskan komunitas/pelaku usaha potensial
dalam rangka akselerasi upaya peningkatan ekspor
Indonesia.
f. Sejalan dengan prioritas Pemerintah pada sektor
ketahanan pangan, agar dijajaki potensi ekspor dan
upaya penghematan devisa untuk produk pertanian dan
perkebunan.
g. Rencana hapus buku yang telah disetujui dalam RKAT
Tahun 2025, agar segera ditindaklanjuti sesuai batas
kewenangan.
h. Prioritas, strategi dan program kerja yang telah tercantum
dalam RKAT Tahun 2025 harus dilaksanakan sesuai
dengan timeline yang telah direncanakan dan dimonitor
serta dievaluasi secara berkala.
i. Efisiensi dalam pelaksanaan anggaran agar terus
dilakukan, baik pada penugasan umum maupun
penugasan khusus.
j. Memastikan kegiatan operasional dilaksanakan dengan
berdasarkan tata kelola yang baik, tanpa konflik
kepentingan dan unsur korupsi.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 298 Laporan Tahunan 2025
Page 299
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Hasil Keputusan Rapat Pengesahan Tahun 2025
Results of the 2025 Ratification Meeting Decisions
Hasil Keputusan Realisasi
No Status
Resolution Realization
In carrying out LPEI’s operational activities in 2025, the
Executive Director is to take into account the following matters:
1. The 2025 Annual Work Plan and Budget (RKAT) shall
serve as a guideline in conducting operational activities
while maintaining budget discipline and taking into
consideration the implementation of LPEI’s mandate in
accordance with Law Number 2 of 2009 and Government
Regulation Number 43 of 2019.
2. The improvement of LPEI’s condition, particularly its
financial condition, shall be a top priority.
3. In line with the ongoing institutional transformation,
productivity must become a key concern of LPEI, and it
must be ensured that Human Resources possess sufficient
capacity to support LPEI’s transformation and business
activities.
4. Considering that LPEI’s condition has not yet fully recovered,
all members of management and employees are required
to maintain a “sense of vigilance” toward various possible
scenarios, so that preventive actions can be undertaken.
5. Taking into account the still unstable economic conditions
and LPEI’s ongoing performance improvement process,
LPEI is requested to focus in 2025 on strengthening its role
within the national export ecosystem. In developing Desa
Devisa, LPEI shall prioritize potential communities/business
actors in order to accelerate efforts to increase Indonesia’s
exports.
6. In line with the Government’s priorities in the food security
sector, potential export opportunities and foreign exchange
savings efforts for agricultural and plantation products
should be explored.
7. The write-off plan that has been approved in the 2025
RKAT shall be promptly followed up in accordance with the
applicable authority limits.
8. The priorities, strategies, and work programs set out in
the 2025 RKAT must be implemented in accordance with
the planned timeline and be regularly monitored and
evaluated.
9. Efficiency in budget implementation shall continue to
be pursued, both in general assignments and special
assignments.
10. To ensure that operational activities are carried out based
on good governance, free from conflicts of interest and
corruption.
3 Dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan serta
melakukan pengawasan terhadap kegiatan operasional LPEI,
Dewan Direktur agar melaksanakan hal-hal sebagai berikut.
1. Memastikan pengawasan terhadap LPEI, khususnya
terkait pelaksanaan tata kelola, kesehatan keuangan,
pemenuhan tindak lanjut temuan audit serta kinerja
Lembaga berjalan secara efektif.
2. Meningkatkan pengawasan terhadap kinerja operasional
LPEI, khususnya pelaksanaan tugas oleh Direktur Eksekutif
dan Direktur Pelaksana serta pejabat struktural lainnya
melalui komunikasi yang lebih intensif untuk membahas
isu-isu signifikan, guna memitigasi risiko yang berdampak
pada kinerja dan citra LPEI.
3. Anggota Dewan Direktur yang berasal dari instansi/
lembaga agar aktif membantu LPEI dalam mewujudkan
kolaborasi dengan ekosistem ekspor melalui sinergi antara
instansi/lembaga dan LPEI serta mengharmonisasikan
program di setiap instansi/lembaga dengan program LPEI.
Annual Report 2025 299 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 300
Hasil Keputusan Rapat Pengesahan Tahun 2025
Results of the 2025 Ratification Meeting Decisions
Hasil Keputusan Realisasi
No Status
Resolution Realization
In formulating and establishing policies as well as supervising
LPEI’s operational activities, the Board of Directors shall carry
out the following:
1. To ensure effective oversight of LPEI, particularly with
respect to the implementation of governance, financial
soundness, the follow-up on audit findings, and the overall
performance of the Institution.
2. To enhance supervision over LPEI’s operational
performance, particularly the execution of duties by the
Executive Director, Managing Directors, and other structural
officials, through more intensive communication to
address significant issues, in order to mitigate risks that
may affect LPEI’s performance and reputation.
3. Members of the Board of Directors originating from
government agencies/institutions shall actively assist
LPEI in fostering collaboration within the export ecosystem
through synergy between such agencies/institutions
and LPEI, as well as harmonizing programs across each
agency/institution with LPEI’s programs.
Rapat Pengesahan Tahun 2024 2024 Ratification Meeting
Pada tahun 2024, LPEI melaksanakan Rapat In 2024, Indonesia Eximbank held the Ratification
Pengesahan RKAT pada 20 Desember 2023. Meeting for the Annual Work Plan and Budget (RKAT)
Selanjutnya, laporan hasil rapat tersebut on December 20, 2023. Subsequently, the report on
memperoleh persetujuan Menteri Keuangan the results of the meeting obtained approval from
melalui surat S-119/MK.06/2024 tanggal 11 Februari the Minister of Finance through Letter No. S-119/
2024 tentang Pengesahan Rencana Kerja dan MK.06/2024 dated February 11, 2024, concerning the
Anggaran Tahunan, Kontrak Manajemen dan Ratification of the Annual Work Plan and Budget,
Program Kemitraan Lembaga Pembiayaan Ekspor Management Contract, and Partnership Program
Indonesia Tahun 2024 dan surat S-565/MK.06/2024 of the Indonesia Eximbank for 2024, and Letter No.
tanggal 8 Juli 2024 tentang Pengesahan S-565/MK.06/2024 dated July 8, 2024, concerning
Perubahan RKAT LPEI Tahun 2024. the Ratification of the Amendment to the 2024 LPEI
RKAT.
Seluruh keputusan yang dihasilkan dalam All decisions resulting from the 2024 Ratification
Rapat Pengesahan Tahun 2024 tersebut telah Meeting have been fully followed up and
ditindaklanjuti dan direalisasikan secara penuh, implemented, enabling the execution of work
sehingga pelaksanaan program kerja dapat programs to proceed in accordance with the
berjalan sesuai rencana yang telah disahkan. approved plans.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 300 Laporan Tahunan 2025
Page 301
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Dewan Direktur
Board of Directors
LPEI menerapkan struktur tata kelola yang Indonesia Eximbank implements a governance
selaras dengan mandatnya sebagai lembaga structure aligned with its mandate as the national
pembiayaan ekspor nasional. Dalam struktur export financing institution. Within this structure,
tersebut, Dewan Direktur menjalankan peran the Board of Directors performs an oversight role
pengawasan yang setara dengan fungsi Dewan equivalent to that of a Board of Commissioners
Komisaris pada entitas lain, sekaligus merumuskan in other entities, while also formulating policies
kebijakan dan memastikan pelaksanaan and ensuring that operational implementation
operasional berjalan sesuai ketentuan. Ketentuan complies with applicable regulations. Provisions
mengenai peran dan tanggung jawab tersebut regarding these roles and responsibilities are
sebagaimana diatur dalam Pasal 26 ayat (1) UU stipulated in Article 26 paragraph (1) of Law No. 2 of
No. 2 Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan 2009 on the Indonesia Eximbank.
Ekspor Indonesia.
Dasar Hukum Legal Basis
Dewan Direktur LPEI dibentuk dengan mengacu The Board of Directors of Indonesia Eximbank is
pada ketentuan yang diatur dalam sejumlah established with reference to provisions stipulated
peraturan perundang-undangan serta regulasi in various laws and regulations as well as other
terkait yang menjadi landasan kelembagaan LPEI, relevant regulations that form the institutional
yakni: foundation of Indonesia Eximbank, namely:
1. Peraturan Eksternal 1. External Regulations
a. Undang - Undang No. 2 Tahun 2009 tentang a. Law No. 2 of 2009 concerning the Indonesian
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Eximbank.
b. Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2019 b. Government Regulation No. 43 of 2019
tentang Kebijakan Dasar Pembiayaan concerning the Basic Policy for National
Ekspor Nasional. Export Financing.
c. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang c. Minister of Finance Regulation No. 58/
Pembinaan dan Pengawasan Lembaga PMK.06/2020 concerning the Guidance and
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Supervision of the Indonesian Eximbank.
d. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip Tata d. Minister of Finance Regulation No. 208/2021
Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dan Prinsip concerning Governance Principles, Risk
Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Management Principles, and Know Your
Ekspor Indonesia. Customer Principles of the Indonesian
Eximbank.
e. PMK No. 144/PMK.06/2021 tentang Tata Cara e. Minister of Finance Regulation No. 144/
Penghapusbukuan dan Penghapustagihan PMK.06/2021 concerning Procedures for
Piutang Lembaga Pembiayaan Ekspor Write-off and Write-off Settlement of
Indonesia. Receivables of the Indonesian Eximbank.
f. POJK No. 4/2021 tentang Penerapan f. OJK Regulation No. 4/2021 concerning the
Manajemen Risiko Dalam Penggunaan Implementation of Risk Management in the
Tekonologi Informasi oleh Lembaga Jasa Use of Information Technology by Non-Bank
Keuangan Nonbank. Financial Institutions.
g. POJK No. 24/2019 tentang Rencana Bisnis g. OJK Regulation No. 24/2019 concerning
Lembaga Jasa Keuangan Nonbank. Business Plans of Non-Bank Financial
Institutions.
h. POJK No. 9/2022 tentang Pengawasan h. OJK Regulation No. 9/2022 concerning the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Supervision of the Indonesian Eximbank.
i. POJK No. 42/2024 tentang Penerapan i. OJK Regulation No. 42/2024 concerning
Manajemen Risiko Bagi Lembaga the Implementation of Risk Management
Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, for Financing Institutions, Venture Capital
Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Companies, Microfinance Institutions, and
Jasa Keuangan Lainnya. Other Financial Services Institutions.
j. SEOJK No. 22/2021 tentang Penerapan j. OJK Circular Letter No. 22/2021 concerning
Manajemen Risiko Dalam Penggunaan the Implementation of Risk Management in
Annual Report 2025 301 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 302
Teknologi Informasi oleh Lembaga Jasa the Use of Information Technology by Non-
Keuangan Nonbank. Bank Financial Institutions.
2. Peraturan Internal 2. Internal Regulations
a. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0003/ a. Board of Directors Regulation (PDD) No.
PDD/04/2023 tentang Pedoman Tata Kerja 0003/PDD/04/2023 concerning the Working
Dewan Direktur Lembaga Pembiayaan Guidelines of the Board of Directors of the
Ekspor Indonesia. Indonesian Eximbank.
b. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0007/ b. Board of Directors Regulation (PDD) No. 0007/
PDD/10/2024 tentang Perubahan Peraturan PDD/10/2024 concerning the Amendment
Dewan Direktur No. 0003/PDD/04/2023 to Board of Directors Regulation No. 0003/
tentang Pedoman Tata Kerja Dewan Direktur PDD/04/2023 concerning the Working
LPEI. Guidelines of the Board of Directors of LPEI.
Kriteria Dewan Direktur Criteria for Members of the Board of
Directors
Berdasarkan Pasal 27 Undang-Undang No. 2 Pursuant to Article 27 of Law No. 2 of 2009, the
Tahun 2009, pengangkatan anggota Dewan appointment of members of the Board of Directors
Direktur LPEI hanya dapat dilakukan terhadap of Indonesia Eximbank may only be carried out for
calon yang sekurang-kurangnya memenuhi candidates who at least meet certain requirements
persyaratan tertentu sebagaimana ditetapkan as stipulated in the following provisions:
dalam ketentuan sebagai berikut:
1. Warga negara Indonesia; 1. Indonesian citizen;
2. Mampu melakukan perbuatan hukum; 2. Legally competent to perform legal acts;
3. Sehat jasmani dan rohani; 3. Physically and mentally fit;
4. Memiliki integritas, kepemimpinan, perilaku 4. Possessing integrity, leadership, good conduct,
yang baik, Serta dedikasi yang tinggi; and high dedication;
5. Tidak termasuk daftar tidak lulus, baik yang 5. Not included in the list of disqualified individuals,
disusun oleh Otoritas perbankan maupun whether issued by the banking authority, capital
otoritas pasar modal dan Lembaga keuangan; market authority, or financial institutions;
6. Tidak pernah melakukan tindak pidana di 6. Has never committed a criminal offense in the
bidang Perbankan dan perekonomian; banking and economic sectors;
7. Memiliki keahlian dan pengalaman di salah 7. Possessing expertise and experience in at least
satu bidang yang menjadi ruang lingkup one of the fields within Indonesia Eximbank’s
kegiatan LPEI; dan scope of activities; and
8. Tidak pernah dinyatakan pailit. 8. Has never been declared bankrupt.
Ketentuan Masa Jabatan Term of Office Provisions
Berdasarkan Pasal 25 Undang-Undang No. 2 Based on Article 25 of Law No. 2 of 2009, members
Tahun 2009, anggota Dewan Direktur diangkat of the Board of Directors are appointed for a term
untuk masa jabatan selama 5 (lima) tahun dan of five (5) years and may be reappointed for only
dapat diangkat kembali hanya untuk 1 (satu) kali one (1) subsequent term.
masa jabatan berikutnya.
Mekanisme Pengunduran Diri dan Mechanism for Resignation and Dismissal
Pemberhentian Dewan Direktur of the Board of Directors
Berdasarkan Pasal 28 UU No. 2 tahun 2009, Anggota Based on Article 28 of Law No. 2 of 2009, members
Dewan Direktur dapat diberhentikan oleh Menteri of the Board of Directors may be dismissed by the
apabila: Minister if they:
1. Berhalangan tetap; 1. Are permanently unable to perform their duties;
2. Masa jabatannya berakhir; 2. Have reached the end of their term of office;
3. Mengundurkan diri; 3. Resign;
4. Kinerja anggota Dewan Direktur tidak 4. Fail to meet the performance criteria
memenuhi kriteria kinerja yang ditetapkan oleh determined by the Minister;
Menteri;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 302 Laporan Tahunan 2025
Page 303
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
5. Memiliki hubungan keluarga sampai dengan 5. Have a family relationship up to the second
derajat kedua atau besan dengan anggota degree or are in-law relatives with another
Dewan Direktur yang lain dan tidak ada satu member of the Board of Directors and none
pun yang mengundurkan diri; resigns;
6. Melakukan kejahatan korporasi, tindak 6. Commit corporate crimes, corruption crimes,
pidana korupsi, tindak pidana lainnya, atau other criminal acts, or moral violations; and/or
pelanggaran moral; dan/atau
7. Tidak lagi memenuhi syarat sebagaimana 7. No longer meet the requirements as referred to
dimaksud dalam Pasal 27 UU No. 2 Tahun 2009. in Article 27 of Law No. 2 of 2009.
Pedoman Tata Kerja Dewan Direktur Board of Directors’ Working Guidelines
Pedoman Tata Kerja Dewan Direktur LPEI ditetapkan The Working Guidelines of the Board of Directors
melalui PDD No. 0007/PDD/10/2024 tentang of Indonesia Eximbank are stipulated through
Perubahan Peraturan Dewan Direktur No. 0003/ Board of Directors Regulation (PDD) No. 0007/
PDD/04/2023 tentang Pedoman Tata Kerja Dewan PDD/10/2024 concerning the Amendment to Board
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, of Directors Regulation No. 0003/PDD/04/2023 on
sebagai penyempurnaan atas PDD No.0003/ the Working Guidelines of the Board of Directors of
PDD/04/2023. Dokumen ini menjadi acuan kerja the Indonesian Eximbank, as a refinement of PDD
yang mengatur ruang lingkup tugas, wewenang, No. 0003/PDD/04/2023. This document serves as a
tanggung jawab, serta hak dan kewajiban Dewan working reference governing the scope of duties,
Direktur.. authorities, responsibilities, as well as the rights
and obligations of the Board of Directors.
Selain itu, pedoman tersebut memuat ketentuan In addition, the guidelines contain provisions
mengenai etika kerja, pengaturan waktu kerja, regarding code of conduct, working hours
serta tata cara dan mekanisme penyelenggaraan arrangements, as well as procedures and
rapat Dewan Direktur. Pengaturan juga mencakup mechanisms for conducting Board of Directors
dukungan tata kelola melalui sekretariat komite- meetings. The arrangements also include
komite dan staf ahli Dewan Direktur guna governance support through committee
memastikan pelaksanaan fungsi berjalan efektif secretariats and expert staff of the Board of
dan terdokumentasi dengan baik. Directors to ensure that the implementation of
functions is carried out effectively and properly
documented.
Pedoman ini turut menetapkan kerangka hubungan The guidelines also establish the framework for
kerja Dewan Direktur dengan Direktur Eksekutif the working relationship between the Board of
dan Direktur Pelaksana, termasuk pengaturan Directors and the Executive Director and Managing
prosedur kerja Direktur Eksekutif. Dengan demikian, Directors, including the regulation of the Executive
Board Manual berfungsi sebagai rujukan untuk Director’s working procedures. Accordingly, the
memperjelas alur koordinasi, akuntabilitas, dan Board Manual functions as a reference to clarify
pengambilan keputusan dalam pelaksanaan coordination lines, accountability, and decision-
mandat LPEI. making in carrying out Indonesia Eximbank’s
mandate.
Susunan, Jumlah, Komposisi, dan Dasar Structure, Number, Composition, and Basis
Pengangkatan Anggota Dewan Direktur for Appointment of Members of the Board of
Directors
Mengacu pada Pasal 25 ayat (2) UU No. 2 Tahun Referring to Article 25 paragraph (2) of Law No. 2 of
2009, susunan keanggotaan Dewan Direktur LPEI 2009, the composition of the LPEI Board of Directors
terdiri dari unsur: consists of:
1. 3 (tiga) orang pejabat yang berasal dari 1. 3 (three) officials originating from institutions
instansi atau lembaga yang membidangi or agencies responsible for fiscal affairs; 1 (one)
fiskal, 1 (satu) orang pejabat yang berasal official originating from an institution or agency
dari instansi atau lembaga yang membidangi responsible for trade; 1 (one) official originating
perdagangan, 1 (satu) orang pejabat yang from an institution or agency responsible for
berasal dari instansi atau lembaga yang industry; 1 (one) official originating from an
Annual Report 2025 303 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 304
membidangi perindustrian, dan 1 (satu) institution or agency responsible for agriculture.
orang pejabat yang berasal dari instansi atau
lembaga yang membidangi pertanian.
2. Paling banyak 3 (tiga) orang yang berasal dari 2. Maximum of 3 (three) members originating
luar LPEI dan 1 (satu) orang dari dalam LPEI. from outside Indonesia Eximbank and 1 (one)
member from within Indonesia Eximbank.
Sepanjang tahun 2025, susunan Dewan Direktur Throughout 2025, the composition of the
LPEI mengalami penyesuaian sebagaimana Indonesia Eximbank Board of Directors underwent
diuraikan pada Bab Profil Perusahaan. Sejalan adjustments as described in the Institution
dengan uraian tersebut, berikut komposisi Dewan Profile chapter. In line with this description, the
Direktur LPEI: composition of the Indonesia Eximbank Board of
Directors is as follows:
Komposisi Dewan Direktur per 31 Desember 2025
Composition of the Board of Directors as of December 31, 2025
Nama Jabatan Masa Jabatan Dasar Pengangkatan
Name Position Term of Office Basis of Appointment
Sukatmo Anggota Dewan Direktur 24 Januari 2025 – 19 Maret KMK No. 13 Tahun 2025
Padmosukarso Member of the Board of 2025 Minister of Finance Decree No. 13
Directors January 24, 2025 – March of 2025
19, 2025
Plt. Ketua Dewan Direktur 20 Maret 2025 – 30 SURAT PERINTAH No. PRIN-2/
merangkap Direktur Eksekutif Desember 2025 MK.06/2025*
Acting Chairperson of the March 20, 2025 - Assignment Letter No. PRIN-2/
Board of Directors concurrently December 30, 2025 MK.06/2025*
serving as Executive Director
Ketua Dewan Direktur 31 Desember 2025 - Keputusan Menteri Keuangan
merangkap Direktur Eksekutif Sekarang No. 392 Tahun 2025
Chairperson of the Board of December 31, 2025 - Minister of Finance Decree No.
Directors concurrently serving present 392 of 2025
as Executive Director
Yon Arsal Anggota Dewan Direktur 28 April 2023 – Sekarang Keputusan Menteri Keuangan
Member of the Board of April 28, 2023 - present No. 155 Tahun 2023
Directors Minister of Finance Decree No.
155 of 2023
Plt. Ketua Dewan Direktur 23 Desember 2024 – 19 SURAT PERINTAH No. PRIN-3/
merangkap Direktur Eksekutif Maret 2025 MK.06/2024*
Acting Chairperson of the December 23, 2024 – March Assignment Letter No. PRIN-3/
Board of Directors concurrently 19, 2025 MK.06/2024*
serving as Executive Director
Dwi Teguh Anggota Dewan Direktur 29 Desember 2024 – Keputusan Menteri Keuangan
Wibowo Member of the Board of Sekarang No. 454 Tahun 2024
Directors December 29, 2024 - Minister of Finance Decree No.
present 454 of 2024
Fajarini Anggota Dewan Direktur 13 Februari 2025 – sekarang Keputusan Menteri Keuangan
Puntodewi Member of the Board of February 13, 2025 - present No. 33 Tahun 2025
Directors Minister of Finance Decree No. 33
of 2025
Doddy Rahadi Anggota Dewan Direktur 27 Agustus 2025 – 18 Keputusan Menteri Keuangan
Member of the Board of November 2025 No. 263 Tahun 2025*
Directors August 27, 2025 – Minister of Finance Decree No.
November 18, 2025 263 of 2025*
31 Desember 2025 – Keputusan Menteri Keuangan
sekarang No. 390 Tahun 2025
December 31, 2025 - Minister of Finance Decree No.
present 390 of 2025
Bambang Anggota Dewan Direktur 24 Januari 2025 - sekarang Keputusan Menteri Keuangan
Setyatmojo Member of the Board of January 24, 2025 - present No. 13 Tahun 2025
Directors Minister of Finance Decree No. 13
of 2025*
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 304 Laporan Tahunan 2025
Page 305
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tugas dan Tanggung Jawab Dewan Duties and Responsibilities of the Board of
Direktur Directors
Mengacu pada PMK No. 208/PMK.06/2021 tentang Referring to Minister of Finance Regulation (PMK)
Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dan No. 208/PMK.06/2021 on Governance Principles,
Prinsip Mengenal Nasabah pada LPEI, cakupan Risk Management Principles, and Know-Your-
tugas serta tanggung jawab Dewan Direktur Customer Principles at Indonesia Eximbank, the
ditetapkan dalam regulasi tersebut dan menjadi scope of duties and responsibilities of the Board
pedoman dalam pelaksanaan fungsi pengawasan of Directors is stipulated in the regulation and
serta penguatan penerapan prinsip-prinsip serves as a guideline for the performance of
dimaksud. oversight functions and the strengthening of the
implementation of the said principles.
Sehubungan dengan itu, tugas dan tanggung Accordingly, the duties and responsibilities of the
jawab Dewan Direktur selanjutnya diuraikan Board of Directors are described as follows:
sebagai berikut:
1. Dewan Direktur wajib memastikan 1. The Board of Directors is required to ensure
terselenggaranya pelaksanaan prinsip Tata the proper implementation of Good Corporate
Kelola yang baik. Governance principles.
2. Dewan Direktur wajib melaksanakan 2. The Board of Directors is required to conduct
pengawasan terhadap pelaksanaan tugas oversight of the execution of duties and
dan tanggung jawab Direktur Eksekutif, serta responsibilities of the Executive Director and to
memberikan nasihat kepada Direktur Eksekutif. provide advice to the Executive Director.
3. Dalam melakukan pengawasan, Dewan 3. In carrying out its oversight function, the Board
Direktur wajib mengarahkan, memantau, dan of Directors is required to direct, monitor, and
mengevaluasi pelaksanaan kebijakan dasar evaluate the implementation of fundamental
dan strategis. and strategic policies.
4. Dewan Direktur wajib memastikan bahwa 4. The Board of Directors is required to ensure that
Direktur Eksekutif telah menindaklanjuti: the Executive Director has followed up on:
a. Rekomendasi satuan kerja audit internal a. Recommendations of LPEI’s internal audit
LPEI; unit;
b. Hasil pengawasan Menteri; b. Results of supervision by the Minister;
c. Hasil pengawasan lembaga atau otoritas c. Results of supervision by other institutions or
lain; dan authorities; and
d. Hasil auditor eksternal. d. Findings of external auditors.
Wewenang Dewan Direktur Authority of the Board of Directors
1. Menetapkan kebijakan-kebijakan 1. Establish policies in accordance with the duties
sebagaimana tugas dan tanggung jawab and responsibilities of the Board of Directors.
Dewan Direktur.
2. Mengangkat, memberhentikan, dan 2. Appoint, dismiss, and evaluate the performance
memberikan penilaian kinerja Direktur of the Managing Director.
Pelaksana.
3. Memberikan persetujuan atas RJP, RKAT, 3. Approve the Indonesia Eximbank Long-Term
Rencana Bisnis LPEI, Rencana Aksi Keuangan Plan (RJP), Work Plan (RKAT), Business Plan, the
Berkelanjutan (RAKB), maupun rencana Sustainable Finance Action Plan (RAKB), and
strategis lainnya yang diusulkan oleh Direktur other strategic plans proposed by the Executive
Eksekutif. Director.
4. Menetapkan pernyataan selera risiko (risk 4. Establish a risk appetite statement as a form
appetite statement) sebagai salah satu bentuk of risk mitigation in the implementation of the
mitigasi risiko pada pelaksanaan RKAT. RKAT.
5. Memberikan persetujuan Kantor Akuntan Publik 5. Approve the audit of financial statements by a
untuk melakukan audit laporan keuangan. Public Accounting Firm.
6. Mengusulkan rencana penyertaan modal 6. Propose plans for equity participation and
maupun kegiatan yang lazim dilakukan oleh activities commonly undertaken by export
lembaga pembiayaan ekspor (eximbank) di financing institutions (eximbanks) in other
negara lain kepada Menteri. countries to the Minister.
Annual Report 2025 305 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 306
7. Membentuk Sekretariat Dewan Direktur untuk 7. Establish a Board of Directors Secretariat to
mendukung tugas dan operasional Dewan support the duties and operations of the Board
Direktur. of Directors.
8. Menetapkan kebijakan sistem pengendalian 8. Establish internal control system policies and
internal dan memberikan arahan kepada provide direction to the Executive Director on
Direktur Eksekutif atas penyelenggaraan sistem the implementation of the internal control
pengendalian internal. system.
9. Memberikan arahan atas penyusunan profil 9. Provide direction on the preparation of the
risiko LPEI. Indonesia Eximbank risk profile.
10. Memberikan persetujuan atas jasa instansi 10. Approve the services of competent government
Pemerintah yang berkompeten di bidang agencies in the field of good governance
penilaian tata kelola yang baik dalam rangka assessments for the purpose of assessing good
penilaian tata kelola yang baik di LPEI. governance at Indonesia Eximbank.
11. Wewenang-wewenang lain yang ditetapkan 11. Other authorities stipulated in accordance with
sesuai peraturan perundang-undangan. statutory regulations..
Independensi Dewan Direktur Independence of the Board of Directors
Dewan Direktur bertanggung jawab untuk The Board of Directors is responsible for carrying
melaksanakan tugas dan kewajibannya out its duties and obligations independently.
secara independen. Setiap anggota diwajibkan Each member is required to disclose share
mengungkapkan kepemilikan saham di ownership in other companies, both domestically
perusahaan lain, baik di dalam maupun luar and internationally, and to explain any financial
negeri, serta menjelaskan keterkaitan keuangan relationships and familial relationships with other
dan hubungan keluarga dengan anggota Dewan members of the Board of Directors. To ensure the
Direktur lainnya. Untuk memastikan penerapan implementation of these principles, all members
prinsip-prinsip tersebut, seluruh anggota Dewan of the Board of Directors of Indonesia Eximbank
Direktur LPEI telah menandatangani surat have signed statements of independence and
pernyataan independensi dan pakta integritas, integrity pacts, which are properly documented by
yang terdokumentasi dengan baik oleh LPEI. Indonesia Eximbank. This provision is in accordance
Ketentuan ini telah sesuai dengan PMK No. 208/ with Minister of Finance Regulation No. 208/
PMK.06/2021 tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip PMK.06/2021 concerning Governance Principles, Risk
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah Management Principles, and Know Your Customer
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Principles of the Indonesian Eximbank.
Pembagian Tugas antar Dewan Direktur Segregation of Duties among the Board of
Directors
Pembagian tugas di antara anggota Dewan The segregation of duties among members of
Direktur ditetapkan dengan memperhatikan the Board of Directors is determined by taking
latar belakang keahlian, rekam pengalaman, into account their professional backgrounds,
serta relevansinya dengan mandat dan fungsi experience records, and relevance to the mandate
instansi asal bagi anggota yang berasal dari and functions of the originating ministries/
Kementerian/Lembaga, termasuk apabila agencies for members representing ministries or
terdapat arahan Menteri. Penugasan tersebut government institutions, including where there are
mencakup keseluruhan ruang lingkup kerja Dewan directions from the Minister. Such assignments
Direktur dan diputuskan melalui forum rapat, yang cover the entire scope of the Board of Directors’
kemudian didokumentasikan dalam risalah rapat work and are decided through Board meetings,
sebagai dasar formal pelaksanaannya. which are subsequently documented in meeting
minutes as the formal basis for implementation.
Selanjutnya, penetapan peran anggota Dewan Furthermore, the designation of members of
Direktur sebagai ketua maupun anggota pada the Board of Directors as chairs or members
komite-komite di bawah Dewan Direktur juga of committees under the Board of Directors is
dilakukan melalui keputusan rapat Dewan Direktur. also determined through resolutions of Board of
Dengan demikian, pembagian tugas Dewan Directors meetings. Accordingly, the segregation
Direktur ditetapkan sebagai berikut: of duties of the Board of Directors is determined as
follows:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 306 Laporan Tahunan 2025
Page 307
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Bidang Tugas Surat Keputusan
Name Position Scope of Duties Decree
Sukatmo Ketua Dewan Direktur Melakukan kegiatan KMK Nomor 392
Padmosukarso merangkap Direktur Eksekutif operasional LPEI Tahun 2025
Chairperson of the Board of Carrying out LPEI’s operational Minister of Finance
Directors concurrently serving as activities Decree No. 392 of 2025
Executive Director
Yon Arsal Anggota Dewan Direktur Ketua Komite Remunerasi KDE 0010/KDE/01/2025
Member of the Board of Directors dan Nominasi KDE 0010/KDE/01/2025
Chairperson of the
Remuneration and
Nomination Committee
Dwi Teguh Wibowo Anggota Dewan Direktur Ketua Komite Pemantau KDE 0017/KDE/04/2025
Member of the Board of Directors Risiko KDE 0017/KDE/04/2025
Chairperson of the Risk
Monitoring Committee
Anggota Komite Harmonisasi KDE 0004/KDE/01/2025
Ekspor KDE 0004/KDE/01/2025
Member of the Export
Harmonization Committee
Fajarini Puntodewi Anggota Dewan Direktur Ketua Komite Harmonisasi KDE 0010/KDE/02/2025
Member of the Board of Directors Ekspor KDE 0010/KDE/02/2025
Chairperson of the Export
Harmonization Committee
Doddy Rahadi Anggota Dewan Direktur Anggota Komite Komite KDE 0034/KDE/08/2025
Member of the Board of Directors Remunerasi dan Nominasi KDE 0034/KDE/08/2025
Member of the Remuneration
and Nomination Committee
Anggota Komite KDE 0034/KDE/08/2025
Harmonisasi Ekspor KDE 0034/KDE/08/2025
Member of the Export
Harmonization Committee
Bambang Anggota Dewan Direktur Ketua Komite Audit KDE 0004/KDE/01/2025
Setyatmojo Member of the Board of Directors Chairperson of the Audit KDE 0004/KDE/01/2025
Committee
Program Pengenalan Dewan Direktur Baru Orientation Program for New Members of
the Board of Directors
LPEI menyelenggarakan program orientasi bagi Indonesia Eximbank organizes an orientation
anggota Dewan Direktur yang baru diangkat program for newly appointed members of the
sebagai langkah awal untuk memperkuat Board of Directors as an initial step to strengthen
kebersamaan dan membangun keselarasan cohesion and build alignment in the execution of
dalam pelaksanaan fungsi pengawasan agar supervisory functions so that they can be carried
berjalan solid serta efektif. Program ini juga out in a solid and effective manner. This program
dirancang untuk membekali anggota baru is also designed to equip new members with
dengan pemahaman menyeluruh mengenai a comprehensive understanding of Indonesia
kegiatan bisnis LPEI, arah dan rencana strategis, Eximbanks business activities, strategic direction
pedoman tata kerja, serta ruang lingkup tugas and plans, working guidelines, as well as the
dan tanggung jawab Dewan Direktur, sehingga scope of duties and responsibilities of the Board of
kontribusi yang diberikan selaras dengan organ Directors, thereby ensuring that their contributions
tata kelola LPEI lainnya. are aligned with other governance organs of
Indonesia Eximbank.
Sejalan dengan adanya perubahan komposisi In line with changes in the composition of the
Dewan Direktur pada tahun 2025, LPEI Board of Directors in 2025, Indonesia Eximbank
melaksanakan Program Pengenalan dengan conducted an Induction Program by providing
pemberian materi kepada anggota Dewan materials to newly appointed members of the
Annual Report 2025 307 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 308
Direktur yang baru mencakup, antara lain: Board of Directors, which include, among others:
1. Pelaksanaan prinsip Tata Kelola oleh LPEI; 1. The implementation of governance principles
by Indonesia Eximbank;
2. Gambaran mengenai LPEI berkaitan dengan 2. An overview of LPEI covering its objectives,
tujuan, sifat, lingkup kegiatan, kinerja keuangan nature, scope of activities, financial and
dan operasi, strategi, rencana usaha jangka operational performance, strategies, short-
pendek dan jangka panjang, posisi kompetitif, term and long-term business plans, competitive
Risiko, dan masalah-masalah strategis lainnya; position, risks, and other strategic issues;
Kinerja LPEI tahun 2025; Indonesia Eximbank’s performance in 2025;
3. Keterangan berkaitan dengan kewenangan 3. Information related to delegated authorities,
yang didelegasikan, audit internal dan internal and external audits, internal control
eksternal, sistem dan kebijakan pengendalian systems and policies, including the Audit
internal, termasuk Komite Audit; dan Committee; and
4. Keterangan mengenai tugas dan tanggung 4. Information regarding the duties and
jawab Dewan Direktur serta hal-hal yang tidak responsibilities of the Board of Directors as well
diperbolehkan. as prohibited matters.
Berikut rincian pelaksanaan Program Orientasi The following are the details of the implementation
atau Induction untuk Dewan Direktur pada tahun of the Orientation or Induction Program for the
2025: Board of Directors in 2025:
Nama Tanggal Tempat
No.
Name Date Place
1 Dwi Teguh Wibowo 22 Januari 2025 Kantor LPEI
January 21, 2025 LPEI Office
2 Sukatmo Padmosukarso 3 Februari 2025 Kantor LPEI
February 3, 2025 LPEI Office
3 Bambang Setyatmojo 3 Februari 2025 Kantor LPEI
February 3, 2025 LPEI Office
4 Fajarini Puntodewi 28 Februari 2025 Kantor LPEI
February 28, 2025 LPEI Office
5 Doddy Rahadi 4 September 2025 Kantor LPEI
September 4, 2025 LPEI Office
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program for the
Dewan Direktur Board of Directors
Sepanjang tahun 2025, Dewan Direktur secara Throughout 2025, the Board of Directors continuously
berkelanjutan meningkatkan kapasitas melalui enhanced its capacity through various relevant
beragam program pelatihan yang relevan. training programs. These initiatives were aimed
Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat efektivitas at strengthening the effectiveness of the oversight
pelaksanaan fungsi pengawasan atas kegiatan function over the Institution’s business activities, as
usaha Lembaga, sebagaimana dirangkum dalam summarized in the following table:
tabel berikut:
Nama Dewan
Tanggal
Direktur Tempat
Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Member of Pelaksanaan
Date of Training Title Organizer
the Board of Venue
Implementation
Directors
Outlook Ekonomi dan
Otoritas Jasa Keuangan
Sukatmo 20 Februari 2025 Keuangan di Tahun 2025 Zoom Meeting
Financial Services
Padmosukarso February 20, 2025 Economic and Financial Zoom Meeting
Authority
Outlook for 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 308 Laporan Tahunan 2025
Page 309
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Dewan
Tanggal
Direktur Tempat
Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Member of Pelaksanaan
Date of Training Title Organizer
the Board of Venue
Implementation
Directors
Lembaga Pembiayaan
Manajemen Risiko dan
Ekspor Indonesia
1 Maret 2025 Tingkat Kesehatan LPEI Kantor LPEI
Lembaga Pembiayaan
March 1, 2025 Risk Management and LPEI LPEI Office
Ekspor Indonesia
Soundness Level
Indonesia Eximbank
Pembekalan Sertifikasi
Manajemen Risiko Jenjang
2 Mei 2025 7 Kantor LPEI
Garda
May 2, 2025 Risk Management LPEI Office
Certification Briefing Level
7
Ujian Sertifikasi
Lembaga Sertifikasi Profesi
Manajemen Risiko Jenjang
Perbankan (LSPP)
7 Mei 2025 7
- Banking Professional
May 7, 2025 Risk Management
Certification Institute
Certification Examination
(LSPP)
Level 7
Sharing Session Product &
8 Agustus 2025 Business Operations Zoom Meeting UK Export Finance (UKEF)
August 8, 2025 Sharing Session Good Zoom Meeting UK Export Finance (UKEF)
Corporate Governance
Indonesian Institute for
Sharing Session Good Corporate Directorship
25 Oktober 2025 Corporate Governance Wisma Habibie (IICD)
October 25, 2025 LPEI Code of Ethics & Ainun Indonesian Institute for
E-Learning Corporate Directorship
(IICD)
E- Learning Kode Etik LPEI
25 November 2025
LPEI Code of Ethics XLearn LPEI X-Learn
November 25, 2025
E-Learning
Outlook Ekonomi dan
Otoritas Jasa Keuangan
20 Februari 2025 Keuangan di Tahun 2025 Zoom Meeting
Yon Arsal Financial Services
February 20, 2025 Economic and Financial Zoom Meeting
Authority
Outlook for 2025
Pembekalan Sertifikasi
9 Agustus 2025 Manajemen Risiko Kantor LPEI
Arfaidhams
August 9, 2025 Risk Management LPEI Office
Certification Briefing
Outlook Ekonomi dan
Otoritas Jasa Keuangan
Dwi Teguh 20 Februari 2025 Keuangan di Tahun 2025 Zoom Meeting
Financial Services
Wibowo February 20, 2025 Economic and Financial Zoom Meeting
Authority
Outlook for 2025
Lembaga Pembiayaan
Manajemen Risiko dan
Ekspor Indonesia
1 Maret 2025 Tingkat Kesehatan LPEI Kantor LPEI
Lembaga Pembiayaan
March 1, 2025 Risk Management and LPEI LPEI Office
Ekspor Indonesia
Soundness Level
Indonesia Eximbank
Pembekalan Sertifikasi
9 Agustus 2025 Manajemen Risiko Kantor LPEI
Arfaidhams
August 9, 2025 Risk Management LPEI Office
Certification Briefing
Outlook Ekonomi dan
Otoritas Jasa Keuangan
Fajarini 20 Februari 2025 Keuangan di Tahun 2025 Zoom Meeting
Financial Services
Puntodewi February 20, 2025 Economic and Financial Zoom Meeting
Authority
Outlook for 2025
Annual Report 2025 309 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 310
Nama Dewan
Tanggal
Direktur Tempat
Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Member of Pelaksanaan
Date of Training Title Organizer
the Board of Venue
Implementation
Directors
Lembaga Pembiayaan
Manajemen Risiko dan
Ekspor Indonesia
1 Maret 2025 Tingkat Kesehatan LPEI Kantor LPEI
Lembaga Pembiayaan
March 1, 2025 Risk Management and LPEI LPEI Office
Ekspor Indonesia
Soundness Level
Indonesia Eximbank
Indonesian Institute for
Sharing Session Good Corporate Directorship
25 Oktober 2025 Corporate Governance Wisma Habibie (IICD)
October 25, 2025 Sharing Session Good & Ainun Indonesian Institute for
Corporate Governance Corporate Directorship
(IICD)
Doddy Rahadi - - - -
Outlook Ekonomi dan
Otoritas Jasa Keuangan
Bambang 20 Februari 2025 Keuangan di Tahun 2025 Kantor LPEI
Financial Services
Setyatmojo February 20, 2025 Economic and Financial LPEI Office
Authority
Outlook for 2025
Professional Recognition
Program (PRP) untuk
Qualified Internal Auditor Yayasan Pendidikan
3 – 4 Oktober 2025 (QIA) Hotel Grand Internal Audit
October 3 - 4, 2025 Professional Recognition Melia Jakarta Internal Audit Education
Program (PRP) for Foundation
Qualified Internal Auditor
(QIA)
Seminar Nasional Yayasan Pendidikan
3 – 4 Desember 2025
Internal Audit Internal Audit
December 3 - 4, Bali
National Internal Audit Internal Audit Education
2025
Seminar Foundation
Program Kerja Dewan Direktur Board of Directors Work Program
Dewan Direktur menyusun dan menetapkan The Board of Directors formulated and determined
program kerja tahun 2025 dengan penekanan the 2025 work program with an emphasis on
pada penguatan praktik tata kelola, akselerasi strengthening governance practices, accelerating
kinerja operasional, serta perumusan strategi operational performance, and formulating
pertumbuhan yang berkelanjutan, yang meliputi: sustainable growth strategies, which include:
1. Remunerasi dan nominasi 1. Remuneration and nomination;
2. Teknologi Informasi, Pengadaan dan 2. Information Technology, Procurement, and
Stakeholder Stakeholders;
3. Sistem Pengendalian Internal, Audit Internal 3. Internal Control System, Internal Audit, and
dan Eksternal External Audit;
4. Manajemen Risiko, Keuangan dan Tata Kelola 4. Risk Management, Finance, and Good
yang Baik Corporate Governance; and
5. Rencana Kerja Anggaran Tahunan, Rencana 5. Annual Work Plan and Budget, Long-Term Plan,
Jangka Panjang dan Pemantauan Kinerja and Performance Monitoring.
Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Implementation of the Duties and
Dewan Direktur Tahun 2025 Responsibilities of the Board of Directors in
2025
Dewan Direktur memegang tanggung jawab untuk The Board of Directors is responsible for formulating
merumuskan dan menetapkan kebijakan, sekaligus and establishing policies, as well as overseeing
melakukan pengawasan atas jalannya operasional the operations of Indonesia Eximbank. One of the
LPEI. Salah satu mekanisme pengawasan utama primary oversight mechanisms is carried out
dilakukan melalui rapat Dewan Direktur yang through Board of Directors meetings, which are
ketentuannya mengharuskan penyelenggaraan required to be held at least once every month.
paling sedikit satu kali dalam setiap bulan. These meetings serve as a forum to monitor and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 310 Laporan Tahunan 2025
Page 311
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Rapat ini menjadi forum untuk memonitor dan evaluate the implementation of management’s
mengevaluasi implementasi kebijakan strategis strategic policies, including ensuring follow-up
manajemen, termasuk memastikan tindak lanjut actions on audit results and findings.
atas hasil dan temuan audit.
Sepanjang tahun 2025, Dewan Direktur Throughout 2025, the Board of Directors held
menyelenggarakan rapat sebanyak 29 kali, atau 29 meetings, or an average of approximately
rata-rata sekitar 2-3 kali setiap bulan. Rapat-rapat 2–3 meetings per month. These meetings were
tersebut dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan conducted in the context of carrying out supervisory
fungsi pengawasan dan/atau pengambilan functions and/or decision-making, with directives
keputusan, dengan arahan serta keputusan yang and decisions formally documented in the Minutes
dituangkan secara formal dalam Risalah Rapat of the Board of Directors Meetings. With an average
Dewan Direktur. Dengan tingkat kehadiran rata- attendance rate exceeding 96%, the Board of
rata di atas 96%, Dewan Direktur menunjukkan Directors demonstrated a strong commitment to
komitmen yang kuat dalam menjalankan peran fulfilling its oversight role over Indonesia Eximbank.
pengawasan terhadap LPEI.
Penilaian Kinerja Komite-komite yang Performance Evaluation of Committees
Berada di Bawah Dewan Direktur under the Board of Directors
Prosedur Penilaian Evaluation Procedures
Untuk mendukung efektivitas pengawasan, Dewan To support effective oversight, the Board of
Direktur telah membentuk beberapa komite Directors has established several supporting
pendukung, yaitu: committees, namely:
1. Komite Audit 1. Audit Committee
2. Komite Pemantau Risiko 2. Risk Monitoring Committee
3. Komite Nominasi dan Remunerasi. 3. Nomination and Remuneration Committee
4. Komite Harmonisasi 4. Harmonization Committee
Keanggotaan komite ditetapkan oleh Direktur Committee membership is determined by the
Eksekutif dengan mengacu pada keputusan Executive Director with reference to decisions
yang dihasilkan dalam rapat Dewan Direktur. resulting from Board of Directors’ meetings.
Selanjutnya, Dewan Direktur memastikan setiap Furthermore, the Board of Directors ensures that
komite yang dibentuk dapat melaksanakan each established committee is able to carry out
mandatnya secara optimal dan memberikan its mandate optimally and provides the necessary
dukungan yang diperlukan agar pelaksanaan support to ensure the effective execution of duties.
tugas berjalan efektif.
Kinerja komite dinilai berdasarkan tingkat kontribusi Committee performance is assessed based on
serta pemenuhan atas penugasan yang diberikan the level of contribution and the fulfillment of
oleh Dewan Direktur. Proses evaluasi tersebut assignments given by the Board of Directors. The
dilaksanakan mengikuti prosedur, pedoman, evaluation process is conducted in accordance
dan tata tertib kerja yang berlaku pada masing- with the procedures, guidelines, and rules of
masing komite. procedure applicable to each committee.
Kriteria Penilaian Evaluation Criteria
Penilaian atas kinerja komite-komite dilakukan The assessment of committee performance is
dengan mengacu pada sejumlah indikator, antara carried out with reference to several indicators,
lain tingkat kontribusi komite dan efektivitas including the level of committee contribution and
pelaksanaan penugasan dari Dewan Direktur, the effectiveness of executing assignments from
termasuk konsistensi penyelenggaraan rapat the Board of Directors, as well as the consistency of
internal pada masing-masing komite. holding internal meetings within each committee.
Annual Report 2025 311 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 312
Hasil Penilaian Evaluation Results Berikut merupakan hasil evaluasi kinerja komite- The following are the results of the performance komite di bawah Dewan Direktur sepanjang tahun evaluation of committees under the Board of 2025: Directors throughout 2025: 1. Komite Audit 1. Audit Committee Komite Audit memiliki peran penting dalam The Audit Committee plays an important role memastikan sistem pengendalian internal in ensuring that the internal control system berjalan efektif. Selain menjalankan fungsi operates effectively. In addition to carrying pengawasan, komite ini juga memberikan out its oversight function, the committee also supervisi serta masukan strategis dalam provides supervision and strategic input in menindaklanjuti hasil audit eksternal serta following up on the results of external audits and turut berperan dalam penguatan kapabilitas contributes to strengthening the capabilities of Internal Audit. Sepanjang tahun 2025, Komite the Internal Audit function. Throughout 2025, Audit mengadakan 40 kali rapat dengan the Audit Committee held 40 meetings, with tingkat kehadiran anggota mencapai rata- an average attendance rate of 100%.Komite rata 100%. Pemantau Risiko 2. Komite Pemantau Risiko 2. Risk Monitoring Committee Dalam memastikan pengelolaan risiko yang In ensuring optimal risk management, the optimal, Komite Pemantau Risiko berperan aktif Risk Monitoring Committee actively supported dalam mendukung Dewan Direktur sepanjang the Board of Directors throughout 2025. tahun 2025. Pengawasan difokuskan pada Oversight was focused on the implementation penerapan prinsip Tata Kelola yang baik serta of good governance principles as well as the efektivitas sistem pengendalian risiko. Komite effectiveness of the risk control system. The Pemantau Risiko juga meninjau kecukupan committee also reviewed the adequacy of kebijakan dan prosedur dalam mengelola policies and procedures in managing financing risiko pembiayaan dan operasional, termasuk and operational risks, including the evaluation evaluasi proses kredit, validitas data, dan of credit processes, data validity, and the efisiensi penggunaan sumber daya. Dalam efficient use of resources. In carrying out its menjalankan tugasnya, Komite Pemantau duties, the Risk Monitoring Committee held 22 Risiko mengadakan 22 kali rapat dengan tingkat meetings, with an attendance rate of 96%. kehadiran anggota mencapai 96 %. 3. Komite Remunerasi dan Nominasi 3. Remuneration and Nomination Committee Dalam rangka memastikan kebijakan In order to ensure effective remuneration remunerasi dan nominasi yang efektif, Komite and nomination policies, the Remuneration Remunerasi dan Nominasi turut berkontribusi and Nomination Committee contributed by dalam memberikan rekomendasi kepada providing recommendations to the Board of Dewan Direktur. Selain itu, komite juga Directors. In addition, the committee supported mendukung penguatan organisasi melalui organizational strengthening through the penyempurnaan kebijakan Sumber Daya refinement of Human Resources (HR) policies. Manusia (SDM). Sepanjang tahun 2025, komite Throughout 2025, the committee held 7 telah mengadakan 7 kali rapat dengan tingkat meetings, with an attendance rate of 100%. kehadiran anggota mencapai 100%. 4. Komite Harmonisasi Ekspor 4. Export Harmonization Committee Komfungsi penghubung (liason) antara LPEI The Export Harmonization Committee functions dengan Kementerian dan/atau Lembaga as a liaison between LPEI and Ministries and/ pemerintah nonkementerian, melalui fasilitasi or Non-Ministerial Government Institutions, dan koordinasi yang mencakup: Penyusunan through facilitation and coordination that strategi Pembiayaan Ekspor Nasional include: the formulation of National Export (PEN) yaitu terkait program kerja riset dan Financing (PEN) strategies, particularly related pengembangan dalam rangka mendorong to research and development work programs program ekspor nasional berkoordinasi dengan to support national export initiatives in Kementerian dan/atau Lembaga pemerintah coordination with relevant Ministries and/or non Kementerian terkait, Pelaksanaan Non-Ministerial Government Institutions; the PEN, Optimalisasi potensi ekspor di daerah implementation of PEN; the optimization of tertentu, memberikan konsultasi dan arahan export potential in specific regions; providing atas usulan rencana harmonisasi program consultation and direction on proposed plans Kementerian dan/atau Lembaga pemerintah for harmonizing programs between Ministries nonkementerian dengan program LPEI, and/or Non-Ministerial Government Institutions serta melakukan pengawasan dan evaluasi and LPEI; as well as conducting oversight and Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 312 Laporan Tahunan 2025
Page 313
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
atas pelaksanaan program harmonisasi evaluation of the implementation of such
Kementerian dan/atau Lembaga pemerintah harmonization programs. Throughout 2025,
nonkementerian dengan LPEI. Sepanjang tahun the committee held 12 meetings, with an
2025, komite telah mengadakan 12 kali rapat attendance rate of 90%.
dengan tingkat kehadiran anggota mencapai
90%.
Komisaris Independen Independent Commissioners
LPEI merupakan lembaga keuangan berstatus Indonesia Eximbank is a financial institution with
khusus (sui generis) yang pembentukannya a special (sui generis) status established under
berlandaskan Undang-Undang No. 2 Tahun 2009. Law No. 2 of 2009. Within the framework of this law,
Dalam kerangka undang-undang tersebut, LPEI LPEI recognizes only one leadership organ, namely
hanya mengenal satu organ kepemimpinan, the Board of Directors, and therefore does not
yakni Dewan Direktur, sehingga tidak menerapkan implement a Board of Commissioners structure
struktur Dewan Komisaris maupun konsep or the concept of Independent Commissioners as
Komisaris Independen sebagaimana lazim pada commonly found in other financial institutions.
lembaga keuangan lain.
Keanggotaan Dewan Direktur dapat diisi oleh Membership of the Board of Directors may be filled
pejabat dari instansi maupun lembaga terkait, by officials from relevant ministries or institutions,
serta individu yang berasal dari internal maupun as well as individuals from within or outside LPEI. In
eksternal LPEI. Sejalan dengan ketentuan dalam accordance with the provisions of the Indonesia
Undang-Undang LPEI, pengangkatan seseorang Eximbank Law, the appointment of a person as
sebagai anggota Dewan Direktur mensyaratkan a member of the Board of Directors requires
pemenuhan kriteria tertentu, antara lain: fulfillment of certain criteria, including:
1. Warga negara Indonesia;] 1. Indonesian citizenship;
2. Mampu melakukan perbuatan hukum; 2. Legal capacity to perform legal acts;
3. Sehat jasmani dan rohani; 3. Physical and mental fitness;
4. Memiliki integritas, kepemimpinan, perilaku 4. Integrity, leadership, good conduct, and high
yang baik, serta dedikasi yang tinggi; dedication;
5. Tidak termasuk daftar tidak lulus, baik yang 5. Not being included in any disqualification list
disusun oleh otoritas perbankan maupun issued by banking authorities, capital market
otoritas pasar modal dan lembaga keuangan; authorities, or financial institutions;
6. Tidak pernah melakukan tindak pidana di 6. Never having committed criminal acts in the
bidang perbankan dan perekonomian; banking or economic sectors;
7. Memiliki keahlian dan pengalaman di salah 7. Possessing expertise and experience in one of
satu bidang yang menjadi ruang lingkup the fields within Indonesia Eximbank’s scope of
kegiatan LPEI; dan activities; and
8. Tidak pernah dinyatakan pailit. 8. Never having been declared bankrupt.
Hal-hal yang Memerlukan Persetujuan Materials Required Approval from the Board
Dewan Komisaris of Commissioners
Dengan statusnya sebagai lembaga keuangan As a sui generis financial institution, LPEI has a single
berstatus khusus (sui generis), maka LPEI hanya governing body, namely the Board of Directors. The
memiliki satu organ kepemimpinan yaitu Dewan Institution stipulates that approval from the Board
Direktur. LPEI menetapkan bahwa persetujuan of Directors is required for strategic and material
Dewan Direktur diperlukan untuk keputusan decisions, including the determination of strategic
strategis dan material, termasuk penetapan direction and policies, annual work plans and
kebijakan dan arah strategis, rencana kerja budgets, financing and risk management policies,
dan anggaran, kebijakan pembiayaan dan as well as significant transactions that may impact
manajemen risiko, serta transaksi signifikan yang the Institution’s performance and sustainability,
berdampak pada kinerja dan keberlanjutan in accordance with Board of Directors Regulation
Lembaga, yang mengacu pada Peraturan Dewan No. 0003/PDD/04/2023 and Executive Director
Direktur No. 0003/PDD/04/2023 dan Peraturan Regulation No. 0041/PDE/11/2011, and in alignment
Direktur Eksekutif No. 0041/PDE/11/2011, serta selaras with Law No. 2 of 2009, MoF Regulation No. 208 of
dengan Undang-Undang No. 2 Tahun 2009, PMK 2021, and OJK Regulation No. 9 of 2022.
No. 208 Tahun 2021, dan POJK No. 9 Tahun 2022.
Annual Report 2025 313 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 314
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
[GRI 2-11]
Executive Director and Managing Directors
Sebagai institusi yang menjalankan tugas As an institution carrying out its duties within
berdasarkan kerangka peraturan perundang- a statutory regulatory framework, Indonesia
undangan, LPEI menyelenggarakan kegiatan Eximbank conducts its operational activities in
operasionalnya sesuai mandat yang ditetapkan. accordance with its mandated authority. Referring
Mengacu pada Pasal 29 ayat (1) UU No. 2 Tahun to Article 29 paragraph (1) of Law No. 2 of 2009,
2009, pelaksanaan operasional LPEI menjadi the implementation of LPEI’s operations is fully the
tanggung jawab sepenuhnya Direktur Eksekutif, responsibility of the Executive Director, including
termasuk kewenangan untuk bertindak dan the authority to act and represent LPEI both inside
mewakili LPEI baik di dalam maupun di luar proses and outside judicial proceedings.
peradilan.
Selanjutnya, sesuai Pasal 25 ayat (5) UU No. Furthermore, pursuant to Article 25 paragraph
2 Tahun 2009, Direktur Eksekutif merupakan (5) of Law No. 2 of 2009, the Executive Director is
anggota Dewan Direktur yang ditetapkan oleh a member of the Board of Directors appointed
Menteri Keuangan RI untuk merangkap sebagai by the Minister of Finance of the Republic of
Ketua Dewan Direktur sekaligus Direktur Eksekutif. Indonesia to concurrently serve as Chair of the
Dengan pengaturan tersebut, kepemimpinan Board of Directors and Executive Director. Under
operasional dan peran ketua pada organ Dewan this arrangement, operational leadership and the
Direktur berada pada pejabat yang sama sesuai chairmanship of the Board of Directors are vested
penunjukan Menteri Keuangan. in the same official, in accordance with the Minister
of Finance’s appointment.
Dasar Hukum Legal Basis
Penetapan Direktur Eksekutif dan Direktur The appointment of the Executive Director and
Pelaksana LPEI dilaksanakan dengan berpedoman Managing Directors of Indonesia Eximbank is
pada sejumlah ketentuan peraturan perundang- carried out with reference to various statutory
undangan dan regulasi terkait yang menjadi provisions and related regulations forming the
dasar tata kelola kelembagaan, diantaranya: basis of institutional governance, including:
1. Peraturan Eksternal 1. External Regulations
a. UU No. 2/2009 tentang Lembaga Pembiayaan a. Law No. 2/2009 concerning the Indonesian
Ekspor Indonesia. Eximbank.
b. PMK No. 58/PMK.06/2020 Tentang b. Minister of Finance Regulation No. 58/
Pembinaan dan Pengawasan LPEI. PMK.06/2020 concerning the Guidance and
Supervision of LPEI.
c. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip Tata c. Minister of Finance Regulation No. 208/2021
Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dan Prinsip concerning Governance Principles, Risk
Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Management Principles, and Know Your
Ekspor Indonesia. Customer Principles of the Indonesian
Eximbank.
d. POJK No. 9/2022 Tentang Pengawasan d. OJK Regulation No. 9/2022 concerning the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Supervision of the Indonesian Eximbank.
e. SEOJK No. 22/SEOJK.06/2024 tentang e. OJK Circular Letter No. 22/SEOJK.06/2024
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan concerning Fit and Proper Test Assessments
Bagi Pihak Utama Lembaga Pembiayaan, for Key Parties of Financing Institutions,
Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Venture Capital Companies, Microfinance
Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Institutions, and Other Financial Services
Keuangan Lainnya Institutions.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 314 Laporan Tahunan 2025
Page 315
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
2. Peraturan Internal 2. Internal Regulations
a. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0007/ a. Board of Directors Regulation (PDD) No. 0007/
PDD/10/2024 tentang tentang Perubahan PDD/10/2024 concerning the Amendment
Peraturan Dewan Direktur No. 0003/ to Board of Directors Regulation No. 0003/
PDD/04/2023 tentang Pedoman Tata Kerja PDD/04/2023 on the Working Guidelines of
Dewan Direktur LPEI. the Board of Directors of Indonesia Eximbank.
b. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0005/ b. Board of Directors Regulation (PDD) No. 0005/
PDD/07/2024 tentang Tata Cara Pengusulan, PDD/07/2024 concerning Procedures for the
Pengangkatan, dan Pemberhentian Direktur Nomination, Appointment, and Dismissal
Pelaksana LPEI sebagaimana terakhir telah of Managing Directors of LPEI, as most
diubah berdasarkan Peraturan Dewan recently amended by Board of Directors
Direktur (PDD) No. 0003/PDD/01/2026 tentang Regulation (PDD) No. 0003/PDD/01/2026
Tata Cara Pengusulan, Pengangkatan, dan concerning Procedures for the Nomination,
Pemberhentian Direktur Pelaksana LPEI. Appointment, and Dismissal of Managing
Directors of Indonesia Eximbank.
c. Peraturan Direktur Eksekutif (PDE) No. c. Executive Director Regulation (PDE) No.
0029/PDE/12/2024 tentang Pedoman tata 0029/PDE/12/2024 concerning the Code of
Tertib Kerja Direktur Eksekutif dan Direktur Conduct and Working Procedures of the
Pelaksana LPEI. Executive Director and Managing Directors
of Indonesia Eximbank.
Pedoman Tata Kerja Direktur Eksekutif Working Guidelines for the Executive
Director
Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung In carrying out his duties and responsibilities,
jawabnya, Ketua Dewan Direktur yang sekaligus the Chairperson of the Board of Directors, who
merangkap sebagai Direktur Eksekutif LPEI concurrently serves as the Executive Director of
mengacu pada PDD No. 0007/PDD/10/2024 tentang Indonesia Eximbank, refers to Board of Directors
Perubahan Peraturan Dewan Direktur No. 0003/ Regulation (PDD) No. 0007/PDD/10/2024 concerning
PDD/04/2023 tentang Pedoman Tata Kerja Dewan the Amendment to Board of Directors Regulation
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, No. 0003/PDD/04/2023 on the Working Guidelines of
sebagai penyempurnaan atas PDD No.0003/ the Board of Directors of the Indonesian Eximbank,
PDD/04/2023. Pedoman tersebut menjadi rujukan as a refinement of PDD No. 0003/PDD/04/2023.
dalam mengatur ketentuan utama, mulai dari The guidelines serve as a reference in governing
tugas, wewenang, kewajiban, dan tanggung key provisions, ranging from duties, authorities,
jawab, hingga pengaturan pembagian kerja serta obligations, and responsibilities, to the arrangement
ketentuan jam kerja. of work distribution and working hours.
Selain itu, pedoman ini memuat ketentuan etika In addition, the guidelines contain provisions on
kerja, tata cara penyelenggaraan rapat Dewan code of conduct, procedures for conducting Board
Direktur, serta prosedur rapat pengesahan beserta of Directors meetings, as well as procedures for
aspek-aspek administratif yang menyertainya. approval meetings along with their administrative
Dengan adanya pedoman ini, pelaksanaan peran aspects. With these guidelines in place, the
Ketua Dewan Direktur/Direktur Eksekutif memiliki execution of the roles of the Chairperson of the
landasan kerja yang jelas, terstruktur, dan konsisten Board of Directors/Executive Director is supported
dengan tata kelola internal LPEI. by a clear, structured, and consistent framework
aligned with LPEI’s internal governance.
Kriteria Direktur Eksekutif dan Direktur Criteria for the Executive Director and
Pelaksana Managing Directors
Mengacu pada Pasal 25 UU No. 2 Tahun 2009, salah Referring to Article 25 of Law No. 2 of 2009, one
satu anggota Dewan Direktur ditetapkan sebagai member of the Board of Directors is appointed as
Ketua Dewan Direktur sekaligus merangkap Chair of the Board of Directors and concurrently
jabatan Direktur Eksekutif, sehingga persyaratan serves as Executive Director; therefore, the
bagi Direktur Eksekutif pada prinsipnya mengikuti requirements for the Executive Director in principle
kriteria yang berlaku bagi anggota Dewan Direktur. follow the criteria applicable to members of the
Board of Directors.
Annual Report 2025 315 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 316
Selanjutnya, ketentuan mengenai Direktur Furthermore, provisions concerning the Managing
Pelaksana diatur dalam PDD No. 0005/ Directors are regulated under Board of Directors
PDD/07/2024 tentang Tata Cara Pengusulan, Regulation (PDD) No. 0005/PDD/07/2024
Pengangkatan, dan Pemberhentian Direktur concerning Procedures for the Nomination,
Pelaksana LPEI sebagaimana terakhir telah diubah Appointment, and Dismissal of Managing Directors
berdasarkan Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. of LPEI, as most recently amended by Board of
0003/PDD/01/2026 tentang Tata Cara Pengusulan, Directors Regulation (PDD) No. 0003/PDD/01/2026
Pengangkatan, dan Pemberhentian Direktur concerning Procedures for the Nomination,
Pelaksana LPEI. Berdasarkan pedoman tersebut, Appointment, and Dismissal of Managing Directors
persyaratan Direktur Pelaksana dikelompokkan of LPEI. Based on these guidelines, the requirements
ke dalam (i) persyaratan umum, (ii) persyaratan for Managing Directors are classified into (i)
khusus, dan (iii) persyaratan lainnya, dengan general requirements, (ii) specific requirements,
uraian sebagai berikut: and (iii) other requirements, as follows:
1. Syarat umum menjadi Direktur Pelaksana yaitu 1. General requirements for becoming a Managing
orang perseorangan Warga Negara Indonesia Director are that the individual must be an
yang cakap melakukan perbuatan hukum, Indonesian citizen who is legally competent to
kecuali sebelum pengangkatan pernah: perform legal acts, except for those who, prior
to appointment, have:
a. Dinyatakan pailit; a. Been declared bankrupt;
b. Menjadi anggota direksi atau anggota b. Served as a member of the board of
dewan komisaris yang dinyatakan bersalah directors or board of commissioners who
menyebabkan suatu Lembaga dinyatakan was found guilty of causing a Institution to
pailit; atau be declared bankrupt; or
c. Dihukum karena melakukan tindak pidana c. Been convicted of a criminal offense that
yang merugikan keuangan negara dan/ caused losses to state finances and/
atau yang berkaitan dengan bidang or relates to the banking and economic
perbankan dan perekonomian. sectors.
2. Syarat khusus menjadi Direktur Pelaksana, yaitu 2. Specific requirements for becoming a
memiliki: Managing Director include having:
a. Kesehatan jasmani dan rohani; a. Physical and mental fitness;
b. Integritas, moral, dan perilaku yang baik; b. Integrity, good morals, and proper conduct;
c. Keahlian; c. Expertise;
d. Kepemimpinan; d. Leadership;
e. Pengalaman; dan e. Experience; and
f. Kemauan yang kuat dan dedikasi yang f. Strong willingness and high dedication.
tinggi.
3. Syarat lain menjadi Direktur Pelaksana, yaitu: 3. Other requirements for becoming a Managing
Director are as follows:
a. bukan anggota partai politik, pengurus a. Not being a member of a political party,
partai politik, anggota legislatif dan/atau a political party official, a member of the
tidak sedang mencalonkan diri sebagai legislature, and/or not currently running as
anggota legislatif; a legislative candidate;
b. bukan kepala/wakil kepala daerah dan/atau b. Not serving as a regional head/deputy
tidak sedang mencalonkan diri sebagai regional head and/or not currently running
calon kepala/ wakil kepala daerah; as a candidate for such positions;
c. tidak sedang menjabat sebagai pejabat c. Not currently holding a position in a central
pada instansi/ lembaga pemerintah and/or regional government institution, a
pusat dan/atau daerah, anggota dewan member of the board of commissioners/
komisaris/pengawas pada Lembaga, supervisory board of a Institution, or a
anggota direksi pada Lembaga, kecuali member of the board of directors of a
menandatangani surat pernyataan Institution, unless the individual signs a
bersedia mengundurkan diri dari jabatan statement declaring willingness to resign
tersebut jika terpilih sebagai Direktur from such position if appointed as a
Pelaksana; Managing Director;
d. tidak sedang menduduki jabatan yang d. Not currently holding a position that, based
berdasarkan peraturan perundang- on prevailing laws and regulations, is
undangan dilarang untuk dirangkap prohibited from being held concurrently with
dengan jabatan Direktur Pelaksana, the position of Managing Director, unless
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 316 Laporan Tahunan 2025
Page 317
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
kecuali menandatangani surat pernyataan the individual signs a statement declaring
bersedia mengundurkan diri dari jabatan willingness to resign from such position if
tersebut jika terpilih sebagai Direktur appointed as a Managing Director; and
Pelaksana; dan
e. Memiliki sertifikasi di bidang Manajemen e. Possessing certification in the field of Risk
Risiko pada tingkat yang dipersyaratkan Management at the required level as
sebagaimana diputuskan dalam Rapat determined in the Board of Directors Meeting,
Dewan Direktur dengan memperhatikan taking into account the Indonesian National
Kerangka Kualifikasi Nasionak Indonesia Qualifications Framework (KKNI) and/or
(KKNI) dan/atau Standar Kompetensi the Indonesian National Work Competency
Krerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan/atau Standards (SKKNI) and/or other authorized
lembaga lain yang berwenang. institutions.
Ketentuan Masa Jabatan Term of Office Provisions
Mengacu pada Pasal 25 UU No. 2 Tahun 2009, Referring to Article 25 of Law No. 2 of 2009, the
Menteri menetapkan salah satu anggota Dewan Minister appoints one member of the Board
Direktur sebagai Ketua Dewan Direktur yang of Directors as Chair of the Board of Directors
merangkap jabatan Direktur Eksekutif. Ketua concurrently serving as Executive Director. The
Dewan Direktur/Direktur Eksekutif memiliki Chair of the Board of Directors/Executive Director
masa jabatan 5 (lima) tahun dan hanya dapat serves a term of five (5) years and may only be
diangkat kembali untuk 1 (satu) kali masa jabatan reappointed for one (1) subsequent term, in line
berikutnya, sebagaimana ketentuan yang juga with provisions applicable to members of the
berlaku bagi anggota Dewan Direktur. Board of Directors.
Selanjutnya, berdasarkan Pasal 2 PDD No. 0005/ Furthermore, based on Article 2 of Board of Directors
PDD/07/2024 tentang Tata Cara Pengusulan, Regulation (PDD) No. 0005/PDD/07/2024 concerning
Pengangkatan dan Pemberhentian Direktur the Procedures for Nomination, Appointment,
Pelaksana LPEI sebagaimana terakhir telah diubah and Dismissal of Indonesia Eximbank Managing
berdasarkan Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. Directors, as last amended by Board of Directors
0003/PDD/01/2026 tentang Tata Cara Pengusulan, Regulation (PDD) No. 0003/PDD/01/2026 concerning
Pengangkatan, dan Pemberhentian Direktur the Procedures for Nomination, Appointment, and
Pelaksana LPEI, Direktur Pelaksana ditetapkan Dismissal of LPEI Managing Directors, Managing
untuk masa jabatan paling lama 5 (lima) tahun Directors are appointed for a term of office of up to
dalam satu periode. Direktur Pelaksana yang telah 5 (five) years per term. Managing Directors whose
berakhir masa jabatannya dapat diangkat kembali, term of office has expired may be reappointed,
dengan akumulasi masa jabatan keseluruhan provided that the total cumulative term of office
tidak melampaui 10 (sepuluh) tahun. does not exceed 10 (ten) years.
Mekanisme Pengunduran Diri dan Mechanism for Resignation and Dismissal
Pemberhentian Direktur Eksekutif dan of the Executive Director and Managing
Direktur Pelaksana Directors
Mengacu pada Pasal 28 UU No. 2 Tahun 2009, Referring to Article 28 of Law No. 2 of 2009, the
Ketua Dewan Direktur yang merangkap sebagai Chair of the Board of Directors concurrently serving
Direktur Eksekutif dapat diberhentikan oleh Menteri as Executive Director may be dismissed by the
Keuangan apabila: Minister of Finance if he or she:
1. Berhalangan tetap; 1. Is permanently unable to perform duties;
2. Masa jabatannya berakhir; 2. Has reached the end of the term of office;
3. Mengundurkan diri; 3. Resigns;
4. Kinerja anggota Dewan Direktur tidak 4. Fails to meet the performance criteria
memenuhi kriteria kinerja yang ditetapkan oleh determined by the Minister;
Menteri;
5. Memiliki hubungan keluarga sampai dengan 5. Has a family relationship up to the second
derajat kedua atau besan dengan anggota degree or in-law relationship with another
Dewan Direktur yang lain dan tidak ada satu member of the Board of Directors and none
pun yang mengundurkan diri; resigns;
Annual Report 2025 317 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 318
6. Melakukan kejahatan korporasi, tindak 6. Commits corporate crimes, corruption crimes,
pidana korupsi, tindak pidana lainnya, atau other criminal acts, or moral violations; and/or
pelanggaran moral; dan/atau
7. Tidak lagi memenuhi syarat yang telah 7. No longer meets the stipulated requirements.
ditentukan
Ketua Dewan Direktur yang merangkap Direktur The Chair of the Board of Directors/Executive
Eksekutif diberikan ruang untuk menyampaikan Director is given the opportunity to submit a
pembelaan diri kepada Menteri sebelum defense to the Minister prior to the issuance of a
keputusan pemberhentian ditetapkan. Selanjutnya, dismissal decision. Such dismissal is then formally
pemberhentian tersebut dituangkan secara stipulated through a Minister of Finance Decree.
formal melalui Keputusan Menteri Keuangan.
Sejalan dengan PDD No. 0005/PDD/07/2024 In accordance with Board of Directors Regulation
tentang Tata Cara Pengusulan, Pengangkatan (PDD) No. 0005/PDD/07/2024 concerning Procedures
dan Pemberhentian Direktur Pelaksana LPEI for the Nomination, Appointment, and Dismissal
sebagaimana terakhir telah diubah berdasarkan of Managing Directors of Indonesia Eximbank,
PDD No. 0003/PDD/01/2026 tentang Tata Cara as most recently amended by Board of Directors
Pengusulan, Pengangkatan dan Pemberhentian Regulation (PDD) No. 0003/PDD/01/2026 concerning
Direktur Pelaksana LPEI, apabila masa jabatan Procedures for the Nomination, Appointment, and
Direktur Pelaksana berakhir karena: Dismissal of Managing Directors of LPEI, the term of
office of a Managing Director may end due to:
1. Meninggal dunia; dan 1. Death; and
2. Diberhentikan karena alasan-alasan: 2. Dismissal for the following reasons:
a. berhalangan tetap; a. Permanent incapacity;
b. mengundurkan diri; b. Resignation;
c. kinerja Direktur Pelaksana tidak memenuhi c. The performance of the Managing Director
kriteria yang ditetapkan oleh Menteri; does not meet the criteria established by
d. memiliki hubungan keluarga sampai the Minister;
dengan derajat kedua atau besan dengan d. has family ties (up to second degree) or in-
sesama Direktur; law relationships with other Directors;
e. Pelaksana dan tidak ada satupun yang e. currently serving as Directors, with none
mengundurkan diri; having resigned;
f. melakukan kejahatan korporasi, tindak f. Committing corporate crimes, corruption,
pidana korupsi, tindak pidana lainnya, atau other criminal offenses, and/or moral
pelanggaran moral; dan/ atau misconduct; and/or
g. tidak lagi memenuhi syarat: g. No longer meeting the requirements,
namely:
• Warga Negara Indonesia; • Indonesian citizen;
• dapat melakukan perbuatan hukum; • Legally capable of performing legal acts;
• sehat jasmani rohani; • Physically and mentally fit;
• memiliki integritas, kepemimpinan, • Possessing integrity, leadership, good
perilaku yang baik, serta dedikasi yang conduct, and high dedication;
tinggi hukum; • Has never committed a criminal offense
• tidak pernah melakukan tindak pidana di in the banking and economic sectors;
bidang perbankan dan perekonomian; • Has never been declared bankrupt or
• tidak pernah dinyatakan pailit atau served as a member of the board of
menjadi direksi atau dewan komisaris directors or board of commissioners who
yang dinyatakan bersalah menyebabkan was found guilty of causing a Institution
suatu Lembaga dinyatakan pailit; dan to be declared bankrupt; and
• tidak sedang menjadi pengurus partai • Not currently serving as a political party
politik, official.
Direktur Eksekutif menyampaikan informasi In such circumstances, the Executive Director
sekaligus mengajukan usulan kepada Dewan shall submit information and propose
Direktur disertai penjelasan mengenai dasar/ the dismissal to the Board of Directors,
alasan pemberhentian. Persetujuan atau accompanied by an explanation of the basis/
penolakan atas usulan tersebut ditetapkan reasons for the dismissal. The approval or
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 318 Laporan Tahunan 2025
Page 319
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
setelah Dewan Direktur melakukan penelaahan, rejection of the proposal shall be determined
dengan keputusan yang kemudian after the Board of Directors conducts a review,
didokumentasikan dalam risalah Rapat Dewan with the decision subsequently documented in
Direktur. the minutes of the Board of Directors meeting.
Susunan, Jumlah, Komposisi dan Dasar Structure, Number, Composition, and Basis
Pengangkatan Anggota for Appointment
Dalam pelaksanaan fungsi operasional, LPEI In carrying out operational functions, Indonesia
menerapkan struktur kepemimpinan eksekutif Eximbank applies an executive leadership
yang terdiri atas Direktur Eksekutif dan Direktur structure consisting of an Executive Director and
Pelaksana. Sesuai Pasal 16 dan Pasal 17 PMK Managing Directors. Pursuant to Articles 16 and 17
No. 208/2021 tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip of PMK No. 208/2021 on Governance Principles, Risk
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah, Management Principles, and Know-Your-Customer
Direktur Eksekutif didukung oleh paling banyak 5 Principles, the Executive Director is supported by a
(lima) Direktur Pelaksana. maximum of five (5) Managing Directors.
Para Direktur Pelaksana bertanggung jawab The Managing Directors are responsible for
membantu Direktur Eksekutif atas dalam assisting the Executive Director in carrying out
pelaksanaan kebijakan kegiatan operasional day-to-day operational activities and ensuring
sehari-hari dan memastikan pengelolaan that organizational management is conducted
organisasi berlangsung efektif. Dalam struktur effectively. Within the executive structure, the
eksekutif, Direktur Pelaksana turut berperan Managing Directors also play a role in coordinating
mengoordinasikan serta mengawasi kegiatan and supervising operational activities, with
operasional, dengan fokus pada implementasi a focus on the implementation of strategic
kebijakan strategis, optimalisasi sumber daya, policies, optimization of resources, achievement
pencapaian target kinerja, serta pemenuhan of performance targets, and compliance with
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. prevailing regulations.
Sepanjang tahun 2025, susunan Direktur Throughout 2025, the composition of the Executive
Eksekutif dan Direktur Pelaksana LPEI mengalami Director and Managing Directors of Indonesia
penyesuaian sebagaimana diuraikan pada Bab Eximbank underwent adjustments as described
Profil Perusahaan. Dengan demikian, komposisi in the Institution Profile chapter. Accordingly, the
Direktur Pelaksana per 31 Desember 2025 adalah composition of Managing Directors as of December
sebagai berikut: 31, 2025, is as follows:
Komposisi Direktur Pelaksana per 31 Desember 2025
Composition of Managing Directors as of December 31, 2025
Periode
Nama Jabatan Masa Jabatan Dasar Pengangkatan
Jabatan
Name Position Term of Office Basis of Appointment
Term Period
KDD Nomor:
0012/KDD/11/2024
Direktur Pelaksana 25 November 2024 – 24
0009/KDD/08/2025
Bisnis I November 2029 Ke -1
Anton Herdianto KDD Number:
Managing Director November 25, 2024 – 1st
KDD Number: 0012/
of Business I November 24, 2029
KDD/11/2024
0009/KDD/08/2025
KDD Nomor: 0012/
Direktur Pelaksana 29 Agustus 2025 – 31
KDD/08/2025
Bisnis II Agustus 2030 Ke -1
Sulaeman KDD Number:
Managing Director August 29, 2025 – August 1st
KDD Number: 0012/
of Business II 31, 2030
KDD/08/2025
Direktur Pelaksana
Keuangan,
Operasional, dan 29 Agustus 2025 – 31 KDD Nomor:
Teknologi Informasi September 2030 Ke -1 0013/KDD/08/2025
Anwar Harsono
Managing Director of August 29, 2025 – 1st KDD Number:
Finance, Operations, September 31, 2030 0013/KDD/08/2025
and Information
Technology
Annual Report 2025 319 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 320
Komposisi Direktur Pelaksana per 31 Desember 2025
Composition of Managing Directors as of December 31, 2025
Periode
Nama Jabatan Masa Jabatan Dasar Pengangkatan
Jabatan
Name Position Term of Office Basis of Appointment
Term Period
KDD Nomor:
Direktur Pelaksana 0002/KDD/03/2024
Manajemen Risiko 14 Maret 2024 – 13 Maret 0007/KDD/07/2024
dan Kredit 2029 Ke -1 0010/KDD/08/2025
Sam Malee
Managing Director March 14, 2024 – 1st KDD Number:
of Risk Management March 13, 2029 0002/KDD/03/2024
and Credit 0007/KDD/07/2024
0010/KDD/08/2025
Direktur Pelaksana
Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan, dan 29 Agustus 2025 – 31 KDD Nomor:
Sumber Daya Manusia September 2030 Ke -1 0014/KDD/08/2025
Agus Sudiarto
Managing Director of August 29, 2025 – 1st KDD Number:
Corporate Secretary, September 31, 2030 0014/KDD/08/2025
Compliance, and
Human Resources
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Duties, Authorities, and Responsibilities
Mengacu pada ketentuan dalam Pasal 26 PMK No. Referring to the provisions of Article 26 of Minister
208/2021 PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun 2021 of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021
tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen concerning Governance Principles, Risk
Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah, Direktur Management Principles, and Know Your Customer
Ppelaksana memiliki tugas, wewenang dan Principles, the Managing Directors have the
tanggung jawab sebagai berikut: following duties, authorities, and responsibilities:
1. Direktur Pelaksana membantu Direktur Eksekutif 1. Managing Directors assist the Executive Director
dalam kepengurusan LPEI. in the management of Indonesia Eximbank.
2. Kepengurusan paling sedikit mencakup fungsi 2. The management at a minimum covers
kegiatan usaha, manajemen risiko, hukum, the functions of business activities,
keuangan, dan administrasi. risk management, legal, finance, and
administration.
3. Direktur Pelaksana wajib 3. Managing Directors are required to be
mempertanggungjawabkan pelaksanaan accountable for the execution of their duties to
tugasnya kepada Direktur Eksekutif. the Executive Director.
Pembagian Tugas Direktur Eksekutif dan Segregation of Duties Between the
Direktur Pelaksana Executive Director and Managing Directors
Struktur kepemimpinan LPEI disusun dengan Indonesia Eximbank’s leadership structure is
pembagian peran yang jelas dan terukur untuk designed with a clear and measurable division of
mendorong efektivitas pelaksanaan fungsi roles to promote the effective implementation of
organisasi. Dalam kerangka tersebut, Direktur organizational functions. Within this framework, the
Eksekutif dan Direktur Pelaksana menjalankan Executive Director and Managing Directors carry
tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan out their duties and responsibilities as stipulated
berdasarkan Peraturan Direktur Eksekutif (PDE) under Executive Director Regulation (PDE) No.
Nomor 0007/PDE/06/2025 tentang Pedoman dan 0007/PDE/06/2025 concerning Organizational
Tata Kerja Organisasi Lembaga Pembiayaan Guidelines and Work Procedures of the Indonesian
Ekspor Indonesia dan PDE Nomor 0027/PDE/11/2025 Eximbank and Executive Director Regulation
tentang Perubahan Pertama atas PDE Nomor 0007/ (PDE) No. 0027/PDE/11/2025 concerning the First
PDE/06/2025 tentang Pedoman dan Tata Kerja Amendment to PDE No. 0007/PDE/06/2025 on
Organisasi LPEI, dengan rincian sebagai berikut: Organizational Guidelines and Work Procedures of
LPEI, with details as follows:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 320 Laporan Tahunan 2025
Page 321
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Bidang Tugas
Name Position Scope of Duties
Sukatmo (Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif) Chief of Internal Audit
Padmosukarso (The Chair of the Board of Directors/Executive Director) Chief of Internal Audit
Divisi Audit Umum
General Audit Division
Divisi Audit Khusus
Special Audit Division
Chief of SAM
Chief of SAM
Special Asset Management
Special Asset Management
Indonesia Eximbank Institute
Indonesia Eximbank Institute
Anton Direktur Pelaksana Bisnis I Divisi Bisnis I
Herdianto Managing Director of Business I Business Division I
Divisi Bisnis II
Business Division II
Divisi Bisnis III
Business Division III
Divisi Bisnis Luar Negeri
International Business Division
Unit Usaha Syariah
Sharia Business Unit
DCOR
DCOR
Sulaeman Direktur Pelaksana Bisnis II Chief of Region
Managing Director of Business II Chief of Region
Divisi Penugasan Khusus & Strategis
Special & Strategic Assignment Division
Divisi Jasa Konsultasi
Advisory Services Division
Divisi Penjaminan & Trade Finance
Guarantee & Trade Finance Division
Divisi Asuransi
Insurance Division
Eksekutif Bisnis
Business Executive
Kantor Wilayah I
Regional Office I
Kantor Wilayah II
Regional Office II
Kantor Wilayah III
Regional Office III
Kantor Area Medan
Medan Area Office
Annual Report 2025 321 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 322
Nama Jabatan Bidang Tugas
Name Position Scope of Duties
Anwar Direktur Pelaksana Keuangan, Chief of Finance Treasury & Strategy
Harsono Operasional, dan Teknologi Informasi Chief of Finance, Treasury & Strategy
Managing Director of Finance, Operations, and
Information Technology Divisi Operasional
Operations Division
Divisi Pendanaan & Tresuri
Funding & Treasury Division
Divisi Perencanaan Strategi &
Transformasi
Strategic Planning & Transformation
Division
Divisi Teknologi Informasi
Information Technology Division
Divisi Keuangan
Finance Division
DCOR
DCOR
Sam Malee Direktur Pelaksana Manajemen Risiko dan Kredit Chief of Business Risk
Managing Director of Risk Management and Credit Chief of Business Risk
Executive Risk Officer
Executive Risk Officer
Divisi Manajemen Risiko
Risk Management Division
Divisi Kebijakan, Prosedur & Produk
Policy, Procedure & Product Division
Divisi Risiko Digital & Operasional
Digital & Operational Risk Division
Agus Sudiarto Direktur Pelaksana Sekretariat Chief of SDM, Pengadaan & Umum
Lembaga, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia Chief of Human Capital, Procurement &
Managing Director of Corporate Secretary, General Affairs
Compliance, and Human Resources
Divisi Sekretariat Lembaga & Hubungan
Kelembagaan
Corporate Secretary and stakehoder
Engagement Division
Divisi Hukum
Legal Division
Divisi Kepatuhan
Compliance Division
Divisi Sumber Daya Manusia
Human Resources Division
Divisi Pengadaan & Umum
Procurement & General Affairs Division
Independensi Direktur Eksekutif dan Independence of the Executive Director and
Direktur Pelaksana Managing Directors
Direktur Eksekutif bersama seluruh Direktur The Executive Director together with all Managing
Pelaksana LPEI telah dinyatakan memenuhi Directors of Indonesia Eximbank have been
prinsip independensi, yang dibuktikan declared to meet the principle of independence,
melalui penandatanganan Surat Pernyataan as evidenced by the signing of Statements of
Independensi. Surat pernyataan tersebut memuat Independence. These statements contain several
sejumlah aspek independensi yang harus dipenuhi, aspects of independence that must be fulfilled,
meliputi antara lain: including:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 322 Laporan Tahunan 2025
Page 323
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
1. Tidak mempunyai kepemilikan saham pada 1. Not having share ownership in other companies
perusahaan lain yang berpotensi menimbulkan that may potentially give rise to a conflict of
konflik kepentingan dalam kedudukan sebagai interest in their capacity as Executive Director/
Direktur Eksekutif/Direktur Pelaksana baik Managing Director, whether directly or indirectly.
secara langsung maupun tidak langsung.
2. Tidak mempunyai hubungan keuangan dan 2. Not having financial relationships or familial
hubungan keluarga atau semenda sampai relationships, including by marriage up to the
dengan derajat kedua dengan Anggota Dewan second degree, with members of the Board of
Direktur dan Direktur Pelaksana baik secara Directors and other Managing Directors, either
langsung maupun tidak langsung. directly or indirectly.
3. Tidak akan memanfaatkan Lembaga 3. Not utilizing the Indonesian Eximbank for
Pembiayaan Ekspor Indonesia untuk personal, family, or other parties’ interests
kepentingan pribadi, keluarga, atau pihak that may harm or reduce the benefits of the
yang dapat merugikan atau mengurangi Indonesian Eximbank, whether directly or
keuntungan Lembaga Pembiayaan Ekspor indirectly.
Indonesia baik secara langsung maupun tidak
langsung.
4. Tidak mengambil dan/atau menerima 4. Not taking and/or receiving personal benefits
keuntungan pribadi dari Lembaga Pembiayaan from the Indonesian Eximbank other than
Ekspor Indonesia selain remunerasi dan remuneration and other facilities as determined
fasilitas lain yang telah ditetapkan oleh Menteri by the Minister of Finance or other prevailing
Keuangan atau ketentuan lainnya yang berlaku. regulations.
5. Tidak merangkap jabatan sebagai anggota 5. Not holding concurrent positions as a member of
Dewan Komisaris, Direksi atau Pejabat Eksekutif the Board of Commissioners, Board of Directors,
pada perusahaan dan/atau lembaga lain. or Executive Officer in other companies and/or
institutions.
6. Tidak memberikan kuasa kepada pihak lain 6. Not granting authority to other parties that
yang mengakibatkan pengalihan tugas dan results in the transfer of duties and authorities
wewenang Direktur Pelaksana. of the Managing Director.
7. Tidak memberikan, menawarkan, atau 7. Not giving, offering, or receiving, whether
menerima, baik langsung maupun tidak directly or indirectly, anything of value to
langsung sesuatu yang berharga kepada or from customers, partners, government
atau dari Nasabah, rekanan, pejabat/pegawai officials/employees, or other third parties to
Pemerintah, atau pihak ketiga lainnya untuk influence decisions or as a reward for actions
mempengaruhi atau sebagai imbalan atas taken, in accordance with prevailing laws and
apa yang telah dilakukannya dan tindakan regulations.
lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
Surat Pernyataan Independensi Statements of Independence
Annual Report 2025 323 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 324
Program Pengenalan Direktur Eksekutif dan Introduction Program for Newly Appointed
Direktur Pelaksana Baru Executive Director and Managing Directors
LPEI menyelenggarakan program orientasi Indonesia Eximbank conducts an orientation
(Induction Program) bagi Direktur Eksekutif dan program (Induction Program) for newly appointed
Direktur Pelaksana yang baru diangkat sebagai Executive Directors and Managing Directors as
bagian dari penguatan kesiapan kepemimpinan part of strengthening the institution’s operational
operasional Lembaga. Program ini ditujukan leadership readiness. This program is intended to
untuk menyamakan pemahaman dalam align understanding in leading business operations,
memimpin pelaksanaan kegiatan usaha, sekaligus while also building stronger communication and
membangun komunikasi dan hubungan kerja working relationships among executive officials.
yang lebih solid antarpejabat eksekutif.
Melalui program orientasi, Direktur Eksekutif Through the orientation program, newly appointed
dan Direktur Pelaksana yang baru memperoleh Executive Directors and Managing Directors
pembekalan terkait gambaran bisnis LPEI, arah dan receive briefings on Indonesia Eximbank’s business
rencana strategis, pedoman kerja, serta tanggung overview, strategic direction and plans, work
jawab jabatan yang melekat. Dengan pembekalan guidelines, as well as the inherent duties and
tersebut, diharapkan pelaksanaan peran eksekutif responsibilities of their positions. With this briefing,
dapat berjalan selaras dan terkoordinasi dengan it is expected that the execution of executive roles
organ tata kelola LPEI lainnya. will be carried out in a manner that is aligned
and well coordinated with other LPEI governance
organs.
Sehubungan dengan perubahan komposisi In connection with changes in the composition of
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana pada the Executive Director and Managing Directors in
tahun 2025, program orientasi diselenggarakan 2025, an orientation program was organized by the
oleh Divisi Sekretariat Lembaga dan Hubungan Corporate Secretary and Stakeholder Engagement
Kelembagaan dengan menyampaikan materi Division by delivering learning materials to the
pembelajaran kepada Direktur Eksekutif dan newly appointed Executive Director and Managing
Direktur Pelaksana yang baru mencakup, antara Directors, including:
lain:
1. Pelaksanaan prinsip Tata Kelola oleh LPEI; 1. The implementation of governance principles
by Indonesia Eximbank
2. Gambaran mengenai LPEI berkaitan dengan 2. An overview of Indonesia Eximbank covering its
tujuan, sifat, lingkup kegiatan, kinerja keuangan objectives, nature, scope of activities, financial
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 324 Laporan Tahunan 2025
Page 325
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
dan operasi, strategi, rencana usaha jangka and operational performance, strategies,
pendek dan jangka panjang, posisi kompetitif, short-term and long-term business plans,
risiko, dan masalah-masalah strategis lainnya, competitive position, risks, and other strategic
kinerja LPEI tahun 2025; issues, including LPEI’s performance in 2025;
3. Keterangan berkaitan dengan kewenangan 3. Information related to delegated authorities,
yang didelegasikan, audit internal dan internal and external audits, internal control
eksternal, sistem dan kebijakan pengendalian systems and policies, including the Audit
internal, termasuk Komite Audit; dan Committee; and
4. Keterangan mengenai tugas dan tanggung 4. Information regarding the duties and
jawab Dewan Direktur serta hal-hal yang tidak responsibilities of the Board of Directors as well
diperbolehkan. as prohibited matters.
Berikut rincian pelaksanaan program orientasi/ The following are the details of the implementation
induction Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana of the Orientation/Induction Program for the
LPEI tahun 2025. Executive Director and Managing Directors of
Indonesia Eximbank in 2025:
Nama Tanggal Tempat
No
Name Date Place
3 Februari 2025 Kantor LPEI
1 Sukatmo Padmosukarso
February 3, 2025 LPEI Office
19 September 2025 Kantor LPEI
2 Sulaeman
September 19, 2025 LPEI Office
19 September 2025 Kantor LPEI
3 Anwar Harsono
September 19, 2025 LPEI Office
19 September 2025 Kantor LPEI
4 Agus Sudiarto
September 19, 2025 LPEI Office
Program Pengembangan Direktur Eksekutif Development Program for Executive
dan Direktur Pelaksana Director and Managing Directors
Sepanjang tahun 2025, Direktur Eksekutif dan Throughout 2025, the Executive Director and
Direktur Pelaksana menunjukkan komitmen Managing Directors demonstrated a sustained
berkelanjutan untuk memperkuat efektivitas commitment to strengthening leadership
kepemimpinan melalui partisipasi dalam effectiveness through participation in various
berbagai program pelatihan dan pengembangan training and competency development programs.
kompetensi. Keikutsertaan dalam program- Participation in these programs was carried
program tersebut dilakukan secara aktif sebagai out actively as an effort to enhance capacity in
upaya peningkatan kapasitas dalam menjalankan performing strategic roles and supporting the
peran strategis dan mendukung pencapaian achievement of LPEI’s objectives, as summarized in
tujuan LPEI, sebagaimana dirangkum dalam tabel the table below:
berikut:
Annual Report 2025 325 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 326
Nama Tanggal Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Name Implementation date Training Title Organizer
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
OJK
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook for 2025
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko
7 Mei 2025 Jenjang 7
Infobank
May 7, 2025 Risk Management Certification Refreshment
Level 7
8 Agustus 2025
Anton Herdianto Sharing Session Product & Business Operations UKEF
August 8, 2025
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi
November 2025 KPK
Anti-Gratuity E-Learning
E- Learning Kode Etik LPEI
November 2025 LPEI X-Learn
LPEI Code of Ethics E-Learning
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi
November 2025 KPK
Anti-Gratuity E-Learning
Sulaeman
E- Learning Kode Etik LPEI
November 2025 LPEI X-Learn
LPEI Code of Ethics E-Learning
Desember 2025 Direktorat Workshop DND
LPEI
December 2025 DND Directorate Workshop
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
OJK
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook for 2025
27 - 28 Februari 2025 Internal Control over
CRMS
February 27-28, 2025 Financial Reporting (ICoFR)
Implikasi Akuntansi, Aktuaria & Pajak atas
Penerapan Imbalan Kerja sesuai PSAK 219
05 - 07 Maret 2025
Accounting, Actuarial & Tax Implications IAI
March 05-07, 2025
of Employee Benefits Implementation in
accordance with PSAK 219
11 - 13 Maret 2025 Workshop Fraud Identification with Forensic
IAI
March 11-13, 2025 Accounting and Investigative Audit
18 - 19 Maret 2025
Corporate Valuation Prasmul-Eli
March 18-19, 2025
21 Maret 2025 Pembekalan Sertifikasi Tresury Jenjang 7
Apuvindo
March 21, 2025 Treasury Certification Briefing Level 7
Anwar Harsono 21 April – 21 Mei 2025
Chartered Financial Analyst (CFA) - Level 1 PPM Manajemen
April 21 – May 21, 2025
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko
7 Mei 2025 Jenjang 7
Infobank
May 7, 2025 Risk Management Certification Refreshment
Level 7
8 Agustus 2025
Sharing Session Product & Business Operations UKEF
August 8, 2025
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi
November 2025 KPK
Anti-Gratuity E-Learning
E- Learning Kode Etik LPEI
November 2025 LPEI X-Learn
LPEI Code of Ethics E-Learning
14 Desember 2025 Direktorat Workshop DFO
LPEI
December 14, 2025 DFO Directorate Workshop
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 326 Laporan Tahunan 2025
Page 327
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Tanggal Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Name Implementation date Training Title Organizer
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
OJK
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook for 2025
Penerapan GRC dalam Meningkatkan
Kepercayaan Investor dan Stabilitas Sektor
25 Februari 2025
Keuangan OJK
February 25, 2025
Implementation of GRC in Enhancing Investor
Confidence and Financial Sector Stability
Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko
7 Mei 2025 Jenjang 7
Infobank
May 7, 2025 Risk Management Certification Refreshment
Level 7
Efek Domino Tarif Trump Ancaman Atau
15 Mei 2025 Peluang Bagi Indonesia
OJK
May 15, 2025 The Domino Effect of Trump Tariffs: Threat or
Sam Malee Opportunity for Indonesia
16 Juni 2025 A to Z Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah
LPEI
June 16, 2025 A to Z of Non-Performing Financing Resolution
8 Agustus 2025
Sharing Session Product & Business Operations UKEF
August 8, 2025
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi
November 2025 KPK
Anti-Gratuity E-Learning
E- Learning Kode Etik LPEI
November 2025 LPEI X-Learn
LPEI Code of Ethics E-Learning
Desember 2025 Direktorat Workshop DMR
LPEI
December, 2025 DMR Directorate Workshop
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi
November 2025 KPK
Anti-Gratuity E-Learning
Agus Sudiarto
E- Learning Kode Etik LPEI
November 2025 LPEI X-Learn
LPEI Code of Ethics E-Learning
Desember 2025 Direktorat Workshop DND
LPEI
December, 2025 DND Directorate Workshop
Pelaksanaan Tugas Direktur Eksekutif dan Execution of Duties of the Executive Director
Direktur Pelaksana Tahun 2025 and Managing Directors in 2025
Pada tahun 2025, Direktur Eksekutif dan Direktur In 2025, the Executive Director and Managing
Pelaksana berperan aktif dalam menjaga Directors played an active role in maintaining
kesinambungan operasional sekaligus operational continuity while driving the
mendorong pencapaian target kinerja LPEI. achievement of Indonesia Eximbank’s performance
Dalam menjalankan mandat tersebut, koordinasi targets. In carrying out this mandate, inter-organ
antar-organ dilakukan secara intensif dan coordination was conducted intensively and in
terstruktur melalui rapat-rapat rutin, antara lain a structured manner through regular meetings,
rapat Manajemen yang dilaksanakan sekurang- including Management Meetings held at least
kurangnya satu kali setiap minggu, rapat ALCO once a week, ALCO meetings held once a month,
satu kali setiap bulan, serta rapat bulanan kinerja and monthly performance review meetings held
satu kali setiap bulan. Di samping rapat koordinasi once a month. In addition to coordination meetings
bersama Direktur Pelaksana, Direktur Eksekutif with the Managing Directors, the Executive Director
juga menyelenggarakan rapat koordinasi dengan also held coordination meetings with the Board of
Annual Report 2025 327 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 328
Dewan Direktur sebagai organ pengawas untuk Directors as the supervisory organ to ensure that
memastikan pelaksanaan operasional berjalan operational implementation remained aligned
sesuai arah kebijakan dan kebutuhan penguatan with policy direction and the need to strengthen
pengendalian. internal controls.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana pada In 2025, the Executive Director and Managing
tahun 2025 telah melaksanakan 56 kali rapat Directors held a total of 56 meetings for the purpose
dalam rangka pengambilan keputusan atas of making decisions on policies and strategic
kebijakan maupun isu-isu strategis, dengan issues. All decisions were adopted through formal
keputusan yang ditetapkan melalui mekanisme meeting mechanisms and were adequately
rapat dan didokumentasikan secara memadai. documented.
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola As part of strengthening governance over
pelaksanaan operasional, LPEI juga membentuk operational execution, Indonesia Eximbank also
komite di bawah Direktur Eksekutif untuk established committees under the Executive
mendukung proses koordinasi, pendalaman Director to support coordination processes, in-
isu, serta percepatan tindak lanjut atas agenda depth discussion of issues, and the acceleration
operasional dan strategis. Pembentukan komite of follow-up actions on operational and strategic
ini menjadi salah satu perangkat pendukung agendas. The establishment of these committees
agar pengambilan keputusan dan pengawasan serves as a supporting mechanism to ensure
pelaksanaan kebijakan dapat berjalan lebih efektif. that decision-making and oversight of policy
implementation are carried out more effectively.
Penilaian Kinerja Komite di Bawah Direktur Performance Assessment of Committees
Eksekutif dan Direktur Pelaksana atau Under the Executive Director and Managing
Unit Kerja yang Berada di Bawah Direktur Directors or Work Units Under the Executive
Eksekutif dan Direktur Pelaksana Director and Managing Directors
Prosedur Penilaian Assessment Procedure
Direktur Eksekutif memperoleh dukungan dari The Executive Director is supported by several
sejumlah komite yang berperan dalam membantu committees that assist in the management of the
pengelolaan Lembaga, antara lain: Institution, including:
1. Komite Manajemen Risiko, 1. Risk Management Committee
2. Komite Pengembangan Produk, 2. Product Development Committee
3. Komite Kebijakan dan Pedoman, 3. Policy and Guidelines Committee
4. Komite Assets & Liabilities Management, 4. Assets & Liabilities Management Committee
5. Komite Teknologi Sistem Informasi, 5. Information System Technology Committee
6. Komite Pengadaan, 6. Procurement Committee
7. Komite Jasa Konsultasi, 7. Consulting Services Committee
8. Komite Pembiayaan, dan 8. Financing Committee
9. Komite Sumber Daya Manusia. 9. Human Resources Committee
Untuk menjaga akuntabilitas dan efektivitas To maintain accountability and effectiveness in
pelaksanaan tugas, kinerja setiap komite di the execution of duties, the performance of each
bawah Direktur Eksekutif ditelaah secara tahunan committee under the Executive Director is reviewed
berdasarkan target yang telah ditetapkan. Proses annually based on predetermined targets. The
penilaian dipimpin oleh Direktur Eksekutif dengan assessment process is led by the Executive
melibatkan anggota komite serta pemangku Director and involves committee members as
kepentingan terkait, dan hasilnya menjadi dasar well as relevant stakeholders. The results of the
pemberian arahan, rekomendasi perbaikan, serta assessment serve as the basis for providing
pertimbangan remunerasi bagi anggota komite. direction, recommendations for improvement,
and remuneration considerations for committee
members.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 328 Laporan Tahunan 2025
Page 329
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Melalui evaluasi tersebut, LPEI memastikan setiap Through this evaluation, Indonesia Eximbank
komite memberikan kontribusi yang optimal ensures that each committee makes an optimal
dalam mendukung pelaksanaan strategi dan contribution to supporting strategy execution and
pencapaian tujuan Lembaga. the achievement of the Institution’s objectives.
Kriteria Penilaian Assessment Criteria
Penilaian atas efektivitas komite-komite di bawah The assessment of the effectiveness of committees
Direktur Eksekutif dilakukan dengan mengacu pada under the Executive Director is conducted with
sejumlah indikator, antara lain tingkat pencapaian reference to several indicators, including the level
target, kualitas pelaksanaan tugas dan tanggung of target achievement, the quality of the execution
jawab, serta besaran kontribusinya terhadap of duties and responsibilities, and the extent of
kinerja LPEI secara menyeluruh. Indikator dan their contribution to Indonesia Eximbank’s overall
parameter penilaian tersebut dapat diselaraskan performance. These indicators and assessment
dengan kebutuhan serta karakteristik masing- parameters may be aligned with the needs and
masing komite agar evaluasi tetap relevan dan characteristics of each committee to ensure that
tepat sasaran. the evaluation remains relevant and well targeted.
Hasil Penilaian Assessment Results
Hasil evaluasi kinerja komite-komite di bawah The results of the performance evaluation
Direktur Eksekutif sepanjang tahun 2025 adalah of committees under the Executive Director
sebagai berikut: throughout 2025 are as follows:
1. Komite Manajemen Risiko 1. Risk Management Committee
Komite Manajemen Risiko memiliki peran The Risk Management Committee plays
strategis dalam memastikan pengelolaan a strategic role in ensuring optimal risk
risiko yang optimal di LPEI. Sepanjang management at LPEI. Throughout 2025, the Risk
tahun 2025, Komite Manajemen Risiko aktif Management Committee actively provided
memberikan rekomendasi kepada Direktur recommendations to the Executive Director
Eksekutif terkait strategi ,kebijakan, perangkat regarding risk management strategies, policies,
dan implementasi Manajemen Risiko, termasuk tools, and implementation, including any
perubahannya. Selain itu, Komite Manajemen amendments thereto. In addition, the Committee
Risiko juga mengevaluasi serta mengusulkan evaluated and proposed improvements to the
perbaikan terhadap Komite Kebijakan Financing, Guarantee, and Insurance Policy
Pembiayaan, Penjaminan, dan Asuransi Committee to enhance the effectiveness of
guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan risk management implementation. Various
Manajemen Risiko. Berbagai keputusan bisnis business decisions not yet covered in existing
yang belum tercakup dalam prosedur juga procedures were also taken into consideration
menjadi perhatian dalam rekomendasi yang in the recommendations provided. Through
diberikan. Dengan keterlibatan aktifnya, Komite its active involvement, the Risk Management
Manajemen Risiko berkontribusi signifikan Committee made a significant contribution to
dalam memperkuat kepatuhan terhadap strengthening regulatory compliance and the
regulasi dan efektivitas mitigasi risiko. Di tahun effectiveness of risk mitigation. In 2025, the Risk
2025, Komite Manajemen Risiko mengadakan Management Committee held 15 meetings, with
15 kali rapat dengan tingkat kehadiran rata- an average attendance rate of 83% among its
rata anggota mencapai 83%. members.
2. Komite Pengembangan Produk 2. Product Development Committee
Sepanjang tahun 2025, LPEI terus berupaya Throughout 2025, Indonesia Eximbank continued
mengoptimalkan pengembangan produk its efforts to optimize the development of
dan layanan guna mendukung pertumbuhan products and services to support national export
ekspor nasional. Dalam hal ini, Komite growth. In this regard, the Product Development
Pengembangan Produk memainkan peran Committee plays a strategic role in formulating
strategis dalam merumuskan rekomendasi recommendations that are aligned with
yang relevan dengan dinamika industri dan industry dynamics and stakeholders’ needs.
kebutuhan pemangku kepentingan. Berbagai The various recommendations generated
rekomendasi yang dihasilkan tidak hanya have not only contributed to the launch of new
berkontribusi pada peluncuran produk baru, products, but also to the refinement of internal
Annual Report 2025 329 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 330
tetapi juga penyempurnaan prosedur dan procedures and policies During the year, the ketentuan internal. Sepanjang tahun, Komite Product Development Committee held 13 Pengembangan Produk mengadakan 13 kali meetings, with an average attendance rate of rapat dengan tingkat kehadiran rata-rata 100% among its members. anggota mencapai 100%. 3. Komite Kebijakan dan Pedoman 3. Policy and Guidelines Committee Sepanjang tahun 2025, Komite Kebijakan Throughout 2025, the Policy and Guidelines dan Pedoman terus berperan aktif dalam Committee continued to play an active role memperkuat tata kelola internal LPEI. Komite in strengthening LPEI’s internal governance. Kebijakan dan Pedoman tidak hanya The Committee not only provided strategic memberikan rekomendasi strategis kepada recommendations to the Executive Director Direktur Eksekutif terkait penyusunan dan regarding the formulation and implementation implementasi peraturan internal, tetapi of internal regulations, but also ensured the juga memastikan efektivitas pengawasan effectiveness of oversight on compliance terhadap kepatuhan yang diterapkan. Dengan practices. Through a systematic approach, the pendekatan yang sistematis, Komite Kebijakan Committee contributed to addressing various dan Pedoman berkontribusi dalam mengatasi emerging challenges while maintaining a berbagai tantangan yang muncul serta balance between regulatory compliance and menjaga keseimbangan antara kepatuhan operational efficiency. In carrying out its duties, regulasi dan efisiensi operasional. Dalam the Policy and Guidelines Committee held 21 menjalankan tugasnya, Komite Kebijakan dan meetings, with an average attendance rate of Pedoman mengadakan 21 kali rapat dengan 100% among its members. tingkat kehadiran rata rata anggota mencapai 100%. 4. Komite Assets & Liabilities Management 4. Assets and Liabilities Management Committee Sepanjang tahun 2025, Komite Assets dan Throughout 2025, the Assets and Liabilities Liabilities Management menjalankan perannya Management Committee performed its role secara optimal dalam mendukung stabilitas optimally in supportingIndonesia Eximbank’s keuangan LPEI. Melalui evaluasi menyeluruh, financial stability. Based on a comprehensive Direktur Eksekutif menilai bahwa Komite Assets evaluation, the Executive Director assessed that dan Liabilities Management telah beroperasi the Committee has operated in accordance sesuai dengan regulasi yang berlaku. with applicable regulations. The Committee Komite Assets dan Liabilities Management provided strategic recommendations related to memberikan rekomendasi strategis terkait risk management policies, limits, and guidelines kebijakan manajemen risiko, batasan, serta for managing assets and liabilities, taking into pedoman pengelolaan aset dan liabilitas account relevant internal and external factors. dengan mempertimbangkan faktor internal The decisions made were aimed at maintaining dan eksternal yang relevan. Keputusan financial balance and ensuring the sustainability yang dihasilkan bertujuan untuk menjaga of Indonesia Eximbank’s operations. During the keseimbangan finansial dan memastikan year, the Assets and Liabilities Management keberlanjutan operasional LPEI. Sepanjang Committee held 15 meetings, with an average tahun, Komite Assets & Liabilities Management attendance rate of 94% among its members. mengadakan mengadakan 15 kali rapat dengan tingkat kehadiran rata-rata anggota mencapai 94%. 5. Komite Teknologi Sistem Informasi 5. Information Systems Technology Committee Sepanjang tahun 2025, penguatan infrastruktur Throughout 2025, strengthening the information teknologi sistem informasi menjadi salah satu systems technology infrastructure became fokus utama dalam mendukung operasional one of the key priorities in supporting Indonesia LPEI. Komite Teknologi Sistem Informasi Eximbank’s operations. The Information Systems berperan dalam memberikan rekomendasi Technology Committee plays a role in providing strategis kepada Direktur Eksekutif, mencakup strategic recommendations to the Executive perencanaan, pengawasan, dan evaluasi Director, covering the planning, oversight, and pengembangan sistem informasi. Selain evaluation of information system development. itu, Komite Teknologi Sistem Informasi In addition, the Committee also sets policy turut menetapkan arah kebijakan untuk directions for medium- and long-term Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 330 Laporan Tahunan 2025
Page 331
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
pengembangan jangka menengah dan development, including technology investment
panjang, termasuk rencana investasi plans aligned with LPEI’s needs. The presence of
teknologi yang selaras dengan kebutuhan LPEI. the Information Systems Technology Committee
Keberadaan Komite Teknologi Sistem Informasi ensures that technology implementation is
memastikan implementasi teknologi dilakukan carried out optimally in line with the strategies
secara optimal sesuai dengan strategi dan and challenges faced. During the year, the
tantangan yang dihadapi. Sepanjang tahun, Committee held 2 meetings, with an average
komite telah mengadakan 2 kali rapat dengan attendance rate of 100% among its members.
tingkat kehadiran rata-rata anggota mencapai
100%.
6. Komite Pengadaan 6. Procurement Committee
Komite Pengadaan memiliki peran strategis The Procurement Committee plays a strategic
dalam memastikan proses pengadaan di LPEI role in ensuring that procurement processes at
berjalan efektif dan sesuai aturan. Sepanjang LPEI are carried out effectively and in compliance
tahun 2025, Komite Pengadaan aktif with applicable regulations. Throughout 2025,
memberikan rekomendasi yang mendukung the Procurement Committee actively provided
optimalisasi pengadaan, dengan fokus pada recommendations to support procurement
efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. optimization, with a focus on efficiency,
Rekomendasi tersebut mencakup perbaikan transparency, and accountability. These
dalam pelaksanaan pengadaan agar lebih recommendations include improvements
tepat guna tanpa mengabaikan prinsip in procurement implementation to ensure
kepatuhan dan kualitas. Selain itu, Komite greater effectiveness without compromising
Pengadaan berkontribusi dalam merumuskan compliance principles and quality. In addition,
langkah-langkah peningkatan yang sejalan the Procurement Committee contributes to
dengan kebijakan yang berlaku. Komitmen ini formulating enhancement measures in line
tercermin dalam 72 kali rapat dengan tingkat with prevailing policies. This commitment is
kehadiran rata-rata anggota mencapai 95%. reflected in the 72 meetings held during the
year, with an average attendance rate of 95%
among its members.
7. Komite Jasa Konsultasi 7. Advisory Services Committee
Sepanjang tahun 2025, Komite Jasa Konsultasi Throughout 2025, the Advisory Services
berperan aktif dalam mendukung efektivitas Committee played an active role in supporting
program jasa konsultasi melalui berbagai the effectiveness of consulting service programs
rekomendasi strategis kepada Direktur through various strategic recommendations to
Eksekutif. Setiap keputusan yang diusulkan the Executive Director. Each proposed decision
mempertimbangkan prinsip kehati-hatian, took into account the principles of prudence,
mitigasi risiko, serta kepatuhan terhadap risk mitigation, and compliance with applicable
regulasi yang berlaku. regulations.
Dalam menjalankan tugasnya, Komite Jasa In carrying out its duties, the Committee
Konsultasi memberikan persetujuan prinsip provided approvals in principle for programs,
baik yang telah maupun belum dianggarkan both those already included and those not
dalam RKAT LPEI. Komite juga memberi arahan yet included in Indonesia Eximbank’s RKAT. The
atas pelaksanaan program serta melakukan Committee also provided direction on program
evaluasi atas program yang telah dijalankan. implementation and conducted evaluations of
programs that had been carried out.
Dengan kontribusi tersebut, Direktur Eksekutif Through these contributions, the Executive
menilai bahwa peran Komite Jasa Konsultasi Director assessed that the role of the Advisory
berpengaruh positif terhadap kelancaran Services Committee had a positive impact on
perencanaan dan implementasi program. the smooth planning and implementation of
Sepanjang tahun 2025, Komite Jasa Konsultasi programs. Throughout 2025, the Committee
menggelar 10 kali rapat dengan tingkat held 10 meetings, with an average attendance
kehadiran rata-rata anggota mencapai 83%. rate of 83% among its members.
Annual Report 2025 331 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 332
8. Komite Pembiayaan 8. Credit Committee
Sepanjang tahun 2025, Komite Pembiayaan Throughout 2025, the Credit Committee played
berperan penting dalam memastikan proses a vital role in ensuring that decision-making
pengambilan keputusan yang sesuai dengan processes were conducted in accordance
prinsip kehati-hatian dan regulasi yang berlaku. with prudential principles and applicable
Berbagai keputusan strategis telah ditetapkan, regulations. Various strategic decisions were
termasuk persetujuan proposal pembiayaan, made, including the approval of financing,
penjaminan, asuransi, serta kebijakan guarantee, and insurance proposals, as well
tresuri. Selain itu, Komite Pembiayaan turut as treasury policies. In addition, the Committee
berkontribusi dalam penyelesaian pembiayaan contributed to the resolution of non-performing
bermasalah dan penetapan kualitas aktiva financing and the determination of asset
produk berdasarkan batasan yang telah quality for products based on established
ditetapkan. Dengan perannya yang krusial, thresholds. With its critical role, the Financing
Komite Pembiayaan menjadi bagian integral Committee serves as an integral part of
dalam menjaga stabilitas operasional dan maintaining operational stability and risk
manajemen risiko di LPEI. Selama tahun 2025, management at Indonesia Eximbank. During
Komite Pembiayaan telah mengadakan 143 2025, the Committee held 143 meetings for the
rapat untuk segmen UKM dan 194 rapat untuk SME segment and 194 meetings for the Non-
segmen Non-UKM, dengan tingkat kehadiran SME segment, with an attendance rate of 100%
anggota mencapai 100%. among its members.
9. Komite Sumber Daya Manusia 9. Human Capital Committee
Sepanjang tahun 2025, Komite Sumber Daya Throughout 2025, the Human Capital
Manusia berperan aktif dalam memberikan Committee played an active role in providing
arahan strategis terkait kebijakan SDM. strategic direction related to human capital
Komite Sumber Daya Manusia tidak hanya policies. The Committee not only proposed
mengusulkan penyempurnaan kebijakan, tetapi policy enhancements, but also ensured that
juga memastikan implementasinya selaras their implementation was aligned with the
dengan sasaran dan strategi Lembaga. Selain Institution’s objectives and strategies. In
itu, pengembangan nilai-nilai Lembaga tetap addition, the development of institutional values
menjadi perhatian utama untuk memperkuat remained a key focus in strengthening the
budaya organisasi. Dengan konsistensi dalam organizational culture. Through its consistent
memberikan masukan yang konstruktif, komite and constructive input, the Committee
mendukung efektivitas pengelolaan SDM supported the effectiveness of human capital
sekaligus memperkuat identitas dan tujuan management while reinforcing LPEI’s identity
strategis LPEI. Sepanjang tahun, Komite Sumber and strategic objectives. During the year, the
Daya Manusia telah mengadakan 16 kali rapat Human Capital Committee held 16 meetings,
dengan tingkat kehadiran rata-rata anggota with an average attendance rate of 83% among
mencapai 83%. its members.
Dewan Pengawas Syariah
Sharia Supervisory Board
Dewan Pengawas Syariah (DPS) menjalankan The Sharia Supervisory Board (SSB) conducts
pengawasan secara proaktif atas pelaksanaan proactive oversight of the implementation of
kegiatan usaha Syariah di LPEI, mencakup Sharia-based business activities at Indonesia
penelaahan terhadap produk, kebijakan, dan Eximbank, including the review of products, policies,
aktivitas operasional yang menggunakan prinsip and operational activities that apply Sharia
syariah. Melalui fungsi tersebut, DPS memastikan principles. Through this function, the SSB ensures
seluruh pelaksanaan kegiatan Syariah di LPEI that all Sharia-related activities at Indonesia
senantiasa selaras dengan prinsip-prinsip syariah Eximbank are consistently aligned with Sharia
yang dirujuk dari fatwa DSN-MUI. principles as stipulated in the fatwas issued by the
National Sharia Council of the Indonesian Ulama
Council (DSN-MUI)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 332 Laporan Tahunan 2025
Page 333
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Sejalan dengan UU No. 2 Tahun 2009, LPEI memiliki In line with Law No. 2 of 2009, Indonesia Eximbank
kewenangan untuk menjalankan kegiatan usaha is authorized to conduct business activities based
berdasarkan prinsip-prinsip syariah, sehingga LPEI on Sharia principles, and is therefore required to
berkewajiban menunjuk DPS sebagai bagian dari appoint an SSB as part of its Sharia compliance
mekanisme pengendalian kepatuhan Syariah. control mechanism. In this context, the SSB plays
Dalam konteks ini, DPS memegang peran penting an important role in maintaining the consistent
untuk menjaga konsistensi penerapan prinsip application of Sharia principles, including
syariah, termasuk memberikan pengawasan agar providing oversight to ensure that Indonesia
proses pengambilan keputusan dan penetapan Eximbank’s decision-making processes and
kebijakan LPEI tetap berada dalam koridor Syariah. policy determinations remain within the Sharia
framework.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara Through continuous oversight, the SSB helps ensure
berkesinambungan, DPS membantu memastikan that every policy and decision related to Sharia-
setiap kebijakan dan keputusan terkait usaha based business activities undertaken by LPEI meets
Syariah yang dijalankan LPEI memenuhi aspek Sharia compliance requirements and supports
kesesuaian (sharia compliance) dan mendukung the overall strengthening of Sharia governance at
penguatan tata kelola Syariah LPEI secara Indonesia Eximbank.
menyeluruh.
Tugas dan Tanggung Jawab DPS Duties and Responsibilities of the Sharia
Supervisory Board
Dalam Piagam Dewan Pengawas Syariah (DPS) LPEI In the Indonesia Eximbank Sharia Supervisory Board
yang tercantum dalam PDD No. 0013/PDD/10/2022, (SSB) Charter as stipulated in BOD Decree No. 0013/
pengaturan mengenai tugas dan tanggung jawab PDD/10/2022, the provisions regarding the duties
DPS telah ditetapkan secara khusus pada Pasal 10 and responsibilities of the SSB are specifically
dan Pasal 11. Kedua pasal tersebut menjadi dasar set out in Article 10 and Article 11. These articles
pelaksanaan peran DPS dalam menjalankan serve as the basis for the SSB in carrying out its
fungsi pengawasan atas pemenuhan prinsip- supervisory function to ensure compliance with
prinsip syariah pada aspek-aspek operasional Sharia principles across the operational aspects of
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. the Indonesia Eximbank.
Sejalan dengan ketentuan tersebut, Pasal 10 In line with these provisions, Article 10 and Article
dan Pasal 11 menguraikan ruang lingkup tugas 11 outline the scope of duties and responsibilities
serta tanggung jawab DPS dalam memastikan of the SSB in ensuring that policies, products, and
kebijakan, produk, dan aktivitas terkait usaha activities related to Sharia-based business at
syariah di LPEI tetap berada dalam koridor prinsip Indonesia Eximbank remain within the framework
syariah yang berlaku. Adapun rincian tugas dan of applicable Sharia principles. The details of the
tanggung jawab DPS sebagaimana dimaksud SSB’s duties and responsibilities are as follows:
diuraikan sebagai berikut:
1. DPS memiliki tugas memberikan nasihat dan 1. The Sharia Supervisory Board (SSB) is responsible
saran (advisory) kepada Direktur Eksekutif serta for providing advice and recommendations to the
mengawasi seluruh kegiatan usaha syariah Executive Director and for overseeing all Sharia-
LPEI agar sesuai dengan Prinsip Syariah. based business activities of Indonesia Eximbank
to ensure compliance with Sharia principles.
2. DPS mempunyai tugas tanggung jawab antara 2. The SSB’s duties and responsibilities include,
lain: among others:
a. Mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko a. Evaluate risk management policies related
yang terkait dengan pemenuhan Prinsip to compliance with Sharia principles;
Syariah;
b. Mengevaluasi pertanggungjawaban b. Evaluate the accountability of the Executive
Direktur Eksekutif atas pelaksanaan Director for the implementation of risk
kebijakan Manajemen Risiko yang terkait management policies related to compliance
dengan pemenuhan Prinsip Syariah with Sharia principles as referred to in point
sebagaimana dimaksud dalam huruf a; (a);
c. Menganalisis laporan yang disampaikan c. Analyze reports submitted by and/or
oleh dan/atau yang diminta dari Direktur requested from the Executive Director and/
Annual Report 2025 333 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 334
Eksekutif dan/atau Direktur Pelaksana, or Managing Directors, the internal audit
pelaksana fungsi audit internal dan/ function, and/or the compliance function
atau fungsi kepatuhan untuk mengetahui to assess the quality of the implementation
kualitas pelaksanaan pemenuhan Prinsip of Sharia principle compliance in Sharia-
Syariah atas pelaksanaan bisnis yang based business activities;
menggunakan Prinsip Syariah; d. Assess and ensure compliance with Sharia
d. Menilai dan memastikan pemenuhan Prinsip principles across all policies, operational
Syariah atas seluruh kebijakan, pedoman guidelines, products, transactions, and
operasional, produk, transaksi dan laporan Sharia financial reports issued by Indonesia
keuangan syariah yang dikeluarkan LPEI; Eximbank;
e. Supervise, provide input, and offer advice on
e. Mengawasi, memberikan masukan dan the development of new Sharia products to
nasihat atas pengembangan produk ensure alignment with DSN-MUI fatwas;
syariah baru agar sesuai dengan fatwa
DSN-MUI; f. Recommend that Indonesia Eximbank
f. Merekomendasikan kepada LPEI untuk seek a fatwa from DSN-MUI for new Sharia
mengajukan fatwa kepada DSN-MUI untuk products that have not yet been covered by
produk syariah baru LPEI yang belum ada existing fatwas;
fatwanya; g. Conduct periodic reviews at least once every
g. Melakukan review secara berkala minimal three (3) months to ensure compliance with
1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan atas Sharia principles in the implementation
pemenuhan Prinsip Syariah terhadap of Indonesia Eximbank’s Sharia-based
pelaksanaan kegiatan usaha syariah LPEI; business activities;
h. Provide education and guidance to
h. Melakukan edukasi dan pembinaan kepada Indonesia Eximbank staff and customers as
staf-staf LPEI dan nasabah-nasabah yang recommended by Indonesia Eximbank;
direkomendasikan oleh LPEI; i. Prepare and submit the Sharia Supervisory
i. Menyusun dan menyampaikan Laporan Board’s Supervisory Report to the Executive
Hasil Pengawasan DPS kepada Direktur Director, with a copy to the Board of
Eksekutif dengan tembusan kepada Directors, on a periodic basis at least once
Dewan Direktur secara berkala sekurang- every three (3) months and no later than
kurangnya 3 (tiga) bulan sekali dan seven (7) working days after the end of the
disampaikan selambat-lambatnya 7 reporting period;
(tujuh) hari kerja setelah akhir periode
pelaporan. j. The Sharia Supervisory Board reports its
j. Dewan Pengawas Syariah melaporkan activities and the results of its assignments
kegiatan dan hasil penugasan yang to the Executive Director, with a copy to the
diterimanya kepada Direktur Eksekutif Board of Directors.
dengan tembusan kepada Dewan Direktur. 3. The Sharia Supervisory Board (SSB) reports its
3. DPS melaporkan kegiatan dan hasil penugasan activities and the results of its assignments to
yang diterimanya kepada Direktur Eksekutif the Executive Director, with a copy to the Board
dengan tembusan kepada Dewan Direktur. of Directors.
Mekanisme Pemberian Saran DPS Mechanism for Providing Advice by the
Sharia Supervisory Board
DPS LPEI menjalankan peran sesuai ketentuan yang The Indonesia Eximbank Sharia Supervisory
berlaku dengan cakupan fungsi pemberian nasihat Board (SSB) carries out its role in accordance
sekaligus pengawasan. Dalam pelaksanaannya, with applicable regulations, encompassing
DPS memberikan saran dan masukan serta both advisory and supervisory functions.
melakukan pemantauan atas kepatuhan In its implementation, the SSB provides
penerapan prinsip syariah di lingkungan LPEI. recommendations and input, as well as conducts
monitoring of compliance with the application of
Sharia principles within Indonesia Eximbank.
Pelaksanaan fungsi tersebut dilakukan secara The execution of these functions is carried out
sistematis melalui forum Rapat DPS yang systematically through SSB Meetings, which serve
menjadi sarana utama untuk pembahasan, as the primary forum for discussion, the provision
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 334 Laporan Tahunan 2025
Page 335
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
penyampaian masukan, serta pengambilan of input, and the formulation of supervisory
kesimpulan pengawasan. Mekanisme Rapat DPS conclusions. The SSB Meeting mechanism is
diatur dalam PDD No. 0013/PDD/10/2022 tentang governed under BOD Decree No. 0013/PDD/10/2022
Piagam DPS Lembaga Pembiayaan Ekspor concerning the Charter of the Sharia Supervisory
Indonesia, khususnya Pasal 15, dengan ketentuan Board of the Indonesia Eximbank, particularly
pelaksanaan rapat sebagai berikut: Article 15, with the following meeting provisions:
1. Rapat DPS dilaksanakan secara berkala paling 1. SSB Meetings are conducted periodically
kurang 1 (satu) bulan sekali atau dalam hal at least once every one (1) month, or more
dianggap perlu, rapat dapat dilakukan lebih frequently if deemed necessary in accordance
cepat sesuai kebutuhan. with requirements;
2. Pemanggilan rapat disampaikan oleh Unit 2. Meeting invitations are delivered by the Sharia
Usaha Syariah kepada setiap DPS maksimal 2 Business Unit to each SSB member no later than
(dua) hari sebelum rapat dilaksanakan. two (2) days prior to the meeting;
3. Rapat dapat dilakukan secara fisik, 3. Meetings may be conducted physically, via
telekonferensi, dan/ atau media elektronik teleconference, and/or through other electronic
lainnya. media;
4. Rapat yang tidak dihadiri secara fisik dapat 4. Meetings that are not attended physically
dilakukan melalui media telekonferensi, video may be conducted via teleconference, video
konferensi atau sarana media elektronik conference, or other electronic media that
lainnya yang memungkinkan semua peserta enable all participants to see and hear each
rapat saling melihat dan mendengar secara other directly and participate in the meeting.
langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
5. Rapat dipimpin oleh Ketua DPS, dalam hal Ketua 5. Meetings are chaired by the Chairperson of
DPS tidak hadir maka rapat dipimpin oleh salah the SSB; in the absence of the Chairperson,
seorang anggota DPS lain. the meeting is chaired by one of the other SSB
members;
6. Pengambilan keputusan dalam Rapat DPS 6. Decisions in SSB Meetings are made based
dilakukan berdasarkan musyawarah untuk on deliberation to reach consensus and are
mufakat dan dianggap sah serta mengikat considered valid and binding if attended and
apabila dihadiri dan disetujui minimal 2 (dua) approved by at least two (2) incumbent SSB
DPS yang sedang menjabat. members;
7. Keputusan rapat DPS dituangkan ke dalam 7. Decisions of SSB Meetings are documented
lembar opini DPS/Risalah Rapat/dokumen lain in the form of SSB opinion sheets, minutes of
yang dapat dipersamakan dengan itu, sebagai meetings, or other equivalent documents as
bukti sah keputusan yang diambil. valid evidence of the decisions taken;
8. Lembar opini DPS/Risalah Rapat dibuat oleh 8. The SSB opinion sheets/minutes of meetings are
Departemen Konsultasi Syariah dan kemudian prepared by the Sharia Advisory Department
ditandatangani oleh ketua DPS dan seluruh and subsequently signed by the Chairperson of
anggota DPS yang hadir. the SSB and all attending SSB members;
9. Lembar opini DPS/Risalah Rapat 9. The SSB opinion sheets/minutes of meetings are
diadministrasikan dengan baik oleh Unit Usaha properly administered by the Sharia Business
Syariah Unit.
Keanggotaan dan Profil DPS Membership and Profile of the Sharia
Supervisory Board
Per 31 Desember 2025, susunan Dewan Pengawas As of December 31, 2025, the composition of LPEI’s
Syariah (DPS) LPEI beranggotakan 2 (dua) orang, Sharia Supervisory Board consists of two (2)
yaitu seorang Ketua Dewan dan seorang anggota. members, namely one Chair and one member. A
Adapun ringkasan profil DPS LPEI disajikan sebagai summary of the DPS profiles is presented as follows:
berikut:
Annual Report 2025 335 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 336
KANNY HIDAYA, SE., MA
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Chairman of the Sharia Supervisory Board
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
59 tahun Indonesia Jakarta
59 years old
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Direktur Eksekutif No. 0024.02/ Decree of the Executive Director No. 0024.02/
Legal Basis of Appointment KDE/08/2023 KDE/08/2023
Periode Jabatan
1 Agustus 2023 – 31 Juli 2026 August 1, 2023 - July 31, 2026
Term of Office
1. Sarjana Ekonomi Akuntansi Universitas 1. Bachelor’s Degree in Accounting, Faculty of
Indonesia (1993). Economics, University of Indonesia (1993).
Riwayat Pendidikan
2. Magister Ekonomi Islam di Universitas Islam 2. Master’s Degree in Islamic Economics from
Educational Background
Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta Syarif Hidayatullah State Islamic University
(2004) (UIN), Jakarta (2004).
1. Member of the Daily Executive Board –
1. Anggota Badan Pelaksana Harian – Dewan
National Sharia Council – Indonesian Ulema
Syariah Nasional– Majelis Ulama Indonesia
Council (2000–present)
(2000- sekarang)
2. Chairman of the Sharia Supervisory Board
2. Ketua Dewan Pengawas Syariah PT
of PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)
Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (2020-
(2020–present)
sekarang)
3. Member of the Sharia Supervisory Board of
3. Dewan Pengawas Syariah Unit Syariah PT
the Sharia Unit of PT Asuransi Umum Mega
Asuransi Umum Mega (2006 – sekarang)
(2006–present)
Riwayat Karier 4. Dewan Pengawas Syariah PT Insight
4. Member of the Sharia Supervisory Board of
Career History Investments Management (2008-
PT Insight Investments Management (2008–
sekarang)
present)
5. Assistant Vice President, Asset Management
5. Assistant Vice President, Asset Management
and Product Development PT Danareksa
and Product Development, PT Danareksa
(Persero) (Maret 1994 - Oktober 2001)
(Persero) (March 1994 – October 2001)
6. Senior Consultant, Financial Information
6. Senior Consultant, Financial Information
Technology Supervisor, PT Sumarno
Technology Supervisor, PT Sumarno
Pabottingi Management and Business
Pabottingi Management and Business
Consulting (Oktober 1990 – Februari 1994)
Consulting (October 1990 – February 1994)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Does not have any affiliation with members
Hubungan Afiliasi anggota Dewan Direktur, anggota Direktur of Board of Directors, members of Executive
Affiliation Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Directors or the Controlling and Major
Saham Utama dan Pengendali. Shareholders.
1. Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan 1. Risk Management and the Financial
LPEI Soundness Level of LPEI
2. Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2. Economic and Financial Outlook for 2025
2025 3. Level 7 Risk Management Certification
3. Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Program
Jenjang 7 4. Level 7 Risk Management Certification
Pendidikan dan Pelatihan
4. Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 Examination
Workshop and Training
5. Sharing Session Product & Business 5. Sharing Session Product & Business
Operations Operations
6. Good Corporate Governance 6. Good Corporate Governance
7. E- Learning Refreshment Kode Etik dan Kode 7. 2025 E-Learning Refresher on LPEI’s Code of
Perilaku LPEI 2025 Ethics and Code of Conduct
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 336 Laporan Tahunan 2025
Page 337
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Dr. YULIZAR D. SANREGO MEC
Anggota DPS
Member DPS
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality
52 tahun Indonesia
52 years old
Dasar Hukum Pengangkatan Decree of the Executive Director No. 0024.02/
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0024.02/KDE/08/2023
Legal Basis of Appointment KDE/08/2023
Periode Jabatan
1 Agustus 2023 – 31 Juli 2026 August 1, 2023 – July 31, 2026
Term of Office
1. Sarjana Ekonomi Islam (Muamalah) dari 1. Bachelor’s Degree in Islamic Economics
Universitas Djuanda, Indonesia (1999) (Muamalah), Djuanda University, Indonesia (1999)
Riwayat Pendidikan 2. Magister Ekonomi dan Pembiayaan Islam dari 2. Master’s Degree in Islamic Economics and Finance,
Educational Background International Islamic University Malaysia (2005) International Islamic University Malaysia (2005)
3. Doktor Ekonomi Islam dari Universitas Islam Negeri 3. Doctorate in Islamic Economics, Syarif Hidayatullah
(UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta (2010) State Islamic University (UIN), Jakarta (2010)
1. Head Department of Islamic Economics di Tazkia 1. Head of Department of Islamic Economics, Tazkia
Islamic Business School, Bogor - Indonesia (2005 Islamic Business School, Bogor, Indonesia (2005 –
– 2007) 2007)
2. Vice Chairman, Academic & Student Affairs di 2. Vice Chairman for Academic & Student Affairs,
Tazkia Islamic Business School, Bogor-Indonesia Tazkia Islamic Business School, Bogor, Indonesia
(2006-2008) (2006 – 2008)
3. Invited Researcher (Fellow Researcher) di Center 3. Invited Researcher (Fellow Researcher), Center
for Central Banking Education and Studies, Bank for Central Banking Education and Studies, Bank
Indonesia (PPSK-BI) (2006 – 2008) Indonesia (PPSK-BI) (2006 – 2008)
4. Kepala Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan 4. Head of Research and Community Empowerment
Masyarakat (LPPM) di STEI Tazkia (2009 – 2017) Institute (LPPM), STEI Tazkia (2009 – 2017)
5. Anggota Badan Pengurus Harian Dewan Syariah 5. Member of the Daily Executive Board, National
Nasional di Majelis Ulama Indonesia (2011 – Sharia Council – Indonesian Ulema Council (DSN–
sekarang) MUI) (2011 – present)
6. Anggota Dewan Pengawas Syariah di Panin Asset 6. Member of the Sharia Supervisory Board, Panin
Riwayat Karier Management (2011 – 2016) Asset Management (2011 – 2016)
Career History 7. Anggota Dewan Pengawas Syariah di Bank CIMB 7. Member of the Sharia Supervisory Board, CIMB
Niaga Syariah (2013 – sekarang) Niaga Syariah Bank (2013 – present)
8. Ketua Dewan Pengawas Syariah di BPRS Bogor 8. Chair of the Sharia Supervisory Board, BPRS Bogor
Tegar Beriman (2016 – sekarang) Tegar Beriman (2016 – present)
9. Penasehat/Peneliti Ekonomi dan Keuangan Islam di 9. Advisor/Researcher in Islamic Economics and
Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA), Kerajaan Finance, Saudi Arabian Monetary Authority (SAMA),
Arab Saudi (2017-2019) Kingdom of Saudi Arabia (2017 – 2019)
10. Ketua Dewan Pengawas Syariah di PBMT Ventura 10. Chair of the Sharia Supervisory Board, PBMT
(2019-sekarang) Ventura (2019 – present)
11. Dosen di Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo 11. Lecturer, Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo
(2019 – sekarang) (2019 – present)
12. Dewan Pengawas Syariah di Lembaga 12. Member of the Sharia Supervisory Board, Indonesia
Pembiayaan Ekspor Indonesia (2012 – Sekarang) Eximbank (Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia) (2012 – present)
13. Ketua Dewan Pengawas Syariah di Bank Jago (2021 13. Chair of the Sharia Supervisory Board, Bank Jago
– sekarang) (2021 – present)
Tidak memiliki hubungan afiliasi baik dengan Does not have any affiliation with members
Hubungan Afiliasi anggota Dewan Direktur, anggota Direktur of Board of Directors, members of Executive
Affiliation Pelaksana lainnya, maupun dengan Pemegang Directors or the Controlling and Major
Saham Utama dan Pengendali. Shareholders.
Pendidikan dan Pelatihan Dewan Pengawas Syariah (DPS) – BPRS, DSN-MUI & Sharia Supervisory Board (DPS) Certification – BPRS,
Workshop and Training Bank Indonesia, Jakarta (2010) DSN-MUI & Bank Indonesia, Jakarta (2010)
Rapat DPS Sharia Supervisory Board (DPS) Meetings
Sepanjang tahun 2025, DPS LPEI menyelenggarakan Throughout 2025, the Sharia Supervisory Board
15 kali rapat dengan total 41 agenda pembahasan. (DPS) of LPEI held a total of 15 meetings with 41
Pelaksanaan rapat tersebut mencerminkan agenda items discussed. The conduct of these
intensitas pengawasan DPS atas pelaksanaan meetings reflects the intensity of the DPS’s oversight
kegiatan usaha Syariah di LPEI, dengan tingkat of the implementation of Sharia-based business
kehadiran anggota sebagaimana disajikan berikut activities at LPEI, with member attendance levels
ini: as presented below:
Annual Report 2025 337 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 338
Jumlah Rapat Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Persentase Kehadiran
Number of Number of
Name Position Attendance Percentage
Meetings Attendances
Ketua
Kanny Hidaya 15 15 100%
Chair
Anggota
Dr. Yulizar D. Sanrego 15 15 100%
Member
Dalam pelaksanaan rapat sepanjang tahun During the meetings held throughout the year, the
tersebut, DPS membahas beragam agenda yang DPS discussed a range of agenda items, the scope
cakupannya disajikan secara rinci pada tabel of which is presented in detail in the following table:
berikut:
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
21 Januari 2025 Pembahasan PT XYZ
1
January 21, 2025 Discussion on PT XYZ
1. Penyampaian Produk Prima, Primax, Primex
2. Jangka Waktu Perjanjian Pembiayaan (Akad) lebih panjang dari Perjanjian
Penyediaan Fasilitas (Wa'ad)
3. Usulan Sample Uji Petik Kepatuhan Syariah periode Q1-2025
4. Penyampaian Format Pengisian Proposal Pembiayaan Syariah
5. Konfirmasi Ketentuan Akad IMBT - Objek IMBT disewakan kembali oleh Nasabah
11 Februari 2025 kepada pihak ketiga
2
February 11, 2025 1. Presentation of Prima, Primax, and Primex Products
2. The Tenor of the Financing Agreement (Akad) is longer than the Facility Provision
Agreement (Wa’ad)
3. Proposed Sample for Sharia Compliance Sampling Test for the Q1-2025 Period
4. Submission of the Format for Completing Sharia Financing Proposals
5. Confirmation of IMBT Contract Provisions – IMBT Assets are Re-leased by the
Customer to Third Parties
1. Hasil Uji Petik periode Q1-2025
2. Rencana Pengajuan Fasilitas Modal Kerja Ekspor PT XYZ
5 Maret 2025 3. Pelaksanaan Transaksi Akad Musyarakah
3
March 5, 2025 1. Results of the Sampling Test for the Q1-2025 Period
2. Proposed Export Working Capital Facility for PT XYZ
3. Implementation of Musyarakah Contract Transactions
1. Pembahasan Rekening Dana Sosial Syariah
2. Pengajuan Rencana Penyaluran Dana Sosial Syariah
10 Maret 2025 3. Draft Checklist Kepatuhan Prinsip Syariah
4
March 10, 2025 1. Discussion on the Sharia Social Fund Account
2. Submission of the Proposed Distribution Plan for Sharia Social Funds
3. Draft Checklist for Sharia Compliance
1. Draft Sertifikat Bank Garansi Syariah
2. Lanjutan Pembahasan Rekening Dana Sosial Syariah
3. Penyelesaian Pembiayaan Nasabah an PT XYZ
4. Persetujuan dan Rekomendasi DPS dalam Penyaluran Dana Sosial Syariah
17 April 2025
5 1. Draft Sharia Bank Guarantee Certificate
April 17, 2025
2. Continuation of the Discussion on the Sharia Social Fund Account
3. Settlement of Customer Financing under the name of PT XYZ
4. Approval and Recommendations of the Sharia Supervisory Board (SSB) on the
Distribution of Sharia Social Funds
1. Dokumentasi Penjaminan Syariah Proyek (Bank Garansi) PT XYZ
2. Rencana Pembiayaan ke PT XYZ
3. Laporan Tingkat Kesehatan UUS Kuartal 4 2024 dan Kuartal 1 2025 (Profil Risiko UUS)
4. Sample Uji Petik Kepatuhan Syariah Kuartal 2 2025
15 Mei 2025
6 1. Sharia Project Guarantee Documentation (Bank Guarantee) of PT XYZ
May 15, 2025
2. Proposed Financing Plan for PT XYZ
3. Report on the Health Level of the Sharia Business Unit (UUS) for Q4 2024 and Q1 2025
(UUS Risk Profile)
4. Sample for Sharia Compliance Sampling Test for Q2 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 338 Laporan Tahunan 2025
Page 339
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Agenda
No
Date Agenda
1. Laporan Hasil Uji Petik Kepatuhan Syariah Q2 2025
2. Update Penyelesaian Pembiayaan atas nama PT. XYZ
13 Juni 2025 3. Standar Checklist Pemenuhan Kepatuhan Syariah untuk Akad yang digunakan di LPEI
7
June 13, 2025 1. Sharia Compliance Sampling Test Report Q2 2025
2. Update on the Settlement of Financing under the name of PT XYZ
3. Standard Checklist for the Fulfillment of Sharia Compliance for Contracts Used at LPEI
1. Pelepasan Agunan PT XYZ yang merupakan objek MMQ PMKE 1
2. Pengembangan Dana Sosial LPEI
22 Juli 2025 3. Penyampaian Pakta Integritas DPS
8
July 22, 2025 1. Release of Collateral of PT XYZ as the object of MMQ PMKE 1
2. Development of LPEI Social Funds
3. Submission of the SSB Integrity Pact
1. Penyampaian tingkat kesehatan UUS kuartal II 2025
2. Usulan Sample Uji Petik Kuartall III 2025
19 Agustus 2025 3. Ratifikasi Persetujuan Penyaluran Dana Sosial
9
August 19, 2025 1. Submission of the Health Level of the Sharia Business Unit (UUS) for Q2 2025
2. Proposed Sample for Sampling Test Q3 2025
3. Ratification of Approval for the Disbursement of Social Funds
1. Hasil Uji Petik Kepatuhan Syariah TW 3 2025
2. Pelepasan Sebagian Agunan PT XYZ
16 September 2025 3. Usulan Strategy Bisnis UUS LPEI
10
September 16, 2025 1. Sharia Compliance Sampling Test Results Q3 2025
2. Partial Release of Collateral of PT XYZ
3. Proposed Business Strategy of LPEI Sharia Business Unit (UUS)
15 Oktober 2025 Perpanjangan Treaty Trade Credit Insurance dengan PT XYZ
11
October 15, 2025 Extension of the Trade Credit Insurance Treaty with PT XYZ
31 Oktober 2025 Pembiayaan SIndikasi PT XYZ
12
October 31, 2025 Syndicated Financing for PT XYZ
1. Rekening Dana Sosial (Ta’zir)
2. Permohonan Persetujuan Uji Petik Kepatuhan Syariah Q4
3. Update Tindak Lanjut Uji Petik Nasabah Syariah Serta Permohonan Opini DPS atas
18 November 2025 Penggunaan Asuransi Konvensional untuk Pembiayaan Syariah
13
November 18, 2025 1. Social Fund Account (Ta’zir)
2. Request for Approval of the Sharia Compliance Sampling Test for Q4
3. Update on Follow-Up of Sharia Customer Sampling Test and Request for SSB Opinion
on the Use of Conventional Insurance for Sharia Financing
28 November 2025 Rencana Perpanjangan & Penambahan PMKE PT XYZ
14
November 28, 2025 Proposed Extension & Additional PMKE for PT XYZ
1. Pembahasan rencana pembiayaan sindikasi syariah.
2. Penyampaian hasil uji petik kepatuhan syariah Triwulan IV Tahun 2025.
5 Desember 2025 3. Pembahasan rencana kerja DPS Tahun 2026.
15
December 5, 2025 1. Discussion on the plan for Sharia syndicated financing
2. Submission of the results of the Sharia compliance sampling test for Q4 2025
3. Discussion on the SSB Work Plan for 2026
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program in 2025
Tahun 2025
Sepanjang tahun 2025, DPS secara berkelanjutan Throughout 2025, the Sharia Supervisory Board
memperkuat kapasitas dan kompetensinya (DPS) continuously strengthened its capacity
melalui partisipasi dalam berbagai pelatihan and competencies through participation in
serta program pengembangan. Inisiatif ini various training and development programs.
diarahkan untuk meningkatkan efektivitas DPS These initiatives were aimed at enhancing
dalam menjalankan peran pengawasan dan the effectiveness of the DPS in carrying out its
pemberian nasihat, sehingga pelaksanaan tugas supervisory and advisory roles, thereby enabling
dan tanggung jawab dapat dilakukan secara the duties and responsibilities to be performed
semakin optimal. more optimally.
Annual Report 2025 339 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 340
Adapun pelatihan dan program pengembangan The training and competency development
kompetensi yang diikuti DPS dirinci sebagai berikut: programs attended by the DPS are detailed as
follows:
Nama Dewan Direktur
Tanggal Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Name of Board
Date of Implementation Training Title Organizer
Member
Program Pembekalan Manajemen
Risiko Perbankan Jenjang 6
26 Agustus 2025
JMS Education
August 26, 2025
Banking Risk Management
Certification Program Level 6
Workshop Pra-ljtima' Sanawi dan
Kanny Hidaya Ijtima’ (Annual Meeting) Dewan
Pengawas Syariah (DPS) X Tahun
2025
24-25 September 2025
DSN-MUI
September 24-25, 2025
Pre-Ijtima’ Sanawi Workshop and
the 10th Annual Meeting (Ijtima’) of
the Sharia Supervisory Board (SSB)
in 2025
Program Pembekalan Manajemen
Risiko Perbankan Jenjang 6
26 Agustus 2025
JMS Education
August 26, 2025
Banking Risk Management
Certification Program Level
Workshop Pra-ljtima' Sanawi dan
Dr. Yulizar D. Sanrego Ijtima’ (Annual Meeting) Dewan
Pengawas Syariah (DPS) X Tahun
24-25 September 2025 2025
September 24-25, 2025 DSN-MUI
Pre-Ijtima’ Sanawi Workshop and
the 10th Annual Meeting (Ijtima’) of
the Sharia Supervisory Board (SSB)
in 2025
Laporan Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Report on the Execution of Duties and
Jawab DPS 2025 Responsibilities of the Sharia Supervisory
Board in 2025
DPS melaksanakan evaluasi dan pemantauan atas The DPS conducted evaluations and monitoring
berbagai aspek operasional LPEI yang berkaitan of various operational aspects of Indonesia
dengan penerapan prinsip-prinsip syariah. Eximbank related to the implementation of Sharia
Setelah rangkaian pengawasan dilakukan, DPS principles. Following the completion of supervisory
menyusun Laporan Hasil Pengawasan triwulanan activities, the DPS prepared quarterly Supervision
yang memuat antara lain ringkasan hasil rapat, Reports containing, among others, summaries of
opini syariah, hasil uji petik, rekomendasi, serta meetings, Sharia opinions, sampling test results,
penilaian tingkat kepatuhan terhadap prinsip recommendations, and assessments of the level
syariah. Laporan tersebut kemudian disampaikan of compliance with Sharia principles. These reports
secara resmi kepada Direktur Eksekutif sebagai were formally submitted to the Executive Director
bentuk akuntabilitas dan transparansi, sekaligus as a form of accountability and transparency, and
menjadi masukan untuk penguatan kualitas also served as input for strengthening the quality of
penerapan prinsip syariah di lingkungan LPEI. Sharia principle implementation within Indonesia
Mekanisme pelaporan ini berfungsi sebagai Eximbank. This reporting mechanism functions
instrumen penting untuk memastikan kesesuaian as an important instrument to ensure sharia
(sharia compliance) dalam aktivitas operasional compliance in Indonesia Eximbank’s operational
LPEI. activities.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 340 Laporan Tahunan 2025
Page 341
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
DPS telah menyampaikan Laporan Hasil In 2025, the DPS submitted the Supervision Reports
Pengawasan pada tahun 2025 sebanyak 4 kali a total of 4 times (on a quarterly basis) to the
(per kuartal) kepada Direktur Eksekutif dengan Executive Director, with copies provided to the
tembusan kepada Dewan Direktur, sebagaimana Board of Directors, as presented in the table below:
ditampilkan pada tabel berikut:
Tanggal Laporan Judul Laporan
No
Report Date Report Title
06 Januari 2025 Laporan Hasil Pengawasan DPS periode Kuartal IV Tahun 2024
1.
January 06, 2025 Report on the Results of SSB Supervision for the Fourth Quarter of 2024
10 April 2025 Laporan Hasil Pengawasan DPS periode Kuartal I Tahun 2025
2.
April 10, 2025 Report on the Results of SSB Supervision for the First Quarter of 2025
09 Juli 2025 Laporan Hasil Pengawasan DPS periode Kuartal II Tahun 2025
3.
Ju;y 09, 2025 Report on the Results of SSB Supervision for the Second Quarter of 2025
09 Oktober 2025 Laporan Hasil Pengawasan DPS periode Kuartal III Tahun 2025
4.
October 09, 2025 Report on the Results of SSB Supervision for the Third Quarter of 2025
DPS telah melakukan realisasi program kerja pada The DPS has realized its work program in 2025,
tahun 2025, diantaranya: including:
1. Melakukan 15 (lima belas) kali rapat yang 1. Conducted 15 (fifteen) meetings, the majority
mayoritas dilakukan secara daring untuk of which were held virtually, to discuss sharia
membahas mengenai fitur produk syariah, product features, Ta’zir funds, sampling tests
Dana Ta’zir, uji petik nasabah Syariah eksisting, of existing Sharia customers, sharia insurance,
asuransi syariah, struktur pembiayaan syariah, sharia financing structures, Sharia risk profiles,
profil risiko Syariah, dan lain sebagainya. and other related matters.
2. Menghadiri Pra Ijtima’ Sanawi dan Ijtima’ Sanawi 2. Attended the Pre-Ijtima’ Sanawi and Ijtima’
(Annual Meeting) DPS Lembaga Keuangan Sanawi (Annual Meeting) of the Sharia
Syariah yang diselenggarakan oleh Dewan Supervisory Board (SSB) of Islamic Financial
Syariah Nasional, Majelis Ulama Indonesia. Institutions organized by the National Sharia
Council – Indonesian Ulema Council.
3. Melakukan review kepatuhan syariah melalui 3. Conducted a sharia compliance review
metode uji petik sampel pembiayaan syariah through a sampling method of sharia financing,
sebanyak 10 (sepuluh) sampel nasabah. covering 10 (ten) customer samples.
4. Menyampaikan Laporan Pengawasan DPS 4. Submitted the SSB Supervisory Reports to the
kepada Direktur Eksekutif periode: Executive Director for the following periods:
a. Laporan Hasil Pengawasan DPS periode a. Report on the Results of SSB Supervision for
Kuartal IV Tahun 2024 the Fourth Quarter of 2024
b. Laporan Hasil Pengawasan DPS periode b. Report on the Results of SSB Supervision for
Kuartal I Tahun 2025 the First Quarter of 2025
c. Laporan Hasil Pengawasan DPS periode c. Report on the Results of SSB Supervision for
Kuartal II Tahun 2025 the Second Quarter of 2025
d. Laporan Hasil Pengawasan DPS periode d. Report on the Results of SSB Supervision for
Kuartal III Tahun 2025 the Third Quarter of 2025
Annual Report 2025 341 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 342
Transparansi Informasi Tentang
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif
dan Direktur Pelaksana, serta
Dewan Pengawas Syariah
Transparency of Information Regarding the Board of Directors,
Executive Director and Managing Directors,
And the Sharia Supervisory Board
Kebijakan Keberagaman Komposisi Dewan Diversity Policy in the Composition of
Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur the Board of Directors, Executive Director
Pelaksana, dan Dewan Pengawas Syariah and Managing Directors, and the Sharia
Supervisory Board
Kebijakan keberagaman dalam komposisi Dewan The diversity policy in the composition of the
Direktur LPEI mengacu pada ketentuan Pasal 25 Indonesia Eximbank Board of Directors refers to
UU No. 2 Tahun 2009. Ketentuan tersebut menjadi the provisions of Article 25 of Law No. 2 of 2009.
landasan pengaturan susunan Dewan Direktur, These provisions serve as the basis for regulating
dengan komposisi sebagai berikut: the composition of the Board of Directors, with the
following structure:
1. 3 (tiga) orang pejabat yang berasal dari 1. Three (3) officials originating from institutions
instansi atau lembaga yang membidangi or agencies responsible for fiscal affairs;
fiskal, 1 (satu) orang pejabat yang berasal one (1) official from an institution or agency
dari instansi atau lembaga yang membidangi responsible for trade; one (1) official from an
perdagangan, 1 (satu) orang pejabat yang institution or agency responsible for industry;
berasal dari instansi atau lembaga yang and one (1) official from an institution or agency
membidangi perindustrian, dan 1 (satu) responsible for agriculture.
orang pejabat yang berasal dari instansi atau
lembaga yang membidangi pertanian.
2. Paling banyak 3 (tiga) orang yang berasal dari 2. A maximum of three (3) members originating
luar LPEI dan 1 (satu) orang dari dalam LPEI from outside LPEI and one (1) member
originating from within LPEI.
Kebijakan mengenai keberagaman komposisi The policy regarding diversity in the composition
Direktur Pelaksana mengacu pada ketentuan Pasal of Managing Directors refers to Article 2 of Board
2 Peraturan Dewan Direktur No. 0005/PDD/07/2024. of Directors Regulation No. 0005/PDD/07/2024. This
Ketentuan tersebut menjadi landasan dalam provision serves as the basis for regulating the
pengaturan susunan Direktur Pelaksana, dengan composition of the Managing Directors, with the
rincian sebagai berikut: following details:
1. Direktur Pelaksana berjumlah paling banyak 5 1. The number of Managing Directors shall be no
(lima) orang. more than five (5) persons.
2. Direktur Pelaksana paling banyak 4 (empat) 2. A maximum of four (4) Managing Directors
orang berasal dari dalam LPEI. may originate from within LPEI.
Penilaian Kepada Dewan Direktur, Direktur Assessment of the Board of Directors,
Eksekutif dan Direktur Pelaksana, dan Executive Director and Managing Directors,
Dewan Pengawas Syariah [GRI 2-18] and the Sharia Supervisory Board [GRI 2-18]
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Performance Assessment Procedures
Penilaian kinerja Dewan Direktur serta Direktur The performance assessment of the Board of
Eksekutif–Direktur Pelaksana ditetapkan dengan Directors as well as the Executive Director and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 342 Laporan Tahunan 2025
Page 343
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
merujuk pada mandat LPEI sebagaimana diatur Managing Directors is determined with reference
dalam UU No. 2 Tahun 2009. Setiap tahun, Menteri to LPEI’s mandate as stipulated in Law No. 2 of
Keuangan RI menetapkan Kontrak Manajemen 2009. Each year, the Minister of Finance of the
yang memuat Indikator Kinerja Utama (IKU) Republic of Indonesia establishes a Management
berikut target yang menjadi acuan kinerja Dewan Contract containing Key Performance Indicators
Direktur, termasuk Direktur Eksekutif dan Direktur (KPI) along with performance targets that serve
Pelaksana. IKU tersebut dirumuskan dengan as benchmarks for the performance of the Board
mempertimbangkan mandat LPEI dan faktor- of Directors, including the Executive Director and
faktor strategis lain yang relevan. Managing Directors. These KPIs are formulated
by taking into account Indonesia Eximbank’s
mandate and other relevant strategic factors.
Prosedur Pelaksanaan Penilaian Kinerja Performance Evaluation Procedures
Penilaian kinerja Dewan Direktur serta Direktur The performance evaluation of the Board of
Eksekutif dan Direktur Pelaksana ditetapkan Directors, as well as the Executive Director and the
dengan merujuk pada mandat LPEI sebagaimana Managing Directors, is established with reference to
diatur dalam UU No. 2 Tahun 2009. Setiap tahun, the mandate of Indonesia Eximbank as stipulated
Menteri Keuangan RI menetapkan Kontrak in Law No. 2 of 2009. Each year, the Minister of
Manajemen yang memuat Indikator Kinerja Finance of the Republic of Indonesia determines
Utama (IKU) berikut target yang menjadi acuan the Management Contract, which outlines the Key
kinerja Dewan Direktur, termasuk Direktur Eksekutif Performance Indicators (KPIs) and corresponding
dan Direktur Pelaksana. IKU tersebut dirumuskan targets that serve as the basis for assessing the
dengan mempertimbangkan mandat LPEI dan performance of the Board of Directors, including
faktor-faktor strategis lain yang relevan. the Executive Director and the Managing Directors.
These KPIs are formulated by taking into account
Indonesia Eximbank’s mandate and other relevant
strategic factors.
Untuk memastikan pengelolaan perusahaan To ensure optimal corporate management, as
berjalan secara optimal dan sebagai bentuk well as to strengthen accountability and promote
penguatan akuntabilitas dan peningkatan kinerja continuous performance improvement, Indonesia
berkelanjutan, LPEI secara berkala melakukan Eximbank conducts periodic performance
penilaian kinerja terhadap Dewan Direktur, Direktur evaluations of the Board of Directors, the
Eksekutif dan Direktur Pelaksana. Adapun penilaian Executive Director, and the Managing Directors.
atas kinerja Lembaga secara rutin dilaporkan The Institution’s overall performance is regularly
dalam laporan realisasi RKAT yang disampaikan reported through the RKAT realization reports,
ke Kementerian Keuangan secara triwulanan. which are submitted to the Ministry of Finance on a
quarterly basis.
Kriteria Penilaian Kinerja Performance Assessment Criteria
Kinerja Dewan Direktur, Direktur Eksekutif dan The performance of the Board of Directors,
Direktur Pelaksana LPEI dievaluasi dengan Executive Director and Managing Directors of LPEI
menggunakan 4 (empat) perspektif utama yang is evaluated using four (4) main perspectives that
menjadi kerangka penilaian kinerja organ-organ form the performance assessment framework
Lembaga. Perspektif tersebut diantaranya: for the Institution’s governing bodies. These
perspectives include:
1. Perspektif Mandat dan Keuangan 1. Mandate and Financial Perspective
Perspektif ini digunakan untuk menilai This perspective is applied to assess the
keseimbangan antara pencapaian mandat balance between the achievement of
dan kinerja keuangan LPEI. Fokus pengukuran Indonesia Eximbank’s mandate and its financial
diarahkan pada optimalisasi pelaksanaan performance. The measurement focus is
Penugasan Umum dan Penugasan Khusus, directed toward optimizing the implementation
serta keberlanjutan kinerja keuangan Lembaga. of General Assignments and National Interest
Account, as well as ensuring the sustainability
of the Institution’s financial performance.
Annual Report 2025 343 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 344
Pada aspek mandat, indikator mencakup From the mandate perspective, the indicators
kinerja outstanding pembiayaan good bank, include the performance of outstanding
penjaminan komersial, volume asuransi, serta financing for the good bank portfolio,
efektivitas pelaksanaan penugasan khusus commercial guarantees, insurance volume,
seperti new disbursement, penciptaan devisa, as well as the effectiveness of National
jumlah nasabah PKE kategori UKM, utilisasi Interest Account, such as new disbursements,
program, dan outstanding pembiayaan PKE foreign exchange generation, the number of
dari KMK yang terbit. NIA financing customers in the SME segment,
program utilization, and outstanding NIA
financing under Ministerial Decrees (KMK)
issued.
Pada aspek keuangan, pengukuran difokuskan From the financial perspective, the
pada indikator profitabilitas dan efisiensi measurement focuses on profitability and
seperti Pre-Provisioning Operating Profit efficiency indicators, such as Pre-Provisioning
(PPOP) dan Net Interest Margin (NIM), guna Operating Profit (PPOP) and Net Interest Margin
memastikan kinerja keuangan yang sehat (NIM), to ensure sound and sustainable financial
dan berkelanjutan sejalan dengan mandat performance in alignment with the mandate of
pengembangan ekspor Indonesia. supporting Indonesia’s export development.
2. Perspektif Stakeholder dan Customer 2. Stakeholder and Customer Perspective
Perspektif ini digunakan untuk menilai This perspective is applied to assess the
efektivitas peran LPEI dalam memperluas effectiveness of Indonesia Eximbank’s role in
dampak terhadap pemangku kepentingan expanding its impact on stakeholders and
dan nasabah, khususnya dalam mendorong customers, particularly in promoting national
ekspor nasional. exports.
Pengukuran difokuskan pada peningkatan The measurement focuses on increasing
jumlah eksportir baru, peningkatan kualitas the number of new exporters, enhancing the
Desa Devisa, serta kontribusi developmental quality of Go-Export Village, as well as the
impact dari pembiayaan good bank terhadap developmental impact contributed by the good
ekspor barang. Perspektif ini menekankan pada bank financing portfolio to goods exports. This
peran LPEI sebagai katalis dalam ekosistem perspective underscores Indonesia Eximbank’s
ekspor, baik melalui perluasan basis nasabah role as a catalyst within the export ecosystem,
maupun peningkatan kualitas dan dampak both through the expansion of its customer
layanan yang diberikan. base and the enhancement of the quality and
impact of its services.
3. Perspektif Proses Bisnis Internal 3. Internal Business Process Perspective
Perspektif ini digunakan untuk menilai This perspective is applied to assess the
efektivitas dan kualitas proses internal LPEI effectiveness and quality of Indonesia
dalam mendukung keberlanjutan bisnis dan Eximbank’s internal processes in supporting
pencapaian mandat. business sustainability and the achievement of
its mandate.
Pengukuran mencakup perbaikan kualitas The measurement encompasses
aset melalui indikator rasio NPL Netto dan NPL improvements in asset quality through
Gross, serta optimalisasi pengelolaan aset indicators such as the Net NPL and Gross NPL
bermasalah seperti collection pokok, recovery ratios, as well as the optimization of non-
dari write-off, dan hapus buku. Selain itu, performing asset management, including
perspektif ini juga mencakup penguatan tata principal collections, recovery from write-offs,
kelola melalui pelaksanaan penilaian Good and charge-offs. In addition, this perspective
Corporate Governance (GCG), pelaksanaan includes the strengthening of governance
penilaian maturitas risiko, pemenuhan through the implementation of Good Corporate
roadmap keuangan berkelanjutan (ESG), Governance (GCG) assessments, risk maturity
tindak lanjut temuan audit, serta penguatan assessments, fulfillment of the sustainable
infrastruktur dan arsitektur teknologi informasi. finance (ESG) roadmap, follow-up on audit
findings, and the enhancement of information
technology infrastructure and architecture.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 344 Laporan Tahunan 2025
Page 345
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Seluruh indikator tersebut bertujuan All of these indicators are intended to ensure
memastikan proses operasional yang efektif, that operational processes are effective,
prudent, dan berbasis tata kelola yang baik. prudent, and grounded in sound governance
principles.
4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan 4. Learning and Growth Perspective
Perspektif ini digunakan untuk menilai kesiapan This perspective is applied to assess the
dan kapabilitas sumber daya manusia LPEI readiness and capability of Indonesia
dalam mendukung pencapaian strategi dan Eximbank’s human capital in supporting the
mandat secara berkelanjutan. sustainable achievement of its strategy and
mandate.
Pengukuran difokuskan pada peningkatan The measurement focuses on enhancing
produktivitas pegawai melalui Indeks Efektivitas employee productivity through the Productivity
Produktivitas, serta keselarasan perilaku Effectiveness Index, as well as aligning employee
pegawai dengan budaya kerja Lembaga. behavior with the Institution’s corporate culture.
Perspektif ini menekankan pentingnya This perspective underscores the importance
penguatan kompetensi, kinerja, dan budaya of strengthening competencies, performance,
organisasi sebagai fondasi utama dalam and organizational culture as the fundamental
mendorong kinerja LPEI secara keseluruhan. pillars in driving Indonesia Eximbank’s overall
performance.
Capaian Kinerja Dewan Direktur dan Performance Achievement of the Board of
Direktur Eksekutif Tahun 2025 Directors and Executive Director in 2025
Pencapaian kinerja Dewan Direktur dan Direktur The performance achievements of the Board of
Eksekutif LPEI untuk tahun 2025 berdasarkan Directors and the Executive Director of LPEI for 2025
Indikator Kinerja Utama (IKU) dirangkum dalam based on the Key Performance Indicators (KPI) are
tabel berikut: summarized in the following table:
Tabel Hasil Capaian Kinerja Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Tahun 2025
Table of Performance Achievement Results of the Board of Directors and Executive Director for 2025
Realisasi Target
Indikator Kinerja Utama Capaian 2025
Sasaran Strategis Bobot 2025 2025
No Key Performance 2025
Strategic Objectives Weight 2025 2025
Indicators Achievement
Realization Target
Perspektif Mandat dan Keuangan
40.0% 101% 100% 101%
Mandate and Financial Perspective
Optimalisasi pelaksanaan
Penugasan Umum
Optimization of the 17.5% 91% 100% 91%
Implementation of Public
Service Assignments
Pelaksanaan
Penugasan Umum Outstanding
yang Optimal Pembiayaan Good Bank
7.5% 34,954 34,035 103%
IEB-1 Optimal 1 Outstanding Good Bank
Implementation Financing
of Public Service Outstanding Penjaminan
Assignments Komersial
5.0% 4,561 7,750 59%
Outstanding
Commercial Guarantee
Volume Asuransi
5.0% 8,847 8,518 104%
Insurance Volume
Annual Report 2025 345 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 346
Tabel Hasil Capaian Kinerja Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Tahun 2025
Table of Performance Achievement Results of the Board of Directors and Executive Director for 2025
Realisasi Target
Indikator Kinerja Utama Capaian 2025
Sasaran Strategis Bobot 2025 2025
No Key Performance 2025
Strategic Objectives Weight 2025 2025
Indicators Achievement
Realization Target
Optimalisasi pelaksanaan
Penugasan Khusus
Optimization of the 17.5% 107% 100% 107%
Implementation of Special
Assignments
New Disbursement
Penugasan Khusus (NIA)
New Disbursement of 5.0% 13,477 9,800 120%
Special Assignments
(NIA)
Penciptaan atau
Pelaksanaan penghematan devisa
5.0% 2.18 1.62 120%
Penugasan Khusus Foreign Exchange
yang Optimal Generation or Savings
IEB-2 2 Jumlah nasabah PKE
Optimal kategori UKM
Implementation Number of Export
of Special 2.5% 238 240 99%
Financing (PKE)
Assignments Customers in the SME
Category
Utilisasi program PKE
Utilization of PKE 2.5% 84% 80% 105%
Programs
Outstanding
pembiayaan PKE dari
KMK yang terbit
Outstanding Export 2.5% 53% 80% 66%
Financing (PKE) from
Issued Minister of
Finance Decrees (KMK)
Optimalisasi kinerja
Perbaikan kinerja keuangan:
keuangan yang 5,0% 115% 100% 115%
imization of Financial
berkelanjutan Performance:
IEB-3 Sustainable 3
Improvement Pre-Provisioning
2,5% 1,369 914 120%
in Financial Operating Profit (PPoP)
Performance
Net Interest Margin (NIM) 2,5% 1.4% 1.3% 111%
Perspektif Stakeholder dan Customer
12.5% 118% 100% 118%
Stakeholder and Customer Perspective
Peningkatan jumlah
eksportir baru
4 5.0% 557 450 120%
Penguatan Jasa Increase in the Number of
Konsultasi New Exporters
IEB-4
Strengthening Peningkatan kualitas Desa
Advisory Services Devisa
5 5.0% 566 450 120%
Improvement in the Quality
of Go-Export Village
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 346 Laporan Tahunan 2025
Page 347
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tabel Hasil Capaian Kinerja Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Tahun 2025
Table of Performance Achievement Results of the Board of Directors and Executive Director for 2025
Realisasi Target
Indikator Kinerja Utama Capaian 2025
Sasaran Strategis Bobot 2025 2025
No Key Performance 2025
Strategic Objectives Weight 2025 2025
Indicators Achievement
Realization Target
Developmental Impact
Peningkatan daya
pembiayaan Good Bank
ungkit kepada
terhadap ekspor barang
ekspor nasional
IEB-5 6 2.5% 3.5 3.2 109%
Enhancement
Developmental Impact of
of Leverage on
Good Bank Financing on
National Exports
Goods Exports
Perspektif Proses Bisnis Internal
37.5% 96% 100% 96%
Internal Business Process Perspective
Perbaikan Kualitas Aset
17.5% 80% 100% 80%
Improvement in Asset Quality
Memperbaiki rasio kualitas
aset
7 10.0% 85% 100% 85%
Improvement of Asset
Quality Ratios
Rasio NPL Netto
5.0% 2.4% 4.4% 120%
Net NPL Ratio
Rasio NPL Gross
Perbaikan kualitas 5.0% 30.9% 20.6% 50%
Gross NPL Ratio
aset yang
berkesinambungan Optimalisasi perbaikan
IEB-6
Sustainable 8 kualitas aset
7.5% 74% 100% 74%
Improvement in Optimization of Asset
Asset Quality Quality Improvement
Collection Pokok
2.5% 649 643 101%
Principal Collection
Recovery dari write off
2.5% 564 258 120%
Recovery from Write-Off
Hapus Buku / Write Off
2.5% 7 6,631 0.1%
Write-Off
Annual Report 2025 347 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 348
Tabel Hasil Capaian Kinerja Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Tahun 2025
Table of Performance Achievement Results of the Board of Directors and Executive Director for 2025
Realisasi Target
Indikator Kinerja Utama Capaian 2025
Sasaran Strategis Bobot 2025 2025
No Key Performance 2025
Strategic Objectives Weight 2025 2025
Indicators Achievement
Realization Target
Proses Bisnis Internal
20.0% 109% 100% 109%
Internal Business Process
Pelaksanaan Penilaian
Good Corporate
Governance (GCG)
5.0% 113% 100% 113%
Implementation of Good
Corporate Governance
(GCG) Assessment
Indeks GCG tahun 2024
9 83.07 78.0 107%
GCG Index 2024
Pemenuhan
rekomendasi/AOI atas
GCG tahun 2024
100% 70% 120%
Penyempurnaan Fulfillment of
risk awareness Recommendations/AOI
dan compliance on GCG 2024
IEB-7
Enhancement of Pelaksanaan Penilaian
Risk Awareness and Maturitas Risiko
Compliance 5.0% 118% 100% 118%
Implementation of Risk
Maturity Assessment
Indeks maturitas risiko
2025 3.41 2.95 116%
Risk Maturity Index 2025
10
Pemenuhan
rekomendasi/AOI atas
maturitas risiko tahun
2024 80% 50% 120%
Fulfillment of
Recommendations/AOI
on Risk Maturity 2024
Pemenuhan roadmap
Penguatan
keuangan berkelanjutan
penerapan ESG
IEB-8 11 Fulfillment of the 2.5% 100% 100% 100%
Strengthening ESG
Sustainable Finance
Implementation
Roadmap
Pemenuhan tindak lanjut
temuan audit internal,
Penyempurnaan
eksternal, dan arahan
risk awareness dan
Kementerian Keuangan
compliance
IEB-9 12 Fulfillment of Follow-Up 2.5% 100% 100% 100%
Enhancement of
Actions on Internal and
Risk Awareness and
External Audit Findings and
Compliance
Directives from the Ministry
of Finance
Pemenuhan monitoring the
four diciplines of execution
13 Fulfillment of Monitoring 2.5% 100% 100% 100%
Proses operasional of the Four Disciplines of
yang efisien dan Execution
efektif
IEB- Penguatan infrastruktur
Efficient and
10 dan arsitektur Teknologi
Effective
Operational Informasi
Processes 14 Strengthening of 2.5% 113% 100% 113%
Information Technology
Infrastructure and
Architecture
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 348 Laporan Tahunan 2025
Page 349
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tabel Hasil Capaian Kinerja Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif Tahun 2025
Table of Performance Achievement Results of the Board of Directors and Executive Director for 2025
Realisasi Target
Indikator Kinerja Utama Capaian 2025
Sasaran Strategis Bobot 2025 2025
No Key Performance 2025
Strategic Objectives Weight 2025 2025
Indicators Achievement
Realization Target
Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
10.0% 120% 100% 120%
Learning and Growth Perspective
Indeks Efektivitas
Optimalisasi Produktivitas Pegawai
organisasi, 13 5,0% 1.86 1.3 120%
Employee Productivity
kompetensi, dan Effectiveness Index
perencanaan SDM
IEB-11 Optimization of Pengukuran kesesuaian
Organization, perilaku pegawai terhadap
Competency, and budaya lembaga
14 5,0% 120% 100% 120%
Human Capital Measurement of Employee
Planning Behavior Alignment with
Institutional Culture
Total 100% 103%
Mengacu pada ketentuan PMK No. 157/PMK.06/2018, Referring to the provisions of Ministry of Finance
realisasi capaian masing-masing Indikator Kinerja Regulation No. 157/PMK.06/2018, the realization of
Utama (IKU) dinilai dalam rentang 0% hingga each Key Performance Indicator (KPI) achievement
maksimum 120%. Adapun total bobot Kontrak is assessed within a range of 0% up to a maximum
Kinerja (IKU) ditetapkan sebesar 100%, yang terdiri of 120%. The total weight of the Performance
atas perspektif mandat dan keuangan dengan Contract (KPI) is set at 100%, consisting of the
bobot 40%, perspektif pemangku kepentingan mandate and financial perspective with a weight
dan pelanggan sebesar 12,5%, perspektif proses of 40%, the stakeholder and customer perspective
bisnis internal sebesar 37,5%, serta perspektif at 12.5%, the internal business process perspective
pembelajaran dan pertumbuhan sebesar 10%. at 37.5%, and the learning and growth perspective
at 10%.
Pencapaian kinerja manajemen tahun 2025 The management performance achievement for
adalah sebagai berikut: 2025 is as follows:
Perspektif Bobot (%) Skor (%)
Perspective Weight (%) Score (%)
Perspektif Mandat dan Keuangan
40,0% 101%
Mandate and Financial Perspective
Perspektif Stakeholder dan Customer
12,5% 118%
Stakeholder and Customer Perspective
Perspektif Proses Bisnis Internal
37,5% 96%
Internal Business Process Perspective
Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
10,0% 120%
Learning and Growth Perspective
Total 100% 103%
Kebijakan Nominasi bagi Dewan Direktur, Nomination Policy for the Board of Directors,
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana, Executive Director and Managing Directors,
dan Dewan Pengawas Syariah [GRI 2-10] and the Sharia Supervisory Board [GRI 2-10]
Kebijakan Nominasi Nomination Policy
Kebijakan nominasi untuk Dewan Direktur, Direktur The nomination policy for the Board of Directors,
Eksekutif dan Direktur Pelaksana, serta Dewan Executive Director, and Managing Directors,
Pengawas Syariah LPEI disusun guna menjamin as well as the Sharia Supervisory Board (SSB)
Annual Report 2025 349 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 350
terselenggaranya proses seleksi anggota yang of LPEI, is established to ensure a transparent,
transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Kebijakan accountable, and fair selection process. This policy
ini juga dimaksudkan untuk memastikan bahwa is also intended to ensure that every individual
setiap individu yang ditetapkan sebagai anggota appointed as a member of the Board of Directors
Dewan Direktur maupun Direktur Pelaksana LPEI or Managing Director of LPEI possesses the
memiliki kualifikasi, pengalaman profesional, necessary qualifications, professional experience,
dan integritas yang memadai guna mendukung and integrity to effectively carry out their duties
pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya and responsibilities.
secara optimal.
Prosedur Nominasi Nomination Procedures
Proses nominasi Dewan Direktur dilaksanakan The nomination process for the Board of Directors
melalui penunjukan oleh Menteri Keuangan (KMK). is conducted through appointment by the Minister
Tahapan nominasi untuk Dewan Direktur dan of Finance (MoF). The nomination stages for
Direktur Pelaksana LPEI dilakukan secara berjenjang the Board of Directors and Managing Directors
sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. of LPEI are carried out in phases in accordance
Uraian lebih lanjut mengenai mekanisme with established procedures. Further details
tersebut dapat ditemukan pada bagian Tata regarding this mechanism can be found in the
Kelola Perusahaan, subbab Komite Remunerasi Corporate Governance section, specifically in
dan Nominasi, yang menjelaskan proses suksesi the Remuneration and Nomination Committee
Direktur Pelaksana secara lebih mendalam. subsection, which provides a more comprehensive
explanation of the succession process for
Managing Directors.
Sementara itu, penetapan anggota Dewan Meanwhile, the appointment of members of the
Pengawas Syariah dilakukan melalui keputusan Sharia Supervisory Board is determined by a
Direktur Eksekutif berdasarkan hasil rapat Dewan Decree of the Executive Director based on the
Direktur. resolution of the Board of Directors meeting.
Kebijakan Remunerasi Dewan Direktur, Remuneration Policy for the Board of
Dewan Pengawas Syariah, serta Direktur Directors, Sharia Supervisory Board, as well
Eksekutif dan Direktur Pelaksana [GRI 2-19] as the Executive Director and Managing
Directors [GRI 2-19]
Kebijakan Remunerasi Remuneration Policy
Kebijakan remunerasi bagi Dewan Direktur dan The remuneration policy for the Board of Directors
Direktur Pelaksana LPEI berlandaskan pada Pasal and Managing Directors of LPEI is based on
26 ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009 Article 26 paragraph (3) of Law Number 2 of 2009
tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, concerning the Indonesia Eximbank (LPEI), which
yang menetapkan bahwa gaji, penghasilan, serta stipulates that salaries, income, and other benefits
tunjangan lainnya bagi Dewan Direktur dan Direktur for the Board of Directors and Managing Directors
Pelaksana ditentukan oleh Menteri Keuangan are determined by the Minister of Finance of the
Republik Indonesia. Pengaturan lebih lanjut Republic of Indonesia. Further provisions regarding
mengenai besaran gaji pokok dan komponen the amount of base salary and other remuneration
remunerasi lainnya tercantum dalam Keputusan components are set out in the Decree of the Minister
Menteri Keuangan Nomor 396/KMK.06/2021 of Finance Number 396/KMK.06/2021 concerning
tentang Penetapan Gaji Pokok, Penghasilan, dan the Determination of Base Salary, Income, and
Tunjangan Lainnya bagi Dewan Direktur dan Other Benefits for the Board of Directors and
Direktur Pelaksana LPEI. Managing Directors of LPEI.
Menteri Keuangan telah menetapkan ketentuan The Minister of Finance established the latest
remunerasi terbaru pada kuartal I tahun 2025 remuneration provisions in the first quarter of 2025
melalui Keputusan Menteri Keuangan Nomor 40 through Decree of the Minister of Finance Number
Tahun 2025 tanggal 24 Februari 2025 tentang 40 of 2025 dated February 24, 2025, concerning the
Penetapan Gaji Pokok, Penghasilan, dan Tunjangan Determination of Base Salary, Income, and Other
Lainnya bagi Dewan Direktur dan Direktur Pelaksana Benefits for the Board of Directors and Managing
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 350 Laporan Tahunan 2025
Page 351
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
LPEI, yang berlaku secara retroaktif sejak 1 Januari Directors of LPEI, which is applied retroactively
2024. Ketentuan tersebut mengatur penyesuaian from January 1, 2024. These provisions regulate
terhadap besaran gaji pokok, tunjangan, serta adjustments to the amount of base salary,
penghasilan lain yang diterima oleh jajaran Dewan allowances, and other income received by
Direktur dan Direktur Pelaksana. members of the Board of Directors and Managing
Directors.
Sebagaimana diuraikan pada bagian mengenai As described in the section regarding the Executive
Direktur Eksekutif dalam laporan ini, Direktur Director in this report, the Executive Director of LPEI
Eksekutif LPEI merupakan anggota Dewan is a member of the Board of Directors appointed
Direktur yang ditunjuk oleh Menteri Keuangan by the Minister of Finance as the Chairman of the
sebagai Ketua Dewan Direktur. Oleh karena itu, Board of Directors. Therefore, the mechanism for
mekanisme penetapan remunerasi bagi Direktur determining the remuneration of the Executive
Eksekutif mengacu pada ketentuan yang berlaku Director refers to the provisions applicable to the
bagi Dewan Direktur. Sementara itu, ketentuan Board of Directors. Meanwhile, the remuneration
remunerasi bagi Dewan Pengawas Syariah LPEI provisions for the Sharia Supervisory Board of
mengikuti hasil Risalah Rapat Komite Remunerasi LPEI follow the Minutes of the Remuneration and
dan Nominasi Nomor MR.0002/KRN/02/2022 Nomination Committee Meeting Number MR.0002/
tanggal 24 Februari 2022. KRN/02/2022 dated February 24, 2022.
Prosedur Penetapan Remunerasi [GRI 2-20] Remuneration Determination Procedures [GRI 2-20]
Penetapan remunerasi bagi Dewan Direktur, The determination of remuneration for the Board
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana, serta of Directors, Executive Director, and Managing
Dewan Pengawas Syariah LPEI diawali dengan Directors, as well as the Sharia Supervisory Board
penyusunan usulan oleh Komite Remunerasi of LPEI, begins with the preparation of a proposal
dan Nominasi yang berada di bawah koordinasi by the Remuneration and Nomination Committee
Dewan Direktur. Komite tersebut berperan dalam under the coordination of the Board of Directors.
merancang struktur dan besaran remunerasi The Committee plays a role in designing the
dengan melibatkan unit kerja Sumber Daya remuneration structure and determining its
Manusia (SDM) dalam proses kajian dan amount by involving the Human Resources (HR)
penyusunan. unit in the assessment and formulation process.
Dalam tahap perumusan, unit kerja SDM At the formulation stage, the HR unit conducts
melakukan analisis pembanding (benchmarking) benchmarking analysis against the compensation
terhadap tingkat penghasilan manajemen levels of top management in both the banking
puncak di sektor perbankan maupun lembaga sector and non-bank financial institutions. This aims
keuangan non-bank. Tujuannya adalah untuk to ensure that the proposed remuneration scheme
memastikan skema remunerasi yang diusulkan reflects the principles of fairness, transparency,
mencerminkan prinsip kewajaran, transparansi, and alignment with LPEI’s performance and
serta keselarasan dengan kinerja LPEI dan praktik prevailing industry practices. The benchmarking
industri yang berlaku. Benchmarking dilakukan process is carried out through the collection and
melalui pengumpulan serta evaluasi data dari evaluation of data from various relevant sources
berbagai sumber relevan yang menjadi acuan that serve as the primary reference in formulating
utama penyusunan rekomendasi. recommendations.
Rancangan remunerasi yang telah diformulasikan The formulated remuneration proposal is then
kemudian disampaikan kepada Dewan Direktur submitted to the Board of Directors for review and
untuk ditelaah dan memperoleh persetujuan. approval. Upon obtaining internal approval, the
Setelah mendapatkan persetujuan internal, Board of Directors submits the final proposal to the
Dewan Direktur mengajukan usulan akhir tersebut Minister of Finance of the Republic of Indonesia for
kepada Menteri Keuangan Republik Indonesia formal determination.
guna memperoleh penetapan secara resmi.
Annual Report 2025 351 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 352
Prosedur Penetapan Remunerasi Dewan Direktur, Dewan Pengawas Syariah,
dan Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Procedure for Determining Remuneration of the Board of Directors,
the Sharia Supervisory Board, and the Executive Director and Managing Directors
Komite Remunerasi dan
Komite Remunerasi dan Nominasi Dewan Direktur Nominasi
Remuneration and Nomination Board of Directors Remuneration and Nomination
Committee Committee
1. Melakukan evaluasi atas
usulan remunerasi
2. Melakukan proses
persetujuan
Mengajukan usulan 3. Menerbitkan putusan
Memberikan rekomendasi kepada
remunerasi kepada Menteri melalui Keputusan Menteri
Dewan Direktur
Keuangan Keuangan
The Remuneration and
The Board of Directors 1. The Minister of Finance
Nomination Committee provides
submits the remuneration evaluates the proposed
recommendations to the Board of
proposal to the Minister of remuneration.
Directors.
Finance. 2. The approval process is
conducted.
3. A decision is issued through
a Decree of the Minister of
Finance.
Penetapan Remunerasi dalam Kaitannya Determination of Remuneration in Relation
dengan Penilaian Kinerja to Performance Assessment
Selaras dengan capaian kinerja LPEI selama In line with LPEI’s performance achievements during
tahun berjalan, Dewan Direktur, Dewan Pengawas the fiscal year, the Board of Directors, the Sharia
Syariah, serta Direktur Eksekutif dan Direktur Supervisory Board, as well as the Executive Director
Pelaksana memperoleh tantiem sebagai and Managing Directors receive tantiem as a
bentuk penghargaan atas kontribusi terhadap form of appreciation for their contribution to the
pencapaian kinerja tersebut. Pemberian tantiem achievement of such performance. The granting
ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal of tantiem is carried out in accordance with Article
21 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2009. Adapun 21 of Law No. 2 of 2009. Any surplus earned by LPEI in
surplus yang diperoleh LPEI dalam satu tahun buku a fiscal year is allocated for the following purposes:
dialokasikan untuk hal-hal sebagai berikut:
1. Cadangan umum; 1. General reserves;
2. Cadangan tujuan; 2. Designated reserves;
3. Jasa produksi dan tantiem; dan 3. Production service fees and tantiem; and
4. Bagian laba pemerintah. 4. Government profit share.
Penetapan remunerasi bagi Dewan Direktur, The determination of remuneration for the Board of
Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana, termasuk Directors, the Executive Director, and the Managing
pemberian tantiem, berpedoman pada Keputusan Directors, including the granting of tantiem, refers
Menteri Keuangan Nomor 396/KMK.06/2021 to the Decree of the Minister of Finance No. 396/
tentang Penetapan Gaji Pokok, Penghasilan, KMK.06/2021 concerning the Determination of
dan Tunjangan Lainnya bagi Dewan Direktur Basic Salary, Income, and Other Allowances for the
dan Direktur Pelaksana Lembaga Pembiayaan Board of Directors and Managing Directors of the
Ekspor Indonesia. Ketentuan tersebut menjadi Indonesia Eximbank. This regulation serves as the
acuan utama dalam menentukan komponen primary reference in determining the components
dan besaran remunerasi yang diberikan kepada and amounts of remuneration granted to LPEI’s
jajaran Direksi LPEI. Board of Directors.
Penetapan Jasa Produksi dan Tantiem dilakukan The determination of production service fees and
dengan mempertimbangkan: tantiem takes into consideration:
1. Surplus; 1. Surplus;
2. Capaian IKU; 2. Achievement of Key Performance Indicators (KPI);
3. Pelaksanaan penugasan Pemerintah; dan 3. Implementation of Government assignments; and
4. Faktor-faktor lain yang relevan. 4. Other relevant factors.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 352 Laporan Tahunan 2025
Page 353
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Menteri Keuangan menetapkan ketentuan baru The Minister of Finance stipulated new provisions
mengenai remunerasi bagi Dewan Direktur, Direktur regarding remuneration for the Board of Directors,
Eksekutif, dan Direktur Pelaksana pada kuartal I the Executive Director, and the Managing Directors
tahun 2025 melalui Keputusan Menteri Keuangan in the first quarter of 2025 through the Decree
Nomor 40 Tahun 2025 tanggal 24 Februari 2025 of the Minister of Finance No. 40 of 2025 dated
tentang Penetapan Gaji Pokok, Penghasilan, dan February 24, 2025, concerning the Determination
Tunjangan Lainnya bagi Dewan Direktur serta of Basic Salary, Income, and Other Allowances for
Direktur Pelaksana Lembaga Pembiayaan Ekspor the Board of Directors and Managing Directors of
Indonesia. Ketentuan tersebut diberlakukan secara the Indonesia Eximbank. These provisions apply
retroaktif sejak 1 Januari 2024. Dalam keputusan retroactively from January 1, 2024. Under this
tersebut, komponen remunerasi disusun dengan decree, remuneration components are structured
mempertimbangkan hasil penilaian kinerja, yang by taking into account the results of performance
meliputi: assessments, which include:
1. Tantiem, diberikan dari surplus LPEI dalam 1. Tantiem, granted from LPEI’s surplus within one
kurun waktu 1 tahun kegiatan; (1) year of operations;
2. Insentif, diberikan dalam rangka transformasi 2. Incentives, granted in the context of
organisasi. organizational transformation.
Penetapan remunerasi bagi Dewan Pengawas The determination of remuneration for the Sharia
Syariah dilakukan berdasarkan rekomendasi Supervisory Board is based on recommendations
Komite Remunerasi dan Nominasi, yang kemudian from the Remuneration and Nomination
disetujui oleh Dewan Direktur LPEI. Struktur Committee, which are subsequently approved by
remunerasi yang diberikan bersifat fixed income the Board of Directors of LPEI. The remuneration
dalam bentuk honorarium bulanan, tanpa structure provided is in the form of fixed income
mencakup komponen yang didasarkan pada as a monthly honorarium and does not include
penilaian kinerja. Ketentuan mengenai besaran performance-based components. The applicable
remunerasi Dewan Pengawas Syariah yang provisions regarding the amount of remuneration
berlaku saat ini tercantum dalam Risalah Rapat for the Sharia Supervisory Board are stipulated in
Komite Remunerasi dan Nominasi Nomor MR.0002/ the Minutes of the Remuneration and Nomination
KRN/02/2022 tanggal 24 Februari 2022. Committee Meeting No. MR.0002/KRN/02/2022
dated February 24, 2022.
Struktur Remunerasi Remuneration Structure
Struktur remunerasi meliputi jenis dan besaran The remuneration structure covers the types and
imbalan yang diterima oleh masing-masing amounts of compensation received by each
anggota, baik dalam bentuk imbalan jangka member, whether in the form of short-term,
pendek, jangka panjang, maupun pasca-kerja. long-term, or post-employment benefits. This
Pengaturan ini merujuk pada ketentuan Keputusan arrangement refers to the provisions of the Decree
Menteri Keuangan Nomor 396/KMK.06/2021 of the Minister of Finance No. 396/KMK.06/2021
tentang Penetapan Gaji Pokok, Penghasilan, dan concerning the Determination of Basic Salary,
Tunjangan Lainnya bagi Dewan Direktur dan Income, and Other Allowances for the Board of
Direktur Pelaksana Lembaga Pembiayaan Ekspor Directors and Managing Directors of the Indonesia
Indonesia. Adapun rincian struktur remunerasi Eximbank. The details of the remuneration structure
dimaksud adalah sebagai berikut: are as follows:
Annual Report 2025 353 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 354
Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Direktur Eksekutif Merangkap Ketua Dewan Direktur
Remuneration Structure and Facilities for the Executive Director Concurrently
Serving as Chair of the Board of Directors
Jenis Remunerasi Keterangan
No
Type of Remuneration Description
Direktur Eksekutif merangkap Ketua Dewan Direktur 100%
Gaji
1 Executive Director concurrently serving as Chair of the Board of Directors:
Salary
100%
Tunjangan
2
Allowances
Tunjangan Jabatan Diberikan dengan jumlah tertentu
Position Allowance Granted in a fixed amount
Tunjangan Hari Raya Maksimal 1x gaji
Religious Holiday Allowance Maximum of 1x monthly salary
Skema asuransi dengan premi maksimal 25% dari gaji/honorarium
Asuransi Purna Jabatan tahunan
Post-Employment Insurance Insurance scheme with a premium of up to 25% of annual salary/
honorarium
Tunjangan Komunikasi Diberikan sebesar biaya pemakaian (at cost)
Communication Allowance Provided on an at-cost basis
Diberikan lumpsum, maksimal 30% dari gaji per bulan. Diberikan apabila
Tunjangan Perumahan tidak diberikan fasilitas rumah jabatan
Housing Allowance Provided as a lump sum, up to a maximum of 30% of monthly salary;
granted if an official residence is not provided
Fasilitas
3
Facilities
Disediakan 1 (satu) unit kendaraan, volume maksimal 2.500 cc dengan
Kendaraan Dinas biaya operasional dan pemeliharaan ditanggung LPEI
Official Vehicle One (1) unit provided, maximum engine capacity of 2,500 cc, with
operating and maintenance costs borne by LPEI
Diberikan dalam bentuk penggantian biaya pengobatan dengan
skema asuransi, penggantian kacamata, pemeriksaan kesehatan untuk
Kesehatan pasangan dan maksimal 3 anak
Health Benefits Provided in the form of reimbursement of medical expenses under an
insurance scheme, reimbursement for eyeglasses, and health check-
ups for a spouse and up to three (3) children
Perkumpulan Profesi Maksimal 3 (tiga) perkumpulan
Professional Associations Membership in up to three (3) professional associations
Dalam hal terjadi tindakan/perbuatan untuk dan atas nama jabatannya
Bantuan Hukum yang berkaitan dengan maksud dan tujuan serta kegiatan LPEI
Legal Assistance Provided in the event of actions/acts performed for and on behalf of the
position in relation to the purposes and activities of LPEI
Club Membership Maksimal pada 2 (dua) club
Membership in up to two (2) clubs
Biaya Representasi Diberikan dalam bentuk Corporate Credit Card
Representation Expenses Provided in the form of a Corporate Credit Card
Diberikan fasilitas uang saku, transportasi dan akomodasi untuk
Ketentuan Perjalanan Dinas perjalanan dinas dalam negeri dan perjalanan dinas luar negeri
4
Official Travel Provisions Daily allowance, transportation, and accommodation facilities are
provided for domestic and overseas official travel
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 354 Laporan Tahunan 2025
Page 355
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Direktur Eksekutif Merangkap Ketua Dewan Direktur
Remuneration Structure and Facilities for the Executive Director Concurrently
Serving as Chair of the Board of Directors
Jenis Remunerasi Keterangan
No
Type of Remuneration Description
Pajak Penghasilan (PPh 21) atas Gaji dan Tunjangan yang diterima
Pajak PPh atas Gaji/ Honorarium oleh Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana dan Anggota Dewan Direktur
dan Tunjangan ditanggung seluruhnya oleh LPEI
5
Income Tax on Salary/ Income Tax (PPh 21) on salaries and allowances received by the
Honorarium and Allowances Executive Director, Managing Directors, and members of the Board of
Directors is fully borne by LPEI
Ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan RI
6 Tantiem Determined through a Decree of the Minister of Finance of the Republic
of Indonesia
Berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan RI
Insentif
7 Subject to approval by the Minister of Finance of the Republic of
Incentives
Indonesia
Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Dewan Direktur
Remuneration Structure and Facilities for the Board of Directors
Jenis Remunerasi Keterangan
No
Type of Remuneration Description
Anggota Dewan Direktur 50%. (50% dari Direktur Eksekutif merangkap
Ketua Dewan Direktur)
Honorarium
1 Members of the Board of Directors: 50% (i.e., 50% of the remuneration
of the Executive Director concurrently serving as Chair of the Board of
Directors)
Tunjangan, terdiri dari:
2
Allowances
Tunjangan Hari Raya Maksimal 1 (satu) kali honorarium.
Religious Holiday Allowance Maximum of one (1) time the honorarium
Skema asuransi dengan premi maksimal 25% dari gaji/honorarium
Asuransi Purna Jabatan tahunan
Post-Employment Insurance Insurance scheme with a premium of up to 25% of annual salary/
honorarium
Tunjangan Komunikasi Diberikan sebesar biaya pemakaian (at cost)
Communication Allowance Provided on an at-cost basis
Tunjangan Transportasi 20% dari honorarium per bulan
Transportation Allowance 20% of the monthly honorarium
Fasilitas, terdiri dari:
3
Facilities
Diberikan dalam bentuk penggantian biaya pengobatan dengan
skema asuransi, penggantian kacamata, pemeriksaan tindakan untuk
Kesehatan pasangan dan maksimal 3 (tiga) anak.
Health Benefits Provided in the form of reimbursement of medical expenses under
an insurance scheme, reimbursement for eyeglasses, and medical
examinations for a spouse and up to three (3) children
Perkumpulan Profesi Maksimal 3 (tiga) perkumpulan
Professional Associations Membership in up to three (3) professional associations
Dalam hal terjadi tindakan/perbuatan untuk dan atas nama jabatannya
Bantuan Hukum yang berkaitan dengan maksud dan tujuan serta kegiatan LPEI.
Legal Assistance Provided in the event of actions/acts performed for and on behalf of the
position in relation to the purposes and activities of LPEI
Diberikan fasilitas uang saku, transportasi dan akomodasi untuk
Ketentuan Perjalanan Dinas perjalanan dinas dalam negeri dan perjalanan dinas luar negeri.
4
Official Travel Provisions Daily allowance, transportation, and accommodation facilities are
provided for domestic and overseas official travel
Annual Report 2025 355 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 356
Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Dewan Direktur
Remuneration Structure and Facilities for the Board of Directors
Jenis Remunerasi Keterangan
No
Type of Remuneration Description
Pajak Penghasilan (PPh 21) atas Gaji dan Tunjangan yang diterima
Pajak PPh atas Gaji/ Honorarium oleh Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana dan Anggota Dewan Direktur
dan Tunjangan ditanggung seluruhnya oleh LPEI.
5
Income Tax on Salary/ Income Tax (PPh 21) on salaries and allowances received by the
Honorarium and Allowances Executive Director, Managing Directors, and members of the Board of
Directors is fully borne by LPEI
Ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan RI
Tantiem
6 Determined through a Decree of the Minister of Finance of the Republic
of Indonesia
Berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan RI
Insentif
7 Subject to approval by the Minister of Finance of the Republic of
Incentives
Indonesia
Tabel Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Dewan Pengawas Syariah
Table of Remuneration Structure and Facilities for the Sharia Supervisory Board
Jenis Remunerasi Keterangan
No
Type of Remuneration Description
Diberikan melalui persetujuan Komite Remunerasi dan Nominasi
Honorarium
1 Granted with the approval of the Remuneration and Nomination
Committee
Pajak Penghasilan (PPh 21) atas Honorarium yang diterima oleh Dewan
Pajak PPh atas Honorarium Pengawas Syariah ditanggung seluruhnya oleh LPEI
2
Income Tax on Honorarium Income Tax (PPh 21) on the honorarium received by members of the
Sharia Supervisory Board is fully borne by LPEI
Tabel Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Direktur Pelaksana
Table of Remuneration Structure and Facilities for Managing Directors
Jenis Remunerasi Keterangan
No
Type of Remuneration Description
Direktur Pelaksana 90%.
Gaji (90% dari Direktur Eksekutif merangkap Ketua Dewan Direktur)
1
Salary Managing Director: 90%(i.e., 90% of the remuneration of the Executive
Director concurrently serving as Chair of the Board of Directors)
Tunjangan, terdiri dari:
2
Allowances
Tunjangan Hari Raya Maksimal 1 (satu) kali gaji
Religious Holiday Allowance Maximum of one (1) time the monthly salary
Skema asuransi dengan premi maksimal 25% dari gaji/honorarium
Santunan Purna Jabatan tahunan
Post-Employment Benefit Insurance scheme with a premium of up to 25% of annual salary/
honorarium
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 356 Laporan Tahunan 2025
Page 357
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tabel Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Direktur Pelaksana
Table of Remuneration Structure and Facilities for Managing Directors
Jenis Remunerasi Keterangan
No
Type of Remuneration Description
Tunjangan Komunikasi Diberikan sebesar biaya pemakaian (at cost).
Communication Allowance Provided on an at-cost basis
Tunjangan Transportasi 20% dari honorarium per bulan
Transportation Allowance 20% of the monthly honorarium
Fasilitas, terdiri dari:
3
Facilities
Disediakan 1 (satu) unit kendaraan, volume maksimal 2.500 cc dengan
Kendaraan Dinas biaya operasional dan pemeliharaan ditanggung LPEI.
Official Vehicle One (1) unit provided, with a maximum engine capacity of 2,500 cc;
operating and maintenance costs are borne by LPEI
Diberikan dalam bentuk penggantian biaya pengobatan dengan
skema asuransi, penggantian kacamata, pemeriksaan kesehatan untuk
Kesehatan pasangan dan maksimal 3 (tiga) anak
Health Benefits Provided in the form of reimbursement of medical expenses under an
insurance scheme, reimbursement for eyeglasses, and health check-
ups for a spouse and up to three (3) children
Dalam hal terjadi tindakan/perbuatan untuk dan atas nama jabatannya
Bantuan Hukum yang berkaitan dengan maksud dan tujuan serta kegiatan LPEI.
Legal Assistance Provided in the event of actions/acts performed for and on behalf of the
position in relation to the purposes and activities of LPEI
Diberikan fasilitas uang saku, transportasi dan akomodasi untuk
Ketentuan Perjalanan Dinas perjalanan dinas dalam negeri dan perjalanan dinas luar negeri.
4
Official Travel Provisions Daily allowance, transportation, and accommodation facilities are
provided for domestic and overseas official travel
Pajak Penghasilan (PPh 21) atas Gaji dan Tunjangan yang diterima
Pajak PPh atas Gaji/ Honorarium oleh Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana dan Anggota Dewan Direktur
dan Tunjangan ditanggung seluruhnya oleh LPEI.
5
Income Tax on Salary/ Income Tax (PPh 21) on salaries and allowances received by the
Honorarium and Allowances Executive Director, Managing Directors, and members of the Board of
Directors is fully borne by LPEI
Ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Keuangan RI
Tantiem
6 Determined through a Decree of the Minister of Finance of the Republic
of Indonesia
Berdasarkan persetujuan Menteri Keuangan RI
Insentif
7 Subject to approval by the Minister of Finance of the Republic of
Incentives
Indonesia
Besaran Remunerasi Tahun 2025 Remuneration Amounts for 2025
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur In 2025, the Board of Directors, the Executive
Pelaksana, serta Dewan Pengawas Syariah Director and Managing Directors, as well as the
pada tahun 2025 memperoleh remunerasi yang Sharia Supervisory Board received remuneration
ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan determined in accordance with the prevailing
yang berlaku. Informasi mengenai besaran laws and regulations. Information regarding the
remunerasi dimaksud disajikan pada tabel berikut: respective remuneration amounts is presented in
the following table:
Annual Report 2025 357 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 358
Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Dewan Direktur
Remuneration Structure and Facilities for the Board of Directors
Jumlah yang Diterima Dewan
Jenis Remunerasi Jumlah Dewan Direktur Direktur dalam 1 Tahun
Type of Remuneration Number of Board Members Amount Received by the Board of
Directors in 1 Year
Gaji dan Tunjangan 7 orang
Rp 12,308,721,741.-
Salary and Allowance 7 people
3 orang
Tantiem Rp 467,591,302.-
3 people
Fasilitas lain dalam bentuk natura 7 orang
Rp 0.-
Other facilities in kind 7 people
Jumlah 7 orang Rp 12,776,313,043.-
Total 7 people
Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Dewan Pengawas Syariah
Remuneration Structure and Facilities for the Sharia Supervisory Board
Jenis Remunerasi Jumlah Direktur Pelaksana Total Remunerasi
Type of Remuneration Number of Members Total Remuneration
Gaji dan Tunjangan 2 orang
Rp 710,769,228.-
Salary and Allowance 2 people
2 orang
Tantiem Rp 0.-
2 people
Fasilitas lain dalam bentuk natura 2 orang
Rp 0.-
Other facilities in kind 2 people
Jumlah 2 orang Rp 710,769,228.-
Total 2 People
Struktur Remunerasi dan Fasilitas bagi Direktur Pelaksana
Remuneration Structure and Facilities for Managing Directors
Jenis Remunerasi Jumlah Direktur Pelaksana Total Remunerasi
Type of Remuneration Number of Members Total Remuneration
Gaji dan Tunjangan 6 orang
Rp 21,850,390,056.-
Salary and Allowance 6 people
6 orang
Tantiem Rp 449,715,084.-
6 people
Gaji dan Tunjangan 6 orang
Rp 233,102,184.-
Salary and Allowance 6 people
Jumlah 6 orang Rp 22,533,207,324.-
Total 6 People
Kelompok Jumlah Remunerasi Anggota Dewan Direktur
Remuneration Brackets for Members of the Board of Directors
Total Remunerasi Tahun 2025 Jumlah Orang
Total Remuneration in 2025 Number of Persons
Di atas Rp2 miliar 4 Orang
Above Rp2 billion 4 people
Di atas Rp1 miliar s/d Rp2 miliar 1 Orang
Above Rp1 billion up to Rp2 billion 1 people
Di atas Rp500 juta s/d Rp1 miliar 0 Orang
Above Rp500 million up to Rp1 billion 0 people
Rp500 juta ke bawah 2 Orang
Rp500 million and below 2 people
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 358 Laporan Tahunan 2025
Page 359
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kelompok Jumlah Remunerasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Remuneration Brackets for Members of the Sharia Supervisory Board
Total Remunerasi Tahun 2025 Jumlah Orang
Total Remuneration in 2025 Number of Persons
Di atas Rp2 miliar 0 Orang
Above Rp2 billion 0 people
Di atas Rp1 miliar s/d Rp2 miliar 0 Orang
Above Rp1 billion up to Rp2 billion 0 people
Di atas Rp500 juta s/d Rp1 miliar 2 Orang
Above Rp500 million up to Rp1 billion 2 people
Rp500 juta ke bawah 0 Orang
Rp500 million and below 0 people
Kelompok Jumlah Remunerasi Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Remuneration Brackets for the Executive Director and Managing Directors
Total Remunerasi Tahun 2025 Jumlah Orang
Total Remuneration in 2025 Number of Persons
Di atas Rp2 miliar 5 Orang
Above Rp2 billion 5 people
Di atas Rp1 miliar s/d Rp2 miliar 0 Orang
Above Rp1 billion up to Rp2 billion 0 people
Di atas Rp500 juta s/d Rp1 miliar 0 Orang
Above Rp500 million up to Rp1 billion 0 people
Rp500 juta ke bawah 0 Orang
Rp500 million and below 0 people
Rasio Gaji Tertinggi dan Gaji Terendah Ratio of Highest Salary to Lowest Salary
[GRI 2-21] [GRI 2-21]
LPEI senantiasa menerapkan prinsip keadilan LPEI consistently applies the principle of fairness in
dalam struktur penggajian untuk menjaga its salary structure to safeguard the welfare of all
kesejahteraan seluruh karyawan. Sebagai employees. As a manifestation of its commitment
wujud komitmen terhadap transparansi dalam to transparency in remuneration management,
pengelolaan remunerasi, Perbandingan antara the comparison between the highest and lowest
gaji tertinggi dan terendah di lingkungan LPEI salaries within LPEI during 2025 is as follows:
sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Rasio
Uraian Ratio
No
Description Gaji Pokok
Take Home Pay (THP)
Basic Salary
Gaji karyawan terendah dibanding tertinggi
1 Lowest employee salary compared to highest 24.54% 24.54%
employee salary
Gaji Direktur Pelaksana terendah dibanding tertinggi
2 Lowest Managing Director salary compared to 1.11% 24.54%
highest Managing Director salary
Gaji Dewan Direktur terendah dibanding tertinggi
3 Lowest Board of Directors salary compared to 1.00% 1.00%
highest Board of Directors salary
Gaji Direktur Pelaksana terhadap pegawai tertinggi
4 Managing Director salary compared to highest 1.27% 1.70%
employee salary
Annual Report 2025 359 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 360
Indikator Kinerja Dewan Direktur, Dewan Performance Indicators of the Board
Pengawas Syariah, Direktur Eksekutif of Directors, Sharia Supervisory Board,
dan Direktur Pelaksana untuk Penetapan Executive Director, and Managing Directors
Remunerasi for Remuneration Determination
Penetapan Indikator Kinerja Utama (IKU) bagi Dewan The determination of Key Performance Indicators
Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana, (KPI) for the Board of Directors, the Executive
serta Dewan Pengawas Syariah dilakukan pada Director and Managing Directors, as well as the
awal tahun melalui rapat pengesahan Rencana Sharia Supervisory Board, is carried out at the
Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT). Proses beginning of the year through the approval
penetapan tersebut dituangkan secara resmi meeting of the Annual Work Plan and Budget
dalam Kontrak Manajemen antara Dewan Direktur (RKAT). This determination process is formally set
dan Menteri Keuangan Republik Indonesia, yang out in a Management Contract between the Board
dalam pelaksanaannya diwakili oleh Direktur of Directors and the Minister of Finance of the
Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Republic of Indonesia, which in its implementation
is represented by the Director General of State
Assets (DJKN).
Kontrak Manajemen tersebut selanjutnya The Management Contract is subsequently
diturunkan secara berjenjang (cascading), di cascaded hierarchically, whereby the Managing
mana Direktur Pelaksana menetapkannya kepada Directors establish it for the Chair of the Board
Ketua Dewan Direktur yang juga menjabat sebagai of Directors, who also serves as the Executive
Direktur Eksekutif. Evaluasi kinerja terhadap Director. Performance evaluation of the Executive
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dilakukan Director and Managing Directors is conducted
berdasarkan realisasi pencapaian terhadap based on the realization of achievements against
indikator-indikator kinerja yang tercantum dalam the performance indicators stipulated in the
Kontrak Manajemen tersebut. Dokumen ini menjadi Management Contract. This document forms
bagian integral dari sasaran dan target yang an integral part of the objectives and targets
tercantum dalam RKAT. Rincian mengenai capaian set out in the RKAT. Detailed information on KPI
IKU secara lengkap disajikan dalam subbab achievements is presented in the subsection
Penilaian Kinerja Dewan Direktur dan Direktur on the Performance Assessment of the Board of
Pelaksana. Directors and Managing Directors.
Rapat Dewan Direktur dan Direktur Meetings of the Board of Directors,
Eksekutif dan Direktur Pelaksana Executive Director, and Managing Directors
Rapat Dewan Direktur Board of Directors Meetings
Kebijakan Pelaksanaan Rapat Meeting Policy
Rapat Dewan Direktur LPEI dilaksanakan dengan Meetings of the LPEI Board of Directors are
mengacu pada ketentuan Pasal 12 Peraturan conducted in accordance with the provisions of
Menteri Keuangan (PMK) Nomor 208/2021. Sesuai Article 12 of Ministry of Finance Regulation (PMK)
dengan peraturan tersebut, rapat diselenggarakan No. 208/2021. Pursuant to this regulation, meetings
secara rutin sekurang-kurangnya satu kali dalam are held on a regular basis at least once every
setiap bulan. Secara umum, rapat Dewan Direktur month. In general, Board of Directors meetings are
terbagi ke dalam dua jenis, yaitu: divided into two types:
1. Rapat untuk pengambilan keputusan kebijakan 1. Meetings for decision-making on policies and
dan isu strategis, yang berfokus pada strategic issues, which focus on policy decision-
pengambilan keputusan kebijakan, evaluasi making, evaluation of policy implementation,
pelaksanaan kebijakan, serta pembahasan and discussion of LPEI’s strategic issues.
isu-isu strategis LPEI.
2. Rapat untuk pengawasan operasional, 2. Meetings for operational oversight, which
yang difokuskan pada pemantauan dan focus on monitoring and supervising LPEI’s
pengawasan terhadap kegiatan operasional operational activities.
LPEI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 360 Laporan Tahunan 2025
Page 361
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Rapat Dewan Direktur dipimpin oleh Ketua Dewan Board of Directors meetings are chaired by
Direktur dan dapat dilaksanakan secara langsung, the Chair of the Board of Directors and may be
melalui telekonferensi, atau dengan menggunakan conducted in person, via teleconference, or using
sarana komunikasi elektronik lainnya. Kehadiran other electronic communication facilities. The
seluruh anggota Dewan Direktur diharapkan attendance of all members of the Board of Directors
dalam setiap pelaksanaan rapat. Apabila Ketua is expected at each meeting. If the Chair of the
Dewan Direktur atau pejabat penggantinya Board of Directors or the designated substitute is
berhalangan hadir, Ketua dapat menugaskan unable to attend, the Chair may assign one of the
salah satu anggota untuk memimpin rapat. Jika members to chair the meeting. In the absence of
tidak ada penunjukan, pimpinan rapat ditetapkan such an assignment, the chair of the meeting shall
berdasarkan kesepakatan bersama di antara be determined by mutual agreement among the
anggota Dewan Direktur yang hadir. attending members of the Board of Directors.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Member
Anggota Attendance Rate
Dewan Direktur pda tahun 2025 telah In 2025, the Board of Directors held a total of 29
melaksanakan sebanyak 29 kali rapat sebagai meetings as part of the execution of its duties and
bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi supervisory functions. The attendance rate of each
pengawasan. Tingkat kehadiran masing-masing member at these meetings is presented in the
anggota dalam rapat-rapat tersebut dapat dilihat following table:
pada tabel berikut:
Persentase
Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Frekuensi Rapat Kehadiran
Number of
Name Position Meeting Frequency Attendance
Attendances
Percentage
Ketua Dewan Direktur
merangkap Direktur
Eksekutif
Sukatmo
Chairman of Board of 26 26 100%
Padmosukarso
Directors
concurrently Executive
Directo
Anggota Dewan Direktur
Yon Arsal Member of Board of 29 28 97%
Directors
Anggota Dewan Direktur
Kasan* Member of Board of 5 5 100%
Directors
Anggota Dewan Direktur
Arus Gunawan* Member of Board of 20 20 100%
Directors
Anggota Dewan Direktur
Dwi Teguh Wibowo Member of Board of 29 29 100%
Directors
Anggota Dewan Direktur
Fajarini Puntodewi Member of Board of 24 21 88%
Directors
Anggota Dewan Direktur
Doddy Rahadi Member of Board of 7 7 100%
Directors
Anggota Dewan Direktur
Bambang
Member of Board of 26 26 100%
Setyatmojo
Directors
Keterangan | Note:
*) Sudah tidak aktif menjadi Anggota Dewan Direktur per 31 Desember 2025
*) No longer serving as a Member of the Board of Directors as of December 31, 2025
Annual Report 2025 361 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 362
Agenda Rapat Meeting Agenda
Arahan dan keputusan Dewan Direktur dicatat Directions and decisions of the Board of Directors
dalam Risalah Rapat, sebagaimana diuraikan are recorded in the Minutes of Meeting, as
dalam tabel berikut: presented in the following table:
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Pembahasan Laporan Keuangan
1. Yon Arsal
Inhouse Tahun 2024
2. Dwi Teguh
6 Januari 2025 2. Agenda Lain-lain
1 MR.0001/BOD/01/2025 Wibowo
January 6, 2025 1. Discussion on the 2024 In-house
3. Kasan
Financial Statements
4. Arus Gunawan
2. Other matters
1. Usulan Keanggotaan Komite
1. Yon Arsal
Pemantau Risiko
2. Dwi Teguh
15 Januari 2025 2. Agenda Lain-lain
2 MR.0002/BOD/01/2025 Wibowo
January 15, 2025 1. Proposal for the membership of the
3. Kasan
Risk Monitoring Committee
4. Arus Gunawan
2. Other matters
1. Laporan Progres Audit Laporan
Keuangan LPEI tahun 2024
2. Persetujuan Realisasi dan
Pengawasan RKAT & Rencana Bisnis
Semester II tahun 2024
3. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan
IV Tahun 2024
4. Laporan Progress Action Plan
Validitas Data Triwulan IV 2024
5. Laporan Monitoring Pembiayaan 1. Yon Arsal
Bermasalah Triwulan IV 2024 2. Dwi Teguh
24 Januari 2025
3 MR.0003/BOD/01/2025 6. Agenda Terbatas Wibowo
January 24, 2025
1. Progress report on the audit of LPEI’s 3. Kasan
2024 Financial Statements 4. Arus Gunawan
2. Approval of RKAT realization and
supervision & Business Plan for the
second semester of 2024
3. Soundness Level Report for Q4 2024
4. Progress report on the Data Validity
Action Plan for Q4 2024
5. Monitoring report on non-performing
financing for Q4 2024
6. Limited agenda
1. Laporan Progres Hasil Audit Laporan
Keuangan LPEI tahun 2024
2. Laporan Hasil Entry Meeting BPK
3. Keanggotaan Komite Dewan Direktur 1. Yon Arsal
4. Laporan Program Kemitraan Triwulan 2. Dwi Teguh
IV Tahun 2024 Wibowo
1. Progress report on the results of 3. Kasan
30 Januari 2025
4 MR.0004/BOD/01/2025 the audit of LPEI’s 2024 Financial 4. Arus Gunawan
January 30, 2025
Statements 5. Sukatmo
2. Report on the Entry Meeting results Padmosukarso
with BPK 6. Bambang
3. Membership of the Board of Directors Setyatmojo
Committees
4. Partnership Program Report for Q4
2024
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 362 Laporan Tahunan 2025
Page 363
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Persetujuan Prinsip
Penghapusbukuan Piutang Tahun
2025
2. Persetujuan Hasil Audit Laporan
Keuangan Tahun 2024
3. Laporan Kinerja Keuangan posisi 31
Januari 2025
4. Persetujuan Pembagian Supervisory 1. Yon Arsal
Dewan Direktur pada Crash Program 2. Dwi Teguh
5. Agenda Terbatas : Perubahan Wibowo
Susunan Pengurus PT IEB Prima Aset 3. Kasan
7 Februari 2025
5 MR.0005/BOD/02/2025 1. Approval in principle for write-off of 4. Arus Gunawan
February 7, 2025
receivables for 2025 5. Sukatmo
2. Approval of the 2024 Financial Padmosukarso
Statements audit results 6. Bambang
3. Financial performance report as of 31 Setyatmojo
January 2025
4. Approval of the allocation of Board
of Directors supervisory roles in the
Crash Program
5. Limited agenda: Changes in the
composition of the management of
PT IEB Prima Aset
1. Penyampaian Informasi Keputusan
Menteri Keuangan nomor 33 Tahun
2025
2. Penetapan Keanggotaan Komite
Dewan Direktur 1. Yon Arsal
3. Usulan Penetapan Pelaksana Tugas 2. Dwi Teguh
Direktur Pelaksana Sekretariat Wibowo
Lembaga, Kepatuhan dan Sumber 3. Kasan
13 Februari 2025
6 MR.0006/BOD/02/2025 Daya Manusia 4. Arus Gunawan
February 13, 2025
1. Submission of information on Minister 5. Sukatmo
of Finance Decree No. 33 of 2025 Padmosukarso
2. Determination of Board of Directors 6. Bambang
Committee membership Setyatmojo
3. Proposal for the appointment
of Acting Managing Director of
Corporate Secretary, Compliance,
and Human Resources
1. Laporan Kinerja Keuangan posisi
Februari 2025
2. Laporan Monitoring Perkembangan
Pemberitaan Kasus Hukum
1. Yon Arsal
3. Laporan Progress Audit dari BPK
2. Dwi Teguh
4. Persetujuan Rencana Kerja Komite
Wibowo
Audit dan Komite Pemantau Risiko
3. Kasan
8 Maret 2025 Tahun 2025
7 MR.0007/BOD/03/2025 4. Arus Gunawan
March 8, 2025 1. Financial performance report as of
5. Sukatmo
February 2025
Padmosukarso
2. Monitoring report on developments in
6. Bambang
legal case coverage
Setyatmojo
3. Audit progress report from BPK
4. Approval of the 2025 Work Plan
for the Audit Committee and Risk
Monitoring Committee
Annual Report 2025 363 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 364
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Ratifikasi
2. Tunjangan Hari Raya DE, DD, DP LPEI
Tahun 2025
3. Penyampaian Keputusan Menteri
Keuangan Nomor 40 Tahun 2025
4. Usulan Alokasi Surplus LPEI Tahun
2024
5. Tanggapan LPEI atas Surat OJK
1. Yon Arsal
terkait Plt. Direktur Pelaksana
2. Dwi Teguh
6. Persetujuan Rencana Pendanaan
Wibowo
2025
3. Arus Gunawan
7. Laporan Kinerja Bisnis
16 Maret 2025 4. Fajarini
8 MR.0008/BOD/03/2025 1. Ratification
March 16, 2025 Puntodewi
2. Religious Holiday Allowance for LPEI
5. Sukatmo
Executive Director, Board of Directors,
Padmosukarso
and Managing Directors for 2025
6. Bambang
3. Submission of Minister of Finance
Setyatmojo
Decree No. 40 of 2025
4. Proposed allocation of LPEI’s 2024
surplus
5. LPEI’s response to OJK’s letter
regarding the Acting Managing
Director
6. Approval of the 2025 Funding Plan
7. Business Performance Report
1. Ratifikasi
2. Persetujuan Rencana Kerja Dewan
Direktur 2025 1. Sukatmo
3. Susunan Keanggotaan Komite Padmosukarso
Pemantau Risiko 2. Yon Arsal
4. Pemaparan Proses Bisnis 3. Dwi Teguh
26 Maret 2025 Pembiayaan Wibowo
9 MR.0009/BOD/03/2025
March 26, 2025 1. Ratification 4. Arus Gunawan
2. Approval of the 2025 Board of 5. Fajarini
Directors Work Plan Puntodewi
3. Composition of the Risk Monitoring 6. Bambang
Committee Membership Setyatmojo
4. Presentation on the Financing
Business Process
1. Ratifikasi
2. Kinerja Keuangan Maret 2025
3. Pembahasan Materi Rapat 1. Sukatmo
Koordinasi RJP LPEI (2025-2029) Padmosukarso
4. Pembentukan Tim Uji Kelayakan dan 2. Yon Arsal
Kepatutan (terbatas) 3. Dwi Teguh
11 Apir 2025 1. Ratification Wibowo
10 MR.0010/BOD/04/2025
April 11, 2025 2. Financial Performance for March 4. Arus Gunawan
2025 5. Fajarini
3. Discussion on materials for the LPEI Puntodewi
Long-Term Plan (RJP) Coordination 6. Bambang
Meeting (2025–2029) Setyatmojo
4. Establishment of the Fit and Proper
Test Team (limited)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 364 Laporan Tahunan 2025
Page 365
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga:
Agenda Non Deal Roadshow (NDR)
2. Laporan Realisasi RKAT Triwulan I
Tahun 2025
3. Laporan Monitoring Pembiayaan
Bermasalah Triwulan I 2025
1. Sukatmo
4. Laporan Perkembangan Pelaksanaan
Padmosukarso
Rencana Aksi terkait Validitas Data
2. Yon Arsal
periode Triwulan I 2025
3. Dwi Teguh
5. Laporan Hasil Pemeriksaan BPK dan
28 Apir 2025 Wibowo
11 MR.0011/BOD/04/2025 OJK
April 28, 2025 4. Arus Gunawan
1. Ratification and Institutional Agenda:
5. Fajarini
Non-Deal Roadshow (NDR) Agenda
Puntodewi
2. RKAT Realization Report for Q1 2025
6. Bambang
3. Monitoring Report on Non-Performing
Setyatmojo
Financing for Q1 2025
4. Progress Report on the
Implementation of the Data Validity
Action Plan for Q1 2025
5. Report on Audit Results from BPK and
OJK
1. Laporan Exit Meeting KAP RSM (Status
Penugasan Tahun 2024)
1. Sukatmo
2. Laporan Pendanaan
Padmosukarso
3. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan I
2. Yon Arsal
Tahun 2025
3. Dwi Teguh
4. Laporan Exit Meeting Pemeriksaan
19 Mei 2025 Wibowo
12 MR.0012/BOD/05/2025 Sewaktu – waktu OJK
May 19, 2025 4. Arus Gunawan
1. Exit Meeting Report with KAP RSM
5. Fajarini
(2024 Engagement Status)
Puntodewi
2. Funding Report
6. Bambang
3. Soundness Level Report for Q1 2025
Setyatmojo
4. Exit Meeting Report on Ad Hoc
Examination by OJK
1. Laporan Komite Remunerasi dan
Nominasi (KRN)
2. Laporan Progress Pelaksanaan
1. Sukatmo
Hapus Buku 2025
Padmosukarso
3. Laporan Surat Menteri Keuangan
2. Yon Arsal
atas Pertanggungjawaban Kinerja
3. Dwi Teguh
LPEI 2024
29 Mei 2025 Wibowo
13 MR.0013/BOD/05/2025 1. Report of the Remuneration and
May 29, 2025 4. Arus Gunawan
Nomination Committee (KRN)
5. Fajarini
2. Progress Report on the
Puntodewi
Implementation of Write-Offs for
6. Bambang
2025
Setyatmojo
3. Report on the Minister of Finance’s
Letter regarding Accountability for
LPEI’s 2024 Performance
1. Kinerja Keuangan Mei 2025
2. Laporan Evaluasi KAP RSM atas
Audit Tahun 2024 dan Rencana
Pengadaan KAP Tahun 2025
3. Laporan Progrs Operational Risk 1. Sukatmo
Management 2025 Padmosukarso
4. Laporan Pengembangan Bisnis PT IEB 2. Yon Arsal
10 Juni 2025 Prima Aset (IPA) 3. Dwi Teguh
14 MR.0014/BOD/06/2025
June 10, 2025 1. Financial Performance for May 2025 Wibowo
2. Evaluation Report by KAP RSM on the 4. Arus Gunawan
2024 Audit and the Procurement Plan 5. Bambang
for KAP in 2025 Setyatmojo
3. Operational Risk Management
Progress Report 2025
4. Business Development Report of PT
IEB Prima Aset (IPA)
Annual Report 2025 365 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 366
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Sukatmo
Padmosukarso
Laporan, persetujuan dan keputusan
2. Yon Arsal
hasil pelaksanaan Uji Kepatutan
3. Dwi Teguh
dan Kelayakan (UKK) Calon Direktur
12 Juni 2025 Wibowo
15 MR.0015/BOD/06/2025 Pelaksana LPEI
June 12, 2025 4. Arus Gunawan
Report, approval, and decisions on the
5. Fajarini
results of the Fit and Proper Test (UKK)
Puntodewi
for LPEI Managing Director Candidates
6. Bambang
Setyatmojo
1. Persetujuan Bakal Calon Direktur
Pelaksana LPEI
2. Perubahan Keanggotaan Tim Uji
1. Sukatmo
Kepatutan dan Kelayakan (UKK)
Padmosukarso
3. Persetujuan Pengajuan LPEI
2. Yon Arsal
dalam Skema Operator Investasi
3. Dwi Teguh
Pemerintah
17 Juni 2025 Wibowo
16 MR.0016/BOD/06/2025
June 17, 2025 4. Arus Gunawan
1. Approval of Prospective Candidates
5. Fajarini
for LPEI Managing Directors
Puntodewi
2. Changes in the Membership of the Fit
6. Bambang
and Proper Test (UKK) Team
Setyatmojo
3. Approval of LPEI’s submission under
the Government Investment Operator
Scheme
1. Sukatmo
Padmosukarso
Laporan, persetujuan dan keputusan
2. Yon Arsal
hasil pelaksanaan Uji Kepatutan
3. Dwi Teguh
dan Kelayakan (UKK) Calon Direktur
18 Juni 2025 Wibowo
17 MR.0017/BOD/06/2025 Pelaksana LPEI
June 18, 2025 4. Arus Gunawan
Report, approval, and decisions on the
5. Fajarini
results of the Fit and Proper Test (UKK)
Puntodewi
for LPEI Managing Director Candidates
6. Bambang
Setyatmojo
1. Kinerja Keuangan Juni 2025
2. Persetujuan Rencana Sewa Kantor
1. Sukatmo
kepada IEB Prima Aset
Padmosukarso
3. Laporan Pemenuhan Rekomendasi
2. Yon Arsal
BPK 2024 terkait Sanksi
9 Juli 2025 3. Dwi Teguh
18 MR.0018/BOD/07/2025 1. Financial Performance for June 2025
July 9, 2025 Wibowo
2. Approval of the Office Lease Plan with
4. Arus Gunawan
IEB Prima Aset
5. Bambang
3. Report on the Fulfillment of BPK’s
Setyatmojo
2024 Recommendations related to
sanctions
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 366 Laporan Tahunan 2025
Page 367
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Laporan Monitoring Pembiayaan
Bermasalah Triwulan II 2025
2. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan
II 2025
3. Laporan Progres Validitas Data
Triwulan II 2025
4. Laporan Komite Harmonisasi Ekspor
Triwulan II 2025
5. Laporan Pengawasan Dewan Direktur 1. Sukatmo
Semester I 2025 Padmosukarso
6. Persetujuan RPDD dan RKDD terkait 2. Yon Arsal
Remunerasi Dewan Direktur dan 3. Dwi Teguh
23 Juli 2025 Direktur Pelaksana LPEI Wibowo
19 MR.0019/BOD/07/2025
July 23, 2025 1. Monitoring Report on Non-Performing 4. Arus Gunawan
Financing for Q2 2025 5. Fajarini
2. Soundness Level Report for Q2 2025 Puntodewi
3. Progress Report on Data Validity for 6. Bambang
Q2 2025 Setyatmojo
4. Export Harmonization Committee
Report for Q2 2025
5. Board of Directors Supervisory Report
for Semester I 2025
6. Approval of RPDD and RKDD related
to the remuneration of the Board of
Directors and Managing Directors of
LPEI
1. Ratifikasi Rapat Dewan Direktur dan
Agenda Dewan Direktur
2. Laporan Kinerja Program Kemitraan
tahun 2024 dan TW II 2025
3. Laporan Pengaduan Nasabah dan
Realisasi Kegiatan Inklusi & Literasi
LPEI Semester I tahun 2025
4. Laporan Hasil Survei Kepuasan
Pemangku Kepentingan
5. Laporan Hasil Kajian Persepsi
Pemangku Kepentingan
6. Laporan Keuangan Juli 2025, hasil
1. Sukatmo
Deal Road Show Syndicated Loan
Padmosukarso
dan Pemetaan Struktur Pendanaan
2. Yon Arsal
7. Penetapan Pelaksana Tugas Direktur
8 Agustus 2025 3. Dwi Teguh
20 MR.0020/BOD/08/2025 Pelaksana
August 8, 2025 Wibowo
1. Ratification of Board of Directors
4. Arus Gunawan
Meetings and Board Agenda
5. Bambang
2. Partnership Program Performance
Setyatmojo
Report for 2024 and Q2 2025
3. Customer Complaint Report and
Realization of LPEI Inclusion & Literacy
Activities for Semester I 2025
4. Stakeholder Satisfaction Survey
Report
5. Stakeholder Perception Study Report
6. Financial Report for July 2025, results
of the Deal Road Show Syndicated
Loan, and Funding Structure Mapping
7. Appointment of Acting Managing
Director
1. Sukatmo
Padmosukarso
2. Yon Arsal
Penetapan Direktur Pelaksana Lembaga
3. Dwi Teguh
28 Agustus 2025 Pembiayaan Ekspor Indonesia
21 MR.0021/BOD/08/2025 Wibowo
August 28, 2025 Determination of Managing Directors of
4. Fajarini
the Indonesia Eximbank
Puntodewi
5. Bambang
Setyatmojo
Annual Report 2025 367 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 368
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Laporan Hasil Pemeriksaan Sewaktu-
waktu Otoritas Jasa Keuangan dan
Progress Audit BPK
1. Sukatmo
2. Laporan Pengadaan 2024 dan
Padmosukarso
Realisasi Pengadaan Semester I 2025
2. Yon Arsal
3. Laporan Kinerja Keuangan Agustus
3. Dwi Teguh
2025
11 September 2025 Wibowo
22 MR.0022/BOD/09/2025 1. Report on the Results of Ad Hoc
Setember 11, 2025 4. Fajarini
Examination by the Financial Services
Puntodewi
Authority and BPK Audit Progress
5. Doddy Rahadi
2. Procurement Report for 2024 and
6. Bambang
Procurement Realization for Semester
Setyatmojo
I 2025
3. Financial Performance Report for
August 2025
1. Tindak Lanjut Rekomendasi OJK
terkait Arahan Dewan Direktur
terhadap Kebijakan & Pelaksanaan
Pengadaan Barang dan Jasa di LPEI
2. Laporan Hasil Penilaian Tata Kelola
LPEI 2024 dan Tindak Lanjut Penilaian
Tata Kelola yang Baik LPEI
3. Laporan Fungsi Kepatuhan Semester
I 2025 1. Sukatmo
4. Persetujuan RPDD Remunerasi DD, DE, Padmosukarso
dan DP 2. Yon Arsal
1. Follow-up on OJK Recommendations 3. Dwi Teguh
25 September 2025 regarding the Board of Directors’ Wibowo
23 MR.0023/BOD/09/2025
Setember 25, 2025 directives on Procurement Policies 4. Fajarini
and Implementation of Goods and Puntodewi
Services at LPEI 5. Doddy Rahadi
2. Report on the Results of LPEI 6. Bambang
Governance Assessment 2024 and Setyatmojo
Follow-up on Good Governance
Assessment of LPEI
3. Compliance Function Report for
Semester I 2025
4. Approval of RPDD for the
remuneration of the Board of
Directors, Executive Director, and
Managing Directors
1. Kinerja Keuangan posisi bulan
September 2025
2. Persetujuan Penunjukan Kantor
Akuntan Publik tahun buku 2025
3. Laporan Perkembangan Kasus
1. Sukatmo
Penanganan Pembiayaan oleh
Padmosukarso
Aparat Penegak Hukum
2. Yon Arsal
4. Ratifikasi
8 Oktober 2025 3. Dwi Teguh
24 MR.0024/BOD/10/2025 1. Financial Performance as of
October 8, 2025 Wibowo
September 2025
4. Doddy Rahadi
2. Approval of the Appointment of
5. Bambang
Public Accounting Firm for the 2025
Setyatmojo
financial year
3. Report on the Progress of Financing
Case Handling by Law Enforcement
Authorities
4. Ratification
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 368 Laporan Tahunan 2025
Page 369
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Ratifikasi Rapat Dewan Direktur dan
Agenda Dewan Direktur
2. Kick off Audit Laporan Keuangan LPEI
Tahun Buku 2025
3. Persetujuan RPDD Perlindungan
Pemangku Kepentingan
4. Persetujuan Rancangan RKAT &
Rencana Bisnis Tahun 2026
5. Persetujuan Rancangan Rencana
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB)
2026
6. Laporan Progres Pengembangan IOS, 1. Sukatmo
IRRS dan Datamart Risk Management Padmosukarso
TW III 2025 2. Dwi Teguh
7. Agenda Lain-Lain: Pengunduran Diri Wibowo
23 Oktober 2025
25 MR.0025/BOD/10/2025 Anggota Komite Audit 3. Fajarini
October 23, 2025
1. Ratification of Board of Directors Puntodewi
Meetings and Board Agenda 4. Doddy Rahadi
2. Kick-off of the Audit of LPEI Financial 5. Bambang
Statements for the 2025 financial year Setyatmojo
3. Approval of RPDD on Stakeholder
Protection
4. Approval of the Draft RKAT & Business
Plan for 2026
5. Approval of the Draft Sustainable
Finance Action Plan (RAKB) 2026
6. Progress Report on the Development
of IOS, IRRS, and Risk Management
Datamart for Q3 2025
7. Other matters: Resignation of a
Member of the Audit Committee
1. Pemaparan Arahan Menteri
Keuangan RAKOR Special Mission
Vehicle
2. Persetujuan Rencana Penyewaan
Ruang Kantor LPEI
3. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan
III Tahun 2025
4. Persetujuan Usulan Risk Appetite
1. Sukatmo
Statement (RAS) 2026
Padmosukarso
5. Laporan Penanganan Pembiayaan
2. Yon Arsal
Bermasalah Triwulan III 2025
30 Oktober 2025 3. Dwi Teguh
26 MR.0026/BOD/10/2025 6. Ratifikasi dan Agenda Lain-Lain
October 30, 2025 Wibowo
1. Presentation of the Minister of
4. Doddy Rahadi
Finance’s directives at the Special
5. Bambang
Mission Vehicle Coordination Meeting
Setyatmojo
2. Approval of the LPEI Office Space
Lease Plan
3. Soundness Level Report for Q3 2025
4. Approval of the proposed Risk
Appetite Statement (RAS) for 2026
5. Report on the Handling of Non-
Performing Financing for Q3 2025
6. Ratification and Other matters
Annual Report 2025 369 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 370
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Ratifikasi
2. Kinerja Keuangan posisi bulan
Oktober 2025
1. Sukatmo
3. Laporan Progres Implementasi
Padmosukarso
Modernisasi Core System
2. Yon Arsal
4. Persetujuan Agenda Offsite Meeting
3. Dwi Teguh
Dewan Direktur
10 November 2025 Wibowo
27 MR.0027/BOD/11/2025 1. Ratification
November 10, 2025 4. Fajarini
2. Financial Performance as of October
Puntodewi
2025
5. Doddy Rahadi
3. Progress Report on the
6. Bambang
Implementation of Core System
Setyatmojo
Modernization
4. Approval of the Board of Directors
Offsite Meeting Agenda
1. Sukatmo
1. Arahan Kebijakan Dewan Direktur Padmosukarso
untuk Tahun 2026 2. Yon Arsal
2. Pengajuan Nominasi Calon Anggota 3. Dwi Teguh
29 November 2025 Komite Audit Wibowo
28 MR.0028/BOD/11/2025
November 29, 2025 1. Board of Directors Policy Directions 4. Fajarini
for 2026 Puntodewi
2. Nomination Proposal for Audit 5. Doddy Rahadi
Committee Members 6. Bambang
Setyatmojo
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 370 Laporan Tahunan 2025
Page 371
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Risalah Peserta
No Agenda
Date Minutes Number Participants
1. Laporan Pengajuan Usulan
Perubahan PMK 144/2021 tentang
Penghapusbukuan Piutang LPEI
2. Pemaparan Kajian Batasan
Kewenangan dan Masa Jabatan
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur
Eksekutif
3. Permohonan Persetujuan
Penghapusbukuan Aktiva Tetap
LPEI Kantor Cabang Batam dan
Balikpapan
4. Persetujuan Usulan Perubahan
PDD Kebijakan Manajemen Risiko
Enterprise
5. Persetujuan Usulan PDD Teknologi
dan Sistem Informasi
6. Laporan Kinerja Keuangan November
dan Prognosa Desember 2025
7. Agenda Terbatas: Persetujuan
Penetapan Calon Anggota Komite
Audit Penilaian Kinerja Direktur
Pelaksana 2024 dan Persetujuan
Tata Cara Penilaian Kinerja Direktur
1. Sukatmo
Pelaksana 2025
Padmosukarso
1. Report on the Proposal Submission
2. Yon Arsal
for Amendment to PMK 144/2021
19 Desember 2025 3. Dwi Teguh
29 MR.0029/BOD/12/2025 concerning Write-off of LPEI
December 19, 2025 4. Fajarini
Receivables
Puntodewi
2. Presentation of the Study on Authority
5. Bambang
Limits and Term of Office of Acting
Setyatmojo
Executive Director
3. Request for Approval of Write-off
of LPEI Fixed Assets at Batam and
Balikpapan Branch Offices
4. Approval of the Proposed
Amendment to the Board of Directors
Regulation on Enterprise Risk
Management Policy
5. Approval of the Proposed Board of
Directors Regulation on Technology
and Information Systems
6. Financial Performance Report for
November and December 2025
Forecast
7. Limited Agenda:
a. Approval of the Appointment
of Audit Committee Member
Candidates
b. Performance Evaluation of
Managing Directors for 2024 and
Approval of the Procedures for
Performance Evaluation of Managing
Directors for 2025
Annual Report 2025 371 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 372
Rapat Direktur Eksekutif dan Direktur Meetings of the Executive Director and
Pelaksana Managing Directors
Kebijakan Pelaksanaan Rapat Meeting Policy
Rapat Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana, Meetings of the Executive Director and Managing
yang dikenal sebagai Rapat Board of Management Directors, known as Board of Management
(Rabom), merupakan forum koordinasi internal LPEI Meetings (Rabom), serve as LPEI’s internal
yang dipimpin oleh Direktur Eksekutif dan dihadiri coordination forum chaired by the Executive
oleh para Direktur Pelaksana. Sesuai kebutuhan, Director and attended by the Managing Directors.
rapat ini juga dapat melibatkan pejabat As required, these meetings may also involve
maupun pihak lain yang relevan dengan agenda officials or other parties relevant to the agenda
pembahasan. Rabom diselenggarakan sekurang- under discussion. Rabom meetings are held at
kurangnya satu kali setiap bulan atau sewaktu- least once a month or at any time when deemed
waktu apabila dianggap perlu. Selain itu, Direktur necessary. In addition, the Executive Director also
Eksekutif juga melaksanakan rapat koordinasi holds coordination meetings with the Board of
bersama Dewan Direktur guna memastikan Directors to ensure strategic alignment and the
penyelarasan strategi serta kelancaran kegiatan smooth implementation of LPEI’s operational
operasional LPEI. activities.
Tata cara pengambilan keputusan Rabom, Procedures for Decision-Making in Rabom are as
sebagai berikut: follows:
1. Rabom dipimpin oleh Direktur Eksekutif/ 1. Rabom is chaired by the Executive Director/
Pengganti Sementara; Acting Executive Director;
2. Kuorum Rabom adalah dihadiri oleh: 2. he quorum for Rabom is fulfilled if attended by:
a. Direktur Eksekutif / pengganti sementara a. The Executive Director or Acting Executive
Direktur Eksekutif; dan Director; and
b. Sekurang-kurangnya lebih dari setengah b. At least more than half of the total number
jumlah total Direktur Pelaksana/ of Managing Directors/Acting Managing
Pelaksana Direktur Pelaksana yang terkait Directors relevant to the matters being
pembahasan harus hadir. discussed.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Meeting Frequency and Member
Attendance Rate
Direktur Eksekutif bersama para Direktur Pelaksana In 2025, the Executive Director together with the
pada tahun 2025 telah menyelenggarakan Managing Directors held a total of 56 meetings
56 rapat yang difokuskan pada pembahasan focused on policy discussions, strategic decision-
kebijakan, pengambilan keputusan strategis, serta making, and key issues related to LPEI’s operations.
isu-isu penting terkait operasional LPEI. Persentase The attendance percentage of each member at
kehadiran setiap anggota dalam rapat tersebut these meetings is presented in the following table:
dapat dilihat pada tabel berikut:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 372 Laporan Tahunan 2025
Page 373
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Frekuensi Jumlah Persentase
Nama Jabatan Rapat Kehadiran Kehadiran
Name Position Meeting Number of Attendance
Frequency Attendances Percentage
Ketua Dewan Direktur merangkap
Direktur Eksekutif
Sukatmo
Chairman of the Board of Directors 43 41 95%
Padmosukarso
concurrently serving as Executive Director
Plt. Ketua Dewan Direktur merangkap
Direktur Eksekutif
Yon Arsal Acting Chairman of the Board of Directors 13 13 100%
concurrently serving as Executive Director
Direktur Pelaksana Bisnis I
Anton Herdianto 56 53 95%
Managing Director I
Direktur Pelaksana Bisnis II
Sulaeman 20 19 95%
Managing Director II
Direktur Pelaksana
Keuangan, Operasional dan Teknologi
Anwar Harsono Informasi 56 55 98%
Managing Director of Finance, Operations,
& Information Technology
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko dan
Kredit
Sam Malee 56 52 93%
Managing Director of Credit & Risk
Management
Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia
Agus Sudiarto Managing Director of Institution 22 20 91%
Secretariat, Compliance, & Human
Capital
(Plt.) Direktur Pelaksana Bisnis II
Maqin U. Norhadi* 36 34 94%
Acting Managing Director of Financing II
(Plt.) Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan, dan Sumber Daya
T. Wahyu P. Wibowo* Manusia 8 7 87%
Acting Managing Director of Institution
Secretariat, Compliance, & Human Capita
Agenda Rapat Meeting Agenda
Arahan dan keputusan yang dihasilkan dalam Directions and decisions resulting from the Board
rapat Board of Management telah dicatat dalam of Management meetings have been recorded in
risalah rapat dengan rincian sebagai berikut. the Minutes of Meeting, with details as follows:
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Yon Arsal
Laporan Kinerja Keuangan LPEI per 31 2. Anton Herdianto
5 Januari 2025 Desember 2024 3. Sam Malee
1 MR.0001/MDI/01/2025
January 5, 2025 LPEI Financial Performance Report as of 4. Maqin U. Norhadi
31 December 2024 5. Anwar HarsonoT.
Wahyu P. Wibowo
Annual Report 2025 373 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 374
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Agenda Lain-lain
2. Komite Manajemen Risiko :
Pesetujuan Analisa Model Z-Score
DJPPR
3. Komite Manajemen Risiko : Laporan
Stress Testing
4. Komite Kebijakan dan Pedoman :
Persetujuan Usulan Perpanjangan
MPO Proposal UKME
5. Komite Pengadaan : Permohonan
Prinsip Pengadaan Pembuatan Jasa
Kajian Komersial Optimalisasi Lantai
Kantor dan Relokasi Kantor Pusat
6. Persetujuan Pelaporan Pengaduan
Nasabah
Tindak Lanjut Survei Pemangku
Kepentingan 2023
7. Laporan Ratifikasi Rabom Tahun
2024
1. Yon Arsal
8. Laporan Perpanjangan PKS LPEI dan
2. Anton Herdianto
IEB Prima Aset
3. Sam Malee
7 Januari 2025 1. Other matters
2 MR.0002/MDI/01/2025 4. Maqin U. Norhadi
January 7, 2025 2. Risk Management Committee:
5. Anwar Harsono
Approval of DJPPR Z-Score Model
6. T. Wahyu P.
Analysis
Wibowo
3. Risk Management Committee: Stress
Testing Report
4. Policy and Procedure Committee:
Approval of the Proposed Extension
of MPO Proposal for UKME
5. Procurement Committee: Request
for approval in principle for the
procurement of commercial study
services for office floor optimization
and head office relocation
6. Approval of Customer Complaint
Reporting
Follow-up on the 2023 Stakeholder
Survey
7. Ratification Report of Rabom for
2024
8. Report on the Extension of
Cooperation Agreement between
LPEI and IEB Prima Aset
1. Rapat Koordinasi RKAT Tahun 2025
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan,
Penjaminan, Asuransi, Trade
1. Yon Arsal
Finance, dan Penugasan Khusus
2. Anton Herdianto
Ekspor
3. Sam Malee
8 Januari 2025 3. Laporan Crash Program Penjaminan
3 MR.0003/MDI/01/2025 4. Maqin U. Norhadi
January 8, 2025 1. RKAT Coordination Meeting for 2025
5. Anwar Harsono
2. Business Performance Report on
6. T. Wahyu P.
Financing, Guarantee, Insurance,
Wibowo
Trade Finance, and Special Export
Assignments
3. Guarantee Crash Program Report
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 374 Laporan Tahunan 2025
Page 375
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja LPEI
3. Persetujuan Penggunaan
PMO Change Management
Menggunakan Konsultan
4. Laporan Update Progress Action
Plan “Validitas Data” periode TW IV
2024
5. Persetujuan Rencana Implementasi 1. Yon Arsal
Operational Risk Management 2025 2. Anton Herdianto
6. Laporan DMTL OJK 2024 Jatuh 3. Sam Malee
14 Januari 25
4 MR.0004/MDI/01/2025 Tempo 31 Januari 2025 4. Maqin U. Norhadi
January 14, 2025
1. Ratification and Institutional Agenda 5. Anwar Harsono
2. LPEI Performance Report 6. T. Wahyu P.
3. Approval of the Use of PMO Change Wibowo
Management using a Consultant
4. Progress Update Report on the “Data
Validity” Action Plan for Q4 2024
5. Approval of the 2025 Operational
Risk Management Implementation
Plan
6. OJK DMTL Report 2024 due on 31
January 2025
Annual Report 2025 375 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 376
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Persetujuan Rancangan Laporan
Realisasi RKAT/Rencana Bisnis
Semester II 2024 dan Rancangan
Laporan Pengawasan Dewan
Direktur
2. Persetujuan Konsep Annual Report
2024
3. Laporan Hasil Pengawasan Dewan
Pengawas Syariah periode Triwulan
IV 2024
4. Persetujuan Laporan Perkembangan
Pembiayaan Bermasalah periode
Triwulan IV 2024
5. Laporan Progres Audit Keuangan
2024 oleh KAP RSM
6. Catatan Hasil Pertemuan LPEI dan
OJK pada 20 Januari 2025
7. Persetujuan Senior Leader Offsite
Meeting Tahun 2025
8. Laporan Past Due Obligation (PDO)
dan Loan Update posisi 20 Januari
2025
9. Laporan Progres 18 Crash Program:
1. Yon Arsal
Program Penjaminan
2. Anton Herdianto
10. Persetujuan Prinsip Pengadaan Q1
21 Januari 2025 3. Sam Malee
5 MR.0005/MDI/01/2025 Tahun 2025
January 21, 2025 4. Anwar Harsono
1. Approval of the Draft RKAT/Business
5. T. Wahyu P.
Plan Realization Report for Semester
Wibowo
II 2024 and Draft Supervisory Report
of the Board of Directors
2. Approval of the 2024 Annual Report
Concept
3. Report on the Supervisory Results of
the Sharia Supervisory Board for Q4
2024
4. Approval of the Non-Performing
Financing Development Report for
Q4 2024
5. Progress Report on the 2024
Financial Audit by KAP RSM
6. Notes on the Meeting between LPEI
and OJK on 20 January 2025
7. Approval of the 2025 Senior Leader
Offsite Meeting
8. Past Due Obligation (PDO) and Loan
Update Report as of 20 January
2025
9. Progress Report on 18 Crash
Programs: Guarantee Program
10. Approval of Procurement Principles
for Q1 2025
1. 1. Laporan Progres Hasil Audit
Laporan Keuangan LPEI tahun 2024
1. Yon Arsal
2. Laporan Hasil Entry Meeting BPK
30 Januari 2025 2. Anton Herdianto
6 MR.0006/MDI/01/2025 1. Progress Report on the Audit of LPEI’s
January 30, 2025 3. Sam Malee
2024 Financial Statements
4. Anwar Harsono
2. Report on the Entry Meeting Results
with BPK
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 376 Laporan Tahunan 2025
Page 377
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Laporan Kinerja Keuangan Januari
2025
2. Laporan dan Persetujuan Strategi
Komunikasi Kasus Hukum LPEI
3. Progres Improvement dan
Operational Risk Framework
4. Persetujuan Prinsip 6. Yon Arsal
Penghapusbukuan Piutang Debitur 7. Anton Herdianto
LPEI Tahun 2025 8. Sam Malee
4 Februari 2025
7 MR.0007/MDI/02/2025 5. Agenda lainnya 9. Maqin U. Norhadi
February 4, 2025
1. Financial Performance Report for 10. Anwar Harsono
January 2025 11. T. Wahyu P.
2. Report and Approval of LPEI Legal Wibowo
Case Communication Strategy
3. Progress on Improvement and
Operational Risk Framework
4. Approval in Principle for Write-off of
LPEI Debtors’ Receivables for 2025
5. Other matters
1. Laporan PDO dan Loan Update
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Laporan Pengadaan Tahun 2024
dan Rencana Pengadaan Tahun
2025
4. Strategi Eksekusi Bisnis 2025
5. Laporan Crash Program Asuransi
6. Persetujuan Cost Efisiesi Strategy
7. Laporan Hasil Rapat dan Rencana
Kerja Komite Pemantau Risiko Tahun
2025
1. Yon Arsal
8. Persetujuan Limit, Metodology
2. Anton Herdianto
Market dan Liquidity Risk
3. Sam Malee
11 Februari 2025 Management
8 MR.0008/MDI/02/2025 4. Maqin U. Norhadi
February 11, 2025 1. PDO and Loan Update Report
5. Anwar Harsono
2. Financing Business Performance
6. T. Wahyu P.
Report
Wibowo
3. Procurement Report for 2024 and
Procurement Plan for 2025
4. 2025 Business Execution Strategy
5. Insurance Crash Program Report
6. Approval of Cost Efficiency Strategy
7. Report on the Results of Meetings
and Work Plan of the Risk Monitoring
Committee for 2025
8. Approval of Limits and Methodology
for Market and Liquidity Risk
Management
Annual Report 2025 377 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 378
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Persetujuan Penyesuaian Portfolio
Guideline terkait Threshold Limit per
HS Code
2. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Kalibrasi Model Internal Credit
Rating/Scoring
3. Persetujuan Prinsip Perpanjangan
Sewa Kantor Batam
4. Persetujuan Prinsip Pengadaan Jasa
Agensi Media Placement
5. Persetujuan Program TJSL Sinergi
SMV Kemenkeu Satu 2025
6. Laporan Sekretaris Lembaga 2024
7. Laporan Progress Tindak Lanjut
Rekomendasi OJK atas Kajian One
Board System
8. Laporan Kinerja Bisnis
1. Yon Arsal
9. Agenda Lain-lain
2. Anton Herdianto
18 Februari 2025 1. Approval of Portfolio Guideline
9 MR.0009/MDI/02/2025 3. Sam Malee
February 18, 2025 Adjustment related to Threshold
4. Maqin U. Norhadi
Limits per HS Code
5. Anwar Harsono
2. Approval in Principle for
Procurement of Internal Credit
Rating/Scoring Model Calibration
3. Approval in Principle for Extension of
Batam Office Lease
4. Approval in Principle for
Procurement of Media Placement
Agency Services
5. Approval of the 2025 TJSL Program
Synergy under SMV Ministry of
Finance
6. 2024 Corporate Secretary Report
7. Progress Report on Follow-up of
OJK Recommendations on the One
Board System Study
8. Business Performance Report
9. Other matters
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 378 Laporan Tahunan 2025
Page 379
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Pembahasan Management Letter
Audit Laporan Keuangan LPEI Tahun
2024
2. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
3. Laporan Kinerja Bisnis
4. Laporan Kinerja Keuangan:
Prognosa Februari dan Laporan Past
Due Obligation
5. Laporan Profil Pendanaan LPEI dan
Opsi Penggalangan Dana
6. Persetujuan Alokasi Surplus Tahun
2024
7. Laporan Penanganan Pembiayaan
Bermasalah periode Januari 2025
1. Yon Arsal
8. Laporan Progres Hapus Buku Tahun
2. Anton Herdianto
25 Februari 2025 2025
10 MR.0010/MDI/02/2025 3. Sam Malee
February 25, 2025 1. Discussion on the Management
4. Maqin U. Norhadi
Letter of the 2024 LPEI Financial
5. Anwar Harsono
Statements Audit
2. Ratification and Institutional Agenda
3. Business Performance Report
4. Financial Performance Report:
February Forecast and Past Due
Obligation Report
5. Report on LPEI Funding Profile and
Fundraising Options
6. Approval of 2024 Surplus Allocation
7. Report on Handling of Non-
Performing Financing for January
2025
8. Progress Report on Write-offs for
2025
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Keuangan posisi
Februari 2025
3. Persetujuan Pengadaan Seragam
4. Persetujuan Optimalisasi Ruang
Kantor
5. Persetujuan Trade Finance Special
Pricing Program
1. Yon Arsa
6. Laporan Progres Kerja Sama LPEI
2. Anton Herdianto
4 Maret 2025 dengan Jamdatun
11 MR.0011/MDI/03/2025 3. Sam Malee
March 4, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda
4. Maqin U. Norhadi
2. Financial Performance Report as of
5. Anwar Harsono
February 2025
3. Approval of Uniform Procurement
4. Approval of Office Space
Optimization
5. Approval of Trade Finance Special
Pricing Program
6. Progress Report on Cooperation
between LPEI and JAMDATUN
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Klaim Penjaminan
3. Persetujuan Clean Up Penempatan
Internal Dana Penugasan Khusus
Ekspor (PKE) atau National Interest
1. Yon Arsal
Account (NIA)
2. Anton Herdianto
11 Maret 2025 4. Persetujuan Funding Rising
12 MR.0012/MDI/03/2025 3. Sam Malee
March 11, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda
4. Maqin U. Norhadi
2. Guarantee Claim Report
5. Anwar Harsono
3. Approval of Clean-Up of Internal
Placement of Export Special
Assignment Funds (PKE) or National
Interest Account (NIA)
4. Approval of Fundraising
Annual Report 2025 379 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 380
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Persetujuan Tindak Lanjut
Rekomendasi OJK terhadap Agunan
Non Fixed Asset
2. Persetujuan Kajian dan Rancangan
Survey Kepuasan Pemangku
Kepentingan oleh UNPAD
3. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
4. Persetujuan Prinsip Media Monitoring
dan Media Partnership
5. Persetujuan Pengadaan Ulang
Pengadaan Lisensi Software
(Microsoft, Adobe & Citrix)
6. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Lisensi Software (Microsoft, Adobe
& Citrix)
7. Persetujuan dan Laporan Program
Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan (TJSL) / CSR Triwulan I
2025 9. 1. Yon Arsal
8. Laporan Penanganan Pembiayaan 2. Anton
Bermasalah Februari 2025 Herdianto
18 Maret 2025
13 MR.0013/MDI/03/2025 1. Approval of Follow-up Actions on 3. Sam Malee
March 18, 2025
OJK Recommendations regarding 4. Maqin U.
Non-Fixed Asset Collateral Norhadi
2. Approval of Study and Design of 5. Anwar Harsono
Stakeholder Satisfaction Survey by
UNPAD
3. Ratification and Institutional Agenda
4. Approval in Principle for Media
Monitoring and Media Partnership
5. Approval of Re-procurement of
Software Licenses (Microsoft, Adobe
& Citrix)
6. Approval in Principle for
Procurement of Software Licenses
(Microsoft, Adobe & Citrix)
7. Approval and Report of the
Corporate Social and Environmental
Responsibility (TJSL/CSR) Program
for Q1 2025
8. Report on Handling of Non-
Performing Financing for February
2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 380 Laporan Tahunan 2025
Page 381
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Agenda Lembaga dan Ratifikasi
2. Laporan Kinerja Bisnis dan Profil Past
Due Obligation
3. Laporan Progres Implementasi
PSAK 117 oleh Konsultan Deloitte dan
Padma
4. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Sewa Kendaraan Operasional
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Sewa Gudang
6. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Support dan Renewal HRIS
7. Laporan Audit Closing 2024
8. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Maintenance IPC Dealing System
9. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Renewal Subscription FTP System
10. Laporan Progres Penanganan
Piutang Debitur an PT Panca Mitra
Multipersada (PMMP) 1. Sukatmo
1. Institutional Agenda and Ratification Padmosukarso
25 Maret 2025
14 MR.0014/MDI/03/2025 2. Business Performance and Past Due 2. Anton Herdianto
March 25, 2025
Obligation Profile Report 3. Sam Malee
3. Progress Report on PSAK 117 4. Maqin U. Norhadi
Implementation by Deloitte and
Padma Consultants
4. Approval in Principle for
Procurement of Operational Vehicle
Leasing
5. Approval in Principle for Warehouse
Leasing Procurement
6. Approval in Principle for HRIS Support
and Renewal Procurement
7. 2024 Audit Closing Report
8. Approval in Principle for
Procurement of IPC Dealing System
Maintenance
9. Approval in Principle for
Procurement of FTP System
Subscription Renewal
10. Progress Report on Handling
Receivables of PT Panca Mitra
Multipersada (PMMP)
1. Agenda Lembaga dan Ratifikasi
2. Laporan Hasil Evaluasi Dampak
Kebijakan Tarif Trump dan Usulan
Strategi 1. Sukatmo
3. Laporan Kinerja Keuangan posisi Padmosukarso
8 April 2025 Maret 2025 2. Anton Herdianto
15 MR.0015/MDI/04/2025
April 8, 2025 1. Institutional Agenda and Ratification 3. Sam Male
2. Report on Evaluation Results of the 4. Maqin U. Norhadi
Impact of Trump Tariff Policy and 5. Anwar Harsono
Proposed Strategy
3. Financial Performance Report as of
March 2025
Annual Report 2025 381 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 382
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi Rabom dan Agenda
Lembaga
2. Laporan Catatan Rapat Koordinasi
RJP Tahap IV 2025 -2029 LPEI
3. Laporan Pipeline Pembiayaan
sampai dengan Juni 2025
4. Laporan Hasil Pemetaan Dampak
Penerapan Tarif Trump 2025 First
Round + Second Round bagi
Portfolio Pembiayaan LPEI
5. Persetujuan Rencana Piloting
Internal Platform Digital LPEI
6. Laporan PDO & Loan Update
7. Persetujuan Kerja Sama LPEI dengan
JAMDATUN dalam Penagihan
Debitur Bermasalah secara Non
Litigasi
8. Laporan Hasil Penilaian Tata Kelola
Lembaga yang Baik oleh BPKP
9. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Konsultan Pendamping Sertifikasi
ISO 37001:2016 Anti Bribery
Management System
10. Persetujuan Prinsip Perpanjangan 1. Sukatmo
Sewa Kantor Jaringan Semarang Padmosukarso
15 April 2025 1. Ratification of Rabom and 2. Sam Malee
16 MR.0016/MDI/04/2025
April 15, 2025 Institutional Agenda (merangkap DSL)
2. Report on Minutes of the LPEI 3. Maqin U. Norhadi
Long-Term Plan (RJP) Phase IV (+ alternate DRB)
Coordination Meeting 2025–2029
3. Financing Pipeline Report up to June
2025
4. Report on the Impact Mapping of
Trump Tariff Implementation 2025
(First Round + Second Round) on
LPEI Financing Portfolio
5. Approval of the Plan for Piloting LPEI
Internal Digital Platform
6. PDO & Loan Update Report
7. Approval of Cooperation between
LPEI and JAMDATUN for Non-
Litigation Collection of Non-
Performing Debtors
8. Report on the Results of Good
Institutional Governance
Assessment by BPKP
9. Approval in Principle for
Procurement of ISO 37001:2016
Anti-Bribery Management System
Certification Consultant
10. Approval in Principle for Extension of
Semarang Network Office Lease
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 382 Laporan Tahunan 2025
Page 383
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi Rabom dan Agenda
Lembaga
2. Laporan PDO dan Load Update
3. Laporan Kinerja Bisnis dan Pipeline
Pembiayaan
4. Laporan Stress Testing
5. Laporan Hasil Pemeriksaan
Kepatuhan (LHPK) oleh BPK tahun
2024
6. Laporan Progres Validitas Data
Periode Triwulan I Tahun 2025.
7. Laporan Monitoring Pembiayaan
Bermasalah dan Hapus Buku
Triwulan I Tahun 2025
8. Laporan Realisasi RKAT Triwulan I 1. Sukatmo
Tahun 2025 Padmosukarso
24 April 2025 9. Laporan Realisasi Program 2. Anton Herdianto
17 MR.0017/MDI/04/2025
April 24, 2025 Kemitraan Triwulan I Tahun 2025 3. Sam Malee
1. Ratification of Rabom and 4. Maqin U. Norhadi
Institutional Agenda 5. Anwar Harsono
2. PDO and Loan Update Report
3. Business Performance and
Financing Pipeline Report
4. Stress Testing Report
5. Report on Compliance Audit Results
(LHPK) by BPK for 2024
6. Progress Report on Data Validity for
Q1 2025
7. Monitoring Report on Non-
Performing Financing and Write-offs
for Q1 2025
8. RKAT Realization Report for Q1 2025
9. Partnership Program Realization
Report for Q1 2025
1. Ratifikasi Rabom dan Agenda
Lembaga : Agenda Pelaksanaan
RUPS IPA
2. Laporan Kinerja Keuangan dan
Progres Past Due Obligation (PDO)
3. Rancangan Materi
Pertanggungjawaban Kinerja LPEI
1. Sukatmo
Tahun 2024
Padmosukarso
4. Laporan Kinerja Bisnis
29 April 2025 2. Anton Herdianto
18 MR.0018/MDI/04/2025 5. Laporan Klaim Bank Garansi
April 29, 2025 3. Sam Malee
1. Ratification of Rabom and
4. Maqin U. Norhadi
Institutional Agenda: Agenda for the
5. Anwar Harsono
Implementation of IPA GMS
2. Financial Performance and Past Due
Obligation (PDO) Progress Report
3. Draft Material for Accountability of
LPEI Performance 2024
4. Business Performance Report
5. Bank Guarantee Claim Report
Annual Report 2025 383 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 384
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Persetujuan Rancangan Bahan
Tayang Rapat Pertanggungjawaban
Keuangan 2024
3. Persetujuan Rancangan Tanggapan
Hasil Pre-Exit Meeting Otoritas Jasa
Keuangan (OJK)
4. Laporan Kinerja Bisnis / Weekly
Monitoring Pipeline
5. Laporan Kinerja Keuangan per 30 1. Sukatmo
April 2025 Padmosukarso
6 Mei 2025 6. Persetujuan Penambahan CKPN 2. Anton Herdianto
19 MR.0019/MDI/05/2025
May 6, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 3. Sam Malee
2. Approval of Draft Presentation Maqin U. Norhadi
Materials for the 2024 Financial 4. Anwar Harsono
Accountability Meeting
3. Approval of Draft Response to the
Pre-Exit Meeting Results of the
Financial Services Authority (OJK)
4. Business Performance Report /
Weekly Monitoring Pipeline
5. Financial Performance Report as of
April 30, 2025 2025
6. Approval of Additional CKPN
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
dan Pendokumentasian Keputusan
Rapat
2. Persetujuan Hasil Self Assessment
Pedoman Akses Pelayanan
Keuangan Inklusif untuk Disabilitas
Berdaya (SETARA) OJK Persetujuan
Rancangan Tanggapan Hasil Pre Exit
Meeting OJK
1. Sukatmo
3. Laporan PDO dan Loan Update
Padmosukarso
16 Mei 2025 4. Laporan Likuiditas dan Pendanaan
20 MR.0020/MDI/05/2025 2. Sam Malee
May 16, 2025 1. Ratification, Institutional Agenda,
3. Maqin U. Norhadi
and Documentation of Meeting
4. Anwar Harsono
Resolutions
2. Approval of Self-Assessment Results
on Guidelines for Access to Inclusive
Financial Services for Empowered
Persons with Disabilities (SETARA) by
OJK and Approval of Draft Response
to Pre-Exit Meeting Results of OJK
3. PDO and Loan Update Report
4. Liquidity and Funding Report
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 384 Laporan Tahunan 2025
Page 385
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga:
Perekaman Rapat dan Kebijakan
Pengambilan Keputusan
2. Laporan Kinerja Bisnis
3. Laporan Perkembangan
Pengelolaan Pembiayaan
Bermasalah April 2025 dan Laporan
Penanganan Debitur an Panca Mitra
dan Malindo
4. Rencana Pengembangan Bisnis PT
IEB Prima Aset
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Local Support & Maintenance
Microsoft Exchange Server, Microsoft
Active Directory dan Microsoft 365
Tahun 2025-2026 1. Sukatmo
6. Laporan Rencana Padmosukarso
20 Mei 2025 Penghapusbukuan Aktiva Tetap LPEI 2. Sam Malee
21 MR.0021/MDI/05/2025
May 20, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda: 3. Anton Herdianto
Meeting Recording and Decision- Maqin U. Norhadi
Making Policy 4. Anwar Harsono
2. Business Performance Report
3. Report on the Development of Non-
Performing Financing Management
as of April 2025 and Report on the
Handling of Debtors, namely Panca
Mitra and Malindo
4. Business Development Plan of PT IEB
Prima Aset
5. In-Principle Approval for the
Procurement of Local Support &
Maintenance for Microsoft Exchange
Server, Microsoft Active Directory,
and Microsoft 365 for 2025–2026
6. Report on the Planned Write-Off of
LPEI Fixed Assets
Annual Report 2025 385 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 386
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis
3. Laporan Prognosa Keuangan per
31 Mei 2025, Laporan Imbalan
Bunga dan Laporan Surat
Pertanggungjawaban Kinerja Tahun
2024
4. Laporan Hasil Survei Kepuasan
Pemangku Kepentingan oleh UNPAD
5. Laporan Progres Implementasi
Operational Risk Management
6. Laporan Catatan Audit Eksternal
dan Internal terkait Kantor Wilayah III
7. Laporan Rencana Pengembangan
Bisnis PT IEB Prima Aset
8. Laporan Pengajuan Kembali
Persetujuan Prinsip Sewa Gudang
9. Laporan Progres Proyek Modernisasi
Core System dan IOS
10. Usulan Bahan Tayang Rencana 1. Sukatmo
Penghapusbukuan Piutang Tahun Padmosukarso
27 Mei 2025 2025 2. Anton Herdianto
22 MR.0022/MDI/05/2025
May 27, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 3. Sam Malee
2. Business Performance Report 4. Maqin U. Norhadi
3. Financial Forecast Report as of 31 5. iAnwar Harsono
May 2025, Interest Income Report,
and Statement of Accountability
Report for Performance Year 2024
4. Report on Stakeholder Satisfaction
Survey Results by UNPAD
5. Progress Report on the
Implementation of Operational Risk
Management
6. Report on External and Internal Audit
Findings related to Regional Office III
7. Business Development Plan of PT IEB
Prima Aset
8. Report on the Re-Submission of
In-Principle Approval for Warehouse
Lease
9. Progress Report on the Core System
Modernization and IOS Project
10. Proposed Presentation Materials for
the 2025 Receivables Write-Off Plan
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 386 Laporan Tahunan 2025
Page 387
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis
3. Laporan Kinerja Keuangan per 31 Mei
2025
4. Evaluasi Kantor Akuntan Publik (KAP)
RSM Tahun Buku 2024
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan KAP
Tahun Buku 2025 dan Persetujuan
Ruang Lingkup KAP
6. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Sewa Laptop untuk Pegawai
7. Persetujuan Prinsip sebagai
Operator Investasi Pemerintah (OIP)
8. Pemaparan Rencana Pelaksanaan
1. Sukatmo
Senior Leader Offsite Meeting
Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda
3 Juni 2025 2. Anton Herdianto
23 MR.0023/MDI/06/2025 2. Business Performance Report
June 3, 2025 3. Sam Malee
3. Financial Performance Report as of
4. Maqin U. Norhadi
31 May 2025
5. Anwar Harsono
4. Evaluation of Public Accounting Firm
(KAP) RSM for Fiscal Year 2024
5. In-Principle Approval for the
Procurement of KAP for Fiscal Year
2025 and Approval of the Scope of
Work of KAP
6. In-Principle Approval for the
Procurement of Laptop Rental for
Employees
7. In-Principle Approval as Government
Investment Operator (OIP)
8. Presentation on the Plan for the
Implementation of the Senior Leader
Offsite Meeting
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis
3. Laporan Kinerja Keuangan per
Produk
4. Laporan Progres Pengadaan Jasa
Penyusunan Kajian Komersial
Optimalisasi Lantai Kantor dan
Relokasi Kantor Pusat LPEI
5. Persetujuan Prinsip Renewal
Warranty & Support Perangkat Palo
Alto PA 440
6. Laporan Hasil Analisa Pemberitaan 1. Sukatmo
Media Padmosukarso
10 Juni 2025
24 MR.0024/MDI/06/2025 1. Ratification and Institutional Agenda 2. Anton Herdianto
June 10, 2025
2. Business Performance Report 3. Sam Malee
3. Financial Performance Report by 4. Maqin U. Norhadi
Product
4. Progress Report on the Procurement
of Services for the Preparation of a
Commercial Study on Office Floor
Optimization and Relocation of LPEI
Head Office
5. In-Principle Approval for Renewal
Warranty & Support of Palo Alto PA
440 Devices
6. Report on Media Coverage Analysis
Results
Annual Report 2025 387 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 388
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1.
Ratifikasi dan Agenda Lembaga
Laporan Kinerja BisnisLaporan
Kinerja Keuangan per
2. Segmen, Past Due Obligation dan
Progres Cash Flow Funding
3. Laporan dan Persetujuan
Hasil Kajian Operator Investasi
Pemerintah (OIP)
4. Laporan Porogres Rencana Kegiatan
Atas Penyewaan Ruangan Kerja
5. Laporan Progres Rencana dan
Strategi PKE Periode 2025 – 2029 1. Sukatmo
6. Tindak Lanjut Surat BPK Nomor 36/ Padmosukarso
17 Juni 2025 PIP_LPEI/06/2025 2. Anton Herdianto
25 MR.0025/MDI/06/2025
June 17, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 3. Sam Malee
2. Business Performance Report 4. Maqin U. Norhadi
3. Financial Performance Report by 5. Anwar Harsono
Segment, Past Due Obligation, and
Cash Flow Funding Progress
4. Report and Approval of the Study
Results on Government Investment
Operator (OIP)
5. Progress Report on the Plan of
Activities for Office Space Leasing
6. Progress Report on the PKE Plan and
Strategy for the 2025–2029 Period
7. Follow-Up on BPK Letter No. 36/PIP_
LPEI/06/2025
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Hasil Kajian Persepsi
Stakeholder oleh UNPAD
3. Laporan Kinerja Bisnis
4. Laporan Kinerja Keuangan, Past
Due Obligate (PDO) dan Proyeksi
Keuangan posisi Juni 2025
5. Laporan Pembayaran Tagihan KAP
RSM atas Implementasi SA600
6. Persetujuan Rencana Pelakasanaan
Leaders Offsite Meeting
7. Laporan Early Warning Detection
Triwulan I 2025
8. Laporan Pemenuhan Rekomendasi
BPK 2024 terkait Pemberian Sanksi
9. Laporan Klaim Penjaminan
10. Laporan Monitoring Pembiayaan
1. Sukatmo
Bermasalah periode Mei 2025
Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda
24 Juni 2025 2. Anton Herdianto
26 MR.0026/MDI/06/2025 2. Report on Stakeholder Perception
June 24, 2025 3. Sam Malee
Study Results by UNPAD
4. Maqin U. Norhadi
3. Business Performance Report
5. Anwar Harsono
4. Financial Performance Report, Past
Due Obligation (PDO), and Financial
Projection as of June 2025
5. Report on Payment of KAP RSM
Invoice for SA600 Implementation
6. Approval of the Plan for the
Implementation of the Leaders
Offsite Meeting
7. Early Warning Detection Report for
Q1 2025
8. Report on the Fulfillment of BPK 2024
Recommendations related to the
Imposition of Sanctions
9. Guarantee Claim Report
10. Monitoring Report on Non-
Performing Financing for the period
of May 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 388 Laporan Tahunan 2025
Page 389
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Laporan Hasil Perhitungan CKPN
Individual periode Juni 2025
4. Restrengthening Bisnis
Asuransi,Penjaminan, dan PKE UKM
5. Laporan Peningkatan Kualitas Desa
Devisa dan CPNE
6. Laporan Permintaan Data Desa
Devisa oleh DJPJK
7. Persetujuan Media Tour Kementerian
Keuangan ke Labuan Bajo
8. Laporan Kegiatan Technical Working
Group Meeting & Training Asian Exim
Banks Forum
9. Persetujuan Survei Keuangan
Berkelanjutan di Bidang Lembaga
Pembiayaan, Perusahaan Modal
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro
1. Sukatmo
dan LJK Lainnya (PVML)
Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda
1 Juli 2025 2. Sam Malee
27 MR.0027/MDI/07/2025 2. Financing Business Performance
July 1, 2025 3. Anton Herdianto
Report
4. Maqin U Norhadi
3. Report on Individual CKPN
5. Anwar Harsono
Calculation for the period of June
2025
4. Restrengthening of Insurance,
Guarantee, and SME PKE Business
5. Report on the Improvement of
Devisa Village Quality and CPNE
6. Report on Request for Devisa Village
Data by DJPJK
7. Approval of the Ministry of Finance
Media Tour to Labuan Bajo
8. Report on Technical Working Group
Meeting & Training of the Asian Exim
Banks Forum
9. Approval of the Sustainable
Finance Survey in the Sector of
Financing Institutions, Venture
Capital Companies, Microfinance
Institutions, and Other Financial
Services Institutions (PVML)
Annual Report 2025 389 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 390
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Laporan Kinerja Keuangan per Juni
2025
4. Laporan Fungsi Pelaksanaan Market
Intelligence dan Leads Management
5. Persetujuan Pelaksanaan Kegiatan
Ulang Tahun LPEI Tahun 2025
6. Persetujuan Rencana Rapat Direktur
Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Tahun 2025
7. Persetujuan Prinsip Pengadaan Top
Up Mandays Enhancement Sistem
Asuransi terkait Modernisasi Core
System
8. Pengadaan Top Up Mandays
Enhancement EOD Monitoring dan
1. Sukatmo
Automasi SLIK
Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda
8 Juli 2025 2. Sam Malee
28 MR.0028/MDI/07/2025 2. Financing Business Performance
July 8, 2025 3. Anton Herdianto
Report
4. Maqin U Norhadi
3. Financial Performance Report as of
5. Anwar Harsono
June 2025
4. Report on the Implementation
Function of Market Intelligence and
Leads Management
5. Approval for the Implementation of
LPEI Anniversary Activities in 2025
6. Approval of the Plan for Executive
Director and Managing Director
Meetings in 2025
7. In-Principle Approval for the
Procurement of Top-Up Mandays
Enhancement for the Insurance
System related to Core System
Modernization
8. Procurement of Top-Up Mandays
Enhancement for EOD Monitoring
and SLIK Automation
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Persetujuan Penggabungan License
dan Annual Technical Support (ATS)
Core System UBS
4. Persetujuan Laporan Realisasi RKAT
Triwulan II dan Realisasi Rencana
Bisnis Semester I Tahun 2025
5. Persetujuan Laporan Perkembangan
Pelaksanaan Validitas Data Triwulan
II 2025
1. 1. Sukatmo
6. Persetujuan Addendum PKS LPEI dan
Padmosukarso
PT IEB Prima Aset (IPA)
2. Sam Malee
1. Ratification and Institutional Agenda
15 Juli 2025 3. Anton
29 MR.0029/MDI/07/2025 2. Financing Business Performance
July 15, 2025 Herdianto
Report
4. Maqin U
3. Approval of the Consolidation
Norhadi
of License and Annual Technical
5. Anwar Harsono
Support (ATS) for the UBS Core
System
4. Approval of the Realization Report
of RKAT Q2 and Business Plan
Realization for Semester I of 2025
5. Approval of the Progress Report on
Data Validity Implementation for Q2
2025
6. Approval of the Addendum to the
Cooperation Agreement between
LPEI and PT IEB Prima Aset (IPA)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 390 Laporan Tahunan 2025
Page 391
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Persetujuan Tanggapan atas Surat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
terhadap Laporan Keuangan LPEI
Tahun 2024
4. Laporan Realisasi Pengadaan dan
Usulan Monitoring Pelaksanaan
Pengadaan
5. Persetujuan Rencana Relokasi
Kantor Wilayah Batam
6. Persetujuan Kegiatan HUT LPEI Ke 16
7. Laporan Debitur Watchlist
8. Laporan Pengelolaan Monitoring
Pembiayaan Bermasalah Triwulan II
Tahun 2025
9. Laporan Hasil Pelaksanaan IT 1. Sukatmo
Security Drill Fase 01 Tahun 2025 Padmosukarso
22 Juli 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 2. Sam Malee
30 MR.0030/MDI/07/2025
July 22, 2025 2. Financing Business Performance 3. Anton Herdianto
Report 4. Maqin U Norhadi
3. Approval of the Response to the 5. Anwar Harsono
Financial Services Authority (OJK)
Letter regarding LPEI Financial
Statements for 2024
4. Report on Procurement Realization
and Proposed Monitoring of
Procurement Implementation
5. Approval of the Plan for the
Relocation of Batam Regional Office
6. Approval of the 16th Anniversary
Activities of LPEI
7. Debtor Watchlist Report
8. Monitoring Report on Non-
Performing Financing Management
for Q2 2025
9. Report on the Results of IT Security
Drill Phase 01 of 2025
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Penanganan Perkara
Pidana oleh Aparat Penegak Hukum
yang Dihadapi LPEI
3. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
4. Persetujuan Pembentukan Tim
Penanganan Isu Subsidi/Dumping
LPEI dan Tindak Lanjut
5. Persetujuan Perubahan Coding
Direktorat dan Unit Kerja LPEI
1. Anton Herdianto
29 Jui 2025 1. Ratification and Institutional Agenda
31 MR.0031/MDI/07/2025 2. Sam Malee
July 29, 2025 2. Report on Criminal Case Handling
3. Maqin U. Norhadi
by Law Enforcement Authorities
Involving LPEI
3. Financing Business Performance
Report
4. Approval for the Establishment of
the LPEI Subsidy/Dumping Issue
Handling Team and Follow-up
Actions
5. Approval for Changes in Directorate
and Work Unit Coding of LPEI
Annual Report 2025 391 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 392
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Laporan Rencana Pemeriksaan
Kortas Tipikor Polri dan Mitigasi
Kebocoran Data
2. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
3. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
4. Laporan Kinerja Keuangan per Juli
2025
5. Laporan Penjadwalan Relokasi
Kantor Cabang Batam
6. Laporan Deal Road Show Loan
Syndication 2025
7. Persetujuan Data Cleansing
8. Laporan Penggunaan Anggaran
Direksi dan Dewan Direktur Tahun
2025
9. Persetujuan Logo dan Tagline ESG
LPEI
10. Laporan Kinerja Program Kemitraan
posisi TW IV 2024 & TW Tahun
2025 dan Persetujuan Rencana
Penyaluran Program Kemitraan
Tahun 2025 1. Sukatmo
11. Laporan Hapus Buku Padmosukarso
5 Agustus 2025 1. Report on the Planned Examination 2. Sam Malee
32 MR.0032/MDI/08/2025
August 5, 2025 by the Corruption Eradication Task 3. Anton Herdianto
Force of the Indonesian National 4. Maqin U Norhadi
Police and Data Leakage Mitigation 5. Anwar Harsono
Measures
2. Ratification and Institutional Agenda
3. Financing Business Performance
Report
4. Financial Performance Report as of
July 2025
5. Report on the Relocation Schedule of
Batam Branch Office
6. Report on the Loan Syndication Deal
Roadshow 2025
7. Approval of Data Cleansing
8. Report on the Utilization of the Board
of Directors and Board of Directors’
Budget for 2025
9. Approval of LPEI ESG Logo and
Tagline
10. Partnership Program Performance
Report as of Q4 2024 & Q2 2025 and
Approval of the 2025 Partnership
Program Distribution Plan
11. Write-off Report
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 392 Laporan Tahunan 2025
Page 393
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan,
Asuransi, Trade Finance, dan
Penugasan Khusus Ekspor
3. Laporan Kinerja Keuangan dan PDO
4. Persetujuan Kolaborasi Buku Kajian
Jawa Tengah
5. Persetujuan Indonesia Eximbank
Ekspor Forum (IEEF) 2025
6. Laporan Kinerja Bisnis Update Action
Plan Stress Testing
7. Laporan Hasil Internal Piloting
Komodoin 1. Sukatmo
8. Laporan Mekanisme Data Cleasing Padmosukarso
12 Agustus 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 2. Sam Malee
33 MR.0033/MDI/08/2025
August 12, 2025 2. Business Performance Report 3. Anton Herdianto
on Guarantee, Insurance, Trade 4. Maqin U Norhadi
Finance, and Special Export 5. Anwar Harsono
Assignments
3. Financial Performance and PDO
Report
4. Approval of Collaboration for the
Central Java Study Book
5. Approval of the Indonesia Eximbank
Export Forum (IEEF) 2025
6. Business Performance Report
Update on Stress Testing Action Plan
7. Report on Internal Piloting Results of
Komodoin
8. Report on Data Cleaning Mechanism
Annual Report 2025 393 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 394
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Laporan Kinerja Keuangan dan PDO
4. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Local Warranty & Support Server
Intel Based (HPE dan Lenovo) Tahun
2025 – 2027
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Renewal Lisensi Microsoft 365 (2025
- 2026)
6. Persetujuan Pengagendaan Leader
Offside Meeting 2025
7. Persetujuan Konsep Acara HUT IEB 1
September 2025
8. Persetujuan Strengthening Proses
Bisnis UKM
9. Persetujuan Penjadwalan dan
Penetapan PIC Self Aseestment OJK
Tahun 2025 tentang Perlindungan
Konsumen dan Masyarakat di Sektor
Jasa Keuangan
10. . Laporan Pengelolaan Monitoring
Pembiayaan Bermasalah periode 1. Sukatmo
Juli 2025 dan Past Due Obligation Padmosukarso
20 Agustus 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 2. Sam Malee
34 MR.0034/MDI/08/2025
August 20, 2025 2. Financing Business Performance 3. Anton Herdianto
Report 4. Maqin U Norhadi
3. Financial Performance and PDO 5. Anwar Harsono
Report
4. Approval in Principle for the
Procurement of Local Warranty &
Support for Intel-Based Servers (HPE
and Lenovo) for 2025–2027
5. Approval in Principle for the Renewal
of Microsoft 365 Licenses (2025–
2026)
6. Approval for the Scheduling of the
Leader Offsite Meeting 2025
7. Approval of the Event Concept for
IEB Anniversary on 1 September 2025
8. Approval of SME Business Process
Strengthening
9. Approval of Scheduling and
Appointment of PIC for the 2025 OJK
Self-Assessment on Consumer and
Public Protection in the Financial
Services Sector
10. Report on Monitoring of Non-
Performing Financing for July 2025
and Past Due Obligations
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 394 Laporan Tahunan 2025
Page 395
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan,
Asuransi, Trade Finance, dan
Penugasan Khusus Ekspor
3. Laporan Kinerja Keuangan dan PDO
4. Persetujuan Prinsip Renewal License
dan Annual Technical Support Core
System Treasury Dealing System
(OPICS) dan Trade Finance System
(FTI)
5. Persetujuan Relokasi Kantor
LPEI Cabang Balikpapan ke GKN
Balikpapan
6. Persetujuan Rencana Relokasi
Kantor Wilayah Batam 1. Sukatmo
7. Persiapan HUT LPEI 1 September 2025 Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda 2. Sam Malee
29 Agustus 2025
35 MR.0035/MDI/08/2025 2. Business Performance Report 3. Anton Herdianto
August 29, 2025
on Guarantee, Insurance, Trade 4. Maqin U Norhadi
Finance, and Special Export 5. Anwar Harsono
Assignments 6. Agus Sudiarto
3. Financial Performance and PDO
Report
4. Approval in Principle for Renewal
License and Annual Technical
Support of Core System Treasury
Dealing System (OPICS) and Trade
Finance System (FTI)
5. Approval of Relocation of LPEI
Balikpapan Branch Office to GKN
Balikpapan
6. Approval of the Relocation Plan for
Batam Regional Office
7. Preparation for LPEI Anniversary on 1
September 2025
Persetujuan Tindak Lanjut Surat Edaran
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan
Energi Provinsi DKI, Nomor e-0014/
1. Sukatmo
SE/2025, tanggal 29 Agustus 2025
Padmosukarso
tentang Himbauan Bekerja dari Rumah
2. Sam Malee
31-Agustus-25 (Work from Home).
36 MR.0036/MDI/08/2025 3. Anton Herdianto
August 31, 2025 Approval of Follow-up Actions to
4. Maqin U Norhadi
the Circular Letter of the DKI Jakarta
5. Anwar Harsono
Provincial Manpower, Transmigration
6. Agus Sudiarto
and Energy Office No. e-0014/SE/2025
dated 29 August 2025 regarding the
Work from Home (WFH) Advisory
Annual Report 2025 395 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 396
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Laporan Kinerja Keuangan per
Agustus 2025
4. Persetujuan Pembahasan
Tanggapan Tertulis Audit OJK
5. Persetujuan Roadmap Keuangan
Berkelanjutan LPEI
6. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Penyediaan Jasa Tenaga Alih Daya
7. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Asuransi Personal Accident
8. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Annual Report dan Sustainability
Report 2025
9. Persetujuan Desain Kartu Nama 1. Sukatmo
10. Agenda Lain-lain Padmosukarso
2 September 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 2. Anton Herdianto
37 MR.0037/MDI/09/2025
September 2, 2025 2. Financing Business Performance 3. Sulaeman
Report 4. Anwar Harsono
3. Financial Performance Report as of 5. Agus Sudiarto
August 2025
4. Approval for Discussion of Written
Responses to OJK Audit
5. Approval of LPEI Sustainable Finance
Roadmap
6. Approval in Principle for
Procurement of Outsourced
Workforce Services
7. Approval in Principle for Personal
Accident Insurance Procurement
8. Approval in Principle for the
Procurement of the 2025 Annual
Report and Sustainability Report
9. Approval of Business Card Design
10. Other Agenda Items
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan,
Asuransi, Trade Finance, dan
Penugasan Khusus Ekspor
1. Sukatmo
3. Laporan Kinerja Keuangan per
Padmosukarso
Agustus 2025
10 September 2025 2. Anton Herdianto
38 MR.0038/MDI/09/2025 1. Ratification and Institutional Agenda
September 10, 2025 3. Sulaeman
2. Business Performance Report
4. Anwar Harsono
on Guarantee, Insurance, Trade
5. Agus Sudiarto
Finance, and Special Export
Assignments
3. Financial Performance Report as of
August 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 396 Laporan Tahunan 2025
Page 397
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Laporan Kinerja Keuangan dan PDO
4. Laporan Pelaksanaan Fungsi
Kepatuhan dan Penerapan Program
APU PPT & PPPSPM periode Semester
I Tahun 2025
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Peremajaan Fasilitas Data Center
Kantor Pusat LPEI
6. Laporan Monitoring Pembiayaan
Bermasalah Periode Agustus 2025
1. Sukatmo
7. Agenda Lain-lain
Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda
2. Anton Herdianto
16 September 2025 2. Financing Business Performance
39 MR.0039/MDI/09/2025 3. Sulaeman
September 16, 2025 Report
4. Anwar Harsono
3. Financial Performance and PDO
5. Sam Malee
Report
6. Agus Sudiarto
4. Report on the Implementation
of Compliance Function and the
Implementation of APU PPT &
PPPSPM Programs for Semester I
2025
5. Approval in Principle for Data Center
Facility Rejuvenation at LPEI Head
Office
6. Monitoring Report on Non-
Performing Financing for August
2025
7. Other Agenda Items
1. Laporan Refreshment Nawasena
Project
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan,
Asuransi, Trade Finance, dan
Penugasan Khusus Ekspor
3. Persetujuan Strategi Bisnis Unit
Usaha Syariah LPEI
4. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Reinstatement Kantor Cabang
Balikpapan
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Perpanjangan Sewa Kantor Area
Medan
6. Laporan Hasil Rapat Joint
Committee: Reviu Dewan Direktur
atas Peraturan Pelaksanaan
Kebijakan Pengadaan Barang dan
Jasa di LPEI 1. Sukatmo
7. Persetujuan Laporan Self- Padmosukarso
Assessment OJK Tahun 2025 2. Anton Herdianto
23 September 2025 8. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
40 MR.0040/MDI/09/2025 3. Sulaeman
September 23, 2025 1. Nawasena Project Refreshment
Report 4. Anwar Harsono
2. Business Performance Report 5. Sam Malee
on Guarantee, Insurance, Trade 6. Agus Sudiarto
Finance, and Special Export
Assignments
3. Approval of Business Strategy for
LPEI Sharia Business Unit
4. Approval in Principle for
Reinstatement of Balikpapan Branch
Office
5. Approval in Principle for Extension of
Office Lease in Medan Area
6. Report on Joint Committee Meeting
Results: Review by the Board of
Directors on the Implementation
Regulations of Procurement Policy
for Goods and Services at LPEI
7. Approval of OJK Self-Assessment
Report 2025
8. Ratification and Institutional Agenda
Annual Report 2025 397 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 398
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Persetujuan PIC DMTL Pemeriksaan
Sewaktu Waktu OJK 2025
3. Laporan Progres Pemeriksaan BPK
Investigasi
4. Laporan Update Transformasi Divisi
Operasional
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Renewal Subscription 43 Lisensi
Tableau Tahun 2025 – 2028
6. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Renewal Support & Maintenance 1. Sukatmo
Corporate Website Tahun 2025 – Padmosukarso
2026 2. Anton Herdianto
30 September 2025
41 MR.0041/MDI/09/2025 1. Ratification and Institutional Agenda 3. Sulaeman
September 30, 2025
2. Approval of PIC for the 2025 Ad Hoc 4. Anwar Harsono
OJK Examination (DMTL) 5. Sam Malee
3. Progress Report on the BPK 6. Agus Sudiarto
Investigative Audit
4. Update Report on Operational
Division Transformation
5. Approval in Principle for the
Procurement of Renewal
Subscription for 43 Tableau Licenses
for 2025–2028
6. Approval in Principle for the
Procurement of Renewal Support &
Maintenance for Corporate Website
for 2025–2026
1. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
2. Laporan Kinerja Keuangan posisi
bulan September 2025
3. Laporan Perkembangan Kasus
Penanganan Pembiayaan
Bermasalah di APH
4. Hearing Penunjukan Konsultan
Hukum Retainer LPEI 2025-2026
5. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
6. Persetujuan Gagal atas Pengadaan
dan Annual Technical Support Core
System Treasury Dealing System
(OPICS)
1. Sukatmo
7. Hearing Penyewaan Lantai 32
Padmosukarso
Prosperity Tower
2. Anton Herdianto
07 Oktober 2025 1. Financing Business Performance
42 MR.0042/MDI/10/2025 3. Sulaeman
October 7, 2025 Report
4. Anwar Harsono
2. Financial Performance Report as of
5. Sam Malee
September 2025
6. Agus Sudiarto
3. Report on the Progress of Non-
Performing Financing Case Handling
by Law Enforcement Authorities
4. Hearing on the Appointment of
Retainer Legal Consultant for LPEI
2025–2026
5. Ratification and Institutional Agenda
6. Approval of Failed Procurement for
Annual Technical Support of Core
System Treasury Dealing System
(OPICS)
7. Hearing on the Lease of Floor 32 at
Prosperity Tower
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 398 Laporan Tahunan 2025
Page 399
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan
& Trade Finance, Asuransi, dan
Penugasan Khusus Ekspor
3. Laporan Hasil Pemetaan
Kompetensi SDM untuk bisnis
Penjaminan, Trade Finance, Asuransi
dan Penugasan Khusus Ekspor
4. Laporan Kick Off Meeting KAP RSM
5. Laporan Strategi dan Rencana Kerja
Bisnis Sindikasi
6. Laporan Rencana
Penghapusbukuan Piutang LPEI
tahun 2025 dan 2026
7. Laporan Workaround Manual untuk
Mengakomodasi Transaksi Treasuri
dan Trade Finance
8. Persetujuan Waiver atas Pekerjaan
Tambah dan Prinsip Pekerjaan
Tambah Konsultan PMO Modernisasi
Core System
9. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Penambahan Bandwidth Jalur
Komunikasi DC-DRC LPEI
10. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Change Request (CR) Integrated
1. Sukatmo
Originating System (IOS)
Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda
2. Anton Herdianto
14 Oktober 2025 2. Business Performance Report
43 MR.0043/MDI/10/2025 3. Sulaeman
October 14, 2025 on Guarantee & Trade Finance,
4. Anwar Harsono
Insurance, and Special Export
5. Sam Malee
Assignments
6. Agus Sudiarto
3. Report on the Results of Human
Capital Competency Mapping
for Guarantee, Trade Finance,
Insurance, and Special Export
Assignment Businesses
4. Report on the Kick-Off Meeting with
KAP RSM
5. Report on Strategy and Work Plan for
Syndication Business
6. Report on the Planned Write-off of
LPEI Receivables for 2025 and 2026
7. Report on Manual Workaround to
Accommodate Treasury and Trade
Finance Transactions
8. Approval of Waiver for Additional
Work and Approval in Principle for
Additional Work of the Core System
Modernization PMO Consultant
9. Approval in Principle for the
Procurement of Additional
Bandwidth for LPEI DC-DRC
Communication Links
10. Approval in Principle for the
Procurement of Change Request
(CR) for Integrated Originating
System (IOS)
Annual Report 2025 399 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 400
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Persetujuan dan Laporan Progres
Persiapan Aksesi Keanggotaan
OECD
4. Laporan Hasil Pertemuan dengan
DJKN agenda Hapus Buku LPEI
5. Persetujuan Program Tanggung
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Sinergi Special Mission Vehicle
(SMV) 2026
6. Laporan Hasil Evaluasi Aspek Hukum
dan Kepatuhan terhadap Unit
Usaha Syariah
7. Pemaparan Rancangan Revisi PDE
Penegakan Disiplin dan Penerapan
Sanksi
8. Persetujuan Laporan Realisasi RKAT
Triwulan III 2025
9. Persetujuan Rancangan RKAT,
Rencana Kerja dan Anggaran
Program Kemitraan dan Rencana
Bisnis LPEI tahun 2026
10. Laporan Progres Pengembangan
IOS, IRRS dan Datamart Risk
Management Periode TW III 2025
11. Laporan Penanganan Pembiayaan
Bermasalah Posisi bulan September
2025 1. Sukatmo
12. Persetujuan Prinsip Pengadaan Pest Padmosukarso
dan Rodent Control LPEI 2. Anton Herdianto
21 Oktober 25
44 MR.0044/MDI/10/2025 3. Sulaeman
October 21, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 4. Anwar Harsono
2. Financing Business Performance 5. Sam Malee
Report 6. Agus Sudiarto
3. Approval and Progress Report on
Preparation for OECD Membership
Accession
4. Report on Meeting Results with DJKN
regarding LPEI Write-off Agenda
5. Approval of the 2026 Social and
Environmental Responsibility (TJSL)
Program under Special Mission
Vehicle (SMV) Synergy
6. Report on Evaluation Results of Legal
and Compliance Aspects for the
Sharia Business Unit
7. Presentation of Draft Revision of PDE
on Disciplinary Enforcement and
Sanction Implementation
8. Approval of RKAT Realization Report
for Q3 2025
9. Approval of Draft RKAT, Work Plan
and Budget for Partnership Program,
and LPEI Business Plan for 2026
10. Progress Report on the Development
of IOS, IRRS, and Risk Management
Datamart for Q3 2025
11. Report on Non-Performing Financing
Handling as of September 2025
12. Approval in Principle for
Procurement of Pest and Rodent
Control Services at LPEI
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 400 Laporan Tahunan 2025
Page 401
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan
& Trade Finance, Asuransi, dan
Penugasan Khusus Ekspor
3. Persetujuan Buku Tarif LPEI
4. Laporan Arahan Menteri Keuangan
RAKOR Special Mission Vehicle
5. Laporan Bi-Weekly Workaround
Manual untuk Mengakomodasi
Transaksi Treasury & Trade Finance
6. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Perpanjangan Sewa Multi Function
Printer Tahun 2025-2026
7. Persetujuan Tanggapan atas Surat
DJPPR Mengenai Hasil Evaluasi BPHN
1. Sukatmo
terkait Pasal 7 PP 43 Tahun 2019
Padmosukarso
1. Ratification and Institutional Agenda
2. Anton Herdianto
29 Oktober 2025 2. Business Performance Report
45 MR.0045/MDI/10/2025 3. Sulaeman
October 29, 2025 on Guarantee & Trade Finance,
4. Anwar Harsono
Insurance, and Special Export
5. Sam Malee
Assignments
6. Agus Sudiarto
3. Approval of LPEI Tariff Book
4. Report on the Minister of Finance’s
Directives in the SMV Coordination
Meeting
5. Bi-Weekly Report on Manual
Workaround to Accommodate
Treasury & Trade Finance
Transactions
6. Approval in Principle for Extension
of Multi-Function Printer Lease for
2025–2026
7. Approval of Response to DJPPR
Letter regarding BPHN Evaluation
Results on Article 7 of Government
Regulation No. 43 of 2019
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Laporan Kinerja Keuangan posisi
bulan Oktober 2025
4. Persetujuan External Piloting,
Roadshow Divisi, FGD, dan Rencana
Strategi Aktivasi Program Komodoin
5. Persetujuan Strategi dan Rencana
Bisnis Penjaminan LPEI
6. Persetujuan Buku Tarif LPEI
7. Persetujuan Prinsip Pengadaan
1. Sukatmo
Optimalisasi Link Internet Kantor
Padmosukarso
Pusat Tahun 2025 – 2028
2. Anton Herdianto
4 November 2025 1. Ratification and Institutional Agenda
46 MR.0046/MDI/11/2025 3. Sulaeman
November 4, 2025 2. Financing Business Performance
4. Anwar Harsono
Report
5. Sam Malee
3. Financial Performance Report as of
October 2025
4. Approval of External Piloting, Division
Roadshow, FGD, and Strategic
Activation Plan for Komodoin
Program
5. Approval of Strategy and Business
Plan for LPEI Guarantee Business
6. Approval of LPEI Tariff Book
7. Approval in Principle for Optimization
of Head Office Internet Link for
2025–2028
Annual Report 2025 401 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 402
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Sukatmo
Padmosukarso
Persetujuan Go Live Proyek Modernisasi
2. Anton Herdianto
9 November 2025 Core System
47 MR.0047/MDI/11/2025 3. Sulaeman
November 9, 2025 Approval of Go-Live for Core System
Anwar Harsono
Modernization Project
4. Sam Malee
5. Agus Sudiarto
1. Persetujuan External Piloting,
Roadshow Divisi, FGD, dan Rencana
Strategi Aktivasi Program Komodoin
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan,
Trade Finance, Asuransi, dan
Penugasan Khusus Ekspor
3. Laporan Evaluasi LPEI Export Forum
4. Persetujuan Prinsip Pelaksanaan PKE
Penjaminan Asuransi atas
Terbitnya KMK No.329 Tahun 2025
5. Persetujuan Prinsip Rancangan
Update Buku Tarif Asuransi dan
Penjaminan
6. Persetujuan Prinsip Penyesuaian
Jaringan Kantor LPEI
7. Ratifikasi dan Agenda Lembaga 1. Sukatmo
1. Approval of External Piloting, Division Padmosukarso
Roadshow, FGD, and Strategic 2. Anton Herdianto
11 November 2025
48 MR.0048/MDI/11/2025 Activation Plan for Komodoin 3. Sulaeman
November 11, 2025
Program 4. Anwar Harsono
2. Business Performance Report 5. Sam Malee
on Guarantee, Trade Finance, 6. Agus Sudiarto
Insurance, and Special Export
Assignments
3. Report on Evaluation of LPEI Export
Forum
4. Approval in Principle for the
Implementation of PKE Guarantee
Insurance following the Issuance of
Minister of Finance Decree No. 329
of 2025
5. Approval in Principle for Draft
Update of Insurance and Guarantee
Tariff Book
6. Approval in Principle for Adjustment
of LPEI Office Network
7. Ratification and Institutional Agenda
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 402 Laporan Tahunan 2025
Page 403
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
2. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
3. Laporan Pemenuhan Daftar
Monitoring Tindak Lanjut OJK
2025- Lingkup Direktorat Keuangan,
Operasional dan Teknologi Informasi
4. Laporan SMV Business Forum
5. Laporan Penanganan Pembiayaan
1. Anton Herdianto
Bermasalah posisi Oktober 2025
19 November 2025 2. Sulaeman
49 MR.0049/MDI/11/2025 1. Financing Business Performance
November 19, 2025 3. Anwar Harsono
Report
4. Agus Sudiarto
2. Ratification and Institutional Agenda
3. Report on Fulfillment of OJK Follow-
up Monitoring List 2025 – Scope
of Finance, Operations, and
Information Technology Directorates
4. Report on SMV Business Forum
5. Report on Non-Performing Financing
Handling as of October 2025
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Persetujuan Aspek Tata Kelola
dalam Penanganan Pembiayaan
Bermasalah di LPEI
3. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
1. Sukatmo
4. Persetujuan Kegiatan Joint Program
Padmosukarso
TJSL SMV Tahun 2026
25 November 2025 2. Anton Herdianto
50 MR.0050/MDI/11/2025 1. Ratification and Institutional Agenda
Novembe 25, 2025 3. Anwar Harsono
2. Approval of Governance Aspects in
4. Sam Malee
Handling Non-Performing Financing
5. Agus Sudiarto
at LPEI
3. Financing Business Performance
Report
4. Approval of Joint TJSL SMV Program
Activities for 2026
Annual Report 2025 403 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 404
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Persetujuan Pemberian Bantuan
Korban Bencana Alam bersama
Kemenkeu Satu
3. Laporan Progres dan Persetujuan
Penerapan ISO 37001 Sistem
Manajemen Anti Penyuapan
4. Persetujuan Prinsip Perpanjangan
Jasa Penyimpanan Arsip Periode
2026 – 2027
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Penyedia Jasa Pengelolaan
Perjalanan Dinas LPEI periode 2
tahun
6. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Kantor Akuntan Publik untuk Jasa
Riviu Kinerja SKAI LPEI Periode 2022
– 2024
7. Laporan Kinerja Keuangan posisi
bulan November 2025
8. Persetujuan Penyesuaian PMK
Nomor 144/PMK.06/2021 tentang
Tata Cara Penghapusbukuan dan
Penghapustagihan Piutang LPEI
1. 1. Sukatmo
9. Laporan Persiapan Rapat Koordinasi
Padmosukarso
Persetujuan RKAT 2026
2. Anton
1. Ratification and Institutional Agenda
2 Desember 2025 Herdianto
51 MR.0051/MDI/12/2025 2. Approval for the Provision of Disaster
December 2, 2025 3. Sulaeman
Relief Assistance in collaboration
4. Anwar Harsono
with Kemenkeu Satu
5. Sam Malee
3. Progress Report and Approval for the
6. Agus Sudiarto
Implementation of ISO 37001 Anti-
Bribery Management System
4. Approval in Principle for the
Extension of Archival Storage
Services for the 2026–2027 Period
5. Approval in Principle for the
Procurement of Business Travel
Management Service Provider for
LPEI for a 2-year period
6. Approval in Principle for the
Procurement of a Public Accounting
Firm for the Performance Review of
LPEI Internal Audit Unit (SKAI) for the
2022–2024 Period
7. Financial Performance Report as of
November 2025
8. Approval for Alignment with Minister
of Finance Regulation No. 144/
PMK.06/2021 concerning Procedures
for Write-off and Write-off
Settlement of LPEI Receivables
9. Report on Preparation for the
Coordination Meeting on RKAT 2026
Approval
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 404 Laporan Tahunan 2025
Page 405
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Pembiayaan
3. Persetujuan Prinsip Usulan
Perubahan Limit Kewenangan dan
Alur Pembayaran
4. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Annual Technical Support SAS PSAK
dan CRMS Tahun 2026-2028
5. Laporan Update Data Cleansing
Project
6. Laporan Rencana
Penandatanganan Perjanjian Kerja
Sama Bidang Hukum antara LPEI
1. Sukatmo
dan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak
Padmosukarso
Surabaya
2. Anton Herdianto
9 Desember 2025 1. Ratification and Institutional Agenda
52 MR.0052/MDI/12/2025 3. Sulaeman
December 9, 2025 2. Financing Business Performance
4. Anwar Harsono
Report
5. Sam Malee
3. Approval in Principle for Proposed
6. Agus Sudiarto
Changes to Authorization Limits and
Payment Workflow
4. Approval in Principle for the
Procurement of Annual Technical
Support for SAS PSAK and CRMS for
2026–2028
5. Update Report on Data Cleansing
Project
6. Report on the Plan for Signing a
Legal Cooperation Agreement
between LPEI and the District
Attorney’s Office of Tanjung Perak,
Surabaya
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis Penjaminan
& Trade Finance, Asuransi dan
Penugasan Khusus Ekspor
3. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Peremajaan PC Desktop Dealing
Room
4. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Renewal Subscription dan Support
Vulnerability Assessment (VA) Tools
5. Laporan Penanganan Pembiayaan
Bermasalah posisi bulan November
2025
1. Sukatmo
6. Pelaporan Status DMTL Internal dan
Padmosukarso
Eksternal posisi 16 Desember 2025
2. Anton Herdianto
16 Desember 2025 1. Ratification and Institutional Agenda
53 MR.0053/MDI/12/2025 3. Sulaeman
December 16, 2025 2. Business Performance Report
4. Anwar Harsono
on Guarantee & Trade Finance,
5. Sam Malee
Insurance, and Special Export
6. Agus Sudiarto
Assignments
3. Approval in Principle for the
Procurement of Desktop PC
Rejuvenation for the Dealing Room
4. Approval in Principle for the
Procurement of Renewal
Subscription and Support for
Vulnerability Assessment (VA) Tools
5. Report on Non-Performing Financing
Handling as of November 2025
6. Report on the Status of Internal and
External DMTL as of December 16,
2025
Annual Report 2025 405 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 406
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Sukatmo
Konsultasi dan Update Rencana
Padmosukarso
Penyelesaian Pembiayaan Debitur an.
2. Anton Herdianto
18 Desember 2025 PT Dua Putra Utama Makmur (DPUM)
54 MR.0054/MDI/12/2025 3. Sulaeman
December 18, 2025 Consultation and Update on the
4. Anwar Harsono
Settlement Plan for Debtor Financing of
5. Sam Malee
PT Dua Putra Utama Makmur (DPUM)
1. Laporan Progres Audit Laporan
Keuangan RSM
2. Persetujuan CKPN Individual
3. Tindak Lanjut Surat BPKP 18
Desember 2025 tentang Penegasan
Hasil Rekomendasi Pengawasan
yang Belum Ditindaklanjuti
4. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Asuransi Aktiva Tetap LPEI
5. Persetujuan Prinsip Pengadaan
Survei Pemangku Kepentingan
6. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
7. Catatan dan Tindak Lanjut
Pertemuan Menteri Keuangan dan
LPEI 22 Des 2025 1. Sukatmo
8. Agenda Lain-Lain Padmosukarso
23 Desember 2025 1. Progress Report on Financial Anton Herdianto
55 MR.0055/MDI/12/2025
December 23, 2025 Statement Audit by RSM 2. Sulaeman
2. Approval of Individual Allowance for 3. Anwar Harsono
Impairment Losses (CKPN) 4. Agus Sudiarto
3. Follow-up on BPKP Letter dated
18 December 2025 regarding
Confirmation of Outstanding
Supervisory Recommendations
4. Approval in Principle for the
Procurement of Fixed Asset
Insurance for LPEI
5. Approval in Principle for the
Procurement of Stakeholder Survey
6. Ratification and Institutional Agenda
7. Notes and Follow-up on the Meeting
between the Minister of Finance and
LPEI on 22 December 2025
8. Other Agenda Items
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 406 Laporan Tahunan 2025
Page 407
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Nomor Kehadiran
No Agenda
Date Number Attendance
1. Ratifikasi dan Agenda Lembaga
2. Laporan Kinerja Bisnis
3. Laporan Kendala Sistem Komodoin
dan Permohonan Persetujuan
Langkah Penanganan.
4. Diskusi Upaya Penguatan Sistem
Supervisi (Pengawasan Aktif) 1. Sukatmo
Lembaga Padmosukarso
30 Desember 2025 5. Laporan Clean Up Pinjaman Internal 2. Anton Herdianto
56 MR.0056/MDI/12/2025
December 30, 2025 1. Ratification and Institutional Agenda 3. Sulaeman
2. Business Performance Report 4. Anwar Harsono.
3. Report on Issues in the Komodoin 5. Agus Sudiarto
System and Request for Approval of
Mitigation Measures
4. Discussion on Efforts to Strengthen
the Institution’s Supervisory System
(Active Oversight)
5. Report on Internal Loan Clean-Up
Pengungkapan Hubungan Afiliasi antara Disclosure of Affiliations Between the
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana, Executive Director and Managing Directors,
Dewan Direktur, dan Pemegang Saham the Board of Directors, and the Controlling
Utama dan/atau Pengendali and/or Principal Shareholder
Berdasarkan kondisi terkini, tidak terdapat Based on the current conditions, there are no
hubungan keuangan maupun hubungan financial relationships or family relationships up
keluarga sampai dengan derajat kedua, termasuk to the second degree, including relationships by
hubungan semenda atau besan, antara Dewan marriage or affinity, among the Board of Directors,
Direktur, para Anggota Dewan Direktur lainnya, other members of the Board of Directors, and the
dan Direktur Pelaksana di lingkungan LPEI. Managing Directors within LPEI.
Hubungan Afiliasi dengan
Affiliation with
Dewan Direktur Pemegang
Pelaksana
Nama Direktur Eksekutif Saham Utama
Managing
Name Board of Executive Principal
Directors
Directors Director Shareholder
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No
Dewan Direktur
Board of Directors
Sukatmo Padmosukarso
(Ketua Dewan Direktur
merangkap Direktur Eksekutif)
(Chairman of Board of Directors
concurrently Executive Director)
Yon Arsal
(Anggota Dewan Direktur)
(Member of Board of Directors)
Dwi Teguh Wibowo
(Anggota Dewan Direktur)
(Member of Board of Directors)
Fajarini Puntodewi
(Anggota Dewan Direktur)
(Member of Board of Directors)
Doddy Rahadi
(Anggota Dewan Direktur)
(Member of Board of Directors)
Annual Report 2025 407 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 408
Hubungan Afiliasi dengan
Affiliation with
Dewan Direktur Pemegang
Pelaksana
Nama Direktur Eksekutif Saham Utama
Managing
Name Board of Executive Principal
Directors
Directors Director Shareholder
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Yes No Yes No Yes No Yes No
Bambang Setyatmojo
(Anggota Dewan Direktur)
(Member of Board of Directors)
Direktur Pelaksana
Managing Directors
Anton Herdianto
(Direktur Pelaksana Bisnis I)
(Managing Director of Financing I)
Sulaeman
(Direktur Pelaksana Bisnis II)
(Managing Director of Financing II)
Anwar Harsono
(Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional, & Teknologi Informasi)
(Managing Director of Finance,
Operations, & Information Technology)
Agus Sudiarto
(Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan, & Sumber Daya Manusia)
(Managing Director of Institution Secretariat,
Compliance, & Human Capital)
Sam Malee
(Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit)
(Managing Director of Credit &
Risk Management)
Pengungkapan Rangkap Jabatan Dewan Disclosure of Multiple Positions Held by the
Direktur dan Direktur Eksekutif dan Direktur Board of Directors, Executive Director, and
Pelaksana Managing Directors
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana The Executive Director and Managing Directors
menjalankan tugasnya secara penuh waktu serta perform their duties on a full-time basis and are
dilarang merangkap jabatan sebagai anggota prohibited from holding concurrent positions as
dewan komisaris, anggota direksi, maupun members of boards of commissioners, boards
pejabat eksekutif pada perusahaan dan/atau of directors, or as executive officers in other
lembaga lainnya. companies and/or institutions.
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Table of Concurrent Positions Held by the Board of Directors, Executive Director, and Managing Directors
Nama Perusahaan/
Nama dan Jabatan Jabatan pada Perusahaan/ Instansi Lain Instansi Lain
Name and Position Position in Other Institution/Institution Name of Other Institution/
Institution
Dewan Direktur
Board of Directors
Sukatmo Padmosukarso
(Ketua Dewan Direktur
Tidak Ada Tidak Ada
merangkap Direktur Eksekutif)
None None
(Chairman of Board of Directors
concurrently Executive Director)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 408 Laporan Tahunan 2025
Page 409
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tabel Rangkap Jabatan Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
Table of Concurrent Positions Held by the Board of Directors, Executive Director, and Managing Directors
Nama Perusahaan/
Nama dan Jabatan Jabatan pada Perusahaan/ Instansi Lain Instansi Lain
Name and Position Position in Other Institution/Institution Name of Other Institution/
Institution
Yon Arsal Kementerian Keuangan RI
Staf Ahli Bidang Kepatuhan Pajak
(Anggota Dewan Direktur) Ministry of Finance of the
Expert Staff in Tax Compliance
(Member of Board of Directors) Republic of Indonesia
Dwi Teguh Wibowo Kementerian Keuangan RI
Staf Ahli Bidang Penerimaan Negara
(Anggota Dewan Direktur) Ministry of Finance of the
Expert Staff in State Revenue
(Member of Board of Directors) Republic of Indonesia
Direktur Jenderal
Fajarini Puntodewi Kementerian Perdagangan R
Pengembangan Ekspor Nasional
(Anggota Dewan Direktur) Ministry of Finance of the
Director General of National
(Member of Board of Directors) Republic of Indonesia
Export Development
Kepala Badan Pengembangan Sumber
Doddy Rahadi Kementerian Perdagangan R
Daya Manusia Industri
(Anggota Dewan Direktur) Ministry of Finance of the
Head of the Industrial Human Resources
(Member of Board of Directors) Republic of Indonesia
Development Agency
Bambang Setyatmojo Tidak Ada Tidak Ada
(Anggota Dewan Direktur) None None
Direktur Pelaksana
Managing Directors
Anton Herdianto
Tidak Ada Tidak Ada
(Direktur Pelaksana Bisnis I)
None None
(Managing Director of Financing I)
Sulaeman
(Direktur Pelaksana Bisnis II) Tidak Ada Tidak Ada
(Managing Director of None None
Financing II)
Anwar Harsono
(Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional, & Teknologi
Tidak Ada Tidak Ada
Informasi)
None None
(Managing Director of Finance,
Operations, & Information
Technology)
Agus Sudiarto
(Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan, & Sumber
Tidak Ada Tidak Ada
Daya Manusia)
None None
(Managing Director of Institution
Secretariat, Compliance, &
Human Capital)
Sam Malee
(Direktur Pelaksana Manajemen
Tidak Ada Tidak Ada
Risiko & Kredit)
None None
(Managing Director of Credit &
Risk Management)
Annual Report 2025 409 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 410
Pengungkapan Kepemilikan Saham Disclosure of Share Ownership of Members of Anggota Direktur Eksekutif dan Direktur the Executive Director, Managing Directors, Pelaksana dan Anggota Dewan Direktur and Members of the Board of Directors Berdasarkan ketentuan Pasal 14 dan Pasal 19 Referring to the provisions of Article 14 and Article PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun 2021 tentang 19 of Minister of Finance Regulation No. 208/ Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dan PMK.06/2021 concerning Governance Principles, Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Risk Management Principles, and Know Your Ekspor Indonesia, diatur bahwa Dewan Direktur, Customer Principles of the Indonesian Eximbank, it Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana wajib is stipulated that the Board of Directors, Executive mengungkapkan kepemilikan saham pada Director, and Managing Directors are required to perusahaan lain, baik yang berdomisili di dalam disclose share ownership in other companies, both negeri maupun luar negeri. Ketentuan serupa domestic and foreign. Similar provisions are also juga tercantum dalam ketentuan Pasal 17 dan stipulated under Article 17 and Article 22 of OJK Pasal 22 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Regulation No. 9/2022 concerning the Supervision Nomor 9/2022 tentang Pengawasan Lembaga of the Indonesian Eximbank. Pembiayaan Ekspor Indonesia. Selain itu, Pasal 27 PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun Furthermore, Article 27 of Minister of Finance 2021 menetapkan larangan bagi Direktur Eksekutif Regulation No. 208/PMK.06/2021 stipulates a dan Direktur Pelaksana untuk memiliki saham prohibition for the Executive Director and Managing lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari modal Directors from owning more than 25% (twenty-five disetor pada perusahaan lain, baik secara individu percent) of the paid-up capital in other companies, maupun secara kolektif. Berdasarkan ketentuan either individually or collectively. Based on Article Pasal 29 dan Pasal 66 PMK Nomor 208/PMK.06/2021 29 and Article 66 of the same regulation, in the Tahun 2021, diwajibkan Dewan Direktur, Direktur implementation of the Share Ownership Policy Eksekutif, dan Direktur Pelaksana untuk melaporkan for the Board of Directors, Executive Director, and kepemilikan sahamnya pada perusahaan lain, baik Managing Directors, LPEI requires all such officials di dalam maupun di luar negeri, yang diungkapkan to report their share ownership in other companies, dalam laporan pelaksanaan prinsip Tata Kelola whether publicly listed or not, both domestically yang baik sebagaimana diatur dalam PMK Nomor and internationally as stipulated under Minister of 208/PMK.06/2021 Tahun 2021. . Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021. Kebijakan ini mengacu pada ketentuan Pasal This policy also refers to the provisions of Article 2 2 POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan of OJK Regulation No. 114/POJK.04/2017 concerning Kepemilikan Atau Setiap Perubahan Kepemilikan Reports of Share Ownership or Any Changes in Saham Perusahaan Terbuka Dan Laporan Share Ownership of Public Companies and Reports Aktivitas Menjaminkan Saham Perusahaan on Share Pledging Activities. Although LPEI is not a Terbuka. Meskipun LPEI bukan merupakan public Institution, it considers the implementation perusahaan terbuka, lembaga ini menilai bahwa of this policy to be in line with the principles of penerapan kebijakan tersebut sejalan dengan transparency and accountability, particularly as prinsip transparansi dan akuntabilitas, terlebih a state institution under the supervision of the sebagai lembaga negara yang berada di bawah Financial Services Authority (OJK). pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 410 Laporan Tahunan 2025
Page 411
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tabel Kepemilikan Saham Anggota Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dan Anggota Dewan Direktur
Table of Share Ownership of Members of the Executive Director, Managing Directors,
and Members of the Board of Directors
Kepemilikan Saham
Nama Share Ownership
Name LPEI Perusahaan Lain
Indonesia Eximbank Other Companies
Dewan Direktur
Board of Directors
Sukatmo Padmosukarso
Tidak Ada Tidak Ada
(Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif)
None None
(Chairman of Board of Directors concurrently Executive Director)
Yon Arsal
Tidak Ada Tidak Ada
(Anggota Dewan Direktur)
None None
(Member of Board of Directors)
Dwi Teguh Wibowo
Tidak Ada Tidak Ada
(Anggota Dewan Direktur)
None None
(Member of Board of Directors)
Fajarini Puntodewi
Tidak Ada Tidak Ada
(Anggota Dewan Direktur)
None None
(Member of Board of Directors)
Doddy Rahadi
Tidak Ada Tidak Ada
(Anggota Dewan Direktur)
None None
(Member of Board of Directors)
Bambang Setyatmojo
Tidak Ada Tidak Ada
(Anggota Dewan Direktur)
None None
(Member of Board of Directors)
Direktur Pelaksana
Managing Directors
Anton Herdianto
Tidak Ada Tidak Ada
(Direktur Pelaksana Bisnis I)
None None
(Managing Director of Financing I)
Sulaeman
Tidak Ada Tidak Ada
(Direktur Pelaksana Bisnis II)
None None
(Managing Director of Financing II)
Anwar Harsono
(Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional,
Tidak Ada Tidak Ada
& Teknologi Informasi)
None None
(Managing Director of Finance, Operations,
& Information Technology)
Agus Sudiarto
(Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga,
Tidak Ada Tidak Ada
Kepatuhan, & Sumber Daya Manusia)
None None
(Managing Director of Institution Secretariat,
Compliance, & Human Capital)
Sam Malee
Tidak Ada Tidak Ada
(Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit)
None None
(Managing Director of Credit & Risk Management)
Annual Report 2025 411 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 412
Organ Pendukung Dewan Direktur
Supporting Organs of the Board of Directors
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, Dewan In carrying out its supervisory function, the Board
Direktur memperoleh dukungan dari beberapa of Directors is supported by several committees
komite yang memiliki peran penting dalam that play an important role in enhancing the
menunjang efektivitas pelaksanaan tugas dan effectiveness of the execution of its duties and
tanggung jawabnya. Komite-komite dimaksud responsibilities. These committees include:
antara lain meliputi:
1. Komite Audit 1. Audit Committee
2. Komite Pemantau Risiko 2. Risk Monitoring Committee
3. Komite Remunerasi dan Nominasi 3. Remuneration and Nomination Committee.
4. Komite Harmonisasi 4. Harmonization Committee
Pembentukan komite-komite tersebut The establishment of such committees refers
berpedoman pada ketentuan Pasal 8 ayat (1) to the provisions of Article 8 paragraph (1) of
PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun 2021 tentang Minister of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021
Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dan concerning the implementation of Governance
Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Principles, Risk Management Principles, and Know
Ekspor Indonesia. Uraian mengenai tugas, fungsi, Your Customer Principles for the Indonesian
dan tanggung jawab masing-masing komite Eximbank. A detailed description of the duties,
dipaparkan pada subbab berikutnya. functions, and responsibilities of each committee
is presented in the following subchapter.
Komite Audit Audit Committee
Komite Audit dibentuk oleh Dewan Direktur The Audit Committee is established by the Board of
sebagai organ pendukung yang berperan Directors as a supporting organ that plays a role in
dalam memastikan efektivitas penerapan sistem ensuring the effectiveness of the implementation of
pengendalian internal serta pelaksanaan fungsi the internal control system as well as the execution
audit, baik internal maupun eksternal. Komite ini of both internal and external audit functions. The
bertugas melakukan pemantauan, penelaahan, committee is responsible for monitoring, reviewing,
dan evaluasi atas proses perencanaan, and evaluating audit planning, implementation,
pelaksanaan, hingga tindak lanjut hasil audit. and follow-up on audit results. The scope of duties
Ruang lingkup tugas dan tanggung jawab Komite and responsibilities of the Audit Committee is
Audit diatur secara rinci dalam Piagam Komite regulated in detail in the Audit Committee Charter.
Audit.
Dasar Hukum Legal Basis
Komite Audit dibentuk dan menjalankan perannya The Audit Committee is established and performs
berdasarkan ketentuan peraturan perundang- its role based on prevailing laws and regulations.
undangan yang berlaku. Landasan hukum The legal bases for the establishment of the Audit
pembentukan Komite Audit meliputi beberapa Committee include the following regulations:
regulasi berikut:
1. PMK No. 208/PMK.06/2021 Tahun 2021 tentang 1. PMK No. 208/PMK.06/2021 Tahun 2021 tentang
Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko,
dan Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga dan Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Pembiayaan Ekspor Indonesia.
2. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang 2. POJK No. 55/POJK.04/2015 tentang
Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan Pembentukan dan Pedoman Pelaksanaan
Kerja Komite Audit. Kerja Komite Audit.
3. POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan 3. POJK No. 9 Tahun 2023 tentang Penggunaan
Jasa Akuntan Publik Dan Kantor Akuntan Publik Jasa Akuntan Publik Dan Kantor Akuntan Publik
Dalam Kegiatan Jasa Keuangan. Dalam Kegiatan Jasa Keuangan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 412 Laporan Tahunan 2025
Page 413
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Piagam Komite Audit Audit Committee Charter
Piagam Komite Audit ditetapkan melalui Peraturan The Audit Committee Charter was established
Dewan Direktur Nomor 0005/PDD/09/2022 tanggal through Board of Directors Regulation No. 0005/
6 September 2022. Dokumen ini berfungsi sebagai PDD/09/2022 dated September 6, 2022. This
pedoman bagi seluruh anggota Komite dalam document serves as a guideline for all committee
melaksanakan peran, tugas, dan tanggung members in carrying out their roles, duties, and
jawabnya dalam rangka mendukung pelaksanaan responsibilities in supporting the supervisory
fungsi pengawasan oleh Dewan Direktur. function of the Board of Directors.
Kriteria Komite Audit Audit Committee Criteria
Mengacu pada Pasal 37 PMK Nomor 208/ Referring to Article 37 of Minister of Finance
PMK.06/2021 Tahun 2021, struktur keanggotaan Regulation No. 208/PMK.06/2021, the membership
Komite Audit terdiri atas satu orang anggota structure of the Audit Committee consists of
Dewan Direktur yang bertindak sebagai ketua, one member of the Board of Directors acting as
satu orang pihak independen dengan keahlian Chairperson, one independent party with expertise
di bidang keuangan atau akuntansi sebagai in finance or accounting as a member, and one
anggota, serta satu orang pihak independen other independent party with expertise in law or
lainnya yang memiliki keahlian di bidang hukum banking as a member.
atau perbankan sebagai anggota.
Periode dan Masa Jabatan Term and Period of Office
Masa jabatan Komite Audit ditetapkan The term of office of the Audit Committee is
berdasarkan ketentuan dalam Pasal 8 POJK determined based on the provisions set forth in
Nomor 55/POJK.04/2015 tentang Pembentukan Article 8 of OJK Regulation No. 55/POJK.04/2015
dan Pedoman Pelaksanaan Kerja Komite Audit concerning the Establishment and Guidelines for
serta Piagam Komite Audit. Berdasarkan regulasi the Implementation of the Audit Committee, as well
tersebut, masa tugas anggota Komite Audit tidak as the Audit Committee Charter. Pursuant to the
dapat lebih lama dari masa jabatan Dewan regulation, the term of office of Audit Committee
Direktur dan hanya dapat dipilih kembali untuk members shall not exceed the term of office of the
satu periode berikutnya. Board of Directors and may only be reappointed
for one subsequent term.
Berdasarkan ketentuan Pasal 8 PMK Nomor 208/ Based on the provisions of Article 8 of Minister of
PMK.06/2021 Tahun 2021, Anggota Komite Audit Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021, members
yang bukan merupakan anggota Dewan Direktur, of the Audit Committee who are not members of
memiliki masa jabatan paling lama tiga tahun the Board of Directors shall serve a term of up to
dan dapat diperpanjang satu kali paling lama tiga three years and may be reappointed once for
tahun masa jabatan, dengan tidak mengurangi a maximum of an additional three-year term,
hak Direktur Eksekutif untuk memberhentikannya without limiting the authority of the Executive
sewaktu-waktu. Director to dismiss them at any time.
Susunan, Jumlah, Komposisi, dan Dasar Structure, Number, Composition, and Basis
Pengangkatan Komite Audit of Appointment of the Audit Committee
Struktur keanggotaan Komite Audit diatur dalam The composition of the Audit Committee is
Pasal 37 ayat (1) PMK Nomor 208/PMK.06/2021 governed under Article 37 paragraph (1) of Minister
Tahun 2021, yang menyebutkan bahwa komite ini of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021, which
terdiri atas satu orang anggota Dewan Direktur stipulates that the committee shall consist of
yang menjabat sebagai ketua, satu orang pihak one member of the Board of Directors serving as
independen yang memiliki keahlian di bidang the Chair, one independent party with expertise
keuangan atau akuntansi sebagai anggota, in finance or accounting serving as a member,
dan satu orang pihak independen yang memiliki and another independent party with respective
keahlian di bidang hukum atau perbankan. expertise in finance or accounting and in law or
banking.
Annual Report 2025 413 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 414
Berikut adalah komposisi keanggotaan Komite The composition of the Audit Committee for the
Audit Periode tahun 2025: 2025 period is as follows:
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Name Position Legal Basis of Appointment
Ketua Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/KDE/11/2024
Arus Gunawan*
Chair of Committee Executive Director Decree No. 0034/KDE/11/2024
Ketua Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0004/KDE/01/2025
Bambang Setyatmojo
Chair of Committee Executive Director Decree No. 0004/KDE/01/2025
Anggota Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/KDE/11/2024
Yulida S. Marbun
Member of Committee Executive Director Decree No. 0034/KDE/11/2024
Anggota Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/KDE/11/2024
L. Sensi Wondabio
Member of Committee Executive Director Decree No. 0034/KDE/11/2024
*) Sudah tidak aktif menjadi Ketua/Anggota Komite Audit per 31 Desember 2025
*) No longer serving as Chair/Member of the Audit Committee as of December 31, 2025
Profil Komite Audit Audit Committee Profile
Mengacu pada Keputusan Direktur Eksekutif Nomor Pursuant to Executive Director’s Decision No.
0034/KDE/11/2024, berikut disajikan profil anggota 0034/KDE/11/2024, the following is a profile of the
Komite Audit LPEI yang menjabat hingga akhir members of the LPEI Audit Committee who will
tahun buku 2025: serve until the end of the 2025 financial year:
Bambang Setyatmojo
Ketua Komite Audit
Chairman of the Audit Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
57 tahun Indonesia Jakarta
57 years old
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun Minister of Finance Decree No. 13 of 2025
Dasar Hukum Pengangkatan 2025 (Anggota Dewan Direktur) (Member of the Board of Directors)
Legal Basis of Appointment Keputusan Direktur Eksekutif No. 0004/ Executive Director Decree No. 0004/KDE/01/2025
KDE/01/2025 (Ketua Komite Audit) (Chairman of the Audit Committee)
1. Magister Manajemen, Universitas Gajah 1. Master of Management, University of
Riwayat Pendidikan Mada (1997) Gadjah Mada, Indonesia (1997)
Educational Background 2. Sarjana Teknik Geologi, Universitas Gajah 2. Bachelor of Engineering, University of
Mada (1995) Gadjah Mada, Indonesia (1995)
1. Project Manager New Way of Working 1. Project Manager, New Way of Working
Distribution Network and Sales Division, PT Distribution Network and Sales Division, PT
Bank Negrara Indonesia (Persero) Tbk (2024) Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2024)
2. SVP ePP Business Banking ( Retail) Policy 2. SVP ePP Business Banking (Retail) Policy
Governance Division, PT Bank Negara Governance Division, PT Bank Negara
Indonesia (Persero) Tbk (2023) Indonesia (Persero) Tbk (2023)
3. Pemimpin Kantor Wilayang 05 Semarang, 3. Regional Office Head Region 05 Semarang,
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Riwayat Karier (2021) (2021)
Career History 4. Pemimpin Divisi Biskins Usaha Kecil-2, PT 4. Head of Small Business Division-2, PT Bank
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018) Negara Indonesia (Persero) Tbk (2018)
5. Wakil Pemimpin Divisi (bisnis AnOrganik) 5. Deputy Head of Division (Non-Organic
Divisi Usaha Kecil, PT Bank Negara Indonesia Business), Small Business Division, PT Bank
(Persero) Tbk (2016) Negara Indonesia (Persero) Tbk (2016)
6. Pemimpin Kelompok Manajemen bisnis 6. Head of Small Business Management
Usaha Kecil Divisi Bisnis Usaha Menengah Group, Medium and Small Business Division,
dan Usaha Kecil, PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Persero) Tbk (2014) (2014)
Hubungan Afiliasi Tidak ada rangkap. None
Affiliation
Pendidikan dan Pelatihan Sertifikat Risk Management Level 3, BSMR Risk Management Certification Level 3, BSMR
Workshop and Training
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 414 Laporan Tahunan 2025
Page 415
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Yulida S. Marbun
Anggota Komite Audit
Member of the Audit Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
60 tahun Indonesia Jakarta
60 years old
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/ Decree of the Executive Director No. 0034/
Legal Basis of Appointment KDE/11/2024 KDE/11/2024
Periode Jabatan
1 Agustus 2023 – 31 Juli 2026 August 1, 2023 - July 31, 2026
Term of Office
7. Sarjana Pertanian dari Institute Pertanian 1. Bachelor’s Degree in Agriculture, Bogor
Riwayat Pendidikan Bogor (1987) Agricultural University (1987)
Educational Background 8. Magister Ekonomi Manajemen dari STIE IBEK 2. Master’s Degree in Management Economics,
(2000) STIE IBEK (2000)
1. Audit Manager/Department Head di KP 1. Audit Manager / Department Head,
Direktorat Internal Audit 2008 - 2014 (Vice Directorate of Internal Audit Headquarters
President) (2008–2014), Vice President
Riwayat Karier 2. LF Risk Management di Mandiri University - 2. LF Risk Management, Mandiri University –
Career History Bank Mandiri 2014-2015 (Vice President) Bank Mandiri (2014–2015), Vice President
3. Regional Business Control Head - Region 3. Regional Business Control Head – Region
III Jakarta 1 Bank Mandiri 2015-2019 (Vice III Jakarta 1, Bank Mandiri (2015–2019), Vice
President) President
Hubungan Afiliasi
Tidak ada rangkap. None
Affiliation
Pendidikan dan Pelatihan
Sertifikat Risk Management Level 3, BSMR Risk Management Certification Level 3, BSMR
Workshop and Training
Annual Report 2025 415 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 416
Ludovicus Sensi Wondabio
Anggota Komite Audit
Member of the Audit Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
61 tahun Indonesia Jakarta
61 years old
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/ Decree of the Executive Director No.
Legal Basis of Appointment KDE/11/2024 0034/KDE/11/2024
4. Sarjana Ekonomi dari Universitas 1. Bachelor’s Degree in Economics, University
Indonesia (1987) of Indonesia (1987)
Riwayat Pendidikan 5. Magister Akuntansi Manajemen dari 2. Master’s Degree in Management
Educational Background Universitas Indonesia (1994) Accounting, University of Indonesia (1994)
6. Doktor Sains Akuntansi dari 3. Doctorate in Accounting Science, University
of Indonesia (2010)
Universitas Indonesia (2010)
1. Expert Consultant for Oil and Gas to the
1. Expert Consultant for Oil and Gas to
Finance Director of PT Pertamina (Persero)
the Financial Director of Pertamina, PT
(2006 – August 2019)
(Persero), (2006 – August 2019)
2. Audit Partner, Public Accounting Firm
2. Audit Partner for Public Accounting Firm
Osman Ramli & Satrio (ORS), member firm
Osman Ramli & Satrio (ORS), member firm
of Deloitte Touche & Tohmatsu (1999 –
of Deloitte Touche & Tohmatsu (1999 -
March 2006)
March 2006)
3. Expert Insurance Accounting Specialist, GIZ
3. Expert Insurance Accounting Specialist
(Germany), supporting the Government of
at GIZ (German) for helping Government
Riwayat Karier Indonesia in the Social Health Insurance
of Indonesia in Social Insurance Program
Career History Program (BPJS Kesehatan) (2017–2018)
(BPJS of Health) (2017 – 2018)
4. Expert Insurance Accounting Specialist
4. Expert Insurance Accounting Specialist,
at World Bank for helping Government of
World Bank, supporting the Government of
Indonesia in Social Insurance Program
Indonesia in the Social Insurance Program
(BPJS), (2012 – 2018)
(BPJS) (2012–2018)
5. Expert consultant and accounting
5. Expert consultant and accounting specialist
specialist in PSAK 24 (Employee Benefit) in
in PSAK 24 (Employee Benefits), assisting
helping Institution related to understand
companies in understanding accounting
accounting policy issues and procedures.
policies and procedures
1. Managing Audit Partner dor Public 1. Managing Audit Partner, Public Accounting
Accounting Firm (KAP) Mirawati Sensi Firm (KAP) Mirawati Sensi Idris (MSId),
Idris (MSId), Member of Moore Global Member of Moore Global International (April
International (April 2006 - Sekarang) 2006 – present)
2. Independent Commissioner of PT. Tower 2. Independent Commissioner, PT Tower
Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) member Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), member
Rangkap Jabatan
of Saratoga Group (Juli 2019- Sekarang) of the Saratoga Group (July 2019 – present)
Concurrent Positions
3. Audit Committee Member of Indocement 3. Audit Committee Member, PT Indocement
Tunggal Prakarsa, Tbk (Juli 2019- Sekarang) Tunggal Prakarsa Tbk (July 2019 – present)
4. Senior Lecturer, Bachelor Program, Master 4. Senior Lecturer, Undergraduate, Master’s,
Program and Doctoral Program of Faculty and Doctoral Programs, Faculty of
of Economic and Business, University of Economics and Business, University of
Indonesia (Sep 1987 - Sekarang) Indonesia (September 1987 – present)
Insurance Risk Management Level 5,
Sertifikasi Insurance Risk Management Level 5, Asosiasi
Indonesian Insurance Management Experts
Certification Ahli Manajemen Asuransi Indonesia
Association
Independensi Komite Audit Independence of the Audit Committee
LPEI menjamin bahwa setiap anggota Komite Audit LPEI ensures that each member of the Audit
memenuhi prinsip independensi serta memiliki Committee meets the principle of independence
kompetensi yang memadai untuk melaksanakan and possesses adequate competence to perform
tugasnya secara objektif. Dalam menjalankan their duties objectively. In carrying out its roles and
peran dan fungsinya, Komite Audit bersikap bebas functions, the Audit Committee operates free from
dari pengaruh pihak mana pun. Seluruh anggota the influence of any party. All members of the Audit
Komite Audit juga tidak memiliki hubungan afiliasi Committee also have no affiliated relationships
dalam bentuk apa pun, baik yang berkaitan of any kind, whether related to financial interests,
dengan kepemilikan keuangan, jabatan, saham, positions, share ownership, or family relationships,
maupun hubungan keluarga dengan Dewan with the Board of Directors, the Executive Director,
Direktur, Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana, dan/ the Managing Directors, and/or the Shareholder.
atau Pemegang Saham.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 416 Laporan Tahunan 2025
Page 417
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Komite Audit memegang peran strategis dalam The Audit Committee plays a strategic role in
memastikan penerapan tata kelola perusahaan ensuring the implementation of good corporate
yang baik. Pelaksanaan tugasnya berlandaskan governance. In carrying out its duties, the
pada Piagam Komite Audit yang disusun Committee is guided by the Audit Committee
dengan merujuk pada Pasal 39 PMK 208/2021. Charter, which is prepared with reference to Article
Sejalan dengan ketentuan tersebut, Komite Audit 39 of Minister of Finance Regulation No. 208/
bertanggung jawab antara lain untuk: PMK.06/2021. In line with these provisions, the Audit
Committee is, among others, responsible for:
1. Membantu Dewan Direktur dalam memastikan 1. Assisting the Board of Directors in ensuring the
efektivitas sistem pengendalian internal dan effectiveness of the internal control system and
efektivitas pelaksanaan tugas auditor eksternal the effectiveness of the performance of external
dan auditor internal melalui pemantauan dan and internal auditors through monitoring and
evaluasi atas perencanaan, pelaksanaan, evaluation of audit planning, implementation,
serta tindak lanjut hasil audit. and follow-up actions on audit results.
2. Pelaksanaan tugas sistem pengendalian 2. The implementation of the internal control
internal dan efektivitas pelaksanaan tugas system and the effectiveness of the
auditor eksternal dan auditor internal termasuk: performance of external and internal auditors
as referred to above includes:
a. memberikan rekomendasi mengenai a. Providing recommendations to the Board
penunjukan kantor akuntan publik kepada of Directors regarding the appointment of a
Dewan Direktur; dan public accounting firm; and
b. memberikan rekomendasi mengenai b. Providing recommendations on
penyempurnaan sistem pengendalian improvements to the internal control system
internal serta pelaksanaannya. and its implementation.
3. Pemantauan dan evaluasi atas perencanaan, 3. The monitoring and evaluation of audit planning,
pelaksanaan, serta tindak lanjut hasil audit, implementation, and follow-up actions, as
paling kurang dilakukan terhadap: referred to above, shall at a minimum cover
a. Pelaksanaan tugas Satuan Kerja Audit a. The implementation of duties of the Internal
Internal; Audit Unit;
b. Kesesuaian pelaksanaan audit oleh kantor b. The compliance of audits conducted by
akuntan publik dengan standar audit yang the public accounting firm with applicable
berlaku; auditing standards;
c. Kesesuaian laporan keuangan dengan c. The conformity of financial statements with
standar akuntansi keuangan yang berlaku; applicable financial accounting standards;
and
d. Pelaksanaan tindak lanjut atas hasil d. The implementation of follow-up actions on
pemeriksaan Satuan Kerja Audit Internal audit findings by the Internal Audit Unit and
dan auditor eksternal dalam rangka external auditors in the context of oversight
pengawasan pada LPEI. within LPEI.
4. Pelaksanaan tugas Komite Audit dilaporkan 4. The implementation of the Audit Committee’s
kepada Dewan Direktur paling kurang 3 (tiga) duties shall be reported to the Board of Directors
bulan sekali. at least once every three months.
Annual Report 2025 417 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 418
Tanggung Jawab Komite Audit dalam The Audit Committee’s Responsibilities
Pemberian Rekomendasi atas Penunjukan in Making Recommendations on the
dan Pemberhentian Auditor Eksternal Appointment and Dismissal of the External
Auditor
Mengacu pada ketentuan PMK Nomor 208/ Referring to the provisions of Minister of Finance
PMK.06/2021 Tahun 2021, Dewan Direktur melalui Regulation No. 208/PMK.06/2021, the Board of
Komite Audit melaksanakan proses seleksi dan Directors, through the Audit Committee, conducts
penunjukan calon auditor eksternal sesuai dengan the selection and appointment process of
peraturan pengadaan barang dan jasa yang prospective external auditors in accordance
berlaku. Dalam proses tersebut, Komite Audit with the applicable procurement regulations. In
dapat melibatkan Direktur Eksekutif dan Direktur this process, the Audit Committee may involve
Pelaksana apabila diperlukan. Untuk penunjukan the Executive Director and Managing Director,
kembali, keputusan dilakukan berdasarkan if necessary. For reappointment, the decision is
hasil evaluasi terhadap kinerja auditor eksternal made based on the results of the evaluation of
dengan mempertimbangkan kriteria yang telah the external auditor’s performance, taking into
ditetapkan. account the established criteria.
Rapat Komite Audit Audit Committee Meetings
Kebijakan Rapat Meeting Policy
Dalam Piagam Komite Audit diatur bahwa frekuensi The Audit Committee Charter stipulates that Audit
rapat Komite Audit harus diselenggarakan paling Committee meetings must be held at least once
sedikit satu kali setiap bulan, selaras dengan every month, in line with the minimum meeting
ketentuan rapat minimum yang berlaku bagi frequency applicable to the Board of Directors.
Dewan Direktur.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Meeting Frequency and Member Attendance
Rate
Komite Audit sepanjang tahun 2025 telah Throughout 2025, the Audit Committee held a total
melaksanakan sebanyak 40 kali rapat, terdiri atas of 40 meetings, consisting of internal meetings as
rapat internal serta rapat bersama dengan auditor well as joint meetings with internal auditors and
internal dan auditor eksternal. Tingkat kehadiran external auditors. The attendance rate of each
masing-masing anggota Komite Audit disajikan Audit Committee member is presented in the
pada tabel berikut: following table:
Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Frekuensi Rapat Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Meeting Frequency Attendance Percentage
Attendances
Ketua Komite
Arus Gunawan* 2 2 100%
Committee Chair
Ketua Komite
Bambang Setyatmojo 38 38 100%
Committee Chair
Anggota Komite
Yulida S. Marbun Committee 40 40 100%
Member
Anggota Komite
Ludovicus Sensi
Committee 33 33 100%
Wondabi
Member
*) Sudah tidak aktif menjadi Ketua/Anggota Komite Audit per 31 Desember 2025
*) Will no longer serve as Chair/Member of the Audit Committee as of 31 December 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 418 Laporan Tahunan 2025
Page 419
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Agenda Rapat Meeting Agenda
Komite Audit mengadakan rapat sepanjang tahun Throughout 2025, the Audit Committee held
2025 untuk meninjau dan membahas berbagai meetings to review and discuss the following
agenda sebagai berikut: agendas:
Tanggal Rapat Perihal Peserta
No
Meeting Date Subject Participants
1. Arus Gunawan
2. Kasan
3. L. Sensi Wondabio
6 Janurai 2025 Pembahasan Laporan Keuangan LPEI Inhouse 2024*
1 4. Yulida S. Marbun
January 6, 2025 Discussion of LPEI Financial Report January 2024
5. Benny K.
Yudiaatmaja
6. Lista Irna
1. Arus Gunawan
2. Kasan
22 Janurai 2025 Update Progres Audit dari KAP RSM*
2 3. L. Sensi Wondabio
January 22, 2025 Update on the Audit Progress of KAP RSM
4. Yulida S. Marbun
5. Lista Irna
1. Bambang
31 Janurai 2025 Progress SKAI bulan Januari 2025 Setyatmojo
3
January 31, 2025 SKAI Progress in January 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
31 Janurai 2025 Progress Kepatuhan bulan Januari 2025 Setyatmojo
4
January 31, 2025 Compliance Progress as of January 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
4. Bambang
7 Februari 2025 Persetujuan Laporan Keuangan Tahun 2024 Setyatmojo
5
February 7, 2025 Approval of the 2024 Financial Statements 5. L. Sensi Wondabio
6. Yulida S. Marbun
1. Bambang
11 Februari 2025 Program Kerja – RKAT Komite Audit Tahun 2025 Setyatmojo
6
February 11, 2025 Audit Committee Work Program – 2025 RKAT 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
28 Februari 2025 Update progress Kepatuhan bulan Februari 2025 Setyatmojo
7
February 28, 2025 Update on Compliance Progress as of February 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
Update progress Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) 1. Bambang
28 Februari 2025 bulan Februari 2025 Setyatmojo
8
February 28, 2025 Update on Internal Audit Unit (SKAI) 2. L. Sensi Wondabio
Progress as of February 2025 3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
Setyatmojo
Penyampaian Laporan Pengadaan Tahun 2024 2. Sukatmo
28 Februari 2025 dan Rencana Pengadaan Tahun 2025* Padmosukarso
9
February 28, 2025 Submission of the 2024 Procurement Report and the 2025 3. L. Sensi Wondabio
Procurement Plan* 4. Yulida S. Marbun
5. Lista Irna
6. Baban Sudarman
1. Bambang
Setyatmojo
Laporan Keuangan Februari 2025 2. Sukatmo
6 Maret 2025 Pembahasan Hapus Buku Tahun 2025* Padmosukarso
10
March 6, 2025 February 2025 Financial Statements 3. L. Sensi Wondabio
Discussion on Write-Offs for 2025* 4. Yulida S. Marbun
5. Lista Irna
6. Baban Sudarman
1. Bambang
14 Maret 2025 Pemaparan Kebijakan dan Proses Kredit. Setyatmojo
11
March 14, 2025 Presentation on Credit Policy and Process 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
Annual Report 2025 419 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 420
Tanggal Rapat Perihal Peserta
No
Meeting Date Subject Participants
Update progress Satuan Kerja Audit Internal 1. Bambang
27 Maret 2025 (SKAI) bulan Maret 2025 Setyatmojo
12
March 27, 2025 Update on Internal Audit Unit (SKAI) Progress as of March 2. L. Sensi Wondabio
2025 3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
27 Maret 2025 Update progress Kepatuhan bulan Maret 2025 Setyatmojo
13
March 27, 2025 Update on Compliance Progress as of March 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
4. Bambang
27 Maret 2025 Rapat Internal Komite Audit Setyatmojo
14
March 27, 2025 Internal Audit Committee Meeting 5. L. Sensi Wondabio
6. Yulida S. Marbun
7. Bambang
28 April 2025 Update progress SKAI bulan April 2025 Setyatmojo
15
April 28, 2025 Update on SKAI Progress as of April 2025 8. L. Sensi Wondabio
9. Yulida S. Marbun
1. Bambang
29 April 2025 Update progress Kepatuhan bulan April 2025 Setyatmojo
16
April 29, 2025 Update on Compliance Progress as of April 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
Exit Meeting KAP RSM Setyatmojo
16 Mei 2025 Kinerja Keuangan LPEI bulan April 2025* 2. L. Sensi Wondabio
17
May 16, 2025 Exit Meeting with KAP RSM 3. Yulida S. Marbun
LPEI Financial Performance as of April 2025* 4. Lista Irna
5. Baban Sudarman
1. Bambang
28 Mei 2025 Update progress SKAI bulan Mei 2025 Setyatmojo
18
May 28, 2025 Update on SKAI Progress as of May 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
28 Mei 2025 Update progress Kepatuhan bulan Mei 2025 Setyatmojo
19
May 28, 2025 Update on Compliance Progress as of May 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
Evaluasi Hasil Penilaian KAP RSM 2024 1. Bambang
10 Juni 2025 Rencana Penunjukkan KAP 2025 Setyatmojo
20
June 10, 2025 Evaluation of KAP RSM 2024 Assessment Results 2. L. Sensi Wondabio
Plan for Appointment of KAP for 2025 3. Yulida S. Marbun
1. Dwi Teguh Wibowo
Kinerja Keuangan Mei 2025
2. Bambang
Laporan update Pendanaan LPEI 2025 & 2026
Setyatmojo
10 Juni 2025 Laporan Modernisasi IT (Core System)*
21 3. L. Sensi Wondabio
June 10, 2025 Financial Performance as of May 2025
4. Yulida S. Marbun
Update Report on LPEI Funding for 2025 & 2026
5. Lista Irna
IT Modernization Report (Core System)*
6. Baban Sudarman
1. Bambang
26 Juni 2025 Update progress SKAI bulan Juni 2025 Setyatmojo
22
June 26, 2025 Update on SKAI Progress as of June 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
26 Juni 2025 Update progress Kepatuhan bulan Juni 2025 Setyatmojo
23
June 26, 2025 Update on Compliance Progress as of June 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
Pembahasan Rekomendasi Temuan BPK 1. Bambang
7 Juli 2025 2024 terkait Pemberian Sanksi Setyatmojo
24
July 7, 2025 Discussion on Recommendations from the 2024 BPK Audit 2. L. Sensi Wondabio
Findings regarding the Imposition of Sanctions 3. Yulida S. Marbun
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 420 Laporan Tahunan 2025
Page 421
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Rapat Perihal Peserta
No
Meeting Date Subject Participants
1. Bambang
31 Juli 2025 Update progress SKAI bulan Juli 2025 Setyatmojo
25
July 31, 2025 Update on SKAI Progress as of July 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
31 Juli 2025 Update progress Kepatuhan bulan Juli 2025 Setyatmojo
26
July 31, 2025 Update on Compliance Progress as of July 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
29 Agustus 2025 Update progress SKAI bulan Agustus 2025 Setyatmojo
27
August 29, 2025 Update on SKAI Progress as of August 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
1. Bambang
29 Agustus 2025 Update progress Kepatuhan bulan Agustus 2025 Setyatmojo
28
August 29, 2025 Update on Compliance Progress as of August 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
Kinerja Keuangan Agustus 2025. Rancangan 1. Bambang
9 September 2025 PDD Perlindungan Pemangku Kepentingan. Setyatmojo
29
September 9, 2025 Financial Performance as of August 2025 2. L. Sensi Wondabio
Draft PDD on Stakeholder Protection 3. Yulida S. Marbun
1. Dwi Teguh Wibowo
Pembahasan dan pemberian masukan perbaikan at
2. Bambang
as’kebijakan’dan’pelaksanaan’pengadaan barang dan ’jasa
Setyatmojo
18 September 2025 (Tindak lanjut dari”catatan”LHP OJK terkait Pengadaaan
30 3. L. Sensi Wondabio
September 18, 2025 Discussion and provision of inputs for improvement on
4. Yulida S. Marbun
policies and implementation of goods and-services
5. Lista Irna
procurement (Follow-up to OJK: Audit
6. Baban Sudarman
Persetujuan Penunjukan KAP
1. Bambang
AAJ sebagai Auditor tahun buku 2025
3 Oktober 2025 Setyatmojo
31 Update progress SKAI bulan September 2025
October 3, 2025 2. L. Sensi Wondabio
Approval of the Appointment of KAP AAJ as Auditor for Fiscal
3. Yulida S. Marbun
Year 2025 Update on SKAI Progress as of September 2025
1. Bambang
3 Oktober 2025 Update Progress SKAI bulan September 2025 Setyatmojo
32
October 3, 2025 Update on SKAI Progress as of September 2025 2. L. Sensi Wondabio
3. Yulida S. Marbun
Kick-off Meeting audit KAP RSM Laporan Finalisasi RKAT dan 1. Dwi Teguh Wibowo
RenBis 2026 Laporan rancangan Rencana Aksi Keuangan 2. Bambang
Berkelanjutan (RAKB) 2026* Setyatmojo
22 Oktober 2025
33 Kick-off Meeting for KAP RSM Audit 3. L. Sensi Wondabio
October 22, 2025
Finalization Report of the 2026 RKAT and Business Plan 4. Yulida S. Marbun
Draft Report on the 2026 Sustainable Finance Action Plan 5. Lista Irna
(RAKB)* 6. Baban Sudarman
1. Bambang
30 Oktober 2025 Update Progress SKAI bulan Oktober 2025
34 Setyatmojo
October 30, 2025 Update on SKAI Progress as of October 2025
2. Yulida S. Marbun
Update Progress Kepatuhan bulan
1. Bambang
30 Oktober 2025 September dan Oktober 2025
35 Setyatmojo
October 30, 2025 Update on Compliance Progress as
2. Yulida S. Marbun
of September and October 2025
1. Bambang
26 November 2025 Update Progress SKAI bulan November 2025
36 Setyatmojo
November 26, 2025 Update on SKAI Progress as of November 2025
2. Yulida S. Marbun
Usulan Perubahan PDD 0010
PDD/10/2022 tentang Kebijakan Teknologi Sistem Informasi
1. Dwi Teguh Wibowo
Usulan Perubahan PDD 0017
2. Bambang
PDD/12/2022 tentang Kebijakan Manajemen Risiko Enterprise
26 November 2025 Setyatmojo
37 Update Progress GRC*
November 26, 2025 3. Yulida S. Marbun
Proposed Amendment to PDD 0010/PDD/10/2022
4. Lista Irna
on Information Technology System Policy Proposed
5. Baban Sudarman
Amendment to PDD 0017/PDD/12/2022 on Enterprise Risk
Management Policy Update on GRC Progress*
Annual Report 2025 421 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 422
Tanggal Rapat Perihal Peserta
No
Meeting Date Subject Participants
1. Bambang
30 Desember 2025 Update Progress SKAI bulan Desember 2025
38 Setyatmojo
December 30, 2025 Update on SKAI Progress as of December 2025
2. Yulida S. Marbun
1. Bambang
30 Desember 2025 Update Unit Usaha Syariah (UUS) bulan Desember 2025
39 Setyatmojo
December 30, 2025 Update on Sharia Business Unit (UUS) as of December 2025
2. Yulida S. Marbun
1. Bambang
30 Desember 2025 Update Kepatuhan bulan November dan Desember 2025
40 Setyatmojo
December 30, 2025 Update on Compliance as of November and December 2025
2. Yulida S. Marbun
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program in 2025
Tahun 2025
Komite Audit secara berkelanjutan In 2025, the Audit Committee continuously
mengembangkan kapasitas dan kompetensinya enhanced its capacity and competencies through
pada tahun 2025 melalui beragam program various training programs and skill development
pelatihan serta kegiatan peningkatan keahlian. activities. These efforts were undertaken to
Upaya ini dilakukan untuk memperkuat efektivitas strengthen the effectiveness of the Audit Committee
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Komite in carrying out its duties and responsibilities. The
Audit. Adapun rincian kegiatan dimaksud adalah details of the activities are as follows:
sebagai berikut:
Tanggal
Tempat
Nama Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Date of Training Title Organizer
Venue
Implementation
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan
Zoom Meeting OJK
Ferbruary 20, 2025 di Tahun 2025
Bambang
3 - 4 Oktober 2025 Professional Recognition Hotel Gran Melia
Setyatmojo YPIA
Oktober 3 -4, 2025 Program (Untuk Sertifikasi QIA) Jakarta
3 – 4 Des 2025 Seminar Nasional Internal Audit Bali YPIA
Tren Modus dan Skema
L. Sensi 18 September 2025 Pencucian Uang Tebaru:
Zoom Meeting OJK
Wondabio September 18, 2025 Strategi Identifikasi, Mitigasi, dan
Penegakan Hukum
Tren Modus dan Skema
18 September 2025 Pencucian Uang Tebaru:
Yulida S. Marbun Zoom Meeting OJK
September 18, 2025 Strategi Identifikasi, Mitigasi, dan
Penegakan Hukum
Pelaksanaan Tugas Komite Audit Tahun Execution of Audit Committee Duties in 2025
2025
Komite Audit menetapkan program kerja tahun The Audit Committee established its 2025 work
2025 dengan fokus pada prioritas dan sasaran program with a focus on priorities and targets
yang dirancang secara strategis untuk mendukung strategically designed to support the effectiveness
efektivitas fungsi pengawasan. Pelaksanaan of its oversight function. The implementation of
tugas dan hasil kegiatan Komite Audit dilaporkan duties and the results of the Audit Committee’s
kepada Dewan Direktur secara berkala, sekurang- activities are reported to the Board of Directors
kurangnya setiap tiga bulan sekali. Komite Audit on a regular basis, at least once every three
menetapkan program kerja tahun 2025 dan months. In 2025, the Audit Committee established
telah melaksanakan sejumlah program kerja, and implemented a number of work programs,
diantaranya: including:
• Komite Audit melakukan supervisi dan evaluasi • Conducting supervision and evaluation of
terhadap kinerja / pengamanan Teknologi information technology performance and
Informasi; security;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 422 Laporan Tahunan 2025
Page 423
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
• Komite Audit melakukan supervisi dan evaluasi • Conducting supervision and evaluation of
terhadap kinerja Syariah; Sharia performance;
• Komite Audit melakukan supervisi, memberikan • Conducting supervision, providing advisory,
konsultasi, dan melaksanakan review atas and performing reviews on the mitigation
mitigasi adanya potensi risiko atas penggunaan of potential risks arising from the prolonged
jasa audit oleh KAP yang sama secara berturut- consecutive engagement of the same public
turut untuk kurun waktu yang cukup panjang; accounting firm;
• Komite Audit melakukan review dan • Reviewing and providing advisory on
memberikan konsultasi penguatan penerapan strengthening the implementation of the
fungsi audit internal dalam hal konsep GRC dan internal audit function, particularly in relation to
Three Lines Model; the Governance, Risk, and Compliance (GRC)
concept and the Three Lines Model;
• Komite Audit juga melakukan review dan • Reviewing and providing advisory in relation to
memberikan konsultasi dalam rangka the implementation of LPEI’s Risk Management
Implementasi Kebijakan Manajemen Risiko LPEI; Policy;
• Komite Audit telah melakukan review dan • Reviewing and providing advisory to the
memberikan konsultasi kepada Divisi Compliance Division in relation to the
Kepatuhan dalam rangka Implementasi implementation of LPEI’s Governance Policy;
Kebijakan Tata Kelola LPEI;
• Komite Audit melakukan review dan • Reviewing and providing advisory on the
memberikan konsultasi atas pelaksanaan implementation of the 2024 Annual Audit Work
Program Kerja Pemeriksaan Tahunan Divisi Program of the Regular Audit Division and
Reguler Audit dan Special Audit Tahun 2024 Special Audit Division through Audit Committee
melalui rapat Komite Audit; meetings;
• Komite Audit telah melakukan review dan • Reviewing and providing advisory on the results
memberikan konsultasi terkait Hasil Audit BPKP of the BPKP audit on the Government Guarantee
atas Program Penjaminan Pemerintah yang Program implemented by LPEI;
dilakukan oleh LPEI;
• Komite Audit menyampaikan Laporan • Submitting quarterly reports on the key
Triwulanan Pokok-Pokok Kegiatan Komite Audit activities of the Audit Committee to the Board
kepada Dewan Direktur; of Directors;
• Dalam rangka supervisi dan review, secara rutin • Conducting regular internal Audit Committee
dilakukan Rapat Internal Komite Audit sebagai meetings as part of periodic and ad hoc
bentuk pemantauan dan pengawasan yang monitoring and oversight of the implementation
bersifat periodik dan adhoc terkait pelaksanaan of the Audit Plan of the Regular Audit Division
Audit Plan Divisi Reguler Audit dan Divisi Special and Special Audit Division, Fraud Case Reports,
Audit Laporan Kasus Fraud, dan Laporan Audit and Compliance Audit Reports; and
Compliance;
• Komite Audit juga mengikuti rangkaian Rapat • Participating in a series of Joint Committee
Joint Committee dengan Komite Dewan meetings with other Board of Directors
Direktur lainnya sebanyak 5 kali sampai committees, held five times up to the second
dengan Semester II Tahun 2025 sebagai bentuk semester of 2025, as part of monitoring and
pemantauan dan pengawasan pelaksanaan overseeing the implementation of agreed
Action Plan yang sudah disepakati; action plans.
Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
LPEI berkomitmen untuk memperkuat penerapan LPEI is committed to strengthening the
tata kelola perusahaan yang baik dengan implementation of good corporate governance
menjamin bahwa proses remunerasi dan nominasi by ensuring that the remuneration and
bagi Dewan Direktur serta Direktur Pelaksana nomination processes for the Board of Directors
dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. and Managing Directors are carried out in a
Dalam mendukung pelaksanaan proses tersebut, transparent and accountable manner. In support
LPEI membentuk Komite Remunerasi dan Nominasi of these processes, LPEI has established a
yang bertugas merumuskan kebijakan serta Remuneration and Nomination Committee, which
memberikan rekomendasi kepada Dewan Direktur is tasked with formulating policies and providing
terkait pengelolaan remunerasi dan nominasi. recommendations to the Board of Directors
regarding the management of remuneration and
nominations.
Annual Report 2025 423 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 424
Dasar Hukum Legal Basis
Pembentukan Komite Remunerasi dan Nominasi The establishment of the LPEI Remuneration and
LPEI mengacu pada PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Nomination Committee refers to Minister of Finance
Tahun 2021 tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Regulation No. 208/PMK.06/2021 concerning
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah Governance Principles, Risk Management
pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Principles, and Know Your Customer Principles
Sejalan dengan ketentuan Pasal 8 ayat (1) PMK at the Indonesia Eximbank. In accordance with
tersebut, Dewan Direktur diwajibkan membentuk Article 8 paragraph (1) of the regulation, the Board
komite-komite pendukung, termasuk Komite of Directors is required to establish supporting
Remunerasi dan Nominasi. committees, including the Remuneration and
Nomination Committee.
Keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi The membership of the Remuneration and
ditetapkan melalui keputusan Direktur Eksekutif Nomination Committee is determined through
berdasarkan hasil keputusan rapat Dewan Direktur. a resolution of the Executive Director based on
Selanjutnya, Dewan Direktur bertanggung jawab the decision of the Board of Directors’ meeting.
untuk memastikan bahwa setiap komite yang Furthermore, the Board of Directors is responsible
dibentuk mampu melaksanakan fungsi, tugas, for ensuring that each established committee is
dan tanggung jawabnya secara efektif. able to effectively carry out its functions, duties,
and responsibilities.
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi Remuneration and Nomination Committee
Charter
Piagam Komite Remunerasi dan Nominasi LPEI The Remuneration and Nomination Committee
merupakan ketentuan internal yang menjadi Charter of LPEI constitutes an internal regulation
acuan utama sekaligus tata tertib kerja Komite that serves as the primary reference as well as
dalam menjalankan fungsinya. Dokumen ini the code of conduct for the Committee in carrying
ditetapkan melalui Peraturan Dewan Direktur out its functions. This document was established
Nomor 0007/PDD/12/2022 tentang Pedoman through Board of Directors Regulation No. 0007/
Komite Remunerasi dan Nominasi Lembaga PDD/12/2022 concerning the Guidelines for the
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Remuneration and Nomination Committee of the
Indonesia Eximbank.
Dalam pelaksanaannya, Komite Remunerasi dan In carrying out its duties, the Remuneration and
Nominasi berpedoman pada ketentuan yang Nomination Committee adheres to provisions
mengatur antara lain struktur dan komposisi governing, among others, the structure and
keanggotaan, tugas serta kewenangan, composition of membership, duties and authority,
mekanisme kerja, termasuk tata cara rapat, and working mechanisms, including meeting
proses pengambilan keputusan, akuntabilitas, procedures, decision-making processes,
serta pelaporan. Pedoman tersebut juga memuat accountability, and reporting. These guidelines
pengaturan mengenai kode etik, pengelolaan also cover the code of conduct, time management,
waktu kerja, dan evaluasi kinerja. Seluruh and performance evaluation. All such provisions
pengaturan dimaksud disusun selaras dengan are aligned with Article 38 of Minister of Finance
ketentuan Pasal 38 PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Regulation No. 208/PMK.06/2021.
Tahun 2021.
Kriteria Komite Remunerasi dan Nominasi Criteria for the Remuneration and
Nomination Committee
Susunan keanggotaan Komite Remunerasi dan The composition of the Remuneration and
Nominasi berdasarkan pada ketentuan Pasal 37 Nomination Committee, in accordance with Article
PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun 2021 terdiri 37 of Minister of Finance Regulation No. 208/
atas: PMK.06/2021, consists of:
• 1 (satu) orang anggota Dewan Direktur sebagai • 1 (one) member of the Board of Directors
ketua; serving as Chair;
• 1 (satu) orang anggota Dewan Direktur sebagai • 1 (one) member of the Board of Directors
anggota; dan serving as a member; and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 424 Laporan Tahunan 2025
Page 425
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
• 1 (satu) orang pejabat LPEI yang membawahi • 1 (one) LPEI official in charge of the human
bidang sumber daya manusia sebagai resources function serving as a member.
anggota.
Periode dan Masa Jabatan Term and Term of Office
Masa jabatan anggota Komite Remunerasi dan The term of office for members of the Remuneration
Nominasi yang berasal dari Dewan Direktur and Nomination Committee who are members of
mengacu pada Keputusan Menteri Keuangan the Board of Directors is in accordance with the
mengenai pengangkatan Dewan Direktur, Minister of Finance’s Decree on the appointment
yakni selama 5 (lima) tahun, serta tidak dapat of the Board of Directors, namely for a period of 5
melampaui masa jabatannya sebagai anggota (five) years, and may not exceed their term of office
Dewan Direktur. Adapun anggota komite yang as members of the Board of Directors. Committee
berasal dari pejabat LPEI yang membawahi members who are LPEI officials responsible for
fungsi sumber daya manusia mengikuti masa human resources functions shall serve for the
penugasannya sebagai pejabat pada bidang duration of their appointment as officials in that
tersebut. field.
Susunan, Jumlah, Komposisi, dan Dasar Structure, Number, Composition, and Basis
Pengangkatan Komite Remunerasi dan of Appointment of the Remuneration and
Nominasi Nomination Committee
Struktur keanggotaan Komite Remunerasi dan The composition of the Remuneration and
Nominasi mengacu pada ketentuan Pasal 37 Nomination Committee refers to Article 37
ayat (3) PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun 2021. paragraph (3) of Minister of Finance Regulation
Ketentuan tersebut mengatur bahwa komite ini No. 208/PMK.06/2021. The regulation stipulates that
terdiri atas 1 (satu) orang anggota Dewan Direktur the committee shall consist of 1 (one) member
sebagai ketua, 1 (satu) orang anggota Dewan of the Board of Directors serving as Chair, 1 (one)
Direktur sebagai anggota, serta 1 (satu) orang member of the Board of Directors serving as a
pejabat LPEI yang membawahi fungsi sumber member, and 1 (one) LPEI official overseeing the
daya manusia sebagai anggota. human resources function serving as a member.
Berikut adalah susunan keanggotaan Komite The composition of the Remuneration and
Remunerasi dan Nominasi pada tahun 2025: Nomination Committee for 2025 is as follows:
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Name Position Legal Basis of Appointment
Ketua Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0027/KDE/10/2024
Yon Arsal
Chairman of Committee Executive Director’s Decree No. 0027/KDE/10/2024
Anggota Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0010/KDE/02/2024
Arus Gunawan*
Member of Committee Executive Director’s Decree No. 0010/KDE/02/2024
Anggota Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/KDE/08/2025
Doddy Rahadi
Member of Committee Executive Director’s Decree No. 0034/KDE/08/2025
Anggota Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0027/KDE/10/2024
Wahyu P. Wibowo*
Member of Committee Executive Director’s Decree No. 0027/KDE/10/2024
Anggota Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0010/KDE/02/2025
Sam Malee*
Member of Committee Executive Director’s Decree No. 0010/KDE/02/2025
Anggota Komite Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/KDE/08/2025
Agus Sudiarto
Member of Committee Executive Director’s Decree No. 0034/KDE/08/2025
*) Sudah tidak aktif menjadi Ketua/Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi per 31 Desember 2025
*) No longer serving as Chair/Member of the Remuneration and Nomination Committee as of December 31, 2025
Annual Report 2025 425 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 426
Profil Komite Remunerasi dan Nominasi Profile of the Remuneration and Nomination
Committee
Mengacu pada Keputusan Direktur Eksekutif Referring to the Executive Director Decree No.
Nomor 0034/KDE/08/2025, berikut disajikan profil 0034/KDE/08/2025, the profile of the members of
keanggotaan Komite Remunerasi dan Nominasi the LPEI Remuneration and Nomination Committee
LPEI yang menjabat hingga akhir tahun buku 2025: serving as of the end of the 2025 financial year is
presented as follows:
Yon Arsal
Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi
Chairman of the Remuneration dan Nomination Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
53 tahun Indonesia Jakarta
53 years old
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 155 Tahun Minister of Finance Decree No. 155 of 2023
2023 (Anggota Dewan Direktur) Keputusan (Member of the Board of Directors) Executive
Dasar Hukum Pengangkatan
Direktur Eksekutif No. 0027/KDE/10/2024 (Ketua Director Decree No. 0027/KDE/10/2024
Legal Basis of Appointment
Komite Remunerasi dan Nominasi) (Chairman of the Remuneration and
Nomination Committee)
• Doktor Ilmu Ekonomi, Kobe University (2007) • Doctor of Economics, Kobe University (2007)
• Master of Science in Fiscal Administration, • Master of Science in Fiscal Administration,
Universitas Indonesia (2004) Universitas Indonesia (2004)
Riwayat Pendidikan
• Master of Arts in Economic, Kobe University • Master of Arts in Economics, Kobe University
Educational Background
(2004) (2004)
• Sarjana Akuntansi, Universitas • Bachelor’s Degree in Accounting, Universitas
Padjajaran(1995) Padjadjaran (1995)
• Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang • Expert Staff to the Minister of Finance for Tax
Kepatuhan Pajak, Kementerian Keuangan Compliance, Ministry of Finance (present)
(sekarang)
• Direktur Potensi, Kepatuhan, dan • Director of Tax Potential, Compliance, and
Penerimaan Pajak, Kementerian Keuangan Revenue, Ministry of Finance (2016)
(2016)
Riwayat Karier
• Tenaga Pengkaji Bidang Ekstensifikasi dan • Senior Advisor on Tax Extensification and
Career History
Intensifikasi Pajak, Kementerian Keuangan Intensification, Ministry of Finance (2016)
(2016)
• Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan, • Head of Sub-Directorate of Tax Potential,
Kementerian Keuangan (2013) Ministry of Finance (2013)
• Kepala Subdirektorat Dampak Kebijakan, • Head of Sub-Directorate of Policy Impact,
Kementerian Keuangan (2011) Ministry of Finance (2011)
Rangkap Jabatan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Expert Staff to the Minister of Finance for Tax
Career Background Pajak, Kementerian Keuangan. Compliance, Ministry of Finance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 426 Laporan Tahunan 2025
Page 427
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Doddy Rahadi
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Member of the Remuneration dan Nomination Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
59 tahun Indonesia Jakarta
59 years old
• Keputusan Menteri Keuangan Nomor 263 Minister of Finance Decrees No. 263 and 390 of
dan 390 Tahun 2025 (Anggota Dewan 2025 (Member of the Board of Directors)
Dasar Hukum Pengangkatan Direktur) Executive Director Decree No. 0034/
Legal Basis of Appointment • Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/ KDE/08/2025 (Member of the Remuneration
KDE/08/2025 (Anggota Komite Remunerasi and Nomination Committee)
dan Nominasi)
• Doktor Stratejik Manajemen, Universitas • Doctor of Strategic Management,
Padjajaran Universitas Padjadjaran
Riwayat Pendidikan • Magister Teknik, Institut Teknologi Bandung • Master of Engineering, Institut Teknologi
Educational Background Bandung
• Sarjana Teknik Mesin, Institut Teknologi • Bachelor’s Degree in Mechanical
Bandung Engineering, Institut Teknologi Bandung
• Kepala Badan Pengembangan Sumber • Head of the Industrial Human Resources
Daya Manusia Industri, Kementerian Development Agency, Ministry of Industry
Perindustrian (sekarang) (present)
• Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang • Expert Staff to the Minister of Industry for
Iklim Usaha dan Investasi, Kementerian Business Climate and Investment, Ministry
Perindustrian (2023) of Industry (2023)
• Kepala Badan Standarisasi dan Kebijakan • Head of the Agency for Industrial Services
Jasa Industri, Kementerian Perindustrian Standardization and Policy, Ministry of
(2021) Industry (2021)
• Kepala Badan Penelitian dan • Head of the Agency for Industrial Research
Pengembangan Industri, Kementerian and Development, Ministry of Industry
Perindustrian (2020) (2020)
• Komisaris PT Rekayasa Industri – Pupuk • Commissioner of PT Rekayasa Industri –
Riwayat Karier Indonesia Group (2020) Pupuk Indonesia Group (2020)
Career History • Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, • Director General of Industrial Resilience,
dan Akses Teknologi Internasional, Regional Development, and International
Kementerian Perindustrian (2019) Technology Access, Ministry of Industry
(2019)
• Sekretaris Direktorat Jenderal Industri • Secretary of the Directorate General of
Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Metal, Machinery, Transportation Equipment
Elektronika, Kementerian Perindustrian and Electronics Industry, Ministry of Industry
(2018) (2018)
• Komisaris PT Pelat Timah Nusantara (2017) • Commissioner of PT Pelat Timah Nusantara
(2017)
• Direktur Industri Logam, Kementerian • Director of Metal Industry, Ministry of
Perindustrian (2016) Industry (2016)
• Atase Perindustrian pada KBRI Tokyo – • Industrial Attaché at the Embassy of the
Jepang. Kementerian Perindustrian (2014) Republic of Indonesia in Tokyo, Japan,
Ministry of Industry (2014)
Rangkap Jabatan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Head of the Industrial Human Resources
Career Background Manusia Industri, Kementerian Perindustrian. Development Agency, Ministry of Industry
Annual Report 2025 427 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 428
Agus Sudiarto
Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi
Member of the Remuneration dan Nomination Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
61 tahun Indonesia Jakarta
61 years old
• Keputusan Dewan Direktur No. 0014/ Board of Directors Decree No. 0014/
KDD/08/2025 (Direktur Pelaksana KDD/08/2025 (Executive Director of Institutional
Sekretariat Lembaga, Kepatuhan, dan Secretariat, Compliance, and Human
Dasar Hukum Pengangkatan
Sumber Daya Manusia) Resources)
Legal Basis of Appointment
• Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/ Executive Director Decree No. 0034/
KDE/08/2025 (Anggota Komite Remunerasi KDE/08/2025 (Member of the Remuneration
dan Nominasi) and Nomination Committee)
• Magister Ekonomi, Universitas Indonesia • Master of Economics, Universitas Indonesia
Riwayat Pendidikan (2002) (2002)
Educational Background • Sarjana Hukum, Universitas Indonesia (1983) • Bachelor’s Degree in Law, Universitas
Indonesia (1983)
• Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga, • GH Special Asset Management, PT Bank
Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia, Syariah Mandiri (Persero) (2008) Executive
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Director of Institutional Secretariat,
(sekarang) Compliance, and Human Resources,
Indonesia Eximbank (present)
• Direktur Manajemen Risiko, PT Bank Rakyat • Director of Risk Management, PT Bank
Indonesia (Persero) (2019) Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019)
Riwayat Karier
• SEVP Special Asset Management, PT Bank • SEVP Special Asset Management, PT Bank
Career History
Mandiri (Persero) (2017) Mandiri (Persero) Tbk (2017)
• Komisaris, PT Bank Syariah Mandiri (2019) • Commissioner, PT Bank Syariah Mandiri
(2019)
• Direktur Utama, PT Bank Syariah Mandiri • President Director, PT Bank Syariah Mandiri
(2014) (2014)
• GH Special Asset Management, PT Bank • Group Head of Special Asset Management,
Syariah Mandiri (Persero) (2008) PT Bank Syariah Mandiri (Persero) Tbk
(2008)
Rangkap Jabatan Tidak ada rangkat jabatan No concurrent positions
Career Background
Independensi Anggota Komite Independence of Committee Members
Komite Remunerasi dan Nominasi melaksanakan The Remuneration and Nomination Committee
fungsi, tugas, dan tanggung jawabnya dengan carries out its functions, duties, and responsibilities
menjunjung prinsip independensi sebagaimana by upholding the principle of independence
diatur dalam Piagam Komite. Ketentuan mengenai as stipulated in the Committee Charter. The
penerapan prinsip independensi tersebut provisions regarding the implementation of this
diuraikan sebagai berikut: independence principle are described as follows:
1. Bukan merupakan orang dalam kantor 1. Not being an insider of a public accounting
akuntan publik, kantor konsultan hukum atau firm, legal consulting firm, or other party
pihak lain yang memberikan jasa audit, jasa that has provided audit services, non-audit
non audit dan/ atau jasa konsultan lain kepada services, and/or other consulting services to
LPEI dalam 6 (enam) bulan terakhir sebelum LPEI within the last 6 (six) months prior to being
diangkat menjadi anggota Komite Remunerasi appointed as a member of the Remuneration
dan Nominasi. and Nomination Committee.
2. Tidak mempunyai hubungan keluarga karena 2. Not having a family relationship by marriage
perkawinan dan keturunan sampai derajat or blood up to the second degree, either
kedua, baik secara horizontal maupun vertikal horizontally or vertically, with the LPEI Board of
dengan Dewan Direktur LPEI. Directors.
3. Tidak mempunyai hubungan usaha baik 3. Not having any business relationship, either
langsung maupun tidak langsung yang directly or indirectly, related to LPEI’s business
berkaitan dengan kegiatan usaha LPEI. activities.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 428 Laporan Tahunan 2025
Page 429
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas, fungsi, dan tanggung jawab Komite The duties, functions, and responsibilities of the
Remunerasi dan Nominasi ditetapkan dalam Remuneration and Nomination Committee are
Piagam Komite yang disusun dengan merujuk pada stipulated in the Committee Charter, which is
ketentuan Pasal 41 PMK Nomor 208/PMK.06/2021 prepared with reference to Article 41 of Minister
Tahun 2021. Sejalan dengan regulasi tersebut, of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021. In
Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki tugas line with the regulation, the Remuneration and
dan tanggung jawab sebagai berikut: Nomination Committee has the following duties
and responsibilities:
1. Membantu Dewan Direktur terkait kebijakan 1. Assisting the Board of Directors in matters
remunerasi dan nominasi. related to remuneration and nomination
policies.
2. Melakukan evaluasi terhadap kebijakan 2. Conducting evaluations of remuneration
remunerasi yang didasarkan atas kinerja, policies based on performance, risk, fairness,
risiko, kewajaran, sasaran, dan strategi jangka objectives, and LPEI’s long-term strategy.
panjang LPEI.
3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 3. Providing recommendations to the Board of
Direktur mengenai kebijakan remunerasi Directors regarding the remuneration policy
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur for the Board of Directors, Executive Directors,
Pelaksana untuk disampaikan kepada Menteri. and Managing Directors to be submitted to the
Minister.
4. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 4. Providing recommendations to the Board of
Direktur mengenai kebijakan remunerasi Directors regarding employee remuneration
pegawai untuk disampaikan kepada Direktur policies to be submitted to the Executive
Eksekutif. Director.
5. Melakukan evaluasi secara berkala terhadap 5. Conducting periodic evaluations of the
penerapan kebijakan remunerasi. implementation of remuneration policies.
6. Merekomendasikan kepada Dewan Direktur 6. Recommending to the Board of Directors
mengenai kebijakan nominasi pegawai untuk employee nomination policies to be submitted
disampaikan kepada Direktur Eksekutif, antara to the Executive Director, including proposing
lain memberikan usulan kriteria seleksi dan selection criteria and nomination procedures,
prosedur nominasi, serta menyusun sistem as well as preparing an assessment system.
penilaian. 7. Preparing and providing recommendations
7. Menyusun dan memberikan rekomendasi regarding the system and procedures for the
mengenai sistem serta prosedur pemilihan selection and/or replacement of Managing
dan/atau penggantian Direktur Pelaksana Directors to be submitted to the Board of
untuk disampaikan kepada Dewan Direktur. Directors.
8. Memberikan rekomendasi kepada Dewan 8. Providing recommendations to the Board of
Direktur mengenai anggota DPS dan Pihak Directors regarding members of the Sharia
Independen yang akan menjadi anggota Supervisory Board and Independent Parties to
Komite. serve as Committee members.
9. Melakukan evaluasi berkala terhadap 9. Conducting periodic evaluations of the
penerapan kebijakan nominasi. implementation of nomination policies.
Suksesi Direktur Pelaksana Succession of Managing Directors
Untuk menjaga kesinambungan usaha melalui To ensure business continuity through leadership
proses regenerasi kepemimpinan, LPEI menerapkan succession, LPEI implements a succession policy
kebijakan suksesi Direktur Pelaksana sebagaimana for Managing Directors as stipulated in Board
diatur dalam Peraturan Dewan Direktur Nomor of Directors Regulation No. 0005/PDD/07/2025
0005/PDD/07/2025 tentang Tata Cara Pengusulan, concerning Procedures for the Nomination,
Pengangkatan, dan Pemberhentian Direktur Appointment, and Dismissal of Managing Directors
Pelaksana LPEI sebagaimana terakhir telah of the Indonesia Eximbank, as most recently
diubah menjadi Peraturan Dewan Direktur Nomor amended by Board of Directors Regulation No.
0003/PDD/01/2026. Kebijakan ini juga disusun 0003/PDD/01/2026. This policy is also aligned with
selaras dengan ketentuan Pasal 29 Undang- Article 29 of Law No. 2 of 2009 concerning the
Undang Nomor 2 Tahun 2009 tentang Lembaga Indonesia Eximbank.
Pembiayaan Ekspor Indonesia.
Annual Report 2025 429 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 430
Dalam ketentuan tersebut, jumlah Direktur Under these provisions, the number of Managing
Pelaksana ditetapkan paling banyak 5 (lima) orang, Directors is set at a maximum of five (5) persons,
dengan ketentuan paling banyak 4 (empat) orang of which up to four (4) may originate from within
berasal dari internal LPEI. Proses pengangkatan LPEI. The appointment and dismissal of Managing
dan pemberhentian Direktur Pelaksana ditetapkan Directors are determined by the Board of Directors
oleh Dewan Direktur berdasarkan usulan dari based on proposals from the Executive Director.
Direktur Eksekutif. Alur suksesi Direktur Pelaksana The succession process for Managing Directors is
selanjutnya disajikan pada bagan berikut: illustrated in the following chart:
Direktur Eksekutif meminta
pertimbangan Komite
Usulan Tertulis Kandidat
Remunerasi dan Nominasi
Direktur Pelaksana Pengecekan Persyaratan
The Executive Director
Written Proposal of Managing Verification of Requirements
requests consideration
Director Candidates
from the Remuneration and
Nomination Committee
1. Direktur Eksekutif wajib
meminta pertimbangan
Komite Remunerasi dan
Nominasi.
2. Dalam hal Komite belum
terbentuk, maka Direktur
Eksekutif dapat meminta
pejabat Divisi Sumber
Daya Manusia, kecuali
Dewan Direktur meminta usulan Kandidat Direktur Pelaksana
menyangkut diri pejabat
tertulis kandidat Direktur wajib memenuhi persyaratan
yang dimaksud.
Pelaksana dari Direktur Eksekutif sesuai ketentuan yang berlaku.
1. The Executive Director
The Board of Directors requests Managing Director candidates
is required to request
a written proposal of Managing must meet the requirements
consideration from
Director candidates from the in accordance with applicable
the Remuneration and
Executive Director regulations.
Nomination Committee.
2. If the Committee has not
yet been established, the
Executive Director may
request consideration
from an official of the
Human Resources Division,
except where it concerns
the official concerned.
Permintaan Pendapat
Tertulis OJK Penilaian Hasil Akhir Penilaian Uji
Kemampuan & Kepatutan Kemampuan dan Kepatuhan Uji Kemampuan dan Kepatuhan
Final Results of the Fit and Fit and Proper Test
Request for Written Opinion from
Proper Test Assessment
OJK on Fit & Proper Assessment
Dewan Direktur meminta Uji Kemampuan dan Kepatuhan
pendapat tertulis OJK mengenai Berdasarkan hasil akhir, Tim dilakukan oleh Tim dengan
kemampuan dan kepatutan menyampaikan 2 orang materi uji mencakup penilaian
calon Direktur Pelaksana calon tertinggi kepada administratif dan wawancara
The Board of Directors requests Dewan Direktur The Fit and Proper Test is
Based on the final results, the conducted by the Team, with
a written opinion from the OJK
Team submits the top 2 (two) assessment materials covering
regarding the fit and proper
candidates to the Board of administrative evaluation and
assessment of the prospective Directors. interviews.
Managing Director..
Penetapan dan Pengangkatan Direktur Pelaksana
Appointment and Appointment of the Managing Director
Dewan Direktur menetapkan dan mengangkat Direktur Pelaksana terpilih yang dituangkan dalam Keputusan
Dewan Direktur
The Board of Directors determines and appoints the selected Managing Director, as outlined in a Board of Directors
Decree.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 430 Laporan Tahunan 2025
Page 431
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Rapat Meeting Policy
Mengacu pada Piagam Komite Remunerasi Referring to the Remuneration and Nomination
dan Nominasi Nomor PDD 0007/PDD/09/2022, Committee Charter Number PDD 0007/
Komite Remunerasi dan Nominasi wajib PDD/09/2022, the Remuneration and Nomination
menyelenggarakan rapat sekurang-kurangnya Committee is required to hold meetings at least 2
2 (dua) kali dalam satu tahun. Rapat dinyatakan (two) times in one year. A meeting is deemed valid
sah apabila dihadiri paling sedikit oleh ketua if attended by at least the Chairperson and 1 (one)
dan 1 (satu) orang anggota. Setiap hasil rapat member. Each meeting result is documented
dituangkan dalam risalah rapat dan diarsipkan in minutes of meeting and properly archived in
secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku. accordance with applicable regulations.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Meeting Frequency and Members’ Attendance
Rate
Komite Remunerasi dan Nominasi pada tahun The Remuneration and Nomination Committee
2025 telah menyelenggarakan 9 kali rapat. Adapun convened 9 meetings in 2025. The attendance rate
tingkat kehadiran masing-masing anggota dalam of each member is presented as follows:
rapat-rapat tersebut adalah sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Frekuensi Rapat Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Meeting Frequency Attendance Percentage
Attendances
Ketua Komite
Yon Arsal Chairman of 7 7 100%
Committee
Anggota Komite
Arus Gunawan* Member of 5 5 100%
Committee
Anggota Komite
Doddy Rahadi Member of 1 1 100%
Committee
Anggota Komite
Wahyu P. Wibowo* Member of 1 1 100%
Committee
Anggota Komite
Sam Malee* Member of 4 4 100%
Committee
Anggota Komite
Agus Sudiarto Member of 2 2 100%
Committee
*) Sudah tidak aktif menjadi Ketua/Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi 31 Desember 2025
*) No longer serving as Chair/Member of the Remuneration and Nomination Committee as of December 31, 2025
Agenda Rapat Meeting Agenda
Komite Remunerasi dan Nominasi pada tahun In 2025, the Remuneration and Nomination
2025 mengadakan rapat untuk meninjau dan Committee held meetings to review and discuss
membahas berbagai agenda sebagai berikut: the following agendas:
Annual Report 2025 431 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 432
List Rapat KRN Tahun 2025 List of RNC Meetings in 2025
Tanggal Peserta Rapat
No Agenda
Date Participants
1. Laporan HR
1. Yon Arsal
13 Februari 2025 2. Agenda Lainnya
1 2. Arus Gunawan
February 13, 2025 1. HR Report
3. T. Wahyu P. Wibowo
2. Other Agenda Items
1. Pembahasan Alokasi Surplus
2. Informasi Perubahan Remunerasi DD dan DP (KMK no
40 th 2025)
3. Tunjangan Hari Raya 1. Yon Arsal
14 Maret 2025
2 1. Discussion on Surplus Allocation 2. Arus Gunawan
March 14, 2025
2. Information on Changes in Remuneration for the 3. Sam Malee
Board of Directors and Executive Directors (MoF
Decree No. 40 of 2025)
3. Religious Holiday Allowance
1. Pembahasan Distribusi Tantiem Tahun 2024
2. Pembahasan Kick Off Pelaksanaan Uji Kelayakan dan
1. Yon Arsal
29 Mei 2025 Kepatuhan (UKK) Bakal Calon Direktur Pelaksana LPEI
3 2. Arus Gunawan
May 29, 2025 3. Discussion on the Distribution of Tantiem for 2024
3. Sam Malee
4. Discussion on the Kick-off of the Fit and Proper Test
(UKK) for Prospective Executive Directors of LPEI
Pembahasan Hasil Pelaksanaan Uji Kelayakan dan
1. Yon Arsal
18 Juni 2025 Kepatutan (UKK) Bakal Calon Direktur Pelaksana LPEI
4 2. Arus Gunawan
June 18, 2025 Discussion on the Results of the Fit and Proper Test (UKK)
3. Sam Malee
for Prospective Executive Directors of LPEI
1. Pembahasan Rancangan Peraturan Dewan Direktur
dan Rancangan Keputusan Dewan Direktur terkait
Remunerasi Dewan Direktur dan Direktur Pelaksana
LPEI
2. Update Penguatan Struktur Organisasi LPEI 2025
3. Update Directorship Program 2025 1. Yon Arsal
19 Juni 2025
5 1. Discussion on the Draft Board of Directors Regulation 2. Arus Gunawan
June 19, 2025
and Draft Board of Directors Decree regarding the 3. Sam Malee
Remuneration of the Board of Directors and Executive
Directors of LPEI
2. Update on the Strengthening of LPEI’s Organizational
Structure 2025
3. Update on the 2025 Directorship Program
Pembahasan Follow Up Catatan Rapat Dewan Direktur
atas Rancangan Peraturan Dewan Direktur tentang
Remunerasi Direktur Eksekutif, Dewan Direktur dan
1. Yon Arsal
19 September 2025 Direktur Pelaksana LPEI
6 2. Arus Gunawan
September 19, 2025 Discussion on the Follow-up to the Board of Directors
3. Sam Malee
Meeting Notes on the Draft Board of Directors Regulation
regarding the Remuneration of the Executive Director,
Board of Directors, and Executive Directors of LPEI
Pembahasan Calon Anggota Komite Audit
18 Desember 2025 1. Yon Arsal
7 Discussion on Candidates for Members of the Audit
December 18, 2025 2. Agus Sudiarto
Committee
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program for
Tahun 2025 2025
Komite Remunerasi dan Nominasi sepanjang tahun Throughout 2025, the Remuneration and
2025 secara konsisten memperkuat kompetensi Nomination Committee consistently strengthened
anggotanya melalui pelaksanaan berbagai the competencies of its members through
pelatihan dan program pengembangan kapasitas. the implementation of various training and
Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan capacity-building programs. These efforts were
efektivitas Komite dalam menjalankan fungsi, undertaken to enhance the effectiveness of the
tugas, dan tanggung jawabnya. Adapun rincian Committee in carrying out its functions, duties, and
kegiatan dimaksud adalah sebagai berikut: responsibilities. The details of the activities are as
follows:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 432 Laporan Tahunan 2025
Page 433
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
Tempat
Nama Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Implementation Training Title Organizer
Venue
Date
Outlook Ekonomi dan Keuangan
20 Februari 2025 di Tahun 2025
Zoom Meeting OJK
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook
for 2025
Yon Arsal
Pembekalan Sertifikasi
9 Agustus 2025 Manajemen Risiko Kantor LPEI
Arfaidhams
August 9, 2025 Risk Management Certification LPEI Office
Briefing
Workshop Good Corporate
25 Oktober 2025 Governance
Wisma Habibie IICD
October 25, 2025 Good Corporate Governance
Workshop
Agus Sudiarto
E – Learning Anti Gratifikasi dan
Kode Etik LPEI
November 2025 LPEI X-Learn LPEI
E-Learning on Anti-Gratuity and
LPEI Code of Ethics
Pelaksanaan Tugas Komite Remunerasi Implementation of the Duties of the
dan Nominasi Tahun 2025 Remuneration and Nomination Committee
in 2025
Komite Remunerasi dan Nominasi sepanjang Throughout 2025, the Remuneration and
tahun 2025 telah berperan secara aktif dalam Nomination Committee played an active role in
mendukung proses pengambilan keputusan terkait supporting decision-making processes related to
kebijakan nominasi dan remunerasi di lingkungan nomination and remuneration policies within LPEI.
LPEI. Dalam menjalankan fungsi dan tanggung In carrying out its functions and responsibilities, the
jawabnya, komite telah memberikan rekomendasi Committee provided strategic recommendations
strategis kepada Dewan Direktur guna memastikan to the Board of Directors to ensure that the policies
kebijakan yang diterapkan selaras dengan prinsip implemented were aligned with the principles of
tata kelola perusahaan yang baik. Sebagai wujud good corporate governance. As a manifestation
komitmen tersebut, Komite Remunerasi dan of this commitment, the Remuneration and
Nominasi telah melaksanakan sejumlah program Nomination Committee implemented a number of
kerja, di antaranya: work programs, including:
• Melakukan pembahasan dan memberikan • Conducting deliberations and providing
rekomendasi kepada Dewan Direktur terkait recommendations to the Board of Directors
usulan alokasi surplus LPEI regarding the proposed allocation of LPEI
surplus;
• Melakukan uji kemampuan dan kepatutan • Conducting fit and proper tests for candidates
terhadap Calon Direktur Pelaksana LPEI. of LPEI Managing Directors;
• Memberikan rekomendasi kepada Dewan • Providing recommendations to the Board of
Direktur atas Calon Direktur Pelaksana LPEI. Directors on candidates for LPEI Managing
Directors;
• Memberikan masukan atas Rancangan • Providing input on the draft Board of Directors
Peraturan Dewan Direktur tentang Remunerasi Regulation concerning the remuneration of
Direktur Eksekutif, Dewan Direktur dan Direktur the Executive Director, Board of Directors, and
Pelaksana LPEI Managing Directors of LPEI;
• Melakukan uji dan memberikan rekomendasi • Conducting assessments and providing
kepada Dewan Direktur atas Calon Anggota recommendations to the Board of Directors on
Independen untuk Komite Audit. candidates for Independent Members of the
Audit Committee.
Annual Report 2025 433 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 434
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Komite Pemantau Risiko dibentuk oleh Dewan The Risk Monitoring Committee was established by
Direktur LPEI sebagai organ pendukung yang the LPEI Board of Directors as a supporting organ
berperan dalam melakukan penilaian dan that plays a role in assessing and monitoring various
pemantauan terhadap berbagai risiko yang risks related to national export financing activities.
berkaitan dengan kegiatan pembiayaan Based on the results of periodic evaluations,
ekspor nasional. Berdasarkan hasil evaluasi this Committee provides recommendations to
yang dilakukan secara berkala, komite ini the Board of Directors in accordance with its
memberikan rekomendasi kepada Dewan Direktur mandated duties and functions as stipulated in
sesuai dengan mandat tugas dan fungsinya the Risk Monitoring Committee Charter.
sebagaimana diatur dalam Piagam Komite
Pemantau Risiko.
Dasar Hukum Legal Basis
Komite Pemantau Risiko LPEI dibentuk berdasarkan The LPEI Risk Monitoring Committee is established
ketentuan PMK Nomor 208/PMK.06/2021 in accordance with Minister of Finance Regulation
Tahun 2021 tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip No. 208/PMK.06/2021 concerning Governance
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah Principles, Risk Management Principles, and
pada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Know Your Customer Principles at the Indonesia
Berdasarkan Pasal 8 ayat (1) peraturan tersebut, Eximbank. Pursuant to Article 8 paragraph (1) of
Dewan Direktur diwajibkan membentuk komite- the regulation, the Board of Directors is required
komite pendukung, termasuk Komite Pemantau to establish supporting committees, including the
Risiko. Risk Monitoring Committee.
Keanggotaan Komite Pemantau Risiko ditetapkan The membership of the Risk Monitoring Committee
oleh Direktur Eksekutif melalui keputusan rapat is determined by the Executive Director through a
Dewan Direktur. Dewan Direktur juga bertanggung resolution of the Board of Directors’ meeting. The
jawab untuk memastikan bahwa komite yang Board of Directors is also responsible for ensuring
dibentuk mampu menjalankan fungsi dan that the established committee is able to effectively
tanggung jawabnya secara efektif. Komite carry out its functions and responsibilities.
Pemantau Risiko berperan dalam membantu The Risk Monitoring Committee plays a role in
Dewan Direktur melalui kegiatan pemantauan, assisting the Board of Directors through monitoring,
evaluasi, serta pemberian rekomendasi atas evaluation, and providing recommendations on
berbagai risiko yang terkait dengan kegiatan various risks related to LPEI’s business activities and
usaha dan operasional LPEI. Peran tersebut operations. This role is carried out in accordance
dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Pasal 40 with Article 40 paragraph (1) of Minister of Finance
ayat (1) PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun 2021. Regulation No. 208/PMK.06/2021.
Piagam Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Charter
Piagam Komite Pemantau Risiko LPEI merupakan The LPEI Risk Monitoring Committee Charter is an
ketentuan internal yang menjadi acuan dalam internal regulation that serves as a reference for
pelaksanaan fungsi, tugas, serta tata kerja Komite. the implementation of the Committee’s functions,
Dokumen ini ditetapkan melalui Peraturan Dewan duties, and working procedures. This document is
Direktur Nomor 0006/PDD/09/2022 tentang Piagam stipulated through Board of Directors Regulation
Komite Pemantau Risiko Lembaga Pembiayaan Number 0006/PDD/09/2022 concerning the Risk
Ekspor Indonesia. Monitoring Committee Charter of the Indonesia
Eximbank.
Dalam pelaksanaannya, Komite Pemantau In carrying out its duties, the Risk Monitoring
Risiko berpedoman pada tata tertib kerja yang Committee is guided by its charter, which
mencakup struktur dan komposisi keanggotaan, encompasses the structure and composition of
tugas dan wewenang, mekanisme pelaksanaan membership, duties and authority, operational
kegiatan, tata cara rapat, proses pengambilan mechanisms, meeting procedures, decision-
keputusan, serta sistem pertanggungjawaban making processes, as well as accountability and
dan pelaporan. Piagam tersebut juga mengatur reporting systems. The charter also governs the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 434 Laporan Tahunan 2025
Page 435
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
mengenai kode etik, waktu kerja, dan mekanisme code of conduct, working time, and performance
evaluasi kinerja. Seluruh ketentuan di dalamnya evaluation mechanisms. All provisions therein are
disusun selaras dengan prinsip dan ketentuan aligned with the principles and requirements set
sebagaimana diatur dalam Pasal 38 PMK Nomor out in Article 38 of Minister of Finance Regulation
208/PMK.06/2021 Tahun 2021. No. 208/PMK.06/2021.
Kriteria Komite Pemantau Risiko Criteria of the Risk Monitoring Committee
Susunan keanggotaan Komite Pemantau Risiko The composition of the Risk Monitoring Committee,
berdasarkan PMK Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun in accordance with Minister of Finance Regulation
2021 terdiri atas :: No. 208/PMK.06/2021, consists of:
1. 1 (satu) orang anggota Dewan Direktur sebagai 1. 1 (one) member of the Board of Directors as
ketua; Chair;
2. 1 (satu) orang Pihak Independen yang memiliki 2. 1 (one) Independent Party with expertise in Risk
keahlian di bidang Manajemen Risiko sebagai Management as a member; and
anggota; dan
3. 1 (satu) orang Pihak Independen yang memiliki 3. 1 (one) Independent Party with expertise in
keahlian di bidang keuangan sebagai anggota. finance as a member.
Periode dan Masa Jabatan Term and Tenure of Office
Masa jabatan Komite Pemantau Risiko ditetapkan The term of office of the Risk Monitoring Committee
berdasarkan ketentuan dalam Piagam Komite is determined based on the provisions in the Risk
Pemantau Risiko Nomor 0006/PDD/09/2022. Ketua Monitoring Committee Charter Number 0006/
Komite, yang berasal dari kalangan Anggota PDD/09/2022. The Chair of the Committee, who
Dewan Direktur, menjabat selama masa baktinya is drawn from among the Members of the Board
sebagai Anggota Dewan Direktur atau sesuai of Directors, serves for the duration of his or her
dengan keputusan yang ditetapkan dalam term as a Member of the Board of Directors or
Rapat Dewan Direktur. Adapun anggota Komite in accordance with decisions stipulated in the
Pemantau Risiko memiliki masa jabatan selama Board of Directors Meeting. Members of the Risk
tiga tahun dan dapat diperpanjang satu kali Monitoring Committee serve a term of three years
apabila dinilai memiliki kinerja yang memuaskan. and may be reappointed once if deemed to have
demonstrated satisfactory performance.
Susunan, Jumlah, Komposisi dan Dasar Structure, Number, Composition, and Basis
Pengangkatan Komite Pemantau Risiko for Appointment of the Risk Monitoring
Committee
Dalam melaksanakan fungsi pengawasan atas In performing its oversight function over the
penerapan manajemen risiko, pembentukan implementation of risk management, the
Komite Pemantau Risiko berlandaskan pada establishment of the Risk Monitoring Committee
ketentuan Pasal 37 ayat (2) PMK Nomor 208/ refers to Article 37 paragraph (2) of Minister of
PMK.06/2021 Tahun 2021. Komite ini terdiri atas Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021. The
seorang Anggota Dewan Direktur yang bertindak Committee comprises one member of the Board
sebagai ketua, serta dua Pihak Independen yang of Directors serving as Chair, and two Independent
memiliki keahlian di bidang Manajemen Risiko dan Parties with expertise in Risk Management and
Keuangan. Finance.
Annual Report 2025 435 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 436
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Name Position Legal Basis of Appointment
Ketua Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0031/KDE/08/2023
Kasan* Chairman of
Executive Director's Decree No. 0031/KDE/08/2023
Committee
Ketua Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0004/KDE/01/2025
Sukatmo Padmosukarso* Chairman of
Executive Director's Decree No. 0004/KDE/01/2025
Committee
Ketua Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0017/KDE/04/2025
Dwi Teguh Wibowo Chairman of
Executive Director's Decree No. 0017/KDE/04/2025
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0005.01/KDE/01/2022
Benny K. Yudiaatmaja* Member of
Executive Director's Decree No. 0005.01/KDE/01/2022
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0004/KDE/01/2025
Baban Sudarman Member of
Executive Director's Decree No. 0004/KDE/01/2025
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0035/KDE/11/202 4
Lista Irna Member of
Executive Director's Decree No. 0035/KDE/11/2024
Committee
Profil Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Profile
Mengacu pada Keputusan Direktur Eksekutif Referring to the Executive Director Decree No. 0034/
Nomor 0034/KDE/08/2025, berikut disajikan profil KDE/08/2025, the profile of the LPEI Risk Monitoring
keanggotaan Komite Pemantau Risiko LPEI yang Committee members serving as of the end of the
menjabat hingga akhir tahun buku 2025: 2025 financial year is presented as follows:
Dwi Teguh Wibowo
Ketua Komite Pemantau Risiko
Chairman of the Risk Monitoring Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
56 tahun Indonesia Jakarta
56 years old
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 454 Minister of Finance Decree No. 454 of 2024
Dasar Hukum Pengangkatan Tahun 2024 (Anggota Dewan Direktur) (Member of the Board of Directors)
Legal Basis for Appointment Keputusan Direktur Eksekutif No. 0017/ Executive Director Decree No. 0017/KDE/04/2025
KDE/04/2025 (Ketua Komite Pemantau Risiko) (Chairman of the Risk Monitoring Committee)
Riwayat Pendidikan Bachelor of Economics in Development
Educational Background Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia (2000) Management from University of Indonesia
(2000)
• Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang • Expert Staff to the Minister of Finance for
Penerimaan Negara (2023 – Sekarang) State Revenue (2023 – Present)
Riwayat Karier • Kepala Kantor Pelayaan Utama Bea dan • Head of the Main Customs and Excise Office
Career History Bukai Tipe A Tanjung Priok (2017 – 2023) Type A Tanjung Priok (2017 – 2023)
• Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan • Senior Advisor on Customs and Excise
Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai Supervision and Law Enforcement (2016 –
(2016 – 2017) 2017)
Rangkap Jabatan
Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Expert Staff to the Minister of Finance for State
Concurrent Positions
Negara, Kementerian Keuangan Revenue, Ministry of Finance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 436 Laporan Tahunan 2025
Page 437
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Baban Sudarman
Anggota Komite Pemantau Risiko
Member of the Risk Monitoring Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
60 tahun Indonesia Jakarta
60 years old
Dasar Hukum Pengangkatan Keputusan Direktur Eksekutif No. 0004/KDE/01/2025 Executive Director Decree No. 0004/KDE/01/2025
Legal Basis for Appointment
Riwayat Pendidikan Sarjana Statistika dari Institut Pertanian Bogor Bachelor’s Degree in Statistics from Institut
Educational Background (1990) Pertanian Bogor (1990)
• Anggota Komite Pemantau Risiko Lembaga • Member of the Risk Monitoring Committee
Pembiayaan Ekspor Indonesia – LPEI of Indonesia Eximbank – LPEI (Indonesian
(Indonesian Eximbank) pada 2025 – sekarang Eximbank) (2025 – present)
• Anggota Komite Audit di PT Perusahaan • Member of the Audit Committee at PT
Perdagangan Indonesia (ID Food Group) pada Perusahaan Perdagangan Indonesia (ID Food
September 2024 – Agustus 2025 Group) (September 2024 – August 2025)
• Direktur Manajemen Risiko di PT Mandiri • Director of Risk Management at PT Mandiri
Manajemen Investasi pada April 2021 – Juni Manajemen Investasi (April 2021 – June 2024)
Riwayat Karier
2024 • Chief Risk Officer (SEVP) at PT Mandiri
Career History
• Chief Risk Officer (SEVP) PT Mandiri Manajemen Manajemen Investasi (November 2020 – March
Investasi pada November 2020 – Maret 2021 2021)
• Anggota Dewan Pengawas di Perkumpulan • Member of the Supervisory Board at the
Ikatan Auditor Intern Bank (IAIB) pada Oktober Association of Bank Internal Auditors (IAIB)
2020 – Desember 2023 (October 2020 – December 2023)
• Senior Vice President – Chief Auditor (Group • Senior Vice President – Chief Auditor (Group
Head) di PT Bank Mandiri (Persero). Tbk dan Head) at PT Bank Mandiri (Persero) Tbk,
Whilesale and Corporate Center Audit Group Wholesale and Corporate Center Audit Group
pada Januari 2015 – November 2020 (January 2015 – November 2020)
• Sertifikat Kompetensi Kualifikasi 6 Bidang • Competency Certificate Level 6 in Banking Risk
Manajemen Risiko Perbankan dari LSPP-BNSP Management from LSPP-BNSP
• Wakil Manaher Investasi (WMI) sesuai Kepala • Licensed Investment Manager Representative
Dewan Komisioner OJK No. KEP-397/PM.021/PJ- (WMI) pursuant to Decree of the Chairman of
Sertifikasi
WMI/TTE/2024 the OJK Board of Commissioners No. KEP-397/
Certifications
• Sertifikat Kompetensi Bidang Pelatihan Kerja PM.021/PJ-WMI/TTE/2024
dan Sertifikasi Kualifikasi Asesor Kompetensi • Competency Certificate in Training and
dari BNSP Certification for Competency Assessor
Qualification from BNSP
Annual Report 2025 437 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 438
Lista Irna
Anggota Komite Pemantau Risiko
Member of the Risk Monitoring Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
58 tahun Indonesia Jakarta
58 years old
Dasar Hukum Pengangkatan Decision of the Executive Director No. 0035/
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0035/KDE/11/2024
Legal Basis for Appointment KDE/11/2024
4. Sarjana Teknik dari Universitas Sriwijaya, 1. Bachelor of Engineering from Sriwijaya
Riwayat Pendidikan
Palembang (1990) University, Palembang (1990)
Educational Background
5. Magister Administrasi Bisnis dari Swiss German 2. Master of Business Administration from Swiss
University, Jakarta (2004) German University, Jakarta (2004)
1. Anggota Komite Pemantau Risiko PT. Bank 1. Member of the Risk Monitoring Committee, PT
Mandiri Tbk (Agustus 2016 - Juli 2021) Bank Mandiri Tbk (August 2016 – July 2021)
2. Anggota Komite Pemantau Risiko dan Audit PT. 2. Member of the Risk Monitoring and Audit
Bank Rabo International Indonesia (Feb 2016 - Committee, PT Bank Rabo International
Juli 2016) Indonesia (February 2016 – July 2016)
3. Chief Credit Officer (CCO) Consumer and 3. Chief Credit Officer (CCO) Consumer and Mass
Mass Market Bank Danamon Indonesia (EVP) Market, Bank Danamon Indonesia (EVP) (March
(Mar 2014 - Jan 2016) 2014 – January 2016)
4. Entreprise Risk & Policy Integrated Risk Bank 4. Enterprise Risk & Policy Integrated Risk, Policy and
Danamon Indonesia Policy and Portofolio Head Portfolio Head, Bank Danamon Indonesia (SVP)
(SVP) (Nov 2010 - Mar 2014) (November 2010 – March 2014)
5. Head of Consumer Risk Credit Operation (VP) 5. Head of Consumer Risk Credit Operation (VP),
Bank Internation Indonesia (Sep 2007 - Nov Bank Internation Indonesia (September 2007 –
2010) November 2010)
6. Credit Planning, MIS Reporting & QA Head, 6. Credit Planning, MIS Reporting & QA Head, Credit
Riwayat Karier Credit Consumer Banking (AVP) Standard Consumer Banking (AVP), Standard Chartered
Career History Chartered Bank (Feb 2007 - August 2007) Bank (February 2007 – August 2007)
7. National Head of Telemarketing, Shared 7. National Head of Telemarketing, Shared
Distribution, Consumer Banking Standard Distribution, Consumer Banking, Standard
Chartered Bank (Jan 2006 - Feb 2007) Chartered Bank (January 2006 – February 2007)
8. Head of Upcountry & Jakarta Direct Sales, 8. Head of Upcountry & Jakarta Direct Sales, Credit
Credit Card & Personal Loan, Consumer Card & Personal Loan, Consumer Banking,
Banking Standard Chartered Bank (Jan 2005 Standard Chartered Bank (January 2005 –
- Jan 2006) January 2006)
9. Head of Telesales, Credit Card & Personal Loan, 9. Head of Telesales, Credit Card & Personal Loan,
Consumer Banking Standard Chartered Bank Consumer Banking, Standard Chartered Bank
(Jan 2004 - Jan 2005) (January 2004 – January 2005)
10. Sales Support Head ,Credit Card & Personal 10. Sales Support Head, Credit Card & Personal Loan,
Loan, Consumer Banking Standard Chartered Consumer Banking, Standard Chartered Bank
Bank (Jan 2003- Jan 2004) (January 2003 – January 2004)
11. Credit Policy Manager, Consumer Banking 11. Credit Policy Manager, Consumer Banking,
Standard Chartered Bank (Juli 2002- Jan Standard Chartered Bank (July 2002 – January
2003) dan lainnya 2003), and others
Rangkap Jabatan
Anggota Komite Pemantau Risiko PT. Allo Bank Tbk Member of the Risk Monitoring Committee, PT Allo
Concurrent Positions
(2013 - Sekarang) Bank Tbk (2013 – Present)
Sertifikasi 1. Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, LSPP 1. Risk Management Certification Level 7, LSPP
Certifications 2. Sertifkasi Assesor Manajemen Risiko, BNSP 2. Risk Management Assessor Certification, BNSP
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 438 Laporan Tahunan 2025
Page 439
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Independensi Anggota Komite Independence of Committee Members
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, anggota In accordance with applicable regulations, members
Komite Pemantau Risiko wajib berasal dari Pihak of the Risk Monitoring Committee must come
Independen yang tidak memiliki hubungan afiliasi from Independent Parties who have no affiliated
dengan LPEI, Dewan Direktur, Dewan Pengawas relationships with LPEI, the Board of Directors, the
Syariah, Direktur Eksekutif, maupun Direktur Sharia Supervisory Board, the Executive Director,
Pelaksana. Persyaratan ini diterapkan guna or the Managing Directors. This requirement is
menjamin pelaksanaan fungsi dan tanggung applied to ensure that the committee’s functions
jawab komite secara objektif, independen, serta and responsibilities are carried out objectively,
bebas dari potensi konflik kepentingan atau independently, and free from potential conflicts of
pengaruh pihak lain. interest or undue influence from other parties.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Pemantau The duties and responsibilities of the Risk Monitoring
Risiko ditetapkan dalam Piagam Komite Pemantau Committee are stipulated in the Risk Monitoring
Risiko yang mengacu pada ketentuan Pasal 40 PMK Committee Charter, which refers to Article 40 of
Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun 2021 tentang Prinsip Minister of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021
Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dan Prinsip concerning Governance Principles, Risk
Mengenal Nasabah pada Lembaga Pembiayaan Management Principles, and Know Your Customer
Ekspor Indonesia. Berdasarkan ketentuan tersebut, Principles at the Indonesia Eximbank. Based on
Komite Pemantau Risiko memiliki sejumlah tugas these provisions, the Risk Monitoring Committee
dan tanggung jawab sebagaimana dijabarkan has a number of duties and responsibilities as
berikut ini: outlined below::
1. Membantu Dewan Direktur, dalam memastikan 1. To assist the Board of Directors in ensuring the
efektivitas penerapan Manajemen Risiko effective implementation of Risk Management
melalui pemantauan, evaluasi, dan pemberian through monitoring, evaluation and the
rekomendasi tentang Risiko kegiatan usaha provision of recommendations regarding the
dan operasional LPEI. business and operational risks of LPEI.
2. Pelaksanaan tugas tersebut paling kurang 2. The performance of these duties shall include,
dengan melakukan pemantauan dan evaluasi at a minimum, the monitoring and evaluation
atas: of:
a. Pelaksanaan tugas Satuan Kerja a. The performance of the Risk Management
Manajemen Risiko; dan Unit; and
b. Kesesuaian antara kebijakan Manajemen b. The alignment between Risk Management
Risiko dengan pelaksanaan kebijakan policies and their implementation.
tersebut.
3. Membuat Laporan Pelaksanaan Tugas yang 3. Preparing a Task Implementation Report to be
disampaikan kepada Dewan Direktur secara submitted to the Board of Directors on a regular
berkala paling kurang 3 (tiga) bulan sekali. basis, at least once every 3 (three) months.
Translated with DeepL.com (free version)
Annual Report 2025 439 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 440
Rapat Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Meetings
Kebijakan Rapat Meeting Policy
Rapat Komite Pemantau Risiko dilaksanakan Meetings of the Risk Monitoring Committee are
sekurang-kurangnya dengan frekuensi yang held at least with the same frequency as meetings
sama seperti rapat Dewan Direktur, yaitu minimal of the Board of Directors, namely a minimum
satu kali setiap bulan. Pelaksanaan rapat of once per month. A meeting is deemed valid if
dinyatakan sah apabila dihadiri oleh ketua komite attended by the Committee Chair and at least
dan setidaknya satu orang anggota. Seluruh one member. All discussions and decisions made
pembahasan dan keputusan yang diambil selama during the meeting must be recorded in the
rapat wajib dituangkan dalam risalah rapat serta minutes of meeting and documented in an orderly
didokumentasikan secara tertib dan lengkap. and complete manner.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Meeting Frequency and Attendance Rate of
Members
Komite Pemantau Risiko pada tahun 2025 telah The Risk Monitoring Committee convened a total of
menyelenggarakan sebanyak 22 kali rapat, baik 22 meetings in 2025, comprising both internal Risk
rapat Komite Pemantau Risiko sendiri maupun Monitoring Committee meetings and joint meetings
rapat gabungan dengan Komite Audit, dengan with the Audit Committee. The attendance rate of
tingkat kehadiran masing-masing anggota each member is presented as follows:
tercantum sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Frekuensi Rapat Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Meeting Frequency Attendance Percentage
Attendances
Kasan* Ketua Komite 2 2 100%
Sukatmo
Ketua Komite 3 3 100%
Padmosukarso*
Dwi Teguh
Ketua Komite 18 17 94%
Wibowo
Benny K.
Anggota Komite 2 2 100%
Yudiaatmaja*
Baban
Anggota Komite 21 21 100%
Sudarman
Lista Irna Anggota Komite 22 21 95%
*) Sudah tidak aktif menjadi Ketua/Anggota Komite Pemantau Risiko per 31 Desember 2025
*) No longer serving as Chair/Member of the Risk Monitoring Committee as of December 31, 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 440 Laporan Tahunan 2025
Page 441
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Agenda Rapat Meeting Agenda
Komite Pemantau Risiko pada tahun 2025 In 2025, the Risk Monitoring Committee held
mengadakan rapat untuk meninjau dan meetings to review and discuss the following
membahas berbagai agenda sebagai berikut: agendas:
Tanggal Peserta Rapat
No Agenda
Date Participants
1. Arus Gunawan
2. Kasan
6 Januari 2025 Pembahasan Laporan Keuangan inhouse 2024* 3. L. Sensi Wondabio
1
January 6, 2025 Discussion on the 2024 In-house Financial Statements* 4. Yulida S. Marbun
5. Benny K. Yudiaatmaja
6. Lista Irna
1. Arus Gunawan
2. Kasan
22 Januari 2025 Update Progress Audit dari KAP RSM*
2 3. L. Sensi Wondabio
January 22, 2025 Update on Audit Progress from KAP RSM*
4. Yulida S. Marbun
5. Lista Irna
Pembahasan Tata Kelola dan Rencana Kerja KPR Tahun 1. Sukatmo Padmosukarso
10 Februari 2025
3 2025 2. Lista Irna
February 10, 2025
Discussion on Governance and the 2025 KPR Work Plan 3. Baban Sudarman
1. Bambang Setyatmojo
Penyampaian Laporan Pengadaan Tahun 2024 dan 2. Sukatmo Padmosukarso
28 Februari 2025 Rencana Pengadaan Tahun 2025* 3. L. Sensi Wondabio
4
February 28, 2025 Submission of the 2024 Procurement Report and the 2025 4. Yulida S. Marbun
Procurement Plan* 5. Lista Irna
6. Baban Sudarman
1. Pemaparan Metodologi Liquidity Reserve Limit
1. Sukatmo Padmosukarso
5 Maret 2025 2. Rencana Pendanaan USD tahun 2025
5 2. Lista Irna
March 5, 2025 1. Presentation on Liquidity Reserve Limit Methodology
3. Baban Sudarman
2. USD Funding Plan for 2025
1. Bambang Setyatmojo
1. Laporan Keuangan Februari 2025 2. Sukatmo Padmosukarso
6 Maret 2025 2. Pembahasan Hapus Buku Tahun 2025* 3. L. Sensi Wondabio
6
March 6, 2025 1. February 2025 Financial Statements 4. Yulida S. Marbun
2. Discussion on Write-Offs for 2025* 5. Lista Irna
6. Baban Sudarman
Pembahasan Stuktur Organisasi HC dan Program Kerja
1. Sukatmo Padmosukarso
13 Maret 2025 2025
7 2. Lista Irna
March 13, 2025 Discussion on HC Organizational Structure
3. Baban Sudarman
and 2025 Work Program
1. Dwi Teguh Wibowo
17 April 2025 Update Rencana Kerja KPR 2025
8 2. Lista Irna
April 17, 2025 Update on the 2025 KPR Work Plan
3. Baban Sudarman
1. Dwi Teguh Wibowo
29 April 2025 Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan I 2025
9 2. Lista Irna
April 29, 2025 Report on Soundness Level for Q1 2025
3. Baban Sudarman
1. Bambang Setyatmojo
1. Exit Meeting KAP RSM
2. L. Sensi Wondabio
16 Mei 2025 2. Kinerja Keuangan LPEI bulan April 2025*
10 3. Yulida S. Marbun
May 16, 2025 1. Exit Meeting with KAP RSM
4. Lista Irna
2. LPEI Financial Performance as of April 2025*
5. Baban Sudarman
1. Update Kondisi Ekonomi Makro
2. Pemaparan Risiko Reputasi Lembaga (Perihal
5 Juni 2025 Pemberitaan) 1. Dwi Teguh Wibowo
11
June 5, 2025 1. Update on Macroeconomic Conditions 2. Baban Sudarman
2. Presentation on Institutional Reputational Risk (Media
Coverage)
Annual Report 2025 441 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 442
Tanggal Peserta Rapat
No Agenda
Date Participants
1. Kinerja Keuangan Mei 2025 1. Dwi Teguh Wibowo
2. Laporan Update Pendanaan LPEI 2025 & 2026 2. Bambang Setyatmojo
10 Juni 2025 3. Laporan Modernisasi IT (Core System)* 3. L. Sensi Wondabio
12
June 10, 2025 1. Financial Performance as of May 2025 4. Yulida S. Marbun
2. Update Report on LPEI Funding for 2025 & 2026 5. Lista Irna
3. IT Modernization Report (Core System)* 6. Baban Sudarman
1. Kerangka Manajemen Risiko
1. Dwi Teguh Wibowo
30 Juni 2025 2. Update perihal Panca Mitra
13 2. Lista Irna
June 30, 2025 1. Risk Management Framework
3. Baban Sudarman
2. Update regarding Panca Mitra
1. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan II 2025
1. Dwi Teguh Wibowo
16 Juli 2025 2. Update Stress Test
14 2. Lista Irna
July 16, 2025 1. Report on Soundness Level for Q2 2025
3. Baban Sudarman
2. Stress Test Update
1. Update Project Integrated Originating System (IOS)
2. Update Debitur Watchlist (Debtor of Concern) 1. Dwi Teguh Wibowo
22 Agustus 2025
15 1. Update on the Integrated Originating System (IOS) 2. Lista Irna
August 22, 2025
Project 3. Baban Sudarman
2. Update on Debtor Watchlist (Debtors of Concern)
Pembahasan dan Pemberian Masukan Perbaikan atas
Kebijakan dan Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa 1. Dwi Teguh Wibowo
(Tindak Lanjut dari Catatan LHP OJK terkait Pengadaan 2. Bambang Setyatmojo
18 September 2025 LPEI* 3. L. Sensi Wondabio
16
September 18, 2025 Discussion and provision of inputs for improvement 4. Yulida S. Marbun
on policies and implementation of goods and services 5. Lista Irna
procurement (Follow-up to OJK Audit Report findings 6. Baban Sudarman
related to LPEI Procurement)*
Update Metode & Limit Interest Rate Risk in the Banking
1. Dwi Teguh Wibowo
30 September 2025 (IRRBB)
17 2. Lista Irna
September 30, 2025 Update on Methodology & Limits for Interest Rate Risk in
3. Baban Sudarman
the Banking Book (IRRBB)
1. Kick-off Meeting Audit KAP RSM
2. Laporan Finalisasi RKAT dan RenBis 2026 1. Dwi Teguh Wibowo
3. Laporan Rancangan Rencana Aksi Keuangan 2. Bambang Setyatmojo
22 Oktober 2025 Berkelanjutan (RAKB) 2026* 3. L. Sensi Wondabio
18
October 22, 2025 1. Kick-off Meeting for KAP RSM Audit 4. Yulida S. Marbun
2. Finalization Report of the 2026 RKAT and Business Plan 5. Lista Irna
3. Draft Report on the 2026 Sustainable Finance Action 6. Baban Sudarman
Plan (RAKB)*
1. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan III 2025
1. Dwi Teguh Wibowo
27 Oktober 2025 2. Usulan Risk Appetite Statement 2026
19 2. Lista Irna
October 27, 2025 1. Report on Soundness Level for Q3 2025
3. Baban Sudarman
2. Proposed Risk Appetite Statement for 2026
1. Usulan Perubahan PDD 0010 PDD/10/2022 tentang
Kebijakan Teknologi Sistem Informasi
2. Usulan Perubahan PDD 0017/PDD/12/2022 tentang
1. Dwi Teguh Wibowo
Kebijakan Manajemen Risiko Enterprise
2. Bambang Setyatmojo
26 November 2025 3. Update Progress GRC*
20 3. Yulida S. Marbun
November 26, 2025 1. Proposed Amendment to PDD 0010/PDD/10/2022 on
4. Lista Irna
Information Technology System Policy
5. Baban Sudarman
2. Proposed Amendment to PDD 0017/PDD/12/2022 on
Enterprise Risk Management Policy
3. Update on GRC Progress*
Penilaian Hasil Risk Maturity Assessment (RMA) LPEI 2025 1. Dwi Teguh Wibowo
27 November 2025
21 Assessment of the 2025 LPEI Risk Maturity Assessment 2. Lista Irna
November 27, 2025
(RMA) Results 3. Baban Sudarman
1. Dwi Teguh Wibowo
29 Desember 2025 Portofolio Guideline
22 2. Lista Irna
December 29, 2025 Update Stress Testing
3. Baban Sudarman
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 442 Laporan Tahunan 2025
Page 443
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program in 2025
Tahun 2025
Komite Pemantau Risiko pada tahun 2025 secara In 2025, the Risk Monitoring Committee
berkelanjutan memperkuat kompetensi melalui continuously strengthened its competencies
partisipasi dalam pelatihan serta program through participation in training and capacity
pengembangan kapasitas. Upaya ini dilakukan development programs. These efforts were
untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan undertaken to enhance the effectiveness of the
fungsi, tugas, dan tanggung jawab komite, dengan committee’s functions, duties, and responsibilities,
rincian sebagai berikut: as outlined below:
Tanggal
Tempat
Nama Pelaksanaan Judul Pelatihan Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Date of Training Title Organizer
Venue
Implementation
Baban Tren Modus dan Skema Pencucian
Sudarman Uang Tebaru: Strategi Identifikasi,
Mitigasi, dan Penegakan Hukum
18 September 2025
Latest Trends in Money Laundering Zoom Meeting OJK
September 18, 2025
Lista Irna Methods and Schemes: Strategies
for Identification, Mitigation, and
Law Enforcement
Pelaksanaan Tugas Komite Pemantau Execution of Duties of the Risk Monitoring
Risiko Tahun 2025 Committee in 2025
Program Kerja Komite Pemantau Risiko Tahun Work Programme of the Risk Monitoring Com-
2025 mittee for 2025
Pemantauan dan evaluasi tentang kesesuaian For 2025, the Risk Monitoring Committee has set
antara kebijakan Manajemen Risiko dengan out the following work programme:
pelaksanaan kebijakan ;
• Pemantauan dan evaluasi tentang kesesuaian • Monitoring and evaluating the alignment
antara kebijakan Manajemen Risiko dengan between Risk Management policies and their
pelaksanaan kebijakan ; implementation;
• Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan tugas • Monitoring and evaluating the performance of
Satuan Kerja Manajemen Risiko; the Risk Management Unit;
• Pemberian rekomendasi atas kegiatan usaha • Providing recommendations on LPEI’s business
dan operasional LPEI; activities and operations;
• pelaksanaan pelaporan atas tugas-tugas • Reporting on the implementation of duties as
sebagaimana pada huruf a dan b di atas referred to in points (a) and (b) above on a
secara berkala paling kurang 3 (tiga) bulan regular basis, at least once every three months,
sekali kepada Dewan Direktur; dan to the Board of Directors; and
• tugas-tugas lain yang sesuai dengan fungsi • Performing other duties in line with the functions
Komite Pemantau Risiko atas permintaan of the Risk Monitoring Committee as requested
Dewan Direktur by the Board of Directors.
Kerangka Kerja Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee Work
Framework
Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pada tahun As part of the execution of its duties in 2025, the
2025, Komite Pemantau Risiko telah menyusun Risk Monitoring Committee prepared a work
kerangka kerja yang menjadi acuan dalam framework that serves as a reference in carrying
menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya out its functions and responsibilities, as follows:
sebagai berikut:
Annual Report 2025 443 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 444
Bulan
Topik Month
No.
Topics Januari Februari Maret April Mei Juni
January February March April Mey June
1 D
Kecukupan kebijakan
internal
(1x dalam 2 tahun)
a.
Adequacy of internal
policies
(1x in 2 years)
Review Risk Appetite
b. Statement (tahunan)
(yearly)
Monitoring Risk Appetite
c. Statement (triwulanan)
(quarterly)
Laporan Tingkat
Kesehatan dan Profil Risiko
(triwulanan) termasuk
laporan anti freud
d. (semesteran)
Health Level and Risk
Profile Report (quarterly)
including anti-Freud report
(semesterly)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 444 Laporan Tahunan 2025
Page 445
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bulan
Month Tujuan
Juli Agustus September Oktober November Desember Goals
July August September Ocktober November December
Melakukan kajian berkala tahunan sesuai
ketentuan internal dan pemenuhan GCG
Conduct annual periodic reviews in
accordance with internal provisions and
GCG compliance
Mengevaluasi keselarasan Risk Appetite
dengan strategi bisnis Lembaga
Evaluating the alignment of Risk Appetite
with the Institution's business strategy
Memantau realisasi atas indikator RAS
secara triwulanan
Monitoring the realization of RAS
indicators on a quarterly basis
Memberikan oversight atas Profil Risiko
dan Tingkat Kesehatan Lembaga
Provide oversight of the Institution's Risk
Profile and Health Level
Annual Report 2025 445 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 446
Bulan
Topik Month
No.
Topics Januari Februari Maret April Mei Juni
January February March April Mey June
Pembahasan Risk Maturity
Survey
e.
Risk Maturity Survey
Discussion
Pembahasan laporan
f. keuangan
Financial report discussion
Pembahasan 11 (sebelas) Jenis Risiko yang Wajib
2
Discussion of 11 (eleven) Types of Mandatory Risks
Risiko Kredit
a.
Credit Risk
Monitoring debitur watchlist
/ Early Warning Detection
i
Monitoring debtor watchlist
/ Early Warning Detection
Pembahasan Hasil Validasi
Model Internal Rating
ii Discussion of Internal
Rating Model Validation
Results
Pembahasan Portfolio
Guideline
iii
Discussion of Portfolio
Guideline
Pembahasan Stress Test
iv
Stress Test Discussion
Risiko Pasar
b.
Market Risk
Pembahasan tools market
& liquidity risk
i
Tools market & Liquidity Risk
Discussion
ii Economy outlook
Risiko Likuiditas
c.
Liquidity Risk
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 446 Laporan Tahunan 2025
Page 447
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bulan
Month Tujuan
Juli Agustus September Oktober November Desember Goals
July August September Ocktober November December
Merekomendasikan metodologi dan
mengevaluasi tingkat maturitas
manajemen Risiko serta mendorong
rekomendasi perbaikan yang perlu
dilakukan
Recommend methodologies and
evaluate the maturity level of Risk
management and encourage
recommendations for improvements
needed
Melakukan pemantauan kinerja
keuangan LPEI
Monitoring LPEI's financial performance
Memantau pelaksanaan monitoring
watchlist / EWD
Overseeing the implementation of
watchlist / EWD monitoring
Memantau perkembangan hasil kalibrasi
model credit rating internal
Monitoring the progress of internal credit
rating model calibration results
Memberikan rekomendasi atas
penyusunan Portofolio Guideline
Provide recommendations for the
preparation of the Portfolio Guideline
Melakukan pemantauan atas
pelaksanaan stress test dan
merekomendasikan action plan
Monitor the implementation of stress
tests and recommend action plans.
Memberikan rekomendasi atas
pengembangan tools market & liquidity
risk management
Provide recommendations on the
development of market & liquidity risk
management tools
Memberikan rekomendasi action plan
mengacu pada perkembangan kondisi
ekonomi
Provide action plan recommendations
based on developments in economic
conditions
Annual Report 2025 447 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 448
Bulan
Topik Month
No.
Topics Januari Februari Maret April Mei Juni
January February March April Mey June
Pembahasan pengelolaan
risiko likuiditas, termasuk
laporan ALCO
i
Discussion of liquidity risk
management, including
ALCO reports
Risiko Operasional
d.
Operational Risk
Kecukupan IT
(pengembangan core
system, security, dsb.)
Juni: core system, dalam
Joint Committee
Aug: integrated originating
system (inisiatif baru,
arahan dalam KPR)
i
IT Adequacy (core system
development, security, etc.)
June: Core System, in the
Joint Committee
Aug: Integrated Originating
System (new initiative,
direction in mortgage
lending)
Pengelolaan dan
pengembangan
kompetensi SDM
ii
Management and
development of human
resource competencies
Pengelolaan proses
procurement
iii
Procurement process
management
Kesiapan Business
Continuity Plan
iv
Business Continuity Plan
Preparedness
Risiko Strategis
e.
Strategic Risk
Pemaparan kinerja
Lembaga
i
Presentation of the
Institution's performance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 448 Laporan Tahunan 2025
Page 449
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bulan
Month Tujuan
Juli Agustus September Oktober November Desember Goals
July August September Ocktober November December
Memberikan rekomendasi dan
pemantauan atas pengelolaan risiko
likuiditas
Provide recommendations and
monitoring on liquidity risk management
Pemantauan dan pemberian
rekomendasi terhadap pengelolaan risiko
operasional, terutama terkait dengan
teknologi dan sistem informasi
Monitoring and providing
recommendations on operational risk
management, particularly related to
technology and information systems
Pemantauan dan pemberian
rekomendasi terhadap pengelolaan risiko
operasional, terutama terkait dengan
pengelolaan Human Capital
Monitoring and providing
recommendations on operational risk
management, especially related to
Human Capital management
Pemantauan dan pemberian
rekomendasi terhadap risiko terkait
proses pengadaan
Monitoring and providing
recommendations on risks related to the
procurement process
Pemantauan dan pemberian
rekomendasi terhadap penerapan
Business Continuity Plan
Monitoring and providing
recommendations on the implementation
of the Business Continuity Plan
Melakukan pemantauan capaian kinerja
Lembaga
Monitoring the performance
achievements of the Institution
Annual Report 2025 449 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 450
Bulan
Topik Month
No.
Topics Januari Februari Maret April Mei Juni
January February March April Mey June
Pemaparan kinerja dan
strategi PT IEB Prima Aset
ii Presentation of
performance and strategy
of PT IEB Prima Aset
Risiko Hukum
f.
Legal Risk
Pemaparan laporan
pembiayaan bermasalah,
termasuk kondisi
penanganan kasus hukum
yang dikelola LPEI dan PT IEB
i Prima Aset
Presentation of troubled
financing reports, including
the conditions for handling
legal cases managed by
LPEI and PT IEB Prima Aset
Risiko Reputasi
g.
Reputation Risk
Pemaparan kondisi
reputasi Lembaga
i Presentation of the
Institution's reputation
conditions
Secara umum
dapat dibahas
dalam
pembahasan
Laporan
Tingkat
Kesehatan
Risiko Kepatuhan
h. setiap triwulan
Compliance Risk
Can generally
be discussed
during the
quarterly
Health Level
Report
discussion
Risiko Asuransi
i.
Insurance Risk
Risiko Investasi
j.
Investment Risk
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 450 Laporan Tahunan 2025
Page 451
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bulan
Month Tujuan
Juli Agustus September Oktober November Desember Goals
July August September Ocktober November December
Melakukan pemantauan capaian kinerja
anak perusahaan
Monitoring the performance
achievements of subsidiaries
Memberikan oversight pengelolaan
risiko hukum, terutama terkait dengan
pengelolaan kasus hukum pembiayaan
bermasalah
Provide oversight of legal risk
management, especially related to the
management of problematic financing
legal cases.
Memberikan oversight pengelolaan risiko
reputasi Lembaga
Provide oversight of the Institution's
reputational risk management
Melakukan pemantauan secara umum
terhadap risiko-risiko Lembaga
General monitoring of the Institution's
risks
Annual Report 2025 451 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 452
Bulan
Topik Month
No.
Topics Januari Februari Maret April Mei Juni
January February March April Mey June
Risiko Imbal Hasil
k.
Rerturn Risk
Internal Komite Pemantau Risiko
3
Internal Risk Monitoring Committee
Rencana Kerja Komite
Pemantau Risiko
a.
Risk Monitoring Committee
Work Plan
Laporan Kegiatan Komite
Pemantau Risiko
b.
Risk Monitoring Committee
Activity Report
Review Piagam Komite
Pemantau Risiko
c.
Risk Monitoring Committee
Charter Review
Kunjungan Kerja KPR
d.
KPR Working Visit
Pengembangan
Kompetensi Anggota KPR
e.
KPR Member Competency
Development
ad hoc sesuai
kebutuhan
Penugasan ad hoc oleh dan
Dewan Direktur penugasan
f.
Ad hoc assignments by the ad hoc
Board of Directors according to
needs and
assignments
Komite Harmonisasi Ekspor Export Harmonization Committee
Komite Harmonisasi Ekspor dibentuk oleh The Export Harmonization Committee is established
Dewan Direktur LPEI dalam rangka sebagai by the Board of Directors of LPEI to serve as a
fungsi penghubung (liaison) antara LPEI dengan liaison function between LPEI and ministries and/or
kementerian dan/atau lembaga pemerintah non- non-ministerial government institutions, through
kementerian, melalui fasilitasi, koordinasi, dan facilitation, coordination, and collaboration.
kolaborasi.
Dasar Hukum Legal Basis
Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Based on Minister of Finance Regulation No.
Nomor 58/PMK.06/2020 tentang Pembinaan dan 58/PMK.06/2020 concerning the Supervision
Pengawasan LPEI, sebagai tindak lanjut dalam and Oversight of LPEI, and as a follow-up to
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 452 Laporan Tahunan 2025
Page 453
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bulan
Month Tujuan
Juli Agustus September Oktober November Desember Goals
July August September Ocktober November December
Melakukan perencanaan kegiatan Komite
untuk diselaraskan dengan prioritas risiko
Conducting Committee activity planning
to align with risk priorities
Menyusun laporan sebagai rekapitulasi
pemantauan yang dilakukan dan
rekomendasi pengelolaan risiko yang
ditujukan kepada Dewan Direktur
Preparing a report as a recapitulation
of the monitoring carried out and
risk management recommendations
addressed to the Board of Directors
Melakukan kajian berkala sesuai
ketentuan
Carrying out periodic reviews according
to provisions
Mendukung pengawasan melalui
kunjungan kerja
Supporting supervision through work
visits
Pengembangan kompetensi untuk
meningkatkan / refreshment kapabilitas
anggota Komite
Competency development to improve/
refresh the capabilities of Committee
members
rangka melakukan pengawasan internal, telah strengthen internal oversight, Executive Director
diterbitkan Keputusan Direktur Eksekutif (KDE) Decree No. 0043/KDE/10/2023 concerning the LPEI
No.0043/KDE/10/2023 tentang Komite Harmonisasi Export Harmonization Committee was issued,
Ekspor LPEI yang mengubah KDE No.0034/ amending Decree No. 0034/KDE/08/2023 on
KDE/08/2023 tentang Komite Integrasi LPEI dan the LPEI Integration Committee and Decree No.
KDE No.0065/KDE/07/2021 tentang perubahan KDE 0065/KDE/07/2021 amending Decree No. 0088/
No. 0088/KDE/12/2020 tentang Komite Program KDE/12/2020 on the Special Assignment Program
Penugasan Khusus. Committee.
Piagam Komite Harmonisasi Ekspor Export Harmonization Committee Charter
Piagam Komite Harmonisasi Ekspor LPEI merupakan The Export Harmonization Committee Charter
ketentuan internal yang menjadi acuan dalam serves as an internal guideline governing the
pelaksanaan fungsi, tugas, serta tata kerja Komite. functions, duties, and working procedures of the
Dokumen ini ditetapkan melalui Peraturan Dewan Committee. This document is stipulated under
Annual Report 2025 453 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 454
Direktur Nomor 0005/PDD/12/2023 tentang Piagam Board of Directors Regulation No. 0005/PDD/12/2023
Komite Harmonisasi Ekspor Lembaga Pembiayaan concerning the Charter of the Export Harmonization
Ekspor Indonesia. Committee of the Indonesia Eximbank.
Kriteria Komite Harmonisasi Ekspor Criteria of the Export Harmonization Committee
Susunan keanggotaan Komite Pemantau Risiko The composition of the Export Harmonization
berdasarkan PMK 208 tahun 2021 terdiri atas : Committee, in accordance with PMK No. 208/
PMK.06/2021, consists of:
1. 1 (satu) Anggota Dewan Direktur ex-officio 1. 1 (one) ex-officio member of the Board of
sebagai ketua; Directors serving as Chair;
2. 2 (dua) Anggota Dewan Direktur ex-officio 2. 2 (two) ex-officio members of the Board of
selain ketua sebagai anggota; dan Directors, other than the Chair, serving as
members; and
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Program 3. The Managing Director in charge of the Special
Penugasan Khusus sebagai anggota. Assignment Program serving as a member.
Periode dan Masa Jabatan Term and Tenure
Masa jabatan Komite Harmonisasi Ekspor The term of office of the Export Harmonization
ditetapkan berdasarkan ketentuan dalam Committee is determined based on the provisions
Piagam Komite Harmonisasi Ekspor Nomor 0005/ set out in the Export Harmonization Committee
PDD/12/2023. Ketua komite dan anggota komite Charter No. 0005/PDD/12/2023. The Chair and
yang merupakan Anggota Dewan Direktur ex- members who are ex-officio members of the
officio menjabat sesuai masa tugasnya sebagai Board of Directors serve in accordance with their
Anggota Dewan Direktur atau sesuai yang tenure as members of the Board of Directors or as
diputuskan lain pada Rapat Dewan Direktur. otherwise determined by the Board of Directors.
Adapun anggota Komite yang merupakan Direktur Meanwhile, members who serve as Managing
Pelaksana yang membidangi Penugasan Khusus Directors in charge of Special Export Assignments
Ekspor menjabat sesuai dengan surat keputusan hold office in accordance with their appointment
pengangkatannya sebagai Direktur Pelaksana. as Managing Directors.
Susunan, Jumlah, Komposisi dan Dasar Structure, Size, Composition, and Basis of Ap-
Pengangkatan Komite Harmonisasi Ekspor pointment
Susunan, Jumlah, Komposisi dan Dasar The structure, size, composition, and basis
Pengangkatan Komite Harmonisasi Ekspor diatur of appointment of the Export Harmonization
dalam piagam Komite Harmonisasi Ekspor Nomor Committee are governed by the Export
0005/PDD/12/2023. Ketua komite dan anggota Harmonization Committee Charter No. 0005/
komite yang merupakan Anggota Dewan Direktur PDD/12/2023. The Committee comprises ex-
ex-officio dan anggota Komite yang merupakan officio members of the Board of Directors and a
Direktur Pelaksana yang membidangi Penugasan Managing Director responsible for Special Export
Khusus Ekspor. Keanggotaan Komite Harmonisasi Assignments. The membership of the Export
Ekspor ditetapkan melalui Keputusan Direktur Harmonization Committee is determined through
Eksekutif. a resolution of the Executive Director.
Komposisi keanggotaan Komite Harmonisasi The composition of the Export Harmonization
Ekspor pada tahun 2025 sebagaimana tercantum Committee in 2025 is presented in the following
dalam tabel berikut: table:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 454 Laporan Tahunan 2025
Page 455
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan
Name Position Legal Basis of Appointment
Ketua Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0028/KDE/10/2024
Kasan Chairman of
Executive Director's Decree No. 0028/KDE/10/2024
Committee
Ketua Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0010/KDE/02/2025
Fajarini Puntodewi Chairman of
Executive Director's Decree No. 0010/KDE/02/2025
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0010/KDE/02/2025
Dwi Teguh Wibowo Member of
Executive Director's Decree No. 0010/KDE/02/2025
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0028/KDE/10/2024
Arus Gunawan Member of
Executive Director's Decree No. 0028/KDE/10/2024
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/KDE/08/202 5
Doddy Rahadi Member of
Executive Director's Decree No. 0034/KDE/08/2025
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0028/KDE/10/2024
Maqin U. Norhadi Member of
Executive Director's Decree No. 0028/KDE/10/2024
Committee
Anggota Komite
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/KDE/08/2025
Sulaeman Member of
Executive Director's Decree No. 0034/KDE/08/2025
Committee
Profil Komite Harmonisasi Ekspor Profile of the Export Harmonization Committee
Mengacu pada Keputusan Direktur Eksekutif Referring to the Executive Director Decree No. 0034/
Nomor 0034/KDE/08/2025, berikut disajikan profil KDE/08/2025, the profile of the members of the LPEI
keanggotaan Komite Harmonisasi Ekspor LPEI yang Export Harmonization Committee serving as of
menjabat hingga akhir tahun buku 2025: the end of the 2025 financial year is presented as
follows:
Annual Report 2025 455 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 456
Fajarini Puntodewi
Ketua Komite Harmonisasi Ekspor
Head of Export Harmonization Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
58 tahun Indonesia Jakarta
58 years old
Keputusan Menteri Keuangan Nomor 33 Tahun Minister of Finance Decree No. 33 of 2025
2025 (Anggota Dewan Direktur) (Member of the Board of Directors)
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0010/ Executive Director Decree No. 0010/KDE/02/2025
Legal Basis for Appointment
KDE/02/2025 (Ketua Komite Harmonisasi (Chairman of the Export Harmonization
Ekspor) Committee)
• Magister Kebijakan Industri dan • Bachelor’s Degree of Civil Law, Islamic
Riwayat Pendidikan
Perdagangan, Universitas Indonesia University of Indonesia, 1990
Educational Background
• Sarjana Hukum, Universitas Islam Indonesia • Master’s Degree of Administrative Science,
University of Indonesia, 2003
• Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor • Director General of National Export
Nasional, Kementerian Perdagangan Development, Ministry of Trade (present)
(sekarang)
• Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, • Head of the Trade Policy Agency, Ministry of
Kementerian Perdagangan (2024) Trade (2024)
• Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Iklim • Expert Staff to the Minister of Trade for
Usaha dan Hubungan Antar Lembaga, Business Climate and Inter-Agency
Kementerian Perdagangan (2023) Relations, Ministry of Trade (2023)
• Kepala Pusat Penanganan Isu Strategis, • Head of the Center for Strategic Issues
Riwayat Karier Kementerian Perdagangan (2021) Handling, Ministry of Trade (2021)
Career History • Sekretaris Inspektorat Jenderal, • Secretary of the Inspectorate General,
Kementerian Perdagangan (2020) Ministry of Trade (2020)
• Inspektur I, Kementerian Perdagangan • Inspector I, Ministry of Trade (2019)
(2019)
• Kepala Biro Hubungan Masyarakat, • Head of Public Relations Bureau, Ministry of
Kementerian Perdagangan (2018) Trade (2018)
• Sekretaris Direktorat Jenderal • Secretary of the Directorate General of
Pengembangan Ekspor Nasional, National Export Development, Ministry of
Kementerian Perdagangan (2018) Trade (2018)
• Kepala Pusat Studi Perdagangan Luar • Head of the Center for Foreign Trade
Negeri, Kementerian Perdagangan (2017) Studies, Ministry of Trade (2017)
Rangkap Jabatan
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Director General of National Export
Concurrent Positions
Nasional, Kementerian Perdagangan Development, Ministry of Trade
Dwi Teguh Wibowo
Ketua Komite Harmonisasi Ekspor
Member of Export Harmonization Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
56 tahun Indonesia Jakarta
56 years old
Keputusan Menteri Keuangan No. 454 Tahun Minister of Finance Decree No. 454 of 2024
2024 (Anggota Dewan Direktur (Member of the Board of Directors)
Dasar Hukum Pengangkatan
Keputusan Direktur Eksekutif No. 0010/ Executive Director Decree No. 0010/KDE/02/2025
Legal Basis for Appointment
KDE/02/2025 (Anggota Komite Harmonisasi (Member of the Export Harmonization
Ekspor) Committee)
Riwayat Pendidikan
Bachelor’s Degree in Economics, Universitas
Educational Background Sarjana Ekonomi, Universitas Indonesia (2000)
Indonesia (2000)
• Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang • Expert Staff to the Minister of Finance for
Penerimaan Negara (2023 – Sekarang) State Revenue (2023 – Present)
Riwayat Karier • Kepala Kantor Pelayaan Utama Bea dan • Head of the Main Customs and Excise Office
Career History Bukai Tipe A Tanjung Priok (2017 – 2023) Type A Tanjung Priok (2017 – 2023)
• Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan • Senior Advisor on Customs and Excise
Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai Supervision and Law Enforcement (2016 –
(2016 – 2017) 2017)
Rangkap Jabatan Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Expert Staff to the Minister of Finance for State
Concurrent Positions Negara, Kementerian Keuangan Revenue, Ministry of Finance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 456 Laporan Tahunan 2025
Page 457
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Doddy Rahadi
Ketua Komite Harmonisasi Ekspor
Member of Export Harmonization Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
59 tahun Indonesia Jakarta
59 years old
• Keputusan Menteri Keuangan Nomor 263 • Minister of Finance Decrees No. 263 and 390
dan 390 Tahun 2025 (Anggota Dewan of 2025 (Member of the Board of Directors)
Dasar Hukum Pengangkatan Direktur)
Legal Basis of Appointment • Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/ • Executive Director Decree No.
KDE/08/2025 (Anggota Komite Harmonisasi 0034KDE/08/2025 (Member of the Export
Ekspor) Harmonization Committee)
• Doktor Stratejik Manajemen, Universitas • Doctor of Strategic Management,
Padjajaran Universitas Padjadjaran
Riwayat Pendidikan • Magister Teknik, Institut Teknologi Bandung • Master of Engineering, Institut Teknologi
Educational Background • Sarjana Teknik Mesin, Institut Teknologi Bandung
Bandung • Bachelor’s Degree in Mechanical
Engineering, Institut Teknologi Bandung
• Kepala Badan Pengembangan Sumber • Head of the Industrial Human Resources
Daya Manusia Industri, Kementerian Development Agency, Ministry of Industry
Perindustrian (sekarang) (present)
• Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang • Expert Staff to the Minister of Industry for
Iklim Usaha dan Investasi, Kementerian Business Climate and Investment, Ministry
Perindustrian (2023) of Industry (2023)
• Kepala Badan Standarisasi dan Kebijakan • Head of the Agency for Industrial Services
Jasa Industri, Kementerian Perindustrian Standardization and Policy, Ministry of
(2021) Industry (2021)
• Kepala Badan Penelitian dan • Head of the Agency for Industrial Research
Pengembangan Industri, Kementerian and Development, Ministry of Industry
Perindustrian (2020) (2020)
• Komisaris PT Rekayasa Industri – Pupuk • Commissioner of PT Rekayasa Industri –
Riwayat Karier
Indonesia Group (2020) Pupuk Indonesia Group (2020)
Career History
• Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, • Director General of Industrial Resilience,
dan Akses Teknologi Internasional, Regional Development, and International
Kementerian Perindustrian (2019) Technology Access, Ministry of Industry (2019)
• Sekretaris Direktorat Jenderal Industri • Secretary of the Directorate General of
Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Metal, Machinery, Transportation Equipment
Elektronika, Kementerian Perindustrian and Electronics Industry, Ministry of Industry
(2018) (2018)
• Komisaris PT Pelat Timah Nusantara (2017) • Commissioner of PT Pelat Timah Nusantara
(2017)
• Direktur Industri Logam, Kementerian • Director of Metal Industry, Ministry of
Perindustrian (2016) Industry (2016)
• Atase Perindustrian pada KBRI Tokyo – • Industrial Attaché at the Embassy of the
Jepang. Kementerian Perindustrian (2014) Republic of Indonesia in Tokyo, Japan,
Ministry of Industry (2014)
Rangkap Jabatan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Head of the Industrial Human Resources
Concurrent Positions Manusia Industri, Kementerian Perindustrian. Development Agency, Ministry of Industry
Annual Report 2025 457 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 458
Sulaeman
Ketua Komite Harmonisasi Ekspor
Member of Export Harmonization Committee
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
59 tahun Indonesia Jakarta
59 years old
• Keputusan Menteri Keuangan Nomor 263 Board of Directors Decree No. 0012/
dan 390 Tahun 2025 (Anggota Dewan KDD/08/2025 (Executive Director of Business II)
Dasar Hukum Pengangkatan Direktur) Executive Director Decree No. 0034/
Legal Basis of Appointment • Keputusan Direktur Eksekutif No. 0034/ KDE/08/2025 (Member of the Export
KDE/08/2025 (Anggota Komite Harmonisasi Harmonization Committee)
Ekspor)
• Magister Manajemen, Universitas Gadjah • Master of Management, Universitas Gadjah
Riwayat Pendidikan Mada (1996) Mada (1996)
Educational Background • Sarjana Pertanian, Universitas Padjajaran • Bachelor’s Degree in Agriculture, Universitas
(1985 Padjadjaran (1985)
• Direktur Pelaksana Bisnis II, Lembaga • Executive Director of Business II, Indonesia
Pembiayaan Ekspor Indonesia (sekarang) Eximbank (present)
• Direktur Risiko, Litigasi dan Management • Director of Risk, Litigation, and Office
Perkantoran PT IEB Prima Aset (2024) Management, PT IEB Prima Aset (2024)
• Regional CEO, Region V, Jakarta 3, PT Bank • Regional CEO, Region V, Jakarta 3, PT Bank
Riwayat Karier Mandiri (Persero) Tbk (2021) Mandiri (Persero) Tbk (2021)
Career History • Regional CEO, Region VI, Jawa 1 Bandung, PT • Regional CEO, Region VI, Java 1 Bandung, PT
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020) Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020)
• Executive Business Officer, Corporate • Executive Business Officer, Corporate
Banking Group, PT Bank Mandiri (Persero) Banking Group, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2018) Tbk (2018)
• Group Head Special Asset Management, PT • Group Head of Special Asset Management,
Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017) PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017)
Rangkap Jabatan Tidak ada rangkap jabatan No concurrent positions
Concurrent Positions
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas dan tanggung jawab Komite Harmonisasi The duties and responsibilities of the Export
Ekspor yang ditetapkan dalam Piagam Komite Harmonization Committee, as stipulated in the
Harmonisasi Ekspor antara lain: Export Harmonization Committee Charter, include
the following:
1. Menjalankan fungsi penghubung (liaison) 1. Performing a liaison function between
antara LPEI dengan kementerian dan/atau LPEI and ministries and/or non-ministerial
lembaga pemerintah non-kementerian, melalui government institutions through facilitation
fasilitas dan koordinasi yang mencakup: and coordination, which include:
a. Penyusunan strategi Pembiayaan a. Formulating the National Export Financing
Ekspor Nasional (PEN) yang ditetapkan (PEN) strategy as set out in LPEI’s Long-Term
dalam Rencana Jangka Panjang LPEI Plan, in coordination with relevant ministries
dengan kementerian dan/atau lembaga and/or non-ministerial government
pemerintah nonkementerian terkait; institutions;
b. Program kerja riset dan pengembangan b. Developing research and development
dalam rangka mendorong program ekspor work programs to support national
nasional berkoordinasi dengan kementerian export initiatives, in coordination with
dan/atau lembaga pemerintah non relevant ministries and/or non-ministerial
kementerian terkait; government institutions;
c. Pelaksanaan PEN terkait dengan politik c. Implementing PEN programs related to
luar negeri yang dikoordinasikan oleh LPEI foreign policy, coordinated by LPEI with
dengan yang menyelenggarakan urusan the government authority responsible for
pemerintahan di bidang luar negeri; foreign affairs;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 458 Laporan Tahunan 2025
Page 459
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
d. Optimalisasi potensi ekspor di daerah d. Optimizing export potential in specific
tertentu yang dilakukan dalam bentuk regions through business development
pengembangan usaha dan/atau and/or financing initiatives in collaboration
pembiayaan melalui kerjasama LPEI dengan with central and regional government
instansi Pemerintah Pusat dan pemerintah institutions.
daerah
2. Memberikan konsultasi dan arahan atas 2. Providing consultation and direction on
usulan rencana harmonisasi program proposed harmonization plans between
kementerian dan/atau lembaga pemerintah programs of ministries and/or non-ministerial
nonkementerian dengan program LPEI; government institutions and LPEI programs;
3. Melakukan pengawasan dan evaluasi 3. Supervising and evaluating the implementation
atas pelaksanaan program harmonisasi of harmonization programs between ministries
kementerian dan/atau lembaga pemerintah and/or non-ministerial government institutions
nonkementerian dengan LPEI; and LPEI;
4. melakukan pengkajian dan penyusunan 4. Conducting assessments, preparing reports,
laporan serta memberikan rekomendasi terkait and providing recommendations regarding the
program harmonisasi kementerian dan/atau harmonization programs between ministries
lembaga pemerintah nonkementerian dengan and/or non-ministerial government institutions
LPEI kepada Dewan Direktur. and LPEI to the Board of Directors.
Rapat Komite Harmonisasi Ekspor Export Harmonization Committee Meetings
Kebijakan Rapat Meeting Policy
Rapat Komite Harmonisasi Ekspor dilaksanakan Meetings of the Export Harmonization Committee
sekurang-kurangnya dengan frekuensi yang are conducted at a frequency at least equal to
sama seperti rapat Dewan Direktur, yaitu minimal that of the Board of Directors’ meetings, i.e., at
satu kali setiap bulan. Pelaksanaan rapat least once a month. A meeting is deemed valid if
dinyatakan sah apabila dihadiri oleh ketua komite attended by the Chair and at least one member.
dan setidaknya satu orang anggota. Seluruh All discussions and resolutions made during the
pembahasan dan keputusan yang diambil selama meetings must be documented in minutes of
rapat wajib dituangkan dalam risalah rapat serta meetings and properly recorded in an orderly and
didokumentasikan secara tertib dan lengkap. comprehensive manner.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Anggota Meeting Frequency and Attendance Rate
Komite Harmonisasi Ekspor pada tahun 2025 telah In 2025, the Export Harmonization Committee
menyelenggarakan sebanyak 12 kali rapat, dengan convened 12 meetings. The attendance rate of
tingkat kehadiran masing-masing anggota each member is presented as follows:
tercantum sebagai berikut:
Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Frekuensi Rapat Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Meeting Frequency Attendance Percentage
Attendances
Ketua Komite
Kasan* Chairman of 1 1 100%
Committee
Ketua Komite
Fajarini Puntodewi Chairman of 11 11 100%
Committee
Ketua Komite
Dwi Teguh Wibowo Chairman of 11 10 91%
Committee
Annual Report 2025 459 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 460
Jumlah Kehadiran
Nama Jabatan Frekuensi Rapat Persentase Kehadiran
Number of
Name Position Meeting Frequency Attendance Percentage
Attendances
Anggota Komite
Arus Gunawan* Member of 7 7 100%
Committee
Anggota Komite
Doddy Rahadi Member of 2 1 50%
Committee
Anggota Komite
Maqin U. Norhadi* Member of 7 7 100%
Committee
Anggota Komite
Sulaeman Member of 5 5 100%
Committee
*) Sudah tidak aktif menjadi Ketua/Anggota Komite Harmonisasi Ekspor per 31 Desember 2025
*) No longer active as Chair/Member of the Export Harmonization Committee as of December 31, 2025
Agenda Rapat Meeting Agenda
Komite Harmonisasi Ekspor pada tahun 2025 In 2025, the Export Harmonization Committee
mengadakan rapat untuk meninjau dan convened meetings to review and deliberate on
membahas berbagai agenda sebagai berikut: the following agenda items:
Tanggal Peserta Rapat
No Agenda
Date Participants
1. Highlight 2024
2. Realisasi PKE Januari 2025 dan Rencana Pelaksanaan PKE
1. Kasan
24 Janurai 2025 2025
1 2. Arus Gunawan
January 24, 2025 1. 2024 Highlights
3. Anton Herdianto
2. Realization of PKE as of January 2025 and the 2025 PKE
Implementation Plan
1. Highlight Komite Harmonisasi Ekspor LPEI Periode Tahun
2024
2. Realisasi PKE Bulan Februari 2025 & Rencana Pelaksanaan
PKE Tahun 225
3. Rencana Program Kerja Komite Harmonisasi Ekspor LPEI 1. Fajarini Puntodewi
28 Februari 2025 Periode Tahun 2025 2. Dwi Teguh Wibowo
2
February 28, 2025 1. Highlights of the LPEI Export Harmonization Committee for 3. Arus Gunawan
the 2024 Period 4. Maqin U. Norhadi
2. Realization of PKE as of February 2025 and the 2025 PKE
Implementation Plan
3. Work Program Plan of the LPEI Export Harmonization
Committee for the 2025 Period
1. Pelaksanaan PKE Bulan Maret 2025
2. IKU Program Kerja Komite Harmonisasi Ekspor LPEI 1. Fajarini Puntodewi
26 Maret 2025 Tahun 2025 2. Dwi Teguh Wibowo
3
March 26, 2025 1. Implementation of PKE as of March 2025 3. Arus Gunawan
2. KPIs of the LPEI Export Harmonization Committee Work 4. Maqin U. Norhadi
Program for 2025
1. Pelaksanaan PKE Bulan April 2025 1. Fajarini Puntodewi
30 April 2025 2. Dampak Tarif Resiprokal Trump 2. Dwi Teguh Wibowo
4
April 30, 2025 1. Implementation of PKE as of April 2025 3. Arus Gunawan
2. Impact of Trump’s Reciprocal Tariffs 4. Maqin U. Norhadi
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 460 Laporan Tahunan 2025
Page 461
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal Peserta Rapat
No Agenda
Date Participants
1. Pelaksanaan PKE Bulan Mei 2025
2. Update Program PKE yang Telah Berakhir Jangka Waktu 1. Fajarini Puntodewi
28 Mei 2025 Penugasan 2. Dwi Teguh Wibowo
5
May 28, 2025 1. Implementation of PKE as of May 2025 3. Arus Gunawan
2. Update on PKE Programs that Have Reached the End of 4. Maqin U. Norhadi
Their Assignment Period
1. Pelaksanaan PKE Bulan Juni 2025
2. Update Penyusunan Rencana Strategis PKE (Renstra PKE) 1. 1. Fajarini Puntodewi
25 Juni 2025 Periode Tahun 2025-2029 2. Dwi Teguh Wibowo
6
June 25, 2025 1. Implementation of PKE as of June 2025 3. Arus Gunawan
2. Update on the Preparation of the PKE Strategic Plan 4. Maqin U. Norhadi
(Renstra PKE) for the 2025–2029 Period
1. Pelaksanaan PKE Bulan Juli 2025
2. Update Rapat Pleno Program PKE Penjaminan dan
1. Fajarini Puntodewi
31 Juli 2025 Asuransi
7 2. Arus Gunawan
July 31, 2025 1. Implementation of PKE as of July 2025
3. Maqin U. Norhadi
2. Update on the Plenary Meeting of PKE Guarantee and
Insurance Programs
1. Pelaksanaan PKE Bulan Agustus 2025 1. Fajarini Puntodewi
29 Agustus 2025 2. Update Program Jasa Konsultasi 2. Dwi Teguh Wibowo
8
August 29, 2025 1. Implementation of PKE as of August 2025 3. Sulaeman
2. Update on Consulting Services Programs 4. Maqin U. Norhadi
1. Pelaksanaan PKE Bulan September 2025
2. Update Penyusunan Rencana Strategis PKE (Renstra PKE) 1. Fajarini Puntodewi
26 September 2025 Periode 2025-2029 2. Dwi Teguh Wibowo
9
September 26, 2025 1. Implementation of PKE as of September 2025 3. Doddy Rahadi
2. Update on the Preparation of the PKE Strategic Plan 4. Sulaeman
(Renstra PKE) for the 2025–2029 Period
1. Pelaksanaan PKE Bulan Oktober 2025
2. Kolaborasi dan hal-hal yang telah dilakukan (s.d. Periode
Q3 2025)
1. Fajarini Puntodewi
28 Oktober 2025 3. Update Perkembangan Digital Platform Indonesia Eximbank
10 2. Dwi Teguh Wibowo
October 28, 2025 1. Implementation of PKE as of October 2025
3. Sulaeman
2. Collaboration and Activities Undertaken (up to Q3 2025)
3. Update on the Development of the Indonesia Eximbank
Digital Platform
1. Update Pelaksanaan PKE Bulan November 2025
2. Kolaborasi dan hal-hal yang telah dilakukan (Q1 s.d. Q4
(Nov) 2025) 1. Fajarini Puntodewi
27 November 2025
11 1. Update on the Implementation of PKE as of November 2. Dwi Teguh Wibowo
November 27, 2025
2025 3. Sulaeman
2. Collaboration and Activities Undertaken
(Q1 to Q4 [November] 2025)
1. Pelaksanaan PKE Bulan Desember 2025
2. Kolaborasi dan hal-hal yang telah dilakukan, serta
1. Fajarini Puntodewi
30 Desember 2025 strategi 2026
12 2. Dwi Teguh Wibowo
December 30, 2025 1. Implementation of PKE as of December 2025
3. Sulaeman
2. Collaboration and Activities Undertaken, as well as
Strategies for 2026
Annual Report 2025 461 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 462
Program Pengembangan Kompetensi Tahun 2025 Competency Development Program
2025
Komite Harmonisasi sepanjang tahun 2025 secara Throughout 2025, the Harmonization Committee
konsisten memperkuat kompetensi anggotanya consistently strengthened the competencies of its
melalui pelaksanaan berbagai pelatihan dan members through the implementation of various
program pengembangan kapasitas. Upaya training and capacity-building programs. These
tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas efforts were carried out to enhance the Committee’s
Komite dalam menjalankan fungsi, tugas, dan effectiveness in executing its functions, duties, and
tanggung jawabnya. Adapun rincian kegiatan responsibilities. The details of these activities are
dimaksud adalah sebagai berikut:
Tanggal
Nama Pelaksanaan Judul Pelatihan Tempat Pelaksanaan Penyelenggara
Name Implementation Training Title Venue Organizer
Date
Outlook Ekonomi
dan Keuangan di
Otoritas Jasa Keuangan
20 Februari 2025 Tahun 2025
Zoom Meeting Financial Services
February 20, 2025 Economic and
Authority
Financial Outlook for
2025
Manajemen
Fajarini Puntodewi Risiko dan Tingkat
Lembaga Pembiayaan
1 Maret 2025 Kesehatan LPEI Kantor LPEI
Ekspor Indonesia
March 1, 2025 Risk Management LPEI Office
Indonesia Eximbank
and LPEI Soundness
Level
Sharing Session Indonesian Institute for
25 Oktober 2025
Good Corporate Wisma Habibie & Ainun Corporate Directorship
October 25, 2025
Governance (IICD)
Outlook Ekonomi
dan Keuangan di
20 Februari 2025 Otoritas Jasa Keuangan
Tahun 2025
February 20, 2025 Zoom Meeting Financial Services
Economic and
Authority
Financial Outlook for
2025
Manajemen
Risiko dan Tingkat
Dwi Teguh Lembaga Pembiayaan
1 Maret 2025 Kesehatan LPEI Kantor LPEI
Wibowo Ekspor Indonesia
March 1, 2025 Risk Management LPEI Office
Indonesia Eximbank
and LPEI Soundness
Level
Pembekalan
Sertifikasi
9 Agustus 2025 Kantor LPEI
Manajemen Risiko Arfaidhams
August 9, 2025 LPEI Office
Risk Management
Certification Briefing
Sharing Session Indonesian Institute for
25 Oktober 2025
Good Corporate Wisma Habibie & Ainun Corporate Directorship
October 25, 2025
Governance (IICD)
E – Learning Anti
Gratifikasi
November 2025 LPEI X-Learn KPK
E-Learning on Anti-
Gratuity
Sulaeman
E – Learning Kode
Etik LPEI LPEI
November 2025 LPEI X-Learn
E-Learning on LPEI Indonesia Eximbank
Code of Ethics
Direktorat Workshop
Desember 2025 LPEI
Directorate Bandung
December 2025 Indonesia Eximbank
Workshop
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 462 Laporan Tahunan 2025
Page 463
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Pelaksanaan Tugas Komite Harmonisasi Tahun Implementation of the Harmonization Commit-
2025 tee’s Duties in 2025
Komite Harmonisasi sepanjang tahun 2025 telah Throughout 2025, the Harmonization Committee
melaksanakan program kerja sebagai berikut: has carried out the following work programs:
1. Komite Harmonisasi Ekspor LPEI telah 1. The Export Harmonization Committee
melakukan pengawasan dan melakukan conducted oversight and coordination
koordinasi dengan Stakeholder terkait dengan with relevant stakeholders regarding the
pelaksanaan program Penugasan Khusus. implementation of the Special Assignment
Program
2. Komite Harmonisasi Ekspor LPEI juga telah 2. The Export Harmonization Committee also
memberikan arahan terkait perbaikan proses provided direction on improving business
bisnis dalam rangka optimalisasi pelaksanaan processes to optimize the implementation of
program Penugasan Khusus Ekspor (PKE); the Special Export Assignment Program (PKE);
3. Komite Harmonisasi Ekspor LPEI telah melakukan 3. The Export Harmonization Committee
review, memberikan konsultasi serta arahan conducted reviews and provided advisory and
antara lain atas hal-hal berikut: direction, including on the following matters:
a. Mempersiapkan strategi peningkatan a. Preparing strategies to enhance the
utilisasi program PKE di tahun 2025 utilization of the PKE program in 2025 in
sehubungan dengan adanya penambahan relation to the additional State Capital
alokasi dana PMN sebesar Rp5 triliun Injection (PMN) allocation of IDR 5 trillion;
b. Penyusunan target/IKU Komite Harmonisasi b. Formulating targets/Key Performance
Ekspor tahun 2025 Indicators (KPIs) of the Export Harmonization
Committee for 2025;
c. Mendorong kolaborasi antara LPEI dengan c. Promoting collaboration between LPEI and
Kementerian/Lembaga, baik melalui kurasi ministries/agencies through data curation,
data, sosialisasi, serta business matching outreach, and business matching initiatives;
d. Monitoring portfolio dan realisasi program d. Monitoring portfolio performance and
PKE tahun 2025 realization of the PKE program in 2025;
e. Penyusunan rencana strategi PKE (renstra e. Preparing the strategic plan for the PKE
PKE) periode tahun 2025-2029 program (PKE Strategic Plan) for the 2025–
2029 period;
f. Program PKE DPS dan PKE MDK yang telah f. Addressing the PKE DPS and PKE MDK
berakhir jangka waktu penugasan pada programs whose assignment period ended
tanggal 31 Desember 2024 on 31 December 2024; and
g. Pemetaan debitur PKE LPEI yang terdampak g. Mapping LPEI PKE debtors affected by
tarif resiprokal Trump. reciprocal tariffs introduced during the
Trump administration.
Annual Report 2025 463 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 464
Organ Pendukung Direktur Eksekutif Executive Director Supporting Organs LPEI secara berkesinambungan memperkuat Indonesia Eximbank continuously strengthens good praktik tata kelola yang baik dengan memastikan governance practices by ensuring mechanisms tersedianya mekanisme yang mendukung proses that support effective decision-making processes. pengambilan keputusan secara efektif. Salah satu One key step in this effort is the establishment of langkah utama dalam upaya tersebut adalah committees, as mandated in Article 19 of Minister pembentukan komite-komite sebagaimana of Finance Regulation Number 208/PMK.06/2021 diamanatkan dalam Pasal 19 Peraturan Menteri concerning Principles of Governance, Risk Keuangan Nomor 208/PMK.06/2021 tentang Prinsip Management, and Know-Your-Customer. Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah. Sebagai implementasi dari ketentuan tersebut, To implement these provisions, the Indonesia Direktur Eksekutif LPEI menerbitkan Peraturan Eximbank Executive Director issued an Executive Direktur Eksekutif yang menetapkan struktur Director Regulation establishing the organizational organisasi, keanggotaan, tugas, serta tata cara structure, membership, duties, and decision- pengambilan keputusan pada masing-masing making procedures for each committee. komite. Keanggotaan komite bersifat ex-officio, Committee membership is ex-officio, meaning yang berarti kewenangan pengambilan keputusan decision-making authority rests directly with the melekat langsung pada jabatan yang diemban. position held. Berdasarkan peraturan tersebut, LPEI memiliki Based on these regulations, Indonesia Eximbank sembilan komite yang bertugas mendukung established nine committees with the responsibility pelaksanaan fungsi Direktur Eksekutif, yaitu: to support the Executive Director’s functions, 1. Komite Manajemen Risiko namely: 2. Komite Pengembangan Produk 1. Risk Management Committee 3. Komite Kebijakan dan Pedoman 2. Product Development Committee 4. Komite Aset dan Liabilitas (Assets and Liabilities 3. Policy and Guidelines Committee Management Committee) 4. Assets and Liabilities Management Committee 5. Komite Teknologi Sistem Informasi Information Systems Technology Committee 6. Komite Pengadaan 5. Procurement Committee 7. Komite Jasa Konsultasi 6. Advisory Services Committee 8. Komite Pembiayaan 7. Credit Committee 9. Komite Sumber Daya Manusia 8. Human Capital Committee Komite Manajemen Risiko Risk Management Committee Dalam pelaksanaan tugasnya, Komite Manajemen In performing its duties, the Risk Management Risiko berperan mendukung Direktur Eksekutif Committee supports the Executive Director in dalam mengelola berbagai risiko yang dihadapi handling various risks faced by the institution. lembaga. Komite ini memiliki tanggung jawab This committee is responsible for developing untuk menyusun dan menyampaikan rekomendasi and submitting recommendations, which are yang diwujudkan dalam bentuk kebijakan, strategi, manifested in the form of policies, strategies, and serta pedoman, dengan tujuan memastikan guidelines, with the aim to ensuring optimal and penerapan manajemen risiko yang optimal dan effective risk management implementation across efektif di seluruh kegiatan operasional. all operational activities. Pedoman Komite Committee Guidelines Komite Manajemen Risiko menjalankan fungsi, The Risk Management Committee carries out its tugas, dan tanggung jawabnya mengacu functions, duties, and responsibilities in accordance pada Peraturan Direktur Eksekutif Nomor with Executive Director Regulation Number 0029.01/ 0029.01/PDE/12/2025 tentang Standar Pedoman PDE/12/2025 concerning the Standard Operational Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 464 Laporan Tahunan 2025
Page 465
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Operasional Sembilan Komite di bawah Direktur Guidelines for the Nine Committees under the
Eksekutif, Edisi 1 Revisi 6, yang berlaku sejak 5 Executive Director, Edition 1, Revision 6, which came
Desember 2025 into effect on December 5, 2025.
Status Keanggotaan dan Status Hak Suara Membership Status and Voting Rights
Susunan dan struktur keanggotaan Komite The composition and membership structure of
Manajemen Risiko di LPEI ditetapkan berdasarkan the Risk Management Committee at Indonesia
Peraturan Direktur Eksekutif Nomor 0029.01/ Eximbank are determined based on Executive
PDE/12/2025 tentang Standar Pedoman Director Regulation Number 0029.01/PDE/12/2025
Operasional Sembilan Komite di bawah Direktur concerning the Standard Operational Guidelines
Eksekutif, dengan rincian sebagai berikut: for the Nine Committees under the Executive
Director, with the following details:
Ketua merangkap Anggota Tetap
Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Permanent
Executive Director
Member
Wakil Ketua merangkap Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen Risiko dan/atau Chief of
Anggota Tetap yang membidangi Manajemen Risiko
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of Risk Management and/or Chief of Risk
Permanent Member Management
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi Manajemen Risiko
Secretary concurrently Head of Division in charge of Risk Management
Permanent Member
1. Seluruh Direktur Pelaksana
Anggota Tetap 2. Chief of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis
Permanent Member 1. All Managing Directors
2. Chief of Finance and Strategic Planning
1. Chief of selain anggota tetap
2. Kepala Divisi/pejabat setingkat Kepala Divisi selain anggota tetap yang
Anggota Tidak Tetap terkait dengan materi pembahasan
Non-permanent member 1. Chief of other than permanent members
2. Head of Division/official at the level of Head of Division other than
permanent members related to the discussion material
1. Chief of/Kepala Divisi yang membidangi Internal Audit
Narasumber 2. Chief of/Kepala Divisi yang membidangi kepatuhan
Sources 1. Chief of/Head of Division in charge of Internal Audit
2. Chief of/Head of Division in charge of compliance
Alternate Keanggotaan Komite Manajemen Risiko
Alternate Membership of Risk Management Committee
Ketua merangkap Anggota Tetap
Sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 - Pasal 11
Chairman concurrently
In accordance with PMK No. 208/PMK.06/2021 - Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of institutional relations
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi Kebijakan, Pedoman, dan Produk
Secretary concurrently Head of Division in charge of Policy, Guidelines, and Products
Permanent Member
Profil Komite Committee Profile
Profil ketua dan anggota komite yang sekaligus The profiles of the committee chair and members
memegang jabatan lain di lingkungan LPEI dapat who also hold other positions within the Indonesia
dilihat pada Bab Profil Perusahaan. Eximbank can be found in the Institution Profile
chapter.
Annual Report 2025 465 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 466
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Komite Manajemen Risiko memiliki tugas untuk The Risk Management Committee is responsible to
menyampaikan rekomendasi kepada Direktur submit recommendations to the Executive Director,
Eksekutif, antara lain terkait hal-hal berikut: including the following:
1. Penyusunan strategi, program, dan perangkat 1. Preparation of Risk Management
penerapan Manajemen Risiko; Implementation strategies and programs;
2. Perbaikan atau penyempurnaan pelaksanaan 2. Improvement or refinement of Risk
Manajemen Risiko berdasarkan hasil evaluasi Management Implementation based on the
pelaksanaan; evaluation results;
3. Penetapan (justification) hal-hal yang terkait 3. Determination of matters related to business
dengan keputusan bisnis yang menyimpang decisions that deviate from normal procedures
dari prosedur normal (irregularities); (irregularities);
4. Melakukan evaluasi atas penilaian Tingkat 4. Evaluating the Health Level of Subsidiaries in
Kesehatan Perusahaan Anak sesuai ketentuan accordance with applicable regulations.
yang berlaku.
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan dalam Rapat Decision-Making Policy at Meetings
Komite Manajemen Risiko diwajibkan mengadakan The Risk Management Committee is required to hold
rapat paling sedikit empat kali dalam satu meetings at least four times a year, or at any time
tahun, atau sewaktu-waktu apabila diperlukan. as needed. The provisions regarding the decision-
Ketentuan mengenai mekanisme pengambilan making mechanism in committee meetings refer
keputusan dalam rapat komite mengacu pada to Executive Director Regulation Number 0029.01/
Peraturan Direktur Eksekutif Nomor 0029.01/ PDE/12/2025 dated December 5, 2025, concerning
PDE/12/2025 tanggal 5 Desember 2025 tentang the Standard Operational Guidelines for the Nine
Standar Pedoman Operasional Sembilan Komite Committees Under the Executive Director, with the
di Bawah Direktur Eksekutif, dengan penjelasan following explanation:
sebagai berikut:
1. Pengambilan keputusan Komite dapat 1. Committee decisions can be made through
dilakukan melalui rapat tatap muka atau face-to-face or online meetings.
daring (online).
2. Syarat kuorum pengambilan keputusan Komite 2. The quorum requirement for Committee
adalah minimum setengah dari anggota tetap decision-making is a minimum of half of the
terdiri dari: permanent members, consisting of:
a. Ketua dan/atau Wakil Ketua; a. Chairperson and/or Vice Chairperson;
b. Sekretaris; dan b. Secretary; and
c. Anggota tetap. c. Permanent members.
3. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan 3. Meeting decisions must be made based on
musyawarah untuk mufakat. deliberation to achieve consensus.
4. Seluruh keputusan Komite wajib dituangkan 4. All Committee decisions must be outlined in
dalam Risalah Rapat dan ditatausahakan Meeting Minutes and maintained in a complete
secara lengkap dan tertib oleh sekretaris and orderly manner by the committee
komite. secretary.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance
Komite Manajemen Risiko pada tahun 2025 telah The Risk Management Committee held 15 meetings
melaksanakan 15 kali rapat, dengan tingkat in 2025, with the attendance figures for each
kehadiran masing-masing anggota tercantum member as follows:
sebagai berikut:
1. Sebelum re-organisasi berdasarkan Peraturan 1. Before re-organization based on Executive
Direktur Eksekutif 0007/PDE/06/2025 yang Director Regulation 0007/PDE/06/2025 which is
berlaku mulai 1 September 2025: effective from September 1, 2025:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 466 Laporan Tahunan 2025
Page 467
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Frekuensi Jumlah Persentase
Posisi di Komite
Peserta Rapat* Rapat Kehadiran Kehadiran
Position on
Meeting Participants Meeting Number of Attendance
Committee
Frequency Attendance Percentage
Ketua merangkap
Anggota Tetap
Direktur Eksekutif
Chairman 10 9 90%
Executive Director
concurrently
Permanent Member
Wakil Ketua
Direktur Pelaksana Manajemen merangkap
Risiko & Kredit Anggota Tetap
10 10 100%
Managing Director of Risk Vice Chairman
Management & Credit concurrently
Permanent Member
Wakil Ketua
merangkap Anggota
Tetap
Chief of Business Risk 10 9 90%
Vice Chairman
concurrently
Permanent Member
Sekretaris
merangkap
Kepala Divisi Manajemen Risiko Anggota Tetap
10 10 100%
Head of Risk Management Division Secretary
concurrently
Permanent Member
Direktur Pelaksana Bisnis Anggota Tetap
10 9 90%
Managing Director of Business Permanent Member
Direktur Pelaksana Pengembangan
Bisnis Anggota Tetap
10 4 40%
Managing Director of Business Permanent Member
Development
Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional & Teknologi Informasi
Managing Director of Finance, Anggota Tetap
10 8 80%
Operations & Information Permanent Member
Technology
Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan & Sumber
Daya Manusia Anggota Tetap
10 6 60%
Managing Director of Institutional Permanent Member
Secretariat, Compliance & Human
Capital
2. Setelah re-organisasi berdasarkan Peraturan 2. After re-organization based on Executive
Direktur Eksekutif 0007/PDE/06/2025 yang Director Regulation 0007/PDE/06/2025 which is
berlaku mulai 1 September 2025: effective from September 1, 2025:
Frekuensi Jumlah Persentase
Posisi di Komite
Peserta Rapat* Rapat Kehadiran Kehadiran
Position on
Meeting Participants Meeting Number of Attendance
Committee
Frequency Attendance Percentage
Ketua merangkap
Anggota Tetap
Direktur Eksekutif
Chairman 5 5 100%
Executive Director
concurrently
Permanent Member
Annual Report 2025 467 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 468
Frekuensi Jumlah Persentase
Posisi di Komite
Peserta Rapat* Rapat Kehadiran Kehadiran
Position on
Meeting Participants Meeting Number of Attendance
Committee
Frequency Attendance Percentage
Wakil Ketua
Direktur Pelaksana Manajemen
merangkap Anggota
Risiko & Kredit
Tetap
Managing Director of Risk 5 4 80%
Vice Chairman
Management
concurrently
& Credit
Permanent Member
Wakil Ketua
merangkap Anggota
Tetap
Chief of Business Risk 5 4 80%
Vice Chairman
concurrently
Permanent Member
Sekretaris
merangkap Anggota
Tetap
Kepala Divisi Manajemen Risiko
Secretary 5 5 100%
Head of Risk Management Division
concurrently
Permanent Member
Direktur Pelaksana Bisnis I Anggota Tetap
5 3 60%
Managing Director of Business I Permanent Member
Direktur Pelaksana Bisnis II Anggota Tetap
5 4 80%
Managing Director of Business II Permanent Member
Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional & Teknologi Informasi Anggota Tetap
5 5 100%
Managing Director of Business Permanent Member
Development
Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan & Sumber
Daya Manusia Anggota Tetap
5 4 80%
Managing Director of Institutional Permanent Member
Secretariat, Compliance & Human
Capital
*berdasarkan Peraturan Direktur Eksekutif 0007/PDE/06/2025 posisi Chief of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis dihapuskan
*In accordance with Executive Director Regulation No. 0007/PDE/06/2025, the position of Chief of Finance and Strategic Planning has been
discontinued.
Agenda Rapat Meeting Agenda
Rapat Komite Manajemen Risiko pada tahun 2025 The Risk Management Committee meeting in 2025
membahas berbagai agenda berikut: discussed the following agenda items:
Tanggal
No. Agenda
Date
Tindak Lanjut atas Surat DJPPR S-166/PR.5/2024 tanggal 24 Desember 2024 perihal
7 Januari 2025 Analisis Risiko Penurunan Kualitas Pembiayaan dan Kinerja Keuangan LPEI tahun 2024.
1
January 7, 2025 Follow-up to DJPPR Letter S-166/PR.5/2024 dated December 24, 2024 concerning
Analysis of Risk of Declining Financing Quality and LPEI Financial Performance in 2024.
14 Januari 2025 Laporan Pelaksanaan Rencana Tindak Faktor Rentabilitas Desember 2024
2
January 14, 2025 Report on the Implementation of the Profitability Factor Action Plan December 2024
Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan IV 2024 & Rencana Tindak Faktor Rentabilitas
21 Januari 2025
3 tahun 2025
January 21, 2025
Fourth Quarter 2024 Health Level Report and 2025 Profitability Factor Action Plan
Persetujuan Usulan Limit dan Metodologi Market and Liquidity Risk Management
11 Februari 2025
4 Approval of Proposed Limits and Methodology for Market and Liquidity Risk
February 11, 2025
Management
18 Februari 2025 Persetujuan Portfolio Guideline terkait Threshold Limit per HS Code
5
February 18, 2025 Portfolio Guideline Approval regarding Threshold Limit per HS Code
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 468 Laporan Tahunan 2025
Page 469
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No. Agenda
Date
1. Usulan Kaji Ulang Threshold Faktor Tingkat Kesehatan: Rentabilitas dan Permodalan
2. Laporan Rencana Tindak Tingkat Kesehatan Faktor Rentabilitas posisi Triwulan I
2025
17 April 2025
6 1. Proposed Review of the Threshold for the Health Factor: Profitability and
April 17, 2025
Capitalization
2. Report on the Action Plan for the Health Factor for the Profitability Factor, Quarter I,
2025
23 April 2025 Laporan Tingkat Kesehatan posisi Triwulan I 2025
7
April 23, 2025 Health Level Report for the First Quarter of 2025
1. Review Portfolio Guideline LPEI Mei 2025
9 Mei 2025 2. Pengkinian Country Limit 2025
8
May 9, 2025 1. Review of the LPEI Portfolio Guidelines, May 2025
2. Update of Country Limits, 2025
1. Laporan Pelaksanaan Rencana Tindak Tingkat Kesehatan LPEI & UUS Triwulan II 2025
2. Update Stress Test
9 Juli 2025
9 1. Report on the Implementation of the LPEI & UUS Health Level Action Plan, Quarter II
July 9, 2025
2025
2. Stress Test Update
1. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan II 2025
16 Juli 2025 2. Update Stress Test
10
July 16, 2025 1. Health Level Report, Quarter II 2025
2. Stress Test Update
1. Laporan Pelaksanaan Rencana Tindak Tingkat Kesehatan LPEI & UUS Triwulan III 2025
2. Laporan Early Warning Detection Triwulan II 2025
9 Oktober 2025
11 1. Report on the Implementation of the Health Level Action Plan for LPEI & UUS, Quarter
October 9, 2015
III 2025
2. Early Warning Detection Report, Quarter II 2025
1. Laporan Tingkat Kesehatan Triwulan III 2025
22 Oktober 2025 Usulan Risk Appetite Statement 2026
12
October 22, 2015 2. Health Level Report, Quarter III, 2025
1. Proposed Risk Appetite Statement, 2026
13 November 2025 Pengkinian Komponen Perhitungan CKPN Kolektif 2025
13
November 13, 2025 Update of Collective CKPN Calculation Components for 2025
27 November 2025 Hasil Risk Maturity Assessment LPEI 2025
14
November 27, 2025 Result of Risk Maturity Assessment LPEI 2025
1. Rencana Tindak Tingkat Kesehatan LPEI
2. Usulan Portfolio Guideline 2026
3. Industry Financing Reference
4. Update Stress Testing
23 Desember 2025 5. Laporan implementasi Operational Risk Management tahun 2025
15
December 23, 2025 1. LPEI Health Level Action Plan
2. Proposed Portfolio Guidelines for 2026
3. Industry Financing Reference
4. Stress Testing Update
5. Operational Risk Management Implementation Report for 2025
Program Pengembangan Kompetensi Program Pengembangan Kompetensi
Tahun 2025 Tahun 2025
2025 Competency Development Program 2025 Competency Development Program
Kebijakan Pengembangan Kompetensi: Competency Development Policy:
Anggota Komite Manajemen Risiko pada tahun In 2025, members of the Risk Management
2025 terus meningkatkan kompetensinya melalui Committee continued to enhance their
berbagai program pelatihan dan pengembangan competencies through various training and
keahlian. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat skills development programs. These initiatives
efektivitas komite dalam melaksanakan fungsi, are aimed at strengthening the committee’s
tugas, dan tanggung jawabnya, dengan rincian effectiveness in carrying out its functions, duties,
sebagai berikut: and responsibilities, as detailed below:
Annual Report 2025 469 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 470
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan Tingkat
Sukatmo Dewan Direktur Kesehatan LPEI 1 Maret 2025
1 LPEI
Padmosukarso Board of Directors LPEI Risk Management and March1, 2025
Health Level
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
Sukatmo Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025
2 OJK February 20,
Padmosukarso Board of Directors Economic and Financial
2025
Outlook in 2025
PLT. Direktur Pembekalan Sertifikasi
Sukatmo Eksekutif Manajemen Risiko Jenjang 7 2 Mei 2025
3 Garda
Padmosukarso Acting Executive Risk Management Certification May 2, 2025
Director Level 7 Training
PLT. Direktur Ujian Sertifikasi Manajemen
Sukatmo Eksekutif Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
4 LSPP
Padmosukarso Acting Executive Risk Management Certification May 7, 2025
Director Exam Level 7
PLT. Direktur
Sukatmo Eksekutif Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
5 UKEF
Padmosukarso Acting Executive Business Operations August 8, 2025
Director
PLT. Direktur
Sukatmo Eksekutif 25 Oktober 2025
6 Good Corporate Governance IICD
Padmosukarso Acting Executive October 25, 2025
Director
PLT. Direktur
Learning Kode Etik LPEI
Sukatmo Eksekutif November 2025
7 E-Learning LPEI Code of LPEI X-Learn
Padmosukarso Acting Executive November, 2025
Conduct
Director
Refreshment Sertifikat
Manajemen Risiko Jenjang 7
7 Mei 2025
8 Anton Herdianto MD of Business Infobank
May 7, 2025
Rsk Management Certificate
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
Keuangan di Tahun 2025
9 Anton Herdianto MD of Business OJK February 20,
Economic and Financial
2025
Outlook in 2025
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
10 Anton Herdianto MD of Business UKEF
Business Operations August 8, 2025
25 Oktober 2025
11 Anton Herdianto MD of Business Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
12 Anton Herdianto MD of Business KPK
Anti-Gratification E-Learning November, 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025
13 Anton Herdianto MD of Business LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November, 2025
E-Learning
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor 20 Februari 2025
MD of Credit & Risk
14 Sam Malee Keuangan OJK February 20,
Management
Implementation of GRC in 2025
Increasing Investor Confidence
and Financial Sector Stability
Refreshment Sertifikat
MD of Credit & Risk Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
15 Sam Malee Infobank
Management Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 470 Laporan Tahunan 2025
Page 471
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
MD of Credit & Risk Keuangan di Tahun 2025
16 Sam Malee OJK February 20,
Management Economic and Financial
2025
Outlook in 2025
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang Bagi
MD of Credit & Risk Indonesia 15 Mei 2025
17 Sam Malee OJK
Management The Domino Effect of Trump's May 15, 2025
Tariffs: A Threat or Opportunity
for Indonesia
A to Z Penyelesaian
MD of Credit & Risk Pembiayaan Bermasalah 16 JunI 2025
18 Sam Malee LPEI
Management A to Z Resolving Financing June 16, 2025
Problems
MD of Credit & Risk Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
19 Sam Malee UKEF
Management Business Operations August 8, 2025
MD of Credit & Risk 25 Oktober 2025
20 Sam Malee Good Corporate Governance IICD
Management October 25, 2025
MD of Credit & Risk Direktorat Workshop DMR Desember 2025
21 Sam Malee LPEI
Management DMR Workshop Directorate December, 2025
MD of Credit & Risk E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
22 Sam Malee KPK
Management Anti-Gratification E-Learning November, 2025
Learning Kode Etik LPEI
MD of Credit & Risk November 2025
23 Sam Malee LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Management November, 2025
E-Learning
PLT. MD of Business
Refreshment Sertifikat
Development
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
24 Maqin U. Norhadi Acting MD Infobank
Risk Management Certificate May 7, 2025
of Business
Refreshment Level 7
Development
PLT. MD of Business
Outlook Ekonomi dan
Development 20 Februari 2025
Keuangan di Tahun 2025
25 Maqin U. Norhadi Acting MD OJK February 20,
Economic and Financial
of Business 2025
Outlook in 2025
Development
PLT. MD of Business
Development
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
26 Maqin U. Norhadi Acting MD UKEF
Business Operations August 8, 2025
of Business
Development
PLT. MD of Corporate
Secretary, Meningkatkan Kapasitas SDM di
Compliance, & HC Industri Perbankan
T. Wahyu Prihadi 23 Januari 2025
27 Acting MD of Improving Human Resources Infobank
Wibowo January 23, 2025
Corporate Capacity in the Banking
Secretary, Industry
Compliance, & HC
PLT. MD of Finance,
21 Apir - 21 Mei
Operations, & IT
Chartered Financial Analyst PPM 2025
28 Anwar Harsono Acting MD of
(CFA) - Level 1 Manajemen Apir 21 - May 21,
Finance, Operations,
2025
& IT
PLT. MD of Finance,
Webinar “Outlook Ekonomi dan
Operations, & IT 20 Februari 2025
Keuangan di Tahun 2025”
29 Anwar Harsono Acting MD of OJK February 20,
Webinar "Economic and
Finance, Operations, 2025
Financial Outlook in 2025"
& IT
Annual Report 2025 471 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 472
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
PLT. MD of Finance,
27 - 28 Februari
Operations, & IT
Internal Control over Financial 2025
30 Anwar Harsono Acting MD of CRMS
Reporting (ICoFR) Februari 27 - 28,
Finance, Operations,
2025
& IT
Implikasi Akuntansi, Aktuaria &
Pajak atas Penerapan Imbalan
PLT. MD of Finance,
Kerja sesuai PSAK 219 05 - 07 Maret
Operations, & IT
Accounting, Actuarial & 2025
31 Anwar Harsono Acting MD of IAI
Tax Implications of the March 05 - 07,
Finance, Operations,
Implementation of Employee 2025
& IT
Benefits in accordance with
PSAK 219
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT Workshop Fraud Identification 11 - 13 Maret 2025
32 Anwar Harsono Acting MD of with Forensic Accounting and IAI March 11 - 13,
Finance, Operations, Investigative Audit 2025
& IT
PLT. MD of Finance,
18 - 19 Maret
Operations, & IT
2025
33 Anwar Harsono Acting MD of Corporate Valuation Prasmul-Eli
March 18 - 19,
Finance, Operations,
2025
& IT
PLT. MD of Finance,
Pembekalan Sertifikasi Tresury
Operations, & IT
Jenjang 7 21 Maret 2025
34 Anwar Harsono Acting MD of Apuvindo
Treasury Certification Training March 21, 2025
Finance, Operations,
Level 7
& IT
PLT. MD of Finance,
Refreshment Sertifikat
Operations, & IT
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
35 Anwar Harsono Acting MD of Infobank
Risk Management Certificate May 7, 2025
Finance, Operations,
Refreshment Level 7
& IT
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
36 Anwar Harsono Acting MD of UKEF
Business Operations August 8, 2025
Finance, Operations,
& IT
MD of Finance,
Operations, & IT
25 Oktober 2025
37 Anwar Harsono Acting MD of Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
Finance, Operations,
& IT
MD of Finance,
14 Desember
Operations, & IT
Direktorat Workshop DFO 2025
38 Anwar Harsono Acting MD of LPEI
DFO Directorate Workshop December 14,
Finance, Operations,
2025
& IT
MD of Finance,
Operations, & IT
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
39 Anwar Harsono Acting MD of LPEI X-Learn
Anti-Gratification E-Learning November, 2025
Finance, Operations,
& IT
MD of Finance,
Operations, & IT Learning Kode Etik LPEI
November 2025
40 Anwar Harsono Acting MD of LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November, 2025
Finance, Operations, E-Learning
& IT
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
Dewan Direktur
41 Arus Gunawan OJK February 20,
Board of Directors
Economic and Financial 2025
Outlook in 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 472 Laporan Tahunan 2025
Page 473
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan Tingkat
Kesehatan LPEI
Dewan Direktur 1 Maret 2025
42 Arus Gunawan LPEI
Board of Directors March 1, 2025
LPEI Risk Management and
Health Level
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
Bambang Dewan Direktur
43 OJK February 20,
Setyatmojo Board of Directors
Economic and Financial 2025
Outlook in 2025
Professional Recognition
Program (PRP) untuk Qualified
3 - 4 Oktober
Internal Auditor (QIA)
Bambang Dewan Direktur 2025
44 YPIA
Setyatmojo Board of Directors October 3 -4,
Professional Recognition
2025
Program (PRP) for Qualified
Internal Auditors (QIA)
Seminar Nasional Internal Audit
3 - 4 Desember
2025
Bambang Dewan Direktur 2025
45 YPIA
Setyatmojo Board of Directors December 3 -4,
2025 National Internal Audit
2025
Seminar
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
Dwi Teguh Dewan Direktur
46 OJK February 20,
Wibowo Board of Directors
Economic and Financial 2025
Outlook in 2025
Manajemen Risiko dan Tingkat
Kesehatan LPEI
Dwi Teguh Dewan Direktur 1 Maret 2025
47 LPEI
Wibowo Board of Directors March 1, 2025
LPEI Risk Management and
Health Level
Pembekalan Sertifikasi
Manajemen Risiko
Dwi Teguh Dewan Direktur 9 Agustus 2025
48 Arfaidhams
Wibowo Board of Directors August 9, 2025
Risk Management Certification
Training
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
Fajarini Dewan Direktur
49 OJK February 20,
Puntodewi Board of Directors
Economic and Financial 2025
Outlook in 2025
Manajemen Risiko dan Tingkat
Fajarini Dewan Direktur Kesehatan LPEI 1 Maret 2025
50 LPEI
Puntodewi Board of Directors LPEI Risk Management and March 1, 2025
Health Level
Fajarini Dewan Direktur 25 Oktober 2025
51 Good Corporate Governance IICD
Puntodewi Board of Directors October 25, 2025
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025
52 Yon Arsal OJK February 20,
Board of Directors Economic and Financial
2025
Outlook in 2025
Pembekalan Sertifikasi
Dewan Direktur Manajemen Risiko 9 Agustus 2025
53 Yon Arsal Arfaidhams
Board of Directors Risk Management Certification August 9, 2025
Training
MD of Business 25 Oktober 2025
54 Sulaeman Good Corporate Governance IICD
Development October 25, 2025
MD of Business Direktorat Workshop DND Desember 2025
55 Sulaeman LPEI
Development DND Directorate Workshop December, 2025
Annual Report 2025 473 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 474
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
MD of Business E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
56 Sulaeman KPK
Development Anti-Gratification E-Learning November, 2025
Learning Kode Etik LPEI
MD of Business November 2025
57 Sulaeman LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Development November, 2025
E-Learning
MD of Corporate
25 Oktober 2025
58 Agus Sudiarto Secretary, Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
Compliance, & HC
14 Desember
MD of Corporate
Direktorat Workshop DSL 2025
59 Agus Sudiarto Secretary, LPEI
DSL Directorate Workshop December 14,
Compliance, & HC
2025
MD of Corporate
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
60 Agus Sudiarto Secretary, LPEI X-Learn
Anti-Gratification E-Learning November, 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate Learning Kode Etik LPEI
November 2025
61 Agus Sudiarto Secretary, LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November, 2025
Compliance, & HC E-Learning
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor 20 Februari 2025
Chief of Business
62 Titiek Setiyowati Keuangan OJK February 20,
Risk
Implementation of GRC in 2025
Increasing Investor Confidence
and Financial Sector Stability
Refreshment Sertifikat
Chief of Risk Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
63 Titiek Setiyowati Infobank
Management Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Penguatan Kualitas
Pembiayaan - A to Z
Chief of Risk Penanganan Kredit Bermasalah 16 Juli 2025
64 Titiek Setiyowati LPEI
Management Strengthening Financing Jult 16, 2025
Quality - A to Z of Handling
Problematic Credit
12 Desember
Chief of Risk Direktorat Workshop DMR 2025
65 Titiek Setiyowati LPEI
Management DMR Directorate Workshop December 12,
2025
12 Desember
Direktorat Workshop DMR 2025
66 Sidik Mahanda Risk Management LPEI
DMR Directorate Workshop December 12,
2025
Economic Outlook 2025 :
Peluang dan tantangan 2025
4 Februari 2025
67 Sidik Mahanda Risk Management Economic Outlook 2025: Infobank
February 4, 2025
Opportunities and challenges
in 2025
Refreshment Sertifikat
28 Februari 2025
Manajemen Risiko Jenjang 6 PT. Arfaidhams
68 Sidik Mahanda Risk Management February 28,
Risk Management Certificate Secret
2025
Refreshment Level 6
Implementasi & Transfer
Knowledge PSAK 117 : Kontrak
KKA Riana &
Asuransi Aspek Aktuaria 25 Maret 2025
69 Sidik Mahanda Risk Management Rekan (Padma
Implementation & Knowledge March 25, 2025
Aktuaria)
Transfer of PSAK 117: Actuarial
Aspects of Insurance Contracts
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 474 Laporan Tahunan 2025
Page 475
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Dampak Kebijakan Tarif Trump
terhadap Ekspor Indonesia
secara umum, dan dampak
terhadap seluruh Debitur LPEI
22 April 2025
70 Sidik Mahanda Risk Management secara khusus LPEI
April 22, 2025
The Impact of Trump's Tariff
Policy on Indonesian Exports in
General, and the Impact on All
LPEI Debtors in Specific
ERM Fundamentals (with ERMAP, 14 s.d 19 Mei 2025
71 Sidik Mahanda Risk Management ERMCP, QRMO, and QRMA CRMS May 14 to 19,
Certifications) 2025
Situational Leadership (SLII) :
23 Mei 2025
72 Sidik Mahanda Risk Management Strategies for High Performance Momenta
May 23, 2025
Batch V
Technical Working Group
(TWG) Meeting dan Training 11 - 13 Juni 2025
73 Sidik Mahanda Risk Management AEBF
Program Asian Exim Banks June 11 - 13, 2025
Forum (AEBF)
25 Oktober 2025
74 Sidik Mahanda Risk Management Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committee’s
2025 Duties in 2025
Komite Manajemen Risiko telah melaksanakan The Risk Management Committee carried out its
fungsinya pada tahun 2025 sesuai dengan functions in 2025 in accordance with its mandate,
mandat yang berlaku, yang meliputi beberapa which included the following aspects:
aspek berikut:
1. Melakukan penyesuaian, pembaharuan dan 1. Adjusting, updating, and refining risk
penyempurnaan strategi dan metodologi management strategies and methodologies
manajemen risiko agar sejalan dengan proses to align with Indonesia Eximbank business
bisnis LPEI. Khususnya terkait risiko kredit, risiko processes, specifically regarding credit risk,
operasional, risiko pasar, dan risiko likuiditas. operational risk, market risk, and liquidity risk.
2. Melakukan evaluasi terkait pengembangan 2. Evaluating the development and refinement of
dan penyempurnaan perangkat manajemen risk management tools.
risiko
3. Menyetujui penetapan limit risiko Lembaga 3. Approving the establishment of material
yang dipandang material, mencakup risk limits for the Institution, including the
kelengkapan limit-limit terkait risiko kredit, completeness of limits related to credit risk,
risiko pasar dan risiko likuiditas. market risk, and liquidity risk.
4. Melakukan evaluasi atas Laporan Tingkat 4. Evaluating the Indonesia Eximbank Health Level
Kesehatan LPEI Report.
5. Melakukan evaluasi atas hasil penilaian Risk 5. Evaluating the results of the Indonesia Eximbank
Maturity LPEI tahun 2025 Risk Maturity assessment for 2025.
6. Menyusun Risk Appetite Statement LPEI untuk 6. Preparing the Indonesia Eximbank Risk Appetite
tahun 2026 Statement for 2026.
Komite Pengembangan Produk Product Development Committee
Komite Pengembangan Produk (KPP) dibentuk The Product Development Committee (KPP) was
sebagai perangkat pendukung Direktur Eksekutif established to support the Executive Director
dalam penyusunan ketentuan yang berkaitan in developing regulations related to Indonesia
dengan produk, program bisnis, serta aktivitas LPEI. Eximbank products, business programs, and
Ruang lingkup tugas KPP meliputi perancangan, activities. The scope of the KPP’s duties includes the
pengembangan, dan penyempurnaan produk design, development, and refinement of products
maupun program bisnis, termasuk penyusunan and business programs, including the preparation
Annual Report 2025 475 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 476
Standar Pedoman Produk (SPP) dan regulasi of Standard Product Guidelines (SPP) and other
internal lain yang diperlukan. Di samping itu, necessary internal regulations. In addition, the
KPP berperan dalam membahas mekanisme KPP plays a role in discussing financing approval
pemutusan pembiayaan dengan memperhatikan mechanisms, by considering the target market
target pasar dan/atau karakteristik khusus dari and/or specific characteristics of each product.
masing-masing produk.
Pedoman Komite Committee Guidelines
Dalam melaksanakan fungsinya pada tahun In carrying out its functions in 2025, the Product
2025, Komite Pengembangan Produk (KPP) Development Committee (KPP) is guided by
berpedoman pada Peraturan Direktur Eksekutif Executive Director Regulation Number 0029.01/
Nomor 0029.01/PDE/12/2025 tentang Standar PDE/12/2025 concerning the Standard Operational
Pedoman Operasional Sembilan Komite di bawah Guidelines for Nine Committees under the Executive
Direktur Eksekutif, Edisi 1 Revisi 6, yang ditetapkan Director, Edition 1, Revision 6, issued on December 5,
pada 5 Desember 2025. 2025.
Struktur dan Komposisi Keanggotaan Committee Membership Structure and
Komite Composition
Struktur serta komposisi keanggotaan Komite The structure and composition of the Product
Pengembangan Produk ditetapkan dan mengacu Development Committee are determined and
pada Peraturan Direktur Eksekutif Nomor refer to Executive Director Regulation Number
0029.01/PDE/12/2025 tentang Standar Pedoman 0029.01/PDE/12/2025 concerning the Standard
Operasional Sembilan Komite di bawah Direktur Operational Guidelines for Nine Committees under
Eksekutif, Edisi 1 Revisi 6. Dalam pelaksanaannya, the Executive Director, Edition 1, Revision 6. In its
komite ini dibentuk ke dalam dua kelompok kerja, implementation, this committee is divided into two
yaitu Komite A dan Komite B, dengan rincian working groups, Committee A and Committee B,
sebagai berikut: with the following details:
1. Struktur dan Komposisi Keanggotaan Komite 1. Struktur dan Komposisi Keanggotaan Komite
Ketua merangkap Anggota Tetap
Direktur Eksekutif
Chairman concurrently
Executive Director
Permanent Member
Direktur Pelaksana yang membidangi pengembangan produk dan/atau Chief
Wakil Ketua merangkap
of yang membidangi pengembangan produk
Anggota Tetap
Managing Director in charge of product development and/or Head of in
Vice Chairman concurrently
charge of product
Permanent Member
development
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi Kebijakan, Pedoman dan Produk
Secretary concurrently Head of Division in charge of Policy, Guidelines and Products
Permanent Member
1. Direktur Pelaksana yang membidangi pengembangan bisnis.
2. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis dan/atau Chief of yang
Anggota Tetap membidangi wilayah.
Permanent Member 1. Managing Director in charge of business development.
2. Managing Director in charge of Business and/or Chief of Staff in charge of
regional affairs.
1. Direktur Pelaksana dan Chief of selain anggota tetap;
2. Kepala Divisi/pejabat setingkat Kepala Divisi bidang bisnis;
3. Kepala Divisi/pejabat setingkat Kepala Divisi lain yang terkait dengan
Anggota Tidak Tetap
materi pembahasan.
Non-permanent Member
1. Managing Director and Chief of Staff other than permanent members;
2. Division Head/officer equivalent to Division Head in the business sector;
3. Division Head/officer equivalent to Division Head in other related matters.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 476 Laporan Tahunan 2025
Page 477
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Alternate Keanggotaan Komite A
Alternate Committee A Membership
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK 208/PMK.06/2021 – Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of institutional relations
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi Manajemen Risiko
Secretary concurrently Head of Division in charge with Risk Management
Permanent Member
2. Struktur Keanggotaan Kategori Komite B 2. Struktur Keanggotaan Kategori Komite B
Direktur Pelaksana yang membidangi pengembangan produk dan/atau Chief
Ketua merangkap Anggota Tetap
of yang membidangi pengembangan produk
Chairman concurrently
Managing Director in charge of product development and/or Head of in
Permanent Member
charge of product development
Wakil Ketua merangkap Anggota
Tetap
-
Vice Chairman concurrently
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Kepala Divisi yang membidangi pengembangan produk
Anggota Tetap
Head of Division in charge of product development
Secretary concurrently
Permanent Member
1. Kepala Divisi yang membidangi pengembangan bisnis
Anggota Tetap 2. Kepala Divisi yang membidangi manajemen risiko
Permanent Member 1. Head of Division in charge of business development
2. Head of Division in charge of risk management
Kepala Divisi/pejabat setingkat Kepala Divisi selain anggota tetap yang terkait
Anggota Tidak Tetap dengan materi pembahasan
Non-permanent Member Head of Division/Division Head level officer other than permanent members
related to the discussion material
1. Chief of/Kepala Divisi yang membidangi internal audit
2. Chief of/Kepala Divisi yang membidangi kepatuhan
Narasumber 3. Kepala Divisi yang membidangi hukum
Sources 1. Head of/Head of Division in charge of internal audit
2. Head of/Head of Division in charge of compliance
3. Head of Division in charge of legal affairs
Alternate Keanggotaan Komite B
Alternate Committee B Membership
Ketua merangkap Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi kelembagaan
Chairman concurrently Managing Director in charge of institutions
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Kepala Divisi yang membidangi Manajemen Risiko
Anggota Tetap
Head of Division in charge of Risk Management
Secretary concurrently
Permanent Member
Committee Profile
Profil Komite
A more complete profile of the Chair and members
Secara lebih lengkap Profil Ketua dan anggota of the Product Development Committee, including
Komite Pengembangan Produk, termasuk jabatan other positions they hold at Indonesia Eximbank is
lain yang mereka emban di LPEI telah dipaparkan presented in the Institution Profile chapter.
pada Bab Profil Perusahaan.
Annual Report 2025 477 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 478
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Komite Pengembangan Produk memiliki mandat The Product Development Committee
untuk menyampaikan masukan dan rekomendasi holds responsibility to provide input and
kepada Direktur Eksekutif, termasuk terkait hal-hal recommendations to the Executive Director,
berikut: including on the following matters:
1. Rancangan peraturan terkait produk atau 1. Drafting regulations related to products or
program bisnis, termasuk namun tidak terbatas business programs, including but not limited
pada Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi, dan to Financing, Guarantees, Insurance, and
Jasa Konsultasi serta aktivitas atau kegiatan Consulting Services, as well as Indonesia
LPEI. Eximbank’s activities.
2. Penyempurnaan produk atau program bisnis 2. Improving Indonesia Eximbank’s products or
dan aktivitas atau kegiatan LPEI. business programs and activities.
3. Penyusunan Standar Pedoman Produk (SPP) 3. Developing Product Guidelines (SPP) and other
dan ketentuan lain yang terkait dengan provisions related to end-to-end products or
produk atau program bisnis secara end business programs, including, if necessary, a
to end, termasuk jika diperlukan adanya financing termination mechanism, taking into
mekanisme pemutusan pembiayaan dengan account the target market and/or specific
memperhatikan target market dan/atau fitur product features.
produk tertentu.
4. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan 4. Supervising the implementation of Indonesia
peraturan internal LPEI serta merumuskan Eximbank’s internal regulations and formulating
solusi atas kendala yang dihadapi dalam solutions to any challenges encountered
bentuk periodik ataupun pembahasan temuan through periodic meetings or discussions of
audit terkait peraturan. audit findings related to regulations.
5. Melakukan evaluasi atas strategi, marketing, 5. Evaluating the strategy, marketing, profitability,
profitabilitas dan kualitas program marketing and quality of marketing programs for products
terhadap produk yang diluncurkan dalam launched in the market.
pasar.
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan dalam Rapat Policy on Decision Making in Meetings
Komite Pengembangan Produk wajib The Product Development Committee is required
menyelenggarakan rapat secara berkala. to hold regular meetings. Provisions regarding
Ketentuan mengenai mekanisme rapat dan tata the meeting mechanism and decision-making
cara pengambilan keputusan di dalam Komite procedures within the Committee are stipulated in
telah diatur dalam C, yang ditetapkan pada 5 Article C, which was enacted on December 5, 2025,
Desember 2025 dengan penjelasan sebagai with the following explanation:
berikut:
1. Pengambilan keputusan Komite dapat 1. Committee decisions can be made through
dilakukan melalui rapat tatap muka atau face-to-face or online meetings.
daring (online).
2. Syarat kuorum pengambilan keputusan Komite 2. The quorum requirement for Committee
adalah dihadiri minimum, oleh: decision-making is attendance by at least:
a. Setengah dari anggota tetap, yang terdiri a. Half of the permanent members, consisting
dari: of:
• Ketua dan/atau Wakil Ketua (untuk • Chairperson and/or Vice Chairperson
Komite A); Ketua (untuk Komite B) (for Committee A); Chairperson (for
Committee B);
• Sekretaris; dan • Secretary; and
• Anggota tetap. • Permanent members.
b. Satu anggota tidak tetap. b. One non-permanent member.
3. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan 3. Meeting decisions must be made based on
musyawarah untuk mufakat. deliberation to achieve consensus.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 478 Laporan Tahunan 2025
Page 479
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
4. Seluruh keputusan Komite wajib dituangkan 4. All Committee decisions must be recorded in
dalam Risalah Rapat dan ditatausahakan Meeting Minutes and maintained in a complete
secara lengkap dan tertib oleh sekretaris and orderly manner by the committee
komite. secretary.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance
Komite Pengembangan Produk telah The Product Development Committee held 13
melaksanakan 13 kali rapat sepanjang tahun 2025, meetings throughout 2025, with attendance as
dengan tingkat kehadiran sebagai berikut: follows:
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Percentage
Sukatmo Ketua
11 11 100%
Padmosukarso Chairman
Ketua
Yon Arsal 1 1 100%
Chairman
Wakil Ketua
Sam Malee 13 13 100%
Vice Chairman
Anggota Tetap
Maqin U. Norhadi 6 6 100%
Permanent Member
Anggota Tetap
Anton Herdianto 13 13 100%
Permanent Member
Anggota Tetap
Sulaeman 3 3 100%
Permanent Member
Anggota Tetap
Damianus Ledjo Hufat 8 8 100%
Permanent Member
Sekretaris*
Amril Faisal 7 7 100%
Secretary*
Sekretaris
Jugie Sugiharto 5 5 100%
Secretary
Anggota Tidak Tetap
Anwar Harsono 7 7 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Agus Sudiarto 6 6 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Titiek Setiyowati 9 9 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
I Nyoman Gede Suarja 3 3 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Nury Sriandajani 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Sidik Mahanda 3 3 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Berlianto Wibobo 7 7 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Ilham Mustafa 6 6 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Saur Maria Sidabutar 2 2 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Suharyanto 1 1 100%
Non-permanent Member
Annual Report 2025 479 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 480
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Percentage
Anggota Tidak Tetap
Pretty Halim 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Jan E. Barmen Girsang 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Nurrohmanudin 1 1 100%
Non-permanent Member
Wahyu Bagus Anggota Tidak Tetap
1 1 100%
Yuliantok Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Lianawaty Mihardja 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Irvansyah Setiady 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Priyadi Hadi Asmoro 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Suharyanto 1 1 100%
Non-permanent Member
Sylvia Sandyazmara Anggota Tidak Tetap
3 3 100%
Devi Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Fifin Yolanda 2 2 100%
Non-permanent Member
Agenda Rapat Meeting Agenda
Pada Rapat Komite Pengembangan Produk tahun Pada Rapat Komite Pengembangan Produk tahun
2025 membahas berbagai agenda berikut: 2025 membahas berbagai agenda berikut:
Tanggal
No. Agenda
Date
7 Januari 2025 Usulan Perpanjangan Memorandum Prosedur perihal proposal UKME
1.
January 7, 2025 Proposed Extension of the Memorandum of Procedure regarding the UKME proposal
22 Januari 2025 Persetujuan perubahan alur bisnis dan ketentuan Penjaminan
2.
January 22, 2025 Approval of changes to business flow and Guarantee provisions
Usulan perpanjangan Memorandum Prosedur perihal Ekosistem Ekspor Digital
6 Mei 2025
3. Proposed extension of the Memorandum of Procedure regarding the Digital Export
May 6, 2025
Ecosystem
Usulan perubahan revisi kedua SPP Tata Kelola Devisa Hasil Ekspor (DHE) LPEI
6 Mei 2025
4. Proposed changes to the second revision of the LPEI Export Proceeds Management
May 6, 2025
SPP (SPP)
Usulan perubahan revisi ketiga SPP Pembiayaan LPEI (Bab IV-Pembiayaan Plasma
11 Juni 2025 Perkebunan
5.
June 11, 2025 Proposed changes to the third revision of the LPEI Financing SPP (Chapter IV -
Plantation Plasma Financing)
25 Juli 2025 Usulan MPO Asuransi
6.
July 25, 2025 MPO Insurance Proposal
25 Juli 2025 Usulan MPO Penjaminan
7.
July 25, 2025 MPO Guarantee Proposal
Usulan perubahan terhadap ketentuan pembiayaan luar negeri serta penambahan
skema borrower-co borrower dan joint financing pada SPP Pembiayaan Edisi 1 Revisi 3
16 Oktober 2025
8. Proposed changes to the provisions for foreign financing and the addition of
October 16, 2025
borrower-co-borrower and joint financing schemes in the Financing SPP Edition 1
Revision 3
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 480 Laporan Tahunan 2025
Page 481
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No. Agenda
Date
27 Oktober 2025 Usulan SPP Jasa Konsultansi
9.
October 27, 2025 Consulting Services SPP Proposal
27 Oktober 2025 Usulan SPP Program Kemitraan Eks PT. BEI
10.
October 27, 2025 Proposal of SPP for the Former PT. BEI Partnership Program
Usulan MPO perihal Penugasan Khusus UKM Berorientasi Ekspor Program Cepat
7 November 2025
11. MPO's proposal regarding the Special Assignment of Export-Oriented SMEs for the
November 7, 2025
Rapid Program
15 Desember 2025 Usulan perubahan revisi kedua SPP Penugasan Khusus LPEI
12.
December 15, 2025 Proposed changes to the second revision of the LPEI Special Assignment SPP
10 Desember 2025 Pengajuan persetujuan usulan revisi buku tarif LPEI
13.
December 10, 2025 Submission of approval for the proposed revision of the LPEI tariff book
Program Pengembangan Kompetensi 2025 Competency Development Program
Tahun 2025
Anggota Komite Pengembangan Produk pada In 2025, Product Development Committee members
tahun 2025 terus meningkatkan kompetensinya strengthened their competencies through various
melalui berbagai program pelatihan dan training and skills development programs.
pengembangan keahlian. Inisiatif ini ditujukan These initiatives are aimed at empowering the
untuk memperkuat efektivitas komite dalam committee’s effectiveness in performing its
melaksanakan fungsi, tugas, dan tanggung functions, duties, and responsibilities, as detailed
jawabnya, dengan rincian sebagai berikut: below:
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan
Sukatmo Dewan Direktur Tingkat Kesehatan LPEI 1 Maret 2025
1 LPEI
Padmosukarso Board of Director LPEI Risk Management and March1, 2025
Health Level
Outlook Ekonomi dan Keuangan
Sukatmo Dewan Direktur di Tahun 2025 20 Februari 2025
2 OJK
Padmosukarso Board of Director Economic and Financial Outlook February 20, 2025
in 2025
PLT. Direktur Pembekalan Sertifikasi
Sukatmo Eksekutif Manajemen Risiko Jenjang 7 2 Mei 2025
3 Garda
Padmosukarso Acting Executive Risk Management Certification May 2, 2025
Director Level 7 Training
PLT. Direktur Ujian Sertifikasi Manajemen
Sukatmo Eksekutif Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
4 LSPP
Padmosukarso Acting Executive Risk Management Certification May 7, 2025
Director Exam Level 7
PLT. Direktur
Sukatmo Eksekutif Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
5 UKEF
Padmosukarso Acting Executive Business Operations August 8, 2025
Director
PLT. Direktur
Sukatmo Eksekutif 25 Oktober 2025
6 Good Corporate Governance IICD
Padmosukarso Acting Executive October 25, 2025
Director
PLT. Direktur
Sukatmo Eksekutif E-Learning Kode Etik LPEI November 2025
7 LPEI X-Learn
Padmosukarso Acting Executive LPEI Code of Conduct E-Learning November, 2025
Director
Annual Report 2025 481 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 482
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Refreshment Sertifikat
Anton Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
8 MD of Business Infobank
Herdianto Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan Keuangan
Anton di Tahun 2025 20 Februari 2025
9 MD of Business OJK
Herdianto Economic and Financial Outlook February 20, 2025
in 2025
Anton Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
10 MD of Business UKEF
Herdianto Business Operations August 8, 2025
Anton 25 Oktober 2025
11 MD of Business Good Corporate Governance IICD
Herdianto October 25, 2025
Anton E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
12 MD of Business KPK
Herdianto Anti-Gratification E-Learning November, 2025
Anton E-Learning Kode Etik LPEI November 2025
13 MD of Business LPEI X-Learn
Herdianto LPEI Code of Conduct E-Learning November, 2025
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor
MD of Credit & 25 Februari 2025
14 Sam Malee Keuangan OJK
Risk Management February 25, 2025
Implementation of GRC in
Increasing Investor Confidence
and Financial Sector Stability
Refreshment Sertifikat
MD of Credit & Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
15 Sam Malee Infobank
Risk Management Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan Keuangan
di Tahun 2025
MD of Credit & 20 Februari 2025
16 Sam Malee OJK
Risk Management February 20, 2025
Economic and Financial Outlook
in 2025
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang Bagi
MD of Credit & Indonesia 15 Mei 2025
17 Sam Malee OJK
Risk Management The Domino Effect of Trump's May 15, 2025
Tariffs: A Threat or Opportunity
for Indonesia
A to Z Penyelesaian Pembiayaan
MD of Credit & Bermasalah 16 JunI 2025
18 Sam Malee LPEI
Risk Management A to Z Resolving Financing June 16, 2025
Problems
MD of Credit & Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
19 Sam Malee UKEF
Risk Management Business Operations August 8, 2025
MD of Credit & 25 Oktober 2025
20 Sam Malee Good Corporate Governance IICD
Risk Management October 25, 2025
MD of Credit & Direktorat Workshop DMR Desember 2025
21 Sam Malee LPEI
Risk Management DMR Directorate Workshop December, 2025
MD of Credit & E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
22 Sam Malee KPK
Risk Management Anti-Gratification E-Learning November, 2025
MD of Credit & E-Learning Kode Etik LPEI November 2025
23 Sam Malee LPEI X-Learn
Risk Management LPEI Code of Conduct E-Learning November, 2025
PLT. MD of
Business Refreshment Sertifikat
Maqin U. Development Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
24 Infobank
Norhadi Acting MD Risk Management Certificate May 7, 2025
of Business Refreshment Level 7
Development
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 482 Laporan Tahunan 2025
Page 483
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
PLT. MD of
Business Outlook Ekonomi dan Keuangan
Maqin U. Development di Tahun 2025 20 Februari 2025
25 OJK
Norhadi Acting MD Economic and Financial Outlook February 20, 2025
of Business in 2025
Development
PLT. MD of
Business
Maqin U. Development Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
26 UKEF
Norhadi Acting MD Business Operations August 8, 2025
of Business
Development
MD of Business 25 Oktober 2025
27 Sulaeman Good Corporate Governance IICD
Development October 25, 2025
MD of Business Direktorat Workshop DND Desember 2025
28 Sulaeman LPEI
Development DND Directorate Workshop December, 2025
MD of Business E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
29 Sulaeman KPK
Development Anti-Gratification E-Learning November, 2025
MD of Business E-Learning Kode Etik LPEI November 2025
30 Sulaeman LPEI X-Learn
Development LPEI Code of Conduct E-Learning November, 2025
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committees’
2025 Duties in 2025
Komite Pengembangan Produk telah The Product Development Committee carried
melaksanakan fungsinya pada tahun 2025 sesuai out its functions in 2025 in accordance with its
dengan mandat yang berlaku mandate.
Komite Kebijakan dan Pedoman Policy and Guidelines Committee
Komite Kebijakan dan Pedoman (KKP) dibentuk The Policy and Guidelines Committee (PKP) was
untuk membantu Direktur Eksekutif dalam established to assist the Executive Director in
penyusunan, perubahan/pemutakhiran, serta drafting, amending/updating, and providing
pemberian rekomendasi dan persetujuan atas recommendations and approval for draft
rancangan peraturan di bidang bisnis maupun regulations in both business and non-business
nonbisnis sesuai kewenangannya, baik yang areas within their authority, including Board
berbentuk Peraturan Dewan Direktur, Peraturan of Directors Regulations, Executive Director
Direktur Eksekutif, maupun Peraturan Direktur Regulations, and Managing Director Regulations.
Pelaksana.
Pedoman Komite Committee Guidelines
Dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya pada In fulfilling its responsibilities for the 2025 term,
periode 2025, Komite Kebijakan dan Pedoman the Policy and Guidelines Committee adheres
berpedoman pada Peraturan Direktur Eksekutif to Executive Director Regulation No. 0029.01/
Nomor 0029.01/PDE/12/2025 tentang Standar PDE/12/2025 on the Standard Operational
Pedoman Operasional Sembilan Komite di bawah Guidelines for the Nine Committees under the
Direktur Eksekutif, Edisi 1 Revisi 6. Executive Director, Edition 1, Revision 6.
Status Keanggotaan dan Status Hak Suara Membership Status and Voting Rights
Mengacu pada Peraturan Direktur Eksekutif Nomor Referring to Executive Director Regulation Number
0029.01/PDE/12/2025 tentang Standar Pedoman 0029.01/PDE/12/2025 concerning the Standard
Operasional Sembilan Komite di bawah Direktur Operational Guidelines for Nine Committees
Eksekutif, Edisi 1 Revisi 6, susunan keanggotaan under the Executive Director, Edition 1, Revision 6,
Komite Kebijakan dan Pedoman ditetapkan the membership composition of the Policy and
Annual Report 2025 483 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 484
sebagai berikut: Guidelines Committee is as follows:
1. Struktur Keanggotaan Komite A 1. Committee A Membership Structure
a. Kebijakan dan Pedoman terkait Bisnis: a. Business-Related Policies and Guidelines:
Ketua merangkap Anggota
Tetap Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Executive Director
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap Direktur Pelaksana yang membidangi Kebijakan dan Pedoman dan/atau
Anggota Tetap Chief of yang membidangi Kebijakan dan Pedoman
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of Policy and Guidelines and/or Head of
Permanent Member Policy in charge of Policy and Guidelines
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Divisi yang membidangi Manajemen Risiko
Secretary concurrently Head of Division in charge of Risk Management
Permanent Member
1. Direktur Pelaksana yang membidangi bisnis
2. Direktur Pelaksana yang membidangi pengembangan bisnis
3. Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Anggota Tetap 4. Chief of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis
Permanent Member 1. Managing Director in charge of business
2. Managing Director in charge of business development
3. Managing Director in charge of institutional relations
4. Chief of in charge of finance and strategic planning
1. Direktur Pelaksana dan Chief of selain anggota tetap
2. Kepala Divisi/pejabat setingkat Kepala Divisi selain anggota tetap
Anggota Tidak Tetap yang terkait dengan materi pembahasan
Non-permanent Member 1. Executive Director and Chief of Staff other than permanent members
2. Division Head/Division Head-level official other than permanent
members related to the discussion material
1. Chief of/Kepala Divisi yang membidangi internal audit
2. Chief of/Kepala Divisi yang membidangi kepatuhan
3. Kepala Divisi yang membidangi hukum
Narasumber 4. Kepala Divisi yang membidangi manajemen risiko
Sources 1. Chief of/Head of Division in charge of internal audit
2. Chief of/Head of Division in charge of compliance
3. Head of Division in charge of legal affairs
4. Head of Division in charge of risk management
Alternate Komite A - Kebijakan dan Pedoman terkait Bisnis
Alternate Committee A - Business-related Policies and Guidelines
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai dengan PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK 208/PMK.06/2021 – Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Anggota Tetap
Managing Director in charge of institutional relations
Vice Chairman concurrently
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Kepala Divisi yang membidangi Manajemen Risiko
Anggota Tetap
Head of Division in charge of Risk Management
Secretary concurrently
Permanent Member
b. Kebijakan dan Pedoman terkait Non-Bisnis: b. Non-business Policies and Guidelines:
Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Executive Director
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap Direktur Pelaksana yang membidangi Kebijakan dan Pedoman dan/atau
Anggota Tetap Chief of yang membidangi Kebijakan dan Pedoman
Vice Chairman concurrently Executive Director in charge of Policy and Guidelines and/or Chief of Staff
Permanent Member in charge of Policy and Guidelines
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 484 Laporan Tahunan 2025
Page 485
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi Kebijakan dan Pedoman
Secretary concurrently Head of Division in charge of Policy and Guidelines
Permanent Member
1. Direktur Pelaksana yang membidangi keuangan dan operasional
2. Direktur Pelaksana Bidang dan Chief of yang terkait aturan yang
diajukan
Anggota Tetap 3. Chief of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis
Permanent Member 1. Executive Director in charge of finance and operations
2. Executive Director in charge of the relevant fields and Chief of the
elevant departments for the proposed regulations
3. Chief of the departments in charge of finance and strategic planning
1. Direktur Pelaksana dan Chief of selain anggota tetap
2. Kepala Divisi/pejabat setingkat Kepala Divisi selain anggota tetap
Anggota Tidak Tetap yang terkait dengan materi pembahasan
Non-permanent Member 1. Executive Director and Chief of Staff other than permanent members
2. Division Head/Division Head-level official other than permanent
members related to the discussion material
1. Chief of /Kepala Divisi yang membidangi Internal Audit
2. Chief of /Kepala Divisi yang membidangi Kepatuhan
3. Kepala Divisi yang membidangi hukum
Narasumber 4. Kepala Divisi yang membidangi manajemen risiko
Sources 1. Chief of /Head of Division in charge of Internal Audit
2. Chief of /Head of Division in charge of Compliance
3. Head of Division in charge of Legal Affairs
4. Head of Division in charge of Risk Management
Alternate Komite A - Kebijakan dan Pedoman terkait Bisnis
Alternate Committee A - Business-related Policies and Guidelines
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai dengan PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK No. 208/PMK.06/2021 – Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of institutional relations
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Divisi yang membidangi Manajemen Risiko
Secretary concurrently Head of Division in charge of Risk Management
Permanent Member
c. Struktur Keanggotaan Komite B Kebijakan c. Structure of Committee B Membership
dan Pedoman Policies and Guidelines
Direktur Pelaksana yang membidangi Kebijakan dan Pedoman dan/atau
Ketua merangkap
Chief of yang membidangi Kebijakan dan Pedoman
Anggota Tetap
Managing Director in charge of Policy and Guidelines and/or Head of
Chairman concurrently
Policy in charge of
Permanent Member
Policy and Guidelines
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi Kebijakan dan Pedoman
Secretary concurrently Head of Division in charge of Policy and Guidelines
Permanent Member
1. Kepala Divisi yang membidangi manajemen risiko
2. Kepala Divisi yang membidangi kepatuhan
3. Kepala Divisi yang membidangi hukum
4. Kepala Divisi yang membidangi internal audit
Anggota Tetap 5. Anggota Tidak Tetap
Permanent Member 1. Head of Division in charge of risk management
2. Head of Division in charge of compliance
3. Head of Legal Division
4. Head of Division in charge of internal audit
5. Non-Permanent Member
Annual Report 2025 485 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 486
Kepala Divisi/pejabat setingkat Kepala Divisi selain anggota tetap yang
terkait dengan materi pembahasan
Anggota Tidak Tetap
Division Head/Division Head level officer other than permanent members
Non-permanent Member
related to the
discussion material
Alternate Komite A - Kebijakan dan Pedoman terkait Bisnis
Alternate Committee A - Business-related Policies and Guidelines
Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Chairman concurrently Managing Director in charge of institutional relations
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi pengembangan produk
Vice Chairman concurrently Head of Division in charge of product development
Permanent Member
Profil Komite Committee Profile
Secara rincin terkait Profil Ketua dan anggota Details regarding the profiles of the Chair and
Komite Kebijakan dan Pedoman termasuk jabatan members of the Policy and Guidelines Committee,
lain yang mereka jalankan di LPEI telah dipaparkan including their other positions at Indonesia
dalam Bab Profil Perusahaan. Eximbank, are presented in the Institution Profile
chapter.
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Tugas dan wewenang Komite Kebijakan dan The duties and authorities of the Policy and
Pedoman adalah sebagai berikut: Guidelines Committee are as follows:
1. Menyetujui rancangan peraturan internal LPEI 1. Approve internal regulations draft of Indonesia
dan disampaikan kepada Direktur Eksekutif Eximbank and submit them to the Executive
untuk dilakukan penetapannya oleh Direktur Director for stipulation by the Executive Director
Eksekutif atau Dewan Direktur. or the Board of Directors.
2. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan 2. Supervise the implementation of Indonesia
peraturan internal LPEI serta merumuskan Eximbank’s internal regulations and formulate
solusi atas kendala yang dihadapi dalam solutions for challenges encountered through
bentuk periodic meeting ataupun pembahasan periodic meetings or discussions of audit
temuan audit terkait peraturan. findings related to the regulations.
Rapat Komite Kebijakan dan Pedoman Policy and Guidelines Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan dalam Rapat Policy on Decision Making in Meetings
Komite Kebijakan dan Pedoman wajib The Policy and Guidelines Committee is required
menyelenggarakan rapat secara berkala. to hold regular meetings, with the meeting
Mekanisme rapat serta tata cara pengambilan mechanisms and decision-making procedures
keputusan di dalam Komite telah diatur dalam within the Committee are regulated in Executive
Peraturan Direktur Eksekutif Nomor 0029.01/ Director Regulation Number 0029.01/PDE/12/2025
PDE/12/2025 tentang Standar Pedoman concerning the Standard Operational Guidelines
Operasional Sembilan Komite di bawah Direktur for Nine Committees under the Executive Director,
Eksekutif, Edisi 1 Revisi 6, dengan penjelasan Edition 1, Revision 6, with the following explanation:
sebagai berikut:
1. Pengambilan keputusan Komite dapat 1. Committee decisions can be made through
dilakukan melalui rapat tatap muka atau face-to-face or online meetings.
daring (online).
2. Syarat kuorum pengambilan keputusan Komite 2. The minimum quorum requirement for
adalah dihadiri minimum, oleh: Committee decision-making is attendance by:
a. Setengah dari anggota tetap, yang terdiri a. Half of the permanent members, consisting
dari: of:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 486 Laporan Tahunan 2025
Page 487
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
• Ketua dan/atau Wakil Ketua (untuk • Chairperson and/or Vice Chairperson
Komite A); Ketua (untuk Komite B) (for Committee A); Chairperson (for
Committee B);
• Sekretaris; dan • Secretary; and
• Anggota tetap. • ermanent members.
b. Satu anggota tidak tetap. b. One non-permanent member.
3. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan 3. Meeting decisions must be made by
musyawarah untuk mufakat. deliberation to reach consensus.
4. Seluruh keputusan Komite wajib dituangkan 4. All Committee decisions must be recorded in
dalam Risalah Rapat dan ditatausahakan Meeting Minutes and maintained in a complete
secara lengkap dan tertib oleh sekretaris and orderly manner by the Committee
komite. Secretary.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance
Komite Kebijakan dan Pedoman (KKP) pda tahun In 2025, the Policy and Guidelines Committee (KKP)
2025 telah membahas penyusunan 09 peraturan discussed the drafting of 9 business regulations and
di bidang bisnis dan 12 peraturan di bidang 12 non-business regulations through Committee
nonbisnis melalui rapat-rapat Komite, dengan meetings, with the following attendance levels:
tingkat kehadiran sebagai berikut:
1. Rapat Komite Kebijakan dan Prosedur Bisnis: 1. Business Policy and Procedures Committee
Meetings:
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Presentage
Sukatmo Ketua
8 8 100%
Padmosukarso Chairman
Wakil Ketua
Sam Malee 9 9 100%
Vice Chairman
Anggota Tetap
Anton Herdianto 9 9 100%
Permanent Member
Anggota Tetap
Agus Sudiarto 4 4 100%
Permanent Member
Anggota Tetap
Sulaeman 2 2 100%
Permanent Member
Anggota Tetap
Maqin Nurhadi 5 5 100%
Permanent Member
Sekretaris
Amril Faisal 5 5 100%
Secretary
Sekretaris*
Jugie Sugiarto 4 4 100%
Secretary*
Anggota Tidak Tetap
Anwar Harsono 7 7 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Damianus Ledjo Hufat 4 4 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Titiek Setiyowati 7 7 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Nury Sriandajani 5 5 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Irvansyah Setiady 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Yoda Ditria 2 2 100%
Non-permanent Member
Annual Report 2025 487 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 488
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Presentage
Anggota Tidak Tetap
Lianawaty Mihardja 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Fifin Yolanda Tan 1 1 100%
Non-permanent Member
Wahyu Bagus Anggota Tidak Tetap
1 1 100%
Yuliantoko Non-permanent Member
Narasumber
I Nyoman Gede Suarja 1 1 100%
Source person
Narasumber
Pretty Halim 1 1 100%
Source person
Anggota Tidak Tetap
Irvansyah Setiadi 1 1 100%
Non-permanent Member
*) Sdr. Jugie Sugiharto selaku Alt. Kepala Divisi Kebijakan, Prosedur & Produk;
*) Mr. Jugie Sugiarto as Head of Policy, Procedure and Product Division;
2. Rapat Komite Kebijakan dan Prosedur Aturan 2. Non-Business Rules Policy and Procedure
Non Bisnis: Committee Meeting:
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Percentage
Sukatmo Ketua
12 12 100%
Padmosukarso Chairman
Wakil Ketua
Sam Malee 12 12 100%
Vice Chairman
Anggota Tetap
Anwar Harsono 12 12 100%
Permanent Member
Anggota Tidak Tetap
dan Anggota Tetap**
Agus Sudiarto Permanent Member 8 8 100%
and Non-permanent
Member**
Sekretaris* dan Anggota
Tidak Tetap***
Jugie Sugiharto 2 2 100%
Secretary* and Non-
permanent Member***
Sekretaris
Amril Faisal 10 10 100%
Secretary
Anggota Tidak Tetap
Sulaeman 9 9 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Anton Herdianto 11 11 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Maqin Nurhadi 2 2 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Titiek Setiyowati 6 6 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Damianus Ledjo Hufat 10 10 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Nury Sriandajani 2 2 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Yudha Yunanto 3 3 100%
Non-permanent Member
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 488 Laporan Tahunan 2025
Page 489
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Percentage
Anggota Tidak Tetap****
dan Narasumber*****
Sidik Mahanda 4 4 100%
Non-permanent Member
and Source person*****
Anggota Tidak Tetap
Andre Sucahya 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Pretty Halim 1 1 100%
Non-permanent Member
Anggota Tidak Tetap
Yoda Ditria 1 1 100%
Non-permanent Member
Narasumber
I Nyoman Gede Suarja 5 5 100%
Source person
*) Sdr. Jugie Sugiharto selaku Alt. Kepala Divisi Kebijakan, Prosedur & Produk;
**) Sdr. Agus Sudiarto selaku anggota Tetap terkait PDE SPO SMAP
***) Sdr. Jugie Sugiharto selaku Anggota Tidak Tetap terkait PDE SPO SMAP;
***) Sdr. Sidik Mahanda selaku Anggota Tidak tetap terkait PDD ERM, PDE RCSA dan Narasumber terkait PDE SMAP;
*) Mr. Jugie Sugiharto as Deputy Head of the Policy, Procedure & Product Division;
**) Mr. Agus Sudiarto as Permanent Member related to the SMAP SOP PDE
***) Mr. Jugie Sugiharto as Non-permanent Member related to the SMAP SOP PDE;
***) Mr. Sidik Mahanda as Non-permanent Member related to the ERM PDD, RCSA PDE, and Source person related to the SMAP PDE;
Agenda Rapat Meeting Agenda
Rapat Komite Kebijakan dan Pedoman pada tahun The 2025 Policy and Guidelines Committee meeting
2025 membahas berbagai agenda berikut: discussed the following agenda items:
1. Kebijakan dan Pedoman terkait Bisnis: 1. Business-Related Policies and Guidelines:
Tanggal
No Agenda
Date
18 Desember 2025 Pembahasan usulan perubahan PDE tentang SPO Analisa Bank Line
1
December 18, 2025 Discussion of proposed changes to the PDE regarding the Bank Line Analysis SOP
6 Mei 2025 Pembahasan usulan tentang revisi SPO BI-RTGS
2
May 6, 2025 Discussion of the proposed revision of the BI-RTGS SPO
8 Juli 2025 Pembahasan usulan tentang revisi SPO Pembiayaan Edisi 1
3
July 8, 2025 Discussion of the proposal regarding the revision of the Financing SOP Edition 1
Pembahasan usulan tentang revisi SPO tentang 9 Komite di bawah Direktur
8 Juli 2025 Eksekutif LPEI
4
July 8, 2025 Discussion of the proposed revision of the SOP regarding the 9 Committees
under the Executive Director of LPEI
5 Juli 2025 Usulan penyesuaian SPO Pembiayaan bab III Proses Pemberian Pembiayaan
5 July 5, 2025 Proposed adjustments to the Financing SOP, Chapter III, Financing Provision
Process
2 Oktober 2025 Pembahasan Usulan tentang revisi SPO Pembiayaan Edisi 1
6
October 2, 2025 Discussion of Proposals regarding the revision of the Financing SOP Edition 1
5 Desember 2025 Pembahasan usulan tentang revisi SPO Pembiayaan LPEI
7
December 5, 2025 Discussion of Proposal regarding the revision of the LPEI SPO financing
Pembahasan usulan tentang revisi SPO Pembiayaan edisi 1 terkait alur hapus
buku dan perubahan perihal penggunaan credit risk review memorandum
16 Oktober 2025 (crrm)
8
October 16, 2025 Discussion of the proposed revision of the Financing SOP edition 1 regarding
the write-off flow and changes regarding the use of the credit risk review
memorandum (CRRM).
Annual Report 2025 489 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 490
Tanggal
No Agenda
Date
Pembahasan usulan tentang revisi SPO Pendanaan terkait pengkinian,
perubahan dan penggambungan PDE Penerbitan surat berhaga dengan PDE
Penerimaan Pinjaman LPEI serta memuat ketentuan secara umum terkait hibah
10 Desember 2025 dan penempatan oleh BI
9
December 10, 2025 Discussion of the proposed revision of the Funding SOP related to updating,
changing and merging the PDE for Issuance of Securities with the PDE for
Receiving LPEI Loans and containing general provisions related to grants and
placements by BI.
2. Kebijakan dan Pedoman terkait Non Bisnis: 2. Non-Business Policies and Guidelines:
Tanggal
No Agenda
Date
Pembahasan usulan tentang pencabutan delapan peraturan direktur eksekutif
6 Mei 2025
1 Discussion of the proposal regarding the revocation of eight executive director
May 6, 2025
regulations
8 Juli 2025 Pengajuan atas usulan perubahan PDE tentang SPO ORM
2
July 8, 2025 Submission of proposed changes to the PDE regarding the ORM SPO
Pembahasan usulan perubahan tentang SPO Pengadaan Barang dan Jasa
2 Oktober 2025
3 Discussion of proposed changes to the SOP for Procurement of Goods and
October 2, 2025
Services
Pembahasan usulan perubahan PDD tentang Kebijakan Manajemen Risiko
2 Oktober 2025 Enterprise LPEI
4
October 2, 2025 Discussion of proposed changes to the PDD regarding LPEI's Enterprise Risk
Management Policy
Pembahasan usulan perubahan PDD tentang Kebijakan Teknologi Sistem
2 Oktober 2025 Informasi LPEI
5
October 2, 2025 Discussion of proposed changes to the PDD regarding the LPEI Information
System Technology Policy
Pembahasan usulan perubahan PDE Kewajiban Penyampaian LHKPN bagi
2 Oktober 2025 pejabat LPEI wajib lapor LHKPN
6
October 2, 2025 Discussion of proposed changes to the PDE on the Obligation to Submit LHKPN
for LPEI officials who are required to report LHKPN
Pembahasan usulan perubahan PDE tentang SPO Pemanfaatan dan
16 Oktober 2025 Optimalisasi Sarana Prasarana LPEI
7
October 16, 2025 Discussion of proposed changes to the PDE regarding the SOP for Utilization and
Optimization of LPEI Infrastructure Facilities
7 November 2025 Usulan PDE tentang SPO Sistem Manajemen Anti Penyuapan LPEI
8
November 7, 2025 PDE's proposal regarding the LPEI Anti-Bribery Management System SOP
10 Desember 2025 Pembahasan usulan tentang SPO Manajemen Proyek non IT
9
December 10, 2025 Discussion of proposed non-IT SPO Project Management
10 Desember 2025 Pembahasan usulan tentang SPO RCSA LPEI
10
December 10, 2025 Discussion of the proposal regarding the LPEI RCSA SPO
16 Desember 2025 Pembahasan usulan perubahan SPO ORM
11
December 16, 2025 Discussion of proposed changes to ORM SOP
16 Desember 2025 Pembahasan usulan SPO K3 LPEI
12
December 16, 2025 Discussion of the proposed LPEI K3 SOP
Program Pengembangan Kompetensi 2025 Competency Development Program
Tahun 2025
Anggota Komite Kebijakan dan Pendoman pada In 2025, members of the Policy and Guidelines
tahun 2025 terus meningkatkan kompetensinya Committee continued to improve their
melalui berbagai program pelatihan dan competencies through various training and
pengembangan keahlian. Inisiatif ini ditujukan skills development programs. These initiatives
untuk memperkuat efektivitas komite dalam are aimed at strengthening the committee’s
melaksanakan fungsi, tugas, dan tanggung effectiveness in carrying out its functions, duties,
jawabnya, dengan rincian sebagai berikut: and responsibilities, as detailed below:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 490 Laporan Tahunan 2025
Page 491
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan
Sukatmo Dewan Direktur Tingkat Kesehatan LPEI 1 Maret 2025
1 LPEI
Padmosukarso Board of Director LPEI Risk Management and March1, 2025
Health Level
Outlook Ekonomi dan
Sukatmo Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
2 OJK
Padmosukarso Board of Director Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Pembekalan Sertifikasi
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo Manajemen Risiko Jenjang 7 2 Mei 2025
3 Acting Executive Garda
Padmosukarso Risk Management May 2, 2025
Director
Certification Level 7 Training
Ujian Sertifikasi Manajemen
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
4 Acting Executive LSPP
Padmosukarso Risk Management May 7, 2025
Director
Certification Exam Level 7
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
5 Acting Executive UKEF
Padmosukarso Business Operations August 8, 2025
Director
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo 25 Oktober 2025
6 Acting Executive Good Corporate Governance IICD
Padmosukarso October 25, 2025
Director
PLT. Direktur Eksekutif E-Learning Kode Etik LPEI
Sukatmo November 2025
7 Acting Executive LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Padmosukarso November 2025
Director E-Learning
Refreshment Sertifikat
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
8 Anton Herdianto MD of Business Infobank
Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
9 Anton Herdianto MD of Business OJK
Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
10 Anton Herdianto MD of Business UKEF
Business Operations August 8, 2025
25 Oktober 2025
11 Anton Herdianto MD of Business Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
12 Anton Herdianto MD of Business KPK
Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025
13 Anton Herdianto MD of Business LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November 2025
E-Learning
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor
MD of Credit & Risk Keuangan 25 Februari 2025
14 Sam Malee OJK
Management Implementation of GRC February 25, 2025
in Increasing Investor
Confidence and Financial
Sector Stability
Refreshment Sertifikat
MD of Credit & Risk Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
15 Sam Malee Infobank
Management Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
MD of Credit & Risk Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
16 Sam Malee OJK
Management Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Annual Report 2025 491 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 492
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang Bagi
MD of Credit & Risk Indonesia 15 Mei 2025
17 Sam Malee OJK
Management The Domino Effect of May 15, 2025
Trump's Tariffs: A Threat or
Opportunity for Indonesia
A to Z Penyelesaian
Pembiayaan Bermasalah
MD of Credit & Risk 16 Juni 2025
18 Sam Malee LPEI
Management June 16, 2025
A to Z Resolving Financing
Problems
MD of Credit & Risk Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
19 Sam Malee UKEF
Management Business Operations August 8, 2025
MD of Credit & Risk 25 Oktober 2025
20 Sam Malee Good Corporate Governance IICD
Management October 25, 2025
MD of Credit & Risk Direktorat Workshop DMR Desember 2025
21 Sam Malee LPEI
Management DMR Directorate Workshop December, 2025
MD of Credit & Risk E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
22 Sam Malee KPK
Management Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Credit & Risk November 2025
23 Sam Malee LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Management November 2025
E-Learning
PLT. MD of Business
Refreshment Sertifikat
Development
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
24 Maqin U. Norhadi Acting MD Infobank
Risk Management Certificate May 7, 2025
of Business
Refreshment Level 7
Development
PLT. MD of Business
Outlook Ekonomi dan
Development
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
25 Maqin U. Norhadi Acting MD OJK
Economic and Financial February 20, 2025
of Business
Outlook in 2025
Development
PLT. MD of Business
Development
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
26 Maqin U. Norhadi Acting MD UKEF
Business Operations August 8, 2025
of Business
Development
MD of Business 25 Oktober 2025
27 Sulaeman Good Corporate Governance IICD
Development October 25, 2025
MD of Business Direktorat Workshop DND Desember 2025
28 Sulaeman LPEI
Development DND Directorate Workshop December, 2025
MD of Business E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
29 Sulaeman KPK
Development Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Business November 2025
30 Sulaeman LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Development November 2025
E-Learning
MD of Corporate
25 Oktober 2025
31 Agus Sudiarto Secretary, Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate
Direktorat Workshop DSL 14 Desember 2025
32 Agus Sudiarto Secretary, LPEI
DSL Directorate Workshop December 14, 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
33 Agus Sudiarto Secretary, LPEI X-Learn
Anti-Gratification E-Learning November 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025
34 Agus Sudiarto Secretary, LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November 2025
Compliance, & HC E-Learning
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 492 Laporan Tahunan 2025
Page 493
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committees’
2025 Duties in 2025
Pelaksanaan program kerja Komite Kebijakan The implementation of the Policy and Guidelines
dan Pedoman pada tahun 2025 dapat diuraikan Committee’s work program in 2025 can be
sebagai berikut: described as follows:
Komite telah menjalankan tugas sesuai tanggung The Committee carried out its duties in
jawab dan fungsi yang melekat sepanjang tahun accordance with its inherent responsibilities
2025. Komite Kebijakan dan Pedoman juga telah and functions throughout 2025. The Policy and
menyampaikan berbagai rekomendasi terkait Guidelines Committee also submitted various
penguatan dan pengembangan kebijakan recommendations regarding the strengthening
serta pedoman LPEI, sebagai landasan dalam and development of Indonesia Eximbank policies
pengambilan keputusan dan penyusunan and guidelines, as a basis for decision-making
ketentuan yang diperlukan. and the preparation of necessary regulations.
Komite Assets and Liabilities Management Assets and Liabilities Management
Committee
Komite Assets and Liabilities Management The Assets and Liabilities Management Committee
dibentuk untuk memberikan rekomendasi kepada was established to provide recommendations to
Direktur Eksekutif terkait penetapan kebijakan the Executive Director regarding the establishment
pengelolaan risiko, termasuk kebijakan, batasan, of risk management policies, including policies,
serta pedoman strategi pengelolaan aset dan limits, and strategic guidelines for asset and liability
liabilitas dengan memperhatikan kondisi internal management, taking into account the Institution’s
maupun eksternal Lembaga. internal and external conditions.
Pedoman Komite Committee Guidelines
Dalam pelaksanaan tugasnya pada tahun 2025, In carrying out its duties in 2025, this Committee
Komite ini mengacu pada Peraturan Direktur referred to Executive Director Regulation No.
Eksekutif No. 0019/PDE/09/2024 tanggal 27 0019/PDE/09/2024 dated September 27, 2024,
September 2024 mengenai Standar Pedoman concerning the Standard Operational Guidelines
Operasional Sembilan Komite di Bawah Direktur for Nine Committees Under the Executive Director,
Eksekutif, Edisi 1 Revisi 3. Edition 1, Revision 3.
Structure and Composition of Committee Mem-
Struktur dan Komposisi Keanggotaan Komite bership
Berdasarkan Peraturan Direktur Eksekutif No. Based on Executive Director Regulation No. 0019/
0019/PDE/09/2024 tentang Standar Pedoman PDE/09/2024 concerning the Standard Operational
Operasional Sembilan Komite di Bawah Direktur Guidelines for Nine Committees Under the Executive
Eksekutif, susunan dan komposisi keanggotaan Director, the composition and membership of the
Komite Assets and Liabilities Management Assets and Liabilities Management Committee are
ditetapkan sebagai berikut: as follows:
Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Executive Director
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi keuangan
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of Finance
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Kepala Divisi yang membidangi pengelolaan Aset dan Kewajiban/Asset and
Anggota Tetap
Liabilities Management (ALMA)
Secretary concurrently
Head of Division in charge of Asset & Liabilities Management (ALMA)
Permanent Member
Annual Report 2025 493 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 494
1. Direktur Pelaksana yang membidangi pembiayaan.
2. Direktur Pelaksana yang membidangi pengembangan bisnis.
3. Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan.
4. Direktur Pelaksana yang membidangi manajemen risiko dan/atau Head of yang
membidangi manajemen risiko.
Anggota Tetap
5. Head of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis.
1. Managing Director in charge of Financing
Permanent Member
2. Managing Director in charge of business development
3. Managing Director in charge of institutional relations
4. Managing Director in charge of risk management and/or Head of in charge of
risk management
5. Head of Finance and strategic planning. Narasumb
1. Head of yang membidangi penjaminan dan asuransi.
2. Head of/Kepala Divisi yang membidangi internal audit.
3. Head of/Kepala Divisi yang membidangi kepatuhan.
4. Head of/Kepala Divisi yang membidangi Operation & IT.
5. Kepala Divisi yang membidangi Financial Institution & Treasury.
Narasumber
6. Kepala Divisi/Pejabat setingkat Kepala Divisi dari unit kerja yang terundang.
1. Head of underwriting and insurance.
Source
2. Head of the Division responsible for internal audit.
3. Head of the Division responsible for compliance.
4. Head of the Division responsible for Operations & IT.
5. Head of the Division responsible for Financial Institutions & Treasury.
6. Head of Division/Official equivalent to Division Head from the invited work unit.
Alternate Keanggotaan Komite Assets and Liabilities Management
Alternate Membership of the Assets and Liabilities Management Committee
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK No. 208/PMK.06/2021 – Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen Risiko
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of Risk Management
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap
Kepala Divisi yang membidangi Financial Institution and Treasury
Secretary concurrently
Head of Division in charge of Financial Institution & Treasury
Permanent Member
Profil Komite Committee Profile
Secara lengkap Profil Ketua dan anggota Komite The complete profiles of the Chair and members
Kebijakan dan Pedoman termasuk jabatan lain of the Policy and Guidelines Committee, including
yang mereka emban di LPEI telah disajikan pada their other positions at Indonesia Eximbank, are
Bab Profil Perusahaan. presented in the Institution Profile chapter.
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Tugas Komite Assets dan Liabilities Management The duties of the Assets and Liabilities Management
(ALMA) adalah sebagai berikut: (ALMA) Committee are as follows:
1. Menetapkan kebijakan pengelolaan risiko 1. Establishing the risk management policies of
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, the Indonesian Export Financing Institution, as
sebagai berikut: follows:
a. Mengembangkan, mengkaji ulang serta a. Developing, reviewing, and modifying the
memodifikasi strategi ALMA; ALMA strategy;
b. Mengkaji ulang penetapan suku bunga b. Reviewing the pricing of assets and liabilities
(pricing) aktiva dan pasiva untuk to ensure it optimizes investment returns,
memastikan bahwa pricing tersebut minimizes funding costs, and maintains a
dapat mengoptimalkan hasil penanaman balance sheet structure aligned with the
dana, meminimumkan biaya dana, dan ALMA strategy;
memelihara struktur neraca sesuai dengan
strategi ALMA;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 494 Laporan Tahunan 2025
Page 495
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
c. Menyampaikan informasi mengenai setiap c. Providing information on any developments
perkembangan ketentuan dan peraturan in relevant provisions and regulations that
terkait yang mempengaruhi strategi dan affect the ALMA strategy and policies;
kebijakan ALMA;
d. Memutuskan strategi pendanaan dan d. Deciding on the funding strategy and
penempatan dana Lembaga Pembiayaan placement of funds of the Indonesian Export
Ekspor Indonesia; dan Financing Institution; and
e. Menetapkan pemberian suku bunga e. Determining the pricing of interest rates for
(pricing) kepada debitur yang besarnya di debtors below the Base Lending Rate (BLR).
bawah Base Lending Rate (BLR).
2. Menetapkan kebijakan, batasan-batasan dan 2. Establish policies, limits, and strategic guidelines
pedoman strategi pengelolaan assets dan for asset and liability management, taking
liabilities dengan mempertimbangkan kondisi into account internal and external conditions,
internal dan eksternal meliputi: including:
a. Manajemen Likuiditas Menetapkan dan a. Liquidity Management: Establish and
mengevaluasi kebijakan manajemen evaluate liquidity management policies
likuiditas dan limit sesuai dengan kebijakan and limits in accordance with ALMA policies
dan strategi ALMA meliputi: and strategies, including:
• Pengelolaan sumber dana yang likuid • Managing liquid funding sources to
dengan tujuan untuk dapat memenuhi meet maturing obligations (cash flow)
kewajiban yang jatuh tempo (cash flow) and other unforeseen funding needs;
dan kebutuhan dana tidak terduga
lainnya;
• Meminimalkan idle funds serta menjaga • Minimizing idle funds and maintaining
posisi likuiditas sesuai dengan ketentuan a liquidity position in accordance with
yang berlaku. applicable regulations.
b. Manajemen Gap Menetapkan dan b. Gap Management: Establish and evaluate
mengevaluasi kebijakan dan strategi policies and strategies for managing the
pengelolaan kesenjangan posisi mismatch between assets and liabilities on
(mismatch) antara assets dan liabilities the balance sheet, particularly for balance
pada neraca khususnya pos-pos pada sheet items sensitive to interest rates, with
neraca yang sensitif terhadap tingkat the goal of optimizing net interest income
bunga dengan tujuan mengoptimalkan in accordance with anticipated interest
pendapatan bunga bersih (net interest rate changes and the risk level set by the
income) sesuai dengan antisipasi arah Indonesian Export Financing Agency.
perubahan tingkat bunga dengan
tingkat risiko yang ditetapkan Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia.
c. Manajemen Pricing Menetapkan dan c. Pricing Management: Establish and
mengevaluasi kebijakan pengelolaan evaluate portfolio management policies,
portofolio antara lain melalui kebijakan including asset and liability pricing policies,
pricing assets dan liabilities dengan tujuan to optimize interest margins (spreads) while
mengoptimalkan interest margin (spread) considering the cost of capital, overhead
dengan mempertimbangkan biaya modal, costs, and risk.
overhead cost dan risiko.
d. Manajemen Forex Menetapkan kebijakan d. Forex Management: Establishing policies
dan pengelolaan kesenjangan posisi (forex and managing the forex gap between assets
gap) antara assets dan liabilities dengan and liabilities with the aim of maintaining
tujuan untuk menjaga tingkat risiko forex the level of forex risk in accordance with
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. applicable regulations.
Annual Report 2025 495 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 496
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengembalian Keputusan dalam Decision Making Policy in Meetings
Rapat
Komite Assets and Liabilities Management The Assets and Liabilities Management Committee
mengadakan rapat paling sedikit 12 (dua must hold a meeting for at least 12 (twelve) times
belas) kali dalam satu tahun, atau lebih sering a year, or more frequently if deemed necessary.
apabila dianggap diperlukan. Adapun tata cara The meeting procedures and decision-making
pelaksanaan rapat serta mekanisme pengambilan mechanisms within the Assets and Liabilities
keputusan dalam Komite Assets and Liabilities Management Committee are as follows:
Management adalah sebagai berikut:
1. Pengambilan keputusan Komite dapat 1. Committee decisions can be made through
dilakukan melalui rapat tatap muka atau face-to-face or online meetings.
daring (online). 2. The quorum requirement for Committee
2. Syarat kuorum pengambilan keputusan Komite decision-making is a minimum of half of the
adalah minimum setengah dari anggota tetap permanent members, consisting of:
terdiri dari:
a. Ketua dan/atau Wakil Ketua; a. Chairperson and/or Vice Chairperson;
b. Sekretaris; dan b. Secretary; and
c. Anggota tetap. c. Permanent members.
3. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan 3. Meeting decisions must be made by
musyawarah untuk mufakat. deliberation to reach consensus.
4. Seluruh keputusan Komite wajib dituangkan 4. All Committee decisions must be recorded in
dalam Risalah Rapat dan ditatausahakan Meeting Minutes and maintained in a complete
secara lengkap dan tertib oleh sekretaris and orderly manner by the committee
komite. secretary.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance
Komite Assets and Liabilities Management telah The Assets and Liabilities Management Committee
mengadakan 15 kali rapat pada tahun 2025 held 15 meetings in 2025 with the following
dengan tingkat kehadiran sebagai berikut: attendance rates:
Frekuensi Jumlah Persentase
Peserta Rapat Posisi di Komite Rapat Kehadiran Kehadiran
Participants Position at the Committee Meeting Total Attendance
Frequency Attendance Percentage
Ketua merangkap Anggota
Direktur Eksekutif Tetap
15 15 100%
Executive Director Chairman concurrently
Permanent Member
Direktur Pelaksana
Wakil Ketua merangkap
Bidang Keuangan &
Anggota Tetap
Operasional 15 15 100%
Vice Chairman concurrently
Managing Director of Finance
Permanent Member
& Operations
Kepala Divisi Funding Sekretaris merangkap
Institution & Treasury Anggota Tetap
15 15 100%
Head of Funding Division Secretary concurrently
Institution & Treasury Permanent Member
Direktur Pelaksana
Bidang Manajemen
Anggota Tetap
Resiko & Kredit 15 14 93%
Permanent Member
Managing Director of Risk &
Credit Management
Direktur Pelaksana
Bidang Pembiayaan Anggota Tetap
15 13 87%
Managing Director in Permanent Member
Financing
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 496 Laporan Tahunan 2025
Page 497
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Frekuensi Jumlah Persentase
Peserta Rapat Posisi di Komite Rapat Kehadiran Kehadiran
Participants Position at the Committee Meeting Total Attendance
Frequency Attendance Percentage
Direktur Pelaksana
Bidang Pengembangan
Anggota Tetap
Bisnis 15 14 93%
Permanent Member
Managing Director of Business
Development
Direktur Pelaksana
Bidang Hubungan
Anggota Tetap
Kelembagaan 15 13 87%
Permanent Member
Managing Director of
Institutional Relations
Chief of Keuangan & Anggota Tetap
Perencanaan Strategis Permanent Member
Keterangan | Note:
• Untuk periode 17 Februari 2025 sd ALCO 31 Agustus 2025, Direktur Pelaksana Bidang Manajemen Resiko & Kredit merangkap Plt. Direktur Pelaksana
Bidang Hubungan Kelembagaan.
• For the period from February 17, 2025, to August 31, 2025, Managing Director for Risk & Credit Management also served as Acting Managing Director
for Institutional Relations.
Agenda Rapat Meeting Agenda
Rapat Komite Assets and Liabilities Management The 2025 Assets and Liabilities Management
pada tahun 2025 membahas berbagai agenda Committee meeting discussed the following topics:
berikut:
1. Strategi Optimalisasi Likuiditas 1. Liquidity Optimization Strategy
2. Strategi Suku Bunga Pembiayaan 2. Financing Interest Rate Strategy
3. Strategi Pendanaan 3. Funding Strategy
Program Pengembangan Kompetensi 2025 Competency Development Program
Tahun 2025
Anggota Asset and Liabilities Management pada In 2025, Asset and Liabilities Management
tahun 2025 terus meningkatkan kompetensinya members improved their competencies through
melalui berbagai program pelatihan dan various training and skills development programs.
pengembangan keahlian. Inisiatif ini ditujukan These initiatives are aimed at strengthening the
untuk memperkuat efektivitas komite dalam committee’s effectiveness in carrying out its
melaksanakan fungsi, tugas, dan tanggung functions, duties, and responsibilities, as detailed
jawabnya, dengan rincian sebagai berikut: below:
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan
Sukatmo Dewan Direktur Tingkat Kesehatan LPEI 1 Maret 2025
1 LPEI
Padmosukarso Board of Director LPEI Risk Management and March1, 2025
Health Level
Outlook Ekonomi dan
Sukatmo Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
2 OJK
Padmosukarso Board of Director Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Pembekalan Sertifikasi
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo Manajemen Risiko Jenjang 7 2 Mei 2025
3 Acting Executive Garda
Padmosukarso Risk Management May 2, 2025
Director
Certification Level 7 Training
Annual Report 2025 497 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 498
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Ujian Sertifikasi Manajemen
PLT. Direktur Eksekutif Risiko Jenjang 7
Sukatmo 7 Mei 2025
4 Acting Executive Risk Management LSPP
Padmosukarso May 7, 2025
Director Certification
Exam Level 7
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo Sharing Session Product 8 Agustus 2025
5 Acting Executive UKEF
Padmosukarso & Business Operations August 8, 2025
Director
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo 25 Oktober 2025
6 Acting Executive Good Corporate Governance IICD
Padmosukarso October 25, 2025
Director
PLT. Direktur Eksekutif
Sukatmo E-Learning Kode Etik LPEI November 2025
7 Acting Executive LPEI X-Learn
Padmosukarso LPEI Code of Ethics E-Learning November 2025
Director
Refreshment Sertifikat
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
8 Anton Herdianto MD of Business Infobank
Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
9 Anton Herdianto MD of Business OJK
Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
10 Anton Herdianto MD of Business UKEF
Business Operations August 8, 2025
25 Oktober 2025
11 Anton Herdianto MD of Business Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
12 Anton Herdianto MD of Business KPK
Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025
13 Anton Herdianto MD of Business LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November 2025
E-Learning
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor
MD of Credit & Risk Keuangan 25 Februari 2025
14 Sam Malee OJK
Management Implementation of GRC February 25, 2025
in Increasing Investor
Confidence and Financial
Sector Stability
Refreshment Sertifikat
MD of Credit & Risk Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
15 Sam Malee Infobank
Management Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
MD of Credit & Risk Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
16 Sam Malee OJK
Management Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang Bagi
MD of Credit & Risk Indonesia 15 Mei 2025
17 Sam Malee OJK
Management The Domino Effect of Trump's May 15, 2025
Tariffs: A Threat or Opportunity
for Indonesia
A to Z Penyelesaian
MD of Credit & Risk Pembiayaan Bermasalah 16 Juni 2025
18 Sam Malee LPEI
Management A to Z Resolving Financing June 16, 2025
Problems
MD of Credit & Risk Sharing Session Product 8 Agustus 2025
19 Sam Malee UKEF
Management & Business Operations August 8, 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 498 Laporan Tahunan 2025
Page 499
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
MD of Credit & Risk 25 Oktober 2025
20 Sam Malee Good Corporate Governance IICD
Management October 25, 2025
MD of Credit & Risk Direktorat Workshop DMR Desember 2025
21 Sam Malee LPEI
Management DMR Directorate Workshop December, 2025
MD of Credit & Risk E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
22 Sam Malee KPK
Management Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Credit & Risk November 2025
23 Sam Malee LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Management November 2025
E-Learning
PLT. MD of Business Refreshment Sertifikat
Development Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
24 Maqin U. Norhadi Infobank
Acting MD of Business Risk Management Certificate May 7, 2025
Development Refreshment Level 7
PLT. MD of Business Outlook Ekonomi dan
Development Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
25 Maqin U. Norhadi OJK
Acting MD of Business Economic and Financial February 20, 2025
Development Outlook in 2025
PLT. MD of Business
Development Sharing Session Product 8 Agustus 2025
26 Maqin U. Norhadi UKEF
Acting MD of Business & Business Operations August 8, 2025
Development
PLT. MD of Finance, 21 April - 21 Mei
Operations, & IT Chartered Financial Analyst 2025
27 Anwar Harsono PPM Manajemen
Acting MD of Finance, (CFA) - Level 1 April 21 - May 21,
Operations, & IT 2025
PLT. MD of Finance, Webinar “Outlook Ekonomi
Operations, & IT dan Keuangan di Tahun 2025” 20 Februari 2025
28 Anwar Harsono OJK
Acting MD of Finance, Webinar "Economic and February 20, 2025
Operations, & IT Financial Outlook in 2025"
PLT. MD of Finance, 27 - 28 Februari
Operations, & IT Internal Control over Financial 2025
29 Anwar Harsono CRMS
Acting MD of Finance, Reporting (ICoFR) February 27 - 28,
Operations, & IT 2025
Implikasi Akuntansi, Aktuaria
& Pajak atas Penerapan
PLT. MD of Finance, Imbalan Kerja sesuai PSAK 219
05 - 07 Maret 2025
Operations, & IT Accounting, Actuarial &
30 Anwar Harsono IAI March 05 - 07,
Acting MD of Finance, Tax Implications of the
2025
Operations, & IT Implementation of Employee
Benefits in accordance with
PSAK 219
PLT. MD of Finance,
Workshop Fraud Identification
Operations, & IT 11 - 13 Maret 2025
31 Anwar Harsono with Forensic Accounting and IAI
Acting MD of Finance, March 11 - 13, 2025
Investigative Audit
Operations, & IT
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT 18 - 19 Maret 2025
32 Anwar Harsono Corporate Valuation Prasmul-Eli
Acting MD of Finance, March 18 - 19, 2025
Operations, & IT
PLT. MD of Finance, Pembekalan Sertifikasi
Operations, & IT Tresury Jenjang 7 21 Maret 2025
33 Anwar Harsono Apuvindo
Acting MD of Finance, Treasury Certification Training March 21, 2025
Operations, & IT Level 7
PLT. MD of Finance, Refreshment Sertifikat
Operations, & IT Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
34 Anwar Harsono Infobank
Acting MD of Finance, Risk Management Certificate May 7, 2025
Operations, & IT Refreshment Level 7
Annual Report 2025 499 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 500
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
35 Anwar Harsono UKEF
Acting MD of Finance, Business Operations August 8, 2025
Operations, & IT
MD of Finance, 25 Oktober 2025
36 Anwar Harsono Good Corporate Governance IICD
Operations, & IT October 25, 2025
MD of Finance, Direktorat Workshop DFO 14 Desember 2025
37 Anwar Harsono LPEI
Operations, & IT DFO Directorate Workshop December 14, 2025
MD of Finance, E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
38 Anwar Harsono LPEI X-Learn
Operations, & IT Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Finance, November 2025
39 Anwar Harsono LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Operations, & IT November 2025
E-Learning
MD of Business 25 Oktober 2025
40 Sulaeman Good Corporate Governance IICD
Development October 25, 2025
MD of Business Direktorat Workshop DND Desember 2025
41 Sulaeman LPEI
Development DND Directorate Workshop December, 2025
MD of Business E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
42 Sulaeman KPK
Development Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Business November 2025
43 Sulaeman LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Development November 2025
E-Learning
MD of Corporate
25 Oktober 2025
44 Agus Sudiarto Secretary, Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate
Direktorat Workshop DSL 14 Desember 2025
45 Agus Sudiarto Secretary, LPEI
DSL Directorate Workshop December 14, 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
46 Agus Sudiarto Secretary, LPEI X-Learn
Anti-Gratification E-Learning November 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025
47 Agus Sudiarto Secretary, LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November 2025
Compliance, & HC E-Learning
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committees’
2025 Duties in 2025
Komite Assets and Liabilities Management In 2025, the Assets and Liabilities Management
pada tahun 2025 telah menjalankan tugas dan Committee carried out its duties and responsibilities
tanggung jawabnya sesuai dengan fungsi yang in accordance with its established functions.
telah ditetapkan.
Information Systems Technology
Komite Teknologi Sistem Informasi Committee
Dalam penerapan teknologi sistem informasi, LPEI To implement information systems technology,
membentuk Komite Teknologi Sistem Informasi Indonesia Eximbank established an Information
(Komite TSI) yang pelaksanaannya diatur melalui Systems Technology Committee (TSI Committee),
Peraturan Direktur Eksekutif terkait. Seluruh isu whose implementation is regulated by the
kritis yang berkaitan dengan implementasi TSI relevant Executive Director Regulation. All critical
wajib disampaikan dan dilaporkan kepada Komite issues related to TSI implementation must be
TSI, baik yang bersifat informatif maupun yang submitted and reported to the TSI Committee,
memerlukan persetujuan. Untuk memastikan both informative and those requiring approval.
pelaksanaan tugas yang efektif dan efisien, Komite To ensure effective and efficient implementation,
TSI juga mengadakan pertemuan secara berkala the TSI Committee also holds regular meetings to
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 500 Laporan Tahunan 2025
Page 501
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
guna membahas strategi dan perkembangan TSI, discuss TSI strategies and developments, with all
yang seluruh hasilnya dituangkan dalam risalah results recorded in meeting minutes.
rapat.
Pedoman Guidelines
Dalam pelaksanaan tugasnya pada tahun 2025, In executing its duties in 2025, the Information
Komite Teknologi Sistem Informasi berpedoman Systems Technology Committee is guided by
pada Peraturan Direktur Eksekutif Nomor : Executive Director Regulation Number:
1. PDE.0025/PDE/12/2024 Tentang Standar 1. PDE.0025/PDE/12/2024 Concerning the Standard
Pedoman Operasional Sembilan Komite Di Operational Guidelines for Nine Committees
Bawah Direktur Eksekutif Edisi 1 Revisi 4 Under the Executive Director, Edition 1, Revision 4
2. PDE.0010/PDE/07/2025 Tentang Standar 2. PDE.0010/PDE/07/2025 Concerning the Standard
Pedoman Operasional Sembilan Komite Di Operational Guidelines for Nine Committees
Bawah Direktur Eksekutif Edisi 1 Revisi 5 Under the Executive Director, Edition 1, Revision 5
3. PDE.0029.01/PDE/12/2025 Tentang Standar 3. PDE.0029.01/PDE/12/2025 Concerning the
Pedoman Operasional Sembilan Komite Di Standard Operational Guidelines for Nine
Bawah Direktur Eksekutif Edisi 1 Revisi 6 Committees Under the Executive Director,
Edition 1, Revision 6
Struktur dan Komposisi Keanggotaan Committee Membership Structure and
Komite Composition
Struktur keanggotaan Komite Teknologi Sistem The membership structure of the Information
Informasi ditetapkan berdasarkan Peraturan Systems Technology Committee is determined
Direktur Eksekutif No. PDE.0029.01/PDE/12/2025 based on Executive Director Regulation No.
Tentang Standar Pedoman Operasional Sembilan PDE.0029.01/PDE/12/2025 Concerning the Standard
Komite Di Bawah Direktur Eksekutif Edisi 1 Revisi 6, Operational Guidelines for Nine Committees Under
dengan susunan sebagai berikut: the Executive Director, Edition 1, Revision 6, with the
following composition:
Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Executive Director
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Direktur Pelaksana yang membidangi teknologi sistem informasi dan/atau Chief of
Anggota Tetap
yang membidangi teknologi sistem informasi
Vice Chairman
Managing Director in charge of information systems technology and/or Chief of Staff in
concurrently Permanent
charge of information systems technology
Member
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap Kepala Divisi yang membidangi teknologi sistem informasi
Secretary concurrently Head of Division in charge of information systems technology
Permanent Member
1. Direktur Pelaksana yang membidangi manajemen risiko dan/atau Chief of yang
membidangi manajemen risiko
2. Direktur Pelaksana yang membidangi pengembangan produk
Anggota Tetap
3. Direktur Pelaksana yang membidangi keuangan
Permanent Member
1. Managing Director in charge of risk management and/or Chief of Risk Management
2. Managing Director in charge of product development
3. Managing Director in charge of finance
Anggota Tidak Tetap Direktur Pelaksana dan/atau Chief of yang terkait dengan materi
Non-permanent Member Managing Director and/or Chief of Staff related to material
Annual Report 2025 501 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 502
1. Chief of/kepala divisi yang membidangi internal audit
2. Chief of/kepala divisi yang membidangi kepatuhan
3. Ketua Komite Audit
4. Ketua Komite Pemantau Risiko
5. Kepala Divisi/Pejabat setingkat Kepala Divisi dari Unit Kerja terkait
Narasumber
1. Chief of/Head of Division in charge of Internal Audit
Source
2. Chief of/Head of Division in charge of Compliance
3. Chair of Audit Committee
4. Chair of Risk Monitoring Committee
5. Head of Division/Official at the same level as Head of
Division from the relevant Work Unit
Alternate Keanggotaan Komite Assets and Liabilities Management
Alternate Membership of the Assets and Liabilities Management Committee
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK No. 208/PMK.06/2021 - Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap
Direktur Pelaksana yang membidangi keuangan dan operasional
Vice Chairman
Managing Director in charge of finance and operations
concurrently
Permanent Member
Sekretaris merangkap
Anggota Tetap
Secretary Chairman Kepala Divisi yang membidangi operasional
concurrently Permanent Head of Division in charge of operations
Member
Profil Komite Committee Profile
Komite Teknologi Sistem Informasi (TSI) dibentuk The Information Systems Technology (TSI)
untuk memberikan rekomendasi kepada Direktur Committee was established to provide
Eksekutif mengenai rencana pengembangan TSI, recommendations to the Executive Director
memastikan kesesuaian proyek TSI baik dalam regarding the TSI development plan, ensure
perencanaan maupun pelaksanaannya, serta the alignment of TSI projects in both planning
melakukan pemantauan secara efektif terhadap and implementation, and effectively monitor
investasi di bidang TSI agar selaras dengan arah TSI investments to ensure its alignment with the
dan kebutuhan bisnis Lembaga. Institute’s business direction and needs.
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Komite Teknologi Sistem Informasi (TSI) bertugas The Information Systems Technology (TSI)
dan bertanggung jawab untuk memberikan Committee is responsible for providing
rekomendasi kepada Direktur Eksekutif, yang recommendations to the Executive Director, which
setidaknya mencakup: include at least the following:
1. Rencana pengembangan TSI yang sejalan 1. TSI development plans that align with Indonesia
dengan kegiatan usaha LPEI. Eximbank business activities.
2. Perumusan peraturan terkait TSI. 2. Formulation of TSI-related regulations.
3. Kesesuaian proyek TSI yang disetujui dengan 3. Alignment of approved TSI projects with the TSI
rencana pengembangan TSI. development plan.
4. Kesesuaian atas pelaksanaan proyek TSI 4. Alignment of TSI project implementation with
dengan rencana proyek TSI yang disetujui. the approved TSI project plan.
5. Kesesuaian TSI dengan kebutuhan sistem 5. Alignment of TSI with the management
informasi manajemen serta kebutuhan information system requirements and the
kegiatan usaha LPEI. needs of Indonesia Eximbank’s business
activities.
6. Efektivitas mitigasi risiko atas investasi LPEI 6. Effectiveness of risk mitigation of Indonesia
pada sektor TSI terhadap pencapaian tujuan Eximbank’s investments in the TSI sector
bisnis LPEI. towards achieving Indonesia Eximbank’s
business objectives.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 502 Laporan Tahunan 2025
Page 503
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
7. Pemantauan atas kinerja TSI dan upaya 7. Monitoring TSI performance and TSI
peningkatan TSI. improvement efforts.
8. Upaya penyelesaian berbagai masalah terkait 8. Efforts to resolve various IT-related issues that
TSI yang tidak dapat diselesaikan oleh satuan cannot be resolved by the user work units and
kerja pengguna dan penyelenggara TSI secara TSI administrators effectively, efficiently, and
efektif, efisien, dan tepat waktu. timely.
9. Kecukupan dan alokasi sumber daya TSI yang 9. Adequacy and allocation of IT resources owned
dimiliki LPEI. by Indonesia Eximbank.
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan dalam Rapat Policy on Decision Making in Meetings
Komite Teknologi Sistem Informasi mengadakan The Information Systems Technology Committee
rapat paling sedikit 3 (tiga) kali dalam satu tahun, holds meetings at least three times a year, with the
dengan rincian sebagai berikut: following details:
1. Rapat pertama dengan agenda pembahasan 1. The first meeting discussed the Information
Rencana Strategis Teknologi Sistem Informasi Systems Technology Strategic Plan for the
untuk satu tahun mendatang termasuk alokasi coming year, including its budget allocation
anggarannya sesuai RKAT; in accordance with the Work Plan and Budget
(RKAT);
2. Rapat kedua dengan agenda monitoring 2. The second meeting planned to monitor the
terhadap pelaksanaan Rencana Strategis implementation of the Information Systems
Teknologi Sistem Informasi yang disetujui pada Technology Strategic Plan approved at the first
rapat pertama beserta realisasi penggunaan meeting, along with the realization of budget
anggaran; utilization;
3. Rapat ketiga dengan agenda laporan hasil 3. The third meeting reported on the
realisasi pelaksanaan Rencana Strategis implementation of the Information Systems
Teknologi Sistem Informasi selama tahun Technology Strategic Plan during the current
berjalan dan realisasi penggunaan anggaran. year and the realization of budget utilization.
Selain rapat yang telah dijadwalkan, Komite Besides scheduled meetings, the Information
Teknologi Sistem Informasi juga dapat Systems Technology Committee may also hold
mengadakan rapat sewaktu-waktu apabila meetings at any time as needed, either at the
diperlukan, baik atas permintaan satu atau lebih request of one or more Committee members,
anggota Komite, manajemen, maupun usulan management, or at the suggestion of the relevant
dari unit kerja terkait. Usulan rapat harus disertai work unit. Meeting proposals must include
dengan materi pembahasan dan dikoordinasikan discussion materials and be coordinated with
dengan Sekretaris Komite. Adapun tata cara the Committee Secretary. The procedures for
pelaksanaan rapat Komite Teknologi Sistem conducting Information Systems Technology
Informasi dalam proses pengambilan keputusan Committee meetings for decision-making are as
adalah sebagai berikut: follows:
1. Pengambilan keputusan Komite dapat 1. Committee decisions can be made through in-
dilakukan melalui rapat tatap muka atau person or online meetings.
daring (online).
2. Syarat kuorum pengambilan keputusan Komite 2. The minimum attendance requirement for a
adalah dihadiri minimum: quorum for Committee decision-making is:
a. setengah dari anggota tetap terdiri dari: a. half of the permanent members, consisting
of:
• Ketua dan/atau Wakil Ketua; • Chairperson and/or Vice Chairperson;
• Sekretaris; • Secretary;
• Anggota tetap; dan • Permanent members; and
b. satu anggota tidak tetap. b. one non-permanent member.
3. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan 3. Meeting decisions must be made by
musyawarah untuk mufakat. deliberation to achieve consensus.
Annual Report 2025 503 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 504
4. Seluruh keputusan Komite wajib dituangkan 4. All Committee decisions must be outlined in
dalam Risalah Rapat dan ditatausahakan Meeting Minutes and maintained in a complete
secara lengkap dan tertib oleh sekretaris and orderly manner by the Committee
komite. Secretary.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance
Komite Teknologi Sistem Informasi telah The Information Systems Technology Committee
melaksanakan 2 kali rapat sepanjang tahun 2025 held two meetings throughout 2025 with the
dengan tingkat kehadiran sebagai berikut: following attendance rates:
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Percentage
Ketua merangkap
Direktur Eksekutif Anggota Tetap
1 1 100%
Executive Director Chairman concurrently
Permanent Member
Kepala Divisi Teknologi Sekretaris Merangkap
Informasi Anggota Tetap
2 2 100%
Head of Information Secretary concurrently
Technology Division Permanent Member
Direktur Pelaksana
Keuangan, Operasional
& Teknologi Informasi Anggota Tetap
2 2 100%
Managing Director of Finance, Permanent Member
Operations & Information
Technology
Chief of Keuangan &
Perencanaan Strategis Anggota Tetap
0 0 0
Chief of Finance & Strategic Permanent Member
Planning
Direktur Pelaksana
Manajemen Risiko &
Anggota Tetap
Kredit 2 2 100%
Permanent Member
Managing Director of Risk &
Credit Management
Direktur Pelaksana
Bisnis I Anggota Tidak Tetap
1 1 100%
Managing Director Non-permanent Member
Business I
Direktur Pelaksana
Bisnis II Anggota Tidak Tetap
1 1 100%
Managing Director Non-permanent Member
Business II
Direktur Pelaksana
Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan & Sumber
Daya Manusia Anggota Tidak Tetap
2 2 100%
Managing Director Non-permanent Member
Institutional Secretariat,
Compliance & Human
Resources
Chief of SDM, Hukum
& Kepatuhan Anggota Tidak Tetap
2 2 100%
Chief of HC, Legal & Non-permanent Member
Compliance
Chief of Risiko Bisnis Anggota Tidak Tetap
1 1 100%
Chief of Business Risk Non-permanent Member
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 504 Laporan Tahunan 2025
Page 505
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Persentase
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Kehadiran
Position at the Meeting Kehadiran
Participants Attendance
Committee Frequency Total Attendance
Percentage
Anggota Tidak Tetap
Chief of Internal Audit 1 1 100%
Non-permanent Member
Kepala Divisi PDU Narasumber
2 2 100%
Head of PDU Division Source person
Kepala Divisi SPT Narasumber
2 2 100%
Head of SPT Division Source person
Kepala Divisi DRO Narasumber
2 2 100%
Head of DRO Division Source person
Kepala Divisi ERM Narasumber
2 2 100%
Head of ERM Division Source person
Kepala Divisi OPS Narasumber
1 1 100%
Head of OPS Division Source person
Kepala Departemen
Narasumber
Pengadaan 1 1 100%
Source person
Head of Procurement Division
Kepala Departemen
Perencanaan &
Narasumber
Pengendalian TI 2 2 100%
Source person
Head of IT Planning & Control
Department
Kepala Departemen
Pengembangan Sistem TI Narasumber
1 1 100%
Head of IT Systems Source person
Development Department
Agenda Rapat Meeting Agenda
Rapat Komite Teknologi Sistem Informasi pada The Information Systems Technology Committee
tahun 2025 membahas berbagai agenda berikut: meeting in 2025 discussed the following agendas:
Tanggal
No Agenda
Date
17 Januari 2025 Laporan Penyelenggaraan IT Tahun 2024 dan Rencana Kerja IT 2025
1
January 17, 2025 2024 IT Implementation Report and 2025 IT Work Plan
14 November 2025 Update Progres Penyelenggaraan IT 2025
2
November 14, 2025 2025 IT Implementation Progress Update
Program Pengembangan Kompetensi 2025 Competency Development Program
Tahun 2025
Anggota Komite Teknologi Sistem Informasi pada In 2025, members of the Information Systems
tahun 2025 terus meningkatkan kompetensinya Technology Committee improved their
melalui berbagai program pelatihan dan competencies through various training and
pengembangan keahlian. Inisiatif ini ditujukan skills development programs. These initiatives
untuk memperkuat efektivitas komite dalam are aimed at strengthening the committee’s
melaksanakan fungsi, tugas, dan tanggung effectiveness in carrying out its functions, duties,
jawabnya, dengan rincian sebagai berikut: and responsibilities, as detailed below:
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan Tingkat
Sukatmo Dewan Direktur Kesehatan LPEI 1 Maret 2025
1 LPEI
Padmosukarso Board of Director LPEI Risk Management and March1, 2025
Health Level
Annual Report 2025 505 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 506
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Outlook Ekonomi dan
Sukatmo Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
2 OJK
Padmosukarso Board of Director Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
PLT. Direktur Pembekalan Sertifikasi
Sukatmo Eksekutif Manajemen Risiko Jenjang 7 2 Mei 2025
3 Garda
Padmosukarso Acting Executive Risk Management Certification May 2, 2025
Director Level 7 Training
PLT. Direktur Ujian Sertifikasi Manajemen
Sukatmo Eksekutif Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
4 LSPP
Padmosukarso Acting Executive Risk Management Certification May 7, 2025
Director Exam Level 7
PLT. Direktur
Sukatmo Eksekutif Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
5 UKEF
Padmosukarso Acting Executive Business Operations August 8, 2025
Director
PLT. Direktur
Sukatmo Eksekutif 25 Oktober 2025
6 Good Corporate Governance IICD
Padmosukarso Acting Executive October 25, 2025
Director
PLT. Direktur
E-Learning Kode Etik LPEI
Sukatmo Eksekutif November 2025
7 LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Padmosukarso Acting Executive November 2025
E-Learning
Director
Refreshment Sertifikat
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
8 Anton Herdianto MD of Business Infobank
Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
9 Anton Herdianto MD of Business OJK
Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
10 Anton Herdianto MD of Business UKEF
Business Operations August 8, 2025
25 Oktober 2025
11 Anton Herdianto MD of Business Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
12 Anton Herdianto MD of Business KPK
Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025
13 Anton Herdianto MD of Business LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November 2025
E-Learning
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor
MD of Credit & Risk 20 Februari 2025
14 Sam Malee Keuangan OJK
Management February 20, 2025
Implementation of GRC in
Increasing Investor Confidence
and Financial Sector Stability
Refreshment Sertifikat
MD of Credit & Risk Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
15 Sam Malee Infobank
Management Risk Management Certificate May 7, 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
MD of Credit & Risk Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
16 Sam Malee OJK
Management Economic and Financial February 20, 2025
Outlook in 2025
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang Bagi
MD of Credit & Risk Indonesia 15 Mei 2025
17 Sam Malee OJK
Management The Domino Effect of Trump's May 15, 2025
Tariffs: A Threat or Opportunity
for Indonesia
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 506 Laporan Tahunan 2025
Page 507
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
A to Z Penyelesaian
MD of Credit & Risk Pembiayaan Bermasalah 16 Juni 2025
18 Sam Malee LPEI
Management A to Z Resolving Financing June16, 2025
Problems
MD of Credit & Risk Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
19 Sam Malee UKEF
Management Business Operations August 8, 2025
MD of Credit & Risk
20 Sam Malee Good Corporate Governance IICD 25-Oct-25
Management
MD of Credit & Risk Direktorat Workshop DMR 25 Oktober 2025
21 Sam Malee LPEI
Management DMR Directorate Workshop October 25, 2025
MD of Credit & Risk E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
22 Sam Malee KPK
Management Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Credit & Risk November 2025
23 Sam Malee LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Management November 2025
E-Learning
PLT. MD of Business
Refreshment Sertifikat
Development
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
24 Maqin U. Norhadi Acting MD Infobank
Risk Management Certificate May 7, 2025
of Business
Refreshment Level 7
Development
PLT. MD of Business
Outlook Ekonomi dan
Development
Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
25 Maqin U. Norhadi Acting MD OJK
Economic and Financial February 20, 2025
of Business
Outlook in 2025
Development
PLT. MD of Business
Development
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
26 Maqin U. Norhadi Acting MD UKEF
Business Operations August 8, 2025
of Business
Development
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT 21 April - 21 Mei
Acting MD Chartered Financial Analyst 2025
27 Anwar Harsono PPM Manajemen
of Finance, (CFA) - Level 1 April 21 - May 21,
Operations, & IT 2025
PLT. MD of Finance, Webinar “Outlook Ekonomi dan
Operations, & IT Keuangan di Tahun 2025” 20 Februari 2025
28 Anwar Harsono OJK
MD of Finance, Webinar of Economic and February 20, 2025
Operations, & IT Financial Outlook in 2025
PLT. MD of Finance, 27 - 28 Februari
Operations, & IT Internal Control over Financial 2025
29 Anwar Harsono CRMS
MD of Finance, Reporting (ICoFR) February 27-28,
Operations, & IT 2025
Implikasi Akuntansi, Aktuaria &
Pajak atas Penerapan Imbalan
PLT. MD of Finance, Kerja sesuai PSAK 219
Operations, & IT Accounting, Actuarial & 5 - 7 Maret 2025
30 Anwar Harsono IAI
MD of Finance, Tax Implications of the March 5 - 7, 2025
Operations, & IT Implementation of Employee
Benefits in accordance with
PSAK 219
PLT. MD of Finance,
Workshop Fraud Identification
Operations, & IT 11 - 14 Maret 2025
31 Anwar Harsono with Forensic Accounting and IAI
MD of Finance, March 11 - 14, 2025
Investigative Audit
Operations, & IT
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT 18 - 19 Maret 2025
32 Anwar Harsono Corporate Valuation Prasmul-Eli
MD of Finance, March 18 - 19, 2025
Operations, & IT
Annual Report 2025 507 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 508
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
PLT. MD of Finance, Pembekalan Sertifikasi Tresury
Operations, & IT Jenjang 7 21 Maret 2025
33 Anwar Harsono Apuvindo
MD of Finance, Treasury Certification Training March 21, 2025
Operations, & IT Level 7
PLT. MD of Finance, Refreshment Sertifikat
Operations, & IT Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
34 Anwar Harsono Infobank
MD of Finance, Risk Management Certificate May 7, 2025
Operations, & IT Refreshment Level 7
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
35 Anwar Harsono UKEF
MD of Finance, Business Operations August 8, 2025
Operations, & IT
MD of Finance, 25 Oktober 2025
36 Anwar Harsono Good Corporate Governance IICD
Operations, & IT October 25, 2025
MD of Finance, Direktorat Workshop DFO 14 Desember 2025
37 Anwar Harsono LPEI
Operations, & IT DFO Directorate Workshop December 14, 2025
MD of Finance, E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
38 Anwar Harsono LPEI X-Learn
Operations, & IT Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Finance, November 2025
39 Anwar Harsono LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Operations, & IT November 2025
E-Learning
MD of Business 25 Oktober 2025
40 Sulaeman Good Corporate Governance IICD
Development October 25, 2025
MD of Business Direktorat Workshop DND Desember 2025
41 Sulaeman LPEI
Development DND Directorate Workshop Decembe, 2025
MD of Business E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
42 Sulaeman KPK
Development Anti-Gratification E-Learning November 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Business November 2025
43 Sulaeman LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
Development November 2025
E-Learning
MD of Corporate
25 Oktober 2025
44 Agus Sudiarto Secretary, Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate
Direktorat Workshop DSL 14 Desember 2025
45 Agus Sudiarto Secretary, LPEI
DSL Directorate Workshop December 14, 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate
E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
46 Agus Sudiarto Secretary, LPEI X-Learn
Anti-Gratification E-Learning November 2025
Compliance, & HC
MD of Corporate E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025
47 Agus Sudiarto Secretary, LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn
November 2025
Compliance, & HC E-Learning
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committees’
2025 Duties in 2025
Pada tahun 2025, Program kerja Komite Teknologi In 2025, the Information Systems Technology
Sistem Informasi yang telah dilaksanakan dengan Committee’s work program was executed with the
rincian sebagai berikut: following details:
1. Terdapat 22 project yang direncanakan untuk 1. There are 22 projects planned for
dijalankan pada tahun 2025, dengan progres implementation in 2025, with the following
sebagai berikut: progress:
a. 11 project telah selesai, antara lain : (1) a. 11 projects have been completed, including:
Modernisasi Core System, (2) Enhancement (1) Core System Modernization, (2)
Surrounding System, (3) Integrated Surrounding System Enhancement, (3)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 508 Laporan Tahunan 2025
Page 509
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Originating System (IOS) Fase-1, (4) Digital Integrated Originating System (IOS) Phase
Platform KomodoIn, (5) New Document 1, (4) KomodoIn Digital Platform, (5) New
Management System, (5) New Middleware Document Management System, (5) New
ESB, (6) Integrated Regulatory Reporting ESB Middleware, (6) Integrated Regulatory
System (7) Enhancement Backup Storage Reporting System, (7) Backup Storage
System, (8) Tech Refresh Infrastruktur System Enhancement, (8) Non-Core
Non-Core, (9) Infrastruktur Pendukung Infrastructure Tech Refresh, (9) Core System
Modernisasi Core System, (10) IT Outsource, Modernization Supporting Infrastructure,
(11) PMO modernisasi core system (10) IT Outsourcing, (11) PMO Core System
Modernization
b. 3 Project yang masih berjalan atau b. 3 projects are still ongoing or in development
development sesuai dengan timeline project according to the project timeline include:
antara lain: (1) Tech Refresh Datacenter (1) Datacenter Facility Tech Refresh, (2)
Facility, (2) Enhancement Sistem Asuransi Insurance System Enhancement (E-billing),
(E-billing), (3) Dashboard FUT (3) FUT Dashboard
c. 8 Project yang belum berjalan disebabkan c. Eight projects remain unimplemented
menunggu project core system selesai due to delays in the core system project,
diimplementasikan, terdapat perubahan organizational changes within the proposing
organisasi yang terkait dengan unit unit, and dependencies across projects. The
pengusul, serta dependensi antar project, projects that have not yet been implemented
Adapun project yang belum berjalan antara include: (1) New GL System, (2) Enhancement
lain : (1) New GL System, (2) Enhancement Expense System Phase 3, (3) Enhancement
Expense System Fase 3, (3) Enhancement KomodoIn Digital Platform, (4) Integrated
Digital Platform KomodoIn, (4) Integrated Originating System (IOS) Phase 2, (5) Supply
Originating System (IOS) Fase 2, (5) Supply Chain Financing, (6) Integrated Regulatory
Chain Financing, (6) Integrated Regulatory Reporting System Phase 2 & Phase 3, (7)
Reporting System Fase 2 & Fase 3, (7) Enhancement Individual Allowance for
Enhancement CKPN Individual, (8) Anti Implementation Allowance (CKPN), (8) Anti-
Money Laundering (AML). Money Laundering (AML).
2. Secara garis besar, 50% project sudah berhasil 2. Overall, 50% of the projects have been
diselesaikan, namun beberapa project yang successfully completed. The remaining projects
belum berjalan disebabkan oleh antara lain are yet to be implemented due to several
penyesuaian skala prioritas implementasi factors, including shifts in implementation
menunggu selesainya project core system, priorities while awaiting completion of the core
perubahan organisasi yang terkait dengan system project, organizational changes within
unit kerja pengusul inisiatif, serta terdapat the proposing work unit, and procurement
beberapa proses pengadaan atas inisiatif processes for planned initiatives that are still in
project yang sudah direncanakan masih their final stages.
dalam tahap penyelesaian.
Komite Pengadaan Procurement Committee
Dalam pelaksanaan proses pengadaan, LPEI To implement the procurement process,
membentuk Komite Pengadaan yang diatur Indonesia Eximbank establishes a Procurement
melalui Peraturan Direktur Eksekutif terkait. Committee, as regulated by the relevant Executive
Pengambilan keputusan dalam Komite Pengadaan Director Regulation. Decision-making within the
dapat dilakukan melalui rapat tatap muka Procurement Committee can be conducted
maupun secara daring (online). Setiap keputusan through face-to-face or online meetings. All
diupayakan untuk dicapai melalui musyawarah decisions are sought to be reached through
mufakat. Apabila kesepakatan belum tercapai, consensus. If consensus cannot be reached,
maka keputusan dapat diajukan ke Rapat Board the decision can be submitted to the Board of
of Management (RABOM) untuk ditetapkan. Tugas Management Meeting (RABOM) for approval. The
Sekretaris Komite dijalankan oleh Kepala Unit Committee Secretary is carried out by the Head
Kerja yang membidangi Pengadaan, yang juga of the Work Unit responsible for Procurement, who
bertanggung jawab atas penataan arsip seluruh is also responsible for the complete and orderly
keputusan Komite secara lengkap dan tertib. archiving of all Committee decisions.
Annual Report 2025 509 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 510
Pedoman Guidelines
Komite Pengadaan dibentuk berdasarkan The Procurement Committee was established
Peraturan Direktur Eksekutif No. PDE.0015/ based on Executive Director Regulation No.
PDE/08/2022 tanggal 9 Agustus 2022, yang PDE.0015/PDE/08/2022 dated August 9, 2022, which
menetapkan Standar Pedoman Operasional forms the Standard Operational Guidelines for
untuk sembilan komite di bawah Direktur Eksekutif. the nine committees under the Executive Director.
Dalam pelaksanaan tugasnya pada tahun 2023 In carrying out its duties in 2023 and 2024, the
dan 2024, Komite Pengadaan Barang/Jasa Goods/Services Procurement Committee is guided
berpedoman pada Peraturan Direktur Eksekutif by the Executive Director Regulation PDE.0015/
PDE.0015/PDE/08/2022 tanggal 9 Agustus 2022, PDE/08/2022 dated August 9, 2022, No.0030/
No.0030/PDE/12/2022 revisi 1tanggal 30 Desember PDE/12/2022 revision 1 dated December 30, 2022,
2022, No. 0021/PDE/09/2023 tanggal 26 September No. 0021/PDE/09/2023 dated September 26, 2023
2023 revisi 2, 0019/PDE/09/2024 revisi 3 tanggal revision 2, 0019/PDE/09/2024 revision 3 dated
27 September 2024, dan No. 0025/PDE/12/2024 September 27, 2024, and No. 0025/PDE/12/2024,
revisi 4 tanggal 18 Desember 2024, yang mengatur Revision 4, dated December 18, 2024, which
Standar Pedoman Operasional bagi sembilan regulates the Standard Operational Guidelines for
komite di bawah Direktur Eksekutif, Edisi 1, Edisi 1 the nine committees under the Executive Director,
Revisi 1, Revisi 2, Revisi 3, dan Revisi 4. Edition 1, Edition 1 Revision 1, Revision 2, Revision 3,
and Revision 4.
Struktur dan Komposisi Keanggotaan Structure and Composition of Committee
Komite Membership
Struktur dan susunan anggota Komite Pengadaan The structure and composition of the Procurement
ditetapkan berdasarkan Peraturan Direktur Committee are determined based on Executive
Eksekutif No. 0021/PDE/09/2023 serta No. 0025/ Director Regulation No. 0021/PDE/09/2023 and No.
PDE/12/2024, dengan rincian sebagai berikut: 0025/PDE/12/2024, with the following details:
A. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/ A. Executive Director Regulation No. 0021/
PDE/09/2023: PDE/09/2023:
a. Struktur Keanggotaan Komite I Pengadaan a. Membership Structure of Committee I
(limit > Rp1.000.000.000)* Procurement (limit > Rp1,000,000,000)*
*) Akumulasi limit pengadaan termasuk *) Accumulated procurement limit including
pekerjaan eksisting > Rp1.000.000.000 existing work > Rp1,000,000,000
Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Executive Director
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap
Direktur Pelaksana yang membidangi pengadaan
Vice Chairman
Managing Director in charge of procurement
concurrently Permanent
Member
Sekretaris Komite (Non
Anggota) Kepala Divisi yang membidangi Pengadaan
Committee Secretary Head of Division in charge of procurement
(Non-member)
1. Direktur Pelaksana Bidang Manajemen Risiko dan/atau Head of Manajemen Risiko
dan Kredit
2. Head of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis
3. Head of yang membidangi Operation and IT
4. Direktur Pelaksana dan/atau Head of Pengusul (diutamakan Direktur Pelaksana dari
Anggota Tetap unit pengusul untuk hadir jika unit pengusul memiliki Head of dan Direktur Pelaksana
Permanent Member 1. Managing Director of Risk Management and/or Head of Risk and Credit
Management
2. Head of Finance & Strategic Planning
3. Head of operation & IT
4. Managing Director and/or Head of Proposer (preferably the Managing Director of the
5. proposing unit to attend if the proposing unit has a head of and Managing Director)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 510 Laporan Tahunan 2025
Page 511
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
1. Head of/kepala divisi yang membidangi internal audit
2. Head of/kepala divisi yang membidangi Internal kepatuhan
3. Kepala Divisi yang membidangi hukum
Narasumber 4. Kepala Divisi yang mengusulkan mengenai pengadaan
Sources 1. Head of/head of division in charge of internal audit
2. Head of/Head of Division in charge of Internal Complianc
3. Head of Legal Division
4. Head of Division who proposes procurement
Alternate Keanggotaan Komite I Pengadaan (limit > Rp1.000.000.000)
Alternate Membership of Committee I Procurement (limit > Rp1,000,000,000)
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK No. 208/PMK.06/2021 - Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap
Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Vice Chairman
Managing Director of institutional relations
concurrently Permanent
Member
Sekretaris Komite Kepala Divisi yang membidangi strategic planning
Committee Secretary Head of Division in charge of strategic planning
1. Direktur Pelaksana yang membidangi keuangan dan operasional.
2. Dua Kepala Divisi yang berada di bawah Head of finance and strategic planning.
Anggota Tetap 3. Dua Kepala Divisi yang berada di bawah Head of Operation and IT.
Permanent Member 1. Managing Director of Finance and operations.
2. Two Division Heads under the Head of Finance and strategic planning.
3. Two Division Heads under the Head of Operation and IT.
Anggota Tidak Tetap Tidak ada alternate karena sebagai owner pengusul
Non-permanent Member There is no alternate due to owner proposer
2. Struktur Keanggotaan Komite II Pengadaan 2. Membership Structure of Committee II
(limit > Rp500.000.000 – ≤ Rp1.000.000.000) * Procurement (limit > Rp500,000,000 – ≤
*) Akumulasi limit pengadaan termasuk Rp1,000,000,000)*
pekerjaan eksisting > Rp500.000.000 – ≤ *) Accumulated procurement limit including
Rp1.000.000.000. existing work >Rp500,000,000 – ≤ Rp1,000,000,000
1. Direktur Pelaksana yang membidangi pengadaan (dalam hal pengadaan barang/
jasa di luar direktoratnya); atau
2. Direktur Pelaksana yang membidangi manajemen risiko dan/atau Head of yang
Ketua merangkap membidangi manajemen risiko (dalam hal pengadaan barang/jasa di bawah
Anggota Tetap direktorat Direktur Pelaksana yang membidangi pengadaan).
Chairman concurrently 1. Managing Director of procurement (in the case of procurement of goods/services
Permanent Member outside his/her directorate); or
2. Managing Director of risk management and/or the Head of risk management (in the
case of procurement of goods/services under the directorate of Managing Director of
Procurement).
1. Direktur Pelaksana yang membidangi manajemen risiko dan/atau Head of yang
membidangi manajemen risiko (dalam hal Direktur yang membidangi pengadaan
Wakil Ketua
adalah ketua); atau
merangkap Anggota
2. Direktur Pelaksana yang membidangi pengadaan (dalam hal direktur yang
Tetap
membidangi manajemen risiko adalah ketua).
Vice Chairman
1. Managing Director of risk management and/or Head of risk management (in the
concurrently Permanent
event that the Director in charge of procurement is the chairman); or
Member
2. Managing Director of procurement (in the case where the director in charge of risk
management is the chairman).
Sekretaris Komite
(Non Anggota) Kepala Divisi yang membidangi Pengadaan
Committee Secretary Head of Division in charge of Procurement
(Non-member)
Annual Report 2025 511 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 512
1. Head of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis
2. Head of yang membidangi Operation and IT
3. Direktur Pelaksana dan/atau Head of Pengusul (diutamakan Direktur Pelaksana dari
Anggota Tetap unit pengusul untuk hadir jika unit pengusul memiliki head of dan Direktur Pelaksana)
Permanent Member 1. Head of Finance and strategic planning
2. Head of operations and IT
3. Managing Director and/or Head of Proposer (preferably the Managing Director of
proposing unit to attend if the proposing unit has a head of and Managing Director)
1. Head of/Kepala Divisi yang membidangi internal audit.
Narasumber 2. Head of/Kepala Divisi yang membidangi Internal kepatuhan.
Sources 1. Head of Division in charge of internal audit.
2. Head of/Head of Division in charge of Internal compliance.
Alternate Keanggotaan Komite II Pengadaan (> Rp500.000.000 – ≤ Rp1.000.000.000)
Alternate Membership of Committee II Procurement (> Rp500,000,000 - ≤ Rp1,000,000,000)
1. Direktur Pelaksana yang membidangi manajemen risiko dan/atau Head of yang
Ketua merangkap
membidangi manajemen risiko; atau
Anggota Tetap
2. Direktur Pelaksana yang membidangi hubungan kelembagaan
Chairman concurrently
1. Managing Director in charge of risk management and/or Head of risk management; or
Permanent Member
2. Managing Director in charge of institutional relations.
Wakil Ketua
merangkap Anggota
Tetap
Vice Chairman -
concurrently Permanent
Member
Sekretaris Komite
(Non Anggota) Divisi yang membidangi strategic planning
Committee Secretary Division in charge of strategic planning
(Non-member)
1. Dua Kepala divisi yang berada di bawah Head of keuangan dan perencanaan
strategis.
Anggota Tetap
2. Dua Kepala divisi yang berada di bawah Head of Operation and IT.
Permanent Member
1. Two Heads of divisions under the Head of Finance and strategic planning.
2. Two Heads of divisions under the Head of Operation and IT.
Anggota Tidak Tetap
Tidak ada alternate karena sebagai owner pengusul
Non-permanent
ere is no alternate due to owner proposer
Member
3. Struktur Keanggotaan Komite III Pengadaan 3. Membership Structure of Committee III
(limit >Rp20.000.000 – ≤ Rp500.000.000)* Procurement (limit >Rp20,000,000 – ≤
*) Akumulasi limit pengadaan termasuk Rp500,000,000)*
pekerjaan eksiting > Rp20.000.000 – ≤ *) Accumulated procurement limit including
Rp500.000.000 existing work > Rp20,000,000 – ≤ Rp500,000,000
Ketua merangkap
Anggota Tetap Head of yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis
Chairman concurrently Head of Finance and strategic planning
Permanent Member
Sekretaris Komite
(Non Anggota) Kepala Divisi yang membidangi pengadaan.
Committee Secretary Head of Division in charge of procurement
(Non-member)
1. Head of yang membidangi Operation and IT.
2. Direktur Pelaksana dan/atau Head of Pengusul (diutamakan Direktur Pelaksana
dari unit pengusul untuk hadir jika unit pengusul memiliki Head of dan Direktur
Anggota Tetap
Pelaksana).
Permanent Member
1. Head of Operations and IT
2. Managing Director and/or Head of Proposer (preferably the Managing Director of
proposing unit to attend if the proposing unit has a Head of and Managing Director).
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 512 Laporan Tahunan 2025
Page 513
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Alternate Keanggotaan Komite III Pengadaan (>Rp20.000.000 – ≤ Rp500.000.000)
Alternate Membership of Committee III Procurement (>Rp20,000,000 - ≤ Rp500,000,000)
Ketua merangkap
Dua Kepala Divisi berada di bawah Head of yang sama (di luar kepala divisi pengusul)
Anggota Tetap
Two Division Heads under the same Head of Division (other than the proposing division
Chairman concurrently
head).
Permanent Member
Sekretaris Komite
(Non Anggota) Divisi yang membidangi strategic planning
Committee Secretary Division in charge of strategic planning
(Non-member)
1. Dua Kepala Divisi berada di bawah Head of yang sama (di luar kepala divisi
pengusul).
Anggota Tetap 2. Tidak ada alternate karena sebagai owner pengusul.
Permanent Member 1. Two Division Heads under the same Head of Division (other than the proposing
division head).
2. There is no alternate due to the owner of the proposal.
4. Pengadaan ≤ Rp20.000.000 4. Procurement ≤ Rp20.000.000
Untuk Pengadaan dengan nilai sampai Procurements with a value of up to Rp20,000,000
dengan Rp20.000.000 tidak termasuk ke are not within the authority of the Procurement
dalam kewenangan Komite Pengadaan dan Committee and fall under the jurisdiction
merupakan kewenangan Kepala Divisi/Kepala of the Division Head/Regional Office Head/
Kantor Wilayah/pejabat setingkat Kepala Divisi official equivalent to the Division Head level of
dari unit pengusul. proposing unit.
B. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0025/ B. Executive Director Regulation No.0025/
PDE/12/2024 PDE/12/2024
a. Struktur Keanggotaan Komite I Pengadaan a. Membership Structure of Committee I
(limit > Rp1.000.000.000)* Procurement (limit > Rp1,000,000,000)*
*) Akumulasi limit pengadaan termasuk *) Accumulated procurement limit including
pekerjaan eksisting > Rp1.000.000.000 existing work > Rp1,000,000,000
Fungsi Pengadaan:
Procurement Function:
1. Direktur Pelaksana (DP) dan/atau Chief of pengusul pengadaan ( diutamakan DP
dari unit pengusul untuk hadir jika unit pengusul memiliki Chief of dan DP);
2. DP yang membidangi pengadaan Barang/Jasa;
3. Chief of yang membidangi Pengadaan Barang/Jasa;
4. Chief of yang membidangi TSl/Keuangan.
1. Managing Director (MD) and/or Chief of the procurement proposer (preferably MD
from the proposing unit to attend if the proposing unit has a Chief of and MD);
2. MD in charge of procurement of Goods/Services;
3. Chief of in charge of Procurement of Goods/Services;
4. Chief of in charge of TSl/Finance.
Fungsi Risiko:
Risk Function:
1. Direktur Eksekutif (DE);
Anggota
2. DP yang membidangi manajemen risiko;
Member
3. DP yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis;
4. Chief of yang membidangi manajemen risiko.
5. dalam hal DP yang membidangi manajemen risiko, Chief of yang membidangi
manajemen risiko dan/atau unit kerjanya sebagai pengusul pengadaan, maka
DP yang membidangi manajemen risiko berubah menjadi Fungsi Pengadaan, dan
Chief of yang membidangi manajemen risiko menjadi Fungsi Pengadaan ditukar
dengan Chief of yang membidangi TSl/Keuangan sebagai Fungsi Risiko;
1. Executive Director (DE);
2. MD in charge of risk management;
3. MD in charge of finance and strategic planning;
4. Chief of in charge of risk management.
5. in the case of the MD in charge of risk management, the Chief of in charge of risk
management and/or his/her work unit as the procurement proposer, then the MD in
charge of risk management changes to the Procurement Function, and the Chief of
in charge of risk management becomes the Procurement Function exchanged with
the Chief of in charge of TSl/Finance as the Risk Function;
Annual Report 2025 513 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 514
Sekretaris Komite (Non Kepala Divisi yang membidangi Pengadaan dengan alternate Kepala Divisi yang
Anggota) membidangi perencanaan strategi & transformasi
Committee Secretary Division Head in charge of Procurement with alternate Division Head in charge of
(Non-member) strategic planning & transformation.
1. Chief of/kepala divisi yang membidangi internal audit (kecuali jika Chief of
membidangi internal audit/kepala divisi/unit kerja dibawahnya menjadi pengusul
pengadaan);
2. Kepala Divisi yang membidangi hukum dan Kepatuhan;
3. Kepala Divisi yang mengusulkan mengenai pengadaan;
Narasumber 4. Kepala Divisi/pejabat setara dari Unit Kerja terkait lainnya.
Sources 1. Chief of/division head in charge of internal audit (except if the Chief of in charge
of internal audit/division head/work unit below him/her becomes the procurement
proposer);
2. Division Head in charge of legal and compliance;
3. Head of Division who proposes procurement;
4. Head of Division/equivalent official from other related Work Units.
Ketentuan Kuorum Komite I Pengadaan (keputusan musyawarah mufakat)
Quorum Provisions for Committee I Procurement (consensus decision)
2 (dua) orang anggota yang mewakili Fungsi Pengadaan; dan
2 (dua) orang anggota yang mewakili Fungsi Risiko, dimana salah satu anggotanya merupakan Direktur Eksekutif, jika Direktur Eksekutif berhalangan
maka seluruh anggota dari Fungsi Pengadaan dan Fungsi Risiko harus hadir;
2 (two) members representing the Procurement Function; and
2 (two) members representing the Risk Function, where one of the members is Executive Director, if the Executive Director is absent then all members of
Procurement Function and Risk Function must be present;
b. Struktur Keanggotaan Komite II Pengadaan b. Membership Structure of Committee II
(limit > Rp500.000.000 – ≤ Rp1.000.000.000)* Procurement (limit > Rp500,000,000 – ≤
Rp1,000,000,000)*
*) Akumulasi limit pengadaan termasuk *) Accumulated procurement limit
pekerjaan eksisting > Rp500.000.000 – ≤ including existing work > Rp500,000,000
Rp1.000.000.000 – ≤ Rp1,000,000,000
Fungsi Pengadaan:
Procurement Function:
1. DP dan/atau Chief of pengusul pengadaan (diutamakan DP dari unit pengusul untuk hadir
jika unit pengusul memiliki Chief of dan DP);
2. DP yang membidangi pengadaan Barang/Jasa;
3. Chief of yang membidangi Pengadaan Barang/Jasa;
4. Chief of yang membidangi TSl/Keuangan.
1. MD and/or Chief of the procurement proposer (preferably MD from the proposing unit to
attend if the proposing unit has a Chief of and MD);
2. MD in charge of procurement of Goods/Services;
3. Chief of in charge of Procurement of Goods/Services
4. Chief of in charge of TSl/Finance.
Fungsi Risiko:
Risk Function:
Anggota
1. DP yang membidangi manajemen risiko;
Member
2. DP yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis;
3. Chief of yang membidangi manajemen risiko.
4. dalam hal DP yang membidangi manajemen risiko, Chief of yang membidangi manajemen
risiko dan/atau unit kerjanya sebagai pengusul pengadaan, maka DP yang membidangi
manajemen risiko berubah menjadi Fungsi Pengadaan, dan Chief of yang membidangi
manajemen risiko menjadi Fungsi Pengadaan ditukar dengan Chief of yang membidangi
TSl/Keuangan sebagai Fungsi Risiko.
1. MD in charge of risk management;
2. MD in charge of finance and strategic planning;
3. Chief of in charge of risk management.
4. in the case of the MD in charge of risk management, the Chief of in charge of risk
management and/or his/her work unit as the procurement proposer, then the MD in charge
of risk management changes to the Procurement Function, and the Chief of in charge of risk
management becomes the Procurement Function exchanged with the Chief of in charge of
TSl/Finance as the Risk Function.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 514 Laporan Tahunan 2025
Page 515
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Sekretaris
Komite Kepala Divisi yang membidangi Pengadaan dengan alternate Kepala Divisi yang membidangi
(Non Anggota) perencanaan strategi & transformasi
Committee Division Head in charge of Procurement with alternate Division Head in charge of strategic
Secretary planning & transformation
(Non-member)
1. Chief of/kepala divisi yang membidangi internal audit (kecuali jika Chief of membidangi
internal audit/kepala divisi/unit kerja dibawahnya menjadi pengusul pengadaan);
2. Kepala Divisi yang membidangi hukum dan Kepatuhan;
3. Kepala Divisi yang mengusulkan mengenai pengadaan;
Narasumber 4. Kepala Divisi/pejabat setara dari Unit Kerja terkait lainnya
Sources 1. Chief of/division head in charge of internal audit (except if the Chief of in charge of internal
audit/division head/work unit below him/her becomes the procurement proposer);
2. Division Head in charge of law and Compliance;
3. Division Head proposing procurement;
4. Head of Division/equivalent official from other related Work Units.
Ketentuan Kuorum Komite II Pengadaan (keputusan musyawarah mufakat)
Quorum Provisions of Committee II Procurement (consensus decision)
1 (satu) orang anggota yang mewakili Fungsi Pengadaan; dan
2 (dua) orang anggota yang mewakili Fungsi Risiko.
1 (one) member representing the Procurement Function; and
2 (two) members representing the Risk Function.
c. Struktur Keanggotaan Komite III Pengadaan c. Membership Structure of Committee III
(limit >Rp20.000.000 – ≤ Rp500.000.000)* Procurement (limit >Rp20,000,000 – ≤
*) Akumulasi limit pengadaan termasuk Rp500,000,000)*
pekerjaan eksiting > Rp20.000.000 – ≤ *) Accumulated procurement limit
Rp500.000.000 including existing work >Rp20,000,000 – ≤
Rp500,000,000
Fungsi Pengadaan:
Procurement Function:
1. Chief of yang membidangi Pengadaan Barang/Jasa/Chief of yang membidangi TSI/Chief of
yang membidangi Keuangan;
2. Direktur Pelaksana dan/atau Chief of Pengusul (diutamakan Direktur Pelaksana dari unit
pengusul untuk hadir jika unit pengusul memiliki Chief of dan Direktur Pelaksana).
1. Chief of Procurement of Goods/Services/Chief of TSI/Chief of Finance;
2. Executive Director and/or Chief of Proposer (preferably the Executive Director of the proposing
unit should be present if the proposing unit has a Chief of and an Executive Director).
Fungsi Risiko:
Risk Function:
1. DP yang membidangi manajemen risiko;
Anggota
2. DP yang membidangi keuangan dan perencanaan strategis;
Member
3. Chief of yang membidangi manajemen risiko;
4. dalam hal DP yang membidangi manajemen risiko, Chief of yang membidangi manajemen
risiko dan/atau unit kerjanya sebagai pengusul pengadaan, maka DP yang membidangi
manajemen risiko berubah menjadi Fungsi Pengadaan, dan Chief of yang membidangi
manajemen risiko menjadi Fungsi Pengadaan ditukar dengan Chief of yang membidangi TSl/
Keuangan sebagai Fungsi Risiko.
1. MD in charge of risk management;
2. MD in charge of finance and strategic planning;
3. Chief of in charge of risk management;
4. If the MD in charge of risk management, the Chief of in charge of risk management, and/or
their work unit propose procurement, then the MD in charge of risk management will become
the Procurement Function, and the Chief of in charge of risk management will become the
Procurement Function, replaced by the Chief of in charge of TSl/Finance as the Risk Function.
Sekretaris
Komite Kepala Divisi yang membidangi Pengadaan dengan alternate Kepala Divisi yang membidangi
(Non Anggota) perencanaan strategi & transformasi.
Committee Division Head in charge of Procurement with alternate Division Head in charge of strategic
Secretary planning & transformation.
(Non-member)
Ketentuan Kuorum Komite I Pengadaan (keputusan musyawarah mufakat)
Quorum Provisions for Committee I Procurement (consensus decision)
1 (satu) orang anggota yang mewakili Fungsi Pengadaan; dan
1 (satu) orang anggota yang mewakili Fungsi Risiko
1 (one) member representing the Procurement Function; and
1 (one) member representing the Risk Function
Annual Report 2025 515 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 516
d. Pengadaan ≤ Rp20.000.000 d. Procurement ≤ Rp20,000,000
Untuk Pengadaan dengan nilai sampai For Procurement with a value of up to
dengan Rp20.000.000 tidak termasuk ke Rp20,000,000 is not included in the authority of
dalam kewenangan Komite Pengadaan dan Procurement Committee and is the authority of
merupakan kewenangan Kepala Divisi/Kepala Division Head/Regional Office Head/official at
Kantor Wilayah/pejabat setingkat Kepala Divisi Division Head level of the proposing unit.
dari unit pengusul.
Profil Komite Committee Profile
Secara lengkap terkait profil Ketua dan anggota The profiles of the chairman and members of
Komite Kebijakan dan Pedoman, termasuk the Policy and Guidelines Committee, who also
penugasan mereka pada jabatan lain di LPEI telah hold other positions in Indonesia Eximbank, are
disajikan pada Bab Profil Perusahaan. described in the Institution Profile Chapter.
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Berikut adalah tugas dan wewenang Komite The following are the duties and authorities of the
Pengadaan: Procurement Committee:
1. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/ 1. Executive Director Regulation No. 0021/
PDE/09/2023 PDE/09/2023
a. Memberikan persetujuan prinsip untuk a. Provide principle approval for the
Pengadaan Barang/Jasa pada tahun Procurement of Goods/Services in the
berjalan sesuai yang telah ditetapkan dalam current year as stipulated in the Indonesian
Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan Export Financing Institution’s Annual Work
(RKAT) Lembaga Pembiayaan Ekspor Plan and Budget (RKAT), taking into account
Indonesia dengan mempertimbangkan costs and budget.
biaya dan anggaran.
b. Menyetujui Pengadaan Barang/Jasa pada b. Approving the Procurement of Goods/
tahun berjalan yang belum dianggarkan Services in the current year that are not
dalam RKAT LPEI, termasuk untuk Pengadaan budgeted in the Indonesia Eximbank
Mendesak dan/atau Pengadaan Keadaan RKAT, including Urgent Procurement and/
Darurat, yang mana Komite Pengadaan or Emergency Procurement, for which the
harus dihadiri oleh Direktur Eksekutif. Procurement Committee must be attended
by the Executive Director.
c. Menetapkan susunan Panitia Pengadaan c. Determining the composition of the
Barang/Jasa melalui Keputusan Komite Procurement Committee through a
Pengadaan. Procurement Committee Decree.
d. Menyetujui dan menetapkan nilai Harga d. Approve and determine the Self-Estimated
Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Price (HPS) for Procurement of Goods/
Barang/Jasa dengan nilai diatas Services with a value above Rp250,000,000.00,
Rp250.000.000,00 berikut perubahannya including any amendments, and the Budget
dan nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) Plan (RAB) for Procurement of Goods/
untuk Pengadaan Barang/Jasa yang Services implemented through the Self-
dilaksanakan melalui metode Swakelola. Management method.
e. Menyetujui dan menetapkan pemenang e. Approve and determine the winner of the
Pengadaan Barang/Jasa yang diusulkan Procurement of Goods/Services proposed
oleh Unit Kerja Pelaksana Pengadaan by the Indonesia Eximbank Goods/Services
Barang/Jasa LPEI atau Panitia Pengadaan Procurement Implementing Work Unit or
Barang/Jasa LPEI. the Indonesia Eximbank Goods/Services
f. Memberikan rekomendasi kepada Direktur Procurement Committee.
Eksekutif terkait hal-hal yang belum diatur f. Provide recommendations to the Executive
atau terkait deviasi dari Standar Pedoman Director regarding unregulated matters or
Operasional pengadaan dan jasa LPEI, deviations from the Indonesia Eximbank
sebagai salah satu bahan Direktur Eksekutif Procurement and Services Standard
untuk mengambil keputusan dengan tetap Operational Guidelines, as one of the
memperhatikan good judgment, mitigasi Executive Director’s materials for making
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 516 Laporan Tahunan 2025
Page 517
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
risiko, dan tidak bertentangan dengan decisions while maintaining good judgment,
peraturan perundang-undangan yang risk mitigation, and not conflicting with
berlaku. applicable laws and regulations.
2. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0025/ 2. Executive Director Regulation No. 0025/
PDE/12/2024 PDE/12/2024
a. Memberikan persetujuan untuk memulai a. Granting approval to commence the
pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa implementation of Goods/Services
pada tahun berjalan sesuai yang telah Procurement for the current year as
ditetapkan dalam Rencana Kerja dan stipulated in the Annual Work Plan and
Anggaran Tahunan (RKAT) Lembaga Budget (RKAT) of the Indonesian Export
Pembiayaan Ekspor Indonesia yang telah Financing Institution (Indonesia Eximbank),
mendapatkan izin prinsip pada Rabom which has received in-principle approval
dengan mempertimbangkan biaya dan from the Budget Committee (Rabom),
anggaran. taking into account costs and budget.
b. Menyetujui Pengadaan Barang/Jasa pada b. Approving the Procurement of Goods/
tahun berjalan yang belum dianggarkan Services for the current year that are
dalam RKAT LPEI, termasuk untuk Pengadaan budgeted in the Indonesia Eximbank RKAT,
Mendesak dan/atau Pengadaan Keadaan including for Urgent Procurement and/
Darurat, yang mana Komite Pengadaan or Emergency Procurement, for which the
harus dihadiri oleh Direktur Eksekutif. Procurement Committee must be attended
by the Executive Director.
c. Menetapkan susunan Panitia Pengadaan c. Establishing the composition of the Goods/
Barang/Jasa melalui Keputusan Komite Services Procurement Committee through a
Pengadaan. Procurement Committee Decree.
d. Menyetujui dan menetapkan nilai Harga d. Approving and determining the Self-
Perkiraan Sendiri (HPS) untuk Pengadaan Estimated Price (HPS) for Goods/
Barang/Jasa dengan nilai diatas Services Procurement with a value
Rp250.000.000,00 berikut perubahannya above Rp250,000,000.00, including any
dan nilai Rencana Anggaran Biaya (RAB) amendments, and the Budget Plan (RAB) for
untuk Pengadaan Barang/Jasa yang Goods/Services Procurement implemented
dilaksanakan melalui metode Swakelola. through the Self-Management method.
e. Menyetujui dan menetapkan pemenang e. Approve and determine the winner of the
Pengadaan Barang/Jasa yang diusulkan Procurement of Goods/Services proposed
oleh Unit Kerja Pelaksana Pengadaan by the Indonesia Eximbank Goods/Services
Barang/Jasa LPEI atau Panitia Pengadaan Procurement Implementing Work Unit or
Barang/Jasa LPEI. the Indonesia Eximbank Goods/Services
Procurement Committee.
f. Memberikan rekomendasi kepada Direktur f. Provide recommendations to the Executive
Eksekutif terkait hal-hal yang belum diatur Director regarding matters that have not
atau terkait deviasi dari Standar Pedoman been regulated or related to deviations from
Operasional pengadaan dan jasa LPEI, the Indonesia Eximbank Procurement and
sebagai salah satu bahan Direktur Eksekutif Service Standard Operational Guidelines,
untuk mengambil keputusan dengan tetap as one of the Executive Director’s materials
memperhatikan good judgment, mitigasi for making decisions while still taking into
risiko, dan tidak bertentangan dengan account good judgment, risk mitigation,
peraturan perundang-undangan yang and not conflicting with applicable laws and
berlaku. regulations.
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan dalam Rapat Policy on Decision Making in Meetings
1. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/ 1. Executive Director Regulation No. 0021/
PDE/09/2023 PDE/09/2023
a. Bertindak sebagai Sekretaris Komite adalah a. The Head of the Work Unit responsible
Kepala Unit Kerja yang membidangi for Procurement shall act as Committee
Pengadaan. Fungsi Sekretaris Komite Secretary. The Committee Secretary’s role
tersebut berlaku efektif pada saat proses
Annual Report 2025 517 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 518
pelaksanaan Pengadaan Barang/ Jasa is effective upon the commencement of the
telah dimulai. Goods/Services Procurement process.
b. Persetujuan izin prinsip Pengadaan Barang/ b. Approval of the in-principle permit for
Jasa dapat diajukan oleh unit kerja pengusul the Goods/Services Procurement may be
Pengadaan Barang/Jasa. submitted by the work unit proposing the
Goods/Services Procurement.
c. Pengambilan keputusan Komite dapat c. Committee decisions can be made through
dilakukan melalui rapat tatap muka atau face-to-face or online meetings.
daring (online).
d. Rapat tatap muka dapat dilakukan secara d. Face-to-face meetings can be held
fisik atau melalui media telekonferensi, physically or via teleconference, video
video konferensi atau sarana media conference, or other electronic media that
elektronik lainnya yang memungkinkan allows all meeting participants to see and
semua peserta rapat saling melihat hear each other directly and participate in
dan mendengar secara langsung serta the meeting.
berpartisipasi dalam rapat.
e. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan e. Meeting decisions must be made by
musyawarah untuk mufakat, dalam hal deliberation to reach consensus. If the
Komite Pengadaan belum dapat mencapai Procurement Committee is unable to reach
keputusan maka dapat diajukan ke Rapat a decision, it may be submitted to the Board
Board of Management (RABOM) untuk of Management Meeting (RABOM) for a
dimintakan keputusan. decision.
f. Ketentuan kuorum dalam pengambilan f. The quorum requirements for decision-
keputusan pada Komite Pengadaan adalah making in the Procurement Committee are
sebagai berikut: as follows:
• Untuk Komite I dan II, dihadiri oleh • For Committees I and II, half of the
setengah dari anggota tetap terdiri dari: permanent members must be present,
consisting of:
* Ketua dan/atau Wakil Ketua; * Chairperson and/or Vice Chairperson;
* Anggota tetap. * Permanent members.
• Untuk Komite III, dihadiri oleh seluruh • For Committee III, all members of
anggota Komite III. Committee III must be present.
g. Seluruh keputusan Komite ditatausahakan g. All Committee decisions are administered
secara lengkap dan tertib oleh sekretaris completely and orderly by the committee
komite. secretary.
2. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0025/ 2. Executive Director Regulation No. 0025/
PDE/12/2024 PDE/12/2024
a. Bertindak sebagai Sekretaris Komite adalah a. The Head of the Work Unit responsible
Kepala Unit Kerja yang membidangi for Procurement shall act as Committee
Pengadaan. Fungsi Sekretaris Komite Secretary. The function of the Committee
tersebut berlaku efektif pada saat proses Secretary shall be effective upon the
pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa commencement of the Goods/Services
telah dimulai. Procurement process.
b. Persetujuan untuk memulai pelaksanaan b. Approval to commence the implementation
Pengadaan Barang/Jasa pada tahun of Goods/Services Procurement in the
berjalan dapat diajukan oleh unit kerja current year may be submitted by the
pengusul Pengadaan Barang/Jasa work unit proposing the Goods/Services
bersama dengan Unit Kerja Pelaksana Procurement together with the Work Unit
Pengadaan. Implementing the Procurement.
c. Pengambilan keputusan Komite dapat c. Committee decision-making may be
dilakukan melalui rapat tatap muka atau conducted through face-to-face or online
daring (online). meetings.
d. Rapat tatap muka dapat dilakukan secara d. Face-to-face meetings can be held
fisik atau melalui media telekonferensi, physically or via teleconference, video
video konferensi atau sarana media conference, or other electronic media that
elektronik lainnya yang memungkinkan allows all meeting participants to see and
semua peserta rapat saling melihat
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 518 Laporan Tahunan 2025
Page 519
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
dan mendengar secara langsung serta hear each other directly and participate in
berpartisipasi dalam rapat. the meeting.
e. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan e. Meeting decisions must be made by
musyawarah untuk mufakat, dalam hal deliberation to reach consensus. If the
Komite Pengadaan belum dapat mencapai Procurement Committee is unable to reach
keputusan maka dapat diajukan ke Rapat a decision, it can be submitted to the Board
Board of Management (RABOM) untuk of Management Meeting (RABOM) for a
dimintakan keputusan. decision.
f. Ketentuan kuorum dalam pengambilan f. The quorum requirements for decision-
keputusan pada Komite Pengadaan adalah making by the Procurement Committee are
sebagai berikut: as follows:
• Kuorum Komite Pengadaan I (keputusan • Quorum for Procurement Committee
musyawarah mufakat): Pengambilan I (decision by deliberation to reach
keputusan dianggap kuorum apabila consensus): Decision-making is
sedikitnya dihadiri oleh: considered a quorum if attended by at
* 2 (dua) orang anggota yang least:
mewakili Fungsi Pengadaan; dan * 2 (two) members representing the
* 2 (dua) orang anggota yang Procurement Function; and
mewakili Fungsi Risiko, dimana * 2 (two) members representing the Risk
salah satu anggotanya merupakan Function, one of whom is the Executive
Direktur Eksekutif, jika Direktur Director. If the Executive Director is
Eksekutif berhalangan maka seluruh unable to attend, all members of the
anggota dari Fungsi Pengadaan dan Procurement Function and the Risk
Fungsi Risiko harus hadir; Function must be present.
• Kuorum Komite Pengadaan II (keputusan • Quorum of Procurement Committee II
musyawarah mufakat): Pengambilan (consensus-based decisions): Decision-
keputusan dianggap kuorum apabila making is considered a quorum if
sedikitnya dihadiri oleh: attended by at least:
* 1 (satu) orang anggota yang * 1 (one) member representing the
mewakili Fungsi Pengadaan; dan Procurement Function; and
* 2 (dua) orang anggota yang * 2 (two) members representing the
mewakili Fungsi Risiko; Risk Function;
• Kuorum Komite Pengadaan Ill (keputusan • Quorum of Procurement Committee III
musyawarah mufakat): Pengambilan (consensus-based decisions): Decision-
keputusan dianggap kuorum apabila making is considered a quorum if
sedikitnya dihadiri oleh: attended by at least:
* 1 (satu) orang anggota yang * 1 (one) member representing the
mewakili Fungsi Pengadaan; dan Procurement Function; and
* 1 (satu) orang anggota yang * 1 (one) member representing the Risk
mewakili Fungsi Risiko; Function;
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance Rate
Komite Pengadaan telah mengadakan 72 kali The Procurement Committee held 72 meetings
rapat sepanjang tahun 2025, dengan tingkat throughout 2025, with attendance rate as follows:
kehadiran sebagai berikut:
Komite Jumlah Rapat
Committee Total Meeting
Komite I
22
Committee I
Komite II
22
Committee II
Komite III
28
Committee III
Annual Report 2025 519 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 520
Seluruh rapat diselenggarakan dengan All meetings are conducted in accordance with the
memastikan tingkat kehadiran anggota memenuhi established quorum requirements, with member
persyaratan kuorum yang telah ditetapkan, attendance meeting the stipulated threshold, as
dengan rincian sebagai berikut: detailed below:
Rapat Komite I Pengadaan Committee I Procurement Meeting
Periode 01 Januari 2025 – 19 Maret 2025
January 1, 2025 - March 19, 2025 Period
Persentase Kehadiran
Peserta Rapat Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah Kehadiran
Attendance
Meeting Participants Position at Committee Meeting Frequency Total Attendance
Percentage
Plt Direktur Eksekutif
Yon Arsal Acting Executive 2 2 100%
Director
Periode 20 Maret – 30 Desember 2025
March 20 - December 30, 2025 Period
Persentase
Posisi di Komite
Peserta Rapat Frekuensi Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran
Position at
Meeting Participants Meeting Frequency Total Attendance Attendance
Committee
Percentage
Plt Direktur Eksekutif
Sukatmo Padmosukarso Acting Executive 16 16 100%
Director
Periode 01 Januari 2025 – 16 Februari 2025
January 1, 2025 - February 16, 2025 Period
Persentase
Peserta Rapat Frekuensi Rapat Jumlah
Posisi di Komite Kehadiran
Meeting Meeting Kehadiran
Position at Committee Attendance
Participants Frequency Total Attendance
Percentage
Plt. Direktur Pelaksana
Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan & Sumber Daya
Manusia
T. Wahyu P. Wibowo 2 2 100%
Acting Managing Director of
the Institutional Secretariat,
Compliance & Human
Resources
Periode 21 Agustus 2025 – 31 Desember 2025
August 21, 2025 - December 31, 2025
Persentase
Peserta Rapat Frekuensi Rapat Jumlah
Posisi di Komite Kehadiran
Meeting Meeting Kehadiran
Position at Committee Attendance
Participants Frequency Total Attendance
Percentage
Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan &
Sumber Daya Manusia
Agus Sudiarto Managing Director of the 10 9 90%
Institutional Secretariat,
Compliance & Human
Resources
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 520 Laporan Tahunan 2025
Page 521
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Periode 1 Januari 2025 – 31 Desember 2025
January 1, 2025 - December 31, 2025 Period
Persentase
Peserta Rapat Frekuensi Rapat Jumlah
Posisi di Komite Kehadiran
Meeting Meeting Kehadiran
Position at Committee Attendance
Participants Frequency Total Attendance
Percentage
Direktur Pelaksana
Manajemen Risiko & Kredit
Sam Malee 22 19 86%
Managing Director of Risk
Management & Credit
Direktur Pelaksana
Keuangan, Operasional &
Teknologi Informasi
Anwar Harsono 22 21 95%
Managing Director of
Finance, Operations &
Information Technology
Chief of Risiko Bisnis
Titiek Setiyowati 22 19 86%
Chief of Business Risk
Chief of Human Capital,
Nury Sriandajani Procurement & General 22 22 100%
Services
Periode 01 Januari 2025 – 15 September 2025
January 1, 2025 - September 15, 2025 Period
Persentase
Peserta Rapat Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Meeting Frequency Total Attendance Attendance
Percentage
Kepala Divisi Pengadaan
dan Umum
Pretty Halim 14 13 93%
Head of Procurement
and General Division
Periode 15 September – 31 Desember 2025
September 15 - December 31, 2025 Period
Persentase
Jumlah Kehadiran
Peserta Rapat Posisi di Komite Frekuensi Rapat Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Meeting Frequency Attendance
Total Attendance
Percentage
Pj Kepala Divisi
Pengadaan dan Umum
Yudha Yunanto Acting Head of 8 8 100%
Procurement and
General Division
Rapat Komite II Pengadaan Procurement Committee II Meeting
Periode 01 Januari 2025 – 16 Februari 2025
January 1, 2025 - February 16, 2025 Period
Persentase
Peserta Rapat
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran
Meeting
Position at Committe Meeting Frequency Total Attendance Attendance
Participants
Percentage
Plt. Direktur Pelaksana
Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan & Sumber
Daya Manusia
T. Wahyu P. Wibowo 4 4 100%
Acting Managing Director
of the Institutional
Secretariat, Compliance &
Human Resources
Annual Report 2025 521 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 522
Periode 21 Agustus 2025 – 31 Desember 2025
August 21, 2025 - December 31, 2025 Period
Persentase
Peserta Rapat
Posisi di Komite Frekuensi Rapat Jumlah Kehadiran Kehadiran
Meeting
Position at Committee Meeting Frequency Total Attendance Attendance
Participants
Percentage
Direktur Pelaksana
Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan & Sumber
Daya Manusia
Agus Sudiarto 5 5 100%
Managing Director of the
Institutional Secretariat,
Compliance & Human
Resources
Periode 01 Januari 2025 – 31 Desember 2025
January 1, 2025 - December 31, 2025
Persentase
Peserta Rapat Frekuensi Rapat
Posisi di Komite Jumlah Kehadiran Kehadiran
Meeting Meeting
Position at Committee Total Attendance Attendance
Participants Frequency
Percentage
Direktur Pelaksana
Manajemen Risiko & Kredit
Sam Malee 22 20 91%
Managing Director of Risk
Management & Credit
Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional & Teknologi
Informasi
Anwar Harsono 22 21 95%
Managing Director of
Finance, Operations &
Information Technology
Chief of Risiko Bisnis
Titiek Setiyowati 22 21 95%
Chief of Business Risk
Pj. Chief of Human Capital,
Procurement & General
Services
Nury Sriandajani 22 19 86%
Acting Chief of Human
Capital, Procurement &
General Services
Periode 01 Januari 2025 – 15 September 2025
January 1, 2025 - September 15, 2025 Period
Persentase
Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Posisi di Komite Kehadiran
Meeting Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Attendance
Frequency Total Attendance
Percentage
Kepala Divisi Pengadaan
dan Umum
Pretty Halim 18 18 100%
Head of Procurement and
General Division
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 522 Laporan Tahunan 2025
Page 523
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Periode 15 September – 31 Desember 2025
September 15 - December 31, 2025 Period
Persentase
Frekuensi Rapat Jumlah
Peserta Rapat Posisi di Komite Kehadiran
Meeting Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Attendance
Frequency Total Attendance
Percentage
Pj Kepala Divisi Pengadaan
dan Umum
Yudha Yunanto 4 4 100%
Acting Head of Procurement
and General Division
Rapat Komite III Pengadaan
Procurement Committee III Meeting
Periode 01 Januari 2025 – 16 Februari 2025
January 1, 2025 - February 16, 2025 Period
Persentase
Frekuensi Rapat
Peserta Rapat Posisi di Komite Jumlah Kehadiran Kehadiran
Meeting
Meeting Participants Position at Committee Total Attendance Attendance
Frequency
Percentage
Plt. Direktur Pelaksana
Sekretariat Lembaga,
Kepatuhan & Sumber Daya
Manusia
T. Wahyu P. Wibowo 1 1 100%
Acting Managing Director of
the Institutional Secretariat,
Compliance & Human
Resources
Periode 1 Januari 2025 – 31 Desember 2025
January 1, 2025 - December 31, 2025 Period
Persentase
Jumlah
Peserta Rapat Posisi di Komite Frekuensi Rapat Kehadiran
Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Meeting Frequency Attendance
Total Attendance
Percentage
Direktur Pelaksana
Manajemen Risiko & Kredit
Sam Malee 6 6 100%
Managing Director of Risk
Management & Credit
Direktur Pelaksana
Keuangan, Operasional &
Teknologi Informasi
Anwar Harsono
Managing Director of 28 21 75%
Finance, Operations &
Information
Technology
Chief of Risiko Bisnis
Titiek Setiyowati 28 24 86%
Chief of Business Risk
Pj. Chief of Human Capital,
Procurement & General
Services
Nury Sriandajani 28 27 96%
Acting Chief of Human
Capital, Procurement &
General Services
Annual Report 2025 523 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 524
Periode 01 Januari 2025 – 15 September 2025
January 1, 2025 - September 15, 2025 Period
Jumlah Persentase
Peserta Rapat Posisi di Komite Frekuensi Rapat Kehadiran Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Meeting Frequency Meeting Attendance
Attendance Percentage
Kepala Divisi Pengadaan
dan Umum
Pretty Halim 19 18 95%
Head of Procurement and
General Division
Periode 15 September – 31 Desember 2025
September 15 - December 31, 2025 Period
Jumlah Persentase
Peserta Rapat Posisi di Komite Frekuensi Rapat Kehadiran Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Meeting Frequency Meeting Attendance
Attendance Percentage
Pj Kepala Divisi Pengadaan
dan Umum
Yudha Yunanto Acting Head of 9 9 100%
Procurement and General
Division
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 524 Laporan Tahunan 2025
Page 525
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Agenda Rapat Meeting Agenda
Rapat Komite Pengadaan pada tahun 2025 The 2025 Procurement Committee Meeting
membahas berbagai agenda berikut: discussed the following agenda items:
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Layanan Penyimpanan Media Tape Drive
Indonesia Eximbank
2. Pengadaan Jasa Mandays Penetration Testing Indonesia
Eximbank Paket II : Advanced Pentest
3. Pengadaan Perpanjangan Sewa Mesin Multi Fungsi Printer
4. Pengadaan Jasa Screening System Calon Nasabah/
Nasabah
5. Pengadaan Jasa Pembuatan Annual & Sustainability Report
Tahun 2024
08 Januari 2025
MR.0001/PDU/01/2025
January 8, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Indonesia Eximbank Tape Drive Storage
Services
2. Procurement of Indonesia Eximbank Mandays Penetration
Testing Services Package II: Advanced Pentest
3. Procurement of Multifunction Printer Rental Extension
4. Procurement of Prospective Customer/Customer Screening
System Services
5. Procurement of 2024 Annual & Sustainability Report
Preparation Services
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Pekerjaan Tambah Konsultan PMO Modernisasi
Core System
2. Pengadaan Implementasi Integrated Regulatory Reporting
System
3. Pengadaan IT Outsorcing Paket I
(Data Analyst & Data Engineer)
4. Pengadaan IT Outsorcing Paket II
(Business Analyst & Quality Assurance)
5. Pengadaan IT Outsorcing Paket III
(System Analyst & Arsitektur)
6. Pengadaan IT Outsorcing Paket IV
(IT Infrastructure & Security)
14 Januari 2025
MR. 0002/PDU/01/2025
January 14, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Additional PMO Consultant Work for Core
System Modernization
2. Procurement of Integrated Regulatory Reporting System
Implementation
3. Procurement of IT Outsourcing Package I
(Data Analyst & Data Engineer)
4. Procurement of IT Outsourcing Package II
(Business Analyst & Quality Assurance)
5. Procurement of IT Outsourcing Package III
(System Analyst & Architecture)
6. Procurement of IT Outsourcing Package IV
(IT Infrastructure & Security)
Annual Report 2025 525 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 526
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Application Performance Monitoring
2. Pengadaan Warranty & Support Perangkat Cisco Network
Access Control
Persetujuan Metode, HPS, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
3. Pengadaan Peremajaan dan Technology Refreshment
Infrastruktur IT Non-Core
04 Februari 2025
MR.0004/PDU/02/2025
February 4, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Application Performance Monitoring
2. Procurement of Warranty & Support for Cisco Network Access
Control Devices
Approval of Method, Price List, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
3. Procurement of Non-Core IT Infrastructure Rejuvenation and
Technology Refreshment
Persetujuan Pemenang Pengadaan
05 Februari 2025 Pengadaan Jasa Konsultan Survei Pemangku Kepentingan
MR. 0005/PDU/02/2025
February 5, 2025 Approval of Procurement Winner
Procurement of Stakeholder Survey Consulting Services
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Enhancement Fund Transfer Pricing System
Persetujuan Metode, Bobot Evaluasi, HPS dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Jasa Konsultan Penyusunan Dokumen Rencana
Strategis (Renstra) Komite PKE Tahun 2025 - 2029
07 Februari 2025
MR. 0006/PDU/02/2025
February 7, 2025 Approval of Procurement Winners
1. Enhancement Fund Transfer Pricing System Procurement
Approval of Method, Evaluation Weighting, HPS, and
Procurement Committee
2. Procurement of Consulting Services for the Preparation of
the PKE Committee's Strategic Plan Document (Renstra) for
2025-2029
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS),
Metode dan Bobot Evaluasi
1. Renewal Local Support FIRMS (Aplikasi Penunjang SLIK) Tahun
2025-2026
2. Jasa Konsultan Pengukuran Development Impact Program
PKE Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP)
3. Jasa Konsultan Pengukuran Development Impact Penugasan
Khusus Eksport (PKE) secara Agregat
07 Februari 2025
MR.0007/PDU/02/2025
February 7, 2025
Approval of Own Estimated Price (HPS),
Evaluation Methods, and Weighting
1. Renewal of Local Support FIRMS (SLIK Supporting Application)
for 2025-2026
2. Consulting Services for Measuring the Development Impact of
the Super Priority Tourism Destination (DPSP) PKE Program
3. Consultant Services for Measuring the Development Impact
of Special Export Assignments (PKE) in Aggregate
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 526 Laporan Tahunan 2025
Page 527
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Perpanjangan Sewa Kantor Jaringan Surakarta
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Tambahan Ruang Lingkup KAP Tahun Buku 2024
3. Pengadaan Renewal Subscription & Support Sophos Malware
Protection Tahun 2025 - 2028
4. Pengadaan Renewal Layanan Security Operation Center
(SOC) 2025-2026
18 Februari 2025
MR. 0008/PDU/02/2025 Approval of Procurement Winner
February 18, 2025
1. 1Procurement of Surakarta Network Office Lease Extension
Approval of HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
2. Procurement of Additional Public Accounting Firm Scope for
Fiscal Year 2024
3. Procurement of Sophos Malware Protection Subscription &
Support Renewal for 2025-2028
4. Procurement of Security Operation Center (SOC) Service
Renewal for 2025-2026
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Jasa Mandays Penetration Testing Indonesia
Eximbank Paket I : Standard Pentest
2. Pengadaan Renewal Lisensi Digicert Secure Socket Layer
(SSL) - Secure Site Wildcard Tahun 2025-2028
Persetujuan Metode, Bobot Evaluasi, HPS dan Panitia
Pengadaan
3. Pengadaan Perpanjangan Penyedia Jasa Assessment All
Level
4. Pengadaan Renewal Managed Service SWIFT 2025-2026
5. Pengadaan Renewal Lisensi& Maintenance Sistem Email
Security Gateway Tahun 2025-2028
20 Februari 2025
MR. 0009/PDU/02/2025
February 20, 2025 Approval of Procurement Winners
1. Procurement of Mandays Penetration Testing Services for
Indonesia Eximbank Package I: Standard Pentest
2. Procurement of Digicert Secure Socket Layer (SSL) License
Renewal - Secure Site Wildcard for 2025-2028
Approval of Method, Evaluation Weight, HPS,
and Procurement Committee
3. Procurement of All Level Assessment
Service Provider Extension
4. Procurement of SWIFT Managed Service Renewal
for 2025-2026
5. Procurement of Email Security Gateway License
Renewal & System Maintenance for 2025-2028
Annual Report 2025 527 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 528
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Renewal Lisensi Digicert Secure Socket Layer
(SSL) - Secure Site Wildcard Tahun 2025-2028
Persetujuan Metode, Bobot Evaluasi, dan HPS Pengadaan
2. Pengadaan Jasa KonsultanPengukuran Development Impact
Program PKE Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP)
3. Pengadaan Jasa Konsultan Pengukuran Development Impact
Penugasan Khusus Ekspor (PKE) secara Aggregat
21 Februari 2025
MR. 0010/PDU/02/2025 Approval of Procurement Winners
February 21, 2025
1. Procurement of Digicert Secure Socket Layer (SSL) License
Renewal - Secure Site Wildcard for 2025-2028
Approval of Procurement Method, Evaluation Weight, and HPS
2. Procurement of Consulting Services for Measuring the
Development Impact of the Super Priority Tourism Destination
(DPSP) PKE Program
3. Procurement of Consulting Services for Measuring the
Development Impact of Special Export Assignments (PKE) in
Aggregate
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Aplikasi Document Management System
2. Pengadaan Enhancement Storage Backup System
26 Februari 2025
MR. 0011/PDU/02/2025
February 26, 2025 Approval of Procurement Winner
1. Document Management System Application Procurement
2. Enhanced Storage Backup System Procurement
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Jasa Konsultan Penyusunan Dokumen Rencana
Strategis (Renstra) PKE 2025 – 2029
12 Maret 2025
MR. 0012/PDU/03/2025
March 12, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement of Consulting Services for the Preparation of the
2025-2029 PKE Strategic Plan (Renstra) Document
1. Persetujuan Perpanjangan Sewa Kantor Jaringan Batam
Persetujuan Pemenang Pengadaan
2. Pengadaan Renewal Subscription & Support VA Tools Rapid 7
Tahun 2025-2026
3. Pengadaan Renewal Local Support FIRMS
(Aplikasi Penunjang SLIK) Tahun 2025 - 2026
12 Maret 2025
MR. 0013/PDU/03/2025
March 12, 2025
1. Approval of Batam Network Office Lease Extension
Approval of Procurement Winner
2. Procurement of Renewal Subscription & Support for VA Tools
Rapid 7, 2025-2026
3. Procurement of Renewal of Local Support for FIRMS
(SLIK Supporting Application), 2025-2026
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 528 Laporan Tahunan 2025
Page 529
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Aplikasi Secure Web Gateway
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Asuransi Kesehatan Pegawai & Manajemen LPEI
3. Laporan Pengadaan Gagal atas Pengadaan Lisensi Software
(Microsoft, Adobe & Citrix)
4. Persetujuan Addendum Perjanjian IOS Fase 1
14 Maret 2025
MR. 0014/PDU/03/2025
March 14, 2025 Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Secure Web Gateway Application
Approval of HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
2. Procurement of Health Insurance for Indonesia Eximbank
Employees & Management
3. Failed Procurement Report for Software License Procurement
(Microsoft, Adobe, & Citrix)
4. Approval of Addendum to Phase 1 IOS Agreement
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Renewal Layanan Security Operation Center
(SOC) Tahun 2025-2026
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan, Bobot Evaluasi, HPS dan Panitia Pengadaan
Lisensi Software (Microsoft, Adobe, Citrix)
3. Persetujuan Addendum Perpanjangan Pekerjaan Jasa
Konsultan Akuntansi Implementasi PSAK 74/117
20 Maret 2025
MR. 0015/PDU/03/2025
March 20, 2025 Approval of Procurement Winners
1. Procurement of Security Operation Center (SOC) Service
Renewal for 2025-2026
Approval of the Price of Purchase (HPS), Method, Evaluation
Weight, and Procurement Committee
2. Procurement, Evaluation Weight, HPS, and Procurement
Committee for Software Licenses (Microsoft, Adobe, Citrix)
3. Approval of the Addendum to the Extension of the Accounting
Consulting Services Work for the Implementation of PSAK
74/117
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
1. Pengadaan, Bobot Evaluasi, HPS dan Panitia Pengadaan
Perpanjangan Penyedia Jasa Assessment All Level
2. Pengadaan Jasa Konsultan Aktuaria Cadangan Teknis
Asuransi Sesuai PSAK 117
20 Maret 2025
MR. 0016/PDU/03/2025
March 20, 2025 Approval of the HPS, Method, Evaluation Weight, and
Procurement Committee
1. Procurement, Evaluation Weight, HPS, and Procurement
Committee for the Extension of All-Level Assessment Service
Providers
2. Procurement of Actuarial Consulting Services for Insurance
Technical Reserves in Accordance with PSAK 117
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia Pengadaan
Pengadaan Renewal License dan Support Multi Factor
Authentication (MFA) Tahun 2025-2026
20 Maret 2025
MR. 0017/PDU/03/2025
March 20, 2025 Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
Procurement of License Renewal and Multi-Factor Authentication
(MFA) Support for 2025-2026
Annual Report 2025 529 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 530
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
1. Pengadaan Perpanjangan Jasa Penyedia Medical Checkup
2. Pengadaan Jasa Travel Agent LPEI
21 Maret 2025
MR. 0018/PDU/03/2025
March 21, 2025
Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
1. Procurement of Medical Checkup Provider Service Extension
2. Procurement of Indonesia Eximbank Travel Agent Services
Persetujuan HPS, Metode, dan Bobot Evaluasi
1. Pengadaan Seragam Pegawai dan Manajemen
2. Pengadaan Renewal Warranty dan Support SAN Switch Tahun
2025-2026
3. Pengadaan Perpanjangan Jasa Agensi Media Placement LPEI
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
4. Pengadaan Jasa Pembuatan Kajian Komersial Optimalisasi
Lantai Kantor Dan Relokasi Kantor Pusat LPEI
21 Maret 2025
MR. 0019/PDU/03/2025 Approval of the HPS, Method, and Evaluation Weight
March 21, 2025
1. Procurement of Employee and Management Uniforms
2. Procurement of Warranty Renewal and SAN Switch Support for
2025-2026
3. Procurement of Extended Indonesia Eximbank Media
Placement Agency Services
Approval of the HPS, Method, Evaluation Weight, and
Procurement Committee
4. Procurement of Commercial Study Services for Office Floor
Optimization and Relocation of Indonesia Eximbank Head
Office
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Renewal Subscription & Support Sophos Malware
Protection Server Tahun 2025-2028
26 Maret 2025
MR. 0020/PDU/03/2025
March 26, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement of Sophos Malware Protection Server Renewal
Subscription & Support for 2025-2028
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Renewal Managed Service SWIFT Tahun 2025-2026
26 Maret 2025
MR. 0021/PDU/03/2025
March 26, 2025
Approval of the Winner of the SWIFT Renewal Managed Service
Procurement for 2025-2026
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 530 Laporan Tahunan 2025
Page 531
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Renewal Lisensi & Maintenance Sistem Email
Security Gateway Tahun 2025-2028
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Renewal Subscription License FTP System
(2025-2026)
3. Pengadaan Renewal Support & Maintenance SunFish HRIS
Tahun 2025-2028
4. Pengadaan Renewal Maintenance IPC Dealing System Tahun
2025-2028
MR. 0021.01/ 16 April 2025
PDU/04/2025 April 16, 2025
Approval of Procurement Winners
1. Procurement of Email Security Gateway System License
Renewal & Maintenance for 2025-2028
Approval of HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
2. Procurement of FTP System Subscription License Renewal
(2025-2026)
3. Procurement of SunFish HRIS Support & Maintenance for
2025-2028
4. Procurement of IPC Dealing System Renewal & Maintenance
for 2025-2028
Persetujuan HPS, Metode, dan Bobot Evaluasi
1. Pengadaan Jasa Konsultan Pengukuran Developmental
Impact Program PKE Destinasi Pariwisata Super Prioritas
(DPSP)
2. Pengadaan Jasa Konsultan Pengukuran Developmental
Impact Penugasan Khusus Ekspor (PKE) secara Agregat
MR.0021.02/ 16 April 2025
PDU/04/2025 April 16, 2025 Approval of the HPS, Methods, and Evaluation Aspect
1. Procurement of Consulting Services for Measuring the
Developmental Impact of the Super Priority Tourism
Destination (DPSP) PKE Program
2. Procurement of Consulting Services for Measuring the
Developmental Impact of Special Export Assignments (PKE) in
Aggregate
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Renewal Lisensi & Maintenance Sistem Email
Security Gateway Tahun 2025-2028
23 April 2025
MR.0022/PDU/04/2025
April 23, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement of License Renewal & Maintenance for the Email
Security Gateway System for 2025-2028
Pemenang Pengadaan
Pengadaan Renewal License Dan Support Multi Factor
MR.0022.01/ 23 April 2025 Authentication (MFA) Tahun 2025 – 2026
PDU/04/2025 April 23, 2025
Winners of the 2025-2026 License Renewal and Multi-Factor
Authentication (MFA) Support Procurement
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Jasa Konsultan Aktuaria Cadangan Teknis Asuransi
Sesuai PSAK 117
25 April 2025
MR. 0024/PDU/04/2025
April 25, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement of Actuarial Consulting Services for Insurance
Technical Reserves in Accordance with PSAK 117
Annual Report 2025 531 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 532
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Peremajaan dan Technology Refreshment
Infrastruktur IT Non-Core
2. Pengadaan Perpanjangan Penyedia Jasa Asuransi Kesehatan
Pegawai Tahun 2025 Indonesia Eximbank
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
3. Pengadaan Sewa Kendaraan Dinas Operasional Kantor Pusat
dan Kantor Jaringan LPEI
29 April 2025
MR. 0025/PDU/04/2025
April 29, 2025
Approval of Procurement Winners
1. Procurement of Non-Core IT Infrastructure Rejuvenation and
Technology Refreshment
2. Procurement of Employee Health Insurance Service Provider
Extension for 2025 for Indonesia Eximbank
Approval of HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
3. Procurement of Operational Vehicle Rental for Head Office
and Indonesia Eximbank Network Offices
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Renewal Warranty dan Support SAN Switch Tahun
2025-2026
Persetujuan HPS, Metode dan Bobot Evaluasi
2. Pengadaan Agensi Media & Sosial Monitoring
30 April 2025
MR. 0026/PDU/04/2025
April 30, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Renewal Warranty and Support for SAN
Switches for 2025-2026
Approval of HPS, Evaluation Methods, and Weighting
2. Procurement of Media & Social Monitoring Agencies
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Perpanjangan Penyedia Jasa Assessment All
Level
2. Pengadaan Perpanjangan Penyedia Jasa Medical Checkup
Pegawai Tahun 2025
07 Mei 2025
MR.0027/PDU/05/2025
May 7, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement Extension for All-Level Assessment Service
Providers
2. Procurement Extension for Employee Medical Checkup Service
Providers in 2025
Persetujuan HPS, Metode dan Bobot Evaluasi
Pengadaan Jasa Konsultan Pendamping Sertifikasi ISO
37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
07 Mei 2025
MR.0028/PDU/05/2025
May 7, 2025
HPS Approval, Evaluation Methods, and Weighting
Procurement of Consulting Services for ISO 37001:2016 Anti-
Bribery Management System Certification
Permohonan Persetujuan Addendum Perjanjian Jasa Konsultan
16 Mei 2025 Survei Pemangku Kepentingan
MR.0029/PDU/05/2025
May 16, 2025 Application for Approval of Addendum to Stakeholder Survey
Consultant Services Agreement
1. Persetujuan Perpanjangan Sewa Kantor Jaringan Semarang
2. Persetujuan Pemenang Pengadaan Penyedia Jasa
Pembuatan Seragam Pegawai Indonesia Eximbank
MR. 0030/ 16 Mei 2025
1. Approval of the Extension of the Semarang Network Office
PDU/05/2025 May 16, 2025
Lease
2. Approval of the Winner of the Procurement for the Production
of Indonesian Eximbank Employee Uniforms
Persetujuan Perpanjangan Sewa Kantor Jaringan Semarang
19 Mei 2025
MR.0031/PDU/05/2025 Office Lease Extension Agreement for
May 19, 2025
Semarang Network
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 532 Laporan Tahunan 2025
Page 533
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
22 Mei 2025 Pengadaan Lisensi Software Microsoft, Adobe dan Citrix
MR.0032/PDU/05/2025
May 22, 2025 Approval of Procurement Winners
Procurement of Microsoft, Adobe, and Citrix Software Licenses
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Renewal Support & Maintenance SUNFISH HRIS
Tahun 2025 - 2028
2. Pengadaan Renewal Maintenance IPC Dealing System Tahun
2025 - 2028
22 Mei 2025
MR.0033/PDU/05/2025
May 22, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Renewal Support & Maintenance for SUNFISH
HRIS, 2025-2028
2. Procurement of Renewal Maintenance for IPC Dealing System,
2025-2028
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Jasa Konsultan Pengukuran Development Impact
Program PKE pada Destinasi Pariwisata Super Prioritas
2. Pengadaan Perpanjangan Jasa Agensi Media Placement
Persetujuan HPS, Metode, dan Bobot Evaluasi
3. Pengadaan Local Support & Maintenance Microsoft Exchange
Server, Microsoft Active Directory & Microsoft 365
MR. 0034/ 22 Mei 2025
PDU/05/2025 May 22, 2025 Approval of Procurement Winners
1. Procurement of Consulting Services for Measuring the
Development Impact of the PKE Program in Super Priority
Tourism Destinations
2. Procurement of Media Placement Agency Service Extension
Approval of the HPS, Method, and Evaluation Weighting
3. Procurement of Local Support & Maintenance for Microsoft
Exchange Server, Microsoft Active Directory & Microsoft 365
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Penyedia Jasa Pengelolaan Akomodasi Perjalanan
Dinas LPEI
04 Juni 2025
MR.0035/PDU/06/2025
June 4, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement of Indonesia Eximbank Official Travel
Accommodation Management Services
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Sewa Gudang
Persetujuan HPS, Metode Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Vendor Risk Maturity Assessment 2025 dan 2026
3. Persetujuan HPS, Metode dan Bobot Evaluasi
4. Pengadaan Jasa Aktuaria Pegawai LPEI
MR. 0036/ 04 Juni 2025
Approval of Procurement Winners
PDU/06/2025 June 4, 2025
1. Warehouse Rental Procurement
Approval of the Price-Based Purchase Order (HPS), Evaluation
Weighting Method, and Procurement CommitteeVendor Risk
Maturity Assessment Procurement 2025 and 2026
2. Approval of the Price-Based Purchase Order (HPS), Evaluation
Method and Weighting
3. Procurement of Indonesia Eximbank Employee Actuarial
Services
Annual Report 2025 533 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 534
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
1. Pengadaan Sewa Laptop Pegawai
2. Permohonan Persetujuan Addendum Perjanjian Kerjasama
Konsultan PMO Modernisasi Core System
18 Juni 2025
MR. 0037/PDU/06/2025
June 18, 2025
Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
1. Employee Laptop Rental Procurement
2. Request for Approval of the Addendum to the PMO Consultant
Cooperation Agreement for Core System Modernization
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Renewal Subscription License Fund Transfer Pricing
(FTP) System Tahun 2025 - 2026
18 Juni 2025
MR.0038/PDU/06/2025
June 18, 2025
Approval of Procurement Winners
Procurement of the Renewal Subscription License Fund Transfer
Pricing (FTP) System for 2025-2026
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Local Support & Maintenance Microsoft Exchange
Server, Microsoft Active Directory dan Microsoft 365
2. Pengadaan Jasa Konsultan Pengukuran Developmental
Impact atas Penugasan Khusus Ekspor (PKE) secara Agregat
3. Pengadaan Agensi Media Monitoring LPEI 2025
Persetujuan HPS, Metode dan Bobot Evaluasi Pengadaan
4. Pengadaan Renewal ATS & Local Support Perangkat Palo Alto
PA-440 Tahun 2025 - 2027xs
MR. 0039/ 18 Juni 2025 Approval of Procurement Winner
PDU/06/2025 June 18, 2025 1. Procurement of Local Support & Maintenance for Microsoft
Exchange Server, Microsoft Active Directory, and Microsoft 365
2. Procurement of Consulting Services for Aggregate
Developmental Impact Measurement for Special Export
Assignments (PKE)
3. Procurement of Indonesia Eximbank Media Monitoring Agency
2025
Approval of HPS, Procurement Evaluation Method, and
Weighting
4. Procurement of ATS Renewal & Local Support for Palo Alto PA-
440 Equipment 2025-2027xs
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Sewa Kendaraan Dinas Operasional Kantor Pusat
dan Kantor Jaringan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(Indonesia Eximbank)
2. Permohonan Usulan Rekomendasi ke Rabom Penggabungan
License dan Annual Technical Support (ATS) Core System UBS
3. Update terkait Jaminan Pelaksanaan & Jaminan
Pemeliharaan
09 Juli 2025
MR. 0040/PDU/07/2025
July 9, 2025 Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Operational Vehicle Rental for the Head
Office and Network Offices of the Indonesian Export Financing
Institution (Indonesia Eximbank)
2. Request for Recommendation Proposal to the Board of
Commissioners for the Merger of Licenses and Annual
Technical Support (ATS) for the UBS Core System
3. Update regarding the Performance Guarantee and
Maintenance Guarantee
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Jasa Pendamping Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem
Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
09 Juli 2025
MR. 0041/PDU/07/2025
July 9, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System
(ABMS) Certification Support Services
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 534 Laporan Tahunan 2025
Page 535
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Jasa Konsultan Aktuaria
2. Pengadaan Renewal ATS & Local Support Perangkat Palo Alto
PA 440
3. Pengadaan Jasa Konsultan Risk Maturity Assessment
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia
Eximbank)
Permohonan Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi
4. Pengadaan Penambahan Mandays (Top-up) Enhancement
CARE Insurance System terkait Modernisasi Core System
5. Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
6. Pengadaan Penambahan Mandays (Top-up) Enhancement
Aplikasi EOD Monitoring dan Aplikasi Automasi SLIK
23 Juli 2025 Approval of Procurement Winner
MR. 0042/PDU/07/2025
July 23, 2025 1. Procurement of Actuarial Consulting Services
2. Procurement of ATS Renewal & Local Support for Palo Alto PA
440 Equipment
3. Procurement of Risk Maturity Assessment Consulting Services
for the Indonesian Export Financing Institution (Indonesia
Eximbank)
Request for Approval of the Price List (HPS), Method, and
Evaluation Weight
4. Procurement of Additional Mandays (Top-up) Enhancement
for the CARE Insurance System Related to Core System
Modernization
5. Approval of the HPS, Method, Evaluation Weight, and
Procurement Committee
6. Procurement of Additional Mandays (Top-up) Enhancement
for the EOD Monitoring Application and the SLIK Automation
Application
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Jasa Konsultan Risk Maturity Assessment Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank)
29 Juli 2025
MR.0043/PDU/07/2025
July 29, 2025
Approval of the Procurement Winner
Procurement of Risk Maturity Assessment Consulting Services for
the Indonesian Export Financing Institution (Indonesia Eximbank)
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
Pengadaan Jasa Audit Eksternal Laporan Keuangan (Kantor
Akuntan Publik) untuk LPEI (termasuk Program Kemitraan), dan
PT IEB Prima Asset Tahun Buku 2025
11 Agustus 2025
MR.0044/PDU/08/2025
August 11, 2025
Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
Procurement of External Financial Statement Audit Services
(Public Accounting Firm) for Indonesia Eximbank (including the
Partnership Program) and PT IEB Prima Asset for Fiscal Year 2025
Persetujuan HPS, Metode, dan Bobot Evaluasi
Pengadaan Reinstatement Kantor Jaringan Batam
MR. 0045/ 29 Agustus 2025
PDU/08/2025 August 29, 2025
Approval of the HPS, Method, and Evaluation Weighting
Procurement of Reinstatement of the Batam Network Office
Annual Report 2025 535 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 536
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
1. Pengadaan Renewal License dan Annual Technical Support
Core System Treasury Dealing System (OPICS)
2. Pengadaan Renewal License dan Annual Technical Support
Core System Trade Finance System (FTI)
1 September 2025
MR.0046/PDU/09/2025
September 1, 2025
Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
1. Procurement of Renewal License and Annual Technical
Support Core System for the Treasury Dealing System (OPICS)
2. Procurement of Renewal License and Annual Technical
Support Core System for the Trade Finance System (FTI)
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi Dan Panitia
Pengadaan
1. Pengadaan Annual Report dan Sustainability Report 2025
Persetujuan Pemenang Pengadaan
2. Pengadaan Penambahan Mandays (Top Up) Enhancement
Aplikasi EOD Monitoring & Aplikasi Automasi SLIK
09 September 2025
MR. 0047/PDU/09/2025
September 9, 2025 Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
1. Procurement Annual Report and Sustainability Report 2025
Approval of Procurement Winners
2. Procurement of Additional Mandays (Top Up) Enhancement
of the EOD Monitoring Application & SLIK Automation
Application
1. Persetujuan Addendum Perjanjian Sewa Kendaraan Dinas
Operasional Kantor Pusat dan Kantor Jaringan Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank)
Persetujuan Pemenang Pengadaan
2. Pengadaan Sewa Laptop Pegawai
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
3. Pengadaan Renewal Lisensi Microsoft 365 Tahun 2025-2026
12 September 2025
MR.0048/PDU/09/2025
September 12, 2025
1. Approval of the Addendum to the Operational Vehicle Rental
Agreement for the Head Office and Network Offices of the
Indonesian Export Financing Institution (Indonesia Eximbank
Approval of the Procurement Winner
2. Employee Laptop Rental Procurement
Approval of the Price of Purchase (HPS), Method, Evaluation
Weighting, and Procurement Committee
3. Procurement of Microsoft 365 License Renewal for 2025-2026
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode, Bobot
Evaluasi dan Panitia Pengadaan
Pengadaan Renewal Local Warranty & Support Server Intel
12 September 2025 Based (HPE dan Lenovo) Tahun 2025-2027
MR.0049/PDU/09/2025
September 12, 2025 Approval of the Self-Estimated Price (HPS), Method, Evaluation
Weighting, and Procurement Committee
Procurement of Renewal Local Warranty & Support for Intel-
Based Servers (HPE and Lenovo) for 2025-2027
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 536 Laporan Tahunan 2025
Page 537
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode, Bobot
Evaluasi dan Panitia Pengadaan
1. Pengadaan Annual Report dan Sustainability Report 2025
Persetujuan Pemenang
2. Pengadaan Reinstatement Kantor Cabang Batam
MR. 0050/ 19 September 2025
PDU/09/2025 September 19, 2025
Approval of the Own Estimated Price (HPS), Method, Evaluation
Weighting, and Procurement Committee
1. Procurement Annual Report and Sustainability Report 2025
Approval of the Winner
2. Procurement Reinstatement for the Batam Branch Office
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode, Bobot
Evaluasi dan Panitia Pengadaan
25 September 2025 Pengadaan Perpanjangan Asuransi Personal Accident
MR. 0051/PDU/09/2025
September 25, 2025 Approval of the Self-Estimated Price (HPS), Method, Evaluation
Weighting, and Procurement Committee
Procurement of Personal Accident Insurance Extensions
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Jasa Audit Eksternal Laporan Keuangan (Kantor
Akuntan Publik) untuk LPEI (termasuk Program Kemitraan) Tahun
Buku 2025
30 September 2025
MR. 0052/PDU/09/2025
September 30, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement of External Audit Services for Financial Statements
(Public Accounting Firm) for Indonesia Eximbank (including the
Partnership Program) for the 2025 Financial Year
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Jasa Audit Eksternal Laporan Keuangan (Kantor
Akuntan Publik) untuk PT IEB Prima Aset Tahun Buku 2025*
MR. 0053/ 30 September 2025
PDU/09/2025 September 30, 2025 Approval of the Procurement Winner
Procurement of External Financial Statement Audit Services
(Public Accounting Firm) for PT IEB Prima Aset for the 2025 Fiscal
Year*
1. Permohonan Persetujuan Perpanjangan Sewa Kantor Area
Medan
2. Permohonan Persetujuan Perubahan Spesifikasi Laptop
3. Permohonan Persetujuan Addendum Perjanjian Kerjasama
Implementasi Aplikasi Middleware Service Bus (ESB) dan
Middleware Payment System (MPS)
4. Permohonan Persetujuan Penambahan Ruang Lingkup
Pekerjaan Konsultan PMO Modernisasi Core System
5. Update Pengadaan Renewal License dan Annual Technical
Support Core System Treasury Dealing System (OPICS)
Permohonan Persetujuan Metode, Bobot Evaluasi, HPS dan
Panitia Pengadaan
6. Pengadaan Perpanjangan Penyedia Jasa Pengelolaan
Tenaga Alih Daya
06 Oktober 2025
MR.0054/PDU/10/2025
October 6, 2025
1. Request for Approval of Office Lease Extension in Medan Area
2. Request for Approval of Changes to Laptop Specifications
3. Request for Approval of Addendum to Cooperation
Agreement for Implementation of Middleware Service Bus
(ESB) and Middleware Payment System (MPS) Applications
4. Request for Approval of Additional Scope of Work for PMO
Consultant for Core System Modernization
5. Update on Procurement of Renewal License and Annual
Technical Support for Core System Treasury Dealing System
(OPICS)
Request for Approval of Method, Evaluation Weight, HPS, and
Procurement Committee
6. Procurement Extension for Outsourcing Management Service
Providers
Annual Report 2025 537 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 538
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode, Bobot
Evaluasi dan Panitia Pengadaan
1. Peremajaan Fasilitas Data Center Kantor Pusat LPEI
2. Renewal Subscription Lisensi Tableau Tahun 2025-2028
MR.0054.02/ 8 Oktober 2025
PDU/10/2025 October 8, 2025 Approval of the Self-Estimated Price (HPS), Method, Evaluation
Weighting, and Procurement Committee
1. Rejuvenation of Data Center Facilities at the Indonesia
Eximbank Head Office
2. Tableau License Subscription Renewal for 2025-2028
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode dan Bobot
Evaluasi
1. Renewal Support & Maintenance Corporate Website Tahun
2025-2026
Persetujuan Pemenang
2. Penambahan Mandays (Topup) Enhancement Sistem
Asuransi
MR.0054.03/ 8 Oktober 2025
PDU/10/2025 October 8, 2025
Approval of the Self-Estimated Price (HPS), Evaluation Method,
and Weighting
1. Corporate Website Renewal Support & Maintenance for 2025-
2026
Winner Approval
2. Addition of Mandays (Top-Up) for Insurance System
Enhancement
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Renewal License Microsoft 365 Tahun 2025-2026
13 Oktober 2025
MR.0056/PDU/10/2025
October 13, 2025
Approval of Procurement Winner
Microsoft 365 License Renewal for 2025-2026
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Pengadaan Perpanjangan Asuransi Personal Accident Pegawai
dan Manajemen Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(Indonesia Eximbank)
17 Oktober 2025
MR. 0062/PDU/10/2025
October 17, 2025
Approval of Procurement Winner
Procurement Extension for Personal Accident Insurance for
Employees and Management of the Indonesian Export Financing
Institution (Indonesia Eximbank)
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia Pengadaan
Penambahan Pekerjaan Konsultan PMO Modernisasi Core
System
22 Oktober 2025
MR.0064/PDU/10/2025
October 22, 2025
Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
Addition of PMO Consultant Work for Core System Modernization
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Local Warranty & Support Server Intel Based (HPE & Lenovo)
Tahun 2025 – 2027
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode, Bobot
Evaluasi dan Panitia Pengadaan
2. Penambahan Bandwith Jalur Komunikasi DC-DRC LPEI
22 Oktober 2025
MR.0065/PDU/10/2025
October 22, 2025 Approval of Procurement Winner
1. Local Warranty & Support for Intel-Based Servers (HPE &
Lenovo) 2025-2027
Approval of the Self-Estimated Price (HPS), Method, Evaluation
Weighting, and Procurement Committee
2. Addition of Bandwidth for the Indonesia Eximbank DC-DRC
Communication Line
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 538 Laporan Tahunan 2025
Page 539
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode, Bobot
Evaluasi dan Panitia Pengadaan
1. Change Request (CR) Integrated Originating System (IOS)
2. Perpanjangan Sewa Multi Function Printer (MFP) Tahun 2025
– 2026
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode dan Bobot
Evaluasi
1. Pest & Rodent Control Kantor Pusat LPEI
31 Oktober 2025
MR.0067/PDU/10/2025
October 31, 2025
Approval of the Self-Estimated Price (HPS), Method, Evaluation
Weight, and Procurement Committee
1. Change Request (CR) for the Integrated Originating System
(IOS)
2. Multi-Function Printer (MFP) Lease Extension for 2025-2026
Approval of the Self-Estimated Price (HPS), Evaluation Method,
and Weight
1. Pest & Rodent Control, Indonesia Eximbank Head Office
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Perpanjangan Penyedia Jasa Tenaga Alih Daya
(Outsourcing) Indonesia Eximbank
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Optimalisasi Link Internet Kantor Pusat Tahun
2025 - 2028
06 November 2025
MR.0070/PDU/11/2025
November 6, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement Extension for Indonesia Eximbank Outsourcing
Services Provider
Approval of HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
2. Procurement for Head Office Internet Link Optimization, 2025-
2028
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Renewal Subscription Lisensi Tableau Tahun 2025-2028
2. Peremajaan Fasilitas Data Center Kantor Pusat LPEI
13 November 2025
MR.0071/PDU/11/2025
November 13, 2025 Approval of Procurement Winner
1. Renewal of Tableau License Subscription for 2025-2028
2. Renovation of Data Center Facilities at the Indonesia
Eximbank Head Office
Annual Report 2025 539 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 540
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang
1. Pengadaan Renewal Support & Maintenance Corporate
Website Tahun 2025-2026
2. Pengadaan Pembuatan Annual & Sustainability Report
Tahun 2025
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode dan Bobot
Evaluasi
3. Pengadaan Pest dan Rodent Control Kantor Pusat LPEI
13 November 2025
MR.0072/PDU/11/2025
November 13, 2025 Winner's Approval
1. Procurement of Renewal Support & Maintenance for the
Corporate Website for 2025-2026
2. Procurement of the 2025 Annual Report & Sustainability
Report
Approval of the Own Estimated Price (HPS), Evaluation Method,
and Weighting
3. Procurement of Pest and Rodent Control for the Indonesia
Eximbank Head Office
Persetujuan Pemenang Pengadaan
Penambahan Pekerjaan Konsultan PMO Modernisasi Core
28 November 2025 System
MR.0073/PDU/11/2025
November 28, 2025
Approval of Procurement Winner
Addition of PMO Consultant Work for Core System Modernization
Permohonan Persetujuan Pemenang
1. Change Request (CR) Integrated Originating System (IOS)
Persetujuan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Metode dan Bobot
Evaluasi
2. Pengadaan Kantor Akuntan Publik (KAP) – Jasa Reviu Kinerja
SKAI LPEI Periode 2022 s.d 2024
5 Desember 2025
MR.0074/PDU/12/2025
December 5, 2025 Request for Winner Approval
1. Change Request (CR) Integrated Originating System (IOS)
Approval of Own Estimated Price (HPS), Evaluation Method,
and Weighting
2. Procurement of Public Accounting Firm (KAP) – Indonesia
Eximbank Internal Audit Performance Review Services for the
2022-2024 Period
Persetujuan Pemenang
Pengadaan Kantor Akuntan Publik (KAP) – Jasa Reviu Kinerja
SKAI LPEI Periode Tahun 2022 sampai dengan Periode Tahun
12 Desember 2025 2024
MR. 0075/PDU/12/2025
December 12, 2025
Approval of the Winner of the Public Accounting Firm (KAP)
Procurement – Indonesia Eximbank Internal Audit Unit
Performance Review Services for the 2022 to 2024 Period
Persetujuan Pemenang
1. Pengadaan Perpanjangan Sewa Multi Function Printer Tahun
2025-2026
2. Pengadaan Jasa Pest & Rodent Control
17 Desember 2025
MR. 0076/PDU/12/2025
December 17, 2025
Winner's Approval
1. Procurement of Multifunction Printer Lease Extension for 2025-
2026
2. Procurement of Pest & Rodent Control Services
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 540 Laporan Tahunan 2025
Page 541
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Optimalisasi Link Internet Kantor Pusat
Persetujuan HPS, Metode, Bobot Evaluasi dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Renewal Annual Technical Support SAS PSAK dan
CRMS Tahun 2026 - 2028
3. Pengadaan Perpanjangan Jasa Penyimpanan Arsip Untuk
Periode 03 Januari 2026 sampai dengan 31 Desember 2027
17 Desember 2025
MR. 0077/PDU/12/2025
December 17, 2025 Approval of Procurement Winners
1. Procurement of Head Office Internet Link Optimization
Approval of the HPS, Method, Evaluation Weighting, and
Procurement Committee
2. Procurement of Annual Technical Support Renewal for SAS
PSAK and CRMS for 2026-2028
3. Procurement of Archive Storage Service Extension for the
Period January 3, 2026, to December 31, 2027
Persetujuan Pemenang Pengadaan
1. Pengadaan Penambahan Bandwidth Jalur Komunikasi DC-
DRC LPEI
Persetujuan HPS, Bobot Evaluasi, Metode dan Panitia
Pengadaan
2. Pengadaan Perpanjangan Penyedia Jasa Akomodasi
Perjalanan Dinas Pegawai
17 Desember 2025
MR.0078/PDU/12/2025
December 17, 2025
Approval of Procurement Winner
1. Procurement of Additional Bandwidth for the Indonesia
Eximbank DC-DRC Communication Line
Approval of the HPS, Evaluation Weight, Method, and
Procurement Committee
2. Procurement of Extension of Employee Travel
Accommodation Service Provider
Program Pengembangan Kompetensi 2025 Competency Development Program
Tahun 2025
Anggota Komite Pengadaan pada tahun 2025 In 2025, Procurement Committee members
terus meningkatkan kompetensinya melalui improved their competencies through various
berbagai program pelatihan dan pengembangan training and skills development programs.
keahlian. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat These initiatives are aimed at strengthening the
efektivitas komite dalam melaksanakan fungsi, committee’s effectiveness in carrying out its
tugas, dan tanggung jawabnya, dengan rincian functions, duties, and responsibilities, as detailed
sebagai berikut: below:
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan
Tingkat Kesehatan LPEI
Sukatmo Dewan Direktur 1 Maret 2025
1 Indonesia Eximbank LPEI
Padmosukarso Board of Directors March1, 2025
Risk Management and
Health Level
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 20 Februari 2025
Sukatmo Dewan Direktur
2 2025 OJK February 20,
Padmosukarso Board of Directors
Economic and Financial 2025
Outlook in 2025
Annual Report 2025 541 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 542
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Pembekalan Sertifikasi
Manajemen Risiko
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif Jenjang 7 2 Mei 2025
3 Garda
Padmosukarso Acting Executive Director Risk Management May 2, 2025
Certification Level 7
Training
Ujian Sertifikasi
Manajemen Risiko
Sukatmo PLT. Direkstur Eksekutif Jenjang 7 7 Mei 2025
4 LSPP
Padmosukarso Acting Executive Director Risk Management May 7, 2025
Certification Exam Level
7
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif Sharing Session Product 8 Agustus 2025
5 UKEF
Padmosukarso Acting Executive Director & Business Operations August 8, 2025
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif Good Corporate 25 Oktober 2025
6 IICD
Padmosukarso Acting Executive Director Governance October 25, 2025
E-Learning Kode Etik LPEI
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank November 2025
7 LPEI X-Learn
Padmosukarso Acting Executive Director Code of Conduct November 2025
E-Learning
Refreshment Sertifikat
Manajemen Risiko
Jenjang 7 7 Mei 2025
8 Anton Herdianto MD of Business Infobank
Risk Management May 7, 2025
Certificate Refreshment
Level 7
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 20 Februari 2025
9 Anton Herdianto MD of Business 2025 OJK February 20,
Economic and Financial 2025
Outlook in 2025
20 Februari 2025
Sharing Session Product
10 Anton Herdianto MD of Business UKEF February 20,
& Business Operations
2025
Good Corporate 25 Oktober 2025
11 Anton Herdianto MD of Business IICD
Governance October 25, 2025
E - Learning Anti
Gratifikasi November 2025
12 Anton Herdianto MD of Business KPK
Anti-Gratification November 2025
E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
Indonesia Eximbank November 2025
13 Anton Herdianto MD of Business LPEI X-Learn
Code of Conduct November 2025
E-Learning
Penerapan GRC
dalam Meningkatkan
Kepercayaan Investor
dan Stabilitas Sektor
20 Februari 2025
MD of Credit & Risk Keuangan
14 Sam Malee OJK February 20,
Management Implementation of
2025
GRC in Increasing
Investor Confidence
and Financial Sector
Stability
Refreshment Sertifikat
Manajemen Risiko
MD of Credit & Risk Jenjang 7 7 Mei 2025
15 Sam Malee Infobank
Management Risk Management May 7, 2025
Certificate Refreshment
Level 7
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 542 Laporan Tahunan 2025
Page 543
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Outlook Ekonomi dan
Keuangan di Tahun 20 Februari 2025
MD of Credit & Risk
16 Sam Malee 2025 OJK February 20,
Management
Economic and Financial 2025
Outlook in 2025
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang
Bagi Indonesia
MD of Credit & Risk 15 Mei 2025
17 Sam Malee The Domino Effect of OJK
Management May 15, 2025
Trump's Tariffs: A Threat
or Opportunity for
Indonesia
A to Z Penyelesaian
Pembiayaan
MD of Credit & Risk 16 Juni 2025
18 Sam Malee Bermasalah LPEI
Management June 16, 2025
A to Z Resolving
Financing Problems
MD of Credit & Risk Sharing Session Product 8 Agustus 2025
19 Sam Malee UKEF
Management & Business Operations August 8, 2025
MD of Credit & Risk Good Corporate 25 Oktober 2025
20 Sam Malee IICD
Management Governance October 25, 2025
Direktorat Workshop
MD of Credit & Risk DMR Desember 2025
21 Sam Malee LPEI
Management DMR Directorate December , 2025
Workshop
E - Learning Anti
MD of Credit & Risk Gratifikasi November 2025
22 Sam Malee KPK
Management Anti-Gratification November 2025
E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Credit & Risk Indonesia Eximbank November 2025
23 Sam Malee LPEI X-Learn
Management Code of Conduct November 2025
E-Learning
Refreshment Sertifikat
PLT. MD of Business Manajemen Risiko
Development Jenjang 7 7 Mei 2025
24 Maqin U. Norhadi Infobank
Acting MD of Business Risk Management May 7, 2025
Development Certificate Refreshment
Level 7
Outlook Ekonomi dan
PLT. MD of Business
Keuangan di Tahun 20 Februari 2025
Development
25 Maqin U. Norhadi 2025 OJK February 20,
Acting MD of Business
Economic and Financial 2025
Development
Outlook in 2025
PLT. MD of Business
Development
Sharing Session Product 8 Agustus 2025
26 Maqin U. Norhadi Acting MD of Business UKEF
& Business Operations August 8, 2025
Development
PLT. MD of Finance, 21 April - 21 Mei
Operations, & IT Chartered Financial 2025
27 Anwar Harsono PPM Manajemen
Acting MD of Finance, Analyst (CFA) - Level 1 April 21 - May 21,
Operations, & IT 2025
Webinar “Outlook
PLT. MD of Finance,
Ekonomi dan Keuangan 20 Februari 2025
Operations, & IT
28 Anwar Harsono di Tahun 2025” OJK February 20,
Acting MD of Finance,
Economic and Financial 2025
Operations, & IT
Outlook in 2025 Webinar
PLT. MD of Finance, 27 - 28 Februari
Internal Control over
Operations, & IT 2025
29 Anwar Harsono Financial Reporting CRMS
Acting MD of Finance, February 27 - 28,
(ICoFR)
Operations, & IT 2025
Annual Report 2025 543 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 544
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Implikasi Akuntansi,
Aktuaria & Pajak atas
Penerapan Imbalan
PLT. MD of Finance, Kerja sesuai PSAK 219
05 - 07 Maret
Operations, & IT Accounting, Actuarial
30 Anwar Harsono IAI 2025
Acting MD of Finance, & Tax Implications of
March 5 - 7, 2025
Operations, & IT the Implementation of
Employee Benefits in
accordance with PSAK
219
PLT. MD of Finance, Workshop Fraud
11 - 13 Maret 2025
Operations, & IT Identification with
31 Anwar Harsono IAI March 11 - 13,
Acting MD of Finance, Forensic Accounting
2025
Operations, & IT and Investigative Audit
PLT. MD of Finance, 18 - 19 Maret
Operations, & IT 2025
32 Anwar Harsono Corporate Valuation Prasmul-Eli
Acting MD of Finance, March 18 - 19,
Operations, & IT 2025
Pembekalan Sertifikasi
PLT. MD of Finance,
Tresury Jenjang 7
Operations, & I 21 Maret 2025
33 Anwar Harsono Apuvindo
Acting MD of Finance, March 21 2025
Treasury Certification
Operations, & IT
Training Level 7
Refreshment Sertifikat
PLT. MD of Finance, Manajemen Risiko
Operations, & IT Jenjang 7 7 Mei 2025
34 Anwar Harsono Infobank
Acting MD of Finance, Risk Management May 7, 2025
Operations, & IT Certificate Refreshment
Level 7
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT Sharing Session Product 8 Agustus 2025
35 Anwar Harsono UKEF
Acting MD of Finance, & Business Operations August 8, 2025
Operations, & IT
MD of Finance, Operations, Good Corporate 25 Oktober 2025
36 Anwar Harsono IICD
& IT Governance October 25, 2025
Direktorat Workshop 14 Desember
MD of Finance, Operations, DFO 2025
37 Anwar Harsono LPEI
& IT DFO Directorate December 14,
Workshop 2025
E - Learning Anti
MD of Finance, Operations, Gratifikasi November 2025
38 Anwar Harsono LPEI X-Learn
& IT Anti-Gratification November 2025
E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Finance, Operations, Indonesia Eximbank November 2025
39 Anwar Harsono LPEI X-Learn
& IT Code of Conduct November 2025
E-Learning
MD of Business Good Corporate 25 Oktober 2025
40 Sulaeman IICD
Development Governance October 25, 2025
Direktorat Workshop
MD of Business DND Desember 2025
41 Sulaeman LPEI
Development DND Directorate Decembe, 2025
Workshop
E - Learning Anti
MD of Business Gratifikasi November 2025
42 Sulaeman KPK
Development Anti-Gratification November 2025
E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Business Indonesia Eximbank November 2025
43 Sulaeman LPEI X-Learn
Development Code of Conduct November 2025
E-Learning
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 544 Laporan Tahunan 2025
Page 545
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
MD of Corporate Secretary, Good Corporate 25 Oktober 2025
44 Agus Sudiarto IICD
Compliance, & HC Governance October 25, 2025
14 Desember
Direktorat Workshop DSL
MD of Corporate Secretary, 2025
45 Agus Sudiarto DSL Directorate LPEI
Compliance, & HC December 14,
Workshop
2025
E - Learning Anti
MD of Corporate Secretary, Gratifikasi November 2025
46 Agus Sudiarto LPEI X-Learn
Compliance, & HC Anti-Gratification November 2025
E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Corporate Secretary, Indonesia Eximbank November 2025
47 Agus Sudiarto LPEI X-Learn
Compliance, & HC Code of Conduct November 2025
E-Learning
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on the Implementation of
2025 Committees’ Duties in 2025
Komite Pengadaan telah menjalankan peran dan The Procurement Committee carried out its roles
tanggung jawabnya sepanjang tahun 2025 sesuai and responsibilities throughout 2025 in accordance
dengan fungsi yang telah ditetapkan. with its established functions.
Komite Jasa Konsultasi Advisory Services Committee
Komite Jasa Konsultasi LPEI merupakan komite The Indonesia Eximbank Advisory Services
di bawah Direktur Eksekutif yang dibentuk terkait Committee works under the Executive Director,
pelaksanaan program Jasa Konsultasi di LPEI. with the responsibility to implement the Consulting
Komite ini menjalankan tugas dan kewenangannya Services program at Indonesia Eximbank. This
berdasarkan Peraturan Direktur Eksekutif No. committee carries out its duties and authorities
0010/PDE/07/2025 tentang Standar Pedoman based on Executive Director Regulation No. 0010/
Operasional Komite di bawah Direktur Eksekutif. PDE/07/2025 concerning the Standard Operational
Struktur dan komposisi keanggotaan Komite terdiri Guidelines for Committees under the Executive
dari Direktur Eksekutif sebagai Ketua, Direktur Director. The Committee’s membership structure
Pelaksana yang membidangi Jasa Konsultasi and composition consist of the Executive Director
sebagai Wakil Ketua, serta melibatkan pejabat as Chairman, the Managing Director in charge
strategis lintas fungsi sebagai anggota tetap dan of Consulting Services as Vice Chairman, and
narasumber, termasuk pengaturan keanggotaan strategic officials from across functions as
alternatif. permanent members and resource persons,
including alternate membership arrangements.
Komite Jasa Konsultasi memiliki tugas utama The Advisory Services Committee’s primary duty is
memberikan persetujuan prinsip dan persetujuan to provide in-principle approval and approval of
program Jasa Konsultasi, baik yang telah maupun Advisory Services programs, both those budgeted
belum dianggarkan dalam RKAT LPEI. Selain and unbudgeted in the Indonesia Eximbank Work
itu, Komite menetapkan pelaksana program, Plan and Budget (RKAT). In addition, the Committee
menyetujui Rencana Anggaran Biaya, menentukan appoints program implementers, approves the
besaran imbal jasa konsultasi, serta memberikan Budget Plan, determines the amount of consulting
rekomendasi kepada Direktur Eksekutif atas hal- fees, and provides recommendations to the
hal yang memerlukan kebijakan khusus atau Executive Director on matters requiring special
deviasi dari standar operasional. policies or deviations from standard operating
procedures.
Rapat Komite diselenggarakan minimal tiga kali Committee meetings are held at least three times
dalam setahun untuk membahas perencanaan a year to discuss strategic planning, monitor
strategis, monitoring pelaksanaan, serta evaluasi implementation, and evaluate the realization
realisasi program dan anggaran Jasa Konsultasi. of Advisory Services programs and budgets. In
Annual Report 2025 545 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 546
Di luar agenda rutin, Komite dapat mengadakan addition to the regular agenda, the Committee may
rapat tambahan sesuai kebutuhan. Pengambilan hold additional meetings as needed. Decisions are
keputusan dilakukan melalui musyawarah untuk made through deliberation to achieve consensus,
mufakat, baik secara tatap muka maupun daring, either in person or online, with clear quorum
dengan ketentuan kuorum yang jelas. Seluruh requirements. All Committee decisions are
keputusan Komite didokumentasikan secara tertib documented in an orderly manner in the Minutes
dalam Risalah Rapat atau Memorandum Komite of Meeting or Consulting Services Committee
Jasa Konsultasi (MKJK) oleh Sekretaris Komite Memorandum (MKJK) by the Committee Secretary
sebagai bagian dari tata kelola yang akuntabel. as part of accountable governance.
Pedoman Guidelines
Komite Jasa Konsultasi LPEI menjalankan tugas The Indonesia Eximbank Advisory Services
dan kewenangannya dengan berpedoman pada Committee carries out its duties and authorities in
Peraturan Direktur Eksekutif No. 0010/PDE/07/2025 accordance with Executive Director Regulation No.
tanggal 31 Juli 2025 tentang Standar Pedoman 0010/PDE/07/2025 dated July 31, 2025, concerning
Operasional Sembilan Komite di bawah Direktur the Standard Operational Guidelines for Nine
Eksekutif, Edisi 1 Revisi 5. Committees under the Executive Director, Edition 1,
Revision 5.
Struktur dan Komposisi Keanggotaan Structure and Composition of Committee
Komite Membership
Struktur serta komposisi anggota Komite Jasa The structure and composition of the Advisory
Konsultasi ditetapkan melalui Peraturan Direktur Services Committee are determined by Executive
Eksekutif No. 0010/PDE/07/2025, dengan rincian Director Regulation No. 0010/PDE/07/2025, with the
sebagai berikut: following details:
Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Executive Director
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Pelaksana yang membidangi Jasa Konsultasi
Vice Chairman concurrently Managing Director in charge of Advisory Service
Permanent Member
Sekretaris Komite
(Non Anggota) Kepala Divisi Jasa Konsultasi
Committee Secretary Head of Advisory Services Division
(Non-member)
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen Risiko & Kredit dan/ atau
Chief of yang membidangi Risiko Bisnis
2. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan, Operasional & Tl dan/ atau ,
Anggota Tetap Chief of membidangi IT & Operasional Chief of yang membidangi Region
Permanent Member 1. Managing Director in charge of Risk & Credit Management and/or Chief of
Business Risk
2. Managing Director in charge of Finance, Operations & IT and/or Chief of IT &
OperationsChief of Region
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis
2. Direktur Pelaksana yang membidangi Sekretariat Lembaga, Kepatuhan dan
SDM
3. Chief of yang membidangi Internal Audit
4. Kepala Divisi Kebijakan, Prosedur dan Produk
Narasumber
5. Kepala Divisi Unit Kerja terkait
Sources
1. Managing Director in charge of Business
2. Managing Director in charge of Institutional Secretariat, Compliance, and HR
3. Chief of Internal Audit
4. Head of Policy, Procedure, and Product Division
5. Head of the relevant Work Unit Division
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 546 Laporan Tahunan 2025
Page 547
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Alternate Keanggotaan Komite Jasa Konsultasi
Alternate Membership of Advisory Services Committee
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK No. 208/PMK.06/2021 - Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap
Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan, Operasional & TI
Vice Chairman concurrently
Managing Director in charge of Finance, Operations & IT
Permanent Member
Sekretaris Komite (Non
Anggota) 1 (satu) Kepala Divisi dalam 1 (satu) Direktorat yang sama.
Committee Secretary (Non- 1 (one) Head of Division in the same Directorate.
member)
Profil Komite Committee Profile
Secara lengkap terkait Profil Ketua dan anggota The complete profiles of the Chair and members
Komite, termasuk jabatan lain yang mereka emban of the Committee, including their other positions at
di LPEI, telah disajikan pada Bab Profil Perusahaan. Indonesia Eximbank are presented in the Institution
Profile chapter.
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Berikut adalah Tugas dan wewenang Komite Jasa The following are the duties and authorities of the
Konsultasi: Consulting Services Committee:
1. Memberikan persetujuan prinsip untuk Program 1. Provide in-principle approval for the Consulting
Jasa Konsultasi pada tahun berjalan sesuai Services Program for the current year as
yang telah ditetapkan dalam RKAT Lembaga stipulated in the Indonesian Export Financing
Pembiayaan Ekspor Indonesia dengan Institution’s Work Plan and Budget (RKAT), by
mempertimbangkan biaya dan anggaran. taking into account costs and budget.
2. Menyetujui Program Jasa Konsultasi pada 2. Approve consulting service programs for the
tahun berjalan yang belum dianggarkan current year that were not included in Indonesia
dalam RKAT LPEI. Eximbank’s RKAT budget.
3. Menetapkan susunan Pelaksana Jasa 3. Determine the composition of consulting
Konsultasi melalui Keputusan Komite Jasa service providers through a Consulting Services
Konsultasi. Committee Decision.
4. Menyetujui nilai Rencana Anggaran Biaya 4. Approve the Cost Budget Plan (RAB) for the
(RAB) untuk Program Jasa Konsultasi yang Consulting Services Program.
dilaksanakan.
5. Memberikan rekomendasi kepada Direktur 5. Provide recommendations to the Executive
Eksekutif terkait hal-hal yang belum diatur Director regarding unregulated matters or
atau terkait deviasi dari Standar Pedoman deviations from the Indonesia Eximbank
Operasional Jasa Konsultasi LPEI, sebagai salah Consulting Services Standard Operating
satu bahan Direktur Eksekutif untuk mengambil Guidelines, as one of the Executive Director’s
keputusan dengan tetap memperhatikan resources for decision-making while
good judgment, mitigasi risiko, dan tidak maintaining good judgment, risk mitigation,
bertentangan dengan peraturan perundang- and compliance with applicable laws and
undangan yang berlaku. regulations.
6. Memberi keputusan untuk program Jasa 6. Provide decisions for the Consulting Services
Konsultasi, antara lain: program, including:
a. Desa Devisa; a. Go-Export Village;
b. Coaching Program for New Exporters (CPNE); b. Coaching Program for New Exporters (CPNE);
c. Program Kemitraan; c. Partnership Program;
d. Marketing Handholing; atau d. Marketing Handholing; or
e. Kegiatan Rumah Ekspor (Fisik dan Digital); e. Export House Activities (Physical and Digital);
f. Ekosistem Ekspor Digital meliputi program f. The Digital Export Ecosystem includes
Edukasi, Kurasi, lnkubasi dan Transaksi yang Education, Curation, Incubation, and
dilakukan secara digital Transaction programs conducted digitally.
Annual Report 2025 547 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 548
7. Menentukan jenis kegiatan berbayar dan 7. Determining the types of paid activities and the
besaran Imbal Jasa Konsultasi dalam amount of Consulting Fees for implementing
pelaksanaan kegiatan Jasa Konsultasi. Consulting Services.
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan dalam Rapat Policy on Decision Making at Meetings
Rapat Komite yang dihadiri oleh Ketua dan Wakil Committee meetings, attended by the Chairman,
Ketua, serta Direktur Pelaksana yang membidangi Vice Chairman, and the Managing Director in
Manajemen Risiko dilaksanakan minimal 3 (tiga) charge of Risk Management, are held at least three
kali dalam setahun, dengan agenda pembahasan times a year, with the following agenda items:
sebagai berikut:
1. Rapat pertama dengan agenda pembahasan 1. The first meeting will discuss the Advisory
Rencana Strategis Jasa Konsultasi termasuk Services Strategic Plan, including but not
namun tidak terbatas kegiatan Ekosistem limited to Digital Export Ecosystem activities for
Ekspor Digital untuk satu tahun mendatang the coming year, including its budget allocation
termasuk alokasi anggarannya sesuai RKAT; in accordance with the Work Plan and Budget
(RKAT);
2. Rapat kedua dengan agenda monitoring 2. The second meeting will monitor the
terhadap pelaksanaan Rencana Strategis Jasa implementation of the Advisory Services
Konsultasi yang disetujui pada rapat pertama Strategic Plan approved at the first meeting,
beserta realisasi penggunaan anggaran; along with the realization of budget utilization;
3. Rapat ketiga dengan agenda laporan hasil 3. The third meeting will report on the
realisasi pelaksanaan Rencana Jasa Konsultasi implementation of the Advisory Services Plan,
termasuk namun tidak terbatas kegiatan including but not limited to Digital Export
Ekosistem Ekspor Digital selama tahun berjalan Ecosystem activities during the current year,
dan realisasi penggunaan anggaran; and the realization of budget utilization;
Di luar rapat yang telah dijadwalkan, Komite In addition to scheduled meetings, the Committee
dapat mengadakan rapat tambahan sewaktu- may conduct additional meetings at any time as
waktu apabila dinilai diperlukan. Rapat dapat deemed necessary. Meetings may be held at the
diselenggarakan atas permintaan satu atau lebih request of one or more Committee members, at
anggota Komite, permintaan manajemen, atau the request of management, or at the suggestion of
usulan dari unit kerja terkait. Setiap permintaan the relevant work unit. Each meeting request must
rapat harus disertai dengan materi pembahasan include discussion materials and be coordinated
dan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan in advance with the Committee Secretary.
Sekretaris Komite.
Pengambilan keputusan dalam Komite Jasa Decision-making within the Advisory Services
Konsultasi dilakukan melalui mekanisme dan Committee is carried out through the following
prosedur sebagai berikut: mechanisms and procedures:
1. Bertindak sebagai Sekretaris Komite adalah 1. The Head of the Work Unit responsible for
Kepala Unit Kerja yang membidangi Jasa Advisory Services shall act as Committee
Konsultasi. Fungsi Sekretaris Komite tersebut Secretary. This Committee Secretary function is
berlaku efektif pada saat proses Program Jasa effective during the Advisory Services Program
Konsultasi. process.
2. Persetujuan izin prinsip Program Jasa Konsultasi 2. Approval of the Advisory Services Program
dapat diajukan oleh unit kerja pengusul Jasa permit in principle may be requested by the
Konsultasi. work unit proposing the Advisory Services.
3. Pengambilan keputusan Komite dapat 3. Committee decision-making may be
dilakukan melalui rapat tatap muka atau conducted through face-to-face or online
daring (online). meetings.
4. Rapat tatap muka dapat dilakukan secara 4. Face-to-face meetings may be held physically
fisik atau melalui media telekonferensi, video or via teleconference, video conference, or
konferensi atau sarana media elektronik other electronic media that allows all meeting
lainnya yang memungkinkan semua peserta participants to see and hear each other directly
rapat saling melihat dan mendengar secara and participate in the meeting.
langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 548 Laporan Tahunan 2025
Page 549
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
5. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan 5. Meeting decisions must be made by
musyawarah untuk mufakat. deliberation to reach consensus.
6. Syarat kuorum pengambilan keputusan Komite 6. The Committee’s decision-making quorum
adalah dihadiri minimum setengah dari requirement is the presence of at least half of
anggota tetap, terdiri dari: the permanent members, consisting of:
a. Ketua dan/atau Wakil Ketua; a. Chairman and/or Vice Chairman;
b. Sekretaris; dan b. Secretary; and
c. Anggota tetap; c. Permanent members;
7. Seluruh keputusan Komite ditatausahakan 7. All Committee decisions shall be recorded in
dalam bentuk Risalah Rapat secara lengkap the form of complete and orderly minutes of
dan tertib oleh Sekretaris Komite. meetings by the Committee Secretary.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance
Komite Jasa Konsultasi menyelenggarakan 10 The Advisory Services Committee held 10 meetings
kali rapat sepanjang tahun 2025 dengan tingkat throughout 2025 with the following member
kehadiran anggota sebagai berikut: attendance rates:
Frekuensi Jumlah Persentase
Peserta Rapat Posisi di Komite Rapat Kehadiran Kehadiran
Meeting Participants Position at Committee Meeting Total Attendance
Frequency Attendance Percentage
Ketua merangkap
Direktur Eksekutif Anggota Tetap
10 5 50%
Executive Director Chairman concurrently
Permanent Member
Direktur Pelaksana
Wakil Ketua merangkap
Pengembangan Bisnis /
Anggota Tetap
Direktur Pelaksana Bisnis II*
Vice Chairman 10 10 100%
Managing Director of
concurrently
Business Development/Managing
Permanent Member
Director of Business II
Direktur Pelaksana
Manajemen Risiko dan/
atau Chief of Risiko
Bisnis Anggota Tetap
10 7 70%
Managing Director of Permanent Member
Risk Management and/
or Chief of Business
Risk
Chief of Keuangan,
Tresuri, & Strategi /
Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional & TI dan/atau
Anggota Tetap
Chief of IT & Operasional* 10 10 100%
Permanent Member
Chief of Finance,
Treasury, & Strategy/Managing
Director of Finance, Operations & IT
and/or Chief of IT & Operations
Chief of SDM, Hukum &
Kepatuhan /
Anggota Tetap
Chief of Region* 10 8 80%
Permanent Member
Chief of HC, Legal &
Compliance/Chief of Region*
Kepala Divisi Jasa Sekretaris Komite (Non
Konsultasi Anggota)
10 10 100%
Head of Advisory Committee Secretary
Services Division (Non-member)
*) perubahan keanggotaan berdasarkan Peraturan Direktur Eksekutif No. 0010/PDE/07/2025 tentang Standar Pedoman Operasional komite di bawah
Direktur Eksekutif berlaku sejak 31 Juli 2025
*) Changes in membership based on Executive Director Regulation No. 0010/PDE/07/2025 concerning Standard Operational Guidelines for Committees
under the Executive Director effective from July 31, 2025
Annual Report 2025 549 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 550
Agenda Rapat Meeting Agenda
Rapat Komite Jasa Konsultasi pada tahun 2025 The 2025 Consultancy Services Committee
membahas berbagai agenda berikut: meeting will discuss the following items:
Tanggal Agenda
No
Date
1. Persetujuan Program CPNE
2. Persetujuan Pelaksanaan Program Desa Devisa Pada Tahun 2025
17 Januari 2025 3. Pembahasan Fitur Digital Platform
1
January 17, 2025 1. Approval of the CPNE Program
2. Approval of the Implementation of the Go-Export Village Program in 2025
3. Discussion of Digital Platform Features
Pelaksanaan Program Marketing Handholding, Business Matching dan Ekspor Bersama
4 Maret 2025 Tahun 2025
2
March 4, 2025 Implementation of the Marketing Handholding, Business Matching, and Joint Export
Programs in 2025
17 Maret 2025 Rencana Pelaksanaan Internal Piloting Digital Platform
3
March 17, 2025 Internal Piloting Digital Platform Implementation Plan
11 Juni 2025
4 Update Progress & Demo Platform Digital
June 11, 2025
1. Persetujuan Pelaksanaan Peningkatan Kualitas Desa Devisa dan Alumni CPNE Tahun
2025
1 Juli 2025 2. Pelaksanaan Program Marketing Handholding
5
July 1, 2025 1. Approval for Implementation of the 2025 Quality Improvement Program for Go-
Export Villages and CPNE Alumni
2. 2mplementation of the Marketing Handholding Program
8 Agustus 2025
6 Update Progress Digital Platform
August 8, 2025
2 September 2025 Persetujuan Pelaksanaan Rencana Kegiatan Peluncuran Desa BISA Ekspor
7
September 2, 2025 Approval of Implementation of the BISA Export Village Launch Activity Plan
7 Oktober 2025 Pelaksanaan Program Marketing Handholding
8
October 7, 2025 Marketing Handholding Program Implementation
5 November 2025
9 Update Progress Digital Platform
November 5, 2025
24 November 2025 Penyesuaian Scoring Sheet & Supplier Onboarding 2025
10
November 24, 2025 Scoring Sheet & Supplier Onboarding 2025 Adjustment
Program Pengembangan Kompetensi 2025 Competency Development Program
Tahun 2025
Anggota Jasa Konsultasi pada tahun 2025 terus In 2025, Advisory Services members improved
meningkatkan kompetensinya melalui berbagai their competencies through various training and
program pelatihan dan pengembangan keahlian. skills development programs. This initiative aims
Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat efektivitas to strengthen the committee’s effectiveness
komite dalam melaksanakan fungsi, tugas, dan in carrying out its functions, duties, and
tanggung jawabnya, dengan rincian sebagai responsibilities, as detailed below:
berikut:
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Manajemen Risiko dan
Sukatmo Dewan Direktur Tingkat Kesehatan LPEI
1 LPEI 1-Mar-25
Padmosukarso Board of Director LPEI Risk Management and
Health Level
Outlook Ekonomi dan
Sukatmo Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025
2 OJK 20-Feb-25
Padmosukarso Board of Director Economic and Financial
Outlook in 2025
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 550 Laporan Tahunan 2025
Page 551
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
Pembekalan Sertifikasi
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif Manajemen Risiko Jenjang 7
3 Garda 2-May-25
Padmosukarso Acting Executive Director Risk Management
Certification Level 7 Training
Ujian Sertifikasi Manajemen
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif Risiko Jenjang 7
4 LSPP 7-May-25
Padmosukarso Acting Executive Director Risk Management
Certification Exam Level 7
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif Sharing Session Product &
5 UKEF 8-Aug-25
Padmosukarso Acting Executive Director Business Operations
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif
6 Good Corporate Governance IICD 25-Oct-25
Padmosukarso Acting Executive Director
E-Learning Kode Etik LPEI
Sukatmo PLT. Direktur Eksekutif
7 LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn Nov-25
Padmosukarso Acting Executive Director
E-Learning
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor
MD of Credit & Risk Keuangan
8 Sam Malee OJK 25-Feb-25
Management Implementation of GRC
in Increasing Investor
Confidence and Financial
Sector Stability
Refreshment Sertifikat
MD of Credit & Risk Manajemen Risiko Jenjang 7 7-May-
9 Sam Malee Infobank
Management Risk Management Certificate 2025
Refreshment Level 7
Outlook Ekonomi dan
MD of Credit & Risk Keuangan di Tahun 2025
10 Sam Malee OJK 20-Feb-25
Management Economic and Financial
Outlook in 2025
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang Bagi
MD of Credit & Risk Indonesia
11 Sam Malee OJK 15-May-25
Management The Domino Effect of
Trump's Tariffs: A Threat or
Opportunity for Indonesia
A to Z Penyelesaian
MD of Credit & Risk Pembiayaan Bermasalah
12 Sam Malee LPEI 16-Jun-25
Management A to Z Resolving Financing
Problems
MD of Credit & Risk Sharing Session Product &
13 Sam Malee UKEF 8-Aug-25
Management Business Operations
MD of Credit & Risk
14 Sam Malee Good Corporate Governance IICD 25-Oct-25
Management
MD of Credit & Risk Direktorat Workshop DMR
15 Sam Malee LPEI Dec-25
Management DMR Directorate Workshop
MD of Credit & Risk E - Learning Anti Gratifikasi
16 Sam Malee KPK Nov-25
Management Anti-Gratification E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Credit & Risk
17 Sam Malee LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn Nov-25
Management
E-Learning
PLT. MD of Business Refreshment Sertifikat
Maqin U. Development Manajemen Risiko Jenjang 7 7-May-
18 Infobank
Norhadi Acting MD of Business Risk Management Certificate 2025
Development Refreshment Level 7
Annual Report 2025 551 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 552
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organizer Date
PLT. MD of Business Outlook Ekonomi dan
Maqin U. Development Keuangan di Tahun 2025
19 OJK 20-Feb-25
Norhadi Acting MD of Business Economic and Financial
Development Outlook in 2025
PLT. MD of Business
Maqin U. Development Sharing Session Product &
20 UKEF 8-Aug-25
Norhadi Acting MD of Business Business Operations
Development
MD of Business
21 Sulaeman Good Corporate Governance IICD 25-Oct-25
Development
MD of Business Direktorat Workshop DND
22 Sulaeman LPEI Dec-25
Development DND Directorate Workshop
MD of Business E - Learning Anti Gratifikasi
23 Sulaeman KPK Nov-25
Development Anti-Gratification E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
MD of Business
24 Sulaeman LPEI Code of Conduct LPEI X-Learn Nov-25
Development
E-Learning
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committees’
2025 Duties in 2025
Sepanjang tahun 2025, Komite Jasa Konsultasi Throughout 2025, the Advisory Services Committee
telah melaksanakan tugas dan tanggung carried out its duties and responsibilities
jawabnya secara independen dan akuntabel independently and accountably to support
dalam rangka mendukung efektivitas pelaksanaan the effective implementation of the Indonesia
Program Jasa Konsultasi Lembaga Pembiayaan Eximbank Consulting Services Program. In carrying
Ekspor Indonesia (LPEI). Dalam menjalankan out its role, the Committee provided in-principle
perannya, Komite memberikan persetujuan approval, program implementation approval, and
prinsip, persetujuan pelaksanaan program, serta strategic direction in accordance with the Annual
arahan strategis sesuai dengan Rencana Kerja dan Work Plan and Budget (RKAT) and applicable
Anggaran Tahunan (RKAT) dan ketentuan internal internal regulations, while adhering to the principles
yang berlaku, dengan tetap memperhatikan of prudence, good governance, and risk mitigation.
prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta
mitigasi risiko.
Komite telah menyelenggarakan 10 kali rapat The Committee held 10 meetings throughout 2025,
sepanjang tahun 2025, dan setiap hasil and the results of each discussion were recorded
pembahasan dituangkan dalam Risalah Rapat in the Minutes of Committee Meetings/Consulting
Komite / Memorandum Keputusan Jasa Konsultasi Services Decision Memorandum (MKJK), which
(MKJK) yang ditandatangani oleh seluruh peserta were signed by all meeting participants. All
rapat. Seluruh risalah tersebut didokumentasikan minutes were documented and managed in an
dan dikelola secara tertib oleh Sekretaris Komite. orderly manner by the Committee Secretary.
Komite Pembiayaan Credit Committee
Komite Pembiayaan selama tahun 2024 merujuk The Credit Committee for 2024 refers to Executive
pada Peraturan Direktur Eksekutif 0021/PDE/09/2023 Director Regulation 0021/PDE/09/2023, which came
yang mulai berlaku sejak 26 September 2023 – 26 into effect from September 26, 2023 to September
September 2024 dan Peraturan Direktur Eksekutif 26, 2024, and Executive Director Regulation
0019/PDE/09/2024 yang mulai berlaku sejak 27 0019/PDE/09/2024, which came into effect from
September 2024. September 27, 2024.
Pedoman Guidelines
Struktur dan kewenangan Komite Pembiayaan The structure and authority of the Credit Committee
ditetapkan sebagai berikut: are as follows:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 552 Laporan Tahunan 2025
Page 553
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
1. Komite Pembiayaan Bisnis dan Komite Special 1. The Business Credit Committee and the
Asset Management segmen Komersial merujuk Special Asset Management Committee for the
pada: Commercial segment refer to:
a. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0015/ a. Executive Director Regulation No. 0015/
PDE/08/2022 tanggal 9 Agustus 2022 PDE/08/2022 dated August 9, 2022,
tentang Standar Pedoman Operasional concerning the Standard Operational
Sembilan Komite di bawah Direktur Eksekutif. Guidelines for the Nine Committees under
the Executive Director.
b. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0030/ b. Executive Director Regulation No. 0030/
PDE/12/2022 tanggal 14 Desember 2022 PDE/12/2022 dated December 14, 2022,
tentang Standar Pedoman Operasional concerning the Standard Operational
Sembilan Komite di bawah Direktur Eksekutif Guidelines for the Nine Committees under
Revisi 1. the Executive Director, Revision 1.
c. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/ c. Executive Director Regulation No. 0021/
PDE/09/2023 tanggal 26 September 2023 PDE/09/2023 dated September 26, 2023,
tentang Standar Pedoman Operasional concerning the Standard Operational
Sembilan Komite di bawah Direktur Eksekutif Guidelines for the Nine Committees under
Edisi 1 Revisi 2 the Executive Director, Edition 1, Revision 2
2. Komite Pembiayaan segmen Penugasan 2. The Credit Committee for the Export-Oriented
Khusus Ekspor UKM berorientasi ekspor merujuk SME Special Assignment Export segment refers
pada: to:
a. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0015/ a. Executive Director Regulation No. 0015/
PDE/08/2022 tanggal 9 Agustus 2022 PDE/08/2022 dated August 9, 2022,
tentang Standar Pedoman Operasional concerning the Standard Operational
Sembilan Komite di bawah Direktur Eksekutif Guidelines for the Nine Committees under
Edisi 1 the Executive Director, Edition 1
b. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/ b. Executive Director Regulation No. 0021/
PDE/09/2023 tanggal 26 September 2023 PDE/09/2023 dated September 26, 2023,
tentang Standar Pedoman Operasional concerning the Standard Operational
Sembilan Komite di bawah Direktur Eksekutif Guidelines for the Nine Committees under
Edisi 1 Revisi 2 the Executive Director, Edition 1, Revision 2
3. Komite Pembiayaan segmen Supply Chain 3. The Credit Committee for the Supply Chain
Financing merujuk pada: Financing segment refers to:
a. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0015/ a. Executive Director Regulation No. 0015/
PDE/08/2022 tanggal 9 Agustus 2022 PDE/08/2022 dated August 9, 2022,
tentang Standar Pedoman Operasional concerning the Standard Operational
Sembilan Komite di bawah Direktur Eksekutif Guidelines for the Nine Committees under
Edisi 1 the Executive Director, Edition 1
b. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/ b. Executive Director Regulation No. 0021/
PDE/09/2023 tanggal 26 September 2023 PDE/09/2023 dated September 26, 2023
tentang Standar Pedoman Operasional concerning the Standard Operational
Sembilan Komite di bawah Direktur Eksekutif Guidelines for the Nine Committees under
Edisi 1 Revisi 2 the Executive Director Edition 1 Revision 2
Struktur dan Komposisi Keanggotaan Structure and Composition of Committee
Komite Membership
Struktur keanggotaan Komite Pembiayaan The membership structure of the Credit
merujuk pada Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/ Committee, as per Executive Director Regulation
PDE/09/2023 dan No. 0019/PDE/09/2024 adalah No. 0021/PDE/09/2023 and No. 0019/PDE/09/2024,
sebagai berikut: is as follows:
Komite Pembiayaan – Bisnis (KP Bisnis) Credit Committee – Business
(FC Business)
Struktur dan Keanggotaan Komite Pembiayaan Structure and Membership of the Business Credit
Bisnis (termasuk Komite Pembiayaan untuk Committee (including the Credit Committee for
Penugasan Khusus Ekspor segmen UKM Special Export Assignments for the export-oriented
Annual Report 2025 553 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 554
berorientasi ekspor dan Komite Pembiayaan SME segment and the Credit Committee for the
segmen Supply Chain Financing: Supply Chain Financing segment):
1. KP Bisnis I 1. FC Business I
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Eksekutif
2. Direktur Pelaksana yang membidangi 2. Direktur Pelaksana yang membidangi
Pengembangan Bisnis (DPB) Manajemen Risiko dan Kredit (DMR)
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan 3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
Kelembagaan (DHK) (Khusus untuk proposal Bank dan Operasional (DFO)
Line/NBFI Line) 4. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan
4. Head of yang membidangi Guarantee & Insurance Kelembagaan (DHK) (selain proposal Bank Line/
5. Pemegang Limit Individu – Fungsi Bisnis NBFI Line)
1. Managing Director in charge of Business (DPN) 5. Head of yang membidangi Manajemen Risiko
2. Managing Director in charge of Business dan Kredit
Development (DPB) 6. Kepala Divisi yang membidangi Credit Reviewer
3. Managing Director in charge of Institutional Relations I/ Kepala Divisi yang membidangi Credit
(DHK) (Specifically for Bank Line/NBFI Line proposals) Reviewer II
4. Head of Guarantee & Insurance 7. Kepala Divisi yang membidangi Reviewer
5. 5ndividual Limit Holders – Business Function Penjaminan
8. Pemegang Limit Individu – Fungsi Risiko
1. Executive Director
2. Managing Director in charge of Risk and Credit
Management (DMR)
3. Managing Director in charge of Finance and
Operations (DFO)
4. Managing Director in charge of Institutional
Relations (DHK) (except for Bank Line/NBFI Line
proposals)
5. Head of Risk and Credit Management
6. Division Head in charge of Credit Reviewer I/
Division Head in charge of Credit Reviewer II
7. Division Head in charge of Guarantee Reviewer
8. Individual Limit Holder – Risk Function
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh KP-Bisnis I : Condition requiring termination of a customer
relationship by FC-Business I:
1. Nasabah baru, tambahan dan/atau 1. New, additional, and/or extension customers
perpanjangan dengan limit ekuivalen >Rp. 500 with a limit equivalent to >Rp500 billion; or
Miliar; atau
2. Tambahan fasilitas dengan plafond grup (one 2. Additional facilities with a group ceiling (one
obligor) ekuivalen > Rp 1 triliun; atau obligor) equivalent to >Rp1 trillion; or
3. Penetapan grup limit; atau 3. Determination of group limits; or
4. Nasabah pembiayaan dengan skema clean 4. Financing customers with a clean basis I
basis I negative pledge; atau negative pledge scheme; or
5. Nasabah Program Bisnis / Policy Lending; atau 5. Business Program/Policy Lending customers; or
6. Terdapat deviasi dari ketentuan Portfolio 6. Deviations from the Portfolio Guidelines; or
Guidelines; atau
7. Pemutusan Bank Line dan NBFI Line dengan 7. Termination of Bank Lines and NBFI Lines in
kondisi high risk country; atau high-risk countries; or
8. Terdapat ketentuan-ketentuan sebagaimana 8. Provisions as stipulated in the applicable
diatur pada Standar Pedoman yang berlaku Standard Guidelines are in place.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 554 Laporan Tahunan 2025
Page 555
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
2. KP Bisnis I – PDE No. 0019/PDE/09/2024 2. FC Business I - PDE No. 0019/PDE/09/2024
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Eksekutif
2. Direktur Pelaksana yang membidangi 2. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen
Pengembangan Bisnis (DPB) Risiko dan Kredit (DMR)
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan, 3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
Operasional & IT (Khusus untuk proposal Bank Line/ dan Operasional (DFO)
NBFI Line) 4. Chief of yang membidangi Manajemen Risiko dan
4. Chief of yang membidangi Regions Kredit
Executive Business Officer Executive Risk Officer
1. Managing Director in charge of Business (DPN) 1. Executive Director
2. Managing Director in charge of Business 2. Managing Director in charge of Risk and Credit
Development (DPB) Management (DMR)
3. Managing Director in charge of Finance, Operations 3. Managing Director in charge of Finance and
& IT (Specifically for Bank Line/NBFI Line proposals) Operations (DFO)
4. Chief of Regions 4. Chief of Risk and Credit Management (Chief
5. Executive Business Officer Executive)
5. Executive Risk Officer
Non Voting Member
Direktur Pelaksana atau Chief Of yang membidangi Hukum dan Kepatuhan
Managing Director or Chief of Legal and Complaince
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh KP-Bisnis I : Condition requiring termination of a customer
relationship by FC-Business I:
1. Nasabah baru dan/atau nasabah eksisting 1. aNew and/or existing customers who apply for
yang mengajukan tambahan fasilitas additional financing and/or guarantee facilities
permbiayaan dan/atau penjaminan dengan with an equivalent limit of > Rp500 billion; or
limit ekuivalen >Rp. 500 Miliar; atau
2. Nasabah baru dan/atau nasabah eksisting 2. New and/or existing customers who apply for
yang mengajukan tambahan fasilitas asuransi additional insurance facilities with an individual
dengan plafon individual ekuivalen > Rp 500 limit equivalent of >Rp500 billion;
Miliar;
3. Nasabah eksisting yang mengajukan 3. Existing customers who apply for additional
tambahan fasi litas pembiayaan dan/atau financing and/or guarantee facilities with a
penjaminan dengan plafon group (one obligor) group limit (for one obligor) equivalent of > Rp1
ekuivalen > Rp 1 triliun; atau trillion; or
4. Nasabah eksisting yang mengajukan 4. Existing customers who apply for additional
tambahan fasilitas asuransi dengan plafon insurance facilities with a group limit (for one
group (one obligor) ekuivalen > Rp 1 triliun; atau obligor) equivalent of > Rp1 trillion; or
5. Penetapan grup limit untuk Nasabah dengan 5. Determination of group limits for customers
plafon group (one obligor) ekuivalen > Rp1 with a group limit (for one obligor) equivalent
triliun; atau of > Rp1 trillion; or
6. Nasabah pembiayaan dengan skema clean 6. Financing customers with a clean basis I
basis I negative pledge; atau negative pledge scheme; or
7. Nasabah Program Bisnis I Policy Lending; atau 7. Business Program I Policy Lending customers;
8. Terdapat deviasi dari ketentuan Portfolio or
Guidelines; atau 8. Deviations from the Portfolio Guidelines; or
9. Pemutusan Bank Line dan NBFI Line dengan 9. Termination of Bank Line and NBFI Line in high-
kondisi high risk country; atau risk countries; or
10. Terdapat ketentuan-ketentuan sebagaimana 10. Provisions as stipulated in the applicable
diatur pada Standar Pedoman yang berlaku Standard Guidelines are in place.
Annual Report 2025 555 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 556
3. KP Bisnis II (Limit >Rp. 15 Miliar dan ≤ Rp. 500 3. FC Business II (Limit >Rp15 Billion and ≤ Rp500
Miliar) Billion)
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen
2. Direktur Pelaksana yang membidangi Risiko dan Kredit (DMR)
Pengembangan Bisnis (DPB) 2. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan dan Operasional (DFO)
Kelembagaan (DHK) (Khusus untuk proposal Bank 3. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan
Line/NBFI Line) Kelembagaan (DHK) (selain proposal Bank Line/
4. Head of yang membidangi Guarantee & Insurance NBFI Line)
5. Head of yang membidangi Regions 4. Head of yang membidangi Manajemen Risiko dan
6. Pemegang Limit Individu – Fungsi Bisnis Kredit
1. Managing Director in charge of Business (DPN) 5. Kepala Divisi yang membidangi Credit Reviewer I/
2. Managing Director in charge of Business Kepala Divisi yang membidangi Credit Reviewer II
Development (DPB) 6. Kepala Divisi yang membidangi Reviewer
3. Managing Director in charge of Institutional Penjaminan
Relations (DHK) (Specifically for Bank Line/NBFI Line 7. Pemegang Limit Individu – Fungsi Risiko
proposals) 1. Managing Director in charge of Risk and Credit
4. Head of Guarantee & Insurance Management (DMR)
5. Head of Regions 2. Managing Director in charge of Finance and
6. Individual Limit Holder – Business Function Operations (DFO)
3. Managing Director in charge of Institutional
Relations (DHK) (except for Bank Line/NBFI Line
proposals)
4. Head of Risk and Credit Management
5. Division Head in charge of Credit Reviewer I/Division
Head in charge of Credit Reviewer II
6. Division Head in charge of Guarantee Reviewer
7. Individual Limit Holder – Risk Function
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh minimal Condition requiring termination of a customer
KP-Bisnis II : relationship by FC-Business II:
1. Nasabah baru, tambahan dan/atau 1. New, additional, and/or renewal customers
perpanjangan dengan limit ekuivalen > Rp.15 with an equivalent limit of > Rp15 billion and ≤
Miliar dan ≤ Rp. 500 Miliar; atau Rp500 billion; or
2. Pengajuan Bank Line dengan limit individual 2. Bank Line applications with an individual limit
ekuivalen > Rp. 1 Triliun; atau equivalent of > Rp1 trillion; or
3. Pengajuan NBFI Line. 3. NBFI Line applications.
4. KP Bisnis II – PDE No. 0019/PDE/09/2024 4. FC Business II - PDE No. 0019/PDE/09/2024
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen
2. Direktur Pelaksana yang membidangi Risiko dan Kredit (DMR)
Pengembangan Bisnis (DPB) 2. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan, dan Operasional (DFO)
Operasional & IT (Khusus untuk proposal Bank Line/ 3. Chief of yang membidangi Manajemen Risiko dan
NBFI Line) Kredit
4. Chief of yang membidangi Regions 4. Executive Risk Officer
5. Executive Business Officer 1. Managing Director in charge of Risk Management
1. Managing Director in charge of Business (DPN) and Credit (DMR)
2. Managing Director in charge of Business 2. Managing Director in charge of Finance and
Development (DPB) Operations (DFO)
3. Managing Director in charge of Finance, Operations 3. Chief of Risk Management and Credit (DFO)
& IT (Specifically for Bank Line/NBFI Line proposals) 4. Executive Risk Officer
4. Chief of Regions
5. Executive Business Officer
Non Voting Member
Direktur Pelaksana atau Chief Of yang membidangi Hukum dan Kepatuhan
Managing Director or Chief of Legal and Compliance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 556 Laporan Tahunan 2025
Page 557
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh KP-Bisnis Condition requiring termination of a customer
II : relationship by FC-Business II:
1. Nasabah baru dan/atau nasabah eksisting 1. New and/or existing customers applying for
yang mengajukan tambahan fasilitas additional financing and/or guarantee facilities
pembiayaan dan/atau penjaminan dengan with an individual limit equivalent to > Rp15
limit individual ekuivalen > Rp.15 Miliar dan ≤ Rp. billion and ≤ Rp500 billion; or
500 Miliar; atau
2. Nasabah baru dan/atau nasabah eksisting 2. New and/or existing customers applying for
yang mengajukan tambahan fasilitas asuransi additional insurance facilities with an individual
dengan plafon individual ekuivalen > Rp.15 limit equivalent to > Rp15 billion and ≤ Rp500
Miliar dan ≤ Rp. 500 Miliar; atau billion; or
3. Nasabah eksisting yang mengajukan 3. Existing customers applying for an extension of
perpanjangan fasilitas pembiayaan dan/atau their financing and/or guarantee facilities with
penjaminan dengan limit individual ekuivalen > an individual limit equivalent to > Rp15 billion; or
Rp. 15 Miliar; atau
4. Nasabah eksisting yang mengajukan 4. Existing customers applying for an extension of
perpanjangan fasilitas asuransi dengan plafon their insurance facilities with an individual limit
individual ekuivalen > Rp. 15 Miliar; atau equivalent to > Rp15 billion; or
5. Penetapan grup limit untuk Nasabah dengan 5. Determination of group limits for customers
plafon group (one obligor) ekuivalen ≤ Rp 1 with a group limit (one obligor) equivalent to ≤
triliun; atau Rp1 trillion; or
6. Pengajuan Bank Line dengan limit individual 6. Bank Line applications with an individual limit
ekuivalen > Rp. 1 Triliun; atau equivalent to > Rp1 trillion; or
7. Pengajuan NBFI Line; atau 7. NBFI Line applications; or
8. Terdapat ketentuan-ketentuan sebagaimana 8. There are provisions as stipulated in the
diatur pada Standar Pedoman yang berlaku. applicable Standard Guidelines.
5. KP Bisnis III PDE No. 0021/PDE/09/2023 5. FC Business III PDE No. 0021/PDE/09/2023
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Head of yang membidangi Guarantee & Insurance 1. Head of yang membidangi Manajemen
2. Head of yang membidangi Regions Risiko dan Kredit
3. Kepala Divisi Unit Kerja Pengusul / Kepla Divisi Kantor 2. Kepala Divisi yang membidangi Credit
Wilayah Pengusul Reviewer I/ Kepala Divisi yang membidangi
4. Kepala Divisi Unit Kerja Bisnis selain Pengusul/ Kepala Kantor Credit Reviewer II
Wilayah selain Pengusul 3. Pemegang Limit Individu – Fungsi Risiko
5. Pemegang Limit Individu – Fungsi Bisnis 4. Kepala Divisi yang membidangi Reviewer
1. Head of Guarantee & Insurance Penjaminan
2. Head of Regions 1. Head of Risk and Credit Management
3. Head of the Proposing Work Unit Division / Head of the 2. Division Head in charge of Credit Reviewer
Proposing Regional Office Division I/Division Head in charge of Credit
4. Head of the Business Work Unit Division other than the Reviewer II
Proposing Business Unit / Head of the Regional Office other 3. ndividual Limit Holder – Risk Function
than the Proposing Business Unit 4. Division Head in charge of Guarantee
5. Individual Limit Holder – Business Function Reviewer
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh minimal Condition requiring termination of a customer
KP-Bisnis III : relationship by FC-Business III:
1. Nasabah baru dan tambahan dan/atau 1. New and additional customers and/or
perpanjangan dengan limit ekuivalen ≤ Rp.15 extensions with an equivalent limit of ≤ Rp15
Miliar; atau billion; or
2. Pengajuan Bank Line dengan limit ekuivalen ≤ 2. Bank Line applications with an equivalent limit
Rp. 1 Triliun. of ≤ Rp1 trillion.
Annual Report 2025 557 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 558
6. KP Bisnis III – PDE No. 0019/PDE/09/2024 6. FC Business III – PDE No. 0019/PDE/09/2024
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Chief of yang membidangi Regions 1. Chief of yang membidangi Manajemen Risiko dan
2. Kepala Divisi Unit Kerja Pengusul / Pengelola Kredit
3. Kepala Divisi Unit Kerja Bisnis Selain Unit Kerja 2. Executive Risk Officer
Pengusul / Pengelola 1. Chief in charge of Risk Managament and Credit
4. Kepala Divisi yang membidangi Produk Asuransi 2. Executive Risk Officer
5. Executive Business Officer
1. Chief of Regions
2. Division Head of the Proposing/Managing Work Unit
3. Division Head of Business Work Units Other than the
Proposing/Managing Work Unit
4. Division Head of Insurance Products
5. Executive Business Officer
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh minimal Condition requiring termination of a customer
KP-Bisnis III : relationship by FC-Business III:
1. Nasabah baru dan nasabah eksisting yang 1. New and existing customers applying for an
mengajukan perpanjangan dan/atau extension and/or additional financing and/or
tambahan fasilitas pembiayaan dan/atau guarantee facility with an equivalent limit of ≤
penjaminan dengan limit ekuivalen ≤ Rp 15 Rp15 billion; or
Miliar; atau
2. Nasabah baru dan nasabah eksisting yang 2. New and existing customers applying for an
mengajukan perpanjangan dan/atau extension and/or additional insurance facility
tambahan fasilitas asuransi dengan plafon with an equivalent limit of ≤ Rp15 billion; or
ekuivalen ≤ Rp.15 Miliar; atau
3. Pengajuan Bank Line dengan limit ekuivalen ≤ 3. Bank Line applications with an equivalent limit
Rp. 1 Triliun. of ≤ Rp1 trillion.
Komite Pembiayaan - Special Asset Credit Committee - Special Asset
Management (KP SAM) Management (FC SAM)
1. KP SAM I PDE No. 0021/PDE/09/2023 1. KP SAM I PDE No. 0021/PDE/09/2023
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Eksekutif
2. Direktur Pelaksana yang membidangi 2. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen
Pengembangan Bisnis (DPB) Risiko dan Kredit (DMR)
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan 3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
Kelembagaan (DHK) (Khusus untuk proposal Bank dan Operasional (DFO)
Line/NBFI Line) 4. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan
4. Head of yang membidangi Guarantee & Insurance Kelembagaan (DHK) (selain proposal Bank Line/
5. Head of yang membidangi Guarantee & Regions NBFI Line)
1. Managing Director in charge of Business (DPN) 5. Head of yang membidangi Manajemen Risiko dan
2. Managing Director in charge of Business Kredit
Development (DPB) 6. Kepala Divisi yang membidangi Credit Reviewer I/
3. Managing Director in charge of Institutional Kepala Divisi yang membidangi Credit Reviewer II
Relations (DHK) (Specifically for Bank Line/NBFI Line 7. Kepala Divisi yang membidangi Reviewer
proposals) Penjaminan
4. Head of Guarantee & Insurance 8. Pemegang Limit Individu – Fungsi Risiko
5. 5Head of Guarantee & Regions 1. Executive Director
2. Managing Director in charge of Risk and Credit
Management (DMR)
3. Managing Director in charge of Finance and
Operations (DFO)
4. Managing Director in charge of Institutional
Relations (DHK) (except for Bank Line/NBFI Line
proposals)
5. Head of Risk and Credit Management
6. Division Head in charge of Credit Reviewer I/Division
Head in charge of Credit Reviewer II
7. Division Head in charge of Guarantee Reviewer
8. Individual Limit Holder – Risk Function
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 558 Laporan Tahunan 2025
Page 559
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh KP-SAM I : Condition requiring termination of a customer
relationship by FC-SAM I:
1. Nasabah untuk penyelamatan/penyelesaian 1. Customers seeking the rescue/settlement
aset bermasalah dengan plafon group of troubled assets with a group ceiling (one
(one obligor) ekuivalen > Rp500 miliar, tidak obligor) equivalent to more than Rp500 billion,
termasuk limit fasilitas Bank Line dan/atau NBFI excluding the Bank Line and/or NBFI Line facility
Line; atau limits; or
2. Nasabah dengan skema clean basis atau 2. Customers with a clean basis or negative
negative pledge; atau pledge scheme; or
3. Nasabah dengan skema Agunan Yang Diambil 3. Customers with a Foreclosed Collateral
Alih (AYDA), termasuk kegiatan pemeliharaan (AYDA) scheme, including AYDA maintenance
AYDA; atau activities; or
4. Terdapat ketentuan-ketentuan sebagaimana 4. There are provisions as stipulated in the
diatur pada Standar Pedoman yang berlaku. applicable Standard Guidelines.
2. KP SAM I - PDE No. 0019/PDE/09/2024 2. FC SAM I - PDE No. 0019/PDE/09/2024
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Eksekutif
2. Direktur Pelaksana yang membidangi 2. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen
Pengembangan Bisnis (DPB) Risiko dan Kredit (DMR)
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan, 3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
Operasional & IT (Khusus untuk proposal Bank Line/ dan Operasional (DFO)
NBFI Line) 4. Chief of yang membidangi Manajemen Risiko dan
4. Chief of yang membidangi Regions Kredit
5. Executive Business Officer 5. Executive Risk Officer
1. Managing Director in charge of Business (DPN) 1. Executive Director
2. Managing Director in charge of Business 2. Managing Director in charge of Risk Management
Development (DPB) and Credit (DMR)
3. Managing Director in charge of Finance, Operations 3. Managing Director in charge of Finance and
& IT (Specifically for Bank Line/NBFI Line proposals) Operations (DFO)
4. Chief of Regions 4. Chief of Risk Management and Credit (DFO)
5. Executive Business Officer 5. Executive Risk Officer
Non Voting Member
Direktur Pelaksana atau Chief Of yang membidangi Hukum dan Kepatuhan
Managing Director or Chief of Legal and Compliance
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh KP-SAM I : Condition requiring termination of a customer
relationship by FC-SAM I:
1. Nasabah untuk penyelamatan/penyelesaian 1. Customers seeking the rescue/settlement
aset bermasalah dengan plafon group of troubled assets with a group ceiling (one
(one obligor) ekuivalen > Rp500 miliar, tidak obligor) equivalent to more than Rp500 billion,
termasuk limit fasilitas Bank Line dan/atau NBFI excluding the Bank Line and/or NBFI Line facility
Line; atau limits; or
2. Nasabah dengan skema clean basis atau 2. Customers with a clean basis or negative
negative pledge; atau pledge scheme; or
3. Nasabah dengan skema Agunan Yang Diambil 3. Customers with a Foreclosed Collateral
Alih (AYDA), termasuk kegiatan pemeliharaan (AYDA) scheme, including AYDA maintenance
AYDA; atau activities; or
4. Terdapat ketentuan-ketentuan sebagaimana 4. There are provisions as stipulated in the
diatur pada Standar Pedoman yang berlaku. applicable Standard Guidelines.
Annual Report 2025 559 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 560
3. KP SAM II PDE No. 0021/PDE/09/2023x 3. FC SAM II PDE No. 0021/PDE/09/2023x
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Pelaksana yang membidangi
2. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen Risiko dan Kredit (DMR)
Pengembangan Bisnis (DPB) 2. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan dan Operasional (DFO)
Kelembagaan (DHK) (Khusus untuk proposal Bank 3. Direktur Pelaksana yang membidangi Hubungan
Line/NBFI Line) Kelembagaan (DHK) (selain proposal Bank Line/
4. Head of yang membidangi Guarantee & Insurance NBFI Line)
5. Head of yang membidangi Guarantee & Regions 4. Head of yang membidangi Manajemen Risiko
1. Managing Director in charge of Business (DPN) dan Kredit
2. Managing Director in charge of Business 5. Kepala Divisi yang membidangi Credit Reviewer
Development (DPB) I/ Kepala Divisi yang membidangi Credit
3. Managing Director in charge of Institutional Relations Reviewer II
(DHK) (Specifically for Bank Line/NBFI Line proposals) 6. Kepala Divisi yang membidangi Reviewer
4. Head of Guarantee & Insurance Penjaminan
5. Head of Guarantee & Regions 7. Pemegang Limit Individu – Fungsi Risiko
1. Managing Director in charge of Risk and Credit
Management (DMR)
2. Managing Director in charge of Finance and
Operations (DFO)
3. Managing Director in charge of Institutional
Relations (DHK) (except for Bank Line/NBFI Line
proposals)
4. Head of Risk and Credit Management
5. Division Head in charge of Credit Reviewer I/
Division Head in charge of Credit Reviewer II
6. Division Head in charge of Guarantee Reviewer
7. Individual Limit Holder – Risk Function
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh KP-SAM II : Condition requiring termination of a customer
relationship by FC-SAM II:
Nasabah penyelamatan/penyelesaian aset Customers who rescue/settle problematic assets
bermasalah dengan plafon group (one obligor) with a group ceiling (one obligor) equivalent to ≤
ekuivalen ≤ Rp500 miliar, tidak termasuk limit Bank Rp500 billion, excluding Bank Line and/or NBFI Line
Line dan/atau NBFI Line. limits.
4. KP SAM II - PDE No. 0019/PDE/09/2024 4. KP SAM II - PDE No. 0019/PDE/09/2024
Fungsi Bisnis Fungsi Risiko
Business Function Risk Function
1. Direktur Pelaksana yang membidangi Bisnis (DPN) 1. Direktur Pelaksana yang membidangi Manajemen
2. Direktur Pelaksana yang membidangi Risiko dan Kredit (DMR)
Pengembangan Bisnis (DPB) 2. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan
3. Direktur Pelaksana yang membidangi Keuangan, dan Operasional & IT (Selain proposal Bank Line/
Operasional & IT (Khusus untuk proposal Bank Line/ NBFI Line)
NBFI Line) 3. Chief of yang membidangi Manajemen Risiko dan
4. Chief of yang membidangi Regions Kredit
5. Executive Business Officer 4. Executive Risk Officer
1. Managing Director in charge of Business (DPN) 1. Managing Director in charge of Risk and Credit
2. Managing Director in charge of Business Management (DMR)
Development (DPB) 2. Managing Director in charge of Finance, Operations
3. Managing Director in charge of Finance, Operations & IT (Except for Bank Line/NBFI Line proposals)
& IT (Specifically for Bank Line/NBFI Line proposals) 3. Chief of Risk and Credit Management
4. Chief of Regions 4. Executive Risk Officer
5. Executive Business Officer
Non Voting Member
Direktur Pelaksana atau Chief Of yang membidangi Hukum dan Kepatuhan
Managing Director or Chief of Legal and Compliance.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 560 Laporan Tahunan 2025
Page 561
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kondisi nasabah yang harus diputus oleh KP-SAM II : Condition requiring termination of a customer
relationship by FC-SAM II:
1. Nasabah penyelamatan/penyelesaian aset 1. Customers who rescue/settle troubled assets
bermasalah dengan plafon group (one obligor) with a group ceiling (one obligor) equivalent to
ekuivalen ≤ Rp500 miliar, tidak termasuk limit ≤ Rp500 billion, excluding Bank Line and/or NBFI
Bank Line dan/atau NBFI Line; Line limits;
2. Terdapat ketentuan-ketentuan sebagaimana 2. There are provisions as stipulated in the
diatur pada Standar Pedoman yang berlaku. applicable Standard Guidelines.
Profil Komite Committee Profile
Profil Ketua dan anggota Komite Pembiayaan, The profiles of the Chair and members of the Credit
termasuk jabatan lain yang mereka emban di LPEI, Committee, including their other positions at
secara rinci telah dicantumkan dalam Bab Profil Indonesia Eximbank, are detailed in the Institution
Perusahaan. Profile chapter.
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Berikut adalah Tugas dan wewenang Komite The following are the duties and authorities of the
Pembiayaan: Credit Committee:
1. Melakukan pengambilan keputusan atas 1. Making decisions on proposals:
proposal:
a. pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan a. Financing, guarantees, insurance, and
tresuri serta NBFI Line, Bank Line, Treasury treasury, as well as the NBFI Line, Bank Line,
Line dan Penugasan Khusus termasuk Treasury Line, and Special Assignments,
didalamnya penetapan account strategy including establishing account strategies
dan/atau mengubah struktur fasilitas; and/or changing facility structures;
b. upaya penyelamatan dan/atau b. efforts to rescue and/or resolve non-
penyelesaian aset bermasalah performing assets in financing, guarantees,
pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan insurance, and treasury, as well as the NBFI
tresuri serta NBFI Line, Bank Line, Treasury Line, Bank Line, Treasury Line, and Special
Line dan Penugasan Khusus; Assignments;
c. pembiayaan nasabah performing financing c. financing performing financing customers
dan nasabah non-performing financing and non-performing financing customers
yang mengalami kesulitan pembayaran experiencing payment difficulties;
kewajiban;
d. pengurangan dan/atau penghapusan d. reducing and/or eliminating arrears in
tunggakan bunga/imbal hasil pembiayaan, interest/financing yields, fines/ta’widh, and/
denda/ta’widh, dan/atau biaya lain dalam or other costs in the rescue/resolution of
penyelamatan/penyelesaian pembiayaan problematic financing;
bermasalah;
e. permohonan penghentian perhitungan e. e.Requests for the suspension of interest/
bunga/ imbal hasil pembiayaan, denda/ financing yield calculations, fines/ta’widh,
ta’widh, dan/atau biaya lain dalam and/or other fees in the settlement of
penyelesaian Pembiayaan Bermasalah; Problematic Financing; and/or
dan/atau
f. pembayaran klaim. f. Claim payments.
2. Melakukan pengambilan keputusan atas 2. Making decisions on proposals to determine the
proposal penetapan tingkat kualitas aktiva quality level of productive assets (collectibility),
produktif (kolektibilitas), dalam hal penetapan if the determination is made manually.
dilakukan secara manual.
3. Melakukan pengambilan keputusan atas 3. Making decisions on PEN facility rewards
imbalan fasilitas PEN terkait Fasilitas Penugasan related to the Special Assignment Facility if not
Khusus apabila tidak ditetapkan melalui stipulated by a Ministerial Decree.
Keputusan Menteri.
4. Menentukan Global Account Manager (GAM) 4. Appointing a Global Account Manager (GAM).
5. Dalam hal menghindari terjadinya concentration 5. To avoid concentration risk, the GAM will
risk, maka GAM akan mengusulkan penentuan propose the determination of group limits to
Annual Report 2025 561 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 562
grup limit kepada Komite Pembiayaan dalam the Credit Committee in a free format, which
bentuk free format dan akan direview oleh unit will be reviewed by the reviewer function work
kerja fungsi reviewer. unit.
6. Melakukan pengambilan keputusan atas 6. Making decisions on the imposition of costs
pembebanan biaya-biaya (dana talangan/ (bridging funds/other bills) that the Customer
tagihan lain-lain) yang tidak dapat dipenuhi cannot cover on time, such as collateral
Nasabah pada waktunya, seperti biaya insurance coverage fees, Notary/PPAT and/or
penutupan asuransi barang agunan, biaya Legal Consultant fees, collateral appraisal fees,
Notaris/ PPAT dan/atau Konsultan Hukum, and other related costs; which will be charged
biaya penilaian agunan, dan biaya-biaya to the Customer’s loan account (for Indonesia
terkait lainnya; yang akan dibebankan pada Eximbank’s security).
rekening pinjaman Nasabah (dalam rangka
pengamanan LPEI).
Biaya-biaya tersebut dapat dibebankan These costs may be unilaterally charged by
sepihak oleh LPEI pada pos biaya dan ongkos the Indonesia Eximbank to the costs and fees
dan selanjutnya Unit Kerja Pengusul/Pengelola item, and the Proposing/Managing Work Unit
atau Penyedia Jasa Pengelolaan Pembiayaan or Troubled Financing Management Service
Bermasalah yang ditunjuk oleh LPEI harus Provider appointed by the Indonesia Eximbank
melakukan penagihan dan penyelesaian must collect and settle these obligations from
kewajiban tersebut kepada nasabah. the customer.
7. Penetapan penggunaan KAP, KJPP, Notaris/ 7. Determining the use of Public Accounting Firms
PPAT, balai lelang apabila diperlukan. (KAP), Public Service Offices (KJPP), Notaries/
PPATs, and auction houses, if necessary.
8. Komite Pembiayaan dapat menetapkan 8. The Credit Committee may establish a strategy
strategi penggunaan konsultan hukum. for the use of legal consultants. The name of
Penentuan nama konsultan hukum yang the legal consultant used will be determined by
digunakan ditentukan oleh Unit Kerja yang the Work Unit in charge of legal matters.
membidangi hukum.
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan oleh Komite Policy on Decision Making in Meetings
Pembiayaan
1. KP – Bisnis I 1. FC – Business I
Pengambilan keputusan dianggap kuorum Decision-making is considered a quorum if
apabila sedikitnya dihadiri oleh: attended by at least:
a. 2 (dua) orang anggota yang mewakili a. 2 (two) members representing the Business
Fungsi Bisnis dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Managing
merupakan Direktur Pelaksana, dan Director, and
b. 2 (dua) orang anggota yang mewakili Fungsi b. 2 (two) members representing the Risk
Risiko, dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Executive
merupakan Direktur Eksekutif. Director.
c. Jika Direktur Eksekutif berhalangan maka c. If the Executive Director is unable to attend,
dapat memberikan surat kuasa kepada 2 he may grant a power of attorney to two
Direktur Pelaksana selain Direktur Pelaksana Managing Directors other than the Managing
yang membidangi Manajemen Risiko. Director in charge of Risk Management.
2. KP – Bisnis II 2. FC – Business II
Pengambilan keputusan dianggap kuorum Decision-making is considered a quorum if
apabila sedikitnya dihadiri oleh: attended by at least:
a. 2 (dua) orang anggota yang mewakili a. 2 (two) members representing the Business
Fungsi Bisnis dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Managing
merupakan Direktur Pelaksana, dan Director, and
b. 2 (dua) orang anggota yang mewakili Fungsi b. 2 (two) members representing the Risk
Risiko, dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Managing
merupakan Direktur Pelaksana. Director.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 562 Laporan Tahunan 2025
Page 563
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
3. KP – Bisnis III 3. FC – Business III
Pengambilan keputusan dianggap kuorum Decision-making is considered a quorum if
apabila sedikitnya dihadiri oleh: attended by at least:
a. 1 (satu) orang anggota yang mewakili a. 1 (one) member representing the Business
Fungsi Bisnis yang minimal merupakan Function, who must be at least the Head of
Kepala Divisi Unit Kerja Pengusul; dan the Proposing Work Unit Division; and
b. 1 (satu) orang anggota yang mewakili b. 1 (one) member representing the Risk
Fungsi Risiko yang minimal merupakan Function, who must be at least the Executive
Executive Risk Officer. Risk Officer.
4. KP – SAM I 4. FC – SAM I
Pengambilan keputusan dianggap kuorum Decision-making is considered a quorum if
apabila sedikitnya dihadiri oleh: attended by at least:
a. 2 (dua) orang anggota yang mewakili a. 2 (two) members representing the Business
Fungsi Bisnis dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Managing
merupakan Direktur Pelaksana, dan Director, and
b. 3 (tiga) orang anggota yang mewakili Fungsi b. 3 (three) members representing the Risk
Risiko, dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Executive
merupakan Direktur Eksekutif. Director.
c. Jika Direktur Eksekutif berhalangan maka c. If the Executive Director is unable to
dapat memberikan surat kuasa kepada 2 attend, he may grant a power of attorney
Direktur Pelaksana selain Direktur Pelaksana to two Managing Directors in addition to
yang membidangi Manajemen Risiko. the Managing Director in charge of Risk
Management.
5. KP – SAM II 5. FC – SAM II
Pengambilan keputusan dianggap kuorum Decision-making is considered a quorum if
apabila sedikitnya dihadiri oleh: attended by at least:
a. 2 (dua) orang anggota yang mewakili a. 2 (two) members representing the Business
Fungsi Bisnis dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Managing
merupakan Direktur Pelaksana, dan Director, and
b. 3 (tiga) orang anggota yang mewakili Fungsi b. 3 (three) members representing the Risk
Risiko, dimana salah satu anggotanya Function, one of whom is the Managing
merupakan Direktur Pelaksana. Director.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance Rate
Komite Pembiayaan telah melaksanakan 143 rapat The Credit Committee has held 143 meetings for
untuk segmen UKM dan 194 rapat untuk segmen the SME segment and 194 meetings for the Non-
Non-UKM sepanjang tahun 2025, dengan rincian SME segment throughout 2025, with the following
tingkat kehadiran sebagai berikut: attendance details:
Tabel Frekuensi Rapat Komite Pembiayaan - Segmen Korporasi
Credit Committee Meeting Frequency Table - Corporate Segment
Keterangan KP Bisnis I KP Bisnis II KP Bisnis III KP SAM I KP SAM II
Description FC Business I FC Business II FC Business III FC SAM I FC SAM II
Pembiayaan
Financing
Korporasi
Corporation
- Umum
40 44 - 26 17
-Public
- PKE 2 14 - - -
Total 42 58 26 17
Annual Report 2025 563 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 564
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Pembiayaan - Segmen Korporasi
Total Frequency and Attendance of Credit Committee Meetings - Corporate Segment
Komite Pembiayaan Korporasi Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
Corporate Credit Committee Position Total Attendance
Direktur Eksekutif
Fungsi Risiko
Executive Director 51 51 100%
Risk Function
Sukatmo Padmosukarso
Plt. Direktur Eksekutif
Fungsi Risiko
Acting Executive Director 11 11 100%
Risk Function
Yon Arsal
Direktur Pelaksana Bisnis I
Managing Director of Business I Fungsi Bisnis
126 126 100%
Business Function
Anton Herdianto
Plt Direktur Pelaksana Pengembangan
Bisnis
Fungsi Bisnis
Acting Managing Director of Business 74 74 100%
Business Function
Development
Maqin Norhadi
Direktur Pelaksana Bisnis II
Managing Director of Business II Fungsi Bisnis
44 44 100%
Business Function
Sulaeman
Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional, & Teknologi Informasi
Fungsi Bisnis
Managing Director of Finance, 5 5 100%
Business Function
Operations & IT
Anwar Harsono
Chief of Region Fungsi Bisnis
18 18 100%
Damianus Ledjo Hufat Business Function
Kadiv Divisi Bisnis I
Fungsi Bisnis
Head of Business I Division 1 1 100%
Business Function
Irvansyah Setiady
Direktur Pelaksana Keuangan,
Operasional, & Teknologi Informasi
Fungsi Risiko
Managing Director of Finance, 39 39 100%
Risk Function
Operations & IT
Anwar Harsono
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko &
Kredit
Fungsi Risiko
Managing Director of Risk Management 95 95 100%
Risk Function
& Credit
Sam Malee
Chief of Business Risk Fungsi Risiko
80 80 100%
Titik Setiyowati Risk Function
Executive Risk Officer I Fungsi Risiko
10 10 100%
Farid Maruf Risk Function
Executive Risk Officer II Fungsi Risiko
8 8 100%
Sumanggam Simanjuntak Risk Function
Executive Risk Officer IV Fungsi Risiko
1 1 100%
Priyadi Hadi Asmoro Risk Function
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 564 Laporan Tahunan 2025
Page 565
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tabel Frekuensi Rapat Komite Pembiayaan - Segmen UMBE & UMKM
Credit Committee Meeting Frequency Table - UMBE & MSME Segment
Keterangan KP Bisnis I KP Bisnis II KP Bisnis III KP SAM I KP SAM II
Description FC Business I FC Business II FC Business III FC SAM I FC SAM II
Pembiayaan
Financing
UMBE & UMKM
UMBE & MSME
- Umum
2 52 11 2 30
-Public
- PKE 1 60 36 - -
Total 3 112 47 2 30
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Pembiayaan - Segmen UMBE & UMKM
Total Frequency and Attendance of Credit Committee Meetings - UMBE & MSME Segment
Komite Pembiayaan UMBE & UMKM Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
UMBE & MSME Credit Committee Position Total Attendance
Direktur Eksekutif
Fungsi Risiko
Executive Director 4 4 100%
Risk Function
Sukatmo Padmosukarso
Plt. Direktur Eksekutif
Fungsi Risiko
Acting Executive Director 1 1 100%
Risk Function
Yon Arsal
Direktur Pelaksana Bisnis I
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business I 80 80 100%
Business Function
Anton Herdianto
Direktur Pelaksana Bisnis II
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business II 44 44 100%
Business Function
Sulaeman
Plt Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis
Fungsi Bisnis
Acting Managing Director of Business Development 72 72 100%
Business Function
Maqin Norhadi
Chief of Region Fungsi Bisnis
122 122 100%
Damianus Ledjo Hufat Business Function
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, dan
Teknologi Informasi Fungsi Risiko
38 38 100%
Managing Director of Finance, Operations & IT Risk Function
Anwar Harsono
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit
Fungsi Risiko
Managing Director of Risk Management & Credit 147 147 100%
Risk Function
Sam Malee
Chief of Business Risk Fungsi Risiko
123 123 100%
Titik Setiyowati Risk Function
Executive Risk Officer I Fungsi Risiko
18 18 100%
Farid Maruf Risk Function
Executive Risk Officer II Fungsi Risiko
24 24 100%
Sumanggam Simanjuntak Risk Function
Executive Risk Officer III Fungsi Risiko
22 22 100%
Roza Rita Retta Hutabarat Risk Function
Executive Risk Officer III Fungsi Risiko
11 11 100%
Iswandi Risk Function
Executive Risk Officer IV Fungsi Risiko
13 13 100%
Heru Budiyanto Risk Function
Pj. Executive Risk Officer IV Fungsi Risiko
8 8 100%
Priyadi Hadi Asmoro Risk Function
Annual Report 2025 565 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 566
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Pembiayaan - Segmen UMBE & UMKM
Total Frequency and Attendance of Credit Committee Meetings - UMBE & MSME Segment
Komite Pembiayaan UMBE & UMKM Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
UMBE & MSME Credit Committee Position Total Attendance
Executive Business Officer Fungsi Bisnis
9 9 100%
Ninik Martini Business Function
Kepala Kantor Wilayah I
Fungsi Bisnis
Head of Regional Office I 2 2 100%
Business Function
R. Bambang Sadnur Cahyo
Kepala Kantor Wilayah I
Fungsi Bisnis
Head of Regional Office I 7 7 100%
Business Function
M. Imron Saifi
Alt. Kepala Kantor Wilayah I
Fungsi Bisnis
Head of Regional Office I 1 1 100%
Business Function
Suharyanto
Kepala Kantor Wilayah II
Fungsi Bisnis
Head of Regional Office II 23 23 100%
Business Function
Irwan Prasetiyawan
Kepala Kantor Wilayah III
Fungsi Bisnis
Head of Regional Office III 3 3 100%
Business Function
Ahmad Bambang Bintoro
Kepala Kantor Area Medan
Fungsi Bisnis
Head of Medan Regional Office 6 6 100%
Business Function
Alexander Halim
Tabel Frekuensi Rapat Komite Penjaminan
Guarantee Committee Meeting Frequency Table
Keterangan KP Bisnis I KP Bisnis II KP Bisnis III KP SAM I KP SAM II
Description FC Business I FC Business II FC Business III FC SAM I FC SAM II
Penjaminan
Guarantee
- Komersial
5 8 - - -
-Commercial
- PEN - - - - -
Total 5 8 - -- -
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Penjaminan
Frequency and Attendance of Guarantee Committee Meetings
Komite Penjaminan Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
Guarantee Committee Position Total Attendance
Direktur Eksekutif
Fungsi Risiko
Executive Director 3 3 100%
Risk Function
Sukatmo Padmosukarso
Plt. Direktur Eksekutif
Fungsi Risiko
Acting Executive Director 1 1 100%
Risk Function
Yon Arsal
Direktur Pelaksana Bisnis I
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business I 12 12 100%
Business Function
Anton Herdianto
Plt Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis
Fungsi Bisnis
Acting Managing Director of Business Development 8 8 100%
Business Function
Maqin Norhadi
Direktur Pelaksana Bisnis II
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business I 4 4 100%
Business Function
Sulaeman
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 566 Laporan Tahunan 2025
Page 567
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Penjaminan
Frequency and Attendance of Guarantee Committee Meetings
Komite Penjaminan Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
Guarantee Committee Position Total Attendance
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, &
Teknologi Informasi Fungsi Risiko
1 1 100%
Managing Director of Finance, Operations & IT Risk Function
Anwar Harsono
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit
Fungsi Risiko
Managing Director of Risk Management & Credit 9 9 100%
Risk Function
Sam Malee
Chief of Business Risk Fungsi Risiko
10 10 100%
Titik Setiyowati Risk Function
Tabel Frekuensi Rapat Komite Asuransi
Insurance Committee Meeting Frequency
KP KP SAM KP Klaim KP Klaim
Keterangan KP Bisnis I KP Bisnis II KP Bisnis III SAM I II Asuransi I Asuransi II
Description FC Business I FC Business II FC Business III FC FC SAM FC Insurance FC Insurance
SAM I II Claim I Claim II
Asuransi
Insurance
- Umum
- 13 6 - - 1 -
-Public
- PKE - - - - - - -
Total - 13 6 - - 1 -
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Asuransi
Total Frequency and Attendance of Insurance Committee Meetings
Komite Asuransi Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
Insurance Committee Position Total Attendance
Direktur Pelaksana Bisnis I
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business I 12 12 100%
Business Function
Anton Herdianto
Plt Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis
Fungsi Bisnis
Acting Managing Director of Business Development 6 6 100%
Business Function
Maqin Norhadi
Direktur Pelaksana Bisnis II
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business II 7 7 100%
Business Function
Sulaeman
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, &
Teknologi Informasi Fungsi Bisnis
1 1 100%
Managing Director of Finance, Operations & IT Business Function
Anwar Harsono
Kadiv Asuransi
Fungsi Bisnis
Head of Insurance Division 6 6 100%
Business Function
Ilham Mustafa
Kadiv Divisi Bisnis III
Fungsi Bisnis
Head of Business III Division 1 1 100%
Business Function
Nurrohmanudin
Kadiv Divisi Bisnis IV
Fungsi Bisnis
Head of Business IV Division 1 1 100%
Business Function
Fifin Yolanda Tan
Annual Report 2025 567 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 568
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Komite Asuransi
Total Frequency and Attendance of Insurance Committee Meetings
Komite Asuransi Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
Insurance Committee Position Total Attendance
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, &
Teknologi Informasi Fungsi Risiko
2 2 100%
Managing Director of Finance, Operations & IT Risk Function
Anwar Harsono
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit
Fungsi Risiko
Managing Director of Risk Management & Credit 11 11 100%
Risk Function
Sam Malee
Chief of Business Risk Fungsi Risiko
13 13 100%
Titik Setiyowati Risk Function
Executive Risk Officer Fungsi Risiko
2 2 100%
Farid Maruf Risk Function
Executive Risk Officer Fungsi Risiko
3 3 100%
Sumanggam Simanjuntak Risk Function
Tabel Frekuensi Rapat Komite Bank Line dan NBFI Line
Bank Line and NBFI Line Committee Meeting Frequency
Keterangan KP Bisnis I KP Bisnis II KP Bisnis III
Description FC Business I FC Business II FC Business III
Bank Line - 17 28
NBFI Line - 23 -
Total - 40 28
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat Bank Line
Total Frequency and Attendance of Bank Line Meetings
Komite Bank Line Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
Bank Line Committee Position Total Attendance
Direktur Pelaksana Bisnis I
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business I 6 6 100%
Business Function
Anton Herdianto
Plt Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis
Fungsi Bisnis
Acting Managing Director of Business Development 11 11 100%
Business Function
Maqin Norhadi
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, &
Teknologi Informasi Fungsi Bisnis
17 17 100%
Managing Director of Finance, Operations & IT Business Function
Anwar Harsono
Kadiv Funding & Treasury
Fungsi Bisnis
Head of Funding & Treasury Division 28 28 100%
Business Function
Lianawaty Mihardja
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit
Fungsi Risiko
Managing Director of Risk Management & Credit 17 17 100%
Risk Function
Sam Malee
Chief of Business Risk Fungsi Risiko
17 17 100%
Titik Setiyowati Risk Function
Executive Risk Officer Fungsi Risiko
28 28 100%
Sumanggam Simanjuntak Risk Function
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 568 Laporan Tahunan 2025
Page 569
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Total Frekuensi dan Kehadiran Rapat NBFI Line
Total Frequency and Attendance of NBFI Line Meetings
Komite NBFI Line Jabatan Jumlah Kehadiran
Total %
NBFI Line Committee Position Total Attendance
Direktur Pelaksana Bisnis I
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business I 12 12 100%
Business Function
Anton Herdianto
Plt Direktur Pelaksana Pengembangan Bisnis
Fungsi Bisnis
Acting Managing Director of Business Development 6 6 100%
Business Function
Maqin Norhadi
Direktur Pelaksana Bisnis II
Fungsi Bisnis
Managing Director of Business II 10 10 100%
Business Function
Sulaeman
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, &
Teknologi Informasi Fungsi Bisnis
17 17 100%
Managing Director of Finance, Operations & IT Business Function
Anwar Harsono
Chief of Region Fungsi Bisnis
1 1 100%
Damianus Ledjo Hufat Business Function
Direktur Pelaksana Keuangan, Operasional, &
Teknologi Informasi Fungsi Risiko
3 3 100%
Managing Director of Finance, Operations & IT Risk Function
Anwar Harsono
Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & Kredit
Fungsi Risiko
Managing Director of Risk Management & Credit 21 21 100%
Risk Function
Sam Malee
Chief of Business Risk Fungsi Risiko
22 22 100%
Titik Setiyowati Risk Function
Executive Risk Officer Fungsi Risiko
1 1 100%
Farid Maruf Risk Function
Agenda Rapat Meeting Agenda
Rapat Komite Pembiayaan pada tahun 2025 The 2025 Credit Committee Meeting discussed the
membahas berbagai agenda berikut: following agenda items:
Rapat Komite Pembiayaan KP Bisnis
Business Credit Committee Meeting
Keterangan KP Bisnis I KP Bisnis II KP Bisnis III
Description FC Business I FC Business II FC Business III
Pembiayaan
Financing
Korporasi
Corporation
- Umum
40 44 -
-Public
- PKE 2 14 -
UMBE & UMKM
UMBE & MSME
- Umum
2 52 11
-Public
- PKE 1 60 36
Penjaminan
- - -
Guarantee
Annual Report 2025 569 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 570
Rapat Komite Pembiayaan KP Bisnis
Business Credit Committee Meeting
Keterangan KP Bisnis I KP Bisnis II KP Bisnis III
Description FC Business I FC Business II FC Business III
Korporasi
Corporation
- Komersial
5 8 -
Commercial
- PEN - -
Asuransi
Insurance
Korporasi
Corporation
- Umum
- 13 6
-Public
- PKE - - -
Bank Line - 17 28
NBFI Line - 23 -
Total 48 231 81
Rapat Komite Pembiayaan KP SAM
SAM Credit Committee Meeting
Keterangan KP SAM I KP SAM II
Description FC SAM I FC SAM II
Pembiayaan
Financing
Korporasi
Corporation
- Umum
26 17
Public
- PKE - -
UMBE & UMKM
UMBE & MSME
- Umum
2 30
_Public
- PKE - -
Rapat Komite Pembiayaan KP Klaim Asuransi
Insurance Claim Credit Committee Meeting
Keterangan KP Klaim Asuransi I KP Klaim Asuransi II
Description FC Insurance Claim I FC Insurance Claim II
Korporasi
- -
Corporation
UMBE & UMKM
1 -
UMBE & MSME
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program in 2025
Tahun 2025
Anggota Komite Pembiayaan pada tahun 2025 Members of the Credit Committee in 2025
terus meningkatkan kompetensinya melalui continued to enhance their competencies through
berbagai program pelatihan dan pengembangan various training and skills development programs.
keahlian. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat This initiative was aimed at strengthening the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 570 Laporan Tahunan 2025
Page 571
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
efektivitas komite dalam melaksanakan fungsi, committee’s effectiveness in carrying out its
tugas, dan tanggung jawabnya, dengan rincian functions, duties, and responsibilities, with details
sebagai berikut: as follows:
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organisers Date
Manajemen Risiko dan
Sukatmo Dewan Direktur Tingkat Kesehatan LPEI 1 Maret 2025
1 LPEI
Padmosukarso Board of Directors Risk Management and LPEI March1, 2025
Soundness Leve
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
Sukatmo Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025
2 OJK February 20,
Padmosukarso Board of Directors Economic and Financial
2025
Outlook in 202
PLT. Direkstur Pembekalan Sertifikasi
Sukatmo Eksekutif Manajemen Risiko Jenjang 7 2 Mei 2025
3 Garda
Padmosukarso Acting Executive Risk Management May 2, 2025
Director Certification Briefing Level
Ujian Sertifikasi Manajemen
PLT. Direkstur
Risiko Jenjang 7
Sukatmo Eksekutif 7 Mei 2025
4 Risk Management LSPP
Padmosukarso Acting Executive May 7, 2025
Certification Examination
Director
Level
PLT. Direkstur
Sukatmo Eksekutif Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
5 UKEF
Padmosukarso Acting Executive Business Operations August 8, 2025
Director
PLT. Direkstur
Sukatmo Eksekutif 25 Oktober 2025
6 Good Corporate Governance IICD
Padmosukarso Acting Executive October 25, 2025
Director
PLT. Direkstur
Sukatmo Eksekutif E- Learning Kode Etik LPEI November 2025
7 LPEI X-Learn
Padmosukarso Acting Executive E-Learning LPEI Code of Ethic November 2025
Director
Refreshment Sertifikat
Manajemen Risiko Jenjang 7
Anton 7 Mei 2025
8 MD of Business Refresher Risk Management Infobank
Herdianto May 7, 2025
Certification Level
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
Anton Keuangan di Tahun 2025
9 MD of Business OJK February 20,
Herdianto Economic and Financial
2025
Outlook in 202
Anton Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
10 MD of Business UKEF
Herdianto Business Operations August 8, 2025
Anton 25 Oktober 2025
11 MD of Business Good Corporate Governance IICD
Herdianto October 25, 2025
Anton E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
12 MD of Business KPK
Herdianto E-Learning on Anti-Gratuitie November 2025
Anton E- Learning Kode Etik LPEI November 2025
13 MD of Business LPEI X-Learn
Herdianto E-Learning LPEI Code of Ethic November 2025
Penerapan GRC dalam
Meningkatkan Kepercayaan
Investor dan Stabilitas Sektor
25 Februari 2025
MD of Credit & Risk Keuangan
14 Sam Malee OJK February 25,
Management Implementation of GRC
2025
in Enhancing Investor
Confidence and Financial
Sector Stability
Annual Report 2025 571 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 572
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organisers Date
Refreshment Sertifikat
MD of Credit & Risk Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
15 Sam Malee Infobank
Management Refresher Risk Management May 7, 2025
Certification Level7
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
MD of Credit & Risk Keuangan di Tahun 2025
16 Sam Malee OJK February 20,
Management Economic and Financial
2025
Outlook in 2025
Efek Domino Tarif Trump
Ancaman Atau Peluang Bagi
MD of Credit & Risk Indonesia 15 Mei 2025
17 Sam Malee OJK
Management The Domino Effect of Trump May 16, 2025
Tariffs: Threat or Opportunity
for Indonesia
A to Z Penyelesaian
MD of Credit & Risk Pembiayaan Bermasalah 16 Juni 2025
18 Sam Malee LPEI
Management A to Z Resolution of Non- June 16, 2025
Performing Financing
MD of Credit & Risk Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
19 Sam Malee UKEF
Management Business Operations August 8, 2025
MD of Credit & Risk 25 Oktober 2025
20 Sam Malee Good Corporate Governance IICD
Management October 25, 2025
MD of Credit & Risk Direktorat Workshop DMR Desember 2025
21 Sam Malee LPEI
Management Directorate Workshop DMR December 2025
MD of Credit & Risk E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
22 Sam Malee KPK
Management E-Learning on Anti-Gratuities November 2025
MD of Credit & Risk E- Learning Kode Etik LPEI November 2025
23 Sam Malee LPEI X-Learn
Management E-Learning LPEI Code of Ethics November 2025
PLT. MD of Business
Refreshment Sertifikat
Development
Maqin U. Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
24 Acting MD Infobank
Norhadi Refresher Risk Management May 7, 2025
of Business
Certification Level 7
Development
PLT. MD of Business Outlook Ekonomi dan
Development Keuangan di Tahun 2025 20 Februari 2025
Maqin U.
25 Acting MD Economic and Financial OJK February 20,
Norhadi
of Business Outlook in 2025 2025
Development
PLT. MD of Business
Development
Maqin U. Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
26 Acting MD UKEF
Norhadi Business Operations August 8, 2025
of Business
Development
PLT. MD of Finance,
21 April - 21 Mei
Operations, & IT
Chartered Financial Analyst PPM 2025
28 Anwar Harsono Acting MD of
(CFA) - Level 1 Manajemen April 21 - May 21,
Finance, Operations,
2025
& IT
PLT. MD of Finance, Webinar “Outlook Ekonomi
Operations, & IT dan Keuangan di Tahun 20 Februari 2025
29 Anwar Harsono Acting MD of 2025” OJK February 20,
Finance, Operations, Webinar “Economic and 2025
& IT Financial Outlook in 2025”
PLT. MD of Finance,
27 - 28 Februari
Operations, & IT
Internal Control over Financial 2025
30 Anwar Harsono Acting MD of CRMS
Reporting (ICoFR) February 27-28,
Finance, Operations,
2025
& IT
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 572 Laporan Tahunan 2025
Page 573
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Nama Jabatan Pelatihan Penyelenggara Tanggal
No
Name Position Training Organisers Date
Implikasi Akuntansi, Aktuaria
PLT. MD of Finance, & Pajak atas Penerapan
Operations, & IT Imbalan Kerja sesuai PSAK 219 05 - 07 Maret
31 Anwar Harsono Acting MD of Accounting, Actuarial & Tax IAI 2025
Finance, Operations, Implications of Employee March 5 - 7, 2025
& IT Benefits Implementation
under PSAK 219
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT Workshop Fraud Identification 11 - 13 Maret 2025
32 Anwar Harsono Acting MD of with Forensic Accounting and IAI March 11 - 13,
Finance, Operations, Investigative Audit 2025
& IT
PLT. MD of Finance,
18 - 19 Maret
Operations, & IT
2025
33 Anwar Harsono Acting MD of Corporate Valuation Prasmul-Eli
March 18 - 19,
Finance, Operations,
2025
& IT
PLT. MD of Finance,
Pembekalan Sertifikasi
Operations, & IT
Tresury Jenjang 7 21 Maret 2025
34 Anwar Harsono Acting MD of Apuvindo
Treasury Certification Briefing March 21 2025
Finance, Operations,
Level 7
& IT
PLT. MD of Finance,
Refreshment Sertifikat
Operations, & IT
Manajemen Risiko Jenjang 7 7 Mei 2025
35 Anwar Harsono Acting MD of Infobank
Refresher Risk Management May 7, 2025
Finance, Operations,
Certification Level 7
& IT
PLT. MD of Finance,
Operations, & IT
Sharing Session Product & 8 Agustus 2025
36 Anwar Harsono Acting MD of UKEF
Business Operations August 8, 2025
Finance, Operations,
& IT
MD of Finance, 25 Oktober 2025
37 Anwar Harsono Good Corporate Governance IICD
Operations, & IT October 25, 2025
14 Desember
MD of Finance, Direktorat Workshop DFO 2025
38 Anwar Harsono LPEI
Operations, & IT Directorate Workshop DFO December 14,
2025
MD of Finance, E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
39 Anwar Harsono LPEI X-Learn
Operations, & IT E-Learning on Anti-Gratuities November 2025
MD of Finance, E- Learning Kode Etik LPEI November 2025
40 Anwar Harsono LPEI X-Learn
Operations, & IT E-Learning LPEI Code of Ethics November 2025
Outlook Ekonomi dan
20 Februari 2025
Dewan Direktur Keuangan di Tahun 2025
52 Yon Arsal OJK February 20,
Board of Directors Economic and Financial
2025
Outlook in 2025
Pembekalan Sertifikasi
Manajemen Risiko
Dewan Direktur 9 Agustus 2025
53 Yon Arsal Risk Management Arfaidhams
Board of Directors August 9, 2025
Certification Briefing
MD of Business 25 Oktober 2025
54 Sulaeman Good Corporate Governance IICD
Development October 25, 2025
MD of Business Direktorat Workshop DND Desember 2025
55 Sulaeman LPEI
Development Directorate Workshop DND December 2025
MD of Business E - Learning Anti Gratifikasi November 2025
56 Sulaeman KPK
Development E-Learning on Anti-Gratuities November 2025
MD of Business E- Learning Kode Etik LPEI November 2025
57 Sulaeman LPEI X-Learn
Development E-Learning LPEI Code of Ethics November 2025
Annual Report 2025 573 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 574
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committees’
2025 Duties in 2024
Komite Pembiayaan pada tahun 2025 telah In 2025, the Credit Committee carried out its
menjalankan tugas sesuai dengan fungsi dan duties in accordance with its inherent functions
tanggung jawab yang melekat. Selain itu, Komite and responsibilities. Furthermore, the Credit
Pembiayaan telah memberikan rekomendasi Committee provided recommendations regarding
terkait pembiayaan di LPEI yang digunakan sebagai financing at Indonesia Eximbank, which were used
bahan pertimbangan dalam pengambilan as considerations in decision-making and the
keputusan serta penyusunan kebijakan yang formulation of necessary policies.
dibutuhkan.
Komite Sumber Daya Manusia Human Capital Committee
Dalam perumusan kebijakan maupun In formulating policies and making decisions in the
pengambilan keputusan di bidang kepegawaian field of Indonesia Eximbank personnel, the approval
LPEI, persetujuan Komite Sumber Daya Manusia of the Human Capital Committee is required.
diperlukan.
Pedoman Komite Committee Guidelines
Komite Sumber Daya Manusia, yang sebelumnya The Human Capital Committee, previously known
bernama Komite Personalia, dibentuk berdasarkan as the Personnel Committee, was established
Peraturan Direktur Eksekutif No. 0008/PDE/02/2018 pursuant to Executive Director Regulation No. 0008/
tanggal 7 Februari 2018 tentang Komite Personalia. PDE/02/2018 dated February 7, 2018, concerning
Komite ini berperan memberikan rekomendasi the Personnel Committee. This committee’s role
kepada Direktur Eksekutif dalam penyusunan is to provide recommendations to the Executive
dan penyempurnaan kebijakan pengelolaan Director in the development and refinement of
serta pengembangan sumber daya manusia human resource management and development
(SDM), termasuk strategi implementasinya agar policies, including implementation strategies, to
selaras dengan tujuan dan arah strategis LPEI. align with the objectives and strategic direction of
Dalam pelaksanaan tugas pada periode berjalan, Indonesia Eximbank. In carrying out its duties during
Komite Sumber Daya Manusia berpedoman pada the current period, the Human Capital Committee
Peraturan Direktur Eksekutif No. 0021/PDE/09/2023 is guided by Executive Director Regulation No.
tanggal 26 September 2023 tentang Standar 0021/PDE/09/2023 dated September 26, 2023,
Pedoman Operasional bagi sembilan komite di concerning Standard Operational Guidelines for
bawah Direktur Eksekutif, Edisi 1 Revisi 2. the nine committees under the Executive Director,
Edition 1, Revision 2.
Struktur dan Komposisi Keanggotaan Structure and Composition of Committee
Komite Membership
Struktur serta susunan anggota Komite Sumber The structure and membership of the Human
Daya Manusia ditetapkan melalui Peraturan Capital Committee are stipulated in Executive
Direktur Eksekutif No. 0021/PDE/09/2023 dengan Director Regulation No. 0021/PDE/09/2023, with the
rincian sebagai berikut: following details:
Ketua merangkap
Anggota Tetap Direktur Eksekutif
Chairman concurrently Executive Director
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap
Head of yang membidangi Sumber Daya Manusia
Vice Chairman
Head of Human Capital
concurrently Permanent
Member
Sekretaris Komite (Non Kepala Divisi Sumber Daya Manusia yang membidangi Rekrutmen dan
Anggota) Pengembangan Organisasi
Committee Secretary Head of Human Capital Division in charge of Recruitment and Organization
(Non-member) Development
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 574 Laporan Tahunan 2025
Page 575
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Anggota Tetap Seluruh Direktur Pelaksana
Permanent Member All Managing Directors
Narasumber Head of yang terkait dengan materi pembahasan
Sources Head of related to the subject matter
Alternate Keanggotaan Komite Sumber Daya Manusia
Alternate Membership of Human Capital Committee
Ketua merangkap
Anggota Tetap Sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 – Pasal 11
Chairman concurrently In accordance with PMK No. 208/PMK.06/2021 - Article 11
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap
Kepala Divisi di bawah naungan Head of yang membidangi Sumber Daya Manusia
Vice Chairman
Head of Division in charge of Human Capital
concurrently Permanent
Member
Sekretaris Komite
(Non Anggota) Kepala Divisi di bawah naungan Head of yang membidangi Sumber Daya Manusia
Committee Secretary Head of Division in charge of Human Capital
(Non-member
Profil Komite Committee Profile
Profil Ketua dan anggota Komite Sumber Daya The profiles of the Chair and members of the Human
Manusia, beserta jabatan lain yang mereka Capital Committee, along with other positions they
emban di LPEI, telah disajikan dalam Bab Profil hold at Indonesia Eximbank, are presented in the
Perusahaan. Institution Profile chapter.
Tugas dan Wewenang Duties and Authorities
Komite Sumber Daya Manusia berfungsi The Human Capital Committee assists the Executive
membantu Direktur Eksekutif dalam pengelolaan Director in human resource management, which
sumber daya manusia, yang meliputi: includes:
1. Penetapan strategi untuk mempertahankan 1. Establishing strategies to maintain and develop
dan mengembangkan Sumber Daya Manusia quality human resources;
yang berkualitas;
2. Menjalankan hal-hal yang berkaitan dengan 2. Implementing matters related to Human
kebijakan Sumber Daya Manusia dan Resources policies and monitoring and
memantau serta melaporkan pelaksanaan reporting on the implementation of Human
atas program-program terkait Sumber Daya Resources-related programs;
Manusia yang dijalankan;
3. Memastikan kebijakan Sumber Daya Manusia 3. Ensuring that Human Resources policies are
dilaksanakan dengan memperhatikan antara implemented by taking into account, among
lain: other things:
a. Kondisi keuangan dan anggaran a. Financial and budgetary conditions as
sebagaimana diatur di dalam ketentuan stipulated in applicable regulations;
yang berlaku;
b. Kewajaran dengan peers group; b. Fairness with the peer group;
c. Sasaran dan strategi jangka panjang c. The Institution’s long-term goals and
Lembaga. strategies.
4. Menentukan pengembangan nilai-nilai 4. Determining the development of the Institution’s
Lembaga (corporate values) sebagai corporate values as guidelines for shaping the
pedoman dalam membentuk budaya Institution’s corporate culture to achieve the
Lembaga (corporate culture) untuk mencapai Indonesia Eximbank’s vision and mission.
visi dan misi LPEI.
Annual Report 2025 575 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 576
Rapat Komite Committee Meetings
Kebijakan Pengambilan Keputusan dalam Rapat Policy on Decision Making in the Meeting
Komite Sumber Daya Manusia mengadakan rapat The Human Capital Committee holds regular
secara rutin minimal 3 (tiga) kali dalam setahun, meetings at least three times a year and may
serta dapat menyelenggarakan rapat tambahan hold additional meetings if deemed necessary.
apabila dianggap perlu. Adapun tata cara The procedures for conducting Human Capital
pelaksanaan rapat Komite Sumber Daya Manusia Committee meetings for decision-making are as
dalam proses pengambilan keputusan adalah follows:
sebagai berikut:
1. Pengambilan keputusan Komite dapat 1. Committee decisions may be made in person
dilakukan melalui rapat tatap muka atau or online.
daring (online).
2. Rapat tatap muka dapat dilakukan secara 2. Face-to-face meetings may be held physically
fisik atau melalui media telekonferensi, video or via teleconference, video conference, or
konferensi atau sarana media elektronik other electronic media that allows all meeting
lainnya yang memungkinkan semua peserta participants to see and hear each other directly
rapat saling melihat dan mendengar secara and participate in the meeting.
langsung serta berpartisipasi dalam rapat.
3. Keputusan rapat harus diambil berdasarkan 3. Meeting decisions must be made by
musyawarah untuk mufakat. deliberation to reach consensus.
4. Syarat kuorum pengambilan keputusan Komite 4. The quorum requirement for Committee
adalah dihadiri minimum anggota tetap yang decision-making is the presence of at least one
terdiri dari: permanent member, consisting of:
a. Ketua; a. Chairperson;
b. Wakil Ketua; dan b. Vice Chairperson; and
c. lebih dari 50 (lima puluh) persen Anggota c. more than 50 (fifty) percent of the
tetap. permanent members.
5. Seluruh keputusan Komite ditatausahakan 5. All Committee decisions are recorded in the
dalam bentuk Risalah Rapat secara lengkap form of complete and orderly minutes of
dan tertib oleh sekretaris komite. meetings by the committee secretary.
Frekuensi Rapat dan Tingkat Kehadiran Meeting Frequency and Attendance
Komite Sumber Daya Manusia telah mengadakan The Human Capital Committee held 16 meetings
16 kali rapat sepanjang tahun 2025, dengan tingkat throughout 2025, with attendance as follows:
kehadiran sebagai berikut:
Frekuensi Rapat Jumlah Persentase
Peserta Rapat
Posisi di Komite selama 2025 Kehadiran Kehadiran
Meeting
Position at Committee Meeting Frequency Total Attendance
Participants
in 2025 Attendance Percentage
Ketua merangkap
Sukatmo Anggota Tetap
16 11 68%
Padmosukarso Chairman concurrently
Permanent Member
Ketua merangkap
Anggota Tetap
Yon Arsal 16 5 31%
Chairman concurrently
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
T. Wahyu P. Anggota Tetap
16 2 13%
Wibowo Vice Chairman concurrently
Permanent Member
Wakil Ketua merangkap
Anggota Tetap
Nury Sriandajani 16 15 94%
Vice Chairman concurrently
Permanent Member
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 576 Laporan Tahunan 2025
Page 577
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Frekuensi Rapat Jumlah Persentase
Peserta Rapat
Posisi di Komite selama 2025 Kehadiran Kehadiran
Meeting
Position at Committee Meeting Frequency Total Attendance
Participants
in 2025 Attendance Percentage
Anggota Tetap
Maqin U. Norhadi 16 6 38%
Permanent Member
Anggota Tetap
Sam Malee 16 10 63%
Permanent Member
Anggota Tetap
Anwar Harsono 16 14 88%
Permanent Member
Anggota Tetap
Anton Herdianto 16 12 75%
Permanent Member
Anggota Tetap
Agus Sudiarto 16 6 38%
Permanent Member
Anggota Tetap
Sulaeman 16 3 19%
Permanent Member
Agenda Rapat Meeting Agenda
Komite Sumber Daya Manusia telah The Human Capital Committee held a meeting in
menyelenggarakan rapat pada tahun 2025 2025 with the following discussion agenda:
dengan agenda pembahasan sebagai berikut:
Tanggal
No Agenda
Date
1. Pengajuan Usulan Persetujuan Penilaian Kinerja Full Year 2024 &
Pemberian Insentif 2024
2. Pengajuan Usulan Mutasi dan Evaluasi
11 Februari 2025 3. Pengajuan Usulan Strategic Workforce Planning 2025-2029
MR.0002/KPA/02/2025
February 11, 2025 1. Submission of Proposal for Approval of the 2024 Full-Year
Performance Assessment and Provision of 2024 Incentives
2. Submission of Proposal for Transfer and Evaluation
3. Submission of Proposal for Strategic Workforce Planning 2025-2029
1. Finalisasi Persetujuan Kinerja Full Year 2024 & Pemberian Insentif
Semester II/2024
2. Pengajuan Usulan Pejabat Sementara atas Hasil Evaluasi Kepala
Kantor Wilayah I & III
13 Februari 2025 3. Agenda lain-lain
MR.0003/KPA/02/2025
February 13, 2025 1. Finalization of Approval of Full Year 2024 Performance and
Distribution of Incentives for Semester II/2024
2. Submission of Proposal for Interim Official Based on the Evaluation
Results of the Heads of Regional Offices I & III
3. Other Agenda
Penyesuaian Penilaian Kinerja Full Year 2024 & Nilai Insentif Semester
17 Februari 2025 II/2024
MR.0004/KPA/02/2025
February 17, 2025 Adjustment of Full Year 2024 Performance Assessment & Incentive
Value for Semester II/2024
1. Persetujuan Pembayaran Insentif Semester 2/2024 – Chief of LPEI
2. Usulan Alokasi Surplus LPEI Tahun 2024
3. Pembayaran Rapel Gaji DD, DE, DP sebagai Tindak Lanjut KMK No.
40/2025 dan Penyelesaian Pembayaran PPh 21 atas Tantiem DD,
4 Maret 2025 DE, DP LPEI Tahun 2020
MR.0005/KPA/03/2025
March 4, 2025 1. Approval of Incentive Payments for Semester 2/2024 – Chief of LPEI
2. Proposed Allocation of LPEI Surplus for 2024
3. Payment of Arrears for DD, DE, and DP Salaries as a Follow-up
to Ministerial Decree No. 40/2025 and Settlement of Income Tax
Article 21 Payments for LPEI DD, DE, and DP Bonuses for 2020
Annual Report 2025 577 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 578
Tanggal
No Agenda
Date
1. Persetujuan Masa Pensiun Pegawai dan Pemenuhan Posisi Kepala
Divisi Legal & Compliance
2. Usulan Penyelesaian Secondment Sdri. Salomi Adriana
13 Maret 2025 3. Keputusan Status Kepegawaian Sdr. T. Wahyu P. Wibowo
MR.0006/KPA/03/2025
March 13, 2025 1. Approval of Employee Retirement and Fulfillment of the Position of
Head of Legal & Compliance Division
2. Proposal for Secondment Settlement of Ms. Salomi Adriana
3. Decision on Employee Status of Mr. T. Wahyu P. Wibowo
1. Permohonan Persetujuan Perubahan Terbatas Struktur Organisasi
LPEI
18 Maret 2025 2. Permohonan Persetujuan Mutasi Pegawai LPEI
MR.0007/KPA/03/2025
March 18, 2025 1. Request for Approval of Limited Changes to the LPEI Organizational
Structure
2. Request for Approval of LPEI Employee Transfers
1. Penyesuaian Gaji Pegawai Tahun 2025
2. Penyesuaian Rentang Gaji (Salary Range) Pegawai LPEI Tahun 2025
16 April 2025 3. Pengisian Jabatan Kosong
MR.0008/KPA/04/2025
April 16, 2025 1. Employee Salary Adjustment in 2025
2. Adjustment of Salary Range for LPEI Employees in 2025
3. Filling Vacant Positions
1. Pembahasan Rancangan PDD tentang Gaji, Penghasilan,
Tunjangan dan Fasilitas lainnya bagi DD dan DP LPEI
2. Persetujuan Distribusi Jasa Produksi tahun 2024
3. Pembahasan Distribusi Tantiem Tahun 2024
4. Pembahasan Usulan Penyesuaian Struktur Organisasi
5. Pembahasan Usulan Status Staf Ahli dan Pengisian Posisi Kosong
28 Mei 2025
MR.0009/KPA/05/2025 1. Discussion of the Draft PDD on Salaries, Income, Allowances, and
May 28, 2025
Other Facilities for LPEI's DD and DP
2. Approval of Production Service Distribution in 2024
3. Discussion of Bonus Distribution in 2024
4. Discussion of Proposed Organizational Structure Adjustments
5. Discussion of Proposed Expert Staff Status and Filling of Vacant
Positions
1. Penyempurnaan Struktur Organisasi LPEI 2025: Igniting Second
Business Engine
2. Penyempurnaan Job Cluster dan Job Gradiing Pegawai LPEI
3. Persetujuan Hasil Internal Job Posting, Mutasi Terbatas dan
Penetapan Pegawai Program RMDP
25 Juni 2025 4. Penetapan Talent Pool 2025
MR.0010/KPA/06/2025
June 25, 2025 1. Improvement of the LPEI Organizational Structure 2025: Igniting the
Second Business Engine
2. Improvement of LPEI Employee Job Clusters and Job Grading
3. Approval of Internal Job Posting Results, Limited Transfers, and
Determination of RMDP Program Employees
4. Determination of the 2025 Talent Pool
Penetapan Formasi Pegawai sesuai dengan Struktur Organisasi Baru
Berdasarkan PDE 0007/PDE/06/2025 tentang Pedoman Tata Kerja
25 Juli 2025 Organisasi LPEI
MR.0011/KPA/07/2025
July 25, 2025 Determination of Employee Formation in accordance with the New
Organizational Structure Based on PDE 0007/PDE/06/2025 concerning
the LPEI Organizational Work Procedure Guidelines
2 September
Persetujuan Hasil Penilaian Kinerja Chief of Semester I/2025
2025
MR.0013/KPA/09/2025 Approval of the Chief of Staff's Performance Assessment Results for
September 2,
Semester I/2025
2025
1. Mapping HC Regulation & Employee Handbook Plan
2. 2RPDE Kode Etik dan Kode Prilaku
23 September 3. RPDE Manajemen Kinerja
2025 4. Penegasan Kembali Ketentuan Working Arrangement LPEI
MR.0014/KPA/09/2025
September 23, 1. Mapping HC Regulation & Employee Handbook Plan
2025 2. RPDE Code of Ethics and Code of Conduct
3. RPDE Performance Management
4. Reaffirmation of LPEI Working Arrangement Provisions
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 578 Laporan Tahunan 2025
Page 579
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
No Agenda
Date
1. Persetujuan Rancangan PDE Mutasi Pegawai
2. Persetujuan Rancangan PDE Busana Kerja
23 Oktober 2025 3. Persetujuan Pelaksanaan Mutasi Pegawai
MR.0015/KPA/10/2025
October 23, 2025 1. Approval of the Employee Transfer PDE Plan
2. Approval of the PDE Work Clothing Design
3. Approval of the Implementation of Employee Transfers
Keputusan Kepegawaian bagi Pegawai LPEI yang ditahan Pihak
29 Oktober 2025
MR.0016/KPA/10/2025 Berwajib
October 29, 2025
Employee Decisions for LPEI Employees Detained by Authorities
1. Penyesuaian Struktur Organisasi di Direktorat DE – SAM
2. Penyelesaian penempatan Pegawai Secondment LPEU di IEBPA
3. Penetapan Pemangku Jabatan Chief of SAM
25 November 4. Perubahan Pertama KDE Remunerasi Pegawai LPEI
2025 1. Adjustment of the Organizational Structure in the
MR.0017/KPA/11/2025
November 25, Directorate of DE – SAM
2025 2. Completion of the placement of LPEU Secondment
Employees at IEBPA
3. Appointment of the Acting Chief of SAM
4. First Change to the KDE for LPEI Employee Remuneration
1. Usulan Rancangan PDE Pelatihan dan Pengembangan SDM LPEI
2. Usulan Rancangan PDE Penerimaan Pegawai LPEI
3 Desember 2025 3. Usulan Mutasi Terbatas
MR.0018/KPA/12/2025 December 3, 1. Proposed PDE Design for LPEI Human Resources Training and
2025 Development
2. Proposed PDE Design for LPEI Employee Recruitment
3. Proposed Limited Reassignment
Program Pengembangan Kompetensi 2025 Competency Development Program
Tahun 2025
Kebijakan Pengembangan Kompetensi: Competency Development Policy:
Pelatihan dan pengembangan untuk Ketua Dewan Training and development for the Chair of
Direktur merangkap Direktur Eksekutif, Anggota the Board of Directors concurrently serving as
Dewan Direktur, dan Direktur Pelaksana dalam Executive Director, Members of the Board of
bentuk Directorship Program dengan tujuan untuk Directors, and Managing Directors are conducted
menghasilkan meningkatkan dan mempertajam in the form of a Directorship Program aimed at
pemahaman mengenai peran dan kewajibannya enhancing and sharpening their understanding
sebagai penggerak utama dalam pertumbuhan of their roles and responsibilities as key drivers of
Lembaga. Dengan directorship program melalui the institution’s growth. Through this directorship
pelatihan program yang dirancang secara program, training programs are strategically and
strategis dan sistematis untuk meningkatkan systematically designed to strengthen leadership
kemampuan peran pemimpin terkini dengan capabilities, inspire and motivate the institution to
menginspirasi dan motivasi Lembaga untuk achieve higher performance levels, and lead the
mencapai tingkat kinerja yang lebih tinggi serta institution’s transformation process.
memimpin proses transformasi Lembaga.
Adapun untuk Anggota Komite Sumber Daya For members of the Human Resources Committee,
Manusia berbagai program pelatihan dan various training and skills development programs
pengembangan keahlian diberikan pada tahun were provided in 2025 to continuously enhance
2025 untuk terus meningkatkan kompetensi. competencies. This initiative was aimed at
Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat efektivitas strengthening the committee’s effectiveness
komite dalam melaksanakan fungsi, tugas, dan in carrying out its functions, duties, and
tanggung jawabnya, dengan rincian sebagai responsibilities, with details as follows:
berikut:
Annual Report 2025 579 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 580
Tanggal
Nama Judul Program Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Program Title Organizer
Date
Lembaga
Sukatmo 1 Maret 2025 Manajemen Risiko dan Tingkat Kesehatan LPEI Pembiayaan
Padmosukarso March 1, 2025 Risk Management and LPEI Soundness Level Ekspor Indonesia
(Eximbank)
Sukatmo 20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025 OJK (Otoritas Jasa
Padmosukarso February 20, 2025 Economic and Financial Outlook in 2025 Keuangan)
Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang
Sukatmo 2 Mei 2025 PT. Garda Multi
7
Padmosukarso May 2, 2025 Talenta
Risk Management Certification Briefing Level 7
PT. Lembaga
Sukatmo 7 Mei 2025 Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
Sertifikasi
Padmosukarso May 7. 2025 Risk Management Certification Examination Level 7
Profesional (LSPP)
Sukatmo 8 Agustus 2025 UK Export Finance
Sharing Session Product & Business Operations
Padmosukarso August 8. 2025 (UKEF)
Sukatmo 25 Oktober 2025 PT Cita Negeri
Good Corporate Governance
Padmosukarso October 25, 2025 Amanah (IICD)
Sukatmo November 2025 E- Learning Kode Etik LPEI
LPEI X-Learn
Padmosukarso November 2025 E-Learning LPEI Code of Ethics
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025 OJK (Otoritas Jasa
Yon Arsal
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook in 2025 Keuangan)
9 Agustus 2025 Pembekalan Sertifikasi Manajemen Risiko PT. Arfaidham
Yon Arsal
August 9, 2025 Risk Management Certification Briefing Secret
Meningkatkan Kapasitas SDM di Industri Perbankan PT. Infobank
T. Wahyu Prihadi 23 Januari 2025
Enhancing Human Resource Capacity in the Institusi Keuangan
Wibowo January 23, 2025
Banking Industry Indonesia
25 April 2025
Nury Sriandajani Integrated Anti-Fraud Management System LPEI X-Learn
April 25, 2025
Bankers
23 Mei 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7 Association for
Nury Sriandajani
May 23, 2025 Refresher Risk Management Certification Level 7 Risk Management
(BARa)
DTI-CX (Digital
Transformation
6 - 7 Agustus 2025 Strategic Powerful Segments Driving Indonesia’s
Nury Sriandajani Indonesia
August 6 - 7, 2025 Digital Future
Conference &
Expo)
Penguatan Kualitas Pembiayaan - A to Z Lembaga
16 Juli 2025 Penanganan Kredit Bermasalah Pembiayaan
Nury Sriandajani
July 16, 2025 Strengthening Financing Quality – A to Z Handling Ekspor Indonesia
of Non-Performing Loans (Eximbank)
Program Penerapan APU PPT dan PPSPM
25 Juli 2025 Refreshment 2025
Nury Sriandajani LPEI X-Learn
July 25, 2025 Implementation Program of APU PPT and PPSPM
Refreshment 2025
November 2025 E - Learning Anti Gratifikasi
Nury Sriandajani LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning on Anti-Gratuities
November 2025 E- Learning Kode Etik LPEI
Nury Sriandajani LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning LPEI Code of Ethics
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 580 Laporan Tahunan 2025
Page 581
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
Nama Judul Program Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Program Title Organizer
Date
Lembaga
13 Desember 2025 Direktorat Workshop DSL Pembiayaan
Nury Sriandajani
December 13, 2025 Directorate Workshop DSL Ekspor Indonesia
(Eximbank)
PT. Infobank
7 Mei 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
Maqin U. Norhadi Institusi Keuangan
May 7, 2025 Refresher Risk Management Certification Level 7
Indonesia
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025 OJK (Otoritas Jasa
Maqin U. Norhadi
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook in 2025 Keuangan)
8 Agustus 2025 UK Export Finance
Maqin U. Norhadi Sharing Session Product & Business Operations
August 8, 2025 (UKEF)
Penerapan GRC dalam Meningkatkan
Kepercayaan Investor dan Stabilitas Sektor
25 Februari 2025 OJK (Otoritas Jasa
Sam Malee Keuangan
February 25, 2025 Keuangan)
Implementation of GRC in Enhancing Investor
Confidence and Financial Sector Stability
PT. Infobank
7 Mei 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
Sam Malee Institusi Keuangan
May 7, 2025 Refresher Risk Management Certification Level 7
Indonesia
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025 OJK (Otoritas Jasa
Sam Malee
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook in 2025 Keuangan)
Efek Domino Tarif Trump Ancaman Atau Peluang
15 Mei 2025 Bagi Indonesia OJK (Otoritas Jasa
Sam Malee
May 15, 2025 The Domino Effect of Trump Tariffs: Threat or Keuangan)
Opportunity for Indonesia
Lembaga
16 Juni 2025 A to Z Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah Pembiayaan
Sam Malee
June 16, 2025 A to Z Resolution of Non-Performing Financing Ekspor Indonesia
(Eximbank)
8 Agustus 2025 UK Export Finance
Sam Malee Sharing Session Product & Business Operations
August 8, 2025 (UKEF)
25 Oktober 2025 PT Cita Negeri
Sam Malee Good Corporate Governance
October 25, 2025 Amanah (IICD)
Lembaga
Desember 2025 Direktorat Workshop DMR Pembiayaan
Sam Malee
December 2025 Directorate Workshop DMR Ekspor Indonesia
(Eximbank)
Komisi
November 2025 E - Learning Anti Gratifikasi
Sam Malee Pemberantasan
November 2025 E-Learning on Anti-Gratuities
Korupsi (KPK)
November 2025 E- Learning Kode Etik LPEI
Sam Malee LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning LPEI Code of Ethics
Yay. Pendidikan
21 April - 21 Mei 2025 Dan Pembinaan
Anwar Harsono Chartered Financial Analyst (CFA) - Level 1
April 21 - May 21, 2025 Manajemen (PPM
Manajemen)
Webinar “Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun
20 Februari 2025 OJK (Otoritas Jasa
Anwar Harsono 2025”
February 20, 2025 Keuangan)
Webinar “Economic and Financial Outlook in 2025”
Annual Report 2025 581 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 582
Tanggal
Nama Judul Program Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Program Title Organizer
Date
27 - 28 Februari 2025 PT. Cipta Raya
Anwar Harsono Internal Control over Financial Reporting (ICoFR)
February 27 - 28, 2025 Mekar Sahitya
Implikasi Akuntansi, Aktuaria & Pajak atas
5 - 7 Maret 2025 Penerapan Imbalan Kerja sesuai PSAK 219 Ikatan Akuntan
Anwar Harsono
March 5 - 7, 2025 Accounting, Actuarial & Tax Implications of Indonesia
Employee Benefits under PSAK 219
11 - 13 Maret 2025 Workshop Fraud Identification with Forensic Ikatan Akuntan
Anwar Harsono
March 11 - 13, 2025 Accounting and Investigative Audit Indonesia
18 - 19 Maret 2025 PT. Prasetiya
Anwar Harsono Corporate Valuation
March 18 - 19, 2025 Mulya Eli
APUVINDO -
21 Maret 2025 Pembekalan Sertifikasi Tresury Jenjang 7 Asosiasi Pasar
Anwar Harsono
March 21, 2025 Treasury Certification Briefing Level 7 Uang dan Pasar
Valuta Asing
PT. Infobank
7 Mei 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
Anwar Harsono Institusi Keuangan
May 7, 2025 Refresher Risk Management Certification Level 7
Indonesia
8 Agustus 2025 UK Export Finance
Anwar Harsono Sharing Session Product & Business Operations
August 8, 2025 (UKEF)
25 Oktober 2025 PT Cita Negeri
Anwar Harsono Good Corporate Governance
October 25, 2025 Amanah (IICD)
Lembaga
14 Desember 2025 Direktorat Workshop DFO Pembiayaan
Anwar Harsono
December 14, 2025 Directorate Workshop DFO Ekspor Indonesia
(Eximbank)
November 2025 E - Learning Anti Gratifikasi
Anwar Harsono LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning on Anti-Gratuities
November 2025 E- Learning Kode Etik LPEI
Anwar Harsono LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning LPEI Code of Ethics
PT. Infobank
7 Mei 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
Anton Herdianto Institusi Keuangan
May 7, 2025 Refresher Risk Management Certification Level 7
Indonesia
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025 OJK (Otoritas Jasa
Anton Herdianto
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook in 2025 Keuangan)
8 Agustus 2025 UK Export Finance
Anton Herdianto Sharing Session Product & Business Operations
August 8, 2025 (UKEF)
25 Oktober 2025 PT Cita Negeri
Anton Herdianto Good Corporate Governance
October 25, 2025 Amanah (IICD)
Komisi
November 2025 E - Learning Anti Gratifikasi
Anton Herdianto Pemberantasan
November 2025 E-Learning on Anti-Gratuities
Korupsi (KPK)
November 2025 E- Learning Kode Etik LPEI
Anton Herdianto LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning LPEI Code of Ethics
25 Oktober 2025 PT Cita Negeri
Agus Sudiarto Good Corporate Governance
October 25, 2025 Amanah (IICD)
November 2025 E - Learning Anti Gratifikasi
Agus Sudiarto LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning on Anti-Gratuities
November 2025 E- Learning Kode Etik LPEI
Agus Sudiarto LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning LPEI Code of Ethics
Lembaga
14 Desember 2025 Direktorat Workshop DSL Pembiayaan
Agus Sudiarto
December 14, 2025 Directorate Workshop DSL Ekspor Indonesia
(Eximbank)
25 Oktober 2025 PT Cita Negeri
Sulaeman Good Corporate Governance
October 25, 2025 Amanah (IICD)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 582 Laporan Tahunan 2025
Page 583
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggal
Nama Judul Program Penyelenggara
Pelaksanaan
Name Program Title Organizer
Date
Komisi
November 2025 E - Learning Anti Gratifikasi
Sulaeman Pemberantasan
November 2025 E-Learning on Anti-Gratuities
Korupsi (KPK)
November 2025 E- Learning Kode Etik LPEI
Sulaeman LPEI X-Learn
November 2025 E-Learning LPEI Code of Ethics
Lembaga
Desember 2025 Direktorat Workshop DND Pembiayaan
Sulaeman
December 2025 Directorate Workshop DND Ekspor Indonesia
(Eximbank)
Laporan Pelaksanaan Tugas Komite Tahun Report on Implementation of Committees’
2025 Duties in 2025
Komite Sumber Daya Manusia pada tahun 2025 In 2025, the Human Capital Committee carried
telah menjalankan tugas sesuai dengan fungsi out its duties in accordance with its established
dan tanggung jawab yang telah ditetapkan. Selain functions and responsibilities. Furthermore, the
itu, Komite juga memberikan rekomendasi terkait Committee also provided recommendations
pengelolaan sumber daya manusia di LPEI sebagai regarding human resources management at
bahan pertimbangan dalam pengambilan Indonesia Eximbank for consideration in decision-
keputusan dan penyusunan kebijakan yang making and the formulation of relevant policies.
relevan.
Sekretaris Dewan Direktur Secretary to the Board of Directors
Dalam pelaksanaan perannya, Sekretaris In carrying out his/her role, the Secretary to the
Dewan Direktur bertugas memastikan seluruh Board of Directors is responsible for ensuring
tugas pokok dan fungsi Dewan Direktur berjalan the proper implementation of all primary duties
dengan baik, termasuk mendukung penyusunan and functions of the Board of Directors, including
kebijakan, penetapan keputusan strategis, serta supporting policy formulation, strategic decision-
pelaksanaan pengawasan atas kinerja Direktur making, and overseeing the performance of the
Eksekutif dan jajaran Manajemen. Executive Director and Management.
Annual Report 2025 583 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 584
Profil Sekretaris Dewan Direktur Secretary of Board of Directors Profile
T. DYZA R. A. ROCHADI
Sekretaris Dewan Direktur
Board of Directors Secretary
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
55 tahun Indonesia Jakarta
55 years old
Riwayat Pendidikan 1. Magister Keuangan dan Perbankan, Universitas 1. Master of Finance and Banking, University of
Education Background Indonesia, Jakarta – Indonesia (1999) Indonesia, Jakarta, Indonesia (1999)
2. Sarjana Manajemen Keuangan, Universitas 2. Bachelor of Financial Management, Trisakti
Trisakti, Jakarta– Indonesia (1995) University, Jakarta, Indonesia (1995)
Dasar Hukum Pengangkatan Peraturan Dewan Direktur No. 007/PDD/12/2020 Board of Directors Regulation No. 007/PDD/12/2020
Legal Basis of Establishment
Riwayat Karier Karier di LPEI: Career at Indonesia Eximbank:
1. Corporate Secretary & Stakeholder 1. Corporate Secretary & Stakeholder
Career Background Engagement Division Head (Feb 2024 - Engagement Division Head (February 2024 -
sekarang) present)
2. Kepala Divisi Sekretariat Lembaga (Jan 2022 - 2. Head of the Institutional Secretariat Division
Jan 2024) (January 2022 - January 2024)
3. Kepala Divisi Office of the Board (Juli 2020 – 3. Head of the Office of the Board Division (July
Des 2021) 2020 - December 2021)
4. Kepala Divisi Trade Finance (April 2019 – Juni 4. Head of the Trade Finance Division (April 2019
2020) - June 2020)
5. Kepala Divisi Executive Office (Januari 2018 – 5. Head of the Executive Office Division (January
April 2019) 2018 - April 2019)
6. Kepala Divisi Internasional (Agustus 2014 – 6. Head of the International Division (August 2014
Januari 2018) - January 2018)
7. Pj. Kepala Divisi Manajemen Risiko & 7. Acting Head of Risk Management & Strategic
Perencanaan Strategis (Agustus 2013 – Juli Planning Division (August 2013 – July 2014)
2014) 8. Head of Human Resources Department
8. Kepala Departemen MSDM (Januari 2011 - Juli (January 2011 – July 2013)
2013) 9. Head of Human Resources Department
9. Kepala Departemen SDM (September 2009 (September 2009 – December 2011) Career at
– Desember 2011) Karier di PT Bank Ekspor PT Bank Ekspor Indonesia (Persero):
Indonesia (Persero): 10. Sr. Manager of Human Resources and General
10. Sr. Manager SDM dan Umum (September 2006 Affairs (September 2006 – August 2009)
– Agustus 2009) 11. Head of Institutional Relations Department
11. Kepala Departemen Hubungan Kelembagaan (November 2003 – September 2006)
(November 2003 – September 2006) 12. RM Bank Correspondent – International
(June
12. RM Koresponden Bank – International (Juni 2000 – November 2003)
2000 – November 2003) 13. RM Bank Correspondent (September
13. RM Koresponden Bank (September 1999 – Juni 1999 – June 2000) Career at PT Bank Nusa
2000) Karier di PT Bank Nusa International: International:
14. Unit Head of Business Development Unit (April 14. Unit Head of Business Development Unit (April
1999 – Agustus 1999) 1999 – August 1999)
15. Dept. Head Overseas Correspondent Banking 15. Dept. Head Overseas Correspondent Banking
(Januari 1999 - April 1999) (January 1999 - April 1999)
16. RM of Overseas Correspondent Banking Dept 16. RM of Overseas Correspondent Banking
(Mei 1998 - Januari 1999) Dept (May 1998 - January 1999)Unit Head of
17. Unit Head of International Banking Unit International Banking Unit (December 1997 –
(Desember 1997 – Mei 1998) May 1998)
18. Asst. Manager of International Banking Unit 17. Asst. Manager of International Banking Unit
(September 1996 - Desember 1997) (September 1996 - December 1997)
19. Chief Assistant of Overseas Correspondent 18. Chief Assistant of Overseas Correspondent
Banking & Trade Finance Unit (September 1995 Banking & Trade Finance Unit (September 1995
- September 1996) - September 1996)
Rangkap Jabatan Kepala Divisi Corporate Secretary and Head of Corporate Secretary and Stakeholders
Concurrent Position Stakeholders Engagement LPEI Engagement Division, Indonesia Eximbank
Sertifikasi -
Certification
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Sekretaris Dewan Direktur menjabat sebagai The Secretary to the Board of Directors serves as
Kepala Unit Kerja Office of the Board dan the Head of the Office of the Board Work Unit and
bertanggung jawab atas penyelenggaraan fungsi is responsible for administering the secretarial
kesekretariatan Dewan Direktur, dengan tugas dan functions of the Board of Directors. His/her duties
tanggung jawab sebagai berikut: and responsibilities are as follows:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 584 Laporan Tahunan 2025
Page 585
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
1. Melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk 1. Carrying out activities to support the functions
mendukung fungsi dan kegiatan Dewan and activities of the Board of Directors;
Direktur;
2. Mencatat dan mengadministrasikan rapat 2. Recording and administering the minutes of
Dewan Direktur: Board of Directors meetings;
3. Mengadministrasikan korespondensi dan 3. Administering correspondence and reports
laporan laporan Dewan Direktur serta komite- from the Board of Directors and committees
komite yang berada di bawah Dewan Direktur: under the Board of Directors;
4. Menjalankan fungsi penghubung (liaison) 4. Acting as a liaison between the Board of
antara Dewan Direktur dengan fungsi-fungsi Directors and the LPEL executive functions;
eksekutif LPEl; 5. Ensuring the compliance of Board of Directors’
5. Memastikan tata kelola Dewan Direktur sesuai governance with the principles of institutional
dengan prinsip tata kelola kelembagaan dan governance and complies with laws and
memenuhi aturan perundang-undangan; dan regulations; and
6. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang 6. Carrying out other duties as assigned by the
ditetapkan oleh Dewan Direktur. Board of Directors.
Program Pengembanan Kompetensi Tahun 2025 Competency Development Program
2025
Sekretaris Dewan Direktur pada tahun 2025 secara In 2025, the Secretary to the Board of Directors
konsisten berpartisipasi dalam berbagai program consistently participated in various development
pengembangan untuk meningkatkan kapasitas programs to enhance the capacity and
dan efektivitas pelaksanaan tugas. Adapun rincian effectiveness of task implementation. Details of
program yang diikuti disajikan pada tabel berikut: the programs participated in are presented in the
following table:
Tanggal Pelaksanaan Judul Program Penyelenggara
Date Program Organizer
20 Februari 2025 Executive Seminar Communication Excellence for Suistanble
Pertamina Consulting
February 20, 2025 Growth”
23 Mei 2025 Situational Leadership (SLII) : Strategies for High Performance
Momenta
May 23, 2025 Batch V
27-28 Mei 2025 Internalizing Integrated Mindset Toward Sustainable Long Term
IICD
May 27-28, 2025 Creation
11-13 Juni 2025 Technical Working Group (TWG) Meeting dan Training Program
AEBF
June 11-13, 2024 Asian Exim Banks Forum (AEBF)
20 Juni 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 6
Infobank
June 20, 2025 Risk Management Certificate Refreshment Level 6
22 Agustus 2025
Digital Core Competency Workshop Batch III Binus
August 22, 2025
23 – 24 September 2025
ESG for Leader: Lead The Change or Be Left Behind Prasmul-Eli
September 23-24, 2025
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
Pelaksanaan Tugas Tahun 2025 Implementation of Duties in 2025
Sekretaris Dewan Direktur berperan aktif dalam The Secretary to the Board of Directors plays an
memastikan kelancaran pelaksanaan fungsi active role in ensuring the smooth implementation
kepengurusan, menjaga kepatuhan terhadap of management functions, maintaining
ketentuan yang berlaku, serta melaksanakan compliance with applicable regulations, and
tanggung jawab strategis sepanjang tahun 2025 carrying out strategic responsibilities throughout
yang meliputi: 2025, including:
1. Menyelenggarakan kegiatan administrasi 1. Organizing secretarial administrative activities
kesekretariatan di lingkungan Dewan Direktur. within the Board of Directors.
Annual Report 2025 585 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 586
2. Menyelenggarakan rapat Dewan Direktur dan 2. Organizing Board of Directors meetings and rapat/ pertemuan antara Dewan Direktur meetings between the Board of Directors and dengan Menteri, Direktur Eksekutif, Direktur the Minister, Executive Director, Managing Pelaksana maupun pihak pihak terkait lainnya. Director, and other relevant parties. 3. Mencatat dan mengadministrasikan rapat 3. Recording and administering Board of Directors Dewan Direktur. meetings. 4. Mengadministrasikan korespondensi dan 4. Administering correspondence and reports laporan-laporan Dewan Direktur serta komite- from the Board of Directors and committees komite yang berada di bawah Dewan Direktur. under the Board of Directors. 5. Mengumpulkan data-data teknis yang berasal 5. Collecting technical data from committees dari komite-komite di bawah Dewah Direktur under the Board of Directors for the purposes of untuk keperluan Dewan Direktur. the Board of Directors. 6. Menyediakan data/informasi yang diperlukan 6. Providing data/information required by the oleh Dewan Direktur dan komite-komite yang Board of Directors and committees under the berada di bawah Dewan Direktur. Board of Directors. 7. Menjalankan fungsi penghubung (liaison) 7. Acting as a liaison between the Board of antara Dewan Direktur dengan fungsi-fungsi Directors and the executive functions of eksekutif LPEI. Indonesia Eximbank. 8. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang 8. Carry out other duties as assigned by the Board ditetapkan oleh Dewan Direktur. of Directors. Sekretaris Lembaga Corporate Secretary Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata As part of efforts to strengthen corporate kelola lembaga, Sekretaris Lembaga (Corporate governance, the Corporate Secretary plays a Secretary) memegang peran penting dalam crucial role in ensuring effective communication memastikan terjalinnya komunikasi yang between Management and stakeholders. In efektif antara Manajemen dan para pemangku addition to fulfilling compliance requirements with kepentingan. Selain menjalankan fungsi applicable laws and regulations, the Corporate kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan Secretary is also responsible for maintaining peraturan yang berlaku, Sekretaris Lembaga LPEI transparency and coordinating relations with juga bertanggung jawab menjaga transparansi government and non-government institutions, serta mengoordinasikan hubungan dengan shareholders, and capital market participants. lembaga pemerintah, nonpemerintah, pemegang Through this role, the Corporate Secretary ensures saham, dan pelaku pasar modal. Melalui peran optimal implementation of Management decisions tersebut, Sekretaris Lembaga turut memastikan and supports the implementation of transparent implementasi keputusan Manajemen berjalan and sustainable governance principles. optimal serta mendukung penerapan prinsip tata kelola yang transparan dan berkelanjutan. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 586 Laporan Tahunan 2025
Page 587
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Profil Sekretaris Lembaga Profile of Corporate Secretary
SAM MALEE
Sekertaris Lembaga
Corporate Secretary
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
59 tahun Indonesia Jakarta
59 years old
Riwayat Pendidikan 1. Master of Commerce In Funds 1. Master of Commerce In Funds
Education Background Management, The University of New Management, The University of New
Wales Sydney Australia (2001) Wales Sydney Australia (2001)
2. Sarjana Teknologi Pertanian dari 2. Bachelor of Agricultural Technology
Universitas Sam Ratulangi (1993) from Sam Ratulangi University (1993)
Dasar Hukum Keputusan Direktur Eksekutif Nomor 0009/ Executive Director Decree Number
Pengangkatan KDE/02/2025 tanggal 17 Februari 2025 0009/KDE/02/2025 dated February 17,
Legal Basis of Establishment tentang Penunjukan sebagai Sekretaris 2025 concerning the Appointment as
Lembaga (Corporate Secretary) Corporate Secretary of the Indonesian
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Export Financing Institution.
Riwayat Karier 1. Direktur Pelaksana Manajemen Risiko 1. Managing Director of Risk & Credit
Career Background & Kredit, Lembaga Pembiayaan Ekspor Management, Indonesian Export
Indonesia (14 Maret 2024 – Sekarang) Financing Institution (March 14, 2024 –
Present)
2. Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & 2. Managing Director of Risk & Credit
Kredit merangkap Plt. Direktur Pelaksana Management and Acting Managing
Sekretariat Lembaga, Kepatuhan, Director of Institutional Secretariat,
& Sumber Daya Manusia, Lembaga Compliance, & Human Resources,
Pembiayaan Ekspor Indonesia (Februari Indonesian Export Financing Institution
2025 – Agustus 2025) (February 2025 – August 2025)
3. Group Head Corporate Risk, PT Bank 3. Group Head of Corporate Risk, PT Bank
Mandiri (Persero) (2020 - 2023) Mandiri (Persero), Tbk. (2020 - 2023)
4. Executive Credit Officer A- Wholesale 4. Executive Credit Officer A - Wholesale
Risk, PT Bank Mandiri (2019 - 2020) Risk, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.
(2019 - 2020)
5. Executive Credit Officer B-Corporate 5. Executive Credit Officer B - Corporate
Risk, PT Bank Mandiri (2017 - 2019) Risk, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.
(2017 - 2019)
6. Department Head Corporate Risk 3 & 6. Department Head of Corporate Risk
6, PT Bank Mandiri (2016 - 2017) 3 & 6, PT Bank Mandiri (Persero), Tbk.
(2016 - 2017)
7. Department Head (Risk Model 7. Department Head (Risk Model
Validator, Credit Risk Analytics, Validator, Credit Risk Analytics,
Portfolio Credit Risk Management), Portfolio Credit Risk Management), PT
PT Bank Mandiri (2009 - 2016) Bank Mandiri (Persero), Tbk. (2009 -
2016)
Rangkap Jabatan Memiliki rangkap jabatan sebagai Concurrently served as Managing
Concurrent Position Direktur Pelaksana Sekretariat Director of the Institutional Secretariat,
Lembaga, Kepatuhan dan SDM di LPEI Compliance, and Human Resources at
(17 Februari 2025 - 20 Agustus 2025). LPEI (February 17, 2025 - August 20, 2025).
Annual Report 2025 587 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 588
Struktur Organisasi Sekretaris Lembaga Corporate Secretary Organizational
Structure
In the Indonesia Eximbank organizational structure,
Dalam struktur organisasi LPEI, Sekretaris the Corporate Secretary reports directly to the
Lembaga berada langsung di bawah koordinasi Executive Director. The Executive Director appoints
Direktur Eksekutif. Proses pengangkatan maupun and dismisses the Corporate Secretary, who
pemberhentian Sekretaris Lembaga dilakukan establishes a direct line of reporting. The Corporate
oleh Direktur Eksekutif, yang menegaskan garis Secretary’s position in the organizational structure
pelaporan secara langsung. Posisi Sekretaris is shown in the following chart:
Lembaga dalam struktur organisasi dapat dilihat
pada bagan berikut:
Direktur Utama Corporate
Secretary, Compliance, & SDM
MD of Corporate Secretary,
Compliance, & HR
Divisi Corporate Secretary
& Keterlibatan Pemangku
Divisi Hukum Divisi Kepatuhan Penugasan Khusus
Kepentingan
Legal Division Compliance Division Special Assignment
Corporate Secretary & Stakeholder
Engagement Division
Departemen Departemen
Departemen Departemen Spesialis Senior
Corporate Anti Fraud &
Komunikasi Legal Bisnis I Legal Korporasi
Secretary Monitoring
Communication Business Corporate Legal
Corporate Anti Fraud &
Dept Legal I Dept Sr. Specialist
Secretary Dept Monitoring Dept
Departemen Departemen
Departemen
Legal Bisnis II Litigasi Advisory Bisnis
ESG & CSR
Business Litigation Business
ESG & CSR Dept
Legal II Dept Advisory Dept
Kepatuhan
AML, Regulasi &
Internasional
AML, Regulatory
& International
Compliance
Tugas dan Tanggung Jawab Duties and Responsibilities
Sekretaris Lembaga melaksanakan tugas dan The Corporate Secretary carries out the following
tanggung jawab antara lain: duties and responsibilities:
1. Memberikan informasi yang material dan 1. Providing material and relevant information
relevan kepada Direktur Eksekutif dan Dewan to the Executive Director and the Board of
Direktur. Directors.
a. Sekretaris Lembaga mengoordinasikan a. The Corporate Secretary coordinates the
penyusunan dan penyampaian laporan preparation and submission of accurate
Direktur Eksekutif dan Dewan Direktur yang and reliable reports from the Executive
akurat dan dapat diandalkan; Director and the Board of Directors;
b. Laporan keuangan triwulanan, realisasi b. Quarterly financial reports, the realization of
RKAT triwulanan, dan laporan keuangan the quarterly RKAT, and the annual financial
tahunan disampaikan kepada Direktur report are submitted to the Executive
Eksekutif tepat waktu. Sekretaris Lembaga Director in a timely manner. The Corporate
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 588 Laporan Tahunan 2025
Page 589
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
mengoordinasikan penyampaian keuangan Secretary coordinates the submission
triwulanan, realisasi RKAT triwulanan, paling of quarterly financial reports and the
lama 30 (tiga puluh) hari setelah triwulan realization of the quarterly RKAT to the
tersebut kepada Direktur Pelaksana. Executive Director no later than 30 (thirty)
Sekretaris Lembaga mengoordinasikan days after the quarter ends. The Secretary of
penyampaian laporan keuangan tahunan the Institution coordinates the submission of
yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan annual financial reports audited by a Public
Publik dan untuk disampaikan paling Accounting Firm, to be submitted no later
lambat 30 April tahun berikutnya; than April 30 of the following year;
c. Sekretaris Lembaga mengoordinasikan c. The Corporate Secretary coordinates
penyusunan laporan triwulanan dan the preparation of accurate and reliable
tahunan yang akurat dan dapat diandalkan; quarterly and annual reports;
d. Sekretaris Lembaga mengoordinasikan d. The Corporate Secretary coordinates the
penyampaian laporan manajemen submission of monthly, quarterly, and
bulanan, triwulanan dan tahunan sesuai annual management reports in accordance
jatuh tempo laporan yang berlaku; with applicable reporting due dates;
e. Memutakhirkan materi informasi yang e. Regularly updating the information
disajikan dalam laman I situs web LPEI presented on page 1 of the Indonesia
dan media komunikasi daring LPEI secara Eximbank website and Indonesia Eximbank’s
berkala; online communication media;
f. mengoordinasikan penyiapan dan f. Coordinating the preparation and provision
penyediaan bahanbahan untuk press of materials for press releases for statements
release atas pernyataan dalam tingkatan at the Board of Directors level as needed by
Direksi sesuai kebutuhan LPEI; Indonesia Eximbank;
g. Memberikan informasi yang dibutuhkan g. Providing required information on Indonesia
atas data atau performance dari LPEI dalam Eximbank data or performance within the
batas-batas yang terdapat dalam protokol limits set forth in the information submission
penyampaian informasi; protocol;
h. Menyampaikan laporan dan informasi h. Submitting reports and other relevant
relevan lainnya kepada Dewan Direktur dan information to the Board of Directors and
Direktur Eksekutif secara tepat waktu. Executive Directors in a timely manner.
2. Membantu Direktur Eksekutif dan Dewan 2. Assisting the Executive Director and Board
Direktur dalam pelaksanaan tata kelola of Directors in implementing institutional
lembaga yang meliputi: governance, including:
a. Keterbukaan informasi kepada masyarakat, a. Disclosure of information to the public,
termasuk ketersediaan informasi pada including the availability of information on
Situs LPEI. the Indonesia Eximbank Website.
b. Penyampaian laporan kepada Kementerian b. Submitting reports to the Ministry of Finance,
Keuangan, Otoritas dan regulator secara authorities, and regulators in a timely
tepat waktu. manner.
3. Menjalankan Tugas Sebagai Pejabat 3. Performing Duties as Liaison Officer
Penghubung
a. Sekretaris Lembaga menyusun a. The Corporate Secretary shall schedule,
jadwal, mengorganisasikan dan/ atau organize, and/or coordinate meetings of the
mengoordinasikan rapat Direktur Eksekutif Executive Director and Managing Director,
dan Direktur Pelaksana, rapat Dewan meetings of the Board of Directors, and
Direktur, dan Rapat Pengesahan RKAT/ RJP. meetings to ratify the RKAT/RJP.
b. Sekretaris Lembaga bertindak sebagai b. The Corporate Secretary acts as a liaison
narahubung antara Lembaga dengan between the Institution and the public and
publik dan pemangku kepentingan LPEI. stakeholders of Indonesia Eximbank.
4. Sekretaris Lembaga menjalankan fungsi 4. The Corporate Secretary carries out the
pelaksanaan dan pendokumentasian function of implementing and documenting
dokumen rapat Dewan Direktur dan Direktur the Board of Directors and Executive Directors’
Eksekutif serta dokumen pelaporan Dewan meeting documents, as well as the Board of
Direktur: Directors’ reporting documents:
a. Sekretaris Lembaga membuat, memelihara a. The Corporate Secretary prepares,
dan menyimpan risalah Rapat pengesahan maintains, and stores the minutes of the
RKAT dan RJP. RKAT and RJP ratification meetings.
Annual Report 2025 589 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 590
• Risalah Rapat Pengesahan RKAT dan RJP • The minutes of the RKAT and RJP
paling sedikit memuat waktu, agenda, ratification meetings shall at least
peserta, pendapat yang berkembang include the time, agenda, participants,
dalam rapat, dan keputusan rapat. opinions expressed during the meeting,
and meeting decisions.
•Risalah Rapat Pengesahan RKAT dan RJP • The minutes of the RKAT and RJP
dimaksud ditandatangani oleh Ketua ratification meetings shall be signed by
Dewan Direktur. the Chair of the Board of Directors.
b. Sekretaris Lembaga mengoordinasikan b. The Corporate Secretary coordinates the
penyusunan, pemeliharaan dan preparation, maintenance, and storage of
penyimpanan risalah rapat Dewan Direktur the minutes of the Board of Directors and
dan Direktur Eksekutif: Executive Directors’ meetings:
• Memastikan tersedianya Risalah Rapat • Ensures the availability of the Minutes
Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif; of the Board of Directors and Executive
• Mencantumkan perbedaan pendapat Directors’ meetings;
(dissenting opinions) yang terjadi dalam • Includes any dissenting opinions arising
rapat Dewan Direktur dan Direktur from the Board of Directors and Executive
Eksekutif pada risalah rapat beserta Directors’ meetings in the minutes of the
alasan perbedaan pendapat tersebut meeting, along with the reasons for the
(bila ada) dissenting opinions (if any);
• Risalah rapat memuat hasil evaluasi • The minutes of the meeting shall contain
atas pelaksanaan keputusan rapat the results of the evaluation of the
sebelumnya; implementation of the decisions of the
previous meeting;
• Dewan Direktur dan Direktur Pelaksana • The Board of Directors and the Managing
menerima salinan risalah rapat Dewan Director receive a copy of the minutes
Direktur dan Direktur Eksekutif; of the Board of Directors and Executive
Director meetings;
• Validasi risalah rapat selambat- • The minutes of the meeting must be
lambatnya 7 (tujuh) hari setelah rapat validated no later than 7 (seven) days
dilaksanakan; after the meeting is held;
• Risalah dari setiap rapat Dewan • The minutes of each meeting of the
Direktur dan Direktur Eksekutif disimpan Board of Directors and Executive Director
di oleh unit kerja yang membidangi are kept by the work unit responsible for
kesekretariatan; secretariat affairs;
• Risalah dari setiap rapat Dewan Direktur • The minutes of each meeting of the
dan Direktur Eksekutif dapat diakses Board of Directors and Executive Director
oleh setiap anggota Dewan Direktur dan are accessible to every member of the
Direktur Eksekutif. Board of Directors and Executive Director.
5. Sekretaris Lembaga menyelenggarakan 5. The Corporate Secretary organizes an Induction
Program Pengenalan bagi anggota Dewan Program for newly appointed members of the
Direktur dan/atau Direktur Eksekutif dan Direktur Board of Directors and/or Executive Directors
Pelaksana yang baru diangkat. and Managing Directors.
6. Program pengenalan meliputi : 6. The induction program includes:
a. Pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola oleh a. Implementation of governance principles
LPEI; by Indonesia Eximbank;
b. Gambaran mengenai LPEI yang berkaitan b. An overview of Indonesia Eximbank
dengan tujuan, sifat dan lingkup kegiatan, relating to its objectives, nature and scope
kinerja keuangan dan operasi, strategi, of activities, financial and operational
rencana usaha jangka pendek dan jangka performance, strategy, short-term and
panjang, posisi kompetitif, risiko dan long-term business plans, competitive
masalah-masalah strategis lainnya. position, risks, and other strategic issues.
c. Keterangan yang berkaitan dengan c. Information relating to delegated authority,
kewenangan yang didelegasikan, audit internal and external audits, internal control
internal dan eksternal, sistem dan kebijakan systems and policies, including the audit
pengendalian internal, termasuk komite committee.
audit.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 590 Laporan Tahunan 2025
Page 591
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
d. Keterangan mengenai tugas dan tanggung d. Information regarding the duties and
jawab Dewan Direktur dan Direksi serta responsibilities of the Board of Directors and
hal-hal yang tidak diperbolehkan Program the Board of Directors, as well as prohibited
Pengembangan Kompetensi Tahun 2025 activities under the 2025 Competency
Development Program
Pada tahun 2025, Sekretaris Lembaga secara In 2025, the Corporate Secretary continuously
berkelanjutan memperkuat kompetensi melalui strengthened competencies through various
berbagai program pengembangan. Pelatihan development programs. The training and activities
dan kegiatan yang diikuti diarahkan untuk attended are aimed at optimizing roles and
mengoptimalkan peran serta meningkatkan increasing the effectiveness of the implementation
efektivitas pelaksanaan tanggung jawab. Adapun of responsibilities. Details of the programs attended
rincian program yang telah diikuti disajikan pada are presented in the following table:
tabel berikut:
Tanggal Pelaksanaan Judul Program Penyelenggara
Date Program Organizer
20 Februari 2025 Outlook Ekonomi dan Keuangan di Tahun 2025
OJK
February 20, 2025 Economic and Financial Outlook in 2025
Penerapan GRC dalam Meningkatkan Kepercayaan Investor dan
25 Februari 2025 Stabilitas Sektor Keuangan
OJK
February 25, 2025 Implementation of GRC in Increasing Investor Confidence and
Financial Sector Stability
7 Mei 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
Infobank
May 7, 2025 Risk Management Certificate Refreshment Level 7
Efek Domino Tarif Trump Ancaman Atau Peluang Bagi Indonesia
15 Mei 2025
The Domino Effect of Trump's Tariffs: A Threat or Opportunity for OJK
May 15, 2025
Indonesia
16 Juni 2025 A to Z Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah
LPEI
June 16, 2025 A to Z Resolving Financing Problems
8 Agustus 2025
Sharing Session Product & Business Operations UKEF
August 8, 2025
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
E - Learning Anti Gratifikasi
November 2025 KPK
Anti-Gratification E-Learning
E-Learning Kode Etik LPEI
November 2025 LPEI X-Learn
LPEI Code of Conduct E-Learning
Desember 2025 Direktorat Workshop DMR
LPEI
December 2025 DMR Directorate Workshop
Pelaksanaan Tugas Tahun 2025 Implementation of Duties in 2025
Sekretaris Lembaga pada tahun 2025 telah In 2025, the Corporate Secretary carried out duties
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya and responsibilities in accordance with applicable
sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yang regulations, including:
meliputi:
1. Kegiatan Lembaga 1. Institutional Activities
Bersinergi dengan mitra strategis serta Synergy with strategic partners and
berpartisipasi aktif dalam berbagai forum active participation in various forums and
dan komunitas melalui 97 kegiatan, guna communities through 97 activities to broaden
memperluas wawasan, memperkuat horizons, strengthen relationships, and meet
hubungan, dan memenuhi ekspektasi para stakeholder expectations.
pemangku kepentingan.
2. Keterbukaan Informasi 2. Information Transparency
a. Website LPEI a. Indonesia Eximbank Website
Annual Report 2025 591 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 592
• Transparansi informasi LPEI dikelola • Indonesia Eximbank’s information
dengan baik sesuai dengan prinsip- transparency is well managed in
prinsip tata kelola yang baik (GCG) accordance with the principles of
yaitu keterbukaan, akuntabilitas, good governance (GCG), namely
tanggung jawab, kemandirian, dan openness, accountability, responsibility,
kewajaran. Salah satunya, melalui independence, and fairness. One way
pengelolaan website LPEI (www. is through the management of the
indonesiaeximbank.go.id) dalam rangka Indonesia Eximbank website (www.
menjaga ketersediaan akses dan materi indonesiaeximbank.go.id) to ensure
informasi yang relevan, memadai, dapat the availability of access and relevant,
diandalkan. adequate, and reliable information
materials.
• Sepanjang 2025, website www. • Throughout 2025, the website www.
indonesiaeximbank.go.id telah dilihat indonesiaeximbank.go.id received
sebanyak 302.260 views dengan 84.903 302,260 views and 84,903 users. 58.29%
users. 58,29% pengunjung masuk ke of visitors to the website came through
laman website melalui organic search, organic search, 25.29% came from
25,29% berasal dari referral dan 16,29% referrals, and 16.29% visited directly.
mengunjungi secara langsung. Hal This reflects the website’s effectiveness
ini mencerminkan efektivitas website as the primary channel for information
sebagai kanal utama keterbukaan disclosure within the Institution.
informasi Lembaga. • Added service features by providing
• Menambah fitur layanan melalui webmail. During this period, 244
penyediaan webmail, di mana selama webmails were received, all of which
periode tersebut telah diterima were forwarded to the relevant work
244 webmail dan seluruhnya telah units for follow-up.
diteruskan kepada unit kerja terkait
untuk tindak lanjut.
• Melakukan pendaftaran website resmi • Registered the official Indonesia
LPEI (www.indonesiaeximbank.go.id) Eximbank (Indonesia Eximbank) website
sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (www.indonesiaeximbank.go.id) as an
(PSE), yang kini telah terdaftar sebagai Electronic System Provider (PSE), which
PSE Lingkup Publik di Kementerian is now registered as a Public Scope PSE
Komunikasi dan Informatika (KOMINFO). with the Ministry of Communication and
Informatics (KOMINFO).
b. Siaran Pers b. Press Releases
• Meningkatkan kolaborasi dan kemitraan • Increased collaboration and
dengan media nasional serta partnerships with national media and
berbagai platform media independen various independent media platforms
guna memperluas jangkauan dan to expand the reach and strengthen
memperkuat efektivitas komunikasi the effectiveness of the Institution’s
Lembaga. communications.
• Menerbitkan 29 siaran pers. • Issued 29 press releases.
c. Media Sosial c. Social Media
• Menerbitkan 113 konten pada akun • Published 113 pieces of content on the
resmi Instagram LPEI sebagai media official Indonesia Eximbank Instagram
penyampaian informasi kelembagaan account as a medium for conveying
sekaligus sarana edukasi dan literasi institutional information as well as a
ekspor. means of export education and literacy.
d. Email Sekretaris Lembaga d. Corporate Secretary Email
• Mendistribusikan 472 email yang • Distributed 472 emails received through
diterima melalui alamat resmi LPEI the official Indonesia Eximbank address
kepada unit kerja terkait pada hari yang to relevant work units on the same day
sama untuk memastikan tindak lanjut to ensure prompt and effective follow-
yang cepat dan efektif. up.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 592 Laporan Tahunan 2025
Page 593
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
•
Mengirimkan 99 surat keluar LPEI melalui • Sent 99 outgoing Indonesia Eximbank
alamat email resmi sebagai bentuk letters through the official email address
komunikasi dan koordinasi dengan para as a form of communication and
pemangku kepentingan. coordination with stakeholders.
e. Pelaporan Lembaga e. Institutional Reporting
• Menyampaikan 143 laporan kepada • Submitted 143 reports to regulators, both
regulator, baik melalui korespondensi through email correspondence and
email maupun melalui platform resmi through official platforms such as the
seperti SPE OJK dan IDXNet. OJK’s SPE and IDXNet.
• Penyampaian laporan tepat waktu • Submitted reports on time in accordance
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. with applicable regulations.
3. Pelaksanaan Rapat 3. Meeting Implementation
a. Rapat Dewan Direktur a. Board of Directors Meetings
• Mempertahankan tingkat kehadiran • Maintained a minimum attendance rate
minimal 75% dari total rapat Dewan of 75% of all Board of Directors meetings
Direktur yang diselenggarakan held throughout the year.
sepanjang tahun berjalan.
• Menyelenggarakan 29 kali RDD selama • Conduct 29 RDD meetings during 2025.
tahun 2025.
b. Rapat Board of Management (RABOM) b. Board of Management Meetings (RABOM)
• Menyelenggarakan 56 kali RABOM • Conduct 56 RABOM meetings during
selama tahun 2025. 2025.
• Pembahasan agenda RABOM mencakup • RABOM agenda discussions cover crucial
halhal crucial yang menyangkut matters concerning the Institution’s
operasional dan strategi Lembaga operations and strategy.
4. Tindak Lanjut Rapat 4. Meeting Follow-up
a. Tindak Lanjut Rapat Dewan Direktur (RDD), a. Follow-up to the Board of Directors Meeting
terdapat 55 arahan RDD tahun 2025 dan (RDD): 55 RDD directives were issued in 2025,
telah diselesaikan 96,4% sebanyak 53 with 96.4% completion, with 53 ratifications.
Ratifikasi.
b. Tindak Lanjut Rapat Board of Management b. Follow-up to the Board of Management
(RABOM), Terdapat 188 arahan RABOM di Meeting (RABOM): 188 RABOM directives
tahun 2025 dan telah diselesaikan 91% were issued in 2025, with 91% completion,
sebanyak 171 Ratifikasi with 171 ratifications.
5. Assessment GCG 5. GCG Assessment
a. Melakukan pemenuhan data dan informasi a. Compliance with the data and information
yang tercantum dalam pilar 2, pilar 3, pilar 5 requirements stipulated in Pillars 2, 3, 5, and
dan pilar 9 pada PMK 208/2021. 9 of PMK 208/2021.
b. Hasil assessment BPKP atas pelaksanaan b. The BPKP assessment of Indonesia
tata kelola LPEI di tahun 2024 mendapatkan Eximbank governance implementation
nilai sebesar 83,07% dengan klasifikasi baik. in 2024 received a score of 83.07%, with a
classification of good.
6. Pelaksanaan CSR 6. CSR Implementation
Sebagai bagian dari komitmen LPEI dalam As part of Indonesia Eximbank’s commitment
menjalankan program Tanggung Jawab to implementing its Corporate Social
Sosial dan Lingkungan (TJSL)/Corporate Social Responsibility (CSR) program, various initiatives
Responsibility (CSR), berbagai inisiatif telah have been implemented throughout 2025 to
dilaksanakan sepanjang tahun 2025 untuk support sustainable development and improve
mendukung pembangunan berkelanjutan dan community welfare.
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
a. Pemberdayaan dan Pengembangan a. Empowerment and Skills Development at
Keterampilan di Rumah Tahanan (Rutan) the Class IIA Women’s Detention Center.
Perempuan Kelas IIA.
Annual Report 2025 593 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 594
Pada Maret 2025, LPEI melaksanakan In March 2025, Indonesia Eximbank
program TJSL/CSR melalui kegiatan implemented its CSR/CSR program through
Pemberdayaan Perempuan melalui women’s empowerment activities through
pengembangan keterampilan di Rumah skills development at the Class IIA Surabaya
Tahanan (Rutan) Perempuan Kelas IIA Women’s Detention Center. These activities
Surabaya. Kegiatan ini meliputi pelatihan included culinary training as post-training
tata boga sebagai bekal pascabina, sharing preparation, sharing sessions on basic
session mengenai literasi keuangan dasar financial literacy to understand financial
untuk pemahaman pengelolaan keuangan management in the digital era and prevent
di era digital sekaligus pencegahan judi online gambling, spiritual guidance during
online, siraman rohani dalam kajian Ramadan studies to strengthen faith and
Ramadhan untuk memperkuat iman dan morals, and the distribution of healthy
moral, serta penyerahan bantuan peralatan kitchen equipment, medicines, plant seeds,
dapur sehat, obat-obatan, bibit tanaman, gardening equipment, and sanitation
peralatan perkebunan, dan kebutuhan needs. This program aims to support social
sanitasi. Program ini bertujuan mendukung inclusion and open up opportunities for
inklusi sosial serta membuka peluang economic improvement for inmates.
peningkatan kualitas ekonomi bagi warga
binaan
b. Peningkatan Literasi melalui Rumah Baca b. Literacy Improvement through the Ar-
Ar-Rachman Rachman Reading House
Para bulan Maret 2025, LPEI juga In March 2025, Indonesia Eximbank also
melaksanakan program TJSL/CSR berupa implemented a CSR program in the form of
penyerahan buku cerita anak bergambar, distributing illustrated children’s storybooks,
buku dongeng, dan buku stiker anak untuk fairy tales, and sticker books to support
mendukung literasi anak-anak di sekitar children’s literacy in the area surrounding
Lokasi Rumah Baca. Selain itu dilaksanakan the Reading House. In addition, interactive
juga acara membaca dongeng interaktif story-telling sessions and the distribution
bersama, pembagian susu dan makanan of milk and snacks were also held to foster
ringan untuk meningkatkan minat anak- children’s interest. This program aims to
anak. Program ini dilaksanakan untuk support literacy improvement through
mendukung peningkatan literasi melalui informal education outside the school
pendidikan informal di luar lingkungan environment, fostering a love of literacy
sekolah untuk menumbukan kecintaan through interactive methods.
terhadap literasi melalui metode interaktif.
c. TJSL Sinergi Kementerian Keuangan dan c. CSR Synergy between the Ministry of Finance
SMV Kementerian Keuangan and the Ministry of Finance’s SMV
• LPEI turut berpartisipasi aktif dalam Joint • Indonesia Eximbank actively participated
Program TJSL SMV Kemenkeu tahun in the Ministry of Finance’s 2025 Joint CSR
2025, sebuah inisiatif kolaborasi antar- Program with the Ministry of Finance’s
entitas di bawah Kementerian Keuangan SMV, a collaborative initiative between
untuk memberikan dampak sosial yang entities under the Ministry of Finance to
lebih luas dan terintegrasi. achieve broader and more integrated
social impact.
• Sebagai wujud nyata dari sinergi • As a concrete manifestation of this
tersebut, pada Agustus 2025, telah synergy, in August 2025, the Ministry
dilaksanakan peresmian Joint Program of Finance and Indonesia Eximbank
TJSL SMV Kemenkeu Tahun 2025 dan LPEI officially launched the 2025 Joint Social
berkontribusi dalam pembangunan dua and Environmental Management (TJSL)
unit rumah layak huni bagi penduduk di Program (SMV) and contributed to the
kawasan permukiman kumuh Semanggi, construction of two affordable housing
Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta. units for residents of the Semanggi slum
Program yang diprakarsai oleh PT area in Pasar Kliwon District, Surakarta.
Sarana Multigriya Finansial (Persero) ini This program, initiated by PT Sarana
bertujuan untuk meningkatkan kualitas Multigriya Finansial (Persero), aims
hidup masyarakat melalui penyediaan to improve the community’s quality
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 594 Laporan Tahunan 2025
Page 595
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
hunian yang sehat, sekaligus of life by providing healthy housing
mendukung penataan kawasan yang while simultaneously supporting the
lebih tertata dan sejahtera. development of a more organized and
prosperous area.
d. Peduli dan Berbagi dengan Pekerja di Balik d. Caring and Sharing with Indonesia
Layar LPEI Eximbank’s Behind-the-Scenes Workers
Pada September 2025, LPEI melaksanakan In September 2025, Indonesia Eximbank
program TJSL/CSR sebagai bentuk implemented a TJSL/CSR program as a form
apresiasi melalui dukungan kesejahteraan of appreciation through welfare support
(paket sembako) bagi petugas pendukung (basic food packages) for operational
operasional, seperti office boy, kurir, support staff, such as office boys, couriers,
petugas kebersihan, dan teknisi di LPEI. cleaners, and technicians at Indonesia
Program ini dijalankan untuk meningkatkan Eximbank. This program aims to improve
kesejahteraan petugas serta membangun staff welfare and foster a culture of caring
budaya kepedulian dan kebersamaan and togetherness to foster a sense of
guna menumbuhkan rasa solidaritas di solidarity in the workplace.
lingkungan kerja.
e. Penyerahan Bantuan Bibit dan Sarana e. Distribution of Seedling Assistance and
Produksi Kemiri Candlenut Production Facilities
Para bulan November 2025, LPEI In November 2025, Indonesia Eximbank
melaksanakan program TJSL/CSR berupa implemented a TJSL/CSR program in
penyerahan bantuan bibit kemiri unggul dan the form of the distribution of superior
sarana produksi kemiri seperti automatic candlenut seedlings and candlenut
vacuum sealer dan freezer kepada petani production facilities such as automatic
kemiri di Nusa Tenggara Barat. Program vacuum sealers and freezers to candlenut
ini dilaksanakan untuk memperkuat farmers in West Nusa Tenggara. This
produktivitas dan keberlanjutan ekosistem program was implemented to strengthen
kemiri guna mendorong pemberdayaan the productivity and sustainability of the
ekonomi lokal. candlenut ecosystem and encourage local
economic empowerment.
f. Peduli Bencana Alam Sumatera Melalui f. Sumatra Natural Disaster Relief Through the
Sinergi Kemenkeu Peduli Ministry of Finance Cares Synergy
Pada Desember 2025, LPEI melaksanakan In December 2025, Indonesia Eximbank
program TJSL/CSR melalui penyaluran conducted a TJSL/CSR program through
dana bantuan kemanusiaan yang the distribution of humanitarian aid funds
disalurkan melalui Kemenkeu Peduli. through the Ministry of Finance Cares.
Dukungan ini diberikan sebagai respon atas This support was provided in response
kondisi darurat bencana alam banjir dan to the emergency situation of floods and
tanah longsor yang berdampak luas bagi landslides that had a widespread impact
masyarakat serta layanan publik di wilayah on communities and public services in
Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Aceh, North Sumatra, and West Sumatra.
Program ini bertujuan untuk mempercepat This program aimed to accelerate the
pemulihan sarana publik dan meringankan restoration of public facilities and ease the
beban warga di daerah terdampak. burden on residents in affected areas.
Melalui berbagai inisiatif ini, LPEI terus Through these various initiatives, Indonesia
berupaya memberikan dampak positif Eximbank continues to strive to deliver
bagi masyarakat dan lingkungan, sejalan a positive impact on society and the
dengan prinsip Environmental, Social, and environment, in line with the Environmental,
Governance (ESG) yang menjadi bagian Social, and Governance (ESG) principles
dari strategi keberlanjutan perusahaan. that are part of the Institution’s sustainability
strategy.
Annual Report 2025 595 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 596
Unit Audit Internal Internal Audit Unit Audit Internal memiliki peran strategis dalam Internal Audit plays a strategic role in ensuring memastikan efektivitas serta kesinambungan the effectiveness and sustainability of operations operasional Lembaga Pembiayaan Ekspor at Indonesia Eximbank. The Internal Audit Indonesia (LPEI). Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) Work Unit (SKAI) conducts independent, risk- melaksanakan penilaian independen berbasis based assessments to evaluate the adequacy risiko untuk menilai kecukupan dan efektivitas and effectiveness of internal controls, the pengendalian internal, penerapan manajemen implementation of risk management, and the risiko, serta kualitas proses tata kelola. quality of governance processes. Dalam pelaksanaannya, Audit Internal turut In its implementation, Internal Audit also promotes mendorong peningkatan transparansi dan increased transparency and accountability, akuntabilitas, sekaligus memperkuat upaya while strengthening risk mitigation efforts as mitigasi risiko sebagai fondasi pengelolaan the foundation for more reliable organizational lembaga yang lebih andal. Evaluasi yang dilakukan management. Systematic and well-planned secara terencana dan sistematis membantu evaluations help ensure that policies, procedures, memastikan bahwa kebijakan, prosedur, serta and working practices are aligned with applicable praktik kerja yang diterapkan telah sejalan dengan compliance standards and support the standar kepatuhan yang berlaku dan mendukung achievement of Indonesia Eximbank’s strategic pencapaian sasaran strategis LPEI. objectives. Fungsi utama SKAI sebagaimana diatur dalam The primary function of SKAI, as regulated in Peraturan Dewan Direktur (PDD) Nomor 0016/ Board of Directors Regulation (PDD) Number 0016/ PDD/12/2022 tentang Penerapan Fungsi Audit PDD/12/2022 concerning the Implementation of Internal (PFAI) adalah memberikan layanan the Internal Audit Function (PFAI), is to provide assurance dan konsultasi yang independen independent and objective assurance and dan objektif untuk meningkatkan nilai serta consulting services to enhance value and improve memperbaiki operasional LPEI. Pendekatan ini Indonesia Eximbank’s operations. This approach dijalankan melalui evaluasi dan peningkatan is carried out through continuous evaluation berkelanjutan atas efektivitas manajemen risiko, and improvement of risk management, internal pengendalian internal, dan proses tata kelola. controls, and governance processes. Untuk mendukung pelaksanaan mandat To support this mandate, SKAI comprises the tersebut, SKAI terdiri dari Divisi Regular Audit Regular Audit Division, which conducts assurance yang menjalankan penugasan assurance and consulting assignments, and the Special Audit dan konsultasi, serta Divisi Special Audit yang Division, which handles specific management menangani penugasan khusus dari manajemen, requests, including investigations or verifications termasuk investigasi atau verifikasi dalam rangka related to the write-off of financing receivables. penghapusbukuan piutang pembiayaan. SKAI SKAI is also reinforced by the roles of Quality juga diperkuat oleh peran Manajemen Mutu dan Management and Methodology, ensuring that all Metodologi yang memastikan seluruh aktivitas audit activities comply with professional standards audit memenuhi standar profesional dan and applicable regulations. ketentuan yang berlaku. Dengan kerangka audit yang terstruktur, LPEI With a structured audit framework, Indonesia mampu mengidentifikasi area perbaikan secara Eximbank is better equipped to identify areas lebih dini, menyusun rekomendasi yang tepat for improvement early, develop targeted sasaran, serta mendorong tindak lanjut yang recommendations, and promote effective and efektif dan efisien. Pada akhirnya, peran Audit efficient follow-up actions. Ultimately, the role of Internal tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme Internal Audit extends beyond oversight to become pengawasan, tetapi juga menjadi elemen kunci a key element in strengthening governance and dalam memperkuat tata kelola dan mendukung supporting Indonesia Eximbank’s sustainable pertumbuhan LPEI yang berkelanjutan demi growth for the benefit of all stakeholders. manfaat seluruh pemangku kepentingan. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 596 Laporan Tahunan 2025
Page 597
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Profil Kepala Audit Internal Head of Internal Audit Profile
I NYOMAN GEDE SUARJA
Kepala Audit Internal
Head of Internal Audit
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
63 tahun Indonesia Jakarta
63 years old
1. Magister Manajemen dari Universitas 1. Master of Management – University of
Riwayat Pendidikan Gadjah Mada (1999) Gadjah Mada (1999)
Educational Background 2. Sarjana Ekonomi dari Universitas 2. Bachelor of Economics – University of
Brawijaya (1987) Brawijaya (1987)
Dasar Hukum Addendum ketiga Perjanjian Kerja Waktu Specified Time Work Agreement (PKWT)
Pengangkatan Tertentu (PKWT) No.PJ.0165/HCD/12/2024 No. PJ.0094/HCH/12/2021 dated December
Legal Basis of Appointment tanggal 31 Desember 2024 29, 2021.
1. Chief of Internal Audit Lembaga 1. Chief of Internal Audit of Indonesia
Pembiayaan Ekspor Indonesia 2022 – Export Financing Agency 2022 -
sekarang present
Riwayat Karie 2. Chief Executive di PT Bank Mandiri 2. Chief Executive of PT Bank Mandiri
Career Backgroundr Europe Ltd. (April 2016 – Desember Europe Ltd. (April 2016 - December
2021) 2021)
3. Managing Director of Mandiri Sekuritas 3. Managing Director of Mandiri Sekuritas
(September 2013 – September 2016) (September 2013 - September 2016)
Rangkap Jabatan
Tidak ada none
Concurrent Position
Sertifikasi Level 5 Risk Management Certification –
Sertifikasi manajemen Risiko Level 7
Certification Arfaidhams Secret.
Pihak yang Mengangkat dan Unit In Charge of Appointment and
Memberhentikan Kepala Audit Internal Dismissal of Head of Internal Audit
Mengacu pada Pasal 31 Undang-Undang Nomor Referring to Article 31 of Law Number 2 of 2009
2 Tahun 2009 tentang LPEI dan Bab I Piagam concerning Indonesia Eximbank and Chapter I of
Audit Internal, kewenangan untuk mengangkat the Internal Audit Charter, the authority to appoint
dan memberhentikan Kepala Satuan Kerja and dismiss the Head of the Internal Audit Work Unit
Audit Internal berada pada Direktur Eksekutif resides with the Executive Director, with approval
dengan persetujuan dari Dewan Direktur dan from the Board of Directors and consideration of
mempertimbangkan rekomendasi dari Komite recommendations from the Audit Committee. This
Audit. Ketentuan tersebut menegaskan bahwa provision confirms that the Executive Director holds
Direktur Eksekutif memiliki otoritas penuh dalam full authority in determining the appointment of the
menetapkan pejabat yang mengemban jabatan designated officer, as part of the organizational
dimaksud, sebagai bagian dari pengaturan structure and governance mechanism of Indonesia
struktur organisasi dan mekanisme tata kelola Eximbank.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia.
Oleh karena itu, proses penunjukan maupun Therefore, the process of appointment or dismissal
pemberhentian Kepala Satuan Kerja Audit Internal of the Head of the Internal Audit Work Unit is not
tidak semata bersifat administratif, melainkan merely administrative but constitutes a strategic
merupakan keputusan strategis yang berdampak decision impacting the effectiveness of the Internal
pada efektivitas fungsi Audit Internal serta Audit function and the strengthening of good
penguatan penerapan tata kelola yang baik di governance within Indonesia Eximbank.
lingkungan LPEI.
Annual Report 2025 597 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 598
Persyaratan Auditor Internal (Baik Secara Internal Auditor Requirements (Both
Individu Maupun Kelompok) Individual and Group)
LPEI telah menetapkan standar kualifikasi dan Indonesia Eximbank has established qualification
persyaratan bagi Auditor Internal sebagaimana standards and requirements for Internal Auditors
diatur dalam PDE Nomor 0014/PDE/08/2022 as outlined in PDE Number 0014/PDE/08/2022
tentang Piagam Audit Internal LPEI, yang mencakup concerning the Internal Audit Charter of Indonesia
ketentuan-ketentuan berikut: Eximbank, which includes the following provisions:
1. Memiliki integritas dan perilaku yang 1. Have integrity and professional behavior,
profesional, independen, jujur, dan objektif independent, honest, and objective in carrying
dalam pelaksanaan tugasnya. out their duties.
2. Memiliki pengetahuan dan pengalaman 2. Have knowledge and experience regarding
mengenai teknis audit dan disiplin ilmu yang technical auditing and disciplines relevant to
relevan dengan bidang dan tugasnya. the field and duties. and duties.
3. Memiliki pengetahuan tentang peraturan 3. Have knowledge of laws and regulations in the
perundangundangan di bidang keuangan dan financial sector and other related laws and and
peraturan perundangundangan terkait lainnya. other related laws and regulations.
4. Memiliki kecakapan dalam berinteraksi dan 4. Have skills in interacting and communicating
berkomunikasi baik secara lisan maupun both orally and in writing effectively.
tertulis secara efektif.
5. Mematuhi Standar Profesi Audit Internal. 5. Comply with Internal Audit Professional
Standards.
6. Mematuhi kode etik. 6. Comply with the code of ethics.
7. Menjaga kerahasiaan informasi dan/atau 7. Maintain the confidentiality of information
data lembaga terkait dengan pelaksanaan and / or institutional data related to the
tugas dan tanggung jawab, kecuali diwajibkan implementation of duties and responsibilities,
berdasarkan peraturan perundangundangan unless required by laws and regulations or
atau penetapan/peraturan yang berlaku. applicable stipulations/regulations.
8. Memahami prinsip tata kelola lembaga yang 8. Understand the principles of good institutional
baik dan prinsip Manajemen Risiko. governance and principles of Risk Management.
9. Bersedia meningkatkan pengetahuan, keahlian 9. Willing to improve knowledge, skills and
dan kemampuan profesionalisme secara terus professionalism continuously.
menerus.
Struktur dan Kedudukan Unit Audit Internal Structure and Position of Internal Audit Unit
serta Jumlah Pegawai and Number of Employees
Struktur organisasi menempatkan SKAI secara The organizational structure places SKAI directly
langsung di bawah Direktur Eksekutif dan under the Executive Director and accountable to
bertanggung jawab kepada Direktur Eksekutif, the Executive Director, as regulated in Executive
sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Director Regulation (PDE) Number 0007/
Eksekutif (PDE) Nomor 0007/PDE/06/2025 tanggal PDE/06/2025 dated June 30, 2025, concerning
30 Juni 2025 tentang Pedoman dan Tata Kerja Guidelines and Organizational Work Procedures
Organisasi LPEI. Dalam pelaksanaan tugasnya, of Indonesia Eximbank. In executing its duties, SKAI
SKAI juga memiliki jalur komunikasi langsung also maintains direct communication channels
dengan Dewan Direktur melalui Komite Audit. with the Board of Directors through the Audit
Committee.
Pengaturan tersebut memastikan SKAI berada This arrangement ensures that SKAI is under
dalam pengawasan langsung Direktur Eksekutif the direct supervision of the Executive Director
sekaligus menjaga independensi fungsi audit, while maintaining the independence of the audit
sebagaimana ditegaskan dalam PDE Nomor 0014/ function, as emphasized in PDE Number 0014/
PDE/08/2022 tentang Piagam Audit Internal LPEI. PDE/08/2022 regarding the Internal Audit Charter of
Dengan independensi ini, SKAI memiliki ruang Indonesia Eximbank. With this independence, SKAI
yang memadai untuk melaksanakan penugasan has sufficient scope to carry out its assignments
secara objektif serta meminimalkan potensi objectively and to minimize potential conflicts
benturan kepentingan yang dapat memengaruhi of interest that could affect the integrity and
integritas dan efektivitas hasil audit. effectiveness of audit outcomes.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 598 Laporan Tahunan 2025
Page 599
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bagan Struktur Organisasi Direktorat Internal Audit Directorate Organizational
Internal Audit Structure Chart
per 31 Desember 2025 as of December 31, 2025
Direktur Eksekutif
Executive Director
Komite Audit
Audit Committee
Direktur Eksekutif
Executive Director
Divisi Audit Khusus Divisi Audit Reguler
Special Audit Division Regular Audit Division
Auditor Khusus Auditor Bisnis Auditor TI Auditor Tresuri Petugas Liaison Penjaminan
Special Auditor Business Auditor IT Auditor & Enabler Liaison Officer Kualitas &
Treasury & Metodologi
Enabler Auditor Quality Assurance
& Methodology
Personel Satuan Kerja Internal Audit per 31 As of December 31, 2025, Internal Audit Unit
Desember 2025 terdiri dari: personnel consisted of:
Jabatan Jumlah Personel (orang)
Position Number of Personnel (persons
Kepala SKAI
1
Chief of Internal Audit
Kepala Divisi
2
Division Head
Kepala Departemen
5
Department Head
Auditor*
9
Auditor
Total Personel SKAI
17
Total Internal Audit Personnel
Kualifikasi atau Sertifikasi sebagai Profesi Qualifications or Certification as an Internal
Audit Internal Audit Profession
Personel SKAI per 31 Desember 2025 telah memiliki As of December 31, 2025, Internal Audit Unit
sejumlah sertifikasi profesional di bidang audit personnel have obtained various professional
internal, yang meliputi antara lain: certifications in the field of Internal Audit, including
Sertifikasi Profesi Jumlah Personel (orang)
Certification Number of Personel
Certified in Governance Enterprised IT (CGEIT) - ISACA 1
Certified Information System Auditor (CISA) - ISACA 1
Certified Information Security Manager (CISM) - ISACA 1
Certified Fraud Examiner (CFE) 1
Certified Forensic Auditor (CFrA) 1
Manajemen Risiko Jenjang 4
6
Risk Management Level 4
Annual Report 2025 599 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 600
Sertifikasi Profesi Jumlah Personel (orang)
Certification Number of Personel
Manajemen Risiko Jenjang 5
8
Risk Management Level 5
Manajemen Risiko Jenjang 6
1
Risk Management Level 6
Manajemen Risiko Jenjang 7
1
Risk Management Level 7
Qualified Internal Auditor (QIA) – Tingkat Dasar
3
Qualified Internal Auditor (QIA) – Basic Level
Qualified Internal Audit – Tingkat Manajerial
7
Qualified Internal Auditor – Managerial Level
COBIT 2019 Foundation Certificate - ISACA
1
COBIT 2019 Foundation Certificate – ISACA
GIAC Critical Controls Certification (GCCC) - GIAC
1
GIAC Critical Controls Certification (GCCC) – GIAC
Offensive Security Certified Expert (OSCE) - Offensive Security
1
Offensive Security Certified Expert (OSCE) – Offensive Security
Offensive Security Certified Professional (OSCP) - Offensive Security
1
Offensive Security Certified Professional (OSCP) – Offensive Security
Certified Information Systems Security Professional (CISSP) - ISC2
1
Certified Information Systems Security Professional (CISSP) – ISC2
Certified Associate in Project Management (CAPM) - Project
Management Institute (PMI)
1
Certified Associate in Project Management (CAPM) – Project
Management Institute (PMI)
IT Auditor - Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)
1
IT Auditor – National Professional Certification Agency (BNSP)
Certified ISO 27001:2013 Lead Auditor (Information Security Management
Systems) - British Standards Institution (BSI) 1
Management Systems) – British Standards Institution (BSI)
Certified Risk Management Professional (CRMP)
1
Certified Risk Management Professional (CRMP)
Certified Fraud Risk Management Professional
2
Certified Fraud Risk Management Professional
Manajemen Risiko Perasuransian Jenjang 6
1
Insurance Risk Management Level 6
Certified Financial Services Auditor (CFSA)
1
Certified Financial Services Auditor (CFSA)
Staff Analis Penjaminan
1
Guarantee Analyst Staff
Enrollment CMA
1
CMA Enrollment
Piagam Audit Internal Internal Audit Charter
Dalam rangka memastikan pengawasan internal To ensure effective internal oversight, Indonesia
berjalan secara efektif, SKAI LPEI mengacu pada Eximbank’s SKAI refers to a set of guidelines,
sejumlah pedoman, termasuk Piagam Audit including the Internal Audit Charter regulated
Internal yang diatur dalam PDE Nomor 0014/ in PDE Number 0014/PDE/08/2022 concerning
PDE/08/2022 tentang Piagam Audit. Piagam ini the Audit Charter. This charter affirms SKAI’s
menegaskan visi, misi, fungsi, kedudukan dalam vision, mission, functions, organizational position,
organisasi, ruang lingkup, kewenangan, tanggung scope, authority, responsibilities, independence,
jawab, independensi, objektivitas, profesionalisme objectivity, professionalism, and code of ethics.
dan kode etik dari SKAI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 600 Laporan Tahunan 2025
Page 601
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Tanggung Jawab SKAI Responsibilities of SKAI
Tanggung jawab SKAI sebagaimana diatur dalam The responsibilities of SKAI, as regulated in PDE
PDE Nomor 0014/PDE/08/2022 tentang Piagam Number 0014/PDE/08/2022 concerning the Internal
Audit Internal Lembaga Pembiayaan Ekspor Audit Charter of Indonesia Eximbank, are as follows:
Indonesia adalah sebagai berikut:
1. Merencanakan dan melaksanakan assurance 1. Planning and executing assurance activities with
dengan penekanan pada bidang/aktivitas an emphasis on high-risk areas/activities, and
berisiko tinggi serta mengevaluasi control evaluating control systems to gain confidence
system untuk memperoleh keyakinan bahwa that Indonesia Eximbank’s objectives and goals
tujuan dan sasaran LPEI dapat dicapai secara can be achieved optimally and sustainably;
optimal dan berkesinambungan;
2. Melaksanakan langkah-langkah dalam rangka 2. Conducting steps to gather information
menggali informasi (audit khusus), melaporkan (special audits), reporting, and delivering
dan menyampaikan rekomendasi/kesimpulan recommendations/conclusions based on
atas hasil investigasi kepada manajemen LPEI; investigation results to Indonesia Eximbank
management;
3. Mengembangkan dan menjalankan program 3. Developing and implementing programs to
untuk mengevaluasi dan meningkatkan evaluate and improve the quality of Internal
kualitas aktivitas Audit Internal; Audit activities;
4. Memberikan rekomendasi atas hasil aktivitas 4. Providing recommendations based on Internal
Audit Internal dan memonitor tindak lanjutnya; Audit activities and monitoring their follow-up;
5. Bekerja sama dengan Komite Audit dalam 5. Collaborating with the Audit Committee to
melaksanakan fungsi pengawasan; dan carry out oversight functions; and
6. Melakukan koordinasi kegiatan dengan 6. Coordinating activities with external auditors
eksternal audit dan unit/fungsi penyedia and other assurance providers to achieve
assurance lainnya, agar dapat dicapai comprehensive and optimal audit results,
hasil audit yang komprehensif dan optimal including ensuring that audit recommendations
termasuk memastikan rekomendasi auditnya are followed up by the institution.
ditindaklanjuti oleh Lembaga.
Program Pengembangan Kompetensi Competency Development Program for
Tahun 2025 2025
SKAI secara berkelanjutan memperkuat SKAI continuously enhances its capabilities
kapabilitas melalui program pendidikan dan through education and competency development
pengembangan kompetensi guna mendukung programs to support effective supervision and
efektivitas pengawasan serta penerapan tata corporate governance implementation. The
kelola perusahaan. Adapun program yang diikuti attended programs throughout 2025 are as follows:
sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tanggal Pelaksanaan Judul Program Penyelenggara
Implementation Date Program Title Organizer
Sosialisasi Laporan Hasil Penilaian Kepatuhan (LHPK) Sistem
Pembayaran dan Financial Market Infrastructure Bank Indonesia serta
Kantor Pengelola Daftar Hitam Nasional (SP & FMI serta KPDHN) Tahun
27 November 2025
2025 Bank Indonesia
November 27, 2025
Socialization of the Compliance Report on the Payment System and
Financial Market Infrastructure of Bank Indonesia and the National
Blacklist Management Office (SP & FMI and KPDHN) Year 2025
25 Oktober 2025
Good Corporate Governance IICD
October 25, 2025
23-24 Oktober 2025 Pelatihan Sertifikasi Tenaga Ahli Penjaminan
BCG
October 23-24, 2025 Certification Training for Guarantee Experts
7-8 Oktober 2025
Auditing Treasury Business IAIB
October 7-8, 2025
1 Oktober 2025 Auditor Internal ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Sucofindo
October 1, 2025 ISO 37001 Internal Auditor for Anti-Bribery Management System
Annual Report 2025 601 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 602
Tanggal Pelaksanaan Judul Program Penyelenggara
Implementation Date Program Title Organizer
16-18 September 2025 Pengenalan Dasar Perdagangan Internasional
PPEJP
September 16-18, 2025 Introduction to International Trade Fundamentals
3 September 2025 Awareness ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
LPEI
September 3, 2025 ISO 37001 Anti-Bribery Management System Awareness
28 Agustus 2025 Ujian Sertifikasi Manajemen Risiko
LSPP
August 28, 2025 Risk Management Certification Examination
15 Agustus 2025
Digital Core Competency Workshop Batch I Binus
August 15, 2025
Perkembangan Makroekonomi Global dan Domestik di Tengah
4 Juli 2025 Dinamika Geopolitik dan Perang Dagang
LPEI
July 4, 2025 Global and Domestic Macroeconomic Developments amid
Geopolitical Dynamics and Trade Wars
24-25 Juni 2025
ACFE Indonesia Chapter National Anti Fraud Conference 2025 ACFE Indonesia
June 24-25, 2025
23-24 Juni 2025
Impactful Communication Skill:Think on Your Feet Business First
June 23-24, 2025
Refreshment Program Sertifikasi Profesi Bisnis Penjaminan
12 Juni 2025 Bintang Cahaya
Business Guarantee Certification Profession Refreshment Program
June 12, 2025 Gempita
Business Guarantee Certification Profession Refreshment Program
10-12 Juni 2025
IT Project Management Smart Learning
June 10-12, 2025
Implementasi ISO 37001:2016 SMAP
3 Juni 2025
Implementation of ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System SMI
June 3, 2025
(SMAP)
7-8 Mei 2025 Implementing Global Internal Audit Standars (GIAS) in The COSO
YPIA
May 7-8. 2025 Framework Context
7 Mei 2025 Refreshment Sertifikat Manajemen Risiko Jenjang 7
Infobank
May 7, 2025 Risk Management Certification Level 7 Refreshment
28-30 April 2025 Digital Forensik di Sektor Jasa Keuangan
OJK
April 28-30, 2025 Digital Forensics in the Financial Services Sector
15 April 2025 Refreshment Manajemen Risiko Jenjang 5 PT. Arfaidhams
April 15, 2025 Risk Management Level 5 Refreshment Secret
20 Maret 2025
Situational Leadership (SLII) : Strategies for High Performance Momenta
March 20, 2025
10-14 Maret 2025
Certified Fraud Risk Management Professional Pusdiklat BPKP
March 10-14, 2025
19-20 Februari 2025
Financial Auditing for Internal Auditors IIA Indonesia
February 19-20, 2025
17 Februari 2025 Kompakindo
Gallup Clifton Strength : “Be the best version of yourself”
February 17, 2025 Mediadewata
Pelaksanaan Kegiatan Satuan Kerja Audit Implementation of Internal Audit Unit
Internal Tahun 2025 Activities in 2025
SKAI telah menuntaskan berbagai penugasan SKAI has completed various audit assignments in
audit pada tahun 2025 yang mengacu pada 2025 in accordance with the 2025 Annual Audit
Rencana Audit Tahunan (RAT) 2025, yaitu: Plan (RAP), including:
1. Pelaksanaan Audit Umum (fungsi assurance) 1. Implementation of General Audits (assurance
yang bersifat mandatory sebanyak 4 aktivitas function), with 4 mandatory activities and 7
dan yang bersifat non mandatory sebanyak 7 non-mandatory activities.
aktivitas.
2. Pelaksanaan Audit Khusus sebanyak 4 aktivitas. 2. Conducting 4 Special Audit activities.
3. Pelaksanaan verifikasi dalam rangka hapus 3. Verification activities for book write-off in
buku sesuai RKAT 2026. accordance with the 2026 RAP.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 602 Laporan Tahunan 2025
Page 603
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
4. Pelaksanan aktivitas lainnya, antara lain 4. Other activities include applying audit rating,
penerapan audit rating, pelaksanaan liaison liaison with counterparts (Supervisors &
atas counterpart (Pengawas & Regulator), Regulators), monitoring the implementation
monitoring pemenuhan rekomendasi internal of internal and external recommendations,
dan eksternal, review peraturan lembaga, reviewing institutional regulations, assessing
review atas profil risiko serta pengkinian risk profiles, and updating Internal Audit
peraturan Internal Audit. regulations.
SKAI juga memberikan dukungan dan SKAI also provides support and guidance for
pendampingan terhadap pelaksanaan supervision activities by regulators such as OJK,
pengawasan oleh regulator OJK, BPK, ITJEN dan BPK, ITJEN, and BPKP, including:
BPKP, dengan rincian antara lain:
1. Pemeriksaan regular tahunan dan sewaktu- 1. Annual and ad-hoc regular inspections by the
waktu oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Financial Services Authority (OJK), focusing
dengan fokus pemeriksaan terkait proses bisnis on business processes and compliance with
dan kepatuhan terhadap peraturan yang applicable regulations in export financing,
berlaku pada bidang pembiayaan ekspor, procurement, and guarantee activities.
pengadaan dan kegiatan usaha penjaminan.
2. Pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan 2. Examination by the Supreme Audit Agency
(BPK) terkait program ekspor nasional. (BPK) related to the national export program.
3. Pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal (ITJEN) 3. Inspections by the Inspectorate General (ITJEN)
Kementerian Keuangan terkait dengan of the Ministry of Finance concerning the
Penambahan Penyertaan Modal Negara dalam increase of State Capital Participation in the
Rangka Penugasan Khusus Pemerintah. context of Government Special Assignments.
Rencana Kerja Tahun 2026 Work Plan for 2026
Penyusunan RAT 2026 dilakukan dengan mengacu The preparation of the 2026 RAP is guided by key
pada sejumlah masukan utama, antara lain profil inputs, including risk profile, strategic objectives,
risiko, sasaran strategis, regulasi eksternal, arahan external regulations, management directives,
manajemen, hasil audit internal dan eksternal, internal and external audit results, and the
serta rencana kerja fungsi lini kedua. Di samping second-line function work plans. Additionally,
itu, RAT 2026 turut mempertimbangkan capaian the RAP considers the institution’s performance
kinerja lembaga, dan berbagai pertimbangan achievements and other relevant considerations.
relevan lainnya.
Berdasarkan landasan tersebut, pada tahun 2026 Based on these foundations, SKAI plans to carry
SKAI merencanakan pelaksanaan penugasan out audit assignments in 2026, including Islamic
audit, antara lain atas pembiayaan syariah, finance, IT Project Management, human capital,
manajemen proyek TI (IT Project Management), cooperatives, and other mandatory audits. SKAI will
human capital, koperasi, serta sejumlah audit yang also conduct special audits such as investigations
bersifat mandatory. SKAI juga akan menjalankan and verifications, either based on management
audit khusus berupa investigasi dan verifikasi directives or audit internal findings.
sesuai arahan manajemen maupun berdasarkan
hasil pemeriksaan audit internal.
Selain penugasan audit, SKAI tetap melaksanakan In addition to audit assignments, SKAI continuously
kegiatan rutin secara berkelanjutan, meliputi conducts routine activities such as monitoring
pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil the follow-up of recommendations from external
pemeriksaan auditor eksternal dan internal, and internal auditors, liaison functions with
pelaksanaan fungsi liaison dengan auditor external auditors, human resource competency
eksternal, pengembangan kompetensi SDM development, lessons learned dissemination,
dan sosialisasi lesson learned, review ketentuan review of internal regulations, and quality
internal, serta quality assurance review. SKAI assurance reviews. SKAI will also review the
juga akan menelaah kesesuaian kebijakan dan alignment of internal policies and regulations with
peraturan terkait audit internal terhadap Standar the latest Internal Audit Standards.
Audit Internal terkini.
Annual Report 2025 603 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 604
Kebijakan dan Pelaksanaan Frekuensi Policy and Frequency of Internal Audit
Rapat Audit Internal dengan Direktur Meetings with Executive Director, Managing
Eksekutif dan Direktur Pelaksana, Dewan Director, Board of Directors, and/or Audit
Direktur, dan/ atau Komite Audit di Tahun Committee in 2025
2025
Selain semua Laporan Hasil Audit disampaikan In addition to submitting all Audit Reports to the
kepada Direktur Eksekutif, SKAI juga menghadiri Executive Director, SKAI also attended coordination
rapat koordinasi bersama Manajemen (Direktur meetings with Management (Executive Director
Eksekutif dan Direktur Pelaksana), Dewan Direktur, and Managing Directors), the Board of Directors,
dan/atau Komite Audit pada tahun 2025 dengan and/or the Audit Committee in 2025, with details
rincian sebagai berikut: as follows:
Bulan Tanggal Meeting dengan Agenda Rapat
Month Date Meeting With Meeting Agenda
30 Desember 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI – Progress DMTL
December 30, 2025 Audit Committee SKAI Update – DMTL Progress
Exit Meeting Audit Keamanan Aplikasi & Perangkat
Direktur Pelaksana
12 Desember 2025 Jaringan
(DFO, DSL)
December 29, 2025 Exit Meeting on Application & Network Device Security
Managing Director
Audit
Direktur Pelaksana &
Chief of (DFO, CSA,
22 Desember 2025 Exit Meeting Audit SLIK 2025
CIA)
December 22, 2025 Exit Meeting on SLIK 2025 Audit
Managing Director &
Chief of (DFO, CSA CIA)
Desember
December Direktur Pelaksana &
22 Desember 2025 Chief of (DSL, CHP) Exit Meeting Audit SDM dan Koperasi 2025
December 22, 2025 Managing Director & Exit Meeting on HR and Cooperative Audit 2025
Chief of (DSL, CHP)
16 Desember 2025 Pelaporan Status DMTL Internal & Eksternal
Board of Management
December 16, 2025 Internal & External DMTL Status Reporting
11 Desember 2025 Direktur Eksekutif Update SKAI
December 11, 2025 Executive Director SKAI Update
Direktur Pelaksana
1 Desember 2025 Exit Meeting Audit IT Project Management 2025
(DFO, DSL)
December 1, 2025 Exit Meeting on IT Project Management Audit 2025
Managing Director
26 November 2025 Joint Committee (KA, Update Progress GRC
November 26, 2025 KPR) GRC Progress Update
November Update SKAI – Progress Audit, Monitoring DMTL,
November 26 November 2025 Komite Audit (KA) Pemaparan Draft RAT
November 26, 2025 Audit Committee SKAI Update – Audit Progress, DMTL Monitoring, Draft
RAT Presentation
10 November 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI
October 30, 2025 Audit Committee SKAI Update
Laporan Pertemuan dengan DJKN terkait Hapus Buku
21 November 2025 LPEI & Laporan Progress Pemeriksaan BPK Investigasi
Board of Management
October 21, 2025 Meeting Report with DJKN on Book Deletion of LPEI &
BPK Investigation Progress Report
Oktober Direktur Pelaksana &
October Chief of (DNS, DMR,
10 Oktober 2025 DSL, CBR, CHP) Exit Meeting Audit Prinsip Pembiayaan Syariah 202
October 10, 2025 Managing Director & Exit Meeting on Principles of Sharia Financing Audit 202
Chief of (DNS, DMR,
DSL, CBR, CHP)
3 Oktober 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI
October 3, 2025 Audit Committee SKAI Update
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 604 Laporan Tahunan 2025
Page 605
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bulan Tanggal Meeting dengan Agenda Rapat
Month Date Meeting With Meeting Agenda
Persetujuan PIC DMTL Pemeriksaan Sewaktu Wajtu OJK
30 September 2025 2025
Board of Management
September 30, 2025 Approval of Discussion on Written Response to OJK
Audit
Tindak Lanjut LHP OJK terkait Arahan Dewan Direktur
terhadap Kebijakan & Pelaksanaan Pengadaan di LPEI
25 September 2025 Dewan Direktur
Follow-up on OJK Report on Board of Directors'
September 25, 2025 Board of Director
Instructions Regarding Procurement Policies &
Implementation at LPEI
Direktur Pelaksana Exit Meeting Audit IT Project Management – KomodoIn
19 September 2025
(DND, DFO, DSL) Exit Meeting on IT Project Management Audit –
September 19, 2025
Managing Director KomodoIn
September
Pembahasan dan pemberian masukan perbaikan
September
atas kebijakan dan pelaksanaan pengadaan barang
18 September 2025
Joint Committee dan jasa
September 18, 2025
Discussion and Recommendations for Improvements
in Procurement Policies & Procedures
11 September 2025 Dewan Direktur Laporan Hasil Exit Meeting OJK dan Progres Audit BPK
September 11, 2025 Board of Director OJK Exit Meeting Report and BPK Audit Progress
11 September 2025 Direktur Eksekutif Diskusi terkait Surat Peringatan OJK
September 11, 2025 Executive Director Discussion on OJK Warning Letter
Persetujuan Pembahasan Tanggapan Tertulis Audit
2 September 2025 OJK
Board of Management
September 2, 2025 Approval of Discussion on Written Response to OJK
Audit
29 Agustus 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI
August 29, 2025 Audit Committee SKAI Update
Agustus Dewan Direktur,
August 15 Agustus 2025 Direktur Eksekutif, Rapat Koordinasi Internal terkait Hapus Buku
August 15, 2025 Direktur Pelaksana, & Internal Coordination Meeting on Book Deletion
Chief of
31 Juli 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI
July 31, 2025 Audit Committee SKAI UPdate
Direktur Ekekutif,
17 Juli 2025 Direktur Pelaksana , Meeting terkait Pemeriksaan BPK Investigasi
July 17, 2025 & Chief of (DMR, DFO, Meeting on BPK Investigation Examination
CBR)
Juli
July Pembahasan Rekomendasi Temuan BPK 2024 terkait
7 Juli 2025 Joint Committee (KRN, Pemberian Sanksi
July 7, 2025 KA, KPR) Discussion on BPK 2024 Findings & Sanction
Recommendations
Direktur Eksekutif,
4 Juli 2025 Diskusi Perihal Hapus Buku
Direktur Pelaksana , &
July 4, 2025 Discussion on Book Deletion
Chief of (DSL & CHP)
Annual Report 2025 605 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 606
Bulan Tanggal Meeting dengan Agenda Rapat
Month Date Meeting With Meeting Agenda
Update terkait Entry Meeting Pemeriksaan Berkala OJK
30 Juni 2025 Direktur Eksekutif 2025
June 30, 2025 Executive Director Update on the Periodic Examination Entry Meeting with
OJK 2025
26 Juni 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI
June 26, 2025 Audit Committee SKAI Update
Laporan Pemenuhan Rekomendasi BPK 2024 (PDTT)
24 Juni 2025 terkait Pemberian Sanksi
Board of Management
June 24, 2025 Report on Fulfillment of BPK 2024 Recommendations
Juni (PDTT) Related to Sanctions
June
Direktur Pelaksana &
23 Juni 2025 Exit Meeting Audit Prinsip Syariah 2025 - DMTL OJK
Chief of (DRB, DMR,
June 23, 2025 Exit Meeting on Sharia Principles Audit 2025 - DMTL OJK
DFO, DPP, CHP)
20 Juni 2025 Direktur Eksekutif Update terkait Pemeriksaan BPK
June 20, 2025 Executive Director Update on BPK Examination
Direktur Eksekutif &
Diskusi Rekomendasi BPK terkait Pemberian Sanksi
13 Juni 2025 Chief of (CHP)
Discussion on BPK Recommendations Regarding
June 13, 2025 Managing Director &
Sanctions
Chief of (CHP)
28 Mei 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI
May 28, 2025 Audit Committee SKAI update
27 Mei 2025 Laporan Audit Eksternal dan Internal terkait Kanwil III
Board of Management
May 27, 2025 External and Internal Audit Reports Related to Kanwil III
Update terkait Berita Acara Pemeriksaan OJK & Audit
Mei 21 Mei 2025 Direktur Eksekutif Internal Kantor Wilayah III
May May 21, 2025 Executive Director Update on OJK Examination Minutes & Internal Audit of
Regional Office III
19 Mei 2025 Dewan Direktur Laporan Exit Meeting Pemeriksaan Sewaktu-waktu OJK
May 19, 2025 Board of Director Exit Meeting Report on OJK Periodic Examination
6 Mei 2025 Rancangan Tanggapan Hasil Pre-Exit Meeting OJK
Board of Management
May 6, 2025 Draft Response to Pre-Exit Meeting Results from OJK
28 April 2025 Komite Audit (KA) Update SKAI
April 28, 2025 Audit Committee SKAI Update
28 April 2025 Dewan Direktur Laporan Hasil Pemeriksaan BPK dan OJK
April 28, 2025 Board of Director BPK and OJK Examination Results Report
25 April 2025 Direktur Eksekutif Pembahasan terkait Laporan Exsum Audit
April
April 25, 2025 Executive Director Discussion on Exsum Audit Report
April
24 April 2025 Laporan Hasil Audit BPK
Board of Management
April 24, 2025 BPK Audit Results Report
Direktur Pelaksana
9 April 2025 Exit Meeting Audit Sistem BI-RTGS
(DFO)
April 09, 2025 Exit Meeting on BI-RTGS System Audit
Managing Director
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 606 Laporan Tahunan 2025
Page 607
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Bulan Tanggal Meeting dengan Agenda Rapat
Month Date Meeting With Meeting Agenda
Update progress Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
27 Maret 2025 Komite Audit (KA)
bulan Maret 2025
March 27, 2025 Audit Committee
March 2025 Internal Audit Unit (SKAI) Progress Update
14 Maret 2025 Direktur Eksekutif Meeting terkait Permintaan Data BPK
Maret March 14, 2025 Executive Director Meeting on BPK Data Request
March
8 Maret 2025 Dewan Direktur Laporan Progress Audit dari BPK
March 8, 2025 Board of Director BPK Audit Progress Report
6 Maret 2025 Direktur Eksekutif Update SKAI
March 6, 2025 Executive Director SKAI Update
Update progress Satuan Kerja Audit Internal (SKAI)
28 Februari 2025 Komite Audit (KA) bulan Februari 2025
February 28, 2025 Audit Committee February 2025 Internal Audit Unit (SKAI) Progress
Februari Update
February Laporan Progress Tindak Lanjut Rekomendasi OJK atas
28 Februari 2025 Kajian One Board System
Board of Management
February 18, 2025 Follow-up Progress Report on OJK Recommendations
for One Board System Review
31 Januari 2025 Komite Audit (KA) Progress SKAI bulan Januari 2025
January 31, 2025 Audit Committee SKAI Progress for January 2025
30 Januari 2025 Dewan Direktur Laporan Hasil Entry Meeting BPK
Januari January 30, 2025 Board of Directors BPK Entry Meeting Results Report
January 30 Januari 2025 Laporan Hasil Entry Meeting BPK
Board of Management
January 30, 2025 BPK Entry Meeting Results Report (repeated line)
14 Januari 2025 Laporan DMTL OJK 2024 Jatuh Tempo 31 Januari 2025
Board of Management
January 14, 2025 DMTL OJK 2024 Due Date January 31, 2025
Annual Report 2025 607 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 608
Akuntan Publik
Public Accountant
Prosedur Penunjukan Kantor Akuntan Public Accounting Firm Appointment
Publik Procedures
Sebagai wujud komitmen terhadap transparansi As part of its commitment to financial transparency
dan akuntabilitas keuangan, LPEI melaksanakan and accountability, LPEI conducts annual audits
audit tahunan sesuai ketentuan yang berlaku. in accordance with applicable regulations.
Mengacu pada PMK Nomor 208 Tahun 2021 Referring to Ministry of Finance Regulation Number
mengenai prinsip tata kelola, manajemen risiko, 208 of 2021 concerning governance principles,
dan prinsip mengenal nasabah, penetapan risk management, and know-your-customer
auditor eksternal dilakukan oleh Direktur Eksekutif principles, the appointment of the external auditor
dengan persetujuan Dewan Direktur. is determined by the Executive Director with the
approval of the Board of Directors.
Dalam rangka audit atas laporan keuangan In relation to the audit of the 2025 financial
tahun 2025, LPEI menunjuk Kantor Akuntan Publik statements, LPEI appointed Public Accounting
(KAP) Amir Abadi, Jusuf Aryanto, Mawar dan Firm (KAP) Amir Abadi, Jusuf Aryanto, Mawar and
Rekan. KAP tersebut melaksanakan pemeriksaan partner. The firm performed a comprehensive
secara menyeluruh, meliputi pengujian laporan audit, including the examination of financial
keuangan, penelaahan transaksi, serta evaluasi statements, review of transactions, and evaluation
kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, of compliance with applicable regulations, to
untuk memastikan informasi keuangan LPEI tersaji ensure that LPEI’s financial information is presented
secara andal. reliably.
Tanggung Jawab Komite Audit dalam Audit Committee’s Responsibility
Pemberian Rekomendasi atas Penunjukan in Providing Recommendations on
dan Pemberhentian Auditor Eksternal Appointment and Dismissal of External
Auditors
Komite Audit menyampaikan rekomendasi kepada The Audit Committee provides recommendations
Dewan Direktur terkait penunjukan dan/atau to the Board of Directors regarding the appointment
pergantian Akuntan Publik (AP) maupun Kantor and/ or replacement of Public Accountants (AP)
Akuntan Publik (KAP), dengan mempertimbangkan and Public Accounting Firms (KAP) which is based
kriteria tertentu, termasuk namun tidak terbatas on and not limited to:
pada:
1. Independensi AP, KAP, dan orang dalam KAP; 1. Independence of AP, KAP, and KAP insiders;
2. Ruang lingkup audit; 2. Audit scope;
3. Imbalan jasa audit; 3. Audit fees;
4. Keahlian dan pengalaman AP, KAP, dan tim 4. Expertise and experience of AP, KAP, and audit
audit dari KAP; team from KAP;
5. Metodologi, teknik dan sarana audit yang 5. Audit methodologies, techniques and tools
digunakan KAP; used by KAP;
6. Manfaat sudut pandang baru yang akan 6. Benefits of new perspectives that will be
diperoleh melalui penggantian AP, KAP, dan tim obtained through replacement of AP, KAP, and
audit dari KAP; audit team from KAP;
7. Potensi risiko atas penggunaan jasa audit oleh 7. The potential risk of using audit services by the
KAP yang sama secara berturut-turut untuk same KAP consecutively for a long period; and
kurun waktu yang cukup panjang; dan
8. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan 8. The results of the evaluation of the
pemberian jasa audit atas informasi keuangan implementation of the provision of audit services
historis tahunan oleh AP dan KAP pada periode on annual historical financial information by AP
sebelumya, jika ada. and KAP in the previous period, if any.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 608 Laporan Tahunan 2025
Page 609
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
KAP dan Nama Akuntan Publik yang Melakukan KAP and Name of Public Accountant who Audited
Audit Laporan Keuangan Tahunan Selama 5 Tahun Annual Financial Statements for the Last 5 Years
Terakhir
Nama Akuntan Publik Biaya Jasa (Juta Rp)
Tahun Penugasan Kantor Akuntan Publik
No Name of Public Service Fee (Rp
Years of Assignment Public Accounting Firm
Accountant million)
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar dan Rekan
1 2021 Bimo Iman Santoso 4.452
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar and Partners
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar dan Rekan
2 2022 Bimo Iman Santoso 4.579
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar and Partners
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar dan Rekan
3 2023 Bimo Iman Santoso 4.484
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar and Partners
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar dan Rekan
4 2024 Bimo Iman Santoso 4.708
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar and Partners
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar dan Rekan
5 2025 Chairul Wismoyo 4.903
Amir Abadi, Jusuf Aryanto,
Mawar and Partners
Jasa Lain yang Diberikan KAP dan Akuntan Other Services Provided by KAP and Public
Publik Selain Jasa Audit Laporan Keuangan Accountants Other than Annual Financial
Tahunan pada Tahun Buku Terakhir Statement Audit Services in the Last Fiscal
Year
KAP dan Akuntan Publik tidak hanya melaksanakan In 2025 fiscal year, KAP and Public Accountants
audit atas Laporan Keuangan Tahunan, tetapi juga provide services other than the Annual Financial
memberikan layanan lainnya pada tahun 2025, Statement Audit Services, which include:
yang meliputi:
1. Perikatan Asurans Keyakinan Terbatas (reviu) 1. Limited Assurance Engagement (review) of Key
atas Laporan Realisasi Indikator Kinerja Utama Performance Indicators (KPI) Realization Report
(IKU) untuk tahun yang berakhir pada 31 for year ending 31 December 2025.
Desember 2025.
2. Perikatan Asurans Keyakinan Terbatas (reviu) 2. Limited Assurance Engagement (review) on
atas Program Pembiayaan Khusus Ekspor (PKE) Special Export Financing Program (PKE) for the
untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember year ending on December 31, 2025.
2025.
3. Perikatan Asurans Keyakinan Terbatas (reviu) 3. Limited Assurance Engagement (review) on
atas Laporan Keuangan Syariah untuk tahun Sharia Financial Statements for the year ending
yang berakhir pada 31 Desember 2025. on December 31, 2025.
4. Penerapan prosedur yang disepakati untuk 4. Implementation of the agreed procedures
Laporan Kegiatan Penerapan Prinsip Kehati- for the Prudential Principles Implementation
hatian (KPPK) triwulan IV tanggal 31 Desember Activities (KPPK) Report for the fourth quarter by
2025. December 31, 2025.
5. Perikatan Prosedur Asurans Terbatas (reviu) 5. Limited Assurance Procedure Engagement
atas Laporan Pinjaman Industrial Efficiency (review) of Industrial Efficiency and Pollution
and Pollution Control (IEPC) untuk tahun yang Control (IEPC) Loan Report for the year ending
berakhir pada 31 Desember 2025. December 31, 2025
Annual Report 2025 609 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 610
6. Perikatan keyakinan memadai atas Laporan 6. A reasonable assurance engagement on
Pelaksanaan Investasi Pemerintah PEN kepada the Implementation Report of Government
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) oleh Investment in PT Perkebunan Nusantara III
PIHAK PERTAMA untuk tahun yang berakhir (Persero) by the FIRST PARTY for the year ending
pada 31 Desember 2025. December 31, 2025.
7. Audit umum atas Laporan Keuangan PT IEB 7. General audit of the Financial Statements of PT
Prima Aset untuk Tahun yang Berakhir pada 31 IEB Prima Aset for the year ending December 31,
Desember 2025. 2025.
8. Audit umum atas Laporan Keuangan Program 8. General audit of the Partnership Program
Kemitraan untuk tahun yang berakhir pada 31 Financial Statements for the year ending
Desember 2025. December 31, 2025.
Efektivitas Pelaksanaan Audit Eksternal dan Effectiveness of External Audit
Kepatuhan Terhadap Ketentuan Implementation and Compliance with
Provisions
Pelaksanaan audit atas informasi keuangan The audit of annual financial information by AP
tahunan oleh Akuntan Publik (AP) dan/atau Kantor and/or KAP is evaluated by considering several key
Akuntan Publik (KAP) dinilai melalui evaluasi yang aspects, including:
mencakup beberapa aspek utama, antara lain:
1. Kesesuaian pelaksanaan audit dengan standar 1. Conformity of audit implementation with
audit yang berlaku; applicable audit standards;
2. Kecukupan waktu pekerjaan lapangan; 2. Adequacy of fieldwork time;
3. Pengkajian cakupan jasa yang diberikan dan 3. Assessment of services provided and adequacy
kecukupan uji petik; dan of sampling; and
4. Rekomendasi perbaikan yang diberikan. 4. Recommendations for improvement
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 610 Laporan Tahunan 2025
Page 611
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Fungsi Kepatuhan
Compliance Function
Kepatuhan dalam setiap aktivitas operasional Compliance in all operational activities constitutes
merupakan fondasi utama bagi LPEI dalam a fundamental foundation for Indonesia Eximbank
menjalankan usaha yang sesuai dengan peraturan in conducting its business in accordance with
perundang-undangan. Fungsi Kepatuhan prevailing laws and regulations. The Compliance
berperan memastikan seluruh kebijakan, prosedur, Function plays a role in ensuring that all policies,
serta kegiatan bisnis termasuk yang berbasis procedures, and business activities, including
syariah telah sejalan dengan ketentuan hukum those based on sharia principles, are aligned
yang berlaku. Selain itu, fungsi ini juga memastikan with applicable legal provisions. Furthermore,
terpenuhinya seluruh kewajiban dan komitmen this function also ensures the fulfillment of all
LPEI terhadap regulator serta otoritas pengawas obligations and commitments of Indonesia
terkait. Eximbank to regulators and relevant supervisory
authorities.
Fungsi Kepatuhan Compliance Unit
Fungsi Kepatuhan dijalankan secara independen Indonesia Eximbank carries out its compliance
di bawah Satuan Kerja Kepatuhan. Unit ini function through an independent Compliance
tidak memiliki keterkaitan dengan fungsi bisnis, Unit. This unit is not affiliated with any business,
operasional, maupun fungsi penunjang lainnya, operational, or other supporting functions, thereby
sehingga mampu memberikan pengawasan yang ensuring objective oversight of all of Indonesia
objektif terhadap seluruh kegiatan usaha dan Eximbank’s business and operational activities. In
operasional LPEI. Dalam pelaksanaannya, Fungsi carrying out its duties, Compliance Unit plays a
Kepatuhan memegang peran strategis, antara strategic role, including:
lain:
1. Mewujudkan terlaksananya Budaya Kepatuhan 1. Ensuring to improve the Compliance Culture
pada semua tingkatan organisasi dan kegiatan at all levels of the organization and business
usaha LPEI; activities of Indonesia Eximbank;
2. Mengelola Risiko Kepatuhan dan mendukung 2. Managing Compliance Risk in coordination
semua tingkatan organisasi dalam memenuhi with all levels of the organization in fulfilling the
Fungsi Kepatuhan terhadap ketentuan dan Compliance Function with the applicable laws
peraturan perundang-undangan yang berlaku; and regulations;
3. Memastikan agar kebijakan, prosedur, 3. Ensure that policies, procedures, provisions and
ketentuan dan sistem, serta kegiatan usaha systems, as well as business activities carried
yang dilakukan oleh LPEI telah sesuai dengan out by Indonesia Eximbank are in accordance
kepatuhan terhadap Undang-Undang tentang with compliance with the Law on Indonesia
LPEI dan perundang-undangan yang berlaku; Eximbank and applicable legislation;
4. Memastikan kepatuhan LPEI terhadap komitmen 4. Ensuring Indonesia Eximbank compliance with
yang dibuat oleh LPEI kepada regulator dan/ commitments made by Indonesia Eximbank to
atau otoritas lain yang berwenang; dan regulators and/or other authorized authorities;
and
5. Bertanggung jawab dalam melaksanakan dan 5. Responsible for implementing and ensuring
memastikan penerapan program APU PPT & the implementation of the AML/CFT & PPPSPM
PPPSPM di LPEI. programs at Indonesia Eximbank
Annual Report 2025 611 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 612
Struktur Organisasi
Organizational Structure
Direktur Eksekutif
Executive Director
Direktur Pelaksana Sekretariat
Lembaga, Kepatuhan, & SDM
Managing Director of Institutional
Secretariat, Compliance, &
Human Resources
Kepala Divisi Kepatuhan
Head of Compliance Division
AML, Regulatory, &
Kepala Departemen Kepala Departemen Anti International Compliance
Business Advisory Fraud & Monitoring Senior Specialist
Head of Business Head of Anti-Fraud & AML, Regulatory, &
Advisory Department Monitoring Department International Compliance
Senior Specialist
1. AML, Regulatory, & International Compliance 1. AML, Regulatory, & International Compliance
Melaksanakan penelaahan dan pengujian Conducts reviews and testing to assess the
atas kepatuhan lembaga terhadap peraturan institution’s compliance with prevailing and
perundang-undangan serta regulasi yang upcoming laws and regulations, in order
berlaku maupun yang akan diterapkan, guna to ensure the fulfillment of obligations to
memastikan pemenuhan kewajiban kepada regulators. In addition, this function coordinates
regulator. Selain itu, fungsi ini juga berkoordinasi the management and implementation of AML/
dalam pengelolaan dan penerapan program CFT and targeted financial sanctions (APU, PPT,
APU, PPT, & PPPSPM di seluruh aktivitas and PPPSPM) programs across all operational
operasional dan bisnis. and business activities.
2. Business Advisory 2. Business Advisory
Memberikan pendampingan kepada unit Provides advisory support to business units
kerja dalam aktivitas operasional dan bisnis to ensure that operational and business
berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan activities are carried out in compliance with
perundang-undangan yang berlaku. Tugas ini applicable laws and regulations. This includes
mencakup evaluasi terhadap rencana atau the evaluation of proposed plans or business
rancangan proses bisnis, hingga advisory process designs, as well as the provision
terkait bisnis. Selain itu, Fungsi Kepatuhan of advisory related to business activities.
juga turut mendampingi proses pemenuhan Furthermore, the Compliance Function also
penilaian penerapan tata kelola yang baik supports the fulfillment of Good Corporate
(Good Governance), baik yang dilakukan Governance (GCG) assessments, both those
oleh BPKP maupun melalui mekanisme self- conducted by BPKP and through internal self-
assessment bersama departemen terkait. assessment mechanisms in coordination with
relevant departments.
3. Anti Fraud & Monitoring 3. Anti-Fraud & Monitoring
Mengkoordinasikan penerapan budaya Coordinates the implementation of a
kepatuhan dengan berperan sebagai Unit compliance culture by serving as the Anti-
Pengelola Anti Fraud, Unit Pengendalian Fraud Management Unit, Gratification Control
Gratifikasi, dan Fungsi Kepatuhan Anti Unit, and Anti-Bribery Compliance Function.
Penyuapan. Selain itu, fungsi ini juga berperan In addition, this function is responsible for
untuk mengkoordinasikan pelaporan terkait coordinating reporting activities related to
dengan fungsi kepatuhan. compliance functions.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 612 Laporan Tahunan 2025
Page 613
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Profil Kepala Divisi Hukum dan Kepatuhan Head of Compliance Unit Profile
Pretty Halim
Kepala Divisi Kepatuhan
Head of Compliance Division
Usia | Age Kewarganegaraan | Nationality Domisili | Domicile
51 tahun Indonesia Jakarta
51 years old
S2 Master of Applied Finance University of Bachelor’s Degree (S1) in Economics,
Riwayat Pendidikan
Western Sydney (2003) majoring in Accounting,
Educational Background
Trisakti University (1996)
Dasar Hukum KDE No. 0030/KDE/07/2025 KDE No. 0030/KDE/07/2025 dated July 25,
Pengangkatan tanggal 25 Juli 2025 2025
Legal Basis of Appointment
1. Lembaga Pembiayaan Ekspor 1. Indonesian Eximbank (Lembaga
Indonesia – Jakarta (Maret 2020 Pembiayaan Ekspor Indonesia) –
– Sekarang) Jabatan Kepala Divisi Jakarta (March 2020 – Present)
Kepatuhan Position: Head of Compliance Division
2. PT. Bank CIMB NIAGA Tbk. - Jakarta 2. PT Bank CIMB Niaga Tbk – Jakarta
Riwayat Karie
(November 2008 – October 2019) (November 2008 – October 2019) Last
Career Backgroundr
Jabatan terakhir sebagai Head of position: Head of Business Credit Team
Business Credit Team MSME MSME
3. PT. Bank Lippo Tbk. - Jakarta (Januari 3. PT Bank Lippo Tbk – Jakarta (January
1997 – November 2008) Jabatan 1997 – November 2008) Last position:
terakhir sebagai Pemimpin Cabang Branch Manager
Riwayat Karier Tidak ada none
Career Background
Sertifikasi Sertifikasi Management Risiko Jenjang 6 Risk Management Certification Level 6
Certification
Program Kerja dan Fokus Aktivitas Fungsi Work Program and Activity Focus of
Kepatuhan Tahun 2025 Compliance Unit in 2025
Fungsi Kepatuhan telah melaksanakan sejumlah Compliance Unit carried out various programs and
program dan kegiatan utama sepanjang tahun main activities, including:
2025, antara lain:
1. Melakukan pengembangan Sistem Informasi 1. Developing APU, PPT, and PPPSPM Management
Manajemen APU, PPT, & PPPSPM; Information System;
2. Melakukan uji Kepatuhan untuk meningkatkan 2. Conducting Compliance tests to improve
aspek mitigasi atas risiko kepatuhan dalam mitigation aspects of compliance risks in
kegiatan aktivitas bisnis dari sisi BMPP, APU business activities from BMPP, APU PPT, audited
PPT, laporan keuangan audited, dan indikator financial reports, and export justification
pemenuhan justifikasi ekspor; fulfillment indicators;
3. Penerapan dan Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem 3. Implementation and Certification of ISO
Manajemen Anti Penyuapan untuk Fungsi 37001:2016 Anti-Bribery Management System
Pembiayaan dan Fungsi Pengadaan Barang/ for Financing Functions and Procurement
Jasa Functions;
4. Melakukan Uji Petik Pembiayaan untuk 4. Conducting Spot Checks (Financing and
memastikan pelaksanaan pengadaan barang/ Procurement of Goods/Services) to ensure
jasa LPEI sesuai dengan regulasi eksternal dan that the implementation of Indonesia
perundang-undangan; Eximbank’s procurement of goods/services is in
accordance with external regulations and laws;
5. Penyusunan kajian regulasi baru yang 5. Preparation of studies of new regulations
dikeluarkan; issued;
6. Penyesuaian regulasi internal (aspek 6. Adjustment of internal regulations (compliance
kepatuhan); aspects);
Annual Report 2025 613 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 614
7. Pelaporan Anti Gratifikasi; 7. Anti-Gratification Reporting;
8. Pemenuhan permintaan Otoritas Jasa 8. Fulfillment of requests from the Financial
Keuangan; Services Authority;
9. Melakukan koordinasi penilaian Tata Kelola 9. Coordinating the assessment of Indonesia
yang Baik LPEI sesuai PMK No. 208/PMK.06/2021 Eximbank’s Good Governance in accordance
tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen with PMK No. 208/ PMK.06/2021 concerning
Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah Governance Principles, Risk Management
Melakukan Self-Assessment Penilaian Tata Principles, and Know Your Customer Principles
Kelola sesuai Surat Edaran Otoritas Jasa Conducting Self-Assessment of Governance
Keuangan Republik Indonesia Nomor 15/ Assessment in accordance with Circular
SEOJK.05/2022 Tentang Penilaian Tingkat Letter of the Financial Services Authority of the
Kesehatan Lembaga Pembiayaan Ekspor Republic of Indonesia Number 15/SEOJK.05/2022
Indonesia; dan concerning Assessment of the Health Level of
Indonesian Export Financing Institutions; and
10. Melakukan monitoring Tindak Lanjut Penilaian 10. Monitoring the Follow-up of BPKP Assessment
BPKP atas Tata Kelola yang Baik sesuai Peraturan of Good Governance in accordance with
Menteri Keuangan No. 208/PMK.06/2021 tentang Regulation of the Minister of Finance No. 208/
Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, PMK.06/2021 concerning Governance Principles,
dan Prinsip Mengenal Nasabah Risk Management Principles, and Know Your
Customer Principles.
Tantangan Fungsi Kepatuhan Compliance Function Challenges
Dalam pelaksanaan program kerja tahun 2025 dan To implement the 2025 work program and achieve
upaya pencapaian target yang telah ditetapkan, the set targets, Compliance Division faces various
Fungsi Kepatuhan dihadapkan pada sejumlah challenges, including:
tantangan, antara lain:
1. Proses transformasi lembaga yang sedang 1. The ongoing institutional transformation
berlangsung di mana akan terus dilakukan process where adjustments will continue to
penyesuaian baik dari segi struktur organisasi, be made in terms of organizational structure,
penyempurnaan alur kerja, maupun workflow refinement, and development of
pengembangan sistem teknologi pendukung supporting technology systems as well as
serta peningkatan keterampilan (skill set) improving employee skills (skill sets) which
pegawai yang akan terus ditingkatkan seiring will continue to be improved along with
dengan perbaikan dalam mendukung proses improvements in supporting the institutional
transformasi lembaga. transformation process.
2. Peningkatan kesadaran (awareness) akan 2. Increasing awareness of the importance
pentingnya penerapan manajemen risiko dan of implementing risk management and
budaya kepatuhan dalam setiap aktivitas, compliance culture in every activity, process,
proses, dan bisnis di LPEI akan terus dilakukan and business at Indonesia Eximbank will
secara berkesinambungan. continue to be carried out continuously.
3. Terbitnya beberapa regulasi baru yang 3. The issuance of several new regulations that
berdampak dan harus segera diterapkan oleh have an impact and must be implemented
LPEI pada kesempatan pertama. immediately by Indonesia Eximbank at the first
opportunity
Strategi Fungsi Kepatuhan Compliance Function Strategy
Pelaksanaan fungsi kepatuhan sepanjang tahun The implementation of the compliance function
2025 diarahkan pada sejumlah inisiatif strategis, throughout 2025 will be directed at several
antara lain: strategic initiatives, including:
1. Peningkatan Budaya dan Fungsi Kepatuhan 1. Improving the Compliance Culture and Function
melalui awareness terhadap pihak internal dan through awareness raising among internal and
eksternal termasuk penerapan ISO 37001:2016 external parties, including the implementation
Sistem Manajemen Anti Penyuapan. of the ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management
System.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 614 Laporan Tahunan 2025
Page 615
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
2. Berperan Aktif dalam Komunikasi Dua Arah: 2. Active Role in Two-Way Communication:
Fungsi kepatuhan akan berperan aktif The compliance function will play an active
dalam menjalankan komunikasi dua arah role in implementing continuous two-way
secara berkesinambungan dan memberikan communication and providing added value,
nilai tambah, baik dalam konteks internal both in internal and external contexts, with all
maupun eksternal, dengan semua pemangku stakeholders.
kepentingan (stakeholders).
3. Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan sebagai 3. Implementation of Compliance Function as Part
Bagian dari Model 3 Lini: Fungsi kepatuhan akan of the 3-Line Model: The compliance function
diintegrasikan sebagai bagian dari model 3 will be integrated as part of the 3-line model,
lini, di mana pelaksanaannya sebagai fungsi where its implementation as a line 2 function
lini 2 turut serta melakukan koordinasi dengan also coordinates with the implementation of
pelaksanaan fungsi assurance lini 2. Hal ini line 2 assurance function. This aims to ensure
bertujuan untuk memastikan keselarasan dan operational alignment and effectiveness.
efektivitas operasional.
Rencana Kerja Fungsi Kepatuhan Tahun Compliance Function Work Plan in 2025
2025
1. Mengelola Risiko Kepatuhan dan mendukung 1. Manage Compliance Risk and support
pemenuhan Fungsi Kepatuhan terhadap the fulfillment of Compliance Functions
ketentuan dan peraturan perundang- to the provisions and regulations in force,
undangan yang berlaku, antara lain melalui including through monitoring the fulfillment
pemantauan terhadap pemenuhan komitmen of commitments and reporting to regulators,
dan pelaporan kepada regulator, serta terlibat as well as being actively involved in assessing
aktif dalam penilaian profil risiko Kepatuhan Indonesia Eximbank’s Compliance risk profile.
LPEI.
2. Memantau kebijakan, prosedur, ketentuan dan 2. Monitor policies, procedures, provisions
sistem, serta kegiatan usaha yang dilakukan and systems, as well as business activities
oleh LPEI untuk memastikan kesesuaiannya carried out by Indonesia Eximbank to ensure
dengan Undang-Undang tentang LPEI dan compliance with the Law on Indonesia Eximbank
peraturan perundang-undangan yang berlaku. and applicable laws and regulations.
3. Melakukan pemantauan, kajian dan diseminasi 3. Conduct monitoring, review and dissemination
atas regulasi eksternal baru yang berdampak of new external regulations that impact
kepada LPEI, serta penyampaian kajian Indonesia Eximbank, as well as submitting
kepatuhan atas rancangan dan/atau regulasi compliance studies on existing internal drafts
internal eksisting. and/or regulations.
4. Melaksanakan fungsi koordinasi dan 4. Carry out coordination and assistance functions
pendamping atas pelaksanaan penilaian tata for the implementation of the Institution’s
kelola Lembaga, baik yang dilakukan secara governance assessment, both through self-
self-assessment maupun oleh regulator dan/ assessment and by regulators and/or other
atau otoritas lain yang berwenang. authorized authorities.
5. Pelaksanaan Uji Kepatuhan dan Penerapan 5. Implementation of Compliance Tests and
Prinsip Mengenal Nasabah/APU PPT dan Application of Know Your Customer Principles/
PPPSPM atas proposal bisnis untuk memastikan APU PPT and PPPSPM for business proposals to
kesesuaian dengan peraturan perundang- ensure compliance with applicable laws and
undangan yang berlaku. regulations.
6. Pemenuhan implementasi Governance, Risk & 6. Fulfillment of the implementation of
Compliance (GRC) terhadap fungsi Kepatuhan Governance, Risk & Compliance (GRC) for the
sesuai dengan road map yang telah ditetapkan. Compliance function in accordance with the
established road map.
Kegiatan dan Realisasi (Pencapaian) Compliance Activities and Achievements
Kepatuhan Tahun 2025 (Realization) in 2025
Kegiatan dan realisasi yang telah dilaksanakan Compliance Unit Activities and Realization
sepanjang tahun 2025, antara lain: (Achievement) in 2025
Annual Report 2025 615 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 616
Penerapan Fungsi Kepatuhan Implementation of compliance function
Perihal Penerapan Tahun 2025
Regarding Implementation in 2025
1. Penilaian penerapan Tata Kelola yang Baik Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (LPEI) periode 2024 telah dilaksanakan dan laporan hasil
asesmen tertanggal 21 April 2025 telah disampaikan kepada LPEI oleh Badan
Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dengan skor hasil skor
83,074 (predikat baik).
2. Pelaporan Penerapan Strategi Anti Fraud LPEI periode 2024 telah dilaporkan
ke OJK pada 24 Januari 2025 dengan jumlah kejadian fraud ”nihil”.
3. Pengelolaan dan administrasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara (LHKPN) dengan pemenuhan 100% dari 31 Wajib Lapor.
4. Pemantauan secara berkelanjutan atas kewajiban pelaporan lembaga
terhadap 97 Jenis Laporan.
Regulatory Reporting
1. The assessment of Good Corporate Governance implementation at
Indonesia Eximbank (LPEI) for the 2024 period has been conducted, and the
assessment report dated April 21, 2025, has been submitted to LPEI by the
Financial and Development Supervisory Agency (BPKP) with a score of 83.074
(good predicate).
2. The Anti-Fraud Strategy Implementation Report for LPEI for the 2024 period
was reported to OJK on January 24, 2025, with zero fraud incidents.
3. Management and administration of the State Officials Wealth Report (LHKPN)
with 100% fulfillment from 31 obligated filers.
4. Continuous monitoring of the institution's reporting obligations for 97 types of
reports.
1. Penyusunan 272 Uji Kepatuhan terhadap fasilitas pembiayaan, penjaminan,
asuransi, Bank/NBFI Line, dan proses pengadaan.
2. Penyusunan 409 Opini Kepatuhan terhadap fasilitas pembiayaan,
Fungsi Advisory penjaminan, asuransi, bank/NBFI line, dan proses pengadaan.
Advisory Function 1. Preparation of 272 Compliance Tests on financing facilities, guarantees,
insurance, Bank/NBFI lines, and procurement processes.
2. Preparation of 409 Compliance Opinions on financing facilities, guarantees,
insurance, Bank/NBFI lines, and procurement processes.
Pelaksanaan uji petik aspek kepatuhan terhadap Nasabah Baru dengan fasilitas
di bawah Rp10 miliar pada semester 1 tahun 2025 dengan total populasi 4
Assurance Nasabah.
Conducted sampling compliance tests on new clients with facilities below Rp10
billion in the first semester of 2025, involving a total of 4 clients.
Monitoring regulasi eksternal, penyusunan kajian, dan diseminasi, atas 33
regulasi eksternal yang berdampak kepada LPEI.
Register Peraturan
External regulation monitoring, study preparation, and dissemination for 33
external regulations impacting LPEI.
Fungsi Kepatuhan
Review kesesuaian terkait aspek kepatuhan terhadap 53 regulasi internal.
terhadap Regulasi
Review of compliance aspects related to 53 internal regulations.
Regulatory Compliance Function
1. Sertifikasi ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan untuk Fungsi
Pembiayaan & Fungsi Pengadaan LPEI.
2. Penyusunan Standar Pedoman Operasional Sistem Manajemen Anti
Penyuapan (termasuk pengkinian ketentuan terkait Pakta Integritas LPEI)
3. Pengelolaan Pelaporan Gratifikasi (6 Barang Milik Negara, 11 Dikelola UPG, dan
Pengendalian Gratifikasi, 1 Penolakan)
Strategi Anti Fraud, dan Fungsi 4. Koordinator peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025
Kepatuhan Anti Penyuapan 5. Sosialisasi & Bimbingan Teknis terkait Gratifikasi
Gratification Control, Anti-Fraud 1. ISO 37001:2016 Anti-Bribery Management System Certification for Financing
Strategy, and Anti-Bribery and Procurement Functions of LPEI.
Compliance Function 2. Development of Operational Guidelines Standards for the Anti-Bribery
Management System (including updates to the LPEI Integrity Pact provisions)
3. Management of Gratification Reporting (6 State Assets, 11 Managed by UPG,
and 1 Rejection)
4. Coordinator for the 2025 International Anti-Corruption Day (HAKORDIA
5. Socialization & Technical Guidance on Gratification
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 616 Laporan Tahunan 2025
Page 617
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Perihal Penerapan Tahun 2025
Regarding Implementation in 2025
1. Pemenuhan terhadap 51 permintaan ad-hoc dari OJK serta pihak otoritas
lainnya.
2. Partisipasi dalam 5 Forum terkait Rancangan Peraturan dari Regulator.
3. Keikutsertaan dalam 3 Sosialisasi terkait dengan Peraturan Eksternal yang
Fungsi Liason Officer
diselenggarakan Regulator
Liaison Officer Function
1. Fulfillment of 51 ad-hoc requests from OJK and other authorities.
2. Participation in 5 Forums related to Draft Regulations from the Regulator.
3. Attendance in 3 External Regulation Socialization Sessions organized by the
Regulator
Selama Tahun 2025, mengkoordinir pelaksanaan atas:
1. 15 Rapat DPS
2. 3 Opini Syariah
3. Uji Petik atas total 10 sampel Nasabah
Kepatuhan Syariah 4. Penyusunan 4 Laporan Triwulanan
Sharia Compliance Throughout 2025, coordinating the implementation of:
1. 15 DPS Meetings
2. 3 Sharia Opinions
3. Spot Checks on a total of 10 Customer Samples
4. Preparation of 4 Quarterly Reports
Peningkatan budaya kepatuhan secara berkelanjutan melalui pelaksanaan
Sosialisasi dan Pelatihan sebanyak 57 kali sosialisasi/pelatihan baik dalam forum online maupun offline.
Socialization and Training Continuous enhancement of the compliance culture through 57 socialization/
training sessions conducted both online and offline.
Penerapan APU, PPT, & PPPSPM Implementation APU, PPT 7 PPPSPM
Penerapan Tahun 2025
Perihal
Implementation in 2025
Regarding
Pemenuhan screening terhadap 347 permintaan screening atas Nasabah,
Penilaian Risiko APU, Calon Nasabah, Calon Buyer dari Divisi Asuransi dengan menggunakan aplikasi
PPT, & PPPSPM Refinitiv.
Risk Assessment of AML, Fulfillment of screening for 347 screening requests for Customers, Prospective
PPT, & PPPSPM Customers, and Prospective Buyers from the Insurance Division using the
Refinitiv application.
Pemenuhan review atas PDD dan PDE tentang SPO
Evaluasi Kebijakan & Prosedur Penerapan APU, PPT, & PPPSPM.
Policy & Procedure Evaluation Review of PDD and PDE regarding the SPO for
the Implementation of AML, PPT, & PPPSPM.
Penyusunan Laporan Progres Pengembangan Sistem Anti Money Laundering
Pengembangan Sistem Anti posisi triwulan 3 dan triwulan 4 tahun 2025 sebagai tindak lanjut atas hasil
Money Laundering pemeriksaan OJK.
Development of the Anti-Money Preparation of Progress Reports on the Development of the Anti-Money
Laundering System Laundering System for the third and fourth quarters of 2025 as follow-up to OJK
examination results.
Pengkinian atas 155 Data Nasabah (mencapai realisasi 100% atas Rencana
Pengkinian Data Nasabah Pengkinian Data Nasabah tahun 2025 yang telah disampaikan ke OJK).
Customer Data Updates Updating 155 Customer Data (achieving 100% realization of the Customer Data
Update Plan for 2025 as submitted to OJK).
1. Pemenuhan Anti Money Laundering Questionnaire sebanyak 47 permintaan
Permohonan Data dari Bank dari Bank Counterpart.
Koresponden dan/atau Unit 2. Pengkinian Wolfsberg’s Questionnaire LPEI tahun 2025.
Terkait Lainnya 3. Publikasi Wolfsberg’s Questionnaire pada website LPEI.
Permohonan Data dari Bank 1. Fulfillment of 47 Anti-Money Laundering Questionnaire requests from
Koresponden dan/atau Unit Correspondent Banks.
Terkait Lainnya 2. Updating of LPEI’s Wolfsberg Questionnaire for 2025. Publication of the
Wolfsberg Questionnaire on LPEI’s website.
Annual Report 2025 617 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 618
Penerapan Tahun 2025
Perihal
Implementation in 2025
Regarding
Pelaporan APU, PPT, & PPPSPM Pemenuhan kewajiban pelaporan terkait dengan APU, PPT, & PPPSPM.
Reporting of AML, PPT, & PPPSPM Fulfillment of reporting obligations related to AML, PPT, & PPPSPM.
Pemantauan 78 (tujuh puluh delapan) transaksi incoming dan outcoming yang
Pemantauan Transaksi terkena Hit dari Swift Transaction Screening yang merupakan False Positive.
Transaction Monitoring Monitoring of 78 incoming and outgoing transactions flagged as Hits from Swift
Transaction Screening, identified as False Positives.
Rencana Kerja Tahun 2026 Work Plan for 2026
1. Peningkatan Budaya Kepatuhan 1. Enhancement of Compliance Culture
a. Peningkatan kapasitas dan pemahaman a. Continuous capacity building and
Jajaran LPEI terhadap aspek kepatuhan understanding of Indonesia Eximbank staff
yang dilakukan secara berkelanjutan regarding compliance aspects through
melalui sosialisasi, hingga pelaksanaan socialization and thematic training sessions.
pelatihan tematik
b. Penguatan Awareness Budaya Kepatuhan b. Strengthening External Awareness of
kepada Pihak Eksternal terkait LPEI Indonesia Eximbank’s Compliance Culture
c. Penambahan Ruang Lingkup Sertifikasi c. Expansion of the scope of ISO 37001:2016 Anti-
ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Bribery Management System Certification.
Penyuapan.
2. Koordinasi Antar Unit Kerja 2. Inter-Unit Coordination
Penguatan koordinasi antara Satuan Kerja Strengthening coordination among the
Kepatuhan, unit bisnis, dan unit pendukung Compliance Unit, business units, and supporting
lainnya dalam rangka memastikan hasil units to ensure follow-up on review findings
review/catatan kepatuhan ditindaklanjuti. and compliance notes.
3. Monitoring & Review Regulasi 3. Regulation Monitoring & Review
a. Penyempurnaan kebijakan dan prosedur a. Continuous refinement of internal policies
internal untuk terus dilakukan untuk and procedures to adapt to regulatory
menyesuaikan dengan dinamika regulasi dynamics and business complexity at
dan kompleksitas bisnis di LPEI, dengan Indonesia Eximbank, while prioritizing
tetap mengedepankan prinsip kehati- prudence and good governance.
hatian dan tata kelola yang baik.
b. Pemantauan tindak lanjut atas diseminasi/ b. Monitoring follow-up actions on impacted
kajian regulasi berdampak. regulatory dissemination/reviews.
4. Pengembangan Sistem Anti Money Laundering 4. Development of the Anti-Money Laundering
(AML System) System
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 618 Laporan Tahunan 2025
Page 619
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Sistem Pengendalian Internal
Internal Control System
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank implements an Internal
mengimplementasikan Sistem Pengendalian Control System (ICS) as one of the main pillars of
Internal (SPI) sebagai salah satu pilar utama dalam good governance. The ICS is designed to ensure
penerapan tata kelola yang baik. SPI disusun untuk operational activities run effectively and efficiently,
memastikan kegiatan operasional berjalan secara while also guaranteeing the reliability of financial
efektif dan efisien, sekaligus menjamin keandalan reports and the accuracy of internal control
laporan keuangan dan ketepatan mekanisme mechanisms.
pengendalian internal.
Melalui penerapan yang sistematis, SPI mendukung Through systematic implementation, the ICS
pemenuhan ketentuan regulasi, pengelolaan risiko supports compliance with regulatory requirements,
yang lebih terukur, serta peningkatan transparansi more measurable risk management, and
pada setiap proses bisnis. Sebagai kerangka kerja increased transparency in every business process.
pengendalian dan evaluasi, SPI berkontribusi As a framework for control and evaluation, the ICS
signifikan dalam menjaga integritas LPEI dan contributes significantly to maintaining Indonesia
memperkuat kepercayaan para pemangku Eximbank’s integrity and strengthening stakeholder
kepentingan. confidence.
Kerangka Sistem Pengendalian Internal Internal Control System Framework
Sistem Pengendalian Internal yang efektif menjadi An effective Internal Control System is a vital
elemen penting dalam pelaksanaan seluruh element in the execution of all business activities
aktivitas usaha di setiap tingkatan organisasi at every level of Indonesia Eximbank’s organization,
LPEI, dengan penerapan yang sejalan dengan aligned with applicable laws and regulations.
ketentuan peraturan perundang-undangan yang Indonesia Eximbank applies the Internal Control
berlaku. LPEI menerapkan Sistem Pengendalian System based on the COSO Framework 2013, which
Internal dengan mengacu pada COSO Framework includes several key components of effective
2013, yang mencakup beberapa komponen utama internal control, namely:
pengendalian internal yang efektif, yaitu:
1. Lingkungan Pengendalian internal yang 1. Internal Control Environment implemented with
dilaksanakan dengan disiplin dan terstruktur, discipline and structure, consisting of:
yang terdiri atas:
a. Integritas nilai etika dan kompetensi a. integrity of ethical values and employee
karyawan; competencies;
b. Filosofi dan gaya manajemen; b. management philosophy and style;
c. Cara yang ditempuh manajemen dalam c. the method used by management in
melaksanakan kewenangan dan tanggung carrying out its authority and responsibilities;
jawabnya;
d. Pengorganisasian dan pengembangan d. organization and development of human
sumber daya manusia; dan capital; and
e. Perhatian dan arahan yang dilakukan oleh e. attention and direction carried out by the
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana; Executive Director and Managing Director;
2. Pengkajian pengelolaan risiko usaha. 2. Assessment of business risk management,
3. Aktivitas pengendalian. 3. Control activities,
4. Sistem informasi dan komunikasi, serta 4. Information and communication systems, and
5. Monitoring. 5. Monitoring.
Untuk menjamin efektivitas pelaksanaan Sistem To ensure the effectiveness of the Internal
Pengendalian Internal, LPEI melakukan penilaian Control System, Indonesia Eximbank conducts
dengan mempertimbangkan tingkat risiko yang assessments considering the level of risks
dihadapi. Evaluasi tersebut dilaksanakan melalui faced. The evaluation is carried out through the
penyusunan kuesioner sebagai instrumen untuk development of questionnaires as instruments
Annual Report 2025 619 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 620
memperoleh gambaran komprehensif mengenai to obtain a comprehensive picture of the penerapan Sistem Pengendalian Internal. implementation of the Internal Control System. Temuan dari hasil penilaian kemudian digunakan Findings from the assessment are then used as the sebagai dasar dalam merumuskan langkah- basis for formulating improvement measures and langkah perbaikan dan penguatan sistem secara continuously strengthening the system. berkelanjutan. Aktifitas Pengendalian Control Activities Pelaksanaan kegiatan Pengendalian Internal Comprehensive, effective and efficient Internal yang komprehensif, efektif, dan efisien menjadi Control activities are needed to ensure the kunci dalam mendukung pencapaian tujuan LPEI. achievement of Indonesia Eximbank’s objectives. Pengendalian ini diterapkan di seluruh jenjang Its implementation is carried out at all functional fungsional organisasi, yang meliputi antara lain: levels, including: 1. Evaluation of Board of Directors, Evaluasi Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, Direktur Executive Directors, Managing Directors and Chief Pelaksana dan Chief of; of; 1. Evaluasi Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, 1. Evaluation of the Board of Directors, Executive Direktur Pelaksana dan Chief of; Directors, Managing Directors, and Chiefs; 2. Pengaturan terkait kewenangan, otorisasi, 2. Arrangements related to authority, verifikasi, rekonsiliasi dan/atau pembagian authorization, verification, reconciliation, and/ tugas; or segregation of duties; 3. Evaluasi kinerja operasional; 3. Evaluation of operational performance; 4. Pengendalian sistem informasi; 4. nformation system controls; 5. Pengendalian aset fisik; dan 5. Physical asset controls; and 6. Dokumentasi. 6. Documentation. Dalam aspek keuangan, LPEI telah menetapkan In terms of finance, Indonesia Eximbank has kebijakan dan pedoman yang mengatur agar provisions and policies that regulate bookkeeping proses pembukuan dilakukan secara hati-hati to be carried out carefully and financial reporting dan akurat, serta penyusunan laporan keuangan to be prepared in accordance with applicable dilaksanakan sesuai dengan prinsip akuntansi accounting principles. yang berlaku umum. Sistem Informasi dan Komunikasi Information and Communication Systems Setiap kebijakan, prosedur, sistem, standar All policies, procedures, systems, accounting akuntansi dan transaksi di LPEI didokumentasikan standards, and transactions within Indonesia secara memadai. Dokumentasi tersebut Eximbank are adequately documented. Such menggambarkan kegiatan operasional LPEI secara documentation reflects Indonesia Eximbank’s aktual, serta diinformasikan kepada pejabat dan actual operational activities and is communicated Pegawai LPEI. to Indonesia Eximbank officials and employees. Sistem akuntansi LPEI yaitu meliputi metode Indonesia Eximbank’s accounting system includes dan catatan dalam rangka mengidentifikasi, methods and records used to identify, group, mengelompokkan, menganalisis, mengklasifikasi, analyze, classify, record or book, and report mencatat atau membukukan, dan melaporkan Indonesia Eximbank transactions. The outputs transaksi LPEI. Hasil dari sistem akuntansi tersebut of this accounting system must be periodically harus direkonsiliasi antara data akuntansi dan reconciled between accounting data and the sistem informasi manajemen secara berkala, management information system. In the event dan jika terdapat penyimpangan pada sistem of discrepancies within the accounting system, akuntansi maka dilakukan pemeriksaan lebih further examination is conducted to subsequently lanjut untuk kemudian diatasi permasalahannya. resolve the issues. Sistem informasi harus dapat menghasilkan The information system must be capable laporan mengenai kegiatan usaha, kondisi of generating reports on business activities, keuangan, penerapan Manajemen Risiko dan financial condition, the implementation of Risk pemenuhan ketentuan yang mendukung Management, and compliance with applicable pelaksanaan tugas Direktur Eksekutif, Direktur regulations to support the duties of the Executive Pelaksana dan Chief of. Director, Managing Directors, and Chiefs. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 620 Laporan Tahunan 2025
Page 621
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Dalam rangka pengendalian internal terhadap In the context of internal control over the
penyelenggaraan sistem dan teknologi informasi implementation of information systems and
di LPEI, dipastikan hal-hal sebagai berikut: technology at Indonesia Eximbank, the following
are ensured:
1. Ketersediaan bukti dan dokumen yang 1. Availability of adequate evidence and
memadai sebagai jejak audit; documentation as an audit trail;
2. Pelaksanaan pengendalian terhadap system 2. Implementation of controls over general
pengendalian umum dan aplikasi; controls and application controls;
3. Penyelenggaraan system pemulihan 3. Implementation of recovery systems and
(recovery) dan rencana kontijensi; contingency plans;
4. Tersedianya data dan informasi yang relevan, 4. Availability of relevant, accurate, and timely
akurat, tepat waktu, dapat diakses oleh pihak data and information, accessible to authorized
yang berkepentingan dan disajikan dalam parties and presented in a consistent format;
format yang konsisten; dan and
5. Adanya sistem akuntansi yang baik termasuk 5. The existence of a sound accounting system,
penetapan prosedur dan jadwal retensi including the establishment of procedures and
pencatatan transaksi. retention schedules for transaction records.
Pernyataan Dewan Direktur atas Statement of Board of Directors on
Kecukupan Sistem Pengendalian Internal Adequacy of Internal Control System
LPEI senantiasa meningkatkan penerapan prinsip Indonesia Eximbank continuously enhances the
tata kelola yang baik dengan memastikan implementation of good governance principles by
efektivitas Sistem Pengendalian Internal di seluruh ensuring the effectiveness of the Internal Control
aspek operasional. Berdasarkan hasil evaluasi, System across all operational aspects. Based on
Dewan Direktur menilai bahwa pada tahun 2025, evaluation results, the Board of Directors assesses
sistem tersebut telah berfungsi secara optimal dan that by 2025, the system has operated optimally
berperan penting dalam mendukung kelancaran and plays a vital role in supporting the smooth
pelaksanaan kegiatan usaha di seluruh tingkatan conduct of business activities at all organizational
organisasi, yang ditunjukkan melalui: levels, as demonstrated through:
1. LPEI menjalankan kegiatan usahanya dengan 1. Indonesia Eximbank conducts its business
prinsip efisiensi dan efektivitas dalam activities with principles of efficiency and
pemanfaatan aset serta sumber daya lainnya effectiveness in the utilization of assets and
guna meminimalkan potensi risiko kerugian. other resources to minimize potential loss risks.
2. LPEI berkomitmen menyediakan informasi 2. Indonesia Eximbank is committed to providing
keuangan dan manajerial yang akurat, accurate, complete, relevant, and timely
lengkap, relevan, serta tepat waktu sebagai financial and managerial information as a
dasar pengambilan keputusan yang andal. reliable basis for decision-making.
3. LPEI memastikan seluruh kegiatan 3. Indonesia Eximbank ensures that all operational
operasionalnya dilaksanakan sesuai dengan activities are conducted in accordance with
ketentuan dan peraturan perundang- applicable laws and regulations, whether
undangan yang berlaku, baik yang ditetapkan established by the Government, supervisory
oleh Pemerintah, otoritas pengawas, maupun authorities, or internal policies and procedures.
kebijakan dan prosedur internal lembaga.
4. LPEI menanamkan budaya sadar risiko di 4. Indonesia Eximbank instills a risk-aware
seluruh organisasi untuk mendeteksi potensi culture throughout the organization to detect
kelemahan dan penyimpangan sejak dini, serta potential weaknesses and deviations early,
secara berkelanjutan melakukan peninjauan and continuously reviews the appropriateness
terhadap kewajaran kebijakan dan prosedur of the policies and procedures implemented.
yang diterapkan.
Berdasarkan hasil self-assessment atas Based on the self-assessment results of the
penerapan Sistem Pengendalian Internal tahun Internal Control System implementation in 2025,
2025, LPEI memperoleh skor 4,30 yang menunjukkan Indonesia Eximbank achieved a score of 4,30,
kinerja dalam kategori baik. Capaian ini sedikit indicating performance in the good category.
menurun sebesar 0,03 poin dibandingkan hasil This achievement has decreased by 0,03 points
tahun 2024 yang mencatatkan nilai 4,36. Hal compared to the 2024 result, which recorded a
Annual Report 2025 621 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 622
ini dikarenakan antara lain adanya perubahan score of 4.36. This is, among others, due to changes
kategori Job Cluster sesuai PDE terbaru nomor in Job Cluster categories in accordance with the
0008/PDE/07/2025 tentang Golongan Jabatan latest PDE No. 0008/PDE/07/2025 concerning
LPEI. Sistem Pengendalian Internal menjadi elemen Indonesia Eximbank Position Grades. The Internal
krusial dalam terselenggaranya pelaksanaan Control System is a crucial element in ensuring the
prinsip tata kelola yang baik di lingkungan LPEI. implementation of good governance principles
within Indonesia Eximbank.
Dewan Direktur menyadari bahwa meskipun The Board of Directors acknowledges that, despite
berbagai mekanisme pengendalian telah the implementation of various control mechanisms,
diterapkan, potensi risiko tetap dapat muncul. potential risks may still arise. Therefore, Indonesia
Oleh sebab itu, LPEI terus berkomitmen untuk Eximbank remains committed to continuously
memelihara dan meningkatkan efektivitas Sistem maintaining and enhancing the effectiveness of its
Pengendalian Internal secara berkesinambungan. Internal Control System.
Kecukupan Penerapan Pengendalian Adequacy of the Implementation of Internal
Internal Atas Informasi Keuangan dan Control over Financial Information and
Laporan Keuangan (ICOFR) Financial Statements (ICOFR)
Sebagai tindak lanjut atas penerbitan POJK 42 As a follow-up to the issuance of POJK 42 of 2025
Tahun 2025 pada tanggal 22 Desember 2025 on December 22, 2025, concerning the Integrity
tentang Integritas Pelaporan Keuangan Lembaga of Financial Reporting of Financing Institutions,
Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Venture Capital Companies, Microfinance
Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Institutions, and Other Financial Services
Keuangan Lainnya, Lembaga Pembiayaan Ekspor Institutions, Indonesia Eximbank has begun taking
Indonesia (LPEI) mulai melakukan langkah awal initial steps to implement Internal Control over
dalam rangka implementasi Internal Control Financial Reporting (ICOFR) to comply with these
over Financial Reporting (ICOFR) guna memenuhi requirements.
ketentuan dimaksud.
Pada tahap awal, LPEI melakukan penyusunan In the initial phase, Indonesia Eximbank prepared
kerangka dasar implementasi yang mengacu a basic implementation framework referring
pada POJK dimaksud, termasuk ruang lingkup to the POJK, including the scope of regulations
pengaturan serta identifikasi awal area pelaporan and the initial identification of relevant financial
keuangan yang relevan. Sejalan dengan ketentuan reporting areas. In line with the transitional
peralihan sebagaimana diatur dalam POJK 42 provisions stipulated in POJK 42 of 2025, Indonesia
Tahun 2025, LPEI juga mempersiapkan pemenuhan Eximbank is also preparing to fulfill obligations
kewajiban antara lain terkait penyusunan dan related to, among other things, the development
penetapan kebijakan dan prosedur pengendalian and establishment of internal control policies and
internal, penerapan pengendalian dalam proses procedures, the implementation of controls in the
pelaporan keuangan, serta pembentukan unit financial reporting process, and the establishment
kerja atau penunjukan Pejabat Eksekutif yang of a work unit or the appointment of an Executive
bertanggung jawab atas pencegahan kecurangan Officer responsible for preventing fraud and
dan manipulasi dalam pencatatan Informasi manipulation in the recording of Financial
Keuangan dan Laporan Keuangan, dalam jangka Information and Financial Reports, within a
waktu paling lama 1 (satu) tahun sejak POJK maximum period of one year from the enactment
diundangkan. of the POJK.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 622 Laporan Tahunan 2025
Page 623
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Manajemen Risiko
Risk Management
Dasar Hukum Legal Basis
1. UU No. 2/2009 tanggal 12 Januari 2009 tentang 1. Law No. 2/2009 dated January 12, 2009
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia concerning Indonesian Export Financing
sebagaimana telah diubah dengan UU No. Institution as amended by Law No. 4/2023 dated
4/2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang January 12, 2023 concerning the Development
Pengembangan dan Penguatan Sektor and Strengthening of Financial Sector.
Keuangan.
2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 2. Government Regulation of the Republic of
43/2019 tanggal 18 Juni 2019 tentang Kebijakan Indonesia No. 43/2019 dated June 18, 2019
Dasar Pembiayaan Ekspor Nasional. concerning the Basic Policy for National Export
3. PMK No. 58/PMK.06/2020 tanggal 29 Mei Financing.
2020 tentang Pembinaan dan Pengawasan 3. PMK No. 58/PMK.06/2020 dated May 29, 2020
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. concerning the Development and Supervision
of Indonesian Export Financing Institution.
4. PMK No. 208/2021 tanggal 30 Desember 2021 4. PMK No. 208/2021 dated December 30, 2021
tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen concerning the Governance Principles, Risk
Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga Management Principles, and Know Your
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Customer Principles of Indonesian Export
Financing Institution.
5. POJK No. 9/2022 tanggal 23 Juni 2022 tentang 5. POJK No. 9/2022 dated June 23, 2022 concerning
Pengawasan Lembaga Pembiayaan Ekspor the Supervision of Indonesian Export Financing
Indonesia. Institution.
6. POJK No. 42/2024 tanggal 27 Desember 2024 6. POJK No. 42/2024 dated December 27, 2024
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi concerning the Implementation of Risk
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Management for Financing Institutions, Venture
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Capital Companies, Microfinance Institutions,
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya. and Other Financial Services Institution.
7. PADK No. 48/2025 tanggal 20 Desember 2025 7. PADK No. 48/2025 dated December 30,
tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi 2025 concerning Implementation of Risk
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Management for Financing Institutions, Venture
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Capital Companies, Microfinance Institutions,
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya and Other Financial Services Institutions
8. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 15/ 8. Circular Letter of the Financial Services Authority
SEOJK.05/2022 tanggal 7 September 2022 No. 15/ SEOJK.05/2022 dated September 7, 2022
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga concerning the Assessment of Health Level of
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Indonesian Export Financing Institution.
9. Peraturan Dewan Direktur No. 0001/PDD/01/2026 9. Regulation of the Board of Directors No.
tanggal 12 Januari 2026 tentang Kebijakan 0017/PDD/12/2022 dated December 2, 2022
Manajemen Risiko Enterprise Lembaga concerning the Enterprise Risk Management
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Policy of Indonesian Export Financing Institution.
10. Peraturan Direktur Eksekutif No.0009/ 10. Regulation of the Executive Director No.0009/
PDE/07/2023 tanggal 11 Juli 2023 tentang PDE/07/2023 dated July 11, 2023 concerning
Penilaian Tingkat Kesehatan LPEI; the Assessment of Health Level of Indonesia
Eximbank.
11. Peraturan Direktur Eksekutif No.0027/ 11. Regulation of the Executive Director No.0027/
PDE/12/2023 tanggal 7 Desember 2023 tentang PDE/12/2023 dated December 7, 2023
Manajemen Risiko Enterprise Lembaga concerning the Enterprise Risk Management of
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Indonesian Export Financing Institution.
Annual Report 2025 623 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 624
Gambaran Umum Manajemen Risiko LPEI Overview of Indonesia Eximbank Risk
Management
Manajemen Risiko merupakan seperangkat Risk Management is a set of processes and
proses dan metodologi yang digunakan LPEI methodologies employed by Indonesia Eximbank
untuk mengenali, mengukur, mengendalikan, to identify, measure, control, and monitor various
serta memantau berbagai risiko yang muncul risks arising from all business activities. Risk
dari seluruh kegiatan usaha. Manajemen management is designed to assist Indonesia
risiko dirancang untuk membantu LPEI dalam Eximbank in responding to uncertainties and
merespons ketidakpastian serta perubahan yang changes occurring in the business environment.
terjadi di lingkungan bisnis. Sebagai bagian dari As part of its commitment to effective risk
komitmen pengelolaan risiko yang efektif, LPEI management, Indonesia Eximbank consistently
secara konsisten menetapkan langkah-langkah establishes appropriate mitigation measures and
mitigasi yang tepat dan melakukan tindak lanjut actively follows up to reduce potential risks and
secara aktif guna mengurangi potensi risiko serta their impacts.
dampak yang mungkin timbul.
Dalam pelaksanaannya, sistem manajemen risiko In its implementation, the risk management system
menjadi komponen esensial yang terintegrasi becomes an essential component integrated
dengan Sistem Pengendalian Internal. Pendekatan with the Internal Control System. A measured and
pengelolaan risiko yang terukur dan sistematis systematic risk management approach is a key
merupakan strategi penting untuk menjaga strategy to ensure business continuity. Indonesia
keberlangsungan usaha. LPEI meyakini bahwa Eximbank believes that comprehensive risk
penerapan manajemen risiko yang komprehensif management, from planning to supervision, will
sejak tahap perencanaan hingga pengawasan help minimize potential disruptions to business
akan membantu meminimalkan potensi stability.
gangguan terhadap stabilitas bisnis.
Untuk memastikan efektivitas penerapannya, LPEI To ensure its effectiveness, Indonesia Eximbank
menumbuhkan budaya sadar risiko (risk culture) fosters a risk-aware culture across all
di seluruh lini organisasi. Melalui budaya ini, setiap organizational levels. Through this culture, every
pegawai diharapkan memiliki kemampuan untuk employee is expected to have the ability to identify,
mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola analyze, and manage potential risk exposures,
eksposur risiko yang mungkin timbul, sekaligus while applying risk management principles in
menerapkan prinsip manajemen risiko dalam every decision-making process.
setiap pengambilan keputusan.
LPEI juga menyadari bahwa risiko merupakan Indonesia Eximbank also recognizes that some
bagian yang tidak terpisahkan dari aktivitas bisnis risks are an integral part of daily business activities.
sehari-hari. Oleh karena itu, pengembangan Therefore, comprehensive risk management
kebijakan manajemen risiko yang menyeluruh dan policies and the development of a sustainable
penguatan budaya risiko secara berkelanjutan risk culture are fundamental requirements. In its
menjadi prioritas utama. Dalam implementasinya, implementation, Indonesia Eximbank conducts
LPEI melakukan analisis mendalam terhadap risiko- in-depth studies of risks relevant to its business
risiko yang relevan dengan bidang usahanya guna to ensure more effective risk management and
memastikan efektivitas pengelolaan dan mitigasi mitigation, thereby supporting the achievement of
risiko sebagai upaya mendukung pencapaian more solid performance.
kinerja yang berkelanjutan.
Fungsi Manajemen Risiko di LPEI mencakup The Risk Management function at Indonesia
penerapan pengelolaan risiko secara Eximbank covers enterprise risk management and
kelembagaan dan terintegrasi (enterprise risk integrated risk management across the entire
management) di seluruh unit kerja, baik untuk office network. This management is applied to
kegiatan usaha konvensional maupun berbasis conventional and sharia-based business activities,
prinsip syariah. Pelaksanaannya melibatkan involving all officers and employees. In addition,
seluruh pejabat dan pegawai, dengan prinsip risk management function must be independent
independensi dari fungsi bisnis, operasional, serta from business, operational, and internal control
pengendalian internal agar efektivitas manajemen functions to ensure its effectiveness.
risiko tetap terjaga.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 624 Laporan Tahunan 2025
Page 625
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penanggung Jawab Manajemen Risiko Unit in Charge for Risk Management
LPEI berkomitmen menjaga keberlanjutan Indonesia Eximbank is committed to maintaining
operasional yang sehat dengan terus memperkuat sustainable and sound operations by continuously
sistem pengendalian internal. Sebagai bagian strengthening its internal control system. As part
dari upaya tersebut, LPEI membentuk Komite of this effort, Indonesia Eximbank has established
Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Manajemen a Risk Management Committee and a Risk
Risiko yang berperan penting dalam penerapan Management Work Unit, both of which play a
manajemen risiko secara terpadu. Kedua fungsi critical role in the implementation of integrated
ini memastikan setiap kegiatan operasional risk management. These functions ensure that all
dijalankan dengan prinsip kehati-hatian, operational activities are conducted in accordance
kepatuhan, serta pengelolaan risiko yang efektif di with prudential principles, regulatory compliance,
seluruh tingkatan organisasi. and effective risk management practices across
all levels of the organization.
Wewenang dan Tanggung Jawab Satuan Risk Management Unit Authorities and
Kerja Manajemen Risiko Responsibilities
Berikut adalah Wewenang dan Tanggung Jawab The authorities and responsibilities of Risk
Satuan Kerja Manajemen Risiko: Management Unit are:
1. Mengidentifikasi risiko termasuk risiko yang 1. Identify risks including risks inherent in Indonesia
melekat pada kegiatan usaha LPEI. Eximbank business activities.
2. Menyusun metode pengukuran risiko. 2. Developing risk measurement methods.
3. Memantau pelaksanaan strategi manajemen 3. Monitoring the implementation of risk
risiko yang telah disusun oleh Dewan Direktur. management strategies that have been
prepared by the Board of Directors.
4. Memantau posisi Risiko secara keseluruhan, 4. Monitoring the overall risk position, per
per jenis Risiko, dan per jenis aktivitas type of risk, and per type of functional
fungsional, serta melakukan pengujian dengan activity, as well as testing using scenarios/
menggunakan skenario/asumsi kondisi tidak assumptions of abnormal conditions (stress
normal (stress testing) dan pengujian dengan testing) and testing using historical data.
menggunakan data historis.
5. Mengkaji ulang secara berkala terhadap 5. Periodically review the Risk Management
proses Manajemen Risiko. process.
6. Mengkaji usulan pengembangan atau 6. eview the proposed development or expansion
perluasan kegiatan usaha. of business activities.
7. Mengevaluasi terhadap akurasi model dan 7. Evaluate the accuracy of the model and the
validitas data yang digunakan untuk mengukur validity of the data used to measure Risk, if
Risiko, jika LPEI menggunakan model untuk Indonesia Eximbank uses the model for internal
keperluan internal. purposes.
8. Memberikan rekomendasi kepada fungsi bisnis 8. Provide recommendations to the business
dan operasional dan/atau kepada komite and operational functions and/or to the Risk
Manajemen Risiko, sesuai kewenangan yang Management committee, in accordance with
dimiliki. their authority.
9. Menyusun dan menyampaikan laporan profil 9. Prepare and submit risk profile reports to the
risiko kepada Direktur Eksekutif secara berkala. Executive Director on a regular basis.
Annual Report 2025 625 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 626
Struktur Organisasi Fungsi Manajemen Organizational Structure of Risk
Risiko Tahun 2025 Management Function in 2025
Direktur Pelaksana Manajemen
Risiko dan Kredit
Managing Director of Credit and
Risk Management
Chief of Risiko Bisnis
Chief of Business Risk
Divisi Manajemen Risiko Divisi Risiko Digital & Divisi Kebijakan,
Eksekutif Analis Risiko Risk Management Operasional Prosedur dan Produk
Executive Risk Officer Division Digital Risk & Operations Policy, Procedure &
Division Product Division
Fungsi Manajemen Risiko di Lembaga Pembiayaan The Risk Management Function at Indonesia
Ekspor Indonesia (LPEI) berada di bawah koordinasi Eximbank operates under the coordination of the
Direktur Pelaksana Bidang Manajemen Risiko dan Executive Director of Risk and Credit Management,
Kredit bersama Chief of Business Risk. Struktur in conjunction with the Chief of Business Risk.
organisasi ini terdiri atas beberapa divisi atau This organizational structure comprises several
unit kerja, antara lain Executive Risk Officer, Divisi divisions or work units, including the Executive
Manajemen Risiko, Divisi Risiko Digital & Operasional Risk Officer, the Risk Management Division, the
dan Divisi Kebijakan, Prosedur dan Produk. Masing- Digital & Operational Risk Division, and the Policy,
masing divisi memiliki peran dan tanggung Procedures, and Product Division. Each division
jawab tersendiri dalam memastikan penerapan has its own roles and responsibilities to ensure
manajemen risiko yang konsisten, menyeluruh, the consistent, comprehensive, and effective
dan efektif di seluruh kegiatan lembaga. implementation of risk management across all
organizational activities.
Executive Risk Officer bertanggung jawab The Executive Risk Officer is responsible for
melakukan penelaahan serta analisis reviewing and analyzing risk controls over the entire
pengendalian risiko atas seluruh portofolio Indonesia Eximbank business portfolio, including
bisnis LPEI, termasuk sektor pembiayaan, financing, guarantee, and insurance sectors. This
penjaminan, dan asuransi. Unit ini juga melakukan unit also monitors business activities to ensure the
pemantauan terhadap aktivitas usaha guna growth of quality assets and supports the optimal
memastikan pertumbuhan aset yang berkualitas resolution of problematic financing.The credit
serta mendukung penyelesaian pembiayaan risk function is executed based on the four-eyes
bermasalah secara optimal. Fungsi risiko kredit principle to ensure objectivity in decision-making.
dijalankan berdasarkan penerapan prinsip
four eyes untuk menjamin objektivitas dalam
pengambilan keputusan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 626 Laporan Tahunan 2025
Page 627
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Divisi Kebijakan, Prosedur dan Produk memiliki The Policy, Procedures, and Product Division is
tanggung jawab dalam mengkoordinasikan responsible for coordinating the development,
penyusunan, pembaruan, serta peninjauan updating, and periodic review of policies and
berkala terhadap kebijakan dan prosedur sesuai procedures in accordance with current regulatory
perkembangan regulasi yang berlaku. Sementara developments. Additionally, this division
itu, Divisi ini juga bertanggung jawab dalam coordinates assessments of product development,
mengkoordinasikan kajian atas pengembangan including design, refinement, and innovation of
Produk yang meliputi perancangan, products and business programs to maintain
penyempurnaan, dan inovasi produk maupun relevance amidst market dynamics and customer
program bisnis LPEI agar tetap relevan dengan needs.
dinamika pasar dan kebutuhan nasabah.
Divisi Risiko Digital & Operasional berperan dalam The Digital & Operational Risk Division plays a role
mengkoordinasikan pelaksanaan identifikasi, in coordinating the systematic and structured
pengukuran, pemantauan, dan pengendalian identification, measurement, monitoring, and
risiko Operasional di LPEI secara sistematis dan control of operational risks at Indonesia Eximbank. It
terstruktur dan mengevaluasi, mengidentifikasi also evaluates, identifies, and mitigates information
serta memitigasi risiko teknologi informasi yang technology risks that may impact (i) data security,
dapat mempengaruhi (i) keamanan data, (ii) and (ii) system development, performance, and
pengembangan, kinerja & kelancaran operasional operational continuity, in collaboration with the
sistem berkoordinasi dengan unit kerja teknologi Information Technology unit. This unit also reviews
informasi. Unit ini juga mereview kebijakan guna policies related to managing operational risks at
mengelola risiko operasional di LPEI. Indonesia Eximbank.
Adapun Divisi Manajemen Risiko berfungsi sebagai The Risk Management Division functions as the
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) yang Risk Management Working Unit (SKMR), supporting
bertugas mendukung implementasi sistem dan the comprehensive implementation of risk
proses manajemen risiko secara menyeluruh di management systems and processes at Indonesia
LPEI, dengan fokus pada peningkatan efektivitas, Eximbank, with a focus on enhancing effectiveness,
integrasi, dan kesiapan organisasi dalam integration, and organizational readiness to
menghadapi berbagai jenis risiko. address various types of risks.
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Risk Management Framework
LPEI terus memastikan efektivitas sistem Indonesia Eximbank always makes sure that the
pengendalian internal sebagai bagian dari internal control system works well to support
penerapan tata kelola yang baik. Dalam mendukung good corporate governance. As part of this effort,
hal tersebut, LPEI menerapkan Manajemen Risiko Risk Management is implemented through an
melalui pendekatan Enterprise Risk Management Enterprise Risk Management (ERM) approach
(ERM) yang bertujuan meningkatkan kesadaran designed to strengthen risk awareness and culture
serta membangun budaya risiko (risk culture) di across the organization. The ERM framework
seluruh tingkatan organisasi. Kerangka kerja ERM implemented by Indonesia Eximbank covers the
yang digunakan oleh LPEI meliputi beberapa aspek following aspects:
utama sebagai berikut:
Annual Report 2025 627 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 628
4 Pilar
Manajemen Risiko
Kerangka Kerja Manajemen Risiko Perusahaan
4 Pillars of Risk Management Enterprise Risk Management Framework
Risk Oversight & Risk Policy
Pengawasan Aktif Direktur
Directors
Direktur
Board of
Dewan
Eksekutif, Dewan Direktur, dan Komite Pemantau Komite Audit Komite Remunerasi Harmonization
Dewan Pengawas Syariah Risiko dan Nominasi Committee
Direktur Eksekutif &
Direktur Pelaksana
Risk Management Committee & Committees Under Executive Directors
Managing Director
Kecukupan kebijakan dan prosedur Executive Director
Manajemen Risiko serta penetapan Risk Management Asset & Liability Financing Other committees under
limit Risiko Committee Committee Committee Executive Director
Risk Management Process
Identification Measurement
Business Unit &
Supporting Unit
Kecukupan proses identifikasi,
pengukuran, pengendalian, dan
pemantauan Risiko serta Monitoring Mitigation
sistem informasi Manajemen
Risiko
Credit Risk Operational Risk Market Risk Liquidity Risk Compliance Risk
Credit Risk Credit Risk Credit Risk Credit Risk Credit Risk Credit Risk
Sistem Pengendalian Internal yang Menyeluruh
Risk Taking Function Audit Function
Three lines model
Sistem pengendalian
Risk Control Function
internal yang menyeluruh
Compliance Function
First Line Second Line Third Line
1.5 Line (DCOR Officer)
Sistem Pengendalian Internal yang efektif An effective internal control system requires a
membutuhkan pendekatan yang menyeluruh comprehensive approach to managing risk. In this
dalam pengelolaan risiko. Untuk itu, Kerangka regard, the ERM framework consists of four main
Enterprise Risk Management (ERM) disusun pillars, namely:
berdasarkan empat pilar utama, yaitu:
Pilar 1: Pengawasan aktif Direktur Eksekutif, Pillar 1: Active supervision of Executive Director,
Dewan Direktur, dan Dewan Pengawas Syariah Board of Directors, and Sharia Supervisory Board
Direktur Eksekutif, Dewan Direktur, dan Dewan The Executive Director, Board of Directors, and
Pengawas Syariah bertanggung jawab atas Sharia Supervisory Board are responsible for the
efektivitas penerapan Manajemen Risiko di LPEI. effectiveness of Risk Management implementation
Pengawasan aktif Direktur Eksekutif dilakukan in Indonesia Eximbank. Active supervision by
paling kurang meliputi: Executive Director includes at least:
1. Bertanggung jawab atas pelaksanaan 1. Responsible for the implementation of
kebijakan Manajemen Risiko Enterprise dan Enterprise Risk Management policies and the
eksposur Risiko yang diambil oleh LPEI secara risk exposure taken by Indonesia Eximbank as
keseluruhan; a whole;
2. Mengevaluasi dan memutuskan transaksi 2. Evaluating and deciding on transactions and
dan limit Risiko yang memerlukan persetujuan Risk limits requiring Executive Director approval;
Direktur Eksekutif;
3. Mengembangkan budaya Manajemen Risiko 3. Developing a Risk Management culture
pada seluruh jenjang organisasi; throughout the organization;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 628 Laporan Tahunan 2025
Page 629
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
4. Memastikan peningkatan kompetensi sumber 4. Ensuring the improvement of human resource
daya manusia yang terkait dengan Manajemen competencies related to Risk Management;
Risiko;
5. Memastikan bahwa fungsi Manajemen Risiko 5. Ensuring that the Risk Management function
telah beroperasi secara independen; dan operates independently; and
6. Melaksanakan kaji ulang secara berkala untuk 6. Conducting periodic reviews to ensure:
memastikan:
a. Keakuratan metodologi penilaian Risiko; a. The accuracy of Risk assessment
methodologies;
b. Kecukupan implementasi sistem informasi b. Adequacy of Risk Management information
Manajemen Risiko; dan system implementation; and
c. Ketepatan kebijakan dan prosedur c. Compliance with Risk Management policies
Manajemen Risiko serta penetapan limit and procedures, as well as Risk limit setting.
Risiko.
Pengawasan aktif Dewan Direktur paling sedikit Active supervision by Board of Directors includes at
meliputi: least:
1. Menyusun kebijakan dan strategi Manajemen 1. Formulating written and comprehensive Risk
Risiko secara tertulis dan komprehensif. Management policies and strategies.
2. Mengevaluasi pertanggungjawaban Direktur 2. Evaluating the Executive Director’s
Eksekutif atas pelaksanaan kebijakan accountability for the implementation of
Manajemen Risiko. Enterprise Risk Management policies.
3. Mengevaluasi dan memutuskan permohonan 3. Evaluating and deciding on Executive Director
Direktur Eksekutif yang berkaitan dengan requests related to transactions and Risk limits
transaksi dan limit Risiko yang memerlukan requiring Board of Directors approval.
persetujuan Dewan Direktur.
Dewan Direktur melaksanakan Rapat Dewan Board of Directors regularly holds Board of Directors
Direktur secara berkala setiap bulan sebagai Meetings every month as part of its supervisory
bagian dari fungsi pengawasan dan pengambilan duties. To support the implementation of its duties
keputusan strategis. Dalam rangka memastikan and functions in ensuring the application of Risk
penerapan Manajemen Risiko yang efektif, Management, Board of Directors has formed a
Dewan Direktur membentuk Komite Pemantau Risk Monitoring Committee. This committee is
Risiko. Komite ini berperan dalam melakukan tasked with monitoring, evaluating, and providing
pemantauan dan evaluasi terhadap profil risiko recommendations related to risks in Indonesia
di seluruh kegiatan usaha serta memberikan Eximbank’s business and operational activities.
rekomendasi atas langkah mitigasi yang In addition, Risk Monitoring Committee is also
diperlukan. Selain itu, Komite Pemantau Risiko responsible for conducting periodic assessments
juga melakukan penilaian rutin serta memberikan and providing recommendations on business risks
masukan strategis terkait risiko usaha, khususnya in relation to national export financing provided by
yang berkaitan dengan aktivitas pembiayaan Indonesia Eximbank.
ekspor nasional yang dikelola oleh LPEI.
Pengawasan aktif Dewan Pengawas Syariah paling Active supervision by Sharia Supervisory Board at
sedikit meliputi: least includes:
1. Mengevaluasi kebijakan Manajemen Risiko 1. Evaluates Risk Management policies related to
yang terkait dengan pemenuhan prinsip the fulfillment of Sharia principles at least once
Syariah, dilakukan paling sedikit 1 (satu) kali a year and at any time in the event of factors
dalam 1 (satu) tahun dan setiap saat apabila that significantly affect Indonesia Eximbank’s
terdapat faktor yang mempengaruhi kegiatan business activities;
usaha LPEI secara signifikan dan;
2. Mengevaluasi pertanggungjawaban Direktur 2. Evaluates the accountability of the Executive
Eksekutif atas pelaksanaan kebijakan Director for the implementation of Risk
Manajemen Risiko yang terkait dengan Management policies related to the fulfillment
pemenuhan prinsip Syariah, dilakukan paling of Sharia principles at least once every 6 (six)
sedikit 1 (satu) kali dalam 6 (enam) bulan. months.
Annual Report 2025 629 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 630
Pilar 2: Kecukupan Kebijakan dan Prosedur Pillar 2: Adequacy of Risk Management Policies
Manajemen Risiko serta Penetapan Limit Risiko and Procedures and Establishment of Risk Limits
Prinsip pengelolaan risiko yang terintegrasi dan The principles of integrated and systematic risk
sistematis di LPEI diwujudkan melalui penyusunan management are set forth in various policies,
berbagai kebijakan, prosedur, serta penetapan procedures and risk limits. Risk Management
limit risiko yang disesuaikan dengan tingkat procedures and the establishment of risk limits
risiko yang dapat diterima oleh lembaga. Untuk are adjusted to the level of risk that will be taken
memastikan efektivitas penerapan kebijakan dan against Indonesia Eximbank’s Risks. To evaluate
ketepatan penetapan limit risiko tersebut, Direktur the adequacy of Risk Management policies,
Eksekutif membentuk sembilan komite utama, yaitu procedures, and risk limit setting, the Executive
Komite Manajemen Risiko, Komite Pengembangan Director forms nine committees, including the Risk
Produk, Komite Kebijakan dan Pedoman, Komite Management Committee, Product Development
Assets & Liabilities Management, Komite Teknologi Committee, Policy and Guideline Committee,
Sistem Informasi, Komite Pengadaan, Komite Assets and Liabilities Management Committee,
Jasa Konsultasi, Komite Pembiayaan, dan Komite Information System Technology Committee,
Sumber Daya Manusia. Setiap komite memiliki Procurement Committee, Advisory Services
peran strategis dalam meninjau, mengevaluasi, Committee, Credit Committee, and Human Capital
dan memberikan rekomendasi guna memperkuat Committee. Each committee has a strategic
tata kelola risiko di LPEI. role in reviewing, evaluating, and providing
recommendations to strengthen risk governance
at Indonesia Eximbank.
Pilar 3: Kecukupan Proses Identifikasi, Pillar 3: Adequacy of Risk Identification, Mea-
Pengukuran, Pengendalian, dan Pemantauan surement, Control and Monitoring Process and
Risiko serta Sistem Informasi Manajemen Risiko Risk Management Information System
LPEI menerapkan proses pengelolaan risiko Indonesia Eximbank conducts a comprehensive
yang komprehensif melalui tahapan identifikasi, process in managing risks through integrated
pengukuran, pengendalian, dan pemantauan risk identification, measurement, control, and
risiko yang terintegrasi ke dalam seluruh aktivitas monitoring in all its business activities. The
bisnis. Sistem Informasi Manajemen Risiko yang Risk Management Information System owned
dimiliki berperan penting dalam mengumpulkan, by Indonesia Eximbank plays a crucial role in
mengolah, dan menganalisis data risiko secara effectively collecting and analyzing risk information.
akurat dan tepat waktu. Pendekatan ini memastikan This approach provides assurance of adequacy
keberlanjutan operasional serta optimalisasi nilai in maintaining operational sustainability and
bagi seluruh pemangku kepentingan. optimizing value for all stakeholders.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Indonesia Eximbank is required to carry out the
LPEI secara konsisten melakukan identifikasi, process of identifying, measuring, controlling, and
pengukuran, pengendalian, dan pemantauan monitoring Risks against material Risk factors. The
terhadap faktor-faktor risiko yang bersifat material. implementation of identification, measurement,
Proses ini didukung oleh berbagai mekanisme dan controlling, and monitoring processes is supported
instrumen pendukung, antara lain: by:
1. Sistem informasi manajemen yang tepat 1. Timely management information system;
waktu;
2. Laporan yang akurat dan informatif mengenai 2. Accurate and informative reports on Indonesia
kondisi keuangan, kinerja, dan eksposur Risiko Eximbank’s financial condition, performance,
LPEI; dan and Risk exposure; and
3. Sumber daya manusia yang memiliki 3. Human capital who have competence in the
kompetensi di bidang Manajemen Risiko. field of Risk Management.
Proses pengelolaan risiko di LPEI dilakukan The risk management process at Indonesia
secara menyeluruh dengan mencakup tahapan Eximbank is conducted comprehensively,
identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan encompassing the stages of risk identification,
pemantauan risiko yang terintegrasi dalam measurement, control, and monitoring, integrated
seluruh aktivitas bisnis lembaga. Identifikasi across all organizational business activities. Risk
risiko dilaksanakan secara komprehensif untuk identification is carried out comprehensively to
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 630 Laporan Tahunan 2025
Page 631
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
mengenali berbagai jenis risiko yang melekat recognize various inherent risks associated with
pada setiap kegiatan fungsional dan berpotensi each functional activity that could potentially
menimbulkan kerugian bagi LPEI. Proses ini result in losses for Indonesia Eximbank. This process
dilakukan secara proaktif, tidak hanya menanggapi is proactive, aiming to anticipate risks rather than
kejadian yang sudah terjadi. Analisis dilakukan merely responding to incidents after they occur.
dengan mempertimbangkan karakteristik risiko Analysis considers the inherent characteristics
yang melekat pada bisnis dan aktivitas LPEI secara of risks related to Indonesia Eximbank’s overall
keseluruhan. business and activities.
Pengukuran risiko dilakukan secara akurat dan Risk measurement is performed accurately and
tepat waktu guna mengetahui tingkat risiko yang timely to determine the risk levels associated with
melekat pada masing-masing aktivitas, kemudian each activity, subsequently compared against
dibandingkan dengan risk appetite yang telah the established risk appetite. The measurement
ditetapkan. Hasil pengukuran ini menjadi dasar results serve as the basis for determining
dalam menentukan langkah mitigasi yang sesuai appropriate mitigation measures to reduce
untuk menekan risiko residual. Pengukuran dapat residual risk. Measurements can be conducted on
dilakukan secara individu, agregat, maupun an individual, aggregate, or portfolio basis, using
portofolio, menggunakan pendekatan kualitatif qualitative or quantitative approaches depending
atau kuantitatif tergantung pada tujuan dan on the objectives and complexity of Indonesia
tingkat kompleksitas bisnis LPEI. Kecukupan Eximbank’s business. Risk measurement adequacy
pengukuran risiko dijaga melalui evaluasi berkala is maintained through periodic evaluations of
terhadap ketepatan asumsi, sumber data, dan assumptions, data sources, and measurement
prosedur pengukuran risiko, serta Penyesuaian procedures, with adjustments made when
metode pengukuran apabila terdapat perubahan significant changes occur in business activities or
signifikan pada kegiatan usaha atau faktor risiko material risk factors.
yang bersifat material.
Pengendalian risiko diterapkan secara efektif Risk controls are effectively implemented in
sesuai karakteristik risiko yang telah diidentifikasi accordance with the characteristics of risks that
dan diukur. Strategi pengendalian difokuskan have been identified and measured. Control
pada upaya meminimalkan tingkat risiko yang strategies focus on minimizing risk levels and
dihadapi dan mencegah terjadinya pelampauan preventing exceeding the risk limits acceptable
batas risiko (risk limit) yang dapat diterima oleh to the organization. This process also includes
lembaga. Proses ini juga mencakup pengelolaan managing specific risks that may impact the
risiko tertentu yang dapat berdampak terhadap sustainability of Indonesia Eximbank’s operations.
keberlangsungan usaha LPEI.
Pemantauan risiko dilaksanakan secara rutin dan Risk monitoring is conducted regularly and
komprehensif untuk memastikan seluruh aktivitas comprehensively to ensure that all risk
pengelolaan risiko berjalan sesuai dengan management activities operate within the
batas risiko (risk limit) yang telah ditetapkan. established risk limits. This involves comparing
Proses ini dilakukan dengan membandingkan actual risk levels against applicable limits, with
tingkat risiko aktual terhadap limit yang berlaku, results documented in the Indonesia Eximbank
kemudian hasilnya dituangkan dalam laporan risk profile report. The risk profile report is prepared
profil risiko LPEI. Laporan profil risiko tersebut and periodically updated, considering the
disusun dan diperbarui secara berkala dengan characteristics of each risk factor. Monitoring also
mempertimbangkan karakteristik masing-masing ensures that any position exceeding risk limits
faktor risiko. Pemantauan juga memastikan promptly receives attention and corrective actions
bahwa setiap posisi yang melampaui batas risiko from the relevant units within the risk management
segera mendapat perhatian dan tindakan korektif framework.
dari unit kerja terkait dalam kerangka Manajemen
Risiko.
Kecukupan kegiatan pemantauan risiko dijaga The adequacy of risk monitoring activities is
oleh LPEI melalui setidaknya: maintained by Indonesia Eximbank through at
least:
1. Evaluasi terhadap eksposur Risiko; dan 1. Evaluation of risk exposure; and
2. Penyesuaian terhadap proses pelaporan 2. Adjustments to the reporting processes in the
Annual Report 2025 631 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 632
dalam hal terdapat perubahan: event of changes in:
a. Kegiatan usaha; a. business activities;
b. Faktor Risiko; b. risk factors;
c. Teknologi informasi; dan c. information technology; and
d. Sistem informasi Manajemen Risiko LPEI, d. material risk management information
yang bersifat material. systems at Indonesia Eximbank.
LPEI mengembangkan Sistem Informasi Indonesia Eximbank has developed a
Manajemen Risiko yang dirancang secara comprehensive, accurate, relevant, timely, and
menyeluruh, akurat, relevan, dan tepat waktu, integrated Risk Management Information System
serta terintegrasi untuk mencakup seluruh that covers all types of risks. This system can
jenis risiko. Sistem ini mampu menyajikan hasil present risk measurement results in qualitative
pengukuran risiko dalam bentuk kualitatif maupun and quantitative forms, enabling understanding
kuantitatif, sehingga informasi yang dihasilkan and utilization by the Board of Directors, the Sharia
dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh Dewan Supervisory Board, Executive Directors, Managing
Direktur, Dewan Pengawas Syariah, Direktur Directors, as well as regulators and supervisory
Eksekutif, Direktur Pelaksana, serta regulator dan/ authorities of Indonesia Eximbank.
atau otoritas pengawas LPEI.
Pilar 4: Sistem Pengendalian Internal yang Pillar 4: Comprehensive Internal Control System
Menyeluruh
LPEI menerapkan strategi model 3 (tiga) lini (Three Indonesia Eximbank implements the Three Line
Line Model) dalam sistem pengendalian internal Model strategy in its internal control system, which
yaitu: consists of:
1. Lini pertama (1st line) 1. 1st line, is a work unit located in each Risk Taking
Merupakan unit kerja yang berada di setiap Function which is the work unit of risk owners who
Risk Taking Function, yaitu pihak yang are directly responsible for the achievement of
berperan sebagai pemilik risiko (risk owner) business activities and the implementation of
dan bertanggung jawab langsung atas Indonesia Eximbank’s mandate and the work
pencapaian tujuan bisnis serta pelaksanaan unit which is a direct supporter of the work unit
mandat LPEI. Unit ini juga mencakup fungsi- of the risk owner. In addition, to support and
fungsi pendukung yang berperan membantu coordinate more comprehensive operational
pelaksanaan tanggung jawab pengelolaan risk management, there is a Designated
risiko oleh unit pemilik risiko tersebut. Selain Compliance and Operational Risk (DCOR)
itu guna mendukung dan mengkoordinasikan Officer at the directorate level who is directly
pengelolaan risiko operasional yang lebih responsible to the Managing Director who
menyeluruh terdapat Designated Compliance supervises him and has a coordination line
and Operational Risk (DCOR) Officer pada with the Division that oversees operational risk
level direktorat yang bertanggung jawab management.
langsung kepada Direktur Pelaksana
yang membawahinya serta memiliki jalur
koordinasi dengan Divisi yang membawahkan
pengedelolaan risiko operasional.
2. Lini kedua (2nd line): merupakan fungsi 2. Second Line (2nd line): This comprises the Risk
manajemen risiko dan kepatuhan yang terdiri Management and Compliance functions, which
atas: include:
a. Fungsi Manajemen Risiko yang fokus a. The Risk Management function focuses on
pada pengembangan metodologi terkait developing methodologies related to risk
manajemen risiko. Termasuk di dalamnya management. This includes the Business
Fungsi Analisa Risiko Bisnis sebagai four eye Risk Analysis Function as the four-eye
principles pada level transaksi; dan principle at the transaction level; and
b. Fungsi Kepatuhan b. The Compliance function.
Lini kedua memiliki peran antara lain The second line has roles including
pemantauan, pemberian advis, pengujian, monitoring, providing advice, testing,
analisis, pengaturan dan pelaporan analysis, regulation and reporting on
tentang hal-hal yang berkaitan dengan matters relating to risk management and
manajemen risiko dan kepatuhan. compliance.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 632 Laporan Tahunan 2025
Page 633
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
3. Lini ketiga (3rd line) 3. Third Line (3rd line)
Merupakan Audit Function sebagai lini Serves as the Audit Function as the last line
pertahanan terakhir yang bertugas melakukan of defense, responsible for conducting audits
audit atas pelaksanaan kegiatan di seluruh unit of activities across all work units, as well
kerja, serta menjalankan penilaian independen as performing independent assessments
terhadap efektivitas penerapan Manajemen of the effectiveness of Risk Management
Risiko dan Sistem Pengendalian Internal di LPEI. implementation and the Internal Control
System within Indonesia Eximbank.
Lini ketiga berperan dalam memberikan assurance The third line has a role including providing
serta melakukan evaluasi secara independen assurance and conducting independent
dan objektif terhadap efektivitas pengendalian and objective evaluations of internal control,
internal, penerapan tata kelola, dan pelaksanaan implementation of governance and risk
manajemen risiko. management
Jenis Risiko dan Upaya Mitigasi Tahun 2025 Types of Risks and Mitigation in 2025
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
Risiko Kredit muncul ketika terdapat konsentrasi Credit risk arises from the concentration of
penyediaan dana pada satu pihak, sekelompok funds provided to one party or a group of
pihak, industri, sektor, atau wilayah geografis parties, industries, sectors, and/or specific
tertentu (concentration risk), serta akibat geographical areas (concentration risk),
kegagalan pihak lawan dalam memenuhi counterparty default (counterparty credit
kewajiban (counterparty credit risk) maupun risk), and settlement failure (settlement risk).
kegagalan penyelesaian transaksi (settlement To anticipate and control credit risk, Indonesia
risk). Untuk mengelola dan menekan potensi Eximbank has developed and implemented risk
risiko tersebut, LPEI menerapkan berbagai mitigation measures, including:
langkah mitigasi risiko, antara lain:
a. Pengelolaan kredit dilakukan dengan a. Credit management is carried out by
menerapkan tiga pilar independen, yaitu implementing three independent pillars:
unit bisnis, credit risk reviewer, dan credit business units, credit risk reviewers, and
operation, untuk memastikan adanya credit operations, to ensure a balance
keseimbangan antara fungsi pengambil between risk-taking and control functions.
risiko dan fungsi pengendalian.
b. Tahap Pra-Kredit / Pipeline Management b. Pre-Credit Stage / Pipeline Management
Penetapan target pasar dilakukan melalui Target market determination is carried out
proses pipeline management dengan through a pipeline management process
menggunakan pre-screening tools, using pre-screening tools, such as the
seperti Portfolio/Sector Guideline dan Portfolio/Sector Guideline and the Industry
Industry Financing Reference (IFR), guna Financing Reference (IFR), to ensure the
memastikan kelayakan awal calon debitur. initial suitability of prospective borrowers.
c. Proses Analisis Kredit / Inisiasi c. Credit Process/Initiation
Analisis kredit dilakukan dengan prinsip four The credit analysis process is carried out
eyes dan menggunakan sistem penilaian using the 4-eyes principle with a Credit
berbasis Credit Rating serta Scoring System Rating and Scoring System to measure
untuk mengukur tingkat risiko kredit. Hasil credit risk. Individual risk potential can be
peringkat kredit menjadi indikator awal indicated through ratings used as a tool
terhadap potensi penurunan kinerja to measure the financial performance of
keuangan debitur. debtors and as an early warning of a decline
in the financial performance of debtors.
Setiap pembiayaan dijamin dengan agunan Each financing is secured by collateral
seperti piutang, persediaan, atau aset tetap such as receivables, inventory, or fixed
dengan penilaian berbasis nilai wajar. Nilai assets, valued at fair value. The value of the
agunan menjadi dasar estimasi arus kas di collateral serves as the basis for estimating
masa depan bagi kredit yang bergantung future cash flows for loans relying on
pada collateral. Selain itu, keputusan kredit collateral. Furthermore, credit decisions are
diambil oleh Komite Kredit yang terdiri made by a Credit Committee consisting of
Annual Report 2025 633 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 634
dari unsur bisnis dan risiko dengan proses business and risk representatives using an
penilaian independen. independent assessment process.
d. Tahap Pencairan / On Disbursement d. On Disbursemen
Keputusan komite diimplementasikan The Committee’s decision is implemented
melalui verifikasi dan pencairan dana oleh through verification and implementation/
unit kerja independen (Credit Operation), disbursement of financing by a business
dengan pengelolaan dokumen secara and risk independent unit (Credit Operation)
terpisah oleh Credit Administration. and separate document management by
Credit Admin.
e. Tahap Pasca-Pencairan / Post Disbursement e. Post Disbursement
Setelah pencairan, Divisi ERM melakukan After disbursement, the financing portfolio
pemantauan portofolio pembiayaan is monitored through the monthly Enterprise
melalui Enterprise Risk Management Risk Management Report (ERMR) by the
Report (ERMR) bulanan. Pemantauan ERM Division, which conducts EWD (Early
mencakup deteksi dini (Early Warning Warning Detection) for debtors with
Detection) terhadap debitur berisiko, potential deterioration and intensive PDO
analisis Portfolio Development Optimization monitoring and MIS updates with core data
(PDO), serta pembaruan Management and dashboard updates. Monitoring is also
Information System (MIS) secara berkala carried out on debtors whose ratings have
untuk memantau perubahan rating dan been downgraded to non-investment
mencegah kredit jatuh ke dalam kategori grade to prevent them from becoming Non-
Non-Performing Loan (NPL). Performing Loans.
f. Pemulihan Kredit / Credit Recovery f. Credit Recovery
Penanganan kredit bermasalah dilakukan Problem loans are handled by a special work
oleh unit kerja khusus dan diputuskan unit and decided upon by the Restructuring
melalui Komite Restrukturisasi, mengacu Committee, in accordance with the
pada ketentuan PMK 144 tentang hapus provisions of PMK 144 concerning write-offs.
buku. Langkah-langkah ini dinilai mampu These measures are considered effective in
menjaga kecukupan proses mitigasi risiko maintaining the adequacy of the credit risk
kredit. mitigation process.
g. Kebijakan Internal Kredit g. Internal Credit Policy
Proses pembiayaan diatur melalui ketentuan The financing process is governed by
internal seperti Kebijakan Pembiayaan, internal regulations such as the Financing
Manual Pembiayaan, Petunjuk Teknis Policy, Financing Manual, Financing
Operasional Pembiayaan, dan ketentuan Operational Technical Instructions, and
Komite Pembiayaan. Dokumen-dokumen ini Credit Committee regulations. These
terus disempurnakan untuk meningkatkan documents are continuously refined to
kualitas portofolio pembiayaan LPEI. improve the quality of Indonesia Eximbank’s
h. Batas Minimum Pemberian Pembiayaan financing portfolio.
(BMPP) h. Minimum Financing Limit (BMPP)
Sebagai alat mitigasi tambahan, LPEI As an additional mitigation tool, Indonesia
menerapkan BMPP sebagai batas Eximbank implements the BMPP as the
maksimum pembiayaan bagi individu maximum financing limit for both individuals
maupun kelompok usaha guna mengelola and business groups to manage portfolio
risiko konsentrasi portofolio. concentration risk.
i. Batas In-house Limit i. In-house Limit Besides the BMPP,
Selain BMPP, LPEI juga memberlakukan Indonesia Eximbank also enforces an in-
in-house limit sebagai strategi house limit as a strategy to control financing
pengendalian konsentrasi pembiayaan. concentration. This limit covers financing,
Batas ini mencakup pembiayaan, retensi guarantee retention, and insurance
penjaminan, dan retensi asuransi. retention. Facilities are not permitted to
Pemberian fasilitas tidak diperkenankan exceed this limit, and any excess resulting
melampaui limit tersebut, dan bila terjadi from currency fluctuations or capital
pelampauan akibat perubahan kurs atau changes is adjusted gradually against the
modal, dilakukan penyesuaian bertahap outstanding balances.
terhadap outstanding.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 634 Laporan Tahunan 2025
Page 635
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
j. Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) j. Allowance for Impairment Losses (CKPN)
LPEI telah menerapkan PSAK 71 tentang Indonesia Eximbank has implemented
Instrumen Keuangan, yang mengacu PSAK 71 on Financial Instruments, which
pada IFRS 9, mencakup aspek klasifikasi, references IFRS 9, covering classification,
pengukuran, penurunan nilai, dan hedge measurement, impairment, and hedge
accounting. Evaluasi penurunan nilai accounting. Impairment evaluations are
dilakukan secara berkala terhadap seluruh conducted periodically on all financial
aset keuangan, kecuali yang diukur pada assets, except those measured at fair
fair value through profit or loss. Selain itu value through profit or loss. Additionally, to
untuk mendukung perhitungan CKPN yang support more prudent CKPN calculations, a
lebih prudent, selama tahun 2025 telah routine quarterly review involving relevant
dilakukan review CKPN secara rutin setiap work units, including the Risk Management
triwulan dan melibatkan berbagai unit kerja Division, has been carried out throughout
terkait termasuk Divisi Manajemen Risiko. 2025.
k. Manajemen Risiko Derivatif k. Derivative Risk Management
Sesuai dengan ketentuan Menteri In accordance with the regulations from
Keuangan, LPEI wajib menerapkan prinsip the Minister of Finance, Indonesia Eximbank
kehati-hatian dalam pengelolaan transaksi is required to apply prudential principles
derivatif. Transaksi derivatif hanya dilakukan in managing derivative transactions.
untuk tujuan hedging dan dibatasi hingga Derivative transactions are solely
maksimum 10% dari modal untuk setiap conducted for hedging purposes and
pihak lawan. Jenis transaksi yang umum are limited to a maximum of 10% of the
dilakukan meliputi spot, forward, futures, capital per counterparty. Common types of
dan swap. transactions include spot, forward, futures,
and swaps.
l. Penguatan Infrastruktur Sistem l. Infrastructure System Enhancement
LPEI terus meningkatkan infrastruktur Indonesia Eximbank continues to enhance its
manajemen risikonya melalui risk management infrastructure through the
pengembangan sistem Core Banking baru development of a new Core Banking system
serta implementasi Integrated Origination and the implementation of the Integrated
System (IOS) sebagai dukungan terhadap Origination System (IOS), supporting more
pengelolaan risiko kredit yang lebih comprehensive and efficient credit risk
menyeluruh dan efisien. management.
2. Risiko Pasar 2. Market Risk
Risiko Pasar merupakan potensi kerugian yang Market Risk is the potential loss arising from
timbul akibat perubahan kondisi pasar yang changes in market conditions that affect the
memengaruhi posisi aset, liabilitas, ekuitas, position of assets, liabilities, equity, and off-
maupun rekening administratif termasuk balance sheet accounts, including derivative
transaksi derivatif. Saat ini, eksposur Risiko transactions. Currently, Indonesia Eximbank
Pasar LPEI terbatas pada banking book, karena Market Risk exposure is limited to the banking
LPEI tidak melakukan aktivitas trading book. book, as Indonesia Eximbank does not conduct
Transaksi trading hanya dilakukan dalam trading book activities. Trading transactions
rangka lindung nilai (hedging) dan bersifat are conducted solely for hedging purposes
natural hedge. Dengan demikian, eksposur and are natural hedges. Therefore, Indonesia
utama yang dihadapi LPEI dalam Risiko Pasar Eximbank’s primary exposures to Market Risk
adalah risiko suku bunga dan risiko nilai tukar. are interest rate risk and exchange rate risk.
Untuk mengantisipasi serta mengendalikan To anticipate and control Market Risk, the
Risiko Pasar, langkah-langkah yang diterapkan following measures are implemented:
antara lain melalui:
a. Memitigasi eksposur Risiko Pasar dilakukan a. Mitigating Market Risk exposure is done
dengan pemantauan Posisi Devisa Neto by monitoring the Net Foreign Exchange
(PDN) secara harian sesuai limit dalam Position (NFEP) daily in accordance with the
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan limits set by the Financial Services Authority
Peraturan Menteri Keuangan, yaitu (OJK) and the Minister of Finance, which is a
maksimum sebesar 20% dengan limit maximum of 20%.
internal yang lebih konservatif.
Annual Report 2025 635 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 636
b. Melakukan pengelolaan dan pemantauan b. Managing and monitoring interest rate risk
risiko suku bunga pada Banking Book atau in the Banking Book or Interest Rate Risk in
Interest Rate Risk in the Banking Book (IRRBB), the Banking Book (IRRBB), which includes
yang mencakup analisa interest rate gap analyzing interest rate gaps and sensitivity
dan sensitivity analysis, serta melakukan analysis, as well as developing IRRBB
pengembangan metode pengukuran IRRBB. measurement methods.
c. Menetapkan limit khusus untuk transaksi c. Setting specific limits for banking book
banking book, mencakup limit counterparty transactions, including counterparty limits
dan limit dealer. and dealer limits.
d. Memiliki Treasury Dealing System (TDS) yang d. Have a Treasury Dealing System (TDS)
didukung sumber data pasar dari Reuters, supported by market data sources from
Bloomberg, dan sumber independen Reuters, Bloomberg, and other independent
lainnya, dalam rangka mendukung sources, in order to support the Market Risk
infrastruktur pengelolaan Risiko Pasar. management infrastructure.
e. Melakukan gap management dan analisa e. Conduct gap management and sensitivity
sensitivitas dengan tujuan mengelola risiko analysis with the aim of managing market
pasar sebagai akibat perubahan tingkat risk as a result of changes in interest rates
bunga dan nilai tukar untuk melengkapi and exchange rates to complement Market
pemantauan Risiko Pasar. Risk monitoring.
f. Melengkapi kebijakan dan peraturan f. Complete internal policies and regulations
internal terkait dengan pengelolaan Risiko related to Market Risk management.
Pasar.
g. Memisah unit-unit pengelola risiko pasar g. Separate market risk management units
yang dibagi menjadi 3 bagian, yaitu front into 3 parts, namely front office, middle
office, middle office, dan back office. office, and back office
3. Risiko Likuiditas 3. Liquidity Risk
Risiko Likuiditas merupakan potensi Liquidity risk is the potential inability of
ketidakmampuan LPEI dalam memenuhi Indonesia Eximbank to meet maturing financial
kewajiban keuangan yang jatuh tempo, baik obligations, whether from cash flow funding
dari sumber pendanaan arus kas maupun sources or from liquid assets that can be readily
dari aset likuid yang dapat segera dikonversi converted into cash without disrupting the
menjadi kas tanpa mengganggu stabilitas institution’s operational stability and financial
operasional dan kondisi keuangan lembaga. condition. Indonesia Eximbank manages this
LPEI mengelola risiko ini dengan memastikan risk by ensuring that all financial obligations can
seluruh kewajiban finansial dapat dipenuhi be met on time and by maintaining adequate
tepat waktu serta menjaga tingkat likuiditas and efficient liquidity levels.
yang memadai dan efisien.
Fungsi pengelolaan Risiko Likuiditas dijalankan Liquidity risk management is carried out by the
oleh Assets and Liabilities Committee (ALCO) Assets and Liabilities Committee (ALCO) and
dan diimplementasikan secara operasional implemented operationally by the Treasury
oleh Unit Kerja Tresuri. Dalam praktiknya, Work Unit. In practice, liquidity risk management
pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan is carried out through various steps, including:
berbagai langkah, antara lain:
a. Mengelola dan memantau Pengelolaan a. Managing and monitoring liquidity risk
Risiko Likuiditas melalui Assets and Liabilities management through the Assets and
Committee (ALCO) untuk ketersediaan atas Liabilities Committee (ALCO) for the
keseluruhan reserves yang dipantau secara availability of overall reserves monitored on
harian, mingguan, dan bulanan. a daily, weekly, and monthly basis.
b. Menetapkan dan memantau limit-limit b. Setting and monitoring liquidity risk limits on
Risiko Likuiditas secara berkala oleh Unit a regular basis by the Treasury Unit. In 2025,
Kerja Tresuri. Pada tahun 2025 telah a Liquidity Reserve Limit (LRL) has been set
ditetapkan Liquidity Reserve Limit (LRL) yang which will be monitored periodically.
dipantau secara berkala
c. Melakukan pengelolaan aset yang aman, c. Managing assets that are safe, liquid,
likuid, dan menguntungkan dalam jumlah and profitable in sufficient amounts and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 636 Laporan Tahunan 2025
Page 637
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
yang cukup dan dalam komposisi yang in a composition that is tailored to the
disesuaikan dengan karakteristik bisnis dan characteristics of the business and the
Profil Risiko Likuiditas. Liquidity Risk Profile.
d. Menyusun skenario Likuiditas berdasarkan d. Preparing liquidity scenarios based on
kondisi yang berbeda (normal, tidak normal, different conditions (normal, abnormal,
ekstrim) dan proyeksi arus kas harian serta extreme) and daily cash flow projections
profil maturitas bulanan sehingga dapat and monthly maturity profiles so that
ditetapkan contingency funding plan untuk a contingency funding plan can be
mengantisipasi terjadinya kondisi ekstrim established to anticipate extreme conditions
dan menetapkan strategi yang sesuai and determine appropriate and accurate
dan akurat dalam mengantisipasi kondisi strategies in anticipation of future liquidity
likuiditas di masa mendatang. conditions.
e. LPEI dapat melakukan penempatan e. ndonesia Eximbank may place funds in
dana dalam bentuk surat berharga yang the form of government securities; Bank
diterbitkan Pemerintah; Sertifikat Bank of Indonesia certificates; securities issued
Indonesia; surat berharga yang diterbitkan by donor country governments; securities
oleh pemerintah negara donor; surat issued by multilateral financial institutions;
berharga yang diterbitkan oleh lembaga deposits in rupiah or foreign currency at
keuangan multilateral; simpanan dalam the Bank of Indonesia; deposits at domestic
bentuk rupiah atau valuta asing pada Bank and/or foreign banks; and/or securities
Indonesia; simpanan pada bank dalam issued by state-owned enterprises with an
negeri dan/atau bank luar negeri; dan/ AAA rating
atau surat berharga yang diterbitkan oleh
Badan Usaha Milik Negara dengan predikat
AAA.
f. Dalam rangka optimalisasi Dana f. In order to optimize the Special Assignment
Penugasan Khusus, dana yang belum dapat Fund, funds that cannot be used may
digunakan dapat dilakukan penempatan be placed in financial instruments with
pada instrumen keuangan yang miliki risiko controlled risk and liquidity, including
terkendali dan likuid termasuk penempatan internal placement in general assignments
internal pada penugasan umum.
g. Selain mitigasi risiko likuiditas yang g. In addition to liquidity risk mitigation
dilakukan, LPEI juga memiliki sovereign measures, Indonesia Eximbank also has
status yang membuat risiko inheren LPEI sovereign status, which makes Indonesia
lebih rendah dibandingkan perbankan Eximbank’s inherent risk lower than that of
umumnya. commercial banks in general.
Penyempurnaan metodologi liquidity The refinement of the liquidity reserve limit
reserve limit dilakukan untuk memastikan methodology was carried out to ensure that
pengelolaan likuiditas LPEI berlangsung Indonesia Eximbank liquidity management
secara efektif, efisien, dan sejalan dengan is effective, efficient, and in line with the
kebutuhan pendanaan operasional institution’s operational funding needs.
lembaga.
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
Risiko Operasional merupakan potensi kerugian Operational risk is the risk resulting from the
yang timbul akibat ketidak memadai atau inadequacy and/or malfunction of internal
tidak berfungsinya proses internal, kesalahan processes, human error, system failure, and/or
manusia, kegagalan sistem, maupun external events that affect Indonesia Eximbank’s
kejadian eksternal yang dapat memengaruhi operations. Operational risk is closely related to
kelancaran operasional LPEI. Risiko ini berkaitan the completeness and effectiveness of systems,
erat dengan efektivitas sistem, prosedur, serta procedures, and controls within the business
mekanisme pengendalian yang diterapkan environment, as well as the capabilities of
dalam kegiatan usaha, termasuk kompetensi human resources that can affect Indonesia
sumber daya manusia yang berperan di Eximbank’s business performance.
dalamnya.
Annual Report 2025 637 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 638
Penerapan manajemen risiko operasional Operational risk management is implemented
dilakukan secara terintegrasi di setiap aktivitas for every activity carried out in an integrated
bisnis melalui sistem dan proses pengelolaan manner within an accurate and comprehensive
risiko yang komprehensif serta akurat. Untuk risk management system and process. To
mengantisipasi dan mengendalikan risiko anticipate and control operational risk, the
operasional, berbagai langkah dilakukan following measures are taken, among others:
antara lain melalui:
a. Pengelolaan Risiko Operasional LPEI a. Indonesia Eximbank’s Operational Risk
dituangkan dalam Standar Pedoman Management is outlined in the Operational
Operasional (SPO) Operational Risk Risk Management (ORM) Standard
Management (ORM) dan SPO Risk & Operating Procedures (SOP) and the Risk &
Control Self-Assessment (RCSA) dan Control Self-Assessment (RCSA) SOP.
dikoordinasikan oleh Divisi Digital Risk &
Operation.
b. LPEI menetapkan Designated Compliance b. Indonesia Eximbank has appointed a
and Operational Risk (DCOR) Officer untuk Designated Compliance and Operational
melakukan pengawasan terhadap risiko Risk (DCOR) Officer to supervise operational
operasional. risks.
c. Penerapan RCSA telah dilakukan untuk c. The implementation of RCSA has been
mengidentifikasi dan mengukur Risiko carried out to identify and measure
Operasional yang bersifat kualitatif dan qualitative and predictive operational risks.
prediktif. RCSA telah dilaksanakan secara RCSA has been carried out routinely at least
rutin minimal 1x dalam setahun untuk once a year for all work units
seluruh unit kerja
d. Penyusunan dan pengkinian Risk Register d. The preparation and updating of a Risk
untuk seluruh Unit Kerja di LPEI. Register for all work units within Indonesia
Eximbank.
e. Pada tahun 2025, telah dilakukan proses e. In 2024, the initial phase of the ORM system
implementasi sistem ORM tahap awal untuk implementation process was conducted to
menunjang pengelolaan Risiko Operasional support more integrated operational risk
yang lebih terintegrasi. management.
f. Identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan f. Identification, measurement, control, and
pemantauan Risiko Operasional secara monitoring of operational risks on an
enterprise dilakukan secara berkala dalam enterprise basis are carried out periodically
Profil Risiko Operasional. in the Operational Risk Profile.
g. Salah satu tools dalam meminimalisir g. One of the tools to minimize operational
risiko operasional dalam kondisi darurat risks in emergency or disaster conditions
atau bencana yang diakibatkan oleh caused by natural factors or human
faktor alam atau perbuatan manusia yang actions that disrupt business activities is the
mengganggu kegiatan usaha yaitu dengan implementation of a Business Continuity
implementasi Business Continuity Plan/BCP. Plan (BCP).
h. Pelaksanaan control-testing secara rutin h. Conducting pilot control testing for financing
untuk kegiatan pembiayaan. activities
i. Pelaksanaan Forum ORM (Operational Risk i. Implementation of the ORM (Operational
Management) untuk membahas hal terkait Risk Management) Forum to discuss matters
dengan pengelolaan risiko operasional related to operational risk management at
pada level lembaga the institutional level.
j. Sertfikasi SNI ISO:37001 tentang Sistem j. SNI ISO:37001 certification for the Anti-
Manajemen Anti-Penyuapan (SMAP) untuk Bribery Management System (SMAP) for the
unit kerja Pembiayaan dan Pengadaan. Financing and Procurement work unit.
5. Risiko Hukum 5. Legal Risk
Risiko Hukum merupakan potensi kerugian Legal risk is the potential loss arising from
yang muncul akibat adanya tuntutan hukum lawsuits or legal weaknesses. This risk can
atau kelemahan dalam aspek yuridis. Risiko arise from the lack of adequate regulations,
ini dapat terjadi karena belum adanya weaknesses in contracts, failure to meet
regulasi yang memadai, kelemahan dalam the legal requirements of an agreement, or
perikatan, tidak terpenuhinya unsur sahnya
perjanjian, atau ketidaksempurnaan agunan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 638 Laporan Tahunan 2025
Page 639
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Untuk mengelola dan meminimalkan potensi imperfect collateral. To manage and minimize
tersebut, LPEI menerapkan proses manajemen this potential, Indonesia Eximbank implements
Risiko Hukum yang meliputi tahapan-tahapan a legal risk management process that includes
sebagai berikut: the following stages:
a. identifikasi dan analisis terhadap beberapa a. Identify and analyze several factors that can
faktor yang dapat meningkatkan eksposur increase exposure to Legal Risk, including
Risiko Hukum, antara lain melalui: through:
• Kajian hukum; • Legal review;
• Pemberian pendapat hukum (legal • Provision of legal opinions; and
opinion); dan
• Pembuatan rancangan dokumentasi • Preparation of legal documentation
hukum (legal drafting) termasuk (legal drafting), including
melakukan standarisasi perjanjian. standardization of agreements.
b. Dalam mengukur/menilai Risiko Hukum, b. In measuring/assessing Legal Risk, the
dapat menggunakan parameter atau following parameters or indicators can be
indikator: used:
• Ketiadaan atau perubahan peraturan • Absence or change of laws and
perundang undangan; regulations;
• Kelemahan dalam perikatan atau kerja • Weaknesses in contracts or cooperation;
sama; dan and
• Proses penyelesaian sengketa. • Dispute resolution processes.
c. Dalam rangka melakukan langkah-langkah c. In order to take steps to control Legal Risk,
pengendalian Risiko Hukum, maka dapat several things can be done, including:
dilakukan beberapa hal, antara lain:
• Unit Kerja yang membidangi Hukum • The Legal Unit reviews legal
melakukan kaji ulang terhadap documentation and standard
dokumentasi hukum dan format standar agreement formats of Indonesia
perjanjian LPEI, kontrak perjanjian antara Eximbank, contracts between Indonesia
LPEI dengan nasabah, serta kontrak dan Eximbank and customers, as well as
perjanjian antara LPEI dengan pihak lain, contracts and agreements between
untuk menilai relevansi serta efektivitas Indonesia Eximbank and other parties, to
guna mengecek validitas ketentuan assess their relevance and effectiveness
dalam kontrak dan perjanjian tersebut. in order to verify the validity of the
provisions in such contracts and
agreements.
• Unit Kerja yang membidangi hukum • The Legal Unit may provide legal
dapat melakukan pendampingan assistance.
hukum.
• Dalam melaksanakan fungsi • In carrying out its legal risk control
pengendalian Risiko Hukum, LPEI dapat functions, Indonesia Eximbank may
dibantu oleh pihak eksternal yang ahli di be assisted by external parties with
bidang Hukum. expertise in the field of law.
d. Dalam rangka melakukan langkah-langkah d. In order to monitor legal risk, several
pemantauan Risiko Hukum, maka dapat measures can be taken, including:
dilakukan beberapa hal, antara lain:
• Unit kerja yang membidangi Hukum • The legal department shall periodically
secara berkala melakukan pemantauan monitor the dispute resolution process
terhadap proses penyelesaian sengketa and assess the potential losses that may
dan menilai potensi kerugian yang be incurred by Indonesia Eximbank.
dapat dialami LPEI.
• Melakukan review secara berkala • Conducting periodic reviews of the
terhadap syarat dan ketentuan terms and conditions of applicable
perjanjian yang berlaku agar tetap sah agreements to ensure they remain valid
dan relevan. and relevant.
• Melakukan rekapitulasi atas • Recapitulating cases handled by
penanganan perkara yang dihadapi LPEI Indonesia Eximbank and reported
dan telah dilaporkan secara berkala. periodically
Annual Report 2025 639 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 640
6. Risiko Strategis 6. Strategic Risk
Risiko Strategis merupakan potensi kerugian Strategic risk is the potential loss arising from
yang timbul akibat ketidaktepatan dalam inaccuracies in strategic decision-making or
pengambilan atau pelaksanaan keputusan implementation, as well as the institution’s
strategis, serta kegagalan lembaga dalam failure to respond to or adapt to the dynamics
merespons atau menyesuaikan diri terhadap of changes in the business environment.
dinamika perubahan lingkungan bisnis. Untuk To manage this risk, Indonesia Eximbank
mengelola risiko tersebut, LPEI menerapkan implements a Strategic Risk Management
proses manajemen Risiko Strategis yang process that includes the following steps:
mencakup langkah-langkah berikut:
a. Identifikasi Risiko Strategis dilakukan a. Strategic risk identification includes
dengan menelaah serta mencatat berbagai identifying and managing deviations
bentuk penyimpangan atau deviasi yang or irregularities resulting from the non-
muncul akibat tidak tercapainya atau realization or ineffective implementation of
kurang efektifnya pelaksanaan strategi business strategies or business plans that
dan rencana bisnis yang telah ditetapkan, have been established, especially those
terutama yang berpotensi memberikan that have a significant impact on Indonesia
dampak signifikan terhadap posisi Eximbank’s capital. Indonesia Eximbank
permodalan LPEI. Analisis risiko difokuskan conducts risk analysis, particularly on
pada strategi-strategi yang memerlukan strategies that require significant resources
alokasi sumber daya besar atau memiliki and/or are high-risk, such as entering new
tingkat risiko tinggi, seperti ekspansi ke market segments, acquisition strategies,
pasar baru, kegiatan akuisisi, diversifikasi diversification strategies in terms of
produk dan layanan, serta pengembangan products and services, and implementing
aktivitas usaha baru. new business activities.
b. Dalam mengukur menilai Risiko Strategis, b. In measuring and assessing strategic risk,
dapat menggunakan parameter atau the following parameters or indicators can
indikator: be used:
• Kesesuaian strategi bisnis dengan • Alignment of business strategies with
kondisi lingkungan usaha. the business environment.
• Pilihan tingkat strategi bisnis, yaitu • The choice of business strategy level,
strategi berisiko tinggi dan strategi namely high-risk and low-risk strategies.
berisiko rendah.
• Posisi strategis LPEI dibandingkan • Indonesia Eximbank’s strategic position
dengan kompetitornya. compared to its competitors.
• Pencapaian realisasi bisnis LPEI. • Indonesia Eximbank’s business
realization achievements.
c. Pengendalian Risiko Strategis dilaksanakan c. Strategic Risk Control is carried out through
melalui pemantauan terhadap kinerja, performance monitoring, including financial
termasuk kinerja keuangan, dengan performance, by comparing actual results
membandingkan hasil aktual terhadap with expected results to ensure that the risks
target yang telah ditetapkan. Langkah ini taken are still within tolerance limits, among
bertujuan memastikan bahwa tingkat risiko others by using the Balance Score Card
yang diambil tetap berada dalam batas (BSC) approach and reporting significant
toleransi yang dapat diterima. Pemantauan deviations related to the achievement of
dilakukan antara lain dengan menggunakan strategic plans to the Executive Director and
pendekatan Balanced Scorecard (BSC), Board of Directors.
sementara setiap deviasi signifikan dalam
pencapaian sasaran strategis dilaporkan
kepada Direktur Eksekutif dan Dewan
Direktur untuk mendapat perhatian dan
tindak lanjut.
d. Pemantauan Risiko Strategis dilakukan d. Strategic Risk Monitoring is conducted on a
secara berkala dengan mempertimbangkan regular basis, taking into account past loss
pengalaman kerugian di masa lalu yang experiences caused by Strategic Risks or
bersumber dari deviasi terhadap rencana deviations from strategic plans. Strategic
atau kebijakan strategis. Setiap isu strategis issues arising from operational changes and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 640 Laporan Tahunan 2025
Page 641
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
yang muncul akibat perubahan operasional business environment changes that have a
maupun dinamika lingkungan bisnis dan negative impact on the business conditions
berpotensi menimbulkan dampak negatif or financial condition of the Institution are
terhadap kondisi usaha atau keuangan reported to the Executive Director in a timely
LPEI dilaporkan secara tepat waktu kepada manner, accompanied by an analysis of the
Direktur Eksekutif, disertai analisis atas impact on Strategic Risks and necessary
dampaknya terhadap Risiko Strategis serta corrective actions.
rekomendasi tindakan perbaikan yang
perlu dilakukan.
Pemantauan Risiko Strategis dilaksanakan Strategic Risk Monitoring is carried out by
oleh unit kerja yang menangani fungsi the Work Unit in charge of Planning on a
perencanaan secara triwulanan, atau quarterly basis or in accordance with the
sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam applicable Minister of Finance Regulations
Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan and Financial Services Authority Regulations
Otoritas Jasa Keuangan yang berlaku. Hasil through reports to management, owners,
pemantauan tersebut disampaikan kepada and relevant regulators.
manajemen, pemangku kepentingan,
serta regulator terkait sebagai bagian dari
mekanisme pelaporan dan pengawasan
berkala.
7. Risiko Reputasi 7. Reputation Risk
Risiko Reputasi merupakan potensi kerugian Reputation Risk is the risk of a decline in the
yang timbul akibat menurunnya tingkat level of stakeholder trust arising from negative
kepercayaan pemangku kepentingan terhadap perceptions of Indonesia Eximbank. To maintain
LPEI, yang bersumber dari munculnya persepsi trust and a positive image, Indonesia Eximbank
negatif terhadap lembaga. Untuk menjaga implements a Reputation Risk management
kepercayaan dan citra positif, LPEI menerapkan process through the following stages:
proses manajemen Risiko Reputasi melalui
tahapan-tahapan berikut:
a. identifikasi Risiko Reputasi dilakukan antara a. Reputation Risk Identification is conducted
lain: through various means:
Dalam mengidentifikasi Risiko Reputasi, LPEI In identifying Reputation Risk, Indonesia
memanfaatkan berbagai sumber informasi, Eximbank utilizes multiple information
seperti pemberitaan di media massa, sources, including media coverage, content
konten pada situs web resmi LPEI, hasil on the official Indonesia Eximbank website,
pemantauan media sosial, pengaduan social media monitoring results, complaints
yang diterima melalui layanan pelanggan, received through customer service, as
serta hasil survei atau kuesioner kepuasan well as survey or customer satisfaction
nasabah. Setiap kejadian yang berpotensi questionnaire outcomes. Any incident that
mempengaruhi citra dan reputasi lembaga has the potential to affect the institution’s
didokumentasikan serta dikelola secara image and reputation is documented and
tertib dan sistematis. managed in an orderly and systematic
manner.
b. Dalam mengukur/menilai Risiko Reputasi, b. Measuring/Assessing Reputation Risk can
dapat menggunakan parameter atau utilize parameters or indicators such as:
indikator:
• Pengaruh reputasi Direktur Eksekutif, • the influence of the Executive Director,
anggota Dewan Direktur, Direktur Board Members, Managing Director, and
Pelaksana dan DPS. DPS on reputation;
• Pelanggaran etika bisnis. • ethical violations;
• Kompleksitas produk dan kerja sama • product complexity and business
bisnis. collaborations;
• Frekuensi, materialitas, dan eksposur • frequency, materiality, and exposure to
pemberitaan negatif. negative publicity;
• Frekuensi dan materialitas keluhan • as well as the frequency and materiality
debitur atau konsumen. of debtor or consumer complaints.
Annual Report 2025 641 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 642
c. Pengendalian Risiko Reputasi dilakukan c. Reputation Risk Control includes:
antara lain:
• Unit kerja yang bertanggung jawab atas • the work units responsible for handling
penanganan keluhan nasabah wajib customer complaints must promptly
segera merespons dan menyelesaikan respond and resolve each complaint or
setiap pengaduan atau potensi gugatan potential legal claim that could increase
hukum yang dapat menimbulkan exposure to the institution’s Reputation
peningkatan eksposur terhadap Risiko Risk.
Reputasi lembaga.
• Unit kerja yang berwenang dalam • The authorized units in managing
pengelolaan keluhan nasabah wajib customer complaints are required to
menindaklanjuti secara cepat dan follow up quickly and effectively on all
efektif setiap pengaduan maupun complaints or potential legal actions that
potensi gugatan hukum yang dapat could escalate the agency’s Reputation
memperbesar paparan Risiko Reputasi Risk.
terhadap LPEI.
• Upaya mitigasi terhadap Risiko • Mitigation efforts for Reputation Risk,
Reputasi maupun kejadian yang including potential incidents, are carried
berpotensi menimbulkannya dilakukan out considering the materiality level
dengan mempertimbangkan tingkat of the issues and cost-efficiency of
materialitas permasalahan serta handling. However, Reputation Risk can
efisiensi biaya penanganannya. be tolerated as long as it remains within
Namun demikian, Risiko Reputasi dapat the acceptable risk appetite set by
ditoleransi sepanjang masih berada Indonesia Eximbank.
dalam batas tingkat risiko yang dapat
diterima (risk appetite) oleh LPEI.
• Untuk meminimalkan potensi Risiko • To minimize potential Reputation Risks
Reputasi di masa mendatang, langkah in the future, preventive and recovery
pencegahan dan pemulihan yang measures already undertaken should
telah dilakukan perlu diikuti dengan be complemented by improvements
perbaikan terhadap kelemahan dalam to weaknesses in control systems and
sistem pengendalian maupun prosedur operational procedures that may trigger
operasional yang menjadi pemicu Reputation Risk.
timbulnya Risiko Reputasi.
d. Pemantauan terhadap Risiko Reputasi d. Monitoring of Reputation Risk is conducted
dilakukan secara rutin dengan routinely, considering the materiality level
memperhatikan tingkat materialitas isu of issues and cost-efficiency of handling.
serta efisiensi biaya penanganannya. For significant risks, monitoring results
Untuk risiko yang dinilai signifikan, hasil are reported to the Executive Director or
pemantauan dilaporkan kepada Direktur Managing Director responsible for the
Eksekutif atau Direktur Pelaksana yang Institution’s Communication to ensure
bertanggung jawab atas bidang Komunikasi appropriate follow-up.
Lembaga guna memastikan tindak lanjut
yang tepat.
e. LPEI menetapkan kebijakan khusus e. Indonesia Eximbank has established
terkait penanganan keluhan nasabah specific policies regarding customer
sebagai langkah untuk mengelola dan complaint handling as a measure to
meminimalkan potensi Risiko Reputasi manage and minimize potential Reputation
yang dapat timbul dari pengaduan atau Risks arising from complaints or customer
ketidakpuasan nasabah. dissatisfaction.
f. LPEI menjalin kerja sama dengan berbagai f. Indonesia Eximbank collaborates with
media, baik cetak maupun elektronik, various media outlets, both print and
untuk menyampaikan informasi dan electronic, to disseminate information and
sosialisasi terkait kegiatan usaha lembaga socialization related to its activities to the
kepada masyarakat. Selain itu, LPEI juga public. Additionally, Indonesia Eximbank
melakukan media monitoring sebagai conducts media monitoring as part of its
bagian dari sistem peringatan dini (early early warning system to detect negative,
warning system) terhadap pemberitaan neutral, or positive coverage using specific
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 642 Laporan Tahunan 2025
Page 643
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
bernada negatif, netral, maupun positif keywords. All news related to Indonesia
menggunakan kata kunci tertentu. Seluruh Eximbank is collected and reported daily
pemberitaan mengenai LPEI dikumpulkan to the leadership. This monitoring activity
dan dilaporkan kepada pimpinan setiap is complemented by Media News Analysis,
hari. Kegiatan monitoring ini dilengkapi which provides statistical summaries of
dengan Analisis Pemberitaan Media, yang publications about Indonesia Eximbank
menyajikan rangkuman statistik atas from print media and online news portals.
publikasi tentang LPEI dari media cetak By 2025, Indonesia Eximbank has appointed
maupun portal berita daring. Pada tahun a third party as a Media Monitoring Service
2025 LPEI telah menunjuk pihak ketiga to systematically, professionally, and
sebagai Media Monitoring Services untuk independently monitor the frequency and
memantau frekuensi dan karakteristik characteristics of media coverage.
pemberitaan secara lebih sistematis,
profesional dan independen.
8. Risiko Kepatuhan 8. Compliance Risk
Risiko Kepatuhan merupakan potensi kerugian Compliance Risk is the potential loss arising
yang muncul akibat ketidakpatuhan LPEI from Indonesia Eximbank’s non-compliance
terhadap peraturan perundang-undangan, with applicable laws and regulations, regulatory
ketentuan regulator, maupun kebijakan internal requirements, and internal policies. To ensure
yang berlaku. Untuk memastikan kepatuhan di compliance at all levels of the organization,
seluruh tingkatan organisasi, LPEI menerapkan Indonesia Eximbank implements a Compliance
proses manajemen Risiko Kepatuhan melalui Risk management process through the
tahapan-tahapan berikut: following stages:
a. Identifikasi dan analisis terhadap beberapa
faktor yang dapat meningkatkan eksposur a. Identification and analysis of several factors
Risiko Kepatuhan, antara lain: that may increase exposure to Compliance
• Melakukan penerapan Customer Due Risk, including:
Diligence melalui proses identifikasi dan • Implementing Customer Due Diligence
verifikasi nasabah, serta melakukan through customer identification and
penilaian profil risiko nasabah/ calon verification processes, as well as
nasabah; assessing the risk profile of customers/
• Melakukan kajian dan pemberian advice prospective customers;
yang independen, antara lain: • Conducting independent reviews and
* Kajian terhadap seluruh peraturan providing advice, including:
dan perundang-undangan yang * Reviewing all laws and regulations
berdampak pada LPEI; that have an impact on Indonesia
* Kajian terhadap peraturan internal Eximbank;
existing dalam hal kesesuaian dan * Reviewing existing internal regulations
relevansinya dengan kondisi saat in terms of their suitability and
ini dan/atau dengan perubahan relevance to current conditions and/
regulasi eksternal terkait; or changes in external regulations;
* Kajian terhadap penyusunan/
perubahan ketentuan internal di * Reviewing the formulation/
LPEI atas kesesuaiannya dengan amendment of internal provisions at
peraturan perundang-undangan Indonesia Eximbank for compliance
yang berlaku; dan with applicable laws and regulations;
* Kajian dan pemberian advis yang and
independen atas risiko kepatuhan * Independent studies and advice on
yang melekat pada kegiatan usaha/ compliance risks inherent in new and
produk/aktivitas baru maupun existing business activities/products/
existing. activities
• Melakukan Uji Kepatuhan terhadap • Conducting compliance tests on
proposal bisnis; business proposals;
• Melakukan penerapan Anti Pencucian • Implementing Anti-Money Laundering,
Uang, Pencegahan Pendanaan Counter Terrorism Financing, and
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Counter-Proliferation of Weapons of
Annual Report 2025 643 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 644
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal Mass Destruction Financing (AML/ CFT/
(APU PPT PPPSPM); CPWMD);
• Melakukan uji petik kepatuhan syariah • Conducting sharia compliance
atas pemenuhan prinsip Syariah atas sampling tests on the fulfillment of
transaksi berdasarkan prinsip Syariah sharia principles in transactions based
yang. Uji petik ini dilakukan oleh Unit on sharia principles. These sampling
Kerja yang membidangi kepatuhan tests are conducted by the work unit
Syariah – Unit Usaha Syariah. in charge of sharia compliance – the
Sharia Business Unit.
• Melakukan uji petik atas kecukupan dan • Conducting sampling tests on
efektivitas pelaksanaan self-assessment the adequacy and effectiveness
uji kepatuhan dan penerapan APU PPT of the implementation of self-
PPPSPM yang dilaksanakan oleh Unit assessment compliance tests and the
Bisnis. implementation of APU PPT PPPSPM
carried out by the Business Unit.
•Melakukan pemetaan dan identifikasi • Mapping and identifying risks to work
risiko terhadap unit kerja/aktivitas/area units/ activities/areas that have a
yang memiliki tingkat kemungkinan high probability and/ or impact of
dan/atau dampak praktik gratifikasi. gratification practices.
• Melakukan analisis transaksi keuangan • Analyzing customer financial
nasabah untuk mengidentifikasi transactions to identify transactions
transaksi yang menyimpang dari that deviate from customer profiles/
profil/karakteristik/pola transaksi characteristics/transaction patterns,
nasabah termasuk transaksi keuangan including suspicious financial
mencurigakan. transactions.
• Menerapkan fungsi deteksi atas dugaan • Implementing a continuous detection
pelanggaran secara berkelanjutan function for suspected violations through
melalui pengelolaan sarana the management of a Whistleblowing
Whistleblowing System (WBS) dan System (WBS) and reporting of gratuities.
pelaporan Gratifikasi.
b. Dalam mengukur/menilai Risiko Kepatuhan, b. In measuring/assessing Compliance Risk,
dapat menggunakan parameter atau the following parameters or indicators may
indikator: be used:
• Jenis dan signifikansi pelanggaran yang • The type and significance of violations
dilakukan oleh LPEI. committed by Indonesia Eximbank.
• Frekuensi pelanggaran (termasuk • Frequency of violations (including
sanksi) atau rekam jejak (track record) sanctions) or Indonesia Eximbank’s track
ketidakpatuhan LPEI. record of non compliance.
• Pelanggaran terhadap ketentuan • Violations of laws and regulations,
peraturan perundang-undangan, provisions applicable to Indonesia
ketentuan yang berlaku bagi LPEI, Eximbank, or generally accepted
atau standar bisnis yang berlaku business standards. Measurement of
umum. Pengukuran atas parameter this parameter includes, among others,
ini mencakup antara lain pelanggaran violations of tax provisions, accounting
terhadap ketentuan perpajakan, standards, codes of conduct, or other
standar akuntansi, kode etik, ataupun standards generally applicable in the
standar lainnya yang berlaku secara financial services sector.
umum pada sektor jasa keuangan.
• Tindak lanjut atas pelanggaran • Follow-up on violations, including
termasuk pemenuhan atas rencana fulfillment of the action plan submitted
tindak (action plan) yang disampaikan to the Financial Services Authority and/
kepada Otoritas Jasa Keuangan dan/ or other regulators.
atau regulator lainnya.
c. Dalam rangka melakukan langkah-langkah c. In order to implement Compliance Risk
pengendalian Risiko Kepatuhan, maka control measures, several things can be
dapat dilakukan beberapa hal, antara lain: done, including:
• Menyediakan mekanisme dan • Providing a complaint mechanism and
sarana pengaduan melalui sarana facility through a Whistleblowing System
Whistleblowing System (WBS). (WBS).
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 644 Laporan Tahunan 2025
Page 645
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
• Menyediakan mekanisme dan sarana • Providing a mechanism and facility for
pelaporan Gratifikasi. reporting gratuities.
• Menunjuk petugas Unit Pengendalian • Appointing officers from the Gratification
Gratifikasi (UPG) LPEI sebagai Control Unit (UPG) of Indonesia Eximbank
perpanjangan tangan KPK dalam as an extension of the Corruption
melaksanakan fungsi Pengendalian Eradication Commission (KPK) in
Gratifikasi di lingkungan LPEI. carrying out the function of Gratification
Control within Indonesia Eximbank.
• Membentuk unit kerja yang membidangi • Establishing a work unit responsible for
kepatuhan Syariah di Unit Usaha Sharia compliance in the Sharia Business
Syariah sebagai perpanjangan Unit as an extension of the DPS in carrying
tangan DPS dalam melaksanakan out the function of supervision and
fungsi pengawasan dan pemenuhan compliance with Sharia principles for
prinsip Syariah atas produk dan products and activities based on Sharia
aktivitas berdasarkan prinsip Syariah di principles within Indonesia Eximbank.
lingkungan LPEI.
• Menyusun peraturan internal terkait • Formulating internal regulations related
dengan fungsi kepatuhan, termasuk to compliance functions, including
kegiatan reviu dan pengkinian secara periodic review and updating activities.
berkala.
• Menyediakan media pembelajaran • Providing learning media related
terkait budaya kepatuhan termasuk to compliance culture, including
prinsip Syariah, antara lain dapat Sharia principles, which may include
berupa materi budaya kepatuhan compliance culture materials in the
dalam Learning Management System Learning Management System or other
maupun media lainnya; media;
• Melakukan kegiatan uji kepatuhan, uji • Conducting compliance tests, spot
petik (termasuk uji petik kepatuhan checks (including Sharia compliance
Syariah yang dilakukan oleh unit kerja spot checks conducted by the unit in
yang membidangi kepatuhan Syariah), charge of Sharia compliance), and
dan pemantauan transaksi. transaction monitoring.
• Melaksanakan kegiatan pemantauan • Carrying out monitoring and evaluation
dan evaluasi pemenuhan komitmen of commitment fulfillment and
dan pelaporan wajib kepada regulator. mandatory reporting to regulators.
• Mengelola register risiko Kepatuhan dan • Managing the Compliance Risk Register
register temuan temuan audit (internal and the Audit Findings Register (internal
& eksternal) Divisi Kepatuhan. & external) of the Compliance Division
• Mengkomunikasikan kebijakan kepada • Communicating policies to all employees
seluruh pegawai pada setiap jenjang at all levels of the organization.
organisasi.
d. Pemantauan terhadap Risiko Kepatuhan d. Monitoring of Compliance Risks is carried
dilakukan antara lain dengan: out, among other things, by:
• Melakukan reminder dan pemantauan • Providing reminders and ongoing
secara berkelanjutan atas kewajiban monitoring of Indonesia Eximbank’s
pelaporan dan komitmen LPEI kepada reporting obligations and commitments
regulator ataupun stakeholders lainnya, to regulators or other stakeholders,
termasuk melakukan follow up untuk including follow-up to ensure the
memastikan kesesuaian dan ketepatan accuracy and timeliness of reporting.
waktu pelaporan.
• Memantau peraturan internal yang • Monitoring internal regulations affected
terdampak oleh diberlakukannya by the implementation of new external
peraturan eksternal baru. regulations.
• Memantau pemenuhan permintaan • Monitoring the fulfillment of regulator
regulator, termasuk berkoordinasi dan requests, including coordinating and
melakukan tindak lanjut dengan pihak following up with relevant parties.
terkait.
• Memantau pengelolaan database • Monitoring the management of the
regulasi eksternal secara berkala. external regulation database on a
regular basis.
Annual Report 2025 645 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 646
• Memantau pemenuhan catatan dan • Monitoring the fulfillment of records and
tindak lanjut hasil uji kepatuhan secara follow up on compliance test results on a
berkala. regular basis.
• Memantau realisasi pengkinian data • Monitoring the realization of customer
nasabah untuk memastikan ketepatan data updates to ensure the timely
waktu pemenuhan laporan kepada fulfillment of reports to regulators in
regulator sesuai komitmen yang telah accordance with the commitments that
disampaikan. have been made.
• Memantau sanksi/denda atas • Monitoring sanctions/fines for
pelanggaran yang dilakukan oleh violations committed by Indonesia
LPEI, termasuk menjalin komunikasi Eximbank, including establishing active
aktif dengan regulator dan otoritas communication with regulators and
pengawas terkait. relevant supervisory authorities.
• Memantau transaksi keuangan nasabah • Monitoring customer financial
untuk mengidentifikasi transaksi yang transactions to identify transactions
menyimpang dari profil/karakteristik/ that deviate from customer profiles/
pola transaksi nasabah termasuk characteristics/transaction patterns,
Transaksi Keuangan Mencurigakan. including Suspicious Financial
Transactions.
• Pemantauan secara berkelanjutan • Continuously monitor the Compliance
terhadap register risiko Kepatuhan dan Risk Register and the Audit Findings
register temuan temuan audit (internal Register (internal & external) maintained
& eksternal) yang terdapat pada Satuan by the Compliance Unit.
Kerja Kepatuhan.
• Pemantauan secara berkala atas • Periodically monitor reports of alleged
laporan dugaan pelanggaran melalui violations through the management of
pengelolaan sarana Whistleblowing Indonesia Eximbank’s Whistleblowing
System (WBS) LPEI dan pelaporan System (WBS) and Gratuity Reporting
Gratifikasi.
9. Risiko Asuransi 9. Insurance Risk
Risiko Asuransi merupakan potensi kegagalan Insurance risk is the risk of Indonesia Eximbank’s
LPEI dalam memenuhi kewajiban kepada failure to fulfill its obligations to policyholders,
pemegang polis, tertanggung, dan/atau peserta insured parties, and/or participants as a
yang dapat timbul akibat kelemahan dalam result of inadequate risk selection processes
proses seleksi risiko (underwriting), penetapan (underwriting), premium or contribution
premi atau kontribusi (pricing), pengelolaan determination (pricing), use of reinsurance,
reasuransi, maupun penanganan klaim. Untuk and/or claim handling. To anticipate and
mengantisipasi serta mengendalikan Risiko control insurance risks, the following measures
Asuransi, LPEI menerapkan berbagai langkah are taken, among others:
mitigasi, antara lain melalui:
a. Risiko Asuransi yang dihadapi LPEI a. Insurance risks faced by Indonesia Eximbank
dapat timbul dari beragam aktivitas may arise from various business activities
bisnis lembaga, mencakup karakteristik of Indonesia Eximbank, including the types
produk yang ditawarkan, jangka waktu of products offered, product terms, risks
perlindungan, jenis risiko yang menjadi covered, and benefits provided by the
tanggungan, serta manfaat yang diberikan Institution to policyholders, insured parties,
kepada pemegang polis, tertanggung, or participants.
maupun peserta.
b. Pada tingkat portofolio, eksposur terhadap b. At the portfolio risk exposure level, insurance
Risiko Asuransi selalu dimonitor secara risk exposure is continuously monitored
berkesinambungan dan dilaporkan and reported periodically to Management,
secara periodik kepada Manajemen. including through the submission of
Pemantauan tersebut dilakukan antara lain management reports on major risk
melalui penyusunan laporan manajemen exposures, the Enterprise Risk Management
mengenai eksposur risiko utama, Report (ERMR), and discussions through
penyampaian Enterprise Risk Management regular forums. In addition, the adequacy
Report (ERMR), serta pembahasan rutin of Indonesia Eximbank’s technical reserves
dalam forum manajemen terkait. Selain is also calculated based on the results of
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 646 Laporan Tahunan 2025
Page 647
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
itu kecukupan cadangan teknis LPEI juga independent actuarial analysis.
dihitung berdasarkan hasil analisa aktuaris
yang independen.
c. LPEI telah memiliki Sistem Internal c. Indonesia Eximbank has an internal
pengelolaan risiko asuransi seperti CARE insurance risk management system such
System. as the CARE System.
d. Secara operasional, pengelolaan Risiko d. Operationally, regulations/policies related
Asuransi di LPEI telah diatur melalui to insurance risk have internal provisions
berbagai ketentuan internal, antara lain on Insurance Policy, Executive Director
Kebijakan Asuransi, Peraturan Direktur Regulations on Insurance Product and
Eksekutif mengenai Standar Pedoman Operational Standards, and Standards on
Produk dan Operasional Asuransi, serta Committees.
Standar Pedoman yang mengatur peran
dan fungsi Komite terkait.
e. Sebagai langkah tambahan dalam e. As an additional measure to manage
pengendalian Risiko Asuransi, LPEI insurance risk, Indonesia Eximbank
senantiasa menjaga komposisi dan consistently maintains the composition
tingkat konsentrasi pertanggungan agar and concentration of coverage within
tetap berada dalam batasan yang telah established limits. The adequacy of claims
ditetapkan. Kecukupan pencadangan klaim reserves is also ensured in accordance with
juga dipastikan sesuai dengan kebijakan its own retention policy, where exposure
retensi sendiri, di mana eksposur tidak does not exceed twice paid-in capital.
melebihi dua kali modal disetor. Selain itu, Furthermore, Indonesia Eximbank transfers
LPEI turut melakukan pengalihan sebagian some risks to reinsurance companies to
risiko kepada perusahaan reasuransi untuk strengthen risk mitigation.
memperkuat mitigasi risiko.
10. Risiko Investasi 10. Investment Risk
Risiko Investasi merupakan potensi kerugian Investment Risk is the risk arising from
yang timbul ketika LPEI turut menanggung Indonesia Eximbank sharing in the losses of
kerugian usaha dari nasabah dalam skema customers’ businesses financed through profit-
pembiayaan berbasis bagi hasil. Untuk sharing financing. Identification and analysis
mengidentifikasi dan menganalisis faktor- of several factors that can increase exposure
faktor yang dapat meningkatkan eksposur to Investment Risk, including through the
terhadap risiko ini, LPEI melakukan penilaian identification of financing disbursed in profit-
menyeluruh terhadap pembiayaan dengan sharing agreements, through a comprehensive
akad imbal hasil. Analisis mencakup aspek assessment of, among others, customer
karakter dan kemampuan pengelolaan characteristics, customer’s ability to manage
usaha nasabah, kondisi keuangan, nilai serta their business, customer’s financial condition,
kualitas agunan, hingga situasi ekonomi yang collateral/guarantees provided by customers,
memengaruhi kinerja usaha nasabah. and economic conditions related to the
customer’s business.
11. Risiko Imbal Hasil 11. Profit/Loss Risk
Risiko Imbal Hasil merupakan potensi kerugian Profit sharing risk is the potential loss arising
yang muncul akibat perbedaan atau perubahan from differences or changes in the rate of
tingkat imbal hasil yang dibayarkan LPEI kepada return paid by Indonesia Eximbank to lenders
pihak pemberi pendanaan dibandingkan compared to the return received from
dengan imbal hasil yang diterima dari disbursement of funds. This discrepancy can
penyaluran dana. Ketidaksesuaian ini dapat influence lenders’ attitudes and decisions
mempengaruhi sikap maupun keputusan toward Indonesia Eximbank. To identify and
pihak pemberi pendanaan terhadap LPEI. Untuk analyze factors that may increase exposure
mengidentifikasi dan menganalisis faktor- to Return Risk, Indonesia Eximbank takes steps
faktor yang dapat meningkatkan eksposur including:
Risiko Imbal Hasil, LPEI melakukan langkah-
langkah antara lain melalui:
a. Mengkategorikan sumber pendanaan dan a. Categorizing funding and financing sources
pembiayaan yang memiliki akad bagi hasil with profit-sharing agreements and
dan utang piutang; accounts receivable;
Annual Report 2025 647 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 648
b. Mengkategorikan diversifikasi eksposur b. Categorizing the diversification of funding
pendanaan dan pembiayaan yang and financing exposure disbursed under
disalurkan dalam akad lmbal Hasil; profit-sharing agreements;
c. Mengidentifikasi faktor eksternal yang c. Identifying external factors that may affect
dapat mempengaruhi tingkat imbal hasil the interest rates paid and/or received.
yang dibayarkan dan/atau diterima.
Aktivitas Manajemen Risiko Tahun 2025 Risk Management Activities in 2024
Penerapan Manajemen Risiko pada tahun 2025 In 2024, the implementation of Risk Management is
difokuskan pada beberapa aspek kunci, meliputi: directed at several main aspects, namely:
1. Meningkatkan efektifitas deteksi dini pada 1. Increasing the effectiveness of early detection
debitur yang berpotensi bermasalah melalui of potentially problematic debtors through the
mekanisme Early Warning Detection (EWD) Early Warning Detection (EWD) mechanism.
dengan pembahasan triwulanan pada EWD
Forum.
2. Perbaikan tata kelola kebijakan, prosedur, dan 2. Continuous improvement of governance of
proses secara berkelanjutan. policies, procedures, and processes for:
3. Meningkatkan Governance, Risk & Compliance 3. Improving Governance, Risk & Compliance
(GRC) di tingkat lembaga dan budaya peduli (GRC) at the institutional level and the risk
risiko (risk awareness) seluruh pegawai LPEI awareness culture of all Indonesia Eximbank
melalui: employees through:
a. Pengukuran Risk Maturity lembaga a. Measurement of the institution’s Risk Maturity
bekerjasama dengan konsultan independen in collaboration with an independent
consultant;
b. Pemberdayaan fungsi Designated b. Empowerment of the Designated
Compliance and Operational Risk Officer Compliance and Operational Risk Officer
(DCORO) termasuk pembaharuan risk (DCORO) function, including the updating
register untuk seluruh unit kerja, pelaksanaan of risk registers for all work units, and the
Risk and Control Self Assessment (RCSA) regular implementation of Risk and Control
dan control testing secara rutin. Self-Assessment (RCSA) and control testing.
c. Pelaksanaan fraud risk assessment untuk c. Carrying out the Operational Risk
unit kerja pembiayaan dan pengadaan. Management (ORM) implementation
d. Pengambilan sertifikasi SNI ISO 37001 process, including control testing
tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan d. Improving employee competency related
(SMAP) to the quality of financing analysis
e. Peningkatan kompetensi pegawai terkait e. Improving employee competency related
dengan kualitas analisa pembiayaan to the quality of financing analysis
f. Pelaksanaan sharing session kepada f. Implementing sharing sessions with
pegawai terkait sebagai pembelajaran relevant employees as a learning tool and
dan perbaikan untuk proses yang sudah to improve existing processes
berjalan.
4. Melakukan pengembangan dan 4. Developing and improving risk management
penyempurnaan perangkat manajemen risiko, tools, including through:
antara lain melalui:
a. Implementasi Early Warning Detection a. Implementation of Early Warning Detection
(EWD) untuk bisnis Pembiayaan. (EWD) for Financing business.
b. Pengembangan metodologi pengukuran b. Development of market risk and liquidity
risiko pasar, likuiditas dan asuransi. measurement methodology.
Tantangan Manajemen Risiko di Tahun Risk Management Challenges in 2025
2025
Aktivitas ekonomi global pada tahun 2026 termasuk The global economic activities in 2026, including
di negara mitra dagang utama Indonesia, those in Indonesia’s main trading partner countries,
belum menunjukkan perbaikan dibandingkan have not shown improvement compared to the
tahun sebelumnya. Aktivitas ekonomi global previous year. The global economy remains
masih dibayangi berbagai tantangan eksternal, under external pressures such as the potential
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 648 Laporan Tahunan 2025
Page 649
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
seperti potensi kebijakan tarif resiprokal lanjutan continuation of reciprocal tariff policies from the
dari Amerika Serikat, masih berlanjutnya konflik United States, ongoing Russia–Ukraine conflicts,
Rusia–Ukraina, serta situasi geopolitik di berbagai and geopolitical tensions in regions such as
wilayah seperti China – Taiwan, Venezuela serta China–Taiwan, Venezuela, and Greenland, which
Greenland yang berpotensi dapat arus ekspor- could impact international trade flows.
impor antarnegara.
Dari sisi makroekonomi, sejumlah risiko tetap From a macroeconomic perspective, several risks
perlu diwaspadai, antara lain volatilitas harga must be vigilantly monitored, including commodity
komoditas, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap price volatility, the depreciation of the Rupiah
US Dollar, ketidakpastian kondisi geopolitik, serta exchange rate against the US Dollar, geopolitical
inflasi negara mitra dagang utama Indonesia. uncertainties, and inflation in Indonesia’s major
trading partner countries.
Selain itu, percepatan digitalisasi dalam Additionally, the acceleration of digitalization
berbagai sektor termasuk ekonomi, keuangan, across various sectors—including the economy,
sistem pembayaran, dan operasional lembaga finance, payment systems, and institutional
memunculkan tantangan risiko operasional baru operations—poses new operational risk challenges
yang perlu diantisipasi. Dari perspektif strategis, that require proactive management. From a
dinamika politik domestik menjadi faktor penting strategic standpoint, domestic political dynamics
yang masih perlu diperhatikan. remain significant factors that warrant ongoing
attention.
LPEI juga menghadapi tantangan lain yang relevan Indonesia Eximbank faces other relevant challenges
seperti meningkatnya risiko keamanan siber such as increasing cybersecurity threats targeting
yang banyak menyerang sektor pemerintahan, government sectors, regulatory changes,
perubahan regulasi, serta potensi risiko hukum and potential legal risks arising from ongoing
yang muncul dari proses litigasi yang tengah litigations. The organization is also beginning to
berlangsung. Serta mulai meningkatkan expand the use of Artificial Intelligence (AI), which
penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang rentan is susceptible to erroneous assumptions, limited
terhadap asumsi salah, data yang terbatas, atau data, or biases.
bias.
Implementasi Kebijakan Tahun 2025 Policy Implementation in 2025
LPEI terus memperkuat pelaksanaan manajemen In 2025, Indonesia Eximbank continues to
risiko pada tahun 2025 melalui penyesuaian strengthen its risk management implementation
kebijakan yang selaras dengan perkembangan through policy adjustments aligned with business
bisnis dan perubahan regulasi. Penyesuaian ini developments and regulatory changes. These
dilakukan untuk memastikan keselarasan antara adjustments are made to ensure coherence
kerangka kebijakan risiko dengan strategi bisnis between the risk policy framework and business
serta tingkat kompleksitas aktivitas LPEI. Penerapan strategy, considering the complexity level
manajemen risiko tersebut mencakup berbagai of Indonesia Eximbank’s activities. The risk
aspek utama, antara lain: management implementation covers key aspects,
1. Pasal 17 UU No. 2/2009 tentang Lembaga including:
Pembiayaan Ekspor Indonesia, menjelaskan 1. Article 17 of Act No. 2/2009 concerning Indonesia
bahwa dalam menjalankan tugasnya, Eximbank stipulates that in carrying out its
LPEI wajib menerapkan prinsip tata kelola duties, Indonesia Eximbank is obliged to apply
perusahaan yang baik, prinsip penerapan the principles of good corporate governance,
manajemen risiko, dan prinsip mengenal risk management, and customer identification.
nasabah. Penerapan prinsip manajemen risiko The application of risk management principles
mencakup pemenuhan kecukupan modal includes compliance with minimum capital
minimum, pengawasan aktif, dan pemenuhan adequacy, active supervision, and compliance
disiplin pasar terhadap risiko yang melekat. with market discipline regarding inherent risks.
2. PMK No. 208/2021 tanggal 30 Desember 2021 2. Minister of Finance Regulation No. 208/2021
tentang Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, dated December 30, 2021, concerning
dan Prinsip Mengenal Nasabah LPEI. Kebijakan Governance, Risk Management Principles, and
penerapan manajemen risiko di LPEI setidaknya Customer Identification of Indonesia Eximbank.
Annual Report 2025 649 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 650
mencakup pengawasan aktif Dewan Direktur The risk management implementation
dan Direktur Eksekutif, kecukupan kebijakan, policy at Indonesia Eximbank covers at
prosedur, dan penetapan limit risiko, kecukupan least active supervision by the Board of
proses identifikasi, pengukuran, pemantauan, Directors and Executive Directors, adequacy
dan pengendalian risiko serta sistem informasi of policies, procedures, and risk limit setting,
manajemen risiko, serta sistem pengendalian adequacy of risk identification, measurement,
internal yang menyeluruh. monitoring, and control processes as well as
risk management information systems, and
comprehensive internal control systems.
3. POJK No. 09/2022 tanggal 23 Juni 2022 tentang 3. POJK No. 09/2022 dated June 23, 2022,
Pengawasan LPEI. concerning Supervision of Indonesia Eximbank.
4. POJK No. 42/2024 tanggal 27 Desember 2024 4. POJK No. 42/2024 dated December 27, 2024,
tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi concerning Risk Management Implementation
Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal for Financing Institutions, Venture Capital
Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Companies, Microfinance Institutions, and
Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Other Financial Service Institutions.
5. SEOJK No. 15/2022 tanggal 7 September 2022 5. Financial Services Authority Regulation No.
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Lembaga 15/2022 dated September 7, 2022, concerning
Pembiayaan Ekspor Indonesia, yang mengatur Health Level Assessment of Indonesia Eximbank,
penilaian tingkat Kesehatan LPEI. which regulates the assessment of Indonesia
Eximbank health level.
6. Peraturan Dewan Direktur No. 0001/PDD/01/2026 6. Board of Directors Regulation No. 0001/
tanggal 12 Januari 2026 tentang Kebijakan PDD/01/2026 dated January 12, 2026, concerning
Manajemen Risiko Enterprise Lembaga the Enterprise Risk Management Policy of
Pembiayaan Ekspor Indonesia. PDD tersebut Indonesia Eximbank. This regulation contains
berisi ketentuan manajemen risiko secara general provisions on risk management,
umum mencakup kerangka penerapan including the risk management framework’s
Manajemen Risiko. implementation.
7. Peraturan Direktur Eksekutif No.0027/ 7. Executive Director Regulation No. 0027/
PDE/12/2023 tanggal 7 Desember 2023 tentang PDE/12/2023 dated December 7, 2023,
Manajemen Risiko Enterprise Lembaga concerning Enterprise Risk Management of In
Pembiayaan Ekspor Indonesia.
8. Peraturan Direktur Eksekutif Nomor 0029.01/ 8. Executive Director Regulation No. 0029.01/
PDE/12/2025 tentang Standar Pedoman PDE/12/2025 concerning Operational Guidelines
Operasional Sembilan Komite di bawah Direktur for Nine Committees under the Executive
Eksekutif (Edisi 1 Revisi 6). Director (Edition 1, Revision 6).
9. Keputusan Direktur Eksekutif No. 0021.02/ 9. Executive Director Decision No. 0021.02/
KDE/05/2025 Tentang Portofolio Guideline LPEI. KDE/05/2025 concerning Indonesia Eximbank
Portfolio Guidelines.
Dalam merespons dinamika bisnis yang terus In response to the constantly evolving business
berubah, LPEI menetapkan kebijakan strategis dynamics, Indonesia Eximbank establishes
guna menjaga ketahanan operasional dan strategic policies to maintain operational resilience
keberlanjutan kegiatan usaha. Setiap pegawai and ensure business sustainability. Each employee
berperan aktif dalam pengelolaan risiko sesuai actively participates in risk management
dengan fungsi dan kewenangannya masing- according to their functions and authorities.
masing. Manajemen juga memastikan adanya Management also ensures a clear organizational
struktur organisasi yang jelas, pembagian structure, proportional division of responsibilities,
tanggung jawab yang proporsional, serta and adequate, competent human resources to
dukungan sumber daya manusia yang kompeten guarantee the effective implementation of risk
dan memadai untuk menjamin efektivitas management.
penerapan Manajemen Risiko.
Tinjauan atas Efektivitas Sistem Review of Risk Management System
Manajemen Risiko Effectiveness
LPEI secara berkelanjutan memastikan bahwa Indonesia Eximbank continuously ensures that the
Sistem Manajemen Risiko beroperasi secara efektif Risk Management System operates effectively in
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 650 Laporan Tahunan 2025
Page 651
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
dalam menghadapi perubahan dan dinamika response to the evolving changes and dynamics
bisnis yang terus berkembang. Untuk menjaga of the business environment. To maintain the
keandalan sistem ini, dilakukan evaluasi berkala system’s reliability, periodic evaluations are
guna menilai kemampuan dalam mengidentifikasi, conducted to assess its capability in identifying,
mengukur, dan mengendalikan potensi risiko. measuring, and controlling potential risks. These
Evaluasi tersebut mencakup peninjauan atas evaluations include reviews of internal control
efektivitas kontrol internal, proses pemantauan effectiveness, risk monitoring processes, and
risiko, serta kesiapan organisasi dalam merespons organizational readiness to respond to changes in
perubahan lingkungan bisnis. the business environment.
Sebagai bagian dari pengukuran kematangan As part of risk management maturity measurement,
pengelolaan risiko, LPEI melaksanakan penilaian Indonesia Eximbank conducts a Risk Maturity
Risk Maturity yang pada tahun 2025 dilakukan assessment, which in 2025 was performed in
bekerjasama dengan konsultan independen. collaboration with an independent consultant.
Hasil Risk Maturity Assessment LPEI tahun 2025 The results of the 2025 Risk Maturity Assessment
mencatat hasil yang termasuk dalam “Fase categorize Indonesia Eximbank’s maturity level as
Praktik yang Baik”. Hasil ini menggambarkan “Good Practice Phase.” This outcome reflects an
peningkatan kemampuan LPEI dalam mengenali improvement in Indonesia Eximbank’s ability to
risiko serta menunjukkan kemajuan menuju recognize risks and demonstrates progress toward
standar pengelolaan risiko yang lebih matang dan more mature and integrated risk management
terintegrasi. Temuan dari survei ini menjadi dasar standards. The findings from this survey serve as
bagi penyusunan program dan inisiatif penguatan a basis for developing programs and initiatives
budaya sadar risiko di seluruh lini organisasi. to strengthen a risk-aware culture across all
organizational levels.
Selain itu, evaluasi terhadap efektivitas Sistem Additionally, evaluations of the effectiveness of
Manajemen Risiko juga dilakukan untuk the Risk Management System are conducted
memastikan sistem tersebut tetap relevan, to ensure its continued relevance, adaptability,
adaptif, dan sejalan dengan arah strategis and alignment with the strategic direction of
bisnis. Hasil evaluasi menjadi landasan dalam the business. The evaluation results serve as a
merumuskan langkah perbaikan dan penguatan foundation for formulating improvement and
agar sistem manajemen risiko LPEI senantiasa strengthening measures to ensure that Indonesia
tanggap, proaktif, dan optimal dalam mendukung Eximbank’s risk management system remains
pencapaian tujuan lembaga. responsive, proactive, and optimal in supporting
the achievement of the institution’s objectives.
Pernyataan Kecukupan Manajemen Risiko Statement on the Adequacy of Risk
Management
Sistem pengendalian internal di LPEI disusun untuk The internal control system implemented at
menjamin efektivitas pengelolaan risiko serta Indonesia Eximbank is designed to ensure effective
kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. risk management and regulatory compliance. The
Kecukupan dan kinerja sistem ini dievaluasi secara adequacy of this system is evaluated periodically
berkala, dan hasilnya dilaporkan melalui Laporan and reflected in the Risk Profile Report submitted
Profil Risiko yang disampaikan oleh Direktur by the Executive Director to Financial Services
Eksekutif kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Authority. The report includes an assessment of
Laporan tersebut memuat hasil penilaian atas the Quality of Risk Management Implementation
Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR), (KPMR), which covers the following four aspects:
yang mencakup empat aspek utama berikut:
1. Aspek I, Tata Kelola Risiko; 1. Aspect I, Risk Governance;
2. Aspek II, Kerangka Manajemen Risiko; 2. Aspect II, Risk Management Framework;
3. Aspek III, Proses Manajemen Risiko, Kecukupan 3. Aspect III, Risk Management Process,
Sumber Daya Manusia, dan Kecukupan Sistem Adequacy of Human Capital, and Information
Informasi Manajemen; dan Management System; and
4. Aspek IV, Kecukupan Sistem Pengendalian 4. Aspect IV, Adequacy of Risk Control Systems,
Risiko, dengan memperhatikan karakteristik considering the characteristics and complexity
dan kompleksitas usaha LPEI. of Indonesia Eximbank’s operations.
Annual Report 2025 651 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 652
Hasil penilaian komposit atas Kualitas Penerapan The composite assessment results of Risk
Manajemen Risiko tahun 2025 menunjukkan Management Implementation Quality for 2025
peringkat pada kategori Cukup. Hal ini menandakan indicate a rating within the “Sufficient” category.
bahwa meskipun LPEI telah memenuhi persyaratan This signifies that while Indonesia Eximbank has
minimum, masih terdapat beberapa area yang met the minimum requirements, there remain
memerlukan perhatian lebih dan perbaikan oleh several areas requiring further attention and
manajemen. improvement by management.
Proses penilaian dilakukan secara komprehensif, The assessment process is conducted
tidak hanya secara individual tetapi juga dengan comprehensively, not only on an individual basis
pendekatan menyeluruh melalui analisis akar but also through an integrated approach involving
penyebab (root cause analysis), keterkaitan antar root cause analysis, linkage analysis among ratios,
rasio (linkage analysis), serta analisis dampak and impact analysis on other ratios and overall
(impact analysis) terhadap rasio lainnya dan Indonesia Eximbank performance.
terhadap kinerja LPEI secara keseluruhan.
Dalam menetapkan peringkat profil risiko, analisis When determining the risk profile rating, the
mempertimbangkan tingkat signifikansi dan analysis considers the significance and materiality
materialitas risiko yang dihadapi. Selain itu, of the risks faced. Additionally, ratio assessments
penilaian atas rasio juga dibandingkan dengan are benchmarked against industry standards
tolok ukur industri atau kelompok sejawat (peer or peer groups to provide a more objective
group benchmark) untuk memberikan perspektif perspective on Indonesia Eximbank’s risk position
yang lebih objektif terhadap posisi dan kinerja and performance.
risiko LPEI.
Rencana Strategis Manajemen Risiko tahun Strategic Risk Management Plan for 2026
2026
LPEI menetapkan berbagai langkah strategis Indonesia Eximbank has established a range of
dalam pengelolaan risiko pada tahun 2026 strategic initiatives in risk management for 2026
untuk meningkatkan ketahanan organisasi dan aimed at enhancing organizational resilience and
efektivitas operasional. Sebagai bagian dari operational effectiveness. As part of these efforts,
upaya tersebut, LPEI telah menyiapkan rencana the Institution has formulated a risk management
pelaksanaan program di bidang manajemen risiko program plan for 2026, which includes, among
untuk tahun 2026, yang mencakup antara lain: others:
1. Peningkatan kolaborasi Risk & Business Unit 1. Strengthening collaboration between Risk and
Business Units
2. Penyempurnaan aturan internal 2. Refinement of internal policies and guidelines
3. Pemenuhan Area of Improvement atas Risk 3. Addressing Areas of Improvement identified in
Maturity Assessment tahun 2025 the 2025 Risk Maturity Assessment
4. Pengembangan Sistem Pendukung Manajemen 4. Development of risk management supporting
Risiko systems
5. Pengembangan Risk Culture lembaga 5. Enhancement of the Institution’s risk culture
6. Review berkala atas metodologi dan 6. Periodic review of methodologies and the
kesesuaian data dari tools yang telah tersedia alignment of data within existing tools
7. Pengembangan Sumber Daya Manusia 7. Development of human capital
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 652 Laporan Tahunan 2025
Page 653
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Perkara Hukum dan Upaya Penyelesaian
Legal Cases and the Settlement
LPEI turut menangani beberapa proses hukum In 2025, LPEI was involved in a number of legal
sepanjang tahun 2025 dengan rincian sebagai processes, including 2 (two) criminal cases with
berikut: the following details:
Dampak bagi LPEI
Pokok Perkara/ Gugatan Tingkat Perkara Status Penyelesaian
No Impact to Indonesia
Case/ Claim Case Level Settlement Status
Eximbank
Pemeriksaan yang sedang
Pemeriksaan oleh Komisi
berjalan tidak berdampak
Pemberantasan Korupsi
pada keuangan maupun
(KPK) sehubungan dengan
kegiatan operasional
Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyidikan
LPEI dalam mendukung
sehubungan dengan Pemberian (sudah terdapat
Pembiayaan Ekspor
Pembiayaan kepada Debitur LPEI Penyidikan penetapan Tersangka)
1 Nasional.
Examination by the Corruption Investigation Investigation
The ongoing examination
Eradication Commission (KPK) (a Suspect has been
does not have an impact
in connection with Alleged determined)
on Indonesia Eximbank’s
Corruption Crimes the Provision of
finances or operational
Financing to Indonesia Eximbank
activities in supporting
Debtors
National Export Financing
Pemeriksaan yang sedang
Pemeriksaan oleh Kepolisian berjalan tidak berdampak
Republik Indonesia sehubungan pada keuangan maupun
dengan Dugaan Tindak Pidana kegiatan operasional
Korupsi sehubungan dengan LPEI dalam mendukung
Pemberian Pembiayaan kepada Pembiayaan Ekspor
Penyidikan Penyidikan
2 Debitur LPEI Nasional.
Investigation Investigation
Examination by Indonesia The ongoing examination
National Police in connection does not have an impact
with Alleged Corruption Crimes on Indonesia Eximbank’s
the Provision of Financing to finances or operational
Indonesia Eximbank Debtors National Export Financing
Pemeriksaan yang sedang
Pemeriksaan oleh Kejaksaan
berjalan tidak berdampak
Republik Indonesia sehubungan
pada keuangan maupun
dengan Dugaan Tindak Pidana
kegiatan operasional
Korupsi sehubungan dengan
LPEI dalam mendukung
Pemberian Pembiayaan kepada
Pembiayaan Ekspor
Debitur LPEI Penyidikan Penyidikan
3 Nasional.
Examination by Attorney Investigation Investigation
The ongoing examination
General’s Office of the Republic
does not have an impact
of Indonesia in connection with
on Indonesia Eximbank’s
Alleged Corruption Crimes
finances or operational
the Provision of Financing to
National Export Financing
Indonesia Eximbank Debtors
Annual Report 2025 653 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 654
Sanksi Administratif
Administrative Sanctions
Sepanjang tahun 2025, LPEI menerima delapan Throughout 2025, LPEI received a total of eight
sanksi administratif sebagai bagian dari dinamika administrative sanctions as part of its ongoing
proses penguatan kepatuhan terhadap ketentuan efforts to strengthen compliance with applicable
yang berlaku. Sanksi tersebut terdiri atas dua regulations. These consisted of two written
peringatan tertulis, lima sanksi dalam bentuk warnings, five monetary penalties, and one
denda, serta satu surat peringatan yang ditujukan warning letter addressed to a specific position. The
kepada jabatan tertentu. Lembaga memandang Institution views these sanctions as constructive
hal ini sebagai masukan konstruktif untuk terus feedback to further enhance internal controls
meningkatkan kualitas pengendalian internal dan and compliance practices, while reinforcing the
kepatuhan, serta memperkuat implementasi tata consistent implementation of good governance
kelola yang baik secara berkelanjutan. principles.
Akses Informasi dan Data LPEI
Access to Institution Information and Data
LPEI berkomitmen menyampaikan informasi LPEI is committed to providing transparent and
keuangan maupun non keuangan secara reliable financial and non-financial information.
transparan dan andal. Untuk itu, LPEI menyediakan To this end, LPEI offers various communication
beragam kanal komunikasi agar pemangku channels to ensure stakeholders have access
kepentingan dapat memperoleh akses informasi to information in accordance with applicable
sesuai ketentuan yang berlaku. regulations.
Sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban As part of regulatory compliance, LPEI submits
regulasi, LPEI menyampaikan laporan melalui reports through various media, including
berbagai media, antara lain korespondensi surat, correspondence, e-reporting to regulators, and
e-reporting kepada regulator, serta publikasi publication via the official website. All information
melalui situs resmi. Seluruh informasi dan laporan and reports are accessible through the following
tersebut dapat diakses melalui saluran berikut: channels:
1. Siaran 1. Broadcast
LPEI secara rutin menerbitkan siaran pers LPEI regularly issues press releases as a form of
sebagai bentuk keterbukaan informasi transparency to the public regarding significant
kepada publik terkait berbagai aksi korporasi and strategic corporate actions undertaken by
yang bersifat penting dan strategis yang the institution.
dilaksanakan oleh lembaga.
2. Media Sosial 2. Social media
LPEI juga aktif memberikan informasi kepada LPEI actively disseminates information to the
publik melalui akun: public via the following accounts:
Website : indonesiaeximbank.go.id Website : indonesiaeximbank.go.id,
Youtube : Indonesia Eximbank YouTube : Indonesia Eximbank,
Instagram : @indonesiaeximbank Instagram : @indonesiaeximbank,
Facebook : EximbankID Facebook : EximbankID,
LinkedIn: Indonesia-eximbank LinkedIn : Indonesia-eximbank
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 654 Laporan Tahunan 2025
Page 655
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
3. Intranet 3. Intranet
LPEI menyediakan portal informasi internal LPEI provides an internal information portal via
berupa intranet yang dapat diakses oleh intranet, accessible to all employees, serving
seluruh pegawai sebagai sarana pendukung as a support platform for various activities and
dalam menjalankan berbagai aktivitas dan operational needs.
kebutuhan operasional.
Alamat:
Prosperity Tower Lantai 1 District 8, SCBD Lot 28
Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12191, Indonesia
Address:
Prosperity Tower, 1st Floor, District 8, SCBD Lot 28
Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12191, Indonesia
Tel. : (Phone) (62 21) 395 03600
Fax. : (62 21) 395 03699
Email : corpsec@indonesiaeximbank.go.id
Situs Web (Website) : www.indonesiaeximbank.go.id
Kode Etik & Kode Perilaku
Code of Ethics & Code of Conduct
Kode Etik dan Kode Perilaku LPEI merupakan Beyond being a policy document, LPEI’s Code
pedoman yang menjadi dasar bagi seluruh of Ethics functions as a practical guide for all
Insan LPEI dalam menjalankan tugas, mengambil employees to conduct their work in adherence to
keputusan, serta berperilaku dalam lingkungan business ethics and integrity. All members of LPEI
kerja maupun dalam interaksi dengan pemangku are expected to understand and internalize these
kepentingan. Pedoman ini disusun untuk principles to foster an orderly, harmonious, and
memastikan bahwa setiap kegiatan operasional accountable work environment.
LPEI dilaksanakan secara profesional, berintegritas,
dan bertanggung jawab, sejalan dengan nilai-nilai
budaya yang dianut lembaga.
Penerapan Kode Etik dan Kode Perilaku tidak The implementation of the Code of Ethics directly
hanya berfungsi sebagai aturan internal, tetapi contributes to strengthening good governance
juga sebagai bagian dari komitmen LPEI dalam and encourages the creation of a sustainable
memperkuat tata kelola lembaga yang baik, work ecosystem characterized by mutual respect
menjaga reputasi, serta membangun kepercayaan and stakeholder trust. As such, the Code of Ethics
pemangku kepentingan secara berkelanjutan. is a key element in supporting the achievement of
LPEI’s long-term goals and vision.
Kode Etik di lingkungan LPEI berfungsi sebagai acuan The Code of Ethics at LPEI serves as the primary
utama dalam membangun budaya kerja yang reference for building a work culture that is
selaras dengan nilai-nilai perusahaan. Pedoman aligned with the Institution’s values. This guideline
ini menetapkan norma serta standar perilaku establishes the norms and standards of conduct
yang menegaskan profesionalisme, integritas, that emphasize professionalism, integrity, and
dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas responsibility in the performance of daily duties.
sehari-hari.
Annual Report 2025 655 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 656
Tidak hanya sebagai dokumen kebijakan, Kode Not merely as a policy document, the LPEI Code
Etik LPEI menjadi panduan praktis bagi seluruh of Ethics serves as a practical guideline for all
pegawai untuk menjalankan pekerjaan dengan employees in carrying out their duties while
menjunjung etika bisnis dan perilaku berintegritas. upholding business ethics and integrity. Every
Setiap insan LPEI diharapkan memahami dan LPEI personnel is expected to understand and
menginternalisasi prinsip-prinsip tersebut agar internalize these principles in order to foster a
tercipta suasana kerja yang tertib, harmonis, dan disciplined, harmonious, and accountable working
akuntabel. environment.
Penerapan Kode Etik juga berkontribusi langsung The implementation of the Code of Ethics also
pada penguatan tata kelola yang baik sekaligus directly contributes to strengthening good
mendorong terciptanya ekosistem kerja yang governance, while promoting a sustainable work
berkelanjutan, saling menghormati, serta ecosystem characterized by mutual respect and a
berorientasi pada kepercayaan pemangku strong orientation toward stakeholder trust. In this
kepentingan. Dengan peran tersebut, Kode role, the Code of Ethics becomes one of the key
Etik menjadi salah satu elemen kunci dalam elements in supporting the achievement of LPEI’s
mendukung pencapaian tujuan dan visi jangka long-term objectives and vision.
panjang LPEI.
Dasar Hukum Kode Etik LPEI Legal Basis of LPEI’s Code of Ethics
PMK No. 208/2021 Kode Etik I Code of Conduct
tentang Prinsip
Tata Kelola, Prinsip Dewan Direktur & Direktur
manajemen Direktur Pelaksana Pegawai LPEI
UU No. 2 Th. Executive Managing Directors Employees
Risiko, dan
Prinsip Mengenal Board of Management
2009
Nasabah Lembaga
tentang LPEI pembiayaan Ekspor
Law No. 02 of Indonesia.
Pedoman Tata Kerja Dewan Pedoman Tata Tertib Kerja Kode Etik dan Kode
2009 PMK No. 208/2021
Direktur LPEI (PDD No. Direktur Eksekutif & Perilaku di Lingkungan
on Governance
concerning Principles, Risk
0003/PDD/04/2023) Direktur Pelaksana LPEI LPEI (PDE No. 0012/P-
LPEI Board of Directors’ (PDE No.0029/P- DE/09/2025)
Indonesia management
Code of Conduct (PDD No. DE/12/2024) Code of Ethics and Code of
Principles, and Know
Eximbank Your Customer 0003/PDD/04/2023) Code of Conduct for the Conduct within LPEI (PDE
Principles of the Executive Director and No. 0012/PDE/09/2025)
Indonesia Eximbank Managing Director of LPEI
(PDE No. 0029/P-
DE/12/2024)
Tujuan Pengaturan Standar Kode Etik Purpose of Regulating Employee Code of
Pegawai Conduct Standards
LPEI menetapkan Pedoman Kode Etik Pegawai Indonesia Eximbank has established Employee
sebagai landasan perilaku kerja, yang disusun Code of Conduct guidelines that aim to:
dengan tujuan untuk: 1. Become a guideline for employee behavior in
1. Menjadi pedoman perilaku Pegawai di Indonesia Eximbank to maintain the image,
Lingkungan LPEI untuk menjaga citra, martabat, dignity, integrity, credibility and freedom in
integritas, kredibilitas dan kebebasan dalam carrying out duties and responsibilities in
menjalankan tugas dan tanggung jawab accordance with Indonesia Eximbank Cultural
sesuai dengan Nilai-Nilai Budaya LPEI; Values;
2. Mencegah adanya Pelanggaran Kode Etik 2. Prevent violations of the Code of Conduct
dan Kode Perilaku guna melindungi Pegawai in order to protect employees in Indonesia
di Lingkungan LPEI dari risiko hukum dan/atau Eximbank from legal risks and/or reputational
risiko reputasi yang mungkin timbul akibat risks that may arise due to behavior that deviates
perilaku yang menyimpang dari norma sosial from social norms or is not in accordance with
atau tidak sesuai dengan tata kelola LPEI; dan Indonesia Eximbank governance; and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 656 Laporan Tahunan 2025
Page 657
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
3. Memperjelas mekanisme penanganan 3. Clarify the mechanism for handling information,
informasi, laporan dan proses penyelesaian reports and the process for resolving alleged
dugaan Pelanggaran Kode Etik dan Kode violations of the Employee Code of Conduct.
Perilaku Pegawai.
Standar Kode Etik & Kode Perilaku Pegawai Code of Ethics & Employee Code of Conduct
Standards
Setiap pegawai LPEI dituntut untuk melaksanakan All LPEI employees are required to perform their
pekerjaannya dengan berpedoman pada Standar duties in accordance with the Code of Ethics and
Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai. Ketentuan Employee Code of Conduct Standards. These
etika tersebut bersifat wajib dan perlu dipatuhi, ethical provisions are mandatory and must be
sebagaimana diuraikan sebagai berikut: adhered to, as outlined below:
1. Pegawai adalah setiap orang yang bekerja 1. An employee is any person who works or is
atau terikat dalam hubungan kerja dengan engaged in an employment relationship with
LPEl dan oleh karenanya menerima gaji dan Indonesia Eximbank and therefore receives
penghasilan atau imbalan dalam bentuk lain salary and income or other compensation from
dari LPEl dan memiliki Nomor Induk Pegawai Indonesia Eximbank and has the Indonesia
(NIP) LPEl. Eximbank Employee Identification Number (NIP).
2. Standar Kode Etik adalah pedoman sikap, 2. The Employee Code of Conduct Standard is
tingkah Iaku, perbuatan, nilai dan norma a guideline of attitudes, behaviors, actions,
yang mengikat seluruh Pegawai dalam values, and norms that bind all Employees
melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai in carrying out their duties and functions as
Pegawai LPEl maupun dalam pergaulan sehari- Indonesia Eximbank Employees as well as in
hari dengan masyarakat bangsa dan negara. their daily interactions with the surrounding
community and the nation
Pokok-Pokok Kode Etik & Kode Perilaku Key Principles of the Code of Ethics & Code
of Conduct
LPEI menegakkan prinsip etika yang tinggi dalam LPEI upholds high ethical standards in all of its
seluruh kegiatan operasional. Dalam menjalankan operational activities. In conducting its operations,
kegiatan operasional, LPEI menjunjung tinggi LPEI adheres to ethical principles reflected in LPEI’s
prinsip-prinsip etika yang tercermin dalam Nilai- Cultural Values. The key provisions set out in this
Nilai Budaya LPEI, yaitu: Pokok-pokok ketentuan Code of Ethics serve as a reference for the daily
dalam Kode Etik ini menjadi rujukan bagi aktivitas activities and work behavior of all LPEI personnel,
dan perilaku kerja sehari-hari bagi seluruh insan including:
LPEI, yang meliputi:
1. Agile 1. Agile
Meningkatkan kecepatan, ketepatan, dan mutu Enhancing the speed, accuracy, and quality of
layanan; bersikap proaktif terhadap dinamika services; adopting a proactive attitude towards
perubahan; memperkuat kolaborasi antar dynamic changes; strengthening collaboration
pemangku kepentingan; serta mewujudkan among stakeholders; and creating a productive,
lingkungan kerja yang produktif, inovatif, dan innovative work environment focused on
berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. community welfare.
2. Profesionalisme 2. Professionalism
Mengutamakan kepentingan organisasi, Prioritizing organizational interests, working
bekerja dengan disiplin sesuai standar disciplined according to standard procedures,
prosedur, memelihara kerahasiaan informasi, maintaining confidentiality, fulfilling
menjalankan tanggung jawab atas setiap responsibilities for each task, respecting
tugas, menghormati perbedaan, serta diversity, and fostering an ethical, orderly, and
membangun lingkungan kerja yang etis, tertib, productive work environment.
dan produktif.
3. Integritas 3. Integrity
Berpedoman pada nilai kejujuran, komitmen, Guided by values of honesty, commitment,
dan tanggung jawab; menjaga kerahasiaan and responsibility; safeguarding confidential
informasi; menghindari benturan kepentingan; information; avoiding conflicts of interest; and
serta memastikan ketepatan data dan ensuring data accuracy and system reliability
Annual Report 2025 657 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 658
keandalan sistem untuk melindungi nama baik to protect LPEI’s reputation and good name.
dan reputasi LPEI.
4. Kreatif 4. Creativity
Mendorong terciptanya inovasi, sikap terbuka Promoting innovation, openness to new ideas
terhadap gagasan dan informasi baru, serta and information, and active collaboration to
kolaborasi yang aktif guna menghasilkan nilai generate added value and optimal solutions
tambah dan solusi yang optimal di lingkungan within the work environment
kerja.
Pokok-pokok Kode Etik dan Kode Perilaku ini The key principles of the Code of Ethics and
menjadi rujukan dalam membentuk perilaku Code of Conduct serve as a reference in shaping
kerja yang etis, produktif, dan berorientasi pada ethical, productive work behavior oriented toward
pencapaian tujuan jangka panjang LPEI. achieving LPEI’s long-term objectives.
Pemberlakuan Kode Etik & Kode Perilaku di Implementation of the Code of Ethics &
Seluruh Level Organisasi Code of Conduct Across All Organizational
Levels
1. Standar kode etik memuat prinsip-prinsip etika, 1. 1The code of conduct standard summarizes the
kewajiban, dan ketentuan yang harus dipatuhi fundamental values of conduct, obligations,
oleh setiap pegawai LPEI dalam menjalankan and prohibitions that must be followed
tugas dan fungsinya. Ketentuan ini meliputi when performing duties and functions as
tanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan an employee of Indonesia Eximbank. This
operasional lembaga serta hubungan dengan includes responsibility for carrying out
lingkungan masyarakat. Indonesia Eximbank’s operational activities and
interactions with the community.
2. Standar kode etik diterapkan secara wajib 2. The code of conduct standard is binding for
bagi seluruh pegawai LPEI, mencakup anggota all Indonesia Eximbank employees, including
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, hingga members of the Board of Directors, Executive
Direktur Pelaksana. Directors, and Managing Directors.
3. Standar kode etik diberlakukan secara 3. The code of conduct standard is applied
tegas tanpa pengecualian terhadap setiap without tolerance and exceptions for violations
pelanggaran dan mencantumkan ketentuan and includes sanctions for violators.
sanksi bagi pihak yang melanggarnya.
Sosialisasi Kode Etik dan Upaya Dissemination of Code of Conduct and
Penegakannya Enforcement Efforts
Pemahaman atas Kode Etik diperkuat melalui Understanding of Code of Conduct is strengthened
kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara berkala through regular and structured dissemination,
dan terencana, mencakup seluruh pegawai reaching all Indonesia Eximbank employees
LPEI melalui berbagai kanal komunikasi. Upaya through various communication channels. This
ini bertujuan agar nilai-nilai Kode Etik tertanam activity aims to ensure that the values of Code of
kuat dalam budaya kerja dan diterapkan secara Conduct are embedded in the work culture and
konsisten di setiap jenjang organisasi. Selain itu, understood at every level of the organization. In
penguatan penerapan nilai-nilai Kode Etik juga addition, integration of these values is carried
dilakukan melalui berbagai forum internal, seperti out in various internal forums, such as meetings
rapat maupun sesi briefing. Pelaksanaan dan and briefings, to strengthen their implementation
pengawasan kegiatan ini dikoordinasikan oleh unit in the work environment. The Human Capital
kerja SDM, sementara unit Kepatuhan berperan unit is responsible for implementation and
dalam penyebaran informasi, antara lain melalui supervision, while the Compliance unit plays a
e-mail kepada seluruh pegawai. role in disseminating information via email to all
employees.
Dari sisi Pelatihan dan Pengembangan, penguatan From the Training and Development perspective,
pemahaman Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai strengthening employees’ understanding of the
dilakukan melalui program pembelajaran Code of Ethics and Code of Conduct is carried
yang terstruktur. Sosialisasi Kode Etik dan Kode out through structured learning programs.
Perilaku diberikan kepada pegawai baru melalui Dissemination of the Code of Ethics and Code of
Conduct is provided to new employees through
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 658 Laporan Tahunan 2025
Page 659
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
kegiatan New Hire Orientation sebagai bagian dari the New Hire Orientation program as part of their
pembekalan awal mengenai nilai-nilai budaya initial onboarding on cultural values and standards
dan standar perilaku kerja di lingkungan LPEI. Selain of conduct within LPEI. In addition, LPEI provides
itu, LPEI menyediakan modul refreshment Kode refresher modules on the Code of Ethics and Code
Etik dan Kode Perilaku Pegawai melalui platform of Conduct through the XLearn digital learning
pembelajaran digital XLearn, yang ditujukan bagi platform, which are intended for all employees
seluruh pegawai untuk memperbarui pemahaman to update their understanding and support the
serta mendukung penerapan prinsip etika secara consistent implementation of ethical principles in
konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. daily work activities.
Pada tahun 2025, sosialisasi Kode Etik dilaksanakan In 2025, the socialization of the Code of Ethics was
melalui materi pembelajaran yang tersedia di conducted through learning materials available
aplikasi Xlearn (Learning Management System) on the XLearn (Learning Management System)
LPEI, dengan program yang meliputi antara lain: application of LPEI, with programs including,
among others:
1. Kepatuhan Terhadap Ketentuan dan Peraturan 1. Compliance with Applicable Laws and
yang Berlaku Regulations
2. Pencatatan dan Pelaporan Secara Benar 2. Proper Recording and Reporting
3. Menghindarkan Diri dari Persaingan Tidak Sehat 3. Avoidance of Unfair Competition
4. Tidak Menyalahgunakan Wewenang untuk 4. Refraining from Misuse of Authority for Personal
Kepentingan Pribadi Gain
Mekanisme Laporan Pelanggaran Kode Etik Mechanism for Code of Conduct Violations
Report
Pengaduan Sarana Pengaduan Keputusan
Complaints Complaints Facilty Decisions
• Pihak Eksternal maupun • Whistleblowing System Komite Etik memeriksa,
Internal LPEI klarifikasi serta
• External and Internal memutuskan Pelanggaran
Parties of Indonesia Kode Etik
The Ethics Committee
• Temuan Auditor audits, clarifies and
Eksternal/Internal decides the code of
• Findings of conduct violations
External/Internal Auditors
Jenis Sanksi untuk Setiap Pelanggaran Sanctions for Every Code of Conduct
Kode Etik Violation
LPEI menunjukkan komitmen kuat terhadap Indonesia Eximbank reaffirms its commitment to
penerapan Kode Etik melalui penegakan sanksi compliance with the Code of Conduct by imposing
yang tegas bagi setiap bentuk pelanggaran. strict sanctions for any violations. The sanctions
Jenis sanksi yang diterapkan meliputi tindakan imposed include disciplinary measures up to
disipliner hingga pemutusan hubungan kerja, termination of employment, in accordance with
sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam the provisions of Indonesia Eximbank’s internal
peraturan internal LPEI. Kebijakan ini tidak hanya regulations. This measure is not only intended to
berfungsi sebagai penegakan aturan, tetapi juga enforce the rules, but also to build a corporate
sebagai upaya memperkuat budaya organisasi culture based on integrity and morality.
yang berlandaskan integritas dan moralitas.
Annual Report 2025 659 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 660
Apabila pelanggaran Kode Etik mengandung unsur If violations of the Code of Ethics involve legal
hukum, LPEI memiliki kewenangan untuk menempuh elements, LPEI has the authority to pursue further
langkah hukum lanjutan, baik melalui jalur pidana legal action, whether through criminal or civil
maupun perdata, sesuai dengan ketentuan channels, in accordance with Indonesian laws
perundang-undangan di Indonesia. Setiap and regulations. Any cases with legal implications
kasus yang memiliki implikasi hukum ditangani are handled with utmost seriousness and in
secara serius dan berpedoman pada prosedur adherence to established procedures, reflecting
yang berlaku sebagai perwujudan komitmen our commitment to compliance and ethical
terhadap kepatuhan dan etika kerja. Segala conduct. Any form of speech, action, or written
bentuk ucapan, tindakan, atau tulisan pegawai communication by employees that contravenes
yang bertentangan dengan ketentuan dalam the provisions of the Code of Ethics, as stipulated
Kode Etik sebagaimana diatur dalam Peraturan in the Executive Director Regulation, shall be
Direktur Eksekutif dinyatakan sebagai Pelanggaran deemed as a breach of the Code of Ethics. Reports
Kode Etik. Laporan atas dugaan pelanggaran of suspected violations, whether originating from
tersebut, baik yang berasal dari internal maupun internal or external sources, are processed through
eksternal, diproses melalui mekanisme pelaporan the established whistleblowing mechanism.
pelanggaran (whistleblowing system) yang telah This system is designed to ensure transparency,
ditetapkan. Sistem ini dirancang untuk menjamin objectivity, and fairness in every misconduct
transparansi, objektivitas, dan keadilan dalam handling process.
setiap proses penanganan pelanggaran.
Direktur Eksekutif memiliki kewenangan The Executive Director has the authority to impose
untuk menjatuhkan sanksi kepada pegawai sanctions on employees at all levels. However, in
pada seluruh tingkatan jabatan. Dalam practice, some of this authority can be delegated,
pelaksanaannya, sebagian kewenangan tersebut without substitution rights, to the following officials:
dapat didelegasikan tanpa hak substitusi kepada
pejabat-pejabat berikut:
1. Pegawai yang menduduki jabatan setingkat 1. Employees in the Department Head position
Kepala Departemen memiliki kewenangan are authorized to impose minor sanctions, such
untuk menjatuhkan sanksi ringan, baik berupa as limited verbal warnings, on employees who
teguran lisan maupun surat peringatan, are their direct subordinates.
kepada pegawai yang berada di bawah
tanggung jawab langsungnya.
2. Pegawai dengan jabatan setingkat Kepala 2. Employees in the Division Head position are
Divisi memiliki kewenangan untuk memberikan authorized to impose minor sanctions, such
sanksi ringan, berupa surat peringatan as first to third written warnings, on employees
pertama hingga ketiga, kepada pegawai yang within their respective units.
berada dalam lingkup unit kerjanya.
3. Kepala Divisi SDM memiliki kewenangan untuk 3. The head of HC Division is authorized to impose
menjatuhkan seluruh jenis sanksi ringan serta all minor sanctions as well as moderate
sanksi tingkat sedang dalam bentuk peringatan sanctions, such as written strong warnings, on
keras tertulis kepada seluruh pegawai. all employees.
Pelanggaran Kode Etik dan Sanksi Tahun Code of Conduct Violations and Sanctions
2025 in 2024
LPEI tidak memiliki pelanggaran kode etik yang No code of conduct violations occurred during
terjadi sepanjang tahun 2025, sehingga tidak ada 2024, hence no sanctions were imposed.
sanksi yang diberikan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 660 Laporan Tahunan 2025
Page 661
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kebijakan Pemberian Kompensasi
Jangka Panjang Berbasis Kinerja
Long-Term Performance-Based Compensation Policy
LPEI tidak menerapkan kebijakan kompensasi LPEI does not implement long-term performance-
jangka panjang berbasis kinerja, baik dalam bentuk based compensation policies, neither in the form
program kepemilikan saham untuk manajemen of management stock ownership programs
(Management Stock Ownership Program/MSOP), (Management Stock Ownership Program / MSOP),
karyawan (Employee Stock Ownership Program/ employee stock ownership programs (Employee
ESOP), maupun bentuk sejenis lainnya sampai Stock Ownership Program / ESOP), nor similar
dengan akhir tahun 2025. Hal ini disebabkan schemes until the end of 2025. This is because
karena LPEI merupakan lembaga keuangan LPEI is a specialized financial institution that is not
khusus yang tidak berbentuk Lembaga Terbatas structured as a Limited Liability Institution and
dan tidak memperdagangkan sahamnya di pasar does not trade its shares on the capital market,
modal, sehingga tidak memiliki kewajiban ataupun thus having no obligations or policies related to
kebijakan terkait kompensasi berbasis saham. share-based compensation.
Seluruh ketentuan mengenai remunerasi dan All provisions regarding remuneration and benefits
imbal jasa bagi Direksi serta pegawai LPEI for the Board of Directors and employees of LPEI
ditetapkan sesuai regulasi yang berlaku bagi are established in accordance with the applicable
lembaga di bawah pembinaan Kementerian regulations for institutions under the supervision
Keuangan, dengan berpedoman pada prinsip of the Ministry of Finance, guided by principles of
kewajaran, kepatuhan, serta kinerja. fairness, compliance, and performance.
Kebijakan Pengungkapan Kepemilikan
Saham Anggota Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana dan Anggota Dewan
Share Ownership Disclosure Policy for Executive Director, Managing
Directors, and Board Members
LPEI tidak terdaftar maupun memperdagangkan Indonesia Eximbank does not trade its shares on
saham di bursa efek mana pun sampai dengan any stock exchange and therefore does not have
akhir tahun 2025, sehingga tidak memiliki kebijakan a share ownership policy for its Executive Director,
terkait kepemilikan saham bagi Direktur Eksekutif, Managing Directors, and Board Members
Direktur Pelaksana, maupun anggota Dewan.
Annual Report 2025 661 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 662
Transparansi Manajemen tentang Kepemilikan Saham Management Transparency on Share Ownership Kebijakan Policy Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 208 PMK No. 208/2021 concerning Principles of Tahun 2021 tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Governance, Risk Management, and Know Your Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah Customer for Indonesia Eximbank mandates Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia mengatur in Articles 14 and 29 that the Board of Directors, dalam Pasal 14 dan Pasal 29 bahwa Dewan Direktur, Executive Directors, and Managing Directors are Direktur Eksekutif, serta Direktur Pelaksana wajib required to disclose their share ownership in other mengungkapkan kepemilikan sahamnya pada companies, both domestic and overseas. Similar perusahaan lain, baik yang beroperasi di dalam provisions are also set forth in POJK No. 9/2022 on negeri maupun di luar negeri. Ketentuan serupa Supervision of Indonesia Eximbank, particularly in juga tercantum dalam POJK Nomor 9 Tahun 2022 Articles 17 and 22. tentang Pengawasan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, khususnya Pasal 17 dan Pasal 22. Lebih lanjut, Pasal 27 PMK Nomor 208/2021 Additionally, Article 27 of PMK No. 208/2021 stipulates menetapkan pembatasan bagi Direktur Eksekutif that the Executive Director and Managing Director dan Direktur Pelaksana untuk tidak memiliki saham are prohibited from holding more than 25% lebih dari 25% (dua puluh lima persen) dari modal (twenty-five percent) of the paid-in capital of other disetor di perusahaan lain, baik secara individu companies, either individually or collectively. In maupun kolektif. Dalam penerapan kebijakan order to implement the policy on share ownership tersebut, LPEI mewajibkan seluruh anggota Dewan for Board of Directors, Executive Directors, and Direktur dan Direktur Pelaksana untuk melaporkan Managing Directors, Indonesia Eximbank requires kepemilikan saham pada perusahaan terbuka, all members of Board of Directors and Managing baik di dalam maupun di luar negeri, paling lambat Directors to report their share ownership in public 10 (sepuluh) hari setelah terjadi kepemilikan baru companies, both domestic and overseas, no later atau perubahan atas kepemilikan saham yang than 10 (ten) days after the acquisition or change ada. in share ownership occurs. Kebijakan ini berpedoman pada ketentuan Pasal This policy refers to the provisions of Article 2 of POJK 2 POJK Nomor 11/POJK.04/2017 tentang Laporan No. 11/POJK.04/2017 on Reports on Share Ownership Kepemilikan atau Setiap Perubahan Kepemilikan or Any Changes in Share Ownership of Publicly Saham Perusahaan Terbuka. Walaupun tidak Listed Companies. Although it is not a publicly berstatus sebagai perusahaan terbuka, LPEI tetap listed Institution, Indonesia Eximbank considers menerapkan prinsip transparansi ini sebagai this policy to be relevant for implementation bentuk komitmen terhadap tata kelola yang baik. in order to enhance transparency. As a state- Sebagai lembaga negara, pelaksanaan kebijakan owned institution, Indonesia Eximbank is under the tersebut berada di bawah pengawasan Otoritas supervision of the Financial Services Authority. Jasa Keuangan (OJK). Pelaksanaan Kebijakan Tahun 2025 Policy Implementation in 2024 Tidak terdapat anggota Dewan Direktur, Direktur As of the end of 2025, no members of the Board Eksekutif, maupun Direktur Pelaksana LPEI of Directors, Executive Directors, or Managing yang memiliki saham baik di LPEI maupun di Directors of LPEI hold shares in LPEI or in any other perusahaan lain sampai dengan akhir tahun 2025. companies. This information has been detailed in Informasi tersebut telah diuraikan dalam Bab Profil the Institution Profile chapter, under the sub-section Perusahaan pada sub bab Komposisi Pemegang on Shareholders’ Composition. Consequently, Saham. Dengan demikian, selama periode during this period, LPEI did not receive any share tersebut LPEI tidak menerima laporan kepemilikan ownership reports from the aforementioned saham dari jajaran dimaksud. individuals. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 662 Laporan Tahunan 2025
Page 663
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Sistem Pelaporan Pelanggaran [GRI 2-16, 2-25, 2-26]
Whistleblowing System
LPEI berkomitmen untuk menjunjung tinggi etika LPEI is committed to upholding ethics and
dan kepatuhan dalam setiap aspek kegiatan compliance across all aspects of its business
usahanya. Sebagai wujud dari komitmen tersebut, activities. As part of this commitment, LPEI has
LPEI mengimplementasikan Sistem Pelaporan implemented a Violation Reporting System (Sistem
Pelanggaran (SPP) atau Whistleblowing System Pelaporan Pelanggaran/SPP), also known as a
(WBS) yang berfungsi sebagai kanal pelaporan Whistleblowing System (WBS), which serves as a
bagi pihak internal maupun eksternal terhadap reporting channel for both internal and external
dugaan pelanggaran kebijakan, prosedur, atau parties to report alleged violations of policies,
nilai-nilai perusahaan. procedures, or corporate values.
Sistem ini dirancang untuk melindungi kerahasiaan This system is designed to protect the confidentiality
identitas pelapor serta memastikan bahwa setiap of whistleblowers and to ensure that all reports
laporan diproses secara objektif, profesional, dan are handled in an objective, professional, and
transparan. Melalui mekanisme ini, LPEI berupaya transparent manner. Through this mechanism, LPEI
memperkuat budaya akuntabilitas dan integritas, seeks to strengthen a culture of accountability and
sekaligus mendukung penerapan prinsip tata integrity, while supporting the implementation of
kelola perusahaan yang baik di seluruh lini operasi Good Corporate Governance principles across all
lembaga. levels of the organization.
Fungsi Whistleblowing System Whistleblowing System Function
1. Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing) 1. Whistleblowing is a disclosure that is generally
adalah pengungkapan yang umumnya carried out confidentially on actions or
dilakukan secara rahasia (confidential) atas violations that are indicated to be detrimental
tindakan atau perbuatan pelanggaran yang to Indonesia Eximbank both financially and
terindikasi dapat merugikan LPEI baik secara non-financially.
finansial maupun non finansial.
2. Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing 2. Indonesia Eximbank Whistleblowing System is
System) LPEI adalah suatu sistem yang dapat a system that can be used as a medium for
dijadikan media bagi Pelapor Pelanggaran Whistleblowers to convey information about
untuk menyampaikan informasi mengenai irregularities indicated as a violation that
tindakan penyimpangan yang diindikasikan occurs at Indonesia Eximbank.
sebagai suatu pelanggaran yang terjadi di LPEI. 3. Indonesia Eximbank Whistleblowing System
3. Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing serves as one of the control and monitoring
System) LPEI ini berfungsi sebagai salah satu tools regarding potential violations committed
alat kontrol dan monitoring mengenai potensi by Indonesia Eximbank employees.
pelanggaran yang dilakukan oleh pegawai LPEI.
Tujuan Whistleblowing System Purpose of Whistleblowing System
1. Menciptakan Pegawai LPEI yang memiliki 1. Creating Indonesia Eximbank employees who
integritas dan profesionalisme yang tinggi. have high integrity and professionalism.
2. Memperkuat penerapan prinsip tata kelola LPEI. 2. Strengthening the implementation of Indonesia
Eximbank’s governance principles.
3. Memperkuat sistem pengendalian internal LPEI. 3. Strengthening Indonesia Eximbank’s internal
control system.
Annual Report 2025 663 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 664
Dasar Kebijakan Basis of Policy
1. Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 tentang 1. Act No. 2 of 2009 concerning Indonesia
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Eximbank.
2. Peraturan Menteri Keuangan No. 208/ 2. Minister of Finance Regulation No. 208/
PMK.06/2021 tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip PMK.06/2021 concerning Principles of
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Governance, Risk Management Principles, and
Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor Know Your Customer of Indonesia Eximbank.
Indonesia.
3. Peraturan Dewan Direktur No. 0015/PDD/12/2022 3. Board of Director Regulation No. 0015/
tentang Kebijakan Fungsi Kepatuhan dan PDD/12/2022 concerning the Compliance
Penerapan Program Anti Pencucian Uang dan Function Policy and Implementation of Anti-
Pencegahan Pendanaan Terorisme Lembaga Money Laundering and Countering Financing of
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Terrorism Program of Indonesia Eximbank.
4. Peraturan Dewan Direktur No. 0017/PDD/12/2022 4. Board of Director Regulation No. 0017/
tentang Kebijakan Manajemen Risiko Enterprise PDD/12/2022 concerning Enterprise Risk
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Management Policy of Indonesia Eximbank.
5. Peraturan Dewan Direktur No. 0003/ 5. Board of Director Regulation No. 0003/
PDD/03/2024 tentang Kebijakan Sistem PDD/03/2024 concerning Internal Control
Pengendalian Internal. System Policy.
6. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0007/ 6. Executive Director Regulation No. 0007/
PDE/07/2023 tentang Standar Pedoman PDE/07/2023 concerning Operational
Operasional Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan. Guidelines Standards for Implementation of
Compliance Function.
7. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0027/ 7. Executive Director Regulation No. 0027/
PDE/12/2024 tentang Standar Pedoman PDE/12/2024 concerning Operational Guidelines
Operasional Penerapan Strategi Anti Fraud Standards for Implementing the Anti-Fraud
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Strategy of Indonesia Eximbank.
8. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0018/ 8. Executive Director Regulation No. 0018/
PDE/03/2012 tentang Manual Sistem Pelaporan PDE/03/2012 concerning the Indonesia
Pelanggaran (Whistleblowing System) Eximbank Whistleblowing System Manual.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia.
9. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0028/ 9. Executive Director Regulation No. 0028/
PDE/12/2024 tentang Pelaksanaan Penerapan PDE/12/2023 on Implementation of Anti-
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Money Laundering, Countering the Financing
Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan of Terrorism, and Countering the Financing of
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Proliferation of Weapons of Mass Destruction
Massal (APU, PPT & PPPSPM). (AML/CFT & PPPSPM) Program.
10. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0026/PDE/11/2025 10. Executive Director Regulation No. 0026/
tentang Standar Pedoman Operasional Sistem PDE/11/2025 concerning the Operational
Manajemen Anti Penyuapan. Guidelines Standards for the Anti-Bribery
Management System.
Jenis-Jenis Pelanggaran Types of Violation
1. Pelanggaran peraturan perundang-undangan, 1. Violation of laws and regulations, including
antara lain pemalsuan tanda tangan, korupsi, signature forgery, corruption, embezzlement,
penggelapan, mark-up, penggunaan narkoba, mark-up, drug use, destruction of goods;
perusakan barang;
2. Pelanggaran kode etik LPEI, antara lain 2. Violation of Indonesia Eximbank’s code
benturan kepentingan, pelecehan, terlibat of conduct, including conflict of interest,
dalam kegiatan masyarakat yang terlarang; harassment, involvement in prohibited
community activities;
3. Pelanggaran prinsip akuntansi yang berlaku 3. Violation of generally accepted accounting
umum; principles;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 664 Laporan Tahunan 2025
Page 665
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
4. Kecurangan (fraud) dalam kegiatan usaha 4. Fraud in the business activities of financing,
pembiayaan, penjaminan, asuransi dan jasa guarantee, insurance and consulting services
konsultasi termasuk kegiatan penyediaan including the activities of providing sources of
sumber dana bagi LPEI, kegiatan penempatan funds for Indonesia Eximbank, placement of
dana, kegiatan pengadaan barang dan jasa funds, procurement of goods and services and
serta kegiatan operasional lainnya; other operational activities;
5. Tindakan kecurangan lainnya yang dapat 5. Other fraudulent actions that may cause
menimbulkan kerugian finansial ataupun non financial or non-financial losses to Indonesia
finansial bagi LPEI; Eximbank;
6. Tindakan yang membahayakan keselamatan 6. Actions that jeopardize Indonesia Eximbank’s
dan kesehatan kerja LPEI. occupational safety and health.
Pelapor Pelanggaran Whistleblower
1. Pegawai LPEI 1. Indonesia Eximbank employees
2. Rekanan LPEI 2. Indonesia Eximbank partners
3. Nasabah LPEI 3. Indonesia Eximbank customers
4. Pihak Terafiliasi LPEI 4. Indonesia Eximbank affiliates
5. Mitra LPEI 5. Indonesia Eximbank colleagues
Unsur Pokok Whistleblowing System Main Elements of Whistleblowing System
1. Terlapor Pelanggaran 1. Reported Violation
2. Pelapor Pelanggaran 2. Whistleblower
3. Direktur Eksekutif 3. Executive Director
4. Direktur Pelaksana 4. Managing Director
5. Laporan Pelanggaran 5. Violation Report
6. Verifikator. 6. Verifier
7. Investigator 7. Investigator
Pihak yang Mengelola Pengaduan Parties Managing Complaints
Berdasarkan hasil keputusan Manajemen, untuk Based on management’s decision, the
Pengelolaan pelaporan Whistleblowing System management of the Whistleblowing System
(WBS) di LPEI berada di bawah supervisi Satuan (WBS) reporting at LPEI is under the supervision
Kerja Audit Internal (SKAI). Unit ini melapor of the Internal Audit Unit (SKAI). This unit reports
langsung kepada Direktur Eksekutif melalui Chief directly to the Executive Director through the Chief
of yang membawahi Satuan Kerja Audit Internal. overseeing the Internal Audit Unit. In carrying out
Dalam pelaksanaan tugasnya, Pengelola WBS its duties, the WBS Manager is supported by LPEI’s
didukung oleh Petugas WBS LPEI yang dipilih WBS Officers, who are selected based on their high
berdasarkan kompetensi dan integritas tinggi competence and integrity to perform the daily
untuk menjalankan kegiatan operasional harian operational activities of the reporting system.
sistem pelaporan tersebut.
Mekanisme Pelaporan Reporting Mechanism
1. Pelapor Pelanggaran dapat menyampaikan 1. Whistleblower can submit Violation Reports
Pelaporan Pelanggaran melalui sarana yang through the channels provided by Indonesia
telah disediakan oleh LPEI. Eximbank.
2. Pelaporan Pelanggaran sekurang-kurangnya 2. Whistleblower must include at least the
mencantumkan informasi sebagai berikut: following information:
a. Nama Pegawai LPEI dan Unit Kerja yang a. The name of Indonesia Eximbank Employee
terlibat; and Work Unit involved;
b. Jenis perbuatan yang terindikasi adanya b. Type of action indicating a Violation;
Pelanggaran;
c. Waktu terjadinya Pelanggaran; c. The time the Violation occurrence;
d. Lokasi terjadinya Pelanggaran. d. The location of the Violation occurrence.
Annual Report 2025 665 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 666
3. Pelaporan Pelanggaran harus melampirkan 3. Whistleblower must be accompanied by initial
bukti awal yang dapat mendukung atau evidence that can support or explain the
menjelaskan adanya Pelanggaran yang committed violation. Initial evidence includes,
dilakukan. Bukti awal dimaksud antara lain: among others:
a. Dokumen-dokumen informasi Pelanggaran; a. Documents containing Violation
information;
b. Foto-foto kejadian Pelanggaran; b. Photos of the Violation incident;
c. Rekaman (audio/video); c. Recordings (audio/video);
d. Saksi (apabila ada), dan; d. Witnesses (if any), and;
e. Data sumber informasi untuk pendalaman e. Data sources for further investigation.
lebih lanjut.
Kebijakan Perlindungan Bagi Pelapor Whistleblower Protection Policy
Pelanggaran
LPEI berkomitmen untuk melindungi Pelapor LPEI is committed to protecting Good Faith
Pelanggaran (whistleblower) yang beritikad baik Whistleblowers and will adhere to all applicable
dan LPEI akan mengikuti segala peraturan yang regulations and best practices in the
berlaku serta best practice yang berlaku dalam implementation of the Whistleblowing System
penyelenggaraan WBS sebagai berikut; (WBS) as follows;
1. Menyediakan sarana pelaporan pelanggaran 1. Providing an independent, confidential, and
yang independen, bebas, dan rahasia; secure reporting channel for violations;
2. Memberikan Perlindungan kerahasiaan 2. Ensuring the confidentiality of the
identitas Pelapor pelanggaran; whistleblower’s identity;
3. Memberikan Perlindungan atas tindakan 3. Providing protection against retaliation from
balasan dari Terlapor. the reported party;
4. Perlindungan turut diberikan kepada pihak- 4. Protection is also extended to parties involved
pihak yang terlibat dalam proses investigasi, in the investigation process, including the
termasuk Satuan Kerja Internal Audit serta Internal Audit Unit and other individuals
individu lainnya yang memberikan informasi providing information or statements related to
atau keterangan terkait laporan dugaan the suspected violation report.
pelanggaran.
Sarana Pelaporan Pelanggaran Violation Reporting Tools
LPEI menyediakan mekanisme pelaporan Indonesia Eximbank provides independent, free
pelanggaran yang bersifat independen, aman, and confidential violation reporting tools, both
dan terjaga kerahasiaannya, yang dapat for external and internal parties. The media or
dimanfaatkan oleh pihak internal maupun channels used are:
eksternal. Penyampaian laporan dapat dilakukan
melalui beberapa saluran berikut:
Situs Web
https://ayolaporlpei.kemenkeu.go.id/
website
Email Khusus Tim WBS
gcg@indonesiaeximbank.go.id
WBS Team Email
Pengelolaan Pelaporan Pelanggaran Whistleblowing System Management
1. Pengelolaan Pelaporan Pelanggaran 1. The management of Whistleblowing Reports
dilaksanakan oleh Verifikator, dengan supervisi is carried out by the Verifier, under the direct
langsung oleh Kepala Unit Kerja Pengelola WBS. supervision of the Head of the WBS Management
Work Unit.
2. Untuk menghindari adanya tujuan yang 2. To prevent any malicious intent behind the
tidak baik dari Laporan Pelanggaran yang Whistleblowing Reports submitted by the
disampaikan oleh Pelapor Pelanggaran, maka Whistleblower, the Verifier must conduct an
Verifikator harus melakukan seleksi awal initial screening of the reports received..
terhadap Laporan Pelanggaran yang diterima.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 666 Laporan Tahunan 2025
Page 667
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
3. Apabila Pelaporan Pelanggaran tidak 3. If a Whistleblowing Report is not supported
dilengkapi dengan bukti awal atau bukti by preliminary evidence, or if the evidence
awal yang diberikan tidak berkaitan secara provided is not directly related to the reported
langsung dengan Pelaporan Pelanggaran, violation, the report shall not be eligible for
maka Pelaporan Pelanggaran tersebut tidak further processing.
layak untuk diproses lebih lanjut.
4. Tugas dan tanggung jawab Verifikator adalah: 4. The duties and responsibilities of the Verifier are
as follows:
a. Mengelola sarana Pelaporan Pelanggaran a. Managing LPEI’s Whistleblowing reporting
LPEI. channels;
b. Menerima Pelaporan Pelanggaran yang b. Receiving Whistleblowing Reports submitted
disampaikan oleh Pelapor Pelanggaran. by Whistleblowers;
c. Meminta bukti awal dari Pelapor c. Requesting preliminary evidence from the
Pelanggaran melalui sarana yang tersedia. Whistleblower through available channels;
d. Melakukan analisa awal terhadap d. Conducting an initial analysis of the
Pelaporan Pelanggaran yang disampaikan Whistleblowing Reports submitted;
oleh Pelapor Pelanggaran. e. Submitting a request for in-principle
e. Mengajukan izin prinsip tindak lanjut approval to proceed with the processing of
pemrosesan Pelaporan Pelanggaran the Whistleblowing Report to the Managing
kepada Direktur Pelaksana Bidang Director in charge;
f. Melakukan proses verifikasi Pelaporan f. Conducting the verification process of the
Pelanggaran sesuai izin prinsip tindak- Whistleblowing Report in accordance with
lanjut pemrosesan yang disetujui oleh the approved in-principle authorization
Direktur Pelaksana Bidang. granted by the Managing Director;
g. Menatausahakan Pelaporan Pelanggaran g. Administering Whistleblowing Reports in an
secara tertib dan aman sehingga aspek orderly and secure manner to ensure the
kerahasiaan dapat terjaga dengan baik. confidentiality aspect is well maintained.
Mekanisme Penanganan Laporan Mechanism for Handling Violation Reports
Pelanggaran
Berikut adalah mekanisme atau prosedur umum The following is the general mechanism
dalam menangani pelaporan Whistleblowing or procedure for handling reports through
System (WBS): Whistleblowing System (WBS):
1. Terlapor merupakan pihak pelaku pelanggaran 1. The Reported Party is the perpetrator of the
yang diketahui atau dialami langsung oleh violation known or directly experienced by the
pihak Pelapor Pelanggaran. Reporting Party.
2. Pelapor menyampaikan pengaduan atas 2. The Reporting Party submits a complaint
pelanggaran yang dilakukan oleh Terlapor regarding the violation committed by the
melalui sistem WISE. Laporan yang sudah Reported Party through the WISE system. The
masuk ke Sistem WISE tersebut akan diverifikasi reports received in the WISE System are verified
oleh verifikatur, yang dalam hal ini adalah Unit by verifiers, in this case, the Compliance Unit.
Kerja Kepatuhan.
3. Petugas WBS melakukan verifikasi kelengkapan 3. WBS Officers verify the completeness of the
unsur pengaduan berdasarkan metode 4W + complaint elements based on the 4W + 1 H
1 H. Apabila terdapat keterangan yang masih method. If there is insufficient information,
kurang lengkap, Petugas WBS perlu meminta WBS Officers may request additional data or
data atau keterangan pendukung kepada information from the Reporter.
Pelapor.
4. Setelah data dan keterangan lengkap, proses 4. After obtaining complete data and information,
dilanjutkan ke Tahap Investigasi oleh Satuan the process proceeds to the Investigation Stage
Kerja Audit Internal sebagai Investigator. by the Internal Audit Unit as the Investigator.
5. Satuan Kerja Audit Internal menginvestigasi 5. INternal Audit Unit investigates the violation
buktibukti pelanggaran yang dilakukan oleh evidence committed by the Reported Party and
Terlapor dan menindaklanjuti hasil investigasi follows up on the investigation results against
terhadap terlapor, dengan menginformasikan the Reported Party, informing whether the
laporan tersebut “terbukti” atau “tidak terbukti,” allegation is “proven” or “not proven,”
Annual Report 2025 667 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 668
6. Untuk terlapor bukan Manajemen LPEI, Unit Kerja 6. For Reported Parties not belonging to
SDM menyerahkan proses selanjutnya kepada Management Entity of Indonesia Eximbank, the
Komite Etik/ Kepegawaian untuk diberikan HC Unit hands over the further process to the
keputusan/sanksi atas Terlapor. Ethics/Personnel Committee to decide/impose
sanctions on the Reported Party.
7. Komite Etik/Kepegawaian mengeluarkan 7. The Ethics/Personnel Committee issues a
keputusan/ sanksi atas Terlapor dan decision/ sanction on the Reported Party and
menyerahkan Keputusan/sanksi tersebut hands over the decision/sanction to the HC Unit
kepada Unit Kerja SDM untuk ditindaklanjuti. for further action.
8. Unit Kerja SDM menindaklanjuti keputusan/ 8. The HC Unit follows up on the decision/sanction
sanksi baik yang diberikan oleh Direktur given by the Executive Director or the Ethics/
Eksekutif maupun Komite Etik/Kepegawaian. Personnel Committee. After following up on the
Setelah tindak lanjut atas keputusan/ sanksi decision/sanction, the Unit responsible for WBS
tersebut, Unit Kerja yang bertanggung jawab creates a Violation Handling Report.
atas WBS membuat Laporan Penanganan
Pelanggaran.
Selain menjalankan prosedur yang telah ditetapkan, In addition to the procedures outlined above,
LPEI juga memperkuat sistem pengendalian Indonesia Eximbank also strengthens its internal
internal dengan meluncurkan Whistleblowing control system through the launch of the
System (WBS) serta mekanisme Pengendalian Whistleblowing System (WBS) and Gratification
Gratifikasi bekerja sama dengan Kementerian Control in collaboration with the Ministry of Finance,
Keuangan, yang diwakili oleh Inspektorat Jenderal represented by the Inspectorate General of Ministry
(Itjen Kemenkeu) dan Pusat Sistem Informasi dan of Finance (Itjen Kemenkeu) and the Financial
Teknologi Keuangan (Pusintek). Inisiatif ini turut Information and Technology System Center of
didukung melalui koordinasi dan pendampingan the Ministry of Finance (Pusintek). This initiative is
dari Itjen Kemenkeu dalam pengembangan sistem followed by coordination and assistance from Itjen
pencegahan dan penindakan pelanggaran, Kemenkeu regarding Prevention and Enforcement
termasuk profiling dan whistleblowing. Sebagai Systems (profiling, whistleblowing), resulting in the
hasilnya, LPEI membentuk front office penerimaan establishment of a front office for receiving WBS
laporan WBS yang dapat diakses melalui laman reports through https://ayolaporlpei.kemenkeu.
https://ayolaporlpei.kemenkeu.go.id/. go.id/.
Hasil Penanganan Pengaduan dan Tindak Complaint Handling and Follow-up Results
Lanjut
LPEI tidak memiliki pengaduan dugaan There were no complaints of alleged violations
pelanggaran yang disampaikan melalui portal submitted via the WBS portal during 2025.
WBS pada tahun 2025.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 668 Laporan Tahunan 2025
Page 669
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kebijakan Antikorupsi dan Antigratifikasi
Anti-Corruption and Anti-Gratification Policies
LPEI menegaskan integritas sebagai nilai dasar Indonesia Eximbank affirms integrity as a core value
dalam setiap pelaksanaan tugas dan tanggung in carrying out all its duties and responsibilities.
jawabnya. Sebagai lembaga yang mendukung As an institution supporting the implementation
pelaksanaan kebijakan ekspor nasional, LPEI of national export policies, Indonesia Eximbank
berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan is committed to complying with all applicable
yang berlaku sekaligus berperan aktif dalam regulations and actively participating in efforts to
upaya pencegahan korupsi dan gratifikasi. prevent corruption and bribery.
Sebagai salah satu upaya perbaikan tata kelola As part of its efforts to improve institutional
lembaga melalui pencegahan korupsi, LPEI governance through corruption prevention,
menerapkan ISO37001:2016 Sistem Manajemen Indonesia Eximbank has implemented the ISO
Anti Penyuapan (SMAP). Penerapan SMAP di LPEI 37001:2016 Anti-Bribery Management System
mencakup perumusan Kebijakan Anti Penyuapan (SMAP). The implementation of the SMAP at
sebagai kerangka kerja untuk mencapai praktek Indonesia Eximbank includes the formulation of an
bisnis yang beretika dan bersih. Anti-Bribery Policy as a framework for achieving
ethical and clean business practices.
Seluruh jajaran Dewan Direktur, Direktur All members of the Board of Directors, Managing
Pelaksana, serta pegawai diwajibkan untuk Directors, and employees are required to uphold
menegakkan prinsip persaingan usaha yang the principles of fair business competition,
sehat, profesionalisme, dan penerapan tata kelola professionalism, and the implementation of
perusahaan yang baik. LPEI juga terus memperkuat good corporate governance. Indonesia Eximbank
berbagai inisiatif pencegahan melalui kebijakan also continues to strengthen various prevention
dan program yang berkesinambungan. initiatives through ongoing policies and programs.
LPEI menerapkan kebijakan anti korupsi dan Indonesia Eximbank implements anti-corruption
anti gratifikasi diantaranya melalui kepatuhan and bribery policies, including through compliance
pelaporan LHKPN, pengendalian gratifikasi, with the LHKPN (State Official Report) reporting,
penerapan strategi anti fraud, serta dengan controlling bribery, implementing anti-fraud
melakukan sosialisasi anti korupsi dan anti strategies, and conducting anti-corruption and
gratifikasi. bribery outreach programs.
Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Report of State of Official Wealth (LHKPN)
(LHKPN)
Dasar Kebijakan Legal Basis for Policy
1. Eksternal: 1. External:
a. UU No. 28 Tahun 1999 Tentang a. Law No. 28 of 1999 Concerning Clean
Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan and Free from Corruption, Collusion, and
Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Nepotism Governance.
b. UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi b. Law No. 30 of 2002 concerning the Corruption
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Eradication Commission.
c. UU No. 2 Tahun 2009 tentang Lembaga c. Law No. 2 of 2009 concerning the Indonesian
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Export Financing Institution.
d. Peraturan KPK No. 2 Tahun 2020 tentang d. Corruption Eradication Commission
Perubahan Atas Peraturan KPK No. 7 tahun Regulation No. 2 of 2020 concerning
2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Amendments to Corruption Eradication
Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Commission Regulation No. 7 of 2016
Kekayaan Penyelenggara Negara. concerning Procedures for Registration,
Announcement, and Examination of State
Officials’ Wealth.
Annual Report 2025 669 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 670
e. Surat Edaran No. SE-08/01/10/2016 tentang e. Circular Letter No. SE-08/01/10/2016 regarding
Petunjuk Teknis Penyampaian dan Technical Instructions for Submission and
Pengelolaan LHKPN Setelah Diberlakukannya Management of Wealth Reports After the
Peraturan KPK No. 7 Tahun 2016 Tentang Implementation of Corruption Eradication
Tata Cara Pendaftaran, Pengumuman Commission Regulation No. 7 of 2016
dan Pemeriksaan Harta Kekayaan concerning Procedures for Registration,
Penyelenggara Negara. Announcement, and Examination of State
Officials’ Wealth.
f. Pasal 57 dan lampiran PMK No. 208/2021 f. Article 57 and attachment to Minister of
tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Finance Regulation No. 208/2021 concerning
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Principles of Governance, Risk Management
Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor Principles, and Knowing the Customer
Indonesia. Principles of Indonesia Eximbank.
g. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi No. g. Corruption Eradication Commission
7 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pendaftaran, Regulation No. 7 of 2016 concerning
Pengumuman, dan Pemeriksaan Harta Procedures for Registration, Announcement,
Kekayaan Penyelenggara Negara; and Examination of State Officials’ Wealth;
h. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi h. Corruption Eradication Commission
No. 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Regulation No. 2 of 2020 concerning
atas Peraturan Komisi Pemberantasan Amendments to Corruption Eradication
Korupsi No. 7 Tahun 2016 tentang Tata Commission Regulation No. 7 of 2016
Cara Pendaftaran, Pengumuman, concerning Procedures for Registration,
dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Announcement, and Examination of State
Penyelenggara Negara; Officials’ Wealth;
i. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi i. Corruption Eradication Commission
No. 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Regulation No. 3 of 2024 concerning
atas Peraturan Komisi Pemberantasan the Second Amendment to Corruption
Korupsi No. 7 Tahun 2016 tentang Tata Eradication Commission Regulation No. 7 of
Cara Pendaftaran, Pengumuman, 2016 concerning Procedures for Registration,
dan Pemeriksaan Harta Kekayaan Announcement, and Examination of State
Penyelenggara Negara; Officials’ Wealth
2. Internal: 2. Internal:
a. Peraturan Dewan Direktur No. 0003/ a. Board of Directors Regulation No. 0003/
PDD/06/2022 tentang Pencabutan PDD/06/2022 concerning the Revocation
Peraturan Dewan Direktur No. 0001/ of Board of Directors Regulation No. 0001/
PDD/07/2017 tanggal 21 Juli 2017 tentang PDD/07/2017 dated July 21, 2017 concerning
Kewajiban Penyampaian Laporan Harta the Obligation to Submit Wealth Reports
Kekayaan Penyelenggara Negara Bagi of State Officials for Officials of Indonesia
Pejabat LPEI. Eximbank.
b. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0022/ b. Executive Director Regulation No. 0008/
PDE/11/2025 tentang Kewajiban PDE/06/2022 concerning the Obligation to
Penyampaian Laporan Harta Kekayaan Submit Wealth Reports (LHKPN) for Indonesia
Penyelenggara Negara (LHKPN) Bagi Eximbank Officials Required to Report LHKPN.
Pejabat LPEI Wajib Lapor LHKPN.
Penerapan di LPEI Implementation at Indonesia Eximbank
Dalam rangka mendukung penyelenggaraan In order to support the implementation of a clean
negara yang bersih serta bebas dari korupsi, government free from corruption, collusion, and
kolusi dan nepotisme serta untuk meningkatkan nepotism, and to enhance transparency and
transparansi dan akuntabilitas, maka merupakan accountability, it is a mandatory obligation for
kewajiban bagi Pejabat LPEI yang ditetapkan untuk designated Indonesia Eximbank officials to report
melaporkan harta kekayaannya melalui LHKPN. their wealth assets through the State Wealth
Report (LHKPN).
Pelaksanaan pelaporan harta kekayaan The implementation of wealth reporting by
pejabat LPEI yang ditetapkan melalui LHKPN, designated Indonesia Eximbank officials via LHKPN
dipantau dan dikoordinasikan oleh Satuan Kerja is monitored and coordinated by the Compliance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 670 Laporan Tahunan 2025
Page 671
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kepatuhan yang bertugas sebagai Admin Instansi. Unit, which functions as the Agency Administrator.
Adapun rincian pelaksanaannya adalah sebagai The detailed implementation is as follows:
berikut:
1. Bertanggungjawab sebagai koordinator 1. Responsible as the managing coordinator
pengelola dan sebagai pengelola user Aplikasi and as the user administrator of the e-LHKPN
e-LHKPN. Application.
2. Berkoordinasi dengan KPK dalam hal sebagai 2. Coordinating with the Corruption Eradication
berikut: Commission (KPK) on the following matters:
a. Penyampaian dan pendistribusian a. Submission and distribution of LHKPN forms,
formulir LHKPN, Tambahan Berita Negara Supplementary State Gazette Wealth
Pengumuman Harta Kekayaan dan Announcements, and other correspondence
dokumen korespondensi lainnya kepada documents to the LHKPN Reporting Officials;
Pejabat Wajib Lapor LHKPN;
b. Monitoring dan evaluasi dalam b. Monitoring and assessment of the
penyampaian, penerimaan, dan submission, receipt, and announcement of
pengumuman LHKPN Pejabat Wajib Lapor LHKPN by obligated filers to the KPK;
LHKPN kepada KPK;
c. Pemberian sosialisasi kewajiban LHKPN c. Providing socialization on LHKPN obligations
dan bimbingan teknis mengenai tata cara and technical guidance on how to fill out the
pengisian e-Filing LHKPN kepada seluruh e-Filing LHKPN to all Reporting Officials;
pejabat wajib lapor LHKPN.
d. Penyampaian data Pejabat Wajib Lapor d. Submission of data of Reporting Officials
LHKPN yang wajib menyampaikan LHKPN required to submit LHKPN, including any
berikut perubahannya (jika ada). updates (if applicable).
3. Memastikan kepatuhan LPEI dalam 3. Ensuring Indonesia Eximbank’s compliance in
menyampaikan LHKPN kepada KPK. submitting LHKPN to the KPK.
4. Berkoordinasi dengan Koordinator Pusat 4. Coordinating with the Central LHKPN
Pengelolaan LHKPN mengenai pengelolaan Management Coordinator regarding the
dan administrasi Aplikasi e-LHKPN. management and administration of the
e-LHKPN Application.
5. Melakukan pemantauan serta memberikan 5. Conducting monitoring and providing
pengingat (reminder) kepada seluruh Wajib reminders to all LHKPN Reporting Officials within
Lapor LHKPN di lingkungan LPEI, termasuk Indonesia Eximbank, including Division Heads,
Kepala Divisi, Head of, Direktur Pelaksana, Heads of Departments, Executive Directors, and
Direktur Eksekutif, dan Dewan Direktur. the Board of Directors.
Pengendalian Gratifikasi Gratification Control
Dasar Kebijakan Legal Basis for Policy
1. Eksternal: 1. 1. External:
a. UU No. 31 Tahun 1999 Tentang a. Law No. 31 of 1999 Concerning the Eradication
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi of Corruption Crime, as amended by Law
beserta perubahannya. No. 20 of 2001 concerning the Eradication of
Corruption Crime.
b. Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi b. The Corruption Eradication Commission
No. 2 Tahun 2019 tentang Pelaporan Regulation No. 2 of 2019 concerning
Gratifikasi. Gratuities Reporting.
c. Lampiran PMK No. 208/2021 Tentang Prinsip c. Appendix to Minister of Finance Regulation
Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, No. 208/2021 Regarding Principles of
dan Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga Governance, Risk Management Principles,
Pembiayaan Ekspor Indonesia. and Know Your Customer Principles of
Indonesia Eximbank.
2. Internal: 2. Internal:
a. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0013/ a. Executive Director Regulation No. 0013/
PDE/08/2022 tentang Pengendalian PDE/08/2022 concerning Gratuities Control
Gratifikasi di Lingkungan LPEI. within Indonesia Eximbank.
Annual Report 2025 671 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 672
b. Peraturan Direktur Eksekutif No. 0042/ b. Executive Director Regulation No. 0042/
PDE/09/2019 tentang Pakta Integritas LPEI. PDE/09/2019 concerning Indonesia
Eximbank Integrity Pact.
Penerapan di LPEI Implementation at Indonesia Eximbank
LPEI berkomitmen untuk menjalankan kegiatan Indonesia Eximbank is committed to conducting
usahanya berdasarkan prinsip tata kelola its business activities based on good governance
yang baik guna mendukung terciptanya principles to support the creation of a clean
penyelenggaraan negara yang bersih serta bebas government free from corruption, collusion, and
dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Sebagai nepotism. As a tangible manifestation of this
wujud nyata dari komitmen tersebut, LPEI telah commitment, Indonesia Eximbank has established
membentuk Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) the Gratification Control Unit (UPG), which operates
yang berada di bawah koordinasi Satuan Kerja under the coordination of the Compliance Unit.
Kepatuhan.
Untuk memastikan pengendalian gratifikasi To ensure that gratification control runs effectively
berjalan secara efektif dan berkesinambungan and sustainably in supporting the implementation
dalam mendukung penerapan good corporate of good corporate governance, Indonesia
governance, LPEI menetapkan ketentuan sebagai Eximbank establishes the following provisions:
berikut:
1. Sosialisasi Berkelanjutan 1. Continuous Awareness
Untuk memperkuat budaya kepatuhan dan CampaignsTo reinforce a compliance culture
meningkatkan kesadaran di lingkungan LPEI, and increase awareness within Indonesia
Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) secara Eximbank, the Gratification Control Unit (UPG)
berkelanjutan melaksanakan kegiatan conducts ongoing awareness activities in
sosialisasi dalam berbagai bentuk. Kegiatan various formats. These activities are carried out
ini dilakukan baik secara tatap muka maupun both face-to-face and online, involving external
daring, dengan narasumber dari pihak speakers as well as internal UPG personnel.
eksternal maupun dari internal UPG sendiri.
Materi sosialisasi gratifikasi disampaikan Gratification awareness materials are
melalui berbagai kanal dan kegiatan, seperti disseminated through various channels and
New Hire Orientation (NHO), e-learning, serta activities, such as New Hire Orientation (NHO),
sesi sosialisasi khusus yang melibatkan e-learning modules, and specialized awareness
seluruh jajaran LPEI maupun pihak eksternal sessions involving all levels of Indonesia
terkait. Selain itu, penyebaran informasi juga Eximbank staff as well as relevant external
dilakukan melalui email blast, flyer, dan screen parties. Additionally, information dissemination
saver sebagai upaya memperluas jangkauan is conducted via email blasts, flyers, and
edukasi dan penguatan budaya anti gratifikasi screensavers to broaden educational outreach
di seluruh lingkungan kerja LPEI. and reinforce an anti-gratification culture
throughout the Indonesia Eximbank working
environment.
2. Penandatanganan Pakta Integritas 2. Signing of Integrity Pacts
Pakta Integritas merupakan bentuk komitmen The Integrity Pact is a commitment by all
seluruh insan LPEI untuk menjunjung tinggi nilai Indonesia Eximbank personnel to uphold
moral, etika, dan integritas, serta menjaga nama moral values, ethics, and integrity, as well as
baik, kredibilitas, dan kepentingan institusi to maintain the good name, credibility, and
dengan tidak meminta maupun menerima interests of the institution by refraining from
gratifikasi dari pihak yang memiliki benturan soliciting or accepting gratification from
kepentingan. Dokumen Pakta Integritas ini parties with conflicts of interest. This document
ditandatangani oleh Dewan Direktur dan is signed by the Board of Directors and the
Direktur Pelaksana pada saat penetapan, Executive Director at the time of appointment
serta diperbarui melalui penandatanganan and is renewed through annual re-signing.
ulang setiap tahun. Selain itu, seluruh pegawai Additionally, all Indonesia Eximbank employees
LPEI juga diwajibkan menandatangani Pakta are required to sign the Integrity Pact upon their
Integritas ketika pertama kali bergabung initial onboarding as part of the organization.
sebagai bagian dari lembaga.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 672 Laporan Tahunan 2025
Page 673
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
3. LPEI melakukan diseminasi Surat Edaran yang 3. Indonesia Eximbank disseminates Circular
ditujukan kepada pegawai, mitra/rekanan, Letters addressed to employees, partners,
serta nasabah/debitur mengenai larangan and clients/debtors regarding the prohibition
meminta, menerima, maupun memberikan of soliciting, accepting, or giving gratification
gratifikasi dalam bentuk apapun kepada atau in any form to or from Indonesia Eximbank
dari pegawai LPEI. Sosialisasi ini juga secara personnel. This awareness program also
khusus menekankan kepatuhan terhadap emphasizes compliance with the ban on
larangan pemberian gratifikasi yang berkaitan gratification related to the celebration of
dengan perayaan hari besar keagamaan major religious holidays such as Eid al-Fitr and
seperti Idul Fitri dan Natal. Christmas.
4. Pelaporan Gratifikasi 4. Reporting of Gratuities
Seluruh insan LPEI wajib menolak setiap Indonesia Eximbank officials are required
bentuk gratifikasi yang berindikasi suap dan/ to reject gratuities deemed as bribes and/
atau melebihi batas kewajaran yang telah or exceeding the reasonable value limit
ditetapkan, serta segera melaporkannya established at the first opportunity and report
kepada Unit Pengendali Gratifikasi (UPG) atau them to UPG or directly to the Corruption
langsung ke KPK. Sepanjang tahun 2025, UPG Eradication Commission (KPK). During 2023,
menerima sebanyak 11 laporan gratifikasi UPG received a total of 11 (eleven) gratuity
dari jajaran LPEI. Pelaporan Gratifikasi di LPEI reports. Gratuity reports at Indonesia Eximbank
dilakukan melalui 2 (dua) mekanisme yaitu: are submitted through two mechanisms:
a. Pelaporan melalui Unit Pengendali a. Reporting through the Gratuity Control Unit
Gratifikasi (UPG) (UPG).
b. Pelaporan kepada Komisi Pemberantasan b. Reporting to the Corruption Eradication
Korupsi. Commission.
5. Identifikasi dan mitigasi risiko atau titik rawan 5. Risk identification and mitigation of gratification
gratifikasi dilakukan dengan memetakan hotspots are carried out by mapping potential
potensi area yang berisiko tinggi terhadap high-risk areas related to activities, authority,
terjadinya gratifikasi pada aktivitas, and core business of Indonesia Eximbank. This
kewenangan, maupun core business LPEI. Proses process considers both internal and external
ini mempertimbangkan baik faktor internal factors influencing these risks, accompanied by
maupun eksternal yang mempengaruhi, the implementation of measurable mitigation
disertai dengan penetapan langkah mitigasi steps based on the mapping and analysis
yang terukur berdasarkan hasil pemetaan dan results.
analisis yang telah dilakukan.
6. Penerapan Berkesinambungan 6. Continuous Implementation
a. Menyusun dan/atau mengevaluasi a. Periodically drafting and/or evaluating
ketentuan Internal terkait gratifikasi secara internal regulations related to gratuities by
berkala dengan menyesuaikan terhadap adapting to external regulations.
aturan eksternal.
b. Menerima laporan gratifikasi berikut b. Receiving gratuity reports along with
kelengkapan dokumennya dari penerima supporting documents from the gratuity
gratifikasi. recipients.
c. Menyampaikan laporan gratifikasi secara c. Regularly submitting gratuity reports to
berkala kepada Direktur yang membawahi the Director overseeing the Compliance
fungsi Kepatuhan. function.
d. Mengadministrasikan laporan gratifikasi d. Administering gratuity reports
secara tertib. systematically.
e. Pengisian rencana dan realisasi kerja UPG e. Filling out UPG work plans and achievements
pada sistem Gratifikasi Online (GOL) KPK. in the Corruption Eradication Commission’s
Gratuity Online System (GOL).
f. Pelaksanaan e-learning Peningkatan f. Implementation of e-learning on
Pemahaman Gratifikasi dari KPK kepada Gratification Understanding Improvement
seluruh pegawai Satuan Kerja Kepatuhan. from KPK to all employees of Compliance
Unit.
Annual Report 2025 673 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 674
Strategi Anti Fraud Anti Fraud Strategy
Dasar Kebijakan Legal Basis for Policy
1. Eksternal 1. External:
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Regulation of the Financial Services Authority of
Indonesia Nomor 12 Tahun 2024 tentang the Republic of Indonesia Number 12 of 2024 on
Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Lembaga the Implementation of Anti Fraud Strategies for
Jasa Keuangan. Financial Services Institutions.
2. Internal 2. Internal:
Peraturan Direktur Eksekutif No. 0027/ Executive Director Regulation No. 0027/
PDE/12/2024 tentang Standar Pedoman PDE/12/2024 on Standard Operational
Operasional Penerapan Strategi Anti Fraud LPEI. Guidelines Implementation of Indonesia
Eximbank Anti Fraud Strategy.
Penerapan LPEI Implementation at Indonesia Eximbank
LPEI menerapkan Strategi Anti-Fraud berdasarkan Indonesia Eximbank implements an Anti-Fraud
Peraturan Direktur Eksekutif No. 0027/PDE/12/2024 Strategy in accordance with PDE No. 0027/
tentang Standar Pedoman Operasional Penerapan PDE/12/2024 concerning Operational Guidelines
Strategi Anti-Fraud LPEI. Implementasi strategi ini Standards for Implementation of Anti-Fraud
melibatkan seluruh unit kerja sesuai dengan peran Strategy. The implementation of this strategy
dan kewenangan masing-masing, yang meliputi: involves all work units based on their respective
functions and authorities, namely:
1. Pilar Pencegahan 1. Prevention Pillar
Pilar pencegahan memuat berbagai upaya The prevention pillar encompasses various
untuk meminimalkan potensi terjadinya efforts to minimize the potential for fraud,
fraud, meliputi peningkatan kesadaran including raising awareness of anti-fraud
tentang prinsip anti-fraud, identifikasi area principles, identifying areas prone to
rawan penyimpangan, penerapan kebijakan irregularities, implementing a “know your
mengenal pegawai (know your employee), employee” policy, and other preventive
serta langkah-langkah preventif lainnya measures necessary to prevent fraud.
yang diperlukan guna mencegah terjadinya
kecurangan.
2. Pilar Deteksi 2. Detection Pillar
Pilar deteksi mencakup berbagai langkah untuk The detection pillar encompasses various
mengidentifikasi dan mengungkap potensi steps to identify and uncover potential fraud in
fraud dalam aktivitas usaha LPEI. Upaya ini Indonesia Eximbank business activities. These
meliputi penerapan kebijakan dan mekanisme efforts include implementing whistleblowing
whistleblowing, pelaksanaan pemeriksaan policies and mechanisms, conducting surprise
mendadak, penguatan sistem pengawasan, inspections, strengthening the supervisory
serta tindakan lainnya yang diperlukan untuk system, and other measures necessary for
mendeteksi terjadinya kecurangan secara dini. early detection of fraud.
3. Pilar Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi 3. Pillar of Investigation, Reporting, and Sanctions
Pilar investigasi, pelaporan, dan sanksi The investigation, reporting, and sanctions
mencakup tahapan penyelidikan terhadap pillar encompasses the stages of investigating
dugaan fraud, mekanisme pelaporan kejadian, suspected fraud, the reporting mechanism
serta penerapan sanksi atas pelanggaran for incidents, and the imposition of sanctions
yang terbukti. Selain itu, pilar ini juga for proven violations. Furthermore, this pillar
mencakup berbagai langkah pendukung lain encompasses various other supporting
yang diperlukan untuk memastikan proses measures necessary to ensure that the
investigasi, pelaporan, dan penegakan sanksi investigation, reporting, and enforcement
berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai processes are conducted objectively,
ketentuan yang berlaku. transparently, and in accordance with
applicable regulations.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 674 Laporan Tahunan 2025
Page 675
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
4. Pilar Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut 4. Pillar of Monitoring, Evaluation, and Follow-up
Pilar pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut The monitoring, evaluation, and follow-up pillar
mencakup kegiatan pengawasan terhadap encompasses oversight of the implementation
pelaksanaan pengendalian fraud, penilaian of fraud controls, assessing the effectiveness of
efektivitas langkah yang telah diambil, serta the steps taken, and implementing corrective
penerapan tindakan korektif dan perbaikan actions and continuous improvement.
berkelanjutan. Selain itu, pilar ini juga mencakup Furthermore, this pillar encompasses
inisiatif lain yang diperlukan untuk memastikan other initiatives necessary to ensure that
proses pemantauan, evaluasi, dan tindak lanjut the monitoring, evaluation, and follow-up
berjalan konsisten dan efektif. processes are consistent and effective.
Penerapan Strategi Anti-Fraud merupakan bagian The implementation of an Anti-Fraud Strategy
yang terintegrasi dalam pelaksanaan manajemen is an integrated part of the overall risk
risiko secara menyeluruh. Oleh karena itu, management process. Therefore, its effective
efektivitas pelaksanaannya perlu ditunjang oleh implementation requires strengthening risk
penguatan aspek-aspek manajemen risiko yang management aspects that focus on fraud
berfokus pada pengendalian kecurangan. Aspek- control. These aspects include at least:
aspek tersebut setidaknya mencakup:
1. Pengawasan Aktif Dewan Direktur dan Direktur 1. Active Supervision of the Board of Directors and
Eksekutif; Executive Director;
2. Kecukupan Kebijakan dan Prosedur; 2. Adequacy of Policies and Procedures;
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, 3. Adequacy of the process of identifying,
pengendalian, dan pemantauan risiko Fraud; measuring, controlling, and monitoring Fraud
dan risks; and
4. Sistem Pengendalian Internal. 4. Internal Control System.
Sosialisasi Antikorupsi dan Antigratifikasi Anti-Corruption and Anti-Gratification
Socialization
LPEI menjadikan integritas sebagai prinsip dasar Indonesia Eximbank places integrity as the main
dalam penerapan tata kelola perusahaan yang foundation in implementing good corporate
baik. Untuk memperkuat komitmen tersebut, LPEI governance. To achieve this, Indonesia Eximbank
secara berkesinambungan memberikan edukasi consistently educates all stakeholders on anti-
kepada seluruh pemangku kepentingan terkait corruption and anti-gratification policies.
kebijakan anti korupsi dan anti gratifikasi. Berbagai Throughout 2024, various socialization activities
kegiatan sosialisasi telah diselenggarakan have been carried out, including:
sepanjang tahun 2025 antara lain:
Pelatihan/ Sosialisasi Waktu Pelaksanaan
No
Training/Socialization Date
Peningkatan Pemahaman Gratifikasi 13 – 15 November 2025
1
Improving Understanding of Gratuities November 13-15, 2025
Refreshment Pengendalian Gratifikasi 2025 18 – 30 November 2025
2
Refreshment of Gratuity Control 2025 November 18-30, 2025
30 Januari 2025
January 30,2025
19 Februari 2025
Fungsi Kepatuhan February 19, 2025
3
Compliance Function 23 Juni 2025
June 23, 2025
4 November 2025
November 04, 2025
Mekanisme Pelaporan Penerimaan Gratification Reporting Mechanism
Gratifikasi
Mekanisme pelaporan penerimaan gratifikasi di The gratification reporting mechanism at Indonesia
LPEI secara umum mengacu pada Undang-Undang Eximbank generally refers to Law Number 31 of 1999
Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan concerning the Eradication of Corruption Crimes,
Annual Report 2025 675 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 676
Tindak Pidana Korupsi beserta perubahannya, along with its amendments, and the Corruption
serta Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Eradication Commission (KPK) Regulation Number
(KPK) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaporan 2 of 2019 concerning Gratification Reporting.
Gratifikasi. Secara internal, tata cara pelaporan Internally, the reporting procedures are governed
diatur dalam Peraturan Direktur Eksekutif by the Executive Director Regulation Number 0013/
Nomor 0013/PDE/08/2022 mengenai Standar PDE/08/2022 regarding the Standard Operating
Pedoman Operasional Pengendalian Gratifikasi di Procedures for Gratification Control within
Lingkungan LPEI. Indonesia Eximbank.
Apabila suatu gratifikasi yang tergolong suap If a gratification classified as a bribe cannot
tidak dapat ditolak atau dikembalikan kepada be refused or returned to the giver, Indonesia
pihak pemberi, maka LPEI wajib melaporkannya Eximbank is obliged to report it to the Gratification
kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Control Unit (UPG) of Indonesia Eximbank or directly
LPEI atau langsung ke KPK. Pelaporan dilakukan to the KPK. The report must be submitted no later
paling lambat 7 (tujuh) hari kerja sejak tanggal than 7 (seven) working days from the date of
penerimaan atau penolakan melalui email lapor. receipt or rejection via email at lapor.gratifikasi@
gratifikasi@indonesiaeximbank.go.id. indonesiaeximbank.go.id.
UPG kemudian akan melakukan analisis untuk The UPG will subsequently analyze the report
menentukan apakah laporan tersebut menjadi to determine whether it falls under Indonesia
kewenangan LPEI atau termasuk kategori wajib Eximbank’s jurisdiction or should be reported to the
lapor kepada KPK. Jika penetapan status gratifikasi KPK. If the gratification is designated as the KPK’s
menjadi kewenangan KPK, UPG menyampaikan authority, the UPG shall submit the report along
laporan tersebut kepada KPK disertai dokumen with supporting documents to the KPK no later
pendukung paling lambat 7 (tujuh) hari kerja than 7 (seven) working days after the decision
sejak keputusan dibuat. Sementara itu, apabila is made. Conversely, if the authority resides with
kewenangan berada di tangan UPG, keputusan the UPG, the decision regarding the status of the
status gratifikasi disampaikan kepada pelapor gratification shall be conveyed to the reporter
paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah ditetapkan. within a maximum of 5 (five) working days after
the determination.
Pelapor juga memiliki opsi untuk melaporkan The reporter also has the option to report directly to
langsung kepada KPK melalui aplikasi Gratifikasi the KPK via the KPK Gratification Online Application
Online KPK (GOL KPK) di laman https://gol.kpk.go.id (GOL KPK) at https://gol.kpk.go.id within 30
dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kerja sejak (thirty) working days from the date of receiving
tanggal menerima gratifikasi. KPK kemudian akan the gratification. The KPK will then determine the
menetapkan status kepemilikan atas barang atau ownership status of the item or gift through a KPK
pemberian tersebut melalui Surat Keputusan KPK, Decision Letter, and the reporter is required to send
dan pelapor wajib mengirimkan tembusan surat a copy of this decision to the UPG no later than 10
keputusan tersebut kepada UPG paling lambat 10 (ten) working days after receiving the letter.
(sepuluh) hari kerja setelah surat diterima.
Laporan Penerimaan Gratifikasi di Tahun Gratification Reports in 2025
2025
Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) LPEI Indonesia Eximbank has not received any reports
melaksanakan pengelolaan terhadap laporan of gratuities received from reporters through the
penerimaan gratifikasi sepanjang tahun 2025 unit responsible for controlling gratuities during
dengan rincian sebagai berikut: 2025:
Penetapan Jumlah Keterangan
Determination Amount Description
Dilaporkan melalui website GOL-KPK dan telah mendapatkan Surat
Keputusan dari KPK.
Barang Milik Negara
6 The report was submitted through the GOL-KPK website and
State Property
has received a decision letter from the Corruption Eradication
Commission.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 676 Laporan Tahunan 2025
Page 677
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Penetapan Jumlah Keterangan
Determination Amount Description
Objek gratifikasi berupa makanan dan/atau minuman yang
mudah rusak di disalurkan sebagai bantuan sosial merujuk Pasal
6 Peraturan Komisi Pemberantasan Korupsi Nomor 2 Tahun 2019
Dikelola UPG tentang Pelaporan Gratifikasi.
11
Managed by UPG Gratification objects in the form of perishable food and/or beverages
are distributed as social assistance in accordance with Article 6
of the Corruption Eradication Commission Regulation No. 2 of 2019
concerning Gratification Reporting.
Pelapor menyampaikan telah menolak gratifikasi sehingga tidak
perlu ada tindak lanjut terhadap gratifikasi yang telah ditetapkan.
Penolakan
1 The reporter stated that the gratification had been rejected;
Rejection
therefore, no further follow-up is required on the reported
gratification.
Jumlah
18
Total
Kebijakan Anti Pencucian Uang (APU) dan
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT)
Anti-Money Laundering (AML) and
Counter-Terrorist Financing (CTF) Policy
Penerapan Kebijakan APU-PPT Implementation of AML-CTF Policy
LPEI secara konsisten berkomitmen untuk Indonesia Eximbank consistently commits
menerapkan tata kelola yang bersih dan to implementing clean and integrity-
berintegritas serta mencegah terjadinya Tindak based governance, as well as preventing
Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana Money Laundering Crimes (TPPU), Terrorism
Pendanaan Terorisme (TPPT), dan Pendanaan Financing (TPPT), and Proliferation Financing
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPSPM). of Weapons of Mass Destruction (PPWMD). To
Dalam rangka mendukung komitmen tersebut, LPEI support this commitment, Indonesia Eximbank
mengimplementasikan Kebijakan Anti Pencucian comprehensively implements the Anti-Money
Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Laundering, Counter-Terrorism Financing, and
Pencegahan Proliferasi Pendanaan Senjata Proliferation Financing Prevention Policies (APU,
Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM) secara PPT, and PPPSPM), in accordance with POJK No. 8
komprehensif, dengan berpedoman pada POJK of 2023 concerning the Implementation of Anti-
No. 8 tahun 2023 tentang Penerapan Program Money Laundering, Counter-Terrorism Financing,
Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan and Proliferation Financing Prevention Programs in
Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi the Financial Services Sector.
Senjata Pemusnah Massal di Sektor Jasa
Keuangan.
Untuk memastikan efektivitas penerapan kebijakan To ensure the effectiveness of these policies,
ini, LPEI mengintegrasi pendekatan berbasis Indonesia Eximbank integrates a risk-based
risiko (risk-based approach) ke dalam sistem approach into its internal control system and
pengendalian internal serta mengintegrasikannya incorporates it into the organization’s Code of
ke dalam Kode Etik organisasi. Pejabat senior Ethics. Senior officials bear the responsibility to
memiliki tanggung jawab untuk menjamin bahwa guarantee that the institution maintains a strong
Annual Report 2025 677 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 678
lembaga memiliki struktur pengendalian internal and effective internal control framework to prevent
yang kuat dan berfungsi efektif dalam mencegah potential TPPU, TPPT, and PPSPM.
potensi TPPU, TPPT, dan PPSPM.
Berbagai langkah konkret telah dijalankan dalam Several concrete steps have been undertaken
kerangka pelaksanaan kebijakan tersebut, antara within the implementation framework of these
lain: policies, including:
1. Tersedianya kebijakan, prosedur, dan 1. Availability of adequate policies, procedures,
pemantauan internal yang memadai; and internal monitoring;
2. Unit kerja independen yang bertanggung 2. An independent working unit responsible for
jawab terhadap penerapan program APU, PPT, the implementation of APU, PPT, & PPPSPM
& PPPSPM di LPEI; programs within Indonesia Eximbank;
3. Adanya batasan wewenang dan tanggung 3. Clearly defined authority limits and
jawab satuan kerja terkait dengan penerapan responsibilities of work units related to the
program APU-PPT; dan implementation of APU-PPT programs; and
4. Diselenggarakannya pemeriksaan secara 4. Conducting independent audits to ensure
independen untuk memastikan efektivitas the effectiveness of the APU, PPT, & PPPSPM
penerapan program APU, PPT, & PPPSPM. programs.
Selama tahun 2025 LPEI telah melaksanakan In 2025, Indonesia Eximbank has implemented a
serangkaian program penguatan dan penerapan series of strengthening and application programs
program APU, PPT, & PPPSPM berdasarkan 5 (lima) for APU, PPT, & PPPSPM based on five (5) pillars of
pilar penerapan program APU, PPT, & PPPSPM, yang program implementation, which include:
mencakup:
1. Pengawasan Aktif Direksi dan Dewan Komisaris. 1. Active supervision by the Board of Directors and
Antara lain dilakukan melalui penyelenggaraan the Board of Commissioners.
pembahasan dan pemberian arahan terkait This includes conducting discussions
penerapan program APU, PPT, & PPPSPM dalam and providing directives regarding the
rapat Direksi dan Dewan Komisaris. implementation of APU, PPT, & PPPSPM during
meetings of the Board of Directors and the
Board of Commissioners.
2. Kebijakan dan Prosedur. 2. Policies and Procedures.
Antara lain dilakukan melalui pelaksanaan This involves reviewing and adjusting policies
review dan penyesuaian atas kebijakan dan and procedures related to APU, PPT, & PPPSPM
prosedur APU, PPT, & PPPSPM berdasarkan according to Indonesia Eximbank’s needs and
kebutuhan LPEI dan ketentuan yang berlaku. applicable regulations.
3. Pengendalian Intern. 3. Internal Control.
Antara lain dilakukan melalui evaluasi dan This includes evaluating and examining
pemeriksaan atas kecukupan efektivitas the adequacy and effectiveness of APU,
penerapan program APU, PPT, & PPPSPM, PPT, & PPPSPM implementation via internal
diantaranya melalui pelaksanaan audit audits, external audits, and control testing,
internal, audit eksternal, dan control testing particularly for Customer Due Diligence (CDD)
atas penerapan Customer Due Diligence (CDD) and compliance with reporting obligations to
dan pemenuhan kewajiban pelaporan APU, regulators.
PPT, & PPPSPM kepada regulator.
4. Sistem Informasi Manajemen. 4. Management Information System.
Antara lain dilakukan melalui pengembangan This involves developing supporting systems
sistem dan aplikasi pendukung penerapan and applications to enhance the quality of CDD
program APU, PPT, & PPPSPM, khususnya untuk processes and the reporting quality of APU, PPT,
peningkatan kualitas proses CDD dan kualitas & PPPSPM.
pelaporan APU, PPT, & PPPSPM.
5. Sumber Daya Manusia & Pelatihan. 5. Human Resources & Training.
Antara lain dilakukan melalui peningkatan This includes improving employee
kompetensi pegawai, khususnya sumber competencies, particularly within the human
daya manusia pada unit APU, PPT, & PPPSPM resources of the APU, PPT, & PPPSPM units,
terkait implementasi ketentuan dan current through training, socialization, and refresher
issues pada bidang APU, PPT, & PPPSPM melalui courses related to the implementation of
training, sosialisasi, dan refreshment. regulations and current issues in APU, PPT, &
PPPSPM.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 678 Laporan Tahunan 2025
Page 679
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Dasar Kebijakan Legal Basis for Policy
1. Undang-undang Republik Indonesia No. 2 1. Law of the Republic of Indonesia No. 2 of 2009
Tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan concerning Indonesia Eximbank
Ekspor Indonesia.
2. Undang-undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 2. Law of the Republic of Indonesia No. 8 of 2010
2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan concerning the Prevention and Eradication of
Tindak Pidana Pencucian Uang. Money Laundering Crimes.
3. Undang-undang Republik Indonesia No. 9 Tahun 3. Law of the Republic of Indonesia No. 9 of 2013
2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan concerning the Prevention and Eradication of
Tindak Pidana Pendanaan Terorisme. Terrorism Financing Crimes.
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 4. Government Regulation of the Republic of
43 Tahun 2015 tentang Pihak Pelapor dalam Indonesia No. 43 of 2015 concerning Reporting
Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Parties in the Prevention and Eradication of
Pidana Pencucian Uang. Money Laundering Crimes.
5. Peraturan Pemerintah Nomor 43 tahun 2019 5. Government Regulation Number 43 of 2019
tentang Kebijakan Dasar Pembiayaan Ekspor concerning Basic National Export Financing
Nasional. Policy.
6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia 6. Government Regulation of the Republic
No. 61 Tahun 2021 tentang Perubahan atas of Indonesia No. 61 of 2021 concerning
Peraturan Pemerintah No. 43 Tahun 2015 Amendments to Government Regulation
tentang Pihak Pelapor Dalam Pencegahan No. 43 of 2015 concerning Reporting Parties
dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian in the Prevention and Eradication of Money
Uang. Laundering Crimes.
7. PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang Pembinaan 7. Regulation of the Minister of Finance No. 58/
dan Pengawasan Lembaga Pembiayaan PMK.06/2020 concerning Supervision and
Ekspor Indonesia. Supervision of Indonesia Eximbank.
8. PMK No. 208/2021 tentang Prinsip Tata Kelola, 8. Regulation of the Minister of Finance No.
Prinsip Manajemen Risiko dan Prinsip Mengenal 208/2021 concerning Principles of Governance,
Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor Risk Management, and Know Your Customer of
Indonesia. Indonesia Eximbank.
9. Peraturan Menteri Hukum No. 2 tahun 2025 9. Minister of Law Regulation No. 2 of 2025
tentang Verifikasi dan Pengawasan Pemilik concerning Verification and Supervision of
Manfaat Korporasi. Corporate Beneficial Owners.
10. Peraturan Menteri Hukum No. 49 tahun 2025 10. Minister of Law Regulation No. 49 of 2025
tentang Syarat dan Tata Cara Pendirian, concerning Requirements and Procedures for
Perubahan, dan Pembubaran Badan Hukum the Establishment, Amendment, and Dissolution
Lembaga Terbatas. of Limited Liability Companies.
11. POJK No. 8 tahun 2023 tentang Penerapan 11. OJK Regulation No. 8 of 2023 concerning the
Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Implementation of Anti-Money Laundering,
Pendanaan Terorisme, an Pencegahan Counter-Terrorism Financing, and Counter-
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Proliferation of Weapons of Mass Destruction
Massal Di Sektor Jasa Keuangan. Programs in the Financial Services Sector.
12. POJK No. 9 tahun 2022 tentang Pengawasan 12. OJK Regulation No. 9 of 2022 concerning
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Supervision of Indonesian Export Financing
Institutions.
13. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan No. 37/ 13. Financial Services Authority Circular Letter No.
SEOJK.05/2017 tentang Pedoman Penerapan 37/SEOJK.05/2017 concerning Guidelines for the
Program Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Implementation of Anti-Money Laundering and
Pendanaan Terorisme di Sektor Industri Counter-Terrorism Financing Programs in the
Keuangan Non-Bank. Non-Bank Financial Industry Sector.
14. Surat Edaran OJK No. 38/SEOJK.01/2017 tentang 14. OJK Circular Letter No. 38/SEOJK.01/2017
Pedoman Pemblokiran Secara Serta atas concerning Guidelines for Immediate Blocking
Dana Nasabah di Sektor Jasa Keuangan yang of Funds of Customers in the Financial Services
Identitasnya Tercantum Dalam Daftar Terduga Sector Whose Identities Are Listed as Suspected
Teroris dan Organisasi Teroris. Terrorists and Terrorist Organizations.
15. Surat Edaran OJK No. 29/SEOJK.01/2019 tentang 15. OJK Circular Letter No. 29/SEOJK.01/2019
Perubahan atas Surat Edaran OJK No. 38/ concerning Amendments to OJK Circular Letter
Annual Report 2025 679 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 680
SEOJK.01/2017 tentang Pedoman Pemblokiran No. 38/SEOJK.01/2017 concerning Guidelines for
Secara Serta Atas Dana Nasabah di Sektor Immediate Blocking of Funds of Customers in
Jasa Keuangan yang identitasnya Tercantum the Financial Services Sector Whose Identities
Dalam Daftar Terduga Teroris dan Organisasi Are Listed as Suspected Terrorists and Terrorist
Teroris. Organizations
16. Surat Edaran OJK No. 31/SEOJK.01/2019 tentang 16. OJK Circular Letter No. 31/SEOJK.01/2019
Pedoman Pemblokiran Secara Serta Merta concerning Guidelines for Immediate Blocking
atas Dana Nasabah di Sektor Jasa Keuangan of Funds of Customers in the Financial Services
yang Identitasnya Tercantum dalam Daftar Sector Whose Identities Are Listed as Targets
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah of Weapons of Mass Destruction Proliferation
Massal. Funding.
17. Peraturan PPATK No. 1 tahun 2021 tentang 17. PPATK Regulation No. 1 of 2021 concerning
Tata Cara Penyampaian Laporan Transaksi Procedures for Submitting Reports of Suspicious
Keuangan Mencurigakan, Transaksi Keuangan Financial Transactions, Cash Transactions, and
Tunai, dan Transaksi Keuangan Transfer Dana Fund Transfers from and to Overseas Through
dari dan ke Luar Negeri Melalui Aplikasi GOAML the GOAML Application for Financial Services
Bagi Penyedia Jasa Keuangan. Providers.
18. Peraturan Kepala PPATK No. PER-02/1.02/ 18. Regulation of the Head of the Financial
PPATK/02/2014 tentang Sistem Informasi Transaction Reports and Analysis Center
Pengguna Jasa Terpadu. (PPATK) No. PER-02/1.02/PPATK/02/2014
concerning the Integrated Service User
Information System.
Tugas dan Tanggung Jawab Satuan Kerja Duties and Responsibilities of Compliance
Kepatuhan dalam Penerapan APU dan PPT Working Unit in Implementation of AML and
di LPEI CFT at Indonesia Eximbank
Dalam pelaksanaan program APU, PPT, & PPPSPM In the implementation of the APU, PPT, & PPPSPM
di lingkungan LPEI, unit kerja yang bertanggung program within the Indonesia Eximbank (EximBank),
jawab dalam penerapan APU PPT berperan the work unit responsible for implementing APU
memastikan bahwa proses identifikasi, penilaian, PPT plays a role in ensuring that the process of
dan pemahaman terhadap risiko Tindak Pidana identifying, assessing, and understanding the risks
Pencucian Uang (TPPU) dan Pendanaan Terorisme of Money Laundering (TPPU), Terrorism Financing
(TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata (TPPT), and Weapons of Mass Destruction
Pemusnah Massal (PPSPM) telah terlaksana Proliferation Financing (PPSPM) has been carried
secara menyeluruh. Penilaian risiko ini mencakup out comprehensively. This risk assessment covers
berbagai aspek, antara lain profil nasabah, lokasi various aspects, including customer profiles,
atau wilayah geografis, jenis produk dan jasa, geographic locations or regions, types of products
karakteristik transaksi, serta jalur distribusi (delivery and services, transaction characteristics, and
channels). Selain itu, unit ini juga memastikan distribution channels (delivery channels). In
pemenuhan kewajiban LPEI untuk: addition, this unit also ensures that Indonesia
1. Mendokumentasikan penilaian berbasis risiko Eximbank fulfills its obligations to:
APU, PPT, & PPPSPM. 1. Document the AML/CFT risk assessment.
2. Mempertimbangkan seluruh faktor risiko 2. Consider all relevant risk factors before
yang relevan sebelum menetapkan tingkat determining the overall risk level, as well as the
keseluruhan risiko, serta tingkat dan jenis level and type of risk mitigation measures to
mitigasi risiko yang memadai untuk diterapkan. be applied.
3. Mengkinikan penilaian berbasis risiko APU, PPT, 3. Review the AML/CFT risk assessment
& PPPSPM secara berkala. periodically.
4. Memiliki mekanisme yang memadai terkait 4. Have adequate mechanisms for providing AML/
penyediaan informasi penilaian berbasis CFT risk assessment information to competent
risiko APU, PPT, & PPPSPM kepada instansi yang authorities.
berwenang.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 680 Laporan Tahunan 2025
Page 681
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Pelaksanaan Program Kerja APU, PPT, & Implementation of the 2025 APU, PPT, &
PPPSPM Tahun 2025 PPPSPM Work Program
1. Pelaksanaan review atas kebijakan dan 1. Implementation of review of APU, PPT, & PPPSPM
prosedur APU, PPT, & PPPSPM. policies and procedures.
2. Pengkinian penilaian risiko TPPU, TPPT, dan/ 2. Updating the risk assessment of TPPU, TPPT,
atau PPSPM (Individual Risk Assessment/IRA). and/or PPSPM (Individual Risk Assessment/IRA).
3. Pengkinian data Nasabah. 3. Updating customer data.
4. Pelaksanaan evaluasi dan monitoring 4. Implementation of evaluation and monitoring
penerapan Program APU, PPT, & PPPSPM. of the implementation of the APU, PPT, & PPPSPM
Program.
5. Pelaksanaan identifikasi, review, dan penilaian 5. Implementation of identification, review, and
risiko TPPU, TPPT, dan/atau PPSPM terkait risk assessment of TPPU, TPPT, and/or PPSPM
dengan pengembangan produk teknologi baru related to the development of new technology
maupun produk eksisting. products as well as existing products.
6. Pemenuhan kewajiban pelaporan APU, PPT, & 6. Fulfillment of APU, PPT, & PPPSPM reporting
PPPSPM kepada OJK dan PPATK. obligations to OJK and PPATK.
7. Pemenuhan atas komitmen kepada eksternal. 7. Fulfillment of commitments to external parties.
8. Pengembangan sistem informasi APU, PPT, 8. Development of APU, PPT, PPPSPM information
PPPSPM. systems.
Transparansi Keuangan dan
Non-Keuangan Lembaga
Financial and Non-Financial Transparency of Corporate
LPEI telah menyiapkan dan menyampaikan Indonesia Eximbank has prepared and submitted
sejumlah laporan kepada para pemangku various reports to its stakeholders in 2025 in
kepentingan pada tahun 2025 sesuai dengan accordance with applicable regulations. The
ketentuan yang berlaku. Penyusunan laporan preparation of these reports reflects Indonesia
tersebut merupakan bagian dari komitmen LPEI Eximbank’s commitment to upholding the
dalam mewujudkan prinsip transparansi dan principles of transparency and accountability. The
akuntabilitas. Laporan yang dimaksud antara lain reports include, among others:
mencakup:
Laporan kepada Kementerian Keuangan Report to the Ministry of Finance
1. Laporan Rancangan RKAT. 1. RKAT Draft Report (Annual Work Plan and
Budget Draft Report)
2. Laporan Realisasi RKAT. 2. RKAT Realization Report (Annual Work Plan and
Budget Realization Report)
3. Laporan Pengawasan RKAT. 3. RKAT Monitoring Report
4. Laporan Pelaksanaan Penghapusbukuan dan/ 4. Report on the Implementation of Write-Offs
atau Penghapustagihan Piutang LPEI. and/or Debt Forgiveness of Indonesia Eximbank
Receivables
5. Laporan Pelaksanaan Investasi Pemerintah 5. Report on the Implementation of Government
PEN. Investment under the PEN Program
6. Laporan Keuangan Triwulanan. 6. Quarterly Financial Report
7. Laporan Keuangan Tahunan Audited. 7. Audited Annual Financial Report
8. Laporan Penerapan Prinsip Manajemen Risiko. 8. Risk Management Implementation Report
9. Laporan Pelaksanaan Prinsip-prinsip Tata 9. Good Corporate Governance (GCG)
Kelola yang Baik LPEI. Implementation Report of Indonesia Eximbank
10. Laporan Rencana Jangka Panjang (RJP). 10. Long-Term Plan (RJP) Report
11. Laporan Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah. 11. Know Your Customer (KYC) Implementation
Report
Annual Report 2025 681 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 682
12. Laporan Hasil Pemantauan Perkembangan 12. Report on Monitoring the Development of Non-
Pembiayaan Bermasalah LPEI. Performing Financing of Indonesia Eximbank
13. Laporan Realisasi Penugasan Khusus Ekspor 13. Report on the Realization of Indonesia Eximbank
LPEI. Special Export Assignment
14. Laporan Profil Risiko. 14. Risk Profile Report
15. Laporan Rencana Kerja dan Anggaran Program 15. Work Plan and Budget Report for the Indonesia
Kemitraan LPEI (RKA). Eximbank Partnership Program (RKA)
16. Laporan Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah. 16. Know Your Customer (KYC) Implementation
Report
17. Laporan Keuangan Modul Aplikasi Direktorat 17. Financial Report of the Online State-Owned
Kekayaan Negara Dipisahkan (MKND) Online. Assets Module Application (MKND)
18. Laporan Pelaksanaan Penugasan Penjaminan 18. Report on the Implementation of Guarantee
dan Penugasan Dukungan Loss Limit. Assignment and Loss Limit Support Assignment
19. Laporan Pelaksanaan Penugasan Anggota 19. Report on the Implementation of Assignments
Dewan Direktur yang Berasal dari Instansi/ of Members of the Board of Directors from
Lembaga. Government/Institutional Representatives
Laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan Report to the Financial Services Authority
(OJK) (OJK)
1. Laporan Rencana Bisnis. 1. Business Plan Report
2. Laporan Penyesuaian Rencana Bisnis. 2. Business Plan Adjustment Report
3. Laporan Perubahan Rencana Bisnis. 3. Business Plan Amendment Report
4. Laporan Realisasi Rencana Bisnis. 4. Business Plan Realization Report
5. Laporan Pengawasan Rencana Bisnis. 5. Business Plan Monitoring Report
6. Laporan Rencana Kegiatan Pengkinian Data 6. Customer Data Updating Plan Report
Nasabah.
7. Laporan Realisasi Kegiatan Pengkinian Data 7. Customer Data Updating Realization Report
Nasabah.
8. Laporan Penerapan Prinsip Manajemen Risiko. 8. Risk Management Implementation Report
9. Laporan Pelaksanaan Prinsip-prinsip Tata 9. Good Corporate Governance (GCG)
Kelola yang Baik LPEI. Implementation Report of Indonesia Eximbank
10. Laporan Rencana Tindak Tingkat Kesehatan 10. Indonesia Eximbank Soundness Action Plan
LPEI. Report
11. Laporan Hasil Penilaian Sendiri Tingkat 11. Indonesia Eximbank Soundness Self-
Kesehatan. Assessment Report
12. Laporan Penugasan Pemerintah kepada LPEI. 12. Government Assignment Report to Indonesia
Eximbank
13. Laporan Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan. 13. Sustainable Finance Action Plan Report
14. Laporan Realisasi Rencana Aksi Keuangan 14. Sustainable Finance Action Plan Realization
Berkelanjutan. Report
15. Laporan Bulanan. 15. Monthly Report
16. Laporan Tahunan. 16. Annual Report
17. Laporan Layanan Pengaduan Nasabah. 17. Customer Complaint Service Report
18. Laporan Rencana Literasi dan Inklusi Keuangan. 18. Financial Literacy and Inclusion Plan Report
19. Laporan Realisasi Literasi dan Inklusi Keuangan. 19. Financial Literacy and Inclusion Realization
Report
20. Laporan Self Assesment Edukasi dan 20. Consumer Education and Protection Self-
Perlindungan Konsumen. Assessment Report
21. Laporan Perhitungan Rasio Kewajiban 21. Minimum Capital Adequacy Ratio (CAR)
Penyediaan Modal Minimum. Calculation Report
22. Laporan Informasi atau Fakta Material. 22. Material Information or Facts Report
23. Laporan Rating Tahunan. 23. Annual Rating Report
24. Laporan Profil Risiko. 24. Risk Profile Report
25. Laporan Debitur. 25. Debtor Report
26. Laporan SLIK. 26. SLIK Report (Financial Information Service
System Report)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 682 Laporan Tahunan 2025
Page 683
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
27. Laporan Penunjukan AP dan/atau KAP untuk 27. Report on the Appointment of Public Accountant
Audit atas Informasi Keuangan Historis and/or Public Accounting Firm for the Audit of
Tahunan. Annual Historical Financial Information
28. Laporan Hasil Pemantauan Perkembangan 28. Report on Monitoring the Development of Non-
Pembiayaan Bermasalah LPEI. Performing Financing of Indonesia Eximbank
29. Laporan Penugasan Pemerintah kepada LPEI. 29. Government Assignment Report to Indonesia
Eximbank
30. Laporan Strategi Anti Fraud. 30. Anti-Fraud Strategy Report
31. Laporan Perubahan Strategi Anti Fraud. 31. Anti-Fraud Strategy Amendment Report
32. Laporan Rencana Penyelesaian Debitur 32. Non-Performing Debtor Resolution Plan Report
Pembiayaan Bermasalah.
33. Laporan Monitoring Realisasi Recovery. 33. Recovery Realization Monitoring Report
34. Laporan Penempatan DHE SDA LPEI dengan 34. Report on the Placement of DHE SDA Funds
jangka waktu retensi aktif. at Indonesia Eximbank with Active Retention
Period
35. Laporan Daftar debitur yang mengalami 35. Report on Debtors with Improvement or
perbaikan dan penurunan kolektibilitas disertai Deterioration in Collectibility, Including Causes
informasi penyebabnya.
36. Laporan Data realisasi collection dan penjualan 36. Report on Collection Realization and Collateral
agunan per debitur hapus buku sejak Januari Sales per Written-Off Debtor (January 2024 –
2024 s.d April 2025. April 2025)
37. Laporan Pelaksanaan Rencana Tindak Tikes 37. Report on the Implementation of Indonesia
LPEI Faktor Rentabilitas. Eximbank Soundness Action Plan (Profitability
Factor)
38. Laporan Debitur yang masuk Kategori Watchlist. 38. Watchlist Debtor Report
39. Laporan Perkembangan Penyelesaian 39. Report on the Progress of Non-Performing
Pembiayaan Debitur Bermasalah. Debtor Resolution
40. Laporan Realisasi Penggunaan Jasa AP dan 40. Report on the Realization of the Use of Public
KAP. Accountant and Public Accounting Firm
Services
Laporan kepada Bank Indonesia (BI) Report to Bank Indonesia (BI)
1. Laporan Rencana Utang Luar Negeri. 1. Foreign Debt Plan Report
2. Laporan Utang Luar Negeri. 2. Foreign Debt Report
3. Laporan Lalu Lintas Devisa (LLD). 3. Foreign Exchange Traffic Report (LLD)
4. Laporan Hasil Penilaian Kepatuhan BI RTGS. 4. BI RTGS Compliance Assessment Result Report
5. Laporan KPPK yang telah melalui Prosedur 5. KPPK Report that has undergone the Attestation
Atestasi. Procedure
6. Laporan terkait Penerimaan dan Penempatan 6. Report related to the Receipt and Placement
Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam of Foreign Exchange from Natural Resource
Exports
7. Laporan Audit Sistem Informasi BI RTGS. 7. Information System Audit Report of BI RTGS
8. Laporan Hasil Penilaian Kepatuhan BI RTGS. 8. BI RTGS Compliance Assessment Result Report
Laporan kepada Komisi Pemberantasan Report to the Corruption Eradication
Korupsi (KPK) Commission (KPK)
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara State Officials’ Wealth Report (LHKPN) for 35
(LHKPN) atas 35 pegawai yang ditetapkan. designated employees.
Laporan kepada Kementerian Tenaga Kerja Report to the Ministry of Manpower
Laporan Ketenagakerjaan Employment Report
Annual Report 2025 683 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 684
Buyback Saham dan/ Atau Obligasi
Bond and Stock Buybacks
Berdasarkan Pasal 19 UU Nomor 2 tahun 2009 Pursuant to Article 19 of Law Number 2 of 2009
Tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, concerning the Indonesia Eximbank, Indonesia
LPEI bukan merupakan perusahaan publik dan Eximbank is not a public Institution and is wholly
LPEI 100% (seratus persen) dimiliki oleh Pemerintah (100%) owned by the Government of the Republic
Republik Indonesia yang modalnya tidak terbagi of Indonesia, with capital that is not divided into
atas saham. shares.
Sepanjang tahun 2025, LPEI tidak melakukan aksi Throughout 2025, Indonesia Eximbank did not
pembelian kembali obligasi, namun LPEI aktif undertake any bond buyback activities. However,
memenuhi kewajiban pelunasan obligasi yang Indonesia Eximbank consistently fulfilled its
jatuh tempo sesuai dengan ketentuan dan jadwal obligations for the repayment of maturing bonds
yang berlaku. in accordance with the applicable terms and
schedules.
Kebijakan Barang dan Jasa
Surveillance System
Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Goods and Services Procurement Policy
Pengadaan Barang dan Jasa merupakan salah satu The procurement of goods and services constitutes
elemen vital dalam menunjang keberlangsungan a vital element in supporting the sustainability
dan efisiensi operasional LPEI. Untuk menjamin and operational efficiency of Indonesia Eximbank.
bahwa seluruh proses pengadaan dilaksanakan To ensure that all procurement processes are
secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan conducted in a transparent, accountable, and
ketentuan yang berlaku, LPEI telah menetapkan compliant manner, Indonesia Eximbank has
kebijakan serta standar operasional sebagai established policies and operational standards
acuan di setiap tahap pelaksanaan pengadaan. as guidelines for each stage of the procurement
process.
Kebijakan ini berpedoman pada Peraturan Dewan This policy refers to the Board of Directors
Direktur (PDD) No. 0002/PDD/02/2022 tentang Regulation (PDD) No. 0002/PDD/02/2022
Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa LPEI beserta concerning the Procurement of Goods and
perubahannya dalam Peraturan Dewan Direktur Services of Indonesia Eximbank, as amended by
(PDD) No. 0002/PDD/03/2024 tentang Perubahan the Board of Directors Regulation (PDD) No. 0002/
Peraturan Dewan Direktur No.0002/PDD/06/2024 PDD/03/2024 concerning Amendments to Board
Tentang Kebijakan Pengadaan Barang /Jasa of Directors Regulation No. 0002/PDD/06/2024
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, serta on the Procurement of Goods and Services of
Standar Operasional Pengadaan Barang/Jasa LPEI the Indonesia Eximbank, as well as the Standard
yang diatur dalam PDE nomor 0025/PDE/12/2024 Operating Procedures (SOP) for Procurement
Edisi I Revisi 4. Dengan adanya pedoman tersebut, of Goods and Services of Indonesia Eximbank
LPEI memastikan bahwa seluruh kegiatan as stipulated in PDE No. 0025/PDE/12/2024, First
pengadaan dilaksanakan secara efektif dan Edition, Revision 4. Through these guidelines,
efisien, sejalan dengan prinsip good corporate Indonesia Eximbank ensures that all procurement
governance. activities are carried out effectively and efficiently,
in alignment with Good Corporate Governance
principles.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 684 Laporan Tahunan 2025
Page 685
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Prinsip dalam Pengadaan Barang dan Jasa Principles of Procurement of Goods and
Services
Berikut adalah Prinsip dalam pengadaan barang/ The following are the principles of procurement of
jasa: goods and services:
1. Efisien, berarti Pengadaan Barang/Jasa LPEI 1. Efficient, meaning that Indonesia Eximbank’s
harus diusahakan dengan menggunakan procurement of goods and services shall be
dana dan daya yang minimum untuk carried out using minimum funds and resources
mencapai kualitas dan sasaran dalam waktu to achieve the required quality and objectives
yang ditetapkan atau menggunakan dana within the specified timeframe, or by utilizing
yang telah ditetapkan untuk mencapai hasil the allocated budget to achieve optimal results
dan sasaran dengan kualitas yang maksimal; and objectives with maximum quality;
2. Efektif, berarti Pengadaan Barang/Jasa LPEI 2. Effective, meaning that Indonesia Eximbank’s
harus sesuai dengan kebutuhan dan sasaran procurement of goods and services shall be
yang ditetapkan serta memberikan manfaat aligned with established needs and objectives
yang sebesar-besarnya; and provide the greatest possible benefits;
3. Transparan berarti semua ketentuan dan 3. Transparent, meaning that all provisions and
informasi mengenai Pengadaan Barang/ information regarding Indonesia Eximbank’s
Jasa LPEI bersifat jelas dan dapat diketahui procurement of goods and services are clear
secara luas oleh Penyedia Barang/Jasa yang and can be widely accessed by interested
berminat ; providers of goods and services;
4. Terbuka, berarti Pengadaan Barang/Jasa 4. Open, meaning that procurement of goods and
dapat diikuti oleh semua Penyedia Barang/ services can be participated in by all interested
Jasa yang berminat; providers of goods and services;
5. Bersaing, berarti Pengadaan Barang/Jasa 5. Competitive, meaning that procurement of
harus dilakukan melalui persaingan yang goods and services shall be conducted through
sehat diantara sebanyak mungkin Penyedia fair competition among as many qualified and
Barang/Jasa yang setara dan memenuhi eligible providers as possible, ensuring that
persyaratan yang ditentukan sehingga dapat goods and services are offered competitively
diperoleh barang/jasa yang ditawarkan without any intervention that may disrupt
secara kompetitif dan tidak ada intervensi market mechanisms in procurement;
yang mengganggu terciptanya mekanisme
pasar dalam Pengadaan Barang/Jasa;
6. Adil dan tidak diskriminatif, berarti memberikan 6. Fair and non-discriminatory, meaning that
perlakuan yang sama bagi semua calon equal treatment is given to all prospective
Penyedia Barang/Jasa dan tidak mengarah providers of goods and services and does not
untuk memberikan keuntungan kepada pihak favor any particular party in any manner or
tertentu dengan cara dan/atau alasan apapun, for any reason, while taking into account the
dengan tetap memperhatikan kepentingan interests of Indonesia Eximbank;
LPEI.
7. Akuntabel, berarti harus sesuai dengan aturan 7. Accountable, meaning that procurement
dan ketentuan yang terkait dengan Pengadaan activities shall comply with applicable rules and
Barang/Jasa sehingga dapat dipertanggung regulations related to procurement of goods and
jawabkan; services and can be properly accounted for;
8. Kehati-hatian berarti senantiasa 8. Prudent, meaning that precautionary measures
memperhatikan langkah antisipasi untuk are consistently taken to prevent potential
menghindari kerugian terhadap LPEI selama losses to Indonesia Eximbank during the
proses Pengadaan Barang/Jasa ; dan procurement process; and
9. Independen berarti dalam pelaksanaan 9. Independent, meaning that procurement of
Pengadaan Barang/Jasa harus dilakukan goods and services shall be conducted with a
dengan integritas yang tinggi dan terhindar high level of integrity and free from conflicts of
dari conflict of interest interest.
Annual Report 2025 685 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 686
Metode Pengadaan Procurement Methods
1. Metode pemilihan untuk Pengadaan Barang/ 1. The selection methods for the procurement of
Jasa Lainnya dilaksanakan sebagai berikut: goods and other services are as follows:
a. Pelelangan Umum; a. Public Tender;
b. Pemilihan Langsung; b. Direct Selection;
c. Pengadaan Langsung; c. Direct Procurement;
d. Penunjukan Langsung; atau d. Direct Appointment; or
e. Pelelangan Terbatas e. Limited Tender.
2. Metode pemilihan untuk pengadaan Jasa 2. The selection methods for the procurement of
Konsultasi dilaksanakan dengan: consulting services are conducted through:
a. Seleksi Umum; a. Public Selection;
b. Seleksi Langsung; b. Direct Selection;
c. Pengadaan Langsung; c. Direct Procurement;
d. Penunjukan Langsung; atau d. Direct Appointment; or
e. Pelelangan Terbatas e. Limited Tender.
Ketentuan dalam Pengelolaan Vendor Provisions in Vendor Management
Pengelolaan vendor di LPEI dilaksanakan Vendor management at Indonesia Eximbank
berdasarkan Petunjuk Teknis Operasional is carried out in accordance with the Technical
Pengelolaan Rekanan Pengadaan Barang/Jasa Operational Guidelines for the Management of
yang tertuang dalam dokumen PDP No. 0009/ Procurement Partners, as set out in document PDP
MDI/11/2023 tanggal 24 November 2023. No. 0009/MDI/11/2023 dated 24 November 2023.
Kode Etik di Bidang Pengadaan Barang dan Code of Conduct in Procurement of Goods
Jasa and Services
Dalam proses Pengadaan Barang/Jasa di LPEI, In the procurement of goods and services at
seluruh pihak yang terlibat wajib mematuhi prinsip- Indonesia Eximbank, all parties involved are
prinsip etika sebagaimana diatur dalam Peraturan required to comply with ethical principles as
Dewan Direktur (PDD) No. 0002/PDD/02/2022 stipulated in the Board of Directors Regulation
tentang Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa LPE (PDD) No. 0002/PDD/02/2022 concerning the
pada PasaI 5. Ketentuan etika tersebut mencakup Procurement of Goods and Services of Indonesia
antara lain: Eximbank, as set out in Article 5. These ethical
provisions include, among others:
1. Melaksanakan tugas secara tertib disertai rasa 1. Performing duties in an orderly manner with
tanggung jawab untuk mencapai sasaran, a strong sense of responsibility to ensure the
kelancaran, dan ketepatan tercapainya tujuan achievement of procurement objectives in a
Pengadaan Barang/Jasa; timely, accurate, and efficient manner;
2. Bekerja Secara Profesional Dan Independen, Serta 2. Acting in a professional and independent
menjaga kerahasiaan dokumen pengadaan manner, and maintaining the confidentiality of
yang terkait dengan Pengadaan Barang/Jasa procurement documents that, by their nature,
yang menurut sifatnya harus dirahasiakan untuk must be kept confidential in order to prevent
mencegah terjadinya penyimpangan dalam irregularities in the procurement process;
Pengadaan Barang/Jasa;
3. Tidak saling mempengaruhi baik langsung 3. Refraining from influencing one another,
maupun tidak langsung yang berakibat directly or indirectly, in a manner that may
terjadinya persaingan tidak sehat; result in unfair competition;
4. Menerima dan bertanggungjawab atas 4. Accepting and being accountable for all
segala keputusan yang ditetapkan sesuai decisions made in accordance with the written
kesepakatan tertulis para pihak; agreements of the parties;
5. Menghindari dan mencegah terjadinya 5. Avoiding and preventing conflicts of interest
pertentangan kepentingan semua pihak yang among all parties involved, whether directly or
terkait baik secara langsung maupun tidak indirectly, in the procurement process;
langsung dalam proses Pengadaan Barang/
Jasa;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 686 Laporan Tahunan 2025
Page 687
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
6. Menghindari Dan Mencegah Terjadinya 6. Avoiding and preventing inefficiencies and
pemborosan dan kebocoran keuangan LPEI financial leakages in Indonesia Eximbank’s
dalam Pengadaan Barang/Jasa; procurement activities;
7. Menghindari Dan Mencegah Penyalahgunaan 7. Avoiding and preventing the abuse of authority
wewenang dan/atau kolusi dengan tujuan and/or collusion for personal benefit, the
untuk kepentingan pribadi, unit kerja, atau benefit of a work unit, or other parties, which
pihak lain yang secara langsung atau tidak may directly or indirectly harm Indonesia
langsung dapat merugikan LPEI;dan Eximbank; and
8. Tidak menerima, tidak menawarkan dan tidak 8. Not accepting, offering, or promising to give or
menjanjikan untuk memberi atau menerima receive any gifts, remuneration, commissions,
hadiah, imbalan, komisi, rabat atau berupa rebates, or any form of benefit from or to any
apa saja dari atau kepada siapapun yang party that is known or reasonably suspected
diketahui atau patut diduga berkaitan dengan to be related to the procurement of goods and
Pengadaan Barang/Jasa. services.
Pelaksanaan Kegiatan Activity Implementations
Berdasarkan ketentuan dalam PDD No. 0002/ Pursuant to the provisions set out in Board of
PDD/02/2022 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Directors Regulation (PDD) No. 0002/PDD/02/2022
di LPEI pada Pasal 10 ayat 1), terdapat sejumlah concerning the Procurement of Goods and Services
pihak yang berperan dalam pelaksanaan proses at Indonesia Eximbank, as stipulated in Article
pengadaan, antara lain: 10 paragraph (1), several parties are involved in
the implementation of the procurement process,
including:
1. Komite Pengadaan; 1. Procurement Committee;
2. Unit Kerja Pengusul Pengadaan; 2. Procurement Initiating Work Unit;
3. Unit Kerja Pelaksana Pengadaan; 3. Procurement Implementing Work Unit;
4. Panitia Pengadaan; dan 4. Procurement Committee; and
5. Unit Kerja Pelaksana Pengendalian Biaya 5. Cost Control Implementing Work Unit.
Sistem Pengawasan Surveillance System
Merujuk pada Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. Referring to the Board of Directors Regulation (PDD)
0002/PDD/02/2022 tentang Kebijakan Pengadaan No. 0002/PDD/02/2022 concerning Indonesia
Barang/Jasa LPEI beserta perubahannya dalam Eximbank’s Goods/Services Procurement Policy,
Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0002/ along with its amendment in the Board of
PDD/03/2024 tentang Perubahan Peraturan Dewan Directors Regulation (PDD) No. 0002/PDD/03/2024
Direktur No.0002/PDD/06/2024 Tentang Kebijakan regarding the Amendment to Regulation No. 0002/
Pengadaan Barang /Jasa Lembaga Pembiayaan PDD/06/2024 on the Goods/Services Procurement
Ekspor Indonesia, sebagaimana tercantum dalam Policy of Indonesia Eximbank, as stated in Article 17
Pasal 17 dan Pasal 17 a, disebutkan bahwa: and Article 17a, it is mentioned that:
1. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0002/ 1. Board of Directors Regulation (PDD) No. 0002/
PDD/02/2022 PDD/02/2022
Pasal 17 Article 17
1. Pengawasan Pengadaan Barang/Jasa bersifat 1. Supervision of Goods/Services Procurement is
pengawasan melekat (built in control) pada an inherent supervision (built in control) in each
setiap fungsi-fungsi Pengadaan Barang/Jasa function of Goods/ Services Procurement in
sesuai dengan wewenang dan tanggung accordance with its authority and responsibility.
jawabnya.
2. Fungsi pengawasan Pengadaan Barang/Jasa 2. The Goods/Services Procurement supervision
harus tercermin dalam sistem pengendalian function must be reflected in the internal
internal dan penerapan sistem manajemen control system and the implementation of an
risiko yang terintegrasi. integrated risk management system.
3. Pengawasan Pengadaan Barang/Jasa 3. The Goods/Services Procurement supervision
meliputi review internal secara independen includes independent internal reviews
yang dilakukan secara berkala dan/atau conducted periodically and/ or incidentally by
Annual Report 2025 687 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 688
insidental yang dilakukan oleh unit kerja yang the work unit in charge of internal audit.
membidangi audit internal.
4. Obyek pengawasan Pengadaan Barang/Jasa 4. The Objects of Goods/Services Procurement
antara lain mencakup: supervision include, among others:
a. Pengawasan terhadap seluruh proses a. Supervision of the entire process of providing
pemberian Pengadaan Barang/Jasa; dan/ Goods/ Services Procurement; and/or
atau
b. Pengawasan terhadap pejabat dan b. Supervision of Indonesia Eximbank officials
pegawai LPEI, termasuk pihak ketiga yang and employees, including third parties
terkait proses Pengadaan Barang/Jasa. related to the Goods/Services Procurement
process.
5. Ketentuan lebih lanjut tentang pengawasan 5. Further provisions on the supervision of Goods/
Pengadaan Barang/Jasa LPEI akan diatur pada Services Procurement of Indonesia Eximbank
peraturan yang lebih teknis. will be regulated in more technical regulations.
2. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0002/ 2. Board of Directors Regulation (PDD) No. 0002/
PDD/03/2024 PDD/03/2024
Pasal 17 A Article 17 A
1. Dewan Direktur melakukan pengawasan 1. The Board of Directors conducts oversight
dan pemberian nasihat terhadap and provides advice on the goods/services
kebijakan pengadaan barang/jasa beserta procurement policy and its implementation;
pelaksanaannya;
2. Dalam rangka pelaksanaan ketentuan pada 2. To implement the provisions of paragraph 1, the
ayat 1, Dewan Direktur melakukan pembahasan Board of Directors discusses the goods/services
terhadap kebijakan pengadaan barang/ procurement policy and its implementation
jasa dan pelaksanaannya dengan ketentuan with the following provisions:
sebagai berikut:
a. Dewan Direktur melakukan telaah terhadap a. The Board of Directors reviews the goods/
kebijakan pengadaan barang/jasa dan services procurement policy and its
pelaksanaannya. implementation.
b. Dewan Direktur memberikan saran b. The Board of Directors provides
berdasarkan hasil pengawasan dan recommendations based on oversight
penelaahan dalam bentuk risalah and review results in the form of meeting
rapat atau dokumen lainnya atas minutes or other documents regarding the
kebijakan pengadaan barang/jasa dan goods/services procurement policy and its
pelaksanaannya. implementation.
c. Proses telaah yang dilakukan oleh Dewan c. The review process conducted by the
Direktur menggunakan seluruh perangkat Board of Directors involves all relevant
yang terkait di Dewan Direktur (Komite bodies within the Board of Directors (Board
Dewan Direktur). Committees).
d. Dewan Direktur menyusun rencana d. The Board of Directors prepares a
pengawasan dan pemberian nasihat supervision and advice plan regarding the
kebijakan pelaksanaannya. implementation policies.
e. Dewan Direktur menyampaikan arahan e. The Board of Directors issues directives to
kepada Direktur Eksekutif dan Direktur the Executive Director and the Managing
Pelaksana tentang kebijakan pengadaan Director concerning the goods/services
barang/jasa dan pelaksanaannya procurement policy and its implementation.
3. Dewan Direktur memastikan bahwa Direktur 3. The Board of Directors ensures that the Executive
Eksekutif telah menindaklanjuti masukan dari Director has followed up on inputs from the
Komite Dewan Direktur ataupun SKAI terkait Board Committees or SKAI related to Indonesia
pengadaan barang jasa LPEI. Eximbank’s goods/services procurement.
4. Dewan Direktur melakukan evaluasi dan 4. The Board of Directors conducts evaluation
pengawasan berdasarkan laporan yang and oversight based on reports submitted
disampaikan oleh unit yang membidangi by the unit responsible for goods/services
pengadaan barang/jasa yang dilakukan procurement at least once a year or through
sekurang-kurangnya 1 kali dalam setahun atau other necessary means.
dengan cara lain yang diperlukan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 688 Laporan Tahunan 2025
Page 689
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Kebijakan Pencegahan Insider Trading
Insider Trading Prevention Policy
LPEI bukan merupakan perusahaan publik Indonesia Eximbank does not sell shares to the
yang memperdagangkan sahamnya kepada public, so discussion of insider trading is not relevant
masyarakat, sehingga isu terkait insider trading in this Annual Report. Therefore, the Institution does
tidak relevan untuk dibahas dalam Laporan not have internal policies or regulations governing
Tahunan ini. Dengan demikian, LPEI tidak memiliki this matter.
kebijakan internal maupun peraturan khusus yang
mengatur mengenai hal tersebut.
Penyediaan Dana kepada Pihak
Terkait dan Penyediaan Dana Besar
Distribution of Funds to Related Parties and Large Exposure
LPEI menjalankan kegiatan usaha dengan Indonesia Eximbank conducts its operational
berpedoman pada prinsip Tata Kelola Perusahaan activities based on Good Corporate Governance
yang Baik serta memastikan kepatuhan terhadap principles and ensures compliance with all
seluruh ketentuan peraturan perundang- applicable laws and regulations. In practice,
undangan yang berlaku. Dalam praktiknya, LPEI Indonesia Eximbank does not engage in
tidak melakukan transaksi dengan pihak terkait transactions with prohibited related parties but
yang dilarang, namun tetap melaksanakan continues to execute transactions in accordance
transaksi sesuai dengan kebijakan yang berlaku. with prevailing policies. All transactions are carried
Seluruh transaksi tersebut dilakukan melalui out through a multi-tier approval mechanism,
mekanisme persetujuan berjenjang, penilaian fairness assessments, and supported by
kewajaran, serta didukung dokumentasi yang adequate documentation, with oversight from the
memadai, dengan pengawasan dari fungsi Compliance Function, DCOR, and the Internal Audit
kepatuhan, DCOR, dan Satuan Kerja Audit Internal. Unit.
Sepanjang tahun 2025, LPEI mematuhi ketentuan Throughout 2025, Indonesia Eximbank has
Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan complied with the Maximum Financing Limit (BMPP)
(BMPP) dan tidak ditemukan pelampauan provisions, with no violations or exceedances
maupun pelanggaran. Pemantauan kepatuhan identified. Compliance monitoring of BMPP is
BMPP dilakukan secara berkala melalui sistem conducted periodically through the internal
pengendalian internal, sementara laporan BMPP control system, and BMPP reports are prepared
disusun dan disampaikan kepada regulator sesuai and submitted to regulators in accordance with
dengan ketentuan POJK Nomor 9/POJK.05/2022 POJK Number 9/POJK.05/2022 concerning the
tentang Pengawasan LPEI. Pengendalian ini Supervision of Indonesia Eximbank. This control
mencakup pemantauan limit pembiayaan, includes monitoring financing limits, cross-
verifikasi lintas fungsi, serta pelaporan internal functional verification, and internal reporting to
yang memastikan proses pemberian pembiayaan ensure that the financing process meets BMPP
telah memenuhi BMPP. requirements.
Penerapan kebijakan tersebut mencerminkan The implementation of this policy reflects Indonesia
komitmen LPEI untuk menjalankan mandatnya Eximbank’s commitment to executing its mandate
secara transparan, profesional, dan bertanggung transparently, professionally, and responsibly.
jawab. Ke depan, LPEI akan terus memperkuat Moving forward, Indonesia Eximbank will continue
pengawasan dan pengendalian melalui to strengthen oversight and control through
penyempurnaan kebijakan internal, peningkatan the enhancement of internal policies, capacity
kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi building of human resources, and optimization
sistem informasi, guna menjaga keberlanjutan of information systems to maintain compliance
kepatuhan dan mendukung implementasi sustainability and support prudent, integrity-
pembiayaan yang prudent serta berintegritas. driven financing implementation.
Annual Report 2025 689 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 690
Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial dan Kepentingan Politik Providing Funds for Social Activities and Political Interests Pemberian Dana untuk Kegiatan Sosial Providing Funds for Social Activities LPEI berkomitmen untuk berkontribusi terhadap Indonesia Eximbank plays an active role in pembangunan sosial melalui pelaksanaan supporting social activities through its Corporate program Corporate Social Responsibility (CSR). Social Responsibility (CSR) program. The Berbagai inisiatif CSR yang dijalankan sepanjang implementation of CSR throughout 2025 has tahun 2025 telah memberikan dampak positif bagi benefited various parties, with further details beragam pemangku kepentingan. Informasi lebih available in the Corporate Social Responsibility rinci mengenai pelaksanaannya dapat ditemukan chapter of this Annual Report pada Bab Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dalam Laporan Tahunan ini. Pemberian Dana untuk Kepentingan Politik Providing Funds for Political Interests LPEI melaksanakan kegiatan operasionalnya Indonesia Eximbank conducts its operational dengan menjunjung tinggi transparansi serta activities with utmost regard for transparency and kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang compliance with all applicable regulations. In 2025, berlaku. LPEI tidak menyalurkan dana untuk Indonesia Eximbank did not allocate funds for kegiatan politik pada tahun 2025 sebagai wujud political activities, demonstrating its commitment komitmen terhadap prinsip tata kelola yang to good and professional governance principles. baik dan profesional. Langkah ini menegaskan This step reaffirms Indonesia Eximbank’s independensi LPEI dalam menjalankan fungsinya independence in executing its functions and sekaligus mencegah potensi konflik kepentingan. prevents potential conflicts of interest. Kebijakan yang diterapkan senantiasa selaras The policies implemented are consistently aligned dengan visi dan misi LPEI, memastikan fokus with Indonesia Eximbank’s vision and mission, lembaga tetap pada pencapaian tujuan ensuring the organization remains focused on utamanya. Selain itu, LPEI terus memperkuat achieving its core objectives. Additionally, Indonesia praktik tata kelola yang sesuai dengan regulasi Eximbank continually strengthens governance guna menjaga integritas, akuntabilitas, dan practices in accordance with regulations to uphold kepercayaan seluruh pemangku kepentingan. integrity, accountability, and stakeholder trust. Transparansi Praktik Bad Corporate Governance Transparency of Bad Governance Practices Laporan atas Aktivitas Perusahaan yang Reports on Institution Activities that Pollute Mencemari Lingkungan the Environment LPEI tidak memiliki laporan terkait aktivitas yang Indonesia Eximbank has no reports related to mencemari lingkungan di LPEI pada tahun 2025. environmental pollution activities in 2025. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 690 Laporan Tahunan 2025
Page 691
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Ketidakpatuhan dalam Pemenuhan Non-compliance with Tax Obligations
Kewajiban Perpajakan [GRI 207-1, 207-2, 207-3, 207-4] [GRI 207-1, 207-2, 207-3, 207-4]
LPEI menerapkan pendekatan perpajakan yang Indonesia Eximbank adopts a tax approach
berlandaskan kepatuhan terhadap peraturan grounded in compliance with applicable laws and
perundang-undangan sebagai bagian dari regulations as part of good corporate governance
praktik tata kelola yang baik dan kontribusi and its contribution to sustainable development,
terhadap pembangunan berkelanjutan, dengan with a tax strategy embedded within financial and
strategi perpajakan yang terintegrasi dalam compliance policies and periodically reviewed
kebijakan keuangan dan kepatuhan serta and approved by the Board of Directors. Institution
ditinjau dan disetujui secara berkala oleh Direksi. is supported by an integrated tax governance
Lembaga didukung oleh kerangka tata kelola and control framework covering the identification,
dan pengendalian perpajakan yang mencakup management, and monitoring of tax risks, with
identifikasi, pengelolaan, dan pemantauan compliance responsibilities assigned to the finance
risiko perpajakan secara berkelanjutan, dengan and tax functions and overseen through internal
tanggung jawab kepatuhan berada pada controls, periodic evaluations, and reporting
fungsi keuangan dan perpajakan serta diawasi mechanisms, including a whistleblowing system
melalui pengendalian internal, evaluasi berkala, to uphold integrity. Institution also maintains
dan mekanisme pelaporan, termasuk saluran constructive engagement with tax authorities and
pelaporan pelanggaran (whistleblowing) untuk considers stakeholder input related to tax matters.
menjaga integritas. Lembaga juga menjalin All entities within the consolidated financial
hubungan yang konstruktif dengan otoritas pajak statements operate in Indonesia, and therefore
serta mempertimbangkan masukan pemangku tax disclosures are centrally managed with no
kepentingan terkait aspek perpajakan. Seluruh requirement for country-by-country reporting.
entitas dalam laporan keuangan konsolidasian Throughout 2025, there were no cases of tax non-
beroperasi di yurisdiksi Indonesia, sehingga compliance or disputes, and Institution contributed
pengungkapan perpajakan dilakukan secara Rp227 billion in tax payments, a decrease of 18%
terpusat dan tidak memerlukan pelaporan compared to Rp278 billion in 2024, while continuing
lintas yurisdiksi (country-by-country reporting). to demonstrate its active contribution to state
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat kasus revenue.
ketidakpatuhan maupun sengketa perpajakan,
dan Lembaga telah membayarkan pajak sebesar
Rp227 miliar, menurun 18% dibandingkan tahun 2024
sebesar Rp278 miliar, yang tetap mencerminkan
kontribusi aktif terhadap penerimaan negara.
Ketidaksesuaian Penyajian Laporan Discrepancies of Annual Report and
Tahunan dan Laporan Keuangan dengan Financial Statements with Applicable
Peraturan yang Berlaku dan Standar Regulations and Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (SAK) Standards (SAK)
Seluruh data dan informasi yang disajikan dalam All data and information presented in this
Laporan Tahunan ini, khususnya mengenai kinerja Annual Report, particularly regarding financial
keuangan dan aspek terkait lainnya, didasarkan performance and related aspects, are based on
pada Laporan Keuangan untuk tahun yang the Financial Statements for the years ending
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 31 Desember December 31, 2025, and December 31, 2024, which
2024, yang telah diaudit oleh KAP Amir Abadi, have been audited by KAP Amir Abadi, Jusuf
Jusuf Aryanto, Mawar dan Rekan. Penyusunan Aryanto, Mawar and Partner. The preparation and
serta pengungkapannya dilakukan sesuai dengan disclosure are in accordance with Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yaitu Financial Accounting Standards (PSAK), issued by
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) the Indonesian Institute of Accountants (IAI).
yang diterbitkan
Kasus Terkait Buruh dan Karyawan Labor and Employee-Related Cases
LPEI tidak mencatat adanya kasus yang melibatkan Indonesia Eximbank did not record any cases
buruh atau karyawan sepanjang tahun 2025. involving workers or employees in 2025.
Annual Report 2025 691 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 692
Pengungkapan Segmen Operasi pada Disclosure of Operating Segments in
Laporan Keuangan Financial Statements
LPEI belum mengimplementasikan PSAK 108 Indonesia Eximbank has not yet implemented
(sebelumnya PSAK 5) mengenai Segmen Operasi. PSAK 108 (formerly PSAK 5) concerning Operating
Dalam penyajian informasi segmennya pada Segments. In presenting segment information for
tahun 2025, LPEI menggambarkan kegiatan usaha 2025, Indonesia Eximbank describes its business
berdasarkan struktur organisasi dan sumber activities based on organizational structure and
pendapatan yang mencakup penugasan umum sources of income, including general and specific
serta penugasan khusus. assignments.
Kesesuaian Buku Laporan Tahunan dan Consistency between Annual Report and
Laporan Tahunan di Website Perusahaan Annual Report on Institution Website
Laporan Tahunan LPEI yang disampaikan kepada Indonesia Eximbank’s Annual Report, whether
pemegang saham, pemangku kepentingan, disclosed to shareholders, stakeholders, or
maupun yang dipublikasikan melalui situs web uploaded to the Institution’s official website, is
resmi Perusahaan, telah sesuai dengan versi cetak consistent with the Annual Report printed and
resmi yang diterbitkan oleh LPEI. published by Indonesia Eximbank.
Penerapan atas Pedoman
Tata Kelola Lembaga
Implementation of Good Corporate Governance Guidelines
Peringkat Faktor Tata Kelola
Governance Factor Rating
LPEI mencatat penerapan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik secara menyeluruh, yang terwujud
melalui konsistensi kebijakan, penguatan struktur komite, serta program peningkatan kapabilitas dan sosialisasi
yang dilaksanakan secara berkala selama tiga tahun terakhir. Bukti dari upaya ini telah terlihat dalam kombinasi
hasil penilaian eksternal dan self-assessment yang dilaporkan dalam Laporan GCG, di mana pelaksanaan GCG
menunjukkan tingkat kepatuhan yang memadai dan peringkat yang mencerminkan implementasi tata kelola
yang umumnya baik.
Apabila terdapat kelemahan dalam implementasi, karakter kelemahan tersebut bersifat tidak signifikan dan dapat
diatasi melalui tindakan korektif yang sistematis—antara lain seperti pemantauan tindak lanjut rekomendasi
audit, penyempurnaan prosedur operasional, dan program pembelajaran yang diarahkan pada gap kompetensi
spesifik. Maka dilakukan pendekatan yang proaktif dalam menetapkan rencana perbaikan sehingga tidak
menghambat pencapaian tujuan strategis dan keberlanjutan lembaga.
Indonesia Eximbank records the comprehensive application of Good Corporate Governance principles, manifested
through consistent policies, strengthening of committee structures, and capacity-building and socialization
programs conducted regularly over the past three years. Evidence of these efforts is reflected in a combination
of external assessments and self-assessments reported in the GCG Report, where the implementation of GCG
demonstrates a sufficient level of compliance and a rating that reflects generally good governance practices.
If weaknesses are identified in the implementation, they are characterized as insignificant and can be addressed
through systematic corrective actions—including follow-up monitoring of audit recommendations, operational
procedure improvements, and targeted learning programs to address specific competency gaps. A proactive
approach is undertaken to establish improvement plans to ensure they do not hinder the achievement of strategic
objectives and organizational sustainability.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 692 Laporan Tahunan 2025
Page 693
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Pelatihan/ Sosialisasi
Training/Sozialization
Sepanjang tahun 2025, LPEI melaksanakan rangkaian sosialisasi tata kelola secara berkala dengan fokus pada
penguatan kontrol dan kepatuhan. Kegiatan ini antara lain sebagai berikut:
Throughout 2025, LPEI conducted a series of governance socialization programs on a regular basis, with a focus on
strengthening control and compliance. These activities included, among others, the following:
Pelatihan/Sosialisasi Waktu Pelaksanaan
No.
Training/Socialization Date
Pengkinian Kriteria dan Informasi Risiko Tinggi (High Risk) berdasarkan RBA
melalui IM.0024/LCD/01/2025 23 Januari 2025
1
Updating High-Risk Criteria and Information based on RBA via IM.0024/ January 23, 2025
LCD/01/2025
Refreshment Tata Cara Pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
Negara (LHKPN) melalui IM.0070/LCD/03/2025 13 Maret 2025
2
Refreshment on Procedures for Filling out State Official Wealth Reports March 13, 2025
(LHKPN) via IM.0070/LCD/03/2025
30 Januari 2025
19 Februari 2025
New Hire Orientation (NHO) kepada pegawai baru LPEI (terkait Penerapan 23 Juni 2025
Fungsi Kepatuhan di LPEI) 4 November 2025
3
New Hire Orientation (NHO) for new Indonesia Eximbank employees (related January 30, 2025
to the Implementation of the Compliance Function) February 19, 2025
June 23, 2025
November 04, 2025
Refreshment APU, PPT, & PPPSPM 2025 17 – 25 Juli 2025
4
Refreshment on APU, PPT, & PPPSPM 2025 July 17 - 25, 2025
Pelatihan Awareness ISOP 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan 3 September 2025
5
Awareness Training on ISOP 37001:2016 Anti-Bribery Management System September 03, 2025
Sosialisasi POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses
Pembiayaan Kepada UMKM 3 Oktober 2025
6
Socialization of POJK Number 19 of 2025 concerning Easier Access to October 03, 2025
Financing for MSMEs
Sosialisasi Persiapan Penilaian Tata Kelola yang Baik sesuai PMK 208/
PMK.06/2021 (“PMK No. 208/2021”) tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip
Manajemen Risiko, dan Prinsip Mengenal Nasabah LPEI
Oktober 2025
7 Socialization on Preparation for Good Governance Assessment according
October 2025
to PMK 208/PMK.06/2021 ("PMK No. 208/2021") on Governance Principles, Risk
Management Principles, and Know Your Customer Principles for Indonesia
Eximbank
Sosialisasi Penilaian Tata Kelola yang Baik terhadap masing-masing PIC 11-25 November 2025
8
Socialization of Good Governance Assessment for each PIC November 11-25, 2025
Periode Acuan Penilaian Tata Kelola yang Baik Nilai
Period Reference for Good Governance Assessment Value
Self Assessment
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 15/
SEOJK.05/2022 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan LPEI.
1,64
Self-Assessment
OJK Circular Letter (SEOJK) No. 15/SEOJK.05/2022 concerning the
Health Level Assessment of Indonesia Eximbank.
Penilaian oleh Tim BPKP
2023 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun
2021 Tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko,
dan Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia 80,04%
Assessment by the BPKP Team
Minister of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021 of 2021
concerning Governance Principles, Risk Management Principles,
and Know Your Customer Principles for Indonesia Eximbank
Annual Report 2025 693 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 694
Periode Acuan Penilaian Tata Kelola yang Baik Nilai
Period Reference for Good Governance Assessment Value
Self Assessment
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 15/
SEOJK.05/2022 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan LPEI.
1,50
Self Assessment
OJK Circular Letter No. 15/SEOJK.05/2022 regarding the Health
Level Assessment of Indonesia Eximbank.
Penilaian oleh Tim BPKP
2024 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun
2021 Tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko,
dan Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia 83,07%
Assessment conducted by the BPKP Team
Minister of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021 of 2021
concerning Governance Principles, Risk Management Principles,
and Customer Due Diligence Principles for Indonesia Eximbank.
Self Assessment
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 15/
SEOJK.05/2022 tentang Penilaian Tingkat Kesehatan LPEI.
1,38
Self Assessment
OJK Circular Letter No. 15/SEOJK.05/2022 regarding the Health
Level Assessment of Indonesia Eximbank.
Penilaian oleh Tim BPKP
2025 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 208/PMK.06/2021 Tahun
2021 Tentang Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko,
dan Prinsip Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia 83,65%
Assessment conducted by the BPKP Team
Minister of Finance Regulation No. 208/PMK.06/2021 of 2021
concerning Governance Principles, Risk Management Principles,
and Customer Due Diligence Principles for Indonesia Eximbank.
Analisis
Analysis
Secara keseluruhan, LPEI menunjukkan kemajuan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dengan bukti
capaian pada berbagai aspek pengawasan dan kepatuhan. Pelaporan dan mekanisme pertanggungjawaban
kepada otoritas, termasuk Laporan Pengawasan Dewan Direktur dan dokumentasi rapat yang teratur, berjalan
dengan baik; Dewan Pengawas Syariah melaksanakan fungsi sesuai piagamnya dan telah mendukung
penyesuaian operasional berbasis prinsip syariah melalui opini, sosialisasi, pelatihan, dan pengawasan berkala.
Selain itu terdapat tren perbaikan yang nyata pada hubungan dengan regulator, tercermin antara lain dari
penurunan sanksi dan teguran regulator dibandingkan periode sebelumnya, serta adanya pencatatan benturan
kepentingan yang berstatus “nihil”.
Pengendalian internal dan fungsi assurance juga memperlihatkan peningkatan dan konsistensi pelaksanaan.
Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) dan Komite Audit aktif memantau tindak lanjut rekomendasi audit (DMTL)
hingga tercatat tindak lanjut yang berkelanjutan, sementara proses auditor eksternal telah memenuhi ketentuan
pelaksanaan dan komunikasi yang diperlukan dengan OJK. Penerapan manajemen risiko diperkuat melalui
supervisi Komite Manajemen Risiko dan Komite Pemantau Risiko, dukungan prosedur ERM, serta penyelenggaraan
program KPMR yang dilaporkan secara triwulanan. Dari sisi teknologi dan operasional, LPEI melakukan modernisasi
sistem (termasuk inisiatif automasi core system, payment system, warehouse, MIS reporting, dan modernisasi UBS)
yang memperkuat kapabilitas pelaporan dan keamanan sistem.
Ke depan, rekomendasi prioritas adalah memastikan penyelesaian penuh atas temuan yang masih berjalan,
mempertahankan konsistensi pelaporan dan dokumentasi rapat sebagai bukti aktivitas pengawasan, serta
meneruskan penguatan integrasi GCG–risk–compliance melalui optimalisasi sistem informasi dan program
pembelajaran. Penguatan mekanisme verifikasi tindak lanjut, peningkatan automasi pelaporan untuk mengurangi
risiko manual, dan kelanjutan sosialisasi tata kelola Syariah serta pengawasan pengadaan barang/jasa akan
memperkuat outcome tata kelola dan mendukung keberlanjutan mandat LPEI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 694 Laporan Tahunan 2025
Page 695
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Analisis
Analysis
Overall, LPEI has demonstrated progress in the implementation of good corporate governance, as evidenced by
achievements across various aspects of oversight and compliance. Reporting and accountability mechanisms
to authorities—including the Board of Directors’ Supervisory Report and well-documented meeting records—
have been effectively carried out. The Sharia Supervisory Board has performed its functions in accordance with
its charter and has supported the alignment of operations with Sharia principles through opinions, socialization,
training, and periodic supervision.
In addition, there has been a clear improvement trend in relations with regulators, as reflected, among others, in the
reduction of regulatory sanctions and warnings compared to previous periods, as well as the recording of conflicts
of interest with a “nil” status.
Internal control and assurance functions have also shown improvement and consistent implementation.
The Internal Audit Unit (SKAI) and the Audit Committee have actively monitored the follow-up of audit
recommendations (DMTL), resulting in sustained follow-up actions, while the external audit process has complied
with implementation requirements and the necessary communication with the Financial Services Authority (OJK).
Risk management implementation has been strengthened through the supervision of the Risk Management
Committee and the Risk Monitoring Committee, supported by Enterprise Risk Management (ERM) procedures, as
well as the implementation of the KPMR program reported on a quarterly basis. From a technology and operational
perspective, LPEI has undertaken system modernization (including initiatives such as core system automation,
payment systems, data warehouse, MIS reporting, and UBS modernization), thereby enhancing reporting
capabilities and system security.
Going forward, key recommendations include ensuring the full resolution of outstanding findings, maintaining
consistency in reporting and meeting documentation as evidence of oversight activities, and continuing to
strengthen the integration of GCG–risk–compliance through the optimization of information systems and learning
programs. Strengthening verification mechanisms for follow-up actions, enhancing reporting automation to
reduce manual risks, and continuing governance socialization—particularly in Sharia governance and procurement
oversight—will further improve governance outcomes and support the sustainability of LPEI’s mandate.
Internal control and assurance functions also show improvements and consistent implementation. The Internal
Audit Unit (IAU) and Audit Committee actively monitor the follow-up of audit recommendations (DMTL),
resulting in continuous follow-up actions, while external audit processes meet the necessary implementation
and communication requirements with OJK. Risk management is strengthened through supervision by the Risk
Management Committee and Risk Monitoring Committee, supported by ERM procedures, and the implementation
of KPMR programs reported quarterly. On the technological and operational side, Indonesia Eximbank has
undertaken system modernization initiatives—including automation of core systems, payment systems,
warehouses, MIS reporting, and UBS modernization—that enhance reporting capabilities and system security.
Moving forward, priority recommendations include ensuring the complete resolution of ongoing findings,
maintaining consistency in reporting and meeting documentation as evidence of oversight activities, and
continuing to strengthen the integration of GCG–risk–compliance through system optimization and learning
programs. Enhancing follow-up verification mechanisms, increasing automation of reporting to reduce manual
risks, and continuing socialization of Sharia governance and procurement oversight will strengthen governance
outcomes and support the sustainability of Indonesia Eximbank’s mandate.
Annual Report 2025 695 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 696
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance Highlights LPEI terus memperkuat perannya dalam mendorong pembiayaan berkelanjutan, dengan mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam setiap aktivitas bisnis. Komitmen ini menjadi landasan dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi ekonomi dan pemangku kepentingan. Indonesia Eximbank continues to strengthen its role in promoting sustainable financing by integrating Environmental, Social, and Governance (ESG) into every business activity. This commitment serves as a foundation for creating long-term value for the economy and stakeholders.
Page 697
01
Page 698
Aspek Ekonomi [OJK B.1]
Economy Aspects
Kinerja Keuangan Financial Performance
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Penyaluran kredit untuk kegiatan usaha berkelanjutan
Lending for sustainable business activities
Penyaluran pembiayaan untuk UMKM Rp triliun
11,64 11,55 14,49
Financial lending for MSMEs Rp trillion
Persentase total pembiayaan atas
kegiatan usaha berkelanjutan
terhadap total kredit LPEI keseluruhan Persentase
20,34% 20,63% 19,66%
Percentage of total lending of Percentage
sustainable business activities to total
loans of the Indonesia Eximbank
Laba (Rugi) Bersih Rp triliun
0,25 0,23 (18,11)
Net Profit (Loss) Rp trillion
Jumlah Pendapatan Bunga dan
Usaha Syariah Rp triliun
2,87 3,37 4,04
Total Interest Income and Sharia Rp trillion
Business
Total Aset Rp triliun
58,77 49,11 51,35
Total Assets Rp trillion
Total Pembiayaan Rp triliun
57,21 55,98 73,70
Total Financing Rp trillion
Penjaminan Rp triliun
4,9 8,2 10,1
Guarantee Rp trillion
Asuransi (Volume) Rp triliun
8,84 10,9 12,10
Insurance (Volume) Rp trillion
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan Rp triliun
1,04 0,91 1,08
Distributed Economic Values Rp trillion
LPEI mendukung prinsip keberlanjutan untuk praktik kegiatan usaha yang
lebih ramah lingkungan, seperti penggunaan energi terbarukan, efisiensi
energi, serta pengolahan limbah yang bertanggung jawab.
Produk Ramah Lingkungan
Indonesia Eximbank upholds sustainability principles in its business
Sustainable Products
activities by promoting environmentally friendly practices, including
the use of renewable energy, energy efficiency, and responsible waste
management.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 698 Sustainability Report 2025
Page 699
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Aspek Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Aspects
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pemakaian Kertas Lembar
886.193 1.022.468 1.005.022
Paper Usage Sheet
Pemakaian Air
m3 10.700 10.420 11.260
Water Usage
Gigajoule/Rp juta
Intensitas Pemakaian Energi
Gigajoule/Rp 0,002 0,007 0,005
Energy Consumption Intensity
million
Pemakaian BBM
Liter 11.502 11.619 13.391
Fuel Consumption
Pemakaian Listrik
kwh 1.430.461 1.781.882 1.708.390
Electricity Consumption
Pemakaian Energi
Gigajoule 5.445 6.415 6.150
Energy Consumption
Total Cakupan 1 & 2 [ESG E-01]
Ton CO2-eq 1.135,25 1.691,06 1.626,50
Total Scope 1 & Scope 2 [ESG E-01]
Intensitas Emisi Ton CO2-eq/Rp Juta
0,001 0,002 0,001
Emission Intensity Ton CO2-eq/Rp million
Pengurangan Emisi*
Ton CO2-eq (555,81) 64,56 567,42
Emission Reduction
Pengurangan Limbah*
Kg (681,38) 87,23 813,24
Waste Reduction
Kebijakan operasional berbasis ESG Jumlah
2 2 2
ESG-based operational policy Number
Meskipun kegiatan usaha LPEI tidak berhubungan langsung dengan
pengelolaan sumber daya alam serta tidak beroperasi di kawasan
dengan tingkat keanekaragaman hayati tinggi, LPEI tetap menunjukkan
komitmen terhadap pelestarian keanekaragaman hayati sebagai bagian
dari tanggung jawab keberlanjutan. Komitmen ini diwujudkan melalui
penerapan pelestarian lingkungan dan sosial melalui kegiatan tanggung
jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang berkontribusi pada peningkatan
Pelestarian Keanekaragaman Hayati kesadaran dan perlindungan ekosistem secara berkelanjutan.
Biodiversity Conservation Although Indonesia Eximbank’s business activities are not directly
related to the management of natural resources and do not operate in
areas with high biodiversity, Indonesia Eximbank remains committed to
biodiversity conservation as part of its sustainability responsibilities. This
commitment is realized through the implementation of environmental
and social preservation initiatives under its Corporate Social Responsibility
(CSR) programs, which contribute to raising awareness and ensuring the
sustainable protection of ecosystems.
Keterangan | Note:
*) Angka negatif menandakan pengurangan, angka positif menandakan peningkatan
*) Negative figures indicate a decrease; positive figures indicate an increase
Sustainability Report 2025 699 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 700
Aspek Sosial [OJK B.3]
Social Aspects
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pengembangan masyarakat
Community empowerment
4 Program 5 Program 8 Program
Pengembangan Pengembangan Pengembangan
Jumlah kegiatan yang berkaitan Desa Devisa dan Desa Devisa dan Desa Devisa dan
dengan peningkatan kesejahteraan 6 program CPNE 2 program CPNE 4 program CPNE
Jumlah
masyarakat 4 Go Export 5 Go Export 8 Go Export
Number
Number of activities related to Village Village Village
improving community welfare Development Development Development
Programs and 6 Programs and 2 Programs and 4
CPNE Programs CPNE Programs CPNE Programs
Realisasi investasi sosial dalam
rangka program CSR Rp miliar
2,46 4,91 1,68
Realization of social investment in Rp billion
terms of CSR programs
Perhatian terhadap pegawai
Caring for employees
Jumlah pegawai Orang
535 521 563
Number of employees Person
Jumlah pegawai wanita Orang
230 219 241
Number of female employees Person
Man-days
pelatihan/
Rata-rata man-days
pegawai
pelatihan per tahun 7,85 7 5,78
Man-days of
Average training man-days per year
training/
employee
Kelompok program pelatihan dan
pengembangan pegawai Jumlah
4 4 4
Group of employee training and Number
development programs
Rekrutmen pegawai baru Orang
55 26 60
Recruitment of new employees Person
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
karena berbagai alasan Orang
41 63 46
Termination of employment Person
for any reason
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 700 Sustainability Report 2025
Page 701
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sustainability Report 2025 701 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 702
Komitmen Keberlanjutan Sustainability Commitment Komitmen keberlanjutan LPEI menjadi landasan dalam menjalankan peran strategis untuk mendorong pembiayaan yang bertanggung jawab dan berdampak jangka panjang. Indonesia Eximbank’s sustainability commitment serves as the foundation in carrying out its strategic role to promote responsible financing and generate long-term impact. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 702 Sustainability Report 2025
Page 703
02
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sustainability Report 2025 703 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 704
Tentang Laporan Keberlanjutan About the Sustainability Report Laporan Keberlanjutan 2025 Lembaga Pembiayaan The 2025 Sustainability Report of Lembaga Ekspor Indonesia mencakup periode 1 Januari–31 Pembiayaan Ekspor Indonesia covers the period Desember 2025 dan diterbitkan secara tahunan, from January 1 to December 31, 2025 and is selaras dengan periode pelaporan keuangan published on an annual basis, aligned with the Lembaga dan diterbitkan pada April 2026. Laporan Institution’s financial reporting period, and issued keberlanjutan menggunakan pendekatan in April 2026. The Sustainability Report adopts the konsolidasian yang sama dengan laporan same consolidated approach as the financial keuangan, sehingga tidak terdapat perbedaan statements; therefore, there is no difference in the cakupan entitas. scope of entities included. Laporan ini mencerminkan komitmen terhadap This report reflects the Company’s commitment transparansi dan akuntabilitas dalam to transparency and accountability in disclosing pengungkapan kinerja keberlanjutan, dengan its sustainability performance, with a consolidated cakupan pelaporan yang telah dikonsolidasikan reporting scope consistent with the financial dan konsisten dengan laporan keuangan, serta statements and a uniform approach applied pendekatan yang seragam pada seluruh topik across all material topics. There were restatements material. Terdapat penyajian ulang informasi dari of information from previous reporting periods with periode sebelumnya dengan catatan pada narasi. notes in the narration. [GRI 2-2, 2-3, 2-4] [GRI 2-2, 2-3, 2-4] Penjaminan Eksternal dan Verifikasi [GRI 2-5, External Assurance and Verification [GRI 2-5, 2-14][OJK G.1] 2-14][OJK G.1] Lembaga belum memiliki kebijakan formal Institution has not yet established a formal policy terkait assurance eksternal dan laporan ini regarding external assurance, and this report belum diverifikasi oleh pihak independen. Seluruh has not been verified by an independent party. informasi telah melalui proses verifikasi internal Nevertheless, all information has undergone internal dan persetujuan manajemen untuk memastikan verification processes and management approval akurasi, keandalan, dan objektivitas, dengan to ensure accuracy, reliability, and objectivity, with pengawasan dari fungsi tata kelola terkait. oversight from relevant governance functions. Tanggapan atas Umpan Balik [OJK G.3] Response to Feedback [OJK G.3] Tidak terdapat umpan balik material atas laporan No material feedback was received on the previous tahun sebelumnya. Lembaga tetap melakukan year’s report. Institution continues to undertake evaluasi dan penyempurnaan berkelanjutan ongoing evaluations and improvements to guna meningkatkan kualitas, kedalaman, dan enhance the quality, depth, and completeness kelengkapan pengungkapan sesuai POJK No. of disclosures in accordance with POJK No. 51/ 51/POJK.03/2017 dan standar Global Reporting POJK.03/2017 and Global Reporting Initiative Initiative dengan melampirkan indeks konten, serta Standards, including the inclusion of a content lembar umpan balik di halaman belakang. Jika index and a feedback form at the end of the ada pertanyaan terkait Laporan ini, Anda dapat report. For further inquiries regarding this Report, menghubungi Sekretaris Lembaga melalui surat stakeholders may contact the Corporate Secretary elektronik (surel) ke corpsec@indonesiaeximbank. via email at corpsec@indonesiaeximbank.go.id. go.id. [GRI 2-3] [GRI 2-3] Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 704 Sustainability Report 2025
Page 705
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Pengelolaan Topik Material [GRI 3-1, 3-2]
Material Topic Management
Penetapan isi Laporan Keberlanjutan LPEI melalui The content of Indonesia Eximbank’s Sustainability
4 (empat) tahapan utama sesuai persyaratan Report is determined through four main stages
Standar GRI, yaitu: in accordance with the requirements of the GRI
Standards, as follows:
1. Memahami Konteks Kegiatan Usaha 1. Understanding the Business Context
LPEI memulai penyusunan Laporan dengan Indonesia Eximbank begins the preparation
menganalisis keterkaitan aktivitas bisnis of the Report by analyzing the relationship
terhadap konteks keberlanjutan, pemangku between its business activities and the
kepentingan relevan, serta mengidentifikasi sustainability context, relevant stakeholders,
data kritis untuk mengenali potensi risiko dan and by identifying critical data to recognize
peluang dampak usaha. potential risks and opportunities of business
impacts.
2. Mengidentifikasi Dampak Aktual dan Potensial 2. Identifying Actual and Potential Impacts
LPEI melakukan identifikasi komprehensif Indonesia Eximbank conducts a comprehensive
terhadap dampak nyata maupun potensial identification of both actual and potential
dari operasional bisnis pada dimensi ekonomi, impacts of its business operations across
lingkungan, sosial, dan pengelolaan sumber economic, environmental, social, and human
daya manusia. resource management dimensions.
3. Menilai Tingkat Signifikansi 3. Assessing the Level of Significance
LPEI mengevaluasi dan mengklasifikasikan Indonesia Eximbank evaluates and classifies
seluruh dampak yang teridentifikasi, all identified impacts, determining which ones
menentukan mana yang bersifat paling are most material based on their influence
material berdasarkan skala pengaruhnya on stakeholders and the sustainability of the
terhadap stakeholders dan keberlanjutan organization.
organisasi.
4. Memprioritaskan Dampak Paling Signifikan 4. Prioritizing the Most Significant Impacts
Berdasarkan hasil penilaian signifikansi, LPEI Based on the results of the significance
menetapkan prioritas topik material yang assessment, Indonesia Eximbank establishes
menjadi fokus pelaporan untuk memastikan priority material topics to focus on in the
relevansi dan transparansi informasi strategis. reporting, ensuring the relevance and
transparency of strategic information.
Implementasi 4 (empat) tahapan penetapan The implementation of these four stages in
isi Laporan Keberlanjutan LPEI mengacu pada 8 determining the content of Indonesia Eximbank’s
(delapan) prinsip dasar penyusunan sesuai GRI Sustainability Report refers to the eight fundamental
Universal Standard, meliputi: principles of preparation in accordance with the
GRI Universal Standards, which include:
1. Akurasi 1. Accuracy
LPEI menyusun laporan dengan data yang Indonesia Eximbank prepares the report using
tepat, terperinci, dan dapat dipercaya untuk precise, detailed, and reliable data to support
mendukung evaluasi dampak aktivitas bisnis a comprehensive evaluation of the impacts of
secara menyeluruh. business activities.
2. Berimbang 2. Balance
LPEI menyajikan informasi secara netral, Indonesia Eximbank presents information in a
mencerminkan keseimbangan antara dampak neutral manner, reflecting a balance between
positif dan negatif dari operasional organisasi. the positive and negative impacts of the
organization’s operations.
3. Kejelasan 3. Clarity
LPEI menyediakan informasi yang mudah Indonesia Eximbank provides information that
diakses serta dipahami oleh berbagai is easily accessible and understandable to
pemangku kepentingan terkait. various relevant stakeholders.
Sustainability Report 2025 705 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 706
4. Dapat Diperbandingkan 4. Comparability
LPEI mengelola data secara konsisten Indonesia Eximbank manages data consistently
untuk memungkinkan analisis tren dampak to enable trend analysis of impacts across
antarperiode serta benchmarking dengan periods and benchmarking with similar
organisasi sejenis. organizations.
5. Kelengkapan 5. Completeness
LPEI memastikan pelaporan mencakup Indonesia Eximbank ensures that reporting
informasi komprehensif guna asesmen covers comprehensive information for
dampak usaha selama periode pelaporan. assessing business impacts during the
reporting period.
6. Konteks Keberlanjutan 6. Sustainability Context
Laporan menggambarkan kinerja LPEI dan The Report illustrates Indonesia Eximbank’s
dampaknya terhadap dimensi lingkungan, performance and its impacts on environmental,
sosial, serta ekonomi secara holistik. social, and economic dimensions in a holistic
manner.
7. Ketepatan Waktu 7. Timeliness
LPEI menerbitkan laporan keberlanjutan secara Indonesia Eximbank publishes the Sustainability
periodik dan tepat waktu untuk mendukung Report periodically and on time to support
pengambilan keputusan stakeholders. stakeholder decision-making.
8. Dapat Diverifikasi 8. Verifiability
LPEI menerapkan proses pengumpulan dan Indonesia Eximbank implements meticulous
analisis data yang teliti, memastikan kualitas processes for data collection and analysis,
informasi dapat diaudit secara independen. ensuring that the quality of information can be
independently audited.
Bagan Alur Proses Penentuan Topik Material Laporan
Keberlanjutan
Flowchart of Material Topic Determination Process
Mengidentifikasi dan menilai dampak secara Menentukan topik material untuk pelaporan
berkesinambungan Define material topics for reporting
Identify and assess impacts on an ongoing basis
Melibatkan berbagai
Menguji topik material
pemangku kepentingan dengan pakar dan
dan pakar yang relevan pengguna informasi
Engage with relevant Test material topics with
experts and information
stakeholders and experts users
1 2 3 4 Topik Material
Material Topics
Memprioritaskan
Memahami Menilai
Mengidentifikasi dampak paling
konteks signifikansi
dampak aktual signifikan untuk
organisasi dampak
dan potensial pelaporan
Understand the Assessing the
Identify actual and Prioritize the most
organizational significance of the
potential impacts significant impacts
context impact
for reporting
Mempertimbangkan Menguji topik material
Menggunakan Standar
topik dan dampak yang terhadap topik dalam
Sektor untuk memahami
dideskripsikan dalam Standar Sektor
konteks sektor
Standar Sektor Examine material topics
Using Sector Standards
Consider the topics and against topics in the
to understand sector
impacts described in the Sector Standards
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 706 Sustainability Report 2025
Page 707
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Kerangka dan Strategi Keberlanjutan [OJK A.1]
Sustainability Framework and Strategy
Pengungkapan Indeks Batasan
Topik Material Alasan Materialitas Index Disclosure Boundary
No.
Material Topics Reasons for Materiality SEOJK GRI DI Dalam LPEI Di Luar LPEI
16/2021 Standard Internal External
Ekonomi
Economics
Berdampak signifikan
Kinerja Keuangan/
pada pemangku
Ekonomi 201-1, 201- Pemerintah
1 Kepentingan F.2, F.3
Financial/Economic 3, 201-4 Government
Significant impact on
Performance
stakeholders
Berdampak signifikan
Pemerintah,
Praktik Pengadaan pada pemangku
Karyawan Pemasok
2 Procurement Kepentingan F.2, F.3 204-1
Government, Suppliers
Practices Significant impact on
Employees
stakeholders
Lingkungan
Environment
Berdampak signifikan
pada pemangku
Energi Karyawan
3 Kepentingan F.6, F.7 302-1, 302-4
Energy Employees
Significant impact on
stakeholders
Berdampak signifikan
Regulator,
pada pemangku
Emisi Karyawan Nasabah
4 Kepentingan F.11 305-1, 305-2
Emission Employees Regulator,
Significant impact on
Customers
stakeholders
Sosial
Social
Berdampak signifikan
pada pemangku
kepentingan dan bagi
Kepegawaian Karyawan
5 kesinambungan usaha F.18 401-1, 401-2 -
Employment Employees
Significant impact on
stakeholders and for
business continuity
Kesehatan dan Berdampak signifikan
Keselamatan Kerja pada pemangku
403-1, 403- Karyawan Masyarakat
6 Occupational Health Kepentingan F.21
5, 403-8 Employees Society
and Significant impact on
Safety stakeholders
Berdampak signifikan
pada pemangku
Pelatihan dan
kepentingan dan bagi
Pendidikan 404-1, 404- Karyawan Nasabah
7 kesinambungan usaha F.18
Training and 2, 404-3 Employees Customers
Significant impact on
Education
stakeholders and for
business continuity
Keterangan: Dalam penyajian tabel topik materialitas di atas, Pemerintah bertindak sebagai pemegang saham LPEI (100%)
Note: In presenting the materiality topics table above, the Government acts as the 100% shareholder of Indonesia Eximbank.
Sustainability Report 2025 707 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 708
Realisasi Roadmap RAKB LPEI 2025
Realization of Indonesia Eximbank’s 2025 RAKB Roadmap
Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Achievement of the 2025 Sustainable
Berkelanjutan 2025 Finance Action Plan
Pencapaian target Rencana Aksi Keuangan The achievement of the 2025 Sustainable Finance
Berkelanjutan tahun 2025 sesuai dengan road Action Plan targets in accordance with the LPEI
map Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan LPEI Sustainable Finance Action Plan road map is as
adalah sebagai berikut: follows:
Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2025
Achievements of the 2025 Sustainable Finance Action Plan
Periode Aktivitas Tujuan Aktivitas
Period Activities Activity Objectives
Penyusunan laporan pelaksanaan
Bentuk pertanggungjawaban LPEI atas
Keuangan Berkelanjutan kepada OJK
penerapan Keuangan Berkelanjutan.
Triwulan I - 2025 (laporan periode 2024).
Indonesia Eximbank's form of accountability
1st Quarter of 2025 Preparation of Sustainable Finance
for the implementation of Sustainable
implementation report to OJK (2024 period
Finance.
report).
Pelaksanaan klasifikasi atas ESG Checklist
Nasabah good bank LPEI dari
10 sektor prioritas dalam kategori Melakukan klasifikasi terhadap Nasabah
Menghimbau, Mensyaratkan, dan LPEI dalam kategori Menghimbau,
Membatasi. Mensyaratkan, dan Membatasi.
Implementation of the ESG Checklist Classify Indonesia Eximbank customers into
classification for Indonesia Eximbank the categories of Appeal, Requirement, and
Good Bank Customers across 10 priority Restriction.
sectors, including the Recommendations,
Requirements, and Restrictions categories.
Menyusun roadmap pendampingan
kepada Nasabah yang memiliki potensi
dan rencana untuk meningkatkan
pemenuhan aspek ESG termasuk
Penyusunan roadmap pendampingan
melihat kebutuhan mitra kerja sama (jika
Nasabah dalam pemenuhan aspek ESG.
diperlukan).
Preparation of a roadmap for customer
Develop a roadmap for assistance to
assistance in fulfilling ESG aspects.
potential customers and plans to improve
the fulfillment of ESG aspects, including
considering the needs of cooperation
partners (if necessary).
Melakukan koordinasi dengan pihak yang
Pelaksanaan koordinasi dalam rangka berhubungan dengan pengukuran Emisi
pilot project pengukuran Emisi Gas Rumah GRK termasuk melihat kebutuhan mitra
Kaca (GRK). kerja sama (jika diperlukan).
Implementation of coordination within the Coordinate with parties related to
framework of a pilot project for measuring measuring GHG emissions, including
Greenhouse Gas (GHG) Emissions. looking at the needs of cooperation
partners (if necessary).
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 708 Sustainability Report 2025
Page 709
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Indikator Pencapaian Pencapaian
Achievement Indicators Achievement
Penyampaian Laporan
Keberlanjutan LPEI periode
2024 kepada OJK dengan Telah disusun dan disampaikan Laporan Keberlanjutan Tahun 2024 secara tepat
tepat waktu. waktu sebagai bagian dari Laporan Tahunan Indonesia Eximbank.
Submission of the Indonesia The 2024 Sustainability Report has been prepared and submitted in a timely
Eximbank Sustainability Report manner as part of the Indonesia Eximbank Annual Report.
for the 2024 period to the OJK
in a timely manner.
Tersedianya klasifikasi atas
ESG Checklist Nasabah good
bank LPEI dari
10 sektor prioritas dalam
kategori Menghimbau,
Telah dilakukan analisa atas hasil klasifikasi di tahun 2024 dan pemilihan nama
Mensyaratkan, dan
Nasabah untuk diberikan ESG Checklist di tahun 2025.
Membatasi.
An analysis of the classification results in 2024 and the selection of Customer
The ESG Checklist for
names to be provided with the ESG Checklist in 2025 has been conducted.
Indonesia Eximbank
customers is available in 10
priority sectors, classified as
Appeal, Requirements, and
Restrictions.
Terdapat roadmap bagi
Nasabah yang akan Telah dilakukan persiapan bagi internal LPEI dalam rangka peningkatan
mendapatkan pendampingan kapasitas pegawai yang akan membantu pendampingan melalui pelatihan/
untuk meningkatkan workshop terkait Keuangan Berkelanjutan seperti Taksonomi untuk Keuangan
pemenuhan aspek ESG. Berkelanjutan Indonsia.
A roadmap for customers Internal preparation for Indonesia Eximbank in order to increase the capacity of
receiving assistance to employees who will assist in mentoring through training/workshops related to
improve the fulfillment of ESG Sustainable Finance such as the Taxonomy for Indonesian Sustainable Finance.
aspects.
Terlaksananya koordinasi
dengan unit kerja yang
membidangi pengadaan
Telah dilakukan koordinasi dengan vendor penyusunan Laporan Keberlanjutan
dan umum serta memilih
dalam rangka pengukuran Emisi GRK untuk Cakupan 2 dan pengukurannya
mitra kerja sama pilot project
sudah disampaikan di dalam Laporan Keberlanjutan Tahun
pengukuran.
2024.
Implementation of
Coordination has been carried out with the vendor for the preparation of the
coordination with work units
Sustainability Report in order to measure GHG Emissions for Scope 2 and the
in charge of procurement and
measurements have been submitted in the 2024 Annual Sustainability Report.
general affairs and selecting
cooperation partners for the
pilot measurement project.
Sustainability Report 2025 709 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 710
Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2025
Achievements of the 2025 Sustainable Finance Action Plan
Periode Aktivitas Tujuan Aktivitas
Period Activities Activity Objectives
Memberikan pemahaman lebih
lanjut bagi internal LPEI terkait trend,
risiko, mitigasi
Pelaksanaan
maupun peluang yang berhubungan
workshop, sosialisasi dan pelatihan ESG
dengan aspek ESG serta perubahan iklim.
dan Keuangan Berkelanjutan.
Providing further understanding for
Workshop, socialization, and training for ESG
Indonesia Eximbank internal stakeholders
and Sustainable Finance.
regarding trends, risks, mitigation, and
opportunities related to ESG and climate
change.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 710 Sustainability Report 2025
Page 711
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Indikator Pencapaian Pencapaian
Achievement Indicators Achievement
Telah dilakukan peningkatan kapasitas terkait ESG dan Keuangan Berkelanjutan
antara lain
1. Sosialisasi ESG Reporting dari IDX tanggal 22 Januari 2025 diikuti oleh 2 orang
Pegawai;
2. Targeted Workshop Penyusunan User Guidance Taksonomi untuk Keuangan
Berkelanjutan Indonesia (TKBI) versi 2 tanggal 6 Februari 2025 diikuti oleh 2
orang Pegawai;
3. Seminar ESG disclosures: Why and How Should Companies Identify Nature-
related Risks and Opportunities? dari IDX tanggal 18 Februari 2025 diikuti oleh 1
orang Pegawai;
4. Executive Seminar Communication Excellence Sustainable Growth dari
Pertamina Consulting tanggal 20 Februari 2025 diikuti oleh 1 orang Pegawai;
5. Sosialisasi Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia Versi 2 oleh OJK
tanggal 24 Februari 2025 diikuti oleh 4 orang Pegawai;
6. Webinar Sustainability Report Awareness dari IDX tanggal 28 Februari 2025
diikuti oleh 1 orang Pegawai;
7. Webinar Sustainability Accounting and Reporting in the Financial Services dari
OJK tanggal 6 Maret 2025 diikuti oleh 2 orang Pegawai;
8. Webinar Financing Decarbonisation in the Commercial and Light Industry
Supply Chain: Key Takeaways dari WWF Indonesia tanggal 6 Mei 2025 diikuti
oleh 1 orang Pegawai;
9. Webinar Transparansi Keuangan Hijau dari OJK tanggal 26 Mei 2025 diikuti oleh
Terlaksananya 1 orang Pegawai;
workshop, sosialisasi dan 10. Internalizing Integrated Mindset Toward Sustainable Long Term Creation dari
pelatihan pendalaman ESG IICD tanggal 27-28 Mei 2025 diikuti oleh 1 orang Pegawai;
yang diikuti oleh 80% pegawai 11. Asian Exim Banks Forum Training dari AEBF tanggal 11 Juni 2025 diikuti oleh 2
LPEI dari unit bisnis dan orang Pegawai; dan
manajemen risiko hingga 12. Keuangan Indonesia Berkelanjutan dari OJK tanggal 3 Juni 2025 diikuti oleh 2
Triwulan IV – 2025. orang Pegawai.
Implementation of
ESG workshops, outreach, and Capacity building related to ESG and Sustainable Finance, including:
in-depth training, attended 1. ESG Reporting Socialization from IDX on January 22, 2025, attended by 2
by 80% of Indonesia Eximbank employees;
employees from business 2. Targeted Workshop on Developing User Guidance for the Indonesian
and risk management units Sustainable Finance Taxonomy (TKBI) Version 2 on February 6, 2025, attended
through the fourth quarter of by 2 employees;
2025. 3. ESG Disclosures Seminar: “Why and How Should Companies Identify Nature-
Related Risks and Opportunities?” from IDX on February 18, 2025, attended by 1
employee;
4. Executive Seminar on Communication Excellence for Sustainable Growth from
Pertamina Consulting on February 20, 2025, attended by 1 employee;
5. Socialization of the Indonesian Sustainable Finance Taxonomy Version 2 by
the Financial Services Authority (OJK) on February 24, 2025, attended by 4
employees;
6. Webinar on Sustainability Report Awareness from the IDX on February 28, 2025,
attended by 1 employee;
7. Webinar on Sustainability Accounting and Reporting in the Financial Services
from the OJK on March 6, 2025, attended by 2 employees;
8. Webinar on Financing Decarbonization in the Commercial and Light Industry
Supply Chain: Key Takeaways from WWF Indonesia on May 6, 2025, attended by
1 employee;
9. Webinar on Green Finance Transparency from the OJK on May 26, 2025,
attended by 1 employee;
10. Internalizing Integrated Mindset Toward Sustainable Long-Term Creation from
the IICD on May 27-28, 2025, attended by one employee;
11. Asian Exim Banks Forum Training from the AEBF on June 11, 2025, attended by
two employees; and
12. Sustainable Indonesian Finance from the OJK on June 3, 2025, attended by two
employees.
Sustainability Report 2025 711 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 712
Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2025
Achievements of the 2025 Sustainable Finance Action Plan
Periode Aktivitas Tujuan Aktivitas
Period Activities Activity Objectives
Melaksanakan pendampingan kepada
Nasabah yang memiliki potensi dan
Pendampingan Nasabah berdasarkan
rencana untuk meningkatkan pemenuhan
Triwulan II - 2025 roadmap yang telah disepakati bersama.
aspek ESG.
2nd Quarter of 2025 Customer assistance based on a mutually
Providing assistance to potential customers
agreed roadmap.
and plans to improve the fulfillment of ESG
aspects.
Pelaksanaan pilot project pengukuran Melakukan pengukuran Emisi GRK Cakupan
Emisi GRK. 1 dan 2.
Implementation of a pilot project for Conducting measurements of Scope 1 and
measuring GHG emissions. 2 GHG emissions.
artisipasi dalam Joint Program Tanggung Memberikan kontribusi dalam Joint
Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SMV Program TJSL SMV Kementerian Keuangan
Kementerian Keuangan Tahun 2025. Tahun 2025 yang telah disepakati.
Participation in the Ministry of Finance’s SMV Contribute to the Ministry of Finance’s SMV
Corporate Social Responsibility (CSR) Joint CSR Joint Program in 2025 which has been
Program in 2025.. agreed upon.
Melaksanakan program TJSL berdasarkan
Pelaksanaan program TJSL berdasarkan
pilar TJSL yaitu pilar kesehatan,
pilar TJSL LPEI yang menjadi fokus di tahun
pemberdayaan masyarakat, pendidikan
2025.
dan pelatihan.
The implementation of the TJSL program
Implementing the CSR program based on
is based on the Indonesia Eximbank TJSL
the CSR pillars, namely health, community
pillars as the focus in 2025.
empowerment, education, and training.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 712 Sustainability Report 2025
Page 713
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Indikator Pencapaian Pencapaian
Achievement Indicators Achievement
Terdapat Nasabah yang
mendapatkan pendampingan
untuk meningkatkan
pemenuhan aspek ESG
Telah dilakukan proses penjajakan Nasabah yang memiliki potensi dan
dan jika diperlukan dapat
mengagendakan diskusi dengan unit bisnis untuk mengidentifikasi bentuk
menggunakan pihak eksternal
dukungan LPEI yang dapat diberikan pada Nasabah dalam rangka peningkatan
yang ahli di aspek ESG yang
penerapan ESG.
ingin dipenuhi.
An initial engagement process has been conducted to identify potential clients,
Some customers receive
alongside scheduled discussion with business units to assess and define the types
assistance to improve
of support Indonesia Eximbank can provide to enhance ESG implementation.
their ESG compliance and,
if necessary, can engage
external experts in the ESG
aspects they wish to address.
Terlaksananya pilot project
Telah dilakukan pengukuran Emisi GRK untuk Cakupan 2 dan hasil pengukuran
pengukuran Emisi GRK
disampaikan di dalam Laporan Keberlanjutan LPEI pada bulan April 2025.
Cakupan 1 dan 2.
GHG Emission measurements for Scope 2 have been carried out and the
Implementation of the pilot
measurement results are presented in the Indonesia Eximbank Sustainability
project for measuring GHG
Report in April 2025.
emissions in Scopes 1 and 2.
Telah dilakukan beberapa hal dalam proses penyaluran kontribusi yakni:
Survey pertama di bulan Februari bersama seluruh SMV;
1. Pertemuan teknis antara SMV dan Pemerintah Kota Surakarta dan Lembaga
Terlaksananya pemberian Keswadayaan Masyarakat Sangkrah Madani secara daring di bulan April;
kontribusi dalam Joint 2. Site visit ke lokasi TJSL SMV di Surakarta pada bulan Juni;
Program TJSL SMV 3. Koordinasi terkait pemenuhan legalitas untuk penyusunan Perjanjian Kerja
Kementerian Keuangan Tahun Sama masih dilakukan hingga saat ini.
2025 yang telah disepakati. Several steps have been taken in the contribution distribution process, including:
Implementation of the agreed The first survey in February with all SMVs;
contribution to the Ministry 1. An online technical meeting between SMVs, the Surakarta City Government,
of Finance’s SMV CSR Joint and the Sangkrah Madani Community Empowerment Institution in April;
Program in 2025 2. A site visit to SMV’s Corporate Social Responsibility (CSR) location in Surakarta
in June;
3. Coordination regarding the legal requirements for the preparation of the
Cooperation Agreement is still ongoing.
Telah dilaksanakan 2 (dua) program TJSL berdsarkan pilar TJSL pada bulan Maret
2025, antara lain:
1. Pemberian kebutuhan sanitasi (kesehatan), pemberian peralatan berkebun
dan bibit tanaman serta kajian Ramadhan (pemberdayaan masyarakat),
Terlaksananya program
pelatihan tata boga dan sharing session OJK (pendidikan dan pelatihan) di
TJSL berdasarkan pilar
Rumah Tahanan Perempuan Kelas IIA Surabaya; dan
TJSL yaitu pilar kesehatan,
2. Pemberian buku bacaan anak (pendidikan dan pelatihan) di Rumah Baca Ar-
pemberdayaan masyarakat,
Rachman, Jakarta.
pendidikan dan pelatihan.
The implementation of the
Two (2) Corporate Social Responsibility (CSR) programs based on the CSR pillars
CSR program is based on the
were implemented in March 2025, including:
CSR pillars, namely health,
1. Provision of sanitation needs (health), provision of gardening equipment and
community empowerment,
plant seeds, and Ramadan studies (community empowerment), culinary
education, and training.
training and OJK sharing sessions (education and training) at the Class IIA
Surabaya Women’s Detention Center; and
2. Provision of children’s reading books (education and training) at the Ar-
Rachman Reading House, Jakarta.
Sustainability Report 2025 713 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 714
Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2025
Achievements of the 2025 Sustainable Finance Action Plan
Periode Aktivitas Tujuan Aktivitas
Period Activities Activity Objectives
Melaksanakan program TJSL berdasarkan
Pelaksanaan program TJSL berdasarkan
pilar TJSL yaitu pilar kesehatan,
pilar TJSL LPEI yang menjadi fokus di tahun
pemberdayaan masyarakat, pendidikan
Triwulan III - 2025 2025.
dan pelatihan.
3rd Quarter of 2025 The implementation of the CSR program
Conducting the CSR program based on
is based on the Indonesia Eximbank CSR
the CSR pillars, namely health, community
pillars as the focus in 2025.
empowerment, education, and training.
Memberikan pemahaman lebih lanjut bagi
internal LPEI terkait trend, risiko, mitigasi
Pelaksanaan workshop, sosialisasi dan
maupun peluang yang berhubungan
pelatihan ESG dan Keuangan Berkelanjutan.
dengan aspek ESG serta perubahan iklim.
Implementation of workshops, socialization
Providing Indonesia Eximbank with a deeper
and training on ESG and Sustainable
understanding of trends, risks, mitigation,
Finance.
and opportunities related to ESG and
climate change.
Pemantauan realisasi penerapan ESG dan
Memantau penerapan ESG dan Keuangan
Keuangan Berkelanjutan Semester I.
Berkelanjutan di Semester I.
Monitoring the realization of ESG and
Monitoring the implementation of ESG and
Sustainable Finance implementation in
Sustainable Finance in Semester I.
Semester I.
Penjajakan kerja sama dengan mitra
Melakukan penjajakan untuk menjalin kerja
eksternal untuk mendukung penerapan ESG
sama dengan mitra
dan Keuangan Berkelanjutan di LPEI.
eksternal dalam menerapkan ESG dan
Exploring collaboration with external
Keuangan Berkelanjutan.
partners to support the implementation of
Explore opportunities to collaborate with
ESG and Sustainable Finance at Indonesia
external partners in implementing ESG and
Eximbank.
Sustainable Finance.
Melakukan publikasi atas kegiatan-
Pelaksanaan kegiatan publikasi penerapan
kegiatan penerapan Keuangan
Keuangan Berkelanjutan di LPEI.
Berkelanjutan di LPEI.
Implementation of the publication initiative
Publishing information on activities relating
on the application of sustainable finance at
to the implementation of sustainable
Indonesia Eximbank.
finance at Indonesia Eximbank.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 714 Sustainability Report 2025
Page 715
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Indikator Pencapaian Pencapaian
Achievement Indicators Achievement
Terlaksananya program
TJSL berdasarkan pilar
TJSL yaitu pilar kesehatan, Telah dilaksanakan 1 (satu) program TJSL berdasarkan pilar TJSL pemberdayaan
pemberdayaan masyarakat, masyarakat kepada petugas pendukung operasional kantor LPEI berupa paket
pendidikan dan pelatihan. sembako.
The implementation of the 1 (one) CSR program has been implemented based on the CSR pillar of community
CSR program is based on the empowerment for operational support officers at the Indonesia Eximbank office in
CSR pillars, namely health, the form of basic food packages
community empowerment,
education, and training.
Terlaksananya workshop,
sosialisasi dan pelatihan
pendalaman ESG yang diikuti
oleh 80% pegawai LPEI dari unit Telah dilakukan peningkatan kapasitas terkait ESG dan Keuangan Berkelanjutan
bisnis dan manajemen risiko berjudul ESG for Leader: Lead The Change or Be Left Behind dari Prasmul- Eli
hingga Triwulan IV – 2025. tanggal 23 – 24
The implementation of ESG September 2025
workshops, outreach, and A capacity building session related to ESG and Sustainable Finance entitled
in-depth training attended by “ESG for Leaders: Lead the Change or Be Left Behind” was held by Prasmul-Eli on
80% of Indonesia Eximbank September 23-24, 2025.
employees from business and
risk management units until
Quarter IV – 2025.
Terdapat laporan berisi
realisasi penerapan ESG dan
Telah dilakukan pelaporan realisasi penerapan ESG dan Keuangan Berkelanjutan
Keuangan Berkelanjutan
Semester I kepada Direktur yang membidangi ESG dan Board of Management
Semester I.
pada Triwulan III.
The provision of a report
The implementation of ESG and Sustainable Finance in the first semester has been
containing the realization of
reported to the Director in charge of ESG and the Board of Management in the third
ESG and Sustainable Finance
quarter.
implementation in the first
semester.
Terdapat calon mitra yang
sudah dijajaki potensi kerja
Telah dilakukan penjajakan dengan calon mitra
sama dalam mendukung
pendanaan ESG dan Keuangan Berkelanjutan yakni ICD. Kerja sama ini
penerapan ESG dan Keuangan
mendukung penerapan ESG dan Keuangan Berkelanjutan karena melalui proses
Berkelanjutan di LPEI.
screening aspek ESG bagi LPEI dan pipeline penerima dana.
Potential partners have
Exploration has been conducted with a potential ESG and Sustainable Finance
been engaged to explore
funding partner, namely ICD. This collaboration supports the implementation
collaboration opportunities
of ESG and Sustainable Finance by conducting an ESG screening process for
in advancing ESG and
Indonesia Eximbank and the funding recipient pipeline.
Sustainable Finance at
Indonesia Eximbank.
Terdapat publikasi oleh LPEI
maupun media eksternal
terhadap penerapan
Keuangan Berkelanjutan di
LPEI melalui media antara lain Telah dilakukan publikasi mengenai penerapan ESG dan Keuangan
website LPEI, media sosial, Berkelanjutan LPEI sebanyak 7 (tujuh) berita di berbagai media pemberitaan
dan sebagainya. online seperti di swa.co.id, Kompas.com, Kumparan.com, Detik.com, Kontan.co.id,
There have been publications dan sebagainya.
by Indonesia Eximbank and A total of seven news articles have been published regarding Indonesia Eximbank’s
external media regarding the implementation of ESG and sustainable finance across various online news outlets,
implementation of sustainable such as swa.co.id, Kompas.com, Kumparan.com, Detik.com, Kontan.co.id, and
finance at Indonesia Eximbank others.
through various channels,
including the Indonesia
Eximbank website, social
media, and so on.
Sustainability Report 2025 715 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 716
Pencapaian Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan 2025
Achievements of the 2025 Sustainable Finance Action Plan
Periode Aktivitas Tujuan Aktivitas
Period Activities Activity Objectives
Memantau pelaksanaan pendampingan
Penyusunan laporan dan dokumentasi
Nasabah, termasuk pendampingan
pelaksanaan pendampingan Nasabah.
dengan mitra kerja sama (jika ada).
Triwulan IV - 2025 Preparation of reports and documentation
Monitor the implementation of customer
4th Quarter of 2025 of the implementation of customer
assistance, including assistance with
assistance.
cooperation partners (if any).
Evaluasi pelaksanaan pilot project Memantau pelaksanaan pilot project
pengukuran Emisi GRK. pengukuran Emisi GRK Cakupan 1 dan 2.
Evaluation of the implementation of the Monitoring the implementation of the pilot
GHG Emission Measurement Pilot Project. project for measuring Scope 1 and 2 GHG
emissions.
Pemantauan realisasi penerapan ESG dan
Memantau penerapan ESG dan Keuangan
Keuangan Berkelanjutan Semester II.
Berkelanjutan di Semester II.
Monitoring the realization of ESG and
Monitoring the implementation of ESG and
Sustainable Finance implementation in
Sustainable Finance in Semester II.
Semester II.
Laporan tingkat pemenuhan atas
Bentuk pemenuhan atas perbaikan
perbaikan penerapan Keuangan
penerapan Keuangan Berkelanjutan sesuai
Berkelanjutan sesuai tanggapan dari OJK
tanggapan dari OJK (jika ada)
(jika ada)
Form of fulfillment of improvements in the
Report on the level of compliance with
implementation of Sustainable Finance
improvements in the implementation
according to the response from the OJK (if
of Sustainable Finance according to the
any)
response from the OJK (if any)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 716 Sustainability Report 2025
Page 717
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Indikator Pencapaian Pencapaian
Achievement Indicators Achievement
Terdapat pelaporan dan
dokumentasi pendampingan Telah dilakukan peningkatan kapasitas Pegawai terkait aspek ESG sebagai
Nasabah oleh LPEI maupun langkah awal untuk membantu proses pendampingan Nasabah. Adapun terkait
pendampingan Nasabah pipeline Nasabah yang akan dilakukan pendampingan masih dalam tahap seleksi
dengan mitra kerja sama dan evaluasi berdasarkan informasi penerapan aspek ESG di masing- masing
(jika ada). kegiatan usaha.
Reporting and documentation Employee capacity building related to ESG aspects has been carried out as an
of customer assistance by initial step to assist the customer mentoring process. The pipeline of customers
Indonesia Eximbank as well who will be mentored is still under selection and evaluation based on information
as customer assistance with on the implementation of ESG aspects in each business activity.
cooperation partners (if any).
Terdapat hasil evaluasi pelaksanaan pengukuran Emisi GRK Cakupan 2 yang
Terdapat hasil dan evaluasi
menunjukkan perlunya penguatan sistem pencatatan dan pengelolaan data agar
pelaksanaan pilot project
lebih konkret dan sesuai dengan standar pelaporan emisi GRK, mengingat data
pengukuran Emisi GRK
yang tersedia saat ini masih terbatas untuk analisis komprehensif.
Cakupan 1 dan 2.
The evaluation results of the implementation of Scope 2 GHG emissions
The provision of results and
measurements indicate the need to strengthen the data recording and
evaluation of the pilot project
management system to be more concrete and compliant with GHG emissions
for measuring Scope 1 and 2
reporting standards, given that currently available data is still limited for
GHG emissions.
comprehensive analysis.
Telah dilakukan evaluasi dan pelaporan realisasi penerapan ESG dan Keuangan
Terdapat laporan berisi Berkelanjutan hingga bulan Oktober yang disampaikan kepada Unit Kerja yang
realisasi penerapan ESG dan membidangi perencanaan strategis dan transformasi. Pelaporan realisasi
Keuangan Berkelanjutan Triwulan I – IV seluruhnya akan disampaikan pada Laporan Keberlanjutan
Semester II. Tahun 2025.
The provision of a report An evaluation and reporting of ESG and Sustainable Finance implementation
containing the realization of through October has been conducted, and this information has been submitted to
ESG and Sustainable Finance the Work Unit responsible for strategic planning and transformation.
implementation in Semester II. The full reporting of implementation for Quarters I-IV will be presented in the 2025
Sustainability Report.
Menyampaikan laporan
tingkat pemenuhan atas
perbaikan penerapan
Keuangan Berkelanjutan
sesuai tanggapan dari OJK
(jika ada) N/A (untuk saat ini).
Submit a report on the N/A for now.
level of compliance with
improvements in the
implementation of Sustainable
Finance in accordance with
the response from the OJ
(if any).
Sustainability Report 2025 717 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 718
Program Kerja Work Program
LPEI telah membuat roadmap Rencana Aksi Indonesia Eximbank has developed a Sustainable
Keuangan Berkelanjutan sejak tahun 2020. Sebagai Finance Action Plan roadmap since 2020. As a form
bentuk penerapan ESG, LPEI membentuk unit kerja of ESG implementation, Indonesia Eximbank has
yang membidangi ESG, menerbitkan peraturan established a work unit responsible for ESG, issued
internal terkait penerapan ESG melalui Keuangan internal regulations related to ESG implementation
Berkelanjutan, dan melaksanakan pelatihan through Sustainable Finance, and conducted
maupun sharing session bertemakan ESG kepada ESG-themed training and sharing sessions for all
seluruh pegawai. LPEI mengembangkan Roadmap employees. Indonesia Eximbank has developed
5 tahun sejak tahun 2020 yang bertujuan untuk a 5-year Roadmap since 2020, in order to keep
mengikuti perkembangan ESG. Roadmap ini juga abreast of ESG developments. This roadmap
mencakup program Tanggung Jawab Sosial dan also includes non-partnership Corporate Social
Lingkungan (TJSL) Non Program Kemitraan dalam Responsibility (CSR) programs in the form of
bentuk Bantuan yang berfokus pada dampak assistance that focus on sustainable social and
sosial dan lingkungan yang berkelanjutan. environmental impacts.
Rencana 5 (Lima) Tahunan 5 Five-Year Plan
Roadmap Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan The Sustainable Finance Action Plan Roadmap for
untuk periode 5 (lima) Tahunan yaitu tahun 2025 the five-year period 2025–2029 is as follows:
– 2029 adalah sebagai berikut:
Road Map 5 (Lima) Tahunan Penerapan RAKB
5 (Five) Year Road Map for RAKB Implementation
Target Kegiatan Tahun
Sasaran Strategis Indikator Keberhasilan Year
Prioritas
Strategic Objectives Success Indicators
Priority Activity Targets 2025 2026 2027 2028 2029
1. Tersedianya a. Terlaksananya i. Terlaksananya
kapasitas sumber peningkatan peningkatan
daya manusia kapasitas SDM LPEI kapasitas SDM melalui
untuk menjalankan terkait Keuangan workshop/ sosialisasi/
Keuangan Berkelanjutan pelatihan terkait
Berkelanjutan Implementation ESG serta Keuangan
Availability of human of LPEI human Berkelanjutan
resource capacity resource capacity di lingkungan
to implement building related to Kelembagaan dan
Sustainable Finance Sustainable Finance Kegiatan Usaha
Implementation of
human resource
capacity building
through workshops/
socialization/training
related to ESG and
Sustainable Finance
within the Institutional
and Business
Environment.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 718 Sustainability Report 2025
Page 719
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Road Map 5 (Lima) Tahunan Penerapan RAKB
5 (Five) Year Road Map for RAKB Implementation
Target Kegiatan Tahun
Sasaran Strategis Indikator Keberhasilan Year
Prioritas
Strategic Objectives Success Indicators
Priority Activity Targets 2025 2026 2027 2028 2029
2. Terbangunnya b. Terlaksananya ii. Terlaksananya
proses pemenuhan Keuangan kegiatan publikasi
aspek lingkungan Berkelanjutan di pelaksanaan
dan sosial baik dalamlingkup Keuangan
di dalam lingkup Lembagadan Berkelanjutan di LPEI
Kelembagaan dan Kegiatan Usaha Implementation of
Kegiatan Usaha secara bertahap publication activities
Establishing a Gradual on sustainable
process for fulfilling Implementation of finance at Indonesia
environmental and Sustainable Finance Eximbank
social aspects both within the scope
within the scope of Institutions and iii. Tersusunnya laporan
of Institutions and Business Activities internal pemantauan
Business Activities. penerapan Keuangan
Berkelanjutan internal
secara semesteran
The preparation of
semi-annual internal
monitoring reports on
the implementation of
Sustainable Finance.
iv. Penerapan due
diligence aspek ESG
terhadap penerapan
ESG Kegiatan Usaha
Implementation of
ESG due diligence
for ESG in business
activities
v. Terdapat produk
yang memfokuskan
pada sektorusaha
berkelanjutan
Availability of
products that focus
on the sustainable
business sector.
Sustainability Report 2025 719 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 720
Road Map 5 (Lima) Tahunan Penerapan RAKB
5 (Five) Year Road Map for RAKB Implementation
Target Kegiatan Tahun
Sasaran Strategis Prioritas Indikator Keberhasilan Year
Strategic Objectives Priority Activity Success Indicators
Targets 2025 2026 2027 2028 2029
vi. Tersedianya sumber dana
bertemakan ESG/SDGs
Availability of ESG/SDG-
themed funding sources
vii. Tersusunnya laporan
pelaksanaan Keuangan
Berkelanjutan kepada OJK
Preparation of a report on the
implementation of Sustainable
Finance for the Financial
Services Authority (OJK)
viii. Evaluasi atas penerapan
Keuangan Berkelanjutan LPEI
(Kelembagaan dan Kegiatan
Usaha)
c. Tersusunnya Evaluation of Indonesia
rencana Eximbank's Sustainable
perbaikan Finance Implementation
penerapan (Institutional and Business
Keuangan Activities)
Berkelanjutan
Preparation ix. Laporan tingkat pemenuhan
of plan to atas perbaikan penerapan
improve the Keuangan Berkelanjutan
implementation sesuai tanggapan dari OJK
of Sustainable Compliance level report
Finance on improvements to the
implementation of Sustainable
Finance based on responses
from the Financial Services
Authority (OJK).
x. Tersedianya pilot project
rencana pendampingan pada
d. Terdapat sektor prioritas ESG Kegiatan
pendampingan Usaha
pada nasabah Availability of a pilot project
3. Pendampingan pada
dari sektor for a mentoring plan in the
sektor prioritas ESG
prioritas ESG ESG priority sector of Business
Kegiatan Usaha
Kegiatan Usaha Activities
Assistance in ESG
Assistance is
priority sectors of xi. Tersedianya rencana
provided to
business activities pendampingan pada sektor
customers from
ESG-priority prioritas ESG Kegiatan Usaha
business sectors. Availability of mentoring
plans in priority ESG sectors of
Business Activities
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 720 Sustainability Report 2025
Page 721
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Road Map 5 (Lima) Tahunan Penerapan RAKB
5 (Five) Year Road Map for RAKB Implementation
Target Kegiatan Tahun
Sasaran Strategis Prioritas Indikator Keberhasilan Year
Strategic Objectives Priority Activity Success Indicators
Targets 2025 2026 2027 2028 2029
e. Terdapat
pelaksanaan
4. Terlaksananya TJSL/CSR untuk
xii. Terlaksananya Joint Program
Tanggung Jawab Joint Program
TJSL SMV Kementerian
Sosial dan SMV Kementerian
Keuangan
Lingkungan (TJSL) Keuangan
Implementation of the Ministry
atau Corporate TJSL/CSR
of Finance's Joint TJSL SMV
Social Responsibility implementation
Program
(CSR) yang berfokus for the SMV Joint
dan terstruktur Program Ministry
Implementation of Finance
of focused and f. Terdapat
structured Social xiii. Terlaksananya program TJSL/
pelaksanaan
and Environmental CSR dengan memperhatikan
TJSL/CSR di LPEI
Responsibility (TJSL) pilar TJSL/CSR di LPEI
The
or Corporate Social Implementation of the TJSL/
implementation
Responsibility (CSR) CSR program by paying
of TJSL/CSR
attention to the TJSL/CSR
at Indonesia
pillars at Indonesia Eximbank
Eximbank
g. Laporan
Keberlanjutan
mendapat
assurance xiv. Terdapat assurance
5. Limited Assurance
sesuai dengan atau verifikasi Laporan
dalam Laporan
ketentuan yang Keberlanjutan dari pihak
Keberlanjutan
berlaku ketiga
Limited Assurance
Assurance in Assurance or verification of
at the Sustainability
Sustainability the Sustainability Report from
Report
Reports in a third party
accordance
with applicable
regulations
h. Terdapat xv. Tersedianya pilot hasil
penerapan perhitungan Emisi Gas Rumah
pemantauan Kaca untuk Cakupan 1 dan 2
emisi yang Availability of pilot Greenhouse
6. Perhitungan Emisi Gas Emission calculation
terpadu untuk
Gas Rumah Kaca results for Scope 1 and 2
pengurangan
Calculation of
emisi xvi. Tersedianya hasil perhitugan
Greenhouse Gas
Integrated Emisi Gas Rumah Kaca secara
Emissions
emission berkelanjutan
monitoring Continuous availability of
to reduce Greenhouse Gas Emission
emissions. calculation results
i. Terdapat xvii. Terdapat keikutsertaan
7. Memperoleh ESG/ optimalisasi dalam rating bertema ESG/
Sustainability Rating penerapan ESG Sustainability
Obtain ESG/ dan Keuangan Participation in ESG/
Sustainability Rating Berkelanjutan Sustainability themed
agar memenuhi ratings
Sustainability Report 2025 721 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 722
Road Map 5 (Lima) Tahunan Penerapan RAKB
5 (Five) Year Road Map for RAKB Implementation
Target Kegiatan Tahun
Sasaran Strategis Prioritas Indikator Keberhasilan Year
Strategic Objectives Priority Activity Success Indicators
Targets 2025 2026 2027 2028 2029
standar untuk
mendapat ESG/
Sustainability
rating.
Optimization
of ESG and
Sustainable
Finance
implementation
is underway
to meet the
standards
for obtaining
an ESG/
Sustainability
rating.
j. Tersedianya
sistem evaluasi
berbasis xviii.Terlaksananya evaluasi
teknologi untuk berbasis teknologi untuk
memantau dan memantau dan melaporkan
melaporkan dampak sosial dan
8. Penerapan sistem
dampak sosial lingkungan atas penerapan
evaluasi Keuangan
dan lingkungan Keuangan Berkelanjutan di
Berkelanjutan
LPEI LPEI
berbasis teknologi
Availability of Implementation of
8. Implementation of
a technology- technology-based
a technology-based
based evaluation evaluations to monitor
Sustainable Finance
system to and report the social and
evaluation system
monitor and environmental impacts
report Indonesia of the implementation of
Eximbank’s Sustainable Finance at
social and Indonesia Eximbank.
environmental
impacts
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 722 Sustainability Report 2025
Page 723
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Visi dan Misi Keberlanjutan [OJK C.1]
Sustainability Vision and Mission
Visi Vision
Menjadi Eximbank yang unggul dan kredibel To become an excellent and credible Eximbank
dalam mendorong ekspor nasional yang in promoting nationally competitive exports
berdaya saing tinggi pada tataran global dengan at the global level, with due consideration for
memperhatikan aspek lingkungan dan sosial environmental and social aspects
Misi Mission
1. Mendorong kesinambungan iklim usaha yang 1. Encourage a sustainable business climate
kondusif bagi pertumbuhan ekspor nasional conducive to the growth of national exports,
yang berkelanjutan dengan memperhatikan taking into account environmental and social
aspek lingkungan dan sosial. aspects.
2. Memberikan layanan pembiayaan ekspor 2. Provide high-quality national export financing
nasional dan jasa konsultasi yang berkualitas and consultancy services as solutions to
sebagai solusi terhadap kebutuhan ekspor Indonesia’s export needs.
Indonesia.
3. Meningkatkan kemampuan pelaku usaha, 3. Enhance the capabilities of businesses,
termasuk usaha kecil dan menengah, untuk including small and medium enterprises, to
menghasilkan produk berorientasi ekspor produce export-oriented products that are
yang unggul dan berdaya saing serta ramah excellent, competitive, and environmentally
lingkungan. friendly.
Membangun Budaya Keberlanjutan
[OJK F.1] [GRI 2-24]
Building a Sustainability Culture
LPEI mendorong seluruh karyawan untuk Indonesia Eximbank encourages all employees
mengadopsi budaya Green Office Lifestyle dan to adopt a Green Office lifestyle and consistently
secara konsisten menerapkan praktik ramah implement environmentally friendly practices in
lingkungan dalam operasional sehari-hari. their daily operations. This initiative begins with
Inisiatif ini dimulai dari langkah sederhana simple steps such as reducing paper usage in
seperti mengurangi penggunaan kertas pada administrative work through optimized document
administrasi kerja melalui optimalisasi digitalisasi digitization, saving electricity, and minimizing
dokumen, hemat energi listrik, serta pengurangan plastic and styrofoam packaging that are difficult
kemasan plastik dan styrofoam yang sulit didaur to recycle.
ulang.
Pada level strategis, pengembangan budaya At the strategic level, the development of a
keberlanjutan mencakup: sustainability culture includes:
1. Penyusunan kebijakan, manual, serta 1. The formulation of policies, manuals, and
prosedur penerapan Rencana Aksi Keuangan procedures for the implementation of the
Berkelanjutan (RAKB). Sustainable Finance Action Plan (RAKB).
Sustainability Report 2025 723 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 724
2. Penyesuaian struktur organisasi dan penguatan 2. Adjustments to the organizational structure
sumber daya manusia untuk pengelolaan and strengthening of human resources for
RAKB. RAKB management.
3. Integrasi aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata 3. Integration of Environmental, Social,
Kelola (ESG) dalam pengelolaan portofolio and Governance (ESG) aspects into the
pembiayaan. management of the financing portfolio.
Upaya ini juga meluas ke mitra eksternal, These efforts also extend to external partners,
khususnya pelaku usaha ekspor sebagai nasabah particularly export-oriented businesses as
LPEI, melalui pendampingan dan pelatihan untuk Indonesia Eximbank clients, through mentoring
penerapan ESG demi produk ekspor berdaya and training on ESG implementation to produce
saing global. Implementasi nyata terlihat pada globally competitive export products. A tangible
program Desa Devisa, di mana LPEI berkontribusi example of this is seen in the Desa Devisa
meningkatkan kapasitas usaha, kesejahteraan program, where Indonesia Eximbank contributes to
masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi. enhancing business capacity, community welfare,
and economic growth.
Kontribusi pada Pencapaian SDGs
Contribution to the Achievement of SDGs
LPEI secara aktif mendukung pencapaian Indonesia Eximbank actively supports the
Sustainable Development Goals (SDGs) secara achievement of the Sustainable Development Goals
keseluruhan melalui kontribusi program dan (SDGs) as a whole through the contributions of its
aktivitas bisnisnya. Meskipun demikian, sesuai programs and business activities. Nevertheless, in
dengan karakteristik operasional dan inisiatif accordance with the operational characteristics
strategis yang dijalankan, LPEI mengutamakan and strategic initiatives undertaken, Indonesia
sejumlah tujuan SDGs tertentu sebagai prioritas Eximbank prioritizes certain SDG goals as key focus
utama. Pendekatan ini memastikan dampak areas. This approach ensures a more targeted and
keberlanjutan yang lebih terarah dan terukur bagi measurable sustainability impact for the relevant
pemangku kepentingan terkait. stakeholders.
Pencapaian Utama Tujuan SDGs
Main Achievement of SDG Goals
Tujuan Keberlanjutan Peran LPEI
Sustainability Goals LPEI’s Role
Program Desa Devisa berbasis community development
The Go Export Village Program which conducted based on community
development.
Pengembangan kompetensi karyawan melalui pelatihan terstruktur, disertai
workshop dan pelatihan khusus bagi masyarakat untuk memperkuat kapasitas
usaha ekspor
Employee competency development through structured training programs,
complemented by workshops and specialized training for the community to
strengthen export business capacity.
Proporsi pegawai wanita di LPEI mencerminkan komitmen kuat terhadap
kesetaraan gender dalam kesempatan kerja dan pengembangan karir.
Keberadaan ini menunjukkan akses yang adil bagi perempuan untuk
menduduki posisi strategis serta mendapatkan promosi berdasarkan
kompetensi.
The proportion of female employees at Indonesia Eximbank reflects a strong
commitment to gender equality in employment and career development. This
demonstrates equitable access for women to occupy strategic positions and
receive promotions based on competence.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 724 Sustainability Report 2025
Page 725
Komitmen Keberlanjutan
Sustainability Commitment
Pencapaian Utama Tujuan SDGs
Main Achievement of SDG Goals
Tujuan Keberlanjutan Peran LPEI
Sustainability Goals LPEI’s Role
Pencapaian realisasi pembiayaan sebesar Rp11,64 triliun untuk Usaha
Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berperan signifikan dalam mendorong
penciptaan lapangan kerja baru.
The realization of financing amounting to Rp11.64 trillion for Micro, Small, and
Medium Enterprises (MSMEs) plays a significant role in driving the creation of
new job opportunities.
Pembiayaan inklusif LPEI membuka akses peluang bagi berbagai lapisan
masyarakat untuk berkembang secara merata, khususnya komunitas di
wilayah terpencil.
Indonesia Eximbank’s inclusive financing provides access to opportunities for all
segments of society to develop equitably, particularly communities in remote
areas.
LPEI menerapkan budaya Green Office Lifestyle guna meningkatkan efisiensi
konsumsi energi dan mendorong pengurangan emisi karbon.
Indonesia Eximbank has implemented a Green Office Lifestyle to enhance
energy consumption efficiency and significantly reduce carbon emissions.
LPEI menjalin sinergi strategis dengan berbagai pemangku kepentingan untuk
memperkuat implementasi pembiayaan hijau yang berkelanjutan.
Indonesia Eximbank forges strategic synergies with various stakeholders to
strengthen the implementation of sustainable green financing.
Sustainability Report 2025 725 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 726
Tata Kelola Keberlanjutan Sustainability Governance Tata kelola keberlanjutan LPEI dijalankan secara terintegrasi dan akuntabel, sebagai fondasi dalam memastikan setiap keputusan bisnis memberikan nilai yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. The sustainability governance of Indonesia Eximbank is implemented in an integrated and accountable manner, serving as a foundation to ensure that every business decision delivers responsible and sustainable value. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 726 Sustainability Report 2025
Page 727
03
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sustainability Report 2025 727 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 728
Penanggung Jawab Penerapan
keuangan Berkelanjutan [GRI 2-9, 2-12, 2-13] [OJK E.1]
Those in Charge of Sustainable Finance Implementation
LPEI telah membentuk unit khusus untuk mendukung LPEI has established a dedicated unit to support the
implementasi prinsip ESG serta menerbitkan implementation of ESG principles and has issued
Kebijakan Keuangan Berkelanjutan melalui PDD No. the Sustainable Finance Policy through PDD No.
0012/10/PDD/2022. Meskipun demikian, terdapat 0012/10/PDD/2022. Nevertheless, certain Officials
sejumlah Pejabat dan Unit Kerja yang ditetapkan and Work Units have been designated as the
sebagai penanggung jawab utama pelaksanaan primary parties responsible for the implementation
Keuangan Berkelanjutan, dengan rincian sebagai of Sustainable Finance, with details as follows:
berikut:
Pembagian Tanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Segregation of Responsibilities in Sustainable Finance Implementation
Unit/Pejabat Peran dan Tanggung Jawab
Unit/Officer Role and Responsibility
• Menyetujui Kebijakan terkait Keuangan Berkelanjutan.
• Melakukan pengawasan terkait penerapan Keuangan Berkelanjutan di LPEI
Dewan Direktur • Menyetujui RAKB tahun berjalan.
Board of Directors • Approve Policies related to Sustainable Finance.
• Supervise the implementation of Sustainable Finance in Indonesia Eximbank
• Approve the current year's RAKB.
• Menetapkan ketentuan pengelolaan dan penerapan aspek ESG untuk lingkup
Kelembagaan dan Kegiatan Usaha.
• Menetapkan struktur organisasi (satuan kerja) termasuk kewenangan dan tanggung
jawab terkait pengelolaan dan penerapan ESG.
• Memantau kepatuhan dan memberikan arahan perbaikan pengelolaan dan
Direktur Eksekutif pelaksanaan ESG dalam lingkup Kelembagaan dan Kegiatan Usaha.
Executive Director • Establish provisions for the management and application of ESG aspects for the
scope of institutional and business operations.
• Establish the organizational structure (work unit) including authority and responsibility
related to ESG management and implementation.
• Monitor compliance and provide direction for improving ESG management and
implementation within the scope of Institutions and Business Activities.
Membantu Direktur Eksekutif dalam pelaksanaan kegiatan ESG Kelembagaan dan
Direktur Pelaksana Kegiatan Usaha
Managing Director Assist the Executive Director in the implementation of Institutions ESG activities and
Business Activities.
• Menyusun rancangan peraturan internal untuk menunjang pengelolaan dan
penerapan ESG di LPEI.
• Melakukan pengkinian peraturan internal LPEI sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
Unit yang membidangi memastikan pedoman ESG memenuhi ketentuan terkait lingkungan dan sosial
ESG • Drafting internal regulations to support the management and implementation of ESG
Unit in charge of ESG in Indonesia Eximbank.
• Updating the Institution’s internal regulations in accordance with applicable
regulations, ensuring that ESG guidelines meet environmental and social related
requirements.
• Melakukan identifikasi kebutuhan spesifik keahlian dan juga pelatihan terkait dengan
satuan kerja pengelola dan penerapan ESG.
• Memastikan kecukupan pelatihan dan pembinaan pengelola lingkungan, kesehatan
dan keselamatan kerja, serta ketenagakerjaan kepada pegawai LPEI.
Unit yang membidangi • Membuat program pelatihan dan pembinaan pengelolaan lingkungan, kesehatan
Sumber Daya Manusia dan keselamatan kerja, serta ketenagakerjaan kepada pegawai LPEI.
Unit in charge of Human • Identify specific needs for expertise and also training related to the ESG management
Resources and implementation of work unit.
• Ensure adequate training and coaching of environmental, occupational health and
safety, and employment managers to employees.
• Create training programs and guidance on environmental management,
occupational health and safety, and employment for employees.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 728 Sustainability Report 2025
Page 729
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Pembagian Tanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
Segregation of Responsibilities in Sustainable Finance Implementation
Unit/Pejabat Peran dan Tanggung Jawab
Unit/Officer Role and Responsibility
Unit yang • Membuat program aktivitas Kelembagaan dalam rangka memenuhi ketentuan
mengkoordinasikan pedoman ESG Kelembagaan terkait lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja,
ESG dan berkolaborasi serta ketenagakerjaan.
antara unit kerja • Melakukan identifikasi kesesuaian pedoman ESG Kelembagaan terhadap komitmen,
yang membidangi budaya dan etika LPEI.
umum, sumber • Melakukan sosialisasi kepada setiap unit di LPEI atas pedoman ESG Kelembagaan.
daya manusia, • Melaksanakan program aktivitas terkait ESG Kelembagaan.
transformation • Melakukan pelaporan kepada Direktur Eksekutif mengenai realisasi hasil
office and culture, implementasi ESG Kelembagaan secara semesteran.
operations, IT, dan • Create institutional activity programs in order to meet the provisions of Institutional
komunikasi ESG guidelines related to the environment, occupational health and safety, and
Unit that coordinates employment.
ESG and collaborates • Identify the conformity of Institutional ESG guidelines to Indonesia Eximbank’s
between work units commitment, culture and ethics
in charge of general, • Conduct dissemination to each unit in Indonesia Eximbank based on Institutional ESG
human resources, guidelines.
transformation office • Implement activities programs related to Institutional ESG.
and culture, operations, • Reporting to the Executive Director regarding the realization of the results of
IT, and communication Institutional ESG implementation on a semi-annual basis.
• Melakukan identifikasi kesesuaian antara penerapan dengan pedoman ESG Kegiatan
Usaha LPEI (nasabah/ sektor).
• Melakukan sosialisasi kepada unit kerja terkait di LPEI dan nasabah tertentu atas
pedoman ESG Kegiatan Usaha.
Unit yang membidangi • Melakukan pemantauan dan pendampingan dalam pengelolaan dan penerapan
ESG Kegiatan Usaha dan ESG Kegiatan Usaha.
berkolaborasi antara • Melakukan pelaporan kepada manajemen mengenai realisasi hasil implementasi
unit yang membidangi ESG Kegiatan Usaha secara triwulanan.
bisnis termasuk jasa • Menyusun RAKB untuk mendapatkan persetujuan Direktur Eksekutif dan Dewan
konsultasi, portofolio Direktur yang selanjutnya disampaikan kepada regulator.
manajemen, dan • Menyusun Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) untuk mendapatkan
komunikasi persetujuan Direktur Eksekutif yang selanjutnya dilaporkan kepada regulator.
Unit in charge of ESG • Identify the suitability between the implementation and the ESG guidelines for
Business Activities and Indonesia Eximbank Business Activities (Customer/sector).
collaborate between • Conduct dissemination to related work units at Indonesia Eximbank and certain
work units in charge customers based on ESG guidelines for Business Activities.
of business including • Monitoring and assisting in the management and implementation of ESG Business
advisory services, Activities.
portfolio management, • Reporting to management regarding the realization of the results of ESG
and communication implementation of Business Activities on a quarterly basis.
• Prepare the RAKB to obtain approval from the Executive Director and Board of
Directors which is then submitted to the regulator.
• Prepare a Sustainability Report to obtain approval from the Executive Director, which
is then reported to the regulator.
Struktur tata kelola LPEI memastikan pemisahan Indonesia Eximbank’s governance structure
yang jelas antara fungsi pengawasan oleh Dewan ensures a clear separation between the supervisory
Direktur dan fungsi operasional yang dipimpin function of the Board of Directors and the
Direktur Eksekutif dengan dukungan Direktur operational function led by the Executive Director
Pelaksana, sesuai regulasi yang berlaku.[ESG G-03] with the support of the Managing Directors, in
accordance with applicable regulations. [ESG G-03]
Pengangkatan Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif The appointment of the Board of Directors and
dilakukan melalui penunjukan Menteri Keuangan Managing Directors is carried out through the
berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK). designation by the Minister of Finance based on
Proses nominasi melibatkan tahapan terstruktur Minister of Finance Decree. The nomination process
yang diuraikan secara rinci dalam pembahasan for both positions involves structured stages,
suksesi Direktur Pelaksana pada Bab Tata Kelola which are detailed in the discussion on Managing
Lembaga. Adapun pengangkatan Direktur Director succession in Board of Director Decree.
Pelaksana dilakukan melalui penunjukan Dewan [ESG G-04, G-06]
Direktur berdasarkan Keputusan Dewan Direktur
(KDD). [ESG G-04, G-06]
Sustainability Report 2025 729 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 730
Pengembangan Kompetensi terkait
Keuangan Berkelanjutan [OJK E.2] [ESG G-05] [GRI FS4, 2-17]
Competency Development on Sustainable Finance
Sebanyak 41 karyawan LPEI pada tahun 2025 telah In 2025, a total of 41 Indonesia Eximbank employees
mengikuti berbagai pelatihan dan sosialisasi participated in various trainings and socialization
mengenai keuangan berkelanjutan. Peserta programs on sustainable finance. Participants
mencakup seluruh unit pengelola keberlanjutan, included all sustainability management units,
termasuk organ tata kelola seperti Dewan Direktur, including governance organs such as the Board of
Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana, serta Directors, Executive Director, Managing Directors,
karyawan dari berbagai divisi lainnya. Program as well as employees from various other divisions.
ini memperkuat kapabilitas organisasi dalam This program strengthens the organization’s
mengimplementasikan praktik keberlanjutan capability to implement sustainability practices in
secara terintegrasi. an integrated manner.
Tanggal
Program Pelatihan Penyelenggara Jumlah Peserta
Pelaksanaan
Training Program Organizer Participants
Training Date
Sosialisasi ESG Reporting dari IDX 22 Januari 2 orang
IDX
IDX ESG Reporting Socialization January 22 2 People
Targeted Workshop Penyusunan User Guidance
Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia
(TKBI) versi 2 6 Februari 2 orang
OJK
Targeted Workshop on Developing User Guidance for February 6 2 People
the Indonesian Sustainable Finance Taxonomy (TKBI)
Version 2
Seminar ESG Disclosure: Why and How Should
Companies Identify Nature-related Risks and
Opportunities 8 Februari 1 orang
IDX
ESG Disclosure Seminar: Why and How Companies February 8 1 Person
Should Identify Nature-Related Risks and Opportunities
Executive Seminar: Communication
Executive Seminar Communication Excellence
Pertamina 20 Februari 1 orang
Sustainable Growth
Consulting February 20 1 Person
Excellence for Sustainable Growth
Sosialisasi Taksonomi Keuangan Berkelanjutan
Indonesia Versi 2 24 Februari 4 orang
OJK
Socialization of the Indonesian Sustainable Finance February 24 4 People
Taxonomy Version 2
Webinar Sustainability Report Awareness 28 Februari 1 orang
IDX
Sustainability Report Awareness Webinar February 28 1 Person
Webinar Sustainability Accounting and Reporting in
the Financial Services 6 Maret 2 orang
OJK
Sustainability Accounting and Reporting in the March 6 2 People
Financial Services Webinar
Webinar Financing Decarbonisation in the
Commercial and Light Industry Supply Chain: Key
6 Mei 1 orang
Takeaways WWF
May 6 1 Person
Financing Decarbonization in the Commercial and
Light Industry Supply Chain: Key Takeaways
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 730 Sustainability Report 2025
Page 731
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Tanggal
Program Pelatihan Penyelenggara Jumlah Peserta
Pelaksanaan
Training Program Organizer Participants
Training Date
Webinar Transparansi Keuangan Hijau 26 Mei 1 orang
OJK
Green Finance Transparency Webinar May 26 1 Person
Internalizing Integrated Mindset Toward Sustainable
Long Term Creation 27 – 28 Mei 1 orang
IICD
Internalizing an Integrated Mindset Toward May 27 - 28 1 Person
Sustainable Long-Term Creation
Keuangan Indonesia Berkelanjutan 3 Juni 2 orang
OJK
Sustainable Indonesian Finance June 3 2 People
Asian Exim Banks Forum Training 11 Juni 2 orang
AEBF
Asian Exim Banks Forum Training June 11 2 People
ESG for Leader: Lead The Change or Be Left Behind 23 – 24 September 2 orang
Prasmul-Eli
ESG for Leaders: Lead the Change or Be Left Behind September 23 -24 2 Person
ESG Sustainability Risk Management 20 Oktober 19 orang
Swiss RE
ESG Sustainability Risk Management October 20 19 People
Sustainability Report 2025 731 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 732
Pengelolaan dan Mitigasi Risiko
Keuangan Berkelanjutan [OJK E.3] [GRI 2-24] [GRI FS9]
Employee Turnover and Recruitment
Penerapan keuangan berkelanjutan di LPEI The implementation of sustainable finance at
menghadapi sejumlah tantangan dan risiko Indonesia Eximbank faces several challenges and
yang dikelola melalui pendekatan kehati-hatian risks, which are managed through a prudential
serta Prinsip Four Eyes dalam tahap identifikasi, approach and the Four Eyes Principle during the
pengendalian, pemantauan, dan mitigasi. stages of identification, control, monitoring, and
Proses ini diwujudkan melalui siklus terintegrasi mitigation. This process is carried out through an
yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, integrated cycle that includes planning, execution,
monitoring, pelaporan, serta kerangka perbaikan monitoring, reporting, and a framework for
berkelanjutan. continuous improvement.
Meskipun demikian, LPEI belum menetapkan Nevertheless, Indonesia Eximbank has not
kebijakan khusus voting policy untuk pemegang established a specific voting policy for shareholders
saham terkait isu keberlanjutan dalam RUPS, regarding sustainability issues in the General
mengingat status kepemilikan 100% oleh Meeting of Shareholders (GMS), considering
pemerintah tanpa pembagian saham.[GRI FS12] its 100% government ownership without share
distribution. [GRI FS12]
Pada tahun 2025, risiko-risiko terkait implementasi In 2025, the risks related to the implementation of
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) the Sustainable Finance Action Plan (RAKB) that
yang telah berhasil dikelola oleh LPEI adalah have been successfully managed by Indonesia
sebagai berikut: Eximbank are as follows:
Jenis dan Potensi Risiko Keberlanjutan
Types and Potential of Sustainability Risks
Topik Risiko Mitigasi
Topic Risks Mitigation
Lingkungan Risiko Kredit Risiko Kredit
Environment Risiko yang muncul akibat 1. Sebelum menyalurkan kredit, LPEI
Risiko Kredit penyaluran kredit ketika nasabah melakukan due diligence secara ketat
Credit Risk tidak memenuhi kewajiban terhadap profil risiko nasabah;
perjanjian pembiayaan, 2. LPEI memperhatikan aspek-aspek ESG
Sosial khususnya terkait kepatuhan dalam menyalurkan kredit ke sektor
Social terhadap covenant ESG yang tertentu terutama yang masuk kategori
Risiko Operasional disepakati berisiko tinggi;
(khususnya terkait Credit Risk 3. Melakukan pemantauan dan pembinaan
ketenagakerjaan) Risks arising from the kepada nasabah.
Operational Risk (especially disbursement of loans when Credit Risk
regarding employment) borrowers fail to fulfill the 1. Prior to extending credit, LPEI conducts
financing agreement obligations, rigorous due diligence on the customer’s
Tata Kelola particularly regarding compliance risk profile;
Governance with the agreed ESG covenants. 2. LPEI takes ESG aspects into account
1. Risiko Kepatuhan when extending credit to certain sectors,
2. Risiko Reputasi particularly those categorized as high-risk;
1. Compliance Risk 3. Conducts monitoring and guidance for
2. Reputation Risk customers.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 732 Sustainability Report 2025
Page 733
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Jenis dan Potensi Risiko Keberlanjutan
Types and Potential of Sustainability Risks
Topik Risiko Mitigasi
Topic Risks Mitigation
Risiko Operasional Risiko Operasional
Risiko yang terjadi akibat 1. LPEI memiliki kebijakan internal yang
pengelolaan sumber daya memadai terkait pengelolaan SDM;
manusia, khususnya dalam 2. LPEI menjunjung tinggi komitmen terhadap
pemenuhan hak-hak normatif keberagaman dengan memastikan
karyawan. terselenggaranya sistem rekrutmen dan
Operational Risk pengembangan karier pegawai yang
The risk arising in terms of HR transparan dan objektif.
management related to the Operational Risk
fulfillment of normative rights of 1. Indonesia Eximbank has adequate internal
employees. policies related to human resource
management;
2. Indonesia Eximbank upholds a strong
commitment to diversity by ensuring the
implementation of a transparent and
objective employee recruitment and career
development system.
Risiko Kepatuhan Risiko Kepatuhan
Risiko yang timbul apabila LPEI 1. Diperlukan komunikasi dan publikasi yang
gagal mematuhi ketentuan intensif terkait penerapan aspek ESG
regulasi terkait pelaksanaan dalam Keuangan Berkelanjutan kepada
Aksi Keuangan Berkelanjutan, stakeholder;
berpotensi menimbulkan sanksi 2. Unit kerja yang bertanggung jawab atas
administratif dari regulator seperti penerapan Keuangan Berkelanjutan di
teguran atau peringatan tertulis Lembaga selalu mengikuti perkembangan
yang berdampak pada tingkat regulasi terkait Keuangan Berkelanjutan di
kesehatan lembaga. Indonesia dan best practice internasional
Compliance Risk lainnya.
The risk that may occur if Compliance Risk
Indonesia Eximbank fails to 1. Intensive communication and publication
comply with provisions or are required regarding the implementation
regulations related to the of ESG aspects in Sustainable Finance to
implementation of Sustainable stakeholders;
Finance Actions, which could 2. The work units responsible for implementing
result in administrative sanctions Sustainable Finance within Indonesia
from the regulator in the form of Eximbank continuously monitor
warnings or written reprimands, developments in regulations related to
potentially affecting the Sustainable Finance in Indonesia as well as
institutional soundness level. international best practices.
Risiko Reputasi Risiko Reputasi
Risiko yang muncul akibat 1. LPEI menerbitkan Laporan Keberlanjutan
persepsi publik bahwa LPEI kurang setiap tahun sebagai bentuk publikasi
peduli terhadap isu ekonomi dan penyampaian informasi kepada
berkelanjutan dan lingkungan stakeholder terkait penerapan aspek ESG
hidup, khususnya jika Aksi dalam Keuangan Berkelanjutan;
Keuangan Berkelanjutan tidak 2. LPEI mengembangkan program-program
diterapkan secara konsisten. CSR yang berkelanjutan sebagai salah
Reputational Risk satu cara untuk meningkatkan kontribusi
The risk arising from public positif kepada masyarakat sekitar antara
opinion or perception that lain melalui program pengembangan Desa
Indonesia Eximbank is a institution Devisa serta program peduli bencana alam
lacking concern for sustainable melalui sinergi Kemenkeu Peduli.
economic issues and Reputational Risk
environmental matters (if 1. Indonesia Eximbank publishes a
Indonesia Eximbank fails to Sustainability Report annually as a form
implement Sustainable Finance of disclosure and information delivery to
Actions). stakeholders regarding the implementation
of ESG aspects in Sustainable Finance;
2. PEI develops sustainable CSR programs
as one of the ways to enhance its positive
contribution to surrounding communities,
including through the Desa Devisa
development program and disaster
relief initiatives through synergy with the
Kemenkeu Peduli program.
Sustainability Report 2025 733 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 734
Direktur Eksekutif memegang wewenang penuh The Executive Director holds full authority and
dan bertanggung jawab atas pengelolaan, is responsible for the management, periodic
review berkala, serta evaluasi efektivitas proses review, and evaluation of the effectiveness
manajemen risiko, termasuk implementasi of the risk management process, including
kebijakan Manajemen Risiko Enterprise dan the implementation of the Enterprise Risk
pengendalian eksposur risiko secara menyeluruh Management policy and the comprehensive
di LPEI. Tugas ini mencakup pelaksanaan kajian control of risk exposures at Indonesia Eximbank.
periodik, evaluasi berkelanjutan, serta pemberian This responsibility includes conducting periodic
arahan strategis. assessments, continuous evaluations, and
providing strategic guidance.
Sementara itu, Dewan Direktur bertanggung jawab Meanwhile, the Board of Directors is responsible for
atas perumusan kebijakan dan strategi Manajemen formulating policies and strategies for Enterprise
Risiko Enterprise, termasuk pembentukan Risk Management, including the establishment of
Komite Pemantau Risiko serta evaluasi terhadap a Risk Monitoring Committee and the evaluation
kebijakan, strategi, dan pelaksanaannya. Struktur of policies, strategies, and their implementation.
ini memastikan pengawasan yang terintegrasi This structure ensures integrated oversight and
dan responsif terhadap dinamika risiko organisasi responsiveness to the organization’s risk dynamics.
Pengelolaan Hubungan dengan
Pemangku Kepentingan [OJK E.4] [GRI 2-29]
Relationship Management with Stakeholders
Pengelolaan hubungan dengan pemangku Stakeholder relationship management is an
kepentingan merupakan bagian penting dalam essential part of Indonesia Eximbank’s efforts
upaya LPEI untuk meningkatkan brand awareness, to enhance brand awareness, build trust, and
membangun kepercayaan, serta memperkuat citra strengthen its institutional image and reputation.
dan reputasi kelembagaan. Melalui pengelolaan Through structured and sustainable relationship
hubungan yang terstruktur dan berkelanjutan, LPEI management, Indonesia Eximbank seeks to ensure
berupaya memastikan dukungan dari berbagai support from various stakeholders in carrying
pemangku kepentingan dalam menjalankan out its mandate and achieving the Institution’s
mandat serta mencapai tujuan strategis Lembaga strategic objectives to promote national exports.
untuk mendorong ekspor nasional.
Dalam pelaksanaannya, LPEI mengedepankan In its implementation, Indonesia Eximbank
efektivitas serta harmonisasi keterlibatan para emphasizes effectiveness and harmonization
pemangku kepentingan guna memperkuat in stakeholder engagement to strengthen
kolaborasi dan sinergi dalam ekosistem ekspor. collaboration and synergy within the export
Sejalan dengan hal tersebut, LPEI secara konsisten ecosystem. In line with this, Indonesia Eximbank
membangun citra positif sebagai Special consistently builds a positive image as a Special
Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan Mission Vehicle (SMV) of the Ministry of Finance,
yang berperan strategis dalam mendukung playing a strategic role in supporting the financing
pembiayaan dan pengembangan ekspor and development of national exports. Through
nasional. Melalui kolaborasi yang konstruktif constructive collaboration with all stakeholders,
dengan seluruh pemangku kepentingan, LPEI terus Indonesia Eximbank continues to strive to create
berupaya menciptakan dampak ekonomi yang sustainable economic impact while expanding the
berkelanjutan sekaligus memperluas Jangkauan reach of Indonesia’s export markets globally.
pasar ekspor Indonesia di tingkat global.
LPEI membangun komunikasi proaktif melalui Indonesia Eximbank establishes proactive
strategi stakeholder engagement yang mencakup communication through a stakeholder
pemetaan pemangku kepentingan kunci, sinergi engagement strategy that includes mapping key
aktif, pelaporan tepat waktu, serta pembaharuan stakeholders, active synergy, timely reporting, and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 734 Sustainability Report 2025
Page 735
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
isu strategis. Sebagai bagian ekosistem ekspor, LPEI updates on strategic issues. As part of the export
mempererat kolaborasi kelembagaan domestik ecosystem, Indonesia Eximbank strengthens
dan internasional dengan Kementerian/Lembaga, institutional collaboration both domestically and
Exim Bank, Export Credit Agency, lembaga internationally with Ministries/Agencies, Exim
keuangan, serta multilateral melalui partisipasi Banks, Export Credit Agencies, financial institutions,
forum global. and multilateral institutions through participation
in global forums.
Pelibatan pemangku kepentingan merupakan Stakeholder engagement is one of Indonesia
salah satu instrument manajemen isu LPEI untuk Eximbank’s issue management instruments to
mengidentifikasi isu serta memitigasi risiko identify issues and mitigate reputational risks
reputasi secara dini. Melalui komunikasi dua arah at an early stage. Through inclusive two-way
yang inklusif, LPEI menyerap aspirasi pemangku communication, Indonesia Eximbank captures
kepentingan guna memperkuat kredibilitas dan stakeholders’ aspirations to strengthen its
kepercayaan sebagai SMB, sekaligus memperkuat credibility and trust as an SMV, while also enhancing
kinerja melalui citra positif serta reputasi performance through a positive image and well-
yang terjaga berdasarkan prinsip Tata Kelola, maintained reputation based on governance
meliputi transparansi akuntabilitas, responsibilitas, principles, including transparency, accountability,
kemandirian, dan kewajaran. responsibility, independence, and fairness.
Interaksi dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Metode &
Daftar Pemangku
Fokus Perhatian Frekuensi Pelibatan Tujuan
Kepentingan
Attention Focus Engagement Method & Purpose
Stakeholder List
Frequency
Pelaporan (Laporan
1. Perkembangan nilai aset.
Kinerja Triwulanan,
2. Penentuan RKAT
Laporan Realisasi
3. Pencapaian KPI
Triwulanan, Laporan
4. Pelaksanaan Hak-hak
Keuangan Tahunan-
pemegang saham
Audited, Laporan
5. Pertanggungjawaban
Pengawasan Dewan
kinerja ekonomi,
Direktur. hal-hal lain
lingkungan dan sosial
Pemegang Saham yang bersifat penting) Pembinaan dan pengawasan
1. Development of asset
Shareholder Reporting (Quarterly Coaching and supervision
value
Performance Report,
2. RKAT determination
Quarterly Realization
3. Achievement of KPIs
Report, Annual Financial
4. Implementation of
Report-Audited,
shareholder rights
Supervisory Report of
5. Accountability of the
the Board of
economic, environmental
Directors, others of an
and social performance
important nature)
1. Perkembangan nilai aset
2. Pencapaian target kinerja
3. Pertanggungjawaban
kinerja ekonomi, 1. Pertemuan investor
lingkungan dan sosial 2. Publikasi melalui
Investor Surat
1. The development of asset website Keterbukaan informasi
Berharga
values 1. Investor meeting Information disclosure
Securities Investor
2. Achievement of 2. Publication through
performance targets the website
3. Accountability for the
economic, environmental
and social performance
Sustainability Report 2025 735 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 736
Interaksi dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Metode &
Daftar Pemangku
Fokus Perhatian Frekuensi Pelibatan Tujuan
Kepentingan
Attention Focus Engagement Method & Purpose
Stakeholder List
Frequency
1. Sarana perbaikan pelaksanaan
sistem kepegawaian dan
meningkatkan pengaduan
pegawai dan pemenuhan
aspek K3
2. Sebagai sarana perbaikan
pelaksanaan sistem
1. Pemenuhan hak-hak
kepegawaian serta media bagi
pegawai
pegawai untuk menyampaikan
2. Kesetaraan kesempatan
pengaduan, masukan,
3. Proses rekrutmen
1. Survei employee dan concern yang dialami,
4. Pengembangan karier
engagement secara termasuk dalam rangka
5. Paket remunerasi yang
berkala pemenuhan aspek K3.
memadai dan bersaing
2. HC360 - HC Forum 1. Means of improving the
6. Penyelesaian pengaduan
Pegawai LPEI implementation of the
1. Fulfilment of employee
Employees 1. Regular employee personnel system and
rights
engagement increasing employee
2. Equality of opportunity
surveys satisfaction and fulfillment of
3. Recruitment process
2. HC360 - HC Forum OHS aspects
4. Career development
Indonesia Eximbank 2. As a means to improve
5. Adequate and
the implementation of the
competitive remuneration
personnel management
package
system and as a platform
6. Complaint Resolution
for employees to submit
complaints, feedback, and
concerns they experience,
including in relation to the
fulfillment of Occupational
Health and Safety (OHS)
aspects.
1. Menampung dan
menyelesaikan pengaduan
nasabah
2. Mengidentifikasi kepuasan
1. Pertemuan berkala nasabah dan peningkatan
2. Survei Kepuasan kualitas layanan
Nasabah dan 3. Pembinaan dan peningkatan
1. Kualitas Produk
Business Gathering hubungan bisnis dan edukasi
Nasabah/ Debitur 2. Kualitas Layanan
1. Periodic meetings layanan LPEI
Customer/Debtor 1. Product Quality
2. Customer 1. Accommodating and resolving
2. Quality of Service
Satisfaction Survey customer complaints
and Business 2. Identify customer satisfaction
Gathering and improve service quality
3. Coaching and improving
business relations and
educating Indonesia Eximbank’s
services
1. Dampak dan kinerja
lingkungan 1. Musrenbang
2. Informasi mengenai 2. Pertemuan dengan 1. Kerja sama strategis dalam
kegiatan LPEI tokoh masyarakat rangka tanggung jawab sosial
3. Kontribusi LPEI terhadap 3. Sarana Pengaduan 2. Partisipasi pada pelestarian
pembangunan daerah Masyarakat lingkungan
Masyarakat, LSM dan
sekitar 4. Partisipasi dalam 3. Sosialisasi kebijakan dan
Pemerintah Daerah
1. Environmental impact pameran program CSR
Communities, NGOs
and 1. Musrenbang 1. Strategic cooperation for social
and Local
2. Performance Information 2. Meetings with responsibility
Government
on the activities of the community leaders 2. Participation in environmental
Institution 3. Community conservation
3. Indonesia Eximbank’s Complaint Facility 3. Dissemination of CSR policies
contribution to the 4. Participation in and programs
development of the Exhibitions
surrounding area
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 736 Sustainability Report 2025
Page 737
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Interaksi dengan Pemangku Kepentingan
Stakeholders Engagement
Metode &
Daftar Pemangku
Fokus Perhatian Frekuensi Pelibatan Tujuan
Kepentingan
Attention Focus Engagement Method & Purpose
Stakeholder List
Frequency
1. Memantau pemenuhan
regulasi dari regulator
2. Pemantauan pendampingan
dan penyampaian pemenuhan
pelaporan kepada regulator
(seperti laporan wajib kepada
OJK, pelaporan LHKPN kepada
KPK, Gratifikasi kepada KPK
melalui sistem GOL dan
1. Pengelolaan dampak pelaporan kepada PPATK)
ekonomi, lingkungan dan 3. Pendampingan atas forum-
sosial forum diskusi mengenai
2. Kepatuhan terhadap pembahasan rancangan
regulasi 1. Komunikasi berkala peraturan terkait LPEI dan
3. Pendampingan dan 2. Konsultasi berkala mengikuti sosialisasi peraturan
Regulator Pemberdayaan 1. Periodic yang diselenggarakan oleh
Masyarakat Communication regulator
1. Management of 2. Periodic 1. Monitor regulatory compliance
economic, environmental consultations from regulators
and social impacts 2. Monitoring, mentoring and
2. Regulatory compliance submission of reporting
3. Community Assistance fulfilment to regulators (such
and Empowerment as mandatory reports to OJK,
LHKPN reporting to the KPK,
Gratification to the KPK through
the GOL system and reporting
to PPATK)
3. Assistance in discussion forums
regarding the discussion of
draft regulations related to the
Institution and following the
socialization of regulations
1. Menyampaikan informasi
terkait kinerja Lembaga ke
masyarakat luas 1. Media monitoring
2. Hubungan harmonis harian
seluruh pihak 2. Media Gathering
3. Sosialisasi program/ 3. Siaran pers 1. Pemantauan
kebijakan Lembaga 4. Media Briefing 2. Keterbukaan Informasi
terkait ekspor 5. Media Visit 3. Manajemen Isu
1. Convey information 6. Survey Media 4. Stakeholder engagement
Media
related to the 1. Daily media 1. Monitoring
performance of the monitoring 2. Information Disclosure
Institution to the wider 2. Media gathering 3. Issue Management
community 3. Press release 4. Stakeholder engagement
2. Harmonious relationship 4. Media Briefing
of all parties 5. Media Visit
3. Socialization of the 6. Media Survey
Institution's program/
policy related to export
Sustainability Report 2025 737 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 738
Tantangan dan Peluang dalam
Penerapan Keuangan Berkelanjutan [OJK E.5]
Challenges and Opportunities in Implementing
Sustainable Finance
Sejalan dengan meningkatnya perhatian In line with the growing attention to sustainability
terhadap isu keberlanjutan serta eksposur risiko issues and the risk exposures related to the
yang berkaitan dengan implementasi keuangan implementation of sustainable finance, Indonesia
berkelanjutan, LPEI turut mengidentifikasi dinamika Eximbank also identifies emerging challenges and
tantangan sekaligus peluang yang mengemuka, opportunities, particularly throughout 2025. In this
khususnya sepanjang tahun 2025. Dalam konteks context, Indonesia Eximbank examines various
tersebut, LPEI melakukan pencermatan terhadap factors that may influence the effectiveness of
berbagai faktor yang dapat memengaruhi the implementation of sustainability programs
efektivitas penerapan program dan kebijakan and policies, both from internal and external
keberlanjutan, baik dari sisi internal maupun perspectives. The challenges and opportunities
eksternal. Adapun tantangan dan peluang yang identified in 2025 are as follows:
teridentifikasi pada tahun 2025 adalah sebagai
berikut:
Tantangan Challenges:
1. Integrasi Aspek ESG dalam Proses Bisnis dan 1. Integration of ESG Aspects into Business
Pembiayaan yang Belum Optimal Processes and Financing Not Yet Optimal
Meskipun berbagai kebijakan dan kerangka Although various policies and frameworks
kerja terkait keuangan berkelanjutan telah related to sustainable finance have been
mulai disusun pada tahun-tahun sebelumnya, established in previous years, the integration
integrasi aspek ESG ke dalam proses inti of ESG aspects into core business processes—
bisnis, khususnya dalam analisis pembiayaan, particularly in financing analysis, risk
manajemen risiko, serta pemantauan portofolio management, and the monitoring of financing
pembiayaan, masih memerlukan penguatan portfolios—still requires strengthening to
agar dapat diterapkan secara konsisten dan ensure consistent and comprehensive
menyeluruh. implementation.
2. Keterbatasan Sistem, Data, dan Metodologi 2. Limitations in Systems, Data, and
Pengukuran Dampak Keberlanjutan Methodologies for Measuring Sustainability
Impact
Implementasi keuangan berkelanjutan The implementation of sustainable finance
memerlukan dukungan sistem informasi, requires the support of information systems,
ketersediaan data, serta metodologi data availability, and adequate assessment
penilaian yang memadai untuk mengukur methodologies to measure the environmental
dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas and social impacts of operational and financing
operasional dan pembiayaan. Pada tahap activities. At this stage, Indonesia Eximbank
ini, LPEI masih menghadapi tantangan dalam still faces challenges in developing integrated
membangun sistem pengukuran, pelaporan, systems for measurement, reporting, and
dan pemantauan yang terintegrasi. monitoring.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 738 Sustainability Report 2025
Page 739
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Peluang Opportunities:
1. Adopsi International Financial Reporting 1. Adoption of International Financial Reporting
Standards (IFRS) S1 dan S2 Standards (IFRS) S1 and S2
Perkembangan berbagai kebijakan nasional Developments in various national policies and
maupun standar internasional terkait ESG dan international standards related to ESG and
Keuangan Berkelanjutan seperti adopsi IFRS S1 Sustainable Finance, such as the adoption of
dan S2 menjadi Pernyataan Standar Pelaporan IFRS S1 and S2 into the Sustainability Reporting
Keberlanjutan (PSPK). Saat ini, LPEI telah Standards Statement (PSPK), have continued
mengikuti rangkaian pertemuan dan diskusi to evolve. Indonesia Eximbank has participated
serta sosialisasi terkait proses adopsi tersebut in a series of meetings, discussions, and
dari berbagai sumber. dissemination sessions related to the adoption
process from various sources.
2. Aksesi Indonesia sebagai anggota 2. Indonesia’s Accession as a Member of the
Organization for Economic Co-operation and Organisation for Economic Co-operation and
Development (OECD) Development (OECD)
Perkembangan yang mendukung peningkatan One of the developments supporting the
implementasi Keuangan Berkelanjutan di enhancement of Sustainable Finance
LPEI salah satunya yakni atas rekomendasi implementation in Indonesia Eximbank is the
standar penerapan due diligence dan lending recommendation of standards for due diligence
dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota and lending practices arising from Indonesia’s
OECD. Saat ini, LPEI sebagai Export Credit accession process to the OECD. Currently,
Agency (ECA) juga telah mengikuti prosesnya. Indonesia Eximbank, as an Export Credit
Agency (ECA), has also been participating in
this process.
3. Potensi Pengembangan Produk dan Skema 3. Potential Development of Sustainable
Pembiayaan Berkelanjutan untuk Mendukung Financing Products and Schemes to Support
Ekspor pada Masa Transisi Exports During the Transition Period
Transformasi menuju ekonomi hijau serta The transformation toward a green economy
meningkatnya permintaan pasar global and the increasing global market demand for
terhadap produk yang berkelanjutan membuka sustainable products present opportunities
peluang bagi LPEI untuk mengembangkan for Indonesia Eximbank to develop green
produk pemiayaan hijau dan berkelanjutan and sustainable financing products that can
yang dapat mendukung daya saing eksportir enhance the competitiveness of Indonesian
Indonesia di pasar internasional. exporters in the international market.
LPEI secara bertahap mengintegrasikan elemen Indonesia Eximbank is gradually integrating
Keuangan Berkelanjutan dan ESG ke dalam Sustainable Finance and ESG elements into its
operasional bisnis serta struktur kelembagaan business operations and institutional structure
melalui penyempurnaan kebijakan internal, through the enhancement of internal policies,
pelatihan berkala untuk peningkatan kapabilitas regular training to improve employee capabilities,
pegawai, perluasan pemetaan aktivitas usaha, expanded mapping of business activities, and the
serta implementasi Tanggung Jawab Sosial dan implementation of ESG-based Corporate Social
Lingkungan (TJSL) berbasis ESG dan pilar-pilar Responsibility (CSR) initiatives aligned with key
utama TJSL yang berkelanjutan. pillars.
Sustainability Report 2025 739 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 740
Kinerja Ekonomi Economic Performance Kinerja ekonomi LPEI mencerminkan peran strategis dalam memperkuat daya saing ekspor nasional melalui pembiayaan yang produktif dan berkelanjutan. The economic performance of LPEI reflects its strategic role in strengthening the competitiveness of national exports through productive and sustainable financing. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 740 Sustainability Report 2025
Page 741
04
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sustainability Report 2025 741 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 742
Komitmen dan Kebijakan Mengelola Kinerja Ekonomi [GRI 3-3] Commitment and Policies in Managing Economic Performance Kinerja ekonomi yang solid menjadi prioritas Solid economic performance is a top priority utama bagi LPEI, dicapai melalui implementasi for Indonesia Eximbank, achieved through the bertahap strategi pengembangan bisnis yang phased implementation of business development berpijak pada prinsip Keuangan Berkelanjutan strategies based on the principles of Sustainable serta dukungan terhadap pencapaian SDGs. Finance and support for the achievement of the Target operasional, bisnis, dan keberlanjutan telah SDGs. Operational, business, and sustainability dirumuskan dalam Rencana Bisnis, RKAT, serta targets have been formulated in the 2025 Business RAKB 2025, yang secara keseluruhan menetapkan Plan, RKAT, and RAKB, which collectively establish kriteria kunci untuk memaksimalkan manfaat key criteria to maximize economic benefits ekonomi bagi pemegang saham, karyawan, dan for shareholders, employees, and the broader masyarakat luas. community. Strategi Lembaga menekankan fase rebalancing Institution’s strategy emphasizes a rebalancing guna meningkatkan performa bisnis melalui phase to enhance business performance through pengembangan model ekosistem baru, sejalan the development of a new ecosystem model, in dengan visi jangka panjang “Enabling Export, line with the long-term vision “Enabling Export, Empowering Nation”. Value proposition utama LPEI Empowering Nation.” Indonesia Eximbank’s main mencakup: value propositions include: 1. Beyond Financing, 1. Beyond Financing 2. Developmental Impact, dan 2. Developmental Impact, and 3. Sustainability 3. Sustainability Pengelolaan aspek ekonomi dipimpin Direktur The management of economic aspects is led by Pelaksana bidang Keuangan, Operasional, the Managing Director for Finance, Operations, and dan IT, dengan audit laporan keuangan oleh IT, with financial statements audited by an external KAP eksternal. Untuk periode yang berakhir 31 Public Accounting Firm (KAP). For the period ending Desember 2025, laporan keuangan telah diaudit December 31, 2025, the financial statements were oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan audited by KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & (anggota jaringan global RSM)dengan opini wajar Rekan (a member of the global RSM network) with tanpa pengecualian material, dan dapat diakses an unqualified opinion, and they can be accessed melalui situs web LPEI bersama pengungkapan through Indonesia Eximbank’s website along with kinerja ekonomi lainnya. other disclosures. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 742 Sustainability Report 2025
Page 743
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Target dan Pencapaian
Target and Achievement
Pencapaian Kinerja Usaha Business Performance
LPEI memberikan kontribusi positif bagi berbagai Indonesia Eximbank contributes positively to
pemangku kepentingan melalui kehadirannya various stakeholders through its presence in
di ekosistem ekonomi Indonesia. Setiap tahun, Indonesia’s economic ecosystem. Each year,
Lembaga menetapkan target operasional yang the Institution sets operational targets covering
mencakup pencapaian pembiayaan, penjaminan, the achievement of financing, guarantees, and
dan asuransi untuk mendorong pertumbuhan insurance to support national economic growth.
ekonomi nasional. Secara bersamaan, target Simultaneously, targets for assets, equity, and
aset, ekuitas, dan laba dijaga untuk memastikan profit are maintained to ensure the sustainable
keberlangsungan bisnis yang berkelanjutan bagi continuity of the business for shareholders.
pemegang saham.
Target dan Pencapaian Kinerja Ekonomi [OJK F.2] Dalam Rp juta
Target and Achievement of Economic Performance In Rp million
Uraian 2025 2024 2023
Description Target Achievement Target Achievement Target Achievement
Jumlah Aset
45.683.845 58.767.496 57.635.196 49.112.997 79.152.363 51.349.422
Total Assets
Jumlah
Pembiayaan 51.681.651 57.205.378 58.600.074 56.984.156 83.607.176 73.696.987
Total Financing
Jumlah Penjaminan
(termasuk PEN)
Total Guarantee 9.545.794 4.867.899 11.963.049 8.146.399 13.522.023 10.895.141
(including
PEN)
Jumlah Asuransi*
8.517.638 8.847.380 13.186.873 10.859.032 12.552.307 12.091.378
Total Insurance
Jumlah Ekuitas
18.929.397 14.197.283 19.005.398 13.992.630 27.010.912 8.761.467
Total Equity
Laba (Rugi) Bersih
Tahun Berjalan 132.148 252.278 243.918 232.525 152.633 (18.114.327)
Net (Loss) Profit
Keterangan | Note:
*) Terdapat reklasifikasi Jumlah Pembiayaan terkait dengan Pembiayaan Kepada Pegawai disajikan sebagai asset lain-lain.
*) There was a reclassification of Total Financing related to Employee Financing, which is presented as other assets.
Sustainability Report 2025 743 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 744
Kebijakan Penilaian, Penyaringan,
Pemantauan Risiko Pembiayaan
Keberlanjutan [GRI FS1, FS2, FS3, FS5]
Policy on Assessment, Screening, and
Monitoring of Sustainable Financing Risk
Dalam pengelolaan portofolio, LPEI secara In managing its portfolio, Indonesia Eximbank
bertahap melakukan evaluasi pembiayaan yang gradually evaluates the financing that has been
telah disalurkan serta memetakan aktivitas bisnis disbursed and maps the business activities of
nasabah yang berpotensi menimbulkan dampak clients that may have potential positive or negative
positif maupun negatif terhadap lingkungan dan impacts on the environment and society. This is in
sosial. Hal ini sejalan dengan ketiadaan portofolio line with the current absence of a green financing
pembiayaan hijau untuk sektor berkelanjutan portfolio for sustainable sectors. In accordance with
saat ini. Sesuai Standar Pedoman Operasional the Financing Operational Guidelines Standard,
Pembiayaan, LPEI menerapkan mekanisme analisis Indonesia Eximbank implements an analysis
melalui Memorandum Analisa Pembiayaan mechanism through the Financing Analysis
yang mengevaluasi kualitas dan kuantitas calon Memorandum, which evaluates the quality and
nasabah, dengan mempertimbangkan aspek- quantity of prospective clients, taking into account
aspek berikut: the following aspects:
1. Legalitas, perizinan, kewenangan, serta rekam 1. Legality, licensing, authority, and track record of
jejak perusahaan/nasabah. the company/client.
2. Sektor industri dan jenis usaha nasabah. 2. Industry sector and type of client business.
3. Integritas dan karakter manajemen. 3. Management integrity and character.
4. Strategi pemasaran. 4. Marketing strategy.
5. Kapabilitas teknis produksi. 5. Technical production capabilities.
6. Aspek sosial dan Analisis Mengenai Dampak 6. Social aspects and Environmental Impact
Lingkungan Hidup (AMDAL). Analysis (AMDAL).
LPEI juga menerapkan Industry Financing Reference Indonesia Eximbank also implements the Industry
(IFR) yang mengintegrasikan pertimbangan Financing Reference (IFR), which integrates
lingkungan dan sosial sebagai benchmark seleksi environmental and social considerations as a
nasabah per industri. Instrumen ini berfungsi benchmark for client selection by industry. This
menyaring nasabah berkualitas sesuai risk instrument functions to screen high-quality clients
appetite LPEI, termasuk parameter lingkungan in accordance with Indonesia Eximbank’s risk
seperti standar industri dan dampak usaha appetite, including environmental parameters
terhadap perekonomian nasional. such as industry standards and the business’s
impact on the national economy.
Pengawasan risiko keberlanjutan Lembaga belum Institution’s oversight of sustainability risks is not
didukung komite khusus, melainkan dipimpin yet supported by a dedicated committee, but
Direktur Pelaksana dengan tanggung jawab utama is led by the Managing Director, with primary
pada Komite Pembiayaan yang mengelola risiko responsibility resting with the Financing Committee,
secara komprehensif. Meskipun belum memiliki which manages risks comprehensively. Although
produk pembiayaan berkelanjutan, LPEI mulai Indonesia Eximbank does not yet have sustainable
menerapkan due diligence menggunakan ESG financing products, it has begun implementing
Checklist serta dialog langsung dengan nasabah an ESG Checklist through direct dialogue with
terpilih, yang akan diperluas secara bertahap selected clients, which will be gradually expanded
kepada seluruh portfolio kedepannya. to the entire portfolio in the following year.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 744 Sustainability Report 2025
Page 745
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Kinerja Portofolio Pembiayaan
Keuangan Berkelanjutan [OJK F.3]
Sustainable Financing Performance
Pada tahun 2025, LPEI menyalurkan pembiayaan In 2025, Indonesia Eximbank distributed financing
kepada sekitar 300 nasabah yang telah melalui to approximately 300 customers who had gone
proses verifikasi sesuai standar internal LPEI.[GRI FS11] through a verification process according to
Indonesia Eximbank’s internal standards. [GRI FS11]
Kegiatan pemberdayaan masyarakat mencakup Community empowerment activities include 4
4 (empat) Program Pengembangan Desa Devisa (four) Desa Devisa Development Programs and
dan 6 (enam) Kelompok Kegiatan Program CPNE 6 (six) CPNE Program Activity Groups aimed at
untuk meningkatkan kesejahteraan lokal. Kinerja improving local welfare. The performance of
portofolio pembiayaan dan investasi yang selaras the financing and investment portfolio aligned
dengan prinsip keuangan berkelanjutan tercermin with sustainable finance principles is reflected in
dari penyaluran dana ke sektor UMKM berorientasi the allocation of funds to export-oriented MSME
ekspor, dengan rincian sebagai berikut: sectors, with details as follows:
Jumlah Penyaluran Pembiayaan
Keterangan Satuan Total Loan Disbursement
Description Unit
2025 2024 2023
4 Program 5 Program
8 Program
Pengembangan Pengembangan
Pengembangan
Desa Devisa dan 6 Desa Devisa dan
Jumlah kegiatan yang Desa Devisa dan
program CPNE 2 Program CPNE.
berkaitan dengan peningkatan 4 program CPNE
Jumlah 4 Go Export 5 Go Export
kesejahteraan masyarakat 8 Go Export
Total Village Village
Number of activities related to Village
Development Development
improving community welfare Development
Programs and 6 Programs and 2
Programs and 4
CPNE CPNE
CPNE Programs
Program. Program.
Penyaluran dana: kredit/
pembiayaan kegiatan usaha
berkelanjutan untuk
Usaha Mikro, Kecil, dan
Menengah Rp triliun
11,64 11,55 14,49
Funds disbursement: credit/ Rp trillion
financing of sustainable
business
activities for Micro, Small, and
Medium Enterprise
Persentase total pembiayaan
atas kegiatan usaha
berkelanjutan terhadap total
kredit LPEI keseluruhan
% 20,34% 20,58% 19,63%
Percentage of total lending of
sustainable business activities
to total loans of the Indonesia
Eximbank
Sustainability Report 2025 745 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 746
Nilai Ekonomi Langsung [GRI 201-1]
Direct Economic Value
LPEI menghasilkan nilai ekonomi melalui Indonesia Eximbank generates economic value
pendapatan utama dari bunga penugasan umum primarily from interest income on general and
dan khusus sebagai SMV di bawah Kementerian special assignments as a Special Mission Vehicle
Keuangan RI, serta pendapatan usaha syariah (SMV) under the Ministry of Finance of the Republic
sesuai UU No. 2/2009 tentang Lembaga of Indonesia, as well as from Sharia business
Pembiayaan Ekspor Indonesia. Pendapatan income in accordance with Law No. 2/2009
operasional lainnya sebagian besar bersumber on the Indonesia Eximbank. Other operational
dari asuransi, sementara pendapatan non- income is largely derived from insurance, while
operasional muncul pada kondisi tertentu. non-operational income arises under certain
conditions.
Distribusi nilai ekonomi mencakup pembayaran
kepada pemasok, remunerasi karyawan, pajak The distribution of economic value includes
negara, serta kontribusi sosial melalui program payments to suppliers, employee remuneration,
TJSL. Pada 2025, nilai ekonomi yang ditahan taxes to the state, and social contributions through
mencapai Rp1,84 triliun, turun 25,2% dari tahun Corporate Social Responsibility (CSR) programs.
sebelumnya, sementara nilai yang didistribusikan In 2025, retained economic value reached IDR 1,84
naik 13,6% seiring konsistensi kinerja LPEI dalam trillion, down 25,2% from the previous year, while
menciptakan nilai sekaligus mendukung ekonomi distributed value increased by 13,6% in line with
lokal dan pemberdayaan masyarakat. Indonesia Eximbank’s consistent performance in
creating value while supporting the local economy
and community empowerment.
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1] Dalam Rp miliar
Direct Economic Value Generated And Distributed In Rp billion
Keterangan
2025 2024 2023
Description
Pendapatan Bunga*
Interest Income*
Penugasan Umum
2.443,71 3.053,77 3.633,12
General Assignment
Penugasan Khusus
430,21 312,31 408,32
National Interest Accounts
Jumlah
2.873,92 3.366,08 4.041,44
Total
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
2.873,92 3.366,08 4.041,44
Economic Value Generated
Beban Umum, Administrasi dan Beban
Lain-lain
233,44 247,56 311,74
General, Administrative and Other
Expenses
Gaji dan Tunjangan
512,31 437,52 482,29
Salaries and Benefits
Pembayaran kepada Pemerintah
(PPh, PPn dan PNBP)
289,91 216,39 282,17
Payment to the Government
(PPh, PPn and PNBP)
Penyaluran Dana CSR Bagi Masyarakat
Distribution of CSR Funds for the 2,46 4,91 1,68
Community
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 746 Sustainability Report 2025
Page 747
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Nilai Ekonomi Langsung yang Dihasilkan dan Didistribusikan [GRI 201-1] Dalam Rp miliar
Direct Economic Value Generated And Distributed In Rp billion
Keterangan
2025 2024 2023
Description
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
1.038,12 906,38 1.077,88
Economic Value Distributed
Nilai Perolehan Ekonomi yang Ditahan
1.835,80 2.459,70 2.963,56
Retained Economic Value
Keterangan | Note:
*) Terdapat reklasifikasi Jumlah Pendapatan Bunga terkait dengan pendapatan Bunga dari Pembiayaan kepada Pegawai disajikan sebagai pendapatan
lain-lain.
*) There was a reclassification of Total Interest Income related to interest income from Employee Financing, which is presented as other income.
Kerja Sama dengan Mitra Bisnis
Cooperation with Partners
LPEI menjalin kemitraan dengan pemasok, vendor, Indonesia Eximbank establishes partnerships with
dan penyedia jasa untuk memenuhi kebutuhan suppliers, vendors, and service providers to meet
operasional dan bisnis, baik berupa produk operational and business needs, whether in the
maupun layanan. Kolaborasi tersebut turut form of products or services. Such collaborations
menghasilkan dampak ekonomi tidak langsung di also generate indirect economic impacts along the
sepanjang rantai nilai serta menjadi bagian dari value chain and form part of Indonesia Eximbank’s
kontribusi LPEI dalam memperkuat ketahanan contribution to strengthening national economic
perekonomian nasional. resilience.
Seluruh proses kerja sama dilaksanakan secara All collaboration processes are conducted
transparan dan selaras dengan ketentuan yang transparently and in compliance with applicable
berlaku, termasuk penerapan langkah-langkah regulations, including the implementation of fraud
pencegahan kecurangan (fraud) seperti korupsi prevention measures against corruption and
dan praktik tidak etis lainnya. Untuk menjaga other unethical practices. To maintain quality and
kualitas dan kepatuhan, LPEI memastikan setiap compliance, Indonesia Eximbank ensures that each
mitra telah melalui proses evaluasi yang mencakup partner undergoes an evaluation process covering
kapabilitas keuangan dan operasional, kepatuhan financial and operational capabilities, regulatory
terhadap regulasi (termasuk ketenagakerjaan), compliance (including labor regulations), and
serta pemenuhan standar mutu barang dan jasa. fulfillment of goods and services quality standards.
LPEI juga menegaskan bahwa rekanan yang Indonesia Eximbank also emphasizes that its
bekerja sama tidak memiliki benturan kepentingan partners have no conflicts of interest and do not
serta tidak melakukan pemberian maupun provide gifts or enter into other arrangements with
perjanjian lain kepada manajemen dan karyawan management or employees outside the agreed
di luar ketentuan kontrak yang disepakati. Sejalan contractual terms. In line with its commitment to
dengan komitmen pelestarian lingkungan, LPEI environmental preservation, Indonesia Eximbank
mengintegrasikan aspek ESG dalam kegiatan integrates ESG aspects into operational activities,
operasional, termasuk melalui penguatan budaya including through the promotion of a Green Office
Green Office Lifestyle.[GRI 308-1] Lifestyle. [GRI 308-1]
Pada 2025, realisasi pengadaan barang dan In 2025, all (100%) of Indonesia Eximbank’s
jasa LPEI tercatat seluruhnya (100%) berasal dari procurement of goods and services was sourced
pemasok lokal.[GRI 204-1] from local suppliers. [GRI 204-1]
Sustainability Report 2025 747 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 748
Kepuasan Nasabah [GRI 3-3] Customer Satisfaction [GRI 3-3]
Fokus bisnis pembiayaan ekspor-impor The focus on export-import financing positions
menempatkan LPEI berinteraksi intensif dengan Indonesia Eximbank in intensive interaction with
nasabah korporasi. LPEI mengedepankan corporate clients. Indonesia Eximbank prioritizes
kepuasan nasabah melalui penyediaan produk client satisfaction by providing optimal products
dan layanan yang optimal mendukung aktivitas and services to support their business activities.
bisnis mereka.Komitmen pelayanan prima The commitment to excellent service is realized
diwujudkan melalui penanganan pengaduan through client complaint handling based on
nasabah berbasis regulasi eksternal dan internal applicable external and internal regulations, as
yang berlaku, yaitu: follows:
Regulasi Eksternal: External Regulations:
1. PMK No. 208/PMK.06/2021 tentang Prinsip Tata 1. PMK No. 208/PMK.06/2021 on Governance
Kelola, Prinsip Manajemen Risiko dan Prinsip Principles, Risk Management Principles, and
Mengenal Nasabah LPEI; Know Your Customer Principles at Indonesia
Eximbank;
2. POJK No. 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan 2. POJK No. 22 of 2023 on Consumer and Public
Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Protection in the Financial Services Sector;
Keuangan;
3. POJK No. 18/POJK.07/2018 tentang Layanan 3. POJK No. 18/POJK.07/2018 on Customer
Pengaduan Nasabah di Sektor Jasa Keuangan; Complaint Services in the Financial Services
dan Sector; and
4. SEOJK No. 17/SEOJK.07/2018 tentang Pedoman 4. SEOJK No. 17/SEOJK.07/2018 on Guidelines for
Pelaksanaan Layanan Pengaduan Nasabah di the Implementation of Customer Complaint
Sektor Jasa Keuangan. Services in the Financial Services Sector.
Regulasi Internal: Internal Regulations:
1. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0002/ 1. Board of Directors Regulation (PDD) No. 0002/
PDD/10/2025 tentang Kebijakan Perlindungan PDD/10/2025 on the Stakeholder Protection
Pemangku Kepentingan LPEI; Policy of Indonesia Eximbank;
2. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0017/ 2. Board of Directors Regulation (PDD) No. 0017/
PDD/12/2022 tentang Kebijakan Manajemen PDD/12/2022 on Indonesia Eximbank’s Enterprise
Risiko (Enterprise Risk Management) LPEI; dan Risk Management Policy; and
3. Peraturan Direktur Eksekutif (PDE) No. 0022/ 3. Executive Director Regulation (PDE) No.
PDE/12/2024 tentang Standar Pedoman 0022/PDE/12/2024 on Indonesia Eximbank’s
Operasional Layanan Pengaduan Nasabah Operational Guidelines for Customer Complaint
LPEI. Services.
Regulasi produk diatur melalui Peraturan Direktur Product regulations are governed by Executive
Eksekutif (PDE), dengan tetap memperhatikan Director Regulations (PDE), while taking into
Prinsip Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko, account Good Governance Principles, Risk
dan Prinsip Mengenal Nasabah serta kesesuaian Management Principles, and Know Your Customer
dengan ketentuan dari regulator. Penyusunan ini Principles, as well as compliance with regulatory
memastikan standarisasi layanan yang konsisten provisions. This framework ensures consistent
dan sesuai mandat lembaga. Kerangka tersebut service standardization in line with the Institution’s
menjadi landasan pengelolaan produk secara mandate. It serves as the foundation for the
terstruktur dan akuntabel. structured and accountable management of
products.
Komitmen untuk Memberikan Layanan Commitment to Providing Equal Service to
yang Setara Kepada Nasabah [OJK F.17] Customers [OJK F.17]
LPEI konsisten menerapkan prinsip kesetaraan Indonesia Eximbank consistently applies the
dalam perlakuan terhadap nasabah sepanjang principle of equity in the treatment of clients
siklus pembiayaan. Kebijakan komunikasi throughout the financing cycle. Marketing
pemasaran dan periklanan diatur melalui regulasi communication and advertising policies are
berikut: governed by the following regulations:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 748 Sustainability Report 2025
Page 749
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
1. Regulasi Eksternal 1. External Regulations
a. PMK No. 208/PMK.06/2021 tentang Prinsip a. PMK No. 208/PMK.06/2021 on Governance
Tata Kelola, Prinsip Manajemen Risiko dan Principles, Risk Management Principles, and
Prinsip mengenal Nasabah LPEI; Know Your Customer Principles at Indonesia
Eximbank
b. POJK No. 9/POJK.05/2022 tentang b. POJK No. 9/POJK.05/2022 concerning the
Pengawasan Lembaga Pembiayaan Ekspor Supervision of Lembaga Pembiayaan
Indonesia; dan Ekspor Indonesia; and
c. POJK No. 8/POJK.04/2015 tentang Situs Web c. POJK No. 8/POJK.04/2015 concerning the
Emiten atau Perusahaan Publik. Website of Issuers or Public Companies.
2. Regulasi Internal 2. Internal Regulations
a. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. a. Board of Directors Regulation (PDD) No.
0002/PDD/10/2025 tentang Kebijakan 0002/PDD/10/2025 on the Stakeholder
Perlindungan Pemangku Kepentingan LPEI; Protection Policy of Indonesia Eximbank;
b. Peraturan Dewan Direktur (PDD) No. 0017/ b. Board of Directors Regulation (PDD) No.
PDD/12/2022 tentang Kebijakan Manajemen 0017/PDD/12/2022 on the Risk Management
Risiko (Enterprise Risk Management) LPEI; Policy (Enterprise Risk Management) of
dan Indonesia Eximbank; and
c. Peraturan Direktur Eksekutif (PDE) No. c. Executive Director Regulation (PDE) No.
0029.01/PDE/12/2023 tentang SPO 0029.01/PDE/12/2023 on the Standard
Komunikasi LPEI. Operating Procedures (SOP) for
Communication of Indonesia Eximbank.
Informasi kuantitatif dan kualitatif produk/layanan Quantitative and qualitative information about
disampaikan secara jujur, mencakup manfaat, products/services is presented truthfully, covering
biaya, serta risiko yang sebenarnya, dengan actual benefits, costs, and risks, following generally
etika komunikasi yang berlaku umum. Prinsip accepted communication ethics. The principle
kesetaraan diwujudkan melalui penyediaan of equity is implemented by providing complete,
data lengkap, akurat, dan transparan via situs accurate, and transparent data via the website
web https://www.indonesiaeximbank.go.id/ atau https://www.indonesiaeximbank.go.id/ or through
kunjungan langsung ke kantor pusat/cabang. direct visits to the head office/branch offices.
Sesuai POJK No. 22/2023, LPEI menetapkan SLA In accordance with POJK No. 22/2023, Indonesia
penanganan pengaduan nasabah selama 10 hari Eximbank establishes a Service Level Agreement
kerja sejak dokumen lengkap diterima, didukung (SLA) for handling client complaints within 10
regulasi internal PDE No. 0022/PDE/12/2024 tentang working days from the receipt of complete
SPO Layanan Pengaduan Nasabah. Seluruh documents, supported by internal regulation PDE
pengaduan diproses serius berdasarkan peraturan No. 0022/PDE/12/2024 concerning the Customer
internal terkait terkait produk/operasional. Pada Complaint Service SOP. All complaints are handled
2025, tidak tercatat pelanggaran informasi with due diligence based on relevant internal
produk/jasa atau komunikasi pemasaran yang regulations related to products/operations. In
merugikan nasabah maupun melanggar regulasi. 2025, no violations related to product/service
information or marketing communications that
harmed clients or breached regulations were
recorded.
Sustainability Report 2025 749 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 750
Produk Dievaluasi untuk
Keamanan Nasabah [OJK F.27]
Products Evaluated for Customer Safety
LPEI menjamin bahwa 100% produk dan layanan Indonesia Eximbank ensures that 100% of products
yang disalurkan kepada nasabah telah melalui and services delivered to clients undergo a
evaluasi komprehensif yang melibatkan berbagai comprehensive evaluation involving several
unit terkait, yaitu: (i) Unit Kerja Owner, (ii) Unit Kerja relevant units, namely: (i) the Owner Work Unit,
Business Risk, (iii) Tim Reviewer yang mencakup (ii) the Business Risk Work Unit, (iii) the Review
fungsi legal, compliance, dan manajemen risiko, Team which includes legal, compliance, and
serta (iv) unit relevan lainnya sebelum diserahkan risk management functions, and (iv) other
kepada Komite Pengembangan Produk. relevant units before submission to the Product
Development Committee.
Sesuai SPO Penyusunan Peraturan, identifikasi In accordance with the SPO on Regulation
risiko inheren pada pengembangan produk atau Preparation, the identification of inherent risks
ekspansi usaha dilakukan melalui koordinasi in product development or business expansion
dengan unit manajemen risiko. Kelompok is conducted in coordination with the risk
risiko material yang dievaluasi pada tahap management unit. Material risk groups evaluated
pengembangan Produk dan/atau Layanan Baru during the development of New Products and/or
(PAB) meliputi: Services (PAB) include:
1. Risiko Bisnis: 1. Business Risk:
risiko asuransi dan risiko strategis. Insurance risk and strategic risk.
2. Risiko Finansial: 2. Financial Risk:
risiko kredit, pasar, operasional, likuiditas, Credit, market, operational, liquidity, investment
investasi (khusus syariah), dan imbal hasil (Sharia-specific), and return (Sharia-specific)
(khusus syariah). risks.
3. Risiko Governance: 3. Governance Risk:
risiko kepatuhan, hukum, dan reputasi. Compliance, legal, and reputational risks.
4. Risiko relevan lainnya yang wajib diungkapkan 4. Other relevant risks that must be disclosed
kepada nasabah melalui dokumen yang to clients through documents signed by the
ditandatangani oleh nasabah tersebut. clients.
Pengembangan Produk dan/atau Layanan The development of New Products and/or Services
Baru (PAB) atau ekspansi kegiatan usaha di LPEI (PAB) or business activity expansion at Indonesia
dikenakan evaluasi ketat jika memenuhi salah Eximbank is subject to strict evaluation if it meets
satu kriteria berikut: any of the following criteria:
1. Merupakan aktivitas yang belum pernah 1. Activities that have never been carried out
dilaksanakan sebelumnya oleh LPEI. previously by Indonesia Eximbank.
2. Aktivitas yang telah ada namun mengalami 2. Existing activities that undergo significant
pengembangan signifikan yang mengubah development altering the material risk profile,
profil risiko material, baik dari segi target pasar, whether in terms of target market, Risk
Risk Acceptance Criteria (RAC), fitur produk, Acceptance Criteria (RAC), product features,
maupun proses operasional, dengan penilaian or operational processes, assessed based
berdasarkan parameter risiko bisnis, finansial, on business, financial, and governance risk
dan governance. parameters.
3. Bukan produk penugasan khusus yang 3. Products that are not special assignments
diatur melalui peraturan pemerintah, surat regulated through government regulations,
penugasan, atau instrumen serupa. assignment letters, or similar instruments.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 750 Sustainability Report 2025
Page 751
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Proses review dapat melibatkan Unit Kerja The review process may involve the Information
Teknologi Informasi dan Unit Finance sesuai Technology Work Unit and the Finance Unit as
kebutuhan, dengan analisis PAB yang tercantum necessary, with the PAB analysis included in the
dalam Rencana Bisnis kepada OJK serta Rencana Business Plan submitted to the Financial Services
Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) kepada Authority (OJK) and the Annual Work Plan and
Kementerian Keuangan. Sebagai manifestasi Budget (RKAT) submitted to the Ministry of
komitmen perlindungan nasabah, LPEI secara Finance. As a manifestation of its commitment
konsisten menerapkan seluruh prosedur dan to client protection, Indonesia Eximbank
mekanisme internal untuk peluncuran PAB, consistently implements all internal procedures
berlandaskan regulasi perundang-undangan and mechanisms for the launch of PAB, based on
yang berlaku demi menjamin keamanan dan applicable laws and regulations, to ensure safety
transparansi. and transparency.
Inovasi dan Pengembangan
Produk atau Jasa [OJK F.26]
Innovation and Product or Service Development
LPEI terus berupaya mengembangkan inovasi Indonesia Eximbank continues to strive to
produk dan layanan yang selaras dengan develop product innovations and service
kebutuhan eksportir nasional, khususnya UMKM, innovations aligned with the needs of national
untuk mengatasi dinamika pasar global. Langkah exporters, particularly MSMEs, to address global
ini memperkuat daya saing pelaku usaha ekspor market dynamics. These efforts strengthen the
Indonesia di kancah internasional. competitiveness of Indonesian export-oriented
businesses on the international stage.
Akses Kantor Cabang [GRI FS14, FS15]
Access to Branch
LPEI mengelola jaringan operasional yang Indonesia Eximbank manages an operational
mencakup Kantor Pusat di Jakarta, 3 Kantor network that includes its Head Office in Jakarta, 3
Cabang, 3 Kantor Wilayah, serta 1 Kantor Area Branch Offices, 3 Regional Offices, and 1 Area Office
untuk memastikan aksesibilitas layanan yang to ensure optimal service accessibility throughout
optimal di seluruh Indonesia. Kantor Cabang Indonesia. Strategic Branch Offices are located
strategis ditempatkan di Makassar, Balikpapan in Makassar, Balikpapan, and Denpasar to reach
dan Denpasar guna menjangkau nasabah di clients in the western and central regions of the
wilayah barat dan tengah negara. country.
Kantor Wilayah berlokasi di Jakarta, Surakarta, The Regional Offices are situated in Jakarta,
dan Surabaya, sementara Kantor Area di Medan Surakarta, and Surabaya, while the Area Office in
diposisikan sesuai distribusi geografis mayoritas Medan is positioned according to the geographical
nasabah LPEI. Jaringan terdistribusi ini menjamin distribution of the majority of Indonesia Eximbank’s
ketersediaan pelayanan yang merata dan clients. This distributed network ensures the
responsif di berbagai kawasan strategis. availability of consistent and responsive services
across various strategic areas.
Sustainability Report 2025 751 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 752
Edukasi Produk dan Jasa Layanan LPEI [GRI FS16]
Products Evaluated for Customer Safety
LPEI secara rutin menyelenggarakan program Indonesia Eximbank routinely conducts
edukasi untuk meningkatkan pemahaman educational programs to enhance clients’
nasabah terkait layanan keuangan. Inisiatif ini understanding of financial services. These
mendukung literasi keuangan masyarakat luas, initiatives support broader financial literacy, with
dengan penekanan khusus pada eksportir UMKM a particular emphasis on MSME exporters as
sebagai nasabah inti. Kegiatan edukasi secara the core clients. Specific educational activities
spesifik yang dilaksanakan sepanjang tahun 2025 carried out throughout 2025 include the following:
adalah sebagai berikut:
1. Coaching Program for New Exporter (capacity 1. Coaching Program for New Exporters (capacity
building) secara hybrid building), conducted in a hybrid format
2. Desa Devisa (community development) 2. Desa Devisa (community development)
3. Business Matching 3. Business Matching
4. Pameran berskala internasional 4. International-scale exhibitions
5. Penguatan kolaborasi dengan Kementerian/ 5. Strengthening collaboration with Ministries/
Lembaga dan SMV Agencies and Special Mission Vehicles (SMVs)
Jumlah Produk yang Ditarik [OJK F.29]
Number of Products Recalled
LPEI tidak mencatat adanya penarikan produk atau Indonesia Eximbank recorded no product or
layanan akibat keluhan kepuasan dan keselamatan service withdrawals due to client satisfaction or
nasabah, maupun tekanan regulator terkait isu safety complaints, nor any regulatory pressure
kepatuhan sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini related to compliance issues throughout 2025. This
menunjukkan dedikasi kuat LPEI dalam menjaga achievement demonstrates Indonesia Eximbank’s
standar kualitas produk dan layanan pembiayaan. strong dedication to maintaining the quality
Hasil tersebut semakin mempererat kepercayaan standards of its financing products and services.
nasabah terhadap portofolio solusi keuangan LPEI The outcome further strengthens client trust in
yang andal dan terpercaya. Indonesia Eximbank’s portfolio of reliable and
trustworthy financial solutions.
Pengaduan Nasabah [GRI 2-25]
Customer Complaint
LPEI menyediakan kanal pengaduan resmi untuk Indonesia Eximbank provides official complaint
mengakomodasi keluhan nasabah, dengan channels to accommodate client grievances,
komitmen penuh untuk menangani setiap with a full commitment to addressing every input
pengaduan secara serius dan tepat waktu. seriously and in a timely manner. The procedure
Prosedur penanganan pengaduan nasabah for handling client complaints is governed by PDE
diatur melalui PDE No. 0022/PDE/12/2024 tanggal No. 0022/PDE/12/2024 dated December 6, 2024,
6 Desember 2024 tentang Standar Pedoman concerning the Operational Guideline Standards for
Operasional Layanan Pengaduan Nasabah Client Complaint Services of Indonesia Eximbank.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Tanggung Responsibility for resolving complaints lies with
jawab penyelesaian pengaduan berada pada the Communications and Institutional Relations
Unit Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan, Unit, supported by relevant units according to the
didukung unit terkait sesuai substansi pengaduan substance of the complaint, to ensure effective
untuk memastikan respons yang efektif dan and accountable responses.
akuntabel.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 752 Sustainability Report 2025
Page 753
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Proses Penanganan Pengaduan Nasabah
Customer Complaint Handling Process
1. Pengaduan nasabah dapat dilakukan dalam 1. Client complaints can be submitted verbally or
bentuk lisan atau tertulis melalui: in writing through:
a. Datang langsung ke kantor LPEI; a. Direct visit to an Indonesia Eximbank office;
b. Telepon kantor pusat atau jaringan kantor b. Phone call to the head office or other
LPEI lainnya; Indonesia Eximbank office networks;
c. Surat elektronik (email) khusus pengaduan c. Dedicated email for complaints at:
ke:pengaduan@ indonesiaeximbank.go.id; pengaduan@indonesiaeximbank.go.id;
d. Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen d. Financial Services Authority Consumer
Otoritas Jasa Keuangan (APPK OJK). Protection Portal Application (APPK OJK).
2. Verifikasi dan konfirmasi pengaduan oleh LPEI; 2. Verification and confirmation of complaints by
Indonesia Eximbank;
3. Tindak lanjut & pemberian tanggapan oleh LPEI; 3. Follow-up and response provided by Indonesia
Eximbank;
4. LPEI menyampaikan informasi perpanjangan 4. Indonesia Eximbank communicates extensions
waktu proses pengaduan (jika diperlukan); of complaint processing time, if necessary;
5. LPEI menyampaikan informasi pengaduan 5. Indonesia Eximbank provides information that
telah diselesaikan. the complaint has been resolved.
Pada tahun 2025, LPEI berhasil menyelesaikan In 2025, Indonesia Eximbank successfully resolved
100% pengaduan yang masuk melalui sistem APPK 100% of complaints received through the OJK APPK
OJK tercatat (5 (lima) pengaduan) tepat waktu, system (5 [five] complaints) in a timely manner,
meningkat dari 1 (satu) pengaduan pada tahun an increase from 1 (one) complaint in the previous
sebelumnya. year.
Uraian
2025 2024
Description
Pengaduan yang Masuk
5 1
Incoming Complaints
Pengaduan Terselesaikan
5 1
Complaints Resolved
Pengaduan dalam Proses
0 0
Complaints being Processed
Tidak ada biaya yang dikeluarkan selama proses No fees are charged during the customer complaint
penanganan pengaduan nasabah. handling process.
Survei Kepuasan Nasabah [OJK F.30] [GRI FS16]
Customer Satisfaction Survey
LPEI secara proaktif menyelenggarakan survei Indonesia Eximbank proactively conducts client
kepuasan nasabah pada tahun 2025 guna satisfaction surveys at 2025 to continuously
terus mengoptimalkan kualitas layanan dan optimize the quality of services and products
produk yang disediakan. Kegiatan ini sekaligus provided. This activity also fulfills the provisions of
memenuhi ketentuan PMK No. 208/PMK.06/2021 PMK No. 208/PMK.06/2021 concerning Governance
tentang Prinsip Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Principles, Risk Management, and Know Your
KYC. Hasil survei akan menjadi dasar perbaikan Customer (KYC). The survey results serve as a
strategis untuk mengatasi kebutuhan nasabah basis for strategic improvements to address client
secara tepat sasaran melalui peningkatan produk needs accurately through enhanced products and
dan pelayanan. Survei tersebut tahun sebelumnya services. The previous year’s survey generated
menghasilkan 9 (sembilan) kategori masukan 9 (nine) categories of feedback from debtors,
dari nasabah debitur yang telah ditindaklanjuti which have been addressed by the relevant
oleh unit terkait, mencerminkan komitmen units, reflecting Indonesia Eximbank’s ongoing
berkelanjutan dalam pengembangan layanan. commitment to service development.
Sustainability Report 2025 753 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 754
Kinerja Lingkungan Environmental Performance LPEI terus mengintegrasikan prinsip kehati- hatian lingkungan dalam setiap aktivitas pembiayaan guna mendorong praktik usaha yang lebih bertanggung jawab. LPEI continues to integrate environmental precautionary principles into every financing activity to promote more responsible business practices. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 754 Sustainability Report 2025
Page 755
05
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sustainability Report 2025 755 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 756
Komitmen dan Kebijakan Mengelola Kinerja Lingkungan [GRI 3-3] Commitment and Policies in Managing Environmental Performance Sektor jasa keuangan memegang peran strategis The financial services sector plays a strategic role dalam mendorong agenda keberlanjutan, in advancing the sustainability agenda, particularly khususnya melalui penyediaan fasilitas through the provision of financing facilities that pembiayaan yang memastikan aktivitas usaha ensure clients’ business activities do not cause nasabah tidak menimbulkan dampak merugikan adverse impacts on the environment and society. terhadap lingkungan dan masyarakat. Sejalan In line with this, Indonesia Eximbank (Indonesia dengan hal tersebut, Lembaga Pembiayaan Ekspor Eximbank) actively supports the implementation Indonesia (LPEI) berperan aktif dalam mendukung of Environmental, Social, and Governance (ESG) implementasi arahan Environmental, Social, and directives issued by the Financial Services Authority Governance (ESG) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), including compliance with POJK No. 51/ (OJK), termasuk pemenuhan ketentuan POJK No. POJK.03/2017 on the Implementation of Sustainable 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan for Financial Service Institutions, Issuers, and Public Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Companies. Emiten, dan Perusahaan Publik. Komitmen LPEI dalam menjalankan mandat bisnis Indonesia Eximbank’s commitment to carrying inti yang mengedepankan prinsip ESG tercermin out its core business mandate with an emphasis dari tersedianya kebijakan, serta Standar on ESG principles is reflected in the availability of Pedoman Operasional yang menjadi acuan policies, and Operational Guideline Standards that penerapan Keuangan Berkelanjutan. LPEI bertekad serve as references for implementing Sustainable mengimplementasikan Keuangan Berkelanjutan Finance. Indonesia Eximbank is determined to secara menyeluruh sebagai wujud kontribusi implement Sustainable Finance comprehensively terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan as a contribution to achieving the Sustainable Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ Development Goals (SDGs). SDGs). Implementasi tersebut dilakukan melalui This implementation is carried out through the penguatan integrasi aspek ESG yang telah strengthening of ESG integration that has been dibangun selama ini ke dalam proses analisis built into the portfolio financing analysis process, portofolio pembiayaan, termasuk untuk including identifying client profiles by business mengidentifikasi profil nasabah berdasarkan sector while considering ESG risks and opportunities. sektor usaha dengan mempertimbangkan risiko As outlined in the Sustainable Finance Action dan peluang ESG. Sebagaimana diuraikan dalam Plan (RAKB), Indonesia Eximbank emphasizes Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), the prioritization of drafting, socializing, and LPEI menegaskan prioritas pada penyusunan, implementing ESG policies including refining the sosialisasi, serta implementasi kebijakan ESG, design of Operational Guideline Standards related termasuk penyempurnaan rancangan Standar to the Implementation of Sustainable Finance. Pedoman Operasional terkait Penerapan Keuangan Berkelanjutan. Di luar penguatan pada produk dan proses Beyond strengthening financing products and pembiayaan, LPEI juga secara konsisten processes, Indonesia Eximbank also consistently mendorong operasional internal yang lebih ramah promotes more environmentally friendly internal lingkungan melalui Program Green Office Lifestyle operations through the Green Office Lifestyle Culture yang kini menjadi bagian dari penerapan Culture Program, which has now become part of “ESG Kelembagaan”. Program ini telah dijalankan institutional ESG implementation. This program sejak tahun 2012 berdasarkan arahan PDE No. has been in operation since 2012 under the 0024/PDE/04/2012 tentang Pengelolaan Sarana direction of PDE No. 0024/PDE/04/2012 concerning dan Prasarana Lembaga Pembiayaan Ekspor the Management of Facilities and Infrastructure of Indonesia, yang ditetapkan sebagai pedoman Indonesia Eximbank, established as a guideline for bagi seluruh pegawai. all employees. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 756 Sustainability Report 2025
Page 757
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Sustainable Financing
& Sustainable Funding
Sustainable Financing & Sustainable Funding
LPEI menunjukkan komitmen kuat dalam Indonesia Eximbank demonstrates a strong
mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, commitment to integrating Environmental, Social,
and Governance (ESG) melalui implementasi and Governance (ESG) principles through the gradual
konsep Keuangan Berkelanjutan secara bertahap. implementation of the Sustainable Finance concept.
Langkah ini merupakan bagian dari dukungan This initiative forms part of the Institution’s support
Lembaga terhadap pencapaian target Nationally for achieving Indonesia’s Nationally Determined
Determined Contribution (NDC) Indonesia, baik Contribution (NDC) targets, encompassing both
dalam aspek lingkungan hidup maupun sosial. environmental and social aspects.
Sebagaimana diuraikan dalam Rencana As outlined in the Sustainable Finance Action
Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), LPEI Plan (RAKB), Indonesia Eximbank sets short-term
menetapkan prioritas strategis jangka pendek and long-term strategic priorities, which include
dan jangka panjang yang mencakup penyusunan planning, socialization, strengthening risk analysis,
perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, penguatan and developing policies for ESG implementation in
analisis risiko, serta pengembangan kebijakan the execution of Sustainable Finance.
penerapan ESG dalam pelaksanaan Keuangan
Berkelanjutan.
Melalui implementasi bertahap tersebut, LPEI Through this phased implementation, Indonesia
menargetkan kemampuan untuk: Eximbank aims to achieve the capability to:
1. Menetapkan kebijakan khusus mengenai 1. Establish specific policies regarding the
penerapan aspek ESG dalam kegiatan application of ESG aspects in institutional
Kelembagaan dan operasional Kegiatan Usaha. activities and business operations.
2. Melakukan pemetaan dan pengelolaan 2. Map and manage financing portfolios based
portofolio pembiayaan berdasarkan sektor on priority sectors through the results of due
prioritas melalui hasil pelaksanaan due diligence. diligence.
3. Mengelola program dan kegiatan sosial yang 3. Manage social programs and activities that
mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan support the Sustainable Development Goals
(SDGs) dengan berbasis pada prinsip ESG. (SDGs), based on ESG principles.
Selanjutnya, LPEI juga menyiapkan langkah Furthermore, Indonesia Eximbank is preparing
strategis untuk menghadirkan produk dan strategic measures to introduce environmentally
instrumen keuangan berwawasan lingkungan, conscious financial products and instruments,
seperti Green Financing dan Sustainability- such as Green Financing and the issuance of
Linked Loan (SLL) penerbitan Green Bond, dalam Green Bonds, to promote export activities aligned
rangka mendorong kegiatan ekspor yang sejalan with sustainable development agendas and
dengan agenda pembangunan berkelanjutan Indonesia’s commitment to the Paris Agreement.
dan komitmen Pemerintah Indonesia terhadap
Perjanjian Paris (Paris Agreement).
Kerangka keberlanjutan LPEI berlandaskan pada Indonesia Eximbank’s sustainability framework is
8 (delapan) Prinsip Keuangan Berkelanjutan founded on the eight Sustainable Finance Principles
sebagaimana ditetapkan dalam POJK No. 51/ as stipulated in POJK No. 51/POJK.03/2017, which
POJK.03/2017, yang meliputi: prinsip investasi yang include: the principle of responsible investment;
bertanggung jawab; prinsip strategi dan praktik the principle of sustainable business strategy and
bisnis berkelanjutan; prinsip pengelolaan risiko practice; the principle of social and environmental
sosial dan lingkungan; prinsip tata kelola; prinsip risk management; the principle of governance;
komunikasi yang informatif; prinsip inklusif; prinsip the principle of informative communication; the
pengembangan sektor unggulan prioritas; serta principle of inclusivity; the principle of developing
prinsip koordinasi dan kolaborasi. priority leading sectors; and the principle of
coordination and collaboration.
Sustainability Report 2025 757 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 758
Program Green Office LPEI [GRI 3-3] Indonesia Eximbank’S Green Office Program Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian As a demonstration of its commitment to lingkungan, Lembaga Pembiayaan Ekspor environmental preservation, the Indonesia Indonesia (LPEI) melaksanakan berbagai inisiatif Eximbank (Indonesia Eximbank) implements yang difokuskan pada penerapan praktik ramah various initiatives focused on the application lingkungan di area perkantoran. Melalui inisiatif of environmentally friendly practices in office “Green Office Lifestyle Culture”, LPEI berupaya areas. Through the “green office” initiative, menciptakan tempat kerja yang beroperasi secara Indonesia Eximbank strives to create a workplace efisien dan berkelanjutan dengan tetap menjaga that operates efficiently and sustainably while kualitas lingkungan hidup. maintaining environmental quality. Pelaksanaan program ini dikoordinasikan oleh Unit The implementation of this program is coordinated Kerja Pengadaan dan Umum sebagai pihak yang by the Procurement and General Affairs Unit, which bertanggung jawab atas pengelolaan sarana is responsible for managing office facilities and dan prasarana kantor, termasuk penerapan infrastructure, including the enforcement of policies kebijakan penghematan energi listrik, dan air. on electricity, and water. Indonesia Eximbank also LPEI juga menumbuhkan budaya berkelanjutan di fosters a sustainability culture within the workplace lingkungan kerja dengan mendorong partisipasi by encouraging the active participation of all aktif seluruh pegawai untuk menerapkan perilaku employees to adopt environmentally conscious sadar lingkungan dalam aktivitas sehari-hari. behaviors in their daily activities. Secara operasional, budaya ini mencakup Operationally, Indonesia Eximbank’s green office berbagai inisiatif, antara lain: program includes several initiatives, such as: 1. Optimalisasi penggunaan metode 1. Optimization of online-based learning and pembelajaran dan pelatihan berbasis daring. training methods. 2. Pengelolaan penggunaan kertas secara 2. Efficient management of paper usage through efisien melalui penerapan double side printing, double-sided printing, limiting the printing pembatasan pencetakan draft dokumen, serta of draft documents, and utilizing digital pemanfaatan digital signature dengan tetap signatures while maintaining functionality and menjaga aspek fungsi dan kerahasiaannya. confidentiality. 3. Pemanfaatan ruang kerja yang efisien melalui 3. Efficient use of workspace through the Eximbank pelaksanaan program Eximbank New Way of New Way of Working (XWoW) program, which Working (XWoW) yang memberikan fleksibilitas provides employees with flexibility to work in a bagi pegawai untuk bekerja secara hybrid. hybrid manner. 4. Penerapan penghematan energi listrik dengan 4. Energy-saving measures, including turning mematikan peralatan dan lampu di area yang off equipment and lights in unused areas and tidak digunakan serta membatasi penggunaan limiting the use of electronic devices outside of perangkat elektronik di luar jam kerja. working hours. 5. Pengelolaan penggunaan air secara bijak 5. Wise management of water usage, ensuring dengan memastikan keran tertutup setelah faucets are turned off after use. digunakan serta bijak mengonsumsi air sesuai kebutuhan. Walaupun LPEI belum menerapkan penggunaan Although Indonesia Eximbank has not yet material daur ulang dalam kegiatan operasional implemented the use of recycled materials in its utama, Lembaga telah menggunakan material main operational activities, the Institution has yang lebih ramah lingkungan, termasuk adopted more environmentally friendly materials, penerapan sistem penerangan dengan lampu LED including the installation of LED lighting with motion berfitur sensor gerak untuk meningkatkan efisiensi sensors to improve energy efficiency. energi di beberapa ruangan. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 758 Sustainability Report 2025
Page 759
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Konsumsi Energi dan
Emisi yang Dihasilkan
Energy Consumption and Generated Emission
Konsumsi Energi Energy Consumption
Dalam kegiatan operasional perkantoran, In its office operations, the Indonesia Eximbank
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) (Indonesia Eximbank) utilizes two main types
memanfaatkan dua jenis sumber energi utama of energy sources, all of which are still derived
yang seluruhnya masih berasal dari energi tidak from non-renewable energy. These consist of
terbarukan. Energi tersebut terdiri atas bahan fuel (gasoline) used for operational vehicles and
bakar minyak (BBM) jenis bensin yang digunakan electricity used for lighting and the operation of
untuk kendaraan operasional, serta listrik yang various electronic equipment in offices. All energy
digunakan untuk kebutuhan penerangan dan supplies are sourced from third parties.
pengoperasian berbagai perangkat elektronik di
kantor. Seluruh pasokan energi tersebut diperoleh
dari pihak ketiga.
LPEI belum mulai memanfaatkan sumber energi Throughout 2025, Indonesia Eximbank has not yet
terbarukan dalam kegiatan operasionalnya utilized renewable energy sources in its operational
sepanjang tahun 2025. Meskipun demikian, LPEI activities. Nevertheless, Indonesia Eximbank
terus berupaya mengoptimalkan penggunaan continues to optimize energy use by implementing
energi dengan menerapkan langkah-langkah efficiency measures focused on reducing fuel and
efisiensi yang berfokus pada penghematan electricity consumption across all work units. [OJK
penggunaan BBM dan listrik di seluruh unit kerja. F.7] [GRI 302-4]
[OJK F.7] [GRI 302-4]
Upaya Penghematan Listrik: Electricity Saving Initiatives:
1. Mendorong seluruh pegawai untuk mematikan 1. Encouraging all employees to switch off and
dan mencabut perangkat elektronik pribadi unplug personal electronic devices after
setelah jam kerja. working hours.
2. Mengimbau pegawai terakhir yang 2. Advising the last employee leaving the office to
meninggalkan kantor untuk mematikan lampu turn off lights and air conditioners.
dan pendingin udara.
3. Menginstruksikan penonaktifan lampu dan 3. Instructing the deactivation of lighting and air
pendingin ruangan di area kerja yang sudah conditioning in work areas that are no longer
tidak digunakan. in use.
4. Memanfaatkan fasilitas video conference 4. Utilizing video conference facilities for internal
untuk rapat internal maupun eksternal guna and external meetings to reduce the need for
mengurangi kebutuhan perjalanan dinas. business travel.
5. Mengimplementasikan pelatihan dan 5. Effectively implementing training and
sosialisasi melalui webinar atau secara daring socialization programs through webinars to
secara efektif untuk menekan penggunaan minimize additional energy consumption.
energi tambahan.
Upaya Penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM): Fuel (BBM) Saving Initiatives:
1. Melaksanakan perawatan rutin terhadap 1. Conducting routine maintenance on all official
seluruh kendaraan dinas dan operasional. and operational vehicles.
2. Melakukan uji emisi kendaraan secara berkala 2. Performing periodic vehicle emission tests to
untuk memastikan kinerja mesin yang efisien. ensure efficient engine performance.
3. Memastikan penggunaan bahan bakar sesuai 3. Ensuring the use of fuel in accordance with
standar spesifikasi kendaraan. vehicle specification standards.
4. Mengoptimalkan kegiatan teleconference 4. Optimizing teleconference activities and
dan membatasi mobilitas fisik dalam rangka limiting physical mobility in order to improve
efisiensi penggunaan BBM. fuel efficiency.
Sustainability Report 2025 759 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 760
Melalui implementasi langkah-langkah tersebut, Through the implementation of these measures,
LPEI berupaya mewujudkan efisiensi energi Indonesia Eximbank seeks to achieve sustainable
yang berkesinambungan sekaligus mendukung energy efficiency while supporting its sustainability
komitmen keberlanjutan yang sejalan dengan commitment in line with the principles of
prinsip-prinsip Environmental, Social, and Environmental, Social, and Governance (ESG).
Governance (ESG).
Konsumsi dan Intensitas Energi [OJK F.6] [GRI 302-1, 302-3, 302-4]
Energy Consumption and Intensity
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Pemakaian BBM dari Kendaraan liter 11.502 11.619 13.391
Operasional di Kantor Pusat*
Fuel Consumption from
Operational Vehicles at the Head Gigajoule 393 397 476
Office
Pemakaian Listrik Kantor Pusat* kWh 1.403.461 1.781.882 1.708.390
Electricity Usage at the Head Office Gigajoule 5.052 6.415 6.150
Total Konsumsi Energi
Gigajoule 5.445 6.812 6.626
Total Energy Consumption
Pendapatan Operasional – Neto Rp juta
2.113.559 980.174 1.182.281
Total Operating Income – Net Rp million
Gigajoule/Rp juta
Intensitas Pemakaian Energi
Gigajoule/Rp 0,002 0,007 0,005
Energy Consumption Intensity
million
Keterangan | Notes:
1 liter = 0,0342 Gigajoule
1 kwh = 0,0036 Gigajoule
*) Termasuk entitas anak yang berada di gedung kantor pusat, yaitu Prosperity Tower.
**) Perhitungan Emisi GRK dari pemakaian kWh listrik berdasarkan ketentuan dari Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM (2017), 1 kWh = 0,0036 Gigajoule.
1 liter = 0.0342 Gigajoules
1 kWh = 0.0036 Gigajoules
*) Includes subsidiaries located in the head office building, namely Prosperity Tower.
**) The calculation of GHG emissions from electricity consumption (kWh) is based on the provisions of the Directorate General of Electricity, Ministry of
Energy and Mineral Resources (2017), where 1 kWh = 0.0036 Gigajoules.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank (Indonesia Eximbank) does
belum memiliki data terperinci mengenai tingkat not yet have detailed data on fuel oil (BBM)
konsumsi bahan bakar minyak (BBM), baik untuk consumption, either for internal or external
kegiatan di dalam maupun di luar organisasi. Saat organizational activities. Currently, the inventory of
ini, inventarisasi penggunaan BBM dari aktivitas fuel usage from operational vehicle rentals is still
penyewaan kendaraan operasional masih dicatat recorded in nominal values (Rupiah) and has not
dalam bentuk nilai nominal (Rupiah) dan belum been converted into energy units.
dikonversi ke dalam satuan energi.
Sementara itu, data konsumsi energi di luar Meanwhile, energy consumption data outside the
organisasi meliputi penggunaan BBM dan listrik organization, including fuel and electricity used by
oleh pihak pemasok atau mitra kerja tidak dapat suppliers or business partners, cannot be reported
dilaporkan karena perjanjian kerja sama yang because the existing cooperation agreements do
berlaku belum mencakup ketentuan mengenai not yet include provisions regarding the recording
pencatatan atau pelaporan volume energi yang or reporting of energy volumes used by partners.
digunakan oleh pihak mitra. Selain itu, LPEI tidak In addition, Indonesia Eximbank does not have
memiliki akses maupun kewenangan untuk access to, nor the authority to directly obtain, such
memperoleh data tersebut secara langsung. data.
Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Taking these conditions into account, in the 2025
pada tahun pelaporan 2025, total energi yang reporting year, the total energy directly consumed
dikonsumsi langsung oleh LPEI tercatat sebesar by Indonesia Eximbank amounted to 5,445
5.445 Gigajoule. [ESG E-03] Gigajoule. [ESG E-03]
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 760 Sustainability Report 2025
Page 761
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Emisi dari Aktivitas Operasional
[GRI 102-4, 102-5, 102-6, 102-8][OJK F.11]
Emissions from Operational Activities
Berdasarkan kategori sumber energinya, emisi Gas Based on the category of energy sources, the
Rumah Kaca (GRK) yang dihasilkan oleh Lembaga Greenhouse Gas (GHG) emissions generated by
Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) terutama Indonesia Eximbank (Indonesia Eximbank) mainly
berasal dari konsumsi listrik yang termasuk dalam originate from electricity consumption, which
Cakupan 2 (Scope 2), di mana pasokan energinya falls under Scope 2, where the energy supply still
masih bergantung pada sumber energi fosil yang depends on non-renewable fossil fuel sources.
bersifat tidak terbarukan.
Karena keterbatasan ketersediaan data, pada Due to limited data availability, during this reporting
periode pelaporan ini LPEI belum dapat period Indonesia Eximbank has not yet been able
mengungkapkan besaran emisi dari penggunaan to disclose the amount of emissions from other
emisi tidak langsung lainnya (Cakupan 3/Scope indirect emissions (Scope 3) generated from third-
3) yang dihasilkan dari aktivitas pihak ketiga atau party activities or the supply chain.
rantai pasok.
LPEI menyadari bahwa emisi GRK memberikan Indonesia Eximbank recognizes that GHG emissions
dampak negatif terhadap lingkungan, khususnya have negative impacts on the environment,
dalam mempercepat laju pemanasan global dan particularly in accelerating global warming and
perubahan iklim. Oleh karena itu, LPEI berkomitmen climate change. Therefore, Indonesia Eximbank
untuk mendukung upaya mitigasi perubahan iklim is committed to supporting climate change
melalui pelaksanaan inventarisasi emisi karbon mitigation efforts through the implementation of a
dioksida (CO2) yang bersumber dari konsumsi carbon dioxide (CO2) emissions inventory derived
listrik dan bahan bakar minyak. from electricity and fuel consumption.
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Cakupan 1 (BBM)*
Kg CO2-eq 26.512,11 26.781,80 30.866,26
Scope 1 (Fuel)
Cakupan 2 (Listrik)*
Kg CO2-eq 1.108.734,19 1.664.277,79 1.595.636,26
Scope 2 (Electricity)
Total [ESG E-01] Ton CO2-eq 1.135,25 1.691,06 1.626,50
Pendapatan Operasional – Neto Rp juta
2.113.559 980.174 1.182.281
Total Operating Income - Net Rp million
Intensitas Emisi [ESG E-02] Ton CO2-eq/Rp juta
0,001 0,002 0,001
Emission Intensity Ton CO2-eq/Rp million
Keterangan | Notes:
*) Perhitungan Emisi GRK dari pemakaian kWh listrik berdasarkan ketentuan dari Dirjen Kelistrikan Kementerian ESDM (2017), 1 kWh = 0,934 Kg CO2-eq/kWh.
*) Calculation of GHG Emissions from the use of kWh of electricity based on provisions from the Director General of Electricity, Ministry of Energy and
Mineral Resources (2017), 1 kWh = 0.934 Kg CO2-eq/kWh.
Sustainability Report 2025 761 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 762
Dalam rangka menekan emisi karbon dari kegiatan In order to reduce carbon emissions from operasional, LPEI menerapkan sejumlah langkah operational activities, Indonesia Eximbank efisiensi di lingkungan kerja. LPEI mendorong implements a number of efficiency measures in seluruh pegawai untuk berperilaku hemat energi, the workplace. Indonesia Eximbank encourages antara lain dengan mematikan serta mencabut all employees to practice energy-saving behavior, kabel perangkat elektronik setelah digunakan, including switching off and unplugging electronic mematikan lampu dan pendingin ruangan equipment after use, turning off lights and air (AC) ketika menjadi pegawai terakhir yang conditioning when being the last person to leave meninggalkan ruang kerja atau ruang rapat, serta workspaces or meeting rooms, and optimizing the mengoptimalkan penggunaan fasilitas rapat use of meeting facilities effectively through both secara efektif baik melalui pertemuan daring online and in-person meetings. [OJK F.12] maupun tatap muka. [OJK F.12] Saat ini, LPEI belum menetapkan target spesifik At present, Indonesia Eximbank has not yet set terkait pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada a specific target related to achieving Net Zero tahun 2060. Kendati demikian, LPEI berperan aktif Emission (NZE) by 2060. Nevertheless, Indonesia sebagai agen transformasi dalam penerapan Eximbank actively plays its role as a transformation prinsip ESG melalui serangkaian inisiatif yang agent in implementing ESG principles through a mendorong penerapan ESG sebagai standar series of initiatives that promote ESG as a standard dalam operasional dan kinerja berkelanjutan in the Institution’s operations and sustainable Lembaga. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, performance. As part of this commitment, LPEI juga telah mengimplementasikan ESG Indonesia Eximbank has also implemented an Checklist sebagai instrumen pendukung dalam ESG Checklist as a supporting instrument in the proses analisis pembiayaan. [ESG E-06, E-07] financing analysis process. [ESG E-06, E-07] Konsumsi Air [OJK F.8] Water Consumption [OJK F.8] Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank (Indonesia Eximbank) utilizes memanfaatkan sumber air dari Perusahaan water sourced from the local Regional Drinking Daerah Air Minum (PDAM) setempat untuk Water Company (PDAM) for office operational keperluan operasional perkantoran dalam jumlah needs in limited amounts. Water usage is focused terbatas. Pemakaian air tersebut difokuskan on domestic purposes, such as toilets, pantries, untuk kebutuhan domestik, seperti toilet, pantry, prayer rooms, air-conditioning systems, workplace mushalla, sistem pendingin udara, kebersihan cleanliness, and other supporting activities. Water area kerja, serta aktivitas pendukung lainnya. consumption in the office environment does not Penggunaan air di lingkungan kantor tidak cause significant impacts on the surrounding menimbulkan dampak yang signifikan terhadap environment. lingkungan sekitar. Pengelolaan suplai air dan sistem pembuangan Water supply management and wastewater dilakukan oleh pihak pengelola gedung, yang juga systems are handled by the building management, bertanggung jawab atas keseluruhan manajemen which is also responsible for overall utility utilitas di Gedung Prosperity Tower, tempat kantor management at Prosperity Tower, where Indonesia pusat LPEI beroperasi. [ESG E-04] Eximbank’s Head Office operates. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 762 Sustainability Report 2025
Page 763
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Sebagai bagian dari upaya efisiensi dalam As part of efforts to improve efficiency in water
penggunaan sumber daya air, Indonesia Eximbank resource use, Indonesia Eximbank consistently
secara konsisten melaksanakan berbagai langkah implements various conservation measures,
penghematan, antara lain: including:
1. Menjalankan kampanye internal “gunakan air 1. Conducting an internal campaign to “use water
secukupnya” di lingkungan kerja. as needed” in the workplace.
2. Melakukan inspeksi dan pemeliharaan instalasi 2. Performing regular inspections and
air secara berkala untuk mendeteksi potensi maintenance of water installations to detect
kebocoran. potential leaks.
3. Melaksanakan perbaikan atau penggantian 3. Carrying out immediate repairs or replacements
segera terhadap instalasi air yang mengalami for damaged water installations.
kerusakan.
4. Mengimbau seluruh pegawai dan tamu kantor 4. Encouraging all employees and office visitors
untuk memastikan keran air tertutup rapat to ensure that water taps are properly closed
setelah digunakan. after use.
Pengelolaan Limbah [OJK F.13, F.14]
Waste Management [OJK F.13, F.14]
Limbah yang dihasilkan dari kegiatan operasional Waste generated from the operational activities
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia of Indonesia Eximbank (Indonesia Eximbank) is
(LPEI) tergolong minimal, mengingat LPEI tidak minimal, as Indonesia Eximbank does not conduct
melakukan kegiatan produksi maupun proses production activities or raw material extraction
ekstraksi dan pengolahan bahan baku. Seluruh and processing. All operational activities are
aktivitas operasional bersifat administratif, administrative in nature; therefore, the waste
sehingga limbah yang dihasilkan terutama terdiri generated mainly consists of non-hazardous and
atas limbah non-Bahan Berbahaya dan Beracun non-toxic waste (non-B3), such as paper, office
(non-B3), seperti kertas, alat tulis kantor (ATK), stationery, and organic waste from employees’
serta sampah organik dari sisa konsumsi harian daily consumption. The following is the recorded
pegawai. Berikut adalah limbah kertas yang paper waste:
tercatat:
Keterangan Satuan
2025 2024 2023
Description Unit
Limbah Kertas*
Kg 4.430,97 5.112,34 5.025,11
Paper Waste
Keterangan:
*) 1 lembar kertas = 0,005 kg
*) 1 lembar kertas = 0,005 kg
Sustainability Report 2025 763 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 764
Kendaraan operasional yang digunakan di kantor Most operational vehicles used at the Head Office pusat sebagian besar merupakan kendaraan are rental vehicles; therefore, responsibility for sewa, sehingga tanggung jawab pemeliharaan engine maintenance, including the handling of mesin termasuk penanganan limbah oli bekas used oil waste, lies with the service providers. menjadi kewenangan pihak penyedia jasa. Selain In addition, waste management in the office itu, pengelolaan limbah di lingkungan kantor environment, including collection and disposal, termasuk pengumpulan dan pembuangannya is under the responsibility of the management of berada di bawah tanggung jawab pengelola Prosperity Tower. Accordingly, Indonesia Eximbank Gedung Prosperity Tower. Dengan demikian, LPEI does not have the authority or access to receive, tidak memiliki kewenangan maupun akses untuk store, or distribute office waste and therefore menerima, menyimpan, atau mendistribusikan cannot present quantitative data on the volume of limbah kantor, sehingga tidak dapat menyajikan waste generated throughout 2025. [ESG E-05] data kuantitatif mengenai volume limbah yang dihasilkan sepanjang tahun 2025. [ESG E-05] Sebagai bentuk kontribusi terhadap pengurangan As a contribution to reducing waste generation, timbulan limbah, LPEI melaksanakan berbagai Indonesia Eximbank implements various internal inisiatif pengelolaan internal, antara lain melalui management initiatives, including paper-saving kampanye penghematan kertas, anjuran untuk campaigns, encouragement to reduce the use mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai of single-use packaging such as plastic and seperti plastik dan styrofoam di area kantor, styrofoam in office areas, and appeals to all serta imbauan kepada seluruh pegawai untuk employees to bring personal tumblers. In addition, membawa tumbler pribadi. Selain itu, dalam to minimize toner waste, Indonesia Eximbank has upaya meminimalkan limbah toner, LPEI telah replaced some printer devices with models that mengganti sebagian perangkat printer dengan use refillable toner ink systems that are more model yang menggunakan sistem isi ulang tinta environmentally friendly and efficient. toner yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Program Lingkungan [OJK F.9, F.10] Environmental Program Mengacu pada karakteristik kegiatan usahanya Referring to the characteristics of its business yang bersifat pembiayaan dan tidak berhubungan activities, which are financing-oriented and not langsung dengan aktivitas eksplorasi atau directly related to exploration or the utilization pemanfaatan sumber daya alam, Lembaga of natural resources, the Indonesia Eximbank Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) tidak (Indonesia Eximbank) did not record any specific mencatat adanya pengeluaran khusus yang expenditures categorized as environmental costs dikategorikan sebagai biaya lingkungan hidup and the use of environmental friendly material serta penggunaan material ramah lingkungan duting the reporting period. [OJK F.4, F.5] selama periode pelaporan. [OJK F.4, F.5] Seluruh kegiatan operasional LPEI, baik di kantor All Indonesia Eximbank operational activities, both pusat maupun di kantor cabang, berlokasi di at the Head Office and branch offices, are located kawasan perkotaan besar yang tidak termasuk in major urban areas that are neither within nor dalam, maupun berdekatan dengan, kawasan adjacent to protected areas or conservation lindung atau area konservasi dengan tingkat zones with high biodiversity value. Accordingly, keanekaragaman hayati tinggi. Dengan demikian, Indonesia Eximbank’s operations are ensured not aktivitas operasional LPEI dipastikan tidak to cause any significant environmental impact on menimbulkan dampak lingkungan yang signifikan conservation areas or the ecosystems within them. terhadap kawasan konservasi maupun terhadap ekosistem yang terdapat di dalamnya. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 764 Sustainability Report 2025
Page 765
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Kepatuhan Lingkungan [OJK F.15, F.16]
Environmental Compliance
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) The Indonesia Eximbank (Indonesia Eximbank)
memberikan ruang bagi masyarakat untuk provides channels for the public to submit
menyampaikan pengaduan terkait isu lingkungan complaints related to environmental issues
apabila terdapat kegiatan operasional yang should any operational activities potentially cause
berpotensi menimbulkan dampak negatif negative environmental impacts. This mechanism
terhadap lingkungan. Mekanisme ini merupakan forms part of Indonesia Eximbank’s commitment to
bagian dari komitmen LPEI dalam memastikan ensuring that business operations are conducted
pelaksanaan kegiatan usaha yang transparan, in a transparent, accountable, and sustainability-
bertanggung jawab, dan selaras dengan prinsip aligned manner.
keberlanjutan.
Sepanjang tahun pelaporan 2025, tidak terdapat Throughout the 2025 reporting year, there were no
pengaduan dari masyarakat maupun sanksi public complaints or regulatory sanctions related
dari regulator yang berkaitan dengan dampak to environmental impacts, including incidents of
lingkungan, termasuk kejadian tumpahan limbah waste or effluent spills arising from operational
atau efluen yang bersumber dari aktivitas activities. Indonesia Eximbank’s consistency in
operasional. Konsistensi LPEI dalam menerapkan implementing environmentally friendly practices
praktik ramah lingkungan tercermin dari tidak is reflected in the absence of any records of
adanya catatan pengadwuan, denda, atau sanksi complaints, fines, or sanctions—either monetary
baik yang bersifat moneter maupun non-moneter or non-monetary—resulting from non-compliance
akibat ketidakpatuhan terhadap peraturan dan with environmental laws and regulations.
perundang-undangan di bidang lingkungan
hidup.
Sustainability Report 2025 765 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 766
Kinerja Sosial Social Performance Melalui kontribusi sosial yang berkelanjutan, LPEI berkomitmen menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan yang inklusif. Through sustainable social contributions, Indonesia Eximbank is committed to creating a positive impact on society and supporting inclusive growth. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 766 Sustainability Report 2025
Page 767
06
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Sustainability Report 2025 767 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 768
Komitmen dan Kebijakan
Mengelola Kinerja Sosial [GRI 3-3]
Commitment and Policies In Managing Social Performance
Komitmen Lembaga Pembiayaan Ekspor The commitment of the Indonesia Eximbank
Indonesia (LPEI) terhadap pertumbuhan usaha (Indonesia Eximbank) to business growth is
selalu diimbangi dengan kepedulian terhadap consistently balanced with concern for the
dampak sosial positif yang dihasilkan bagi positive social impacts generated for employees
karyawan dan masyarakat luas. LPEI meyakini and the wider community. Indonesia Eximbank
bahwa keberhasilan pertumbuhan usaha tidak believes that the success of business growth is not
hanya diukur dari aspek finansial, melainkan measured solely by financial performance, but also
juga dari sejauh mana Lembaga berkontribusi by the extent to which the institution contributes
terhadap peningkatan kesejahteraan pegawai to improving employee welfare and fulfilling the
serta pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat. social needs of society.
Pegawai merupakan aset utama sekaligus motor Employees are Indonesia Eximbank’s primary asset
penggerak keberlanjutan LPEI. Oleh karena itu, LPEI and the driving force behind its sustainability.
menempatkan pengelolaan sumber daya manusia Therefore, Indonesia Eximbank places human
(SDM) sebagai prioritas strategis, dengan fokus capital management as a strategic priority,
pada upaya mempertahankan talenta terbaik, focusing on retaining top talent, applying the
menerapkan prinsip kesetaraan dalam praktik principle of equality in employment practices,
ketenagakerjaan, mengembangkan kompetensi developing competencies through education and
melalui program pendidikan dan pelatihan, serta training programs, and ensuring the sustainable
memastikan kesejahteraan seluruh pegawai fulfillment of employee welfare.
terpenuhi secara berkelanjutan.
Untuk memastikan pelaksanaan strategi To ensure the effective and consistent
pengelolaan SDM yang efektif dan konsisten, LPEI implementation of human capital management
telah menetapkan serta menerapkan berbagai strategies, Indonesia Eximbank has established
kebijakan khusus yang menjadi pedoman dalam and implemented various specific policies as
pelaksanaan praktik ketenagakerjaan, antara lain: guidelines for employment practices, including:
1. PDD No. 0001/PDD/01/2024 tentang Kebijakan 1. PDD No. 0001/PDD/01/2024 concerning
Struktur Organisasi; Organizational Structure Policy;
2. PDE No. 0030/PDE/12/2025 tentang Rekrutmen 2. PDE No. 0030/PDE/12/2025 concerning
Pegawai LPEI; Recruitment of Indonesia Eximbank Employees;
3. PDE No. 0031/PDE/12/2025 tentang Pelatihan 3. PDE No. 0031/PDE/12/2025 concerning Training
dan Pengembangan Sumber Daya Manusia and Development of Indonesia Eximbank
LPEI; Human Resources;
4. PDE No. 0027/PDE/11/2025 tentang Perubahan 4. PDE No. 0027/PDE/11/2025 concerning First
Pertama PDE Organisasi 0007 tentang Pedoman Amendments to PDE No. 0007 concerning
dan Tata Kerja Organisasi; Organizational Guidelines and Work Procedures;
5. PDE No. 0017/PDE/10/2025 tentang Perubahan 5. PDE No. 0017/PDE/10/2025 concerning First
Pertama atas PDE Nomor 0028/PDE/12/2020 Amendments to PDE No. 0028/PDE/12/2020
tentang Penegakan Disiplin dan Penentuan concerning Discipline Enforcement and
Sanksi; Sanction Determination;
6. PDE No. 0021/PDE/10/2025 tentang SPSDM 6. PDE No. 0021/PDE/10/2025 concerning Employee
Busana Kerja Pegawai; Human Resources Development (SPSDM)
Employee Work Attire;
7. PDE No. 0014/PDE/09/2025 tentang SPSDM 7. PDE No. 0014/PDE/09/2025 concerning SPSDM
Waktu Kerja; Working Hours;
8. PDE No. 0013/PDE/09/2025 tentang SPSDM 8. PDE No. 0013/PDE/09/2025 concerning SPSDM
Manajemen Kinerja; Performance Management;
9. PDE No. 0012/PDE/09/2025 tentang Kode Etik 9. PDE No. 0012/PDE/09/2025 concerning the
dan Kode Perilaku di Lingkungan LPEI; Code of Ethics and Code of Conduct within the
Indonesia Eximbank Environment;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 768 Sustainability Report 2025
Page 769
Kinerja Sosial
Social Performance
10. PDE No. 0008/PDE/07/2025 tentang Golongan 10. PDE No. 0008/PDE/07/2025 concerning
Jabatan LPEI; Indonesia Eximbank Position Classes;
11. PDE No. 0007/PDE/06/2025 tentang Pedoman 11. PDE No. 0007/PDE/06/2025 concerning
dan Tata Kerja Organisasi LPEI; Indonesia Eximbank Organizational Guidelines
and Work Procedures;
12. PDE No. 0020.02/PDE/11/2024 tentag Mutasi 12. PDE No. 0020.02/PDE/11/2024 concerning
Pegawai LPEI; Transfers of Indonesia Eximbank Employees;
13. PDE No. 0017/PDE/08/2024 tentang Kebijakan 13. PDE No. 0017/PDE/08/2024 concerning Employee
Sistem Kepegawaian; System Policy;
14. PDE No. 0013/PDE/06/2024 tentang Remunerasi 14. PDE No. 0013/PDE/06/2024 concerning
Pegawai; Employee Remuneration;
15. PDE No. 0008/PDE/05/2024 tentang Pinjaman 15. PDE No. 0008/PDE/05/2024 concerning
Pegawai LPEI; Indonesia Eximbank Employee Loans;
16. PDE No. 0005.01/PDE/03/2024 tentang Tenaga 16. PDE No. 0005.01/PDE/03/2024 concerning
Alih Daya LPEI; Indonesia Eximbank Outsourced Workers;
17. PDE No. 0024/PDE/10/2023 tentang Pengunduran 17. PDE No. 0024/PDE/10/2023 concerning Employee
Diri Pegawai; Resignation;
18. PDE No. 0013.03/PDE/09/2023 tentang Pensiun 18. PDE No. 0013.03/PDE/09/2023 concerning
Pegawai LPEI; Indonesia Eximbank Employee Retirement;
19. PDE No. 0019/PDE/09/2022 tentang Perjalanan 19. PDE No. 0019/PDE/09/2022 concerning
Dinas Pegawai; Employee Travel;
20. PDE No. 0010/PDE/07/2022 tentang Nilai-Nilai 20. PDE No. 0010/PDE/07/2022 concerning Indonesia
Budaya LPEI; Eximbank Cultural Values;
21. PDE No. 0011/PDE/03/2021 tentang Clean Desk 21. PDE No. 0011/PDE/03/2021 concerning Clean
Office Policy di Lingkungan LPEI; Desk Office Policy within Indonesia Eximbank;
22. PDE No. 0027/PDE/11/2020 tentang Manual 22. PDE No. 0027/PDE/11/2020 concerning the
Operasional Penerapan Know Your Employee Operational Manual for Implementing
(KYE) LPEI; Indonesia Eximbank Know Your Employee (KYE);
23. PDE No. 0028/PDE/12/2020 tentang Penegakan 23. PDE No. 0028/PDE/12/2020 concerning
Disiplin dan Penentuan Sanksi Atas Pelanggaran Enforcement of Discipline and Determination of
LPEI; Sanctions for Indonesia Eximbank Violations;
24. PDE No. 0068/PDE/12/2019 tentang Kamus 24. PDE No. 0068/PDE/12/2019 concerning the
Kompetensi LPEI; Indonesia Eximbank Competency Dictionary;
25. PDE No. 0035/PDE/08/2019 tentang Aktivitas 25. PDE No. 0035/PDE/08/2019 concerning
Pegawai (Employee Activity); Employee Activities;
26. PDE No. 0044/PDE/12/2018 tentang Manual 26. PDE No. 0044/PDE/12/2018 concerning the
Operasional Analisa Beban Kerja LPEI; Operational Manual for Indonesia Eximbank
Workload Analysis;
27. PDP No. 0011/MDI/11/2024 tentang Petunjuk 27. PDP No. 0011/MDI/11/2024 concerning Technical
Teknis Operasional Standar Produktivitas Operational Instructions for Productivity
Relationship Manager LPEI; Standards for Indonesia Eximbank Relationship
Managers;
28. PDP No. 0003/MDI/11/2021 tentang Petunjuk 28. PDP No. 0003/MDI/11/2021 concerning Technical
Teknis Operasional Penerapan Manajemen Operational Instructions for the Implementation
RIsiko Melalui Sertifikasi Manajemen Risiko dan of Risk Management through Risk Management
Sertifikasi Kompetensi Kerja Pegawai. Certification and Employee Work Competency
Certification.
Selain berfokus pada peningkatan kesejahteraan In addition to focusing on improving employee
pegawai, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia welfare, the Indonesia Eximbank (Indonesia
(LPEI) juga berkomitmen untuk memberikan nilai Eximbank) is also committed to delivering added
tambah bagi masyarakat luas melalui berbagai value to the wider community through various
inisiatif sosial yang berkelanjutan. LPEI secara sustainable social initiatives. Indonesia Eximbank
konsisten menjalin kerja sama dan membangun consistently fosters cooperation and builds
hubungan yang harmonis dengan masyarakat harmonious relationships with communities
melalui beragam program pemberdayaan dan through a range of empowerment programs and
kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Corporate Social and Environmental Responsibility
(TJSL) yang disesuaikan dengan dinamika (CSR) activities tailored to the evolving social and
Sustainability Report 2025 769 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 770
kebutuhan sosial dan ekonomi di sekitar wilayah economic needs surrounding its operational areas.
operasionalnya.
Pelaksanaan setiap program TJSL mengacu pada The implementation of each CSER program refers
Kebijakan Keuangan Berkelanjutan yang menjadi to the Sustainable Finance Policy, which serves as
pedoman strategis dalam perencanaan dan a strategic guideline in the planning and execution
implementasi kegiatan sosial LPEI. Sebagai bagian of Indonesia Eximbank’s social initiatives. As part
dari upaya mendukung pemberdayaan ekonomi of its efforts to support community economic
masyarakat, LPEI juga menjalankan Program empowerment, Indonesia Eximbank also
Kemitraan sebagaimana diatur dalam Peraturan implements the Partnership Program as stipulated
Dewan Direktur (PDD) No. 0004/PDD/03/2024 in the Board of Directors Regulation (PDD) No.
tentang Kebijakan Pengelolaan Dana Program 0004/PDD/03/2024 on the Policy for Managing
Kemitraan Eks PT Bank Ekspor Indonesia (Persero). Partnership Program Funds of the former PT Bank
Ekspor Indonesia (Persero).
Program Kemitraan merupakan program The Partnership Program is a form of financing
untuk meningkatkan kemampuan usaha mikro provided to Fostered Partners (Mitra Binaan) to
dan usaha kecil agar menjadi tangguh dan support the strengthening and development of
mandiri. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia small businesses as well as micro- and small-scale
melaksanakan Program Kemitraan sebagai salah economic activities, enabling them to become
satu bentuk keberpihakan LPEI dalam mendukung more resilient, independent, and competitive.
usaha mikro dan usaha kecil berorientasi ekspor Through this program, Indonesia Eximbank aims
atau rintisan ekspor. Sebagaimana Undang- to increase the distribution of funds to business
Undang Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2009 actors within the export ecosystem and to optimize
tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia the management of undistributed funds. Going
Pasal 48 ayat (2), dana Program Kemitraan yang forward, Indonesia Eximbank is also developing
disalurkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor fund distribution through the utilization of digital
Indonesia (LPEI) menggunakan sumber dana export platforms as a means of sustainable and
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) inclusive empowerment for export-oriented micro,
yang dahulu dikelola oleh PT Bank Ekspor Indonesia small, and medium enterprises (MSMEs).
(Persero).
Program Kemitraan merupakan program The Partnership Program is a program aimed at
untuk meningkatkan kemampuan usaha mikro enhancing the capabilities of micro and small
dan usaha kecil agar menjadi tangguh dan enterprises to become resilient and independent.
mandiri. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
melaksanakan Program Kemitraan sebagai salah implements the Partnership Program as a form
satu bentuk keberpihakan LPEI dalam mendukung of its commitment to supporting export-oriented
usaha mikro dan usaha kecil berorientasi ekspor or export-startup micro and small enterprises. As
atau rintisan ekspor. Sebagaimana Undang- stipulated in Law of the Republic of Indonesia No. 2
Undang Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2009 of 2009 concerning Lembaga Pembiayaan Ekspor
tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Indonesia, Article 48 paragraph (2), the funds for
Pasal 48 ayat (2), dana Program Kemitraan yang the Partnership Program distributed by Lembaga
disalurkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia
Indonesia (LPEI) menggunakan sumber dana Eximbank) are sourced from the Partnership and
Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Community Development Program (PKBL), which
yang dahulu dikelola oleh PT Bank Ekspor Indonesia was previously managed by PT Bank Ekspor
(Persero). Indonesia (Persero).
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 770 Sustainability Report 2025
Page 771
Kinerja Sosial
Social Performance
Perputaran dan Perekrutan Karyawan [GRI 401-1]
Employee Turnover and Recruitment
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank (Indonesia Eximbank)
mencatat adanya dinamika sumber daya recorded workforce dynamics as a result of
manusia seiring dengan terjadinya pergantian employee turnover throughout 2025. To maintain
pegawai sepanjang tahun 2025. Untuk menjaga operational continuity and organizational
kesinambungan operasional dan kinerja performance, Indonesia Eximbank carried out
organisasi, LPEI melaksanakan proses rekrutmen recruitment processes to fill positions vacated
guna mengisi posisi yang ditinggalkan oleh by resigning employees as well as to meet new
pegawai yang mengundurkan diri maupun role requirements arising from organizational
untuk memenuhi kebutuhan jabatan baru akibat development.
pengembangan organisasi.
Pada akhir tahun pelaporan 2025, tercatat At the end of the 2025 reporting year, a total of
sebanyak 41 orang pegawai atau setara 7,67% dari 41 employees, equivalent to 7,67% of the total
total pegawai telah mengakhiri masa kerja di LPEI, workforce, had ended their employment with
sementara jumlah pegawai baru yang bergabung Indonesia Eximbank, while the number of new
mencapai 55 orang atau 10,28%. [ESG S-03] employees who joined reached 55 people, or
10,28%. [ESG S-03]
Kebijakan dan mekanisme penerimaan pegawai The policies and mechanisms for employee
diatur dalam Peraturan Dewan Eksekutif (PDE) No. recruitment are governed by Executive Board
0030/PDE/12/2025 tentang Rekrutmen Pegawai Regulation (PDE) No. 0030/PDE/12/2025 on the
LPEI, yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan Recruitment of Indonesia Eximbank Employees.
seluruh proses rekrutmen. Tahapan rekrutmen which serves as a guideline for the implementation
dimulai dari kegiatan perencanaan dan analisis of all recruitment processes. The recruitment
kebutuhan SDM yang disusun berdasarkan stages begin with workforce planning and
arah pengembangan organisasi serta proyeksi human capital needs analysis, prepared based
kebutuhan kompetensi. Pengisian jabatan kosong on the organization’s development direction and
(vacant position) dilakukan melalui dua jalur, yaitu projected competency requirements. The filling
rekrutmen internal dan rekrutmen eksternal. of vacant positions is carried out through two
channels, namely internal recruitment and external
recruitment.
Rekrutmen internal dilaksanakan melalui program Internal recruitment is implemented through
manajemen talenta yang memberi kesempatan a talent management program that provides
bagi pegawai untuk mengembangkan karier opportunities for employees to develop their careers
secara berjenjang. Sementara itu, rekrutmen progressively. Meanwhile, external recruitment is
eksternal dilakukan melalui pengumuman publik conducted through public announcements on
di berbagai kanal resmi, termasuk portal karier various official channels, including the Indonesia
LPEI, media sosial korporasi, serta kerja sama Eximbank career portal, corporate social media,
dengan platform rekrutmen profesional seperti and collaboration with professional recruitment
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), platforms such as the Indonesia Endowment Fund
Talentics, Jobstreet, LinkedIn, dan beberapa career for Education (LPDP), Talentics, Jobstreet, LinkedIn,
center perguruan tinggi terpilih di Indonesia. and several selected university career centers in
Selain itu, program referensi pegawai (employee Indonesia. In addition, employee referral programs,
referral), alumni program magang (intern alumni), intern alumni, and outsourced personnel (TAD) are
dan tenaga alih daya (TAD) juga dimanfaatkan also utilized as sources in the external candidate
sebagai salah satu sumber dalam proses sourcing process.
pencarian kandidat eksternal.
Berikut disajikan ringkasan hasil rekrutmen Presented below is a summary of Indonesia
pegawai LPEI sepanjang tahun 2025 yang turut Eximbank’s recruitment results throughout 2025,
memengaruhi tingkat perputaran tenaga kerja di which also influenced the employee turnover rate
lingkungan Lembaga: within the organization:
Sustainability Report 2025 771 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 772
Rekrutmen Menurut Usia dan Gender
Recruitment by Age and Gender
2025 2024
Kelompok Usia
Age Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female
< 30 tahun
13 22 3 5
years old
30-50 tahun
8 3 9 2
years old
> 50 tahun
7 2 6 1
years old
Sub-Jumlah
28 27 18 8
Sub Total
Jumlah
55 26
Total
Perputaran Pegawai
Employee Turnover
Keterangan
2025 2024
Description
Jumlah Pegawai
535 521
Total Employees
Rekrutmen Baru
55 26
New Recruitment
Kontrak Berakhir
9 3
Contract Expired/Terminated
Mengundurkan Diri
27 25
Resigned
Meninggal Dunia
0 0
Passed-away
Pensiun Dini
0 32
Early Retirement
Pensiun Karier
5 3
Retirement Career
Pengangkatan Direktur 3 -
Tingkat Turnover Karyawan
6,53% 12,74%
Employee Turnover Level
Tingkat Regretted Turnover Karyawan
3,16% 2,96%
Employee Regretted Turnover Level
Pada tahun 2025, tingkat turnover pegawai di In 2025, the employee turnover rate at the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Indonesia Eximbank (Lembaga Pembiayaan
tercatat sebesar 6,53%, menurun dibandingkan Ekspor Indonesia/Indonesia Eximbank) was
dengan tahun sebelumnya yang berada recorded at 6.53%, an increase/decrease
pada level 12,74%. Evaluasi terhadap dinamika compared to the previous year, which stood
turnover dilakukan secara komprehensif dengan at 12.74%. The evaluation of turnover dynamics
mempertimbangkan aspek regretted turnover, is conducted comprehensively by taking into
yakni pengunduran diri pegawai dengan kinerja account the aspect of regretted turnover, namely
minimal pada kategori “Baik” yang dinilai memiliki the resignation of employees with at least a “Good”
kontribusi signifikan terhadap pencapaian kinerja performance rating who are considered to have
Lembaga. Selama tahun pelaporan 2025, tingkat made significant contributions to the Institution’s
regretted turnover LPEI tercatat sebesar 3,16%, naik performance. During the 2025 reporting year,
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2,96%. Indonesia Eximbank’s regretted turnover rate was
recorded at 3.16%, indicating a decrease/increase
compared to 2024, which reached 2.96%.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 772 Sustainability Report 2025
Page 773
Kinerja Sosial
Social Performance
Upaya pengelolaan turnover tersebut diwujudkan Efforts to manage turnover are carried out by
melalui pembukaan akses yang luas bagi providing broad access for employees to participate
pegawai untuk mengikuti program internal job in internal job posting programs, involvement
posting, partisipasi dalam beragam program in various competency development programs
pengembangan kompetensi (learning programs), (learning programs), as well as opportunities to
serta kesempatan untuk berkontribusi dalam contribute to internal strategic projects. LPEI also
proyek-proyek strategis internal. LPEI juga ensures equal career opportunities for all talented
menjamin kesetaraan kesempatan karier bagi employees through transparent, performance-
seluruh pegawai berbakat melalui mekanisme based transfer and promotion mechanisms.
mutasi dan promosi yang transparan dan berbasis
kinerja.
Praktik Kerja yang Adil
dan Bertanggung Jawab
Fair and Responsible Employment Practice
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) The Indonesia Eximbank (Lembaga Pembiayaan
berkomitmen membangun hubungan industrial Ekspor Indonesia/Indonesia Eximbank) is
yang harmonis dengan seluruh pegawai melalui committed to building harmonious industrial
penerapan kebijakan ketenagakerjaan yang adil, relations with all employees through the
transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum implementation of fair, transparent, and legally
yang berlaku. Komitmen tersebut diwujudkan compliant employment policies. This commitment
melalui pemberlakuan Peraturan Lembaga is realized through the enforcement of internal
secara internal disebut Peraturan Direktur Eksekutif regulations known as the Executive Director
tentang Kebijakan Sistem Kepegawaian yang Regulation on the Employee System Policy, which
telah terdaftar dan disahkan oleh Kementerian has been registered and ratified by the Ministry of
Ketenagakerjaan Republik Indonesia berdasarkan Manpower of the Republic of Indonesia pursuant
Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan to the Decree of the Director General of Industrial
Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Relations Development and Workers’ Social
Kerja No. Kep.4/HI.00.00/00.0000.240520007/B/ Security No. Kep.4/HI.00.00/00.0000.240520007/B/
IX/2024 tertanggal 20 September 2024. Seluruh IX/2024 dated 20 September 2024. All Indonesia
pegawai LPEI (100%) tercakup dalam ketentuan Eximbank employees (100%) are covered under
peraturan tersebut. [GRI 2-30] these provisions. [GRI 2-30]
Komposisi pegawai LPEI pada tahun 2025 The composition of Indonesia Eximbank employees
menunjukkan partisipasi yang cukup seimbang in 2025 reflects a fairly balanced participation
antara laki-laki dan perempuan, yaitu 57% between men and women, with 57% male
pegawai laki-laki dan 43% pegawai perempuan. employees and 43% female employees. Indonesia
LPEI senantiasa menegakkan prinsip kesetaraan Eximbank consistently upholds the principles
dan keberagaman dalam pengelolaan sumber of equality and diversity in human resource
daya manusia tanpa diskriminasi terhadap management without discrimination based on
gender, suku, agama, ras, maupun golongan. gender, ethnicity, religion, race, or social group.
Kebijakan ini berlandaskan pada Peraturan PDE This policy is based on PDE Regulation No. 0017/
No. 0017/PDE/08/2024 tentang Kebijakan Sistem PDE/08/2024 on Human Resources System Policy.
Kepegawaian. [OJK F.18] [OJK F.18]
Sustainability Report 2025 773 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 774
Dalam proses rekrutmen, LPEI berpedoman pada In the recruitment process, Indonesia Eximbank
Peraturan Direktur Eksekutif (PDE) No. 0030/ refers to PDE Regulation No. 0028/PDE/05/2019
PDE/12/2025 tentang Rekrutmen Pegawai LPEI, on the Recruitment of Indonesia Eximbank
yang di antaranya mengatur Pasal 8 tentang Employees, which, among others, stipulates Article
Persyaratan Kandidat Pegawai, di mana usia 8 concerning Employee Candidate Requirements,
minimum pelamar ditetapkan sebesar 18 tahun. where the minimum applicant age is set at 18
years.
Apabila dalam pelaksanaan tugas terdapat In the performance of duties, employees are
kebutuhan pegawai untuk bekerja melebihi waktu required to work beyond the working hours,
kerja yang ditetapkan, LPEI memastikan pemberian Indonesia Eximbank ensures the provision of
kompensasi lembur sesuai dengan ketentuan overtime compensation in accordance with
internal yang berlaku. Pengaturan tersebut diatur applicable internal regulations. This arrangement
dalam Peraturan PDE No. 0055/PDE/11/2019 tentang is governed under PDE Regulation No. 0055/
Remunerasi Pegawai, khususnya pada Pasal 35 PDE/11/2019 on Employee Remuneration, particularly
sampai dengan 37 yang mengatur mekanisme Articles 35 to 37, which regulate the mechanism
dan hak pegawai atas bantuan lembur. [OJK F.19] and employees’ rights to overtime compensation.
[ESG S-10] [OJK F.19] [ESG S-10]
Lingkungan Kerja Ramah Disabilitas
Disability-Friendly Work Environment
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
senantiasa menjunjung tinggi prinsip kesetaraan (Indonesia Eximbank) consistently upholds the
dalam kesempatan kerja, termasuk memberikan principle of equal employment opportunity,
peluang bagi individu dengan keterbatasan fisik including providing opportunities for individuals
atau penyandang disabilitas untuk berkontribusi with physical limitations or persons with disabilities
sesuai dengan kemampuan dan kompetensinya. to contribute in accordance with their abilities and
competencies.
Hingga akhir tahun 2025, LPEI mempekerjakan 3 As of the end of 2025, Indonesia Eximbank employed
(tiga) tenaga alih daya (TAD) yang merupakan 3 (three) outsourced workers (Tenaga Alih Daya/
penyandang disabilitas dan ditempatkan pada TAD) who are persons with disabilities and are
posisi Administrasi, Petugas Surat Masuk/Keluar, assigned to positions such as Administration Staff,
serta Petugas Pemindai Dokumen (Scanner). Incoming/Outgoing Mail Officers, and Document
Scanning Officers.
Langkah tersebut mencerminkan komitmen This initiative reflects Indonesia Eximbank’s
LPEI dalam menerapkan prinsip-prinsip Hak commitment to implementing Human Rights
Asasi Manusia (HAM) di lingkungan kerja, principles in the workplace, as well as compliance
sekaligus bentuk kepatuhan terhadap peraturan with prevailing laws and regulations regarding
perundang-undangan yang berlaku terkait the fulfillment of employment opportunities for
pemenuhan kesempatan kerja bagi penyandang persons with disabilities in Indonesia.
disabilitas di Indonesia.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 774 Sustainability Report 2025
Page 775
Kinerja Sosial
Social Performance
Perlindungan terhadap HAM, Perlindungan
dari Pelecehan Seksual dan Tindakan
Diskriminasi Lainnya
Protecting Human Rights, Protection Against Sexual Harassment
and Other Discriminations
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia
berkomitmen penuh dalam melindungi seluruh Eximbank) is fully committed to protecting all
pegawai dari segala bentuk pelanggaran Hak Asasi employees from any form of Human Rights
Manusia (HAM), termasuk tindakan kekerasan, violations, including violence, sexual harassment,
pelecehan seksual, maupun diskriminasi di and discrimination in the workplace. [ESG S-09]
lingkungan kerja. [ESG S-09]
Tidak terdapat insiden yang berkaitan dengan Throughout 2025, there were no incidents related to
pelanggaran hak asasi atau tindakan diskriminatif human rights violations or discriminatory actions
terhadap pegawai di seluruh unit kerja LPEI against employees across all Indonesia Eximbank
sepanjang tahun 2025. [ESG S-07] work units. [ESG S-07]
Sebagai dasar penerapan perlindungan tersebut, As the basis for implementing this protection,
LPEI telah menetapkan Peraturan Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank has established Executive
(PDE) No. 0017/PDE/08/2024 tentang Kebijakan Director Regulation No. 0017/PDE/08/2024 on
Sistem Kepegawaian, yang di dalamnya memuat the Human Resources System Policy, which
pedoman, mekanisme penanganan, serta sanksi sets out guidelines, handling mechanisms, and
atas pelanggaran yang berkaitan dengan sanctions for violations related to harassment and
pelecehan dan tindakan diskriminasi. [ESG S-08] discriminatory practices. [ESG S-08]
Perlindungan terhadap Hak-Hak
Karyawan Perempuan
Protection of the Rights of Female Employees
Komitmen Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia The commitment of Lembaga Pembiayaan Ekspor
(LPEI) dalam mendorong pengembangan Indonesia (Indonesia Eximbank) to promoting
karier pegawai perempuan serta memperkuat the career development of female employees
penerapan kesetaraan gender di lingkungan kerja and strengthening the implementation of gender
telah diatur dalam Peraturan Direktur Eksekutif equality in the workplace is stipulated in Executive
(PDE) No. 0017/PDE/08/2024 tentang Kebijakan Director Regulation No. 0001/PDE/03/2022 on the
Sistem Kepegawaian Lembaga Pembiayaan Human Resources System Policy of Lembaga
Ekspor Indonesia Ketentuan tersebut menjadi Pembiayaan Ekspor Indonesia. This regulation
landasan bagi LPEI dalam memastikan tersedianya serves as the foundation for ensuring equal
kesempatan yang setara bagi pegawai opportunities for female employees to grow,
perempuan untuk berkembang, berkontribusi, dan contribute, and assume strategic roles in
menempati peran strategis sesuai kompetensi. accordance with their competencies.
Selain pengaturan dalam kebijakan internal, In addition to provisions set out in internal
dukungan LPEI terhadap pegawai perempuan policies, Indonesia Eximbank’s support for female
juga diwujudkan melalui sejumlah inisiatif dan employees is also realized through several
ketentuan kebijakan sebagai berikut: initiatives and policy measures as follows:
Sustainability Report 2025 775 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 776
Cuti Melahirkan [GRI 401-3] Maternity Leave Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia memberikan perlindungan dan pemenuhan (Indonesia Eximbank) provides protection and hak bagi pegawai dalam menjalani masa cuti ensures the fulfillment of employees’ rights during melahirkan sesuai ketentuan Undang-Undang maternity leave in accordance with Law No. 13 of Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan 2003 on Manpower and internal regulation PDE No. serta peraturan internal Peraturan Direktur 0014/PDE/09/2025 on Working Hours for Employees, Eksekutif (PDE) No. 0014/PDE/09/2025 tentang particularly Part H, Chapter IV. Under this policy, Waktu Kerja Pegawai, khususnya pada Bagian H, female employees are entitled to three (3) months Bab IV. Berdasarkan kebijakan tersebut, pegawai of maternity leave with full remuneration and perempuan berhak atas cuti melahirkan selama benefits, as well as a guarantee to return to the tiga (3) bulan dengan tetap memperoleh same position after the leave period ends. remunerasi dan tunjangan penuh, serta jaminan untuk kembali menempati posisi kerja yang sama setelah masa cutinya berakhir. Kebijakan ini juga menegaskan bahwa masa The policy also stipulates that maternity leave does cuti melahirkan tidak mengurangi hak cuti not reduce the employee’s entitlement to annual tahunan maupun hak cuti besar pegawai yang leave or long leave. Long leave may be taken at the bersangkutan. Pengambilan cuti besar dapat earliest one year after the end of maternity leave. dilakukan paling cepat satu tahun setelah In addition, Indonesia Eximbank provides support berakhirnya cuti melahirkan. Selain itu, LPEI juga for male employees by granting two (2) days of memberikan dukungan bagi pegawai laki-laki paternity leave to accompany their wives who give melalui pemberian cuti melahirkan ayah selama birth or experience miscarriage, without any salary dua (2) hari untuk mendampingi istri yang deduction. melahirkan atau mengalami keguguran, tanpa adanya pemotongan gaji. Lembaga mencatat sebanyak 12 pegawai In 2025, the Institution recorded 12 female perempuan yang memanfaatkan hak cuti employees who exercised their right to maternity melahirkan, dan seluruhnya (100%) telah kembali leave, and all of them (100%) returned to work after bekerja setelah masa cuti berakhir sepanjang tahun the leave period ended. In the same year, 20 male 2025. Di tahun yang sama, terdapat 20 pegawai employees received paternity leave to accompany laki-laki yang memperoleh cuti mendampingi their wives during childbirth or miscarriage, and all istri melahirkan atau keguguran, dan semuanya of them (100%) also resumed their duties after the (100%) juga telah kembali melaksanakan tugas leave period concluded. seperti sediakala setelah masa cutinya selesai. Cuti Haid Menstrual Leave Mengacu pada ketentuan Pasal 81 ayat (1) Referring to Article 81 paragraph (1) of Law No. 13 of Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang 2003 on Manpower, Lembaga Pembiayaan Ekspor Ketenagakerjaan, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) grants leave Indonesia (LPEI) memberikan hak cuti kepada entitlements to female employees who experience pegawai perempuan yang mengalami kondisi health issues or severe discomfort during kesehatan kurang baik atau rasa sakit yang menstruation. Employees are entitled to menstrual cukup berat selama masa haid. Pegawai berhak leave for up to two (2) days, which may be taken memperoleh cuti haid selama dua (2) hari, yang in accordance with each individual’s needs and dapat digunakan sesuai kebutuhan dan kondisi medical condition. medis masing-masing individu. Cuti Keguguran Miscarriage Leave Berdasarkan Peraturan Direktur Eksekutif (PDE) No. Based on Internal Regulation (PDE) 0014/ 0014/PDE/09/2025 tentang Waktu Kerja Pegawai, PDE/09/2024 on Working Hours for Employee, khususnya pada Bagian H, Bab IV, Lembaga particularly Part H, Chapter IV, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) memberikan Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 776 Sustainability Report 2025
Page 777
Kinerja Sosial
Social Performance
hak cuti kepada pegawai perempuan yang Eximbank) grants leave entitlements to female
mengalami keguguran kandungan (abortus employees who experience a miscarriage (abortus
provocatus) akibat faktor medis maupun provocatus) due to medical factors or unintended
kondisi yang tidak disengaja. Pegawai berhak conditions. Employees are entitled to one and a half
memperoleh cuti selama satu setengah (1,5) bulan, (1.5) months of leave, calculated from the date the
yang dihitung sejak hari terjadinya keguguran miscarriage occurs or in accordance with medical
atau sesuai dengan keterangan medis dari dokter certification from an authorized obstetrician or
kandungan maupun bidan yang berwenang. midwife.
Ketersediaan Ruang Laktasi Availability of Lactation Room
LPEI menyediakan fasilitas ruang laktasi yang Indonesia Eximbank provides comfortable and
nyaman dan layak bagi pegawai perempuan appropriate lactation rooms for female employees
yang sedang menjalani masa menyusui. Fasilitas who are breastfeeding. These facilities are intended
ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan to support the health needs of mothers and infants,
kesehatan ibu dan anak, sekaligus menciptakan while fostering a family-friendly work environment
lingkungan kerja yang ramah keluarga serta and promoting a healthy balance between
mendukung keseimbangan antara tanggung professional responsibilities and maternal roles.
jawab profesional dan peran sebagai ibu.
Remunerasi dan Fasilitas
Kesejahteraan Karyawan
Employee Remuneration and Welfare Facilities
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
menerapkan prinsip Merit Based dan Performance applies a Merit-Based and Performance-
Based System dalam penentuan remunerasi Based System in determining remuneration
bagi seluruh pegawainya. Pendekatan tersebut for all employees. This approach ensures that
memastikan bahwa setiap kompensasi compensation is granted objectively based
diberikan secara objektif berdasarkan kualifikasi, on qualifications, competencies, performance
kompetensi, capaian kinerja, golongan pegawai achievements, employee grade (personal
(personal grading), kelompok jabatan (job group), grading), job group, job grading, length of service,
golongan jabatan (job grading), masa kerja, serta and tenure in position.
masa jabatan.
Penetapan remunerasi dilaksanakan secara adil The determination of remuneration is carried out
dan proporsional tanpa diskriminasi atas dasar fairly and proportionally without discrimination
pandangan politik, agama, ras, asal usul, jenis based on political views, religion, race, origin,
kelamin, status pernikahan, usia, maupun kondisi gender, marital status, age, or health condition.
kesehatan. Kebijakan terkait sistem dan struktur Policies related to the remuneration system and
remunerasi berpedoman pada regulasi internal structure are guided by the following internal
sebagai berikut: regulations:
1. PDE No. 0017/PDE/08/2024 tentang Kebijakan 1. PDE No. 0017/PDE/08/2024 on the Employee
Sistem Kepegawaian; System Policy;
2. PDE No. 0013/PDE/06/2024 tentang Remunerasi 2. PDE No. 0013/PDE/06/2024 on Employee
Pegawai; Remuneration;
3. KDE No. 0019/KDE/06/2024 tentang Penerapan 3. KDE No. 0019/KDE/06/2024 on the
Remunerasi Pegawai. Implementation of Employee Remuneration.
Sustainability Report 2025 777 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 778
Sesuai kebijakan internal, komponen remunerasi In accordance with internal policy, Indonesia
LPEI mencakup kompensasi tetap, penghasilan Eximbank’s remuneration components include
tambahan, manfaat, dan fasilitas pendukung fixed compensation, additional income, benefits,
lainnya. Terdapat perbedaan struktur remunerasi and other supporting facilities. There is a difference
antara pegawai tetap LPEI dengan pegawai alih in the remuneration structure between permanent
daya (Tenaga Alih Daya/TAD) yang bekerja melalui Indonesia Eximbank employees and outsourced
Koperasi LPEI. Pegawai tetap menerima total employees (Tenaga Alih Daya/TAD) engaged
remunerasi hingga 15 kali gaji per tahun (fixed), through the Indonesia Eximbank Cooperative.
sedangkan pegawai TAD mengikuti ketentuan Permanent employees receive total remuneration
normatif dengan remunerasi setara 13 kali gaji per of up to 15 times the basic salary per year, while
tahun (fixed). Perbedaan ini mencerminkan status TAD employees follow normative provisions
kepegawaian yang diatur berdasarkan lembaga with remuneration equivalent to 13 times the
yang menaungi masing-masing kelompok basic salary per year. This distinction reflects the
pegawai. [GRI 401-2] employment status governed by the institutions
overseeing each employee group. [GRI 401-2]
Untuk komponen utama berupa gaji pokok, LPEI For the main component in the form of basic
memastikan bahwa seluruh pegawai menerima salary, Indonesia Eximbank ensures that all
upah sesuai dengan ketentuan Upah Minimum employees receive wages in accordance with
Regional (UMR) yang berlaku di lokasi operasional the applicable Regional Minimum Wage (UMR) at
masing-masing. [OJK F.20] each operational location. [OJK F.20]
LPEI juga menjamin adanya kesetaraan remunerasi Indonesia Eximbank also guarantees equal
antara pegawai laki-laki dan perempuan yang remuneration between male and female
menempati level jabatan yang sama, sebagai employees occupying the same job level, as
bentuk nyata penerapan prinsip kesetaraan dan a tangible implementation of the principles
keadilan dalam sistem pengelolaan SDM. of equality and fairness in the human capital
management system.
Rasio Perbandingan Standar Upah Pegawai Terendah terhadap UMR [OJK F.20]
Comparison Ratio of Lowest Employee Salary Standard to UMR
Gaji Pegawai Golongan Terendah
Lowest Employee Salary
Wilayah Operasional UMR 2025
Operational Area (Rp) Tetap
Rasio Kontrak Rasio
Permanent
Ratio Contract (Rp) Ratio
(Rp)
Jakarta 5.396.791 7.000.000 30% 6.500.000 20%
Medan 4.014.072 14.376.000 258% 0 0
Surabaya 4.961.753 9.441.000 90% 0 0
Makasar 3.880.137 15.602.000 302% 0 0
Surakarta 2.416.560 15.275.000 532% 0 0
Balikpapan 3.701.509 13.933.000 276% 0 0
Batam 4.989.600 0 0% 0 0
Denpasar 3.298.117 14.553.000 341% 0 0
Paket Remunerasi bagi Pegawai [GRI 401-2]
Remuneration Package for Employees
Komponen Pegawai Tetap Pegawai Kontrak
Component Permanent Employee Contract Employee
Tunjangan Tidak Tetap (Insentif Bulanan)
Non-fixed Allowances (Monthly Incentive)
Tunjangan Cuti
V X
Leave Allowance
Upah Lembur & Makan Lembur
V V
Overtime Pay & Overtime Meal
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 778 Sustainability Report 2025
Page 779
Kinerja Sosial
Social Performance
Paket Remunerasi bagi Pegawai [GRI 401-2]
Remuneration Package for Employees
Komponen Pegawai Tetap Pegawai Kontrak
Component Permanent Employee Contract Employee
Program Insentif
V V
Incentive Program
Tunjangan Daerah & Penugasan
V V
Regional Allowances & Assignments
Santunan Pernikahan/Kelahiran/Kematian
V V
Marriage/Birth/ Death Compensation
Bantuan Biaya Pendidikan Anak
X X
Child Education Fee Assistance
Kecelakaan Kerja
V V
Work Accidents
Asuransi Kematian di Tempat Kerja & Luar Tempat
Kerja V V
Workplace & Outside Workplace Death Insurance
Asuransi Kesehatan
V V
Health Insurance
Asuransi Kesehatan bagi Pasangan
V V
Health Insurance for Spouse
Asuransi Kesehatan bagi Anak
V V
Health Insurance for Children
Hak Cuti
V V
Leave Entitlement
Cuti Melahirkan
V V
Maternity Leave
Cuti Haid
X X
Period Leave
Cuti karena Keguguran untuk Wanita
V V
Leave for Miscarriage for Women
Cuti untuk Pria karena Kelahiran Anak
V V
Paternity Leave
Cuti Ibadah
V V
Religious Leave
Izin Meninggalkan Pekerjaan Tanpa Gaji
V X
Unpaid Leave
Program Pembiayaan Karyawan untuk Rumah dan/
atau Kendaraan V X
Employee Financing Program for Home and/or Vehicle
Dana Pensiun
V X
Pension Fund
Pesangon
V X
Severance
Insentif Tahunan
Yearly Incentive
Uang Kompensasi
X V
Compensation
Tunjangan Hari Raya Keagamaan
V V
Religious Holiday Allowance
Penghargaan Loyalitas
V X
Loyalty Rewards
Sustainability Report 2025 779 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 780
Kesehatan dan Keselamatan Kerja [OJK F.21]
Occupational Health and Safety [OJK F.21]
Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Occupational Health and Safety (OHS)
(K3) di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia management at Lembaga Indonesia Eximbank
(LPEI) dilaksanakan dengan berpedoman pada is implemented in accordance with Law No. 13 of
Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang 2003 on Manpower, Law No. 1 of 1970 on Work Safety,
Ketenagakerjaan, Undang-Undang No. 1 Tahun and Minister of Manpower Regulation No. PER.04/
1970 tentang Keselamatan Kerja, serta Peraturan MEN/1987 on the Occupational Safety and Health
Menteri Tenaga Kerja No. 13 Tahun 2025 tentang Committee and Procedures for the Appointment
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan of Occupational Safety Experts. Executive Director
Kerja, Peraturan Direktur Eksekutif (PDE) No. 0035/ Regulation (PDE) No. 0035/PDE/12/2025 on
PDE/12/2025 tentang Keselamatan dan Kesehatan Occupational Health and Safety (OHS) of Lembaga
Kerja (K3) Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Pembiayaan Ekspor Indonesia.
Secara operasional, LPEI mengacu pada Panduan Operationally, Indonesia Eximbank refers to the
Keselamatan Gedung (Office Tower Safety Office Tower Safety Guide of Treasury & Prosperity
Guide) Treasury & Prosperity Tower District 8 yang Tower District 8, which must be complied with by
wajib dipatuhi oleh seluruh penghuni gedung all building occupants (tenants) to prevent risks
(tenant) untuk mencegah risiko dan menangani and handle emergency situations effectively.
situasi darurat secara efektif. LPEI menegaskan Indonesia Eximbank reaffirms its full commitment
komitmen penuh terhadap kepatuhan regulasi to compliance with OHS regulations, recognizing
K3, dengan keyakinan bahwa kesehatan dan that employee health and safety are the main
keselamatan pegawai menjadi fondasi utama foundation in supporting productivity and the
dalam mendukung produktivitas serta efektivitas effectiveness of the Institution’s operations. [ESG S-11]
operasional Lembaga. [ESG S-11]
Sebagai wujud tanggung jawab nyata, LPEI telah As a form of tangible responsibility, Indonesia
membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Eximbank has established an Occupational
Kesehatan Kerja (P2K3) yang berada di bawah Safety and Health Committee (Panitia Pembina
koordinasi Divisi Sumber Daya Manusia, Pengadaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja/P2K3) under
& Umum. Kepanitiaan ini didokumentasikan the coordination of the Human Resources,
melalui BS.0006/DSL/12/2024 tentang Penugasan Procurement & General Affairs Division. This
Sebagai Tim Tanggap Darurat LPEI, yang terdiri dari committee is documented through BS.0006/
1 pegawai Senior Floor Warden serta 2 pegawai DSL/12/2024 concerning the Assignment as the
Floor Warden per lantai. Struktur ini terintegrasi Indonesia Eximbank Emergency Response Team,
dengan sistem K3 pengelola Gedung Prosperity which consists of one Senior Floor Warden and
sesuai ketentuan yang berlaku. [GRI 403-1] two Floor Wardens on each floor. This structure
is integrated with the Occupational Health and
Safety (OHS) system of the Prosperity Building
management in accordance with applicable
provisions. [GRI 403-1]
Panduan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) The Occupational Health and Safety (OHS)
Gedung Prosperity secara rinci mengatur prosedur Guidelines of Prosperity Tower regulate in detail
antisipasi darurat yang wajib dipatuhi seluruh the emergency preparedness procedures that
pegawai saat menghadapi situasi krisis di area must be complied with by all employees when
operasional. Untuk memastikan implementasi facing crisis situations in the operational area. To
program K3 berjalan optimal dan konsisten, ensure the optimal and consistent implementation
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) of the OHS program, Indonesia Eximbank, through
melalui Keputusan Direktur Eksekutif telah secara an Executive Director’s Decree, has officially
resmi menunjuk sejumlah pegawai sebagai appointed a number of employees as Floor
petugas Floor Warden yang bertanggung jawab Wardens responsible for handling emergency
menangani kondisi darurat di kantor pusat Gedung conditions at the Head Office in Prosperity Tower.
Prosperity.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 780 Sustainability Report 2025
Page 781
Kinerja Sosial
Social Performance
Berikut program dan fasilitas K3 yang tersedia di The following OHS programs and facilities are
kantor pusat LPEI: available at Indonesia Eximbank’s Head Office:
1. Fasilitas Gedung Prosperity Tower yang 1. Prosperity Tower facilities, including first aid kits,
mencakup P3K, APAR (Alat Pemadam Api fire extinguishers (APAR), hydrants, sprinklers,
Ringan), hydrant, sprinkler, serta infrastruktur and evacuation route infrastructure consisting
jalur evakuasi yang terdiri dari pintu darurat, of emergency exits, evacuation corridors, and
koridor evakuasi, dan tangga darurat yang adequate emergency stairways.
memadai.
2. Penguatan Disaster Recovery Center (DRC) 2. Strengthening of the Disaster Recovery Center
sebagai upaya antisipasi terhadap potensi (DRC) as an anticipatory measure against
bencana atau gangguan operasional, sehingga potential disasters or operational disruptions
keberlangsungan bisnis (business continuity) to ensure that Indonesia Eximbank’s business
LPEI tetap terjaga di tengah situasi krisis. continuity is maintained during crisis situations.
3. Pelaksanaan latihan evakuasi secara berkala 3. Regular evacuation drills conducted in
bekerja sama dengan building management cooperation with building management to
untuk mempersiapkan respons cepat terhadap prepare rapid responses to emergencies or
kondisi darurat atau bencana, sekaligus disasters, while minimizing the risk of workplace
meminimalkan risiko kecelakaan kerja. accidents.
4. Fasilitas medis darurat yang meliputi kotak P3K, 4. Emergency medical facilities including first
tabung oksigen, kursi roda, serta obat-obatan aid kits, oxygen cylinders, wheelchairs, and
umum untuk menangani kebutuhan medis common medicines to address sudden
mendadak pegawai di lingkungan kerja. medical needs of employees in the workplace.
5. Penerapan langkah pencegahan kebakaran 5. Implementation of fire prevention measures,
termasuk larangan merokok di area yang telah including a no-smoking policy in areas
ditetapkan oleh LPEI dan pengelola gedung, designated by Indonesia Eximbank and the
guna mengurangi potensi bahaya kebakaran building management, to reduce potential fire
di tempat kerja. hazards in the workplace.
6. Pelatihan rutin bagi tim tanggap darurat 6. Regular training for emergency response
bencana, simulasi respons darurat, serta teams, emergency response simulations, and
kampanye kesadaran Business Continuity Plan Business Continuity Plan (BCP) awareness
(BCP) untuk memastikan kesiapan seluruh campaigns to ensure employee preparedness
pegawai menghadapi kondisi darurat. in facing emergency situations.
Evaluasi Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3) The OHS evaluation of Indonesia Eximbank for the
LPEI periode evaluasi Januari – Desember 2025 period January–December 2025 was conducted
telah dialakukan pada tanggal 23 Desember 2025 on December 23, 2025, with the evaluation covering,
dengan evaluasi diantaranya adalah sebagai among others, the following:
berikut:
1. LPEI tidak mencatat adanya insiden kecelakaan 1. Indonesia Eximbank recorded no workplace
kerja di seluruh fasilitas operasional, baik kantor accidents across all operational facilities,
pusat maupun cabang-cabang sepanjang both at the Head Office and branch offices,
tahun 2025. [ESG S-06] throughout 2025. [ESG S-06]
2. LPEI memastikan perlindungan kesehatan 2. Indonesia Eximbank ensures comprehensive
komprehensif bagi seluruh pegawai melalui health protection for all employees by
pendaftaran 100% pegawai pada program registering 100% of employees in the BPJS
BPJS Kesehatan, didukung oleh kerja sama Health program, supported by cooperation
dengan PT Asuransi Astra Life di mana seluruh with PT Asuransi Astra Life, with all premiums
premi ditanggung oleh Lembaga. [GRI 403-8] fully borne by the Institution. [GRI 403-8]
3. LPEI menjalin kerja sama dengan klinik 3. Indonesia Eximbank cooperates with health
kesehatan untuk menyediakan layanan clinics to provide periodic medical check-
pemeriksaan kesehatan periodik, dengan ups, scheduled annually for employees aged
jadwal tahunan bagi pegawai berusia 40 tahun 40 years and above and every two years for
ke atas dan setiap dua tahun bagi pegawai di employees below that age.
bawah usia tersebut.
4. Hingga 31 Desember 2025, seluruh (100%) 4. As of 31 December 2025, all (100%) permanent
pegawai tetap LPEI baik di kantor pusat maupun Indonesia Eximbank employees at both the
cabang telah terdaftar dalam program BPJS Head Office and branches have been registered
Kesehatan dan terlindungi oleh polis asuransi in the BPJS Health program and are covered by
dari PT Asuransi Astra Life. [GRI 403-8] insurance policies from PT Asuransi Astra Life.
[GRI 403-8]
Sustainability Report 2025 781 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 782
Pelatihan dan Pengembangan [OJK F.22] Training and Development [OJK F.22] LPEI terus mengintensifkan pengembangan Indonesia Eximbank continued to intensify kompetensi pegawai sepanjang tahun 2025 employee competency development throughout melalui program Reskilling dan Upskilling yang 2025 through Reskilling and Upskilling programs dikelola oleh Learning Academy. Program ini managed by the Learning Academy. These menawarkan Structured Learning Program dengan programs offer a Structured Learning Program with pendekatan pembelajaran terintegrasi yang an integrated learning approach that combines mengkombinasikan berbagai metode pengajaran various effective teaching methods, aimed at efektif, menyasar penguatan kompetensi inti strengthening core, technical, and future-ready (core), teknis, serta kepemimpinan future-ready leadership competencies across all job levels untuk seluruh level jabatan di Lembaga. within the Institution. Sejalan dengan komitmen LPEI untuk selalu In line with Indonesia Eximbank’s commitment to meningkatkan kompetensi pegawai yang continuously enhancing employee competencies dilakukan secara konsisten untuk mendukung to support its growth strategy, the 2025 strategic strategi pertumbuhan LPEI, rencana strategis plan for employee capacity and capability pengembangan kapasitas dan kapabilitas development is focused on the development impact pegawai tahun 2025 difokuskan kepada fungsi function and includes sectoral industry specialists development impact dan terdapat sectoral to accommodate market needs. Through the 2025 industry specialist untuk dapat mengakomodir employee development and training strategy kebutuhan pasar. Melalui tema strategi theme, “Building Export Ecosystem and Digital pengembangan dan pelatihan pegawai tahun Business Competency Internally,” structured 2025 yaitu “Building Export Ecosystem and Digital learning programs are continuously aligned with Businesess Competency Internally”, program competency development outcomes, which are pelatihan dan pengembangan yang terstruktur distinctive to Indonesia Eximbank, where learning (structured learning program) selalu disesuaikan and talent development provide continuous dengan hasil pengembangan kompetensi kerja learning opportunities for employees as part of yang merupakan kekhususan LPEI di mana human capital investment and development. In pembelajaran dan pengembangan talenta akan this regard, all employees have equal opportunities memberikan pembelajaran berkelanjutan bagi to access training and development programs. para pegawai sebagai bagian dari investasi dan pengembangan Dalam hal ini, seluruh lini pegawai memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pelatihan dan pengembangan. Pada tahun 2025, LPEI menyelenggarakan sebanyak In 2025, Indonesia Eximbank conducted a total of 258 program pelatihan dan pengembangan 258 training and development programs delivered yang diselenggarakan baik secara tatap muka both in-person and online. In addition, Indonesia maupun daring. Selain itu, LPEI juga memiliki Xlearn Eximbank has Xlearn as a Learning Management sebagai Learning Management System (LMS) System (LMS), serving as a self-learning platform sebagai sarana pembelajaran mandiri dimana where employees can access various types of pegawai dapat mengakses berbagai jenis materi learning materials, ranging from short and basic pembelajaran, mulai dari konten singkat dan content (microlearning) to more comprehensive dasar (micro learning) hingga modul yang lebih and in-depth modules according to competency komprehensif dan mendalam sesuai kebutuhan needs. The implementation of all competency kompetensi. Pelaksanaan seluruh program development programs is based on a structured pengembangan kompetensi ini berlandaskan learning model framework consisting of in-class pada kerangka model pembelajaran terstruktur methods (both in-person and online), self-paced terdiri dari metode in-class (tatap muka maupun learning/e-learning, as well as coaching and daring), self-paced learning/e-learning, serta mentoring. The implementation of all competency coaching dan mentoring. Pelaksanaan seluruh development programs is based on the following program pengembangan kompetensi ini structured learning model framework: berlandaskan pada kerangka model pembelajaran terstruktur sebagai berikut: Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 782 Sustainability Report 2025
Page 783
Kinerja Sosial
Social Performance
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai [ESG S-05] [GRI 404-1]
Employee Training and Development [ESG S-05] [GRI 404-1]
Rata-rata jam pelatihan per Pegawai Jam
Average training hour per employee hour
Rata-rata jam pelatihan per Pegawai
62,80 Jam/ hour
Average number of training hours per employee
Rata-rata jam pelatihan Pegawai pria
63,06 Jam/ hour
Average training hour of male employee
Rata-rata jam pelatihan Pegawai wanita
62,44 Jam/ hour
Average training hour of female employee
Jumlah Pegawai sebagai partisipan program pelatihan
537 Orang/ person
Total number of employees as participants of training programs
Persentase jumlah karyawan sebagai partisipan program pelatihan
Percentage of total number of employees as participants of training 100%
programs
Berikut merupakan prioritas fokus pelatihan dan The following are the priority focus areas for
pengembangan kompetensi pegawai yang employee training and competency development
menjadi sasaran utama LPEI sepanjang tahun targeted by Indonesia Eximbank throughout 2025:
2025:
1. Program resertifikasi dan sertifikasi Sertifikat 1. Recertification and certification programs for
Manajemen Risiko Keuangan Perbankan sesuai Financial Risk Management Certificates in the
dengan ketentuan yang berlaku saat ini. banking sector in accordance with prevailing
regulations.
2. Penguatan budaya tata Kelola dan kepatuhan 2. Strengthening governance and compliance
melalui refreshment materi APU PPT, Kode culture through refresher materials on AML-
Etik, GRC, dan Antigratifikasi melalui media CFT, Code of Ethics, GRC, and Anti-Gratuity via
e-learning. e-learning media.
3. Peningkatan kapabilitas melalui pengetahuan 3. Enhancement of capabilities through
produk LPEI sesuai mandat. knowledge of Indonesia Eximbank products in
line with its mandate.
4. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan 4. Enhancement of Indonesia Eximbank
pegawai LPEI pada kegiatan perdagangan employees’ knowledge and skills in international
internasional sebagai pengetahuan trade activities as a specialized area of
spesialisasi dan kekhususan LPEI tentang expertise, covering processes, regulations,
proses, regulasi, strategi, dan praktik terbaik strategies, and best practices related to export-
yang terkait dengan ekspor - Impor . import activities.
5. Program RM Upskilling yang dirancang untuk 5. 5. RM Upskilling Program designed to improve
meningkatkan kapabilitas RM sejalan dengan RM capabilities in line with the business
model bisnis dan kompentensi baru ecosystem model and new competencies of the export
export. ecosystem.
6. Pengembangan kapabilitas kompetensi 6. Development of both technical and soft
teknikal dan soft mendukung bisnis model baru competencies to support the new business
serta sesuai dengan training need analysis. model and align with training needs analysis.
7. Internal succession development melalui 7. Internal succession development through
penyelanggaraan program Staff Development the implementation of the Staff Development
Program (SDP) yang merupakan program Program (SDP), a career development program
pengembangan karir yang dirancang untuk designed to prepare staff to be ready to take on
mempersiapkan para staf agar selalu siap challenges at higher levels or positions.
saat menerima tantangan pada level atau
posisi yang lebih tinggi.
8. Leadership program melalui program Middle 8. Leadership program through the Middle
Management Development Program (MMDP) Management Development Program (MMDP),
yaitu pengembangan pemimpin muda which is a sustainable and comprehensive
yang berkelanjutan dan komprehensif yang young leadership development program
memberikan penekanan pada penguatan emphasizing the strengthening of leadership
Sustainability Report 2025 783 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 784
karakter kepemimpinan dan pengembangan character and managerial development,
manajerial dengan pelaksanaan yang terbagi implemented across two clusters: Officers and
dalam 2 klaster yaitu Officer dan Kepala Department Heads.
Departemen.
9. Leadership program melalui program 9. Leadership program through the Executive
Executive Development Program (EDP) Development Program (EDP), the highest level
merupakan program tertinggi dalam of executive development program, which is
pengembangan eksekutif yang berkelanjutan sustainable in nature and directs participants
yang mengarahkan kepada pesertanya untuk to be involved in the process of developing
ikut terlibat dalam proses pengembangan institutional values, with the aim of developing
nilai-nilai Lembaga dengan tujuan untuk solutions to current and future problems that
mengembangkan solusi terhadap current and are innovative, result-driven, and strategy-
future problems, inovatif, berorientasi pada focused.
pemecahan masalah (result-driven) yang
berfokus pada strategi untuk mencapai hasil.
10. Penerapan Organization Learning Culture 10. Implementation of an Organizational Learning
dalam rangka mengukur efektifitas pelatihan Culture to measure the effectiveness of
pegawai pada pemenuhan kapabilitas sumber employee training in fulfilling human resource
daya manusia sebagai bagian dari monitoring capability requirements as part of the
IKU Divisi tahun 2025. monitoring of the Division’s KPI’s in 2025.
Investasi pelatihan tahun 2025 mencapai Training investment in 2025 reached IDR 22.82
Rp22,82 miliar, atau 4,4% dari total Biaya Tenaga billion, or 4,4% of total Personnel Costs (BTK),
Kerja (BTK), menunjukkan peningkatan sebesar representing an increase of 24,7% compared to
24,7% dibandingkan tahun2024 sebesar Rp18,29 2024, which recorded Rp18.29 billion. This increase
miliar. Kenaikan ini didorong oleh implementasi was driven by the implementation of organizational
program transformasi organisasi, penyelarasan transformation programs, alignment with the
struktur baru, serta pemenuhan Sertifikasi Wajib new structure, and fulfillment of Mandatory Risk
Manajemen Risiko sesuai regulasi yang berlaku. Management Certification in accordance with
applicable regulations.
Berikut merupakan rincian realisasi program The following is a breakdown of the realization
pelatihan dan pengembangan kompetensi of Indonesia Eximbank’s employee training and
pegawai LPEI sepanjang tahun 2025: competency development programs throughout
2025:
Program Pelatihan Pegawai
Employee Training Program
Program Pelatihan Jumlah Peserta
Pilar Frekuensi
Program Pelatihan Number of
Pillars Frequency
Training Program Participants
Sertifikasi : Manajemen Risiko
Core 23 465
Certification: Risk Management
Sertifikasi : Tresury
Core 5 5
Certification: Treasury
Sertifikasi : Human Resources Supervisor
Core Certification: Human Resource 1 3
Supervisor
Core Mandatory: New Hire Orientation 2 33
Produk dan Proses Bisnis
Functional Development 14 444
Product and Business Process
Corporate Program : Pengenalan Dasar
Perdagangan Internasional
Functional Development 3 92
Corporate Program: Fundamental
Introduction to International Trades
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 784 Sustainability Report 2025
Page 785
Kinerja Sosial
Social Performance
Program Pelatihan Pegawai
Employee Training Program
Program Pelatihan Jumlah Peserta
Pilar Frekuensi
Program Pelatihan Number of
Pillars Frequency
Training Program Participants
Corporate Program : Digital Core
Functional Development 6 210
Competency Workshop
Corporate Program : Client Acquistion,
Pipeline Management & Portofolio
Functional Development 2 43
Corporate Program: Client Acquisition,
Pipeline Management, Portfolio
Sertifikasi Profesi
Functional Development 28 124
Job Certification
Personal Development Technical Skill 113 1649
Personal Development Soft Skill 23 640
Leadership Session MT LPEI bersama
Chief of Internal Audit
Succesion Development 1 35
Leadership Session MT Indonesia
Eximbank with Chief of Internal Audit
Succesion Development Leadership Development Program (LDP) 2 5
Middle Management Development
Succesion Development 4 83
Program
Succesion Development Leadership Series 7 151
Succesion Development Staff Development Program 21 222
Succesion Development Talent Program 2 61
Utilisasi Xlearn
XLearn Utilization
Pilar Jumlah Modul Jumlah Learner Jumlah Hour
Pillars Number of Modules Number of Learners Number of Hour
Mandatory 5 2872 1420.05
Technical Skill 13 644 524.08
Artikel
12 27 -
Article
Sertifikasi Profesional
Professional Certification
Jumlah Peserta
Program Pelatihan Frekuensi
Number of
Training Program Frequency
Participants
Business Continuity Management
Certified Professional (BCMCP) 1 1
Business Continuity Management Certified Professional (BCMCP)
Sertifikasi CompTia Security+
1 1
CompTIA Security+ Certification
Hogan Assessment Certification Workshop
1 2
Hogan Assessment Certification Workshop
Persiapan Sertifikasi Certificate General Insurance (CGI) 001 & 002
1 9
Preparation for Certificate in General Insurance (CGI) 001 & 002 Certification
TOGAF EA Foundation & Practitioner (Latest edition 10th)
1 1
TOGAF EA Foundation & Practitioner (Latest Edition, 10th)
Certified Fraud Risk Management Professional
2 7
Certified Fraud Risk Management Professional
Sustainability Report 2025 785 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 786
Sertifikasi Profesional
Professional Certification
Jumlah Peserta
Program Pelatihan Frekuensi
Number of
Training Program Frequency
Participants
Chartered Financial Analyst (CFA) - Level 1
2 2
Chartered Financial Analyst (CFA) – Level 1
ERM Fundamentals (with ERMAP, ERMCP, QRMO, and QRMA Certifications)
1 2
ERM Fundamentals (with ERMAP, ERMCP, QRMO, and QRMA Certifications)
Certificate in Supply Chain Finance (CSCF)
1 1
Certificate in Supply Chain Finance (CSCF)
Certified IT Procurement Expert
3 4
Certified IT Procurement Expert
Pembekalan Sertifikasi General Banking Level 1
1 17
General Banking Level 1 Certification Preparation
Sertifikasi General Banking Level 1
1 17
General Banking Level 1 Certification
Refreshment Program Sertifikasi Profesi Bisnis Penjaminan
1 34
Refreshment Program for Business Guarantee Professional Certification
Sertifikasi MAPPI Penilaian Internal Properti Dasar II
1 4
MAPPI Certification in Basic Internal Property Valuation II
Profesi & Sertifikasi DPO
1 1
Data Protection Officer (DPO) Profession & Certification
Sertifikasi Kepatuhan Jenjang 5
1 2
Compliance Certification Level 5
Governance Fundamentals (with CGP Certification)
2 2
Governance Fundamentals (with CGP Certification)
Sertifikasi Profesi Bisnis Penjaminan Skema Analisis Penjaminan
Professional Certification in Guarantee Business – Guarantee Analysis 1 3
Scheme
Cobit 19
1 2
COBIT 2019
Konsultan dan Ahli Kepabeanan Angkatan XII
1 1
Customs Consultant and Expert Training – Batch XII
Pajak Terapan Brevet A&B Terpadu
1 1
Applied Tax Brevet A & B (Integrated)
Sertifikasi Tenaga Ahli Penjaminan
1 9
Guarantee Expert Certification
Certified Information Systems Auditor (CISA)
1 1
Certified Information Systems Auditor (CISA)
Pelatihan Produk dan Proses Bisnis
Product and Business Process
Program Pelatihan Jumlah Peserta
Batch
Training Program Number of Participants
Penguatan Kualitas Pembiayaan
2 32
Strengthening of Financing Quality
Penguatan Kualitas Pembiayaan Syariah
10 179
Strengthening of Sharia Financing Quality
Penyesuaian atas PKE UKM dan PKE TFC
1 125
Adjustments to SME PKE and TFC PKE
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 786 Sustainability Report 2025
Page 787
Kinerja Sosial
Social Performance
Pelatihan Produk dan Proses Bisnis
Product and Business Process
Program Pelatihan Jumlah Peserta
Batch
Training Program Number of Participants
Produk Trade Finance, Program Paket Pembiayaan dan
Perubahan Peraturan atas Peraturan Pemerintah terkait Devisa
Hasil Ekspor SDA
1 108
Trade Finance Products, Financing Package Programs, and
Amendments to Government Regulations Related to Natural
Resource Export Proceeds (DHE)
Pelatihan Komoditas/Sektor Industri
Commodity/Industrial Sector
Program Pelatihan Penyelenggara Jumlah Peserta
Training Program Organizer Number of Participants
Economic Outlook 2025 : Peluang dan tantangan 2025
Infobank 3
Economic Outlook 2025: Opportunities and Challenges in 2025
Capacity Building Workshop SINOSURE dan Thai Exim
Thai Exim 2
Capacity Building Workshop with SINOSURE and Thai EXIM
Perkembangan Makroekonomi Global dan Domestik di Tengah
Dinamika Geopolitik dan Perang Dagang
LPEI 153
Global and Domestic Macroeconomic Developments Amid
Geopolitical Dynamics and Trade Wars
21st IPOC Navigating Complexity, Driving Growth - Governance,
GAPKI 9
Biofuel Policy and Global Trade
Pengembangan Talenta dan Manajemen Suksesi
Talent Development and Succession Management
Program Pengembangan
Peserta Pelatihan
Development
Participants Training
Program
Pelatihan Leadership Session MT LPEI bersama Chief of Internal
35
Training Audit
Pelatihan
3 Leadership Development Program (LDP) - Mini MBA
Training
Pelatihan Leadership Development Program (LDP) - Silicon
2
Training Dragon Trip : AI & Tech Immersion
Pelatihan Middle Management Development Program (MMDP) –
63
Training Lead Self
Pelatihan Middle Management Development Program (MMDP) –
20
Training Lead Team
Pelatihan
36 Leadership Series : Coaching Skill for Managers
Training
Pelatihan Leadership Series : Situational Leadership (SLII) -
115
Training Strategies for High Performance
Pelatihan
68 Staff Development Program (SDP)
Training
Pelatihan Staff Development Program (SDP) - Practical Selling &
23
Training Networking Skill
Pelatihan
23 Staff Development Program (SDP) - Penilaian Agunan
Training
Pelatihan Staff Development Program (SDP) - Basic Funding dan
27
Training Treasury
Sustainability Report 2025 787 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 788
Pengembangan Talenta dan Manajemen Suksesi
Talent Development and Succession Management
Program Pengembangan
Peserta Pelatihan
Development
Participants Training
Program
Pelatihan Staff Development Program (SDP) - Basic Pembiayaan
27
Training Staff Development Program (SDP) – Basic Financing
Pelatihan Staff Development Program (SDP) - Penugasan
27
Training Khusus dan Trade Finance
Pelatihan
27 Staff Development Program (SDP) - Risk Operational
Training
Pelatihan Talent Program – Gallup Clifton Strength : “Be the best
35
Training version of yourself”
Talent Program - S.T.A.R. Journey: Sustainable, Thriving,
Coaching 26
Adaptive, Resilient
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 788 Sustainability Report 2025
Page 789
Kinerja Sosial
Social Performance
Persiapan Pensiun [GRI 201-3]
Retirement Preparation [GRI 201-3]
LPEI memberikan perlindungan hari tua bagi Indonesia Eximbank provides old-age protection
pegawai melalui keikutsertaan dalam program for employees through participation in pension
pensiun yang mencakup dua skema utama, yaitu: programs that consist of two main schemes:
1. Dana Pensiun yang dikelola DPLK dengan 1. A Pension Fund managed by a DPLK, with
kontribusi LPEI (6% gaji) dan kontribusi pegawai contributions from Indonesia Eximbank (6% of
(4% gaji); salary) and employees (4% of salary);
2. BPJS Pensiun oleh BPJS Ketenagakerjaan LPEI 2. BPJS Pension managed by BPJS
dengan kontribusi LPEI (3% gaji) dan kontribusi Ketenagakerjaan, with contributions from
pegawai (0% gaji) Indonesia Eximbank (3% of salary) and
employees (0% of salary).
Melalui kedua skema tersebut, setiap pegawai
berhak memperoleh manfaat pensiun pada Through these two schemes, every employee is
saat memasuki masa purna bakti. Dana pensiun entitled to receive pension benefits upon entering
ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai retirement. The pension funds are expected to
dukungan finansial, antara lain sebagai modal serve as financial support, including as capital
untuk berwirausaha maupun untuk menjalankan for entrepreneurship or for carrying out other
aktivitas produktif lainnya setelah pensiun. productive activities after retirement.
Rencana Pengembangan
dan Pelatihan SDM
HR Development and Training Plan
Pengembangan kapasitas dan kapabilitas The development of Human Capital capacity
Sumber Daya Manusia (SDM) dilaksanakan secara and capability is carried out continuously and
berkesinambungan dan terstruktur melalui rencana in a structured manner through a strategic
strategis yang berfokus pada developmental plan focused on developmental impact and
impact dan Beyond Financing. Upaya ini diarahkan Beyond Financing. These efforts are directed
untuk memperkuat kompetensi pegawai agar at strengthening employee competencies to
selaras dengan peran LPEI sebagai Export Credit align with Indonesia Eximbank’s role as an Export
Agency, khususnya dengan membangun keahlian Credit Agency, particularly by building expertise
sebagai specialist in Export Ecosystem dan as specialists in the Export Ecosystem and Digital
Digital Business Competency. Seluruh program Business Competency. All human capital capacity
pengembangan kapasitas dan kapabilitas SDM ini and capability development programs are
dapat diikuti oleh seluruh pegawai LPEI. accessible to all employees of Indonesia Eximbank.
Tema strategis pengembangan tahun 2026 The strategic development theme for 2026 is
adalah Building Sustainable Talent Pipeline & “Building Sustainable Talent Pipeline & Future-
Future-Ready Workforce, yang diwujudkan melalui Ready Workforce,” which is implemented through
program pelatihan dan pengembangan yang structured learning programs aligned with Indonesia
terstruktur (structured learning program) dan Eximbank’s specific competency requirements.
diselaraskan dengan kebutuhan kompetensi Development efforts are focused on strengthening
kerja khas LPEI. Fokus pengembangan diarahkan capacities that support the organization’s vision
pada penguatan kapasitas yang mendukung and strategy in building the export ecosystem,
visi dan strategi organisasi dalam membangun fostering inspiration and development, enhancing
ekosistem ekspor, mendorong inspirasi dan synergy and collaboration, and promoting change
pengembangan, memperkuat sinergi dan and innovation. In this way, learning becomes a
kolaborasi, serta menumbuhkan perubahan dan continuous process and a key investment in the
inovasi. Dengan demikian, pembelajaran menjadi development of Indonesia Eximbank’s talent.
Sustainability Report 2025 789 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 790
proses berkelanjutan dan investasi penting dalam
pengembangan talenta LPEI.
Selain itu, pelatihan berbasis budaya risiko menjadi In addition, risk culture-based training is an
inisiatif penting untuk memperkuat kemampuan important initiative to strengthen risk identification
identifikasi dan manajemen risiko, sekaligus and management capabilities, while also fostering
menumbuhkan kesadaran akan pentingnya awareness of the importance of transparency and
transparansi dan akuntabilitas dalam seluruh accountability across all work processes.
proses kerja.
Adapun program pelatihan dan pengembangan The structured learning programs are illustrated in
(structured learning program) tergambar dalam the following diagram:
bagan berikut ini:
ENABLING EXPORT
EMPOWERING NATION
Beyond Financing I Developmental Impact I Sustainability
VALUABLE AND COMPETENT EMPLOYEE
Core Functional Personal Succession
Development Development Development Development
• Induction • Technical • Employee • Leadership
• Compliance requirements • Development • Talent
• Mandatory • Professional Plan (Hard & Management
• Certifications Certifications Soft Skills) • Management
• Culture & Ethics Trainee
COMPETENCY REQUIREMENTS SKILL PROFILING
CORPORATE VALUES: APIK
Structured Learning Program
Structured Learning Program
• Core Development • Core Development
Mencakup program yang memberikan dampak Includes programs that deliver strategic impact
strategis dalam keberhasilan bisnis organisasi, on the success of the organization’s business,
antara lain pengetahuan tentang good including knowledge of good corporate
corporate governance, risk, and compliance, governance, risk and compliance, code of
kode etik dan budaya lembaga, serta sertifikasi ethics and institutional culture, as well as
keahlian wajib yang dipersyaratkan oleh mandatory professional certifications required
regulator. by regulators.
• Functional Development • Functional Development
Merupakan program pelatihan teknikal Refers to technical training programs aimed at
untuk mengembangkan kompetensi teknis developing technical competencies that serve
yang menjadi kemampuan teknis standard as standard capabilities required for specific
diperlukan di suatu jabatan atau kelompok positions or groups of positions, including but
jabatan tertentu, termasuk namun tidak not limited to training in financing, guarantees,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 790 Sustainability Report 2025
Page 791
Kinerja Sosial
Social Performance
terbatas pada pelatihan pembiayaan, insurance, consulting services, trade finance,
penjaminan, asuransi, jasa konsultasi, sharia, and/or professional certifications as
trade finance, syariah, dan/atau sertifikasi recognition of expertise and competencies in
keahlian sebagai pengakuan atas keahlian line with the latest developments in the financial
dan kompetensinya yang sejalan dengan industry and the specific characteristics of
perkembangan terkini dari industri keuangan Indonesia Eximbank.
dan kekhususan LPEI.
• Personal Development • Personal Development
Program pelatihan ini bertujuan untuk This training program aims to develop
mengembangkan kapabilitas dan kapasitas employees’ capabilities and capacities
pegawai agar sesuai dengan kompetensi to align with the competencies required
yang dibutuhkan oleh lembaga berdasarkan by the Institution based on performance
penilaian kinerja dan kebutuhan Competency evaluations and employees’ competency
gap pegawai. Berbagai program pelatihan gap assessments. Various training programs
dirancang untuk mengasah kemampuan are designed to enhance both technical and
teknis dan kepemimpinan, sehingga karyawan leadership skills, enabling employees to adapt
dapat beradaptasi dengan cepat terhadap quickly to industry changes. This training not
perubahan industri. Pelatihan ini tidak hanya only focuses on technical aspects but also on
menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga the development of soft skills and managerial
pengembangan soft skills dan kompetensi competencies.
manajerial.
• Succession Development • Succession Development
Program pelatihan dalam pilar ini bertujuan Training programs under this pillar aim to
untuk mempersiapkan perencanaan suksesi prepare employee succession planning
pegawai pada kelompok talent dalam within the talent pool as part of the talent
proses manajemen bakat yang membangun management process, building a pipeline of
kumpulan pekerja terlatih yang siap dan trained individuals who are ready and capable
mampu menjadi pemimpin yang efektif di of becoming effective leaders in the future.
masa yang akan datang.
Program Pengembangan dan Pelatihan dilakukan Training and Development Programs are
berdasarkan pada Training Need Analysis melalui: implemented based on Training Needs Analysis
through:
a. RKAT: Rencana Pelatihan mengikuti dan sejalan a. RKAT: Training plans are aligned with Indonesia
dengan Rencana Bisnis Tahunan LPEI yang Eximbank’s Annual Business Plan as outlined in
tertuang dalam RKAT 2026 the 2026 RKAT;
b. Employee Assessment: Rencana dan b. Employee Assessment: Training plans and
pelaksanaan pelatihan berdasarkan penilaian implementation are based on performance
dari penilaian kinerja dan asesmen yang evaluations and assessments conducted by
dilakukan baik dari atasan langsung maupun both direct supervisors and consultants;
dari konsultan
c. Kamus Kompetensi: Penguatan kompetensi c. Competency Dictionary: Strengthening
LPEI sesuai dengan model kompetensi, yaitu : Indonesia Eximbank competencies in
accordance with the competency model,
namely:
• Core Competency • Core Competency
Merupakan kompetensi inti atau utama Core or primary competencies that
yang harus dimiliki seluruh pegawai LPEI, must be possessed by all employees of
yang akan membuat perbedaan dan Indonesia Eximbank, which differentiate
menjadi ciri khas perusahaan dibandingkan and characterize the Institution compared
dengan pesaingnya serta merupakan to its competitors and serve as a source
sumber keunggulan yang kompetitif. of competitive advantage. There are 4
Terdapat 4 Kompetensi Inti yang disusun Core Competencies formulated based on
berdasarkan Values LPEI yaitu APIK. Memiliki Indonesia Eximbank’s values (APIK), with 5
5 level proficiency. proficiency levels.
Sustainability Report 2025 791 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 792
• Functional Competency • Functional Competency
Merupakan suatu bagian kepribadian A relatively deep and enduring part of an
seseorang yang cukup dalam dan relatif individual’s personality that can predict
menetap, serta dapat memprediksi perilaku behavior across various situations and
dalam beragam situasi dan tugas-tugas job tasks, thereby indicating success in
jabatan, sehingga dapat memprediksi performing duties. These competencies
keberhasilan dalam menjalankan tugasnya. distinguish superior performance from
Faktor - faktor yang membedakan performa average performance. They consist of
unggul dari performa rata-rata. Terdiri dari 9 competencies, with each function
9 kompetensi. Setiap fungsi terdiri dari 5 – 7 comprising 5–7 competencies, and have 5
kompetensi. Memiliki 5 level proficiency. proficiency levels.
• Technical Competency • Technical Competency
Penguasaan atas kompetensi tersebut. Mastery of these competencies enables
Apabila pegawai memiliki kompetensi employees to perform their duties effectively
ini sesuai dengan yang dipersyaratkan, (effective performance). There are 72
maka pegawai tersebut akan dapat (seventy-two) competencies grouped into
menjalankan tugasnya dengan efektif 8 (eight) competency clusters, each with 4
(effective performance), terdiri dari 72 proficiency levels.
(tujuh puluh dua) kompetensi dibagi dalam
8 (delapan) cluster kompetensi. Memiliki 4
level proficiency.
y
nc
te
pe
om
lC
Fu
ica
n
cti
hn
on
c
Te
al
Co
m
pe
Core Competency
ten
cy
Model Kompetensi
Competency Model
Strategi pengembangan dan pelatihan pegawai Employee development and training strategy for
tahun 2026 dalam tema Building Sustainable 2026 under the theme “Building Sustainable Talent
Talent Pipeline & Future-Ready Workforce, dengan Pipeline & Future-Ready Workforce,” Indonesia
program kerja: Eximbank implements the following work programs:
A. Competency Development A. Competency Development
Merupakan serangkaian inisiatif This consists of a series of initiatives to develop
pengembangan kompetensi pegawai LPEI Indonesia Eximbank employees’ competencies
melalui penerapan tata kelola dan kepatuhan, through the implementation of governance
pemenuhan sertifikasi profesi sesuai regulasi, and compliance, fulfillment of professional
serta peningkatan kompetensi teknis dan certification requirements in accordance with
profesional melalui berbagai program regulations, and enhancement of technical and
sertifikasi keahlian. Termasuk dalam program professional competencies through various
ini adalah: certification programs. This program includes:
1. Penerapan Program Tata Kelola dan 1. Implementation of Governance and
kepatuhan Compliance Programs
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 792 Sustainability Report 2025
Page 793
Kinerja Sosial
Social Performance
Program Tata Kelola dan Kepatuhan The Governance and Compliance Program
bertujuan membangun pemahaman aims to build strong understanding among
yang kuat pada seluruh pegawai all employees regarding the principles of
mengenai prinsip-prinsip integritas, etika, integrity, ethics, and compliance as the
dan kepatuhan sebagai dasar dalam foundation for carrying out their duties and
menjalankan tugas dan tanggung jawab responsibilities within Indonesia Eximbank.
di LPEI. Melalui program ini, pegawai Through this program, employees are
dibekali kesadaran dan kompetensi equipped with the awareness and
untuk berperilaku profesional, menjaga competencies to act professionally,
akuntabilitas, serta mengidentifikasi dan maintain accountability, and identify and
mencegah potensi pelanggaran yang prevent potential violations that may
dapat mengganggu operasional maupun disrupt operations or harm the Institution’s
reputasi lembaga. Termasuk namun tidak reputation. This includes, but is not limited
terbatas pada: to:
• Kode etik dan Budaya Lembaga • Code of Ethics and Institutional Culture
• APU/PPT dan PPPSPM • AML/CFT and PPPSPM
• Anti-Fraud danWhistleblowing • Anti-Fraud and Whistleblowing
• Penguatan dan Pengendalian Anti • Strengthening and Control of Anti-
Gratifikasi Gratuity
• Anti Penyuapan • Anti-Bribery
• IT Security Awareness • IT Security Awareness
2. Penerapan Program Sertifikasi 2. Implementation of Certification Programs
Program Sertifikasi diselenggarakan The Certification Program is organized
untuk memastikan pemenuhan standar to ensure compliance with professional
kompetensi profesi sesuai ketentuan competency standards in accordance
regulator serta kebutuhan penguatan with regulatory requirements and the need
keahlian teknis di lingkungan LPEI. Melalui to strengthen technical expertise within
program ini, pegawai dipersiapkan agar Indonesia Eximbank. Through this program,
memiliki kredensial profesional yang diakui employees are prepared to obtain nationally
secara nasional maupun internasional, and internationally recognized professional
sehingga mampu menjalankan peran dan credentials, enabling them to perform their
tanggung jawabnya dengan tingkat keahlian roles and responsibilities with a high level of
yang dapat dipertanggungjawabkan. accountable expertise. The classifications
Adapun pembagiannya adalah sebagai are as follows:
berikut:
a. Sertifikasi Kompetensi Wajib Pegawai a. Mandatory Employee Competency
Dalam menerapkan manajemen Certification
risiko secara efektif dan terencana, In implementing effective and structured
LPEI mengisi jabatan manajemen dan risk management, Indonesia Eximbank
pejabat senior LPEI dengan sumber daya assigns management and senior
manusia yang memiliki kompetensi dan officer positions to human resources
keahlian di bidang manajemen risiko. with competencies and expertise in risk
Setiap pegawai LPEI wajib memiliki management. All Indonesia Eximbank
Sertifikat Manajemen Risiko berdasarkan employees are required to possess Risk
klasifikasi unit kerja dan jenjang jabatan Management Certification based on
pegawai melalui kompetensi dan their respective work unit classifications
keahlian Sertifikasi Manajemen Risiko and job levels, including Financial/
bidang Keuangan/Perbankan bagi Banking Risk Management Certification
pegawai dan jajaran direktur LPEI for employees and the Board of Directors.
b. Sertifikasi Kompetensi Bidang Kerja b. Work Field Competency Certification
Sertifikasi yang diatur oleh Lembaga Certifications regulated by government
Pemerintahan, Kementerian dan institutions, ministries, and other
Lembaga lainnya yang terkait dengan relevant authorities overseeing
pengawasan dan supervisi LPEI Indonesia Eximbank, referring to the
dengan mengacu kepada Standar Indonesian National Work Competency
Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dan Standards (SKKNI) and the Indonesian
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia National Qualifications Framework
(KKNI), meliputi namun tidak terbatas (KKNI), including but not limited to:
Sustainability Report 2025 793 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 794
pada bidang kerja: Sertifikasi Tresuri dan Treasury Certification and Market Code
Penerapan Kode Etik Pasar; Sertifikasi of Conduct Implementation; Payment
Sistem Pembayaran; Sertifikasi Bidang Systems Certification; Human Resource
Manajemen Sumber Daya Manusia; Management Certification; Guarantee-
Sertifikasi Bidang Penjaminan yang related Certification associated with
berkaitan dengan kegiatan operasional operational guarantee activities;
penjaminan; Sertifikasi Bidang Asuransi and Insurance-related Certification
yang berkaitan dengan kegiatan associated with insurance operations.
operasional asuransi.
c. Sertifikasi Kompetensi Bidang Teknis c. Technical Competency Certification
Sertifikasi yang sesuai dengan Certifications aligned with the needs
kebutuhan jasa keuangan, bisnis of financial services, business, and
dan operasional LPEI meliputi namun operational activities of Indonesia
tidak terbatas pada bidang kerja Eximbank, including but not limited to
kredit atau pembiayaan, kepatuhan, credit or financing, compliance, internal
audit internal, trade finance, syariah, audit, trade finance, sharia, information
teknologi informasi, legal, akunting dan technology, legal, accounting and
perpajakan, serta pengadaan barang taxation, as well as procurement of
dan jasa. goods and services.
3. Penguatan Kompetensi LPEI 2. Strengthening Indonesia Eximbank
Merupakan penguatan kompetensi LPEI di Competencies
area Core Competency meliputi Growth This involves strengthening Indonesia
and Digital Mindset, Positive Collaboration; Eximbank’s competencies in the Core
serta Functional Competency meliputi Competency areas, including Growth and
Business Accumen, Manage Stakeholder, Digital Mindset and Positive Collaboration, as
Planning and Aligning well as Functional Competencies, including
Business Acumen, Managing Stakeholders,
and Planning and Aligning.
B. Capability Development B. Capability Development
Merupakan penguatan kapabilitas pegawai This focuses on enhancing employee
sesuai dengan mandat LPEI dan model bisnis capabilities in line with Indonesia Eximbank’s
baru serta mendukung pengembangan mandate and new business model, as well
ekosistem ekspor. Termasuk dalam program as supporting the development of the export
ini adalah: ecosystem. This program includes:
1. Peningkatkan kapabilitas dalam ekosistem 1. Enhancing capabilities within the export
ekspor melalui: ecosystem through:
• Pelatihan prioritas Penguatan dan • Priority training to strengthen and
pemahaman mendalam pada Produk deepen understanding of Indonesia
mandat LPEI melalui RM Playbook dan Eximbank’s mandated products through
penguatan pengetahuan terkait produk the RM Playbook and strengthening
dan peraturannya knowledge related to products and their
regulations;
• Program pelatihan yang Peningkatan • Training programs to improve the
kemampuan Pegawai pada unit capabilities of employees in business
Bisnis dan risk yang fokus pada sektor and risk units, focusing on commodity
komoditas/ sektor industry dalam sectors/industrial sectors to support
mendukung LPEI untuk pengembangan Indonesia Eximbank in developing
bisnis dibidang ekspor komoditas/ export-related business in commodity
sektor industri. and industrial sectors;
• Pengetahuan dan keterampilan • International trade knowledge and skills
Perdagangan Internasional yang required for international trade activities,
dibutuhkan dalam kegiatan covering topics such as international
perdagangan internasional, mencakup trade regulations, export-import
berbagai topik seperti regulasi requirements, customs procedures,
perdagangan internasional, persyaratan risk management, and negotiation
ekspor-impor, prosedur kepabeanan, techniques in international trade.
pengelolaan risiko, dan teknik negosiasi
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 794 Sustainability Report 2025
Page 795
Kinerja Sosial
Social Performance
dalam perdagangan internasional.
2. Peningkatan kapabilitas teknis dalam 2. Enhancing technical capabilities to improve
Upaya produktifitas Relationship Manager the productivity of Relationship Managers
dalam program RM Upskilling through the RM Upskilling program:
• Financial Analysis and Accounting for • Financial Analysis and Accounting for
Business Business
• Practical Selling Skill & Network • Practical Selling Skills & Networking
3. Peningkatan Kapabilitas Teknis dan 3. Enhancing technical capabilities
Penguatan soft skill melalui identifikasi gap and strengthening soft skills through
melalui Individual Development Plan (IDP) gap identification via the Individual
sesuai Kamus Kompetensi Development Plan (IDP) in accordance with
the Competency Dictionary.
C. Organization Citizenship Behaviour C. Organizational Citizenship Behavior
Merupakan serangkaian kegiatan yang This consists of a series of activities that
mendorong pegawai berperilaku “extra-role” encourage employees to demonstrate “extra-
serta memperkuat keterlibatan dan dukungan role” behavior and strengthen leadership
pemimpin sebagai strategi untuk membangun involvement and support as a strategy to build
budaya kerja yang proaktif, kolaboratif, dan a proactive, collaborative, and inclusive work
inklusif. Di dalam program ini kegiatan akan culture. The program focuses on:
berfokus pada:
1. Penguatan “Citizenship” Pegawai/ 1. Strengthening employee “citizenship” and
menumbuhkan Perilaku “extra-role” fostering “extra-role” behavior:
• Internalisasi APIK melalui Behaviour • Internalization of APIK values through the
Repository Behavior Repository
• Peningkatan Budaya Kreatif Kolaborasi • Enhancing a culture of creative
melalui Project Management, collaboration through Project
Keterlibatan dalam event internal dan Management, participation in internal
K/L, ‘DUTA’ dalam kegiatan LPEI dan K/L and Ministry/Agency events, and serving
as “DUTA” (ambassadors) in Indonesia
Eximbank and Ministry/Agency activities
2. Peningkatan keterlibatan, peran dan 2. Enhancing leadership involvement, roles,
dukungan leader and support:
• Program Senior Management Coaching • Senior Management Coaching Program
untuk Talent Development Program for Talent Development Program
• Superior Mentoring untuk Performance • Superior Mentoring for Performance
Improvement Plan Improvement Plan
Program Pengembangan Talenta Talent Development Program
Manajemen talenta di LPEI bertujuan memastikan Talent management at Indonesia Eximbank aims
tersedianya calon pemimpin masa depan yang to ensure the availability of future leaders who are
adaptif, inovatif, dan siap mengisi posisi strategis. adaptive, innovative, and ready to fill strategic
Identifikasi dan pengembangan talenta dilakukan positions. Talent identification and development
secara terstruktur untuk membangun kesiapan are carried out in a structured manner to build
kepemimpinan di seluruh level organisasi. leadership readiness across all organizational
levels.
Perencanaan suksesi diarahkan untuk menyiapkan Succession planning is directed at preparing
talenta yang mampu memenuhi kebutuhan talents capable of meeting the needs of critical
posisi kritikal, sekaligus memperkuat kompetensi positions while continuously strengthening both
teknis dan kepemimpinan secara berkelanjutan. technical and leadership competencies. Talent
Pengembangan talenta menggunakan Model development adopts an Integrated Learning
Pembelajaran Terpadu yaitu 70% pengalaman Model consisting of 70% hands-on experience, 20%
langsung, 20% eksposur dan bimbingan, serta exposure and coaching, and 10% formal education
10% pendidikan formal untuk memastikan proses to ensure a comprehensive and relevant learning
belajar yang komprehensif dan relevan. Melalui process. Through training needs mapping and
pemetaan kebutuhan pelatihan dan rencana individual development plans, this program
pengembangan individu, program ini mendorong fosters the creation of future-ready talents
Sustainability Report 2025 795 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 796
terbentuknya future-ready talent yang mampu capable of supporting leadership sustainability
mendukung keberlanjutan kepemimpinan and organizational strategy. The programs to be
dan strategi organisasi. Program yang akan implemented include:
dilaksanakan adalah:
• Program pengembangan talenta: • Talent Development Program: focuses on
menitikberatkan pada akselerasi kompetensi accelerating competencies and skills through
dan keterampilan melalui eksposur dan exposure and hands-on experience. Talents
pengalaman langsung. Talents akan will participate in secondment programs
diikutsertakan pada program Secondment baik within the Ministry of Finance and other Special
di Kementerian Keuangan maupun Special Mission Vehicles (SMVs), benchmarking and/
Mission Vehicle (SMV) lain, benchmarking dan/ or job attachments to similar institutions, and
atau job attachement ke lembaga/institusi lain involvement in internal and external community
sejenis, dilibatkan dalam project community project activities.
activites baik dari internal maupun eksternal.
• Staff Development Program yang merupakan • Staff Development Program: a career
program pengembangan karir yang dirancang development program designed to prepare
untuk mempersiapkan para staf agar selalu staff to be ready to take on challenges at higher
siap saat menerima tantangan pada level levels or positions.
atau posisi yang lebih tinggi.
• Leadership program melalui program Middle • Leadership Programs: through the Middle
Management Development Program (MMDP) Management Development Program (MMDP),
yaitu pengembangan pemimpin muda a sustainable and comprehensive young
yang berkelanjutan dan komprehensif yang leadership development program emphasizing
memberikan penekanan pada penguatan leadership character strengthening and
karakter kepemimpinan dan pengembangan managerial development, implemented
manajerial dengan pelaksanaan yang terbagi across two clusters: Officers and Department
dalam 2 klaster yaitu Officer dan Kepala Heads. The Leadership Development Program
Departemen. Leadership Development Program (LDP) represents the highest level of executive
(LDP) merupakan program tertinggi dalam development, guiding participants to be
pengembangan eksekutif yang berkelanjutan actively involved in shaping institutional values
yang mengarahkan kepada pesertanya untuk while developing innovative, result-driven
ikut terlibat dalam proses pengembangan solutions to current and future challenges with
nilai-nilai Lembaga dengan tujuan untuk a strategic focus.
mengembangkan solusi terhadap current and
future problems, inovatif, berorientasi pada
pemecahan masalah (result-driven) yang
berfokus pada strategi untuk mencapai hasil.
• Management trainee merupakan program • Management Trainee Program: a structured
pengembangan pegawai yang dirancang and comprehensive employee development
secara terstruktur dan komprehensif untuk program designed to prepare high-potential
mempersiapkan talenta muda berpotensi young talents to occupy strategic positions
tinggi agar mampu menempati posisi strategis in the future. This program is intended for
di masa depan. Program ini ditujukan bagi fresh graduates who have passed a rigorous
lulusan baru (fresh graduates) yang telah selection process and are projected to become
melalui proses seleksi ketat dan diproyeksikan future leaders within Indonesia Eximbank.
menjadi calon pemimpin (future leaders) di
lingkungan LPEI.
• Internship Program merupakan program yang • Internship Program: a program organized by
diselenggarakan oleh LPEI sebagai bagian dari Indonesia Eximbank as part of its contribution
kontribusi lembaga dalam pengembangan to developing the competencies of the younger
kompetensi generasi muda serta upaya generation and building strategic relationships
membangun hubungan strategis dengan with the education sector. This program
dunia pendidikan. Program ini memberikan provides opportunities for students or fresh
kesempatan bagi mahasiswa atau lulusan graduates to gain hands-on experience in a
baru untuk memperoleh pengalaman kerja professional work environment, particularly in
nyata (hands-on experience) di lingkungan areas relevant to the Institution’s functions and
kerja profesional, khususnya pada bidang- roles.
bidang yang relevan dengan fungsi dan peran
LPEI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 796 Sustainability Report 2025
Page 797
Kinerja Sosial
Social Performance
Directorship Program Directorship Program
Pelatihan dan pengembangan untuk Anggota Training and development for Members of the Board
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan of Directors, the Executive Director, and Managing
Direktur Pelaksana dalam bentuk Directorship Directors are conducted through a Directorship
Program dengan tujuan untuk menghasilkan Program aimed at enhancing and sharpening their
meningkatkan dan mempertajam pemahaman understanding of their roles and responsibilities
mengenai peran dan kewajibannya sebagai as the main drivers of the Institution’s growth.
penggerak utama dalam pertumbuhan Lembaga. Through strategically and systematically designed
Dengan Directorship Program melalui pelatihan training programs, the Directorship Program seeks
program yang dirancang secara strategis dan to strengthen leadership capabilities by inspiring
sistematis untuk meningkatkan kemampuan peran and motivating the Institution to achieve higher
pemimpin terkini dengan menginspirasi dan performance levels and lead its transformation
motivasi Lembaga untuk mencapai tingkat process. The budget allocated for training
kinerja yang lebih tinggi serta memimpin proses and development for Members of the Board of
transformasi Lembaga. Anggaran Pelatihan Directors, the Executive Director, and Managing
dan pengembangan untuk Anggota Dewan Directors under the Directorship Program amounts
Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana to Rp1,500,000,000 (one billion five hundred million
dalam bentuk Directorship Program sebesar Rp. rupiah).
1.500.000.000,- (satu miliar lima ratus juta rupiah).
Adapun program Directorship terdiri dari pilar The Directorship Program consists of the following
modul sebagai berikut: module pillars:
• On Boarding Modul: merupakan modul yang • Onboarding Module: a module designed to
dirancang untuk memberikan pemahaman provide understanding of Indonesia Eximbank,
terkait LPEI, regulasi, kepatuhan, budaya, including its regulations, compliance, culture,
industry, dan bisnis. industry, and business;
• Kompetensi: merupakan pelatihan untuk • Competency Module: training aimed at
mengembangkan kemampuan teknikal developing both technical and interpersonal
dan interpersonal jajaran board dalam capabilities of the board in carrying out their
menjalankan peran sesuai pembidangan roles according to their respective functions,
termasuk Sertifikasi yang merupakan program including certification programs as part of
peningkatan kapabilitas dan keahlian di bidang enhancing capabilities and expertise in risk
manajemen risiko dan kompetensi kerja dalam management and professional competencies.
bentuk proses sertifikasi.
Optimalisasi Learning Management System Optimization of Learning Management
(LMS) System (LMS)
Program pelatihan dan pengembangan yang Structured training and development programs
terstruktur (structured learning program) didukung are supported by the in-house digital learning
oleh in-house digital learning platform Xlearn platform Xlearn, enabling all Eximbankers at
untuk mempermudah seluruh Eximbankers untuk Indonesia Eximbank to access learning materials
mengakses materi pembelajaran mereka dengan more independently and efficiently. As a self-
lebih mandiri dan efisien. Xlearn sebagai aplikasi learning application, Xlearn allows employees to
program pembelajaran mandiri memungkinkan access training materials flexibly, anytime and
pegawai mengakses materi pelatihan secara anywhere, facilitating the learning process and
fleksibel, kapan saja dan di mana saja. Hal ini ensuring that acquired knowledge remains up to
memudahkan proses belajar serta memastikan date.
bahwa pengetahuan yang diperoleh selalu
terbarui.
Sustainability Report 2025 797 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 798
Penilaian Kinerja
dan Pengembangan Karier
Performance Review and Career Development
Penilaian kinerja pegawai LPEI dilaksanakan Employee performance appraisal at Indonesia
secara objektif menggunakan sistem balanced Eximbank is conducted objectively using a
scorecard berbasis capaian Key Performance balanced scorecard system based on the
Indicator (KPI) individu. Proses evaluasi dirancang achievement of individual Key Performance
untuk menjamin prinsip keadilan dan transparansi, Indicators (KPIs). The evaluation process is
dengan mempertimbangkan tiga aspek utama: designed to ensure fairness and transparency by
pencapaian target individu, perilaku kerja dan considering three main aspects: individual target
kompetensi, serta faktor penambah/pengurang achievement, work behavior and competencies,
kinerja. as well as performance adjustment factors
(additions/deductions).
Landasan regulasi penilaian kinerja mengacu The regulatory basis for performance appraisal
pada Peraturan Direktur Eksekutif No. 0013/ refers to Executive Director Regulation No.
PDE/09/2025 tanggal 29 September 2025 tentang 0013/PDE/09/2025 dated September 29, 2025,
Manajemen Kinerja. Secara garis besar, sistem concerning Performance Management. In general,
manajemen kinerja LPEI melibatkan serangkaian Indonesia Eximbank’s performance management
proses sebagai berikut: system encompasses the following processes:
1. Perencanaan kinerja sesuai IKU dan rencana 1. Performance planning in accordance with KPIs
kerja; and work plans;
2. Pemantauan kinerja setiap semester atau dua 2. Performance monitoring conducted semi-
kali dalam setahun; annually, or twice a year;
3. Penilaian kinerja yaitu proses evaluasi atas 3. Performance appraisal, namely the evaluation
pencapaian target kinerja periode berjalan of performance target achievements for the
yang dilakukan di akhir periode kinerja. current period, conducted at the end of the
performance cycle.
Berikut adalah ringkasan hasil penilaian kinerja The following is a summary of the results of
dan pengembangan jenjang karier pegawai LPEI employee performance assessments and career
yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025: development implemented at Indonesia Eximbank
throughout 2025:
Persentase Pegawai yang telah Mengikuti Employee Participation on Review Process
Penilaian
Seluruh pegawai LPEI telah menyelesaikan proses All Indonesia Eximbank employees completed the
penilaian pencapaian kinerja secara menyeluruh performance achievement assessment process
tanpa terkecuali pada tahun 2025. comprehensively, without exception, in 2025.
Skema Distribusi Normal Penilaian Pegawai Berdasarkan Pencapaian Kinerja LPEI
Normal Distribution Scheme for Employee Assessment Based on Indonesia Eximbank’s Performance
Pencapaian LPEI Kurang Baik Cukup Baik Baik Memuaskan Istimewa
LPEI’s Achievement Not Good Moderate Good Satisfactory Exceptional
>100% 5% 10% 50% 30% 5%
80% < X < 100% 5% 20% 50% 20% 5%
70% < X < 80% 22% 52% 17% 5% 4%
< 70% 27% 56% 12% 3% 2%
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 798 Sustainability Report 2025
Page 799
Kinerja Sosial
Social Performance
Hasil Kalibrasi Penilaian Kinerja terhadap 487 Pegawai Sesuai Target LPEI
Hasil Kalibrasi Penilaian Kinerja terhadap 487 Pegawai Sesuai Target Indonesia Eximbank
Sebaran Normal dan Nilai Kinerja Akhir
Normal Distribution and Final Performance Rating
Distribusi Penilaian Kinerja All LPEI
Distribution of All Indonesia Eximbank Performance Ratings
300
250 244
190 235
200
150
146
100
50 45 49
24 15 24
0 2
1 2 3 4 5
Distribusi Normal| PA 2025 Full-year
Sebaran Normal dan Nilai Kinerja Akhir
Normal Distribution and Final Performance Rating
Kelompok Nilai Jumlah Persentase
Group Range Total Percentage
Istimewa
>115 45 9.2%
Excellent
Memuaskan
105 ≤ X ≤ 115 190 39%
Satisfactory
Baik
95 ≤ X < 105 235 48.3%
Good
Cukup Baik
85 ≤ X < 95 15 3.1%
Fair
Kurang Baik
< 85 2 0.4%
Poor
Jumlah
487 100%
Total
Hasil Pengembangan Karier Career Development Results
Dari 51 pegawai yang menerima promosi, 45% di 51 employees have been promoted and among
antaranya merupakan pegawai perempuan. them, 45% are female employees.
Sustainability Report 2025 799 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 800
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Social and Environmental Responsibility
Visi Tanggung Jawab Sosial dan Vision Corporate Social Responsibility
Lingkungan LPEI Indonesia Eximbank
Turut berperan aktif dalam memajukan Indonesia Actively contributing to Indonesia’s progress
melalui pemberdayaan masyarakat dan through community empowerment and the
pembangunan fundamental ekonomi berbasis development of export-based economic
ekspor sesuai dengan visi dan misi Lembaga. fundamentals in line with the Institution’s vision
and mission.
Misi Tanggung Jawab Sosial dan Mission Corporate Social Responsibility
Lingkungan LPEI Indonesia Eximbank
1. Meningkatkan keterampilan dan 1. Enhancing skills and knowledge through
pengetahuan melalui capacity building guna capacity building to improve the welfare of
menyejahterakan masyarakat Indonesia. Indonesian society.
2. Meningkatkan sinergi antar Lembaga dalam 2. Strengthening inter-institutional synergy
memajukan ekonomi berbasis UKM berorientasi to advance an export-oriented SME-based
ekspor. economy.
3. Menghantar pelaku UKM untuk melakukan 3. Assisting SMEs in entering and engaging in
ekspor. export activities.
Sertifikasi Bidang Lingkungan Environmental Certification
LPEI saat ini belum memiliki sertifikasi khusus di Indonesia Eximbank currently does not yet have
bidang lingkungan. Namun demikian, LPEI secara specific certifications in the environmental
aktif mendorong penerapan prinsip keberlanjutan field. Nevertheless, Indonesia Eximbank actively
melalui mengintegrasikan praktik green office promotes the implementation of sustainability
lifestyle culture, yang mencakup efisiensi principles by integrating green office lifestyle
penggunaan energi dan kertas, pengurangan practices, which include energy and paper
limbah, serta peningkatan kesadaran pegawai use efficiency, waste reduction, and increasing
terhadap praktik ramah lingkungan dalam employee awareness of environmentally friendly
aktivitas operasional sehari-hari. practices in daily operational activities.
Dampak Operasi terhadap
Masyarakat Sekitar [OJK F.23, F.28]
Impact of Operations on Surrounding Communities
Kegiatan operasional LPEI tidak menimbulkan Indonesia Eximbank’s operational activities do
dampak negatif secara langsung terhadap not directly cause negative environmental or
lingkungan maupun aspek sosial masyarakat, social impacts, as export financing activities are
karena aktivitas pembiayaan ekspor berlangsung conducted at the head office and branch offices.
di kantor pusat dan cabang. Program Indonesia Eximbank’s MSME and community
pemberdayaan UMKM dan masyarakat oleh LPEI empowerment programs contribute positively
memberikan kontribusi positif melalui peningkatan by enhancing the competitiveness of Indonesian
daya saing produk Indonesia di pasar global, products in the global market, with key efforts
dengan upaya utama: including:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 800 Sustainability Report 2025
Page 801
Kinerja Sosial
Social Performance
1. Mencetak eksportir baru serta meningkatkan 1. Creating new exporters and improving MSME
kelayakan bisnis UMKM melalui program CPNE business feasibility through the CPNE and
dan Marketing Handholding; Marketing Handholding programs;
2. Membangun komunitas berorientasi ekspor 2. Building export-oriented communities through
lewat inisiatif Desa Devisa. the Desa Devisa.
LPEI juga menjalankan program Tanggung Jawab Indonesia Eximbank also implements Corporate
Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bagian Social Responsibility (CSR) programs as part
dari komitmen terhadap masyarakat sekitar area of its commitment to communities around its
operasional, di samping aktivitas bisnis yang operational areas, alongside business activities
berkontribusi positif. Meskipun tidak menimbulkan that generate positive impacts. Although no
dampak negatif langsung, LPEI mengantisipasi direct negative impacts arise from operations,
risiko pembiayaan tidak bertanggung jawab Indonesia Eximbank mitigates the risk of
melalui Memorandum Analisa Pembiayaan irresponsible financing through a Financing
yang mengevaluasi kualitas dan kuantitas calon Analysis Memorandum that comprehensively
nasabah secara menyeluruh. Mekanisme ini evaluates the quality and capacity of prospective
memastikan tidak adanya dukungan terhadap clients. This mechanism ensures that Indonesia
proyek yang membahayakan lingkungan, Eximbank does not support projects that may
didukung oleh Industry Financing Reference (IFR) harm the environment, reinforced by the Industry
yang menggarisbawahi perhatian terhadap isu Financing Reference (IFR), which emphasizes
lingkungan dan sosial. attention to environmental and social issues.
Pelaksanaan Program di Bidang Sosial
dan Lingkungan Hidup [OJK F.25] [ESG S-12]
Implementation of Social and Environmental Program
LPEI menggelar program pemberdayaan Indonesia Eximbank organizes a community
masyarakat bertajuk “Sahabat Ekspor”, yang empowerment program entitled “Sahabat Ekspor”,
dirancang untuk mempersiapkan pelaku UKM designed to prepare MSME players to become
menjadi eksportir tangguh dan berintegritas, resilient and integrity-driven exporters, enhance
meningkatkan kapabilitas masyarakat sambil community capabilities while maintaining
menjaga harmoni lingkungan, serta memperbaiki environmental harmony, and improve the quality
kesejahteraan hidup komunitas. Penyusunan of life of local communities. The annual program
program tahunan dilakukan dengan melibatkan is formulated by actively involving a wide range
maksimal berbagai pemangku kepentingan, of stakeholders, including communities, assisted
termasuk komunitas, mitra UKM binaan, dan MSME partners, and the public, to ensure relevance
masyarakat, guna memastikan relevansi dengan to dynamic needs and to generate sustainable
kebutuhan yang dinamis serta menghasilkan economic, social, and environmental benefits with
manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang long-term impact.
berkelanjutan serta berdampak panjang.
Inisiatif sosial dan lingkungan LPEI pada tahun 2025 In 2025, Indonesia Eximbank’s social and
telah menyerap anggaran Rp1,081 Miliar untuk tiga environmental initiatives absorbed a budget of IDR
kategori utama sebagai berikut: 1.081 billion allocated across three main categories
1. Kegiatan berbasis community development as follows:
yang berkaitan erat dengan dukungan 1. Community development–based activities
pencapaian SDGs melalui Desa Devisa; closely linked to supporting the achievement of
the SDGs through the Desa Devisa program;
2. Program pemberdayaan kelompok UMKM, 2. Empowerment programs for MSME groups,
salah satunya melalui Coaching Program for among others through the Coaching Program
New Exporter (CPNE); for New Exporter (CPNE);
Sustainability Report 2025 801 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 802
3. Program TJSL dalam bentuk pemberian 3. The TJSL program in the form of providing
dukungan dan bantuan sosial untuk membantu support and social assistance to help address
mengatasi sejumlah isu sosial dan lingkungan. a number of social and environmental.
Berikut adalah program-program yang telah The following are the programs implemented by
dilakukan LPEI pada tahun 2025: Indonesia Eximbank in 2025:
Program TJSL yang Mendukung Pencapaian Tujuan SDGs
CSR Programs that Support the Achievement of SDGs Goals
Jenis Kegiatan Penjelasan Capaian
SDGs
Type of Activity Description Acvhievement
Cakupan 49 desa dengan
melibatkan 1,360 petani,
SDGs 5 – Gender Equality Ekspor langsung ke
Desa Devisa Gula Pendampingan dimulai
SDGs 9 – Industry, innovation, and Malaysia & Belanda
Aren Langkat pada Mei 2025
infrastructure Direct exports to
Go Export Village – Coverage of 49 villages
SDGs 12 – Responsible Consumption and Malaysia and the
Palm Sugar, Langkat involving 1,360 farmers;
Production Netherlands.
assistance commenced in
May 2025
Cakupan 45 desa dengan
Ekspor langsung
melibatkan 208 petani,
ke Singapura,
Desa Devisa Pendampingan dimulai
SDGs 1 – No Poverty Hongkong, dan
Hortikultura Bali pada Agustus 2025
SDGs 5 – Gender Equality Macau
Go Export Village – Coverage of 45 villages
SDGs 8 – Decent Work and Economic Direct exports to
Horticulture, Bali involving 208 farmers;
Singapore, Hong
assistance commenced in
Kong, and Macau
August 2025
Cakupan 72 desa dengan Ekspor langsung ke
melibatkan 2,500 petani, Pakistan, Banglades,
Desa Devisa Jahe
pendampingan dimulai Turki, Vietnam, UEA
Gajah Jawa Timur
SDGs 1 – No Poverty pada Agustus 2025 Direct exports
Go Export Village –
SDGs 8 – Decent Work and Economic Coverage of 72 villages to Pakistan,
Ginger, Gajah (East
involving 2,500 farmers; Bangladesh, Türkiye,
Java)
assistance commenced in Vietnam, and the
August 2025. UAE.
Cakupan 49 desa dengan
melibatkan 490 petani, Ekspor tidak
Desa Devisa pendampingan dimulai langsung ke India,
Cengkeh Boyolali SDGs 5 – Gender Equality pada Oktober 2025 Tiongkok, dan UEA
Go Export Village – SDGs 17 – Partnership for the Goals Coverage of 49 villages Indirect exports to
Cloves, Boyolali involving 490 farmers; India, China, and
assistance commenced in the UAE.
October 2025.
Kisah Sukses : Desa Devisa Kemiri Lombok Success Story : Lombok Candlenut (Kemiri)
Go-Export Village
Desa Devisa Kemiri di Kabupaten Lombok Tengah The Devisa Village of Kemiri in Central Lombok
menunjukkan bagaimana komoditas lokal Regency demonstrates how local commodities
dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi can become a source of inclusive and sustainable
yang inklusif dan berkelanjutan. Budidaya kemiri economic growth. Candlenut cultivation is carried
dilakukan dengan memanfaatkan kawasan hutan out by utilizing protected forest areas without
lindung tanpa merusak ekosistem, karena pohon damaging the ecosystem, as candlenut trees are
kemiri tetap dipertahankan sebagai tanaman maintained as productive perennial plants. Ripe
tahunan yang produktif. Buah kemiri yang telah candlenuts naturally fall from the trees and are then
matang akan jatuh secara alami dari pohon,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 802 Sustainability Report 2025
Page 803
Kinerja Sosial
Social Performance
kemudian dikumpulkan oleh petani, sehingga collected by farmers, meaning that this practice
praktik ini tidak mendorong deforestasi. Model does not drive deforestation. This production model
produksi ini tidak hanya menjaga keseimbangan not only preserves environmental balance but
lingkungan, tetapi juga memberikan tambahan also provides stable additional income for village
pendapatan yang stabil bagi masyarakat desa. communities. These conditions are aligned with
Kondisi tersebut selaras dengan tujuan SDG 8 SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) and
(Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) SDG 13 (Climate Action), as economic activities run
dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), in parallel with the protection of natural resources.
karena kegiatan ekonomi berjalan seiring dengan
perlindungan sumber daya alam.
Keunikan lain dari Desa Devisa Kemiri adalah Another distinctive feature of the Kemiri Devisa
tingginya keterlibatan perempuan dalam rantai Village is the high level of women’s involvement
nilai produksi. Perempuan berperan penting in the production value chain. Women play an
mulai dari proses pengumpulan biji kemiri, sortasi, important role, starting from collecting candlenut
hingga pengemasan produk sebelum dipasarkan. seeds, sorting, to packaging the products before
Aktivitas ini membuka peluang kerja yang lebih luas they are marketed. These activities create broader
bagi perempuan desa, meningkatkan pendapatan employment opportunities for rural women,
rumah tangga, serta memperkuat posisi ekonomi increase household income, and strengthen
mereka dalam keluarga dan komunitas. Dengan their economic position within families and
adanya pembagian peran yang inklusif, manfaat communities. With this inclusive division of roles,
ekonomi tidak hanya terpusat pada kelompok economic benefits are not concentrated in certain
tertentu, tetapi dapat dirasakan secara lebih groups but are more evenly distributed. This
merata. Hal ini mencerminkan kontribusi nyata reflects a tangible contribution to SDG 10 (Reduced
terhadap SDG 10 (Berkurangnya Ketimpangan), Inequalities), particularly in terms of women’s
khususnya dalam aspek pemberdayaan ekonomi economic empowerment in rural areas.
perempuan di wilayah pedesaan.
Transformasi yang lebih signifikan terjadi setelah A more significant transformation occurred after
Desa Devisa Kemiri memperoleh pendampingan the Kemiri Devisa Village received assistance
dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia from Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(LPEI). Dukungan yang diberikan mencakup (LPEI). The support provided included production
bantuan sarana produksi, peningkatan kualitas facility assistance, improvements in processing
pengolahan, serta fasilitasi akses pasar quality, and facilitation of access to international
internasional. Melalui proses pendampingan markets. Through this assistance process,
tersebut, produk kemiri berhasil menembus candlenut products successfully penetrated
pasar ekspor Jepang dan bahkan mencapai the export market in Japan and even led to the
penandatanganan kontrak dengan pembeli dari signing of contracts with buyers from the country.
negara tersebut. Keberhasilan ini tidak hanya This achievement not only increased the value
meningkatkan nilai tambah komoditas, tetapi juga added of the commodity but also strengthened
memperkuat praktik produksi yang bertanggung responsible production practices in accordance
jawab sesuai dengan standar pasar global, with global market standards, in line with SDG
sejalan dengan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi 12 (Responsible Consumption and Production).
yang Bertanggung Jawab). Kisah Desa Devisa The story of Kemiri Devisa Village serves as an
Kemiri menjadi contoh bahwa kolaborasi antara example that collaboration between communities,
masyarakat, pendamping, dan akses pasar yang facilitators, and appropriate market access can
tepat dapat mendorong ekonomi desa tumbuh drive sustainable and inclusive rural economic
secara berkelanjutan sekaligus inklusif. growth.
Sustainability Report 2025 803 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 804
Produk Kemiri Lombok
Product Kemiri Lombok
Kisah Sukses Program yang Mendukung Success Story of Program Supporting the
Kerangka ESG: Coaching Program New Exporter ESG Framework: Coaching Program for New
(CPNE) Exporters (CPNE)
PT King Leaf International merupakan usaha kreatif PT King Leaf International is a creative enterprise
yang mengembangkan produk fashion ramah that develops environmentally friendly fashion
lingkungan berupa tas dan sandal hotel berbahan products in the form of bags and hotel slippers
dasar daun kering alami. Memanfaatkan lembaran made from natural dried leaves. It utilizes whole
daun utuh seperti daun pisang, daun tapal kuda, leaves such as banana leaves, tapal kuda leaves,
daun kopi yang diperoleh dari wilayah Jawa and coffee leaves sourced from Central Java,
Tengah, khususnya Baturraden, Rawalo, hingga particularly Baturraden, Rawalo, and Cilacap.
Cilacap. Pemanfaatan bahan baku berbasis The use of nature-based raw materials not only
alam ini tidak hanya mengurangi limbah organic, reduces organic waste but also promotes more
tetapi juga mendorong praktik produksi yang lebih responsible production practices by utilizing
bertanggung jawab karena menggunakan sumber renewable resources. This aligns with SDG 12
daya terbarukan. Hal ini sejalan dengan SDG 12 (Responsible Consumption and Production)
(Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) and SDG 13 (Climate Action), as the production
serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), process seeks to minimize environmental impact
karena proses produksi berupaya meminimalkan while increasing the economic value of natural
dampak lingkungan sekaligus meningkatkan resources that were previously underutilized.
nilai ekonomi alami yang sebelumnya kurang
dimanfaatkan.
Dari sisi sosial ekonomi, PT King Leaf International From a socio-economic perspective, PT King
memberikan kontribusi terhadap penciptaan Leaf International contributes to the creation of
lapangan kerja yang inklusif. Perusahaan ini inclusive employment opportunities. The company
memperkerjakan sekitar 20 tenaga kerja yang employs around 20 workers, most of whom are
sebagian besar merupakan perempuan, sehingga women, thereby providing income opportunities
membuka peluang pendapatan bagi kelompok for groups that often face limited access to
yang sering menghadapi keterbatasan akses formal employment. Women’s involvement in the
kerja formal. Keterlibatan perempuan dalam production process also strengthens household
proses produksi juga memperkuat pemberdayaan economic empowerment and improves the
ekonomi rumah tangga serta meningkatkan welfare of local communities. This impact reflects
kesejahteraan komunitas lokal. Dampak ini contributions to SDG 8 (Decent Work and Economic
mencerminkan kontribusi terhadap SDG 8 Growth) and SDG 10 (Reduced Inequalities), as
(Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) business growth is not only profit-oriented but
dan SDG 10 (Berkurangnya Ketimpangan), karena also focused on equitable distribution of economic
pertumbuhan usaha tidak hanya berorientasi benefits to surrounding communities.
pada keuntungan, tetapi juga pada pemerataan
manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 804 Sustainability Report 2025
Page 805
Kinerja Sosial
Social Performance
Sebagai peserta Coaching Program for New As a participant in the Coaching Program for New
Exporters (CPNE) tahun 2025, PT King Leaf Exporters (CPNE) 2025 organized by Lembaga
International memperoleh penguatan kapasitas Pembiayaan Ekspor Indonesia, PT King Leaf
usaha, termasuk dalam peningkatan kualitas International received capacity-building support,
produk dan kesiapan ekspor. Perusahaan including improvements in product quality and
ini sebelumnya telah berhasil melakukan export readiness. The company has previously
ekspor tidak langsung ke Timor Leste dan succeeded in conducting indirect exports to
Belanda, yang menunjukkan potensi produk Timor-Leste and Netherlands, demonstrating
berbasis keberlanjutan untuk diterima di pasar the potential of sustainability-based products
internasional. Dengan pendampingan yang tepat, to be accepted in international markets. With
peluang ekspansi pasar global menjadi semakin appropriate assistance, opportunities for global
terbuka, sekaligus memperkuat praktik produksi market expansion are becoming increasingly
yang berkelanjutan dan berdaya saing. open, while further strengthening sustainable and
competitive production practices.
Produk PT King Leaf International
product Pt King Lea International
Penggunaan Dana Program TJSL yang Mendukung Tujuan SDGs dan ESG
Utilization of CSR Program Funds Supporting SDGs and ESG Objectives
Penggunaan Dana
Use of Funds
Kelompok Kegiatan
2025 2024 2023
Use of Activities
Dana Dana Dana
Frekuensi Frekuensi Frekuensi
(Rp Miliar) (Rp Miliar) (Rp Miliar)
Pelatihan Community
Development Yang
Mendukung SDGs 24 32 8
Community Development
Training Supporting the SDGs
1,947 4,457 1,542
Pelatihan Ekspor untuk UKM
dalam Rangka Mendukung
ESG 72 92 11
Export Training for MSMEs in
Support of ESG
Total Dana Investasi Sosial
96 1,947 124 4,457 19 1,542
Total Social Investment Funds
Sustainability Report 2025 805 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 806
Program TJSL - Dukungan dan Bantuan Sosial
CSR Program - Social Support and Donation
Tanggal Yayasan/Lembaga Lokasi Dana yang Dikeluarkan
Date Yayasan/Lembaga Location Dana yang Dikeluarkan
TJSL Sinergi Kementerian Keuangan dan SMV
Kementerian Keuangan (Joint Program TJSL SMV
Kementerian Keuangan Tahun 2025)
Nov-25 Kota Surakarta Rp 160.000.000
CSR Synergy Program of the Ministry of Finance
and Special Mission Vehicles (Joint CSR Program
of MoF SMVs 2025)
Pemberdayaan dan Pengembangan
Keterampilan di Rumah Tahanan (Rutan)
Maret 2025 Perempuan Kelas IIA Kota Surabaya Rp 54.437.248
Empowerment and Skills Development at the
Class IIA Women’s Detention Center
Peningkatan Literasi melalui Rumah Baca Ar-
Rachman
Maret 2025 Kota Jakarta Rp 8.759.003
Literacy Enhancement through Rumah Baca Ar-
Rachman
Peduli dan Berbagi dengan Pekerja di Balik Layar
LPEI
Sep-25 Kantor Pusat LPEI -
Care and Support for Behind-the-Scenes
Workers at Indonesia Eximbank
Penyerahan Bantuan Bibit dan Sarana Produksi
Kemiri Desa Devisa Kemiri
Nov-25 Rp 64.913.250
Provision of Candlenut Seedlings and Production Lombok
Facilities Assistance
Peduli Bencana Alam Sumatera Melalui Sinergi
Desember Kemenkeu Peduli
Kemenkeu Peduli Rp 100.000.000
2025 Natural Disaster Relief in Sumatra through
Synergy with Kemenkeu Peduli
Qurban 2025 LPEI
Juni 2025 Desa Devisa Gresik Rp 85.265.000
Qurban 2025 at Indonesia Eximbank
Qurban 2025 Bersama Kementerian Keuangan RI
Kementerian
Juni 2025 Qurban 2025 in Collaboration with the Ministry of Rp 43.908.800
Keuangan RI
Finance of the Republic of Indonesia
Kepatuhan Sosial [OJK F.24] [GRI 2-27] Social Compliance [OJK F.24] [GRI 2-27]
LPEI membuka saluran pengaduan untuk menerima Indonesia Eximbank provides complaint channels
pengaduan nasabah. Kami berkomitmen to receive customer complaints and is committed
menindaklanjuti dengan serius seluruh pengaduan to seriously following up on all complaints received.
yang masuk. LPEI memiliki prosedur mengenai Indonesia Eximbank has established procedures
tata cara penanganan pengaduan nasabah for handling customer complaints as stipulated
yang ditetapkan melalui Peraturan Direktur in Executive Director Regulation (PDE) No. 0022/
Eksekutif (PDE) Nomor 0022/PDE/12/2024 tanggal PDE/12/2024 dated December 6, 2024, concerning
6 Desember 2024 tentang Standar Pedoman the Standard Operating Procedures for Customer
Operasional Layanan Pengaduan Nasabah Complaint Services of Lembaga Pembiayaan
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Ekspor Indonesia.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 806 Sustainability Report 2025
Page 807
Kinerja Sosial
Social Performance
LPEI berkomitmen menjaga transparansi melalui Indonesia Eximbank is committed to maintaining
mekanisme penanganan pengaduan yang transparency through a systematic complaint
sistematis bagi nasabah. Jika terdapat keluhan handling mechanism for customers. If there are
terkait produk dan layanan yang diterima, complaints related to products and services
pengaduan dapat disampaikan melalui saluran received, they can be submitted through the
resmi berikut: following official channels:
1. Lisan: langsung ke kantor LPEI atau melalui 1. Verbal: directly at Indonesia Eximbank offices
telepon ke kantor pusat/jaringan cabang yang or via telephone to the head office/branch
ditangani resepsionis; network handled by receptionists;
2. Tertulis: via email khusus pengaduan@ 2. Written: via the dedicated email pengaduan@
indonesiaeximbank.go.id, form Kontak di situs indonesiaeximbank.go.id, the Contact form on
web LPEI, atau pengiriman fisik ke kantor; the Indonesia Eximbank website, or physical
submission to the office;
3. Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen OJK 3. OJK Consumer Protection Portal Application
(APPK OJK): pengaduan melalui platform resmi (APPK OJK): complaints submitted through the
OJK sesuai ketentuan berlaku. official platform of Otoritas Jasa Keuangan in
accordance with applicable regulations.
Seluruh pengaduan dari nasabah akan All customer complaints will be followed up
ditindaklanjuti oleh unit terkait sesuai dengan by the relevant units in accordance with the
mekanisme dan batas waktu yang berlaku berlaku. applicable mechanisms and timelines. In 2025,
Pada tahun 2025, tidak tercatat pelanggaran no violations were recorded related to product/
terkait informasi produk/jasa maupun komunikasi service information or marketing communications,
pemasaran, baik yang merugikan nasabah whether detrimental to customers or in breach of
maupun melanggar regulasi yang berlaku. applicable regulations.
Sustainability Report 2025 807 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 808
Lampiran Appendix Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 808 Laporan Tahunan 2025
Page 809
Tanggapan atas Lembar Umpan Balik pada Laporan Tahun Sebelumnya [OJK G.3] Response to Feedback on the Previous Year’s Report Selama tahun 2025, Lembaga tidak memperoleh During 2025, the Company did not receive any umpan balik atau rekomendasi khusus yang feedback or specific recommendations directly secara langsung ditujukan terhadap Laporan addressed to the 2024 Sustainability Report as a Keberlanjutan Tahun 2024 sebagai dasar basis for improvements for the following period. perbaikan untuk periode selanjutnya. Kendati Nevertheless, the Company proactively conducts demikian, Lembaga secara proaktif tetap internal evaluation and refinement to enhance the melakukan evaluasi dan penyempurnaan internal quality, depth, and completeness of the disclosures guna meningkatkan kualitas, kedalaman, dan in this report, in accordance with POJK 51/2017 and kelengkapan pengungkapan dalam laporan ini SEOJK 16/2021. dengan mengacu pada POJK 51/2017 dan SEOJK 16/2021. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G.1] Written Verification by an Independent Party Dalam penyusunan laporan ini, Lembaga In preparing this report, the Company has not belum melakukan verifikasi tertulis oleh pihak conducted written assurance by an independent independen karena ketentuan tersebut belum party, as such requirement is not yet mandatory diwajibkan dalam Pedoman yang berlaku. under the applicable guidelines. However, the Kendati demikian, Lembaga tetap menempatkan Company continues to prioritize the integrity integritas dan keandalan informasi sebagai and reliability of information by ensuring that prioritas utama, dengan memastikan bahwa all disclosures are prepared with due care, are seluruh pengungkapan disusun secara hati- accountable, and reflect the Company’s condition hati, dapat dipertanggungjawabkan, serta in an objective, accurate manner consistent with merepresentasikan kondisi Lembaga secara actual facts. All information contained in this objektif, akurat, dan sesuai dengan fakta yang report has been verified and approved by the ada. Semua informasi dalam laporan ini telah relevant internal parties, including the Company’s diverifikasi dan disetujui oleh pihak internal yang management. bertanggung jawab, termasuk pimpinan Lembaga. Lembar Umpan Balik Feedback Form Terima kasih kepada Bapak/Ibu/Saudara yang Thank you to you who have set aside some time telah berkenan membaca Laporan Tahunan dan to read Annual and Sustainability Report 2025 Laporan Keberlanjutan 2025 Lembaga Pembiayaan of Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. To Ekspor Indonesia. Guna meningkatkan isi Laporan improve the contents of the Sustainability Report Keberlanjutan pada tahun-tahun mendatang, in the coming years, we hope that you are willing kami berharap Bapak/Ibu/Saudara bersedia to fill out this Feedback Form by circling one of the untuk mengisi Lembar Umpan Balik ini dengan answers and filling in the blanks, then send them melingkari salah satu jawaban dan mengisi titik- to us. titik yang tersedia, kemudian mengirimkannya kepada kami. Annual Report 2025 809 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 810
1 Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial dan
lingkungan Lembaga:
This Sustainability Report has provided clear information about the economic, social and environmental
performance of the Institution:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
2 Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab
sosial dan lingkungan Lembaga:
This Sustainability Report has provided clear information about fulfilling social and environmental
responsibilities of the Institution:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
3 Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami:
The material and data in this Sustainability Report are easy to understand and comprehend:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
4 Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap:
The material and data in this Sustainability Report are complete enough:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
5 Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
Are the designs, layout, graphics and photographs in this Sustainability Report good?
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
6 Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is most useful from this Sustainability Report?
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
7 Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is most useful from this Sustainability Report?
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
8 Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan
Keberlanjutan mendatang?
What information is still considered lacking from this Sustainability Report and needs to be added to the
upcoming Sustainability Report?
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
Identitas Pengirim Sender Identity
Nama : Name :
Surel : Email :
Identifikasi menurut kategori pemangku Identification by stakeholder company:
kepentingan:
1. Nasabah dan Klien : 1. Customers & Client :
2. Investor : 2. Investor :
3. Regulator (OJK/BI) : 3. Regulator (FSA/BI) :
4. Komunitas Masyarakat : 4. Community :
5. Media : 5. Media :
6. Karyawan : 6. Employee :
7. Lain-lain, mohon disebutkan 7. Others, please mention
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 810 Laporan Tahunan 2025
Page 811
Indeks Referensi Silang
Cross-Reference Index
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Circular Letter of Financial Services
(SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021 tentang Authority (SEOJK) No.16/SEOJK.04/2021
Bentuk dan Isi Laporan Tahunan Emiten regarding the Form and Content of
Atau Perusahaan Publik the Annual Report of Issuers or Public
Companies
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Umum
General
Laporan tahunan disajikan
dalam bahasa Indonesia yang
baik dan benar dan dianjurkan
menyajikan juga dalam bahasa
Inggris. √
The annual report is presented
in good and correct Indonesian,
and it is recommended that it
also be presented in English.
Laporan tahunan dicetak
dengan kualitas yang baik dan
menggunakan jenis dan ukuran
huruf yang mudah dibaca. √
The annual report is printed in
good quality and uses an easy-
to-read font and size.
Laporan Tahunan yang disajikan
dalam bentuk salinan dokumen
elektronik merupakan Laporan
Tahunan yang dikonversi dalam
√
format pdf.
Annual reports presented in
electronic form are Annual
Reports converted to PDF format.
Nama perusahaan dan tahun annual report ditampilkan di:
Laporan tahunan The company name and year of the annual report are
mencantumkan identitas displayed on:
perusahaan dengan jelas. Sampul muka I Front cover √
The annual report clearly Samping I Side
identifies the company. Sampul belakang I Back cover
Setiap halaman I Every page
Annual Report 2025 811 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 812
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Laporan tahunan ditampilkan di
website perusahaan, mencakup
laporan tahunan terkini dan
paling kurang 4 tahun terakhir.
The annual report is displayed √
on the company website and
includes the most recent annual
report and at least the last four
years.
Ikhtisar Data Keuangan Penting I Key Financial Data Highlights
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 812 Laporan Tahunan 2025
Page 813
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Informasi paling sedikit memuat antara lain: 15
Pendapatan/penjualan; | Revenue/sales; 15
Laba bruto; | Gross profit; 15
Laba (rugi); | Profit (loss); 15
Jumlah laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada pemilik
entitas induk dan kepentingan non pengendali; | Total profit
15
(loss) attributable to owners of the parent entity and non-
controlling interests;
Total laba (rugi) komprehensif; | Total comprehensive profit
Ikhtisar Data Keuangan Penting 15
(loss);
memuat informasi keuangan
yang disajikan dalam bentuk Jumlah laba (rugi) komprehensif yang dapat diatribusikan
perbandingan selama 3 (tiga) kepada pemilik entitas induk dan kepentingan non
tahun buku atau sejak memulai 15
pengendali; | Total comprehensive profit (loss) attributable to
usahanya jika Emiten atau owners of the parent entity and non-controlling interests;
Perusahaan Publik tersebut
menjalankan kegiatan Laba (rugi) per saham; | Earnings (loss) per share; 15
usahanya kurang dari 3 (tiga)
tahun, paling sedikit memuat: Jumlah aset; | Total assets; 14
The Summary of Important Jumlah liabilitas; | Total liabilities; 14
Financial Data contains financial
information presented in Jumlah ekuitas; | Total equity; 14
comparative form for 3 (three)
financial years or since starting Rasio laba (rugi) terhadap jumlah aset; | Profit (loss) to total
16
its business if the Issuer or Public assets ratio;
Company has been running its
Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas; | Profit (loss) to equity ratio 16
business activities for less than 3
(three) years, at least containing: Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan/penjualan; | Profit
16
(loss) to revenue/sales ratio;
Rasio lancar; | Current ratio; -
Rasio liabilitas terhadap ekuitas; | Liabilities to equity ratio; 16
Rasio liabilitas terhadap jumlah aset; dan | Liabilities to total
16
assets ratio; and
Informasi dan rasio keuangan lainnya yang relevan dengan
Emiten atau Perusahaan Publik dan jenis industrinya;
16
Other financial information and ratios relevant to the Issuer or
Public Company and its industry type;
Informasi Saham I Share Information
LPEI sahamnya tidak tercatat di Bursa Efek jadi passed (100%
milik Pemerintah Indonesia) | LPEI’s shares are not listed on
18
the Stock Exchange, therefore it is passed (100% owned by the
Government of Indonesia)
Laporan Dewan Komisaris Dan Direksi I Report of the Board of Commissioners and Board of Directors
Penilaian terhadap kinerja Direksi mengenai pengelolaan
Emiten atau Perusahaan Publik, termasuk pengawasan Dewan
Komisaris dalam perumusan dan implementasi strategi
Emiten atau Perusahaan Publik yang dilakukan oleh Direksi;
Assessment of the performance of the Board of Directors 47
regarding the management of Issuers or Public Companies,
including the supervision of the Board of Commissioners in the
formulation and implementation of strategies for Issuers or
Laporan Dewan Komisaris Public Companies carried out by the Board of Directors;
Board of Commissioners Report
Pandangan atas prospek usaha Emiten atau Perusahaan
Publik yang disusun oleh Direksi; dan
54
Views on the business prospects of the Issuer or Public
Company prepared by the Board of Directors; and
Pandangan atas penerapan tata kelola Emiten atau
Perusahaan Publik.
55
Views on the corporate governance of Issuers or Public
Companies.
Annual Report 2025 813 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 814
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Kinerja Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit memuat:
| Performance of Issuers or Public Companies, at least 36
containing:
Strategi dan kebijakan strategis Emiten atau Perusahaan
Publik; | Issuer's or Public Company's strategy and strategic 35
policies;
Peranan Direksi dalam perumusan strategi dan kebijakan
strategis Emiten atau Perusahaan Publik; | The role of the Board 35
of Directors in formulating strategies and strategic policies of
Issuers or Public Companies;
Proses yang dilakukan Direksi untuk memastikan implementasi
strategi Emiten atau Perusahaan Publik; | The process carried 36
Laporan Direksi out by the Board of Directors to ensure the implementation of
Board of Directors’ Report the Issuer's or Public Company's strategy;
Perbandingan antara hasil yang dicapai dengan yang
ditargetkan Emiten atau Perusahaan Publik; dan | Comparison 50
between the results achieved with those targeted by the Issuer
or Public Company; and
Kendala yang dihadapi Emiten atau Perusahaan Publik; |
51
Constraints faced by Issuers or Public Companies;
Gambaran tentang prospek usaha Emiten atau Perusahaan
Publik; dan | Description of the business prospects of the Issuer 54
or Public Company; and
Penerapan tata kelola Emiten atau Perusahaan Publik.
| Implementation of the governance of Issuers or Public 38
Companies.
Profil Perusahaan | Company Profile
Akses terhadap Emiten atau Perusahaan Publik termasuk
kantor cabang atau kantor perwakilan yang memungkinkan
masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai Emiten
atau Perusahaan Publik, meliputi: | Access to Issuers or Public 69
Companies including branch offices or representative offices
Nama dan alamat lengkap that allowed the public to obtain information about Issuers or
perusahaan Public Companies, including:
Company name and full address Alamat; | Address; 69
Nomor telepon; | Telephone number; 69
Alamat surat elektronik; dan | Electronic mail address; and 69
Alamat situs web; | Website address; 69
Mencakup antara lain: tanggal/ tahun pendirian, nama,
Riwayat singkat Emiten atau
perubahan nama perusahaan (jika ada), dan tanggal efektif
Perusahaan Publik;
perubahan nama perusahaan | It included: date/year of 69
Brief history of the Issuer or Public
establishment, name, change of company name (if any), and
Company
effective date of change of company name.
Visi perusahaan; | Company vision; 72
Visi, Misi, dan Budaya
Misi perusahaan; | Company mission; 72
Perusahaan
Vision, Mission and Corporate Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate
Culture culture) yang dimiliki Perusahaan. | A statement regarding the 72
corporate culture of the Company.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 814 Laporan Tahunan 2025
Page 815
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Uraian mengenai antara lain: | It described:
Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar
terakhir; | The company's business activities according to the 75-78
Bidang usaha latest articles of association;
Business fields Kegiatan usaha yang dijalankan; dan | Business activities
75-78
carried out; and
Produk dan/atau jasa yang dihasilkan. | Products and/or
75-78
services produced.
Wilayah operasional Emiten atau Perusahaan Publik; wilayah
operasional merupakan wilayah atau daerah pelaksanaan
kegiatan operasional atau jangkauan dari kegiatan
Wilayah Operasional operasional perusahaan.
82-83
Operational Area Operational area of Issuer or Public Company; operational
area was the area or area for the implementation of
operational activities or the range of the company's
operational activities.
Struktur organisasi Emiten atau Perusahaan Publik dalam
bentuk bagan, paling sedikit sampai dengan struktur 1 (satu)
tingkat di bawah Direksi termasuk komite di bawah Direksi (jika
ada) dan komite di bawah Dewan Komisaris, disertai dengan
Struktur Organisasi nama dan jabatan.
84-85
Organizational structure The organizational structure of the Issuer or Public Company in
the form of a chart, at least up to the structure of 1 (one) level
below the Board of Directors including committees under the
Board of Directors (if any) and committees under the Board of
Commissioners, accompanied by names and positions.
Daftar keanggotaan asosiasi industri baik dalam skala
nasional maupun internasional yang berkaitan dengan
Keanggotaan Asosiasi penerapan keuangan berkelanjutan.
120
Association Member List of industry association memberships both on a national
and international scale related to the implementation of
sustainable finance.
Annual Report 2025 815 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 816
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Profil Dewan Komisaris, paling sedikit memuat:
Profile of the Board of Commissioners, at least contained:
Nama dan jabatan; | Name and position; 90-96
Foto terbaru; | Recent photos; 90-96
Usia; | Age; 90-96
Kewarganegaraan; | Citizenship; 90-96
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; | Educational history
90-96
and/or certification;
Riwayat jabatan, meliputi informasi: | Position history, including
90-96
information on:
Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Dewan
Komisaris; | Legal basis for appointment as member of the 90-96
Board of Commissioners;
Dasar hukum pengangkatan pertama kali sebagai anggota
Dewan Komisaris yang merupakan komisaris independen
pada Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan; | The
90-96
legal basis for the first appointment as a member of the Board
of Commissioners who was an independent commissioner of
the Issuer or Public Company concerned;
Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik. Dalam hal anggota Dewan Komisaris tidak memiliki
rangkap jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut;
| Concurrent positions, either as a member of the Board of 90-96
Commissioners, member of the Board of Directors, and/or
committee member as well as other positions both inside
Profil Dewan Komisaris and outside the Issuer or Public Company. In the event that
Board of Commissioners Profile a member of the Board of Commissioners did not have
concurrent positions, then this should be disclosed;
Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik; | Work
90-96
experience and period of time both inside and outside the
Issuer or Public Company;
Hubungan afiliasi dengan anggota Dewan Komisaris lainnya,
pemegang saham utama, dan pengendali baik langsung
maupun tidak langsung sampai kepada pemilik individu,
meliputi nama pihak yang terafiliasi; Dalam hal anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki hubungan afiliasi, maka
Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut;
90-96
| Affiliation with other members of the Board of Commissioners,
major shareholders, and controllers, either directly or indirectly,
to individual owners, including names of affiliated parties; In
the event that a member of the Board of Commissioners had
no affiliation, the Issuer or Public Company should disclose this
matter;
Pernyataan independensi komisaris independen dalam hal
komisaris independen telah menjabat lebih dari 2 (dua)
periode; dan | Statement of independence of the independent 90-96
commissioner in the event that the independent commissioner
had served more than 2 (two) terms; and
Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris dan alasan
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat Dalam hal tidak
terdapat perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris,
maka diungkapkan mengenai hal tersebut; Changes in the
86-88
composition of the members of the Board of Commissioners
and the reasons for the changes. In the event that there was
no change in the composition of the members of the Board of
Commissioners, this matter should be disclosed;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 816 Laporan Tahunan 2025
Page 817
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Profil Direksi, paling sedikit memuat: | Profile of the Board of
98-103
Directors, at least contained:
Nama dan jabatan yang sesuai dengan tugas dan tanggung
jawab; | Name and position in accordance with the duties and 98-103
responsibilities;
Foto terbaru; | Recent photos; 98-103
Usia; | Age; 98-103
Kewarganegaraan; | Citizenship; 98-103
Riwayat pendidikan dan/atau sertifikasi; | Educational history
98-103
and/or certification;
Riwayat jabatan, meliputi informasi: | Position history, including
98-103
information on:
Dasar hukum pengangkatan sebagai anggota Direksi pada
Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan; | The legal
98-103
basis for appointment as a member of the Board of Directors
of the Issuer or Public Company concerned;
Rangkap jabatan, baik sebagai anggota Direksi, anggota
Dewan Komisaris, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya baik di dalam maupun di luar Emiten atau Perusahaan
Publik. Dalam hal anggota Direksi tidak memiliki rangkap
jabatan, maka diungkapkan mengenai hal tersebut; dan |
Concurrent positions, either as a member of the Board of 98-103
Directors, member of the Board of Commissioners, and/or
Profil Direksi committee member as well as other positions both inside
Board of Directors Profile and outside the Issuer or Public Company. In the event that a
member of the Board of Directors does not have concurrent
positions, then this was disclosed; and
Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Emiten atau Perusahaan Publik; | Work
98-103
experience and period of time both inside and outside the
Issuer or Public Company;
Hubungan afiliasi dengan anggota Direksi lainnya, anggota
Dewan Komisaris, pemegang saham utama, dan pengendali
baik langsung maupun tidak langsung sampai kepada
pemilik individu, meliputi nama pihak yang terafiliasi. Dalam
hal anggota Direksi tidak memiliki hubungan afiliasi, maka
Emiten atau Perusahaan Publik mengungkapkan hal tersebut;
98-103
dan | Affiliation with other members of the Board of Directors,
members of the Board of Commissioners, major shareholders,
and controllers either directly or indirectly to individual owners,
including names of affiliated parties. In the event that a
member of the Board of Directors had no affiliation, the Issuer
or Public Company should disclose this matter; and
Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan
perubahannya. Dalam hal tidak terdapat perubahan
komposisi anggota Direksi, maka diungkapkan mengenai
hal tersebut; | Changes in the composition of the members
86-88
of the Board of Directors and the reasons for the changes.
In the event that there was no change in the composition of
the members of the Board of Directors, this matter should be
disclosed;
Jumlah karyawan menurut jenis kelamin, jabatan, usia,
Jumlah karyawan dan data tingkat pendidikan, dan status ketenagakerjaan (tetap/
pengembangan kompetensi kontrak) dalam tahun buku; | Number of employees by 79-81
karyawan gender, position, age, education level, and employment status
Number of employees and (permanent/ contracted) in the financial year;
data on employee competency
development. Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel. |
79-81
Disclosure of information could be presented in tabular form.
Annual Report 2025 817 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 818
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Nama pemegang saham dan persentase kepemilikan
pada awal dan akhir tahun buku, yang terdiri dari informasi
mengenai: | Name of shareholders and percentage of 109-110
ownership at the beginning and end of the financial year
consisted of information regarding:
Pemegang saham yang memiliki 5% (lima persen) atau
lebih saham Emiten atau Perusahaan Publik; | Shareholders
109-110
owning 5% (five percent) or more shares of the Issuer or Public
Company;
Anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris yang memiliki
saham Emiten atau Perusahaan Publik. Dalam hal seluruh
anggota Direksi dan/atau seluruh anggota Dewan Komisaris
tidak memiliki saham, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut; | Members of the Board of Directors and members of 109-110
the Board of Commissioners owning shares of Issuers or Public
Companies. In the event that all members of the Board of
Directors and/or all members of the Board of Commissioners
did not own shares, then this matter should be disclosed;
Persentase kepemilikan tidak langsung atas saham Emiten
atau Perusahaan Publik oleh anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris pada awal dan akhir tahun buku, termasuk
informasi mengenai pemegang saham yang terdaftar dalam
daftar pemegang saham untuk kepentingan kepemilikan tidak
langsung anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris;
| Percentage of indirect ownership of shares of Issuers or 109-110
Public Companies by members of the Board of Directors and
members of the Board of Commissioners at the beginning
and end of the financial year, including information on
shareholders registered in the shareholder register for the
Komposisi pemegang saham benefit of indirect ownership of members of the Board of
Composition of shareholders Directors and members of the Board of Commissioners;
Dalam hal seluruh anggota Direksi dan/atau seluruh
anggota Dewan Komisaris tidak memiliki kepemilikan tidak
langsung atas saham Emiten atau Perusahaan Publik, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut. | In the event that all
109-110
members of the Board of Directors and/or all members of the
Board of Commissioners did not have indirect ownership of the
shares of the Issuer or Public Company, this matter shouldl be
disclosed.
Kelompok pemegang saham masyarakat, yaitu kelompok
pemegang saham yang masing-masing memiliki kurang
dari 5% (lima persen) saham Emiten atau Perusahaan
109-110
Publik; | Community shareholder group, namely the group of
shareholders who each owned less than 5% (five percent) of
the shares of the Issuer or Public Company;
Jumlah pemegang saham dan persentase kepemilikan
per akhir tahun buku berdasarkan klasifikasi: | Number of
109-110
shareholders and percentage of ownership at the end of the
financial year based on classification:
Kepemilikan institusi lokal; | Ownership of local institutions; 109-110
Kepemilikan institusi asing; | Ownership of foreign institutions; 109-110
Kepemilikan individu lokal; dan | Local individual ownership;
109-110
and
Kepemilikan individu asing; | Foreign individual ownership; 109-110
Informasi di atas dapat disajikan dalam bentuk tabel | The
109-110
above information could be presented in tabular form.
Informasi mengenai pemegang saham utama dan
pengendali Emiten atau Perusahaan Publik, baik langsung
Pemegang saham utama dan
maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu,
pengendali
yang disajikan dalam bentuk skema atau bagan; | Information 109-110
Major and controlling
regarding the main and controlling shareholders of the Issuer
shareholders
or Public Company, either directly or indirectly, to the individual
owners presented in the form of a scheme or chart;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 818 Laporan Tahunan 2025
Page 819
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Nama entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan ventura
bersama dimana Emiten atau Perusahaan Publik memiliki
pengendalian bersama entitas (jika ada), beserta persentase
kepemilikan saham, bidang usaha, total aset, dan status
operasi entitas anak, perusahaan asosiasi, perusahaan
Daftar entitas anak dan/atau ventura bersama. | The name of the subsidiary, associated 111-112
entitas asosiasi company, joint venture company where the Issuer or Public
List of subsidiaries and/or Company had joint control of the entity (if any), along with the
associated entities percentage of share ownership, line of business, total assets,
and operating status of the subsidiary, associated company,
joint venture company.
Untuk entitas anak, ditambahkan informasi mengenai alamat
entitas anak tersebut. | For a subsidiary, information about the 111-112
address of the subsidiary was added.
Memuat informasi antara lain: | It contained information
111-112
including:
Nama dan alamat entitas anak Nama dan alamat entitas anak; dan | Name and address of
111-112
dan/atau kantor cabang atau the subsidiary; and
kantor perwakilan (jika ada) Nama dan alamat kantor cabang/perwakilan. | Name and
Name and address of the 111-112
address of branch/representative office.
subsidiary and/or branch office
or representative office (if any) Catatan: | Note: apabila perusahaan tidak memiliki
entitas anak, kantor cabang, dan kantor perwakilan, agar
111-112
diungkapkan. | if the company did not have a subsidiary,
branch office, and representative office, it should be disclosed.
Struktur grup perusahaan dalam bentuk bagan yang
menggambarkan entitas induk, entitas anak, entitas asosiasi,
Struktur grup perusahaan joint venture, dan special purpose vehicle (SPV) | Company
111-112
Company group structure group structure in the form of a chart depicting parent entities,
subsidiaries, associates, joint ventures, and special purpose
vehicles (SPV).
Kronologis pencatatan saham, jumlah saham, nilai nominal,
dan harga penawaran dari awal pencatatan hingga akhir
tahun buku serta nama bursa efek dimana saham Emiten
atau Perusahaan Publik dicatatkan, termasuk pemecahan
saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock),
dividen saham, saham bonus, dan perubahan nilai nominal
saham, pelaksanaan efek konversi, pelaksanaan penambahan
Kronologi pencatatan saham dan pengurangan modal (jika ada); | Chronology of share
113
Share listing chronology listing, number of shares, nominal value, and offering price
from the beginning of listing to the end of the financial year as
well as the name of the stock exchange where the shares of
the Issuer or Public Company were listed, including stock splits,
reverse stock, stock dividends, bonus shares, and changes in
the nominal value of shares, implementation of conversion
effects, implementation of capital additions and subtractions
(if any);
Kronologis penerbitan efek
(termasuk private placement) Informasi pencatatan efek lainnya yang belum jatuh tempo
dan/atau pencatatan saham pada tahun buku paling sedikit memuat nama efek, tahun
dari awal penerbitan sampai penerbitan, tingkat suku bunga/imbal hasil, tanggal jatuh
dengan akhir tahun buku. tempo, nilai penawaran, dan peringkat efek (jika ada); | Other
114-116
Chronology of securities issuance securities listing information that had not matured in the
(including private placement) financial year at least included the name of the securities, year
and/or share listing from the of issue, interest rate/yield, maturity date, offering value, and
initial issuance to the end of the rating of securities (if any);
financial year.
Annual Report 2025 819 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 820
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Informasi penggunaan jasa akuntan publik (AP) dan kantor
akuntan publik (KAP) beserta jaringan/asosiasi/aliansinya
meliputi: | Information on the use of public accounting services 117-118
(AP) and public accounting firms (KAP) and their networks/
associations/ allies included:
Nama dan alamat; | Name and address; 117
Periode penugasan; | Assignment period; 117
Informasi jasa audit dan/atau non audit yang diberikan; |
117-118
Information on audit and/or non-audit services provided;
Informasi penggunaan jasa
akuntan publik (AP) dan kantor Biaya jasa (fee) audit dan/atau non audit untuk masing-
akuntan publik (KAP) masing penugasan yang diberikan selama tahun buku; dan |
117
Information on the use of public Audit and/or non-audit fees for each assignment given during
accountants (AP) and public the financial year; and
accounting firms (KAP) Dalam hal AP dan KAP beserta jaringan/asosiasi/ aliansinya,
yang ditunjuk tidak memberikan jasa non audit, maka
diungkapkan mengenai informasi tersebut. | In the event that
118
AP and KAP and their networks/ associations/allies, which
are appointed do not provide non-audit services, then the
information is disclosed.
Pengungkapan informasi penggunaan jasa AP dan KAP
beserta jaringan/asosiasi/aliansinya dapat disajikan dalam
bentuk tabel. | Disclosure of information on the use of AP and
KAP services and their networks/associations/allies could be
presented in tabular form.
Nama dan alamat lembaga Nama dan alamat lembaga dan/atau profesi penunjang
dan/atau profesi penunjang pasar modal selain AP dan KAP. | Name and address of capital
119
Name and address of supporting market supporting institutions and/or professions other than
institutions and/or professions AP and KAP.
Analisa dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja Perusahaan I Management Discussion and Analysis on
Company Performance
Tinjauan operasi per segmen usaha sesuai dengan jenis
industri Emiten atau Perusahaan Publik, paling sedikit
mengenai:
137-168
Operational review per business segment according to the
type of industry of the Issuer or Public Company, at least
regarding:
Penjelasan masing-masing segmen usaha. | Explanation of
137-168
each business segment.
Tinjauan operasi per segmen Kinerja per segmen usaha, antara lain: | Performance per
137-168
usaha I Operational review by business segment, including:
business segment Produksi, yang meliputi proses, kapasitas, dan
perkembangannya; | Production, which includes the process, 137-168
capacity, and development;
Peningkatan/penurunan kapasitas produksi; | Increase/
137-168
decrease in production capacity;
Penjualan/pendapatan usaha; dan | Sales/operating income;
137-168
and
Profitabilitas | Profitability 137-168
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 820 Laporan Tahunan 2025
Page 821
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Analisis kinerja keuangan yang mencakup perbandingan
antara kinerja keuangan tahun yang bersangkutan dengan
tahun sebelumnya dan penyebab kenaikan/penurunan suatu
akun (dalam bentuk narasi dan tabel), antara lain mengenai:
| Financial performance analysis which included a comparison 169-184
between the financial performance of the year concerned with
the previous year and the causes of an increase/ decrease in
an account (in the form of narratives and tables), including
regarding:
Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset; | Current assets,
Uraian atas kinerja keuangan 170
non-current assets, and total assets;
perusahaan
Description of the company’s Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan total
financial performance liabilitas; | Short-term liabilities, long-term liabilities and total 175-176
liabilities;
Ekuitas; | Equity; 176-177
Penjualan/pendapatan usaha, beban, laba (rugi), penghasilan
komprehensif lain, dan penghasilan komprehensif periode
berjalan; | Sales/operating income, expenses, profit (loss), 178-182
other comprehensive income, and comprehensive income for
the current period;
Arus kas; | Cash flow; 183-184
Bahasan dan analisis tentang Penjelasan tentang: | Explanation of:
kemampuan membayar utang
dan tingkat kolektibilitas piutang Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek maupun
perusahaan, dengan menyajikan jangka panjang dan | Ability to pay debts, both short term and 185
perhitungan rasio yang relevan long term and
sesuai dengan jenis industri
perusahaan
Discussion and analysis of
abilities To pay debts and
the collectibility level of the Tingkat kolektibilitas piutang. | The level of collectibility of
185-188
company’s receivables, by receivables
presenting the relevant ratio
calculations according to the
type of company industry
Penjelasan atas: | The explanation consisted of:
Rincian struktur modal (capital structure) yang terdiri dari
Bahasan tentang struktur modal utang berbasis bunga/sukuk dan ekuitas; dan | Details of the
(capital structure) dan kebijakan 188-190
capital structure consisting of interest- based debt/ sukuk and
manajemen atas struktur modal equity; and
(capital structure policy)
Discussion on capital structure Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure
and management of capital policies); dan | Management policies on capital structure 188-190
structure policy (capital structure policies); and
Dasar pemilihan kebijakan manajemen | Basis for selecting
188-190
management policy
Annual Report 2025 821 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 822
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Penjelasan tentang: | It explained: 191
Nama pihak yang melakukan ikatan; | The name of the party
191
making the bond;
Tujuan dari ikatan tersebut; | The purpose of the bond; 191
Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-
Bahasan mengenai ikatan
ikatan tersebut; | The expected source of funds to fulfill these 191
yang material untuk investasi
commitments;
barang modal (bukan ikatan
pendanaan) pada tahun buku Mata uang yang menjadi denominasi; dan | Currency to be
terakhir 191
denominated; and
Discussion on material
commitments for capital Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk
goods investment (not funding melindungi risiko dari posisi mata uang asing yang terkait. |
191
commitments) in the last Measures planned by the company to protect the risk from the
financial year related foreign currency position.
Catatan | Note:
apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait investasi
barang modal pada tahun buku terakhir agar diungkapkan. |
191
if the company did not have a commitment related to
investment in capital goods in the last financial year, it should
be disclosed.
Penjelasan tentang: | It explained: 192
Jenis investasi barang modal; | Types of investment in capital
192
goods;
Bahasan mengenai investasi
Tujuan investasi barang modal; dan | The purpose of
barang modal yang 192
investment in capital goods; and
direalisasikan pada tahun buku
terakhir Nilai investasi barang modal yang dikeluarkan pada tahun
Discussion on investment in buku terakhir. | The investment value of capital goods issued in 192
capital goods realized in the last the last financial year.
financial year
Catatan | Note:
apabila tidak terdapat realisasi investasi barang modal, agar
192
diungkapkan. | if there was no realization of capital goods
investment, it should be disclosed.
Perbandingan antara target/proyeksi pada awal tahun buku
dengan hasil yang dicapai (realisasi), mengenai: | Comparison
193-196
between targets/projections at the beginning of the year book
with the results achieved (realization), regarding:
Pendapatan/penjualan; | Revenue/sales; 194
Laba (rugi); | Profit (loss); 194
Struktur modal (capital structure); | Capital structure; 194
Informasi perbandingan antara
target pada awal tahun buku Pemasaran; | Marketing; 194
dengan hasil yang dicapai Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau
(realisasi), dan target atau Perusahaan Publik. | Other matters deemed important to the 196
proyeksi yang ingin dicapai untuk Issuer or Public Company.
satu tahun mendatang.
Comparison information Target/proyeksi yang ingin dicapai Emiten atau Perusahaan
between the target at the Publik untuk 1 (satu) tahun mendatang, mengenai: | Targets/
197-200
beginning of the financial projections to be achieved by the Issuer or Public Company for
year with the results achieved the next 1 (one) year,
(realization), and the targets or
projections to be achieved for the Pendapatan/penjualan; | Revenue/sales; 197
coming year.
Laba (rugi); | Profit (loss); 197
Struktur modal (capital structure); | Capital structure; 198
Kebijakan dividen; | Dividend Policy; 201
Pemasaran; | Marketing; 200
Hal lainnya yang dianggap penting bagi Emiten atau
Perusahaan Publik. | Other matters deemed important to the 200
Issuer or Public Company.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 822 Laporan Tahunan 2025
Page 823
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan
termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di
Informasi dan fakta material masa mendatang. | Description of significant events after 193
yang terjadi setelah tanggal the date of the accountant's report including their impact on
laporan akuntan future business performance and risks.
Material information and facts
occurring after the date of the Catatan | Note: apabila tidak ada kejadian penting setelah
accountant’s report tanggal laporan akuntan agar diungkapkan. | if there was no
significant event after the date of the accountant's report, it
should be disclosed.
Prospek usaha dari Emiten atau Perusahaan Publik dikaitkan
dengan kondisi industri, ekonomi secara umum dan pasar
Uraian tentang prospek usaha internasional disertai data pendukung kuantitatif dari
perusahaan sumber data yang layak dipercaya. | The business prospects
211-214
Description of the company’s of the Issuer or Public Company are related to industrial
business prospects conditions, the general economy and the international market
accompanied by quantitative supporting data from reliable
data sources.
Aspek pemasaran atas barang dan/atau jasa Emiten
Uraian tentang aspek
atau Perusahaan Publik, paling sedikit mengenai strategi
pemasaran
pemasaran dan pangsa pasar. | The marketing aspect of the 214-215
Description of the marketing
goods and/or services of the Issuer or Public Company, at least
aspect
regarding the marketing strategy and market share.
Uraian mengenai dividen selama 2 (dua) tahun buku terakhir,
paling sedikit: | Description of dividends for 2 (two) financial 201
years last, at least:
Kebijakan dividen, antara lain memuat informasi persentase
jumlah dividen yang dibagikan terhadap laba bersih; |
201
Dividend policy contained information of the percentage of
total dividends distributed to net income;
Tanggal pembayaran dividen kas dan/atau tanggal distribusi
Uraian mengenai dividen selama dividen non kas; | Date of payment of cash dividends and/or 201
2 (dua) tahun buku terakhir. date of distribution of non-cash dividends;
Description of dividends for the
last 2 (two) financial years Jumlah dividen per saham (kas dan/atau non kas); | Total
201
dividends per share (cash and/or non-cash);
Jumlah dividen per tahun yang dibayar. | The amount of
201
dividends per year paid
Catatan | Note:
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak membagikan
dividen dalam 2 (dua) tahun terakhir, maka diungkapkan 201
mengenai hal tersebut. | if there was no dividend payment in
last two consecutive years, the reasons should be disclosed.
Annual Report 2025 823 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 824
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Memuat uraian mengenai: | It contained a description of: 201
Total perolehan dana; | Total proceeds; 201
Rencana penggunaan dana; | Plan for the use of funds; 201
Rincian penggunaan dana; | Details of the use of funds; 201
Realisasi penggunaan dana hasil
penawaran umum (dalam hal Saldo dana; dan | Fund balance; and 201
perusahaan masih diwajibkan
menyampaikan laporan realisasi Tanggal persetujuan RUPS/RUPO atas perubahan penggunaan
penggunaan dana) dana (jika ada). | The date of approval of the GMS/RUPO for 201
Realization of the use of proceeds changes in the use of funds (if any).
from the public offering (in the
event that the company was Catatan | Note:
still required to submit a report dalam hal terdapat perubahan penggunaan dana
on the realization of the use of sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa
funds) Keuangan mengenai laporan realisasi penggunaan
dana hasil penawaran umum, maka Emiten menjelaskan
201
perubahan tersebut; apabila tidak memiliki informasi
realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, agar
diungkapkan. | if the company did not have information on the
realization of the use of proceeds from the public offering, it
should be disclosed.
Informasi material (jika
ada), antara lain mengenai
investasi, ekspansi, divestasi,
penggabungan/peleburan
usaha, akuisisi, restrukturisasi
utang/modal, transaksi material,
transaksi afiliasi, dan transaksi
benturan kepentingan, yang
terjadi pada tahun buku
Material information (if Memuat uraian mengenai: 202
any), including regarding
investments, expansion,
divestment, business mergers/
amalgamations, acquisitions,
debt/capital restructuring,
material transactions, affiliated
transactions, and conflict of
interest transactions, which
occurred in the financial year
Tanggal, nilai, dan objek transaksi; | Transaction date, value,
202
and object;
Nama pihak yang melakukan transaksi; | Name of the party
202
conducting the transaction;
Sifat hubungan afiliasi (jika ada); | The nature of the affiliation
202
relationship (if any);
Penjelasan mengenai kewajaran transaksi; | Explanation of the
202
fairness of the transaction;
Pemenuhan ketentuan terkait; | Fulfillment of related
202
provisions;
Dalam hal terdapat hubungan afiliasi, selain mengungkapkan
informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 1) sampai
dengan angka 5), Emiten atau Perusahaan Publik juga
mengungkapkan informasi: | In the event that there was an 203
affiliation relationship, in addition to disclosing the information
as referred to in number 1) to number 5), the Issuer or Public
Company also disclosed information:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 824 Laporan Tahunan 2025
Page 825
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Pernyataan Direksi bahwa transaksi afiliasi telah melalui
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip
transaksi yang wajar (armslength principle); dan | Statement
203
of the Board of Directors that affiliated transactions had
gone through adequate procedures to ensure that affiliated
transactions were carried out in accordance with generally
accepted business practices, among others, by complying
with the arms-length principle; and
Peran Dewan Komisaris dan komite audit dalam melakukan
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku
umum antara lain dilakukan dengan memenuhi prinsip
transaksi yang wajar (armslength principle); | The role of the
203
Board of Commissioners and the audit committee in carrying
out adequate procedures to ensure that affiliated transactions
were carried out in accordance with generally accepted
business practices, among others, is carried out by complying
with the arms-length principle;
Untuk transaksi afiliasi atau transaksi material yang
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
berulang, dan/atau berkelanjutan, ditambahkan penjelasan
bahwa transaksi afiliasi atau transaksi material tersebut
merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka
menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,
berulang, dan/atau berkelanjutan; Dalam hal transaksi afiliasi
atau transaksi material dimaksud telah diungkapkan dalam
laporan keuangan tahunan, ditambahkan informasi mengenai
rujukan pengungkapan dalam laporan keuangan tahunan
tersebut. 203
For affiliated transactions or material transactions which
became business activities carried out in order to generate
business income and are carried out regularly, repeatedly,
and/or continuously, an explanation was added that the
affiliated transactions or material transactions were business
activities carried out in order to generate operating income
and run regularly, repeatedly, and/or continuously; In the
event that the affiliated transactions or material transactions
referred to have been disclosed in the annual financial
statements, additional information regarding the disclosure
reference in the annual financial statements was added.
Untuk pengungkapan transaksi afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan yang merupakan hasil pelaksanaan
transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan kepentingan
yang telah disetujui pemegang saham independen,
ditambahkan informasi mengenai tanggal pelaksanaan RUPS
yang menyetujui transaksi afiliasi dan/atau transaksi benturan
kepentingan tersebut;
203
For disclosure of affiliated transactions and/or conflict of
interest transactions resulting from the implementation of
affiliated transactions and/or conflict of interest transactions
that have been approved by independent shareholders,
additional information regarding the date of the GMS which
approved the affiliated transactions and/or conflict of interest
transactions is added;
Dalam hal tidak terdapat transaksi afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan, maka diungkapkan mengenai hal
tersebut. 203
In the event that there was no affiliated transaction and/ or
conflict of interest transaction, this matter should be disclosed.
Annual Report 2025 825 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 826
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Uraian memuat antara lain: | The description included: 216-229
Nama peraturan perundang-undangan yang mengalami
perubahan; dan | The name of the legislation undergoing 216-229
Uraian mengenai perubahan changes; and
peraturan perundang-undangan Dampaknya (kuantitatif dan/atau kualitatif) terhadap
terhadap perusahaan pada perusahaan (jika signifikan) atau pernyataan bahwa
tahun buku terakhir dampaknya tidak signifikan. | The impact (quantitative and/or 216-229
A description of changes in qualitative) on the company (if significant) or a statement that
the laws and regulations of the the impact is not significant.
company in the last financial
year Catatan | Note:
apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundang-
undangan pada tahun buku terakhir, agar diungkapkan. 216-229
if there were no changes to the laws and regulations in the last
financial year, the matters should be disclosed.
Uraian memuat antara lain: | The description included: 230
Uraian mengenai perubahan
kebijakan akuntansi yang Perubahan kebijakan akuntansi; | Changes in accounting
diterapkan perusahaan pada 230
policies;
tahun buku terakhir
A description of the changes in Alasan perubahan kebijakan akuntansi; dan | Reasons for
230
accounting policies adopted by changes in accounting policies; and
the company in the last financial
Dampaknya secara kuantitatif terhadap laporan keuangan. |
year 230
Quantitative impact on financial statement
Tata Kelola Perusahaan | Good Corporate Governance
Tidak ada
RUPS, namun
Rapat
Informasi mengenai keputusan RUPS pada tahun buku dan
Pengesahan
1 (satu) tahun sebelum tahun buku meliputi: | Information
GMS is not
regarding the resolutions of the GMS in the financial year and 1
available, but
(one) year before the financial year included:
Ratification
Meeting
296-300
keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum
tahun buku yang direalisasikan pada tahun buku; dan |
tidak tersedia
Rapt Umum Pemegang Saham resolutions of the GMS in the financial year and 1 (one) year
(RUPS) before the financial year are realized in the financial year; and
General Meeting of Sharehoders keputusan RUPS pada tahun buku dan 1 (satu) tahun sebelum
tahun buku yang belum direalisasikan beserta alasan belum
direalisasikan;
tidak tersedia
resolutions of the GMS for the financial year and 1 (one) year
before the financial year that have not been realized and the
reasons for not realizing them;
dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik menggunakan
pihak independen dalam pelaksanaan RUPS untuk melakukan
perhitungan suara, maka diungkapkan mengenai hal
tidak tersedia
tersebut; | in the event that the Issuer or Public Company uses
an independent party in the conduct of the GMS to calculate
the votes, then this matter shall be disclosed
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 826 Laporan Tahunan 2025
Page 827
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Tugas dan tanggung jawab masing-masing anggota Direksi;
| Duties and responsibilities of each member of the Board of
Directors
Informasi mengenai tugas dan tanggung jawab masing-
305
masing anggota Direksi diuraikan dan dapat disajikan
dalam bentuk tabel. | Information regarding the duties and
responsibilities of each member of the Board of Directors is
described and can be presented in tabular form.
Pernyataan bahwa Direksi memiliki pedoman atau piagam
(charter) Direksi; | A statement that the Board of Directors had 303
guidelines or charter for the Board of Directors;
Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Direksi, rapat
Direksi bersama Dewan Komisaris, dan tingkat kehadiran
anggota Direksi dalam rapat tersebut termasuk kehadiran
dalam RUPS;
Informasi tingkat kehadiran anggota Direksi dalam rapat
Direksi, rapat Direksi bersama Dewan Komisaris, atau RUPS 297, 360
dapat disajikan dalam bentuk tabel. | Information on the level
of attendance of members of the Board of Directors at the
meeting of the Board of Directors, the meeting of the Board of
Directors with the Board of Commissioners, or the GMS can be
presented in tabular form
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Direksi: |
Training and/or competency improvement of members of the 308
Board of Directors:
Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
Direksi anggota Direksi, termasuk program orientasi bagi anggota
Directors Direksi yang baru diangkat (jika ada); dan | Policy on training
307
and/or improving the competence of members of the Board
of Directors, including an orientation program for newly
appointed members of the Board of Directors (if any); and
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
anggota Direksi dalam tahun buku (jika ada); | Training and/or
308
competency improvement attended by members of the Board
of Directors in the financial year (if any);
Penilaian Direksi terhadap kinerja komite yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi pada tahun buku paling
sedikit memuat: | The Board of Directors' assessment
311
of the performance of the committees supporting the
implementation of the Board of Directors' duties for the
financial year shall at least contain:
prosedur penilaian kinerja; dan | performance appraisal
311
procedures; and
kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat; dan |
311
the criteria used were performance achievements during the
financial year, competence and attendance at meetings; and
dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
komite yang mendukung pelaksanaan tugas Direksi, maka
diungkapkan mengenai hal tersebut. | in the event that the
311
Issuer or Public Company did not have a committee that
supports the implementation of the duties of the Board of
Directors, then this should be disclosed.
Annual Report 2025 827 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 828
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris; | Duties and
320
responsibilities of the Board of Commissioners;
Pernyataan bahwa Dewan Komisaris memiliki pedoman atau
piagam (charter) Dewan Komisaris; | A statement that the
315
Board of Commissioners had guidelines or charter for the
Board of Commissioners;
Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat Dewan Komisaris,
rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan tingkat kehadiran
anggota Dewan Komisaris dalam rapat tersebut termasuk
kehadiran dalam RUPS. | Policy and implementation of the
frequency of meetings of the Board of Commissioners,
meetings of the Board of Commissioners with the Board
of Directors and the level of attendance of members of
the Board of Commissioners in these meetings, including
361
attendance at the GMS. Informasi tingkat kehadiran anggota
Dewan Komisaris dalam rapat Dewan Komisaris, rapat
Dewan Komisaris bersama Direksi, atau RUPS dapat disajikan
dalam bentuk tabel. | Information on the level of attendance
of members of the Board of Commissioners at the meeting
of the Board of Commissioners, the meeting of the Board of
Commissioners with the Board of Directors, or the GMS can be
presented in tabular form.
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi anggota Dewan
Komisaris: | training and/or competency improvement of 324
members of the Board of Commissioners:
Kebijakan pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi
anggota Dewan Komisaris, termasuk program orientasi bagi
anggota Dewan Komisaris yang baru diangkat (jika ada); dan
| policies on training and/or improving the competence of 324
members of the Board of Commissioners, including orientation
Dewan Komisaris
programs for newly appointed members of the Board of
Board of Commissioners
Commissioners (if any); and
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
anggota Dewan Komisaris dalam tahun buku (jika ada);
| training and/or competency improvement attended by 324
members of the Board of Commissioners in the financial year
(if any);
Penilaian kinerja Direksi dan Dewan Komisaris serta masing-
masing anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris,
paling sedikit memuat: | Performance appraisal of the Board
342
of Directors and the Board of Commissioners as well as
each member of the Board of Directors and the Board of
Commissioners, at least containing:
prosedur pelaksanaan penilaian kinerja; | performance
342
appraisal implementation procedures;
kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama
tahun buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat; dan |
343
the criteria used were performance achievements during the
financial year, competence and attendance at meetings; and
Pihak yang melakukan penilaian; dan | the party conducting
343
the assessment; and
Penilaian Dewan Komisaris terhadap kinerja Komite yang
mendukung pelaksanaan tugas Dewan Komisaris pada tahun
buku meliputi: | The assessment of the Board of Commissioners 328
on the performance of the Committees that support the
implementation of the duties of the Board of Commissioners in
the financial year includes:
prosedur penilaian kinerja; dan | performance appraisal 329
procedures; and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 828 Laporan Tahunan 2025
Page 829
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
kriteria yang digunakan seperti capaian kinerja selama tahun
buku, kompetensi dan kehadiran dalam rapat; | the criteria
329
used are performance achievements during the financial year,
competence and attendance at meetings;
Paling sedikit memuat: | At least it contained: 349-360
Prosedur nominasi, meliputi uraian singkat mengenai
kebijakan dan proses nominasi anggota Direksi dan/ atau
anggota Dewan Komisaris; dan | The nomination procedure, 349-360
including a brief description of the nomination policies and
processes for members of the Board of Directors and/or
members of the Board of Commissioners; and
Prosedur dan pelaksanaan remunerasi Direksi dan Dewan
Komisaris, antara lain: | Procedures and implementation of
350
remuneration for the Board of Directors and the Board of
Commissioners, including:
Nominasi dan remunerasi
Direksi dan Dewan Komisaris | prosedur penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris;
Nomination and remuneration | procedures for determining remuneration for the Board of 351
of the Board of Directors and the Directors and the Board of Commissioners;
Board of Commissioners
struktur remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris seperti,
gaji, tunjangan, tantiem/bonus dan lainnya; dan | the
353-357
remuneration structure of the Board of Directors and the Board
of Commissioners such as salary, allowances, tantiem/bonus
and others; and
besarnya remunerasi masing-masing anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris; | the amount of remuneration for 357
each member of the Board of Directors and member of the
Board of Commissioners;
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel. |
357
Disclosure of information can be presented in tabular form.
Annual Report 2025 829 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 830
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Paling sedikit memuat: | At least it contained: 412-423
Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; | Name
414-416
and position in committee membership;
Usia; | Age; 414-416
Kewarganegaraan; | Nationality; 414-416
Riwayat pendidikan; | Educational history; 414-416
Riwayat jabatan, meliputi informasi: | Position history, including
414-416
information on:
Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; | Legal
414-416
basis for appointment as committee member;
Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan komisaris,
anggota direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada); dan | Concurrent positions, either as a
414-416
member of the board of commissioners, member of the board
of directors, and/or committee member and other positions (if
any); and
Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
Komite audit maupun di luar emiten atau perusahaan publik; | Work
414-416
Audit committee experience and period of time both inside and outside the
issuer or public company;
Periode dan masa jabatan anggota komite audit; | Period and
414-416
term of office of audit committee members;
Pernyataan independensi komite audit; | Statement of
414-416
independence of the audit committee;
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
dalam tahun buku (jika ada); | Training and/or competency
414-416
improvement that have been followed in the financial year (if
any);
Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat komite audit dan
tingkat kehadiran anggota komite audit dalam rapat tersebut;
dan | Policy and implementation of the frequency of audit 418
committee meetings and the level of attendance of audit
committee members at the meeting; and
Pelaksanaan kegiatan komite audit pada tahun buku
sesuai dengan yang dicantumkan dalam pedoman atau
piagam (charter) komite audit; | Implementation of the audit 422-423
committee's activities for the financial year in accordance with
the guidelines or charter of the audit committee;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 830 Laporan Tahunan 2025
Page 831
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Paling sedikit memuat: | At least it contained 423-433
Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; | Name
426-428
and position in committee membership;
Usia; | Age; 426-428
Kewarganegaraan; | Nationality; 426-428
Riwayat pendidikan; | Educational history; 426-428
Riwayat jabatan, meliputi informasi: | Position history, including
426-428
information on:
Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; | Legal
426-428
basis for appointment as committee member;
Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan komisaris,
anggota direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada); dan | Concurrent positions, either as a
426-428
member of the board of commissioners, member of the board
of directors, and/or committee member and other positions (if
any); and
Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar emiten atau perusahaan publik; | Work
426-428
experience and period of time both inside and outside the
issuer or public company;
Periode dan masa jabatan anggota komite; | Period and term
426-428
of office of audit committee members;
Pernyataan independensi komite; | Statement of
428
Komite SDM, Nominasi dan independence of the audit committee;
Remunerasi Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
Committee HRD Nomination and dalam tahun buku (jika ada); | Training and/or competency
Remuneration 432-433
improvement that have been followed in the financial year (if
any);
Uraian tugas dan tanggung jawab; | Description of duties and
428-429
responsibilities;
Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam
(charter); | A statement of having a guideline or charter 424
(charter);
Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat
kehadiran anggota dalam rapat tersebut; | Policy and
431
implementation of meeting frequency and level of member
attendance at these meetings;
Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku; dan
A brief description of activities implemented during the fiscal 433
year; and
dalam hal tidak dibentuk komite nominasi dan remunerasi,
Emiten atau Perusahaan Publik cukup mengungkapkan
informasi sebagaimana dimaksud dalam huruf 9) sampai
dengan huruf 12) dan mengungkapkan: -
If a nomination and remuneration committee is not formed,
the Issuer or Public Company is sufficient to disclose the
information referred to in letters 9) through 12) and to disclose:
alasan tidak dibentuknya komite; dan
-
the reasons for not forming the committee; and
pihak yang melaksanakan fungsi nominasi dan remunerasi
the party carrying out the nomination and remuneration -
function.
Annual Report 2025 831 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 832
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Paling sedikit memuat: | At least it contained 434-452
Nama dan jabatannya dalam keanggotaan komite; | Name
434-452
and position in committee membership;
Usia; | Age; 434-452
Kewarganegaraan; | Nationality; 434-452
Riwayat pendidikan; | Educational history; 434-452
Riwayat jabatan, meliputi informasi: | Position history, including
434-452
information on:
Dasar hukum penunjukan sebagai anggota komite; | Legal
434-452
basis for appointment as committee member;
Rangkap jabatan, baik sebagai anggota dewan komisaris,
anggota direksi, dan/atau anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada); dan | Concurrent positions, either as a
434-452
member of the board of commissioners, member of the board
of directors, and/or committee member and other positions (if
any); and
Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar emiten atau perusahaan publik; | Work
Komite Tata Kelola dan 434-452
experience and period of time both inside and outside the
Manajemen Risiko issuer or public company;
Governance and Risk
Management Committee Periode dan masa jabatan anggota komite; | Period and term
434-452
of office of audit committee members;
Pernyataan independensi komite; | Statement of
434-452
independence of the audit committee;
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang telah diikuti
dalam tahun buku (jika ada); | Training and/or competency
434-452
improvement that have been followed in the financial year (if
any);
Uraian tugas dan tanggung jawab; | Description of duties and
434-452
responsibilities;
Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam
(charter); | A statement of having a guideline or charter 434-452
(charter);
Kebijakan dan pelaksanaan frekuensi rapat dan tingkat
kehadiran anggota dalam rapat tersebut; | Policy and
434-452
implementation of meeting frequency and level of member
attendance at these meetings;
Uraian singkat pelaksanaan kegiatan pada tahun buku
Brief description of activities implemented during the fiscal 434-452
year
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 832 Laporan Tahunan 2025
Page 833
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Paling sedikit memuat: | At least it contained 586-595
Nama; | Name; 587
Domisili; | Domicile; 587
Riwayat jabatan, meliputi: | Position history, including: 587
Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan; dan
587
| Legal basis for appointment as company secretary; and
Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
Sekretaris perusahaan maupun di luar emiten atau perusahaan publik; | Work
Company secretary 587
experience and period of time both inside and outside the
issuer or public company;
Riwayat pendidikan; | Educational history; 587
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang diikuti
dalam tahun buku; dan | Training and/or competency 591
improvement that was followed in the financial year; and
Uraian singkat pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan
pada tahun buku; | A brief description of the implementation of 591-595
the duties of the corporate secretary for the financial year;
Paling sedikit memuat: | At least it contained 596-607
Nama kepala unit audit internal; | Name of the head of the
597
internal audit unit;
Riwayat jabatan, meliputi: | Position history, including: 597
Dasar hukum penunjukan sebagai sekretaris perusahaan; dan
597
| Legal basis for appointment as company secretary; and
Pengalaman kerja beserta periode waktunya baik di dalam
maupun di luar emiten atau perusahaan publik; | Work
597
experience and period of time both inside and outside the
issuer or public company;
Kualifikasi atau sertifikasi sebagai profesi audit internal
(jika ada); | Qualification or certification as an internal audit 597, 599
profession (if any);
Pelatihan dan/atau peningkatan kompetensi yang
Unit Audit Internal diikuti dalam tahun buku; | Training and/or competency 601-602
Internal Audit Unit improvement that was followed in the financial year;
Struktur dan kedudukan unit audit internal; | The structure and
599
position of the internal audit unit;
Uraian tugas dan tanggung jawab; | Description of duties and
601
responsibilities;
Pernyataan bahwa telah memiliki pedoman atau piagam
(charter) unit audit internal; dan | A statement that the internal 600
audit unit had a guideline or charter; and
Uraian singkat pelaksanaan tugas unit audit internal pada
tahun buku termasuk kebijakan dan pelaksanaan frekuensi
rapat dengan direksi, dewan komisaris, dan/ atau komite
audit; | A brief description of the implementation of the internal 602-603, 604-
audit unit's duties for the financial year including the policy 607
and implementation of the frequency of meetings with the
board of directors, board of commissioners, and/ or audit
committee;
Annual Report 2025 833 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 834
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Pengendalian keuangan dan operasional, serta kepatuhan
terhadap peraturan perundang-undangan lainnya; | Financial
622
Uraian mengenai sistem and operational control, as well as compliance with other laws
pengendalian internal (internal and regulations;
Control) yang diterapkan oleh
Tinjauan atas efektivitas sistem pengendalian internal; an |
emiten atau perusahaan Publik, 619
Review of the effectiveness of the internal control system; and
A description of the internal
control system implemented by Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atas kecukupan
the issuer or public company, sistem pengendalian internal; | Statement of the Board of
621
Directors and/or Board of Commissioners on the adequacy of
the internal control system;
Paling sedikit menjelaskan: | At least explained 623-652
Gambaran umum mengenai sistem manajemen risiko Emiten
atau Perusahaan Publik; | General description of the risk 624
management system of the Issuer or Public Company;
Sistem manajemen risiko yang Jenis risiko dan cara pengelolaannya; | Types of risks and how
633-648
diterapkan oleh Emiten Atau to manage them;
Perusahaan Publik
The risk management system Tinjauan atas efektivitas sistem manajemen risiko Emiten atau
implemented by the Issuer or Perusahaan Publik; dan | Overview of the effectiveness of the 650-651
Public Company risk management system Issuer or Public Company; and
Pernyataan Direksi dan/atau Dewan Komisaris atau komite
audit atas kecukupan sistem manajemen risiko; | Statement of
the Board of Directors and/or the Board of Commissioners or 651-652
the audit committee on the adequacy of the risk management
system;
Perkara hukum yang berdampak Pokok perkara/gugatan; | Principal case/lawsuit; 653
material yang dihadapi Oleh
emiten atau perusahaan publik, Status penyelesaian perkara/gugatan; dan | Status of
653
entitas anak, Anggota direksi settlement of cases/claims; and
dan anggota dewan komisaris
(jika ada), | Legal cases that
have a material impact faced
by the issuer or public company, Pengaruhnya terhadap kondisi emiten atau perusahaan
subsidiaries, members of the publik; | The effect on the condition of the issuer or public 653
board of directors and members company;
of the board of commissioners
(if any),
Informasi tentang sanksi
administratif/ sanksi yang
Dikenakan kepada emiten atau
perusahaan publik, Anggota
dewankomisaris dan anggota
direksi, oleh Otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya
pada tahun Buku (jika ada) |
Information on administrative 653
sanctions/ sanctions imposed
on issuers or public companies,
members of the board of
commissioners and members
of the board of directors, by the
financial services authority and
other authorities in the financial
year (if any)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 834 Laporan Tahunan 2025
Page 835
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Akses informasi dan data
perusahaan: Uraian mengenai
tersedianya akses informasi
dan data perusahaan kepada
publik, misalnya melalui website
(dalam bahasa Indonesia dan
bahasa Inggris), media massa,
mailing list, buletin, pertemuan
dengan analis, dan sebagainya.
654
| Information on administrative
sanctions/ sanctions imposed
on issuers or public companies,
members of the board of
commissioners and members
of the board of directors, by the
financial services authority and
other authorities in the financial
year (if any)
Paling sedikit menjelaskan: | At least explained
Pokok-pokok kode etik; | The points of the code of ethic 655
Pengungkapan bahwa kode etik berlaku bagi seluruh level
organisasi; | Disclosure that the code of ethics applied to all 657
levels of the organization;
Penyebarluasan kode etik; | Dissemination of the code of
658
ethics;
Informasi mengenai kode etik
Emiten atau Perusahaan Publik | Sanksi untuk masing-masing jenis pelanggaran yang diatur
Information regarding the code dalam kode etik (normatif); dan | Sanctions for each type of 658
of conduct of the Issuer or Public violation stipulated in the code of ethics (normative); and
Company
Jumlah pelanggaran kode etik beserta sanksi yang diberikan
pada tahun buku terakhir. | The number of violations of the
658
code of ethics along with the sanctions given in the last
financial year.
Catatan | Note:
Apabila tidak terdapat pelanggaran kode etik pada tahun
658
buku terakhir, agar diungkapkan. | if there is no violation of the
code of ethics in the last financial year, it must be disclosed.
Uraian singkat mengenai Paling sedikit menjelaskan: | At least explained 661
kebijakan pemberian
Kompensasi jangka panjang Dalam hal pemberian kompensasi berupa program
berbasis kinerja kepada Kepemilikan saham oleh manajemen (management stock
manajemen dan/ atau karyawan Ownership program/ MSOP) dan/atau program Kepemilikan
yang dimiliki oleh emiten Atau saham oleh karyawan (employee stock Ownership program/
perusahaan publik (jika ada), ESOP), maka dijelaskan | A brief description of the policy of
antara lain berupa Program providing long-term performance- based compensation 661
kepemilikan saham oleh to management and/or employees owned by the issuer or
manajemen management stock public company (if any), including the management stock
ownership program/msop) ownership program (MSOP) and/or stock ownership program
dan/atau Program kepemilikan by employees (employee Stock ownership program/ESOP),
saham oleh karyawan then explained:
(employee Stock ownership
Jumlah saham dan/atau opsi; | Number of shares and/or
program/esop); 661
options;
A brief description of the
policy for providing long- Jangka waktu pelaksanaan; | Exercise period; 661
term performance-based
compensation to management Persyaratan karyawan dan/atau manajemen yang
and/or employees owned by berhak; dan | Requirements for eligible employees and/or 661
the issuer or public company (if management; and
any), including in the form of a
management stock ownership
program (MSOP) and/or an Harga pelaksanaan atau penentuan harga pelaksanaan.
661
employee stock ownership Exercise price or determination of the exercise price.
program (ESOP);
Annual Report 2025 835 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 836
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Paling sedikit menjelaskan: | At least explained 662
Kepemilikan saham anggota direksi dan anggota Dewan
komisaris paling lambat 3 (tiga) hari kerja Setelah terjadinya
Uraian singkat mengenai kepemilikan atau setiap Perubahan kepemilikan atas saham
kebijakan pengungkapan perusahaan Terbuka; dan | Share ownership of members
662
Informasi | of the board of directors and members of the board of
Brief description of Information commissioners no later than 3 (three) working days after the
disclosure policy occurrence of ownership or any change in ownership of shares
of a public company; and
Pelaksanaan atas kebijakan dimaksud; | Implementation of the
662
policy;
Paling sedikit menjelaskan: | At least explained 663-668
Cara penyampaian laporan pelanggaran; | How to submit a
665
violation report;
Perlindungan bagi pelapor; | Protection for whistleblowers; 666
Penanganan pengaduan; | Handling of complaints; 667
Pihak yang mengelola pengaduan; dan | The party managing
Uraian mengenai sistem 665
the complaint; and
pelaporan pelanggaran
(whistleblowing system) di Hasil dari penanganan pengaduan, paling sedikit: | The results
Emiten atau Perusahaan Publik | 668
of the handling of complaints, at least:
Description of the whistleblowing
system at the Issuer or Public Jumlah pengaduan yang masuk dan diproses Dalam tahun
Company buku; dan | Number of complaints received and processed in 668
the financial year; and
Tindak lanjut pengaduan; | Follow-up on complaints; 668
Dalam hal emiten atau perusahaan publik tidak memiliki
Sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing system),
Maka diungkapkan mengenai hal tersebut. | In the event that 668
the issuer or public company did not have a whistleblowing
system, then this should be disclosed.
Paling sedikit menjelaskan: | At least explained
Program dan prosedur yang dilakukan dalam Mengatasi
praktik korupsi, balas jasa (kickbacks), Fraud, suap dan/
atau gratifikasi dalam Emiten atau Perusahaan Publik; dan
669
| Programs and procedures implemented in overcoming
Uraian mengenai kebijakan anti the practice of corruption, kickbacks, fraud, bribery and/ or
korupsi Emiten atau Perusahaan gratuities in Issuers or Public Companies; and
Publik | Description of the Issuer’s Pelatihan/sosialisasi anti korupsi kepada karyawan Emiten
or Public Company’s anti- atau Perusahaan Publik; | Anti-corruption training/socialization 670
corruption policy for employees of Issuers or Public Companies;
Dalam hal Emiten atau Perusahaan Publik tidak memiliki
Kebijakan anti korupsi, maka dijelaskan alasan tidak
Dimilikinya kebijakan dimaksud. | In the event that the Issuer 675
or Public Company did not have an anti-corruption policy, the
reasons for not having the said policy should be explained.
Pernyataan mengenai rekomendasi yang telah dilaksanakan;
dan/atau | Statement of recommendations that had been -
Penerapan atas pedoman tata implemented; and/or
kelola Perusahaan Terbuka bagi
Emiten yang menerbitkan efek Penjelasan atas rekomendasi yang belum dilaksanakan,
bersifat ekuitas atau Perusahaan disertai alasan dan alternative pelaksanaannya (jika
Publik | Implementation of Public ada). | Explanation of recommendations that had not -
Company governance guidelines been implemented, along with reasons and alternative
for Issuers issuing equity implementations (if any).
securities or Public Companies
Pengungkapan informasi dapat disajikan dalam bentuk tabel. |
-
Disclosure of information can be presented in tabular form.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 836 Laporan Tahunan 2025
Page 837
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Emiten atau Perusahaan Publik
Social and Environmental Responsiblity of Issuers of Public Company
706
Informasi yang diungkapkan dalam bagian tanggung
jawab sosial dan lingkungan merupakan Laporan
706
Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana
dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
698-700
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan
bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik,
68-122
paling sedikit memuat:
Penjelasan strategi keberlanjutan;
51-54
Ikhtisar aspek keberlanjutan (ekonomi, sosial, dan
lingkungan hidup);
728-739
Profil singkat Emiten atau Perusahaan Publik;
Penjelasan Direksi;
742
Tata kelola keberlanjutan;
Kinerja keberlanjutan;
704
Verifikasi tertulis dari pihak independen, jika ada;
Lembar umpan balik (feedback) untuk pembaca, jika ada; dan
808
Tanggapan Emiten atau Perusahaan Publik terhadap umpan
balik laporan tahun sebelumnya;
808
Laporan Keberlanjutan sebagaimana dimaksud pada angka
1), harus disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Memenuhi
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten Syarat
dan Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam Fulfilled the
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Requirement
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) sebagaimana Memenuhi
dimaksud pada angka 1) merupakan bagian yang tidak Syarat
terpisahkan dari Laporan Tahunan namun dapat disajikan Fulfilled the
secara terpisah dengan Laporan Tahunan; Requirement
Dalam hal Laporan Keberlanjutan disajikan secara terpisah
dengan Laporan Tahunan, informasi yang diungkapkan
dalam Laporan Keberlanjutan dimaksud harus:
Memuat seluruh informasi sebagaimana dimaksud pada
angka 1); dan
Disusun sesuai Pedoman Teknis Penyusunan Laporan
Keberlanjutan (Sustainability Report) Bagi Emiten dan
Memenuhi
Perusahaan Publik sebagaimana tercantum dalam
Syarat
Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari
Fulfilled the
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini;
Requirement
Dalam bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan
memuat informasi bahwa informasi mengenai tanggung
jawab sosial dan lingkungan telah diungkapkan dalam
Laporan Keberlanjutan yang disajikan secara terpisah dari
Laporan Tahunan; dan
Disampaikan bersamaan dengan penyampaian Laporan
Tahunan.
Informasi Keuangan | Financial Information
Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit Laporan keuangan tahunan yang dimuat
dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia dan
telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Laporan keuangan
tahunan dimaksud memuat pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai tanggung jawab
Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal yang
Memenuhi
mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal Emiten merupakan perusahaan
Syarat
efek.
Fulfilled the
Audited Annual Financial Statements The annual financial statements contained in the Annual
Requirement
Report are prepared in accordance with Indonesian financial accounting standards and have
been audited by a public accountant registered with the Financial Services Authority. The annual
financial statements contain a statement regarding accountability for the financial statements as
stipulated in the Financial Services Authority Regulation regarding the responsibility of the Board of
Directors for financial statements or laws and regulations in the capital market sector that regulate
periodic reports of securities companies in the case of the Issuer being a securities company.
Annual Report 2025 837 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 838
Kriteria Penjelasan Halaman
Criteria Explanation Page
Laporan Keuangan Tahunan yang Telah Diaudit Laporan keuangan tahunan yang dimuat
dalam Laporan Tahunan disusun sesuai dengan standar akuntansi keuangan di Indonesia dan
telah diaudit oleh akuntan publik yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Laporan keuangan
tahunan dimaksud memuat pernyataan mengenai pertanggungjawaban atas laporan keuangan
sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai tanggung jawab
Direksi atas laporan keuangan atau peraturan perundang-undangan di sektor pasar modal yang
Memenuhi
mengatur mengenai laporan berkala perusahaan efek dalam hal Emiten merupakan perusahaan
Syarat
efek.
Fulfilled the
Requirement
Surat Pernyataan Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung Jawab atas
Laporan Tahunan Surat pernyataan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris tentang
tanggung jawab atas Laporan Tahunan disusun sesuai dengan format Surat Pernyataan
Anggota Direksi dan Anggota Dewan Komisaris tentang Tanggung jawab atas Laporan Tahunan
sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Surat
Edaran Otoritas Jasa Keuangan ini.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 838 Laporan Tahunan 2025
Page 839
Daftar Pengungkapan sesuai PMK No. 208/ List of Disclosures in accordance with
PMK.06/2021 aentang Prinsip Tata Kelola, PMK No. 208/PMK.06/2021 regarding the
Prinsip Manajemen Risiko, dan Prinsip Principles of Corporate Governance, Risk
Mengenal Nasabah Lembaga Pembiayaan Management Principles, and Know Your
Ekspor Indonesia Customer Principles of the Indonesia
Eximbank
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pelaksanaan Pembinaan dan Pengawasan oleh Menteri
Implementation of Guidance and Supervision by the Minister
Menteri melakukan pengangkatan dan pemberhentian Dewan Direktur.
1
The Minister appoints and dismisses the Board of Directors
Menteri menetapkan pedoman pengangkatan dan pemberhentian Dewan
Direktur
1
The Minister establishes guidelines for the appointment and dismissal of the
Board of Directors
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pedoman pengangkatan dan pemberhentian Dewan
Direktur.
a.
Availability of guidelines for the appointment and dismissal of the Board
of Directors.
301-302
Materi pedoman pengangkatan dan pemberhentian, diantaranya
b. adalah:
The guidelines include, among others:
mekanisme penjaringan atau nominasi calon anggota Dewan
Direktur dari pihak dalam dan luar LPEI;
1) mechanisms for sourcing or nominating candidates for members
of the Board of Directors from both internal and external parties
of LPEI;
penilaian/pengujian atas kepatutan dan kelayakan (fit and
proper test) bagi calon anggota Dewan Direktur; dan
2)
assessment/testing of fitness and propriety (fit and proper test)
for candidates; and
pengangkatan dan pemberhentian anggota Dewan Direktur.
3) procedures for the appointment and dismissal of members of the
Board of Directors.
Menteri menetapkan pengaturan mengenai rangkap jabatan bagi anggota
Dewan Direktur
2
The Minister stipulates regulations regarding multiple positions held by
members of the Board of Directors
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat ketentuan / peraturan yang mengatur dan menetapkan
jumlah maksimum jabatan Dewan Direktur dan yang boleh dipegang
oleh seorang anggota Dewan Direktur. 301
a.
Availability of provisions/regulations governing and stipulating the
maximum number of positions that may be held by a member of the
Board of Directors.
Terdapat ketentuan/ peraturan lainnya yang menetapkan jabatan-
jabatan yang menimbulkan benturan kepentingan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
b.
Availability of other provisions/regulations determining positions that
may create conflicts of interest in accordance with prevailing laws and
regulations.
Annual Report 2025 839 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 840
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Menteri melaksanakan penjaringan dan penilaian terhadap calon anggota
Dewan Direktur
3
The Minister conducts the nomination and assessment of candidates for the
Board of Directors
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat daftar bakal calon berisikan nama-nama yang diperoleh
melalui proses penjaringan oleh Menteri yang akan disampaikan
kepada Tim Penilai Kemampuan dan Kepatutan.
a.
Availability of a list of prospective candidates obtained through the
nomination process conducted by the Minister to be submitted to the
Fit and Proper Test Committee.
Terdapat penilaian administratif dan wawancara yang dilakukan oleh
Tim Penilai Kemampuan dan Kepatutan.
b.
Administrative assessments and interviews conducted by the Fit and
Proper Test Committee.
Terdapat penetapan hasil penilaian akhir oleh Tim Penilai Kemampuan
dan Kepatutan.
c.
Determination of the final assessment results by the Fit and Proper Test
Committee. 301-313
Terdapat penyampaian surat Direktur Jenderal Kekayaan Negara
mengenai permintaan pendapat atas penilaian akhir Tim Penilai
Kemampuan dan Kepatutan kepada Otoritas Jasa Keuangan (kecuali
untuk pengangkatan anggota DewanDirektur yang berasal dari
d. instansi/lembaga).
Submission of a letter from the Director General of State Assets
requesting opinions on the final assessment results to the Financial
Services Authority (OJK), except for candidates originating from
government institutions/agencies.
Terdapat penyampaian oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara
menyampaikan mengenai usulan 2 (dual orang calon yang memenuhi
syarat dan mempunyai nilai tertinggi kepada Menteri, disertai
dengan rekomendasi calon anggota Dewan Direktur untuk diangkat
berdasarkan hasil akhir Tim Penilai Kemampuan dan pertimbangan
e. Otoritas Jasa Keuangan.
Submission by the Director General of State Assets of a proposal of
two (2) qualified candidates with the highest scores to the Minister,
accompanied by recommendations based on the final results of the
Fit and Proper Test Committee and consideration from the Financial
Services Authority.
Menteri menetapkan pengangkatan anggota Dewan Direktur
4 The Minister determines the appointment of members of the Board of
Directors
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
350
Factors assessed for compliance:
Penetapan Pengangkatan anggota Dewan Direktur oleh Menteri melalui
a. Keputusan Menteri.
Appointment is determined by the Minister through a Ministerial Decree.
Menteri memberhentikan anggota Dewan Direktur sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan
5 301-302
The Minister dismisses members of the Board of Directors in accordance with
prevailing laws and regulations
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Tahapan pemberhentian anggota Dewan Direktur:
a.
Stages of dismissal of members of the Board of Directors:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 840 Laporan Tahunan 2025
Page 841
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat usulan yang disertai pertimbangan alasan
pemberhentian anggota Dewan Direktur yang diajukan Direktur
Jenderal Kekayaan Negara kepada Menteri melalui Wakil Menteri.
1) There is a proposal accompanied by consideration of the reasons
for dismissal of members of the Board of Directors submitted by
the Director General of State Assets to the Minister through the
Vice Minister.
Keputusan pemberhentian karena alasan-alasan:
a) berhalangan tetap;
b) masa jabatannya berakhir;
c) mengundurkan diri;
d) kinerja anggota Dewan Direktur tidak memenuhi kriteria kinerja
yang ditetapkan oleh Menteri;
e) memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat kedua
atau besan dengan anggota Dewan Direktur yang lain dan tidak
ada satupun yang mengundurkan diri;
f) melakukan kejahatan korporasi, tindak pidana korupsi, tindak
pidana lainnya, atau pelanggaran moral; dan/ atau
g) tidak lagi memenuhi syarat:
1) Warga Negara Indonesia;
2) dapat melakukan perbuatan hukum;
3) sehat jasmani rohani;
4) memiliki integritas, kepemimpinan, perilaku yang baik, serta
dedikasi yang tinggi hukum;
5) tidak pernah melakukan tindak pidana di bidang perbankan
dan perekonomian;
6) tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi direksi atau
dewan komisaris yang dinyatakan bersalah menyebabkan suatu
perseroan dinyatakan pailit; dan
7) tidak sedang menjadi pengurus partai politik.
Decision of dismissal due to the following reasons:
2)
a) permanent incapacity;
b) expiration of term of office;
c) resignation;
d) performance of members of the Board of Directors does not
meet the performance criteria stipulated by the Minister;
e) having a family relationship up to the second degree or by
marriage with another member of the Board of Directors and
none of them resigns;
f) committing corporate crime, corruption, other criminal acts,
and/or moral violations; and/or
g) no longer fulfilling the requirements:
1) Indonesian citizen;
2) capable of performing legal acts;
3) physically and mentally healthy;
4) having integrity, leadership, good conduct, and high
dedication
to the law;
5) has never committed a criminal act in the banking and
economic
sectors;
6) has never been declared bankrupt or has been a director or
member of the board of commissioners who was declared at
fault causing a company to be declared bankrupt; and
7) is not currently serving as a political party official.
Penetapan pemberhentian anggota Dewan Direktur dilakukan melalui
Keputusan Menteri.
b.
The determination of the dismissal of members of the Board of Directors
is carried out through a Ministerial Decree.
Keputusan Menteri memuat alasan pemberhentian.
c.
The Ministerial Decree contains the reasons for dismissal.
Annual Report 2025 841 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 842
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Menteri memberikan respon terhadap pemberhentian status non aktif
anggota Dewan Direktur
6
The Minister provides a response to the suspension (non-active status) of
members of the Board of Directors
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Menteri dapat memutuskan status non aktif kepada anggota Dewan
Direktur menjalani pemeriksaan dalam perkara tindak pidana.
a.
The Minister may determine non-active status for members of the
Board of Directors who are undergoing examination in a criminal case.
Menteri menunjuk anggota Dewan Direktur yang masih aktif sebagai
pengganti sementara Ketua Dewan Direktur, dalam hal anggota Dewan
Direktur non aktif meru pakan Ketua Dewan Direktur.
b.
The Minister appoints an active member of the Board of Directors as a
temporary substitute for the Chair of the Board of Directors, in the event
that the non-active member is the Chair of the Board of Directors.
Menteri memberikan arahan dan pengesahan yang diperlukan untuk menjaga
kepentingan usaha LPEI dalam jangka panjang dan jangka
pendek sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
2
The Minister provides direction and approval required to safeguard LPEI’s business
interests in the long term and short term in accordance with the provisions of laws
and regulations
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 842 Laporan Tahunan 2025
Page 843
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Menteri memberikan pengesahan Rencana Jangka Panjang (RJP) atau
Perubahan RJP
7
The Minister grants approval for the Long-Term Plan (RJP) or amendments to
the RJP
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Menteri memberikan arahan mengenai penyusunan rancangan RJP.
a. The Minister provides direction regarding the preparation of the draft
RJP.
Menteri menetapkan pedoman penyusunan RJP.
b.
The Minister establishes guidelines for the preparation of the RJP.
Terdapat pembahasan/pengkajian terhadap rancangan RJP atau
Perubahan RJP oleh Menteri atau Direktur Jenderal, didahului oleh
pemaparan Direktur Eksekutif atas hal-hal yang diagendakan untuk
c. disahkan oleh Menteri.
There is discussion/review of the draft RJP or amendments to the RJP by
the Minister or the Director General, preceded by a presentation by the
Executive Director on matters scheduled to be approved by the Minister.
Menteri memberikan pengesahan terhadap rancangan RJP atau 232
Perubahan RJP.
d.
The Minister grants approval for the draft RJP or amendments to the
RJP.
Pengesahan rancangan RJP atau Perubahan RJP dilaksanakan tepat
waktu.
e.
Approval of the draft RJP or amendments to the RJP is carried out in a
timely manner.
Menteri memberikan pengesahan RJP dalam waktu paling
lama 60 (enam puluh) hari kalender sejak tanggal diterimanya
rancangan RJP secara lengkap.
1)
The Minister grants approval of the RJP within a maximum period
of 60 (sixty) calendar days from the date the complete draft RJP
is received.
Menteri memberikan pengesahan RJP dalam waktu paling lama
30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal diterimanya usulan
perubahan RJP secara lengkap.
2)
The Minister grants approval of the Long-Term Plan (RJP) within
a maximum period of 30 (thirty) calendar days from the date the
complete proposed amendment to the RJP is received.
Annual Report 2025 843 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 844
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Menteri memberikan pengesahan Rencana Jangka Panjang (RJP) atau
Perubahan RJP.
8
The Minister grants approval of the Long-Term Plan (RJP) or amendments to
the RJP.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Menteri memberikan arahan mengenai penyusunan rancangan RKAT
a. The Minister provides direction regarding the preparation of the draft
RKAT.
Menteri menetapkan pedoman penyusunan RKAT.
b.
The Minister establishes guidelines for the preparation of the RKAT.
Terdapat pembahasan/pengkajian terhadap rancangan RKAT atau
Perubahan RKAT oleh Menteri atau Direktur Jenderal,
didahului oleh pemaparan Direktur Eksekutif atas hal-hal
yang diagendakan untuk disahkan oleh Menteri.
c.
There is discussion/review of the draft RKAT or amendments to the RKAT
by the Minister or the Director General, preceded by a presentation by
the Executive Director on matters scheduled to be approved by the
Minister.
540
Menteri memberikan pengesahan terhadap rancangan RKAT atau
Perubahan RKAT.
d.
The Minister grants approval of the draft RKAT or amendments to the
RKAT.
Pengesahan rancangan RKAT atau Perubahan RKAT dilaksanakan tepat
waktu.
e.
Approval of the draft RKAT or amendments to the RKAT is carried out in
a timely manner.
Menteri memberikan pengesahan RKAT dalam waktu paling lama
60 (enam puluh) hari kalender sejak tanggal
diterimanya rancangan RKAT secara lengkap.
1)
The Minister grants approval of the RKAT within a maximum
period of 60 (sixty) calendar days from the date the complete
draft RKAT is received.
Menteri memberikan pengesahan RKAT dalam waktu paling lama
30 (tiga puluh) hari kalender sejak tanggal
diterimanya usulan perubahan RKAT secara lengkap.
2)
The Minister grants approval of the RKAT within a maximum
period of 30 (thirty) calendar days from the date the complete
proposed amendment to the RKAT is received.
Menteri memberikan persetujuan /kepu tusan atas usulan aksi korporasi
yang perlu mendapat persetujuan/keputusan Menteri.
9
The Minister grants approval/decision on proposed corporate actions that
require the Minister’s approval/decision.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Menteri melakukan pembahasan/ pengkajian / penelaahan terhadap
usulan Dewan Direktur atau Direktur Eksekutif yang perlu mendapat 12
persetujuan/keputusan Menteri.
a.
The Minister conducts discussion/review/examination of proposals from
the Board of Directors or the Executive Director that require the Minister’s
approval/decision.
Persetujuan/keputusan oleh Menteri atas usulan aksi korporasi
dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
b.
Approval/decision by the Minister on proposed corporate actions is
carried out in accordance with the provisions of laws and regulations.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 844 Laporan Tahunan 2025
Page 845
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Menteri memberikan penilaian/ evaluasi dan penetapan/ persetujuan sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan.
3
The Minister provides assessment/evaluation and determination/approval in
accordance with the provisions of laws and regulations.
Menteri memberikan evaluasi terhadap kinerja LPEI
10
The Minister provides evaluation of LPEI’s performance.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Penilaian kinerja LPEI atas realisasi RKAT /RJP:
Assessment of LPEI’s performance based on the realization of RKAT/RJP:
Terdapat sistem/pedoman penilaian kinerja LPEI, yang paling
sedikit memuat IKU dan kriteria keberhasilan.
1) There is a system/guideline for assessing LPEI’s performance,
which at least includes Key Performance Indicators (KPI) and 338
success criteria.
Terdapat IKU yang memuat target kinerja LPEI yang disahkan/
disetujui Menteri.
2)
There are KPIs containing LPEI performance targets approved/
ratified by the Minister.
Menteri melaksanakan evaluasi/pembahasan capaian IKU
berdasarkan laporan Dewan Direktur atau Direktur Eksekutif.
3) The Minister conducts evaluation/discussion of KPI achievements
based on reports from the Board of Directors or the Executive
Director.
Annual Report 2025 845 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 846
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Menteri menetapkan gaji, penghasilan, dan tunjangan lainnya untuk Dewan
Direktur dan Direktur Pelaksana.
11
The Minister determines salaries, remuneration, and other allowances for the
Board of Directors and Managing Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Menteri menetapkan pedoman penetapan gaji penghasilan, dan
tunjangan lainnya Dewan Direktur dan Direktur Pelaksana.
a. The Minister establishes guidelines for determining salaries,
remuneration, and other allowances for the Board of Directors and
Managing Directors.
Penetapan gaji dan penghasilan.
b.
Determination of salaries and remuneration.
Pedoman Penetapan gaji, penghasilan, dan tunjangan lainnya
Dewan Direktur dan Direktur Pelaksana diantaranya memuat
tentang:
a) formula gaji dan penghasilan;
b) formula perhitungan gaji dan penghasilan tersebut
memperhatikan penghasilan tahun sebelumnya, tingkat inflasi,
kinerja keuangan, kinerja operasional, kondisi, kemampuan
keuangan LPEI dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
1) Guidelines for determining salaries, remuneration, and other
allowances for the Board of Directors and Managing Directors
include, among others:
a) salary and remuneration formula;
b) the calculation formula for such salaries and remuneration
considers the previous year’s remuneration, inflation rate,
financial performance, operational performance, LPEI’s financial 344-353
condition and capability, and the provisions of laws and
regulations.
Menteri menetapkan gaji dan penghasilan Dewan Direktur dan
Direktur Pelaksana sesuai dengan pedoman yang ditetapkan.
2) The Minister determines salaries and remuneration of the Board
of Directors and Managing Directors in accordance with the
established guidelines.
Penetapan tunjangan lainnya
c.
Determination of other allowances.
Pedoman tunjangan lainnya Dewan Direktur dan Direktur
Pelaksana, diantaranya memuat tentang:
a) formula perhitungan tunjangan lainnya;
b) formula perhitungan tunjangan lainnya mempertimbangkan
faktor tunjangan lainnya tahun sebelumnya, capaian IKU,
kenaikan laba bersih setelah pajak, dan/atau faktor-faktor lain
1) yang relevan.
Guidelines for other allowances for the Board of Directors and
Managing Directors include, among others:
a) calculation formula for other allowances;
b) the calculation formula considers factors such as previous
year’s allowances, KPI achievements, increase in net profit after
tax, and/or other relevant factors.
Menteri menetapkan tunjangan lainnya Dewan Direktur dan
Direktur Pelaksana sesuai dengan pedoman yang ditetapkan.
2) The Minister determines other allowances for the Board of
Directors and Managing Directors in accordance with the
established guidelines.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 846 Laporan Tahunan 2025
Page 847
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Menteri menetapkan penggunaan surplus
12
The Minister determines the utilization of surplus.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Menteri menetapkan kebijakan bagian laba pemerintah. 199
a.
The Minister determines the government’s share of profit policy.
Penetapan penggunaan surplus untuk bagian laba pemerintah tidak
melanggar ketentuan peraturan perundangundangan.
b.
The determination of surplus utilization for the government’s share of
profit does not violate the provisions of laws and regulations.
Menteri melaksanakan tata kelola yang baik pada LPEI sesuai dengan wewenang
dan tanggung jawabnya.
4
The Minister implements good governance at LPEI in accordance with his/her
authority and responsibilities.
Menteri memberikan pembinaan dan pengawasan penerapan tata kelola
yang baik kepada Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif
13
The Minister provides guidance and supervision over the implementation of
good governance to the Board of Directors and the Executive Director.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya: 32-50
Factors assessed for compliance:
Terdapat evaluasi atas pelaksanaan tata kelola yang baik pada LPEI.
a. There is an evaluation of the implementation of good governance at
LPEI.
Menteri melakukan upaya-upaya untuk menindaklanjuti area of
improvement yang dihasilkan dari assessment atas
pelaksanaan tata kelola yang baik pada LPEI.
b. 603
The Minister undertakes efforts to follow up on areas of improvement
resulting from the assessment of the implementation of good
governance at LPEI.
Menteri merespon terhadap informasi yang diterima dari Direktur Eksekutif
dan/atau Dewan Direktur mengenai gejala penurunan kinerja yang
signifikan (apabila ada).
14
The Minister responds to information received from the Executive
Director and/or the Board of Directors regarding indications of significant
performance decline (if any).
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Menteri menetapkan sistem penerimaan laporan mengenai gejala
penurunan kinerja dari Dewan Direktur dan/atau
Direktur Eksekutif.
a.
The Minister establishes a reporting system for receiving reports
regarding indications of performance decline from the Board of
Directors and/or the Executive Director.
Menteri memberikan respon/ tanggapan atas informasi mengenai
penurunan kinerja dan/atau kerugian yang
signifikan yang disampaikan oleh Dewan Direktur dan/atau
Direktur Eksekutif. Bentuk respon/tanggapan Menteri dapat berupa
pemanggilan untuk memberikan penjelasan mengenai penurunan
kinerja, permintaan informasi/klarifikasi, dan sebagainya.
b.
The Minister provides responses to information regarding significant
performance decline and/or losses submitted by the Board of Directors
and/or the Executive Director.
Forms of the Minister’s response may include summoning parties
to provide explanations regarding performance decline, requesting
information/clarification, and others.
Pelaksanaan Tugas Dan Tanggung Jawab Dewan Direktur Direktur Eksekutif, Dan Direktur Pelaksana
Implementation Of Duties And Responsibilities Of The Board Of Directors, The Executive Director, And The Managing
Directors
Annual Report 2025 847 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 848
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Jumlah, komposisi, kompetensi, transparansi, dan integritas anggota Dewan
Direktur sesuai peraturan perundang-undangan
5 The number, composition, competence, transparency, and integrity of members
of the Board of Directors are in accordance with the provisions of laws and
regulations.
Jumlah dan komposisi anggota Dewan Direktur sesuai dengan peraturan
perundang-undangan
15
The number and composition of members of the Board of Directors are in
accordance with the provisions of laws and regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Jumlah anggota Dewan Direktur terdiri dari:
The number of members of the Board of Directors consists of:
300-301
1 (satu) orang Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur
Eksekutif; dan
1)
1 (one) Chair of the Board of Directors who concurrently serves as
Executive Director; and
paling banyak 9 (sembilan) orang anggota Dewan Direktur
NonEksekutif; yang diangkat oleh Menteri;
2)
a maximum of 9 (nine) Non-Executive members of the Board of
Directors, appointed by the Minister.
Anggota Dewan Direktur diangkat Menteri melalui penilaian kelayakan dan
kepatutan dan sesuai dengan peraturan perundangundangan
16 Members of the Board of Directors are appointed by the Minister through
a fit and proper test and in accordance with the provisions of laws and
regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Anggota Dewan Direktur ditetapkan berdasarkan rekomendasi Tim
Penilai Kemampuan dan Kepatutan yang dibentuk oleh Menteri melalui
hasil akhir penilaian kelayakan dan kepatutan sesuai kriteria penilaian 84
dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.
a. Members of the Board of Directors are determined based on
recommendations of the Fit and Proper Test Committee established
by the Minister through the final results of the fit and proper test in
accordance with the assessment criteria set out in the provisions of
laws and regulations.
Anggota Dewan Direktur diangkat oleh Menteri melalui Keputusan
Menteri
b.
Members of the Board of Directors are appointed by the Minister
through a Ministerial Decree.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 848 Laporan Tahunan 2025
Page 849
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur yang baru diangkat mengikuti program pengenalan yang
diselenggarakan oleh LPEI
17
Newly appointed members of the Board of Directors participate in an
orientation program organized by LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Dewan Direktur menyampaikan kepada Direktur Eksekutif untuk
diadakan program pengenalan bagi anggota Dewan Direktur yang
baru diangkat atau Sekretaris Lembaga mengundang anggota Dewan
Direktur untuk mengikuti program pengenalan bagi anggota Dewan
a. Direktur yang baru diangkat.
The Board of Directors submits to the Executive Director a request to
conduct an orientation program for newly appointed members of the
Board of Directors, or the Corporate Secretary invites members of the
Board of Directors to participate in the orientation program.
Anggota Dewan Direktur yang baru diangkat mengikuti program
pengenalan LPEI.
b.
Newly appointed members of the Board of Directors participate in the
LPEI orientation program.
Dewan Direktur melaksanakan program pelatihan dalam rangka
meningkatkan kompetensi anggota Dewan Direktur sesuai kebutuhan
18
The Board of Directors implements training programs to enhance the
competence of members of the Board of Directors as needed. 533-536
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur tentang pelatihan bagi anggota
Dewan Direktur sesuai kebutuhan.
a.
There is a policy of the Board of Directors regarding training for
members of the Board of Directors as needed.
Terdapat rencana kerja dan anggaran untuk kegiatan pelatihan bagi
anggota Dewan Direktur.
b.
There is a work plan and budget for training activities for members of
the Board of Directors.
Pelaksanaan program pelatihan/pembelajaran:
c.
Implementation of training/learning programs:
Pelaksanaan pelatihan bagi anggota Dewan Direktur
direalisasikan sesuai dengan rencana kerja Dewan Direktur atau
1) sesuai kebutuhan.
Training for members of the Board of Directors is carried out in
accordance with the Board of Directors’ work plan or as needed.
Terdapat laporan tentang hasil pelatihan yang telah dijalani
anggota Dewan Direktur.
2)
There is a report on the results of training undertaken by
members of the Board of Directors.
Annual Report 2025 849 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 850
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Transparansi dan Integritas Dewan Direktur
19
Transparency and Integrity of the Board of Directors
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Anggota Dewan Direktur telah mengungkapkan:
a.
Members of the Board of Directors have disclosed:
kepemilikan sahamnya pada perusahaan lain baik yang
berkedudukan di dalam maupun di luar negeri;
1)
their share ownership in other companies both domestically and
abroad;
hubungan keuangan dan hubungan keluarga dengananggota
Dewan Direktur lain;
2)
financial relationships and family relationships with other
members of the Board of Directors;
total gaji, penghasilan, dan tunjangan lainnya;
3)
total salaries, remuneration, and other allowances;
Anggota Dewan Direktur tidak mengambil dan/atau menerima
keuntungan pribadi dari LPEI selain gaji, penghasilan, dan tunjangan
lainnya yang ditetapkan Menteri.
b.
Members of the Board of Directors do not take and/or receive personal
benefits from LPEI other than salaries, remuneration, and other
allowances determined by the Minister.
Anggota Dewan Direktur tidak memberikan, menawarkan, atau
menerima, baik langsung maupun tidak langsung, sesuatu yang
berharga kepada atau dari Nasabah, rekanan, pejabat/pegawai
Pemerintah, atau pihak ketiga lainnya untuk mempengaruhi atau
sebagai imbalan atas apa yang telah dilakukannya dan tindakan
c. lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
Members of the Board of Directors do not give, offer, or receive, either
directly or indirectly, anything of value to or from customers, business
partners, government officials/employees, or other third parties to
influence or as compensation for actions taken, in accordance with the
provisions of laws and regulations.
Dewan Direktur melakukan pembagian tugas, wewenang, dan tanggung jawab
secara jelas, serta menetapkan faktor-faktor yang dibutuhkanuntuk mendukung
pelaksanaan tugas Dewan Direktur
6
The Board of Directors carries out a clear division of duties, authorities, and
responsibilities, and determines the factors required to support the implementation
of the duties of the Board of Directors.
Ketentuan waktu pelaksanaan tugas dan tanggung jawab untuk
optimalisasi pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Direktur
20 Provisions regarding the timing of the implementation of duties and 303
responsibilities to optimize the implementation of the duties and
responsibilities of the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pedoman dan tata tertib yang memuat waktu kerja Dewan
Direktur.
a.
There are guidelines and rules of procedure containing the working
time of the Board of Directors.
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif melaksanakan
tugas dan tanggung jawab secara penuh waktu.
b. The Chair of the Board of Directors who concurrently serves as the
Executive Director performs his/her duties and responsibilities on a full-
time basis.
Dewan Direktur memiliki kebijakan dan melaksanakan pembagian tugas
diantara anggota Dewan Direktur.
21
The Board of Directors has policies and implements the division of duties
among members of the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 850 Laporan Tahunan 2025
Terdapat penetapan Dewan Direktur ten tang pembagian tugas
diantara anggota Dewan Direktur.
a.
There is a determination by the Board of Directors regarding the division
Page 851
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat penugasan anggota Dewan Direktur sebagai ketua/anggota
Komite Dewan Direktur.
c.
There is an assignment of members of the Board of Directors as chair/
member of the Board of Directors Committees.
Terdapat pengganti sementara ketua Dewan Direktur dalam hal Ketua
Dewan Direktur berhalangan sementara dalam
melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, yang ditunjuk
d. sesuai mekanisme penunjukan pada peraturan perundangundangan.
There is a temporary substitute for the Chair of the Board of Directors in
the event that the Chair is temporarily unable to carry out his/her duties
and responsibilities, appointed in accordance with the appointment
mechanism under the provisions of laws and regulations.
Dewan Direktur menetapkan mekanisme pengambilan keputusan Dewan
Direktur
22
The Board of Directors establishes a decision-making mechanism of the
Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan mengenai mekanisme pengambilan keputusan
Dewan Direktur di dalam rapat Dewan Direktur
a.
There is a policy regarding the decision-making mechanism of the
Board of Directors in Board of Directors meetings.
Terdapat risalah rapat Dewan Direktur yang ditandatangani oleh
seluruh peserta rapat Dewan Direktur.
b.
There are minutes of Board of Directors meetings signed by all
participants of the meetings.
Terdapat pengaturan waktu tingkat kesegeraan penandatanganan
risalah rapat Dewan Direktur
c.
There are provisions regarding the timeliness of the signing of the
minutes of Board of Directors meetings.
Terdapat kebijakan tata kelola mengenai perumusan dan penetapan
peraturan yang ditetapkan Dewan Direktur setelah dilakukan
d. pengambilan keputusan Dewan Direktur.
There is a governance policy regarding the formulation and stipulation
of regulations determined by the Board of Directors after the decision-
making process of the Board of Directors.
Annual Report 2025 851 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 852
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur mendapatkan akses informasi LPEI sesuai kewenangannya
23 The Board of Directors obtains access to LPEI information in accordance with
its authority.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan/pedoman Dewan Direktur tentang informasi yang
harus disediakan oleh Direktur Eksekutif dan
kebijakan/pedoman tersebut disampaikan kepada Direktur
a. Eksekutif.
There are policies/guidelines of the Board of Directors regarding
information that must be provided by the Executive Director, and such
policies/guidelines are communicated to the Executive Director.
Substansi kebijakan/pedoman diantaranya memuat bentuk informasi
yang disampaikan baik yang berkala mau pun
insidental, standar waktu penyampaiannya dan mekanisme
penyampaian informasi tersebut oleh Direktur Ekseku tif,
serta upaya komunikasi dengan Direktur Ekseku tif dan
Direktur Pelaksana untuk meminta informasi yang
dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya dalam hal Direktur
Eksekutif dan Direktur Pelaksana tidak memenuhi kewajiban
b. penyediaan informasi.
The substance of the policies/guidelines includes, among others,
the form of information submitted both periodically and incidentally,
standards for the timing of submission and the mechanism for
submission of such information by the Executive Director, as well as
communication efforts with the Executive Director and Managing
Directors to request information required for the implementation of
duties in the event that the Executive Director and Managing Directors
do not fulfill their obligation to provide information.
Dewan Direktur tidak membocorkan informasi yang didapat yang
dikategorikan informasi rahasia LPEI sesuai kebijakan,
pedoman, ketentuan, dan peraturan perundang-undangan
mengenai pengendalian informasi.
c.
The Board of Directors does not disclose information obtained that
is categorized as confidential information of LPEI in accordance with
policies, guidelines, provisions, and laws and regulations regarding
information control.
Dewan Direktur memberikan arahan kepada Direktur Eksekutif atas implementasi
rencana dan kebijakan perubahan lingkungan bisnis, hubungan dengan
pemangku kepentingan, akuntansi dan penyusunan laporan keuangan, dan sistem
teknologi informasi LPEI.
7
The Board of Directors provides direction to the Executive Director on the
implementation of plans and policies regarding changes in the business
environment, stakeholder relations, accounting and financial statement
preparation, and LPEI’s information technology systems.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 852 Laporan Tahunan 2025
Page 853
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memberikan arahan tentang hal-hal penting mengenai
perubahan lingkungan bisnis yang diperkirakan akan berdampak besar
pada usaha dan kinerja LPEI secara tepat waktu dan relevan
24
The Board of Directors provides direction on important matters regarding
changes in the business environment that are expected to have a significant
impact on LPEI’s business and performance in a timely and relevant manner.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat penyediaan bahan bacaan / referensi yang memudahkan
Dewan Direktur memperbarui pengetahuan ten tang perubahan
lingkungan bisnis dan permasalahan yang dihadapi LPEI dan/ atau
permintaan arahan dari Direktur Eksekutif tentang permasalahan yang
a. dihadapi LPEI.
There is provision of reading materials/references that facilitate the
Board of Directors in updating knowledge regarding changes in the
business environment and issues faced by LPEI and/or requests for
direction from the Executive Director regarding issues faced by LPEI.
Dewan Direktur melakukan pembahasan internal mengenai isu-isu
terkini mengenai perubahan lingkungan bisnis dan permasalahan
yang dihadapi LPEI.
b.
The Board of Directors conducts internal discussions on current issues
regarding changes in the business environment and issues faced by
LPEI.
Dewan Direktur melakukan telaah mengenai isu-isu terkini
tentang perubahan lingkungan bisnis dan permasalahan yang
dihadapi LPEI.
1)
The Board of Directors conducts a review of current issues
regarding changes in the business environment and issues faced
by LPEI.
Dewan Direktur memberikan arahan berdasarkan hasil
penelaahan dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya
kepada Direktur Eksekutif mengenai isu-isu terkini tentang
perubahan lingkungan bisnis dan permasalahan yang dihadapi
LPEI, termasuk pemberian persetujuan jika respon LPEI dalam
2) kewenangan Dewan Direktur.
The Board of Directors provides direction based on the results of
the review in the form of meeting minutes or other documents to
the Executive Director regarding current issues, including granting
approval if LPEI’s response falls within the authority of the Board of
Directors.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan Direktur
(Komite Dewan Direktur).
3)
The review process conducted by the Board of Directors utilizes
all related instruments within the Board of Directors (Board of
Directors Committees).
Jika terdapat isu perubahan lingkungan bisnis dan permasalahannya
yang mempengaruhi usaha LPEI, Dewan Direktur memberikan respon
dan melakukan telaah kesesuaian visi dan misi LPEI dengan peru
c. bahan lingkungan bisnis tersebut.
If there are issues related to changes in the business environment that
affect LPEI’s business, the Board of Directors provides responses and
reviews the alignment of LPEI’s vision and mission with such changes.
Tidak terdapat permasalahan / tantangan (ancaman dan peluang)
yang terjadi dan berdampak signifikan terhadap kinerja LPEI, yang tidak
direspon oleh Dewan Direktur.
d.
There are no issues/challenges (threats and opportunities) that have a
significant impact on LPEI’s performance that are not responded to by
the Board of Directors.
Annual Report 2025 853 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 854
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur dalam batas kewenangannya, merespon saran, harapan,
permasalahan, dan keluhan dari pemangku kepentingan yang disampaikan
langsung kepada Dewan Direktur ataupun
25 penyampaian oleh Direktur Eksekutif
Within its authority, the Board of Directors responds to suggestions,
expectations, issues, and complaints from stakeholders submitted directly to
the Board of Directors or conveyed by the Executive Director.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan bagi Dewan Direktur untuk merespon/
menindaklanjuti saran, permasalahan atau keluhan dari pemangku
a. kepentingan.
There is a policy for the Board of Directors to respond to/follow up on
suggestions, issues, or complaints from stakeholders.
Saran, harapan, permasalahan, dan keluhan dari pemangku
kepentingan dibahas secara intensif oleh Dewan Direktur dan
pembahasan menghasilkan simpulan berupa saran penyelesaian 280
kepada Direktur Eksekutif.
b.
Suggestions, expectations, issues, and complaints from stakeholders
are intensively discussed by the Board of Directors, and the discussions
result in conclusions in the form of recommendations for resolution to
the Executive Director.
Penyampaian saran penyelesaian atas saran, harapan, permasalahan,
dan keluhan kepada Direktur Eksekutif.
c.
Submission of recommendations for resolution regarding suggestions,
expectations, issues, and complaints to the Executive Director.
Proses pembahasan atas saran, permasalahan atau keluhan
pemangku kepentingan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan Direktur
(Komite Dewan Direktur).
d.
The discussion process on stakeholder suggestions, issues, or
complaints conducted by the Board of Directors utilizes all related
instruments within the Board of Directors (Board of Directors
Committees).
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 854 Laporan Tahunan 2025
Page 855
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memberikan arahan tentang kepuasan pelayanan LPEI
kepada pemangku kepentingan
26
The Board of Directors provides direction regarding LPEI service satisfaction
to stakeholders.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kepuasan pelayanan LPEI kepada
a. pemangku kepentingan.
There is a policy of the Board of Directors regarding supervision and
provision of advice on LPEI service satisfaction to stakeholders.
Dewan Direktur melakukan pembahasan terhadap kepuasan
pelayanan LPEI kepada pemangku kepentingan.
b.
The Board of Directors conducts discussions regarding LPEI service
satisfaction to stakeholders.
Dewan Direktur melakukan telaah terhadap kepuasan pelayanan
LPEI kepada pemangku kepentingan.
1)
The Board of Directors conducts a review of LPEI service
satisfaction to stakeholders.
Dewan Direktur memberikan arahan dalam bentuk risalah
rapat atau dokumen lainnya berdasarkan hasil penelaahan
atas kepuasan pelayanan LPEI kepada pemangku kepentingan
2) beserta pelaksanaannya tersebut.
The Board of Directors provides direction in the form of meeting
minutes or other documents based on the results of the review of
service satisfaction and its implementation.
Dewan Direktur menyampaikan arahan kepada Direktur Eksekutif
tentang kepuasan pelayanan LPEI kepada stakeholder beserta
pelaksanaannya.
c.
The Board of Directors submits direction to the Executive Director
regarding LPEI service satisfaction to stakeholders and its
implementation.
Kualitas memadai atas saran Dewan Direktur mengenai kepuasan
pelayanan LPEI kepada pemangku kepentingan.
d.
Adequate quality of the Board of Directors’ recommendations regarding
LPEI service satisfaction to stakeholders.
Annual Report 2025 855 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 856
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memberikan arahan tentang kebijakan akuntansi dan
penyusunan laporan keuangan
27
The Board of Directors provides direction regarding accounting policies and
the preparation of financial statements.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kebijakan akuntansi dan penyusunan
laporan keuangan.
a.
There is a policy of the Board of Directors regarding supervision and
provision of advice on accounting policies and the preparation of
financial statements.
Terdapat rencana Dewan Direktur melakukan pengawasan terhadap
kebijakan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan serta
penerapan kebijakan tersebut.
b.
There is a plan of the Board of Directors to supervise accounting
policies and the preparation of financial statements as well as the
implementation of such policies.
Dewan Direktur melakukan pembahasan mengenai kebijakan
akuntansi dan penyusunan laporan keuangan beserta penerapannya.
c. The Board of Directors conducts discussions regarding accounting
policies and the preparation of financial statements and their
implementation.
Terdapat proses penelaahan terhadap kebijakan akuntansi dan
penyusunan laporan keuangan, melalui pembahasan laporan
keuangan triwulanan dengan dengan manajemen ataupun
1) auditor eksternal. 230
There is a review process of accounting policies and financial
statement preparation through discussions of quarterly financial
statements with management and/or external auditors.
Terdapat saran berdasarkan hasil penelaahan dalam bentuk
risalah rapat atau dokumen lainnya terhadap kebijakan
akuntansi dan penyusunan laporan keuangan.
2)
There are recommendations based on the results of the review
in the form of meeting minutes or other documents regarding
accounting policies and financial statement preparation.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan Direktur
(Komite Dewan Direktur).
3)
The review process conducted by the Board of Directors utilizes
all related instruments within the Board of Directors (Board of
Directors Committees).
Dewan Direktur menyampaikan arahan kepada Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana tentang kebijakan akuntansi dan penyusunan
laporan keuangan beserta penerapannya.
d.
The Board of Directors submits direction to the Executive Director and
Managing Directors regarding accounting policies and the preparation
of financial statements and their implementation.
Kualitas yang memadai atas saran Dewan Direktur atas kebijakan
akuntansi dan penyusunan laporan keuangan beserta penerapannya.
e. Adequate quality of the Board of Directors’ recommendations regarding
accounting policies and the preparation of financial statements and
their implementation.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 856 Laporan Tahunan 2025
Page 857
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memberikan arahan tentang sistem teknologi informasi
yang digunakan LPEI
28
The Board of Directors provides direction regarding the information
technology systems used by LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan/pedoman Dewan Direktur mengenai pengawasan
dan pemberian nasihat/ arahan terhadap kebijakan/pedoman sistem
teknologi informasi LPEI dan
a. pelaksanaannya.
There are policies/guidelines of the Board of Directors regarding
supervision and provision of advice/direction on LPEI information
technology system policies/guidelines and their implementation.
Terdapat rencana Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat/ arahan terhadap kebijakan/pedoman sistem
teknologi informasi LPEI dan pelaksanaannya.
b.
There is a plan of the Board of Directors regarding supervision and
provision of advice/direction on LPEI information technology system
policies/guidelines and their implementation.
Dewan Direktur melaksanakan pengawasan dan pemberian nasihat
terhadap kebijakan/pedoman dan pelaksanaan sistem teknologi
informasi. 240-245
c.
The Board of Directors carries out supervision and provision of
advice on policies/guidelines and the implementation of information
technology systems.
Dewan Direktur melakukan telaah/ evaluasi dan pemantauan
terhadap kebijakan sistem teknologi informasi dan
pelaksanaannya sesuai dengan rencana kerja yang telah
1) ditetapkan.
The Board of Directors conducts review/evaluation and
monitoring of information technology system policies and their
implementation in accordance with the established work plan.
Terdapat hasil penelaahan/ evaluasi dan pemantauan Dewan
Direktur terhadap kebijakan sistem teknologi informasi LPEI dan
pelaksanaannya menggunakan seluruh perangkat yang terkait
di Dewan Direktur (Komite Dewan Direktur).
2)
There are results of review/evaluation and monitoring by the
Board of Directors on LPEI information technology system policies
and their implementation using all related instruments within the
Board of Directors (Board of Directors Committees).
Kualitas yang memadai atas saran Dewan Direktur tentang sistem
teknologi informasi LPEI dan pelaksanaannya.
d.
Adequate quality of the Board of Directors’ recommendations regarding
LPEI information technology systems and their implementation.
Dewan Direktur melaksanakan pengawasan terhadap Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana atas implementasi rencana dan kebijakan LPEI
8
The Board of Directors carries out supervision over the Executive Director and
Managing Directors regarding the implementation of LPEI’s plans and policies.
Dewan Direktur mengawasi dan memantau kepatuhan Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana dalam menjalankan ketentuan peraturan perundang-
undangan dan komitmen dengan pihak ketiga.
29 361-365
The Board of Directors supervises and monitors the compliance of the
Executive Director and Managing Directors in implementing the provisions of
laws and regulations and commitments with third parties.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Annual Report 2025 857 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 858
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat rencana kerja Dewan Direktur yang membahas kepatuhan
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana terhadap ketentuan peraturan
perundang-undangan dan komitmen dengan pihak ketiga.
a.
There is a work plan of the Board of Directors that discusses the
compliance of the Executive Director and Managing Directors with the
provisions of laws and regulations and commitments with third parties.
Dewan Direktur membahas kepatuhan Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dan
perjanjian dengan pihak ketiga.
b.
The Board of Directors discusses the compliance of the Executive
Director and Managing Directors with the provisions of laws and
regulations and agreements with third parties.
Terdapat hasil penelaahan dalam bentuk risalah rapat atau
dokumen lainnya atas kepatuhan Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan
yang mengatur operasional LPEI (regulasi sektoral), dan
ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya serta
kepatuhan LPEI terhadap seluruh perjanjian dan komitmen
dengan pihak ketiga.
1)
There are results of review in the form of meeting minutes or
other documents regarding the compliance of the Executive
Director and Managing Directors with the provisions of laws and
regulations governing LPEI’s operations (sectoral regulations),
and other applicable laws and regulations, as well as LPEI’s
compliance with all agreements and commitments with third
parties.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan
Direktur (Komite Dewan Direktur).
2)
The review process conducted by the Board of Directors utilizes
all related instruments within the Board of Directors (Board of
Directors Committees).
Terdapat arahan Dewan Direktur kepada Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana berdasarkan hasil penelaahan.
c.
There are directions from the Board of Directors to the Executive Director
and Managing Directors based on the results of the review.
Dewan Direktur melaporkan hasil evaluasi/ pembahasan tersebut
kepada Menteri dalam laporan tugas pengawasan yang dilaksanakan
oleh Dewan Direktur secara berkala, yaitu semesteran.
d.
The Board of Directors reports the results of such evaluation/discussion
to the Minister in the supervisory duty report submitted periodically,
namely semi-annually.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur menggunakan
seluruh perangkat yang terkait di Dewan
Direktur (Komite Dewan Direktur).
e.
The review process conducted by the Board of Directors utilizes all
related instruments within the Board of Directors (Board of Directors
Committees).
Kualitas pengawasan atas kepatuhan Direktur Eksekutif terhadap
ketentuan peraturan perundang-undangan serta komitmen dengan
pihak ketiga dengan tidak adanya sanksi atau teguran yang
berdampak kepada pembatasan operasional LPEI
f.
The quality of supervision over the compliance of the Executive Director
with the provisions of laws and regulations and commitments with third
parties is reflected by the absence of sanctions or warnings that impact
the limitation of LPEI’s operations.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 858 Laporan Tahunan 2025
Page 859
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Jika terjadi pelanggaran oleh Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana,
Dewan Direktur melakukan tindakan sesuai
dengan kewenangannya dan melaporkan kepada Menteri.
g.
In the event of violations by the Executive Director and Managing
Directors, the Board of Directors takes action in accordance with its
authority and reports to the Minister.
Jika terjadi pelanggaran oleh Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana,
semua permasalahan mengenai pelanggaran
tersebut dibahas oleh Dewan Direktur.
h.
In the event of violations by the Executive Director and Managing
Directors, all issues related to such violations are discussed by the
Board of Directors.
Dewan Direktur mengawasi dan memantau kepatuhan Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana dalam menjalankan operasional LPEI sesuai RKAT dan/
atau RJP
30
The Board of Directors supervises and monitors the compliance of the
Executive Director and Managing Directors in carrying out LPEI’s operations in
accordance with the RKAT and/or RJP.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur untuk memantau kepatuhan
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dalam menjalankan
pengurusan LPEI terhadap RKAT dan/atau RJP.
a.
There is a policy of the Board of Directors to monitor the compliance
of the Executive Director and Managing Directors in managing LPEI in
accordance with the RKAT and/or RJP.
Terdapat rencana Dewan Direktur untuk melakukan evaluasi terhadap
pelaksanaan RKAT.
b.
There is a plan of the Board of Directors to conduct evaluation of the
implementation of the RKAT.
Terdapat evaluasi pencapaian LPEI yang mencakup kesesuaian
pelaksanaan program kerja (inisiatif LPEI) dan anggaran yang telah
ditetapkan dalam RKAT.
c.
There is an evaluation of LPEI’s achievements, including the conformity
of the implementation of work programs (LPEI initiatives) and the
budget as stipulated in the RKAT.
Annual Report 2025 859 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 860
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memberikan persetujuan / rekomendasi atas tindakan
dalam lingkup kewenangan Dewan Direktur
31
The Board of Directors grants approval/recommendations for actions within
the scope of its authority.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat mekanisme bagi Dewan Direktur mengenai pemberian
persetujuan/ rekomendasi Dewan Direktur terhadap tindakan yang
memerlukan rekomendasi/persetujuan Dewan Direktur sesuai
ketentuan peraturan perundang-undangan
a.
There is a mechanism for the Board of Directors regarding the granting
of approval/recommendations for actions that require such approval/
recommendations in accordance with the provisions of laws and
regulations.
Terdapat pemberian persetujuan/ rekomendasi terhadap tindakan
yang memerlukan rekomendasi/persetujuan Dewan Direktur.
b.
There is the granting of approval/recommendations for actions that
require approval/recommendations of the Board of Directors.
Dewan Direktur melakukan telaah untuk pemberian persetujuan/
rekomendasi terhadap tindakan yang 346
memerlukan rekomendasi/persetujuan Dewan Direktur
melalui proses pembahasan internal Dewan Direktur
yang dituangkan dalam risalah rapat internal Dewan
1)
Direktur.
The Board of Directors conducts a review for the granting of
approval/recommendations through an internal discussion
process documented in internal meeting minutes of the Board of
Directors.
Dalam proses persetujuan, Dewan Direktur memastikan
tindakan-tindakan strategis yang membutuhkan
persetujuan atau rekomendasi Dewan Direktur telah
2) didukung dengan analisis risiko yang memadai.
In the approval process, the Board of Directors ensures that
strategic actions requiring approval or recommendations are
supported by adequate risk analysis.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur dapat
menggunakan perangkat yang terkait di Dewan Direktur.
3) The review process conducted by the Board of Directors may
utilize related instruments within the Board of Directors.
Dewan Direktur melaporkan dengan segera kepada Menteri secara tepat
waktu apabila terjadi pelanggaran administratif oleh Anggota Dewan
Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana sebagaimana diatur
dalam peraturan perundang-undangan mengenai LPEI dan keadaan/
perkiraan keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha LPEI
serta saran-saran yang telah disampaikan kepada Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana untuk memperbaiki permasalahan yang dihadapi.
32
The Board of Directors promptly reports to the Minister in a timely manner in
the event of administrative violations by members of the Board of Directors,
the Executive Director, and Managing Directors as stipulated in the laws and
regulations governing LPEI, and conditions/anticipated conditions that may
endanger LPEI’s business continuity, as well as recommendations that have
been provided to the Executive Director and Managing Directors to address
such issues.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan dan prosedur:
a.
There are policies and procedures regarding:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 860 Laporan Tahunan 2025
Page 861
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pelaporan kepada Menteri jika terjadi pelanggaran administratif
oleh Anggota Dewan Direktur, Direktur
Ekseku tif, dan Direktur Pelaksana se bagaimana diatur
dalam peraturan perundang-undangan mengenai LPEI
dan keadaan/perkiraan keadaan yang dapat
membahayakan kelangsungan usaha LPEI paling lambat
1) 5 (lima) hari kerja Uika ada);
Reporting to the Minister in the event of administrative violations
by members of the Board of Directors, the Executive Director, and
Managing Directors as stipulated in the laws and regulations
governing LPEI, and conditions/anticipated conditions that may
endanger LPEI’s business continuity, no later than 5 (five) working
days (if any);
Mekanisme pemberian saran kepada Direktur Eksekutif
untuk memperbaiki permasalahan yang berdampak pada
kelangsungan usaha LPEI tersebut; dan
2)
Mechanisms for providing recommendations to the Executive
Director to resolve issues that affect LPEI’s business continuity;
and
Mekanisme untuk segera membahas tentang pelanggaran
administratif oleh Anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif,
dan Direktur Pelaksana sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan mengenai LPEI dan keadaan / perkiraan
3) keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan usaha LPEI
tersebut.
Mechanisms to promptly discuss administrative violations and
conditions/anticipated conditions that may endanger LPEI’s
business continuity.
Dewan Direktur melakukan pembahasan ten tang pelanggaran
administratif oleh Anggota Dewan Direktur, Direktur
Eksekutif, dan Direktur Pelaksana sebagaimana diatur dalam
peraturan perundang-undangan mengenai LPEI dan
keadaan/perkiraan keadaan yang dapat membahayakan
kelangsungan usaha LPEI secara tepat waktu. (Dalam hal
b. tidak terdapat pelanggaran, faktor ini mendapat nilai penuh)
The Board of Directors conducts discussions regarding administrative
violations by Members of the Board of Directors, the Executive Director,
and Managing Directors as stipulated in the laws and regulations
concerning LPEI and conditions/anticipated conditions that may
endanger the business continuity of LPEI in a timely manner. (In the
event that there are no violations, this factor receives a full score)
Terdapat hasil penelaahan Dewan Direktur tentang pelanggaran
administratif oleh Anggota Dewan Direktur,
Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana
sebagaimana diatur dalam peraturan perundangundangan
mengenai LPEI dan keadaan/ perkiraan
keadaan yang dapat membahayakan kelangsungan
1) usaha LPEI.
There are results of the Board of Directors’ review regarding
administrative violations by Members of the Board of Directors,
the Executive Director, and Managing Directors as stipulated
in the laws and regulations concerning LPEI and conditions/
anticipated conditions that may endanger the business
continuity of LPEI.
Terdapat arahan Dewan Direktur dalam bentuk risalah rapat a
tau dokumen lainnya kepada Direktur Ekseku tif
berdasarkan hasil telaah tentang permasalahan yang
berdampak pada kelangsungan usaha LPEI tersebut.
2)
There are directives from the Board of Directors in the form of
minutes of meetings or other documents to the Executive Director
based on the results of the review of issues that have an impact
on the business continuity of LPEI.
Annual Report 2025 861 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 862
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan
3) Direktur.
The review process conducted by the Board of Directors utilizes all
supporting instruments of the Board of Directors.
Tingkat kesegeraan Dewan Direktur membahas pelanggaran
yang berdampak pada kelangsungan usaha LPEI dan
memberikan saran perbaikan yang diperlukan.
4) The level of timeliness of the Board of Directors in discussing
violations that have an impact on the business continuity of
LPEI and in providing the necessary recommendations for
improvement.
Terdapat laporan Dewan Direktur paling lambat 5 (lima) hari kerja
disampaikan kepada Menteri sejak ditemukannya pelanggaran
administratif oleh Anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan
Direktur Pelaksana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-
undangan mengenai LPEI dan keadaan / perkiraan yang dapat
c. membahayakan kelangsungan usaha LPEI. (Dalam hal tidak terdapat
pelanggaran, faktor ini mendapat nilai penuh)
There is a report from the Board of Directors submitted to the Minister
no later than 5 (five) working days from the discovery of administrative
violations and/or such conditions.
(In the absence of violations, this factor receives full score)
Dewan Direktur menyampaikan informasi kepada Menteri tepat waktu
9
The Board of Directors provides information to the Minister in a timely manner.
Dewan Direktur melaporkan informasi-informasi yang relevan kepada
33 Menteri
The Board of Directors reports relevant information to the Minister.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Dewan Direktur menyampaikan kepada Menteri:
a.
The Board of Directors submits to the Minister:
laporan keuangan triwulanan
1)
quarterly financial statements;
laporan keuangan tahunan yang diaudit
2)
audited annual financial statements;
laporan pengawasan Dewan Direktur
3)
supervisory reports of the Board of Directors;
734
hal-hal lain yang bersifat dan penting dan harus segera
disampaikan
4)
other material and important matters that must be submitted
promptly.
Penyampaian laporan kepada Menteri dilakukan tepat waktu:
b.
Submission of reports to the Minister is carried out in a timely manner:
laporan keuangan triwulanan disampaikan paling lama 30 (tiga
puluh) hari setelah periode triwulan berakhir;
1)
quarterly financial statements are submitted no later than 30
(thirty) days after the end of the quarter;
laporan keuangan tahunan yang diaudit disampaikan paling
lambat 30 April tahun berikutnya; dan
2)
audited annual financial statements are submitted no later than
April 30 of the following year.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 862 Laporan Tahunan 2025
Page 863
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur berperan dalam usulan gaji, penghasilan, dan tunjangan lainnya
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana sesuai ketentuan yang
berlaku sebelum disampaikan Direktur Eksekutif kepada Menteri dan pengawasan
pelaksanaan kebijakan remunerasi pada LPEI.
10 The Board of Directors plays a role in proposing salaries, remuneration, and
other allowances for the Board of Directors, the Executive Director, and Managing
Directors in accordance with applicable provisions before submission by
the Executive Director to the Minister, and supervises the implementation of
remuneration policies at LPEI.
Dewan Direktur melakukan pembahasan usulan gaji, penghasilan dan
tunjangan lainnya Dewan Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
34 The Board of Directors conducts discussions on proposed salaries,
remuneration, and other allowances for the Board of Directors, the Executive
Director, and Managing Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pembahasan Dewan Direktur terkait usulan gaji, penghasilan,
dan tunjangan lainnya Dewan Direktur, Direktur
Eksekutif, dan Direktur Pelaksana yang akan diusulkan
a. Direktur Eksekutif.
There are discussions by the Board of Directors regarding proposed
salaries, remuneration, and other allowances to be submitted by the
Executive Director.
Hasil pembahasan dituangkan pada risalah rapat Dewan Direktur.
b. The results of the discussions are documented in the minutes of Board
of Directors meetings.
Dewan Direktur melaksanakan pengawasan pelaksanaan kebijakan
remunerasi pada LPEI
35
The Board of Directors supervises the implementation of remuneration
policies at LPEI. 344 - 345
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat rencana Dewan Direktur menelaah pelaksanaan kebijakan
remunerasi.
a.
There is a plan of the Board of Directors to review the implementation of
remuneration policies.
Dewan Direktur melakukan telaah terhadap pelaksanaan kebijakan
remunerasi.
b.
The Board of Directors conducts a review of the implementation of
remuneration policies.
Dewan Direktur melakukan telaah terhadap pelaksanaan
kebijakan remunerasi.
1)
The Board of Directors conducts a review of the implementation
of remuneration policies.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan
2) Direktur (Komite Dewan Direktur).
The review process utilizes all related instruments within the
Board of Directors (Board of Directors Committees).
Dewan Direktur memastikan LPEI memiliki pedoman tata kelola yang baik dan
pedoman tentang kode etik yang memuat nilai-nilai etika berusaha.
11
The Board of Directors ensures that LPEI has good governance guidelines and a
code of conduct containing business ethics values
LPEI memiliki pedoman tata kelola yang baik, yang ditinjau dan
dimutakhirkan secara berkala
36 606-611
LPEI has good governance guidelines, which are reviewed and updated
periodically.
Annual Report 2025 863 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 864
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pedoman tata kelola yang baik.
a.
There are good governance guidelines.
Pedoman tata kelola yang baik disusun oleh Direktur Eksekutif dan
ditetapkan oleh Dewan Direktur serta disampaikan kepada Menteri.
b.
The good governance guidelines are prepared by the Executive Director,
determined by the Board of Directors, and submitted to the Minister.
Pedoman tata kelola yang baik paling sedikit mengacu kepada
Peraturan Menteri Keuangan dan ketentuan peraturan perundang-
c. undangan.
The good governance guidelines at least refer to the Minister of Finance
Regulation and the provisions of laws and regulations.
Pedoman tata kelola yang baik ditinjau dan dimutakhirkan secara
berkala paling kurang sekali dalam 2 (dua) tahun dan dapat
dimutakhirkan jika diperlukan sewaktu-waktu.
d.
The good governance guidelines are reviewed and updated
periodically at least once every 2 (two) years and may be updated at
any time if necessary.
LPEI memiliki pedoman tentang kode etik yang memuat nilai-nilai etika
berusaha (pedoman kode etik) yang ditinjau dan dimutakhirkan secara
37 berkala
LPEI has a code of conduct guideline containing business ethics values (code
of conduct guideline), which is reviewed and updated periodically.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pedoman kode etik yang bersifat mengikat bagi Dewan
Direktur, Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana, Pejabat dan Pegawai LPEI.
a. There is a code of conduct guideline that is binding on the Board of
Directors, the Executive Director, Managing Directors, officers, and
employees of LPEI.
Pedoman kode etik ditandatangani oleh Direktur Eksekutif.
b.
The code of conduct guideline is signed by the Executive Director.
Muatan pedoman kode etik, yaitu:
c.
The contents of the code of conduct guideline include:
Pernyataan komitmen Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan
Direktur Pelaksana.
1)
Statement of commitment of the Board of Directors, the Executive
Director, and Managing Directors.
Nilai-nilai lembaga (values).
2)
Institutional values (values).
Benturan kepentingan.
3)
Conflict of interest.
Pemberian dan penerimaan hadiah, jamuan, hiburan, dan
pemberian donasi.
4)
Giving and receiving gifts, hospitality, entertainment, and
donations.
Kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan kerja serta
pelestarian.
5)
Concern for occupational health and safety and environmental
preservation.
Kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan dan
6) promosi.
Equal opportunity for employment and promotion.
Integritas laporan keuangan.
7)
Integrity of financial statements.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 864 Laporan Tahunan 2025
Page 865
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Perlindungan informasi LPEI dan intagible asset.
8)
Protection of LPEI information and intangible assets.
Informasi orang dalam.
9)
Insider information.
Perlindungan harta LPEI.
10)
Protection of LPEI assets.
Kegiatan sosial dan politik
11)
Social and political activities.
Etika terkait dengan pemangku kepentingan.
12)
Ethics related to stakeholders.
Mekanisme penegakan pedoman kode etik termasuk pelaporan
atas pelanggaran.
13)
Mechanism for enforcing the code of conduct guideline, including
reporting of violations.
Pelanggaran dan sanksi.
14)
Violations and sanctions.
Pedoman kode etik ditinjau dan dimutakhirkan secara berkala.
d.
The code of conduct guideline is reviewed and updated periodically.
Annual Report 2025 865 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 866
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memantau dan memastikan bahwa praktik tata kelola yang baik
telah diterapkan secara efektif
12
The Board of Directors monitors and ensures that good governance practices have
been effectively implemented.
Dewan Direktur memastikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik telah
diterapkan secara efektif
38
The Board of Directors ensures that the principles of good governance have
been effectively implemented.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan dan pedoman untuk memantau penerapan
prinsip-prinsip tata kelola yang baik.
a.
There are policies and guidelines to monitor the implementation of
good governance principles.
Terdapat rencana kerja Dewan Direktur untuk memantau penerapan
prinsip-prinsip tata kelola yang baik.
b.
There is a work plan of the Board of Directors to monitor the
implementation of good governance principles.
Dewan Direktur melaksanakan pemantauan penerapan prinsip tata
kelola yang baik.
c.
The Board of Directors carries out monitoring of the implementation of
good governance principles.
Terdapat penelaahan terhadap:
a) laporan hasil penilaian atas pelaksanaan tata kelola yang
baik, pedoman tata kelola yang baik, dan
kebijakan/ketentuan teknis lainnya, serta memantau tindak lanjut
250
hasil penilaian tata kelola
yang baik oleh Direktur Eksekutif;
b) hasil evaluasi atas pelaksanaan tata kelola yang baik;
c) laporan penerapan prinsip tata kelola yang baik.
1)
There is a review of:
a) reports on the results of the assessment of the implementation
of good governance, good governance guidelines, and other
technical policies/provisions, as well as monitoring the follow-up
of the results of such assessments by the Executive Director;
b) results of evaluation of the implementation of good
governance;
c) reports on the implementation of good governance principles.
Terdapat penyampaian kepada Direktur Eksekutif mengenai hasil
penelaahan dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya
dari Dewan Direktur.
2)
There is submission to the Executive Director regarding the results
of the review in the form of meeting minutes or other documents
from the Board of Directors.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan Direktur
(Komite Dewan Direktur).
3)
The review process conducted by the Board of Directors utilizes
all related instruments within the Board of Directors (Board of
Directors Committees).
Dewan Direktur menindaklanju ti hasil evaluasi tata kelola yang baik
yang menjadi kewenangannya.
d.
The Board of Directors follows up on the results of the evaluation of
good governance within its authority.
Dewan Direktur menyelenggarakan rapat Dewan Direktur yang efektif dan
menghadiri rapat Dewan Direktur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
13 undangan
The Board of Directors conducts effective Board of Directors meetings and attends
meetings in accordance with the provisions of laws and regulations.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 866 Laporan Tahunan 2025
Page 867
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memiliki pedoman/tata tertib rapat Dewan Direktur yang
memadai
39
The Board of Directors has adequate guidelines/rules of procedure for Board
of Directors meetings.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Pedoman/tata tertib rapat Dewan Direktur, antara lain mengatur:
a. The guidelines/rules of procedure for Board of Directors meetings
include, among others:
etika rapat;
1)
meeting ethics;
353-363
tata penyusunan risalah rapat;
2)
procedures for preparing meeting minutes;
pelaksanaan evaluasi tindak lanjut hasil rapat sebelumnya;
3) implementation of evaluation of follow-up on the results of
previous meetings.
Dewan Direktur dapat melakukan pembahasan/penelaahan atas
usulan Direktur Eksekutif dan arahan/keputusan Menteri terkait dengan
usulan Direktur Eksekutif.
b.
The Board of Directors may conduct discussions/reviews of proposals
from the Executive Director and directions/decisions of the Minister
related to such proposals.
Anggota Dewan Direktur yang ditetapkan oleh Menteri sebagai Ketua
Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif tidak mempunyai hak
suara dalam rapat Dewan Direktur.
c.
A member of the Board of Directors appointed by the Minister as Chair
of the Board of Directors who concurrently serves as Executive Director
does not have voting rights in Board of Directors meetings.
Rapat Dewan Direktur diadakan secara berkala sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
40
Board of Directors meetings are held periodically in accordance with the
provisions of laws and regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Dewan Direktur memiliki rencana penyelenggaraan rapat Dewan
Direktur, dengan jumlah dan waktu penyelenggaraan rapat paling
kurang 1 (satu) kali dalam sebulan serta sesuai ketentuan peraturan
a. perundang-undangan. 275
The Board of Directors has a plan for holding meetings, with the
number and timing of meetings at least 1 (one) time per month and in
accordance with the provisions of laws and regulations.
Agenda yang dibahas sesuai dengan yang direncanakan.
b.
The agenda discussed is in accordance with the plan.
Seluruh anggota Dewan Direktur menghadiri rapat Dewan Direktur
paling kurang 4 (empat) kali dalam setahun.
c.
All members of the Board of Directors attend meetings at least 4 (four)
times in a year.
Rapat dipimpin oleh Ketua Dewan Direktur atau pemimpin rapat
pengganti yang penunjukan atau pemilihannya dituangkan dalam
risalah rapat.
d.
Meetings are chaired by the Chair of the Board of Directors or
a substitute meeting leader whose appointment or selection is
documented in the meeting minutes.
Annual Report 2025 867 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 868
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan hasil rapat
sebelumnya
41
The Board of Directors evaluates the implementation of the results of
previous meetings.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat evaluasi Dewan Direktur atas tindak lanju t hasil rapat
sebelumnya.
a.
There is an evaluation by the Board of Directors of the follow-up on the
results of previous meetings.
Hasil rapat Dewan Direktur sebelumnya telah ditindaklanjuti sesuai
target penyelesaian.
b.
The results of previous Board of Directors meetings have been followed
up in accordance with the targeted completion.
Dewan Direktur membentuk Sekretariat Dewan Direktur untuk mendukung tugas
dan operasional Dewan Direktur
14
The Board of Directors establishes a Board of Directors Secretariat to support the
duties and operations of the Board of Directors.
Sekretariat Dewan Direktur memiliki uraian tugas yang jelas
42 538-544
The Board of Directors Secretariat has a clear job description.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Adanya uraian tugas bagi Sekretariat Dewan Direktur yang ditetapkan
oleh Dewan Direktur.
a.
There is a job description for the Board of Directors Secretariat
determined by the Board of Directors.
Tugas pokok dan fungsi Sekretariat Dewan Direktur adalah membantu
Dewan Direktur dalam bidang kegiatan
kesekretariatan, yang paling sedikit mencakup hal-hal
b. sebagai berikut:
The main duties and functions of the Board of Directors Secretariat are
to assist the Board of Directors in secretarial activities, which at least
include:
menyelenggarakan kegiatan administrasi kesekretariatan di
lingkungan Dewan Direktur.
1)
organizing secretarial administrative activities within the Board of
Directors;
menyelenggarakan rapat Dewan Direktur dan rapat/ pertemuan
antara Dewan Direktur dengan Menteri, Direktur Eksekutif, Direktur
Pelaksana maupun pihak-pihak terkait lainnya.
2)
organizing Board of Directors meetings and meetings between
the Board of Directors and the Minister, the Executive Director,
Managing Directors, and other related parties;
Menyediakan data/ informasi yang diperlukan oleh Dewan
Direktur dan komite-komite di lingkungan Dewan Direktur.
3)
providing data/information required by the Board of Directors
and committees within the Board of Directors;
Mengumpulkan data-data teknis yang berasal dari Komite
Dewan Direktur untuk keperluan Dewan Direktur.
4)
collecting technical data from the Board of Directors Committees
for the needs of the Board of Directors.
Sekretariat Dewan Direktur melakukan administrasi dan penyimpanan
dokumen
43
The Board of Directors Secretariat carries out administration and document
storage.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 868 Laporan Tahunan 2025
Page 869
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Sekretariat Dewan Direktur mempunyai fasilitas penyimpanan
dokumen secara fisik dan/atau digital yang disediakan oleh LPEI.
a.
The Board of Directors Secretariat has facilities for physical and/or
digital document storage provided by LPEI.
Sekretariat Dewan Direktur mengadministrasikan surat keluar dan surat
masuk ke Dewan Direktur, dan dokumen lainnya dengan tertib.
b. The Board of Directors Secretariat administers outgoing and incoming
correspondence to the Board of Directors, and other documents in an
orderly manner.
Sekretaris Dewan Direktur menyelenggarakan rapat Dewan Direktur dan
rapat/pertemuan antara Dewan Direktur dengan Menteri, Direktur Eksekutif,
Direktur Pelaksana maupun pihakpihak terkait lainnya
44
The Secretary of the Board of Directors organizes Board of Directors meetings
and meetings between the Board of Directors and the Minister, the Executive
Director, Managing Directors, and other related parties.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Sekretariat Dewan Direktur mempunyai fasilitas penyimpanan
dokumen secara fisik dan/atau digital yang disediakan oleh LPEI.
a.
The Board of Directors Secretariat has facilities for physical and/or
digital document storage provided by LPEI.
Sekretariat Dewan Direktur mengadministrasikan surat keluar dan surat
masuk ke Dewan Direktur, dan dokumen lainnya dengan tertib.
b. The Board of Directors Secretariat administers outgoing and incoming
correspondence to the Board of Directors, and other documents in an
orderly manner.
Pendokumentasian secara memadai atas hasil rapat Dewan Direktur.
c.
Adequate documentation of the results of Board of Directors meetings.
Risalah rapat Dewan Direktur harus dibuat untuk setiap rapat
Dewan Direktur.
1)
Minutes of Board of Directors meetings must be prepared for
every meeting.
Dalam risalah rapat Dewan Direktur harus dicantumkan
a) daftar peserta dan waktu pelaksanaan rapat;
b) pendapat yang berbeda (dissenting comments) dengan apa
yang diputuskan dalam rapat Dewan Direktur (bila ada);
c) risalah hasil evaluasi atas pelaksanaan keputusan rapat
sebelumnya;
2) d) keputusan rapat
The minutes must include:
a) list of participants and time of the meeting;
b) dissenting opinions (dissenting comments), if any;
c) minutes of evaluation of the implementation of previous
meeting decisions;
d) meeting decisions.
Setiap anggota Dewan Direktur, baikyang hadir maupun tidak
hadir, menerima salinan risalah rapat Dewan Direktur.
3)
Each member of the Board of Directors, whether present or
absent, receives a copy of the meeting minutes.
Validasi risalah rapat sesuai dengan tata tertib yang ditetapkan.
Risalah rapat harus sudah selesai dan diedarkan ke
seluruh Dewan Direktur paling lama 14 (empat belas)
hari setelah rapat selesai dilaksanakan.
4) Validation of the minutes is carried out in accordance with
established procedures.
The minutes must be completed and distributed to all members
of the Board of Directors no later than 14 (fourteen) days after the
meeting.
Annual Report 2025 869 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 870
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Risalah asli dari setiap rapat Dewan Direktur harus disimpan di
LPEI
5)
The original minutes of each Board of Directors meeting must be
stored at LPEI.
Risalah asli dari setiap rapat Dewan Direktur dapat diakses oleh
setiap anggota Dewan Direktur.
6)
The original minutes of each meeting may be accessed by each
member of the Board of Directors.
Terdapat dokumentasi pendukung (dapat berupa transkrip/
audio/video) di luar risalah rapat mengenai
dinamika jalannya rapat.
7)
There is supporting documentation (which may include
transcript/audio/video) outside the minutes regarding the
dynamics of the meeting.
Sekretariat Dewan Direktur menyediakan data/ informasi yang diperlukan
oleh Dewan Direktur dan komite Dewan Direktur
45
The Board of Directors Secretariat provides data/information required by the
Board of Directors and Board of Directors Committees.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat data/ informasi berkaitan dengan monitoring tindak lanjut
hasil keputusan, rekomendasi dan arahan Dewan Direktur.
a.
There is data/information related to monitoring the follow-up of
decisions, recommendations, and directions of the Board of Directors.
Terdapat bahan/materi yang bersifat administrasi mengenai laporan/
kegiatan Direktur Eksekutif dalam mengelola LPEI
b.
There are materials/administrative documents regarding reports/
activities of the Executive Director in managing LPEI.
Terdapat data/ informasi yang berkaitan dengan dukungan
administrasi dan monitoring yang berkaitan dengan hal-hal
yang harus mendapatkan persetujuan atau rekomendasi dari
Dewan Direktur sehubungan dengan kegiatan pengelolaan
c. LPEI yang dilakukan oleh Direktur Eksekutif.
There is data/information related to administrative support and
monitoring of matters requiring approval or recommendations from the
Board of Directors in relation to LPEI management activities carried out
by the Executive Director.
Dewan Direktur mengangkat Direktur Pelaksana dan menilai kinerja Direktur
Pelaksana
15
The Board of Directors appoints Managing Directors and evaluates the performance
of Managing Directors.
Dewan Direktur mengangkat Direktur Pelaksana sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan
46 313-314
The Board of Directors appoints Managing Directors in accordance with the
provisions of laws and regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan mengenai pengangkatan Direktur Pelaksana oleh
Dewan Direktur.
a.
There is a policy regarding the appointment of Managing Directors by
the Board of Directors.
Dewan Direktur mengangkat Direktur Pelaksana sesuai yang diusulkan
Direktur Eksekutif.
b.
The Board of Directors appoints Managing Directors in accordance with
the proposal of the Executive Director.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 870 Laporan Tahunan 2025
Page 871
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat keputusan Dewan Direktur dalam pengangkatan Direktur
Pelaksana.
c.
There is a decision of the Board of Directors in the appointment of
Managing Directors.
Pengangkatan anggota Direktur Pelaksana paling lama 30 (tiga puluh)
hari sejak masajabatan tersebut berakhir.
d.
The appointment of Managing Directors is carried out no later than 30
(thirty) days after the expiration of the term of office.
Dalam hal belum terdapat pengangkatan Direktur Pelaksana, Dewan
Direktur menetapkan pelaksana tugas sementara Direktur Pelaksana.
e.
In the event that no Managing Director has been appointed, the Board
of Directors appoints an acting Managing Director.
Dewan Direktur menilai kinerja Direktur Pelaksana
47
The Board of Directors evaluates the performance of Managing Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur mengenai penilaian kinerja Direktur
Pelaksana.
a.
There is a policy of the Board of Directors regarding the performance
evaluation of Managing Directors.
Terdapat rencana Dewan Direktur mengenai pemantauan kinerja
Direktur Pelaksana.
b.
There is a plan of the Board of Directors to monitor the performance of
Managing Directors.
Terdapat penilaian Dewan Direktur.
c.
There is an evaluation by the Board of Directors:
Terdapat penilaian kinerja Direktur Pelaksana berdasarkan hasil
penelaahan kriteria, target dan IKU yang tercakup dalam Kontrak
Manajemen Direktur Pelaksana dengan realisasi pencapaiannya.
1) There is a performance evaluation of Managing Directors
based on the review of criteria, targets, and KPIs contained in
the Management Contract of Managing Directors against the
realization of achievements.
Terdapat hasil penelaahan penilaian kinerja Direktur Pelaksana
dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya berdasarkan
kriteria, target dan IKU yang tercakup dalam Kontrak Manajemen
Direktur Pelaksana secara individu dengan realisasi pencapaian
masingmasing.
2)
There are results of the review of performance evaluation in the
form of meeting minutes or other documents based on criteria,
targets, and KPIs contained in the individual Management
Contracts of Managing Directors against their respective
achievement realization.
Proses penilaian yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan seluruh perangkat yang terkait di Dewan Direktur
(Komite Dewan Direktur).
3)
The evaluation process conducted by the Board of Directors
utilizes all related instruments within the Board of Directors (Board
of Directors Committees).
Dewan Direktur menyampaikan hasil penilaian kinerja Direktur
Pelaksana Menteri dalam laporan tugas pengawasan Dewan Direktur
secara berkala, yaitu semesteran dan tahunan.
d. The Board of Directors submits the results of the performance
evaluation of Managing Directors to the Minister in the Board of
Directors’ supervisory report periodically, namely semi-annually and
annually.
Annual Report 2025 871 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 872
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Komposisi, Transparansi, lntegritas, Pengangkatan dan Pemberhentian Direktur
Pelaksana sesuai ketentuan dan peraturan perundangundangan
16
Composition, Transparency, Integrity, Appointment and Dismissal of Managing
Directors are in accordance with the provisions of laws and regulations.
Komposisi Direktur Pelaksana sesuai peraturan perundang-undangan
48 The composition of Managing Directors is in accordance with the provisions
of laws and regulations.
Komposisi Direktur Pelaksana
a.
Composition of Managing Directors:
Direktur Eksekutif dibantu oleh paling banyak 5 (lima) orang
Direktur Pelaksana
1)
The Executive Director is assisted by a maximum of 5 (five)
Managing Directors.
315
Terdapat Direktur Pelaksana yang memiliki latar belakang
pendidikan/ pengetahuan dan/atau pengalaman yang sesuai
dengan jenis usaha LPEI.
2)
There are Managing Directors who have educational
background/knowledge and/or experience relevant to LPEI’s
business activities.
Seluruh Direktur Pelaksana memiliki pengalaman yang sesuai
dengan pembidangan tugas Direktur Pelaksana.
3)
All Managing Directors have experience relevant to their
respective areas of responsibility.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 872 Laporan Tahunan 2025
Page 873
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Transparansi dan lntegritas Direktur Pelaksana sesuai ketentuan dan
peraturan perundang-undangan
49
Transparency and Integrity of Managing Directors are in accordance with the
provisions of laws and regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana tidak memiliki saham melebihi
25% (dua puluh lima persen) dari modal disetor pada perusahaan lain
baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama
a.
The Executive Director and Managing Directors do not own shares
exceeding 25% (twenty-five percent) of the paid-up capital in other
companies, either individually or jointly.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana tidak memiliki saham melebihi
25% (dua puluh lima persen) dari modal disetor pada perusahaan lain
baik secara sendiri-sendiri atau bersama-sama
b.
The Executive Director and Managing Directors do not own shares
exceeding 25% (twenty-five percent) of the paid-up capital in other
companies, either individually or jointly.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana telah menandatangani Pakta
Integritas
c.
The Executive Director and Managing Directors have signed an Integrity
Pact.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana tidak memberikan kuasa
umum kepada pihak lain yang mengakibatkan pengalihan tugas dan
wewenang Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana
d.
The Executive Director and Managing Directors do not grant general
power of attorney to other parties that results in the transfer of duties
and authorities.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana tidak mengambil dan/ atau
menerima keuntungan pribadi dari LPEI selain gaji,
penghasilan, dan tunjangan lainnya yang ditetapkan Menteri.
e.
The Executive Director and Managing Directors do not take and/or
receive personal benefits from LPEI other than salaries, remuneration,
and other allowances determined by the Minister.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana tidak memberikan,
menawarkan, atau menerima, baik langsung maupun tidak langsung,
sesuatu yang berharga kepada atau dari Nasabah, rekanan, pejabat/
pegawai Pemerintah, atau pihak ketiga lainnya untuk mempengaruhi
atau sebagai imbalan atas apa yang telah dilakukannya dan tindakan
f. lainnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
The Executive Director and Managing Directors do not give, offer,
or receive, either directly or indirectly, anything of value to or from
customers, business partners, government officials/employees, or
other third parties to influence or as compensation for actions taken, in
accordance with the provisions of laws and regulations.
Direktur Eksekutif tidak menggunakan penasihat perorangan dan/ atau
jasa profesional sebagai konsultan kecuali untuk
mengerjakan proyek yang bersifat khusus yang telah
g. memenuhi persyaratan.
The Executive Director does not use individual advisors and/or
professional services as consultants except for specific projects that
meet the required criteria.
Annual Report 2025 873 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 874
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Pelaksana diangkat dan diberhentikan sesuai pedoman oleh Dewan
Direktur
50
Managing Directors are appointed and dismissed in accordance with
guidelines by the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pedoman pengangkatan dan pemberhentian Direktur
Pelaksana.
a.
There are guidelines for the appointment and dismissal of Managing
Directors.
Materi pedoman pengangkatan dan pemberhentian, diantaranya
adalah:
b. 311-314
The substance of the appointment and dismissal guidelines includes,
among others:
mekanisme penjaringan atau nominasi calon Direktur Pelaksana
dari pihak internal dan eksternal;
1)
mechanisms for the selection or nomination of candidates for
Managing Directors from internal and external parties;
penilaian/pengujian atas kepatutan dan kelayakan (fit and
proper test) bagi calon Direktur Pelaksana; dan
2)
assessment/testing of fitness and propriety (fit and proper test)
for candidates; and
pengangkatan dan pemberhentian anggota Direktur Pelaksana.
3)
appointment and dismissal of Managing Directors.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 874 Laporan Tahunan 2025
Page 875
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pengangkatan Direktur Pelaksana telah melalui tahap penjaringan dan
penilaian oleh Dewan Direktur
51
The appointment of Managing Directors has undergone a selection and
assessment process by the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Direktur Eksekutif mengusulkan daftar bakal calon Direktur Pelaksana
berisikan nama-nama yang diperoleh melalui proses penjaringan
kepada Dewan Direktur.
a.
The Executive Director proposes a list of prospective Managing Director
candidates obtained through the selection process to the Board of
Directors.
Pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK)
b.
Implementation of the Fit and Proper Test (FPT):
Terdapat Tim yang dibentuk Dewan Direktur untuk melaksanakan
UKK terhadap bakal calon anggota Direktur Pelaksana yang
1) akan diangkat;
There is a team established by the Board of Directors to conduct
the FPT for prospective Managing Directors; 356
Seluruh bakal calon diundang secara tertulis oleh Tim dan
mengikuti UKK sesuai ketentuan yang berlaku
2)
All candidates are invited in writing and participate in the FPT in
accordance with applicable provisions;
Pelaksanaan UKK untuk menilai semua kriteria penilaian
Direktur Pelaksana yang ditetapkan dalam ketentuan peraturan
3) perundang-undangan.
The FPT assesses all criteria stipulated in the provisions of laws
and regulations.
Terdapat pendapat dari Otoritas Jasa Keuangan mengenai
kemampuan dan kepatu tan calon Direktur Pelaksana.
c.
There is an opinion from the Financial Services Authority regarding the
capability and propriety of the candidates.
Terdapat penilaian kinerja pada periode sebelumnya oleh Dewan
Direktur untuk Direktur Pelaksana yang akan diangkat kembali
d. padajabatan yang sama.
There is a performance evaluation of the previous period by the Board
of Directors for Managing Directors to be reappointed.
Terdapat Peraturan atau Ketentuan Dewan Direktur mengenai rangkap
jabatan bagi Direktur Pelaksana
52
There are regulations/provisions of the Board of Directors regarding multiple
positions for Managing Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Dewan Direktur menetapkan ketentuan mengenai jenis-jenis jabatan
rangkap Direktur Pelaksana yang menimbulkan benturan kepentingan.
a.
The Board of Directors stipulates provisions regarding types of
concurrent positions that may create conflicts of interest. 85
Ketentuan perangkapanjabatan yang menimbulkan benturan
kepentingan tersebut termasuk jenis-jenis perangkapan jabatan
dan pengaturan/mekanisme pengunduran diri dari jabatan rangkap
tersebut atau jabatan Direktur Pelaksana, yang paling lama 30 (tiga
b. puluh) hari sejak terjadi perangkapan jabatan terse but.
Such provisions include types of concurrent positions and mechanisms
for resignation from such positions or from the position of Managing
Director within a maximum of 30 (thirty) days from the occurrence of
such concurrent positions.
Annual Report 2025 875 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 876
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Pelaksana diberhentikan sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan
53 299
Managing Directors are dismissed in accordance with the provisions of laws
and regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Penetapan pemberhentian Direktur Pelaksana dilakukan berdasarkan
keputusan Dewan Direktur
a.
The dismissal is determined based on a decision of the Board of
Directors.
Tahapan pemberhentian anggota Direktur Pelaksana sebelum
b. berakhirnya masa jabatan:
Stages of dismissal before the end of term of office:
Rencana pemberhentian Direktur Pelaksana sebelum berakhir
masajabatannya, harus diberitahukan terlebih dahulu kepada
Direktur Pelaksana yang bersangkutan secara tertulis oleh Dewan
1) Direktur.
The plan for dismissal of a Managing Director prior to the end of
their term of office must first be notified in writing to the relevant
Managing Director by the Board of Directors.
Keputusan pemberhentian karena alasan-alasan:
a) berhalangan tetap;
b) mengundurkan diri;
c) kinerja Direktur Pelaksana tidak memenuhi kriteria
yang ditetapkan oleh Menteri;
d) memiliki hubungan keluarga sampai dengan derajat
kedua atau besan dengan sesama Direktur
Pelaksana dan tidak ada satupun yang
mengundurkan diri;
e) melakukan kejahatan korporasi, tindak pidana
korupsi, tindak pidana lainnya, atau pelanggaran
moral; dan/ atau
f) tidak lagi memenuhi syarat:
1) Warga Negara Indonesia;
2) dapat melakukan perbuatan hukum;
3) sehat jasmani rohani;
4) memiliki integritas, kepemimpinan, perilaku
yang baik, serta dedikasi yang tinggi hukum;
5) tidak pernah melakukan tindak pidana di bidang
perbankan dan perekonomian;
6) tidak pernah dinyatakan pailit atau menjadi
direksi atau dewan komisaris yang dinyatakan
2)
bersalah menyebabkan suatu perseroan
dinyatakan pailit; dan
7) tidak sedang menjadi pengurus partai politik.
Dismissal decisions based on the following reasons:
a) permanent incapacity;
b) resignation;
c) performance not meeting criteria set by the Minister;
d) having a family relationship up to the second degree or by
marriage with another Managing Director and none resigns;
e) committing corporate crime, corruption, other criminal acts, or
moral violations; and/or
f) no longer fulfilling the requirements:
1) Indonesian citizen;
2) legally competent;
3) physically and mentally fit;
4) possessing integrity, leadership, good conduct, and high
dedication to the law;
5) never committed criminal acts in banking and economic
sectors;
6) never declared bankrupt or responsible for a company’s
bankruptcy;
7) not currently serving as a political party official.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 876 Laporan Tahunan 2025
Page 877
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Keputusan Dewan Direktur memuat alasan pemberhentian
3) The decision of the Board of Directors includes the reasons for
dismissal.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melaksanakan program pelatihan/
pembelajaran secara berkelanjutan
17
The Executive Director and Managing Directors carry out training/learning programs
on an ongoing basis.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana yang baru diangkat mengikuti
program pengenalan yang diselenggarakan oleh LPEI
54
Newly appointed Executive Director and Managing Directors participate in
orientation programs organized by LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Sekretaris Lembaga mengundang Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana yang baru diangkat untuk mengikuti program pengenalan
a. LPEI.
The Corporate Secretary invites newly appointed Executive Director and
Managing Directors to participate in the orientation program.
Anggota Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana yang baru diangkat
mengikuti program pengenalan LPEI yang diselenggarakan oleh LPEI.
b.
Newly appointed members of the Executive Director and Managing
Directors participate in the LPEI induction program organized by LPEI.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melaksanakan program pelatihan
dalam rangka meningkatkan kompetensi anggota Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana sesuai kebutuhan
55
The Executive Director and Managing Directors carry out training programs
in order to enhance the competencies of members of the Executive Director
and Managing Directors as needed.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
320
Terdapat kebijakan tentang pelatihan bagi anggota Direktur Eksekutif
dan Direktur Pelaksana sesuai kebutuhan.
a.
There is a policy regarding training for the Executive Director and
Managing Directors as needed.
Terdapat rencana kerja dan anggaran untuk kegiatan pelatihan bagi
b. anggota Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana.
There is a work plan and budget for training activities.
Pelaksanaan program pelatihan/pembelajaran:
c.
Implementation of training/learning programs:
Pelatihan bagi anggota Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana
direalisasikan sesuai dengan rencana kerja Direktur Ekseku tif dan
Direktur Pelaksana atau sesuai kebutuhan.
1)
Training for members of the Executive Director and Managing
Directors is implemented in accordance with the work plan of the
Executive Director and Managing Directors or as required.
Terdapat laporan tentang hasil pelatihan yang telah dijalani
anggota Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana paling sedikit
disampaikan pada laporan tata kelola yang baik atau laporan
tahunan.
2) There is a report on the results of training undertaken by
members of the Executive Director and Managing Directors, at a
minimum submitted in the good governance report or the annual
report.
Annual Report 2025 877 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 878
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melakukan pembagian pembidangan
tugas dan tanggung jawab secara jelas
18
The Executive Director and Managing Directors clearly define the division of duties
and responsibilities.
Direktur Eksekutif menetapkan pedoman tata kerja organisasi LPE
56
The Executive Director establishes organizational work guidelines of LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat struktur organisasi yang dirancang untuk memastikan
pencapaian sasaran dan tujuan organisasi.
a.
There is an organizational structure designed to ensure the
achievement of organizational objectives.
Terdapat penetapan oleh Direktur Eksekutif tentang pembidangan 316-317
masing-masing Direktur Pelaksana.
b.
There is a determination by the Executive Director regarding the areas
of responsibility of each Managing Director.
Terdapat penetapan deskripsi dan spesifikasi jabatan serta uraian
tugas untuk semua tingkat jabatan di struktur organisasi.
Deskripsi pekerjaan menyebutkan tugas, kewajiban, dan
tanggung jawab untuk setiap jabatan.
Spesifikasi pekerjaan menyebutkan pengetahuan (knowledge),
c. ketrampilan (skill), dan kemampuan (ability) yang dibutuhkan untuk
setiap jabatan.
There is a determination of job descriptions and job specifications for all
levels of positions.
Job descriptions specify duties, obligations, and responsibilities.
Job specifications specify required knowledge, skills, and abilities.
Direktur Eksekutif menetapkan pedoman operasional dan Standar
Operasional Prosedur (SOP) untuk proses bisnis inti (core business) LPEI
57
The Executive Director establishes operational guidelines and Standard
Operating Procedures (SOP) for LPEI’s core business processes.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pedoman penyusunan SOP di LPEI.
a.
There are guidelines for SOP preparation in LPEI
Terdapat SOP untuk proses bisnis inti LPEI sebagai panduan
melaksanakan kegiatan LPEI.
b.
There are SOPs for core business processes as guidance for LPEI
activities
Terdapat sosialisasi SOP untuk proses bisnis inti LPEI kepada pegawai
yang terkait bisnis inti melalui media digital atau
media cetak atau pertemuan.
c.
There is dissemination of SOPs for LPEI core business processes to
employees related to core business through digital media, print media,
or meetings.
SOP untuk proses bisnis inti LPEI dilaksanakan konsisten dan tidak
terdapat penyimpangan atas prosedur.
d.
SOPs for LPEI core business processes are implemented consistently
and there are no deviations from the procedures.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melakukan peninjauan dan
penyempurnaan SOP secara berkala.
e.
The Executive Director and Managing Directors conduct periodic
reviews and improvements of the SOPs.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 878 Laporan Tahunan 2025
Page 879
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif menetapkan mekanisme pengambilan keputusan atas
tindakan LPEI (corporate action) sesuai ketentuan peraturan perundang-
58 undangan
The Executive Director establishes decision-making mechanisms for LPEI
corporate actions.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pedoman dan tata tertib kerja mengenai mekanisme 12
pengambilan keputusan Direktur Eksekutif.
a.
There are guidelines regarding decision-making mechanisms of the
Executive Directors
Terdapat pedoman dan tata tertib kerja mengenai mekanisme
pengambilan keputusan Direktur Eksekutif.
b.
There are guidelines regarding decision-making mechanisms of the
Executive Directors
Direktur Eksekutif memastikan LPEI melaksanakan pedoman tata
kelola yang baik dan pedoman kode etik secara konsisten.
19
The Executive Director ensures LPEI consistently implements good
governance and the code of conduct.
Direktur Eksekutif memiliki perangkat yang memadai dalam melaksanakan
penerapan dan pemantauan prinsip tata kelola yang baik.
59
The Executive Director has adequate structures to implement and monitor
good governance principles
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Direktur Eksekutif telah membentuk:
The Executive Director has established:
Satuan Kerja Audit Internal;
1) 555
Internal Audit Unit;
Komite Manajemen Risiko;
2) 418
Risk Management Committee;
Satuan Kerja Manajemen Risiko; dan
3) 574-578
Risk Management Unit; and
satuan kerja kepatuhan.
4) 632
Compliance Unit.
Annual Report 2025 879 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 880
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI menciptakan situasi kondusif untuk melaksanakan pedoman tata kelola
yang baik dan pedoman kode etik.
60
LPEI creates a conducive environment for implementing good governance
and the code of conduct.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Pegawai menandatangani pernyataan kepatuhan terhadap pedoman
kode etik secara berkala (setiap tahun).
a.
Employees annually sign compliance statements of code of conduct
guideline.
Tingkat pemahaman yang baik pegawai terhadap pedoman tata
kelola yang baik dan pedoman kode etik dengan tidak adanya kasus 606-611
atau sanksi terkait kode etik.
b.
A good level of employee understanding of good governance
guidelines and the code of ethics, as evidenced by the absence of
cases or sanctions related to the code of ethics.
Pedoman kode etik dan peraturan teknis / pedoman pelaksanaannya
termasuk menjadi materi dalam proses pengenalan (induction) bagi
pegawai baru.
c.
The code of ethics guidelines and technical regulations /
implementation guidelines are included as materials in the induction
process for new employees.
Direktur Eksekutif menyusun perencanaan operasional LPEI.
20
The Executive Director prepares LPEI operational planning.
Direktur Eksekutif menempatkan pegawai pada semua tingkatan jabatan
sesuai dengan spesifikasi jabatan dan memiliki rencana suksesi untuk
seluruh jabatan dalam LPEI.
61 713-715
The Executive Director places employees at all levels of positions in
accordance with job specifications and maintains a succession plan for all
positions within LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan/pedoman LPEI mengenai manajemen karir di LPEI,
dan sistem dan prosedur promosi, demosi, dan mutasi di LPEI.
a. There are LPEI policies/guidelines regarding career management within
LPEI, including systems and procedures for promotion, demotion, and
rotation.
LPEI menempatkan pegawai pada setiap level dalam organisasi LPEI
sesuai dengan spesifikasi jabatan dan dilakukan secara objektif dan
b. transparan.
LPEI assigns employees at each organizational level in accordance with
job specifications, carried out objectively and transparently.
Terdapat penempatan pegawai pada setiap level jabatan dalam
organisasi LPEI, termasuk penempatan sementara pada level
jabatan yang kosong (apabila ada).
1)
There is placement of employees at each level of positions
within the LPEI organization, including temporary assignments for
vacant positions (if any).
Penempatan pegawai pada setiap level jabatan sesuai dengan
spesifikasi jabatan yang ditetapkan.
2)
Employee placement at each level is in accordance with
established job specifications
LPEI memiliki rencana suksesi untuk setiap level dalam organisasi LPEI.
c.
LPEI has a succession plan for each level within the organization.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 880 Laporan Tahunan 2025
Page 881
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI memiliki database (list) tentang orang yang memiliki
skill dan kompetensi, serta pengalaman yang cukup untuk
melakukan pekerj aan-pekerj aan yang ditargetkan dapat
tersedia di setiap posisi jabatanjabatan di LPEI. Daftar tersebut
menyebutkan siapa saja yang dapat mengambil alih pekerjaan-
pekerjaan utama apabila pegawai-pegawai berhenti, pensiun,
1)
meninggal dengan tak terduga.
LPEI maintains a database (list) of individuals who possess
the skills, competencies, and sufficient experience to perform
targeted roles at each position within LPEI. The list identifies
individuals who can take over key roles in the event of resignation,
retirement, or unexpected death of employees.
Pelaksanaan seleksi untuk suksesi/ promosi pejabat satu
atau dua level di bawah Direktur Pelaksana melalui proses
assessment, sesuai dengan ketentuan internal LPEI.
2)
The selection process for succession/promotion of officials one or
two levels below the Managing Director is conducted through an
assessment process in accordance with LPEI’s internal provisions.
Promosi dan mutasi pegawai dibahas dalam rapat Direktur
Eksekutif dan Direktur Pelaksana dan ditindaklanju ti sesuai
ketentuan dan peraturan perundang-undangan
3)
Promotions and employee rotations are discussed in meetings of
the Executive Director and Managing Directors and followed up in
accordance with applicable laws and regulations.
Tingkat obyektivitas dan transparansi yang memadai dalam
penempatan pegawai pada setiap level jabatan sesuai pedoman
operasional pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) LPEI.
d.
There is an adequate level of objectivity and transparency in employee
placement at each level in accordance with LPEI’s human capital
operational guidelines.
Direktur Eksekutif memberikan respon dalam bentuk risalah rapat Direktur
Eksekutif dan Direktur Pelaksana atau dokumen lainnya
terhadap usulan peluang bisnis yang berpotensi meningkatkan
pendapatan, efisiensi, dan manfaat lainnya.
62
The Executive Director provides responses in the form of minutes of meetings
of the Executive Director and Managing Directors or other documents to
proposed business opportunities that have the potential to increase revenue,
efficiency, and other benefits.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat mekanisme bagi Direktur Eksekutifuntuk merespon
usulan peluang bisnis dari manajemen di bawah Dewan Direktur /
Direktur Ekseku tif / Direktur Pelaksana.
a.
There is a mechanism for the Executive Director to respond to proposed
business opportunities from management under the Board of Directors
/ Executive Director / Managing Directors.
Atas usulan peluang bisnis tersebut, Direktur Eksekutif membahas
secara intensif untuk:
b.
For such proposed business opportunities, the Executive Director
conducts intensive discussions to:
mengidentifikasi peluang bisnis antara lain kesesuaian dengan
mandat dan RJP / RKAT;
1) identify business opportunities, including alignment with the
mandate and the Long-Term Plan (RJP) / Annual Work Plan and
Budget (RKAT);
mengambil keputusan atas usulan tersebut (setuju atau tidak
2) setuju).
make decisions on the proposals (approve or reject).
Annual Report 2025 881 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 882
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Atas usulan peluang bisnis yang disetujui dan termasuk dalam
kewenangan Dewan Direktur dan/atau Menteri,
Direktur Eksekutif menyampaikan kepada Dewan Direktur
tentang usulan peluang disertai dengan studi kelayakan dan
c. membahasnya dengan Dewan Direktur dan/atau Menteri.
For approved business opportunities that fall within the authority of the
Board of Directors and/or the Minister, the Executive Director submits
the proposal to the Board of Directors along with a feasibility study and
discusses it with the Board of Directors and/or the Minister.
Peluang bisnis LPEI yang dibahas dan disampaikan kepada Dewan
Direktur/Menteri merupakan peluang yang belum terlambat untuk
ditindaklanjuti.
d.
Business opportunities discussed and submitted to the Board of
Directors/Minister are opportunities that are still timely to be followed
up.
Realisasi peluang bisnis mampu memberikan manfaat bagi LPEI sesuai
dengan rencana yang disampaikan/ dibuat.
e.
The realization of business opportunities provides benefits to LPEI in
accordance with the proposed plan.
Direktur Eksekutif memberikan respon dalam bentuk risalah rapat Direktur
Eksekutif dan Direktur Pelaksana atau dokumen lainnya mengenai isu-
isu terkini dari eksternal mengenai perubahan lingkungan bisnis dan
permasalahannya, secara tepat waktu dan relevan
63
The Executive Director provides responses in the form of minutes of meetings
of the Executive Director and Managing Directors or other documents
regarding current external issues related to changes in the business
environment and related challenges, in a timely and relevant manner.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat mekanisme bagi Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana
untuk sewaktu-waktu segera membahas isu- isu
terkini mengenai perubahan lingkungan bisnis dan
permasalahan yang berdampak pada usaha dan kinerja LPEI.
a.
There is a mechanism for the Executive Director and Managing
Directors to promptly discuss current issues related to changes in the
business environment and challenges affecting LPEI’s operations and
performance.
Terdapat pembahasan internal Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana mengenai isu-isu terkini mengenai perubahan lingkungan
bisnis dan permasalahan yang berdampak pada usaha dan kinerja
LPEI.
b.
There are internal discussions by the Executive Director and Managing
Directors regarding current issues related to changes in the business
environment and challenges affecting LPEI’s operations and
performance.
Jika terjadi perubahan lingkungan bisnis dan permasalahan yang
berdampak pada usaha dan kinerja LPEI, Direktur Eksekutif merespon
perubahan tersebut.
c.
In the event of changes in the business environment and challenges
affecting LPEI’s operations and performance, the Executive Director
responds accordingly.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 882 Laporan Tahunan 2025
Page 883
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melaksanakan kebijakan akuntansi
keuangan sesuai standar akuntansi keuangan yang berlaku umum di Indonesia
21
The Executive Director and Managing Directors implement financial accounting
policies in accordance with generally accepted accounting standards in Indonesia
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana menerapkan kebijakan akuntansi
dan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi
keuangan
64
The Executive Director and Managing Directors implement accounting
policies and financial statement preparation in accordance with financial
accounting standards.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Direktur Eksekutif menetapkan pedoman operasional akuntansi dan
penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi
keuangan.
a.
The Executive Director establishes operational guidelines for accounting
and financial statement preparation in accordance with financial 230
accounting standards.
Pedoman akuntansi dan penyusunan laporan keuangan diterapkan
secara konsisten, tidak ada penyesuaian dan temuan auditor atas
pengakuan, pengukuran dan pencatatan serta pembukuan transaksi
dan pengungkapan kebijakan akuntansi.
b.
Accounting and financial reporting guidelines are consistently
applied, with no adjustments or audit findings related to recognition,
measurement, recording, bookkeeping of transactions, and disclosure
of accounting policies.
Laporan keuangan triwulanan dan tahunan sesuai dengan standar
akuntansi keuangan dan diterbitkan tepat waktu.
c.
Quarterly and annual financial statements comply with financial
accounting standards and are issued in a timely manner.
Hasil opini auditor independen atas penyajian laporan keuangan.
d. The opinion of the independent auditor on the presentation of financial
statements.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melaksanakan kebijakan tata kelola
sistem teknologi informasi
22
The Executive Director and Managing Directors implement governance policies for
information technology systems
Annual Report 2025 883 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 884
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana menerapkan sistem tentang
teknologi informasi sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan
65
The Executive Director and Managing Directors implement information
technology systems in accordance with established policies.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI memiliki kebijakan teknologi informasi.
a.
LPEI has information technology policies.
LPEI menetapkan Information Technology Strategic Plan (ITSP)
sebagai pedoman dalam pengembangan teknologi
1) informasi.
LPEI establishes an Information Technology Strategic Plan (ITSP)
as a guideline for IT development.
Arsitektur sistem informasi telah di-desain mencakup sistem
keamanan teknologi informasi.
2)
The information system architecture is designed to include IT
security systems.
Arah penggunaan dan pengadaan teknologi informasi yang
digunakan telah direncanakan dengan memperkirakan tren
3) perkembangan teknologi.
The direction of IT usage and procurement has been planned by
considering technology trends.
Terdapat kebijakan pengelolaan data, prosedur pengelolaan
data, dan pelaporan teknologi informasi.
4)
There are data management policies, procedures, and IT
reporting mechanisms.
Penerapan teknologi informasi di LPEI sesuai dengan masterplan
dan disertai dengan perencanaan teknologi informasi yang matang 240-242
mencakup manajemen risiko penggunaan teknologi infomasi, SDM,
struktur organisasi pengelolaan, dan tingkat layanan yang diberikan
teknologi informasi yang dapat mendukung perkembangan usaha,
pencapaian tujuan bisnis, dan kelansungan pelayanan terdapap
b.
konsumen.
The implementation of IT at LPEI is in line with the master plan and
supported by comprehensive planning covering IT risk management,
human resources, management structure, and service levels that
support business development, achievement of business objectives,
and service continuity for customers.
Terdapat sistem pengukuran kinerja proses penyelenggaraan teknologi
informasi dan terdapat audit atas teknologi informasi.
c.
There is a performance measurement system for IT operations and IT
audits are conducted.
Terdapat assessment atas keamanan teknologi informasi.
d.
There is an assessment of IT security.
Terdapat laporan pelaksanaan sistem teknologi informasi.'
e.
There are reports on IT system implementation.
Adanya laporan pelaksanaan sistem teknologi informasi secara
tertulis terkait dengan pelaksanaan ITSP serta
1) disampaikan kepada Dewan Direktur.
Written reports on IT system implementation related to ITSP
execution are submitted to the Board of Directors.
Adanya laporan kinerja teknologi, termasuk hasil audit teknologi
informasi serta disampaikan kepada Dewan
2) Direktur.
Reports on IT performance, including IT audit results, are
submitted to the Board of Directors.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 884 Laporan Tahunan 2025
Page 885
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana menjaga dan mengelola hubungan yang
bernilai tambah bagi LPEI dan pemangku kepentingan
23
The Executive Director and Managing Directors maintain and manage relationships
that create added value for LPEI and stakeholders
Pelaksanaan hubungan dengan pemangku kepentingan
66 257-262
Implementation of stakeholder relationships
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan mengenai hak-hak pemangku kepentingan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundangundangan.
a.
There are policies regarding stakeholders’ rights in accordance with
applicable laws and regulations.
Terdapat program untuk mengomunikasikan informasi produk/layanan
kepada pemangku kepentingan.
b.
There are programs to communicate product/service information to
stakeholders.
LPEI melaksanakan survei secara sistematis dan dilakukan secara
berkala untuk mengetahui tingkat kepuasan pemangku kepentingan
c. dan hasil indeks survei kepuasan dilaksanakan secara berkala.
LPEI conducts systematic and periodic surveys to measure stakeholder
satisfaction, and the survey index results are carried out regularly.
Hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan yang baik.
d.
Survey results indicate a satisfactory level of stakeholder satisfaction.
Rekomendasi hasil survei ditindaklanjuti/ ditangani.
e.
Recommendations from survey results are followed up/addressed.
Terdapat prosedur tertulis menampung dan menindaklanjuti keluhan-
keluhan pemangku kepentingan
67
There are written procedures to accommodate and follow up on stakeholder
complaints
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat mekanisme penanganan keluhan pemangku kepentingan.
a.
There is a mechanism for handling stakeholder complaints.
Mekanisme keluhan pemangku kepentingan dilaksanakan secara
konsisten dan efektif.
b.
The complaint handling mechanism is implemented consistently and
effectively.
Penanganan keluhan pemangku kepen tingan dilakukan secara
tanggap dan efektif.
c.
Stakeholder complaint handling is carried out responsively and
effectively.
Terdapat prosedur / mekanisme penanganan keluhan
pemangku kepentingan.
1)
There are procedures/mechanisms for handling stakeholder
complaints.
Terdapat kegiatan penyebarluasan/penerusan data keluhan
pemangku kepentingan kepada pihak-pihak terkait dalam LPEI.
2)
There are activities to disseminate/forward complaint data to
relevant parties within LPEI.
Annual Report 2025 885 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 886
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pihak-pihak terkait dalam LPEI mendefinisikan masalah keluhan
pemangku kepen tingan secara secara tertulis dan pencarian
penyebab permasalahan, serta mengimplementasikan tindakan
untuk mengatasi penyebab permasalahan dari keluhan
pemangku kepentingan.
3) Relevant parties within LPEI define stakeholder complaints in
writing, identify the root causes of the issues, and implement
actions to address the causes of such stakeholder complaints.
The progress of handling stakeholder rights and complaints has
been followed up/addressed.
There is a complete resolution of stakeholder complaints.
Progres kinerja penanganan hak-hak dan keluhan pemangku
kepentingan telah ditindaklanjuti/ ditangani.
d.
Progress in handling stakeholder rights and complaints has been
followed up/addressed.
Terdapat penyelesaian atas keluhan pemangku kepentingan secara
e. tuntas.
There is complete resolution of stakeholder complaints.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 886 Laporan Tahunan 2025
Page 887
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pelaksanaan hubungan dengan kreditur
68
Implementation of relationships with creditors
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI memiliki kebijakan mengenai hak-hak dan kewajiban LPEI kepada
a. kreditur.
LPEI has policies regarding its rights and obligations to creditors.
LPEI memiliki kebijakan mengenai perlindungan hak dan
kepentingan kreditur, antara lain:
a) pemenuhan kewajiban kepada kreditur sesuai perjanjian;
b) pengungkapan informasi secara transparan, akurat dan
tepat waktu, baik pada saat permintaan maupun penggunaan
pinjaman;
c) covenant yaitu jaminan LPEI untuk melakukan atau tidak
melakukan sesuatu untuk melindungi kepentingan kreditur.
1)
LPEI has policies regarding the protection of creditors’ rights and
interests, including:
a) fulfillment of obligations to creditors in accordance with
agreements;
b) disclosure of information in a transparent, accurate, and timely
manner, both at the time of loan application and utilization;
c) covenants, namely LPEI’s commitments to take or refrain from
certain actions to protect creditors’ interests. 190
LPEI memiliki kebijakan mengenai manajemen/pengelolaan
penggunaan pinjaman jangka panjang sesuai dengan
peruntukannya dan pelunasannya.
2)
LPEI has policies regarding the management/use of long-term
borrowings in accordance with their intended purpose and
repayment.
Tidak terjadi mismatch dalam penggunaan dan penyediaan dana
dari pendapatan operasional yang digunakan untuk melakukan
pembayaran bunga dan pokok utang jangka panjang.
b.
There is no mismatch between the use and availability of funds from
operational income used to pay interest and principal of long-term
debt.
LPEI memberikan informasi yang akurat kepada kreditur sesuai dengan
perjanjian, secara lengkap dan tepat waktu.
c.
LPEI provides accurate, complete, and timely information to creditors in
accordance with agreements.
Kreditur LPEI dibayar tepat waktu/sesuai perjanjian, tidak terdapat
keterlambatan/penundaan pembayaran pinjaman kepada bank dan
kreditur.
d.
LPEI’s creditors are paid on time/in accordance with agreements,
with no delays or deferments in loan repayments to banks and other
creditors.
Annual Report 2025 887 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 888
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pelaksanaan kewajiban kepada Negara.
69
Fulfillment of obligations to the State
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Tidak terdapat keterlambatan penyampaian dokumen kewajiban
perpajakan (Surat Pemberitahuan Pajak (SPT) Tahunan maupun
bulanan) dan/atau Penerimaan Negara Bukan Pajak.
a.
There are no delays in the submission of tax obligation documents
(Annual and monthly Tax Returns/Surat Pemberitahuan Pajak (SPT))
and/or Non-Tax State Revenue.
Tidak terdapat keterlambatan pembayaran kewajiban pajak (PPh
pegawai, PPh Badan, PPN masa dan rampung, dan PBB) dan/ atau
Penerimaan Negara Bukan Pajak.
b.
There are no delays in the payment of tax obligations (employee
income tax, corporate income tax, VAT periodical and annual
settlement, and land and building tax) and/or Non-Tax State Revenue.
Tidak terdapat keter lam batan penyampaian dokumen kewajiban
pada lembaga regulator (bila ada; misalnya OJK, Bl, dan sebagainya).
c.
There are no delays in submitting required documents to regulatory
institutions (if any; such as OJK, BI, etc.).
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 888 Laporan Tahunan 2025
Page 889
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pelaksanaan hubungan dengan pegawai LPEI
70
Implementation of relationships with LPEI employees
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Partisipasi pegawai.
a.
Employee participation
LPEI memiliki kebijakan/pedoman prosedur yang mendorong
partisipasi pegawai.
1)
LPEI has policies/guidelines and procedures that encourage
employee participation.
Penyediaan sarana partisipasi, misalnya konsultasi bersama
(sarana diskusi antara serikat/wakil pekerja dengan
manajemen), team briefing (untuk memastikan komunikasi dua
arah secara konsisten dengan melibatkan pegawai), dan lain-
2) lain.
Provision of participation facilities, such as joint consultations
(forums between labor unions/employee representatives and
management), team briefings (to ensure consistent two-way
communication involving employees), and others.
Penetapan jenis kebijakan LPEI yang harus dikomunikasikan
kepada pegawai dan jenis kebijakan yang harus melibatkan
pegawai dalam perumusannya.
3)
Determination of types of LPEI policies that must be
communicated to employees and those that must involve
employees in their formulation.
Pengukuran kepuasan pegawai.
b.
Employee satisfaction measurement
684-689
LPEI memiliki kebijakan mengenai metode penilaian untuk
mengukur kepuasan pegawai dan melaksanakan survei
kepuasan pegawai.
1)
LPEI has policies regarding assessment methods to measure
employee satisfaction and conducts employee satisfaction
surveys.
Pengukuran kepuasan pegawai secara berkala.
2)
Employee satisfaction measurement is conducted periodically.
Hasil survei tingkat kepuasan (indeks kepuasan pegawai).
3)
Results of the satisfaction survey (employee satisfaction index).
Tindakan atau program kerja untuk menindaklanjuti hasil survei
kepuasan pegawai.
4)
Actions or work programs to follow up on employee satisfaction
survey results.
Upaya untuk meningkatkan kinerja LPEI secara konsisten dan berkelanjutan
71
Efforts to improve LPEI performance consistently and sustainably
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI mampu memenuhi harapan Menteri melalui pencapaian target-
target yang telah disepakati;
a.
LPEI is able to meet the Minister’s expectations through the achievement
of agreed targets;
LPEI mampu meningkatkan kinerja LPEI (sesuai IKU yang ditetapkan)
dari tahun-tahun sebelumnya.
b.
LPEI is able to improve its performance (in accordance with established
KPIs) compared to previous years.
Annual Report 2025 889 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 890
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI melaksanakan tanggung jawab sosial untuk mendukung keberlanjutan
operasional LPEI
72 642
LPEI carries out social responsibility to support the sustainability of its
operations
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI memiliki kebijakan mengenai Program Kemitraan dan Corporate
Social Responsibility (CSR).
a.
LPEI has policies regarding the Partnership Program and Corporate
Social Responsibility (CSR).
Terdapat kebijakan ten tang Program Kemitraan dan CSR LPEI.
1)
There are policies regarding LPEI’s Partnership Program and CSR.
Terdapat unit bagian yang bertugas melaksanakan Program
Kemitraan dan CSR.
2)
There is a unit responsible for implementing the Partnership
Program and CSR.
Terdapat kebijakan tentang pembinaan usaha kecil.
3)
There are policies regarding small business development.
LPEI memiliki indikator kinerja untuk mengukur keberhasilan
pengelolaan Program Kemitraan dan CSR.
4)
LPEI has performance indicators to measure the success of
managing the Partnership Program and CSR.
LPEI mendukung dan memperkuat pengembangan masyarakat melalui
program bina lingkungan dan program lainnya sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
b.
LPEI supports and strengthens community development through
environmental development programs and other programs in
accordance with applicable laws and regulations.
LPEI memiliki rencana kerja untuk mengimplementasikan
Program Kemitraan dan CSR.
1)
LPEI has a work plan to implement the Partnership Program and
CSR.
Rencana kerja implementasi Program Kemitraan dan CSR
dianggarkan dalam RKAT dan bukan sebagai distribusi laba.
2)
The work plan for implementing the Partnership Program and CSR
is budgeted in the RKAT and not treated as profit distribution.
Pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan dan CSR sesuai
dengan rencana yang ditetapkan.
3)
Implementation of Partnership Program and CSR activities is
carried out in accordance with the established plan.
LPEI melaksanakan program kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan
menengah.
c.
LPEI implements partnership programs with micro, small, and medium
enterprises.
LPEI memiliki rencana kerja untuk melaksanakan program
kemitraan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah.
1)
LPEI has a work plan to implement partnership programs with
micro, small, and medium enterprises.
Rencana kerja implementasi program kemitraan dianggarkan
dalam RKAT dan bukan sebagai distribusi laba.
2)
The work plan for implementing partnership programs is
budgeted in the RKAT and not treated as profit distribution.
Pelaksanaan kegiatan kemitraan sesuai dengan rencana kerja
yang ditetapkan.
3)
Implementation of partnership activities is carried out in
accordance with the established work plan.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 890 Laporan Tahunan 2025
Page 891
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Tidak terdapat tambahan tunggakan pengembalian dana
kemitraan yang dipinjamkan kepada usaha mikro, kecil, dan
4) menengah.
There are no additional arrears in the repayment of partnership
funds provided to micro, small, and medium enterprises.
LPEI memiliki ukuran atau indikator kinerja kunci yang berkaitan dengan
Program Kemitraan dan CSR.
d.
LPEI has key performance indicators related to the Partnership Program
and CSR.
LPEI menetapkan indikator keberhasilan pelaksanaan Program
Kemitraan dan CSR.
1)
LPEI establishes indicators of success for the implementation of
the Partnership Program and CSR.
LPEI melakukan evaluasi atas pencapaian indikator keberhasilan
dengan target-targetnya.
2)
LPEI evaluates the achievement of these indicators against the
established targets.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana berperan dalam pemenuhan target
kinerja LPEI
24
The Executive Director and Managing Directors play a role in achieving LPEI
performance targets
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melaksanakan program/kegiatan
sesuai dengan RKAT dan mengambil keputusan yang diperlukan melalui
analisis yang memadai dan tepat waktu
73 642-648
The Executive Director and Managing Directors implement programs/
activities in accordance with the RKAT and make necessary decisions
through adequate and timely analysis.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Setiap pelaksanaan program/kegiatan yang membutuhkan
persetujuan Dewan Direktur, telah melalui mekanisme yang
sesuai dengan wewenang yang ditetapkan.
a.
All program/activity implementations requiring approval from the
Board of Directors have followed mechanisms in accordance with the
established authority.
Proses pengambilan keputusan atau kebijakan Direktur Eksekutif
dilaksanakan melalui analisis yang memadai, tepat waktu, dan sesuai
pedoman/ mekanisme tentang pengambilan keputusan.
b.
The decision-making or policy process of the Executive Director is
carried out through adequate, timely analysis and in accordance with
decision-making guidelines/mechanisms.
Direktur Eksekutif melaporkan realisasi RKAT kepada Menter
74
The Executive Director reports RKAT realization to the Minister
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Direktur Eksekutif menyampaikan laporan realisasi RKAT triwulanan
kepada Menteri:
a.
The Executive Director submits quarterly RKAT realization reports to the
Minister:
Penyampaian laporan realisasi RKAT triwulanan paling lama 30 (tiga
puluh) hari setelah periode triwulan berakhir;
b.
Submission of quarterly RKAT realization reports is no later than 30
(thirty) calendar days after the end of each quarter;
Annual Report 2025 891 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 892
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif memiliki sistem/ pedoman pengukuran dan penilaian
kinerja untuk unit dan jabatan dalam organisasi (struktural dan fungsional)
yang diterapkan secara objektif dan transparan
75
The Executive Director has a performance measurement and evaluation
system/guidelines for organizational units and positions (structural and
functional) implemented objectively and transparently
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat sistem/ pedoman paling penilaian kinerja, paling sedikit
memuat:
a.
There is a performance assessment system/guideline that at minimum
includes:
Prosedur operasional standar atas pengukuran dan penilaian
kinerja untuk unit dan jabatan (struktural dan fungsional) dalam
LPEI.
1)
Standard operating procedures for performance measurement
and evaluation for units and positions (structural and functional)
within LPEI.
Penjelasan mengenai indikator kinerja, paling sedikit berupa
formula/rumus, cara-cara penilaian, informasi sumber data, dan
saat pelaporan.
2)
Explanation of performance indicators, at minimum including
formulas, assessment methods, data sources, and reporting
timelines.
lndikator kinerja untuk setiap jabatan dalam struktur organisasi sesuai
dengan ruang lingkup tugas dan peran unit dan jabatan (struktural
dan fungsional) dalam organisasi.
b.
Performance indicators for each position within the organizational
structure in accordance with the scope of duties and roles of the unit
and position (structural and functional) within the organization.
Sistem pengukuran kinerja didukung dengan suatu mekanisme atau
aplikasi komputer.
c.
The performance measurement system is supported by a mechanism
or computer application.
Direktur Eksekutif menetapkan target kinerja berdasarkan RKAT dan
diturunkan secara berjenjang kepada Direktur Pelaksana dan seluruh jajaran
struktural dan fungsional LPEI
76
The Executive Director sets performance targets based on the RKAT and
cascades them hierarchically to the Managing Director and all structural and
functional levels within LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat target kinerja untuk Direktur Pelaksana dan seluruh jajaran
struktural dan fungsional LPEI dalam struktur organisasi sesuai dengan
kapasitas peran dan potensi tugas.
a.
Performance targets are established for the Managing Director and all
structural and functional levels within LPEI’s organizational structure, in
accordance with role capacity and potential duties.
Terdapat kontrak kinerja untuk Direktur Pelaksana dan seluruh jajaran
struktural dan fungsional LPEI dalam struktur organisasi.
b.
Performance contracts are in place for the Managing Director and all
structural and functional levels within LPEI’s organizational structure.
Direktur Eksekutif melakukan analisis dan evaluasi terhadap capaian kinerja
untuk Direktur Pelaksana dan seluruh jajaran struktural dan fungsional LPEII
77 he Executive Director conducts analysis and evaluation of performance
achievements of the Managing Director and all structural and functional
levels within LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 892 Laporan Tahunan 2025
Page 893
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif melakukan analisis dan evaluasi terhadap
perkembangan kinerja Direktur Pelaksana dan seluruh
jajaran struktural dan fungsional LPEI.
a.
The Executive Director conducts analysis and evaluation of the
performance development of the Managing Director and all structural
and functional levels within LPEI.
Tersedianya laporan pengukuran dan informasi kinerja dari
Direktur Pelaksana dan seluruh jajaran struktural dan fungsional
LPEI secara berkala dan tepat waktu.
1)
Availability of periodic and timely performance measurement
reports and information from the Managing Director and all
structural and functional levels within LPEI.
Terdapat pembahasan/ evaluasi berkala atas kinerja dari
Direktur Pelaksana dan seluruh jajaran struktural dan
fungsional LPEI secara berjenjang.
2)
Periodic discussions/evaluations of performance of the Managing
Director and all structural and functional levels within LPEI are
conducted in a tiered manner.
Direktur Eksekutif menindaklanjuti hasil pembahasan secara
berkala atas kinerja Direktur Pelaksana dan seluruh jajaran
struktural dan fungsional LPEI yang tidak/belum mencapai target
yang ditetapkan.
3)
The Executive Director follows up on the results of periodic
performance reviews of the Managing Director and all structural
and functional levels within LPEI that have not yet achieved the
established targets.
Direktur Eksekutif melakukan analisis dan evaluasi terhadap
perkembangan kinerja Direktur Pelaksana dan seluruh
jajaran struktural dan fungsional LPEI.
Terdapat evaluasi pencapaian LPEI yang mencakup
kesesuaian pelaksanaan program kerja dan anggaran yang
telah ditetapkan dalam RKAT.
b.
The Executive Director conducts analysis and evaluation of the
performance development of the Managing Director and all structural
and functional levels within LPEI.
There is an evaluation of LPEI’s achievements, including conformity
between the implementation of work programs and budgets as
stipulated in the RKAT.
Direktur Eksekutif menyusun dan menyampaikan usulan gaji, penghasilan,
dan tunjangan lainnya Dewan Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana kepada Menteri
78
The Executive Director prepares and submits proposals regarding salaries,
remuneration, and other benefits of the Board of Directors, the Executive
Director, and the Managing Director to the Minister.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat usulan kepada Menteri tentang usulan gaji, penghasilan, dan
tunjangan lainnya Dewan Direktur, Direktur
Ekseku tif dan Direktur Pelaksana, sesuai hasil telaah Komite
Dewan Direktur.
a.
Proposals are submitted to the Minister regarding salaries,
remuneration, and other benefits of the Board of Directors, the Executive
Director, and the Managing Director, in accordance with the review
results of the Board of Directors Committee.
Penentuan usulan usulan gaji, penghasilan, dan tunjangan Dewan
Direktur, Direktur Ekseku tif, dan Direktur Pelaksana
mencerminkan kesesuaian dengan kinerja yang dicapai (IKU).
b. The determination of proposed salaries, remuneration, and other
benefits for the Board of Directors, the Executive Director, and the
Managing Director reflects alignment with achieved performance
(KPIs).
Annual Report 2025 893 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 894
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif mengembangkan SDM, menilai kinerja dan memberikan
gaji, penghasilan, dan tunjangan lainnya yang layak, dan membangun
lingkungan SDM yang efektif mendukung pencapaian LPEI
79
The Executive Director develops human resources, evaluates performance,
and provides appropriate salaries, remuneration, and other benefits, as well
as establishes an effective HR environment to support LPEI’s achievements.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Pendidikan dan pelatihan:
a.
Education and training:
LPEI memiliki kebij akan/ program pendidikan dan pelatihan
untuk memberikan peningkatan knowledge, skill dan ability yang
dapat digunakan meningkatkan efektivitas kinerja pegawai dan
kebijakan evaluasi kinerja pasca pendidikan dan pelatihan untuk
1) mengukur hasil pendidikan dan pelatihan.
LPEI has policies/programs for education and training to enhance
knowledge, skills, and abilities that can improve employee
performance effectiveness, as well as post-training evaluation
policies to measure training outcomes.
LPEI melaksanakan kebijakan/program pendidikan dan pelatihan
tersebut sesuai dengan rencana kerja yang
2) telah ditetapkan.
LPEI implements such education/training policies or programs in
accordance with the established work plan.
Terdapat evaluasi pasca pendidikan dan pelatihan sesuai
kebijakan internal LPEI.
3)
Post-education and training evaluations are conducted in
accordance with LPEI’s internal policies.
Setiap pegawai mendapatkan kesempatan yang sama dalam
hal pendidikan dan pelatihan sesuai kebutuhan LPEI
4)
All employees are provided equal opportunities for education and
training in line with LPEI’s needs.
Program pengembangan SDM:
b.
Human resource development program:
LPEI memiliki program pengembangan SDM melalui training,
coaching dan assignment.
LPEI has HR development programs through training, coaching,
and assignments.
Program pengembangan SDM dilaksanakan sesuai pedoman/
sistem yang ditetapkan.
Pelaksanaan program pengembangan berhasil yang
ditunjukkan dengan pencapaian target indikator ke ber hasilan
(ada evaluasi dan kriteria keberhasilannya).
These programs are implemented in accordance with
established guidelines/systems.
The implementation of development programs is successful
as indicated by the achievement of success indicator targets
(supported by evaluation and defined success criteria).
Program Kesehatan Keselamatan Kerja (K3)
c.
Occupational Health and Safety (OHS) Program:
LPEI memiliki kebijakan/pedoman perlindungan keselamatan
pegawai, antara lain: kesempatan kerja, manajemen K3,
sertifikasi K3, fasilitas kesehatan di lingkungan kerja, asuransi
kesehatan terhadap pegawai dan keluarga.
LPEI has policies/guidelines for employee safety protection,
including employment opportunity, OHS management, OHS
certification, workplace health facilities, and health insurance for
employees and their families.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 894 Laporan Tahunan 2025
Page 895
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Pelaksanaan program tersebut (ada alat kesempatan kerja,
manajemen K3, sertifikasi K3), fasilitas kesehatan di lingkungan
kerja, asuransi kesehatan terhadap pegawai dan keluarga.
The program is implemented (including employment opportunity
tools, OHS management, OHS certification), workplace health
facilities, and health insurance for employees and their families.
LPEI melakukan evaluasi dan menindaklanjuti hasil evaluasi.
LPEI conducts evaluations and follows up on evaluation results.
LPEI memiliki kebijakan sistem penilaian kinerja (performance
d. appraisan bagi pegawai.
LPEI has a performance appraisal system policy for employees.
Kebijakan mencakup sisi kinerja individu dan kompetensi
pegawai
1)
The policy covers individual performance and employee
competencies.
Terdapat indikator kinerja individu dan target yang ditetapkan
oleh atasan langsung.
2)
Individual performance indicators and targets are established by
direct supervisors.
Sistem penilaian kinerja (performance appraisan) bagi pegawai
3) diterapkan dengan konsisten.
The performance appraisal system is implemented consistently.
Hasil penilaian kinerja (performance appraisan) dimanfaatkan
untuk pengembangan pegawai.
4)
Performance appraisal results are utilized for employee
development.
LPEI memberikan kesempatan yang memadai untuk menduduki posisi
tertentu yang sesuai dengan kompetensi.
e.
LPEI provides adequate opportunities for employees to occupy positions
in accordance with their competencies.
LPEI melaksanakan penerapan gaji, penghasilan, dan tunjangan
f. lainnya.
LPEI implements salaries, remuneration, and other benefits.
Terdapat kebijakan mengenai:
a) skema gaji, penghasilan, dan tunjangan lainnya bagi pegawai,
sesuai ketentuan peraturan perundangundangan, yang bersifat
fair/ adil secara internal, kompetitif secara eksternal dan
motivatif;
b) pemenuhan hak-hak kesejahteraan pegawai sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain
kesertaan pada program jaminan sosial tenaga kerja Uaminan
1) hari tua, asuransi kecelakaan kerja, asuransi kematian).
Policies are in place regarding:
a) salary schemes, remuneration, and other benefits for
employees, in accordance with prevailing laws and regulations,
which are internally fair, externally competitive, and motivational;
b) fulfillment of employee welfare rights in accordance with laws
and regulations, including participation in employment social
security programs (old-age benefits, work accident insurance,
and life insurance).
Kebijakan/pedoman prosedur gaji, penghasilan, dan tunjangan
lainnya ditinjau secara komprehensif dan disempurnakan secara
berkala (periode tertentu) berdasarkan indikator evaluasi yang
2) jelas.
Policies/guidelines and procedures for salaries, remuneration,
and other benefits are reviewed comprehensively and improved
periodically based on clear evaluation indicators.
Annual Report 2025 895 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 896
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Kebijakan/pedoman prosedur disosialisasikan dan dipahami
oleh seluruh pegawai.
3)
Policies/guidelines and procedures are disseminated and
understood by all employees.
Tingkat keadilan dan tingkat kompetitif skema gaji, penghasilan,
dan tunjangan lainnya yang diberlakukan LPEI.
4)
The level of fairness and competitiveness of the salary,
remuneration, and benefits schemes implemented by LPEI.
LPEI menerapkan pemberian penghargaan dan penegakan ketentuan
disiplin pegawai atas penerapan pedoman kode etik
dan disiplin.
g.
LPEI implements reward mechanisms and enforcement of employee
discipline in accordance with the code of ethics and disciplinary
guidelines.
LPEI memiliki kebijakan/ program pemberian penghargaan dan
penegakan disiplin pegawai.
1)
LPEI has policies/programs for rewards and enforcement of
employee discipline.
Terdapat program pemberian penghargaan untuk prestasi, baik
untuk unit dan individu.
2)
Reward programs are in place for achievements, both at unit and
individual levels.
Kebijakan pemberian penghargaan dan penegakan disiplin
pegawai yang disosialisasikan dan dipahami oleh seluruh
3) pegawai.
Reward and discipline enforcement policies are disseminated
and understood by all employees.
Penerapan pemberian penghargaan dan penegakan disiplin
pegawai kepada pegawai sesuai dengan kebijakan yang
4) ditetapkan dan konsisten.
Implementation of rewards and discipline enforcement is carried
out consistently in accordance with established policies.
Keterbukaan informasi mengenai perencanaan LPEI ke depan yang
dapat berakibat/berpengaruh pada pegawai.
h.
Transparency of information regarding LPEI’s future plans that may
affect employees.
LPEI memiliki kebijakan/pedoman mengenai keterbukaan
informasi yang berkaitan dengan perencanaan LPEI yang dapat
1) berpengaruh signifikan bagi pegawai/pekerja.
LPEI has policies/guidelines on information transparency related
to planning that may significantly affect employees/workers.
Terdapat media komunikasi atau sistem informasi yang
menyediakan kebijakan LPEI serta dapat diakses oleh
2) seluruh pegawai.
Communication media or information systems are available to
provide LPEI policies and are accessible to all employees.
Pelaksanaan kebijakan/pedoman keterbukaan informasi tersebut
secara konsisten.
3)
Such transparency policies/guidelines are implemented
consistently.
Direktur Eksekutif menyelenggarakan rapat Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
dan menghadiri rapat Dewan Direktur sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan
25
The Executive Director convenes meetings of the Executive Director and Managing
Director and attends Board of Directors meetings in accordance with prevailing
laws and regulations.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 896 Laporan Tahunan 2025
Page 897
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif memiliki pedoman/tata tertib rapat Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana yang memadai
80
The Executive Director has adequate guidelines/rules of procedure for
meetings of the Executive Director and Managing Director.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Pedoman/tata tertib rapat Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana,
antara lain mengatur:
a.
The guidelines/rules of procedure for meetings of the Executive Director
and Managing Director regulate, among others:
etika rapat;
1)
meeting ethics;
311
tata cara penyusunan risalah rapat; dan
2)
procedures for preparing meeting minutes; and
pelaksanaan evaluasi tindak lanjut hasil rapat sebelumnya.
3) implementation of follow-up evaluation of previous meeting
resolutions.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dapat melakukan
pembahasan atas arahan/rekomendasi/keputusan dan/atau tindak
lanjut atas keputusan Dewan Direktur dalam rapat Direktur Ekseku tif
dan Direktur Pelaksana.
b.
The Executive Director and Managing Director are able to discuss
directives/recommendations/decisions and/or follow-ups to Board of
Directors’ decisions in meetings of the Executive Director and Managing
Director.
Direktur Eksekutif menyelenggarakan rapat Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana secara berkala, paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan
81 359-372
The Executive Director convenes meetings of the Executive Director and
Managing Director on a regular basis, at least once a month.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat rencana rapat Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana dan
agenda yang dibahas.
a.
There is a meeting plan and agenda for meetings of the Executive
Director and Managing Director.
Rapat direncanakan secara berkala, paling sedikit 1 (satu) kali dalam 1
b. (satu) bulan.
Meetings are scheduled regularly, at least once a month.
Penyelenggaraan rapat Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana sesuai
dengan rencana yang ditetapkan dalam RKAT.
c.
The implementation of meetings of the Executive Director and
Managing Director is in accordance with the plan set out in the RKAT.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana menghadiri setiap rapat Direktur
Eksekutif dan Direktur Pelaksana mau pun rapat dengan Dewan Direktur,
jika tidak dapat hadir yang bersangkutan harus menjelaskan alasan
ketidakhadirannya
82
The Executive Director and Managing Director attend every meeting of the
Executive Director and Managing Director as well as meetings with the Board
of Directors; in the event of absence, the concerned party must provide the
reason.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Tingkat kehadiran Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dalam rapat
Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana.
a.
Attendance rate of the Executive Director and Managing Director in
meetings of the Executive Director and Managing Director.
Annual Report 2025 897 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 898
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Tingkat kehadiran Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dalam rapat
dengan Dewan Direktur.
b.
Attendance rate of the Executive Director and Managing Director in
meetings with the Board of Directors.
Hasil rapat Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dituangkan dalam
risalah rapat yang di antaranya memuat alasan ketidakhadiran
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana.
c.
The results of meetings of the Executive Director and Managing Director
are documented in meeting minutes, including the reasons for absence
of the Executive Director and Managing Director.
Direktur Eksekutif melakukan pemantauan/ tindak lanjut pelaksanaan hasil
rapat sebelumnya
83
The Executive Director monitors/follows up on the implementation of
resolutions from previous meetings.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Di dalam setiap rapat, Direktur Eksekutif melakukan pemantauan/
tindak lanjut pelaksanaan hasil rapat sebelumnya.
a.
In every meeting, the Executive Director monitors/follows up on the
implementation of resolutions from previous meetings.
Terhadap pelaksanaan hasil rapat sebelumnya yang belum selesai,
dilakukan pembahasan untuk ditindaklanjuti.
b.
Outstanding resolutions from previous meetings are discussed for
follow-up.
Direktur Eksekutif menindaklanjuti arahan dan/atau keputusan Dewan
Direktur
84
The Executive Director follows up on directives and/or decisions of the Board
of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat tindak lanjut atas arahan dan/atau keputusan Dewan Direktur.
There is follow-up on directives and/or decisions of the Board of Directors.
Direktur Eksekutif menyelenggarakan fungsi kesekretariatan LPEI.
26
The Executive Director administers the secretariat function of LPEI.
Sekretaris Lembaga dilengkapi dengan faktor-faktor pendukung
keberhasilan pelaksanaan tugasnya.
85 540-549
The Corporate Secretary is supported by factors that ensure the successful
execution of duties.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Sekretaris Lembaga memiliki kualifikasi yang memadai.
a.
The Corporate Secretary possesses adequate qualifications.
Sekretaris Lembaga telah memenuhi kualifikasi yang ditentukan
oleh LPEI.
1)
The Corporate Secretary meets the qualifications determined by
LPEI.
Pengalaman profesional dan kompetensi yang dimiliki mencakup
pengetahuan di bidang hukum, keuangan, memahami kegiatan
usaha, dan dapat berkomunikasi
2) dengan baik.
Professional experience and competencies include knowledge
in legal and financial fields, understanding of business activities,
and good communication skills.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 898 Laporan Tahunan 2025
Page 899
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Struktur organisasi Sekretaris Lembaga sesuai dengan kebutuhan untuk
pelaksanaan tugasnya.
Posisi Sekretaris Lembaga dalam struktur organisasi adalah
pejabat yang ditunjuk satu sampai dua tingkat di bawah
Direktur Eksekutif, diangkat/ditetapkan dan diberhentikan
oleh Direktur Eksekutif berdasarkan mekanisme internal
b. LPEI.
The organizational structure of the Corporate Secretary is aligned with
the needs for executing duties.
The position of the Corporate Secretary within the organizational
structure is an official appointed one to two levels below the Executive
Director, appointed/dismissed by the Executive Director based on LPEI’s
internal mechanism.
Uraian tugas Sekretaris Lembaga paling sedikit mencakup hal-hal
substantif, sebagai berikut:
c.
The duties of the Corporate Secretary include at least the following
substantive matters:
Memastikan bahwa LPEI mematuhi peraturan tentang
persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan
1) prinsip-prinsip tata kelola yang baik;
Ensuring LPEI’s compliance with disclosure requirements in line
with the implementation of good governance principles;
Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Direktur Eksekutif
dan Dewan Direktur secara berkala dan/ atau
sewaktu-waktu apabila diminta;
2)
Providing information required by the Executive Director and the
Board of Directors periodically and/or on an ad hoc basis when
requested;
Sebagai penghubung LPEI dengan pemangku kepentingan;
3)
Acting as liaison between LPEI and stakeholders;
Menatausahakan dan menyimpan dokumen LPEI
4)
Administering and maintaining LPEI documents.
Sekretaris Lembaga menjalankan fungsinya.
86
The Corporate Secretary performs its functions.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Sekretaris Lembaga memberikan informasi yang material dan relevan
kepada Direktur Eksekutif dan Dewan Direktur.
a.
The Corporate Secretary provides material and relevant information to
the Executive Director and the Board of Directors.
Sekretaris Lembaga mengoordinasikan penyusunan dan
penyampaian laporan Direktur Eksekutif dan Dewan Direktur yang
akurat dan dapat diandalkan.
1)
Coordinates the preparation and submission of accurate
and reliable reports of the Executive Director and the Board of
Directors.
Annual Report 2025 899 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 900
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Laporan keuangan triwulanan, realisasi RKAT triwulanan, dan
laporan keuangan tahunan disampaikan kepada Direktur
Eksekutif tepat waktu. Sekretaris Lembaga mengoordinasikan
penyampaian keuangan triwulanan, realisasi RKAT triwulanan,
paling lama 30 (tiga puluh) hari setelah triwulan tersebut
kepada Direktur Pelaksana.
Sekretaris Lembaga mengoordinasikan penyampaian
laporan keuangan tahunan yang telah diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik dan untuk disampaikan paling lambat 30 April
2) tahun berikutnya.
Quarterly financial reports, quarterly RKAT realization reports,
and annual financial reports are submitted to the Executive
Director in a timely manner. The Corporate Secretary coordinates
submission of quarterly financial reports and RKAT realization no
later than 30 days after the end of the quarter to the Managing
Director.
The Corporate Secretary also coordinates submission of audited
annual financial statements by the Public Accounting Firm no
later than April 30 of the following year.
Memutakhirkan materi informasi yang disajikan dalam laman/
situs web LPEI dan media komunikasi daring
3) LPEI secara berkala.
Regularly updates information materials presented on LPEI’s
website and online communication media.
Mengoordinasikan penyiapan dan penyediaan bahanbahan
untuk press release Direktur Eksekutif sesuai ke bu tuhan LPEI.
4)
Coordinates preparation and provision of materials for the
Executive Director’s press releases as required by LPEI.
Pelayanan pemberian informasi yang dibu tuhkan atas data
atau performance dari LPEI dalam batas-batas yang terdapat
dalam protokol informasi yang ditetapkan LPEI dan penyampaian
5) laporan lainnya kepada Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif.
Provides information services regarding LPEI data or performance
within the limits set by LPEI’s information protocol and submits
other reports to the Board of Directors and the Executive Director.
Tingkat ketepatan waktu yang memadai atas penyampaian
laporan dan informasi relevan lainnya yang disampaikan kepada
6) Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif.
Ensures timeliness in delivering reports and other relevant
information to the Board of Directors and the Executive Director.
Sekretaris Lembaga menjalankan tugas sebagai penghubung.
b.
The Corporate Secretary performs its role as liaison.
Sekretaris Lembaga menyusun jadwal, mengorganisasikan dan
/ atau mengoordinasikan rapat Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana, rapat Dewan Direktur, dan Rapat Pengesahan RKAT /
1) RJP.
Prepares schedules, organizes, and/or coordinates meetings of
the Executive Director and Managing Director, Board of Directors
meetings, and RKAT/RJP approval meetings.
Sekretaris Lembaga bertindak sebagai narahubung antara
Lembaga dengan publik dan pemangku kepen ting an LPEI.
2)
Acts as a point of contact between the Institution and the public
and LPEI stakeholders.
Sekretaris Lembaga menjalankan fungsi pelaksanaan dan
pendokumen tasian dokumen rapat Dewan Direktur dan Direktur
Eksekutif serta dokumen pelaporan Dewan Direktur.
c.
The Corporate Secretary performs functions related to implementation
and documentation of Board of Directors and Executive Director
meetings and reporting documents.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 900 Laporan Tahunan 2025
Page 901
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Sekretaris Lembaga membuat, memelihara, dan menyimpan
risalah Rapat Pengesahan RKAT dan RJP.
a) Risalah Rapat Pengesahan RKAT dan RJP paling sedikit
memuat waktu, agenda, peserta, pendapat yang berkembang
dalam rapat, dan keputusan rapat.
b) Risalah Rapat Pengesahan RKAT dan RJP dimaksud
1)
ditandatangani oleh Ketua Dewan Direktur.
Prepares, maintains, and stores minutes of RKAT and RJP
approval meetings.
a) Minutes include at least time, agenda, participants,
discussions, and resolutions.
b) Minutes are signed by the Chair of the Board of Directors.
Sekretaris Lembaga mengoordinasikan penyusunan,
pemeliharaan dan penyimpanan risalah rapat Dewan
Direktur dan Direktur Ekseku tif:
a) Memastikan tersedianya Risalah Rapat Dewan
Direktur dan Direktur Ekseku tif
b) Mencantumkan perbedaan pendapat (dissenting
opinions) yang terjadi dalam rapat Dewan Direktur
dan Direktur Ekseku tif pada risalah rap at beserta
alasan perbedaan pendapat tersebut (bila ada).
c) risalah rapat memuat hasil evaluasi atas
pelaksanaan keputusan rapat sebelumnya
d) Dewan Direktur dan Direktur Pelaksana menerima
salinan risalah rapat Dewan Direktur dan Direktur
Eksekutif.
e) Validasi risalah rapat selambat-lambatnya 7 (tujuh)
hari setelah rapat dilaksanakan.
f) Risalah dari setiap rapat Dewan Direktur dan
2)
Direktur Eksekutif disimpan di LPEI.
g) Risalah dari setiap rapat Dewan Direktur dan
Direktur Ekseku tif dapat diakses oleh setiap anggota
Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif
Coordinates preparation, maintenance, and storage of minutes
of Board of Directors and Executive Director meetings:
a) Ensures availability of meeting minutes;
b) Includes dissenting opinions and the reasons for such opinions
(if any);
c) Includes evaluation of implementation of previous meeting
resolutions;
d) Copies of minutes are provided to the Board of Directors and
Managing Director;
e) Validation of minutes no later than 7 days after the meeting;
f) Minutes are stored at LPEI;
g) Minutes are accessible to all members of the Board of
Directors and the Executive Director.
Sekretaris Lembaga menyelenggarakan program pengenalan
bagi anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan/ atau
Direktur Pelaksana yang baru diangkat.
d.
The Corporate Secretary organizes orientation programs for newly
appointed members of the Board of Directors, Executive Director, and/or
Managing Director.
Terdapat kebijakan/pedoman tentang program pengenalan
LPEI bagi anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur
Pelaksana yang baru diangkat.
1) There are policies/guidelines regarding the LPEI induction
program for newly appointed members of the Board of Directors,
the Executive Director, and Managing Directors.
Annual Report 2025 901 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 902
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat rencana kerja mengenai program pengenalan LPEI
kepada anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur
Pelaksana yang baru diangkat
2)
There is a work plan regarding the LPEI induction program for
newly appointed members of the Board of Directors, the Executive
Director, and Managing Directors.
Program pengenalan meliputi:
a) pelaksanaan prinsip-prinsip tata kelola LPEI;
b) gambaran mengenai LPEI berkaitan dengan tujuan, sifat, dan
lingkup kegiatan, kinerja keuangan dan operasi, strategi, rencana
usaha jangka pendek dan jangka panjang, risiko dan masalah-
masalah strategis lainnya;
c) keterangan berkaitan dengan kewenangan yang
didelegasikan, audit internal dan eksternal, sistem dan kebijakan
pengendalian internal, termasuk Komite Audit; dan
d) keterangan mengenai tugas dan tanggung jawab Dewan
Direktur, Direktur Ekseku tif, dan Direktur Pelaksana serta hal-hal
3)
yang tidak diperbolehkan. Orientation programs include:
a) implementation of LPEI governance principles;
b) overview of LPEI, including objectives, nature and scope of
activities, financial and operational performance, strategies,
short- and long-term business plans, risks, and other strategic
issues;
c) information on delegated authority, internal and external
audit, internal control systems and policies, including the Audit
Committee;
d) duties and responsibilities of the Board of Directors, Executive
Director, and Managing Director, including prohibited matters.
Sekretaris Lembaga melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Ketua
Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif.
e.
The Corporate Secretary reports the execution of duties to the Chair of
the Board of Directors concurrently serving as Executive Director.
Laporan yang berkaitan dengan tugasnya secara berkala, dan
apabila diminta dapat memberikannya kepada Ketua Dewan
Direktur merangkap Direktur Eksekutif
1) Reports related to their duties are prepared on a regular basis,
and when requested, may be submitted to the President Director
of the Board of Directors concurrently serving as Executive
Director.
Laporan/hasil telaah tingkat kepatuhan LPEI terhadap peraturan
mengenai persyaratan keterbukaan sejalan dengan penerapan
prinsip tata kelola yang baik.
2)
Reports/review results on the level of LPEI’s compliance with
regulations concerning disclosure requirements are aligned with
the implementation of good governance principles.
Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif mengevaluasi kualitas
fungsi Sekretaris Lembaga
87
The Chair of the Board of Directors concurrently serving as Executive Director
evaluates the quality of the Corporate Secretary function.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat evaluasi atas pelaksanaan tugas Sekretaris Lembaga.
a.
There is an evaluation of the Corporate Secretary’s duties.
Capaian atas pelaksanaan tugas Sekretaris Lembaga.
b.
Achievement of the Corporate Secretary’s duties.
III. KELENGKAPAN DAN PELAKSANAAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB DEWAN PENGAWAS
SYARIAH DAN KOMITE DEWAN PENGAWAS SYARIAH DAN KOMITE
COMPLETENESS AND IMPLEMENTATION OF DUTIES AND RESPONSIBILITIES OF THE SHARIA
SUPERVISORY BOARD AND COMMITTEES
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 902 Laporan Tahunan 2025
Page 903
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI memiliki Dewan Pengawas Syariah yang efektif.
27 328-336
LPEI has an effective Sharia Supervisory Board.
Direktur Eksekutif memiliki Dewan Pengawas Syariah sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebutuhan LPEI
88
The Executive Director establishes a Sharia Supervisory Board in accordance
with laws and regulations and LPEI’s needs.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat Dewan Pengawas Syariah yang bekerja secara kolektif
dan bertugas dan berfungsi mengawasi serta memberikan nasihat
mengenai penyelenggaraan kegiatan pembiayaan syariah LPEI agar
a. sesuai dengan prinsip syariah.
There is a Sharia Supervisory Board that works collectively and functions
to supervise and provide advice on the implementation of LPEI’s sharia
financing activities to ensure compliance with sharia principles.
Dewan Pengawas Syariah diangkat dan diberhentikan oleh Direktur
Eksekutif berdasarkan keputusan rapat Dewan Direktur.
b. The Sharia Supervisory Board is appointed and dismissed by the
Executive Director based on resolutions of the Board of Directors
meeting.
Komposisi keanggotaan yang mendukung pelaksanaan fungsi komite dan
independensi dari dewan pengawas syariah
89
The composition of membership supports the implementation of committee
functions and the independence of the Sharia Supervisory Board.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Anggota Dewan Pengawas Syariah berdasarkan musyawarah dan
mufakat di dalam rapat Dewan Pengawas Syariah menunjuk Ketua
Dewan Pengawas Syariah merangkap anggota.
a.
Members of the Sharia Supervisory Board, through deliberation and
consensus in a Sharia Supervisory Board meeting, appoint a Chair of
the Sharia Supervisory Board who concurrently serves as a member.
Salah seorang anggota Dewan Pengawas Syariah memiliki
pengetahuan dan pengalaman kerja yang cukup di bidang
pembiayaan syariah dan akuntansi/keuangan syariah.
b.
At least one member of the Sharia Supervisory Board possesses
sufficient knowledge and work experience in sharia financing and
sharia accounting/finance.
Anggota Dewan Pengawas Syariah tidak mempunyai kaitan dengan
manajemen, kaitan kepemilikan dan dengan kegiatan usaha LPEI.
c.
Members of the Sharia Supervisory Board have no relationship with
management, ownership, or LPEI’s business activities.
Dewan Pengawas Syariah memiliki piagam/ charter.
90
The Sharia Supervisory Board has a charter.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat piagam untuk Dewan Pengawas Syariah yang ditetapkan
oleh Dewan Direktur, yang ditinjau dan dimutakhirkan secara berkala.
a.
A charter for the Sharia Supervisory Board is established by the Board of
Directors and is reviewed and updated periodically.
Muatan piagam Dewan Pengawas Syariah sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan.
b.
The contents of the Sharia Supervisory Board charter are in accordance
with prevailing laws and regulations.
Annual Report 2025 903 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 904
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Pengawas Syariah melaporkan kegiatan dan hasil penugasan yang
diterimanya kepada Direktur Eksekutif.
91
The Sharia Supervisory Board reports its activities and the results of its
assignments to the Executive Director.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat laporan kepada Direktur Eksekutif atas setiap pelaksanaan
penugasan yang paling sedikit memuat perbandingan realisasi kegiatan
dengan program kerja tahunan serta substansi hasil kegiatan dan
rekomendasinya.
Reports are submitted to the Executive Director for each assignment carried
out, at a minimum containing a comparison between the realization of
activities and the annual work program, as well as the substance of the
activity results and recommendations.
Dewan Direktur memiliki Komite Dewan Direktur yang efektif.
28
The Board of Directors has effective Board Committees.
Dewan Direktur membentuk Komite sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan dan kebutuhan Dewan Direktur
92
The Board of Directors establishes Committees in accordance with prevailing
laws and regulations and the needs of the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat:
1) Komite Audit,
2) Komite Pemantau Risiko, dan
3) Komite Remunerasi dan Nominasi yang bekerja secara kolektif dan
berfungsi membantu Dewan Direktur dalam melaksanakan tugasnya.
a. There are:
Audit Committee;
Risk Monitoring Committee; and
Remuneration and Nomination Committee,
which work collectively and function to assist the Board of Directors in
performing its duties.
307-309
Terdapat komite lain untuk membantu tugas Dewan Direktur
berdasarkan analisis mengenai kebutuhan untuk mendukung
b. Dewan Direktur melaksanakan tugasnya.
Other committees are established as needed to support the Board of
Directors in carrying out its duties.
Pengangkatan anggota komite dilakukan oleh Direktur Eksekutif
berdasarkan keputusan rapat Dewan Direktur
c.
Committee members are appointed by the Executive Director based on
resolutions of the Board of Directors meeting.
Ketua Komite Dewan Direktur adalah anggota Dewan Direktur.
d. The Chair of each Board Committee is a member of the Board of
Directors.
Komposisi keanggotaan yang mendukung pelaksanaan fungsi komite dan
independensi dari masing-masing komite Dewan Direktur
93
The composition of membership supports the implementation of committee
functions and the independence of each Board Committee.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
308
Factors assessed for compliance:
Anggota Komite Dewan Direktur memiliki pengetahuan dan
pengalaman kerjayang cukup di bidang tugas masing-masing
a. Komite Dewan Direktur:
Members of the Board Committees possess sufficient knowledge and
work experience in their respective areas:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 904 Laporan Tahunan 2025
Page 905
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Komite Audit memiliki seorang anggota dari pihak independen
yang memiliki keahlian di bidang keuangan/ akuntansi dan
seorang anggota dari pihak independen yang memiliki keahlian
1) di bidang hukum atau perbankan.
The Audit Committee includes one independent member with
expertise in finance/accounting and one independent member
with expertise in law or banking.
Komite Pemantau Risiko memiliki seorang anggota dari pihak
independen yang memiliki keahlian di bidang manajemen risiko
dan seorang anggota dari pihak independen yang memiliki
2) keahlian di bidang keuangan
The Risk Monitoring Committee includes one independent
member with expertise in risk management and one independent
member with expertise in finance.
Komite Remunerasi dan Nominasi memiliki seorang anggota
Dewan Direktur dan seorang pejabat LPEI yang membidangi
bidang sumber daya manusia.
3)
The Remuneration and Nomination Committee includes one
member of the Board of Directors and one LPEI official responsible
for human resources.
Anggota Komite Dewan Direktur berasal dari pihak independen dan
tidak mempunyai kaitan dengan manajemen,
kaitan kepemilikan dan dengan kegiatan usaha LPEI.
b.
Members of the Board Committees are independent parties and
have no relationship with management, ownership, or LPEI’s business
activities.
Jumlah keanggotaan komite:
c. Composition of committee membership:
Composition of committee membership:
Komite Audit terdiri atas 1 (satu) anggota Dewan Direktur sebagai
ketua dan 2 (dua) pihak independen sebagai anggota.
1)
The Audit Committee consists of 1 (one) member of the Board of
Directors as Chair and 2 (two) independent members.
Komite Pemantau Risiko atas 1 (satu) anggota Dewan Direktur
sebagai ketua dan 2 (dua) pihak independen sebagai anggota.
2)
The Risk Monitoring Committee consists of 1 (one) member of the
Board of Directors as Chair and 2 (two) independent members.
Komite Remunerasi dan Nominasi terdiri atas 1 (satu) orang
anggota Dewan Direktur sebagai ketua, 1 (satu) orang anggota
Dewan Direktur sebagai anggota, dan 1 (satu) orang pejabat LPEI
yang membidangi bidang sumber daya manusia.
3)
The Remuneration and Nomination Committee consists of 1
(one) member of the Board of Directors as Chair, 1 (one) member
of the Board of Directors as a member, and 1 (one) LPEI official
responsible for human resources.
Jumlah keanggotaan Komite lainnya yang berasal dari luar Dewan
Direktur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
d. The number of members of other committees originating from outside
the Board of Directors is in accordance with prevailing laws and
regulations.
Anggota komite audit, komite manajemen risiko, dan komite
remunerasi yang bukan merupakan anggota Dewan Direktur
memiliki masa jabatan paling lama 3 (tiga) tahun dan dapat
diperpanjang satu kali paling lama selama 3 (tiga) tahun masa
jabatan, dengan tidak mengurangi hak Direktur Eksekutif
e. untuk memberhentikannya sewaktu-waktu
Members of the Audit Committee, Risk Management Committee,
and Remuneration Committee who are not members of the Board of
Directors serve a term of up to 3 (three) years and may be extended
once for a maximum of 3 (three) years, without prejudice to the
Executive Director’s right to dismiss them at any time.
Annual Report 2025 905 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 906
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Komite Dewan Direktur memiliki piagam/ charterdan program kerja Tahunan
94
The Board Committees have charters and annual work programs.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat piagam untuk setiap Komite Dewan Direktur yang ditetapkan
oleh Dewan Direktur, yang ditinjau dan
a. dimutakhirkan secara berkala.
Each Board Committee has a charter established by the Board of
Directors, which is reviewed and updated periodically.
Muatan piagam Komite Audit, Komite Peamantau Risiko, dan Komite
Remunerasi dan Nominasi sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan; sedangkan muatan piagam
komite lainnya sesuai kebutuhan Dewan Direktur.
b. The contents of the charters of the Audit Committee, Risk Monitoring
Committee, and Remuneration and Nomination Committee comply
with prevailing laws and regulations; while the contents of other
committee charters are aligned with the needs of the Board of
Directors.
Terdapat program kerja tahunan yang disetujui oleh Dewan Direktur.
c.
There is an annual work program approved by the Board of Directors:
Program kerja tahunan Komite Audit paling sedikit memuat
telaah untuk:
a) memastikan efektivitas sistem pengendalian manajemen dan
memberikan rekomendasi penyempurnaan sistem pengendalian
manajemen beserta pelaksanaannya;
b) efektivitas pelaksanaan tugas auditor eksternal dan SPI;
c) menilai pelaksanaan kegiatan serta hasil audit yang
dilaksanakan oleh auditor eksternal dan SPI;
d) telah terdapat prosedur review yang memuaskan terhadap
segala informasi yang dikeluarkan oleh LPEI;
e) self-assessment kinerja Komite Audit.
The Audit Committee’s annual work program includes, at a
1)
minimum, reviews to:
a) ensure the effectiveness of the management control system
and provide recommendations for its improvement and
implementation;
b) assess the effectiveness of the duties of the external auditor
and internal audit (SPI);
c) evaluate the implementation and results of audits conducted
by the external auditor and SPI;
d) ensure satisfactory review procedures for all information
issued by LPEI;
e) conduct a self-assessment of the Audit Committee’s
performance.
Program kerja tahunan Komite Manajemen Risiko paling sedikit
memuat telaah untuk:
a) memastikan kebijakan manajemen risiko telah dilaksanakan
sesuai kebijakan;
b) efektivitas pelaksanaan tugas satuan kerja manajemen risiko;
c) self-assessment kinerja Komite Manejemen Risiko.
2) The Risk Management Committee’s annual work program
includes, at a minimum, reviews to:
a) ensure risk management policies are implemented in
accordance with established policies;
b) assess the effectiveness of the risk management unit;
c) conduct a self-assessment of the Risk Management
Committee’s performance.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 906 Laporan Tahunan 2025
Page 907
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Program kerja tahunan Komite Remunerasi dan Nominasi paling
sedikit memuat telaah untuk:
a) memastikan kebijakan gaji, penghasilan, dan tunjangan
lainnya didasarkan atas kinerja, Risiko, kewajaran dengan peers
group, sasaran, dan strategi
jangka panjang LPEI dan dilaksanakan sesuai
kebijakan;
b) sistem serta prosedur pemilihan dan/ atau
penggantian Direktur Pelaksana dan pihak
www.jdih.kemenkeu.go.id
-85-
independen yang akan menjadi anggota Dewan
Pengawas Syariah dan Komite;
3) c) self-assessment kinerja Komite Remunerasi dan
Nominasi.
The Remuneration and Nomination Committee’s annual work
program includes, at a minimum, reviews to:
a) ensure that salary, remuneration, and other benefits policies
are based on performance, risk, fairness with peer groups,
objectives, and LPEI’s long-term strategy, and are implemented
accordingly;
b) review systems and procedures for the selection and/or
replacement of the Managing Director and independent parties
to become members of the Sharia Supervisory Board and
Committees;
c) conduct a self-assessment of the Remuneration and
Nomination Committee’s performance.
Program kerja tahunan Komite lainnya paling sedikit sesuai
dengan piagam komite lainnya dan self-assessment kinerja
Komite lainnya.
4)
The annual work program of other committees aligns at least
with their respective charters and includes self-assessment of
performance.
Program kerja tahunan Komite Remunerasi dan Nominasi paling
sedikit memuat telaah untuk:
a) memastikan kebijakan gaji, penghasilan, dan tunjangan
lainnya didasarkan atas kinerja, Risiko, kewajaran dengan peers
group, sasaran, dan strategi
jangka panjang LPEI dan dilaksanakan sesuai kebijakan;
b) sistem serta prosedur pemilihan dan/ atau
penggantian Direktur Pelaksana dan pihak
independen yang akan menjadi anggota Dewan
Pengawas Syariah dan Komite;
c) self-assessment kinerja Komite Remunerasi dan
Nominasi.
5)
The Remuneration and Nomination Committee’s annual work
program includes, at a minimum, reviews to:
a) ensure that salary, remuneration, and other benefits policies
are based on performance, risk, fairness with peer groups,
objectives, and LPEI’s long-term strategy, and are implemented
accordingly;
b) review systems and procedures for the selection and/or
replacement of the Managing Director and independent parties
to become members of the Sharia Supervisory Board and
Committees;
c) conduct a self-assessment of the Remuneration and
Nomination Committee’s performance.
Komite Dewan Direktur melaksanakan rapat rutin sesuai dengan program
kerja tahunan serta melakukan kegiatan lain yang ditugaskan Dewan
Direktur
95
The Board Committees conduct regular meetings in accordance with the
annual work program and carry out other activities assigned by the Board of
Directors.
Annual Report 2025 907 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 908
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Jumlah rapat berkala dan agenda yang dibahas sesuai dengan
program kerja tahunan sertajumlah kegiatan lain sesuai yang
ditugaskan Dewan Direktur.
a.
The number of periodic meetings and agendas discussed are in line
with the annual work program, as well as other activities assigned by
the Board of Directors.
Risalah rapat Komite Dewan Direktur harus dibuat untuk setiap rapat,
memuat hasil-hasil analisis, hasil penelaahan,
dan evaluasi atas acara yang diagendakan, serta risalah asli
dari setiap rapat Komite Dewan Direktur diserahkan kepada
b. Sekretariat Dewan Direktur untuk disimpan di LPEI.
Minutes of Board Committee meetings are prepared for each meeting,
containing the results of analysis, reviews, and evaluations of agenda
items, and the original minutes are submitted to the Board of Directors
Secretariat for storage at LPEI.
Komite Dewan Direktur melaporkan kegiatan dan hasil penugasan yang di
terimaanya kepada Dewan Direktur
96
The Board Committees report their activities and the results of assignments
to the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat laporan pelaksanaan tugas Komite Dewan Direktur secara
berkala sekurang-kurangnya 3 (tiga) bulan sekali yang
disampaikan kepada Dewan Direktur.
a.
Periodic reports on the implementation of duties of the Board
Committees are submitted at least once every 3 (three) months to the
Board of Directors.
Terdapat laporan kepada Dewan Direktur atas setiap pelaksanaan
penugasan disertai dengan rekomendasi.
b. Periodic reports on the implementation of duties of the Board
Committees are submitted at least once every 3 (three) months to the
Board of Directors.
PENERAPAN FUNGSI KEPATUHAN, AUDIT INTERNAL, DAN AUDIT EKSTERNAL
IMPLEMENTATION OF COMPLIANCE, INTERNAL AUDIT, AND EXTERNAL AUDIT FUNCTIONS
Perangkat Fungsi Kepatuhan yang Memadai
28.
Adequate Compliance Function Framework
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 908 Laporan Tahunan 2025
Page 909
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif menunjuk seorang pejabat yang berada satu atau dua
tingkat di bawah Direktur Eksekutif untuk membawahkan fungsi kepatuhan
97
The Executive Director appoints an official one or two levels below the
Executive Director to oversee the compliance function.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat seorang pejabat yang berada satu atau dua tingkat di
bawah Direktur Eksekutif yang membawahkan fungsi kepatuhan yang
a. ditunjuk oleh Direktur Eksekutif.
There is an official one or two levels below the Executive Director who
oversees the compliance function, appointed by the Executive Director.
Pejabat yang membawahkan fungsi kepatuhan tidak membawahkan
fungsi:
b.
There is an official one or two levels below the Executive Director who
oversees the compliance function, appointed by the Executive Director.
bisnis dan operasional;
1) 563-570
business and operations;
Manajemen Risiko yang melakukan pengambilan keputusan
pada kegiatan usaha LPEI;
2)
Risk Management that performs decision-making in LPEI’s
business activities;
tresuri (treasury);
3)
treasury;
keuangan dan akuntansi;
4)
finance and accounting;
logistik dan pengadaan barang atau jasa;
5)
logistics and procurement of goods or services;
teknologi informasi; dan/ atau
6)
information technology; and/or
audit internal.
7)
internal audit.
Direktur Eksekutif melaksanakan pengurusan LPEI sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan
29.
The Executive Director manages LPEI in accordance with prevailing laws and
regulations.
Annual Report 2025 909 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 910
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif menetapkan mekanisme untuk menjaga kepatuhan
terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.
98
The Executive Director establishes mechanisms to ensure compliance with
laws and regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat fungsi yang memastikan kebijakan, keputusan LPEI, dan
seluruh kegiatan LPEI sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
a. undangan.
There is a function that ensures LPEI’s policies, decisions, and all
activities comply with prevailing laws and regulations.
Fungsi kepatuhan mengikuti perkembangan sesuai ketentuan
peraturan perundang-undangan.
b.
The compliance function keeps up to date with developments in
applicable laws and regulations.
LPEI menjalankan ketentuan peraturan perundang-undangan.
99
LPEI complies with prevailing laws and regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kajian kepatuhan (compliance opinion) atas rencana
tindakan dan permasalahan yang terjadi terkait dengan 563-570
a. kesesuaian ketentuan peraturan perundang-undangan.
There is a compliance opinion on action plans and issues related to
conformity with laws and regulations.
Terdapat kegiatan evaluasi kajian risiko dan kepatuhan atas rencana
inisiatif bisnis, kebijakan dan rencana kerja sama
yang akan dilakukan oleh LPEI.
b.
There are evaluation activities on risk and compliance reviews of
proposed business initiatives, policies, and cooperation plans to be
undertaken by LPEI.
Tingkat kepatuhan LPEI terhadap ketentuan peraturan perundang-
c. undangan:
The level of LPEI’s compliance with laws and regulations:
Tidak adanya teguran, tuntutan, maupun sanksi kepada LPEI oleh
otoritas/instansi yang berwenang di bidang
1) usaha LPEI;
No warnings, claims, or sanctions imposed on LPEI by authorized
authorities/agencies in LPEI’s business sector;
Opini Auditor tidak menunjukkan adanya pelanggaran yang
signifikan atas ketentuan peraturan perundangundangan;
2)
Auditor’s opinion does not indicate any significant violations of
laws and regulations.
LPEI melakukan koordinasi pengelolaan dan administrasi Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN).
30.
LPEI coordinates the management and administration of State Officials’ Asset
Disclosure Reports (LHKPN).
LPEI memiliki kebijakan tentang kepatuhan pelaporan harta kekayaan
penyelenggara negara bagi Anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif,
Direktur Pelaksana, dan pejabat tertentu yang di tetapkan oleh dewan
100 Direktur 621
LPEI has policies on compliance with asset disclosure reporting for members
of the Board of Directors, the Executive Director, the Managing Director, and
certain officials as determined by the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 910 Laporan Tahunan 2025
Page 911
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat kebijakan/ SOP tentang pengelolaan terhadap kepatuhan
dan penyampaian LHKPN.
a.
There are policies/SOPs on managing compliance and submission of
LHKPN.
Terdapat keputusan Direktur Eksekutif tentang jabatan dalam
organisasi LPEI yang ditetapkan sebagai Penyelenggara Negara yang
wajib menyampaikan LHKPN di kepada KPK.
b.
There is a decision of the Executive Director regarding positions within
LPEI designated as State Officials required to submit LHKPN to the
Corruption Eradication Commission (KPK).
Terdapat keputusan Direktur Eksekutif tentang pejabat LPEI yang
ditugaskan melaksanakan koordinasi dengan KPK berkaitan dengan
pengelolaan LHKPN di lingkungan LPEI.
c.
There is a decision of the Executive Director regarding LPEI officials
assigned to coordinate with the KPK in relation to LHKPN management
within LPEI.
Terdapat kebijakan/pedoman mengenai pemberian sanksi terhadap
Penyelenggara Negara yang belum menyampaikan LHKPN sesuai
d. ketentuan peraturan perundang-undangan.
There are policies/guidelines regarding sanctions for State Officials who
fail to submit LHKPN in accordance with laws and regulations.
Penyelenggara Negara Wajib Lapar memahami kebijakan/ SOP tentang
kepatuhan pelaporan harta kekayaan penyelenggara negara
101
State Officials required to report understand the policies/SOPs on
compliance with asset disclosure reporting
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pelaksanaan sosialisasi dan bimbingan teknis tentang LHKPN
kepada pegawai terkait.
a.
There are socialization and technical guidance activities on LHKPN for
relevant employees.
Penyelenggara Negara mampu menyusun LHKPN secara tepat waktu
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
b.
State Officials are able to prepare and submit LHKPN in a timely manner
in accordance with laws and regulations.
LPEI melaksanakan kebijakan/SOP tentang kepatuhan pelaporan harta
102 kekayaan Penyelenggara Negara
LPEI implements policies/SOPs on compliance with asset disclosure reporting.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Tingkat kepatuhan Penyelenggara Negara di LPEI dalam
a. menyampaikan LHKPN.
The level of compliance of State Officials in LPEI in submitting LHKPN.
Terdapat pelaporan berkala tentang perkembangan pemenuhan
kewajiban menyampaikan LHKPN kepada KPK.
b.
There are periodic reports on the progress of fulfilling LHKPN submission
obligations to the KPK.
Terdapat pemberian teguran/ sanksi bagi Penyelenggara Negara yang
belum/tidak menyampaikan LHKPN sesuai
c. ketentuan peraturan perundang-undangan.
There are warnings/sanctions imposed on State Officials who fail or do
not submit LHKPN in accordance with laws and regulations.
LPEI melaksanakan program pengendalian gratifikasi sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan
31.
LPEI implements a gratuity control program in accordance with prevailing laws and
regulations.
Annual Report 2025 911 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 912
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI memiliki kebijakan/ketentuan tentang pengendalian gratifikasi
103 622-628
LPEI has policies/regulations on gratuity control.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan/ketentuan tentang pengendalian gratifikasi.
a.
There are policies/regulations on gratuity control.
Kebijakan/ketentuan tentang pengendalian gratifikasi yang meliputi
komitmen Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan
Direktur Pelaksana, ketentuan ten tang gratifikasi, fungsi yang
ditugaskan mengelola gratifikasi, mekanisme pelaporan
gratifikasi, pemantauan atas pelaksanaan dan sanksi atas
b. penyimpangan ketentuan gratifikasi.
Such policies/regulations include commitments of the Board of
Directors, the Executive Director, and the Managing Director; provisions
on gratuities; the function assigned to manage gratuities; reporting
mechanisms; monitoring of implementation; and sanctions for
violations.
LPEI melaksanakan upaya untuk meningkatkan pemahaman terhadap
kebijakan/ketentuan pengendalian gratifikasi
104
LPEI undertakes efforts to enhance understanding of gratuity control policies/
regulations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat pelaksanaan komunikasi dan sosialisasi tentang
pengendalian gratifikasi kepada Dewan Direktur, Direktur
Eksekutif, Direktur Pelaksana, dan pegawai LPEI.
a.
There are communication and socialization activities regarding gratuity
control for the Board of Directors, the Executive Director, the Managing
Director, and LPEI employees.
Terdapat kegiatan pendistribusian ketentuan dan perangkat
pengendalian gratifikasi di lingkungan LPEI.
b.
There are activities to distribute gratuity control policies and tools within
LPEI.
Terdapat survei untuk menilai tingkat pemahaman Dewan Direktur,
Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana, dan
pegawai yang memadai terhadap kebijakan pengendalian
c. gratifikasi.
There are surveys to assess the level of understanding of gratuity
control policies among the Board of Directors, the Executive Director, the
Managing Director, and employees.
Terdapat kegiatan diseminasi ten tang pengendalian gratifikasi kepada
pemangku kepentingan melalui media digital atau
media cetak atau pertemuan yang dilakukan secara periodik
d. minimal 1 (satu) tahun sekali.
There are dissemination activities on gratuity control to stakeholders
through digital media, print media, or meetings conducted periodically
at least once a year
LPEI mengimplementasikan pengendalian gratifikasi.
105
LPEI implements gratuity control.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kegiatan pengelolaan gratifikasi yang sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan
a.
There are gratuity management activities in accordance with laws and
regulations.
Terdapat mekanisme pelaporan tentang pengendalian gratifikasi di
b. lingkungan LPEI.
There are reporting mechanisms for gratuity control within LPEI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 912 Laporan Tahunan 2025
Page 913
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat peninjauan dan penyempurnaan berkala terhadap
perangkat pendukung.
c.
There are periodic reviews and improvements of supporting
instruments.
LPEI melaksanakan kebijakan atas sistem pelaporan atas dugaan penyimpangan
32. pada LPEI (whistleblowing system). 614-619
LPEI implements a whistleblowing system policy for reporting alleged violations.
LPEI memiliki kebijakan tentang pelaporan atas dugaan penyimpangan
106 pada LPEI (whistleblowing system).
LPEI has policies on reporting alleged violations (whistleblowing system).
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan mengenai pelaporan atas dugaan penyimpangan
pada LPEI (whistleblowing system).
a.
There are policies on reporting alleged violations (whistleblowing
system).
Materi Pedoman penerapan sistem pelaporan pelanggaran
b. (whistleblowing system):
The whistleblowing system guidelines include:
perlindungan pelapor;
1)
protection of whistleblowers;
unit pengelola sistem pelaporan pelanggaran;
2)
unit managing the whistleblowing system;
kewajiban untuk melakukan pelaporan atas pelanggaran;
3)
obligation to report violations;
mekanisme penyampaian pelanggaran (infrastruktur dan
mekanisme, kerahasiaan dan perlindungan pelapor, serta
4) komunikasi dengan pelapor);
reporting mechanisms (infrastructure, confidentiality,
whistleblower protection, and communication);
pelaksanaan investigasi;
5)
investigation process;
pelaporan atas penyelenggaraan sistem pelaporan
6) pelanggaran.
reporting on the implementation of the whistleblowing system.
LPEI melaksanakan kegiatan untuk memberikan pemahaman ataskebijakan
pelaporan atas dugaan penyimpangan (whistleblowing system).
107
LPEI conducts activities to improve understanding of the whistleblowing
system policy.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kegiatan sosialisasi kebijakan whistleblowing system kepada
pegawai LPEI.
a.
There are socialization activities on the whistleblowing system for LPEI
employees.
Terdapat kegiatan sosialisasi kebijakan whistleblowing system kepada
pemangku kepentingan LPEI melalui media digital atau media cetak
atau pertemuan yang dilakukan secara periodik minimal 1 (satu) tahun
b.
sekali.
There are socialization activities for stakeholders through digital media,
print media, or meetings conducted periodically at least once a year.
LPEI melaksanakan kebijakan tentang pelaporan atas dugaan
108 penyimpangan pada LPEI (whistleblowing system).
LPEI implements the whistleblowing system policy.
Annual Report 2025 913 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 914
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat sarana/ media LPEI yang memadai untuk mendukung
pelaksanaan kebijakan whistleblowing system.
a.
There are adequate facilities/media within LPEI to support the
implementation of the whistleblowing system.
Terdapat penanganan/tindak lanjut sesuai dengan kebijakan atas
pengaduan yang diterima LPEI.
b.
Complaints received are handled/followed up in accordance with
established policies.
Terdapat pelaporan atas pelaksanaan kebijakan tentang pelaporan
atas dugaan penyimpangan pada LPEI (whistleblowing system).
c.
There are reports on the implementation of the whistleblowing system
policy.
Terdapat pelaksanaan evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan
kebijakan whistleblowing secara berkala.
d.
There are periodic evaluations and reporting on the implementation of
the whistleblowing system.
Dewan Direktur memberikan arahan terhadap Direktur Eksekutif atas Sistem
Pengendalian Internal (SPI) LPEI.
33.
The Board of Directors provides direction to the Executive Director regarding LPEI’s
Internal Control System (SPI).
Dewan Direktur memberikan arahan tentang penguatan SPI LPEI.
109 The Board of Directors provides direction on strengthening LPEI’s internal 306-307
control system.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kebijakan/rancangan SPI
dan pelaksanaannya.
a.
There are Board of Directors policies on supervision and advisory
regarding the internal control system design/policy and its
implementation.
Terdapat rencana Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kebijakan/rancangan SPI dan
b. pelaksanaannya.
There are Board of Directors plans regarding supervision and advisory
on the internal control system design/policy and its implementation
Dewan Direktur melaksanakan pengawasan dan pemberian nasihat
terhadap kebijakan/rancangan SPI dan pelaksanaannya.
c.
The Board of Directors supervises and provides advice on internal
control system (ICS) policies/frameworks and their implementation.
Dewan Direktur melakukan telaah atas:
a) kebijakan/rancangan dan pelaksanaan sistem pengendalian
internal;
b) hasil evaluasi atas efektivitas pengendalian internal pada
tingkat entitas;
c) hasil evaluasi atas efektivitas pengendalian internal pada
tingkat operasional/ aktivitas;
1) d) internal control report.
Reviews are conducted on:
a) internal control system policies/design and implementation;
b) evaluation results of internal control effectiveness at the entity
level;
c) evaluation results of internal control effectiveness at the
operational/activity level;
d) internal control reports.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 914 Laporan Tahunan 2025
Page 915
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat hasil penelaahan Dewan Direktur dalam bentuk risalah
rapat atau dokumen lainnya atas kebijakan/rancangan SPI dan
pelaksanaannya.
2)
There are review results of the Board of Directors in the form of
meeting minutes or other documents regarding ICS policies/
frameworks and their implementation.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan perangkat yang terkait di Dewan Direktur
3) (Komite Audit).
The review process utilizes relevant Board of Directors instruments
(Audit Committee).
Dewan Direktur menyampaikan arahan tentang peningkatan efektivitas
SPI kepada Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana.
d.
The Board of Directors provides direction on improving internal control
effectiveness to the Executive Director and Managing Director.
Kualitas yang memadai atas arahan Dewan Direktur tentang
e. peningkatan efektivitas SPI.
The quality of such direction is adequate.
Dewan Direktur melaksanakan pengawasan terhadap Pelaksanaan fungsi audit
34. internal
The Board of Directors supervises the implementation of the internal audit function.
Dewan Direktur memastikan audit internal dilaksanakan secara efektif serta
melaksanakan telaah atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI yang
110 diterima oleh Dewan Direktur. 548-552
The Board of Directors ensures that internal audit is carried out effectively
and reviews complaints related to LPEI received by the Board of Directors.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur tentang pengawasan terhadap
efektivitas pelaksanaan audit internal, serta pelaksanaan penelaahan
atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI yang diterima oleh Dewan
a.
Direktur.
There are Board of Directors policies on supervising the effectiveness of
internal audit and reviewing complaints related to LPEI.
Terdapat rencana kerja Dewan Direktur tentang pengawasan
efektivitas pelaksanaan audit internal, serta pelaksanaan penelaahan
atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI yang diterima oleh Dewan
b.
Direktur.
There are Board of Directors work plans on supervising the effectiveness
of internal audit and reviewing complaints.
Pelaksanaan kegiatan
c.
Implementation:
Annual Report 2025 915 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 916
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat penilaian atas efektivitas pelaksanaan audit internal
melalui:
a) telaah dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya atas
efektivitas pemantauan tindak lanjut hasil audit SPI dan auditor
eksternal;
b) telaah dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya atas
kesesuaian pelaksanaan audit dengan standar audit internal;
c) kelengkapan atribut temuan dan kualitas rekomendasi hasil
audit internal; dan
d) telaah dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya atas
rencana kerja pengawasan dan pelaksanaannya;
1)
e) manajemen fungsi SPI
Assessment of internal audit effectiveness includes:
a) review (documented in minutes or other documents) of
monitoring follow-up of internal audit (SPI) and external audit
findings;
b) review of compliance of audit implementation with internal
audit standards;
c) completeness of audit findings attributes and quality of
recommendations;
d) review of audit work plans and their implementation;
e) management of the internal audit function (SPI).
Terdapat pelaksanaan:
a) telaah dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya
atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI yang diterima oleh
Dewan Direktur serta penyampaian saran berdasarkan hasil
penelaahan kepada Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana;
b) telaah dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya
terhadap seluruh pengaduan yang diterima oleh Dewan Direktur.
2)
Implementation includes:
a) review (documented in minutes or other documents) of
complaints received by the Board of Directors, along with
recommendations submitted to the Executive Director and
Managing Director;
b) review (documented in minutes or other documents) of all
complaints received by the Board of Directors.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan perangkat yang terkait di Dewan Direktur (Komite
Audit).
3)
The review process conducted by the Board of Directors utilizes
relevant instruments within the Board of Directors (Audit
Committee).
Penyampaian arahan kepada Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
tentang peningkatan efektivitas audit internal.
d.
Provision of direction to the Executive Director and Managing Director
regarding the improvement of internal audit effectiveness.
Direktur Eksekutif menyelenggarakan pengawasan internal.
35.
The Executive Director administers internal supervision.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 916 Laporan Tahunan 2025
Page 917
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI memiliki Piagam Pengawasan Internal yang ditetapkan oleh Direktur
111 Eksekutif
LPEI has an Internal Audit Charter established by the Executive Director.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat Piagam Pengawasan Internal (Internal Audit Charter} yang
disepakati dan ditetapkan oleh Direktur Eksekutif,
a. setelah mendapat persetujuan Dewan Direktur.
There is an Internal Audit Charter agreed upon and established by the
Executive Director, after obtaining approval from the Board of Directors.
Muatan Piagam Pengawasan Internal:
b.
The contents of the Internal Audit Charter:
Sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
1)
Comply with prevailing laws and regulations.
Mempertimbangkan standar profesional audit internal yang
dibuat oleh organisasi profesi di bidang audit internal.
2) 553
Take into account professional standards for internal audit issued
by professional organizations in the internal audit field.
Paling sedikit menjelaskan:
a) posisi fungsi audit internal dalam organisasi;
b) kewenangan fungsi audit internal untuk mendapatkan akses
penuh terhadap semuacatatan, personil dan aset LPEI yang
diperlukan dalam rangka pelaksanaan tugasnya; dan
c) menjelaskan ruang lingkup fungsi audit internal.
3) At a minimum, describe:
a) the position of the internal audit function within the
organization;
b) the authority of the internal audit function to obtain full access
to all records, personnel, and assets of LPEI necessary for the
execution of its duties; and
c) the scope of the internal audit function.
Piagam Pengawasan Internal ditinjau dan dimu takhirkan sesuai
c. kebutuhan.
The Internal Audit Charter is reviewed and updated as necessary.
SPI/fungsi audit internal dilengkapi dengan faktor-faktor pendukung
keberhasilan pelaksanaan tugasnya.
112 549
The Internal Audit Unit (SPI)/internal audit function is supported by factors
that ensure the effective execution of its duties.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Posisi SPI/fungsi audit internal di dalam struktur organisasi berada
langsung di bawah Direktur Ekseku tif, diangkat oleh
Direktur Ekseku tif setelah mendapat persetujuan Dewan
a. Direktur.
The position of the SPI/internal audit function within the organizational
structure is directly under the Executive Director, appointed by the
Executive Director with approval from the Board of Directors.
Pimpinan fungsi audit internal mempunyai akses langsung melapor
hasil kerjanya kepada Dewan Direktur c.q. Komite Audit.
b.
The Head of the internal audit function has direct access to report work
results to the Board of Directors c.q. the Audit Committee.
Jumlah personil yang ditugaskan di SPI/fungsi audit internal sesuai
dengan kebutuhan untuk pelaksanaan tugas SPI/fungsi audit internal.
c.
The number of personnel assigned to the SPI/internal audit function is
adequate to meet operational
Annual Report 2025 917 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 918
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
SPI/fungsi audit internal memiliki rencana kebutuhan tenaga
auditor/SDM
1)
The SPI/internal audit function has a manpower/auditor resource
plan.
Jumlah tenaga auditor mencukupi kebutuhan LPEI. Kecukupan
tenaga auditor dihasilkan dari analisis
beban kerja yang dilakukan oleh SPI/fungsi audit
2) internal dan/ atau Divisi SDM.
The number of auditors is sufficient based on workload analysis
conducted by the SPI/internal audit function and/or the HR
Division.
Kualitas tenaga auditor personil yang ditugaskan di SPl/fungsi audit
internal sesuai dengan kebutuhan untuk pelaksanaan tugas SPI/fungsi
d. audit internal.
The quality of personnel assigned to the SPI/internal audit function
meets the requirements for performing its duties:
Pimpinan SPI/fungsi audit internal memiliki keahlian yang diakui
dalam profesi auditor internal dengan mendapatkan sertifikasi
profesi yang tepat
1)
The Head of the SPI/internal audit function possesses recognized
expertise in the internal audit profession, evidenced by
appropriate professional certification.
Staf auditor internal memiliki pengetahuan dan keahlian yang
diperlukan dengan mendapatkan sertifikasi profesi
yang tepat dengan jenjang jabatan dalam SPI/fungsi
2) auditor internal.
Internal audit staff have the required knowledge and expertise,
supported by relevant professional certification according to their
level.
Terdapat program pengembangan profesi secara berkelanjutan
bagi staf auditor internal, baik untuk
mempertahankan sertifikasi profesinya maupun
mengiku tsertakan staf auditor internal dalam
3) pendidikan yang mendukung usaha-usaha memperoleh
sertifikasi profesi
There is a continuous professional development program for
internal audit staff, both to maintain certification and to support
attainment of certifications.
Kualitas yang memadai atas profesionalitas personil SPl/fungsi
audit internal.
4)
The professionalism of SPI/internal audit personnel is of an
adequate standard.
SPI/fungsi audit internal memiliki pedoman audit, mekanisme kerja dan
supervisi di dalam organisasi SPI/fungsi audit internal, dan penilaian
e. program jaminan dan peningkatan kualitas.
The SPI/internal audit function has audit guidelines, work mechanisms,
supervision, and quality assurance and improvement programs:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 918 Laporan Tahunan 2025
Page 919
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Kepala SPl/fungsi audit internal harus menetapkan kebijakan
dan prosedur sebagai pedoman bagi pelaksanaan kegiatan SPl/
fungsi pengawasan internal.
Bentuk dan isi dari kebijakan dan prosedur tersebut harus
disesuaikan dengan struktur organisasi SPI/fungsi audit internal
dan ukuran SPI/fungsi audit internal, serta kompleksitas kegiatan
usaha LPEI yang bersangkutan.
1) The Head of the Internal Audit Unit/internal audit function
shall establish policies and procedures as guidelines for the
implementation of Internal Audit Unit/internal oversight activities.
The form and content of such policies and procedures shall be
adjusted to the organizational structure of the Internal Audit Unit/
internal audit function, the size of the Internal Audit Unit/internal
audit function, and the complexity of the relevant LPEI business
activities.
Kepala SPI/fungsi audit internal melaksanakan program
jaminan kualitas dan peningkatan SPI/fungsi audit internal,
yang mencakup seluruh aspek dari aktivitas fungsi pengawasan
internal.
2)
The Head of the Internal Audit Unit/internal audit function
implements a quality assurance and improvement program for
the Internal Audit Unit/internal audit function, covering all aspects
of internal oversight activities.
SPI/fungsi audit internal dianjurkan untuk melakukan penilaian
atas program jaminan kualitas dan peningkatan SPI/fungsi audit
internal secara keseluruhan
3)
The SPI/internal audit function is encouraged to conduct overall
assessments of the quality assurance and improvement
program.
Review (assessment) berkala dilakukan untuk menilai kepatuhan
terhadap charter audit internal, standar dan kode etik dan
efisiensi serta efektivitas dari SPl/fungsi audit internal dalam
memenuhi kebutuhan dari pemangku kepentingan-nya.
Assessment yang dilakukan oleh asesor independen paling
4) sedikit 1 (satu) kali dalam 5 (lima) tahun.
Periodic reviews (assessments) are conducted to evaluate
compliance with the internal audit charter, standards, and code
of ethics, as well as efficiency and effectiveness in meeting
stakeholder needs. Independent assessments are conducted at
least once every 5 (five) years.
SPI/fungsi audit internal melaksanakan fungsi pengawasan internal untuk
memberikan nilai tambah dan memperbaiki operasional LPEI
113 30
The SPI/internal audit function performs internal supervision to add value
and improve LPEI’s operations.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
SPl/fungsi audit internal merencanakan program kerja tahunan
pengawasan internal dan melaksanakan pengawasan sesuai yang
a. sudah ditetapkan.
The SPI/internal audit function prepares an annual internal audit work
plan and executes it accordingly:
Penyusunan Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) atau
Rencana Audit Tahunan telah dilakukan dengan pendekatan
1) risiko (risk-based auditing)
The Annual Audit Plan (PKPT) is prepared using a risk-based
auditing approach.
Rencana penugasan PKPT disampaikan kepada Dewan Direktur
c.q. Komite Audit untuk mendapatkan pertimbangan dan saran.
2)
The PKPT assignment plan is submitted to the Board of Directors
c.q. the Audit Committee for input.
Annual Report 2025 919 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 920
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Rencana penugasan PKPT yang telah disetujui oleh Direktur
Eksekutif dikomunikasikan kepada Direktur Pelaksana dan Dewan
3) Direktur c.q. Komite Audit.
The approved PKPT is communicated to the Managing Director
and the Board of Directors c.q. the Audit Committee.
Fungsi auditor internal melaksanakan audit sesuai dengan PKPT
yang ditetapkan.
4)
Internal auditors conduct audits in accordance with the approved
PKPT.
Tingkat pencapaian (kinerja) atas target-target dalam PKPT,
yaitu jumlah audit dan pelaporan audit.
5)
Achievement level of PKPT targets (number of audits and audit
reports).
SPl/fungsi audit internal melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada
Direktur Eksekutif dengan tembusan kepada Dewan Direktur c.q. Komite
b. Audit.
The SPI/internal audit function reports to the Executive Director with
copies to the Board of Directors c.q. the Audit Committee:
Penanggung jawab audit internal melaporkan hasil kerjanya
(penugasan pengawasan internal) kepada Direktur Eksekutif.
1)
The Head reports internal audit assignments to the Executive
Director.
Laporan hasil penugasan pengawasan internal disampaikan
kepada Dewan Direktur c.q. Komite Audit.
2)
Reports are also submitted to the Board of Directors c.q. the Audit
Committee.
Jika SPI/fungsi audit internal melaksanakan assessment atas
program jaminan kualitas dan peningkatan fungsi pengawasan
internal harus disampaikan juga kepada Dewan Direktur c.q.
Komite Audit
3)
If the Internal Audit Unit/internal audit function conducts an
assessment of the quality assurance and improvement program
for the internal oversight function, the results must also be
submitted to the Board of Directors c.q. the Audit Committee.
SPI/fungsi audit internal memberikan kontribusi terhadap perbaikan /
peningkatan proses tata kelola (governance), manajemen risiko, dan
c. pengendalian internal.
The SPI/internal audit function contributes to improving governance,
risk management, and internal control:
SPI/fungsi audit internal memberikan rekomendasi (masukan
atas prosedur) yang meningkatkan proses tata kelola
(governance).
1)
The Internal Audit Unit/internal audit function provides
recommendations (input on procedures) to enhance governance
processes.
SPI/fungsi audit internal memberikan kontribusi terhadap
peningkatan pengelolaan risiko dan pengendalian internal
2) kepada LPEI.
The Internal Audit Unit/internal audit function contributes to the
improvement of risk management and internal control within LPEI.
SPI memberikan masukan tentang upaya pencapaian strategi bisnis
d. LPEI.
The SPI provides input on achieving LPEI’s business strategy:
SPI mengevaluasi sejauh mana sasaran dan tujuan program
serta kegiatan operasi telah ditetapkan sejalan dengan tujuan
organisasi.
1)
The Internal Audit Unit evaluates the extent to which program
objectives and operational activities have been established in
alignment with organizational objectives.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 920 Laporan Tahunan 2025
Page 921
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
SPI memberi masukan atas konsistensi hasil yang diperoleh dari
kegiatan dan program dengan tujuan dan sasaran yang telah
ditetapkan kepada manajemen.
2)
The Internal Audit Unit provides input to management on the
consistency between the results achieved from activities and
programs and the established goals and objectives.
SPI memantau tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan internal
dan eksternal.
e.
The SPI monitors follow-up of internal and external audit
recommendations:
Penanggung jawab SPl/fungsi audit internal memiliki pedoman
untuk memantau tindak lanjut hasil rekomendasi hasil
pengawasan internal dan pengawasan eksternal (BPK, KAP, dan
lain-lain).
1)
The person in charge of the Internal Audit Unit/internal
audit function has guidelines to monitor the follow-up on
recommendations resulting from internal and external audit
activities (BPK, KAP, and others).
Fungsi audit internal secara efisien dan efektif melaksanakan
pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pengawasan
internal dan pengawasan eksternal dan mendokumentasikan
2) hasil pemantauan.
The internal audit function efficiently and effectively monitors the
follow-up on recommendations from internal and external audits
and documents the monitoring results.
Kepala SPI/Fungsi Audit Internal melaporkan hasil pemantauan
tindak lanjut kepada Direktur Eksekutif dengan tembusan Dewan
Direktur c.q. Komite Audit.
3)
The Head of the Internal Audit Unit/internal audit function reports
the results of the follow-up monitoring to the Executive Director,
with a copy to the Board of Directors c.q. the Audit Committee.
Tingkat penerapan rekomendasi yang disampaikan oleh SPI/
fungsi audit internal dapat diterapkan/dijalankan dan
rekomendasi SPl/fungsi audit internal memperbaiki kegiatan
operasional di unitnya.
4)
The level of implementation of recommendations provided by
the Internal Audit Unit/internal audit function is executable/
implemented, and such recommendations improve operational
activities within the respective units.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana menetapkan dan menerapkan SPI
yang efektif untuk mengamankan investasi dan aset LPEI
114 The Executive Director and Managing Director establish and implement an 571-573
effective internal control system (SPI) to safeguard LPEI’s investments and
assets.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana menetapkan rancangan SPI
yang mengatur kerangka (framework) pengendalian internal yang
antara lain mencakup lingkungan pengendalian internal, pengkajian
terhadap pengelolaan risiko usaha, aktivitas pengendalian, sistem
a. informasi dan komunikasi, dan monitoring.
The Executive Director and Managing Director establish an SPI
framework covering internal control environment, risk assessment,
control activities, information and communication systems, and
monitoring.
Annual Report 2025 921 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 922
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana yang membawahi bidang
akuntansi atau keuangan memberi pernyataan tanggung jawab
terhadap laporan keuangan tahunan. Dalam pernyataan tanggung
jawab ditegaskan bahwa tanggung jawab atas penyusunan dan
penyajian laporan keuangan LPEI ada pada Direktur Ekseku tif dan
Direktur Pelaksana, penyusunan dan penyajian laporan keuangan
sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum, informasi
dalam laporan keuangan tersebut telah dimuat secara lengkap dan
benar (laporan keuangan tersebut tidak mengandung informasi
atau fakta material yang tidak benar serta tidak menghilangkan
informasi material), dan Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana
b. bertanggungjawab atas SPI LPEI.
The Executive Director and Managing Directors overseeing accounting
or finance provide a statement of responsibility for the annual
financial statements. The statement affirms that responsibility for the
preparation and presentation of LPEI’s financial statements lies with the
Executive Director and Managing Directors, that the preparation and
presentation are in accordance with generally accepted accounting
principles, that the information in the financial statements is complete
and accurate (the financial statements do not contain any materially
incorrect information or facts and do not omit material information),
and that the Executive Director and Managing Directors are responsible
for LPEI’s internal control system (ICS).
Cascading atas pernyataan tanggung jawab terhadap laporan
keuangan kepada tingkatan di bawah Direktur Eksekutifyang
menjadi entitas akuntansi dan pelaporan atas laporan
c. keuangannya yang akan dikonsolidasikan.
There is cascading of the statement of responsibility for financial
statements to levels below the Executive Director that act as accounting
and reporting entities for financial statements to be consolidated.
LPEI melakukan evaluasi / penilaian atas efektivitas pengendalian
d. internal pada:
LPEI evaluates internal control effectiveness at:
tingkat entitas
1)
entity level;
tingkat opersional/aktivitas
2) operational/activity level.
LPEI menerbitkan laporan pengendalian internal yang mencakup:
e.
LPEI issues an internal control report including:
pernyataan bahwa manajemen bertanggung jawab untuk
menetapkan dan memelihara suatu struktur
pengendalian internal dan prosedur pelaporan keuangan
1) yang memadai;
A statement that management is responsible for establishing
and maintaining an adequate internal control structure and
financial reporting procedures.
suatu penilaian atas efektivitas struktur pengendalian internal
dan prosedur pelaporan keuangan pada akhir tahun buku LPEI.
2) An assessment of the effectiveness of the internal control
structure and financial reporting procedures at the end of LPEI’s
financial year.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 922 Laporan Tahunan 2025
Page 923
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari
auditor internal, auditor eksternal, hasil pengawasan Dewan Direktur dan/
atau hasil pemeriksaan tertentu oleh lembaga pemeriksa lain
115
The Executive Director follows up on audit findings and recommendations
from internal auditors, external auditors, Board of Directors oversight, and/or
other audit institutions.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat monitoring tindak lanjut hasil temuan audit dan rekomendasi
dari auditor internal dan hasil pengawasan
Dewan Direktur.
a.
There is monitoring of follow-up actions on audit findings and
recommendations from internal auditors and the supervisory results of
the Board of Directors.
Pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan Direktur Eksekutif kepada Dewan 551
Direktur secara berkala paling sedikit 3 (tiga) bulanan.
b.
The implementation of follow-up actions is reported by the Executive
Director to the Board of Directors on a regular basis, at least quarterly.
Progres (tingkat penyelesaian) pelaksanaan tindak lanjut dari
rekomendasi auditor internal dan hasil pengawasan Dewan Direktur
pada tahun yang bersangkutan.
c.
The progress (level of completion) of the implementation of follow-
up actions on recommendations from internal auditors and the
supervisory results of the Board of Directors in the relevant year
Tingkat komitmen yang tinggi dari Direktur Eksekutif dalam
menindaklanjuti rekomendasi/ temuan audit dari auditor internal dan
hasil pengawasan Dewan Direktur.
d.
A high level of commitment from the Executive Director in following up
on audit recommendations/findings from internal auditors and the
supervisory results of the Board of Directors.
Dewan Direktur melaksanakan pengawasan terhadap Fungsi Audit Eksternal
36.
The Board of Directors supervises the External Audit Function.
Annual Report 2025 923 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 924
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur (berdasarkan usul dari Komite Audit dan Direktur Eksekutif
memberikan persetujuan atas penunjukan auditor eksternal
116
The Board of Directors (based on proposals from the Audit Committee and
the Executive Director) approves the appointment of the external auditor.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan dan prosedur Dewan Direktur mengenai proses
penunjukan calon auditor eksternal dan/atau penunjukan kembali
a. auditor eksternal.
There are Board of Directors policies and procedures regarding the
process of appointing and/or reappointing external auditors.
Terdapat rencana kerja penunjukan calon auditor dan anggaran biaya
audit eksternal dalam RKAT Dewan Direktur.
b.
There is a work plan for the appointment of external auditors and an
external audit budget included in the Board of Directors’ RKAT.
290
Dewan Direktur melalui Komite Audit melakukan proses penunjukan
calon auditor eksternal sesuai dengan ketentuan pengadaan barang
dan jasa masing-masing LPEI, dan apabila diperlukan dapat meminta
bantuan Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dalam proses
penunjukannya. Jika penunjukan kembali, harus berdasarkan evaluasi
atas kinerja auditor eksternal berdasarkan kriteria yang jelas.
c.
The Board of Directors, through the Audit Committee, conducts the
selection process for external auditors in accordance with LPEI’s
procurement regulations, and if necessary, may request assistance
from the Executive Director and Managing Director. Reappointment
must be based on an evaluation of the external auditor’s performance
using clear criteria.
Dewan Direktur melalui Komite Audit mengevaluasi kinerja auditor
eksternal sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.
d. The Board of Directors, through the Audit Committee, evaluates the
performance of the external auditor in accordance with applicable
regulations and standards.
Dewan Direktur memastikan audit eksternal dilaksanakan secara efektif
serta melaksanakan telaah atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI
117 yang diterima oleh Dewan Direktur.
The Board of Directors ensures that external audit is conducted effectively
and reviews complaints related to LPEI received by the Board of Directors.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 924 Laporan Tahunan 2025
Page 925
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur tentang pengawasan terhadap
efektivitas pelaksanaan audit eksternal, serta pelaksanaan penelaahan
atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI yang diterima oleh Dewan
a.
Direktur.
There are Board of Directors policies on supervising the effectiveness of
external audit and reviewing complaints related to LPEI.
Terdapat rencana kerja Dewan Direktur tentang pengawasan
efektivitas pelaksanaan audit eksternal, serta pelaksanaan
penelaahan atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI yang
b.
diterima oleh Dewan Direktur.
There are Board of Directors work plans on supervising the effectiveness
of external audit and reviewing complaints.
Pelaksanaan kegiatan
c.
Implementation of activities:
Terdapat penilaian atas efektivitas pelaksanaan audit eksternal
melalui:
a) pemantauan kesesuaian penyelesaian progres audit dengan
rencana kerjanya;
b) telaah kesesuaian pelaksanaan audit dengan standar profesi
akuntan publik; dan 560
c) hasil penelaahan terhadap hasil audit eksternal dan kualitas
1) rekomendasi audit eksternal.
Assessment of the effectiveness of external audit includes:
a) monitoring the alignment of audit progress completion with
the audit work plan;
b) reviewing compliance of audit execution with public
accountant professional standards; and
c) reviewing external audit results and the quality of
recommendations.
Terdapat pelaksanaan:
a) telaah dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya
atas pengaduan yang berkaitan dengan LPEI yang diterima oleh
Dewan Direktur serta penyampaian saran berdasarkan hasil
penelaahan kepada Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana;
b) telaah dalam bentuk risalah rapat atau dokumen lainnya
terhadap seluruh pengaduan yang diterima oleh Dewan Direktur.
2)
Implementation includes:
a) review (documented in minutes or other documents) of
complaints related to LPEI received by the Board of Directors,
along with recommendations submitted to the Executive Director
and Managing Director;
b) review (documented in minutes or other documents) of all
complaints received by the Board of Directors.
Annual Report 2025 925 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 926
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif menindaklanjuti temuan audit dan rekomendasi dari
auditor eksternal, hasil pengawasan Dewan Direktur dan/ atau hasil
pemeriksaan tertentu oleh lembaga pemeriksa lain.
118
The Executive Director follows up on audit findings and recommendations
from external auditors, oversight results of the Board of Directors, and/or
specific examinations by other audit institutions.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat monitoring tindak lanjut hasil temuan audit dan rekomendasi
dari auditor eksternal, hasil pengawasan Dewan
Direktur dan/atau hasil pemeriksaan tertentu oleh lembaga
a. pemeriksa lain.
There is monitoring of follow-up actions on audit findings and
recommendations from external auditors, Board of Directors oversight,
and/or other audit institutions.
Pelaksanaan tindak lanjut dilaporkan Direktur Eksekutif kepada Dewan 560
Direktur secara berkala paling sedikit 3 (tiga) bulanan.
b.
The implementation of follow-up actions is reported by the Executive
Director to the Board of Directors periodically, at least quarterly.
Progres (tingkat penyelesaian) pelaksanaan tindak lanjut dari
rekomendasi auditor eksternal, hasil pengawasan Dewan Direktur dan/
atau hasil pemeriksaan tertentu oleh lembaga pemeriksa lain pada
c. tahun yang bersangkutan.
Progress (completion level) of follow-up implementation of
recommendations from external auditors, Board of Directors oversight,
and/or other audit institutions within the relevant year.
Tingkat komitmen yang tinggi dari Direktur Eksekutif dalam
menindaklanju ti rekomendasi/ temuan audit dari auditor eksternal,
hasil pengawasan Dewan Direktur dan/atau hasil pemeriksaan tertentu
d.
oleh lembaga pemeriksa lain.
A high level of commitment from the Executive Director in following up
audit findings and recommendations.
V. PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO
IMPLEMENTATION OF RISK MANAGEMENT
Dewan Direktur memberikan arahan terhadap Direktur Eksekutif atas implementasi
rencana dan kebijakan manajemen risiko.
37.
The Board of Directors provides direction to the Executive Director on the
implementation of risk management plans and policies.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 926 Laporan Tahunan 2025
Page 927
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memberikan arahan tentang manajemen risiko LPEI
119
The Board of Directors provides direction on LPEI’s risk management.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kebijakan manajemen risiko LPEI dan
a. pelaksanaannya.
There are Board of Directors policies on supervision and advisory
regarding LPEI’s risk management policies and their implementation.
Terdapat rencana Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kebijakan dan pelaksanaan manajemen
b. risiko LPEI.
There are Board of Directors plans for supervision and advisory
regarding risk management policies and implementation.
Dewan Direktur melaksanakan pengawasan dan pemberian nasihat
terhadap kebijakan dan pelaksanaan manajemen risiko LPEI.
c.
The Board of Directors supervises and provides advice on LPEI’s risk
management policies and their implementation.
Dewan Direktur melakukan telaah atas kebijakan dan
pelaksanaan manajemen risiko LPEI (termasuk rencana kerja unit
manajemen risiko), hasil analisis risiko atas rancangan RKAT dan
strategi penanganannya, dan laporan pelaksanaan manajemen
1) risiko berkala yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif. 576-600
Reviews include LPEI’s risk management policies and
implementation (including risk management unit work plans), risk
analysis of the draft RKAT and mitigation strategies, and periodic
risk management reports submitted by the Executive Director.
Terdapat hasil penelaahan Dewan Direktur dalam bentuk risalah
rapat atau dokumen lainnya atas kebijakan dan pelaksanaan
manajemen risiko LPEI.
2)
There are review results of the Board of Directors in the form
of meeting minutes or other documents regarding LPEI’s risk
management policies and their implementation.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur
menggunakan perangkat yang terkait di Dewan Direktur (Komite
Pemantau Risiko).
3)
The review process conducted by the Board of Directors utilizes
the relevant supporting bodies within the Board of Directors (Risk
Monitoring Committee).
Dewan Direktur menyampaikan arahan tentang peningkatan kualitas
kebijakan dan pelaksanaan manajemen risiko LPEI.
d.
The Board of Directors provides direction on improving the quality of risk
management policies and implementation.
Kualitas yang memadai atas arahan Dewan Direktur tentang
e. manajemen risiko LPEI.
The quality of such direction is adequate.
Kesesuaian pelaksanaan kebijakan manajemen risiko oleh Direktur eksekutif
dengan rencana
38.
Alignment of the Executive Director’s implementation of risk management policies
with the plan.
Annual Report 2025 927 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 928
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif menerapkan manajemen risiko sesuai dengan kebijakan
yang telah ditetapkan.
120
The Executive Director implements risk management in accordance with
established policies.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI memiliki kecukupan kebijakan, prosedur, dan limit risiko.
a.
LPEI has adequate risk policies, procedures, and limits.
Direktur Eksekutif memiliki fungsi yang bertugas melaksanakan
program manajemen risiko yang beroperasi secaraindependen.
b.
The Executive Director has a function responsible for implementing risk
management programs that operates independently.
Kebijakan dan budaya manajemen risiko disosialisasikan kepada
seluruh pegawai LPEI.
c.
Risk management policies and culture are communicated to all LPEI
employees.
Terdapat rencana kerja/ strategi LPEI untuk menerapkan kebijakan
manajemen risiko.
d.
There is a work plan/strategy for implementing risk management
policies.
Direktur Eksekutif melaksanakan program manajemen risiko. Program
manajemen risiko antara lain mencakup identifikasi dan penanganan
risiko pada proses bisnis, proyek maupun usulan tindakan LPEI yang
harus mendapatkan persetujuan Dewan Direktur dan/ atau Menteri.
e.
The Executive Director implements risk management programs, 576-600
including identification and mitigation of risks in business processes,
projects, and proposed actions requiring approval from the Board of
Directors and/or the Minister.
Direktur Eksekutif melaksanakan pemantauan terhadap program
f. manajemen risiko.
The Executive Director monitors risk management programs.
Direktur Eksekutif melaporkan pelaksanaan manajemen risiko kepada
Dewan Direktur.
g.
The Executive Director reports risk management implementation to the
Board of Directors:
Direktur Eksekutif menyampaikan kepada Dewan Direktur tentang
profil risiko.
1)
The Executive Director submits the risk profile to the Board of
Directors.
Direktur Eksekutif menyampaikan kepada Dewan Direktur tentang
analisis risiko atas Rancangan RKAT dan strategi penanganannya
untuk mendapatkan persetujuan.
2)
The Executive Director submits to the Board of Directors the risk
analysis of the proposed RKAT and its mitigation strategies for
approval.
Direktur Eksekutif menyampaikan laporan profil risiko tiga
bulanan dan/atau sewaktu-waktu jika diminta oleh Dewan
3) Direktur.
The Executive Director submits a quarterly risk profile report and/
or at any time upon request by the Board of Directors.
PENGADAAN BARANG/JASA
PROCUREMENT OF GOODS/SERVICES
Dewan Direktur memberikan arahan terhadap Direktur Eksekutif atas implementasi
rencana dan kebijakan pengadaan barang/jasa.
39.
The Board of Directors provides direction to the Executive Director on procurement
plans and policies.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 928 Laporan Tahunan 2025
Page 929
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur memberikan arahan tentang kebijakan pengadaan dan
pelaksanaannya
121
The Board of Directors provides direction on procurement policies and their
implementation.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kebijakan pengadaan barang/jasa
a. beserta pelaksanaannya.
There are Board of Directors policies on supervision and advisory
regarding procurement policies and implementation.
Terdapat rencana Dewan Direktur mengenai pengawasan dan
pemberian nasihat terhadap kebijakan pengadaan barang/jasa dan
b. pelaksanaannya.
There are Board of Directors plans regarding supervision and advisory
on procurement policies and implementation.
Dewan Direktur melakukan pembahasan terhadap kebijakan
pengadaan barang/jasa dan pelaksanaannya.
c.
The Board of Directors reviews procurement policies and
implementation:
Dewan Direktur melakukan telaah terhadap kebijakan
1) pengadaan barang/jasa dan pelaksanaannya. 636-640
Conducts reviews of procurement policies and implementation;
Dewan Direktur memberikan saran berdasarkan hasil
pengawasan dan penelaahan dalam bentuk risalah rapat atau
dokumen lainnya atas kebijakan pengadaan barang/jasa dan
2)
pelaksanaannya.
Provides recommendations based on supervision and review
results, documented in minutes or other documents;
Proses telaah yang dilakukan oleh Dewan Direktur menggunakan
seluruh perangkat yang terkait di Dewan Direktur (Komite Dewan
3) Direktur).
The review process utilizes all relevant Board of Directors
instruments (Board Committees).
Dewan Direktur menyampaikan arahan kepada Direktur Eksekutif dan
Direktur Pelaksana tentang kebijakan pengadaan barang/jasa dan
pelaksanaannya.
d.
The Board of Directors provides direction to the Executive Director
and Managing Director regarding procurement policies and
implementation.
Kualitas yang memadai atas saran Dewan Direktur mengenai kebijakan
e. pengadaan barang/jasa dan pelaksanaannya.
The quality of such recommendations is adequate.
Tingkat kepatuhan pelaksanaan pengadaan barang/jasa terhadap pedoman
yang telah ditetapkan
40.
The level of compliance in procurement implementation with established
guidelines.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana melaksanakan pengadaan barang/
jasa yang menguntungkan bagi LPEI, baik harga maupun kualitas barang/
jasa tersebut.
122 636-640
The Executive Director and Managing Director conduct procurement of
goods/services in a manner beneficial to LPEI, both in terms of price and
quality
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Annual Report 2025 929 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 930
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI memiliki pedoman pengadaan barang/jasa yang menerapkan
prinsip-prinsip efisien, efektif, transparan/terbuka, bersaing, adil/tidak
diskriminatif, dan akuntabel, dan memuat hak-hak dan kewajiban
rekanan penyedia barang/jasa sesuai dengan ketentuan peraturan
a. perundang-undangan.
LPEI has procurement guidelines that apply the principles of efficiency,
effectiveness, transparency/openness, competitiveness, fairness/non-
discrimination, and accountability, and define the rights and obligations
of suppliers in accordance with laws and regulations.
Kebijakan/pedoman pengadaan barang/jasa dipublikasikan / dapat
diakses rekanan penyedia barang/ jasa.
b.
Procurement policies/guidelines are published and accessible to
suppliers.
LPEI merencanakan pengadaan barang dan jasa secara optimal
c. berdasarkan perhitungan kebutuhan LPEI.
LPEI plans procurement optimally based on its needs assessment.
Pengadaan barang dan jasa LPEI terbuka bagi penyedia barang jasa
yang memenuhi persyaratan dan dilakukan melalui persaingan yang
sehat diantara penyedia barang/jasa yang setara dan memenuhi
syarat/kriteria tertentu berdasarkan ketentuan dan prosedur yang jelas
d. dan transparan.
Procurement of goods and services at LPEI is open to providers that
meet the requirements and is conducted through fair competition
among equivalent and qualified providers based on clear and
transparent provisions and procedures.
LPEI memiliki Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang dikalkulasikan secara
keahlian dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan
e.
LPEI has an Owner’s Estimate (HPS) calculated based on expertise and
accountable data.
LPEI memastikan SOP pengadaan barang dan jasa dan kebijakan LPEI
telah dijalankan dengan benar.
f.
LPEI ensures that SOPs for procurement of goods and services and LPEI
policies are properly implemented.
Tidak terdapat temuan audit, baik oleh auditor eksternal dan auditor
internal mengenai pengadaan barang/jasa yang merugikan LPEI dan
tidak terdapat sanggahan pemilihan penyedia barang/jasa LPEI
g.
There are no audit findings, either from external auditors or internal
auditors, regarding procurement of goods/services that harm LPEI, and
there are no objections to the selection of LPEI goods/services providers.
Tingkat transparansi dalam pengadaan barang/jasa.
h.
Level of transparency in procurement of goods/services.
Pelaksanaan hubungan dengan rekanan penyedia.
123
Implementation of relationships with partner providers.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI memiliki pedoman pengadaan barang/jasa yang menerapkan
prinsip-prinsip efisien, efektif, transparan/terbuka, bersaing, adil/tidak
diskriminatif, dan akuntabel, dan memuat hak-hak dan kewajiban
rekanan penyedia barang/jasa sesuai dengan ketentuan peraturan
perundang-undangan.
a.
LPEI has procurement guidelines that apply the principles of efficiency,
effectiveness, transparency/openness, competitiveness, fairness/
non-discrimination, and accountability, and include the rights and
obligations of partner providers of goods/services in accordance with
laws and regulations.
Seleksi untuk menjadi rekanan penyedia LPEI dilakukan
berdasarkan persyaratan yang terukur dan jelas.
1)
Selection to become an LPEI partner provider is conducted based
on measurable and clear requirements.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 930 Laporan Tahunan 2025
Page 931
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Semua ketentuan dan informasi mengenai pengadaan barang/
jasa, termasuk syarat teknis dan administrasi
pengadaan, tata cara evaluasi, hasil evaluasi, dan penetapan
calon penyedia barang/jasa, sifatnya terbuka bagi peserta
penyedia barang/jasa yang berminat serta bagi masyarakat
2) luas pada umumnya.
All provisions and information regarding procurement of goods/
services, including technical and administrative requirements,
evaluation procedures, evaluation results, and determination of
prospective providers, are open to interested providers and to the
public in general.
LPEI memberikan perlakuan yang sama bagi semua calon
penyedia barang/jasa dan tidak mengarah untuk memberi
keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan atau
3)
alasan apapun.
LPEI provides equal treatment to all prospective providers and
does not favor certain parties in any way or for any reason.
Kebijakan/pedoman pengadaan barang/jasa dipublikasikan / dapat
diakses rekanan penyedia barang/ jasa.
b.
Procurement policies/guidelines are published / accessible to partner
providers.
LPEI merencanakan pengadaan barang dan jasa secara optimal
berdasarkan perhitungan kebutuhan LPEI.
c.
LPEI plans procurement of goods and services optimally based on LPEI
needs.
VII. JANGKA PANJANG (RJP) SERTA RENCANA KERJA DAN ANGGARAN TAHUNAN (RKAT)
LONG-TERM PLAN (RJP) AND ANNUAL WORK PLAN AND BUDGET (RKAT)
Direktur Eksekutif menyusun perencanaan LPEI.
41.
The Executive Director prepares LPEI planning.
Direktur Eksekutif memiliki RJP yang disetujui Dewan Direktur dan disahkan
oleh Menteri
124 232-245
The Executive Director has an RJP approved by the Board of Directors and
ratified by the Minister.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan, pedoman, dan prosedur penyusunan RJP yang
memadai.
a.
There are adequate policies, guidelines, and procedures for the
preparation of the RJP.
Terdapat rancangan RJP yang sesuai dengan pedoman penyusunan
b RJP yang ditetapkan.
There is an RJP draft in accordance with the established guidelines.
Terdapat proses penelaahan oleh Direktur Ekseku tif atas rancangan
RJP yang disusun oleh Tim Penyusun RJP dan menindaklanjuti/
membahas hasil penelaaahan (tanggapan/pendapat) Dewan Direktur
c. atas rancangan RJP.
There is a review process by the Executive Director of the RJP draft
prepared by the RJP Drafting Team and follow-up/discussion of the
Board of Directors’ review results (responses/opinions).
Direktur Eksekutif menyampaikan rancangan RJP kepada Dewan
Direktur tepat waktu atau paling lama 60 (enam puluh) hari kalender
sebelum dimulainya periode RJP.
d.
The Executive Director submits the RJP draft to the Board of Directors
in a timely manner or no later than 60 (sixty) calendar days before the
start of the RJP period.
Annual Report 2025 931 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 932
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana mensosialisasikan RJP
kepada seluruh pegawai LPEI melalui media digital, media cetak, atau
e. pertemuan.
The Executive Director and Managing Directors disseminate the RJP to
all LPEI employees through digital media, print media, or meetings.
Direktur Eksekutif memiliki RKAT yang disetujui Dewan Direktur dan disahkan
oleh menteri
125
The Executive Director has an RKAT approved by the Board of Directors and
ratified by the Minister.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan, pedoman, dan prosedur penyusunan RKAT yang
memadai.
a.
There are adequate policies, guidelines, and procedures for the
preparation of the RKAT.
Terdapat rancangan RKAT yang merupakan penjabaran tahunan RJP.
b.
There is an RKAT draft which is the annual elaboration of the RJP.
Terdapat proses penelaahan oleh Direktur Eksekutif atas rancangan
RKAT yang disusun oleh Tim Penyusun RKAT dan menindaklanju ti/
membahas hasil penelaahan (tanggapan/pendapat) Dewan Direktur
c. atas rancangan RKAT
There is a review process by the Executive Director of the RKAT draft
prepared by the RKAT Drafting Team and follow-up/discussion of the
Board of Directors’ review results (responses/opinions) on the draft.
Direktur Eksekutif menyampaikan rancangan RKAT kepada Dewan
Direktur tepat waktu atau paling lama 60 (enam puluh) hari kalender
sebelum dimulainya periode RKAT.
d.
The Executive Director submits the RKAT draft to the Board of Directors
in a timely manner or no later than 60 (sixty) calendar days before the
start of the RKAT period.
Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana mensosialisasikan RKAT
kepada seluruh pegawai LPEI melalui media digital, media cetak, atau
e. pertemuan.
The Executive Director and Managing Directors disseminate the RKAT to
all LPEI employees through digital media, print media, or meetings.
Dewan Direktur memberikan persetujuan atas rancangan RJP atau perubahan RJP
dan menyampaikan RJP kepada menteri
42.
The Board of Directors approves the RJP draft or amendments and submits the RJP
to the Minister.
Dewan Direktur memberikan persetujuan atas rancangan RJP atau
perubahan RJP yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif
126 232-233
The Board of Directors approves the RJP draft or amendments submitted by
the Executive Director.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat prosedur mengenai mekanisme pemberian persetujuan/
tanggapan/pendapat Dewan Direktur terhadap
rancangan RJP atau perubahan RJP dan yang disampaikan
a. oleh Direktur Ekseku tif.
There are procedures regarding the mechanism for providing approval/
responses/opinions of the Board of Directors on the RJP draft or
amendments submitted by the Executive Director.
Terdapat rapat Dewan Direktur yang berkaitan dengan p
rosespersetujuan rancangan RJP atau Perubahan RJP yang
b. disampaikan Direktur Eksekutif
There are Board of Directors meetings related to the approval process
of the RJP draft or amendments submitted by the Executive Director.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 932 Laporan Tahunan 2025
Page 933
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Dewan Direktur melakukan telaah terhadap rancangan RJP atau
perubahan RJP yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif.
c.
The Board of Directors reviews the RJP draft or amendments submitted
by the Executive Director:
Terdapat proses penelaahan melalui proses pembahasan
internal maupun rapat Dewan Direktur.
1)
There is a review process through internal discussions and Board
meetings.
Adanya hasil penelaahan rancangan RJP atau perubahan RJP
2) secara tertulis (risalah rapat Dewan Direktur).
There are documented review results (minutes of meetings).
Dewan Direktur memastikan hasil penelaahan rancangan RJP
atau perubahan RJP dikomunikasikan dan ditindaklanjuti oleh
3) Direktur Eksekutif.
The Board ensures the review results are communicated and
followed up by the Executive Director.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur dapat
4) menggunakan seluruh perangkat di Dewan Direktur.
The review process may utilize all Board supporting instruments.
Dewan Direktur menyampaikan RJP atau perubahan RJP kepada
Menteri sesuai peraturan perundang-undangan.
d.
The Board of Directors submits the RJP or amendments to the Minister in
accordance with regulations:
Dewan Direktur menyampaikan RJP yang telah disetujui kepada
Menteri paling lama 60 (enam puluh) hari kalender sebelum
1) berakhirnya periode RJP dan RKAT tahun berjalan.
Submission no later than 60 (sixty) calendar days before the end
of the current RJP and RKAT period.
Dewan Direktur menyampaikan perubahan RJP kepada Menteri
paling lama 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum pelaksanaan
2) perubahan RJP.
Amendments submitted no later than 30 (thirty) calendar days
before implementation.
Dalam hal diminta Menteri untuk melakukan penyesuaian
RJP atau perubahan RJP, Dewan Direktur menyampaikan
penyesuaian RJP atau perubahan RJP yang telah disetujui
kepada Menteri paling lama 15 (lima belas) hari kerja sejak LPEI
3) menerima surat permintaan penyesuaian
In the event that the Minister requests adjustments to the RJP
or changes to the RJP, the Board of Directors shall submit the
approved adjustments or changes to the Minister no later than 15
(fifteen) working days after LPEI receives the request letter.
Kualitas yang memadai atas tanggapan Dewan Direktur terhadap
e. rancangan RJP dan perubahan RJP.
Adequate quality of Board responses to the RJP draft and amendments.
Dewan Direktur memberikan persetujuan atas rancangan RKAT atau
Perubahan RKAT dan menyampaikan RKAT kepada Menteri.
127 294-297
The Board of Directors approves the RKAT draft or amendments and submits
the RKAT to the Minister.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat prosedur mengenai mekanisme pemberian persetujuan/
tanggapan/pendapat Dewan Direktur terhadap
rancangan RKAT atau perubahan RKAT dan yang disampaikan
a. oleh Direktur Eksekutif.
There are procedures governing the mechanism for the Board of
Directors to provide approval/response/opinion on the proposed RKAT
or changes to the RKAT submitted by the Executive Director.
Annual Report 2025 933 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 934
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat rapat Dewan Direktur yang berkaitan dengan p
rosespersetujuan rancangan RJP atau Perubahan RJP yang
disampaikan Direktur Eksekutif
b. There are Board of Directors meetings related to the approval process
of the proposed RJP or changes to the RJP submitted by the Executive
Director. The Board of Directors reviews the proposed RKAT or changes
to the RKAT submitted by the Executive Director.
Dewan Direktur melakukan telaah terhadap rancangan RKAT atau
perubahan RKAT yang disampaikan oleh Direktur Eksekutif.
c.
There is a review process conducted through internal discussions and/
or Board of Directors meetings.
Terdapat proses penelaahan melalui proses pembahasan
internal maupun rapat Dewan Direktur.
1)
There is a review process conducted through internal discussions
and/or Board of Directors meetings.
Adanya hasil penelaahan rancangan RKAT atau perubahan RKAT
secara tertulis (risalah rapat Dewan Direktur).
2)
There are written review results of the proposed RKAT or changes
to the RKAT (in the form of Board of Directors meeting minutes).
Dewan Direktur memastikan hasil penelaahan rancangan RKAT
atau perubahan RKAT dikomunikasikan dan ditindaklanjuti oleh
Direktur Eksekutif.
3)
The Board of Directors ensures that the results of the review of the
proposed RKAT or changes to the RKAT are communicated and
followed up by the Executive Director.
Proses penelaahan yang dilakukan oleh Dewan Direktur dapat
menggunakan seluruh perangkat di Dewan Direktur.
4)
The review process conducted by the Board of Directors may
utilize all supporting bodies within the Board of Directors.
Dewan Direktur menyampaikan RKAT atau perubahan RKAT kepada
Menteri sesuai peraturan perundang-undangan.
d.
The Board of Directors submits the RKAT or amendments to the RKAT to
the Minister in accordance with prevailing laws and regulations.
Dewan Direktur menyampaikan RKAT yang telah disetujui kepada
Menteri paling lama 60 (enam puluh) hari
kalender sebelum berakhirnya periode RJP dan RKAT tahun
1) berjalan.
The Board of Directors submits the approved RKAT to the Minister
no later than 60 (sixty) calendar days before the end of the
current RJP and RKAT period.
Dewan Direktur menyampaikan perubahan RKAT kepada Menteri
paling lama 30 (tiga puluh) hari kalender sebelum pelaksanaan
perubahan RKAT.
2)
The Board of Directors submits amendments to the RKAT to
the Minister no later than 30 (thirty) calendar days prior to the
implementation of such amendments.
Dalam hal diminta Menteri untuk melakukan penyesuaian
RKAT atau perubahan RKAT, Dewan Direktur menyampaikan
penyesuaian RKAT atau perubahan RKAT yang telah disetujui
kepada Menteri paling lama 15 (lima belas) hari kerja sejak LPEI
3) menerima surat permintaan penyesuaian
In the event that the Minister requests adjustments to the RKAT
or amendments to the RKAT, the Board of Directors submits the
approved adjustments or amendments to the Minister no later
than 15 (fifteen) working days after LPEI receives the request letter.
Kualitas yang memadai atas tanggapan Dewan Direktur terhadap
rancangan RKAT dan perubahan RKAT.
e.
There is adequate quality in the Board of Directors’ responses to the
proposed RKAT and its amendments.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 934 Laporan Tahunan 2025
Page 935
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
TRANSPARANSI KONDISI KEUANGAN DAN NON KEUANGAN LPEI LAPORAN PELAKSANAAN PRINSIP
TATA KELOLA YANG BAIK
TRANSPARENCY OF LPEI’S FINANCIAL AND NON-FINANCIAL CONDITIONS REPORT ON THE
IMPLEMENTATION OF GOOD GOVERNANCE PRINCIPLES
LPEI menyediakan informasi kepada pemangku kepentingan.
43.
LPEI provides information to stakeholders.
LPEI menetapkan kebijakan pengendalian informasi LPEI dengan tujuan untuk
mengamankan informasi LPEI yang penting.
128
LPEI establishes an information control policy to safeguard important
information.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan tentang pengendalian informasi LPEI.
a.
There is an information control policy.
Kebijakan yang antara lain mengatur:
b.
The policy regulates:
Informasi yang dikategorikan informasi publik dan informasi
1) rahasia LPEI.
classification of public and confidential information;
Pihak-pihak yang dapat memberikan dan/atau menyampaikan
2) informasi publik.
authorized parties to disclose information;
Prosedur pengungkapan informasi LPEI kepada pemangku
3) kepentingan
procedures for disclosure to stakeholders.
Tingkat kepatuhan LPEI yang memadai terhadap kebijakan pengendalian
129 informasi LPEI
Adequate level of compliance with information control policies.
LPEI menyediakan akses atas informasi LPEI yang relevan, memadai, dan dapat
diandalkan secara tepat waktu dan berkala bagi pemangku kepentingan.
44.
LPEI provides access to relevant, adequate, and reliable information in a timely and
periodic manner.
Terdapat media untuk penyediaan informasi publik agar dapat diperoleh
dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan, dan cara sederhana.
130 112
There are media for public information access that are fast, timely, low-cost,
and simple.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat laman/ situs web yang dikelola oleh LPEI.
a.
There is a website managed by LPEI.
Terdapat kebijakan tentang pengelolaan dan pemutakhirkan laman/
b. situs web.
There are policies on website management and updates.
Pengelolaan laman/ situs web sesuai dengan kebijakan yang
c. ditetapkan secara konsisten.
Website management is consistently implemented.
Laman/situs web LPEI memublikasikan kebijakan dan informasi penting LPEI.
131
The LPEI website publishes important policies and information.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Annual Report 2025 935 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 936
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat kebijakan yang dipublikasikan, antara lain pedoman
penerapan tata kelola yang baik (good governance), tata kerja
Dewan Direktur, dan pedoman kode etik, dan program
pengendalian gratifikasi LPEI.
a.
There are published policies, including guidelines on the
implementation of good governance, the Board of Directors’ working
procedures, the code of conduct guidelines, and LPEI’s gratification
control program.
Terdapat informasi penting (selain laporan tahunan dan laporan
keuangan) yang dipublikasikan.
b.
There is important information (other than the annual report and
financial statements) that is published.
LPEI menyediakan media lain untuk mengomunikasikan kebijakan informasi
penting LPEI.
132
LPEI provides other communication media (digital, print, internal media,
gatherings, etc.).
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat media digital atau media cetak atau media internal, buletin,
dan sejenisnya
a.
There are digital media, print media, internal media, bulletins, and
similar channels.
Terdapat pertemuan/ gathering dengan pemangku kepentingan dan
bentuk lainnya.
b.
There are meetings/gatherings with stakeholders and other forms of
engagement.
Informasi yang disediakan dalam laman/situs web LPEI dimutakhirkan
133 secara berkala
Information on the website is updated periodically.
Tingkat kemudahan akses terhadap kebijakan dan informasi penting LPEI
yang disediakan dalam laman/situs web LPEI.
134
The level of ease of access to LPEI policies and important information
provided on LPEI’s website.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Informasi yang dimuat dalam laman/ situs web LPEI mudah diakses
dan diunduh.
a.
Information available on LPEI’s website is easily accessible and
downloadable.
Tidak terdapat permintaan/permohonan untuk memperoleh informasi
publik yang tidak dipenuhi oleh LPEI.
b.
There are no requests/applications to obtain public information that
are not fulfilled by LPEI.
LPEI mengungkapkan informasi penting dalam laporan tahunan sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang-undangan.
45.
LPEI discloses important information in the annual report in accordance with
prevailing laws and regulations.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 936 Laporan Tahunan 2025
Page 937
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Laporan tahunan memenuhi ketentuan umum penyajian laporan tahunan.
135 The annual report complies with general requirements for annual report
presentation.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Ketentuan umum:
a.
General provisions:
Laporan tahunan disajikan dalam bahasa Indonesia dan bahasa
asing (paling sedikit menggunakan bahasa inggris).
1)
The annual report is presented in Indonesian and a foreign
language (at least English).
Laporan tahunan dicetak pada kertas yang berwarna terang
berkualitas baik, berukuran A4, dijilid, dan dapat diperbanyak
2) dengan kualitas yang baik.
The annual report is printed on high-quality light-colored A4
paper, bound, and reproducible with good quality. hal awal
Laporan tahunan mencantumkan identitas LPEI dengan jelas,
yakni terdapat tahun laporan tahunan dan identitas LPEI di
halaman depan (sampul), di samping (yang dicetak dengan
huruf yang jelas dan mudah terbaca), di halaman belakang
3) (sampul) dan identitas LPEI di setiap halaman.
The annual report clearly states LPEI’s identity, including the
reporting year and LPEI identity on the front cover, spine (printed
in clear and legible font), back cover, and LPEI identity on each
page.
Laporan tahunan dalam bentuk salinan dokumen elektronik
merupakan laporan tahunan yang dikonversi dalam format pdf
disajikan di dalam laman/situs web LPEI dan dapat diunduh.
4) Yang dimaksud dengan laman/situs web LPEI adalah laman/
situs web yang dimiliki sendiri atau oleh LPEI.
The annual report in electronic document form is provided in PDF
format, presented on LPEI’s website, and available for download.
Laporan Tahunan memuat mengenai ikhtisar data keuangan penting.
136 The Annual Report includes a summary of key financial data.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI menyajikan informasi keuangan (laporan posIsi keuangan, laporan
laba rugi komprehensif, rasio-rasio keuangan secara umum dan yang
relevan dengan industri LPEI) dalam bentuk perbandingan selama 5
(lima) tahun buku.
a.
LPEI presents financial information (statement of financial position,
statement of comprehensive income, financial ratios in general and
those relevant to LPEI’s industry) in comparative form for 5 (five)
financial years. hal 8-10
Laporan tahunan wajib memuat informasi:
b.
The annual report must include information on:
jumlah obligasi/ obligasi konversi yang beredar;
1)
the number of outstanding bonds/convertible bonds;
Tingkat bunga;
2)
interest rates;
tanggal jatuh tempo; dan
3)
maturity dates; and
peringkat obligasi.
4)
bond ratings.
Annual Report 2025 937 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 938
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Laporan tahunan memuat laporan Dewan Direktur dan laporan Direktur
Eksekutif.
137 27-40
The annual report includes the report of the Board of Directors and the report
of the Executive Director.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Laporan Dewan Direktur paling sedikit memuat:
a.
The report of the Board of Directors at least includes:
penilaian terhadap kinerja Direktur Eksekutif mengenai
pengelolaan LPEI;
1)
an assessment of the Executive Director’s performance in
managing LPEI;
pengawasan terhadap implementasi inisiatif strategis LPEI;
2)
supervision of the implementation of LPEI’s strategic initiatives;
pandangan atas prospek usaha LPEI yang disusun oleh Direktur
Eksekutif;
3)
views on LPEI’s business prospects as prepared by the Executive
Director;
pandangan atas penerapan tata kelola yang baik yang telah
dilaksanakan oleh LPEI;
4)
views on the implementation of good governance carried out by
LPEI;
perubahan komposisi Dewan Direktur dan Direktur Eksekutif jika
ada); dan
5)
changes in the composition of the Board of Directors and the
Executive Director, if any; and
pemberian arahan/nasihat kepada Direktur Eksekutif dan Direktur
Pelaksana.
6)
the provision of directions/advice to the Executive Director and
Managing Directors.
Laporan Direktur Eksekutif paling sedikit memuat:
b.
The report of the Executive Director at least includes:
uraian singkat mengenai kinerja LPEI mencakup antara lain
kebijakan strategis, perbandingan antara hasil yang dicapai
dengan yang ditargetkan, dan kendala yang dihadapi LPEI;
1)
a brief description of LPEI’s performance, including, among others,
strategic policies, comparison between achieved results and
targets, and challenges faced by LPEI;
gambaran tentang prospek usaha;
2)
an overview of business prospects;
penerapan tata kelola yang baik yang telah dilaksanakan oleh
3) LPEI; dan
the implementation of good governance carried out by LPEI; and
perubahan komposisi Direktur Pelaksana Uika ada).
4)
changes in the composition of the Managing Directors (if any).
Tanda tangan Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana dan anggota
Dewan Direktur memuat hal-hal:
c.
The signatures of the Executive Director, Managing Directors, and
members of the Board of Directors include the following:
tanda tangan dituangkan pada lembaran tersendiri;
1)
signatures are set out on a separate page;
pernyataan bahwa Direktur Eksekutif dan Dewan Direktur
bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan;
2) a statement that the Executive Director and the Board of Directors
are fully responsible for the accuracy of the contents of the
annual report;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 938 Laporan Tahunan 2025
Page 939
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
ditandatangani seluruh anggota Dewan Direktur, Direktur
Eksekutif dan Direktur Pelaksana dengan menyebutkan nama
dan jabatannya;
3)
signed by all members of the Board of Directors, the Executive
Director, and the Managing Directors, stating their names and
positions;
penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari yang bersangkutan
dalam hal terdapat anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif,
atau Direktur Pelaksana yang tidak menandatangani laporan
tahunan, atau penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari
anggota yang lain dalam hal tidak terdapat penjelasan tertulis
4) dari yang bersangkutan; dan
a written explanation in a separate letter from the relevant party
if any member of the Board of Directors, the Executive Director,
or a Managing Director does not sign the annual report, or a
written explanation in a separate letter from other members if no
explanation is provided by the relevant party; and
laporan tahunan ditandatangani oleh Direktur Eksekutif, Direktur
5) Pelaksana, dan semua anggota Dewan Direktur pada saat
penyampaian laporan tahunan dan disediakan di kantor LPEI
Laporan tahunan memuat profil LPEI secara lengkap.
138 64-83
The annual report includes a complete profile of LPEI.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Nama dan alamat LPEI, antara lain mencakup informasi tentang nama
dan alamat, kode pos, nomor telepon dan/atau nomor faksimile, surat
elektronik, dan laman/ situs web.
a.
The name and address of LPEI, including, among others, information on
name and address, postal code, telephone number and/or facsimile
number, email, and website.
Riwayat singkat LPEI mencakup antara lain tanggal/tahun pendirian,
nama, dan perubahan nama lembaga Uika ada).
b. A brief history of LPEI, including, among others, the date/year of
establishment, name, and any changes in the institution’s name (if
any).
Bidang usaha meliputi jenis produk dan atau jasa yang dihasilkan.
c. The scope of business, covering the types of products and/or services
provided.
Struktur organisasi dalam bentuk bagan, meliputi nama dan jabatan.
d. The organizational structure in the form of a chart, including names and
positions.
Visi dan misi LPEI yang mencakup penjelasan tentang visi LPEI, dan
penjelasan tentang misi LPEI.
e.
LPEI’s vision and mission, including an explanation of LPEI’s vision and
mission.
Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Direktur
(umur, pendidikan, dan pengalaman kerja).
f.
The names, positions, and brief biographies of members of the Board of
Directors (age, education, and work experience).
Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat Direktur Eksekutifdan Direktur
Pelaksana (umur, pendidikan, dan pengalaman kerja).
g.
The names, positions, and brief biographies of the Executive Director
and Managing Directors (age, education, and work experience).
Jumlah pegawai (komparatif 2 (dua) tahun) dan deskripsi
pengembangan kompetensinya (misalnya aspek pendidikan dan
pelatihan pegawai), dengan informasi yang paling sedikit memuat:
h.
The number of employees (comparative for 2 (two) years) and a
description of competency development (e.g., employee education and
training), with information at least including:
Annual Report 2025 939 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 940
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
jumlah pegawai untuk masing-masing level organisasi;
1)
the number of employees for each organizational level;
jumlah pegawai untuk masing-masing tingkat pendidikan;
2)
the number of employees by education level;
pelatihan pegawai yang telah dan akan dilakukan;
3)
employee training that has been and will be conducted;
adanya persarnaan kesempatan kepada seluruh pegawai; dan
4)
equal opportunity for all employees; and
biaya yang telah dikeluarkan.
5)
costs incurred.
Akuntan LPEI memuat antara lain:
n.
LPEI’s accountants include, among others:
berapa periode audit akuntan publik telah mengaudit laporan
keuangan LPEI.
1)
the number of audit periods during which the public accountant
has audited LPEI’s financial statements;
berapa periode audit kantor akuntan publik telah mengaudit
laporan keuangan LPEI;
2)
the number of audit periods during which the public accounting
firm has audited LPEI’s financial statements;
besarnya fee audit; dan
3)
the amount of audit fees; and
jasa lain yang diberikan akuntan selain jasa finansial audit.
4) other services provided by the accountant in addition to financial
audit services.
Penghargaan / sertifikasi yang diterima LPEI, baik yang berskala
nasional maupun internasional memuat antara lain:
o.
Awards/certifications received by LPEI, both at national and
international levels, include, among others:
masa berlaku;
1)
validity period;
narna penghargaan / sertifikasi (berskala nasional dan
2) internasional);
name of the award/certification (national and international);
tahun perolehan; dan
3)
year obtained; and
badan pemberi penghargaan/ sertifikasi.
4)
awarding/certifying body.
Laporan tahunan memuat bagian tersendiri mengenai analisa dan
pembahasan manajemen atas kinerja LPEI.
139 114
The annual report includes a separate section on management discussion
and analysis of LPEI’s performance.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Tinjauan operasi per segmen usaha, memuat uraian mengenai:
a.
Operational review by business segment, including a description of:
Jumlah pembiayaan, penjaminan, asuransi
1)
the amount of financing, guarantees, and insurance;
pendapatan usaha;
2)
operating revenue;
Profitabilitas; dan
3)
profitability; and
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 940 Laporan Tahunan 2025
Page 941
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
peningkatan/ penurunan kapasitas usaha masingmasing
4) segmen.
increases/decreases in the business capacity of each segment.
Uraian atas kinerja keuangan LPEI yakni analisis kinerja keuangan
yang mencakup perbandingan antara kinerja keuangan tahun yang
bersangku tan dengan tahun sebelumnya (dalam bentuk narasi dan
tabel), antara lain mengenai:
b.
Description of LPEI’s financial performance, namely an analysis covering
a comparison between the current year’s financial performance and
that of the previous year (in narrative and tabular form), including,
among others:
aset lancar, aset tidak lancar, dan jumlah aset;
1)
current assets, non-current assets, and total assets;
liabilitas lancar, liabilitas tidak lancar, dan jumlah liabilitas;
2)
current liabilities, non-current liabilities, and total liabilities;
penjualan/ pendapatan usaha;
3)
sales/operating revenue;
beban usaha; dan
4)
operating expenses; and
laba/ rugi komprehensif.
5)
comprehensive profit/loss.
Bahasan dan analisis tentang kemarnpuan membayar utang dan
tingkat kolektibilitas piutang LPEI.
c.
Discussion and analysis of LPEI’s ability to repay debts and the
collectibility level of receivables.
Bahasan dan penjelasan tentang struktur modal (capital structure),
kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure policies),
d. dan tingkat likuiditas LPEI (liquidity).
Discussion and explanation of capital structure, management policies
on capital structure, and LPEI’s liquidity level.
Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal
antara lain memuat penjelasan tentang:
e.
Discussion of material commitments for capital expenditures, including
explanations of:
tujuan dari ikatan tersebut;
1)
the purpose of such commitments;
sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatanikatan
2) tersebut;
expected sources of funds to fulfill such commitments;
mata uang yang menjadi denominasi; dan
3)
the currency denomination; and
langkah-langkah yang direncanakan LPEI untuk melindungi risiko
dari posisi mata uang asing yang terkait.
4)
LPEI’s planned steps to protect the risks from related foreign
currency positions.
Bahasan dan analisis tentang informasi keuangan yang telah
dilaporkan yang mengandung kejadian yang sifatnya luar biasa dan
jarang terjadi.
f.
Discussion and analysis of reported financial information containing
extraordinary and infrequent events.
Uraian tentang komponen-komponen substansial dari pendapatan
dan beban lainnya, untuk dapat mengetahui hasil usaha LPEI.
g.
Description of substantial components of other income and expenses
to provide insight into LPEI’s operating results.
Annual Report 2025 941 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 942
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Jika laporan keuangan mengungkapkan peningkatan atau penurunan
yang material dari penjualan atau pendapatan bersih, maka harus
disertai dengan bahasan tentang sejauh mana perubahan tersebut
dapat dikaitkan antara lain dengan jumlah barang atau jasa yang
dijual, dan/ atau adanya produk atau jasa baru.
h.
If the financial statements disclose a material increase or decrease
in sales or net revenue, this must be accompanied by a discussion of
the extent to which such changes can be attributed, among others, to
the volume of goods or services sold and/or the introduction of new
products or services.
Bahasan tentang dampak perubahan harga terhadap penjualan atau
pendapatan bersih LPEI serta laba operasi LPEI selama 2 (dua) tahun
atau sejak LPEI memulai usahanya, jika baru memulai usahanya kurang
i. dari 2 (dua) tahun).
Discussion of the impact of price changes on LPEI’s sales or net revenue
and operating profit over 2 (two) years or since LPEI commenced
operations (if it has operated for less than 2 (two) years).
Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan
akuntan, termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di
j. masa mendatang.
Material information and facts occurring after the date of the auditor’s
report, including their impact on future business performance and risks.
Uraian tentang prospek usaha LPEI sehubungan dengan industri,
ekonomi secara umum dan pasar internasional serta dapat disertai
data pendukung kuantitatif jika ada sumber data yang layak
k. dipercaya.
Description of LPEI’s business prospects in relation to the industry, the
general economy, and international markets, which may be supported
by quantitative data from reliable sources, if available.
Uraian tentang aspek pemasaran atas produk dan jasa LPEI, antara lain
meliputi pangsa pasar.
l.
Description of marketing aspects of LPEI’s products and services,
including, among others, market share.
Pernyataan mengenai kebijakan alokasi surplus dan tanggal
pernyataan, sertajumlah surplus per tahun yang diumumkan atau
dibayar selama 2 (dua) tahun buku terakhir, memuat uraian mengenai
besarnya surplus per masing-masing tahun.
m.
Statement of the surplus allocation policy and the date of such
statement, as well as the amount of surplus per year declared or
distributed over the last 2 (two) financial years, including a description
of the surplus amount for each year.
Informasi material, antara lain mengenai investasi, ekspansi, divestasi,
akuisisi, restrukturisasi utang/ modal, transaksi yang mengandung
benturan kepentingan dan sifat transaksi dengan pihak afiliasi.
n. Material information, including, among others, investments, expansion,
divestment, acquisitions, debt/capital restructuring, transactions
involving conflicts of interest, and the nature of transactions with
affiliated parties.
Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang
berpengaruh signifikan terhadap LPEI dan dampaknya terhadap
o. laporan keuangan.
Description of changes in laws and regulations that have a significant
impact on LPEI and their effects on the financial statements.
Uraian mengenai perubahan kebijakan akuntansi, alasan, dan
dampaknya terhadap laporan keuangan.
p.
Description of changes in accounting policies, the reasons for such
changes, and their impact on the financial statements.
Laporan tahunan memuat pengungkapan praktik tata kelola yang baik.
140 248-257
The annual report includes disclosure of good governance practices.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 942 Laporan Tahunan 2025
Page 943
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Uraian Dewan Direktur paling sedikit memuat:
a.
The description of the Board of Directors at least includes:
uraian pelaksanaan tugas Dewan Direktur;
1) a description of the implementation of the Board of Directors’
duties;
pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya total
remunerasi Dewan Direktur;
2)
disclosure of the procedures for determining and the total
amount of remuneration of the Board of Directors;
frekuensi rapat; dan
3)
meeting frequency; and
tingkat kehadiran Dewan Direktur dalam rapat.
4)
the attendance rate of the Board of Directors at meetings.
Uraian Direktur Ekseku tif dan Direktur Pelaksana paling sedikit memuat:
b. The description of the Executive Director and Managing Directors at
least includes:
ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab Direktur Eksekutif
dan masing-masing Direktur Pelaksana;
1)
the scope of work and responsibilities of the Executive Director
and each Managing Director;
pengungkapan prosedur penetapan dan besarnya total
remunerasi Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana,
yang meliputi gaji, fasilitas, dan/ atau tunjangan lain
yang diterima dari LPEI;
2)
disclosure of the procedures for determining and the total
amount of remuneration of the Executive Director and Managing
Directors, including salaries, facilities, and/or other benefits
received from LPEI;
frekuensi rapat;
3)
meeting frequency;
tingkat kehadiran Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana dalam
rapat; dan
4)
the attendance rate of the Executive Director and Managing
Directors at meetings; and
program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana.
5)
training programs aimed at enhancing the competencies of the
Executive Director and Managing Directors.
Komite Audit paling sedikit mencakup:
c.
Audit Committee at a minimum includes:
nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota Komite Audit;
1)
name, position, and brief profile of Audit Committee members;
uraian tugas dan tanggung jawab;
2)
description of duties and responsibilities;
frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Komite Audit;
3)
meeting frequency and attendance rate of the Audit Committee;
laporan singkat pelaksanaan kegiatan Komite Audit; dan
4) a brief report on the implementation of Audit Committee
activities; and
independensi anggota Komite Audit.
5)
independence of Audit Committee members.
Annual Report 2025 943 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 944
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Komite Remunerasi dan Nominasi paling sedikit mencakup:
d.
Remuneration and Nomination Committee at a minimum includes:
nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota Komite
Remunerasi dan Nominasi;
1)
name, position, and brief profile of Remuneration and Nomination
Committee members;
independensi anggota Komite Remunerasi dan Nominasi;
2) independence of Remuneration and Nomination Committee
members;
uraian tugas dan tanggung jawab;
3)
description of duties and responsibilities;
uraian pelaksanaan kegiatan Komite Remunerasi dan
Nominasi; dan
4)
description of the implementation of Remuneration and
Nomination Committee activities; and
frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Komite Remunerasi dan
Nominasi.
5)
meeting frequency and attendance rate of the Remuneration
and Nomination Committee.
Komite Pemantau Risiko paling sedikit mencakup:
e.
Risk Monitoring Committee at a minimum includes:
nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat Komite Pemantau
Risiko;
1)
name, position, and brief profile of Risk Monitoring Committee
members;
independensi anggota Komite Pemantau Risiko;
2)
independence of Risk Monitoring Committee members;
uraian tugas dan tanggung jawab;
3)
description of duties and responsibilities;
uraian pelaksanaan kegiatan Komite Pemantau Risiko; dan
4) description of the implementation of Risk Monitoring Committee
activities; and
frekuensi rapat dan tingkat kehadiran Komite Pemantau
Risiko
5)
meeting frequency and attendance rate of the Risk Monitoring
Committee.
Uraian tugas dan fungsi Sekretaris Lembaga paling sedikit mencakup:
f. Description of the duties and functions of the Corporate Secretary at a
minimum includes:
nama dan riwayat jabatan singkat Sekretaris Lembaga; dan
1)
name and brief career history of the Corporate Secretary; and
uraian pelaksanaan tugas Sekretaris Lembaga.
2) description of the implementation of the Corporate Secretary’s
duties.
Uraian mengenai pelaksanaan pengawasan dan pengendalian
g. internal (internal audit and control).
Description of the implementation of internal audit and control.
Uraian tentang SPI/fungsi audit internal paling sedikit mencakup:
h.
Description of SPI/internal audit function at a minimum includes:
informasi tentang keberadaan SPI/fungsi audit internal;
1)
information on the existence of SPI/internal audit function;
penjelasan tentang piagam audit internal;
2)
explanation of the internal audit charter;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 944 Laporan Tahunan 2025
Page 945
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
penjelasan mengenai tugas dan tanggung jawab SPI/fungsi
audit internal;
3)
explanation of the duties and responsibilities of SPI/internal audit
function;
uraian pelaksanaan kegiatan SPI/fungsi audit internal; dan
4) description of the implementation of SPI/internal audit activities;
and
nama dan riwayat hidup singkat kepala SPI/fungsi audit internal.
5)
name and brief profile of the head of SPI/internal audit function.
Uraian mengenai manajemen risiko LPEI paling sedikit mencakup:
i.
Description of LPEI risk management at a minimum includes:
penjelasan mengenai risiko yang dihadapi LPEI (misalnya risiko
yang disebabkan oleh fluktuasi kurs atau suku bunga, persaingan
usaha, pasokan bahan baku, ketentuan negara lain atau
peraturan internasional, dan kebijakan pemerintah); dan
1)
explanation of risks faced by LPEI (e.g., risks arising from exchange
rate or interest rate fluctuations, business competition, supply of
raw materials, foreign regulations or international regulations,
and government policies); and
upaya untuk mengelola risiko tersebut.
2)
efforts to manage such risks.
Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan
dengan tanggung jawab sosial LPEI terutama mengenai komitmen LPEI
terhadap perlindungan konsumen paling sedikit mencakup informasi
j. tentang:
Description of activities and costs incurred related to LPEI’s social
responsibility, particularly regarding LPEI’s commitment to consumer
protection, at a minimum includes information on:
pembentukan pusat pengaduan konsumen;
1)
establishment of a consumer complaint center;
program peningkatan layanan kepada konsumen; dan
2)
programs to improve customer service; and
biaya yang telah dikeluarkan.
3)
costs incurred.
Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan
dengan tanggungjawab sosial yang telah dilakukan, paling sedikit
mencakup informasi tentang:
k.
Description of activities and costs incurred related to social
responsibility programs implemented, at a minimum includes
information on:
mitra usaha binaan LPEI;
1)
LPEI assisted business partners;
program pengembangan pendidikan;
2)
education development programs;
program perbaikan kesehatan;
3)
health improvement programs;
program pengembangan seni budaya; dan
4)
arts and culture development programs; and
biaya yang telah dikeluarkan.
5)
costs incurred.
Uraian mengenai aktivitas dan biaya yang dikeluarkan berkaitan
dengan tanggung jawab sosial LPEI terutama aktivitas lingkungan,
paling sedikit mencakup informasi tentang:
l.
Description of activities and costs incurred related to LPEI’s social
responsibility, particularly environmental activities, at a minimum
includes information on:
Annual Report 2025 945 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 946
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
aktivitas pelestarian lingkungan;
1)
environmental preservation activities;
aktivitas pengelolaan lingkungan;
2)
environmental management activities;
sertifikasi atas pengelolaan lingkungan; dan
3)
environmental management certifications; and
biaya yang telah dikeluarkan.
4)
costs incurred.
Perkara penting yang sedang dihadapi oleh LPEI, anggota Dewan
Direktur, Direktur Eksekutif, Direktur Pelaksana dan yang sedang
menjabat dan klaim material yang diajukan oleh dan/atau terhadap
LPEI, dan perkara yang ada di badan peradilan atau badan arbitrase
m. yang melibatkan LPEI, paling sedikit mencakup:
Significant legal cases faced by LPEI, members of the Board of Directors,
Executive Director, and Managing Directors currently in office, as well
as material claims filed by and/or against LPEI, and cases in courts or
arbitration bodies involving LPEI, at a minimum includes:
pokok perkara/ gugatan;
1)
subject matter of the case/claim;
kasus posisi;
2)
case position;
status penyelesaian perkara/ gugatan; dan
3)
status of case/claim settlement; and
pengaruhnya terhadap kondisi keuangan LPEI.
4)
impact on LPEI’s financial condition.
Akses informasi dan data LPEI, yaitu uraian mengenai tersedianya akses
informasi dan data LPEI kepada publik, antara lain melalui laman/ situs
web, media massa, mailing list, buletin, dan/ atau media sosial.
n. Access to LPEI information and data, namely a description of the
availability of public access to LPEI information and data, including
through websites, mass media, mailing lists, bulletins, and/or social
media.
Etika lembaga paling sedikit memuat uraian:
o.
Institutional ethics at a minimum includes description of:
keberadaan pedoman kode etik;
1)
existence of a code of ethics;
isi pedoman kode etik;
2)
contents of the code of ethics;
penyebaran pedoman kode etik kepada pegawai dan upaya
penegakannya;dan
3)
dissemination of the code of ethics to employees and
enforcement efforts; and
pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate culture)
4) yang dimiliki LPEI.
statement on LPEI’s corporate culture.
Laporan tahunan memuat bagian tersendiri mengenai laporan keuangan.
41
The annual report contains a separate section on financial statements.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 946 Laporan Tahunan 2025
Page 947
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Surat Pernyataan Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana tentang
Tanggung Jawab Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana atas
Laporan Keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
a. undangan.
Statement letter of the Executive Director and Managing Directors
regarding their responsibility for the financial statements in accordance
with prevailing laws and regulations.
Opini akuntan atas laporan keuangan adalah Wajar Tanpa
Pengecualian (WTP).
b.
The auditor’s opinion on the financial statements is Unqualified Opinion
(WTP).
Deskripsi auditor lndependen di opini antara lain:
c.
Description of the independent auditor in the opinion includes:
nama dan tanda tangan;
1)
name and signature;
tanggal laporan audit;
2)
audit report date;
nomor izin KAP jika ada).
3)
public accounting firm license number (if any).
Laporan keuangan paling sedikit memuat laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus kas,
serta disajikan untuk jangka waktu 2 (dua) tahun terakhir. 1-289 (setelah laporan
d.
The financial statements at a minimum include statement of financial keberlanjutan)
position, income statement, statement of changes in equity, and cash
flow statement, and are presented for the last 2 (two) years.
Penyajian laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi
keuangan yang berlaku umum di Indonesia.
e.
Presentation of financial statements in accordance with generally
accepted accounting standards in Indonesia.
Pengukuran dan Pelaporan Pelaksanaan Prinsip Tata Kelola yang Baik
46.
Measurement and Reporting of the Implementation of Good Governance Principles
Annual Report 2025 947 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 948
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI melakukan penilaian(assesment) terhadap pelaksanaan tata kelola
yang baik dan evaluasi (review) secara berkala
142
LPEI conducts assessments and periodic reviews of the implementation of
good governance.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
LPEI melakukan pengukuran terhadap pelaksanaan tata kelola yang
a. baik dalam bentuk:
LPEI measures the implementation of good governance in the form of:
Penilaian (assesment), yaitu program untuk mengidentifikasi
pelaksanaan tata kelola yang baik pada LPEI melalui pengukuran
pelaksanaan dan penerapan tata kelola yang baik pada LPEI
yang dilaksanakan secara berkala setiap tahun.
1)
Assessment, which is a program to identify the implementation
of good governance at LPEI through measurement of its 258-260
implementation and application, conducted periodically every
year.
Evaluasi (review), yaitu program mendeskripsikan tindak lanjut
pelaksanaan dan penerapan tata kelola yang baik pada LPEI
yang dilakukan pada tahun berikutnya setelah penilaian yang
meliputi evaluasi terhadap hasil penilaian dan tindak lanjut atas
rekomendasi perbaikan.
2)
Evaluation (review), which is a program describing follow-
up actions on the implementation and application of good
governance at LPEI, conducted in the year following the
assessment, including evaluation of assessment results and
follow-up on improvement recommendations.
Hasil penilaian dan evaluasi dilaporkan dalam laporan tahunan.
b. The results of the assessment and evaluation are reported in the annual
report.
Pelaksanaan tata kelola yang baik menjadi salah satu unsur Indikator Kinerja
Utama (IKU) yang dituangkan dalam Kontrak kinerja
143
The implementation of good governance constitutes one of the Key
Performance Indicators (KPI) included in the Performance Contract.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat IKU mengenai pelaksanaan tata kelola yang baik yang dituangkan
dalam Kontrak Kinerja. IKU mengenai pelaksanaan tata kelola yang baik
dapat berupa kualitas penerapan tata kelola yang baik (skor penilaian),
dapat juga mengenai pelaksanaan unsur-unsur antara lain penerapan
manajemen risiko, pengendalian internal, pengawasan internal (audit
internal), pelaksanaan mekanisme pelaporan atas dugaan
penyimpangan, tata kelola teknologi informasi, dan pedoman kode
etik.
There are KPIs related to the implementation of good governance as
set out in the Performance Contract. KPIs related to good governance
implementation may include the quality of governance implementation
(assessment score), and may also cover elements such as implementation
of risk management, internal control, internal supervision (internal audit),
implementation of whistleblowing mechanisms, information technology
governance, and code of ethics guidelines.
Muatan pada laporan pelaksanaan prinsip tata kelola yang baik telah
memenuhi ketentuan dan disampaikan tepat waktu.
144 250-251
The content of the report on the implementation of good governance
principles complies with the provisions and is submitted in a timely manner.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Laporan paling kurang meliputi:
a.
The report at a minimum includes:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 948 Laporan Tahunan 2025
Page 949
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
cakupan prinsip Tata Kelola yang baik serta hasil penilaian;
1)
scope of Good Governance principles and assessment results;
kepemilikan saham anggota Dewan Direktur, Direktur Eksekutif,
dan Direktur Pelaksana;
2)
share ownership of members of the Board of Directors, Executive
Director, and Managing Directors;
hubungan keuangan dan hubungan keluarga antar anggota
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana;
3)
financial and family relationships among members of the Board
of Directors, Executive Director, and Managing Directors;
kebijakan remunerasi dan fasilitas lain bagi anggota Dewan
Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana;
4)
remuneration policies and other benefits for members of the
Board of Directors, Executive Director, and Managing Directors;
rasio gaji tertinggi dan gaji terendah;
5)
ratio of the highest to lowest salaries;
frekuensi pelaksanaan rapat Dewan Direktur;
6)
frequency of Board of Directors meetings;
jumlah penyimpangan (internal fraud) yang terjadi dan upaya
7) penyelesaian oleh LPEI;
number of internal fraud cases and LPEI’s resolution efforts;
jumlah permasalahan hukum dan upaya penyelesaian oleh LPEI;
8)
number of legal cases and LPEI’s resolution efforts;
Laporan pelaksanaan prinsip tata kelola yang baik telah disampaikan
paling lama 4 (empat) bulan setelah tahun buku
berakhir dan kepada:
b.
The report on the implementation of good governance principles is
submitted no later than 4 (four) months after the end of the financial
year to:
Menteri Keuangan, menteri yang membidangi perdagangan,
menteri yang membidangi perindustrian,
1) menteri yang membidangi pertanian;
Minister of Finance, Minister of Trade, Minister of Industry, and
Minister of Agriculture;
Bank Indonesia; dan
2)
Bank Indonesia; and
Otoritas Jasa Keuangan,
3)
Financial Services Authority (OJK).
IX. PELAPORAN INTERNAL DAN PENANGANAN BENTURAN KEPENTINGAN
INTERNAL REPORTING AND CONFLICT OF INTEREST MANAGEMENT
Pelaporan Internal yang lengkap dan didukung oleh sistem informasi manajemen.
47. 250-260
Complete internal reporting supported by a management information system.
Dewan Direktur mendapatkan akses informasi LPEI sesuai kewenangannya.
145 The Board of Directors obtains access to LPEI information in accordance with
its authority.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat kebijakan/pedoman Dewan Direktur tentang informasi yang
harus disediakan oleh Direktur Eksekutif dan kebijakan/pedoman
tersebut disampaikan kepada Direktur
a. Eksekutif.
There are policies/guidelines of the Board of Directors regarding
information to be provided by the Executive Director, and such policies/
guidelines are communicated to the Executive Director.
Annual Report 2025 949 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 950
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Substansi kebijakan/pedoman diantaranya memuat bentuk informasi
yang disampaikan baik yang berkala maupun insidental, standar
waktu penyampaiannya dan mekanisme penyampaian informasi
tersebut oleh Direktur Eksekutif, serta upaya komunikasi dengan
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana untuk meminta informasi yang
dibutuhkan untuk pelaksanaan tugasnya dalam hal Direktur Eksekutif
dan Direktur Pelaksana tidak memenuhi kewajiban penyediaan
b. informasi.
The substance of the policies/guidelines includes, among others, the
types of information to be submitted (both periodic and incidental),
timelines for submission, and mechanisms for delivering such
information by the Executive Director, as well as communication efforts
with the Executive Director and Managing Directors to request required
information in the event that they fail to fulfill their obligation to provide
information.
Dewan Direktur tidak membocorkan informasi yang didapat yang
dikategorikan informasi rahasia LPEI sesuai kebijakan, pedoman,
ketentuan, dan peraturan perundang-undangan mengenai
c. pengendalian informasi.
The Board of Directors does not disclose confidential LPEI information
obtained, in accordance with policies, guidelines, provisions, and
applicable laws and regulations on information control.
Pelaporan Internal yang cukup, akurat dan tepat waktu dan didukung oleh
sistem informasi manajemen yang memadai.
146
Internal reporting that is sufficient, accurate, and timely, supported by an
adequate management information system.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat ketersediaan informasi yang cukup, akurat, dan tepat waktu
dalam mendukung pengambilan keputusan oleh Direktur Eksekutif.
a.
Availability of sufficient, accurate, and timely information to support
decision-making by the Executive Director.
Terdapat ketersediaan informasi yang cukup, akurat, dan tepat waktu
dalam mendukung pengawasan oleh Dewan Direktur.
b.
Availability of sufficient, accurate, and timely information to support
supervision by the Board of Directors.
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif, dan Direktur Pelaksana melakukan tindakan dan
memonitor terhadap potensi benturan kepentingan yang menyangkut dirinya.
48.
The Board of Directors, Executive Director, and Managing Directors take action and
monitor potential conflicts of interest involving themselves.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 950 Laporan Tahunan 2025
Page 951
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
LPEI memiliki kebijakan benturan kepentingan dan dilaksanakan secara
147 konsisten kebijakan tersebut.
LPEI has a conflict of interest policy which is implemented consistently.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat ketersediaan informasi yang cukup, akurat, dan tepat waktu
dalam mendukung pengambilan keputusan oleh Direktur Eksekutif.
a.
Availability of sufficient, accurate, and timely information to support
decision-making by the Executive Director.
Terdapat ketersediaan informasi yang cukup, akurat, dan tepat waktu
dalam mendukung pengawasan oleh Dewan Direktur.
b.
Availability of sufficient, accurate, and timely information to support
supervision by the Board of Directors.
Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana menerapkan kebijakan untuk
mencegah benturan kepentingan terkait pengambilan keputusan
148 transaksional.
The Executive Director and Managing Directors implement policies to prevent
conflicts of interest in transactional decision-making.
260-262
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Tidak terdapat pengambilan keputusan transaksional yang
mengandung benturan kepentingan.
There are no transactional decisions containing conflicts of interest.
Dewan Direktur, Direktur Eksekutif dan Direktur Pelaksana memonitor dan
mengelola potensi benturan kepentingan.
149
The Board of Directors, Executive Director, and Managing Directors monitor
and manage potential conflicts of interest.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat laporan pelaksanaan kebijakan/pedoman mengenai
benturan kepentingan.
a.
There are reports on the implementation of policies/guidelines
regarding conflicts of interest.
Terdapat tindak lanjut terhadap potensi benturan kepentingan (bila
b. ada).
There are follow-up actions on potential conflicts of interest (if any).
ASPEK LAINNYA
OTHER ASPECTS
Annual Report 2025 951 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 952
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Praktik tata kelola LPEI menjadi contoh atau benchmark bagi perusahaan/lembaga
lainnya di indonesia.
49.
LPEI’s governance practices serve as a benchmark for other companies/institutions
in Indonesia.
Dalam hal praktik tata kelola LPEI menjadi contoh atau benchmark bagi
perusahaan/lembaga lainnya di Indonesia dapat diberikan apresiasi
berupa tambahan nilai maksimal 5 (lima) pain. LPEI dapat memperoleh
tambahan nilai apabila LPEI mampu memperoleh nilai atau skor di atas
85 (delapan puluh lima).
In the event that LPEI’s governance practices serve as a benchmark for other
companies/institutions in Indonesia, an appreciation may be granted in the form
of an additional score of a maximum of 5 (five) points. LPEI may obtain additional
points if LPEI is able to achieve a score above 85 (eighty-five).
LPEI memiliki bidang/ area yang menjadi best practices di industrinya atau
menjadi tujuan benchmark bagi perusahaan / lembaga lain (baik bagi
perseroan maupun perusahaan swasta). Bidang/ area tersebut dapat terdiri
dari produk, proses, fungsi pendukung, kinerja organisasi, dan strategi.
150
LPEI has areas that constitute best practices in its industry or become
benchmarking destinations for other companies/institutions (both state-
owned and private companies). These areas may consist of products,
processes, supporting functions, organizational performance, and strategy.
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
Terdapat bidang/ area di LPEI, antara lain produk, proses, fungsi
pendukung, kinerja organisasi, atau strategi yang menjadi best
practices atau tujuan benchmark bagi perusahaan/lembaga lain.
a. There are areas within LPEI, including products, processes, supporting
functions, organizational performance, or strategy that constitute
best practices or benchmarking destinations for other companies/
institutions.
Pencapaian kinerja terbaik di sektor usaha perusahaan/lembaga atau
di industrinya.
b.
Achievement of best performance in the company’s/institution’s
business sector or industry.
LPEI menang dalam ARA.
c.
LPEI wins in ARA.
Praktik tata kelola menyimpang dari prinsip-prinsip tata kelola yang baik sesuai
pedoman penerapan tata kelola yang baik pada LPEI, pedoman umum tata kelola
perusahaan yang baik di Indonesia, standar-standar praktik, dan ketentuan
lainnya.
50.
Governance practices that deviate from the principles of good governance
in accordance with the guidelines for implementing good governance at LPEI,
the general guidelines of good corporate governance in Indonesia, applicable
standards, and other provisions.
Dalam hal praktik tata kelola LPEI menyimpang dari prinsip-prinsip tata kelola yang
baik, diberikan punishment berupa pengurangan nilai maksimal minus lima (-5)
pain.
In the event that LPEI’s governance practices deviate from the principles of good
governance, a punishment in the form of a deduction of a maximum of minus five
(-5) points shall be applied.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 952 Laporan Tahunan 2025
Page 953
Halaman Dalam
Isi Laporan Tahunan Annual Report
Contents of the Annual Report Pages in the
Annual Report
Terdapat penyimpangan dari prinsip-prinsip tata kelola yang baik.
151
There are deviations from the principles of good governance.
Beberapa contoh penyimpangan yang dapat mengurangi kualitas
penerapan tata kelola yang baik, diantaranya adalah:
Some examples of deviations that may reduce the quality of good
governance implementation include:
Faktor-faktor yang diuji kesesuaian penerapannya:
Factors assessed for compliance:
perkara penting berindikasi tindak pidana korupsi yang dihadapi
anggota Dewan Direktur dan Direktur Pelaksana.
a.
Important cases indicating acts of corruption faced by members of the
Board of Directors and Executive Directors.
Pembekuan produk utama atau mengalami kondisi yang berpotensi
mengakibatkan pembekuan produk utama LPEI.
b.
Freezing of main products or conditions that have the potential to
cause the freezing of LPEI’s main products.
Pencemaran lingkungan oleh LPEI yang menyebabkan kematian,
menimbulkan kerusakan yang sangat serius pada lingkungan sekitar
dan masyarakat, dan kerugian finansial yang sangat besar.
c.
Environmental pollution by LPEI that causes fatalities, severe damage to
the surrounding environment and community, and very large financial
losses.
Adanya permohonan pailit atas permohonan penundaan kewajiban
pembayaran utang, baik yang dilakukan oleh LPEI maupun oleh kreditur
atau oleh instansi yang berwenang.
d.
The existence of a bankruptcy petition or suspension of debt payment
obligations, whether filed by LPEI, by creditors, or by authorized
institutions.
Penyimpangan prinsip-prinsip tata kelola lainnya.
e.
Other deviations from governance principles.
Percentage
Annual Report 2025 953 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 954
Indeks Referensi Silang Annual Report Cross-Reference Index Annual Report
Award (ARA) Award (ARA)
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Uraian Isi Laporan Tahunan
A.1.1 Description of the Contents of the 10
Annual Report
Laporan keuangan tahunan yang
A.1.1.1 telah diaudit 921
Audited annual financial report
Surat pernyataan anggota Direksi
dan anggota Dewan Komisaris
tentang tanggung jawab atas
Laporan Tahunan
Statement letter from members
A.1.1.2 65
of the Board of Directors and
members of the Board of
Commissioners regarding
responsibility for the Annual
Report
INFORMASI KEUANGAN yang
disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 3 (tiga)
tahun buku atau sejak memulai
usahanya jika Perusahaan
tersebut menjalankan kegiatan
usahanya kurang dari 3(tiga)
tahun
A.1.2.0 14
FINANCIAL INFORMATION
presented in comparative form
for 3 (three) financial years or
since starting its business if the
Company has been running its
business activities for less than 3
(three) years
Rasio laba (rugi) terhadap jumlah
A.1.2.1 aset 16
Profit (loss) ratio to total assets
Rasio laba (rugi) terhadap ekuitas
A.1.2.2 16
Profit (loss) ratio to total equity
Rasio laba (rugi) terhadap
pendapatan/penjualan
A.1.2.3 16
Profit (loss) ratio to revenues/
sales
Rasio lancar
A.1.2.4 16
Current ratio
Rasio liabilitas terhadap ekuitas
A.1.2.5 16
Liabilities ratio to equity
Rasio liabilitas terhadap jumlah
A.1.2.6 aset 16
Liabilities ratio to total assets
Informasi dan rasio keuangan
lainnya yang relevan dengan
Perusahaan dan jenis industrinya
A.1.2.7 16
Other financial information and
ratios relevant to the Company
and its industry sector
INFORMASI SAHAM (Jika ada)
A.1.3 18
STOCK INFORMATION (If any)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 954 Laporan Tahunan 2025
Page 955
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Saham yang telah diterbitkan
untuk setiap masa triwulan
yang disajikan dalam bentuk
perbandingan selama 2(dua)
A.1.3.1 tahun buku terakhir. 18
Shares issued for each quarterly
period presented in comparative
form for the last 2 (two) financial
years.
Jumlah saham yang beredar
A.1.3.1.a 18
Total outstanding shares
Kapitalisasi pasar berdasarkan
harga pada bursa efek tempat
saham dicatatkan
A.1.3.1.b 18
Market capitalization based on
the price on the stock exchange
where the shares are listed.
Harga saham tertinggi, terendah,
dan penutupan berdasarkan
harga pada bursa efek tempat
saham dicatatkan
A.1.3.1.c The highest, lowest and closing 18
stock prices based on the prices
on the stock exchange where the
stock is listed
Volume perdagangan pada
bursa efek tempat saham
dicatatkan
A.1.3.1.d 18
Trading volume on the stock
exchange where the shares are
listed
Dalam hal terjadi AKSI KORPORASI
yang menyebabkan terjadinya
perubahan pada saham,
seperti pemecahan saham,
penggabungan saham, dividen
saham, saham bonus, perubahan
nilai nominal saham, penerbitan
efek konversi, serta penambahan
dan pengurangan modal
A.1.3.2 18
In the event of CORPORATE
ACTION that causes changes
to shares, such as stock splits,
stock mergers, stock dividends,
bonus shares, changes in the
nominal value of shares, issuance
of convertible securities, as well
as additions and reductions to
capital
Annual Report 2025 955 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 956
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Dalam hal terjadi PENGHENTIAN
SEMENTARA PERDAGANGAN
SAHAM (SUSPENSION) DAN/ATAU
PEMBATALAN PENCATATAN SAHAM
(DELISTING) dalam tahun buku,
dijelaskan alasan penghentian
sementara perdagangan
saham(suspension) dan/atau
pembatalan pencatatan saham
(delisting) tersebut
A.1.3.3 18
In the event of a TEMPORARY
SUSPENSION OF STOCK
TRADING (SUSPENSION) AND/
OR CANCELLATION OF STOCK
REGISTRATION (DELISTING) in a
financial year, the reasons for
the temporary suspension of
stock trading (suspension) and/
or cancellation of stock listing
(delisting) are explained.
Dalam hal penghentian
sementara perdagangan
saham(suspension)
sebagaimana dimaksud pada
angka 3) dan/atau proses
pembatalan pencatatan
saham (delisting) masih
berlangsung hingga akhir periode
Laporan Tahunan, dijelaskan
tindakan yang dilakukan untuk
menyelesaikan penghentian
sementara perdagangan
saham (suspension)dan/atau
pembatalan pencatatan saham
A.1.3.4 (delisting) tersebut 18
In the event that the temporary
suspension of share trading
(suspension) as referred to in
point 3) and/or the process
of canceling share listings
(delisting) is still ongoing until the
end of the Annual Report period,
an explanation of the actions
taken to resolve the temporary
suspension of share trading
(suspension) and/or cancellation
of share listings (delisting) is
provided.
LAPORAN DIREKSI
REPORT OF THE BOARD OF
DIRECTORS
Kinerja Perusahaan
A.1.4.1 33
Company performance
Strategi dan kebijakan strategis
Perusahaan
A.1.4.1. a 35
Company's strategic strategies
and policies
Peranan Direksi dalam
perumusan strategi dan
kebijakan strategis Perusahaan
A.1.4.1. b 35
The role of the Board of Directors
in formulating the Company's
strategic strategies and policies
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 956 Laporan Tahunan 2025
Page 957
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Proses yang dilakukan Direksi
untuk memastikan implementasi
strategi
A.1.4.1.c 36
The process carried out by the
Board of Directors to ensure the
implementation of the strategy
Perbandingan antara hasil yang
dicapai dengan yang ditargetkan
Perusahaan
A.1.4.1.d 36
Comparison between the results
achieved and target set by the
Company
Kendala yang dihadapi
A.1.4.1.e 37
Problems encountered
Gambaran tentang prospek
usaha Perusahaan
A.1.4.2 37
Overview of the Company's
business prospects
Penerapan governansi
Perusahaan
A.1.4.3 38
Implementation of Corporate
Governance
LAPORAN DEWAN KOMISARIS
A.1.5 REPORT OF THE BOARD OF
COMMISSIONERS
Penilaian terhadap kinerja
direksi mengenai pengelolaan
Perusahaan, termasuk
pengawasan Dewan
Komisaris dalam perumusan
dan implementasi strategi
Perusahaan
A.1.5.1 Assessment of the performance 47
of the Board of Directors
regarding the management
of the Company, including
supervision of the Board of
Commissioners in the formulation
and implementation of the
Company's strategy
Pandangan atas prospek usaha
Perusahaan yang disusun oleh
Direksi
A.1.5.2 54
Views on the Company's business
prospects prepared by the Board
of Directors
Pandangan atas penerapan
governansi Perusahaan
A.1.5.3 55
Views on the implementation of
corporate governance
PROFIL PERUSAHAAN
68
COMPANY PROFILE
Akses terhadap Perusahaan
termasuk kantor cabang
atau kantor perwakilan yang
memungkinkan masyarakat
dapat memperoleh informasi
A.1.6.1 68
mengenai Perusahaan
Access to the Company, including
branch offices or representative
offices, allows the public to obtain
information about the Company
Annual Report 2025 957 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 958
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Alamat
A.1.6.1.a 68
Address
Nomor telepon
A.1.6.1. b 68
Phone
Alamat surat elektronik
A.1.6.1.c 68
E-mail address
Alamat situs web
A.1.6.1. d 68
Website
Riwayat singkat Perusahaan
A.1.6.2 68
Company Brief History
VISI DAN MISI Perusahaan serta
budaya perusahaan (corporate
culture) atau nilai-nilai
A.1.6.3 perusahaan; 72
Company VISION AND MISSION
and corporate culture or
company values;
KEGIATAN USAHA MENURUT
ANGGARAN DASAR TERAKHIR,
kegiatan usaha yang dijalankan
pada tahun buku, serta jenis
barang dan/atau jasa yang
dihasilkan
A.1.6.4 75
BUSINESS ACTIVITIES ACCORDING
TO THE LATEST ARTICLES OF
ASSOCIATION, business activities
carried out in the financial year,
and the types of goods and/or
services produced
WILAYAH OPERASIONAL
Perusahaan. wilayah operasional
merupakan wilayah atau
daerah pelaksanaan kegiatan
operasional atau jangkauan dari
kegiatan operasional perusahaan
A.1.6.5 82
Company's OPERATING AREA.
Operational area is the area
or region where operational
activities are carried out or
the scope of the company's
operational activities.
STRUKTUR ORGANISASI
Perusahaan dalam bentuk bagan,
paling sedikit sampai dengan
struktur 1 (satu) tingkat di bawah
Direksi termasuk komite di bawah
Direksi (jika ada) dan komite di
bawah Dewan Komisaris, disertai
dengan nama dan jabatan
Company ORGANIZATIONAL
A.1.6.6 84
STRUCTURE in the form of a chart,
at least up to a structure of 1
(one) level below the Board of
Directors including committees
under the Board of Directors (if
any) and committees under
the Board of Commissioners,
accompanied by names and
positions
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 958 Laporan Tahunan 2025
Page 959
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
DAFTAR KEANGGOTAAN ASOSIASI
industri baik dalam skala nasional
maupun internasional yang
berkaitan dengan penerapan
keuangan berkelanjutan
A.1.6.7 120
LIST OF MEMBERSHIP of industry
ASSOCIATIONS both on a national
and international scale related
to the implementation of
sustainable finance
JUMLAH KARYAWAN menurut
jenis kelamin, jabatan, usia,
tingkat pendidikan, dan status
ketenagakerjaan (tetap/
kontrak) dalam tahun buku;
Pengungkapan informasi dapat
A.1.6.8 disajikan dalam bentuk tabel 79
NUMBER OF EMPLOYEES by gender,
position, age, education level, and
employment status (permanent/
contract) in the financial year;
Disclosure of information can be
presented in tabular form
INFORMASI PENGGUNAAN JASA
AKUNTAN PUBLIK (AP) DAN KANTOR
AKUNTAN PUBLIK (KAP) beserta
jaringan / asosiasi / aliansinya
meliputi:
A.1.6.9 117
INFORMATION ON THE USE OF
PUBLIC ACCOUNTANT (AP) AND
PUBLIC ACCOUNTANT OFFICE (KAP)
SERVICES and their networks/
associations/alliances includes:
Nama dan alamat
A.1.6.9.a 117
Name and address
Periode penugasan
A.1.6.9.b 117
Service period
Informasi jasa audit yang
diberikan
A.1.6.9.c 117
Information on audit services
provided
Biaya jasa (fee) audit untuk
masing-masing penugasan yang
diberikan selama tahun buku
A.1.6.9.d 117
Audit service fees for each
assignment given during the
financial year
Informasi jasa non audit yang
diberikan
A.1.6.9.e 117
Information on non-audit services
provided
Biaya jasa (fee) non audit untuk
masing-masing penugasan yang
diberikan selama tahun buku
A.1.6.9.f 117
Non-audit service fees for each
assignment given during the
financial year
Annual Report 2025 959 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 960
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Catatan: dalam hal AP dan
KAP beserta jaringan/asosiasi/
aliansinya, yang ditunjuk tidak
memberikan jasa non audit,
maka diungkapkan mengenai
informasi tersebut (atas poin
A.1.6.9.e& f)
A.1.6.9.g Note: in the case of AP and 117
KAP along with their networks/
associations/alliances, the
appointed ones do not provide
non-audit services, then the
information regarding this is
disclosed (as per points A.1.6.9.e&
f)
Nama dan alamat lembaga dan/
atau profesi penunjang pasar
modal selain AP dan KAP
A.1.6.10 Name and address of capital 117
market supporting institutions
and/or professions other than AP
and KAP
PROFIL DIREKSI
A.1.7 PROFILE OF THE BOARD OF 90
DIRECTORS
Nama dan jabatan yang sesuai
dengan tugas dan tanggung
A.1.7.1 jawab 90
Name and position appropriate to
duties and responsibilities
Usia
A.1.7.2 90
Age
Kewarganegaraan
A.1.7.3 90
Citizenship
Riwayat pendidikan dan/atau
sertifikasi
A.1.7.4 90
Educational background and/or
certification
Riwayat jabatan, meliputi
informasi:
A.1.7.5 90
Work history, including
information:
Dasar hukum pengangkatan
sebagai anggota Direksi pada
Perusahaan yang bersangkutan
A.1.7.5.a 90
Legal basis for appointment as a
member of the Board of Directors
at the Company concerned
Rangkap jabatan, baik sebagai
anggota Direksi, anggota Dewan
Komisaris, dan/atau anggota
komite serta jabatan lainnya
baik di dalam maupun di luar
Perusahaan.
A.1.7.5.b Concurrent positions, either 90
as a member of the Board of
Directors, member of the Board of
Commissioners, and/or member
of the committee and other
positions both within and outside
the Company.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 960 Laporan Tahunan 2025
Page 961
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Catatan: Dalam hal anggota
Direksi tidak memiliki rangkap
jabatan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut (atas poin
A.1.7.5.c A.1.7.5.b) 90
Note: If a member of the Board
of Directors does not hold a dual
position, this must be disclosed
(as per point A.1.7.5.b).
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Perusahaan
A.1.7.5.d 90
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Hubungan afiliasi dengan
anggota Direksi lainnya, anggota
Dewan Komisaris, pemegang
saham utama, dan pengendali
baik langsung maupun tidak
langsung sampai kepada pemilik
individu, meliputi nama pihak
yang terafiliasi.
A.1.7.6 90
Affiliated relationships with
other members of the Board
of Directors, members of the
Board of Commissioners, major
shareholders and controllers,
both directly and indirectly, up to
individual owners, including the
names of affiliated parties.
Catatan: Dalam hal anggota
Direksi tidak memiliki hubungan
afiliasi, maka Perusahaan
mengungkapkan hal tersebut
(atas poin A.1.7.6)
A.1.7.7 90
Note: In the event that a member
of the Board of Directors does not
have an affiliated relationship, the
Company will disclose this (as per
point A.1.7.6)
Perubahan komposisi anggota
Direksi dan alasan perubahannya.
A.1.7.8 Changes in the composition of 86
the Board of Directors and the
reasons for changes.
Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota
Direksi, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut (atas poin
A.1.7.8).
A.1.7.9 86
In the event that there is no
change in the composition of the
Board of Directors, this matter
shall be disclosed (as per point
A.1.7.8).
PROFIL DEWAN KOMISARIS
A.1.8 PROFILE OF THE BOARD OF 92
COMMISSIONERS
Nama dan jabatan
A.1.8.1 92
Name and position
Usia
A.1.8.2 92
Age
Annual Report 2025 961 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 962
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Kewarganegaraan
A.1.8.3 92
Citizenship
Riwayat pendidikan dan/atau
sertifikasi
A.1.8.4 92
Educational background and/or
certification
Riwayat jabatan, meliputi
informasi:
A.1.8.5 92
Work history, including
information:
Dasar hukum pengangkatan
sebagai anggota Dewan
Komisaris
A.1.8.5. a 92
Legal basis for appointment
as a member of the Board of
Commissioners
Dasar hukum pengangkatan
pertama kali sebagai
anggota Dewan Komisaris
yang merupakan komisaris
independen pada Perusahaan
A.1.8.5.b yang bersangkutan 92
The legal basis for the first
appointment as a member of the
Board of Commissioners as an
independent commissioner at the
Company concerned
Rangkap jabatan, baik sebagai
anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan
lainnya baik di dalam maupun di
luar Perusahaan.
A.1.8.5.c Concurrent positions, either 92
as a member of the Board of
Commissioners, a member of
the Board of Directors, and/or a
member of a committee as well
as other positions both within and
outside the Company.
Catatan: Dalam hal anggota
Dewan Komisaris tidak memiliki
rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal
A.1.8.5.c1 tersebut (atas poinA.1.8.5.c1). 92
Note: If a member of the Board
of Commissioners does not hold
a dual position, this must be
disclosed (as per point A.1.8.5.c1).
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Perusahaan
A.1.8.5.d 92
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 962 Laporan Tahunan 2025
Page 963
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Hubungan afiliasi dengan
anggota Dewan Komisaris
lainnya, pemegang saham
utama, dan pengendali baik
langsung maupun tidak langsung
sampai kepada pemilik individu,
meliputi nama pihak yang
A.1.8.6.a terafiliasi; 92
Affiliated relationships with
other members of the Board
of Commissioners, major
shareholders and controllers,
both directly and indirectly, up to
individual owners, including the
names of affiliated parties;
Dalam hal anggota Dewan
Komisaris tidak memiliki
hubungan afiliasi, maka
Perusahaan mengungkapkan hal
tersebut (atas poinA.1.8.6.a).
A.1.8.6.b 92
In the event that a member of the
Board of Commissioners does not
have an affiliated relationship, the
Company will disclose this (as per
point A.1.8.6.a).
Pernyataan independensi
komisaris independen dalam
hal komisaris independen telah
menjabat lebih dari 2 (dua)
periode
A.1.8.7 92
Statement of independence of
independent commissioners in
the event that the independent
commissioner has served for
more than 2 (two) terms
PERUBAHAN KOMPOSISI anggota
Dewan Komisaris dan alasan
A.1.8.8.a perubahannya.
87
CHANGES TO THE COMPOSITION of
the Board of Commissioners and
the reasons for the changes.
Dalam hal tidak terdapat
perubahan komposisi anggota
Dewan Komisaris, maka
diungkapkan mengenai hal
tersebut (atas poin A.1.8.8.a)
A.1.8.8.b In the event that there is no 87
change in the composition of
the members of the Board of
Commissioners, this matter
shall be disclosed (as per point
A.1.8.8.a)
Nama PEMEGANG SAHAM DAN
PERSENTASE KEPEMILIKAN pada
awal dan akhir tahun buku, yang
terdiri dari informasi mengenai:
A.1.9.1 Names of SHAREHOLDERS AND 109
PERCENTAGE OWNERSHIP at
the beginning and end of the
financial year, consisting of
information regarding:
Annual Report 2025 963 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 964
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pemegang saham yang memiliki
5% (lima persen) atau lebih
saham Perusahaan
A.1.9.1.a 109
Shareholders who own 5%
(five percent) or more of the
Company's shares
Anggota Direksi dan anggota
Dewan Komisaris yang memiliki
saham Perusahaan.
A.1.9.1.b1 Members of the Board of Directors 109
and members of the Board of
Commissioners who own shares
in the Company.
Dalam hal seluruh anggota
Direksi dan/atau seluruh anggota
Dewan Komisaris TIDAK memiliki
saham, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut (atas poin
A.1.9.1.b.1).
A.1.9.1.b2 109
In the event that all members
of the Board of Directors and/
or all members of the Board of
Commissioners do NOT own
shares, this must be disclosed (as
per point A.1.9.1.b.1).
Kelompok pemegang saham
masyarakat, yaitu kelompok
pemegang saham yang masing-
masing memiliki kurang dari 5%
(lima persen) saham Emiten atau
A.1.9.1.c Perusahaan Publik 109
The public shareholder group,
namely the group of shareholders
who each own less than 5% (five
percent) of the shares of the
Issuer or Public Company.
PERSENTASE KEPEMILIKAN
TIDAK LANGSUNG ATAS SAHAM
PERUSAHAAN OLEH ANGGOTA
DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS PADA AWAL DAN
AKHIR TAHUN BUKU, termasuk
informasi mengenai pemegang
saham yang terdaftar dalam
daftar pemegang saham untuk
kepentingan kepemilikan tidak
langsung anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris;
A.1.9.2.a PERCENTAGE OF INDIRECT 109
OWNERSHIP OF COMPANY SHARES
BY MEMBERS OF THE BOARD OF
DIRECTORS AND MEMBERS OF THE
BOARD OF COMMISSIONERS AT
THE BEGINNING AND END OF THE
FISCAL YEAR, including information
regarding shareholders registered
in the shareholder register for the
purposes of indirect ownership
of members of the Board of
Directors and members of the
Board of Commissioners;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 964 Laporan Tahunan 2025
Page 965
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Dalam hal seluruh anggota
Direksi dan/atau seluruh anggota
Dewan Komisaris TIDAK memiliki
kepemilikan tidak langsung
atas saham perusahaan, maka
diungkapkan mengenai hal
tersebut (atas poinA.1.9.2.a).
A.1.9.2.b 109
In the event that all members
of the Board of Directors and/
or all members of the Board of
Commissioners do NOT have
indirect ownership of company
shares, this must be disclosed (as
per point A.1.9.2.a).
Klasifikasi kepemilikan yang
A.1.9.3 dimiliki perusahaan
109
Classification of ownership owned
by the company
JUMLAH PEMEGANG SAHAM
DAN PERSENTASE KEPEMILIKAN
BERDASARKAN KLASIFIKASI
A.1.9.3.a 110
NUMBER OF SHAREHOLDERS AND
OWNERSHIP PERCENTAGE BASED
ON CLASSIFICATION
INFORMASI MENGENAI PEMEGANG
SAHAM UTAMA DAN PENGENDALI
PERUSAHAAN, baik langsung
maupun tidak langsung, sampai
kepada pemilik individu, yang
disajikan dalam bentuk skema
A.1.9.4 atau bagan; 111
INFORMATION REGARDING
THE COMPANY'S MAJOR AND
CONTROLLING SHAREHOLDERS,
both directly and indirectly, down
to individual owners, presented in
the form of a scheme or chart;
Apakah perusahaan memiliki
pengendalian dan/atau
A.1.9.5 pengendalian bersama atas: 111
Does the company have control
and/or joint control over:
Annual Report 2025 965 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 966
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Nama ENTITAS ANAK, PERUSAHAAN
ASOSIASI, PERUSAHAAN VENTURA
BERSAMA di mana Perusahaan
memiliki pengendalian bersama
entitas (jika ada), beserta
persentase kepemilikan saham,
bidang usaha, total aset, dan
status operasi entitas anak,
perusahaan asosiasi, perusahaan
ventura bersama. Untuk entitas
anak, ditambahkan informasi
mengenai alamat entitas anak
tersebut
A.1.9.5.a 111
Name of SUBSIDIARY, ASSOCIATED
COMPANY, JOINT VENTURITY
COMPANY in which the Company
has joint control of the entity (if
any), along with the percentage
of share ownership, business
field, total assets, and operating
status of the subsidiary,
associated company, or joint
venture company. For subsidiary
entities, information regarding
the address of the subsidiary is
added.
Apakah perusahaan pernah
melakukan aksi korporasi berikut
A.1.9.6 ini: 113
Has the company ever conducted
the following corporate actions:
KRONOLOGIS PENCATATAN SAHAM,
jumlah saham, nilai nominal,
dan harga penawaran dari awal
pencatatan hingga akhir tahun
buku serta nama bursa efek
di mana saham Emiten atau
Perusahaan Publik dicatatkan,
termasuk pemecahan saham
(stock split), penggabungan
saham (reverse stock), dividen
saham, saham bonus, dan
perubahan nilai nominal saham,
pelaksanaan efek konversi,
pelaksanaan penambahan dan
pengurangan modal (jika ada)
A.1.9.6.a 113
CHRONOLOGY OF SHARES LISTING,
number of shares, nominal value,
and offering price from the start
of listing until the end of the
financial year and the name of
the stock exchange where the
Issuer's or Public Company's
shares are listed, including
stock splits, reverse stock, stock
dividends, bonus shares, and
changes in the nominal value
of shares, implementation
of convertible securities,
implementation of capital
additions and reductions (if any)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 966 Laporan Tahunan 2025
Page 967
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
INFORMASI PENCATATAN EFEK
LAINNYA selain efek sebagaimana
dimaksud sebelumnya, yang
belum jatuh tempo pada tahun
buku paling sedikit memuat
nama efek, tahun penerbitan,
tingkat suku bunga / imbal
hasil, tanggal jatuh tempo, nilai
penawaran, dan peringkat efek
(jika ada).
A.1.9.7 114
OTHER SECURITIES REGISTRATION
INFORMATION other than the
securities referred to above, which
have not matured in the financial
year, must at least include the
name of the securities, year of
issuance, interest rate/yield,
maturity date, offering value and
securities rating (if any).
MDNA 126
TINJAUAN OPERASI PER SEGMEN
USAHA sesuai dengan jenis
industri Perusahaan
A.1.10.1 137
OPERATIONAL REVIEW PER BUSINESS
SEGMENT according to the
Company's industry type
Produksi, yang meliputi
proses, kapasitas, dan
perkembangannya
A.1.10.1.a 137
Production, which includes
processes, capacity and
development
Pendapatan/penjualan
A.1.10.1.b 137
Revenues/sales
Profitabilitas
A.1.10.1.c 137
Profitability
KINERJA KEUANGAN komprehensif
yang mencakup perbandingan
kinerja keuangan dalam 2 (dua)
tahun buku terakhir, penjelasan
tentang penyebab adanya
perubahan dan dampak
perubahan tersebut,
A.1.10.2 169
Comprehensive FINANCIAL
PERFORMANCE which includes
a comparison of financial
performance in the last 2 (two)
financial years, an explanation of
the causes of changes and the
impact of these changes,
Aset lancar, aset tidak lancar, dan
total aset
A.1.10.2.a 169
Current assets, non-current
assets, and total assets
Liabilitas jangka pendek, liabilitas
jangka panjang, dan total
A.1.10.2.b liabilitas 175
Current liabilities, non-current
liabilities, and total liabilities
Ekuitas
A.1.10.2.c 176
Equity
Annual Report 2025 967 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 968
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pendapatan/penjualan, beban,
laba (rugi), penghasilan
komprehensif lain, dan total laba
(rugi), komprehensif; dan
A.1.10.2.d 178
Revenue/sales, expenses, profit
(loss), other comprehensive
income, and total profit (loss),
comprehensive; and
Arus kas
A.1.10.2.e 183
Cash flow
KEMAMPUAN MEMBAYAR UTANG
atau kewajiban dengan
menyajikan perhitungan rasio
A.1.10.3 yang relevan 185
ABILITY TO PAY DEBT or obligations
by presenting relevant ratio
calculations
TINGKAT KOLEKTIBILITAS PIUTANG
perusahaan dengan menyajikan
perhitungan rasio yang relevan
A.1.10.4 185
COLLECTIBILITY LEVEL of company's
RECEIVABLES by presenting
relevant ratio calculations
STRUKTUR MODAL (CAPITAL
STRUCTURE) dan kebijakan
manajemen atas struktur
modal disertai dasar penentuan
A.1.10.5 kebijakan dimaksud 188
CAPITAL STRUCTURE and
management policies on capital
structure along with the basis for
determining the policy in question
Bahasan mengenai IKATAN
YANG MATERIAL UNTUK INVESTASI
BARANG MODAL dengan
A.1.10.6 penjelasan 191
Discussion on MATERIAL BONDS
FOR CAPITAL GOODS INVESTMENT
with explanation
Tujuan dari ikatan tersebut
A.1.10.6.a 191
The purpose of the bond
Sumber dana yang diharapkan
untuk memenuhi ikatan tersebut
A.1.10.6.b 191
The expected source of funds to
fulfill the obligation
Mata uang yang menjadi
A.1.10.6.c denominasi 191
Currency denomination
Langkah yang direncanakan
Perusahaan untuk melindungi
risiko dari posisi mata uang asing
A.1.10.6.d yang terkait 191
The Company's planned steps to
hedge the risks from its foreign
currency related positions
Bahasan mengenai INVESTASI
BARANG MODAL YANG
DIREALISASIKAN DALAM TAHUN
A.1.10.7 BUKU TERAKHIR: 192
Discussion on CAPITAL GOODS
INVESTMENTS REALIZED IN THE LAST
FISCAL YEAR:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 968 Laporan Tahunan 2025
Page 969
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Jenis investasi barang modal
A.1.10.7.a Types of capital goods 192
investment
Tujuan investasi barang modal
A.1.10.7.b The purpose of capital goods 192
investment
Nilai investasi barang modal yang
dikeluarkan
A.1.10.7.c 192
The investment value of capital
goods issued
PROSPEK USAHA dari Perusahaan
dikaitkan dengan kondisi industri,
ekonomi secara umum dan
pasar internasional disertai
data pendukung kuantitatif
dari sumber data yang layak
dipercaya
A.1.10.8 211
The Company's BUSINESS
PROSPECTS are linked to industrial
conditions, the general economy
and international markets,
accompanied by quantitative
supporting data from reliable
data sources.
PERBANDINGAN ANTARA TARGET/
PROYEKSI pada awal tahun buku
dengan hasil yang dicapai
(realisasi)
A.1.10.9 193
COMPARISON BETWEEN TARGETS/
PROJECTIONS at the beginning
of the financial year with the
realization
Pendapatan/penjualan
A.1.10.9.a 194
Revenues/sales
Laba (rugi)
A.1.10.9.b 194
Profit (loss)
Struktur modal (capital structure)
A.1.10.9.c 194
Capital structure
Hal lainnya yang dianggap
penting bagi Perusahaan
A.1.10.9.d 194
Other matters deemed important
to the Company
TARGET/PROYEKSI yang ingin
dicapai Perusahaan untuk 1 (satu)
tahun mendatang,
A.1.10.10 197
TARGETS/PROJECTIONS that the
Company wants to achieve for
the next 1 (one) year,
Pendapatan / penjualan
A.1.10.10.a 198
Revenues/sales
Laba (rugi)
A.1.10.10.b 198
Profit (loss)
Struktur modal (capital structure)
A.1.10.10.c 198
Capital structure
KEBIJAKAN DIVIDEN
A.1.10.10.d 201
DIVIDEND POLICY
Annual Report 2025 969 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 970
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Hal lainnya yang dianggap
penting bagi Perusahaan
A.1.10.10.e 201
Other matters deemed important
to the Company
ASPEK PEMASARAN atas barang
dan/atau jasa Perusahaan,
paling sedikit mengenai Strategi
pemasaran dan Pangsa pasar
A.1.10.11 MARKETING ASPECTS of the 214
Company's goods and/or
services, at least regarding
marketing strategy and market
share
Uraian mengenai DIVIDEN selama
2 (dua) tahun buku terakhir
A.1.10.12 201
Description of DIVIDENDS for the
last 2 (two) financial years
Kebijakan dividen, antara lain
memuat informasi persentase
jumlah dividen yang dibagikan
terhadap laba bersih;
A.1.10.12.a 201
Dividend policy, among other
things, contains information on
the percentage of the amount of
dividends distributed to net profit;
Tanggal pembayaran dividen
kas dan/atau tanggal distribusi
dividen non kas
A.1.10.12.b 201
Cash dividend payment date
and/or non-cash dividend
distribution date
Jumlah dividen per saham (kas
dan/atau non kas)
A.1.10.12.c 201
Amount of dividends per share
(cash and/or non-cash)
Jumlah dividen per tahun yang
dibayar
A.1.10.12.d 201
Amount of dividends paid per
year
Catatan: Dalam hal Emiten
atau Perusahaan Publik tidak
membagikan dividen dalam
2 (dua) tahun terakhir, maka
diungkapkan mengenai hal
A.1.10.12.d1 201
tersebut
Note: If the Issuer or Public
Company does not distribute
dividends in the last 2 (two) years,
this must be disclosed.
REALISASI PENGGUNAAN DANA
HASIL PENAWARAN UMUM, DENGAN
KETENTUAN
A.1.10.13 201
REALIZATION OF THE USE OF FUNDS
FROM THE PUBLIC OFFERING, WITH
THE PROVISIONS
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 970 Laporan Tahunan 2025
Page 971
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Dalam hal selama tahun buku,
Emiten memiliki kewajiban
menyampaikan laporan
realisasi penggunaan dana,
maka diungkapkan realisasi
penggunaan dana hasil
penawaran umum secara
kumulatif sampai dengan akhir
A.1.10.13.a tahun buku 201
In the event that during the
financial year, the Issuer has an
obligation to submit a report on
the realization of the use of funds,
then the realization of the use of
funds from the public offering
cumulatively up to the end of the
financial year is disclosed.
Dalam hal terdapat perubahan
penggunaan dana sebagaimana
diatur dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan mengenai
laporan realisasi penggunaan
dana hasil penawaran umum,
maka Emiten menjelaskan
A.1.10.13.b perubahan tersebut 201
In the event of a change in the
use of funds as regulated in
the Financial Services Authority
Regulation regarding the report
on the realization of the use of
funds from a public offering, the
Issuer must explain the change.
INFORMASI MATERIAL (jika
ada), antara lain MENGENAI
INVESTASI, EKSPANSI, DIVESTASI,
PENGGABUNGAN/PELEBURAN
USAHA, AKUISISI, RESTRUKTURISASI
UTANG/MODAL, TRANSAKSI
MATERIAL, TRANSAKSI AFILIASI,
DAN TRANSAKSI BENTURAN
KEPENTINGAN, yang terjadi pada
tahun buku
A.1.10.14 202
MATERIAL INFORMATION (if
any), including REGARDING
INVESTMENTS, EXPANSIONS,
DIVESTMENTS, BUSINESS MERGER/
MERGERS, ACQUISITIONS, DEBT/
CAPITAL RESTRUCTURING,
MATERIAL TRANSACTIONS, AFFILIATE
TRANSACTIONS, AND CONFLICT OF
INTEREST TRANSACTIONS, which
occurred in the financial year
Apakah perusahaan mengalami
transaksi berikut ini selama tahun
buku
A.1.10.14.. 202
Does the company experience the
following transactions during the
fiscal year
Tanggal, nilai, dan obyek
transaksi
A.1.10.14.a 202
Date, value and object of the
transaction
Annual Report 2025 971 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 972
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Nama pihak yang melakukan
transaksi
A.1.10.14.b 202
Name of parties conducting the
transaction
Sifat hubungan afiliasi (jika ada)
A.1.10.14.c Nature of affiliate relationship (if 202
any)
Penjelasan mengenai kewajaran
transaksi
A.1.10.14.d 202
Explanation of the fairness of the
transaction
Pemenuhan ketentuan terkait
A.1.10.14.e 202
Fulfillment of related provisions
Dalam hal terdapat hubungan
afiliasi, selain mengungkapkan
informasi sebagaimana
dimaksud dalam huruf a) sampai
dengan huruf e), Perusahaan
A.1.10.14.f juga mengungkapkan informasi 202
In the event of an affiliated
relationship, in addition to
disclosing information as referred
to in letters a) to e), the Company
also discloses information
Pernyataan Direksi bahwa
transaksi afiliasi telah melalui
prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai
dengan praktik bisnis yang
berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi
prinsip transaksi yang wajar
A.1.10.14.f1 (arms-length principle); 202
Statement from the Board of
Directors that the affiliated
transaction has gone through
adequate procedures to ensure
that the affiliated transaction is
carried out in accordance with
generally accepted business
practices, including by complying
with the arm's-length principle;
Peran Dewan Komisaris dan
komite audit dalam melakukan
prosedur yang memadai untuk
memastikan bahwa transaksi
afiliasi dilaksanakan sesuai
dengan praktik bisnis yang
berlaku umum antara lain
dilakukan dengan memenuhi
prinsip transaksi yang wajar
(arms-length principle);
A.1.10.14.f2 202
The role of the Board of
Commissioners and the audit
committee in carrying out
adequate procedures to ensure
that affiliated transactions are
carried out in accordance with
generally accepted business
practices, including by complying
with the arm's-length principle;
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 972 Laporan Tahunan 2025
Page 973
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Untuk transaksi afiliasi atau
transaksi material yang
merupakan kegiatan usaha
yang dijalankan dalam rangka
menghasilkan pendapatan
usaha dan dijalankan secara
rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan, ditambahkan
penjelasan bahwa transaksi
afiliasi atau transaksi material
tersebut merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan
dalam rangka menghasilkan
pendapatan usaha dan
dijalankan secara rutin, berulang,
A.1.10.14.g dan/atau berkelanjutan; 202
For affiliate transactions or
material transactions which are
business activities carried out
in order to generate business
income and are carried out
routinely, repeatedly and/or
continuously, an explanation
is added that the affiliate
transactions or material
transactions are business
activities carried out in order
to generate business income
and are carried out routinely,
repeatedly and/or continuously;
Catatan: Dalam hal transaksi
afiliasi atau transaksi material
dimaksud telah diungkapkan
dalam laporan keuangan
tahunan, ditambahkan
informasi mengenai rujukan
pengungkapan dalam laporan
keuangan tahunan tersebut (atas
point A.1.10.14.g)
A.1.10.14.h 202
Note: In the case of affiliated
transactions or material
transactions that have been
disclosed in the annual financial
report, information regarding
the reference to disclosure in the
annual financial report is added
(above point A.1.10.14.g)
Annual Report 2025 973 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 974
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Untuk pengungkapan transaksi
afiliasi dan/atau transaksi
benturan kepentingan yang
merupakan hasil pelaksanaan
transaksi afiliasi dan/atau
transaksi benturan kepentingan
yang telah disetujui pemegang
saham independen, ditambahkan
informasi mengenai tanggal
pelaksanaan RUPS yang
menyetujui transaksi tersebut
A.1.10.14.i 202
For disclosure of affiliated
transactions and/or conflict of
interest transactions which are
the result of the implementation
of affiliated transactions and/or
conflict of interest transactions
which have been approved
by independent shareholders,
information regarding the date
of the GMS which approved the
transaction is added.
Catatan: dalam hal tidak
terdapat transaksi afiliasi
dan/atau transaksi benturan
kepentingan, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut; (atas
point A.1.10.14.i)
A.1.10.14.j 202
Note: in the event that there are
no affiliated transactions and/or
conflict of interest transactions,
then disclosure regarding this
matter is required; (above point
A.1.10.14.i)
PERUBAHAN KETENTUAN
PERATURAN PERUNDANG-
UNDANGAN YANG BERPENGARUH
SIGNIFIKAN terhadap perusahaan
dan dampaknya terhadap
A.1.10.15 laporan keuangan (jika ada) 216
CHANGES TO STATUTORY
PROVISIONS THAT HAVE A
SIGNIFICANT IMPACT on the
company and their impact on the
financial statements (if any)
TATA KELOLA PERUSAHAAN - GCG
250
GOOD CORPORATE GOVERNANCE
RUPS
296
GMS
Informasi mengenai keputusan
RUPS pada tahun buku dan 1
(satu) tahun sebelum tahun buku
A.1.11.1.a Information regarding GMS 298
decisions in the financial year and
1 (one) year before the financial
year
Informasi mengenai keputusan
RUPS pada tahun buku dan 1
(satu) tahun sebelum tahun buku
A.1.11.1.a1a Information regarding GMS 298
decisions in the financial year and
1 (one) year before the financial
year
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 974 Laporan Tahunan 2025
Page 975
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Keputusan RUPS pada tahun buku
dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
buku yang direalisasikan pada
tahun buku
A.1.11.1.a1 298
GMS decisions in the financial
year and 1 (one) year before the
financial year which are realized
in the financial year
Keputusan RUPS pada tahun buku
dan 1 (satu) tahun sebelum tahun
buku yang belum direalisasikan
beserta alasan belum
direalisasikan
A.1.11.1.a2 298
GMS decisions in the financial
year and 1 (one) year before the
financial year that have not been
realized along with the reasons
for not being realized
Dalam hal Perusahaan
menggunakan pihak independen
dalam pelaksanaan RUPS untuk
melakukan perhitungan suara,
maka diungkapkan mengenai hal
A.1.1.1.b tersebut; 298
In the event that the Company
uses an independent party in the
implementation of the GMS to
count votes, this matter must be
disclosed;
Pengungkapan terkait DIREKSI
A.1.11.2 Disclosures related to the BOARD 301
OF DIRECTORS
Tugas dan tanggung jawab
masing-masing anggota Direksi
A.1.11.2.a 305
Duties and responsibilities of each
member of the Board of Directors
Pernyataan bahwa Direksi
memiliki pedoman atau piagam
(charter) Direksi
A.1.11.2.b 303
Board of Directors statement
on the availability of a Board of
Directors' charter or guidelines
Kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat Direksi, rapat
Direksi bersama Dewan Komisaris,
dan tingkat kehadiran anggota
Direksi dalam rapat tersebut
termasuk kehadiran dalam RUPS;
Policy and implementation of the
A.1.11.2.c 360
frequency of Board of Directors
meetings, Board of Directors
meetings with the Board of
Commissioners, and the level of
attendance of Board of Directors
members in these meetings,
including attendance at the GMS;
Kebijakan terkait frekuensi rapat
Direksi dan rapat Direksi bersama
Dewan Komisaris
A.1.11.2.c1 Policies regarding the frequency 361
of Board of Directors meetings
and Board of Directors meetings
with the Board of Commissioners
Annual Report 2025 975 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 976
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Frekuensi pelaksanaan rapat
Direksi dan rapat Direksi bersama
Dewan Komisaris
A.1.11.2.c2 Frequency of holding Board of 361
Directors meetings and Board of
Directors meetings with the Board
of Commissioners
Informasi tingkat kehadiran
direksi dalam rapat direksi, rapat
direksi dekom, RUPS
A.1.11.2.c3 Information on the level of 361
attendance of directors in board
meetings, board of directors
meetings, GMS
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Direksi
A.1.11.2.d Training and/or competency 307-310
improvement of members of the
Board of Directors
Kebijakan pelatihan dan/atau
peningkatan kompetensi anggota
Direksi, termasuk program
orientasi bagi anggota Direksi
yang baru diangkat (jika ada)
Training and/or competency 307-310
A.1.11.2.d1
improvement policies for
members of the Board of
Directors, including orientation
programs for newly appointed
members of the Board of
Directors (if any)
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang diikuti anggota
Direksi dalam tahun buku (jika
ada)
A.1.11.2.d2 Training and/or competency 307-310
improvement attended by
members of the Board of
Directors in the financial year (if
any)
Penilaian Direksi terhadap
kinerja komite yang mendukung
pelaksanaan tugas Direksi pada
tahun buku
The Board of Directors'
A.1.11.2.e 311-313
assessment of the performance
of the committees that support
the implementation of the Board
of Directors' duties in the fiscal
year
Prosedur penilaian kinerja
A.1.11.2.e1 Performance appraisal 311
procedures
Kriteria yang digunakan seperti
capaian kinerja selama tahun
buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat
A.1.11.2.e2 The criteria used include 311-312
performance achievements
during the financial year,
competence and attendance at
meetings.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 976 Laporan Tahunan 2025
Page 977
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Catatan: Dalam hal Perusahaan
tidak memiliki komite yang
mendukung pelaksanaan tugas
Direksi, maka diungkapkan
mengenai hal tersebut (atas
point A.1.11.2.e1 & e2)
A.1.11.2.f 311
Note: If the Company does not
have a committee that supports
the implementation of the Board
of Directors' duties, then this
matter must be disclosed (as per
points A.1.11.2.e1 & e2)
Pengungkapan terkait DEWAN
KOMISARIS
A.1.11.3 314
Disclosures related to the BOARD
OF COMMISSIONERS
Tugas dan tanggung jawab
Dewan Komisaris;
A.1.11.3.a 320
Duties and responsibilities of the
Board of Commissioners;
Pernyataan bahwa Dewan
Komisaris memiliki pedoman
atau piagam (charter) Dewan
Komisaris
A.1.11.3.b 315
Board of Commissioners
statement on the availability
Board of Commissioners charter
or guidelines
Kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat Dewan Komisaris,
rapat Dewan Komisaris bersama
Direksi dan tingkat kehadiran
anggota Dewan Komisaris
dalam rapat tersebut termasuk
kehadiran dalam RUPS;
Policy and implementation
A.1.11.3.c 361
of the frequency of Board of
Commissioners meetings,
meetings of the Board of
Commissioners with the Board
of Directors and the level of
attendance of members of the
Board of Commissioners in these
meetings including attendance at
the GMS;
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi anggota Dewan
Komisaris 324-327
A.1.11.3.d
Training and/or competency
improvement of members of the
Board of Commissioners
Kebijakan pelatihan dan/atau
peningkatan kompetensi anggota
Dewan Komisaris, termasuk
program orientasi bagi anggota
Dewan Komisaris yang baru
diangkat
A.1.11.3.d1 Policy on training and/or 324-327
improving the competence
of members of the Board of
Commissioners, including
orientation programs for newly
appointed members of the Board
of Commissioners
Annual Report 2025 977 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 978
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang diikuti anggota
Dewan Komisaris dalam tahun
buku (jika ada)
A.1.11.3.d2 Training and/or competency 324-327
improvement attended by
members of the Board of
Commissioners in the financial
year (if any)
Penilaian kinerja Direksi dan
Dewan Komisaris serta masing-
masing anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris
A.1.11.3.e Performance assessment of the 342-344
Board of Directors and Board
of Commissioners and each
member of the Board of Directors
and Board of Commissioners
Prosedur pelaksanaan penilaian
kinerja
A.1.11.3.e1 342
Performance appraisal
implementation procedures
Kriteria yang digunakan seperti
capaian kinerja selama tahun
buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat
343
A.1.11.3.e2 The criteria used include
performance achievements
during the financial year,
competence and attendance at
meetings.
Pihak yang melakukan penilaian
A.1.11.3.e3 The party carrying out the 343
assessment
Penilaian Dewan komisaris
terhadap kinerja Komite Dewan
Komisaris terhadap kinerja komite
yang mendukung pelaksanaan
tugas Dewan Komisaris pada
tahun buku, meliputi
The Board of Commissioners'
A.1.11.3.f assessment of the performance 328
of the Board of Commissioners'
Committees regarding the
performance of the committees
that support the implementation
of the Board of Commissioners'
duties in the financial year,
including
Prosedur penilaian kinerja
A.1.11.3.f1 Performance appraisal 329
procedures
Kriteria yang digunakan seperti
capaian kinerja selama tahun
buku, kompetensi dan kehadiran
dalam rapat
A.1.11.3.f2 The criteria used include 329
performance achievements
during the financial year,
competence and attendance at
meetings.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 978 Laporan Tahunan 2025
Page 979
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pengungkapan terkait NOMINASI
DAN REMUNERASI DIREKSI DAN
DEWAN KOMISARIS
A.1.11.4 Disclosure regarding NOMINATION 349-360
AND REMUNERATION OF THE BOARD
OF DIRECTORS AND BOARD OF
COMMISSIONERS
Prosedur nominasi, meliputi
uraian singkat mengenai
kebijakan dan proses nominasi
anggota Direksi dan/atau
anggota Dewan Komisaris
A.1.11.4.a Nomination procedures, including 349
a brief description of the policies
and processes for nominating
members of the Board of
Directors and/or members of the
Board of Commissioners.
Prosedur dan pelaksanaan
remunerasi Direksi dan Dewan
Komisaris, antara lain:
A.1.11.4.b Procedures and implementation 350
of remuneration for the Board
of Directors and Board of
Commissioners, including:
Prosedur penetapan remunerasi
Direksi dan Dewan Komisaris
Procedures for determining
A.1.11.4.b1 351
remuneration for the Board
of Directors and Board of
Commissioners
Struktur remunerasi Direksi dan
Dewan Komisaris seperti, gaji,
tunjangan, tantiem/bonus dan
lainnya
A.1.11.4.b2 353-357
The remuneration structure of the
Board of Directors and Board of
Commissioners, such as salary,
allowances, bonuses and others.
Besarnya remunerasi masing-
masing anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris
A.1.11.4.b3 The amount of remuneration 357
for each member of the Board
of Directors and member of the
Board of Commissioners
Pengungkapan terkait DEWAN
PENGAWAS SYARIAH, bagi
perusahaan yang menjalankan
kegiatan usaha berdasarkan
prinsip syariah sebagaimana
tertuang dalam anggaran dasar
A.1.11.5 332
Disclosure regarding the
SHARIA SUPERVISORY BOARD,
for companies that carry out
business activities based on
sharia principles as stated in the
articles of association
Nama
A.1.11.5.a 337
Name
Annual Report 2025 979 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 980
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Dasar hukum pengangkatan
dewan pengawas syariah
A.1.11.5.b 337
Legal basis for the appointment of
the sharia supervisory board
Periode penugasan dewan
pengawas syariah
A.1.11.5.c 337
Sharia Supervisory Board
Assignment Period
Tugas dan tanggung jawab
dewan pengawas syariah
A.1.11.5.d 333
Duties and responsibilities of the
sharia supervisory board
Frekuensi dan cara pemberian
nasihat dan saran serta
pengawasan pemenuhan prinsip
syariah di pasar modal terhadap
Perusahaan
A.1.11.5.e 335
Frequency and method of
providing advice and suggestions
as well as monitoring compliance
with sharia principles in the
capital market for the Company
Pengungkapan terkait KOMITE
AUDIT
A.1.11.6 412-423
Disclosures related to the AUDIT
COMMITTEE
Nama dan jabatannya dalam
keanggotaan komite
A.1.11.6.a 414-416
Name and position in committee
membership
Usia
A.1.11.6.b 414-416
Age
Kewarganegaraan
A.1.11.6.c 414-416
Citizenship
Riwayat pendidikan
A.1.11.6.d 414-416
Educational background
Riwayat jabatan
A.1.11.6.e 414-416
Job history
Dasar hukum penunjukan
sebagai anggota komite
A.1.11.6.e1 414-416
Legal basis for appointment as a
committee member
Rangkap jabatan, baik sebagai
anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada)
A.1.11.6.e2 Concurrent positions, either 414-416
as a member of the Board of
Commissioners, member of
the Board of Directors, and/or
member of the committee and
other positions (if any)
Catatan: Dalam hal tidak
ada rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal
A.1.11.6.e3 tersebut (atas point A.1.11.6.e2) 414-416
Note: In the event that there
is no dual position, then this is
disclosed (as per point A.1.11.6.e2)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 980 Laporan Tahunan 2025
Page 981
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Perusahaan
A.1.11.6.e4 414-416
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Periode dan masa jabatan
anggota komite audit
A.1.11.6.f 414-416
Period and term of office of audit
committee members
Pernyataan independensi komite
audit
A.1.11.6.g 416
Audit committee independence
statement
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang telah diikuti
dalam tahun buku (jika ada)
A.1.11.6.h 422
Training and/or competency
improvement taken in the
financial year (if any)
Kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat komite audit dan
tingkat kehadiran anggota komite
audit dalam rapat tersebut
A.1.11.6.i Policy and implementation of the 418-422
frequency of audit committee
meetings and the level of
attendance of audit committee
members at these meetings
Pelaksanaan kegiatan komite
audit pada tahun buku
A.1.11.6.j Implementation of audit 422-423
committee activities in the
financial year
Pengungkapan terkait KOMITE
ATAU FUNGSI NOMINASI DAN
REMUNERASI PERUSAHAAN
A.1.11.7A Disclosures related to the 423-433
COMPANY'S NOMINATION AND
REMUNERATION COMMITTEE OR
FUNCTION
Nama dan jabatannya dalam
keanggotaan komite
A.1.11.7a.a 426-428
Name and position in committee
membership
Usia
A.1.11.7a.b 426-428
Age
Kewarganegaraan
A.1.11.7a.c 426-428
Citizenship
Riwayat pendidikan
A.1.11.7a.d 426-428
Educational background
Riwayat jabatan
A.1.11.7a.e 426-428
Job history
Annual Report 2025 981 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 982
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Rangkap jabatan, baik sebagai
anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada)
A.1.11.7a.e2 Concurrent positions, either 426-428
as a member of the Board of
Commissioners, member of
the Board of Directors, and/or
member of the committee and
other positions (if any)
Catatan: Dalam hal tidak
ada rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal
A.1.11.7a.e3 tersebut; (A.1.11.7a.e2) 426-428
Note: In the event that there is no
concurrent position, then this is
disclosed; (A.1.11.7a.e2)
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Perusahaan
A.1.11.7a.e4 426-428
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Periode dan masa jabatan
anggota komite
A.1.11.7a.f 426-428
Period and term of office of
committee members
Pernyataan independensi komite
A.1.11.7a.g Committee independence 428
statement
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang telah diikuti
dalam tahun buku (jika ada)
A.1.11.7a.h 432-433
Training and/or competency
improvement taken in the
financial year (if any)
Uraian tugas dan tanggung
jawab
A.1.11.7a.i 428-429
Job description and
responsibilities
Pernyataan bahwa telah memiliki
pedoman atau piagam (charter)
A.1.11.7a.j 424
Statement for availability of
guidelines or a charter
Kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat dan Tingkat
kehadiran anggota dalam rapat
tersebut
A.1.11.7a.k 431
Policy and implementation of
meeting frequency and level
of member attendance at the
meeting
Uraian singkat pelaksanaan
kegiatan pada tahun buku
A.1.11.7a.l
Brief description of the 433
implementation of activities in the
financial year
Catatan: Dalam hal tidak
dibentuk komite:
A.1.11.7a.m -
Note: In case a committee is not
formed:
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 982 Laporan Tahunan 2025
Page 983
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Alasan tidak dibentuknya komite
A.1.11.7a.m1 Reasons for not forming a -
committee
Pihak yang melaksanakan fungsi
nominasi dan remunerasi
A.1.11.7a.m2 429
Parties carrying out nomination
and remuneration functions
Pengungkapan terkait KOMITE
ATAU FUNGSI NOMINASI DAN
REMUNERASI PERUSAHAAN
A.1.11.7B Disclosures related to the 423-433
COMPANY'S NOMINATION AND
REMUNERATION COMMITTEE OR
FUNCTION
Nama dan jabatannya dalam
keanggotaan komite
A.1.11.7b.a 426-428
Name and position in committee
membership
Usia
A.1.11.7b.b 426-428
Age
Kewarganegaraan
A.1.11.7b.c 426-428
Citizenship
Riwayat pendidikan
A.1.11.7b.d 426-428
Educational background
Riwayat jabatan
A.1.11.7b.e 426-428
Job history
Dasar hukum penunjukan
sebagai anggota komite
A.1.11.7b.e1 426-428
Legal basis for appointment as a
committee member
Rangkap jabatan, baik sebagai
anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada)
A.1.11.7b.e2 Concurrent positions, either 426-428
as a member of the Board of
Commissioners, member of
the Board of Directors, and/or
member of the committee and
other positions (if any)
Catatan: Dalam hal tidak
ada rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal
A.1.11.7b.e3 tersebut (atas point A.1.11.7b.e2) 426-428
Note: In the event that there
is no dual position, then this is
disclosed (as per point A.1.11.7b.e2)
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
A.1.11.7b.e4 maupun di luar Perusahaan
426-428
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Periode dan masa jabatan
anggota komite
A.1.11.7b.f 426-428
Period and term of office of
committee members
Annual Report 2025 983 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 984
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pernyataan independensi komite
A.1.11.7b.g Committee independence 428
statement
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang telah diikuti
dalam tahun buku (jika ada)
A.1.11.7b.h 432-433
Training and/or competency
improvement taken in the
financial year (if any)
Uraian tugas dan tanggung
jawab
A.1.11.7b.i 428-429
Job description and
responsibilities
Pernyataan bahwa telah memiliki
pedoman atau piagam(charter)
A.1.11.7b.j 424
Statement for availability of
guidelines or a charter
Kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat dan Tingkat
kehadiran anggota dalam rapat
A.1.11.7b.k tersebut
431
Policy and implementation of
meeting frequency and level
of member attendance at the
meeting
Uraian singkat pelaksanaan
kegiatan pada tahun buku
A.1.11.7b.l
Brief description of the 433
implementation of activities in the
financial year
Pengungkapan terkait KOMITE
MANAJEMEN RISIKO
A.1.11.8A 434-452
Disclosures related to the RISK
MANAGEMENT COMMITTEE
Nama dan jabatannya dalam
keanggotaan komite
A.1.11.8a.a 436-438
Name and position in committee
membership
Usia
A.1.11.8a.b 436-438
Age
Kewarganegaraan
A.1.11.8a.c 436-438
Citizenship
Riwayat pendidikan
A.1.11.8a.d 436-438
Educational background
Riwayat jabatan
A.1.11.8a.e 436-438
Job history
Dasar hukum penunjukan
sebagai anggota komite
A.1.11.8a.e1 436-438
Legal basis for appointment as a
committee member
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 984 Laporan Tahunan 2025
Page 985
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Rangkap jabatan, baik sebagai
anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada)
A.1.11.8a.e2
Concurrent positions, either 436-438
as a member of the Board of
Commissioners, member of
the Board of Directors, and/or
member of the committee and
other positions (if any)
Catatan: Dalam hal tidak
ada rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal
A.1.11.8a.e3
tersebut (atas point A.1.11.8a.e2) 436-438
Note: In the event that there
is no dual position, then this is
disclosed (as per point A.1.11.8a.e2)
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Perusahaan
A.1.11.8a.e4 436-438
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Periode dan masa jabatan
anggota komite manajemen
risiko
A.1.11.8a.f 436-438
Period and term of office of
risk management committee
members
Pernyataan independensi komite
A.1.11.8a.g Committee independence 439
statement
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang telah diikuti
A.1.11.8a.h dalam tahun buku (jika ada)
442-443
Training and/or competency
improvement taken in the
financial year (if any)
Uraian tugas dan tanggung
jawab
A.1.11.8a.i 439
Job description and
responsibilities
Pernyataan bahwa telah memiliki
pedoman atau piagam(charter)
A.1.11.8a.j 434
Statement for availability of
guidelines or a charter
Kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat dan tingkat
kehadiran anggota dalam rapat
tersebut
A.1.11.8a.k 440
Policy and implementation of
meeting frequency and level of
member attendance at these
meetings
Uraian singkat pelaksanaan
kegiatan pada tahun buku
A.1.11.8a.l Brief description of the 443
implementation of activities in the
financial year
Annual Report 2025 985 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 986
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pengungkapan terkait KOMITE
LAIN yang dimiliki perusahaan
dalam rangka mendukung fungsi
dan tugas direksi (jika ada) dan/
atau komite yang mendukung
fungsi dan tugas dewan
komisaris:
A.1.11.8B 452-463
Disclosures related to OTHER
COMMITTEES that the company
has in order to support the
functions and duties of the
board of directors (if any) and/
or committees that support the
functions and duties of the board
of commissioners:
Apakah perusahaan memiliki
komite lain dalam mendukung
fungsi dan tugas Direksi dan/atau
Dewan Komisaris?
A.1.11.8b..
Does the company have other 452
committees to support the
functions and duties of the Board
of Directors and/or Board of
Commissioners?
Nama dan jabatannya dalam
A.1.11.8b.a keanggotaan komite
456-458
Name and position in committee
membership
Usia
A.1.11.8b.b 456-458
Age
Kewarganegaraan
A.1.11.8b.c 456-458
Citizenship
Riwayat pendidikan
A.1.11.8b.d 456-458
Educational background
Riwayat jabatan
A.1.11.8b.e 456-458
Job history
Dasar hukum penunjukan
A.1.11.8b.e1 sebagai anggota komite
456-458
Legal basis for appointment as a
committee member
Rangkap jabatan, baik sebagai
anggota Dewan Komisaris,
anggota Direksi, dan/atau
anggota komite serta jabatan
lainnya (jika ada)
A.1.11.8b.e2
Concurrent positions, either 456-458
as a member of the Board of
Commissioners, member of
the Board of Directors, and/or
member of the committee and
other positions (if any)
Catatan: Dalam hal tidak
ada rangkap jabatan, maka
diungkapkan mengenai hal
A.1.11.8b.e3
tersebut 456-458
Note: In the event that there
is no dual position, then this is
disclosed.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 986 Laporan Tahunan 2025
Page 987
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
A.1.11.8b.e4 maupun di luar Perusahaan
456-458
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Periode dan masa jabatan
A.1.11.8b.f anggota komite lain
456-458
Period and term of office of other
committee members
Pernyataan independensi komite
A.1.11.8b.g Committee independence -
statement
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang telah diikuti
A.1.11.8b.h dalam tahun buku (jika ada)
462
Training and/or competency
improvement taken in the
financial year (if any)
Uraian tugas dan tanggung
jawab
A.1.11.8b.i 458-459
Job description and
responsibilities
Pernyataan bahwa telah memiliki
A.1.11.8b.j pedoman atau piagam (charter)
453
Statement for availability of
guidelines or a charter
Kebijakan dan pelaksanaan
frekuensi rapat dan tingkat
kehadiran anggota dalam rapat
A.1.11.8b.k tersebut
459-460
Policy and implementation of
meeting frequency and level of
member attendance at these
meetings
Uraian singkat pelaksanaan
kegiatan pada tahun buku
A.1.11.8b.l Brief description of the 463
implementation of activities in the
financial year
Pengungkapan terkait SEKRETARIS
A.1.11.9 PERUSAHAAN
586-595
Disclosure regarding COMPANY
SECRETARY
Nama
A.1.11.9.a 587
Name
Domisili
A.1.11.9.b 587
Citizenship
Riwayat jabatan
A.1.11.9.c 587
Job history
Dasar hukum penunjukan
sebagai sekretaris perusahaan
A.1.11.9.c1 587
Legal basis for appointment as
corporate secretary
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
A.1.11.9.c2 maupun di luar Perusahaan
587
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Annual Report 2025 987 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 988
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Riwayat pendidikan
A.1.11.9.d 587
Educational background
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang diikuti dalam
A.1.11.9.e tahun buku
591
Training and/or competency
improvement taken in the
financial year
Uraian singkat pelaksanaan
tugas sekretaris perusahaan
pada tahun buku
A.1.11.9.f
A brief description of the 591-595
implementation of the duties
of a corporate secretary in the
financial year
Pengungkapan terkait UNIT AUDIT
INTERNAL, paling sedikit memuat
A.1.11.10 Disclosures related to the 596-607
INTERNAL AUDIT UNIT, at least
include:
Nama kepala unit audit internal
A.1.11.10.a Name of the head of the internal 597
audit unit
Riwayat jabatan
A.1.11.10.b 597
Job history
Dasar hukum penunjukan
A.1.11.10.b1a sebagai kepala unit audit internal
597
Legal basis for appointment as
head of internal audit unit
Pengalaman kerja beserta
periode waktunya baik di dalam
maupun di luar Perusahaan
A.1.11.10.b1 597
Work experience and time period
both within and outside the
Company
Kualifikasi atau sertifikasi sebagai
A.1.11.10.c profesi audit internal (jika ada)
597, 599-600
Qualification or certification as an
internal audit professional (if any)
Pelatihan dan/atau peningkatan
kompetensi yang diikuti dalam
A.1.11.10.d tahun buku
601-602
Training and/or competency
improvement taken in the
financial year
Struktur dan kedudukan unit audit
internal
A.1.11.10.e 599
Structure and position of the
internal audit unit
Uraian tugas dan tanggung
jawab
A.1.11.10.f 601
Job description and
responsibilities
Pernyataan bahwa telah memiliki
pedoman atau piagam (charter)
unit audit internal
A.1.11.10.g 600
Statement on the availability of
internal audit unit guidelines or
charter
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 988 Laporan Tahunan 2025
Page 989
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Uraian singkat pelaksanaan
tugas unit audit internal pada
tahun buku termasuk kebijakan
dan pelaksanaan frekuensi rapat
dengan Direksi, Dewan Komisaris,
dan/atau komite audit;
A brief description of the
A.1.11.10.h
implementation of the internal 602-603, 604-607
audit unit's duties in the
financial year, including policies
and implementation of the
frequency of meetings with
the Board of Directors, Board of
Commissioners and/or audit
committee;
Uraian mengenai SISTEM
PENGENDALIAN INTERNAL (INTERNAL
CONTROL) yang diterapkan oleh
A.1.11.11 perusahaan 619-622
Description of the INTERNAL
CONTROL SYSTEM implemented by
the company
Pengendalian keuangan dan
operasional, serta kepatuhan
terhadap peraturan perundang-
A.1.11.11.a
undangan lainnya 622
Financial and operational
controls, as well as compliance
with other laws and regulations
Tinjauan atas efektivitas sistem
A.1.11.11.b pengendalian internal
619
Review of the effectiveness of the
internal control system
Pernyataan Direksi dan/atau
Dewan Komisaris atas kecukupan
sistem pengendalian internal
A.1.11.11.c Statement of the Board of
621
Directors and/or Board of
Commissioners regarding the
adequacy of the internal control
system
Uraian mengenai SISTEM
MANAJEMEN RISIKO yang
diterapkan oleh perusahaan
A.1.11.12 623-652
Description of the RISK
MANAGEMENT SYSTEM
implemented by the company
Gambaran umum mengenai
sistem manajemen Risiko
A.1.11.12.a Perusahaan 624
Overview of the Enterprise Risk
Management System
Jenis risiko dan cara
A.1.11.12.b
pengelolaannya 633-648
Types of risks and handling
Tinjauan atas efektivitas sistem
manajemen risiko Perusahaan
A.1.11.12.c
Review of the effectiveness of the 650-651
Company's risk management
system
Annual Report 2025 989 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 990
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pernyataan Direksi dan/atau
Dewan Komisaris atau komite
audit atas kecukupan sistem
manajemen risiko
Statement of the Board of
A.1.11.12.d 651-652
Directors and/or Board of
Commissioners or audit
committee regarding
the adequacy of the risk
management system
Informasi tentang SANKSI
ADMINISTRATIF/sanksi yang
dikenakan kepada perusahaan,
anggota dewan komisaris dan
anggota direksi, oleh otoritas jasa
keuangan dan otoritas lainnya
pada tahun buku
A.1.11.14
Information on ADMINISTRATIVE 654
SANCTIONS/sanctions imposed
on the company, members of
the board of commissioners
and members of the board of
directors, by the financial services
authority and other authorities in
the financial year
Informasi mengenai KODE ETIK
perusahaan
A.1.11.15 655-660
Information regarding the
company's CODE OF ETHICS
Pokok-pokok kode etik
A.1.11.15.a 657
Main points of the code of ethics
Bentuk sosialisasi kode etik dan
A.1.11.15.b upaya penegakannya
658-659
Forms of socialization of the code
of ethics and efforts to enforce it
Pernyataan bahwa kode etik
berlaku bagi anggota Direksi,
anggota Dewan Komisaris, dan
karyawan Perusahaan
A.1.11.15.c
Statement that the code of ethics 660
applies to members of the Board
of Directors, members of the
Board of Commissioners, and
employees of the Company.
Dalam hal terdapat pemberian
kompensasi berupa PROGRAM
KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
MANAJEMEN (MANAGEMENT
STOCKOWNERSHIP PROGRAM/
MSOP) DAN/ATAU PROGRAM
KEPEMILIKAN SAHAM OLEH
KARYAWAN (EMPLOYEE STOCK
OWNERSHIP PROGRAM/ESOP),
informasi yang diungkapkan
A.1.11.16 661
paling sedikit memuat: (atas
Point A.1.11.16)
In the event that compensation
is provided in the form of a
MANAGEMENT STOCKOWNERSHIP
PROGRAM (MSOP) AND/OR
EMPLOYEE STOCK OWNERSHIP
PROGRAM (ESOP), the information
disclosed must at least include:
(as per Point A.1.11.16)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 990 Laporan Tahunan 2025
Page 991
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Uraian singkat mengenai
kebijakan pemberian kompensasi
jangka panjang berbasis kinerja
kepada manajemen dan/atau
karyawan yang dimiliki oleh
Perusahaan (jika ada), antara
lain berupa program kepemilikan
saham oleh manajemen
(management stock ownership
program/MSOP) dan/atau
A.1.11.16.a program kepemilikan saham
661
oleh karyawan (employee stock
ownership program/ESOP)
A brief description of the
Company's long-term
performance-based
compensation policy for
management and/or employees
(if any), including management
stock ownership programs
(MSOP) and/or employee stock
ownership programs (ESOP).
Apakah terdapat pemberian
kompensasi jangka Panjang
berbasis kinerja kepada
manajemen dan/atau karyawan
A.1.11.16.b
dalam tahun buku? 661
Is there any performance-
based long-term compensation
provided to management and/or
employees in the fiscal year?
Dalam hal terdapat pemberian
kompensasi berupa program
kepemilikan saham oleh
manajemen (management
stock ownership program/MSOP)
dan/atau program kepemilikan
saham oleh karyawan (employee
stock ownership program/ESOP),
A.1.11.16.c 661
informasi yang diungkapkan
paling sedikit memuat:
In the case of compensation in
the form of a management stock
ownership program (MSOP) and/
or employee stock ownership
program (ESOP), the information
disclosed must at least include:
jumlah saham dan/atau opsi
A.1.11.16.c1 661
number of shares and/or options
jangka waktu pelaksanaan
A.1.11.16.c2 661
implementation period
persyaratan karyawan dan/atau
manajemen yang berhak
A.1.11.16.c3 661
requirements for eligible
employees and/or management
harga pelaksanaan atau
penentuan harga pelaksanaan
A.1.11.16.c4 implementation price or 661
determination of implementation
price
Annual Report 2025 991 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 992
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Uraian singkat mengenai
kebijakan pengungkapan
informasi mengenai
A.1.11.17 662
A brief description of the
information disclosure policy
regarding
KEPEMILIKAN SAHAM ANGGOTA
DIREKSI DAN ANGGOTA DEWAN
KOMISARIS PALING LAMBAT 3
(TIGA) HARI KERJA SETELAH
TERJADINYA KEPEMILIKAN ATAU
SETIAP PERUBAHAN KEPEMILIKAN
ATAS SAHAM PERUSAHAAN
A.1.11.17.A TERBUKA;
662
SHARE OWNERSHIP OF MEMBERS
OF THE BOARD OF DIRECTORS
AND MEMBERS OF THE BOARD OF
COMMISSIONERS NO LATER THAN
3 (THREE) WORKING DAYS AFTER
THE OCCURRENCE OF OWNERSHIP
OR ANY CHANGE IN OWNERSHIP OF
SHARES OF THE PUBLIC COMPANY;
Pelaksanaan atas kebijakan
dimaksud
A.1.11.17.b 662
Implementation of the intended
policy
Uraian mengenai SISTEM
PELAPORAN PELANGGARAN
(WHISTLEBLOWING SYSTEM) di
A.1.11.18
perusahaan: 663-668
Description of the
WHISTLEBLOWING SYSTEM in the
company:
Cara penyampaian laporan
A.1.11.18.a
pelanggaran 665
Submitting a violation report
Perlindungan bagi pelapor
A.1.11.18.b 666
Protection for whistleblowers
Penanganan pengaduan
A.1.11.18.c 667
Complaint handling
Pihak yang mengelola
A.1.11.18.d pengaduan
665
The party that manages
complaints
Hasil dari penanganan
A.1.11.18.e pengaduan: 668
Results of complaint handling:
Tindak lanjut pengaduan
A.1.11.18.e2 668
Follow-up on complaints
Catatan: Dalam hal Perusahaan
tidak memiliki sistem pelaporan
pelanggaran (whistleblowing
system), maka diungkapkan
mengenai hal tersebut. (atas
A.1.11.18.e3 668
point A.1.11.18)
Note: If the Company does not
have a whistleblowing system,
then this must be disclosed (as
per point A.1.11.18)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 992 Laporan Tahunan 2025
Page 993
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Uraian mengenai kebijakan ANTI
A.1.11.19 KORUPSI perusahaan
669-677
Description of the company's
ANTI-CORRUPTION policy
Program dan prosedur yang
dilakukan
A.1.11.19.a 670
Programs and procedures carried
out
Pelatihan/sosialisasi anti korupsi
kepada karyawan Perusahaan;
A.1.11.19.b Anti-corruption training/ 675
socialization for Company
employees;
Catatan: Dalam hal Perusahaan
tidak memiliki kebijakan anti
korupsi, maka dijelaskan alasan
tidak dimilikinya kebijakan
A.1.11.19.c dimaksud (atas point A.1.11.19)
-
Note: If the Company does not
have an anti-corruption policy,
the reasons for not having such a
policy must be explained (as per
point A.1.11.19).
PENERAPAN ATAS PEDOMAN
GOVERNANSI PERUSAHAAN
TERBUKA BAGI EMITEN YANG
MENERBITKAN EFEK BERSIFAT
EKUITAS ATAU PERUSAHAAN PUBLIK,
A.1.11.20A
meliputi: 691
IMPLEMENTATION OF THE
GUIDELINES FOR PUBLIC COMPANY
GOVERNANCE FOR ISSUERS ISSUING
EQUITY SECURITIES OR PUBLIC
COMPANIES, including:
Pernyataan mengenai
rekomendasi yang telah
A.1.11.20a.a dilaksanakan
691
Statement regarding
recommendations that have
been implemented
Bukti/penjelasan yang
menunjukkan bahwa perusahaan
telah menerapkan rekomendasi
tersebut
A.1.11.20a.b 691
Evidence/explanation
showing that the company
has implemented the
recommendations
Penjelasan atas rekomendasi
yang belum dilaksanakan,
disertai alasan dan alternatif
A.1.11.20a.c
Explanation of recommendations 691
that have not been implemented,
including reasons and
alternatives
Annual Report 2025 993 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 994
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pengungkapan terkait PENERAPAN
ATAS PEDOMAN GOVERNANSI
PERUSAHAAN DENGAN
PENDEKATAN "COMPLY OR EXPLAIN"
A.1.11.20B ATAU" APPLY OR EXPLAIN", MELIPUTI:
692
Disclosures related to the
IMPLEMENTATION OF CORPORATE
GOVERNANCE GUIDELINES WITH THE
"COMPLY OR EXPLAIN" OR "APLY OR
EXPLAIN" APPROACH, INCLUDE:
Pernyataan mengenai
rekomendasi yang telah
A.1.11.20b.a dilaksanakan
692
Statement regarding
recommendations that have
been implemented
Bukti/penjelasan yang
menunjukkan bahwa perusahaan
telah menerapkan rekomendasi
A.1.11.20b.b tersebut
692
Evidence/explanation
showing that the company
has implemented the
recommendations
Penjelasan atas rekomendasi
yang belum dilaksanakan,
disertai alasan dan alternatif
A.1.11.20b.c
Explanation of recommendations 692
that have not been implemented,
including reasons and
alternatives
STRATEGI KEBERLANJUTAN
A.2.1 706
SUSTAINABILITY STRATEGY
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.2.1.1 Sustainability Strategy 706
Explanation
Aspek Ekonomi, paling sedikit
A.2.2.1 memuat:
698
Economic aspects, at least
include:
Kuantitas produksi atau jasa yang
A.2.2.1.a dijual
698
Quantity of production or services
sold
Produk ramah lingkungan
A.2.2.1.b 698
Environmentally friendly products
Pelibatan pihak lokal yang
berkaitan dengan proses bisnis
A.2.2.1.c Keuangan Berkelanjutan
698
Involvement of local parties
related to Sustainable Finance
business processes
Aspek Lingkungan Hidup, paling
sedikit memuat:
A.2.2.2 699
Environmental aspects, at least
include:
Penggunaan energi
A.2.2.2.a 699
Energy use
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 994 Laporan Tahunan 2025
Page 995
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Pengurangan emisi yang
A.2.2.2.b
dihasilkan 699
Reduction of emissions produced
Pengurangan limbah dan efluen
A.2.2.2.c 699
Reduction of waste and effluent
Pelestarian keanekaragaman
A.2.2.2.d hayati 699
Biodiversity conservation
Aspek Sosial
A.2.2.3 700
Social aspect
Profil Perusahaan
A.2.3 68
Company profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
A.2.3.1 Vision, Mission, and Sustainability 723
Values
Produk, Layanan, dan Kegiatan
Usaha yang Dijalankan
A.2.3.2 75-78
Products, Services, and Business
Activities Carried Out
Perubahan Perusahaan yang
A.2.3.3 Bersifat Signifikan 121
Significant Company Changes
Penjelasan Direksi
A.2.4
Director's Explanation
Kebijakan untuk merespon
tantangan dalam pemenuhan
A.2.4.1 strategi keberlanjutan 51
Policies to respond to challenges
in fulfilling sustainability strategies
Penerapan Keuangan
Berkelanjutan
A.2.4.2 52
Implementation of Sustainable
Finance
Strategi pencapaian target
A.2.4.3 50
Target achievement strategy
Governansi Berkelanjutan
A.2.5
Sustainable Governance
Penanggung Jawab Penerapan
A.2.5.1 Keuangan Berkelanjutan
728-729
Person in Charge of Sustainable
Finance Implementation
Pengembangan Kompetensi
A.2.5.2 Terkait Keuangan Berkelanjutan
730-731
Competency Development
Related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko Atas Penerapan
A.2.5.3 Keuangan Berkelanjutan
̉732-734
Risk Assessment of Sustainable
Finance Implementation
Hubungan Dengan Pemangku
A.2.5.4
Kepentingan 734-737
Stakeholder Relations
Permasalahan Terhadap
Penerapan Keuangan
A.2.5.5 Berkelanjutan 738-739
Problems in the Implementation
of Sustainable Finance
Annual Report 2025 995 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 996
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Kegiatan Membangun Budaya
Keberlanjutan
A.2.6.1 723-724
Activities to Build a Culture of
Sustainability
Kegiatan Membangun Budaya
Keberlanjutan
A.2.6.1.a 723-724
Activities to Build a Culture of
Sustainability
Kinerja Ekonomi
A.2.6.2 742-753
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja
Produksi, Portofolio, Target
Pembiayaan, atau Investasi,
Pendapatan dan Laba Rugi
A.2.6.2.a 743
Comparison of Production Targets
and Performance, Portfolio,
Financing Targets, or Investment,
Income and Profit and Loss
Perbandingan Target dan Kinerja
Portofolio, Target Pembiayaan,
atau Investasi pada Instrumen
Keuangan atau Proyek yang
Sejalan dengan Keuangan
A.2.6.2.b
Berkelanjutan 744
Comparison of Portfolio Targets
and Performance, Financing
Targets, or Investments in
Financial Instruments or Projects
Aligned with Sustainable Finance
Aspek Umum - Lingkungan
A.2.6.3.a 756-758
General Aspects - Environment
Biaya Lingkungan Hidup
A.2.6.3.a1 756-758
Environmental Costs
Aspek Material
A.2.6.3.b 756-758
Material aspect
Penggunaan Material yang
Ramah Lingkungan
A.2.6.3.b1 756-758
Use of Environmentally Friendly
Materials
Aspek Energi
A.2.6.3.c 759-760
Energy aspect
Jumlah dan Intensitas Energi
A.2.6.3.c1 yang Digunakan
760
Amount and Intensity of Energy
Used
Upaya dan Pencapaian Efisiensi
Energi dan Penggunaan Energi
Terbarukan
A.2.6.3.c2 759
Efforts and Achievements of
Energy Efficiency and Use of
Renewable Energy
Aspek Air
A.2.6.3.d 762
Water aspect
Penggunaan air
A.2.6.3.d1 762
Water intake
Aspek Keragaman Hayati
A.2.6.3.e 764
Biodiversity Aspects
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 996 Laporan Tahunan 2025
Page 997
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Dampak dari Wilayah
Operasional yang Dekat atau
Berada di Daerah Konservasi atau
A.2.6.3.e1
Keanekaragaman Hayati 764
Impacts of Operational Areas
Near or Located in Conservation
or Biodiversity Areas
Usaha Konservasi
A.2.6.3.e2
Keanekaragaman Hayati 764
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
A.2.6.3.f 761-762
Emission Aspects
Jumlah dan Intensitas Emisi yang
A.2.6.3.f1 Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
761
Amount and Intensity of Emissions
Generated Based on Type
Upaya dan Pencapaian
Pengurangan Emisi yang
A.2.6.3.f2 Dilakukan 762
Emission Reduction Efforts and
Achievements
Aspek Limbah dan Efluen
A.2.6.3.g 763-764
Waste and Effluent Aspects
Jumlah Limbah dan Efluen yang
Dihasilkan Berdasarkan Jenis
A.2.6.3.g1 763-764
Amount of Waste and Effluent
Generated Based on Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah
dan Efluen
A.2.6.3.g2 764
Waste and Effluent Management
Mechanism
Aspek Pengaduan Terkait
A.2.6.3.h Lingkungan Hidup
765
Environmental Complaints
Aspects
Jumlah dan Materi Pengaduan
Lingkungan Hidup yang Diterima
A.2.6.3.h1 dan Diselesaikan
765
. Number and Content of
Environmental Complaints
Received and Resolved
Kinerja Sosial
A.2.6.4 768-807
Social Performance
Komitmen untuk Memberikan
Layanan atas Produk dan/
atau Jasa yang Setara kepada
A.2.6.4.a
Konsumen 768-770
Commitment to Provide
Equivalent Products and/or
Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
A.2.6.4.b 771
Employment Aspects
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
A.2.6.4.b1 773
Equal Employment Opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga
A.2.6.4.b2 Kerja Paksa 773
Child Labor and Forced Labor
Annual Report 2025 997 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 998
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Upah Minimum Regional
A.2.6.4.b3 778
Regional minimum wage
Lingkungan Bekerja yang Layak
dan Aman
A.2.6.4.b4 774
A Decent and Safe Working
Environment
Pelatihan dan Pengembangan
A.2.6.4.b5 Kemampuan Pegawai
782-788
Employee Training and Skill
Development
Aspek Masyarakat
A.2.6.4.c 800
Community Aspects
Dampak Operasi Terhadap
Masyarakat Sekitar
A.2.6.4.c1 800
Impact of Operations on the
Surrounding Community
Pengaduan Masyarakat
A.2.6.4.c2
Public Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial
Lingkungan (TJSL)
A.2.6.4.c3 802
Environmental Social
Responsibility (TJSL) Activities
Tanggung Jawab
Pengembangan Produk/Jasa
A.2.6.4.d Berkelanjutan 806-807
Responsibility for Sustainable
Product/Service Development
Inovasi dan Pengembangan
Produk/Jasa Keuangan
A.2.6.4.d1 Berkelanjutan
806-807
Innovation and Development of
Sustainable Financial Products/
Services
Produk/Jasa yang Sudah
Dievaluasi Keamanannya bagi
A.2.6.4.d2
Pelanggan 806-807
Products and Services Evaluated
for Customer Safety
Dampak Produk/Jasa
A.2.6.4.d3 806-807
Product/Service Impact
Jumlah Produk yang Ditarik
A.2.6.4.d4
Kembali 806-807
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan
Terhadap Produk dan/atau Jasa
A.2.4.6.e Keuangan Berkelanjutan
807
Customer Satisfaction Survey for
Sustainable Financial Products
and/or Services
Lain-lain
A.2.7
Others
Verifikasi Tertulis dari Pihak
Independen
A.2.7.1 704
Written Verification from an
Independent Party
Lembar umpan balik (feedback)
A.2.7.2
untuk pembaca, jika ada 808
Feedback sheet for readers, if any
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 998 Laporan Tahunan 2025
Page 999
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Tanggapan Terhadap Umpan
Balik Laporan Keberlanjutan
A.2.7.3 Tahun Sebelumnya
704
Response to Feedback on
Previous Year's Sustainability
Report
Daftar Pengungkapan Sesuai
Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 51/POJK.03/2017
tentang Penerapan Keuangan
Berkelanjutan bagi Lembaga
Jasa Keuangan, Emiten, dan
Perusahaan Publik.
A.2.7.4
List of Disclosures in Accordance 909
with Financial Services Authority
Regulation Number 51/
POJK.03/2017 concerning the
Implementation of Sustainable
Finance for Financial Services
Institutions, Issuers, and Public
Companies.
PERTANYAAN BONUS
B.A
BONUS QUESTIONS
Jenis keputusan yang
memerlukan persetujuan Dewan
Komisaris (PUGKI 1.3.2)
B.A.1 313
Types of decisions that require
the approval of the Board of
Commissioners (PUGKI 1.3.2)
Rincian tugas Komisaris Utama
(PUGKI 1.3.13.1)
B.A.2 Details of the duties of the 305-306, 320-321
President Commissioner (PUGKI
1.3.13.1)
Tanggung jawab Komite Audit
dalam pemberian rekomendasi
atas penunjukan dan
pemberhentian auditor eksternal
(ASEAN CG Score Card E.2.24)
B.A.3
The Audit Committee's 416
responsibility in providing
recommendations on the
appointment and dismissal of
external auditors (ASEAN CG
Score Card E.2.24)
Sertifikasi profesi (misalnya
dalam bidang Risiko, Akuntansi,
Perpajakan, IT, Hukum) yang
dimiliki oleh (Kriteria tambahan
B.A.4
ARA 2019) 416
Professional certification (e.g.
in the fields of Risk, Accounting,
Taxation, IT, Law) held by
(Additional Criteria ARA 2019)
Komite Audit
B.A.4.a 412-423
Audit Committee
Komite Nominasi dan Remunerasi
B.A.4.b Nomination and Remuneration 423-433
Committee
Komite Manajemen Risiko
B.A.4.c 464-475
Risk Management Committee
Annual Report 2025 999 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1000
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Komite Lainnya
B.A.4.d 453-583
Other Committees
Deskripsi proses governansi
terkait isu IT termasuk disruption
(gangguan), cyber security
(keamanan dunia maya), dan
disaster recovery (pemulihan
bencana) untuk memastikan
semua risiko utama telah
diidentifikasi, dikelola, dan
dilaporkan pada Direksi (ASEAN
B.A.5 237-238
CG Score CardB.E.5.1)
Description of governance
processes related to IT issues
including disruption, cyber
security, and disaster recovery to
ensure all key risks are identified,
managed, and reported to the
Board of Directors (ASEAN CG
Score Card B.E.5.1)
Kebijakan untuk mencegah
terjadinya insider trading.
(Aturan yang jelas mengenai
perdagangan apa pun dalam
saham korporasi yang dilakukan
oleh direktur, komisaris dan
orang dalam untuk memastikan
bahwa siapapun tidak boleh
mendapatkan keuntungan
secara langsung atau tidak
B.A.6 langsung dari informasi yang 689
tidak/belum tersedia di pasar)
(PUKGI 7.2.3)
Policies to prevent insider trading.
(Clear rules regarding any trading
in corporate shares by directors,
commissioners, and insiders to
ensure that no one profits directly
or indirectly from information
that is not/not yet available in the
market) (PUKGI 7.2.3)
Kebijakan penghargaan
/ kompensasi yang
memperhitungkan kinerja
perusahaan jangka panjang
B.A.7 (ASEAN CG Score Card C.3.3) 661
Reward/compensation policies
that take into account long-term
company performance (ASEAN
CG Score Card C.3.3)
Kebijakan untuk melakukan
penelaahan dan persetujuan
transaksi dengan pihak berelasi
yang material/signifikan (ASEAN
B.A.8 CG Score CardD.3.1)
209, 211
Policy for reviewing and
approving transactions with
material/significant related
parties (ASEAN CG Score Card
D.3.1)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 1000 Laporan Tahunan 2025
Page 1001
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Kebijakan terkait perencanaan
atas suksesi anggota Direksi dan
managemen kunci (ASEAN CG
Score Card E.5.3)
B.A.9
Policies related to planning 429
for succession of members of
the Board of Directors and key
management (ASEAN CG Score
Card E.5.3)
Kerangka pelaporan
berkelanjutan yang diakui secara
internasional (contoh: GRI,
Integrated Reporting, SASB) yang
B.A.10.a
diadopsi oleh Perusahaan 704
An internationally recognized
sustainability reporting framework
(e.g., GRI, Integrated Reporting,
SASB) adopted by the Company
Pertanyaan Tambahan
B.B.0
Additional Questions
Apakah korporasi menerbitkan
Ya
laporan tahunan secara
terintegrasi yang menempatkan
LPEI secara konsisten menerbitkan Laporan Tahunan
kinerja historis ke dalam konteks
yang terintegrasi dengan Laporan Keberlanjutan,
dan menggambarkan risiko,
yang menyajikan kinerja historis secara komprehensif
peluang, dan prospek korporasi
serta menempatkannya dalam konteks kondisi
di masa depan, sehingga
ekonomi dan industri. Laporan tersebut juga
membantu pemegang saham
menguraikan risiko, peluang, dan prospek usaha ke
dan pemangku kepentingan
depan, sehingga memberikan gambaran yang jelas
memahami tujuan strategis
mengenai arah strategis Lembaga serta progres
korporasi dan kemajuannya
dalam menciptakan nilai jangka panjang yang
dalam menciptakan nilai yang
berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh
berkelanjutan? Uraikan dengan
B.B.1 pemangku kepentingan.
singkat (PUKGI 6.2.4)
Yes
Does the corporation publish an
integrated annual report that
Indonesia Eximbank consistently publishes an Annual
places historical performance
Report integrated with a Sustainability Report, which
in context and describes the
comprehensively presents historical performance
corporation's future risks,
and places it in the context of economic and industry
opportunities, and prospects,
conditions. The report also outlines risks, opportunities,
thereby helping shareholders
and future business prospects, providing a clear
and stakeholders understand
description of the LPEI secara konsisten menerbitkan
the corporation's strategic
Laporan Institution's strategic direction and
objectives and its progress in
progress in creating sustainable long-term value for
creating sustainable value? Briefly
shareholders and all stakeholders.
describe (PUKGI 6.2.4)
Annual Report 2025 1001 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1002
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Ya, sebagaimana terjawab di halaman 704
LPEI menerapkan pendekatan perpajakan yang
berlandaskan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan sebagai bagian dari praktik
tata kelola yang baik dan kontribusi terhadap
pembangunan berkelanjutan, dengan strategi
perpajakan yang terintegrasi dalam kebijakan
keuangan dan kepatuhan serta ditinjau dan disetujui
secara berkala oleh Direksi. Lembaga didukung oleh
kerangka tata kelola dan pengendalian perpajakan
yang mencakup identifikasi, pengelolaan, dan
pemantauan risiko perpajakan secara berkelanjutan,
dengan tanggung jawab kepatuhan berada pada
fungsi keuangan dan perpajakan serta diawasi
melalui pengendalian internal, evaluasi berkala,
dan mekanisme pelaporan, termasuk saluran
pelaporan pelanggaran (whistleblowing) untuk
menjaga integritas. Lembaga juga menjalin
hubungan yang konstruktif dengan otoritas pajak
serta mempertimbangkan masukan pemangku
kepentingan terkait aspek perpajakan. Seluruh entitas
dalam laporan keuangan konsolidasian beroperasi
di yurisdiksi Indonesia, sehingga pengungkapan
perpajakan dilakukan secara terpusat dan tidak
memerlukan pelaporan lintas yurisdiksi (country-
by-country reporting). Sepanjang tahun 2025, tidak
terdapat kasus ketidakpatuhan maupun sengketa
perpajakan, dan Lembaga telah membayarkan pajak
Pengungkapan kerangka sebesar Rp227 miliar, menurun 18% dibandingkan
governansi, pengelolaan dan tahun 2024 sebesar Rp278 miliar, yang tetap
pengendalian aspek perpajakan mencerminkan kontribusi aktif terhadap penerimaan
di perusahaan (GRI) negara.
B.B.2
Disclosure of governance Pernyataan ini sesuai GRI 207-1, 207-2, 207-3, dan
framework, management and 207-4
control of tax aspects in the
company (GRI) Yes, as answered on page 704.
LPEI implements a tax approach based on compliance
with laws and regulations as part of good governance
practices and a contribution to sustainable
development. The tax strategy is integrated into the
financial and compliance policies and is regularly
reviewed and approved by the Board of Directors.
The Institution is supported by a tax governance
and control framework that includes the ongoing
identification, management, and monitoring of tax
risks. Responsibility for compliance rests with the
finance and tax functions and is monitored through
internal controls, periodic evaluations, and reporting
mechanisms, including whistleblowing channels to
maintain integrity. The Institution also maintains a
constructive relationship with the tax authorities and
considers stakeholder input regarding tax aspects.
All entities in the consolidated financial statements
operate within the Indonesian jurisdiction, so tax
disclosures are centralized and do not require
cross-jurisdictional reporting (country-by-country
reporting). Throughout 2025, there were no cases of
non-compliance or tax disputes, and the Institution
paid IDR 227 billion in taxes, an 18% decrease
compared to IDR 278 billion in 2024, which continues
to reflect an active contribution to state revenue.
This statement is in accordance with GRI 207-1, 207-2,
207-3, and 207-4
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 1002 Laporan Tahunan 2025
Page 1003
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
PERTANYAAN PENALTI
B.C
PENALTY QUESTIONS
Tanggal penerbitan Laporan
Keuangan Tahunan (ASEAN CG
Score Card B.D.1.1 & Peraturan
5 Februari 2026
B.C.1 OJK)
February 5, 2026
Date of publication of Annual
Financial Report (ASEAN CG Score
Card B.D.1.1 & OJK Regulation)
Tanggal penerbitan Laporan
Tahunan (ASEAN CG Score Card
B.C.2 B.D.1.1 & Peraturan OJK) 30 April 2026
Date of publication of Annual April 30, 2026
Report (ASEAN CG Score Card
B.D.1.1 & OJK Regulation)
Laporan keuangan konsolidasian disajikan secara
wajar, dalam semua hal yang material, posisi
keuangan konsolidasian LEI dan entitas anakya
tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja keuangan
dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun yang
Opini auditor independen atas berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan dasar
laporan keuangan perusahaan penyusunan laporan keuangan konsolidasian.
B.C.3
Independent auditor's opinion
on the company's financial The consolidated financial statements present fairly,
statements in all material respects, the consolidated financial
position of LEI and its subsidiaries as of December 31,
2025, and their consolidated financial performance
and cash flows for the year then ended, in
accordance with the basis on which the consolidated
financial statements are prepared.
Apakah terjadi perdagangan
orang dalam yang melibatkan
Direksi / komisaris, manajemen
dan karyawan dalam tiga tahun
terakhir? (ASEAN CG Score Card
B.C.4 P.B.1.1) Tidak
Has insider trading occurred No
involving directors/
commissioners, management,
and employees in the last three
years? (ASEAN CG Score Card
P.B.1.1)
Apakah ada kasus
ketidakpatuhan terhadap hukum,
aturan dan peraturan yang
berkaitan dengan transaksi
pihak berelasi yang signifikan
atau material dalam tiga tahun
terakhir? (ASEAN CG Score Card Tidak
B.C.5
P.B.2.1) No
Is there any cases of non-
compliance with laws, rules and
regulations relating to significant
or material related party
transactions in the last three
years? (ASEAN CG Score Card
P.B.2.1)
Annual Report 2025 1003 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1004
No Urut Indeks ARA Kriteria Halaman
No ARA Index Criteria Page
Apakah telah terjadi pelanggaran
hukum apa pun yang berkaitan
dengan masalah perburuhan
/ ketenagakerjaan / konsumen
/ kepailitan / komersial /
persaingan atau lingkungan Tidak
B.C.6
(P.C.1.1) No
Is there any violation of the law
relating to labor / employment
/ consumer / bankruptcy /
commercial / competition or
environmental issues (P.C.1.1)
Apakah perusahaan menghadapi
sanksi dari regulator karena tidak
membuat pengumuman dalam
jangka waktu yang ditentukan
untuk peristiwa penting (material
event)? (ASEAN CG Score Card
B.C.7 Tidak
P.C.2.1)
No
Does the company face sanctions
from regulators for not making
announcements within the
specified timeframe for material
events? (ASEAN CG Score Card
P.C.2.1)
Apakah perusahaan memperoleh
putusan bersalah dari pengadilan
pajak tertinggi terkait masalah
perpajakan apapun selama tiga
B.C.8 Tidak
tahun terakhir
No
Has the company received a
guilty verdict from the highest tax
court regarding any tax matter
during the last three years?
Apakah ada bukti bahwa
perusahaan tidak mematuhi
aturan dan peraturan pencatatan
apa pun selama setahun
terakhir selain dari aturan
B.C.9 Tidak
pengungkapan? (P.E.1.1)
No
Is there any evidence that the
company has not complied with
any listing rules and regulations
during the past year other than
disclosure rules? (P.E.1.1)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 1004 Laporan Tahunan 2025
Page 1005
Daftar Pengungkapan sesuai List of Disclosures according to
POJK No. 51/POJK.03/2017 tentang POJK No. 51/POJK.03/2017 on the
Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Implementation of Sustainable Finance for
Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Financial Services Institutions, Issuers, and
Perusahaan Publik [OJK51-G.4] Public Companies
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Penjelasan Strategi Keberlanjutan
A.1 51, 706
Explanation of Sustainability Strategy
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Ekonomi
B.1 698
Economic Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Lingkungan Hidup
B.2 699
Environmental Performance Highlights
Ikhtisar Kinerja Sosial
B.3 700
Social Performance Highlights
Profil Perusahaan
Company Profile
Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
C.1 723
Vision, Mission, and Sustainability Values
Alamat Perusahaan
C.2 69
Company Address
Skala Perusahaan
C.3 78, 79, 82, 109
Company Scale
Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
C.4 75-78
Products, Services, and Business Activities
Keanggotaan pada Asosiasi
C.5 120
Membership in Association
Perubahan Organisasi Bersifat Signifikan
C.6 121
Significant Organizational Changes
Penjelasan Direksi
Explanation from the Board of Directors
Penjelasan Direksi
D.1 42
Explanation from the Board of Directors
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainability Governance
Penanggung Jawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.1 728
Person in Charge of Sustainable Finance Implementation
Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
E.2 730
Competency Development Related to Sustainable Finance
Penilaian Risiko Atas Penerapan Keuangan berkelanjutan
E.3 732
Risk Assessment of Sustainable Finance Implementation
Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
E.4 734
Relationships with Stakeholders
Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
E.5 738
Problems in Sustainable Finance Implementation
Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance
Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
F.1 723
Building a Sustainability Culture
Annual Report 2025 1005 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1006
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
F.2 743
Comparison of Targets and Performance of Production, Portfolios, Financing Targets,
or Investments, Income and Profit and Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau Investasi pada
Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan Keuangan Berkelanjutan
F.3 745
Comparison of Targets and Performance of Portfolio, Financing Targets, or
Investments in Financial Instruments or Projects in Line with Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan
Environmental Performance
Umum
General
Biaya Lingkungan Hidup
F.4 764
Environmental Costs
Aspek Material
Material Aspect
Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
F.5 764
Use of Environmentally Friendly Material
Aspek Energi
Energy Aspect
Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
F.6 760
Amount and Intensity of Energy Consumed
Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
F.7 759
Efforts and Achievements of Energy Efficiency and Renewable Energy Consumed
Aspek Air
Water Aspect
Penggunaan Air
F.8 762
Water Consumption
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah Konservasi
atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
F.9 764
Impact of Operational Areas Adjacent to or in Conservation Areas or Areas with
Biodiversity
Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
F.10 764
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
F.11 761
Amount and Intensity of Emissions Generated by Type
Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
F.12 762
Efforts and Achievements of Emission Reduction Implemented
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
umlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
F.13 763
Amount of Waste and Effluent Generated by Type
Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
F.14 763
Waste and Effluent Management Mechanism
Tumpahan yang Terjadi (jika ada)
F.15 765
Spills (if any)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 1006 Laporan Tahunan 2025
Page 1007
No. Indeks Nama Indeks Halaman
Index No. Index Name Page
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Aspect of Complaints Related to the Environment
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan Diselesaikan
F.16 765
Number and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen LJK, Emiten, atau Perusahaan Publik untuk Memberikan Layanan atas
Produk dan/atau Jasa yang Setara kepada Konsumen
F.17 748
Commitment of LJK, Issuer, or Public Company to Providing Equal Products and/or
Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
Kesetaraan Kesempatan Bekerja
F.18 773
Equal Employment Opportunity
Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
F.19 774
Child Labor and Forced Labor
Upah Minimum Regional
F.20 778
Regional Minimum Wage
Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
F.21 780
Decent and Safe Working Environment
Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Karyawan
F.22 782
Employee Training and Capacity Development
Aspek Masyarakat
Community Aspect
Dampak Operasi Terhadap Masyarakat Sekitar
F.23 800
Impact of Operations on Surrounding Communities
Pengaduan Masyarakat
F.24 806
Community Complaints
Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
F.25 801
Environmental Social Responsibility Activities (TJSL)
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility for Sustainable Product/Service Development
Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
F.26 751
Sustainable Finance Products/Services Innovation and Development
Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
F.27 750
Products/Services with Evaluated Customer Safety
Dampak Produk/Jasa
F.28 800
Impacts of Products/Services
Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
F.29 752
Number of Products Recalled
Survei Kepuasan Pelanggan Terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
F.30 Berkelanjutan 753
Customer Satisfaction Survey on Sustainable Finance Products and/or Services
Lain-lain
Miscellaneous
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
G.1 704
Written Verification from an Independent Party (if any)
Lembar Umpan Balik
G.2 808
Feedback Form
Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Tahun Sebelumnya
G.3 704
Response to Previous Year’s Report Feedback
Daftar Pengungkapan Sesuai POJK 51/2017
G.4 909
List of Disclosures According to POJK 51/2017
Annual Report 2025 1007 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1008
Keselarasan Laporan Keberlanjutan Alignment of the Sustainability Report with
dengan Metrik ESG ESG Metrics
Kinerja Kode Nama Metrik Halaman
Performance Code Matrix Name Page
Laporan Emisi Gas Rumah Kaca
E-01 699, 761
Greenhouse Gas Emissions Report
Intensitas Emisi Gas Rumah Kaca
E-02 761
Greenhouse Gas Emission Intensity
Konsumsi Energi Listrik
E-03 760
Electricity Consumption
Lingkungan Konsumsi Air
E-04 762
Environment Water Consumption
Limbah yang Dihasilkan
E-05 764
Generated Waste
Komitmen Perusahaan untuk Mencapai Target Net Zero Emission
E-06 762
Company Commitment to Achieving Net Zero Emission Target
Komitmen Perusahaan untuk mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca
E-07 762
Company Commitment to Reducing Greenhouse Gas Emissions
Kesetaraan Gender
S-01 81
Gender Equality
Pegawai Berdasarkan Gender dan Kelompok Umur
S-02 81
Employees by Gender and Age Group
Tingkat Pergantian Pegawai
S-03 771
Employee Turnover Rate
Jumlah Pegawai Sementara
S-04 699, 762
Number of Temporary Employees
Pelatihan dan Pengembangan Pegawai
S-05 783
Employee Training and Development
Jumlah Kecelakaan Kerja
S-06 781
Number of Workplace Accidents
Sosial Kejadian Pelanggaran Hak Asasi Manusia
S-07 775
Social Incidents of Human Rights Violations
Kebijakan Pelecehan Seksual dan/atau Non-diskriminasi
S-08 775
Sexual Harassment and/or Non-Discrimination Policy
Kebijakan Mengenai Hak Asasi Manusia
S-09 775
Human Rights Policy
Kebijakan Pekerja Anak dan/atau Pekerja Paksa
S-10 774
Child Labor and/or Forced Labor Policy
Kebijakan Mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta
Lingkungan Kerja yang Aman dan Layak diberikan Kepada
S-11 Seluruh Karyawan 780
Policy on Occupational Health and Safety and Providing a Safe
and Proper Work Environment for All Employees
Tanggung Jawab Sosial
S-12 801
Corporate Social Responsibility
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 1008 Laporan Tahunan 2025
Page 1009
Kinerja Kode Nama Metrik Halaman
Performance Code Matrix Name Page
Keberagaman Manajemen dan Independensi
G-01 342
Management Diversity and Independence
Total Kehadiran Direksi dan Komisaris ke Rapat Dewan
G-02 Total Attendance of Directors and Commissioners at Board 361
Meetings
Kebijakan Pemisahan Chairman of the Board dan CEO
G-03 729
Policy on Separation of Chairman of the Board and CEO
Kebijakan Penilaian Dewan Direksi dan Komisaris
G-04 729
Board of Directors and Commissioners Assessment Policy
Tata Kelola
Kebijakan Pelatihan Dewan Direksi dan Komisaris
Governance G-05 730
Board of Directors and Commissioners Training Policy
Kriteria Khusus Pemilihan Dewan
G-06 729
Specific Criteria for Board Selection
Kode Etik dan/atau Anti-Korupsi
G-07 655
Code of Ethics and/or Anti-Corruption Policy
Kebijakan Perlakuan Adil terhadap Pemegang Saham
G-08 277
Fair Treatment Policy for Shareholders
Pencegahan Konflik Kepentingan
G-09 323
Conflict of Interest Prevention
Annual Report 2025 1009 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1010
Pernyataan Penggunaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia telah melaporkan informasi yang
Statement of use dikutip dalam indeks konten GRI ini untuk periode 1 Januari - 31 Desember
2025 dengan mengacu pada Standar GRI.
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia has reported the information cited
in this GRI content index for the period January 1 - December 31, 2025 with
reference to the GRI Standards.
GRI 1 digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN HALAMAN
GRI STANDARD DISCLOSURE PAGE
GRI 2: Pengungkapan Umum 2021 2-1 Rincian Organisasi
68
GRI 2: General Disclosures 2021 Organizational details
2-2 Entitas yang dicantumkan dalam pelaporan
keberlanjutan organisasi 704
Entities included in the organization’s sustainability reporting
2-3 Periode, frekuensi, dan titik kontak pelaporan
704
Reporting period, frequency and contact point
2-4 Penyajian kembali informasi
704
Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal
704
External assurance
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan hubungan bisnis lain
75
Activities, value chain and other business relationships
2-7 Karyawan
79
Employees
2-8 Pekerja yang bukan karyawan
79
Workers who are not employees
2-9 Struktur dan komposisi tata kelola
728
Governance structure and composition
2-10 Nominasi dan pemlihan badan tata kelola tertinggi
349
Nomination and selection of the highest governance body
2-11 Kepada badan tata kelola tertinggi
314
Chair of the highest governance body
2-12 Peran badan tata kelola tertinggi dalam mengawasi
pengelolaan dampak
728
Role of the highest governance body in overseeing the
management of impacts
2-13 Pembagian tanggung jawab untuk mengelola dampak
728
Delegation of responsibility for managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan 704
Role of the highest governance body in sustainability reporting
2-15 Benturan kepentingan
275
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi yang menjadi perhatian penting
663
Communication of critical concerns
2-17 Pengetahuan kolektif dari badan tata kelola tertinggi
730
Collective knowledge of the highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan tata kelola tertinggi
Evaluation of the performance of the highest governance 342
body
2-19 Kebijakan remunerasi
350
Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan remunerasi
351
Process to determine remuneration
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 1010 Laporan Tahunan 2025
Page 1011
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN HALAMAN
GRI STANDARD DISCLOSURE PAGE
2-21 Rasio jumlah kompensasi tahunan
359
Annual total compensation ratio
2-22 Pernyataan strategi pengembangan berkelanjutan
51
Statement on sustainable development strategy
2-23 Komitmen kebijakan
51
Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen kebijakan
723, 732
Embedding policy commitments
2-25 Proses untuk memulihkan dampak negatif
663
Processes to remediate negative impacts
2-26 Mekanisme untuk meminta saran dan menyampaikan
kekhawatiran 663
Mechanisms for seeking advice and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap hukum dan peraturan
806
Compliance with laws and regulations
2-28 Keanggotaan asosiasi
120
Membership associations
2-29 Pendekatan terhadap pelibatan pemangku kepentingan
734
Approach to stakeholder engagement
2-30 Perjanjian kerja bersama
773
Collective bargaining agreements
GRI 3: Topik Material 2021 3-1 Proses untuk menentukan topik material
705
GRI 3: Material Topics 2021 Process to determine material topics
3-2 Daftar topik material
705
List of material topics
3-3 Pengelolaan topik material 756-758,
Management of material topics 768
GRI 102: Perubahan Iklim 2025 102-4 Target dan kemajuan pengurangan emisi GHG
761
GRI 102: Climate Change 2025 GHG emissions reduction targets and progress
102-5 Emisi GHG Lingkup 1
761
Scope 1 GHG emissions
102-6 Emisi GHG Lingkup 2
761
Scope 2 GHG emissions
102-8 Intensitas emisi GHG
761
GHG emissions intensity
GRI 201: Economic Performance 2016 201-1 Nilai ekonomi langsung yang dihasilkan dan
GRI 201: Kinerja Ekonomi 2016 didistribusikan 746-747
Direct economic value generated and distributed
201-3 Kewajiban rencana manfaat pasti dan rencana pensiun
lainnya 789
Defined benefit plan obligations and other retirement plans
GRI 204: Procurement Practices 2016 204-1 Proporsi pengeluaran untuk pemasok lokal
747
Proportion of spending on local suppliers
Annual Report 2025 1011 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1012
STANDAR GRI PENGUNGKAPAN HALAMAN
GRI STANDARD DISCLOSURE PAGE
GRI 207: Perpajakan 2019 207-1: Pendekatan terhadap Pajak
691
GRI 207: Tax 2019 Approach to tax
207-2: Tata kelola, kontol, dan manajemen risiko pajak
691
Tax governance, control, and risk management
207-3: Pelibatan pemangku kepentingan dan kekhawatiran
manajemen terkait pajak
691
Stakeholder engagement and management of concern
related to tax
207-4: Pelaporan country-by-country
691
Country-by-country reporting
GRI 302: Energy 2016 302-1 Konsumsi energi di dalam organisasi
760
GRI 302: Energi 2016 Energy consumption within the organization
302-3 Intensitas Energi
760
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi energi
759-760
Reduction of energy consumption
GRI 308: Penilaian Lingkungan 308-1 Seleksi pemasok baru dengan menggunakan kriteria
Pemasok 2016 Lingkungan
747
GRI 308: Supplier Environmental New suppliers that were screened using environmental criteria
Assessment 2016
GRI 401: Employment 2016 401-1 Karyawan baru yang direkruit dan perputaran karyawan
771
GRI 401: Ketenagakerjaan 2016 New employee hires and employee turnover
401-2 Manfaat yang diberikan kepada karyawan penuh waktu
yang tidak diberikan kepada karyawan sementara atau paruh
waktu 778
Benefits provided to full-time employees that are not provided
to temporary or part-time employees
401-3 Cuti orang tua
776
Parental leave
GRI 403: Occupational Health and 403-1 Sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja
780
Safety 2018 Occupational health and safety management system
GRI 403: Kesehatan dan
Keselamatan Kerja 2018 403-8 Pekerja yang tercakup dalam sistem manajemen
kesehatan dan keselamatan kerja
781
Workers covered by an occupational health and safety
management system
GRI 404: Training and Education 2016 404-1 Rata-rata jam pelatihan per tahun per karyawan
783
GRI 404: Pelatihan dan Pendidikan 2016 Average hours of training per year per employee
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) 1012 Laporan Tahunan 2025
Page 1013
Annual Report 2025 1013 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Page 1014
Laporan Keuangan Financial Report
Page 1015
Page 1016
Halaman ini sengaja dikosongkan This page is intentionally left blank
Page 1017
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA DAN ENTITAS ANAKNYA INDONESIA AND ITS SUBSIDIARY Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 Beserta Laporan Auditor Independen With Independent Auditor’s Report
Page 1018
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
Daftar Isi Halaman/ Table of Contents
Page
Surat Pernyataan Direksi Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditor’s Report
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 Consolidated Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Consolidated Statements of Profit or Loss and
4
Komprehensif Lain Konsolidasian Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6 Consolidated Statements of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7 Consolidated Statements of Cash Flows
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasian 9 Notes to the Consolidated Financial Statements
Informasi Tambahan: Additional Information:
Laporan Posisi Keuangan Lampiran I/ Statements of Financial Position
Entitas Induk Appendix I of Parent Entity
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Lampiran II/ Statements of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain Entitas Induk Appendix II Comprehensive Income of Parent Entity
Laporan Perubahan Ekuitas Lampiran III/ Statements of Changes in Equity
Entitas Induk Appendix III of Parent Entity
Laporan Arus Kas Lampiran IV/ Statements of Cash Flows
Entitas Induk Appendix IV of Parent Entity
Page 1019
Page 1020
Page 1021
Page 1022
Page 1023
Page 1024
Page 1025
Page 1026
Page 1027
Page 1028
Page 1029
Page 1030
Page 1031
Page 1032
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024*
ASET ASSETS
Kas 2b,2f 43 49 Cash
Current account
Giro pada Bank Indonesia 2b,2e,2g,4,45h 919 775 with Bank Indonesia
Giro pada bank 2b,2e,2g Current accounts with banks
Penugasan Umum 2ah,3,5,41,45h 93,810 1,201,031 General Assignment
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 -- (4) impairment losses
93,810 1,201,027
Penugasan Khusus 1,601,117 16,259 National Interest Account
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai -- -- impairment losses
1,601,117 16,259
1,694,927 1,217,286
Penempatan pada bank 2b,2e,2f,2h Placements with banks
Penugasan Umum 2ah,3,6,41,45h 1,105,288 447,500 General Assignment
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (422) (27) impairment losses
1,104,866 447,473
Penugasan Khusus 14,790,500 924,333 National Interest Account
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (1,098) (55) impairment losses
14,789,402 924,278
15,894,268 1,371,751
Efek-efek 2b,2e,2f,2i,3,7,41,45h 719,531 1,173,253 Securities
2b,2f,2k,2ah
Tagihan derivatif Derivatives receivable
3,8a,45h 220,472 50,674
Pembiayaan dan piutang, Financing and receivables,
pembiayaan dan piutang syariah financing and sharia receivables
Pembiayaan dan piutang, dan Financing and receivables, and
pembiayaan dan piutang syariah financing and sharia receivables
Penugasan Umum General Assignment
Pembiayaan dan piutang 2b,2e,2f,2l,2m
yang diberikan 2ah,3,9,41,45h 46,141,905 44,726,802 Financing and Receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (15,566,719) (14,516,359) impairment losses
30,575,186 30,210,443
Pembiayaan dan piutang 2b,2e,2f,2n,2o Sharia financing and
syariah yang diberikan 2ah,3,9,41,45h 4,634,547 7,152,949 receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (2,819,477) (2,541,149) impairment losses
1,815,070 4,611,800
Penugasan Khusus National Interest Account
Pembiayaan dan piutang 2b,2e,2f,2l,2m
yang diberikan 2ah,3,9,41,45h 6,425,379 4,102,685 Financing and receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (92,450) (73,826) impairment losses
6,332,929 4,028,859
Pembiayaan dan piutang syariah 2b,2e,2f,2n,2o
yang diberikan 2ah,3,9,41,45h 3,547 1,720 Sharia financing and receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (35) (17) impairment losses
3,512 1,703
Total - neto 38,726,697 38,852,805 Total - net
Aset Ijarah 2b,2f,2p,10,45h 96,281 96,281 Ijarah assets
Akumulasi penyusutan (59,567) (27,473) Accumulated depreciation
36,714 68,808
*Direklasifikasi pada Catatan 48 *Reclassified in Note 48
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
1
Page 1033
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL POSITION (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024*
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Piutang Setoran Modal 2x,23 -- 5,000,000 Capital Deposit Receivables
Pajak dibayar di muka 2b,2f,2ah,3,17a,45h 1,647 2,827 Prepaid tax
Biaya dibayar di muka 2b,2f,2w,14,45h 29,624 23,723 Prepaid expenses
Aset kontrak asuransi 2s,2ah,3,12a,45h Insurance contract assets
Penugasan Umum 5,338 2,950 General Assignment
Penugasan Khusus -- 242 National Interest Account
5,338 3,192
Aset kontrak reasuransi 2s,2ah,3,12a,45h Reinsurance contract assets
Penugasan Umum -- 4,638 General Assignment
Penugasan Khusus 3 88 National Interest Account
3 4,726
Piutang penjaminan 6,850 -- Guarantee receivables
Piutang penjaminan ulang 2b,2f,2r,2ah,11a,45h 24,887 3,094 Reguarantee receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (24,887) (3,094) impairment losses
-- --
Tagihan akseptasi 2b,2f,2t,3 Acceptances receivable
Penugasan Umum 2ah,13,45h 150,315 134,076 General Assignment
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (147) (504) impairment losses
150,168 133,572
Penugasan Khusus 8,792 4,571 National Interest Account
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai 2q,3 (17) (17) impairment losses
8,775 4,554
158,943 138,126
Aset tetap Premises and equipment
Harga perolehan 2b,2u,3,15,45h 1,740,491 1,620,424 Cost
Akumulasi penyusutan (787,944) (712,843) Accumulated depreciation
952,547 907,581
Aset pajak tangguhan - neto 2b,2ai,3b,17d,45h 159,768 150,993 Deferred tax assets - net
Aset lain-lain 2b,2v,3,16 159,205 146,428 Other assets
TOTAL ASET 58,767,496 49,112,997 TOTAL ASSETS
*Direklasifikasi pada Catatan 48 *Reclassified in Note 48
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
2
Page 1034
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) FINANCIAL POSITION (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024*
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 2b,2y,45h 41,382 17,283 Current liabilities
Foreign exchange export
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor 2b,2f,45h 242,430 245,116 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi 2b,2e,2f,2t Acceptances payable
Penugasan Umum 2ah,13,45h 150,315 134,076 General Assignment
Penugasan Khusus 8,792 4,571 National Interest Account
159,107 138,647
Utang pajak 2b,2e,2f,17b,45h 6,337 8,728 Taxes payable
Efek-efek utang yang diterbitkan 2b,2a,2z,18,41,45h 4,321,273 8,140,064 Debt securities issued
Liabilitas derivatif 2b,2k,8b,45h 241,145 49,939 Derivatives payable
Pinjaman yang diterima 2b,2e,2f,2aa,2ah,19,41,45h 38,319,169 24,863,560 Fund borrowings
Liabilitas kontrak asuransi 2s,2ah,3,12a,45h Insurance contract liabilities
Penugasan Umum 30 11,829 General Assignment
Penugasan Khusus 52 370 National Interest Account
82 12,199
Liabilitas kontrak reasuransi 2s,2ah,3,12a,45h Reinsurance contract liabilities
Penugasan Umum 844 -- General Assignment
Penugasan Khusus -- -- National Interest Account
844 --
Utang penjaminan 2b,2f,2r,45h Guarantee payable
Penugasan Umum 2,419 1,738 General Assignment
Penugasan Khusus -- -- National Interest Account
2,419 1,738
Estimasi klaim penjaminan 2b,2f,2r Estimated guarantee claim
Penugasan Umum 3b,20,45h 3,846 3,744 General Assignment
Penugasan Khusus 941 441,103 National Interest Account
4,787 444,847
Liabilitas imbalan kerja 2b,2ag,3b,31,41,45h 152,512 139,268 Liability for employee benefits
Liabilitas sewa 2b,2u,21,45h 3,300 2,949 Lease liabilities
2b,2ah
Liabilitas lain-lain 22,45h 1,075,426 1,056,029 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 44,570,213 35,120,367 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Kontribusi modal Pemerintah Government capital contribution
Penugasan Umum 2b,23 23,589,123 23,589,123 General Assignment
Penugasan Khusus 2b,23 19,170,262 19,013,308 National Interest Account
42,759,385 42,602,431
Kerugian yang belum direalisasi Unrealized loss of financial assets
atas efek-efek yang diukur pada nilai at fair value through other
wajar melalui penghasilan komprehensif comprehensive income, net of
lain, setelah pajak tangguhan 2b,2i,7 (8,174) (22,953) deferred tax
Pengukuran kembali Remeasurement of defined
kewajiban imbalan pasti, benefit obligation, net
setelah pajak tangguhan 2b,2ag,31 149,044 148,347 of deferred tax
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya: Appropriated:
Cadangan umum 2b,24 322,161 322,161 General reserve
Cadangan tujuan 2b,24 758,235 758,235 Specific reserve
1,080,396 1,080,396
Belum ditentukan penggunaannya (29,783,369) (29,815,592) Unappropriated
14,197,282 13,992,629
Kepentingan non-pengendali 1 1 Non-controlling interest
TOTAL EKUITAS 14,197,283 13,992,630 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 58,767,496 49,112,997 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
*Direklasifikasi pada Catatan 48 *Reclassified in Note 48
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
3
Page 1035
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024*
PENDAPATAN DAN INCOME AND EXPENSES
BEBAN OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan bunga dan Interest income and
usaha syariah income from sharia
Pendapatan bunga 2b,2ac,25 Interest income
Penugasan Umum 2,193,964 2,663,280 General Assignment
Penugasan Khusus 430,053 312,263 National Interest Account
2,624,017 2,975,543
Usaha syariah 2b,2af,25 Sharia
Penugasan Umum 249,748 390,492 General Assignment
Penugasan Khusus 157 47 National Interest Account
249,905 390,539
Jumlah pendapatan bunga Total interest income and
dan usaha syariah 2,873,922 3,366,082 income from sharia
Pendapatan usaha dari Ujrah 26 5,142 6,904 Income from Ujrah
Beban bunga 2b,2ac,2af,27 (1,913,780) (2,656,651) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA DAN INTEREST INCOME AND
USAHA SYARIAH - NETO 965,284 716,335 INCOME FROM SHARIA - NET
PENDAPATAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA INCOME
Pendapatan dari asuransi Income from insurance
Hasil jasa asuransi dari kontrak Insurance service result
asuransi terbitan 2b,2d,2s,2ae 7,410 8,292 from insurance contract issued
Beban neto dari kontrak Net expense from reinsurance
reasuransi milikan 2b,2d,2s,2ae (6,530) (6,500) contracts held
Penghasilan atau beban keuangan Net insurance finance
asuransi net 2b,2d,2s,2ae 1,309 -- income/expenses
Lainnya (71) -- Others
Total pendapatan dari asuransi 2,118 1,792 Total income from insurance
Pendapatan dari penjaminan 2b,2r,11 488,822 65,792 Income from guarantee
Provisi dan komisi selain dari 2b,2ad Non financing and receivables
pembiayaan dan piutang 49,497 36,938 related fees and commission
Keuntungan transaksi 2b,2ah Gain on foreign exchange
mata uang asing - neto 10,475 4,865 transactions - net
Keuntungan penjualan efek - efek 2b -- 500 Gain on sale of securities
Lain-lain 2b 597,363 153,952 Others
JUMLAH PENDAPATAN TOTAL OTHER
OPERASIONAL LAINNYA - NETO \ 1,148,275 263,839 OPERATING INCOME - NET
Pembentukan cadangan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai aset keuangan 2b,2q,3,28 (1,144,276) (277,774) losses on financial assets
Provision for impairment
Penyisihan kerugian losses on estimated
estimasi klaim penjaminan 2b,2r,3,20 1,104 1,185 guarantee claim
*Direklasifikasi pada Catatan 48 *Reclassified in Note 48
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
4
Page 1036
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024*
BEBAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA EXPENSES
Gaji dan tunjangan 2b,30 (512,309) (437,532)
-- Salaries and benefits
Umum dan administrasi 2b,29 (225,135) (233,520)
-- General and administrative
Lain-lain (8,304) (14,037) Others
JUMLAH BEBAN TOTAL OTHER
OPERASIONAL LAINNYA (745,748) (685,089) OPERATING EXPENSES
LABA OPERASIONAL 224,639 18,496 INCOME FROM OPERATIONS
PENDAPATAN BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - NETO 28,439 63,420 INCOME - NET
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK 253,078 81,916 TAX EXPENSE
(BEBAN) MANFAAT PAJAK 2b,2ai,17c (800) 150,609 TAX (EXPENSE) INCOME
LABA TAHUN BERJALAN 252,278 232,525 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN YANG AKAN INCOME TO BE
DIREKLASIFIKASI RECLASSIFIED TO
KE LABA RUGI PROFIT OR LOSS
Perubahan nilai wajar efek-efek Changes in fair value of
yang diukur pada nilai wajar melalui financial assets at fair value through
penghasilan komprehensif lain - neto 12,262 691 other comprehensive income- net
Pajak terkait dengan
komponen penghasilan Tax related to components of other
komprehensif lainnya 2b,2ai,17d 2,517 (152) comprehensive income
14,779 539
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN YANG TIDAK AKAN INCOME (LOSS) NOT TO BE
DIREKLASIFIKASI RECLASSIFIED TO
KE LABA RUGI PROFIT OR LOSS
Pengukuran kembali Remeasurement of
kewajiban imbalan pasti (155) (2,437) defined benefit obligation
Pajak terkait dengan Tax related to
komponen penghasilan components of other
komprehensif lainnya 2b,2ai,17d 852 536 comprehensive income
697 (1,901)
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN - NETO SETELAH PAJAK 15,476 (1,362) INCOME - NET OF TAX
JUMLAH PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 267,754 231,163 INCOME FOR THE YEAR
Total Penghasilan Tahun Berjalan Total Income For The Year
yang diatribusikan kepada: Attributable to:
Pemilik entitas induk 252,278 232,525 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali -- -- Non-controlling interest
Jumlah 252,278 232,525 Total
Jumlah Penghasilan Komprehensif Total Comprehensive Income
yang diatribusikan kepada: For the Period Attributable to:
Pemilik entitas induk 267,754 231,163 Equity holders of the parent entity
Kepentingan non-pengendali -- -- Non-controlling interest
Jumlah 267,754 231,163 Total
*Direklasifikasi pada Catatan 48 *Reclassified in Note 48
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements taken as a whole
5
Page 1037
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah kecuali dinyatakan lain) (Expressed in million Rupiah unless otherwise stated)
Kerugian
yang belum direalisasi
dari kenaikan nilai wajar
aset keuangan
dalam kelompok
pada nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain
setelah
pajak tangguhan/
Unrealized loss Pengukuran
from increase in the kembali kewajiban
fair value of imbalan pasti,
Kontribusi financial assets setelah pajak Saldo laba/Retained earnings
modal in group at fair value tangguhan/ Telah ditentukan penggunaannya/
Pemerintah/ through Remeasurement Appropriated Kepentingan
Government other comprehensive of defined benefit Belum ditentukan nonpengendali/
Catatan/ capital income net of obligation, Cadangan umum/ Cadangan tujuan/ penggunaannya/ Total/ Non-controlling Total ekuitas/
Notes contribution deferred tax net of deferred tax General reserve Specific reserve Unappropriated Total interest Total Equity
Saldo per 31 Desember 2023 37,602,431 (23,492) 150,248 322,161 758,235 (30,048,117) 8,761,466 1 8,761,467 Balance as of December 31, 2023
Modal tambahan Additional capital
Penugasan Khusus 2a,23 5,000,000 -- -- -- -- -- 5,000,000 -- 5,000,000 National Interest Account
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain of
atas efek-efek yang diukur pada financial assets at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain - neto income- net
setelah pajak tangguhan 2b,2i,7a,17d -- 539 -- -- -- -- 539 -- 539 of deferred tax
Pengukuran kembali kewajiban imbalan Remeasurement of defined benefit
pasti, setelah pajak tangguhan 2b,2ai,17d,31 -- -- (1,901) -- -- -- (1,901) -- (1,901) obligation, net of deferred tax
Laba tahun berjalan -- -- -- -- -- 232,525 232,525 -- 232,525 Income for the year
Saldo per 31 Desember 2024 42,602,431 (22,953) 148,347 322,161 758,235 (29,815,592) 13,992,629 1 13,992,630 Balance as of December 31, 2024
Penerimaan Negara Bukan Pajak Government's not-tax revevue
berdasarkan UU No. 2 tahun 2009 based on Law No.2 year 2009
pasal 20 ayat (2) 2a,23,24 -- -- -- (52,318) -- -- (52,318) -- (52,318) article 20 paragraph 2
Kapitalisasi Modal berdasarkan Capitalization based on
UU No. 2 tahun 2009 Law No.2 year 2019
pasal 20 ayat (2) 2a,23,24 156,954 -- -- (156,954) -- -- -- -- -- article 20 paragraph
Bagian laba pemerintah 2a,24 -- -- -- -- -- (10,783) (10,783) -- (10,783) Government’s profit share
Pembentukan cadangan umum Allocation for general reserve
dan cadangan tujuan 2a,23 -- -- -- 209,272 -- (209,272) -- -- -- and specific reserve
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain of
atas efek-efek yang diukur pada financial assets at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain - neto income- net
setelah pajak tangguhan 2b,2i,7a,17d -- 14,779 -- -- -- -- 14,779 -- 14,779 of deferred tax
Pengukuran kembali kewajiban imbalan Remeasurement of defined benefit
pasti, setelah pajak tangguhan 2b,2ai,17d,31 -- -- 697 -- -- -- 697 -- 697 obligation, net of deferred tax
Laba tahun berjalan -- -- -- -- -- 252,278 252,278 -- 252,278 Income for the year
Saldo per 31 Desember 2025 42,759,385 (8,174) 149,044 322,161 758,235 (29,783,369) 14,197,282 1 14,197,283 Balance as of December 31, 2025
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements
6
Page 1038
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENTS OF CASH FLOW
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi Interest, fees and
dan komisi 2,606,564 2,992,056 commissions received
Pendapatan usaha syariah 284,685 424,917 Sharia income
Pendapatan operasional
Iainnya - neto 695,774 249,697 Other operating income - net
Beban operasional Other operating
Iainnya - neto (542,586) (647,341) expenses - net
Pembayaran bunga Interest and
dan pembiayaan Iainnya (1,984,323) (2,904,799) other financing charges
Pendapatan bukan Non-operating
operasional - neto 28,440 10,222 income - net
Arus kas dari operasi sebelum Cash flows from operations
perubahan aset dan before changes in operating
liabilitas operasi 1,088,554 124,752 assets and liabilities
Perubahan dalam aset Changes in operating assets
dan liabilitas operasi and liabilities
Penurunan(kenaikan) Decrease(increase)
aset operasi: in operating assets:
Tagihan derivatif (169,798) (50,589) Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang (3,181,828) 1,967,909 Financing and receivables
Pembiayaan/piutang syariah 2,521,892 747,569 Sharia financing/receivables
Aset Ijarah -- (96,281) Ijarah assets
Biaya dibayar dimuka (5,900) (3,265) Prepaid expenses
Piutang penjaminan (6,850) 68,421 guarantee receivables
Piutang penjaminan ulang (21,793) (3,094) Reguarantee receivables
Aset kontrak asuransi 1,299 -- Insurance contract assets
Aset kontrak reasuransi 4,723 (795) Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi (20,460) 15,206 Acceptances receivable
Aset lain-lain 5,003 5,228 Other assets
(Penurunan)/kenaikan liabilitas (Decrease)/increase in
operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 24,099 (51,848) Current liabilities
Liabilitas devisa Foreign exchange export
hasil ekspor (2,685) 124,188 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi 20,460 (15,206) Acceptances payable
Utang pajak (2,391) (10,377) Taxes payable
Liabilitas derivatif 191,206 48,462 Derivatives payable
Utang penjaminan 681 (16,689) Guarantee payable
Liabilitas kontrak asuransi (12,116) (2,559) Insurance contract liabilities
Liabilitas kontrak reasuransi 844 -- Reinsurance contract liabilities
Estimasi klaim penjaminan 377 (2,879) Estimated guarantee claim
Liabilitas imbalan kerja 13,089 (5,692) Liability for employee benefits
Liabilitas lain-lain 71,301 140,773 Other liabilities
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas operasi 519,707 2,983,234 operating activities
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements
7
Page 1039
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENTS
KONSOLIDASIAN (Lanjutan) OF CASH FLOW (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Year Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset hak guna (1,116) -- Recognition of right-of-use assets
Pembelian efek-efek tersedia untuk dijual (394,220) -- Purchase of available-for-sale securities
Perolehan aset tetap 2b,15 (125,124) (73,078) Acquisitions of premises
Penerimaan efek-efek dalam Proceeds of marketable
kelompok nilai wajar melalui penghasilan securities at fair value through
komprehensif lainnya 860,202 261,361 other comprehensive income
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas investasi 339,742 188,283 investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima 102,514,431 31,983,829 Proceeds from fund borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima (89,495,362) (26,024,418) Payments of fund borrowings
Pembayaran efek-efek utang yang Payments for matured
diterbitkan yang jatuh tempo (3,821,000) (14,065,226) debt securities issued
Pembayaran liabilitas sewa 21 (3,162) (4,160) Payments of lease liability
Contributed capital received
Penerimaan kontribusi modal from Government of the
dari Pemerintah Republik Indonesia Republic of Indonesia
Penugasan Khusus 2a,23 5,000,000 -- National Interest Account
Pembayaran ke pemerintah sebagai Payments for government as
Penerimaan Negara Bukan Pajak 24 (52,318) -- Goverment non Tax Revenue
Pembayaran bagian laba 24 Payments government’s
pemerintah (10,783) -- profit share
Kas neto diperoleh dari (digunakan Net cash provided by (used in)
untuk) aktivitas pendanaan 14,131,806 (8,109,975) from financing activities
Pengaruh perubahan kurs
mata uang asing pada kas Foreign exchange effect related to
dan setara kas 10,475 4,865 cash and cash equivalents
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO NET INCREASE (DECREASE)
KAS DAN SETARA KAS 15,001,730 (4,933,593) IN CASH AND EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 2,589,947 7,523,540 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 17,591,677 2,589,947 AT END OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI COMPONENTS OF CASH AND
DARI: CASH EQUIVALENTS:
Kas 43 49 Cash
Current account
Giro pada Bank Indonesia 2b,4 919 775 with Bank Indonesia
Giro pada bank 2b,5 1,694,927 1,217,290 Current accounts with banks
Penempatan pada bank - jangka Placements with banks - maturing
waktu jatuh tempo tiga within three months or less
bulan atau kurang sejak tanggal since the acquisition
perolehan 2b,6 15,895,788 1,371,833 date
Total kas dan setara kas 17,591,677 2,589,947 Total cash and cash equivalents
Catatan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari The accompanying notes form integral part of these
laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan consolidated financial statements
8
Page 1040
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum 1. General
1.a. Pendirian dan Pembentukan LPEI 1.a. Establishment and Formation of LPEI
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia was
didirikan dengan nama PT Bank Ekspor established under the name PT Bank Ekspor
Indonesia (Persero) (“BEI”) berdasarkan Indonesia (Persero) (“BEI”) based on
Peraturan Pemerintah No. 37 Tahun 1999 Government Regulation No. 37 of 1999 dated
tanggal 25 Mei 1999, tentang Penyertaan May 25, 1999, regarding the State Capital
Modal Negara Republik Indonesia untuk Participation of the Government of the
Pendirian Perusahaan Perseroan (Persero) di Republic of Indonesia in the Establishment of
Bidang Perbankan. Pendirian Bank ditetapkan a Limited Liability Company (Persero) in the
dengan akta No. 49 tanggal 25 Juni 1999 oleh Banking Sector. The establishment of the
notaris Siti Pertiwi Henny Singgih, S.H. Akta Bank was notarized under deed No. 49 dated
pendirian ini telah disahkan oleh Menteri June 25, 1999 of notary Siti Pertiwi Henny
Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Singgih, S.H. The deed of establishment
Keputusan No. C-13130.HT.01.01-TH.99 approved by the Minister of Justice of the
tanggal 19 Juli 1999 serta diumumkan dalam Republic of Indonesia in its Decision
Berita Negara Republik Indonesia No. 81 Letter No. C-13130.HT.01.01-TH.99 dated
tanggal 8 Oktober 1999, Tambahan No. 6652. July 19, 1999 and published in the State
Gazette of the Republic of Indonesia No. 81
dated October 8, 1999, Supplement No. 6652.
BEI memperoleh izin usaha sebagai bank BEI has a business license to conduct
umum berdasarkan Surat Keputusan commercial banking activities based on the
Gubernur Bank Indonesia Decision Letter No. 1/12/KEP.GBI/1999 dated
No. 1/12/KEP.GBI/1999 tanggal 18 Agustus August 18, 1999 of the Governor of Bank
1999 dan beroperasi secara komersial sejak Indonesia and started commercial operations
tanggal 10 September 1999. Berdasarkan on September 10, 1999. The Bank obtained
Keputusan Deputi Gubernur Bank Indonesia its status as a foreign exchange bank based
No. 2/6/KEP.DpG/2000 tanggal 24 April 2000, on the Decision Letter of the Deputy Governor
Bank memperoleh status sebagai bank of Bank Indonesia No. 2/6/KEP.DpG/2000
devisa. dated April 24, 2000.
Pada tanggal 21 September 2007, BEI telah On September 21, 2007, the BEI obtained its
mendapat izin usaha syariah dari Bank sharia business license from the Bank
Indonesia berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia through Decision Letter
Indonesia No. 9/1494/DPbs. No. 9/1494/DPbs.
Pemegang saham telah menyetujui The stockholder approved the revision of
perubahan pasal 3 anggaran dasar BEI article 3 of the BEI's Articles of Association
tentang Maksud dan Tujuan serta Kegiatan concerning the BEI's objectives and scope of
Usaha BEI berdasarkan (i) Rapat Umum activities based on (i) Shareholder’s
Pemegang Saham Luar Biasa tanggal 19 Mei Extraordinary General Meeting held on May
2003 yang diaktakan dengan akta No. 45 19, 2003 as provided in the deed No. 45
tanggal 21 Mei 2003 oleh notaris dated May 21, 2003 of notary Imas Fatimah,
Imas Fatimah, S.H., yang telah S.H., which was approved by the Minister of
mendapat persetujuan dari Menteri Justice and Human Rights of the Republic of
Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia in its Decision Letter
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C-11539.HT.01.04.TH.2003 dated May
No. C-11539.HT.01.04.TH.2003 tanggal 23, 2003 and was published in the State
23 Mei 2003 dan diumumkan dalam Berita Gazette of the Republic of Indonesia No. 70
Negara Republik Indonesia No. 70 tanggal dated September 2, 2003, Supplement
2 September 2003, Tambahan No. 7838. No. 7838.
Final Draft/09 Februari 2026 9 Paraf:
Page 1041
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.a. Pendirian dan Pembentukan LPEI 1.a. Establishment and Formation of LPEI
(lanjutan) (continued)
Dan (ii) Rapat Umum Pemegang Saham Luar And (ii) Stockholder's Extraordinary General
Biasa tanggal 22 Maret 2007 yang diaktakan Meeting held on March 22, 2007 as provided
dengan Akta No. 15 tanggal 10 Mei 2007 oleh in the Deed No. 15 dated May 10, 2007 of
notaris Imas Fatimah, S.H., yang notary Imas Fatimah, S.H.,
telah mendapat persetujuan dari Menteri which was approved by the Minister of
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Law and Human Rights of the
Indonesia dalam Surat Keputusan Republic of Indonesia in its Decision Letter
No. W7-05624.HT.01.04-TH.2007 tanggal No. W7-05624.HT.01.04-TH.2007 dated May
21 Mei 2007 dan diumumkan dalam Berita 21, 2007 and published in the State Gazette
Negara Republik Indonesia No. 61 tanggal of the Republic of Indonesia No. 61 dated
31 Juli 2007, Tambahan No. 7655. July 31, 2007, Supplement No. 7655.
Di dalam Rapat Umum Pemegang Saham In the Stockholder’s Extraordinary General
Luar Biasa tanggal 18 Juli 2008, yang Meeting held on July 18, 2008 as mentioned
diaktakan dengan Akta No. 2 tanggal in Deed No. 2 dated August 1, 2008 of notary
1 Agustus 2008 oleh notaris Sutjipto, S.H., Sutjipto, S.H., M.Kn. which was approved by
M.Kn. yang telah mendapat persetujuan dari the Minister of Law and Human Rights of the
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republic of Indonesia in its Decision Letter
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-73679.AH.01.02.Year 2008 dated
No. AHU-73679.AH.01.02.Tahun 2008 October 14, 2008, the stockholders approved
tanggal 14 Oktober 2008, pemegang saham the entire changes in the Bank’s Articles of
menyetujui perubahan Anggaran Dasar Association to conform with Law No. 19 Year
Perseroan secara keseluruhan untuk 2003, Law No. 40 Year 2007 and Government
disesuaikan dengan Undang-undang No. 19 Regulation No. 45 Year 2005.
Tahun 2003, Undang-undang No. 40 Tahun
2007 dan Peraturan Pemerintah No. 45
Tahun 2005.
Berdasarkan pasal 3 anggaran dasar BEI, According to article 3 of the BEI's Articles of
maksud dan tujuan BEI adalah turut Association, the BEI's objectives and scope
melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan are to execute and provide assistance to the
dan program pemerintah di bidang ekonomi government in the implementation of its
dan pembangunan nasional pada umumnya, policies and programs in the economic sector
khususnya di bidang pembiayaan and in the national development in general,
perdagangan ekspor impor melalui pemberian particularly in export and import trade
pinjaman/pembiayaan, penjaminan dan/atau financing through the disbursement/financing
asuransi serta jasa konsultasi yang berkaitan of trade financing and providing
dengan pembiayaan perdagangan luar negeri, guarantees/insurance as well as providing
penerus pinjaman pemerintah, termasuk consultations on foreign trade financing, the
menghimpun dana pihak ketiga dalam bentuk disbursement of two-step financing from the
giro, simpanan berjangka atau bentuk Iainnya government, including collecting third-parties
yang dipersamakan dengan itu, memperoleh funds in the form of demand deposits, time
pinjaman dan menerbitkan efek-efek, baik di deposits or other forms, obtaining borrowings
dalam maupun di luar negeri, serta and issuing securities in the local or foreign
melaksanakan kegiatan perbankan syariah. markets, and conducting sharia banking
activities.
Final Draft/09 Februari 2026 10 Paraf:
Page 1042
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.a. Pendirian dan Pembentukan LPEI 1.a. Establishment and Formation of LPEI
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 12 Januari 2009, Gubernur On 12 January 2009, the Governor of Bank
Bank Indonesia telah mencabut izin usaha Indonesia revoked the BEI business license
BEI sebagai tindak lanjut dari diterbitkannya as a follow-up to the issuance of Law No. 2 of
Undang-undang No. 2 Tahun 2009 tentang 2009 concerning the Indonesian Export
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia dan Financing Institution and confirmed that with
menegaskan bahwa dengan dicabutnya izin the revocation of the BEI business license, all
usaha BEI, maka seluruh aktiva dan pasiva assets and liabilities as well as legal rights
serta hak dan kewajiban hukum PT Bank and obligations of PT Bank Ekspor Indonesia
Ekspor Indonesia (Persero) beralih kepada (Persero) transferred to the Indonesian Export
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Financing Institution ("LPEI") as stipulated in
(“LPEI”) sebagaimana diatur dalam Undang- Law No. 2 of 2009 dated January 12, 2009
undang No. 2 Tahun 2009 tanggal 12 Januari concerning LPEI.
2009 tentang LPEI.
Undang-undang No. 2 Tahun 2009 tanggal Law No. 2 Year 2009 dated January 12, 2009
12 Januari 2009 tentang LPEI Pasal 48 about LPEI Article 48 states maximum of 9
menyebutkan bahwa paling lama 9 (sembilan) (nine) months since the Law was
bulan sejak Undang-undang ini diundangkan, promulgated, LPEI started to operate, so that
LPEI mulai beroperasi, sehingga berdasarkan based on Decree of the Financial Minister
Keputusan Menteri Keuangan No. 336/KMK.06/2009 dated August 24, 2009,
No. 336/KMK.06/2009 tanggal 24 Agustus the Government of Republic of Indonesia
2009, Pemerintah Negara Republik Indonesia decided that September 1, 2009 is the start of
menetapkan bahwa tanggal 1 September operation date of LPEI. When LPEI started to
2009 sebagai tanggal mulai beroperasinya operate, the BEI was dissolved and effective
LPEI. Pada saat mulai beroperasinya LPEI, immediately, all legal assets and liabilities as
maka BEI dinyatakan bubar dan seketika itu well as rights and obligations of BEI
pula seluruh aktiva dan pasiva serta hak dan employees become the legal assets and
kewajiban hukum BEI dan pegawai BEI liabilities, as well as the rights and obligations
tersebut beralih menjadi aktiva dan pasiva of employees of LPEI.
serta hak dan kewajiban hukum LPEI dan
pegawai LPEI.
Berdasarkan Pernyataan Keputusan Rapat Based on the decision statement of the BEI
Umum Pemegang Saham Luar Biasa BEI Stockholder's Extraordinary General Meeting
yang diaktakan No. 16 tanggal 31 Agustus as mentioned in the deed No. 16 dated
2009 oleh Notaris Ny. Anne Meyanne Alwie, August 31, 2009 of notary Ms. Anne Meyanne
S.H., pemegang saham memutuskan Alwie, S.H., the stockholders decided among
di antaranya: others to:
• Mengalihkan seluruh aktiva dan pasiva • • Transfer all the assets and liabilities,
serta hak dan kewajiban hukum BEI rights and obligations legal of the BEI to
menjadi aktiva dan pasiva serta hak dan become the legal assets and liabilities and
kewajiban hukum LPEI. rights and obligations legal of LPEI.
• Mengalihkan semua pegawai BEI menjadi • • Transfer all of the BEI’s employees to
pegawai LPEI termasuk namun tidak become employees of LPEI including but
terbatas pada masa kerja, penghargaan not limited to the working period, employee
masa kerja, dan jasa produksi pegawai benefits and employee production service
yang telah dibiayakan sampai dengan that had been expensed up to August 31,
31 Agustus 2009. 2009.
• Pembubaran BEI tanpa likuidasi. • • Dissolution of the BEI without liquidation.
Final Draft/09 Februari 2026 11 Paraf:
Page 1043
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.a. Pendirian dan Pembentukan LPEI 1.a. Establishment and Formation of LPEI
(lanjutan) (continued)
LPEI akan lebih berfokus dalam menjalankan LPEI will be more focused on running the
kegiatan usaha berupa pembiayaan, business activities of financing, guarantees,
penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi insurance, and consulting services in order to
dalam rangka ekspor. Keberadaan LPEI juga export. The presence of LPEI also will provide
akan memberikan garansi atas berbagai risiko warranty for a variety of risk that has not been
yang selama ini tidak diberikan oleh bank granted by commercial banks. Foreign parties
komersial. Pihak asing akan lebih mempunyai will have more confidence in LPEI because
keyakinan atas LPEI karena LPEI merupakan LPEI is part of the Government and was
bagian dari Pemerintah dan dibentuk formed based on law (sovereign). LPEI can
berdasarkan atas undang-undang also set the prudential norm of his own. In
(sovereign). LPEI juga bisa mengatur addition, the structure of LPEI use One Board
prudential norm-nya sendiri. Selain itu, System would be effective for decision
struktur organisasi LPEI yang menggunakan making.
One Board System tentu akan bisa
mengefektifkan pengambilan keputusan.
Kegiatan usaha LPEI adalah: LPEI business activities are:
a. Memberikan pembiayaan konvensional b. a. Provides local and international financing
maupun secara prinsip syariah baik di and receivable under the conventional and
dalam negeri maupun di luar negeri; Syariah principles;
b. Penjaminan yang meliputi: penjaminan c. b. Guarantee that includes: underwriting for
bagi eksportir Indonesia atas pembayaran Indonesian exporters for payment received
yang diterima dari pembeli barang/jasa di from the buyer of goods/services
luar negeri, penjaminan bagi importir overseas, guarantee for importers of
barang/jasa Indonesia di luar negeri atas goods/services from Indonesia to overseas
pembayaran yang telah diberikan, for the payment of which has been given,
penjaminan bagi bank yang menyediakan which provides a guarantee for bank
pembiayaan transaksi ekspor kepada financing on export transactions to
eksportir Indonesia, serta penjaminan Indonesian exporters, as well as
dalam rangka tender terkait dengan guarantee in order to tender related to the
pelaksanaan proyek yang seluruhnya atau implementation of the project in whole or in
sebagian merupakan kegiatan yang part which is supporting export activity;
menunjang ekspor;
c. Asuransi ekspor yang meliputi asuransi d. c. Export insurances cover the risk of failure
atas risiko kegagalan ekspor, asuransi on export, failure to pay, the investment by
atas risiko kegagalan bayar, asuransi atas insurance Indonesian companies abroad,
investasi yang dilakukan perusahaan and/or political risk insurance in a
Indonesia di luar negeri, dan/atau asuransi country's export destination;
atas risiko politik di suatu negara yang
menjadi tujuan ekspor;
d. Bimbingan dan jasa konsultasi kepada e. d. Provides guidance and consulting services
bank, lembaga keuangan, eksportir, to banks, financial institutions, exporters,
produsen barang ekspor, khususnya manufacturers of export goods, especially
usaha mikro, kecil, menengah, dan micro, small, medium, and cooperatives to
koperasi untuk membantu mengatasi help overcome the barriers faced by
hambatan yang dihadapi oleh banks/financial institutions in providing
bank/lembaga keuangan dalam financing to exporters with commercial
penyediaan pembiayaan bagi eksportir potential and/or important to the economic
yang secara komersial cukup potensial development of lndonesia.
dan/atau penting bagi perkembangan
ekonomi lndonesia.
Final Draft/09 Februari 2026 12 Paraf:
Page 1044
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.a. Pendirian dan Pembentukan LPEI 1.a. Establishment and Formation of LPEI
(lanjutan) (continued)
Untuk membiayai kegiatan dalam To finance its activities in order to conduct the
melaksanakan Penugasan Umum, LPEI General Assignment, LPEI can obtain funds
dapat memperoleh dana yang berasal dari: derived from:
a. Penerbitan surat berharga; a. a. Issuance of securities;
b. Pinjaman jangka pendek, jangka a. b. Short-term loan, medium-term, and/or
menengah, dan/atau jangka panjang dari long-term Indonesia government, foreign
pemerintah Indonesia, pemerintah asing, governments, multilateral institutions,
lembaga multilateral, bank serta lembaga banks and financial institutions and finance
keuangan dan pembiayaan, baik di dalam loans, both at domestic and abroad;
maupun luar negeri;
c. Hibah; b. c. Grant;
d. Penempatan dana oleh Bank Indonesia. c. d. Placement of funds by Bank Indonesia.
d.
Penugasan Khusus atau National Interest The Special Assignment or National Interest
Account (NIA) adalah penugasan yang Account (NIA) was assigned from government
diberikan pemerintah kepada LPEI untuk to LPEI to provide export financing for
menyediakan pembiayaan ekspor atas transactions or projects that is difficult to be
transaksi atau proyek yang secara komersial implemented commercially, but its required by
sulit dilaksanakan, tetapi dianggap perlu oleh the government to support the government
pemerintah untuk menunjang kebijakan atau policies or export program.
program ekspor.
Penugasan Khusus kepada LPEI bertujuan This NIA assignment to LPEI aims to help in
untuk membantu memberikan pembiayaan providing finance to the area that is not
pada area yang tidak dimasuki oleh bank atau accessible by banks or commercial financial
lembaga keuangan komersial yang enggan institutions that are reluctant or do not have
atau tidak memiliki kemampuan dalam hal the capacity in terms of competitive financing
pembiayaan yang kompetitif dan kemampuan and the ability to absorb risks, it must meet
menyerap risiko, namun harus memenuhi the criteria to enhance competitiveness and
kriteria meningkatkan daya saing dan nilai value-added indonesian products, support the
tambah produk Indonesia, mendukung growth of the domestic industry and has the
pertumbuhan industri dalam negeri dan potential for improvement and long-term
memiliki potensi peningkatan dan export development.
pengembangan ekspor jangka panjang.
1.b. Penugasan Khusus Ekspor (PKE) 1.b. National Interest Account (NIA)
Berdasarkan mandat Undang-Undang Based on the mandate of Law No. 2 Year
Nomor 2 Tahun 2009, LPEI dapat 2009, LPEI is able to provide financing for the
memberikan pembiayaan atas transaksi atau transaction or project that is commercially
proyek yang secara komersial sulit difficult to implement, but is considered
dilaksanakan, namun dianggap perlu oleh necessary by the Government to support a
Pemerintah untuk menunjang kebijakan atau national export policy or program/National
program ekspor nasional/Penugasan Khusus Interest Account (NIA). This special
Ekspor (PKE). Penugasan khusus ini menjadi assignment becomes strategic because it
strategis karena bertujuan untuk aims to improve the competitiveness and
meningkatkan daya saing dan nilai tambah value-added products of Indonesia,
produk Indonesia, mendukung pertumbuhan supporting the growth of the domestic
industri dalam negeri, dan memiliki potensi industry, and has the potential for
peningkatan dan pengembangan ekspor improvement and long-term export
jangka panjang. development.
Final Draft/09 Februari 2026 13 Paraf:
Page 1045
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.b. Penugasan Khusus Ekspor (PKE) 1.b. National Interest Account (NIA)
(lanjutan) (continued)
Kegiatan usaha LPEI dalam rangka The business activities of LPEI in the
Penugasan Khusus dapat diberikan secara framework of NIA can be administered either
konvensional maupun berdasarkan prinsip through conventional or based on sharia
syariah yang meliputi pembiayaan, principles that include financing, guarantees
penjaminan, dan asuransi kepada badan and insurance to both legal entities and other
usaha yang berbentuk badan hukum maupun entities including individuals who live inside or
yang tidak berbentuk badan hukum termasuk outside the territory of the Republic Indonesia.
perorangan yang berdomisili di dalam atau di
luar wilayah Negara Republik Indonesia.
Di tahun 2015, LPEI telah mendapatkan In 2015, LPEI has obtained a NIA
penugasan PKE dari Pemerintah melalui assignment from the Government through the
Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Regulation of Minister of Finance (PMK)
No. 134/PMK.08/2015 tentang Penugasan No. 134/PMK.08/2015 on National Interest
Khusus Kepada Lembaga Pembiayaan Account Assignment To Lembaga
Ekspor Indonesia yang ditetapkan tanggal Pembiayaan Ekspor Indonesia issued on
14 Juli 2015 yang telah dua kali diubah yaitu July 14, 2015 which has been amended twice
pada tahun 2017 dengan PMK In 2017, with PMK No. 198/PMK.08/2017 on
No. 198/PMK.08/2017 tentang Penugasan National Interest Account Assignment to LPEI
Khusus kepada LPEI yang ditetapkan tanggal dated December 21, 2017 and In 2021, with
21 Desember 2017 dan pada tahun 2021, PMK No. 183/PMK.08/2021 regarding
dengan PMK No. 183/PMK.08/2021 tentang National Interest Account Assignment to LPEI
Penugasan Khusus kepada LPEI yang dated December 14, 2021. The
ditetapkan tanggal 14 Desember 2021. implementation of the mandate is set out in
Pelaksanaan atas mandat tersebut diatur Decree of the Minister of Finance (KMK).
dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK).
Pada tahun 2015, Menteri Keuangan In 2015, the Minister of Finance issued KMK
menerbitkan KMK No. 1156/KMK.08/2015 No. 1156/KMK.08/2015 dated November 13,
tanggal 13 November 2015 tentang 2015 on Special Assignment LPEI to Provide
Penugasan Khusus Kepada LPEI untuk Financing for Export of Passenger
Menyediakan Pembiayaan Ekspor Produk Railway Carriages Product. KMK
Gerbong Penumpang Kereta Api. KMK No. No. 1231/KMK.08/2015 dated December 8,
1231/KMK.08/2015 tanggal 8 Desember 2015 2015 on Special Assignment To LPEI
tentang Penugasan Khusus Kepada LPEI Economic Policy Package To Support
Untuk Mendukung Paket Kebijakan Ekonomi Government in 2015 which amended based
Pemerintah Tahun 2015 yang diubah on KMK No. 167/KMK.08/2016 dated March
berdasarkan KMK No. 167/KMK.08/2016 8, 2016 on the Amendment to Decree of the
tanggal 8 Maret 2016 tentang Perubahan Minister of Finance No. 1231/KMK.08/2015 on
Atas Keputusan Menteri Keuangan Special Assignment to LPEI to Support
No. 1231/KMK.08/2015 tentang Penugasan Government Economic Policy Package year
Khusus Kepada LPEI untuk Mendukung 2015.
Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah Tahun
2015.
Final Draft/09 Februari 2026 14 Paraf:
Page 1046
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.b. Penugasan Khusus Ekspor (PKE) 1.b. National Interest Account (NIA)
(lanjutan) (continued)
Pada tahun 2017, Menteri Keuangan In 2017, the Minister of Finance issued KMK
menerbitkan KMK No. 374/KMK.08/2017 No. 374/KMK.08/2017 on Special Assignment
tentang Penugasan Khusus Kepada LPEI LPEI to Provide Financing for Export of
untuk Menyediakan Pembiayaan Ekspor Passenger Railway Carriages Products dated
Gerbong Penumpang Kereta Api yang on May 12, 2017 with Bangladesh and has
ditetapkan tanggal 12 Mei 2017 dengan been amended based on the KMK
negara tujuan ke Bangladesh yang No. 513/KMK.08/2018 regarding changes of
sudah diubah berdasarkan KMK KMK No. 374/KMK.08/2017 on National
No. 513/KMK.08/2018 tentang Perubahan Interest Account Assignment to LPEI to
atas KMK No. 374/KMK.08/2017 tentang Provide Financing for Export of Passenger
Penugasan Khusus Kepada LPEI untuk Railway Carriages Products with Bangladesh
Menyediakan Pembiayaan Ekspor Kereta and Srilangka as the country of
Penumpang dan Gerbong Barang Kereta Api destination and has term of assignment until
dengan Negara tujuan ke Bangladesh dan December 31, 2020 taking into account the
Srilanka yang memiliki jangka waktu allocation of funds.
penugasan sampai dengan 31 Desember
2020 dengan mempertimbangkan alokasi
dana.
LPEI juga mendapatkan penugasan khusus LPEI has obtained a special assignment from
dari Pemerintah melalui KMK the Government through the KMK
No. 649/KMK.08/2017 tentang Penugasan No. 649/KMK.08/2017 on Special Assignment
Khusus Kepada LPEI untuk menyediakan LPEI to Provide Financing for Export of
Pembiayaan Ekspor Pesawat Udara yang Aircrafts dated on September 5, 2017 with the
ditetapkan tanggal 5 September 2017 dengan countries of destination Thailand, Nepal,
negara tujuan ke Thailand, Nepal, Uni Emirat United Arab Emirates, and countries in the
Arab, dan negara - negara di kawasan Afrika African region that are not in the embargo of
yang tidak diembargo Perserikatan Bangsa- the United Nations and have been amended
Bangsa dan telah diubah berdasarkan KMK based on KMK No. 512/KMK.08/2018
No. 512/KMK.08/2018 tentang Perubahan regarding changes of KMK No.
atas KMK No. 649/KMK.08/2017 tentang 649/KMK.08/2017 on National Interest
Penugasan Khusus kepada LPEI untuk Account Assignment to LPEI to Provide
Menyediakan Pembiayaan Ekspor Pesawat Aircraft Export Financing which has an
Udara yang memiliki jangka waktu penugasan assignment period until December 31, 2020
sampai dengan 31 Desember 2020 dengan taking into account the availability of fund
mempertimbangkan ketersediaan alokasi allocation.
dana.
Final Draft/09 Februari 2026 15 Paraf:
Page 1047
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.b. Penugasan Khusus Ekspor (PKE) 1.b. National Interest Account (NIA)
(lanjutan) (continued)
Pada tahun 2019, Menteri Keuangan In 2019, the Minister of Finance issued the
menerbitkan KMK No. 01/KMK.08/2019 KMK No. 01/KMK.08/2019 dated January 2,
tanggal 2 Januari 2019 sebagai 2019 regarding Changes of KMK No.
Adendum KMK No.787/KMK.08/2017 tanggal 787/KMK.08/2017 dated November 6, 2017
6 November 2017 tentang Penugasan Khusus on National Interest Account Assignment to
Kepada LPEI untuk Mendorong Ekspor ke LPEI to Provide Financing Exports to Africa,
Negara Kawasan Afrika, Asia Selatan, dan South Asia, and the Middle East and issued
Timur Tengah dan telah diterbitkan KMK No. the KMK No. 685/KMK.08/2019 dated August
685/KMK.08/2019 tanggal 27 Agustus 2019 27, 2019 and have been amended based on
dan telah diubah berdasarkan KMK No. the KMK No. 387/KMK.08/2022 dated
387/KMK.08/2022 tanggal 23 September September 23, 2022 regarding changes of
2022 sebagai Addendum KMK No. the KMK No. 685/KMK.08/2019 dated August
685/KMK.08/2019 tanggal 27 Agustus 2019 27, 2019 regarding National Interest Account
tentang Penugasan Khusus kepada LPEI Assignment to LPEI to developing Mandalika
dalam rangka Pengembangan Pariwisata Special Economic Zone Tourism.
Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.
Pada tahun 2020, Menteri Keuangan In 2020, the Minister of Finance issued the
menerbitkan KMK No.372/KMK.08/2020 KMK No. 372/KMK.08/2020 dated August 11,
tanggal 11 Agustus 2020 dan telah 2020 and has been updated based on the
diperbaharui berdasarkan KMK No. Decree of KMK No. 409/KMK.08/2021 dated
409/KMK.08/2021 tanggal 21 September September 21, 2021 revision of KMK
2021 tentang Perubahan Atas KMK No. No. 372/KMK.08/2020 dated August 11, 2020
372/KMK.08/2020 tanggal 11 Agustus 2020 regarding National Interest Account
tentang Penugasan Khusus Kepada LPEI Assignment to LPEI to Supporting the Export
dalam Rangka Mendukung Sektor Usaha Oriented Small and Medium Enterprises
Kecil dan Menengah Berorientasi Ekspor, Sector, with a term of assignment period until
dengan jangka penugasan sampai dengan December 31, 2025.
31 Desember 2025.
Pada tahun 2020, juga Menteri Keuangan In 2020, also the Minister of Finance issued
menerbitkan KMK No. 428/KMK.08/2020 the KMK No. 428/KMK.08/2020 dated
tanggal 23 September 2020 tentang September 23, 2020 regarding National
Penugasan Khusus kepada LPEI untuk Interest Account Assignment to LPEI to
Mendukung Industri Penerbangan Indonesia, Supporting the Indonesian Aviation Industry,
dengan jangka penugasan sampai dengan with a term of assignment period until
31 Desember 2021. December 31, 2021.
Final Draft/09 Februari 2026 16 Paraf:
Page 1048
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.b. Penugasan Khusus Ekspor (PKE) 1.b. National Interest Account (NIA
(lanjutan) (continued)
Serta di 2020, Menteri Keuangan menerbitkan In 2020, the Minister of Finance issued
KMK No. 526/KMK.08/2020 tanggal 18 the KMK No. 526/KMK.08/2020 dated
November 2020 yang telah diubah November 18, 2020 and has been amended
berdasarkan KMK No. 410/KMK.08/2021 based on the KMK No. 410/KMK.08/2021
tanggal 21 September 2021 tentang dated September 21, 2021 revision of KMK
Perubahan Atas KMK No. 526/KMK.08/2020 No. 526/KMK.08/2020 dated November 18,
tanggal 18 November 2020 tentang 2020 regarding National Interest Account
Penugasan Khusus kepada LPEI untuk Assignment to LPEI to Provide Trade Finance
Menyediakan Fasilitas Trade Finance dalam Facilities in Order to Support National
Rangka Mendukung Pemulihan Ekonomi Economic Recovery, with a term of
Nasional, dengan jangka penugasan sampai assignment period until December 31, 2022.
dengan 31 Desember 2022.
Pada tahun 2021, Menteri Keuangan In 2021, the Minister of Finance issued the
menerbitkan KMK No. 406/KMK.08/2021 KMK No. 406/KMK.08/2021 dated September
tanggal 21 September 2021 tentang 21, 2021 regarding Special Assignment to
Penugasan Khusus kepada LPEI untuk LPEI to Provide Export Financing in Order to
Menyediakan Pembiayaan Ekspor dalam Support the Transportation Equipment
Rangka Mendukung Industri Alat Transportasi Industry with an assignment period until
dengan jangka penugasan sampai dengan December 31, 2026.
31 Desember 2026.
Berdasarkan Pasal 9 PML No. According to Article 9 PMK No.
183/PMK/08/2021 tentang penugasan khusus 183/PMK/08/2021 on special assignment to
kepada LPEI, perlu dibentuk komite the LPEI, committees for NIA need to be
penugasan khusus. established.
Dalam rangka pelaksanaan tugas komite, In order to execute the task of the committee,
Ketua komite membentuk tim teknis, komite the Chairman of the committee formed a
bertanggung jawab dan melaporkan hasil technical team, the committee which is
pelaksanaan tugasnya kepada Kementerian responsible and report on performance of its
Keuangan. duties to the Ministry of Finance.
Dalam rangka memperoleh masukan terkait In order to obtain feedback regarding the
kebijakan kementerian sektor sesuai surat appropriate sector ministry policy decision in
KMK No. 191/KMK.08/2016, dibentuk accordance with the KMK
kelompok advisori yang merupakan No. 191/KMK.08/2016, Advisory Group
perwakilan dari Kementerian/Lembaga comprising representatives of the
Pemerintah Non Kementerian. Ministries/Non-ministries Government
Organization has been formed.
Berdasarkan surat KMK No. 66/KMK.08/2020, Based on the KMK No. 66/KMK.08/2020,
tentang Pembentukan Komite Penugasan about establishing committess for NIA in
Khusus Ekspor Tahun 2020, masa kerja 2020, the tenure of committees and Advisory
komite dan kelompok Advisori ditetapkan Group is set for 12 (twelve) months from
selama 12 (dua belas) bulan terhitung mulai January 1, 2020 until December 31, 2020.
tanggal 1 Januari 2020 sampai dengan
31 Desember 2020.
Final Draft/09 Februari 2026 17 Paraf:
Page 1049
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.b. Penugasan Khusus Ekspor (PKE) 1.b. National Interest Account (NIA)
(lanjutan) (continued)
Berdasarkan KMK No. 36/KMK.08/2021, Based on the KMK No. 36/KMK.08/2021,
tentang Pembentukan Komite Penugasan about establishing committees for NIA in
Khusus Ekspor Tahun 2021, ditetapkan 2021, the tenure of committees and Advisory
selama 12 (dua belas) bulan terhitung mulai Group is set for 12 (twelve) months from
tanggal 1 Januari 2021 sampai dengan January 1, 2021 until December 31, 2021.
31 Desember 2021.
PMK No. 183/PMK.08/2021 tentang LPEI juga PMK No. 183/PMK.08/2021 on LPEI also
memuat tata cara pengajuan usul program includes procedure of filing a national export
ekspor nasional dari kementerian dan program proposals of ministries and
lembaga, sumber dana, denda, provisi agencies, sources of funds, fines,
penjaminan, premi asuransi, penggantian underwriting fees, insurance premiums,
kerugian, pembentukan komite penugasan indemnities, committees, and special
khusus ekspor, dan pembayaran. assignments export payments.
Pada tahun 2022, telah diterbitkan In 2022, the KMK No. 272/KMK.08/2022 dated
KMK No. 272/KMK.08/2022 tanggal 5 Juli 2022 July 5, 2022 regarding National Interest
tentang Penugasan Khusus Kepada LPEI Account Assignment to LPEI to Developing
Untuk Pengembangan Infrastruktur Marina dan Marina Infrastructure and Tourism Support in
Penunjang Pariwisata Pada Destinasi Super Priority Tourism Destinations with an
Pariwisata Super Prioritas dengan jangka assignment period until December 31, 2024.
penugasan sampai dengan 31 Desember 2024.
Kegiatan usaha LPEI dalam Penugasan LPEI’s business activities in NIA include the
Khusus: following:
a. Memberikan pembiayaan konvensional a. Provides conventional and sharia
maupun secara prinsip syariah, baik di financing both domestic and overseas;
dalam negeri maupun di luar negeri;
b. Penjaminan yang meliputi Penjaminan b. Guarantees for Indonesian exporters on
bagi eksportir Indonesia atas pembayaran payments received from the buyer of
yang diterima dari pembeli barang goods and/or services abroad, guarantee
dan/atau jasa diluar negeri, penjaminan for banks that become partners in
bagi bank yang menjadi mitra penyediaan providing financing transactions that have
pembiayaan transaksi yang telah been provided to the Indonesian
diberikan kepada eksportir Indonesia; exporters;
c. Asuransi yang meliputi asuransi atas c. Insurance that cover against payment
risiko gagal bayar, asuransi atas investasi default, insurance on the investments
yang dilakukan oleh perusahaan made by the Indonesian company in
Indonesia di luar negeri, dan/atau overseas, and/or insurance on political
asuransi risiko politik. risk.
Untuk membiayai kegiatannya dalam rangka To finance its activities in the framework of a
penugasan khusus, LPEI dapat memperoleh special assignment (National Interest
dana yang berasal dari: Account), LPEI can obtain funds from:
a. Anggaran pendapatan dan belanja negara a. State budget of revenues and
berupa penyertaan modal negara yang expenditures in the form of equity
diakui dalam ekuitas LPEI sebagaimana participation which is recognized in LPEI’s
penambahan modal dan/atau bentuk lain equity as additional capital and/or other
yang diatur dalam peraturan menteri; forms stipulated in the ministerial
regulations;
Final Draft/09 Februari 2026 18 Paraf:
Page 1050
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.b. Penugasan Khusus Ekspor (PKE) 1.b. National Interest Account (NIA) (continued)
(lanjutan)
Untuk membiayai kegiatannya dalam rangka To finance its activities in the framework of a
penugasan khusus, LPEI dapat memperoleh special assignment (National Interest
dana yang berasal dari: (lanjutan) Account), LPEI can obtain funds from:
(continued)
b. Bagian kapitalisasi modal LPEI untuk b. Part of capitalization of LPEI’s equity for
Dana Penugasan Khusus sesuai dengan NIA stipulated in the requirements of law;
ketentuan perundang-undangan;
c. Sumber lain yang sah sesuai dengan c. Other legitimate sources in accordance
ketentuan peraturan perundang- with the requirements of law.
undangan.
Dalam memperkuat struktur permodalan dan In strengthening the capital structure and
meningkatkan kapasitas usaha pelaksanaan increase the capacity of business for the
Penugasan Khusus Pemerintah kepada LPEI implementation of NIA to export financing to
guna mendukung program ekspor nasional support export programs nationwide,
pada tanggal 31 Desember 2024, Negara December 31, 2024, the Republic of
Republik Indonesia telah menyetorkan Indonesia has injected additional equity
penambahan penyertaan modal negara participation amounting to Rp5,000,000 to
sebesar Rp5.000.000 untuk LPEI. Modal LPEI, respectively. The capital injection was
tersebut efektif diterima pada tanggal received on January 2, 2025.
2 Januari 2025.
Dana dalam rekening Penugasan Khusus The funds available under NIA bank account
hanya dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan can only be used for the implementation of
Penugasan Khusus. Pendanaan program NIA program. Financing for NIA program is
Penugasan Khusus dibatasi paling banyak limited to the accumulated funds of NIA, after
sebesar akumulasi dana Penugasan Khusus, taking into account all of the related costs.
setelah memperhitungkan seluruh biaya The cost of NIA includes cost of fund,
terkait. Biaya terkait program Penugasan allowance for impairment, and operational
Khusus meliputi biaya dana, cadangan expense charge by LPEI.
kerugian penurunan nilai, dan biaya
operasional lain yang dibebankan oleh LPEI.
1.c. Jaringan Kantor 1.c.
1.a.Office Network
1.b.
Kantor LPEI berlokasi di Prosperity Tower, LPEI office is located at the Prosperity Tower,
District 8, Jalan Jenderal Sudirman Kavling District 8, Jenderal Sudirman Street Lot 52-
52-53, Jakarta - 12190. Pada tanggal 53, Jakarta - 12190. As of
31 Desember 2025 dan 2024, LPEI December 31, 2025 and 2024, LPEI has three
mempunyai tiga kantor wilayah yaitu Kantor regional offices which are Regional Office I
Wilayah I yang membawahi Wilayah Jakarta, covers Jakarta, Medan Branch, and Batam
Kantor Cabang Medan, dan Kantor Marketing Office; Regional Office II covers
Pemasaran Batam; Kantor Wilayah II Surssssakarta Branch Office and Balikpapan
membawahi Kantor Cabang Surakarta dan Marketing, and Office Regional Office III
Kantor Pemasaran Balikpapan; dan Kantor covers Makasar Branch and Denpasar
Wilayah III membawahi Kantor Cabang Marketing Office.
Makasar dan Kantor Pemasaran Denpasar.
Final Draft/09 Februari 2026 19 Paraf:
Page 1051
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.c.Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai Audit Committee and Employees
1.d.
Susunan Dewan Direktur LPEI pada tanggal- The composition of the Board of Directors of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah LPEI as of December 31, 2025 and 2024, are
sebagai berikut: as follows:
2025 2024
Ketua Dewan Direktur merangkap Chairman of Board of Directors
Direktur Eksekutif 1) Sukatmo Padmosukarso Yon Arsal concurrently Executive Director 1)
Anggota Dewan Direktur 2) Yon Arsal Kasan Member of Board of Directors 2)
Anggota Dewan Direktur 3) Dwi Teguh Wibowo Arus Gunawan Member of Board of Directors 3)
Anggota Dewan Direktur 4) Fajarini Puntodewi Dwi Teguh Wibowo Member of Board of Directors 4)
Anggota Dewan Direktur 5) Doddy Rahadi - Member of Board of Directors 5)
Anggota Dewan Direktur 6) Bambang Setyatmojo - Member of Board of Directors 6)
1) Berdasarkan Surat Perintah Menteri 1.e. 1) Based on Instruction Letter from the
Keuangan Nomor PRIN-3/MK.06/2024 Minister of Finance Number PRIN-
tanggal 23 Desember 2024, Yon Arsal 3/MK.06/2024 dated on December 23,
diperintah melaksanakan tugas sebagai 2024, Yon Arsal was assigned as the
Pelaksana Tugas (Plt) pada jabatan Acting (Act) of Chairman of the Board of
Ketua Dewan Direktur merangkap Directors and concurrently as Executive
Direktur Eksekutif LPEI terhitung sejak Director LPEI effective since December
tanggal 24 Desember 2024. Berdasarkan 24, 2024. Based on Decree of Minister of
Surat Keputusan Menteri Keuangan No. Finance No. 13 Year 2025 regarding
13 Tahun 2025 tentang Pemberhentian Dismissal and Appointment of Members
dan Pengangkatan Anggota Dewan of the Board of Directors of
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Indonesia tanggal 24 Januari 2025, dated January 24, 2025, Sukatmo
mengangkat Sukatmo Padmosukarso Padmosukarso was appointed as a
sebagai Anggota Dewan Direktur sejak Member of the Board of Directors since
24 Januari 2025 dengan masa jabatan January 24, 2025 for a tenure of 5 (five)
selama 5 (lima) tahun. Berdasarkan Surat years.Based on Decree of Minister of
Keputusan Menteri Keuangan No. 392 Finance No. 392 tahun 2025 regarding
tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Dismissal and Reappointment of
Penetapan Ketua Dewan Direktur Chairman of the Board of Directors and
Merangkap Direktur Eksekutif Lembaga concurrently as Executive Director
Pembiayaan Ekspor Indonesia tanggal Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
31 Desember 2025, Sukatmo dated December 31, 2025, Sukatmo
Padmosukarso diangkat sebagai ketua Padmosukarso was appointed as a
Dewan Direktur merangkap Direktur Chairman of the Board of Directors
Eksekutif sejak 31 Desember 2025 untuk concurrently as Executive Director LPEI
jangka waktu 5 (lima) tahun. effective since December 31, 2025 for a
tenure of 5 (five) years.
1.f.
Final Draft/09 Februari 2026 20 Paraf:
Page 1052
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.g.Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
2) Berdasarkan Surat Keputusan Menteri 1.h.2) Based on Decree of Minister of Finance
Keuangan No. 332 Tahun 2023 tentang No. 332 Tahun 2023 regarding
Pengangkatan Kembali Anggota Dewan Reappointment of Members of the Board
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor of Directors Lembaga Pembiayaan
Indonesia tanggal 14 September 2023, Ekspor Indonesia dated September 14,
Sdr. Kasan diangkat kembali sebagai 2023, Mr. Kasan was reappointed as
Anggota Dewan Direktur Lembaga Member of the Board of Directors of
Pembiayaan Ekspor Indonesia dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
masa jabatan 5 tahun. Berdasarkan Surat with a term of office of 5 years. Based on
Keputusan Menteri Keuangan No. 155 Decree of Minister of Finance No. 155
tahun 2023 tentang Pengangkatan Tahun 2023 regarding Appointment of
Anggota Dewan Direktur Lembaga Members of the Board of Directors
Pembiayaan Ekspor Indonesia tanggal Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
28 April 2023, Yon Arsal diangkat sebagai dated April 28, 2023, Yon Arsal was
Anggota Dewan Direktur sejak 28 April appointed as Member of the Board of
2023 dengan masa jabatan selama Directors of Lembaga Pembiayaan
5 (lima) tahun. Ekspor Indonesia with a term of office of
5 (five) years.
3) Berdasarkan Surat Keputusan Menteri 1) 3) Based on Decree of Minister of Finance
Keuangan No. 454 Tahun 2024 tentang No. 454 Tahun 2024 regarding Dismissal
Pemberhentian dan Pengangkatan and Reappointment of Members of the
Anggota Dewan Direktur Lembaga Board of Directors Lembaga Pembiayaan
Pembiayaan Ekspor Indonesia tanggal Ekspor Indonesia dated December 29,
29 Desember 2024, Dwi Teguh Wibowo 2024, Dwi Teguh Wibowo is appointed as
diangkat sebagai Anggota Dewan Direktur Member of the Board of Directors of
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
untuk jangka waktu sampai dengan with a tenure up to October 18, 2028.
tanggal 18 Oktober 2028.
4)
4) Berdasarkan Surat Keputusan Menteri 1) 4) Based on Decree of Minister of Finance
Keuangan No. 33 Tahun 2025 tentang No. 33 Year 2025 regarding Dismissal and
Pemberhentian dan Pengangkatan Appointment of Members of the Board of
Anggota Dewan Direktur Lembaga Directors of Lembaga Pembiayaan Ekspor
Pembiayaan Ekspor Indonesia tanggal Indonesia dated February 13, 2025, Kasan
13 Februari 2025, Kasan diberhentikan was honorably dismissed and Fajarini
dengan hormat dan Fajarini Puntodewi Puntodewi is appointed as a member of the
diangkat sebagai Anggota Dewan Direktur board of directors effective since February
sejak 13 Februari 2025 sampai dengan 13, 2025 until September 13, 2028.
tanggal 13 September 2028.
5)
6)
Final Draft/09 Februari 2026 21 Paraf:
Page 1053
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 1.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.i. Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
5) Berdasarkan Surat Keputusan Menteri 7) 5) Based on Decree of Minister of
Keuangan No. 530/KMK.06/2020 tentang Finance No. 530/KMK.06/2020 regarding
Pengangkatan Anggota Dewan Direktur Appointment of Members of the Board of
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Directors of Lembaga Pembiayaan Ekspor
tanggal 19 November 2020, Arus Indonesia dated November 19, 2020, Arus
Gunawan diangkat sebagai Anggota Gunawan was appointed as a Member of
Dewan Direktur sejak 19 November 2020 the Board of Directors since November 19,
dengan masa jabatan selama 5 (lima) 2020 for a tenure of 5 (five) years. Based
tahun. Berdasarkan Surat Keputusan on Decree of Minister of Finance No. 390
Menteri Keuangan No. 390 tahun 2025 tahun 2025 regarding Appointment of
tentang Pengangkatan Anggota Dewan Members of the Board of Directors of
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Indonesia tanggal 31 Desember 2025, dated December 31, 2025, Doddy Rahadi
Doddy Rahadi diangkat kembali sebagai was reappointed as a Member of the Board
Anggota dewan direktur sejak 31 of Directors effective since December 31,
Desember 2025 untuk jangka waktu 2025 for a tenure of 5 (five) years.
5 (lima) tahun.
6)
6) Berdasarkan Surat Keputusan Menteri 2) 6) Based on Decree of Minister of Finance
Keuangan No. 13 Tahun 2025 tentang No. 13 Year 2025 regarding Dismissal and
Pemberhentian dan Pengangkatan Appointment of Members of the Board of
Anggota Dewan Direktur Lembaga Directors of Lembaga Pembiayaan Ekspor
Pembiayaan Ekspor Indonesia tanggal Indonesia dated January 24, 2025,
24 Januari 2025, Bambang Setyatmojo Bambang Setyatmojo are appointed as a
diangkat sebagai Anggota Dewan Direktur member of the board of directors effective
sejak 24 Januari 2025 dengan masa since January 24, 2025 for a tenure of 5
jabatan selama 5 (lima) tahun. (five) years.
7)
Final Draft/09 Februari 2026 22 Paraf:
Page 1054
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.j. Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
Susunan Direktur Pelaksana LPEI pada 8) The Managing Directors of LPEI as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Direktur Pelaksana Managing Director of
Bisnis I 1) Anton Herdianto Anton Herdianto Business I 1)
Direktur Pelaksana Managing Director of
Manajemen Risiko & Kredit 2) Sam Malee Sam Malee Risk and Credit Management 2)
Direktur Pelaksana Managing Director of
Keuangan, Operasional dan Finance, Operations and
Teknologi Informasi 3) Anwar Harsono Anwar Harsono Information Technology 3)
Direktur Pelaksana Managing Director of
Bisnis II 4) Sulaeman Maqin U. Norhadi Business II 4)
Direktur Pelaksana Managing Director of
Sekretariat Lembaga, Kepatuhan dan Secretary, Compliance and
Sumber Daya Manusia 5) Agus Sudiarto T. Wahyu P. Wibowo Human Capital 5)
1) Berdasarkan Surat Keputusan Dewan 9) 1) Based on Board of Directors of Lembaga
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Pembiayaan Ekspor Indonesia Letter No.
Indonesia No. 0012/KDD/11/2024 0012/KDD/11/2024 dated November 25,
tanggal 25 November 2024 tentang 2024 regarding Appointment of Managing
Pengangkatan Direktur Pelaksana Director of Lembaga Pembiayaan Ekspor
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Indonesia, Anton Herdianto was assigned
Anton Herdianto ditetapkan sebagai as Managing Director effective since
Direktur Pelaksana Bisnis I terhitung November 25, 2024 until November 24,
sejak 25 November 2024 sampai dengan 2029.
24 November 2029.
2) Berdasarkan Surat Keputusan 10) 2) Based on Decree of the Board of
Dewan Direktur No.0002/KDD/03/2024 Director of Lembaga Pembiayaan
tanggal 14 Maret 2024 dan Ekspor Indonesia No.0002/KDD/03/2024
No.0007/KDD/07/2024 tanggal 23 Juli dated March 14, 2024 and
2024 dan No.0010/KDD/08/2025 tanggal No.0007/KDD/07/2024 dated July 23,
19 Agustus 2025, Sam Malee ditetapkan 2024 and No.0010/KDD/08/2025 dated
sebagai Direktur Pelaksana Manajemen August 19, 2025, Sam Malee was
Risiko dan Kredit Lembaga Pembiayaan assigned as a Managing Director with term
Ekspor Indonesia dengan masa jabatan of office of 5 (five) years effective since
selama 5 (lima) tahun terhitung sejak March 14, 2024 until March 13, 2029.
tanggal 14 Maret 2024 sampai dengan
13 Maret 2029.
Final Draft/09 Februari 2026 23 Paraf:
Page 1055
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1.2. General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.k. Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
3) Berdasarkan Surat Keputusan Dewan 11) 3) Based on Board of Directors of Lembaga
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Pembiayaan Ekspor Indonesia Letter No.
Indonesia No. 0013/KDD/11/2024 0013/KDD/11/2024 dated November 25,
tanggal 25 November 2024 tentang 2024 regarding Amandements and
Perubahan dan Pernyataan Kembali Restatement of Board of Directors Letter
Keputusan Dewan Direktur tentang regarding Appointment and Term of office
Penetapan dan Masa Jabatan Pelaksana of Acting Managing Director of Lembaga
Tugas Direktur Pelaksana Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Anwar
Pembiayaan Ekspor Indonesia, Anwar Harsono was assigned as Acting
Harsono ditetapkan sebagai Pelaksana Managing Director since September 1,
Tugas Direktur Pelaksana terhitung 2024 until the definitive Managing Director
sejak 1 September 2024 sampai is appointed, or a maximum August 31,
dengan ditetapkannya Direktur 2025. Based on Board of Directors of
Pelaksana definitif selambat-lambatnya Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
31 Agustus 2025. Berdasarkan Surat Letter No. 0013/KDD/08/2025 dated
Keputusan Dewan Direktur Lembaga August 29, 2025 regarding Appointment of
Pembiayaan Ekspor Indonesia Managing Director of Finance, Operations,
No. 0013/KDD/08/2025 tanggal & Information Technology Lembaga
29 Agustus 2025 tentang Pengangkatan Pembiayaan Ekspor Indonesia, Anwar
Direktur Pelaksana Keuangan, Harsono is assigned as Managing Director
Operasional, dan Teknologi Informasi of Finance, Operations, and Information
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Technology with term of office of 5 (five)
Anwar Harsono ditetapkan sebagai years effective since September 1, 2025
Direktur Pelaksana Keuangan, until August 31, 2030.
Operasional, dan Teknologi Informasi
dengan masa jabatan 5 (lima) tahun
terhitung sejak 1 September 2025
sampai dengan 31 Agustus 2030.
4) Berdasarkan Surat Keputusan Dewan 4) Based on Board of Directors of Lembaga
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Pembiayaan Ekspor Indonesia Letter No.
Indonesia No. 0014/KDD/11/2024 tanggal 0014/KDD/11/2024 dated November 25,
25 November 2024 tentang Perubahan 2024 regarding Amandements and
dan Pernyataan Kembali Keputusan Restatement of Board of Directors Letter
Dewan Direktur tentang Penetapan dan regarding Appointment and Term of Office
Masa Jabatan Pelaksana Tugas Direktur of Acting Managing Director of Lembaga
Pelaksana Lembaga Pembiayaan Ekspor Pembiayaan Ekspor Indonesia, Maqin U.
Indonesia, Maqin U. Norhadi ditetapkan Norhadi was assigned as Acting
sebagai Pelaksana Tugas Direktur Managing Director since September 1,
Pelaksana terhitung sejak 1 September 2024 until the definitive Managing Director
2024 sampai dengan ditetapkannya is appointed, or a maximum August 31,
Direktur Pelaksana definitif selambat- 2025. Based on Board of Directors of
lambatnya 31 Agustus 2025. Berdasarkan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Surat Keputusan Dewan Direktur Letter No. 0012/KDD/08/2025 dated
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia August, 29, 2025. regarding Appointment
No. 0012/KDD/08/2025 tanggal of Managing Director of Business II
29 Agustus 2025 tentang Pengangkatan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia,
Direktur Pelaksana Bisnis II Sulaeman was assigned as
Final Draft/09 Februari 2026 24 Paraf:
Page 1056
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.l. Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Managing Director of Business II
Sulaeman ditetapkan sebagai Direktur with term of office of 5 (five) years
Pelaksana Bisnis II dengan masa effective since September 1, 2025 until
jabatan 5 (lima) tahun terhitung sejak August 31, 2030.
1 September 2025 sampai dengan
31 Agustus 2030.
5) Berdasarkan Surat Keputusan Dewan 1.a. 5) Based on Board of Directors of Lembaga
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor Pembiayaan Ekspor Indonesia Letter No.
Indonesia No. 0012/KDD/11/2024 tanggal 0012/KDD/11/2024 dated November 25,
25 November 2024 tentang Perubahan 2024 regarding Amandements and
dan Pernyataan Kembali Keputusan Restatement of Board of Directors Letter
Dewan Direktur tentang Penetapan dan regarding Appointment and Term of Office
Masa Jabatan Pelaksana Tugas Direktur of Acting Managing Director of Lembaga
Pelaksana Lembaga Pembiayaan Ekspor Pembiayaan Ekspor Indonesia, T. Wahyu
Indonesia, T. Wahyu P. Wibowo P. Wibowo was assigned as Acting
ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas Managing Director since September 1,
Direktur Pelaksana terhitung sejak 1 2024 until the definitive Managing Director
September 2024 sampai dengan is appointed, or a maximum February 28,
ditetapkannya Direktur Pelaksana definitif 2025. Based on Board of Directors of
selambat-lambatnya 28 Februari 2025. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Letter No. 0014/KDD/08/2025 dated
Direktur Lembaga Pembiayaan Ekspor August 29, 2025 regarding Appointment of
Indonesia No. 0014/KDD/08/2025 tanggal Managing Director of Corporate Secretary,
29 Agustus 2025 tentang Pengangkatan Compliance, & Human Capital Lembaga
Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga, Pembiayaan Ekspor Indonesia, Agus
Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia Sudiarto was assigned as Managing
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Director of Corporate Secretary,
Agus Sudiarto ditetapkan sebagai Direktur Compliance, and Human Capital with term
Pelaksana Sekretariat Lembaga, of office of 5 (five) years effective since
Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia September 1, 2025 until August 31, 2030.
dengan masa jabatan 5 (lima) tahun
terhitung sejak 1 September 2025 sampai
dengan 31 Agustus 2030.
1.b.
Final Draft/09 Februari 2026 25 Paraf:
Page 1057
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.m.Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
Peranan dan tanggung jawab pembidangan 1.c. The roles and responsibilities of Management
Manajemen LPEI berdasarkan Struktur of LPEI based on the LPEI Organizational
Organisasi LPEI pada tanggal 1 Agustus Structure as August 1, 2025, which is
2025, yang ditetapkan melalui Peraturan stipulated through the Board of Executive
Direktur Eksekutif No.0007/PDE/06/2025 Directors Regulation No.0007/PDE/06/2025
tentang Pedoman dan Tata Kerja Organisasi regarding LPEI Organizational Guidelines and
LPEI adalah sebagai berikut: Work Procedures is as follows:
1.d.
• Direktur Eksekutif membawahi Direktur 1.e. • Executive Director is responsible for
Pelaksana Bisnis I, Direktur Pelaksana Managing Director of Business I, Managing
Bisnis II, Direktur Pelaksana Manajemen Director of Business II, Managing Director
Risiko & Kredit, Direktur Pelaksana of Credit & Risk Management, Managing
Keuangan, Operasional & Teknologi Director of Finance, Operation & IT and
Informasi, Direktur Pelaksana Sekretariat Managing Director of Corporate Secretary,
Lembaga, Kepatuhan & Sumber Daya Compliance & Human Capital, Chief of
Manusia, Chief of Internal Audit, Subject Internal Audit, Subject Matter Experts and
Matter Experts dan Dewan Pengawas Sharia Supervisory Board.
Syariah.
1.f.
• Direktur Pelaksana Bisnis I membawahi 1.g.• Managing Director of Business I is
Divisi Bisnis I, II, dan III, Bisnis Luar responsible for Business Division I, II, and
Negeri, Unit Usaha Syariah, dan III, Overseas Business, and Designated
Designated Compliance & Risk Compliance & Risk Operations.
Operations.
1.h.
• Direktur Pelaksana Bisnis II membawahi 1.i. • Managing Director of Business II is
Divisi Penugasan Khusus Ekspor & responsible for NIA & Strategic Alignment
Strategis, Divisi Jasa Konsultasi, Divisi Division, Advisory Services Division,
Penjaminan & Trade Finance, Divisi Guarantee & Trade Finance Division,
Asuransi, Eksekutif Bisnis, dan Chief of Insurance Division, Executive Business
Wilayah. Officer, and Chief of Region.
1.j.
• Direktur Pelaksana Manajemen Risiko & 1.k. • Managing Director of Credit & Risk
Kredit membawahi Divisi Manajemen Management is responsible for Risk
Risiko, Divisi Kebijakan, Prosedur & Management, Policy, Procedure & Product
Produk, Divisi Risiko Digital & Operasional Division, Digital Risk & Operations Division
dan Chief of Risiko Bisnis. and Chief of Business Risk.
• Direktur Pelaksana Keuangan, 1.l. • Managing Director of Finance, Operations
Operasional, & Teknologi Informasi & IT is responsible for Funding & Treasury
membawahi Divisi Pendanaan dan Tresuri, Division, Strategic Planning &
Divisi Perencanaan Strategi & Transformation Division, Finance Division,
Transformasi, Divisi Keuangan, dan Chief and Chief of Information Technology &
of Operasional & Teknologi Informasi. Operations.
1.m.
1.n.
1.o.
1.p.
1.q.
Final Draft/09 Februari 2026 26 Paraf:
Page 1058
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.n.Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
• Direktur Pelaksana Sekretariat Lembaga, 1.r. • Managing Director of Corporate Secretary,
Kepatuhan, & Sumber Daya manusia Compliance & Human Capital is
membawahi Divisi Sekretariat Lembaga responsible for Corporate Secretary &
dan Hubungan Kelembagaan, Divisi Stakeholder Engagement Division, Legal &
Hukum & Kepatuhan, dan Chief of SDM, Compliance Division, and Chief of Human
Pengadaan & Layanan Umum. Capital, Procurement & General Services.
• Chief of Wilayah membawahi Kantor 1.s. • Chief of Region is responsible for Regional
Wilayah I, II dan II dan Kantor Area Medan. Office I, II and III and Medan Area Office.
• Chief of Risiko Bisnis membawahi • • Chief of Business Risk is responsible for
Executive Risk Officer. Executive Risk Officer.
• Chief of SDM, Pengadaan & Layanan 1.t. • Chief of Human Capital, Procurement &
Umum membawahi Divisi Sumber Daya General Services is responsible for Human
Manusia dan Divisi Pengadaan & Layanan Capital Division and Procurement & GA
Umum. Division.
• Chief of Teknologi Informasi & Operasional 1.u.• Chief of IT & Operations is responsible for
membawahi Divisi Teknologi Informasi dan Information Technology Division and
Divisi Operasional. Operations Division.
• Chief of Audit Internal membawahi Divisi 1.v. • Chief of Internal Audit is responsible for
Audit Umum, Divisi Audit Khusus dan Regular Audit Division, Special Audit
Manajemen Mutu & Metodologi. Division and QA & Methodology.
Berdasarkan Keputusan Direktur Eksekutif 1.a. Based on the Executive Directors Decision
Nomor 0034/KDE/08/2025 tanggal Letter Number 0034/KDE/08/2025 dated
29 Agustus 2025 dan Surat Keputusan August 29, 2025 and the Executive Directors
Direktur Eksekutif Nomor 0034/KDE/11/2024 Decision Letter Number 0034/KDE/11/2024
tanggal 11 November 2024 tentang dated November 11, 2024, regarding
Penetapan Anggota Komite Audit Lembaga Appointment of Audit Committee Members, the
Pembiayaan Ekspor Indonesia, susunan compositions of LPEI's Audit Committee as
Komite Audit LPEI pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024 are as follow:
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
1.b.
2025 2024
Ketua Bambang Setyatmojo Arus Gunawan Chairman
Anggota Yulida S. Marbun Yulida S. Marbun Member
Anggota Ludovicus Sensi Wondabio Ludovicus Sensi Wondabio Member
1.c.
1.d.
Final Draft/09 Februari 2026 27 Paraf:
Page 1059
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.d. Dewan Direktur, Direktur Pelaksana, 1.d.
1.o.Board of Directors, Managing Directors,
Komite Audit dan Pegawai (lanjutan) Audit Committee and Employees
(continued)
Kepala Satuan Audit Internal LPEI pada 1.e. LPEI’s Head of Internal Audit as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah I 31, 2025 and 2024 is I Nyoman Gede Suarja.
Nyoman Gede Suarja.
Berdasarkan Keputusan Direktur Eksekutif 1.f. Based on the Executive Directors Decision
No. 0024/KDE/08/2024 tanggal 30 Agustus Letter Number 0024/KDE/08/2024 dated
2024, T. Wahyu P. Wibowo ditetapkan August 30, 2024, T. Wahyu P. Wibowo was
sebagai Sekretaris Lembaga LPEI. appointed as LPEI’s Secretary. Based on the
Berdasarkan Keputusan Direktur Eksekutif Executive Directors Decision Letter Number
No. 0009/KDE/02/2025 tanggal 17 Februari 0009/KDE/02/2025 dated February 17, 2025,
2025, Sam Malee ditetapkan sebagai Sam Malee was appointed as LPEI’s
Sekretaris Lembaga LPEI. Secretary.
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur 1.g.Based on the Executive Director Decision
Eksekutif Nomor 0004/KDE/01/2025 tanggal Letters Number 0004/KDE/01/2025 dated
31 Januari 2025 dan Surat Keputusan January 31, 2025 and Executive Director
Direktur Eksekutif No.0004.02/KDE/08/2023 Decision Letters No.0024.02/KDE/08/2023
tanggal 1 Agustus 2023, susunan Dewan dated August 1, 2023, the composition of
Pengawas Syariah pada tanggal Sharia Supervisory Board as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 is as follows:
berikut:
2025 2024
Ketua Kanny Hidaya Kanny Hidaya Chairman
Anggota Yulizar D. Sanrego Yulizar D. Sanrego Member
Pengangkatan anggota Dewan Pengawas 1.h.The appointment of members of the Sharia
Syariah tersebut berdasarkan rekomendasi Supervisory Board was based on the
Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama recommendation of the National Sharia Board
Indonesia melalui surat No. U-453/DSN- of the Indonesian Ulama Council (DSN-MUI)
MUI/XII/2012 tanggal 12 Desember 2012. by the letter No. U-453/DSN-MUI/XII/2012
dated December 12, 2012.
1.i.
Jumlah pegawai tetap LPEI pada tanggal 1.j. As of December 31, 2025 and 2024, LPEI had
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing 496 dan 464 permanent employees,
adalah 496 dan 464 (tidak diaudit). respectively (unaudited).
1.e. Penawaran umum obligasi, penerbitan 1.e.
1.p.Public offerings of the bonds, issuance of
Medium Term Notes Medium Term Notes
1.k.
LPEI telah menerbitkan obligasi Medium Term 1.l. LPEI issued bonds, Medium Term Notes from
Notes, sejak tahun 2003 sampai dengan tahun 2003 until 2020. Below are the details of
2020. Berikut adalah rincian obligasi, Medium bonds issued, Medium Term Notes which
Term Notes belum jatuh tempo sampai have not yet matured until December 31,
31 Desember 2025: 2025:
Final Draft/09 Februari 2026 28 Paraf:
Page 1060
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
Obligasi 1.m. Bonds
Jumlah Tingkat bunga
nominal/ Tanggal per tahun/
Nominal jatuh tempo/ Interest rate
Nama Obligasi amount Maturity date per annum Name of Bonds
Obligasi berkelanjutan IEB Phase IV Shelf
IEB III Tahap IV - 2017 23 Februari/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds III
Seri E 1,266,000 February 2027 9.40% - 2017 Series E
Obligasi berkelanjutan IEB Phase IV Shelf
IEB IV Tahap IV - 2019 23 April/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri D 278,000 April 2026 9.25% - 2019 Series D
Obligasi berkelanjutan IEB Phase IV Shelf
IEB IV Tahap IV - 2019 23 April/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri E 349,000 April 2029 9.50% - 2019 Series E
Obligasi berkelanjutan IEB Phase IV Shelf
IEB IV Tahap IV - 2019 23 April/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri F 625,000 April 2034 9.80% - 2019 Series F
Obligasi berkelanjutan IEB Phase V Shelf
IEB IV Tahap V - 2019 9 Juli/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri D 737,000 July 2026 9.20% - 2019 Series D
Obligasi berkelanjutan IEB Phase VI Shelf
IEB IV Tahap VI - 2019 3 September/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri D 714,500 September 2026 8.50% - 2019 Series D
Obligasi berkelanjutan IEB Phase VII Shelf
IEB IV Tahap VII - 2019 29 Oktober/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri D 112,000 October 2026 8.50% - 2019 Series D
Obligasi berkelanjutan IEB Phase VII Shelf
IEB IV Tahap VII - 2019 29 Oktober/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri E 219,750 October 2029 8.75% - 2019 Series E
Obligasi berkelanjutan IEB Phase VIII Shelf
IEB IV Tahap VIII - 2019 6 Desember/ Tetap/Fixed - Registration Offering Bonds IV
Seri C 22,500 December 2026 8.20% - 2019 Series C
Total ekuivalen Rp 4,323,750 Total equivalent in Rp
Seluruh penerbitan obligasi, penerbitan 1.n.All the offerings of the above bonds, issuance
Medium Term Notes tersebut telah terdaftar of the Medium Term Notes have been
berdasarkan surat terlampir: registered based on letters as follows:
1.o.
Obligasi 1.p. Bonds
Nama Obligasi/ Nomor surat/ Tanggal/ Tempat terdaftar/
Name of Bonds Letter number Date Register
Obligasi berkelanjutan IEB III,
Tahap IV - 2017/
IEB Phase IV Shelf - 24 Februari 2017/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds III - 2017 S-01060/BEI.PP3/02-2017 February 2017 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB III,
Tahap VI - 2018/
IEB Phase VI Shelf - 15 Februari 2018/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds III - 2018 S-00929/BEI.PP3/02-2018 February 2018 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap I - 2018/
IEB Phase I Shelf - 7 Juni 2018/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2018 S-03393/BEI.PP3/06-2018 June 2018 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap II - 2018/
IEB Phase II Shelf - 6 September 2018/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2018 S-05154/BEI.PP3/09-2018 September 2018 Indonesia Stock Exchange
Final Draft/09 Februari 2026 29 Paraf:
Page 1061
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.e. Penawaran umum obligasi, penerbitan 1.e.
1.q.Public offerings of the bonds, issuance of
Medium Term Notes (lanjutan) Medium Term Notes (continued)
Seluruh penerbitan obligasi, penerbitan 1.q.All the offerings of the above bonds, issuance
Medium Term Notes tersebut telah terdaftar of the Medium Term Notes have been
berdasarkan surat terlampir (lanjutan): registered based on letters as follows
(continued):
Obligasi (lanjutan) 1.r. Bonds (continued)
Nama Obligasi/ Nomor surat/ Tanggal/ Tempat terdaftar/
Name of Bonds Letter number Date Register
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap III - 2018/
IEB Phase III Shelf - 9 November 2018/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2018 S-06570/BEI.PP3/11-2018 November 2018 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap IV - 2019/
IEB Phase IV Shelf - 24 April 2019/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2019 S-21441/BEI.PP3/04-2019 April 2019 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap V - 2019/
IEB Phase V Shelf - 10 Juli 2019/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2019 S-03751/BEI.PP3/07-2019 July 2019 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap VI - 2019/
IEB Phase VI Shelf - 4 September 2019/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2019 S-05189/BEI.PP3/09-2019 September 2019 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap VII - 2019/
IEB Phase VII Shelf - 30 Oktober 2019/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2019 S-06891/BEI.PP3/10-2019 October 2019 Indonesia Stock Exchange
Obligasi berkelanjutan IEB IV,
Tahap VIII - 2019/
IEB Phase VIII Shelf - 9 Desember 2019/ Bursa Efek Indonesia/
Registration Offering Bonds IV - 2019 S-07906/BEI.PP3/12-2019 December 2019 Indonesia Stock Exchange
1.f. Entitas Anak 1.f. Subsidiary
LPEI mempunyai kepemilikan langsung pada LPEI has direct ownership in the following Its
Entitas Anak berikut: subsidiary:
Tahun Mulai Persentasi Kepemilikan/ Total Aset/
Beroperasi/ Percentage of Ownership Total Assets
Nama Perusahaan/ Kegiatan Usaha/ Year Started 2025 dan 2024/
Company Name Business Activity Operations 2025 and 2024 2025 2024
Jasa Konsultasi/
PT IEB Prima Aset Consulting Services 2021 99.99% 79,385 49,548
PT IEB Prima Aset (IEBPA) PT IEB Prima Aset (IEBPA)
IEBPA didirikan berdasarkan Akta Notaris IEBPA was established based on Notarial
No. 154 tanggal 17 Desember 2021. Deed No. 154 dated December 17, 2021.
Final Draft/09 Februari 2026 30 Paraf:
Page 1062
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. 2.
General (continued)
1.f. Entitas Anak (lanjutan) 1.f. Subsidiary (continued)
PT IEB Prima Aset (IEBPA) (lanjutan) PT IEB Prima Aset (IEBPA) (continued)
Sesuai dengan Surat Menteri Keuangan In accordance with the Letter of the Minister
Republik Indonesia No. S-1097/MK.06/2021 of Finance of the Republic of Indonesia No.
pada tanggal 6 Desember 2021, ruang S-1097/MK.06/2021 dated December 6,
lingkup IEBPA khususnya dalam rangka 2021, the scope of IEBPA is in particular in
percepatan penanganan aset bermasalah order to accelerate the handling of
dan perbaikan struktur neraca. problematic assets and improvement of
balance sheet structure.
Pada bulan Desember 2021 LPEI In December 2021 LPEI provided an initial
memberikan setoran modal awal kepada capital deposit to IEBPA of Rp49,999. The
IEBPA sebesar Rp49.999. Modal saham share capital has received approval from the
tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Minister of Law and Human Rights
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia of the Republic of Indonesia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-0081370.AH.01.01.Year of 2021
No. AHU-0081370.AH.01.01.Tahun 2021 dated on December 20, 2021.
tanggal 20 Desember 2021.
Kantor pusat IEBPA berlokasi di Prosperity IEBPA head office is located in Prosperity
Tower Lantai 33, District 8, JI. Jenderal Tower 33rd Floor, District 8, JI. Jenderal
Sudirman Kavling 52-53, Jakarta – 12190. Sudirman Kavling 52-53, Jakarta – 12190.
Dasar Pembentukan PT IEB Prima Basis for Establishment of PT IEB Prima
Aset Aset
Dalam rangka mengatasi tingginya angka In order to more comprehensively address the
aset bermasalah yang lebih komprehensif, high number of non-performing assets, the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
(LPEI) telah mengkaji beberapa opsi yang (LPEI) has reviewed several available
tersedia. Berdasarkan kajian tersebut options. Based on this study, it was
disimpulkan, pembentukan PT IEB Prima concluded that the establishment of PT IEB
Aset, entitas anak, sebagai Special Purpose Prima Aset, its subsidiary, as a Special
Vehicle (SPV) yang mengelola aset Purpose Vehicle (SPV) which manages non-
bermasalah sebagai opsi yang paling efektif performing assets is the most effective option
untuk mengatasi pembiayaan/piutang to overcome LPEI's non-performing
bermasalah LPEI. Kajian atas perlunya financing/receivables. A study on the need for
entitas anak dilakukan bersama dengan a its subsidiary is carried out together with a
konsultan bisnis (Deloitte) dan konsultan business consultant (Deloitte) and a legal
hukum (Tumbuan and partner) termasuk consultant (Tumbuan and partners) including
memastikan bahwa pendirian entitas anak ini ensuring that the establishment of a its
tidak bertentangan dengan Undang-Undang subsidiary does not conflict with the Law
yang mengatur LPEI. governing LPEI.
Final Draft/09 Februari 2026 31 Paraf:
Page 1063
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.
1.f. Entitas Anak (lanjutan) 1.f. Subsidiary (continued)
Dasar Pembentukan PT IEB Prima Aset Basis for Establishment of PT IEB Prima
(lanjutan) Asset (continued)
Landasan pembentukan entitas anak The establishment basis of the subsidiary
mengacu pada: refers to:
1. UU No. 2 tahun 2009 tentang Lembaga 1. Law No. 2 of 2009 regarding Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia Pasal 14 Pembiayaan Ekspor Indonesia Article 14
(1) Dalam rangka melaksanakan tugas (1) In order to carry out the tasks as
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13, referred to in Article 13, LPEI is authorized
LPEI berwenang: a. menetapkan skema to: a. establish a National Export Financing
Pembiayaan Ekspor Nasional; b. scheme; b. restructure the National Export
melakukan restrukturisasi Pembiayaan Financing; c. carry out reinsurance of the
Ekspor Nasional; c. melakukan reasuransi implemented insurance as referred to in
terhadap asuransi yang dilaksanakan Article 8; and d. make equity participation.
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8; (2) Equity participation as referred to in
dan d. melakukan penyertaan modal. (2) paragraph (1) letter d may only be made to
Penyertaan modal sebagaimana dimaksud a legal entity or other entity required to
pada ayat (1) huruf d hanya dapat carry out LPEI duties with the approval of
dilakukan pada badan hukum atau badan Minister.
lainnya yang diperlukan dalam
pelaksanaan tugas LPEI dengan
persetujuan Menteri.
2. PP No. 43/2019 tentang Kebijakan Dasar 2. PP No. 43/2019 regarding Basic Policy of
Pembiayaan Ekspor Nasional Pasal 16 National Export Financing Article 16
ayat (2) Selain kegiatan menyediakan paragraph (2) In addition to providing
fasilitas sebagaimana dimaksud pada ayat facilities as referred to in paragraph (1),
(1), LPEI dapat melaksanakan kegiatan LPEI may carry out activities in the form of:
berupa:
a. menyediakan jasa konsultasi; a. provide consulting services;
b. melakukan restrukturisasi PEN; b. carry out restructuring of PEN;
c. melakukan reasuransi; c. carry out reinsurance;
d. melakukan penyertaan modal; dan/atau d. make equity participation; and/or
e. melakukan kegiatan lain yang e. carry out other activities that support the
menunjang fungsi, tugas, dan functions, duties, and authorities of LPEI
wewenang LPEI sepanjang tidak as long as they do not conflict with the
bertentangan dengan ketentuan provisions of laws and regulations.
peraturan perundang-undangan. Pasal Article 25 paragraph (1) states that
25 ayat (1) Penyertaan modal dilakukan Equity participation is carried out with
dengan persetujuan Menteri, dan ayat the approval of Minister, and paragraph
(2) Penyertaan modal dapat dilakukan (2) Equity participation may be made to
kepada badan hukum dalam negeri dan domestic legal entities and foreign legal
badan hukum luar negeri sesuai dengan entities in accordance with the
ketentuan peraturan perundang- provisions of laws and regulations.
undangan.
Final Draft/09 Februari 2026 32 Paraf:
Page 1064
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.f. Entitas Anak (lanjutan) 1.f. Subsidiary (continued)
3. Selanjutnya, rencana pembentukan entitas 3. Furthermore, the plan for the
anak ini telah dicantumkan pada RKAT establishment of the subsidiary has been
LPEI tahun 2021 yang mendapatkan included in the RKAT of LPEI 2021 which
pengesahan dari Menteri Keuangan has received approval from Minister of
melalui surat Menteri Keuangan Finance through the letter of Minister of
No. S-121/MK.06/2021 pada tanggal Finance No. S-121/MK.06/2021 dated
15 Februari 2021. February 15, 2021.
4. Dengan pertimbangan perlu segera 4. Considering the need to immediately
dilakukan upaya penyelesaiaan kondisi resolve the NPL condition and improve
NPL dan perbaikan kualitas aset, LPEI asset quality, LPEI has received full
telah mendapat dukungan penuh dari support from the Directorate General of
Direktorat Jenderal Kekayaan Negara State Assets (DJKN) for the establishment
(DJKN) untuk pembentukan entitas anak of a its subsidiary as submitted by the
seperti yang disampaikan melalui surat letter number: S-86/KN/2021 dated June
nomor: S-86/KN/2021 pada tanggal 17, 2021. The letter also stated that
17 Juni 2021. Pada surat tersebut juga referring to the mandate of Article 14 of
dinyatakan bahwa mengacu pada amanat Law No. 2 of 2009 concerning LPEI, in
Pasal 14 Undang-Undang No.2 Tahun terms of establishing a legal entity and
2009 tentang LPEI, dalam hal membentuk making equity participation, then to submit
badan hukum dan melakukan penyertaan to Minister of Finance for approval and set
modal, maka agar mengajukan kepada forth in the Annual Work Plan and Budget.
Menteri Keuangan untuk mendapat
persetujuan dan dituangkan dalam
Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan.
5. Menteri Keuangan melalui surat 5. Minister of Finance by the letter number:
nomor: S-1097/MK/06/2021 pada tanggal S-1097/MK/06/2021 dated December 6,
6 Desember 2021 menyetujui permohonan 2021 approved the application for equity
penyertaan modal oleh LPEI dalam rangka participation by LPEI in the context of
pembentukan entitas anak. establishing a its subsidiary.
6. Entitas anak, yang selanjutnya disebut 6. The subsidiary, hereinafter referred to as
PT IEB Prima Aset berdiri pada tanggal PT IEB Prima Aset was established on
17 Desember 2021 berdasarkan Akta December 17, 2021 based on Deed of
Pendirian Perseroan Terbatas PT IEB Establishment of the Limited Company
Prima Aset disingkat PT IEBPA No. 154 PT IEB Prima Aset for the sake brevity as
tanggal 17 Desember 2021 dengan modal PT IEBPA No. 154 dated December 17,
dasar Rp50.000 dengan jumlah saham 2021 with the authorized capital of
beredar 50.000 lembar yang dimiliki oleh Rp50,000 with a total outstanding share of
LPEI sebesar 49.999 lembar saham 50,000 The shares owned by LPEI is
(99,99%) dan Koperasi Konsumen amounting to 49,999 shares (99.99%) and
Pegawai Lembaga Pembiayaan Ekspor the Consumer Cooperative of Employees
Indonesia sebesar 1 lembar saham of the LPEI owns 1 share (0.01%).
(0,01%). Pengesahan dari Menkumham Ratification from Minister of Law and
tanggal 20 Desember 2021 dengan Human Rights was on December 20, 2021
No. AHU-0081370.AH.01.01.Tahun 2021. with No. AHU-0081370.AH.01.01.Year
2021.
Final Draft/09 Februari 2026 33 Paraf:
Page 1065
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.f. Entitas Anak (lanjutan) 1.f. Subsidiary (continued)
7. Sesuai dengan Akta Pendirian PT IEBPA 7. In accordance with the Deed of
pada pasal 3 mengenai Maksud dan Etablishment of PT IEBPA Article 3
Tujuan serta kegiatan Usaha, concerning Aim and Objective as well as
sebagaimana tercantum pada ayat 1 Business Activities, as set forth in
mengenai maksud dan tujuan Perseroan paragraph 1 the aim and objective of PT
adalah bergerak dalam bidang konsultasi, IEBPA is to engage in the field of
termasuk konsultasi atas kegiatan yang consulting, including consulting on export-
berorientasi ekspor. Pada ayat 2 mengenai oriented activities. Paragraph 2 concerning
kegiatan usaha yang meliputi kegiatan the business activities include the
usaha sebagai berikut: following:
a. Aktivitas Konsultasi Manajemen a. Other Management Consulting
Lainnya (KBLI 70209), meliputi: Activities (KBLI 70209), including:
Bantuan nasihat, bimbingan dan Assistance with advice, guidance and
operasional usaha dan permasalahan business operations and other
organisasi dan manajemen lainnya, organizational and management
seperti perencanaan strategi dan issues, such as strategic and
organisasi; keputusan berkaitan organizational planning; decisions
dengan keuangan; tujuan dan related to finance; marketing objectives
kebijakan pemasaran; perencanaan, and policies; human resource
praktik dan kebijakan sumber daya planning, practices and policies;
manusia; perencanaan penjadwalan planning scheduling and controlling
dan pengontrolan produksi. production. The provision of these
Penyediaan jasa usaha ini dapat business services may include advice,
mencakup bantuan nasihat, bimbingan guidance and operational assistance
dan operasional berbagai fungsi for various management functions,
manajemen, konsultasi manajemen management consulting for
olah agronomist dan agricultural agronomists and agricultural
economist pada bidang pertanian dan economists in agriculture and the like,
sejenisnya, rancangan dari metode design of accounting methods and
dan prosedur akuntansi, program procedures, cost accounting programs,
akuntansi biaya, prosedur budget control procedures, providing
pengawasan anggaran belanja, advice and assistance to businesses
pemberian nasihat dan and public services in planning,
bantuan untuk usaha dan pelayanan - organizing, efficiency and control,
masyarakat dalam perencanaan, management information and others.
pengorganisasian, efisiensi dan Including infrastructure investment
pengawasan, informasi manajemen study services;
dan lain-lain. Termasuk jasa
pelayanan studi investasi infrastruktur;
b. Pemberian jasa hukum terkait aset; b. Provision of legal services related to
dan assets; and
c. Kegiatan lain sesuai maksud dan c. Other activities according to the
tujuan LPEI. purposes and objectives of LPEI.
Final Draft/09 Februari 2026 34 Paraf:
Page 1066
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. Umum (lanjutan) 1. General (continued)
1.f. Entitas Anak (lanjutan) 1.f. Subsidiary (continued)
8. Sampai dengan 31 Desember 2025, 8. Until December 31, 2025, PT IEBPA is a
PT IEBPA sebagai konsultan manajemen management consultancy and in its
dan dalam kegiatannya tidak ada activities there is no transfer of assets from
pengalihan aset dari LPEI ke PT IEBPA. LPEI to PT IEBPA.
9. Pembentukan entitas anak sebagaimana 9. Establishment of a its subsidiary as above
diatas sudah sesuai dengan ketentuan is in accordance with the applicable
yang berlaku. provisions.
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
2.a. Pernyataan kepatuhan 2.a. Statement of compliances
Laporan keuangan konsolidasian LPEI tanggal LPEI’s consolidated financial statements as of
31 Desember 2025 dan 2024 dan untuk tahun- and for the years ended December 31, 2025
tahun yang berakhir pada tanggal tersebut and 2024 have been prepared and presented
telah disusun dan disajikan sesuai dengan in accordance with the basis for preparation of
dasar penyusunan laporan keuangan yang the financial statements as described in Note
dijelaskan pada Catatan 2b di bawah ini. 2b below.
2.b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan 2.b. Basis of measurement and preparation of
keuangan the financial statements
Laporan keuangan konsolidasian LPEI dan The consolidated financial statements of LPEI
Entitas Anaknya untuk tahun-tahun yang and its Subsidiary for the years ended
berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 have been
disusun dan disajikan sesuai dengan kerangka prepared and presented in accordance with fair
pelaporan keuangan penyajian wajar bertujuan presentation of special purpose financial
khusus sebagai berikut: reporting framework as follows:
1. Untuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai 1. For the Allowance for Impairment Losses
(CKPN) atas pembiayaan dalam rangka (CKPN) on restructured National Interest
Penugasan Khusus yang direstrukturisasi Account financing which has received
yang telah mendapat persetujuan Menteri approval from Ministry of Finance is
Keuangan dihitung menggunakan asumsi calculated using the assumed discount rate
tingkat diskonto sebesar tingkat suku that is equal to the interest rate after the
bunga setelah direstrukturisasi. restructuring.
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As per December 31, 2025 and 2024, for
atas pembiayaan diberikan kepada financing that has been provided to
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk is
dihitung menggunakan asumsi tingkat calculated using the assumption of the
diskonto yang ditetapkan oleh Menteri discount rate stipulated by the Minister of
Keuangan Republik Indonesia melalui Finance of the Republic of Indonesia
surat Nomor S-194/MK.08/2023 tentang through letter No. S-194/MK.08/2023
Penetapan Penggunaan Asumsi Tingkat concerning the Determination of the Use of
Diskonto Berdasarkan Tingkat Suku Discount Rates Assumption Based on
Bunga Setelah Restrukturisasi Dalam Interest Rates After Restructuring in the
Perhitungan CKPN. Calculation of CKPN.
Final Draft/09 Februari 2026 35 Paraf:
Page 1067
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.b. Dasar pengukuran dan penyusunan 2.b. Basis of measurement and preparation of
laporan keuangan (lanjutan) the financial statements (continued)
2. Untuk unsur-unsur laporan keuangan 2. The other elements of the consolidated
konsolidasian lainnya disusun sesuai financial statements have been prepared
dengan Standar Akuntansi Keuangan di in accordance with Indonesian Financial
Indonesia (“PSAK’) yang mencakup Accounting Standards (“PSAK”) which
Pernyataan dan Interpretasi yang include the Statement and Interpretation
dikeluarkan oleh Dewan Standar which published by the Financial
Akuntansi Keuangan-Ikatan Akuntan Accounting Standards Board of the
Indonesia (“DSAK-IAI”), dan Peraturan Indonesian Institute of Accountants
Badan Pengawas Pasar Modal - Lembaga (“DSAK-IAI”), and Regulations from the
Keuangan (BAPEPAM-LK) No. VIII.G.7 Capital Markets and Financial Institutions
tentang “Penyajian dan Pengungkapan Supervisory Agency (BAPEPAM-LK) No.
Laporan Keuangan Emiten atau VIII.G.7 regarding “Financial Statements
Perusahaan Publik” yang terlampir dalam Presentation and Disclosure for Issuers or
Surat Keputusan Ketua BAPEPAM-LK Public Companies” included in the
No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni Appendix of the Decision of the Chairman
2012, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) of BAPEPAM - LK No. KEP-347/BL/2012
No. 161/PMK.010/2010 tentang dated June 25, 2012, Regulation of
Perubahan atas PMK Financial Minister (PMK)
No. 140/PMK.010/2009 tentang No. 161/PMK.010/2010 regarding changes
Pembinaan dan Pengawasan LPEI dan of No. 140/PMK.010/2009 regarding
PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang Development and Supervision of LPEI and
Pembinaan dan Pengawasan LPEI, dan PMK No. 58/PMK.06/2020 regarding
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Development and Supervision of LPEI,
No. 9/POJK.05/2022 tanggal 23 Juni 2022 and Regulation of Financial Service
tentang Pengawasan LPEI. Authority (POJK) No. 9/POJK.05/2022
dated June 23, 2022 regarding
Supervision of LPEI.
Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Based on the Financial Services Authority
Keuangan No 14/POJK.4/2022, LPEI Regulation No 14/POJK.4/2022, LPEI as
sebagai emiten wajib menyusun dan an Issuer obliged to prepare periodic
menyajikan laporan keuangan berkala financial statements in accordance with
berdasarkan standar akuntansi keuangan Indonesian Financial Accounting Standard
di Indonesia sebagaimana diatur dalam as regulated in Regulation No. VIII.G.7
peraturan No. VIII.G.7 tentang “Penyajian regarding “Presentation and Disclosure of
dan Pengungkapan Laporan Keuangan Financial Statements of Issuers or Public
Emiten atau Perusahaan Publik”. Company”. As described above, LPEI has
Sebagaimana dijelaskan di atas, LPEI prepared the consolidated financial
menyusun laporan keuangan statements as of December 31, 2025 and
konsolidasian tanggal 31 Desember 2025 2024 for the years then ended only in
dan 2024 untuk tahun-tahun yang berakhir accordance with the basis for preparation
pada tanggal tersebut hanya sesuai of the consolidated financial statement as
dengan dasar penyusunan laporan described above.
keuangan konsolidasian seperti yang
dijelaskan di atas.
Final Draft/09 Februari 2026 36 Paraf:
Page 1068
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.b. Dasar pengukuran dan penyusunan 2.b. Basis of measurement and preparation of
laporan keuangan (lanjutan) the financial statements (continued)
Laporan keuangan konsolidasian disusun dan The consolidated financial statements are
disajikan berdasarkan asumsi kelangsungan prepared and presented based on business
usaha serta atas dasar akrual, kecuali untuk continuity assumptions and on an accrual
laporan arus kas konsolidasian. Dasar basis, except for consolidated cash flow
pengukuran dalam penyusunan laporan statements. The basis for measurement in the
keuangan konsolidasian ini adalah konsep preparation of these consolidated financial
nilai historis, kecuali jika standar akuntansi statements is the concept of historical value,
mensyaratkan pengukuran nilai wajar. unless accounting standards require fair value
measurement.
Untuk unit syariah yang menjalankan For the sharia business unit which operates
usahanya berdasarkan prinsip perbankan based on the shariah banking principles, the
syariah, laporan keuangannya disajikan presentation of the financial statement is in
sesuai dengan PSAK 401 “Penyajian Laporan accordance to PSAK 401 “Presentation of
Keuangan Syariah”, PSAK 402 “Akuntansi Sharia Financial Statements”, PSAK 402
Murabahah”, PSAK 404 “Akuntansi Istishna”, “Accounting for Murabahah”, PSAK 404
PSAK 405 “Akuntansi Mudharabah”, PSAK “Accounting for Istishna’’, PSAK 405
406 “Akuntansi Musyarakah”, PSAK 407 “Accounting for Mudharabah”, PSAK 406
“Akuntansi Ijarah”, PSAK 410 tentang “Accounting for Musyarakah”, PSAK 407
“Akuntansi Sukuk”, PSAK 411 “Akuntansi “Accounting for Ijarah”, PSAK 410 “Sukuk
Wa’d”, dan Pedoman Akuntasi Perbankan Accounting”, PSAK 411 “Wa’d Accounting”,
Syariah Indonesia (PAPSI Revisi 2013) yang and Accounting Guidelines for Indonesian
diterbitkan oleh Bank Indonesia dan Ikatan Sharia Banking (PAPSI Revised 2013)
Akuntan Indonesia. established by Bank Indonesia and the
Indonesian Institute of Accountants.
Laporan arus kas konsolidasian disajikan The consolidated statement of cash flows are
dengan metode langsung dengan prepared based on direct method by
mengelompokkan arus kas ke dalam aktivitas classifying cash flows into operating, investing
operasi, investasi dan pendanaan. Untuk and financing activities. For purposes of the
keperluan laporan arus kas, yang termasuk statement of cash flows, cash and cash
kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada equivalents consist of cash, current accounts
Bank Indonesia, giro pada bank dan with Bank Indonesia, current accounts with
penempatan pada bank yang jatuh tempo banks and placements with banks maturing
dalam waktu 3 (tiga) bulan sejak tanggal within 3 (three) months from the date of
perolehan, sepanjang tidak digunakan acquisition, provided they are not pledged as
sebagai jaminan atas pinjaman yang diterima collateral for borrowings nor restricted.
serta tidak dibatasi penggunaannya.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used for the
laporan keuangan konsolidasian adalah mata consolidated financial statements is
uang Rupiah (Rp), yang merupakan mata Indonesian Rupiah (Rp), which is LPEI’s
uang fungsional. Angka-angka disajikan functional currency. Unless otherwise stated,
dalam laporan keuangan konsolidasian, all figures presented in the consolidated
kecuali bila dinyatakan secara khusus, adalah financial statements are rounded off to
dibulatkan dalam jutaan Rupiah. millions of Rupiah.
Final Draft/09 Februari 2026 37 Paraf:
Page 1069
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.b. Dasar pengukuran dan penyusunan 2.b. Basis of measurement and preparation of
laporan keuangan (lanjutan) the financial statements (continued)
LPEI menyajikan laporan posisi keuangan LPEI presents its consolidated statement of
konsolidasian sesuai tingkat likuiditas. Suatu financial position based on liquidity level. An
analisis mengenai pemulihan (aset) atau analysis regarding recovery (asset) or
penyelesaian (liabilitas) dalam dua belas (12) settlement (liability) within twelve (12) months
bulan setelah tanggal pelaporan (lancar) dan after the reporting date (current) and more
lebih dari dua belas (12) bulan setelah tanggal than twelve (12) months after the reporting
pelaporan (tidak lancar) disajikan di dalam date (non-current) is presented in Note 45h.
Catatan 45h.
Termasuk di dalam laporan keuangan Included in the consolidated financial
konsolidasian LPEI adalah penyajian aset, statements of LPEI is the presentation of
liabilitas, modal, laba dan rugi yang berasal assets, liabilities, capital, profits and losses
dari Penugasan Khusus sesuai surat yang derived from Special Assignment accordance
dikeluarkan Direktorat Jenderal Kekayaan with the letter issued by the Directorate
Negara No. S-368/KN/2017 tanggal General of State No. S-368/KN/2017 dated
16 Februari 2017. February 16, 2017.
2.c. Prinsip-prinsip konsolidasian 2.c. Principles of consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi The consolidated financial statements include
laporan keuangan entitas yang mayoritas the financial statements of entity whose
sahamnya dimiliki atau dikendalikan oleh majority shares are owned or controlled by the
LPEI. LPEI.
Entitas anak adalah entitas yang dikendalikan A subsidiary is an entity controlled by the
oleh LPEI, yakni terekspos, atau memiliki hak LPEI, is exposed, or has rights to variable
atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya returns from its involvement with the entity
dengan entitas dan memiliki kemampuan and has the ability to affect those returns
untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut through its current ability to direct the entity’s
melalui kemampuan kini untuk mengarahkan relevant activities (power over the investee).
aktivitas relevan dari entitas (kekuasaan atas
investee).
Keberadaan dan dampak dari hak suara The existence and effect of substantive
potensial dimana LPEI memiliki kemampuan potential voting rights that LPEI has the
praktis untuk melaksanakan (yakni hak practical ability to exercise (ie substantive
substantif) dipertimbangkan saat menilai rights) are considered when assessing
apakah LPEI mengendalikan entitas lain. whether LPEI controls another entity.
Laporan keuangan konsolidasian LPEI LPEI consolidated financial statements
mencakup hasil usaha, arus kas, aset, dan incorporate the results, cash flows, assets,
liabilitas dari LPEI yang, secara langsung dan and liabilities of LPEI which, directly and
tidak langsung, dikendalikan oleh LPEI. indirectly, is controlled by LPEI. Its subsidiary
Entitas anak dikonsolidasikan sejak tanggal are consolidated from the effective date of
efektif akuisisi, yaitu tanggal dimana LPEI acquisition, which is the date on which LPEI
secara efektif memperoleh pengendalian atas effectively obtains control of the acquired
bisnis yang diakuisisi, sampai tanggal business, until that control ceases.
pengendalian berakhir.
Final Draft/09 Februari 2026 38 Paraf:
Page 1070
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.c. Prinsip konsolidasian (lanjutan) 2.c. Consolidation principal (continued)
Entitas induk menyusun laporan keuangan A parent prepares consolidated financial
konsolidasian dengan menggunakan statements using uniform accounting policies
kebijakan akuntansi yang sama untuk for like transactions and other events in
transaksi dan peristiwa lain dalam keadaan similar circumstances. All transactions,
yang serupa. Seluruh transaksi, saldo, balances, income, expenses, and cash flows
penghasilan, beban, dan arus kas dalam intra relating to transactions between entities of the
kelompok usaha terkait dengan transaksi group are eliminated in full.
antar entitas dalam kelompok usaha
dieliminasi secara penuh.
LPEI mengatribusikan laba rugi dan setiap LPEI attributed the profit or loss and each
komponen dari penghasilan komprehensif lain component of other comprehensive income to
kepada pemilik entitas induk dan kepentingan the owners of the parent and non-controlling
non-pengendali meskipun hal tersebut interest even though this results in the non-
mengakibatkan kepentingan non-pengendali controlling interests having a deficit balance.
memiliki saldo defisit. LPEI menyajikan LPEI presents non-controlling interest in
kepentingan non-pengendali di ekuitas dalam equity in the consolidated statement of
laporan posisi keuangan konsolidasian, financial position, separately from the equity
terpisah dari ekuitas pemilik entitas induk. owners of the parent.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas Changes in the parent’s ownership interest in
induk pada entitas anak yang tidak a subsidiary that do not result in loss of
mengakibatkan hilangnya pengendalian control are equity transactions (ie transactions
adalah transaksi ekuitas (yaitu transaksi with owners in their capacity as owners).
dengan pemilik dalam kapasitasnya sebagai When the proportion of equity held by non-
pemilik). Ketika proporsi ekuitas yang dimiliki controlling interest change, LPEI adjusted the
oleh kepentingan non-pengendali berubah, carrying amounts of the controlling interest
LPEI menyesuaikan jumlah tercatat and non-controlling interest to reflect the
kepentingan pengendali dan kepentingan changes in their relative interest in the its
non-pengendali untuk mencerminkan subsidiary. Any difference between the
perubahan kepemilikan relatifnya dalam amount by which the non-controlling interests
entitas anak. Selisih antara jumlah tercatat are adjusted and the fair value of the
kepentingan non-pengendali yang consideration paid or received is recognised
disesuaikan dan nilai wajar dari jumlah yang directly in equity and attributed to the owners
diterima atau dibayarkan diakui langsung of the parent.
dalam ekuitas dan diatribusikan pada pemilik
dari entitas induk.
Jika entitas anak kehilangan pengendalian, If subsidiary loses control, so LPEI will:
maka LPEI akan:
- Menghentikan pengakuan aset (termasuk - Derecognise the assets (including
goodwill) dan liabilitas entitas anak pada goodwill) and liabilities of the its subsidiary
jumlah tercatatnya ketika pengendalian at their carrying amounts at the date when
hilang; control is lost;
- Menghentikan pengakuan jumlah tercatat - Derecognise the carrying amount of any
setiap kepentingan non-pengendali pada non-controlling interests in the former its
entitas anak terdahulu ketika subsidiary at the date when control is lost
pengendalian hilang (termasuk setiap (including any components of other
komponen penghasilan komprehensif lain comprehensive income attributable to non-
yang diatribusikan pada kepentingan non- controlling);
pengendali);
Final Draft/09 Februari 2026 39 Paraf:
Page 1071
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.c. Prinsip konsolidasian (lanjutan) 2.c. Consolidation principal (continued)
- Mengakui nilai wajar pembayaran yang - Recognise the fair value of the
diterima (jika ada) dari transaksi, peristiwa, consideration received (if any) from the
atau keadaan yang mengakibatkan transaction, event, or circumstances that
hilangnya pengendalian; resulted in the loss of control;
- Mengakui sisa investasi pada entitas anak - Recognise any investment retained in the
terdahulu pada nilai wajarnya pada former its subsidiary at fair value at the
tanggal hilangnya pengendalian; date when control is lost;
- Mereklasifikasi ke laba rugi, atau - Reclassify to profit or loss, or transfer
mengalihkan secara langsung ke saldo directly to retained earnings if required by
laba jika disyaratkan oleh SAK lain, jumlah other FAS, the amount recognized in other
yang diakui dalam penghasilan comprehensive income in relation to the its
komprehensif lain dalam kaitan dengan subsidiary; and
entitas anak; dan
- Mengakui perbedaan apapun yang - Recognise any resulting difference as a
dihasilkan sebagai keuntungan atau gain or loss in profit and loss attributable
kerugian dalam laba rugi yang to the parent entity.
diatribusikan kepada entitas induk.
2.d. Standar akuntansi keuangan yang berlaku 2.d. Financial accounting standards effective in
efektif pada tahun berjalan the current year
LPEI telah menerapkan standar akuntansi LPEI have implemented accounting standards
yang berlaku efektif untuk laporan keuangan that are effective for financial statements
yang dimulai pada atau setelah 1 Januari beginning on or after January 1, 2025,
2025, yang dianggap relevan dengan laporan relevant to consolidated financial statements,
keuangan konsolidasian, yaitu: which are as follows:
• PSAK 117: “Kontrak Asuransi” terkait • PSAK 117: “Insurance Contracts” relates
dengan pengakuan, pengukuran, dan to the recognition, measurement and
penyajian kontrak asuransi dalam laporan presentation of insurance contracts in
keuangan, dimana standar ini mencakup financial statements, where this standard
semua jenis kontrak asuransi, baik yang covers all types of insurance contracts,
diterbitkan oleh perusahaan asuransi whether issued by insurance companies or
maupun entitas lain yang terlibat dalam other entities involved in insurance
kegiatan asuransi. activities.
Sehubungan dengan transisi ke PSAK In relation to transition approach of PSAK
117: “Kontrak Asuransi”, standar 117: “Insurance Contracts”, the standard
mengharuskan penerapan secara requires retrospectively application using
restrospektif menggunakan pendekatan the full retrospective approach unless
retrospektif penuh kecuali jika tidak impracticable. The implementation of
praktis. Penerapan PSAK 117 juga PSAK 117 has also significantly changed
mengubah secara signifikan pengakuan, the recognition, measurement and
pengukuran dan pengungkapan terhadap disclosure of insurance contract asset/
aset/liabilitas kontrak asuransi, serta liability, and also income and expenses
pendapatan dan beban terkait kontrak related to insurance contracts (Notes 2s).
asuransi (Catatan 2s). Dampak penerapan The impact of initial adoption of the
awal tersebut di atas tidak material accounting standard mentioned above is
terhadap laporan keuangan konsolidasian not material to the consolidated financial
sehingga LPEI memutuskan pembukuan statements therefore LPEI decided to
seluruhnya pada laba rugi tahun 2025. recognise it all in profit or loss in 2025.
Final Draft/09 Februari 2026 40 Paraf:
Page 1072
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.d. Standar akuntansi keuangan yang berlaku 2.d. Financial accounting standards effective in
efektif pada tahun berjalan (lanjutan) the current year (continued)
Namun demikian, berdasarkan hasil However, based on Management’s
evaluasi Manajemen, penerapan standar assessment, the implementation of the
tersebut tidak menimbulkan pengaruh standard did not result in a material impact
yang material terhadap jumlah yang on the amounts reported in the current
dilaporkan baik pada tahun berjalan year and comparative periods.
maupun periode sebelumnya.
Oleh karena itu, Manajemen memutuskan Accordingly, management has recognized
untuk mencatat dampak penerapan PSAK the impact of the adoption of PSAK 117 in
117 pada laporan keuangan konsolidasian the consolidated financial statements for
tahun berjalan. the current year.
• Amendemen PSAK 221 tentang “Pengaruh • Amendments to PSAK 221 on “The Effects
Perubahan Kurs Valuta Asing”, yang of Changes in Foreign Exchange Rates”, is
berlaku efektif 1 Januari 2025. effective 1 January 2025. This amendment
Amendemen tentang kekurangan clarifies the requirements regarding the
ketertukaran. Amendemen ini memperjelas condition where the a currency is not
pengaturan terkait kondisi ketika suatu exchangeable and its disclosure. The
mata uang tidak tertukarkan serta impact of the implementation of the
pengungkapannya. Dampak atas amendments mentioned above are not
penerapan amendemen tersebut di atas material to the consolidated financial
tidak material terhadap laporan keuangan statements.
konsolidasian.
Beberapa PSAK juga diamendemen yang Several PSAKs were also amended which
merupakan amendemen konsekuensial were consequential amendments due to the
karena berlakunya PSAK 117: Kontrak enactment of PSAK 117: Insurance Contracts,
Asuransi, yaitu: as follows:
• PSAK 103: Kombinasi Bisnis • PSAK 103: Business Combinations
• PSAK 105: Aset Tidak Lancar yang • PSAK 105: Non-Current Assets Held for
Dikuasai untuk Dijual dan Operasi yang Sale and Discontinued Operations
Dihentikan
• PSAK107: Instrumen Keuangan: • PSAK 107: Financial Instruments:
Pengungkapan Disclosures
• PSAK109: Instrumen Keuangan • PSAK 109: Financial Instruments
• PSAK 115: Pendapatan dari Kontrak • PSAK 115: Income from Contracts with
dengan Pelanggan Customers
• PSAK 201: Penyajian Laporan Keuangan • PSAK 201; Presentation of Financial
Statements
• PSAK 207: Laporan Arus Kas • PSAK 207: Statement of Cash Flows
• PSAK 216: Aset Tetap • PSAK 216: Fixed Assets
• PSAK 219: Imbalan Kerja • PSAK 219: Employee Benefits
• PSAK 228: Investasi pada Entitas Asosiasi • PSAK 228: Investment in Associated
dan Ventura Bersama Entities and Joint Ventures
• PSAK 232: Instrumen Keuangan Penyajian • PSAK 232: Financial Instruments:
Presentation.
• PSAK 236: Penurunan Nilai Aset • PSAK 236 Impairment of Asset
• PSAK 237: Provisi, Liabilitas Kontijensi • PSAK 237: Provisions, Contingent
dan Aset Kontijensi Liabilities and Contingent Assets
• PSAK 238: Aset Takberwujud • PSAK 238: Intangible Assets
• PSAK 240: Properti Investasi • PSAK 240: Investment Property
Final Draft/09 Februari 2026 41 Paraf:
Page 1073
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.d. Standar akuntansi keuangan yang berlaku 2.d. Financial accounting standards effective in
efektif pada tahun berjalan (lanjutan) the current year (continued)
Implementasi amendemen standar tersebut The implementation of the above amendment
tidak memiliki dampak yang material terhadap to standards had no material on the amounts
jumlah yang dilaporkan di periode berjalan reported for the current period or prior financial
atau tahun sebelumnya. year.
2.e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi 2.e. Transactions with related parties
Dalam menjalankan usahanya, Bank In the normal course of its business, the Bank
melakukan transaksi dengan pihak-pihak enters into transactions with related parties
berelasi seperti yang didefinisikan dalam which are defined under PSAK 224 regarding
PSAK 224 tentang “Pengungkapan Pihak- “Related Party Disclosures”.
pihak Berelasi”.
Pihak berelasi adalah orang atau entitas yang A related party is a person or an entity that is
terkait dengan entitas pelapor: related to the reporting entity:
a. Orang atau anggota keluarga dekatnya a. A person or a close member of that
mempunyai relasi dengan entitas pelapor person’s family is related to a reporting
jika orang tersebut: entity if that person:
i. memiliki pengendalian atau i. has control or joint control of the
pengendalian bersama atas entitas reporting entity;
pelapor;
ii. memiliki pengaruh signifikan atas ii. has significant influence over the
entitas pelapor; atau reporting entity; or
iii. merupakan personel manajemen kunci iii. Is a member of the key management
entitas pelapor atau entitas induk dari personnel of the reporting entity or of a
entitas pelapor. parent of the reporting entity.
b. Suatu entitas berelasi dengan entitas b. An entity is related to the reporting entity if
pelapor jika memenuhi salah satu hal any of the following conditions applies:
berikut:
i. Entitas dan entitas pelapor adalah i. The entity and the reporting entity are
anggota dari kelompok usaha yang members of the same group (which
sama (artinya entitas induk, entitas means that each parent, subsidiary,
anak, dan sesama entitas anak saling and fellow subsidiaries are related to
berelasi dengan entitas anak lainnya); the others);
ii. Satu entitas adalah entitas asosiasi ii. One entity is an associate or joint
atau ventura bersama dari entitas lain venture of the other entity (or an
(atau entitas asosiasi atau associate or joint venture of a
ventura bersama yang merupakan member of a group of which the other
anggota suatu kelompok usaha, entity is a member);
dimana entitas lain tersebut adalah
anggotanya);
Final Draft/09 Februari 2026 42 Paraf:
Page 1074
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.e. Transaksi dengan pihak-pihak berelasi 2.e. Transactions with related parties
(lanjutan) (continued)
iii. Kedua entitas tersebut adalah ventura iii. Both entities are joint ventures of the
bersama dari pihak ketiga yang sama; same third party;
iv. Satu entitas adalah ventura bersama iv. One entity is a joint venture of a third
dari entitas ketiga dan entitas yang lain entity and the other entity is an
adalah entitas asosiasi dari entitas associate of the third entity;
ketiga;
v. Entitas tersebut adalah suatu program v. The entity is a post-employment
imbalan pascakerja untuk imbalan benefit plan for the benefit of
kerja dari salah satu entitas pelapor employees of either the reporting
atau entitas yang terkait dengan entity, or an entity related to the
entitas pelapor. Jika entitas pelapor reporting entity. If the reporting entity
adalah entitas yang in itself such a plan, the sponsoring
menyelenggarakan program tersebut, employers are also related to the
maka entitas sponsor juga berelasi reporting entity;
dengan entitas pelapor;
vi. Entitas yang dikendalikan atau vi. The entity is controlled or jointly
dikendalikan bersama oleh orang yang controlled by a person identified in (a);
diidentifikasi dalam huruf (a);
vii. Orang yang diidentifikasi dalam huruf vii. A person identified in (a) (i) has
(a) (i) memiliki pengaruh signifikan significant influence over the entity or
atas entitas atau merupakan personel is a member of the key management
manajemen kunci entitas (atau entitas personnel of the entity (or a parent of
induk dari entitas); atau the entity; or
viii. Entitas atau anggota dari kelompok viii. The entity or any members of a group
dimana entitas merupakan bagian dari of which it is a part, provides key
kelompok tersebut, menyediakan jasa management personnel services to the
personel manajemen kunci kepada reporting entity or to the parent of the
entitas pelapor atau kepada entitas reporting entity.
induk dari entitas pelapor.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi, Transaction with related parties, except for key
kecuali dengan personel manajemen kunci, management personnel is conducted under
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang terms and conditions similar with third party
sama dengan transaksi-transaksi dengan transactions. The transactions to be conducted
pihak ketiga. Transaksi yang dilakukan LPEI by LPEI will be in accordance with the
akan memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Financial Services Authority Regulation
Keuangan (POJK) No.42/POJK.04/2020 (POJK) No.42/POJK.04/2020 about “Affiliated
tentang “Transaksi Afiliasi dan Transaksi Transactions and Conflict of Interest
Benturan Kepentingan”, pada saat transaksi- Transactions”, when the transactions are
transaksi tersebut dilakukan. conducted.
Entitas yang berelasi dengan pemerintah A government-related entity is an entity that is
adalah entitas yang dikendalikan, controlled, jointly controlled, or significant
dikendalikan bersama, atau dipengaruhi oleh influence by a government. Government
pemerintah. Pemerintah mengacu kepada refers to government agencies and similar
pemerintah, instansi pemerintah dan badan bodies wheter local, national, or international.
yang serupa baik lokal, nasional, maupun
internasional.
Final Draft/09 Februari 2026 43 Paraf:
Page 1075
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
Seluruh transaksi dan saldo yang material All material transactions and balances with
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan the related parties are disclosed in the
dalam catatan atas laporan keuangan relevant notes to consolidated financial
konsolidasian yang relevan dan rinciannya statements and the details are presented in
telah disajikan dalam Catatan 41. Note 41.
LPEI menerapkan PSAK 109, “Instrumen LPEI adopted PSAK 109, “Financial
Keuangan” Instruments”
Aset keuangan LPEI terdiri dari kas giro pada LPEI financial assets consist of current
Bank Indonesia, giro pada bank, penempatan accounts with Bank Indonesia, current
pada bank, efek-efek, tagihan derivatif, accounts with banks, placements with banks,
pembiayaan dan piutang syariah, piutang securities, derivative receivables, financing
pembiayaan garansi, piutang asuransi dan and sharia receivables, guarantee financing
penjaminan, tagihan akseptasi, dan aset lain- receivables, insurance and guarantee
lain (bunga yang masih akan diterima dan receivables, acceptances receivable, and
uang jaminan). other assets (accrued interest receivables and
refundable deposits).
Liabilitas keuangan LPEI terdiri dari liabilitas LPEI’s financial liabilities consist of current
segera, liabilitas akseptasi, efek-efek utang liabilities, acceptances payable, securities
yang diterbitkan, liabilitas terkait dengan issued, derivative payables, debt, fund
transaksi liabilitas derivatif, pinjaman yang borrowings, insurance payables, guarantee
diterima, utang asuransi, utang penjaminan, payables, liability related to reverse repos,
liabilitas sewa guna usaha, dan liabilitas lain- lease liabilities, and other liabilities (accrued
lain (bunga yang masih harus dibayar, interest payable, tantiem and accrued bonus,
tantiem, dan jasa produksi, kewajiban kepada liabilities to reguarantor).
penjamin ulang).
Pengujian SPPI SPPI Test
Sebagai langkah pertama dari proses As a first step of its classification process,
klasifikasi, LPEI menilai persyaratan LPEI assesses the contractual terms of
kontraktual keuangan untuk mengidentifikasi financial to identify whether they meet the
apakah instrumen keuangan memenuhi SPPI test (Solely Payment of Principal and
pengujian SPPI (Solely Payment of Principal Interest).
and Interest).
Pokok pinjaman untuk tujuan pengujian ini Principal for the purpose of this test is defined
didefinisikan sebagai nilai wajar dari aset as the fair value of the financial asset at initial
keuangan pada pengakuan awal dan dapat recognition and may change over the life of
berubah selama umur aset keuangan the financial asset (for example, if there are
(misalnya, jika ada pembayaran pokok atau repayments of principal or amortisation of the
amortisasi premi/diskon). premium/discount).
Final Draft/09 Februari 2026 44 Paraf:
Page 1076
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
Elemen bunga yang paling signifikan dalam The most significant elements of interest within
perjanjian pembiayaan biasanya adalah a lending arrangement are typically the
pertimbangan atas nilai waktu dari uang dan consideration for the time value of money and
risiko kredit. Untuk membuat penilaian SPPI, financing risk. To make the SPPI assessment,
LPEI menerapkan pertimbangan dan LPEI applies judgement and considers
memperhatikan faktor-faktor yang relevan relevant factors such as the currency in which
seperti mata uang dimana aset keuangan the financial asset is denominated, and the
didenominasikan, dan periode pada saat suku period for which the interest rate is set.
bunga ditetapkan.
(i) Klasifikasi (i) Classification
Sebaliknya, persyaratan kontraktual In contrast, contractual terms that
yang memberikan eksposur lebih dari de introduce a more than de minimis
minimis atas risiko atau volatilitas dalam exposure to risks or volatility in the
arus kas kontraktual yang tidak terkait contractual cash flows that are
dengan dasar pengaturan pinjaman, unrelated to a basic lending
tidak menimbulkan arus kas kontraktual arrangement, do not give rise to
SPPI atas jumlah saldo. Dalam kasus contractual cash flows that are SPPI on
seperti itu, aset keuangan diharuskan the amount outstanding. In such cases,
untuk diukur pada Nilai Wajar melalui the financial asset is required to be
Laba Rugi (FVPL). measured at Fair Value Through Profit
or Loss (FVPL).
Penilaian model bisnis Business model assessment
LPEI menentukan model bisnisnya LPEI determines its business model at
berdasarkan tingkat yang paling the level that best reflects how it
mencerminkan bagaimana LPEI manages LPEI of financial assets to
mengelola kelompok aset keuangannya achieve its business objective.
untuk mencapai tujuan bisnisnya.
Model bisnis LPEI tidak dinilai LPEI business model is not assessed
berdasarkan masing-masing instrumen on an instrument-by-instrument basis,
nya, tetapi pada tingkat portofolio secara but at a higher level of aggregated
agregat yang lebih tinggi dan didasarkan portfolios and is based on observable
pada faktor-faktor yang dapat diamati factors such as:
seperti:
• Bagaimana kinerja model bisnis • How the performance of the
dan aset keuangan yang dimiliki business model and the financial
dalam model bisnis tersebut assets held within that business
dievaluasi dan dilaporkan kepada model are evaluated and reported
personel manajemen kunci; to the entity's key management
personnel;
Final Draft/09 Februari 2026 45 Paraf:
Page 1077
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Penilaian model bisnis (lanjutan) Business model assessment (continued)
• Risiko yang mempengaruhi kinerja • The risks that affect the
model bisnis (dan aset keuangan performance of the business model
yang dimiliki dalam model bisnis (and the financial assets held
tersebut) dan, khususnya, within that business model) and, in
bagaimana cara risiko tersebut particular how the way those risks
dikelola; are managed;
• Bagaimana manajer bisnis • How managers of the business are
dikompensasi (misalnya, apakah compensated (for example,
kompensasi didasarkan pada nilai whether the compensation is based
wajar dari aset yang dikelola atau on the fair value of the assets
pada arus kas kontraktual yang managed or on the contractual
tertagih); cash flows collected);
• Frekuensi, nilai, dan waktu • The expected frequency, value,
penjualan yang diharapkan, juga and timing of sales, are also
merupakan aspek penting dari important aspects of LPEI
penilaian LPEI. assessment.
Penilaian model bisnis didasarkan pada The business model assessment is
skenario yang diharapkan secara wajar based on reasonably expected scenarios
tanpa mempertimbangkan skenario without taking “worst case” or “stress
“worst case” atau “stress case”. Jika arus case” scenarios into account. If cash
kas setelah pengakuan awal flows after initial recognition are realized
direalisasikan dengan cara yang in a way that is different from original
berbeda dari yang awal diharapkan, expectations, LPEI does not change the
LPEI tidak mengubah klasifikasi aset classification of the remaining financial
keuangan dimiliki yang tersisa dalam assets held in that business model, but
model bisnis tersebut, tetapi incorporates such information when
memasukkan informasi tersebut dalam assessing newly originated or newly
melakukan penilaian atas aset keuangan purchased financial assets going
yang baru atau yang baru dibeli forward.
selanjutnya.
LPEI mengklasifikasikan aset LPEI classifies its financial assets in the
keuangannya berdasarkan kategori following categories at initial recognition:
sebagai berikut pada saat pengakuan
awal:
a. Aset keuangan yang diukur pada a. Financial assets measured at
biaya perolehan diamortisasi amortized cost
LPEI mengukur aset keuangan LPEI measures financial assets at
dengan biaya perolehan diamortisasi amortized cost if both of the
jika kedua kondisi berikut dipenuhi: following conditions are met:
Final Draft/09 Februari 2026 46 Paraf:
Page 1078
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
• Aset keuangan dikelola dalam • The financial asset is held within
model bisnis yang bertujuan untuk a business model with the
memiliki aset keuangan dalam objective to hold financial assets
rangka mendapatkan arus kas in order to collect contractual
kontraktual. cash flows.
• Persyaratan kontraktual dari aset • The contractual terms of the
keuangan yang pada tanggal financial asset give rise on
tertentu meningkatkan arus kas specified dates to cash flows that
yang semata-mata dari pembayaran are solely payments of principal
pokok dan bunga dari jumlah pokok and interest (SPPI) on the
terutang (SPPI). principal amount outstanding.
b. Aset keuangan yang diukur pada nilai b. Financial assets measured at fair
wajar melalui penghasilan value through other comprehensive
komprehensif lain (FVOCI). income (FVOCI).
LPEI mengukur aset keuangan yang LPEI measures financial assets at
diukur pada nilai wajar melalui fair value through other
penghasilan komprehensif lain ketika comprehensive income when both of
kedua kondisi berikut terpenuhi: the following conditions are met:
• Aset keuangan yang dikelola • Financial assets are managed to
untuk mendapatkan arus kas collect the contractual cash flows
kontraktual dan menjual aset and sell the assets; and
keuangan; dan
• Arus kas kontraktual tersebut • The contractual cash flows are
semata dari pembayaran pokok solely payments of principal and
dan bunga (SPPI). interest (SPPI).
c. Aset keuangan yang diukur pada c. Financial assets measured at fair
nilai wajar melalui laba rugi (FVPL). value through profit or loss (FVPL).
LPEI menerapkan kategori aset LPEI applies the category of
keuangan berdasarkan nilai wajar financial assets based on fair value
melalui laba rugi jika tidak through profit or loss if it does not
memenuhi kriteria sebagai biaya meet the criteria as amortized cost
perolehan diamortisasi atau nilai or fair value through other
wajar melalui penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
•
•
Final Draft/09 Februari 2026 47 Paraf:
Page 1079
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke Financial liabilities are classified into the
dalam kategori sebagai berikut: following categories:
a. Liabilitas keuangan yang diukur pada a. Financial liabilities at fair value through
nilai wajar melalui laba rugi. profit or loss.
Liabilitas keuangan yang diukur pada Financial liabilities at fair value through
nilai wajar melalui laporan laba rugi profit or loss consist of two sub-
terdiri dari dua sub-kategori, yaitu categories, financial liabilities
liabilitas keuangan diklasifikasikan classified as held for trading and
sebagai diperdagangkan dan liabilitas financial liabilities designated by LPEI
keuangan yang pada saat pengakuan as at fair value through profit or loss
awal telah ditetapkan oleh LPEI untuk upon initial recognition.
diukur pada nilai wajar melalui
laporan laba rugi.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan A financial liability is classified as held
sebagai diperdagangkan jika diperoleh for trading if it is acquired or incurred
atau dimiliki LPEI untuk dijual atau principally by LPEI for the purpose of
dibeli kembali dalam waktu dekat, atau selling or repurchasing it in the near
dimiliki sebagai bagian dari portofolio term, or if it is part of portfolio of
instrumen keuangan tertentu yang identified financial instrument that are
dikelola bersama untuk memperoleh managed together pattern of short
laba jangka pendek atau position term profit taking.
taking.
b. Liabilitas keuangan yang diukur c. Financial liabilities
b. measured at
berdasarkan biaya perolehan amortized cost
diamortisasi
•
Liabilitas keuangan yang diukur • Financial liabilities at amortized cost
berdasarkan biaya perolehan are financial liabilities that are not held
diamortisasi merupakan liabilitas for trading nor designated as at fair
keuangan yang tidak dimiliki untuk value through profit or loss upon the
dijual atau ditentukan sebagai diukur recognition liability.
pada nilai wajar melalui laporan laba
rugi saat pengakuan liabilitas.
•
Final Draft/09 Februari 2026 48 Paraf:
Page 1080
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
•
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
•
(i) Klasifikasi (lanjutan) (i) Classification (continued)
Kategori yang didefinisikan oleh PSAK 109 / Golongan (ditentukan oleh LPEI)/
Category as defined by PSAK 109 Class (as determined by LPEI)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi/Financial assets at fair value Tagihan derivatif/derivative receivables
through profit or loss
Giro pada Bank Indonesia/Current
accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank-bank lain/Current accounts
with other banks
Penempatan pada bank Indonesia dan
Aset keuangan yang diukur pada biaya bank-bank lain/Placements with Bank
Aset keuangan/ perolehan yang diamortisasi/Financial assets at Indonesia and other banks
Financial assets amortised cost Tagihan akseptasi/Acceptances
receivables
Pembiayaan, piutang pembiayaan garansi,
tagihan akseptasi/Financing receivables,
guarantee financing receivables,
acceptances receivable
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui penghasilan komprehensif lain/Financial
Efek-efek/Marketable securities
assets at fair value through other
comprehensive income
Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar
melalui laba rugi/Financial liabilities at fair value Liabilitas derivatif/Derivative payables
through profit or loss
Liabilitas segera/Obligation due
immediately
Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli
kembali/Securities sold under agreements
to repurchase
Liabilitas keuangan/
Liabilitas akseptasi/Acceptable payables
Financial liabilities Liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya
Efek-efek yang ditebitkan/Marketable
perolehan diamortisasi/Financial liabilities at
securities issued
amortised cost
Pinjaman yang diterima, utang asuransi,
utang penjaminan, liabilitas sewa guna
usaha/Fund Borrowings, insurance
payables, guarantee payables, lease
liabilities
Liabilitas lain-lain/Other liabilities
Final Draft/09 Februari 2026 49 Paraf:
Page 1081
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(ii) Metode suku bunga efektif (ii) Effective interest method
Metode suku bunga efektif adalah The effective interest method is a
metode untuk menghitung biaya method of calculating the amortized cost
diamortisasi instrumen utang dan alokasi of a debt instrument and of allocating
pendapatan bunga selama periode yang interest income over the relevant period.
relevan. Suku bunga efektif yang The effective interest rate is the rate
mendiskonto penerimaan kas masa exactly that discounts estimated future
depan (termasuk semua biaya pada cash receipts (including all fees on points
poin-poin yang dibayar atau diterima paid or received that form an integral
yang membentuk bagian integral dari part of the effective interest rate,
suku bunga efektif, biaya transaksi dan transaction costs and other premiums or
premi atau diskon lainnya) sepanjang discounts) through the expected life of
umur ekonomis yang diharapkan dari the debt instrument, or (where
instrumen utang, atau (jika lebih tepat) appropriate) a shorter period, to the net
periode yang lebih singkat, dengan carrying amount on the initial recognition.
jumlah tercatat neto pada pengakuan
awal.
(iii) Pengakuan awal (iii) Initial recognition
LPEI pada awalnya mengakui kredit LPEI initially recognizes loans and
yang diberikan serta simpanan diukur deposits at fair value on the date of
pada nilai wajar pada tanggal perolehan. origination.
Pembelian dan penjualan aset keuangan Regular way purchases and sales of
yang lazim (regular) diakui pada tanggal financial assets are recognized on the
perdagangan dimana LPEI memiliki trade date at which LPEI commits to
komitmen untuk membeli atau menjual purchase or sell the asset.
aset tersebut.
Semua aset dan liabilitas keuangan All other financial assets and liabilities
lainnya pada awalnya diakui pada are initially recognized on the trade date
tanggal perdagangan dimana LPEI at which LPEI becomes a party to the
menjadi suatu pihak dalam ketentuan contractual provisions of the instrument.
kontraktual instrumen tersebut.
Pada saat pengakuan awal, aset At the first confession, a financial asset
keuangan atau liabilitas keuangan diukur or financial liability is initially measured at
pada nilai wajar ditambah/dikurang fair value plus/minus (for financial
(untuk instrumen keuangan yang tidak instruments not subsequently measured
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi at fair value through profit or loss)
setelah pengakuan awal) biaya transaksi transaction costs that are directly
yang dapat diatribusikan secara attributable to the acquisition of financial
langsung atas perolehan aset keuangan asset or issue of financial liability.
atau penerbitan liabilitas keuangan.
Final Draft/09 Februari 2026 50 Paraf:
Page 1082
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iii) Pengakuan awal (lanjutan) (iii) Initial recognition (continued)
Biaya transaksi hanya meliputi biaya- Transaction costs include only those
biaya yang dapat diatribusikan secara costs that are directly attributable to the
langsung untuk perolehan suatu aset acquisition of a financial asset or issue of
keuangan atau penerbitan suatu liabilitas a financial liability and are incremental
keuangan dan merupakan biaya costs that would not have been incurred if
tambahan yang tidak akan terjadi apabila the financial instrument had not been
instrumen keuangan tersebut tidak acquired or issued. In the case of
diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset financial assets, transaction costs are
keuangan, biaya transaksi ditambahkan added to the amount recognized initially,
pada jumlah yang diakui pada awal while for financial liabilities, transaction
pengakuan aset, sedangkan untuk costs are deducted from the amount of
liabilitas keuangan, biaya transaksi debt recognized initially.
dikurangkan dari jumlah utang yang
diakui pada awal pengakuan liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi Such transactions costs are amortized
selama umur instrumen berdasarkan over the terms of the instruments based
metode suku bunga efektif dan dicatat on the effective interest method and are
sebagai bagian dari pendapatan bunga recorded as part of interest income for
untuk biaya transaksi sehubungan transaction costs related to financial
dengan aset keuangan atau sebagai assets or interest expenses for
bagian dari beban bunga untuk biaya transaction costs related to financial
transaksi sehubungan dengan liabilitas liabilities.
keuangan.
(iv) Pengukuran setelah pengakuan awal (iv) Subsequent measurement
Setelah pengakuan awal, LPEI After initial recognition, LPEI measures
mengukur aset keuangan, sesuai financial assets, according to the
dengan klasifikasi aset keuangan pada classification of financial assets at
(i) Biaya perolehan diamortisasi; (ii) Nilai (i) Amortized cost; (ii) Fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif other comprehensive income; or (iii) Fair
lain; atau (iii) Nilai wajar melalui laba value through profit or loss.
rugi.
- Aset Keuangan yang diukur pada - Financial Assets at amortized cost
biaya perolehan diamortisasi Aset Financial assets at amortized cost are
keuangan pada biaya perolehan measured by adding up the financial
diamortisasi diukur dengan assets measured at initial recognition
menjumlahkan aset keuangan yang minus principal payments, added or
diukur saat pengakuan awal reduced by cumulative amortization
dikurangi pembayaran pokok, using the effective interest method
ditambah atau dikurangi dengan calculated from the difference
amortisasi kumulatif menggunakan between the initial value and the
metode bunga efektif yang dihitung maturity value and adjusted for the
dari selisih antara nilai awal dan nilai allowance for losses.
jatuh temponya dan disesuaikan
dengan penyisihan kerugiannya.
Final Draft/09 Februari 2026 51 Paraf:
Page 1083
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Pengukuran setelah pengakuan awal (iv) Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
Pendapatan bunga dihitung Interest income is calculated using the
menggunakan metode bunga efektif effective interest method by applying an
yaitu dengan menerapkan suku bunga effective interest rate to the gross
efektif atas jumlah tercatat bruto aset carrying amount of financial assets,
keuangan, kecuali untuk: except for:
a) aset keuangan yang dibeli atau yang a) financial assets purchased or
berasal dari aset keuangan originating from financial assets
memburuk. Untuk aset keuangan deteriorate. For these financial
tersebut, LPEI menerapkan suku assets, LPEI applies an effective
bunga efektif yang disesuaikan interest rate adjusted by credit for the
dengan kredit atas biaya perolehan amortized cost of the financial assets
diamortisasi aset keuangan sejak from initial recognition.
pengakuan awal.
b) aset keuangan yang tidak dibeli atau b) financial assets that are not
yang berasal dari aset keuangan purchased or that originate from
memburuk tetapi selanjutnya menjadi financial assets deteriorate but
aset keuangan memburuk. Untuk subsequently become financial assets
aset keuangan tersebut, LPEI deteriorate. For these financial
menerapkan suku bunga efektif atas assets, LPEI applies an effective
biaya perolehan diamortisasi aset interest rate on the amortized cost of
keuangan di periode pelaporan the financial assets in the next
selanjutnya. reporting period.
LPEI dalam suatu periode pelaporan LPEI in a reporting period calculates
menghitung pendapatan bunga dengan interest income by applying the effective
menerapkan metode bunga efektif atas interest method on the acquisition cost of
biaya perolehan diamortisasi aset amortized financial assets, in the next
keuangan, pada periode pelaporan reporting period, calculating interest
selanjutnya, menghitung pendapatan income by applying an effective interest
bunga dengan menerapkan suku bunga rate on the gross carrying amount if the
efektif atas jumlah tercatat bruto jika credit risk of the financial instrument
risiko kredit instrumen keuangan improves so that the financial assets no
tersebut membaik sehingga aset longer experience impairment of credit
keuangan tidak lagi mengalami value and improvement can be
penurunan nilai kredit dan perbaikan objectively related to an event that
tersebut secara objektif dapat dikaitkan occurs after the requirements listed in
dengan suatu peristiwa yang terjadi point (b) of the above paragraph are
setelah persyaratan yang tercantum applied (for example an improvement in
dalam poin (b) paragraf di atas the borrower's credit rating).
diterapkan (misalnya perbaikan
peringkat kredit peminjam).
Final Draft/09 Februari 2026 52 Paraf:
Page 1084
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Pengukuran setelah pengakuan awal (iv) Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
- Aset Keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets measured at fair value
wajar melalui penghasilan through other comprehensive income.
komprehensif lain.
Keuntungan atau kerugian aset Gains or losses of financial assets
keuangan yang diukur pada nilai wajar measured at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain comprehensive income are recognized
diakui dalam penghasilan in other comprehensive income until the
komprehensif lain sampai aset financial assets are derecognized or
keuangan dihentikan pengakuannya reclassified, except:
atau direklasifikasi, kecuali:
a. bunga yang dihitung menggunakan a. interest calculated using the effective
metode bunga efektif diakui dalam interest method is recognized in profit
laba rugi, jumlah yang diakui dalam or loss, the amount recognized in
laba rugi sama dengan jumlah yang profit or loss is equal to the amount to
akan diakui dalam laba rugi jika be recognized in profit or loss if the
aset keuangan diukur pada biaya financial asset is measured at
perolehan diamortisasi; amortized cost;
b. keuntungan atau kerugian b. impairment gains or losses; or
penurunan nilai; atau
c. keuntungan atau kerugian selisih c. foreign exchange gains or losses.
kurs.
Ketika aset keuangan dihentikan When a financial asset is derecognized,
pengakuannya, keuntungan atau the cumulative gain or loss previously
kerugian kumulatif yang telah diakui recognized in other comprehensive
sebelumnya dalam penghasilan income is reclassified from equity to
komprehensif lain direklasifikasi dari profit or loss as a reclassification
ekuitas ke laba rugi sebagai adjustment.
penyesuaian reklasifikasi.
Khusus untuk aset keuangan Specifically for financial assets in the
berbentuk instrumen ekuitas, jumlah form of equity instruments, the amounts
yang disajikan pada penghasilan presented in other comprehensive
komprehensif lainnya tidak selanjutnya income are not subsequently
dialihkan ke laba rugi. Akan tetapi, transferred to profit or loss. However,
LPEI dapat mengalihkan keuntungan LPEI can transfer cumulative gains or
atau kerugian kumulatif pada ekuitas. losses on equity.
- Aset keuangan yang diukur pada nilai - Financial assets measured at fair value
wajar melalui laba rugi through profit or loss
Aset dinilai pada nilai wajar. Seluruh Assets are valued at fair value. All gains
keuntungan dan kerugian yang timbul and losses arising from changes in fair
akibat perubahan nilai wajar diakui value are recognized in profit or loss,
pada laporan laba rugi, kecuali except for hedging instruments that are
instrumen lindung nilai yang ditetapkan designated in certain hedging
kedalam hubungan lindung nilai relationships.
tertentu.
Final Draft/09 Februari 2026 53 Paraf:
Page 1085
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(iv) Pengukuran setelah pengakuan awal (iv) Subsequent measurement (continued)
(lanjutan)
LPEI menerapkan persyaratan LPEI applies an impairment requirement
penurunan nilai untuk aset keuangan for financial assets measured at
yang diukur pada biaya perolehan amortized cost and financial assets in
diamortisasi dan aset keuangan dalam the form of debt instruments that are
bentuk instrumen utang yang diukur measured at fair value through other
pada nilai wajar melalui penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Kebijakan akuntansi terkait The accounting policy related to the
pencadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses for
atas aset keuangan dapat mengacu financial asset can be seen on Note 2q.
pada Catatan 2q.
Setelah pengakuan awal, LPEI After initial recognition, LPEI measures
mengukur liabilitas keuangan, yang financial liabilities, are classified into the
diklasifikasikan ke dalam kategori following categories at; (i) Financial
sebagai berikut; (i) Liabilitas keuangan liabilities at fair value through profit or
yang diukur pada nilai wajar melalui loss, which has 2 (two) sub-
laporan laba rugi, yang memiliki 2 (dua) classifications, i.e. those designated as
sub-klasifikasi, yaitu liabilitas keuangan financial liabilities such upon initial
yang ditetapkan demikian pada saat recognition and those classified as held
pengakuan awal dan diklasifikasikan for trading and; (ii) Other financial
dalam kelompok diperdagangkan dan; liabilities. Other financial liabilities pertain
(ii) Liabilitas keuangan lain. Liabilitas to financial liabilities that are not held for
keuangan lainnya merupakan liabilitas trading nor designated as at fair value
keuangan yang tidak dimiliki untuk dijual through profit or loss upon recognition of
atau ditentukan sebagai nilai wajar the liability.
melalui laba rugi saat pengakuan
liabilitas.
(v) Penghentian Pengakuan (v) Derecognition
LPEI menghentikan pengakuan aset LPEI derecognizes a financial asset
keuangan pada saat hak kontraktual when the contractual rights to the cash
atas arus kas yang berasal dari aset flows from the financial asset expire, or
keuangan tersebut berakhir, atau LPEI when it transfers the rights to receive the
mentransfer seluruh hak untuk menerima contractual cash flows on the financial
arus kas kontraktual dari aset keuangan asset in a transaction in which
dalam transaksi dimana LPEI secara substantially all the risks and rewards of
substansial telah mentransfer seluruh ownership of the financial asset are
risiko dan manfaat atas kepemilikan aset transferred. Any rights or liabilities in
keuangan yang ditransfer. Setiap hak transferred financial assets that is
atau kewajiban atas aset keuangan yang created or retained by LPEI is
ditransfer yang timbul atau yang masih recognized as a separate asset or
dimiliki oleh LPEI diakui sebagai aset liability.
atau liabilitas secara terpisah.
Final Draft/09 Februari 2026 54 Paraf:
Page 1086
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(v) Penghentian Pengakuan (lanjutan) (v) Derecognition (continued)
Dalam transaksi dimana LPEI secara In transactions in which LPEI neither
substansial tidak memiliki atau tidak retains nor transfers substantially all the
mentransfer seluruh risiko dan manfaat risks and rewards of ownership of a
atas kepemilikan aset keuangan, LPEI financial asset, LPEI derecognizes the
menghentikan pengakuan aset tersebut asset if it does not retain control over the
jika LPEI tidak lagi memiliki asset. The rights and obligations retained
pengendalian atas aset tersebut. Hak in the transfer are recognized separately
dan kewajiban yang timbul atau yang as assets and liabilities as appropriate. In
masih dimiliki dalam transfer tersebut transfers in which control over the asset is
diakui secara terpisah sebagai aset atau retained, LPEI continues to recognize the
liabilitas. Dalam transfer dimana asset to the extent of its continuing
pengendalian atas aset masih dimiliki, involvement, determined by the extent to
LPEI tetap mengakui aset yang which it is exposed to changes in the
ditransfer tersebut sebesar keterlibatan value of the transferred asset.
berkelanjutan, dimana tingkat
keberlanjutan LPEI dalam aset yang
ditransfer adalah sebesar perubahan
nilai aset yang ditransfer.
a. Penghentian pengakuan atas a. Derecognition due to substantial
modifikasi substansial atas syarat dan modification of terms and condition
ketentuan
Jika modifikasi atas aset keuangan If the modification of the financial asset
tidak menghasilkan penghentian does not result in the termination of
pengakuan aset keuangan, maka recognition of the financial asset, LPEI
LPEI akan mencatat aset keuangan will record the financial asset as the
tersebut sebagai aset keuangan modified financial asset at the date of
modifikasian pada tanggal modifikasi. modification. The difference between
Selisih jumlah tercatat bruto aset the gross carrying amount of the initial
keuangan awal dengan nilai wajar financial assets and the fair value of
aset modifikasian diakui di laba rugi. the modified assets is recognized in
Pendapatan atau biaya transaksi profit or loss. The income or
yang terjadi sehubungan dengan transaction costs incurred in
kejadian modifikasi diakui sebagai connection with the modification event
bagian dari keuntungan atau kerugian are recognized as part of the gain or
atas modifikasi tersebut. loss on the modification.
Final Draft/09 Februari 2026 55 Paraf:
Page 1087
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(v) Penghentian Pengakuan (lanjutan) (v) Derecognition (continued)
b. Penghentian pengakuan selain b. Derecognition other than for
modifikasi substansial substantial modification
Aset keuangan dihentikan Financial assets are derecognized if:
pengakuannya jika:
• hak kontraktual atas arus kas yang • the contractual rights to receive
berasal dari aset keuangan cash flows from the financial assets
tersebut berakhir; atau have expired; or
• LPEI telah mentransfer haknya • LPEI has transferred its rights to
untuk menerima arus kas yang receive cash flows from the asset or
berasal dari aset tersebut atau has assumed an obligation to pay
menanggung liabilitas untuk the cash flows in full without
membayarkan arus kas yang material delay to third parties under
diterima tersebut secara penuh a ‘pass-through’ arrangement; and
tanpa penundaan berarti kepada either (a) LPEI has transferred
pihak ketiga dan antara (a) LPEI substantially all the risks and
telah mentransfer secara rewards of the assets, or (b) LPEI
substansial seluruh risiko dan has neither transferred nor retained
manfaat atas aset, atau (b) LPEI substantially all the risks and
tidak mentransfer maupun tidak rewards of the asset, but has
memiliki secara substansial transferred the control of the asset.
seluruh risiko dan manfaat atas
aset, tetapi telah mentransfer
kendali atas aset.
LPEI menghapusbukukan aset LPEI writes off a financial asset and
keuangan dan kerugian penurunan any related impairment losses, when
nilai terkait, pada saat LPEI LPEI determines that the collectibility
menentukan bahwa kemungkinan of financial assets is relatively remote.
tertagihnya aset keuangan tersebut This decision is reached after
relatif kecil. Keputusan ini diambil considering information such as
setelah mempertimbangkan informasi recoverability of the amount due from
seperti kemungkinan tertagihnya borrowers, the occurrence of
piutang dari debitur, telah terjadinya significant changes in the financial
perubahan signifikan pada posisi position of borrower/financial asset
keuangan debitur/penerbit aset issuer such that the borrower/issuer
keuangan sehingga debitur/penerbit can no longer pay the obligation, or
tidak lagi dapat melunasi that proceeds from collateral will not be
kewajibannya, atau hasil penjualan sufficient to pay back the entire
agunan tidak akan cukup untuk exposure. The days past due used to
melunasi seluruh eksposur. Jumlah trigger write off of unsecured financing
hari lewat jatuh tempo yang in retail portfolio are broadly driven by
digunakan untuk memicu past experiences which shows that
penghapusan pembiayaan tanpa once an account reaches the certain
jaminan dalam portofolio ritel number of days past due, the
ditentukan berdasarkan pengalaman probability of recovery is almost zero.
akun masa lalu yang menunjukkan
ketika suatu akun mencapai jumlah
hari lewat jatuh tempo tertentu, maka
probabilitas pengembalian dari akun
tersebut mendekati nol.
Final Draft/09 Februari 2026 56 Paraf:
Page 1088
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(v) Penghentian pengakuan (lanjutan) (v) Derecognition (continued)
Pembiayaan dan piutang atau aset Financing and receivables or other
keuangan lain dihapusbukukan ketika financial assets are written off when
tidak terdapat prospek yang realistis there is no realistic prospect of collection
mengenai pengembalian pembiayaan in the near future or the normal
dan piutang atau hubungan normal relationship between LPEI and the
antara LPEI dan debitur telah berakhir. borrowers has ceased to exist. When
Ketika pembiayaan dan piutang tidak financing and receivables are deemed
dapat dilunasi, maka akan uncollectible, they are written off against
dihapusbukukan dengan mendebit the related allowance for impairment
cadangan kerugian penurunan nilai. losses.
Penerimaan kas atas Pembiayaan yang Incoming funds from written off financing
telah dihapusbuku diakui sebagai is recognized as other operating income
pendapatan operasional selain bunga. other than interest income.
Ketika LPEI telah mentransfer hak untuk When LPEI has transferred its rights to
menerima arus kas dari aset atau telah receive cash flows from an asset or has
memasuki pass-through arrangement entered into a pass-through arrangement
dan tidak mentransfer serta tidak and has neither transferred nor retained
mempertahankan secara substansial substantially all the risks and rewards of
seluruh risiko dan manfaat atas aset the asset nor transferred control of the
atau tidak mentransfer kendali atas aset, asset, the asset is recognized to the
aset diakui sebesar keterlibatan LPEI extent of LPEI continuing involvement in
yang berkelanjutan atas aset tersebut. the asset.
Melanjutkan keterlibatan yang diambil Continuing involvement that has taken
dalam bentuk jaminan atas aset yang the form of a guarantee over the
ditransfer adalah diukur dari nilai transferred asset is measured at the
minimum tercatat awal dari aset dan lower of original carrying amount of the
jumlah maksimum pertimbangan bahwa asset and the maximum amount of
LPEI diminta untuk membayar kembali. consideration that LPEI could be
required to repay.
Final Draft/09 Februari 2026 57 Paraf:
Page 1089
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(v) Penghentian pengakuan (lanjutan) (v) Derecognition (continued)
Liabilitas keuangan dihentikan Financial liabilities are derecognized
pengakuannya jika liabilitas yang when the obligation under the liability is
ditetapkan dalam kontrak dilepaskan, discharged, cancelled, or has expired.
dibatalkan, atau kadaluarsa. Jika suatu Where an existing financial liability is
liabilitas keuangan yang ada digantikan replaced by another from the same
dengan yang lain oleh pemberi pinjaman lender on substantially different terms, or
yang sama pada keadaan yang secara the terms of an existing liability are
substansial berbeda, atau berdasarkan substantially modified, such an exchange
suatu liabilitas yang ada yang secara or modification is treated as
substansial telah diubah, maka derecognition of the original liability and
pertukaran atau modifikasi tersebut the recognition of a new liability. The
diperlakukan sebagai penghentian difference between the carrying value of
pengakuan liabilitas awal dan the original financial liability and the
pengakuan liabilitas baru. Perbedaan consideration paid is recognized in profit
antara nilai tercatat liabilitas keuangan or loss.
awal dan imbalan yang dibayarkan
diakui dalam laba rugi.
(vi) Pengakuan pendapatan dan beban (vi) Income and expense recoginition
a. Keuntungan dan kerugian yang timbul a. Gains and losses arising from
dari perubahan dalam nilai wajar tidak changes in fair value are not
diakui untuk aset yang dicatat recognized for assets recorded at
berdasarkan perolehan diamortisasi; amortized cost;
b. Keuntungan dan kerugian yang timbul b. Gains and losses arising from
dari perubahan dalam nilai wajar changes in fair value are recognized
diakui dalam laba rugi untuk aset in the of profit and loss for assets
yang diklasifikasikan dalam kelompok classified in the group of financial
aset keuangan yang diukur pada nilai assets measured at fair value through
wajar melalui laba rugi; profit or loss;
c. Keuntungan dan kerugian yang timbul c. Gains and losses arising from
dari perubahan nilai wajar diakui changes in fair value are recognized
dalam penghasilan komprehensif lain in other comprehensive income for
untuk aset yang diklasifikasikan assets classified as fair value through
sebagai nilai wajar melalui other comprehensive income.
penghasilan komprehensif lain.
Pada saat aset keuangan dihentikan When a financial asset is derecognized
pengakuannya atau dilakukan or impaired, the cumulative gains or
penurunan nilai, keuntungan atau losses previously recognized in equity
kerugian kumulatif yang sebelumnya and other comprehensive income are
diakui dalam ekuitas dan penghasilan must recognized in the statement of
komprehensif lain harus diakui pada laba profit or loss.
rugi.
Final Draft/09 Februari 2026 58 Paraf:
Page 1090
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(vii) Reklasifikasi aset keuangan (vii) Reclassification of financial assets
Reklasifikasi atas aset keuangan yang Reclassification of owned financial
dimiliki dilakukan jika adanya perubahan assets is made if there is a change in the
model bisnis untuk pengelolaan aset business model for managing financial
keuangan dan tidak diperkenankan assets and is not allowed to reclassify
untuk melakukan reklasifikasi atas financial liabilities.
liabilitas keuangan.
Perubahan model bisnis sifatnya harus Changes in the business model must
berdampak secara signifikan terhadap have a significant impact on the LPEI
kegiatan operasional LPEI seperti operational activities, such as acquiring,
memperoleh, melepaskan, atau releasing, or ending a line of business. In
mengakhiri suatu lini bisnis. Selain itu, addition, it is necessary to prove these
perlu membuktikan adanya perubahan changes to external parties.
tersebut kepada pihak eksternal.
LPEI akan mereklasifikasi seluruh aset LPEI will reclassify all financial assets
keuangan yang terkena dampak dari affected by changes in business models.
perubahan model bisnis. Perubahan Changes in the objectives of the LPEI
tujuan model bisnis LPEI harus business model should take effect before
berdampak sebelum tanggal the reclassification date.
reklasifikasi.
Yang bukan merupakan perubahan What is not a change in the business
model bisnis adalah: model are:
a. Perubahan intensi berkaitan dengan a. Change in intention relating to a
aset keuangan tertentu (bahkan particular financial asset (even in
dalam situasi perubahan signifikan situations of significant changes in
dalam kondisi pasar). market conditions).
b. Hilangnya sementara pasar tertentu b. The temporary loss of certain
untuk aset keuangan. markets for financial assets.
c. Pengalihan aset keuangan antara c. Transfers of financial assets
bagian dari LPEI dengan model between parts of LPEI with different
bisnis berbeda. business models.
(viii) Saling hapus (viii) Offsetting
Aset keuangan dan liabilitas keuangan Financial assets and financial liabilities
saling hapus dan nilai netonya are offset and the net amount is reported
dilaporkan di laporan posisi keuangan in the statement of financial position if,
jika dan hanya jika, saat ini terdapat hak and only if, there is currently an
yang berkekuatan hukum untuk saling enforceable legal rights to offset the
hapus jumlah keduanya dan terdapat recognised amounts and there is an
intensi untuk diselesaikan secara neto, intention to settle on a net basis, or to
atau untuk merealisasikan aset dan realise the assets and settle the liabilities
menyelesaikan liabilitas secara simultaneously.
bersamaan.
Final Draft/09 Februari 2026 59 Paraf:
Page 1091
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(viii) Saling hapus (lanjutan) (viii) Offsetting (continued)
Hak yang berkekuatan hukum berarti: This means that the right to set off:
a. Tidak terdapat kontinjensi di masa a. Must not be contingent on a future
yang akan datang; dan event; and
b. Hak yang berkekuatan hukum pada b. Must be legally enforceable in all of
kondisi-kondisi berikut ini: the following circumstances:
i. kegiatan bisnis normal; i. the normal course of business;
ii. kondisi kegagalan usaha; dan ii. the event of default; and
iii. kondisi gagal bayar atau iii. the event of insolvency or
bangkrut. bankruptcy.
Pendapatan dan beban disajikan dalam Income and expenses are presented on
jumlah neto hanya jika diperkenankan a net basis only when permitted by the
oleh standar akuntansi. accounting standards.
(ix) Pengukuran biaya perolehan (ix) Amortized cost measurement
diamortisasi
Biaya perolehan diamortisasi dari aset The amortized cost of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan liability is the amount at which the
adalah jumlah aset keuangan atau financial asset or liability is measured at
liabilitas keuangan yang diukur pada initial recognition minus principal
saat pengakuan awal dikurangi repayments, plus or minus the
pembayaran pokok pinjaman, ditambah cumulative amortization using the
atau dikurangi amortisasi kumulatif effective interest method of any
menggunakan metode suku bunga difference between the initial amount
efektif yang dihitung dari selisih antara recognized and the maturity amount and
nilai pengakuan awal dan nilai jatuh minus any reduction for impairment.
temponya dan dikurangi penurunan nilai.
(x) Pengukuran nilai wajar (x) Fair value measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan Fair value is the price that would be
diterima untuk menjual suatu aset atau received to sell an asset or paid to
harga yang akan dibayar untuk transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam transaction between market participants
transaksi teratur antara pelaku pasar at the measurement date. The fair value
pada tanggal pengukuran. Nilai pasar can be obtained from IDMA’s (Interdealer
dapat diperoleh dari Interdealer Market Market Association) or quoted market
Association (IDMA) atau harga pasar prices or broker’s quoted price from
atau harga yang diberikan oleh broker Bloomberg and Reuters on the
(quoted price) dari Bloomberg dan measurement date.
Reuters pada tanggal pengukuran.
Final Draft/09 Februari 2026 60 Paraf:
Page 1092
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(x) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (x) Fair value measurement (continued)
Selain itu, untuk tujuan pelaporan In addition, for financial reporting
keuangan, pengukuran nilai wajar purposes, fair value measurements are
dikategorikan ke Level 1, 2 atau 3 categorized into Level 1, 2 or 3 based on
berdasarkan tingkat input untuk the degree to which the inputs to the fair
pengukuran nilai wajar yang dapat value measurements are observable and
diobservasi dan signifikansi input pada the significance of the inputs to the fair
pengukuran nilai wajar secara value measurement in its entirety, which
keseluruhan, yang digambarkan sebagai are described as follows:
berikut:
- Tingkat 1 adalah harga kuotasian - Level 1 inputs are quoted prices
(tanpa penyesuaian) di pasar aktif (unadjusted) in active markets for
untuk aset atau liabilitas yang identik identical assets or liabilities that the
yang dapat diakses entitas pada entity can access at the
tanggal pengukuran; measurement date;
- Tingkat 2 adalah input, selain harga - Level 2 inputs are inputs, other than
kuotasian yang termasuk dalam Level quoted prices included within Level 1,
1, yang dapat diobservasi untuk aset which are observable for the asset or
atau liabilitas, baik secara langsung liability, either directly or indirectly;
maupun tidak langsung; dan and
- Tingkat 3 adalah input yang tidak - Level 3 inputs are unobservable
dapat diobservasi untuk aset atau inputs for the asset or liability.
liabilitas.
Jika pasar untuk instrumen keuangan If a market for a financial instrument is
tidak aktif, LPEI menetapkan nilai wajar not active, LPEI establishes fair value
dengan menggunakan teknik penilaian. using a valuation technique. Valuation
Teknik penilaian meliputi penggunaan techniques include using the recent
transaksi pasar terkini yang dilakukan arm’s length transactions between
secara wajar oleh pihak-pihak yang knowledgeable and willing parties (if
mengerti dan berkeinginan (jika available), reference to the current fair
tersedia), referensi atas nilai wajar terkini value of other instruments that are
dari instrumen lain yang secara substantially the same and discounted
substansial serupa dan analisis arus kas cash flow analysis. LPEI uses its own
yang didiskonto. LPEI menggunakan credit risk spreads in determining the fair
credit risk spread sendiri untuk value for its derivative liabilities and all
menentukan nilai wajar dari liabilitas other liabilities for which it has elected
derivatif dan liabilitas lainnya yang telah the fair value option.
ditetapkan menggunakan opsi nilai
wajar.
Ketika terjadi kenaikan di dalam credit When LPEI credit spread widens, LPEI
spread, LPEI mengakui keuntungan atas recognizes a gain on these liabilities
liabilitas tersebut sebagai akibat because the value of the liabilities has
penurunan nilai tercatat liabilitas. Ketika decreased. When LPEI credit spread
terjadi penurunan di dalam credit spread, becomes narrow, Group recognizes a
LPEI mengakui kerugian atas liabilitas loss on these liabilities because the
tersebut sebagai akibat kenaikan nilai value of the liabilities has increased.
tercatat liabilitas.
Final Draft/09 Februari 2026 61 Paraf:
Page 1093
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(x) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (x) Fair value measurement (continued)
LPEI menggunakan beberapa teknik LPEI uses widely recognized valuation
penilaian yang digunakan secara umum models for determining fair values of
untuk menentukan nilai wajar dari financial instruments of lower complexity,
instrumen keuangan dengan tingkat such as exchange value options and
kompleksitas yang rendah, seperti opsi currency swaps. For these financial
nilai tukar dan swap mata uang. Input instruments, inputs into models are
yang digunakan dalam teknik penilaian generally market-observable.
untuk instrumen keuangan di atas adalah
data pasar yang diobservasi.
Untuk instrumen yang lebih kompleks, For more complex instruments, LPEI uses
LPEI menggunakan model penilaian internally developed model which are
internal, yang pada umumnya usually based on valuation methods and
berdasarkan teknik dan metode penilaian techniques generally recognized as
yang umumnya diakui sebagai standar standard within the industry. Valuation
industri. Model penilaian terutama models are used primarily to value
digunakan untuk menilai kontrak derivatif derivatives transacted in the over-the-
yang ditransaksikan melalui pasar over- counter market, unlisted debt securities
the-counter, unlisted debt securities (including those with embedded
(termasuk surat utang dengan derivatif derivatives) and other debt instruments
melekat) dan instrumen utang lainnya for which markets were or have become
yang pasarnya tidak aktif. Beberapa input liquid. Some of the inputs to these models
dari model ini tidak berasal dari data yang may not be market observable and are
dapat diobservasi di pasar dan dengan therefore estimated based on
demikian merupakan hasil estimasi assumptions.
berdasarkan asumsi tertentu.
Untuk instrumen keuangan yang tidak For financial instruments with no quoted
mempunyai harga pasar, estimasi atas market price, a reasonable estimate of
nilai wajar efek-efek ditetapkan dengan the fair value is determined by reference
mengacu pada nilai wajar instrumen to the fair value of another instrument
lain yang substansinya sama atau which substantially has the same
dihitung berdasarkan arus kas yang characteristics or calculated based on the
diharapkan terhadap aset neto efek-efek expected cash flows of the underlying net
tersebut. asset base of the marketable securities.
Hasil dari suatu teknik penilaian The output of a valuation technique is an
merupakan sebuah estimasi atau estimate or approximation of a value that
perkiraan dari suatu nilai yang tidak dapat cannot be determined with certainty, and
ditentukan dengan pasti, dan teknik the valuation technique employed may
penilaian yang digunakan mungkin tidak not fully reflect all factors relevant to the
dapat menggambarkan seluruh faktor positions that LPEI holds. Therefore,
yang relevan atas posisi yang dimiliki valuations are therefore adjusted, with
LPEI. Dengan demikian, penilaian additional factors such as model risks,
disesuaikan dengan faktor tambahan liquidity risk and counterparties credit risk.
seperti model risk, risiko likuiditas dan
risiko pembiayaan counterparties.
Final Draft/09 Februari 2026 62 Paraf:
Page 1094
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(x) Pengukuran nilai wajar (lanjutan) (x) Fair value measurement (continued)
Berdasarkan kebijakan teknik penilaian Based on the established fair value
nilai wajar, pengendalian dan prosedur valuation technique policy, related controls
yang diterapkan, manajemen berkeyakinan and procedures applied, management
bahwa penyesuaian atas penilaian believes that these valuation adjustments
tersebut di atas diperlukan dan dianggap are necessary and considered appropriate
tepat untuk menyajikan secara wajar nilai to fairly state the values of financial
dari instrumen keuangan yang diukur instruments measured at fair value in the
berdasarkan nilai wajar dalam laporan statement of financial position. Price data
posisi keuangan. Data harga dan and parameters used in the measurement
parameter yang digunakan di dalam procedures applied are generally reviewed
prosedur pengukuran pada umumnya telah and adjusted, if necessary, particularly in
di-review dan disesuaikan, view of the current market developments.
jika diperlukan, khususnya untuk
perkembangan atas pasar terkini.
Pada saat nilai wajar dari unlisted equity In cases when the fair value of unlisted
instruments tidak dapat ditentukan dengan equity instruments cannot be determined
handal, instrumen tersebut dinilai sebesar reliably, the instruments are carried at cost
biaya perolehan dikurangi dengan less impairment value. The fair values of
penurunan nilai. Nilai wajar atas pinjaman financing and receivables as well as
yang diberikan dan piutang, serta liabilitas liability to LPEI and debtors are determined
kepada LPEI dan debitur ditentukan using a present value model on the basis
menggunakan nilai kini berdasarkan arus of contractually agreed cash flows, by
kas kontraktual, dengan cosidering quality of financing and
mempertimbangkan kualitas pembiayaan receivables, liquidity, and costs.
dan piutang, likuiditas, dan biaya.
Aset keuangan, long position, liabilitas Financial assets, long positions, financial
keuangan, dan short position diukur liabilities, and short positions are measured
dengan harga penutupan. Dimana LPEI at closing price. Where LPEI has assets
memiliki posisi aset dan liabilitas yang and liabilities positions with off setting
risiko pasarnya saling hapus, maka dapat market risk, middle market prices are used
digunakan nilai tengah dari nilai pasar to measure the off-setting risk positions
sebagai dasar untuk menentukan nilai and a bid or ask price adjustment is
wajar posisi risiko yang saling hapus applied to the net open positions as
tersebut dan menerapkan penyesuaian appropriate.
tersebut terhadap harga penawaran atau
harga permintaan terhadap posisi terbuka
atau neto (net open position), mana yang
lebih sesuai.
(xi) Perbedaan hari pertama (xi) Day 1 (one) difference
Pada saat nilai transaksi berbeda dengan When the transaction price differs from the
nilai wajar dari transaksi pasar lainnya fair value of other observable current
yang dapat diobservasi saat ini atas market transactions in the same instrument
instrumen yang sama atau berdasarkan or based on a valuation technique whose
teknik penilaian yang hanya menggunakan variables include only data from
variabel data dari pasar yang dapat observable markets.
diobservasi.
Final Draft/09 Februari 2026 63 Paraf:
Page 1095
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.f. Aset keuangan dan liabilitas keuangan 2.f. Financial assets and financial liabilities
(lanjutan) (continued)
(xii) Perbedaan hari pertama (lanjutan) (xii) Day 1 (one) difference (continued)
LPEI secara langsung mengakui LPEI immediately recognizes the
perbedaan antara nilai transaksi dan nilai difference between the transaction price
wajar (“1 hari” keuntungan atau kerugian) and fair value (a ‘Day 1’ profit or loss) in
pada laporan laba rugi dan penghasilan the statement of profit or loss and Other
komprehensif lain. Jika nilai wajar comprehensive income. In cases where
ditentukan berdasarkan data yang tidak fair value is determined using data which is
dapat diobservasi, maka perbedaan antara not observable, the difference between the
nilai transaksi dan nilai model hanya dapat transaction price and model value is only
diakui pada laporan laba rugi dan recognized in the statement of profit or loss
penghasilan komprehensif lain pada saat and other comprehensive income when the
data menjadi dapat diobservasi atau pada inputs become observable or when the
saat instrumen tersebut tidak diakui lagi. instrument is derecognized.
2.g. Giro pada Bank Indonesia dan bank 2.g. Current accounts with Bank Indonesia and
banks
Giro pada Bank Indonesia dan bank Current accounts with Bank Indonesia and
diklasifikasikan masing-masing sebagai biaya banks are classified as amortized cost. The
perolehan diamortisasi. Giro pada Bank current accounts with Bank Indonesia and
Indonesia dan bank dinyatakan sebesar biaya banks are stated at amortized cost using the
perolehan diamortisasi menggunakan metode effective interest method less allowance for
suku bunga efektif dikurangi cadangan impairment losses.
kerugian penurunan nilai.
2.h. Penempatan pada bank 2.h. Placements with banks
Penempatan pada bank adalah penanaman Placements with banks represent funds in
dana pada bank berupa penempatan pada banks in the form of interbank call money and
pasar uang (interbank call money) dan time deposits.
deposito berjangka.
Penempatan pada bank diklasifikasikan Placements with banks are classified as
sebagai biaya perolehan diamortisasi. amortized cost. The placements with banks
Penempatan pada bank dinyatakan sebesar are stated at amortized cost using the
biaya perolehan diamortisasi menggunakan effective interest method less allowance for
metode suku bunga efektif dikurangi impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
2.i. Efek-efek 2.i. Securities
Efek-efek terdiri atas efek-efek yang Securities consist of securities traded on the
diperdagangkan di pasar modal dan pasar stock exchanges and in the money market, in
uang, berupa Obligasi Negara Republik the form of bonds of the Republic of
Indonesia, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), Indonesia, Certificates of Bank Indonesia
dan obligasi korporasi. (SBI), and corporate bonds.
Final Draft/09 Februari 2026 64 Paraf:
Page 1096
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.i. Efek-efek (lanjutan) 2.i. Securities (continued)
Efek-efek pada awalnya disajikan sebesar Securities are initially measured at fair value.
nilai wajarnya.
Setelah pengakuan awal, efek-efek After the initial recognition, the securities are
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui classified as fair value through other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
Penilaian efek-efek didasarkan atas The valuation of securities is stated based on
klasifikasinya sebagai berikut: the classification as follows:
1. Keuntungan dan kerugian yang timbul 1. Gains and losses from changes in fair
dari perubahan nilai wajar diakui dalam value are recognized directly in the
laporan laba rugi penghasilan statement of profit or loss other
komprehensif lain. comprehensive income.
2. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi 3. 2. Interest income is recognized in profit or
menggunakan metode suku bunga efektif. loss using the effective interest method.
Laba atau rugi selisih kurs diakui pada Foreign exchange gains or losses are
laba rugi. recognized in profit or loss.
4.
2.j. Sukuk 2.j. Sukuk
Surat berharga syariah adalah surat bukti Sharia securities is a proof of investment
investasi berdasarkan prinsip syariah yang based on sharia principles that are commonly
lazim diperdagangkan di pasar uang syariah traded in sharia money market and/or sharia
dan/atau pasar modal syariah, antara lain capital market, such as sharia bonds (sukuk)
obligasi syariah (sukuk) dan surat berharga and other securities based on syariah
lainnya berdasarkan prinsip syariah. principles.
LPEI menentukan klasifikasi investasi pada LPEI defined the classification of investment
surat berharga, khususnya sukuk, in marketable securities, especially sukuk,
berdasarkan model usaha yang ditentukan based on business model in accordance with
berdasarkan klasifikasi sesuai PSAK 410 PSAK 410 on “Accounting for Sukuk” as
tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut: follows:
1) Sukuk diukur pada biaya perolehan 1) Sukuk measured at cost are stated at cost
disajikan sebesar biaya perolehan (including transaction costs), adjusted by
(termasuk biaya transaksi), yang unamortized premium and/or discount.
disesuaikan dengan premi dan/atau Premium and discount are amortized over
diskonto yang belum diamortisasi. Premi the period until maturity using straight line
dan diskonto diamortisasi selama periode method.
hingga jatuh tempo menggunakan
metode garis lurus.
2) Sukuk diukur pada nilai wajar melalui laba 2) Sukuk measured at fair value through
rugi yang dinyatakan sebesar nilai wajar. profit and loss are stated at fair value.
Keuntungan atau kerugian yang belum Unrealized gains or losses from the
direalisasi akibat kenaikan atau increase or decrease in fair values are
penurunan nilai wajarnya disajikan dalam presented in current year statements of
laporan laba rugi dan penghasilan profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain tahun yang income.
bersangkutan.
Final Draft/09 Februari 2026 65 Paraf:
Page 1097
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Summary of Significant Accounting
(lanjutan) Policies (continued)
2.j. Sukuk (lanjutan) 2.j. Sukuk (continued)
3) Sukuk yang diukur pada nilai wajar 3) Sukuk measured at fair value through
melalui penghasilan komprehensif other comprehensive income. Securities
lainnya. Surat berharga disajikan sebesar are presented at fair value. Unrealized
nilai wajar. Keuntungan atau kerugian gains or losses from the increase or
yang belum direalisasi akibat kenaikan decrease in fair value are presented in
atau penurunan nilai wajarnya disajikan other comprehensive income. Premium
dalam penghasilan komprehensif lain. and discount are amortized over the
Premi dan diskonto diamortisasi selama period until maturity using straight line
periode hingga jatuh tempo method.
menggunakan metode garis lurus.
2.k. Instrumen keuangan derivatif 2.k. Derivative financial instruments
Dalam melakukan usaha bisnisnya, LPEI In the normal course of business, LPEI enters
melakukan transaksi instrumen keuangan into transactions involving derivative financial
derivatif seperti kontrak berjangka mata uang instruments such as foreign currency forward
asing dan swap mata uang asing untuk contracts and foreign currency swaps to
mengelola eksposur pada risiko pasar, seperti manage exposures on market risks, such as
risiko mata uang dan risiko tingkat suku currency risk and interest rate risk.
bunga.
Seluruh instrumen derivatif dicatat dalam All derivative instruments are recognized in
laporan posisi keuangan berdasarkan nilai the statement of financial position at fair
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan value. The fair value is based on market rate,
berdasarkan harga pasar, kurs Reuters pada Reuters exchange rate at statement of
tanggal pelaporan laporan posisi keuangan, financial position date, discounted cash flows,
diskonto arus kas, model penentu harga atau price valuation or broker quoted price on other
harga yang diberikan oleh broker (quoted instruments with similar characteristics or
price) atas instrumen lain yang memiliki price model.
karakteristik atau model penentuan harga
serupa.
Nilai wajar instrumen derivatif ditentukan The fair value of derivative instruments are
berdasarkan diskonto arus kas dan model determined based on discounted cash flows
penentu harga atau harga yang diberikan oleh and pricing models or quoted prices from
broker (quoted price) atas instrumen lainnya brokers of other instruments with similar
yang memiliki karakteristik serupa. characteristics.
2.l. Tagihan wesel ekspor 2.l. Export bills receivable
Tagihan wesel ekspor diklasifikasikan dan Export bills receivable are classified and
disajikan sebagai biaya perolehan presented as amortized cost. Export bills
diamortisasi. Tagihan wesel ekspor adalah receivable are negotiated export bills
wesel ekspor yang dinegosiasikan secara discounted and negotiated by LPEI. Export
diskonto dan dijaminkan oleh LPEI. Tagihan bills receivable are stated at amortized cost
wesel ekspor dicatat pada biaya perolehan less allowance for impairment losses.
diamortisasi setelah dikurangi cadangan
kerugian penurunan nilai.
Final Draft/09 Februari 2026 66 Paraf:
Page 1098
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.m. Pembiayaan dan piutang 2.m. Financing and receivables
Pembiayaan dan piutang yang diberikan Financing and receivables represent funds
adalah penyediaan uang atau tagihan yang provided or receivables that can be
dapat disetarakan dengan itu, berdasarkan considered as equivalents there of, based on
persetujuan atau kesepakatan pinjam- agreements or financing contracts with
meminjam dengan debitur yang mewajibkan borrowers, where borrowers are required to
debitur untuk melunasi utang dan bunganya repay their debts with interest after a specified
setelah jangka waktu tertentu, dan tagihan period, and matured trade finance facilities.
yang berasal dari transaksi perdagangan.
Pembiayaan dan piutang diklasifikasikan Financing and receivables are classified as
sebagai biaya perolehan diamortisasi. amortized cost.
Pembiayaan dan piutang yang diberikan pada Financing and receivables provided are
awalnya diukur menggunakan metode EIR measured at amortized cost using EIR
dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai. method less allowance for impairment losses.
Biaya perolehan diamortisasi diukur dengan Amortized cost is calculated by taking into
memperhitungkan diskonto atau premi yang account any discount or premium on
timbul pada saat akuisisi serta biaya/fee acquisition and cost/fee that are an integral
transaksi yang merupakan bagian yang tidak part of the EIR. The amortization is
terpisahkan dari suku bunga efektif. recognized in the statement of profit or loss
Amortisasi tersebut diakui pada laporan laba and other comprehensive income. Allowance
rugi dan penghasilan komprehensif lain. for impairment losses is carried out using the
Cadangan kerugian atas penurunan nilai expected credit loss calculation method as
dilakukan dengan menggunakan metode disclosed in Note 2q.
perhitungan kerugian kredit ekpektasian
sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2q.
2.n. Pembiayaan dan piutang berdasarkan 2.n. Sharia financing and receivables
prinsip syariah
Pembiayaan/piutang berdasarkan prinsip Sharia financing/receivables are receivables
syariah adalah penyediaan uang atau tagihan from providing funds or other similar forms of
yang dapat disamakan dengan itu, receivables arising from transactions carried
berdasarkan prinsip jual beli dan bagi hasil out based on the sale and purchase
antara LPEI dengan pihak lain selama jangka arrangements and profit sharing between
waktu tertentu. Pembiayaan/ piutang tersebut LPEI and borrowers for a certain period of
meliputi piutang murabahah dan pembiayaan time. The financing/receivables consist of
musyarakah. murabahah receivables and musyarakah
financing.
Piutang murabahah merupakan akad jual beli Murabahah receivable is a transaction carried
barang dengan harga pembelian dan margin out based on sales and purchase agreement
yang telah disepakati oleh pembeli dan whereby the price and the profit margin are
penjual dan dibuat secara eksplisit agreed by the buyer and seller and are
(dinyatakan dalam akad pembiayaan). disclosed explicitly (stated on the financing
Murabahah dapat dilakukan berdasarkan agreement). Murabahah may or may not be
pesanan atau tanpa pesanan. Dalam carried out based on a certain order to
murabahah berdasarkan pesanan, LPEI purchase goods. Under Murabahah, based on
melakukan pembelian barang setelah ada a certain order, the purchase will be realized
pemesanan dari debitur. by LPEI after the order is received.
Final Draft/09 Februari 2026 67 Paraf:
Page 1099
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.n. Pembiayaan dan piutang berdasarkan 2.n. Sharia financing and receivables
prinsip syariah (lanjutan) (continued)
Piutang murabahah pada awalnya diukur Murabahah receivable is initially recognized at
pada nilai wajar ditambah dengan biaya fair value plus directly attributable transaction
transaksi yang dapat diatribusikan secara costs and is an additional cost to obtain the
langsung dan merupakan biaya tambahan respected financial assets and after the initial
untuk memperoleh aset keuangan tersebut recognition are measured at amortized cost
dan setelah pengakuan awal diukur pada using the effective interest rate method less
biaya perolehan diamortisasi menggunakan any allowance for impairment losses.
metode suku bunga efektif dikurangi dengan
cadangan kerugian penurunan nilai.
Pembiayaan musyarakah adalah akad kerja Musyarakah financing is a partnership
sama yang terjadi di antara para pemilik contract between fund owners (musyarakah
modal (mitra musyarakah) untuk partners) to contribute funds and conduct
menggabungkan modal dan melakukan usaha business through partnership. All parties
secara bersama dalam suatu kemitraan share profits based on a predetermined ratio,
dengan nisbah pembagian hasil sesuai while the loss will be distributed
dengan kesepakatan, sedangkan kerugian proportionately based on the capital
ditanggung secara proporsional sesuai contribution. At statement of financial position
dengan kontribusi modal. Pada tanggal date, musyarakah financing is stated at the
laporan posisi keuangan, pembiayaan outstanding balance of the financing less
musyarakah dinyatakan sebesar saldo allowance for possible losses based on the
pembiayaan dikurangi dengan saldo management’s review on the musyarakah
penyisihan kerugian yang dibentuk financing collectibility at the end of the year.
berdasarkan hasil penelaahan oleh
manajemen terhadap tingkat kolektibilitasnya
pada setiap akhir tahun.
Ijarah adalah akad pemindahan hak guna Ijarah is the contract of transferring the rights
(manfaat) atas suatu aset dalam waktu (benefits) of an asset within a certain period of
tertentu dengan pembayaran sewa (ujrah) time with the payment of rent (ujrah) without
tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan the transfer of ownership of the asset itself.
aset itu sendiri. Ijarah muntahiyah bittamlik Ijarah muntahiyah bittamlik is a lease
adalah sewa menyewa antara pemilik objek agreement between lessor and lessee to
sewa dan penyewa untuk mendapatkan obtain income from the leased object with an
imbalan atas objek sewa yang disewakan option to transfer the ownership title of leased
dengan opsi perpindahan hak milik objek object through purchase/sale or as a gift
sewa baik dengan jual beli atau pemberian (hibah) at certain period as agreed in the
(hibah) pada saat tertentu sesuai akad sewa. lease agreement (akad).
Piutang ijarah adalah porsi pokok atas Ijarah receivables are stated at the principal
pendapatan sewa yang belum dibayar pada portion of unpaid rent income at maturity.
saat jatuh tempo. Cadangan kerugian Allowance for impairment losses accounts on
penurunan nilai atas piutang ijarah disajikan Ijarah receivables is presented as a contra
sebagai pos lawan (contra account) piutang account of Ijarah receivables.
ijarah.
Final Draft/09 Februari 2026 68 Paraf:
Page 1100
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Summary of Significant Accounting
(lanjutan) Policies (continued)
2.o. Pinjaman qardh 2.o. Funds of qardh
Pinjaman qardh adalah pinjam meminjam Funds of qardh are borrowing funds without
dana tanpa imbalan yang diperjanjikan an agreed commitment of benefits where the
dengan kewajiban pihak peminjam borrower is obligated to repay the principal
mengembalikan pokok pinjaman secara simultaneously or in installments in certain
sekaligus atau cicilan dalam jangka waktu periods. Funds of qardh can be combined with
tertentu. Pinjaman qardh dapat disertai wakalah.
dengan wakalah.
Wakalah digunakan dalam hal nasabah Wakalah is used in the event that the
mewakilkan kepada LPEI untuk melakukan customer represents LPEI to manage
pengurusan dokumen-dokumen nasabah dan customer documents and collect receivables
menagih piutang kepada buyer. Atas jasa from the buyer. For these services, LPEI can
tersebut, LPEI dapat memperoleh ujrah yang obtain ujrah which is recognized proportionally
diakui secara proporsional selama jangka during the period.
waktu pembiayaan.
Pinjaman qardh diakui sebesar jumlah dana Funds of qardh are recognized at the amount
yang dipinjamkan pada saat terjadinya. lent at the transaction date. Any excess
Kelebihan penerimaan dari pinjaman atas amount paid by the borrower in repaying a
qardh yang dilunasi diakui sebagai qardh is recognized as revenue upon
pendapatan pada saat terjadinya. Pinjaman realization. Funds of qardh is stated at its
qardh disajikan sebesar saldonya dikurangi outstanding balance less allowance for
cadangan kerugian. LPEI menetapkan possible losses. LPEI provides allowance for
cadangan kerugian qardh berdasarkan possible losses on qardh based on the review
penelaahan atas masing-masing saldo. of quality of the individual outstanding
balances.
2.p. Aset yang diperoleh untuk ijarah 2.p. Assets acquired for ijarah
Aset yang diperoleh untuk ijarah merupakan Assets acquired for ijarah represent object of
aset yang menjadi objek transaksi sewa leased assets and are recorded in the
(ijarah) dan dicatat di laporan posisi keuangan statement of financial position at the
sebesar harga perolehan dikurangi akumulasi acquisition cost, net of accumulated
penyusutan. depreciation.
Objek sewa dalam transaksi ijarah disusutkan Leased object in ijarah transaction is
sesuai kebijakan penyusutan aset sejenis, depreciated based on the depreciation policy
sedangkan objek sewa dalam ijarah for similar assets, while leased object in ijarah
muntahiyah bittamlik disusutkan sesuai masa muntahiyah bittamlik transaction is
sewa. depreciated based on leased term.
Ijarah muntahiyah bittamlik adalah sewa Ijarah muntahiyah bittamlik is a lease
menyewa antara pemilik objek sewa dan transaction between the lessor and lessee to
penyewa untuk mendapatkan imbalan atas obtain fee from the object leased with the
objek sewa yang disewakan dengan opsi option of transferring the title through
perpindahan hak milik objek sewa baik purchase or grant at a certain time in
dengan jual beli atau pemberian (hibah) pada accordance with the lease contract.
saat tertentu sesuai akad sewa.
Final Draft/09 Februari 2026 69 Paraf:
Page 1101
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.p. Aset yang diperoleh untuk ijarah (lanjutan) 2.p. Assets acquired for ijarah (continued)
Perpindahan hak milik objek sewa kepada The transfer of ownership right on the leased
penyewa dalam ijarah muntahiyah bittamlik object to the lessee in ijarah muntahiyah
dapat dilakukan dengan cara: bittamlik can be conducted through:
(i) Hibah; (i) A grant;
(ii) Penjualan sebelum akad berakhir sebesar (ii) Sale prior to the end of contract for an
harga yang sebanding dengan sisa cicilan amount equivalent to the remaining lease
sewa; installments;
(iii) Penjualan pada akhir sewa dengan (iii) Sale prior to the end of the agreement at a
pembayaran tertentu yang disepakati pada specified amount as agreed at the
awal akad; dan inception of the contract; and
(iv) Penjualan secara bertahap sebesar harga (iv) Installment sales at a specific price as
tertentu yang disepakati dalam akad. agreed in the contract.
Nilai tercatat aset segera diturunkan sebesar The carrying value of asset is immediately
jumlah yang dapat dipulihkan jika nilai tercatat impaired to its recoverable amount if the
aset lebih besar dari estimasi jumlah yang asset's carrying amount is greater than the
dapat dipulihkan. estimated recoverable amount.
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
Aset keuangan Financial asset
LPEI mencatat cadangan kerugian kredit LPEI recognize the allowance for expected
ekpektasian (expected credit loss) atas credit loss for all financial instruments in
instrumen keuangan sesuai dengan accordance with PSAK 109 as follows:
PSAK 109 sebagai berikut:
1. Aset keuangan yang berupa instrumen 1. Financial assets in the form of debt
utang yang diklasifikasikan dalam biaya instruments that are classified as
perolehan diamortisasi atau nilai wajar amortized cost or fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
a. Penurunan nilai atas aset keuangan a. Impairment loss for financial asset
pada biaya perolehan diamortisasi under the classification of amortized
diakui sebagai pengurang dari nilai cost are recognized as a deduction
tercatat aset di dalam laporan posisi from the asset’s carrying value and is
keuangan, dan disajikan di dalam presented as “allowance for
laba rugi sebagai “Beban impairment losses” in profit or loss.
Pembentukan Cadangan Kerugian
Penurunan Nilai”.
Final Draft/09 Februari 2026 70 Paraf:
Page 1102
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Aset keuangan (lanjutan) Financial asset (continued)
b. Penurunan nilai atas aset keuangan b. Allowance for impairment of financial
(di luar instrumen ekuitas) yang assets (other than equity instruments)
diukur pada nilai wajar melalui under the classification of fair value
penghasilan komprehensif lain diakui through other comprehensive income
sebagai penambah dari penghasilan are recognized as addition to other
komprehensif lainnya di dalam comprehensive income in the
laporan posisi keuangan sebagai statement of financial position as
“unrealized gain or loss”, (tidak “unrealized gain or loss”, (which will
mengurangi jumlah tercatat aset consolidated value of a financial asset
keuangan dalam laporan keuangan in the financial statement) and
konsolidasian) dan diakui di laba rugi recognized in profit or loss as
sebagai “Beban Pembentukan “Allowance for impairment losses”.
Cadangan Kerugian Penurunan
Nilai”.
2. Komitmen pinjaman atau kelonggaran 2. Commited loan commitment or
tarik yang sifatnya tidak dapat dibatalkan undisbursed loan (commited).
(commited).
a. Penurunan nilai atas komitmen a. Impairment loss for loan commitments
pinjaman diakui sebagai provisi pada are recognized as provision in liability
komponen liabilitas LPEI yang dicatat separate from its related loan asset
secara terpisah dari aset pinjaman as “Expected Credit Loss Provision
yang terkait sebagai “Provisi Kerugian on Loan Commitments”, unless an
Kredit Ekspektasian Komitmen event has caused LPEI to not be able
Pinjaman”, kecuali LPEI tidak dapat to identify both components
mengidentifikasi secara terpisah. separately.
b. Dalam kondisi tersebut, penurunan b. In such condition, impairment loss for
nilai atas komitmen pinjaman dan loan commitment and financial asset
aset pinjaman diakui bersama are recognized together as deduction
sebagai pengurang dari nilai tercatat to a financial asset carrying value in
aset di dalam laporan posisi the statement of financial position.
keuangan.
3. Kontrak penjaminan keuangan yang 3. Financial guarantee contracts included in
termasuk dalam PSAK 109 dan tidak PSAK 109 and not measured at fair value
diukur dalam nilai wajar melalui laba rugi. through profit or loss.
Tidak ada penyisihan kerugian kredit There is no allowance for expected credit
ekskpektasian pada investasi instrumen losses on investment in equity instruments.
ekuitas.
Final Draft/09 Februari 2026 71 Paraf:
Page 1103
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan assets
LPEI mengukur cadangan kerugian sejumlah LPEI measure the allowance for losses for the
kerugian kredit ekspektasian sepanjang lifetime of an expected credit losses, except
umurnya, kecuali untuk hal berikut, diukur for the following, which are measured
sejumlah kerugian kredit ekspektasian according to 12 months expected credit
12 bulan: losses:
i. Instrumen utang yang memiliki risiko kredit i. Debt instruments that have low credit risk
rendah pada tanggal pelaporan; dan at the reporting date; and
ii. Instrumen keuangan lainnya yang risiko ii. Other financial instruments for which credit
kreditnya tidak meningkat secara risk has not increased significantly since
signifikan sejak pengakuan awal. initial recognition.
LPEI mengevaluasi apakah terdapat LPEI evaluates whether there is significant
peningkatan risiko kredit yang signifikan atau increase in credit risk or objective evidence
terdapat bukti objektif terjadinya penurunan that a financial asset or group of financial
nilai. assets is impaired.
Dalam mengevaluasi hal tersebut, LPEI In assessing those matters, LPEI applies the
menetapkan kriteria berikut: criteria as follows:
1. Tahap 1 1. Stage 1
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, At the evaluation date, credit risk on
risiko kredit atas instrumen keuangan tidak financial instruments does not increase
meningkat secara signifikan sejak significantly since initial recognition, which
pengakuan awal yang dapat dibuktikan can be proven by the occurrence of all of
dengan terjadinya seluruh hal berikut, the following, namely:
yaitu:
a. Tidak terdapat tunggakan lebih dari a. Does not have past due obligation not
30 hari; more than 30 days;
b. Instrumen keuangan memiliki peringkat b. The financial instrument has a
kolektabilitas 1 atau 2; dan collectability rating 1 or 2; and
c. Tidak direstrukturisasi (berdasarkan c. Not restructured (based on restructuring
informasi flag restrukturisasi di sistem). flag information in the system).
Pada tahap ini, LPEI akan mengukur At this stage, LPEI will measure the
penyisihan kerugian untuk instrumen allowance for impairment losses for the
keuangan tersebut sejumlah kerugian financial instrument at the amount of an
kredit ekspektasian 12 bulan. expected 12 months credit loss.
Final Draft/09 Februari 2026 72 Paraf:
Page 1104
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on financial
keuangan (lanjutan) assets (continued)
2. Tahap 2 2. Stage 2
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, At the evaluation date, credit risk on
risiko kredit atas instrumen keuangan financial instruments has increased
telah meningkat secara signifikan sejak significantly since initial recognition, when
pengakuan awal yang dapat dibuktikan the is past due obligation of 31 days to 89
dengan: terdapat tunggakan antara 31 hari days or there are other indications
sampai dengan 89 hari atau terdapat indicating an increase in credit risk since
indikasi lain yang menunjukan adanya recognition.
kenaikan resiko kredit sejak pengakuan.
a. Terdapat tunggakan antara 31 hari a. When there is past due obligation of
sampai dengan 89 hari; 31 days to 89 days;
b. Terjadi restrukturisasi dalam rangka b. There is a restructuring of financial
Covid-19 dimana sebelumnya aset asset in regards of Covid-19, where
berada pada stage 1 atau stage 2; before restructured the asset is at
atau stage 1 or stage 2; or
c. Terdapat indikasi lain yang c. There are other indications indicating
menunjukkan adanya kenaikan resiko arise of credit risk since recognition.
kredit sejak pengakuan.
Pada tahapan ini, LPEI akan mengukur At this stage, LPEI will measure the
penyisihan kerugian untuk instrumen allowance for impairment losses for the
keuangan tersebut sejumlah kerugian financial instrument at the amount of the
kredit ekspektasian sepanjang umurnya expected credit losses over its lifetime.
(lifetime).
3. Tahap 3 3. Stage 3
Pada tanggal evaluasi penurunan nilai, At the evaluation date, there is objective
aset keuangan mengalami penurunan nilai evidence that the financial asset is
yang dapat dibuktikan dengan terjadinya impaired, which can be proven by the
salah satu dari 4 (empat) hal berikut, yaitu: occurrence of one of 4 (four) the following:
a. Terdapat tunggakan lebih dari 89 hari; a. Past day obligation for more than 89
atau days has occured; or
b. Instrumen keuangan memiliki peringkat b. The financial instrument has a
kolektibilitas 3, 4, atau 5; atau collectability rating of 3, 4, or 5; or
c. Terdapat restrukturisasi atas aset c. Restructured financial instrument (based
keuangan (berdasarkan informasi flag on restructuring flag information in the
restrukturisasi di sistem). system).
d. Terjadi restrukturisasi dalam rangka d. There is a restructuring of financial
Covid-19 dimana sebelumnya aset asset in regard of Covid-19, where
berada stage 3. before restructured the asset is at stage
3.
Pada tahap ini, LPEI akan mengukur At this stage, LPEI will measure the
penyisihan kerugian untuk instrumen allowance for losses for financial
keuangan sejumlah kerugian kredit instruments at the amount of the expected
ekspektasian sepanjang umurnya. credit losses over their lifetime.
Final Draft/09 Februari 2026 73 Paraf:
Page 1105
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian Measurement of Expected Credit Losses
Kerugian Kredit Ekspektasian adalah estimasi Expected Credit Loss is an estimate of the
probabilitas tertimbang dari kerugian kredit weighted probability of a credit loss measured
yang diukur sebagai berikut: as follows:
i. Penilaian secara individual i. Individual assessment
1) Kriteria individual 1) Individual criteria
LPEI mengevaluasi penurunan nilai LPEI evaluates impairment individually if
secara individual jika LPEI memiliki LPEI has reasonable and supportable
informasi yang wajar dan terdukung untuk information to measure the lifetime
mengukur kerugian kredit ekspektasian expected credit losses on an individual
sepanjang umurnya secara individual dan instrument and the financial assets have
aset keuangan memiliki kriteria sebagai the following criteria:
berikut:
a. Aset keuangan dikategorikan sebagai a. The financial asset is categorized as
non-performing financing; atau non-performing financing; or
b. Aset keuangan yang mengalami b. The financial asset is restructured.
restrukturisasi.
LPEI juga dapat menetapkan aset LPEI can also assign certain financial
keuangan untuk dievaluasi secara assets to be evaluated individually even
individual meskipun aset keuangan though the said criteria has not been met,
dimaksud belum memiliki kriteria untuk if the management has determined that
dievaluasi secara individual, apabila dinilai the individual method will result in a more
oleh manajemen akan menghasilkan accurate expected credit loss.
kerugian kredit ekspektasi yang lebih
akurat apabila dinilai secara individual.
2) Evaluasi penurunan nilai 2) Impairment evaluation
Evaluasi penurunan nilai secara individual Individual impairment evaluation is based
didasarkan pada konsep estimasi jumlah on the concept of an estimated weighted
probabilitas tertimbang kerugian aset probability of loss of financial assets. This
keuangan. Konsep tersebut menggunakan concept uses the weighting of each of the
pembobotan masing-masing dari 3 (tiga) 3 (three) scenarios, namely optimistic
skenario yaitu skenario optimis, skenario scenario, moderate scenario, and
moderat, dan skenario pesimis. Setiap pessimistic scenario. Each scenario
skenario menghasilkan nilai kini arus kas results in fair value of cashflow
yang didiskontokan menggunakan EIR, discounted using EIR, where the cashflow
dimana arus kas tersebut didasarkan pada is based on readily available information
seluruh informasi yang tersedia dan and experienced credit judgement.
experienced credit judgement.
Final Draft/09 Februari 2026 74 Paraf:
Page 1106
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
2) Evaluasi penurunan nilai (lanjutan) 2) Impairment evaluation (continued)
Dalam membuat estimasi recoverable In estimating cashflow based on
amount pada arus kas, metode recoverable amount, the individual
individual didasarkan pada 2 (dua) konsep method is based on 2 (two) concept,
yaitu: consisting of:
(1) Discounted Cashflow berdasarkan (1) The Discounted Cashflow which is
estimasi arus kas masa depan; based on estimated future cashflow;
dan and
(2) Expected Collateral berdasarkan (2) The Expected Collateral which is
estimasi penjualan agunan dengan based on estimated sale of collateral
mempertimbangkan nilai wajar dan taking into consideration the fair value
jangka waktu penjualan agunan di of the collateral and length of sale in
masa depan. Selisih estimasi jumlah the future.The difference between the
probabilitas tertimbang dengan estimated weighted average amount
jumlah outstanding aset keuangan against the financial asset oustanding
mencerminkan jumlah kerugian kredit reflects the individual expected credit
ekspektasian secara individual. loss.
Untuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai For the Allowance for Impairment Losses
(CKPN) atas pembiayaan dalam rangka (CKPN) on restructured National Interest
Penugasan Khusus yang direstrukturisasi Account financing which has received approval
yang telah mendapat persetujuan Menteri from Ministry of Finance is calculated using the
Keuangan dihitung menggunakan asumsi assumed of the discount rate that is equal to
tingkat diskonto sebesar tingkat suku bunga the interest rate after the restructuring.
setelah direstrukturisasi.
Per tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024 LPEI
LPEI menghitung CKPN atas pembiayaan calculate the CKPN on financing for National
dalam rangka Penugasan Khusus yang Interest Account given to PT Garuda Indonesia
diberikan kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, using the discounted cash flow
(Persero) Tbk, menggunakan metode arus method with a discount rate equal to the
kas yang didiskontokan dengan tingkat interest rate after restructuring according to the
diskonto sebesar tingkat suku bunga setelah Letter from the Minister of Finance of the
restrukturisasi, sesuai dengan Surat Menteri Republic of Indonesia, Number
Keuangan Republik Indonesia, Nomor S-194/MK.08/2023 concerning Determination
S-194/MK.08/2023 tentang Penetapan of the Use of Discount Rates Assumption
Penggunaan Asumsi Tingkat Diskonto Based on Interest Rates After Restructuring in
Berdasarkan Tingkat Suku Bunga Setelah Calculation of CKPN.
Restrukturisasi Dalam Perhitungan CKPN.
Final Draft/09 Februari 2026 75 Paraf:
Page 1107
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
ii. Penilaian secara kolektif ii. Collective assessment
1) Kriteria kolektif 1) Collective criteria
LPEI mengevaluasi penurunan nilai LPEI evaluates impairment collectively
secara kolektif jika aset keuangan if the financial assets share the same
memiliki kesamaan dalam karakteristik credit risk characteristics of the
risiko kredit aset keuangan dengan financial assets with the aim of
tujuan untuk memfasilitasi analisis yang facilitation analysis designed which
didesain untuk memungkinkan allows a significant increase in credit
peningkatan risiko kredit secara risk to be identified in a timely manner.
signifikan dapat diidentifikasi tepat LPEI evaluates the financial assets
waktu. LPEI mengevaluasi collectively if the financial asset has
pencadangan secara kolektif untuk past due obligation of less than 90
aset keuangan yang memiliki hari days and is not categorized as non-
tunggakan kurang dari 90 hari untuk performing financing.
dan bukan merupakan non-performing
financing.
Secara garis besar, seluruh portofolio In general, all financing portfolios for
pembiayaan yang evaluasi penurunan which impairment evaluation is not
nilainya tidak dihitung menggunakan calculated using the individual method
metode individual, akan dievaluasi will be evaluated using the collective
menggunakan metode kolektif. method.
2) Evaluasi penurunan nilai 2) Impairment evaluation
Evaluasi penurunan nilai secara kolektif The evaluation of collective
didasarkan pada konsep probability of impairment is based on the concepts
default (PD), loss given default (LGD), of probability of default (PD), loss
dan exposure at default (EAD) yang given default (LGD), and exposure at
mempertimbangkan informasi masa default (EAD) which take into account
lalu, masa kini, dan masa mendatang. past, current, and future information.
a. Probability of default (PD) a. Probability of default (PD)
Probability of default mencerminkan Probability of default reflects the
estimasi kemungkinan suatu debitur estimated probability of a debtor
gagal bayar pada rentang waktu defaulting over a certain period of
tertentu. time.
PD dihitung untuk setiap bucket pada PD is calculated for each bucket in
setiap segmen yang telah ditetapkan each segment that reflects similarity in
melalui kesamaan karakterikstik risiko credit risk characteristic.
kredit.
Dalam menghasilkan PD, LPEI In calculating the PD, LPEI uses
menggunakan 3 tahapan perhitungan, 3 calculation phases, namely: (1) PD
yaitu: (1) PD through the cycle; through the cycle; (2) PD forward
(2) PD forward looking; dan (3) PD looking; and (3) PD point in time
point in time melalui proses scaling. through a scaling process.
Final Draft/09 Februari 2026 76 Paraf:
Page 1108
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
a. Probability of default (PD) (lanjutan) a. Probability of default (PD) (continued)
Dalam 3 tahapan ini, LPEI In these 3 stages, LPEI uses the
menggunakan metode vasicek, roll vasicek method, roll rate transition
rate transition matrix, dan pendekatan matrix, and other approaches that is
lainnya yang lebih sesuai dan tidak deemed more appropriate and is not
bertentangan dengan ketentuan contradictory with the regulation.
regulator.
Metode vasicek adalah metode The vasicek method is a method of
penentuan PD menggunakan formula determining PD using the asset
korelasi aset yang telah ditentukan correlation formula that has been
oleh Basel Committee digunakan determined by the Basel Committee, is
untuk aset keuangan yang termasuk used for financial assets that are
dalam portofolio tresuri, di antaranya included in treasury portfolios, namely
giro pada Bank Indonesia dan Bank current accounts with Bank Indonesia
lain, penempatan pada Bank Indonesia and other Banks, placement with Bank
dan Bank lain, serta efek-efek. Indonesia and other Banks, and
securities.
Metode roll rate transition matrix The roll rate transition matrix method
menggunakan transisi historis bucket uses the historical transition bucket
PD. Bucket PD yang digunakan dalam PD. PD buckets used in historical
perhitungan historis adalah sebagai calculations are as follows:
berikut:
1. Bucket 1: 0 day past due (DPD) 1. Bucket 1: 0 day past due (DPD)
2. Bucket 2: 1 – 30 DPD 2. Bucket 2: 1 – 30 DPD
3. Bucket 3: 31 – 60 DPD 3. Bucket 3: 31 – 60 DPD
4. Bucket 4: 61 – 89 DPD 4. Bucket 4: 61 – 89 DPD
5. Bucket 5: > 89 DPD 5. Bucket 5: > 89 DPD
atau restrukturisasi aset keuangan or restructured financial assets
(flag restukturisasi), atau berada di (restructuring flag), or has a
kolektibilitas 3, 4, atau 5. collectability rating of 3, 4, or 5.
PD dilakukan forward looking A forward looking macroeconomic
macroeconomic adjustment untuk adjustment is made to the PD to
menentukan forward looking PD determine the forward looking PD
berdasarkan hubungan historis antara based on the historical relationship
makroekonomi dengan nilai PD LPEI. between the macroeconomic and LPEI
PD value.
b. Loss given default (LGD) b. Loss given default (LGD)
Loss given default (LGD) merupakan Loss given default (LGD) is the
estimasi kerugian dengan menghitung estimated loss by calculating the
recovery yang didapatkan setelah recoverable amount through collateral
debitur tersebut default. Recovery date after the debtor has defaulted. The
dihitung mempertimbangkan time recovery date is calculated by
value of money dari pengembalian considering the time value of money
kewajiban yang telah default. Tingkat from the repayment of the defaulted
suku bunga yang digunakan untuk obligation. The interest rate used to
menghitung time value of money calculate the time value of money is
adalah effective interest rate (EIR). the effective interest rate (EIR).
Final Draft/09 Februari 2026 77 Paraf:
Page 1109
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
b. Loss given default (LGD) (lanjutan) b. Loss given default (LGD) (continued)
LGD dihitung dengan LGD is calculated by considering
mempertimbangkan forward looking forward looking adjustments based on
adjustment berdasarkan hubungan the historical relationship between
historis antara makroekonomi dengan macroeconomics and the LPEI LGD
nilai LGD LPEI. Jika tidak terdapat value. If there is no macroeconomic
hubungan antara makroekonomi relationship with the LPEI LGD value,
dengan nilai LGD LPEI, maka LPEI then the LPEI may not use forward
dapat tidak menggunakan forward looking in determining the LGD value.
looking dalam penentuan nilai LGD.
c. Exposure at default (EAD) c. Exposure at default (EAD)
Dalam menentukan nilai EAD In determining the EAD value of each
dari setiap debitur, LPEI debtor, LPEI considers the expected
mempertimbangkan expected lifetime. lifetime. EAD describes the exposure
EAD menggambarkan exposure yang that will be borne by LPEI if a debtor
akan ditanggung LPEI jika terdapat has defaulted.
debitur yang default.
Expected lifetime adalah pendekatan The expected lifetime is an approach
yang mempelajari behaviour dari that studies the behavior of the
tingkat penyelesaian fasilitas (lunas debtor's facility settlement rate (paid
atau write off) debitur dibandingkan off or writen off) compared to the
dengan jadwal penyelesaian fasilitas. facility completion schedule.
d. Expected credit loss (ECL) d. Expected credit loss (ECL)
Secara umum, formula untuk In general, the formula for calculating
menghitung ECL secara kolektif ECL collectively is the multiplication of
adalah perkalian antara PD, LGD, dan PD, LGD, and EAD.
EAD.
Dalam menghitung besarnya In calculating the amount of collective
cadangan kerugian penurunan nilai impairment loss, LPEI uses the
kolektif, LPEI menggunakan nilai outstanding value of collectively
outstanding aset keuangan dari yang assessed financial assets.
penurunan nilainya dievaluasi secara
kolektif.
Perhitungan cadangan kerugian The impairment loss is calculated
penurunan nilai sesuai masing-masing based on the criteria of respective
stage sesuai pada karakteristik stages according to the criteria stated
staging. Metode perhitungan pada above. The calculation method for
masing-masing tahapan adalah respective stages are as follows:
sebagai berikut:
- Tahap 1: kerugian kredit - Stage 1: 12-months expected credit
ekspektasian 12 bulan loss (ECL)
- Tahap 2: kerugian kredit - Stage 2: Lifetime ECL
ekspektasian sepanjang umurnya
- Tahap 3: kerugian kredit - Stage 3: Lifetime ECL
ekspektasian sepanjang umurnya
Final Draft/09 Februari 2026 78 Paraf:
Page 1110
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
d. Expected credit loss (ECL) (lanjutan) d. Expected credit loss (ECL) (continued)
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan The 12 months ECL is the portion of
adalah porsi aset keuangan yang the financial asset possibly defaulting
mungkin akan default dalam 12 bulan within the next 12 months.
ke depan.
Kerugian kredit ekspektasian The ECL lifetime is the expected credit
sepanjang umurnya adalah ekspektasi loss that result from default events
kerugian yang merupakan hasil dari over the expected life of the financial
kejadian default selama umur aset asset or according to the remaining
keuangan atau sesuai dengan sisa tenor of the facility.
tenor fasilitas.
Faktor diskonto yang digunakan The discount factor used to calculate
untuk menghitung kerugian kredit ECL is effective interest rate (EIR).
ekspektasian adalah suku bunga
efektif (EIR).
Probabilitas rata-rata tertimbang The probability weighted calculation of
(probability weighted) dalam ECL is determined by LPEI which
perhitungan cadangan kerugian consists of optimistic, normal, and
penurunan nilai ditentukan LPEI yang pessimistic scenarios.
mencakup skenario optimis, normal,
dan pesimis.
Total rata-rata tertimbang (weighted) The total weighted cash flow
atas estimasi cashflow dimaksud estimation is deducted from the
menjadi pengurang atas nilai tercatat financial asset’s carrying amount,
aset keuangan, yang dimana where the difference between the
selisihnya akan menjadi cadangan weighted average cashflow estimation
kerugian penurunan nilai aset to the carrying value of the financial
keuangan. asset will result in the impairment loss
of the financial assets.
Estimasi dan asumsi yang digunakan untuk The estimates and assumptions used to
menghitung cadangan kerugian penurunan calculate allowance for impairment losses on
nilai pembiayaan dan piutang berdasarkan financing and receivables based on PSAK 109
PSAK 109 diungkapkan dalam Catatan 3b.2. are disclosed in Note 3b.2.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas Allowance for impairment losses on
piutang murabahah yang dinilai secara murabahah receivables that are assessed
kolektif dan individual dihitung berdasarkan collectively and individually is calculated based
PSAK 402 “Akuntansi Murabahah” dan ISAK on PSAK 402 “Murabahah Accounting” and
402 “Penurunan Nilai Piutang Murabahah”. ISAK 402 “Impairment of Murabahah
Receivables”.
Final Draft/09 Februari 2026 79 Paraf:
Page 1111
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Aset Keuangan yang Direstrukturisasi Restructured Financial Assets
Jika ketentuan aset keuangan dinegosiasikan If the terms of the financial assets are
ulang atau dimodifikasi atau aset keuangan renegotiated or modified or the existing
yang ada diganti dengan yang baru karena financial assets are replaced with new ones
kesulitan keuangan peminjam, maka due to the borrower’s financial difficulties, an
dilakukan penilaian apakah aset keuangan assessment is made whether recognition of
yang ada harus dihentikan pengakuannya dan existing financial assets must be derecognized
kerugian kredit ekspektasian diukur sebagai and expected credit losses measured as
berikut: follows:
i. Jika restrukturisasi tidak mengakibatkan i. If the restructuring does not result in the
penghentian pengakuan aset yang ada, termination of recognition of existing
maka arus kas yang diperkirakan yang assets, then the estimated cash flows
timbul dari aset keuangan yang arising from the modified financial assets
dimodifikasi dimasukkan dalam are included in the calculation of cash
perhitungan kekurangan kas dari aset shortages of existing assets.
yang ada.
ii. Jika restrukturisasi akan menghasilkan ii. If the restructuring will result in a
penghentian pengakuan aset yang ada, derecognition of the existing assets, the fair
maka nilai wajar aset baru diperlakukan value of the new asset is treated as the
sebagai arus kas akhir dari aset keuangan final cash flow of the existing financial
yang ada pada saat penghentian assets at the time of derecognition. This
pengakuannya. Jumlah ini dimasukkan amount is included in the calculation of
dalam perhitungan kekurangan kas dari cash shortages from existing financial
aset keuangan yang ada yang assets which are discounted from the date
didiskontokan dari tanggal penghentian of derecognition to the reporting date using
pengakuan ke tanggal pelaporan the initial effective interest rate of the
menggunakan suku bunga efektif awal existing financial assets.
dari aset keuangan yang ada.
Aset Keuangan yang Memburuk Deteriorating Financial Assets
Pada setiap tanggal pelaporan, LPEI menilai At each reporting date, LPEI assesses
apakah aset keuangan yang dicatat pada whether the financial assets recorded at
biaya perolehan diamortisasi dan aset amortized cost and the financial assets of debt
keuangan instrumen utang yang dicatat pada instruments which are recorded at fair value
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income are
lain mengalami penurunan nilai kredit credit impaired (worsening). Financial assets
(memburuk). Aset keuangan memburuk ketika deteriorate when one or more events that have
satu atau lebih peristiwa yang memiliki an adverse effect on the estimated future cash
dampak merugikan atas estimasi arus kas flows of the financial assets have occurred.
masa depan dari aset keuangan telah terjadi.
Final Draft/09 Februari 2026 80 Paraf:
Page 1112
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Summary of Significant Accounting
(lanjutan) Policies (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Aset Keuangan yang Memburuk (lanjutan) Deteriorating Financial Assets (continued)
Bukti objektif bahwa aset keuangan Objective evidence that financial assets are
mengalami penurunan nilai meliputi impaired can include default or delinquency by
wanprestasi atau tunggakan pembayaran oleh a debtor, restructuring of a loan, or receivable
debitur, restrukturisasi kredit, atau tagihan by LPEI on terms that the LPEI would not
oleh LPEI dengan persyaratan yang tidak otherwise consider if the debtor is not
mungkin diberikan jika debitur tidak experiencing financial difficulties, indications
mengalami kesulitan keuangan, indikasi that a borrower or issuer will enter bankruptcy,
bahwa debitur atau penerbit akan dinyatakan the disappearance of an active market for a
pailit, hilangnya pasar aktif dari aset security due to financial difficulties, or other
keuangan akibat kesulitan keuangan, atau observable data relating to a group of assets
data yang dapat diobservasi lainnya yang such as adverse changes in the payment
terkait dengan kelompok aset keuangan status of borrowers or issuers in the group, or
seperti memburuknya status pembayaran economic conditions that correlate with
debitur atau penerbit dalam kelompok defaults in the group.
tersebut, atau kondisi ekonomi yang
berkorelasi dengan wanprestasi atas aset
dalam kelompok tersebut.
Aset keuangan yang dibeli atau yang berasal Credit-impaired Financial Assets (Purchased
dari aset keuangan memburuk (Purchased or or Originated Credit Impaired Financial Assets
Originated Credit Impaired Financial Assets - - POCI)
POCI)
Aset keuangan dikategorikan sebagai POCI Financial assets are categorized as POCI if
apabila terdapat bukti objektif penurunan nilai there is objective evidence of impairment at
pada saat pengakuan awal. Pada saat initial recognition. At initial recognition, no
pengakuan awal, tidak ada penyisihan allowance for credit losses is recognized
kerugian kredit yang diakui karena harga because the purchase price or value has
pembelian atau nilainya telah termasuk included lifetime estimated credit losses.
estimasi kerugian kredit sepanjang umurnya. Furthermore, changes in lifetime credit losses,
Selanjutnya, perubahan kerugian kredit whether positive or negative, are recognized in
sepanjang umurnya, apakah positif atau the statement of profit or loss as part of the
negatif, diakui dalam laporan laba rugi allowance for impairment losses.
sebagai bagian dari cadangan kerugian
penurunan nilai.
Penyajian Penyisihan Kerugian Kredit Presentation of Allowance for Expected Credit
Ekspektasian dalam Laporan Posisi Losses in Statements of Financial Position
Keuangan
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian Allowance for expected credit losses is
disajikan dalam laporan posisi keuangan presented in the statement of financial
sebagai berikut: positions as follows:
i. Aset keuangan yang diukur pada biaya i. Financial assets measured at amortized
perolehan diamortisasi dan komitmen cost and loan commitments, allowance for
pinjaman, penyisihan kerugian kredit expected credit losses is presented as a
ekspektasian disajikan sebagai pengurang deduction from the gross carrying amount
dari jumlah tercatat bruto aset; of the asset;
Final Draft/09 Februari 2026 81 Paraf:
Page 1113
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Penyajian Penyisihan Kerugian Kredit Presentation of Allowance for Expected Credit
Ekspektasian dalam Laporan Posisi Losses in Statements of Financial Position
Keuangan (lanjutan) (continued)
ii. Instrumen utang yang diukur pada nilai ii. Debt instruments measured at fair value
wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income,
lain, penyisihan kerugian kredit allowance for expected credit losses are
ekspektasian tidak diakui dalam laporan not recognized in the statement of financial
posisi keuangan karena jumlah tercatat position because the carrying amounts of
dari aset-aset ini adalah nilai wajarnya. these assets are at their fair values.
Namun demikian, penyisihan kerugian However, allowance for expected credit
kredit ekspektasian diungkapkan dan losses is disclosed and recognized in other
diakui dalam penghasilan komprehensif comprehensive income.
lain.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang Recoveries of written-off financial assets
telah dihapusbukukan
Ketika pinjaman yang diberikan tidak tertagih, When a loan is uncollectible, it is written-off
pinjaman yang diberikan tersebut against the related allowance for impairment
dihapusbukukan dengan menjurnal balik loss. Such loans are written-off after all the
cadangan kerugian penurunan nilai. Pinjaman necessary procedures have been completed
yang diberikan tersebut dapat and the amount of the loss has been
dihapusbukukan setelah semua prosedur determined.
yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah
kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang Recoveries of written-off financial assets are
telah dihapusbukukan diakui sebagai recognized as operational income other than
pendapatan operasional selain pendapatan interest income.
bunga.
Aset keuangan syariah Sharia financial assets
Untuk aset keuangan unit usaha Pembiayaan For the financial assets of the business unit
Syariah, kecuali transaksi murabahah, LPEI that is engaged in Sharia Financing, except
Syariah menerapkan POJK No. for Murabahah transactions, LPEI Sharia
9/POJK.05/2022 tentang Pengawasan LPEI applies POJK No. 9/POJK.05/2022 on
dalam menentukan kerugian penurunan nilai. Supervising and Monitoring of LPEI for
determination of impairment loss.
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on non-
non-keuangan financial assets
LPEI menerapkan PSAK 236 “Penurunan LPEI applied PSAK 236 “Impairment of
Nilai Aset”, yang menetapkan prosedur- Asset”, that states the procedures applicable
prosedur yang diterapkan LPEI agar aset for LPEI so that the amount of assets
dicatat tidak melebihi jumlah aset yang dapat recorded do not exceed the assets
dipulihkan. recoverable amount.
Final Draft/09 Februari 2026 82 Paraf:
Page 1114
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on non-
non-keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
PSAK ini juga yang menentukan kapan LPEI The PSAK also states that when LPEI is able
membalik suatu rugi penurunan nilai dan to offset the loss from impairment and the
pengungkapan yang diperlukan. disclosures needed.
Pada setiap tanggal pelaporan, LPEI At each reporting date, LPEI assesses
melakukan penilaian apakah terdapat indikasi whether there is any indication that its non-
bahwa aset non-keuangan mungkin financial assets may be impaired. When an
mengalami penurunan nilai. Ketika sebuah indicator of impairment exists or when an
indikator penurunan nilai ada atau ketika annual impairment testing for an asset is
sebuah pengujian penurunan nilai tahunan required, LPEI makes a formal estimate of
untuk aset diperlukan, LPEI membuat recoverable amount.
estimasi resmi atas jumlah terpulihkan.
Jumlah terpulihkan adalah jumlah yang lebih Recoverable amount is the higher of an
tinggi dari nilai wajar aset (atau unit penghasil asset’s or Cash Generating Unit (CGU)’s fair
kas) setelah dikurangi besarnya biaya value less costs of disposal and its value in
pelepasan dibandingkan dengan nilai use and is determined for an individual asset,
pakainya, dan ditentukan untuk aset individu, unless the asset does not generate cash
kecuali aset tersebut menghasilkan arus kas inflows that are largely independent of those
masuk yang tidak tergantung lagi dari aset from other assets or groups of assets, in
yang lain atau kumpulan aset, yang dalam hal which case the recoverable amount is
jumlah terpulihkan dinilai sebagai bagian dari assessed as part of the CGU to which it
unit penghasil kas. Apabila nilai tercatat suatu belongs. Where the carrying amount of an
aset (atau unit penghasil kas) melebihi jumlah asset (or CGU) exceeds its recoverable
terpulihkan, maka aset (atau unit penghasil amount, the asset (or CGU) is considered
kas) tersebut dianggap mengalami penurunan impaired and is written down to its
nilai dan diturunkan menjadi sebesar nilai recoverable amount.
yang dapat dipulihkan.
Dalam menilai nilai pakai suatu aset, estimasi In assessing value in use of assets, the
terhadap arus kas dipulihkan di masa depan estimated future cash flows are discounted to
akan didiskontokan menjadi nilai kini dengan their present value using a pretax discount
menggunakan tingkat suku bunga diskonto rate that reflects current market assesments
sebelum pajak yang mencerminkan penilaian of the time value of money and the risks
pasar terhadap nilai waktu dari uang (time specific to the asset (or CGU).
value of money) dan risiko spesifik aset (atau
unit penghasil kas) tersebut.
Kerugian penurunan nilai akan dibebankan An impairment loss is charged to operations
pada tahun yang bersangkutan, kecuali aset on the year in which it arises, unless the asset
tersebut telah dicatat sebesar jumlah yang is carried at a revalued amount, in which case
direvaluasi, dalam hal ini kerugian penurunan the impairment loss is charged to the
nilai tersebut akan dibebankan langsung ke revaluation increment of the said asset.
dalam selisih penilaian kembali aset
bersangkutan.
Final Draft/09 Februari 2026 83 Paraf:
Page 1115
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.q. Cadangan kerugian penurunan nilai 2.q. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai atas aset Allowance for impairment losses on non-
non-keuangan (lanjutan) financial assets (continued)
Penelaahan dilakukan pada setiap tanggal An assesment is made at each reporting date
pelaporan untuk mengetahui apakah terdapat as to whether there is any indication that
indikasi bahwa pengakuan kerugian previously recognized impairment losses may
penurunan nilai sebelumnya mungkin tidak no longer exist or may have decreased. If
lagi ada atau telah menurun. Apabila terdapat such indication exists, the recoverable amount
indikasi tersebut, maka jumlah terpulihkan is estimated. A previously recognized
akan diestimasi. Kerugian penurunan nilai impairment loss is reversed only if there has
yang sebelumnya telah diakui akan dibalik been a change in the estimates used to
hanya jika telah terjadi perubahan dalam determine the asset’s recoverable amount
estimasi yang digunakan untuk menentukan since the last impairment loss was
jumlah terpulihkan aset sejak kerugian recognized. If that is the case, the carrying
penurunan nilai terakhir diakui. Jika demikian, amount of the asset is increased to its
nilai tercatat aset akan ditingkatkan sejumlah recoverable amount.
nilai terpulihkan.
Perhitungan cadangan klaim atas aktivitas The calculation of estimated guarantee claim
penjaminan telah dihitung berdasarkan was calculated based on actuary calculation.
perhitungan aktuaris.
2.r. Kontrak penjaminan 2.r. Guarantee contracts
Kontrak penjaminan yang memenuhi definisi Guarantee contracts that meets the definition
kontrak penjaminan keuangan yang of financial guarantee contracts laid out in
tercantum dalam PSAK 109 dicatat dalam PSAK 109 is recorded as financial guarantee
kontrak penjaminan keuangan berdasarkan contract based on PSAK 109.
PSAK 109.
Kontrak penjaminan yang tidak memenuhi Guarantee contracts that do not meet the
definisi kontrak penjaminan keuangan dalam definition of financial guarantee contracts
PSAK 109, dicatat berdasarkan PSAK 237. under PSAK 109, are recorded for under
PSAK 237.
Piutang yang timbul dari proses penyelesaian Receivables resulting from guarantee
klaim dari kontrak garansi dengan contracts claim which is settled with
menggunakan akta pengakuan utang dicatat debentures are recorded as financial assets if
sebagai aset keuangan apabila memenuhi they meet the definition of financial asset
definisi aset keuangan sesuai PSAK 109 jika following PSAK 109 if estimated that the
probabilitas ketertagihan tinggi. likelihood of collection is high.
Piutang penjaminan ulang adalah piutang Reguarantee receivables are receivables to
kepada perusahaan penjaminan ulang the reassurance company in connection with
sehubungan dengan pembayaran klaim yang the payment of claims that are the
menjadi tanggungan perusahaan penjaminan responsibility of the reguarantee company.
ulang. Setiap periode pelaporan LPEI Each reporting period LPEI reviews the
menelaah penurunan piutang secara berkala, decline in receivables periodically, where if
dimana jika terdapat bukti objektif bahwa there is objective evidence that the
piutang tersebut menurun, maka LPEI receivables are decreasing, then LPEI reduce
mengurangi nilai tercatat piutang sebesar the carrying amount of the receivables by the
yang dapat dipulihkan dan mengakui rugi amount that can be recovered and recognizes
penurunan nilai dalam laporan laba rugi an impairment loss in the consolidated income
konsolidasian. statement.
Final Draft/09 Februari 2026 84 Paraf:
Page 1116
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.r. Kontrak penjaminan (lanjutan) 2.r. Guarantee contracts (continued)
Liabilitas yang timbul dari kontrak penjaminan Liabilities arising from financial guarantee
keuangan diakui sebesar nilai wajar pada saat contracts are recognized at fair value at initial
pengakuan awal. Jika kontrak jaminan recognition. If the financial guarantee contract
keuangan diterbitkan untuk pihak yang tidak was issued to an unrelated party in a stand-
berelasi dalam suatu transaksi yang wajar alone arm's length transaction, its fair value at
(arm’s length transaction) yang berdiri sendiri, inception is likely to guarantee fee received,
nilai wajarnya pada saat dimulainya transaksi unless there is evidence to the contrary. After
kemungkinan sama dengan guarantee fee initial recognition, the amount of financial
yang diterima, kecuali terdapat bukti yang guarantee contract liabilities are measured at
sebaliknya. Setelah pengakuan awal, jumlah the higher of the provision amount recognized
di dalam liabilitas kontrak jaminan keuangan and amount initially recognized less
diukur pada jumlah yang lebih tinggi antara cumulative amortization (when appropriate).
jumlah yang diakui provisi dan jumlah yang
diakui pada saat pengakuan awal dikurangi
amortisasi kumulatif (jika sesuai).
Liabilitas yang timbul atas suatu klaim yang Liabilities incurred on claims approved but
telah disetujui namun belum dibayarkan akan have not been paid are recorded as claims
dicatat sebagai utang klaim. Pendapatan fee payable. Guarantee fees from financial
kontrak penjaminan keuangan diakui sebagai guarantee contracts are recognized as
pendapatan selama periode penjaminan. revenue over the period of the guarantee.
2.s. Kontrak asuransi dan kontrak reasuransi 2.s. Insurance contracts and reinsurance
contracts
LPEI menerbitkan kontrak asuransi kepada LPEI issues contracts to customers that
pelanggan yang mengandung risiko asuransi, contain insurance risk, which the LPEI
dimana LPEI menerima risiko asuransi yang accepts significant insurance risk from
signfikan dari pihak lain dengan dengan cara another party by agreeing to compensate that
menyetujui untuk mengompensasi pemegang party on the occurence of a specified
polis jika suatu kejadian masa depan yang uncertain future event, is classified as an
tidak pasti (kejadian terasuransikan) insurance contract.
berdampak merugikan terhadap pemegang
polis.
LPEI juga melakukan pengalihan risiko LPEI also cedes out insurance risk in the
asuransi dalam kegiatan usaha normal normal course of its business. Ceded
melalui pengaturan reasuransi. Kegiatan reinsurance arrangements do not relieve the
pengalihan risiko ini tidak membebaskan the Bank from its obligations to
Bank dari kewajibannya kepada pemegang policyholders/participants.
polis/peserta.
Pengaturan reasuransi yang dimasuki oleh Reinsurance arrangements entered into by
LPEI diukur menggunakan metode yang the LPEI are measured consistently with the
konsisten dengan jumlah yang terkait dengan amounts associated with the underlying
kontrak asuransi yang mendasarinya, sesuai insurance contracts, according to the terms of
dengan ketentuan pengaturan reasuransi the relevant reinsurance arrangement.
yang relevan.
Final Draft/09 Februari 2026 85 Paraf:
Page 1117
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.s. Kontrak asuransi dan kontrak reasuransi 2.s. Insurance contracts and reinsurance
(lanjutan) contracts (continued)
(i) Agregasi dan pengakuan kontrak (i) Agregation and contract recognition
Kontrak asuransi yang memiliki risiko Insurance contracts that have similar risks
serupa dan dikelola bersama serta and are managed together, and that are
diterbitkan pada tahun yang sama issued within the same year, are grouped
digabungkan ke dalam satu kelompok together for measurement purposes.
untuk tujuan pengukuran.
Setiap kelompok kontrak asuransi Each group of insurance contracts is, at a
sekurang-kurangnya dibagi menjadi tiga minimum, divided into the following three
kelompok sebagai berikut: categories:
a) kelompok kontrak yang merugi a) contracts that are onerous at initial
(onerous) sejak awal pengakuan, jika recognition, if any;
ada;
b) kelompok kontrak yang pada saat b) contracts that at initial recognition have
pengakuan awal tidak memiliki no significant possibility of becoming
kemungkinan signifikan untuk menjadi onerous subsequently, if any; and
kontrak yang merugi di masa
mendatang, jika ada; dan
c) kelompok kontrak lainnya dalam c) the remaining contracts in the portfolio,
portofolio, jika ada. if any.
Kontrak asuransi diakui pada mana yang Insurance contracts are recognised from
paling awal dari pilihan berikut ini: the earliest of the following:
- Awal periode pertanggungan dari - The beginning of coverage periof of
kelompok kontrak. the group of contracts;
- Ketika pembayaran pertama dari satu - The date when the first payment from
pemegang polis dalam kelompok a policyholder is due; or
jatuh tempo; atau - When a group of contract becomes
- Ketika kelompok kontrak asuransi onerous.
menjadi merugi (onerous).
Kontrak reasuransi diakui pada mana Reinsurance contracts are recognised
yang paling awal dari pilihan berikut ini: from the earliest of the following:
- Awal periode pertanggungan dari - The beginning of the coverage
kelompok kontrak reasuransi; atau period of the group of reinsurance
contracts held; or
- Pada tanggal LPEI mengakui - The date the LPEI recognises an
kelompok kontrak asuransi pendasar onerous group of underlying
yang merugi dengan menerapkan, insurance contracts if the LPEI
jika LPEI menjadi pihak dalam entered into the related reinsurance
kontrak reasuransi yang dimiliki contracts held in the group of
terkait di dalam kelompok kontrak reinsurance contracts held at or
reasuransi yang dimiliki pada saat before that date.
atau sebelum tanggal pengakuan
tersebut.
Final Draft/09 Februari 2026 86 Paraf:
Page 1118
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.s. Kontrak asuransi dan kontrak reasuransi 2.s. Insurance contracts and reinsurance
(lanjutan) contracts (continued)
(ii) Pengukuran kontrak asuransi (ii) Measurement of insurance contract
LPEI menerapkan model yang The LPEI applies simplified model/
disederhanakan/ atau model pengukuran premium allocation approach (“PAA”)
pendekatan alokasi premi (“PAA”) dalam measurement models in measuring
mengukur kontrak asuransi yang insurance contracts it issues, where the
diterbitkan, dimana kontrak tersebut telah contract has met contract boundary of
memenuhi batasan kontrak dengan less than one (1) year coverage period
periode pertanggungan dibawah satu (1) and has passed the PAA eligibility test.
tahun dan telah memenuhi uji kelayakan
PAA.
Arus kas akuisisi asuransi (“IACF”) Insurance acquisition cashflows (“IACF”)
merupakan biaya penjualan, underwriting, are costs selling, underwriting, and
dan biaya inisiasi yang umumnya terjadi initiating costs typically incurred prior to or
sebelum atau pada awal periode at the start of the coverage period of a
pertanggungan suatu kontrak, yang contract that are directly attributable to the
secara langsung dapat diatribusikan pada acquisition of portfolio of insurance
perolehan portofolio kontrak asuransi. contracts. In measuring insurance
Dalam mengukur kontrak asuransi yang contracts under the PAA method, the
menggunakan PAA, LPEI melakukan LPEI allocates IACF to groups of
alokasi IACF terhadap kelompok kontrak insurance contracts in a systematic and
asuransi secara sistematik dan rasional, rational manner. IACF related to groups of
Dimana IACF atas kelompok kontrak insurance contracts that have not yet
asuransi yang belum diakui pada tanggal been recognized as of the reporting date
laporan diakui sebagai asset yang are recognized as an asset and presented
disajikan pada asset atau liabilitas kontrak within insurance contract assets or
asuransi sampai dengan kelompok liabilities until the related group of
kontrak tersebut diakui. Pada saat contracts is recognized. Upon initial
pengakuan awal setiap kelompok kontrak recognition of each group of contracts, the
asuransi, nilai tercatat liabilitas atas sisa carrying amount of the liability for
masa pertanggungan (“LRC”) diukur remaining coverage ("LRC") is measured
sebesar premi yang diterima pada tanggal at the premiums received on initial
pengakuan awal, dikurangi IACF kontrak recognition minus any IACF allocated to
asuransi yang dialokasikan ke kelompok the group at that date.
kontrak tersebut pada tanggal yang sama.
Final Draft/09 Februari 2026 87 Paraf:
Page 1119
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.s. Kontrak asuransi dan kontrak reasuransi 2.s. Insurance contracts and reinsurance
(lanjutan) contracts (continued)
(ii) Pengukuran kontrak asuransi (ii) Measurement of insurance contract
(lanjutan) (continued)
Setelah pengakuan awal, nilai tercatat Subsequently, the carrying amount of the
liabilitas atas sisa masa pertanggungan liability for remaining coverage is increased
disesuaikan dengan menambahkan premi by any premiums received and the
yang diterima selama periode berjalan, amortisation of insurance acquisition cash
menambahkan amortisasi arus kas flows recognised as expenses, and
akuisisi yang dibebankan pada periode decreased by the amount recognised as
pelaporan, serta mengurangkan jumlah insurance revenue for services provided
yang diakui sebagai pendapatan asuransi and any additional insurance acquisition
atas jasa yang telah diberikan selama cash flows allocated after initial
periode tersebut. Pada saat pengakuan recognition. On initial recognition of each
awal setiap kelompok kontrak, LPEI group of contracts, the LPEI expects that
memperkirakan bahwa jangka waktu the time between providing each part of
antara penyediaan setiap bagian jasa dan the services and the related premium due
tanggal jatuh tempo premi terkait tidak date is no more than a (1) year.
lebih dari satu (1) tahun. Oleh karena itu, Accordingly, the LPEI has chosen not to
LPEI memilih untuk tidak menyesuaikan adjust the liability for remaining coverage
liabilitas atas sisa pertanggungan guna to reflect the time value of money and the
mencerminkan nilai waktu dari uang dan effect of financial risk.
dampak risiko keuangan.
Apabila pada suatu waktu selama periode If at any time during the coverage period,
pertanggungan terdapat fakta dan kondisi facts and circumstances indicate that a
yang mengindikasikan bahwa suatu group of contracts is onerous, then the
kelompok kontrak merugi (onerous), maka LPEI recognises a loss in profit or loss and
LPEI mengakui kerugian dalam laba rugi increases the liability for remaining
dan meningkatkan nilai liabilitas atas sisa coverage to the extent that the current
masa pertanggungan sebesar selisih estimates of the fulfilment cash flows that
antara estimasi arus kas pemenuhan relate to remaining coverage exceed the
kewajiban (fulfilment cash flows) terkini carrying amount of the liability for
yang terkait dengan sisa pertanggungan remaining coverage.
dan nilai tercatat liabilitas atas sisa masa
pertanggungan.
Final Draft/09 Februari 2026 88 Paraf:
Page 1120
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.s. Kontrak asuransi dan kontrak reasuransi 2.s. Insurance contracts and reinsurance
(lanjutan) contracts (continued)
(ii) Pengukuran kontrak asuransi (lanjutan) (ii) Measurement of insurance contract
(continued)
LPEI mengakui liabilitas atas klaim yang The LPEI recognises the liability for
terjadi (“LIC”) dari suatu kelompok kontrak incurred claims (“LIC”) of a group of
asuransi sebesar jumlah arus kas insurance contracts at the amount of the
pemenuhan kewajiban (fulfilment cash fulfilment cash flows relating to incurred
flows) yang terkait dengan klaim yang claims.
telah terjadi.
Serupa dengan kontrak asuransi yang Reinsurance contracts held are accounted
diterbitkan, kontrak reasuransi yang for under PAA, if the qualifying criteria for
dimiliki dicatat dengan menggunakan PAA are fulfilled.
pendekatan PAA apabila uji eligibilitas
PAA terpenuhi.
Kontrak reasuransi yang dimiliki diukur Reinsurance contracts held are measured
dengan menggunakan asumsi yang using assumptions consistent with the
konsisten dengan asumsi yang digunakan assumptions used for the underlying
untuk kontrak asuransi yang insurance contracts for the fulfillment cash
mendasarinya dalam menghitung arus kas flows. The risk adjustment for non-financial
pemenuhan kewajiban. Penyesuaian risiko risk represents the amount of risk being
untuk risiko non-keuangan mencerminkan transferred by the holder of the reinsurance
jumlah risiko yang dialihkan oleh contract to the issuer of that contract.
pemegang kontrak reasuransi kepada
penerbit kontrak tersebut.
Jika kontrak reasuransi yang dimiliki If reinsurance contracts held cover
mencakup kontrak asuransi yang merugi underlying onerous insurance contracts, a
(onerous) yang mendasarinya, komponen loss recovery component is recognized
pemulihan kerugian hanya diakui apabila only if the reinsurance contract held was
kontrak reasuransi tersebut dibuat entered into before or at the same time as
sebelum atau bersamaan dengan kontrak the underlying onerous insurance
asuransi yang memberatkan tersebut. contracts.
(iii) Penghentian pengakuan dan modifikasi (iii) Derecognition and modification of
kontrak contract
LPEI menghentikan pengakuan suatu The LPEI derecognizes an insurance
kontrak asuransi hanya ketika kewajiban contract only when the obligation specified
yang ditetapkan dalam kontrak asuransi in the insurance contract expires or is
tersebut berakhir atau telah dipenuhi atau discharged or canceled, or if the contract is
dibatalkan, atau jika kontrak tersebut modified in a way that requires
dimodifikasi sedemikian rupa sehingga derecognition of the original contract and
menuntut penghentian pengakuan kontrak recognition of the new contract with
asli dan pengakuan kontrak baru dengan modified terms.
ketentuan yang telah diubah.
Final Draft/09 Februari 2026 89 Paraf:
Page 1121
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.s. Kontrak asuransi dan kontrak reasuransi 2.s. Insurance contracts and reinsurance
(lanjutan) contracts (continued)
(iii) Penghentian pengakuan dan modifikasi (iii) Derecognition and modification of
kontrak (lanjutan) contract (continued)
Ketika suatu kontrak asuransi berakhir, When an insurance contract is
entitas tidak lagi menanggung risiko dan extinguished, the entity is no longer at risk
oleh karena itu tidak diwajibkan lagi untuk and is therefore no longer required to
mengalihkan sumber daya ekonomi apa transfer any economic resources to satisfy
pun guna memenuhi kontrak asuransi the insurance contract. Typically, when the
tersebut. Biasanya, apabila LPEI membeli LPEI buys reinsurance, the underlying
reasuransi, kontrak asuransi yang insurance contract(s) continue to be
mendasarinya tetap diakui karena recognized as the respective obligations are
kewajiban tersebut belum berakhir. not extinguished.
Jika ketentuan kontrak asuransi If the terms of an insurance contract are
dimodifikasi, misalnya berdasarkan modified, for example, by agreement
kesepakatan para pihak atau perubahan between the parties to the contract or by a
peraturan, LPEI menghentikan pengakuan change in regulation, the LPEI
kontrak asli dan mengakui kontrak yang derecognizes the original contract and
dimodifikasi sebagai kontrak baru. recognizes the modified contract as a new
contract.
(iv) Penyajian dan pengungkapan (iv) Presentation and disclosure
Portofolio kontrak asuransi yang Portfolios of insurance contracts that are
merupakan aset atau yang merupakan assets or liabilities, as well as portfolios of
liabilitas, serta portofolio kontrak reasuransi reinsurance contracts held that are assets
yang dimiliki yang merupakan aset atau or liabilities, are presented separately in the
yang merupakan liabilitas, disajikan secara statement of financial position.
terpisah dalam laporan posisi keuangan.
Penghasilan dan beban dari kontrak Income and expenses from reinsurance
reasuransi yang dimiliki disajikan secara contracts held are presented separately
terpisah dari penghasilan dan beban dari from income and expenses from insurance
kontrak asuransi. Selain itu, Pendapatan contracts. In addition, income or expenses
atau beban dari kelompok kontrak from groups of reinsurance contracts held
reasuransi milikan disajikan dalam laporan are presented on a net basis in the
laba rugi periode berjalan secara gabungan statement of profit or loss for the current
(net). period.
Final Draft/09 Februari 2026 90 Paraf:
Page 1122
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.s. Kontrak asuransi dan kontrak reasuransi 2.s. Insurance contracts and reinsurance
(lanjutan) contracts (continued)
(iv) Penyajian dan pengungkapan (lanjutan) (v) (iv) Presentation and disclosure (continued)
PSAK 117 memberikan pilihan kebijakan PSAK 117 provides an accounting policy
akuntansi terkait penyajian penghasilan choice regarding the presentation of
atau beban keuangan asuransi. LPEI dapat insurance finance income or expenses.
menyajikan jumlah tersebut seluruhnya LPEI may present these amounts entirely in
sebagai bagian dari laba rugi atau profit or loss, or present the effects of
menyajikan dampak atas perubahan changes in market variables impacting the
variabel pasar yang berdampak pada discount rate in other comprehensive
tingkat diskonto pada penghasilan income (“OCI”). The LPEI has elected not to
komprehensif lain (“OCI”). LPEI memilih apply the option to present OCI for all or
untuk tidak menerapkan opsi untuk part of its insurance contract portfolios.
menyajikan OCI untuk seluruh / sebagian Accordingly, all insurance finance income or
portofolio kontrak asuransi yang dimiliki. expenses (“IFIE”) will be presented in profit
Dengan demikian, pendapatan atau beban or loss.
keuangan asuransi (“IFIE”) akan disajikan
seluruhnya dalam laba rugi.
Penyajian perubahan risk adjustment (RA) The presentation of changes in the risk
pada laporan keuangan tidak dipisahkan adjustment (RA) in the financial statements
antara hasil jasa asuransi dan penghasilan is not separated between insurance service
atau beban keuangan asuransi. Dengan result and insurance finance income or
demikian, seluruh perubahan risk expenses. Accordingly, all changes in the
adjustment tersebut akan disajikan sebagai risk adjustment are presented as part of the
bagian dari hasil jasa asuransi. insurance service result.
2.t. Tagihan dan liabilitas akseptasi 2.t. Acceptances receivable and payable
Tagihan dan liabilitas akseptasi dinyatakan Acceptances receivable and payable are
sebesar biaya perolehan diamortisasi. stated at amortized cost. Acceptances
Tagihan akseptasi disajikan setelah dikurangi receivable is stated net of allowance for
cadangan kerugian penurunan nilai. impairment losses.
2.u. Aset tetap, Aset Hak Guna, dan Liabilitas 2.u. Premises and Equipment, Right-of-Use-
Sewa Assets, and Lease Liability
Aset Tetap Premises and Equipment
Harga perolehan awal atas aset tetap terdiri The initial cost of premises and equipment
dari harga beli dan semua biaya langsung consists of its purchase price and any directly
yang dapat diatribusikan untuk membuat aset attributable costs of bringing the asset to its
dalam kondisi siap pakai dan berlokasi di working condition and location for its intended
tempat yang digunakan. Biaya perolehan use. Cost includes the replacement cost of a
termasuk biaya penggantian bagian aset tetap part of the premises and equipment when the
saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi expenditure meets the criteria for recognition.
kriteria pengakuan. Aset tetap dinyatakan Premises and equipment are stated at cost
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi less accumulated depreciation and
penyusutan dan rugi penurunan nilai. impairment loss.
Final Draft/09 Februari 2026 91 Paraf:
Page 1123
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.u. Aset tetap, Aset Hak Guna, dan Liabilitas 2.u. Premises and Equipment, Right-of-Use-
Sewa (lanjutan) Assets, and Lease Liability (continued)
Aset Tetap (lanjutan) Premises and Equipment (continued)
Pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, When a significant inspection of the asset is
biaya inspeksi itu dikapitalisasi sebagai biaya performed, the cost of inspection is capitalized
penggantian atas jumlah tercatat (carrying as part of the replacement cost of the asset’s
amount) aset tetap sebagai suatu carrying amount if the criteria for recognition
penggantian, jika memenuhi kriteria are met. All maintenance and repair costs
pengakuan. Semua biaya pemeliharaan dan which do not fulfill the capitalization criteria,
perbaikan yang tidak memenuhi kriteria are recognized in the statement of profit or
kapitalisasi, diakui dalam laporan laba rugi loss and other comprehensive income upon
dan penghasilan komprehensif lain pada saat occurrence.
terjadinya.
Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, At each statement of financial position date,
umur manfaat, dan metode penyusutan aset the assets’ residual values, useful lives, and
ditelaah kembali dan jika sesuai dengan methods of depreciation are reviewed, and
keadaan, disesuaikan secara prospektif. adjusted prospectively as appropriate.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan Depreciation is calculated on a straight-line
metode garis lurus selama umur manfaat aset method over the estimated useful lives of the
tetap yang diestimasi sebagai berikut. assets as follows.
Tahun/ Persentase/
Years Percentage
Gedung 20 5% Building
Peralatan dan perlengkapan kantor 5 20% Office furniture and fixtures
Kendaraan bermotor 5 20% Motor vehicles
Perangkat lunak & perangkat keras 5 -10 10% - 20% Software & hardware
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is stated at cost. The
biaya perolehan. Akumulasi biaya perolehan accumulated costs will be reclassified to the
akan dipindahkan ke aset tetap yang appropriate premises and equipment account
bersangkutan pada saat pekerjaan aset when the construction is substantially
tersebut telah selesai dan siap untuk completed and the asset constructed is ready
digunakan. for its intended use.
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai When the carrying amount of an asset is
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat greater than its estimated recoverable
aset diturunkan menjadi sebesar nilai yang amount, it is written down to its recoverable
dapat diperoleh kembali, yang ditentukan amount, which is determined as the higher of
sebagai nilai tertinggi antara harga jual neto the net selling price or value in use.
dan nilai yang dipakai.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau When premises and equipment are retired or
dijual, maka nilai perolehan dan akumulasi disposed of, their costs and the related
penyusutannya dihapuskan dari akun accumulated depreciation are derecognized
tersebut. Keuntungan atau kerugian yang from the accounts. Any resulting gain or loss
terjadi diakui dalam laporan laba rugi. is recognized in statement of profit or loss.
Final Draft/09 Februari 2026 92 Paraf:
Page 1124
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.u. Aset tetap, Aset Hak Guna, dan Liabilitas 2.u. Premises and Equipment, Right-of-Use-
Sewa (lanjutan) Assets, and Lease Liability (continued)
Aset Hak Guna dan Liabilitas Sewa Right-of-use-Assets and Lease Liabilities
LPEI mengakui liabilitas sewa, sebagai LPEI recognized a lease liability, being the
pembayaran sewa yang tersisa termasuk atas remaining lease payments including
opsi perpanjangan dimana perpanjangan extensions options where renewal is
hampir dapat dipastikan, didiskontokan reasonably certain, discounted using the
menggunakan tingkat bunga pinjaman incremental borrowing rate at the date of initial
inkremental pada tanggal penerapan awal. application. Meanwhile, rights of use assets
Sedangkan aset hak guna mencakup jumlah include the amount of lease liabilities
liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung recognized, initial direct costs paid, recovery
awal yang dibayarkan, biaya pemulihan, dan costs, and lease payments made on or before
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau the start date of the lease, less rental
sebelum tanggal mulai sewa, dikurangi incentives received.
insentif sewa yang diterima.
Beban keuangan dicatat dalam laba rugi. Aset Finance expense is recorded in profit or loss.
hak guna (disajikan sebagai bagian aset Right of used assets (presented under
tetap) disusutkan selama jangka waktu yang premises and equipment) are depreciated
lebih pendek antara umur manfaat aset sewa over the shorter of the estimated useful life of
dan periode masa sewa, jika tidak ada the assets and the lease term, if there is no
kepastian yang memadai bahwa LPEI akan reasonable certainty that LPEI will obtain
mendapatkan hak kepemilikan pada akhir ownership by the end of the lease term.
masa sewa.
2.v. Aset yang diambil alih 2.v. Foreclosed Assets
Aset yang diambil alih (AYDA) adalah aset Foreclosed assets represent assets acquired
yang diperoleh LPEI, baik melalui pelelangan, by LPEI, both from auction and non-auction
maupun diluar pelelangan berdasarkan based on voluntary transfer by the debtors or
penyerahan secara sukarela oleh pemilik based on debtors’ approval to sell the
agunan dalam hal debitur tidak memenuhi collateral where the debtors could not fulfill
kewajibannya kepada LPEI dan diselesaikan their obligations to LPEI and is settled through
melalui penjualan. AYDA merupakan jaminan a sale. Foreclosed assets represent loan
kredit yang diberikan yang telah diambil alih collateral acquired in settlement of loans. LPEI
sebagai bagian dari penyelesaian kredit yang has policy to sell foreclosed assets to settle
diberikan. LPEI memiliki kebijakan untuk debtors’ liabilities.
selalu berusaha menjual AYDA untuk
menyelesaikan sisa kewajiban debitur.
AYDA diakui sebesar nilai bersih yang dapat Foreclosed assets are recognised at their net
direalisasi (net realisable value), yaitu nilai realisable value. Net realisable value is the
wajar agunan setelah dikurangi estimasi biaya fair value of the foreclosed assets less
pelepasan. estimated cost of liquidating the foreclosed
assets.
Final Draft/09 Februari 2026 93 Paraf:
Page 1125
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.v. Aset yang diambil alih (lanjutan) 2.v. Foreclosed Assets (continued)
LPEI membentuk cadangan kerugian The allowance for impairment made on
penurunan nilai atas AYDA berdasarkan foreclosed assets is based on its asset
kualitas atas aset, yaitu: quality:
1) 15% (lima belas persen) untuk kualitas 1) 15% (fifteen percent) for substandard
kurang lancar, yaitu dimiliki lebih dari assets, which are owned for more than
1 (satu) tahun sampai dengan 3 (tiga) 1 (one) year up to 3 (three) years;
tahun;
2) 50% (lima puluh persen) untuk kualitas 2) 50% (fifty percent) for doubtful assets,
aset diragukan, yaitu dimiliki lebih dari which are owned for more than 3 (three)
3 (tiga) sampai dengan 5 (lima) tahun; years up to 5 (five) years;
3) 100% (seratus persen) untuk kualitas aset 3) 100% (one hundred percent) for non
macet, yaitu dimiliki lebih dari 5 (lima) performing assests, which are owned for
tahun. more than 5 (five) years.
Biaya pemeliharaan atas AYDA yang terjadi Maintenance costs of foreclosed assets
setelah pengambilalihan atau akuisisi aset subsequent to the foreclosure or acquisition of
dibebankan sebagai laba/rugi pada saat the assets are charged as current year
terjadinya. Keuntungan atau kerugian dari profit/loss as incurred. Gains or losses from
penjualan aset yang diambil alih diakui sale of foreclosed assets are charged as
sebagai laba/rugi periode berjalan. current period profit/loss as incurred.
2.w. Biaya dibayar di muka 2.w. Prepaid expenses
Biaya dibayar di muka, diamortisasi selama Prepaid expenses, are amortized over its
masa manfaat dengan menggunakan metode benefited periods using the straight-line
garis lurus. method.
2.x. Piutang setoran modal 2.x. Capital deposit receivables
Piutang setoran modal merupakan tagihan Capital deposit receivables represent
kepada Pemerintah Republik Indonesia atas receivables from Government of The Republic
penambahan Penyertaan Modal Negara of Indonesia for additional Government
(PMN) kepada LPEI yang berlaku efektif pada Capital Contribution to LPEI effective on the
Tahun berjalan berdasarkan suatu dokumen current year based on an official document
resmi dari Pemerintah atau Kementerian from the Government of Indonesia or The
Keuangan, namun penyetoran dananya Ministry of Finance, where the funds has not
belum diterima pada rekening LPEI pada been received on the effective year. Capital
tahun efektif. Piutang setoran modal diakui deposit receivables are recognized at the
sebesar nilai penambahan modal di LPEI. value of the additional capital to LPEI.
Final Draft/09 Februari 2026 94 Paraf:
Page 1126
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.y. Liabilitas segera 2.y. Current liabilities
Liabilitas segera merupakan liabilitas LPEI Current liabilities represent LPEI's obligations
kepada pihak lain yang sifatnya wajib segera to outside parties which should be settled
dibayarkan sesuai dengan perintah pemberi immediately based on predetermined
amanat perjanjian yang ditetapkan instructions by those having the authority.
sebelumnya. Liabilitas segera dicatat Current Liabilities are recorded at amortized
berdasarkan biaya perolehan diamortisasi. cost. This account is classified as financial
Liabilitas segera diklasifikasikan sebagai liabilities.
liabilitas keuangan.
2.z. Efek-efek utang yang diterbitkan 2.z. Debt securities issued
Efek-efek utang yang diterbitkan terdiri dari Debt securities issued consist of obligations of
surat pengakuan utang yang diterbitkan oleh LPEI in the form of bonds traded in the capital
LPEI berupa obligasi yang diperdagangkan di market. Bonds are stated at their carrying
pasar modal. Obligasi yang diterbitkan value, net of unamortized cost.
disajikan sebesar nilai tercatat dengan biaya
perolehan yang belum diamortisasi.
Beban yang berkaitan dengan penerbitan Expenses related to bonds issuance are
obligasi diakui sebagai diskonto dan recognized as discount, directly deducted
dikurangkan langsung dari hasil emisi dan from the net proceeds of the bonds issuance
diamortisasi selama jangka waktu obligasi and amortized over the term of the bonds
tersebut dengan metode suku bunga efektif. using the effective interest method.
Pinjaman diterima merupakan dana yang Fund borrowings are funds received from
diterima dari bank atau pihak lain dengan banks or other parties with repayment
liabilitas pembayaran kembali sesuai dengan obligation based on the borrowing agreement.
persyaratan perjanjian pinjaman.
2.aa. Pinjaman yang diterima 2.aa. Fund borrowings
Pinjaman diterima diakui sebesar nilai wajar Borrowings are initially recognized at fair
pada awalnya dan selanjutnya diukur sebesar value and subsequently measured at
biaya perolehan diamortisasi dengan amortized cost using the effective interest
menggunakan metode suku bunga efektif. method.
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
suku bunga efektif.
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
memperhitungkan adanya diskonto atau account any discount or premium related to
premi terkait dengan pengakuan awal the initial recognition of borrowings and
pinjaman diterima dan biaya transaksi yang transaction costs that are an integral part of
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari the effective interest rate.
suku bunga efektif.
Final Draft/09 Februari 2026 95 Paraf:
Page 1127
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.ab. Provisi 2.ab. Provision
Provisi diakui jika LPEI memiliki liabilitas kini Provisions are recognized when LPEI has
(baik bersifat hukum maupun bersifat current liability (both legal or constructive) as
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu a result of past events with high profitability of
besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas settlement by outflow of resources with
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber economic benefits and a reliable estimate of
daya yang mengandung manfaat ekonomi the amount of liability can be made.
dan estimasi yang andal mengenai jumlah
liabilitas tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode Provisions are reviewed at the end of each
pelaporan dan disesuaikan untuk reporting period and adjusted to reflect the
mencerminkan estimasi kini terbaik. Jika tidak current best estimate. If there is no probable
terdapat kemungkinan arus keluar sumber outflow of resources to settle these liabilities,
daya untuk menyelesaikan liabilitas tersebut, provision is not recognized.
provisi tidak diakui.
2.ac. Pendapatan dan beban bunga 2.ac. Interest income and expense
Sebelum terjadinya penurunan nilai Prior to impairment (stages 1 and 2), interest
(tahap 1 dan 2), pendapatan bunga dihitung income is calculated using the EIR method,
menggunakan metode EIR yaitu dengan namely by applying an effective interest rate
menerapkan suku bunga efektif atas jumlah on the gross carrying amount of financial
tercatat bruto aset keuangan kecuali untuk assets except for financial assets purchased
aset keuangan yang dibeli atau yang berasal or originating from credit impaired financial
dari aset keuangan memburuk. assets.
Pendapatan bunga atas aset keuangan yang Interest income on impaired financial assets
mengalami penurunan nilai (tahap 3 atau (stage 3 or POCI) is calculated by applying
POCI) dilakukan dengan menerapkan EIR EIR to the net carrying amount of financial
atas jumlah tercatat neto aset keuangan, yaitu assets, namely the outstanding amount after
jumlah outstanding setelah dikurangi dengan deducting losses due to impairment for:
kerugian akibat penurunan nilai untuk:
a. Aset keuangan yang dibeli atau berasal a. Financial assets purchased or originating
dari aset keuangan memburuk (POCI) from credit impaired financial assets
Untuk aset keuangan tersebut, LPEI (POCI)
menerapkan suku bunga efektif yang For these financial assets, LPEI applies
disesuaikan dengan risiko kredit (risk an effective interest rate that is adjusted
adjusted effective interest rate) atas biaya to credit risk (risk adjusted effective
perolehan diamortisasi dari aset interest rate) on the amortized cost of
keuangan sejak pengakuan awal. financial assets since initial disclosure.
Final Draft/09 Februari 2026 96 Paraf:
Page 1128
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.ac. Pendapatan dan beban bunga (lanjutan) 2.ac. Interest income and expense (continued)
b. Tahap 3 b. Stage 3
Untuk aset keuangan tersebut, LPEI For these financial assets, LPEI applies
menerapkan suku bunga efektif atas an effective interest rate on the amortized
biaya perolehan diamortisasi dari aset cost of financial assets in the reporting
keuangan di periode pelaporan, yaitu nilai period, namely the value that has been
yang telah dikurangi kerugian akibat reduced by losses due to impairment.
penurunan nilai.
Pendapatan bunga atas aset keuangan yang Interest income on impaired financial assets
mengalami penurunan nilai (tahap 3 atau (stage 3 or POCI) is calculated by applying
POCI) dilakukan dengan menerapkan EIR EIR to the net carrying amount of financial
atas jumlah tercatat neto aset keuangan, yaitu assets, namely the outstanding amount after
jumlah outstanding setelah dikurangi dengan deducting losses due to impairment.
kerugian akibat penurunan nilai.
Pendapatan bunga selanjutnya diakui atas Interest income is subsequently recognized
dasar suku bunga yang digunakan untuk based on the interest rate used to discount
mendiskonto arus kas masa depan dalam future cash flows in measuring impairment
pengukuran kerugian penurunan nilai atau losses or what is known as unwinding interest.
yang disebut dengan unwinding interest.
2.ad. Pendapatan provisi dan komisi 2.ad. Fees and commission income
Pendapatan provisi dan komisi yang berkaitan Fees and commissions directly related to
langsung dengan kegiatan pembiayaan dan financing and receivables activities, or fees
piutang, atau pendapatan provisi dan komisi and commissions income which relate to a
yang berhubungan dengan jangka waktu specific period are amortized over the term of
tertentu, diamortisasi sesuai dengan jangka the contract using the effective interest
waktu kontrak menggunakan metode suku method and classified as part of interest
bunga efektif dan diklasifikasikan sebagai income in the statement of profit or loss and
bagian dari pendapatan bunga pada laporan other comprehensive income. These fees
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain. include provision and commission.
Pendapatan ini mencakup provisi dan komisi.
Pendapatan atau komponen pendapatan Fees or component of fees that are not linked
yang tidak berkaitan dengan kegiatan to loan financing activities or to a certain
pemberian kredit atau suatu jangka waktu period and/or in regards to a service
dan/atau terkait dengan pemberian suatu performed, is directly recognized as income
jasa, diakui sebagai pendapatan pada saat when performance obligations are met and is
terjadinya transaksi dan dicatat pada akun accounted as other operational income.
pendapatan operasional lainnya.
2.ae. Hasil jasa asuransi 2.ae. Insurance service result
Hasil jasa asuransi terdiri dari pendapatan Insurance service result comprises of
asuransi dan beban jasa asuransi serta beban insurance revenue and insurance service
neto dari kontrak reasuransi yang dimiliki. expenses and net expenses from reinsurance
contracts held.
Final Draft/09 Februari 2026 97 Paraf:
Page 1129
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.ae. Hasil jasa asuransi (lanjutan) 2.ae. Insurance service result (continued)
Pendapatan asuransi Insurance revenue
Untuk kontrak yang diukur berdasarkan PAA, For contracts measured under the PAA, the
pendapatan asuransi untuk periode tersebut insurance revenue for the period is the
adalah premi ekpektasian dialokasikan untuk amount of expected premium allocated to the
periode tersebut. Bank mengalokasikan premi period. The Bank allocates the expected
ekspektasian untuk setiap periode premium to each period on the basis of the
berdasarkan berlalunya waktu. passage of time.
Beban jasa asuransi Insurance service expenses
Beban jasa asuransi adalah beban-beban Insurance service expenses represent
yang terkait langsung dengan pemenuhan expenses that relate directly to the fulfilment
kontrak asuransi. Beban-beban yang tidak of contracts. Expenses that do not relate
terkait langsung dengan pemenuhan kontrak directly to the fulfilment of contracts are
disajikan sebagai beban umum dan presented in general & administrative
administrasi. Beban jasa asuransi mencakup expenses. Insurance service expenses
hal-hal sebagai berikut: consists of these following items:
- Kejadian klaim (tidak termasuk komponen - Incurred claims (excluding repayment of
investasi) dan beban jasa asuransi investment components) and other
lainnya; service expenses;
- Amortisasi arus kas akuisisi asuransi; - Amortization of the insurance acquisition
cash flows;
- Perubahan yang terkait dengan jasa lalu, - Changes in the liabilities for incurred
yaitu perubahan arus kas pemenuhan claims (LIC), which relate to changes in
sehubungan dengan liabilitas atas fulfilment cash flows from past service;
kejadian klaim (LIC); dan and
- Perubahan yang terkait dengan jasa masa - Losses on onerous groups of contracts,
depan, misalnya kerugian pada kelompok as well as any reversal of these losses,
kontrak yang merugi dan pembalikan atas which would represent changes in
kerugian tersebut. fulfilment cash flows for future service.
Pendapatan atau beban keuangan asuransi Insurance finance income or expenses
Pendapatan atau beban keuangan asuransi Insurance finance income or expenses
merupakan perubahan jumlah tercatat dari represents the change in the carrying amount
kelompok kontrak asuransi dan kontrak of the group of insurance contracts, and
reasuransi yang timbul dari: reinsurance contracts arising from:
- Dampak nilai waktu uang dan perubahan - The effect of the time value of money and
nilai waktu uang. changes in the time value of money.
- Dampak risiko keuangan dan perubahan - The effect of financial risk and changes in
risiko keuangan. financial risk.
Final Draft/09 Februari 2026 98 Paraf:
Page 1130
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.af. Pendapatan bagi hasil dan beban bonus 2.af. Sharia profit sharing income and bonus
secara syariah expenses
Pendapatan usaha syariah merupakan Sharia income represents margin income from
pendapatan margin murabahah, pembiayaan murabahah, musyarakah financing, and
musyarakah dan pendapatan dari ijarah serta income from ijarah and other earning assets
aset produktif lainnya yang diakui dengan which are recognized on an accrual basis
menggunakan metode akrual kecuali untuk except for income derived from profit sharing.
pendapatan yang berasal dari bagi hasil.
Pendapatan margin murabahah diakui Murabahah margin is recognized using the
menggunakan metode suku bunga efektif effective interest rate method taking into
dengan mempertimbangkan biaya transaksi consideration directly attributable transaction
yang dapat diatribusikan secara langsung. costs.
Jumlah pendapatan margin dan bagi hasil Total margin income and profit sharing on the
atas pembiayaan/piutang syariah dan dari sharia financing/receivables transactions and
aset produktif lainnya yang akan dibagikan from other earning assets to be distributed to
kepada debitur penyimpan dana dan LPEI debtors of fund owners and LPEI are
dihitung secara proporsional sesuai dengan computed based on the proportion of funds
alokasi dana debitur dan LPEI yang dipakai from the debtors and LPEI used to finance the
dalam piutang murabahah dan pembiayaan murabahah receivables and mudharabah and
mudharabah dan musyarakah yang diberikan musyarakah financing and other earning
dan aset produktif lainnya yang disalurkan. assets.
Pendapatan ijarah diakui selama masa akad Income from ijarah is recognized evenly over
secara merata sejak aset tersedia sampai the contract period from the time the asset
periode akhir akad. become available until the end of the period.
Dari jumlah pendapatan margin dan bagi hasil The total available margin and profit sharing
yang tersedia untuk debitur tersebut are distributed to debtors as “shahibul maal”
kemudian dibagihasilkan ke nasabah sebagai (owner of funds) and to LPEI as “mudharib”
“shahibul maal” dan LPEI sebagai “mudharib” (fund manager) in accordance with a pre-
sesuai dengan porsi nisbah bagi hasil yang determined ratio (nisbah).
telah disepakati bersama sebelumnya.
Pendapatan margin dan bagi hasil atas Margin income and profit sharing from
pembiayaan yang diberikan dan aset produktif financing and other earning assets which use
lainnya yang memakai dana LPEI, seluruhnya LPEI’s funds belong to LPEI as a whole.
menjadi milik LPEI.
Jumlah pendapatan margin dan bagi hasil Total margin income and profit sharing on the
atas pembiayaan/piutang syariah dan dari sharia financing/receivables transactions and
aset produktif lainnya yang akan dibagikan from other earning assets to be distributed to
kepada debitur penyimpan dana dan LPEI debtors of fund owners and LPEI are
dihitung secara proporsional sesuai dengan computed based on the proportion of funds
alokasi dana debitur dan LPEI yang dipakai from the debtors and LPEI used to finance the
dalam piutang murabahah dan pembiayaan murabahah receivables and mudharabah and
mudharabah dan musyarakah yang diberikan musyarakah financing and other earning
dan aset produktif lainnya yang disalurkan. assets.
Pendapatan ijarah diakui selama masa akad Income from Ijarah is recognised
secara proporsional. proportionately over the contract period.
Final Draft/09 Februari 2026 99 Paraf:
Page 1131
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.ag. Program dana pensiun dan imbalan kerja 2.ag. Pension plan and employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek seperti upah, Short-term employee benefit such a wages,
iuran jaminan sosial, cuti jangka pendek, social security contribution, short-term leave,
bonus, dan imbalan non-moneter lainnya bonuses, and other non-monetary benefit are
diakui selama periode jasa diberikan. Imbalan recognized over the service rendered. Short-
kerja jangka pendek dihitung sebesar jumlah term employee benefit is measured using
yang tidak didiskontokan. undiscounted amount.
Program pensiun iuran pasti Defined contribution pension
Program pensiun iuran pasti adalah program A defined contribution pension plan is a
pensiun yang menetapkan jumlah iuran pension plan program where the pension
pensiun yang akan diterima oleh pegawai amount to be received by employees at the
pada saat pensiun, biasanya berdasarkan time of retirement, usually depends on one or
pada satu faktor atau lebih seperti usia, masa more factors such as age, years of service,
kerja, dan kompensasi. and compensation.
LPEI menyelenggarakan program pensiun LPEI has a defined benefit pension plan
iuran pasti untuk seluruh pegawai tetap. covering all of its permanent employees. LPEI
Kontribusi LPEI adalah sebesar 6%, and the employees’ contributions are
sedangkan kontribusi pegawai adalah computed at 6% and 4%, respectively, of the
sebesar 4% yang dihitung berdasarkan employees’ monthly basic salaries. LPEI’s
penghasilan dasar bulanan pegawai. contributions to the retirement plan are
Kontribusi LPEI terhadap dana pensiun recognized as expense when incurred.
dicatat sebagai beban pada saat terjadinya.
Program pensiun imbalan pasti Defined benefit pension
Manfaat program pensiun imbalan pasti Defined benefit pension plan are actuarially
ditentukan secara aktuaria menggunakan determined using the Projected Unit Credit
Metode Kredit Unit Proyeksi. Method.
Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) Remeasurement of net defined benefit
imbalan pasti neto, yang diakui sebagai liabilities (assets), which is recognized as
penghasilan komprehensif lain dan tidak other comprehensive income and not
direklasifikasi ke laba rugi pada periode reclassified to profit or loss in subsequent
berikutnya, terdiri atas: periods, consist of:
(i) Keuntungan dan kerugian aktuarial; (i) Actuarial gains and losses;
(ii) Imbal hasil atas aset program tidak (ii) Return on plan assets excluding amounts
termasuk jumlah yang dimasukkan dalam that included in net interest on liabilities
bunga neto atas liabilitas (aset); (assets);
(iii) Setiap perubahan dampak batas aset, (iii) The changes in the impact of the asset
tidak termasuk jumlah yang dimasukkan ceiling, excluding amounts that included
dalam bunga neto atas liabilitas (aset). in net interest on liabilities (assets).
Final Draft/09 Februari 2026 100 Paraf:
Page 1132
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.ag. Program dana pensiun dan imbalan kerja 2.ag. Pension plan and employee benefits
(lanjutan) (continued)
Biaya jasa lalu diakui sebagai beban pada All past service costs are recognised at the
tanggal yang lebih awal antara ketika earlier of when the amendment or curtailment
amendemen atau curtailment program terjadi, occurs, and when the related restructuring or
dan ketika biaya restrukturisasi atau termination costs are recognized, as a result,
pesangon diakui, sehingga biaya jasa lalu unvested past service cost can no longer be
yang belum vested tidak lagi dapat deferred and recognised over the future
ditangguhkan dan diakui selama periode vesting period.
vesting masa depan.
Imbalan kerja jangka panjang lainnya Other long-term employee benefits
Imbalan kerja jangka panjang lainnya dihitung Other long-term employee benefits is
dengan menggunakan metodologi yang sama calculated using the same methodology as
dengan yang digunakan dalam perhitungan used in calculating post-employment benefits
imbalan pascakerja program imbalan pasti, for defined benefit plans, which is using the
yaitu dengan menggunakan metode projected projected unit credit method and discounted to
unit credit dan didiskontokan ke nilai kini, their present value, except for
kecuali untuk pengukuran kembali yang diakui remeasurements which are recognised in
pada laba rugi profit or loss.
2.ah. Transaksi dan saldo dalam mata uang 2.ah. Foreign currency transactions and
asing balances
Transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions in foreign currencies are
dalam nilai Rupiah berdasarkan nilai tukar recorded in Rupiah at the exchange rates
yang berlaku pada saat transaksi dilakukan. prevailing at the time of the transaction. At
Pada tanggal posisi keuangan, aset dan financial position date, monetary assets and
kewajiban moneter dalam mata uang asing liabilities denominated in foreign currencies
dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah are translated to Rupiah at the Reuters’ spot
berdasarkan kurs Spot Reuters pada pukul exchange rates at 04.00 PM (West
16.00 WIB. Reuters adalah salah satu sumber Indonesian local time). Reuters is one of the
kurs penutupan yang diakui oleh Bank recognized sources of closing rate by Bank of
Indonesia dan PSAK. Indonesia and PSAK.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang Exchange gains and losses arising from
timbul dari transaksi dalam mata uang asing transactions denominated in foreign
dan dari penjabaran aset dan liabilitas currencies and from the translation of
moneter dalam mata uang asing diakui dalam monetary assets and liabilities denominated in
laporan laba rugi tahun berjalan. foreign currencies are recognized in profit or
loss for the current year.
Laba atau rugi kurs valuta asing atas aset dan The foreign currency gains or losses on
liabilitas moneter merupakan selisih antara monetary assets and liabilities are the
biaya perolehan diamortisasi dalam rupiah difference between amortized cost in rupiah at
pada awal tahun, disesuaikan dengan tingkat the beginning of the year, adjusted for
suku bunga efektif dan pembayaran selama effective interest rate and payments during
tahun berjalan, dan biaya perolehan the year, and the amortized cost in foreign
diamortisasi dalam valuta asing yang currency translated into rupiah using the
dijabarkan ke dalam rupiah dengan exchange rate at the end of the year.
menggunakan kurs pada akhir tahun.
Final Draft/09 Februari 2026 101 Paraf:
Page 1133
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.ah. Transaksi dan saldo dalam mata uang 2.ah. Foreign currency transactions and
asing (lanjutan) balances (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the
kurs yang digunakan adalah sebagai berikut: exchange rates used are as follows:
2025 2024
Dolar Amerika Serikat 16,675 16,095 United States Dollars
Euro Eropa 19,571 16,758 European Euro
100 Yen Jepang 10,650 10,303 100 Japanese Yen
Dolar Singapura 12,965 11,845 Singapore Dollars
Ringgit Malaysia 4,108 3,598 Malaysian Ringgit
2.ai. Pajak Penghasilan 2.ai. Income Tax
Pajak kini merupakan estimasi utang atau Current tax is the expected tax payable or
pengembalian pajak yang dihitung atas laba refundable on taxable income or loss for the
atau rugi kena pajak untuk tahun yang year using tax rates substantively enacted as
bersangkutan dengan menggunakan tarif of the reporting date and includes true-up
pajak yang secara substansial telah berlaku adjustments made to the previous years’ tax
pada tanggal pelaporan dan termasuk provisions either to reconcile them with the
penyesuaian yang dibuat untuk penyisihan income tax reported in annual tax returns, or to
pajak tahun sebelumnya, baik untuk account for differences arising from tax
merekonsiliasi pajak penghasilan dengan assesments.
pajak yang dilaporkan di surat pemberitahuan
tahunan, atau untuk memperhitungkan
perbedaan yang muncul dari pemeriksaan
pajak.
Utang atau restitusi pajak kini diukur Current tax payable or refundable is measured
menggunakan estimasi terbaik atas jumlah using the best estimate of the amount
yang diperkirakan akan dibayar atau diterima, expected to be paid or received, taking into
dengan mempertimbangkan ketidakpastian consideration the uncertainty associated with
terkait dengan kompleksitas peraturan pajak. the complexity of tax regulations.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas Deferred tax assets and liabilities are
konsekuensi pajak periode mendatang yang recognized for the future tax consequences
timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset attributable to differences between the
dan liabilitas menurut laporan keuangan financial statement carrying amounts of
dengan dasar pengenaan pajak aset dan existing assets and liabilities and their
liabilitas, kecuali perbedaan yang dikenakan respective tax bases, except those differences
pajak final. Liabilitas pajak tangguhan diakui that are subject to final tax. Deferred tax
untuk semua perbedaan temporer kena pajak liabilities are recognized for all taxable
dan aset pajak tangguhan diakui untuk temporary differences while deferred tax
perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, assets are recognized for deductible
sepanjang besar kemungkinan dapat temporary differences to the extent that it is
dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena probable that taxable income will be available
pajak pada masa datang. in future periods against which the deductible
temporary differences can be utilized.
Final Draft/09 Februari 2026 102 Paraf:
Page 1134
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.ai. Pajak Penghasilan (lanjutan) 2.ai. Income Tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak tangguhan dihitung Deferred tax assets and liabilities are
dengan menggunakan tarif pajak yang measured at the tax rates that are expected to
diharapkan akan diterapkan pada periode be applied to the period when the assets or
aset atau liabilitas tersebut direalisasi atau liabilities are realized or settled, based on tax
diselesaikan, berdasarkan tarif pajak (dan rates (and tax laws) that have been enacted
peraturan-peraturan pajak) yang berlaku atau or substantively enacted at statements of
secara substansi telah berlaku pada tanggal financial position date. Changes in the
laporan posisi keuangan. Perubahan nilai carrying amount of deferred tax assets and
tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan liabilities due to a change in tax rate are
yang disebabkan oleh perubahan tarif pajak credited or charged to current year profit or
dikreditkan atau dibebankan pada laba rugi loss, except to the extent that they relate to
tahun berjalan, kecuali untuk transaksi- items previously charged or credited to equity.
transaksi yang sebelumnya telah langsung
dibebankan atau dikreditkan ke ekuitas.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disajikan Deferred tax assets and liabilities are
secara saling hapus di laporan keuangan, presented on a mutually deleted basis in the
kecuali aset dan liabilitas pajak tangguhan financial statements, except for deferred tax
untuk entitas yang berbeda sesuai dengan assets and liabilities for different entities
penyajian aset dan liabilitas pajak kini. according to the current presentation of tax
assets and liabilities.
Pajak penghasilan tangguhan dihitung Deferred income tax is calculated using the
dengan menggunakan metode posisi financial position method, on all temporary
keuangan, terhadap semua perbedaan differences at the statement of financial
temporer pada tanggal laporan posisi position date between the tax bases of assets
keuangan antara aset dan liabilitas menurut and liabilities and their carrying amounts for
pajak dengan nilai tercatatnya untuk tujuan financial reporting purposes.
pelaporan keuangan.
2.aj. Informasi segmen 2.aj. Segment information
Informasi segmen diungkapkan untuk Segment information is disclosed to enable
memungkinkan pengguna laporan keuangan users of financial statement to evaluate the
untuk mengevaluasi sifat dan dampak nature and financial effects of the business
keuangan dari aktivitas bisnis yang mana activities in which LPEI is involved in and the
LPEI terlibat dalam lingkungan ekonomi economic environment where LPEI operates.
dimana LPEI beroperasi.
LPEI menentukan dan menyajikan segmen LPEI determines and presents operating
operasi berdasarkan informasi yang secara segments based on the information that is
internal diberikan kepada pengambil internally provided to the chief operating
keputusan operasional. decision maker.
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of
LPEI: LPEI:
a) Yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang a) That engages in business activities from
mana memperoleh pendapatan dan which it may earn revenues and incur
menimbulkan beban (termasuk expenses (including revenues and
pendapatan dan beban terkait dengan expenses relating to transactions with
transaksi dengan komponen lain dari other components of the same entity);
entitas yang sama);
Final Draft/09 Februari 2026 103 Paraf:
Page 1135
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. Informasi Kebijakan Akuntansi Material 2. Material Accounting Policies Information
(lanjutan) (continued)
2.aj. Informasi Segmen (lanjutan) 2.aj. Segment Information (continued)
b) Hasil operasinya dikaji ulang secara b) Whose operating results are reviewed
regular oleh pengambil keputusan regularly by the LPEI’s chief operating
operasional LPEI untuk membuat decision maker to make decisions about
keputusan tentang sumber daya yang resources to be allocated to the segment
dialokasikan pada segmen tersebut dan and assess its performance; and
menilai kinerjanya; dan
c) Tersedia informasi keuangan yang dapat c) For which discrete financial information is
dipisahkan. available.
LPEI hanya beroperasi dalam usaha LPEI only operates in the the business of
perbankan konvensional dan syariah dan conventional banking and sharia and only
hanya beroperasi di Indonesia tanpa cabang. operates in Indonesia without any branches.
Sehingga, LPEI tidak menyajikan informasi Therefore, LPEI cannot present reporting
pelaporan segmen berdasarkan wilayah information segment by the operation
geografis operasi. geographical area.
Pendapatan, beban, hasil, aset, dan liabilitas Income, costs, outcome, assets, and liabilities
segmen termasuk item-item yang dapat segment include ítems that directly
diatribusikan langsung kepada suatu segmen attributable to a certain segment and also
serta hal-hal yang dapat dialokasikan dengan matters that can be allocated with the basis
dasar yang sesuai kepada segmen tersebut. appropriate to specified segment.
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan Estimates, and Assumptions
a. Pertimbangan akuntansi yang a. Significant accounting judgments
signifikan
1. Usaha yang berkelanjutan 1. Going concern
Dalam proses penerapan kebijakan In the process of implementing LPEI's
akuntansi LPEI, manajemen telah accounting policies, management has
menggunakan pertimbangan dan estimasi exercised judgments and estimates in
dalam menentukan jumlah yang diakui determining the amounts recognized in
dalam laporan keuangan. the financial statements.
Manajemen telah melakukan penilaian The management has assessed LPEI’s
atas kemampuan LPEI untuk melanjutkan ability to continue as a going concern and
kelangsungan usahanya dan believes that LPEI has the resources to
berkeyakinan bahwa LPEI memiliki continue its business in the future. In
sumber daya untuk melanjutkan usahanya addition, management was not aware of
di masa mendatang. Selain itu, any material uncertainty which may cast
manajemen tidak mengetahui adanya significant doubt to LPEI’s ability to
ketidakpastian material yang dapat continue as a going concern. Therefore,
menimbulkan keraguan yang signifikan the financial statements have been
terhadap kemampuan LPEI untuk prepared on a going concern basis.
mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Oleh sebab itu, laporan keuangan telah
disusun atas dasar usaha yang
berkelanjutan.
Final Draft/09 Februari 2026 104 Paraf:
Page 1136
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
a. Pertimbangan akuntansi yang a. Significant accounting judgments
signifikan (lanjutan) (continued)
2. Nilai wajar atas instrumen keuangan 2. Fair value of financial instruments
Apabila nilai wajar aset keuangan dan If the fair value of financial assets and
liabilitas keuangan yang tercatat pada financial liabilities recorded in the financial
posisi keuangan tidak tersedia di pasar position is not available in an active
aktif, nilai wajar ditentukan dengan market, the fair value is determined using
menggunakan berbagai teknik penilaian various valuation techniques including the
termasuk penggunaan model matematika use of statistical mathematical model.
statistik.
Masukan (input) untuk model ini berasal The input for this model comes from
dari data pasar yang dapat diobservasi. observable market data. When
Bila data pasar yang dapat diobservasi observable market data are not available,
tersebut tidak tersedia, manajemen management considers necessary inputs
mempertimbangkan masukan dan asumsi and assumptions to determine the
yang diperlukan untuk menentukan nilai fair value. Considerations include
wajar. Pertimbangan tersebut mencakup considerations such as liquidity and
pertimbangan seperti model umpan balik volatility feedback model for derivative
likuiditas dan volatilitas untuk transaksi transactions and long term discount rate,
derivatif dan tingkat diskonto jangka the level of early payment, and the level of
panjang, tingkat pelunasan dipercepat, default assumption.
dan asumsi tingkat gagal bayar.
3. Klasifikasi aset dan liabilitas keuangan 3. Classification of financial assets and
liabilities
LPEI menetapkan klasifikasi atas aset dan LPEI specifies certain classification of
liabilitas tertentu sebagai aset keuangan assets and liabilities with consideration
dan liabilitas keuangan dengan whether the definition specified by the
mempertimbangkan apakah definisi yang PSAK 109 is fulfilled. Therefore, financial
ditetapkan PSAK 109 dipenuhi. Dengan assets and liabilities have been
demikian, aset keuangan dan liabilitas recognized in accordance with the
keuangan diakui sesuai dengan kebijakan accounting policies of LPEI stated in Note
akuntansi LPEI seperti diungkapkan pada 2f.
Catatan 2f.
4. Klasifikasi produk asuransi dan 4. Classification of insurance products
penjaminan and guarantees
Produk LPEI berupa “Penjaminan LPEI’s “Indonesia Eximbank Guarantee”
Indonesia Eximbank” dan “Penjaminan and “Customs Guarantee” products are
Kepabeanan” dicatat sesuai dengan accounted for in accordance with
ketentuan di PSAK 237 karena produk- PSAK 237 as they are not financial
produk tersebut tidak memenuhi guarantee contract under PSAK 109 and
persyaratan sebagai kontrak penjaminan do not qualify as insurance contract under
keuangan berdasarkan PSAK 109 dan PSAK 117 due to the lack of significant
tidak memenuhi kualifikasi sebagai insurance risk.
kontrak asuransi berdasarkan PSAK 117
disebabkan tidak terdapat risiko asuransi
yang signifikan.
Final Draft/09 Februari 2026 105 Paraf:
Page 1137
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
a. Pertimbangan akuntansi yang a. Significant accounting judgments
signifikan (lanjutan) (continued)
4. Klasifikasi produk asuransi dan 4. Classification of insurance products
penjaminan (lanjutan) and guarantees (continued)
“Asuransi Proteksi Piutang Dagang” “Accounts Receivable Protection
dicatat sesuai dengan ketentuan di Insurance” is recorded in accordance with
PSAK 117 karena merupakan kontrak PSAK 117 because it is an insurance
asuransi dan LPEI telah mencatat produk contract and LPEI has recorded the
tersebut sebagai kontrak asuransi dan product as insurance contract and
memiliki intensi meneruskan perlakuan intended to continue such accounting
tersebut. treatment.
5. Penilaian mata uang fungsional 5. Assesment of functional currency
Manajemen menggunakan pertimbangan- The management uses its judgment to
nya untuk menentukan mata uang determine LPEI’s functional currency
fungsional LPEI yang dapat which faithfully represents the economic
merepresentasikan secara benar efek effects of the underlying transactions,
ekonomi dari transaksi yang events, and conditions that are relevant to
mendasarinya, peristiwa, dan kondisi LPEI.
yang relevan dengan LPEI.
Dalam pembuatan pertimbangan tersebut, In making this judgment, LPEI considers
LPEI memperhatikan hal-hal berikut: the following:
a. Mata uang yang sangat a. The currency that mainly influences
mempengaruhi harga jual untuk sales prices for financial instruments
instrumen keuangan dan jasa-jasa (ini and services (this will often be the
sering kali menjadi mata uang yang currency in which sales prices for its
digunakan, yaitu mata uang dimana financial instruments and services are
harga jual instrumen keuangan dan denominated and settled);
jasa-jasa didenominasi dan
direalisasikan);
b. Mata uang atas dana yang dihasilkan b. The currency in which funds from
dari aktivitas pendanaan; dan financing activities are generated; and
c. Mata uang dimana penerimaan dari c. The currency in which receipts from
kegiatan operasi biasanya operating activities are usually
didapatkan. retained.
b. Estimasi dan asumsi b. Estimates and assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber Future main assumption and main source
utama estimasi ketidakpastian lain pada of other uncertainty estimates on the
tanggal pelaporan yang memiliki risiko reporting date which might have significant
signifikan bagi penyesuaian yang material risk of material adjustment to the recorded
terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas asset and liabilities for the coming period
untuk periode berikutnya diungkapkan di are disclosed below.
bawah ini.
Final Draft/09 Februari 2026 106 Paraf:
Page 1138
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan) b. Estimates and assumptions (continued)
LPEI mendasarkan asumsi dan estimasi LPEI based its assumptions and estimates
pada parameter yang tersedia pada saat on the provided parameter during the
laporan keuangan disusun. Asumsi dan preparation of financial statements. The
situasi mengenai perkembangan masa assumptions and situations regarding the
depan mungkin berubah akibat perubahan future development may change due to
pasar atau situasi di luar kendali LPEI. market changes or circumstances beyond
Perubahan tersebut dicerminkan dalam the control of LPEI. Such changes are
estimasi dan asumsi terkait pada saat reflected in the estimates and
terjadinya. assumptions when they occur.
1. Metode penyusutan dan masa manfaat 1. Depreciation method and useful lives
aset tetap of premises and equipment
Untuk kepentingan perhitungan For depreciation calculation purposes, the
penyusutan, nilai sisa untuk semua aset residual value for all premises and
tetap, kecuali ada catatan lain untuk aset equipment, unless there is another note
tertentu, harus lebih besar dari Rp1 (nilai for a particular asset, must be greater
penuh). LPEI melakukan peninjauan than Rp1 (full value). LPEI reviews the
kembali atas nilai sisa, umur manfaat, dan residual value, useful life, and
metode penyusutan yang ditetapkan untuk depreciation method set for each
setiap aset tetap minimum pada setiap minimum premises and equipment at the
akhir tahun buku. Taksiran masa manfaat end of each financial year. The estimated
dari aset tetap diungkapkan dalam useful life of premises and equipment is
Catatan 2u. disclosed in Note 2u.
Biaya perolehan aset tetap disusutkan Premises and equipment are depreciated
dengan menggunakan metode garis lurus using the straight-line method based on
berdasarkan taksiran masa manfaat the economic useful life. Management
ekonomisnya. Manajemen mengestimasi estimates that the useful life of building
masa manfaat ekonomis untuk gedung and premises and equipment, are
dan peralatan dan perabotan, masing- 20 years and 5 years, respectively.
masing adalah 20 tahun dan 5 tahun.
Ini adalah umur yang secara umum This is the expected average useful life in
diharapkan dalam industri dimana LPEI the industry where LPEI operates.
menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat Changes in the level of usage and
pemakaian dan perkembangan teknologi technology development may affect the
dapat mempengaruhi masa manfaat economic useful life and also the residual
ekonomis dan nilai sisa aset, dan value of the assets and therefore, and
karenanya biaya penyusutan masa depan future depreciation costs may be revised.
mungkin direvisi. Lihat Catatan 15 untuk Refer to Note 15 for book value of LPEI’s
nilai buku atas aset tetap LPEI pada premises and equipment as of December
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 31, 2025 and 2024.
Evaluasi atas kerugian penurunan nilai Financial assets accounted for at
aset keuangan yang dicatat pada biaya amortized cost are evaluated for
perolehan diamortisasi dijelaskan di impairment on a basis described in
Catatan 2q. Note 2q.
Final Draft/09 Februari 2026 107 Paraf:
Page 1139
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan) b. Estimates and assumptions
(continued)
2. Cadangan kerugian penurunan nilai 3. 2. Allowance for impairment losses on
atas pembiayaan dan piutang financing and receivables
Komponen cadangan kerugian penurunan The specific counterparty component of
nilai debitur tertentu dalam total cadangan the total allowances for impairment
kerugian penurunan nilai berlaku pada applies to claims evaluated individually for
tagihan yang penurunan nilainya impairment and is based upon
dievaluasi secara individual berdasarkan management’s best estimate of the
estimasi terbaik manajemen atas nilai present value of the cash flows that are
tunai arus kas yang diharapkan akan expected to be received. In estimating
diterima. Dalam mengestimasi arus kas these cash flows, management makes
ini, manajemen membuat pertimbangan judgments about the counterparty’s
mengenai kondisi keuangan dari debitur financial situation and the net realizable
dan nilai bersih yang dapat direalisasi dari value of any underlying collateral received
agunan yang diterima dengan lebih dari in more than one scenario. Impaired asset
satu skenario. Setiap aset yang is assessed on its merits, and the workout
mengalami penurunan nilai dievaluasi strategy and estimate of cash flows
berdasarkan kinerjanya dan strategi considered recoverable are independently
penyelesaiannya serta estimasi arus kas approved by the Risk Analysis and Credit
yang dinilai dapat diperoleh kembali Reviewer Unit.
secara independen disetujui oleh Satuan
Kerja Analisis Risiko dan Kredit Reviewer.
Evaluasi cadangan kerugian penurunan Collectively assessed impairment
nilai secara kolektif meliputi kerugian allowances cover credit losses inherent in
kredit yang melekat pada portofolio portfolios of claims with similar economic
tagihan dengan karakteristik ekonomi characteristics when there is objective
yang serupa ketika terdapat bukti objektif evidence to suggest that they contain
bahwa telah terjadi penurunan nilai impaired claims, but the individual
tagihan dalam portofolio tersebut, namun impaired items cannot yet be identified. In
penurunan nilai secara individu belum assessing the need for collective loan loss
dapat diidentifikasi. Dalam menentukan allowances, management considers
perlunya membentuk cadangan kerugian factors such as credit quality, portfolio
penurunan nilai kredit secara kolektif, size, credit concentrations, and economic
manajemen mempertimbangkan faktor- factors.
faktor seperti kualitas kredit, besarnya
portofolio, konsentrasi kredit, dan faktor-
faktor ekonomi.
Dalam mengestimasi cadangan yang In order to estimate the required
dibutuhkan, asumsi-asumsi dibuat untuk allowance, assumptions are made to
menentukan model kerugian bawaan dan define the way inherent losses are
untuk menentukan parameter input yang modeled and to determine the required
diperlukan, berdasarkan pengalaman input parameters, based on historical
historis dan kondisi ekonomi saat ini. experience and current economic
conditions.
Final Draft/09 Februari 2026 108 Paraf:
Page 1140
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan) b. Estimates and assumptions (continued)
3. Imbalan pascakerja dan imbalan kerja 3. Post-employement benefit and other
jangka panjang lainnya long term employee benefits
Ketepatan dari cadangan ini tergantung The accuracy of the allowances depends
pada seberapa tepat estimasi arus kas on how well the estimated future cash
masa depan untuk menentukan cadangan flows are determined for specific
individual serta asumsi model dan counterparty allowances and the model
parameter yang digunakan dalam assumptions and parameters used in
menentukan cadangan kolektif. determining collective allowances.
Penentuan liabilitas imbalan pascakerja The determination liabilities post
serta imbalan jangka panjang lainnya, employement benefit and also other long
tergantung pada pemilihan asumsi-asumsi term employee benefits depend on the
tertentu yang digunakan oleh aktuaria assumptions used by the actuary in
untuk menghitung estimasi tersebut. calculating the estimation. Those
Asumsi tersebut termasuk antara lain assumptions include discount rate, annual
tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji salary increases rate, annual resignation
tahunan, tingkat pengunduran diri pegawai rate, level of disability, retirement age,
tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun, and mortality rate. Difference in the actual
dan tingkat kematian. Hasil aktual yang result and assumption of LPEI is
berbeda dari asumsi yang ditetapkan LPEI recognized in the profit or loss by the time
langsung diakui dalam laba rugi pada saat of occurrence. While, LPEI believes that
terjadinya. Sementara, LPEI berkeyakinan the assumptions are fair and appropriate,
bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan there could be a significant difference
sesuai, perbedaan signifikan pada hasil between the actual result or change in
aktual atau perubahan diestimasi atas estimation on the pension and employee
pensiun dan imbalan kerja dan beban benefit and net employee benefit
imbalan kerja neto. Lihat Catatan 31 untuk expense. Refer to Note 31 for carrying
nilai tercatat atas liabilitas diestimasi atas amount of estimated liabilities on
imbalan kerja pada 31 Desember 2025 employee benefit as of December 31,
dan 2024. 2025 and 2024.
Final Draft/09 Februari 2026 109 Paraf:
Page 1141
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan) b. Estimates and assumptions (continued)
4. Pengakuan aset pajak tangguhan 4. Recognition of deferred tax assets
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
saldo rugi fiskal yang belum digunakan unused tax losses to the extent that it is
sejauh terdapat kemungkinan bahwa probable that taxable income will be
saldo rugi tersebut dapat available against which the losses can be
dikompensasikan terhadap penghasilan utilized. Significant management
kena pajak di masa yang akan datang. judgment is required to determine the
Pertimbangan manajemen yang signifikan amount of deferred tax assets that can be
diperlukan untuk menentukan jumlah aset recognized, based upon the likely timing
pajak tangguhan yang dapat diakui, sesuai and level of future taxable income
dengan saat dan jumlah penghasilan kena together with future tax planning
pajak di masa mendatang seiring dengan strategies.
strategi perencanaan pajak.
LPEI menelaah aset pajak tangguhan LPEI reviews their deferred tax assets at
pada setiap tanggal laporan posisi each statement of financial position date
keuangan dan mengurangi jumlah tercatat and reduce the carrying amount to the
dalam hal tidak adanya lagi kemungkinan extent that it is no longer probable that
bahwa penghasilan kena pajak yang sufficient taxable income will be available
cukup akan tersedia untuk to allow all or part of the deferred tax
mengkompensasi sebagian atau seluruh assets to be utilized.
aset pajak tangguhan.
Mengacu kepada Catatan 17d tentang Refer to Note 17d for the deferred tax
aset pajak tangguhan. assets.
5. Estimasi Klaim Penjaminan 5. Estimated Guarantee Claim
Pada setiap tanggal pelaporan, LPEI At each reporting date, LPEI assess its for
menelaah kewajibannya atas potensi potential claim on risks covered by the
klaim atas risiko-risiko yang ditanggung LPEI under guarantee agreements to
LPEI dalam perjanjian penjaminan untuk determine whether such liabilities should
menilai apakah suatu liabilitas harus diakui be recognised in the financial statements.
dalam laporan keuangan. LPEI mencatat LPEI records estimated guarantee claim
estimasi klaim penjaminan berdasarkan based on a certain method based on
metode tertentu sesuai standar akuntansi accounting standards in Indonesia. Actual
keuangan di Indonesia. Hasil aktual yang results that differ from LPEI’s calculation
berbeda dari hasil perhitungan LPEI akan result will be charged to profit or loss for
dibebankan ke laba rugi tahun berjalan. the year. While LPEI believes that its
Sementara LPEI berkeyakinan bahwa calculation results are reasonable and
hasil perhitungan tersebut adalah wajar appropriate, significant differences in the
dan sesuai, perbedaan signifikan pada actual results may materially affect its
hasil aktual akan dapat memengaruhi profit and loss.
secara material laba ruginya.
Final Draft/09 Februari 2026 110 Paraf:
Page 1142
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan) b. Estimates and assumptions (continued)
6. Liabilitas Asuransi 6. Insurance Liabilities
Area‑area signifikan yang mengandung The key significant areas of estimation
ketidakpastian estimasi dan pertimbangan uncertainty and critical judgements in
kritis dalam mengukur liabilitas kontrak measuring insurance contract liabilities
asuransi meliputi: include:
1) Estimasi Arus Kas Masa Depan 1) Estimates of future cash flows
Dalam memperkirakan arus kas In estimating the future cash flows, the
masa depan, LPEI memasukkan, LPEI incorporates, in an unbiased way,
secara tidak memihak, semua all reasonable and supportable
informasi yang wajar dan dapat information that is available without
dipertanggungjawabkan yang tersedia undue cost or effort at the reporting
tanpa biaya atau upaya berlebihan date. This information includes both
pada tanggal pelaporan. Informasi ini internal and external historical data
mencakup data historis internal dan about claims and other experiences,
eksternal tentang klaim serta updated to reflect current expectations
pengalaman lain, yang diperbarui untuk of future events. The estimates of future
mencerminkan ekspektasi terkini atas cash flows reflect the Bank’s view of
peristiwa di masa mendatang. Estimasi current conditions at the reporting date
arus kas masa depan mencerminkan and current expectations of future
pandangan LPEI mengenai kondisi events that might affect those cash
saat ini pada tanggal pelaporan dan flows. The estimates of future cash
ekspektasi atas peristiwa yang flows reflect the LPEI’s view of current
mungkin memengaruhi arus kas conditions at the reporting date and
tersebut. current expectations of future events
that might affect those cash flows.
2) Penyesuaian Risiko untuk Risiko 2) Risk adjustments for non-financial risk
Non‑Keuangan
Penyesuaian risiko untuk risiko Risk adjustments for non‑financial risk
non‑keuangan ditentukan untuk are determined to reflect the
mencerminkan kompensasi yang akan compensation that the Group and Bank
dibutuhkan Grup dan Bank atas would require for bearing non‑financial
penanganan risiko non‑keuangan serta risk and its degree of risk aversion. The
tingkat aversi risikonya. Bank Bank applies the same claims
menerapkan margin penurunan klaim deterioration margin currently used and
yang saat ini digunakan dan akan will add a deterioration margin for the
menambahkan margin penurunan expense ratio using a confidence level
untuk rasio biaya dengan technique.
menggunakan teknik tingkat
kepercayaan.
Final Draft/09 Februari 2026 111 Paraf:
Page 1143
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi 3. Significant Accounting Judgments,
Akuntansi Signifikan (lanjutan) Estimates, and Assumptions (continued)
b. Estimasi dan asumsi (lanjutan) b. Estimates and assumptions (continued)
7. Menentukan jangka waktu kontrak 7. Determining the term of the contract
dengan opsi perpanjangan dan with the option of contract extension
penghentian kontrak LPEI sebagai and termination LPEI as lessee
penyewa
LPEI menentukan jangka waktu sewa The LPEI determines the lease term as the
sebagai jangka waktu yang tidak dapat term that cannot be canceled together with
dibatalkan bersama dengan periode yang the period covered by the option to extend
dicakup oleh opsi untuk memperpanjang the lease if it is determined to be
masa sewa jika dipastikan akan implemented, or any period covered by the
dilaksanakan atau periode apa pun yang option to terminate the lease if it is
dicakup oleh opsi untuk menghentikan reasonable to do so.
sewa jika cukup wajar untuk dilakukan.
LPEI memiliki beberapa kontrak sewa LPEI has several rental contracts that
yang mencakup opsi perpanjangan dan include options for extension and
penghentian jangka waktu sewa. LPEI termination of the lease term. LPEI applies
menerapkan penilaian dalam an assessment in evaluating whether it can
mengevaluasi apakah dapat dipastikan be ascertained if it will use the option to
jika akan menggunakan opsi untuk extend or terminate the lease. This is done
memperpanjang atau menghentikan sewa. by considering all relevant facts or
Hal tersebut dilakukan dengan circumstances that provide economic
mempertimbangkan seluruh fakta atau incentives to extend or terminate the lease.
keadaan yang relevan yang memberikan
insentif ekonomi untuk melakukan
perpanjangan atau penghentian sewa.
Setelah tanggal dimulainya, LPEI menilai After the commencement date, LPEI
kembali masa sewa jika terdapat peristiwa reassesses the lease term if there is a
atau perubahan signfikan dalam keadaan significant event or change in
yang berada dalam kendali dan circumstances which is under its control
memengaruhi apakah lessee cukup pasti and affects whether the lessee is certain
untuk mengeksekusi opsi memperpanjang enough to exercise the option to extend or
atau menghentikan sewa. terminate the lease.
4. Giro pada Bank Indonesia 4. Current Account with Bank Indonesia
2025 2024
Rupiah 919 775 Rupiah
Total 919 775 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, LPEI has
LPEI memiliki saldo giro pada Bank Indonesia current account with Bank Indonesia for Real
untuk keperluan transfer dana Real Time Time Gross Settlement (RTGS) transfer of
Gross Settlement (RTGS). funds.
Final Draft/09 Februari 2026 112 Paraf:
Page 1144
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. Giro pada Bank 5. Current Accounts with Banks
a. Berdasarkan counterparties dan mata a. By counterparties and currencies
uang
2025 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
Mata uang asing/ Mata uang asing/
Notional amount in Notional amount in
Foreign currencies Ekuivalen/ Foreign currencies Ekuivalen/
(Dalam nilai penuh/ Equivalent (Dalam nilai penuh/ Equivalent
In full amount) Rupiah In full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 1,520,335 35,720 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 4,149 15,478 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 5,208 3,045 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1,078 649 (Persero) Tbk
PT Bank Jabar Banten Syariah 520 518 PT Bank Jabar Banten Syariah
PT Bank Syariah PT Bank Syariah
Indonesia Tbk 127 2,943 Indonesia Tbk
1,531,417 58,353
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Danamon PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 631 633 Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 116 99 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk -- 1 PT Bank CIMB Niaga Tbk
747 733
1,532,164 59,086
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 2,253,178 37,572 1,076,144 17,321 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 705,154 11,759 111,663 1,797 (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 2,288,904 38,168 210,749 3,392 (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 65 1 -- -- (Persero) Tbk
87,500 22,510
Pihak ketiga Third parties
Standard Chartered Standard Chartered
Bank, New York 1,386,861 23,126 69,809,530 1,123,584 Bank, New York
PT Bank Danamon PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 619,927 10,337 -- -- Indonesia Tbk
PT Bank KB Bukopin Tbk 118,433 1,975 118,399 1,906 PT Bank KB Bukopin Tbk
The Bank of Tokyo - The Bank of Tokyo - Mitsubishi
Mitsubishi UFJ Ltd., Jakarta 9,228 154 9,228 149 UFJ Ltd., Jakarta
PT Bank ICBC Indonesia 5,866 98 5,866 94 PT Bank ICBC Indonesia
PT Bank Central Asia Tbk 5,058 84 4,758 77 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 607 10 723 12 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 295 5 445 7 PT Bank CIMB Niaga Tbk
JP Morgan Chase Bank -- -- 105,173 1,693 JP Morgan Chase bank
35,789 1,127,522
Final Draft/09 Februari 2026 113 Paraf:
Page 1145
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. Giro pada Bank (lanjutan) 5. Current Accounts with Banks (continued)
a. Berdasarkan counterparties dan mata a. By counterparties and currencies
uang (lanjutan) (continued)
2025 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
Mata uang asing/ Mata uang asing/
Notional amount in Notional amount in
Foreign currencies Ekuivalen/ Foreign currencies Ekuivalen/
(Dalam nilai penuh/ Equivalent (Dalam nilai penuh/ Equivalent
In full amount) Rupiah In full amount) Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Euro Eropa European Euro
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 509,088 9,964 75,287 1,262 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 280 5 400 7 (Persero) Tbk
9,969 1,269
Pihak ketiga Third parties
Commerzbank Aktiengesellschaft 227,698 4,456 139,861 2,344 Commerzbank Aktiengesellschaft
Yen Jepang Japanese Yen
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1,416,015 151 1,422,015 147 (Persero) Tbk
Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit
Pihak ketiga Third parties
PT Bank CIMB Niaga Tbk 3,759,628 15,445 1,171,335 4,214 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk 2,284,853 9,387 -- -- Indonesia Tbk
24,832 4,214
Dolar Singapura Singapore Dollar
Pihak ketiga Third party
Overseas-Chinese Overseas-Chinese Banking
Banking Corporation Corporation Bank
Bank (OCBC) Ltd., Singapura 5,107 66 16,688 198 (OCBC) Ltd., Singapore
162,763 1,158,204
1,694,927 1,217,290
Cadangan kerugian penurunan nilai -- (4) Allowance for impairment losses
Total 1,694,927 1,217,286 Total
Termasuk dalam giro pada bank adalah Included in current accounts with banks
giro pada PT Bank Rakyat Indonesia is current account in PT Bank Rakyat
(Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank
Tbk dan PT Bank Tabungan Negara Mandiri (Persero) Tbk dan PT Bank
(Persero) Tbk, pihak berelasi (Catatan 41) Tabungan Negara (Persero) Tbk. a
sehubungan dengan Penugasan Khusus. related party (Note 41) in relation with
Pemanfaatan jumlah tersebut dibatasi National Interest Account. The utilization
untuk Program NIA, sebesar Rp1.601.117 of such amount is restricted for NIA
dan Rp16.259 masing-masing pada Program, amounting to Rp1,601,117 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Rp16,259 as of December 31, 2025 and
2024, respectively.
Final Draft/09 Februari 2026 114 Paraf:
Page 1146
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. Giro pada Bank (lanjutan) 5. Current Accounts with Banks (continued)
b.
b. Berdasarkan tahap dan cadangan c. b. By stage and allowance for impairment
kerugian penurunan nilai losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah The movements in the gross carrying
sebagai berikut: amount are as follows:
2025
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 1,217,290 -- -- 1,217,290 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 -- -- -- -- Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali nilai tercatat bersih (1,101,344) -- -- (1,101,344) Net remeasurement of carrying value
Aset baru 1,538,343 -- -- 1,538,343 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (1,693) -- -- (1,693) Asset derecognized or repaid
Penyesuaian mata uang asing 42,331 -- -- 42,331 Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 1,694,927 -- -- 1,694,927 Ending balance
2024
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 108,258 -- -- 108,258 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali nilai tercatat bersih -- -- -- -- Net remeasurement of carrying value
Aset baru 1,217,290 -- -- 1,217,290 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (108,258) -- -- (108,258) Asset derecognized or repaid
Penyesuaian mata uang asing -- -- -- -- Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 1,217,290 -- -- 1,217,290 Ending balance
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses is
dibentuk terhadap saldo giro pada bank provided for balance of current account
lain, sebagai berikut: with other bank, as follows:
2025
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 4 -- -- 4 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 -- -- -- -- Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali nilai tercatat bersih -- -- -- -- Net remeasurement of carrying value
Aset baru -- -- -- -- New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (4) -- -- (4) Asset derecognized or repaid
Total pembentukan tahun berjalan (4) -- -- (4) Total addition current year
Penyesuaian mata uang asing -- -- -- -- Foreign exchange adjustment
Saldo akhir -- -- -- -- Ending balance
2024
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 2 -- -- 2 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 -- -- -- -- Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali nilai tercatat bersih -- -- -- -- Net remeasurement of carrying value
Aset baru 5 -- -- 5 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (2) -- -- (2) Asset derecognized or repaid
Total pembentukan tahun berjalan 3 -- -- 3 Total addition current year
Penyesuaian mata uang asing (1) -- -- (1) Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 4 -- -- 4 Ending balance
Final Draft/09 Februari 2026 115 Paraf:
Page 1147
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. Giro pada Bank (lanjutan) 5. Current Accounts with Banks (continued)
b. Berdasarkan tahap dan cadangan b. By stage and allowance for impairment
kerugian penurunan nilai (lanjutan) losses (continued)
LPEI melakukan penilaian giro pada LPEI assesses current accounts with
bank secara kolektif dengan banks collectively by considering
mempertimbangkan informasi dan analisis qualitative and quantitative information and
kualitatif dan kuantitatif, berdasarkan analysis, based on historical experience
pengalaman historis dan penilaian kredit and credit assessments including future
termasuk informasi masa depan. information.
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai yang for impairment losses is adequate to cover
dibentuk cukup untuk menutup kerugian possible losses arising from uncollectible
yang mungkin timbul akibat tidak placement with banks.
tertagihnya penempatan pada bank lain.
Informasi mengenai klasifikasi aset Information with respect to classification of
keuangan yang tidak mengalami not impaired and impaired financial assets
penurunan nilai dan mengalami are disclosed in Note 34.
penurunan nilai diungkapkan pada
Catatan 34.
c. Kisaran tingkat suku bunga per tahun d. c. The range of annual interest rates for
untuk giro pada bank current accounts with banks
2025 2024
Rupiah 0.00% - 3.00% 0.00% - 3.00% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.00% - 2.75% 0.00% - 4.32% United States Dollars
Malaysian Ringgit 0.75% 0.20% Malaysian Ringgit
Giro pada bank dalam mata uang Yen The current accounts with banks
Jepang, Euro Eropa dan Dolar Singapura denominated in Japanese Yen, European
tidak memperoleh bunga. Euro and Singapore Dollar do not bear
interest.
d. Berdasarkan kolektibilitas sesuai d. By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Kolektibilitas giro pada bank sesuai Collectibility current accounts with banks in
Peraturan OJK diungkapkan pada accordance with Financial Service
Catatan 45. Authority Rule are disclosed in Note 45.
Final Draft/09 Februari 2026 116 Paraf:
Page 1148
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. Giro pada Bank (lanjutan) 5. Current Accounts with Banks (continued)
e. Giro pada bank yang digunakan e. Current accounts with banks pledged
sebagai jaminan as collateral
Tidak terdapat giro pada bank yang There were no current accounts with
digunakan sebagai jaminan pada tanggal banks pledged as collateral as of
31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
6. Penempatan pada Bank 6. Placements with Banks
a. Berdasarkan mata uang, jenis, dan a. By currencies, type, and counterparties
counterparties
2025 2024
Jumlah nosional Jumlah nosional
Mata uang asing/ Mata uang asing/
Notional amount in Notional amount in
Foreign currencies Ekuivalen/ Foreign currencies Ekuivalen/
(Dalam nilai penuh/ Equivalent (Dalam nilai penuh/ Equivalent
In full amount) Rupiah In full amount) Rupiah
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka Time deposit
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk 3,350,000 861,500 PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 3,200,000 -- (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 3,000,000 -- (Persero) Tbk
PT Bank DKI 1,876,000 454,000 PT Bank DKI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1,700,000 -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 339,500 -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Nasional 250,000 -- PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 54,000 -- (Persero) Tbk
13,769,500 1,315,500
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Mega Tbk 950,000 -- PT Bank Mega Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk 354,500 -- PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 125,000 -- PT Bank Maspion Indonesia Tbk
1,429,500 --
15,199,000 1,315,500
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Call Money Call Money
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 25,000,000 416,875 -- -- (Persero) Tbk
Pihak ketiga Third parties
Banco Bilbao Vizcaya Argen - Hong Kong 13,500,000 225,113 -- -- Banco Bilbao Vizcaya Argen - Hong Kong
PT Bank Mega Tbk -- -- 3,500,000 56,333 PT Bank Mega Tbk
641,988 56,333
Euro Eropa United States Dollars
Pihak ketiga Third party
Landesbank Baden - Landesbank Baden -
Wutemberg LBBW SG 2,800,000 54,800 -- -- Wutemberg LBBW SG
Total 15,895,788 1,371,833 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (1,520) (82) Allowance for impairment losses
Neto 15,894,268 1,371,751 Net
Final Draft/09 Februari 2026 117 Paraf:
Page 1149
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. Penempatan pada Bank (lanjutan) 6. Placements with Banks (continued)
a. Berdasarkan mata uang, jenis, dan a. By currencies, type, and counterparties
counterparties (lanjutan) (continued)
Termasuk dalam penempatan pada bank Included in placements with banks is
merupakan penempatan sehubungan placement in relations with National
dengan Penugasan Khusus. Berikut Interest Account. The details as of
adalah rincian pada tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024, are as
2025 dan 2024: follows:
2025 2024
Program NIA NIA Program
Deposito berjangka Time deposit
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk 3,350,000 414,000 PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 3,200,000 -- (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 3,000,000 -- (Persero) Tbk
PT Bank DKI 1,876,000 454,000 PT Bank DKI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1,700,000 -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 339,500 -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Nasional 250,000 -- PT Bank Syariah Nasional
13,715,500 868,000
Pihak ketiga Third parties
PT Bank Mega Tbk 950,000 56,333 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Maspion Indonesia Tbk 125,000 -- PT Bank Maspion Indonesia Tbk
1,075,000 56,333
14,790,500 924,333
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,098) (55) impairment losses
Total 14,789,402 924,278 Total
b. Berdasarkan periode sisa umur jatuh b. By remaining period to maturity
tempo
Klasifikasi jangka waktu penempatan pada The details of placements with banks
bank berdasarkan periode sisa umur jatuh classified as to remaining period to maturity
tempo adalah: are as follows:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Sampai dengan 1 bulan 14,949,000 1,025,500 Up to 1 month
1 bulan sampai dengan 3 bulan 250,000 290,000 1 month up to 3 months
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Sampai dengan 1 bulan 641,988 56,333 Up to 1 month
Euro Eropa European Euro
Sampai dengan 1 bulan 54,800 -- Up to 1 month
15,895,788 1,371,833
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,520) (82) impairment losses
Total 15,894,268 1,371,751 Total
Final Draft/09 Februari 2026 118 Paraf:
Page 1150
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. Penempatan pada Bank (lanjutan) 6. Placements with Banks (continued)
c. Kisaran tingkat suku bunga per tahun c. The range of annual interest rates for
untuk penempatan pada bank placement with banks
2025 2024
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka 3.00% - 5.25% 5.25% - 7.15% Time deposit
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Call Money 3.67% - 4.00% -- Call Money
Deposito berjangka -- 5.25% Time deposit
Euro Eropa European Euro
Call Money 1.95% -- Call Money
d. Berdasarkan tahap dan cadangan d. By stage and allowance for impairment
kerugian penurunan nilai losses
Perubahan nilai tercatat bruto adalah The movements in the gross carrying
sebagai berikut: amounts are as follows:
2025
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 1,371,833 -- -- 1,371,833 Balance, beginning of the year
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 -- -- -- -- Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat -- -- -- -- Net remeasurement of carrying value
Aset baru 15,895,788 -- -- 15,895,788 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (1,371,833) -- -- (1,371,833) Asset derecognized or repaid
Penyesuaian mata uang asing -- -- -- -- Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 15,895,788 -- -- 15,895,788 Ending balance
2024
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 7,414,644 -- -- 7,414,644 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 -- -- -- -- Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat -- -- -- -- Net remeasurement of carrying value
Aset baru 1,371,833 -- -- 1,371,833 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (7,414,644) -- -- (7,414,644) Asset derecognized or repaid
Penyesuaian mata uang asing -- -- -- -- Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 1,371,833 -- -- 1,371,833 Ending balance
Final Draft/09 Februari 2026 119 Paraf:
Page 1151
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. Penempatan pada Bank (lanjutan) 6. Placements with Banks (continued)
d. Berdasarkan tahap dan cadangan d. By stage and allowance for impairment
kerugian penurunan nilai (lanjutan) losses (continued)
Cadangan kerugian penurunan nilai Allowance for impairment losses is
dibentuk terhadap saldo penempatan pada provided for balance of placement with
bank, sebagai berikut: banks, as follows:
2025
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 82 -- -- 82 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 -- -- -- -- Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat -- -- -- -- Net remeasurement of carrying value
Aset baru 1,520 -- -- 1,520 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (82) -- -- (82) Asset derecognized or repaid
Total pembalikan tahun berjalan 1,438 -- -- 1,438 Total reverse current year
Penyesuaian mata uang asing -- -- -- -- Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 1,520 -- -- 1,520 Ending balance
2024
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal 396 -- -- 396 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 -- -- -- -- Transfer to stage 3 -
Perpindahan antar tahapan -- -- -- -- Transfer within stages
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat -- -- -- -- Net remeasurement of carrying value
Aset baru 56 -- -- 56 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (396) -- -- (396) Asset derecognized or repaid
Total pembalikan tahun berjalan (340) -- -- (340) Total reverse current year
Penyesuaian mata uang asing 26 -- -- 26 Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 82 -- -- 82 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai yang for impairment losses is adequate to cover
dibentuk cukup untuk menutup kerugian possible losses arising from uncollectible
yang mungkin timbul akibat tidak placement with banks.
tertagihnya penempatan pada bank.
e. Berdasarkan kolektibilitas sesuai e. By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Kolektibilitas penempatan pada bank Collectibility placement with banks in
sesuai Peraturan OJK diungkapkan pada accordance with Financial Service
Catatan 45. Authority Rule are disclosed in Note 45.
f. Penempatan pada bank yang f. Placements with banks pledged as
digunakan sebagai jaminan collateral
Tidak terdapat penempatan pada bank There are no placements with banks
yang digunakan sebagai jaminan pada pledged as collateral as of December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. 2025 and 2024.
Final Draft/09 Februari 2026 120 Paraf:
Page 1152
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. Efek-Efek 7. Securities
a. Berdasarkan mata uang, tujuan, dan a. By currency, purpose, and type
jenis
2025 2024
Nilai nominal/ Nilai tercatat/ Nilai nominal/ Nilai tercatat/
Nominal value Carrying value Nominal value Carrying value
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Rupiah Rupiah
FR0082 136,931 136,890 -- -- FR0082
FR0101 130,178 130,750 -- -- FR0101
FR0104 118,876 119,270 -- -- FR0104
FR0056 50,704 51,245 51,670 51,075 FR0056
FR0084 50,053 50,134 50,552 50,188 FR0084
FR0086 9,990 10,051 9,912 9,802 FR0086
FR0081 -- -- 190,509 189,548 FR0081
Green Bond -- -- 620,000 618,078 Green Bond
496,732 498,340 922,643 918,691
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Indon 29 New 66,961 64,824 64,694 59,921 Indon 29 New
Indon 27 New 49,985 49,855 48,223 46,936 Indon 27 New
Indon 28 New 41,645 41,763 40,179 38,943 Indon 28 New
Indon 28 33,220 32,974 32,007 30,704 Indon 28
Indon 49 New 41,469 31,775 40,020 29,851 Indon 49 New
Indon 25 -- -- 48,286 48,207 Indon 25
233,280 221,191 273,409 254,562
Total 730,012 719,531 1,196,052 1,173,253 Total
Final Draft/09 Februari 2026 121 Paraf:
Page 1153
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. Efek-Efek (lanjutan) 7. Securities (continued)
a. Berdasarkan mata uang, tujuan, dan a. By currency, purpose, and type
jenis (lanjutan) (continued)
Efek-efek berdasarkan mata uang adalah Securities based on currencies are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Notional Notional
amount in amount in
Foreign Foreign
currencies currencies
(Dalam nilai Ekuivalen/ (Dalam nilai Ekuivalen/
penuh/ Equivalent penuh/ Equivalent
In full amount) Rupiah In full amount) Rupiah
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Pihak berelasi (Catatan 41) Related party (Note 41)
Rupiah Rupiah
Obligasi Pemerintah 498,340 300,613 Government Bonds
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk -- 618,078 (Persero) Tbk
498,340 918,691
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Obligasi Pemerintah 13,988,338 221,191 16,734,080 254,562 Government Bonds
Total 13,988,338 719,531 16,734,080 1,173,253 Total
Mutasi keuntungan/(kerugian) yang belum Movements of unrealized gains/(losses)
direalisasi akibat kenaikan/(penurunan) resulting from the increase/(decrease) in fair
nilai wajar efek-efek dicatat sebagai bagian value of marketable securities is recorded
komponen ekuitas, sehingga LPEI as part of the equity component, and LPEI
mengakui keuntungan/(kerugian) tahun recognized current year gain/(losses) from
berjalan atas perubahan nilai wajar efek- changes in fair value of marketable
efek, sedangkan penyesuaian reklasifikasi securities, whreas reclassification
atas keuntungan/(kerugian) sudah adjustment on gains/(losses) are included in
termasuk dalam laba rugi. profit or loss.
2025 2024
Saldo Awal (22,953) (23,492) Beginning balance
Perubahan nilai wajar 15,224 1,221 Changes in fair value
Nilai wajar Fair value
yang di reklasifikasi ke laba rugi (2,962) (530) reclassifed to profit or loss
Dampak pajak tangguhan 2,517 (152) Deferred tax impact
Saldo Akhir (8,174) (22,953) Ending Balance
Harga pasar efek-efek dalam kelompok The market values of fair value through
nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income securities as
komprehensif lain berkisar antara 76,22% - of December 31, 2025 and 2024 ranged
105,30% dan 82,20% - 103,88% dari nilai from 76.22% - 105.30% and 82.20% -
nominal masing-masing pada tanggal 31 103.88% respectively, of the nominal
Desember 2025 dan 2024. amount.
Final Draft/09 Februari 2026 122 Paraf:
Page 1154
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. Efek-Efek (lanjutan) 7. Securities (continued)
b. Berdasarkan penerbit, jatuh tempo, dan b. Based on issuer, maturity, and interest
suku bunga rate
2025
Suku bunga kontrak
Tanggal jatuh per tahun/
Jenis/ tempo/ Contractual interest
Penerbit Types Maturity date rate per annum Issuer
Pemerintah Negara The Government of the
Republik Indonesia Republic of Indonesia
FR0084 Obligasi/Bond 15 Februari/ 7.25% tetap/fixed FR0084
February 15, 2026
FR0086 Obligasi/Bond 15 April/ 5.50% tetap/fixed FR0086
April 15, 2026
FR0056 Obligasi/Bond 15 September/ 8.375% tetap/fixed FR0056
September 15, 2026
FR0101 Obligasi/Bond 15 April/ 6.875% tetap/fixed FR0101
April 15, 2029
FR0104 Obligasi/Bond 15 Juli/ 6.50% tetap/fixed FR0104
July 15, 2030
FR0082 Obligasi/Bond 15 September/ 7.00% tetap/fixed FR0082
September 15, 2030
Indon 28 Obligasi/Bond 11 Januari/ 3.50% tetap/fixed Indon 28
January 11, 2028
Indon 27 New Obligasi/Bond 18 Juli/ 3.85% tetap/fixed Indon 27 New
July 18, 2027
Indon 28 New Obligasi/Bond 24 April/ 4.10% tetap/fixed Indon 28 New
April 24, 2028
Indon 29 New Obligasi/Bond 18 September/ 3.40% tetap/fixed Indon 29 New
September 18, 2029
Indon 49 New Obligasi/Bond 30 Oktober/ 3.70% tetap/fixed Indon 49 New
October 30, 2049
2024
Suku bunga kontrak
Tanggal jatuh per tahun/
Jenis/ tempo/ Contractual interest
... Penerbit Types Maturity date rate per annum Issuer
Pemerintah Negara The Government of the
Republik Indonesia Republic of Indonesia
FR0056 Obligasi/Bond 15 September/ 8.375% tetap/fixed FR0056
September 15, 2026
FR0081 Obligasi/Bond 15 Juni/ 6.50% tetap/fixed FR0081
June 15, 2025
FR0084 Obligasi/Bond 15 Februari/ 7.25% tetap/fixed FR0084
February 15, 2026
FR0086 Obligasi/Bond 15 April/ 5.50% tetap/fixed FR0086
April 15, 2026
Indon 25 Obligasi/Bond 15 Januari/ 4.125% tetap/fixed Indon 25
January 15, 2025
Indon 28 Obligasi/Bond 11 Januari/ 3.50% tetap/fixed Indon 28
January 11, 2028
Indon 27 New Obligasi/Bond 18 Juli/ 3.85% tetap/fixed Indon 27 New
July 18, 2027
Indon 28 New Obligasi/Bond 24 April/ 4.10% tetap/fixed Indon 28 New
April 24, 2028
Indon 29 New Obligasi/Bond 18 September/ 3.40% tetap/fixed Indon 29 New
September 18, 2029
Indon 49 New Obligasi/Bond 30 Oktober/ 3.70% tetap/fixed Indon 49 New
October 30, 2049
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk (Persero) Tbk
Green Bond Obligasi/Bond 21 Juni/ 6.35% tetap/fixed Green Bond
June 21, 2025
Final Draft/09 Februari 2026 123 Paraf:
Page 1155
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. Efek-Efek (lanjutan) 7. Securities (continued)
c. Berdasarkan peringkat c. By Rating
Efek-efek yang dimiliki oleh LPEI pada Securities held by LPEI as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 were rated
memiliki peringkat sebagai berikut: as follows:
Lembaga Peringkat/Rating
Pemeringkat/
Rating Agencies 2025 2024
Efek pemerintah S&P idAAA idAAA Government Securities
Green Bond BNI Pefindo - BBB Green Bond BNI
d. Berdasarkan periode sisa umur jatuh d. By remaining period to maturity
tempo
KIasifikasi jangka waktu efek-efek The details of securities classified as to
berdasarkan periode sisa umur jatuh remaining period to maturity are as follows:
tempo adalah sebagai berikut:
2025 2024
Sampai dengan 5 tahun 687,756 1,143,402 Up to 5 years
Lebih dari 10 tahun
sampai dengan 15 tahun 31,775 29,851 More than 10 to 15 years
Total 719,531 1,173,253 Total
e. Berdasarkan efek Pemerintah dan e. By Government and non-Government
bukan Pemerintah securities
Efek-efek yang dimiliki oleh LPEI pada Securities held by LPEI as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 are as
adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Efek pemerintah 719,531 555,175 Government securities
Bukan efek pemerintah -- 618,078 Non government securities
Total 719,531 1,173,253 Total
f. Berdasarkan tahap dan cadangan f. By staging and allowance for
kerugian penurunan nilai impairment losses
Seluruh efek-efek pada tanggal All securities as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 tidak 2024 are not impaired and are classified as
mengalami penurunan nilai dan stage 1.
diklasifikasikan tahap 1.
Cadangan kerugian penurunan nilai pada Allowance for impairment losses on
efek-efek pada tanggal 31 Desember 2025 marketable securities as of December 31,
dan 2024 masing-masing adalah nihil. 2025 and 2024 are nil, respectively.
Final Draft/09 Februari 2026 124 Paraf:
Page 1156
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
7. Efek-Efek (lanjutan) 7. Securities (continued)
g. Berdasarkan kolektibilitas sesuai g. g. By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Kolektibilitas efek-efek sesuai Peraturan Collectibility securities in accordance with
OJK diungkapkan pada Catatan 45. Financial Service Authority Rule are
disclosed in Note 45.
h. Efek-efek yang digunakan sebagai a.
h. Securities pledged as collateral
jaminan
Tidak terdapat efek-efek yang digunakan There are no securities pledged as
sebagai jaminan pada tanggal collateral as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024. 2024.
8. Tagihan dan Liabilitas Derivatif 8. Derivative Receivables and Payables
LPEI menghadapi risiko pasar atas LPEI faces market risk with respect to
perubahan nilai tukar mata uang dan changes in foreign currency exchange rates
menggunakan instrumen derivatif untuk and thus, LPEI uses derivative instruments to
mengelola risiko tersebut. LPEI melakukan manage this risk. LPEI enters into derivative
transaksi derivatif berupa kontrak berjangka transactions in the form of foreign currency
mata uang asing (forward dan swap) dengan forward contracts (forward and swap) with
beberapa counterparties yang memungkinkan certain counterparties that allow LPEI to
LPEI atau pihak lain untuk mengurangi risiko reduce the risk of fluctuations in foreign
fluktuasi nilai tukar mata uang asing. currency exchange rates.
Perjanjian swap mata uang merupakan Currency swap contract is a contract between
kontrak antara dua pihak untuk pertukaran two parties to exchange series of cash flows
arus kas berdasarkan nilai nosional dan nilai based on a predetermined notional value and
tukar yang ditetapkan terlebih dahulu. exchange value. While, foreign currency
Sedangkan, kontrak berjangka forward mata forward contract is a covenant to sell a certain
uang asing merupakan perjanjian untuk amount of currencies to other parties
menjual sejumlah mata uang tertentu kepada or to buy a certain amount of currencies from
pihak lain atau untuk membeli sejumlah mata other parties in the future at a predetermined
uang tertentu dari pihak lain pada suatu price.
tanggal di masa yang akan datang dengan
harga yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
Transaksi derivatif tersebut menimbulkan Such derivative transactions result in market
risiko pasar dan risiko kredit. Risiko pasar risk and credit risk. Market risk from derivative
dari transaksi derivatif timbul sebagai akibat transactions arises as a result of fluctuation in
dari adanya fluktuasi nilai instrumen derivatif the value of derivative instruments due to
yang disebabkan adanya fluktuasi kurs mata foreign currency fluctuation, while credit risk
uang asing, sedangkan risiko kredit timbul arises when the other parties fail to fulfill their
dalam hal pihak lain tidak dapat memenuhi obligations stated in the contracts with LPEI.
liabilitasnya sesuai dengan ketentuan dalam
kontrak kepada LPEI.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, there are
tidak terdapat instrumen derivatif LPEI yang no derivatives which qualify as hedging
memenuhi syarat sebagai transaksi lindung instruments for accounting purposes.
nilai untuk keperluan akuntansi. Oleh sebab Therefore, all gains or losses resulting from
itu, seluruh keuntungan atau kerugian yang fair value changes from these derivative
terjadi dari perubahan nilai wajar dari transactions are recognized in profit or loss.
transaksi derivatif ini diakui dalam laba rugi.
Final Draft/09 Februari 2026 125 Paraf:
Page 1157
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 8. Derivative Receivables and Payables
(continued)
a. Tagihan derivatif a. Derivative receivables
Rincian tagihan derivatif pada tanggal The derivative receivables details as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
Nilai nosional Nilai wajar
mata uang asing/ Tanggal tagihan
Notional amount Tanggal Jatuh derivatif/
in foreign currencies efektif/ Tempo/ Fair value of
(Dalam nilai penuh/ Effective Maturity derivative
2025 In full amount) date date receivables 2025
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Pihak ketiga Third parties
Cross Currency Swap Cross Currency Swap
25 Maret/ 25 September/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 4,626,697 March 25, 2025 September 25, 2029 67,362 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
10 Juni/ 25 September/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 2,922,938 June 10, 2025 September 25, 2029 42,554 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
PT Bank Maybank 30 Juli/ 25 September/ PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk 2,290,952 July 30, 2025 September 25, 2029 35,315 Indonesia, Tbk
PT Bank Maybank 2 Oktober/ 25 September/ PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk 1,736,086 October 2, 2025 September 25, 2029 28,435 Indonesia, Tbk
PT Bank Maybank 5 November/ 25 September/ PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk 2,582,164 November 5, 2025 September 25, 2029 42,293 Indonesia, Tbk
215,959
Swap Jual Swap Sold
PT Bank Pan 29 September/ 5 Januari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 960,339 September 29, 2025 January 5, 2026 24 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 4 November/ 2 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 802,578 November 4, 2025 February 2, 2026 50 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 4 November/ 27 Februari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 802,208 November 4, 2025 February 27, 2026 52 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 7 November/ 13 Januari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 524,328 November 7, 2025 January 13, 2026 22 Indonesia, Tbk
PT Bank Maybank 10 November/ 10 Februari/ PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk 787,382 November 10, 2025 February 10, 2026 6 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 11 November/ 9 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 783,270 November 11, 2025 February 9, 2026 19 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 12 November/ 10 Februari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 214,601 November 12, 2025 February 10, 2026 11 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 13 November/ 20 Januari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 268,041 November 13, 2025 January 20, 2026 15 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 17 November/ 5 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 795,984 November 17, 2025 January 5, 2026 45 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 17 November/ 14 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 170,808 November 17, 2025 January 14, 2026 10 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 17 November/ 13 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 1,667,553 November 17, 2025 January 13, 2026 103 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 17 November/ 23 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 567,120 November 17, 2025 February 23, 2026 38 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 18 November/ 9 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 292,897 November 18, 2025 February 9, 2026 26 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 18 November/ 13 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 330,000 November 18, 2025 February 13, 2026 30 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 18 November/ 21 Januari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 459,285 November 18, 2025 January 21, 2026 43 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 18 November/ 9 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 478,000 November 18, 2025 February 9, 2026 45 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 19 November/ 5 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 999,375 November 19, 2025 January 5, 2026 75 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 17 November/ 20 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 481,120 November 17, 2025 January 20, 2026 28 Indonesia, Tbk
Final Draft/09 Februari 2026 126 Paraf:
Page 1158
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 8. Derivative Receivables and Payables
(continued)
a. Tagihan derivatif (lanjutan) a. Derivative receivables (continued)
Nilai nosional Nilai wajar
mata uang asing/ Tanggal tagihan
Notional amount Tanggal Jatuh derivatif/
in foreign currencies efektif/ Tempo/ Fair value of
(Dalam nilai penuh/ Effective Maturity derivative
2025 In full amount) date date receivables 2025
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Pihak ketiga Third parties
Cross Currency Swap Cross Currency Swap
PT Bank Danamon 26 November/ 25 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 1,427,684 November 26, 2025 February 25, 2026 7 Indonesia, Tbk
PT Bank Standard 8 Desember/ 17 Maret/ PT Bank Standard
Chartered 1,558,187 December 8, 2025 March 17, 2026 41 Chartered
PT Bank Standard 8 Desember/ 10 Maret/ PT Bank Standard
Chartered 2,047,250 December 8, 2025 March 10, 2026 72 Chartered
PT Bank Danamon 9 Desember/ 26 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 999,375 December 9, 2025 January 26, 2026 11 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 10 Desember/ 9 Maret/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 1,091,200 December 10, 2025 March 9, 2026 28 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 10 Desember/ 25 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 723,000 December 10, 2025 February 25, 2026 16 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 11 Desember/ 13 Maret/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 12,551,000 December 11, 2025 March 13, 2026 72 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 15 Desember/ 17 Maret/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 6,137,000 December 15, 2025 March 17, 2026 44 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 16 Desember/ 17 Maret/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 1,312,000 December 16, 2025 March 17, 2026 39 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 17 Desember/ 15 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 2,359,749 December 17, 2025 January 15, 2026 78 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 17 Desember/ 31 Maret/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 1,830,223 December 17, 2025 March 31, 2026 78 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 18 Desember/ 26 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 2,757,096 December 18, 2025 January 26, 2026 152 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 22 Desember/ 30 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 2,369,153 December 22, 2025 January 30, 2026 231 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 22 Desember/ 10 Februari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 507,544 December 22, 2025 February 10, 2026 50 Indonesia, Tbk
PT Bank Standard 22 Desember/ 18 Februari/ PT Bank Standard
Chartered 596,450 December 22, 2025 February 18, 2026 69 Chartered
PT Bank Danamon 23 Desember/ 16 Maret/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 1,950,476 December 23, 2025 March 16, 2026 208 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 23 Desember/ 27 Maret/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 3,201,451 December 23, 2025 March 27, 2026 381 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 24 Desember/ 25 Maret/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 1,248,784 December 24, 2025 March 25, 2026 134 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 29 Desember/ 30 Maret/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 17,000,000 December 29, 2025 March 30, 2026 2,160 Indonesia, Tbk
4,513
Total tagihan derivatif 220,472 Total derivative receivables
Final Draft/09 Februari 2026 127 Paraf:
Page 1159
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 8. Derivative Receivables and Payables
(continued)
a. Tagihan derivatif (lanjutan) a. Derivative receivables (continued)
Nilai nosional Nilai wajar
mata uang asing/ Tanggal tagihan
Notional amount Tanggal Jatuh derivatif/
in foreign currencies efektif/ Tempo/ Fair value of
(Dalam nilai penuh/ Effective Maturity derivative
2024 In full amount) date date receivables 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Pihak ketiga T hi rd part i es
Cross Currency Swap Cross Currency Swap
10 Desember/ 10 Juni/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 3,247,709 December 10, 2024 June 10, 2025 50,600 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
Swap Beli Swap Bought
19 Desember/ 24 Januari/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 2,950,000 December 19, 2024 January 24, 2025 74 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
Total tagihan derivatif 50,674 Total derivative receivables
Informasi mengenai klasifikasi aset Information with respect to classification of
keuangan yang tidak mengalami not impaired and impaired financial assets
penurunan nilai dan mengalami penurunan are disclosed in Note 34.
nilai diungkapkan pada Catatan 34.
b. Liabilitas derivatif b. Derivative payables
Rincian liabilitas derivatif pada tanggal The derivative payables details as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut: follows:
Nilai nosional Nilai wajar
mata uang asing/ Tanggal liabilitas
Notional amount Tanggal Jatuh derivatif/
in foreign currencies efektif/ Tempo/ Fair value of
(Dalam nilai penuh/ Effective Maturity derivative
2025 In full amount) date date payables 2025
Mata uang asing Foreign currencies
Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit
Pihak ketiga Third parties
Cross Currency Swap Cross Currency Swap
25 Maret/ 25 September/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 20,450,000 March 25, 2025 September 25, 2029 73,862 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
10 Juni/ 25 September/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 12,915,000 June 10, 2025 September 25, 2029 46,580 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
PT Bank Maybank 30 Juli/ 25 September/ PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk 9,685,000 July 30, 2025 September 25, 2029 36,618 Indonesia, Tbk
PT Bank Maybank 2 Oktober/ 25 September/ PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk 7,315,000 October 2, 2025 September 25, 2029 29,348 Indonesia, Tbk
PT Bank Maybank 5 November/ 25 September/ PT Bank Maybank
Indonesia, Tbk 10,858,000 November 5, 2025 September 25, 2029 43,578 Indonesia, Tbk
229,986
Final Draft/09 Februari 2026 128 Paraf:
Page 1160
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. Tagihan dan Liabilitas Derivatif (lanjutan) 8. Derivative Receivables and Payables
(continued)
b. Liabilitas derivatif (lanjutan) b. Derivative payables (continued)
Rincian liabilitas derivatif pada tanggal The derivative payables details as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah December 31, 2025 and 2024 are as
sebagai berikut (lanjutan): follows (continued):
Nilai nosional Nilai wajar
mata uang asing/ Tanggal liabilitas
Notional amount Tanggal Jatuh derivatif/
in foreign currencies efektif/ Tempo/ Fair value of
(Dalam nilai penuh/ Effective Maturity derivative
2025 In full amount) date date payables 2025
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak ketiga Third parties
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Swap Currency Bought Swap Currency Bought
23 Desember/ 5 Januari/
PT Bank Mega, Tbk 25,000,000 December 23, 2025 January 5, 2026 2,439 PT Bank Mega, Tbk
PT Bank Standard 23 Desember/ 5 Januari/ PT Bank Standard
Chartered 10,000,000 December 23, 2025 January 5, 2026 971 Chartered
Bank MUFG 23 Desember/ 5 Januari/ MUFG Bank
Cabang Jakarta 15,000,000 December 23, 2025 January 5, 2026 1,472 Jakarta Branch
23 Desember/ 5 Januari/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 50,000,000 December 23, 2025 January 5, 2026 4,872 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
29 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 10,000,000 December 29, 2025 January 12, 2026 1,031 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
10,785
Swap Jual Swap Sold
PT Bank Pan 27 Oktober/ 15 Januari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 1,484,300 October 27, 2025 January 15, 2026 59 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 29 Oktober/ 2 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 1,049,344 October 29, 2025 February 2, 2026 35 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 28 Oktober/ 12 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 7,220,000 October 28, 2025 February 12, 2026 216 Indonesia, Tbk
PT Bank Pan 3 November/ 9 Januari/ PT Bank Pan
Indonesia, Tbk 1,321,784 November 3, 2025 January 9, 2026 9 Indonesia, Tbk
PT Bank Danamon 4 Desember/ 5 Maret/ PT Bank Danamon
Indonesia, Tbk 2,490,000 December 4, 2025 March 5, 2026 55 Indonesia, Tbk
374
Total liabilitas derivatif 241,145 Total derivatives liabilities
Nilai nosional Nilai wajar
mata uang asing/ Tanggal liabilitas
Notional amount Tanggal Jatuh derivatif/
in foreign currencies efektif/ Tempo/ Fair value of
(Dalam nilai penuh/ Effective Maturity derivative
2024 In full amount) date date payables 2024
Mata uang asing Foreign currencies
Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit
Cross Currency Swap Cross Currency Swap
Pihak ketiga Third party
10 Desember/ 10 Juni/
PT Bank Cimb Niaga, Tbk 14,350,000 December 10, 2024 June 10, 2025 49,939 PT Bank Cimb Niaga, Tbk
Total liabilitas derivatif 49,939 Total derivatives liabilities
Final Draft/09 Februari 2026 129 Paraf:
Page 1161
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah Financing and Receivables
a. Berdasarkan pihak-pihak, jenis dan a. By parties, type and currency
mata uang
Informasi mengenai Pembiayaan dan Information related Financing and
Piutang, Pembiayaan dan Piutang Receivables, Sharia Financing and
Syariah, dan Piutang Lainnya berdasarkan Receivables, and Other Receivables
pihak-pihak, jenis dan mata uang adalah based on parties, type and currency are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Modal kerja 3,886,877 3,057,808 Working capital
Investasi 3,886,106 5,175,835 Investment
7,772,983 8,233,643
Pihak ketiga Third parties
Modal kerja 14,152,213 13,685,088 Working capital
Investasi 12,209,944 13,931,807 Investment
26,362,157 27,616,895
Total Rupiah 34,135,140 35,850,538 Total Rupiah
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Modal kerja 1,340,372 915,407 Working capital
Investasi 272,982 265,447 Investment
1,613,354 1,180,854
Pihak ketiga Third parties
Modal kerja 12,499,081 12,339,553 Working capital
Investasi 8,738,366 6,564,127 Investment
21,237,447 18,903,680
Total Dolar Amerika Serikat 22,850,801 20,084,534 Total United States Dollar
Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit
Pihak ketiga Third parties
Investasi 219,437 49,084 Investment
219,437 49,084
Total 57,205,378 55,984,156 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (18,478,681) (17,131,351) Allowance for impairment losses
Neto 38,726,697 38,852,805 Net
Final Draft/09 Februari 2026 130 Paraf:
Page 1162
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
b. Berdasarkan mata uang b. By currency
Perincian pembiayaan dan piutang Financing and receivables based on
berdasarkan mata uang adalah sebagai currencies are as follows:
berikut:
2025 2024
Jumlah Nosional Jumlah Nosional
Mata uang asing/ Mata uang asing/
Notional amont Notional amont
Foreign currencies Ekuivalen/ Foreign currencies Ekuivalen/
(Dalam nilai penuh/ Equivalent (Dalam nilai penuh/ Equivalent
In full amount) Rupiah In full amount) Rupiah
Rupiah -- 34,135,140 -- 35,850,538 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 1,370,362,891 22,850,801 1,247,874,042 20,084,534 United States Dollar
Ringgit Malaysia 53,415,032 219,437 13,642,703 49,084 Malaysian Ringgit
Total 57,205,378 55,984,156 Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (18,478,681) (17,131,351) Allowance for Impairment Losses
Neto 38,726,697 38,852,805 Net
c. Berdasarkan mata uang dan sektor c. By currency and economic sector
ekonomi
Perincian pembiayaan dan piutang Financing and receivables based on sector
berdasarkan sektor ekonomi adalah sebagai are as follows:
berikut:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Perindustrian 14,680,720 15,104,576 Manufacturing
Pertanian, perburuan dan Agriculture, haunting and
sarana pertanian 8,470,752 9,636,213 agriculture services
Konstruksi 1,366,808 1,482,601 Construction
Listrik, gas dan air 1,415,243 613,955 Electricity, gas and water
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing
telekomunikasi 2,370,225 2,830,573 and communication
Perdagangan, restoran dan Trading, restaurants and
hotel 1,123,875 1,097,346 hotels
Jasa dunia usaha 1,915,257 2,452,706 Business services
Pertambangan 2,658,815 2,493,662 Mining
Jasa-jasa sosial/masyarakat 15,073 15,823 Social, services/society
Lain-lain 118,372 123,083 Others
34,135,140 35,850,538
Final Draft/09 Februari 2026 131 Paraf:
Page 1163
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
c. Berdasarkan mata uang dan sektor c. By currency and economic sector
ekonomi (lanjutan) (continued)
Perincian pembiayaan dan piutang Financing and receivables based on sector
berdasarkan sektor ekonomi adalah are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Perindustrian 10,959,354 10,234,526 Manufacturing
Pertambangan 7,348,175 5,646,944 Mining
Pertanian, perburuan dan Agriculture, haunting and
sarana pertanian 2,024,326 2,040,590 agriculture services
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing
telekomunikasi 287,905 238,708 and communication
Konstruksi 462,139 580,307 Construction
Perdagangan, restoran dan Trading, restaurants and
hotel 1,694,200 1,214,961 hotels
Lain-lain 74,702 128,498 Others
22,850,801 20,084,534
Malaysia Ringgit Malaysian Ringgit
Perdagangan, restoran dan Trading, restaurants and
hotel 219,437 49,084 hotels
Total 57,205,378 55,984,156 Total
Cadangan Kerugian Allowance for
Penurunan Nilai (18,478,681) (17,131,351) Impairment Losses
Neto 38,726,697 38,852,805 Net
Final Draft/09 Februari 2026 132 Paraf:
Page 1164
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
Manajemen berpendapat bahwa jumlah Management believes that the allowance
cadangan kerugian penurunan nilai yang for impairment losses is adequate to cover
dibentuk cukup untuk menutup kerugian possible losses arising from on
yang mungkin timbul akibat tidak tertagihnya uncollectible financing and receivables,
pembiayaan dan piutang, pembiayaan dan financing and receivables sharia, and other
piutang syariah, dan piutang lainnya. receivable.
Tabel di bawah ini menunjukkan rekonsiliasi The table below shows the reconciliation of
dari cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses for
pembiayaan dan piutang berdasarkan financing and receivables by class for the
kelompok untuk tahun yang berakhir pada years ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: 2024:
2025
Modal Kerja/ Investasi/
Working Capital Investment Total
Saldo awal per 1 Januari 11,622,528 5,508,823 17,131,351 Beginning balance as of January 1
Pembentukan (pemulihan) penyisihan Provision (recovery) for impairment losses
tahun berjalan (Catatan 28) 1,341,842 (221,722) 1,120,120 during the year (Note 28)
Penghapusbukuan (7,000) -- (7,000) Written-off
Penyesuaian karena penjabaran Foreign exchange translation
mata uang asing 211,221 22,989 234,210 adjustment
Saldo per 31 Desember 2025 13,168,591 5,310,090 18,478,681 Balance as of December 31, 2025
2025
Modal Kerja/ Investasi/
Working Capital Investment Total
Individual 12,592,269 2,976,479 15,568,748 Individual
Kolektif 23,651 67,552 91,203 Collective
Syariah* 552,671 2,266,059 2,818,730 Sharia*
Saldo per 31 Desember 2025 13,168,591 5,310,090 18,478,681 Balance as of December 31, 2025
Jumlah bruto dari pembiayaan Gross amount of
yang dilakukan penilaian financing determined
secara individu 15,694,096 6,071,009 21,765,105 to be individually assed
*Selain ISAK 402 *Exclude ISAK 402
Final Draft/09 Februari 2026 133 Paraf:
Page 1165
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia Financing
Piutang Syariah (lanjutan) and Receivables (continued)
d. Cadangan kerugian penurunan nilai d. Allowance for impairment losses
(lanjutan) (continued)
2024
Modal Kerja/ Investasi/
Working Capital Investment Total
Saldo awal per 1 Januari 20,867,035 11,765,666 32,632,701 Beginning balance as of January 1
Pembentukan (pemulihan) penyisihan Provision (recovery) for impairment losses
tahun berjalan (Catatan 28) 632,723 (359,608) 273,115 during the year (Note 28)
Penghapusbukuan (9,999,002) (5,892,947) (15,891,949) Written-off
Penyesuaian karena penjabaran Foreign exchange translation
mata uang asing 121,772 (4,288) 117,484 adjustment
Saldo per 31 Desember 2024 11,622,528 5,508,823 17,131,351 Balance as of December 31, 2024
2024
Modal Kerja/ Investasi/
Working Capital Investment Total
Individual 10,991,058 3,569,805 14,560,863 Individual
Kolektif 76,987 162,424 239,411 Collective
Syariah* 554,483 1,776,594 2,331,077 Sharia*
Saldo per 31 Desember 2024 11,622,528 5,508,823 17,131,351 Balance as of December 31, 2024
Jumlah bruto dari pembiayaan Gross amount of
yang mengalami penurunan financing determined
nilai secara individu 16,301,300 9,680,863 25,982,163 to be individually impaired
*Selain ISAK 402 *Exclude ISAK 402
Jumlah pembiayaan dan piutang yang As of December 31, 2025 and 2024, gross
dilakukan penilaian secara individual pada carrying amounts of total financing and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 receivables which assessments were on
adalah masing-masing sebesar individual basis amounted to Rp21,765,105
Rp21.765.105 dan Rp25.982.163 yang and Rp25,982,163, respectively, which
terdiri dari pembiayaan dan piutang dalam consist of financing and receivables in
Rupiah masing-masing sebesar Rupiah of Rp14,347,695 and
Rp14.347.695 dan Rp17.121.158 dan Rp17,121,158, respectively, and financing
pembiayaan dan piutang dalam Dolar and receivables in United States Dollars of
Amerika Serikat masing-masing sebesar Rp7,417,410 and Rp8,861,005,
Rp7.417.410 dan Rp8.861.005. LPEI telah respectively. LPEI has provided allowance
membentuk cadangan kerugian penurunan for impairment losses on financing and
nilai atas pembiayaan dan piutang yang receivables which assessments were on
dilakukan penilaian secara individual pada individual basis amounting to Rp15,568,748
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 and Rp14,560,863 as of December 31,
masing-masing sebesar Rp15.568.748 dan 2025 and 2024, respectively.
Rp14.560.863.
Final Draft/09 Februari 2026 134 Paraf:
Page 1166
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
e. Berdasarkan jangka waktu e. By time period
2025 2024
Rupiah Rupiah
Sampai dengan 1 tahun 7,907,578 5,821,515 Up to 1 year
Lebih dari 1 sampai dengan 3 tahun 771,049 2,151,795 More than 1 up to 3 years
Lebih dari 3 sampai dengan 5 tahun 4,437,189 5,499,533 More than 3 up to 5 years
Lebih dari 5 tahun 21,019,324 22,377,695 More than 5 years
34,135,140 35,850,538
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Sampai dengan 1 tahun 7,297,538 6,366,732 Up to 1 year
Lebih dari 1 sampai dengan 3 tahun 991,830 766,871 More than 1 up to 3 years
Lebih dari 3 sampai dengan 5 tahun 4,858,463 3,574,205 More than 3 up to 5 years
Lebih dari 5 tahun 9,702,970 9,376,726 More than 5 years
22,850,801 20,084,534
Malaysia Ringgit Malaysian Ringgit
Lebih dari 3 sampai dengan 5 tahun 219,437 49,084 More than 3 up to 5 years
219,437 49,084
Total 57,205,378 55,984,156 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (18,478,681) (17,131,351) Allowance for impairment losses
Neto 38,726,697 38,852,805 Net
f. Berdasarkan periode sisa jatuh tempo f. By remaining period to maturity
2025 2024
Rupiah Rupiah
Sampai dengan 1 tahun 9,420,703 8,167,534 Up to 1 year
Lebih dari 1 sampai dengan 3 tahun 3,111,296 4,586,327 More than 1 up to 3 years
Lebih dari 3 sampai dengan 5 tahun 9,241,359 7,429,537 More than 3 up to 5 years
Lebih dari 5 tahun 12,361,782 15,667,140 More than 5 years
34,135,140 35,850,538
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Sampai dengan 1 tahun 8,052,853 6,927,488 Up to 1 year
Lebih dari 1 sampai dengan 3 tahun 2,974,166 2,393,412 More than 1 up to 3 years
Lebih dari 3 sampai dengan 5 tahun 6,331,299 7,144,895 More than 3 up to 5 years
Lebih dari 5 tahun 5,492,483 3,618,739 More than 5 years
22,850,801 20,084,534
Malaysia Ringgit Malaysian Ringgit
Lebih dari 3 sampai dengan 5 tahun 219,437 49,084 More than 3 up to 5 years
219,437 49,084
Total 57,205,378 55,984,156 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (18,478,681) (17,131,351) Allowance for impairment losses
Neto 38,726,697 38,852,805 Net
Final Draft/09 Februari 2026 135 Paraf:
Page 1167
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
g. Pembiayaan dan piutang syariah g. Sharia financing and receivables
Rincian pembiayaan dan piutang syariah As of December 31, 2025 and 2024, the
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 details of sharia financing and receivables
adalah sebagai berikut: are as follows:
2025 2024
Piutang Murabahah 188,353 430,464 Murabahah receivables
Pembiayaan Musyarakah 4,410,390 6,684,854 Musyarakah financing
Qardh 39,351 39,351 Qardh
Total 4,638,094 7,154,669 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (2,819,512) (2,541,166) Allowance for impairment losses
Neto 1,818,582 4,613,503 Net
h. Pembiayaan dan piutang Penugasan h. Financing and receivables National
Khusus Interest Account
LPEI memiliki Penugasan Khusus untuk LPEI has National Interest Account
melakukan pembiayaan ekspor (NIA) for export financing according to
berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan PMK No. 183/PMK.08/2021 dated
(PMK) No. 183/PMK.08/2021 yang December 14, 2021 and revoked PMK No.
ditetapkan tanggal 14 Desember 2021 dan 198/PMK.08/2017 regarding NIA for LPEI.
mencabut (PMK) No. 198/PMK.08/2017 As of December 31, 2025 and 2024, the
tentang Penugasan Khusus LPEI. Rincian details of NIA financing and receivables,
pembiayaan dan piutang Penugasan are as follows:
Khusus pada tanggal 31 Desember 2025
dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Pembiayaan dan piutang konvensional 6,425,379 4,102,685 Financing and receivables conventional
Pembiayaan dan piutang syariah 3,547 1,720 Financing and receivables sharia
Total 6,428,926 4,104,405 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (92,485) (73,843) Allowance for impairment losses
Neto 6,336,441 4,030,562 Net
Final Draft/09 Februari 2026 136 Paraf:
Page 1168
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
h. Pembiayaan dan piutang Penugasan h. Financing and receivables National
Khusus (lanjutan) Interest Account (continued)
Rincian pembiayaan dan piutang The details of NIA financing and
Penugasan Khusus berdasarkan jenis dan receivables by type and currency as of
mata uang pada tanggal December 31, 2025 and 2024, are as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Modal kerja 2,198,704 1,766,185 Working capital
Investasi 1,583,156 1,587,835 Investment
3,781,860 3,354,020
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Modal kerja 2,647,066 750,385 Working capital
Total 6,428,926 4,104,405 Total
Cadangan kerugian penurunan nilai (92,485) (73,843) Allowance for impairment losses
Neto 6,336,441 4,030,562 Net
Rincian pembiayaan dan piutang The details of NIA financing and
Penugasan Khusus berdasarkan mata receivables by currency and economic
uang dan sektor ekonomi pada tanggal sectors as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 adalah 2024, are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pertanian, perburuan, dan sarana Agriculture, hunting, and agriculture
pertanian 72,417 86,705 services
Perdagangan, restoran dan hotel 56,216 81,037 Trading, restaurants and hotel
Perindustrian 1,382,262 910,317 Industry
Pengangkutan, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan komunikasi 994,412 994,418 and communication
Jasa dunia usaha 1,276,553 1,281,543 Business services
3,781,860 3,354,020
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pertanian, perburuan, dan sarana Agriculture, hunting, and agriculture
pertanian 32,303 4,032 services
Perdagangan, restoran dan hotel 545,009 215,717 Trading, restaurants and hotel
Perindustrian 2,069,754 488,955 Industry
Konstruksi - 41,681 Construction
2,647,066 750,385
Total 6,428,926 4,104,405 Total
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (92,485) (73,843) Allowance for impairment losses
Neto 6,336,441 4,030,562 Net
Final Draft/09 Februari 2026 137 Paraf:
Page 1169
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
h. Pembiayaan dan piutang Penugasan h. Financing and receivables National
Khusus (lanjutan) Interest Account (continued)
Suku bunga yang digunakan untuk seluruh Interest rate for all NIA financing and
pembiayaan dan piutang Penugasan receivables ranged from 0.10%-6.28% and
Khusus berkisar antara 0,10%-6,28% dan 0.10%-6.43%, as of December 31, 2025
0,10%-6,43% pada 31 Desember 2025 and 2024, respectively. Allowance method
dan 2024. Seluruh pembiayaan dan for impairment losses for NIA financing and
piutang Penugasan Khusus yang receivables are individual and collective.
diberikan telah dibentuk cadangan
kerugian penurunan nilai dengan
menggunakan metode individual dan
kolektif.
i. Informasi signifikan lainnya i. Other significant information
1. Kisaran suku bunga per tahun untuk 1. Range of annual interest rates for
pembiayaan dan piutang dalam Rupiah, financing and receivables in Rupiah,
Dolar Amerika Serikat, dan Ringgit United States Dollars, and Malaysian
Malaysia adalah sebagai berikut: Ringgit are as follows:
2025 2024
Suku bunga kontrak Contractual interest rate
Rupiah 0.10% - 14.00% 0.10% - 14.00% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.10% - 8.44% 0.10% - 10.05% United States Dollars
Ringgit Malaysia 6.57% - 6.82% 6.82% Malaysia Ringgit
Suku bunga efektif Effective interest rate
Rupiah 0.10% - 17.03% 0.10% - 16.16% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.77% - 15.83% 2.14% - 9.82% United States Dollars
Ringgit Malaysia 6.57% - 6.83% 6.83% Malaysian Ringgit
2. Pembiayaan dan piutang dijamin 2. Financing and receivables are secured by
dengan surat sanggup (promissory promissory notes, registered mortgages,
note), agunan yang diikat dengan hak trade receivables, and inventories pledged
tanggungan, piutang dagang, dan under a fiduciary transfer of ownership
persediaan yang diikat secara fidusia ("cessie") and by other guarantees
("cessie") dan jaminan lain yang generally accepted by LPEI.
umumnya dapat diterima oleh LPEI.
3. Jumlah pembiayaan dan piutang dalam 3. Total syndicated financing and receivables
bentuk sindikasi adalah sebesar amounted to Rp15,463,842 and
Rp15.463.842 dan Rp13.070.136 Rp13,070,136, as of December 31, 2025
masing-masing pada tanggal and 2024, respectively. LPEI's share in
31 Desember 2025 dan 2024. syndicated financing and receivables
Keikutsertaan LPEI berkisar antara ranged from 1.53% to 40.00% of the total
1,53% sampai dengan 40,00% dari syndicated financing and receivables as of
jumlah pembiayaan dan piutang December 31, 2025 and 2024,
sindikasi, pada tanggal 31 Desember respectively. Risks from syndicated
2025 dan 2024. Risiko atas financing and receivables are shared
pembiayaan dan piutang sindikasi proportionately among the participating
ditanggung secara proporsional di banks.
antara bank-bank yang berpartisipasi.
Final Draft/09 Februari 2026 138 Paraf:
Page 1170
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
4. Perubahan nilai tercatat bruto 4. The change in gross carrying amount
pembiayaan yang diberikan selama on loans during the year are as follow:
tahun berjalan adalah sebagai berikut:
2025
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Saldo awal 26,118,162 2,524,845 20,186,481 7,154,668 55,984,156 Balance, beginning of the year
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- (31,500) 31,500 -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 (81,001) -- 81,001 -- -- Transfer to stage 3 -
Total perpindahan antar tahapan (81,001) (31,500) 112,501 -- -- Total transfer within stages
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1,386,963) (249,874) (725,271) (196,564) (2,558,672) Net remeasurement of carrying value
Aset baru 12,963,592 -- -- 2,993,240 15,956,832 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (5,909,586) (37,162) (1,458,908) (5,318,568) (12,724,225) Asset derecognized or repaid
Penghapusbukuan -- -- (7,000) -- (7,000) Write-offs
Penyesuaian mata uang asing 278,495 -- 270,473 5,318 554,287 Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 31,982,699 2,206,309 18,378,276 4,638,094 57,205,378 Ending balance
2024
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Saldo awal 28,672,955 1,678,084 33,407,541 9,938,408 73,696,988 Balance, beginning of the year
- Perubahan ke tahap 1 148,658 (92,165) (56,493) -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 (2,522,830) 2,522,830 -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 (343,850) (1,081,803) 1,425,653 -- -- Transfer to stage 3 -
Total perpindahan antar tahapan 25,954,933 3,026,946 34,776,701 9,938,408 73,696,988 Total transfer within stages
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (1,649,339) (2,581) (578,178) (132,448) (2,362,546) Net remeasurement of carrying value
Aset baru 9,573,401 322 2,121,187 -- 11,694,910 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (8,014,993) (408,134) (2,300,118) (638,650) (11,361,895) Asset derecognized or repaid
Penghapusbukuan -- -- (13,872,849) (2,019,100) (15,891,949) Write-offs
Penyesuaian mata uang asing 254,160 (91,708) 39,738 6,458 208,648 Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 26,118,162 2,524,845 20,186,481 7,154,668 55,984,156 Ending balance
Analisis atas perubahan cadangan The changes in the allowance for
kerugian penurunan nilai adalah impairment losses on financing and
sebagai berikut: receivables are as follows:
2025
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Saldo awal 279,443 84,698 14,226,044 2,541,166 17,131,351 Beginning Balance
- Perubahan ke tahap 1 -- -- -- -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 -- (12,738) 12,738 -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 (640) -- 640 -- -- Transfer to stage 3 -
Total perpindahan antar tahapan (640) (12,738) 13,378 -- -- Total transfer within stages
Pengukuran kembali bersih nilai tercatat (131,922) (1,519) 2,036,306 (1,177) 1,901,688 Net remeasurement of carrying value
Aset baru 43,559 -- -- 1,772,457 1,816,017 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (64,854) (3,004) (1,030,570) (1,499,158) (2,597,585) Asset derecognized or repaid
Penyesuaian mata uang asing 3,986 -- 224,001 6,223 234,210 Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 129,572 67,437 15,462,159 2,819,512 18,478,681 Ending balance
Final Draft/09 Februari 2026 139 Paraf:
Page 1171
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
2024
Tahap/ Tahap/ Tahap/ Syariah/ Jumlah/
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Sharia Total
Saldo awal 407,905 734,973 26,583,580 4,906,243 32,632,701 Beginning balance
- Perubahan ke tahap 1 43,300 (29,237) (14,063) -- -- Transfer to stage 1 -
- Perubahan ke tahap 2 (94,602) 94,602 -- -- -- Transfer to stage 2 -
- Perubahan ke tahap 3 (7,015) (447,571) 454,586 -- -- Transfer to stage 3 -
Total perpindahan antar tahapan (58,317) (382,206) 440,523 -- -- Total transfer within stages
Aset baru 117,364 130 825,892 -- 943,386 New assets originated
Aset dihentikan pengakuannya/dilunasi (110,832) (229,307) (954,973) (147,756) (1,442,868) Asset derecognized or repaid
Total (pembalikan)/pembentukan tahun berjalan (29,718) (229,855) 861,595 (328,907) 273,115 Total (reverse)/addition current year
Penghapusbukuan -- -- (13,872,849) (2,019,100) (15,891,949) Write-offs
Penyesuaian mata uang asing (40,427) (38,214) 213,195 (17,070) 117,484 Foreign exchange adjustment
Saldo akhir 279,443 84,698 14,226,044 2,541,166 17,131,351 Ending balance
5. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 5. As of December 31, 2025 and 2024,
2024, saldo pembiayaan dan piutang the outstanding balance of financing
yang direstrukturisasi oleh LPEI adalah and receivables which are restructured
Rp22.769.592 dan Rp26.607.294 serta amounted to Rp22,769,592 and
cadangan kerugian penurunan nilai Rp26,607,294, respectively, and the
atas pembiayaan dan piutang tersebut, related allowance for impairment
telah dibentuk oleh LPEI masing- losses provided by LPEI amounted to
masing sebesar Rp17.946.636 dan Rp17,946,636 and Rp16,433,618,
Rp16.433.618. Skema restrukturisasi respectively. Financing restructuring
pembiayaan meliputi perpanjangan dan involves extension and rescheduling of
penjadwalan kembali jangka waktu financing maturity date, reduction of
pembiayaan, penurunan suku bunga interest rate and other restructuring
pembiayaan dan skema restrukturisasi scheme.
lain.
6. Per tanggal 23 Juni 2022, OJK telah 6. As of June 23, 2022, OJK has issued
menerbitkan POJK No. 9 tahun 2022 POJK No. 9 of 2022 concerning
tentang Pengawasan Lembaga Supervision of Lembaga Pembiayaan
Pembiayaan Ekspor Indonesia yang Ekspor Indonesia which replaces
menggantikan POJK No. 40 tahun POJK No. 40 of 2015.
2015.
Berdasarkan Pasal 55 No. 3, LPEI Based on Article 55 No. 3, LPEI is
wajib menilai, memantau, dan obliged to assess, monitor, and take
mengambil langkah yang diperlukan the necessary steps so that asset
agar kualitas aset senantiasa membaik quality always improves by keeping the
dengan menjaga agar nilai pembiayaan value of non-performing financing at a
bermasalah berada pada level yang controlled level.
terkendali.
Final Draft/09 Februari 2026 140 Paraf:
Page 1172
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah (lanjutan) Financing and Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
Per 31 Desember 2025 dan 2024, ikhtisar As of December 31, 2025 and 2024, a
pembiayaan dan piutang bermasalah summary of non-performing financing
berdasarkan sektor ekonomi dan jumlah and receivables based on economic
cadangan kerugian penurunan nilai sesuai sector and related allowance
dengan PMK No. 58/PMK.06/2020 tentang for impairment losses based on
Pembinaan dan Pengawasan LPEI adalah PMK No. 58/PMK.06/2020 regarding
sebagai berikut: Development and Supervision of LPEI, is
as follows:
2025
Pembiayaan dan Cadangan
piutang kerugian
bermasalah/ penurunan nilai/
Non-performing Allowance for
financing and impairment
receivables losses
Rupiah Rupiah
Perindustrian 6,017,505 5,635,112 Industry
Pertanian, perburuan, dan sarana Agriculture, hunting, and agriculture
pertanian 2,570,804 2,479,524 services
Perdagangan, restoran dan hotel 612,153 612,153 Trading, restaurants and hotel
Pertambangan 575,562 575,562 Mining
Listrik, Gas, dan Air 395,761 395,761 Electricity, gas and water
Jasa dunia usaha 298,963 298,963 Business services
Pengangkutan, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan komunikasi 220,957 220,957 and communication
Konstruksi 35,203 35,203 Construction
Jasa-jasa sosial/masyarakat 15,073 15,073 Social services/society
Lain-lain 118,372 77,956 Others
10,860,353 10,346,264
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Perindustrian 1,510,818 1,441,073 Industry
Pertambangan 2,639,801 2,291,386 Mining
Perdagangan, restoran dan hotel 689,677 689,677 Trading, restaurants and hotel
Pertanian, perburuan, dan sarana Agriculture, hunting, and agriculture
pertanian 1,979,657 1,536,047 services
6,819,953 5,958,183
Total 17,680,306 16,304,447 Total
Final Draft/09 Februari 2026 141 Paraf:
Page 1173
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia
Piutang Syariah, dan Piutang Lainnya Financing and Receivables, and Other
(lanjutan) Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
2024
Pembiayaan dan Cadangan
piutang kerugian
bermasalah/ penurunan nilai/
Non-performing Allowance for
financing and impairment
receivables losses
Rupiah Rupiah
Perindustrian 5,990,171 4,667,071 Industry
Pertanian, perburuan, dan sarana Agriculture, hunting, and agriculture
pertanian 2,610,996 2,596,034 services
Pertambangan 573,078 502,845 Mining
Perdagangan, restoran dan hotel 509,278 508,082 Trading, restaurants and hotel
Listrik, Gas, dan Air 416,619 416,619 Electricity, gas and water
Jasa dunia usaha 313,926 313,926 Business services
Pengangkutan, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan komunikasi 206,972 113,875 and communication
Konstruksi 35,202 35,203 Construction
Jasa-jasa sosial/masyarakat 15,823 15,823 Social services/society
Lain-lain 121,990 60,069 Others
10,794,055 9,229,547
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Perindustrian 2,360,681 1,746,362 Industry
Pertambangan 2,036,490 1,762,374 Mining
Perdagangan, restoran dan hotel 672,088 623,055 Trading, restaurants and hotel
Pertanian, perburuan, dan sarana Agriculture, hunting, and agriculture
pertanian 446,658 413,191 services
5,515,917 4,544,982
Total 16,309,972 13,774,529 Total
6. Penghapusbukuan pembiayaan macet 7. Writing off bad financings
Pada tahun-tahun yang berakhir pada For the years ending December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 2025 and 2024, LPEI has written off
LPEI melaksanakan penghapusbukuan bad financings amounting to Rp7,000
pembiayaan macet masing-masing and Rp15,891,949, respectively. The
sebesar Rp7.000 dan Rp15.891.949. criteria for debtors that can be written
Adapun kriteria debitur yang dapat off include:
dihapusbukukan meliputi:
a. Fasilitas pembiayaan telah a. The financing facility has been
digolongkan macet; classified as loss;
b. Fasilitas pembiayaan telah b. The financing facility has been
dibentuk dengan Cadangan established with an Allowance for
Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Impairment Losses (CKPN) of
sebesar 100% (seratus persen) 100% (one hundred percent) of the
dari pokok pembiayaan macetnya; principal for bad financings;
c. Telah dilakukan berbagai upaya c. Several attempts at collection and
penagihan dan penyelamatan, rescue have been made, but to no
namun tidak berhasil; avail;
Final Draft/09 Februari 2026 142 Paraf:
Page 1174
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, Sharia Financing
Piutang Syariah, dan Piutang Lainnya and Receivables, and Other Receivables
(lanjutan) (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information (continued)
d. Usaha debitur sudah tidak memiliki d. The debtor's business has no
prospek atau kinerja debitur buruk prospects or the debtor's
atau tidak ada kemampuan performance is poor or there is no
membayar; dan ability to pay; and
e. Hapus buku dilakukan terhadap e. Write-offs are carried out on all of
seluruh kewajiban pembiayaannya, its financing obligations, including
termasuk yang berasal dari those originating from non-cash
non-cash financing sehingga financings so that write-offs may
penghapusbukuan tidak boleh not be made on a portion of its
dilakukan pada sebagian financing (partial write-off).
pembiayaannya (partial write-off).
7. Pembiayaan yang dihapusbukukan 8. Write-off financings are recorded in the
dicatat di ekstra-komtabel. LPEI terus extra-committable. LPEI continues to
melakukan usaha-usaha penagihan make efforts to collect written-off
atas pembiayaan yang telah financings. These extra-comtable
dihapusbukukan. Pembiayaan ekstra- financings are not presented in the
komtabel ini tidak disajikan dalam consolidated statements of financial
laporan posisi keuangan konsolidasian. position. The summary of movements
Ikhtisar mutasi pembiayaan ekstra- of extra-comtable financing for the
komtabel untuk tahun-tahun yang years ended December 31, 2025 and
berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 are as follows:
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
2025 2024
Saldo awal per 1 Januari 21,056,213 4,823,752 Beginning balance as of January 1
Penghapusbukuan tahun berjalan 7,000 15,891,949 Written-off current year
Penerimaan kembali kredit yang telah Receipt of credit that has been
dihapusbukukan (cash recoveries ) (564,011) (135,339) Written-off
Lain-lain 377,882 475,851 Others
Saldo akhir 20,877,084 21,056,213 Ending balance
Lain-lain merupakan selisih kurs karena Others represent exchange differences
penjabaran mata uang asing, due to translation of foreign currencies,
pencatatan kembali aset yang telah re-recording of assets that have been
dihapusbuku dan lainnya. written off and others.
9. Rasio pembiayaan dan piutang usaha 9. The ratio of small medium enterprises
kecil dan menengah terhadap total financing and receivables to total
pembiayaan dan piutang LPEI yang financing and receivables of LPEI,
mana tidak termasuk pembiayaan yang which does not include financing
merupakan Penugasan Khusus pada under National Interest Account as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024, are
adalah masing-masing sebesar 15,37% 15.37% and 18.30%, respectively.
dan 18,30%.
Final Draft/09 Februari 2026 143 Paraf:
Page 1175
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, and Financing
Piutang Syariah dan Piutang Lainnya and Sharia Receivables and Other
(lanjutan) Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
10. LPEI memiliki pembiayaan Kredit Usaha 10. LPEI has financing under Credit Export
Rakyat Berorientasi Ekspor (KURBE) related to SME (KURBE) as of
pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024,
2024 masing-masing sebesar Rp3.141 amounting to Rp3,141 and Rp1,757,
dan Rp1.757. Fasilitas KURBE respectively. KURBE facility is a form of
merupakan bentuk pembiayaan yang financing provided by LPEI for micro,
disediakan oleh LPEI untuk para pelaku small, and medium enterprises (SMEs)
usaha dengan skala mikro, kecil, dan which are export-oriented. KURBE is
menengah (UMKM) yang berorientasi launched to help the export-oriented
ekspor. KURBE diluncurkan untuk micro, small, and SMEs in gaining
membantu para pelaku bisnis mikro, access to low cost financing. LPEI has
kecil, dan UMKM yang berorientasi provided allowance for impairment
ekspor dalam memperoleh akses losses on financing to KURBE
pendanaan yang murah. LPEI telah amounting to Rp362 and Rp397, as of
membentuk cadangan kerugian December 31, 2025 and 2024,
penurunan nilai pada pembiayaan respectively.
KURBE pada tanggal 31 Desember
2025 dan 2024 masing-masing sebesar
Rp362 dan Rp397.
11. Pinjaman pegawai adalah pinjaman 10. Employee loans are loans given to
yang diberikan kepada pegawai, pada employees, in the years 31 December
tahun-tahun 31 Desember 2025 dan 2025 and 2024, LPEI reclassified the
2024, LPEI melakukan reklasifikasi presentation of employee loan accounts
penyajian atas akun pinjaman pegawai which were previously presented in the
yang sebelumnya disajikan pada bagian Financing and Receivables, Sharia
Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan Financing and Receivables and Other
dan Piutang Syariah dan Piutang Receivables sections to become part of
Lainnya menjadi bagian dari Aset Lain- Other Assets (Notes 16).
lain (Catatan 16).
Reklasifikasi ini tidak berdampak This reclassification does not impact the
terhadap jumlah total aset LPEI. LPEI’s total assets.
12. Pembiayaan kepada PT Garuda 11. Financing to PT Garuda Indonesia
Indonesia Airlines Tbk Airlines Tbk
Berdasarkan ketentuan pada Pasal 18 Based on the provision of Article 18 of
Undang-Undang No. 02 Tahun 2009 Law No. 02 Year 2009 of concerning
tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesian Export Financing Institution,
Indonesia, LPEI dapat melaksanakan LPEI may carry out special assignments
penugasan khusus dari Pemerintah from the Government to support
untuk mendukung program Ekspor the national Export program at the
nasional atas biaya Pemerintah. Government’s expense.
Final Draft/09 Februari 2026 144 Paraf:
Page 1176
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, and Financing
Piutang Syariah dan Piutang Lainnya and Sharia Receivables and Other
(lanjutan) Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
Ketentuan lebih lanjut mengenai hal-hal Further provisions regarding matters
yang terkait dengan penugasan khusus related to special assignments for the
pelaksanaan program Ekspor nasional implementation of the national Export
diatur dengan Peraturan Menteri program are regulated by Regulation of
Keuangan Nomor 198/PMK.08/2017 Minister of Finance Number
tentang Penugasan Khusus kepada 198/PMK.08/2017 concerning Special
Lembaga Pembiayaan Ekspor Assignments to the Indonesian Export
Indonesia (PMK No. 198/2017) yang Financing Institution (Regulation of
saat ini telah dicabut dan diganti Minister of Finance No. 198/2017) which
dengan PMK 183/PMK.08/2021 tentang currently has been revoked and
Penugasan Khusus kepada Lembaga substituted with PMK 183/PMK.08/2021
Pembiayaan Ekspor Indonesia (PMK No concerning Special Assignment to the
183/2021). Indonesian Export Financing Institution
(Regulation of Minister of Finance No
183/2021).
Melalui PP No. 44 Tahun 2019 tentang Through Government Regulation
Penambahan Penyertaan Modal No. 44 Year 2019 regarding Additional
Negara (PMN) Republik Indonesia ke State Equity Participation of the
Dalam Modal Lembaga Pembiayaan Republic of Indonesia into the Equity of
Ekspor Indonesia, LPEI menerima PMN the Indonesian Export Financing
sebesar Rp2.500.000 dengan alokasi Institution, LPEI receives State Equity
Rp1.500.000 untuk melaksanakan Participation in the amount of
Penugasan Umum (peningkatan Rp2,500,000 with the allocation of
kapasitas usaha) dan Rp1.000.000 Rp1,500,000 to carry out General
untuk melaksanakan program Assignment (increasing of business
Penugasan Khusus Ekspor (PKE). capacity) and Rp1,000,000 to carry out
the Export Special Assignment (PKE)
program.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara Ministry of State-Owned Enterprises by
(KBUMN) melalui Surat nomor S- the Letter number S-427/MBU/06/2020
427/MBU/06/2020 tanggal 26 Juni 2020 dated June 26, 2020 conveyed the
menyampaikan usulan Program PKE proposed PKE Program for Aviation
Industri Penerbangan dan Komite PKE Industry and PKE Committee consisting
yang terdiri dari perwakilan Kementerian of representatives of Ministry of
Keuangan, Kementerian Perdagangan, Finance, Ministry of Trade, and Ministry
dan Kementerian Perindustrian sebagai of Industry as permanent members to
anggota tetap melakukan penilaian conduct an assessment through several
melalui beberapa Rapat Teknis dan Technical Meetings and carry out
melaksanakan Rapat Pleno untuk Plenary Meetings to prepare
menyusun rekomendasi yang akan recommendations that will be submitted
disampaikan kepada Menteri Keuangan to the Minister of Finance on the
atas usulan program PKE Industri proposed PKE program for Aviation
Penerbangan yang telah disampaikan Industry that has been submitted by
oleh KBUMN. Ministry of State-Owned Enterprises.
Final Draft/09 Februari 2026 145 Paraf:
Page 1177
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, and Financing
Piutang Syariah dan Piutang Lainnya and Sharia Receivables and Other
(lanjutan) Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
Melalui Keputusan Menteri Keuangan Through Decree of Minister of Finance
(KMK) nomor 428/KMK/08/2020 tanggal number 428/KMK/08/2020 dated
23 September 2020 tentang Penugasan September 23, 2020 concerning Special
Khusus kepada LPEI untuk mendukung Assignment to LPEI to support the
Industri Penerbangan Indonesia, LPEI Indonesian Aviation Industry, LPEI is
ditugaskan untuk menyediakan assigned to provide export financing
pembiayaan ekspor dengan alokasi with with the allocation of the Special
Dana Penugasan Khusus (DPK) Assignment Fund of Rp1,000,000 in
sebesar Rp1.000.000 sesuai ketentuan accordance with the implementation
pelaksanaan yang tercantum dalam provisions contained in the Decree of
KMK tersebut. Adapun jangka waktu Minister of Finance. The assignment
penugasan atas PKE Industri period for this Aviation Industry PKE
Penerbangan ini telah berakhir di 31 has ended on December 31, 2021.
Desember 2021.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
(GIAA) melalui Surat nomor (GIAA) by the Letter number
GARUDA/JKDZ/24610/2020 tanggal GARUDA/JKDZ/24610/2020 dated
25 September 2020 menyampaikan September 25, 2020 submitted an
permohonan pembiayaan modal kerja application for PKE working capital
PKE kepada LPEI. Terhadap financing to LPEI. With respect to the
permohonan GIAA tersebut, LPEI GIAA application, LPEI conducted a
melakukan evaluasi pembiayaan financing evaluation based on the
berdasarkan Feasibility Study (FS) yang Feasibility Study (FS) prepared by an
disusun oleh pihak independen. independent party.
LPEI dan GIAA melakukan LPEI and GIAA signed the Export
penandatanganan Akta Perjanjian Kredit Working Capital Credit Agreement Deed
Modal Kerja Ekspor nomor 19 tanggal number 19 dated October 6, 2020 in
6 Oktober 2020 di hadapan Notaris Ir. front of Notary Ir. Nanette Cahyanie
Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito Handari Adi Warsito in Jakarta, with a
di Jakarta, dengan limit pembiayaan financing limit of Rp1,000,000 and the
sebesar Rp1.000.000 dan tujuan purpose of using the PKE Working
penggunaan fasilitas Kredit Modal Kerja Capital Credit (KMKE) facility as follows:
(KMKE) PKE sebagai berikut: (i) Tujuan (i) Purpose of Aircraft Charter Payment,
Pembayaran Sewa Pesawat, (ii) Tujuan (ii) Purpose of Grounding Notice
Pembayaran Grounding Notice, (iii) Payment, (iii) Purpose of Direct Cost
Tujuan Pembayaran Direct Cost, seperti: Payment, such as: (1) fuel charges for
(1) biaya bahan bakar untuk Rute International Flight Routes or refueling
Penerbangan Internasional atau outside the territory of the Republic of
pengisian bahan bakar di luar wilayah Indonesia; (2) aircraft maintenance
Republik lndonesia; (2) biaya perawatan costs; (3) aircraft rental fees to Lessors;
pesawat; (3) biaya sewa pesawat and (4) aircraft and airport service fees
kepada Lessor; dan (4) biaya pelayanan for International Flight Routes.
pesawat dan bandara atas Rute
Penerbangan Internasional.
Final Draft/09 Februari 2026 146 Paraf:
Page 1178
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, and Financing
Piutang Syariah dan Piutang Lainnya and Sharia Receivables and Other
(lanjutan) Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
Pada tanggal 27 Juni 2022, Pengadilan As of June 27, 2022, the Central Jakarta
Niaga Jakarta Pusat telah memutus Commercial Court has decided on the
Homologasi atas PKPU dan Homologation of PKPU and GIAA
Restrukturisasi GIAA berdasarkan Restructuring based on Decision No.
Putusan No. 425/Pdt.SusPKPU/2021/ 425/Pdt.SusPKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst
PN.Niaga.Jkt.Pst dengan menyatakan by stating san and legally binding
sah dan mengikat secara hukum Settlement Agreement dated June 27,
Perjanjian Perdamaian tertanggal 27 Juni 2022 between GIAA and its Creditors;
2022 antara GIAA dengan Para and punish GIAA and all of its creditors
Kreditornya; dan menghukum GIAA dan as well as the parties mentioned in the
seluruh krediturnya serta pihak–pihak Settlement Agreement dated June 27,
yang disebutkan dalam Perjanjian 2022 to comply with, comply with, and
Perdamaian tertanggal 27 Juni 2022 implement the contents of the Settlement
untuk tunduk dan mematuhi, serta Agreement.
melaksanakan isi Perjanjian Perdamaian
tersebut.
Pada tanggal 31 Desember 2023, GIAA As of December 31, 2023, GIAA has the
memiliki Fasilitas KMKE PKE dengan Working Capital Credit of National
pembiayaan sebesar Rp994.412 sesuai Interest Account Facility with outstanding
dengan tujuan penggunaan dan in the amount of Rp994,412 in
melaksanakan kegiatan monitoring accordance with the intended use and
pemenuhan covenant debitur. LPEI telah carried out monitoring activities for the
melakukan kegiatan monitoring baik fulfillment of debtor covenants. LPEI has
onsite dengan melakukan site visit ke carried out monitoring activities both
lokasi usaha dan offsite berupa onsite by conducting site visits to
penyampaian laporan-laporan kepada business locations and offsite in the form
Komite PKE. of submitting reports to the National
Interest Account Committee.
Pelaksanaan pemberian KMKE PKE The implementation of the granting of the
kepada GIAA pada tahun 2020 tersebut Working Capital Credit of National
telah sesuai dengan PMK No. 198/2017 Interest Account to GIAA in 2020 was in
(yang saat ini telah dicabut dan diganti accordance with Regulation of Minister of
dengan PMK No. 183/2021) dan Finance No. 198/2017 (which has now
ketentuan dalam KMK nomor been revoked and substituted with
428/KMK/08/2020. Regulation of Minister of Finance
No. 183/2021) and the provisions in
Decree of Minister of Finance number
428/KMK/08/2020.
Final Draft/09 Februari 2026 147 Paraf:
Page 1179
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, and Financing
Piutang Syariah dan Piutang Lainnya and Sharia Receivables and Other
(lanjutan) Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
Pada tanggal tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, LPEI
dan 2024 LPEI menghitung CKPN atas calculate CKPN on financing for National
pembiayaan dalam rangka Penugasan Interest Account provided to PT Garuda
Khusus yang diberikan kepada Indonesia (Persero) Tbk using the
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk discounted cash flow method at a
menggunakan metode arus kas yang discount rate of 0.1% (interest rate after
didiskontokan dengan tingkat diskonto restructuring) based on a Letter from the
sebesar 0,1% (tingkat suku bunga Minister of Finance of the Republic of
setelah restrukturisasi) berdasarkan Indonesia, Number S-194/MK.08/2023
Surat Menteri Keuangan Republik concerning Determination of the Use of
Indonesia, Nomor S-194/MK.08/2023 Discount Rates Assumption Based on
tentang Penetapan Penggunaan Asumsi Interest Rates After Restructuring in the
Tingkat Diskonto Berdasarkan Tingkat Calculation of CKPN.
Suku Bunga Setelah Restrukturisasi
Dalam Perhitungan CKPN.
Menurut Standar Akuntansi Keuangan di According to the Indonesian Financial
Indonesia, asumsi tingkat diskonto yang Accounting Standards, the discount rate
digunakan dalam perhitungan CKPN atas assumption used in calculating the
pembiayaan dalam rangka Penugasan Allowance for Impairment Losses on
Khusus yang diberikan kepada financing for National Interest Account
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk provided to PT Garuda Indonesia
adalah 3,94% (tingkat suku bunga (Persero) Tbk is 3.94% (interest rate
sebelum restrukturisasi). before restructuring).
Perbandingan hasil perhitungan CKPN Comparison of the results of CKPN
atas pembiayaan dalam rangka calculation on financing for National
Penugasan Khusus yang diberikan Interest Account provided to PT Garuda
kepada PT Garuda Indonesia (Persero) Indonesia (Persero) Tbk as of December
Tbk pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31, 2025 and 2024 based on the Letter
2024 berdasarkan Surat Menteri from the Minister of Finance of the
Keuangan Republik Indonesia dengan Republic of Indonesia and Indonesian
Standar Akuntansi Keuangan di Financial Accounting Standards is as
Indonesia adalah sebagai berikut: follows:
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/ December 31, 2024
Perhitungan CKPN berdasarkan Perhitungan CKPN berdasarkan Perhitungan CKPN berdasarkan Perhitungan CKPN berdasarkan
Surat Menteri Keuangan Republik Standar Akuntansi Keuangan di Surat Menteri Keuangan Republik Standar Akuntansi Keuangan di
Keterangan/Description
Indonesia/ Calculation of CKPN Indonesia / Calculation of CKPN Indonesia/ Calculation of CKPN Indonesia / Calculation of CKPN
based on the Letter from the Minister based on the Indonesian Financial based on the Letter from the Minister based on the Indonesian Financial
Arus kas yang didiskontokan / Arus kas yang didiskontokan / Arus kas yang didiskontokan / Arus kas yang didiskontokan /
Metode / Methodology
Discounted cash flow Discounted cash flow Discounted cash flow Discounted cash flow
Asumsi tingkat diskonto / Discount
rate assumptions 0.1% 3.9% 0.1% 3.9%
Laporan posisi keuangan/ Statements
of financial position
Jumlah/ Total CKPN 10,444 507,752 10,413 525,663
Laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain/ Statement of profit
or loss and other comprehensive
income
(Pemulihan) Pembentukan beban
CKPN / (Recovery of) Provision of
CKPN expense 31 (13,423) 2,111 (17,153)
Final Draft/09 Februari 2026 148 Paraf:
Page 1180
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
9. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan dan 9. Financing and Receivables, and Financing
Piutang Syariah dan Piutang Lainnya and Sharia Receivables and Other
(lanjutan) Receivables (continued)
i. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) i. Other significant information
(continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024,
2024, LPEI mengakui CKPN pada laporan LPEI recognised CKPN on the statement
posisi keuangan konsolidasian atas of consolidated financial position on
pembiayaan dalam rangka Penugasan financing for National Interest Account
Khusus yang diberikan kepada PT Garuda provided to PT Garuda Indonesia
Indonesia (Persero) Tbk masing-masing (Persero) Tbk amounted Rp10,444 and
sebesar Rp10.444 dan Rp10.413. Rp10,413, respectively.
10. Aset Ijarah 10. Ijarah Assets
Akun ini merupakan objek sewa dari Ijarah This account represents lease object
Muntahiyah Bittamlik (IMBT). transaction from Ijarah Muntahiyah Bittamlik
(IMBT).
2025 2024
Mesin 96,281 96,281 Machinery
96,281 96,281
Akumulasi Penyusutan (59,567) (27,473) Accumulated depreciation
36,714 68,808 Total
11. Penjaminan 11. Guarantee
a) Piutang penjaminan ulang a) Reguarantee receivables
2025 2024
Rupiah -- 3,094 Rupiah
Mata uang asing 24,887 -- Foreign currency
24,887 3,094
Cadangan kerugian penurunan nilai (24,887) (3,094) Allowance for impairment losses
Total -- -- Total
b) Pendapatan penjaminan b) Income from guarantee
2025 2024
Rupiah 458,384 29,708 Rupiah
Mata uang asing 30,438 36,084 Foreign currency
Total 488,822 65,792 Total
Final Draft/09 Februari 2026 149 Paraf:
Page 1181
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. Penjaminan (lanjutan) 11. Guarantee (continued)
c) Informasi signifikan lainnya c) Other significant information
Program Penjaminan Pemerintah dalam Government Guarantee Program in the
Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Context of National Economic Recovery
Dampak dari Pandemi Covid-19 yang The impact of the Covid-19 Pandemic that
muncul di Indonesia sejak bulan Maret has emerged in Indonesia since March
2020 membuat Pemerintah menetapkan 2020 has made the Government stipulated
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- a Government Regulation in Lieu of Law
Undang (Perpu) No. 1 Tahun 2020 (Perpu) No. 1 of 2020 concerning State
tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Financial Policy and Financial System
Stabilitas Sistem Keuangan untuk Stability for Handling the Corona Virus
Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pandemic and/or
Disease 2019 (Covid-19) dan/atau dalam in the Context of Facing Threats that
Rangka Menghadapi Ancaman yang endanger the National Economy and/or
membahayakan Perekonomian Nasional Financial System Stability which has been
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan yang approved by the House of Representatives
telah mendapat persetujuan Dewan (DPR) to be later ratified as Law No. 2 of
Perwakilan Rakyat (DPR) untuk kemudian 2020 concerning Stipulation of Government
disahkan menjadi Undang-Undang Regulation in Lieu of Law No. 1 of 2020 on
No. 2 Tahun 2020 tentang Penetapan State Financial Policy and Financial
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- System Stability for Handling the Corona
Undang No. 1 Tahun 2020 tentang Virus Disease 2019 (Covid-19) Pandemic
Kebijakan Keuangan Negara dan and/or in the Context of Facing Threats
Stabilitas Sistem Keuangan untuk that endanger the National Economy
Penanganan Pandemi Corona Virus and/or Financial System Stability into Law
Disease 2019 (Covid-19) dan/atau dalam (Law No. 2/2020). Article 11 of Attachment
Rangka Menghadapi Ancaman yang to Law No. 2/2020 stipulates that one of
membahayakan Perekonomian Nasional the programs that can be carried out for
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan national economic recovery is a guarantee
menjadi Undang-Undang (UU No. 2/2020). activity with a scheme set by the
Pasal 11 Lampiran UU No. 2/2020 Government.
mengatur bahwa salah satu program yang
dapat dilakukan untuk pemulihan ekonomi
nasional adalah kegiatan penjaminan
dengan skema yang ditetapkan
Pemerintah.
Skema penjaminan sebagaimana yang The implementation of the guarantee
disebutkan dalam UU No. 2/2020 scheme as stated in Law No. 2/2020 is
pelaksanaannya diatur lebih lanjut dalam further regulated in Government
Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2020 Regulation No. 23 of 2020 concerning
tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Implementation of the National Economic
Ekonomi Nasional dalam rangka Recovery Program in order to
Mendukung Kebijakan Keuangan Negara Support State Financial Policy for Handling
untuk Penanganan Pandemi Corona Virus the Corona Virus Disease 2019
Disease 2019 (COVID-19) dan/atau (COVID-19) Pandemic and/or
Final Draft/09 Februari 2026 150 Paraf:
Page 1182
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. Penjaminan (lanjutan) 11. Guarantee (continued)
3) Informasi signifikan lainnya (lanjutan) 3) Other significant information
(continued)
Program Penjaminan Pemerintah dalam Government Guarantee Program in the
Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Context of National Economic Recovery
(lanjutan) (continued)
Menghadapi Ancaman yang Facing Threats That Endanger the National
Membahayakan Perekonomian Nasional Economy and/or Financial System Stability
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan serta and Saving the National Economy
Penyelamatan Ekonomi Nasional (Government Regulation No. 23/2020) which
(PP No. 23/2020) yang telah diubah has been amended by Government
dengan PP No. 43 Tahun 2020 tentang Regulation No. 43 of 2020 concerning
Perubahan atas PP No. 23/2020 (PP No. Amendment to Government Regulation
43/2020), dimana Pasal 18 ayat (1) PP No. No. 23/2020 (Government Regulation
43/2020 mengatur bahwa dalam No. 43/2020), where Article 18 paragraph
pelaksanaan penjaminan oleh Pemerintah, (1) of Government Regulation No. 43/2020
Pemerintah dapat menugaskan LPEI regulates that in the implementation of
dan/atau PT Penjaminan Infrastruktur guarantee by Government, the Government
Indonesia (PT PII) untuk melakukan may assign LPEI and/or PT Penjaminan
Penjaminan. Infrastruktur Indonesia (PII) to carry out
Guarantee.
Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara Further provision regarding Guarantee
Penjaminan sebagaimana dimaksud pada Procedures as referred to in Government
PP No. 43/2020 diatur dengan Peraturan Regulation No. 43/2020 is regulated by
Menteri Keuangan (PMK) Regulation of Minister of Finance (PMK)
No. 98/PMK.08/2020 tentang Tata Cara No. 98/PMK.08/2020 regarding Government
Penjaminan Pemerintah untuk Pelaku Guarantee Procedures for Corporate
Usaha Korporasi melalui Badan Usaha Business Players through Guarantee
Penjaminan (PMK No. 98/2020) yang telah Business Entity (Regulation of Minister of
diubah kedua kali dengan PMK No. Finance No. 98/2020) which has been
27/PMK.08/2022 tentang Perubahan amended two times by PMK
Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan No. 27/PMK.08/2022 concerning the Second
No. 98/PMK.08/2020 (PMK No. 32/2021 Amendment to the Minister of Finance
dan PMK No. 27/2022). Pasal 6 PMK No. Regulation of Minister of Finance
98/2020 mengatur bahwa dalam rangka No. 98/PMK.08/2020 (Regulation of Minister
melaksanakan Penjaminan Pemerintah, of Finance No. 32/2021 and No. 27/2022).
Menteri menugaskan LPEI untuk Article 6 of Regulation of Minister of Finance
memberikan Penjaminan Pemerintah serta No 98/2020 regulates that in order to
dapat menugaskan LPEI untuk melakukan implement Government Guarantee, the
Penjaminan Bersama dengan PT PII. Minister assigns LPEI to provide
Government Guarantee and may assign
LPEI to cary out Joint Guarantee with PT PII.
Saat ini LPEI dan PT PII melalui PMK Currently LPEI and PT PII through PMK
No. 27/PMK.08/2022 yang merupakan No. 27/PMK.08/2022 which was addendum
addendum dari PMK No. 98/PMK.08/2020 from PMK No. 98/PMK.08/2020 were
ditunjuk kembali menjadi badan usaha reappointed to support the National
penjaminan dalam rangka Pemulihan Economic Recovery program until
Ekonomi Nasional sampai dengan December 2022.
Desember 2022.
Final Draft/09 Februari 2026 151 Paraf:
Page 1183
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. Penjaminan (lanjutan) 11. Guarantee (continued)
3) Informasi signifikan lainnya (lanjutan) 3) Other significant information
(continued)
Program Penjaminan Pemerintah dalam Government Guarantee Program in the
Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Context of National Economic Recovery
(lanjutan) (continued)
Penugasan atas pelaksanaan Penjaminan The assignment for the implementation of
Pemerintah tersebut kemudian ditetapkan Government Guarantee is then stipulated in
dalam Keputusan Menteri Keuangan Decree of Minister of Finance
No. 599/KMK.08/2020 tentang Penugasan No. 599/KMK.08/2020 concerning
Kepada LPEI dalam Melaksanakan Assignment to LPEI in Implementing
Penjaminan Pemerintah untuk Pelaku Government Guarantees for Corporate
Usaha Korporasi dalam rangka Business Players in the Implementation of
Pelaksanaan Program PEN (KMK PEN Program (KMK No. 599/2020).
No. 599/2020).
Berdasarkan KMK No. 599/2020 tersebut, Based on the KMK No. 599/2020, LPEI
LPEI ditugaskan untuk memberikan assigned to provide government guarantee
penjaminan pemerintah kepada pelaku to business players with with criteria that
usaha dengan kriteria yang memenuhi meet the national export financing strategy.
strategi pembiayaan ekspor nasional. LPEI may provide guarantees to business
LPEI dapat memberikan penjaminan players whose criteria for business actors
kepada pelaku usaha yang kriteria pelaku cannot be guaranteed by LPEI itself and/or
usahanya tidak dapat dijamin LPEI secara guarantee capacity of LPEI approaching the
sendiri dan/atau kapasitas penjaminan maximum limit in accordance with the laws
LPEI mendekati batas maksimal sesuai and regulations by way of joint guarantee
peraturan perundang-undangan dengan with PT PII, provided that LPEI bears the
cara melakukan penjaminan bersama highest retention portion of 49%. In the
dengan PT PII, dengan ketentuan LPEI implementation of Joint Guarantee, LPEI
menanggung porsi retensi paling tinggi bears the retention portion of 20%.
sebesar 49%. Pada pelaksanaannya atas
Penjaminan bersama, LPEI menanggung
porsi retensi sebesar 20%.
Dalam rangka pelaksanaan Penjaminan In the context of implementing Government
Pemerintah oleh LPEI, pasal 11 PMK No. Guarantees by LPEI, Article 11 of PMK
98/2020 mengatur bahwa Pemerintah No. 98/2020 stipulates that the
melalui Menteri dapat memberikan Government through Minister may provide
dukungan berupa loss limit, Penyertaan support in the form of loss limits, State
Modal Negara (PMN), dan Pembayaran Equity Participation (PMN), and Payment
Imbal Jasa Penjaminan (IJP) loss limit. Guarantee Service Fees (IJP) loss limits.
Dukungan berupa loss limit ditujukan Support in the form of loss limits is
untuk membatasi risiko LPEI dalam intended to limit the risk of LPEI in carrying
melaksanakan penugasan Penjaminan out Government Guarantee assignments
Pemerintah pada kondisi tertentu yang under certain conditions stipulated in the
diatur dalam perjanjian kerja sama antara cooperation agreement between the
Pemerintah melalui Menteri dan LPEI. Government through Minister and LPEI.
Final Draft/09 Februari 2026 152 Paraf:
Page 1184
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. Penjaminan (lanjutan) 11. Guarantee (continued)
3) Informasi signifikan lainnya (lanjutan) 3) Other significant information (continued)
Program Penjaminan Pemerintah dalam Government Guarantee Program in the
Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional Context of National Economic Recovery
(lanjutan) (continued)
Lebih lanjut dukungan loss limit diatur Furthermore, loss limit support is regulated
dalam perjanjian kerjasama No. in the cooperation agreement No. PRJ-
PRJ-291/PR/2020 dan 314/PKS/07/2020 291/PR/2020 and 314/PKS/07/2020
antara Kementerian Keuangan melalui between the Ministry of Finance through the
Direktur Jenderal Pengelolaan Director General of Risk Financing
Pembiayaan Risiko (DJPPR) dengan LPEI Management (DJPPR) and LPEI that loss
bahwa dukungan loss limit diberikan limit support is provided with a threshold
dengan threshold loss limit sebesar 85% loss limit of 85% of accumulated IJP
dari akumulasi IJP yang diterima. received.
Sebagai Penjamin dalam pelaksanaan As a guarantor in the implementation of
Penjaminan Pemerintah, LPEI telah government guarantees, LPEI has received
menerima PMN sebesar Rp5.000.000 a PMN in the amount of Rp5,000,000 on
pada tanggal 30 Desember 2020. December 30, 2020. This state equity
Penyertaan modal negara ini merupakan participation is part of the special
bagian dari dana penugasan khusus assignment fund in carrying out
dalam melaksanakan penugasan Government Guarantee assignments with
Penjaminan Pemerintah dengan tujuan the aim of increasing the LPEI guarantee
untuk meningkatkan kapasitas usaha business capacity and as liquidity that can
penjaminan LPEI dan sebagai likuiditas be used for payments when claims occur.
yang dapat digunakan untuk pembayaran The implementation of the Government
ketika terjadi klaim. Pelaksanaan program Guarantee program ends on December 17,
Penjaminan Pemerintah berakhir pada 2022 with the period of coverage of the
tanggal 17 Desember 2022 dengan masa Government Guarantee was completed as
pertanggungan Penjaminan Pemerintah of December 16, 2025.
yang telah berakhir pada tanggal
16 Desember 2025.
2025 2024
Outstanding Penjaminan Guarantee Outstanding
Penjaminan Sendiri oleh LPEI -- 1,160,950 Self-Guarantee by LPEI
Penjaminan bersama PT PII -- 400,000 Joint Guarantee with PT PII
Total -- 1,560,950 Total
Program Penjaminan Pemerintah yang The Government Guarantee Program
dilakukan oleh LPEI, sudah sesuai dengan implemented out by LPEI, is in accordance
ketentuan yang berlaku. with applicable regulations.
Final Draft/09 Februari 2026 153 Paraf:
Page 1185
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
12. Asuransi 12. Insurance
a. Portofolio aset dan liabilitas atas a. Portolio of insurance contract assets
kontrak asuransi terbitan dan and liabilities for insurance contracts
reasuransi milikan issued and reinsurance contracts held
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024,
perincian aset dan liabilitas atas kontrak insurance contract assets and liabilities for
asuransi terbitan dan reasuransi milikan insurance contracts issued and
berdasarkan portfolio adalah sebagai reinsurance contracts held by portfolio are
berikut: as follows:
31 Desember/
December 31, 2025
Portolio of insurance
Portofolio aset dan liabilitas atas contract assets and liabilities
kontrak asuransi terbitan Trade Credit Trade Credit for insurance contracts issued
Marine Cargo Total
dan reasuransi milikan Insurance Insurance - NIA and reinsurance contracts held
Kontrak asuransi terbitan Insurance contracts issued
Aset kontrak asuransi 5,338 - - 5,338 Insurance contract assets
Liabilitas kontrak asuransi - 30 52 82 Insurance contract liabilities
5,338 (30) (52) 5,256
Kontrak reasuransi milikan Reinsurance contracts held
Aset kontrak reasuransi - - 3 3 Reinsurance contract assets
Liabilitas kontrak reasuransi 842 2 - 844 Reinsurance contract laibilities
(842) (2) 3 (841)
31 Desember/
December 31, 2024
Portolio of insurance
Portofolio aset dan liabilitas atas contract assets and liabilities
kontrak asuransi terbitan Trade Credit Trade Credit for insurance contracts issued
Marine Cargo Total
dan reasuransi milikan Insurance Insurance - NIA and reinsurance contracts held
Kontrak asuransi terbitan Insurance contracts issued
Aset kontrak asuransi 2,937 13 242 3,192 Insurance contract assets
Liabilitas kontrak asuransi 11,732 97 370 12,199 Insurance contract liabilities
(8,795) (84) (128) (9,007)
Kontrak reasuransi milikan Reinsurance contracts held
Aset kontrak reasuransi 4,616 22 88 4,726 Reinsurance contract assets
Liabilitas kontrak reasuransi -- -- -- -- Reinsurance contract laibilities
4,616 22 88 4,726
Final Draft/09 Februari 2026 154 Paraf:
Page 1186
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi 13. Acceptances Receivable and Payable
a. Berdasarkan mata uang, jatuh tempo, a. By currency, maturity, and relationship
dan hubungan
Perincian tagihan dan liabilitas akseptasi Acceptance’s receivable and payable
berdasarkan mata uang, jatuh tempo, dan based on currencies, maturity, and
hubungan adalah sebagai berikut: relationship are as follows:
2025 2024
Tagihan Liabilitas Tagihan Liabilitas
akseptasi/ akseptasi/ akseptasi/ akseptasi/
Acceptances Acceptances Acceptances Acceptances
receivable payable receivable payable
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Sampai dengan 1 bulan -- -- 799 799 Up to 1 month
-- -- 799 799
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Pihak ketiga Third parties
Sampai dengan 1 bulan 14,959 14,959 29,185 29,185 Up to 1 month
Lebih dari 1 sampai 3 bulan 69,423 69,423 62,357 62,357 More than 1 up to 3 months
Lebih dari 3 sampai 6 bulan 74,725 74,725 46,306 46,306 More than 3 up to 6 months
159,107 159,107 137,848 137,848
Total 159,107 159,107 138,647 138,647 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (164) -- (521) -- impairment losses
Neto 158,943 159,107 138,126 138,647 Net
Perincian tagihan akseptasi berdasarkan Acceptances receivable based on
mata uang adalah sebagai berikut: currencies are as follows:
2025 2024
Jumlah Jumlah
nosional nosional
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Notional Notional
Amount in Amount in
Foreign Foreign
currencies currencies
(Dalam nilai Ekuivalen/ (Dalam nilai Ekuivalen/
penuh/ Equivalent penuh/ Equivalent
In full amount) Rupiah In full amount) Rupiah
Rupiah -- 799 Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat 6,962,611 159,107 8,564,613 137,848 United States Dollar
Total 159,107 138,647 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (164) (521) impairment losses
Neto 158,943 138,126 Net
Manajemen LPEI berkeyakinan bahwa LPEI management believes that the
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai allowance for impairment losses provided
yang dibentuk cukup untuk menutupi is adequate to cover any possible
kemungkinan penurunan nilai tagihan impairment on acceptance receivables.
akseptasi.
b. Tagihan dan liabilitas akseptasi b. Acceptances receivable and payable -
Penugasan Khusus National Interest Account
Tagihan dan liabilitas akseptasi Acceptances receivable and payable -
Penugasan Khusus pada tanggal National Interest Account as of December
31 Desember 2025 dan 2024 masing- 31, 2025 and 2024, are Rp8,792 and
masing adalah Rp8.792 dan Rp4.571. Rp4,571, respectively.
Final Draft/09 Februari 2026 155 Paraf:
Page 1187
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi 13. Acceptances Receivable and Payable
(lanjutan) (continued)
c. Berdasarkan kolektibilitas sesuai h. c. By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Kolektibilitas tagihan dan liabilitas Collectibility acceptance receivable and
akseptasi sesuai Peraturan OJK payable in accordance with Financial
diungkapkan pada Catatan 45. Service Authority Rule are
disclosed in Note 45.
14. Biaya Dibayar Di muka 14. Prepaid Expenses
2025 2024
Sistem 14,166 7,365 System
Asuransi 13,927 12,279 Insurance
Keanggotaan 801 293 Membership
Sewa 339 133 Rent
Telekomunikasi 204 182 Telecommunication
Profesional 187 3,471 Professional
Total 29,624 23,723 Total
15. Aset Tetap 15. Premises and Equipment
2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification balance
Harga perolehan Cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Gedung 1,148,616 -- -- -- 1,148,616 Building
Peralatan dan perlengkapan Office furnitures
kantor 166,092 18 -- 276 166,386 and fixtures
Perangkat keras 76,930 325 -- 31,890 109,145 Hardware
Perangkat lunak 127,534 17 -- 162,404 289,955 Software
Kendaraan bermotor 7,351 -- -- -- 7,351 Motor vehicles
1,526,523 360 - 194,570 1,721,453
Aset dalam penyelesaian 69,926 124,764 (120) (194,570) -- Construction in progress
Aset hak guna Right of use asset
Gedung 17,921 2,236 (3,279) -- 16,878 Building
Kendaraan bermotor 6,054 2,246 (6,140) -- 2,160 Motor vehicles
Total 1,620,424 129,606 (9,539) -- 1,740,491 Total
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Gedung 360,387 57,326 -- -- 417,713 Building
Peralatan dan perlengkapan Office furnitures
kantor 164,527 563 -- -- 165,090 and fixtures
Perangkat keras 59,923 8,593 -- -- 68,516 Hardware
Perangkat lunak 102,431 12,728 -- -- 115,159 Software
Kendaraan bermotor 5,070 1,440 -- -- 6,510 Motor vehicles
692,338 80,650 -- -- 772,988
Aset hak guna Right of use asset
Gedung 15,007 2,929 (3,279) -- 14,657 Building
Kendaraan bermotor 5,498 918 (6,117) -- 299 Motor vehicles
712,843 84,497 (9,396) -- 787,944
Nilai buku 907,581 952,547 Book value
Final Draft/09 Februari 2026 156 Paraf:
Page 1188
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
0.5
15. Aset Tetap (lanjutan) 15. Premises and Equipment (continued)
2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Ending
balance Additions Deductions Reclassification balance
Harga perolehan Cost
Pemilikan langsung Direct ownership
Gedung 1,148,616 -- -- -- 1,148,616 Building
Peralatan dan perlengkapan Office furnitures
kantor 165,822 10 -- 260 166,092 and fixtures
Perangkat keras 74,995 178 (14) 1,771 76,930 Hardware
Perangkat lunak 126,102 -- -- 1,432 127,534 Software
Kendaraan bermotor 7,351 -- -- -- 7,351 Motor vehicles
1,522,886 188 (14) 3,463 1,526,523
Aset dalam penyelesaian 843 72,546 -- (3,463) 69,926 Construction in progress
Aset hak guna Right of use asset
Gedung 17,801 664 (544) -- 17,921 Building
Kendaraan bermotor 4,891 1,163 -- -- 6,054 Motor vehicles
Total 1,546,421 74,561 (558) -- 1,620,424 Total
Accumulated
Akumulasi penyusutan depreciation
Pemilikan langsung Direct ownership
Gedung 303,061 57,326 -- -- 360,387 Building
Peralatan dan perlengkapan Office furnitures
kantor 163,318 1,223 (14) -- 164,527 and fixtures
Perangkat keras 53,083 6,840 -- -- 59,923 Hardware
Perangkat lunak 92,136 10,295 -- -- 102,431 Software
Kendaraan bermotor 3,630 1,440 -- -- 5,070 Motor vehicles
615,228 77,124 (14) -- 692,338
Aset hak guna Right of use asset
Gedung 12,198 3,353 (544) -- 15,007 Building
Kendaraan bermotor 4,360 1,138 -- -- 5,498 Motor vehicles
631,786 81,615 (558) -- 712,843
Nilai buku 914,635 907,581 Book value
Beban penyusutan yang dibebankan pada The depreciation expense for the years ended
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal December 31, 2025 and 2024, amounted to
31 Desember 2025 dan 2024, adalah masing- Rp82,652 and Rp81,615, respectively. The
masing sebesar Rp82.652 dan Rp81.615. depreciation expense which are part of the
Biaya Depresiasi yang merupakan bagian dari Insurance acquisition expenses impacted by
biaya akusisi asuransi dampak dari PSAK 117 PSAK 117 charged as insurance services on
dibebankan pada jasa asuransi pada tanggal December 31, 2025 is amounted Rp1,845.
31 Desember 2025 adalah sebesar Rp1.845.
Rincian aset dalam penyelesaian pada Details of construction in progress as of
tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai December 31, 2024, are as follows:
berikut:
2024
Persentase
penyelesaian/
Percentage of Estimasi penyelesaian/
Total completion Estimated completion
Aset dalam penyelesaian 69,926 44.83% Q3 2025 Construction in progress
Seluruh aset dalam penyelesaian LPEI pada All LPEI’s construction in progress as of
tanggal 31 Desember 2024 merupakan December 31, 2024 are softwares.
perangkat lunak.
Final Draft/09 Februari 2026 157 Paraf:
Page 1189
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. Aset Tetap (lanjutan) 15. Premises and Equipment (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the gross
jumlah tercatat bruto dari setiap aset tetap amount of premises and equipment which
yang telah disusutkan penuh dan masih have been fully depreciated and are still in
digunakan adalah masing-masing sebesar use amounted to Rp298,370 and Rp289,520.
Rp298.370 dan Rp289.520.
Selama periode pelaporan 31 Desember 2025 As per December 31, 2025 and 2024, LPEI
dan 2024, LPEI tidak melakukan penjualan does not sell premises and equipment.
aset tetap.
Aset tetap diasuransikan terhadap Premises and equipment are covered by
risiko kebakaran dan risiko Iainnya insurance against fire and other risks under
berdasarkan suatu paket polis tertentu certain package policies issued by third
dengan pihak ketiga. Pada 31 Desember parties. As of December 31, 2025, LPEI
2025, LPEI menggunakan PT Asuransi has obtained insurance coverage from
Wahana Tata (ASWATA) yang diperuntukan PT Asuransi Wahana Tata (ASWATA) for
untuk Aset tetap LPEI dengan nilai fixed assets with sum insured Rp134,549.
pertanggungan sebesar Rp134.549. Pada As of December 31, 2024, LPEI has obtained
tanggal 31 Desember 2024, LPEI insurance coverage from PT Asuransi Central
menggunakan PT Asuransi Central Asia Asia with sum insured amounting to Rp5,870
dengan nilai pertanggunan sebesar Rp5.870 and and PT Asuransi Tri Pakarta with sum
dan PT Asuransi Tri Pakarta dengan nilai insured amounting to Rp129,959.
pertanggungan sebesar Rp129.959. Management believes that the insurance
Manajemen berpendapat bahwa nilai coverage is adequate to cover losses arising
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup from insured premises and equipment.
kemungkinan kerugian atas aset tetap yang
dipertanggungkan.
Berdasarkan penelaahan Manajemen, tidak Based on Management’s assessment, there
terdapat kejadian atau perubahan keadaan are no events or changes in circumstances
yang mengindikasikan adanya penurunan which may indicate any impairment in the
nilai aset tetap pada 31 Desember 2025 dan value of premises and equipment as of
2024. December 31, 2025 and 2024.
LPEI menyewa beberapa aset termasuk LPEI leases several assets including office
gedung kantor dan kendaraan. Rata-rata buildings and vehicles. The average lease
masa sewa berdasarkan kontrak yang dimiliki period based on the contracts held by LPEI is
LPEI adalah 2,5 tahun. Pada tanggal 2.5 years. As of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024, LPEI memiliki 2024, LPEI also has certain leases with lease
sewa tertentu dengan masa sewa 12 bulan terms of 12 months or less and leases of low
atau kurang dan sewa aset bernilai rendah value assets amounting Rp15,667 and
sebesar Rp15.667 dan Rp16.230 yang dicatat Rp16,230 which are recorded as general and
sebagai beban umum dan administrasi administrative expenses (Note 29). LPEI
(Catatan 29). LPEI menerapkan pengecualian applies exemptions a license for short term
untuk sewa jangka pendek dan sewa bernilai leases and low value leases for these leases.
rendah untuk sewa tersebut.
Final Draft/09 Februari 2026 158 Paraf:
Page 1190
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
16. Aset Lain-lain 16. Other Assets
2025 2024
Rupiah Rupiah
Pinjaman pegawai 121,966 123,007 Employee loan
Bunga yang masih akan diterima: Accrued interest receivable:
Penempatan pada bank 15,120 570 Placements with banks
Efek-efek 10,649 4,407 Securities
Uang muka 2,490 2,112 Advances
Agunan yang diambil alih setelah Foreclosed assets
dikurangi cadangan kerugian net of allowance for
penurunan nilai sebesar Rp150.755 impairment losses of Rp150,755
dan Rp149.806 pada tanggal and Rp149,806 as of
31 Desember 2025 dan 2024 1,356 2,305 December 31, 2025 and 2024
Uang jaminan 852 847 Refundable deposits
Premi yang akan menjadi pendapatan 2,086 -- Unearned premium
Lain-lain 1,163 1,554 Others
155,682 134,802
Mata uang asing Foreign currencies
Bunga yang masih akan diterima: Accrued interest receivable:
Penempatan pada bank 537 3,051 Placements with banks
Efek-efek 2,652 3,478 Securities
Uang jaminan 1 -- Refundable deposits
Uang muka -- 97 Advances
Lain-lain 333 5,000 Others
3,523 11,626
Total 159,205 146,428 Total
Pinjaman pegawai adalah pinjaman yang Employee loans are loans granted to
diberikan kepada pegawai dengan tingkat employees bearing interest rates of 0% and
bunga sebesar 0% dan 4% per tahun yang 4% per annum, intended for the purchase of
ditujukan untuk pembelian rumah, kendaraan, houses, vehicles, and other necessities with
dan keperluan lainnya dengan jangka waktu terms ranging from 1 (one) year to 20
berkisar antara 1 (satu) tahun sampai 20 (dua (twenty) years. Total loan to employees
puluh) tahun. Jumlah pinjaman pegawai amounted to Rp122,319 and Rp124,295
adalah sebesar Rp122.319 dan Rp124.295 and the related allowance for impairment
serta cadangan kerugian penurunan nilai atas losses amounted to Rp353 and Rp1,288 as
pinjaman tersebut adalah sebesar of December 31, 2025 and 2024,
Rp353 dan Rp1.288 masing-masing pada respectively. The loan principal and interest
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. payments are collected through monthly
Pembayaran pokok pinjaman dan bunga payroll deductions.
dilunasi melalui pemotongan gaji setiap bulan.
Perbedaan antara tingkat bunga pinjaman The difference between the employee loan’s
karyawan dan Base Lending Rate (BLR) interest rates and the Base Lending Rate
diamortisasi sepanjang jangka waktu (BLR) is amortized over of the term of the
pembiayaan dengan menggunakan Effective loan using Effective Interest Rate (EIR). For
Interest Rate (EIR). Besarnya biaya tersebut the years ended December 31, 2025 and
pada tahun-tahun yang berakhir pada 2024, amortization of the difference
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing amounted to Rp5,953 and Rp8,790,
sebesar Rp5.953 dan Rp8.790 dibukukan respectively, which is recorded as part of
sebagai bagian dari beban gaji dan tunjangan. salaries and benefit expenses.
Final Draft/09 Februari 2026 159 Paraf:
Page 1191
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan 17. Taxes
a. Pajak dibayar dimuka a. Prepaid tax
2025 2024
PPh 21 1,647 2,827 PPh 21
Total 1,647 2,827 Total
Pajak dibayar dimuka PPh 21 telah habis Prepaid PPh 21 has been fully
dikompensasikan selama tahun 2025. compensated during 2025. This balance
Saldo tersebut merupakan kelebihan represents an overpayment of employee
pembayaran pajak penghasilan Pasal 21 income tax (PPh 21) due to differences in
yang timbul akibat perbedaan perhitungan the calculation between the Tax Effective
antara Tax Effective Rate (TER) dan tarif Rate (TER) and the progressive rate of
progresif PPh 21 di akhir tahun. PPh 21 at the year-end.
Sesuai dengan ketentuan perpajakan In accordance with applicable tax
yang berlaku, kelebihan pembayaran regulations, this overpayment of PPh 21
pajak penghasilan PPh 21 ini dapat can be compensated in the following tax
dikompensasikan pada periode pajak period.
berikutnya.
b. Utang pajak b. Taxes payable
2025 2024
LPEI LPEI
PPh Pasal 21 1 -- Income Tax Article 21
PPh Pasal 22 125 102 Income Tax Article 22
PPh Pasal 23 247 204 Income Tax Article 23
PPh Pasal 26 21 7,006 Income Tax Article 26
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 415 1,402 Value Added Tax (VAT)
PPh Pasal 4(2) 44 13 Income Tax Article 4(2)
Subtotal 853 8,727 Subtotal
Entitas Anak Subsidiary
PPh Pasal 23 -- 1 Income Tax Article 23
PPh Pasal 29 5,484 -- Income Tax Article 29
Total 6,337 8,728 Total
c. Manfaat (beban) pajak c. Tax income (expense)
2025 2024
LPEI LPEI
Pajak tangguhan 5,270 150,271 Deferred tax
Entitas Anak Subsidiaries
Pajak Kini (6,205) -- Current Tax
Pajak tangguhan 135 338 Deferred tax
Total (800) 150,609 Total
Rekonsiliasi antara (rugi)/laba sebelum A reconciliation between (loss)/profit before
beban pajak, seperti yang disajikan tax expense, as shown in the statement of
dalam laporan laba rugi dan profit or loss and other comprehensive
penghasilan komprehensif lain dan income and estimated taxable income for
taksiran penghasilan kena pajak untuk the period ended December 31, 2025 and
tahun yang berakhir pada tanggal 2024, are as follows:
31 Desember 2025 dan 2024, adalah
sebagai berikut:
Final Draft/09 Februari 2026 160 Paraf:
Page 1192
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
c. Manfaat (beban) pajak (lanjutan) c. Tax income (expense) (continued)
2025 2024
Laba sebelum beban pajak - LPEI 247,008 82,254 Profit before tax expense - LPEI
Perbedaan waktu: Timing differences:
Penyisihan/(pembalikan) Provision for/(reversal of)
cadangan kerugian penurunan impairment losses
nilai aset produktif untuk on earning assets
pembiayaan dan piutang dan for financing and receivables
pembiayaan/piutang syariah 2,569,212 (8,482,871) and sharia financing/receivables
Penyisihan imbalan kerja 13,090 (5,692) Provision for employee benefits
Penyusutan aset tetap (23,094) (16,915) Depreciation of premises and equipment
Estimasi klaim asuransi (5,705) 4,391 Estimated insurance claim
Estimasi klaim penjaminan (727) (982) Estimated guarantee claim
Penyisihan/cadangan Provision for/allowance for
kerugian piutang impairment guarantee
pembiayaan garansi - (3,161) financing receivables
Penyisihan/cadangan Provision for/allowance for
kerugian piutang impairment
tresuri 1,433 (311) treasury
Penyisihan/cadangan Provision for/allowance for
kerugian piutang impairment
akseptasi (357) (101) acceptance
Penyisihan/cadangan Provision for/allowance for
kerugian aset lain-lain 1,409 (8,347) other impairment lossess
Penyisihan/cadangan Provision for/allowance for
kerugian penurunan nilai AYDA 949 -- losses on foreclosed assets
Penyesuaian atas liabilitas sewa (997) 215 Adjustment on lease liabilities
Penyesuaian atas aset hak guna 643 134 Adjustment on right-of-use asset
Rugi fiskal - 128,250 Fiscal loss
Penyisihan/cadangan insentif 26,911 14,294 Provision/allowance for other benefit
Penyisihan/cadangan klaim Reguarantor 21,793 3,094 Provision/allowance for Reguarantee receivable
2,604,560 (8,368,002)
Perbedaan tetap: Permanent differences:
Hubungan masyarakat 2,546 4,905 Public relationship
Jamuan dan representasi 1,258 2,162 Representation and entertainment
Kenikmatan pegawai 2,062 14,127 Employees’ benefits in kind
Aktivitas karyawan 880 642 Employee activities
Lain-lain 5,947 2,764 Others
12,693 24,600
Penghasilan yang sudah Income subject to
dikenakan pajak final (239,504) (225,335) final tax
Laba (Rugi) fiskal 2,624,757 (8,486,483) Fiscal (loss) gain
Akumulasi rugi fiskal tahun sebelumnya Accumulated prior year’s fiscal loss
Tahun 2019 -- (4,738,415) Year 2019
Tahun 2020 (334,775) (334,775) Year 2020
Tahun 2022 (2,970,739) (2,970,739) Year 2022
Tahun 2023 (13,945,544) (13,945,544) Year 2023
Tahun 2024 (8,486,483) - Year 2024
Akumulasi rugi fiskal (23,112,784) (30,475,956) Accumulated fiscal loss
Pajak atas laba sebelum pajak berbeda The tax on profit before tax differs from the
dari nilai teoritis yang mungkin muncul theoretical amount that would arise using
apabila menggunakan rata-rata tertimbang the weighted average tax rate applicable to
tarif pajak terhadap laba dalam jumlah profits as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Laba sebelum beban pajak konsolidasian 253,078 81,916 Profit before tax expense consolodidated
Beban pajak penghasilan yang dihitung Corporate income tax based on
dengan tarif pajak yang berlaku (55,677) (18,022) the prevailing tax rate
Pengaruh pajak atas beda tetap Effect of tax on permanent
pada tarif pajak yang berlaku 49,898 44,162 differences with prevailing tax rate
Pengaruh Pajak Lainnya 3,179 150,609 The prevailing tax rate - Others
Penyisihan atas aset pajak tangguhan 1,800 (26,140) Allowance for deferred tax assets
Manfaat (beban) pajak (800) 150,609 Tax income (expense)
Final Draft/09 Februari 2026 161 Paraf:
Page 1193
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
c. Manfaat (beban) pajak (lanjutan) c. Tax income (expense) (continued)
Taksiran penghasilan kena pajak tahun Estimated taxable income in 2024 is
2024 telah sesuai dengan Surat consistent with Annual Tax Return
Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang (SPT) for corporate income tax reported
dilaporkan LPEI kepada Kantor Pelayanan by LPEI to Tax Office (KPP). LPEI has
Pajak (KPP). LPEI telah melaporkan SPT reported its SPT fiscal year 2024 to the
tahun 2024 kepada KPP pada tanggal tax office on April 30, 2025.
30 April 2025.
d. Aset (liabilitas) pajak tangguhan neto d. Deferred tax asset (liabilities) net
2025
Dikreditkan ke
laporan
(rugi) penghasilan
Dibebankan ke komprehensif lain/
laporan Credited to
laba rugi/ other
1 Januari/ Charged to comprehensive 31 Desember/
January 1 profit or loss (loss) income December 31
Liabilitas atas imbalan kerja 30,639 2,880 34 33,553 Liability for employee benefits
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset produktif 237,894 25,709 -- 263,603 losses on earning assets
Estimasi klaim penjaminan 1,213 (160) -- 1,053 Estimated guarantee claim
Laba yang belum direalisasi Unrealized gain
atau efek-efek dalam kelompok on available-for-sale
tersedia untuk dijual - neto 5,015 -- (2,711) 2,304 securities - net
Estimasi klaim asuransi 1,455 (1,255) -- 200 Estimated insurance claim
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai piutang lain - lain 873 310 -- 1,183 on other receivables
Aset tetap 5,244 (5,081) -- 163 Premises and equipment
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai tresuri 19 315 -- 334 losses on treasury
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai akseptasi 115 (79) -- 36 losses on acceptacy
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai AYDA 32,957 209 -- 33,166 losses on AYDA
Penyesuaian atas liabilitas sewa 915 (219) -- 696 Adjustment on lease liabilities
Penyesuaian atas aset hak guna (988) 142 -- (846) Adjustment on right-of-use asset
Peyisihan/cadangan insentif 3,483 6,055 -- 9,538 Provision/allowance for other benefit
Penyisihan/cadangan Provision/allowance for
klaim reguarantor 680 4,795 -- 5,475 reguarantee receivable
Akumulasi rugi pajak 28,215 (28,215) -- -- Tax loss carry forward
Jumlah 347,729 5,406 (2,677) 350,458 Total
Penyisihan atas pajak tangguhan (196,736) 6,046 (190,690) Allowance for deferred tax
Neto 150,993 5,406 3,369 159,768 Net
Final Draft/09 Februari 2026 162 Paraf:
Page 1194
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
d. Aset (liabilitas) pajak tangguhan neto d. Deferred tax asset (liabilities) net
(lanjutan) (continued)
2024
Dikreditkan ke
laporan
(rugi) penghasilan
Dibebankan ke komprehensif lain/
laporan Credited to
laba rugi/ other
1 Januari/ Charged to comprehensive 31 Desember/
January 1 profit or loss (loss) income December 31
Liabilitas atas imbalan kerja 31,356 (1,253) 536 30,639 Liability for employee benefits
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai aset produktif 2,104,126 (1,866,232) -- 237,894 losses on earning assets
Estimasi klaim penjaminan 1,429 (216) -- 1,213 Estimated guarantee claim
Laba yang belum direalisasi Unrealized gain
atau efek-efek dalam kelompok on available-for-sale
tersedia untuk dijual - neto 5,167 -- (152) 5,015 securities - net
Estimasi klaim asuransi 489 966 1,455 Estimated insurance claim
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment losses
nilai piutang lain - lain 2,709 (1,836) -- 873 on other receivables
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai piutang garansi 695 (695) -- -- losses on guarantee receivables
Aset tetap 8,965 (3,721) -- 5,244 Premises and equipment
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai tresuri 87 (68) -- 19 losses on treasury
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai akseptasi 137 (22) -- 115 losses on acceptacy
Cadangan kerugian penurunan Allowance for impairment
nilai AYDA 32,957 -- -- 32,957 losses on AYDA
Penyesuaian atas liabilitas sewa 868 47 -- 915 Adjustment on lease liabilities
Penyesuaian atas aset hak guna (1,017) 29 -- (988) Adjustment on right-of-use asset
Peyisihan/cadangan insentif -- 3,483 -- 3,483 Provision/allowance for other benefit
Penyisihan/cadangan Provision/allowance for
klaim reguarantor -- 680 -- 680 reguarantee receivable
Akumulasi rugi pajak -- 28,215 -- 28,215 Tax loss carry forward
Jumlah 2,187,968 (1,840,623) 384 347,729 Total
Penyisihan atas pajak tangguhan (2,187,968) 1,991,232 -- (196,736) Allowance for deferred tax
Aset Pajak Tangguhan -- 150,609 384 150,993 Deferred tax Aset
’
e. Pemeriksaan pajak e. Tax assesment
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak Claims for tax refund
1. Surat keputusan DJP PPh 25/29 tahun 1. DGT decision letter Income Tax
pajak 2010 Article 25/29 fiscal year 2010
LPEI mengajukan permohonan restitusi LPEI submitted the overpayment
lebih bayar tahun pajak 2010 tax refund for fiscal year
sebesar Rp124.075. Dalam Surat 2010 amounting to Rp124,075. In the
Ketetapan Pajak Lebih Bayar Tax Assesment overpaid Letter
No. 00013/406/10/093/12 tanggal No. 00013/406/10/093/12 dated April
26 April 2012, Direktorat Jenderal 26, 2012, the Directorate General of
Pajak menetapkan pengembalian Taxation has decided the tax refund to
kepada LPEI sebesar Rp52.240. LPEI amounting to Rp52,240.
Selisih antara permohonan restitusi The difference in the overpayment of tax
lebih bayar tahun pajak 2010 dengan refund for fiscal year 2010 with SKP is
SKP disebabkan karena koreksi due to the correction of allowance of
cadangan kerugian penurunan nilai impairment losses financing and
pembiayaan dan piutang tahun pajak receivables in fiscal year 2010
2010 sebesar Rp71.835. amounting to Rp71,835.
LPEI telah mengajukan permohonan LPEI has filed the tax objection and tax
keberatan dan banding sebesar appeal amounting to Rp71,835
Rp71.835 terkait cadangan kerugian regarding the correction of allowance of
penurunan nilai pembiayaan dan impairment losses financing and
piutang yang diperbolehkan untuk receivables.
dibiayakan.
Final Draft/09 Februari 2026 163 Paraf:
Page 1195
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assesment (continued)
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak Claims for tax refund (continued)
(lanjutan)
1. Surat keputusan DJP PPh 25/29 tahun 1. DGT decision letter Income Tax
pajak 2010 (lanjutan) Article 25/29 fiscal year 2010
(continued)
Pada tanggal 30 Maret 2015, LPEI On March 30, 2015, LPEI has
menerima Putusan Pengadilan received
Pajak atas sengketa pajak copies of the Tax Court decision on
PPh Badan Tahun 2010 No. corporate income tax year 2010 No.
Put.59987/PP/M.IVB/15/2015 yang Put.59987/PP/M.IVB/15/2015 which
diumumkan tanggal 5 Maret 2015. was pronounced on March 5, 2015.
Pengadilan Pajak Republik Indonesia Tax Court Republic of Indonesia
mengabulkan seluruhnya permohonan granted the appeal of LPEI entirely on
banding LPEI atas SKPLB PPh Badan corporate income tax disputes in
Tahun 2010 dengan rincian sebagai 2010, with details as follows:
berikut:
Surat Ketetapan Pajak dan Surat Nomor keputusan
Tagihan Pajak yang dibatalkan/ pengadilan pajak/
Nomor Surat / Tax Assesment Letter canceled Dana yang dikembalikan/ Tax Court Decision
Letter Number by Tax Court Tax Refund Number
Put.59987/PP/M.IVB/15/2015 SKPLB PPh Badan Tahun 2010 75,508 Put.59987/PP/M.IVB/15/2015
Nomor 00013/406/10/093/12
Pada tanggal 27 April 2015, LPEI telah On April 27, 2015, LPEI has received a
menerima pengembalian dana dari kas refund from the state treasury in respect
negara sehubungan Putusan of the Tax Court Decision on
Pengadilan Pajak atas SKPLB PPh overpayment of 2010 Corporate Income
Badan tahun 2010 sebesar Rp75.508 Tax amounting to Rp75,508 (previously
(sebelumnya LPEI mencatat klaim atas LPEI recorded Tax Return Claim
kelebihan pembayaran pajak sebesar amounting to Rp71,835). The difference
Rp71.835). Selisih sebesar Rp3.673, of Rp3,673, has been recognized as
diakui sebagai penghasilan lain-lain. other income.
Pada tanggal 1 Juli 2016, LPEI On July 1, 2016, LPEI has received a
menerima surat dari Pengadilan Pajak letter from the Tax Court about Judicial
tentang Pemberitahuan Permohonan Review of Tax Court Decision on Tax
Peninjauan Kembali dan Penyerahan Dispute Cases of Corporate Income
Memori Peninjauan Kembali atas Tax 2010 submitted by Directorat
perkara sengketa pajak PPh Badan General of Taxes are:
tahun 2010 yang terdiri dari:
No. Surat Peninjauan Surat Ketetapan Pajak dan Surat Nomor keputusan
Kembali Direktorat Pajak/ Tagihan Pajak yang dibatalkan oleh pengadilan pajak/
Nomor Surat / No. Judicial Review Letter of Pengadilan Pajak/Tax Assesment Tax Court Decision
Letter Number Directorate General of Taxation Letter cancelled by Tax Court Number
MPK-2119T/PAN.Wk/2019 S- 3566/PJ.07/2015 SKPLB PPh tahun 2010 59990/PP/M.IVB/16/2015
No. 00013/406/10/093/12
Sehubungan dengan Surat Peninjauan In connection with the Judicial Review
Kembali diatas, LPEI telah memberikan Letter, LPEI has provided an answer in
jawaban berupa Kontra Memori the form of a Counter Memorandum
Peninjauan Kembali yang dikirimkan which was submitted to the Supreme
melalui Pengadilan Pajak pada tanggal Court through the Tax Court on July 28,
28 Juli 2016. 2016.
Final Draft/09 Februari 2026 164 Paraf:
Page 1196
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assesment (continued)
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak Claims for tax refund (continued)
(lanjutan)
Pada tanggal 27 Februari 2025, LPEI On February 27, 2025, LPEI received
menerima Putusan Mahkamah Agung the Supreme Court Decision Number
Nomor Put-5767/B/PK/Pjk/2024 tanggal Put-5767/B/PK/Pjk/2024 dated
16 Desember 2024 atas Sengketa December 16, 2024 regarding the Tax
Pajak Surat Ketetapan Pajak Lebih Dispute of the Tax Assessment Letter
Bayar Pajak Penghasilan Badan Tahun for Overpayment of Corporate Income
Pajak 2010 dengan Putusan Menolak Tax for the 2010 Tax Year with the
permohonan Peninjauan Kembali yang Decision Rejecting the Judicial Review
diajukan Direktur Jenderal Pajak. Application submitted by the Director
General of Taxes.
2. Surat keputusan DJP PPN tahun 2. DGT decision letter VAT fiscal year
pajak 2010 2010
Pada tanggal 26 April 2012, LPEI telah On April 26, 2012, LPEI has received
menerima beberapa SKP dan STP PPN several TALs and TCL of VAT
dengan total seluruhnya sebesar amounting to Rp34,283 as follows:
Rp34.283 dengan rincian sebagai
berikut:
Pokok/ Denda/
Principal (Rp) Penalty (Rp)
Tahun pajak 2010 Fiscal year 2010
SKP PPN Masa Januari 2010 TAL PPN January 2010
No. 00068/207/10/093/12 7,201 3,457 No. 00068/207/10/093/12
SKP PPN Masa Februari 2010 TAL PPN February 2010
No. 00069/207/10/093/12 5,433 2,608 No. 00069/207/10/093/12
SKP PPN Masa Maret 2010 TAL PPN March 2010
No. 00070/207/10/093/12 7,772 3,731 No. 00070/207/10/093/12
STP PPN Masa Januari 2010 TCL PPN January 2010
No. 00037/107/10/093/12 -- 1,440 No. 00037/107/10/093/12
STP PPN Masa Februari 2010 TCL PPN February 2010
No. 00038/107/10/093/12 -- 1,087 No. 00038/107/10/093/12
STP PPN Masa Maret 2010 TCL PPN March 2010
No. 00039/107/10/093/12 -- 1,554 No. 00039/107/10/093/12
Total 20,406 13,877 Total
LPEI mengajukan keberatan dan LPEI appealed against the assesment
banding atas penetapan SKPKB PPN of underpayment of VAT in fiscal year
tahun pajak 2010, karena atas 2010, because the interest income from
pendapatan bunga dari pemberian financing and receivables to debtors is
pinjaman kepada debitur tidak terutang not subject to VAT according to VAT
PPN sesuai UU PPN No. 18 tahun Law No. 18 year 2000.
2000.
Pada tanggal 30 Maret 2015, LPEI On March 30, 2015, LPEI received the
menerima Putusan Pengadilan Pajak Tax Court decision on the dispute for
atas sengketa pajak PPN masa pajak VAT tax period in January 2010,
Januari 2010, Februari 2010, dan Maret February 2010, and March 2010 with
2010 dengan putusan mengabulkan the decision to approve entirely the
seluruhnya permohonan banding LPEI appeal of LPEI on the tax Assesment
atas SKPKB PPN masa Januari sampai over the period from January to March
dengan Maret 2010 dengan rincian 2010 with the following details:
sebagai berikut:
Final Draft/09 Februari 2026 165 Paraf:
Page 1197
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assesment (continued)
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak Claims for tax refund (continued)
(lanjutan)
2. Surat keputusan DJP PPN tahun 2. DGT decision letter VAT fiscal year
pajak 2010 (lanjutan) 2010 (continued)
Surat Ketetapan yang
dibatalkan/
Nomor keputusan Tax Assesment Letter Dana yang dikembalikan/ Nomor keputusan pengadilan
Pengadilan pajak canceled by Tax Court Tax Refund pajak/Tax court decision number
SKPKB PPN Masa Januari 2010
59988/PP/M.IVB/16/2014 No. 00068/207/10/093/12 10,658 59988/PP/M.IVB/16/2014
SKPKB PPN Masa Februari 2010
59989/PP/M.IVB/16/2014 No. 00069/207/10/093/12 8,041 59989/PP/M.IVB/16/2014
SKPKB PPN Masa Maret 2010
59990/PP/M.IVB/16/2014 No. 00070/207/10/093/12 11,503 59990/PP/M.IVB/16/2014
Total 30,202 Total
Pada tanggal 27 April 2015, LPEI telah On April 27, 2015, LPEI received a
menerima pengembalian dana dari kas refund from the state treasury in respect
negara sehubungan pembatalan of the cancellation of SKPKB VAT the
SKPKB PPN masa Januari sampai tax Assesment period from January to
dengan Maret 2010 sebesar Rp30.202. March 2010 amounting to Rp30,202.
Sehubungan perkara sengketa pajak In respect of past VAT tax dispute case
PPN masa Januari 2010, Februari in January 2010, February 2010, and
2010, dan Maret 2010 telah dikabulkan March 2010 had been granted entirely
seluruhnya oleh Pengadilan Pajak, by the Tax Court, then in accordance
maka sesuai dengan pasal 34 Putusan with article 34 of Decision of
Menteri Keuangan nomor PMK. the Minister of Finance number
8/PMK.03/2013 maka, atas STP PPN PMK.8/PMK.03/2013, the sanction
secara otomatis akan dibatalkan secara (STP) of Value Added Tax automatically
jabatan oleh Kantor Pajak. canceled by the office of the Tax Office.
Pada tanggal 17 September 2015, LPEI On September 17, 2015, LPEI received
menerima Surat Keputusan Pembatalan a Letter of Cancellation of STP from
STP secara jabatan dari Direktorat Directorate General of Taxation with the
Jenderal Pajak dengan rincian sebagai following details:
berikut:
Surat Tagihan Pajak yang
dibatalkan Pengadilan
Pajak/ Nomor keputusan pengadilan
Nomor Surat / (Tax Assesment Letter Jumlah nominal/ pajak/
Letter Number canceled by Tax Court) Nominal amount Tax Court Decision Number
Kep 1673/WPJ.19/2015 STP PPN Masa Januari 2010
Tanggal 15-0902015 No. 00037/107/10/093/12 1,440 59988/PP/M.IVB/16/2014
Kep-1674/WPJ.19/2015 STP PPN Masa Februari 2010
Tanggal 15-09-2015 No. 00038/107/10/093/12 1,087 59989/PP/M.IVB/16/2014
Kep-1675/WPJ.19/2015 STP PPN Masa Maret 2010
Tanggal 15-09-2015 No. 00039/107/10/093/12 1,554 59990/PP/M.IVB/16/2014
4,081
Final Draft/09 Februari 2026 166 Paraf:
Page 1198
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assesment (continued)
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak Claims for tax refund (continued)
(lanjutan)
2. Surat keputusan DJP PPN tahun 2. DGT decision letter VAT fiscal year
pajak 2010 (lanjutan) 2010 (continued)
Pada tanggal 1 Juli 2016, LPEI On July 1, 2016, LPEI received a letter
menerima surat dari Pengadilan Pajak from the Tax Court about Judicial
tentang Pemberitahuan Permohonan Review of Tax Court Decision on tax
Peninjauan Kembali dan Penyerahan dispute case in 2010 of VAT. The
Memori Peninjauan Kembali atas Judicial Review from Directorate
perkara sengketa pajak PPN tahun General of Tax consists of:
2010 yang terdiri dari:
No. Surat Peninjauan Surat Ketetapan Pajak dan Surat Nomor keputusan
Kembali Direktorat Pajak/ Tagihan Pajak yang dibatalkan oleh pengadilan pajak/
Nomor Surat / No. Judicial Review Letter of Pengadilan Pajak/Tax Assesment Tax Court Decision
Letter Number Directorate General of Taxation Letter cancelled by Tax Court Number
MPK-2116T/PAN.Wk/2016 S- 3563/PJ.07/2015 SKPKB PPN Masa Maret 2010 59987/PP/M.IVB/15/2015
No. 00070/207/10/093/12
Sehubungan dengan Surat Peninjauan In connection with the above Judicial
Kembali diatas, LPEI telah memberikan Review Letter, LPEI has provided an
jawaban berupa Kontra Memori answer in the form of a Counter
Peninjauan Kembali atas Memori Memorandum which was submitted to
Peninjauan Kembali kepada Mahkamah the Supreme Court through the Tax
Agung yang dikirimkan melalui Court on July 28, 2016
Pengadilan Pajak pada tanggal 28 Juli
2016.
Pada tanggal 27 Februari 2025, LPEI On February 27, 2025, LPEI received
menerima Putusan Mahkamah Agung the Supreme Court Decision Number
Nomor Put-5913 B/PK/Pjk/2024 tanggal Put-5913 B/PK/Pjk/2024 dated
18 Desember 2024 atas Sengketa December 18, 2024 regarding the Tax
Pajak yang timbul dari Surat Ketetapan Dispute arising from the Tax
Pajak Kurang Bayar Pajak Assessment Letter for Underpayment of
Pertambahan Nilai Masa Maret 2010 Value Added Tax for the March 2010
dengan Putusan Menolak Permohonan Period with the Decision Rejecting the
Peninjauan Kembali yang diajukan oleh Application for Judicial Review
Direktur Jenderal Pajak. submitted by the Director General of
Taxes.
Final Draft/09 Februari 2026 167 Paraf:
Page 1199
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assesment (continued)
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak Claims for tax refund (continued)
(lanjutan)
2. Surat keputusan DJP PPN tahun 2. DGT decision letter VAT fiscal year
pajak 2010 (lanjutan) 2010 (continued)
Pada tanggal 4 September 2017, LPEI On September 4, 2017, LPEI received
menerima surat dari Pengadilan Pajak letter from the Tax Court about Judicial
tentang Pemberitahuan Permohonan Review of Tax Court Decision on Tax
Peninjauan Kembali dan Penyerahan Dispute Cases of VAT for Period
Memori Peninjauan Kembali atas February 2010.
perkara sengketa pajak PPN Masa
Pajak Februari 2010.
No. Surat Peninjauan Surat Ketetapan Pajak dan Surat Nomor keputusan
Kembali Direktorat Pajak/ Tagihan Pajak yang dibatalkan oleh pengadilan pajak/
Nomor Surat / No. Judicial Review Letter of Pengadilan Pajak/Tax Assesment Tax Court Decision
Letter Number Directorate General of Taxation Letter cancelled by Tax Court Number
MPK-2118/PAN/2017 S- 3573/PJ.07/2015 SKPKB PPN Masa Februari 2010 59989/PP/M.IVB/16/2015
No. 00069/207/10/093/12
Sehubungan dengan Surat Peninjauan In connection with the Judicial Review
Kembali diatas, LPEI telah memberikan Letter, LPEI has provided an answer in
jawaban berupa Kontra Memori the form of a Counter Memorandum
Peninjauan Kembali pada tanggal which was submitted to the Supreme
25 Februari 2019. Court through the Tax Court on
February 25, 2019.
Pada tanggal 20 Mei 2021, On May 20, 2021, LPEI
LPEI menerima Putusan Mahkamah received Indonesia Supreme Court
Agung No. 477/B/PK/Pjk/2021 tanggal Decision No. 477/B/PK/Pjk/2021
18 Maret 2021 yang memutuskan dated March 18, 2021 and the
menolak Peninjauan Kembali Supreme Court has decided
Direktorat Jenderal Pajak No. to refuse Judicial Review Directorate
Put-59989/PP/M.IVB/16/2015 tanggal General of Taxation No. Put-
5 Maret 2015 tentang Surat Ketetapan 59989/PP/M.IVB/16/2015 dated March
Pajak Pertambahan Nilai masa Pajak 5, 2015 regarding Tax Assesments
Februari 2010. Letter of VAT for the period Februari
2010.
Final Draft/09 Februari 2026 168 Paraf:
Page 1200
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. Perpajakan (lanjutan) 17. Taxes (continued)
e. Pemeriksaan pajak (lanjutan) e. Tax assesment (continued)
Klaim atas kelebihan pembayaran pajak Claims for tax refund (continued)
(lanjutan)
2. Surat keputusan DJP PPN tahun 2. DGT decision letter VAT fiscal year
pajak 2010 (lanjutan) 2010 (continued)
Pada tanggal 28 Januari 2019, LPEI On January 28, 2019, LPEI received a
menerima surat dari Pengadilan Pajak letter from the Tax Court regarding the
tentang Pemberitahuan Permohonan Notice of Review Application and
Peninjauan Kembali dan Penyerahan Submission of Review Memory on the
Memori Peninjauan Kembali atas January 2010 VAT tax dispute case.
perkara sengketa pajak PPN Masa
Pajak Januari 2010.
No. Surat Peninjauan Surat Ketetapan Pajak dan Surat Nomor keputusan
Kembali Direktorat Pajak/ Tagihan Pajak yang dibatalkan oleh pengadilan pajak/
Nomor Surat / No. Judicial Review Letter of Pengadilan Pajak/Tax Assesment Tax Court Decision
Letter Number Directorate General of Taxation Letter cancelled by Tax Court Number
MPK-2117/PAN.Wk/2019 S- 3574/PJ.07/2015 SKPKB PPN Masa Januari 2010 59988/PP/M.IVB/16/2015
No. 00068/207/10/093/12
Sehubungan dengan Surat Peninjauan In connection with the Judicial Review
Kembali diatas, LPEI telah memberikan Letter, LPEI has provided an answer in
jawaban berupa Kontra Memori the form of a Counter Memorandum
Peninjauan Kembali pada tanggal which was submitted to the Supreme
25 Februari 2019. Court through the Tax Court on
February 25, 2019.
Sampai dengan tanggal penyelesaian Until the date of completion of the
laporan keuangan konsolidasian ini, consolidated financial statements, LPEI
LPEI belum menerima Putusan has not received the Supreme Court
Mahkamah Agung atas Peninjauan Decision of the Judicial Review of Tax
Kembali yang diajukan oleh Direktorat Court Decision on Tax Dispute Case of
Jenderal Pajak atas Putusan VAT January 2010 proposed by the
Pengadilan Pajak terhadap sengketa Directorate General of Taxes.
PPN Masa Januari 2010.
Final Draft/09 Februari 2026 169 Paraf:
Page 1201
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan 18. Debt Securities Issued
Rincian efek-efek utang yang diterbitkan The details of debt securities issued based on
berdasarkan tempat terdaftar adalah sebagai listed country location are as follows:
berikut:
2025 2024
Dalam Negeri Domestic
Rupiah 4,321,273 8,140,064 Rupiah
Total 4,321,273 8,140,064 Total
Rincian efek-efek utang yang diterbitkan The details of debt securities issued based on
berdasarkan jenis dan mata uang adalah type and currency are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank III Tahap IV - 2017 Shelf Registration Offering III - 2017
Seri E 1,266,000 1,266,000 Series E
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank III Tahap VI - 2018 Shelf Registration Offering III - 2018
Seri C -- 206,000 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase I
Eximbank IV Tahap I - 2018 Shelf Registration Offering IV - 2018
Seri C -- 1,756,000 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase II
Eximbank IV Tahap II - 2018 Shelf Registration Offering IV - 2018
Seri D -- 1,324,000 Series D
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase III
Eximbank IV Tahap III - 2018 Shelf Registration Offering IV - 2018
Seri D -- 380,000 Series D
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Tahap IV - 2019 Shelf Registration Offering IV - 2019
Seri D 278,000 278,000 Series D
Seri E 349,000 349,000 Series E
Seri F 625,000 625,000 Series F
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase V
Eximbank IV Tahap V - 2019 Shelf Registration Offering IV - 2019
Seri D 737,000 737,000 Series D
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank IV Tahap VI - 2019 Shelf Registration Offering IV - 2019
Seri D 714,500 714,500 Series D
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII
Eximbank IV Tahap VII - 2019 Shelf Registration Offering IV - 2019
Seri D 112,000 112,000 Series D
Seri E 219,750 219,750 Series E
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VIII
Eximbank IV Tahap VIII - 2019 Shelf Registration Offering IV - 2019
Seri C 22,500 22,500 Series C
4,323,750 7,989,750
Dikurangi: Less:
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (2,477) (4,686) Unamortized bonds issuance cost
4,321,273 7,985,064
Final Draft/09 Februari 2026 170 Paraf:
Page 1202
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
2025 2024
Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Sukuk Mudharabah Phase II
Indonesia Eximbank I Tahap II - 2018 Shelf Registration Offering I - 2018
Seri D -- 155,000 Series D
-- 155,000
Neto 4,321,273 8,140,064 Net
Rincian efek-efek utang yang diterbitkan The details of debt securities issued based on
berdasarkan pihak-pihak: parties:
2025 2024
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Obligasi 400,000 2,330,000 Bonds
Sukuk Mudharabah -- 75,000 Sukuk Mudharabah
400,000 2,405,000
Pihak ketiga Third parties
Obligasi 3,923,750 5,659,750 Bonds
Sukuk Mudharabah -- 80,000 Sukuk Mudharabah
3,923,750 5,739,750
Total 4,323,750 8,144,750 Total
Dikurangi: Less:
Beban emisi obligasi yang belum
diamortisasi (2,477) (4,686) Unamortized bonds issuance cost
(2,477) (4,686)
Neto 4,321,273 8,140,064 Net
a. Obligasi Berkelanjutan Indonesia a. Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Eximbank III Tahap IV 2017 Registration Offering III 2017
Pada bulan Februari 2017, LPEI In February 2017, LPEI issued Indonesia
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Eximbank Phase IV Shelf Registration
Indonesia Eximbank III Tahap IV 2017 Offering III 2017 with a face value of
dengan nilai nominal keseluruhan sebesar Rp5,221,000, with details as follows:
Rp5.221.000, dengan rincian sebagai
berikut:
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank III Shelf Registration
Tahap IV - 2017 Offering III - 2017
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank III Tahap IV 3 Maret/ Shelf Registration
2017 Seri A 861,000 March 2018 7.40% tetap/fixed Offering III - 2017 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank III Tahap IV 23 Februari/ Shelf Registration
2017 Seri B 1,339,000 February 2020 8.40% tetap/fixed Offering III - 2017 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank III Tahap IV 23 Februari/ Shelf Registration
2017 Seri C 748,000 February 2022 8.90% tetap/fixed Offering III - 2017 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank III Tahap IV 23 Februari/ Shelf Registration
2017 Seri D 1,007,000 February 2024 9.20% tetap/fixed Offering III - 2017 Series D
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank III Tahap IV 23 Februari/ Shelf Registration
2017 Seri E 1,266,000 February 2027 9.40% tetap/fixed Offering III - 2017 Series E
Final Draft/09 Februari 2026 171 Paraf:
Page 1203
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
a. Obligasi Berkelanjutan Indonesia a. Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Eximbank III Tahap IV 2017 (lanjutan) Registration Offering III 2017
(continued)
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering III
Eximbank III dengan target dana yang targeted funds to be raised amounting to
akan dihimpun sebesar Rp24.000.000, Rp24,000,000, that is planned to be fully
yang direncanakan untuk dikeluarkan issued within 2 years.
secara penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed in Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 24 Februari 2017. Exchange on February 24, 2017. Interest
Jadwal pembayaran bunga adalah is payable quarterly starting on May 23,
triwulanan dan pembayaran pertama 2017.
dilakukan pada tanggal 23 Mei 2017.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Eximbank III Tahap IV 2017 Seri A, B, C, Registration Offering III 2017 Series A, B,
dan D telah jatuh tempo dan dilunasi pada C, and D were fully paid upon maturity on
tanggal 3 Maret 2018, 23 Februari 2020, March 3, 2018, February 23, 2020,
23 Februari 2022, dan 23 Februari 2024. February 23, 2022, and February 23,
2024, respectively.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank III Phase IV Shelf Registration Offering III
Tahap IV 2017 adalah PT Bank Mandiri 2017 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of
penerbitan obligasi Berkelanjutan the Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Indonesia Eximbank III Tahap IV 2017 Registration Offering III 2017 were used
digunakan untuk pembiayaan produktif to finance earning assets in the form of
dalam bentuk pembiayaan ekspor. export financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank III Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Tahap IV 2017 sebesar Rp6.556 yang Registration Offering III 2017 amounting
dikurangkan langsung dari hasil emisi to Rp6,556 as a deduction from the
Obligasi Berkelanjutan Indonesia proceeds of the Indonesia Eximbank
Eximbank III Tahap IV 2017 dan Phase IV Shelf Registration Offering III
diamortisasi selama jangka waktu obligasi 2017 and amortized over the term of the
tersebut dengan metode suku bunga bonds using the effective interest rate
efektif. method.
b. Obligasi Berkelanjutan Indonesia b. Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank III Tahap VI 2018 Registration Offering III 2018
Pada bulan Februari 2018, LPEI In February 2018, LPEI issued Indonesia
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Eximbank Phase VI Shelf Registration
Indonesia Eximbank III Tahap VI 2018 Offering III 2018 with a face value of
dengan nilai nominal keseluruhan sebesar Rp2,466,000 with details as follows:
Rp2.466.000 dengan rincian sebagai
berikut:
Final Draft/09 Februari 2026 172 Paraf:
Page 1204
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Indonesia b. Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank III Tahap VI 2018 (lanjutan) Registration Offering III 2018
(continued)
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank III Shelf Registration
Tahap VI - 2018 Offering III - 2018
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank III Tahap VI 14 Februari/ Shelf Registration
2018 Seri A 610,000 February 2021 6.35% tetap/fixed Offering III - 2018 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank III Tahap VI 14 Februari/ Shelf Registration
2018 Seri B 1,650,000 February 2023 6.70% tetap/fixed Offering III - 2018 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank III Tahap VI 14 Februari/ Shelf Registration
2018 Seri C 206,000 February 2025 6.90% tetap/fixed Offering III - 2018 Series C
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering III
Eximbank III dengan target dana yang targeted funds to be raised amounting to
akan dihimpun sebesar Rp24.000.000, Rp24,000,000, that is planned to be fully
yang direncanakan untuk dikeluarkan issued within 2 years.
secara penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed on Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 15 Februari 2018. Exchange on February 15, 2018. Interest is
Jadwal pembayaran bunga adalah payable quarterly starting on May 14,
triwulanan dan pembayaran pertama 2018.
dilakukan pada tanggal 14 Mei 2018.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank III Tahap VI 2018 Seri A, Seri B, Registration Offering III 2018 Series A, B,
dan Seri C telah jatuh tempo dan dilunasi and C were fully paid upon maturity on
pada tanggal 14 Februari 2021, February 14, 2021, February 14, 2023, and
14 Februari 2023, dan 14 Februari 2025. February 14, 2025, respectively.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank III Phase VI Shelf Registration Offering III
Tahap VI 2018 adalah PT Bank Mandiri 2018 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of the
penerbitan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Indonesia Eximbank III Tahap VI 2018 Registration Offering III 2018 were used to
digunakan untuk pembiayaan produktif finance earning assets in the form of export
dalam bentuk pembiayaan ekspor. financing.
Final Draft/09 Februari 2026 173 Paraf:
Page 1205
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
b. Obligasi Berkelanjutan Indonesia b. Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank III Tahap VI 2018 (lanjutan) Registration Offering III 2018
(continued)
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank III Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Tahap VI 2018 sebesar Rp3.783 yang Registration Offering III 2018 amounting to
dikurangkan langsung dari hasil Rp3,783 as a deduction from the proceeds
emisi Obligasi Berkelanjutan Indonesia of the Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank III Tahap VI 2018 dan Registration Offering III 2018 and
diamortisasi selama jangka waktu obligasi amortized over the term of the bonds using
tersebut dengan metode suku bunga the effective interest rate method.
efektif.
Selama periode efektif PUB III, LPEI telah During the Shelf Registration Offering
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap Bond III period, LPEI has issued Bond
I sampai dengan Tahap VI dengan total Phase I to Phase VI with total funds raised
dana yang dihimpun sebesar amounting to Rp21,772,000, the deficiency
Rp21.772.000 adapun jumlah target dana of the target amount of funds raised is
yang kurang dihimpun adalah sebesar Rp2,228,000 from target funds amounting
Rp2.228.000 dari total target dana yang to Rp24,000,000.
dihimpun sebesar Rp24.000.000.
Dalam rangka pemenuhan terhadap In order to comply with OJK Regulation No.
Peraturan OJK No. 36/POJK.04/2014 36/POJK.04/2014 dated December 8, 2014
tanggal 8 Desember 2014 tentang on Shelf Registration Offering of Debt
Penawaran Umum Berkelanjutan Efek Securities and/or Sukuk, LPEI announced
Bersifat Utang dan/atau Sukuk, LPEI telah Discontinuation of Shelf Registration
mengumumkan Penghentian PUB III pada Offering Bond III on LPEI’s official Website
Laman resmi LPEI dan Bursa Efek and Indonesian Stock Exchange’s (IDX)
Indonesia pada tanggal 28 Februari 2018. official Website LPEI on February 28,
2018.
c. Obligasi Berkelanjutan Indonesia c. Indonesia Eximbank Phase I Shelf
Eximbank IV Tahap I 2018 Registration Offering IV 2018
Pada bulan Juni 2018, LPEI menerbitkan In June 2018, LPEI issued Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase I Shelf Registration
Eximbank IV Tahap I 2018 dengan Offering IV 2018 with a face value of
nilai nominal keseluruhan sebesar Rp2,729,000 with details as follows:
Rp2.729.000 dengan rincian sebagai
berikut:
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase I
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap I - 2018 Offering IV - 2018
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase I
Eximbank IV Tahap I 6 Juni/ Shelf Registration
2018 Seri A 938,000 June 2021 7.50% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase I
Eximbank IV Tahap I 6 Juni/ Shelf Registration
2018 Seri B 35,000 June 2023 7.70% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase I
Eximbank IV Tahap I 6 Juni/ Shelf Registration
2018 Seri C 1,756,000 June 2025 8.30% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series C
Final Draft/09 Februari 2026 174 Paraf:
Page 1206
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
c. Obligasi Berkelanjutan Indonesia c. Indonesia Eximbank Phase I Shelf
Eximbank IV Tahap I 2018 (lanjutan) Registration Offering IV 2018
(continued)
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering IV
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga with fixed interest rate and targeted fund to
tetap dengan target dana yang akan be raised of Rp26,000,000, that is planned
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang to be fully issued within 2 years.
direncanakan untuk dikeluarkan secara
penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed in Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 7 Juni 2018. Exchange on June 7, 2018. Interest is
Jadwal pembayaran bunga adalah payable quarterly starting on September 6,
triwulanan dan pembayaran pertama 2018.
dilakukan pada tanggal 6 September
2018.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase I Shelf
Eximbank IV Tahap I 2018 Seri A, B, dan Registration Offering IV 2018 Series A, B,
C telah jatuh tempo dan dilunasi pada and C were fully paid upon maturity on
tanggal 6 Juni 2021, 6 Juni 2023, dan 6 June 6, 2021, June 6, 2023, and June 6,
Juni 2025. 2025.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase I Shelf Registration Offering IV 2018
Tahap I 2018 adalah PT Bank Mandiri is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. The net
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari proceeds from the issuance of the
penerbitan obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase I Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap I 2018 Registration Offering IV 2018 were used to
digunakan untuk pembiayaan produktif finance earning assets in the form of export
dalam bentuk pembiayaan ekspor. financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase I Shelf
Tahap I 2018 sebesar Rp4.749, yang Registration Offering IV 2018 amounting to
dikurangkan langsung dari hasil emisi Rp4,749, as a deduction from the proceeds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia of the Indonesia Eximbank Phase I Shelf
Eximbank IV Tahap I 2018 dan Registration Offering IV 2018 and
diamortisasi selama jangka waktu obligasi amortized over the term of the bonds using
tersebut dengan metode suku bunga the effective interest rate method.
efektif.
Final Draft/09 Februari 2026 175 Paraf:
Page 1207
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
d. Obligasi Berkelanjutan Indonesia d. Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Eximbank IV Tahap II 2018 Registration Offering IV 2018
Pada bulan September 2018, LPEI In September 2018, LPEI issued Indonesia
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Eximbank Phase II Shelf Registration
Indonesia Eximbank IV Tahap II 2018 Offering IV 2018 with a face value of
dengan nilai nominal keseluruhan sebesar Rp2,514,100 with details as follows:
Rp2.514.100 dengan rincian sebagai
berikut:
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase II
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap II - 2018 Offering IV - 2018
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase II
Eximbank IV Tahap II 15 September/ Shelf Registration
2018 Seri A 724,400 September 2019 7.00% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase II
Eximbank IV Tahap II 5 September/ Shelf Registration
2018 Seri B 190,000 September 2021 7.50% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase II
Eximbank IV Tahap II 5 September / Shelf Registration
2018 Seri C 275,700 September 2023 8.40% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase II
Eximbank IV Tahap II 5 September / Shelf Registration
2018 Seri D 1,324,000 September 2025 8.75% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series D
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering IV
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga with fixed interest rate and targeted fund
tetap dengan target dana yang akan to be raised of Rp26,000,000, that is
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang planned to be fully issued within 2 years.
direncanakan untuk dikeluarkan secara
penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed on Indonesia
Indonesia pada tanggal 6 September Stock Exchange on September 6, 2018.
2018. Jadwal pembayaran bunga adalah Interest is payable quarterly starting on
triwulanan dan pembayaran pertama December 5, 2018.
dilakukan pada tanggal 5 Desember 2018.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Eximbank IV Tahap II 2018 Seri A, Seri B, Registration Offering IV 2018 Series A, B,
Seri C, dan Seri D telah jatuh tempo dan C. and D were fully paid upon maturity on
dilunasi pada tanggal 15 September 2019, September 15, 2019, September 5, 2021,
5 September 2021, 5 September 2023, September 5, 2023, and September 5,
dan 5 September 2025. 2025 respectively.
Final Draft/09 Februari 2026 176 Paraf:
Page 1208
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
d. Obligasi Berkelanjutan Indonesia d. Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Eximbank IV Tahap II 2018 (lanjutan) Registration Offering IV 2018
(continued)
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase II Shelf Registration Offering IV
Tahap II 2018 adalah PT Bank Mandiri 2018 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of the
penerbitan obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap II 2018 Registration Offering IV 2018 were used to
digunakan untuk pembiayaan produktif finance earning assets in the form of
dalam bentuk pembiayaan ekspor. export financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Tahap II 2018 sebesar Rp3.912 yang Registration Offering IV 2018 amounting to
dikurangkan langsung dari hasil emisi Rp3,912 as a deduction from the proceeds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia of the Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Eximbank IV Tahap II 2018 dan Registration Offering IV 2018 and
diamortisasi selama jangka waktu obligasi amortized over the term of the bonds using
tersebut dengan metode suku bunga the effective interest rate method.
efektif.
e. Obligasi Berkelanjutan Indonesia e. Indonesia Eximbank Phase III Shelf
Eximbank IV Tahap III 2018 Registration Offering IV 2018
Pada bulan November 2018, LPEI In November 2018, LPEI issued Indonesia
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Eximbank Phase III Shelf Registration
Indonesia Eximbank IV Tahap III 2018 Offering IV 2018 with a face value of
dengan nilai nominal keseluruhan sebesar Rp1,004,000 with details as follows:
Rp1.004.000 dengan rincian sebagai
berikut:
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase III
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap III - 2018 Offering IV - 2018
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase III
Eximbank IV Tahap III 18 November/ Shelf Registration
2018 Seri A 515,000 November 2019 8.25% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase III
Eximbank IV Tahap III 8 November/ Shelf Registration
2018 Seri B 81,000 November 2021 8.75% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase III
Eximbank IV Tahap III 8 November/ Shelf Registration
2018 Seri C 28,000 November 2023 9.25% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase III
Eximbank IV Tahap III 8 November/ Shelf Registration
2018 Seri D 380,000 November 2025 9.75% tetap/fixed Offering IV - 2018 Series D
Final Draft/09 Februari 2026 177 Paraf:
Page 1209
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
e. Obligasi Berkelanjutan Indonesia e. Indonesia Eximbank Phase III Shelf
Eximbank IV Tahap III 2018 (lanjutan) Registration Offering IV 2018
(continued)
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering IV
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga with fixed interest rate and targeted fund to
tetap dengan target dana yang akan be raised of Rp26,000,000, that plan to be
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang fully issued within 2 years.
direncanakan untuk dikeluarkan secara
penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed on Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 9 November 2018. Exchange on November 9, 2018. Interest is
Jadwal pembayaran bunga adalah payable quarterly starting on February 8,
triwulanan dan pembayaran pertama 2019.
dilakukan pada tanggal 8 Februari 2019.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase III Shelf
Eximbank IV Tahap III 2018 Seri A, Seri B, Registration Offering IV 2018 Series A, B,
Seri C, dan Seri D telah jatuh tempo dan C, and D were fully paid upon maturity on
dilunasi pada tanggal 18 November 2019, November 18, 2019, November 8, 2021,
8 November 2021, 8 November 2023, dan November 8, 2023, and November 8, 2025
8 November 2025. respectively.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase III Shelf Registration Offering IV
Tahap III 2018 adalah PT Bank Mandiri 2018 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of the
penerbitan obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase III Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap III 2018 Registration Offering IV 2018 were used to
digunakan untuk pembiayaan produktif finance earning assets in the form of export
dalam bentuk pembiayaan ekspor. financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase III Shelf
Tahap III 2018 sebesar Rp2.996 yang Registration Offering IV 2018 amounting to
dikurangkan langsung dari hasil emisi Rp2,996 as a deduction from the proceeds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia of the Indonesia Eximbank Phase III Shelf
Eximbank IV Tahap III 2018 dan Registration Offering IV 2018 and
diamortisasi selama jangka waktu obligasi amortized over the term of the bonds using
tersebut dengan metode suku bunga the effective interest rate method.
efektif.
f. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan f. Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Indonesia Eximbank I Tahap II 2018 Sukuk Mudharabah I 2018
Pada bulan November 2018, LPEI On November 2018, LPEI issued Shelf
menerbitkan Sukuk Mudharabah Sukuk Mudharabah I Indonesia Eximbank
Berkelanjutan I Indonesia Eximbank Phase II Year 2018 (“Shelf Sukuk
Tahap II Tahun 2018 (“Sukuk Mudharabah Mudharabah”) amounting to Rp630,500,
Berkelanjutan”) sebesar Rp630.500, with detail as follows:
dengan rincian sebagai berikut:
Final Draft/09 Februari 2026 178 Paraf:
Page 1210
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
f. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan f. Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Indonesia Eximbank I Tahap II 2018 Sukuk Mudharabah I 2018 (continued)
(lanjutan)
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Sukuk Mudharabah Shelf Sukuk Mudharabah I
Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank
Eximbank I Tahap II - 2018 Phase II - 2018
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Shelf Sukuk Mudharabah I
Eximbank I Tahap II 18 November/ Indonesia Eximbank
2018 Seri A 211,500 November 2019 8.25% Phase II - 2018 Series A
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Shelf Sukuk Mudharabah I
Eximbank I Tahap II 8 November/ Indonesia Eximbank
2018 Seri B 250,000 November 2021 8.75% Phase II - 2018 Series B
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Shelf Sukuk Mudharabah I
Eximbank I Tahap II 8 November/ Indonesia Eximbank
2018 Seri C 14,000 November 2023 9.25% Phase II - 2018 Series C
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Indonesia Shelf Sukuk Mudharabah I
Eximbank I Tahap II 8 November/ Indonesia Eximbank
2018 Seri D 155,000 November 2025 9.75% Phase II - 2018 Series D
Penerimaan dana dari penerbitan Sukuk The fund received from Sukuk
Mudharabah ini digunakan untuk Mudharabah issuance will be used to
pemberian pembiayaan produktif dalam finance earning assets in the form of
bentuk pembiayaan ekspor berdasarkan export financing with sharia principles.
prinsip syariah.
Nisbah pemegang Sukuk Mudharabah Customer’s nisbah of Sukuk Mudharabah
Seri A adalah sebesar 43,42% dengan Series A at 43.42% with profit sharing
indikatif bagi hasil setara 8,25% per tahun, indicative equivalent at 8.25% per annum,
berjangka waktu 370 Hari Kalender sejak with 370 days calendar tenor since
Tanggal Emisi. Nisbah pemegang Sukuk Issuance Date. Customer’s nisbah of
Mudharabah Seri B adalah sebesar Sukuk Mudharabah Series B at 46.05%
46,05% dengan indikatif bagi hasil setara with profit sharing indicative equivalent at
8,75% per tahun, berjangka waktu 3 (tiga) 8.75% per annum, with 3 (three) years
tahun sejak Tanggal Emisi yaitu tenor since Issuance Date in November 8,
8 November 2018. Nisbah pemegang 2018. Customer’s nisbah of Sukuk
Sukuk Mudharabah Seri C adalah sebesar Mudharabah Series C at 48.68% with
48,68% dengan indikatif bagi hasil setara profit sharing indicative equivalent at
9,25% per tahun, berjangka waktu 5 (lima) 9.25% per annum, with 5 (five) years
tahun sejak Tanggal Emisi yaitu tenor since Issuance Date in November 8,
8 November 2018. Nisbah pemegang 2018. Customer’s nisbah of Sukuk
Sukuk Mudharabah Seri D adalah sebesar Mudharabah Series D at 51.32% with
51,32% dengan indikatif bagi hasil setara profit sharing indicative equivalent at
9,75% per tahun, berjangka waktu 7 9.75% per annum with 7 (seven) years
(tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi yaitu tenor since Issuance Date in November 8,
8 November 2018. Sukuk Mudharabah ini 2018. This Sukuk Mudharabah is listed at
terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Indonesian Stock Exchange.
Final Draft/09 Februari 2026 179 Paraf:
Page 1211
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
f. Sukuk Mudharabah Berkelanjutan f. Indonesia Eximbank Phase II Shelf
Indonesia Eximbank I Tahap II 2018 Sukuk Mudharabah I 2018 (continued)
(lanjutan)
Pendapatan bagi hasil akan dibayarkan The profit sharing income is paid quarterly
setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan based on profit sharing income payment
tanggal pembayaran pendapatan bagi date of Sukuk Mudharabah. The first profit
hasil Sukuk Mudharabah. Pembayaran sharing income payment of Sukuk
pendapatan bagi hasil pertama Sukuk Mudharabah Series A, B, C, and D will be
Mudharabah seri A, B, C, dan D akan paid on February 8, 2019, while the last
dilakukan pada tanggal 8 Februari 2019, profit sharing income payment on due date
sedangkan pembayaran pendapatan bagi of each Sukuk Mudharabah and also the
hasil Sukuk Mudharabah terakhir pada repayment date of Sukuk Mudharabah
tanggal jatuh tempo pokok masing-masing principal.
Sukuk Mudharabah yang juga merupakan
tanggal pembayaran kembali dana Sukuk
Mudharabah.
Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Shelf Sukuk Mudharabah I Indonesia
Indonesia Eximbank I Tahap II 2018 Seri Eximbank Phase II 2018 Series A, B, C
A, Seri B, Seri C dan Seri D telah jatuh and D were fully paid upon maturity on
tempo dan dilunasi pada tanggal November 18, 2019, November 8, 2021,
18 November 2019, 8 November 2021, November 8, 2023, and November 8, 2025
8 November 2023, dan 8 November 2025. respectively.
Sukuk Mudharabah tersebut tidak dijamin Sukuk Mudharabah are not guaranteed
dengan jaminan khusus, tetapi dijamin with specific guarantee, but guaranteed
dengan seluruh harta kekayaan LPEI, baik with all assets of the LPEI, whether
barang bergerak, maupun barang tidak present or future fixed or non-fixed assets
bergerak sesuai dengan ketentuan dalam in accordance with the provisions of Article
pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang- 1131 and 1132 of the Civil Laws.
Undang Hukum Perdata.
Selama berlakunya jangka waktu Sukuk During the validity period of Sukuk
Mudharabah, sebelum dilunasinya dana Mudharabah and prior to the redemption
Sukuk Mudharabah dan pendapatan bagi of all principal and profit sharing income of
hasil Sukuk Mudharabah, LPEI berjanji Sukuk Mudharabah, LPEI agreed to
dan mengikatkan diri untuk menjaga maintain and/or comply with all terms
dan/atau memenuhi semua ketentuan stated in the trustee agreement as out
dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk lined in the Shelf Sukuk Mudharabah I
Mudharabah Berkelanjutan I Indonesia Indonesia Eximbank Phase II – 2018.
Eximbank Tahap II Tahun 2018.
Final Draft/09 Februari 2026 180 Paraf:
Page 1212
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
g. Obligasi Berkelanjutan Indonesia g. Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Eximbank IV Tahap IV 2019 Registration Offering IV 2019
Pada bulan April 2019, LPEI menerbitkan In April 2019, LPEI issued Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase IV Shelf Registration
Eximbank IV Tahap IV 2019 dengan nilai Offering IV 2019 with a face value of
nominal keseluruhan sebesar Rp3,857,000 with details as follows:
Rp3.857.000 dengan rincian sebagai
berikut:
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap IV - 2019 Offering IV - 2019
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Tahap IV 03 Mei/ Shelf Registration
2019 Seri A 147,000 May 2020 7.35% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Tahap IV 23 April/ Shelf Registration
2019 Seri B 935,000 April 2022 8.40% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Tahap IV 23 April/ Shelf Registration
2019 Seri C 1,523,000 April 2024 8.90% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Tahap IV 23 April/ Shelf Registration
2019 Seri D 278,000 April 2026 9.25% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series D
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Tahap IV 23 April/ Shelf Registration
2019 Seri E 349,000 April 2029 9.50% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series E
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV
Eximbank IV Tahap IV 23 April/ Shelf Registration
2019 Seri F 625,000 April 2034 9.80% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series F
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering IV
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga with fixed interest rate and targeted fund to
tetap dengan target dana yang akan be raised of Rp26,000,000, that plan to be
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang fully issued within 2 years.
direncanakan untuk dikeluarkan secara
penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed in Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 24 April 2019. Exchange on April 24, 2019. Interest is
Jadwal pembayaran bunga adalah payable quarterly starting on July 23,
triwulanan dan pembayaran pertama 2019.
dilakukan pada tanggal 23 Juli 2019.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Eximbank IV Tahap IV – 2019 Seri A, B Registration Offering IV – 2019 Series A,
dan C telah jatuh tempo dan dilunasi pada B and C were fully paid upon maturity on
tanggal 3 Mei 2020, 23 April 2022 dan May 3, 2020, April, 23, 2022, and April, 23,
23 April 2024. 2024, respectively.
Final Draft/09 Februari 2026 181 Paraf:
Page 1213
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
g. Obligasi Berkelanjutan Indonesia g. Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Eximbank IV Tahap IV 2019 (lanjutan) Registration Offering IV 2019
(continued)
Pada tanggal 18 Oktober 2019 dan On October 18, 2019 and November 14,
14 November 2023 telah dilakukan 2023, buybacks were carried out with the
pembelian kembali dengan tujuan untuk aim of saving and then reselling the
disimpan kemudian dapat dijual kembali Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
atas Obligasi Berkelanjutan Indonesia Registration Offering IV 2019 Series C
Eximbank IV Tahap IV Tahun – 2019 Seri amounting to Rp35,000 and Rp15,000
C masing-masing sebesar Rp35.000 dan respectively. With the completion of the
Rp15.000. Dengan selesainya settlement of the Bond buyback, there will
penyelesaian atas pembelian kembali be no change in the value of the Bonds
Obligasi tersebut, maka tidak ada recorded in collective custody at KSEI
perubahan nilai Obligasi yang tercatat Rp1,523,000.
pada penitipan kolektif di KSEI
Rp1.523.000.
Bertindak sebagai wali amanat obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase IV Shelf Registration Offering IV
Tahap IV 2019 adalah PT Bank Mandiri 2019 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of the
penerbitan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap IV 2019 Registration Offering IV 2019 were used to
digunakan untuk pembiayaan produktif finance earning assets in the form of
dalam bentuk pembiayaan ekspor. export financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Tahap IV 2019 sebesar Rp7.525 yang Registration Offering IV 2019 amounting to
dikurangkan langsung dari hasil emisi Rp7,525 as a deduction from the proceeds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia of the Indonesia Eximbank Phase IV Shelf
Eximbank IV Tahap IV 2019 dan Registration Offering IV 2019 and
diamortisasi selama jangka waktu obligasi amortized over the term of the bonds using
tersebut dengan metode suku bunga the effective interest rate method.
efektif.
Final Draft/09 Februari 2026 182 Paraf:
Page 1214
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
h. Obligasi Berkelanjutan Indonesia h. Indonesia Eximbank Phase V Shelf
Eximbank IV Tahap V 2019 Registration Offering IV 2019
Pada bulan Juli 2019, LPEI menerbitkan In July 2019, LPEI issued Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase V Shelf Registration
Eximbank IV Tahap V 2019 dengan Offering IV 2019 with a face value of
nilai nominal keseluruhan sebesar Rp2,000,000 with details as follows:
Rp2.000.000 dengan rincian sebagai
berikut:
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase V
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap V - 2019 Offering IV - 2019
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase V
Eximbank IV Tahap V 19 Juli/ Shelf Registration
2019 Seri A 312,000 July 2020 7.45% tetap/ fixed Offering IV - 2019 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase V
Eximbank IV Tahap V 9 Juli/ Shelf Registration
2019 Seri B 621,000 July 2022 8.45% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase V
Eximbank IV Tahap V 9 Juli/ Shelf Registration
2019 Seri C 330,000 July 2024 8.70% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase V
Eximbank IV Tahap V 9 Juli/ Shelf Registration
2019 Seri D 737,000 July 2026 9.20% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series D
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering IV
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga with fixed interest rate and targeted fund
tetap dengan target dana yang akan to be raised of Rp26,000,000, that plan to
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang be fully issued within 2 years.
direncanakan untuk dikeluarkan secara
penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed in Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 10 Juli 2019. Exchange on July 10, 2019. Interest is
Jadwal pembayaran bunga adalah payable quarterly starting on October 9,
triwulanan dan pembayaran pertama 2019.
dilakukan pada tanggal 9 Oktober 2019.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase V Shelf
Eximbank IV Tahap V 2019 Seri A, Seri B, Registration Offering IV 2019 Series A, B,
dan Seri C telah jatuh tempo dan dilunasi and C were fully paid upon maturity on
pada tanggal 19 Juli 2020, 9 Juli 2022, July 19, 2020, July 9, 2022, and July 9,
dan 9 Juli 2024. 2024, respectively.
Final Draft/09 Februari 2026 183 Paraf:
Page 1215
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
h. Obligasi Berkelanjutan Indonesia h. Indonesia Eximbank Phase V Shelf
Eximbank IV Tahap V 2019 (lanjutan) Registration Offering IV 2019
(continued)
Pada tanggal 9 Juli 2023 telah dilakukan On July 9, 2023, a repurchase was carried
pembelian kembali dengan tujuan untuk out with the aim of saving and then
disimpan kemudian dapat dijual kembali reselling the Indonesia Eximbank Phase V
atas Obligasi Berkelanjutan Indonesia Shelf Registration Offering IV 2019 Series
Eximbank IV Tahap V 2019 Seri C C amounting to Rp15,000. With the
sebesar Rp15.000. Dengan selesainya completion of the settlement of the Bond
penyelesaian atas pembelian kembali buyback, there will be no change in the
Obligasi tersebut, maka tidak ada value of the Bonds recorded in collective
perubahan nilai Obligasi yang tercatat custody at KSEI Rp330,000.
pada penitipan kolektif di KSEI
Rp330.000.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase V Shelf Registration Offering IV
Tahap V 2019 adalah PT Bank Mandiri 2019 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of the
penerbitan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase V Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap V 2019 Registration Offering IV 2019 were used to
digunakan untuk pembiayaan produktif finance earning assets in the form of
dalam bentuk pembiayaan ekspor. export financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase V Shelf
Tahap V 2019 sebesar Rp3.594 yang Registration Offering IV 2019 amounting to
dikurangkan langsung dari hasil emisi Rp3,594 as a deduction from the proceeds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia of the Indonesia Eximbank Phase V Shelf
Eximbank IV Tahap V 2019 dan Registration Offering IV 2019 and
diamortisasi selama jangka waktu obligasi amortized over the term of the bonds
tersebut dengan metode suku bunga using the effective interest rate method.
efektif.
i. Obligasi Berkelanjutan Indonesia i. Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank IV Tahap VI 2019 Registration Offering IV 2019
Pada bulan September 2019, LPEI In September 2019, LPEI issued
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap VI 2019 Registration Offering IV 2019 with a face
dengan nilai nominal keseluruhan sebesar value of Rp1,018,500 with details as
Rp1.018.500 dengan rincian sebagai follows:
berikut:
Final Draft/09 Februari 2026 184 Paraf:
Page 1216
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
i. Obligasi Berkelanjutan Indonesia j. i. Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank IV Tahap VI 2019 (lanjutan) Registration Offering IV 2019
(continued)
k.
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap VI - 2019 Offering IV - 2019
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank IV Tahap VI 13 September/ Shelf Registration
2019 Seri A 283,000 September 2020 7.00% tetap/ fixed Offering IV - 2019 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank IV Tahap VI 3 September/ Shelf Registration
2019 Seri B 15,000 September 2022 7.80% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank IV Tahap VI 3 September/ Shelf Registration
2019 Seri C 6,000 September 2024 8.10% tetap/ fixed Offering IV - 2019 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI
Eximbank IV Tahap VI 3 September / Shelf Registration
2019 Seri D 714,500 September 2026 8.50% tetap/ fixed Offering IV - 2019 Series D
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering IV
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga with fixed interest rate and targeted fund to
tetap dengan target dana yang akan be raised of Rp26,000,000, that plan to be
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang fully issued within 2 years.
direncanakan untuk dikeluarkan secara
penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed in Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 4 September Exchange on September 4, 2019. Interest
2019. Jadwal pembayaran bunga adalah is payable quarterly starting on December
triwulanan dan pembayaran pertama 3, 2019.
dilakukan pada tanggal 3 Desember 2019.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank IV Tahap VI 2019 Seri A, Seri Registration Offering IV 2019 Series A, B,
B, dan Seri C telah jatuh tempo dan and C were fully paid upon maturity on
dilunasi pada tanggal 13 September September 13, 2020, September 3, 2022,
2020, 3 September 2022, dan and September 3, 2024 respectively.
3 September 2024.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase VI Shelf Registration Offering IV
Tahap VI 2019 adalah PT Bank Mandiri 2019 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of
penerbitan Obligasi Berkelanjutan the Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap VI 2019 Registration Offering IV 2019 were used
digunakan untuk pembiayaan produktif to finance earning assets in the form of
dalam bentuk pembiayaan ekspor. export financing.
Final Draft/09 Februari 2026 185 Paraf:
Page 1217
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
i. Obligasi Berkelanjutan Indonesia j. i. Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Eximbank IV Tahap VI 2019 (lanjutan) Registration Offering IV 2019
(continued)
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase VI Shelf
Tahap VI 2019 sebesar Rp3.040 yang Registration Offering IV 2019 amounting
dikurangkan langsung dari hasil emisi to Rp3,040 as a deduction from the
Obligasi Berkelanjutan Indonesia proceeds of the Indonesia Eximbank
Eximbank IV Tahap VI 2019 dan Phase VI Shelf Registration Offering IV
diamortisasi selama jangka waktu obligasi 2019 and amortized over the term of the
tersebut dengan metode suku bunga bonds using the effective interest rate
efektif. method.
j. Obligasi Berkelanjutan Indonesia j. Indonesia Eximbank Phase VII Shelf
Eximbank IV Tahap VII 2019 Registration Offering IV 2019
Pada bulan Oktober 2019, LPEI In October 2019, LPEI issued Indonesia
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Eximbank Phase VII Shelf Registration
Indonesia Eximbank IV Tahap VII 2019 Offering IV 2019 with a face value of
dengan nilai nominal keseluruhan sebesar Rp1,058,550, with details as follows:
Rp1.058.550, dengan rincian sebagai
berikut:
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap VII - 2019 Offering IV - 2019
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII
Eximbank IV Tahap VII 9 November/ Shelf Registration
2019 Seri A 600,000 November 2020 7.00% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII
Eximbank IV Tahap VII 29 Oktober/ Shelf Registration
2019 Seri B 101,300 October 2022 7.80% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII
Eximbank IV Tahap VII 29 Oktober/ Shelf Registration
2019 Seri C 25,500 October 2024 8.10% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series C
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII
Eximbank IV Tahap VII 29 Oktober/ Shelf Registration
2019 Seri D 112,000 October 2026 8.50% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series D
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII
Eximbank IV Tahap VII 29 Oktober/ Shelf Registration
2019 Seri E 219,750 October 2029 8.75% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series E
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering IV
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga with fixed interest rate and targeted fund
tetap dengan target dana yang akan to be raised of Rp26,000,000, that plan to
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang be fully issued within 2 years.
direncanakan untuk dikeluarkan secara
penuh selama 2 tahun.
Final Draft/09 Februari 2026 186 Paraf:
Page 1218
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
j. Obligasi Berkelanjutan Indonesia j. Indonesia Eximbank Phase VII Shelf
Eximbank IV Tahap VII 2019 (lanjutan) Registration Offering IV 2019
(continued)
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed in Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 30 Oktober 2019. Exchange on October 30, 2019. The
Jadwal pembayaran bunga adalah interest payment is quarterly, and the first
triwulanan dan pembayaran pertama payment was made on January 29, 2020.
dilakukan pada tanggal 29 Januari 2020.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VII Shelf
Eximbank IV Tahap VII 2019 Seri A, Seri Registration Offering IV 2019 Series A,
B, dan Seri C telah jatuh tempo dan Series B, and Series C were fully paid
dilunasi pada tanggal 9 November 2020, upon maturity on November 9, 2020,
29 Oktober 2022 dan 29 Oktober 2024. October 29, 2022, and October 29, 2024,
respectively.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase VII Shelf Registration Offering IV
Tahap VII 2019 adalah PT Bank Mandiri 2019 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of the
penerbitan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Phase VII Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap VII 2019 Registration Offering IV 2019 were used
digunakan untuk pembiayaan produktif to finance earning assets in the form of
dalam bentuk pembiayaan ekspor. export financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase VII Shelf
Tahap VII 2019 sebesar Rp4.238 yang Registration Offering IV 2019 amounting
dikurangkan langsung dari hasil emisi to Rp4,238 as a deduction from the
Obligasi Berkelanjutan Indonesia proceeds of the Indonesia Eximbank
Eximbank IV Tahap VII 2019 dan Phase VII Shelf Registration Offering IV
diamortisasi selama jangka waktu obligasi 2019 and amortized over the term of the
tersebut dengan metode suku bunga bonds using the effective interest rate
efektif. method.
k. Obligasi Berkelanjutan Indonesia k. Indonesia Eximbank Phase VIII Shelf
Eximbank IV Tahap VIII 2019 Registration Offering IV 2019
Pada bulan Desember 2019, LPEI In December 2019, LPEI issued Indonesia
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Eximbank Phase VIII Shelf Registration
Indonesia Eximbank IV Tahap VIII 2019 Offering IV 2019 with a face value of
dengan nilai nominal keseluruhan sebesar Rp1,661,500 with details as follows:
Rp1.661.500 dengan rincian sebagai
berikut:
Final Draft/09 Februari 2026 187 Paraf:
Page 1219
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
k. Obligasi Berkelanjutan Indonesia k. Indonesia Eximbank Phase VIII Shelf
Eximbank IV Tahap VIII 2019 (lanjutan) Registration Offering IV 2019
(continued)
Tingkat bunga
Tanggal per tahun/
Jumlah nominal/ jatuh tempo/ Interest rate Obligasi/
Seri/Series Nominal amount Maturity Date per annum Bonds
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VIII
Eximbank IV Shelf Registration
Tahap VIII - 2019 Offering IV - 2019
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VIII
Eximbank IV Tahap VIII 6 Desember/ Shelf Registration
2019 Seri A 88,000 December 2022 7.50% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series A
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VIII
Eximbank IV Tahap VIII 6 Desember/ Shelf Registration
2019 Seri B 1,551,000 December 2024 7.90% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series B
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VIII
Eximbank IV Tahap VIII 6 Desember/ Shelf Registration
2019 Seri C 22,500 December 2026 8.20% tetap/fixed Offering IV - 2019 Series C
Obligasi ini merupakan bagian dari These bonds are part of Indonesia
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration Offering
Eximbank IV dengan tingkat suku bunga IV with fixed interest rate and
tetap dengan target dana yang akan targeted fund to be raised of
dihimpun sebesar Rp26.000.000, yang Rp26,000,000, that plan to be fully issued
direncanakan untuk dikeluarkan secara within 2 years.
penuh selama 2 tahun.
Obligasi ini dicatatkan di Bursa Efek These bonds are listed in Indonesia Stock
Indonesia pada tanggal 9 Desember 2019. Exchange on December 9, 2019. The
Jadwal pembayaran bunga adalah interest payment schedule is quarterly,
triwulanan dan pembayaran pertama and the first payment was made on
dilakukan pada tanggal 6 Maret 2020. March 6, 2020.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Indonesia Eximbank Phase VIII Shelf
Eximbank IV Tahap VIII 2019 Seri A dan Registration Offering IV 2019 Series A
Seri B telah jatuh tempo dan dilunasi pada and Series C were fully paid upon
tanggal 6 Desember 2022 dan 6 Desember maturity on December 6, 2022, and
2024. December 6, 2024.
Bertindak sebagai wali amanat Obligasi The trustee for the Indonesia Eximbank
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Phase VIII Shelf Registration Offering IV
Tahap VIII 2019 adalah PT Bank Mandiri 2019 is PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
(Persero) Tbk. Penerimaan neto dari The net proceeds from the issuance of
penerbitan obligasi Berkelanjutan the Indonesia Eximbank Phase VIII Shelf
Indonesia Eximbank IV Tahap VIII – 2019 Registration Offering IV 2019 were used
digunakan untuk pembiayaan produktif to finance earning assets in the form of
dalam bentuk pembiayaan ekspor. export financing.
LPEI mencatat beban emisi Obligasi LPEI recorded the issuance cost on
Berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Indonesia Eximbank Phase VIII Shelf
Tahap VIII 2019 sebesar Rp3.323, yang Registration Offering IV 2019 amounting
dikurangkan langsung dari hasil emisi to Rp3,323 as a deduction from the
Obligasi Berkelanjutan Indonesia proceeds of the Indonesia Eximbank
Eximbank IV Tahap VIII 2019 dan Phase VIII Shelf Registration Offering IV
diamortisasi selama jangka waktu obligasi 2019 and over the term of the bonds
tersebut dengan metode suku bunga using the effective interest rate method.
efektif.
Final Draft/09 Februari 2026 188 Paraf:
Page 1220
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan (lanjutan) 18. Debt Securities Issued (continued)
k. Obligasi Berkelanjutan Indonesia k. Indonesia Eximbank Phase VIII Shelf
Eximbank IV Tahap VIII 2019 (lanjutan) Registration Offering IV 2019
(continued)
Selama periode efektif PUB Obligasi IV During the Shelf Registration Offering
dan PUB Sukuk Mudharabah I, LPEI telah Bond IV and Sukuk Mudharabah I period,
menerbitkan Obligasi Berkelanjutan Tahap LPEI has issued Bond Phase I to Phase
I sampai dengan Tahap VIII serta Sukuk VIII and Shelf Sukuk Mudharabah Phase I
Mudharabah Berkelanjutan Tahap I sampai to Phase IV with total funds raised
dengan Tahap IV dengan total dana yang amounting to Rp17,564,150, the
dihimpun sebesar Rp17.564.150, adapun deficiency of the target amount of funds
jumlah target dana yang kurang dihimpun raised is Rp14,435,850 from target funds
adalah sebesar Rp14.435.850 dari amounting to Rp32,000,000. In order to
total target dana yang dihimpun comply with FSA Regulation No.
sebesar Rp32.000.000. Dalam rangka 36/POJK.04/2014 dated December 8,
pemenuhan terhadap Peraturan OJK No. 2014 on Shelf Registration Offering of
36/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember Debt Securities and/or Sukuk, LPEI
2014 tentang Penawaran Umum announced Discontinuation of Shelf
Berkelanjutan Efek Bersifat Utang dan/atau Registration Offering Bond IV and Sukuk
Sukuk, LPEI telah mengumumkan Mudharabah I on LPEI’s official website
Penghentian PUB Obligasi IV dan PUB and Indonesia Stock Exchange official
Sukuk Mudharabah I pada laman resmi Website on March 27, 2020.
LPEI dan Bursa Efek Indonesia pada
tanggal 27 Maret 2020.
Persyaratan dan kondisi pembatasan Terms and required covenants
Sebelum dilunasinya semua pokok obligasi, Before settlement of all the principal and
bunga obligasi dan biaya lain yang harus interest on all LPEI Bonds (“Bonds”) and other
ditanggung oleh LPEI berkenaan dengan charges payable by LPEI in connection with
seluruh Obligasi, LPEI berjanji dan the issuance of Bonds, LPEI agreed to
mengikatkan diri untuk menjaga dan/atau maintain and/or comply with all terms stated in
memenuhi semua ketentuan dalam Perjanjian the trustee agreement as out lined in the
Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Shelf Registration
Indonesia Eximbank. Offering.
Obligasi Berkelanjutan Indonesia Eximbank Indonesia Eximbank Shelf Registration
memiliki peringkat “idAAA” berdasarkan PT Offering were rated “idAAA” by PT Pefindo as
Pefindo pada tanggal 31 Desember 2025 dan of December 31, 2025 and 2024.
2024.
Obligasi-obligasi ini tidak dijamin dengan The bonds are not secured by specific
suatu agunan khusus, namun dijamin dengan collateral but are secured by all of LPEI’s fixed
seluruh harta kekayaan LPEI, baik barang and non-fixed assets, both existing and will
bergerak maupun barang tidak bergerak, baik exist in the future, in compliance with the
yang telah ada maupun yang dikemudian hari regulations of Indonesian Civil Law
sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 Articles 1131 and 1132.
dan Pasal 1132 Kitab Undang-Undang
Hukum Perdata Indonesia.
Final Draft/09 Februari 2026 189 Paraf:
Page 1221
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
18. Efek-Efek Utang yang Diterbitkan 18. Debt Securities Issued (continued)
(lanjutan)
Obligasi ini tidak dijamin oleh Pemerintah These bonds are not guaranteed by the
Republik Indonesia. Government of the Republic of Indonesia.
Hak pemegang obligasi adalah pari passu The bondholders’ right is pari passu without
tanpa preferen dengan hak-hak kreditur LPEI preference offer other LPEI creditors’ rights in
lain sesuai dengan peraturan perundang- compliance with prevailing regulations.
undangan yang berlaku.
LPEI juga dikenakan pembatasan- LPEI is also subject to certain restrictions on
pembatasan tertentu atas penerbitan efek- the issuance of these securities.
efek ini.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 As of December 31, 2025 and 2024, LPEI
LPEI telah memenuhi pembatasan- has fulfilled these restrictions.
pembatasan tersebut.
19. Pinjaman yang Diterima 19. Fund Borrowings
2025 2024
Pinjaman Borrowings
Sindikasi 8,257,322 4,012,099 Syndicated
Bilateral 30,061,847 20,851,461 Bilateral
Total 38,319,169 24,863,560 Total
Di bawah ini adalah rincian pinjaman yang Below are the details of fund borrowings
diterima berdasarkan pemberi pinjaman: based on the lenders:
Pinjaman Sindikasi Syndicated Borrowings
2025
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount ) Rupiah Effective date Maturity date
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Facility agent 17 September/ 15 September/ facility agent
United Overseas Bank Limited 346,698,745 5,781,202 September 17, 2025 September 15, 2028 United Overseas Bank Limited
17 November/ 17 November/
United Overseas Bank Limited 148,492,940 2,476,120 November 17, 2025 November 17, 2028 United Overseas Bank Limited
Total 8,257,322 Total
Final Draft/09 Februari 2026 190 Paraf:
Page 1222
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Sindikasi (lanjutan) Syndicated Borrowings (continued)
2024
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount ) Rupiah Effective date Maturity date
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
Facility agent Facility agent
20 September/ 19 September/ provision fee
SMBC SGP 249,276,087 4,012,099 September 20, 2022 September 19, 2025 SMBC SGP
Total 4,012,099 Total
Pinjaman Bilateral Bilateral Borrowings
2025
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount) Rupiah Effective date Maturity date
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
23 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,000,000 December 23, 2025 January 2, 2026 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Tabungan Negara 30 Desember/ 9 Januari/ PT Bank Tabungan Negara
(Persero) 4,000,000 December 30, 2025 January 9, 2026 (Persero)
5,000,000
Pihak ketiga Pihak ketiga
Standard Chartered Bank, 3 Desember/ 5 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 250,000 December 3, 2025 January 5, 2026 Jakarta
Standard Chartered Bank, 22 Desember/ 5 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 1,700,000 December 22, 2025 January 5, 2026 Jakarta
1,950,000
24 Desember/ 7 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk 3,000,000 December 24, 2025 January 7, 2026 PT Bank Central Asia Tbk
29 Desember/ 29 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk 500,000 December 29, 2025 January 29, 2026 PT Bank Central Asia Tbk
29 Desember/ 29 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk 250,000 December 29, 2025 January 29, 2026 PT Bank Central Asia Tbk
3,750,000
Final Draft/09 Februari 2026 191 Paraf:
Page 1223
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
2025
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount) Rupiah Effective date Maturity date
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
19 Desember/ 19 Januari/
PT Bank UOB Indonesia 750,000 December 19, 2025 January 19, 2026 PT Bank UOB Indonesia
22 Desember/ 22 Januari/
PT Bank UOB Indonesia 174,000 December 22, 2025 January 22, 2026 PT Bank UOB Indonesia
30 Desember/ 5 Januari/
PT Bank UOB Indonesia 700,000 December 30, 2025 January 5, 2026 PT Bank UOB Indonesia
1,624,000
PT Bank Danamon 3 Desember/ 5 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 200,000 December 3, 2025 January 5, 2026 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 3 Desember/ 5 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 800,000 December 3, 2025 January 5, 2026 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 23 Desember/ 6 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 100,000 December 23, 2025 January 6, 2026 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 29 Desember/ 29 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 700,000 December 29, 2025 January 29, 2026 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 29 Desember/ 29 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 500,000 December 29, 2025 January 29, 2026 Indonesia Tbk
2,300,000
19 Desember/ 19 Januari/
PT Bank Maspion Indonesia 950,000 December 19, 2025 January 19, 2026 PT Bank Maspion Indonesia
23 Desember/ 6 Januari/
PT Bank ANZ Indonesia 350,000 December 23, 2025 January 6, 2026 PT Bank ANZ Indonesia
22 Desember/ 2 Januari/
PT Bank Permata Tbk 500,000 December 22, 2025 January 2, 2026 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Maybank 29 Desember/ 8 Januari/ PT Bank Maybank
Indonesia Tbk 1,000,000 December 29, 2025 January 8, 2026 Indonesia Tbk
29 Desember/ 29 Desember/
PT Bank ICBC Indonesia 2,490,000 December 29, 2025 December 29, 2027 PT Bank ICBC Indonesia
29 Desember/ 8 Januari/
PT Bank Mizuho Indonesia 490,000 December 29, 2025 January 8, 2026 PT Bank Mizuho Indonesia
30 Desember/ 9 Januari/
PT Bank Pan Indonesia Tbk 1,000,000 December 30, 2025 January 9, 2026 PT Bank Pan Indonesia Tbk
Total mata uang Rupiah 21,404,000 Total Rupiah
Final Draft/09 Februari 2026 192 Paraf:
Page 1224
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
2025
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount) Rupiah Effective date Maturity date
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
29 Desember/ 30 Maret/
PT Bank ICBC Indonesia 25,000,000 416,875 December 29, 2025 March 30, 2026 PT Bank ICBC Indonesia
29 Desember/ 29 Januari/
PT Bank Central Asia Tbk 37,000,000 616,975 December 29, 2025 January 29, 2026 PT Bank Central Asia Tbk
23 Desember/ 6 Januari/
Banco Bilbao Vizcaya Argen 100,000,000 1,667,500 December 23, 2025 January 6, 2026 Banco Bilbao Vizcaya Argen
17 Desember/ 15 Januari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 25,000,000 416,875 December 17, 2025 January 15, 2026 PT Bank CIMB NiagaTbk
22 Desember/ 22 Januari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 56,000,000 933,800 December 22, 2025 January 22, 2026 PT Bank CIMB NiagaTbk
1,350,675
PT Bank Danamon 1 Desember/ 5 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 15,000,000 250,125 December 1, 2025 January 5, 2026 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 1 Desember/ 5 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 10,000,000 166,750 December 1, 2025 January 5, 2026 Indonesia Tbk
416,875
Standard Chartered Bank, 28 November/ 5 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 40,000,000 667,000 November 28, 2025 January 5, 2026 Jakarta
Standard Chartered Bank, 3 Desember/ 5 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 35,000,000 583,625 December 3, 2025 January 5, 2026 Jakarta
Standard Chartered Bank, 5 Desember/ 5 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 15,000,000 250,125 December 5, 2025 January 5, 2026 Jakarta
Standard Chartered Bank, 5 Desember/ 5 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 20,000,000 333,500 December 5, 2025 January 5, 2026 Jakarta
Standard Chartered Bank, 5 Desember/ 5 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 18,000,000 300,150 December 5, 2025 January 5, 2026 Jakarta
Standard Chartered Bank, 10 Desember/ 12 Januari/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 30,000,000 500,250 December 10, 2025 January 12, 2026 Jakarta
2,634,650
2 Oktober/ 2 Februari/
PT Bank Maspion Indonesia 15,000,000 250,125 October 2, 2025 February 2, 2026 PT Bank Maspion Indonesia
6 Oktober/ 6 Februari/
PT Bank Maspion Indonesia 35,000,000 583,625 October 6, 2025 February 6, 2026 PT Bank Maspion Indonesia
12 Desember/ 12 Januari/
PT Bank Maspion Indonesia 40,000,000 667,000 December 12, 2025 January 12, 2026 PT Bank Maspion Indonesia
1,500,750
Total Dolar Amerika Serikat 8,604,300 Total United States Dollar
Final Draft/09 Februari 2026 193 Paraf:
Page 1225
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
2025
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount) Rupiah Effective date Maturity date
Mata uang asing (lanjutan) Foreign currencies (continued)
Euro Eropa European Euro
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 4 Juli/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 519,594 10,169 July 4, 2008 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 23 Desember/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 651,329 12,747 December 23, 2010 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 30 Desember/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 391,110 7,654 December 30, 2010 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 9 Maret/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 665,690 13,029 March 9, 2011 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 4 Mei/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 508,276 9,948 May 4, 2011 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Total Euro Eropa 53,547 Total European Euro
Total Pinjaman Bilateral 30,061,847 Total Bilateral Borrowings
Final Draft/09 Februari 2026 194 Paraf:
Page 1226
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
2024
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount) Rupiah Effective date Maturity date
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
4 Maret/ 4 Maret/
PT Bank Tabungan Negara (Persero) 2,000,000 March 4, 2024 March 4, 2025 PT Bank Tabungan Negara (Persero)
2,000,000
Pihak ketiga Third parties
21 Februari/ 21 Februari/
PT Bank Central Asia Tbk 1,000,000 February 21, 2024 February 21, 2025 PT Bank Central Asia Tbk
29 Februari/ 28 Februari/
PT Bank Central Asia Tbk 2,000,000 February 29, 2024 February 28, 2025 PT Bank Central Asia Tbk
4 Maret/ 4 Maret/
PT Bank Central Asia Tbk 2,500,000 March 4, 2024 March 4, 2025 PT Bank Central Asia Tbk
5,500,000
31 Desember/ 3 Januari/
PT Bank UOB Indonesia 350,000 December 31, 2024 January 3, 2025 PT Bank UOB Indonesia
18 Desember/ 17 Januari/
Bank Maspion Indonesia 500,000 December 18, 2024 January 17, 2025 Bank Maspion Indonesia
Standard Chartered Bank, 4 Desember/ 4 Maret/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 1,700,000 December 4, 2024 March 4, 2025 Jakarta
Standard Chartered Bank, 30 Desember/ 2 Juni/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 300,000 December 30, 2024 June 2, 2025 Jakarta
Standard Chartered Bank, 31 Desember/ 2 Juni/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 200,000 December 31, 2024 June 2, 2025 Jakarta
2,200,000
8,550,000
Total mata uang Rupiah 10,550,000 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
Pihak ketiga Third parties
29 September/ 29 September/
PT Bank ICBC Indonesia 99,464,171 1,600,876 September 29, 2020 September 29, 2025 PT Bank ICBC Indonesia
19 November/ 19 November/
PT Bank ICBC Indonesia 99,575,141 1,602,662 November 19, 2020 November 19, 2025 PT Bank ICBC Indonesia
3,203,538
5 Maret/ 5 Maret/
PT Bank UOB Indonesia 60,000,000 965,700 March 5, 2024 March 5, 2025 PT Bank UOB Indonesia
Standard Chartered Bank, 24 Desember/ 24 Maret/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 100,000,000 1,609,500 December 24, 2024 March 24, 2025 Jakarta
Standard Chartered Bank, 4 Desember/ 4 Maret/ Standard Chartered Bank,
Jakarta 30,000,000 482,850 December 4, 2024 March 4, 2025 Jakarta
2,092,350
5 Maret/ 5 Maret/
PT Bank Permata 28,000,000 450,660 March 5, 2024 March 5, 2025 PT Bank Permata
PT Bank Danamon 29 Januari/ 28 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 40,000,000 643,800 January 29, 2024 January 28, 2025 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 29 Januari/ 28 Januari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 35,000,000 563,325 January 29, 2024 January 28, 2025 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 16 Februari/ 14 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 50,000,000 804,750 February 16, 2024 February 14, 2025 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 16 Februari/ 14 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 32,000,000 515,040 February 16, 2024 February 14, 2025 Indonesia Tbk
PT Bank Danamon 16 Februari/ 14 Februari/ PT Bank Danamon
Indonesia Tbk 3,000,000 48,285 February 16, 2024 February 14, 2025 Indonesia Tbk
2,575,200
Final Draft/09 Februari 2026 195 Paraf:
Page 1227
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
2024
Jumlah nosional
Mata uang asing/
Notional
amount Foreign
currencies Ekuivalen/ Tanggal
(Dalam nilai penuh/ Equivalent Tanggal efektif/ jatuh tempo/
In full amount) Rupiah Effective date Maturity date
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
19 November/ 19 Februari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 30,000,000 482,850 November 19, 2024 February 19, 2025 PT Bank CIMB NiagaTbk
25 November/ 25 Februari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 20,000,000 321,900 November 25, 2024 February 25, 2025 PT Bank CIMB NiagaTbk
29 November/ 28 Februari/
PT Bank CIMB Niaga Tbk 10,000,000 160,950 November 29, 2024 February 28, 2025 PT Bank CIMB NiagaTbk
965,700
Total Dolar Amerika Serikat 10,253,148 Total United States Dollar
Euro Eropa European Euro
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 4 Juli/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 547,511 9,175 July 4, 2008 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 23 Desember/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 686,324 11,502 December 23, 2010 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 30 Desember/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 412,124 6,906 December 30, 2010 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 9 Maret/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 701,457 11,755 March 9, 2011 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Pemerintah Republik Indonesia Government of the Republic
melalui Kementerian 4 Mei/ 30 Juni/ of Indonesia through
Keuangan 535,584 8,975 May 4, 2011 June 30, 2044 the Ministry of Finance
Total Euro Eropa 48,313 Total European Euro
Total mata uang asing 10,301,461 Total foreign currency
Total Pinjaman Bilateral 20,851,461 Total Bilateral Borrowings
Final Draft/09 Februari 2026 196 Paraf:
Page 1228
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Di bawah ini adalah rincian masing-masing Below are the details of each loan facility
fasilitas pinjaman yang diperoleh: obtained:
Pinjaman Sindikasi Syndicated Borrowings
a. Pinjaman sindikasi dengan facility a. Syndicated loan with Sumitomo Mitsui
agent Sumitomo Mitsui Banking Banking Corporation, Singapore
Corporation, Singapore Branch (SMBC Branch as facility agent (SMBC SGP)
SGP)
Pada tanggal 20 September 2022, LPEI On September 20, 2022, LPEI had
melakukan penarikan Tranche B sebesar withdrawn Tranche B amounted to
USD250.000.000 (nilai penuh) yang telah USD250,000,000 (full amount) and had
dilunasi pada tanggal 19 September repaid in full on September 19, 2025 with
2025, dengan rincian komposisi pada composition details as of December 31,
tanggal 2024 were as follows:
31 Desember 2024 sebagai berikut:
Jumlah fasilitas/
Facility amount
Komposisi sindikasi (USD) Composition of the syndicate
Bank peserta: Participant banks:
The Chiba Bank, Ltd., (Incorporated In Japan The Chiba Bank, Ltd., (Incorporated In Japan
With Limited Liability) Hong Kong Branch 5,600,000 With Limited Liability) Hong Kong Branch
The Export- Import Bank of The Republic The Export- Import Bank of The Republic
of China 7,280,000 of China
AfrAsia Bank Limited 8,325,000 AfrAsia Bank Limited
The Korea Development Bank, Singapore Branch 22,400,000 The Korea Development Bank, Singapore Branch
The Bank of Yokohama, Ltd. Singapore Branch 20,000,000 The Bank of Yokohama, Ltd. Singapore Branch
The Hachijuni Bank, Ltd. 30,000,000 The Hachijuni Bank, Ltd.
The Shanghai Commercial & Savings The Shanghai Commercial & Savings
Bank Ltd Singapore Branch 1,680,000 Bank Ltd Singapore Branch
Australia and New Zealand Banking Group Limited Australia and New Zealand Banking Group Limited
Singapore Branch 42,312,408 Singapore Branch
United Overseas Bank Limited 7,312,407 United Overseas Bank Limited
Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd. Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd.
Singapore Branch 36,666,667 Singapore Branch
The Joyo Bank, Ltd. 10,000,000 The Joyo Bank, Ltd.
The Shizuoka Bank, Ltd. Singapore Branch 10,000,000 The Shizuoka Bank, Ltd. Singapore Branch
Industrial Bank of Korea, London Branch 5,000,000 Industrial Bank of Korea, London Branch
KEXIM Bank (UK) Limited 10,000,000 KEXIM Bank (UK) Limited
Fubon Bank (Hong Kong) Limited 11,111,111 Fubon Bank (Hong Kong) Limited
Sumitomo Mitsui Banking Corporation Sumitomo Mitsui Banking Corporation
Singapore Branch 22,312,407 Singapore Branch
250,000,000
Tingkat kisaran suku bunga sebesar The interest rate range is a certain margin
margin tertentu ditambah dengan plus a certain interest rate reference for
referensi suku bunga tertentu untuk Tranche A and B as of December 31,
Tranche A dan B pada tanggal 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
Final Draft/09 Februari 2026 197 Paraf:
Page 1229
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Sindikasi (lanjutan) Syndicated Borrowings (continued)
b. Pinjaman sindikasi dengan facility b. Pinjaman sindikasi dengan facility
agent United Overseas Bank Limited agent United Overseas Bank Limited
Pada tanggal 28 Juli 2025 LPEI On July 28, 2025, LPEI signed
menandatangani facility agreement a facility agreement amounting to
sebesar USD350.000.000 (nilai penuh). USD350,000,000 (full amount). On
Pada tanggal 30 September 2025, LPEI September 30, 2025, LPEI signed
menandatangani Perjanjian Sindikasi Syndication Agreement Relating to a
sehubungan dengan Perjanjian Fasilitas USD350,000,000 (full amount) Facility
dengan nilai sebesar USD350.000.000 Agreement with a greenshoe option.
(nilai penuh) dengan opsi greenshoe.
Pada tanggal 17 September 2025, LPEI On September 17, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD350,000,000
USD350.000.000 (nilai penuh) dengan (full amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 15 September September 15, 2028 with composition
2028, dengan rincian komposisi pada details as of December 31, 2025 are as
tanggal 31 Desember 2025 sebagai follows:
berikut:
Jumlah fasilitas/
Facility amount
Komposisi sindikasi (USD) Composition of the syndicate
Bank peserta: Participant banks:
CIMB Bank Berhad, Singapore Branch 38,850,000 CIMB Bank Berhad, Singapore Branch
Malayan Banking Berhad, Singapore Branch 19,250,000 Malayan Banking Berhad, Singapore Branch
National Bank of Kuwait S.A.K.P., Singapore Branch 35,000,000 National Bank of Kuwait S.A.K.P., Singapore Branch
Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd. 49,000,000 Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd.
United Overseas Bank Limited 38,500,000 United Overseas Bank Limited
State Bank of India, SG 36,750,000 State Bank of India, SG
Fubon Bank (HK) Limited 35,000,000 Fubon Bank (HK) Limited
DZ Bank AG Deutsche ZentralgenossenschaftsBank, DZ Bank AG Deutsche ZentralgenossenschaftsBank,
Frankfurt AM Main, SG Br 21,000,000 Frankfurt AM Main, SG Br
Hachijuni Nagano Bank Ltd., SG Br 21,000,000 Hachijuni Nagano Bank Ltd., SG Br
The Chiba Bank Ltd., SG Br 10,500,000 The Chiba Bank Ltd., SG Br
Kexim Asia Limited 7,000,000 Kexim Asia Limited
The Joyo Bank, Ltd 7,000,000 The Joyo Bank, Ltd
BDO Unibank, Inc. 21,000,000 BDO Unibank, Inc.
PT Bank CIMB Niaga Tbk 10,150,000 PT Bank CIMB Niaga Tbk
350,000,000
Pada tanggal 17 November 2025, LPEI On November 17, 2025, LPEI has futher
melakukan penarikan lebih lanjut sebesar withdrawn amounted to USD150,000,000
USD150.000.000 (nilai penuh) dengan (full amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 17 November November 17, 2028 with composition
2028, dengan rincian komposisi pada details as of December 31, 2025 are as
tanggal 31 Desember 2025 sebagai follows:
berikut:
Final Draft/09 Februari 2026 198 Paraf:
Page 1230
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Sindikasi Syndicated Borrowings
b. Pinjaman sindikasi dengan facility b. Pinjaman sindikasi dengan facility
agent United Overseas Bank Limited agent United Overseas Bank Limited
Jumlah fasilitas/
Facility amount
Komposisi sindikasi (USD) Composition of the syndicate
Bank peserta: Participant banks:
CIMB Bank Berhad, Singapore Branch 16,650,000 CIMB Bank Berhad, Singapore Branch
Malayan Banking Berhad, Singapore Branch 8,250,000 Malayan Banking Berhad, Singapore Branch
National Bank of Kuwait S.A.K.P., Singapore Branch 15,000,000 National Bank of Kuwait S.A.K.P., Singapore Branch
Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd. 21,000,000 Taipei Fubon Commercial Bank Co., Ltd.
United Overseas Bank Limited 16,500,000 United Overseas Bank Limited
State Bank of India, SG 15,750,000 State Bank of India, SG
Fubon Bank (HK) Limited 15,000,000 Fubon Bank (HK) Limited
DZ Bank AG Deutsche ZentralgenossenschaftsBank, DZ Bank AG Deutsche ZentralgenossenschaftsBank,
Frankfurt AM Main, SG Br 9,000,000 Frankfurt AM Main, SG Br
Hachijuni Nagano Bank Ltd., SG Br 9,000,000 Hachijuni Nagano Bank Ltd., SG Br
The Chiba Bank Ltd., SG Br 4,500,000 The Chiba Bank Ltd., SG Br
Kexim Asia Limited 3,000,000 Kexim Asia Limited
The Joyo Bank, Ltd 3,000,000 The Joyo Bank, Ltd
BDO Unibank, Inc. 9,000,000 BDO Unibank, Inc.
PT Bank CIMB Niaga Tbk 4,350,000 PT Bank CIMB Niaga Tbk
150,000,000
Pinjaman Bilateral Bilateral Borrowings
a. Pemerintah Republik Indonesia a. Government of the Republic of
melalui Kementerian Keuangan- Indonesia through the Ministry of
Perjanjian Penerusan Pinjaman atas Finance Its subsidiary Loan Agreement
Fasilitas Kredit dari Kreditanstalt fur on Credit Facility from Kreditanstalt fur
Wiederaufbau (KfW) Wiederaufbau (KfW)
LPEI memperoleh fasilitas kredit dari LPEI obtained a credit facility from the
Pemerintah Republik Indonesia melalui Government of the Republic of Indonesia
Kementerian Keuangan sesuai through the Ministry of Finance pursuant
dengan Perjanjian Penerusan Pinjaman to its Subsidiary Loan Agreement
No. SLA-1169/DP3/2004 tanggal 30 Juni No.SLA-1169/DP3/2004 dated June 30,
2004. Pinjaman ini berasal dari 2004. This loan was granted by
Kreditanslat fur Wiederaufbau (KfW) Kreditanstalt fur Wiederaufbau (KfW)
melalui Pemerintah dengan jumlah through the Government with a maximum
maksimum sebesar EUR4.500.000 (nilai amount of EUR4,500,000 (full amount) that
penuh) yang digunakan untuk is intended to be used for financing
pembiayaan efisiensi industri dan kontrol industrial efficiency and pollution control
fase II terhadap polusi di Indonesia. phase II in Indonesia. The facility has a
Jangka waktu pinjaman adalah empat term of fourty years up to June 30, 2044,
puluh tahun sampai dengan 30 Juni including a grace period of ten years for the
2044, termasuk masa tenggang sepuluh principal payments. The loan has a fixed
tahun atas pembayaran pokok. Tingkat interest rate.
suku bunga tetap per tahun.
Pada tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025 and 2024, LPEI
dan 2024, LPEI memiliki saldo has a total outstanding borrowings of
pinjaman masing-masing sebesar EUR2,735,999 (full amount) and
EUR2.735.999 (nilai penuh) dan EUR2,883,000 (full amount), respectively.
EUR2.883.000 (nilai penuh).
Final Draft/09 Februari 2026 199 Paraf:
Page 1231
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
b. PT Bank ICBC Indonesia b. PT Bank ICBC Indonesia
Pada tanggal 24 September 2020, LPEI On September 24, 2020, LPEI signed a
menandatangani fasilitas pinjaman Bilateral Committed Loan Credit from
Bilateral Committed Loan Credit dengan PT Bank ICBC Indonesia amounting to
PT Bank ICBC Indonesia sebesar USD380,000,000 (full amount).
USD380.000.000 (nilai penuh).
Pada tanggal 29 September 2020, LPEI On September 29, 2020, LPEI had
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD150,000,000
USD150.000.000 (nilai penuh) yang telah (full amount) which had partially repaid on
dilunasi sebagian pada tanggal 27 December 27, 2024, borne interest rate at
Desember 2024 dengan tingkat suku a certain margin plus a certain interest
bunga saat ini sebesar margin tertentu rate reference and had fully repaid on
ditambah dengan referensi suku bunga September 29, 2025.
tertentu dan telah dilunasi pada tanggal 29
September 2025.
Pada tanggal 19 November 2020, On November 19, 2020, LPEI
LPEI melakukan penarikan sebesar had withdrawn amounted to
USD100.000.000 (nilai penuh) dengan USD100,000,000 (full amount), which
tingkat suku bunga saat ini sebesar borne interest rate at a certain margin
margin tertentu ditambah dengan referensi plus a certain interest rate reference and
suku bunga tertentu dan jatuh tempo pada matured on November 19, 2025.
tanggal 19 November 2025.
Pada tanggal 29 Desember 2025, LPEI On December 29, 2025, LPEI drew down
melakukan penarikan fasilitas PTDA USD25,000,000 (full amount) under the
sebesar USD25.000.000 (nilai penuh) PTDA facility, with the applicable interest
dengan tingkat suku bunga saat ini rate consisting of a certain margin plus a
sebesar margin tertentu ditambah dengan designated reference rate. The facility will
referensi suku bunga tertentu dan akan mature on March 30, 2026.
jatuh tempo pada tanggal 30 Maret 2026.
Pada tanggal 29 Desember 2025, LPEI On December 29, 2025, LPEI drew down
melakukan penarikan fasilitas PTDB Rp2,490,000 (full amount) under the
sebesar Rp2.490.000 dengan tingkat suku PTDB facility, with the applicable interest
bunga saat ini sebesar margin tertentu rate consisting of a certain margin plus a
ditambah dengan referensi suku bunga designated reference rate. The facility will
tertentu dan akan jatuh tempo pada mature on December 29, 2027.
tanggal 29 Desember 2027.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, LPEI
2024, LPEI memiliki total saldo had total outstanding loan balances of
pinjaman masing-masing sebesar USD25,000,000 (full amount) and
USD25.000.000 (nilai penuh) dan Rp2,490,000, and USD200,000,000 (full
Rp2.490.000, serta USD200.000.000 (nilai amount), respectively.
penuh).
Final Draft/09 Februari 2026 200 Paraf:
Page 1232
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
c. Standard Chartered Bank Indonesia c. Standard Chartered Bank Indonesia
Pada tanggal 2 Desember 2024, LPEI On December 2, 2024, LPEI signed
menandatangani Perjanjian Kredit dengan a Facility Agreement from Standard
Standard Chartered Bank Indonesia Chartered Bank Indonesia amounting to
sebesar USD300.000.000 (nilai penuh). USD300,000,000 (full amount).
Pada tanggal 30 Desember 2024, LPEI On December 30, 2024, LPEI had
melakukan penarikan sebesar Rp300.000 withdrawn amounted to Rp300,000 which
dengan tingkat suku bunga tertentu dan borne interest rate at a certain margin
telah jatuh tempo pada tanggal 2 Juni and had matured on June 2, 2025.
2025.
Pada tanggal 31 Desember 2024, LPEI On December 31, 2024, LPEI had
melakukan penarikan sebesar Rp200.000 withdrawn amounted to Rp200,000 which
dengan tingkat suku bunga tertentu dan borne interest rate at a certain margin and
telah jatuh tempo pada tanggal 2 Juni had matured on June 2, 2025.
2025.
Pada tanggal 28 November 2025, LPEI On November 28, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD40,000,000
USD40.000.000 (nilai penuh) dengan (full amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on January
jatuh tempo pada tanggal 5 Januari 2026. 5, 2026.
Pada tanggal 3 Desember 2025, On December 3, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD35,000,000
USD35.000.000 (nilai penuh) dan (full amount) and Rp250,000 which bear
Rp250.000 dengan tingkat suku bunga interest rate at a certain margin and will
tertentu dan akan jatuh tempo pada mature on January 5, 2026.
tanggal 5 Januari 2026.
Pada tanggal 5 Desember 2025, On December 5, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD15,000,000
USD15.000.000 (nilai penuh), (full amount), USD18,000,000 (full
USD18.000.000 (nilai penuh), dan amount), and USD20,000,000 (full
USD20.000.000 (nilai penuh) dengan amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 5 Januari 2026. January 5, 2026.
Pada tanggal 10 Desember 2025, On December 10, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD30,000,000
USD30.000.000 (nilai penuh) dengan (full amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 12 Januari January 12, 2026.
2026.
Pada tanggal 22 Desember 2025, On December 22, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp1,700,000
Rp1.700.000 dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on
tanggal 5 Januari 2026. January 5, 2026.
Final Draft/09 Februari 2026 201 Paraf:
Page 1233
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
d. PT Bank Central Asia Tbk d. PT Bank Central Asia Tbk
Pada tanggal 14 Oktober 2025, LPEI On October 14, 2025, LPEI signed an
menandatangani perubahan Perjanjian extension of the Credit Agreement with
Kredit dengan PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk amounting to
dengan total sebesar Rp5.500.000. Rp5,500,000.
Pada tanggal 24 Desember 2025, LPEI On December 24, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp3,000,000,
Rp3.000.000, dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on January 7,
tanggal 7 Januari 2026. 2026.
Pada tanggal 29 Desember 2025, LPEI On May 23, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD37,000,000,
USD37.000.000 (nilai penuh), Rp500,0000, and Rp250,000, which bear
Rp500.0000, dan Rp250.000, dengan interest rate at a certain margin and will
tingkat suku bunga tertentu dan akan mature on January 29, 2026.
jatuh tempo pada tanggal 29 Januari
2026.
e. PT Bank UOB Indonesia e. PT Bank UOB Indonesia
Pada tanggal 19 September 2025, LPEI On September 19, 2025, LPEI signed an
menandatangani perubahan Perjanjian amendment of the Credit Agreement with
Kredit dengan PT Bank UOB Indonesia PT Bank UOB Indonesia amounting to
sebesar Rp2.500.000. Rp2,500,000.
Pada tanggal 19 Desember 2025, On December 19, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp750,000,
Rp750.000, dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on January 19,
tanggal 19 Januari 2026. 2026.
Pada tanggal 22 Desember 2025, On December 22, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp174,000,
Rp174.000, dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on January 22,
tanggal 22 Januari 2026. 2026.
Pada tanggal 30 Desember 2025, LPEI On December 30, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp700,000,
Rp700.000, dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on January 5,
tanggal 5 Januari 2026. 2026.
Final Draft/09 Februari 2026 202 Paraf:
Page 1234
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
f. PT Bank CIMB Niaga Tbk f. PT Bank CIMB Niaga Tbk
Pada tanggal 14 Oktober 2024, LPEI On October 14, 2024, LPEI signed an
menandatangani Perubahan Perjanjian Amendment Agreement from PT Bank
dengan PT CIMB Niaga Tbk CIMB Niaga Tbk amounting to
sebesar Rp1.000.000. Pada tanggal Rp1,000,000. On December 4, 2025 LPEI
4 Desember 2025, LPEI menandatangani signed an amendment agreement
perubahan terhadap perjanjian sebesar amounting to Rp1,750,000.
Rp1.750.000
Pada tanggal 17 Desember 2025, LPEI On December 17, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD25,000,000
USD25.000.000 (nilai penuh) dengan (full amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on January
jatuh tempo pada tanggal 15 Januari 15, 2026.
2026.
Pada tanggal 22 Desember 2025, LPEI On December 22, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD56,000,000
USD56.000.000 (nilai penuh) dengan (full amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on January
jatuh tempo pada tanggal 22 Januari 22, 2026.
2026.
g. PT Bank Maybank Indonesia Tbk g. PT Bank Maybank Indonesia Tbk
Pada tanggal 17 Juni 2025, LPEI On June 17, 2025, LPEI signed a Facility
menandatangani Perjanjian Kredit dengan Agreement from PT Bank Maybank
PT Bank Maybank Indonesia Tbk sebesar Indonesia Tbk amounting to Rp1,000,000.
Rp1.000.000.
Pada tanggal 29 Desember 2025, LPEI On December 29, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp1,000,000
Rp1.000.000 dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain margin
tertentu dan akan jatuh tempo pada and will mature on January 8, 2026.
tanggal 8 Januari 2026.
h. Banco Bilbao Vizcaya Argentaria, S.A., h. Banco Bilbao Vizcaya Argentaria, S.A.,
Singapore Branch Singapore Branch
Pada tanggal 29 April 2025, On April 29, 2025, LPEI signed
LPEI menandatangani Perubahan an Amendment Agreement from i. Banco
Perjanjian dengan i. Banco Bilbao Bilbao Vizcaya Argentaria, S.A.,
Vizcaya Argentaria, S.A., Singapore Singapore Branch amounting to
Branch sebesar USD100.000.000 (nilai USD100,000,000 (full amount).
penuh).
Pada tanggal 23 Desember 2025, LPEI On December 23, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD100,000,000
USD100.000.000 (nilai penuh) dengan (full amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on January
jatuh tempo pada tanggal 6 Januari 2026. 6, 2026.
Final Draft/09 Februari 2026 203 Paraf:
Page 1235
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
i. PT Bank Permata Tbk i. PT Bank Permata Tbk
Pada tanggal 5 Maret 2024, LPEI On March 5, 2024, LPEI had withdrawn
melakukan penarikan sebesar amounted to USD28,000,000 (full amount)
USD28.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank from PT Bank Permata Tbk, which borne
Permata Tbk, dengan tingkat suku bunga interest rate at a certain margin and had
tertentu dan telah dilunasi pada tanggal 5 fully repaid on March 5, 2025.
Maret 2025.
Pada tanggal 3 Oktober 2024, LPEI On October 3, 2024, LPEI signed an
menandatangani Perjanjian Perubahan Amendment of Credit Agreement from
atas Perjanjian Kredit dengan PT Bank PT Bank Permata Tbk amounting to
Permata Tbk sebesar Rp500.000. Rp500,000.
Pada tanggal 22 Desember 2025, LPEI On December 22, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar Rp500.000 withdrawn amounted to Rp500,000 from
dari PT Bank Permata Tbk, dengan tingkat PT Bank Permata Tbk, which bear interest
suku bunga tertentu dan akan jatuh tempo rate at a certain margin and will mature on
pada tanggal 2 Januari 2026. January 2, 2026.
j. PT Bank Maspion Indonesia Tbk j. PT Bank Maspion Indonesia Tbk
Pada tanggal 2 April 2024, LPEI On April 2, 2024, LPEI signed a Facility
menandatangani Perjanjian Kredit dengan Agreement from PT Bank Maspion
PT Bank Maspion Indonesia Tbk sebesar Indonesia Tbk amounting to Rp500,000.
Rp500.000.
Pada tanggal 18 Desember 2024, On December 18, 2024, LPEI had
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp500,000 from
Rp500.000 dari PT Bank Maspion PT Bank Maspion Indonesia Tbk, which
Indonesia Tbk, dengan tingkat suku bunga borne interest rate at a certain margin and
tertentu dan telah dilunasi pada tanggal had fully repaid on January 17, 2025.
17 Januari 2025.
Pada tanggal 4 Agustus 2025, LPEI On August 4, 2025, LPEI signed an
menandatangani perubahan Perjanjian amendment to the Credit Agreement with
Kredit dengan PT Bank Maspion PT Bank Maspion Indonesia Tbk
Indonesia Tbk sebesar Rp1.250.000, yang amounting to Rp1,250,000, which was
kemudian diaddendum kembali pada 11 subsequently further amended on
November 2025 atas tambahan kredit November 11, 2025 to include an
sementara sehingga total fasilitas additional temporary credit, bringing the
mencapai Rp2.500.000. total facility to Rp2,500,000.
Pada tanggal 2 Oktober 2025, On October 2, 2025, LPEI has withdrawn
LPEI melakukan penarikan sebesar amounted to USD15,000,000 (full
USD15.000.000 (nilai penuh), dengan amount), which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan jatuh certain margin and will mature on
tempo pada tanggal 2 Februari 2026. February 2, 2026.
Final Draft/09 Februari 2026 204 Paraf:
Page 1236
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
j. PT Bank Maspion Indonesia Tbk j. PT Bank Maspion Indonesia Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 6 Oktober 2025, On October 6, 2025, LPEI has withdrawn
LPEI melakukan penarikan sebesar amounted to USD35,000,000 (full
USD35.000.000 (nilai penuh), dengan amount), which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 6 Februari February 6, 2026.
2026.
Pada tanggal 12 Desember 2025, On December 12, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD40,000,000
USD40.000.000 (nilai penuh), dengan (full amount), which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 12 Januari Januari 12, 2026
2026.
Pada tanggal 19 Desember 2025, On December 19, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp950,000, which
Rp950.000, dengan tingkat suku bunga bear interest rate at a certain margin and
tertentu dan akan jatuh tempo pada will mature on Januari 19, 2026
tanggal 19 Januari 2026.
k. PT Bank ANZ Indonesia k. PT Bank ANZ Indonesia
Pada tanggal 16 Mei 2025, LPEI On May 16, 2025, LPEI signed an
menandatangani perubahan perjanjian Amendment of Facility Agreement from
fasilitas dengan PT Bank ANZ Indonesia PT Bank ANZ Indonesia amounting to
sebesar USD50.000.000 (nilai penuh). USD50,000,000 (full amount).
Pada tanggal 23 Desember 2025, LPEI On December 23, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp350,000, which
Rp350.000, dengan tingkat suku bunga bear interest rate at a certain margin and
tertentu dan akan jatuh tempo pada will mature on January 6, 2026.
tanggal 6 Januari 2026.
l. PT Bank Pan Indonesia Tbk l. PT Bank Pan Indonesia Tbk
Pada tanggal 11 Juli 2025, LPEI On May 16, 2025, LPEI signed an
menandatangani perubahan perjanjian Amendment of Facility Agreement from
fasilitas dengan PT Bank Pan Indonesia PT Bank ANZ Indonesia amounting to
Tbk sebesar Rp1.000.000. USD50,000,000 (full amount).
Pada tanggal 30 Desember 2025, LPEI On December 30, 2025, LPEI has
melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp1,000,000,
Rp1.000.000, dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on January 9,
tanggal 9 Januari 2026. 2026.
Final Draft/09 Februari 2026 205 Paraf:
Page 1237
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
m. PT Bank Danamon Indonesia Tbk m. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Pada tanggal 29 Januari 2024, On January 29, 2024, LPEI had withdrawn
LPEI melakukan penarikan sebesar amounted to USD40,000,000 (full amount)
USD40.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Danamon Indonesia Tbk, dengan tingkat which borne interest rate at a certain
suku bunga tertentu dan telah dilunasi margin and had fully repaid on January
pada tanggal 28 Januari 2025. 28, 2025.
Pada tanggal 29 Januari 2024, On January 29, 2024, LPEI had withdrawn
LPEI melakukan penarikan sebesar amounted to USD35,000,000 (full amount)
USD35.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank from PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Danamon Indonesia Tbk, dengan tingkat which borne interest rate at a certain
suku bunga tertentu dan telah dilunasi margin and had fully repaid on January
pada tanggal 28 Januari 2025. 28, 2025.
Pada tanggal 16 Februari 2024, On February 16, 2024, LPEI had
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD50,000,000
USD50.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank (full amount) from PT Bank Danamon
Danamon Indonesia Tbk, dengan tingkat Indonesia Tbk which borne interest rate at
suku bunga tertentu dan telah dilunasi a certain margin and had fully repaid on
pada tanggal 14 Februari 2025. February 14, 2025.
Pada tanggal 16 Februari 2024, On February 16, 2024, LPEI had
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD32,000,000
USD32.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank (full amount) from PT Bank Danamon
Danamon Indonesia Tbk, dengan tingkat Indonesia Tbk which borne interest rate at
suku bunga tertentu dan telah dilunasi a certain margin and had fully repaid on
pada tanggal 14 Februari 2025. February 14, 2025.
Pada tanggal 26 April 2024, On April 26, 2024, LPEI signed an
LPEI menandatangani perpanjangan extension of the Credit Agreement with
Perjanjian Kredit dengan PT Bank PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Danamon Indonesia Tbk.
Pada tanggal 16 Februari 2024, On February 16, 2024, LPEI had
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD3,000,000
USD3.000.000 (nilai penuh) dari PT Bank (full amount)from PT Bank Danamon
Danamon Indonesia Tbk, dengan tingkat Indonesia Tbk which borne interest rate at
suku bunga tertentu dan telah dilunasi a certain margin and had fully repaid on
pada tanggal 14 Februari 2025. February 14, 2025.
Pada tanggal 30 April 2025 LPEI On April 30, 2025, LPEI signed an
menandatangani perpanjangan terhadap extension of the Credit Agreement with
Perjanjian Kredit dengan PT Bank PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Danamon Indonesia Tbk sebesar for Rp1,075,000, Rp1,500,000, and
Rp1.075.000, sebesar Rp1.500.000, dan Rp1,500,000.
sebesar Rp1.500.000.
Final Draft/09 Februari 2026 206 Paraf:
Page 1238
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
m. PT Bank Danamon Indonesia Tbk m. PT Bank Danamon Indonesia Tbk
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 1 Desember 2025, On December 1, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to USD15,000,000
USD15.000.000 (nilai penuh) dan (full amount) and USD10,000,000 (full
USD10.000.000 (nilai penuh) dengan amount) which bear interest rate at a
tingkat suku bunga tertentu dan akan certain margin and will mature on January
jatuh tempo pada tanggal 5 Januari 2026. 5, 2026.
Pada tanggal 3 Desember 2025, On May 23, 2025, LPEI has withdrawn
LPEI melakukan penarikan sebesar amounted to Rp200,000 and Rp800,000
Rp200.000 dan Rp800.000 dengan which bear interest rate at a certain
tingkat suku bunga tertentu dan akan margin and will mature on January 5,
jatuh tempo pada tanggal 5 Januari 2026. 2026.
Pada tanggal 23 Desember 2025, On December 23, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp100,000 which
Rp100.000 dengan tingkat suku bunga bear interest rate at a certain margin and
tertentu dan akan jatuh tempo pada will mature on January 6, 2026.
tanggal 6 Januari 2026.
Pada tanggal 29 Desember 2025, On December 29, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp700,000 and
Rp700.000 dan Rp500.000 dengan Rp500,000 which bear interest rate
tingkat suku bunga tertentu dan akan at a certain margin and will mature on
jatuh tempo pada tanggal 29 Januari January 29, 2026.
2026.
n. PT Bank Tabungan Negara (Persero) n. PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk Tbk
Pada tanggal 15 Januari 2025, On January 15, 2025, LPEI signed the
LPEI menandatangani Perubahan Amendment Loan Facility Agreement with
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk amounting to Rp4,000,000.
menjadi sebesar Rp4.000.000.
Pada tanggal 30 Desember 2025, On December 30, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp4,000,000,
Rp4.000.000, dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on January 9,
tanggal 9 Januari 2026. 2026.
Final Draft/09 Februari 2026 207 Paraf:
Page 1239
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
o. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk o. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pada tanggal 28 Mei 2025, On May 28, 2025, LPEI signed the Loan
LPEI menandatangani Perjanjian Fasilitas Facility Agreement with PT Bank Mandiri
Pinjaman dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk amounting to Rp1,000,000.
(Persero) Tbk sebesar Rp1.000.000.
Pada tanggal 23 Desember 2025, On December 23, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp1,000,000,
Rp1.000.000, dengan tingkat suku bunga which bear interest rate at a certain
tertentu dan akan jatuh tempo pada margin and will mature on January 2,
tanggal 2 Januari 2026. 2026.
p. PT Bank Mizuho p. PT Bank Mizuho
Pada tanggal 14 November 2024, On November 14, 2024, LPEI signed the
LPEI menandatangani Perubahan Amendment Loan Facility Agreement with
Perjanjian Fasilitas Pinjaman dengan PT Bank Mizuho amounting to
PT Bank Mizuho menjadi sebesar USD30,000,000 (full amount).
USD30.000.000 (nilai penuh).
Pada tanggal 29 Desember 2025, On December 29, 2025, LPEI has
LPEI melakukan penarikan sebesar withdrawn amounted to Rp490,000, which
Rp490.000, dengan tingkat suku bunga bear interest rate at a certain margin and
tertentu dan akan jatuh tempo pada will mature on January 8, 2026.
tanggal 8 Januari 2026.
Berikut ini merupakan persyaratan penting Below are significant covenants of the
terkait dengan pinjaman yang diterima: borrowings:
• Tidak dapat melakukan penggabungan, • Cannot carry out merge, consolidation or
konsolidasi atau rekonstruksi. reconstruction.
• Tidak dapat membuat atau mengizinkan • Cannot create or allow the validity of all
tetap berlakunya segala jaminan (sekuritas) guarantees over all or part of its assets and
atas seluruh atau sebagian dari aset-aset income.
dan pendapatannya.
• Tidak akan menjual, mengalihkan bahkan • Cannot sell, transfer or even dispose of its
melepaskan setiap aset-aset dengan assets provided on condition that can be
ketentuan dapat disewa atau dibeli kembali. rented or repurchased.
• Tidak dapat menjual, mengalihkan bahkan • Cannot sell, transfer or even dispose of its
melepaskan piutang berdasarkan ketentuan receivables based on non-transfer
tanpa alih. provisions.
Final Draft/09 Februari 2026 208 Paraf:
Page 1240
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. Pinjaman yang Diterima (lanjutan) 19. Fund Borrowings (continued)
Pinjaman Bilateral (lanjutan) Bilateral Borrowings (continued)
• Tidak dapat mengajukan perubahan apapun • Cannot propose any changes to
terhadap dokumen-dokumen konstitusional constitutional documents (including for
(termasuk untuk menghindari keraguan). avoidance of doubt).
• Tidak dapat mempergunakan dana Fasilitas • Cannot use credit facility funds in violation
Kredit menyimpang dari ketentuan yang of provisions.
ditetapkan.
• Tidak akan mengadakan perjanjian apapun • Will not enter into any agreement or
yang mungkin memiliki dampak yang obligation that may have a material adverse
merugikan secara materil atau impact or whose implementation result in a
mengakibatkan pelanggaran terhadap violation of any provision of the financing
segala dokumen pembiayaan oleh Debitur. documents by the Debtor.
• Tidak dapat membuat atau mengadakan • Cannot make or provide any
pengumuman apapun, siaran pers atau announcements, press releases or other
publikasi lainnya yang berhubungan dengan publications in connection with the
perjanjian yang menjadikan referensi atas Agreement in any way related to the Facility
pihak pembiayaan. or which reference towards financing
parties.
• Memastikan bahwa modal yang dimiliki • Ensure that the Capital owned is not less
tidak kurang dari Rp4.000.000. than Rp4,000,000.
• Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum • Capital Adequacy Ratio (CAR) minimum
10,5% (sepuluh koma lima persen). 10,5% (ten point five percent)
• Rasio Non Performing Loan (NPF) • Not Performing Financing (NPF) Ratio
maksimum 5% (lima persen). Creditor are a maximum of 5% (five
percent).
Final Draft/09 Februari 2026 209 Paraf:
Page 1241
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. Estimasi Klaim Penjaminan 20. Estimated Guarantee Claims
Perubahan estimasi klaim penjaminan Changes in estimated guarantee claims
Perubahan estimasi klaim penjaminan adalah The changes in estimated guarantee claims
sebagai berikut: are as follows:
2025
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Saldo awal 440,846 4,001 444,847 Beginning balance
Pembalikan tahun berjalan Reversal during the year
penjaminan 696 (586) 110 of guarantee
Penambahan/(pengurangan) pembentukan Addition/(deduction) during the year
tahun berjalan penjaminan - NIA (998) (216) (1,214) guarantee - NIA
Pembalikan cadangan stop loss Reversal stop loss
penjaminan - PEN (439,333) -- (439,333) guarantee - PEN
Selisih kurs penjabaran Foreign currency translation
tahun berjalan -- 377 377 during the year
Saldo akhir 1,211 3,576 4,787 Ending balance
2024
Mata uang asing/
Rupiah Foreign currencies Total
Saldo awal 444,003 4,908 448,911 Beginning balance
Pembalikan tahun berjalan Reversal during the year
penjaminan (990) (783) (1,773) of guarantee
Pembentukan/(Pembalikan) tahun Addition/(Reversal) during the year
berjalan penjaminan - NIA 917 (329) 588 guarantee - NIA
Pembalikan cadangan stop loss Reversal stop loss
penjaminan - PEN (3,084) -- (3,084) guarantee - PEN
Selisih kurs penjabaran Foreign currency translation
tahun berjalan -- 205 205 during the year
Saldo akhir 440,846 4,001 444,847 Ending balance
Manajemen berpendapat bahwa estimasi Management believes that the estimated
klaim penjaminan yang dibentuk adalah cukup guarantee claims as provided is adequate to
untuk menutup kemungkinan kerugian klaim cover losses on guarantee claim.
penjaminan.
21. Liabilitas Sewa 21. Lease Liabilities
Rincian liabilitas sewa tanggal berdasarkan Detail of lease liabilities based on maturity
jatuh tempo pembayaran pada tanggal payment as of December 31, 2025 and 2024
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai are as follows:
berikut:
2025 2024
Rincian liabilitas sewa Detail of lease liabilities
berdasarkan jatuh tempo based on maturity
Sampai dengan 1 tahun 2,104 2,443 Up to 1 year
Lebih dari 1 sampai dengan 3 tahun 1,196 506 More than 1 up to 3 years
Total 3,300 2,949 Total
Semua liabilitas utang sewa didenominasi All the lease liabilities are denominated in
dalam Rupiah yang dibayar setiap bulan Rupiah, payable every month at fixed
dalam suatu jumlah tetap. amounts.
Final Draft/09 Februari 2026 210 Paraf:
Page 1242
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
21. Liabilitas Sewa (lanjutan) 21. Lease Liabilities (continued)
Berikut adalah rincian liabilitas sewa pada Following is the details of lease liabilities as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
Saldo awal Penambahan (Pengurangan) Beban bunga Pembayaran Saldo,
1 Januari 2025/ liabilitas sewa/ liabilitas sewa/ liabilitas sewa/ sewa/ 31 Desember 2025/
Rincian liabilitas Beginning balance Additions of (Deduction) of Interest expense Payments Balance, Detail of
sewa January 1, 2025 lease liabilities lease liabilities of lease liabilities of lease liabilities December 31, 2025 lease liabilities
Kendaraan bermotor 572 2,166 (23) 72 (902) 1,885 Vehicles
Bangunan 2,377 1,200 -- 98 (2,260) 1,415 Building
Total 2,949 3,366 (23) 170 (3,162) 3,300 Total
Saldo awal Penambahan (Pengurangan) Beban bunga Pembayaran Saldo,
1 Januari 2024/ liabilitas sewa/ liabilitas sewa/ liabilitas sewa/ sewa/ 31 Desember 2024/
Rincian liabilitas Beginning balance Additions of (Deduction) of Interest expense Payments Balance, Detail of
sewa January 1, 2024 lease liabilities lease liabilities of lease liabilities of lease liabilities December 31, 2024 lease liabilities
Kendaraan bermotor 598 1,163 -- 47 (1,236) 572 Vehicles
Bangunan 4,739 320 -- 242 (2,924) 2,377 Building
Total 5,337 1,483 -- 289 (4,160) 2,949 Total
22. Liabilitas Lain-lain 22. Other Liabilities
2025 2024
Rupiah Rupiah
Rekening penampungan 294,003 170,015 Suspense accounts
Bunga yang masih harus dibayar 79,476 124,176 Accrued interest payable
Biaya yang masih harus dibayar 43,373 28,012 Accrued expenses
Biaya yang ditangguhkan 16,762 27,301 Deferred fee
Jaminan atas pembukaan L/C Collateral for L/C and
dan bank garansi 8,238 7,373 bank guarantee opening
Lain-lain 53,783 37,317 Others
495,635 394,194
Mata uang asing Foreign currencies
Rekening penampungan 292,515 313,903 Suspense accounts
Jaminan atas pembukaan L/C Collateral for L/C and
dan bank garansi 156,311 193,317 bank guarantee opening
Bunga yang masih harus dibayar 84,752 110,594 Accrued interest payable
Biaya yang ditangguhkan 20,633 43,536 Deferred fee
Lain-lain 25,580 485 Others
579,791 661,835
Total 1,075,426
1,075,426 1,056,029 Total
Termasuk dalam rekening penampungan The suspense accounts include accounts
adalah rekening yang digunakan oleh debitur used by debtors for the repayment of principal
untuk melakukan pembayaran pokok kembali and interest of financing and receivables.
maupun bunga atas pembiayaan dan piutang.
Final Draft/09 Februari 2026 211 Paraf:
Page 1243
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. Kontribusi Modal Pemerintah 23. Government Capital Contribution
Berdasarkan penjelasan pasal 19 ayat (1) Based on the explanation on article
Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 tanggal 19 paragraph (1) Law No. 2 of 2009 dated
12 Januari 2009 tentang Lembaga January 12, 2009 regarding Lembaga
Pembiayaan Ekspor Indonesia, dinyatakan Pembiayaan Ekspor Indonesia, it was stated
bahwa modal awal LPEI berasal dari seluruh that LPEI’s initial capital is composed of all
kekayaan negara yang tertanam dalam shares of the state’s treasury in
PT Bank Ekspor Indonesia (Persero). PT Bank Ekspor Indonesia (Persero).
Selanjutnya, berdasarkan pasal 19 ayat (2) Furthermore, based on article 19 paragraph
dari undang-undang di atas, dinyatakan (2) of above mentioned law, the paid up
bahwa modal sebagaimana dimaksud pada capital as specified in paragraph (1) here of,
ayat (1) merupakan kekayaan negara yang shall be the state’s treasury and is separated
dipisahkan dan tidak terbagi atas saham. and undivided into shares. Based on the letter
Berdasarkan surat Kepala Biro Hukum of the Head of Legal Department of the
Departemen Keuangan Republik Indonesia Ministry of Finance of the Republic of
No. S-139/SJ.3/2010 tanggal 3 Februari 2010 Indonesia No. S-139/SJ.3/2010 dated
perihal Permintaan Tinjauan Hukum Terkait February 3, 2010 regarding Request for Legal
Penerapan Modal Awal Lembaga Review Related Legal to the Initial Capital of
Pembiayaan Ekspor Indonesia, dinyatakan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia,
bahwa saldo laba yang ditahan termasuk retained earnings included all state’s treasury
dalam pengertian seluruh kekayaan negara in PT Bank Ekspor Indonesia (Persero).
yang tertanam di PT Bank Ekspor Indonesia
(Persero).
Dengan demikian, modal saham dan saldo Therefore, the share capital and retained
laba direklasifikasikan sebagai Kontribusi earnings were reclassified as Government
Modal Pemerintah yang sebelumnya dalam Contributed Capital which were previously in
bentuk modal saham, cadangan umum, the form of capital stocks, general reserve,
cadangan tujuan, dan belum ditentukan specific reserve, and unappropriated retained
penggunaannya masing-masing sebesar earnings amounting to Rp3,000,000,
Rp3.000.000, Rp1.088.094, Rp140.470, dan Rp1,088,094, Rp140,470, and Rp93,022,
Rp93.022. respectively.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 2 Tahun Based on Law No. 2 of 2009 dated January
2009 tanggal 12 Januari 2009 tentang 12, 2009 regarding Lembaga Pembiayaan
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Ekspor Indonesia. LPEI’s initial capital shall
Modal awal LPEI ditetapkan paling sedikit be at least Rp4,000,000. In the event that
Rp4.000.000. Dalam hal modal LPEI LPEI’s capital becomes less than
berkurang dari Rp4.000.000, Pemerintah Rp4,000,000, the Government shall cover
menutup kekurangan tersebut dari dana such deficiency from the State Budget based
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara on the applicable mechanism. LPEI’s
berdasarkan mekanisme yang berlaku. additional capital to cover such capital
Penambahan modal LPEI untuk menutup deficiency shall be determined by
kekurangan modal ditetapkan dengan Government Regulation.
Peraturan Pemerintah.
Pada tanggal 22 Desember 2010, LPEI On December 22, 2010, LPEI received the
menerima kontribusi modal dari Pemerintah contributed capital from the Government of
Negara Republik Indonesia sebesar the Republic of Indonesia which amounted to
Rp2.000.000. Dengan demikian, pada tanggal Rp2,000,000. Therefore, as of December 31,
31 Desember 2013 dan 2012, kontribusi 2013 and 2012, the contributed capital from
modal dari Pemerintah Negara Republik the Government of the Republic of Indonesia
Indonesia pada LPEI menjadi sebesar in LPEI amounted to Rp6,321,586.
Rp6.321.586.
Final Draft/09 Februari 2026 212 Paraf:
Page 1244
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. Kontribusi Modal Pemerintah (lanjutan) 23. Government Capital Contribution
(continued)
Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Based on the Minister of Finance Regulation
No. 247/PMK.02/2012 tentang Tata Cara (PMK) No. 247/PMK.02/2012 on Procedures
Perencanaan, Penetapan, Alokasi, dan for Planning, Determination, Allocation, and
Pengesahan Dokumen Pelaksanaan Implementation Document Legalization of
Anggaran Bendahara Umum Negara, State General Treasury, the government
perencanaan investasi pemerintah yang plans to increase the Capital Participation of
bersumber dari Anggaran Pendapatan the Government of the Republic of Indonesia
Belanja Negara (APBN) salah satunya adalah (PMN) to State Owned Company/Institutions
penambahan Penyertaan Modal Negara for the year 2014. Hence, LPEI has made a
(PMN) kepada BUMN/Lembaga dan untuk request for PMN amounting to Rp1,000,000.
tahun anggaran 2014. LPEI telah melakukan The request has been incorporated in APBN
permohonan PMN sebesar Rp1.000.000. year 2014.
Permohonan tersebut telah masuk ke dalam
nota APBN tahun 2014.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation No. 86 year
No. 86 tahun 2014 tanggal 17 Oktober 2014 2014 dated October 17, 2014 regarding the
tentang Penambahan Penyertaan Modal Capital Contribution from the State’s Treasury
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal into The Capital of LPEI, stated that the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Republic of Indonesia increased its capital of
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia the state amounting to Rp1,000,000.
melakukan penambahan penyertaan modal
negara sebesar Rp1.000.000.
Berdasarkan perencanaan pemerintah, maka Based on the above government plan on
pada tanggal 30 Desember 2014, LPEI December 30, 2014, LPEI received the
menerima kontribusi modal dari Pemerintah contributed capital from the Government of
Negara Republik Indonesia sebesar the Republic of Indonesia amounting to
Rp1.000.000. Rp1,000,000.
Untuk memperkuat struktur permodalan dan To strengthen the capital structure and based
berdasarkan pada UU No. 2 Tahun 2009, atas on Law No. 2 of 2009, the excess of the
kelebihan akumulasi cadangan umum dan general reserve and the reserve accumulation
cadangan tujuan telah melebihi 25% dari of interest has exceeded 25% of the capital,
modal, 75% telah dilakukan kapitalisasi modal 75% has been capitalized amounting to
sebesar Rp54.370 dan 25% sebagai Rp54,370 and 25% as non-tax revenue
penerimaan negara bukan pajak sebesar amounting to Rp18,123. LPEI has deposited
Rp18.123. LPEI telah menyetorkan ke to the Government of the Republic of
Pemerintah Negara Republik Indonesia Indonesia at Rp18,123 in August 2014.
sebesar Rp18.123 pada bulan Agustus 2014.
Dengan demikian, pada tanggal Therefore, as of December 31, 2014, the
31 Desember 2014, kontribusi modal dari contributed capital from the Government of
Pemerintah Negara Republik Indonesia pada the Republic of Indonesia in LPEI amounted
LPEI menjadi sebesar Rp7.375.956. to Rp7,375,956.
Final Draft/09 Februari 2026 213 Paraf:
Page 1245
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. Kontribusi Modal Pemerintah (lanjutan) 23. Government Capital Contribution
(continued)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 67 Based on Government Regulation No. 67
Tahun 2015 tanggal 20 Agustus 2015 tentang 2015 dated August 20, 2015 regarding the
Penambahan Penyertaan Modal Negara Capital Contribution from the state’s treasury
Republik Indonesia ke dalam Modal Lembaga into the capital of Indonesia Eximbank, stated
Pembiayaan Ekspor Indonesia, dinyatakan that the Republic of Indonesia increased its
bahwa Negara Republik Indonesia melakukan capital of the state amounting to Rp1,000,000.
penambahan penyertaan modal negara This increase in capital was received and
sebesar Rp1.000.000. Penambahan recorded effectively by LPEI on November 26,
penyertaan modal tersebut efektif diterima 2015.
dan dibukukan oleh LPEI pada tanggal
26 November 2015.
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Based on the Decree of the Minister of
Republik Indonesia No. 1154/KMK.06/2015 Finance of the Republic of Indonesia
tanggal 12 November 2015, tentang No. 1154/KMK.06/2015 dated November 12,
Penetapan Kapitalisasi Modal Lembaga 2015, on the Establishment of Share
Pembiayaan Ekspor Indonesia yang berasal Capitalization for Lembaga Pembiayaan
dari surplus tahun 2013 dan 2014, Menteri Ekspor Indonesia from surplus in year 2013
Keuangan menetapkan Kapitalisasi Modal and 2014, the Ministry of Finance set share
LPEI yang berasal dari surplus tahun buku Capitalization from LPEI 2013 and 2014
2013 dan 2014 sebesar Rp554.586 dan surplus amounting to Rp554,586 and
Rp798.046. Rp798,046.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation No. 81 of
No. 81 Tahun 2016 tanggal 30 Desember 2016 dated December 30, 2016 regarding
2016 tentang Penambahan Penyertaan Modal Government of Indonesia’s capital
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal contribution to Lembaga Pembiayaan Ekspor
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Indonesia stated that the Government of
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia Indonesia increased its capital contribution by
melakukan penambahan penyertaan modal Rp4,000,000. The increase in capital is
negara sebesar Rp4.000.000. Penambahan composed of Rp2,000,000 to increase LPEI’s
penyertaan modal dimaksud terdiri dari business capacity and Rp2,000,000 to carry
Rp2.000.000 digunakan untuk meningkatkan out National Interest Account. The capital
kapasitas usaha LPEI dan Rp2.000.000 untuk injection was received and recorded by LPEI
melaksanakan Penugasan Khusus. Modal effective on December 31, 2016.
tersebut efektif diterima dan dibukukan oleh
LPEI pada tanggal 31 Desember 2016.
Dalam rangka memperkuat struktur In order to strengthen LPEI’s capital structure,
permodalan LPEI berdasarkan pasal 20 ayat pursuant to Article 20 paragraph (2) of Law
(2) Undang-Undang No. 2 Tahun 2009 No. 2 of 2009 dated January 12, 2009 of LPEI
tanggal 12 Januari 2009 tentang Lembaga and Ministry of Finance No. 260/PMK.06/
Pembiayaan Ekspor Indonesia dan Peraturan 2015, if the accumulated general and specific
Menteri Keuangan No. 260/PMK.06/2015, reserves has exceeded 25% of the initial
ditetapkan bahwa dalam hal akumulasi capital of LPEI, the excess of 75% is used for
cadangan umum dan cadangan tujuan telah the capitalization of capital, and 25% as non-
melebihi 25% dari modal awal LPEI, Tax Revenue.
kelebihannya 75% digunakan untuk
kapitalisasi modal, dan 25% sebagai
Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Final Draft/09 Februari 2026 214 Paraf:
Page 1246
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. Kontribusi Modal Pemerintah (lanjutan) 23. Government Capital Contribution
(continued)
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Based on the Decree of the Minister of
Republik Indonesia No. 463/KMK.06/2016 Finance of the Republic of Indonesia
tanggal 15 Juni 2016, tentang Penetapan No. 463/KMK.06/2016 dated June 15, 2016,
Kapitalisasi Modal Lembaga Pembiayaan on the Establishment of Share Capitalization
Ekspor Indonesia yang berasal dari surplus for LPEI derived from surplus in year 2015,
tahun 2015, Menteri Keuangan menetapkan the Ministry of Finance set share
Kapitalisasi Modal LPEI yang berasal dari Capitalization from LPEI 2015 surplus
surplus tahun buku 2015 sebesar Rp963.600. amounting to Rp963,600.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation No. 55 of
No. 55 Tahun 2017 tanggal 28 Desember 2017 dated December 28, 2017 regarding
2017 tentang Penambahan Penyertaan Modal Government of Indonesia’s Capital
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Contribution to LPEI, stated that the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Government of Indonesia increased its capital
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia contribution by Rp3,200,000. The increase in
melakukan penambahan penyertaan modal capital is composed of Rp1,000,000 to
negara sebesar Rp3.200.000. Penambahan increase LPEI’s business capacity and
penyertaan modal dimaksud terdiri dari Rp2,200,000 to carry out National Interest
Rp1.000.000 digunakan untuk meningkatkan Account. The capital injection was received
kapasitas usaha LPEI dan Rp2.200.000 untuk and recorded by LPEI effective on December
melaksanakan Penugasan Khusus. Modal 30, 2017.
tersebut efektif diterima dan dibukukan oleh
LPEI pada tanggal 30 Desember 2017.
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Based on the Decree of the Minister of
Republik Indonesia No. 788/KMK.06/2017 Finance of the Republic of Indonesia
tanggal 6 November 2017, tentang Penetapan No. 788/KMK.06/2017 dated November 6,
Kapitalisasi Modal Lembaga Pembiayaan 2017, on the Establishment of Share
Ekspor Indonesia yang berasal dari surplus Capitalization for Lembaga Pembiayaan
tahun 2016, Menteri Keuangan menetapkan Ekspor Indonesia derived from surplus in year
Kapitalisasi Modal LPEI yang berasal dari 2016, the Ministry of Finance set Share
surplus tahun buku 2016 sebesar Rp951.998. Capitalization from LPEI 2016 surplus
amounting to Rp951,998.
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Based on the Decree of the Minister of
Republik Indonesia No. 620/KMK.06/2018 Finance of the Republic of Indonesia No.
tanggal 24 September 2018, tentang 620/KMK.06/2018 dated September 24, 2018,
Penetapan Kapitalisasi Modal Lembaga on the Establishment of Share Capitalization
Pembiayaan Ekspor Indonesia yang berasal for LPEI derived from surplus in year 2017,
dari surplus tahun 2017, Menteri Keuangan the Ministry of Finance set Share
menetapkan Kapitalisasi Modal LPEI yang Capitalization from LPEI 2017 surplus
berasal dari surplus tahun buku 2017 sebesar amounting to Rp686,211.
Rp686.211.
Final Draft/09 Februari 2026 215 Paraf:
Page 1247
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. Kontribusi Modal Pemerintah (lanjutan) 23. Government Capital Contribution
(continued)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation
No. 44 Tahun 2019 tanggal 26 Juni 2019 No. 44 of 2019 dated June 26, 2019 regarding
tentang Penambahan Penyertaan Modal Government of Indonesia’s capital
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Contribution to LPEI stated that the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Government of Indonesia increased its capital
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia contribution by Rp2,500,000. The increase in
melakukan penambahan penyertaan modal capital is composed of Rp1,500,000 to
negara sebesar Rp2.500.000. Penambahan increase LPEI’s business capacity and
penyertaan modal dimaksud terdiri dari Rp1,000,000 to carry out National Interest
Rp1.500.000 digunakan untuk meningkatkan Account. The capital injection was received
kapasitas usaha LPEI dan Rp1.000.000 untuk and recorded by LPEI effective on
melaksanakan Penugasan Khusus. Modal June 28, 2019.
tersebut efektif diterima dan dibukukan oleh
LPEI pada tanggal 28 Juni 2019.
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan According to the Letter of Minister of Finance
Republik Indonesia No. S-838/MK.06/2019 of the Republic of Indonesia No. S-
tanggal 22 November 2019, tentang 838/MK.06/2019 dated November 22, 2019,
Pertanggungjawaban Laporan Keuangan on Accountability of LPEI Financial Report of
LPEI Tahun 2018 dan Penetapan 2018, Determination of Business from Surplus
Penggunaan Surplus Usaha Tahun 2018, in Year 2018, the Ministry of Finance set
Menteri Keuangan menetapkan Kapitalisasi Share Capitalization from LPEI 2018 surplus
Modal LPEI yang berasal dari surplus tahun amounted to Rp115,879.
buku 2018 sebesar Rp115.879.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation
No. 40 Tahun 2020 tanggal 21 Juli 2020 No. 40 of 2020 dated July 21, 2020 regarding
tentang Penambahan Penyertaan Modal Government of Indonesia’s Capital
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Contribution to LPEI, stated that the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Government of Indonesia increased its capital
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia contribution by Rp5,000,000. The increase in
melakukan penambahan penyertaan modal capital is composed of Rp4,000,000 to
negara sebesar Rp5.000.000. Penambahan increase LPEI’s business capacity and
penyertaan modal dimaksud terdiri dari Rp1,000,000 to carry out National Interest
Rp4.000.000 digunakan untuk meningkatkan Account. The capital injection amounting
kapasitas usaha LPEI dan Rp1.000.000 untuk Rp4,000,000 was received and recorded by
melaksanakan Penugasan Khusus. Modal LPEI effective on August 12, 2020 and
Rp4.000.000 tersebut efektif diterima dan Rp1,000,000 was received and recorded by
dibukukan oleh LPEI pada tanggal LPEI effective on August 18, 2020.
12 Agustus 2020 dan Rp1.000.000 tersebut
efektif diterima dan dibukukan oleh LPEI
tanggal 18 Agustus 2020.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation
No. 78 Tahun 2020 tanggal 30 Desember No. 78 of 2020 dated December 30, 2020
2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal regarding Government of Indonesia’s Capital
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Contribution to LPEI, stated that the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, Government of Indonesia increased its capital
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia contribution by Rp5,000,000. The increase in
melakukan penambahan penyertaan modal capital is to carry Implementation of The
negara sebesar Rp5.000.000. Penambahan National Economic Recovery Program. The
penyertaan modal dimaksud digunakan untuk capital injection was received and recorded by
Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi LPEI effective on December 30, 2020.
Nasional dan efektif diterima dan dibukukan
oleh LPEI tanggal 30 Desember 2020.
Final Draft/09 Februari 2026 216 Paraf:
Page 1248
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. Kontribusi Modal Pemerintah (lanjutan) 23. Government Capital Contribution
(continued)
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan According to the Letter of Ministry of Finance
Republik Indonesia No. S-688/MK.06/2021 of the Republic of Indonesia No.
tanggal 3 Agustus 2021, tentang S-688/MK.06/2021 dated August 3, 2021, on
Pertanggungjawaban Laporan Keuangan Accountability of LPEI Financial Report of
LPEI Tahun 2020, Menteri Keuangan 2020, the Ministry of Finance set Share
menetapkan Kapitalisasi Modal LPEI yang Capitalization from LPEI 2020 surplus
berasal dari surplus tahun buku 2020 sebesar amounted to Rp194,663.
Rp194.663.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation
No. 117 Tahun 2021 tanggal 15 Desember No. 117 of 2021 dated December 15, 2021
2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal regarding Government of Indonesia’s Capital
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Contribution to LPEI stated that the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Government of Indonesia increased its Capital
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia Contribution by Rp5,000,000. The increase in
melakukan penambahan penyertaan modal capital is composed of Rp2,500,000 to
negara sebesar Rp5.000.000. Penambahan increase LPEI’s business capacity and
penyertaan modal dimaksud terdiri dari Rp2,500,000 to carry out National Interest
Rp2.500.000 digunakan untuk meningkatkan Account. The capital injection was received
kapasitas usaha LPEI dan sebesar and recorded by LPEI effective on December
Rp2.500.000 digunakan untuk melaksanakan 29, 2021 and December 30, 2021.
Penugasan Khusus. Modal tersebut efektif
diterima dan dibukukan oleh LPEI pada
tanggal 29 Desember 2021 dan tanggal
30 Desember 2021.
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Based on the Letter of the Minister of Finance
No. S-688/MK.06/2021, dinyatakan bahwa No. S-688/MK.06/2021, regarding the excess
atas kelebihan akumulasi cadangan umum accumulated general and specific reserves
dan cadangan tujuan berdasarkan surplus based on surplus of year 2020, there are non-
tahun buku 2020, terdapat PNBP yang harus tax revenues to be deposited into the state
disetorkan ke kas negara sebesar Rp 64.888 treasury amounting to Rp64,888 and the
dan Menteri Keuangan menetapkan Ministry of Finance set Share Capitalization
Kapitalisasi Modal LPEI yang berasal dari from LPEI 2020 surplus amounted to
Surplus tahun buku 2020 sebesar Rp194.663. Rp194,663. LPEI has deposited the non-tax
LPEI telah menyetorkan PNBP tersebut pada revenues in August 2021.
bulan Agustus 2021.
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Based on the Letter of the Minister of Finance
No. S-662/MK.06/2022 dinyatakan bahwa No. S-662/MK.06/2022 regarding the excess
atas kelebihan akumulasi cadangan umum accumulated general and specific reserves
dan cadangan tujuan berdasarkan surplus based on surplus of year 2021, there are non-
tahun buku 2021, terdapat PNBP yang harus tax revenues to be deposited into the state
disetorkan ke kas negara sebesar Rp87.164 treasury amounting to Rp87,164. and the
dan Menteri Keuangan menetapkan Ministry of Finance set Share Capitalization
Kapitalisasi Modal LPEI yang berasal dari from LPEI 2021 surplus amounted to
surplus tahun buku 2021 sebesar Rp261.492. Rp261,492. LPEI has deposited the non-tax
LPEI telah menyetorkan PNBP tersebut pada revenues in August 2022.
bulan Agustus 2022.
Final Draft/09 Februari 2026 217 Paraf:
Page 1249
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. Kontribusi Modal Pemerintah (lanjutan) 23. Government Capital Contribution
(continued)
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Based on Government Regulation
No. 50 Tahun 2024 tanggal 31 Desember No. 50 of 2024 dated December 31, 2024
2024 tentang Penambahan Penyertaan Modal regarding Government of Indonesia’s Capital
Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Contribution to LPEI stated that the
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia Government of Indonesia increased its Capital
dinyatakan bahwa Negara Republik Indonesia Contribution by Rp5,000,000. The increase in
melakukan penambahan penyertaan modal capital to carry out National Interest Account.
negara sebesar Rp5.000.000. Penambahan The capital injection was received and
penyertaan modal dimaksud digunakan untuk recorded by LPEI effective on January 2,
melaksanakan Penugasan Khusus. Modal 2025 and December 31, 2024 (Note 44).
tersebut efektif diterima dan dibukukan oleh
LPEI pada tanggal 2 Januari 2025 dan
tanggal 31 Desember 2024 (Catatan 44).
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan Based on the Letter of the Minister of Finance
No. S-375/MK.06/2025 dinyatakan bahwa No. S-375/MK.06/2025 regarding the excess
atas kelebihan akumulasi cadangan umum accumulated general and specific reserves
dan cadangan tujuan berdasarkan surplus based on surplus of year 2024, there are non-
tahun buku 2024, terdapat PNBP yang harus tax revenues to be deposited into the state
disetorkan ke kas negara sebesar Rp52.318 treasury amounting to Rp52,318. and the
dan Menteri Keuangan menetapkan Ministry of Finance set Share Capitalization
Kapitalisasi Modal LPEI yang berasal dari from LPEI 2021 surplus amounted to
surplus tahun buku 2024 sebesar Rp156.954. Rp156,954. LPEI has deposited the non-tax
LPEI telah menyetorkan PNBP tersebut pada revenues in June 2025.
bulan Juni 2025.
Dengan demikian, pada tanggal Therefore, as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 kontribusi modal 2024, the capital contribution from the
dari Pemerintah Negara Republik Indonesia Government of the Republic of Indonesia in
pada LPEI adalah masing-masing sebesar LPEI amounted to Rp42,759,385 and
Rp42.759.385 dan Rp42.602.431. Rp42,602,431, respectively.
24. Pembagian Laba Tahun Berjalan 24. Distribution of Income for the Current Year
Berdasarkan pasal 21 Undang-Undang According to article 21 of Republic of
Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2009 Indonesia Law No. 2 of 2009 regarding LPEI
tentang LPEI dan Peraturan Menteri and Regulation of the Minister of Finance No.
Keuangan No. 260/PMK.06/2015, surplus 260/PMK.06/2015, the surplus gained by LPEI
yang diperoleh LPEI dalam kurun waktu 1 in 1 (one) year operation shall be used for
(satu) tahun kegiatan digunakan untuk general reserve, special purpose reserve,
cadangan umum, cadangan tujuan, jasa performance bonus and tantiem, and the
produksi dan tantiem, dan bagian laba Government’s profit share. The surplus
Pemerintah. Persentase alokasi surplus allocation percentage shall be determined as
ditetapkan sebagai cadangan umum dan follows: general reserve and special purpose
cadangan tujuan sebesar 90% (sembilan reserve shall be 90% (ninety percent) of the
puluh persen) dari surplus dan jasa produksi surplus and performance bonus and tantiem
dan tantiem serta bagian laba Pemerintah and the Government’s profit share shall be
sebesar 10% (sepuluh persen) dari surplus. 10% (ten percent) of the surplus. The
Besarnya persentase untuk cadangan umum, percentage amount for general reserve,
cadangan tujuan, jasa produksi dan tantiem, special purpose reserve, performance bonus
serta bagian laba Pemerintah ditetapkan oleh and tantiem, including Government’s profit
Menteri Keuangan. share shall be determined by the Ministry of
Finance.
Final Draft/09 Februari 2026 218 Paraf:
Page 1250
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
24. Pembagian Laba Tahun Berjalan 24. Distribution of Income for the Current Year
(lanjutan) (continued)
Berdasarkan Surat Menteri Keuangan According to the Letter of Ministry of Finance
Republik Indonesia No. S-375/MK.06/2025 of the Republic of Indonesia No. S-
tanggal 21 Mei 2025, Menteri Keuangan 375/MK.06/2025 dated May 21, 2025, the
menetapkan penggunaan surplus usaha LPEI Ministry of Finance determined the business
tahun buku 2024 sebesar Rp232.525 untuk surplus for the year ended 2024 amounting to
alokasi cadangan umum dan Cadangan Rp232,525 for the allocation of general
tujuan sebesar Rp209.273, dan bagian laba reserve and special purpose reserve
Pemerintah sebesar Rp10.783. amounting to Rp209,273, and Government’s
profit share amounting to Rp10,783.
Jasa produksi, tantiem serta bagian laba Bonus, tantiem and Government’s profit share
Pemerintah tahun buku 2024 telah dibayarkan for 2024 were paid in June 2025.
pada bulan Juni 2025.
25. Pendapatan Bunga dan Usaha Syariah 25. Interest Income and Income from Sharia
2025 2024
Penugasan Umum General Assignment
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Investasi 1,223,484 1,411,485 Investment
Modal kerja 889,637 994,737 Working capital
Pendapatan Usaha Syariah 249,748 390,492 Income from sharia
Penempatan pada bank Placements with banks
Call money 26,016 148,287 Call money
Deposito berjangka 24,688 15,852 Time deposit
Giro pada bank 22,644 82,525 Current accounts with banks
Efek-efek 7,495 10,394 Securities
2,443,712 3,053,772
Penugasan Khusus National Interest Account
Deposito berjangka 187,761 94,833 Time deposit
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 120,454 78,796 Working capital
Investasi 81,297 76,910 Investment
Pendapatan Usaha Syariah 157 47 Income from sharia
Efek-efek 32,902 60,226 Securities
Giro pada bank 7,639 1,498 Current account with banks
430,210 312,310
Total 2,873,922 3,366,082 Total
Berikut adalah rincian pendapatan bunga Following is the details of interest income
berdasarkan klasifikasi aset keuangan untuk according to the classification of financial
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal assets for the years ended December 31,
31 Desember 2025 dan 2024: 2025 and 2024:
2025 2024
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Pembiayaan dan piutang 2,564,777 2,952,467 Financing and receivables
Penempatan pada bank 238,465 258,972 Placements with banks
Giro pada bank 30,283 84,023 Current accounts with banks
Diukur pada nilai wajar melalui Fair value through
penghasilan komprehensif lain other comprehensive income
Efek-efek 40,397 70,620 Securities
Total 2,873,922 3,366,082 Total
Final Draft/09 Februari 2026 219 Paraf:
Page 1251
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
26. Pendapatan Usaha Dari Ujrah 26. Income From Ujrah
Untuk tahun-tahun yang berakhir pada For the years ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, 2024, income from ujrah were amounted to
pendapatan usaha dari ujrah adalah sebesar Rp5,142 and Rp6,904, respectively.
Rp5.142 dan Rp6.904.
27. Beban Bunga 27. Interest Expense
Akun ini merupakan beban bunga atas: Interest expense was derived from:
2025 2024
Rupiah Rupiah
Efek-efek utang yang diterbitkan 572,805 987,318 Debt securities issued
Pinjaman yang diterima 563,755 507,465 Fund borrowing
1,136,560 1,494,783
Mata uang asing Foreign currency
Efek-efek utang yang diterbitkan -- 91,310 Debt securities issued
Pinjaman yang diterima 777,220 1,070,558 Fund borrowing
777,220 1,161,868
Total 1,913,780 2,656,651 Total
28. Pembentukan (Pembalikan) Kerugian 28. Provision (Reversal) for Impairment
Penurunan Nilai Aset Keuangan dan Non Losses on Financial Assets and Non-
Keuangan Financial Asset
2025 2024
Giro pada bank (4) 3 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 1,430 (340) Placements with banks
Pembiayaan dan piutang, dan Financing and receivables
Pembiayaan dan and sharia financing and
piutang syariah (Catatan 9i) 1,120,120 273,115 receivables (Note 9i)
Tagihan akseptasi (373) (468) Acceptance receivables
Piutang pembiayaan Guarantee financing
garansi -- (3,266) receivables
Piutang lainnya 1,409 2,268 Other receivables
Piutang asuransi -- 3,376 Insurance receivables
Piutang penjaminan ulang 21,681 3,094 Reguarantee receivables
Pembiayaan konsumsi (936) (8) Consumption financing
Agunan yang diambil alih 949 -- Foreclosed assets
Total 1,144,276 277,774 Total
29. Beban Umum dan Administrasi 29. General and Administrative Expenses
2025 2024
Penyusutan aset Depreciation of premises
tetap (Catatan 15) 82,652 81,615 and equipment (Note 15)
Jasa profesional 57,497 61,168 Professional services
Perbaikan dan pemeliharaan 21,510 23,346 Repairs and maintenance
Sewa 15,667 16,230 Rent
Perjalanan dinas 12,342 12,155 Travelling
Iklan dan promosi 5,839 11,410 Advertising and promotions
Komunikasi 5,604 10,240 Communication
Biaya berlangganan 8,886 3,196 Subscription cost
Jasa konsultasi 3,848 3,202 Consultation services
Listrik dan air 3,221 3,050 Electricity and water
Kegiatan perusahaan 2,288 1,407 Corporate activities
Percetakan dan perlengkapan kantor 1,477 1,753 Printing and office supplies
Aktivitas Pegawai 896 691 Employee activities
Corporate social responsibilities 388 361 Corporate social responsibilities
Lain-lain 3,020 3,696 Others
Total 225,135 233,520 Total
Final Draft/09 Februari 2026 220 Paraf:
Page 1252
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. Beban Umum dan Administrasi (lanjutan) 29. General and Administrative Expenses
(continued)
Termasuk dalam lain-lain adalah beban- Included in others are expenses disbursed for
beban yang dikeluarkan untuk transportasi transportation, and insurance on official
dan asuransi atas kendaraan dinas. Pada vehicles. As of December 31, 2025, the
tanggal 31 Desember 2025, penerapan PSAK adaption of PSAK 117 had on impact on
117 berdampak pada Beban Umum dan General and Administrative Expenses
Administrasi sebesar Rp3.882. Expenses amounted Rp3,882.
30. Beban Gaji dan Tunjangan 30. Salaries and Benefits
2025 2024
Beban gaji dan tunjangan 287,143 284,165 Salaries and benefits
Manfaat lain-lain 56,507 16,028 Other benefits
Tunjangan kesehatan 42,301 30,666 Medical allowance
Pensiun dan Imbalan kerja (Catatan 31) 31,931 15,985 Pension and employee benefits (Note 31)
Tunjangan hari raya 36,817 36,913 Religion holiday benefits
Pendidikan dan pelatihan 23,402 18,927 Training and education
Asuransi 19,007 18,483 Insurance
Lain-lain 15,201 16,365 Others
Total 512,309 437,532 Total
Termasuk di dalam beban gaji dan tunjangan Included in salaries and benefits expenses is
adalah beban atas perbedaan antara tingkat the amount expensed arising from the
bunga pinjaman karyawan dan Base Lending difference between the employee loan’s
Rate (BLR) sebesar Rp5.953 dan Rp8.790 interest rates and the Base Lending Rate
untuk tahun-tahun yang berakhir pada (BLR) which amounted to Rp5,953 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Rp8,790 for the years ended December 31,
(Catatan 16). 2025 and 2024, respectively (Note 16).
Termasuk dalam lain-lain adalah honorarium Included in others are honorariums for interns
atas karyawan Magang dan konsultan and individual consultants. As of December
perorangan. Pada tanggal 31 Desember 31, 2025, the adaption of PSAK 117 had on
2025, penerapan PSAK 117 berdampak pada impact on Salaries and Benefits Expenses
Beban Gaji dan Tunjangan sebesar Rp7.702. amounted Rp7,702.
Rincian gaji, tunjangan, serta jasa produksi The details of salaries, allowances, and
dan tantiem atas Dewan Direktur, Direktur bonuses and tantiem of the Boards of
Pelaksana, Komite Audit, dan Dewan Directors, Managing Directors, Audit
Pengawas Syariah, untuk tahun-tahun Committee, and Sharia Supervisory Board, for
yang berakhir pada tanggal 31 Desember the years ended December 31, 2025 and
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: 2024 are as follows:
2025
Jumlah Bonus dan
Pegawai/ Tantiem/
Number of Gaji/ Tunjangan/ Bonuses and
Employees Salaries Allowances Tantiem Total
Dewan Direktur 7 5,744 7,032 598 13,374 Board of Directors
Direktur Pelaksana 5 8,555 13,979 603 23,137 Managing Directors
Komite Audit 2 630 121 -- 751 Audit Committee
Komite Pemantau Risiko 3 587 120 -- 707 Risk Management Committee
Dewan Pengawas Syariah 2 693 18 -- 711 Sharia Supervisory Board
Chief of 5 6,588 9,330 420 16,338 Chief of
Total 24 22,797 30,600 1,621 55,018 Total
Final Draft/09 Februari 2026 221 Paraf:
Page 1253
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
30. Beban Gaji dan Tunjangan (lanjutan) 30. Salaries and Benefits (continued)
2024
Jumlah Bonus dan
Pegawai/ Tantiem/
Number of Gaji/ Tunjangan/ Bonuses and
Employees Salaries Allowances Tantiem Total
Dewan Direktur 5 4,885 5,970 -- 10,855 Board of Directors
Direktur Pelaksana 6 9,111 10,795 -- 19,906 Managing Directors
Komite Audit 2 649 17 -- 666 Audit Committee
Komite Pemantau Risiko 2 693 18 -- 711 Risk Management Committee
Dewan Pengawas Syariah 2 693 18 -- 711 Sharia Supervisory Board
Chief of 4 6,064 10,315 -- 16,379 Chief of
Total 21 22,095 27,133 -- 49,228 Total
31. Liabilitas Imbalan Kerja 31. Liability For Employee Benefits
Berdasarkan kebijakan LPEI, pegawai Under LPEI’s policy, in addition to salaries,
memperoleh tunjangan dan manfaat selain the employees are entitled to allowances and
gaji berupa tunjangan hari raya (THR), benefits, which are religion holiday benefits
penggantian biaya pengobatan, tunjangan (THR), medical reimbursements, death
kematian, tunjangan cuti, masa persiapan allowances, leave allowances, pension
pensiun, penghargaan masa bakti, dana preparation period, long service award,
pensiun, jasa produksi, asuransi, dan manfaat pension plan, bonus, insurance, and other
lainnya berdasarkan Undang-undang Nomor benefits based on Manpower Law Number 6
6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan of 2023 concerning Stipulation of Government
Pemerintah Pengganti Undang-Undang Regulation in lieuof Law Number 2 of 2022
Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja concerning Cipta Kerja to become Law.
menjadi Undang Undang.
Pensiun iuran pasti Defined contribution plan
LPEI menyelenggarakan program pensiun LPEI implements a defined contribution plan
iuran pasti untuk seluruh pegawai tetapnya covering all their permanent employees,
yang dikelola oleh Dana Pensiun Lembaga which is managed by Dana Pensiun Lembaga
Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia. Keuangan (DPLK) Manulife Indonesia. LPEI's
Jumlah kontribusi LPEI untuk dana pensiun contribution to the pension plan retirement
adalah sebesar 6,00% dari gaji pokok fund is 6.00% of the employees' basic salaries
pegawai yang disajikan sebagai bagian dari and is presented as part of "salaries and
"beban gaji dan tunjangan" dalam laba rugi. benefits" in profit or loss. LPEI‘s contributions
Jumlah kontribusi LPEI adalah sebesar were amounted to Rp8,184 and Rp7,265 for
Rp8.184 dan Rp7.265 masing-masing untuk the years ended December 31, 2025 and
tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember 2024.
2025 dan 2024.
Pensiun manfaat pasti Defined benefit plan
LPEI menyiapkan penyisihan imbalan kerja LPEI has provided allowance for employee
jangka panjang dan pascakerja sesuai long-service and post-employement benefits
dengan Undang-Undang No.6/2023 dan in accordance with Law No.6/2023 and
Peraturan Pemerintah RI No.35/2021 yang Government Regulation of The Republic of
meliputi uang pesangon, uang penghargaan Indonesia No.35/2021 which include
masa kerja, dan uang penggantian hak serta severance fee, service pay benefits, and
imbalan kerja atas long-service award. compensation fees as well as employee
benefit long-service award.
LPEI memberikan imbalan tersebut mana LPEI has provided the benefits whichever is
yang lebih tinggi antara Peraturan higher between Collective Labor Agreement
Perusahaan dengan Undang-Undang with Law No.6/2023.
No.6/2023.
Final Draft/09 Februari 2026 222 Paraf:
Page 1254
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 31. Liability For Employee Benefits
(continued)
Liabilitas imbalan kerja dihitung oleh aktuaris Liability for employee benefits is computed by
independen, Kantor Konsultan Aktuaria Enny an independent actuary, Kantor Konsultan
Diah Awal tertanggal 21 Januari 2026 dan Aktuaria Enny Diah Awal dated
7 Januari 2025, masing-masing untuk tahun- January 21, 2026 and January 7, 2025 for the
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 years ended December 31, 2025 and 2024,
dan 2024: respectively:
Penyisihan imbalan kerja Provision for employee benefits
2025 2024
Program imbalan pascakerja 85,136 77,167 Post-employment benefit plan
Imbalan jangka panjang lainnya 66,745 57,497 Other long-term employee benefit
Program PKWT 631 4,604 PKWT Program
Jumlah 152,512 139,268 Total
Program imbalan pascakerja terdiri dari Post-employment benefit plan consists of
program pesangon dan program kesehatan severance cost and pension healthcare. Other
pensiun. Program imbalan jangka panjang long-term employee benefits consist of period
lainnya terdiri dari program masa persiapan prior to pension, long service pay, and long
pensiun, program penghargaan masa kerja, service leave.
dan program cuti besar berimbalan.
Beban yang diakui di laba rugi untuk imbalan The expense recognized in the profit or loss
kerja adalah: for the employee benefits are as follows:
2025 2024
Program imbalan pascakerja 15,917 6,992 Post-employment benefit plan
Imbalan jangka panjang lainnya 15,056 7,005 Other long-term employee benefit
Program PKWT 958 1,988 PKWT program
Beban yang diakui Expense recognized in the
dalam laporan laba rugi 31,931 15,985 statement of profit or loss
Beban yang diakui di laporan laba rugi The expense recognized in the consolidated
konsolidasian dan penghasilan komprehensif statement of profit or loss and other
lain berdasarkan klasifikasi akun adalah comprehensive income based on account
sebagai berikut: classification are as follows:
2025 2024
Beban gaji dan tunjangan (Catatan 29) 31,931 15,985 Salaries and benefits expense (Note 29)
Pengukuran kembali atas Remeasurement of liability
liabilitas imbalan kerja - for employee benefits -
kerugian aktuaria 155 2,437 actuarial loss
Beban yang diakui Expense recognized in the
dalam laporan laba rugi dan consolidated statement
penghasilan komprehensif lain of profit or loss and
konsolidasian 32,086 18,422 other comprehensive income
Program imbalan pascakerja Post-employment benefit plan
Berikut ini adalah hal-hal penting yang The following are the significant items
diungkapkan dalam laporan aktuaris: disclosed in the actuarial reports:
2025 2024
Tingkat diskonto pertahun 6.60% 7.10% Annual discount rates
Tingkat kenaikan Increase rates
Gaji per tahun 4.00% 4.00% Annual salary
Tingkat pengunduran diri pertahun Annual resignation rates
untuk pegawai dibawah usia 30 tahun for employee before
dan akan menurun menjadi 0% pada the age of 30 and will
umur 46 tahun 3.50% 3.50% decrease until 0% at the age of 46
Tingkat kematian TMI 2019 TMI 2019 Mortality rate
Usia pensiun 56 tahun/years 56 tahun/years Retirement age
Ekspektasi sisa masa kerja Average remaining
rata-rata karyawan (tahun) 13.88 13.82 working periods (years)
Final Draft/09 Februari 2026 223 Paraf:
Page 1255
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 31. Liability For Employee Benefits (continued)
Program imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefit plan (continued)
a. Beban yang diakui di laporan laba rugi dan a. Expense recognized in the consolidated
penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian untuk imbalan pascakerja comprehensive income for post-
adalah sebagai berikut: employment benefit plan follows:
2025 2024
Biaya jasa kini dan jasa lalu 9,820 5,517 Current and past service cost
Biaya bunga 5,210 5,143 Interest cost
Beban pesangon 2,267 9,675 Termination cost
Keuntungan aktuaria (1,380) (13,343) Actuarial gain
Beban yang diakui dalam Expense recognized in the consolidated
laporan laba rugi konsolidasian 15,917 6,992 statement of profit or loss
Pengukuran kembali atas Remeasurement of the net
liabilitas imbalan kerja - neto: liability for employee benefits:
Keuntungan aktuaria dari Actuarial gains from
perubahan asumsi keuangan 2,950 7,501 changes in financial assumption
Keuntungan aktuaria dari Actuarial gains from
penyesuaian sebelumnya (2,796) (5,064) experience adjustments
Keuntungan yang diakui dalam Gain recognized in
penghasilan komprehensif lain 155 2,437 other comprehensive income
Total beban yang diakui dalam laporan Total expense recognized in the
laba rugi dan penghasilan the consolidated statement of profit or
komprehensif lain konsolidasian 16,072 9,429 loss and other comprehensive income
b. Perubahan cadangan penyisihan adalah c. b. The movements in the allowance are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal 77,167 80,562 Beginning balance
Penambahan tahun berjalan 15,917 6,992 Addition during the year
Nilai yang diakui dalam pendapatan Amount recognized in other
komprehensif lain 155 2,437 comprehensive income
Pembayaran tahun berjalan (8,103) (12,824) Payment during the year
Saldo akhir 85,136 77,167 Ending balance
c. Perubahan nilai kini liabilitas imbalan kerja c. The movements for the present value of
adalah sebagai berikut: employee benefit are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 77,167 80,562 Balance at beginning of the year
Biaya jasa kini 9,820 10,967 Current service cost
Kurtailmen (1,380) (13,343) Curtailement
Biaya jasa lalu -- (5,450) Past service cost
Biaya bunga 5,210 5,143 Interest cost
Beban pesangon 2,267 9,675 Termination Cost
Pembayaran tahun berjalan (8,102) (12,824) Payment during the year
Pengukuran kembali kerugian Remeasurement of actuarial
aktuaria: losses :
Keuntungan aktuaria dari Actuarial gain from
perubahan asumsi keuangan 2,950 7,501 changes in financial assumption
Keuntungan aktuaria dari Actuarial gain from
penyesuaian sebelumnya (2,796) (5,064) experience adjustments
Saldo akhir tahun nilai kini Ending balance present value of
liabilitas imbalan kerja 85,136 77,167 employee benefit liabilities
Final Draft/09 Februari 2026 224 Paraf:
Page 1256
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 31. Liability For Employee Benefits (continued)
Program imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefit plan (continued)
d. Analisa tingkat sensitivitas untuk risiko d. Sensitivity analysis for discount rate risk
tingkat diskonto (tidak diaudit): (unaudited):
2025
Pengaruh
Pengaruh terhadap terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% 10,284 -1% 74
+1% (8,769) +1% (58)
2024
Pengaruh
Pengaruh terhadap terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% 8,805 -1% 22
+1% (7,490) +1% (17)
e. Analisa tingkat sensitivitas untuk risiko e. Sensitivity analysis for salary increase risk
tingkat kenaikan gaji (tidak diaudit) (unaudited)
2025
Pengaruh
Pengaruh terhadap terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% (11,901) -1% (26)
+1% 13,700 +1% 32
2024
Pengaruh
Pengaruh terhadap terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% (9,881) -1% (19)
+1% 11,411 +1% 24
Final Draft/09 Februari 2026 225 Paraf:
Page 1257
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 31. Liability For Employee Benefits (continued)
Program imbalan pascakerja (lanjutan) Post-employment benefit plan (continued)
e. Analisa tingkat sensitivitas untuk risiko e. Sensitivity analysis for salary increase risk
tingkat kenaikan gaji (tidak diaudit) (unaudited) (continued)
(lanjutan)
Analisis sensitivitas yang disajikan di atas The sensitivity analysis presented above
mungkin tidak mewakili perubahan yang may not be representative of the actual
sebenarnya dalam kewajiban imbalan pasti change in the defined benefit obligation as it
mengingat bahwa perubahan asumsi is unlikely that the change in assumptions
terjadinya tidak terisolasi satu sama lain would occur in isolation of one another as
karena beberapa asumsi tersebut mungkin some of the assumptions may be
berkorelasi. correlated.
Selanjutnya, dalam menyajikan analisis Furthermorse, in presenting the above
sensitivitas di atas, nilai kini kewajiban sensitivity analysis, the present value of the
imbalan pasti dihitung dengan benefit obligation has been calculated
menggunakan metode projected unit credit using the projected unit credit method at the
pada akhir periode pelaporan, yang sama end of the reporting period, which is the
dengan yang diterapkan dalam same as that applied in calculating the
menghitung liabilitas manfaat pasti yang defined benefit obligation liability
diakui dalam laporan posisi keuangan. recognised in the statement of financial
position.
Tidak ada perubahan dalam metode dan There was no change in the methods and
asumsi yang digunakan dalam assumptions used in preparing the
penyusunan analisis sensitivitas dari tahun sensitivity analysis from prior years.
sebelumnya.
Imbalan jangka panjang lainnya Other long-term benefits
Imbalan jangka panjang lainnya terdiri dari Other long-term benefits consist of Long-
Long-Service Award (LSA), masa persiapan Service Award (LSA), pre-retirement period,
pensiun, pemberian logam mulia, dan long gold granting, and long leave (LL).
leave (LL).
Asumsi-asumsi yang digunakan oleh aktuaris The assumptions used by the actuary for other
dalam perhitungan imbalan jangka panjang long-term benefits calculation are as follows:
lainnya adalah sebagai berikut:
2025 2024
Tingkat diskonto pertahun 6.30% 7.00% Annual discount rates
Tingkat kenaikan gaji per tahun 4.00% 4.00% Annual salary increase rates
Tingkat pengunduran diri pertahun Annual resignation rates
untuk pegawai dibawah usia 30 tahun for employee before
dan akan menurun menjadi 0% pada the age of 30 and will
umur 46 tahun 3.50% 3.50% decrease until 0% at the age of 46
Tingkat kematian TMI 2019 TMI 2019 Mortality rate
Usia pensiun 56 tahun/years 56 tahun/years Retirement age
Ekspektasi sisa masa kerja Average remaining
rata-rata karyawan (tahun) 8.63 8.91 working period (years)
Final Draft/09 Februari 2026 226 Paraf:
Page 1258
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 31. Liability For Employee Benefits (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long-term benefits (continued)
a. Beban imbalan jangka panjang lainnya a. Other long term benefit plan expense
yang diakui di laba rugi adalah sebagai recognized in profit or loss are as follows:
berikut:
2025 2024
Biaya jasa: Service cost:
Biaya jasa kini dan jasa lalu 7,615 6,968 Current and past service cost
Pengukuran kembali imbalan jangka Remeasurement of other
panjang lainnya 3,620 (3,679) long term benefit
Beban bunga neto pada liabilitas Net interest on net defined
imbalan yang ditetapkan 3,821 3,716 benefit liability
Beban yang diakui dalam laporan Expense recognized in the statement
laba rugi 15,056 7,005 of profit or loss
b. Perubahan penyisihan adalah sebagai b. The movements in the provision are as
berikut: follows:
2025 2024
Saldo awal 57,497 58,805 Beginning balance
Penambahan tahun berjalan 15,056 7,005 Addition during the year
Pembayaran tahun berjalan (5,808) (8,313) Payments during the year
Saldo akhir 66,745 57,497 Ending balance
c. Perubahan nilai kini liabilitas imbalan c. The movements for the present value of
jangka panjang lainnya adalah sebagai other long term benefit plan are as follows:
berikut:
2025 2024
Saldo awal tahun 57,497 58,805 Balance at beginning of the year
Biaya jasa kini 7,615 6,968 Current service cost
Biaya bunga 3,821 3,716 Interest cost
Beban kurtailmen (195) (4,868) Curtailment cost
Pembayaran tahun berjalan (5,808) (8,313) Payments during the year
Keuntungan aktuaria dari Actuarial gains from
perubahan asumsi keuangan 3,111 (730) changes in financial assumptions
Keuntungan aktuaria dari Actuarial gains from
experience adjustment 704 1,919 experience adjustment
Saldo akhir tahun nilai kini liabilitas E ndi ng bal anc e pres ent v al ue of
imbalan jangka panjang lainnya 66,745 57,497 ot her l ong t erm benef i t
Final Draft/09 Februari 2026 227 Paraf:
Page 1259
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 31. Liability For Employee Benefits (continued)
Imbalan jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long-term benefits (continued)
d. Analisa tingkat sensitivitas untuk risiko d. Sensitivity analysis for discount rate risk
tingkat diskonto (tidak diaudit) (unaudited)
Tabel berikut menunjukan analisa The tables below show the sensitivity
sensitivitas atas nilai kini liabilitas imbalan analysis ofthe present value of employee
kerja dan biaya jasa kini dengan asumsi benefit liabilities and current service cost in
perubahan atas tingkat diskonto: the assumed changes in the discount rate:
2025
Pengaruh terhadap Pengaruh terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% 4,376 -1% 92
1% (3,941) 1% (79)
2024
Pengaruh terhadap Pengaruh terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% 3,812 -1% 10
1% (3,428) 1% (9)
e. Analisa tingkat sensitivitas untuk risiko e. Sensitivity analysis for salary increase risk
kenaikan gaji (tidak diaudit): (unaudited):
2025
Pengaruh terhadap Pengaruh terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% (4,057) -1% (93)
1% 4,430 1% 109
2024
Pengaruh terhadap Pengaruh terhadap
Perubahan nilai kini liabilitas/ Perubahan biaya jasa kini/
Persentase/ Impact to present Persentase/ Impact to
Percentage value of employee Percentage current
Change benefit obligation Change service cost
-1% (3,554) -1% (10)
1% 3,888 1% 12
Final Draft/09 Februari 2026 228 Paraf:
Page 1260
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
31. Liabilitas Imbalan Kerja (lanjutan) 31. Liability For Employee Benefits
(continued)
Imbalan jangka panjang lainnya (lanjutan) Other long-term benefits (continued)
e. Analisa tingkat sensitivitas untuk risiko e. Sensitivity analysis for salary increase risk
kenaikan gaji (tidak diaudit): (unaudited):
Jatuh tempo dari liabilitas imbalan kerja The maturity of the obligation for employee
pada tanggal 31 Desember 2024 dan benefits as of December 31, 2025 and
2024 adalah sebagai berikut: 2024 is as follows:
2025
Jumlah Pembayaran Pembayaran Pembayaran
Pembayaran Manfaat Manfaat Manfaat
Manfaat OLTEB/Amount Kesehatan/Amount PKWT/Amount
Pensiun/Amount of Benefit of Benefit of Benefit
Benefit Payment Payment for Payment for Payment for
for Pension OLTEB Healthcare PKWT Total
Di bawah 1 tahun 1,705 8,369 128 -- 10,202 Below 1 year
Antara 1 - 2 tahun 6,738 5,856 177 -- 12,771 Within 1 - 2 years
Antara 2 - 3 tahun 6,061 8,553 392 -- 15,006 Within 2 - 3 years
Antara 3 - 4 tahun 4,877 8,672 488 -- 14,037 Within 3 - 4 years
Antara 4 - 5 tahun 6,129 10,391 630 -- 17,150 Within 4 - 5 years
Di atas 5 tahun 414,887 183,552 319,802 -- 918,241
0 Up 5 years
2024
Jumlah Pembayaran Pembayaran Pembayaran
Pembayaran Manfaat Manfaat Manfaat
Manfaat OLTEB/Amount Kesehatan/Amount PKWT/Amount
Pensiun/Amount of Benefit of Benefit of Benefit
Benefit Payment Payment for Payment for Payment for
for Pension OLTEB Healthcare PKWT Total
Di bawah 1 tahun 8,325 6,029 125 -- 14,478 Below 1 year
Antara 1 - 2 tahun 1,825 8,387 261 -- 10,474 Within 1 - 2 years
Antara 2 - 3 tahun 6,903 5,663 322 -- 12,888 Within 2 - 3 years
Antara 3 - 4 tahun 6,222 8,224 563 -- 15,009 Within 3 - 4 years
Antara 4 - 5 tahun 9,401 8,412 483 -- 18,296 Within 4 - 5 years
Di atas 5 tahun 411,174 176,037 286,867 -- 874,079 Up 5 years
Rata-rata durasi dari liabilitas imbalan The average of duration of the obligation
pasca-kerja adalah 13,88 dan 13,82 tahun for post employment benefits is 13.88 and
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 13.82 for the years as of December 31,
2024. 2025 and 2024, respectively.
Final Draft/09 Februari 2026 229 Paraf:
Page 1261
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. Komitmen dan Kontinjensi 32. Commitments and Contingencies
2025 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Tagihan komitmen Commitment receivables
Rupiah Rupiah
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman diterima Unused loan facilities received
yang belum digunakan 658,125 -- and not yet used
Total Rupiah 658,125 -- Total Rupiah
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Fasilitas pinjaman kepada debitur Unused loan facilities
yang belum digunakan 488,436 200,000 to debtors
488,436 200,000
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan facilities
debitur yang belum digunakan 1,471,617 1,322,069 to debtors
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan -- 25,393 Outstanding irrevocable L/C
1,471,617 1,347,462
Total Rupiah 1,960,053 1,547,462 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 266,559 223,382 Outstanding irrevocable L/C
Fasilitas pinjaman kepada debitur Unused loan facilities
yang belum digunakan 243,332 545,926 to debtors
509,891 769,308
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman kepada Unused loan facilities
debitur yang belum digunakan 1,095,206 1,022,196 to debtors
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 145,350 236,752 Outstanding irrevocable L/C
1,240,556 1,258,948
Total mata uang asing 1,750,447 2,028,256 Total foreign currencies
Total liabilitas komitmen 3,710,500 3,575,718 Total commitment liabilities
Komitmen (3,052,375) (3,575,718) Commitments
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Pendapatan bunga kredit bermasalah 428,019 407,318 Interest income on non-performing loans
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan bunga kredit bermasalah 7,342,194 7,248,988 Interest income on non-performing loans
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Pendapatan bunga kredit bermasalah 199,772 167,609 Interest income on non-performing loans
Pihak ketiga Third parties
Pendapatan bunga kredit bermasalah 3,243,139 3,052,320 Interest income on non-performing loans
Total tagihan kontinjensi 11,213,124 10,876,235 Total contingent receivables
Final Draft/09 Februari 2026 230 Paraf:
Page 1262
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. Komitmen dan Kontinjensi (lanjutan) 32. Commitments and Contingencies
(continued)
2025 2024
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Penjaminan Kredit - PEN -- 1,000,000 Credit Guarantee - PEN
Pihak ketiga Third parties
Bank garansi 776,077 1,073,703 Bank guarantee
Asuransi kegagalan ekspor 159,277 69,873 Failure on export insurance
Penjaminan Kredit - PKE 70,000 70,000 Credit Guarantee - PKE
Proteksi piutang dagang 19,360 6,378 Receivable protection
Kafalah 17,126 -- Kafalah
Penjaminan Kredit - PEN -- 400,000 Credit Guarantee - PEN
1,041,840 1,619,954
Mata uang asing Foreign currencies
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Penjaminan Kredit - PKE 197,816 190,936 Credit Guarantee - PKE
Bank garansi 169,988 27,216 Bank guarantee
Pihak ketiga Third parties
Bank garansi 1,672,520 5,146,366 Bank guarantee
Proteksi piutang dagang 1,078,148 1,920,741 Receivable protection
Kafalah 1,232,995 -- Kafalah
Penjaminan Kredit 692,220 39,433 Credit Guarantee
Penjaminan Kredit - PEN -- 160,950 Credit Guarantee - PEN
Penjaminan Kredit - PKE 39,157 37,795 Credit Guarantee - PKE
Asuransi kegagalan ekspor 53,282 91,943 Failure on export insurance
5,136,126 7,615,380
Total liabilitas kontinjensi 6,177,966 10,235,334 Total contingent liabilities
Kontinjensi - neto 5,035,158 640,901 Contingencies - net
33. Manajemen Risiko 33. Risk Management
Penerapan manajemen risiko dilakukan LPEI implements risk management in LPEI
berdasarkan Pasal 17 UU No. 2 Tahun 2009 implements risk management in accordance
tentang LPEI dengan mencakup pemenuhan with Article 17 Law No. 2 Year 2009 about
modal minimum, pengawasan aktif, dan LPEI which encompasses the fulfillment of
pemenuhan disiplin pasar terhadap risiko yang capital adequacy, active supervision, and
melekat. Penerapan ini dilaksanakan melalui (i) compliance of market discipline against
implementasi manajemen risiko pada setiap inherent risk. This implementation is realized in
aktivitas operasional sehingga manajemen the form of (i) risk management
risiko mampu menjadi bagian yang tidak implementation in each operational activity so
terpisahkan dalam setiap aktivitas that risk management becomes an inseparable
operasionalnya dan (ii) pengelolaan part of every operational activity and (ii) capital
permodalan agar mampu menyerap risiko yang management in order to be able to absorb
dihadapi LPEI. risks that LPEI faces.
Final Draft/09 Februari 2026 231 Paraf:
Page 1263
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. Manajemen Risiko (lanjutan) 33. Risk Management (continued)
Pelaksanaan proses dan sistem manajemen Effective risk management processes and
risiko yang efektif, merujuk pada Peraturan system, referring to the Regulation of the
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. Indonesia Financial Services Authority (POJK)
9/POJK.05/2022 tentang Pengawasan LPEI No. 9/POJK.05/2022 regarding LPEI
dan POJK No. 42 tahun 2024 tentang Supervision and POJK No. 42 concerning the
Penerapan Manajemen Risiko bagi Lembaga Implementation of Risk Management for
Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Financing Companies, Venture Capital
Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Companies, Microfinance Institutions, and
Keuangan Lainnya, bentuk penerapannya Other Financial Service Institutions, in which
paling kurang mencakup: the forms of application at the very least
include:
1. Pengawasan aktif Direktur Eksekutif, 1. Active monitoring by the Executive
Dewan Direktur, dan Dewan Pengawas Directors, Board of Directors, and Sharia
Syariah; Supervisory Board;
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur 2. Adequacy of Risk Management policies,
Manajemen Risiko serta penetapan limit procedures, and determination of Risk
Risiko; limits;
3. Kecukupan proses identifikasi, 3. Adequacy of the Risk identification,
pengukuran, pengendalian, dan measurement, control and monitoring
pemantauan Risiko, serta sistem informasi processes, as well as the Risk
Manajemen Risiko; dan Management information system; and
4. Sistem pengendalian internal yang 4. Comprehensive internal control system.
menyeluruh.
Sasaran Penerapan Manajemen Risiko LPEI The target of LPEI Risk Management
adalah untuk memelihara dan/atau Implementation is to maintain and/or improve
meningkatkan tingkat kesehatan LPEI dengan the health status of LPEI by applying the
menerapkan prinsip kehati-hatian dan precautionary principle and risk management
Manajemen Risiko yang antara lain berfungsi which, among other things. Function as a filter
sebagai penyaring dan pemberi peringatan dini and early warning system for institutions in
(early warning system) Lembaga dalam carrying out business activities.
melaksanakan kegiatan usaha.
LPEI menerapkan manajemen risiko secara LPEI applied effective risk management which
efektif yang disesuaikan dengan tujuan, aligned with target, policy, criteria, complexity,
kebijakan, criteria, kompleksitas, serta and good risk mitigation, which expected to
kemampuan mengelola risiko yang baik yang increase stakeholder value and provide a good
diharapkan tidak hanya meningkatkan prediction of potential loss in the upcoming
stakeholder value, tetapi juga memberikan future. This also expected to maintain optimum
gambaran mengenai potensi kerugian yang risk-adjusted-return and also helping on making
mungkin dihadapi di masa mendatang, a good decision.
memelihara tingkat risk-adjusted-return yang
optimal dan membantu dalam proses
pengambilan keputusan usaha secara tepat.
Final Draft/09 Februari 2026 232 Paraf:
Page 1264
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. Manajemen Risiko (lanjutan) 33. Risk Management (continued)
Sejalan dengan perkembangan kegiatan In line with the development of business
usaha, risiko yang dihadapi LPEI juga activities, LPEI also deal with higher risk. These
berkembang secara luas, antara lain mencakup risks include credit risk, insurance risk, liquidity
risiko kredit, risiko asuransi, risiko likuiditas, risk, market risk, operational risk, legal risk,
risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, reputation risk, strategic risk, compliance risk,
risiko reputasi, risiko strategis, risiko and investment risk as well as risk of return
kepatuhan, dan risiko investasi serta risiko specifically for Sharia Business Units. Credit
imbal hasil khusus untuk Unit Usaha Syariah. risk is the most significant among others. Credit
Risiko kredit merupakan risiko yang paling risk is a risk that occur because of the failure of
signifikan dibanding jenis risiko lainnya. Risiko the debtor to pay their obligations to LPEI,
kredit adalah risiko akibat kegagalan pihak lain including guarantee risk.
dalam memenuhi kewajiban kepada LPEI,
termasuk di dalamnya risiko penjaminan.
Sampai dengan 31 Desember 2025, LPEI As of December 31, 2025, LPEI continuously
secara berkelanjutan memperkuat strengthening the implementation of risk
implementasi kebijakan manajemen risiko, management policies, and the implementation
proses manajemen risiko, dan penerapan of a risk management framework in accordance
kerangka manajemen risiko yang sesuai with POJK No. 9/POJK.05/2022 and POJK No.
dengan POJK No. 9/POJK.05/2022 dan POJK 42 of 2024, especially in the scope of risk
No. 42 tahun 2024, khususnya pada cakupan types, Risk Appetite Statement, updating three
jenis risiko, Risk Appetite Statement, lines models, measurement tools and
pengkinian three lines model, alat dan methodologies, running periodic Early Warning
metodologi pengukuran, menjalankan Early Detection of financing portfolios that have the
Warning Detection berkala terhadap portofolio potential to experience aggravation, updating
pembiayaan yang berpotensi mengalami the Industry Financing Reference and Portfolio
pemburukan, melakukan pengkinian Industry Guidelines, to initiatives to strengthening
Financing Reference dan Portfolio Guideline, Operational Risk Management in order
hingga penguatan Manajemen Risiko to support the Enterprise Risk Management
Operasional dalam rangka mendukung Framework. Risk management also
Enterprise Risk Management Framework. includes risk management of special
Pengelolaan risiko juga termasuk pengelolaan assignments through the Minister of Finance
risiko penugasan khusus melalui Peraturan Regulation (PMK) No. 183/PMK.08/2021
Menteri Keuangan (PMK) No. concerning Special Assignments to LPEI.
183/PMK.08/2021 tentang Penugasan Khusus
kepada LPEI.
Penerapan manajemen risiko dicerminkan dari Risk management implementation is also
hasil penilaian profil risiko LPEI yang mencakup reflected in LPEI risk profile assessment that
penilaian risiko inheren, yaitu penilaian atas consists of inherent risk assessment in the
risiko yang melekat (inherent) pada implementation of LPEI business activities that
pelaksanaan kegiatan usaha LPEI, yang include financing activity, guarantee and
mencakup pembiayaan, penjaminan dan insurance, and an assessment of the Quality of
asuransi, dan penilaian atas Kualitas Risk Management Implementation (KPMR)
Penerapan Manajemen Risiko (KPMR) yang which includes all pillars of risk management
mencakup seluruh pilar-pilar penerapan implementation in accordance with the
manajemen risiko sebagaimana Peraturan Financial Services Authority Regulations. The
Otoritas Jasa Keuangan. Hasil penggabungan result of inherent risk assessment and risk
penilaian risiko inheren dan penilaian Kualitas control management implementation quality
Final Draft/09 Februari 2026 233 Paraf:
Page 1265
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. Manajemen Risiko (lanjutan) 33. Risk Management (continued)
Penerapan Manajemen Risiko akan assessment will produce a composite Risk
menghasilkan Profil Risiko secara komposit. Profile. The LPEI's risk profile which is one of
Profil risiko LPEI merupakan salah satu faktor the factors in Risk Based LPEI Rating as
penilaian Tingkat Kesehatan LPEI stipulated in the Regulation of the Executive
sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Directors No. 0009/PDE/07/2023 concerning
Direktur Eksekutif No. 0009/PDE/07/2023 Risk Based LPEI Rating Assessment.
tentang Penilaian Tingkat Kesehatan LPEI.
Dalam kerangka manajemen risiko terpadu In the organizational structure to enterprise
(enterprise risk management), LPEI risk management. LPEI has implemented the
menerapkan konsep three lines model, yakni: concept of three lines model:
- Lini pertama (First line) merupakan unit - The first line (First line) are unit that is in
kerja yang berada pada setiap risk taking each risk taking function which is a unit that
function) yang mana merupakan unit kerja is a risk owner who is directly responsible
pemilik risiko (risk owners) yang for achieving business activities and
bertanggung jawab secara langsung carrying out the mandate of LPEI as well
terhadap pencapaian kegiatan usaha dan as units that support the the risk owner.
pelaksanaan mandat LPEI serta unit kerja The first line performs self-assurance in the
yang merupakan pendukung langsung dari form of implementing risk and compliance
unit kerja pemilik risiko (risk owner) culture in every activity carried out.
tersebut. Lini pertama melakukan self-
assurance berupa menerapkan budaya
kepatuhan dan budaya peduli risiko pada
setiap kegiatan yang dilakukan.
- Lini kedua (Second line) merupakan - The second line (Second line) is a Risk
fungsi Manajemen Risiko yang fokus Management function that focuses on the
pada pengembangan metodologi terkait development of methodologies related to
manajemen risiko, termasuk di dalamnya risk management, including the Business
fungsi Analisa Risiko Bisnis sebagai four Risk Analysis function as four eyes
eyes principles pada level transaksi, dan principles at the transaction level, and the
fungsi Kepatuhan. Lini kedua memiliki Compliance function. The second line has
peran antara lain pemantauan, pemberian roles including monitoring, providing
advis, pengujian, analisis, pengaturan dan advice, testing, analysis, regulation and
pelaporan tentang hal-hal yang berkaitan reporting on matters relating to risk
dengan manajemen risiko dan kepatuhan. management and compliance.
- Lini ketiga (Third line) merupakan Audit - The third line (Third line) is the Audit
Function yang berfungsi melakukan audit Function which audit the implementation
terhadap pelaksanaan kegiatan di seluruh of activities in all units, including carry out
unit kerja termasuk berfungsi untuk independent assessments of the
melakukan penilaian secara independen effectiveness of the implementation of
atas efektivitas penerapan Manajemen Risk Management and internal control at
Risiko dan pengendalian internal di LPEI. LPEI. The third line has roles including
Lini ketiga memiliki peran antara lain providing assurance and conducting
memberikan assurance dan melakukan independent and objective evaluations of
evaluasi yang independen dan obyektif internal control, implementation of
terhadap pengendalian internal, governance and risk management.
penerapan tata kelola dan manajemen
risiko.
Final Draft/09 Februari 2026 234 Paraf:
Page 1266
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. Manajemen Risiko (lanjutan) 33. Risk Management (continued)
LPEI secara secara berkala melakukan kajian LPEI periodically conducted studies and back-
dan backtesting pada beberapa alat testing processes on several risk
pengukuran risiko, yaitu pelaksanaan Stress measurement tools, including conducting
Testing secara berkala, backtesting terhadap Stress Testing practices regularly, back-
forward looking model PD yang telah testing on the current forward looking PD
diimplementasikan saat ini serta permodelan model, and re-modeling of the historical and
kembali atas komponen historis dan forward forward looking ECL components (i.e., PD,
looking untuk perhitungan ECL (PD, LGD dan LGD and EAD) to accommodate potential
EAD) untuk mengakomodasi potensi dampak impact of macro economic changes.
perubahan makro ekonomi.
34. Risiko Kredit 34. Credit Risk
Risiko kredit didefinisikan sebagai risiko akibat Credit risk is defined as the risk of the inability
kegagalan pihak lain dalam memenuhi of debtors or counterparties to fulfill their
kewajiban kepada LPEI, termasuk di dalamnya obligation to LPEI (counterparties default).
risiko penjaminan. Jenis risiko ini merupakan This type of risk is the biggest risk which is
risiko terbesar yang dihadapi LPEI. LPEI faced by LPEI. LPEI implements credit risk
menerapkan manajemen risiko kredit melalui management through the stages of
tahapan identifikasi, pengukuran, identification, measurement, control, and
pengendalian, dan pemantauan risiko kredit monitoring of credit risk either individually or
baik secara individual maupun as portfolio. As of December 31, 2025, LPEI
secara portofolio. Pembiayaan posisi has a Gross NPF ratio of 30.91%, which
31 Desember 2025 memiliki rasio NPF Gross compared to that as of December 31, 2024,
sebesar 30,91%, dibandingkan posisi 29.07%. Meanwhile, Net NPF ratio as of
31 Desember 2024 sebesar 29,07%. December 31, 2025, was 2.41%, decreasing
Sedangkan, rasio NPF Net posisi compared to that as of December 31, 2024,
31 Desember 2025 sebesar 2,41% atau 4.52%. Credit risk management implemented
menurun dibandingkan posisi 31 Desember by managing risk exposure at acceptable limit
2024 yang sebesar 4,52%. Pengelolaan risiko for individual debtors, specific geographic
kredit di antaranya dilakukan dengan boundaries, concentration limit per industry,
pengelolaan limit pada batasan eksposur risiko and economic sectors. Set-up limit is also
yang dapat diterima untuk individu debitur, done through the classification of credit risk
pengelolaan limit pada batasan geografis (rating) per individual debtor. Credit risk
tertentu, pengelolaan limit konsentrasi per ratings are periodically updated to estimate
industri, dan sektor ekonomi tertentu. potential losses (as credit risk) as a result of
Penetapan limit juga dilakukan melalui financing expansion and determining follow-
penggolongan risiko kredit (rating) per up improvement. Credit risk management is
individual debitur. Rating risiko kredit dikinikan not only intended to comply with regulator, but
secara berkala untuk memperkirakan potential also Management’s intention to implement
loss sebagai risiko kredit akibat ekspansi credit risk management system at the
pembiayaan dan penentuan tindak lanjut optimum risk and return and commonly
perbaikan. Penerapan manajemen risiko kredit practiced in financial institutions, so that is
tidak hanya ditujukan untuk memenuhi expected to encourage LPEI’s business
ketentuan regulator, namun merupakan suatu activities.
tuntutan manajemen untuk menerapkan sistem
pengelolaan risiko kredit pada tingkat risk and
return yang optimum dan sesuai dengan
praktik di lembaga keuangan, sehingga
diharapkan mampu mendorong kegiatan
usaha LPEI.
Final Draft/09 Februari 2026 235 Paraf:
Page 1267
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
Proses analisa dan persetujuan pembiayaan Financing analysis and approval process
diawali dengan proses pengenalan calon begins with the introduction of the applicants
debitur melalui penilaian tingkat risiko masing- through risk evaluation of each prospective
masing calon debitur dengan menggunakan debtor by using the IEB Credit Risk Rating
IEB Credit Risk Rating System untuk System for corporate funding. Rating result is
pembiayaan korporasi. Hasil rating dimaksud also used by the Asset Liabilities Committee
dipergunakan pula untuk penerapan risk- (ALCO) to set risk-based pricing.
based pricing dalam Asset Liabilities
Committee (ALCO).
Penyaluran pembiayaan yang dilakukan oleh In granting its financing, the business unit has
unit bisnis telah mempertimbangkan dan considered credit risk since financing being
memperhatikan risiko kredit sejak pembiayaan drawdowned up until the said facility is settled.
dimaksud diberikan sampai dengan Monitoring of financing quality is conducted
pelunasannya. Pemantauan dilakukan secara periodically to prevent non-performing
berkala terhadap kualitas pembiayaan untuk Financing (NPF), including to monitor any
mencegah terjadinya Non-Performing objective evidence of impairment, as well as
Financing (NPF) termasuk memantau ada to calculate the allowance for impairment
atau tidaknya bukti obyektif penurunan nilai losses, both collectively and individually.
serta perhitungan besarnya cadangan
kerugian penurunan nilai (CKPN) baik secara
kolektif maupun secara individual.
Melalui penerapan Early Warning Detection Through the implementation of Early Warning
(EWD) terhadap kondisi perkembangan Detection (EWD) in monitoring debtors, LPEI
debitur, maka pengelolaan risiko kredit yang could enhance the effectiveness of credit risk
efektif dapat meminimalkan risiko terjadinya management and eventually minimize
kerugian dan mengoptimalkan penggunaan potential loss as well as optimize capital
modal untuk mendukung pembiayaan ekspor utilization to support national export
nasional. programme.
Pengelolaan risiko kredit di LPEI dimaksudkan The purpose of LPEI’s credit risk management
agar kemungkinan kerugian yang diakibatkan is to manage the possible losses on loan and
oleh tidak terbayarnya pinjaman yang other financial contracts default at minimum
diberikan dan kontrak keuangan lainnya, baik level, both as individual and as loan portofolio.
secara tingkat individual maupun portofolio Besides, credit risk management also
pembiayaan secara keseluruhan dapat intended to comply with regulations including
dikelola seminimal mungkin. Pengelolaan the Regulation of the Minister of Finance and
risiko kredit ini juga dilakukan LPEI dalam Financial Services Authority.
upaya memenuhi persyaratan-persyaratan
yang telah ditetapkan dalam perundangan-
undangan termasuk Peraturan Menteri
Keuangan dan Otoritas Jasa Keuangan.
a. Analisis eksposur maksimum risiko kredit a. Analysis of maximum exposure to credit
dengan mempertimbangkan dampak risk considering the financial effect of
keuangan dari agunan dan peningkatan collateral and other credit enhancement.
kredit lainnya.
Nilai tercatat aset keuangan LPEI selain As of December 31, 2025 and 2024, the
pembiayaan dan piutang merupakan carrying value of LPEI’s financial assets
eksposur maksimum risiko kredit pada other than financing and receivables
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. represents the maximum exposure to credit
risk.
Final Draft/09 Februari 2026 236 Paraf:
Page 1268
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
a. Analisis eksposur maksimum risiko kredit a. Analysis of maximum exposure to credit
dengan mempertimbangkan dampak risk considering the financial effect of
keuangan dari agunan dan peningkatan collateral and other credit enhancement.
kredit lainnya. (lanjutan) (continued)
Pembiayaan dan piutang LPEI dijamin LPEI’s financing and receivables are
dengan agunan (misalnya piutang, secured by collateral (e.g. receivables,
persediaan, mesin, dan lain-lain). LPEI inventories, machineries, and etc.). LPEI
menggunakan nilai wajar agunan sebagai uses the fair value of collateral as a basis
dasar arus kas masa depan untuk tujuan of future cash flows for impairment
penurunan jika pembiayaan dan piutang purposes if financing and receivables are
bersifat collateral dependent dan collateral dependent and foreclosure of
penyitaan agunan kemungkinan besar collateral is most likely to occur based on
terjadi berdasarkan perjanjian. the agreement.
Agunan adalah hak dan kekuasaan atas Collateral is the right and power over
benda berwujud dan/atau benda tidak tangible and/or intangible assets submitted
berwujud yang diserahkan oleh nasabah by the debtor and the owner or a third party
dan/atau pihak ketiga sebagai pemilik as collateral to LPEI as a second way out to
agunan kepada LPEI sebagai second way ensure repayment of a debt of the debtor, if
out guna menjamin pelunasan utang financing cannot be paid based on receipt
nasabah, apabila pembiayaan yang of the financing agreement time or its
diterimanya tidak dapat dilunasi sesuai addendum. Object of financed collateral is
waktu yang diperjanjikan dalam perjanjian follows:
pembiayaan atau addendumnya. Objek
agunan yang dibiayai berupa:
• Barang-barang bergerak maupun tidak • Moveable and immoveable goods
bergerak yang dibiayai dengan funded by financing.
pembiayaan.
• Fungsi agunan berupa objek yang • Function of object collateral not only as
dibiayai tersebut tidak hanya sebagai evidence of financing, seriousness/
bukti penggunaan pembiayaan, earnestness debtor or prospective
keseriusan/ kesungguhan debitur atau debtor, but also as a risk-reducing
calon debitur, tetapi juga sebagai faktor financing in the future if the financing
pengurang risiko pembiayaan facilities cannot be paid.
dikemudian hari jika fasilitas
pembiayaan yang diberikan tersebut
mengalami macet.
Untuk meminimalkan risiko, LPEI To minimize the risk, LPEI prioritizes to
mengutamakan untuk memperoleh aset acquire fixed assets as collateral.
tetap sebagai agunan.
Manajemen meyakini kemampuan LPEI Management believes on LPEI’s ability to
untuk mengendalikan dan memelihara control and sustain minimal exposure on
eksposur risiko kredit yang berasal dari credit risk of LPEI resulting from its
pembiayaan dan piutang berdasarkan hal- financing and receivables based on the
hal sebagai berikut: following:
• LPEI telah memiliki pedoman tertulis • • LPEI has written financing and
mengenai kebijakan dan proses receivables policy and manual
pembiayaan dan piutang yang procedures that covers all aspects of
mencakup seluruh aspek pemberian LPEI’s lending activities. At all times, the
pembiayaan dan piutang yang financing and receivables must adhere
dilakukan. Setiap pemberian to the requirements of LPEI’s policy.
pembiayaan dan piutang harus
senantiasa mengacu pada kebijakan
tersebut.
Final Draft/09 Februari 2026 237 Paraf:
Page 1269
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
a. Analisis eksposur maksimum risiko kredit a. Analysis of maximum exposure to credit
dengan mempertimbangkan dampak risk considering the financial effect of
keuangan dari agunan dan peningkatan collateral and other credit enhancement.
kredit lainnya. (lanjutan) (continued)
Manajemen meyakini kemampuan LPEI Management believes on LPEI’s ability to
untuk mengendalikan dan memelihara control and sustain minimal exposure on
eksposur risiko kredit yang berasal dari credit risk of LPEI resulting from its
pembiayaan dan piutang berdasarkan hal- financing and receivables based on the
hal sebagai berikut: (lanjutan) following: (continued)
• LPEI telah memiliki sistem deteksi dini • • LPEI has an early problem detection
permasalahan melalui “early warning system through “early warning system”
system” dan pemantauan yang disiplin. and a disciplined monitoring practice.
• Seluruh pembiayaan dan piutang • All financing and receivables are
diberikan dengan agunan, kecuali secured by collateral, except for certain
untuk jenis pembiayaan dan piutang financing and receivables such as
tertentu seperti fasilitas antar bank interbank financing (i.e. loan).
(pinjaman yang diberikan).
b. Konsentrasi risiko aset keuangan dengan b. Concentration of financial assets risk with
eksposur risiko kredit credit risk exposure
1) Sektor geografis, neto cadangan kerugian 1) Geographical sectors, net of allowance for
penurunan nilai impairment losses
Tabel berikut menggambarkan rincian The following tables provide details of
eksposur kredit LPEI pada nilai tercatat LPEI’s net credit exposures at their carrying
bersih (tanpa memperhitungkan agunan amounts (without taking into account any
atau pendukung pembiayaan dan piutang collateral held or other financing and
bersih lainnya), yang dikategorikan receivables support), categorized by
berdasarkan area geografis pada tanggal geographical region as of
31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
2025
Dalam Negeri/Domestic
Jawa Barat/ Jawa Tengah/ Jawa Timur/ Indonesia Timur/ Luar Negeri/
DKI Jakarta West Java Central Java East Java Sumatera Kalimantan East Indonesia Overseas Total
Current account with
Giro pada Bank Indonesia 919 -- -- -- -- -- -- -- 919 Bank Indonesia
Giro pada bank 1,666,759 520 -- -- -- -- -- 27,648 1,694,927 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 11,848,118 3,349,784 -- -- -- -- -- 696,366 15,894,268 Placements with banks
Efek-efek 719,531 -- -- -- -- -- -- -- 719,531 Securities
Tagihan derivatif 220,472 -- -- -- -- -- -- -- 220,472 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 5,771,083 1,995,896 920,680 2,273,143- 5,059,671- 211,817- 2,477,661- -- 18,709,951 Working capital
Investasi 4,267,449 391,626 98,467 438,238 5,949,578 3,617,079 3,915,509 1,338,800 20,016,746 Investment
Aset Ijarah -- -- -- -- -- 36,714 -- -- 36,714 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi 5,338 -- -- -- -- -- -- -- 5,338 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi 3 -- -- -- -- -- -- -- 3 Reinsurance contract assets
Piutang Penjaminan 6,850 -- -- -- -- -- -- -- 6,850 Reguarantee receivables
Tagihan akseptasi -- -- 150,167 8,776 -- -- -- -- 158,943 Acceptances receivable
Aset lain-lain neto *) 151,777 -- -- -- -- -- -- -- 151,777 Other assets - net *)
Neto 24,658,299 5,737,825 1,169,314 2,720,157 11,009,249 3,865,610 6,393,170 2,062,815 57,616,439 Net
2024
Dalam Negeri/Domestic
Jawa Barat/ Jawa Tengah/ Jawa Timur/ Indonesia Timur/ Luar Negeri/
DKI Jakarta West Java Central Java East Java Sumatera Kalimantan East Indonesia Overseas Total
Current account with
Giro pada Bank Indonesia 775 -- -- -- -- -- -- -- 775 Bank Indonesia
Giro pada bank 88,952 517 -- -- -- -- -- 1,127,817 1,217,286 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 510,302 861,449 -- -- -- -- -- -- 1,371,751 Placements with banks
Efek-efek 1,173,253 -- -- -- -- -- -- -- 1,173,253 Securities
Tagihan derivatif 50,674 -- -- -- -- -- -- -- 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 1,942,857 2,478,388 1,491,114 3,014,503 6,095,063 717,123 2,636,280 -- 18,375,328 Working capital
Investasi 4,766,986 699,021 130,108 452,692 6,390,351 4,696,893 3,133,276 208,150 20,477,477 Investment
Aset Ijarah -- -- -- -- -- 68,808 -- -- 68,808 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi 3,192 -- -- -- -- -- -- -- 3,192 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi 4,726 -- -- -- -- -- -- -- 4,726 Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi 115,941 -- 4,554 17,631 -- -- -- -- 138,126 Acceptances receivable
Aset lain-lain neto *) 135,360 -- -- -- -- -- -- -- 135,360 Other assets - net *)
Neto 8,793,018 4,039,375 1,625,776 3,484,826 12,485,414 5,482,824 5,769,556 1,335,967 43,016,756 N
Net
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
yang masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
Final Draft/09 Februari 2026 238 Paraf:
Page 1270
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
b. Konsentrasi risiko aset keuangan b. Concentration of financial assets risk with
dengan eksposur risiko kredit (lanjutan) credit risk exposure (continued)
1) Sektor geografis, neto cadangan 1) Geographical sectors, net of allowance
kerugian penurunan nilai (lanjutan) for impairment losses (continued)
Eksposur risiko kredit atas rekening Credit risk exposure related to gross
administratif gross adalah sebagai administrative accounts items are as
berikut: follows:
2025
Dalam Negeri/Domestic
Jawa Barat/ Jawa Tengah/ Jawa Timur/ Indonesia Timur/ Luar Negeri/
DKI Jakarta West Java Central Java East Java Sumatera Kalimantan East Indonesia Overseas Total
Bank garansi 3,228,411 315,157 58,201 209,500 768,083 6,051 282,496 -- 4,867,899 Bank guarantee
Penjaminan Kredit PEN -- -- -- -- -- -- -- -- -- Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan -- 263,649 2,409 119,012 -- -- 26,839 -- 411,909 Outstanding irrevocable L/C
Total 3,228,411 578,806 60,610 328,512 768,083 6,051 309,335 -- 5,279,808 Total
Estimasi klaim Penjaminan (4,787) Estimated Guarantee claim
Total 5,275,021 Total
2024
Dalam Negeri/Domestic
Jawa Barat/ Jawa Tengah/ Jawa Timur/ Indonesia Timur/ Luar Negeri/
DKI Jakarta West Java Central Java East Java Sumatera Kalimantan East Indonesia Overseas Total
Bank garansi 4,878,649 258,122 58,591 122,086 757,755 107,249 254,923 148,074 6,585,449 Bank guarantee
Penjaminan Kredit PEN 300,000 160,950 -- 1,100,000 -- -- -- -- 1,560,950 Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 174,235 249,575 357 61,360 -- -- -- -- 485,527 Outstanding irrevocable L/C
Total 5,352,884 668,647 58,948 1,283,446 757,755 107,249 254,923 148,074 8,631,926 Total
Estimasi klaim Penjaminan (444,847) Estimated Guarantee claim
Total 8,187,079 Total
2) Jenis counterparties 2) Type of counterparties
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur risiko kredit LPEI pada nilai LPEI’s credit risk exposure at carrying
tercatat (tanpa memperhitungkan agunan amounts (without taking into account any
atau pendukung pembiayaan dan piutang collateral held or financing and
lainnya), yang dikategorikan berdasarkan receivables support), as categorized
jenis counterparties pada tanggal based on type of counterparties as of
31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
2025
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank financial Other Perseorangan/
Indonesia) Bank institutions companies Individuals Total
Giro pada Current account with
Bank Indonesia 919 -- -- -- -- 919 Bank Indonesia
Giro pada bank -- 1,694,927 -- -- -- 1,694,927 Current accounts with banks
Penempatan pada Placements with
bank -- 15,894,268 -- -- -- 15,894,268 banks
Efek-efek 719,531 -- -- -- -- 719,531 Securities
Tagihan derivatif -- 220,472 -- -- -- 220,472 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 3,567,205 -- -- 15,142,746 -- 18,709,951 Working capital
Investasi 4,378,634 -- 524,620 15,113,165 327 20,016,746 Investment
Aset Ijarah -- -- -- 36,714 -- 36,714 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- -- 5,338 -- 5,338 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- -- -- 3 -- 3 Reinsurance contract assets
Piutang Penjaminan -- -- -- 6,850 -- 6,850 Guarantee receivables
Tagihan akseptasi -- -- -- 158,943 -- 158,943 Acceptances receivable
Aset lain-lain *) -- -- -- 151,777 -- 151,777 Other assets *)
Neto 8,666,289 17,809,667 524,620 30,615,536 327 57,616,439 Net
Final Draft/09 Februari 2026 239 Paraf:
Page 1271
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
2) Jenis counterparties (lanjutan) 2) Type of counterparties (continued)
2024
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank financial Other Perseorangan/
Indonesia) Bank institutions companies Individuals Total
Giro pada Current account with
Bank Indonesia 775 -- -- -- -- 775 Bank Indonesia
Giro pada bank -- 1,217,286 -- -- -- 1,217,286 Current accounts with banks
Penempatan pada Placements with
bank -- 1,371,751 -- -- -- 1,371,751 banks
Efek-efek 555,175 618,078 -- -- -- 1,173,253 Securities
Tagihan derivatif -- 50,674 -- -- -- 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 3,053,857 -- -- 15,300,893 20,578 18,375,328 Working capital
Investasi 5,228,225 -- 56,857 15,184,159 8,236 20,477,477 Investment
Aset Ijarah -- -- -- 68,808 -- 68,808 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- -- 3,192 -- 3,192 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- -- -- 4726.0 -- 4,726 Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi -- -- -- 138,126 -- 138,126 Acceptances receivable
Aset lain-lain *) 135,360 -- -- -- -- 135,360 Other assets *)
Neto 8,973,392 3,257,789 56,857 30,699,904 28,814 43,016,756 Net
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
yang masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
Tabel berikut ini menggambarkan rincian The following tables provide the details of
eksposur risiko kredit LPEI yang LPEI’s credit risk exposure as categorized
dikategorikan berdasarkan jenis based on type of counterparties to
counterparties terhadap komitmen dan commitments and contingencies:
kontinjensi:
2025
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank financial Other Perseorangan/
Indonesia) Bank institutions companies Individuals Total
Bank garansi 832,560 -- -- 4,035,339 -- 4,867,899 Bank Guarantee
Penerbitan L/C
yang tidak dapat Outstanding
dibatalkan 266,559 -- -- 145,350 -- 411,909 irrevocable L/C
Total 1,099,119 -- -- 4,180,689 -- 5,279,808 Total
Estimasi klaim Estimated guarantee
penjaminan (4,787) claim
Neto 5,275,021 Net
2024
Pemerintah
(termasuk
Bank Lembaga
Indonesia)/ keuangan
Government bukan bank/ Perusahaan
(including Non-bank lainnya/
Bank financial Other Perseorangan/
Indonesia) Bank institutions companies Individuals Total
Bank garansi -- -- -- 6,585,449 -- 6,585,449 Bank Guarantee
Penjaminan Kredit PEN -- -- -- 1,560,950 -- 1,560,950 Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C
yang tidak dapat Outstanding
dibatalkan -- -- -- 485,527 -- 485,527 irrevocable L/C
Total -- -- -- 8,631,926 -- 8,631,926 Total
Estimasi klaim Estimated guarantee
penjaminan (444,847) claim
Neto 8,187,079 Net
Final Draft/09 Februari 2026 240 Paraf:
Page 1272
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
3) Sektor industri 3) Industrial sectors
Tabel di bawah menggambarkan rincian The following tables provide details of
eksposur kredit pada nilai tercatat yang LPEI’s credit exposures at their carrying
dikategorikan berdasarkan sektor industri: amounts as categorized by industrial
sectors:
2025
Industri
minyak Industri Pengang- Pengang-
kelapa tanaman kutan Industri kutan
sawit perkebunan- umum- crumb umum Pertam-
Industri mentah/ kelapa sawit/ laut/ rubber/ udara/ Industri Industri bangan
tekstil/ Crude Palm oil - General Crumb General perabot/ logam dasar/ batubara/
Textile palm oil plantation transport rubber transport Furniture Basic metal Coal Lainnya/
industry industry industry sea industry air industry industry mining Others Total
Giro pada Current account with
Bank Indonesia -- -- -- -- -- -- -- -- -- 919 919 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- -- 1,694,927 1,694,927 with banks
Penempatan pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- -- 15,894,268 15,894,268 Placements with banks
Efek-efek -- -- -- -- -- -- -- -- -- 719,531 719,531 Securities
Tagihan derivatif -- -- -- -- -- -- -- -- -- 220,472 220,472 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Pembiayaan Financing
Modal kerja 528,808 3,001,197 1,455,505 259,829 20,001 983,968 39,726 1,929,863 978,305 9,512,749 18,709,951 Working capital
Investasi 110,308 805,269 2,336,053 677,448 62,054 -- 45,809 1,391,155 2,482,179 12,106,471 20,016,746 Investment
Aset Ijarah -- -- -- -- -- -- -- -- 36,714 -- 36,714 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 5,338 5,338 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 3 3 Reinsurance contract assets
Piutang Penjaminan -- -- -- -- -- -- -- -- -- 6,850 6,850 Guarantee receivables
Tagihan akseptasi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 158,943 158,943 Acceptances receivable
Aset lain-lain - neto *) -- -- -- -- -- -- -- -- -- 151,777 151,777 Other assets - net *)
Neto 639,116 3,806,466 3,791,558 937,277 82,055 983,968 85,535 3,321,018 3,497,198 40,472,248 57,616,439 Net
2024
Industri
minyak Industri Pengang- Pengang-
kelapa tanaman kutan Industri kutan
sawit perkebunan- umum- crumb umum Pertam-
Industri mentah/ kelapa sawit/ laut/ rubber/ udara/ Industri Industri bangan
tekstil/ Crude Palm oil - General Crumb General perabot/ logam dasar/ batubara/
Textile palm oil plantation transport rubber transport Furniture Basic metal Coal Lainnya/
industry industry industry sea industry air industry industry mining Others Total
Giro pada Current account with
Bank Indonesia -- -- -- -- -- -- -- -- -- 775 775 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- -- 1,217,286 1,217,286 with banks
Penempatan pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- -- 1,371,751 1,371,751 Placements with banks
Efek-efek -- -- -- -- -- -- -- -- -- 1,173,253 1,173,253 Securities
Tagihan derivatif -- -- -- -- -- -- -- -- -- 50,674 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Pembiayaan Financing
Modal kerja 1,464,109 2,775,031 1,387,650 112,747 -- 984,004 46,033 956,335 1,775,033 8,874,386 18,375,328 Working capital
Investasi 218,009 1,630,595 3,470,266 627,511 2,405,324 327,301 47,359 312,986 1,989,582 9,448,544 20,477,477 Investment
Aset Ijarah -- -- -- -- -- -- -- -- 68,808 -- 68,808 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 3,192 3,192 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 4,726 4,726 Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi 4,554 -- -- -- -- -- -- -- -- 133,572 138,126 Acceptances receivable
Aset lain-lain - neto *) -- -- -- -- -- -- -- -- -- 135,360 135,360 Other assets - net *)
Neto 1,686,672 4,405,626 4,857,916 740,258 2,405,324 1,311,305 93,392 1,269,321 3,833,423 22,413,519 43,016,756 Net
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
yang masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
Tabel di bawah menggambarkan rincian The following tables provide details of
eksposur kredit pada nilai tercatat yang LPEI’s credit exposures at their carrying
dikategorikan berdasarkan sektor industri amounts as categorized by industrial
terhadap rekening administratif: sectors to administrative accounts items:
2025
Industri
minyak Industri Pengang- Pengang-
kelapa tanaman kutan Industri kutan
sawit perkebunan- umum- crumb umum Pertam-
Industri mentah/ kelapa sawit/ laut/ rubber/ udara/ Industri Industri bangan
tekstil/ Crude Palm oil - General Crumb General perabot/ logam dasar/ batubara/
Textile palm oil plantation transport rubber transport Furniture Basic metal Coal Lainnya/
industry industry industry sea industry air industry industry mining Others Total
Bank garansi -- -- -- 1,308,254 -- 58,330 -- 692,220 437,750 2,371,345 4,867,899 Bank guarantee
Penerbitan L/C yang Current account
tidak dapat Outstanding
dibatalkan 2,444 -- -- -- -- -- -- 26,839 -- 382,626 411,909 Irrevocable L/C
Total 2,444 -- -- 1,308,254 -- 58,330 -- 719,059 437,750 2,753,971 5,279,808 Total
Estimasi klaim Estimated guarantee
penjaminan (4,787) claim
Neto 5,275,021 Net
2024
Industri
minyak Industri Pengang- Pengang-
kelapa tanaman kutan Industri kutan
sawit perkebunan- umum- crumb umum Pertam-
Industri mentah/ kelapa sawit/ laut/ rubber/ udara/ Industri Industri bangan
tekstil/ Crude Palm oil - General Crumb General perabot/ logam dasar/ batubara/
Textile palm oil plantation transport rubber transport Furniture Basic metal Coal Lainnya/
industry industry industry sea industry air industry industry mining Others Total
Bank garansi 39,433 -- -- 1,338,949 -- 56,949 -- 669,551 90,132 4,390,435 6,585,449 Bank guarantee
Penjaminan Kredit PEN -- -- -- -- -- -- -- 100,000 -- 1,460,950 1,560,950 Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C yang Current account
tidak dapat Outstanding
dibatalkan -- -- 357 -- -- -- -- 172,832 -- 312,338 485,527 Irrevocable L/C
Total 39,433 -- 357 1,338,949 -- 56,949 -- 942,383 90,132 6,163,723 8,631,926 Total
Estimasi klaim Estimated guarantee
penjaminan (444,847) claim
Neto 8,187,079 Net
Final Draft/09 Februari 2026 241 Paraf:
Page 1273
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
4) Sektor ekonomi 4) Economic sectors
Tabel berikut ini menyajikan rincian The following tables provide details of
eksposur risiko kredit berdasarkan sektor LPEI’s credit risk exposures by economic
ekonomi: sectors:
2025
Pertanian, Pengangkutan,
perburuan, pergudangan,
dan sarana dan Perdagangan,
pertanian/ komunikasi/ Listrik, gas, restoran,
Agriculture, Jasa dunia Transportation, dan air/ dan hotel/
hunting, and Usaha/ Jasa-jasa warehousing, Electricity, Trading,
Perindustrian/ agricultural Business sosial/ Konstruksi/ and gas, restaurant, Pertambangan/ Lainnya/
Industry facilities services Social sevices Construction communications and water and hotels Mining Others Total
Current account with
Giro pada Bank Indonesia -- -- -- -- -- -- -- -- -- 919 919 Bank Indonesia
Giro pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- -- 1,694,927 1,694,927 Current accounts with banks
Penempatan pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- -- 15,894,268 15,894,268 Placements with Banks
Efek-efek -- -- -- -- -- -- -- -- -- 719,531 719,531 Securities
Tagihan derivatif -- -- -- -- -- -- -- -- -- 220,472 220,472 Derivative receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Pembiayaan Financing
Modal kerja 10,568,489 1,561,917 -- -- 1,015,471 1,243,797 -- 1,239,508 3,040,355 40,414 18,709,951 Working Capital
Investasi 6,856,126 4,762,545 1,574,932 -- 460,394 1,065,398 -- 459,405 4,777,864 60,082 20,016,746 Investment
Aset Ijarah -- -- -- -- -- -- -- -- 36,714 -- 36,714 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 5,338 5,338 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 3 3 Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi 158,943 -- -- -- -- -- -- -- -- -- 158,943 Acceptances receivable
Aset lain-lain neto *) -- -- -- -- -- -- -- -- -- 151,777 151,777 Other assets - net *)
Neto 17,583,559 6,324,462 1,574,932 -- 1,475,865 2,309,195 -- 1,698,913 7,854,933 18,794,581 57,616,439 Net
2024
Pertanian, Pengangkutan,
perburuan, pergudangan,
dan sarana dan Perdagangan,
pertanian/ komunikasi/ Listrik, gas, restoran,
Agriculture, Jasa dunia Transportation, dan air/ dan hotel/
hunting, and Usaha/ Jasa-jasa warehousing, Electricity, Trading,
Perindustrian/ agricultural Business sosial/ Konstruksi/ and gas, restaurant, Pertambangan/ Lainnya/
Industry facilities services Social sevices Construction communications and water and hotels Mining Others Total
Current account with
Giro pada Bank Indonesia -- -- -- -- -- -- -- -- -- 775 775 Bank Indonesia
Giro pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- 1,217,286 1,217,286 Current accounts with banks
Penempatan pada Bank -- -- -- -- -- -- -- -- 1,371,751 1,371,751 Placements with Banks
Efek-efek -- -- -- -- -- -- -- -- -- 1,173,253 1,173,253 Securities
Tagihan derivatif -- -- -- -- -- -- -- -- -- 50,674 50,674 Derivative receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Pembiayaan Financing
Modal kerja 10,405,460 1,971,490 -- -- 1,203,463 1,396,801 -- 971,096 2,365,097 61,921 18,375,328 Working Capital
Investasi 6,976,429 6,245,743 2,091,043 -- 496,729 1,441,260 194,540 218,422 2,702,437 110,874 20,477,477 Investment
Aset Ijarah -- -- -- -- -- -- -- -- 68,808 -- 68,808 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 3,192 3,192 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- -- -- -- -- -- -- -- -- 4,726 4,726 Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi 22,185 -- -- -- -- -- -- 115,941 -- -- 138,126 Acceptances receivable
Aset lain-lain neto *) -- -- -- -- -- -- -- -- -- 135,360 135,360 Other assets - net *)
Neto 17,404,074 8,217,233 2,091,043 -- 1,700,192 2,838,061 194,540 1,305,459 5,136,342 4,129,812 43,016,756 Net
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
yang masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
Tabel berikut ini menyajikan rincian The following tables provide details of
eksposur risiko kredit terhadap rekening LPEI’s credit risk exposures relating to
administratif berdasarkan sektor ekonomi administrative accounts items by
terhadap rekening administratif: economic sectors to administrative
accounts:
2025
Pertanian, Pengangkutan,
perburuan, pergudangan,
dan sarana dan Perdagangan,
pertanian/ komunikasi/ Listrik, gas, restoran,
Agriculture, Jasa dunia Transportation, dan air/ dan hotel/
hunting, and Usaha/ Jasa-jasa warehousing, Electricity, Trading,
Perindustrian/ agricultural Business sosial/ Konstruksi/ and gas, restaurant, Pertambangan/ Lainnya/
Industry facilities services Social sevices Construction communications and water and hotels Mining Others Total
Bank garansi 461,693 -- 939,704 19,542 610,694 1,366,585 -- 31,490 1,146,203 291,988 4,867,899 Bank guarantee
Penjaminan Kredit PEN -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 411,909 -- -- -- -- -- -- -- -- -- 411,909 Outstanding irrevocable L/C
Total 873,602 -- 939,704 19,542 610,694 1,366,585 -- 31,490 1,146,203 291,988 5,279,808 Total
Estimasi klaim Penjaminan (4,787) Estimated Guarantee claim
Total 5,275,021 Total
2024
Pertanian, Pengangkutan,
perburuan, pergudangan,
dan sarana dan Perdagangan,
pertanian/ komunikasi/ Listrik, gas, restoran,
Agriculture, Jasa dunia Transportation, dan air/ dan hotel/
hunting, and Usaha/ Jasa-jasa warehousing, Electricity, Trading,
Perindustrian/ agricultural Business sosial/ Konstruksi/ and gas, restaurant, Pertambangan/ Lainnya/
Industry facilities services Social sevices Construction communications and water and hotels Mining Others Total
Bank garansi 294,972 -- 2,071,148 532,156 647,097 1,543,973 -- 278,651 886,210 331,242 6,585,449 Bank guarantee
Penjaminan Kredit PEN 1,260,950 -- 300,000 -- -- -- -- -- -- -- 1,560,950 Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 485,527 -- -- -- -- -- -- -- -- -- 485,527 Outstanding irrevocable L/C
Total 2,041,449 -- 2,371,148 532,156 647,097 1,543,973 -- 278,651 886,210 331,242 8,631,926 Total
Estimasi klaim Penjaminan (444,847) Estimated Guarantee claim
Total 8,187,079 Total
Final Draft/09 Februari 2026 242 Paraf:
Page 1274
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
5) Kualitas kredit dari aset keuangan 5) Credit quality of financial assets
Informasi kualitas kredit dari aset The information on the credit quality of
keuangan yang belum jatuh tempo dan neither past due nor impaired financial
tidak mengalami penurunan nilai per assets as of December 31, 2025 and 2024,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan nilai/ dan tidak
Neither past due nor impaired mengalami
Tingkat penurunan
Tingkat Tingkat sub nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ standar/ Tidak Past-due penurunan
High Standard Sub -standard diperingkat/ but not nilai/
grade grade grade Unrated impaired Impaired Total
Giro pada Current account with
Bank Indonesia -- 919 -- -- -- -- 919 Bank Indonesia
Giro pada bank 1,667,093 27,834 -- -- -- -- 1,694,927 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 15,614,777 279,491 -- -- -- -- 15,894,268 Placements with banks
Efek-efek -- 719,531 -- -- -- -- 719,531 Securities
Tagihan derivatif 220,472 -- -- -- -- -- 220,472 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Pembiayaan Financing
Modal kerja 1,889,331 12,891,759 110,845 1,495,008 231,611 2,091,398 18,709,951 Working capital
Investasi 2,108,426 11,297,530 115,165 5,154,938 -- 1,340,686 20,016,746 Investment
Aset Ijarah -- 36,714 -- -- -- -- 36,714 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- -- 5,338 -- -- 5,338 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- -- -- 3 -- -- 3 Reinsurance contract assets
Piutang Penjaminan -- -- -- 6,850 -- -- 6,850 Guarantee receivables
Tagihan akseptasi 150,167 8,776 -- -- -- -- 158,943 Acceptances receivable
Aset lain-lain - neto *) -- -- -- 151,777 -- -- 151,777 Other assets - net *)
Neto 21,650,266 25,262,554 226,010 6,813,914 231,611 3,432,084 57,616,439 Net
2024
Belum jatuh tempo dan Jatuh tempo
tidak mengalami penurunan nilai/ dan tidak
Neither past due nor impaired mengalami
Tingkat penurunan
Tingkat Tingkat sub nilai/ Mengalami
tinggi/ standar/ standar/ Tidak Past-due penurunan
High Standard Sub -standard diperingkat/ but not nilai/
grade grade grade Unrated impaired Impaired Total
Giro pada Current account with
Bank Indonesia -- 775 -- -- -- -- 775 Bank Indonesia
Giro pada bank 55,398 1,161,888 -- -- -- -- 1,217,286 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 1,371,751 -- -- -- -- -- 1,371,751 Placements with banks
Efek-efek 618,078 555,175 -- -- -- -- 1,173,253 Securities
Tagihan derivatif 50,674 -- -- -- -- -- 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Pembiayaan Financing
Modal kerja 3,066,840 10,681,754 123,397 239,210 35,957 4,228,170 18,375,328 Working capital
Investasi 1,648,524 10,205,832 939,696 4,983,443 967,714 1,732,268 20,477,477 Investment
Aset Ijarah -- -- 68,808 -- -- 68,808 Ijarah assets
Aset kontrak asuransi -- -- 3,192 -- -- 3,192 insurance contract assets
Aset kontrak reasuransi -- -- 4,726 -- -- 4,726 Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi -- 138,126 -- -- -- -- 138,126 Acceptances receivable
Aset lain-lain - neto *) -- -- -- 135,360 -- -- 135,360 Other assets - net *)
Neto 6,811,265 22,743,550 1,063,093 5,434,739 1,003,671 5,960,438 43,016,756 Net
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
yang masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
Final Draft/09 Februari 2026 243 Paraf:
Page 1275
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
5) Kualitas kredit dari aset keuangan 5) Credit quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
Kualitas kredit aset keuangan LPEI dinilai The credit quality of LPEI’s financial
dan dikelola berdasarkan peringkat assets is assessed and managed using
eksternal dan internal. external and internal ratings.
Kualitas kredit dimonitor dengan The credit quality is monitored using IEB
menggunakan sistem peringkat IEB Credit Rating System. The rating system
Credit Rating System. Sistem peringkat is assessed and updated regularly and
dinilai dan diperbarui secara berkala dan individual borrower risk rating is validated
peringkat risiko debitur individual to maintain accuracy and consistency of
divalidasi untuk menjaga akurasi dan risk rating. The credit quality and the
konsistensi peringkat risiko. Kualitas corresponding IEB Credit Rating System
kredit berdasarkan sistem peringkat IEB grade are as follows:
Credit Rating System dinilai sebagai
berikut:
• Tingkat tinggi • High grade
Luar biasa Outstanding
Debitur diberi peringkat luar biasa (nilai A debtor is given an outstanding outlook
'AAA') jika memiliki debt service capacity (rated ‘AAA’) if it has an extremely strong
yang sangat kuat. Debitur 'AAA' dinilai debt service capacity. ‘AAA’ rated debtors
dapat memiliki sebuah kualitas outlook are viewed to possess a high credit
kualitas kredit yang tinggi dalam segala quality outlook under all economic
kondisi ekonomi. 'AAA' adalah peringkat conditions. ‘AAA’ is the highest rating
tertinggi yang diberikan kepada debitur provided to a borrower under the IEB
berdasarkan IEB Credit Rating System. Credit Rating System.
• Tingkat standar • Standard grade
Kuat Strong
Debitur yang diberi peringkat kuat (nilai A debtor which is given a strong outlook
'AA') adalah debitur yang dianggap (rated ‘AA’) is deemed to have a very
memiliki debt service capacity yang strong debt service capacity and a low
sangat kuat dan probabilitas yang probability of going into default. An ‘AA’
rendah pinjamannya akan gagal bayar. rated debtor differs from the highest rated
Terdapat perbedaan yang kecil antara debtors in a small degree.
debitur dengan peringkat 'AA' dan
debitur dengan nilai tertinggi.
Baik Good
Debitur yang diberi peringkat baik (nilai A debtor which is given a good outlook
'A') adalah debitur yang dianggap (rated ‘A’) is deemed to have a strong
memiliki debt service capacity yang kuat. debt service capacity. While the
Walaupun probabilitas gagal bayar probability of default is low, ‘A’ rated
rendah, debitur dengan peringkat 'A' debtors are more susceptible to the
dinilai lebih rentan terhadap efek yang adverse effects of changes in economic
merugikan perubahan kondisi ekonomi. conditions.
Final Draft/09 Februari 2026 244 Paraf:
Page 1276
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
5) Kualitas kredit dari aset keuangan 5) Credit quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
Rata-rata Average
Debitur yang diberi peringkat rata-rata A debtor which is given an average
(nilai 'BBB') adalah debitur yang dianggap outlook (rated ‘BBB’) is deemed to have
memiliki debt service capacity yang an adequate debt service capacity.
memadai. Namun, kondisi ekonomi yang However, adverse economic conditions or
buruk atau perubahan keadaan yang changing circumstances are more likely to
akan cenderung membuat debt service lead to a weakened debt service capacity.
capacity melemah.
• Tingkat sub standar • Sub-standard grade
Dapat diterima Acceptable
Debitur diberi peringkat rata-rata (nilai A debtor which is given an acceptable
'BB') adalah debitur yang dalam jangka outlook (rated ‘BB’) is deemed to be less
pendek dianggap lebih tidak rentan vulnerable in the near term than other
daripada debitur pada peringkat yang lower rated debtors. However, it faces
lebih rendah lain. Namun, debitur ini major ongoing uncertainties and
menghadapi ketidakpastian yang besar exposure to adverse business, financial,
dan terpapar kondisi bisnis yang rugi, or economic conditions which could lead
kondisi keuangan, atau kondisi ekonomi to the debtor being unable to meet its
yang dapat menyebabkan debitur tidak financial obligations.
mampu memenuhi kewajiban
keuangannya.
Risiko tinggi High risk
Debitur diberi peringkat berisiko tinggi A borrower which is given a high risk
(nilai 'BB-' sampai 'B+') adalah debitur outlook (rated ‘BB-’ to ‘B+’) is deemed to
yang dianggap kurang rentan daripada be less vulnerable than lower rated
debitur dengan peringkat yang lebih debtors. However, adverse business,
rendah lain. Namun, kondisi bisnis yang financial, or economic conditions will
merugikan, kondisi keuangan, atau likely impair the debtors capacity or
kondisi ekonomi kemungkinan akan willingness to meet its financial
menurunkan kemampuan debitur atau commitments.
menurunkan kesediaan debitur untuk
memenuhi komitmen keuangannya.
Dalam perhatian Watch list
Eksposur kredit bagi debitur yang diberi Credit exposures for a debtor which is
peringkat dalam perhatian (nilai 'B') given a watch list outlook (rated ‘B’) is
adalah debitur yang untuk sementara deemed to be not at risk for the moment
waktu dianggap tidak berisiko tetapi but the debtor’s performance has
kinerja debitur telah melemah dan already weakened and unless present
kecuali tren berubah, dapat trends are reversed, could lead to
menyebabkan kerugian. losses.
Final Draft/09 Februari 2026 245 Paraf:
Page 1277
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
5) Kualitas kredit dari aset keuangan 5) Credit quality of financial assets
(lanjutan) (continued)
• Tidak diperingkat • Unrated
Aset keuangan yang tidak diperingkat Unrated financial assets are those who
adalah aset yang tidak dinilai dengan have not been assessed under the IEB
Sistem Penilaian IEB atau provider Rating System or by external rating
peringkat kredit eksternal. agencies.
Transaksi tresuri Treasury transaction
Untuk memastikan kualitas portofolio To ensure the quality of LPEI’s
investasi LPEI, LPEI menggunakan investment portfolio, LPEI uses the
peringkat kredit eksternal. credit risk rating of external provider.
6) Efek-efek 6) Securities
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, all
2024, seluruh efek-efek tidak mengalami securities are not impaired and are
penurunan nilai dan tergolong lancar classified as current and there is no
sehingga tidak terdapat pembentukan allowance for impairment losses related
cadangan kerugian penurunan nilai terkait to this account.
akun tersebut.
7) Pembiayaan, piutang, dan piutang 7) Financing, receivables, and guarantee
pembiayaan garansi financing receivables
Aset keuangan yang signifikan dianalisa Significant financial assets are analyzed
berdasarkan secara individual per debitur. individually for each debtor. For significant
Selanjutnya nasabah signifikan yang debtors with of impairment and the
memiliki bukti objektif penurunan nilai dan allowance for impairment losses is
perhitungan cadangan kerugian calculated individually based on the cash
penurunan nilai dilakukan secara flow while for debtors with no impairment
individual berdasarkan arus kas masing- dan the allowance for impairment losses
masing debitur, sedangkan debitur yang is calculated collectively.
tidak terdapat penurunan nilai dan
perhitungan penyisihan kerugian
penurunan nilai dilakukan secara kolektif.
Final Draft/09 Februari 2026 246 Paraf:
Page 1278
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
7) Pembiayaan, piutang dan piutang 7) Financing, receivables, and guarantee
pembiayaan garansi (lanjutan) financing receivables (continued)
Ikhtisar pembiayaan dan piutang yang Financing and receivables and guarantee
diberikan dan piutang pembiayaan financing receivables are summarized as
garansi adalah sebagai berikut: follows:
2025
Mengalami penurunan nilai/
Impaired
Tidak mengalami
penurunan nilai/ Kolektif/
Not impaired Individual Collective Total
Rupiah Rupiah
Perindustrian 7,571,710 705,923 -- 8,277,633 Manufacturing
Pertanian, perburuan dan Agriculture, haunting and
sarana pertanian 5,544,093 292,112 -- 5,836,205 agriculture services
Pertambangan 2,076,770 -- -- 2,076,770 Mining
Jasa dunia usaha 1,574,932 -- -- 1,574,932 Business services
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing
telekomunikasi 1,841,070 286,206 -- 2,127,276 and communication
Konstruksi 559,881 456,150 -- 1,016,031 Construction
Perdagangan, restoran, dan hotel 509,223 -- -- 509,223 Trading, restaurants and hotek
Listrik, gas, dan air 1,018,961 -- -- 1,018,961 Electricity, gas and water
Lainnya -- 40,415 -- 40,415 Others
Total Rupiah 20,696,640 1,780,806 -- 22,477,446 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Perindustrian 8,805,216 341,766 -- 9,146,982 Manufacturing
Pertambangan 4,105,782 616,706 -- 4,722,488 Mining
Pertanian, perburuan dan Agriculture, haunting and
sarana pertanian 44,646 443,610 -- 488,256 agriculture services
Perdagangan, restoran, dan hotel 1,114,336 75,354 -- 1,189,690 Trading, restaurants and hotel
Konstruksi 459,835 -- -- 459,835 Construction
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing
telekomunikasi 68,158 113,761 -- 181,919 and communication
Lainnya -- 60,081 -- 60,081 Others
Total mata uang asing 14,597,973 1,651,278 -- 16,249,251 Total foreign currencies
Total 35,294,613 3,432,084 -- 38,726,697 Total
2024
Mengalami penurunan nilai/
Impaired
Tidak mengalami
penurunan nilai/ Kolektif/
Not impaired Individual Collective Total
Rupiah Rupiah
Perindustrian 7,721,343 1,782,511 -- 9,503,854 Manufacturing
Pertanian, perburuan dan Agriculture, haunting and
sarana pertanian 6,518,599 301,974 -- 6,820,573 agriculture services
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing
telekomunikasi 2,274,149 410,781 -- 2,684,930 and communication
Jasa dunia usaha 2,091,043 -- -- 2,091,043 Business services
Pertambangan 1,895,443 72,244 -- 1,967,687 Mining
Konstruksi 696,814 468,159 -- 1,164,973 Construction
Perdagangan, restoran, dan hotel 467,783 95,226 -- 563,009 Trading, restaurants and hotek
Listrik, gas, dan air 194,540 - -- 194,540 Electricity, gas and water
Lainnya 1,085 61,921 -- 63,006 Others
Total Rupiah 21,860,799 3,192,816 -- 25,053,615 Total Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Perindustrian 6,769,358 1,108,676 -- 7,878,034 Manufacturing
Pertambangan 2,219,178 880,669 -- 3,099,847 Mining
Pertanian, perburuan dan Agriculture, haunting and
sarana pertanian 938,129 458,532 -- 1,396,661 agriculture services
Perdagangan, restoran, dan hotel 577,476 49,031 -- 626,507 Trading, restaurants and hotek
Konstruksi 527,427 7,791 -- 535,218 Construction
Pengangkutan, pergudangan dan Transportation, warehousing
telekomunikasi -- 153,133 -- 153,133 and communication
Lainnya -- 109,790 -- 109,790 Others
Total mata uang asing 11,031,568 2,767,622 -- 13,799,190 Total foreign currencies
Total 32,892,367 5,960,438 -- 38,852,805 Total
Final Draft/09 Februari 2026 247 Paraf:
Page 1279
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
34. Risiko Kredit (lanjutan) 34. Credit Risk (continued)
8) Analisis umur pinjaman yang jatuh tempo 8) The aging analysis of past due but not
tetapi tidak mengalami penurunan nilai impaired loans as of December 31, 2025
pada tanggal 31 Desember 2025 dan and 2024:
2024:
2025
Kurang dari
30 hari/ 30 sampai
Less than 90 hari/
30 days 30 to 90 days Total
Modal kerja 231,611 -- 231,611 Working capital
Investasi -- -- -- Investment
Neto 231,611 -- 231,611 Net
2024
Kurang dari
30 hari/ 30 sampai
Less than 90 hari/
30 days 30 to 90 days Total
Modal kerja 3,544 32,413 35,957 Working capital
Investasi 4,288 963,426 967,714 Investment
Neto 7,832 995,839 1,003,671 Net
9) Komitmen dan Kontijensi 9) Commitments and contingencies
2025 2024
Rupiah Rupiah
Bank garansi 863,203 1,143,700 Bank guarantee
Penjaminan Kredit PEN -- 1,400,000 Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan -- 25,394 Outstanding irrevocable L/C
863,203 2,569,094
Mata uang asing Foreign currencies
Bank garansi 4,004,696 5,441,749 Bank guarantee
Penjaminan Kredit PEN -- 160,950 Credit Guarantee - PEN
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 411,909 460,133 Outstanding irrevocable L/C
4,416,605 6,062,832
Total 5,279,808 8,631,926 Total
35. Risiko Likuiditas 35. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat Liquidity risk is the risk resulting from LPEI's
ketidakmampuan LPEI untuk memenuhi inability to meet maturing liabilities from cash
liabilitas yang jatuh tempo dari sumber flow funding sources and/or from liquid assets
pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid that can be easily converted into cash, without
yang dapat dengan mudah dikonversi menjadi disrupting LPEI's activities and financial
kas, tanpa mengganggu aktivitas dan kondisi condition. LPEI manages liquidity risk to fulfill
keuangan LPEI. LPEI mengelola risiko every financial obligation that has been
likuiditas agar dapat memenuhi setiap agreed in a timely manner and can maintain
kewajiban finansial yang sudah diperjanjikan an adequate and optimal level of liquidity.
secara tepat waktu, serta dapat memelihara
tingkat likuiditas yang memadai dan optimal.
Final Draft/09 Februari 2026 248 Paraf:
Page 1280
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. Risiko Likuiditas (lanjutan) 35. Liquidity Risk (continued)
Untuk membatasi risiko ini, manajemen telah To limit this risk, management has arranged
mengatur diversifikasi sumber dana selain diversified funding sources in addition to its
dasar modal intinya, mengelola aset yang core capital base, manages assets with
terkait likuiditas dan memonitor arus kas dan liquidity in mind, and monitors future cash
likuiditas masa depan setiap hari. Hal ini flows and liquidity on a daily basis. This
menggabungkan penilaian atas arus kas yang incorporates an assessment of expected cash
masa depan dan ketersediaan jaminan flows and the availability of high-grade
berkualitas tinggi yang dapat digunakan untuk collateral which could be used to secure
mengamankan dana tambahan jika additional funding if required.
diperlukan.
LPEI telah merencanakan Iangkah-Iangkah LPEI has planned steps to overcome the
untuk mengatasi perbedaan jatuh tempo maturity gap between assets and liabilities,
antara aset dan liabilitas, di antaranya: among others by:
• Menjaga stabilitas dan kontinuitas sumber •• Maintaining the stability and continuity of
dan dengan melakukan pengelolaan funding sources by managing the Assets-
Aset-Liabilitas secara hati-hati dan Liabilities carefully and proper planning.
terencana.
• Menjaga ketersediaan fasilitas pinjaman • Maintaining the sufficiency of money
money market line dari berbagai bank, market line credit facility from several
baik di dalam maupun di luar negeri. banks, either on-shore or off-shore.
Pelaporan jatuh tempo aset dan liabilitas The maturity profile of financial assets and
keuangan dengan metode arus kas liabilities presented using discounted cash
discounted flows method
Potensi risiko likuiditas yang akan dihadapi The potential liquidity risk that LPEI may be
LPEI di masa mendatang diukur melalui exposed in the future is measured through
Liquidity Gap Analysis, yang merupakan Liquidity Gap Analysis, which is the projection
proyeksi kelebihan atau kekurangan likuiditas of excess or shortage of liquidity base on
atas dasar jatuh tempo aset dan liabilitas, maturity of assets and liabilities, after taking
setelah memperhitungkan kebutuhan untuk into account the need for business expansion.
ekspansi bisnis. Informasi ini menjadi This information is also used as a base
pertimbangan dalam perencanaan dan consideration when planning and managing
pengelolaan likuiditas, termasuk juga liquidity as well as business expansion plan.
kebutuhan ekspansi bisnis. Dengan By implementing effective liquidity
diterapkannya pengelolaan likuiditas yang management, it is expected to minimize
efektif, diharapkan dapat meminimalkan risiko liquidity risk at LPEI.
likuiditas di LPEI.
Final Draft/09 Februari 2026 249 Paraf:
Page 1281
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. Risiko Likuiditas (lanjutan) 35. Liquidity Risk (continued)
Pelaporan jatuh tempo aset dan liabilitas The maturity profile of financial assets and
keuangan dengan metode arus kas liabilities presented using discounted cash
discounted (lanjutan) flows method (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan mengenai The tables below present the mapping of net
pemetaan aset dan liabilitas keuangan-neto financial assets and liabilities undiscounted
dalam skala waktu tertentu (maturity bucket) cash flows in a specific timescale (maturity
berdasarkan sisa jangka waktu sampai bucket) based on remaining period until
dengan jatuh tempo (remaining maturity). maturity.
2025
Sampai
dengan Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-6 Lebih dari 6-12 Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-5 Lebih dari
1 bulan/ bulan/ bulan/ bulan/ tahun/ tahun/ 5 tahun/
Up to More than 1-3 More than 3-6 More than 6-12 More than 1-3 More than 3-5 More than
1 month months months months years years 5 years Total
Aset Keuangan Financial Assets
Current account with
Giro pada Bank Indonesia 919 -- -- -- -- -- -- 919 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank 1,694,927 -- -- -- -- -- -- 1,694,927 with Bank
Penempatan pada Bank 15,895,788 -- -- -- -- -- -- 15,895,788 Placements with Bank
Efek-efek -- 50,134 10,051 51,245 124,592 451,734 31,775 719,531 Securities
Tagihan akseptasi 14,959 69,423 74,725 -- -- -- -- 159,107 Acceptances receivable
Tagihan derivatif 837 3,676 -- -- -- 215,959 -- 220,472 Derivatives receivable
Pembiayaan dan Financing and
piutang receivables
Modal Kerja 7,269,088 5,805,760 2,329,096 1,223,831 2,268,997 5,883,174 7,098,596 31,878,542 Working Capital
Investasi 148,512 6,239 28,145 662,885 3,816,465 9,908,920 10,755,670 25,326,836 Investment
Piutang penjaminan ulang 24,887 -- -- -- -- -- -- 24,887 Reguarantee receivables
Piutang penjaminan -- -- -- 760 2,283 1,523 2,284 6,850 Guarantee receivables
Aset lain-lain - neto *) 151,777 -- -- -- -- -- -- 151,777 Other assets *)
Sub total 25,201,694 5,935,232 2,442,017 1,938,721 6,212,337 16,461,310 17,888,325 76,079,636 Sub total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera 41,382 -- -- -- -- -- -- 41,382 Current liabilities
Foreign exchange export
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor -- 97,687 144,743 -- -- -- -- 242,430 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi 14,959 69,423 74,725 -- -- -- -- 159,107 Acceptances payable
Liabilitas derivatif 10,853 306 -- -- -- 229,986 -- 241,145 Derivatives payable
Efek-efek hutang yang Debt securities
Diterbitkan -- -- 277,969 1,585,416 1,265,729 568,035 624,124 4,321,273 issued
Pinjaman yang diterima 26,267,675 1,250,625 -- -- 10,747,322 -- 53,547 38,319,169 Fund borrowings
Utang penjaminan 2,419 -- -- -- -- -- -- 2,419 Guarantee payables
Liabilitas lain-lain** 178,706 -- -- -- -- -- -- 178,706 Other liabilities**
Sub total 26,515,994 1,418,041 497,437 1,585,416 12,013,051 798,021 677,671 43,505,631 Sub total
M at uri t y gap (1,314,300) 4,517,191 1,944,580 353,305 (5,800,714) 15,663,289 17,210,654 32,574,005 M at uri t y gap
2024
Sampai
dengan Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-6 Lebih dari 6-12 Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-5 Lebih dari
1 bulan/ bulan/ bulan/ bulan/ tahun/ tahun/ 5 tahun/
Up to More than 1-3 More than 3-6 More than 6-12 More than 1-3 More than 3-5 More than
1 month months months months years years 5 years Total
Aset Keuangan Financial Assets
Current account with
Giro pada Bank Indonesia 775 -- -- -- -- -- -- 775 Bank Indonesia
Current accounts
Giro pada bank 1,217,286 -- -- -- -- -- -- 1,217,286 with Bank
Penempatan pada Bank 1,315,500 56,919 -- -- -- -- -- 1,372,419 Placements with Bank
Efek-efek 51,458 49,400 813,745 16,873 198,355 164,556 181,742 1,476,129 Securities
Tagihan akseptasi 30,197 63,077 47,190 -- -- -- -- 140,464 Acceptances receivable
Pembiayaan dan Financing and
piutang receivables
Modal Kerja 5,589,972 4,684,065 1,845,181 2,027,419 1,908,363 5,037,880 13,109,198 34,202,078 Working Capital
Investasi 276,701 3,450 388,684 646,237 5,128,127 9,797,878 15,579,324 31,820,401 Investment
Konsumsi -- -- -- -- -- -- -- -- Consumption
Aset lain-lain - neto *) 135,360 -- -- -- -- -- -- 135,360 Other assets *)
Sub total 8,617,249 4,856,911 3,094,800 2,690,529 7,234,845 15,000,314 28,870,264 70,364,912 Sub total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera 17,283 -- -- -- -- -- -- 17,283 Current liabilities
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor -- 245,116 -- -- -- -- -- 245,116 Foreign exchange export
-- proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi 30,197 63,077 47,190 -- -- -- -- 140,464 Acceptances payable
Liabilitas derivatif 49,939 -- -- -- -- -- -- 49,939 Derivatives payable
Efek-efek hutang yang Debt securities
Diterbitkan 216,672 701,342 2,322,266 2,707,670 4,831,964 1,359,122 1,666,250 13,805,286 issued
Pinjaman yang diterima 2,067,846 15,112,661 500,000 7,388,907 -- -- 123,074 25,192,488 Fund borrowings
Utang penjaminan 1,738 -- -- -- -- -- -- 1,738 Guarantee payables
Liabilitas lain-lain** 262,782 -- -- -- -- -- -- 262,782 Other liabilities**
Sub total 2,646,457 16,122,196 2,869,456 10,096,577 4,831,964 1,359,122 1,789,324 39,715,096 Sub total
M at uri t y gap 5,970,792 (11,265,285) 225,344 (7,406,048) 2,402,881 13,641,192 27,080,941 30,649,817 M at uri t y gap
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga yang *) Financial assets under “other asset” consist of accrued
masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman karyawan. interest receivables, refundable deposits, and employee loan.
**) Liabilitas keuangan dalam “liabilitas lain-lain” terdiri dari **) Financial liabilities under “other liabilities” consist of accrued
bunga yang masih harus dibayar, tantiem dan jasa produksi interest payable, tantiem, accrued bonus, and liability to
dan kewajiban kepada penjamin ulang. reguarantor.
Final Draft/09 Februari 2026 250 Paraf:
Page 1282
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. Risiko Likuiditas (lanjutan) 35. Liquidity Risk (continued)
Pelaporan jatuh tempo aset dan liabilitas The maturity profile of financial assets and
keuangan dengan metode arus kas liabilities presented using discounted cash
discounted (lanjutan) flows method (continued)
Untuk aset keuangan, analisis For financial assets, the analysis into maturity
pengelompokan jatuh tempo didasarkan pada buckets is based on the remaining period from
sisa periode dari akhir periode pelaporan ke the end of the reporting period to the
tanggal jatuh tempo kontraktual atau jika lebih contractual maturity date or if earlier the
awal tanggal perkiraan aset akan direalisasi. expected date the assets will be realized.
Untuk liabilitas keuangan, analisis jatuh tempo For financial liabilities, the maturity analysis is
didasarkan pada tanggal yang lebih awal based on the earliest date on which LPEI may
dimana LPEI disyaratkan untuk membayar. be required to pay. The tables above present
Termasuk di tabel di atas adalah arus kas principal cash flows.
pokok.
Tabel selanjutnya menyajikan mengenai The following tables present the mapping of
pemetaan liabilitas komitmen dan kontinjensi commitment and contingent liabilities in a
dalam skala waktu tertentu (maturity bucket) specific timescale (maturity bucket) based on
berdasarkan sisa jangka waktu sampai remaining maturity.
dengan jatuh tempo (remaining maturity).
2025
Sampai
dengan Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-6 Lebih dari 6-12 Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-5 Lebih dari
1 bulan/ bulan/ bulan/ bulan/ tahun/ tahun/ 5 tahun/
Up to More than 1-3 More than 3-6 More than 6-12 More than 1-3 More than 3-5 More than
1 month months months months years years 5 years Total
Liabilitas komitmen Commitment and
dan kontinjensi contingent liabilities
Bank garansi 739,742 487,864 1,071,039 475,853 1,623,897 331,004 138,500 4,867,899 Bank guarantee
Penerbit LC yang tidak Outstanding
dibatalkan 27,857 120,822 -- 171,722 91,508 -- -- 411,909 irrevocable L/C
Total 767,599 608,686 1,071,039 647,575 1,715,405 331,004 138,500 5,279,808 Total
2024
Sampai
dengan Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-6 Lebih dari 6-12 Lebih dari 1-3 Lebih dari 3-5 Lebih dari
1 bulan/ bulan/ bulan/ bulan/ tahun/ tahun/ 5 tahun/
Up to More than 1-3 More than 3-6 More than 6-12 More than 1-3 More than 3-5 More than
1 month months months months years years 5 years Total
Liabilitas komitmen Commitment and
dan kontinjensi contingent liabilities
Bank garansi 353,831 546,388 1,096,363 3,317,634 1,573,493 1,331,092 151,401 8,370,202 Bank guarantee
Penerbit LC yang tidak Outstanding
dibatalkan 11,414 225,141 28,718 669 232,875 -- -- 498,817 irrevocable L/C
Total 365,245 771,529 1,125,081 3,318,303 1,806,368 1,331,092 151,401 8,869,019 Total
Sebagai upaya LPEI dalam penyelesaian As LPEI's efforts to resolve bad financings,
pembiayaan bermasalah, LPEI telah LPEI has recorded additional reserves for
membukukan penambahan cadangan impairment losses which are reflected in the
kerugian penurunan nilai yang terefleksi pada 2023 Financial Report. Losses that occur as a
Laporan Keuangan tahun 2023. Kerugian result of additional loss reserves are non-cash
yang terjadi sebagai dampak penambahan components that do not have a direct impact
cadangan kerugian adalah komponen non- on liquidity.
cash yang tidak berdampak langsung pada
likuiditas.
Final Draft/09 Februari 2026 251 Paraf:
Page 1283
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. Risiko Pasar 36. Market Risk
Manajemen telah memberikan penjelasan Management has explained that liquidity
bahwa dukungan likuiditas telah diperoleh dari support has been obtained from the
Pemerintah dan Perbankan baik dalam Government and Banking in the form of short-
bentuk pinjaman jangka pendek maupun term and medium-term loans.
jangka menengah.
Risiko pasar merupakan risiko pada posisi Market risk is the risk to the position of assets,
aset, liabilitas, ekuitas dan/atau rekening liabilities, equity and/or administrative
administratif termasuk Transaksi Derivatif accounts including Derivative Transactions
akibat perubahan secara keseluruhan dari due to changes in overall market conditions.
kondisi pasar. Eksposur risiko pasar pada Market risk exposure to LPEI is only in the
LPEI hanya pada banking book karena LPEI banking book because LPEI does not make
tidak melakukan transaksional pada trading transactions on the trading book, while
book, sedangkan transaksi derivatif hanya derivative transaction is only carried out in the
dilaksanakan dalam rangka lindung nilai context of hedging and is a natural hedge.
(hedging) dan bersifat natural hedge.
LPEI telah memiliki sistem aplikasi tresuri LPEI already has an integrated treasury
yang terintegrasi antara front office, middle application system connecting the front office,
office dan back office untuk melaksanakan middle office, and back office to execute and
dan mengelola transaksi tresuri manage treasury transactions.
Selain melakukan monitoring eksposur risiko In addition to monitoring instrument risk
instrumen, LPEI juga melakukan monitoring exposure, LPEI also monitors market risk
limit risiko pasar dan limit transaksi khusus limits and transaction limits specifically for
untuk transaksi banking book antara lain limit banking book transactions, including nominal
nominal transaksi dealer dan limit counterpart. limits for dealer transactions and counterparty
Monitoring dilakukan secara harian sehingga limits. Monitoring is carried out on a daily
mempercepat penyediaan informasi terkini basis so as to accelerate the provision of up-
yang mendukung pengambilan keputusan to-date information that supports decision-
oleh pejabat lini dan manajemen secara tepat making by line officials and management in a
waktu. timely manner.
Termasuk di dalam risiko pasar adalah risiko Included in the market risk is the risk of the
perubahan harga instrumen keuangan akibat changes of financial instruments price due to
perubahan faktor-faktor pasar, seperti the changes in market factors, such as
perubahan nilai tukar mata uang dan exchange rate and interest rate changes.
perubahan suku bunga.
Final Draft/09 Februari 2026 252 Paraf:
Page 1284
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. Risiko Pasar (lanjutan) 36. Market Risk (continued)
(i) Risiko nilai tukar (i) Currency risk
Risiko nilai tukar merupakan risiko yang Exchange rate risk is the risk arising from
timbul karena adanya gap posisi valuta gaps in foreign exchange positions held
asing yang dimiliki LPEI yang tercermin by LPEI, as reflected in the Net Open
dalam Posisi Devisa Neto (PDN) LPEI Position (NOP), either on or off balance
baik secara keseluruhan ataupun sheet. included in the NOP is banking
laporan posisi keuangan. Termasuk book.
dalam posisi valuta asing tersebut yaitu
posisi banking book dalam rangka
pengendalian PDN.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, the
2024, perhitungan Posisi calculation of Net Open Position (NOP) is
Devisa Neto (PDN) didasarkan based on the Regulation of the Financial
pada Peraturan Otoritas Jasa Services Authority No. 9/POJK.05/2022.
Keuangan No. 9/POJK.05/2022.
PDN untuk laporan posisi keuangan The NOP for the statement of financial
adalah selisih neto jumlah aset dan position is the net difference of total
jumlah liabilitas dalam setiap mata uang assets and total liabilities in each foreign
asing yang semuanya dinyatakan dalam currency which are stated in Rupiah.
Rupiah.
PDN secara keseluruhan adalah The overall NOP is the total of the
penjumlahan nilai absolut dari selisih absolute values of the net difference
neto antara aset dan liabilitas dalam between the assets and liabilities
mata uang asing dan selisih neto dari denominated in each foreign currency
tagihan dan liabilitas komitmen dan and the net difference of the receivables
kontinjensi yang dicatat dalam rekening and payables of both commitments
administratif yang didenominasi dalam and contingencies recorded in the
setiap mata uang asing, yang dinyatakan administrative accounts denominated in
dalam Rupiah. each foreign currency which are stated in
Rupiah.
Berdasarkan peraturan tersebut, LPEI Based on the regulation, LPEI has to
wajib memelihara rasio PDN secara maintain the overall NOP at a maximum
keseluruhan dan laporan posisi of 20% of the total capital.
keuangan setinggi-tingginya sebesar
20% dari modal.
Final Draft/09 Februari 2026 253 Paraf:
Page 1285
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. Risiko Pasar (lanjutan) 36. Market Risk (continued)
(i) Risiko nilai tukar (lanjutan) (i) Currency risk (continued)
Tabel berikut ini menunjukkan rincian The following tables detail the sensitivity
sensitivitas perubahan eksposur LPEI of LPEI’s exposure to changes in foreign
atas perubahan nilai tukar mata uang exchange rate. The sensitivity analysis
asing. Analisis sensitivitas hanya includes only outstanding foreign currency
termasuk pos moneter yang denominated monetary items and adjusts
didenominasi dalam mata uang asing their translation at the period end for a
dan menyesuaikan translasinya pada change in the relevant foreign currency
akhir periode atas perubahan nilai tukar rates. The percentage increase or
mata uang asing yang relevan. decrease represents LPEI’s assesment of
Persentase kenaikan dan penurunan the reasonably possible change in the
menunjukkan penilaian LPEI atas relevant foreign exchange rates after
perubahan yang mungkin terjadi pada considering the current economic
nilai tukar mata uang asing setelah conditions.
memperhatikan kondisi ekonomi saat ini.
2025
USD EUR JPY SGD MYR
1.38% -1.38% 3.07% -3.07% 4.69% -4.69% 3.83% -3.83% 2.45% -2.45%
Aset Keuangan Financial Assets
Current accounts
Giro pada bank 1,699 (1,699) 424 (424) 16 (16) 2 (2) 489 (489) with banks
Penempatan pada bank 8,841 (8,841) 1,609 (1,609) -- -- -- -- -- -- Placements with banks
Efek-efek 3,048 (3,048) -- -- -- -- -- -- -- -- Securities
Tagihan akseptasi 2,193 (2,193) -- -- -- -- -- -- -- -- Acceptances receivable
Tagihan derivatif 2,976 (2,976) -- -- -- -- -- -- -- -- Derivatives receivable
Financing and
Pembiayaan dan piutang 332,194 (332,194) -- -- -- -- -- -- 4,325 (4,325) receivables
Piutang penjaminan ulang 343 (343) -- -- -- -- -- -- -- -- Reguarantee receivables
Aset lain-lain - bersih *) 44 (44) -- -- -- -- 1 (1) -- -- Other assets - net *)
Total - neto 351,338 (351,338) 2,033 (2,033) 16 (16) 3 (3) 4,814 (4,814) Total - net
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas devisa Foreign exchange export
hasil ekspor (3,341) 3,341 -- -- -- -- -- -- -- -- proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi (2,193) 2,193 -- -- -- -- -- -- -- -- Acceptances payable
Liabilitas derivatif -- -- -- -- -- -- -- -- (4,531) 4,531 Derivatives payable
Pinjaman yang diterima (232,450) 232,450 (1,573) 1,573 -- -- -- -- -- -- Fund borrowings
Liabilitas lain-lain
- bersih **) (1,168) 1,168 (1) 1 -- -- -- -- -- -- Other liabilities-net **)
Total - neto (239,152) 239,152 (1,574) 1,574 -- -- -- -- (4,531) 4,531 Total - net
2024
USD EUR JPY SGD MYR
3.38% -3.38% 4.88% -4.88% 7.43% -7.43% 4.88% -4.88% 3.82% -3.82%
Aset Keuangan Financial Assets
Current accounts
Giro pada bank 38,836 (38,836) 176 (176) 11 (11) 10 (10) -- -- with banks
Penempatan pada bank 1,902 (1,902) -- -- -- -- -- -- -- -- Placements with banks
Efek-efek 8,597 (8,597) -- -- -- -- -- -- -- -- Securities
Tagihan akseptasi 4,655 (4,655) -- -- -- -- -- -- -- -- Acceptances receivable
Tagihan derivatif 1,709 (1,709) -- -- -- -- -- -- -- -- Derivatives receivable
Financing and
Pembiayaan dan piutang 716,911 (716,911) -- -- -- -- -- -- 2,505 (2,505) receivables
Aset lain-lain - bersih *) 531 (531) -- -- -- -- -- -- -- -- Other assets - net *)
Total - neto 773,141 (773,141) 176 (176) 11 (11) 10 (10) 2,505 (2,505) Total - net
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas devisa Foreign exchange export
hasil ekspor (8,278) 8,278 -- -- -- -- -- -- -- -- proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi (4,655) 4,655 -- -- -- -- -- -- -- -- Acceptances payable
Efek-efek utang Debt securities
yang diterbitkan -- -- -- -- -- -- -- -- -- -- issued
Pinjaman yang diterima (482,006) 482,006 (2,359) 2,359 -- -- -- -- -- -- Fund borrowings
Liabilitas lain-lain
- bersih **) (3,881) 3,881 (6) 6 -- -- -- -- -- -- Other liabilities-net **)
Total - neto (498,820) 498,820 (2,365) 2,365 -- -- -- -- -- -- Total - net
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga yang *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
**) Liabilitas keuangan dalam “liabilitas lain-lain” terdiri dari **) Financial liabilities under “other liabilities” consist of accrued
bunga yang masih harus dibayar, tantiem dan jasa produksi interest payable, tantiem and accrued bonus and liability to
dan kewajiban kepada penjamin ulang. reguarantor.
Final Draft/09 Februari 2026 254 Paraf:
Page 1286
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. Risiko Pasar (lanjutan) 36. Market Risk (continued)
(ii) Risiko suku bunga (ii) Interest rate risk
LPEI terekspos risiko tingkat suku bunga LPEI is exposed to interest rate risk
karena meminjamkan dananya atas because it borrows funds at both fixed
dasar bunga tetap dan mengambang. and floating interest rates. LPEI follows a
LPEI menerapkan kebijakan pengelolaan prudent policy on managing its assets and
aset dan liabilitas untuk memastikan liabilities to ensure that exposure to
eksposur atas fluktuasi suku bunga fluctuations in interest rates are kept
dalam batasan yang dapat diterima. within acceptable limits.
Tabel berikut ini merangkum perbedaan The following tables summarize the
sensitivitas tingkat suku bunga LPEI. interest rate sensitivity gap of LPEI. The
Tabel menunjukkan penyesuaian nilai tables show the contractual repricing for
kontraktual untuk setiap kategori aset each category of asset liability and
liabilitas dan item rekening administratif administrative accounts items in LPEI’s
pada pembukuan LPEI. Posisi negatif book. A liability (or negative) gap position
gap (short position) muncul ketika exists when liabilities reprice more quickly
liabilitas menyesuaikan nilai lebih cepat or in greater proportion than assets during
atau pada proporsi yang lebih besar a given period and tends to benefit net
daripada aset sepanjang periode dan interest income in a declining interest rate
cenderung menghasilkan pendapatan environment. An asset (or positive) gap
bunga neto di dalam lingkungan tingkat position exists when assets reprice more
suku bunga menurun. Posisi positif gap quickly or in greater proportion than
(long position) muncul ketika aset liabilities during a given period and tends
menyesuaikan nilai lebih cepat atau to benefit net interest income in a rising
berada pada proporsi yang lebih besar interest rate environment.
daripada liabilitas sepanjang periode dan
cenderung menghasilkan pendapatan
bunga neto di dalam lingkungan tingkat
suku bunga meningkat.
Syarat penyesuaian nilai kontraktual Contractual repricing terms do not reflect
tidak merefleksikan dampak potensial the potential impact of early repayment or
dari pembayaran kembali awal atau withdrawal. Positions may not be
penarikan. Posisi dapat tidak reflective of those in subsequent periods.
merepresentasikan posisi pada periode Changes in positions can be made
tanggal laporan posisi keuangan. promptly as market outlooks change. In
Perubahan besar pada posisi dapat addition, significant variations in interest
dibuat saat terjadi perubahan potensi rate sensitivity may exist within the
pasar. Sebagai tambahan, variasi repricing periods presented and among
signifikan pada sensitivitas tingkat suku the currencies in which LPEI has interest
bunga dapat muncul pada periode rate positions.
penyesuaian nilai dan di antara mata
uang dimana LPEI memiliki posisi tingkat
suku bunga.
Final Draft/09 Februari 2026 255 Paraf:
Page 1287
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. Risiko Pasar (lanjutan) 36. Market Risk (continued)
(ii) Risiko suku bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
2025
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/
Less than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing Total
Aset Keuangan Financial Assets
Giro pada Current account with
Bank Indonesia -- -- -- -- 919 919 Bank Indonesia
Giro pada bank -- -- -- 1,694,927 -- 1,694,927 Current accounts with banks
Penempatan pada bank -- -- -- 15,894,268 -- 15,894,268 Placements with banks
Efek-efek -- -- -- 719,531 -- 719,531 Securities
Tagihan derivatif -- -- -- -- 220,472 220,472 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 11,414,487 2,924,356 4,371,108 -- -- 18,709,951 Working capital
Investasi 6,913 586,475 19,423,358 -- -- 20,016,746 Investment
Tagihan akseptasi -- -- -- -- 158,943 158,943 Acceptances receivable
Aset lain-lain *) -- -- -- 109,582 42,195 151,777 Other assets *)
Total aset keuangan 11,421,400 3,510,831 23,794,466 18,418,308 422,529 57,567,534 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera -- -- -- -- 41,382 41,382 Current liabilities
Foreign exchange export
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor -- -- -- 242,430 -- 242,430 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi -- -- -- -- 159,107 159,107 Acceptances payable
Liabilitas derivatif -- -- -- -- 241,145 241,145 Derivatives payable
Efek-efek utang yang Debt securities
diterbitkan -- -- -- 4,321,273 -- 4,321,273 issued
Pinjaman yang diterima 2,084,375 -- 10,747,321 25,487,473 -- 38,319,169 Fund borrowings
Utang penjaminan -- -- -- -- 2,419 2,419 Guarantee payable
Liabilitas lain-lain **) -- -- -- -- 178,706 178,706 Other liabilities**)
Total liabilitas keuangan 2,084,375 -- 10,747,321 30,051,176 622,759 43,505,631 Total financial liabilities
Interest Gap 9,337,025 3,510,831 13,047,145 (11,632,868) (200,230) 14,061,903 Interest Gap
2024
Suku bunga mengambang/Floating interest rate
Lebih dari 3
bulan tetapi
tidak lebih
dari 1 tahun/ Tidak
Tidak lebih More than 3 Lebih dari 1 Suku bunga dikenakan
dari 3 bulan/ months but tahun/ tetap/ bunga/
Less than less than 1 More than 1 Fixed Non-interest
3 months year year interest rate bearing Total
Aset Keuangan Financial Assets
Giro pada Current account with
Bank Indonesia -- -- -- -- 775 775 Bank Indonesia
Giro pada bank -- -- -- 1,217,286 -- 1,217,286 Current accounts with banks
Penempatan pada bank -- -- -- 1,371,751 -- 1,371,751 Placements with banks
Efek-efek -- -- -- 1,173,253 -- 1,173,253 Securities
Tagihan derivatif -- -- -- -- 50,674 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 9,433,069 2,934,797 6,007,461 -- -- 18,375,327 Working capital
Investasi -- 902,791 19,574,686 -- -- 20,477,477 Investment
Piutang asuransi dan Insurance and
penjaminan -- -- -- -- 3,192 3,192 guaranteee receivables
Aset reasuransi -- -- -- -- 4,056 4,056 Reinsurance assets
Tagihan akseptasi -- -- -- -- 138,126 138,126 Acceptances receivable
Aset lain-lain *) -- -- -- 114,765 20,596 135,361 Other assets *)
Total aset keuangan 9,433,069 3,837,588 25,582,147 3,877,055 217,419 42,947,278 Total financial assets
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera -- -- -- -- 17,283 17,283 Current liabilities
Foreign exchange export
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor -- -- -- -- 245,116 245,116 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi -- -- -- -- 138,647 138,647 Acceptances payable
Liabilitas derivatif -- -- -- -- 49,939 49,939 Derivatives payable
Efek-efek utang yang Debt securities
diterbitkan -- -- -- 8,140,064 -- 8,140,064 issued
Pinjaman yang diterima 2,000,000 7,215,636 -- 15,647,924 -- 24,863,560 Fund borrowings
Utang asuransi -- -- -- -- 9,507 9,507 Insurance payable
Utang penjaminan -- -- -- -- 1,738 1,738 Guarantee payable
Liabilitas Asuransi -- -- -- -- 2,692 2,692 Insurance liabilities
Liabilitas lain-lain **) -- -- -- -- 262,782 262,782 Other liabilities**)
Total liabilitas keuangan 2,000,000 7,215,636 -- 23,787,988 727,704 33,731,328 Total financial liabilities
Interest Gap 7,433,069 (3,378,048) 25,582,147 (19,910,933) (510,285) 9,215,950 Interest Gap
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga yang *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
**) Liabilitas keuangan dalam “liabilitas lain-lain” terdiri dari **) Financial liabilities under “other liabilities” consist of accrued
bunga yang masih harus dibayar, tantiem dan jasa produksi interest payable, tantiem and accrued bonus and liability to
dan kewajiban kepada penjamin ulang. reguarantor.
Final Draft/09 Februari 2026 256 Paraf:
Page 1288
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. Risiko Pasar (lanjutan) 36. Market Risk (continued)
(ii) Risiko suku bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Tabel di bawah ini menunjukkan suku The tables below summarize the
bunga efektif dari mata uang utama effectiveinterest rate by major currencies
untuk instrumen keuangan moneter yang for monetary financial instruments not
tidak diukur pada nilai wajar melalui carried at fair value through profit or loss.
laporan laba rugi.
2025
Suku Bunga Efektif/ Suku Bunga Kontraktual/
Effective Interest Rate Contractual Interest Rate
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Foreign Foreign
Rupiah Currency Rupiah Currency
% % % %
ASET ASSETS
Giro pada bank 0.00 - 3.00 0.00 - 2.75 0.00 - 3.00 0.00 - 2.75 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 3.00 - 5.25 1.95 - 4.00 3.00 - 5.25 1.95 - 4.00 Placements with banks
Efek-efek 5.50 - 8.38 3.40 - 4.10 5.50 - 8.38 3.40 - 4.10 Securities
Pembiayaan dan piutang 0.10 - 17.03 0.77 - 15.83 0.10 - 14.00 0.10 - 10.05 Financing and receivables
LIABILITAS LIABILITIES
Efek-efek utang yang diterbitkan 6.90 - 9.80 0.00 - 0.00 6.90 - 9.80 0.00 - 0.00 Debt securities issued
Pinjaman yang diterima 4.85 - 5.42 1.25 - 4.85 4.85 - 5.42 1.25 - 4.85 Fund borrowings
2024
Suku Bunga Efektif/ Suku Bunga Kontraktual/
Effective Interest Rate Contractual Interest Rate
Mata uang Mata uang
asing/ asing/
Foreign Foreign
Rupiah Currency Rupiah Currency
% % % %
ASET ASSETS
Giro pada bank 0.00 - 3.00 0.00 - 4.32 0.00 - 3.00 0.00 - 4.32 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 5.25 - 7.15 5.25 5.25 - 7.15 5.25 Placements with banks
Efek-efek 5.50 - 8.38 3.40 - 4.13 5.50 - 8.38 3.40 - 4.13 Securities
Pembiayaan dan piutang 0.00 - 14.00 0.00 - 10.05 0.00 - 14.00 0.00 - 10.05 Financing and receivables
LIABILITAS LIABILITIES
Efek-efek utang yang diterbitkan 6.90 - 9.80 0.00 - 0.00 6.90 - 9.80 0.00 - 0.00 Debt securities issued
Pinjaman yang diterima 5.30 - 7.05 5.05 - 5.10 5.30 - 7.05 5.05 - 5.10 Fund borrowings
Tabel selanjutnya menunjukkan rincian The following tables detail the sensitivity
sensitivitas laba dan ekuitas LPEI of LPEI’s profit and equity to changes in
terhadap perubahan tingkat suku bunga. interest rate. The analysis is prepared
Analisis disusun dengan menggunakan assuming the amount of floating rate
asumsi atas saldo instrumen keuangan financial instrument outstanding at the
dengan bunga mengambang reporting date was outstanding for the
pada tanggal pelaporan telah whole year, taking into account actual
beredar sepanjang tahun, dengan principal movements during the year. The
memperhatikan pergerakan aktual atas basis point increase and decrease
pokok selama tahun berjalan. Basis poin represents the management’s assesment
kenaikan dan penurunan menunjukkan of the reasonably possible change in the
penilaian manajemen atas perubahan relevant interest rates after considering
yang mungkin terjadi atas suku the current economic conditions.
bunga yang relevan setelah
mempertimbangkan kondisi ekonomi
saat ini.
Final Draft/09 Februari 2026 257 Paraf:
Page 1289
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. Risiko Pasar (lanjutan) 36. Market Risk (continued)
(ii) Risiko suku bunga (lanjutan) (ii) Interest rate risk (continued)
Tingkat sensitivitas yang digunakan The level of sensitivity that is used to
untuk menganalisis kemungkinan analyze possible changes in interest rates
perubahan suku bunga yang berdampak which affect the profit and loss portfolio of
pada keuntungan dan kerugian portofolio banking book. Sensitivity analysis using
banking book. Pada analisa sensitivitas assumptions of interest rates changes for
menggunakan asumsi perubahan suku banking book portfolio with base
bunga untuk portofolio banking book IDR+/44bp, USD+/-110bp, EUR +/-153bp,
dengan IDR+/44bp, USD+/-110bp, EUR JPY +/-145bp, MYR +/-37bp and SGD +/-
+/-153bp, JPY +/-145bp, MYR +/-37bp 54bp as of December 31, 2025 and
dan SGD +/-54bp pada tanggal 31 IDR+/62bp, USD+/-136bp, EUR +/-146bp,
Desember 2025 dan IDR+/62bp, USD+/- JPY +/-102bp, MYR +/-69bp and SGD +/-
136bp, EUR +/-146bp, JPY +/-102bp, 88bp as of December 31, 2024.
MYR +/-69bp dan SGD +/-88bp pada
tanggal 31 Desember 2024.
2025
Efek pada laba rugi/ Efek pada penghasilan komprehensif lain/
Impact to profit or loss Impact on other comprehensive income
Mata uang lainnya/
IDR USD
other currencies IDR USD
+44bp -44bp +110bp -110bp +44bp -44bp +110bp -110bp
Aset Keuangan Financial Assets
Giro Current Accounts
pada bank 6,922 (6,922) 4,080 (4,080) 294 (294) -- -- -- -- with banks
Penempatan Placements
pada bank 66,744 (66,744) 7,141 (7,141) 863 (863) -- -- -- -- with banks
Efek-efek -- -- -- -- -- -- (9,495) 9,541 (22,280) 24,511 Securities
Pembiayaan dan Financing and
piutang 148,612 (148,612) 236,817 (236,817) 665 (665) -- -- -- -- receivables
Neto 222,278 (222,278) 248,038 (248,038) 1,822 (1,822) (9,495) 9,541 (22,280) 24,511 Net
2024
Efek pada laba rugi/ Efek pada penghasilan komprehensif lain/
Impact to profit or loss Impact on other comprehensive income
Mata uang lainnya/
IDR USD
other currencies IDR USD
+62bp -62bp +136bp -136bp +62bp -62bp +136bp -136bp
Aset Keuangan Financial Assets
Giro Current Accounts
pada bank 8,117 (8,117) 32,638 (32,638) 80 (80) -- -- -- -- with banks
Penempatan Placements
pada bank 233 (233) 767 (767) -- -- -- -- -- -- with banks
Efek-efek -- -- -- -- -- -- 70,203 111,255 (1,816,596) 2,154,803 Securities
Pembiayaan dan Financing and
piutang 229,328 (229,328) 281,995 (281,995) 340 -- -- -- -- -- receivables
Neto 237,678 (237,678) 315,400 (315,400) 420 (80) 70,203 111,255 (1,816,596) 2,154,803 Net
Final Draft/09 Februari 2026 258 Paraf:
Page 1290
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. Risiko Operasional 37. Operational Risk
Identifikasi dan analisa risiko operasional Operational risk is identified and analyzed
dilakukan terhadap faktor-faktor penyebab through risk factor inherent in all business
timbulnya risiko operasional yang melekat activities, products, process, and information
(inherent) pada seluruh aktivitas fungsional, system, either external or internal factor, that
produk, proses dan sistem informasi, baik might cause negative impact on objectives
yang disebabkan oleh faktor internal maupun and equity of LPEI. The framework of
eksternal yang berdampak negatif terhadap operational risk identification is based on
pencapaian sasaran organisasi dan cause, event, and impact.
permodalan LPEI. Kerangka kerja identifikasi
risiko operasional berdasarkan faktor-faktor
penyebab (causes), kejadian (event) dan
akibat (impact).
Secara rutin telah dilakukan proses Identification of Operational Risk in general
identifikasi Risiko Operasional secara umum has been carried out through the quarterly
melalui penilaian profil risiko triwulanan. Telah assessment of risk profile. Risk register
dilakukan pula pengkinian risk register yang referring to the latest organizational structure
telah mengacu pada struktur organisasi has also been updated, along with the
terbaru, dan dilakukan identifikasi risiko-risiko identification of other risks in each working
lain pada unit kerja secara berkala. unit periodically.
Proses pengukuran risiko operasional selain The process of measuring operational risk is
dilakukan secara manual dan telah mulai not only done manually and has begun to
dilakukan Risk Control and Self Assessment carry out Risk Control and Self Assessment
(RCSA) sehingga lebih persisi dalam (RCSA) so that it is more precise in
mengukur risiko operasional pada masing- measuring operational risks in each division
masing divisi dan proses operasional. and operational process. RCSA
Pengukuran RCSA dilakukan secara kualitatif measurements are carried out qualitatively
dan kuantitatif. Saat ini LPEI mulai melakukan and quantitatively. Currently, LPEI has begun
pengukuran RCSA secara kualitatif. to measure RCSA qualitatively. In the future,
Kedepannya RCSA akan dilakukan secara RCSA will be carried out quantitatively to
kuantitatif untuk mengukur seberapa besar measure how much impact and possibility of
dampak dan kemungkinan kejadian operational events so that better and
operasional sehingga dapat dibangun mitigasi appropriate mitigation can be built. Mitigation
yang lebih baik dan tepat. Untuk kemudian is then carried out in order to reduce the
dilakukan mitigasi agar dapat menurunkan operational risk of the institution through
risiko operasional lembaga melalui improved governance of the entire transaction
peningkatan tata kelola atas seluruh proses process.
transaksi yang berjalan.
Final Draft/09 Februari 2026 259 Paraf:
Page 1291
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
38. Risiko Asuransi 38. Insurance Risk
Risiko utama yang dihadapi LPEI dalam The principal risk that LPEI faces under
kontrak asuransi adalah klaim aktual dan insurance contracts is that the actual claims
pembayaran manfaat atau waktu terkait and benefit payments or the timing thereof,
dengan hal tersebut, berbeda dengan yang differ from expectations. This is influenced by
diperkirakan. Hal ini dipengaruhi oleh the frequency of claims, severity of claims,
frekuensi klaim, besarnya klaim, manfaat actual benefits paid and subsequent
klaim yang dibayarkan dan perkembangan development of long-term claims. Therefore,
selanjutnya atas klaim jangka panjang. Oleh LPEI’s objective is to ensure that sufficient
karena itu, tujuan LPEI adalah untuk reserves are available to cover these
memastikan terdapat cadangan yang cukup liabilities.
untuk menyelesaikan liabilitas tersebut.
Aktivitas pengelolaan risiko asuransi LPEI LPEI’s insurance risk management activities
dilakukan pada tingkat transaksi dan are carried out on a transaction and portfolio
portofolio. Pada tingkatan transaksi, LPEI level. At the transaction level, LPEI
membuat batasan risiko atas jumlah yang establishes risk limits on the insured amount.
diasuransikan. Pada tingkatan portofolio, LPEI At the portfolio level, LPEI ensures that
memastikan bahwa strategi besarnya insurance coverage strategy in the
asuransi dalam sektor ekonomi/industri economic/industry sector reflects the overall
merefleksikan seluruh struktur ekonomi/ national economic/ industry structure.
industri nasional. Sebagai tambahan, LPEI Additionally, LPEI also transfers insurance risk
juga mengalihkan risiko asuransi kepada to other parties through the use of reinsurance
pihak lain melalui reasuransi atau koasuransi. or coinsurance.
39. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan 39. Fair Value of Financial Assets and
Liabilities
Tabel di bawah ini menyajikan perbandingan The tables below summarize the comparison
antara nilai tercatat dan nilai wajar dari semua between the carrying amounts and fair values
aset dan liabilitas keuangan. Nilai wajar yang of all financial assets and liabilities. The fair
diungkapkan adalah berdasarkan informasi values disclosed are based on relevant
relevan yang tersedia dan tidak diperbaharui information available and not updated to
untuk mencerminkan perubahan dalam reflect changes in market conditions which
kondisi pasar yang telah terjadi setelah have occurred after this date.
tanggal ini.
Final Draft/09 Februari 2026 260 Paraf:
Page 1292
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan 39. Fair Value of Financial Assets and
(lanjutan) Liabilities (continued)
2025
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Giro pada Bank Indonesia 919 919 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank 1,694,927 1,694,927 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 15,894,268 15,894,268 Placements with banks
Efek-efek 719,531 719,531 Securities
Tagihan akseptasi 158,943 158,943 Acceptances receivable
Tagihan derivatif 220,472 220,472 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 18,709,951 18,709,952 Working capital
Investasi 20,016,746 20,016,745 Investment
Aset Ijarah 36,714 36,714 Ijarah assets
Piutang penjaminan 6,850 6,850 Guarantee receivables
Aset lain-lain*) 151,777 151,777 Other assets*)
57,611,098 57,611,098
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera 34,477 34,477 Current liabilities
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor 242,430 242,430 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi 159,107 159,107 Acceptances payable
Efek-efek utang yang diterbitkan 4,321,273 4,321,273 Debt securities issued
Liabilitas derivatif 25,186 25,186 Derivatives payables
Pinjaman yang diterima 38,319,169 38,319,169 Fund borrowings
Utang penjaminan 2,419 2,419 Guarantee payable
Liabilitas lain-lain**) 178,706 178,706 Other liabilities**)
43,282,767 43,282,767
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga yang *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
**) Liabilitas keuangan dalam “liabilitas lain-lain” terdiri dari **) Financial liabilities under “other liabilities” consist of accrued
bunga yang masih harus dibayar, tantiem dan jasa produksi interest payable, tantiem and accrued bonus and liability to
dan kewajiban kepada penjamin ulang. reguarantor.
Final Draft/09 Februari 2026 261 Paraf:
Page 1293
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan 39. Fair Value of Financial Assets and
(lanjutan) Liabilities (continued)
2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset Keuangan Financial Assets
Giro pada Bank Indonesia 775 775 Current account with Bank Indonesia
Giro pada bank 1,217,286 1,217,286 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 1,371,751 1,371,751 Placements with banks
Efek-efek 1,173,253 1,173,253 Securities
Tagihan akseptasi 138,126 138,126 Acceptances receivable
Tagihan derivatif 50,674 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang Financing and receivables
Modal kerja 18,375,328 18,375,328 Working capital
Investasi 20,477,477 20,477,477 Investment
Aset Ijarah 68,808 68,808 Ijarah assets
Aset lain-lain*) 135,360 135,360 Other assets*)
43,008,838 43,008,838
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas segera 17,283 17,283 Current liabilities
Foreign exchange export
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor 245,116 245,116 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi 138,647 138,647 Acceptances payable
Efek-efek utang yang diterbitkan 8,140,064 8,140,064 Debt securities issued
Liabilitas derivatif 49,939 49,939 Derivatives payables
Pinjaman yang diterima 24,863,560 24,863,560 Fund borrowings
Utang penjaminan 1,738 1,738 Guarantee payable
Liabilitas lain-lain**) 262,782 262,782 Other liabilities**)
33,719,129 33,719,129
*) Aset keuangan dalam “aset lain-lain” terdiri dari bunga yang *) Financial assets under “other assets” consist of accrued
masih akan diterima, uang jaminan, dan pinjaman interest receivables, refundable deposit, and employee
karyawan. loan.
**) Liabilitas keuangan dalam “liabilitas lain-lain” terdiri dari **) Financial liabilities under “other liabilities” consist of accrued
bunga yang masih harus dibayar, tantiem dan jasa produksi interest payable, tantiem and accrued bonus and liability to
dan kewajiban kepada penjamin ulang. reguarantor.
Metode dan asumsi yang digunakan oleh The methods and assumptions used by LPEI
LPEI dalam mengestimasi nilai wajar dari in estimating the fair value of the financial
instrumen keuangan adalah sebagai berikut: instruments are as follows:
(i) Nilai tercatat dari giro pada Bank (i) The carrying value of fixed rate current
Indonesia, giro pada bank, penempatan accounts with Bank Indonesia, current
pada bank dengan suku bunga tetap, kas, accounts with banks, fixed rates
tagihan dan liabilitas akseptasi, utang placements with banks, cash,
penjaminan, dan aset lain-lain adalah acceptances receivables and payable,
perkiraan yang layak atas nilai wajar guarantee payable, and other assets
karena sisa jatuh tempo di bawah satu were the reasonable approximation of its
tahun. fair values since the maturity is below
one year.
Final Draft/09 Februari 2026 262 Paraf:
Page 1294
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan 39. Fair Value of Financial Assets and
(lanjutan) Liabilities (continued)
(ii) Pembiayaan dan piutang LPEI secara (ii) Financing and receivables of LPEI
umum terdiri dari pembiayaan dan generally consists of financing and
piutang yang diberikan dengan suku receivables granted at floating rate and
bunga mengambang dan suku bunga fixed rate. Financing and receivables
tetap. Pembiayaan dan piutang yang granted are stated at carrying amount.
diberikan dinyatakan berdasarkan jumlah The fair value of financing and credit
nilai tercatat. Nilai wajar dari pembiayaan extended show discounted value of the
dan piutang yang diberikan menunjukkan estimated future cash flows expected to
nilai diskon dari perkiraan arus kas masa be received by LPEI. These discounted
depan yang diharapkan akan diterima cash flows use market rates to determine
oleh LPEI. Perkiraan arus kas ini fair value.
didiskontokan dengan menggunakan
suku bunga pasar untuk menentukan nilai
wajar.
(iii) Nilai wajar atas instrumen derivatif yang (iii) The fair values of derivative instruments
didapatkan dari teknik penilaian dengan are obtained from valuation techniques by
menggunakan masukan yang dapat using inputs that can be observed in the
diamati di pasar terutama adalah suku market such as interest rate and foreign
bunga dan nilai tukar mata uang asing. currency exchange rate.
(iv) Estimasi nilai wajar liabilitas segera (iv) The estimated fair values of current
adalah sebesar jumlah yang harus liabilities are the amounts repayable on
dibayarkan kembali sewaktu-waktu. demand.
(v) Nilai wajar untuk efek-efek ditetapkan (v) The fair values of securities are based on
berdasarkan harga pasar atau harga the market prices (broker)/dealer price
kuotasi perantara (broker)/pedagang efek quotations. When this information is not
(dealer). Jika informasi ini tidak tersedia, available, the fair value is estimated using
nilai wajar diestimasi dengan quoted market prices for securities with
menggunakan harga pasar kuotasi efek similar credit, maturity and yield
yang memiliki karakteristik kredit, jatuh characteristics or using internal valuation
tempo dan yield yang serupa atau dinilai model.
dengan menggunakan metode penilaian
internal.
(vi) Nilai wajar agregat untuk efek-efek utang (vi) The aggregate fair values for debt
yang diterbitkan dan pinjaman yang securities issued and fund borrowings
diterima dengan tingkat bunga tetap with fixed interestrate are based on
didasarkan pada arus kas diskonto model discounted cash flow model using current
yang menggunakan kurva yield terkini yield curve appropriate for the remaining
yang sesuai dengan sisa periode jatuh term to maturity. For debt securities
temponya. Untuk efek-efek utang yang issued and fund borrowings with floating
diterbitkan dan pinjaman yang diterima interest rate the carrying value
dengan suku bunga mengambang nilai approximates its fair value.
tercatat mendekati nilai wajarnya.
LPEI menggunakan hierarki berikut untuk LPEI adopts the following hierarchy for
menentukan dan mengungkapkan nilai wajar determining and disclosing the fair value of
dari instrumen keuangan: financial instruments:
(i) Tingkat 1: nilai wajar diperoleh dari (i) Level 1: fair values derived from quoted
kuotasi harga pasar aktif (unadjusted) di prices (unadjusted) in active markets for
pasar aktif untuk aset atau liabilitas identical assets or liabilities;
keuangan yang identik;
Final Draft/09 Februari 2026 263 Paraf:
Page 1295
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
39. Nilai Wajar Aset dan Liabilitas Keuangan 39. Fair Value of Financial Assets and
(lanjutan) Liabilities (continued)
(ii) Tingkat 2: pengukuran nilai wajar (ii) Level 2: fair value measurements derived
diperoleh dari input selain dari kuotasi from inputs other than quoted prices
harga pasar yang termasuk dalam Tingkat included within Level 1 that are
yang dapat diobservasi untuk aset dan observable for the asset or liability, either
liabilitas, baik secara langsung (seperti directly (i.e. as prices) or indirectly (i.e.
harga) maupun tidak langsung (diperoleh derived from prices);
dari harga);
(iii) Tingkat 3: pengukuran nilai wajar (iii) Level 3: fair value measurements derived
diperoleh dari teknik valuasi yang di from valuation techniques that include
dalamnya terdapat input untuk aset dan inputs for theasset or liability that are not
liabilitas yang tidak didasarkan pada data based on observable market data
yang dapat diobservasi di pasar (input (unobservable inputs).
yang tidak dapat diobservasi).
Tidak terdapat perpindahan level untuk tahun- There were no transfers between levels for
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 the years ended December 31, 2025 and
dan 2024. 2024.
40. Manajemen Modal 40. Capital management
Tujuan utama dari kebijakan LPEI atas The main purpose of LPEI’s policy on capital
kebijakan pengelolaan modal adalah untuk management policies is to ensure that LPEI
memastikan LPEI memiliki modal yang kuat has strong capital to support expansive
untuk mendukung strategi ekspansi usaha business strategy and to comply with
LPEI dan memenuhi ketentuan kecukupan provisions from the regulator. The Capital
permodalan oleh regulator. Rasio kewajiban Adequacy Ratio (CAR) is the ratio of capital of
penyediaan modal minimum (KPMM) risk weight asset (RWA).
merupakan rasio modal terhadap aktiva
tertimbang menurut risiko (ATMR).
2025 2024
ATMR (tanpa memperhitungkan Risk Weighted Assets (RWA)
risiko pasar dan operasional) 39,114,528 40,100,244 (without market and operational risk charge)
ATMR (dengan memperhitungkan RWA (considering market
risiko pasar dan operasional) 39,168,721 40,915,852 and operatinal risk charge)
Modal Capital
Modal inti 13,922,098 13,728,020 Core capital
Modal pelengkap 359,333 328,567 Supplementary capital
Penyertaan Modal (68,733) (44,076) Equity Investment
Total modal 14,212,698 14,012,511 Total capital
Rasio KPMM (tanpa memperhitungkan CAR (without market and operational
risiko pasar dan operasional) 36.34% 34.94% risk charge)
Rasio KPMM (dengan memperhitungkan . CAR (considering market and operational
risiko pasar dan operasional) 36.29% 34.25% risk charge)
Perhitungan rasio KPMM LPEI (entitas induk) The CAR calculation of LPEI (parent only) as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 of December 31, 2025 and 2024
didasarkan pada Surat Edaran OJK is based on OJK Circular Letter
No.5/SEOJK.05/2023. No.5/SEOJK.05/2023.
Final Draft/09 Februari 2026 264 Paraf:
Page 1296
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
40. Manajemen Modal (lanjutan) 40. Capital management (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, based on
berdasarkan profil risiko LPEI triwulan III LPEI’s risk profile third quarter of 2025,
2025, KPMM minimum ditetapkan sebesar minimum CAR is set at 10% up to less than
10% sampai dengan kurang dari 11%. 11%.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, LPEI has
LPEI telah memenuhi ketentuan rasio KPMM. complied with the required capital adequacy
ratio.
Rasio kewajiban penyediaan modal minimum LPEI’s minimum capital adequacy ratio on a
LPEI secara konsolidasian dengan consolidated basis as at December 31, 2025
memperhitungkan risiko kredit, pasar dan and 2024 after considering credit, market and
operasional pada tanggal 31 Desember 2025 operational risk is 36.45% and 34.35%.
dan 2024 adalah 36,45% dan 34,35%.
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi Parties
Dalam kegiatan normal usaha, LPEI In the normal course of business, LPEI enters
melakukan transaksi dengan pihak-pihak into certain transactions with parties which are
berelasi karena hubungan kepemilikan related to the management and/or owned by
dan/atau kepengurusan. Semua transaksi the same ultimate shareholder. All transactions
dengan pihak-pihak berelasi telah dilakukan with related parties have met the terms and
dengan kebijakan dan syarat yang telah conditions agreed by the parties.
disepakati bersama.
Pihak berelasi/Related parties Sifat dari hubungan/Nature of relationship Sifat dari transaksi/Nature of transactions
1. Personel manajemen kunci/ Dewan direktur, direktur pelaksana, Pembiayaan dan piutang dan penyisihan
Key management personnel komite audit, dewan pengawas syariah imbalan kerja/ Financing and receivables,
dan chief of /Board of directors, provision for employee benefits
managing directors, audit committee,
sharia supervisory board and chief of
2. Kementerian Keuangan atas nama Pemilik/ Owner Efek-efek dan pinjaman yang
Pemerintah Republik Indonesia/ diterima/Securities and fund borrowings
Government of the Republic Indonesia
Through the Ministry of Finance
3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Giro pada bank dan penempatan pada bank
Republik Indonesia (RI)/ /Current account with banks and placements
Controlled by Central Government of the with banks
Republic of Indonesia
4. PT Bank Negara Indonesia Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Giro pada bank, penempatan pada bank dan efek-efek
(Persero) Tbk Republik Indonesia (RI)/ /Current account with banks,
Controlled by Central Government of the placements with banks and securities
Republic of Indonesia
5. PT Bank Rakyat Indonesia Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Giro pada bank, penempatan pada bank dan
( Persero) Tbk Republik Indonesia (RI)/ pinjaman yang diterima/ Current account with banks,
Controlled by Central Government of the placements with banks and fund borrowings
Republic of Indonesia
6. PT Bank Syariah Indonesia Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Giro pada bank, dan penempatan pada bank/
Republik Indonesia (RI)/ Current account with banks, and
Controlled by Central Government of the placements with banks
Republic of Indonesia
7. PT Bank Tabungan Negara Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Giro pada bank, Penempatan pada bank, dan pinjaman
(Persero) Tbk Republik Indonesia (RI)/ yang diterima/Current account with banks, placements
Controlled by Central Government of the with banks dan fund borrowings
Republic of Indonesia
Final Draft/09 Februari 2026 265 Paraf:
Page 1297
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
Pihak berelasi/Related parties Sifat dari hubungan/Nature of relationship Sifat dari transaksi/Nature of transactions
8. PT Bank Syariah Nasional Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Penempatan pada bank/Placements with banks
Republik Indonesia (RI)/
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
9. PT Bank Jabar Banten Syariah Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Penempatan pada bank/Placements with banks
Republik Indonesia (RI)/
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
10. PT Bank BPD Jawa Barat & Banten Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Penempatan pada bank/Placements with banks
Republik Indonesia (RI)/
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
11. PT Bank DKI Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Penempatan pada bank/Placements with banks
Republik Indonesia (RI)/
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
12. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
13. PT Perkebunan Nusantara VII (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
14. PT PAL Indonesia (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
15. PT Perusahaan Listrik Negara Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
(Persero) Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
16. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
17. Pengembangan Pariwisata Indonesia Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
18. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
19. PT Dirgantara Indonesia (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
20. PT Angkasa Pura II (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
21. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
Final Draft/09 Februari 2026 266 Paraf:
Page 1298
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
Pihak berelasi/Related parties Sifat dari hubungan/Nature of relationship Sifat dari transaksi/Nature of transactions
22. PT Jasamarga Manado Bitung Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
23. PT Jasamarga Balikpapan Samarinda Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
(Persero) Tbk Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
24. PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
25. PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
26. PT Mineral Industri Indonesia (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
27. PT PP Presisi Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
28. PT Sinergi Gula Nusantara Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
29. PT Biofarma (Persero) Tbk Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
30. Perhutani Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
31. PT Industri Kereta Api (Persero) Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
32. PT Petro Oxo Nusantara Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
33. PT Citra Lautan Teduh Dikendalikan oleh Pemerintah Pusat Pembiayaan dan piutang/Financing and
Republik Indonesia (RI)/ receivables
Controlled by Central Government of the
Republic of Indonesia
Final Draft/09 Februari 2026 267 Paraf:
Page 1299
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
ASET ASSETS
a. Giro pada bank (Catatan 5a) a. Current accounts with banks (Note 5a)
2025 2024
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 1,520,336 35,720 (Persero) Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 52,744 21,628 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 39,402 4,195 (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 15,908 17,275 (Persero) Tbk
PT Bank Jabar Banten Syariah 520 518 PT Bank Jabar Banten Syariah
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 127 2,943 PT Bank Syariah Indonesia Tbk
Total 1,629,037 82,279 Total
b. Penempatan pada bank (Catatan 6a) b. Placements with banks (Note 6a)
2025 2024
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 3,416,875 -- (Persero) Tbk
PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk 3,350,000 861,500 PT BPD Jawa Barat & Banten Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 3,200,000 -- (Persero) Tbk
PT Bank DKI 1,876,000 454,000 PT Bank DKI
PT Bank Syariah Indonesia Tbk 1,700,000 -- PT Bank Syariah Indonesia Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 339,500 -- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Syariah Nasional 250,000 -- PT Bank Syariah Nasional
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk 54,000 -- (Persero) Tbk
Total 14,186,375 1,315,500 Total
c. Efek-efek (Catatan 7a) c. Securities (Note 7a)
2025 2024
Pemerintah Republik Indonesia The Government of the Republic
melalui Kementerian Keuangan of Indonesia through the
Republik Indonesia 719,531 555,175 Ministry of Finance
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk -- 618,078 (Persero) Tbk
Total 719,531 1,173,253 Total
Final Draft/09 Februari 2026 268 Paraf:
Page 1300
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
ASET ASSETS
d. Pembiayaan dan piutang (Catatan 9a) d. Financing and receivables (Note 9a)
2025 2024
PT Perkebunan Nusantara I (Persero) 1,151,122 1,397,070 PT Perkebunan Nusantara I (Persero)
Pengembangan Pariwisata Indonesia 1,180,520 1,180,481 Pengembangan Pariwisata Indonesia
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) 1,019,482 197,336 PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) 1,001,912 989,156 PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)
PT Garuda Indonesia (Persero) 994,412 994,418 PT Garuda Indonesia (Persero)
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk 956,105 977,144 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk 714,754 733,543 PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
PT Mineral Industri Indonesia (Persero) 556,664 536,392 PT Mineral Industri Indonesia (Persero)
PT PAL Indonesia (Persero) 310,457 313,826 PT PAL Indonesia (Persero)
PT PP Presisi Tbk 299,941 300,543 PT PP Presisi Tbk
PT Sinergi Gula Nusantara 243,029 249,523 PT Sinergi Gula Nusantara
PT Jasamarga Manado Bitung 224,222 231,440 PT Jasamarga Manado Bitung
PT Dirgantara Indonesia (Persero) 196,335 65,189 PT Dirgantara Indonesia (Persero)
PT Biofarma (Persero) Tbk 130,334 16,987 PT Biofarma (Persero) Tbk
PT Industri Kereta Api (Persero) 123,146 -- PT Industri Kereta Api (Persero)
PT Polytama Propindo 94,291 -- PT Polytama Propindo
PT Kereta Api Indonesia (Persero) 66,282 434,262 PT Kereta Api Indonesia (Persero)
PT Petro Oxo Nusantara 59,480 -- PT Petro Oxo Nusantara
Perhutani 53,829 -- Perhutani
PT Citra Lautan Teduh 10,020 -- PT Citra Lautan Teduh
PT Jasamarga Balikpapan Samarinda PT Jasamarga Balikpapan Samarinda
(Persero) Tbk -- 468,347 (Persero) Tbk
PT Angkasa Pura II (Persero) -- 328,840 PT Angkasa Pura II (Persero)
Total 9,386,337 9,414,497 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan nilai (1,239,813) (1,241,022) impairment losses
Neto 8,146,524 8,173,475 Net
LIABILITAS LIABILITIES
e. Pinjaman yang diterima (Catatan 19) e. Fund borrowings (Note 19)
2025 2024
PT Bank Tabungan Negara PT Bank Tabungan Negara
(Persero) 4,000,000 2,000,000 (Persero)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1,000,000 4,000,000 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Pengendalian melalui Controlling through
Pemerintah the Government of
Republik Indonesia Republic of Indonesia
Melalui Kementerian keuangan 53,547 48,313 through the Ministry of Finance
Total 5,053,547 6,048,313 Total
f. Penyisihan imbalan kerja (Catatan 31) f. Provision for employee benefits (Note 31)
2025 2024
Personel manajemen kunci 26,052 28,311 Key management personnel
g. Fasilitas pinjaman kepada debitur yang g. Unused loan facilities to debtors (Note 32)
belum digunakan (Catatan 32)
2025 2024
Entitas dan lembaga Pemerintah 731,768 745,926 Government entities and institutions
Final Draft/09 Februari 2026 269 Paraf:
Page 1301
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi Dengan 41. Information of Transaction With Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
LIABILITAS (lanjutan) LIABILITIES (continued)
h. Penerbitan L/C yang tidak dapat dibatalkan h. Outstanding irrevocable L/C (Note 32)
(Catatan 32)
2025 2024
Entitas dan lembaga Pemerintah 266,559 223,382 Government entities and institutions
i. Pendapatan bunga pembiayaan i. Interest income on non-performing
bermasalah (Catatan 32) financings (Note 32)
2025 2024
Entitas dan lembaga Pemerintah 627,791 574,927 Government entities and institutions
j. Bank garansi (Catatan 32) j. Bank guarantee (Note 32)
2025 2024
Entitas dan lembaga Pemerintah 169,988 27,216 Government entities and institutions
k. Penjaminan kredit (Catatan 32) k. Credit guarantee (Note 32)
2025 2024
Entitas dan lembaga Pemerintah 197,816 1,190,936 Government entities and institutions
l. Efek-efek utang yang diterbitkan l. Debt securities issued (Note 18)
(Catatan 18)
2025 2024
Entitas dan lembaga Pemerintah 400,000 2,405,000 Government entities and institutions
Suku bunga untuk pembiayaan dan Interest rate for financing and receivables
piutang dalam Rupiah dan Dolar Amerika in Rupiah and United States Dollar with
Serikat dengan pihak berelasi adalah related parties are as follow:
sebagai berikut:
2025 2024
Suku bunga kontrak Contractual interest rate
Rupiah 0.10% - 9.47% 0.10% - 10.06% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 0.50% - 5.79% 1.27% - 7.49% United States Dollar
Suku bunga efektif Effective interest rate
Rupiah 0.10% - 9.47% 0.10% - 10.06% Rupiah
Dolar Amerika Serikat 4.00% - 15.83% 4.00% - 16.27% United States Dollar
Final Draft/09 Februari 2026 270 Paraf:
Page 1302
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
Persentase saldo dengan pihak-pihak berelasi Percentage of balances with related parties to
terhadap total aset dan liabilitas LPEI adalah total assets and liabilities of LPEI are as
sebagai berikut: follows:
2025 2024
Aset Asset
Giro pada bank 2.77% 0.19% Current accounts with banks
Penempatan pada bank 24.14% 0.00% Placements with banks
Efek-efek 1.22% 2.70% Securities
Pembiayaan dan piutang 13.86% 18.81% Financing and receivables
Total 41.99% 21.70% Total
Liabilitas Liabilities
Pinjaman yang diterima 11.34% 5.92% Fund borrowings
Penyisihan imbalan kerja 0.06% 0.08% Liability for employee benefits
Efek-efek utang yang diterbitkan 0.90% 6.96% Debt securities issued
Total 12.30% 12.96% Total
m.
m. Informasi signifikan lainnya n. m. Other significant information
n.
Pelaksanaan Program Investasi o. Implementation of Government Investment
Pemerintah dalam Rangka Program Program in the Context of the National
Pemulihan Ekonomi Nasional. Economic Recovery Program.
p.
Dampak dari Pandemi Covid-19 yang q. The impact of the Covid-19 Pandemic that
muncul di Indonesia sejak bulan Maret has emerged in Indonesia since March
2020 membuat Pemerintah menetapkan 2020 has made the Government stipulated
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Government Regulation in Lieu of Law
Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Number 1 of 2020 concerning State
Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Financial Policy and Financial System
Sistem Keuangan untuk Penanganan Stability for Handling the Corona Virus
Pandemi Corona Virus Disease 2019 Disease 2019 (Covid-19) Pandemic and/or
(Covid-19) dan/atau dalam rangka in the context of Facing Threats that
Menghadapi Ancaman yang Endanger the National Economy and/or
Membahayakan Perekonomian Nasional Financial System Stability which has been
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan yang approved by the House of Representatives
telah mendapat persetujuan Dewan (DPR) to be later ratified as Law No. 2 of
Perwakilan Rakyat (DPR) untuk kemudian 2020 concerning Stipulation of
disahkan menjadi Undang-Undang Government Regulation in Lieu of Law No.
No 2 Tahun 2020 tentang Penetapan 1 of 2020 on State Financial Policy and
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Financial System Stability for Handling the
Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang 2019 Corona Virus Disease (Covid-19)
Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Pandemic and/or in the Context of Facing
Sistem Keuangan untuk Penanganan Threats that endanger the National
Pandemi Corona Virus Disease 2019 Economy and/or Financial System Stability
(Covid-19) dan/atau dalam Rangka into Law (Law No 2/2020).
Menghadapi Ancaman yang
membahayakan Perekonomian Nasional
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan
menjadi Undang-Undang (UU No 2/2020).
r.
m.
Final Draft/09 Februari 2026 271 Paraf:
Page 1303
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
m. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) n. m. Other significant information (continued)
o.
Salah satu program pemulihan ekonomi n. One of the national economic recovery
nasional yakni melalui Program Investasi programs is through the Government
Pemerintah sebagaimana yang disebutkan Investment Program as stated in Article 11
dalam Pasal 11 Lampiran UU No 2/2020 of Attachment of Law No. 2/2020 whose
pelaksanaannya diatur lebih lanjut dalam implementation is further regulated in
Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun Government Regulation No. 23 of 2020
2020 tentang Pelaksanaan Program concerning Implementation of the National
Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Economic Recovery Program in order to
rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Support State Financial Policy for Handling
Negara untuk Penanganan Pandemi the Corona Virus Disease 2019 (COVID-
Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) 19) Pandemic and/or Facing Threats That
dan/atau Menghadapi Ancaman yang Endanger the National Economy and/or
Membahayakan Perekonomian Nasional Financial System Stability and Saving the
dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan serta National Economy (Government
Penyelamatan Ekonomi Nasional (PP No Regulation No 23/2020) which has been
23/2020) yang telah diubah dengan PP amended by Government Regulation No.
No. 43 Tahun 2020 tentang Perubahan 43 of 2020 concerning Amendment to
atas PP Nomor 23/2020 (PP No 43/2020). Government Regulation No. 23/2020
(Government Regulation No 43/2020).
p.
Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara n. Further provisions regarding Government
Investasi Pemerintah sebagaimana Investment Procedures as referred to in
dimaksud pada PP 43/2020 diatur dengan PP 43/2020 are regulated by Regulation of
Peraturan Menteri Keuangan No. Minister of Finance No. 118/PMK.06/2020
118/PMK.06/2020 tentang Investasi concerning Government Investments in the
Pemerintah dalam Rangka Program context of the National Economic Recovery
Pemulihan Ekonomi Nasional (PMK Program (PMK No.118/2020) and
No.118/2020) dan Peraturan Menteri Regulation of Minister of Finance Number
Keuangan Nomor 189/PMK.06/2021 189/PMK.06/2021 concerning to
tentang Perubahan atas Peraturan Menteri amendment to Regulation of Minister of
Keuangan Nomor 118/PMK.06/2020 Finance No 118/PMK.06/2020 concerning
tentang Investasi Pemerintah dalam Government Investmens in the Context of
Rangka Program Pemulihan Ekonomi the National Economic Recovery Program
Nasional (PMK No. 189/2021). (PMK No. 189/2021).
o.
Penugasan atas pelaksanaan Investasi p. The assignment for the implementation of
Pemerintah tersebut kemudian ditetapkan Government Investment was then
dalam Keputusan Menteri Keuangan No. stipulated in the Decree of Minister of
545/KMK.06/2020 tentang Penugasan Finance No. 545/KMK.06/2020 concerning
kepada LPEI sebagai Pelaksana Investasi Assignment to LPEI as Investment
untuk Melaksanakan Investasi Pemerintah Executor to Implement Government
dalam Rangka Program Pemulihan Investment in the Framework of the
Ekonomi Nasional kepada Perusahaan National Economic Recovery Program for
Perseroan (Persero) PT Perkebunan the Company (Persero) PT Perkebunan
Nusantara III (KMK No. 545/2020). Nusantara III (KMK No. 545/2020).
q.
m.
Final Draft/09 Februari 2026 272 Paraf:
Page 1304
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
m. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) n. m. Other significant information (continued)
Pada 28 Desember 2020, telah n. On December 28, 2020, an Investment
ditandatangani Perjanjian Pelaksanaan Implementation Agreement was signed
Investasi antara Kementerian Keuangan between the Ministry of Finance and
dan LPEI tentang Pelaksanaan Investasi LPEI regarding the Implementation of
Pemerintah dalam Rangka Program Government Investments in the Context of
Pemulihan Ekonomi Nasional the National Economic Recovery Program
kepada PT Perkebunan Nusantara III to PT Perkebunan Nusantara III
(Persero) No. PRJ-16/KN/2020 (Persero) No. PRJ-16/KN/2020 and
dan No.595/PKS/12/2020 tanggal No. 595/PKS/12/2020 dated December 28,
28 Desember 2020 (Perjanjian 2020 (Investment Implementation
Pelaksanaan Investasi) serta Perjanjian Agreement) and the Investment Fund
Pemberian Dana Investasi Pemerintah Provision Agreement by the Government of
Republik Indonesia kepada the Republic of Indonesia to PT
PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Perkebunan Nusantara III (Persero) in the
dalam bentuk Pinjaman Subordinasi dalam form of a subordinated loan in the context
Rangka Program Pemulihan Ekonomi of the National Economic Recovery
Nasional No. 75 tanggal 28 Desember Program No. 75 dated December 28, 2020
2020 antara LPEI dengan PTPN, yang between LPEI and PTPN, which was made
dibuat di hadapan Nanette Cahyanie before Nanette Cahyanie Handari Adi
Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Warsito, S.H., Notary in Jakarta
Jakarta (Perjanjian Pemberian Dana (Investment Fund Provision Agreement).
Investasi).
o.
Serta Perjanjian Pemberian Dana Investasi p. And the Investment Fund Provision
Pemerintah Republik Indonesia kepada PT Agreement by the Government of the
Perkebunan Nusantara III (Persero) dalam Republic of Indonesia to PT Perkebunan
bentuk Pinjaman Subordinasi dalam Nusantara III (Persero) in the form of a
Rangka Program Pemulihan Ekonomi subordinated loan in the context of the
Nasional No. 75 tanggal 28 Desember National Economic Recovery Program No.
2020 antara LPEI dengan PTPN, yang 75 dated December 28, 2020 between
dibuat di hadapan Nanette Cahyanie LPEI and PTPN, which was made before
Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito,
Jakarta (Perjanjian Pemberian Dana SH, Notary in Jakarta (Investment Fund
Investasi) yang telah diubah melalui Provision Agreement) that already
Perubahan Perjanjian Pemberian Dana changed by an Amandment of Investment
Investasi Pemerintah Republik Indonesia Fund Provision Agreement by the
kepada PT Perkebunan Nusantara III Government of the Republic of Indonesia
(Persero) dalam bentuk Pinjaman to PT Perkebunan Nusantara III (Persero)
Subordinasi dalam Rangka Program in the form of a subordinated loan in the
Pemulihan Ekonomi Nasional No. 21 context of the National Economic Recovery
tanggal 25 Oktober 2023 yang dibuat di Program No. 21 dated October 25, 2023
hadapan Nanette Cahyanie Handari Adi between LPEI and PTPN, which was made
Warsito, S.H, Notaris di Jakarta before Nanette Cahyanie Handari Adi
(Perubahan Perjanjian Pemberian Dana Warsito, S.H., Notary in Jakarta
Investasi). (Investment Fund Provision Agreement
Amandment).
Final Draft/09 Februari 2026 273 Paraf:
Page 1305
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
41. Informasi Mengenai Transaksi dengan 41. Information of Transaction with Related
Pihak-Pihak Berelasi (lanjutan) Parties (continued)
m. Informasi signifikan lainnya (lanjutan) n. m. Other significant information (continued)
o.
Berdasarkan Perjanjian Pelaksanaan n. Based on the Investment Implementation
Investasi dan Perjanjian Pemberian Dana Agreement and the Investment Fund
Investasi, limit Investasi Pemerintah PEN Provision Agreement, the limit of
(IP PEN) kepada PTPN sebesar Government Investment PEN (IP PEN) to
Rp4.000.000 yang digunakan untuk PTPN is in the amount of Rp4,000,000
membiayai kegiatan belanja modal which is used to finance capital
perkebunan dan pabrik serta modal kerja expenditures for plantations and factories
untuk komoditas sawit dan tebu. Jangka as well as working capital for oil palm and
waktu pemberian IP PEN ditetapkan sugar cane commodities. The period of
selama 10 tahun atau sampai dengan granting of the IP PEN is set for 10 years
tahun 2030 termasuk grace period selama or up to 2030 including a grace period of 7
7 tahun. years.
o.
Di tahun 2023, LPEI selaku Pelaksana p. In 2023, LPEI as the Investment Executor
Investasi telah melakukan kegiatan has carried out the distribution of IP PEN
penyaluran dana IP PEN sebesar funds of Rp3,999,999 including carrying
Rp3.999.999 termasuk melaksanakan out monitoring activities both onsite by
kegiatan monitoring baik onsite dengan conducting site visits to PTPN plantation
melakukan site visit ke lokasi perkebunan and mill locations financed by IP PEN, as
dan pabrik PTPN yang dibiayai IP PEN, well as offsite monitoring that has been
serta monitoring offsite yang telah reported to the Investment Provider,
dilaporkan kepada Pemberi Investasi among others: Monthly Reports, Mid-Year
antara lain: Laporan Bulanan, Laporan Reports, Annual Reports, and Key
Tengah Tahun, Laporan Tahunan, dan Achievement Indicator realization reports.
Laporan realisasi pencapaian Key
Achievement Indicator.
p.
Pada tanggal 3 Juli 2025, PTPN q. On July 3, 2025, PTPN made an early
melakukan pembayaran pokok dipercepat principal repayment of the Tranche C
fasilitas Tranche C dan sebagian fasilitas facility and part of the Tranche B facility
Tranche B dengan total pembayaran with a total payment of Rp60,000, so that
sebesar Rp60.000, sehingga pada posisi in December 2025, the outstanding IP PEN
Desember 2025 outstanding fasilitas IP facility amounted to Rp3,939,999.
PEN sebesar Rp3.939.999.
r.
Pelaksanaan kegiatan penyaluran s. Implementation of fund distribution
dana dan monitoring IP PEN activities and monitoring of IP PEN during
selama tahun 2025 dan 2024 2025 and 2024 has complied with the
telah sesuai dengan ketentuan di provisions in Regulation of Minister PMK of
dalam PMK No. 118/PMK/2020, Finance No. 118/PMK/2020, Regulation of
PMK No.189/PMK.06/2021, KMK Minister of Finance No. 189/PMK.06/2021,
No.545/KMK.06/2020, Perjanjian KMK No.545/KMK.06/2020, the Investment
Pelaksanaan Investasi, dan Perjanjian Implementation Agreement, and the
Pemberian Dana Investasi. Investment Fund Provision Agreement.
t.
u.
Final Draft/09 Februari 2026 274 Paraf:
Page 1306
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
42. Informasi Segmen Usaha 42. Business Segment Information
Informasi segmen berdasarkan jenis usaha Segment information based on business type
adalah sebagai berikut: is as follows:
2025
Penugasan Umum/ Penugasan Khusus/
General Assignment National Interest Account
Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/ Entitas anak/ Eliminasi/
Conventional Sharia Conventional Sharia Subsidiary Elimination Total
Pendapatan segmen 1,559,342 254,890 1,063,027 157 1,648 -- 2,879,064 Segment income
Beban segmen (1,514,452) (399,328) -- -- -- -- (1,913,780) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 44,890 (144,438) 1,063,027 157 1,648 -- 965,284 Segment income - net
Pendapatan operasional lainnya 456,907 181,525 509,812 31 46,280 (46,280) 1,148,275 Other operating income
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai losses on financial
aset keuangan (852,659) (272,105) (19,494) (18) -- -- (1,144,276) financial assets
Penyisihan kerugian Provision for impairment
estimasi klaim Losses on estimated
penjaminan 54 9 1,041 -- -- -- 1,104 guarantee claim
Beban operasional lainnya (766,457) (1030) (8,582) -- (17,200) 47,521 (745,748) Other operating expenses
Laba operasional (1,117,265) (236,039) 1,545,804 170 30,728 1,241 224,639 Income from operations
Pendapatan bukan Non-operating
operasional - neto 53,663 -- 675 -- (25,899) 28,439 income - net
Pendapatan (Beban) pajak 5,270 -- -- -- (6,070) -- (800) Tax Income (expense)
Laba tahun berjalan 252,278 Income for the year
Aset 34,049,625 1,852,412 22,875,825 3,511 79,385 (93,262) 58,767,496 Assets
Liabilitas 43,966,792 288,451 325,508 3,341 10,651 (24,530) 44,570,213 Liabilities
2024
Penugasan Umum/ Penugasan Khusus/
General Assignment National Interest Account
Konvensional/ Syariah/ Konvensional/ Syariah/ Entitas anak/ Eliminasi/
Conventional Sharia Conventional Sharia Subsidiary Elimination Total
Pendapatan segmen 2,662,160 397,396 312,263 47 1,120 -- 3,372,986 Segment income
Beban segmen (2,128,374) (528,277) -- -- -- -- (2,656,651) Segment expenses
Pendapatan segmen - neto 533,786 (130,881) 312,263 47 1,120 -- 716,335 Segment income - net
Pendapatan operasional lainnya 129,189 65,928 68,721 1 30,861 (30,861) 263,839 Other operating income
Penyisihan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai losses on financial
aset keuangan (596,406) 328,912 (10,275) (5) -- -- (277,774) financial assets
Penyisihan kerugian Provision for impairment
estimasi klaim Losses on estimated
penjaminan 1,775 -- (590) -- -- -- 1,185 guarantee claim
Beban operasional lainnya (653,174) (3,559) (9,484) -- (18,872) -- (685,089) Other operating expenses
Laba operasional (584,830) 260,400 360,635 43 13,109 (30,861) 18,496 Income from operations
Pendapatan bukan Non-operating
operasional - neto 76,762 101 3 -- -- (13,446) 63,420 income - net
Pendapatan (Beban) pajak 150,271 -- -- -- 338 -- 150,609 Tax Income (expense)
Laba tahun berjalan 232,525 Income for the year
Aset 33,522,301 4,681,522 21,721,799 1,702 49,548 (10,863,875) 49,112,997 Assets
Liabilitas 42,621,891 2,621,020 690,125 1,660 5,471 (10,819,800) 35,120,367 Liabilities
Final Draft/09 Februari 2026 275 Paraf:
Page 1307
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
43. Kasus Hukum 43. Legal Case
Terdapat informasi kasus hukum atas dugaan There was an important event, namely the
tindak pidana dalam pemberian fasilitas existence of information on legal cases for
pembiayaan yang melibatkan beberapa alleged criminal acts in the provision of
debitur LPEI, baik yang masih dalam tahap financing facilities involving several LPEI
pelaporan/penyelidikan maupun tahap debtors, both those who are still in the
penyidikan oleh institusi penegak hukum reporting stage and the investigation stage by
Indonesia serta yang sudah dalam tahap Indonesian law enforcement institutions as well
persidangan. Namun demikian, mengingat as those already in the trial stage. However,
kasus hukum atas dugaan tindak pidana considering that the legal case for the alleged
tersebut diindikasikan bukan merupakan criminal act is indicated not to be a corporate
tindak pidana korporasi, maka dampak hukum criminal act, the legal impact will be directed to
akan tertuju kepada pertanggungjawaban individual liability and not to the Institution
perorangan dan bukan kepada Lembaga (LPEI). Based on this premise and considering
(LPEI). Berdasarkan premis tersebut dan that financing to debtors related to the legal
mengingat pembiayaan kepada debitur yang case for the alleged criminal act has been
terkait dengan kasus hukum atas dugaan adequately prepared for impairment losses, so
tindak pidana tersebut sudah dibentuk the management is of the opinion that the legal
cadangan kerugian penurunan nilai secara case being faced by LPEI is not seen as
memadai, sehingga manajemen berpendapat having a material impact on LPEI's
bahwa kasus hukum yang sedang dihadapi consolidated financial statements as of
LPEI dipandang tidak akan memberikan December 31, 2025.
dampak material terhadap laporan keuangan
konsolidasian LPEI pada 31 Desember 2025.
44. Tambahan Informasi Arus Kas 44. Additional Cash Flow Information
LPEI melakukan transaksi pendanaan atas LPEI conducted financing transactions
penambahan penyertaan modal dimaksud increase in capital to carry out National
digunakan untuk melaksanakan Penugasan Interest Account. The capital injection was
Khusus. Modal tersebut efektif diterima dan received and recorded by LPEI effective on
dibukukan oleh LPEI pada tanggal 2 Januari January 2, 2025 and December 31, 2024 as
2025 dan 31 Desember 2024 sebagai capital increase through State Equity
penambahanm modal melalui Penyertaan Participation that affect cash on 2025 and
Modal Negara yang mempengaruhi kas tahun included in the consolidated statement of cash
2025 dan termasuk dalam laporan arus kas flows amounting Rp5,000,000.
konsolidasian sebesar Rp5.000.000.
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari Changes in liabilities arising from financing
aktivitas pendanaan pada laporan arus kas activities in the cash flow statement are as
adalah sebagai berikut: follows:
Perubahan Non Kas/
Non Cash Changes
Pergerakan Kurs
Arus kas/Cash flow Mata Uang
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Asing/ Foreign Lain-lain/ 31 Desember/
January 1, 2025 Receipt Payment Exchange Rate Others December 31, 2025
Rupiah Rupiah
Liabilitas sewa 2,949 -- (3,162) -- 3,513 3,300 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima 24,863,560 102,514,431 (89,495,362) 473,692 (37,152) 38,319,169 Fund borrowing
Efek-efek yang diterbitkan 8,140,064 -- (3,821,000) -- 2,209 4,321,273 Debt securities issued
Total 33,006,573 102,514,431 (93,319,524) 473,692 (31,430) 42,643,742 Total
Final Draft/09 Februari 2026 276 Paraf:
Page 1308
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
44. Tambahan Informasi Arus Kas (lanjutan) 44. Additional Cash Flow Information
(continued)
Perubahan Non Kas/
Non Cash Changes
Pergerakan Kurs
Arus kas/Cash flow Mata Uang
1 Januari/ Penerimaan/ Pembayaran/ Asing/ Foreign Lain-lain/ 31 Desember/
January 1, 2024 Receipt Payment Exchange Rate Others December 31, 2024
Rupiah Rupiah
Liabilitas sewa 5,337 -- (4,160) -- 1,772 2,949 Lease liabilities
Pinjaman yang diterima 18,352,943 31,983,829 (26,024,418) 551,206 -- 24,863,560 Fund borrowing
Efek-efek yang diterbitkan 21,981,313 -- (14,065,226) 223,977 -- 8,140,064 Debt securities issued
Total 40,339,593 31,983,829 (40,093,804) 775,183 1,772 33,006,573 Total
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Required by Indonesia Financial
Keuangan di Indonesia Accounting Standards
Informasi tambahan berikut yang disajikan The following additional information is
dibawah ini merupakan informasi yang information required by applicable
disyaratkan oleh regulasi yang berlaku dan regulations and is not information required by
bukan/tidak merupakan informasi yang Indonesian Financial Accounting Standards:
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia:
a. Giro pada Bank a. Current accounts with banks
Berdasarkan kolektibilitas sesuai By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Seluruh giro pada bank yang dimiliki LPEI As of December 31, 2025 and 2024, all
diklasifikasikan lancar pada tanggal LPEI current account with banks are
31 Desember 2025 dan 2024. classified as current.
Pengungkapan lebih lanjut pada giro pada The further disclosures on current
bank diungkapkan pada Catatan 5. accounts with banks are presented in
Note 5.
b. Penempatan pada Bank b. Placements with Banks
Berdasarkan kolektibilitas sesuai By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Seluruh penempatan pada bank yang As of December 31, 2025 and 2024, all
dimiliki LPEI diklasifikasikan lancar pada LPEI placement with banks are classified
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as current.
Pengungkapan lebih lanjut pada The further disclosures on placement with
penempatan pada bank diungkapkan pada banks are presented in Note 6.
Catatan 6.
Final Draft/09 Februari 2026 277 Paraf:
Page 1309
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not Required
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi by Indonesia Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (lanjutan) Standards (continued)
c. Efek-efek c. Securities
Berdasarkan kolektibilitas sesuai By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Seluruh efek-efek yang dimiliki LPEI As of December 31, 2025 and 2024, all
diklasifikasikan lancar pada tanggal 31 LPEI securities are classified as current.
Desember 2025 dan 2024.
Pengungkapan lebih lanjut pada efek-efek The further disclosures on securities are
diungkapkan pada Catatan 7. presented in Note 7.
d. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan d. Financing and Receivables, Sharia
dan Piutang Syariah, dan Piutang Financing and Receivables, and Other
Lainnya Receivables
Berdasarkan kolektibilitas sesuai By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Kolektibilitas pada seluruh pembiayaan The collectibility for all of NIA financing and
dan piutang Penugasan Khusus pada receivables as of December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 adalah 2024, are as follows:
sebagai berikut:
Dalam perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
2025 Current mention Substandard Doubtful Loss Total 2025
Modal kerja 4,819,081 1,678 -- -- 25,011 4,845,770 Working capital
Investasi 1,568,940 10,861 -- -- 3,355 1,583,156 Investment
Total 6,388,021 12,539 -- -- 28,366 6,428,926 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (56,879) (7,240) -- -- (28,366) (92,485) impairment losses
Neto 6,331,142 5,299 -- -- -- 6,336,441 Net
Dalam perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
2024 Current mention Substandard Doubtful Loss Total 2024
Modal kerja 2,491,504 24,946 -- -- 120 2,516,570 Working capital
Investasi 1,567,772 10,011 9,531 -- 521 1,587,835 Investment
Total 4,059,276 34,957 9,531 -- 641 4,104,405 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (52,670) (12,196) (8,336) -- (641) (73,843) impairment losses
Neto 4,006,606 22,761 1,195 -- -- 4,030,562 Net
Final Draft/09 Februari 2026 278 Paraf:
Page 1310
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not Required
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi by Indonesia Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (lanjutan) Standards (continued)
d. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan d. Financing and Receivables, Sharia
dan Piutang Syariah, dan Piutang Financing and Receivables, and Other
Lainnya (lanjutan) Receivables (continued)
Pembiayaan dan piutang yang Restructured financing and receivables by
direstrukturisasi berdasarkan jenis dan type and collectibility are as follows:
kolektibilitas adalah sebagai berikut:
Dalam perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
2025 Current mention Substandard Doubtful Loss Total 2025
Modal kerja 1,125,707 2,601,382 3,164,715 830,460 8,210,292 15,932,556 Working capital
Investasi 736,446 980,271 1,120,973 445,923 3,553,423 6,837,036 Investment
Total 1,862,153 3,581,653 4,285,688 1,276,383 11,763,715 22,769,592 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (177,231) (2,251,366) (2,823,320) (951,891) (11,742,828) (17,946,636) impairment losses
Neto 1,684,922 1,330,287 1,462,368 324,492 20,887 4,822,956 Net
Dalam perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
31 Desember 2024 Current mention Substandard Doubtful Loss Total December 31, 2024
Modal kerja 1,355,253 4,531,869 2,935,386 292,503 7,545,686 16,660,697 Working capital
Investasi 2,390,387 2,380,597 999,513 686,765 3,489,335 9,946,597 Investment
Total 3,745,640 6,912,466 3,934,899 979,268 11,035,021 26,607,294 Total
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (172,932) (2,846,942) (2,785,643) (792,426) (9,835,675) (16,433,618) impairment losses
Neto 3,572,708 4,065,524 1,149,256 186,842 1,199,346 10,173,676 Net
Rasio pembiayaan dan piutang yang Financing and receivables ratios classified
diklasifikasikan NPF adalah sebagai as NPF are as follows:
berikut:
2025 2024
Rasio NPF bruto 30.91% 29.07% Gross NPF ratio
Rasio NPF neto 2.41% 4.52% Net NPF ratio
Pinjaman pegawai adalah pinjaman yang Employee loans are loans given to
diberikan kepada pegawai, pada tahun- employees, in the years 31 December 2025
tahun 31 Desember 2025 dan 2024, LPEI and 2024, LPEI reclassified the
melakukan reklasifikasi penyajian atas presentation of employee loan accounts
akun pinjaman pegawai yang sebelumnya which were previously presented in the
disajikan pada bagian Pembiayaan dan Financing and Receivables, Sharia
Piutang, Pembiayaan dan Piutang Syariah Financing and Receivables and Other
dan Piutang Lainnya menjadi bagian dari Receivables sections to become part of
Aset Lain-lain (Catatan 16). Other Assets (Notes 16).
Final Draft/09 Februari 2026 279 Paraf:
Page 1311
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi Required by Indonesia Financial
Keuangan di Indonesia (lanjutan) Accounting Standards (continued)
d. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan d. Financing and Receivables, Sharia
dan Piutang Syariah, dan Piutang Financing and Receivables, and Other
Lainnya (lanjutan) Receivables (continued)
Perincian pembiayaan dan piutang Financing and receivables based on sector
berdasarkan sektor ekonomi adalah are as follows:
sebagai berikut:
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
2025 Current mention Substandard Doubtful Loss Total 2025
Rupiah Rupiah
Perindustrian 7,589,550 1,073,665 333,193 814,903 4,869,409 14,680,720 Manufacturing
Pertanian, perburuan, dan Agriculture, haunting, and
sarana pertanian 5,475,286 424,662 565,574 -- 2,005,230 8,470,752 agriculture services
Konstruksi 560,357 771,248 -- -- 35,203 1,366,808 Construction
Listrik, gas dan air 1,019,482 -- -- 395,761 -- 1,415,243 Electricity, gas and water
Pengangkutan, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan telekomunikasi 2,149,268 -- -- -- 220,957 2,370,225 and communication
Perdagangan, restoran, Trading, restaurants,
dan hotel 508,825 2,897 -- -- 612,153 1,123,875 and hotels
Jasa dunia usaha 1,616,294 -- -- -- 298,963 1,915,257 Business services
Pertambangan 2,083,253 -- -- -- 575,562 2,658,815 Mining
Jasa-jasa sosial/masyarakat -- -- -- -- 15,073 15,073 Social, services/society
Lain-lain -- -- 118,372 -- -- 118,372 Others
21,002,315 2,272,472 1,017,139 1,210,664 8,632,550 34,135,140
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Perindustrian 8,827,561 620,975 206,099 65,719 1,239,000 10,959,354 Manufacturing
Pertambangan 4,128,621 579,752 1,956,402 -- 683,400 7,348,175 Mining
Pertanian, perburuan, dan Agriculture, haunting, and
sarana pertanian 44,670 -- 1,106,048 -- 873,608 2,024,326 agriculture services
Pengangkutan, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan telekomunikasi 287,905 -- -- -- -- 287,905 and communication
Konstruksi 462,139 -- -- -- -- 462,139 Construction
Perdagangan, restoran, Trading, restaurants,
dan hotel 896,069 108,454 -- -- 689,677 1,694,200 and hotels
Lain-lain 74,702 -- -- -- -- 74,702 Others
14,721,667 1,309,181 3,268,549 65,719 3,485,685 22,850,801
Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit
Perdagangan, restoran, Trading, restaurants,
dan hotel 219,437 -- -- -- -- 219,437 and hotels
219,437 -- -- -- -- 219,437 Total
Total 35,943,419 3,581,653 4,285,688 1,276,383 12,118,235 57,205,378
Cadangan Kerugian Allowance for
Penurunan Nilai (354,756) (1,819,478) (3,255,208) (951,891) (12,097,348) (18,478,681) Impairment Losses
Neto 35,588,663 1,762,175 1,030,480 324,492 20,887 38,726,697 Net
Final Draft/09 Februari 2026 280 Paraf:
Page 1312
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not Required
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi by Indonesia Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (lanjutan) Standards (continued)
d. Pembiayaan dan Piutang, Pembiayaan d. Financing and Receivables, Sharia
dan Piutang Syariah, dan Piutang Financing and Receivables, and Other
Lainnya (lanjutan) Receivables (continued)
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
2024 Current mention Substandard Doubtful Loss Total 2024
Rupiah Rupiah
Perindustrian 7,789,794 1,324,611 1,338,990 380,004 4,271,177 15,104,576 Manufacturing
Pertanian, perburuan, dan Agriculture, haunting, and
sarana pertanian 6,273,686 751,531 24,868 -- 2,586,128 9,636,213 agriculture services
Konstruksi 699,480 747,918 -- -- 35,203 1,482,601 Construction
Listrik, gas dan air 197,336 -- -- 416,619 -- 613,955 Electricity, gas and water
Pengangkutan, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan telekomunikasi 2,608,006 15,595 194,484 -- 12,488 2,830,573 and communication
Perdagangan, restoran, Trading, restaurants,
dan hotel 468,214 119,854 9,532 -- 499,746 1,097,346 and hotels
Jasa dunia usaha 2,138,780 -- -- -- 313,926 2,452,706 Business services
Pertambangan 1,917,038 3,547 286,382 -- 286,695 2,493,662 Mining
Jasa-jasa sosial/masyarakat -- -- -- -- 15,823 15,823 Social, services/society
Lain-lain 1,093 -- 121,990 -- -- 123,083 Others
22,093,427 2,963,056 1,976,246 796,623 8,021,186 35,850,538
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Perindustrian 6,868,078 1,005,766 342,166 65,469 1,953,047 10,234,526 Manufacturing
Pertambangan 2,256,239 1,354,215 1,417,519 -- 618,971 5,646,944 Mining
Pertanian, perburuan, dan Agriculture, haunting, and
sarana pertanian 120,306 1,473,626 184,334 -- 262,324 2,040,590 agriculture services
Pengangkutan, pergudangan, Transportation, warehousing,
dan telekomunikasi 165,513 73,195 -- -- -- 238,708 and communication
Konstruksi 537,698 42,609 -- -- -- 580,307 Construction
Perdagangan, restoran, Trading, restaurants,
dan hotel 542,874 -- 14,632 117,177 540,278 1,214,961 and hotels
Lain-lain 128,498 -- -- -- -- 128,498 Others
10,619,206 3,949,411 1,958,651 182,646 3,374,620 20,084,534
Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit
Perdagangan, restoran, Trading, restaurants,
dan hotel 49,084 -- -- -- -- 49,084 and hotels
49,084 -- -- -- -- 49,084 Total
Total 32,761,717 6,912,467 3,934,897 979,269 11,395,806 55,984,156 Total
Cadangan Kerugian Allowance for
Penurunan Nilai (509,880) (2,846,942) (2,785,644) (792,426) (10,196,459) (17,131,351) Impairment Losses
Neto 32,251,837 4,065,525 1,149,253 186,843 1,199,347 38,852,805 Net
Pengungkapan lebih lanjut pada The further disclosures on financing and
pembiayaan dan piutang, pembiayaan dan receivables, sharia financing and
piutang syariah, dan piutang lainnya receivables, and other receivables are
diungkapkan pada Catatan 9. presented in Note 9.
e. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi e. Acceptance Receivables and Payable
Berdasarkan kolektibilitas sesuai By Financial Service Authority Rule
Peraturan OJK collectibility
Seluruh tagihan akseptasi yang dimiliki As of December 31, 2025 and 2024, all
LPEI diklasifikasikan lancar pada tanggal LPEI acceptances receivable are classified
31 Desember 2025 dan 2024. as current.
Pengungkapan lebih lanjut pada tagihan The further disclosures on acceptance
dan liabilitas akseptasi diungkapkan pada receivables and payable are presented in
Catatan 13. Note 13.
Final Draft/09 Februari 2026 281 Paraf:
Page 1313
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not Required
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi by Indonesia Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (lanjutan) Standards (continued)
f. Komitmen dan Kontinjensi f. Commitments and Contingencies
Transaksi komitmen dan kontinjensi yang Commitments and contingent transactions
mempunyai risiko kredit berdasarkan that have credit risk by collectability are as
kolektibilitas adalah sebagai berikut: follows:
2025
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 488,436 -- -- -- -- 488,436 facilities to debtors
Penjaminan kredit - PEN -- -- -- -- -- -- Credit guarantee - PEN
488,436 -- -- -- -- 488,436
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 1,470,091 1,526 -- -- -- 1,471,617 facilities to debtors
Bank garansi 776,077 -- -- -- -- 776,077 Bank guarantee
Penjaminan kredit - PEN -- -- -- -- -- -- Credit guarantee - PEN
Penjaminan kredit - PKE 70,000 -- -- -- -- 70,000 Credit guarantee - PKE
Kafalah 17,126 -- -- -- -- 17,126 Kafalah
2,333,294 1,526 -- -- -- 2,334,820
Total mata uang Rupiah 2,821,730 1,526 -- -- -- 2,823,256 Total Indonesia Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 243,332 -- -- -- -- 243,332 facilities to debtors
Bank garansi 169,988 -- -- -- -- 169,988 Bank guarantee
Penjaminan kredit - PKE 197,816 -- -- -- -- 197,816 Credit guarantee - PKE
Penerbitan L/C yang tidak Outstanding
dapat dibatalkan 227,010 -- -- -- -- 227,010 irrevocable L/C
838,146 -- -- -- -- 838,146
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 1,095,206 -- -- -- -- 1,095,206 facilities to debtors
Bank garansi 1,452,787 -- -- -- -- 1,452,787 Bank guarantee
Penjaminan Kredit 692,220 -- -- -- -- 692,220 Credit Guarantee - PEN
Penjaminan Kredit - PEN -- -- -- -- -- -- Credit Guarantee - PEN
Penjaminan Kredit - PKE 39,157 -- -- -- -- 39,157 Credit Guarantee - PEN
Kafalah 1,232,995 -- -- -- -- 1,232,995 Kafalah
Penerbitan L/C yang tidak Outstanding
dapat dibatalkan 145,350 -- -- -- -- 145,350 irrevocable L/C
4,657,715 -- -- -- -- 4,657,715
Sub Total 5,495,861 -- -- -- -- 5,495,861 Sub Total
Yen Jepang Japanese Yen
Pihak ketiga Third parties
Bank garansi 97 -- -- -- -- 97 Bank guarantee
Sub Total 97 -- -- -- -- 97 Sub Total
Euro Eropa European Euro
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Penerbitan L/C yang tidak Outstanding
dapat dibatalkan 39,549 -- -- -- -- 39,549 irrevocable L/C
39,549 -- -- -- -- 39,549
Pihak ketiga Third parties
Bank garansi 219,636 -- -- -- -- 219,636 Bank guarantee
219,636 -- -- -- -- 219,636
Sub Total 259,185 -- -- -- -- 259,185 Sub Total
Ringgit Malaysia Malaysian Ringgit
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan -- -- -- -- -- -- facilities to debtors
Sub Total -- -- -- -- -- -- Sub Total
Total mata uang asing 5,755,143 -- -- -- -- 5,755,143 Total foreign currencies
Total 8,576,873 1,526 -- -- -- 8,578,399 Total
Final Draft/09 Februari 2026 282 Paraf:
Page 1314
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not Required
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi by Indonesia Financial Accounting
Keuangan di Indonesia (lanjutan) Standards (continued)
f. Komitmen dan Kontinjensi (lanjutan) f. Commitments and Contingencies
(continued)
Transaksi komitmen dan kontinjensi Commitments and contingent transactions
yang mempunyai risiko kredit that have credit risk by collectability are as
berdasarkan kolektibilitas adalah follows: (continued)
sebagai berikut: (lanjutan)
2024
Dalam
perhatian
khusus/ Kurang
Lancar/ Special lancar/ Diragukan/ Macet/
Current mention Substandard Doubtful Loss Total
Rupiah Rupiah
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 200,000 -- -- -- -- 200,000 facilities to debtors
Penjaminan kredit - PEN -- 1,000,000 -- -- -- 1,000,000 Credit guarantee - PEN
200,000 1,000,000 -- -- -- 1,200,000
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 1,320,543 1,526 -- -- -- 1,322,069 facilities to debtors
Bank garansi 1,073,703 -- -- -- -- 1,073,703 Bank guarantee
Penjaminan kredit - PEN 400,000 -- -- -- -- 400,000 Credit guarantee - PEN
Penjaminan kredit - PKE 70,000 -- -- -- -- 70,000 Penjaminan kredit - PKE
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 25,393 -- -- -- -- 25,393 Outstanding irrevocable L/C
2,889,639 1,526 -- -- -- 2,891,165
Total mata uang Rupiah 3,089,639 1,001,526 -- -- -- 4,091,165 Total Indonesia Rupiah
Mata uang asing Foreign currencies
Dolar Amerika Serikat United States Dollars
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 545,926 -- -- -- -- 545,926 facilities to debtors
Bank garansi 27,216 -- -- -- -- 27,216 Bank guarantee
Penjaminan kredit - PKE 190,936 -- -- -- -- 190,936 Penjaminan kredit - PKE
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 217,098 -- -- -- -- 217,098 Outstanding irrevocable L/C
981,176 -- -- -- -- 981,176
Pihak ketiga Third parties
Fasilitas pinjaman kepada
debitur yang belum Unused loan
digunakan 1,021,642 -- -- -- 554 1,022,196 facilities to debtors
Bank garansi 4,956,910 -- -- -- -- 4,956,910 Bank guarantee
Penjaminan Kredit 39,433 -- -- -- -- 39,433 Penjaminan Kredit
Penjaminan Kredit - PEN 160,950 -- -- -- -- 160,950 Credit Guarantee - PEN
Penjaminan Kredit - PKE 37,795 -- -- -- -- 37,795 Penjaminan Kredit - PKE
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 236,752 -- -- -- -- 236,752 Outstanding irrevocable L/C
6,453,482 -- -- -- 554 6,454,036
Sub Total 7,434,658 -- -- -- 554 7,435,212 Sub Total
Yen Jepang Japanese Yen
Pihak ketiga Third parties
Bank garansi 3,086 -- -- -- -- 3,086 Bank guarantee
Sub Total 3,086 -- -- -- -- 3,086 Sub Total
Euro Eropa European Euro
Pihak berelasi (Catatan 41) Related parties (Note 41)
Penerbitan L/C yang tidak
dapat dibatalkan 6,284 -- -- -- -- 6,284 Outstanding irrevocable L/C
6,284 -- -- -- -- 6,284
Pihak ketiga Third parties
Bank garansi 186,370 -- -- -- -- 186,370 Bank guarantee
186,370 -- -- -- -- 186,370
Sub Total 192,654 -- -- -- -- 192,654 Sub Total
Total mata uang asing 7,630,398 -- -- -- 554 7,630,952 Total foreign currencies
Total 10,720,037 1,001,526 -- -- 554 11,722,117 Total
Final Draft/09 Februari 2026 283 Paraf:
Page 1315
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not Required
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi by Indonesia Accounting Standards
Keuangan di Indonesia (lanjutan) (continued)
g. Posisi Devisa Neto (PDN) g. Net Open Position (NOP)
Berikut adalah Posisi Devisa Neto (PDN), Presented below is the Net Open Position
dalam nilai absolut, LPEI pada tanggal (NOP), in absolute amounts, of LPEI as of
31 Desember 2025 dan 2024 per mata December 31, 2025 and 2024, respectively,
uang, sesuai dengan peraturan Bank by currency, based on Bank
Indonesia: Indonesia regulations:
2025
Aset/ Kewajiban/ Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Keseluruhan Overall
(Laporan Posisi Keuangan dan (Statement of Financial Position
Rekening Administratif) and Administrative Accounts)
Dolar Amerika Serikat 19,598,249 19,628,179 29,930 United States Dollars
Ringgit Malaysia 243,745 256,220 12,475 Malaysian Ringgit
Euro Eropa 108,783 107,189 1,594 European Euro
Yen Jepang 151 123 28 Japanese Yen
Dolar Singapura 66 1 65 Singapore Dollars
Total 44,092
Laporan Posisi keuangan Statement of Financial Position
Dolar Amerika Serikat 17,185,517 17,811,465 625,948 United States Dollars
Ringgit Malaysia 243,745 36,898 206,847 Malaysian Ringgit
Euro Eropa 69,234 67,640 1,594 European Euro
Yen Jepang 151 123 28 Japanese Yen
Dolar Singapura 66 1 65 Singapore Dollars
Total 834,482 Total
Modal (Catatan 40) 14,212,698 Capital (Note 40)
Rasio Posisi Devisa Neto Net Open Position Ratio
(Laporan posisi keuangan) 5.87% (Statement of financial position)
Rasio Posisi Devisa Neto Keseluruhan 0.31% Overall Net Open Position Ratio
2024
Aset/ Kewajiban/ Posisi Devisa Neto/
Assets Liabilities Net Open Position
Keseluruhan Overall
(Laporan Posisi Keuangan dan (Statement of Financial Position
Rekening Administratif) and Administrative Accounts)
Dolar Amerika Serikat 15,876,059 15,822,539 53,520 United States Dollars
Ringgit Malaysia 53,529 52,502 1,027 Malaysian Ringgit
Euro Eropa 59,334 58,044 1,290 European Euro
Yen Jepang 147 119 28 Japanese Yen
Dolar Singapura 198 1 197 Singapore Dollars
Total 56,062 Total
Laporan Posisi keuangan Statement of Financial Position
Dolar Amerika Serikat 15,372,551 15,319,327 53,224 United States Dollars
Ringgit Malaysia 53,529 3,454 50,075 Malaysian Ringgit
Euro Eropa 3,614 51,760 48,146 European Euro
Yen Jepang 147 119 28 Japanese Yen
Dolar Singapura 198 1 197 Singapore Dollars
Total 151,670 Total
Modal (Catatan 40) 14,012,511 Capital (Note 40)
Net Open Position Ratio
Rasio Posisi Devisa Neto (Statement of financial
(Laporan posisi keuangan) 1.08% position)
Rasio Posisi Devisa Neto Keseluruhan 0.40% Overall Net Open Position Ratio
Final Draft/09 Februari 2026 284 Paraf:
Page 1316
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
45. Informasi Tambahan yang Tidak 45. Additonal Information that is Not Required
dipersyaratkan oleh Standar Akuntansi by Indonesia Accounting Standards
Keuangan di Indonesia (lanjutan) (continued)
h. Analisis Jatuh Tempo Aset dan h. Maturity Analysis of Assets and
Liabilitas Liabilities
2025 2024
Jatuh tempo Jatuh tempo Jatuh tempo Jatuh tempo
dalam satu lebih dari dalam satu lebih dari
tahun/ satu tahun/ tahun/ satu tahun/
One year Due beyond One year Due beyond
And below one year Total And below one year Total
Aset Keuangan Financial Assets
Kas 43 -- 43 49 -- 49 Cash
Giro pada Current accounts with
Bank Indonesia 919 -- 919 775 -- 775 Bank Indonesia
Giro pada bank 1,694,927 -- 1,694,927 1,217,290 -- 1,217,290 Current accounts with banks
Penempatan pada bank 15,895,788 -- 15,895,788 1,371,833 -- 1,371,833 Placements with banks
Efek-efek 111,430 608,101 719,531 -- 1,173,253 1,173,253 Securities
Tagihan akseptasi 159,107 -- 159,107 138,647 -- 138,647 Acceptances receivable
Tagihan derivatif 4,513 215,959 220,472 50,674 -- 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan Financing and
piutang syariah 17,473,556 39,731,822 57,205,378 15,095,421 40,888,735 55,984,156 sharia receivables
Piutang Setoran Modal -- -- -- 5,000,000 -- 5,000,000 Capital deposit receivables
Piutang penjaminan 760 6,090 6,850 -- -- -- Guarantee receivables
Piutang penjaminan ulang 24,887 -- 24,887 3,094 -- 3,094 Reguarantee receivables
Aset lain-lain 151,777 -- 151,777 12,353 124,295 136,648 Other assets
Total aset keuangan 35,517,707 40,561,972 76,079,679 22,890,136 42,186,283 65,076,419 Total financial assets
Aset Non Keuangan Non-financial Assets
Aset Ijarah -- 96,281 96,281 -- 96,281 96,281 Ijarah assets
Biaya dibayar dimuka -- 29,624 29,624 -- 23,723 23,723 Prepaid expenses
Aset pajak tangguhan-neto -- 159,768 159,768 -- 150,993 150,993 Deferred tax assets-net
Pajak dibayar dimuka -- 1,647 1,647 -- 2,827 2,827 Prepaid tax
Aset tetap -- 1,740,491 1,740,491 -- 1,620,424 1,620,424 Premises and equipment
Aset kontrak asuransi 5,338 -- 5,338 3,192 -- 3,192 Insurance contract assets
Aset kontrak reasuransi 3 -- 3 4,726 -- 4,726 Reinsurance contract assets
Aset lain-lain 7,428 -- 7,428 9,780 -- 9,780 Other assets
Total aset non keuangan 12,769 2,027,811 2,040,580 17,698 1,894,248 1,911,946 Total non-financial assets
35,530,476 42,589,783 78,120,259 22,907,834 44,080,531 66,988,365
Akumulasi penyusutan (847,511) (740,316) Accumulated depreciation
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (18,505,252) (17,135,052) impairment losses
Total 58,767,496 49,112,997 Total
Liabilitas Keuangan Financial Liabilties
Liabilitas segera 41,382 -- 41,382 17,283 -- 17,283 Current liabilities
Foreign exchange export
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor 242,430 -- 242,430 245,116 -- 245,116 proceeds liabilities
Efek-efek utang yang Debt securities
diterbitkan 1,863,385 2,457,888 4,321,273 3,820,127 4,319,937 8,140,064 issued
Pinjaman yang diterima 27,518,300 10,800,869 38,319,169 24,815,246 48,314 24,863,560 Fund borrowings
Liabilitas akseptasi 159,107 -- 159,107 138,647 -- 138,647 Acceptances payable
Liabilitas derivatif 11,159 229,986 241,145 49,939 -- 49,939 Derivatives payable
Utang penjaminan 2,419 -- 2,419 1,738 -- 1,738 Guarantee payable
Liabilitas sewa 3,300 -- 3,300 2,443 506 2,949 Lease payable
Liabilitas lain-lain 178,706 -- 178,706 259,164 -- 259,164 Other liabilities
Total liabilitas keuangan 30,020,188 13,488,743 43,508,931 29,349,703 4,368,757 33,718,460 Total financial liabilities
Liabilitas Non Keuangan Non-financial Liabilitiies
Utang pajak 6,337 -- 6,337 8,728 -- 8,728 Taxes payable
Liabilitas imbalan kerja -- 152,512 152,512 -- 139,268 139,268 Liability for employee benefits
Liabilitas pajak tangguhan -- -- -- -- -- -- Deferred tax liabilities
Estimasi klaim 4,787 -- 4,787 444,847 -- 444,847 Estimated claims
Liabilitas kontrak asuransi 82 -- 82 12,199 -- 12,199 Insurance contract liabilities
Liabilitas kontrak reasuransi 844 -- 844 -- -- -- Reinsurance contract liabilities
Liabilitas lain-lain 896,720 -- 896,720 796,865 -- 796,865 Other liabilities
Total liabilitas non keuangan 908,770 152,512 1,061,282 1,262,639 139,268 1,401,907 Total non-financial liabilities
Total 30,928,958 13,641,255 44,570,213 30,612,342 4,508,025 35,120,367 Total
Final Draft/09 Februari 2026 285 Paraf:
Page 1317
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. Standar Akuntansi dan Interpretasi Standar 46. Accounting Standards and Standard
yang Telah Disahkan Namun Belum Interpretations which Has Issued But Not
Berlaku Efektif Yet Effective
Amendemen dan revisi atas standar yang Amendment and revised to standards which
berlaku efektif untuk periode yang dimulai effective for periods beginning on or after
pada atau setelah 1 Januari 2026, dengan January 1, 2026, with early adoption is
penerapan dini diperkenankan yaitu: permitted, are as follows:
• Amendemen PSAK 109 tentang "Instrumen • Amendments to PSAK No. 109 on
Keuangan". Amendemen ini menambahkan “Financial Instruments”. This amendment
dan mengklarifikasi ketentuan dalam PSAK adds and clarifies the provisions in PSAK
109 terkait penghentian pengakuan No. 109 regarding the derecognition of
liabilitas keuangan, serta mengklarifikasi financial liabilities, as well as clarifying the
penilaian karakteristik arus kas untuk aset assessment of cash flow characteristics for
keuangan dengan fitur ESG-linked, aset financial assets with ESG-linked features,
keuangan dengan fitur non-recourse, dan financial assets with non-recourse features,
instrumen yang terikat secara kontraktual and contractually bound instruments such
seperti tranche. as tranches.
• Amendemen PSAK 107 "Instrumen • Amendments to PSAK No. 107 on
Keuangan: Pengungkapan" tentang “Financial Instruments: on Classification and
Klasifikasi dan Pengukuran Instrumen Measurement of Financial Instruments. This
Keuangan. Amendemen ini juga mengubah amendment also changes the provisions in
ketentuan dalam PSAK 107 terkait PSAK No. 107 regarding disclosure
persyaratan pengungkapan investasi pada requirements for investments in equity
instrumen ekuitas yang diukur pada nilai instruments measured at fair value through
wajar melalui penghasilan komprehensif other comprehensive income and adds
lain dan menambah ketentuan terkait provisions regarding financial instruments
instrumen keuangan dengan persyaratan with contractual terms that change the
kontraktual yang mengubah waktu atau timing or amount of contractual cash flows;
jumlah arus kas kontraktual;
• Penyesuaian Tahunan PSAK 107, PSAK • Annual Improvements on PSAK 107, PSAK
109, PSAK 110, dan PSAK 207; dan 109, PSAK 110, dan PSAK 207; and
• Revisi PSAK 338: Kombinasi Bisnis Entitas • Revised PSAK 338: Business Combination
Sepengendali terkait ruang lingkup dan of Entity Under Common Control regarding
penerapan metode penyatuan kepemilikan. the scope and application of the method of
pooling of interest.
Standar baru, revisi dan amendemen serta New, revised and amendment of standards and
interpretasi atas standar yang berlaku efektif interpretation of standard which are effective for
untuk periode yang dimulai pada atau setelah periods beginning on or after January 1, 2027,
1 Januari 2027, dengan penerapan dini with early adoption permitted, are as follows:
diperkenankan yaitu:
• PSAK 118: Penyajian dan Pengungkapan • PSAK 118: Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan; Financial Statements;
• PSAK 119: Entitas Anak tanpa • PSAK 119: Subsidiaries without Public
Akuntabilitas Publik: Pengungkapan; Accountability: Disclosures;
• Amendemen PSAK 119: Entitas Anak • Amendment PSAK 119: Subsidiaries
tanpa Akuntabilitas Publik: without Public Accountability: Disclosures;
Pengungkapan; • Revised PSAK 401: Presentation and
• Revisi PSAK 401: Penyajian dan Disclosure in Sharia Financial Statements;
Pengungkapan dalam Laporan Keuangan
Syariah;
Final Draft/09 Februari 2026 286 Paraf:
Page 1318
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
46. Standar Akuntansi dan Interpretasi 46. Accounting Standards and Standard
Standar yang Telah Disahkan Namun Interpretations which Has Issued But Not
Belum Berlaku Efektif (lanjutan) Yet Effective (continued)
• ISAK 403: Komponen Laporan Keuangan • ISAK 403: Components of Financial
Entitas Syariah Yang Menerapkan SAK Reports of Sharia Entities That Apply
Indonesia Untuk Entitas Privat dan SAK Indonesian SAK for Private Entities and
Indonesia Untuk Entitas Mikro, Kecil, dan Indonesian SAK for Micro, Small, and
Menengah; Medium Entities;
• PSAK 413: Penurunan Nilai; dan • PSAK 413: Impairment; and
• PSAK 414: Penurunan Nilai Aset • PSAK 414: Impairment of Sharia Financial
Keuangan Syariah bagi Entitas yang Assets for Entities Implementing
Menerapkan SAK Indonesia untuk Entitas Indonesian SAK for Private Entities (SAK
Privat (SAK EP). EP).
Hingga tanggal laporan keuangan ini Until the date of the financial statements is
diotorisasi, LPEI masih melakukan evaluasi authorized, LPEI is still evaluating the potential
atas dampak potensial dari penerapan impact of the adoption of new standards,
standar baru, amendemen standar dan amendments to standards and interpretations
interpretasi standar tersebut of these standards.
47. Peristiwa Setelah Tanggal Pelaporan 47. Events After Reporting Date
Susunan Komite Audit LPEI setelah tanggal The Audit Committee Member of LPEI after
neraca 31 Desember 2025 sesuai dengan balance sheet date December 31, 2025 is in
Surat Keputusan Direktur Eksekutif Nomor accordance with the Decree of the
0059/KDE/12/2025 tanggal 29 Desember Executive Directors Decision Letter Number
2025 dan digantikan dengan Keputusan 0059/KDE/12/2025 dated December 29, 2025,
Direktur Eksekutif Nomor 0006/KDE/01/2026 and replaced with 0006/KDE/01/2026 regarding
tentang Penetapan Keanggotaan Komite appointment of Committee Members of
Dewan Direktur Lembaga Pembiayaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia,
Ekspor Indonesia, menetapkan Ikhsan appointed Ikhsan Azman as a of Audit
Azman sebagai Anggota Komite Audit Committee Member replacing Ludovicus Sensi
menggantikan Ludovicus Sensi Wandabio Wandabio, effective as of January 2, 2026.
yang berlaku efektif per tanggal 2 Januari Based on the Executive Directors Decision
2026. Dan Berdasarkan Keputusan Direktur Letter Number 0002/KDE/01/2026 dated
Eksekutif No. 0002/KDE/01/2026 tanggal 21 January 21, 2026 appointed T. Dyza R. A.
Januari 2026 menetapkan T. Dyza R. A. Rochadi as LPEI’s Secretary.
Rochadi sebagai Sekretaris Lembaga LPEI.
Final Draft/09 Februari 2026 287 Paraf:
Page 1319
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
48. Reklasifikasi Akun-akun 48. Reclassification of Accounts
Akun-akun tertentu telah diubah di laporan Certain line items have been amended in the
posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024 statement of financial position as at December
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31, 2024 for the year then ended to be
tersebut untuk dapat dibandingkan dengan compared with the current year’s financial
laporan keuangan tahun berjalan. Angka statements. Comparative figures have been
komparatif telah disesuaikan dengan adjusted to conform to the current year’s
penyajian tahun berjalan. presentation.
31 Desember/December 31, 2024
Sebelum reklasifikasi/ Reklasifikasi/ Setelah Reklasifikasi/
Before Reclassification Reclassification After Reclassification
Rp Rp Rp
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
Aset Asset
Pembiayaan dan piutang, dan pembiayaan Financing and receivables, and financing
dan piutang syariah and sharia receivables
Penugasan umum General Assignment
Pembiayaan dan piutang yang diberikan 44,851,097 (124,295) 44,726,802 Financing and Receivables
Pembiayaan dan piutang, dan pembiayaan Financing and receivables, and financing
dan piutang syariah and sharia receivables
Penugasan umum General Assignment
Cadangan kerugian penurunan nilai (14,517,647) 1,288 (14,516,359) impairment losses
Aset kontrak asuransi -- 3,192 3,192 Insurance contract asset
Aset kontrak reasuransi -- 4,726 4,726 Reinsurance contract assets
Piutang asuransi 6,637 (6,637) -- Insurance receivables
Piutang Asuransi - Cadangan kerugian penurunan nilai (3,445) 3,445 -- Insurance receiveable - Allowance for impairment losses
Piutang reasuransi 670 (670) -- Reguarantee receivables
Aset reasuransi - Penugasan Umum 3,968 (3,968) -- Reinsurance assets - General Assignment
Aset reasuransi - Penugasan Khusus 88 (88) -- Reinsurance assets - National Interest Account
Aset lain-lain 23,421 123,007 146,428 Other assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas kontrak asuransi -- 12,199 12,199 Insurance contract liabilities
Utang asuransi - Penugasan Umum 2,573 (2,573) -- Insurance payable - General Assignment
Utang asuransi - Penugasan Khusus 119 (119) -- Insurance payable - National Interest Account
Liabilitas asuransi - Penugasan Umum 9,256 (9,256) -- Insurance liabilities - General Assignment
Liabilitas asuransi - Penugasan Khusus 251 (251) -- Insurance liabilities - National Interest Account
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Pendapatan dan beban operasional Income and
Pendapatan bunga dan usaha syariah Interest income and income from sharia
Pendapatan bunga Interest income
Penugasan umum 2,674,110 (10,830) 2,663,280 General Assignment
Pendapatan dari asuransi Income from insurance
Hasil jasa asuransi dari kontrak asuransi terbitan -- 16,469 16,469 Insurance service result from insurance contract issued
Beban neto dari kontrak reasuransi milikan -- (7,498) (7,498) Net expense from reinsurance contracts held
Penghasilan atau beban keuangan asuransi net -- (7,179) (7,179) Net insurance finance income/expenses
Pendapatan dari asuransi 16,469 (16,469) -- Income from insurance
Premi reasuransi (7,498) 7,498 -- Reinsurance premiums
Penurunan/(kenaikan) pada liabilitas asuransi (2,551) 2,551 -- Decrease/(increase) in insurance liabilities
(Penurunan)/kenaikan pada aset reasuransi 998 (998) -- (Decrease)/increase in reinsurance assets
Beban klaim asuransi dan lainnya (5,626) 5,626 -- Claim expense from insurace and other
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Lain-lain 143,122 10,830 153,952 Other
Final Draft/09 Februari 2026 288 Paraf:
Page 1320
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
DAN ENTITAS ANAK AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
49. Informasi Keuangan Tambahan 49. Supplementary Financial Information
Informasi keuangan LPEI (entitas induk) yang The accompanying financial information of
terdapat dalam lampiran, yang terdiri dari LPEI (parent entity), which comprises the
laporan posisi keuangan pada tanggal statement of financial position as of
31 Desember 2025 dan 2024, serta laporan December 31, 2025 and 2024, and the
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, statement of profit or loss and other
laporan perubahan ekuitas, dan laporan arus comprehensive income, changes in equity,
kas untuk tahun-tahun yang berakhir pada and cash flows for the years then ended
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 (secara December 31, 2025 and 2024 (collectively
kolektif yang disebut sebagai “Informasi referred to as the “Parent Entity Financial
Keuangan Entitas Induk”), yang disajikan Information”), which is presented as a
sebagai informasi tambahan terhadap laporan supplementary information to the
keuangan konsolidasian terlampir, disajikan accompanying consolidated financial
untuk tujuan analisis tambahan dan bukan statements, is presented for the purposes of
merupakan bagian dari laporan keuangan additional analysis and is not a required part
konsolidasian terlampir yang diharuskan of the accompanying consolidated financial
menurut Standar Akuntansi Keuangan statements under Indonesian Financial
Indonesia. Informasi Keuangan Entitas Induk Accounting Standards. The Parent Entity
merupakan tanggung jawab manajemen serta Financial Information is the responsibility of
dihasilkan dari dan berkaitan secara langsung management and was derived from and
dengan catatan akuntansi dan catatan lainnya related directly to the underlying accounting
yang mendasarinya yang digunakan untuk and other records used to prepare the
menyusun laporan keuangan konsolidasian accompanying consolidated financial
terlampir. statements.
50. Penyelesaian Laporan Keuangan 50. a.
Completion of The Financial Statements
Manajemen bertanggungjawab atas The management is responsible for the
penyusunan laporan keuangan konsolidasian preparation of consolidated financial
yang diselesaikan dan disetujui untuk statements which are completed and
diterbitkan pada tanggal 5 Februari 2026. authorized for issue on February 5, 2026.
Final Draft/09 Februari 2026 289 Paraf:
Page 1321
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Lampiran I Attachment I
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2025 2024
ASET ASSETS
Kas 43 49 Cash
Current account
Giro pada Bank Indonesia 919 775 with Bank Indonesia
Giro pada bank Current accounts with banks
Penugasan Umum 93,145 1,165,313 General Assignment
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai -- (4) impairment losses
93,145 1,165,309
Penugasan Khusus 1,601,117 16,259 National Interest Account
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai -- -- impairment losses
1,601,117 16,259
1,694,262 1,181,568
Penempatan pada bank Placements with banks
Penugasan Umum 1,051,288 447,500 General Assignment
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (422) (27) impairment losses
1,050,866 447,473
Penugasan Khusus 14,790,500 924,333 National Interest Account
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (1,098) (55) impairment losses
14,789,402 924,278
15,840,268 1,371,751
Efek-efek 719,531 1,173,253 Securities
Tagihan derivatif 220,472 50,674 Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang, Financing and receivables,
pembiayaan dan piutang syariah financing and sharia receivables
dan piutang lainnya and other receivables
Pembiayaan dan piutang, dan Financing and receivables, and
pembiayaan dan piutang syariah sharia financing and receivables
Penugasan Umum General Assignment
Pembiayaan dan piutang
yang diberikan 46,141,905 44,726,802 Financing and Receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (15,566,719) (14,516,359) impairment losses
30,575,186 30,210,443
Pembiayaan dan piutang
syariah yang diberikan 4,634,547 7,152,949 Sharia financing and receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (2,819,477) (2,541,149) impairment losses
1,815,070 4,611,800
Penugasan Khusus National Interest Account
Pembiayaan dan piutang
yang diberikan 6,425,379 4,102,685 Financing and receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (92,450) (73,826)
6,332,929 4,028,859 impairment losses
Pembiayaan dan piutang
syariah yang diberikan 3,547 1,720 Sharia financing and receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (35) (17) impairment losses
3,512 1,703
Total - neto 38,726,697 38,852,805 Total - net
Aset Ijarah 96,281 96,281 Ijarah assets
Akumulasi penyusutan (59,567) (27,473) Accumulated depreciation
36,714 68,808
Page 1322
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Lampiran I Attachment I
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2025 2024
ASET (lanjutan) ASSETS (continued)
Piutang setoran modal -- 5,000,000 Capital deposit receivables
Pajak dibayar dimuka 1,647 2,827 Prepaid tax
Biaya dibayar dimuka 29,333 22,837 Prepaid expenses
Aset kontrak asuransi Insurance contract assets
Penugasan Umum 5,338 2950 General Assignment
Penugasan Khusus -- 242 National Interest Account
5,338 3192
Aset kontrak reasuransi Reinsurance contract assets
Penugasan Umum -- 4638 General Assignment
Penugasan Khusus 3 88 National Interest Account
3 4,726
Piutang penjaminan 6,850 -- Guarantee receivables
Piutang penjaminan ulang 24,887 3,094 Reguarantee receivables
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (24,887) (3,094) impairment losses
-- --
Tagihan akseptasi Acceptances receivable
Penugasan Umum 150,315 134,076 General Assignment
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (147) (504) impairment losses
150,168 133,572
Penugasan Khusus 8,792 4,571 National Interest Account
Cadangan kerugian Allowance for
penurunan nilai (17) (17) impairment losses
8,775 4,554
158,943 138,126
Penyertaan saham - neto 68,733 44,076 Equity investment - net
Aset tetap Premises and equipment
Harga perolehan 1,740,491 1,620,424 Cost
Akumulasi penyusutan (787,944) (712,843) Accumulated depreciation
952,547 907,581
Aset pajak tangguhan - neto 159,295 150,655 Deferred tax assets - net
Aset lain-lain 159,778 150,581 Other assets
TOTAL ASET 58,781,373 49,124,284 TOTAL ASSETS
Page 1323
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Lampiran I Attachment I
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENTS OF FINANCIAL POSITION
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2025 2024
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 41,382 17,283 Current liabilities
Liabilitas devisa Foreign exchange export
hasil ekspor 242,430 245,116 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi Acceptances payable
Penugasan Umum 150,315 134,076 General Assignment
Penugasan Khusus 8,792 4,571 National Interest Account
159,107 138,647
Utang pajak 853 8,727 Taxes payable
Efek-efek utang yang diterbitkan 4,321,273 8,140,064 Debt securities issued
Liabilitas derivatif 241,145 49,939 Derivatives payable
Pinjaman yang diterima 38,319,169 24,863,560 Fund borrowings
Liabilitas kontrak asuransi Insurance contract liabilities
Penugasan Umum 30 11,829 General Assignment
Penugasan Khusus 52 370 National Interest Account
82 12,199
Liabilitas kontrak reasuransi Reinsurance contract liabilities
Penugasan Umum 844 -- General Assignment
Penugasan Khusus -- -- National Interest Account
844 --
Utang penjaminan Guarantee payable
Penugasan Umum 2,419 1,738 General Assignment
Penugasan Khusus -- -- National Interest Account
2,419 1,738
Estimasi klaim penjaminan Estimated guarantee claim
Penugasan Umum 3,846 3,744 General Assignment
Penugasan Khusus 941 441,103 National Interest Account
4,787 444,847
Liabilitas imbalan kerja 152,512 139,268 Liability for employee benefits
Liabilitas sewa 3,300 2,949 Lease liabilities
Liabilitas lain-lain 1,094,788 1,067,318 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 44,584,091 35,131,655 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Kontribusi modal Pemerintah Government capital contribution
Penugasan Umum 23,589,123 23,589,123 General Assignment
Penugasan Khusus 19,170,262 19,013,308 National Interest Account
42,759,385 42,602,431
Kerugian yang belum direalisasi atas Unrealized loss of financial
efek-efek yang diukur pada nilai wajar assets at fair value through other
melalui penghasilan komprehensif lain, comprehensive income, net of
setelah pajak tangguhan (8,174) (22,953) deferred tax
Pengukuran kembali Remeasurement of defined
kewajiban imbalan pasti, benefit obligation, net
setelah pajak tangguhan 149,044 148,347 of deferred tax
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya: Appropriated:
Cadangan umum 322,161 322,161 General reserve
Cadangan tujuan 758,235 758,235 Specific reserve
1,080,396 1,080,396
Belum ditentukan penggunaannya (29,783,369) (29,815,592) Unappropriated
TOTAL EKUITAS 14,197,282 13,992,629 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 58,781,373 49,124,284 TOTAL LIABILITIES AND EQUITY
Page 1324
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Lampiran II Attachment II
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2025 2024
PENDAPATAN DAN INCOME AND EXPENSES
BEBAN OPERASIONAL FROM OPERATIONS
Pendapatan bunga dan Interest income and
usaha syariah income from sharia
Pendapatan bunga Interest income
Penugasan Umum 2,192,316 2,662,160 General Assignment
Penugasan Khusus 430,053 312,263 National Interest Account
2,622,369 2,974,423
Usaha syariah Income from sharia
Penugasan Umum 249,748 390,492 General Assignment
Penugasan Khusus 157 47 National Interest Account
249,905 390,539
Total pendapatan bunga Total interest income and
dan usaha syariah 2,872,274 3,364,962 income from sharia
Pendapatan usaha dari Ujrah 5,142 6,904 Income from Ujrah
Beban bunga (1,913,780) (2,656,651) Interest expense
PENDAPATAN BUNGA DAN INTEREST INCOME AND
USAHA SYARIAH - NETO 963,636 715,215 INCOME FROM SHARIA - NET
PENDAPATAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA INCOME
Pendapatan dari asuransi Income from insurance
Hasil jasa asuransi dari kontrak Insurance service result
asuransi terbitan 7,410 8,292 from insurance contract issued
Beban neto dari kontrak Net expense from reinsurance
reasuransi milikan (6,530) (6,500) contracts held
Penghasilan atau beban keuangan Net insurance finance
asuransi net 1,309 -- income/expenses
Lainnya (71) -- Others
Total pendapatan dari asuransi 2,118 1,792 Total income from insurance
Pendapatan dari penjaminan 488,822 65,792 Income from guarantee
Provisi dan komisi selain dari Non financing and receivables
pembiayaan dan piutang 49,497 36,938 related fees and commission
Keuntungan transaksi Gain on foreign exchange
mata uang asing - neto 10,475 4,865 transactions - net
Keuntungan penjualan efek - efek -- 500 Gain on sale of securities
Lain-lain 597,363 153,952 Others
TOTAL PENDAPATAN TOTAL OTHER
OPERASIONAL LAINNYA - NETO 1,148,275 263,839 OPERATING INCOME - NET
Pembentukan cadangan kerugian Provision for impairment
penurunan nilai aset keuangan (1,144,276) (277,774) losses on financial assets
Pembalikan kerugian Reversal for impairment
estimasi klaim penjaminan 1,104 1,185 losses on estimated guarantee claim
Page 1325
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
Lampiran II Attachment II
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN LABA RUGI DAN STATEMENTS OF PROFIT OR LOSS AND
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
(Lanjutan) (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2025 2024
BEBAN OPERASIONAL OTHER OPERATING
LAINNYA EXPENSES
Gaji dan tunjangan (497,282) (420,035) Salaries and benefits
Umum dan administrasi (270,520) (263,039) General and administrative
Lain-lain (8,267) (14,004) Others
TOTAL BEBAN TOTAL OTHER
OPERASIONAL LAINNYA (776,069) (697,078) OPERATING EXPENSES
LABA OPERASIONAL 192,670 5,387 INCOME FROM OPERATIONS
PENDAPATAN BUKAN NON-OPERATING
OPERASIONAL - NETO 54,338 76,867 INCOME - NET
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
BEBAN PAJAK 247,008 82,254 TAX EXPENSE
MANFAAT PAJAK 5,270 150,271 TAX INCOME
LABA TAHUN BERJALAN 252,278 232,525 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN: INCOME:
PENGHASILAN KOMPREHENSIF
LAIN YANG AKAN OTHER COMPREHENSIVE INCOME
DIREKLASIFIKASI TO BE RECLASSIFIED
KE LABA RUGI TO PROFIT OR LOSS
Perubahan nilai wajar efek-efek Changes in fair value of
yang diukur pada nilai wajar melalui financial assets fair value through
penghasilan komprehensif lain - neto 12,262 691 other comprehensive income- net
Pajak terkait dengan
komponen penghasilan Tax related to components of other
komprehensif lainnya 2,517 (152) comprehensive income
14,779 539
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF OTHER COMPREHENSIVE
LAIN YANG TIDAK AKAN INCOME (LOSS) NOT TO BE
DIREKLASIFIKASI RECLASSIFIED TO
KE LABA RUGI PROFIT OR LOSS
Pengukuran kembali Remeasurement of
kewajiban imbalan pasti (155) (2,437) defined benefit obligation
Pajak terkait dengan Tax related to
komponen penghasilan components of other
komprehensif lainnya 852 536 comprehensive income
697 (1,901)
PENGHASILAN (RUGI) OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN - INCOME (LOSS) -
NETO SETELAH PAJAK 15,476 (1,362) NET OF TAX
TOTAL PENGHASILAN TOTAL COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 267,754 231,163 INCOME FOR THE YEAR
Page 1326
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN III ATTACHMENT III
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENTS OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah kecuali dinyatakan lain) (Expressed in million Rupiah unless otherwise stated)
Kerugian
yang belum direalisasi
dari kenaikan nilai wajar
aset keuangan
dalam kelompok
pada nilai wajar melalui
penghasilan
komprehensif lain
setelah dikurangi
pajak tangguhan/
Unrealized loss Pengukuran
from increase in the kembali kewajiban
fair value of imbalan pasti,
Kontribusi financial assets setelah pajak Saldo laba/Retained earnings
modal in group at fair value tangguhan/ Telah ditentukan penggunaannya/
Pemerintah/ through Remeasurement Appropriated
Government other comprehensive of defined benefit Belum ditentukan
capital income net of obligation, Cadangan umum/ Cadangan tujuan/ penggunaannya/ Total ekuitas/
contribution deferred tax net of deferred tax General reserve Specific reserve Unappropriated Total Equity
Saldo per 31 Desember 2023 37,602,431 (23,492) 150,248 322,161 758,235 (30,048,117) 8,761,466 Balance as of December 31, 2023
Modal tambahan Additional capital
Penugasan Umum -- -- -- -- -- -- -- General Assignment
Penugasan Khusus 5,000,000 -- -- -- -- -- 5,000,000 National Interest Account
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain of
atas efek-efek yang diukur pada financial assets at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain - neto income- net
setelah pajak tangguhan -- 539 -- -- -- -- 539 of deferred tax
Pengukuran kembali kewajiban imbalan Remeasurement of defined benefit
pasti, setelah pajak tangguhan -- -- (1,901) -- -- -- (1,901) obligation, net of deferred tax
Laba tahun berjalan -- -- -- -- -- 232,525 232,525 Income for the year
Saldo per 31 Desember 2024 42,602,431 (22,953) 148,347 322,161 758,235 (29,815,592) 13,992,629 Balance as of December 31, 2024
Penerimaan Negara Bukan Pajak Government's not-tax revevue
berdasarkan UU No. 2 tahun 2009 based on Law No.2 year 2009
pasal 20 ayat (2) -- -- -- (52,318) -- -- (52,318) article 20 paragraph 2
Kapitalisasi Modal berdasarkan Capitalization based on
UU No. 2 tahun 2009 Law No.2 year 2019
pasal 20 ayat (2) 156,954 -- -- (156,954) -- -- -- article 20 paragraph
Bagian laba pemerintah -- -- -- -- -- (10,783) (10,783) Government’s profit share
Pembentukan cadangan umum Allocation for general reserve
dan cadangan tujuan -- -- -- 209,272 -- (209,272) -- and specific reserve
Keuntungan yang belum direalisasi Unrealized gain of
atas efek-efek yang diukur pada financial assets at fair value
nilai wajar melalui penghasilan through other comprehensive
komprehensif lain - neto income- net
setelah pajak tangguhan -- 14,779 -- -- -- -- 14,779 of deferred tax
Pengukuran kembali kewajiban imbalan Remeasurement of defined benefit
pasti, setelah pajak tangguhan -- -- 697 -- -- -- 697 obligation, net of deferred tax
Laba tahun berjalan -- -- -- -- -- 252,224 252,224 Income for the year
Saldo per 31 Desember 2025 42,759,385 (8,174) 149,044 322,161 758,235 (29,783,423) 14,197,228 Balance as of December 31, 2025
Page 1327
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN IV ATTACHMENT IV
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN ARUS KAS STATEMENTS OF CASH FLOW
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi Interest, fees and
dan komisi 2,604,916 2,990,936 commissions received
Pendapatan usaha syariah 284,685 424,917 Sharia income
Pendapatan operasional
Iainnya - neto 693,929 249,697 Other operating income - net
Beban operasional Other operating
Iainnya - neto (564,855) (619,976) expenses - net
Pembayaran bunga Interest and
dan pembiayaan Iainnya (1,984,323) (2,702,805) other financing charges
Pendapatan bukan Non-operating
operasional - neto 29,680 10,222 income - net
Arus kas dari operasi sebelum Cash flows from operations
perubahan aset dan before changes in operating
liabilitas operasi 1,064,032 352,991 assets and liabilities
Perubahan dalam aset Changes in operating assets
dan liabilitas operasi and liabilities
Penurunan/(kenaikan) Decrease/(increase)
aset operasi: in operating assets:
Tagihan derivatif (169,798) (50,589) Derivatives receivable
Pembiayaan dan piutang (3,181,828) 1,967,909 Financing and receivables
Pembiayaan/piutang syariah 2,521,892 747,569 Sharia financing/receivables
Aset Ijarah - (96,281) Ijarah assets
Biaya dibayar dimuka (6,496) (2,901) Prepaid expenses
Piutang penjaminan (6,850) 68,421 guarantee receivables
Piutang penjaminan ulang (21,793) (3,094) Reguarantee receivables
Aset kontrak asuransi 1,299 - Insurance contract assets
Aset kontrak reasuransi 4,723 (795) Reinsurance contract assets
Tagihan akseptasi (20,460) 15,206 Acceptances receivable
Aset lain-lain 8,583 1,565 Other assets
(Penurunan)/kenaikan liabilitas (Decrease)/increase in
operasi: operating liabilities:
Liabilitas segera 24,099 (51,848) Current liabilities
Liabilitas devisa Foreign exchange export
hasil ekspor (2,685) 124,188 proceeds liabilities
Liabilitas akseptasi 20,460 (15,206) Acceptances payable
Utang pajak (7,874) (10,378) Taxes payable
Liabilitas derivatif 191,206 48,462 Derivatives payable
Utang penjaminan 681 (16,689) Guarantee payable
Liabilitas asuransi - - Insurance liabilities
Liabilitas kontrak asuransi (12,116) (2,559) Insurance contract liabilities
Liabilitas kontrak reasuransi 844 - Reinsurance contract liabilities
Estimasi klaim penjaminan 377 (2,879) Estimated guarantee claim
Liabilitas imbalan kerja 13,089 (5,692) Liability for employee benefits
Liabilitas lain-lain 79,375 (89,444) Other liabilities
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas operasi 500,760 2,977,956 operating activities
Page 1328
INFORMASI KEUANGAN TAMBAHAN/SUPPLEMENTARY FINANCIAL INFORMATION
LAMPIRAN IV ATTACHMENT IV
LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(ENTITAS INDUK) (PARENT ENTITY)
LAPORAN ARUS KAS (Lanjutan) STATEMENTS OF CASH FLOW (Continued)
Untuk Tahun-Tahun yang Berakhir For the Years Ended
Pada Tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024
(Disajikan dalam jutaan Rupiah (Expressed in million Rupiah
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Perolehan aset hak guna (1,116) - Recognition of right-of-use assets
Pembelian efek-efek tersedia untuk dijual (394,220) - Purchase of available-for-sale securities
Perolehan aset tetap (125,124) (73,078) Acquisitions of premises and equipment
Penerimaan efek-efek dalam Proceeds of marketable
kelompok nilai wajar melalui penghasilan securities at fair value through
komprehensif lainnya 860,202 261,361 other comprehensive income
Kas neto diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas investasi 339,742 188,283 investing activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan pinjaman yang diterima 102,514,431 31,983,829 Proceeds from fund borrowings
Pembayaran pinjaman yang diterima (89,495,362) (26,024,418) Payments of fund borrowings
Pembayaran efek-efek utang yang Payments for matured
diterbitkan yang jatuh tempo (3,821,000) (14,065,226) debt securities issued
Pembayaran liabilitas sewa (3,162) (4,160) Payments of lease liability
Contributed capital received
Penerimaan kontribusi modal from Government of the
dari Pemerintah Republik Indonesia Republic of Indonesia
Penugasan Khusus 5,000,000 - National Interest Account
Pembayaran ke pemerintah sebagai Payments for government as
Penerimaan Negara Bukan Pajak (52,318) - Goverment non Tax Revenue
Pembayaran bagian laba Payments government’s
pemerintah (10,783) - profit share
Kas neto diperoleh dari (digunakan Net cash provided by (used in)
untuk) aktivitas pendanaan 14,131,806 (8,109,975) from financing activities
Pengaruh perubahan kurs
mata uang asing pada kas Foreign exchange effect related to
dan setara kas 10,475 4,865 cash and cash equivalents
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO NET INCREASE (DECREASE)
KAS DAN SETARA KAS 14,982,783 (4,938,871) IN CASH AND EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN 2,554,229 7,493,100 AT BEGINNING OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS CASH AND CASH EQUIVALENTS
AKHIR TAHUN 17,537,012 2,554,229 AT END OF YEAR
KAS DAN SETARA KAS TERDIRI COMPONENTS OF CASH AND
DARI: CASH EQUIVALENTS:
Kas 43 49 Cash
Current account
Giro pada Bank Indonesia 919 775 with Bank Indonesia
Giro pada bank 1,694,262 1,181,572 Current accounts with banks
Penempatan pada bank - jangka Placements with banks - maturing
waktu jatuh tempo tiga within three months or less
bulan atau kurang sejak tanggal since the acquisition
perolehan 15,841,788 1,371,833 date
Total kas dan setara kas 17,537,012 2,554,229 Total cash and cash equivalents
Page 1329
Tata Kelola Perusahaan
Good Corporate Governances
Annual Report 2025 1329 Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
Names mentioned 106 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.4 ×10
unresolved
org
Ministry of Finance
p.4 ×15
unresolved
person
Eksekutif
· Direktur
p.6 ×13
unresolved
person
Organ Pendukung
· Direktur
p.7 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.18
unresolved
org
PT Bursa IV Tahap IV Tahun
p.19
unresolved
org
PT Bursa Phase IV
p.19
unresolved
org
PT Bursa IV Tahap V Tahun
p.19
unresolved
org
PT Bursa IdAAA
p.19
unresolved
org
PT Bursa Eximbank Shelf
p.20
unresolved
org
PT Oneject Indonesia
p.21 ×2
unresolved
org
Bank LPEI
p.22
unresolved
org
Government of the Republic of Indonesia
p.22
unresolved
org
Ministry of Finance of Indonesia
p.23 ×3
unresolved
org
Directorate General of Customs
p.23
unresolved
org
Bank Jateng. The Indonesia Eximbank Institute
p.24
unresolved
org
Financial Services Authority
p.24 ×3
unresolved
org
Bank Indonesia
p.24 ×5
unresolved
org
Directorate General of Customs and Excise
p.24
unresolved
org
Bank Jateng.
p.24
unresolved
person
Pelantikan
· Direktur
p.24
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.24 ×10
unresolved
—
Doddy Rahadi
· Anggota
p.24
unresolved
—
Sulaeman
· Direktur
p.24
unresolved
—
Anwar Harsono
· Direktur
p.24
unresolved
org
Minister of Finance Decree
p.24
unresolved
org
Kementerian Perdagangan
p.25
unresolved
org
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal
p.25
unresolved
org
Kementerian Pertanian
p.25
unresolved
org
Ministry of Trade
p.25 ×10
unresolved
org
Ministry of Agriculture
p.25
unresolved
org
Ministry of Finance Kegiatan
p.26
unresolved
org
Ministry of Industry LPEI dan Kemenperin
p.27
unresolved
org
Ministry of Industry
p.27 ×3
unresolved
org
Directorate General of Small Medium and Miscellaneous Industries
p.27
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.28 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan. Indonesia Eximbank
p.28
unresolved
person
Executive
· Direktur
p.37 ×9
unresolved
person
Committees
· Direktur
p.39
unresolved
person
Peranan
· Direktur
p.47
unresolved
person
Performance Evaluation
· Direktur
p.57
unresolved
person
Overall
· Direktur
p.58
unresolved
org
Pelaksana Manajemen Risiko
· Direktur Eksekutif
p.59
unresolved
person
Pelaksana Bisnis II
· Direktur
p.59 ×2
unresolved
org
Syariah Sharia Supervisory Board Report Kanny Hidaya
p.60
unresolved
person
Kanny Hidaya
p.62
unresolved
org
Manajemen Management Report Kanny Hidaya
p.63
unresolved
person
MA Dr. Yulizar D. Sanrego
p.63 ×2
unresolved
person
Pelaksana Bisnis I
· Direktur
p.65
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.68
unresolved
org
PT IEB Prima Aset
p.69 ×5
unresolved
person
Dr. Radjiman
p.69 ×2
unresolved
org
Minister of Finance
p.70 ×9
unresolved
org
Bank Bill Discounting
p.77 ×2
unresolved
person
Plt.
· Ketua
p.86 ×10
unresolved
person
Pelaksana
· Direktur
p.87 ×3
unresolved
—
Served
· Chairman
p.90
unresolved
org
PT Rabo Bank Internasional Indonesia
p.90 ×2
unresolved
org
Yayasan Institute Perbanas
p.90
unresolved
org
PT Bank Internasional Indonesia
p.90 ×2
unresolved
org
PT Asta Konsultan Indonesia
p.91 ×2
unresolved
org
Pelaksana Harian Yayasan Pendidikan Perbanas
p.91
unresolved
org
Yayasan Pendidikan Perbanas
p.91
unresolved
org
Kementerian Perdagangan RI
p.94 ×8
unresolved
org
Kebijakan Perdagangan
p.94
unresolved
org
Kementerian Perdagangan RI Rangkap
p.94
unresolved
org
Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri
p.95 ×2
unresolved
org
Kementerian Perindustrian RI
p.95
unresolved
org
Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri
p.95
unresolved
org
Penelitian dan Pengembangan Industri
p.95
unresolved
org
Direktorat Jenderal Industri Logam
p.95
unresolved
org
Minister of Industry
p.95
unresolved
org
Directorate General of Metal
p.95
unresolved
org
Kementerian Perindustrian Rangkap
p.95
unresolved
org
Minister of Appointment Basis Finance
p.96
unresolved
org
BNI Tbk
p.96 ×4
unresolved
org
PT Inalum
p.98 ×2
unresolved
org
Bank Mandiri Pension Fund
p.98 ×2
unresolved
org
Bank Garansi
p.209
unresolved
org
Ministry of Keuangan Republik Indonesia. Tata Kelola TI
p.236
unresolved
person
Pengawasan LPEI.
· Direktur Eksekutif
p.295
unresolved
person
Keanggotaan
· Direktur
p.313
unresolved
person
Nominasi
· Direktur
p.352
unresolved
org
Menteri
p.352
unresolved
org
Minister of Finance Nomination Committee
p.352
unresolved
org
Minister of Finance. Penetapan Remunerasi
p.352
unresolved
person
Basic Salary
· Direktur
p.352
unresolved
org
Amir Abadi
p.691 ×2
unresolved
org
Mawar dan Rekan
p.691
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.